<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.238-19jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.238-19jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Mon, 20 Jul 2026 00:46:04 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 00:46:04 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-20T00:46:04+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Amyands Hernia in Children Intraoperative Finding A Rare Case Report From dr Azhar Zahir Naval Hospital Manokwari West Papua ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Amyands Hernia in Children Intraoperative Finding A Rare Case Report From dr Azhar Zahir Naval Hospital Manokwari West Papua ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Amyands Hernia in Children Intraoperative Finding A Rare Case Report From dr Azhar Zahir Naval Hospital Manokwari West Papua ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55086-amyandaos-hernia-appendicitis-akut-inguinal</link>
	<guid isPermaLink="false">e852e0c29a0617685ca6cd9f335fed54</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 00:16:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ andre niljon ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot88 gacor ]]></category>
	<category><![CDATA[ gacor https ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andre,gacor,https,niljon,slot88]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, penting untuk menyelidiki lebih lanjut faktor-faktor yang berkontribusi terhadap perkembangan AmyandAos hernia pada anak-anak. Studi prospektif yang lebih besar dapat membantu mengidentifikasi karakteristik klinis dan demografis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Amyand's Hernia in Children: Intraoperative Finding, A Rare Case Report From dr. Azhar Zahir Naval Hospital, Manokwari, West Papua: Untuk penelitian lanjutan, penting untuk menyelidiki lebih lanjut faktor-faktor yang berkontribusi terhadap perkembangan AmyandAos hernia pada anak-anak. Studi prospektif yang lebih besar dapat membantu mengidentifikasi karakteristik klinis dan demografis yang terkait dengan kondisi ini. Selain itu, penelitian lebih lanjut tentang manajemen bedah yang optimal, termasuk penggunaan jaring, dapat memberikan wawasan yang berharga untuk meningkatkan hasil pasien. Akhirnya, penting untuk mengeksplorasi peran pencitraan praoperasi dalam mendiagnosis AmyandAos hernia, terutama dalam konteks anak-anak, untuk menentukan apakah pencitraan dapat membantu dalam diagnosis praoperasi yang lebih akurat.. AmyandAos hernia adalah bentuk langka dari hernia inguinal di mana usus buntu ditemukan di dalam kantong hernia, dan diagnosis praoperasi tetap menantang karena presentasi klinisnya sering menyerupai hernia inguinal yang terkurung.Kasus ini menunjukkan bahwa eksplorasi bedah yang cepat memungkinkan diagnosis definitif dan pengobatan yang tepat.Pada pasien dengan AmyandAos hernia tipe 2, appendektomi diikuti perbaikan hernia primer tanpa jaring adalah strategi manajemen yang tepat dan dapat menghasilkan hasil pasca operasi yang baik.Kesadaran yang meningkat tentang kondisi yang tidak biasa ini dan kepatuhan terhadap klasifikasi bedah yang sudah mapan dapat memfasilitasi pengambilan keputusan intraoperasi yang optimal dan meningkatkan hasil pasien AmyandAos hernia adalah jenis hernia inguinal yang jarang terjadi, di mana usus buntu ditemukan di dalam kantong hernia. Diagnosis praoperasi merupakan tantangan karena presentasi klinisnya sering menyerupai hernia inguinal yang terkurung, sehingga diagnosis intraoperasi menjadi umum. Seorang anak laki-laki berusia 1 tahun datang dengan pembengkakan inguinal kanan yang tidak dapat dikurangi, yang telah ada sejak masa bayi dan menjadi tidak dapat dikurangi satu minggu sebelum masuk rumah sakit. Pemeriksaan fisik menunjukkan massa inguinal kanan yang tidak dapat dikurangi, sedangkan hasil laboratorium tidak menunjukkan keanehan. Tidak ada pemeriksaan praoperasi yang dilakukan, dan pasien menjalani herniotomi darurat.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/6/amyandaos-hernia-appendicitis-akut-inguinal-bedah-thumb-bc29e.webp" title="JURIS - Amyand&#039;s Hernia in Children: Intraoperative Finding, A Rare Case Report From dr. Azhar Zahir Naval Hospital, Manokwari, West Papua" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/amyandaos-hernia-appendicitis-akut-inguinal-bedah-thumb-bc29e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/amyandaos-hernia-appendicitis-akut-inguinal-bedah-thumb-bc29e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/amyandaos-hernia-appendicitis-akut-inguinal-bedah-thumb-bc29e.webp 1x" title="JURIS - Amyand&#039;s Hernia in Children: Intraoperative Finding, A Rare Case Report From dr. Azhar Zahir Naval Hospital, Manokwari, West Papua" alt="JURIS - Amyand&#039;s Hernia in Children: Intraoperative Finding, A Rare Case Report From dr. Azhar Zahir Naval Hospital, Manokwari, West Papua" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/amyandaos-hernia-appendicitis-akut-inguinal-bedah-thumb-34067.webp" title="JURIS - Amyand&#039;s Hernia in Children: Intraoperative Finding, A Rare Case Report From dr. Azhar Zahir Naval Hospital, Manokwari, West Papua" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/amyandaos-hernia-appendicitis-akut-inguinal-bedah-thumb-34067.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/amyandaos-hernia-appendicitis-akut-inguinal-bedah-thumb-34067.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/amyandaos-hernia-appendicitis-akut-inguinal-bedah-thumb-34067.webp 1x" title="JURIS - Amyand&#039;s Hernia in Children: Intraoperative Finding, A Rare Case Report From dr. Azhar Zahir Naval Hospital, Manokwari, West Papua" alt="JURIS - Amyand&#039;s Hernia in Children: Intraoperative Finding, A Rare Case Report From dr. Azhar Zahir Naval Hospital, Manokwari, West Papua" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55086-amyandaos-hernia-appendicitis-akut-inguinal" title="JURIS - Amyand&#039;s Hernia in Children: Intraoperative Finding, A Rare Case Report From dr. Azhar Zahir Naval Hospital, Manokwari, West Papua" target="_blank">Amyand's Hernia in Children: Intraoperative Finding, A Rare Case Report From dr. Azhar Zahir Naval Hospital, Manokwari, West Papua</a>: Untuk penelitian lanjutan, penting untuk menyelidiki lebih lanjut faktor-faktor yang berkontribusi terhadap perkembangan AmyandAos hernia pada anak-anak. Studi prospektif yang lebih besar dapat membantu mengidentifikasi karakteristik klinis dan demografis yang terkait dengan kondisi ini. Selain itu, penelitian lebih lanjut tentang manajemen bedah yang optimal, termasuk penggunaan jaring, dapat memberikan wawasan yang berharga untuk meningkatkan hasil pasien. Akhirnya, penting untuk mengeksplorasi peran pencitraan praoperasi dalam mendiagnosis AmyandAos hernia, terutama dalam konteks anak-anak, untuk menentukan apakah pencitraan dapat membantu dalam diagnosis praoperasi yang lebih akurat..
<br>AmyandAos hernia adalah bentuk langka dari hernia inguinal di mana usus buntu ditemukan di dalam kantong hernia, dan diagnosis praoperasi tetap menantang karena presentasi klinisnya sering menyerupai hernia inguinal yang terkurung.Kasus ini menunjukkan bahwa eksplorasi bedah yang cepat memungkinkan diagnosis definitif dan pengobatan yang tepat.Pada pasien dengan AmyandAos hernia tipe 2, appendektomi diikuti perbaikan hernia primer tanpa jaring adalah strategi manajemen yang tepat dan dapat menghasilkan hasil pasca operasi yang baik.Kesadaran yang meningkat tentang kondisi yang tidak biasa ini dan kepatuhan terhadap klasifikasi bedah yang sudah mapan dapat memfasilitasi pengambilan keputusan intraoperasi yang optimal dan meningkatkan hasil pasien
<br>AmyandAos hernia adalah jenis hernia inguinal yang jarang terjadi, di mana usus buntu ditemukan di dalam kantong hernia. Diagnosis praoperasi merupakan tantangan karena presentasi klinisnya sering menyerupai hernia inguinal yang terkurung, sehingga diagnosis intraoperasi menjadi umum. Seorang anak laki-laki berusia 1 tahun datang dengan pembengkakan inguinal kanan yang tidak dapat dikurangi, yang telah ada sejak masa bayi dan menjadi tidak dapat dikurangi satu minggu sebelum masuk rumah sakit. Pemeriksaan fisik menunjukkan massa inguinal kanan yang tidak dapat dikurangi, sedangkan hasil laboratorium tidak menunjukkan keanehan. Tidak ada pemeriksaan praoperasi yang dilakukan, dan pasien menjalani herniotomi darurat....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/6/amyandaos-hernia-appendicitis-akut-inguinal-bedah-thumb-bc29e.webp" type="image/webp" length="248052" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/amyandaos-hernia-appendicitis-akut-inguinal-bedah-thumb-bc29e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/amyandaos-hernia-appendicitis-akut-inguinal-bedah-thumb-34067.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5415-ijhp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18346-international-journal-health-pharmaceutical-ijhp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Immunohistochemical Expression Profile of P16 in Cervical Carcinoma Patients at Siloam MRCCC Cancer Hospital in 2022 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Immunohistochemical Expression Profile of P16 in Cervical Carcinoma Patients at Siloam MRCCC Cancer Hospital in 2022 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Immunohistochemical Expression Profile of P16 in Cervical Carcinoma Patients at Siloam MRCCC Cancer Hospital in 2022 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55083-pasien-karsinoma-payudara-serviks-hpv-p1</link>
	<guid isPermaLink="false">e6714ff01c0000640e1cce33d3eceabe</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 23:50:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ andre niljon ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot88 gacor ]]></category>
	<category><![CDATA[ gacor https ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andre,gacor,https,niljon,slot88]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas ukuran sampel dan mengintegrasikan genotipe PCR HPV untuk memantau kehadiran virus. Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk menyelidiki mekanisme di balik ekspresi p16 negatif pada beberapa ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Immunohistochemical Expression Profile of P16 in Cervical Carcinoma Patients at Siloam MRCCC Cancer Hospital in 2022: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas ukuran sampel dan mengintegrasikan genotipe PCR HPV untuk memantau kehadiran virus. Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk menyelidiki mekanisme di balik ekspresi p16 negatif pada beberapa kasus karsinoma serviks, serta mengeksplorasi heterogenitas biologis antara karsinoma serviks skuamosa dan adenokarsinoma. Penelitian ini dapat membantu meningkatkan pemahaman tentang peran p16 dalam karsinogenesis dan mengembangkan strategi diagnostik yang lebih akurat untuk deteksi dini dan manajemen karsinoma serviks.. Studi ini menunjukkan bahwa karsinoma sel skuamosa (SCC) adalah subtype histologis dominan karsinoma serviks pada pasien di Siloam MRCCC Cancer Hospital pada tahun 2022, konsisten dengan distribusi yang dilaporkan dalam studi sebelumnya dan Klasifikasi Tumor WHO 2020.Evaluasi imunohistokimia menunjukkan proporsi tinggi ekspresi protein p16.Temuan ini mendukung peran p16 sebagai biomarker pengganti untuk karsinogenesis karsinoma serviks yang terkait dengan Human Papillomavirus (HPV) berisiko tinggi.Hasil ini menekankan kegunaan klinis imunohistokimia p16 sebagai alat diagnostik tambahan dalam evaluasi karsinoma serviks, khususnya dalam mengidentifikasi tumor yang terkait dengan HPV melalui pola pewarnaan blok difus dan kuat yang khas.Meskipun sebagian besar kasus menunjukkan positif p16, adanya kasus negatif menekankan pentingnya mengintegrasikan interpretasi imunohistokimia p16 dengan penilaian histopatologis dan, jika tersedia, pengujian molekuler HPV untuk klasifikasi tumor yang lebih komprehensif Karsinoma serviks merupakan masalah kesehatan yang semakin meningkat, dengan kasus global mencapai 662.301 dan menyebabkan 348.874 kematian pada tahun 2022. Hampir semua kasus karsinoma serviks terkait dengan infeksi Human Papillomavirus (HPV) yang menetap. Inhibitor kinase siklus sel yang bergantung pada p16 berfungsi sebagai biomarker pengganti yang andal untuk karsinoma serviks yang terkait dengan HPV. Studi observasional deskriptif ini menganalisis dataset dari file akademik "Ani Oranda Panjaitan_Fajar Lamhot Gultom.docx", yang memeriksa profil ekspresi imunohistokimia protein p16 pada pasien karsinoma... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/e/pasien-karsinoma-payudara-serviks-hpv-p16-immunohi-thumb-1b7e0.webp" title="JURIS - Immunohistochemical Expression Profile of P16 in Cervical Carcinoma Patients at Siloam MRCCC Cancer Hospital in 2022" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/pasien-karsinoma-payudara-serviks-hpv-p16-immunohi-thumb-1b7e0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/pasien-karsinoma-payudara-serviks-hpv-p16-immunohi-thumb-1b7e0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/pasien-karsinoma-payudara-serviks-hpv-p16-immunohi-thumb-1b7e0.webp 1x" title="JURIS - Immunohistochemical Expression Profile of P16 in Cervical Carcinoma Patients at Siloam MRCCC Cancer Hospital in 2022" alt="JURIS - Immunohistochemical Expression Profile of P16 in Cervical Carcinoma Patients at Siloam MRCCC Cancer Hospital in 2022" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/e/pasien-karsinoma-payudara-serviks-hpv-p16-immunohi-thumb-b1429.webp" title="JURIS - Immunohistochemical Expression Profile of P16 in Cervical Carcinoma Patients at Siloam MRCCC Cancer Hospital in 2022" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/pasien-karsinoma-payudara-serviks-hpv-p16-immunohi-thumb-b1429.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/pasien-karsinoma-payudara-serviks-hpv-p16-immunohi-thumb-b1429.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/pasien-karsinoma-payudara-serviks-hpv-p16-immunohi-thumb-b1429.webp 1x" title="JURIS - Immunohistochemical Expression Profile of P16 in Cervical Carcinoma Patients at Siloam MRCCC Cancer Hospital in 2022" alt="JURIS - Immunohistochemical Expression Profile of P16 in Cervical Carcinoma Patients at Siloam MRCCC Cancer Hospital in 2022" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/e/pasien-karsinoma-payudara-serviks-hpv-p16-immunohi-thumb-f4465.webp" title="JURIS - Immunohistochemical Expression Profile of P16 in Cervical Carcinoma Patients at Siloam MRCCC Cancer Hospital in 2022" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/pasien-karsinoma-payudara-serviks-hpv-p16-immunohi-thumb-f4465.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/pasien-karsinoma-payudara-serviks-hpv-p16-immunohi-thumb-f4465.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/pasien-karsinoma-payudara-serviks-hpv-p16-immunohi-thumb-f4465.webp 1x" title="JURIS - Immunohistochemical Expression Profile of P16 in Cervical Carcinoma Patients at Siloam MRCCC Cancer Hospital in 2022" alt="JURIS - Immunohistochemical Expression Profile of P16 in Cervical Carcinoma Patients at Siloam MRCCC Cancer Hospital in 2022" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55083-pasien-karsinoma-payudara-serviks-hpv-p1" title="JURIS - Immunohistochemical Expression Profile of P16 in Cervical Carcinoma Patients at Siloam MRCCC Cancer Hospital in 2022" target="_blank">Immunohistochemical Expression Profile of P16 in Cervical Carcinoma Patients at Siloam MRCCC Cancer Hospital in 2022</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas ukuran sampel dan mengintegrasikan genotipe PCR HPV untuk memantau kehadiran virus. Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk menyelidiki mekanisme di balik ekspresi p16 negatif pada beberapa kasus karsinoma serviks, serta mengeksplorasi heterogenitas biologis antara karsinoma serviks skuamosa dan adenokarsinoma. Penelitian ini dapat membantu meningkatkan pemahaman tentang peran p16 dalam karsinogenesis dan mengembangkan strategi diagnostik yang lebih akurat untuk deteksi dini dan manajemen karsinoma serviks..
<br>Studi ini menunjukkan bahwa karsinoma sel skuamosa (SCC) adalah subtype histologis dominan karsinoma serviks pada pasien di Siloam MRCCC Cancer Hospital pada tahun 2022, konsisten dengan distribusi yang dilaporkan dalam studi sebelumnya dan Klasifikasi Tumor WHO 2020.Evaluasi imunohistokimia menunjukkan proporsi tinggi ekspresi protein p16.Temuan ini mendukung peran p16 sebagai biomarker pengganti untuk karsinogenesis karsinoma serviks yang terkait dengan Human Papillomavirus (HPV) berisiko tinggi.Hasil ini menekankan kegunaan klinis imunohistokimia p16 sebagai alat diagnostik tambahan dalam evaluasi karsinoma serviks, khususnya dalam mengidentifikasi tumor yang terkait dengan HPV melalui pola pewarnaan blok difus dan kuat yang khas.Meskipun sebagian besar kasus menunjukkan positif p16, adanya kasus negatif menekankan pentingnya mengintegrasikan interpretasi imunohistokimia p16 dengan penilaian histopatologis dan, jika tersedia, pengujian molekuler HPV untuk klasifikasi tumor yang lebih komprehensif
<br>Karsinoma serviks merupakan masalah kesehatan yang semakin meningkat, dengan kasus global mencapai 662.301 dan menyebabkan 348.874 kematian pada tahun 2022. Hampir semua kasus karsinoma serviks terkait dengan infeksi Human Papillomavirus (HPV) yang menetap. Inhibitor kinase siklus sel yang bergantung pada p16 berfungsi sebagai biomarker pengganti yang andal untuk karsinoma serviks yang terkait dengan HPV. Studi observasional deskriptif ini menganalisis dataset dari file akademik "Ani Oranda Panjaitan_Fajar Lamhot Gultom.docx", yang memeriksa profil ekspresi imunohistokimia protein p16 pada pasien karsinoma...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/e/pasien-karsinoma-payudara-serviks-hpv-p16-immunohi-thumb-f4465.webp" type="image/webp" length="68136" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/pasien-karsinoma-payudara-serviks-hpv-p16-immunohi-thumb-1b7e0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/pasien-karsinoma-payudara-serviks-hpv-p16-immunohi-thumb-b1429.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/pasien-karsinoma-payudara-serviks-hpv-p16-immunohi-thumb-f4465.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5415-ijhp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18346-international-journal-health-pharmaceutical-ijhp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Benign Oral Cavity and Oropharyngeal Lesions A Histopathological Review and Their Relationship to HPV Infection ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Benign Oral Cavity and Oropharyngeal Lesions A Histopathological Review and Their Relationship to HPV Infection ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Benign Oral Cavity and Oropharyngeal Lesions A Histopathological Review and Their Relationship to HPV Infection ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55079-prevalensi-lesi-prekanker-serviks-human-papillomav</link>
	<guid isPermaLink="false">2a1269b1a7865a8c4ee64e967044a957</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 23:46:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ andre niljon ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot88 gacor ]]></category>
	<category><![CDATA[ gacor https ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andre,gacor,https,niljon,slot88]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, dilakukan studi epidemiologi molekuler pada populasi Indonesia untuk menentukan prevalensi dan distribusi genotipe HPV (tipe 6, 11, serta tipe berisiko tinggi) yang terkait dengan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Benign Oral Cavity and Oropharyngeal Lesions: A Histopathological Review and Their Relationship to HPV Infection: Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, dilakukan studi epidemiologi molekuler pada populasi Indonesia untuk menentukan prevalensi dan distribusi genotipe HPV (tipe 6, 11, serta tipe berisiko tinggi) yang terkait dengan lesi benign rongga mulut, dengan menggunakan teknik PCR dan sekvensi; hal ini akan menjawab pertanyaan bagaimana variasi genotipe memengaruhi pola klinis dan demografis lesi. Kedua, diperlukan penilaian prospektif mengenai akurasi diagnosis kombinasi antara pemeriksaan klinis, histopatologi, dan tes molekuler (seperti in situ hybridization) dalam membedakan lesi benign HPV dari lesi prekanker atau kanker, sehingga dapat mengidentifikasi protokol diagnostik optimal. Ketiga, sebuah uji klinis terkontrol dapat dilakukan untuk membandingkan hasil jangka panjang antara eksisi bedah sederhana, laser ablasi, dan krioterapi pada pasien dengan lesi HPV, termasuk tingkat kekambuhan, komplikasi, dan kualitas hidup pasien, guna menentukan strategi terapi paling efektif dan aman. Semua penelitian ini diharapkan dapat mengisi kesenjangan pengetahuan saat ini, memperbaiki prosedur diagnostik, serta meningkatkan outcome klinis bagi penderita lesi benign terkait HPV.. Lesi benign oral dan orofaring yang terkait infeksi HPV meliputi papilloma sel skuamosa, verruca vulgaris, kondiloma akuminatum, dan multifokal epithelial hyperplasia (MFEH).Lesi ini dapat terjadi pada semua kelompok umur, dengan prevalensi lebih tinggi pada pria kecuali papilloma sel skuamosa (setara) dan MFEH (lebih pada wanita).lokasi paling umum adalah mukosa labial dan tipe HPV 6 serta 11 paling sering teridentifikasi.Pengobatan utama untuk lesi benign tersebut adalah eksisi bedah sederhana Abstrak. Latar belakang: Human Papillomavirus (HPV) merupakan salah satu penyebab lesi benign pada rongga mulut dan orofaring. Lesi yang paling umum meliputi papilloma sel skuamosa, kondiloma akuminatum, verruca vulgaris, dan hiperplasia epitelial multifokal (MFEH). Meskipun bersifat benign, keempat lesi tersebut memiliki karakteristik klinis dan histopatologis yang tumpang tindih, sehingga diagnosis sering sulit. Tujuan tinjauan literatur ini adalah meninjau karakteristik klinis, histopatologi, diagnosis banding, penanganan, dan prognosis lesi benign rongga mulut dan oropharing yang terkait dengan infeksi HPV. Metode: Artikel ini disusun... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/b/prevalensi-lesi-prekanker-serviks-human-papillomav-thumb-8adbe.webp" title="JURIS - Benign Oral Cavity and Oropharyngeal Lesions: A Histopathological Review and Their Relationship to HPV Infection" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/prevalensi-lesi-prekanker-serviks-human-papillomav-thumb-8adbe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/prevalensi-lesi-prekanker-serviks-human-papillomav-thumb-8adbe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/prevalensi-lesi-prekanker-serviks-human-papillomav-thumb-8adbe.webp 1x" title="JURIS - Benign Oral Cavity and Oropharyngeal Lesions: A Histopathological Review and Their Relationship to HPV Infection" alt="JURIS - Benign Oral Cavity and Oropharyngeal Lesions: A Histopathological Review and Their Relationship to HPV Infection" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/b/prevalensi-lesi-prekanker-serviks-human-papillomav-thumb-997eb.webp" title="JURIS - Benign Oral Cavity and Oropharyngeal Lesions: A Histopathological Review and Their Relationship to HPV Infection" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/prevalensi-lesi-prekanker-serviks-human-papillomav-thumb-997eb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/prevalensi-lesi-prekanker-serviks-human-papillomav-thumb-997eb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/prevalensi-lesi-prekanker-serviks-human-papillomav-thumb-997eb.webp 1x" title="JURIS - Benign Oral Cavity and Oropharyngeal Lesions: A Histopathological Review and Their Relationship to HPV Infection" alt="JURIS - Benign Oral Cavity and Oropharyngeal Lesions: A Histopathological Review and Their Relationship to HPV Infection" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/b/prevalensi-lesi-prekanker-serviks-human-papillomav-thumb-33cd2.webp" title="JURIS - Benign Oral Cavity and Oropharyngeal Lesions: A Histopathological Review and Their Relationship to HPV Infection" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/prevalensi-lesi-prekanker-serviks-human-papillomav-thumb-33cd2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/prevalensi-lesi-prekanker-serviks-human-papillomav-thumb-33cd2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/prevalensi-lesi-prekanker-serviks-human-papillomav-thumb-33cd2.webp 1x" title="JURIS - Benign Oral Cavity and Oropharyngeal Lesions: A Histopathological Review and Their Relationship to HPV Infection" alt="JURIS - Benign Oral Cavity and Oropharyngeal Lesions: A Histopathological Review and Their Relationship to HPV Infection" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55079-prevalensi-lesi-prekanker-serviks-human-papillomav" title="JURIS - Benign Oral Cavity and Oropharyngeal Lesions: A Histopathological Review and Their Relationship to HPV Infection" target="_blank">Benign Oral Cavity and Oropharyngeal Lesions: A Histopathological Review and Their Relationship to HPV Infection</a>: Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, dilakukan studi epidemiologi molekuler pada populasi Indonesia untuk menentukan prevalensi dan distribusi genotipe HPV (tipe 6, 11, serta tipe berisiko tinggi) yang terkait dengan lesi benign rongga mulut, dengan menggunakan teknik PCR dan sekvensi; hal ini akan menjawab pertanyaan bagaimana variasi genotipe memengaruhi pola klinis dan demografis lesi. Kedua, diperlukan penilaian prospektif mengenai akurasi diagnosis kombinasi antara pemeriksaan klinis, histopatologi, dan tes molekuler (seperti in situ hybridization) dalam membedakan lesi benign HPV dari lesi prekanker atau kanker, sehingga dapat mengidentifikasi protokol diagnostik optimal. Ketiga, sebuah uji klinis terkontrol dapat dilakukan untuk membandingkan hasil jangka panjang antara eksisi bedah sederhana, laser ablasi, dan krioterapi pada pasien dengan lesi HPV, termasuk tingkat kekambuhan, komplikasi, dan kualitas hidup pasien, guna menentukan strategi terapi paling efektif dan aman. Semua penelitian ini diharapkan dapat mengisi kesenjangan pengetahuan saat ini, memperbaiki prosedur diagnostik, serta meningkatkan outcome klinis bagi penderita lesi benign terkait HPV..
<br>Lesi benign oral dan orofaring yang terkait infeksi HPV meliputi papilloma sel skuamosa, verruca vulgaris, kondiloma akuminatum, dan multifokal epithelial hyperplasia (MFEH).Lesi ini dapat terjadi pada semua kelompok umur, dengan prevalensi lebih tinggi pada pria kecuali papilloma sel skuamosa (setara) dan MFEH (lebih pada wanita).lokasi paling umum adalah mukosa labial dan tipe HPV 6 serta 11 paling sering teridentifikasi.Pengobatan utama untuk lesi benign tersebut adalah eksisi bedah sederhana
<br>Abstrak. Latar belakang: Human Papillomavirus (HPV) merupakan salah satu penyebab lesi benign pada rongga mulut dan orofaring. Lesi yang paling umum meliputi papilloma sel skuamosa, kondiloma akuminatum, verruca vulgaris, dan hiperplasia epitelial multifokal (MFEH). Meskipun bersifat benign, keempat lesi tersebut memiliki karakteristik klinis dan histopatologis yang tumpang tindih, sehingga diagnosis sering sulit. Tujuan tinjauan literatur ini adalah meninjau karakteristik klinis, histopatologi, diagnosis banding, penanganan, dan prognosis lesi benign rongga mulut dan oropharing yang terkait dengan infeksi HPV. Metode: Artikel ini disusun...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/b/prevalensi-lesi-prekanker-serviks-human-papillomav-thumb-8adbe.webp" type="image/webp" length="203940" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/prevalensi-lesi-prekanker-serviks-human-papillomav-thumb-8adbe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/prevalensi-lesi-prekanker-serviks-human-papillomav-thumb-997eb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/prevalensi-lesi-prekanker-serviks-human-papillomav-thumb-33cd2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5415-ijhp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18346-international-journal-health-pharmaceutical-ijhp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementation of a Creative Economy Based Marketing Innovation Strategy Model to Improve the Competitiveness of Womens MSMES ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementation of a Creative Economy Based Marketing Innovation Strategy Model to Improve the Competitiveness of Womens MSMES ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementation of a Creative Economy Based Marketing Innovation Strategy Model to Improve the Competitiveness of Womens MSMES ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55077-inovasi-kemasan-model-traktor-produk-umkm</link>
	<guid isPermaLink="false">6fb650dd8a4729724a1687982b1d1bf0</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 23:46:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan: (1) UMKM perlu memperkuat kompetensi mereka dalam inovasi pemasaran digital dan storytelling berbasis budaya untuk memperluas pasar mereka. (2) Pemerintah daerah dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementation of a Creative Economy-Based Marketing Innovation Strategy Model to Improve the Competitiveness of Women's MSMES: Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan: (1) UMKM perlu memperkuat kompetensi mereka dalam inovasi pemasaran digital dan storytelling berbasis budaya untuk memperluas pasar mereka. (2) Pemerintah daerah dan BUMDes diharapkan untuk memfasilitasi program pelatihan terintegrasi dan mengembangkan platform promosi digital bersama. (3) Universitas dan institusi pendukung UMKM disarankan untuk melakukan dukungan berkelanjutan dan penelitian lebih lanjut untuk mengukur dampak jangka panjang penerapan model inovasi pemasaran. (4) Sektor swasta dan institusi keuangan perlu terlibat dalam memberikan akses modal usaha dan alat promosi yang lebih luas. Penelitian selanjutnya dapat memperluas sampel, memperpanjang periode implementasi, memasukkan kelompok perbandingan jika memungkinkan, dan mengembangkan validasi multisitus dari model.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi strategi inovasi pemasaran berbasis ekonomi kreatif terbukti efektif dalam meningkatkan daya saing UMKM milik wanita di Desa Belimbing, Tabanan.Perbaikan yang signifikan sebelum dan sesudah intervensi ditemukan dalam kemampuan pemasaran digital, inovasi produk, storytelling dan branding, kemitraan dan kolaborasi, serta dampak dan daya saing.Analisis ukuran efek tambahan menunjukkan bahwa magnitudo praktis perubahan moderat di seluruh lima dimensi.Proses penerapan model strategi inovasi pemasaran berbasis ekonomi kreatif terbukti secara signifikan meningkatkan daya saing produk UMKM.Indikator strategi inovasi pemasaran menunjukkan kekuatan utama produk dalam kreativitas dan nilai budaya, serta keunggulan dalam inovasi kemasan dan adaptasi pasar.Kelemahan terletak pada literasi digital dan keterbatasan modal, sedangkan kekurangan terletak pada ketiadaan platform promosi kolektif.Dukungan dari pihak luar, seperti pemerintah desa, BUMDes, dan institusi pendidikan, memiliki peran penting dalam memperkuat keberlanjutan model.Solusi strategis yang dapat diterapkan meliputi peningkatan kapasitas aktor bisnis melalui pelatihan pemasaran digital, kolaborasi antara UMKM, dan pemberian dukungan mikrofinansial.Hasil penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa autentisitas budaya saja tidak cukup tanpa kemampuan digital, produksi konten yang konsisten, mekanisme promosi kolektif, dan akses ke infrastruktur pendukung Transformasi digital telah menciptakan peluang dan kendala struktural bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) milik wanita, terutama dalam hal kemampuan digital, akses sumber daya, dan diferensiasi pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan dan mengevaluasi model strategi inovasi pemasaran berbasis ekonomi kreatif untuk meningkatkan daya saing UMKM milik wanita di Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, Bali. Penelitian menggunakan desain campuran terintegrasi dalam Penelitian Aksi Partisipatif (PAR) dan melibatkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/7/inovasi-kemasan-model-traktor-produk-umkm-kue-buda-thumb-ba6e5.webp" title="JURIS - Implementation of a Creative Economy-Based Marketing Innovation Strategy Model to Improve the Competitiveness of Women&#039;s MSMES" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/inovasi-kemasan-model-traktor-produk-umkm-kue-buda-thumb-ba6e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/inovasi-kemasan-model-traktor-produk-umkm-kue-buda-thumb-ba6e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/inovasi-kemasan-model-traktor-produk-umkm-kue-buda-thumb-ba6e5.webp 1x" title="JURIS - Implementation of a Creative Economy-Based Marketing Innovation Strategy Model to Improve the Competitiveness of Women&#039;s MSMES" alt="JURIS - Implementation of a Creative Economy-Based Marketing Innovation Strategy Model to Improve the Competitiveness of Women&#039;s MSMES" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/7/inovasi-kemasan-model-traktor-produk-umkm-kue-buda-thumb-e1d1b.webp" title="JURIS - Implementation of a Creative Economy-Based Marketing Innovation Strategy Model to Improve the Competitiveness of Women&#039;s MSMES" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/inovasi-kemasan-model-traktor-produk-umkm-kue-buda-thumb-e1d1b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/inovasi-kemasan-model-traktor-produk-umkm-kue-buda-thumb-e1d1b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/inovasi-kemasan-model-traktor-produk-umkm-kue-buda-thumb-e1d1b.webp 1x" title="JURIS - Implementation of a Creative Economy-Based Marketing Innovation Strategy Model to Improve the Competitiveness of Women&#039;s MSMES" alt="JURIS - Implementation of a Creative Economy-Based Marketing Innovation Strategy Model to Improve the Competitiveness of Women&#039;s MSMES" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/7/inovasi-kemasan-model-traktor-produk-umkm-kue-buda-thumb-9b7b6.webp" title="JURIS - Implementation of a Creative Economy-Based Marketing Innovation Strategy Model to Improve the Competitiveness of Women&#039;s MSMES" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/inovasi-kemasan-model-traktor-produk-umkm-kue-buda-thumb-9b7b6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/inovasi-kemasan-model-traktor-produk-umkm-kue-buda-thumb-9b7b6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/inovasi-kemasan-model-traktor-produk-umkm-kue-buda-thumb-9b7b6.webp 1x" title="JURIS - Implementation of a Creative Economy-Based Marketing Innovation Strategy Model to Improve the Competitiveness of Women&#039;s MSMES" alt="JURIS - Implementation of a Creative Economy-Based Marketing Innovation Strategy Model to Improve the Competitiveness of Women&#039;s MSMES" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55077-inovasi-kemasan-model-traktor-produk-umkm" title="JURIS - Implementation of a Creative Economy-Based Marketing Innovation Strategy Model to Improve the Competitiveness of Women&#039;s MSMES" target="_blank">Implementation of a Creative Economy-Based Marketing Innovation Strategy Model to Improve the Competitiveness of Women's MSMES</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan: (1) UMKM perlu memperkuat kompetensi mereka dalam inovasi pemasaran digital dan storytelling berbasis budaya untuk memperluas pasar mereka. (2) Pemerintah daerah dan BUMDes diharapkan untuk memfasilitasi program pelatihan terintegrasi dan mengembangkan platform promosi digital bersama. (3) Universitas dan institusi pendukung UMKM disarankan untuk melakukan dukungan berkelanjutan dan penelitian lebih lanjut untuk mengukur dampak jangka panjang penerapan model inovasi pemasaran. (4) Sektor swasta dan institusi keuangan perlu terlibat dalam memberikan akses modal usaha dan alat promosi yang lebih luas. Penelitian selanjutnya dapat memperluas sampel, memperpanjang periode implementasi, memasukkan kelompok perbandingan jika memungkinkan, dan mengembangkan validasi multisitus dari model..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi strategi inovasi pemasaran berbasis ekonomi kreatif terbukti efektif dalam meningkatkan daya saing UMKM milik wanita di Desa Belimbing, Tabanan.Perbaikan yang signifikan sebelum dan sesudah intervensi ditemukan dalam kemampuan pemasaran digital, inovasi produk, storytelling dan branding, kemitraan dan kolaborasi, serta dampak dan daya saing.Analisis ukuran efek tambahan menunjukkan bahwa magnitudo praktis perubahan moderat di seluruh lima dimensi.Proses penerapan model strategi inovasi pemasaran berbasis ekonomi kreatif terbukti secara signifikan meningkatkan daya saing produk UMKM.Indikator strategi inovasi pemasaran menunjukkan kekuatan utama produk dalam kreativitas dan nilai budaya, serta keunggulan dalam inovasi kemasan dan adaptasi pasar.Kelemahan terletak pada literasi digital dan keterbatasan modal, sedangkan kekurangan terletak pada ketiadaan platform promosi kolektif.Dukungan dari pihak luar, seperti pemerintah desa, BUMDes, dan institusi pendidikan, memiliki peran penting dalam memperkuat keberlanjutan model.Solusi strategis yang dapat diterapkan meliputi peningkatan kapasitas aktor bisnis melalui pelatihan pemasaran digital, kolaborasi antara UMKM, dan pemberian dukungan mikrofinansial.Hasil penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa autentisitas budaya saja tidak cukup tanpa kemampuan digital, produksi konten yang konsisten, mekanisme promosi kolektif, dan akses ke infrastruktur pendukung
<br>Transformasi digital telah menciptakan peluang dan kendala struktural bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) milik wanita, terutama dalam hal kemampuan digital, akses sumber daya, dan diferensiasi pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan dan mengevaluasi model strategi inovasi pemasaran berbasis ekonomi kreatif untuk meningkatkan daya saing UMKM milik wanita di Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, Bali. Penelitian menggunakan desain campuran terintegrasi dalam Penelitian Aksi Partisipatif (PAR) dan melibatkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/7/inovasi-kemasan-model-traktor-produk-umkm-kue-buda-thumb-e1d1b.webp" type="image/webp" length="101976" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/inovasi-kemasan-model-traktor-produk-umkm-kue-buda-thumb-ba6e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/inovasi-kemasan-model-traktor-produk-umkm-kue-buda-thumb-e1d1b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/inovasi-kemasan-model-traktor-produk-umkm-kue-buda-thumb-9b7b6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-611-upn-veteran.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18280-jurnal-mebis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Manual Material Handling Risk Assessment Using the Leitmerkmal Method on Porters at the Gorontalo Logistics Agency Warehouse ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Manual Material Handling Risk Assessment Using the Leitmerkmal Method on Porters at the Gorontalo Logistics Agency Warehouse ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Manual Material Handling Risk Assessment Using the Leitmerkmal Method on Porters at the Gorontalo Logistics Agency Warehouse ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55084-skor-risiko-kategori-jatuh-material-handlin</link>
	<guid isPermaLink="false">857fb7f2d1bb24b808c58fcdb519f3a4</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 23:37:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ andre niljon ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot88 gacor ]]></category>
	<category><![CDATA[ gacor https ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andre,gacor,https,niljon,slot88]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menyelidiki hubungan antara karakteristik individu pekerja seperti usia, indeks massa tubuh, dan masa kerja dengan tingkat risiko MMH menggunakan desain analitis yang melibatkan beberapa gudang logistik untuk memperoleh hasil ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Manual Material Handling Risk Assessment Using the Leitmerkmal Method on Porters at the Gorontalo Logistics Agency Warehouse: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki hubungan antara karakteristik individu pekerja seperti usia, indeks massa tubuh, dan masa kerja dengan tingkat risiko MMH menggunakan desain analitis yang melibatkan beberapa gudang logistik untuk memperoleh hasil yang lebih representatif. Selain itu, diperlukan uji coba intervensi ergonomis, misalnya penerapan alat bantu angkat dan penetapan batas beban maksimal, untuk mengevaluasi pengaruhnya terhadap penurunan skor risiko LMM serta keluhan kelainan muskuloskeletal pada porter melalui desain eksperimental atau quasiAceksperimental. Selanjutnya, studi longitudinal dapat mengeksplorasi efek optimasi jadwal kerja, termasuk penambahan istirahat teratur dan rotasi shift, terhadap pengurangan kelelahan kumulatif dan penurunan risiko MMH, sehingga memberikan dasar ilmiah bagi kebijakan manajemen kerja yang lebih sehat.. Penelitian ini menunjukkan bahwa semua porter di Perum BULOG Gorontalo memiliki tingkat risiko manual material handling yang sangat tinggi berdasarkan penilaian Leitmerkmal Method (LMM).Tingkat risiko yang tinggi terutama dipengaruhi oleh kombinasi beban angkat >40Akg, frekuensi dan jarak transportasi harian yang tinggi, serta postur kerja yang masih mendominasi posisi membungkuk, meskipun kondisi lingkungan kerja secara umum telah memenuhi aspek ergonomis.Keterbatasan penelitian terletak pada desain deskriptif yang hanya menggambarkan tingkat risiko tanpa menganalisis hubungan antar variabel atau faktor individu, serta pelaksanaan yang hanya pada satu lokasi sehingga tidak dapat digeneralisasi ke sektor logistik lainnya Aktivitas penanganan material manual (MMH) di sektor pergudangan masih berpotensi menimbulkan risiko ergonomis karena beban angkat yang berat, frekuensi kerja yang tinggi, dan postur kerja yang kurang ergonomis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko MMH pada porter di Gudang Perum BULOG Gorontalo dengan menggunakan Metode Leitmerkmal (LMM). Penelitian dengan pendekatan kuantitatif dan desain deskriptif melibatkan seluruh 23 porter melalui teknik total sampling; data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan daftar periksa LMM, kemudian dianalisis secara univariat berdasarkan indikator waktu kerja, massa beban, postur tubuh, kondisi kerja, serta skor akhir LMM. Hasil menunjukkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/b/skor-risiko-kategori-jatuh-material-handling-leitm-thumb-1d274.webp" title="JURIS - Manual Material Handling Risk Assessment Using the Leitmerkmal Method on Porters at the Gorontalo Logistics Agency Warehouse" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/skor-risiko-kategori-jatuh-material-handling-leitm-thumb-1d274.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/skor-risiko-kategori-jatuh-material-handling-leitm-thumb-1d274.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/skor-risiko-kategori-jatuh-material-handling-leitm-thumb-1d274.webp 1x" title="JURIS - Manual Material Handling Risk Assessment Using the Leitmerkmal Method on Porters at the Gorontalo Logistics Agency Warehouse" alt="JURIS - Manual Material Handling Risk Assessment Using the Leitmerkmal Method on Porters at the Gorontalo Logistics Agency Warehouse" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/skor-risiko-kategori-jatuh-material-handling-leitm-thumb-f92c6.webp" title="JURIS - Manual Material Handling Risk Assessment Using the Leitmerkmal Method on Porters at the Gorontalo Logistics Agency Warehouse" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/skor-risiko-kategori-jatuh-material-handling-leitm-thumb-f92c6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/skor-risiko-kategori-jatuh-material-handling-leitm-thumb-f92c6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/skor-risiko-kategori-jatuh-material-handling-leitm-thumb-f92c6.webp 1x" title="JURIS - Manual Material Handling Risk Assessment Using the Leitmerkmal Method on Porters at the Gorontalo Logistics Agency Warehouse" alt="JURIS - Manual Material Handling Risk Assessment Using the Leitmerkmal Method on Porters at the Gorontalo Logistics Agency Warehouse" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/skor-risiko-kategori-jatuh-material-handling-leitm-thumb-2f3cc.webp" title="JURIS - Manual Material Handling Risk Assessment Using the Leitmerkmal Method on Porters at the Gorontalo Logistics Agency Warehouse" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/skor-risiko-kategori-jatuh-material-handling-leitm-thumb-2f3cc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/skor-risiko-kategori-jatuh-material-handling-leitm-thumb-2f3cc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/skor-risiko-kategori-jatuh-material-handling-leitm-thumb-2f3cc.webp 1x" title="JURIS - Manual Material Handling Risk Assessment Using the Leitmerkmal Method on Porters at the Gorontalo Logistics Agency Warehouse" alt="JURIS - Manual Material Handling Risk Assessment Using the Leitmerkmal Method on Porters at the Gorontalo Logistics Agency Warehouse" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55084-skor-risiko-kategori-jatuh-material-handlin" title="JURIS - Manual Material Handling Risk Assessment Using the Leitmerkmal Method on Porters at the Gorontalo Logistics Agency Warehouse" target="_blank">Manual Material Handling Risk Assessment Using the Leitmerkmal Method on Porters at the Gorontalo Logistics Agency Warehouse</a>: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki hubungan antara karakteristik individu pekerja seperti usia, indeks massa tubuh, dan masa kerja dengan tingkat risiko MMH menggunakan desain analitis yang melibatkan beberapa gudang logistik untuk memperoleh hasil yang lebih representatif. Selain itu, diperlukan uji coba intervensi ergonomis, misalnya penerapan alat bantu angkat dan penetapan batas beban maksimal, untuk mengevaluasi pengaruhnya terhadap penurunan skor risiko LMM serta keluhan kelainan muskuloskeletal pada porter melalui desain eksperimental atau quasiAceksperimental. Selanjutnya, studi longitudinal dapat mengeksplorasi efek optimasi jadwal kerja, termasuk penambahan istirahat teratur dan rotasi shift, terhadap pengurangan kelelahan kumulatif dan penurunan risiko MMH, sehingga memberikan dasar ilmiah bagi kebijakan manajemen kerja yang lebih sehat..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa semua porter di Perum BULOG Gorontalo memiliki tingkat risiko manual material handling yang sangat tinggi berdasarkan penilaian Leitmerkmal Method (LMM).Tingkat risiko yang tinggi terutama dipengaruhi oleh kombinasi beban angkat >40Akg, frekuensi dan jarak transportasi harian yang tinggi, serta postur kerja yang masih mendominasi posisi membungkuk, meskipun kondisi lingkungan kerja secara umum telah memenuhi aspek ergonomis.Keterbatasan penelitian terletak pada desain deskriptif yang hanya menggambarkan tingkat risiko tanpa menganalisis hubungan antar variabel atau faktor individu, serta pelaksanaan yang hanya pada satu lokasi sehingga tidak dapat digeneralisasi ke sektor logistik lainnya
<br>Aktivitas penanganan material manual (MMH) di sektor pergudangan masih berpotensi menimbulkan risiko ergonomis karena beban angkat yang berat, frekuensi kerja yang tinggi, dan postur kerja yang kurang ergonomis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko MMH pada porter di Gudang Perum BULOG Gorontalo dengan menggunakan Metode Leitmerkmal (LMM). Penelitian dengan pendekatan kuantitatif dan desain deskriptif melibatkan seluruh 23 porter melalui teknik total sampling; data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan daftar periksa LMM, kemudian dianalisis secara univariat berdasarkan indikator waktu kerja, massa beban, postur tubuh, kondisi kerja, serta skor akhir LMM. Hasil menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/b/skor-risiko-kategori-jatuh-material-handling-leitm-thumb-f92c6.webp" type="image/webp" length="172774" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/skor-risiko-kategori-jatuh-material-handling-leitm-thumb-1d274.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/skor-risiko-kategori-jatuh-material-handling-leitm-thumb-f92c6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/skor-risiko-kategori-jatuh-material-handling-leitm-thumb-2f3cc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5415-ijhp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18346-international-journal-health-pharmaceutical-ijhp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Effectiveness of Human Resource Quality of Bumdes in the Industry 5 0 Era Based on Local Potential in East Sumba Regency ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effectiveness of Human Resource Quality of Bumdes in the Industry 5 0 Era Based on Local Potential in East Sumba Regency ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effectiveness of Human Resource Quality of Bumdes in the Industry 5 0 Era Based on Local Potential in East Sumba Regency ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55074-effectiveness-human-resources-bumdes</link>
	<guid isPermaLink="false">1bfa566e4d970d2b2c5751768e42c122</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 23:23:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ To further enhance the effectiveness of BUMDes' human resource quality, several research suggestions can be considered. Firstly, exploring the impact of technology-based training methods on HR performance and the adoption of Industry 5.0 practices in ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effectiveness of Human Resource Quality of Bumdes in the Industry 5.0 Era Based on Local Potential in East Sumba Regency: To further enhance the effectiveness of BUMDes' human resource quality, several research suggestions can be considered. Firstly, exploring the impact of technology-based training methods on HR performance and the adoption of Industry 5.0 practices in BUMDes operations could provide valuable insights. Secondly, investigating the role of local potential and community involvement in BUMDes development, particularly in relation to human resource management, could offer practical strategies for improving BUMDes performance. Lastly, examining the challenges and opportunities presented by the Industry 5.0 era for BUMDes and proposing innovative solutions to overcome these challenges would contribute to the sustainable development of BUMDes and the communities they serve.. BUMDes is a strategic government program designed to enhance the economic well-being of communities at the village level.The effectiveness of BUMDes is primarily determined by the quality of the human resources that run them, which can be improved through structured and sustainable training and development.The implementation of BUMDes HR training in East Sumba Regency demonstrates that capacity-building efforts have been carried out effectively through a training needs analysis approach, including organizational analysis, tasks, and employee assessments.The training focused on improving initiatives, cooperation, financial management, marketing, communication, and IT skills.The training was designed based on the work program of the Village Community Empowerment Office and sustainable village programs integrated with central policies.Collaboration between stakeholders, including village, regional, and central governments, NGOs, and universities, supports the implementation of training.Although the methods used (off-the-job training) are still not fully optimal, particularly in IT-based practices, this collaboration is beneficial.The positive impact of the training is evident in improved teamwork, enhanced IT-based managerial competencies, and the development of business diversification in several BUMDes.However, program implementation still faces various obstacles, including limited budget allocation, unavailability of technology and telecommunications in some villages, suboptimal implementation of indirect online training, uneven and inconsistent mentoring processes by stakeholders, and a lack of standardized training evaluation indicators.Overall, BUMDes' HR training in East Sumba Regency shows positive progress.however, to achieve higher effectiveness, continuous improvement and enhancement efforts are needed in terms of funding, technology, infrastructure, training methods, and measurable indicator-based training evaluation This study aims to determine the effectiveness of the quality of human resources (HR) in Village-Owned Enterprises (BUMDes) of the East Sumba Regency in the Industry 5.0 era, utilizing local potential to support increased village income. The study employs a qualitative descriptive approach, utilizing data collection techniques that include observation, in-depth interviews, and focus group discussions (FGDs) involving the Community and Village Empowerment Office, village heads, and BUMDes administrators. The results indicate that the implementation of BUMDes' HR training and development has been running quite well, evidenced by an analysis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/e/effectiveness-human-resources-bumdes-hr-off-job-st-thumb-7bccd.webp" title="JURIS - The Effectiveness of Human Resource Quality of Bumdes in the Industry 5.0 Era Based on Local Potential in East Sumba Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/effectiveness-human-resources-bumdes-hr-off-job-st-thumb-7bccd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/effectiveness-human-resources-bumdes-hr-off-job-st-thumb-7bccd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/effectiveness-human-resources-bumdes-hr-off-job-st-thumb-7bccd.webp 1x" title="JURIS - The Effectiveness of Human Resource Quality of Bumdes in the Industry 5.0 Era Based on Local Potential in East Sumba Regency" alt="JURIS - The Effectiveness of Human Resource Quality of Bumdes in the Industry 5.0 Era Based on Local Potential in East Sumba Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/effectiveness-human-resources-bumdes-hr-off-job-st-thumb-df40d.webp" title="JURIS - The Effectiveness of Human Resource Quality of Bumdes in the Industry 5.0 Era Based on Local Potential in East Sumba Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/effectiveness-human-resources-bumdes-hr-off-job-st-thumb-df40d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/effectiveness-human-resources-bumdes-hr-off-job-st-thumb-df40d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/effectiveness-human-resources-bumdes-hr-off-job-st-thumb-df40d.webp 1x" title="JURIS - The Effectiveness of Human Resource Quality of Bumdes in the Industry 5.0 Era Based on Local Potential in East Sumba Regency" alt="JURIS - The Effectiveness of Human Resource Quality of Bumdes in the Industry 5.0 Era Based on Local Potential in East Sumba Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/effectiveness-human-resources-bumdes-hr-off-job-st-thumb-b3ea8.webp" title="JURIS - The Effectiveness of Human Resource Quality of Bumdes in the Industry 5.0 Era Based on Local Potential in East Sumba Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/effectiveness-human-resources-bumdes-hr-off-job-st-thumb-b3ea8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/effectiveness-human-resources-bumdes-hr-off-job-st-thumb-b3ea8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/effectiveness-human-resources-bumdes-hr-off-job-st-thumb-b3ea8.webp 1x" title="JURIS - The Effectiveness of Human Resource Quality of Bumdes in the Industry 5.0 Era Based on Local Potential in East Sumba Regency" alt="JURIS - The Effectiveness of Human Resource Quality of Bumdes in the Industry 5.0 Era Based on Local Potential in East Sumba Regency" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55074-effectiveness-human-resources-bumdes" title="JURIS - The Effectiveness of Human Resource Quality of Bumdes in the Industry 5.0 Era Based on Local Potential in East Sumba Regency" target="_blank">The Effectiveness of Human Resource Quality of Bumdes in the Industry 5.0 Era Based on Local Potential in East Sumba Regency</a>: To further enhance the effectiveness of BUMDes' human resource quality, several research suggestions can be considered. Firstly, exploring the impact of technology-based training methods on HR performance and the adoption of Industry 5.0 practices in BUMDes operations could provide valuable insights. Secondly, investigating the role of local potential and community involvement in BUMDes development, particularly in relation to human resource management, could offer practical strategies for improving BUMDes performance. Lastly, examining the challenges and opportunities presented by the Industry 5.0 era for BUMDes and proposing innovative solutions to overcome these challenges would contribute to the sustainable development of BUMDes and the communities they serve..
<br>BUMDes is a strategic government program designed to enhance the economic well-being of communities at the village level.The effectiveness of BUMDes is primarily determined by the quality of the human resources that run them, which can be improved through structured and sustainable training and development.The implementation of BUMDes HR training in East Sumba Regency demonstrates that capacity-building efforts have been carried out effectively through a training needs analysis approach, including organizational analysis, tasks, and employee assessments.The training focused on improving initiatives, cooperation, financial management, marketing, communication, and IT skills.The training was designed based on the work program of the Village Community Empowerment Office and sustainable village programs integrated with central policies.Collaboration between stakeholders, including village, regional, and central governments, NGOs, and universities, supports the implementation of training.Although the methods used (off-the-job training) are still not fully optimal, particularly in IT-based practices, this collaboration is beneficial.The positive impact of the training is evident in improved teamwork, enhanced IT-based managerial competencies, and the development of business diversification in several BUMDes.However, program implementation still faces various obstacles, including limited budget allocation, unavailability of technology and telecommunications in some villages, suboptimal implementation of indirect online training, uneven and inconsistent mentoring processes by stakeholders, and a lack of standardized training evaluation indicators.Overall, BUMDes' HR training in East Sumba Regency shows positive progress.however, to achieve higher effectiveness, continuous improvement and enhancement efforts are needed in terms of funding, technology, infrastructure, training methods, and measurable indicator-based training evaluation
<br>This study aims to determine the effectiveness of the quality of human resources (HR) in Village-Owned Enterprises (BUMDes) of the East Sumba Regency in the Industry 5.0 era, utilizing local potential to support increased village income. The study employs a qualitative descriptive approach, utilizing data collection techniques that include observation, in-depth interviews, and focus group discussions (FGDs) involving the Community and Village Empowerment Office, village heads, and BUMDes administrators. The results indicate that the implementation of BUMDes' HR training and development has been running quite well, evidenced by an analysis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/e/effectiveness-human-resources-bumdes-hr-off-job-st-thumb-b3ea8.webp" type="image/webp" length="83272" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/effectiveness-human-resources-bumdes-hr-off-job-st-thumb-7bccd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/effectiveness-human-resources-bumdes-hr-off-job-st-thumb-df40d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/effectiveness-human-resources-bumdes-hr-off-job-st-thumb-b3ea8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-611-upn-veteran.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18280-jurnal-mebis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Transformasi Ilmu Wariga Dalam Masyarakat Adat Buleleng Antara Tradisi Dan Modernitas ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Transformasi Ilmu Wariga Dalam Masyarakat Adat Buleleng Antara Tradisi Dan Modernitas ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Transformasi Ilmu Wariga Dalam Masyarakat Adat Buleleng Antara Tradisi Dan Modernitas ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55069-basir-tokoh-adat-konteks-masyarakat-tuhaha-pemberd</link>
	<guid isPermaLink="false">847f36613da05535126ea0167597ca9b</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 23:18:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ putu gelgel ]]></category>
	<category><![CDATA[ kadek surpi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gelgel,kadek,putu,surpi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk menjaga relevansi dan keberlanjutan ilmu wariga dalam masyarakat adat Buleleng, perlu dikembangkan strategi pelestarian yang adaptif dan kolaboratif. Pertama, perlu ada upaya regenerasi dan peningkatan literasi budaya di kalangan generasi muda agar ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Transformasi Ilmu Wariga Dalam Masyarakat Adat Buleleng Antara Tradisi Dan Modernitas: Untuk menjaga relevansi dan keberlanjutan ilmu wariga dalam masyarakat adat Buleleng, perlu dikembangkan strategi pelestarian yang adaptif dan kolaboratif. Pertama, perlu ada upaya regenerasi dan peningkatan literasi budaya di kalangan generasi muda agar mereka memahami dan menghargai nilai-nilai tradisional wariga. Kedua, penting untuk mengintegrasikan wariga dalam kurikulum pendidikan formal dan informal, sehingga generasi muda dapat belajar tentang wariga sebagai bagian dari warisan budaya dan filosofi kehidupan masyarakat Bali. Ketiga, diperlukan dokumentasi dan digitalisasi ilmu wariga agar lebih mudah diakses dan dipelajari oleh masyarakat luas. Penerbitan buku, jurnal, dan pembuatan aplikasi edukatif tentang wariga dapat menjadi langkah strategis dalam melestarikan warisan budaya ini. Dengan demikian, wariga dapat tetap relevan dan berkembang dalam era modern tanpa kehilangan substansi spiritual dan nilai lokalnya.. Penelitian ini menunjukkan bahwa ilmu wariga sebagai sistem pengetahuan tradisional masyarakat Bali, khususnya di wilayah adat Buleleng, tidak bersifat statis, melainkan mengalami transformasi yang kompleks sebagai respons terhadap modernitas, digitalisasi, dan perubahan nilai-nilai sosial.Wariga yang dahulu dijalankan secara kolektif dan sakral kini mulai dipraktikkan secara individual dan pragmatis, terutama melalui aplikasi digital dan media sosial.Transformasi ini telah menyebabkan pergeseran makna wariga dari sistem epistemologis yang bersifat spiritual menjadi alat bantu teknis yang lebih efisien dan mudah diakses, meskipun berpotensi kehilangan kedalaman filosofisnya.Generasi muda cenderung menggunakan wariga secara simbolik dan praktis, sementara tokoh adat menunjukkan kekhawatiran terhadap melemahnya otoritas juru dewasa serta pemudaran nilai-nilai sakral.Meskipun demikian, muncul upaya kolaboratif yang menggembirakan dari kalangan adat dan pemuda untuk merevitalisasi wariga dengan pendekatan edukatif dan digital, tanpa mengorbankan nilai-nilai lokalnya.Keberadaan wariga dalam konteks masyarakat Buleleng kini berada dalam ruang negosiasi antara pelestarian tradisi dan tuntutan modernitas.Dengan demikian, wariga tidak sedang mengalami kepunahan, tetapi sedang dikonfigurasi ulang secara aktif sebagai sistem pengetahuan yang dinamis.Penelitian ini menegaskan bahwa kunci keberlanjutan wariga terletak pada kesediaan masyarakat adat, generasi muda, akademisi, dan pengambil kebijakan untuk merancang strategi pelestarian yang adaptif, kolaboratif, dan kontekstual terhadap zaman Wariga adalah sistem pengetahuan tradisional masyarakat Bali yang bersumber dari kosmologi Hindu dan diwariskan secara turun-temurun melalui praktik ritual, teks lontar, serta transmisi lisan. Wariga digunakan sebagai panduan untuk menentukan hari baik (dewasa ayu) maupun hari buruk (ala dewasa) dalam pelaksanaan berbagai kegiatan penting seperti upacara keagamaan, pertanian, pembangunan rumah, pernikahan, hingga perjalanan jauh. Dalam masyarakat adat Buleleng, wariga memiliki peran sentral dalam menjaga harmoni antara manusia, alam, dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/a/basir-tokoh-adat-konteks-masyarakat-tuhaha-pemberd-thumb-e298f.webp" title="JURIS - Transformasi Ilmu Wariga Dalam Masyarakat Adat Buleleng Antara Tradisi Dan Modernitas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/a/basir-tokoh-adat-konteks-masyarakat-tuhaha-pemberd-thumb-e298f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/a/basir-tokoh-adat-konteks-masyarakat-tuhaha-pemberd-thumb-e298f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/a/basir-tokoh-adat-konteks-masyarakat-tuhaha-pemberd-thumb-e298f.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Ilmu Wariga Dalam Masyarakat Adat Buleleng Antara Tradisi Dan Modernitas" alt="JURIS - Transformasi Ilmu Wariga Dalam Masyarakat Adat Buleleng Antara Tradisi Dan Modernitas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/a/basir-tokoh-adat-konteks-masyarakat-tuhaha-pemberd-thumb-2c207.webp" title="JURIS - Transformasi Ilmu Wariga Dalam Masyarakat Adat Buleleng Antara Tradisi Dan Modernitas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/a/basir-tokoh-adat-konteks-masyarakat-tuhaha-pemberd-thumb-2c207.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/a/basir-tokoh-adat-konteks-masyarakat-tuhaha-pemberd-thumb-2c207.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/a/basir-tokoh-adat-konteks-masyarakat-tuhaha-pemberd-thumb-2c207.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Ilmu Wariga Dalam Masyarakat Adat Buleleng Antara Tradisi Dan Modernitas" alt="JURIS - Transformasi Ilmu Wariga Dalam Masyarakat Adat Buleleng Antara Tradisi Dan Modernitas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/a/basir-tokoh-adat-konteks-masyarakat-tuhaha-pemberd-thumb-af894.webp" title="JURIS - Transformasi Ilmu Wariga Dalam Masyarakat Adat Buleleng Antara Tradisi Dan Modernitas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/a/basir-tokoh-adat-konteks-masyarakat-tuhaha-pemberd-thumb-af894.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/a/basir-tokoh-adat-konteks-masyarakat-tuhaha-pemberd-thumb-af894.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/a/basir-tokoh-adat-konteks-masyarakat-tuhaha-pemberd-thumb-af894.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Ilmu Wariga Dalam Masyarakat Adat Buleleng Antara Tradisi Dan Modernitas" alt="JURIS - Transformasi Ilmu Wariga Dalam Masyarakat Adat Buleleng Antara Tradisi Dan Modernitas" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55069-basir-tokoh-adat-konteks-masyarakat-tuhaha-pemberd" title="JURIS - Transformasi Ilmu Wariga Dalam Masyarakat Adat Buleleng Antara Tradisi Dan Modernitas" target="_blank">Transformasi Ilmu Wariga Dalam Masyarakat Adat Buleleng Antara Tradisi Dan Modernitas</a>: Untuk menjaga relevansi dan keberlanjutan ilmu wariga dalam masyarakat adat Buleleng, perlu dikembangkan strategi pelestarian yang adaptif dan kolaboratif. Pertama, perlu ada upaya regenerasi dan peningkatan literasi budaya di kalangan generasi muda agar mereka memahami dan menghargai nilai-nilai tradisional wariga. Kedua, penting untuk mengintegrasikan wariga dalam kurikulum pendidikan formal dan informal, sehingga generasi muda dapat belajar tentang wariga sebagai bagian dari warisan budaya dan filosofi kehidupan masyarakat Bali. Ketiga, diperlukan dokumentasi dan digitalisasi ilmu wariga agar lebih mudah diakses dan dipelajari oleh masyarakat luas. Penerbitan buku, jurnal, dan pembuatan aplikasi edukatif tentang wariga dapat menjadi langkah strategis dalam melestarikan warisan budaya ini. Dengan demikian, wariga dapat tetap relevan dan berkembang dalam era modern tanpa kehilangan substansi spiritual dan nilai lokalnya..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa ilmu wariga sebagai sistem pengetahuan tradisional masyarakat Bali, khususnya di wilayah adat Buleleng, tidak bersifat statis, melainkan mengalami transformasi yang kompleks sebagai respons terhadap modernitas, digitalisasi, dan perubahan nilai-nilai sosial.Wariga yang dahulu dijalankan secara kolektif dan sakral kini mulai dipraktikkan secara individual dan pragmatis, terutama melalui aplikasi digital dan media sosial.Transformasi ini telah menyebabkan pergeseran makna wariga dari sistem epistemologis yang bersifat spiritual menjadi alat bantu teknis yang lebih efisien dan mudah diakses, meskipun berpotensi kehilangan kedalaman filosofisnya.Generasi muda cenderung menggunakan wariga secara simbolik dan praktis, sementara tokoh adat menunjukkan kekhawatiran terhadap melemahnya otoritas juru dewasa serta pemudaran nilai-nilai sakral.Meskipun demikian, muncul upaya kolaboratif yang menggembirakan dari kalangan adat dan pemuda untuk merevitalisasi wariga dengan pendekatan edukatif dan digital, tanpa mengorbankan nilai-nilai lokalnya.Keberadaan wariga dalam konteks masyarakat Buleleng kini berada dalam ruang negosiasi antara pelestarian tradisi dan tuntutan modernitas.Dengan demikian, wariga tidak sedang mengalami kepunahan, tetapi sedang dikonfigurasi ulang secara aktif sebagai sistem pengetahuan yang dinamis.Penelitian ini menegaskan bahwa kunci keberlanjutan wariga terletak pada kesediaan masyarakat adat, generasi muda, akademisi, dan pengambil kebijakan untuk merancang strategi pelestarian yang adaptif, kolaboratif, dan kontekstual terhadap zaman
<br>Wariga adalah sistem pengetahuan tradisional masyarakat Bali yang bersumber dari kosmologi Hindu dan diwariskan secara turun-temurun melalui praktik ritual, teks lontar, serta transmisi lisan. Wariga digunakan sebagai panduan untuk menentukan hari baik (dewasa ayu) maupun hari buruk (ala dewasa) dalam pelaksanaan berbagai kegiatan penting seperti upacara keagamaan, pertanian, pembangunan rumah, pernikahan, hingga perjalanan jauh. Dalam masyarakat adat Buleleng, wariga memiliki peran sentral dalam menjaga harmoni antara manusia, alam, dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/a/basir-tokoh-adat-konteks-masyarakat-tuhaha-pemberd-thumb-e298f.webp" type="image/webp" length="103690" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/a/basir-tokoh-adat-konteks-masyarakat-tuhaha-pemberd-thumb-e298f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/a/basir-tokoh-adat-konteks-masyarakat-tuhaha-pemberd-thumb-2c207.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/a/basir-tokoh-adat-konteks-masyarakat-tuhaha-pemberd-thumb-af894.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1121-penerbit.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10404-jurnal-penelitian-agama-hindu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Correlation Between Physical Activity And Fasting Blood Glucose Levels Among Employees of Universitas Swadaya Gunung Jati A Cross Sectional Study ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Correlation Between Physical Activity And Fasting Blood Glucose Levels Among Employees of Universitas Swadaya Gunung Jati A Cross Sectional Study ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Correlation Between Physical Activity And Fasting Blood Glucose Levels Among Employees of Universitas Swadaya Gunung Jati A Cross Sectional Study ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55088-glukosa-darah-aktivitas-fisik-manfaat-fi</link>
	<guid isPermaLink="false">a2d16e361ad2bdc9430e14614ec56aff</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 23:12:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ andre niljon ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot88 gacor ]]></category>
	<category><![CDATA[ gacor https ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andre,gacor,https,niljon,slot88]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, dilakukan studi kohort longitudinal pada karyawan untuk mengevaluasi efek jangka panjang aktivitas fisik terhadap perubahan kadar glukosa darah puasa serta mengidentifikasi pola ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Correlation Between Physical Activity And Fasting Blood Glucose Levels Among Employees of Universitas Swadaya Gunung Jati: A Cross-Sectional Study: Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, dilakukan studi kohort longitudinal pada karyawan untuk mengevaluasi efek jangka panjang aktivitas fisik terhadap perubahan kadar glukosa darah puasa serta mengidentifikasi pola aktivitas yang paling efektif dalam menurunkan risiko prediabetes. Kedua, dilakukan uji coba intervensi eksperimental yang membandingkan berbagai intensitas dan jenis aktivitas fisik (misalnya aerobik versus latihan kekuatan) dengan kontrol yang ketat terhadap faktor-faktor konfonder seperti pola makan, kualitas tidur, dan tingkat stres, sehingga dapat mengisolasi pengaruh spesifik aktivitas terhadap regulasi glukosa. Ketiga, disarankan penelitian kombinasi yang mengintegrasikan program aktivitas fisik dengan intervensi nutrisi sehat, misalnya diet rendah glikemik, untuk menilai sinergi kedua faktor dalam meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan kadar glukosa puasa pada populasi pekerja. Semua studi tersebut sebaiknya menggunakan ukuran objektif (misalnya akselerometer untuk aktivitas fisik dan pengukuran glukosa berulang) serta analisis multivariat untuk mengendalikan variabel demografis, sehingga hasilnya dapat memberikan bukti yang lebih kuat dan aplikatif bagi kebijakan kesehatan kerja.. Penelitian ini menunjukkan adanya korelasi signifikan antara aktivitas fisik dan kadar glukosa darah puasa pada karyawan Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon, dimana arah korelasi negatif mengindikasikan bahwa peningkatan aktivitas fisik berhubungan dengan penurunan kadar glukosa puasa meskipun kekuatan korelasinya lemah.Temuan ini menegaskan bahwa aktivitas fisik merupakan salah satu faktor yang berkontribusi pada regulasi glukosa darah, namun tidak dapat dianggap sebagai satuAcsatunya penentu, sehingga perlu dipadukan dengan pendekatan gaya hidup menyeluruh.Oleh karena itu, disarankan dilakukan penelitian longitudinal untuk mengevaluasi efek jangka panjang aktivitas fisik terhadap regulasi glukosa darah serta memperkuat bukti mengenai peran aktivitas fisik dalam mengelola kadar glukosa puasa Kadar glukosa darah yang meningkat merupakan manifestasi awal ketidakseimbangan metabolik yang dapat memicu berkembangnya diabetes mellitus. Menurut International Diabetes Federation (IDF) pada tahun 2023, sekitar 537 juta orang di seluruh dunia mengalami diabetes, setara dengan hampir satu dari sepuluh orang dewasa. Aktivitas fisik berperan dalam meningkatkan respons insulin dan mendukung penurunan konsentrasi glukosa dalam sirkulasi. Mengingat variabilitas aktivitas fisik di antara karyawan, diperlukan penyelidikan hubungan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/3/glukosa-darah-aktivitas-fisik-manfaat-skrining-pua-thumb-8cc57.webp" title="JURIS - The Correlation Between Physical Activity And Fasting Blood Glucose Levels Among Employees of Universitas Swadaya Gunung Jati:  A Cross-Sectional Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/glukosa-darah-aktivitas-fisik-manfaat-skrining-pua-thumb-8cc57.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/glukosa-darah-aktivitas-fisik-manfaat-skrining-pua-thumb-8cc57.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/glukosa-darah-aktivitas-fisik-manfaat-skrining-pua-thumb-8cc57.webp 1x" title="JURIS - The Correlation Between Physical Activity And Fasting Blood Glucose Levels Among Employees of Universitas Swadaya Gunung Jati:  A Cross-Sectional Study" alt="JURIS - The Correlation Between Physical Activity And Fasting Blood Glucose Levels Among Employees of Universitas Swadaya Gunung Jati:  A Cross-Sectional Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/3/glukosa-darah-aktivitas-fisik-manfaat-skrining-pua-thumb-c683b.webp" title="JURIS - The Correlation Between Physical Activity And Fasting Blood Glucose Levels Among Employees of Universitas Swadaya Gunung Jati:  A Cross-Sectional Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/glukosa-darah-aktivitas-fisik-manfaat-skrining-pua-thumb-c683b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/glukosa-darah-aktivitas-fisik-manfaat-skrining-pua-thumb-c683b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/glukosa-darah-aktivitas-fisik-manfaat-skrining-pua-thumb-c683b.webp 1x" title="JURIS - The Correlation Between Physical Activity And Fasting Blood Glucose Levels Among Employees of Universitas Swadaya Gunung Jati:  A Cross-Sectional Study" alt="JURIS - The Correlation Between Physical Activity And Fasting Blood Glucose Levels Among Employees of Universitas Swadaya Gunung Jati:  A Cross-Sectional Study" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55088-glukosa-darah-aktivitas-fisik-manfaat-fi" title="JURIS - The Correlation Between Physical Activity And Fasting Blood Glucose Levels Among Employees of Universitas Swadaya Gunung Jati:  A Cross-Sectional Study" target="_blank">The Correlation Between Physical Activity And Fasting Blood Glucose Levels Among Employees of Universitas Swadaya Gunung Jati:  A Cross-Sectional Study</a>: Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, dilakukan studi kohort longitudinal pada karyawan untuk mengevaluasi efek jangka panjang aktivitas fisik terhadap perubahan kadar glukosa darah puasa serta mengidentifikasi pola aktivitas yang paling efektif dalam menurunkan risiko prediabetes. Kedua, dilakukan uji coba intervensi eksperimental yang membandingkan berbagai intensitas dan jenis aktivitas fisik (misalnya aerobik versus latihan kekuatan) dengan kontrol yang ketat terhadap faktor-faktor konfonder seperti pola makan, kualitas tidur, dan tingkat stres, sehingga dapat mengisolasi pengaruh spesifik aktivitas terhadap regulasi glukosa. Ketiga, disarankan penelitian kombinasi yang mengintegrasikan program aktivitas fisik dengan intervensi nutrisi sehat, misalnya diet rendah glikemik, untuk menilai sinergi kedua faktor dalam meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan kadar glukosa puasa pada populasi pekerja. Semua studi tersebut sebaiknya menggunakan ukuran objektif (misalnya akselerometer untuk aktivitas fisik dan pengukuran glukosa berulang) serta analisis multivariat untuk mengendalikan variabel demografis, sehingga hasilnya dapat memberikan bukti yang lebih kuat dan aplikatif bagi kebijakan kesehatan kerja..
<br>Penelitian ini menunjukkan adanya korelasi signifikan antara aktivitas fisik dan kadar glukosa darah puasa pada karyawan Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon, dimana arah korelasi negatif mengindikasikan bahwa peningkatan aktivitas fisik berhubungan dengan penurunan kadar glukosa puasa meskipun kekuatan korelasinya lemah.Temuan ini menegaskan bahwa aktivitas fisik merupakan salah satu faktor yang berkontribusi pada regulasi glukosa darah, namun tidak dapat dianggap sebagai satuAcsatunya penentu, sehingga perlu dipadukan dengan pendekatan gaya hidup menyeluruh.Oleh karena itu, disarankan dilakukan penelitian longitudinal untuk mengevaluasi efek jangka panjang aktivitas fisik terhadap regulasi glukosa darah serta memperkuat bukti mengenai peran aktivitas fisik dalam mengelola kadar glukosa puasa
<br>Kadar glukosa darah yang meningkat merupakan manifestasi awal ketidakseimbangan metabolik yang dapat memicu berkembangnya diabetes mellitus. Menurut International Diabetes Federation (IDF) pada tahun 2023, sekitar 537 juta orang di seluruh dunia mengalami diabetes, setara dengan hampir satu dari sepuluh orang dewasa. Aktivitas fisik berperan dalam meningkatkan respons insulin dan mendukung penurunan konsentrasi glukosa dalam sirkulasi. Mengingat variabilitas aktivitas fisik di antara karyawan, diperlukan penyelidikan hubungan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/3/glukosa-darah-aktivitas-fisik-manfaat-skrining-pua-thumb-8cc57.webp" type="image/webp" length="184338" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/glukosa-darah-aktivitas-fisik-manfaat-skrining-pua-thumb-8cc57.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/glukosa-darah-aktivitas-fisik-manfaat-skrining-pua-thumb-c683b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5415-ijhp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18346-international-journal-health-pharmaceutical-ijhp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Effect of Square Stepping Exercise on Daily Living Activity Balance and Risk of Falls in the Elderly ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effect of Square Stepping Exercise on Daily Living Activity Balance and Risk of Falls in the Elderly ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effect of Square Stepping Exercise on Daily Living Activity Balance and Risk of Falls in the Elderly ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55089-populasi-lansia-rumah-fungsi-sosial-pencega</link>
	<guid isPermaLink="false">d7e760e774bc23d88aca199ec03527ba</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 23:04:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ andre niljon ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot88 gacor ]]></category>
	<category><![CDATA[ gacor https ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andre,gacor,https,niljon,slot88]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi pengaruh program Square Stepping Exercise dengan durasi yang lebih panjang, misalnya delapan hingga dua belas minggu, terhadap peningkatan keseimbangan dan penurunan risiko jatuh pada lansia, sehingga dapat mengatasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effect of Square Stepping Exercise on Daily Living Activity, Balance and Risk of Falls in the Elderly: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi pengaruh program Square Stepping Exercise dengan durasi yang lebih panjang, misalnya delapan hingga dua belas minggu, terhadap peningkatan keseimbangan dan penurunan risiko jatuh pada lansia, sehingga dapat mengatasi keterbatasan durasi intervensi pada studi ini. Selain itu, diperlukan studi komparatif yang membandingkan efek SSE saja dengan kombinasi SSE dan latihan beban resistif, untuk mengetahui apakah penambahan beban meningkatkan kekuatan otot ekstremitas bawah dan memberikan perlindungan lebih efektif terhadap jatuh. Selanjutnya, penelitian dapat meneliti hubungan antara SSE dan fungsi kognitif serta kemampuan melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari pada kelompok lansia dengan tingkat sarkopenia yang beragam, sehingga dapat mengidentifikasi subAcpopulasi yang paling diuntungkan dari intervensi ini. Metode yang dapat digunakan meliputi desain randomized controlled trial dengan penilaian longitudinal menggunakan skala Berg Balance, Morse Fall Scale, serta tes kognitif seperti MMSE, untuk memastikan validitas hasil. Analisis data dapat dilakukan dengan model mixedAceffects untuk mengontrol variabel demografis dan tingkat keseriusan sarkopenia, sehingga memungkinkan generalisasi temuan ke populasi lansia yang lebih luas.. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat pengaruh Square Stepping Exercise terhadap aktivitas sehariAchari lansia pada kelompok intervensi, namun tidak terdapat pengaruh pada kelompok kontrol.Tidak terdapat pengaruh Square Stepping Exercise terhadap keseimbangan lansia pada kelompok intervensi maupun kontrol.Tidak terdapat pengaruh Square Stepping Exercise terhadap risiko jatuh lansia pada kelompok intervensi maupun kontrol Lansia sering mengalami penurunan kemandirian dalam aktivitas sehari-hari, keseimbangan, dan meningkatnya risiko jatuh. Masalah tersebut dapat dikelola dengan terapi non-farmakologis. Salah satu terapi non-farmakologis yang dapat diterapkan pada lansia adalah Square Stepping Exercise (SSE). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek SSE terhadap aktivitas sehari-hari, keseimbangan, dan risiko jatuh pada lansia. Desain studi menggunakan kuasiAceksperimen dengan kelompok kontrol praAcdan pascaAcintervensi, masingAcmasing 20 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling berturutActurut; variabel independen adalah SSE, sedangkan variabel dependen meliputi aktivitas sehari-hari, keseimbangan, dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/d/populasi-lansia-rumah-fungsi-sosial-pencegahan-jat-thumb-671cc.webp" title="JURIS - The Effect of Square Stepping Exercise on Daily Living Activity, Balance and Risk of Falls in the Elderly" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/populasi-lansia-rumah-fungsi-sosial-pencegahan-jat-thumb-671cc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/populasi-lansia-rumah-fungsi-sosial-pencegahan-jat-thumb-671cc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/populasi-lansia-rumah-fungsi-sosial-pencegahan-jat-thumb-671cc.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Square Stepping Exercise on Daily Living Activity, Balance and Risk of Falls in the Elderly" alt="JURIS - The Effect of Square Stepping Exercise on Daily Living Activity, Balance and Risk of Falls in the Elderly" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/populasi-lansia-rumah-fungsi-sosial-pencegahan-jat-thumb-11b56.webp" title="JURIS - The Effect of Square Stepping Exercise on Daily Living Activity, Balance and Risk of Falls in the Elderly" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/populasi-lansia-rumah-fungsi-sosial-pencegahan-jat-thumb-11b56.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/populasi-lansia-rumah-fungsi-sosial-pencegahan-jat-thumb-11b56.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/populasi-lansia-rumah-fungsi-sosial-pencegahan-jat-thumb-11b56.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Square Stepping Exercise on Daily Living Activity, Balance and Risk of Falls in the Elderly" alt="JURIS - The Effect of Square Stepping Exercise on Daily Living Activity, Balance and Risk of Falls in the Elderly" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55089-populasi-lansia-rumah-fungsi-sosial-pencega" title="JURIS - The Effect of Square Stepping Exercise on Daily Living Activity, Balance and Risk of Falls in the Elderly" target="_blank">The Effect of Square Stepping Exercise on Daily Living Activity, Balance and Risk of Falls in the Elderly</a>: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi pengaruh program Square Stepping Exercise dengan durasi yang lebih panjang, misalnya delapan hingga dua belas minggu, terhadap peningkatan keseimbangan dan penurunan risiko jatuh pada lansia, sehingga dapat mengatasi keterbatasan durasi intervensi pada studi ini. Selain itu, diperlukan studi komparatif yang membandingkan efek SSE saja dengan kombinasi SSE dan latihan beban resistif, untuk mengetahui apakah penambahan beban meningkatkan kekuatan otot ekstremitas bawah dan memberikan perlindungan lebih efektif terhadap jatuh. Selanjutnya, penelitian dapat meneliti hubungan antara SSE dan fungsi kognitif serta kemampuan melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari pada kelompok lansia dengan tingkat sarkopenia yang beragam, sehingga dapat mengidentifikasi subAcpopulasi yang paling diuntungkan dari intervensi ini. Metode yang dapat digunakan meliputi desain randomized controlled trial dengan penilaian longitudinal menggunakan skala Berg Balance, Morse Fall Scale, serta tes kognitif seperti MMSE, untuk memastikan validitas hasil. Analisis data dapat dilakukan dengan model mixedAceffects untuk mengontrol variabel demografis dan tingkat keseriusan sarkopenia, sehingga memungkinkan generalisasi temuan ke populasi lansia yang lebih luas..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, terdapat pengaruh Square Stepping Exercise terhadap aktivitas sehariAchari lansia pada kelompok intervensi, namun tidak terdapat pengaruh pada kelompok kontrol.Tidak terdapat pengaruh Square Stepping Exercise terhadap keseimbangan lansia pada kelompok intervensi maupun kontrol.Tidak terdapat pengaruh Square Stepping Exercise terhadap risiko jatuh lansia pada kelompok intervensi maupun kontrol
<br>Lansia sering mengalami penurunan kemandirian dalam aktivitas sehari-hari, keseimbangan, dan meningkatnya risiko jatuh. Masalah tersebut dapat dikelola dengan terapi non-farmakologis. Salah satu terapi non-farmakologis yang dapat diterapkan pada lansia adalah Square Stepping Exercise (SSE). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek SSE terhadap aktivitas sehari-hari, keseimbangan, dan risiko jatuh pada lansia. Desain studi menggunakan kuasiAceksperimen dengan kelompok kontrol praAcdan pascaAcintervensi, masingAcmasing 20 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling berturutActurut; variabel independen adalah SSE, sedangkan variabel dependen meliputi aktivitas sehari-hari, keseimbangan, dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/d/populasi-lansia-rumah-fungsi-sosial-pencegahan-jat-thumb-11b56.webp" type="image/webp" length="73622" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/populasi-lansia-rumah-fungsi-sosial-pencegahan-jat-thumb-671cc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/populasi-lansia-rumah-fungsi-sosial-pencegahan-jat-thumb-11b56.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5415-ijhp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18346-international-journal-health-pharmaceutical-ijhp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Use of Thoracic Trauma Severity Score TTSS Components and Systems in Predicting Mortality in Thoracic Trauma ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Use of Thoracic Trauma Severity Score TTSS Components and Systems in Predicting Mortality in Thoracic Trauma ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Use of Thoracic Trauma Severity Score TTSS Components and Systems in Predicting Mortality in Thoracic Trauma ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55087-cedera-otak-traumatis-pasien-fraktur-tulang-skor</link>
	<guid isPermaLink="false">d51ea24515f4f6c173813637fa393dc0</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 22:58:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ andre niljon ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot88 gacor ]]></category>
	<category><![CDATA[ gacor https ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andre,gacor,https,niljon,slot88]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi kinerja TTSS bila digabungkan dengan skor prognostik lain seperti TRISS atau SAPS dalam memprediksi mortalitas pada pasien trauma politerapik. Studi prospektif multicenter dengan sampel besar di berbagai rumah sakit ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Use of Thoracic Trauma Severity Score (TTSS) Components and Systems in Predicting Mortality in Thoracic Trauma: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi kinerja TTSS bila digabungkan dengan skor prognostik lain seperti TRISS atau SAPS dalam memprediksi mortalitas pada pasien trauma politerapik. Studi prospektif multicenter dengan sampel besar di berbagai rumah sakit di Indonesia diperlukan untuk menentukan ambang batas TTSS yang optimal bagi populasi berbeda, termasuk kelompok usia lanjut. Analisis subAckelompok dapat meneliti pengaruh komponen individual TTSS, khususnya kontusi paru dan rasio PaOCC/FiOCC, terhadap outcome pada pasien dengan cedera tambahan seperti cedera otak atau abdomen. Penelitian dapat mengembangkan model prediksi berbasis mesin belajar yang mengintegrasikan TTSS dan variabel klinis lain untuk meningkatkan akurasi prediksi mortalitas. Evaluasi implementasi klinis TTSS dalam protokol triase di unit gawat darurat dengan sumber daya terbatas dapat menilai dampaknya terhadap waktu intervensi dan hasil pasien. Kajian kualitatif dapat mengeksplorasi persepsi tenaga medis terhadap kegunaan TTSS dan hambatan penerapannya di lingkungan rumah sakit. Penelitian dapat membandingkan efektivitas penggunaan TTSS versus skor tradisional dalam mengarahkan keputusan tentang kebutuhan rawat intensif. Akhirnya, uji coba intervensi berbasis TTSS yang menyesuaikan strategi manajemen awal dapat menilai apakah pendekatan ini mengurangi mortalitas dan lama rawat inap.. Thoracic Trauma Severity Score (TTSS) menunjukkan kinerja prediktif yang baik untuk mortalitas inAchospital pada pasien trauma toraks, dengan area di bawah kurva ROC sekitar 0,80, sensitivitas tinggi (91%), dan spesifisitas sedang (50%).Nilai TTSS yang lebih tinggi secara signifikan berhubungan dengan peningkatan mortalitas serta kebutuhan rawat intensif, menegaskan kegunaannya sebagai alat stratifikasi risiko dini.Meskipun terbatas pada desain retrospektif, pusat tunggal, dan sampel kecil, temuan ini mendukung penerapan klinis TTSS, namun diperlukan studi prospektif multicenter dengan ukuran sampel lebih besar untuk memvalidasi ambang batas populasiAcspesifik dan integrasi dengan skor trauma lainnya Trauma toraks memberikan kontribusi signifikan terhadap mortalitas global, sehingga diperlukan stratifikasi risiko dini untuk memandu penanganan. Thoracic Trauma Severity Score (TTSS) mengintegrasikan parameter anatomi dan fisiologis untuk memprediksi hasil, namun data validasi dari populasi Asia Tenggara masih terbatas. Studi retrospektif kohort ini meliputi 77 pasien trauma toraks yang dirawat di Rumah Sakit Umum Prof. Dr. R.D. Kandou, Manado, antara 2021Ae2023. TTSS dihitung berdasarkan usia, rasio PaOCC/FiOCC, jumlah fraktur tulang rusuk, kontusi paru, dan keterlibatan pleura. Outcome utama adalah mortalitas di rumah sakit. Analisis statistik meliputi perbandingan bivariat, analisis survival... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/8/cedera-otak-traumatis-pasien-fraktur-tulang-skor-t-thumb-abf41.webp" title="JURIS - Use of Thoracic Trauma Severity Score (TTSS) Components and Systems in Predicting Mortality in Thoracic Trauma" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/cedera-otak-traumatis-pasien-fraktur-tulang-skor-t-thumb-abf41.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/cedera-otak-traumatis-pasien-fraktur-tulang-skor-t-thumb-abf41.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/cedera-otak-traumatis-pasien-fraktur-tulang-skor-t-thumb-abf41.webp 1x" title="JURIS - Use of Thoracic Trauma Severity Score (TTSS) Components and Systems in Predicting Mortality in Thoracic Trauma" alt="JURIS - Use of Thoracic Trauma Severity Score (TTSS) Components and Systems in Predicting Mortality in Thoracic Trauma" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/8/cedera-otak-traumatis-pasien-fraktur-tulang-skor-t-thumb-1bbbd.webp" title="JURIS - Use of Thoracic Trauma Severity Score (TTSS) Components and Systems in Predicting Mortality in Thoracic Trauma" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/cedera-otak-traumatis-pasien-fraktur-tulang-skor-t-thumb-1bbbd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/cedera-otak-traumatis-pasien-fraktur-tulang-skor-t-thumb-1bbbd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/cedera-otak-traumatis-pasien-fraktur-tulang-skor-t-thumb-1bbbd.webp 1x" title="JURIS - Use of Thoracic Trauma Severity Score (TTSS) Components and Systems in Predicting Mortality in Thoracic Trauma" alt="JURIS - Use of Thoracic Trauma Severity Score (TTSS) Components and Systems in Predicting Mortality in Thoracic Trauma" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/8/cedera-otak-traumatis-pasien-fraktur-tulang-skor-t-thumb-efb5a.webp" title="JURIS - Use of Thoracic Trauma Severity Score (TTSS) Components and Systems in Predicting Mortality in Thoracic Trauma" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/cedera-otak-traumatis-pasien-fraktur-tulang-skor-t-thumb-efb5a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/cedera-otak-traumatis-pasien-fraktur-tulang-skor-t-thumb-efb5a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/cedera-otak-traumatis-pasien-fraktur-tulang-skor-t-thumb-efb5a.webp 1x" title="JURIS - Use of Thoracic Trauma Severity Score (TTSS) Components and Systems in Predicting Mortality in Thoracic Trauma" alt="JURIS - Use of Thoracic Trauma Severity Score (TTSS) Components and Systems in Predicting Mortality in Thoracic Trauma" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55087-cedera-otak-traumatis-pasien-fraktur-tulang-skor" title="JURIS - Use of Thoracic Trauma Severity Score (TTSS) Components and Systems in Predicting Mortality in Thoracic Trauma" target="_blank">Use of Thoracic Trauma Severity Score (TTSS) Components and Systems in Predicting Mortality in Thoracic Trauma</a>: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi kinerja TTSS bila digabungkan dengan skor prognostik lain seperti TRISS atau SAPS dalam memprediksi mortalitas pada pasien trauma politerapik. Studi prospektif multicenter dengan sampel besar di berbagai rumah sakit di Indonesia diperlukan untuk menentukan ambang batas TTSS yang optimal bagi populasi berbeda, termasuk kelompok usia lanjut. Analisis subAckelompok dapat meneliti pengaruh komponen individual TTSS, khususnya kontusi paru dan rasio PaOCC/FiOCC, terhadap outcome pada pasien dengan cedera tambahan seperti cedera otak atau abdomen. Penelitian dapat mengembangkan model prediksi berbasis mesin belajar yang mengintegrasikan TTSS dan variabel klinis lain untuk meningkatkan akurasi prediksi mortalitas. Evaluasi implementasi klinis TTSS dalam protokol triase di unit gawat darurat dengan sumber daya terbatas dapat menilai dampaknya terhadap waktu intervensi dan hasil pasien. Kajian kualitatif dapat mengeksplorasi persepsi tenaga medis terhadap kegunaan TTSS dan hambatan penerapannya di lingkungan rumah sakit. Penelitian dapat membandingkan efektivitas penggunaan TTSS versus skor tradisional dalam mengarahkan keputusan tentang kebutuhan rawat intensif. Akhirnya, uji coba intervensi berbasis TTSS yang menyesuaikan strategi manajemen awal dapat menilai apakah pendekatan ini mengurangi mortalitas dan lama rawat inap..
<br>Thoracic Trauma Severity Score (TTSS) menunjukkan kinerja prediktif yang baik untuk mortalitas inAchospital pada pasien trauma toraks, dengan area di bawah kurva ROC sekitar 0,80, sensitivitas tinggi (91%), dan spesifisitas sedang (50%).Nilai TTSS yang lebih tinggi secara signifikan berhubungan dengan peningkatan mortalitas serta kebutuhan rawat intensif, menegaskan kegunaannya sebagai alat stratifikasi risiko dini.Meskipun terbatas pada desain retrospektif, pusat tunggal, dan sampel kecil, temuan ini mendukung penerapan klinis TTSS, namun diperlukan studi prospektif multicenter dengan ukuran sampel lebih besar untuk memvalidasi ambang batas populasiAcspesifik dan integrasi dengan skor trauma lainnya
<br>Trauma toraks memberikan kontribusi signifikan terhadap mortalitas global, sehingga diperlukan stratifikasi risiko dini untuk memandu penanganan. Thoracic Trauma Severity Score (TTSS) mengintegrasikan parameter anatomi dan fisiologis untuk memprediksi hasil, namun data validasi dari populasi Asia Tenggara masih terbatas. Studi retrospektif kohort ini meliputi 77 pasien trauma toraks yang dirawat di Rumah Sakit Umum Prof. Dr. R.D. Kandou, Manado, antara 2021Ae2023. TTSS dihitung berdasarkan usia, rasio PaOCC/FiOCC, jumlah fraktur tulang rusuk, kontusi paru, dan keterlibatan pleura. Outcome utama adalah mortalitas di rumah sakit. Analisis statistik meliputi perbandingan bivariat, analisis survival...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/8/cedera-otak-traumatis-pasien-fraktur-tulang-skor-t-thumb-efb5a.webp" type="image/webp" length="168186" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/cedera-otak-traumatis-pasien-fraktur-tulang-skor-t-thumb-abf41.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/cedera-otak-traumatis-pasien-fraktur-tulang-skor-t-thumb-1bbbd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/cedera-otak-traumatis-pasien-fraktur-tulang-skor-t-thumb-efb5a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5415-ijhp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18346-international-journal-health-pharmaceutical-ijhp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Spiritualitas Tubuh Sebagai Ekspresi Teologi Lokal Melalui Pemujaan Dewa Dewi dan Praktik Kebugaran dalam Rukmini Tattwa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Spiritualitas Tubuh Sebagai Ekspresi Teologi Lokal Melalui Pemujaan Dewa Dewi dan Praktik Kebugaran dalam Rukmini Tattwa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Spiritualitas Tubuh Sebagai Ekspresi Teologi Lokal Melalui Pemujaan Dewa Dewi dan Praktik Kebugaran dalam Rukmini Tattwa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55070-spiritualitas-tubuh-praktik-keagamaan-digital-prak</link>
	<guid isPermaLink="false">eb2cc7b3990e11a07a5dd4ea94ff863c</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 22:36:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ putu gelgel ]]></category>
	<category><![CDATA[ kadek surpi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gelgel,kadek,putu,surpi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lapangan yang menguji secara kuantitatif pengaruh praktik yoga dan ritual kebugaran yang diuraikan dalam Rukmini Tattwa terhadap kesehatan fisik dan psikologis masyarakat Bali dapat memberikan bukti empiris tentang manfaat spiritualAcfisik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Spiritualitas Tubuh Sebagai Ekspresi Teologi Lokal Melalui Pemujaan Dewa-Dewi dan Praktik Kebugaran dalam Rukmini Tattwa: Penelitian lapangan yang menguji secara kuantitatif pengaruh praktik yoga dan ritual kebugaran yang diuraikan dalam Rukmini Tattwa terhadap kesehatan fisik dan psikologis masyarakat Bali dapat memberikan bukti empiris tentang manfaat spiritualAcfisik yang disebutkan dalam kajian ini. Selanjutnya, studi komparatif teksActeks keagamaan Bali lainnya, seperti Bhakti Tattwa atau Sang Hyang Widhi, dapat mengidentifikasi perbedaan atau persamaan dalam konsep spiritualitas tubuh, sehingga memperluas pemahaman tentang variasi teologi lokal yang belum banyak dieksplorasi. Penelitian etnografis jangka panjang yang menelusuri peran gender dalam praktik perawatan tubuhAimisalnya penggunaan ramuan herbal untuk meningkatkan kebugaran pria versus wanitaAiakan memperjelas bagaimana nilaiAcnilai maskulinAcfeminin terwujud dalam ritual sehariAchari. Akhirnya, eksperimentasi laboratorium yang menguji efek farmakologis bahanAcbahan alami yang disebutkan dalam Rukmini Tattwa, seperti jahe hitam atau minyak wijen, terhadap parameter kesehatan tertentu dapat menvalidasi klaim tradisional dan membuka jalan bagi integrasi ilmu modern dengan warisan budaya.. Teologi lokal Hindu Bali melalui Rukmini Tattwa memaknai tubuh sebagai ruang sakral dan wahana spiritual untuk praktik keagamaan serta pencapaian kesucian.DewaAcDewi lokal berperan sebagai representasi energi ilahi dalam tubuh, sehingga kebugaran fisik sekaligus menjaga keselarasan energi kosmis.Rukmini Tattwa menyajikan model teologi tubuh yang mengintegrasikan kesehatan jasmani dan spiritualitas menuju pembebasan sejati, membuka peluang penelitian lanjutan tentang hubungan tubuh, kebugaran, dan spiritualitas Tubuh dalam tradisi Hindu Bali tidak hanya dipahami sebagai entitas biologis, tetapi juga sebagai ruang sakral yang merefleksikan relasi manusia dengan kekuatan ilahi. Rukmini Tattwa sebagai salah satu teks penting memuat ajaran tentang kesucian tubuh, pemujaan dewa-dewi, dan praktik kebugaran yang berpadu dengan disiplin spiritual sebagai jalan menuju penyatuan dengan Tuhan. Penelitian ini bertujuan mengungkap bagaimana spiritualitas tubuh dan praktik kebugaran diekspresikan sebagai bagian dari teologi lokal Hindu... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/3/spiritualitas-tubuh-praktik-keagamaan-digital-ritu-thumb-d3fe0.webp" title="JURIS - Spiritualitas Tubuh Sebagai Ekspresi Teologi Lokal Melalui Pemujaan Dewa-Dewi dan Praktik Kebugaran dalam Rukmini Tattwa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/spiritualitas-tubuh-praktik-keagamaan-digital-ritu-thumb-d3fe0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/spiritualitas-tubuh-praktik-keagamaan-digital-ritu-thumb-d3fe0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/spiritualitas-tubuh-praktik-keagamaan-digital-ritu-thumb-d3fe0.webp 1x" title="JURIS - Spiritualitas Tubuh Sebagai Ekspresi Teologi Lokal Melalui Pemujaan Dewa-Dewi dan Praktik Kebugaran dalam Rukmini Tattwa" alt="JURIS - Spiritualitas Tubuh Sebagai Ekspresi Teologi Lokal Melalui Pemujaan Dewa-Dewi dan Praktik Kebugaran dalam Rukmini Tattwa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/3/spiritualitas-tubuh-praktik-keagamaan-digital-ritu-thumb-ff5a4.webp" title="JURIS - Spiritualitas Tubuh Sebagai Ekspresi Teologi Lokal Melalui Pemujaan Dewa-Dewi dan Praktik Kebugaran dalam Rukmini Tattwa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/spiritualitas-tubuh-praktik-keagamaan-digital-ritu-thumb-ff5a4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/spiritualitas-tubuh-praktik-keagamaan-digital-ritu-thumb-ff5a4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/spiritualitas-tubuh-praktik-keagamaan-digital-ritu-thumb-ff5a4.webp 1x" title="JURIS - Spiritualitas Tubuh Sebagai Ekspresi Teologi Lokal Melalui Pemujaan Dewa-Dewi dan Praktik Kebugaran dalam Rukmini Tattwa" alt="JURIS - Spiritualitas Tubuh Sebagai Ekspresi Teologi Lokal Melalui Pemujaan Dewa-Dewi dan Praktik Kebugaran dalam Rukmini Tattwa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/3/spiritualitas-tubuh-praktik-keagamaan-digital-ritu-thumb-51b32.webp" title="JURIS - Spiritualitas Tubuh Sebagai Ekspresi Teologi Lokal Melalui Pemujaan Dewa-Dewi dan Praktik Kebugaran dalam Rukmini Tattwa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/spiritualitas-tubuh-praktik-keagamaan-digital-ritu-thumb-51b32.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/spiritualitas-tubuh-praktik-keagamaan-digital-ritu-thumb-51b32.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/spiritualitas-tubuh-praktik-keagamaan-digital-ritu-thumb-51b32.webp 1x" title="JURIS - Spiritualitas Tubuh Sebagai Ekspresi Teologi Lokal Melalui Pemujaan Dewa-Dewi dan Praktik Kebugaran dalam Rukmini Tattwa" alt="JURIS - Spiritualitas Tubuh Sebagai Ekspresi Teologi Lokal Melalui Pemujaan Dewa-Dewi dan Praktik Kebugaran dalam Rukmini Tattwa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55070-spiritualitas-tubuh-praktik-keagamaan-digital-prak" title="JURIS - Spiritualitas Tubuh Sebagai Ekspresi Teologi Lokal Melalui Pemujaan Dewa-Dewi dan Praktik Kebugaran dalam Rukmini Tattwa" target="_blank">Spiritualitas Tubuh Sebagai Ekspresi Teologi Lokal Melalui Pemujaan Dewa-Dewi dan Praktik Kebugaran dalam Rukmini Tattwa</a>: Penelitian lapangan yang menguji secara kuantitatif pengaruh praktik yoga dan ritual kebugaran yang diuraikan dalam Rukmini Tattwa terhadap kesehatan fisik dan psikologis masyarakat Bali dapat memberikan bukti empiris tentang manfaat spiritualAcfisik yang disebutkan dalam kajian ini. Selanjutnya, studi komparatif teksActeks keagamaan Bali lainnya, seperti Bhakti Tattwa atau Sang Hyang Widhi, dapat mengidentifikasi perbedaan atau persamaan dalam konsep spiritualitas tubuh, sehingga memperluas pemahaman tentang variasi teologi lokal yang belum banyak dieksplorasi. Penelitian etnografis jangka panjang yang menelusuri peran gender dalam praktik perawatan tubuhAimisalnya penggunaan ramuan herbal untuk meningkatkan kebugaran pria versus wanitaAiakan memperjelas bagaimana nilaiAcnilai maskulinAcfeminin terwujud dalam ritual sehariAchari. Akhirnya, eksperimentasi laboratorium yang menguji efek farmakologis bahanAcbahan alami yang disebutkan dalam Rukmini Tattwa, seperti jahe hitam atau minyak wijen, terhadap parameter kesehatan tertentu dapat menvalidasi klaim tradisional dan membuka jalan bagi integrasi ilmu modern dengan warisan budaya..
<br>Teologi lokal Hindu Bali melalui Rukmini Tattwa memaknai tubuh sebagai ruang sakral dan wahana spiritual untuk praktik keagamaan serta pencapaian kesucian.DewaAcDewi lokal berperan sebagai representasi energi ilahi dalam tubuh, sehingga kebugaran fisik sekaligus menjaga keselarasan energi kosmis.Rukmini Tattwa menyajikan model teologi tubuh yang mengintegrasikan kesehatan jasmani dan spiritualitas menuju pembebasan sejati, membuka peluang penelitian lanjutan tentang hubungan tubuh, kebugaran, dan spiritualitas
<br>Tubuh dalam tradisi Hindu Bali tidak hanya dipahami sebagai entitas biologis, tetapi juga sebagai ruang sakral yang merefleksikan relasi manusia dengan kekuatan ilahi. Rukmini Tattwa sebagai salah satu teks penting memuat ajaran tentang kesucian tubuh, pemujaan dewa-dewi, dan praktik kebugaran yang berpadu dengan disiplin spiritual sebagai jalan menuju penyatuan dengan Tuhan. Penelitian ini bertujuan mengungkap bagaimana spiritualitas tubuh dan praktik kebugaran diekspresikan sebagai bagian dari teologi lokal Hindu...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/3/spiritualitas-tubuh-praktik-keagamaan-digital-ritu-thumb-51b32.webp" type="image/webp" length="106336" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/spiritualitas-tubuh-praktik-keagamaan-digital-ritu-thumb-d3fe0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/spiritualitas-tubuh-praktik-keagamaan-digital-ritu-thumb-ff5a4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/spiritualitas-tubuh-praktik-keagamaan-digital-ritu-thumb-51b32.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1121-penerbit.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10404-jurnal-penelitian-agama-hindu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Relationship Between Internal Locus of Control And Cyberloafing Behavior Among Students At Universitas Negeri Padang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Relationship Between Internal Locus of Control And Cyberloafing Behavior Among Students At Universitas Negeri Padang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Relationship Between Internal Locus of Control And Cyberloafing Behavior Among Students At Universitas Negeri Padang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55090-mahasiswa-universitas-bina-nusantara-populasi-maha</link>
	<guid isPermaLink="false">78115b6b5a3cdd630fb8986aee991880</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 22:32:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ andre niljon ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot88 gacor ]]></category>
	<category><![CDATA[ gacor https ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andre,gacor,https,niljon,slot88]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana faktor moderasi seperti tingkat stres akademik mempengaruhi hubungan antara locus of control internal dan cyberloafing pada mahasiswa, sehingga dapat menjawab pertanyaan: apakah stres akademik memperkuat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Relationship Between Internal Locus of Control And Cyberloafing Behavior Among Students At Universitas Negeri Padang: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana faktor moderasi seperti tingkat stres akademik mempengaruhi hubungan antara locus of control internal dan cyberloafing pada mahasiswa, sehingga dapat menjawab pertanyaan: apakah stres akademik memperkuat atau melemahkan pengaruh locus of control internal terhadap perilaku cyberloafing? Selanjutnya, diperlukan studi komparatif lintas universitas untuk mengevaluasi apakah temuan yang sama berlaku pada populasi mahasiswa di institusi lain dengan karakteristik demografis dan budaya yang berbeda, dengan pertanyaan penelitian: bagaimana variasi konteks institusional mempengaruhi hubungan antara locus of control internal dan cyberloafing? Akhirnya, penelitian longitudinal dapat menguji perubahan perilaku cyberloafing seiring waktu dan mengidentifikasi apakah intervensi pelatihan selfAcregulation dapat secara efektif mengurangi cyberloafing pada mahasiswa yang memiliki locus of control internal tinggi, sehingga menjawab: apakah program pengembangan selfAcregulation dapat menurunkan frekuensi cyberloafing pada mahasiswa dengan kontrol internal yang kuat?. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat locus of control internal dan perilaku cyberloafing pada mahasiswa Universitas Negeri Padang sebagian besar berada pada kategori sedang.Selain itu, penelitian ini menemukan adanya hubungan positif yang signifikan antara locus of control internal dan perilaku cyberloafing, sebagaimana ditunjukkan oleh koefisien korelasi sebesar 0,221 dengan nilai signifikansi 0,002.Temuan tersebut menyiratkan bahwa semakin tinggi tingkat kontrol internal, semakin besar kemungkinan mahasiswa melakukan perilaku cyberloafing Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara locus of control internal dengan perilaku cyberloafing pada mahasiswa Universitas Negeri Padang. Pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional diterapkan, melibatkan 202 responden yang dipilih melalui teknik quota sampling. Karena data tidak berdistribusi normal dan tidak linear, analisis dilakukan menggunakan uji statistik nonAcparametrik SpearmanAos rho. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara locus of control internal dan perilaku cyberloafing, yang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/5/mahasiswa-universitas-bina-nusantara-populasi-stmi-thumb-b5bff.webp" title="JURIS - The Relationship Between Internal Locus of Control And Cyberloafing Behavior Among Students At Universitas Negeri Padang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/mahasiswa-universitas-bina-nusantara-populasi-stmi-thumb-b5bff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/mahasiswa-universitas-bina-nusantara-populasi-stmi-thumb-b5bff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/mahasiswa-universitas-bina-nusantara-populasi-stmi-thumb-b5bff.webp 1x" title="JURIS - The Relationship Between Internal Locus of Control And Cyberloafing Behavior Among Students At Universitas Negeri Padang" alt="JURIS - The Relationship Between Internal Locus of Control And Cyberloafing Behavior Among Students At Universitas Negeri Padang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/5/mahasiswa-universitas-bina-nusantara-populasi-stmi-thumb-83134.webp" title="JURIS - The Relationship Between Internal Locus of Control And Cyberloafing Behavior Among Students At Universitas Negeri Padang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/mahasiswa-universitas-bina-nusantara-populasi-stmi-thumb-83134.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/mahasiswa-universitas-bina-nusantara-populasi-stmi-thumb-83134.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/mahasiswa-universitas-bina-nusantara-populasi-stmi-thumb-83134.webp 1x" title="JURIS - The Relationship Between Internal Locus of Control And Cyberloafing Behavior Among Students At Universitas Negeri Padang" alt="JURIS - The Relationship Between Internal Locus of Control And Cyberloafing Behavior Among Students At Universitas Negeri Padang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/5/mahasiswa-universitas-bina-nusantara-populasi-stmi-thumb-c5aa8.webp" title="JURIS - The Relationship Between Internal Locus of Control And Cyberloafing Behavior Among Students At Universitas Negeri Padang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/mahasiswa-universitas-bina-nusantara-populasi-stmi-thumb-c5aa8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/mahasiswa-universitas-bina-nusantara-populasi-stmi-thumb-c5aa8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/mahasiswa-universitas-bina-nusantara-populasi-stmi-thumb-c5aa8.webp 1x" title="JURIS - The Relationship Between Internal Locus of Control And Cyberloafing Behavior Among Students At Universitas Negeri Padang" alt="JURIS - The Relationship Between Internal Locus of Control And Cyberloafing Behavior Among Students At Universitas Negeri Padang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55090-mahasiswa-universitas-bina-nusantara-populasi-maha" title="JURIS - The Relationship Between Internal Locus of Control And Cyberloafing Behavior Among Students At Universitas Negeri Padang" target="_blank">The Relationship Between Internal Locus of Control And Cyberloafing Behavior Among Students At Universitas Negeri Padang</a>: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana faktor moderasi seperti tingkat stres akademik mempengaruhi hubungan antara locus of control internal dan cyberloafing pada mahasiswa, sehingga dapat menjawab pertanyaan: apakah stres akademik memperkuat atau melemahkan pengaruh locus of control internal terhadap perilaku cyberloafing? Selanjutnya, diperlukan studi komparatif lintas universitas untuk mengevaluasi apakah temuan yang sama berlaku pada populasi mahasiswa di institusi lain dengan karakteristik demografis dan budaya yang berbeda, dengan pertanyaan penelitian: bagaimana variasi konteks institusional mempengaruhi hubungan antara locus of control internal dan cyberloafing? Akhirnya, penelitian longitudinal dapat menguji perubahan perilaku cyberloafing seiring waktu dan mengidentifikasi apakah intervensi pelatihan selfAcregulation dapat secara efektif mengurangi cyberloafing pada mahasiswa yang memiliki locus of control internal tinggi, sehingga menjawab: apakah program pengembangan selfAcregulation dapat menurunkan frekuensi cyberloafing pada mahasiswa dengan kontrol internal yang kuat?.
<br>Berdasarkan hasil penelitian, tingkat locus of control internal dan perilaku cyberloafing pada mahasiswa Universitas Negeri Padang sebagian besar berada pada kategori sedang.Selain itu, penelitian ini menemukan adanya hubungan positif yang signifikan antara locus of control internal dan perilaku cyberloafing, sebagaimana ditunjukkan oleh koefisien korelasi sebesar 0,221 dengan nilai signifikansi 0,002.Temuan tersebut menyiratkan bahwa semakin tinggi tingkat kontrol internal, semakin besar kemungkinan mahasiswa melakukan perilaku cyberloafing
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara locus of control internal dengan perilaku cyberloafing pada mahasiswa Universitas Negeri Padang. Pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional diterapkan, melibatkan 202 responden yang dipilih melalui teknik quota sampling. Karena data tidak berdistribusi normal dan tidak linear, analisis dilakukan menggunakan uji statistik nonAcparametrik SpearmanAos rho. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara locus of control internal dan perilaku cyberloafing, yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/5/mahasiswa-universitas-bina-nusantara-populasi-stmi-thumb-b5bff.webp" type="image/webp" length="103496" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/mahasiswa-universitas-bina-nusantara-populasi-stmi-thumb-b5bff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/mahasiswa-universitas-bina-nusantara-populasi-stmi-thumb-83134.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/mahasiswa-universitas-bina-nusantara-populasi-stmi-thumb-c5aa8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5415-ijhp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18346-international-journal-health-pharmaceutical-ijhp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Danau Toba sebagai Ruang Moderasi Beragama dan Teologi Pariwisata dalam Perspektif Hermeneutika Biblika ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Danau Toba sebagai Ruang Moderasi Beragama dan Teologi Pariwisata dalam Perspektif Hermeneutika Biblika ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Danau Toba sebagai Ruang Moderasi Beragama dan Teologi Pariwisata dalam Perspektif Hermeneutika Biblika ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55073-ruang-dialog-epistemik-pengembangan-pariwisata-wis</link>
	<guid isPermaLink="false">5716386ffc3043ff107ede100fce3498</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 22:22:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ putu gelgel ]]></category>
	<category><![CDATA[ kadek surpi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gelgel,kadek,putu,surpi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah sebagai berikut:1. Mengembangkan program liturgi dan pastoral berbasis alam yang diinspirasi oleh pendidikan spiritual ekologis. Program ini dapat mencakup kegiatan-kegiatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Danau Toba sebagai Ruang Moderasi Beragama dan Teologi Pariwisata dalam Perspektif Hermeneutika Biblika: Berdasarkan hasil penelitian, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah sebagai berikut:1. Mengembangkan program liturgi dan pastoral berbasis alam yang diinspirasi oleh pendidikan spiritual ekologis. Program ini dapat mencakup kegiatan-kegiatan seperti retret eko-spiritual, ziarah ke tempat-tempat bersejarah, dan pelayanan ibadah di lokasi wisata. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kesadaran jemaat terhadap kehadiran ilahi dalam ciptaan dan menumbuhkan tanggung jawab iman terhadap pelestarian lingkungan hidup.2. Memperkuat peran lembaga keagamaan sebagai penjaga budaya dan lingkungan melalui praktik pariwisata spiritual yang berkelanjutan. Hal ini dapat dilakukan dengan mempromosikan bentuk-bentuk pariwisata yang etis, ekologis, dan spiritual, serta bekerja sama dengan pemerintah, komunitas adat, dan operator pariwisata untuk memastikan bahwa pariwisata di kawasan Danau Toba tidak hanya berdampak ekonomi, tetapi juga memiliki nilai religius dan ekologis yang mendalam bagi generasi mendatang.3. Melakukan penelitian lebih lanjut tentang integrasi spiritualitas, pelestarian lingkungan, dan pewarisan budaya dalam pariwisata. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana pariwisata spiritual dapat menjadi sarana transformasi sosial yang efektif, menciptakan ruang toleransi dan moderasi beragama yang memperkuat kohesi sosial. Selain itu, penelitian ini juga dapat mengeksplorasi bagaimana pariwisata dapat menjadi wahana refleksi iman dan rekonsiliasi antaragama, serta bagaimana konsep teologi pariwisata dapat diterapkan dalam kajian teologi kontekstual.. Penelitian ini menghasilkan dua temuan utama yang saling melengkapi.Pertama, alam sebagai wahyu ilahi menjadi panggilan teologis bagi umat manusia untuk bermeditasi dan merefleksikan kehadiran Tuhan melalui ciptaan-Nya.Dalam perspektif Mazmur 19, ciptaan tidak hanya menunjukkan kebesaran Allah, tetapi juga berfungsi sebagai media spiritual yang memungkinkan setiap individu memperdalam relasi dengan Sang Pencipta.Kedua, pariwisata spiritual tidak sekadar merupakan aktivitas rekreasi, tetapi dapat menjadi sarana transformasi sosial yang menekankan pentingnya toleransi, harmoni, dan dialog antaragama.Dalam konteks ini, pariwisata memiliki potensi untuk memperkuat kohesi sosial dan menciptakan ruang komunikasi yang inklusif, terutama di wilayah yang kaya akan pluralitas budaya dan agama seperti kawasan Danau Toba.Berdasarkan temuan tersebut, terdapat dua rekomendasi utama.Pertama, gereja, khususnya HKBP, perlu mengembangkan program liturgi dan pastoral berbasis alam yang diinspirasi oleh pendidikan spiritual ekologis.Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran jemaat terhadap kehadiran ilahi dalam ciptaan serta menumbuhkan tanggung jawab iman terhadap pelestarian lingkungan hidup.Kedua, lembaga keagamaan dapat memainkan peran strategis dalam menjaga kelestarian alam dan budaya lokal melalui pengembangan konsep pariwisata spiritual berkelanjutan.Pendekatan ini mengintegrasikan dimensi spiritualitas, pelestarian lingkungan, dan pewarisan budaya, sehingga pariwisata tidak hanya berdampak ekonomi, tetapi juga memiliki nilai religius dan ekologis yang mendalam bagi generasi mendatang Dalam satu dekade terakhir, pengembangan pariwisata di kawasan Danau Toba mengalami lonjakan signifikan. Namun, perlu dicermati bahwa proses ini kerap mengabaikan kearifan lokal, keberlanjutan ekologis, serta akar spiritual komunitas setempat. Padahal, Danau Toba bukan sekadar destinasi wisata alam, melainkan ruang hidup yang sarat makna budaya dan religius. Lanskapnya yang megah memiliki potensi besar sebagai ruang dialog antaragama dan antarbudaya, bahkan dapat dimaknai sebagai kitab suci kosmis yang menyuarakan harmoni dan keterbukaan spiritual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menggambarkan bagaimana Danau Toba dapat diperkuat sebagai ruang dialog lintas agama dan budaya, serta menganalisis bagaimana Gereja... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/f/ruang-dialog-epistemik-pengembangan-pariwisata-wis-thumb-77182.webp" title="JURIS - Danau Toba sebagai Ruang Moderasi Beragama dan Teologi Pariwisata dalam Perspektif Hermeneutika Biblika" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/ruang-dialog-epistemik-pengembangan-pariwisata-wis-thumb-77182.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/ruang-dialog-epistemik-pengembangan-pariwisata-wis-thumb-77182.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/ruang-dialog-epistemik-pengembangan-pariwisata-wis-thumb-77182.webp 1x" title="JURIS - Danau Toba sebagai Ruang Moderasi Beragama dan Teologi Pariwisata dalam Perspektif Hermeneutika Biblika" alt="JURIS - Danau Toba sebagai Ruang Moderasi Beragama dan Teologi Pariwisata dalam Perspektif Hermeneutika Biblika" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/ruang-dialog-epistemik-pengembangan-pariwisata-wis-thumb-034a6.webp" title="JURIS - Danau Toba sebagai Ruang Moderasi Beragama dan Teologi Pariwisata dalam Perspektif Hermeneutika Biblika" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/ruang-dialog-epistemik-pengembangan-pariwisata-wis-thumb-034a6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/ruang-dialog-epistemik-pengembangan-pariwisata-wis-thumb-034a6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/ruang-dialog-epistemik-pengembangan-pariwisata-wis-thumb-034a6.webp 1x" title="JURIS - Danau Toba sebagai Ruang Moderasi Beragama dan Teologi Pariwisata dalam Perspektif Hermeneutika Biblika" alt="JURIS - Danau Toba sebagai Ruang Moderasi Beragama dan Teologi Pariwisata dalam Perspektif Hermeneutika Biblika" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/ruang-dialog-epistemik-pengembangan-pariwisata-wis-thumb-21860.webp" title="JURIS - Danau Toba sebagai Ruang Moderasi Beragama dan Teologi Pariwisata dalam Perspektif Hermeneutika Biblika" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/ruang-dialog-epistemik-pengembangan-pariwisata-wis-thumb-21860.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/ruang-dialog-epistemik-pengembangan-pariwisata-wis-thumb-21860.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/ruang-dialog-epistemik-pengembangan-pariwisata-wis-thumb-21860.webp 1x" title="JURIS - Danau Toba sebagai Ruang Moderasi Beragama dan Teologi Pariwisata dalam Perspektif Hermeneutika Biblika" alt="JURIS - Danau Toba sebagai Ruang Moderasi Beragama dan Teologi Pariwisata dalam Perspektif Hermeneutika Biblika" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55073-ruang-dialog-epistemik-pengembangan-pariwisata-wis" title="JURIS - Danau Toba sebagai Ruang Moderasi Beragama dan Teologi Pariwisata dalam Perspektif Hermeneutika Biblika" target="_blank">Danau Toba sebagai Ruang Moderasi Beragama dan Teologi Pariwisata dalam Perspektif Hermeneutika Biblika</a>: Berdasarkan hasil penelitian, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah sebagai berikut:1. Mengembangkan program liturgi dan pastoral berbasis alam yang diinspirasi oleh pendidikan spiritual ekologis. Program ini dapat mencakup kegiatan-kegiatan seperti retret eko-spiritual, ziarah ke tempat-tempat bersejarah, dan pelayanan ibadah di lokasi wisata. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kesadaran jemaat terhadap kehadiran ilahi dalam ciptaan dan menumbuhkan tanggung jawab iman terhadap pelestarian lingkungan hidup.2. Memperkuat peran lembaga keagamaan sebagai penjaga budaya dan lingkungan melalui praktik pariwisata spiritual yang berkelanjutan. Hal ini dapat dilakukan dengan mempromosikan bentuk-bentuk pariwisata yang etis, ekologis, dan spiritual, serta bekerja sama dengan pemerintah, komunitas adat, dan operator pariwisata untuk memastikan bahwa pariwisata di kawasan Danau Toba tidak hanya berdampak ekonomi, tetapi juga memiliki nilai religius dan ekologis yang mendalam bagi generasi mendatang.3. Melakukan penelitian lebih lanjut tentang integrasi spiritualitas, pelestarian lingkungan, dan pewarisan budaya dalam pariwisata. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana pariwisata spiritual dapat menjadi sarana transformasi sosial yang efektif, menciptakan ruang toleransi dan moderasi beragama yang memperkuat kohesi sosial. Selain itu, penelitian ini juga dapat mengeksplorasi bagaimana pariwisata dapat menjadi wahana refleksi iman dan rekonsiliasi antaragama, serta bagaimana konsep teologi pariwisata dapat diterapkan dalam kajian teologi kontekstual..
<br>Penelitian ini menghasilkan dua temuan utama yang saling melengkapi.Pertama, alam sebagai wahyu ilahi menjadi panggilan teologis bagi umat manusia untuk bermeditasi dan merefleksikan kehadiran Tuhan melalui ciptaan-Nya.Dalam perspektif Mazmur 19, ciptaan tidak hanya menunjukkan kebesaran Allah, tetapi juga berfungsi sebagai media spiritual yang memungkinkan setiap individu memperdalam relasi dengan Sang Pencipta.Kedua, pariwisata spiritual tidak sekadar merupakan aktivitas rekreasi, tetapi dapat menjadi sarana transformasi sosial yang menekankan pentingnya toleransi, harmoni, dan dialog antaragama.Dalam konteks ini, pariwisata memiliki potensi untuk memperkuat kohesi sosial dan menciptakan ruang komunikasi yang inklusif, terutama di wilayah yang kaya akan pluralitas budaya dan agama seperti kawasan Danau Toba.Berdasarkan temuan tersebut, terdapat dua rekomendasi utama.Pertama, gereja, khususnya HKBP, perlu mengembangkan program liturgi dan pastoral berbasis alam yang diinspirasi oleh pendidikan spiritual ekologis.Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran jemaat terhadap kehadiran ilahi dalam ciptaan serta menumbuhkan tanggung jawab iman terhadap pelestarian lingkungan hidup.Kedua, lembaga keagamaan dapat memainkan peran strategis dalam menjaga kelestarian alam dan budaya lokal melalui pengembangan konsep pariwisata spiritual berkelanjutan.Pendekatan ini mengintegrasikan dimensi spiritualitas, pelestarian lingkungan, dan pewarisan budaya, sehingga pariwisata tidak hanya berdampak ekonomi, tetapi juga memiliki nilai religius dan ekologis yang mendalam bagi generasi mendatang
<br>Dalam satu dekade terakhir, pengembangan pariwisata di kawasan Danau Toba mengalami lonjakan signifikan. Namun, perlu dicermati bahwa proses ini kerap mengabaikan kearifan lokal, keberlanjutan ekologis, serta akar spiritual komunitas setempat. Padahal, Danau Toba bukan sekadar destinasi wisata alam, melainkan ruang hidup yang sarat makna budaya dan religius. Lanskapnya yang megah memiliki potensi besar sebagai ruang dialog antaragama dan antarbudaya, bahkan dapat dimaknai sebagai kitab suci kosmis yang menyuarakan harmoni dan keterbukaan spiritual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menggambarkan bagaimana Danau Toba dapat diperkuat sebagai ruang dialog lintas agama dan budaya, serta menganalisis bagaimana Gereja...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/f/ruang-dialog-epistemik-pengembangan-pariwisata-wis-thumb-034a6.webp" type="image/webp" length="105808" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/ruang-dialog-epistemik-pengembangan-pariwisata-wis-thumb-77182.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/ruang-dialog-epistemik-pengembangan-pariwisata-wis-thumb-034a6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/ruang-dialog-epistemik-pengembangan-pariwisata-wis-thumb-21860.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1121-penerbit.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10404-jurnal-penelitian-agama-hindu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluation of The Implementation of Electronic Medical Records On The Completeness Of Emergency Room IGD Patient Documentation at Lembang Regional Hospital ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluation of The Implementation of Electronic Medical Records On The Completeness Of Emergency Room IGD Patient Documentation at Lembang Regional Hospital ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluation of The Implementation of Electronic Medical Records On The Completeness Of Emergency Room IGD Patient Documentation at Lembang Regional Hospital ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55091-dokumentasi-pasien-emr-kelengkapan-igd</link>
	<guid isPermaLink="false">fb978cb0e3ca04b115a3496357906a43</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 22:09:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ andre niljon ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot88 gacor ]]></category>
	<category><![CDATA[ gacor https ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andre,gacor,https,niljon,slot88]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki pengaruh program pelatihan pengguna terhadap peningkatan kelengkapan dokumentasi EMR pada beberapa rumah sakit, dengan mengukur perubahan tingkat kepatuhan dan kualitas catatan medis. Selain itu, diperlukan studi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluation of The Implementation of Electronic Medical Records On The Completeness Of Emergency Room (IGD) Patient Documentation at Lembang Regional Hospital: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki pengaruh program pelatihan pengguna terhadap peningkatan kelengkapan dokumentasi EMR pada beberapa rumah sakit, dengan mengukur perubahan tingkat kepatuhan dan kualitas catatan medis. Selain itu, diperlukan studi komparatif mengenai hubungan antara kegunaan sistem EMR dan kepuasan pengguna di berbagai unit layanan, untuk mengidentifikasi faktor-faktor desain yang mempengaruhi adopsi dan keefektifan penggunaan. Selanjutnya, penelitian dapat menilai dampak perbaikan keandalan jaringan dan infrastruktur TI pada kelengkapan dokumentasi serta hasil klinis pasien, guna memberikan rekomendasi kebijakan yang mendukung peningkatan infrastruktur digital dalam layanan darurat.. Implementasi EMR di IGD Rumah Sakit Regional Lembang berjalan baik dengan proses dokumentasi yang terintegrasi SIMRS, mencapai tingkat kelengkapan 85,1% sehingga masuk kategori lengkap.Namun masih terdapat ketidaklengkapan pada tanda tangan dokter, edukasi pasien, pemeriksaan fisik, anamnesis, prosedur medis, dan diagnosis, yang dipengaruhi oleh tingginya jumlah kunjungan, beban kerja tenaga kesehatan, gangguan jaringan/sistem, serta kurangnya monitoring dan kepatuhan pengguna.Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi EMR tidak hanya bergantung pada ketersediaan sistem, melainkan juga pada konsistensi pelaksanaan dokumentasi oleh tenaga kesehatan Implementasi Electronic Medical Records (EMR) merupakan bagian dari transformasi digital layanan kesehatan yang bertujuan meningkatkan kualitas dokumentasi dan kontinuitas perawatan pasien. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi EMR terhadap kelengkapan dokumentasi pasien pada Departemen Darurat (IGD) di Rumah Sakit Regional Lembang. Pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dan evaluatif digunakan, dengan sampel 329 dokumen EMR yang dipilih secara acak dari total 1.850 dokumen. Hasil menunjukkan bahwa proses dokumentasi layanan IGD seluruhnya menggunakan EMR dengan tingkat kelengkapan mencapai 85,1%, sementara 14,9% masih tidak lengkap. Komponen yang paling... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/9/dokumentasi-pasien-emr-kelengkapan-igd-medical-rec-thumb-507cf.webp" title="JURIS - Evaluation of The Implementation of Electronic Medical Records On The Completeness Of Emergency Room (IGD) Patient Documentation  at Lembang Regional Hospital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/dokumentasi-pasien-emr-kelengkapan-igd-medical-rec-thumb-507cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/dokumentasi-pasien-emr-kelengkapan-igd-medical-rec-thumb-507cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/dokumentasi-pasien-emr-kelengkapan-igd-medical-rec-thumb-507cf.webp 1x" title="JURIS - Evaluation of The Implementation of Electronic Medical Records On The Completeness Of Emergency Room (IGD) Patient Documentation  at Lembang Regional Hospital" alt="JURIS - Evaluation of The Implementation of Electronic Medical Records On The Completeness Of Emergency Room (IGD) Patient Documentation  at Lembang Regional Hospital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/dokumentasi-pasien-emr-kelengkapan-igd-medical-rec-thumb-ee862.webp" title="JURIS - Evaluation of The Implementation of Electronic Medical Records On The Completeness Of Emergency Room (IGD) Patient Documentation  at Lembang Regional Hospital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/dokumentasi-pasien-emr-kelengkapan-igd-medical-rec-thumb-ee862.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/dokumentasi-pasien-emr-kelengkapan-igd-medical-rec-thumb-ee862.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/dokumentasi-pasien-emr-kelengkapan-igd-medical-rec-thumb-ee862.webp 1x" title="JURIS - Evaluation of The Implementation of Electronic Medical Records On The Completeness Of Emergency Room (IGD) Patient Documentation  at Lembang Regional Hospital" alt="JURIS - Evaluation of The Implementation of Electronic Medical Records On The Completeness Of Emergency Room (IGD) Patient Documentation  at Lembang Regional Hospital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/dokumentasi-pasien-emr-kelengkapan-igd-medical-rec-thumb-1e6c8.webp" title="JURIS - Evaluation of The Implementation of Electronic Medical Records On The Completeness Of Emergency Room (IGD) Patient Documentation  at Lembang Regional Hospital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/dokumentasi-pasien-emr-kelengkapan-igd-medical-rec-thumb-1e6c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/dokumentasi-pasien-emr-kelengkapan-igd-medical-rec-thumb-1e6c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/dokumentasi-pasien-emr-kelengkapan-igd-medical-rec-thumb-1e6c8.webp 1x" title="JURIS - Evaluation of The Implementation of Electronic Medical Records On The Completeness Of Emergency Room (IGD) Patient Documentation  at Lembang Regional Hospital" alt="JURIS - Evaluation of The Implementation of Electronic Medical Records On The Completeness Of Emergency Room (IGD) Patient Documentation  at Lembang Regional Hospital" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55091-dokumentasi-pasien-emr-kelengkapan-igd" title="JURIS - Evaluation of The Implementation of Electronic Medical Records On The Completeness Of Emergency Room (IGD) Patient Documentation  at Lembang Regional Hospital" target="_blank">Evaluation of The Implementation of Electronic Medical Records On The Completeness Of Emergency Room (IGD) Patient Documentation  at Lembang Regional Hospital</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki pengaruh program pelatihan pengguna terhadap peningkatan kelengkapan dokumentasi EMR pada beberapa rumah sakit, dengan mengukur perubahan tingkat kepatuhan dan kualitas catatan medis. Selain itu, diperlukan studi komparatif mengenai hubungan antara kegunaan sistem EMR dan kepuasan pengguna di berbagai unit layanan, untuk mengidentifikasi faktor-faktor desain yang mempengaruhi adopsi dan keefektifan penggunaan. Selanjutnya, penelitian dapat menilai dampak perbaikan keandalan jaringan dan infrastruktur TI pada kelengkapan dokumentasi serta hasil klinis pasien, guna memberikan rekomendasi kebijakan yang mendukung peningkatan infrastruktur digital dalam layanan darurat..
<br>Implementasi EMR di IGD Rumah Sakit Regional Lembang berjalan baik dengan proses dokumentasi yang terintegrasi SIMRS, mencapai tingkat kelengkapan 85,1% sehingga masuk kategori lengkap.Namun masih terdapat ketidaklengkapan pada tanda tangan dokter, edukasi pasien, pemeriksaan fisik, anamnesis, prosedur medis, dan diagnosis, yang dipengaruhi oleh tingginya jumlah kunjungan, beban kerja tenaga kesehatan, gangguan jaringan/sistem, serta kurangnya monitoring dan kepatuhan pengguna.Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi EMR tidak hanya bergantung pada ketersediaan sistem, melainkan juga pada konsistensi pelaksanaan dokumentasi oleh tenaga kesehatan
<br>Implementasi Electronic Medical Records (EMR) merupakan bagian dari transformasi digital layanan kesehatan yang bertujuan meningkatkan kualitas dokumentasi dan kontinuitas perawatan pasien. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi EMR terhadap kelengkapan dokumentasi pasien pada Departemen Darurat (IGD) di Rumah Sakit Regional Lembang. Pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dan evaluatif digunakan, dengan sampel 329 dokumen EMR yang dipilih secara acak dari total 1.850 dokumen. Hasil menunjukkan bahwa proses dokumentasi layanan IGD seluruhnya menggunakan EMR dengan tingkat kelengkapan mencapai 85,1%, sementara 14,9% masih tidak lengkap. Komponen yang paling...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/9/dokumentasi-pasien-emr-kelengkapan-igd-medical-rec-thumb-ee862.webp" type="image/webp" length="249156" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/dokumentasi-pasien-emr-kelengkapan-igd-medical-rec-thumb-507cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/dokumentasi-pasien-emr-kelengkapan-igd-medical-rec-thumb-ee862.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/dokumentasi-pasien-emr-kelengkapan-igd-medical-rec-thumb-1e6c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5415-ijhp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18346-international-journal-health-pharmaceutical-ijhp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Characteristics of Patients with Chronic Kidney Disease A Descriptive Study ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Characteristics of Patients with Chronic Kidney Disease A Descriptive Study ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Characteristics of Patients with Chronic Kidney Disease A Descriptive Study ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55080-riwayat-hipertensi-risiko-pasien-perempuan-dewasa</link>
	<guid isPermaLink="false">ed14ae20aa0c902082a6c7d99dded163</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 21:58:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ andre niljon ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot88 gacor ]]></category>
	<category><![CDATA[ gacor https ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andre,gacor,https,niljon,slot88]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pertanyaan: bagaimana pola perkembangan penyakit ginjal kronik selama lima tahun ke depan pada pasien dengan riwayat hipertensi dan/atau diabetes mellitus di RSU UKI, sehingga dapat mengidentifikasi faktor prognostik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Characteristics of Patients with Chronic Kidney Disease: A Descriptive Study: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pertanyaan: bagaimana pola perkembangan penyakit ginjal kronik selama lima tahun ke depan pada pasien dengan riwayat hipertensi dan/atau diabetes mellitus di RSU UKI, sehingga dapat mengidentifikasi faktor prognostik utama? Selanjutnya, studi intervensi dapat menilai efektivitas program edukasi kesehatan berbasis komunitas yang menyesuaikan tingkat pendidikan dan status pekerjaan, untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku skrining fungsi ginjal pada kelompok usia lanjut, khususnya ibu rumah tangga. Selain itu, penelitian komparatif antara pasien PGK yang tinggal di daerah perkotaan Jakarta Timur dengan mereka yang berasal dari daerah pinggiran atau pedesaan dapat mengungkap perbedaan akses layanan kesehatan, faktor lingkungan, dan dampaknya terhadap kejadian dan progresi PGK. Analisis longitudinal ini diharapkan dapat memberikan gambaran evolusi penyakit dan faktor-faktor yang mempercepat atau memperlambat penurunan fungsi ginjal. Hasil dari ketiga arah studi tersebut diharapkan memberikan dasar ilmiah yang lebih kuat untuk kebijakan pencegahan, perencanaan layanan, dan strategi manajemen klinis yang berkelanjutan.. Studi ini menemukan bahwa mayoritas pasien PGK di RSU UKI tahun 2023 berada pada kelompok usia lanjut (56Ae65 tahun) dan sebagian besar merupakan perempuan, dengan pekerjaan utama sebagai ibu rumah tangga serta tingkat pendidikan SMA.Hipertensi menjadi komorbiditas paling dominan, sementara diabetes mellitus hanya terlihat pada sebagian kecil pasien.Temuan ini menekankan pentingnya program skrining dini, edukasi kesehatan yang disesuaikan dengan profil sosioAcdemografis, dan intervensi untuk mengendalikan faktor risiko hipertensi guna mengurangi beban PGK Penyakit Ginjal Kronik (PGK) merupakan penyakit tidak menular utama dengan beban kesehatan tinggi secara global dan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan karakteristik klinis dan demografis pasien PGK yang dirawat di Rumah Sakit Umum Universitas Kristen Indonesia pada tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan potong lintang. Sebanyak 82 pasien dipilih melalui total sampling dari rekam medis. Data yang dikumpulkan meliputi usia, jenis kelamin, pekerjaan, tingkat pendidikan tertinggi, tempat tinggal, serta riwayat hipertensi dan diabetes mellitus sebagai komorbiditas utama. Hasil menunjukkan kelompok usia 55Ae65 tahun... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/d/riwayat-hipertensi-risiko-pasien-perempuan-dewasa-thumb-e6031.webp" title="JURIS - Characteristics of Patients with Chronic Kidney Disease: A Descriptive Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/riwayat-hipertensi-risiko-pasien-perempuan-dewasa-thumb-e6031.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/riwayat-hipertensi-risiko-pasien-perempuan-dewasa-thumb-e6031.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/riwayat-hipertensi-risiko-pasien-perempuan-dewasa-thumb-e6031.webp 1x" title="JURIS - Characteristics of Patients with Chronic Kidney Disease: A Descriptive Study" alt="JURIS - Characteristics of Patients with Chronic Kidney Disease: A Descriptive Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/d/riwayat-hipertensi-risiko-pasien-perempuan-dewasa-thumb-5cbc9.webp" title="JURIS - Characteristics of Patients with Chronic Kidney Disease: A Descriptive Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/riwayat-hipertensi-risiko-pasien-perempuan-dewasa-thumb-5cbc9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/riwayat-hipertensi-risiko-pasien-perempuan-dewasa-thumb-5cbc9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/riwayat-hipertensi-risiko-pasien-perempuan-dewasa-thumb-5cbc9.webp 1x" title="JURIS - Characteristics of Patients with Chronic Kidney Disease: A Descriptive Study" alt="JURIS - Characteristics of Patients with Chronic Kidney Disease: A Descriptive Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/d/riwayat-hipertensi-risiko-pasien-perempuan-dewasa-thumb-bde07.webp" title="JURIS - Characteristics of Patients with Chronic Kidney Disease: A Descriptive Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/riwayat-hipertensi-risiko-pasien-perempuan-dewasa-thumb-bde07.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/riwayat-hipertensi-risiko-pasien-perempuan-dewasa-thumb-bde07.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/riwayat-hipertensi-risiko-pasien-perempuan-dewasa-thumb-bde07.webp 1x" title="JURIS - Characteristics of Patients with Chronic Kidney Disease: A Descriptive Study" alt="JURIS - Characteristics of Patients with Chronic Kidney Disease: A Descriptive Study" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55080-riwayat-hipertensi-risiko-pasien-perempuan-dewasa" title="JURIS - Characteristics of Patients with Chronic Kidney Disease: A Descriptive Study" target="_blank">Characteristics of Patients with Chronic Kidney Disease: A Descriptive Study</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pertanyaan: bagaimana pola perkembangan penyakit ginjal kronik selama lima tahun ke depan pada pasien dengan riwayat hipertensi dan/atau diabetes mellitus di RSU UKI, sehingga dapat mengidentifikasi faktor prognostik utama? Selanjutnya, studi intervensi dapat menilai efektivitas program edukasi kesehatan berbasis komunitas yang menyesuaikan tingkat pendidikan dan status pekerjaan, untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku skrining fungsi ginjal pada kelompok usia lanjut, khususnya ibu rumah tangga. Selain itu, penelitian komparatif antara pasien PGK yang tinggal di daerah perkotaan Jakarta Timur dengan mereka yang berasal dari daerah pinggiran atau pedesaan dapat mengungkap perbedaan akses layanan kesehatan, faktor lingkungan, dan dampaknya terhadap kejadian dan progresi PGK. Analisis longitudinal ini diharapkan dapat memberikan gambaran evolusi penyakit dan faktor-faktor yang mempercepat atau memperlambat penurunan fungsi ginjal. Hasil dari ketiga arah studi tersebut diharapkan memberikan dasar ilmiah yang lebih kuat untuk kebijakan pencegahan, perencanaan layanan, dan strategi manajemen klinis yang berkelanjutan..
<br>Studi ini menemukan bahwa mayoritas pasien PGK di RSU UKI tahun 2023 berada pada kelompok usia lanjut (56Ae65 tahun) dan sebagian besar merupakan perempuan, dengan pekerjaan utama sebagai ibu rumah tangga serta tingkat pendidikan SMA.Hipertensi menjadi komorbiditas paling dominan, sementara diabetes mellitus hanya terlihat pada sebagian kecil pasien.Temuan ini menekankan pentingnya program skrining dini, edukasi kesehatan yang disesuaikan dengan profil sosioAcdemografis, dan intervensi untuk mengendalikan faktor risiko hipertensi guna mengurangi beban PGK
<br>Penyakit Ginjal Kronik (PGK) merupakan penyakit tidak menular utama dengan beban kesehatan tinggi secara global dan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan karakteristik klinis dan demografis pasien PGK yang dirawat di Rumah Sakit Umum Universitas Kristen Indonesia pada tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan potong lintang. Sebanyak 82 pasien dipilih melalui total sampling dari rekam medis. Data yang dikumpulkan meliputi usia, jenis kelamin, pekerjaan, tingkat pendidikan tertinggi, tempat tinggal, serta riwayat hipertensi dan diabetes mellitus sebagai komorbiditas utama. Hasil menunjukkan kelompok usia 55Ae65 tahun...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/d/riwayat-hipertensi-risiko-pasien-perempuan-dewasa-thumb-e6031.webp" type="image/webp" length="74276" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/riwayat-hipertensi-risiko-pasien-perempuan-dewasa-thumb-e6031.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/riwayat-hipertensi-risiko-pasien-perempuan-dewasa-thumb-5cbc9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/riwayat-hipertensi-risiko-pasien-perempuan-dewasa-thumb-bde07.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5415-ijhp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18346-international-journal-health-pharmaceutical-ijhp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Financial Behaviour and Stock Investment Decisions Exploring the Role of Dual Process Theory Among Generation Z In East Java ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Financial Behaviour and Stock Investment Decisions Exploring the Role of Dual Process Theory Among Generation Z In East Java ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Financial Behaviour and Stock Investment Decisions Exploring the Role of Dual Process Theory Among Generation Z In East Java ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55076-keputusan-investasi-individu-literacy-perilaku-inv</link>
	<guid isPermaLink="false">d06e27351341f59c0b35765b621bfa0c</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 21:41:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas cakupan penelitian dengan mengeksplorasi kelompok demografi lainnya atau memasukkan faktor psikologis tambahan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor sosial ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Financial Behaviour and Stock Investment Decisions: Exploring the Role of Dual Process Theory Among Generation Z In East Java: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas cakupan penelitian dengan mengeksplorasi kelompok demografi lainnya atau memasukkan faktor psikologis tambahan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor sosial dan emosional pada perilaku investasi di kalangan Generasi Z, khususnya dalam konteks pasar saham. Penelitian lebih lanjut juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas program pendidikan keuangan dalam meningkatkan literasi keuangan dan mengurangi bias perilaku di kalangan investor muda. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan perilaku investasi dan pengaruh faktor-faktor psikologis di berbagai pasar emerging. Penelitian ini dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang dinamika perilaku investasi dan membantu mengembangkan strategi pendidikan keuangan yang lebih efektif untuk Generasi Z.. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku keuangan seperti rasa takut ketinggalan, literasi keuangan, perilaku meniru, aversio kehilangan, dan persepsi risiko memiliki dampak signifikan terhadap keputusan investasi saham di kalangan Generasi Z di Jawa Timur.Temuan penelitian menekankan bahwa literasi keuangan memainkan peran penting dalam mengurangi bias perilaku, seperti perilaku meniru dan aversio kehilangan, yang pada akhirnya mempengaruhi keputusan investasi.Selain itu, persepsi risiko dan rasa takut ketinggalan terbukti berperan sebagai mediator, mengungkapkan dinamika interaksi antara proses intuitif dan analitis dalam pengambilan keputusan, sejalan dengan kerangka Teori Proses Ganda.Berdasarkan temuan ini, disarankan agar program pendidikan keuangan lebih fokus pada peningkatan literasi keuangan dan pengelolaan bias psikologis untuk mendukung pengambilan keputusan investasi yang lebih rasional di kalangan Generasi Z.Selain itu, penyedia layanan investasi dianjurkan untuk menawarkan platform yang menyediakan informasi yang jelas, akurat, dan mudah diakses untuk mengurangi risiko pengambilan keputusan yang didasarkan pada emosi.Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi studi lanjutan yang mengeksplorasi peran faktor psikologis dan perilaku dalam pengambilan keputusan investasi di berbagai demografi dan konteks pasar Penelitian ini menyelidiki pengaruh perilaku keuangan, termasuk rasa takut ketinggalan, literasi keuangan, perilaku meniru, aversio kehilangan, dan persepsi risiko, terhadap keputusan investasi saham di kalangan Generasi Z di Jawa Timur. Dengan menggunakan Teori Proses Ganda sebagai kerangka teoritis, penelitian ini mengeksplorasi interaksi dinamis antara proses berpikir intuitif dan analitis dalam membentuk perilaku investasi. Pendekatan kuantitatif digunakan, dengan data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert 1-5, yang didistribusikan kepada 402 responden Generasi Z yang aktif berinvestasi di... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/1/keputusan-investasi-individu-literacy-perilaku-lit-thumb-9b67f.webp" title="JURIS - Financial Behaviour and Stock Investment Decisions: Exploring the Role of Dual Process Theory Among Generation Z In East Java" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/1/keputusan-investasi-individu-literacy-perilaku-lit-thumb-9b67f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/1/keputusan-investasi-individu-literacy-perilaku-lit-thumb-9b67f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/1/keputusan-investasi-individu-literacy-perilaku-lit-thumb-9b67f.webp 1x" title="JURIS - Financial Behaviour and Stock Investment Decisions: Exploring the Role of Dual Process Theory Among Generation Z In East Java" alt="JURIS - Financial Behaviour and Stock Investment Decisions: Exploring the Role of Dual Process Theory Among Generation Z In East Java" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/1/keputusan-investasi-individu-literacy-perilaku-lit-thumb-3809e.webp" title="JURIS - Financial Behaviour and Stock Investment Decisions: Exploring the Role of Dual Process Theory Among Generation Z In East Java" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/1/keputusan-investasi-individu-literacy-perilaku-lit-thumb-3809e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/1/keputusan-investasi-individu-literacy-perilaku-lit-thumb-3809e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/1/keputusan-investasi-individu-literacy-perilaku-lit-thumb-3809e.webp 1x" title="JURIS - Financial Behaviour and Stock Investment Decisions: Exploring the Role of Dual Process Theory Among Generation Z In East Java" alt="JURIS - Financial Behaviour and Stock Investment Decisions: Exploring the Role of Dual Process Theory Among Generation Z In East Java" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/1/keputusan-investasi-individu-literacy-perilaku-lit-thumb-3b720.webp" title="JURIS - Financial Behaviour and Stock Investment Decisions: Exploring the Role of Dual Process Theory Among Generation Z In East Java" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/1/keputusan-investasi-individu-literacy-perilaku-lit-thumb-3b720.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/1/keputusan-investasi-individu-literacy-perilaku-lit-thumb-3b720.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/1/keputusan-investasi-individu-literacy-perilaku-lit-thumb-3b720.webp 1x" title="JURIS - Financial Behaviour and Stock Investment Decisions: Exploring the Role of Dual Process Theory Among Generation Z In East Java" alt="JURIS - Financial Behaviour and Stock Investment Decisions: Exploring the Role of Dual Process Theory Among Generation Z In East Java" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55076-keputusan-investasi-individu-literacy-perilaku-inv" title="JURIS - Financial Behaviour and Stock Investment Decisions: Exploring the Role of Dual Process Theory Among Generation Z In East Java" target="_blank">Financial Behaviour and Stock Investment Decisions: Exploring the Role of Dual Process Theory Among Generation Z In East Java</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas cakupan penelitian dengan mengeksplorasi kelompok demografi lainnya atau memasukkan faktor psikologis tambahan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor sosial dan emosional pada perilaku investasi di kalangan Generasi Z, khususnya dalam konteks pasar saham. Penelitian lebih lanjut juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas program pendidikan keuangan dalam meningkatkan literasi keuangan dan mengurangi bias perilaku di kalangan investor muda. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan perilaku investasi dan pengaruh faktor-faktor psikologis di berbagai pasar emerging. Penelitian ini dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang dinamika perilaku investasi dan membantu mengembangkan strategi pendidikan keuangan yang lebih efektif untuk Generasi Z..
<br>Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku keuangan seperti rasa takut ketinggalan, literasi keuangan, perilaku meniru, aversio kehilangan, dan persepsi risiko memiliki dampak signifikan terhadap keputusan investasi saham di kalangan Generasi Z di Jawa Timur.Temuan penelitian menekankan bahwa literasi keuangan memainkan peran penting dalam mengurangi bias perilaku, seperti perilaku meniru dan aversio kehilangan, yang pada akhirnya mempengaruhi keputusan investasi.Selain itu, persepsi risiko dan rasa takut ketinggalan terbukti berperan sebagai mediator, mengungkapkan dinamika interaksi antara proses intuitif dan analitis dalam pengambilan keputusan, sejalan dengan kerangka Teori Proses Ganda.Berdasarkan temuan ini, disarankan agar program pendidikan keuangan lebih fokus pada peningkatan literasi keuangan dan pengelolaan bias psikologis untuk mendukung pengambilan keputusan investasi yang lebih rasional di kalangan Generasi Z.Selain itu, penyedia layanan investasi dianjurkan untuk menawarkan platform yang menyediakan informasi yang jelas, akurat, dan mudah diakses untuk mengurangi risiko pengambilan keputusan yang didasarkan pada emosi.Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi studi lanjutan yang mengeksplorasi peran faktor psikologis dan perilaku dalam pengambilan keputusan investasi di berbagai demografi dan konteks pasar
<br>Penelitian ini menyelidiki pengaruh perilaku keuangan, termasuk rasa takut ketinggalan, literasi keuangan, perilaku meniru, aversio kehilangan, dan persepsi risiko, terhadap keputusan investasi saham di kalangan Generasi Z di Jawa Timur. Dengan menggunakan Teori Proses Ganda sebagai kerangka teoritis, penelitian ini mengeksplorasi interaksi dinamis antara proses berpikir intuitif dan analitis dalam membentuk perilaku investasi. Pendekatan kuantitatif digunakan, dengan data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert 1-5, yang didistribusikan kepada 402 responden Generasi Z yang aktif berinvestasi di...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/1/keputusan-investasi-individu-literacy-perilaku-lit-thumb-3809e.webp" type="image/webp" length="108088" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/1/keputusan-investasi-individu-literacy-perilaku-lit-thumb-9b67f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/1/keputusan-investasi-individu-literacy-perilaku-lit-thumb-3809e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/1/keputusan-investasi-individu-literacy-perilaku-lit-thumb-3b720.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-611-upn-veteran.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18280-jurnal-mebis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Descriptive Spatial Analysis of the Distribution of Green Open Spaces RTH and Fast Food Stalls on the Prevalence of Hypertension Cases in Surabaya City in 2024 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Descriptive Spatial Analysis of the Distribution of Green Open Spaces RTH and Fast Food Stalls on the Prevalence of Hypertension Cases in Surabaya City in 2024 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Descriptive Spatial Analysis of the Distribution of Green Open Spaces RTH and Fast Food Stalls on the Prevalence of Hypertension Cases in Surabaya City in 2024 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55082-stroke-prevalensi-hipertensi-saji-fast-food-preval</link>
	<guid isPermaLink="false">fe6f2e2c8d6d3058421864fc14db64c9</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 21:36:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ andre niljon ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot88 gacor ]]></category>
	<category><![CDATA[ gacor https ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andre,gacor,https,niljon,slot88]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan: Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang hubungan antara lingkungan obesogenik dan prevalensi hipertensi di Kota ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Descriptive Spatial Analysis of the Distribution of Green Open Spaces (RTH) and Fast Food Stalls on the Prevalence of Hypertension Cases in Surabaya City in 2024: Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan: Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang hubungan antara lingkungan obesogenik dan prevalensi hipertensi di Kota Surabaya. Penelitian ini dapat mengeksplorasi faktor-faktor lingkungan lainnya yang berkontribusi terhadap perilaku obesogenik dan dampaknya pada kesehatan masyarakat. Kedua, penting untuk menganalisis efektivitas intervensi lingkungan dalam mengurangi prevalensi hipertensi. Studi ini dapat mengevaluasi dampak dari peningkatan aksesibilitas Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan strategi intervensi lainnya terhadap perilaku fisik masyarakat dan kesehatan kardiovaskular mereka. Ketiga, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan strategi intervensi yang lebih terintegrasi dan holistik. Studi ini dapat mengusulkan pendekatan yang menggabungkan perencanaan kota, kebijakan kesehatan, dan partisipasi masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan kardiovaskular dan mengurangi disparitas dalam prevalensi hipertensi antara wilayah di Kota Surabaya.. Berdasarkan hasil analisis spasial deskriptif, disimpulkan bahwa terdapat ketidakseimbangan dalam distribusi Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan kluster restoran makanan cepat saji yang secara tidak langsung berkorelasi dengan disparitas dalam prevalensi kasus hipertensi antara kecamatan di Kota Surabaya pada tahun 2024.Dampak dari penelitian ini mengonfirmasi bahwa intervensi kesehatan masyarakat di Kota Surabaya tidak dapat lagi digeneralisasi sehingga disarankan untuk menerapkan intervensi berbasis wilayah Transformasi urbanisasi masif di Kota Surabaya telah memicu perluasan komersial gerai makanan cepat saji, menciptakan lingkungan obesogenik, sekaligus mengancam keberadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang penting untuk kesehatan kardiovaskular, termasuk hipertensi. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara deskriptif korelasi spasial antara distribusi RTH dan aksesibilitas gerai makanan cepat saji terhadap prevalensi kasus hipertensi di Kota Surabaya pada tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode analisis spasial deskriptif pada unit analisis kecamatan di Kota Surabaya. Data sekunder tentang luas RTH, Profil Kesehatan, dan koordinat gerai makanan cepat saji dari OpenStreetMap dianalisis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/a/stroke-prevalensi-hipertensi-saji-fast-food-gerai-thumb-610b7.webp" title="JURIS - Descriptive Spatial Analysis of the Distribution of Green Open Spaces (RTH) and Fast Food Stalls on the Prevalence of Hypertension Cases  in Surabaya City in 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/stroke-prevalensi-hipertensi-saji-fast-food-gerai-thumb-610b7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/stroke-prevalensi-hipertensi-saji-fast-food-gerai-thumb-610b7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/stroke-prevalensi-hipertensi-saji-fast-food-gerai-thumb-610b7.webp 1x" title="JURIS - Descriptive Spatial Analysis of the Distribution of Green Open Spaces (RTH) and Fast Food Stalls on the Prevalence of Hypertension Cases  in Surabaya City in 2024" alt="JURIS - Descriptive Spatial Analysis of the Distribution of Green Open Spaces (RTH) and Fast Food Stalls on the Prevalence of Hypertension Cases  in Surabaya City in 2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/a/stroke-prevalensi-hipertensi-saji-fast-food-gerai-thumb-e096e.webp" title="JURIS - Descriptive Spatial Analysis of the Distribution of Green Open Spaces (RTH) and Fast Food Stalls on the Prevalence of Hypertension Cases  in Surabaya City in 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/stroke-prevalensi-hipertensi-saji-fast-food-gerai-thumb-e096e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/stroke-prevalensi-hipertensi-saji-fast-food-gerai-thumb-e096e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/stroke-prevalensi-hipertensi-saji-fast-food-gerai-thumb-e096e.webp 1x" title="JURIS - Descriptive Spatial Analysis of the Distribution of Green Open Spaces (RTH) and Fast Food Stalls on the Prevalence of Hypertension Cases  in Surabaya City in 2024" alt="JURIS - Descriptive Spatial Analysis of the Distribution of Green Open Spaces (RTH) and Fast Food Stalls on the Prevalence of Hypertension Cases  in Surabaya City in 2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/a/stroke-prevalensi-hipertensi-saji-fast-food-gerai-thumb-ef794.webp" title="JURIS - Descriptive Spatial Analysis of the Distribution of Green Open Spaces (RTH) and Fast Food Stalls on the Prevalence of Hypertension Cases  in Surabaya City in 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/stroke-prevalensi-hipertensi-saji-fast-food-gerai-thumb-ef794.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/stroke-prevalensi-hipertensi-saji-fast-food-gerai-thumb-ef794.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/stroke-prevalensi-hipertensi-saji-fast-food-gerai-thumb-ef794.webp 1x" title="JURIS - Descriptive Spatial Analysis of the Distribution of Green Open Spaces (RTH) and Fast Food Stalls on the Prevalence of Hypertension Cases  in Surabaya City in 2024" alt="JURIS - Descriptive Spatial Analysis of the Distribution of Green Open Spaces (RTH) and Fast Food Stalls on the Prevalence of Hypertension Cases  in Surabaya City in 2024" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55082-stroke-prevalensi-hipertensi-saji-fast-food-preval" title="JURIS - Descriptive Spatial Analysis of the Distribution of Green Open Spaces (RTH) and Fast Food Stalls on the Prevalence of Hypertension Cases  in Surabaya City in 2024" target="_blank">Descriptive Spatial Analysis of the Distribution of Green Open Spaces (RTH) and Fast Food Stalls on the Prevalence of Hypertension Cases  in Surabaya City in 2024</a>: Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan: Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang hubungan antara lingkungan obesogenik dan prevalensi hipertensi di Kota Surabaya. Penelitian ini dapat mengeksplorasi faktor-faktor lingkungan lainnya yang berkontribusi terhadap perilaku obesogenik dan dampaknya pada kesehatan masyarakat. Kedua, penting untuk menganalisis efektivitas intervensi lingkungan dalam mengurangi prevalensi hipertensi. Studi ini dapat mengevaluasi dampak dari peningkatan aksesibilitas Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan strategi intervensi lainnya terhadap perilaku fisik masyarakat dan kesehatan kardiovaskular mereka. Ketiga, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan strategi intervensi yang lebih terintegrasi dan holistik. Studi ini dapat mengusulkan pendekatan yang menggabungkan perencanaan kota, kebijakan kesehatan, dan partisipasi masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan kardiovaskular dan mengurangi disparitas dalam prevalensi hipertensi antara wilayah di Kota Surabaya..
<br>Berdasarkan hasil analisis spasial deskriptif, disimpulkan bahwa terdapat ketidakseimbangan dalam distribusi Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan kluster restoran makanan cepat saji yang secara tidak langsung berkorelasi dengan disparitas dalam prevalensi kasus hipertensi antara kecamatan di Kota Surabaya pada tahun 2024.Dampak dari penelitian ini mengonfirmasi bahwa intervensi kesehatan masyarakat di Kota Surabaya tidak dapat lagi digeneralisasi sehingga disarankan untuk menerapkan intervensi berbasis wilayah
<br>Transformasi urbanisasi masif di Kota Surabaya telah memicu perluasan komersial gerai makanan cepat saji, menciptakan lingkungan obesogenik, sekaligus mengancam keberadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang penting untuk kesehatan kardiovaskular, termasuk hipertensi. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara deskriptif korelasi spasial antara distribusi RTH dan aksesibilitas gerai makanan cepat saji terhadap prevalensi kasus hipertensi di Kota Surabaya pada tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode analisis spasial deskriptif pada unit analisis kecamatan di Kota Surabaya. Data sekunder tentang luas RTH, Profil Kesehatan, dan koordinat gerai makanan cepat saji dari OpenStreetMap dianalisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/a/stroke-prevalensi-hipertensi-saji-fast-food-gerai-thumb-e096e.webp" type="image/webp" length="258294" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/stroke-prevalensi-hipertensi-saji-fast-food-gerai-thumb-610b7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/stroke-prevalensi-hipertensi-saji-fast-food-gerai-thumb-e096e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/stroke-prevalensi-hipertensi-saji-fast-food-gerai-thumb-ef794.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5415-ijhp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18346-international-journal-health-pharmaceutical-ijhp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Relationship between Environmental and Behavioral Factors and the Incidence of Diarrhea in Toddlers in the Work Area of the Waru Community Health Center Sidoarjo Regency ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Relationship between Environmental and Behavioral Factors and the Incidence of Diarrhea in Toddlers in the Work Area of the Waru Community Health Center Sidoarjo Regency ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Relationship between Environmental and Behavioral Factors and the Incidence of Diarrhea in Toddlers in the Work Area of the Waru Community Health Center Sidoarjo Regency ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55085-faktor-perilaku-diare-lingkungan-anak</link>
	<guid isPermaLink="false">241913072e7ec169d857bce55fd57b32</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 21:31:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ andre niljon ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot88 gacor ]]></category>
	<category><![CDATA[ gacor https ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andre,gacor,https,niljon,slot88]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada intervensi perilaku dan lingkungan yang dapat mengurangi insiden diare pada anak di bawah lima tahun. Penelitian ini dapat dilakukan dengan mengidentifikasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Relationship between Environmental and Behavioral Factors and the Incidence of Diarrhea in Toddlers in the Work Area of the Waru Community Health Center, Sidoarjo Regency: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada intervensi perilaku dan lingkungan yang dapat mengurangi insiden diare pada anak di bawah lima tahun. Penelitian ini dapat dilakukan dengan mengidentifikasi daerah-daerah berisiko tinggi dan mengembangkan strategi intervensi yang sesuai dengan kondisi lokal. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi insiden diare, seperti kualitas air minum dan sanitasi lingkungan. Dengan demikian, upaya pencegahan dan penanganan diare pada anak di bawah lima tahun dapat ditingkatkan secara efektif.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan jamban sehat dan pemberian ASI eksklusif adalah faktor yang terkait dengan insiden diare pada anak di bawah lima tahun di Puskesmas Waru, Sidoarjo.Puskesmas disarankan untuk melakukan pemantauan dan pemetaan secara rutin terhadap daerah berisiko sebagai dasar untuk menentukan intervensi prioritas pencegahan diare Diare adalah masalah kesehatan masyarakat yang signifikan berkontribusi terhadap morbiditas, khususnya pada kelompok usia rentan seperti anak di bawah lima tahun. Berbagai upaya untuk menangani diare telah dilaksanakan melalui pelayanan kesehatan primer, tetapi insiden diare pada anak di bawah lima tahun tetap cukup tinggi, termasuk di Puskesmas Waru, Sidoarjo, yang mengalami peningkatan kasus diare pada tahun 2023-2025. Insiden diare pada anak di bawah lima tahun dipengaruhi oleh berbagai faktor, terutama faktor... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/3/faktor-perilaku-diare-lingkungan-anak-tahun-inside-thumb-ff889.webp" title="JURIS - The Relationship between Environmental and Behavioral Factors and the Incidence of Diarrhea in Toddlers in the Work Area of the  Waru Community Health Center, Sidoarjo Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/faktor-perilaku-diare-lingkungan-anak-tahun-inside-thumb-ff889.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/faktor-perilaku-diare-lingkungan-anak-tahun-inside-thumb-ff889.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/faktor-perilaku-diare-lingkungan-anak-tahun-inside-thumb-ff889.webp 1x" title="JURIS - The Relationship between Environmental and Behavioral Factors and the Incidence of Diarrhea in Toddlers in the Work Area of the  Waru Community Health Center, Sidoarjo Regency" alt="JURIS - The Relationship between Environmental and Behavioral Factors and the Incidence of Diarrhea in Toddlers in the Work Area of the  Waru Community Health Center, Sidoarjo Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/3/faktor-perilaku-diare-lingkungan-anak-tahun-inside-thumb-61ecb.webp" title="JURIS - The Relationship between Environmental and Behavioral Factors and the Incidence of Diarrhea in Toddlers in the Work Area of the  Waru Community Health Center, Sidoarjo Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/faktor-perilaku-diare-lingkungan-anak-tahun-inside-thumb-61ecb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/faktor-perilaku-diare-lingkungan-anak-tahun-inside-thumb-61ecb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/faktor-perilaku-diare-lingkungan-anak-tahun-inside-thumb-61ecb.webp 1x" title="JURIS - The Relationship between Environmental and Behavioral Factors and the Incidence of Diarrhea in Toddlers in the Work Area of the  Waru Community Health Center, Sidoarjo Regency" alt="JURIS - The Relationship between Environmental and Behavioral Factors and the Incidence of Diarrhea in Toddlers in the Work Area of the  Waru Community Health Center, Sidoarjo Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/3/faktor-perilaku-diare-lingkungan-anak-tahun-inside-thumb-ee7c3.webp" title="JURIS - The Relationship between Environmental and Behavioral Factors and the Incidence of Diarrhea in Toddlers in the Work Area of the  Waru Community Health Center, Sidoarjo Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/faktor-perilaku-diare-lingkungan-anak-tahun-inside-thumb-ee7c3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/faktor-perilaku-diare-lingkungan-anak-tahun-inside-thumb-ee7c3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/faktor-perilaku-diare-lingkungan-anak-tahun-inside-thumb-ee7c3.webp 1x" title="JURIS - The Relationship between Environmental and Behavioral Factors and the Incidence of Diarrhea in Toddlers in the Work Area of the  Waru Community Health Center, Sidoarjo Regency" alt="JURIS - The Relationship between Environmental and Behavioral Factors and the Incidence of Diarrhea in Toddlers in the Work Area of the  Waru Community Health Center, Sidoarjo Regency" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55085-faktor-perilaku-diare-lingkungan-anak" title="JURIS - The Relationship between Environmental and Behavioral Factors and the Incidence of Diarrhea in Toddlers in the Work Area of the  Waru Community Health Center, Sidoarjo Regency" target="_blank">The Relationship between Environmental and Behavioral Factors and the Incidence of Diarrhea in Toddlers in the Work Area of the  Waru Community Health Center, Sidoarjo Regency</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada intervensi perilaku dan lingkungan yang dapat mengurangi insiden diare pada anak di bawah lima tahun. Penelitian ini dapat dilakukan dengan mengidentifikasi daerah-daerah berisiko tinggi dan mengembangkan strategi intervensi yang sesuai dengan kondisi lokal. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi insiden diare, seperti kualitas air minum dan sanitasi lingkungan. Dengan demikian, upaya pencegahan dan penanganan diare pada anak di bawah lima tahun dapat ditingkatkan secara efektif..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan jamban sehat dan pemberian ASI eksklusif adalah faktor yang terkait dengan insiden diare pada anak di bawah lima tahun di Puskesmas Waru, Sidoarjo.Puskesmas disarankan untuk melakukan pemantauan dan pemetaan secara rutin terhadap daerah berisiko sebagai dasar untuk menentukan intervensi prioritas pencegahan diare
<br>Diare adalah masalah kesehatan masyarakat yang signifikan berkontribusi terhadap morbiditas, khususnya pada kelompok usia rentan seperti anak di bawah lima tahun. Berbagai upaya untuk menangani diare telah dilaksanakan melalui pelayanan kesehatan primer, tetapi insiden diare pada anak di bawah lima tahun tetap cukup tinggi, termasuk di Puskesmas Waru, Sidoarjo, yang mengalami peningkatan kasus diare pada tahun 2023-2025. Insiden diare pada anak di bawah lima tahun dipengaruhi oleh berbagai faktor, terutama faktor...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/3/faktor-perilaku-diare-lingkungan-anak-tahun-inside-thumb-ff889.webp" type="image/webp" length="209922" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/faktor-perilaku-diare-lingkungan-anak-tahun-inside-thumb-ff889.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/faktor-perilaku-diare-lingkungan-anak-tahun-inside-thumb-61ecb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/faktor-perilaku-diare-lingkungan-anak-tahun-inside-thumb-ee7c3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5415-ijhp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18346-international-journal-health-pharmaceutical-ijhp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Comparative Analysis of Pediatric Deep Neck Infection Management A Systematic Review Comparing Conventional Medical Treatment and Surgical Intervention ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Comparative Analysis of Pediatric Deep Neck Infection Management A Systematic Review Comparing Conventional Medical Treatment and Surgical Intervention ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Comparative Analysis of Pediatric Deep Neck Infection Management A Systematic Review Comparing Conventional Medical Treatment and Surgical Intervention ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55081-asing-intervensi-bedah-praktik-terapi-antibiotik</link>
	<guid isPermaLink="false">a2d39891cf43c4acb105c91ff1765ab8</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 21:31:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ andre niljon ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot88 gacor ]]></category>
	<category><![CDATA[ gacor https ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andre,gacor,https,niljon,slot88]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat melakukan uji klinis prospektif terkontrol secara acak yang membandingkan efektivitas dosis berbeda dexamethasone sebagai tambahan pada terapi antibiotik untuk mengurangi kebutuhan operasi pada abses leher dalam anak. Desain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Comparative Analysis of Pediatric Deep Neck Infection Management: A Systematic Review Comparing Conventional Medical Treatment and Surgical Intervention: Penelitian lanjutan dapat melakukan uji klinis prospektif terkontrol secara acak yang membandingkan efektivitas dosis berbeda dexamethasone sebagai tambahan pada terapi antibiotik untuk mengurangi kebutuhan operasi pada abses leher dalam anak. Desain percobaan tersebut harus melibatkan populasi pediatrik dengan ukuran abses kecil hingga sedang, serta memantau hasil klinis seperti waktu pemulihan, durasi rawat inap, dan tingkat komplikasi. Selanjutnya, diperlukan penyusunan registri multisentra dengan protokol standar untuk menilai faktor prediktif seperti ukuran abses, lokasi anatomi, dan status imunologis pasien yang memengaruhi keberhasilan terapi medis versus bedah. Data yang terkumpul dari registri ini dapat diolah dengan analisis multivariat guna menghasilkan model prediksi yang dapat membantu dokter dalam mengambil keputusan terapi secara individual. Selain itu, evaluasi dampak ekonomi dan kualitas hidup jangka panjang pasien setelah pendekatan kombinasi medisAcbedah versus strategi tunggal sangat penting untuk menilai keberlanjutan kebijakan kesehatan. Penelitian ini dapat menggunakan analisis biayaAcmanfaat serta kuesioner kualitas hidup yang telah terverifikasi untuk mengukur perbedaan beban finansial dan kesejahteraan pasien serta keluarga. Ketiga agenda penelitian tersebut secara bersamaan akan mengisi kekurangan metodologis yang ada, seperti variabilitas pada metodologi studi retrospektif sebelumnya. Hasilnya diharapkan dapat memperjelas kriteria pemilihan terapi berdasarkan tingkat keparahan infeksi, ukuran abses, dan respons imun serta memberikan panduan klinis yang lebih terstandardisasi. Akhirnya, temuan ini dapat menjadi dasar bagi pembaruan protokol nasional dan internasional dalam penanganan infeksi leher dalam pediatrik. Dengan demikian, praktik klinis akan lebih tepat sasaran, mengoptimalkan hasil klinis, dan meminimalkan komplikasi serta beban ekonomi.. Manajemen infeksi leher dalam pediatrik harus dipersonalisasi berdasarkan tingkat keparahan infeksi dan presentasi klinis.terapi medis dengan antibiotik intravena efektif untuk kasus ringan hingga sedang, terutama pada abses kecil yang tidak rumit, sementara intervensi bedah direkomendasikan untuk abses yang lebih besar, ketidakstabilan klinis, atau infeksi yang meluas.Deksametason sebagai tambahan dapat mengurangi kebutuhan operasi pada pasien terpilih.Oleh karena itu, strategi pengobatan yang menggabungkan terapi medis, pemantauan ketat, dan intervensi bedah tepat waktu dapat mengoptimalkan hasil klinis dan meminimalkan komplikasi pada DNI pediatrik Latar Belakang: Infeksi leher dalam pediatrik (DNI), termasuk abses, merupakan tantangan klinis serius karena progresinya yang cepat serta risiko komplikasi berat seperti obstruksi jalan napas dan sepsis. Infeksi ini umumnya bersifat bakteri dan sering muncul dari kondisi umum seperti tonsilitis atau faringitis, yang kemudian menyebar ke ruang leher yang lebih dalam. Penanganan DNI melibatkan dua pendekatan utama: terapi medis dengan antibiotik atau intervensi bedah untuk mengalirkan abses. Pemilihan pendekatan yang paling efektif, baik medis maupun bedah, memerlukan pertimbangan cermat terkait usia pasien, tingkat keparahan infeksi, dan potensi efek samping. Penelitian ini bertujuan memberikan analisis komparatif kedua metode untuk membantu klinisi memilih pendekatan terbaik dalam mengelola DNI pada anak, sehingga meminimalkan risiko dan mencapai pemulihan optimal. Metode:... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/c/asing-intervensi-bedah-praktik-terapi-antibiotik-i-thumb-d025a.webp" title="JURIS - Comparative Analysis of Pediatric Deep Neck Infection Management: A Systematic Review Comparing Conventional Medical Treatment and  Surgical Intervention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/asing-intervensi-bedah-praktik-terapi-antibiotik-i-thumb-d025a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/asing-intervensi-bedah-praktik-terapi-antibiotik-i-thumb-d025a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/asing-intervensi-bedah-praktik-terapi-antibiotik-i-thumb-d025a.webp 1x" title="JURIS - Comparative Analysis of Pediatric Deep Neck Infection Management: A Systematic Review Comparing Conventional Medical Treatment and  Surgical Intervention" alt="JURIS - Comparative Analysis of Pediatric Deep Neck Infection Management: A Systematic Review Comparing Conventional Medical Treatment and  Surgical Intervention" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/asing-intervensi-bedah-praktik-terapi-antibiotik-i-thumb-68e08.webp" title="JURIS - Comparative Analysis of Pediatric Deep Neck Infection Management: A Systematic Review Comparing Conventional Medical Treatment and  Surgical Intervention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/asing-intervensi-bedah-praktik-terapi-antibiotik-i-thumb-68e08.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/asing-intervensi-bedah-praktik-terapi-antibiotik-i-thumb-68e08.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/asing-intervensi-bedah-praktik-terapi-antibiotik-i-thumb-68e08.webp 1x" title="JURIS - Comparative Analysis of Pediatric Deep Neck Infection Management: A Systematic Review Comparing Conventional Medical Treatment and  Surgical Intervention" alt="JURIS - Comparative Analysis of Pediatric Deep Neck Infection Management: A Systematic Review Comparing Conventional Medical Treatment and  Surgical Intervention" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/asing-intervensi-bedah-praktik-terapi-antibiotik-i-thumb-9ce75.webp" title="JURIS - Comparative Analysis of Pediatric Deep Neck Infection Management: A Systematic Review Comparing Conventional Medical Treatment and  Surgical Intervention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/asing-intervensi-bedah-praktik-terapi-antibiotik-i-thumb-9ce75.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/asing-intervensi-bedah-praktik-terapi-antibiotik-i-thumb-9ce75.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/asing-intervensi-bedah-praktik-terapi-antibiotik-i-thumb-9ce75.webp 1x" title="JURIS - Comparative Analysis of Pediatric Deep Neck Infection Management: A Systematic Review Comparing Conventional Medical Treatment and  Surgical Intervention" alt="JURIS - Comparative Analysis of Pediatric Deep Neck Infection Management: A Systematic Review Comparing Conventional Medical Treatment and  Surgical Intervention" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55081-asing-intervensi-bedah-praktik-terapi-antibiotik" title="JURIS - Comparative Analysis of Pediatric Deep Neck Infection Management: A Systematic Review Comparing Conventional Medical Treatment and  Surgical Intervention" target="_blank">Comparative Analysis of Pediatric Deep Neck Infection Management: A Systematic Review Comparing Conventional Medical Treatment and  Surgical Intervention</a>: Penelitian lanjutan dapat melakukan uji klinis prospektif terkontrol secara acak yang membandingkan efektivitas dosis berbeda dexamethasone sebagai tambahan pada terapi antibiotik untuk mengurangi kebutuhan operasi pada abses leher dalam anak. Desain percobaan tersebut harus melibatkan populasi pediatrik dengan ukuran abses kecil hingga sedang, serta memantau hasil klinis seperti waktu pemulihan, durasi rawat inap, dan tingkat komplikasi. Selanjutnya, diperlukan penyusunan registri multisentra dengan protokol standar untuk menilai faktor prediktif seperti ukuran abses, lokasi anatomi, dan status imunologis pasien yang memengaruhi keberhasilan terapi medis versus bedah. Data yang terkumpul dari registri ini dapat diolah dengan analisis multivariat guna menghasilkan model prediksi yang dapat membantu dokter dalam mengambil keputusan terapi secara individual. Selain itu, evaluasi dampak ekonomi dan kualitas hidup jangka panjang pasien setelah pendekatan kombinasi medisAcbedah versus strategi tunggal sangat penting untuk menilai keberlanjutan kebijakan kesehatan. Penelitian ini dapat menggunakan analisis biayaAcmanfaat serta kuesioner kualitas hidup yang telah terverifikasi untuk mengukur perbedaan beban finansial dan kesejahteraan pasien serta keluarga. Ketiga agenda penelitian tersebut secara bersamaan akan mengisi kekurangan metodologis yang ada, seperti variabilitas pada metodologi studi retrospektif sebelumnya. Hasilnya diharapkan dapat memperjelas kriteria pemilihan terapi berdasarkan tingkat keparahan infeksi, ukuran abses, dan respons imun serta memberikan panduan klinis yang lebih terstandardisasi. Akhirnya, temuan ini dapat menjadi dasar bagi pembaruan protokol nasional dan internasional dalam penanganan infeksi leher dalam pediatrik. Dengan demikian, praktik klinis akan lebih tepat sasaran, mengoptimalkan hasil klinis, dan meminimalkan komplikasi serta beban ekonomi..
<br>Manajemen infeksi leher dalam pediatrik harus dipersonalisasi berdasarkan tingkat keparahan infeksi dan presentasi klinis.terapi medis dengan antibiotik intravena efektif untuk kasus ringan hingga sedang, terutama pada abses kecil yang tidak rumit, sementara intervensi bedah direkomendasikan untuk abses yang lebih besar, ketidakstabilan klinis, atau infeksi yang meluas.Deksametason sebagai tambahan dapat mengurangi kebutuhan operasi pada pasien terpilih.Oleh karena itu, strategi pengobatan yang menggabungkan terapi medis, pemantauan ketat, dan intervensi bedah tepat waktu dapat mengoptimalkan hasil klinis dan meminimalkan komplikasi pada DNI pediatrik
<br>Latar Belakang: Infeksi leher dalam pediatrik (DNI), termasuk abses, merupakan tantangan klinis serius karena progresinya yang cepat serta risiko komplikasi berat seperti obstruksi jalan napas dan sepsis. Infeksi ini umumnya bersifat bakteri dan sering muncul dari kondisi umum seperti tonsilitis atau faringitis, yang kemudian menyebar ke ruang leher yang lebih dalam. Penanganan DNI melibatkan dua pendekatan utama: terapi medis dengan antibiotik atau intervensi bedah untuk mengalirkan abses. Pemilihan pendekatan yang paling efektif, baik medis maupun bedah, memerlukan pertimbangan cermat terkait usia pasien, tingkat keparahan infeksi, dan potensi efek samping. Penelitian ini bertujuan memberikan analisis komparatif kedua metode untuk membantu klinisi memilih pendekatan terbaik dalam mengelola DNI pada anak, sehingga meminimalkan risiko dan mencapai pemulihan optimal. Metode:...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/c/asing-intervensi-bedah-praktik-terapi-antibiotik-i-thumb-9ce75.webp" type="image/webp" length="263386" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/asing-intervensi-bedah-praktik-terapi-antibiotik-i-thumb-d025a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/asing-intervensi-bedah-praktik-terapi-antibiotik-i-thumb-68e08.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/asing-intervensi-bedah-praktik-terapi-antibiotik-i-thumb-9ce75.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5415-ijhp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18346-international-journal-health-pharmaceutical-ijhp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Mediation Role of Supply Chain Integration and Moderation of Supply Chain Risk Management in Relationship Between Project Planning and Project Performance in The Logistic Sector ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Mediation Role of Supply Chain Integration and Moderation of Supply Chain Risk Management in Relationship Between Project Planning and Project Performance in The Logistic Sector ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Mediation Role of Supply Chain Integration and Moderation of Supply Chain Risk Management in Relationship Between Project Planning and Project Performance in The Logistic Sector ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55075-rantai-pasok-pisang-studi-empiris-hasil-proyek-kin</link>
	<guid isPermaLink="false">79a05d1085f02c70fafca97507055949</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 21:29:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa aspek. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk menyelidiki faktor-faktor yang mempengaruhi integrasi rantai pasok dalam proyek logistik, termasuk peran teknologi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Mediation Role of Supply Chain Integration and Moderation of Supply Chain Risk Management in Relationship Between Project Planning and Project Performance in The Logistic Sector: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa aspek. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk menyelidiki faktor-faktor yang mempengaruhi integrasi rantai pasok dalam proyek logistik, termasuk peran teknologi dan kolaborasi antar organisasi. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi manajemen risiko yang efektif dalam mengurangi ketidakpastian dan meningkatkan kinerja proyek logistik. Ketiga, studi empiris dapat dilakukan untuk menguji pengaruh perencanaan proyek yang komprehensif terhadap kinerja proyek, terutama dalam hal waktu, biaya, dan kualitas. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam memahami dan meningkatkan kinerja proyek logistik.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan proyek dan integrasi rantai pasok secara signifikan mempengaruhi kinerja proyek.Namun, perencanaan proyek tidak mempengaruhi integrasi rantai pasok, dan integrasi rantai pasok tidak berfungsi sebagai mediator antara perencanaan proyek dan kinerja proyek.Selain itu, manajemen risiko rantai pasok tidak memoderasi hubungan antara perencanaan proyek dan kinerja proyek.Temuan ini menunjukkan bahwa perencanaan dan integrasi berfungsi sebagai mekanisme independen yang meningkatkan kinerja proyek.Studi ini memberikan wawasan tentang peran manajemen perencanaan proyek, koordinasi, dan praktik manajemen risiko dalam mempengaruhi hasil proyek logistik Studi ini menyelidiki hubungan antara perencanaan proyek logistik dan kinerja menggunakan manajemen risiko rantai pasok dan integrasi rantai pasok sebagai moderator dan mediator, masing-masing. Proyek logistik ditandai dengan kompleksitas tinggi, ketidakpastian, dan koordinasi multi-pemangku kepentingan, sehingga perencanaan efektif dan integrasi menjadi penting. Namun, studi sebelumnya telah banyak memeriksa variabel-variabel ini secara independen, dengan perhatian terbatas terhadap peran gabungan mereka dalam konteks proyek logistik. Studi ini menggunakan metodologi kuantitatif, menganalisis data survei dari 303 ahli proyek logistik menggunakan AMOS dan Structural Equation Modelling (SEM). Temuan menunjukkan bahwa integrasi rantai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/3/rantai-pasok-pisang-studi-empiris-hasil-proyek-kin-thumb-fab49.webp" title="JURIS - The Mediation Role of Supply Chain Integration and Moderation of Supply Chain Risk Management in Relationship Between Project Planning and Project Performance in The Logistic Sector" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/rantai-pasok-pisang-studi-empiris-hasil-proyek-kin-thumb-fab49.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/rantai-pasok-pisang-studi-empiris-hasil-proyek-kin-thumb-fab49.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/rantai-pasok-pisang-studi-empiris-hasil-proyek-kin-thumb-fab49.webp 1x" title="JURIS - The Mediation Role of Supply Chain Integration and Moderation of Supply Chain Risk Management in Relationship Between Project Planning and Project Performance in The Logistic Sector" alt="JURIS - The Mediation Role of Supply Chain Integration and Moderation of Supply Chain Risk Management in Relationship Between Project Planning and Project Performance in The Logistic Sector" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/rantai-pasok-pisang-studi-empiris-hasil-proyek-kin-thumb-a0ac6.webp" title="JURIS - The Mediation Role of Supply Chain Integration and Moderation of Supply Chain Risk Management in Relationship Between Project Planning and Project Performance in The Logistic Sector" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/rantai-pasok-pisang-studi-empiris-hasil-proyek-kin-thumb-a0ac6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/rantai-pasok-pisang-studi-empiris-hasil-proyek-kin-thumb-a0ac6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/rantai-pasok-pisang-studi-empiris-hasil-proyek-kin-thumb-a0ac6.webp 1x" title="JURIS - The Mediation Role of Supply Chain Integration and Moderation of Supply Chain Risk Management in Relationship Between Project Planning and Project Performance in The Logistic Sector" alt="JURIS - The Mediation Role of Supply Chain Integration and Moderation of Supply Chain Risk Management in Relationship Between Project Planning and Project Performance in The Logistic Sector" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/rantai-pasok-pisang-studi-empiris-hasil-proyek-kin-thumb-69cb0.webp" title="JURIS - The Mediation Role of Supply Chain Integration and Moderation of Supply Chain Risk Management in Relationship Between Project Planning and Project Performance in The Logistic Sector" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/rantai-pasok-pisang-studi-empiris-hasil-proyek-kin-thumb-69cb0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/rantai-pasok-pisang-studi-empiris-hasil-proyek-kin-thumb-69cb0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/rantai-pasok-pisang-studi-empiris-hasil-proyek-kin-thumb-69cb0.webp 1x" title="JURIS - The Mediation Role of Supply Chain Integration and Moderation of Supply Chain Risk Management in Relationship Between Project Planning and Project Performance in The Logistic Sector" alt="JURIS - The Mediation Role of Supply Chain Integration and Moderation of Supply Chain Risk Management in Relationship Between Project Planning and Project Performance in The Logistic Sector" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55075-rantai-pasok-pisang-studi-empiris-hasil-proyek-kin" title="JURIS - The Mediation Role of Supply Chain Integration and Moderation of Supply Chain Risk Management in Relationship Between Project Planning and Project Performance in The Logistic Sector" target="_blank">The Mediation Role of Supply Chain Integration and Moderation of Supply Chain Risk Management in Relationship Between Project Planning and Project Performance in The Logistic Sector</a>: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa aspek. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk menyelidiki faktor-faktor yang mempengaruhi integrasi rantai pasok dalam proyek logistik, termasuk peran teknologi dan kolaborasi antar organisasi. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi manajemen risiko yang efektif dalam mengurangi ketidakpastian dan meningkatkan kinerja proyek logistik. Ketiga, studi empiris dapat dilakukan untuk menguji pengaruh perencanaan proyek yang komprehensif terhadap kinerja proyek, terutama dalam hal waktu, biaya, dan kualitas. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam memahami dan meningkatkan kinerja proyek logistik..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan proyek dan integrasi rantai pasok secara signifikan mempengaruhi kinerja proyek.Namun, perencanaan proyek tidak mempengaruhi integrasi rantai pasok, dan integrasi rantai pasok tidak berfungsi sebagai mediator antara perencanaan proyek dan kinerja proyek.Selain itu, manajemen risiko rantai pasok tidak memoderasi hubungan antara perencanaan proyek dan kinerja proyek.Temuan ini menunjukkan bahwa perencanaan dan integrasi berfungsi sebagai mekanisme independen yang meningkatkan kinerja proyek.Studi ini memberikan wawasan tentang peran manajemen perencanaan proyek, koordinasi, dan praktik manajemen risiko dalam mempengaruhi hasil proyek logistik
<br>Studi ini menyelidiki hubungan antara perencanaan proyek logistik dan kinerja menggunakan manajemen risiko rantai pasok dan integrasi rantai pasok sebagai moderator dan mediator, masing-masing. Proyek logistik ditandai dengan kompleksitas tinggi, ketidakpastian, dan koordinasi multi-pemangku kepentingan, sehingga perencanaan efektif dan integrasi menjadi penting. Namun, studi sebelumnya telah banyak memeriksa variabel-variabel ini secara independen, dengan perhatian terbatas terhadap peran gabungan mereka dalam konteks proyek logistik. Studi ini menggunakan metodologi kuantitatif, menganalisis data survei dari 303 ahli proyek logistik menggunakan AMOS dan Structural Equation Modelling (SEM). Temuan menunjukkan bahwa integrasi rantai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/3/rantai-pasok-pisang-studi-empiris-hasil-proyek-kin-thumb-a0ac6.webp" type="image/webp" length="85928" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/rantai-pasok-pisang-studi-empiris-hasil-proyek-kin-thumb-fab49.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/rantai-pasok-pisang-studi-empiris-hasil-proyek-kin-thumb-a0ac6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/rantai-pasok-pisang-studi-empiris-hasil-proyek-kin-thumb-69cb0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-611-upn-veteran.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18280-jurnal-mebis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Motivation Mediates Knowledge and Self Efficacy Effects on Cooperative Membership Intention ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Motivation Mediates Knowledge and Self Efficacy Effects on Cooperative Membership Intention ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Motivation Mediates Knowledge and Self Efficacy Effects on Cooperative Membership Intention ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55078-peran-koperasi-konteks-syariah-pengendali</link>
	<guid isPermaLink="false">c68c2e7bf45e5a30a794ec7cac0e4526</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 21:19:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam koperasi, institusi pendidikan dan organisasi koperasi dapat mempertimbangkan strategi berikut: (1) Mengembangkan program pendidikan koperasi yang lebih interaktif dan berbasis pengalaman, yang memungkinkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Motivation Mediates Knowledge and Self-Efficacy Effects on Cooperative Membership Intention: Untuk meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam koperasi, institusi pendidikan dan organisasi koperasi dapat mempertimbangkan strategi berikut: (1) Mengembangkan program pendidikan koperasi yang lebih interaktif dan berbasis pengalaman, yang memungkinkan mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan koperasi secara langsung dan meningkatkan pemahaman mereka tentang manfaat dan peran koperasi dalam kehidupan mereka. (2) Meningkatkan citra koperasi dengan menekankan nilai-nilai kolektif, partisipasi anggota, dan manfaat ekonomi yang ditawarkan. Ini dapat dilakukan melalui kampanye kesadaran, acara-acara komunitas, dan inisiatif pemasaran yang berfokus pada manfaat koperasi bagi mahasiswa. (3) Menerapkan program keterlibatan yang didorong oleh nilai, di mana mahasiswa dapat terlibat dalam proyek-proyek koperasi yang relevan dengan minat dan tujuan mereka. Dengan menghubungkan partisipasi koperasi dengan nilai-nilai dan tujuan pribadi mahasiswa, motivasi mereka untuk terlibat dapat ditingkatkan.. Penelitian ini mengonfirmasi bahwa minat mahasiswa menjadi anggota koperasi tidak langsung dibentuk oleh pengetahuan koperasi dan efikasi diri, tetapi terutama didorong oleh faktor motivasi.Pengetahuan koperasi dan efikasi diri berfungsi sebagai sumber daya kognitif dan psikologis dasar.namun, kedua variabel tersebut tidak menunjukkan efek langsung yang signifikan pada minat mahasiswa.Sebaliknya, pengaruh mereka beroperasi melalui dorongan motivasi yang sepenuhnya memediasi hubungan antara variabel-variabel ini dan minat.Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa mungkin memiliki pengetahuan dan keyakinan yang cukup, tetapi tanpa motivasi internal yang cukup, atribut-atribut tersebut tidak diterjemahkan menjadi niat perilaku.Motivasi muncul sebagai mekanisme sentral yang mengubah pemahaman dan keyakinan diri menjadi minat nyata dalam partisipasi koperasi.Temuan ini memperkuat perspektif teoritis bahwa perilaku tidak hanya ditentukan oleh kognisi, tetapi juga oleh proses psikologis internal, khususnya motivasi sebagai kekuatan pendorong tindakan.Dari sudut pandang praktis, hasil ini implikasinya adalah upaya untuk meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam koperasi tidak boleh bergantung hanya pada peningkatan pengetahuan atau efikasi diri.Institusi pendidikan dan organisasi koperasi harus merancang strategi untuk memperkuat motivasi intrinsik mahasiswa, seperti menyediakan peluang belajar berbasis pengalaman, meningkatkan citra dan relevansi koperasi, serta menciptakan program keterlibatan yang didorong oleh nilai Artikel ini menyelidiki pengaruh pengetahuan koperasi dan efikasi diri terhadap niat keanggotaan mahasiswa dalam koperasi mahasiswa, dengan motivasi sebagai variabel perantara. Mengadopsi desain kuantitatif eksplanatif, data dikumpulkan dari 95 mahasiswa yang dipilih melalui sampling purposive menggunakan kuesioner skala Likert lima poin. Partial Least Squares Structural Equation Modelling (PLS-SEM) diterapkan untuk pengujian hipotesis. Pengetahuan koperasi dan efikasi diri tidak menunjukkan efek langsung pada niat keanggotaan. Namun, kedua variabel... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/7/peran-koperasi-konteks-syariah-pengendalian-keuang-thumb-a7d8f.webp" title="JURIS - Motivation Mediates Knowledge and Self-Efficacy Effects on Cooperative Membership Intention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/peran-koperasi-konteks-syariah-pengendalian-keuang-thumb-a7d8f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/peran-koperasi-konteks-syariah-pengendalian-keuang-thumb-a7d8f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/peran-koperasi-konteks-syariah-pengendalian-keuang-thumb-a7d8f.webp 1x" title="JURIS - Motivation Mediates Knowledge and Self-Efficacy Effects on Cooperative Membership Intention" alt="JURIS - Motivation Mediates Knowledge and Self-Efficacy Effects on Cooperative Membership Intention" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/peran-koperasi-konteks-syariah-pengendalian-keuang-thumb-1dded.webp" title="JURIS - Motivation Mediates Knowledge and Self-Efficacy Effects on Cooperative Membership Intention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/peran-koperasi-konteks-syariah-pengendalian-keuang-thumb-1dded.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/peran-koperasi-konteks-syariah-pengendalian-keuang-thumb-1dded.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/peran-koperasi-konteks-syariah-pengendalian-keuang-thumb-1dded.webp 1x" title="JURIS - Motivation Mediates Knowledge and Self-Efficacy Effects on Cooperative Membership Intention" alt="JURIS - Motivation Mediates Knowledge and Self-Efficacy Effects on Cooperative Membership Intention" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/peran-koperasi-konteks-syariah-pengendalian-keuang-thumb-4f69f.webp" title="JURIS - Motivation Mediates Knowledge and Self-Efficacy Effects on Cooperative Membership Intention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/peran-koperasi-konteks-syariah-pengendalian-keuang-thumb-4f69f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/peran-koperasi-konteks-syariah-pengendalian-keuang-thumb-4f69f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/peran-koperasi-konteks-syariah-pengendalian-keuang-thumb-4f69f.webp 1x" title="JURIS - Motivation Mediates Knowledge and Self-Efficacy Effects on Cooperative Membership Intention" alt="JURIS - Motivation Mediates Knowledge and Self-Efficacy Effects on Cooperative Membership Intention" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55078-peran-koperasi-konteks-syariah-pengendali" title="JURIS - Motivation Mediates Knowledge and Self-Efficacy Effects on Cooperative Membership Intention" target="_blank">Motivation Mediates Knowledge and Self-Efficacy Effects on Cooperative Membership Intention</a>: Untuk meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam koperasi, institusi pendidikan dan organisasi koperasi dapat mempertimbangkan strategi berikut: (1) Mengembangkan program pendidikan koperasi yang lebih interaktif dan berbasis pengalaman, yang memungkinkan mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan koperasi secara langsung dan meningkatkan pemahaman mereka tentang manfaat dan peran koperasi dalam kehidupan mereka. (2) Meningkatkan citra koperasi dengan menekankan nilai-nilai kolektif, partisipasi anggota, dan manfaat ekonomi yang ditawarkan. Ini dapat dilakukan melalui kampanye kesadaran, acara-acara komunitas, dan inisiatif pemasaran yang berfokus pada manfaat koperasi bagi mahasiswa. (3) Menerapkan program keterlibatan yang didorong oleh nilai, di mana mahasiswa dapat terlibat dalam proyek-proyek koperasi yang relevan dengan minat dan tujuan mereka. Dengan menghubungkan partisipasi koperasi dengan nilai-nilai dan tujuan pribadi mahasiswa, motivasi mereka untuk terlibat dapat ditingkatkan..
<br>Penelitian ini mengonfirmasi bahwa minat mahasiswa menjadi anggota koperasi tidak langsung dibentuk oleh pengetahuan koperasi dan efikasi diri, tetapi terutama didorong oleh faktor motivasi.Pengetahuan koperasi dan efikasi diri berfungsi sebagai sumber daya kognitif dan psikologis dasar.namun, kedua variabel tersebut tidak menunjukkan efek langsung yang signifikan pada minat mahasiswa.Sebaliknya, pengaruh mereka beroperasi melalui dorongan motivasi yang sepenuhnya memediasi hubungan antara variabel-variabel ini dan minat.Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa mungkin memiliki pengetahuan dan keyakinan yang cukup, tetapi tanpa motivasi internal yang cukup, atribut-atribut tersebut tidak diterjemahkan menjadi niat perilaku.Motivasi muncul sebagai mekanisme sentral yang mengubah pemahaman dan keyakinan diri menjadi minat nyata dalam partisipasi koperasi.Temuan ini memperkuat perspektif teoritis bahwa perilaku tidak hanya ditentukan oleh kognisi, tetapi juga oleh proses psikologis internal, khususnya motivasi sebagai kekuatan pendorong tindakan.Dari sudut pandang praktis, hasil ini implikasinya adalah upaya untuk meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam koperasi tidak boleh bergantung hanya pada peningkatan pengetahuan atau efikasi diri.Institusi pendidikan dan organisasi koperasi harus merancang strategi untuk memperkuat motivasi intrinsik mahasiswa, seperti menyediakan peluang belajar berbasis pengalaman, meningkatkan citra dan relevansi koperasi, serta menciptakan program keterlibatan yang didorong oleh nilai
<br>Artikel ini menyelidiki pengaruh pengetahuan koperasi dan efikasi diri terhadap niat keanggotaan mahasiswa dalam koperasi mahasiswa, dengan motivasi sebagai variabel perantara. Mengadopsi desain kuantitatif eksplanatif, data dikumpulkan dari 95 mahasiswa yang dipilih melalui sampling purposive menggunakan kuesioner skala Likert lima poin. Partial Least Squares Structural Equation Modelling (PLS-SEM) diterapkan untuk pengujian hipotesis. Pengetahuan koperasi dan efikasi diri tidak menunjukkan efek langsung pada niat keanggotaan. Namun, kedua variabel...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/7/peran-koperasi-konteks-syariah-pengendalian-keuang-thumb-4f69f.webp" type="image/webp" length="102988" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/peran-koperasi-konteks-syariah-pengendalian-keuang-thumb-a7d8f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/peran-koperasi-konteks-syariah-pengendalian-keuang-thumb-1dded.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/peran-koperasi-konteks-syariah-pengendalian-keuang-thumb-4f69f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-611-upn-veteran.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18280-jurnal-mebis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimizing Digital Marketing Strategy through Influencer Credibility Content Quality and Electronic Word of Mouth E WOM in Building Customer Trust and Increasing Purchasing Decisions Study on Eri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimizing Digital Marketing Strategy through Influencer Credibility Content Quality and Electronic Word of Mouth E WOM in Building Customer Trust and Increasing Purchasing Decisions Study on Eri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimizing Digital Marketing Strategy through Influencer Credibility Content Quality and Electronic Word of Mouth E WOM in Building Customer Trust and Increasing Purchasing Decisions Study on Eri ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55071-wom-positif-digital-marketing-strategi-kon</link>
	<guid isPermaLink="false">29ff8125c11551434ed54432cfcd337c</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 21:18:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, disarankan agar Erigo lebih selektif dalam memilih influencer yang memiliki kredibilitas tinggi dan selaras dengan identitas merek. Selain itu, Erigo perlu mengembangkan konten yang informatif dan autentik untuk membangun ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimizing Digital Marketing Strategy through Influencer Credibility, Content Quality, and Electronic Word of Mouth (E-WOM) in Building Customer Trust and Increasing Purchasing Decisions (Study on Eri: Berdasarkan temuan penelitian, disarankan agar Erigo lebih selektif dalam memilih influencer yang memiliki kredibilitas tinggi dan selaras dengan identitas merek. Selain itu, Erigo perlu mengembangkan konten yang informatif dan autentik untuk membangun engagement yang bermakna. Manajemen e-WOM juga harus aktif dengan memberikan respons cepat terhadap ulasan dan mendorong testimonial positif. Penelitian selanjutnya dapat menggunakan metode sampling probabilitas, memperluas objek penelitian ke merek atau kategori produk yang berbeda, dan memasukkan variabel tambahan seperti risiko yang dirasakan atau keterlibatan platform untuk memperoleh model perilaku konsumen digital yang lebih komprehensif.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kredibilitas influencer, kualitas konten, dan Electronic Word of Mouth (e-WOM) memiliki pengaruh positif terhadap kepercayaan pelanggan, dengan kredibilitas influencer dan kualitas konten memiliki pengaruh signifikan, sedangkan e-WOM memiliki pengaruh signifikan terhadap kepercayaan pelanggan dalam konteks pemasaran fashion Erigo di TikTok.Kepercayaan pelanggan terbukti menjadi mekanisme perantara utama dalam menghubungkan kualitas konten dan e-WOM dengan keputusan pembelian.Kredibilitas influencer hanya memiliki pengaruh langsung pada pembelian, sedangkan kualitas konten dan e-WOM memiliki pengaruh tidak langsung melalui kepercayaan pelanggan.Temuan ini memperkaya literatur pemasaran digital di TikTok dengan mengonfirmasi bahwa keputusan pembelian tidak hanya dipengaruhi oleh stimulus pemasaran, tetapi terutama oleh kepercayaan yang dibangun melalui konten dan interaksi sosial, menjadikannya variabel kunci dalam model perilaku konsumen di platform video pendek Artikel ini menganalisis pengaruh kredibilitas influencer, kualitas konten, dan Electronic Word of Mouth (e-WOM) terhadap kepercayaan pelanggan dan dampaknya terhadap keputusan pembelian untuk merek fashion Erigo di platform TikTok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode sampling acak, dengan responden terdiri dari konsumen yang telah membeli produk Erigo melalui TikTok. Sebanyak 125 responden berpartisipasi dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares (PLS) dengan perangkat lunak SmartPLS 3. Hasil menunjukkan bahwa kredibilitas influencer,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/b/wom-positif-digital-marketing-strategi-konten-prom-thumb-39dd2.webp" title="JURIS - Optimizing Digital Marketing Strategy through Influencer Credibility, Content Quality, and Electronic Word of Mouth (E-WOM) in Building Customer Trust and Increasing Purchasing Decisions (Study on Eri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/wom-positif-digital-marketing-strategi-konten-prom-thumb-39dd2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/wom-positif-digital-marketing-strategi-konten-prom-thumb-39dd2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/wom-positif-digital-marketing-strategi-konten-prom-thumb-39dd2.webp 1x" title="JURIS - Optimizing Digital Marketing Strategy through Influencer Credibility, Content Quality, and Electronic Word of Mouth (E-WOM) in Building Customer Trust and Increasing Purchasing Decisions (Study on Eri" alt="JURIS - Optimizing Digital Marketing Strategy through Influencer Credibility, Content Quality, and Electronic Word of Mouth (E-WOM) in Building Customer Trust and Increasing Purchasing Decisions (Study on Eri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/wom-positif-digital-marketing-strategi-konten-prom-thumb-4ed1d.webp" title="JURIS - Optimizing Digital Marketing Strategy through Influencer Credibility, Content Quality, and Electronic Word of Mouth (E-WOM) in Building Customer Trust and Increasing Purchasing Decisions (Study on Eri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/wom-positif-digital-marketing-strategi-konten-prom-thumb-4ed1d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/wom-positif-digital-marketing-strategi-konten-prom-thumb-4ed1d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/wom-positif-digital-marketing-strategi-konten-prom-thumb-4ed1d.webp 1x" title="JURIS - Optimizing Digital Marketing Strategy through Influencer Credibility, Content Quality, and Electronic Word of Mouth (E-WOM) in Building Customer Trust and Increasing Purchasing Decisions (Study on Eri" alt="JURIS - Optimizing Digital Marketing Strategy through Influencer Credibility, Content Quality, and Electronic Word of Mouth (E-WOM) in Building Customer Trust and Increasing Purchasing Decisions (Study on Eri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/wom-positif-digital-marketing-strategi-konten-prom-thumb-ed394.webp" title="JURIS - Optimizing Digital Marketing Strategy through Influencer Credibility, Content Quality, and Electronic Word of Mouth (E-WOM) in Building Customer Trust and Increasing Purchasing Decisions (Study on Eri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/wom-positif-digital-marketing-strategi-konten-prom-thumb-ed394.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/wom-positif-digital-marketing-strategi-konten-prom-thumb-ed394.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/wom-positif-digital-marketing-strategi-konten-prom-thumb-ed394.webp 1x" title="JURIS - Optimizing Digital Marketing Strategy through Influencer Credibility, Content Quality, and Electronic Word of Mouth (E-WOM) in Building Customer Trust and Increasing Purchasing Decisions (Study on Eri" alt="JURIS - Optimizing Digital Marketing Strategy through Influencer Credibility, Content Quality, and Electronic Word of Mouth (E-WOM) in Building Customer Trust and Increasing Purchasing Decisions (Study on Eri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55071-wom-positif-digital-marketing-strategi-kon" title="JURIS - Optimizing Digital Marketing Strategy through Influencer Credibility, Content Quality, and Electronic Word of Mouth (E-WOM) in Building Customer Trust and Increasing Purchasing Decisions (Study on Eri" target="_blank">Optimizing Digital Marketing Strategy through Influencer Credibility, Content Quality, and Electronic Word of Mouth (E-WOM) in Building Customer Trust and Increasing Purchasing Decisions (Study on Eri</a>: Berdasarkan temuan penelitian, disarankan agar Erigo lebih selektif dalam memilih influencer yang memiliki kredibilitas tinggi dan selaras dengan identitas merek. Selain itu, Erigo perlu mengembangkan konten yang informatif dan autentik untuk membangun engagement yang bermakna. Manajemen e-WOM juga harus aktif dengan memberikan respons cepat terhadap ulasan dan mendorong testimonial positif. Penelitian selanjutnya dapat menggunakan metode sampling probabilitas, memperluas objek penelitian ke merek atau kategori produk yang berbeda, dan memasukkan variabel tambahan seperti risiko yang dirasakan atau keterlibatan platform untuk memperoleh model perilaku konsumen digital yang lebih komprehensif..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa kredibilitas influencer, kualitas konten, dan Electronic Word of Mouth (e-WOM) memiliki pengaruh positif terhadap kepercayaan pelanggan, dengan kredibilitas influencer dan kualitas konten memiliki pengaruh signifikan, sedangkan e-WOM memiliki pengaruh signifikan terhadap kepercayaan pelanggan dalam konteks pemasaran fashion Erigo di TikTok.Kepercayaan pelanggan terbukti menjadi mekanisme perantara utama dalam menghubungkan kualitas konten dan e-WOM dengan keputusan pembelian.Kredibilitas influencer hanya memiliki pengaruh langsung pada pembelian, sedangkan kualitas konten dan e-WOM memiliki pengaruh tidak langsung melalui kepercayaan pelanggan.Temuan ini memperkaya literatur pemasaran digital di TikTok dengan mengonfirmasi bahwa keputusan pembelian tidak hanya dipengaruhi oleh stimulus pemasaran, tetapi terutama oleh kepercayaan yang dibangun melalui konten dan interaksi sosial, menjadikannya variabel kunci dalam model perilaku konsumen di platform video pendek
<br>Artikel ini menganalisis pengaruh kredibilitas influencer, kualitas konten, dan Electronic Word of Mouth (e-WOM) terhadap kepercayaan pelanggan dan dampaknya terhadap keputusan pembelian untuk merek fashion Erigo di platform TikTok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode sampling acak, dengan responden terdiri dari konsumen yang telah membeli produk Erigo melalui TikTok. Sebanyak 125 responden berpartisipasi dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares (PLS) dengan perangkat lunak SmartPLS 3. Hasil menunjukkan bahwa kredibilitas influencer,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/b/wom-positif-digital-marketing-strategi-konten-prom-thumb-ed394.webp" type="image/webp" length="82866" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/wom-positif-digital-marketing-strategi-konten-prom-thumb-39dd2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/wom-positif-digital-marketing-strategi-konten-prom-thumb-4ed1d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/wom-positif-digital-marketing-strategi-konten-prom-thumb-ed394.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-611-upn-veteran.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18280-jurnal-mebis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Understanding How Airport Facilities and Positive Emotions Shape Passenger Satisfaction and Travel Intention ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Understanding How Airport Facilities and Positive Emotions Shape Passenger Satisfaction and Travel Intention ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Understanding How Airport Facilities and Positive Emotions Shape Passenger Satisfaction and Travel Intention ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55072-efek-positif-modal-terminal-bandara-apt-emosi-posi</link>
	<guid isPermaLink="false">ef63a172413267f07b4317f9e433610a</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 20:55:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengadopsi desain longitudinal untuk mengamati evolusi perilaku penumpang selama waktu. Para peneliti juga dapat mempertimbangkan memperluas model dengan memasukkan variabel eksternal seperti keamanan yang dirasakan, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Understanding How Airport Facilities and Positive Emotions Shape Passenger Satisfaction and Travel Intention: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengadopsi desain longitudinal untuk mengamati evolusi perilaku penumpang selama waktu. Para peneliti juga dapat mempertimbangkan memperluas model dengan memasukkan variabel eksternal seperti keamanan yang dirasakan, citra merek maskapai, atau harga tiket. Selain itu, penelitian masa depan dapat menerapkan metode eksperimental untuk menyelidiki dampak perubahan desain interior terminal pada respons emosional dan perilaku konsumsi secara langsung. Pendekatan ini akan memberikan wawasan yang lebih dalam tentang pengembangan teori manajemen layanan dalam era ekonomi berbasis pengalaman.. Studi ini menyimpulkan bahwa fungsi dan estetika fasilitas bandara adalah penentu kunci yang memengaruhi kepuasan penumpang dan niat perjalanan melalui jalur langsung dan tidak langsung.Lingkungan terminal yang didukung oleh infrastruktur yang memadai dan desain yang menarik secara visual telah terbukti menciptakan pengalaman fungsional positif bagi penumpang.Kepuasan adalah mekanisme psikologis yang penting yang menjembatani kualitas infrastruktur bandara dengan keputusan masa depan untuk menggunakan kembali layanan transportasi udara.Temuan terkait peran emosi positif sebagai moderator menekankan bahwa kesuksesan strategi manajemen bandara tidak hanya bergantung pada pengembangan fisik, tetapi juga pada kemampuan operator untuk mengelola dan meningkatkan respons emosional pengguna layanan selama berada di bandara Penelitian ini menyelidiki bagaimana fungsi dan kualitas estetika fasilitas bandara memengaruhi kepuasan penumpang dan niat mereka untuk bepergian di masa depan. Dalam sektor penerbangan yang semakin kompetitif, karakteristik fisik terminal bandara memainkan peran penting dalam membentuk persepsi dan penilaian penumpang terhadap pengalaman layanan. Studi ini lebih lanjut memasukkan emosi positif sebagai variabel moderasi untuk menentukan apakah keadaan emosional penumpang memengaruhi hubungan antara petunjuk lingkungan dan hasil perilaku. Menggunakan desain kuantitatif penjelasan, data diperoleh melalui kuesioner terstruktur yang didistribusikan kepada 380 responden yang dipilih melalui sampel acak purposif. Hubungan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/4/efek-positif-modal-terminal-bandara-apt-emosi-nega-thumb-2d06d.webp" title="JURIS - Understanding How Airport Facilities and Positive Emotions Shape Passenger Satisfaction and Travel Intention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/efek-positif-modal-terminal-bandara-apt-emosi-nega-thumb-2d06d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/efek-positif-modal-terminal-bandara-apt-emosi-nega-thumb-2d06d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/efek-positif-modal-terminal-bandara-apt-emosi-nega-thumb-2d06d.webp 1x" title="JURIS - Understanding How Airport Facilities and Positive Emotions Shape Passenger Satisfaction and Travel Intention" alt="JURIS - Understanding How Airport Facilities and Positive Emotions Shape Passenger Satisfaction and Travel Intention" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/efek-positif-modal-terminal-bandara-apt-emosi-nega-thumb-30385.webp" title="JURIS - Understanding How Airport Facilities and Positive Emotions Shape Passenger Satisfaction and Travel Intention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/efek-positif-modal-terminal-bandara-apt-emosi-nega-thumb-30385.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/efek-positif-modal-terminal-bandara-apt-emosi-nega-thumb-30385.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/efek-positif-modal-terminal-bandara-apt-emosi-nega-thumb-30385.webp 1x" title="JURIS - Understanding How Airport Facilities and Positive Emotions Shape Passenger Satisfaction and Travel Intention" alt="JURIS - Understanding How Airport Facilities and Positive Emotions Shape Passenger Satisfaction and Travel Intention" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/efek-positif-modal-terminal-bandara-apt-emosi-nega-thumb-a7b33.webp" title="JURIS - Understanding How Airport Facilities and Positive Emotions Shape Passenger Satisfaction and Travel Intention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/efek-positif-modal-terminal-bandara-apt-emosi-nega-thumb-a7b33.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/efek-positif-modal-terminal-bandara-apt-emosi-nega-thumb-a7b33.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/efek-positif-modal-terminal-bandara-apt-emosi-nega-thumb-a7b33.webp 1x" title="JURIS - Understanding How Airport Facilities and Positive Emotions Shape Passenger Satisfaction and Travel Intention" alt="JURIS - Understanding How Airport Facilities and Positive Emotions Shape Passenger Satisfaction and Travel Intention" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55072-efek-positif-modal-terminal-bandara-apt-emosi-posi" title="JURIS - Understanding How Airport Facilities and Positive Emotions Shape Passenger Satisfaction and Travel Intention" target="_blank">Understanding How Airport Facilities and Positive Emotions Shape Passenger Satisfaction and Travel Intention</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengadopsi desain longitudinal untuk mengamati evolusi perilaku penumpang selama waktu. Para peneliti juga dapat mempertimbangkan memperluas model dengan memasukkan variabel eksternal seperti keamanan yang dirasakan, citra merek maskapai, atau harga tiket. Selain itu, penelitian masa depan dapat menerapkan metode eksperimental untuk menyelidiki dampak perubahan desain interior terminal pada respons emosional dan perilaku konsumsi secara langsung. Pendekatan ini akan memberikan wawasan yang lebih dalam tentang pengembangan teori manajemen layanan dalam era ekonomi berbasis pengalaman..
<br>Studi ini menyimpulkan bahwa fungsi dan estetika fasilitas bandara adalah penentu kunci yang memengaruhi kepuasan penumpang dan niat perjalanan melalui jalur langsung dan tidak langsung.Lingkungan terminal yang didukung oleh infrastruktur yang memadai dan desain yang menarik secara visual telah terbukti menciptakan pengalaman fungsional positif bagi penumpang.Kepuasan adalah mekanisme psikologis yang penting yang menjembatani kualitas infrastruktur bandara dengan keputusan masa depan untuk menggunakan kembali layanan transportasi udara.Temuan terkait peran emosi positif sebagai moderator menekankan bahwa kesuksesan strategi manajemen bandara tidak hanya bergantung pada pengembangan fisik, tetapi juga pada kemampuan operator untuk mengelola dan meningkatkan respons emosional pengguna layanan selama berada di bandara
<br>Penelitian ini menyelidiki bagaimana fungsi dan kualitas estetika fasilitas bandara memengaruhi kepuasan penumpang dan niat mereka untuk bepergian di masa depan. Dalam sektor penerbangan yang semakin kompetitif, karakteristik fisik terminal bandara memainkan peran penting dalam membentuk persepsi dan penilaian penumpang terhadap pengalaman layanan. Studi ini lebih lanjut memasukkan emosi positif sebagai variabel moderasi untuk menentukan apakah keadaan emosional penumpang memengaruhi hubungan antara petunjuk lingkungan dan hasil perilaku. Menggunakan desain kuantitatif penjelasan, data diperoleh melalui kuesioner terstruktur yang didistribusikan kepada 380 responden yang dipilih melalui sampel acak purposif. Hubungan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/4/efek-positif-modal-terminal-bandara-apt-emosi-nega-thumb-2d06d.webp" type="image/webp" length="111260" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/efek-positif-modal-terminal-bandara-apt-emosi-nega-thumb-2d06d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/efek-positif-modal-terminal-bandara-apt-emosi-nega-thumb-30385.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/efek-positif-modal-terminal-bandara-apt-emosi-nega-thumb-a7b33.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-611-upn-veteran.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18280-jurnal-mebis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan PKB dalam meningkatkan Kompetensi Profesional Guru di SMK PEMKAB Ponorogo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan PKB dalam meningkatkan Kompetensi Profesional Guru di SMK PEMKAB Ponorogo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan PKB dalam meningkatkan Kompetensi Profesional Guru di SMK PEMKAB Ponorogo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55064-standar-kompetensi-dokter-profesional-g</link>
	<guid isPermaLink="false">c67284f8b42a882ddc84bda873581bcf</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 19:58:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nur kolis 12 ]]></category>
	<category><![CDATA[ mufti hanafi ]]></category>
	<category><![CDATA[ ayu agustin ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[12,agustin,ayu,hanafi,kolis,mufti,nur]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana implementasi PKB di SMK PEMKAB Ponorogo berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar siswa, dengan menggunakan desain penelitian kuantitatifAckualitatif untuk mengukur perubahan nilai akademik serta ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) dalam meningkatkan Kompetensi Profesional Guru di SMK PEMKAB Ponorogo: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana implementasi PKB di SMK PEMKAB Ponorogo berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar siswa, dengan menggunakan desain penelitian kuantitatifAckualitatif untuk mengukur perubahan nilai akademik serta persepsi siswa. Selain itu, studi perbandingan dapat dilakukan untuk mengevaluasi variasi pelaksanaan PKB antara SMK di daerah lain dengan mempertimbangkan faktorAcfaktor institusional, sumber daya, dan dukungan kebijakan, sehingga dapat mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat direplikasi. Penelitian juga dapat mengeksplorasi potensi penggunaan platform pembelajaran daring sebagai media utama dalam program PKB, menguji efektivitasnya dalam meningkatkan kompetensi guru serta mengurangi beban waktu yang dihadapi guru. Metode yang dapat dipertimbangkan meliputi survei, wawancara mendalam, serta analisis dokumen, dengan melibatkan guru, kepala sekolah, dan dinas pendidikan sebagai responden utama. Hasil penelitian diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang berbasis bukti untuk memperkuat mekanisme perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi PKB di tingkat sekolah maupun daerah.. Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) di SMK PEMKAB Ponorogo meliputi tiga bentuk utama.pengembangan diri melalui MGMP, seminar, dan pelatihan.Implementasinya mencakup perencanaan tahunan, pelaksanaan PTK, dan evaluasi melalui laporan kepada kepala sekolah.Program PKB memberikan dampak positif bagi guru, meningkatkan kompetensi profesional serta kemampuan mengajar sesuai standar kompetensi Pengembangan profesi berkelanjutan merupakan upaya guru untuk meningkatkan karier dan profesinya yang dilakukan secara sistematik dan berkelanjutan dengan menggunakan berbagai cara dan wahana, misalnya diskusi antar teman sejawat, KKG/MGMP dan sejenisnya, belajar daring, mengikuti diklat/seminar, publikasi ilmiah, dan karya inovatif. Guru profesional dapat menggerakkan dinamika kemajuan pendidikan nasional. Sehingga diperlukan suatu proses pembinaan berkesinambungan, tepat sasaran dan efektif. Proses dalam menghasilkan guru profesional perlu dukungan semua unsur yang terkait dengan guru. UnsurAcunsur tersebut dapat dipadukan untuk menghasilkan suatu sistem yang dapat bekerja menuju pembentukan guruAcguru yang profesional dalam kualitas maupun kuantitas yang mencukupi. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/b/standar-kompetensi-dokter-profesional-guru-sumber-thumb-d9ced.webp" title="JURIS - Implementasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) dalam meningkatkan Kompetensi Profesional Guru di SMK PEMKAB Ponorogo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/standar-kompetensi-dokter-profesional-guru-sumber-thumb-d9ced.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/standar-kompetensi-dokter-profesional-guru-sumber-thumb-d9ced.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/standar-kompetensi-dokter-profesional-guru-sumber-thumb-d9ced.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) dalam meningkatkan Kompetensi Profesional Guru di SMK PEMKAB Ponorogo" alt="JURIS - Implementasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) dalam meningkatkan Kompetensi Profesional Guru di SMK PEMKAB Ponorogo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/b/standar-kompetensi-dokter-profesional-guru-sumber-thumb-d65ca.webp" title="JURIS - Implementasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) dalam meningkatkan Kompetensi Profesional Guru di SMK PEMKAB Ponorogo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/standar-kompetensi-dokter-profesional-guru-sumber-thumb-d65ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/standar-kompetensi-dokter-profesional-guru-sumber-thumb-d65ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/standar-kompetensi-dokter-profesional-guru-sumber-thumb-d65ca.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) dalam meningkatkan Kompetensi Profesional Guru di SMK PEMKAB Ponorogo" alt="JURIS - Implementasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) dalam meningkatkan Kompetensi Profesional Guru di SMK PEMKAB Ponorogo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/b/standar-kompetensi-dokter-profesional-guru-sumber-thumb-fb650.webp" title="JURIS - Implementasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) dalam meningkatkan Kompetensi Profesional Guru di SMK PEMKAB Ponorogo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/standar-kompetensi-dokter-profesional-guru-sumber-thumb-fb650.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/standar-kompetensi-dokter-profesional-guru-sumber-thumb-fb650.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/standar-kompetensi-dokter-profesional-guru-sumber-thumb-fb650.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) dalam meningkatkan Kompetensi Profesional Guru di SMK PEMKAB Ponorogo" alt="JURIS - Implementasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) dalam meningkatkan Kompetensi Profesional Guru di SMK PEMKAB Ponorogo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55064-standar-kompetensi-dokter-profesional-g" title="JURIS - Implementasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) dalam meningkatkan Kompetensi Profesional Guru di SMK PEMKAB Ponorogo" target="_blank">Implementasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) dalam meningkatkan Kompetensi Profesional Guru di SMK PEMKAB Ponorogo</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana implementasi PKB di SMK PEMKAB Ponorogo berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar siswa, dengan menggunakan desain penelitian kuantitatifAckualitatif untuk mengukur perubahan nilai akademik serta persepsi siswa. Selain itu, studi perbandingan dapat dilakukan untuk mengevaluasi variasi pelaksanaan PKB antara SMK di daerah lain dengan mempertimbangkan faktorAcfaktor institusional, sumber daya, dan dukungan kebijakan, sehingga dapat mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat direplikasi. Penelitian juga dapat mengeksplorasi potensi penggunaan platform pembelajaran daring sebagai media utama dalam program PKB, menguji efektivitasnya dalam meningkatkan kompetensi guru serta mengurangi beban waktu yang dihadapi guru. Metode yang dapat dipertimbangkan meliputi survei, wawancara mendalam, serta analisis dokumen, dengan melibatkan guru, kepala sekolah, dan dinas pendidikan sebagai responden utama. Hasil penelitian diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang berbasis bukti untuk memperkuat mekanisme perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi PKB di tingkat sekolah maupun daerah..
<br>Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) di SMK PEMKAB Ponorogo meliputi tiga bentuk utama.pengembangan diri melalui MGMP, seminar, dan pelatihan.Implementasinya mencakup perencanaan tahunan, pelaksanaan PTK, dan evaluasi melalui laporan kepada kepala sekolah.Program PKB memberikan dampak positif bagi guru, meningkatkan kompetensi profesional serta kemampuan mengajar sesuai standar kompetensi
<br>Pengembangan profesi berkelanjutan merupakan upaya guru untuk meningkatkan karier dan profesinya yang dilakukan secara sistematik dan berkelanjutan dengan menggunakan berbagai cara dan wahana, misalnya diskusi antar teman sejawat, KKG/MGMP dan sejenisnya, belajar daring, mengikuti diklat/seminar, publikasi ilmiah, dan karya inovatif. Guru profesional dapat menggerakkan dinamika kemajuan pendidikan nasional. Sehingga diperlukan suatu proses pembinaan berkesinambungan, tepat sasaran dan efektif. Proses dalam menghasilkan guru profesional perlu dukungan semua unsur yang terkait dengan guru. UnsurAcunsur tersebut dapat dipadukan untuk menghasilkan suatu sistem yang dapat bekerja menuju pembentukan guruAcguru yang profesional dalam kualitas maupun kuantitas yang mencukupi. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/b/standar-kompetensi-dokter-profesional-guru-sumber-thumb-d65ca.webp" type="image/webp" length="217492" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/standar-kompetensi-dokter-profesional-guru-sumber-thumb-d9ced.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/standar-kompetensi-dokter-profesional-guru-sumber-thumb-d65ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/standar-kompetensi-dokter-profesional-guru-sumber-thumb-fb650.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18383-excelencia-journal-islamic-education-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Mon, 20 Jul 2026 00:46:04 +0700. 24 items. Served in: 7.342 seconds [rss] -->
