<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.110-6jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.110-6jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Mon, 06 Jul 2026 19:29:30 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:29:30 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-06T19:29:30+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Adoption of Customary Land Tenure as a Model in Agrarian Reform A Study of the Tenurial System in Tenganan Pegringsingan Village ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Adoption of Customary Land Tenure as a Model in Agrarian Reform A Study of the Tenurial System in Tenganan Pegringsingan Village ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Adoption of Customary Land Tenure as a Model in Agrarian Reform A Study of the Tenurial System in Tenganan Pegringsingan Village ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53491-objectives-agrarian-reform-program-reforma-agraria</link>
	<guid isPermaLink="false">53ec102d785da94cb729b24e9d9877d7</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ central java ]]></category>
	<category><![CDATA[ faculty law ]]></category>
	<category><![CDATA[ malang city ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[central,city,faculty,java,law,malang]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengkaji lebih lanjut tentang bagaimana sistem tanah adat di Tenganan Pegringsingan dapat diterapkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Adoption of Customary Land Tenure as a Model in Agrarian Reform: A Study of the Tenurial System in Tenganan Pegringsingan Village: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengkaji lebih lanjut tentang bagaimana sistem tanah adat di Tenganan Pegringsingan dapat diterapkan di komunitas adat lainnya di Indonesia, dengan mempertimbangkan karakteristik unik setiap komunitas. Penelitian ini dapat berfokus pada tantangan dan peluang dalam mengadaptasi model Tenganan Pegringsingan ke dalam konteks yang berbeda.2. Menganalisis dampak sosial dan ekonomi dari implementasi sistem tanah adat Tenganan Pegringsingan, khususnya dalam hal peningkatan kesejahteraan dan pengurangan kesenjangan sosial di dalam komunitas. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana sistem ini dapat memperkuat solidaritas sosial dan mengurangi ketimpangan dalam akses terhadap sumber daya alam.3. Meneliti peran dan kontribusi sistem tanah adat Tenganan Pegringsingan dalam konservasi dan pelestarian lingkungan. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana sistem ini mendukung keberlanjutan ekosistem lokal, melindungi keanekaragaman hayati, dan menjaga keseimbangan ekologis. Selain itu, penelitian ini juga dapat mengeksplorasi bagaimana sistem ini dapat menjadi model untuk konservasi dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan di komunitas adat lainnya.. Reforma agraria adalah salah satu agenda utama yang berkaitan dengan tanah di Indonesia.Namun, kebijakan dalam agenda reforma agraria yang diterapkan oleh pemerintah masih berfokus pada program redistribusi tanah, yang tidak memenuhi nilai-nilai inti reforma agraria.Selain itu, implementasi Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2023 belum optimal, karena belum memberikan perlindungan yang kuat terhadap tanah adat yang dimiliki oleh Masyarakat Hukum Adat (MHA).Hal ini membuka peluang untuk konversi atau komersialisasi tanah adat dengan dalih kepentingan umum atau proyek strategis nasional, yang mengancam kedaulatan dan keberlanjutan komunitas adat.Shohibuddin, dalam bukunya "Wakaf Agraria", mengidentifikasi empat pilar implementasi reforma agraria, yaitu jaminan akses, perlindungan hak, perlindungan ekosistem, dan perlindungan sistem produksi.Sangkoyo mengidentifikasi empat komponen dasar pembaruan agraria, yaitu tata kuasa, tata guna, tata produksi, dan tata konsumsi.Pelaksanaan reforma agraria dengan memenuhi empat pilar dan komponen ini dapat memberikan perlindungan hukum yang kuat untuk implementasinya di tanah adat.Sistem pemerintahan tanah adat di Desa Tenganan Pegringsingan memiliki relevansi tinggi dengan prinsip-prinsip reforma agraria, khususnya dalam melindungi tanah adat MHA dari konversi dan komersialisasi sesuai dengan pilar dan komponen reforma agraria.Sistem ini berbasis hukum informal dan dikelola oleh komunitas dan otoritas pemerintahan sendiri.Sistem pemerintahan tanah adat memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari agenda reforma agraria, terutama di tempat-tempat di mana masyarakat hidup rukun dan pertanian penting.Model pengelolaan tanah komunal ini juga mendukung upaya konservasi yang sejalan dengan gaya hidup MHA.Suksesnya desa ini dalam melestarikan tanah adatnya menjadi inspirasi tentang bagaimana sistem pengelolaan komunal dapat menjadi solusi efektif dalam menghadapi tantangan modernisasi sambil mempertahankan keberlanjutan ekosistem dan budaya lokal.Komunitas adat lainnya di Indonesia yang memiliki karakteristik serupa memiliki potensi untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip pengelolaan tanah dari Desa Tenganan Pegringsingan ke dalam agenda reforma agraria mereka.Mengintegrasikan nilai-nilai pemerintahan tanah adat Tenganan ke dalam kebijakan reforma agraria nasional dapat membantu membuat reforma agraria lebih inklusif dengan mempertimbangkan kebutuhan MHA untuk melindungi tanah mereka dari tekanan ekonomi dan memastikan pengelolaan yang berkelanjutan Frekuensi tinggi konflik agraria yang melibatkan tanah adat mencerminkan perlindungan hukum yang lemah terhadap hak-hak tanah adat. Sebagai respons, pemerintah mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2023 tentang Percepatan Pelaksanaan Reforma Agraria, yang bertujuan memberikan perlindungan hukum terhadap tanah adat melalui program legalisasi dan redistribusi tanah. Namun, implementasi program ini tidak efektif karena pengakuan terbatas terhadap hak-hak tanah adat, yang tidak sepenuhnya mencegah alih fungsi tanah adat yang telah dilegalisasi untuk investasi atau penggunaan komersial. Sebagai perbandingan, Desa Tenganan Pegringsingan di Bali menunjukkan sistem tanah adat yang kuat, di mana tanah tetap terlindungi dari konversi meskipun menghadapi tekanan pariwisata yang signifikan. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai-nilai dalam sistem tanah adat di Desa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/6/objectives-agrarian-reform-program-reforma-agraria-thumb-1478e.webp" title="JURIS - Adoption of Customary Land Tenure as a Model in Agrarian Reform: A Study of the Tenurial System in Tenganan Pegringsingan Village" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/objectives-agrarian-reform-program-reforma-agraria-thumb-1478e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/objectives-agrarian-reform-program-reforma-agraria-thumb-1478e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/objectives-agrarian-reform-program-reforma-agraria-thumb-1478e.webp 1x" title="JURIS - Adoption of Customary Land Tenure as a Model in Agrarian Reform: A Study of the Tenurial System in Tenganan Pegringsingan Village" alt="JURIS - Adoption of Customary Land Tenure as a Model in Agrarian Reform: A Study of the Tenurial System in Tenganan Pegringsingan Village" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/objectives-agrarian-reform-program-reforma-agraria-thumb-6cdf6.webp" title="JURIS - Adoption of Customary Land Tenure as a Model in Agrarian Reform: A Study of the Tenurial System in Tenganan Pegringsingan Village" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/objectives-agrarian-reform-program-reforma-agraria-thumb-6cdf6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/objectives-agrarian-reform-program-reforma-agraria-thumb-6cdf6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/objectives-agrarian-reform-program-reforma-agraria-thumb-6cdf6.webp 1x" title="JURIS - Adoption of Customary Land Tenure as a Model in Agrarian Reform: A Study of the Tenurial System in Tenganan Pegringsingan Village" alt="JURIS - Adoption of Customary Land Tenure as a Model in Agrarian Reform: A Study of the Tenurial System in Tenganan Pegringsingan Village" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/objectives-agrarian-reform-program-reforma-agraria-thumb-1260f.webp" title="JURIS - Adoption of Customary Land Tenure as a Model in Agrarian Reform: A Study of the Tenurial System in Tenganan Pegringsingan Village" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/objectives-agrarian-reform-program-reforma-agraria-thumb-1260f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/objectives-agrarian-reform-program-reforma-agraria-thumb-1260f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/objectives-agrarian-reform-program-reforma-agraria-thumb-1260f.webp 1x" title="JURIS - Adoption of Customary Land Tenure as a Model in Agrarian Reform: A Study of the Tenurial System in Tenganan Pegringsingan Village" alt="JURIS - Adoption of Customary Land Tenure as a Model in Agrarian Reform: A Study of the Tenurial System in Tenganan Pegringsingan Village" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53491-objectives-agrarian-reform-program-reforma-agraria" title="JURIS - Adoption of Customary Land Tenure as a Model in Agrarian Reform: A Study of the Tenurial System in Tenganan Pegringsingan Village" target="_blank">Adoption of Customary Land Tenure as a Model in Agrarian Reform: A Study of the Tenurial System in Tenganan Pegringsingan Village</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengkaji lebih lanjut tentang bagaimana sistem tanah adat di Tenganan Pegringsingan dapat diterapkan di komunitas adat lainnya di Indonesia, dengan mempertimbangkan karakteristik unik setiap komunitas. Penelitian ini dapat berfokus pada tantangan dan peluang dalam mengadaptasi model Tenganan Pegringsingan ke dalam konteks yang berbeda.2. Menganalisis dampak sosial dan ekonomi dari implementasi sistem tanah adat Tenganan Pegringsingan, khususnya dalam hal peningkatan kesejahteraan dan pengurangan kesenjangan sosial di dalam komunitas. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana sistem ini dapat memperkuat solidaritas sosial dan mengurangi ketimpangan dalam akses terhadap sumber daya alam.3. Meneliti peran dan kontribusi sistem tanah adat Tenganan Pegringsingan dalam konservasi dan pelestarian lingkungan. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana sistem ini mendukung keberlanjutan ekosistem lokal, melindungi keanekaragaman hayati, dan menjaga keseimbangan ekologis. Selain itu, penelitian ini juga dapat mengeksplorasi bagaimana sistem ini dapat menjadi model untuk konservasi dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan di komunitas adat lainnya..
<br>Reforma agraria adalah salah satu agenda utama yang berkaitan dengan tanah di Indonesia.Namun, kebijakan dalam agenda reforma agraria yang diterapkan oleh pemerintah masih berfokus pada program redistribusi tanah, yang tidak memenuhi nilai-nilai inti reforma agraria.Selain itu, implementasi Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2023 belum optimal, karena belum memberikan perlindungan yang kuat terhadap tanah adat yang dimiliki oleh Masyarakat Hukum Adat (MHA).Hal ini membuka peluang untuk konversi atau komersialisasi tanah adat dengan dalih kepentingan umum atau proyek strategis nasional, yang mengancam kedaulatan dan keberlanjutan komunitas adat.Shohibuddin, dalam bukunya "Wakaf Agraria", mengidentifikasi empat pilar implementasi reforma agraria, yaitu jaminan akses, perlindungan hak, perlindungan ekosistem, dan perlindungan sistem produksi.Sangkoyo mengidentifikasi empat komponen dasar pembaruan agraria, yaitu tata kuasa, tata guna, tata produksi, dan tata konsumsi.Pelaksanaan reforma agraria dengan memenuhi empat pilar dan komponen ini dapat memberikan perlindungan hukum yang kuat untuk implementasinya di tanah adat.Sistem pemerintahan tanah adat di Desa Tenganan Pegringsingan memiliki relevansi tinggi dengan prinsip-prinsip reforma agraria, khususnya dalam melindungi tanah adat MHA dari konversi dan komersialisasi sesuai dengan pilar dan komponen reforma agraria.Sistem ini berbasis hukum informal dan dikelola oleh komunitas dan otoritas pemerintahan sendiri.Sistem pemerintahan tanah adat memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari agenda reforma agraria, terutama di tempat-tempat di mana masyarakat hidup rukun dan pertanian penting.Model pengelolaan tanah komunal ini juga mendukung upaya konservasi yang sejalan dengan gaya hidup MHA.Suksesnya desa ini dalam melestarikan tanah adatnya menjadi inspirasi tentang bagaimana sistem pengelolaan komunal dapat menjadi solusi efektif dalam menghadapi tantangan modernisasi sambil mempertahankan keberlanjutan ekosistem dan budaya lokal.Komunitas adat lainnya di Indonesia yang memiliki karakteristik serupa memiliki potensi untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip pengelolaan tanah dari Desa Tenganan Pegringsingan ke dalam agenda reforma agraria mereka.Mengintegrasikan nilai-nilai pemerintahan tanah adat Tenganan ke dalam kebijakan reforma agraria nasional dapat membantu membuat reforma agraria lebih inklusif dengan mempertimbangkan kebutuhan MHA untuk melindungi tanah mereka dari tekanan ekonomi dan memastikan pengelolaan yang berkelanjutan
<br>Frekuensi tinggi konflik agraria yang melibatkan tanah adat mencerminkan perlindungan hukum yang lemah terhadap hak-hak tanah adat. Sebagai respons, pemerintah mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2023 tentang Percepatan Pelaksanaan Reforma Agraria, yang bertujuan memberikan perlindungan hukum terhadap tanah adat melalui program legalisasi dan redistribusi tanah. Namun, implementasi program ini tidak efektif karena pengakuan terbatas terhadap hak-hak tanah adat, yang tidak sepenuhnya mencegah alih fungsi tanah adat yang telah dilegalisasi untuk investasi atau penggunaan komersial. Sebagai perbandingan, Desa Tenganan Pegringsingan di Bali menunjukkan sistem tanah adat yang kuat, di mana tanah tetap terlindungi dari konversi meskipun menghadapi tekanan pariwisata yang signifikan. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai-nilai dalam sistem tanah adat di Desa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/6/objectives-agrarian-reform-program-reforma-agraria-thumb-6cdf6.webp" type="image/webp" length="87102" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/objectives-agrarian-reform-program-reforma-agraria-thumb-1478e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/objectives-agrarian-reform-program-reforma-agraria-thumb-6cdf6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/objectives-agrarian-reform-program-reforma-agraria-thumb-1260f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3519-stpn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16805-bhumi-jurnal-agraria-pertanahan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Agricultural Absentee Land Ownership Rules Problem or Solution for Farmers on Food Resilience Program ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Agricultural Absentee Land Ownership Rules Problem or Solution for Farmers on Food Resilience Program ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Agricultural Absentee Land Ownership Rules Problem or Solution for Farmers on Food Resilience Program ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53490-siklus-hak-tanah-revisi-regulasi-ketahanan-pangan</link>
	<guid isPermaLink="false">0deb14fb0c22b178030c0d701892a2a6</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ central java ]]></category>
	<category><![CDATA[ faculty law ]]></category>
	<category><![CDATA[ malang city ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[central,city,faculty,java,law,malang]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji dampak perubahan regulasi kepemilikan tanah absentee terhadap produktivitas petani melalui survei kuantitatif yang melibatkan petani di beberapa provinsi dengan karakteristik geografis berbeda; apakah pemberian hak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Agricultural Absentee Land Ownership Rules: Problem or Solution for Farmers on Food Resilience Program?: Penelitian selanjutnya dapat menguji dampak perubahan regulasi kepemilikan tanah absentee terhadap produktivitas petani melalui survei kuantitatif yang melibatkan petani di beberapa provinsi dengan karakteristik geografis berbeda; apakah pemberian hak kepemilikan tanah absentee meningkatkan luas lahan yang dikelola dan pendapatan rumah tangga petani? Selain itu, diperlukan studi empiris yang mengevaluasi sejauh mana adopsi teknologi pertanian modernAiseperti sistem irigasi otomatis dan platform digitalAimemungkinkan petani mengatasi kendala jarak dalam mengelola lahan absentee, serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan teknologi tersebut. Selanjutnya, kajian komparatif terhadap kerangka hukum tanah absentee di negaraAcnegara dengan agraria serupa dapat memberikan wawasan tentang model regulasi yang lebih adil dan adaptif, sehingga dapat diadaptasi untuk mereformasi peraturan Indonesia. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang kuat untuk mendukung revisi kebijakan, memperkuat keadilan agraria, dan meningkatkan kontribusi sektor pertanian terhadap ketahanan pangan nasional.. Regulasi tanah absentee sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini karena kemudahan transportasi dan kemajuan teknologi mempermudah petani mengelola lahan secara aktif.Regulasi tersebut menjadi beban dalam kerangka teori keadilan karena melarang kepemilikan tanah di luar domisili dan berpotensi merampas hak tanah petani.Oleh karena itu, perlu segera dilakukan revisi regulasi agar selaras dengan prinsip UUPA dan memungkinkan petani, sebagai aktor utama program ketahanan pangan, memanfaatkan lahan pertanian secara optimal Ketahanan pangan merupakan aspek kritis dalam program keberlanjutan nasional. Dengan populasi yang besar dan beragam, Indonesia perlu memprioritaskan ketahanan pangan sebagai fokus utama program pemerintah. Pemberdayaan penduduk Indonesia yang mayoritas merupakan petani merupakan salah satu cara untuk mencapai ketahanan pangan. Dalam hal ini, pemerintah dapat memanfaatkan tanah absentee untuk mencapai tujuan ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. Namun, regulasi yang membatasi kepemilikan tanah hanya bagi pegawai negeri sipil berdasarkan Pasal 3 Peraturan Pemerintah No. 224 Tahun 1961 menghambat pemanfaatan tanah absentee. Regulasi tersebut menjadi hambatan signifikan bagi petani yang ingin terlibat atau memperluas usaha pertanian. Konflik yang timbul dari... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/9/siklus-hak-tanah-revisi-regulasi-ketahanan-pangan-thumb-0e258.webp" title="JURIS - Agricultural Absentee Land Ownership Rules: Problem or Solution for Farmers on Food Resilience Program?" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/siklus-hak-tanah-revisi-regulasi-ketahanan-pangan-thumb-0e258.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/siklus-hak-tanah-revisi-regulasi-ketahanan-pangan-thumb-0e258.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/siklus-hak-tanah-revisi-regulasi-ketahanan-pangan-thumb-0e258.webp 1x" title="JURIS - Agricultural Absentee Land Ownership Rules: Problem or Solution for Farmers on Food Resilience Program?" alt="JURIS - Agricultural Absentee Land Ownership Rules: Problem or Solution for Farmers on Food Resilience Program?" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/siklus-hak-tanah-revisi-regulasi-ketahanan-pangan-thumb-f1bfb.webp" title="JURIS - Agricultural Absentee Land Ownership Rules: Problem or Solution for Farmers on Food Resilience Program?" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/siklus-hak-tanah-revisi-regulasi-ketahanan-pangan-thumb-f1bfb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/siklus-hak-tanah-revisi-regulasi-ketahanan-pangan-thumb-f1bfb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/siklus-hak-tanah-revisi-regulasi-ketahanan-pangan-thumb-f1bfb.webp 1x" title="JURIS - Agricultural Absentee Land Ownership Rules: Problem or Solution for Farmers on Food Resilience Program?" alt="JURIS - Agricultural Absentee Land Ownership Rules: Problem or Solution for Farmers on Food Resilience Program?" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/siklus-hak-tanah-revisi-regulasi-ketahanan-pangan-thumb-dceef.webp" title="JURIS - Agricultural Absentee Land Ownership Rules: Problem or Solution for Farmers on Food Resilience Program?" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/siklus-hak-tanah-revisi-regulasi-ketahanan-pangan-thumb-dceef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/siklus-hak-tanah-revisi-regulasi-ketahanan-pangan-thumb-dceef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/siklus-hak-tanah-revisi-regulasi-ketahanan-pangan-thumb-dceef.webp 1x" title="JURIS - Agricultural Absentee Land Ownership Rules: Problem or Solution for Farmers on Food Resilience Program?" alt="JURIS - Agricultural Absentee Land Ownership Rules: Problem or Solution for Farmers on Food Resilience Program?" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53490-siklus-hak-tanah-revisi-regulasi-ketahanan-pangan" title="JURIS - Agricultural Absentee Land Ownership Rules: Problem or Solution for Farmers on Food Resilience Program?" target="_blank">Agricultural Absentee Land Ownership Rules: Problem or Solution for Farmers on Food Resilience Program?</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji dampak perubahan regulasi kepemilikan tanah absentee terhadap produktivitas petani melalui survei kuantitatif yang melibatkan petani di beberapa provinsi dengan karakteristik geografis berbeda; apakah pemberian hak kepemilikan tanah absentee meningkatkan luas lahan yang dikelola dan pendapatan rumah tangga petani? Selain itu, diperlukan studi empiris yang mengevaluasi sejauh mana adopsi teknologi pertanian modernAiseperti sistem irigasi otomatis dan platform digitalAimemungkinkan petani mengatasi kendala jarak dalam mengelola lahan absentee, serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan teknologi tersebut. Selanjutnya, kajian komparatif terhadap kerangka hukum tanah absentee di negaraAcnegara dengan agraria serupa dapat memberikan wawasan tentang model regulasi yang lebih adil dan adaptif, sehingga dapat diadaptasi untuk mereformasi peraturan Indonesia. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang kuat untuk mendukung revisi kebijakan, memperkuat keadilan agraria, dan meningkatkan kontribusi sektor pertanian terhadap ketahanan pangan nasional..
<br>Regulasi tanah absentee sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini karena kemudahan transportasi dan kemajuan teknologi mempermudah petani mengelola lahan secara aktif.Regulasi tersebut menjadi beban dalam kerangka teori keadilan karena melarang kepemilikan tanah di luar domisili dan berpotensi merampas hak tanah petani.Oleh karena itu, perlu segera dilakukan revisi regulasi agar selaras dengan prinsip UUPA dan memungkinkan petani, sebagai aktor utama program ketahanan pangan, memanfaatkan lahan pertanian secara optimal
<br>Ketahanan pangan merupakan aspek kritis dalam program keberlanjutan nasional. Dengan populasi yang besar dan beragam, Indonesia perlu memprioritaskan ketahanan pangan sebagai fokus utama program pemerintah. Pemberdayaan penduduk Indonesia yang mayoritas merupakan petani merupakan salah satu cara untuk mencapai ketahanan pangan. Dalam hal ini, pemerintah dapat memanfaatkan tanah absentee untuk mencapai tujuan ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. Namun, regulasi yang membatasi kepemilikan tanah hanya bagi pegawai negeri sipil berdasarkan Pasal 3 Peraturan Pemerintah No. 224 Tahun 1961 menghambat pemanfaatan tanah absentee. Regulasi tersebut menjadi hambatan signifikan bagi petani yang ingin terlibat atau memperluas usaha pertanian. Konflik yang timbul dari...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/9/siklus-hak-tanah-revisi-regulasi-ketahanan-pangan-thumb-0e258.webp" type="image/webp" length="86700" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/siklus-hak-tanah-revisi-regulasi-ketahanan-pangan-thumb-0e258.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/siklus-hak-tanah-revisi-regulasi-ketahanan-pangan-thumb-f1bfb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/siklus-hak-tanah-revisi-regulasi-ketahanan-pangan-thumb-dceef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3519-stpn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16805-bhumi-jurnal-agraria-pertanahan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Legal Implications of Building Use Rights Certificates Without Land Status Information Consumer Protection and the Responsibility of the National Land Agency ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Legal Implications of Building Use Rights Certificates Without Land Status Information Consumer Protection and the Responsibility of the National Land Agency ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Legal Implications of Building Use Rights Certificates Without Land Status Information Consumer Protection and the Responsibility of the National Land Agency ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53489-land-agency-bpn-perlindungan-konsumen-sertifikat</link>
	<guid isPermaLink="false">a9feec1ed6a47ac70d4476691eac102d</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ central java ]]></category>
	<category><![CDATA[ faculty law ]]></category>
	<category><![CDATA[ malang city ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[central,city,faculty,java,law,malang]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mencegah terulangnya kasus serupa di masa depan, beberapa langkah pencegahan perlu diambil. Pertama, prosedur penerbitan sertifikat tanah harus diperbaiki agar semua informasi relevan, terutama status tanah sebagai HGB di atas HPL, tercantum dengan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Legal Implications of Building Use Rights Certificates Without Land Status Information: Consumer Protection and the Responsibility of the National Land Agency :: Untuk mencegah terulangnya kasus serupa di masa depan, beberapa langkah pencegahan perlu diambil. Pertama, prosedur penerbitan sertifikat tanah harus diperbaiki agar semua informasi relevan, terutama status tanah sebagai HGB di atas HPL, tercantum dengan jelas dalam sertifikat, sehingga mengurangi ketidakpastian hukum. Kedua, meningkatkan transparansi dalam transaksi hukum properti: pengembang dan BPN harus meningkatkan transparansi dalam proses pembelian dan penjualan properti. Regulasi yang mewajibkan penyediaan dokumen terkait harus memberikan akses yang jelas bagi konsumen untuk memperoleh informasi tentang status tanah sebelum melakukan pembelian. Ketiga, memperkuat regulasi mengenai Keputusan Gubernur DKI Jakarta tentang HGB di atas Hak Pengelolaan Tanah: pemerintah perlu memperkuat regulasi mengenai HGB di atas HPL untuk melindungi konsumen dengan lebih baik, termasuk persyaratan persetujuan tertulis dalam transaksi yang melibatkan HPL. Keempat, pendidikan dan sosialisasi: mendidik masyarakat dan PPAT (pejabat pembuat akta tanah) tentang perbedaan antara HGB di atas tanah negara dan HPL, serta implikasi hukumnya. Kelima, evaluasi sistem hukum pertanahan: pemerintah perlu mengevaluasi dan meningkatkan sistem hukum pertanahan untuk memastikan kepastian hukum dan perlindungan hak konsumen yang lebih baik.. Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) yang tidak memuat informasi lengkap tentang status tanah dapat menimbulkan ketidakpastian hukum bagi konsumen.Ketidaktahuan konsumen tentang status tanah sebenarnya, terutama jika HGB terletak di atas Hak Pengelolaan (HPL), dapat menyebabkan kerugian, seperti sengketa kepemilikan atau penggunaan tanah yang tidak sesuai.Oleh karena itu, sangat penting bagi Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk memastikan bahwa setiap sertifikat HGB memuat informasi yang jelas dan akurat tentang status tanah.BPN, sebagai lembaga berwenang dalam penerbitan sertifikat tanah, harus memenuhi kewajiban untuk memberikan informasi yang transparan dan akurat sebagai bagian dari perlindungan konsumen.Dengan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, BPN dapat membantu melindungi hak konsumen dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap sistem pertanahan di Indonesia.Dengan kepastian hukum yang lebih baik, BPN juga dapat mencegah sengketa dan mengurangi kerugian potensial bagi konsumen yang disebabkan oleh informasi yang tidak lengkap atau tidak jelas dalam sertifikat HGB Penelitian ini menyelidiki ketidakpastian hukum yang timbul dari penerbitan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) pada tanah dengan Hak Pengelolaan (HPL) yang dimiliki oleh Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Ketidakterangan dalam sertifikat Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang tidak secara eksplisit menyatakan bahwa hak guna bangunan didasarkan pada hak pengelolaan tanah, menyebabkan kebingungan dan rasa tertipu di kalangan konsumen, sehingga menjadikan isu ini sangat penting. Masalah ini sangat penting karena sertifikat BPN yang tidak secara eksplisit menyatakan bahwa hak guna bangunan didasarkan pada hak pengelolaan tanah, menyebabkan kebingungan dan perasaan tertipu di kalangan konsumen. Ketika konsumen mengajukan perpanjangan sertifikat 20 tahun... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/1/land-agency-bpn-perlindungan-konsumen-sertifikat-t-thumb-79b96.webp" title="JURIS - Legal Implications of Building Use Rights Certificates Without Land Status Information: Consumer Protection and the Responsibility of the National Land Agency :" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/land-agency-bpn-perlindungan-konsumen-sertifikat-t-thumb-79b96.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/land-agency-bpn-perlindungan-konsumen-sertifikat-t-thumb-79b96.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/land-agency-bpn-perlindungan-konsumen-sertifikat-t-thumb-79b96.webp 1x" title="JURIS - Legal Implications of Building Use Rights Certificates Without Land Status Information: Consumer Protection and the Responsibility of the National Land Agency :" alt="JURIS - Legal Implications of Building Use Rights Certificates Without Land Status Information: Consumer Protection and the Responsibility of the National Land Agency :" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/land-agency-bpn-perlindungan-konsumen-sertifikat-t-thumb-3573c.webp" title="JURIS - Legal Implications of Building Use Rights Certificates Without Land Status Information: Consumer Protection and the Responsibility of the National Land Agency :" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/land-agency-bpn-perlindungan-konsumen-sertifikat-t-thumb-3573c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/land-agency-bpn-perlindungan-konsumen-sertifikat-t-thumb-3573c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/land-agency-bpn-perlindungan-konsumen-sertifikat-t-thumb-3573c.webp 1x" title="JURIS - Legal Implications of Building Use Rights Certificates Without Land Status Information: Consumer Protection and the Responsibility of the National Land Agency :" alt="JURIS - Legal Implications of Building Use Rights Certificates Without Land Status Information: Consumer Protection and the Responsibility of the National Land Agency :" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/land-agency-bpn-perlindungan-konsumen-sertifikat-t-thumb-384f9.webp" title="JURIS - Legal Implications of Building Use Rights Certificates Without Land Status Information: Consumer Protection and the Responsibility of the National Land Agency :" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/land-agency-bpn-perlindungan-konsumen-sertifikat-t-thumb-384f9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/land-agency-bpn-perlindungan-konsumen-sertifikat-t-thumb-384f9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/land-agency-bpn-perlindungan-konsumen-sertifikat-t-thumb-384f9.webp 1x" title="JURIS - Legal Implications of Building Use Rights Certificates Without Land Status Information: Consumer Protection and the Responsibility of the National Land Agency :" alt="JURIS - Legal Implications of Building Use Rights Certificates Without Land Status Information: Consumer Protection and the Responsibility of the National Land Agency :" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53489-land-agency-bpn-perlindungan-konsumen-sertifikat" title="JURIS - Legal Implications of Building Use Rights Certificates Without Land Status Information: Consumer Protection and the Responsibility of the National Land Agency :" target="_blank">Legal Implications of Building Use Rights Certificates Without Land Status Information: Consumer Protection and the Responsibility of the National Land Agency :</a>: Untuk mencegah terulangnya kasus serupa di masa depan, beberapa langkah pencegahan perlu diambil. Pertama, prosedur penerbitan sertifikat tanah harus diperbaiki agar semua informasi relevan, terutama status tanah sebagai HGB di atas HPL, tercantum dengan jelas dalam sertifikat, sehingga mengurangi ketidakpastian hukum. Kedua, meningkatkan transparansi dalam transaksi hukum properti: pengembang dan BPN harus meningkatkan transparansi dalam proses pembelian dan penjualan properti. Regulasi yang mewajibkan penyediaan dokumen terkait harus memberikan akses yang jelas bagi konsumen untuk memperoleh informasi tentang status tanah sebelum melakukan pembelian. Ketiga, memperkuat regulasi mengenai Keputusan Gubernur DKI Jakarta tentang HGB di atas Hak Pengelolaan Tanah: pemerintah perlu memperkuat regulasi mengenai HGB di atas HPL untuk melindungi konsumen dengan lebih baik, termasuk persyaratan persetujuan tertulis dalam transaksi yang melibatkan HPL. Keempat, pendidikan dan sosialisasi: mendidik masyarakat dan PPAT (pejabat pembuat akta tanah) tentang perbedaan antara HGB di atas tanah negara dan HPL, serta implikasi hukumnya. Kelima, evaluasi sistem hukum pertanahan: pemerintah perlu mengevaluasi dan meningkatkan sistem hukum pertanahan untuk memastikan kepastian hukum dan perlindungan hak konsumen yang lebih baik..
<br>Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) yang tidak memuat informasi lengkap tentang status tanah dapat menimbulkan ketidakpastian hukum bagi konsumen.Ketidaktahuan konsumen tentang status tanah sebenarnya, terutama jika HGB terletak di atas Hak Pengelolaan (HPL), dapat menyebabkan kerugian, seperti sengketa kepemilikan atau penggunaan tanah yang tidak sesuai.Oleh karena itu, sangat penting bagi Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk memastikan bahwa setiap sertifikat HGB memuat informasi yang jelas dan akurat tentang status tanah.BPN, sebagai lembaga berwenang dalam penerbitan sertifikat tanah, harus memenuhi kewajiban untuk memberikan informasi yang transparan dan akurat sebagai bagian dari perlindungan konsumen.Dengan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, BPN dapat membantu melindungi hak konsumen dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap sistem pertanahan di Indonesia.Dengan kepastian hukum yang lebih baik, BPN juga dapat mencegah sengketa dan mengurangi kerugian potensial bagi konsumen yang disebabkan oleh informasi yang tidak lengkap atau tidak jelas dalam sertifikat HGB
<br>Penelitian ini menyelidiki ketidakpastian hukum yang timbul dari penerbitan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) pada tanah dengan Hak Pengelolaan (HPL) yang dimiliki oleh Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Ketidakterangan dalam sertifikat Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang tidak secara eksplisit menyatakan bahwa hak guna bangunan didasarkan pada hak pengelolaan tanah, menyebabkan kebingungan dan rasa tertipu di kalangan konsumen, sehingga menjadikan isu ini sangat penting. Masalah ini sangat penting karena sertifikat BPN yang tidak secara eksplisit menyatakan bahwa hak guna bangunan didasarkan pada hak pengelolaan tanah, menyebabkan kebingungan dan perasaan tertipu di kalangan konsumen. Ketika konsumen mengajukan perpanjangan sertifikat 20 tahun...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/1/land-agency-bpn-perlindungan-konsumen-sertifikat-t-thumb-384f9.webp" type="image/webp" length="98142" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/land-agency-bpn-perlindungan-konsumen-sertifikat-t-thumb-79b96.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/land-agency-bpn-perlindungan-konsumen-sertifikat-t-thumb-3573c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/land-agency-bpn-perlindungan-konsumen-sertifikat-t-thumb-384f9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3519-stpn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16805-bhumi-jurnal-agraria-pertanahan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemberdayaan OSIS SMAN 14 Palembang sebagai Agen Diseminasi Nilai Anti Kekerasan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemberdayaan OSIS SMAN 14 Palembang sebagai Agen Diseminasi Nilai Anti Kekerasan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemberdayaan OSIS SMAN 14 Palembang sebagai Agen Diseminasi Nilai Anti Kekerasan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53488-pemahaman-siswa-intra-sekolah-karakter-digit</link>
	<guid isPermaLink="false">65e0a19e6eaab62d0c58a7e3f57fb53a</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ resi pratiwi ]]></category>
	<category><![CDATA[ ina aprillia ]]></category>
	<category><![CDATA[ anik yuesti ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anik,aprillia,ina,pratiwi,resi,yuesti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas pemberdayaan OSIS secara lintas sekolah dengan membandingkan sekolah negeri, swasta, dan kejuruan di Palembang serta Sumatera Selatan untuk menilai faktor skalabilitas dan konteks lokal; selanjutnya, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemberdayaan OSIS SMAN 14 Palembang sebagai Agen Diseminasi Nilai Anti Kekerasan: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas pemberdayaan OSIS secara lintas sekolah dengan membandingkan sekolah negeri, swasta, dan kejuruan di Palembang serta Sumatera Selatan untuk menilai faktor skalabilitas dan konteks lokal; selanjutnya, studi longitudinal selama satu tahun dapat mengukur dampak jangka panjang pelatihan literasi digital terhadap sikap dan perilaku antiAckekerasan siswa, termasuk perubahan frekuensi insiden kekerasan; terakhir, penelitian dapat membandingkan peran kampanye digital yang dipimpin oleh teman sebaya dengan intervensi yang dipandu guru dalam mengurangi perundungan dan kekerasan seksual, guna mengidentifikasi model kolaborasi yang paling efektif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan inklusif.. Berdasarkan kegiatan PkM ini, penulis menyimpulkan bahwa program pemberdayaan OSIS SMA Negeri 14 Palembang berhasil mencapai tujuan utama dengan peningkatan rata-rata 54% pada kesadaran kritis, kepemimpinan sosial, dan literasi digital siswa, serta menghasilkan poster kampanye yang berkualitas tinggi dan diterima baik oleh peserta.Selain itu, keterbatasan waktu dan cakupan peserta yang masih terbatas pada satu sekolah mengindikasikan perlunya perluasan program ke sekolah lain.Oleh karena itu, kegiatan PkM selanjutnya diharapkan dapat menargetkan cakupan yang lebih luas, termasuk sekolah swasta dan kejuruan di Kota Palembang serta secara umum di Sumatera Selatan Kekerasan masih menjadi perhatian penting terutama di satuan pendidikan menengah. Cakupannya meliputi perundungan, kekerasan seksual, serta intoleransi yang berdampak pada keamanan dan kenyamanan para siswa. Fenomena ini masih diperkuat dengan rendahnya tingkat pemahaman siswa terhadap jenis-jenis kekerasan, serta belum optimalnya pemanfaatan media teknologi informasi dan komunikasi untuk kampanye edukatif. Kota Palembang, salah satu yang terbesar di Pulau Sumatera, tidak luput dari fenomena kekerasan di kalangan anak dan remaja. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) di SMA Negeri 14 Palembang ini dirancang untuk menyasar persoalan tersebut, dengan cara memberdayakan kalangan Organisasi Siswa Intra... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/8/pemahaman-siswa-intra-sekolah-karakter-digital-org-thumb-86525.webp" title="JURIS - Pemberdayaan OSIS SMAN 14 Palembang sebagai Agen Diseminasi Nilai Anti Kekerasan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/pemahaman-siswa-intra-sekolah-karakter-digital-org-thumb-86525.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/pemahaman-siswa-intra-sekolah-karakter-digital-org-thumb-86525.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/pemahaman-siswa-intra-sekolah-karakter-digital-org-thumb-86525.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan OSIS SMAN 14 Palembang sebagai Agen Diseminasi Nilai Anti Kekerasan" alt="JURIS - Pemberdayaan OSIS SMAN 14 Palembang sebagai Agen Diseminasi Nilai Anti Kekerasan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/8/pemahaman-siswa-intra-sekolah-karakter-digital-org-thumb-6c561.webp" title="JURIS - Pemberdayaan OSIS SMAN 14 Palembang sebagai Agen Diseminasi Nilai Anti Kekerasan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/pemahaman-siswa-intra-sekolah-karakter-digital-org-thumb-6c561.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/pemahaman-siswa-intra-sekolah-karakter-digital-org-thumb-6c561.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/pemahaman-siswa-intra-sekolah-karakter-digital-org-thumb-6c561.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan OSIS SMAN 14 Palembang sebagai Agen Diseminasi Nilai Anti Kekerasan" alt="JURIS - Pemberdayaan OSIS SMAN 14 Palembang sebagai Agen Diseminasi Nilai Anti Kekerasan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/8/pemahaman-siswa-intra-sekolah-karakter-digital-org-thumb-a0adf.webp" title="JURIS - Pemberdayaan OSIS SMAN 14 Palembang sebagai Agen Diseminasi Nilai Anti Kekerasan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/pemahaman-siswa-intra-sekolah-karakter-digital-org-thumb-a0adf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/pemahaman-siswa-intra-sekolah-karakter-digital-org-thumb-a0adf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/pemahaman-siswa-intra-sekolah-karakter-digital-org-thumb-a0adf.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan OSIS SMAN 14 Palembang sebagai Agen Diseminasi Nilai Anti Kekerasan" alt="JURIS - Pemberdayaan OSIS SMAN 14 Palembang sebagai Agen Diseminasi Nilai Anti Kekerasan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53488-pemahaman-siswa-intra-sekolah-karakter-digit" title="JURIS - Pemberdayaan OSIS SMAN 14 Palembang sebagai Agen Diseminasi Nilai Anti Kekerasan" target="_blank">Pemberdayaan OSIS SMAN 14 Palembang sebagai Agen Diseminasi Nilai Anti Kekerasan</a>: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas pemberdayaan OSIS secara lintas sekolah dengan membandingkan sekolah negeri, swasta, dan kejuruan di Palembang serta Sumatera Selatan untuk menilai faktor skalabilitas dan konteks lokal; selanjutnya, studi longitudinal selama satu tahun dapat mengukur dampak jangka panjang pelatihan literasi digital terhadap sikap dan perilaku antiAckekerasan siswa, termasuk perubahan frekuensi insiden kekerasan; terakhir, penelitian dapat membandingkan peran kampanye digital yang dipimpin oleh teman sebaya dengan intervensi yang dipandu guru dalam mengurangi perundungan dan kekerasan seksual, guna mengidentifikasi model kolaborasi yang paling efektif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan inklusif..
<br>Berdasarkan kegiatan PkM ini, penulis menyimpulkan bahwa program pemberdayaan OSIS SMA Negeri 14 Palembang berhasil mencapai tujuan utama dengan peningkatan rata-rata 54% pada kesadaran kritis, kepemimpinan sosial, dan literasi digital siswa, serta menghasilkan poster kampanye yang berkualitas tinggi dan diterima baik oleh peserta.Selain itu, keterbatasan waktu dan cakupan peserta yang masih terbatas pada satu sekolah mengindikasikan perlunya perluasan program ke sekolah lain.Oleh karena itu, kegiatan PkM selanjutnya diharapkan dapat menargetkan cakupan yang lebih luas, termasuk sekolah swasta dan kejuruan di Kota Palembang serta secara umum di Sumatera Selatan
<br>Kekerasan masih menjadi perhatian penting terutama di satuan pendidikan menengah. Cakupannya meliputi perundungan, kekerasan seksual, serta intoleransi yang berdampak pada keamanan dan kenyamanan para siswa. Fenomena ini masih diperkuat dengan rendahnya tingkat pemahaman siswa terhadap jenis-jenis kekerasan, serta belum optimalnya pemanfaatan media teknologi informasi dan komunikasi untuk kampanye edukatif. Kota Palembang, salah satu yang terbesar di Pulau Sumatera, tidak luput dari fenomena kekerasan di kalangan anak dan remaja. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) di SMA Negeri 14 Palembang ini dirancang untuk menyasar persoalan tersebut, dengan cara memberdayakan kalangan Organisasi Siswa Intra...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/8/pemahaman-siswa-intra-sekolah-karakter-digital-org-thumb-86525.webp" type="image/webp" length="84040" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/pemahaman-siswa-intra-sekolah-karakter-digital-org-thumb-86525.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/pemahaman-siswa-intra-sekolah-karakter-digital-org-thumb-6c561.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/pemahaman-siswa-intra-sekolah-karakter-digital-org-thumb-a0adf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-247-uigm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3157-jurnal-abdimas-mandiri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Klinik Pajak Sebagai Jasa Pelayanan Perpajakan dan Jasa Keuangan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Klinik Pajak Sebagai Jasa Pelayanan Perpajakan dan Jasa Keuangan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Klinik Pajak Sebagai Jasa Pelayanan Perpajakan dan Jasa Keuangan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53487-layanan-konsultasi-kualitas-pelayanan-pajak-kesada</link>
	<guid isPermaLink="false">8460eb8eb0bb6fe64a06e1653e8feea7</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ resi pratiwi ]]></category>
	<category><![CDATA[ ina aprillia ]]></category>
	<category><![CDATA[ anik yuesti ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anik,aprillia,ina,pratiwi,resi,yuesti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak jangka panjang layanan Klinik Pajak terhadap kepatuhan pajak wajib pajak di Kabupaten Sambas, misalnya dengan mengukur perubahan tingkat kepatuhan sebelum dan sesudah intervensi selama beberapa tahun. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan Klinik Pajak Sebagai Jasa Pelayanan Perpajakan dan Jasa Keuangan.: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak jangka panjang layanan Klinik Pajak terhadap kepatuhan pajak wajib pajak di Kabupaten Sambas, misalnya dengan mengukur perubahan tingkat kepatuhan sebelum dan sesudah intervensi selama beberapa tahun. Selain itu, studi komparatif antara model layanan hybrid (onlineAcoffline) dan model layanan tatap muka konvensional dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas edukasi pajak, sehingga membantu optimalisasi sumber daya. Selanjutnya, penelitian tentang skala replikabilitas Klinik Pajak ke wilayah lain, termasuk adaptasi terhadap infrastruktur digital dan kebijakan lokal, dapat memberikan panduan strategis bagi institusi pendidikan lain yang ingin mengimplementasikan program serupa. Penelitian-penelitian tersebut akan memperdalam pemahaman tentang mekanisme peningkatan literasi pajak dan memberikan dasar ilmiah bagi pengembangan kebijakan perpajakan berbasis komunitas.. Pelaksanaan program Pengembangan Klinik Pajak di Politeknik Negeri Sambas menunjukkan perkembangan positif dengan peningkatan literasi dan kepatuhan perpajakan masyarakat melalui layanan konsultasi, penyusunan administrasi, dan pendampingan pelaporan pajak.Keberhasilan program juga tercermin dari terdaftarnya hak kekayaan intelektual merek AuKlinik PajakAy serta penerapan sistem layanan digital.Berdasarkan capaian tersebut, Klinik Pajak berpotensi terus dikembangkan sebagai sarana pelayanan dan edukasi perpajakan yang berkelanjutan bagi masyarakat Hadirnya Klinik Pajak untuk menjawab masalah terkait banyaknya masyarakat sambas belum memahami arti dari wajib pajak, proses yang sulit atau sulit untuk dimengerti, dan tidak ramah akan digital sehingga Klinik Pajak bertujuan untuk membantu masyarakat dalam melakukan konsultasi perpajakan, penyusunan perpajakan dan pelaporan perpajakan, guna untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam perpajakan. Metode kualitatif lapangan digunakan dalam pelaksanaan Klinik Pajak diawali dengan memperkenalkan Klinik Pajak pada masyarakat dengan menyebar brosur dan promosi di media sosial, serta pelaksanaan layanan konsultasi secara langsung dan daring. Pada saat ini terdapat beberapa kelompok masyarakat yang memanfaatkan jasa relawan pajak seperti pegawai, dosen Politeknik Negeri Sambas, UMKM dan Mahasiswa yang berjumlah 21 orang dengan pelayanan konsultasi perpajakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/a/layanan-konsultasi-kualitas-pelayanan-pajak-kesada-thumb-d5f11.webp" title="JURIS - Pengembangan Klinik Pajak Sebagai Jasa Pelayanan Perpajakan dan Jasa Keuangan." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/layanan-konsultasi-kualitas-pelayanan-pajak-kesada-thumb-d5f11.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/layanan-konsultasi-kualitas-pelayanan-pajak-kesada-thumb-d5f11.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/layanan-konsultasi-kualitas-pelayanan-pajak-kesada-thumb-d5f11.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Klinik Pajak Sebagai Jasa Pelayanan Perpajakan dan Jasa Keuangan." alt="JURIS - Pengembangan Klinik Pajak Sebagai Jasa Pelayanan Perpajakan dan Jasa Keuangan." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/a/layanan-konsultasi-kualitas-pelayanan-pajak-kesada-thumb-0388a.webp" title="JURIS - Pengembangan Klinik Pajak Sebagai Jasa Pelayanan Perpajakan dan Jasa Keuangan." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/layanan-konsultasi-kualitas-pelayanan-pajak-kesada-thumb-0388a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/layanan-konsultasi-kualitas-pelayanan-pajak-kesada-thumb-0388a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/layanan-konsultasi-kualitas-pelayanan-pajak-kesada-thumb-0388a.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Klinik Pajak Sebagai Jasa Pelayanan Perpajakan dan Jasa Keuangan." alt="JURIS - Pengembangan Klinik Pajak Sebagai Jasa Pelayanan Perpajakan dan Jasa Keuangan." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/a/layanan-konsultasi-kualitas-pelayanan-pajak-kesada-thumb-8df40.webp" title="JURIS - Pengembangan Klinik Pajak Sebagai Jasa Pelayanan Perpajakan dan Jasa Keuangan." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/layanan-konsultasi-kualitas-pelayanan-pajak-kesada-thumb-8df40.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/layanan-konsultasi-kualitas-pelayanan-pajak-kesada-thumb-8df40.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/layanan-konsultasi-kualitas-pelayanan-pajak-kesada-thumb-8df40.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Klinik Pajak Sebagai Jasa Pelayanan Perpajakan dan Jasa Keuangan." alt="JURIS - Pengembangan Klinik Pajak Sebagai Jasa Pelayanan Perpajakan dan Jasa Keuangan." >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53487-layanan-konsultasi-kualitas-pelayanan-pajak-kesada" title="JURIS - Pengembangan Klinik Pajak Sebagai Jasa Pelayanan Perpajakan dan Jasa Keuangan." target="_blank">Pengembangan Klinik Pajak Sebagai Jasa Pelayanan Perpajakan dan Jasa Keuangan.</a>: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak jangka panjang layanan Klinik Pajak terhadap kepatuhan pajak wajib pajak di Kabupaten Sambas, misalnya dengan mengukur perubahan tingkat kepatuhan sebelum dan sesudah intervensi selama beberapa tahun. Selain itu, studi komparatif antara model layanan hybrid (onlineAcoffline) dan model layanan tatap muka konvensional dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas edukasi pajak, sehingga membantu optimalisasi sumber daya. Selanjutnya, penelitian tentang skala replikabilitas Klinik Pajak ke wilayah lain, termasuk adaptasi terhadap infrastruktur digital dan kebijakan lokal, dapat memberikan panduan strategis bagi institusi pendidikan lain yang ingin mengimplementasikan program serupa. Penelitian-penelitian tersebut akan memperdalam pemahaman tentang mekanisme peningkatan literasi pajak dan memberikan dasar ilmiah bagi pengembangan kebijakan perpajakan berbasis komunitas..
<br>Pelaksanaan program Pengembangan Klinik Pajak di Politeknik Negeri Sambas menunjukkan perkembangan positif dengan peningkatan literasi dan kepatuhan perpajakan masyarakat melalui layanan konsultasi, penyusunan administrasi, dan pendampingan pelaporan pajak.Keberhasilan program juga tercermin dari terdaftarnya hak kekayaan intelektual merek AuKlinik PajakAy serta penerapan sistem layanan digital.Berdasarkan capaian tersebut, Klinik Pajak berpotensi terus dikembangkan sebagai sarana pelayanan dan edukasi perpajakan yang berkelanjutan bagi masyarakat
<br>Hadirnya Klinik Pajak untuk menjawab masalah terkait banyaknya masyarakat sambas belum memahami arti dari wajib pajak, proses yang sulit atau sulit untuk dimengerti, dan tidak ramah akan digital sehingga Klinik Pajak bertujuan untuk membantu masyarakat dalam melakukan konsultasi perpajakan, penyusunan perpajakan dan pelaporan perpajakan, guna untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam perpajakan. Metode kualitatif lapangan digunakan dalam pelaksanaan Klinik Pajak diawali dengan memperkenalkan Klinik Pajak pada masyarakat dengan menyebar brosur dan promosi di media sosial, serta pelaksanaan layanan konsultasi secara langsung dan daring. Pada saat ini terdapat beberapa kelompok masyarakat yang memanfaatkan jasa relawan pajak seperti pegawai, dosen Politeknik Negeri Sambas, UMKM dan Mahasiswa yang berjumlah 21 orang dengan pelayanan konsultasi perpajakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/a/layanan-konsultasi-kualitas-pelayanan-pajak-kesada-thumb-d5f11.webp" type="image/webp" length="92450" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/layanan-konsultasi-kualitas-pelayanan-pajak-kesada-thumb-d5f11.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/layanan-konsultasi-kualitas-pelayanan-pajak-kesada-thumb-0388a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/layanan-konsultasi-kualitas-pelayanan-pajak-kesada-thumb-8df40.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-247-uigm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3157-jurnal-abdimas-mandiri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Edukasi Bantuan Hidup Dasar BHD untuk Meningkatkan Pengetahuan Menolong Korban Henti Jantung di Pondok Pesantren Modern IGM Al Ihsaniyah Palembang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Edukasi Bantuan Hidup Dasar BHD untuk Meningkatkan Pengetahuan Menolong Korban Henti Jantung di Pondok Pesantren Modern IGM Al Ihsaniyah Palembang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Edukasi Bantuan Hidup Dasar BHD untuk Meningkatkan Pengetahuan Menolong Korban Henti Jantung di Pondok Pesantren Modern IGM Al Ihsaniyah Palembang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53486-program-edukasi-ecobrick-kesehatan-mental</link>
	<guid isPermaLink="false">bc3ef53a4e3d5ac907f2215684a1ee45</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ resi pratiwi ]]></category>
	<category><![CDATA[ ina aprillia ]]></category>
	<category><![CDATA[ anik yuesti ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anik,aprillia,ina,pratiwi,resi,yuesti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menyelidiki berapa lama pengetahuan dan keterampilan Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang diperoleh santri tetap terjaga setelah program edukasi, misalnya dengan melakukan evaluasi kembali pada tiga, enam, dan dua belas bulan setelah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk Meningkatkan Pengetahuan Menolong Korban Henti Jantung di Pondok Pesantren Modern IGM Al-Ihsaniyah Palembang: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki berapa lama pengetahuan dan keterampilan Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang diperoleh santri tetap terjaga setelah program edukasi, misalnya dengan melakukan evaluasi kembali pada tiga, enam, dan dua belas bulan setelah intervensi. Selanjutnya, studi komparatif antara beberapa pesantren di berbagai daerah dapat dilakukan untuk mengevaluasi apakah faktor budaya, ukuran kelompok, atau fasilitas memengaruhi efektivitas pelatihan BHD, dengan melibatkan sampel lebih besar dan desain kontrol yang ketat. Selain itu, penelitian dapat menguji variasi metode pembelajaran, seperti penggunaan simulasi realitas virtual atau permainan edukatif, untuk menentukan pendekatan mana yang paling meningkatkan keterampilan praktis resusitasi pada peserta. Semua penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan bukti ilmiah yang lebih kuat bagi kebijakan pendidikan kesehatan di lingkungan pesantren serta membantu merancang program berkelanjutan yang lebih efektif.. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa edukasi, demonstrasi audiovisual, serta praktik Bantuan Hidup Dasar yang diselenggarakan oleh PDS PA Cabang Palembang bekerja sama dengan FK UIGM berhasil meningkatkan pengetahuan santri Pondok Pesantren Modern IGM AlAcIhsaniyah Palembang mengenai penanganan awal henti jantung.Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan kategori baik dari 14,7% sebelum edukasi menjadi 66,2% setelah edukasi, atau meningkat sebesar 51,5%.Edukasi Bantuan Hidup Dasar perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam memberikan pertolongan awal pada kondisi kegawatdaruratan kardiovaskular Henti jantung merupakan kondisi kegawatdaruratan medis yang dapat menyebabkan kematian dalam waktu singkat apabila tidak segera ditangani. Tindakan Bantuan Hidup Dasar (BHD) terbukti mampu meningkatkan peluang keselamatan korban henti jantung, namun pengetahuan dan keterampilan masyarakat awam, termasuk santri di lingkungan pondok pesantren, masih terbatas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan sebagai bagian dari peringatan International Pathology Day dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan santri, ustad, dan ustadzah mengenai Bantuan Hidup Dasar sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan dalam menolong korban henti jantung di Pondok Pesantren Modern IGM AlAcIhsaniyah Palembang. Metode pelaksanaan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/2/program-edukasi-ecobrick-kesehatan-mental-henti-ja-thumb-e3d59.webp" title="JURIS - Edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk Meningkatkan Pengetahuan Menolong Korban Henti Jantung di Pondok  Pesantren Modern IGM Al-Ihsaniyah Palembang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/program-edukasi-ecobrick-kesehatan-mental-henti-ja-thumb-e3d59.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/program-edukasi-ecobrick-kesehatan-mental-henti-ja-thumb-e3d59.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/program-edukasi-ecobrick-kesehatan-mental-henti-ja-thumb-e3d59.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk Meningkatkan Pengetahuan Menolong Korban Henti Jantung di Pondok  Pesantren Modern IGM Al-Ihsaniyah Palembang" alt="JURIS - Edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk Meningkatkan Pengetahuan Menolong Korban Henti Jantung di Pondok  Pesantren Modern IGM Al-Ihsaniyah Palembang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/2/program-edukasi-ecobrick-kesehatan-mental-henti-ja-thumb-23922.webp" title="JURIS - Edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk Meningkatkan Pengetahuan Menolong Korban Henti Jantung di Pondok  Pesantren Modern IGM Al-Ihsaniyah Palembang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/program-edukasi-ecobrick-kesehatan-mental-henti-ja-thumb-23922.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/program-edukasi-ecobrick-kesehatan-mental-henti-ja-thumb-23922.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/program-edukasi-ecobrick-kesehatan-mental-henti-ja-thumb-23922.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk Meningkatkan Pengetahuan Menolong Korban Henti Jantung di Pondok  Pesantren Modern IGM Al-Ihsaniyah Palembang" alt="JURIS - Edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk Meningkatkan Pengetahuan Menolong Korban Henti Jantung di Pondok  Pesantren Modern IGM Al-Ihsaniyah Palembang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/2/program-edukasi-ecobrick-kesehatan-mental-henti-ja-thumb-fe45b.webp" title="JURIS - Edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk Meningkatkan Pengetahuan Menolong Korban Henti Jantung di Pondok  Pesantren Modern IGM Al-Ihsaniyah Palembang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/program-edukasi-ecobrick-kesehatan-mental-henti-ja-thumb-fe45b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/program-edukasi-ecobrick-kesehatan-mental-henti-ja-thumb-fe45b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/program-edukasi-ecobrick-kesehatan-mental-henti-ja-thumb-fe45b.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk Meningkatkan Pengetahuan Menolong Korban Henti Jantung di Pondok  Pesantren Modern IGM Al-Ihsaniyah Palembang" alt="JURIS - Edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk Meningkatkan Pengetahuan Menolong Korban Henti Jantung di Pondok  Pesantren Modern IGM Al-Ihsaniyah Palembang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53486-program-edukasi-ecobrick-kesehatan-mental" title="JURIS - Edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk Meningkatkan Pengetahuan Menolong Korban Henti Jantung di Pondok  Pesantren Modern IGM Al-Ihsaniyah Palembang" target="_blank">Edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk Meningkatkan Pengetahuan Menolong Korban Henti Jantung di Pondok  Pesantren Modern IGM Al-Ihsaniyah Palembang</a>: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki berapa lama pengetahuan dan keterampilan Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang diperoleh santri tetap terjaga setelah program edukasi, misalnya dengan melakukan evaluasi kembali pada tiga, enam, dan dua belas bulan setelah intervensi. Selanjutnya, studi komparatif antara beberapa pesantren di berbagai daerah dapat dilakukan untuk mengevaluasi apakah faktor budaya, ukuran kelompok, atau fasilitas memengaruhi efektivitas pelatihan BHD, dengan melibatkan sampel lebih besar dan desain kontrol yang ketat. Selain itu, penelitian dapat menguji variasi metode pembelajaran, seperti penggunaan simulasi realitas virtual atau permainan edukatif, untuk menentukan pendekatan mana yang paling meningkatkan keterampilan praktis resusitasi pada peserta. Semua penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan bukti ilmiah yang lebih kuat bagi kebijakan pendidikan kesehatan di lingkungan pesantren serta membantu merancang program berkelanjutan yang lebih efektif..
<br>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa edukasi, demonstrasi audiovisual, serta praktik Bantuan Hidup Dasar yang diselenggarakan oleh PDS PA Cabang Palembang bekerja sama dengan FK UIGM berhasil meningkatkan pengetahuan santri Pondok Pesantren Modern IGM AlAcIhsaniyah Palembang mengenai penanganan awal henti jantung.Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan kategori baik dari 14,7% sebelum edukasi menjadi 66,2% setelah edukasi, atau meningkat sebesar 51,5%.Edukasi Bantuan Hidup Dasar perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam memberikan pertolongan awal pada kondisi kegawatdaruratan kardiovaskular
<br>Henti jantung merupakan kondisi kegawatdaruratan medis yang dapat menyebabkan kematian dalam waktu singkat apabila tidak segera ditangani. Tindakan Bantuan Hidup Dasar (BHD) terbukti mampu meningkatkan peluang keselamatan korban henti jantung, namun pengetahuan dan keterampilan masyarakat awam, termasuk santri di lingkungan pondok pesantren, masih terbatas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan sebagai bagian dari peringatan International Pathology Day dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan santri, ustad, dan ustadzah mengenai Bantuan Hidup Dasar sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan dalam menolong korban henti jantung di Pondok Pesantren Modern IGM AlAcIhsaniyah Palembang. Metode pelaksanaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/2/program-edukasi-ecobrick-kesehatan-mental-henti-ja-thumb-23922.webp" type="image/webp" length="109228" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/program-edukasi-ecobrick-kesehatan-mental-henti-ja-thumb-e3d59.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/program-edukasi-ecobrick-kesehatan-mental-henti-ja-thumb-23922.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/program-edukasi-ecobrick-kesehatan-mental-henti-ja-thumb-fe45b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-247-uigm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3157-jurnal-abdimas-mandiri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pembentukan Creativity Driven Future melalui Pembelajaran Berbasis Robotika pada Siswa di SMK Negeri 1 Sumedang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pembentukan Creativity Driven Future melalui Pembelajaran Berbasis Robotika pada Siswa di SMK Negeri 1 Sumedang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pembentukan Creativity Driven Future melalui Pembelajaran Berbasis Robotika pada Siswa di SMK Negeri 1 Sumedang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53485-literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-program-studi-k</link>
	<guid isPermaLink="false">24ccb14b37881d3f49035c7c182cc7d7</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ resi pratiwi ]]></category>
	<category><![CDATA[ ina aprillia ]]></category>
	<category><![CDATA[ anik yuesti ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anik,aprillia,ina,pratiwi,resi,yuesti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengembangkan penelitian ini lebih lanjut, dapat dipertimbangkan beberapa saran berikut: Pertama, perluasan durasi pelatihan untuk memberikan waktu yang lebih memadai bagi siswa dalam memahami konsep dan logika pemrograman, serta melakukan integrasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pembentukan Creativity-Driven Future melalui Pembelajaran Berbasis Robotika pada Siswa di SMK Negeri 1 Sumedang: Untuk mengembangkan penelitian ini lebih lanjut, dapat dipertimbangkan beberapa saran berikut: Pertama, perluasan durasi pelatihan untuk memberikan waktu yang lebih memadai bagi siswa dalam memahami konsep dan logika pemrograman, serta melakukan integrasi fitur secara optimal. Kedua, pengayaan fitur robot dengan sensor canggih atau integrasi teknologi IoT dapat meningkatkan kompleksitas proyek dan memperluas wawasan teknologi siswa. Ketiga, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan kurikulum STEM-robotika di tingkat SMK dengan menekankan pendekatan berbasis proyek dan eksplorasi teknologi aplikatif. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam mempersiapkan siswa menghadapi tantangan Society 5.0 dan meningkatkan kreativitas serta keterampilan teknis mereka.. Pelaksanaan pelatihan ini menunjukkan sejumlah keunggulan yang signifikan dalam mendorong keterlibatan dan kreativitas siswa.Melalui pengalaman langsung dalam merakit dan memprogram Multi-Functional Mobile Robot (MMR), siswa menjadi lebih aktif dan antusias dalam mengikuti setiap sesi.Integrasi tiga fitur utama dalam satu proyek memberikan tantangan teknis yang kompleks namun menarik, sehingga mampu memacu imajinasi dan kreativitas aplikatif peserta.Sebagai rekomendasi pengembangan, pelatihan serupa di masa mendatang disarankan untuk memperpanjang sesi pendalaman coding agar siswa memiliki waktu yang cukup untuk memahami logika program dan melakukan integrasi fitur secara optimal.Selain itu, pengayaan fitur robot seperti penambahan sensor canggih atau integrasi dengan teknologi Internet of Things (IoT) dapat menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kompleksitas proyek sekaligus memperluas wawasan teknologi pada siswa.Pengabdian kepada Masyarakat yang dikemas dalam pelatihan berbentuk workshop ini berhasil meningkatkan 86.6% kemampuan siswa dalam lingkup creativity-driven future.Bahkan, metode pelatihan dalam bentuk workshop menjadi salah satu pilihan yang tepat dalam merealisasikan kebutuhan akan pengembangan kemampuan berpikir kreatif dan inovatif pada siswa, karena mereka terdorong langsung untuk berperan aktif dalam pembelajaran.Berdasarkan data pre-post dan Torrence Test, pelatihan ini menunjukkan peningkatan rata-rata skor keterampilan robotika dan kreativitas siswa.Temuan tersebut mengindikasikan bahwa pelatihan ini dapat mendorong siswa untuk mampu beradaptasi dengan Society 5.0 yang menuntut integrasi teknologi dan pemikiran kreatif Dalam menghadapi tantangan Society 5.0 yang menekankan integrasi sinergis antara manusia dan teknologi, pendidikan vokasi memainkan peran krusial dalam membekali siswa dengan kompetensi relevan. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa SMK melalui pembelajaran berbasis robotika. Metodologi yang digunakan berupa pelatihan, dan dilaksanakan selama dua hari di SMK Negeri 1 Sumedang dengan melibatkan 40 siswa dari program studi Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Komputer dan Jaringan,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/e/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-program-studi-k-thumb-66eed.webp" title="JURIS - Pembentukan Creativity-Driven Future melalui Pembelajaran Berbasis Robotika pada Siswa di SMK Negeri 1 Sumedang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-program-studi-k-thumb-66eed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-program-studi-k-thumb-66eed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-program-studi-k-thumb-66eed.webp 1x" title="JURIS - Pembentukan Creativity-Driven Future melalui Pembelajaran Berbasis Robotika pada Siswa di SMK Negeri 1 Sumedang" alt="JURIS - Pembentukan Creativity-Driven Future melalui Pembelajaran Berbasis Robotika pada Siswa di SMK Negeri 1 Sumedang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-program-studi-k-thumb-9ab19.webp" title="JURIS - Pembentukan Creativity-Driven Future melalui Pembelajaran Berbasis Robotika pada Siswa di SMK Negeri 1 Sumedang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-program-studi-k-thumb-9ab19.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-program-studi-k-thumb-9ab19.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-program-studi-k-thumb-9ab19.webp 1x" title="JURIS - Pembentukan Creativity-Driven Future melalui Pembelajaran Berbasis Robotika pada Siswa di SMK Negeri 1 Sumedang" alt="JURIS - Pembentukan Creativity-Driven Future melalui Pembelajaran Berbasis Robotika pada Siswa di SMK Negeri 1 Sumedang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-program-studi-k-thumb-296db.webp" title="JURIS - Pembentukan Creativity-Driven Future melalui Pembelajaran Berbasis Robotika pada Siswa di SMK Negeri 1 Sumedang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-program-studi-k-thumb-296db.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-program-studi-k-thumb-296db.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-program-studi-k-thumb-296db.webp 1x" title="JURIS - Pembentukan Creativity-Driven Future melalui Pembelajaran Berbasis Robotika pada Siswa di SMK Negeri 1 Sumedang" alt="JURIS - Pembentukan Creativity-Driven Future melalui Pembelajaran Berbasis Robotika pada Siswa di SMK Negeri 1 Sumedang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53485-literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-program-studi-k" title="JURIS - Pembentukan Creativity-Driven Future melalui Pembelajaran Berbasis Robotika pada Siswa di SMK Negeri 1 Sumedang" target="_blank">Pembentukan Creativity-Driven Future melalui Pembelajaran Berbasis Robotika pada Siswa di SMK Negeri 1 Sumedang</a>: Untuk mengembangkan penelitian ini lebih lanjut, dapat dipertimbangkan beberapa saran berikut: Pertama, perluasan durasi pelatihan untuk memberikan waktu yang lebih memadai bagi siswa dalam memahami konsep dan logika pemrograman, serta melakukan integrasi fitur secara optimal. Kedua, pengayaan fitur robot dengan sensor canggih atau integrasi teknologi IoT dapat meningkatkan kompleksitas proyek dan memperluas wawasan teknologi siswa. Ketiga, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan kurikulum STEM-robotika di tingkat SMK dengan menekankan pendekatan berbasis proyek dan eksplorasi teknologi aplikatif. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam mempersiapkan siswa menghadapi tantangan Society 5.0 dan meningkatkan kreativitas serta keterampilan teknis mereka..
<br>Pelaksanaan pelatihan ini menunjukkan sejumlah keunggulan yang signifikan dalam mendorong keterlibatan dan kreativitas siswa.Melalui pengalaman langsung dalam merakit dan memprogram Multi-Functional Mobile Robot (MMR), siswa menjadi lebih aktif dan antusias dalam mengikuti setiap sesi.Integrasi tiga fitur utama dalam satu proyek memberikan tantangan teknis yang kompleks namun menarik, sehingga mampu memacu imajinasi dan kreativitas aplikatif peserta.Sebagai rekomendasi pengembangan, pelatihan serupa di masa mendatang disarankan untuk memperpanjang sesi pendalaman coding agar siswa memiliki waktu yang cukup untuk memahami logika program dan melakukan integrasi fitur secara optimal.Selain itu, pengayaan fitur robot seperti penambahan sensor canggih atau integrasi dengan teknologi Internet of Things (IoT) dapat menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kompleksitas proyek sekaligus memperluas wawasan teknologi pada siswa.Pengabdian kepada Masyarakat yang dikemas dalam pelatihan berbentuk workshop ini berhasil meningkatkan 86.6% kemampuan siswa dalam lingkup creativity-driven future.Bahkan, metode pelatihan dalam bentuk workshop menjadi salah satu pilihan yang tepat dalam merealisasikan kebutuhan akan pengembangan kemampuan berpikir kreatif dan inovatif pada siswa, karena mereka terdorong langsung untuk berperan aktif dalam pembelajaran.Berdasarkan data pre-post dan Torrence Test, pelatihan ini menunjukkan peningkatan rata-rata skor keterampilan robotika dan kreativitas siswa.Temuan tersebut mengindikasikan bahwa pelatihan ini dapat mendorong siswa untuk mampu beradaptasi dengan Society 5.0 yang menuntut integrasi teknologi dan pemikiran kreatif
<br>Dalam menghadapi tantangan Society 5.0 yang menekankan integrasi sinergis antara manusia dan teknologi, pendidikan vokasi memainkan peran krusial dalam membekali siswa dengan kompetensi relevan. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa SMK melalui pembelajaran berbasis robotika. Metodologi yang digunakan berupa pelatihan, dan dilaksanakan selama dua hari di SMK Negeri 1 Sumedang dengan melibatkan 40 siswa dari program studi Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Komputer dan Jaringan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/e/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-program-studi-k-thumb-9ab19.webp" type="image/webp" length="104576" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-program-studi-k-thumb-66eed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-program-studi-k-thumb-9ab19.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-program-studi-k-thumb-296db.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-247-uigm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3157-jurnal-abdimas-mandiri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Program Kuliah Kerja Nyata Tematik KKNT dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan di Desa Muara Damai Sembawa Banyuasin Sumatera Selatan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Program Kuliah Kerja Nyata Tematik KKNT dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan di Desa Muara Damai Sembawa Banyuasin Sumatera Selatan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Program Kuliah Kerja Nyata Tematik KKNT dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan di Desa Muara Damai Sembawa Banyuasin Sumatera Selatan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53483-kuliah-pengabdian-masyarakat-kpm-produk-lokal-khas</link>
	<guid isPermaLink="false">cb5a94337fc8849fc7be3c8a60f77312</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ resi pratiwi ]]></category>
	<category><![CDATA[ ina aprillia ]]></category>
	<category><![CDATA[ anik yuesti ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anik,aprillia,ina,pratiwi,resi,yuesti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan studi komparatif yang membandingkan dampak program KKNT di berbagai desa dengan karakteristik berbeda. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana pendekatan tematik dan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan di Desa Muara Damai, Sembawa, Banyuasin, Sumatera Selatan: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan studi komparatif yang membandingkan dampak program KKNT di berbagai desa dengan karakteristik berbeda. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana pendekatan tematik dan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik masing-masing desa. Selain itu, penelitian dapat fokus pada evaluasi jangka panjang dampak program KKNT terhadap pembangunan berkelanjutan di desa, termasuk analisis perubahan perilaku masyarakat, peningkatan kapasitas ekonomi, dan kontribusi terhadap lingkungan. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi strategi-strategi inovatif dalam pemberdayaan ekonomi lokal, seperti pengembangan produk berbasis sumber daya desa dan penerapan teknologi digital untuk pemasaran UMKM, serta menganalisis keberlanjutan dan dampak jangka panjangnya.. Pendekatan KKNT Fakultas Ekonomi di Muara Damai menunjukkan model pemberdayaan partisipatif yang relevan, adaptif, dan selaras SDGs.Dampak utama mencakup penguatan literasi, pengembangan ekonomi lokal skala mikro melalui Google My Business dan praktik lingkungan.Untuk keberlanjutan, direkomendasikan adanya penguatan task force desa dan kampus, integrasi indikator TBL terhadap SDGs dalam rencana kerja desa, coaching berkala daring/luring, impact metrics kuantitatif (literasi, produksi kompos, pendapatan UMKM) Pengabdian Masyarakat ini mendeskripsikan pendekatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Fakultas Ekonomi di Desa Muara Damai, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, serta kontribusinya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan berbasis Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dan Participatory Rural Appraisal (PRA), yang dilaksanakan melalui pemetaan partisipatif, focus group discussion (FGD), observasi lapangan, serta lokakarya pelatihan yang meliputi literasi dasar dan digital, praktik penguatan ekonomi lokal melalui pengolahan produk berbasis potensi desa (pembuatan keripik daun singkong),... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/c/kuliah-pengabdian-masyarakat-kpm-produk-lokal-khas-thumb-3402d.webp" title="JURIS - Implementasi Program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan di Desa Muara Damai, Sembawa, Banyuasin, Sumatera Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/kuliah-pengabdian-masyarakat-kpm-produk-lokal-khas-thumb-3402d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/kuliah-pengabdian-masyarakat-kpm-produk-lokal-khas-thumb-3402d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/kuliah-pengabdian-masyarakat-kpm-produk-lokal-khas-thumb-3402d.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan di Desa Muara Damai, Sembawa, Banyuasin, Sumatera Selatan" alt="JURIS - Implementasi Program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan di Desa Muara Damai, Sembawa, Banyuasin, Sumatera Selatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/kuliah-pengabdian-masyarakat-kpm-produk-lokal-khas-thumb-4bef2.webp" title="JURIS - Implementasi Program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan di Desa Muara Damai, Sembawa, Banyuasin, Sumatera Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/kuliah-pengabdian-masyarakat-kpm-produk-lokal-khas-thumb-4bef2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/kuliah-pengabdian-masyarakat-kpm-produk-lokal-khas-thumb-4bef2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/kuliah-pengabdian-masyarakat-kpm-produk-lokal-khas-thumb-4bef2.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan di Desa Muara Damai, Sembawa, Banyuasin, Sumatera Selatan" alt="JURIS - Implementasi Program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan di Desa Muara Damai, Sembawa, Banyuasin, Sumatera Selatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/kuliah-pengabdian-masyarakat-kpm-produk-lokal-khas-thumb-247fa.webp" title="JURIS - Implementasi Program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan di Desa Muara Damai, Sembawa, Banyuasin, Sumatera Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/kuliah-pengabdian-masyarakat-kpm-produk-lokal-khas-thumb-247fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/kuliah-pengabdian-masyarakat-kpm-produk-lokal-khas-thumb-247fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/kuliah-pengabdian-masyarakat-kpm-produk-lokal-khas-thumb-247fa.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan di Desa Muara Damai, Sembawa, Banyuasin, Sumatera Selatan" alt="JURIS - Implementasi Program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan di Desa Muara Damai, Sembawa, Banyuasin, Sumatera Selatan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53483-kuliah-pengabdian-masyarakat-kpm-produk-lokal-khas" title="JURIS - Implementasi Program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan di Desa Muara Damai, Sembawa, Banyuasin, Sumatera Selatan" target="_blank">Implementasi Program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan di Desa Muara Damai, Sembawa, Banyuasin, Sumatera Selatan</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan studi komparatif yang membandingkan dampak program KKNT di berbagai desa dengan karakteristik berbeda. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana pendekatan tematik dan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik masing-masing desa. Selain itu, penelitian dapat fokus pada evaluasi jangka panjang dampak program KKNT terhadap pembangunan berkelanjutan di desa, termasuk analisis perubahan perilaku masyarakat, peningkatan kapasitas ekonomi, dan kontribusi terhadap lingkungan. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi strategi-strategi inovatif dalam pemberdayaan ekonomi lokal, seperti pengembangan produk berbasis sumber daya desa dan penerapan teknologi digital untuk pemasaran UMKM, serta menganalisis keberlanjutan dan dampak jangka panjangnya..
<br>Pendekatan KKNT Fakultas Ekonomi di Muara Damai menunjukkan model pemberdayaan partisipatif yang relevan, adaptif, dan selaras SDGs.Dampak utama mencakup penguatan literasi, pengembangan ekonomi lokal skala mikro melalui Google My Business dan praktik lingkungan.Untuk keberlanjutan, direkomendasikan adanya penguatan task force desa dan kampus, integrasi indikator TBL terhadap SDGs dalam rencana kerja desa, coaching berkala daring/luring, impact metrics kuantitatif (literasi, produksi kompos, pendapatan UMKM)
<br>Pengabdian Masyarakat ini mendeskripsikan pendekatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Fakultas Ekonomi di Desa Muara Damai, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, serta kontribusinya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan berbasis Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dan Participatory Rural Appraisal (PRA), yang dilaksanakan melalui pemetaan partisipatif, focus group discussion (FGD), observasi lapangan, serta lokakarya pelatihan yang meliputi literasi dasar dan digital, praktik penguatan ekonomi lokal melalui pengolahan produk berbasis potensi desa (pembuatan keripik daun singkong),...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/c/kuliah-pengabdian-masyarakat-kpm-produk-lokal-khas-thumb-4bef2.webp" type="image/webp" length="105236" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/kuliah-pengabdian-masyarakat-kpm-produk-lokal-khas-thumb-3402d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/kuliah-pengabdian-masyarakat-kpm-produk-lokal-khas-thumb-4bef2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/kuliah-pengabdian-masyarakat-kpm-produk-lokal-khas-thumb-247fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-247-uigm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3157-jurnal-abdimas-mandiri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemberdayaan Masyarakat Sawah Luhur melalui Pengolahan Limbah Cangkang Kerang Mendorong Keberlanjutan Ekonomi dan Lingkungan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemberdayaan Masyarakat Sawah Luhur melalui Pengolahan Limbah Cangkang Kerang Mendorong Keberlanjutan Ekonomi dan Lingkungan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemberdayaan Masyarakat Sawah Luhur melalui Pengolahan Limbah Cangkang Kerang Mendorong Keberlanjutan Ekonomi dan Lingkungan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53482-budidaya-kerang-hijau-tepung-cangkang-keran</link>
	<guid isPermaLink="false">faa6781f729fefc66be16476a787bc78</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ resi pratiwi ]]></category>
	<category><![CDATA[ ina aprillia ]]></category>
	<category><![CDATA[ anik yuesti ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anik,aprillia,ina,pratiwi,resi,yuesti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak lingkungan jangka panjang dari penggunaan limbah cangkang kerang sebagai bahan baku batako, dengan mengukur perubahan kualitas air, tanah, dan keanekaragaman hayati di kawasan pesisir Sawah Luhur. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemberdayaan Masyarakat Sawah Luhur melalui Pengolahan Limbah Cangkang Kerang Mendorong Keberlanjutan Ekonomi dan Lingkungan: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak lingkungan jangka panjang dari penggunaan limbah cangkang kerang sebagai bahan baku batako, dengan mengukur perubahan kualitas air, tanah, dan keanekaragaman hayati di kawasan pesisir Sawah Luhur. Selain itu, studi dapat membandingkan tingkat pencemaran sebelum dan sesudah intervensi untuk menilai efektivitas pengolahan limbah. Selanjutnya, perlu dikaji potensi pengembangan produk bernilai tambah lain, seperti bahan baku bioaktif atau pupuk organik, yang dapat memperluas nilai ekonomi limbah kerang dan meningkatkan diversifikasi usaha masyarakat. Penelitian tersebut dapat melibatkan uji laboratorium serta uji pasar untuk menentukan kelayakan komersial. Terakhir, studi komparatif dapat dilakukan untuk menguji skalabilitas model pemberdayaan berbasis ekonomi biru pada komunitas pesisir lainnya, sehingga dapat mengidentifikasi faktorAcfaktor kunci keberhasilan dan adaptasi kebijakan yang mendukung replikasi program secara nasional. Dengan menjawab pertanyaanAcpertanyaan ini, penelitian lanjutan akan memperkuat dasar ilmiah bagi kebijakan pengelolaan limbah laut dan pemberdayaan ekonomi komunitas. Hasil temuan diharapkan dapat menjadi dasar bagi perancangan program pendampingan teknis dan kebijakan insentif fiskal yang mendukung adopsi teknologi ramah lingkungan di wilayah pesisir lainnya.. Program pemberdayaan masyarakat di Sawah Luhur yang mengaplikasikan pendekatan ekonomi biru berhasil mengurangi limbah cangkang kerang dan meningkatkan pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.Kegiatan ini meningkatkan pendapatan rumah tangga, keterampilan pengolahan limbah, serta kesadaran lingkungan, sekaligus memperbaiki kemampuan manajemen keuangan mitra dari nilai preActest 52,7 menjadi 86,9.Hasil tersebut menunjukkan potensi model kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan komunitas untuk memperluas produksi dan pemasaran produk bernilai tambah, sehingga menjadi langkah awal bagi pengembangan ekonomi dan pelestarian lingkungan pesisir Wilayah pesisir Sawah Luhur menghadapi permasalahan serius terkait penumpukan limbah cangkang kerang yang berpotensi mencemari lingkungan dan menurunkan kualitas hidup masyarakat sekitar. Kondisi ini menunjukkan perlunya solusi inovatif yang tidak hanya mampu mengurangi dampak pencemaran, tetapi juga memberikan nilai tambah secara ekonomi. Topik pengabdian masyarakat ini dipilih karena limbah cangkang kerang memiliki potensi besar untuk diolah menjadi produk bernilai jual, sehingga mampu menciptakan sumber pendapatan alternatif bagi masyarakat pesisir sekaligus mendorong terwujudnya pembangunan berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan community empowerment yang berbasis partisipasi aktif masyarakat. Tahapan pelaksanaan mencakup sosialisasi mengenai dampak limbah dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/8/budidaya-kerang-hijau-tepung-cangkang-limbah-rumah-thumb-dbe42.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Masyarakat Sawah Luhur melalui Pengolahan Limbah Cangkang Kerang Mendorong Keberlanjutan Ekonomi dan Lingkungan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/budidaya-kerang-hijau-tepung-cangkang-limbah-rumah-thumb-dbe42.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/budidaya-kerang-hijau-tepung-cangkang-limbah-rumah-thumb-dbe42.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/budidaya-kerang-hijau-tepung-cangkang-limbah-rumah-thumb-dbe42.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Masyarakat Sawah Luhur melalui Pengolahan Limbah Cangkang Kerang Mendorong Keberlanjutan Ekonomi dan Lingkungan" alt="JURIS - Pemberdayaan Masyarakat Sawah Luhur melalui Pengolahan Limbah Cangkang Kerang Mendorong Keberlanjutan Ekonomi dan Lingkungan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/8/budidaya-kerang-hijau-tepung-cangkang-limbah-rumah-thumb-bfbbb.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Masyarakat Sawah Luhur melalui Pengolahan Limbah Cangkang Kerang Mendorong Keberlanjutan Ekonomi dan Lingkungan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/budidaya-kerang-hijau-tepung-cangkang-limbah-rumah-thumb-bfbbb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/budidaya-kerang-hijau-tepung-cangkang-limbah-rumah-thumb-bfbbb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/budidaya-kerang-hijau-tepung-cangkang-limbah-rumah-thumb-bfbbb.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Masyarakat Sawah Luhur melalui Pengolahan Limbah Cangkang Kerang Mendorong Keberlanjutan Ekonomi dan Lingkungan" alt="JURIS - Pemberdayaan Masyarakat Sawah Luhur melalui Pengolahan Limbah Cangkang Kerang Mendorong Keberlanjutan Ekonomi dan Lingkungan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/8/budidaya-kerang-hijau-tepung-cangkang-limbah-rumah-thumb-aadcf.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Masyarakat Sawah Luhur melalui Pengolahan Limbah Cangkang Kerang Mendorong Keberlanjutan Ekonomi dan Lingkungan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/budidaya-kerang-hijau-tepung-cangkang-limbah-rumah-thumb-aadcf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/budidaya-kerang-hijau-tepung-cangkang-limbah-rumah-thumb-aadcf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/budidaya-kerang-hijau-tepung-cangkang-limbah-rumah-thumb-aadcf.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Masyarakat Sawah Luhur melalui Pengolahan Limbah Cangkang Kerang Mendorong Keberlanjutan Ekonomi dan Lingkungan" alt="JURIS - Pemberdayaan Masyarakat Sawah Luhur melalui Pengolahan Limbah Cangkang Kerang Mendorong Keberlanjutan Ekonomi dan Lingkungan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53482-budidaya-kerang-hijau-tepung-cangkang-keran" title="JURIS - Pemberdayaan Masyarakat Sawah Luhur melalui Pengolahan Limbah Cangkang Kerang Mendorong Keberlanjutan Ekonomi dan Lingkungan" target="_blank">Pemberdayaan Masyarakat Sawah Luhur melalui Pengolahan Limbah Cangkang Kerang Mendorong Keberlanjutan Ekonomi dan Lingkungan</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak lingkungan jangka panjang dari penggunaan limbah cangkang kerang sebagai bahan baku batako, dengan mengukur perubahan kualitas air, tanah, dan keanekaragaman hayati di kawasan pesisir Sawah Luhur. Selain itu, studi dapat membandingkan tingkat pencemaran sebelum dan sesudah intervensi untuk menilai efektivitas pengolahan limbah. Selanjutnya, perlu dikaji potensi pengembangan produk bernilai tambah lain, seperti bahan baku bioaktif atau pupuk organik, yang dapat memperluas nilai ekonomi limbah kerang dan meningkatkan diversifikasi usaha masyarakat. Penelitian tersebut dapat melibatkan uji laboratorium serta uji pasar untuk menentukan kelayakan komersial. Terakhir, studi komparatif dapat dilakukan untuk menguji skalabilitas model pemberdayaan berbasis ekonomi biru pada komunitas pesisir lainnya, sehingga dapat mengidentifikasi faktorAcfaktor kunci keberhasilan dan adaptasi kebijakan yang mendukung replikasi program secara nasional. Dengan menjawab pertanyaanAcpertanyaan ini, penelitian lanjutan akan memperkuat dasar ilmiah bagi kebijakan pengelolaan limbah laut dan pemberdayaan ekonomi komunitas. Hasil temuan diharapkan dapat menjadi dasar bagi perancangan program pendampingan teknis dan kebijakan insentif fiskal yang mendukung adopsi teknologi ramah lingkungan di wilayah pesisir lainnya..
<br>Program pemberdayaan masyarakat di Sawah Luhur yang mengaplikasikan pendekatan ekonomi biru berhasil mengurangi limbah cangkang kerang dan meningkatkan pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.Kegiatan ini meningkatkan pendapatan rumah tangga, keterampilan pengolahan limbah, serta kesadaran lingkungan, sekaligus memperbaiki kemampuan manajemen keuangan mitra dari nilai preActest 52,7 menjadi 86,9.Hasil tersebut menunjukkan potensi model kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan komunitas untuk memperluas produksi dan pemasaran produk bernilai tambah, sehingga menjadi langkah awal bagi pengembangan ekonomi dan pelestarian lingkungan pesisir
<br>Wilayah pesisir Sawah Luhur menghadapi permasalahan serius terkait penumpukan limbah cangkang kerang yang berpotensi mencemari lingkungan dan menurunkan kualitas hidup masyarakat sekitar. Kondisi ini menunjukkan perlunya solusi inovatif yang tidak hanya mampu mengurangi dampak pencemaran, tetapi juga memberikan nilai tambah secara ekonomi. Topik pengabdian masyarakat ini dipilih karena limbah cangkang kerang memiliki potensi besar untuk diolah menjadi produk bernilai jual, sehingga mampu menciptakan sumber pendapatan alternatif bagi masyarakat pesisir sekaligus mendorong terwujudnya pembangunan berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan community empowerment yang berbasis partisipasi aktif masyarakat. Tahapan pelaksanaan mencakup sosialisasi mengenai dampak limbah dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/8/budidaya-kerang-hijau-tepung-cangkang-limbah-rumah-thumb-dbe42.webp" type="image/webp" length="96058" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/budidaya-kerang-hijau-tepung-cangkang-limbah-rumah-thumb-dbe42.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/budidaya-kerang-hijau-tepung-cangkang-limbah-rumah-thumb-bfbbb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/budidaya-kerang-hijau-tepung-cangkang-limbah-rumah-thumb-aadcf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-247-uigm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3157-jurnal-abdimas-mandiri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ A Visualization of Jakarta Citys Identity Towards 5 Centuries Through Graffiti Artwork in Duri Kepa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A Visualization of Jakarta Citys Identity Towards 5 Centuries Through Graffiti Artwork in Duri Kepa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A Visualization of Jakarta Citys Identity Towards 5 Centuries Through Graffiti Artwork in Duri Kepa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53481-masyarakat-awam-film-sikap-burung-wilay</link>
	<guid isPermaLink="false">a431956e6fd52362e1a943b70ff10b78</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ resi pratiwi ]]></category>
	<category><![CDATA[ ina aprillia ]]></category>
	<category><![CDATA[ anik yuesti ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anik,aprillia,ina,pratiwi,resi,yuesti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak jangka panjang karya graffiti terhadap persepsi dan kohesi sosial warga Kelurahan Duri Kepa, misalnya dengan mengukur perubahan sikap masyarakat selama setahun setelah proyek selesai. Selain itu, studi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - A Visualization of Jakarta City's Identity "Towards 5 Centuries" Through Graffiti Artwork in Duri Kepa: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak jangka panjang karya graffiti terhadap persepsi dan kohesi sosial warga Kelurahan Duri Kepa, misalnya dengan mengukur perubahan sikap masyarakat selama setahun setelah proyek selesai. Selain itu, studi komparatif antara tema graffiti yang berbedaAimisalnya tema sejarah versus tema inovasi teknologiAidapat dilakukan di beberapa wilayah Jakarta untuk mengetahui tema mana yang paling efektif dalam meningkatkan partisipasi publik dan nilai estetika ruang publik. Terakhir, penting untuk meneliti model pemeliharaan berkelanjutan karya graffiti, termasuk partisipasi warga dalam perawatan dan renovasi, sehingga karya seni tetap terjaga kualitasnya dan terus memberikan manfaat estetika serta edukatif bagi komunitas.. Berdasarkan hasil akhir kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang telah sukses dilaksanakan oleh tim lintas disiplin ilmu Universitas Esa Unggul di lingkungan Kelurahan Duri Kepa Kota Jakarta barat, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pengabdian ini telah sukses memberikan solusi terhadap permasalahan mitra, didukung oleh besarnya apresiasi positif dari masyarakat setempat yang tidak jarang datang menghampiri hanya untuk mengagumi kinerja dari tim pelaksana selaku Penulis selama 3 hari waktu pelaksanaan.Pihak mitra dan masyarakat setempat juga sangat berterima kasih kepada tim pelaksana, dengan adanya proses kreatif pembuatan karya seni graffiti bertema AuJakarta Menuju 5 AbadAy pada tembok berukuran 7x6 meter yang terbilang besar di tepi jalan raya, tanggapan negatif masyarakat akan karya seni graffiti pun berubah dalam sekejap menjadi tanggapan positif, yang mana karena terkonsep dan memiliki tema yang baik, maka karya seni graffiti ini pun sukses menjadi sesuatu hal baru yang indah secara estetika dan sangat menarik perhatian mata yang memandang.Mengacu kepada hasil pemberdayaan, yang mana terlihat adanya peningkatan persentase 'Beautifikasi pada dinding di area publik terbuka' dalam lingkungan Kelurahan Duri Kepa Jakarta Barat dari 0% menjadi 25%, pihak mitra dan masyarakat setempat sangat mengharapkan dengan antusiasme tinggi akan adanya kegiatan sejenis di masa yang akan datang Pengabdian kepada Masyarakat ini dilatarbelakangi oleh permasalahan utama yang dialami oleh pihak mitra, yaitu Kelurahan Duri Kepa Kota Jakarta Barat terkait tindakan vandalisme terhadap banyak dinding tepi jalan raya, di mana salah satunya seringkali dilalui oleh masyarakat dan Pemerintah Daerah DKI Jakarta, sehingga terlihat kumuh dan membosankan. Maka dari itu, tim Pengabdian kepada Masyarakat lintas disiplin ilmu dari Universitas Esa Unggul ini menawarkan solusi yaitu dengan melakukan pembaruan estetika secara visual dalam bentuk karya seni graffiti bertema AuJakarta Menuju... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/9/masyarakat-awam-film-sikap-burung-wilayah-jakarta-thumb-98721.webp" title="JURIS - A Visualization of Jakarta City&#039;s Identity &quot;Towards 5 Centuries&quot; Through Graffiti Artwork in Duri Kepa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/masyarakat-awam-film-sikap-burung-wilayah-jakarta-thumb-98721.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/masyarakat-awam-film-sikap-burung-wilayah-jakarta-thumb-98721.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/masyarakat-awam-film-sikap-burung-wilayah-jakarta-thumb-98721.webp 1x" title="JURIS - A Visualization of Jakarta City&#039;s Identity &quot;Towards 5 Centuries&quot; Through Graffiti Artwork in Duri Kepa" alt="JURIS - A Visualization of Jakarta City&#039;s Identity &quot;Towards 5 Centuries&quot; Through Graffiti Artwork in Duri Kepa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/masyarakat-awam-film-sikap-burung-wilayah-jakarta-thumb-e08a8.webp" title="JURIS - A Visualization of Jakarta City&#039;s Identity &quot;Towards 5 Centuries&quot; Through Graffiti Artwork in Duri Kepa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/masyarakat-awam-film-sikap-burung-wilayah-jakarta-thumb-e08a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/masyarakat-awam-film-sikap-burung-wilayah-jakarta-thumb-e08a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/masyarakat-awam-film-sikap-burung-wilayah-jakarta-thumb-e08a8.webp 1x" title="JURIS - A Visualization of Jakarta City&#039;s Identity &quot;Towards 5 Centuries&quot; Through Graffiti Artwork in Duri Kepa" alt="JURIS - A Visualization of Jakarta City&#039;s Identity &quot;Towards 5 Centuries&quot; Through Graffiti Artwork in Duri Kepa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/masyarakat-awam-film-sikap-burung-wilayah-jakarta-thumb-d544d.webp" title="JURIS - A Visualization of Jakarta City&#039;s Identity &quot;Towards 5 Centuries&quot; Through Graffiti Artwork in Duri Kepa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/masyarakat-awam-film-sikap-burung-wilayah-jakarta-thumb-d544d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/masyarakat-awam-film-sikap-burung-wilayah-jakarta-thumb-d544d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/masyarakat-awam-film-sikap-burung-wilayah-jakarta-thumb-d544d.webp 1x" title="JURIS - A Visualization of Jakarta City&#039;s Identity &quot;Towards 5 Centuries&quot; Through Graffiti Artwork in Duri Kepa" alt="JURIS - A Visualization of Jakarta City&#039;s Identity &quot;Towards 5 Centuries&quot; Through Graffiti Artwork in Duri Kepa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53481-masyarakat-awam-film-sikap-burung-wilay" title="JURIS - A Visualization of Jakarta City&#039;s Identity &quot;Towards 5 Centuries&quot; Through Graffiti Artwork in Duri Kepa" target="_blank">A Visualization of Jakarta City's Identity "Towards 5 Centuries" Through Graffiti Artwork in Duri Kepa</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak jangka panjang karya graffiti terhadap persepsi dan kohesi sosial warga Kelurahan Duri Kepa, misalnya dengan mengukur perubahan sikap masyarakat selama setahun setelah proyek selesai. Selain itu, studi komparatif antara tema graffiti yang berbedaAimisalnya tema sejarah versus tema inovasi teknologiAidapat dilakukan di beberapa wilayah Jakarta untuk mengetahui tema mana yang paling efektif dalam meningkatkan partisipasi publik dan nilai estetika ruang publik. Terakhir, penting untuk meneliti model pemeliharaan berkelanjutan karya graffiti, termasuk partisipasi warga dalam perawatan dan renovasi, sehingga karya seni tetap terjaga kualitasnya dan terus memberikan manfaat estetika serta edukatif bagi komunitas..
<br>Berdasarkan hasil akhir kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang telah sukses dilaksanakan oleh tim lintas disiplin ilmu Universitas Esa Unggul di lingkungan Kelurahan Duri Kepa Kota Jakarta barat, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pengabdian ini telah sukses memberikan solusi terhadap permasalahan mitra, didukung oleh besarnya apresiasi positif dari masyarakat setempat yang tidak jarang datang menghampiri hanya untuk mengagumi kinerja dari tim pelaksana selaku Penulis selama 3 hari waktu pelaksanaan.Pihak mitra dan masyarakat setempat juga sangat berterima kasih kepada tim pelaksana, dengan adanya proses kreatif pembuatan karya seni graffiti bertema AuJakarta Menuju 5 AbadAy pada tembok berukuran 7x6 meter yang terbilang besar di tepi jalan raya, tanggapan negatif masyarakat akan karya seni graffiti pun berubah dalam sekejap menjadi tanggapan positif, yang mana karena terkonsep dan memiliki tema yang baik, maka karya seni graffiti ini pun sukses menjadi sesuatu hal baru yang indah secara estetika dan sangat menarik perhatian mata yang memandang.Mengacu kepada hasil pemberdayaan, yang mana terlihat adanya peningkatan persentase 'Beautifikasi pada dinding di area publik terbuka' dalam lingkungan Kelurahan Duri Kepa Jakarta Barat dari 0% menjadi 25%, pihak mitra dan masyarakat setempat sangat mengharapkan dengan antusiasme tinggi akan adanya kegiatan sejenis di masa yang akan datang
<br>Pengabdian kepada Masyarakat ini dilatarbelakangi oleh permasalahan utama yang dialami oleh pihak mitra, yaitu Kelurahan Duri Kepa Kota Jakarta Barat terkait tindakan vandalisme terhadap banyak dinding tepi jalan raya, di mana salah satunya seringkali dilalui oleh masyarakat dan Pemerintah Daerah DKI Jakarta, sehingga terlihat kumuh dan membosankan. Maka dari itu, tim Pengabdian kepada Masyarakat lintas disiplin ilmu dari Universitas Esa Unggul ini menawarkan solusi yaitu dengan melakukan pembaruan estetika secara visual dalam bentuk karya seni graffiti bertema AuJakarta Menuju...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/9/masyarakat-awam-film-sikap-burung-wilayah-jakarta-thumb-d544d.webp" type="image/webp" length="70924" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/masyarakat-awam-film-sikap-burung-wilayah-jakarta-thumb-98721.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/masyarakat-awam-film-sikap-burung-wilayah-jakarta-thumb-e08a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/masyarakat-awam-film-sikap-burung-wilayah-jakarta-thumb-d544d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-247-uigm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3157-jurnal-abdimas-mandiri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Teknologi Digital dalam Menyebarkan Dakwah Islam di Era Modern dalam Konten YouTube Studio Al Fusha TV ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Teknologi Digital dalam Menyebarkan Dakwah Islam di Era Modern dalam Konten YouTube Studio Al Fusha TV ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Teknologi Digital dalam Menyebarkan Dakwah Islam di Era Modern dalam Konten YouTube Studio Al Fusha TV ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53477-konten-dakwah-buya-peran-daring-dakw</link>
	<guid isPermaLink="false">2d6ef5cb55d47d358281a8649f70819e</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ siti asiyah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asiyah,siti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperdalam pemahaman mengenai peran dakwah Islam di era digital, penelitian selanjutnya dapat menggali lebih jauh beberapa aspek krusial. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi komparatif yang menganalisis efektivitas, strategi konten, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Teknologi Digital dalam Menyebarkan Dakwah Islam di Era Modern dalam Konten YouTube Studio Al-Fusha TV: Untuk memperdalam pemahaman mengenai peran dakwah Islam di era digital, penelitian selanjutnya dapat menggali lebih jauh beberapa aspek krusial. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi komparatif yang menganalisis efektivitas, strategi konten, serta pola interaksi audiens antara YouTube Studio Al-Fusha TV dengan platform dakwah digital Islami lainnya, seperti kanal YouTube atau akun media sosial yang serupa. Penelitian ini dapat mengidentifikasi praktik terbaik yang bersifat umum atau menyoroti tantangan unik yang mungkin dihadapi oleh berbagai penyedia konten dakwah di lanskap digital yang beragam. Kedua, mengingat upaya Al-Fusha TV dalam menjangkau dan beradaptasi dengan preferensi Generasi Z, sebuah studi mendalam diperlukan untuk mengukur secara kuantitatif maupun kualitatif dampak spesifik dari berbagai jenis konten dakwah digital (misalnya, video pendek, sesi tanya jawab interaktif, atau dakwah berbasis meme) terhadap pemahaman keagamaan, perkembangan spiritual, dan praktik ibadah audiens Generasi Z. Investigasi ini akan memberikan wawasan berharga tentang bagaimana dakwah dapat tetap relevan dan menarik bagi demografi muda. Ketiga, mengingat kekhawatiran yang disebutkan dalam dokumen tentang penyebaran informasi yang tidak akurat atau sesat, penelitian masa depan dapat berfokus pada pengembangan dan evaluasi strategi yang diterapkan oleh platform dakwah digital, termasuk Al-Fusha TV, untuk secara proaktif melawan misinformasi agama. Ini bisa mencakup studi tentang efektivitas inisiatif cek fakta atau serial edukasi yang bertujuan meningkatkan literasi media audiens terkait verifikasi sumber informasi keagamaan online.. Pengelolaan YouTube Studio Al-Fusha TV sangat baik dan terorganisir, terbukti efektif dalam memperluas jangkauan dakwah Islam kepada audiens yang lebih luas dan beragam.Konten berkualitas dihasilkan secara konsisten melalui partisipasi aktif pengasuh pondok, ustadz, ustadzah, santri, dan alumni.Hal ini menjadikan Studio Al-Fusha TV sumber inspirasi dan pengetahuan yang terpercaya bagi pemirsa setianya Penelitian ini meneliti peran penting teknologi digital, terutama YouTube Studio Al-Fusha TV, dalam menyebarkan dakwah Islam di era modern. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, penelitian ini menganalisis konten Al-Fusha TV untuk memahami pemanfaatan teknologi digital dalam dakwah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran teknologi digital, khususnya platform YouTube Studio Al-Fusha TV, dalam menyebarkan dakwah Islam di era modern. Hasilnya menunjukkan bahwa YouTube Studio Al-Fusha TV efektif dalam... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/1/konten-dakwah-buya-peran-daring-moderat-nilai-isla-thumb-825f6.webp" title="JURIS - Peran Teknologi Digital dalam Menyebarkan Dakwah Islam di Era Modern dalam Konten YouTube Studio Al-Fusha TV" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/konten-dakwah-buya-peran-daring-moderat-nilai-isla-thumb-825f6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/konten-dakwah-buya-peran-daring-moderat-nilai-isla-thumb-825f6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/konten-dakwah-buya-peran-daring-moderat-nilai-isla-thumb-825f6.webp 1x" title="JURIS - Peran Teknologi Digital dalam Menyebarkan Dakwah Islam di Era Modern dalam Konten YouTube Studio Al-Fusha TV" alt="JURIS - Peran Teknologi Digital dalam Menyebarkan Dakwah Islam di Era Modern dalam Konten YouTube Studio Al-Fusha TV" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/konten-dakwah-buya-peran-daring-moderat-nilai-isla-thumb-53ed0.webp" title="JURIS - Peran Teknologi Digital dalam Menyebarkan Dakwah Islam di Era Modern dalam Konten YouTube Studio Al-Fusha TV" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/konten-dakwah-buya-peran-daring-moderat-nilai-isla-thumb-53ed0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/konten-dakwah-buya-peran-daring-moderat-nilai-isla-thumb-53ed0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/konten-dakwah-buya-peran-daring-moderat-nilai-isla-thumb-53ed0.webp 1x" title="JURIS - Peran Teknologi Digital dalam Menyebarkan Dakwah Islam di Era Modern dalam Konten YouTube Studio Al-Fusha TV" alt="JURIS - Peran Teknologi Digital dalam Menyebarkan Dakwah Islam di Era Modern dalam Konten YouTube Studio Al-Fusha TV" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/konten-dakwah-buya-peran-daring-moderat-nilai-isla-thumb-6e914.webp" title="JURIS - Peran Teknologi Digital dalam Menyebarkan Dakwah Islam di Era Modern dalam Konten YouTube Studio Al-Fusha TV" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/konten-dakwah-buya-peran-daring-moderat-nilai-isla-thumb-6e914.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/konten-dakwah-buya-peran-daring-moderat-nilai-isla-thumb-6e914.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/konten-dakwah-buya-peran-daring-moderat-nilai-isla-thumb-6e914.webp 1x" title="JURIS - Peran Teknologi Digital dalam Menyebarkan Dakwah Islam di Era Modern dalam Konten YouTube Studio Al-Fusha TV" alt="JURIS - Peran Teknologi Digital dalam Menyebarkan Dakwah Islam di Era Modern dalam Konten YouTube Studio Al-Fusha TV" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53477-konten-dakwah-buya-peran-daring-dakw" title="JURIS - Peran Teknologi Digital dalam Menyebarkan Dakwah Islam di Era Modern dalam Konten YouTube Studio Al-Fusha TV" target="_blank">Peran Teknologi Digital dalam Menyebarkan Dakwah Islam di Era Modern dalam Konten YouTube Studio Al-Fusha TV</a>: Untuk memperdalam pemahaman mengenai peran dakwah Islam di era digital, penelitian selanjutnya dapat menggali lebih jauh beberapa aspek krusial. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi komparatif yang menganalisis efektivitas, strategi konten, serta pola interaksi audiens antara YouTube Studio Al-Fusha TV dengan platform dakwah digital Islami lainnya, seperti kanal YouTube atau akun media sosial yang serupa. Penelitian ini dapat mengidentifikasi praktik terbaik yang bersifat umum atau menyoroti tantangan unik yang mungkin dihadapi oleh berbagai penyedia konten dakwah di lanskap digital yang beragam. Kedua, mengingat upaya Al-Fusha TV dalam menjangkau dan beradaptasi dengan preferensi Generasi Z, sebuah studi mendalam diperlukan untuk mengukur secara kuantitatif maupun kualitatif dampak spesifik dari berbagai jenis konten dakwah digital (misalnya, video pendek, sesi tanya jawab interaktif, atau dakwah berbasis meme) terhadap pemahaman keagamaan, perkembangan spiritual, dan praktik ibadah audiens Generasi Z. Investigasi ini akan memberikan wawasan berharga tentang bagaimana dakwah dapat tetap relevan dan menarik bagi demografi muda. Ketiga, mengingat kekhawatiran yang disebutkan dalam dokumen tentang penyebaran informasi yang tidak akurat atau sesat, penelitian masa depan dapat berfokus pada pengembangan dan evaluasi strategi yang diterapkan oleh platform dakwah digital, termasuk Al-Fusha TV, untuk secara proaktif melawan misinformasi agama. Ini bisa mencakup studi tentang efektivitas inisiatif cek fakta atau serial edukasi yang bertujuan meningkatkan literasi media audiens terkait verifikasi sumber informasi keagamaan online..
<br>Pengelolaan YouTube Studio Al-Fusha TV sangat baik dan terorganisir, terbukti efektif dalam memperluas jangkauan dakwah Islam kepada audiens yang lebih luas dan beragam.Konten berkualitas dihasilkan secara konsisten melalui partisipasi aktif pengasuh pondok, ustadz, ustadzah, santri, dan alumni.Hal ini menjadikan Studio Al-Fusha TV sumber inspirasi dan pengetahuan yang terpercaya bagi pemirsa setianya
<br>Penelitian ini meneliti peran penting teknologi digital, terutama YouTube Studio Al-Fusha TV, dalam menyebarkan dakwah Islam di era modern. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, penelitian ini menganalisis konten Al-Fusha TV untuk memahami pemanfaatan teknologi digital dalam dakwah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran teknologi digital, khususnya platform YouTube Studio Al-Fusha TV, dalam menyebarkan dakwah Islam di era modern. Hasilnya menunjukkan bahwa YouTube Studio Al-Fusha TV efektif dalam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/1/konten-dakwah-buya-peran-daring-moderat-nilai-isla-thumb-6e914.webp" type="image/webp" length="59046" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/konten-dakwah-buya-peran-daring-moderat-nilai-isla-thumb-825f6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/konten-dakwah-buya-peran-daring-moderat-nilai-isla-thumb-53ed0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/konten-dakwah-buya-peran-daring-moderat-nilai-isla-thumb-6e914.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2686-ipmafa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11322-mu-ashir-jurnal-dakwah-komunikasi-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implikasi Dakwah Moderat Ustadz Abdul Somad Terhadap Toleransi Beragama di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implikasi Dakwah Moderat Ustadz Abdul Somad Terhadap Toleransi Beragama di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implikasi Dakwah Moderat Ustadz Abdul Somad Terhadap Toleransi Beragama di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53476-konten-dakwah-buya-praktik-jamaah-da</link>
	<guid isPermaLink="false">5e8642453f7e5f3d620475783a11aa7c</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ siti asiyah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asiyah,siti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkuat toleransi beragama di Indonesia, penelitian lanjutan dapat fokus pada strategi komunikasi yang efektif dalam dakwah moderat. Bagaimana dakwah moderat dapat mencapai audiens yang lebih luas dan beragam, terutama generasi muda? Bagaimana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implikasi Dakwah Moderat Ustadz Abdul Somad Terhadap Toleransi Beragama di Indonesia: Untuk memperkuat toleransi beragama di Indonesia, penelitian lanjutan dapat fokus pada strategi komunikasi yang efektif dalam dakwah moderat. Bagaimana dakwah moderat dapat mencapai audiens yang lebih luas dan beragam, terutama generasi muda? Bagaimana dakwah moderat dapat mengatasi stereotip negatif dan membangun dialog antaragama secara lebih efektif? Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran pemimpin agama lainnya dalam mendukung dan mempromosikan dakwah moderat, serta bagaimana kolaborasi antar pemimpin agama dapat memperkuat toleransi dan kerukunan sosial di Indonesia.. Dakwah moderat yang dijalankan oleh UAS berkontribusi signifikan dalam memperkuat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia.Konsep dakwah moderat ini menekankan pentingnya memahami agama dengan benar, menjauhi radikalisme, dan membangun dialog inklusif antarumat beragama.UAS sering kali menekankan bahwa Islam adalah agama yang toleran, mengajarkan kasih sayang, perdamaian, serta keadilan.Dalam dakwahnya, UAS mendorong umat Islam untuk menghargai perbedaan, memahami pandangan agama lain, dan menjalin hubungan baik dengan pemeluk agama lain.Dakwah moderat UAS berperan dalam mengatasi stereotip negatif, mengurangi potensi konflik, serta meningkatkan kritikalitas dan rasionalitas umat dalam memahami agama.Namun, dakwah moderat UAS masih menghadapi tantangan seperti penolakan dari kelompok radikal dan kurangnya pemahaman tentang toleransi di kalangan masyarakat.Oleh karena itu, diperlukan dukungan lebih luas dari pemimpin agama lainnya untuk memperkuat praktik dakwah moderat dan menjaga harmoni serta persatuan di Indonesia Penelitian ini meneliti pengaruh dakwah moderat Ustaz Abdul Somad (UAS) terhadap toleransi beragama di Indonesia, dalam konteks globalisasi dan revolusi digital 4.0. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi kualitatif terhadap konten dakwah UAS di media sosial seperti TikTok dan YouTube. Hasil menunjukkan dakwah moderat UAS memperkuat toleransi beragama di Indonesia, meningkatkan pemahaman tentang Islam yang inklusif dan toleran, mengurangi stereotip negatif, serta mendorong dialog antaragama. Dakwah ini juga mengurangi potensi konflik dan meningkatkan kerukunan sosial. Meskipun ada tantangan, UAS memiliki implikasi positif dalam membangun masyarakat yang harmonis dan menghargai keberagaman. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/1/konten-dakwah-buya-praktik-jamaah-moderat-tolerans-thumb-36745.webp" title="JURIS - Implikasi Dakwah Moderat Ustadz Abdul Somad Terhadap Toleransi Beragama di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/konten-dakwah-buya-praktik-jamaah-moderat-tolerans-thumb-36745.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/konten-dakwah-buya-praktik-jamaah-moderat-tolerans-thumb-36745.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/konten-dakwah-buya-praktik-jamaah-moderat-tolerans-thumb-36745.webp 1x" title="JURIS - Implikasi Dakwah Moderat Ustadz Abdul Somad Terhadap Toleransi Beragama di Indonesia" alt="JURIS - Implikasi Dakwah Moderat Ustadz Abdul Somad Terhadap Toleransi Beragama di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/konten-dakwah-buya-praktik-jamaah-moderat-tolerans-thumb-de26f.webp" title="JURIS - Implikasi Dakwah Moderat Ustadz Abdul Somad Terhadap Toleransi Beragama di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/konten-dakwah-buya-praktik-jamaah-moderat-tolerans-thumb-de26f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/konten-dakwah-buya-praktik-jamaah-moderat-tolerans-thumb-de26f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/konten-dakwah-buya-praktik-jamaah-moderat-tolerans-thumb-de26f.webp 1x" title="JURIS - Implikasi Dakwah Moderat Ustadz Abdul Somad Terhadap Toleransi Beragama di Indonesia" alt="JURIS - Implikasi Dakwah Moderat Ustadz Abdul Somad Terhadap Toleransi Beragama di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/konten-dakwah-buya-praktik-jamaah-moderat-tolerans-thumb-9cb0f.webp" title="JURIS - Implikasi Dakwah Moderat Ustadz Abdul Somad Terhadap Toleransi Beragama di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/konten-dakwah-buya-praktik-jamaah-moderat-tolerans-thumb-9cb0f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/konten-dakwah-buya-praktik-jamaah-moderat-tolerans-thumb-9cb0f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/konten-dakwah-buya-praktik-jamaah-moderat-tolerans-thumb-9cb0f.webp 1x" title="JURIS - Implikasi Dakwah Moderat Ustadz Abdul Somad Terhadap Toleransi Beragama di Indonesia" alt="JURIS - Implikasi Dakwah Moderat Ustadz Abdul Somad Terhadap Toleransi Beragama di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53476-konten-dakwah-buya-praktik-jamaah-da" title="JURIS - Implikasi Dakwah Moderat Ustadz Abdul Somad Terhadap Toleransi Beragama di Indonesia" target="_blank">Implikasi Dakwah Moderat Ustadz Abdul Somad Terhadap Toleransi Beragama di Indonesia</a>: Untuk memperkuat toleransi beragama di Indonesia, penelitian lanjutan dapat fokus pada strategi komunikasi yang efektif dalam dakwah moderat. Bagaimana dakwah moderat dapat mencapai audiens yang lebih luas dan beragam, terutama generasi muda? Bagaimana dakwah moderat dapat mengatasi stereotip negatif dan membangun dialog antaragama secara lebih efektif? Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran pemimpin agama lainnya dalam mendukung dan mempromosikan dakwah moderat, serta bagaimana kolaborasi antar pemimpin agama dapat memperkuat toleransi dan kerukunan sosial di Indonesia..
<br>Dakwah moderat yang dijalankan oleh UAS berkontribusi signifikan dalam memperkuat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia.Konsep dakwah moderat ini menekankan pentingnya memahami agama dengan benar, menjauhi radikalisme, dan membangun dialog inklusif antarumat beragama.UAS sering kali menekankan bahwa Islam adalah agama yang toleran, mengajarkan kasih sayang, perdamaian, serta keadilan.Dalam dakwahnya, UAS mendorong umat Islam untuk menghargai perbedaan, memahami pandangan agama lain, dan menjalin hubungan baik dengan pemeluk agama lain.Dakwah moderat UAS berperan dalam mengatasi stereotip negatif, mengurangi potensi konflik, serta meningkatkan kritikalitas dan rasionalitas umat dalam memahami agama.Namun, dakwah moderat UAS masih menghadapi tantangan seperti penolakan dari kelompok radikal dan kurangnya pemahaman tentang toleransi di kalangan masyarakat.Oleh karena itu, diperlukan dukungan lebih luas dari pemimpin agama lainnya untuk memperkuat praktik dakwah moderat dan menjaga harmoni serta persatuan di Indonesia
<br>Penelitian ini meneliti pengaruh dakwah moderat Ustaz Abdul Somad (UAS) terhadap toleransi beragama di Indonesia, dalam konteks globalisasi dan revolusi digital 4.0. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi kualitatif terhadap konten dakwah UAS di media sosial seperti TikTok dan YouTube. Hasil menunjukkan dakwah moderat UAS memperkuat toleransi beragama di Indonesia, meningkatkan pemahaman tentang Islam yang inklusif dan toleran, mengurangi stereotip negatif, serta mendorong dialog antaragama. Dakwah ini juga mengurangi potensi konflik dan meningkatkan kerukunan sosial. Meskipun ada tantangan, UAS memiliki implikasi positif dalam membangun masyarakat yang harmonis dan menghargai keberagaman.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/1/konten-dakwah-buya-praktik-jamaah-moderat-tolerans-thumb-de26f.webp" type="image/webp" length="68642" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/konten-dakwah-buya-praktik-jamaah-moderat-tolerans-thumb-36745.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/konten-dakwah-buya-praktik-jamaah-moderat-tolerans-thumb-de26f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/konten-dakwah-buya-praktik-jamaah-moderat-tolerans-thumb-9cb0f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2686-ipmafa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11322-mu-ashir-jurnal-dakwah-komunikasi-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Wacana Kelompok Agama Marginal Eks Syiah Sampang Dalam Media Lokal Madura ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Wacana Kelompok Agama Marginal Eks Syiah Sampang Dalam Media Lokal Madura ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Wacana Kelompok Agama Marginal Eks Syiah Sampang Dalam Media Lokal Madura ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53475-eks-syiah-sampang-lokal-analisis-wacana-krit</link>
	<guid isPermaLink="false">7c67cb9f084d645106836aadc6480feb</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ siti asiyah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asiyah,siti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Melihat temuan penelitian ini tentang peran strategis media lokal dalam membentuk wacana dan persepsi publik terhadap kelompok agama minoritas, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat berharga. Pertama, akan sangat penting untuk secara empiris ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Wacana Kelompok Agama Marginal Eks Syiah Sampang Dalam Media Lokal Madura: Melihat temuan penelitian ini tentang peran strategis media lokal dalam membentuk wacana dan persepsi publik terhadap kelompok agama minoritas, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat berharga. Pertama, akan sangat penting untuk secara empiris menguji sejauh mana framing media lokal di Madura secara langsung memengaruhi persepsi dan sikap masyarakat umum terhadap kelompok minoritas agama, seperti komunitas eks Syiah Sampang. Penelitian ini dapat menggunakan metode survei atau eksperimen untuk mengukur dampak kognitif dan afektif dari pemberitaan media, memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang kekuatan retoris dan ideologis media. Kedua, studi di masa mendatang juga dapat mengeksplorasi strategi komunikasi dan mekanisme resistensi yang digunakan oleh kelompok minoritas agama, seperti eks Syiah Sampang. Bagaimana mereka membangun narasi tandingan atau memanfaatkan platform media alternatif dan jaringan sosial untuk menyuarakan perspektif mereka dan menentang wacana mayoritas yang dominan? Memahami agency dan inisiatif dari kelompok yang termarjinalkan ini akan memperkaya analisis tentang relasi kuasa dalam ruang publik digital. Ketiga, mengingat adanya tantangan dalam proses pemulangan dan integrasi sosial yang disinggung dalam penelitian ini, sebuah studi longitudinal dapat dilakukan untuk menelusuri secara mendalam proses adaptasi sosial, psikologis, dan ekonomi komunitas eks Syiah Sampang pasca-kepulangan dan perubahan keyakinan mereka. Penelitian ini bisa menyoroti hambatan yang mereka hadapi dalam mengakses sumber daya dan dukungan, serta keberhasilan yang dicapai dalam membangun kembali kehidupan dan komunitas mereka. Penelusuran ini akan memberikan gambaran komprehensif tentang implikasi jangka panjang dari peristiwa konflik dan mediasi terhadap kesejahteraan kelompok minoritas.. Penelitian ini menunjukkan bahwa media lokal membentuk wacana kasus Syiah Sampang, yang erat kaitannya dengan dinamika sosial-politik dan reproduksi ideologi mayoritanisme.Hasil studi ini menyoroti bagaimana media tidak hanya merefleksikan, tetapi juga membentuk struktur masyarakat terkait pemberitaan kelompok minoritas.Oleh karena itu, media memiliki tanggung jawab besar untuk bertindak independen dan etis dalam mendorong dialog, toleransi, serta pemahaman mendalam terhadap pengalaman kelompok minoritas guna mencapai inklusi sosial yang lebih baik Indonesia menjamin kebebasan beragama, namun konflik berbasis agama masih kerap terjadi, terutama implikasinya terhadap kelompok minoritas. Salah satu kasus yang berlarut adalah marginalisasi kelompok eks Syiah di Sampang, Madura. Media siber lokal memiliki peran strategis dalam membentuk pemahaman publik terhadap konflik tersebut. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana media siber lokal di Madura mewacanakan kelompok eks Syiah Sampang serta implikasinya terhadap persepsi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan Analisis Wacana Kritis (AWK). Data diperoleh dari pemberitaan media siber lokal Madura yang membahas eks Syiah Sampang.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/c/eks-syiah-sampang-lokal-analisis-wacana-kritis-kom-thumb-cc673.webp" title="JURIS - Wacana Kelompok Agama Marginal Eks Syiah Sampang Dalam Media Lokal Madura" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/eks-syiah-sampang-lokal-analisis-wacana-kritis-kom-thumb-cc673.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/eks-syiah-sampang-lokal-analisis-wacana-kritis-kom-thumb-cc673.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/eks-syiah-sampang-lokal-analisis-wacana-kritis-kom-thumb-cc673.webp 1x" title="JURIS - Wacana Kelompok Agama Marginal Eks Syiah Sampang Dalam Media Lokal Madura" alt="JURIS - Wacana Kelompok Agama Marginal Eks Syiah Sampang Dalam Media Lokal Madura" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/eks-syiah-sampang-lokal-analisis-wacana-kritis-kom-thumb-d121c.webp" title="JURIS - Wacana Kelompok Agama Marginal Eks Syiah Sampang Dalam Media Lokal Madura" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/eks-syiah-sampang-lokal-analisis-wacana-kritis-kom-thumb-d121c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/eks-syiah-sampang-lokal-analisis-wacana-kritis-kom-thumb-d121c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/eks-syiah-sampang-lokal-analisis-wacana-kritis-kom-thumb-d121c.webp 1x" title="JURIS - Wacana Kelompok Agama Marginal Eks Syiah Sampang Dalam Media Lokal Madura" alt="JURIS - Wacana Kelompok Agama Marginal Eks Syiah Sampang Dalam Media Lokal Madura" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/eks-syiah-sampang-lokal-analisis-wacana-kritis-kom-thumb-fd9c1.webp" title="JURIS - Wacana Kelompok Agama Marginal Eks Syiah Sampang Dalam Media Lokal Madura" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/eks-syiah-sampang-lokal-analisis-wacana-kritis-kom-thumb-fd9c1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/eks-syiah-sampang-lokal-analisis-wacana-kritis-kom-thumb-fd9c1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/eks-syiah-sampang-lokal-analisis-wacana-kritis-kom-thumb-fd9c1.webp 1x" title="JURIS - Wacana Kelompok Agama Marginal Eks Syiah Sampang Dalam Media Lokal Madura" alt="JURIS - Wacana Kelompok Agama Marginal Eks Syiah Sampang Dalam Media Lokal Madura" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53475-eks-syiah-sampang-lokal-analisis-wacana-krit" title="JURIS - Wacana Kelompok Agama Marginal Eks Syiah Sampang Dalam Media Lokal Madura" target="_blank">Wacana Kelompok Agama Marginal Eks Syiah Sampang Dalam Media Lokal Madura</a>: Melihat temuan penelitian ini tentang peran strategis media lokal dalam membentuk wacana dan persepsi publik terhadap kelompok agama minoritas, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat berharga. Pertama, akan sangat penting untuk secara empiris menguji sejauh mana framing media lokal di Madura secara langsung memengaruhi persepsi dan sikap masyarakat umum terhadap kelompok minoritas agama, seperti komunitas eks Syiah Sampang. Penelitian ini dapat menggunakan metode survei atau eksperimen untuk mengukur dampak kognitif dan afektif dari pemberitaan media, memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang kekuatan retoris dan ideologis media. Kedua, studi di masa mendatang juga dapat mengeksplorasi strategi komunikasi dan mekanisme resistensi yang digunakan oleh kelompok minoritas agama, seperti eks Syiah Sampang. Bagaimana mereka membangun narasi tandingan atau memanfaatkan platform media alternatif dan jaringan sosial untuk menyuarakan perspektif mereka dan menentang wacana mayoritas yang dominan? Memahami agency dan inisiatif dari kelompok yang termarjinalkan ini akan memperkaya analisis tentang relasi kuasa dalam ruang publik digital. Ketiga, mengingat adanya tantangan dalam proses pemulangan dan integrasi sosial yang disinggung dalam penelitian ini, sebuah studi longitudinal dapat dilakukan untuk menelusuri secara mendalam proses adaptasi sosial, psikologis, dan ekonomi komunitas eks Syiah Sampang pasca-kepulangan dan perubahan keyakinan mereka. Penelitian ini bisa menyoroti hambatan yang mereka hadapi dalam mengakses sumber daya dan dukungan, serta keberhasilan yang dicapai dalam membangun kembali kehidupan dan komunitas mereka. Penelusuran ini akan memberikan gambaran komprehensif tentang implikasi jangka panjang dari peristiwa konflik dan mediasi terhadap kesejahteraan kelompok minoritas..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa media lokal membentuk wacana kasus Syiah Sampang, yang erat kaitannya dengan dinamika sosial-politik dan reproduksi ideologi mayoritanisme.Hasil studi ini menyoroti bagaimana media tidak hanya merefleksikan, tetapi juga membentuk struktur masyarakat terkait pemberitaan kelompok minoritas.Oleh karena itu, media memiliki tanggung jawab besar untuk bertindak independen dan etis dalam mendorong dialog, toleransi, serta pemahaman mendalam terhadap pengalaman kelompok minoritas guna mencapai inklusi sosial yang lebih baik
<br>Indonesia menjamin kebebasan beragama, namun konflik berbasis agama masih kerap terjadi, terutama implikasinya terhadap kelompok minoritas. Salah satu kasus yang berlarut adalah marginalisasi kelompok eks Syiah di Sampang, Madura. Media siber lokal memiliki peran strategis dalam membentuk pemahaman publik terhadap konflik tersebut. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana media siber lokal di Madura mewacanakan kelompok eks Syiah Sampang serta implikasinya terhadap persepsi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan Analisis Wacana Kritis (AWK). Data diperoleh dari pemberitaan media siber lokal Madura yang membahas eks Syiah Sampang....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/c/eks-syiah-sampang-lokal-analisis-wacana-kritis-kom-thumb-fd9c1.webp" type="image/webp" length="55260" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/eks-syiah-sampang-lokal-analisis-wacana-kritis-kom-thumb-cc673.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/eks-syiah-sampang-lokal-analisis-wacana-kritis-kom-thumb-d121c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/eks-syiah-sampang-lokal-analisis-wacana-kritis-kom-thumb-fd9c1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2686-ipmafa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11322-mu-ashir-jurnal-dakwah-komunikasi-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Tidur Terhadap Kesehatan Pekerja Perkembangan Terkini dan Implikasinya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Tidur Terhadap Kesehatan Pekerja Perkembangan Terkini dan Implikasinya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Tidur Terhadap Kesehatan Pekerja Perkembangan Terkini dan Implikasinya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53474-psqi-kualitas-tidur-durasi-ti</link>
	<guid isPermaLink="false">94f2f5d65393256ff83777f1af3a79d0</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ arie anggara ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anggara,arie]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan strategi intervensi yang terarah dan efektif untuk meningkatkan kualitas tidur pekerja. Hal ini dapat mencakup intervensi individu seperti terapi kognitif perilaku untuk insomnia berbasis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Tidur Terhadap Kesehatan Pekerja: Perkembangan Terkini dan Implikasinya: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan strategi intervensi yang terarah dan efektif untuk meningkatkan kualitas tidur pekerja. Hal ini dapat mencakup intervensi individu seperti terapi kognitif perilaku untuk insomnia berbasis digital (digital CBT-I), serta intervensi organisasi seperti adaptasi shift kerja. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi faktor-faktor individual dan sociodemografik yang mempengaruhi hubungan antara tidur dan kesehatan pekerja, serta melakukan penelitian lebih lanjut mengenai mekanisme biologis dan psikologis yang menghubungkan gangguan tidur dengan berbagai dampak kesehatan. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan saran praktis dan efektif untuk meningkatkan kesehatan dan produktivitas pekerja melalui manajemen tidur yang optimal.. Kualitas dan durasi tidur merupakan penentu kritis bagi kesehatan, keselamatan, dan produktivitas kerja.Mengingat tingginya prevalensi global gangguan tidur (30-56%) yang mendorong risiko kardiovaskular, metabolik, kesehatan mental, dan keselamatan melalui jalur biologis dan psikologis, intervensi di tempat kerja yang terarah sangat diperlukan untuk mengurangi dampak tersebut Tidur merupakan kebutuhan dasar yang berdampak pada produktivitas dan kesehatan pekerja secara keseluruhan. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa kuantitas dan kualitas tidur memiliki pengaruh signifikan terhadap berbagai aspek kesehatan pekerja, termasuk fungsi kognitif, kesehatan kardiovaskular, dan metabolisme. Artikel ini mengintegrasikan temuan terbaru mengenai mekanisme biologis, faktor risiko okupasional, dan strategi intervensi untuk meningkatkan kesehatan tidur pekerja. Sebagai kesimpulan, manajemen tidur yang optimal merupakan komponen kritis dari program kesehatan kerja yang terintegrasi. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/7/psqi-kualitas-tidur-durasi-pekerja-kesehatan-manaj-thumb-5c2ff.webp" title="JURIS - Pengaruh Tidur Terhadap Kesehatan Pekerja: Perkembangan Terkini dan Implikasinya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/psqi-kualitas-tidur-durasi-pekerja-kesehatan-manaj-thumb-5c2ff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/psqi-kualitas-tidur-durasi-pekerja-kesehatan-manaj-thumb-5c2ff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/psqi-kualitas-tidur-durasi-pekerja-kesehatan-manaj-thumb-5c2ff.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Tidur Terhadap Kesehatan Pekerja: Perkembangan Terkini dan Implikasinya" alt="JURIS - Pengaruh Tidur Terhadap Kesehatan Pekerja: Perkembangan Terkini dan Implikasinya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/psqi-kualitas-tidur-durasi-pekerja-kesehatan-manaj-thumb-3194c.webp" title="JURIS - Pengaruh Tidur Terhadap Kesehatan Pekerja: Perkembangan Terkini dan Implikasinya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/psqi-kualitas-tidur-durasi-pekerja-kesehatan-manaj-thumb-3194c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/psqi-kualitas-tidur-durasi-pekerja-kesehatan-manaj-thumb-3194c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/psqi-kualitas-tidur-durasi-pekerja-kesehatan-manaj-thumb-3194c.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Tidur Terhadap Kesehatan Pekerja: Perkembangan Terkini dan Implikasinya" alt="JURIS - Pengaruh Tidur Terhadap Kesehatan Pekerja: Perkembangan Terkini dan Implikasinya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/psqi-kualitas-tidur-durasi-pekerja-kesehatan-manaj-thumb-031b5.webp" title="JURIS - Pengaruh Tidur Terhadap Kesehatan Pekerja: Perkembangan Terkini dan Implikasinya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/psqi-kualitas-tidur-durasi-pekerja-kesehatan-manaj-thumb-031b5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/psqi-kualitas-tidur-durasi-pekerja-kesehatan-manaj-thumb-031b5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/psqi-kualitas-tidur-durasi-pekerja-kesehatan-manaj-thumb-031b5.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Tidur Terhadap Kesehatan Pekerja: Perkembangan Terkini dan Implikasinya" alt="JURIS - Pengaruh Tidur Terhadap Kesehatan Pekerja: Perkembangan Terkini dan Implikasinya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53474-psqi-kualitas-tidur-durasi-ti" title="JURIS - Pengaruh Tidur Terhadap Kesehatan Pekerja: Perkembangan Terkini dan Implikasinya" target="_blank">Pengaruh Tidur Terhadap Kesehatan Pekerja: Perkembangan Terkini dan Implikasinya</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan strategi intervensi yang terarah dan efektif untuk meningkatkan kualitas tidur pekerja. Hal ini dapat mencakup intervensi individu seperti terapi kognitif perilaku untuk insomnia berbasis digital (digital CBT-I), serta intervensi organisasi seperti adaptasi shift kerja. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi faktor-faktor individual dan sociodemografik yang mempengaruhi hubungan antara tidur dan kesehatan pekerja, serta melakukan penelitian lebih lanjut mengenai mekanisme biologis dan psikologis yang menghubungkan gangguan tidur dengan berbagai dampak kesehatan. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan saran praktis dan efektif untuk meningkatkan kesehatan dan produktivitas pekerja melalui manajemen tidur yang optimal..
<br>Kualitas dan durasi tidur merupakan penentu kritis bagi kesehatan, keselamatan, dan produktivitas kerja.Mengingat tingginya prevalensi global gangguan tidur (30-56%) yang mendorong risiko kardiovaskular, metabolik, kesehatan mental, dan keselamatan melalui jalur biologis dan psikologis, intervensi di tempat kerja yang terarah sangat diperlukan untuk mengurangi dampak tersebut
<br>Tidur merupakan kebutuhan dasar yang berdampak pada produktivitas dan kesehatan pekerja secara keseluruhan. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa kuantitas dan kualitas tidur memiliki pengaruh signifikan terhadap berbagai aspek kesehatan pekerja, termasuk fungsi kognitif, kesehatan kardiovaskular, dan metabolisme. Artikel ini mengintegrasikan temuan terbaru mengenai mekanisme biologis, faktor risiko okupasional, dan strategi intervensi untuk meningkatkan kesehatan tidur pekerja. Sebagai kesimpulan, manajemen tidur yang optimal merupakan komponen kritis dari program kesehatan kerja yang terintegrasi.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/7/psqi-kualitas-tidur-durasi-pekerja-kesehatan-manaj-thumb-5c2ff.webp" type="image/webp" length="79880" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/psqi-kualitas-tidur-durasi-pekerja-kesehatan-manaj-thumb-5c2ff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/psqi-kualitas-tidur-durasi-pekerja-kesehatan-manaj-thumb-3194c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/psqi-kualitas-tidur-durasi-pekerja-kesehatan-manaj-thumb-031b5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-247-uigm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3160-indonesian-global-journal-medical-research-andadevelopment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Effect of Time and Storage Conditions on the Stability of Citronellal Lotion ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Effect of Time and Storage Conditions on the Stability of Citronellal Lotion ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Effect of Time and Storage Conditions on the Stability of Citronellal Lotion ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53473-motif-variasi-kondisi-losion-repelan-nyamuk-sitron</link>
	<guid isPermaLink="false">e6806046e8e9c77f67499f99d2dbefdb</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ira murwenie ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ case study ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[case,full,ira,issue,murwenie,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana jenis kemasan dengan lapisan penghalang (misalnya tube berlapis aluminium atau botol plastik dengan barrier tinggi) mempengaruhi stabilitas kimia dan fisik losion sitronelal selama penyimpanan, sehingga ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Effect of Time and Storage Conditions on the Stability of Citronellal Lotion: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana jenis kemasan dengan lapisan penghalang (misalnya tube berlapis aluminium atau botol plastik dengan barrier tinggi) mempengaruhi stabilitas kimia dan fisik losion sitronelal selama penyimpanan, sehingga dapat menentukan strategi pengemasan yang paling efektif. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang penambahan antioksidan alami atau teknik enkapsulasi (seperti nanoemulsi atau mikrokapsul) pada formulasi losion untuk menurunkan laju degradasi sitronelal pada suhu tinggi dan paparan cahaya, serta mengevaluasi dampaknya terhadap viskositas dan pH produk. Selanjutnya, penting untuk menghubungkan perubahan kadar sitronelal dengan efektivitas repelan melalui uji bioaktivitas terhadap nyamuk setelah periode penyimpanan tertentu, sehingga dapat menilai sejauh mana penurunan kandungan kimia berpengaruh pada perlindungan manusia. Ketiga arah studi tersebut akan memberikan wawasan komprehensif untuk meningkatkan umur simpan, keamanan, dan kinerja losion repelan berbasis minyak atsiri dalam kondisi distribusi dan penyimpanan yang realistis.. Penelitian ini menemukan bahwa lama dan suhu penyimpanan secara signifikan memengaruhi stabilitas losion sitronelal, dimana viskositas, kadar sitronelal, dan pH menurun terutama pada suhu tinggi (50AAC) serta paparan sinar matahari.Pada akhir bulan ketiga, penurunan viskositas mencapai 74,12A% (sun) dan 52,61A% (oven), sedangkan kadar sitronelal berkurang hingga 76,25A% (oven) dan 51,25A% (sun).Dengan demikian, penyimpanan pada suhu kamar (25Ae30AAC) merupakan kondisi paling optimal untuk mempertahankan kualitas produk, sementara paparan panas dan cahaya langsung harus dihindari Losion repelan anti nyamuk komersial dengan kandungan sitronelal diuji stabilitasnya untuk mengevaluasi perubahan sifat fisik dan kimia losion pada berbagai waktu dan kondisi penyimpanan. Penelitian ini menggunakan empat variasi kondisi penyimpanan, yaitu penyimpanan pada suhu 25AC, 30AC, 50AC, dan kondisi terpapar sinar matahari. Penyimpanan dilakukan selama 3 bulan dan pengujian dilakukan 1 kali setiap bulannya untuk setiap kondisi penyimpanan. Parameter stabilitas losion yang diuji meliputi pH, viskositas, dan kadar sitronelal. Pengukuran derajat keasaman dilakukan menggunakan pH meter. Pengukuran viskositas dilakukan menggunakan viskometer Brookfield spindle helipath 96 dengan kecepatan 12 rpm, sedangkan pengukuran kadar sitronelal dilakukan menggunakan kromatografi gas. Hasil penelitian menunjukkan waktu dan suhu penyimpanan berpengaruh signifikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/1/motif-variasi-kondisi-losion-repelan-nyamuk-sitron-thumb-dd715.webp" title="JURIS - Effect of Time and Storage Conditions on the Stability of Citronellal Lotion" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/motif-variasi-kondisi-losion-repelan-nyamuk-sitron-thumb-dd715.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/motif-variasi-kondisi-losion-repelan-nyamuk-sitron-thumb-dd715.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/motif-variasi-kondisi-losion-repelan-nyamuk-sitron-thumb-dd715.webp 1x" title="JURIS - Effect of Time and Storage Conditions on the Stability of Citronellal Lotion" alt="JURIS - Effect of Time and Storage Conditions on the Stability of Citronellal Lotion" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/motif-variasi-kondisi-losion-repelan-nyamuk-sitron-thumb-9d68d.webp" title="JURIS - Effect of Time and Storage Conditions on the Stability of Citronellal Lotion" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/motif-variasi-kondisi-losion-repelan-nyamuk-sitron-thumb-9d68d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/motif-variasi-kondisi-losion-repelan-nyamuk-sitron-thumb-9d68d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/motif-variasi-kondisi-losion-repelan-nyamuk-sitron-thumb-9d68d.webp 1x" title="JURIS - Effect of Time and Storage Conditions on the Stability of Citronellal Lotion" alt="JURIS - Effect of Time and Storage Conditions on the Stability of Citronellal Lotion" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/motif-variasi-kondisi-losion-repelan-nyamuk-sitron-thumb-91c93.webp" title="JURIS - Effect of Time and Storage Conditions on the Stability of Citronellal Lotion" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/motif-variasi-kondisi-losion-repelan-nyamuk-sitron-thumb-91c93.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/motif-variasi-kondisi-losion-repelan-nyamuk-sitron-thumb-91c93.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/motif-variasi-kondisi-losion-repelan-nyamuk-sitron-thumb-91c93.webp 1x" title="JURIS - Effect of Time and Storage Conditions on the Stability of Citronellal Lotion" alt="JURIS - Effect of Time and Storage Conditions on the Stability of Citronellal Lotion" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53473-motif-variasi-kondisi-losion-repelan-nyamuk-sitron" title="JURIS - Effect of Time and Storage Conditions on the Stability of Citronellal Lotion" target="_blank">Effect of Time and Storage Conditions on the Stability of Citronellal Lotion</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana jenis kemasan dengan lapisan penghalang (misalnya tube berlapis aluminium atau botol plastik dengan barrier tinggi) mempengaruhi stabilitas kimia dan fisik losion sitronelal selama penyimpanan, sehingga dapat menentukan strategi pengemasan yang paling efektif. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang penambahan antioksidan alami atau teknik enkapsulasi (seperti nanoemulsi atau mikrokapsul) pada formulasi losion untuk menurunkan laju degradasi sitronelal pada suhu tinggi dan paparan cahaya, serta mengevaluasi dampaknya terhadap viskositas dan pH produk. Selanjutnya, penting untuk menghubungkan perubahan kadar sitronelal dengan efektivitas repelan melalui uji bioaktivitas terhadap nyamuk setelah periode penyimpanan tertentu, sehingga dapat menilai sejauh mana penurunan kandungan kimia berpengaruh pada perlindungan manusia. Ketiga arah studi tersebut akan memberikan wawasan komprehensif untuk meningkatkan umur simpan, keamanan, dan kinerja losion repelan berbasis minyak atsiri dalam kondisi distribusi dan penyimpanan yang realistis..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa lama dan suhu penyimpanan secara signifikan memengaruhi stabilitas losion sitronelal, dimana viskositas, kadar sitronelal, dan pH menurun terutama pada suhu tinggi (50AAC) serta paparan sinar matahari.Pada akhir bulan ketiga, penurunan viskositas mencapai 74,12A% (sun) dan 52,61A% (oven), sedangkan kadar sitronelal berkurang hingga 76,25A% (oven) dan 51,25A% (sun).Dengan demikian, penyimpanan pada suhu kamar (25Ae30AAC) merupakan kondisi paling optimal untuk mempertahankan kualitas produk, sementara paparan panas dan cahaya langsung harus dihindari
<br>Losion repelan anti nyamuk komersial dengan kandungan sitronelal diuji stabilitasnya untuk mengevaluasi perubahan sifat fisik dan kimia losion pada berbagai waktu dan kondisi penyimpanan. Penelitian ini menggunakan empat variasi kondisi penyimpanan, yaitu penyimpanan pada suhu 25AC, 30AC, 50AC, dan kondisi terpapar sinar matahari. Penyimpanan dilakukan selama 3 bulan dan pengujian dilakukan 1 kali setiap bulannya untuk setiap kondisi penyimpanan. Parameter stabilitas losion yang diuji meliputi pH, viskositas, dan kadar sitronelal. Pengukuran derajat keasaman dilakukan menggunakan pH meter. Pengukuran viskositas dilakukan menggunakan viskometer Brookfield spindle helipath 96 dengan kecepatan 12 rpm, sedangkan pengukuran kadar sitronelal dilakukan menggunakan kromatografi gas. Hasil penelitian menunjukkan waktu dan suhu penyimpanan berpengaruh signifikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/1/motif-variasi-kondisi-losion-repelan-nyamuk-sitron-thumb-dd715.webp" type="image/webp" length="102610" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/motif-variasi-kondisi-losion-repelan-nyamuk-sitron-thumb-dd715.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/motif-variasi-kondisi-losion-repelan-nyamuk-sitron-thumb-9d68d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/motif-variasi-kondisi-losion-repelan-nyamuk-sitron-thumb-91c93.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3087-uicm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12614-sainteks-jurnal-sain-teknik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53471-organik-ekstraksi-minyak-sereh-mi</link>
	<guid isPermaLink="false">c9679f395c6406c4bd19a16d41e6240e</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ piper longum ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ rambak eco ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eco,header,longum,page,piper,rambak]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini menunjukkan potensi besar maserasi awal dengan ultrasonikasi untuk meningkatkan rendemen minyak atsiri sereh wangi. Untuk memperdalam pemahaman dan penerapan metode ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi. Pertama, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia: Penelitian ini menunjukkan potensi besar maserasi awal dengan ultrasonikasi untuk meningkatkan rendemen minyak atsiri sereh wangi. Untuk memperdalam pemahaman dan penerapan metode ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi. Pertama, akan sangat berharga untuk melakukan optimasi parameter proses ultrasonikasi. Studi lanjutan dapat menyelidiki bagaimana variasi durasi sonikasi, kekuatan gelombang, frekuensi, atau suhu memengaruhi tidak hanya rendemen, tetapi juga profil kimia dan kualitas minyak atsiri yang dihasilkan. Ini penting untuk menemukan kondisi optimal yang menghasilkan rendemen tertinggi tanpa mengorbankan kualitas. Kedua, meskipun peningkatan rendemen telah terbukti, evaluasi mendalam terhadap kualitas minyak atsiri pasca-ultrasonikasi masih diperlukan. Penelitian selanjutnya dapat menggunakan teknik analisis canggih seperti kromatografi gas-spektrometri massa (GC-MS) untuk membandingkan komposisi senyawa aktif, seperti geraniol dan citronellol, serta memantau stabilitas dan potensi degradasi minyak seiring waktu. Hal ini akan memastikan bahwa metode baru ini tidak hanya efisien secara kuantitas tetapi juga mempertahankan atau bahkan meningkatkan kualitas produk akhir. Ketiga, untuk menguji generalisasi metode ini, penelitian dapat diperluas untuk mengaplikasikannya pada jenis tanaman atsiri lain yang juga memiliki nilai ekonomi tinggi, seperti rosemary, akar wangi, atau mint. Mengidentifikasi apakah efek positif ultrasonikasi konsisten di berbagai spesies tanaman akan sangat membantu dalam pengembangan teknologi ekstraksi minyak atsiri yang lebih luas dan adaptif.. Dari hasil pengabdian di RAI dapat disimpulkan bahwa efektifitas destilasi minyak atsiri dapat ditingkatkan melalui maserasi awal dengan metode ultrasonikasi.Untuk destilasi sereh wangi, perlakuan maserasi awal dengan metode ultrasonikasi bisa meningkatkan rendemen minyak sereh wangi 2,2 kali lebih banyak dibandingkan teknik konvensional tanpa maserasi.Hasil ini direkomendasikan terhadap mitra di RAI untuk diterapkembangkan dan penggunaan teknik ultrasonikasi dikenalkan terhadap pengunjung RAI untuk mengedukasi masyarakat Metode ekstraksi minyak atsiri yang paling umum digunakan adalah destilasi uap. Pada umumnya, metode destilasi uap banyak digunakan oleh industri kecil termasuk di Rumah Atsiri Indonesia (RAI), karena memiliki beberapa keuntungan, diantaranya pengoperasian yang mudah serta peralatan yang sederhana. Akan tetapi, metode ini juga memiliki beberapa kelemahan, seperti membutuhkan waktu yang cukup lama dan hasil produksi yang kurang optimal. Untuk mengatasi kelemahan tersebut, solusi yang dapat dilakukan adalah melakukan proses destilasi minyak atsiri yang didahului maserasi dengan bantuan ultrasonik. Bekerja sama dengan RAI, Tim Riset Group Natural Products and Synthetic Organic Chemistry Prodi Kimia FMIPA UNS telah melaksanakan Program... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-95981.webp" title="JURIS - Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-95981.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-95981.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-95981.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia" alt="JURIS - Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-1f0bf.webp" title="JURIS - Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-1f0bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-1f0bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-1f0bf.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia" alt="JURIS - Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53471-organik-ekstraksi-minyak-sereh-mi" title="JURIS - Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia" target="_blank">Peningkatan Rendemen Minyak Atsiri Melalui Maserasi Awal dengan Metode Ultrasonikasi di Rumah Atsiri Indonesia</a>: Penelitian ini menunjukkan potensi besar maserasi awal dengan ultrasonikasi untuk meningkatkan rendemen minyak atsiri sereh wangi. Untuk memperdalam pemahaman dan penerapan metode ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi. Pertama, akan sangat berharga untuk melakukan optimasi parameter proses ultrasonikasi. Studi lanjutan dapat menyelidiki bagaimana variasi durasi sonikasi, kekuatan gelombang, frekuensi, atau suhu memengaruhi tidak hanya rendemen, tetapi juga profil kimia dan kualitas minyak atsiri yang dihasilkan. Ini penting untuk menemukan kondisi optimal yang menghasilkan rendemen tertinggi tanpa mengorbankan kualitas. Kedua, meskipun peningkatan rendemen telah terbukti, evaluasi mendalam terhadap kualitas minyak atsiri pasca-ultrasonikasi masih diperlukan. Penelitian selanjutnya dapat menggunakan teknik analisis canggih seperti kromatografi gas-spektrometri massa (GC-MS) untuk membandingkan komposisi senyawa aktif, seperti geraniol dan citronellol, serta memantau stabilitas dan potensi degradasi minyak seiring waktu. Hal ini akan memastikan bahwa metode baru ini tidak hanya efisien secara kuantitas tetapi juga mempertahankan atau bahkan meningkatkan kualitas produk akhir. Ketiga, untuk menguji generalisasi metode ini, penelitian dapat diperluas untuk mengaplikasikannya pada jenis tanaman atsiri lain yang juga memiliki nilai ekonomi tinggi, seperti rosemary, akar wangi, atau mint. Mengidentifikasi apakah efek positif ultrasonikasi konsisten di berbagai spesies tanaman akan sangat membantu dalam pengembangan teknologi ekstraksi minyak atsiri yang lebih luas dan adaptif..
<br>Dari hasil pengabdian di RAI dapat disimpulkan bahwa efektifitas destilasi minyak atsiri dapat ditingkatkan melalui maserasi awal dengan metode ultrasonikasi.Untuk destilasi sereh wangi, perlakuan maserasi awal dengan metode ultrasonikasi bisa meningkatkan rendemen minyak sereh wangi 2,2 kali lebih banyak dibandingkan teknik konvensional tanpa maserasi.Hasil ini direkomendasikan terhadap mitra di RAI untuk diterapkembangkan dan penggunaan teknik ultrasonikasi dikenalkan terhadap pengunjung RAI untuk mengedukasi masyarakat
<br>Metode ekstraksi minyak atsiri yang paling umum digunakan adalah destilasi uap. Pada umumnya, metode destilasi uap banyak digunakan oleh industri kecil termasuk di Rumah Atsiri Indonesia (RAI), karena memiliki beberapa keuntungan, diantaranya pengoperasian yang mudah serta peralatan yang sederhana. Akan tetapi, metode ini juga memiliki beberapa kelemahan, seperti membutuhkan waktu yang cukup lama dan hasil produksi yang kurang optimal. Untuk mengatasi kelemahan tersebut, solusi yang dapat dilakukan adalah melakukan proses destilasi minyak atsiri yang didahului maserasi dengan bantuan ultrasonik. Bekerja sama dengan RAI, Tim Riset Group Natural Products and Synthetic Organic Chemistry Prodi Kimia FMIPA UNS telah melaksanakan Program...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-95981.webp" type="image/webp" length="122248" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-95981.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/organik-ekstraksi-minyak-sereh-kualitas-gaharu-ats-thumb-1f0bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53470-biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-p</link>
	<guid isPermaLink="false">c6153daeded4aa7ba0f681666fe88283</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ akar wangi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akar,header,page,stats,view,wangi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Setelah keberhasilan meningkatkan keterampilan KWT Rasa Saling Sayang dalam mengolah rumput laut, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan dan keberlanjutan usaha ini. Pertama, perlu ada studi yang mendalam tentang bagaimana strategi pemasaran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang: Setelah keberhasilan meningkatkan keterampilan KWT Rasa Saling Sayang dalam mengolah rumput laut, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan dan keberlanjutan usaha ini. Pertama, perlu ada studi yang mendalam tentang bagaimana strategi pemasaran digital dan offline yang paling efektif dapat diterapkan untuk memperluas jangkauan pasar produk olahan rumput laut ini, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga regional, sekaligus menganalisis potensi ekspor dan preferensi konsumen dari berbagai segmen pasar. Penelitian ini juga bisa mengkaji secara komprehensif kelayakan ekonomi jangka panjang dari diversifikasi produk olahan rumput laut yang telah dikembangkan, termasuk evaluasi biaya produksi, harga jual optimal, dan proyeksi keuntungan, untuk memastikan keberlanjutan finansial KWT. Kedua, pengembangan produk tidak boleh berhenti pada tiga jenis olahan yang ada; perlu dieksplorasi formulasi produk rumput laut yang lebih inovatif, misalnya produk snack fungsional dengan nilai gizi tinggi atau bahan tambahan pangan alami. Studi ini dapat menguji bahan baku rumput laut jenis lain atau varian rasa baru yang menarik, sambil mencari solusi teknologi yang efisien untuk mengatasi tantangan produksi seperti proses pengeringan dodol yang memakan waktu lama, mungkin dengan menguji metode pengeringan alternatif yang lebih cepat dan higienis. Terakhir, sangat penting untuk menganalisis potensi replikasi model pendampingan dan pemberdayaan ini di komunitas petani rumput laut lain, terutama di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika yang memiliki potensi serupa. Penelitian ini harus mengevaluasi faktor-faktor kunci keberhasilan dan hambatan dalam skala yang lebih luas, serta mengukur dampak sosial-ekonomi dari perluasan program semacam ini terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir secara keseluruhan, sambil memastikan aspek keberlanjutan lingkungan dari peningkatan budidaya rumput laut.. Hasil kegiatan pengabdian ini diperoleh hasil yang baik sesuai dengan tujuan kegiatan antara lain melalui sosialisasi dan penyuluhan KWT Rasa Saling Sayang dapat meningkatkan pengetahuan mereka tentang berbagai jenis olahan yang bisa dibuat dari bahan baku rumput laut dengan ketercapaian peningkatan 99,94% dan melalui pendampingan operasional mesin penepung dan mesin pengaduk dodol, KWT Rasa Saling Sayang dapat mengoperasikan mesin produksi berskala UMKM, melalui kegiatan praktik pengolahan dodol dan jelly drink dari tepung rumput laut dapat meningkatkan nilai jual rumput laut segar.Dengan serangkaian kegiatan pengabdian ini KWT Rasa Saling Sayang dapat melakukan uji produksi mandiri mengolah pangan turunan rumput laut dan diharapkan dapat berkelanjutan.Pada kegiatan selanjutnya kelompok wanita tani akan didampingi untuk melakukan pengemasan produk, pemotretan produk, dan pemasaran secara offline dan online melalui akun instagram KWT Rasa Saling Sayang Rumput laut merupakan salah satu hasil laut yang sangat berpotensi untuk mengembangkan ekonomi masyarakat. Rumput laut memiliki kandungan antioksidan dan radioaktif yang sangat bermanfaat. Komoditas ini banyak dikonsumsi dalam bentuk mentah maupun produk olahan. Selain dimanfaatkan untuk konsumsi, rumput laut dapat digunakan sebagai produk kosmestik, produk farmasi, pakan, pupuk dan lain-lain. Kelompok Wanita Tani (KWT) Rasa Saling Sayang merupakan salah satu UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) olahan pangan yang ada di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika yang juga membudidayakan rumput laut di Pantai Serenting. Keterbatasan keterampilan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-a0b09.webp" title="JURIS - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-a0b09.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-a0b09.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-a0b09.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang" alt="JURIS - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-c5e8e.webp" title="JURIS - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-c5e8e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-c5e8e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-c5e8e.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang" alt="JURIS - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-13732.webp" title="JURIS - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-13732.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-13732.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-13732.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang" alt="JURIS - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53470-biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-p" title="JURIS - Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang" target="_blank">Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pendampingan Pengolahan Rumput Laut KWT Rasa Saling Sayang</a>: Setelah keberhasilan meningkatkan keterampilan KWT Rasa Saling Sayang dalam mengolah rumput laut, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan dan keberlanjutan usaha ini. Pertama, perlu ada studi yang mendalam tentang bagaimana strategi pemasaran digital dan offline yang paling efektif dapat diterapkan untuk memperluas jangkauan pasar produk olahan rumput laut ini, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga regional, sekaligus menganalisis potensi ekspor dan preferensi konsumen dari berbagai segmen pasar. Penelitian ini juga bisa mengkaji secara komprehensif kelayakan ekonomi jangka panjang dari diversifikasi produk olahan rumput laut yang telah dikembangkan, termasuk evaluasi biaya produksi, harga jual optimal, dan proyeksi keuntungan, untuk memastikan keberlanjutan finansial KWT. Kedua, pengembangan produk tidak boleh berhenti pada tiga jenis olahan yang ada; perlu dieksplorasi formulasi produk rumput laut yang lebih inovatif, misalnya produk snack fungsional dengan nilai gizi tinggi atau bahan tambahan pangan alami. Studi ini dapat menguji bahan baku rumput laut jenis lain atau varian rasa baru yang menarik, sambil mencari solusi teknologi yang efisien untuk mengatasi tantangan produksi seperti proses pengeringan dodol yang memakan waktu lama, mungkin dengan menguji metode pengeringan alternatif yang lebih cepat dan higienis. Terakhir, sangat penting untuk menganalisis potensi replikasi model pendampingan dan pemberdayaan ini di komunitas petani rumput laut lain, terutama di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika yang memiliki potensi serupa. Penelitian ini harus mengevaluasi faktor-faktor kunci keberhasilan dan hambatan dalam skala yang lebih luas, serta mengukur dampak sosial-ekonomi dari perluasan program semacam ini terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir secara keseluruhan, sambil memastikan aspek keberlanjutan lingkungan dari peningkatan budidaya rumput laut..
<br>Hasil kegiatan pengabdian ini diperoleh hasil yang baik sesuai dengan tujuan kegiatan antara lain melalui sosialisasi dan penyuluhan KWT Rasa Saling Sayang dapat meningkatkan pengetahuan mereka tentang berbagai jenis olahan yang bisa dibuat dari bahan baku rumput laut dengan ketercapaian peningkatan 99,94% dan melalui pendampingan operasional mesin penepung dan mesin pengaduk dodol, KWT Rasa Saling Sayang dapat mengoperasikan mesin produksi berskala UMKM, melalui kegiatan praktik pengolahan dodol dan jelly drink dari tepung rumput laut dapat meningkatkan nilai jual rumput laut segar.Dengan serangkaian kegiatan pengabdian ini KWT Rasa Saling Sayang dapat melakukan uji produksi mandiri mengolah pangan turunan rumput laut dan diharapkan dapat berkelanjutan.Pada kegiatan selanjutnya kelompok wanita tani akan didampingi untuk melakukan pengemasan produk, pemotretan produk, dan pemasaran secara offline dan online melalui akun instagram KWT Rasa Saling Sayang
<br>Rumput laut merupakan salah satu hasil laut yang sangat berpotensi untuk mengembangkan ekonomi masyarakat. Rumput laut memiliki kandungan antioksidan dan radioaktif yang sangat bermanfaat. Komoditas ini banyak dikonsumsi dalam bentuk mentah maupun produk olahan. Selain dimanfaatkan untuk konsumsi, rumput laut dapat digunakan sebagai produk kosmestik, produk farmasi, pakan, pupuk dan lain-lain. Kelompok Wanita Tani (KWT) Rasa Saling Sayang merupakan salah satu UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) olahan pangan yang ada di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika yang juga membudidayakan rumput laut di Pantai Serenting. Keterbatasan keterampilan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-13732.webp" type="image/webp" length="130052" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-a0b09.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-c5e8e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/biaya-produksi-hidroponik-orientasi-pasar-produk-f-thumb-13732.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53469-kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian</link>
	<guid isPermaLink="false">c16e8da357f0458309033b9c22efac59</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ akar wangi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akar,header,page,stats,view,wangi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memperdalam pemahaman kita mengenai dampak ekonomi dari pertanian perkotaan. Misalnya, studi dapat dilakukan untuk menganalisis secara rinci kelayakan finansial dan model bisnis bagi kelompok masyarakat yang menjalankan usaha ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak: Penelitian selanjutnya dapat memperdalam pemahaman kita mengenai dampak ekonomi dari pertanian perkotaan. Misalnya, studi dapat dilakukan untuk menganalisis secara rinci kelayakan finansial dan model bisnis bagi kelompok masyarakat yang menjalankan usaha hidroponik atau vertikultur, termasuk mengukur seberapa besar peningkatan pendapatan keluarga secara berkelanjutan. Selain itu, mengingat pertanian perkotaan seringkali melibatkan banyak orang, menarik untuk meneliti bagaimana kegiatan ini memengaruhi hubungan sosial dan rasa kebersamaan di dalam komunitas. Kita bisa mencari tahu apakah program semacam ini efektif dalam meningkatkan modal sosial dan mengurangi masalah pengangguran di kalangan pemuda. Terakhir, penelitian juga bisa fokus pada manfaat lingkungan yang lebih spesifik dari daur ulang limbah rumah tangga untuk pertanian. Ini bisa meliputi studi tentang seberapa banyak sampah yang berhasil dikurangi dan dampaknya terhadap lingkungan kota secara keseluruhan, serta membandingkan efektivitas berbagai jenis limbah sebagai media tanam atau pupuk alami. Dengan demikian, kita akan mendapatkan gambaran yang lebih lengkap tentang potensi pertanian perkotaan di berbagai aspek.. Program pengabdian masyarakat kemitraan ini disambut antusias oleh kelompok organisasi kesejahteraan dan pemberdayaan keluarga di Kecamatan Pontianak Tenggara, ditandai dengan partisipasi dan keterlibatan tinggi.Kegiatan ini berhasil memberdayakan rumah tangga, khususnya anggota PKK, untuk memanfaatkan lahan terbatas guna budidaya hortikultura sistem hidroponik, mendaur ulang limbah plastik sebagai media tanam, serta mengubah sampah organik dapur menjadi pupuk cair bernilai ekonomis.Keberlanjutan program akan berfokus pada pelatihan strategi pemasaran produk hidroponik untuk mengonversi upaya skala rumah tangga menjadi usaha ekonomi berkelanjutan, sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga dengan optimalisasi lahan dan bahan tak terpakai Pertanian perkotaan telah muncul sebagai strategi yang layak untuk mengatasi keterbatasan lahan, kerawanan pangan, dan kerentanan ekonomi di daerah perkotaan. Di Kecamatan Pontianak Tenggara, Kalimantan Barat, kepadatan penduduk yang tinggi dan ruang hijau yang terbatas menjadi hambatan signifikan bagi inisiatif pertanian berbasis masyarakat. Inisiatif pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang cara mengelola praktik pertanian di lahan skala kecil. Program ini memberdayakan 48 warga setempat, terutama ibu rumah tangga dan pemuda pengangguran, melalui pelatihan partisipatif dalam teknik hidroponik dan vertikultur. Program ini memanfaatkan lokakarya, sesi konseling, dan praktik langsung dalam daur ulang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-afcff.webp" title="JURIS - Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-afcff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-afcff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-afcff.webp 1x" title="JURIS - Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak" alt="JURIS - Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-1d000.webp" title="JURIS - Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-1d000.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-1d000.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-1d000.webp 1x" title="JURIS - Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak" alt="JURIS - Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53469-kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian" title="JURIS - Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak" target="_blank">Community Economic Empowerment Using Urban Farming in Pontianak</a>: Penelitian selanjutnya dapat memperdalam pemahaman kita mengenai dampak ekonomi dari pertanian perkotaan. Misalnya, studi dapat dilakukan untuk menganalisis secara rinci kelayakan finansial dan model bisnis bagi kelompok masyarakat yang menjalankan usaha hidroponik atau vertikultur, termasuk mengukur seberapa besar peningkatan pendapatan keluarga secara berkelanjutan. Selain itu, mengingat pertanian perkotaan seringkali melibatkan banyak orang, menarik untuk meneliti bagaimana kegiatan ini memengaruhi hubungan sosial dan rasa kebersamaan di dalam komunitas. Kita bisa mencari tahu apakah program semacam ini efektif dalam meningkatkan modal sosial dan mengurangi masalah pengangguran di kalangan pemuda. Terakhir, penelitian juga bisa fokus pada manfaat lingkungan yang lebih spesifik dari daur ulang limbah rumah tangga untuk pertanian. Ini bisa meliputi studi tentang seberapa banyak sampah yang berhasil dikurangi dan dampaknya terhadap lingkungan kota secara keseluruhan, serta membandingkan efektivitas berbagai jenis limbah sebagai media tanam atau pupuk alami. Dengan demikian, kita akan mendapatkan gambaran yang lebih lengkap tentang potensi pertanian perkotaan di berbagai aspek..
<br>Program pengabdian masyarakat kemitraan ini disambut antusias oleh kelompok organisasi kesejahteraan dan pemberdayaan keluarga di Kecamatan Pontianak Tenggara, ditandai dengan partisipasi dan keterlibatan tinggi.Kegiatan ini berhasil memberdayakan rumah tangga, khususnya anggota PKK, untuk memanfaatkan lahan terbatas guna budidaya hortikultura sistem hidroponik, mendaur ulang limbah plastik sebagai media tanam, serta mengubah sampah organik dapur menjadi pupuk cair bernilai ekonomis.Keberlanjutan program akan berfokus pada pelatihan strategi pemasaran produk hidroponik untuk mengonversi upaya skala rumah tangga menjadi usaha ekonomi berkelanjutan, sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga dengan optimalisasi lahan dan bahan tak terpakai
<br>Pertanian perkotaan telah muncul sebagai strategi yang layak untuk mengatasi keterbatasan lahan, kerawanan pangan, dan kerentanan ekonomi di daerah perkotaan. Di Kecamatan Pontianak Tenggara, Kalimantan Barat, kepadatan penduduk yang tinggi dan ruang hijau yang terbatas menjadi hambatan signifikan bagi inisiatif pertanian berbasis masyarakat. Inisiatif pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang cara mengelola praktik pertanian di lahan skala kecil. Program ini memberdayakan 48 warga setempat, terutama ibu rumah tangga dan pemuda pengangguran, melalui pelatihan partisipatif dalam teknik hidroponik dan vertikultur. Program ini memanfaatkan lokakarya, sesi konseling, dan praktik langsung dalam daur ulang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-afcff.webp" type="image/webp" length="139412" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-afcff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/kesadaran-masyarakat-kuliah-pengabdian-kpm-usaha-e-thumb-1d000.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Produksi Nata de Whey Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Produksi Nata de Whey Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Produksi Nata de Whey Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53468-nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-ma</link>
	<guid isPermaLink="false">37fe5dd83de23ecd73e81c85ff4c7b34</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ akar wangi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akar,header,page,stats,view,wangi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Sebuah penelitian dapat diarahkan untuk menentukan kondisi optimal fermentasi, seperti suhu, pH, dan durasi, bagi bakteri Acetobacter xylinum pada media whey sehingga produksi nata de whey dapat ditingkatkan secara signifikan. Penelitian selanjutnya dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat: Sebuah penelitian dapat diarahkan untuk menentukan kondisi optimal fermentasi, seperti suhu, pH, dan durasi, bagi bakteri Acetobacter xylinum pada media whey sehingga produksi nata de whey dapat ditingkatkan secara signifikan. Penelitian selanjutnya dapat menilai komposisi gizi, kandungan protein, vitamin, serta keamanan mikrobiologis cocktail nataAcdeAcwheyAcsalak yang dihasilkan, dengan membandingkan hasil uji laboratorium terhadap standar pangan nasional. Selain itu, studi kualitatifAckuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur penerimaan konsumen, preferensi rasa, dan nilai ekonomi produk nata de whey dalam konteks pasar lokal maupun regional, termasuk potensi pendapatan bagi petani dan UMKM. Penelitian ketiga dapat mengeksplorasi diversifikasi produk berbasis whey, misalnya pembuatan snack kering, minuman fungsional, atau bahan baku bioplastik, serta menguji keberlanjutan lingkungan dari tiap inovasi. Semua penelitian ini diharapkan dapat memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk memperluas penggunaan limbah whey secara berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.. Program pengabdian ini berhasil memanfaatkan limbah whey dari PT.Mazaraat Lokanatura Indonesia melalui inovasi produk cocktail nata Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh PT Mazaraat Lokanatura Indonesia adalah limbah cair keju/whey yang melimpah. Pembuangan whey tanpa pengelolaan akan menimbulkan permasalahan lingkungan. Whey masih banyak mengandung nutrien susu sehingga dapat dimanfaatkan sebagai substrat untuk produksi nata de whey. Berdasarkan hal tersebut, tujuan kegiatan ini adalah mengolah dan memanfaatkan whey menjadi nata de whey yang disajikan sebagai cocktail nata-salak. Kegiatan ini melibatkan 2 mitra yaitu PT Mazaraat Lokanatura Indonesia dan masyarakat Tegalrandu, Srumbung, Magelang. Kegiatan dilaksanakan secara terintegrasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-74574.webp" title="JURIS - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-74574.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-74574.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-74574.webp 1x" title="JURIS - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat" alt="JURIS - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-2c10e.webp" title="JURIS - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-2c10e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-2c10e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-2c10e.webp 1x" title="JURIS - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat" alt="JURIS - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-eef4d.webp" title="JURIS - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-eef4d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-eef4d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-eef4d.webp 1x" title="JURIS - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat" alt="JURIS - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53468-nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-ma" title="JURIS - Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat" target="_blank">Produksi Nata de Whey: Solusi Penanganan Limbah Keju dari PT. Mazaraat Lokanatura Indonesia dan Pemberdayaan Masyarakat</a>: Sebuah penelitian dapat diarahkan untuk menentukan kondisi optimal fermentasi, seperti suhu, pH, dan durasi, bagi bakteri Acetobacter xylinum pada media whey sehingga produksi nata de whey dapat ditingkatkan secara signifikan. Penelitian selanjutnya dapat menilai komposisi gizi, kandungan protein, vitamin, serta keamanan mikrobiologis cocktail nataAcdeAcwheyAcsalak yang dihasilkan, dengan membandingkan hasil uji laboratorium terhadap standar pangan nasional. Selain itu, studi kualitatifAckuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur penerimaan konsumen, preferensi rasa, dan nilai ekonomi produk nata de whey dalam konteks pasar lokal maupun regional, termasuk potensi pendapatan bagi petani dan UMKM. Penelitian ketiga dapat mengeksplorasi diversifikasi produk berbasis whey, misalnya pembuatan snack kering, minuman fungsional, atau bahan baku bioplastik, serta menguji keberlanjutan lingkungan dari tiap inovasi. Semua penelitian ini diharapkan dapat memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk memperluas penggunaan limbah whey secara berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat..
<br>Program pengabdian ini berhasil memanfaatkan limbah whey dari PT.Mazaraat Lokanatura Indonesia melalui inovasi produk cocktail nata
<br>Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh PT Mazaraat Lokanatura Indonesia adalah limbah cair keju/whey yang melimpah. Pembuangan whey tanpa pengelolaan akan menimbulkan permasalahan lingkungan. Whey masih banyak mengandung nutrien susu sehingga dapat dimanfaatkan sebagai substrat untuk produksi nata de whey. Berdasarkan hal tersebut, tujuan kegiatan ini adalah mengolah dan memanfaatkan whey menjadi nata de whey yang disajikan sebagai cocktail nata-salak. Kegiatan ini melibatkan 2 mitra yaitu PT Mazaraat Lokanatura Indonesia dan masyarakat Tegalrandu, Srumbung, Magelang. Kegiatan dilaksanakan secara terintegrasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-eef4d.webp" type="image/webp" length="125760" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-74574.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-2c10e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/nata-de-coco-program-kkn-mahasiswa-kelompok-cockta-thumb-eef4d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53467-beras-organik-konsumsi-pertanian-org</link>
	<guid isPermaLink="false">562dcde077cb654eb289ea1488e9bfa2</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ piper longum ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ rambak eco ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eco,header,longum,page,piper,rambak]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana penerapan sensor Internet of Things dalam sistem smartAcfarming mempengaruhi produktivitas, efisiensi penggunaan air, dan kualitas beras Rojolele organik pada skala perkebunan kecil, serta sejauh ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana penerapan sensor Internet of Things dalam sistem smartAcfarming mempengaruhi produktivitas, efisiensi penggunaan air, dan kualitas beras Rojolele organik pada skala perkebunan kecil, serta sejauh mana data realActime dapat meningkatkan keputusan manajerial petani; (2) apa saja faktor ekonomi, sosial, dan risiko yang mempengaruhi keberlanjutan model kemitraan closedAcloop bila diperluas ke varietas padi lain atau wilayah desa yang berbeda, sehingga dapat merumuskan strategi skala yang optimal dan kebijakan dukungan pemerintah; (3) sejauh mana praktik budidaya organik dengan input rendah yang diterapkan dalam program ini berdampak pada kesehatan tanah, keanekaragaman mikroba, dan emisi karbon dalam jangka panjang, serta bagaimana mekanisme adaptasi dapat meningkatkan ketahanan agroekosistem. Dengan menjawab pertanyaanAcpertanyaan tersebut, penelitian dapat memberikan dasar ilmiah yang kuat bagi kebijakan pertanian berkelanjutan serta memperkuat jaringan pemasaran bagi petani kecil, meningkatkan kesejahteraan mereka, dan mendukung ketahanan pangan regional.. Penyuluhan dan pelatihan dengan metode experiential learning meningkatkan pengetahuan serta keterampilan petani dalam mengelola produksi beras Rojolele organik menggunakan Good Agricultural Practices.Pendampingan budidaya dan penerapan smart farming meningkatkan motivasi, sikap, dan respon positif petani terhadap teknologi pertanian modern.Fasilitasi jaringan pemasaran bersama offActaker PT WSS memperluas pasar, meningkatkan pengetahuan petani tentang manajemen pemasaran, dan memungkinkan harga beras organik Rojolele yang lebih tinggi Pengembangan padi Rojolele sering kali menghadapi permasalahan dalam kualitas dan operasionalnya. Model kemitraan closed loop menjadi salah satu solusi melalui integrasi ekosistem rantai pasok dan nilai dari hulu sampai hilir yang saling menguntungkan semua pihak termasuk kelompok tani. Program Kemitraan Masyarakat oleh Tim Pengabdian Universitas Sebelas Maret dilakukan untuk memfasilitasi peningkatan kompetensi dan kemitraan petani Sanggar Rojolele Delanggu dengan menerapkan Good Agricultural Practices (GAP) produk beras organik yang terstandarisasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-c750e.webp" title="JURIS - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-c750e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-c750e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-c750e.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu" alt="JURIS - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-1e1ed.webp" title="JURIS - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-1e1ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-1e1ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-1e1ed.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu" alt="JURIS - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-39624.webp" title="JURIS - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-39624.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-39624.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-39624.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu" alt="JURIS - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53467-beras-organik-konsumsi-pertanian-org" title="JURIS - Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu" target="_blank">Pengembangan Model Kemitraan Closed Loop Beras Organik Melalui Fasilitasi Petani Sanggar Rojolele di Desa Delanggu</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana penerapan sensor Internet of Things dalam sistem smartAcfarming mempengaruhi produktivitas, efisiensi penggunaan air, dan kualitas beras Rojolele organik pada skala perkebunan kecil, serta sejauh mana data realActime dapat meningkatkan keputusan manajerial petani; (2) apa saja faktor ekonomi, sosial, dan risiko yang mempengaruhi keberlanjutan model kemitraan closedAcloop bila diperluas ke varietas padi lain atau wilayah desa yang berbeda, sehingga dapat merumuskan strategi skala yang optimal dan kebijakan dukungan pemerintah; (3) sejauh mana praktik budidaya organik dengan input rendah yang diterapkan dalam program ini berdampak pada kesehatan tanah, keanekaragaman mikroba, dan emisi karbon dalam jangka panjang, serta bagaimana mekanisme adaptasi dapat meningkatkan ketahanan agroekosistem. Dengan menjawab pertanyaanAcpertanyaan tersebut, penelitian dapat memberikan dasar ilmiah yang kuat bagi kebijakan pertanian berkelanjutan serta memperkuat jaringan pemasaran bagi petani kecil, meningkatkan kesejahteraan mereka, dan mendukung ketahanan pangan regional..
<br>Penyuluhan dan pelatihan dengan metode experiential learning meningkatkan pengetahuan serta keterampilan petani dalam mengelola produksi beras Rojolele organik menggunakan Good Agricultural Practices.Pendampingan budidaya dan penerapan smart farming meningkatkan motivasi, sikap, dan respon positif petani terhadap teknologi pertanian modern.Fasilitasi jaringan pemasaran bersama offActaker PT WSS memperluas pasar, meningkatkan pengetahuan petani tentang manajemen pemasaran, dan memungkinkan harga beras organik Rojolele yang lebih tinggi
<br>Pengembangan  padi  Rojolele  sering  kali  menghadapi  permasalahan  dalam  kualitas  dan operasionalnya. Model kemitraan closed loop menjadi salah satu solusi melalui integrasi ekosistem rantai pasok dan nilai dari hulu sampai hilir yang saling menguntungkan semua pihak termasuk kelompok tani. Program Kemitraan Masyarakat oleh Tim Pengabdian Universitas Sebelas Maret dilakukan untuk memfasilitasi peningkatan kompetensi dan kemitraan petani Sanggar Rojolele Delanggu dengan menerapkan Good Agricultural Practices (GAP) produk beras organik yang terstandarisasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-c750e.webp" type="image/webp" length="121564" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-c750e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-1e1ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/beras-organik-konsumsi-pertanian-kemitraan-rojolel-thumb-39624.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Effect of Celebrity Endorsement on Gender Based Conspicuous Consumption ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effect of Celebrity Endorsement on Gender Based Conspicuous Consumption ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effect of Celebrity Endorsement on Gender Based Conspicuous Consumption ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53480-konteks-budaya-kolektif-remorse-perilaku-konsumen</link>
	<guid isPermaLink="false">1623fac69e88642cf7ce18a5ec7c6983</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 18:08:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan dapat mencakup studi yang menyelidiki pengaruh endorsement selebriti pada perilaku konsumen di berbagai generasi, dengan fokus pada perbedaan gender. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana endorsement selebriti mempengaruhi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effect of Celebrity Endorsement on Gender-Based Conspicuous Consumption: Saran penelitian lanjutan dapat mencakup studi yang menyelidiki pengaruh endorsement selebriti pada perilaku konsumen di berbagai generasi, dengan fokus pada perbedaan gender. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana endorsement selebriti mempengaruhi keputusan pembelian dan preferensi merek pada generasi Y dan Z, serta generasi yang lebih tua. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki peran media sosial dalam konsumsi conspicuous, dengan memeriksa bagaimana platform media sosial tertentu mempengaruhi perilaku konsumen dan keputusan pembelian mereka. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana endorsement selebriti di media sosial berbeda dari iklan tradisional dan bagaimana hal itu mempengaruhi perilaku konsumen. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki pengaruh endorsement selebriti pada perilaku konsumen dalam konteks budaya yang berbeda, dengan mempertimbangkan perbedaan gender dan budaya. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana norma-norma budaya dan gender mempengaruhi respons konsumen terhadap endorsement selebriti dan bagaimana hal itu mempengaruhi keputusan pembelian mereka. Akhirnya, penelitian dapat menyelidiki dampak jangka panjang endorsement selebriti pada perilaku konsumen dan keputusan pembelian mereka. Penelitian ini dapat mengeksplorasi apakah endorsement selebriti memiliki efek jangka panjang pada perilaku konsumen dan apakah efek tersebut berbeda antara gender dan generasi.. Dalam lanskap konsumen yang dinamis saat ini, di mana fokus telah bergeser dari fungsionalitas semata menuju produk yang memenuhi kebutuhan fisiologis dan psikologis, dapat dikatakan dengan yakin bahwa perilaku manusia tidak sepenuhnya didorong oleh motif rasional.Konsumsi telah melampaui perannya sebagai sarana untuk mencapai tujuan dan menjadi tujuan itu sendiri.Produk telah berubah menjadi alat kuat untuk mengekspresikan diri, memungkinkan individu menyampaikan informasi yang halus tentang identitas mereka.Transformasi ini paling jelas terlihat dalam konsumsi conspicuous, di mana individu menggunakan pembelian mereka sebagai kendaraan untuk memproyeksikan status sosial dan identitas pribadi.Fenomena ini mungkin paling menonjol di antara konsumen muda, yang sangat dipengaruhi oleh selebriti yang mereka kagumi.Generasi muda dengan mudah mengadopsi perilaku dan gaya selebriti dalam upaya mereka untuk memperoleh pujian dari luar.Hal ini telah mendorong bisnis untuk secara strategis menggunakan selebriti dalam kampanye iklan mereka, menyadari pengaruh kuat mereka terhadap pilihan konsumen.Sementara daya tarik selebriti adalah faktor penting dalam pemilihan selebriti, kredibilitas dan keahlian memainkan peran yang sama pentingnya, terutama dalam konteks produk tertentu.Ada penelitian yang konsisten menunjukkan bahwa pengaruh selebriti dalam iklan dapat bervariasi secara signifikan berdasarkan usia dan gender target audiens.Tujuan utama penelitian ini adalah menyelidiki dengan detail bagaimana endorsement selebriti mempengaruhi konsumsi conspicuous sambil memeriksa perbedaan berdasarkan gender.Sampel penelitian didominasi oleh konsumen perempuan, terutama mewakili generasi Y.Pendapatan bulanan mereka sebagian besar berkisar antara 2101-4000 TL, profil yang menekankan relevansi daya tarik, kredibilitas, dan keahlian sebagai dimensi untuk mengevaluasi penggunaan selebriti dalam iklan.(2019) menekankan primacy of reliability di antara konsumen generasi Y.Hasil penelitian memberikan bukti kuat bahwa daya tarik selebriti yang ditampilkan dalam iklan memiliki pengaruh positif terhadap konsumsi conspicuous baik pada konsumen laki-laki maupun perempuan.Hal ini menunjukkan bahwa selebriti yang menarik dalam iklan berfungsi sebagai katalis kuat, mendorong konsumen untuk memperoleh produk yang mencolok yang berfungsi sebagai kendaraan untuk menampilkan berbagai aspek identitas mereka.Daya tarik dan konsumsi conspicuous bertemu dalam tujuan inti mereka.untuk menarik perhatian dan kekaguman, dengan demikian menetapkan dasar untuk endorsement selebriti dalam iklan.Namun, dampak pada konsumen laki-laki lebih halus, di mana hanya daya tarik yang secara signifikan mempengaruhi konsumsi conspicuous.Sebaliknya, pada konsumen perempuan, kredibilitas muncul sebagai penggerak tambahan dari konsumsi conspicuous, sedangkan keahlian memainkan peran yang tidak terduga.Menariknya, keahlian muncul sebagai pengurang pada konsumsi conspicuous pada konsumen perempuan.Ketika selebriti yang mendukung produk memiliki keahlian di bidang yang diiklankan, peserta cenderung mengambil keputusan pembelian yang lebih utiliter, yang didasarkan pada pragmatisme.Selebriti ini berfungsi sebagai penyedia informasi berharga tentang produk, mendorong konsumen untuk membuat pilihan pembelian yang rasional.Akibatnya, konsumsi conspicuous, yang didorong terutama oleh emosi, menjadi prioritas kedua dalam skenario tersebut.Temuan ini selaras dengan studi sebelumnya di bidang ini, mencerminkan hasil Ince et al.(2019), di mana daya tarik memiliki dampak positif dan keahlian memiliki dampak negatif pada konsumsi materialis karena endorsement selebriti dalam iklan.(2016) juga sejalan dengan temuan ini, menekankan signifikansi daya tarik dan kredibilitas.Efek serupa diamati dalam studi Hani et al.(2019), yang menekankan pengaruh positif kredibilitas pada konsumsi mewah.Temuan gender-spesifik menegaskan studi Klaus dan Bailey (2008), Erkal (2013), dan Akin (2021), di mana perempuan merespons lebih positif terhadap iklan dengan selebriti.Selain itu, pengamatan bahwa konsumen perempuan menunjukkan respons yang lebih kuat terhadap endorsement selebriti dalam konsumsi conspicuous daripada konsumen laki-laki selaras dengan temuan Klaus dan Bailey (2008), Erkal (2013), dan Akin (2021).Implikasi Praktis Temuan penelitian ini memiliki implikasi yang dalam baik bagi bisnis maupun konsumen, memberikan wawasan berharga.Konsumen modern, terutama generasi muda, tertarik pada konsumsi yang tidak perlu dalam upaya mereka untuk memproyeksikan status sosial melalui pembelian mereka.Bentuk konsumsi ini mendorong konsumsi conspicuous, fenomena yang banyak dikritik karena mempromosikan pengeluaran yang berlebihan dan berlebihan.Namun, penelitian ini memperkenalkan dimensi yang menarik dengan mengungkapkan bahwa menampilkan selebriti yang ahli dalam iklan dapat meredam konsumsi conspicuous pada konsumen perempuan.Bagi bisnis yang mempertimbangkan penggunaan selebriti dalam iklan, terutama untuk produk utiliter, menekankan keahlian selebriti yang dipilih menawarkan peluang.Misalnya, perusahaan kosmetik dapat menampilkan seniman rias yang dapat memberikan wawasan informatif tentang manfaat produk.Pendekatan ini, yang memanfaatkan keahlian selebriti dalam iklan, dapat meningkatkan penjualan, terutama di antara bisnis yang menargetkan perempuan, dengan memberikan informasi berguna yang mendorong keputusan pembelian yang terinformasi dan mengurangi konsumsi yang tidak perlu dan berlebihan.Temuan penelitian menekankan bahwa daya tarik selebriti adalah penggerak kuat konsumsi conspicuous pada kedua konsumen laki-laki dan perempuan.Namun, perlu dicatat bahwa kredibilitas adalah faktor yang terutama mempengaruhi konsumen perempuan.Hal ini menarik perhatian pada kritik tentang objekifikasi pada kedua gender melalui konsumsi conspicuous.Bisnis di sektor seperti pakaian, parfum, atau barang mewah dapat memilih untuk menekankan daya tarik selebriti dalam iklan mereka, memanfaatkan daya tarik selebriti untuk menarik perhatian konsumen.Sebaliknya, selebriti yang terpercaya dapat digunakan untuk mempromosikan merek yang membutuhkan kepercayaan konsumen, seperti mobil atau hotel, memanfaatkan kepercayaan konsumen pada selebriti untuk mendukung merek yang sesuai.Namun, penting untuk diakui bahwa induljensi berkelanjutan dalam konsumsi conspicuous memiliki konsekuensi merugikan bagi masyarakat dan ekonomi.Akibatnya, ketika memilih selebriti untuk iklan, disarankan untuk mempertimbangkan keahlian mereka untuk mencegah perburukan konsumsi conspicuous, pola pengeluaran yang tidak berkelanjutan Studi ini menyelidiki aspek irasional perilaku konsumen, dengan fokus pada konsumsi conspicuous yang didorong oleh pencarian status dan ekspresi diri. Penelitian ini memeriksa bagaimana konsumen meniru selebriti berdasarkan dimensi kunci endorsement selebriti - daya tarik, keahlian, dan kredibilitas - dan bagaimana faktor-faktor ini bervariasi antara gender. Penelitian ini menyajikan kerangka konseptual yang mengintegrasikan konsumsi conspicuous dengan dimensi endorsement selebriti, didukung oleh tinjauan literatur yang luas. Data dikumpulkan dari 403 peserta dari generasi Y dan Z melalui survei online dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS dan AMOS. Hasilnya mengungkapkan perbedaan gender-spesifik dalam pengaruh dimensi endorsement selebriti terhadap konsumsi conspicuous. Bagi konsumen perempuan, daya tarik dan kredibilitas selebriti... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/7/konteks-budaya-kolektif-remorse-perilaku-konsumen-thumb-af3c4.webp" title="JURIS - The Effect of Celebrity Endorsement on Gender-Based Conspicuous Consumption" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/konteks-budaya-kolektif-remorse-perilaku-konsumen-thumb-af3c4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/konteks-budaya-kolektif-remorse-perilaku-konsumen-thumb-af3c4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/konteks-budaya-kolektif-remorse-perilaku-konsumen-thumb-af3c4.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Celebrity Endorsement on Gender-Based Conspicuous Consumption" alt="JURIS - The Effect of Celebrity Endorsement on Gender-Based Conspicuous Consumption" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/7/konteks-budaya-kolektif-remorse-perilaku-konsumen-thumb-b33f2.webp" title="JURIS - The Effect of Celebrity Endorsement on Gender-Based Conspicuous Consumption" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/konteks-budaya-kolektif-remorse-perilaku-konsumen-thumb-b33f2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/konteks-budaya-kolektif-remorse-perilaku-konsumen-thumb-b33f2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/konteks-budaya-kolektif-remorse-perilaku-konsumen-thumb-b33f2.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Celebrity Endorsement on Gender-Based Conspicuous Consumption" alt="JURIS - The Effect of Celebrity Endorsement on Gender-Based Conspicuous Consumption" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/7/konteks-budaya-kolektif-remorse-perilaku-konsumen-thumb-d80bd.webp" title="JURIS - The Effect of Celebrity Endorsement on Gender-Based Conspicuous Consumption" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/konteks-budaya-kolektif-remorse-perilaku-konsumen-thumb-d80bd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/konteks-budaya-kolektif-remorse-perilaku-konsumen-thumb-d80bd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/konteks-budaya-kolektif-remorse-perilaku-konsumen-thumb-d80bd.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Celebrity Endorsement on Gender-Based Conspicuous Consumption" alt="JURIS - The Effect of Celebrity Endorsement on Gender-Based Conspicuous Consumption" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53480-konteks-budaya-kolektif-remorse-perilaku-konsumen" title="JURIS - The Effect of Celebrity Endorsement on Gender-Based Conspicuous Consumption" target="_blank">The Effect of Celebrity Endorsement on Gender-Based Conspicuous Consumption</a>: Saran penelitian lanjutan dapat mencakup studi yang menyelidiki pengaruh endorsement selebriti pada perilaku konsumen di berbagai generasi, dengan fokus pada perbedaan gender. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana endorsement selebriti mempengaruhi keputusan pembelian dan preferensi merek pada generasi Y dan Z, serta generasi yang lebih tua. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki peran media sosial dalam konsumsi conspicuous, dengan memeriksa bagaimana platform media sosial tertentu mempengaruhi perilaku konsumen dan keputusan pembelian mereka. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana endorsement selebriti di media sosial berbeda dari iklan tradisional dan bagaimana hal itu mempengaruhi perilaku konsumen. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki pengaruh endorsement selebriti pada perilaku konsumen dalam konteks budaya yang berbeda, dengan mempertimbangkan perbedaan gender dan budaya. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana norma-norma budaya dan gender mempengaruhi respons konsumen terhadap endorsement selebriti dan bagaimana hal itu mempengaruhi keputusan pembelian mereka. Akhirnya, penelitian dapat menyelidiki dampak jangka panjang endorsement selebriti pada perilaku konsumen dan keputusan pembelian mereka. Penelitian ini dapat mengeksplorasi apakah endorsement selebriti memiliki efek jangka panjang pada perilaku konsumen dan apakah efek tersebut berbeda antara gender dan generasi..
<br>Dalam lanskap konsumen yang dinamis saat ini, di mana fokus telah bergeser dari fungsionalitas semata menuju produk yang memenuhi kebutuhan fisiologis dan psikologis, dapat dikatakan dengan yakin bahwa perilaku manusia tidak sepenuhnya didorong oleh motif rasional.Konsumsi telah melampaui perannya sebagai sarana untuk mencapai tujuan dan menjadi tujuan itu sendiri.Produk telah berubah menjadi alat kuat untuk mengekspresikan diri, memungkinkan individu menyampaikan informasi yang halus tentang identitas mereka.Transformasi ini paling jelas terlihat dalam konsumsi conspicuous, di mana individu menggunakan pembelian mereka sebagai kendaraan untuk memproyeksikan status sosial dan identitas pribadi.Fenomena ini mungkin paling menonjol di antara konsumen muda, yang sangat dipengaruhi oleh selebriti yang mereka kagumi.Generasi muda dengan mudah mengadopsi perilaku dan gaya selebriti dalam upaya mereka untuk memperoleh pujian dari luar.Hal ini telah mendorong bisnis untuk secara strategis menggunakan selebriti dalam kampanye iklan mereka, menyadari pengaruh kuat mereka terhadap pilihan konsumen.Sementara daya tarik selebriti adalah faktor penting dalam pemilihan selebriti, kredibilitas dan keahlian memainkan peran yang sama pentingnya, terutama dalam konteks produk tertentu.Ada penelitian yang konsisten menunjukkan bahwa pengaruh selebriti dalam iklan dapat bervariasi secara signifikan berdasarkan usia dan gender target audiens.Tujuan utama penelitian ini adalah menyelidiki dengan detail bagaimana endorsement selebriti mempengaruhi konsumsi conspicuous sambil memeriksa perbedaan berdasarkan gender.Sampel penelitian didominasi oleh konsumen perempuan, terutama mewakili generasi Y.Pendapatan bulanan mereka sebagian besar berkisar antara 2101-4000 TL, profil yang menekankan relevansi daya tarik, kredibilitas, dan keahlian sebagai dimensi untuk mengevaluasi penggunaan selebriti dalam iklan.(2019) menekankan primacy of reliability di antara konsumen generasi Y.Hasil penelitian memberikan bukti kuat bahwa daya tarik selebriti yang ditampilkan dalam iklan memiliki pengaruh positif terhadap konsumsi conspicuous baik pada konsumen laki-laki maupun perempuan.Hal ini menunjukkan bahwa selebriti yang menarik dalam iklan berfungsi sebagai katalis kuat, mendorong konsumen untuk memperoleh produk yang mencolok yang berfungsi sebagai kendaraan untuk menampilkan berbagai aspek identitas mereka.Daya tarik dan konsumsi conspicuous bertemu dalam tujuan inti mereka.untuk menarik perhatian dan kekaguman, dengan demikian menetapkan dasar untuk endorsement selebriti dalam iklan.Namun, dampak pada konsumen laki-laki lebih halus, di mana hanya daya tarik yang secara signifikan mempengaruhi konsumsi conspicuous.Sebaliknya, pada konsumen perempuan, kredibilitas muncul sebagai penggerak tambahan dari konsumsi conspicuous, sedangkan keahlian memainkan peran yang tidak terduga.Menariknya, keahlian muncul sebagai pengurang pada konsumsi conspicuous pada konsumen perempuan.Ketika selebriti yang mendukung produk memiliki keahlian di bidang yang diiklankan, peserta cenderung mengambil keputusan pembelian yang lebih utiliter, yang didasarkan pada pragmatisme.Selebriti ini berfungsi sebagai penyedia informasi berharga tentang produk, mendorong konsumen untuk membuat pilihan pembelian yang rasional.Akibatnya, konsumsi conspicuous, yang didorong terutama oleh emosi, menjadi prioritas kedua dalam skenario tersebut.Temuan ini selaras dengan studi sebelumnya di bidang ini, mencerminkan hasil Ince et al.(2019), di mana daya tarik memiliki dampak positif dan keahlian memiliki dampak negatif pada konsumsi materialis karena endorsement selebriti dalam iklan.(2016) juga sejalan dengan temuan ini, menekankan signifikansi daya tarik dan kredibilitas.Efek serupa diamati dalam studi Hani et al.(2019), yang menekankan pengaruh positif kredibilitas pada konsumsi mewah.Temuan gender-spesifik menegaskan studi Klaus dan Bailey (2008), Erkal (2013), dan Akin (2021), di mana perempuan merespons lebih positif terhadap iklan dengan selebriti.Selain itu, pengamatan bahwa konsumen perempuan menunjukkan respons yang lebih kuat terhadap endorsement selebriti dalam konsumsi conspicuous daripada konsumen laki-laki selaras dengan temuan Klaus dan Bailey (2008), Erkal (2013), dan Akin (2021).Implikasi Praktis Temuan penelitian ini memiliki implikasi yang dalam baik bagi bisnis maupun konsumen, memberikan wawasan berharga.Konsumen modern, terutama generasi muda, tertarik pada konsumsi yang tidak perlu dalam upaya mereka untuk memproyeksikan status sosial melalui pembelian mereka.Bentuk konsumsi ini mendorong konsumsi conspicuous, fenomena yang banyak dikritik karena mempromosikan pengeluaran yang berlebihan dan berlebihan.Namun, penelitian ini memperkenalkan dimensi yang menarik dengan mengungkapkan bahwa menampilkan selebriti yang ahli dalam iklan dapat meredam konsumsi conspicuous pada konsumen perempuan.Bagi bisnis yang mempertimbangkan penggunaan selebriti dalam iklan, terutama untuk produk utiliter, menekankan keahlian selebriti yang dipilih menawarkan peluang.Misalnya, perusahaan kosmetik dapat menampilkan seniman rias yang dapat memberikan wawasan informatif tentang manfaat produk.Pendekatan ini, yang memanfaatkan keahlian selebriti dalam iklan, dapat meningkatkan penjualan, terutama di antara bisnis yang menargetkan perempuan, dengan memberikan informasi berguna yang mendorong keputusan pembelian yang terinformasi dan mengurangi konsumsi yang tidak perlu dan berlebihan.Temuan penelitian menekankan bahwa daya tarik selebriti adalah penggerak kuat konsumsi conspicuous pada kedua konsumen laki-laki dan perempuan.Namun, perlu dicatat bahwa kredibilitas adalah faktor yang terutama mempengaruhi konsumen perempuan.Hal ini menarik perhatian pada kritik tentang objekifikasi pada kedua gender melalui konsumsi conspicuous.Bisnis di sektor seperti pakaian, parfum, atau barang mewah dapat memilih untuk menekankan daya tarik selebriti dalam iklan mereka, memanfaatkan daya tarik selebriti untuk menarik perhatian konsumen.Sebaliknya, selebriti yang terpercaya dapat digunakan untuk mempromosikan merek yang membutuhkan kepercayaan konsumen, seperti mobil atau hotel, memanfaatkan kepercayaan konsumen pada selebriti untuk mendukung merek yang sesuai.Namun, penting untuk diakui bahwa induljensi berkelanjutan dalam konsumsi conspicuous memiliki konsekuensi merugikan bagi masyarakat dan ekonomi.Akibatnya, ketika memilih selebriti untuk iklan, disarankan untuk mempertimbangkan keahlian mereka untuk mencegah perburukan konsumsi conspicuous, pola pengeluaran yang tidak berkelanjutan
<br>Studi ini menyelidiki aspek irasional perilaku konsumen, dengan fokus pada konsumsi conspicuous yang didorong oleh pencarian status dan ekspresi diri. Penelitian ini memeriksa bagaimana konsumen meniru selebriti berdasarkan dimensi kunci endorsement selebriti - daya tarik, keahlian, dan kredibilitas - dan bagaimana faktor-faktor ini bervariasi antara gender. Penelitian ini menyajikan kerangka konseptual yang mengintegrasikan konsumsi conspicuous dengan dimensi endorsement selebriti, didukung oleh tinjauan literatur yang luas. Data dikumpulkan dari 403 peserta dari generasi Y dan Z melalui survei online dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS dan AMOS. Hasilnya mengungkapkan perbedaan gender-spesifik dalam pengaruh dimensi endorsement selebriti terhadap konsumsi conspicuous. Bagi konsumen perempuan, daya tarik dan kredibilitas selebriti...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/7/konteks-budaya-kolektif-remorse-perilaku-konsumen-thumb-b33f2.webp" type="image/webp" length="68820" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/konteks-budaya-kolektif-remorse-perilaku-konsumen-thumb-af3c4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/konteks-budaya-kolektif-remorse-perilaku-konsumen-thumb-b33f2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/konteks-budaya-kolektif-remorse-perilaku-konsumen-thumb-d80bd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-568-ugm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-124-gadjah-mada-international-journal-business.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ From Purification Movement to Social Philanthropy The Transformation of PERSIS in the Management of ZIS for Mustahik Empowerment ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ From Purification Movement to Social Philanthropy The Transformation of PERSIS in the Management of ZIS for Mustahik Empowerment ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ From Purification Movement to Social Philanthropy The Transformation of PERSIS in the Management of ZIS for Mustahik Empowerment ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53479-laz-pemberdayaan-mustahik-transformasi-orga</link>
	<guid isPermaLink="false">809a00db0837ffe98a97124106266579</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 18:08:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ ryan bianda ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bianda,content,main,ryan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan mengenai transformasi organisasi PERSIS dan tantangan dalam pemberdayaan mustahik, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang relevan dan dapat memperkaya pemahaman kita. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif untuk menganalisis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - From Purification Movement to Social Philanthropy: The Transformation of PERSIS in the Management of ZIS for Mustahik Empowerment: Berdasarkan temuan mengenai transformasi organisasi PERSIS dan tantangan dalam pemberdayaan mustahik, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang relevan dan dapat memperkaya pemahaman kita. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif untuk menganalisis dampak psikologis dan sosial dari profesionalisasi tata kelola zakat terhadap mustahik. Meskipun akuntabilitas dan transparansi penting, penelitian ini dapat menguji bagaimana prosedur formal memengaruhi rasa kepemilikan dan partisipasi mustahik dalam program, membandingkan pengalaman mereka di LAZ PERSIS dengan lembaga zakat lain yang mungkin memiliki model tata kelola berbeda, serta mengeksplorasi sejauh mana mereka merasa menjadi subjek aktif dalam proses pemberdayaan. Kedua, mengingat sifat pemberdayaan yang bertahap dan kerentanan mustahik terhadap tantangan struktural, sebuah studi longitudinal akan sangat bermanfaat untuk mengukur keberlanjutan dampak program LAZ PERSIS dalam jangka panjang. Penelitian ini dapat melacak perkembangan ekonomi mustahik yang telah menerima bantuan modal dan pelatihan selama beberapa tahun, mengevaluasi kemampuan mereka bertahan menghadapi guncangan ekonomi, serta mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang berkontribusi pada kemandirian berkelanjutan atau potensi kemunduran, sehingga memberikan wawasan mendalam tentang efektivitas intervensi jangka panjang. Ketiga, dengan adanya tren digitalisasi dalam pengelolaan dana umat, penelitian selanjutnya bisa mengkaji bagaimana pemanfaatan teknologi dapat menjembatani Aojarak administratifAo yang mungkin muncul akibat profesionalisasi. Misalnya, studi dapat menyelidiki potensi penggunaan platform digital untuk memfasilitasi pendampingan yang lebih personal, komunikasi dua arah yang efektif antara amil dan mustahik, serta sistem umpan balik yang lebih adaptif, dengan tujuan untuk memastikan bahwa kemajuan teknologi benar-benar mendukung pemberdayaan mustahik secara holistik, bukan hanya efisiensi operasional. Ketiga saran ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan model filantropi Islam yang lebih adaptif dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.. Transformasi PERSIS melalui LAZ PERSIS menunjukkan reartikulasi gerakan keagamaan yang mempertahankan fondasi purifikasi akidah, sekaligus memperluas manifestasi dakwah ke ranah sosial-ekonomi melalui pengelolaan ZIS yang profesional dan berorientasi pemberdayaan mustahik.Profesionalisasi pengelolaan ZIS oleh LAZ PERSIS meningkatkan legitimasi kelembagaan melalui transparansi dan akuntabilitas, namun keberhasilan harus diukur dari perubahan nyata dalam kehidupan mustahik yang diposisikan sebagai subjek berdaya, bukan hanya dari peningkatan dana atau kualitas administrasi.Oleh karena itu, diperlukan penguatan monitoring, evaluasi, dan pendampingan pasca-program untuk memastikan hasil pemberdayaan yang lebih berkelanjutan, serta penelitian komparatif dan longitudinal di masa depan untuk menguji relevansi temuan ini pada lembaga zakat lain Artikel ini menganalisis transformasi PERSIS dalam pengelolaan dana umat melalui Lembaga Amil Zakat (LAZ) PERSIS serta implikasinya terhadap pemberdayaan mustahik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus instrumental tunggal. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen kelembagaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi PERSIS tidak menghilangkan identitas pemurnian akidah, tetapi memperluas artikulasi gerakan ke ranah sosial-ekonomi melalui tata kelola zakat, infak, dan sedekah yang lebih profesional. LAZ PERSIS menjadi ruang pelembagaan transformasi tersebut melalui penguatan transparansi, akuntabilitas, program pemberdayaan,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/b/laz-pemberdayaan-mustahik-transformasi-organisasi-thumb-fd76b.webp" title="JURIS - From Purification Movement to Social Philanthropy: The Transformation of PERSIS in the Management of ZIS for Mustahik Empowerment" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/laz-pemberdayaan-mustahik-transformasi-organisasi-thumb-fd76b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/laz-pemberdayaan-mustahik-transformasi-organisasi-thumb-fd76b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/laz-pemberdayaan-mustahik-transformasi-organisasi-thumb-fd76b.webp 1x" title="JURIS - From Purification Movement to Social Philanthropy: The Transformation of PERSIS in the Management of ZIS for Mustahik Empowerment" alt="JURIS - From Purification Movement to Social Philanthropy: The Transformation of PERSIS in the Management of ZIS for Mustahik Empowerment" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/laz-pemberdayaan-mustahik-transformasi-organisasi-thumb-fb688.webp" title="JURIS - From Purification Movement to Social Philanthropy: The Transformation of PERSIS in the Management of ZIS for Mustahik Empowerment" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/laz-pemberdayaan-mustahik-transformasi-organisasi-thumb-fb688.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/laz-pemberdayaan-mustahik-transformasi-organisasi-thumb-fb688.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/laz-pemberdayaan-mustahik-transformasi-organisasi-thumb-fb688.webp 1x" title="JURIS - From Purification Movement to Social Philanthropy: The Transformation of PERSIS in the Management of ZIS for Mustahik Empowerment" alt="JURIS - From Purification Movement to Social Philanthropy: The Transformation of PERSIS in the Management of ZIS for Mustahik Empowerment" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/laz-pemberdayaan-mustahik-transformasi-organisasi-thumb-f32c2.webp" title="JURIS - From Purification Movement to Social Philanthropy: The Transformation of PERSIS in the Management of ZIS for Mustahik Empowerment" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/laz-pemberdayaan-mustahik-transformasi-organisasi-thumb-f32c2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/laz-pemberdayaan-mustahik-transformasi-organisasi-thumb-f32c2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/laz-pemberdayaan-mustahik-transformasi-organisasi-thumb-f32c2.webp 1x" title="JURIS - From Purification Movement to Social Philanthropy: The Transformation of PERSIS in the Management of ZIS for Mustahik Empowerment" alt="JURIS - From Purification Movement to Social Philanthropy: The Transformation of PERSIS in the Management of ZIS for Mustahik Empowerment" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53479-laz-pemberdayaan-mustahik-transformasi-orga" title="JURIS - From Purification Movement to Social Philanthropy: The Transformation of PERSIS in the Management of ZIS for Mustahik Empowerment" target="_blank">From Purification Movement to Social Philanthropy: The Transformation of PERSIS in the Management of ZIS for Mustahik Empowerment</a>: Berdasarkan temuan mengenai transformasi organisasi PERSIS dan tantangan dalam pemberdayaan mustahik, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang relevan dan dapat memperkaya pemahaman kita. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif untuk menganalisis dampak psikologis dan sosial dari profesionalisasi tata kelola zakat terhadap mustahik. Meskipun akuntabilitas dan transparansi penting, penelitian ini dapat menguji bagaimana prosedur formal memengaruhi rasa kepemilikan dan partisipasi mustahik dalam program, membandingkan pengalaman mereka di LAZ PERSIS dengan lembaga zakat lain yang mungkin memiliki model tata kelola berbeda, serta mengeksplorasi sejauh mana mereka merasa menjadi subjek aktif dalam proses pemberdayaan. Kedua, mengingat sifat pemberdayaan yang bertahap dan kerentanan mustahik terhadap tantangan struktural, sebuah studi longitudinal akan sangat bermanfaat untuk mengukur keberlanjutan dampak program LAZ PERSIS dalam jangka panjang. Penelitian ini dapat melacak perkembangan ekonomi mustahik yang telah menerima bantuan modal dan pelatihan selama beberapa tahun, mengevaluasi kemampuan mereka bertahan menghadapi guncangan ekonomi, serta mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang berkontribusi pada kemandirian berkelanjutan atau potensi kemunduran, sehingga memberikan wawasan mendalam tentang efektivitas intervensi jangka panjang. Ketiga, dengan adanya tren digitalisasi dalam pengelolaan dana umat, penelitian selanjutnya bisa mengkaji bagaimana pemanfaatan teknologi dapat menjembatani Aojarak administratifAo yang mungkin muncul akibat profesionalisasi. Misalnya, studi dapat menyelidiki potensi penggunaan platform digital untuk memfasilitasi pendampingan yang lebih personal, komunikasi dua arah yang efektif antara amil dan mustahik, serta sistem umpan balik yang lebih adaptif, dengan tujuan untuk memastikan bahwa kemajuan teknologi benar-benar mendukung pemberdayaan mustahik secara holistik, bukan hanya efisiensi operasional. Ketiga saran ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan model filantropi Islam yang lebih adaptif dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat..
<br>Transformasi PERSIS melalui LAZ PERSIS menunjukkan reartikulasi gerakan keagamaan yang mempertahankan fondasi purifikasi akidah, sekaligus memperluas manifestasi dakwah ke ranah sosial-ekonomi melalui pengelolaan ZIS yang profesional dan berorientasi pemberdayaan mustahik.Profesionalisasi pengelolaan ZIS oleh LAZ PERSIS meningkatkan legitimasi kelembagaan melalui transparansi dan akuntabilitas, namun keberhasilan harus diukur dari perubahan nyata dalam kehidupan mustahik yang diposisikan sebagai subjek berdaya, bukan hanya dari peningkatan dana atau kualitas administrasi.Oleh karena itu, diperlukan penguatan monitoring, evaluasi, dan pendampingan pasca-program untuk memastikan hasil pemberdayaan yang lebih berkelanjutan, serta penelitian komparatif dan longitudinal di masa depan untuk menguji relevansi temuan ini pada lembaga zakat lain
<br>Artikel ini menganalisis transformasi PERSIS dalam pengelolaan dana umat melalui Lembaga Amil Zakat (LAZ) PERSIS serta implikasinya terhadap pemberdayaan mustahik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus instrumental tunggal. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen kelembagaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi PERSIS tidak menghilangkan identitas pemurnian akidah, tetapi memperluas artikulasi gerakan ke ranah sosial-ekonomi melalui tata kelola zakat, infak, dan sedekah yang lebih profesional. LAZ PERSIS menjadi ruang pelembagaan transformasi tersebut melalui penguatan transparansi, akuntabilitas, program pemberdayaan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/b/laz-pemberdayaan-mustahik-transformasi-organisasi-thumb-fb688.webp" type="image/webp" length="80574" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/laz-pemberdayaan-mustahik-transformasi-organisasi-thumb-fd76b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/laz-pemberdayaan-mustahik-transformasi-organisasi-thumb-fb688.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/laz-pemberdayaan-mustahik-transformasi-organisasi-thumb-f32c2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1629-stain-kepri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8361-rusydiah-jurnal-pemikiran-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ DaAowah Communication in Classical Malay Literature Analyzing Islamic Values in Raja Ali HajiAos Syair Abdul Muluk ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ DaAowah Communication in Classical Malay Literature Analyzing Islamic Values in Raja Ali HajiAos Syair Abdul Muluk ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ DaAowah Communication in Classical Malay Literature Analyzing Islamic Values in Raja Ali HajiAos Syair Abdul Muluk ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53478-tafsir-sastra-klasik-integrasi-nilai-dakwah-proses</link>
	<guid isPermaLink="false">bc48259093cdf494015ffb0c959d88bf</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 17:06:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ ryan bianda ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bianda,content,main,ryan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana penonton Dulmuluk kontemporer merespons nilaiAcnilai Islam yang terkandung dalam Syair Abdul Muluk, dengan menggunakan metode survei kombinasi wawancara mendalam dan analisis respons emosional ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - DaAowah Communication in Classical Malay Literature: Analyzing Islamic Values in Raja Ali HajiAos Syair Abdul Muluk: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana penonton Dulmuluk kontemporer merespons nilaiAcnilai Islam yang terkandung dalam Syair Abdul Muluk, dengan menggunakan metode survei kombinasi wawancara mendalam dan analisis respons emosional untuk mengukur efektivitas strategi komunikasi dakwah budaya; (2) melakukan perbandingan struktural antara Syair Abdul Muluk dan puisiAcpuisi klasik lain dari abad keAc19 di wilayah RiauAcLingga, guna mengidentifikasi pola penyisipan nilaiAcnilai keagamaan serta variasi strategi inculturasi yang mungkin dipengaruhi oleh konteks politik dan sosial masingAcmasing; serta (3) melakukan etnografi performatif pada kelompok teater Dulmuluk yang masih aktif, meneliti proses adaptasi dramaturgi, perubahan teks secara lisan, serta interaksi antara seniman, penonton, dan institusi budaya lokal dalam rangka menilai bagaimana model dakwah inculturasi dapat dipertahankan atau dimodifikasi di era digital. PenelitianAcpenelitian ini akan memperkaya pemahaman tentang dinamika komunikasi dakwah melalui sastra dan pertunjukan tradisional, serta memberikan dasar empiris untuk kebijakan pelestarian budaya yang lebih inklusif.. Berdasarkan analisis teoritis, historis, dan hermeneutik yang komprehensif, penelitian ini menyimpulkan bahwa Syair Abdul Muluk karya Raja Ali Haji bukan sekadar karya sastra fiksi romantikAcheroik, melainkan instrumen komunikasi dakwah kebudayaan yang dirancang secara sistematis dan memiliki dampak luas di dunia Melayu.Syair tersebut berhasil menyisipkan dua belas pilar nilai Islam ke dalam rima puisi klasik Melayu, sekaligus menyediakan model inculturasi dakwah melalui media fiksi yang dapat membersihkan praktik sinkretik lokal seperti sesajen menjadi doa sharia.Meskipun penelitian ini terbatas pada hermeneutika tekstual historis, temuan ini membuka peluang untuk studi penerimaan empiris pada penonton Dulmuluk modern serta perbandingan struktural dengan puisi abad keAc19 lainnya Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merumuskan model komunikasi dakwah kultural Raja Ali Haji yang dibangun melalui integrasi nilai-nilai Islam dan tradisi sastra Melayu klasik dalam naskah Syair Abdul Muluk (1824 bait naskah). Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif yang didukung oleh pendekatan sejarah, hermeneutika sastra, serta sosiologi kebudayaan, penelitian ini mengeksplorasi kandungan teologis yang sengaja disisipkan di dalam struktur naratif fiksi kepahlawanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Syair Abdul Muluk mengintegrasikan 12 pilar nilai Islam yang mencakup dimensi teologis (akidah/tawakal), syariat (ibadah), dan akhlak (etika kepemimpinan adil serta emansipasi gender syar'i). Model komunikasi dakwah dalam ini mengejawantahkan sebuah strategi dakwah kultural yang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/a/tafsir-sastra-klasik-integrasi-nilai-dakwah-proses-thumb-68da8.webp" title="JURIS - DaAowah Communication in Classical Malay Literature: Analyzing Islamic Values in Raja Ali HajiAos Syair Abdul Muluk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/tafsir-sastra-klasik-integrasi-nilai-dakwah-proses-thumb-68da8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/tafsir-sastra-klasik-integrasi-nilai-dakwah-proses-thumb-68da8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/tafsir-sastra-klasik-integrasi-nilai-dakwah-proses-thumb-68da8.webp 1x" title="JURIS - DaAowah Communication in Classical Malay Literature: Analyzing Islamic Values in Raja Ali HajiAos Syair Abdul Muluk" alt="JURIS - DaAowah Communication in Classical Malay Literature: Analyzing Islamic Values in Raja Ali HajiAos Syair Abdul Muluk" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/tafsir-sastra-klasik-integrasi-nilai-dakwah-proses-thumb-b9123.webp" title="JURIS - DaAowah Communication in Classical Malay Literature: Analyzing Islamic Values in Raja Ali HajiAos Syair Abdul Muluk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/tafsir-sastra-klasik-integrasi-nilai-dakwah-proses-thumb-b9123.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/tafsir-sastra-klasik-integrasi-nilai-dakwah-proses-thumb-b9123.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/tafsir-sastra-klasik-integrasi-nilai-dakwah-proses-thumb-b9123.webp 1x" title="JURIS - DaAowah Communication in Classical Malay Literature: Analyzing Islamic Values in Raja Ali HajiAos Syair Abdul Muluk" alt="JURIS - DaAowah Communication in Classical Malay Literature: Analyzing Islamic Values in Raja Ali HajiAos Syair Abdul Muluk" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/tafsir-sastra-klasik-integrasi-nilai-dakwah-proses-thumb-59735.webp" title="JURIS - DaAowah Communication in Classical Malay Literature: Analyzing Islamic Values in Raja Ali HajiAos Syair Abdul Muluk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/tafsir-sastra-klasik-integrasi-nilai-dakwah-proses-thumb-59735.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/tafsir-sastra-klasik-integrasi-nilai-dakwah-proses-thumb-59735.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/tafsir-sastra-klasik-integrasi-nilai-dakwah-proses-thumb-59735.webp 1x" title="JURIS - DaAowah Communication in Classical Malay Literature: Analyzing Islamic Values in Raja Ali HajiAos Syair Abdul Muluk" alt="JURIS - DaAowah Communication in Classical Malay Literature: Analyzing Islamic Values in Raja Ali HajiAos Syair Abdul Muluk" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53478-tafsir-sastra-klasik-integrasi-nilai-dakwah-proses" title="JURIS - DaAowah Communication in Classical Malay Literature: Analyzing Islamic Values in Raja Ali HajiAos Syair Abdul Muluk" target="_blank">DaAowah Communication in Classical Malay Literature: Analyzing Islamic Values in Raja Ali HajiAos Syair Abdul Muluk</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana penonton Dulmuluk kontemporer merespons nilaiAcnilai Islam yang terkandung dalam Syair Abdul Muluk, dengan menggunakan metode survei kombinasi wawancara mendalam dan analisis respons emosional untuk mengukur efektivitas strategi komunikasi dakwah budaya; (2) melakukan perbandingan struktural antara Syair Abdul Muluk dan puisiAcpuisi klasik lain dari abad keAc19 di wilayah RiauAcLingga, guna mengidentifikasi pola penyisipan nilaiAcnilai keagamaan serta variasi strategi inculturasi yang mungkin dipengaruhi oleh konteks politik dan sosial masingAcmasing; serta (3) melakukan etnografi performatif pada kelompok teater Dulmuluk yang masih aktif, meneliti proses adaptasi dramaturgi, perubahan teks secara lisan, serta interaksi antara seniman, penonton, dan institusi budaya lokal dalam rangka menilai bagaimana model dakwah inculturasi dapat dipertahankan atau dimodifikasi di era digital. PenelitianAcpenelitian ini akan memperkaya pemahaman tentang dinamika komunikasi dakwah melalui sastra dan pertunjukan tradisional, serta memberikan dasar empiris untuk kebijakan pelestarian budaya yang lebih inklusif..
<br>Berdasarkan analisis teoritis, historis, dan hermeneutik yang komprehensif, penelitian ini menyimpulkan bahwa Syair Abdul Muluk karya Raja Ali Haji bukan sekadar karya sastra fiksi romantikAcheroik, melainkan instrumen komunikasi dakwah kebudayaan yang dirancang secara sistematis dan memiliki dampak luas di dunia Melayu.Syair tersebut berhasil menyisipkan dua belas pilar nilai Islam ke dalam rima puisi klasik Melayu, sekaligus menyediakan model inculturasi dakwah melalui media fiksi yang dapat membersihkan praktik sinkretik lokal seperti sesajen menjadi doa sharia.Meskipun penelitian ini terbatas pada hermeneutika tekstual historis, temuan ini membuka peluang untuk studi penerimaan empiris pada penonton Dulmuluk modern serta perbandingan struktural dengan puisi abad keAc19 lainnya
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merumuskan model komunikasi dakwah kultural Raja Ali Haji yang dibangun melalui integrasi nilai-nilai Islam dan tradisi sastra Melayu klasik dalam naskah Syair Abdul Muluk (1824 bait naskah). Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif yang didukung oleh pendekatan sejarah, hermeneutika sastra, serta sosiologi kebudayaan, penelitian ini mengeksplorasi kandungan teologis yang sengaja disisipkan di dalam struktur naratif fiksi kepahlawanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Syair Abdul Muluk mengintegrasikan 12 pilar nilai Islam yang mencakup dimensi teologis (akidah/tawakal), syariat (ibadah), dan akhlak (etika kepemimpinan adil serta emansipasi gender syar'i). Model komunikasi dakwah dalam ini mengejawantahkan sebuah strategi dakwah kultural yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/a/tafsir-sastra-klasik-integrasi-nilai-dakwah-proses-thumb-b9123.webp" type="image/webp" length="94484" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/tafsir-sastra-klasik-integrasi-nilai-dakwah-proses-thumb-68da8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/tafsir-sastra-klasik-integrasi-nilai-dakwah-proses-thumb-b9123.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/tafsir-sastra-klasik-integrasi-nilai-dakwah-proses-thumb-59735.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1629-stain-kepri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8361-rusydiah-jurnal-pemikiran-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Manajemen Inflamasi Infeksi Dengan Langkah Timers Pada Klien Luka Kaki Diabetes ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Manajemen Inflamasi Infeksi Dengan Langkah Timers Pada Klien Luka Kaki Diabetes ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Manajemen Inflamasi Infeksi Dengan Langkah Timers Pada Klien Luka Kaki Diabetes ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53492-infeksi-luka-operasi-perawatan-p</link>
	<guid isPermaLink="false">c838bb93d7a3074c190c2c1fca6e80b3</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 16:40:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi eksperimental dengan ukuran sampel yang lebih besar untuk menilai efektivitas penerapan TIMERS pada luka inflamasi/infeksi. Selain itu, perlu dikembangkan panduan standar dalam menangani luka kaki diabetes ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Manajemen Inflamasi/Infeksi Dengan Langkah Timers Pada Klien Luka Kaki Diabetes: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi eksperimental dengan ukuran sampel yang lebih besar untuk menilai efektivitas penerapan TIMERS pada luka inflamasi/infeksi. Selain itu, perlu dikembangkan panduan standar dalam menangani luka kaki diabetes dengan inflamasi/infeksi, yang disesuaikan dengan kondisi luka. Pelibatam caregiver dalam perawatan luka dapat meningkatkan pengetahuan dan peran keluarga dalam support perawatan, sehingga penting untuk melibatkan caregiver dalam mengawasi, support, dan mengkoordinasi perawatan luka bagi klien.. Manajemen inflamasi/infeksi pada luka kaki diabetes dengan penerapan TIMERS pada luka inflamasi/infeksi pada luka kaki diabetes mempercepat penyembuhan luka klien I dari 8 minggu ke 5 minggu, klien II dari 6 minggu ke 3 minggu, klien III dari 5 minggu ke 3 minggu, menurunkan inflamasi/infeksi lebih cepat dengan perubahan skor WIFi, yaitu klien I WIFi skor 5 menjadi 1, klien II WIFi skor 3 menjadi 1, klien III WIFi skor 3 menjadi 1.Asuhan dengan melibatkan perawat dan keluarga dengan baik dalam mengontrol factor yang mempengaruhi penyembuhan luka dan factor dari pasien sangat diperlukan, sehingga dapat mencapai tujuan perawatan luka yaitu integritas kulit dan jaringan membaik Luka kaki diabetes rentan akan terjadinya infeksi luka. Infeksi timbul adanya kolonisasi mikroorganisme di permukaan luka. Infeksi juga terjadi adanya jaringan mati, eksudat berlebihan, dan kolonisasi bakteri. Upaya mengatasi luka inflamasi/infeksi dengan manajemen inflamasi/infeksi menggunakan Langkah TIMERS (Tissue management, Infection/Inflammation, Moisture balance, Epithelization advancement/edge, Repair and regeneration, social factors) melibatkan pelaku rawat. Studi kasus ini bertujuan untuk menggambarkan manajemen inflamasi/infeksi dengan Langkah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/0/infeksi-luka-operasi-perawatan-kaki-ulkus-penyembu-thumb-d3037.webp" title="JURIS - Manajemen Inflamasi/Infeksi Dengan Langkah Timers Pada Klien Luka Kaki Diabetes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/infeksi-luka-operasi-perawatan-kaki-ulkus-penyembu-thumb-d3037.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/infeksi-luka-operasi-perawatan-kaki-ulkus-penyembu-thumb-d3037.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/infeksi-luka-operasi-perawatan-kaki-ulkus-penyembu-thumb-d3037.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Inflamasi/Infeksi Dengan Langkah Timers Pada Klien Luka Kaki Diabetes" alt="JURIS - Manajemen Inflamasi/Infeksi Dengan Langkah Timers Pada Klien Luka Kaki Diabetes" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/infeksi-luka-operasi-perawatan-kaki-ulkus-penyembu-thumb-20f8d.webp" title="JURIS - Manajemen Inflamasi/Infeksi Dengan Langkah Timers Pada Klien Luka Kaki Diabetes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/infeksi-luka-operasi-perawatan-kaki-ulkus-penyembu-thumb-20f8d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/infeksi-luka-operasi-perawatan-kaki-ulkus-penyembu-thumb-20f8d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/infeksi-luka-operasi-perawatan-kaki-ulkus-penyembu-thumb-20f8d.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Inflamasi/Infeksi Dengan Langkah Timers Pada Klien Luka Kaki Diabetes" alt="JURIS - Manajemen Inflamasi/Infeksi Dengan Langkah Timers Pada Klien Luka Kaki Diabetes" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/infeksi-luka-operasi-perawatan-kaki-ulkus-penyembu-thumb-ea66c.webp" title="JURIS - Manajemen Inflamasi/Infeksi Dengan Langkah Timers Pada Klien Luka Kaki Diabetes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/infeksi-luka-operasi-perawatan-kaki-ulkus-penyembu-thumb-ea66c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/infeksi-luka-operasi-perawatan-kaki-ulkus-penyembu-thumb-ea66c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/infeksi-luka-operasi-perawatan-kaki-ulkus-penyembu-thumb-ea66c.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Inflamasi/Infeksi Dengan Langkah Timers Pada Klien Luka Kaki Diabetes" alt="JURIS - Manajemen Inflamasi/Infeksi Dengan Langkah Timers Pada Klien Luka Kaki Diabetes" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53492-infeksi-luka-operasi-perawatan-p" title="JURIS - Manajemen Inflamasi/Infeksi Dengan Langkah Timers Pada Klien Luka Kaki Diabetes" target="_blank">Manajemen Inflamasi/Infeksi Dengan Langkah Timers Pada Klien Luka Kaki Diabetes</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi eksperimental dengan ukuran sampel yang lebih besar untuk menilai efektivitas penerapan TIMERS pada luka inflamasi/infeksi. Selain itu, perlu dikembangkan panduan standar dalam menangani luka kaki diabetes dengan inflamasi/infeksi, yang disesuaikan dengan kondisi luka. Pelibatam caregiver dalam perawatan luka dapat meningkatkan pengetahuan dan peran keluarga dalam support perawatan, sehingga penting untuk melibatkan caregiver dalam mengawasi, support, dan mengkoordinasi perawatan luka bagi klien..
<br>Manajemen inflamasi/infeksi pada luka kaki diabetes dengan penerapan TIMERS pada luka inflamasi/infeksi pada luka kaki diabetes mempercepat penyembuhan luka klien I dari 8 minggu ke 5 minggu, klien II dari 6 minggu ke 3 minggu, klien III dari 5 minggu ke 3 minggu, menurunkan inflamasi/infeksi lebih cepat dengan perubahan skor WIFi, yaitu klien I WIFi skor 5 menjadi 1, klien II WIFi skor 3 menjadi 1, klien III WIFi skor 3 menjadi 1.Asuhan dengan melibatkan perawat dan keluarga dengan baik dalam mengontrol factor yang mempengaruhi penyembuhan luka dan factor dari pasien sangat diperlukan, sehingga dapat mencapai tujuan perawatan luka yaitu integritas kulit dan jaringan membaik
<br>Luka kaki diabetes rentan akan terjadinya infeksi luka. Infeksi timbul adanya kolonisasi mikroorganisme di permukaan luka. Infeksi juga terjadi adanya jaringan mati, eksudat berlebihan, dan kolonisasi bakteri. Upaya mengatasi luka inflamasi/infeksi dengan manajemen inflamasi/infeksi menggunakan Langkah TIMERS (Tissue management, Infection/Inflammation, Moisture balance, Epithelization advancement/edge, Repair and regeneration, social factors) melibatkan pelaku rawat. Studi kasus ini bertujuan untuk menggambarkan manajemen inflamasi/infeksi dengan Langkah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/0/infeksi-luka-operasi-perawatan-kaki-ulkus-penyembu-thumb-ea66c.webp" type="image/webp" length="105394" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/infeksi-luka-operasi-perawatan-kaki-ulkus-penyembu-thumb-d3037.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/infeksi-luka-operasi-perawatan-kaki-ulkus-penyembu-thumb-20f8d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/infeksi-luka-operasi-perawatan-kaki-ulkus-penyembu-thumb-ea66c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1985-stikesalmaarif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14394-cendekia-medika-jurnal-stikes-al-ma-arif-baturaja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Mon, 06 Jul 2026 19:29:30 +0700. 24 items. Served in: 6.666 seconds [rss] -->
