<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.238-19jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.238-19jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Mon, 20 Jul 2026 14:33:02 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 14:33:02 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-20T14:33:02+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Terhadap Kadar Gula Darah Pasien DM Tipe 2 di Puskesmas Pekauman Banjarmasin ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Terhadap Kadar Gula Darah Pasien DM Tipe 2 di Puskesmas Pekauman Banjarmasin ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Terhadap Kadar Gula Darah Pasien DM Tipe 2 di Puskesmas Pekauman Banjarmasin ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55217-diabetes-melitus-dm-minum-obat-kelasi-m</link>
	<guid isPermaLink="false">80dbfa9ceb292b71ebf0e1d38073a30b</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 13:13:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ studi silico ]]></category>
	<category><![CDATA[ mekanisme ko ]]></category>
	<category><![CDATA[ off gel mask ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gel,ko,mask,mekanisme,off,silico,studi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kepatuhan pasien terhadap pengobatan DM tipe 2, perlu dilakukan intervensi yang berfokus pada edukasi dan dukungan. Edukasi dapat mencakup informasi tentang pentingnya kepatuhan minum obat, dampak positifnya terhadap kontrol gula darah, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Terhadap Kadar Gula Darah Pasien DM Tipe 2 di Puskesmas Pekauman Banjarmasin: Untuk meningkatkan kepatuhan pasien terhadap pengobatan DM tipe 2, perlu dilakukan intervensi yang berfokus pada edukasi dan dukungan. Edukasi dapat mencakup informasi tentang pentingnya kepatuhan minum obat, dampak positifnya terhadap kontrol gula darah, dan strategi untuk mengelola pengobatan secara efektif. Dukungan dapat diberikan melalui layanan konseling, kelompok dukungan, atau teknologi kesehatan yang memudahkan pasien dalam mengelola obat-obatan mereka. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi kepatuhan, seperti dukungan sosial, akses terhadap layanan kesehatan, dan faktor psikologis. Dengan memahami faktor-faktor ini, intervensi yang lebih terarah dan efektif dapat dikembangkan untuk meningkatkan kepatuhan pasien dan hasil pengobatan DM tipe 2.. Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat kepatuhan minum obat terhadap kadar gula darah pasien DM tipe 2 dengan nilai p-value = 0,000 ( ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/7/diabetes-melitus-dm-minum-obat-kelasi-hipertensi-t-thumb-8224a.webp" title="JURIS - Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Terhadap Kadar Gula Darah Pasien DM Tipe 2 di Puskesmas Pekauman Banjarmasin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/7/diabetes-melitus-dm-minum-obat-kelasi-hipertensi-t-thumb-8224a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/7/diabetes-melitus-dm-minum-obat-kelasi-hipertensi-t-thumb-8224a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/7/diabetes-melitus-dm-minum-obat-kelasi-hipertensi-t-thumb-8224a.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Terhadap Kadar Gula Darah Pasien DM Tipe 2 di Puskesmas Pekauman Banjarmasin" alt="JURIS - Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Terhadap Kadar Gula Darah Pasien DM Tipe 2 di Puskesmas Pekauman Banjarmasin" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/7/diabetes-melitus-dm-minum-obat-kelasi-hipertensi-t-thumb-10855.webp" title="JURIS - Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Terhadap Kadar Gula Darah Pasien DM Tipe 2 di Puskesmas Pekauman Banjarmasin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/7/diabetes-melitus-dm-minum-obat-kelasi-hipertensi-t-thumb-10855.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/7/diabetes-melitus-dm-minum-obat-kelasi-hipertensi-t-thumb-10855.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/7/diabetes-melitus-dm-minum-obat-kelasi-hipertensi-t-thumb-10855.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Terhadap Kadar Gula Darah Pasien DM Tipe 2 di Puskesmas Pekauman Banjarmasin" alt="JURIS - Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Terhadap Kadar Gula Darah Pasien DM Tipe 2 di Puskesmas Pekauman Banjarmasin" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/7/diabetes-melitus-dm-minum-obat-kelasi-hipertensi-t-thumb-c7a9e.webp" title="JURIS - Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Terhadap Kadar Gula Darah Pasien DM Tipe 2 di Puskesmas Pekauman Banjarmasin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/7/diabetes-melitus-dm-minum-obat-kelasi-hipertensi-t-thumb-c7a9e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/7/diabetes-melitus-dm-minum-obat-kelasi-hipertensi-t-thumb-c7a9e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/7/diabetes-melitus-dm-minum-obat-kelasi-hipertensi-t-thumb-c7a9e.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Terhadap Kadar Gula Darah Pasien DM Tipe 2 di Puskesmas Pekauman Banjarmasin" alt="JURIS - Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Terhadap Kadar Gula Darah Pasien DM Tipe 2 di Puskesmas Pekauman Banjarmasin" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55217-diabetes-melitus-dm-minum-obat-kelasi-m" title="JURIS - Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Terhadap Kadar Gula Darah Pasien DM Tipe 2 di Puskesmas Pekauman Banjarmasin" target="_blank">Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Terhadap Kadar Gula Darah Pasien DM Tipe 2 di Puskesmas Pekauman Banjarmasin</a>: Untuk meningkatkan kepatuhan pasien terhadap pengobatan DM tipe 2, perlu dilakukan intervensi yang berfokus pada edukasi dan dukungan. Edukasi dapat mencakup informasi tentang pentingnya kepatuhan minum obat, dampak positifnya terhadap kontrol gula darah, dan strategi untuk mengelola pengobatan secara efektif. Dukungan dapat diberikan melalui layanan konseling, kelompok dukungan, atau teknologi kesehatan yang memudahkan pasien dalam mengelola obat-obatan mereka. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi kepatuhan, seperti dukungan sosial, akses terhadap layanan kesehatan, dan faktor psikologis. Dengan memahami faktor-faktor ini, intervensi yang lebih terarah dan efektif dapat dikembangkan untuk meningkatkan kepatuhan pasien dan hasil pengobatan DM tipe 2..
<br>Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat kepatuhan minum obat terhadap kadar gula darah pasien DM tipe 2 dengan nilai p-value = 0,000 (<0,05).Hal tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan pengobatan pasien sangat dipengaruhi oleh tingkat kepatuhan minum obat.Kepatuhan minum obat pada pasien DM tipe 2 merupakan elemen kunci dalam penatalaksaan, yang berperan dalam mencapai target kadar gula darah yang normal.Perlunya edukasi terkait pola hidup yang sehat untuk melakukan aktivitas fisik seperti olahraga pada pasien DM tipe 2
<br>Salah satu faktor terpenting dalam penanganan diabetes melitus tipe 2 (DM tipe 2) adalah tingkat kepatuhan pasien terhadap aturan pengobatannya. Tingkat kepatuhan pasien DM tipe 2 terhadap pedoman pengobatan memiliki dampak signifikan terhadap stabilitas kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kepatuhan minum obat terhadap kadar gula darah pasien DM tipe 2 di Puskesmas Pekauman Banjarmasin. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode analitik observasional dengan desain cross-sectional, pengambilan data dilakukan secara prospektif pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/7/diabetes-melitus-dm-minum-obat-kelasi-hipertensi-t-thumb-8224a.webp" type="image/webp" length="61156" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/7/diabetes-melitus-dm-minum-obat-kelasi-hipertensi-t-thumb-8224a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/7/diabetes-melitus-dm-minum-obat-kelasi-hipertensi-t-thumb-10855.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/7/diabetes-melitus-dm-minum-obat-kelasi-hipertensi-t-thumb-c7a9e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3332-stikes-isfi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16225-jiis-jurnal-ilmiah-ibnu-sina-ilmu-farmasi-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ ANALISIS KORELASI NILAI SPF DAN KANDUNGAN SENYAWA POLIFENOL TOTAL EKSTRAK BUNGA ROSELLA Hibiscuss sabdariffa L DAN TELANG Clitoria ternatea L ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ ANALISIS KORELASI NILAI SPF DAN KANDUNGAN SENYAWA POLIFENOL TOTAL EKSTRAK BUNGA ROSELLA Hibiscuss sabdariffa L DAN TELANG Clitoria ternatea L ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ ANALISIS KORELASI NILAI SPF DAN KANDUNGAN SENYAWA POLIFENOL TOTAL EKSTRAK BUNGA ROSELLA Hibiscuss sabdariffa L DAN TELANG Clitoria ternatea L ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55213-spektrofotometri-uv-radiasi-sinar-matahari-spektro</link>
	<guid isPermaLink="false">7e0470a4091147b4b863dbcb64cab82d</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 13:09:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ daun pegagan ]]></category>
	<category><![CDATA[ silico study ]]></category>
	<category><![CDATA[ khairun nisa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[daun,khairun,nisa,pegagan,silico,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menguji potensi ekstrak rosella dan telang sebagai agen fotoprotektor UV B dengan metode lain untuk range sinar UV yang lebih luas, sehingga dapat diperoleh gambaran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - ANALISIS KORELASI NILAI SPF DAN KANDUNGAN SENYAWA POLIFENOL TOTAL EKSTRAK BUNGA ROSELLA (Hibiscuss sabdariffa L.) DAN TELANG (Clitoria ternatea L.): Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menguji potensi ekstrak rosella dan telang sebagai agen fotoprotektor UV B dengan metode lain untuk range sinar UV yang lebih luas, sehingga dapat diperoleh gambaran potensi dan keamanannya yang lebih baik dan lengkap untuk dikembangkan sebagai sediaan tabir surya. 2. Melakukan kajian lebih lanjut terkait aktifitas ekstrak rosella sebagai fotoprotektor, terutama pada mekanisme pertahanan pertama yaitu penyerapan sinar UV dan pelepasannya pada energi yang lebih rendah. 3. Meneliti lebih lanjut tentang kontribusi senyawa fenolik dan flavonoid dalam ekstrak telang sebagai agen fotoprotektor UV B, mengingat kandungan TPC dan TFC dalam ekstrak hampir sama, namun jumlahnya lebih banyak sehingga memiliki peran yang besar dalam penyerapan sinar UV B.. Ekstrak rosella merah dan ungu (ER1 dan ER2) memiliki nilai SPF sebesar 10,795 A 0,003 dan 14,794 A 0,018 pada konsentrasi 0,80% yang masuk dalam kategori maksimal.Sedangkan ekstrak telang (ET) pada akonsentrasi yang sama memiliki nilai SPF sebesar 17,183 A 0,015 yang masuk dalam kategori ultra.Terdapat korelasi positif yang kuat antara nilai SPF dengan kandungan senyawa polifenol totalnya yaitu senyawa fenolik (TPC) dan flavonoidnya (TFC) pada ketiga ekstrak.Semakin tinggi konsentrasi ekstrak yang digunakan maka akan semakin tinggi pula kandungan senyawa polifenolnya sehingga meningkatkan nilai SPFnya.Senyawa fenolik dalam ER1 dan ER2 kemungkinan lebih berkontribusi sebagai agen fotoprotektor UV B, sedangkan pada ET kontribusi senyawa fenolik dan flavonoidnya sama besar Paparan sinar matahari yang mengandung sinar radiasi UV B tanpa perlindungan dapat menyebabkan terjadinya sunburn baik akut maupun kronis. Senyawa polifenol yang terkandung di dalam ekstrak bunga rosella merah (ER1), rosella ungu (ER2) dan telang (ET) memiliki aktifitas fotoprotektor terhadap sinar UV termasuk UV B. Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan nilai SPF dan kandungan senyawa fenolik (TPC) dan flavonoid total (TFC) pada masing-masing ekstrak secara in vitro serta menganalisis korelasi ketiganya. Uji in vitro dilakukan dengan metode spektrofotometri UV-Vis dan analisis korelasinya mengguankan statistik... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/b/spektrofotometri-uv-radiasi-sinar-matahari-uv-vis-thumb-c8061.webp" title="JURIS - ANALISIS KORELASI NILAI SPF DAN KANDUNGAN SENYAWA POLIFENOL TOTAL EKSTRAK BUNGA ROSELLA (Hibiscuss sabdariffa L.) DAN TELANG (Clitoria ternatea L.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/spektrofotometri-uv-radiasi-sinar-matahari-uv-vis-thumb-c8061.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/spektrofotometri-uv-radiasi-sinar-matahari-uv-vis-thumb-c8061.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/spektrofotometri-uv-radiasi-sinar-matahari-uv-vis-thumb-c8061.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS KORELASI NILAI SPF DAN KANDUNGAN SENYAWA POLIFENOL TOTAL EKSTRAK BUNGA ROSELLA (Hibiscuss sabdariffa L.) DAN TELANG (Clitoria ternatea L.)" alt="JURIS - ANALISIS KORELASI NILAI SPF DAN KANDUNGAN SENYAWA POLIFENOL TOTAL EKSTRAK BUNGA ROSELLA (Hibiscuss sabdariffa L.) DAN TELANG (Clitoria ternatea L.)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/spektrofotometri-uv-radiasi-sinar-matahari-uv-vis-thumb-fbf46.webp" title="JURIS - ANALISIS KORELASI NILAI SPF DAN KANDUNGAN SENYAWA POLIFENOL TOTAL EKSTRAK BUNGA ROSELLA (Hibiscuss sabdariffa L.) DAN TELANG (Clitoria ternatea L.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/spektrofotometri-uv-radiasi-sinar-matahari-uv-vis-thumb-fbf46.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/spektrofotometri-uv-radiasi-sinar-matahari-uv-vis-thumb-fbf46.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/spektrofotometri-uv-radiasi-sinar-matahari-uv-vis-thumb-fbf46.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS KORELASI NILAI SPF DAN KANDUNGAN SENYAWA POLIFENOL TOTAL EKSTRAK BUNGA ROSELLA (Hibiscuss sabdariffa L.) DAN TELANG (Clitoria ternatea L.)" alt="JURIS - ANALISIS KORELASI NILAI SPF DAN KANDUNGAN SENYAWA POLIFENOL TOTAL EKSTRAK BUNGA ROSELLA (Hibiscuss sabdariffa L.) DAN TELANG (Clitoria ternatea L.)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/spektrofotometri-uv-radiasi-sinar-matahari-uv-vis-thumb-98c38.webp" title="JURIS - ANALISIS KORELASI NILAI SPF DAN KANDUNGAN SENYAWA POLIFENOL TOTAL EKSTRAK BUNGA ROSELLA (Hibiscuss sabdariffa L.) DAN TELANG (Clitoria ternatea L.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/spektrofotometri-uv-radiasi-sinar-matahari-uv-vis-thumb-98c38.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/spektrofotometri-uv-radiasi-sinar-matahari-uv-vis-thumb-98c38.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/spektrofotometri-uv-radiasi-sinar-matahari-uv-vis-thumb-98c38.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS KORELASI NILAI SPF DAN KANDUNGAN SENYAWA POLIFENOL TOTAL EKSTRAK BUNGA ROSELLA (Hibiscuss sabdariffa L.) DAN TELANG (Clitoria ternatea L.)" alt="JURIS - ANALISIS KORELASI NILAI SPF DAN KANDUNGAN SENYAWA POLIFENOL TOTAL EKSTRAK BUNGA ROSELLA (Hibiscuss sabdariffa L.) DAN TELANG (Clitoria ternatea L.)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55213-spektrofotometri-uv-radiasi-sinar-matahari-spektro" title="JURIS - ANALISIS KORELASI NILAI SPF DAN KANDUNGAN SENYAWA POLIFENOL TOTAL EKSTRAK BUNGA ROSELLA (Hibiscuss sabdariffa L.) DAN TELANG (Clitoria ternatea L.)" target="_blank">ANALISIS KORELASI NILAI SPF DAN KANDUNGAN SENYAWA POLIFENOL TOTAL EKSTRAK BUNGA ROSELLA (Hibiscuss sabdariffa L.) DAN TELANG (Clitoria ternatea L.)</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menguji potensi ekstrak rosella dan telang sebagai agen fotoprotektor UV B dengan metode lain untuk range sinar UV yang lebih luas, sehingga dapat diperoleh gambaran potensi dan keamanannya yang lebih baik dan lengkap untuk dikembangkan sebagai sediaan tabir surya. 2. Melakukan kajian lebih lanjut terkait aktifitas ekstrak rosella sebagai fotoprotektor, terutama pada mekanisme pertahanan pertama yaitu penyerapan sinar UV dan pelepasannya pada energi yang lebih rendah. 3. Meneliti lebih lanjut tentang kontribusi senyawa fenolik dan flavonoid dalam ekstrak telang sebagai agen fotoprotektor UV B, mengingat kandungan TPC dan TFC dalam ekstrak hampir sama, namun jumlahnya lebih banyak sehingga memiliki peran yang besar dalam penyerapan sinar UV B..
<br>Ekstrak rosella merah dan ungu (ER1 dan ER2) memiliki nilai SPF sebesar 10,795 A 0,003 dan 14,794 A 0,018 pada konsentrasi 0,80% yang masuk dalam kategori maksimal.Sedangkan ekstrak telang (ET) pada akonsentrasi yang sama memiliki nilai SPF sebesar 17,183 A 0,015 yang masuk dalam kategori ultra.Terdapat korelasi positif yang kuat antara nilai SPF dengan kandungan senyawa polifenol totalnya yaitu senyawa fenolik (TPC) dan flavonoidnya (TFC) pada ketiga ekstrak.Semakin tinggi konsentrasi ekstrak yang digunakan maka akan semakin tinggi pula kandungan senyawa polifenolnya sehingga meningkatkan nilai SPFnya.Senyawa fenolik dalam ER1 dan ER2 kemungkinan lebih berkontribusi sebagai agen fotoprotektor UV B, sedangkan pada ET kontribusi senyawa fenolik dan flavonoidnya sama besar
<br>Paparan sinar matahari yang mengandung sinar radiasi UV B tanpa perlindungan dapat menyebabkan terjadinya sunburn baik akut maupun kronis. Senyawa polifenol yang terkandung di dalam ekstrak bunga rosella merah (ER1), rosella ungu (ER2) dan telang (ET) memiliki aktifitas fotoprotektor terhadap sinar UV termasuk UV B. Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan nilai SPF dan kandungan senyawa fenolik (TPC) dan flavonoid total (TFC) pada masing-masing ekstrak secara in vitro serta menganalisis korelasi ketiganya. Uji in vitro dilakukan dengan metode spektrofotometri UV-Vis dan analisis korelasinya mengguankan statistik...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/b/spektrofotometri-uv-radiasi-sinar-matahari-uv-vis-thumb-fbf46.webp" type="image/webp" length="86802" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/spektrofotometri-uv-radiasi-sinar-matahari-uv-vis-thumb-c8061.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/spektrofotometri-uv-radiasi-sinar-matahari-uv-vis-thumb-fbf46.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/spektrofotometri-uv-radiasi-sinar-matahari-uv-vis-thumb-98c38.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3332-stikes-isfi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16225-jiis-jurnal-ilmiah-ibnu-sina-ilmu-farmasi-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Soft TQMAos Effect on Employee Job Satisfaction and Performance at An Indonesian Oil and Gas Company ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Soft TQMAos Effect on Employee Job Satisfaction and Performance at An Indonesian Oil and Gas Company ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Soft TQMAos Effect on Employee Job Satisfaction and Performance at An Indonesian Oil and Gas Company ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55223-quality-management-tqm-kepuasan-kinerja-kary</link>
	<guid isPermaLink="false">b35c2c785993d9c460404bfa0a2ae607</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 13:00:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ method cv ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,cv,flag,method,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana keberagaman budaya dan latar belakang pendidikan tenaga kerja memengaruhi efektivitas implementasi soft TQM di industri minyak dan gas, yang dapat diwujudkan melalui studi komparatif antarAccabang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Soft TQMAos Effect on Employee Job Satisfaction and Performance at An Indonesian Oil and Gas Company: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana keberagaman budaya dan latar belakang pendidikan tenaga kerja memengaruhi efektivitas implementasi soft TQM di industri minyak dan gas, yang dapat diwujudkan melalui studi komparatif antarAccabang perusahaan. Selanjutnya, penting untuk meneliti peran teknologi digitalAimisalnya platform kolaborasi berbasis cloud dan sistem pelaporan realActimeAisebagai mediator antara soft TQM dan peningkatan kinerja karyawan, sehingga dapat mengidentifikasi alat teknologi yang paling mendukung. Akhirnya, sebuah studi longitudinal dengan periode minimal tiga tahun dapat menilai keberlanjutan dampak soft TQM terhadap kepuasan kerja dan kinerja, memperhatikan faktorAcfaktor perubahan organisasi dan lingkungan eksternal, sehingga memberikan gambaran lebih holistik tentang efek jangka panjang. PenelitianAcpenelitian ini akan memperkaya literatur TQM dengan fokus pada konteks spesifik industri, teknologi, dan dinamika waktu.. Analisis PLS-SEM menunjukkan bahwa soft TQM berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan (koefisien 0,526, pA ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/a/quality-management-tqm-kepuasan-kinerja-karyawan-s-thumb-cfaa0.webp" title="JURIS - Soft TQMAos Effect on Employee Job Satisfaction and Performance at An Indonesian Oil and Gas Company" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/quality-management-tqm-kepuasan-kinerja-karyawan-s-thumb-cfaa0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/quality-management-tqm-kepuasan-kinerja-karyawan-s-thumb-cfaa0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/quality-management-tqm-kepuasan-kinerja-karyawan-s-thumb-cfaa0.webp 1x" title="JURIS - Soft TQMAos Effect on Employee Job Satisfaction and Performance at An Indonesian Oil and Gas Company" alt="JURIS - Soft TQMAos Effect on Employee Job Satisfaction and Performance at An Indonesian Oil and Gas Company" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/a/quality-management-tqm-kepuasan-kinerja-karyawan-s-thumb-3b0a4.webp" title="JURIS - Soft TQMAos Effect on Employee Job Satisfaction and Performance at An Indonesian Oil and Gas Company" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/quality-management-tqm-kepuasan-kinerja-karyawan-s-thumb-3b0a4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/quality-management-tqm-kepuasan-kinerja-karyawan-s-thumb-3b0a4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/quality-management-tqm-kepuasan-kinerja-karyawan-s-thumb-3b0a4.webp 1x" title="JURIS - Soft TQMAos Effect on Employee Job Satisfaction and Performance at An Indonesian Oil and Gas Company" alt="JURIS - Soft TQMAos Effect on Employee Job Satisfaction and Performance at An Indonesian Oil and Gas Company" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/a/quality-management-tqm-kepuasan-kinerja-karyawan-s-thumb-a218d.webp" title="JURIS - Soft TQMAos Effect on Employee Job Satisfaction and Performance at An Indonesian Oil and Gas Company" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/quality-management-tqm-kepuasan-kinerja-karyawan-s-thumb-a218d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/quality-management-tqm-kepuasan-kinerja-karyawan-s-thumb-a218d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/quality-management-tqm-kepuasan-kinerja-karyawan-s-thumb-a218d.webp 1x" title="JURIS - Soft TQMAos Effect on Employee Job Satisfaction and Performance at An Indonesian Oil and Gas Company" alt="JURIS - Soft TQMAos Effect on Employee Job Satisfaction and Performance at An Indonesian Oil and Gas Company" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55223-quality-management-tqm-kepuasan-kinerja-kary" title="JURIS - Soft TQMAos Effect on Employee Job Satisfaction and Performance at An Indonesian Oil and Gas Company" target="_blank">Soft TQMAos Effect on Employee Job Satisfaction and Performance at An Indonesian Oil and Gas Company</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana keberagaman budaya dan latar belakang pendidikan tenaga kerja memengaruhi efektivitas implementasi soft TQM di industri minyak dan gas, yang dapat diwujudkan melalui studi komparatif antarAccabang perusahaan. Selanjutnya, penting untuk meneliti peran teknologi digitalAimisalnya platform kolaborasi berbasis cloud dan sistem pelaporan realActimeAisebagai mediator antara soft TQM dan peningkatan kinerja karyawan, sehingga dapat mengidentifikasi alat teknologi yang paling mendukung. Akhirnya, sebuah studi longitudinal dengan periode minimal tiga tahun dapat menilai keberlanjutan dampak soft TQM terhadap kepuasan kerja dan kinerja, memperhatikan faktorAcfaktor perubahan organisasi dan lingkungan eksternal, sehingga memberikan gambaran lebih holistik tentang efek jangka panjang. PenelitianAcpenelitian ini akan memperkaya literatur TQM dengan fokus pada konteks spesifik industri, teknologi, dan dinamika waktu..
<br>Analisis PLS-SEM menunjukkan bahwa soft TQM berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan (koefisien 0,526, pA<A0,05) serta kinerja karyawan (koefisien 0,419, pA<A0,05).Selain itu, kepuasan kerja karyawan memediasi pengaruh soft TQM terhadap kinerja (koefisien mediasi 0,278, pA<A0,05).Untuk meningkatkan kepuasan dan kinerja, perusahaan sebaiknya mengadopsi strategi soft TQM yang komprehensif meliputi partisipasi dalam pengambilan keputusan, rencana implementasi inovasi yang jelas, dan kolaborasi lintas fungsi
<br>Ekspansi ekonomi dan industri yang pesat telah meningkatkan daya saing perusahaan secara global, sehingga organisasi dituntut untuk terus meningkatkan efektivitas dan keberlanjutannya. Total Quality Management (TQM) diakui sebagai proses yang meningkatkan kinerja individu dan organisasi, keunggulan dalam daya saing, dan kepuasan pelanggan. Meskipun manfaatnya telah banyak diakui, penerapan praktik soft TQM masih jarang diteliti di sektor yang berisiko tinggi dan memiliki banyak regulasi seperti industri...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/a/quality-management-tqm-kepuasan-kinerja-karyawan-s-thumb-cfaa0.webp" type="image/webp" length="95686" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/quality-management-tqm-kepuasan-kinerja-karyawan-s-thumb-cfaa0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/quality-management-tqm-kepuasan-kinerja-karyawan-s-thumb-3b0a4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/quality-management-tqm-kepuasan-kinerja-karyawan-s-thumb-a218d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-578-unpar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-661-jurnal-rekayasa-sistem-industri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ TOXICITY TEST OF LIME PEEL EXTRACT Citrus aurantifolia USING THE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST BSLT METHOD FOR DETECTION OF ANTI CANCER ACTIVITY ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ TOXICITY TEST OF LIME PEEL EXTRACT Citrus aurantifolia USING THE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST BSLT METHOD FOR DETECTION OF ANTI CANCER ACTIVITY ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ TOXICITY TEST OF LIME PEEL EXTRACT Citrus aurantifolia USING THE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST BSLT METHOD FOR DETECTION OF ANTI CANCER ACTIVITY ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55208-anti-kanker-sel-paru-citrus-aurantifolia-ek</link>
	<guid isPermaLink="false">60975aea4a7b3a5c2abd2c870445a792</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 12:47:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ studi silico ]]></category>
	<category><![CDATA[ mekanisme ko ]]></category>
	<category><![CDATA[ off gel mask ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gel,ko,mask,mekanisme,off,silico,studi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mempelajari lebih lanjut mekanisme kerja senyawa alkaloid, flavonoid, dan tanin dalam mengganggu keseimbangan Reactive Oxygen Species (ROS) dan memicu apoptosis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - TOXICITY TEST OF LIME PEEL EXTRACT (Citrus aurantifolia) USING THE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BSLT) METHOD FOR DETECTION OF ANTI CANCER ACTIVITY: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mempelajari lebih lanjut mekanisme kerja senyawa alkaloid, flavonoid, dan tanin dalam mengganggu keseimbangan Reactive Oxygen Species (ROS) dan memicu apoptosis sel kanker. 2. Mengembangkan metode ekstraksi dan pemurnian senyawa aktif dari kulit jeruk nipis (C. aurantifolia) untuk meningkatkan efektivitasnya sebagai agen anti kanker. 3. Melakukan penelitian klinis untuk menguji efektivitas dan keamanan penggunaan ekstrak kulit jeruk nipis (C. aurantifolia) pada pasien kanker, serta mengeksplorasi potensi sinergi dengan pengobatan konvensional.. Aurantifolia) contains alkaloid, flavonoid, and tannin compounds.The LC50 value of lime peel extract (C.533 ppm is classified as toxic and can act as an anti-cancer agent.The higher the concentration of lime peel extract (C.aurantifolia) tested, the higher the percentage of death of Artemia salina larvae Kanker termasuk salah satu dari berbagai masalah utama yang terjadi pada masyarakat Indonesia dan juga dunia. Kurangnya kesadaran masyarakat untuk deteksi dini menyebabkan terjadinya keterlambatan diagnosis. Salah satu tanaman obat yang banyak dijumpai di Indonesia yaitu jeruk nipis (C. aurantifolia). Pada ekstrak kulit jeruk nipis, terdapat minyak atsiri yang tersusun dari D-Limonene (38.94%), -pinen (26.66%), -terpineol (8.29%), dan terpinen-4-ol (8.29%). Senyawa-senyawa tersebut diketahui memiliki efek yang kuat sebagai anti kanker. Pada penelitian ini digunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 5 kali pengulangan, yaitu 0, 125, 150, 250, dan 1000 ppm. Metode penelitian yang digunakan yaitu uji fitokimia, analisis FTIR (Fourier-Transform... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/8/anti-kanker-sel-paru-citrus-aurantifolia-ekstrak-a-thumb-284ac.webp" title="JURIS - TOXICITY TEST OF LIME PEEL EXTRACT (Citrus aurantifolia) USING THE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BSLT) METHOD FOR DETECTION OF ANTI CANCER ACTIVITY" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/anti-kanker-sel-paru-citrus-aurantifolia-ekstrak-a-thumb-284ac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/anti-kanker-sel-paru-citrus-aurantifolia-ekstrak-a-thumb-284ac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/anti-kanker-sel-paru-citrus-aurantifolia-ekstrak-a-thumb-284ac.webp 1x" title="JURIS - TOXICITY TEST OF LIME PEEL EXTRACT (Citrus aurantifolia) USING THE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BSLT) METHOD FOR DETECTION OF ANTI CANCER ACTIVITY" alt="JURIS - TOXICITY TEST OF LIME PEEL EXTRACT (Citrus aurantifolia) USING THE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BSLT) METHOD FOR DETECTION OF ANTI CANCER ACTIVITY" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/anti-kanker-sel-paru-citrus-aurantifolia-ekstrak-a-thumb-03d38.webp" title="JURIS - TOXICITY TEST OF LIME PEEL EXTRACT (Citrus aurantifolia) USING THE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BSLT) METHOD FOR DETECTION OF ANTI CANCER ACTIVITY" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/anti-kanker-sel-paru-citrus-aurantifolia-ekstrak-a-thumb-03d38.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/anti-kanker-sel-paru-citrus-aurantifolia-ekstrak-a-thumb-03d38.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/anti-kanker-sel-paru-citrus-aurantifolia-ekstrak-a-thumb-03d38.webp 1x" title="JURIS - TOXICITY TEST OF LIME PEEL EXTRACT (Citrus aurantifolia) USING THE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BSLT) METHOD FOR DETECTION OF ANTI CANCER ACTIVITY" alt="JURIS - TOXICITY TEST OF LIME PEEL EXTRACT (Citrus aurantifolia) USING THE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BSLT) METHOD FOR DETECTION OF ANTI CANCER ACTIVITY" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/anti-kanker-sel-paru-citrus-aurantifolia-ekstrak-a-thumb-6cb03.webp" title="JURIS - TOXICITY TEST OF LIME PEEL EXTRACT (Citrus aurantifolia) USING THE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BSLT) METHOD FOR DETECTION OF ANTI CANCER ACTIVITY" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/anti-kanker-sel-paru-citrus-aurantifolia-ekstrak-a-thumb-6cb03.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/anti-kanker-sel-paru-citrus-aurantifolia-ekstrak-a-thumb-6cb03.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/anti-kanker-sel-paru-citrus-aurantifolia-ekstrak-a-thumb-6cb03.webp 1x" title="JURIS - TOXICITY TEST OF LIME PEEL EXTRACT (Citrus aurantifolia) USING THE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BSLT) METHOD FOR DETECTION OF ANTI CANCER ACTIVITY" alt="JURIS - TOXICITY TEST OF LIME PEEL EXTRACT (Citrus aurantifolia) USING THE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BSLT) METHOD FOR DETECTION OF ANTI CANCER ACTIVITY" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55208-anti-kanker-sel-paru-citrus-aurantifolia-ek" title="JURIS - TOXICITY TEST OF LIME PEEL EXTRACT (Citrus aurantifolia) USING THE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BSLT) METHOD FOR DETECTION OF ANTI CANCER ACTIVITY" target="_blank">TOXICITY TEST OF LIME PEEL EXTRACT (Citrus aurantifolia) USING THE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BSLT) METHOD FOR DETECTION OF ANTI CANCER ACTIVITY</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mempelajari lebih lanjut mekanisme kerja senyawa alkaloid, flavonoid, dan tanin dalam mengganggu keseimbangan Reactive Oxygen Species (ROS) dan memicu apoptosis sel kanker. 2. Mengembangkan metode ekstraksi dan pemurnian senyawa aktif dari kulit jeruk nipis (C. aurantifolia) untuk meningkatkan efektivitasnya sebagai agen anti kanker. 3. Melakukan penelitian klinis untuk menguji efektivitas dan keamanan penggunaan ekstrak kulit jeruk nipis (C. aurantifolia) pada pasien kanker, serta mengeksplorasi potensi sinergi dengan pengobatan konvensional..
<br>Aurantifolia) contains alkaloid, flavonoid, and tannin compounds.The LC50 value of lime peel extract (C.533 ppm is classified as toxic and can act as an anti-cancer agent.The higher the concentration of lime peel extract (C.aurantifolia) tested, the higher the percentage of death of Artemia salina larvae
<br>Kanker termasuk salah satu dari berbagai masalah utama yang terjadi pada masyarakat Indonesia dan juga dunia. Kurangnya kesadaran masyarakat untuk deteksi dini menyebabkan terjadinya keterlambatan diagnosis. Salah satu tanaman obat yang banyak dijumpai di Indonesia yaitu jeruk nipis (C. aurantifolia). Pada ekstrak kulit jeruk nipis, terdapat minyak atsiri yang tersusun dari D-Limonene (38.94%), -pinen (26.66%), -terpineol (8.29%), dan terpinen-4-ol (8.29%). Senyawa-senyawa tersebut diketahui memiliki efek yang kuat sebagai anti kanker. Pada penelitian ini digunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 5 kali pengulangan, yaitu 0, 125, 150, 250, dan 1000 ppm. Metode penelitian yang digunakan yaitu uji fitokimia, analisis FTIR (Fourier-Transform...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/8/anti-kanker-sel-paru-citrus-aurantifolia-ekstrak-a-thumb-6cb03.webp" type="image/webp" length="73910" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/anti-kanker-sel-paru-citrus-aurantifolia-ekstrak-a-thumb-284ac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/anti-kanker-sel-paru-citrus-aurantifolia-ekstrak-a-thumb-03d38.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/anti-kanker-sel-paru-citrus-aurantifolia-ekstrak-a-thumb-6cb03.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3332-stikes-isfi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16225-jiis-jurnal-ilmiah-ibnu-sina-ilmu-farmasi-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Booster Organik Tanaman Padi sebagai Program Ketahanan Pangan Kelompok Tani Margo Raharjo Desa Jatiluhur Kecamatan Karanganyar Kabupaten Kebumen ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Booster Organik Tanaman Padi sebagai Program Ketahanan Pangan Kelompok Tani Margo Raharjo Desa Jatiluhur Kecamatan Karanganyar Kabupaten Kebumen ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Booster Organik Tanaman Padi sebagai Program Ketahanan Pangan Kelompok Tani Margo Raharjo Desa Jatiluhur Kecamatan Karanganyar Kabupaten Kebumen ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55218-budidaya-padi-tanaman-produktivitas-sist</link>
	<guid isPermaLink="false">c7d80dc67c81070e7d544c67a5d6382e</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 12:44:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ puput widodo ]]></category>
	<category><![CDATA[ ahmad syarif ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,common,crawl,puput,syarif,widodo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan pengujian lebih lanjut tentang efektivitas booster organik dalam meningkatkan produktivitas padi dan mengurangi ketergantungan pada pupuk anorganik. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada pengembangan metode ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Booster Organik Tanaman Padi sebagai Program Ketahanan Pangan Kelompok Tani Margo Raharjo Desa Jatiluhur Kecamatan Karanganyar Kabupaten Kebumen: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan pengujian lebih lanjut tentang efektivitas booster organik dalam meningkatkan produktivitas padi dan mengurangi ketergantungan pada pupuk anorganik. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada pengembangan metode pembuatan booster organik dari bahan-bahan yang berbeda dan mudah diperoleh di lingkungan sekitar, sehingga petani dapat memiliki lebih banyak pilihan dalam memilih pupuk organik yang sesuai dengan kebutuhan tanaman mereka. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi potensi penggunaan booster organik sebagai fungisida alami untuk mengatasi masalah cendawan atau jamur pada tanaman padi. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan pertanian organik yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.. Simpulan dari kegiatan program pengabdian dan pelatihan masyarakat penyuluhan pertanian dan pembuatan booster organik untuk tanaman padi adalah.Kegiatan dapat meningkatkan keterampilan dan menambah pengetahuan atau wawasan pada masyarakat tentang pupuk organik sebagai pendukung produktivitas pertanian.Penggunaan booster organik sebagai salah satu solusi mengurangi penggunaan pupuk anorganik untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas produk dari budidaya padi.Hasil pengaplikasian booster organik untuk tanaman padi pada kelompok tani Margo Raharjo di desa Jatiluhur kecamatan Karanganyar kabupaten Kebumen adalah.Diharapkan dapat mengurangi konsumsi masyarakat terhadap pupuk anorganik atau pupuk kimia.Tanaman padi lebih sehat, bulir padi lebih kuning bersih dan mengkilap serta tahan terhadap serangan jamur.Pengisian bulir padi lebih optimal karena tercukupinya unsur hara khususnya Kalium (K) Pendidikan pada masyarakat dengan melakukan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan pada kelompok tani, sebagai bentuk mendukung program ketahanan pangan di kabupaten Kebumen. Bersama kelompok tani Margo Raharjo di desa Jatiluhur kecamatan Karanganyar, membuat booster organik untuk tanaman padi. Peserta yang terlibat dalam pengabdian adalah anggota kelompok tani Margo Raharjo, dan mahasiswa KKN Universitas MaAoarif Nahdlatul Ulama Kebumen. Kegiatan pelatihan dan penyuluhan dilakukan agar petani tidak ketergantungan dengan pupuk anorganik sekaligus memberikan edukasi pentingnya penggunaan bahan organik dalam pertanian. Kegiatan ini berupaya membantu mengatasi permasalahan yang ada pada masyarakat, terutama pada pengetahuan pupuk organik untuk tanaman padi. Penggunaan booster organik selain ramah lingkungan juga menekan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/f/budidaya-padi-tanaman-produktivitas-sistem-pupuk-k-thumb-48b7c.webp" title="JURIS - Booster Organik Tanaman Padi sebagai Program Ketahanan Pangan Kelompok Tani Margo Raharjo Desa Jatiluhur Kecamatan Karanganyar Kabupaten Kebumen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/budidaya-padi-tanaman-produktivitas-sistem-pupuk-k-thumb-48b7c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/budidaya-padi-tanaman-produktivitas-sistem-pupuk-k-thumb-48b7c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/budidaya-padi-tanaman-produktivitas-sistem-pupuk-k-thumb-48b7c.webp 1x" title="JURIS - Booster Organik Tanaman Padi sebagai Program Ketahanan Pangan Kelompok Tani Margo Raharjo Desa Jatiluhur Kecamatan Karanganyar Kabupaten Kebumen" alt="JURIS - Booster Organik Tanaman Padi sebagai Program Ketahanan Pangan Kelompok Tani Margo Raharjo Desa Jatiluhur Kecamatan Karanganyar Kabupaten Kebumen" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/f/budidaya-padi-tanaman-produktivitas-sistem-pupuk-k-thumb-41584.webp" title="JURIS - Booster Organik Tanaman Padi sebagai Program Ketahanan Pangan Kelompok Tani Margo Raharjo Desa Jatiluhur Kecamatan Karanganyar Kabupaten Kebumen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/budidaya-padi-tanaman-produktivitas-sistem-pupuk-k-thumb-41584.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/budidaya-padi-tanaman-produktivitas-sistem-pupuk-k-thumb-41584.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/budidaya-padi-tanaman-produktivitas-sistem-pupuk-k-thumb-41584.webp 1x" title="JURIS - Booster Organik Tanaman Padi sebagai Program Ketahanan Pangan Kelompok Tani Margo Raharjo Desa Jatiluhur Kecamatan Karanganyar Kabupaten Kebumen" alt="JURIS - Booster Organik Tanaman Padi sebagai Program Ketahanan Pangan Kelompok Tani Margo Raharjo Desa Jatiluhur Kecamatan Karanganyar Kabupaten Kebumen" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/f/budidaya-padi-tanaman-produktivitas-sistem-pupuk-k-thumb-99492.webp" title="JURIS - Booster Organik Tanaman Padi sebagai Program Ketahanan Pangan Kelompok Tani Margo Raharjo Desa Jatiluhur Kecamatan Karanganyar Kabupaten Kebumen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/budidaya-padi-tanaman-produktivitas-sistem-pupuk-k-thumb-99492.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/budidaya-padi-tanaman-produktivitas-sistem-pupuk-k-thumb-99492.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/budidaya-padi-tanaman-produktivitas-sistem-pupuk-k-thumb-99492.webp 1x" title="JURIS - Booster Organik Tanaman Padi sebagai Program Ketahanan Pangan Kelompok Tani Margo Raharjo Desa Jatiluhur Kecamatan Karanganyar Kabupaten Kebumen" alt="JURIS - Booster Organik Tanaman Padi sebagai Program Ketahanan Pangan Kelompok Tani Margo Raharjo Desa Jatiluhur Kecamatan Karanganyar Kabupaten Kebumen" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55218-budidaya-padi-tanaman-produktivitas-sist" title="JURIS - Booster Organik Tanaman Padi sebagai Program Ketahanan Pangan Kelompok Tani Margo Raharjo Desa Jatiluhur Kecamatan Karanganyar Kabupaten Kebumen" target="_blank">Booster Organik Tanaman Padi sebagai Program Ketahanan Pangan Kelompok Tani Margo Raharjo Desa Jatiluhur Kecamatan Karanganyar Kabupaten Kebumen</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan pengujian lebih lanjut tentang efektivitas booster organik dalam meningkatkan produktivitas padi dan mengurangi ketergantungan pada pupuk anorganik. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada pengembangan metode pembuatan booster organik dari bahan-bahan yang berbeda dan mudah diperoleh di lingkungan sekitar, sehingga petani dapat memiliki lebih banyak pilihan dalam memilih pupuk organik yang sesuai dengan kebutuhan tanaman mereka. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi potensi penggunaan booster organik sebagai fungisida alami untuk mengatasi masalah cendawan atau jamur pada tanaman padi. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan pertanian organik yang berkelanjutan dan ramah lingkungan..
<br>Simpulan dari kegiatan program pengabdian dan pelatihan masyarakat penyuluhan pertanian dan pembuatan booster organik untuk tanaman padi adalah.Kegiatan dapat meningkatkan keterampilan dan menambah pengetahuan atau wawasan pada masyarakat tentang pupuk organik sebagai pendukung produktivitas pertanian.Penggunaan booster organik sebagai salah satu solusi mengurangi penggunaan pupuk anorganik untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas produk dari budidaya padi.Hasil pengaplikasian booster organik untuk tanaman padi pada kelompok tani Margo Raharjo di desa Jatiluhur kecamatan Karanganyar kabupaten Kebumen adalah.Diharapkan dapat mengurangi konsumsi masyarakat terhadap pupuk anorganik atau pupuk kimia.Tanaman padi lebih sehat, bulir padi lebih kuning bersih dan mengkilap serta tahan terhadap serangan jamur.Pengisian bulir padi lebih optimal karena tercukupinya unsur hara khususnya Kalium (K)
<br>Pendidikan pada masyarakat dengan melakukan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan pada kelompok tani, sebagai bentuk mendukung program ketahanan pangan di kabupaten Kebumen. Bersama kelompok tani Margo Raharjo di desa Jatiluhur kecamatan Karanganyar, membuat booster organik untuk tanaman padi. Peserta yang terlibat dalam pengabdian adalah anggota kelompok tani Margo Raharjo, dan mahasiswa KKN Universitas MaAoarif Nahdlatul Ulama Kebumen. Kegiatan pelatihan dan penyuluhan dilakukan agar petani tidak ketergantungan dengan pupuk anorganik sekaligus memberikan edukasi pentingnya penggunaan bahan organik dalam pertanian. Kegiatan ini berupaya membantu mengatasi permasalahan yang ada pada masyarakat, terutama pada pengetahuan pupuk organik untuk tanaman padi. Penggunaan booster organik selain ramah lingkungan juga menekan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/f/budidaya-padi-tanaman-produktivitas-sistem-pupuk-k-thumb-48b7c.webp" type="image/webp" length="93432" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/budidaya-padi-tanaman-produktivitas-sistem-pupuk-k-thumb-48b7c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/budidaya-padi-tanaman-produktivitas-sistem-pupuk-k-thumb-41584.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/budidaya-padi-tanaman-produktivitas-sistem-pupuk-k-thumb-99492.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1735-umnu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8806-abdibaraya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Quality Characterization and Antioxidant Properties of Rose Periwinkle Crude Drugs ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Quality Characterization and Antioxidant Properties of Rose Periwinkle Crude Drugs ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Quality Characterization and Antioxidant Properties of Rose Periwinkle Crude Drugs ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55219-asam-galat-flavonoid-total-profil-senyaw</link>
	<guid isPermaLink="false">59e7beb0b7eef8d9959ec56d4676c6a1</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 12:42:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ daun pegagan ]]></category>
	<category><![CDATA[ silico study ]]></category>
	<category><![CDATA[ khairun nisa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[daun,khairun,nisa,pegagan,silico,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana variasi suhu dan durasi pengeringan memengaruhi kadar flavonoid, fenolik, serta aktivitas antioksidan pada simplisia tapak dara, sehingga dapat menentukan kondisi pengeringan optimal untuk meningkatkan kualitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Quality Characterization and Antioxidant Properties of Rose Periwinkle Crude Drugs: Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana variasi suhu dan durasi pengeringan memengaruhi kadar flavonoid, fenolik, serta aktivitas antioksidan pada simplisia tapak dara, sehingga dapat menentukan kondisi pengeringan optimal untuk meningkatkan kualitas farmakologis; selanjutnya, identifikasi dan kuantifikasi senyawa penanda khas menggunakan teknik LCAcMS/MS dapat dikembangkan untuk memperkuat kontrol kualitas dan standar baku bahan mentah, yang akan memudahkan verifikasi identitas dan kemurnian dalam produksi skala industri; akhirnya, uji in vivo pada model hewan diabetes diperlukan untuk mengevaluasi keamanan, toksisitas, dan efektivitas antidiabetik ekstrak terstandarisasi tapak dara, sekaligus menilai dosis terapeutik yang tepat, guna mendukung potensi pengembangan obat herbal berbasis tanaman ini secara ilmiah dan regulatori.. Karakter mutu simplisia tapak dara menunjukkan nilai susut pengeringan, abu total, dan ekstrak air serta etanol yang sesuai dengan standar farmakope, sementara kandungan flavonoid dan fenolik relatif rendah dan tidak berkorelasi kuat dengan aktivitas antioksidan.Meskipun aktivitas antioksidan (DPPH dan FRAP) tinggi, hasil ini tidak cukup untuk menjamin keamanan dan efektivitas penggunaan komersial tanpa proses standardisasi lebih lanjut.Oleh karena itu diperlukan penelitian lanjutan untuk mengoptimalkan proses standarisasi dan menilai keamanan serta efektivitas klinis secara menyeluruh Daun dan bunga tapak dara (Catharanthus roseus (L.) G. Don) digunakan untuk pengobatan tradisional diabetes di Banyumas, Indonesia. Penelitian ini mengevaluasi karakter mutu, kadar flavonoid total, kadar fenolik total, dan aktivitas antioksidan dari simplisia daun dan bunga tapak dara. Bahan tumbuhan dikumpulkan dari tiga lokasi di Kecamatan Baturraden dan Sumbang, kemudian dikeringkan menggunakan lemari pengering. Karakter mutu simplisia, kadar flavonoid total, kadar fenolik total, dan aktivitas antioksidan dievaluasi menggunakan metode standar. Karakter mutu simplisia adalah sebagai berikut: susut pengeringan (9,12AAA0,50A%), abu total (8,20AAA0,71A%),... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/f/asam-galat-flavonoid-total-profil-senyawa-fenolik-thumb-f1526.webp" title="JURIS - Quality Characterization and Antioxidant Properties of Rose Periwinkle Crude Drugs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/f/asam-galat-flavonoid-total-profil-senyawa-fenolik-thumb-f1526.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/f/asam-galat-flavonoid-total-profil-senyawa-fenolik-thumb-f1526.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/f/asam-galat-flavonoid-total-profil-senyawa-fenolik-thumb-f1526.webp 1x" title="JURIS - Quality Characterization and Antioxidant Properties of Rose Periwinkle Crude Drugs" alt="JURIS - Quality Characterization and Antioxidant Properties of Rose Periwinkle Crude Drugs" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/f/asam-galat-flavonoid-total-profil-senyawa-fenolik-thumb-a806d.webp" title="JURIS - Quality Characterization and Antioxidant Properties of Rose Periwinkle Crude Drugs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/f/asam-galat-flavonoid-total-profil-senyawa-fenolik-thumb-a806d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/f/asam-galat-flavonoid-total-profil-senyawa-fenolik-thumb-a806d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/f/asam-galat-flavonoid-total-profil-senyawa-fenolik-thumb-a806d.webp 1x" title="JURIS - Quality Characterization and Antioxidant Properties of Rose Periwinkle Crude Drugs" alt="JURIS - Quality Characterization and Antioxidant Properties of Rose Periwinkle Crude Drugs" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/f/asam-galat-flavonoid-total-profil-senyawa-fenolik-thumb-8e9d0.webp" title="JURIS - Quality Characterization and Antioxidant Properties of Rose Periwinkle Crude Drugs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/f/asam-galat-flavonoid-total-profil-senyawa-fenolik-thumb-8e9d0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/f/asam-galat-flavonoid-total-profil-senyawa-fenolik-thumb-8e9d0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/f/asam-galat-flavonoid-total-profil-senyawa-fenolik-thumb-8e9d0.webp 1x" title="JURIS - Quality Characterization and Antioxidant Properties of Rose Periwinkle Crude Drugs" alt="JURIS - Quality Characterization and Antioxidant Properties of Rose Periwinkle Crude Drugs" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55219-asam-galat-flavonoid-total-profil-senyaw" title="JURIS - Quality Characterization and Antioxidant Properties of Rose Periwinkle Crude Drugs" target="_blank">Quality Characterization and Antioxidant Properties of Rose Periwinkle Crude Drugs</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana variasi suhu dan durasi pengeringan memengaruhi kadar flavonoid, fenolik, serta aktivitas antioksidan pada simplisia tapak dara, sehingga dapat menentukan kondisi pengeringan optimal untuk meningkatkan kualitas farmakologis; selanjutnya, identifikasi dan kuantifikasi senyawa penanda khas menggunakan teknik LCAcMS/MS dapat dikembangkan untuk memperkuat kontrol kualitas dan standar baku bahan mentah, yang akan memudahkan verifikasi identitas dan kemurnian dalam produksi skala industri; akhirnya, uji in vivo pada model hewan diabetes diperlukan untuk mengevaluasi keamanan, toksisitas, dan efektivitas antidiabetik ekstrak terstandarisasi tapak dara, sekaligus menilai dosis terapeutik yang tepat, guna mendukung potensi pengembangan obat herbal berbasis tanaman ini secara ilmiah dan regulatori..
<br>Karakter mutu simplisia tapak dara menunjukkan nilai susut pengeringan, abu total, dan ekstrak air serta etanol yang sesuai dengan standar farmakope, sementara kandungan flavonoid dan fenolik relatif rendah dan tidak berkorelasi kuat dengan aktivitas antioksidan.Meskipun aktivitas antioksidan (DPPH dan FRAP) tinggi, hasil ini tidak cukup untuk menjamin keamanan dan efektivitas penggunaan komersial tanpa proses standardisasi lebih lanjut.Oleh karena itu diperlukan penelitian lanjutan untuk mengoptimalkan proses standarisasi dan menilai keamanan serta efektivitas klinis secara menyeluruh
<br>Daun dan bunga tapak dara (Catharanthus roseus (L.) G. Don) digunakan untuk pengobatan tradisional diabetes di Banyumas, Indonesia. Penelitian ini mengevaluasi karakter mutu, kadar flavonoid total, kadar fenolik total, dan aktivitas antioksidan dari simplisia daun dan bunga tapak dara. Bahan tumbuhan dikumpulkan dari tiga lokasi di Kecamatan Baturraden dan Sumbang, kemudian dikeringkan menggunakan lemari pengering. Karakter mutu simplisia, kadar flavonoid total, kadar fenolik total, dan aktivitas antioksidan dievaluasi menggunakan metode standar. Karakter mutu simplisia adalah sebagai berikut: susut pengeringan (9,12AAA0,50A%), abu total (8,20AAA0,71A%),...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/f/asam-galat-flavonoid-total-profil-senyawa-fenolik-thumb-a806d.webp" type="image/webp" length="69162" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/f/asam-galat-flavonoid-total-profil-senyawa-fenolik-thumb-f1526.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/f/asam-galat-flavonoid-total-profil-senyawa-fenolik-thumb-a806d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/f/asam-galat-flavonoid-total-profil-senyawa-fenolik-thumb-8e9d0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3332-stikes-isfi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16225-jiis-jurnal-ilmiah-ibnu-sina-ilmu-farmasi-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ AKTIVIITAS ANTIOKSIDAN ANTIHIPERLIPIDEMIA DAN ANTIHIPERTENSI DARI EKSTRAK ETANOL DAUN KEDABU Sonneratia ovata Backer ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ AKTIVIITAS ANTIOKSIDAN ANTIHIPERLIPIDEMIA DAN ANTIHIPERTENSI DARI EKSTRAK ETANOL DAUN KEDABU Sonneratia ovata Backer ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ AKTIVIITAS ANTIOKSIDAN ANTIHIPERLIPIDEMIA DAN ANTIHIPERTENSI DARI EKSTRAK ETANOL DAUN KEDABU Sonneratia ovata Backer ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55209-flavonoid-total-aktivitas-enzim-selulase-kombinasi</link>
	<guid isPermaLink="false">0793c3eb4f398406c5c95d002ab09fbe</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 12:40:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ daun pegagan ]]></category>
	<category><![CDATA[ silico study ]]></category>
	<category><![CDATA[ khairun nisa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[daun,khairun,nisa,pegagan,silico,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, ekstrak daun kedabu menunjukkan potensi sebagai agen antioksidan, antihipertensi, dan antihiperlipidemia. Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menguji efek ekstrak daun kedabu terhadap profil lipid darah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - AKTIVIITAS ANTIOKSIDAN ANTIHIPERLIPIDEMIA DAN ANTIHIPERTENSI DARI EKSTRAK ETANOL DAUN KEDABU (Sonneratia ovata. Backer): Berdasarkan hasil penelitian, ekstrak daun kedabu menunjukkan potensi sebagai agen antioksidan, antihipertensi, dan antihiperlipidemia. Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menguji efek ekstrak daun kedabu terhadap profil lipid darah dan tekanan darah pada hewan percobaan atau model in vivo untuk mengonfirmasi aktivitas antihiperlipidemia dan antihipertensi. (2) Menganalisis lebih lanjut mekanisme aksi flavonoid dalam menghambat aktivitas ACE dan enzim lipase, serta mengidentifikasi senyawa aktif spesifik yang bertanggung jawab atas aktivitas tersebut. (3) Mengkaji potensi ekstrak daun kedabu sebagai agen terapeutik untuk penyakit kardiovaskular, dengan mempertimbangkan dosis dan formulasi yang optimal untuk penggunaan klinis.. Ekstrak etanol daun kedabu (Sonneratia ovata Backer) memiliki kandungan flavonoid total sebesar 38,248 A0,142 mgQE/g dengan kapasitas antioksidan yang kuat (IC50 = 28,30A0,558 ppm).Ekstrak ini juga menunjukkan aktivitas antihipertensi dan antihiperlipidemia dengan menghambat aktivitas ACE (IC50 = 44,851A0,130 ppm) dan enzim lipase (IC50 = 39,133A0,889 ppm).Aktivitas hiperlipidemia diduga disebabkan oleh kandungan senyawa flavonoid, yang berperan dalam menghambat enzim 3-hidroksi-3-metilglutaril koenzim A reduktase (HMG-CoA reduktase), sehingga menurunkan kadar kolesterol total dan LDL dalam darah.Selain itu, flavonoid juga meningkatkan aktivitas enzim lipoprotein lipase (LPL), yang berperan dalam metabolisme trigliserida Kedabu (Sonneratia ovata Backer) adalah salah satu jenis mangrove dari genus Sonneratia yang memiliki kandungan flavonoid tinggi. Flavonoid ini memiliki potensi sebagai antioksidan dan dapat memperbaiki profil lipid darah dengan menurunkan kolesterol total, trigliserida, dan LDL, serta meningkatkan HDL. Selain itu, flavonoid juga dapat menghambat aktivitas enzim angiotensin-converting enzyme (ACE), sehingga berpotensi sebagai antihipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi ekstrak daun... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/9/flavonoid-total-aktivitas-enzim-selulase-kombinasi-thumb-7512c.webp" title="JURIS - AKTIVIITAS ANTIOKSIDAN ANTIHIPERLIPIDEMIA DAN ANTIHIPERTENSI DARI EKSTRAK ETANOL DAUN KEDABU (Sonneratia ovata. Backer)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/flavonoid-total-aktivitas-enzim-selulase-kombinasi-thumb-7512c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/flavonoid-total-aktivitas-enzim-selulase-kombinasi-thumb-7512c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/flavonoid-total-aktivitas-enzim-selulase-kombinasi-thumb-7512c.webp 1x" title="JURIS - AKTIVIITAS ANTIOKSIDAN ANTIHIPERLIPIDEMIA DAN ANTIHIPERTENSI DARI EKSTRAK ETANOL DAUN KEDABU (Sonneratia ovata. Backer)" alt="JURIS - AKTIVIITAS ANTIOKSIDAN ANTIHIPERLIPIDEMIA DAN ANTIHIPERTENSI DARI EKSTRAK ETANOL DAUN KEDABU (Sonneratia ovata. Backer)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/flavonoid-total-aktivitas-enzim-selulase-kombinasi-thumb-dac37.webp" title="JURIS - AKTIVIITAS ANTIOKSIDAN ANTIHIPERLIPIDEMIA DAN ANTIHIPERTENSI DARI EKSTRAK ETANOL DAUN KEDABU (Sonneratia ovata. Backer)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/flavonoid-total-aktivitas-enzim-selulase-kombinasi-thumb-dac37.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/flavonoid-total-aktivitas-enzim-selulase-kombinasi-thumb-dac37.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/flavonoid-total-aktivitas-enzim-selulase-kombinasi-thumb-dac37.webp 1x" title="JURIS - AKTIVIITAS ANTIOKSIDAN ANTIHIPERLIPIDEMIA DAN ANTIHIPERTENSI DARI EKSTRAK ETANOL DAUN KEDABU (Sonneratia ovata. Backer)" alt="JURIS - AKTIVIITAS ANTIOKSIDAN ANTIHIPERLIPIDEMIA DAN ANTIHIPERTENSI DARI EKSTRAK ETANOL DAUN KEDABU (Sonneratia ovata. Backer)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/flavonoid-total-aktivitas-enzim-selulase-kombinasi-thumb-c2322.webp" title="JURIS - AKTIVIITAS ANTIOKSIDAN ANTIHIPERLIPIDEMIA DAN ANTIHIPERTENSI DARI EKSTRAK ETANOL DAUN KEDABU (Sonneratia ovata. Backer)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/flavonoid-total-aktivitas-enzim-selulase-kombinasi-thumb-c2322.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/flavonoid-total-aktivitas-enzim-selulase-kombinasi-thumb-c2322.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/flavonoid-total-aktivitas-enzim-selulase-kombinasi-thumb-c2322.webp 1x" title="JURIS - AKTIVIITAS ANTIOKSIDAN ANTIHIPERLIPIDEMIA DAN ANTIHIPERTENSI DARI EKSTRAK ETANOL DAUN KEDABU (Sonneratia ovata. Backer)" alt="JURIS - AKTIVIITAS ANTIOKSIDAN ANTIHIPERLIPIDEMIA DAN ANTIHIPERTENSI DARI EKSTRAK ETANOL DAUN KEDABU (Sonneratia ovata. Backer)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55209-flavonoid-total-aktivitas-enzim-selulase-kombinasi" title="JURIS - AKTIVIITAS ANTIOKSIDAN ANTIHIPERLIPIDEMIA DAN ANTIHIPERTENSI DARI EKSTRAK ETANOL DAUN KEDABU (Sonneratia ovata. Backer)" target="_blank">AKTIVIITAS ANTIOKSIDAN ANTIHIPERLIPIDEMIA DAN ANTIHIPERTENSI DARI EKSTRAK ETANOL DAUN KEDABU (Sonneratia ovata. Backer)</a>: Berdasarkan hasil penelitian, ekstrak daun kedabu menunjukkan potensi sebagai agen antioksidan, antihipertensi, dan antihiperlipidemia. Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menguji efek ekstrak daun kedabu terhadap profil lipid darah dan tekanan darah pada hewan percobaan atau model in vivo untuk mengonfirmasi aktivitas antihiperlipidemia dan antihipertensi. (2) Menganalisis lebih lanjut mekanisme aksi flavonoid dalam menghambat aktivitas ACE dan enzim lipase, serta mengidentifikasi senyawa aktif spesifik yang bertanggung jawab atas aktivitas tersebut. (3) Mengkaji potensi ekstrak daun kedabu sebagai agen terapeutik untuk penyakit kardiovaskular, dengan mempertimbangkan dosis dan formulasi yang optimal untuk penggunaan klinis..
<br>Ekstrak etanol daun kedabu (Sonneratia ovata Backer) memiliki kandungan flavonoid total sebesar 38,248 A0,142 mgQE/g dengan kapasitas antioksidan yang kuat (IC50 = 28,30A0,558 ppm).Ekstrak ini juga menunjukkan aktivitas antihipertensi dan antihiperlipidemia dengan menghambat aktivitas ACE (IC50 = 44,851A0,130 ppm) dan enzim lipase (IC50 = 39,133A0,889 ppm).Aktivitas hiperlipidemia diduga disebabkan oleh kandungan senyawa flavonoid, yang berperan dalam menghambat enzim 3-hidroksi-3-metilglutaril koenzim A reduktase (HMG-CoA reduktase), sehingga menurunkan kadar kolesterol total dan LDL dalam darah.Selain itu, flavonoid juga meningkatkan aktivitas enzim lipoprotein lipase (LPL), yang berperan dalam metabolisme trigliserida
<br>Kedabu (Sonneratia ovata Backer) adalah salah satu jenis mangrove dari genus Sonneratia yang memiliki kandungan flavonoid tinggi. Flavonoid ini memiliki potensi sebagai antioksidan dan dapat memperbaiki profil lipid darah dengan menurunkan kolesterol total, trigliserida, dan LDL, serta meningkatkan HDL. Selain itu, flavonoid juga dapat menghambat aktivitas enzim angiotensin-converting enzyme (ACE), sehingga berpotensi sebagai antihipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi ekstrak daun...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/9/flavonoid-total-aktivitas-enzim-selulase-kombinasi-thumb-dac37.webp" type="image/webp" length="86204" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/flavonoid-total-aktivitas-enzim-selulase-kombinasi-thumb-7512c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/flavonoid-total-aktivitas-enzim-selulase-kombinasi-thumb-dac37.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/flavonoid-total-aktivitas-enzim-selulase-kombinasi-thumb-c2322.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3332-stikes-isfi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16225-jiis-jurnal-ilmiah-ibnu-sina-ilmu-farmasi-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Consumer Intention to Use More Environmentally Friendly Fuel Based on UTAUT2 with Consideration of Sustainability Aspects ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Consumer Intention to Use More Environmentally Friendly Fuel Based on UTAUT2 with Consideration of Sustainability Aspects ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Consumer Intention to Use More Environmentally Friendly Fuel Based on UTAUT2 with Consideration of Sustainability Aspects ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55225-detergen-ramah-lingkungan-bakar-minyak-bbm-l</link>
	<guid isPermaLink="false">290f2a925114846c89a8ea11354a1d44</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 12:38:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ method cv ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,cv,flag,method,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan penggunaan BBM ramah lingkungan, pemerintah dapat mempertimbangkan beberapa strategi. Pertama, sosialisasi yang lebih intensif tentang manfaat BBM ramah lingkungan bagi kendaraan dan lingkungan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Consumer Intention to Use More Environmentally Friendly Fuel Based on UTAUT2 with Consideration of Sustainability Aspects: Untuk meningkatkan penggunaan BBM ramah lingkungan, pemerintah dapat mempertimbangkan beberapa strategi. Pertama, sosialisasi yang lebih intensif tentang manfaat BBM ramah lingkungan bagi kendaraan dan lingkungan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat. Kedua, promosi dan insentif ekonomis, seperti bonus atau merchandise, dapat memicu masyarakat untuk mencoba BBM ramah lingkungan. Ketiga, kebijakan baru yang mendorong penggunaan BBM ramah lingkungan, seperti menghilangkan opsi BBM yang tidak ramah lingkungan, dapat menjadi solusi jangka panjang. Namun, hal ini harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak menimbulkan sentimen negatif terhadap pemerintah. Rekomendasi lain adalah menggencarkan kegiatan sosialisasi dan membuat kebijakan yang fokus pada peningkatan kesadaran masyarakat tentang manfaat BBM ramah lingkungan.. Penelitian ini menemukan bahwa habit, environmental knowledge, dan price value secara signifikan memengaruhi niat adopsi BBM ramah lingkungan.Hal tersebut menunjukkan bahwa pemerintah melalui Pertamina masih perlu melakukan upaya perbaikan agar niat adopsi BBM ramah lingkungan bisa meningkat.Environmental knowledge berpengaruh signifikan berarti masih banyak masyarakat di Indonesia yang belum teredukasi mengenai BBM ramah lingkungan.Pemerintah bisa melakukan lebih banyak sosialisasi penggunaan BBM ramah lingkungan agar masyarakat yang mengetahui BBM ramah lingkungan dan manfaatnya terhadap kendaraan dan keberlanjutan lingkungan.Kemudian dari segi price value, pihak Pertamina atau SPBU lain bisa memberikan promo pada setiap pembelian BBM ramah lingkungan.Untuk faktor habit, jika orang sudah terbiasa menggunakan BBM ramah lingkungan maka orang tersebut akan cenderung terus menggunakan BBM ramah lingkungan.Permasalahannya dari faktor habit ini adalah menumbuhkan habit tersebut kepada masyarakat yang belum terbiasa menggunakan BBM ramah lingkungan.Oleh karena itu dua faktor sebelumnya dapat dimaksimalkan dulu agar faktor habit ini bisa bertumbuh di masyarakat.Pemerintah juga dapat menumbuhkan habit dengan cara membuat kebijakan baru seperti menghilangkan opsi BBM yang tidak ramah lingkungan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang memengaruhi intensi masyarakat dalam menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang lebih ramah lingkungan untuk kendaraan pribadi. Sesuai dengan ketentuan Kementerian ESDM, BBM ramah lingkungan adalah BBM dengan nilai oktan minimal 91 atau nilai cetan minimal 51. Meski pemerintah Indonesia sudah mengajak masyarakat untuk menggunakan BBM ramah lingkungan, masyarakat masih belum menjadikan BBM ini sebagai pilihan utama. Penelitian ini mengkaji intensi adopsi BBM ramah lingkungan berdasarkan model Unified... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/d/detergen-ramah-lingkungan-bakar-minyak-bbm-niat-ad-thumb-a10d2.webp" title="JURIS - Consumer Intention to Use More Environmentally Friendly Fuel Based on UTAUT2 with Consideration of Sustainability Aspects" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/detergen-ramah-lingkungan-bakar-minyak-bbm-niat-ad-thumb-a10d2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/detergen-ramah-lingkungan-bakar-minyak-bbm-niat-ad-thumb-a10d2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/detergen-ramah-lingkungan-bakar-minyak-bbm-niat-ad-thumb-a10d2.webp 1x" title="JURIS - Consumer Intention to Use More Environmentally Friendly Fuel Based on UTAUT2 with Consideration of Sustainability Aspects" alt="JURIS - Consumer Intention to Use More Environmentally Friendly Fuel Based on UTAUT2 with Consideration of Sustainability Aspects" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/d/detergen-ramah-lingkungan-bakar-minyak-bbm-niat-ad-thumb-8dc5a.webp" title="JURIS - Consumer Intention to Use More Environmentally Friendly Fuel Based on UTAUT2 with Consideration of Sustainability Aspects" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/detergen-ramah-lingkungan-bakar-minyak-bbm-niat-ad-thumb-8dc5a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/detergen-ramah-lingkungan-bakar-minyak-bbm-niat-ad-thumb-8dc5a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/detergen-ramah-lingkungan-bakar-minyak-bbm-niat-ad-thumb-8dc5a.webp 1x" title="JURIS - Consumer Intention to Use More Environmentally Friendly Fuel Based on UTAUT2 with Consideration of Sustainability Aspects" alt="JURIS - Consumer Intention to Use More Environmentally Friendly Fuel Based on UTAUT2 with Consideration of Sustainability Aspects" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/d/detergen-ramah-lingkungan-bakar-minyak-bbm-niat-ad-thumb-84577.webp" title="JURIS - Consumer Intention to Use More Environmentally Friendly Fuel Based on UTAUT2 with Consideration of Sustainability Aspects" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/detergen-ramah-lingkungan-bakar-minyak-bbm-niat-ad-thumb-84577.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/detergen-ramah-lingkungan-bakar-minyak-bbm-niat-ad-thumb-84577.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/detergen-ramah-lingkungan-bakar-minyak-bbm-niat-ad-thumb-84577.webp 1x" title="JURIS - Consumer Intention to Use More Environmentally Friendly Fuel Based on UTAUT2 with Consideration of Sustainability Aspects" alt="JURIS - Consumer Intention to Use More Environmentally Friendly Fuel Based on UTAUT2 with Consideration of Sustainability Aspects" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55225-detergen-ramah-lingkungan-bakar-minyak-bbm-l" title="JURIS - Consumer Intention to Use More Environmentally Friendly Fuel Based on UTAUT2 with Consideration of Sustainability Aspects" target="_blank">Consumer Intention to Use More Environmentally Friendly Fuel Based on UTAUT2 with Consideration of Sustainability Aspects</a>: Untuk meningkatkan penggunaan BBM ramah lingkungan, pemerintah dapat mempertimbangkan beberapa strategi. Pertama, sosialisasi yang lebih intensif tentang manfaat BBM ramah lingkungan bagi kendaraan dan lingkungan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat. Kedua, promosi dan insentif ekonomis, seperti bonus atau merchandise, dapat memicu masyarakat untuk mencoba BBM ramah lingkungan. Ketiga, kebijakan baru yang mendorong penggunaan BBM ramah lingkungan, seperti menghilangkan opsi BBM yang tidak ramah lingkungan, dapat menjadi solusi jangka panjang. Namun, hal ini harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak menimbulkan sentimen negatif terhadap pemerintah. Rekomendasi lain adalah menggencarkan kegiatan sosialisasi dan membuat kebijakan yang fokus pada peningkatan kesadaran masyarakat tentang manfaat BBM ramah lingkungan..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa habit, environmental knowledge, dan price value secara signifikan memengaruhi niat adopsi BBM ramah lingkungan.Hal tersebut menunjukkan bahwa pemerintah melalui Pertamina masih perlu melakukan upaya perbaikan agar niat adopsi BBM ramah lingkungan bisa meningkat.Environmental knowledge berpengaruh signifikan berarti masih banyak masyarakat di Indonesia yang belum teredukasi mengenai BBM ramah lingkungan.Pemerintah bisa melakukan lebih banyak sosialisasi penggunaan BBM ramah lingkungan agar masyarakat yang mengetahui BBM ramah lingkungan dan manfaatnya terhadap kendaraan dan keberlanjutan lingkungan.Kemudian dari segi price value, pihak Pertamina atau SPBU lain bisa memberikan promo pada setiap pembelian BBM ramah lingkungan.Untuk faktor habit, jika orang sudah terbiasa menggunakan BBM ramah lingkungan maka orang tersebut akan cenderung terus menggunakan BBM ramah lingkungan.Permasalahannya dari faktor habit ini adalah menumbuhkan habit tersebut kepada masyarakat yang belum terbiasa menggunakan BBM ramah lingkungan.Oleh karena itu dua faktor sebelumnya dapat dimaksimalkan dulu agar faktor habit ini bisa bertumbuh di masyarakat.Pemerintah juga dapat menumbuhkan habit dengan cara membuat kebijakan baru seperti menghilangkan opsi BBM yang tidak ramah lingkungan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang memengaruhi intensi masyarakat dalam menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang lebih ramah lingkungan untuk kendaraan pribadi. Sesuai dengan ketentuan Kementerian ESDM, BBM ramah lingkungan adalah BBM dengan nilai oktan minimal 91 atau nilai cetan minimal 51. Meski pemerintah Indonesia sudah mengajak masyarakat untuk menggunakan BBM ramah lingkungan, masyarakat masih belum menjadikan BBM ini sebagai pilihan utama. Penelitian ini mengkaji intensi adopsi BBM ramah lingkungan berdasarkan model Unified...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/d/detergen-ramah-lingkungan-bakar-minyak-bbm-niat-ad-thumb-8dc5a.webp" type="image/webp" length="97074" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/detergen-ramah-lingkungan-bakar-minyak-bbm-niat-ad-thumb-a10d2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/detergen-ramah-lingkungan-bakar-minyak-bbm-niat-ad-thumb-8dc5a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/detergen-ramah-lingkungan-bakar-minyak-bbm-niat-ad-thumb-84577.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-578-unpar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-661-jurnal-rekayasa-sistem-industri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ EFEKTIVITAS GEL EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH Averrhoa bilimbi L TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA TIKUS PUTIH YANG DIINFEKSI Staphylococcus aureus ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ EFEKTIVITAS GEL EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH Averrhoa bilimbi L TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA TIKUS PUTIH YANG DIINFEKSI Staphylococcus aureus ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ EFEKTIVITAS GEL EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH Averrhoa bilimbi L TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA TIKUS PUTIH YANG DIINFEKSI Staphylococcus aureus ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55210-belimbing-wuluh-nacl-formulasi-gel-madu-penyembuha</link>
	<guid isPermaLink="false">a425937c9ba619b0cdd02320659e20a9</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 12:35:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ daun pegagan ]]></category>
	<category><![CDATA[ silico study ]]></category>
	<category><![CDATA[ khairun nisa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[daun,khairun,nisa,pegagan,silico,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menguji keamanan dan efektivitas gel ekstrak daun belimbing wuluh pada model hewan yang lebih besar dan secara bertahap melibatkan uji klinis pada manusia untuk mengkonfirmasi manfaatnya pada luka bakar yang terinfeksi bakteri. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - EFEKTIVITAS GEL EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA TIKUS PUTIH YANG DIINFEKSI Staphylococcus aureus: Penelitian lanjutan dapat menguji keamanan dan efektivitas gel ekstrak daun belimbing wuluh pada model hewan yang lebih besar dan secara bertahap melibatkan uji klinis pada manusia untuk mengkonfirmasi manfaatnya pada luka bakar yang terinfeksi bakteri. Selain itu, studi mekanistik yang meng taza saponin, flavonoid, dan tanin dalam ekstrak dapat mengidentifikasi komponen aktif dan jalur pengobatan spesifik, sehingga memudahkan optimasi formulasi gel. Terakhir, membandingkan gel ekstrak dengan antibiotik uU us Sch leak O lan atau silver sulfadiazine dapat menilai keuntungan relatif, termasuk profil keamanan, harga, dan potensi resistensi bakteri, yang bisa membantu menentukan posisi klinis produk ini dalam terapi luka bakar.. Gel ekstrak daun belimbing wuluh terbukti efektif dalam penyembuhan luka bakar pada tikus putih yang terinfeksi Staphylococcus aureus.lebih baik daripada 6% dan setara dengan kontrol positif bioplasenton.Hasil ini menunjukkan potensi penggunaan ekstrak daun belimbing wuluh sebagai alternatif terapi topikal pada luka bakar yang terinfeksi bakteri World Health Organization (WHO) sekitar 180.000 kematian terjadi akibat luka bakar. Luka bakar merupakan penyebab cedera kedua terbanyak di Indonesia (1,3%). Proses penyembuhan luka bakar dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti luas, kedalaman luka bakar dan infeksi. Salah satu bakteri yang menyebabkan infeksi pada luka bakar Ia Staphylococcus aureus. Ekstrak daun belimbing wuluh, khususnya dalam bentuk gel, merupakan bahan alami yang efektif untuk penyembuhan luka bakar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas gel ekstrak daun belimbing wuluh terhadap penyembuhan luka bakar yang diinfeksi Staphylococcus aureusiscono.Tikuk putih, menggunakan desain true experimental... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/7/belimbing-wuluh-nacl-formulasi-gel-madu-penyembuha-thumb-308c6.webp" title="JURIS - EFEKTIVITAS GEL EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA TIKUS PUTIH YANG DIINFEKSI Staphylococcus aureus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/belimbing-wuluh-nacl-formulasi-gel-madu-penyembuha-thumb-308c6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/belimbing-wuluh-nacl-formulasi-gel-madu-penyembuha-thumb-308c6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/belimbing-wuluh-nacl-formulasi-gel-madu-penyembuha-thumb-308c6.webp 1x" title="JURIS - EFEKTIVITAS GEL EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA TIKUS PUTIH YANG DIINFEKSI Staphylococcus aureus" alt="JURIS - EFEKTIVITAS GEL EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA TIKUS PUTIH YANG DIINFEKSI Staphylococcus aureus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/belimbing-wuluh-nacl-formulasi-gel-madu-penyembuha-thumb-3e1e6.webp" title="JURIS - EFEKTIVITAS GEL EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA TIKUS PUTIH YANG DIINFEKSI Staphylococcus aureus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/belimbing-wuluh-nacl-formulasi-gel-madu-penyembuha-thumb-3e1e6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/belimbing-wuluh-nacl-formulasi-gel-madu-penyembuha-thumb-3e1e6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/belimbing-wuluh-nacl-formulasi-gel-madu-penyembuha-thumb-3e1e6.webp 1x" title="JURIS - EFEKTIVITAS GEL EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA TIKUS PUTIH YANG DIINFEKSI Staphylococcus aureus" alt="JURIS - EFEKTIVITAS GEL EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA TIKUS PUTIH YANG DIINFEKSI Staphylococcus aureus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/belimbing-wuluh-nacl-formulasi-gel-madu-penyembuha-thumb-0e5de.webp" title="JURIS - EFEKTIVITAS GEL EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA TIKUS PUTIH YANG DIINFEKSI Staphylococcus aureus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/belimbing-wuluh-nacl-formulasi-gel-madu-penyembuha-thumb-0e5de.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/belimbing-wuluh-nacl-formulasi-gel-madu-penyembuha-thumb-0e5de.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/belimbing-wuluh-nacl-formulasi-gel-madu-penyembuha-thumb-0e5de.webp 1x" title="JURIS - EFEKTIVITAS GEL EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA TIKUS PUTIH YANG DIINFEKSI Staphylococcus aureus" alt="JURIS - EFEKTIVITAS GEL EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA TIKUS PUTIH YANG DIINFEKSI Staphylococcus aureus" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55210-belimbing-wuluh-nacl-formulasi-gel-madu-penyembuha" title="JURIS - EFEKTIVITAS GEL EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA TIKUS PUTIH YANG DIINFEKSI Staphylococcus aureus" target="_blank">EFEKTIVITAS GEL EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA TIKUS PUTIH YANG DIINFEKSI Staphylococcus aureus</a>: Penelitian lanjutan dapat menguji keamanan dan efektivitas gel ekstrak daun belimbing wuluh pada model hewan yang lebih besar dan secara bertahap melibatkan uji klinis pada manusia untuk mengkonfirmasi manfaatnya pada luka bakar yang terinfeksi bakteri. Selain itu, studi mekanistik yang meng taza saponin, flavonoid, dan tanin dalam ekstrak dapat mengidentifikasi komponen aktif dan jalur pengobatan spesifik, sehingga memudahkan optimasi formulasi gel. Terakhir, membandingkan gel ekstrak dengan antibiotik uU us Sch leak O lan atau silver sulfadiazine dapat menilai keuntungan relatif, termasuk profil keamanan, harga, dan potensi resistensi bakteri, yang bisa membantu menentukan posisi klinis produk ini dalam terapi luka bakar..
<br>Gel ekstrak daun belimbing wuluh terbukti efektif dalam penyembuhan luka bakar pada tikus putih yang terinfeksi Staphylococcus aureus.lebih baik daripada 6% dan setara dengan kontrol positif bioplasenton.Hasil ini menunjukkan potensi penggunaan ekstrak daun belimbing wuluh sebagai alternatif terapi topikal pada luka bakar yang terinfeksi bakteri
<br>World Health Organization (WHO) sekitar 180.000 kematian terjadi akibat luka bakar. Luka bakar merupakan penyebab cedera kedua terbanyak di Indonesia (1,3%). Proses penyembuhan luka bakar dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti luas, kedalaman luka bakar dan infeksi. Salah satu bakteri yang menyebabkan infeksi pada luka bakar Ia Staphylococcus aureus. Ekstrak daun belimbing wuluh, khususnya dalam bentuk gel, merupakan bahan alami yang efektif untuk penyembuhan luka bakar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas gel ekstrak daun belimbing wuluh terhadap penyembuhan luka bakar yang diinfeksi Staphylococcus aureusiscono.Tikuk putih, menggunakan desain true experimental...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/7/belimbing-wuluh-nacl-formulasi-gel-madu-penyembuha-thumb-0e5de.webp" type="image/webp" length="91416" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/belimbing-wuluh-nacl-formulasi-gel-madu-penyembuha-thumb-308c6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/belimbing-wuluh-nacl-formulasi-gel-madu-penyembuha-thumb-3e1e6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/belimbing-wuluh-nacl-formulasi-gel-madu-penyembuha-thumb-0e5de.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3332-stikes-isfi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16225-jiis-jurnal-ilmiah-ibnu-sina-ilmu-farmasi-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Risiko Rantai Pasok Menggunakan Metode House Of Risk HOR pada CV Padaidi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Risiko Rantai Pasok Menggunakan Metode House Of Risk HOR pada CV Padaidi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Risiko Rantai Pasok Menggunakan Metode House Of Risk HOR pada CV Padaidi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55224-strategi-mitigasi-radiasi-langkah-bencana</link>
	<guid isPermaLink="false">46ac95f7fb5b97423d0e8378701cb763</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 12:28:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ method cv ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,cv,flag,method,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan:1. Mengembangkan model House of Risk (HOR) dan Supply Chain Operation Reference (SCOR) yang lebih komprehensif dan terintegrasi untuk menganalisis dan mengelola ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Risiko Rantai Pasok Menggunakan Metode House Of Risk (HOR) pada CV. Padaidi: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan:1. Mengembangkan model House of Risk (HOR) dan Supply Chain Operation Reference (SCOR) yang lebih komprehensif dan terintegrasi untuk menganalisis dan mengelola risiko dalam rantai pasok. Model ini dapat mencakup lebih banyak variabel dan faktor yang mempengaruhi risiko, serta memberikan rekomendasi mitigasi yang lebih spesifik dan terukur.2. Melakukan studi kasus yang lebih luas dan mendalam pada sektor IKM Furniture untuk menguji efektivitas kombinasi metode HOR dan SCOR dalam meningkatkan ketahanan dan efisiensi rantai pasok. Studi ini dapat mencakup analisis risiko yang lebih detail, termasuk identifikasi risiko yang lebih spesifik dan strategi mitigasi yang sesuai.3. Menerapkan pendekatan multi-kriteria dalam pengambilan keputusan mitigasi risiko. Dengan menggunakan metode multi-kriteria, penelitian dapat mempertimbangkan berbagai faktor dan kriteria yang relevan dalam menentukan prioritas dan strategi mitigasi risiko. Hal ini dapat membantu perusahaan dalam membuat keputusan yang lebih terinformasi dan terukur.Dengan menggabungkan model HOR dan SCOR yang terintegrasi, melakukan studi kasus yang lebih luas, dan menerapkan pendekatan multi-kriteria, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam pengelolaan risiko rantai pasok, khususnya di sektor IKM Furniture.. Padaidi Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Furniture yang berlokasi di Morowali, Sulawesi Tengah, dapat disimpulkan bahwa kejadian risiko yang teridentifikasi yang kemungkinan besar akan muncul pada rantai pasok CV.Padaidi yaitu pada aktivitas plan terdapat 3 risiko, aktivitas source terdapat 4 risiko, aktivitas make terdapat 6 risiko, aktivitas delivery terdapat 3 risiko dan pada aktivitas return terdapat 2 risiko.Agen risiko (risk agent) pada rantai pasok CV.Proses pengolahan data menggunakan metode House of Risk tahap 1 dan melakukan analisis menggunakan diagram pareto, teridentifikasi 6 agen risiko prioritas yaitu menyesuaikan permintaan konsumen (A13), bahan baku habis (A6), pekerja yang tidak kompeten (A17), keterlambatan datangnya bahan baku (A5), ketidakmampuan supplier dalam memenuhi bahan baku (A9), APD yang terbatas (A8).Strategi mitigasi atau pencegahan yang diprioritaskan untuk mencegah penyebab (secara berurutan) penyediaan standar produk yang baku (PA1), pelatihan operator (PA3), memperbaiki perhitungan permintaan kepada supplier (PA4), menjaga jaringan supplier (PA5), menyediakan APD yang lengkap (PA6).Penelitian ini terbatas pada pengajuan usulan mitigasi dan cara mengimplementasikan usulan tersebut yang didasarkan pada identifikasi agen risiko dari berbagai kendala operasional dalam sistem rantai pasok.Usulan mitigasi ini belum diimplementasikan, sehingga efektivitasnya masih bersifat teoritis.Oleh karena itu, pada penelitian selanjutnya, sangat disarankan agar usulan aksi mitigasi ini diuji melalui implementasi langsung pada objek penelitian yang relevan.Hal ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kecocokan serta keberhasilan dari langkah-langkah mitigasi yang telah diusulkan.Selain itu, dapat mempertimbangkan penggunaan kombinasi metode lain dalam kerangka multi-criteria decision making (MCDM).Penggunaan berbagai alat MCDM ini dapat membantu dalam menentukan bobot alternatif yang lebih komprehensif dan objektif terhadap usulan aksi mitigasi.Dengan demikian, hasil penelitian dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam pengambilan keputusan strategis terkait pengelolaan risiko dalam sistem rantai pasok Persaingan bisnis saat ini tidak hanya terjadi antara perusahaan secara individual, tetapi juga antara jaringan bisnis. Perusahaan dituntut untuk tidak hanya menghasilkan produk yang berkualitas, tetapi juga memberikan nilai tambah yang signifikan dan menerapkan strategi yang tepat untuk bertahan dalam persaingan yang semakin ketat. Strategi yang efektif mencakup berbagai aspek, seperti perencanaan, produksi, dan pengiriman produk ke konsumen, yang semuanya merupakan bagian penting dari manajemen rantai pasok. Penelitian ini dilakukan di CV. Padaidi Sentra Industri Kecil... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/9/strategi-mitigasi-radiasi-langkah-bencana-pengelol-thumb-8e9e9.webp" title="JURIS - Analisis Risiko Rantai Pasok Menggunakan Metode House Of Risk (HOR) pada CV. Padaidi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/strategi-mitigasi-radiasi-langkah-bencana-pengelol-thumb-8e9e9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/strategi-mitigasi-radiasi-langkah-bencana-pengelol-thumb-8e9e9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/strategi-mitigasi-radiasi-langkah-bencana-pengelol-thumb-8e9e9.webp 1x" title="JURIS - Analisis Risiko Rantai Pasok Menggunakan Metode House Of Risk (HOR) pada CV. Padaidi" alt="JURIS - Analisis Risiko Rantai Pasok Menggunakan Metode House Of Risk (HOR) pada CV. Padaidi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/strategi-mitigasi-radiasi-langkah-bencana-pengelol-thumb-8c4b0.webp" title="JURIS - Analisis Risiko Rantai Pasok Menggunakan Metode House Of Risk (HOR) pada CV. Padaidi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/strategi-mitigasi-radiasi-langkah-bencana-pengelol-thumb-8c4b0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/strategi-mitigasi-radiasi-langkah-bencana-pengelol-thumb-8c4b0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/strategi-mitigasi-radiasi-langkah-bencana-pengelol-thumb-8c4b0.webp 1x" title="JURIS - Analisis Risiko Rantai Pasok Menggunakan Metode House Of Risk (HOR) pada CV. Padaidi" alt="JURIS - Analisis Risiko Rantai Pasok Menggunakan Metode House Of Risk (HOR) pada CV. Padaidi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/strategi-mitigasi-radiasi-langkah-bencana-pengelol-thumb-2e924.webp" title="JURIS - Analisis Risiko Rantai Pasok Menggunakan Metode House Of Risk (HOR) pada CV. Padaidi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/strategi-mitigasi-radiasi-langkah-bencana-pengelol-thumb-2e924.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/strategi-mitigasi-radiasi-langkah-bencana-pengelol-thumb-2e924.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/strategi-mitigasi-radiasi-langkah-bencana-pengelol-thumb-2e924.webp 1x" title="JURIS - Analisis Risiko Rantai Pasok Menggunakan Metode House Of Risk (HOR) pada CV. Padaidi" alt="JURIS - Analisis Risiko Rantai Pasok Menggunakan Metode House Of Risk (HOR) pada CV. Padaidi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55224-strategi-mitigasi-radiasi-langkah-bencana" title="JURIS - Analisis Risiko Rantai Pasok Menggunakan Metode House Of Risk (HOR) pada CV. Padaidi" target="_blank">Analisis Risiko Rantai Pasok Menggunakan Metode House Of Risk (HOR) pada CV. Padaidi</a>: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan:1. Mengembangkan model House of Risk (HOR) dan Supply Chain Operation Reference (SCOR) yang lebih komprehensif dan terintegrasi untuk menganalisis dan mengelola risiko dalam rantai pasok. Model ini dapat mencakup lebih banyak variabel dan faktor yang mempengaruhi risiko, serta memberikan rekomendasi mitigasi yang lebih spesifik dan terukur.2. Melakukan studi kasus yang lebih luas dan mendalam pada sektor IKM Furniture untuk menguji efektivitas kombinasi metode HOR dan SCOR dalam meningkatkan ketahanan dan efisiensi rantai pasok. Studi ini dapat mencakup analisis risiko yang lebih detail, termasuk identifikasi risiko yang lebih spesifik dan strategi mitigasi yang sesuai.3. Menerapkan pendekatan multi-kriteria dalam pengambilan keputusan mitigasi risiko. Dengan menggunakan metode multi-kriteria, penelitian dapat mempertimbangkan berbagai faktor dan kriteria yang relevan dalam menentukan prioritas dan strategi mitigasi risiko. Hal ini dapat membantu perusahaan dalam membuat keputusan yang lebih terinformasi dan terukur.Dengan menggabungkan model HOR dan SCOR yang terintegrasi, melakukan studi kasus yang lebih luas, dan menerapkan pendekatan multi-kriteria, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam pengelolaan risiko rantai pasok, khususnya di sektor IKM Furniture..
<br>Padaidi Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Furniture yang berlokasi di Morowali, Sulawesi Tengah, dapat disimpulkan bahwa kejadian risiko yang teridentifikasi yang kemungkinan besar akan muncul pada rantai pasok CV.Padaidi yaitu pada aktivitas plan terdapat 3 risiko, aktivitas source terdapat 4 risiko, aktivitas make terdapat 6 risiko, aktivitas delivery terdapat 3 risiko dan pada aktivitas return terdapat 2 risiko.Agen risiko (risk agent) pada rantai pasok CV.Proses pengolahan data menggunakan metode House of Risk tahap 1 dan melakukan analisis menggunakan diagram pareto, teridentifikasi 6 agen risiko prioritas yaitu menyesuaikan permintaan konsumen (A13), bahan baku habis (A6), pekerja yang tidak kompeten (A17), keterlambatan datangnya bahan baku (A5), ketidakmampuan supplier dalam memenuhi bahan baku (A9), APD yang terbatas (A8).Strategi mitigasi atau pencegahan yang diprioritaskan untuk mencegah penyebab (secara berurutan) penyediaan standar produk yang baku (PA1), pelatihan operator (PA3), memperbaiki perhitungan permintaan kepada supplier (PA4), menjaga jaringan supplier (PA5), menyediakan APD yang lengkap (PA6).Penelitian ini terbatas pada pengajuan usulan mitigasi dan cara mengimplementasikan usulan tersebut yang didasarkan pada identifikasi agen risiko dari berbagai kendala operasional dalam sistem rantai pasok.Usulan mitigasi ini belum diimplementasikan, sehingga efektivitasnya masih bersifat teoritis.Oleh karena itu, pada penelitian selanjutnya, sangat disarankan agar usulan aksi mitigasi ini diuji melalui implementasi langsung pada objek penelitian yang relevan.Hal ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kecocokan serta keberhasilan dari langkah-langkah mitigasi yang telah diusulkan.Selain itu, dapat mempertimbangkan penggunaan kombinasi metode lain dalam kerangka multi-criteria decision making (MCDM).Penggunaan berbagai alat MCDM ini dapat membantu dalam menentukan bobot alternatif yang lebih komprehensif dan objektif terhadap usulan aksi mitigasi.Dengan demikian, hasil penelitian dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam pengambilan keputusan strategis terkait pengelolaan risiko dalam sistem rantai pasok
<br>Persaingan bisnis saat ini tidak hanya terjadi antara perusahaan secara individual, tetapi juga antara jaringan bisnis. Perusahaan dituntut untuk tidak hanya menghasilkan produk yang berkualitas, tetapi juga memberikan nilai tambah yang signifikan dan menerapkan strategi yang tepat untuk bertahan dalam persaingan yang semakin ketat. Strategi yang efektif mencakup berbagai aspek, seperti perencanaan, produksi, dan pengiriman produk ke konsumen, yang semuanya merupakan bagian penting dari manajemen rantai pasok. Penelitian ini dilakukan di CV. Padaidi Sentra Industri Kecil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/9/strategi-mitigasi-radiasi-langkah-bencana-pengelol-thumb-2e924.webp" type="image/webp" length="109520" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/strategi-mitigasi-radiasi-langkah-bencana-pengelol-thumb-8e9e9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/strategi-mitigasi-radiasi-langkah-bencana-pengelol-thumb-8c4b0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/strategi-mitigasi-radiasi-langkah-bencana-pengelol-thumb-2e924.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-578-unpar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-661-jurnal-rekayasa-sistem-industri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dynamic System Modeling to Enhance Enrollment at Private University XYZ ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dynamic System Modeling to Enhance Enrollment at Private University XYZ ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dynamic System Modeling to Enhance Enrollment at Private University XYZ ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55222-biaya-promosi-evaluasi-destinasi-strategi</link>
	<guid isPermaLink="false">f65c255deababf02c3ade798663ce29a</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 12:07:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ method cv ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,cv,flag,method,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana variasi kriteria seleksi penerimaan mahasiswa memengaruhi dinamika jumlah pendaftar dengan menggunakan pendekatan sistem dinamik, sehingga dapat memberikan wawasan bagi kebijakan penerimaan yang lebih efektif; ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dynamic System Modeling to Enhance Enrollment at Private University XYZ: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana variasi kriteria seleksi penerimaan mahasiswa memengaruhi dinamika jumlah pendaftar dengan menggunakan pendekatan sistem dinamik, sehingga dapat memberikan wawasan bagi kebijakan penerimaan yang lebih efektif; selanjutnya, perlu dilakukan evaluasi komparatif terhadap strategi promosi melalui media sosial, misalnya membandingkan dampak kampanye di TikTok versus Instagram terhadap peningkatan jumlah pendaftar, guna mengidentifikasi platform yang paling efisien dan biaya-efektif; terakhir, peneliti dapat mengembangkan model yang mengintegrasikan skema beasiswa serta opsi pembayaran fleksibel untuk menilai kontribusinya terhadap retensi mahasiswa jangka panjang dan stabilitas jumlah pendaftar, yang akan memperkaya pemahaman tentang faktor-faktor finansial dalam konteks perguruan tinggi swasta.. Model sistem dinamik yang dikembangkan serta analisis skenario dapat menjadi dasar pengambilan keputusan untuk meningkatkan jumlah pendaftar, dengan menekankan optimalisasi biaya dan efektivitas promosi, peningkatan reputasi melalui peringkat dan publikasi, serta perluasan dukungan finansial seperti beasiswa dan skema pembayaran fleksibel.Pemanfaatan saluran media sosial seperti TikTok, YouTube, dan Instagram direkomendasikan untuk memperluas jangkauan promosi.Penelitian selanjutnya sebaiknya memasukkan variabel tambahan, termasuk proses seleksi penerimaan dan mekanisme daftar ulang mahasiswa, untuk menyempurnakan model dan meningkatkan akurasi prediksi Pendidikan tinggi menjadi salah satu jenjang pendidikan yang penting bagi masyarakat. Berdasarkan informasi bahwa Perguruan tinggi yang banyak di Indonesia adalah Perguruan tinggi Swasta (PTS). Hal ini menjadi persaingan yang cukup ketat antar PTS dan menjadi tantangan dalam menarik calon mahasiswa sehingga PTS perlu memperhatikan strategi dalam menjangkau mahasiswa. Perguruan tinggi XYZ adalah kampus dengan keunggulan seperti pembelajaran aktif, dosen bereputasi, kehidupan berasrama, fasilitas lengkap, dan lokasi asri. Namun, jumlah pendaftar PTS ini mengalami fluktuasi dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/d/biaya-promosi-evaluasi-destinasi-strategi-instagra-thumb-6c2e6.webp" title="JURIS - Dynamic System Modeling to Enhance Enrollment at Private University XYZ" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/biaya-promosi-evaluasi-destinasi-strategi-instagra-thumb-6c2e6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/biaya-promosi-evaluasi-destinasi-strategi-instagra-thumb-6c2e6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/biaya-promosi-evaluasi-destinasi-strategi-instagra-thumb-6c2e6.webp 1x" title="JURIS - Dynamic System Modeling to Enhance Enrollment at Private University XYZ" alt="JURIS - Dynamic System Modeling to Enhance Enrollment at Private University XYZ" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/biaya-promosi-evaluasi-destinasi-strategi-instagra-thumb-0cffd.webp" title="JURIS - Dynamic System Modeling to Enhance Enrollment at Private University XYZ" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/biaya-promosi-evaluasi-destinasi-strategi-instagra-thumb-0cffd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/biaya-promosi-evaluasi-destinasi-strategi-instagra-thumb-0cffd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/biaya-promosi-evaluasi-destinasi-strategi-instagra-thumb-0cffd.webp 1x" title="JURIS - Dynamic System Modeling to Enhance Enrollment at Private University XYZ" alt="JURIS - Dynamic System Modeling to Enhance Enrollment at Private University XYZ" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/biaya-promosi-evaluasi-destinasi-strategi-instagra-thumb-c67cb.webp" title="JURIS - Dynamic System Modeling to Enhance Enrollment at Private University XYZ" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/biaya-promosi-evaluasi-destinasi-strategi-instagra-thumb-c67cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/biaya-promosi-evaluasi-destinasi-strategi-instagra-thumb-c67cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/biaya-promosi-evaluasi-destinasi-strategi-instagra-thumb-c67cb.webp 1x" title="JURIS - Dynamic System Modeling to Enhance Enrollment at Private University XYZ" alt="JURIS - Dynamic System Modeling to Enhance Enrollment at Private University XYZ" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55222-biaya-promosi-evaluasi-destinasi-strategi" title="JURIS - Dynamic System Modeling to Enhance Enrollment at Private University XYZ" target="_blank">Dynamic System Modeling to Enhance Enrollment at Private University XYZ</a>: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana variasi kriteria seleksi penerimaan mahasiswa memengaruhi dinamika jumlah pendaftar dengan menggunakan pendekatan sistem dinamik, sehingga dapat memberikan wawasan bagi kebijakan penerimaan yang lebih efektif; selanjutnya, perlu dilakukan evaluasi komparatif terhadap strategi promosi melalui media sosial, misalnya membandingkan dampak kampanye di TikTok versus Instagram terhadap peningkatan jumlah pendaftar, guna mengidentifikasi platform yang paling efisien dan biaya-efektif; terakhir, peneliti dapat mengembangkan model yang mengintegrasikan skema beasiswa serta opsi pembayaran fleksibel untuk menilai kontribusinya terhadap retensi mahasiswa jangka panjang dan stabilitas jumlah pendaftar, yang akan memperkaya pemahaman tentang faktor-faktor finansial dalam konteks perguruan tinggi swasta..
<br>Model sistem dinamik yang dikembangkan serta analisis skenario dapat menjadi dasar pengambilan keputusan untuk meningkatkan jumlah pendaftar, dengan menekankan optimalisasi biaya dan efektivitas promosi, peningkatan reputasi melalui peringkat dan publikasi, serta perluasan dukungan finansial seperti beasiswa dan skema pembayaran fleksibel.Pemanfaatan saluran media sosial seperti TikTok, YouTube, dan Instagram direkomendasikan untuk memperluas jangkauan promosi.Penelitian selanjutnya sebaiknya memasukkan variabel tambahan, termasuk proses seleksi penerimaan dan mekanisme daftar ulang mahasiswa, untuk menyempurnakan model dan meningkatkan akurasi prediksi
<br>Pendidikan tinggi menjadi salah satu jenjang pendidikan yang penting bagi masyarakat. Berdasarkan informasi bahwa Perguruan tinggi yang banyak di Indonesia adalah Perguruan tinggi Swasta (PTS). Hal ini menjadi persaingan yang cukup ketat antar PTS dan menjadi tantangan dalam menarik calon mahasiswa sehingga PTS perlu memperhatikan strategi dalam menjangkau mahasiswa. Perguruan tinggi XYZ adalah kampus dengan keunggulan seperti pembelajaran aktif, dosen bereputasi, kehidupan berasrama, fasilitas lengkap, dan lokasi asri. Namun, jumlah pendaftar PTS ini mengalami fluktuasi dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/d/biaya-promosi-evaluasi-destinasi-strategi-instagra-thumb-6c2e6.webp" type="image/webp" length="71510" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/biaya-promosi-evaluasi-destinasi-strategi-instagra-thumb-6c2e6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/biaya-promosi-evaluasi-destinasi-strategi-instagra-thumb-0cffd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/biaya-promosi-evaluasi-destinasi-strategi-instagra-thumb-c67cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-578-unpar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-661-jurnal-rekayasa-sistem-industri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ THE IMPACT OF PVA CONCENTRATION ON THE PHYSICAL QUALITY OF THE Eleutherine palmifolia L Merr LEAVES PEEL OFF GEL MASK ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ THE IMPACT OF PVA CONCENTRATION ON THE PHYSICAL QUALITY OF THE Eleutherine palmifolia L Merr LEAVES PEEL OFF GEL MASK ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ THE IMPACT OF PVA CONCENTRATION ON THE PHYSICAL QUALITY OF THE Eleutherine palmifolia L Merr LEAVES PEEL OFF GEL MASK ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55221-daun-bawang-peel-off-gel-mask-masker</link>
	<guid isPermaLink="false">76ca2475553c887801e55d669f7bcad6</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 12:03:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ studi silico ]]></category>
	<category><![CDATA[ mekanisme ko ]]></category>
	<category><![CDATA[ off gel mask ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gel,ko,mask,mekanisme,off,silico,studi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh konsentrasi PVA yang berbeda terhadap sifat fisik dan aktivitas antioksidan masker gel peel-off. Selain itu, dapat dieksplorasi potensi penggunaan bahan-bahan alami lainnya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - THE IMPACT OF PVA CONCENTRATION ON THE PHYSICAL QUALITY OF THE Eleutherine palmifolia (L.) Merr LEAVES PEEL-OFF GEL MASK: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh konsentrasi PVA yang berbeda terhadap sifat fisik dan aktivitas antioksidan masker gel peel-off. Selain itu, dapat dieksplorasi potensi penggunaan bahan-bahan alami lainnya sebagai gelling agent atau bahan aktif dalam masker gel peel-off. Penelitian ini juga dapat dikembangkan dengan menguji efektivitas masker gel peel-off dalam mengurangi kerusakan kulit akibat paparan sinar ultraviolet. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan formulasi masker gel peel-off yang optimal dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti konsentrasi PVA, bahan aktif, dan sifat fisik.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua komposisi masker gel peel-off memenuhi persyaratan uji sifat fisik dan memiliki aktivitas antioksidan.Analisis statistik one-way ANOVA mengungkapkan variasi yang signifikan (p ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/b/daun-bawang-peel-off-gel-mask-masker-peel-off-ekst-thumb-db0e6.webp" title="JURIS - THE IMPACT OF PVA CONCENTRATION ON THE PHYSICAL QUALITY OF THE Eleutherine palmifolia (L.) Merr LEAVES PEEL-OFF GEL MASK" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/daun-bawang-peel-off-gel-mask-masker-peel-off-ekst-thumb-db0e6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/daun-bawang-peel-off-gel-mask-masker-peel-off-ekst-thumb-db0e6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/daun-bawang-peel-off-gel-mask-masker-peel-off-ekst-thumb-db0e6.webp 1x" title="JURIS - THE IMPACT OF PVA CONCENTRATION ON THE PHYSICAL QUALITY OF THE Eleutherine palmifolia (L.) Merr LEAVES PEEL-OFF GEL MASK" alt="JURIS - THE IMPACT OF PVA CONCENTRATION ON THE PHYSICAL QUALITY OF THE Eleutherine palmifolia (L.) Merr LEAVES PEEL-OFF GEL MASK" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/b/daun-bawang-peel-off-gel-mask-masker-peel-off-ekst-thumb-2b9ef.webp" title="JURIS - THE IMPACT OF PVA CONCENTRATION ON THE PHYSICAL QUALITY OF THE Eleutherine palmifolia (L.) Merr LEAVES PEEL-OFF GEL MASK" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/daun-bawang-peel-off-gel-mask-masker-peel-off-ekst-thumb-2b9ef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/daun-bawang-peel-off-gel-mask-masker-peel-off-ekst-thumb-2b9ef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/daun-bawang-peel-off-gel-mask-masker-peel-off-ekst-thumb-2b9ef.webp 1x" title="JURIS - THE IMPACT OF PVA CONCENTRATION ON THE PHYSICAL QUALITY OF THE Eleutherine palmifolia (L.) Merr LEAVES PEEL-OFF GEL MASK" alt="JURIS - THE IMPACT OF PVA CONCENTRATION ON THE PHYSICAL QUALITY OF THE Eleutherine palmifolia (L.) Merr LEAVES PEEL-OFF GEL MASK" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/b/daun-bawang-peel-off-gel-mask-masker-peel-off-ekst-thumb-472c7.webp" title="JURIS - THE IMPACT OF PVA CONCENTRATION ON THE PHYSICAL QUALITY OF THE Eleutherine palmifolia (L.) Merr LEAVES PEEL-OFF GEL MASK" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/daun-bawang-peel-off-gel-mask-masker-peel-off-ekst-thumb-472c7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/daun-bawang-peel-off-gel-mask-masker-peel-off-ekst-thumb-472c7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/daun-bawang-peel-off-gel-mask-masker-peel-off-ekst-thumb-472c7.webp 1x" title="JURIS - THE IMPACT OF PVA CONCENTRATION ON THE PHYSICAL QUALITY OF THE Eleutherine palmifolia (L.) Merr LEAVES PEEL-OFF GEL MASK" alt="JURIS - THE IMPACT OF PVA CONCENTRATION ON THE PHYSICAL QUALITY OF THE Eleutherine palmifolia (L.) Merr LEAVES PEEL-OFF GEL MASK" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55221-daun-bawang-peel-off-gel-mask-masker" title="JURIS - THE IMPACT OF PVA CONCENTRATION ON THE PHYSICAL QUALITY OF THE Eleutherine palmifolia (L.) Merr LEAVES PEEL-OFF GEL MASK" target="_blank">THE IMPACT OF PVA CONCENTRATION ON THE PHYSICAL QUALITY OF THE Eleutherine palmifolia (L.) Merr LEAVES PEEL-OFF GEL MASK</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh konsentrasi PVA yang berbeda terhadap sifat fisik dan aktivitas antioksidan masker gel peel-off. Selain itu, dapat dieksplorasi potensi penggunaan bahan-bahan alami lainnya sebagai gelling agent atau bahan aktif dalam masker gel peel-off. Penelitian ini juga dapat dikembangkan dengan menguji efektivitas masker gel peel-off dalam mengurangi kerusakan kulit akibat paparan sinar ultraviolet. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan formulasi masker gel peel-off yang optimal dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti konsentrasi PVA, bahan aktif, dan sifat fisik..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua komposisi masker gel peel-off memenuhi persyaratan uji sifat fisik dan memiliki aktivitas antioksidan.Analisis statistik one-way ANOVA mengungkapkan variasi yang signifikan (p<0,05) dalam kecepatan pengeringan persiapan
<br>Bawang dayak (Eleutherine palifolia Merr.) merupakan obat tradisional yang digunakan oleh masyarakat daerah Kalimantan Tengah untuk mengobati berbagai penyakit. Daun bawang dayak mengandung senyawa flavonoid. Ekstrak daun bawang dayak memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat dengan nilai IC50 45,33 ppm. Antioksidan efektif untuk mencegah kerusakan kulit akibat paparan sinar ultraviolet. Potensi daun bawang dayak sebagai antioksidan dapat dimanfaatkan dalam bentuk masker gel peel-off. Masker gel peel-off diformulasikan dengan variasi basis polivinil alkohol (PVA) F1 10%, F2 12%, dan F3 14%. Konsentrasi PVA merupakan faktor terpenting...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/b/daun-bawang-peel-off-gel-mask-masker-peel-off-ekst-thumb-472c7.webp" type="image/webp" length="97370" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/daun-bawang-peel-off-gel-mask-masker-peel-off-ekst-thumb-db0e6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/daun-bawang-peel-off-gel-mask-masker-peel-off-ekst-thumb-2b9ef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/daun-bawang-peel-off-gel-mask-masker-peel-off-ekst-thumb-472c7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3332-stikes-isfi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16225-jiis-jurnal-ilmiah-ibnu-sina-ilmu-farmasi-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ AKTIVITAS ANTIINFLAMASI DAN ANTIOKSIDAN KOMBINASI EKSTRAK ETANOL BUNGA ROSELA Hibiscus sabdariffa DAN DAUN PEGAGAN Centella asiatica PADA TIKUS WISTAR JANTAN DENGAN OBESITAS ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ AKTIVITAS ANTIINFLAMASI DAN ANTIOKSIDAN KOMBINASI EKSTRAK ETANOL BUNGA ROSELA Hibiscus sabdariffa DAN DAUN PEGAGAN Centella asiatica PADA TIKUS WISTAR JANTAN DENGAN OBESITAS ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ AKTIVITAS ANTIINFLAMASI DAN ANTIOKSIDAN KOMBINASI EKSTRAK ETANOL BUNGA ROSELA Hibiscus sabdariffa DAN DAUN PEGAGAN Centella asiatica PADA TIKUS WISTAR JANTAN DENGAN OBESITAS ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55220-kombinasi-ekstrak-biji-efek-tablet</link>
	<guid isPermaLink="false">d18af81b28625456cc580461fa3e9899</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 11:50:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ daun pegagan ]]></category>
	<category><![CDATA[ silico study ]]></category>
	<category><![CDATA[ khairun nisa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[daun,khairun,nisa,pegagan,silico,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi senyawa aktif dalam kombinasi ekstrak etanol bunga rosela dan daun pegagan yang bertanggung jawab ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - AKTIVITAS ANTIINFLAMASI DAN ANTIOKSIDAN KOMBINASI EKSTRAK ETANOL BUNGA ROSELA (Hibiscus sabdariffa) DAN DAUN PEGAGAN (Centella asiatica) PADA TIKUS WISTAR JANTAN DENGAN OBESITAS: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi senyawa aktif dalam kombinasi ekstrak etanol bunga rosela dan daun pegagan yang bertanggung jawab atas aktivitas antiinflamasi dan antioksidan. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menguji efek kombinasi ekstrak ini pada manusia, terutama pada individu dengan obesitas. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan dosis dan frekuensi pemberian kombinasi ekstrak ini untuk mencapai efek terapeutik yang optimal.. Pemberian kombinasi ekstrak etanol bunga rosela dan daun pegagan memiliki pengaruh terhadap kadar MDA dan TNF-.Kombinasi ekstrak etanol bunga rosela dan daun pegagan dengan dosis 250.100 mg/kgBB dapat menurunkan kadar MDA paling tinggi, sedangkan kombinasi ekstrak etanol bunga rosela dan daun pegagan dengan dosis 125.200 mg/kgBB merupakan dosis yang paling efektif dalam menurunkan kadar TNF- Salah satu pemicu obesitas adalah makanan tinggi lemak dan tinggi karbohidrat yang meningkatkan asam lemak bebas dan Reactive Oxygen Species (ROS). Hal ini merangsang peningkatan stres oksidatif dan inflamasi kronis, yang berperan dalam berbagai penyakit degeneratif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi dan dosis efektif kombinasi ekstrak etanol bunga rosela (Hibiscus sabdariffa) dan daun pegagan (Centella asiatica) terhadap stres oksidatif (diwakili oleh kadar Malondialdehid atau MDA) dan pengaruhnya terhadap inflamasi (diwakili oleh kadar Tumor Necrosis Factor alpha atau TNF-). Metode penelitian ini adalah preventif eksperimental secara in vivo menggunakan 35 ekor tikus yang terbagi menjadi kelompok normal, kelompok... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/9/kombinasi-ekstrak-biji-efek-tablet-centella-asiati-thumb-f5321.webp" title="JURIS - AKTIVITAS ANTIINFLAMASI DAN ANTIOKSIDAN KOMBINASI EKSTRAK ETANOL BUNGA ROSELA (Hibiscus sabdariffa) DAN DAUN PEGAGAN (Centella asiatica) PADA TIKUS WISTAR JANTAN DENGAN OBESITAS" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/kombinasi-ekstrak-biji-efek-tablet-centella-asiati-thumb-f5321.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/kombinasi-ekstrak-biji-efek-tablet-centella-asiati-thumb-f5321.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/kombinasi-ekstrak-biji-efek-tablet-centella-asiati-thumb-f5321.webp 1x" title="JURIS - AKTIVITAS ANTIINFLAMASI DAN ANTIOKSIDAN KOMBINASI EKSTRAK ETANOL BUNGA ROSELA (Hibiscus sabdariffa) DAN DAUN PEGAGAN (Centella asiatica) PADA TIKUS WISTAR JANTAN DENGAN OBESITAS" alt="JURIS - AKTIVITAS ANTIINFLAMASI DAN ANTIOKSIDAN KOMBINASI EKSTRAK ETANOL BUNGA ROSELA (Hibiscus sabdariffa) DAN DAUN PEGAGAN (Centella asiatica) PADA TIKUS WISTAR JANTAN DENGAN OBESITAS" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/kombinasi-ekstrak-biji-efek-tablet-centella-asiati-thumb-f925c.webp" title="JURIS - AKTIVITAS ANTIINFLAMASI DAN ANTIOKSIDAN KOMBINASI EKSTRAK ETANOL BUNGA ROSELA (Hibiscus sabdariffa) DAN DAUN PEGAGAN (Centella asiatica) PADA TIKUS WISTAR JANTAN DENGAN OBESITAS" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/kombinasi-ekstrak-biji-efek-tablet-centella-asiati-thumb-f925c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/kombinasi-ekstrak-biji-efek-tablet-centella-asiati-thumb-f925c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/kombinasi-ekstrak-biji-efek-tablet-centella-asiati-thumb-f925c.webp 1x" title="JURIS - AKTIVITAS ANTIINFLAMASI DAN ANTIOKSIDAN KOMBINASI EKSTRAK ETANOL BUNGA ROSELA (Hibiscus sabdariffa) DAN DAUN PEGAGAN (Centella asiatica) PADA TIKUS WISTAR JANTAN DENGAN OBESITAS" alt="JURIS - AKTIVITAS ANTIINFLAMASI DAN ANTIOKSIDAN KOMBINASI EKSTRAK ETANOL BUNGA ROSELA (Hibiscus sabdariffa) DAN DAUN PEGAGAN (Centella asiatica) PADA TIKUS WISTAR JANTAN DENGAN OBESITAS" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/kombinasi-ekstrak-biji-efek-tablet-centella-asiati-thumb-8c33c.webp" title="JURIS - AKTIVITAS ANTIINFLAMASI DAN ANTIOKSIDAN KOMBINASI EKSTRAK ETANOL BUNGA ROSELA (Hibiscus sabdariffa) DAN DAUN PEGAGAN (Centella asiatica) PADA TIKUS WISTAR JANTAN DENGAN OBESITAS" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/kombinasi-ekstrak-biji-efek-tablet-centella-asiati-thumb-8c33c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/kombinasi-ekstrak-biji-efek-tablet-centella-asiati-thumb-8c33c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/kombinasi-ekstrak-biji-efek-tablet-centella-asiati-thumb-8c33c.webp 1x" title="JURIS - AKTIVITAS ANTIINFLAMASI DAN ANTIOKSIDAN KOMBINASI EKSTRAK ETANOL BUNGA ROSELA (Hibiscus sabdariffa) DAN DAUN PEGAGAN (Centella asiatica) PADA TIKUS WISTAR JANTAN DENGAN OBESITAS" alt="JURIS - AKTIVITAS ANTIINFLAMASI DAN ANTIOKSIDAN KOMBINASI EKSTRAK ETANOL BUNGA ROSELA (Hibiscus sabdariffa) DAN DAUN PEGAGAN (Centella asiatica) PADA TIKUS WISTAR JANTAN DENGAN OBESITAS" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55220-kombinasi-ekstrak-biji-efek-tablet" title="JURIS - AKTIVITAS ANTIINFLAMASI DAN ANTIOKSIDAN KOMBINASI EKSTRAK ETANOL BUNGA ROSELA (Hibiscus sabdariffa) DAN DAUN PEGAGAN (Centella asiatica) PADA TIKUS WISTAR JANTAN DENGAN OBESITAS" target="_blank">AKTIVITAS ANTIINFLAMASI DAN ANTIOKSIDAN KOMBINASI EKSTRAK ETANOL BUNGA ROSELA (Hibiscus sabdariffa) DAN DAUN PEGAGAN (Centella asiatica) PADA TIKUS WISTAR JANTAN DENGAN OBESITAS</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi senyawa aktif dalam kombinasi ekstrak etanol bunga rosela dan daun pegagan yang bertanggung jawab atas aktivitas antiinflamasi dan antioksidan. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menguji efek kombinasi ekstrak ini pada manusia, terutama pada individu dengan obesitas. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan dosis dan frekuensi pemberian kombinasi ekstrak ini untuk mencapai efek terapeutik yang optimal..
<br>Pemberian kombinasi ekstrak etanol bunga rosela dan daun pegagan memiliki pengaruh terhadap kadar MDA dan TNF-.Kombinasi ekstrak etanol bunga rosela dan daun pegagan dengan dosis 250.100 mg/kgBB dapat menurunkan kadar MDA paling tinggi, sedangkan kombinasi ekstrak etanol bunga rosela dan daun pegagan dengan dosis 125.200 mg/kgBB merupakan dosis yang paling efektif dalam menurunkan kadar TNF-
<br>Salah satu pemicu obesitas adalah makanan tinggi lemak dan tinggi karbohidrat yang meningkatkan asam lemak bebas dan Reactive Oxygen Species (ROS). Hal ini merangsang peningkatan stres oksidatif dan inflamasi kronis, yang berperan dalam berbagai penyakit degeneratif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi dan dosis efektif kombinasi ekstrak etanol bunga rosela (Hibiscus sabdariffa) dan daun pegagan (Centella asiatica) terhadap stres oksidatif (diwakili oleh kadar Malondialdehid atau MDA) dan pengaruhnya terhadap inflamasi (diwakili oleh kadar Tumor Necrosis Factor alpha atau TNF-). Metode penelitian ini adalah preventif eksperimental secara in vivo menggunakan 35 ekor tikus yang terbagi menjadi kelompok normal, kelompok...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/9/kombinasi-ekstrak-biji-efek-tablet-centella-asiati-thumb-f5321.webp" type="image/webp" length="65094" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/kombinasi-ekstrak-biji-efek-tablet-centella-asiati-thumb-f5321.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/kombinasi-ekstrak-biji-efek-tablet-centella-asiati-thumb-f925c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/kombinasi-ekstrak-biji-efek-tablet-centella-asiati-thumb-8c33c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3332-stikes-isfi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16225-jiis-jurnal-ilmiah-ibnu-sina-ilmu-farmasi-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ FORMULASI NANOHIDROGEL EKSTRAK DAUN KELORA Moringa oleifera DENGAN VARIASI KONSENTRASIACARBOPOLA980 SEBAGAI PERAWATAN LUKA SAYAT ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ FORMULASI NANOHIDROGEL EKSTRAK DAUN KELORA Moringa oleifera DENGAN VARIASI KONSENTRASIACARBOPOLA980 SEBAGAI PERAWATAN LUKA SAYAT ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ FORMULASI NANOHIDROGEL EKSTRAK DAUN KELORA Moringa oleifera DENGAN VARIASI KONSENTRASIACARBOPOLA980 SEBAGAI PERAWATAN LUKA SAYAT ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55211-ekstrak-moringa-oleifera-gel-centella-pera</link>
	<guid isPermaLink="false">a0b5c37d5a131541d151c58720d656dc</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 11:48:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ daun pegagan ]]></category>
	<category><![CDATA[ silico study ]]></category>
	<category><![CDATA[ khairun nisa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[daun,khairun,nisa,pegagan,silico,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menguji efektivitas nanohidrogel ekstrak daun kelor dalam mempercepat proses penyembuhan luka sayat pada manusia. 2. Meneliti potensi penggunaan nanohidrogel ini ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - FORMULASI NANOHIDROGEL EKSTRAK DAUN KELORA(Moringa oleifera) DENGAN VARIASI KONSENTRASIACARBOPOLA980 SEBAGAI PERAWATAN LUKA SAYAT: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menguji efektivitas nanohidrogel ekstrak daun kelor dalam mempercepat proses penyembuhan luka sayat pada manusia. 2. Meneliti potensi penggunaan nanohidrogel ini sebagai alternatif pengobatan luka sayat yang lebih aman dan efektif dibandingkan obat-obatan kimia. 3. Melakukan studi lebih lanjut untuk mengoptimalkan formulasi nanohidrogel dengan variasi konsentrasi Carbopol 980, agar dapat meningkatkan efektivitas penyembuhan luka sayat dan mengurangi risiko efek samping.. Penggunaan variasi Carbopol 980 memiliki pengaruh pada uji pH, viskositas, daya sebar, dan daya lekat.Dari hasil evaluasi nanohidrogel ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) didapatkan formula yang paling optimal yaitu formula 4 dengan konsentrasi Carbopol 980 yaitu 1% Luka sayat terjadi akibat kerusakan atau kehilangan jaringan tubuh yang disebabkan oleh benda tajam, yang dapat mengakibatkan pendarahan serta peradangan. Hidrogel merupakan salah satu bahan yang cocok untuk digunakan sebagai penutup luka, karena dapat memberikan efek lembab dan menyejukkan pada area luka, yang membantu mengurangi pembengkakan. Nanohidrogel, hasil perkembangan nanoteknologi, memiliki ukuran partikel antara 10 hingga 1000 nm. Pembuatan nanohidrogel membutuhkan agen pengental untuk menghasilkan sediaan yang memenuhi kriteria, seperti Carbopol 980. Nanohidrogel ini dibuat dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/6/ekstrak-moringa-oleifera-gel-centella-perawatan-lu-thumb-e2337.webp" title="JURIS - FORMULASI NANOHIDROGEL EKSTRAK DAUN KELORA(Moringa oleifera) DENGAN VARIASI KONSENTRASIACARBOPOLA980 SEBAGAI PERAWATAN LUKA SAYAT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/ekstrak-moringa-oleifera-gel-centella-perawatan-lu-thumb-e2337.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/ekstrak-moringa-oleifera-gel-centella-perawatan-lu-thumb-e2337.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/ekstrak-moringa-oleifera-gel-centella-perawatan-lu-thumb-e2337.webp 1x" title="JURIS - FORMULASI NANOHIDROGEL EKSTRAK DAUN KELORA(Moringa oleifera) DENGAN VARIASI KONSENTRASIACARBOPOLA980 SEBAGAI PERAWATAN LUKA SAYAT" alt="JURIS - FORMULASI NANOHIDROGEL EKSTRAK DAUN KELORA(Moringa oleifera) DENGAN VARIASI KONSENTRASIACARBOPOLA980 SEBAGAI PERAWATAN LUKA SAYAT" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/6/ekstrak-moringa-oleifera-gel-centella-perawatan-lu-thumb-1e7ad.webp" title="JURIS - FORMULASI NANOHIDROGEL EKSTRAK DAUN KELORA(Moringa oleifera) DENGAN VARIASI KONSENTRASIACARBOPOLA980 SEBAGAI PERAWATAN LUKA SAYAT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/ekstrak-moringa-oleifera-gel-centella-perawatan-lu-thumb-1e7ad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/ekstrak-moringa-oleifera-gel-centella-perawatan-lu-thumb-1e7ad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/ekstrak-moringa-oleifera-gel-centella-perawatan-lu-thumb-1e7ad.webp 1x" title="JURIS - FORMULASI NANOHIDROGEL EKSTRAK DAUN KELORA(Moringa oleifera) DENGAN VARIASI KONSENTRASIACARBOPOLA980 SEBAGAI PERAWATAN LUKA SAYAT" alt="JURIS - FORMULASI NANOHIDROGEL EKSTRAK DAUN KELORA(Moringa oleifera) DENGAN VARIASI KONSENTRASIACARBOPOLA980 SEBAGAI PERAWATAN LUKA SAYAT" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/6/ekstrak-moringa-oleifera-gel-centella-perawatan-lu-thumb-c44fc.webp" title="JURIS - FORMULASI NANOHIDROGEL EKSTRAK DAUN KELORA(Moringa oleifera) DENGAN VARIASI KONSENTRASIACARBOPOLA980 SEBAGAI PERAWATAN LUKA SAYAT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/ekstrak-moringa-oleifera-gel-centella-perawatan-lu-thumb-c44fc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/ekstrak-moringa-oleifera-gel-centella-perawatan-lu-thumb-c44fc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/ekstrak-moringa-oleifera-gel-centella-perawatan-lu-thumb-c44fc.webp 1x" title="JURIS - FORMULASI NANOHIDROGEL EKSTRAK DAUN KELORA(Moringa oleifera) DENGAN VARIASI KONSENTRASIACARBOPOLA980 SEBAGAI PERAWATAN LUKA SAYAT" alt="JURIS - FORMULASI NANOHIDROGEL EKSTRAK DAUN KELORA(Moringa oleifera) DENGAN VARIASI KONSENTRASIACARBOPOLA980 SEBAGAI PERAWATAN LUKA SAYAT" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55211-ekstrak-moringa-oleifera-gel-centella-pera" title="JURIS - FORMULASI NANOHIDROGEL EKSTRAK DAUN KELORA(Moringa oleifera) DENGAN VARIASI KONSENTRASIACARBOPOLA980 SEBAGAI PERAWATAN LUKA SAYAT" target="_blank">FORMULASI NANOHIDROGEL EKSTRAK DAUN KELORA(Moringa oleifera) DENGAN VARIASI KONSENTRASIACARBOPOLA980 SEBAGAI PERAWATAN LUKA SAYAT</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menguji efektivitas nanohidrogel ekstrak daun kelor dalam mempercepat proses penyembuhan luka sayat pada manusia. 2. Meneliti potensi penggunaan nanohidrogel ini sebagai alternatif pengobatan luka sayat yang lebih aman dan efektif dibandingkan obat-obatan kimia. 3. Melakukan studi lebih lanjut untuk mengoptimalkan formulasi nanohidrogel dengan variasi konsentrasi Carbopol 980, agar dapat meningkatkan efektivitas penyembuhan luka sayat dan mengurangi risiko efek samping..
<br>Penggunaan variasi Carbopol 980 memiliki pengaruh pada uji pH, viskositas, daya sebar, dan daya lekat.Dari hasil evaluasi nanohidrogel ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) didapatkan formula yang paling optimal yaitu formula 4 dengan konsentrasi Carbopol 980 yaitu 1%
<br>Luka sayat terjadi akibat kerusakan atau kehilangan jaringan tubuh yang disebabkan oleh benda tajam, yang dapat mengakibatkan pendarahan serta peradangan. Hidrogel merupakan salah satu bahan yang cocok untuk digunakan sebagai penutup luka, karena dapat memberikan efek lembab dan menyejukkan pada area luka, yang membantu mengurangi pembengkakan. Nanohidrogel, hasil perkembangan nanoteknologi, memiliki ukuran partikel antara 10 hingga 1000 nm. Pembuatan nanohidrogel membutuhkan agen pengental untuk menghasilkan sediaan yang memenuhi kriteria, seperti Carbopol 980. Nanohidrogel ini dibuat dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/6/ekstrak-moringa-oleifera-gel-centella-perawatan-lu-thumb-1e7ad.webp" type="image/webp" length="80434" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/ekstrak-moringa-oleifera-gel-centella-perawatan-lu-thumb-e2337.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/ekstrak-moringa-oleifera-gel-centella-perawatan-lu-thumb-1e7ad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/ekstrak-moringa-oleifera-gel-centella-perawatan-lu-thumb-c44fc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3332-stikes-isfi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16225-jiis-jurnal-ilmiah-ibnu-sina-ilmu-farmasi-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Determinasi Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Di Puskesmas Terara Analisis Korelasi Faktor Faktor Pengaruh ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Determinasi Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Di Puskesmas Terara Analisis Korelasi Faktor Faktor Pengaruh ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Determinasi Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Di Puskesmas Terara Analisis Korelasi Faktor Faktor Pengaruh ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55214-cedera-motivasi-pasien-klien-dm-tipe-minum-obat</link>
	<guid isPermaLink="false">e948cb8fa5c0240299be2ef9935ca2d2</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 11:37:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ studi silico ]]></category>
	<category><![CDATA[ mekanisme ko ]]></category>
	<category><![CDATA[ off gel mask ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gel,ko,mask,mekanisme,off,silico,studi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana intervensi edukasi digital berbasis aplikasi mobile dapat meningkatkan pengetahuan dan motivasi pasien diabetes mellitus tipe II di Puskesmas Terara, dengan menguji perbedaan tingkat kepatuhan obat antara ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Determinasi Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Di Puskesmas Terara: Analisis Korelasi Faktor-Faktor Pengaruh: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana intervensi edukasi digital berbasis aplikasi mobile dapat meningkatkan pengetahuan dan motivasi pasien diabetes mellitus tipe II di Puskesmas Terara, dengan menguji perbedaan tingkat kepatuhan obat antara kelompok yang menerima aplikasi dan kelompok kontrol selama enam bulan. Selain itu, diperlukan studi longitudinal untuk mengevaluasi pengaruh perubahan status pekerjaan dan dukungan keluarga terhadap kepatuhan obat pada pasien DM tipe II, khususnya menilai apakah peningkatan fleksibilitas kerja atau program dukungan keluarga berkelanjutan dapat memperbaiki kepatuhan dalam jangka panjang. Selanjutnya, penelitian kualitatif dapat menggali persepsi tenaga kesehatan tentang hambatan atau strategi efektif dalam memberikan dukungan kepada pasien, guna mengidentifikasi faktor-faktor yang belum terukur secara kuantitatif serta merumuskan model intervensi yang lebih holistik. Penelitian juga dapat membandingkan efektivitas pendekatan psikososial versus pendekatan klinis tradisional dalam meningkatkan kepatuhan obat, dengan mengukur perubahan sikap dan motivasi pasien secara berkala.. Faktor-faktor yang terbukti mempengaruhi kepatuhan minum obat pasien diabetes mellitus tipe II di Puskesmas Terara terhadap pengobatan mencakup jenis kelamin, status pekerjaan, tingkat pengetahuan, sikap, motivasi, serta dukungan keluarga Diabetes mellitus adalah penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan berkelanjutan karena tidak dapat disembuhkan secara permanen. Kepatuhan terhadap rencana pengobatan sangat penting untuk mencegah penurunan kondisi fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi antara faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan minum obat pada pasien diabetes mellitus tipe II di Puskesmas Terara. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian terdiri dari 151 pasien diabetes mellitus tipe II, dengan sampel sebanyak 35 orang yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Fisher. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti jenis kelamin (P=0,015), pekerjaan (P=0,015), pengetahuan (P=0,006), sikap (P=0,001), motivasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/6/cedera-motivasi-pasien-klien-dm-tipe-minum-obat-ke-thumb-b0ac0.webp" title="JURIS - Determinasi Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Di Puskesmas Terara: Analisis Korelasi Faktor-Faktor Pengaruh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/cedera-motivasi-pasien-klien-dm-tipe-minum-obat-ke-thumb-b0ac0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/cedera-motivasi-pasien-klien-dm-tipe-minum-obat-ke-thumb-b0ac0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/cedera-motivasi-pasien-klien-dm-tipe-minum-obat-ke-thumb-b0ac0.webp 1x" title="JURIS - Determinasi Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Di Puskesmas Terara: Analisis Korelasi Faktor-Faktor Pengaruh" alt="JURIS - Determinasi Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Di Puskesmas Terara: Analisis Korelasi Faktor-Faktor Pengaruh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/cedera-motivasi-pasien-klien-dm-tipe-minum-obat-ke-thumb-31666.webp" title="JURIS - Determinasi Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Di Puskesmas Terara: Analisis Korelasi Faktor-Faktor Pengaruh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/cedera-motivasi-pasien-klien-dm-tipe-minum-obat-ke-thumb-31666.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/cedera-motivasi-pasien-klien-dm-tipe-minum-obat-ke-thumb-31666.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/cedera-motivasi-pasien-klien-dm-tipe-minum-obat-ke-thumb-31666.webp 1x" title="JURIS - Determinasi Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Di Puskesmas Terara: Analisis Korelasi Faktor-Faktor Pengaruh" alt="JURIS - Determinasi Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Di Puskesmas Terara: Analisis Korelasi Faktor-Faktor Pengaruh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/cedera-motivasi-pasien-klien-dm-tipe-minum-obat-ke-thumb-2e1ed.webp" title="JURIS - Determinasi Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Di Puskesmas Terara: Analisis Korelasi Faktor-Faktor Pengaruh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/cedera-motivasi-pasien-klien-dm-tipe-minum-obat-ke-thumb-2e1ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/cedera-motivasi-pasien-klien-dm-tipe-minum-obat-ke-thumb-2e1ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/cedera-motivasi-pasien-klien-dm-tipe-minum-obat-ke-thumb-2e1ed.webp 1x" title="JURIS - Determinasi Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Di Puskesmas Terara: Analisis Korelasi Faktor-Faktor Pengaruh" alt="JURIS - Determinasi Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Di Puskesmas Terara: Analisis Korelasi Faktor-Faktor Pengaruh" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55214-cedera-motivasi-pasien-klien-dm-tipe-minum-obat" title="JURIS - Determinasi Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Di Puskesmas Terara: Analisis Korelasi Faktor-Faktor Pengaruh" target="_blank">Determinasi Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Di Puskesmas Terara: Analisis Korelasi Faktor-Faktor Pengaruh</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana intervensi edukasi digital berbasis aplikasi mobile dapat meningkatkan pengetahuan dan motivasi pasien diabetes mellitus tipe II di Puskesmas Terara, dengan menguji perbedaan tingkat kepatuhan obat antara kelompok yang menerima aplikasi dan kelompok kontrol selama enam bulan. Selain itu, diperlukan studi longitudinal untuk mengevaluasi pengaruh perubahan status pekerjaan dan dukungan keluarga terhadap kepatuhan obat pada pasien DM tipe II, khususnya menilai apakah peningkatan fleksibilitas kerja atau program dukungan keluarga berkelanjutan dapat memperbaiki kepatuhan dalam jangka panjang. Selanjutnya, penelitian kualitatif dapat menggali persepsi tenaga kesehatan tentang hambatan atau strategi efektif dalam memberikan dukungan kepada pasien, guna mengidentifikasi faktor-faktor yang belum terukur secara kuantitatif serta merumuskan model intervensi yang lebih holistik. Penelitian juga dapat membandingkan efektivitas pendekatan psikososial versus pendekatan klinis tradisional dalam meningkatkan kepatuhan obat, dengan mengukur perubahan sikap dan motivasi pasien secara berkala..
<br>Faktor-faktor yang terbukti mempengaruhi kepatuhan minum obat pasien diabetes mellitus tipe II di Puskesmas Terara terhadap pengobatan mencakup jenis kelamin, status pekerjaan, tingkat pengetahuan, sikap, motivasi, serta dukungan keluarga
<br>Diabetes mellitus adalah penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan berkelanjutan karena tidak dapat disembuhkan secara permanen. Kepatuhan terhadap rencana pengobatan sangat penting untuk mencegah penurunan kondisi fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi antara faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan minum obat pada pasien diabetes mellitus tipe II di Puskesmas Terara. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian terdiri dari 151 pasien diabetes mellitus tipe II, dengan sampel sebanyak 35 orang yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Fisher. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti jenis kelamin (P=0,015), pekerjaan (P=0,015), pengetahuan (P=0,006), sikap (P=0,001), motivasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/6/cedera-motivasi-pasien-klien-dm-tipe-minum-obat-ke-thumb-b0ac0.webp" type="image/webp" length="66382" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/cedera-motivasi-pasien-klien-dm-tipe-minum-obat-ke-thumb-b0ac0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/cedera-motivasi-pasien-klien-dm-tipe-minum-obat-ke-thumb-31666.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/cedera-motivasi-pasien-klien-dm-tipe-minum-obat-ke-thumb-2e1ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3332-stikes-isfi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16225-jiis-jurnal-ilmiah-ibnu-sina-ilmu-farmasi-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pelatihan Komputer Bagi Kader PKK Desa Kaibon ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pelatihan Komputer Bagi Kader PKK Desa Kaibon ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pelatihan Komputer Bagi Kader PKK Desa Kaibon ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55215-kelompok-pkk-wisata-alam-program-kkn-masya</link>
	<guid isPermaLink="false">216b8326d4cb9e2c9717cf0285c4242e</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 11:36:13 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ puput widodo ]]></category>
	<category><![CDATA[ ahmad syarif ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,common,crawl,puput,syarif,widodo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak jangka panjang pelatihan komputer terhadap kualitas layanan PKK di desa, misalnya dengan mengukur perubahan dalam pencatatan data dan pelayanan kesehatan setelah satu tahun pelatihan; selanjutnya, dapat dibandingkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pelatihan Komputer Bagi Kader PKK Desa Kaibon: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak jangka panjang pelatihan komputer terhadap kualitas layanan PKK di desa, misalnya dengan mengukur perubahan dalam pencatatan data dan pelayanan kesehatan setelah satu tahun pelatihan; selanjutnya, dapat dibandingkan keefektifan berbagai model pembelajaran orang dewasa, seperti pendekatan andragogi tradisional versus pembelajaran campuran (blended learning) dalam meningkatkan kompetensi komputer kader PKK; terakhir, pengembangan aplikasi berbasis seluler khusus untuk pengumpulan data PKK dapat diuji coba pada kader untuk menilai tingkat kegunaan, adopsi, dan kontribusinya terhadap efisiensi kerja, sehingga memberikan panduan bagi implementasi teknologi digital yang lebih luas dalam program pemberdayaan PKK.. Kegiatan KKN yang meliputi koordinasi, sosialisasi, dan pelatihan Microsoft Word serta Excel bagi PKK Desa Kaibon berhasil dilaksanakan sesuai tujuan dan memperoleh sambutan positif dari kader PKK.Pengetahuan dan pemahaman kader PKK mengenai Microsoft Word dan Excel meningkat signifikan setelah pelatihan.Disarankan agar program serupa diperluas ke kelompok PKK lain di wilayah Kebumen serta menambah materi pelatihan seperti PowerPoint dan penggunaan internet Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga atau yang sering disingkat menjadi PKK adalah gerakan yang telah dibangun dari pusat hingga desa dan keberadaan maupun manfaatnya sudah dirasakan oleh masyarakat. Kegiatan PKK ini tercermin dari 10 Program Pokok PKK, yang salah satu programnya terfokus pada kesehatan dan perhatian khususnya ditujukan kepada kesehatan ibu dan anak. Kader PKK yang terlatih ini tidak hanya terlihat dari cara penanganan mereka terhadap kesehatan ibu dan anak namun juga harus didukung oleh kemampuan mereka dalam menggunakan komputer dalam proses pencatatan dan pendataan. Namun, tidak semua Kader PKK terutama di desa mahir menggunakan komputer, contohnya Kader PKK Desa Kaibon; bahkan dalam kenyataannya banyak kader... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/f/kelompok-pkk-wisata-alam-program-kkn-masyarakat-pe-thumb-1b918.webp" title="JURIS - Pelatihan Komputer Bagi Kader PKK Desa Kaibon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/kelompok-pkk-wisata-alam-program-kkn-masyarakat-pe-thumb-1b918.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/kelompok-pkk-wisata-alam-program-kkn-masyarakat-pe-thumb-1b918.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/kelompok-pkk-wisata-alam-program-kkn-masyarakat-pe-thumb-1b918.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Komputer Bagi Kader PKK Desa Kaibon" alt="JURIS - Pelatihan Komputer Bagi Kader PKK Desa Kaibon" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/kelompok-pkk-wisata-alam-program-kkn-masyarakat-pe-thumb-4b371.webp" title="JURIS - Pelatihan Komputer Bagi Kader PKK Desa Kaibon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/kelompok-pkk-wisata-alam-program-kkn-masyarakat-pe-thumb-4b371.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/kelompok-pkk-wisata-alam-program-kkn-masyarakat-pe-thumb-4b371.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/kelompok-pkk-wisata-alam-program-kkn-masyarakat-pe-thumb-4b371.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Komputer Bagi Kader PKK Desa Kaibon" alt="JURIS - Pelatihan Komputer Bagi Kader PKK Desa Kaibon" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/kelompok-pkk-wisata-alam-program-kkn-masyarakat-pe-thumb-1835a.webp" title="JURIS - Pelatihan Komputer Bagi Kader PKK Desa Kaibon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/kelompok-pkk-wisata-alam-program-kkn-masyarakat-pe-thumb-1835a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/kelompok-pkk-wisata-alam-program-kkn-masyarakat-pe-thumb-1835a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/kelompok-pkk-wisata-alam-program-kkn-masyarakat-pe-thumb-1835a.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Komputer Bagi Kader PKK Desa Kaibon" alt="JURIS - Pelatihan Komputer Bagi Kader PKK Desa Kaibon" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55215-kelompok-pkk-wisata-alam-program-kkn-masya" title="JURIS - Pelatihan Komputer Bagi Kader PKK Desa Kaibon" target="_blank">Pelatihan Komputer Bagi Kader PKK Desa Kaibon</a>: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak jangka panjang pelatihan komputer terhadap kualitas layanan PKK di desa, misalnya dengan mengukur perubahan dalam pencatatan data dan pelayanan kesehatan setelah satu tahun pelatihan; selanjutnya, dapat dibandingkan keefektifan berbagai model pembelajaran orang dewasa, seperti pendekatan andragogi tradisional versus pembelajaran campuran (blended learning) dalam meningkatkan kompetensi komputer kader PKK; terakhir, pengembangan aplikasi berbasis seluler khusus untuk pengumpulan data PKK dapat diuji coba pada kader untuk menilai tingkat kegunaan, adopsi, dan kontribusinya terhadap efisiensi kerja, sehingga memberikan panduan bagi implementasi teknologi digital yang lebih luas dalam program pemberdayaan PKK..
<br>Kegiatan KKN yang meliputi koordinasi, sosialisasi, dan pelatihan Microsoft Word serta Excel bagi PKK Desa Kaibon berhasil dilaksanakan sesuai tujuan dan memperoleh sambutan positif dari kader PKK.Pengetahuan dan pemahaman kader PKK mengenai Microsoft Word dan Excel meningkat signifikan setelah pelatihan.Disarankan agar program serupa diperluas ke kelompok PKK lain di wilayah Kebumen serta menambah materi pelatihan seperti PowerPoint dan penggunaan internet
<br>Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga atau yang sering disingkat menjadi PKK adalah gerakan yang telah dibangun dari pusat hingga desa dan keberadaan maupun manfaatnya sudah dirasakan oleh masyarakat. Kegiatan PKK ini tercermin dari 10 Program Pokok PKK, yang salah satu programnya terfokus pada kesehatan dan perhatian khususnya ditujukan kepada kesehatan ibu dan anak. Kader PKK yang terlatih ini tidak hanya terlihat dari cara penanganan mereka terhadap kesehatan ibu dan anak namun juga harus didukung oleh kemampuan mereka dalam menggunakan komputer dalam proses pencatatan dan pendataan. Namun, tidak semua Kader PKK terutama di desa mahir menggunakan komputer, contohnya Kader PKK Desa Kaibon; bahkan dalam kenyataannya banyak kader...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/f/kelompok-pkk-wisata-alam-program-kkn-masyarakat-pe-thumb-1b918.webp" type="image/webp" length="93736" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/kelompok-pkk-wisata-alam-program-kkn-masyarakat-pe-thumb-1b918.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/kelompok-pkk-wisata-alam-program-kkn-masyarakat-pe-thumb-4b371.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/kelompok-pkk-wisata-alam-program-kkn-masyarakat-pe-thumb-1835a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1735-umnu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8806-abdibaraya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PREVALENSI DAN POLA SENSITIVITAS Klebsiella pneumoniae DAN Escherichia coliA PENGHASIL EXTENDED SPECTRUM BETALAKTAMASE DI RSPAD GATOT SOEBROTO TAHUN 2021 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PREVALENSI DAN POLA SENSITIVITAS Klebsiella pneumoniae DAN Escherichia coliA PENGHASIL EXTENDED SPECTRUM BETALAKTAMASE DI RSPAD GATOT SOEBROTO TAHUN 2021 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PREVALENSI DAN POLA SENSITIVITAS Klebsiella pneumoniae DAN Escherichia coliA PENGHASIL EXTENDED SPECTRUM BETALAKTAMASE DI RSPAD GATOT SOEBROTO TAHUN 2021 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55206-tren-prevalensi-e-coli-escherichia-rem</link>
	<guid isPermaLink="false">64a01bc478c8acbfbeb8ed1300a50e7e</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 11:29:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ studi silico ]]></category>
	<category><![CDATA[ mekanisme ko ]]></category>
	<category><![CDATA[ off gel mask ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gel,ko,mask,mekanisme,off,silico,studi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini terbatas pada satu rumah sakit dan satu tahun, sehingga tidak dapat menggambarkan gambaran nasional. Oleh karena itu, disarankan agar dilakukan studi prospektif multiAcpusat yang meliputi beberapa rumah sakit di Indonesia untuk memantau ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PREVALENSI DAN POLA SENSITIVITAS Klebsiella pneumoniae DAN Escherichia coliA PENGHASIL EXTENDED SPECTRUM BETALAKTAMASE DI RSPAD GATOT SOEBROTO TAHUN 2021: Penelitian ini terbatas pada satu rumah sakit dan satu tahun, sehingga tidak dapat menggambarkan gambaran nasional. Oleh karena itu, disarankan agar dilakukan studi prospektif multiAcpusat yang meliputi beberapa rumah sakit di Indonesia untuk memantau tren prevalensi dan pola resistensi ESBL. Selanjutnya, penelitian genotipe dapat dilakukan untuk mengidentifikasi jenis gen ESBL (bla_FAM) pada isolat K. pneumoniae dan E. coli, yang akan membantu memahami penyebaran gen resistensi di lingkungan rumah sakit. Pertama, studi intervensi program pengawasan penggunaan antimikroba (antibiotic stewardship) dapat diterapkan di RSPAD Gatot Soebroto dan dievaluasi dampaknya terhadap prevalensi ESBL dalam jangka pendek dan panjang. Kedua, program pendidikan dan pelatihan bagi tenaga medis tentang pencegahan infeksi dapat dilaksanakan secara reguler untuk menurunkan risiko penularan. Ketiga, pengembangan sistem notifikasi realActime berbasis informasi medis mengenai isolat ESBL dapat mempercepat respons dan tindakan pencegahan teria stabil. Implementasi ketiga langkah tersebut diharapkan dapat menurunkan prevalensi dan meningkatkan keamanan pasien di RSPAD Gatot Soebroto. Dukungan kebijakan dari otoritas kesehatan dan alokasi dana untuk fasilitas laboratorium mikrobiologi juga diperlukan agar program ini dapat berjalan efektif.. Coli penghasil ESBL di RSPAD Gatot Soebroto walaupun masih lebih rendah dibanding beberapa rumah sakit rujukan nasional di Indonesia.Pengendalian infeksi, peningkatan penggunaan antimikroba yang rasional dan pencegahan transmisi harus terus diupayakan untuk menurunkan prevalensinya (Husna et al Klebsiella pneumoniae dan Escherichia coli penghasil ESBL adalah Enterobacteriaceae yang paling banyak menyebabkan bakteremia dan infeksi nosokomial di dunia. Penting mewaspadai bakteri tersebut demi mencegah peningkatan infeksi bakteri resisten ini di rumah sakit. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif retrospektif, bertujuan untuk mengetahui prevalensi ESBL yang dihasilkan oleh K. pneumoniae dan E. coli serta pola sensitivitasnya. Data berasal dari spesimen klinik yang diperiksa kultur bakteri dan uji sensitivitas antibiotiknya di Lab Mikrobiologi Patologi Klinik tahun 2021. Uji ESBL menggunakan alat VITEK 2 compact. Hasil penelitian E.coli merupakan bakteri penghasil ESBL... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/d/tren-prevalensi-e-coli-escherichia-removal-esbl-kl-thumb-e28c7.webp" title="JURIS - PREVALENSI DAN POLA SENSITIVITAS Klebsiella pneumoniae DAN Escherichia coliA PENGHASIL EXTENDED SPECTRUM BETALAKTAMASE DI RSPAD GATOT SOEBROTO TAHUN 2021" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/tren-prevalensi-e-coli-escherichia-removal-esbl-kl-thumb-e28c7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/tren-prevalensi-e-coli-escherichia-removal-esbl-kl-thumb-e28c7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/tren-prevalensi-e-coli-escherichia-removal-esbl-kl-thumb-e28c7.webp 1x" title="JURIS - PREVALENSI DAN POLA SENSITIVITAS Klebsiella pneumoniae DAN Escherichia coliA PENGHASIL EXTENDED SPECTRUM BETALAKTAMASE DI RSPAD GATOT SOEBROTO TAHUN 2021" alt="JURIS - PREVALENSI DAN POLA SENSITIVITAS Klebsiella pneumoniae DAN Escherichia coliA PENGHASIL EXTENDED SPECTRUM BETALAKTAMASE DI RSPAD GATOT SOEBROTO TAHUN 2021" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/d/tren-prevalensi-e-coli-escherichia-removal-esbl-kl-thumb-249de.webp" title="JURIS - PREVALENSI DAN POLA SENSITIVITAS Klebsiella pneumoniae DAN Escherichia coliA PENGHASIL EXTENDED SPECTRUM BETALAKTAMASE DI RSPAD GATOT SOEBROTO TAHUN 2021" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/tren-prevalensi-e-coli-escherichia-removal-esbl-kl-thumb-249de.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/tren-prevalensi-e-coli-escherichia-removal-esbl-kl-thumb-249de.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/tren-prevalensi-e-coli-escherichia-removal-esbl-kl-thumb-249de.webp 1x" title="JURIS - PREVALENSI DAN POLA SENSITIVITAS Klebsiella pneumoniae DAN Escherichia coliA PENGHASIL EXTENDED SPECTRUM BETALAKTAMASE DI RSPAD GATOT SOEBROTO TAHUN 2021" alt="JURIS - PREVALENSI DAN POLA SENSITIVITAS Klebsiella pneumoniae DAN Escherichia coliA PENGHASIL EXTENDED SPECTRUM BETALAKTAMASE DI RSPAD GATOT SOEBROTO TAHUN 2021" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/d/tren-prevalensi-e-coli-escherichia-removal-esbl-kl-thumb-48484.webp" title="JURIS - PREVALENSI DAN POLA SENSITIVITAS Klebsiella pneumoniae DAN Escherichia coliA PENGHASIL EXTENDED SPECTRUM BETALAKTAMASE DI RSPAD GATOT SOEBROTO TAHUN 2021" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/tren-prevalensi-e-coli-escherichia-removal-esbl-kl-thumb-48484.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/tren-prevalensi-e-coli-escherichia-removal-esbl-kl-thumb-48484.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/tren-prevalensi-e-coli-escherichia-removal-esbl-kl-thumb-48484.webp 1x" title="JURIS - PREVALENSI DAN POLA SENSITIVITAS Klebsiella pneumoniae DAN Escherichia coliA PENGHASIL EXTENDED SPECTRUM BETALAKTAMASE DI RSPAD GATOT SOEBROTO TAHUN 2021" alt="JURIS - PREVALENSI DAN POLA SENSITIVITAS Klebsiella pneumoniae DAN Escherichia coliA PENGHASIL EXTENDED SPECTRUM BETALAKTAMASE DI RSPAD GATOT SOEBROTO TAHUN 2021" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55206-tren-prevalensi-e-coli-escherichia-rem" title="JURIS - PREVALENSI DAN POLA SENSITIVITAS Klebsiella pneumoniae DAN Escherichia coliA PENGHASIL EXTENDED SPECTRUM BETALAKTAMASE DI RSPAD GATOT SOEBROTO TAHUN 2021" target="_blank">PREVALENSI DAN POLA SENSITIVITAS Klebsiella pneumoniae DAN Escherichia coliA PENGHASIL EXTENDED SPECTRUM BETALAKTAMASE DI RSPAD GATOT SOEBROTO TAHUN 2021</a>: Penelitian ini terbatas pada satu rumah sakit dan satu tahun, sehingga tidak dapat menggambarkan gambaran nasional. Oleh karena itu, disarankan agar dilakukan studi prospektif multiAcpusat yang meliputi beberapa rumah sakit di Indonesia untuk memantau tren prevalensi dan pola resistensi ESBL. Selanjutnya, penelitian genotipe dapat dilakukan untuk mengidentifikasi jenis gen ESBL (bla_FAM) pada isolat K. pneumoniae dan E. coli, yang akan membantu memahami penyebaran gen resistensi di lingkungan rumah sakit. Pertama, studi intervensi program pengawasan penggunaan antimikroba (antibiotic stewardship) dapat diterapkan di RSPAD Gatot Soebroto dan dievaluasi dampaknya terhadap prevalensi ESBL dalam jangka pendek dan panjang. Kedua, program pendidikan dan pelatihan bagi tenaga medis tentang pencegahan infeksi dapat dilaksanakan secara reguler untuk menurunkan risiko penularan. Ketiga, pengembangan sistem notifikasi realActime berbasis informasi medis mengenai isolat ESBL dapat mempercepat respons dan tindakan pencegahan teria stabil. Implementasi ketiga langkah tersebut diharapkan dapat menurunkan prevalensi dan meningkatkan keamanan pasien di RSPAD Gatot Soebroto. Dukungan kebijakan dari otoritas kesehatan dan alokasi dana untuk fasilitas laboratorium mikrobiologi juga diperlukan agar program ini dapat berjalan efektif..
<br>Coli penghasil ESBL di RSPAD Gatot Soebroto walaupun masih lebih rendah dibanding beberapa rumah sakit rujukan nasional di Indonesia.Pengendalian infeksi, peningkatan penggunaan antimikroba yang rasional dan pencegahan transmisi harus terus diupayakan untuk menurunkan prevalensinya (Husna et al
<br>Klebsiella pneumoniae dan Escherichia coli penghasil ESBL adalah Enterobacteriaceae yang paling banyak menyebabkan bakteremia dan infeksi nosokomial di dunia. Penting mewaspadai bakteri tersebut demi mencegah peningkatan infeksi bakteri resisten ini di rumah sakit. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif retrospektif, bertujuan untuk mengetahui prevalensi ESBL yang dihasilkan oleh K. pneumoniae dan E. coli serta pola sensitivitasnya. Data berasal dari spesimen klinik yang diperiksa kultur bakteri dan uji sensitivitas antibiotiknya di Lab Mikrobiologi Patologi Klinik tahun 2021. Uji ESBL menggunakan alat VITEK 2 compact. Hasil penelitian E.coli merupakan bakteri penghasil ESBL...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/d/tren-prevalensi-e-coli-escherichia-removal-esbl-kl-thumb-249de.webp" type="image/webp" length="102884" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/tren-prevalensi-e-coli-escherichia-removal-esbl-kl-thumb-e28c7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/tren-prevalensi-e-coli-escherichia-removal-esbl-kl-thumb-249de.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/tren-prevalensi-e-coli-escherichia-removal-esbl-kl-thumb-48484.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3332-stikes-isfi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16225-jiis-jurnal-ilmiah-ibnu-sina-ilmu-farmasi-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Menggunakan Kuesioner Hill Bone Terhadap Kualitas Hidup Pasien di Puskesmas Pekauman Banjarmasin Selatan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Menggunakan Kuesioner Hill Bone Terhadap Kualitas Hidup Pasien di Puskesmas Pekauman Banjarmasin Selatan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Menggunakan Kuesioner Hill Bone Terhadap Kualitas Hidup Pasien di Puskesmas Pekauman Banjarmasin Selatan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55216-obesogenik-prevalensi-hipertensi-obat</link>
	<guid isPermaLink="false">1c6c059441e22d67e8e332269124951f</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 11:23:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ studi silico ]]></category>
	<category><![CDATA[ mekanisme ko ]]></category>
	<category><![CDATA[ off gel mask ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gel,ko,mask,mekanisme,off,silico,studi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Diberikan hasil bahwa kepatuhan berpengaruh signifikan terhadap kualitas hidup, penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas intervensi edukasi berbasis aplikasi smartphone dalam meningkatkan kepatuhan dan kualitas hidup pasien hipertensi. Penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Menggunakan Kuesioner Hill-Bone Terhadap Kualitas Hidup Pasien di Puskesmas Pekauman Banjarmasin Selatan: Diberikan hasil bahwa kepatuhan berpengaruh signifikan terhadap kualitas hidup, penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas intervensi edukasi berbasis aplikasi smartphone dalam meningkatkan kepatuhan dan kualitas hidup pasien hipertensi. Penelitian longitudinal lain dapat menilai perubahan kepatuhan serta kualitas hidup selama satu tahun penggunaan program intervensi tersebut, sehingga dapat diperoleh data kausalitas yang lebih kuat. Selain itu, studi kuantitatif yang melibatkan faktor keluarga dan dukungan sosial dapat mendalami mekanisme sosial yang mempengaruhi kepatuhan, memberikan rekomendasi bagi pengembangan program dukungan keluarga di Puskesmas. Ini akan memperkaya pemahaman mengenai elemen-elemen yang memfasilitasi atau menghambat kepatuhan dalam konteks masyarakat lokal.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara kepatuhan terhadap kualitas hidup pasien hipertensi di Puskesmas Pekauman Banjarmasin Selatan.Kepatuhan tinggi berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup.Studi ini menegaskan pentingnya intervensi untuk meningkatkan kepatuhan pasien hipertensi Hipertensi merupakan penyakit yang menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia setiap tahunnya. Berdasarkan pengukuran pada umur Ou18 tahun data prevalensi hipertensi tertinggi menurut Provinsi ditempati oleh Kalimantan Selatan sebesar 44,13%. Salah satu penyebabnya tingginya prevalensi hipertensi yaitu akibat rendahnya kepatuhan dalam minum obat. Penyakit hipertensi juga dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Oleh karena itu sangat diperlukan kepatuhan selama menjalani pengobatan hipertensi agar dapat mengurangi dampak yang ditimbulkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/8/obesogenik-prevalensi-hipertensi-obat-dukungan-kel-thumb-1d4f6.webp" title="JURIS - Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Menggunakan Kuesioner Hill-Bone Terhadap Kualitas Hidup Pasien di Puskesmas Pekauman Banjarmasin Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/obesogenik-prevalensi-hipertensi-obat-dukungan-kel-thumb-1d4f6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/obesogenik-prevalensi-hipertensi-obat-dukungan-kel-thumb-1d4f6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/obesogenik-prevalensi-hipertensi-obat-dukungan-kel-thumb-1d4f6.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Menggunakan Kuesioner Hill-Bone Terhadap Kualitas Hidup Pasien di Puskesmas Pekauman Banjarmasin Selatan" alt="JURIS - Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Menggunakan Kuesioner Hill-Bone Terhadap Kualitas Hidup Pasien di Puskesmas Pekauman Banjarmasin Selatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/8/obesogenik-prevalensi-hipertensi-obat-dukungan-kel-thumb-867c0.webp" title="JURIS - Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Menggunakan Kuesioner Hill-Bone Terhadap Kualitas Hidup Pasien di Puskesmas Pekauman Banjarmasin Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/obesogenik-prevalensi-hipertensi-obat-dukungan-kel-thumb-867c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/obesogenik-prevalensi-hipertensi-obat-dukungan-kel-thumb-867c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/obesogenik-prevalensi-hipertensi-obat-dukungan-kel-thumb-867c0.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Menggunakan Kuesioner Hill-Bone Terhadap Kualitas Hidup Pasien di Puskesmas Pekauman Banjarmasin Selatan" alt="JURIS - Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Menggunakan Kuesioner Hill-Bone Terhadap Kualitas Hidup Pasien di Puskesmas Pekauman Banjarmasin Selatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/8/obesogenik-prevalensi-hipertensi-obat-dukungan-kel-thumb-1f0e4.webp" title="JURIS - Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Menggunakan Kuesioner Hill-Bone Terhadap Kualitas Hidup Pasien di Puskesmas Pekauman Banjarmasin Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/obesogenik-prevalensi-hipertensi-obat-dukungan-kel-thumb-1f0e4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/obesogenik-prevalensi-hipertensi-obat-dukungan-kel-thumb-1f0e4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/obesogenik-prevalensi-hipertensi-obat-dukungan-kel-thumb-1f0e4.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Menggunakan Kuesioner Hill-Bone Terhadap Kualitas Hidup Pasien di Puskesmas Pekauman Banjarmasin Selatan" alt="JURIS - Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Menggunakan Kuesioner Hill-Bone Terhadap Kualitas Hidup Pasien di Puskesmas Pekauman Banjarmasin Selatan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55216-obesogenik-prevalensi-hipertensi-obat" title="JURIS - Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Menggunakan Kuesioner Hill-Bone Terhadap Kualitas Hidup Pasien di Puskesmas Pekauman Banjarmasin Selatan" target="_blank">Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Menggunakan Kuesioner Hill-Bone Terhadap Kualitas Hidup Pasien di Puskesmas Pekauman Banjarmasin Selatan</a>: Diberikan hasil bahwa kepatuhan berpengaruh signifikan terhadap kualitas hidup, penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas intervensi edukasi berbasis aplikasi smartphone dalam meningkatkan kepatuhan dan kualitas hidup pasien hipertensi. Penelitian longitudinal lain dapat menilai perubahan kepatuhan serta kualitas hidup selama satu tahun penggunaan program intervensi tersebut, sehingga dapat diperoleh data kausalitas yang lebih kuat. Selain itu, studi kuantitatif yang melibatkan faktor keluarga dan dukungan sosial dapat mendalami mekanisme sosial yang mempengaruhi kepatuhan, memberikan rekomendasi bagi pengembangan program dukungan keluarga di Puskesmas. Ini akan memperkaya pemahaman mengenai elemen-elemen yang memfasilitasi atau menghambat kepatuhan dalam konteks masyarakat lokal..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara kepatuhan terhadap kualitas hidup pasien hipertensi di Puskesmas Pekauman Banjarmasin Selatan.Kepatuhan tinggi berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup.Studi ini menegaskan pentingnya intervensi untuk meningkatkan kepatuhan pasien hipertensi
<br>Hipertensi merupakan penyakit yang menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia setiap tahunnya. Berdasarkan pengukuran pada umur Ou18 tahun data prevalensi hipertensi tertinggi menurut Provinsi ditempati oleh Kalimantan Selatan sebesar 44,13%. Salah satu penyebabnya tingginya prevalensi hipertensi yaitu akibat rendahnya kepatuhan dalam minum obat. Penyakit hipertensi juga dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Oleh karena itu sangat diperlukan kepatuhan selama menjalani pengobatan hipertensi agar dapat mengurangi dampak yang ditimbulkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/8/obesogenik-prevalensi-hipertensi-obat-dukungan-kel-thumb-1d4f6.webp" type="image/webp" length="61220" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/obesogenik-prevalensi-hipertensi-obat-dukungan-kel-thumb-1d4f6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/obesogenik-prevalensi-hipertensi-obat-dukungan-kel-thumb-867c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/obesogenik-prevalensi-hipertensi-obat-dukungan-kel-thumb-1f0e4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3332-stikes-isfi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16225-jiis-jurnal-ilmiah-ibnu-sina-ilmu-farmasi-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Potensi Andrografolid Deoksiandrografolid Neoandrografolid Sebagai Antiaterosklerosis Pada Caspase 1 Studi In Silico ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Potensi Andrografolid Deoksiandrografolid Neoandrografolid Sebagai Antiaterosklerosis Pada Caspase 1 Studi In Silico ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Potensi Andrografolid Deoksiandrografolid Neoandrografolid Sebagai Antiaterosklerosis Pada Caspase 1 Studi In Silico ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55204-senyawa-bioaktif-cascara-aktivitas-heliann</link>
	<guid isPermaLink="false">e44602a907c9e15712b45035ecc56091</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 10:52:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ studi silico ]]></category>
	<category><![CDATA[ mekanisme ko ]]></category>
	<category><![CDATA[ off gel mask ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gel,ko,mask,mekanisme,off,silico,studi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang diusulkan adalah: (1) Mengembangkan studi in vitro untuk mengonfirmasi aktivitas anti-aterosklerosis dari andrografolid, neoandrografolid, dan deoksiandrografolid terhadap sel-sel yang terlibat dalam proses aterosklerosis. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Potensi Andrografolid, Deoksiandrografolid, Neoandrografolid Sebagai Antiaterosklerosis Pada Caspase-1: Studi In Silico: Saran penelitian lanjutan yang diusulkan adalah: (1) Mengembangkan studi in vitro untuk mengonfirmasi aktivitas anti-aterosklerosis dari andrografolid, neoandrografolid, dan deoksiandrografolid terhadap sel-sel yang terlibat dalam proses aterosklerosis. (2) Menganalisis mekanisme penghambatan caspase-1 oleh senyawa-senyawa tersebut secara lebih mendalam, termasuk mengidentifikasi target spesifik dan jalur sinyal yang terlibat. (3) Melakukan studi klinis untuk mengevaluasi keamanan dan efektivitas senyawa-senyawa ini sebagai terapi alternatif untuk aterosklerosis, dengan mempertimbangkan interaksi obat dan potensi efek samping.. Andrografolid dan analognya, yaitu deoksiandrografolid dan neoandrografolid, menunjukkan potensi sebagai antiaterosklerosis dengan aktivitas terbesar ditunjukkan oleh neoandrografolid yang ditunjukkan dengan nilai energi ikatan -6,81, diikuti dengan deoksiandrografolid dengan nilai ikatan -6,02 dan andrografolid dengan nilai ikatan -5,95.Hasil docking menunjukkan bahwa ketiga senyawa memiliki potensi dalam menghambat caspase-1 yang berperan dalam mengaktifkan sitokin pro-inflmasi IL-1 pada aterosklerosis Aterosklerosis adalah kondisi patologi vaskular yang ditandai dengan adanya inflamasi aktif, kronis, progresif, dan pembentukan plak di dinding arteri. Sitokin interleukin 1-beta (IL-1) mempengaruhi setiap tahap perkembangan aterosklerosis, mulai dari perekrutan monosit dan sel imun lainnya hingga pembentukan dan stabilitas plak. Protein Caspase-1 berperan dalam mengaktivasi sitokin Inflamasi Pro-Interleukin-1 Beta (Pro IL-1) menjadi IL-1. Salah satu tanaman yang memiliki potensi untuk pengobatan aterosklerosis adalah sambiloto (Andrographis paniculata). Andrografolid dan senyawa analognya, yaitu neoandrografolid dan deoksiandrografolid, merupakan senyawa bioaktif utama dengan berbagai aktivitas farmakologi. Penelitian ini bertujuan untuk menilai aktivitas senyawa melalui stabilitas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/2/senyawa-bioaktif-cascara-aktivitas-heliannuol-andr-thumb-90c60.webp" title="JURIS - Potensi Andrografolid, Deoksiandrografolid, Neoandrografolid Sebagai Antiaterosklerosis Pada Caspase-1: Studi In Silico" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/2/senyawa-bioaktif-cascara-aktivitas-heliannuol-andr-thumb-90c60.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/2/senyawa-bioaktif-cascara-aktivitas-heliannuol-andr-thumb-90c60.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/2/senyawa-bioaktif-cascara-aktivitas-heliannuol-andr-thumb-90c60.webp 1x" title="JURIS - Potensi Andrografolid, Deoksiandrografolid, Neoandrografolid Sebagai Antiaterosklerosis Pada Caspase-1: Studi In Silico" alt="JURIS - Potensi Andrografolid, Deoksiandrografolid, Neoandrografolid Sebagai Antiaterosklerosis Pada Caspase-1: Studi In Silico" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/2/senyawa-bioaktif-cascara-aktivitas-heliannuol-andr-thumb-a905c.webp" title="JURIS - Potensi Andrografolid, Deoksiandrografolid, Neoandrografolid Sebagai Antiaterosklerosis Pada Caspase-1: Studi In Silico" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/2/senyawa-bioaktif-cascara-aktivitas-heliannuol-andr-thumb-a905c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/2/senyawa-bioaktif-cascara-aktivitas-heliannuol-andr-thumb-a905c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/2/senyawa-bioaktif-cascara-aktivitas-heliannuol-andr-thumb-a905c.webp 1x" title="JURIS - Potensi Andrografolid, Deoksiandrografolid, Neoandrografolid Sebagai Antiaterosklerosis Pada Caspase-1: Studi In Silico" alt="JURIS - Potensi Andrografolid, Deoksiandrografolid, Neoandrografolid Sebagai Antiaterosklerosis Pada Caspase-1: Studi In Silico" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/2/senyawa-bioaktif-cascara-aktivitas-heliannuol-andr-thumb-a4176.webp" title="JURIS - Potensi Andrografolid, Deoksiandrografolid, Neoandrografolid Sebagai Antiaterosklerosis Pada Caspase-1: Studi In Silico" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/2/senyawa-bioaktif-cascara-aktivitas-heliannuol-andr-thumb-a4176.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/2/senyawa-bioaktif-cascara-aktivitas-heliannuol-andr-thumb-a4176.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/2/senyawa-bioaktif-cascara-aktivitas-heliannuol-andr-thumb-a4176.webp 1x" title="JURIS - Potensi Andrografolid, Deoksiandrografolid, Neoandrografolid Sebagai Antiaterosklerosis Pada Caspase-1: Studi In Silico" alt="JURIS - Potensi Andrografolid, Deoksiandrografolid, Neoandrografolid Sebagai Antiaterosklerosis Pada Caspase-1: Studi In Silico" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55204-senyawa-bioaktif-cascara-aktivitas-heliann" title="JURIS - Potensi Andrografolid, Deoksiandrografolid, Neoandrografolid Sebagai Antiaterosklerosis Pada Caspase-1: Studi In Silico" target="_blank">Potensi Andrografolid, Deoksiandrografolid, Neoandrografolid Sebagai Antiaterosklerosis Pada Caspase-1: Studi In Silico</a>: Saran penelitian lanjutan yang diusulkan adalah: (1) Mengembangkan studi in vitro untuk mengonfirmasi aktivitas anti-aterosklerosis dari andrografolid, neoandrografolid, dan deoksiandrografolid terhadap sel-sel yang terlibat dalam proses aterosklerosis. (2) Menganalisis mekanisme penghambatan caspase-1 oleh senyawa-senyawa tersebut secara lebih mendalam, termasuk mengidentifikasi target spesifik dan jalur sinyal yang terlibat. (3) Melakukan studi klinis untuk mengevaluasi keamanan dan efektivitas senyawa-senyawa ini sebagai terapi alternatif untuk aterosklerosis, dengan mempertimbangkan interaksi obat dan potensi efek samping..
<br>Andrografolid dan analognya, yaitu deoksiandrografolid dan neoandrografolid, menunjukkan potensi sebagai antiaterosklerosis dengan aktivitas terbesar ditunjukkan oleh neoandrografolid yang ditunjukkan dengan nilai energi ikatan -6,81, diikuti dengan deoksiandrografolid dengan nilai ikatan -6,02 dan andrografolid dengan nilai ikatan -5,95.Hasil docking menunjukkan bahwa ketiga senyawa memiliki potensi dalam menghambat caspase-1 yang berperan dalam mengaktifkan sitokin pro-inflmasi IL-1 pada aterosklerosis
<br>Aterosklerosis adalah kondisi patologi vaskular yang ditandai dengan adanya inflamasi aktif, kronis, progresif, dan pembentukan plak di dinding arteri. Sitokin interleukin 1-beta (IL-1) mempengaruhi setiap tahap perkembangan aterosklerosis, mulai dari perekrutan monosit dan sel imun lainnya hingga pembentukan dan stabilitas plak. Protein Caspase-1 berperan dalam mengaktivasi sitokin Inflamasi Pro-Interleukin-1 Beta (Pro IL-1) menjadi IL-1. Salah satu tanaman yang memiliki potensi untuk pengobatan aterosklerosis adalah sambiloto (Andrographis paniculata). Andrografolid dan senyawa analognya, yaitu neoandrografolid dan deoksiandrografolid, merupakan senyawa bioaktif utama dengan berbagai aktivitas farmakologi. Penelitian ini bertujuan untuk menilai aktivitas senyawa melalui stabilitas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/2/senyawa-bioaktif-cascara-aktivitas-heliannuol-andr-thumb-a905c.webp" type="image/webp" length="64838" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/2/senyawa-bioaktif-cascara-aktivitas-heliannuol-andr-thumb-90c60.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/2/senyawa-bioaktif-cascara-aktivitas-heliannuol-andr-thumb-a905c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/2/senyawa-bioaktif-cascara-aktivitas-heliannuol-andr-thumb-a4176.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3332-stikes-isfi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16225-jiis-jurnal-ilmiah-ibnu-sina-ilmu-farmasi-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ FORMULASI DAN UJI MUTU FISIK KRIM MASKER WAJAH ANTI AGING FRAKSI DAUN MIANA Coleus scutellarioides L Benth ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ FORMULASI DAN UJI MUTU FISIK KRIM MASKER WAJAH ANTI AGING FRAKSI DAUN MIANA Coleus scutellarioides L Benth ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ FORMULASI DAN UJI MUTU FISIK KRIM MASKER WAJAH ANTI AGING FRAKSI DAUN MIANA Coleus scutellarioides L Benth ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55203-uji-stabilitas-statistik-deskriptif-mutu-f</link>
	<guid isPermaLink="false">960249fd714aaa8511fcaa0cf50f349f</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 10:26:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ daun pegagan ]]></category>
	<category><![CDATA[ silico study ]]></category>
	<category><![CDATA[ khairun nisa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[daun,khairun,nisa,pegagan,silico,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan uji iritasi dan uji efek anti-aging menggunakan alat skin analyzer pada sukarelawan. Selain itu, penelitian dapat dikembangkan dengan menguji aktivitas antioksidan dari fraksi etil asetat daun miana pada berbagai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - FORMULASI DAN UJI MUTU FISIK KRIM MASKER WAJAH ANTI-AGING FRAKSI DAUN MIANA (Coleus scutellarioides (L) Benth): Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan uji iritasi dan uji efek anti-aging menggunakan alat skin analyzer pada sukarelawan. Selain itu, penelitian dapat dikembangkan dengan menguji aktivitas antioksidan dari fraksi etil asetat daun miana pada berbagai konsentrasi dan formulasi yang berbeda. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengidentifikasi senyawa aktif yang bertanggung jawab atas aktivitas antioksidan dan efek anti-aging dari daun miana. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam pengembangan produk kosmetik anti-aging yang efektif dan aman.. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa fraksi etil asetat daun miana (Coleus scutellarioides (L.) Benth) dapat menjadi sediaan krim masker wajah potensial dan didapatkan bahwa formula 2 merupakan konsentrasi yang paling baik mutu fisiknya serta memiliki aktivitas antioksidan yang tersmasuk dalam kategori kuat (82,73 ppm).Disarankan untuk melakukan uji iritasi dan uji efek anti-aging menggunakan alat skin analyzer pada penelitian selanjutnya Salah satu bahan alam yang dapat dijadikan bahan kosmetik adalah daun miana (Coleus scutellarioides (L) Benth) yang mengandung senyawa flavonoid dengan aktivitas antioksidan yang dapat digunakan untuk perawatan kulit. Senyawa tersebut dapat mencegah radikal bebas yang dapat menyebabkan penuaan dini. Digunakan metode ekstraksi pada penelitian ini dengan pelarut etanol 96% dan dilanjutkan dengan proses fraksinasi. Penentuan aktivitas antioksidan ditentukan dengan menghitung nilai IC50 dimana nilai IC50 fraksi etil asetat daun miana yang didapatkan adalah 27,90 ppm. Pada penelitian, dibuat formulasi sediaan krim masker wajah dengan variasi bahan aktif (0,6; 1,2; 2,4). Evaluasi sediaan dilakukan pada mutu fisik krim masker wajah dengan metode cycling... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/5/uji-stabilitas-statistik-deskriptif-mutu-fisik-akt-thumb-596e0.webp" title="JURIS - FORMULASI DAN UJI MUTU FISIK KRIM MASKER WAJAH ANTI-AGING FRAKSI DAUN MIANA (Coleus scutellarioides (L) Benth)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/uji-stabilitas-statistik-deskriptif-mutu-fisik-akt-thumb-596e0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/uji-stabilitas-statistik-deskriptif-mutu-fisik-akt-thumb-596e0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/uji-stabilitas-statistik-deskriptif-mutu-fisik-akt-thumb-596e0.webp 1x" title="JURIS - FORMULASI DAN UJI MUTU FISIK KRIM MASKER WAJAH ANTI-AGING FRAKSI DAUN MIANA (Coleus scutellarioides (L) Benth)" alt="JURIS - FORMULASI DAN UJI MUTU FISIK KRIM MASKER WAJAH ANTI-AGING FRAKSI DAUN MIANA (Coleus scutellarioides (L) Benth)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/uji-stabilitas-statistik-deskriptif-mutu-fisik-akt-thumb-af930.webp" title="JURIS - FORMULASI DAN UJI MUTU FISIK KRIM MASKER WAJAH ANTI-AGING FRAKSI DAUN MIANA (Coleus scutellarioides (L) Benth)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/uji-stabilitas-statistik-deskriptif-mutu-fisik-akt-thumb-af930.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/uji-stabilitas-statistik-deskriptif-mutu-fisik-akt-thumb-af930.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/uji-stabilitas-statistik-deskriptif-mutu-fisik-akt-thumb-af930.webp 1x" title="JURIS - FORMULASI DAN UJI MUTU FISIK KRIM MASKER WAJAH ANTI-AGING FRAKSI DAUN MIANA (Coleus scutellarioides (L) Benth)" alt="JURIS - FORMULASI DAN UJI MUTU FISIK KRIM MASKER WAJAH ANTI-AGING FRAKSI DAUN MIANA (Coleus scutellarioides (L) Benth)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/uji-stabilitas-statistik-deskriptif-mutu-fisik-akt-thumb-ccf13.webp" title="JURIS - FORMULASI DAN UJI MUTU FISIK KRIM MASKER WAJAH ANTI-AGING FRAKSI DAUN MIANA (Coleus scutellarioides (L) Benth)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/uji-stabilitas-statistik-deskriptif-mutu-fisik-akt-thumb-ccf13.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/uji-stabilitas-statistik-deskriptif-mutu-fisik-akt-thumb-ccf13.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/uji-stabilitas-statistik-deskriptif-mutu-fisik-akt-thumb-ccf13.webp 1x" title="JURIS - FORMULASI DAN UJI MUTU FISIK KRIM MASKER WAJAH ANTI-AGING FRAKSI DAUN MIANA (Coleus scutellarioides (L) Benth)" alt="JURIS - FORMULASI DAN UJI MUTU FISIK KRIM MASKER WAJAH ANTI-AGING FRAKSI DAUN MIANA (Coleus scutellarioides (L) Benth)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55203-uji-stabilitas-statistik-deskriptif-mutu-f" title="JURIS - FORMULASI DAN UJI MUTU FISIK KRIM MASKER WAJAH ANTI-AGING FRAKSI DAUN MIANA (Coleus scutellarioides (L) Benth)" target="_blank">FORMULASI DAN UJI MUTU FISIK KRIM MASKER WAJAH ANTI-AGING FRAKSI DAUN MIANA (Coleus scutellarioides (L) Benth)</a>: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan uji iritasi dan uji efek anti-aging menggunakan alat skin analyzer pada sukarelawan. Selain itu, penelitian dapat dikembangkan dengan menguji aktivitas antioksidan dari fraksi etil asetat daun miana pada berbagai konsentrasi dan formulasi yang berbeda. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengidentifikasi senyawa aktif yang bertanggung jawab atas aktivitas antioksidan dan efek anti-aging dari daun miana. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam pengembangan produk kosmetik anti-aging yang efektif dan aman..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa fraksi etil asetat daun miana (Coleus scutellarioides (L.) Benth) dapat menjadi sediaan krim masker wajah potensial dan didapatkan bahwa formula 2 merupakan konsentrasi yang paling baik mutu fisiknya serta memiliki aktivitas antioksidan yang tersmasuk dalam kategori kuat (82,73 ppm).Disarankan untuk melakukan uji iritasi dan uji efek anti-aging menggunakan alat skin analyzer pada penelitian selanjutnya
<br>Salah satu bahan alam yang dapat dijadikan bahan kosmetik adalah daun miana (Coleus scutellarioides (L) Benth) yang mengandung senyawa flavonoid dengan aktivitas antioksidan yang dapat digunakan untuk perawatan kulit. Senyawa tersebut dapat mencegah radikal bebas yang dapat menyebabkan penuaan dini. Digunakan metode ekstraksi pada penelitian ini dengan pelarut etanol 96% dan dilanjutkan dengan proses fraksinasi. Penentuan aktivitas antioksidan ditentukan dengan menghitung nilai IC50 dimana nilai IC50 fraksi etil asetat daun miana yang didapatkan adalah 27,90 ppm. Pada penelitian, dibuat formulasi sediaan krim masker wajah dengan variasi bahan aktif (0,6; 1,2; 2,4). Evaluasi sediaan dilakukan pada mutu fisik krim masker wajah dengan metode cycling...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/5/uji-stabilitas-statistik-deskriptif-mutu-fisik-akt-thumb-af930.webp" type="image/webp" length="77388" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/uji-stabilitas-statistik-deskriptif-mutu-fisik-akt-thumb-596e0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/uji-stabilitas-statistik-deskriptif-mutu-fisik-akt-thumb-af930.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/uji-stabilitas-statistik-deskriptif-mutu-fisik-akt-thumb-ccf13.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3332-stikes-isfi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16225-jiis-jurnal-ilmiah-ibnu-sina-ilmu-farmasi-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN KOMPONEN KIMIA MINYAK ATSIRI TEMU KUNCI Boesenbergia rotunda L Mansf TERHADAP BAKTERI PENYEBAB JERAWAT ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN KOMPONEN KIMIA MINYAK ATSIRI TEMU KUNCI Boesenbergia rotunda L Mansf TERHADAP BAKTERI PENYEBAB JERAWAT ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN KOMPONEN KIMIA MINYAK ATSIRI TEMU KUNCI Boesenbergia rotunda L Mansf TERHADAP BAKTERI PENYEBAB JERAWAT ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55207-minyak-atsiri-kenanga-antibakteri-je</link>
	<guid isPermaLink="false">1da6ce29405052e4194a6cc1c974d3a9</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 10:24:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ studi silico ]]></category>
	<category><![CDATA[ mekanisme ko ]]></category>
	<category><![CDATA[ off gel mask ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gel,ko,mask,mekanisme,off,silico,studi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efektivitas minyak atsiri temukunci dalam model inAcvivo pada hewan atau manusia untuk menilai keamanan dan efikasi klinisnya secara langsung, sehingga dapat memvalidasi hasil inAcvitro yang telah diperoleh. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN KOMPONEN KIMIA MINYAK ATSIRI TEMU KUNCI (Boesenbergia rotunda L. Mansf) TERHADAP BAKTERI PENYEBAB JERAWAT: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efektivitas minyak atsiri temukunci dalam model inAcvivo pada hewan atau manusia untuk menilai keamanan dan efikasi klinisnya secara langsung, sehingga dapat memvalidasi hasil inAcvitro yang telah diperoleh. Selain itu, diperlukan studi formulasi lanjutan yang mengoptimalkan stabilitas kimia dan fisik minyak dalam sistem sediaan topikal, seperti nanoemulsi atau mikrokapsul, untuk memastikan pelepasan terkendali dan mencegah penguapan selama penyimpanan. Terakhir, penelitian dapat mengevaluasi potensi sinergi antara minyak atsiri temukunci dengan agen antimikroba konvensional atau bahan aktif herbal lain, guna mengurangi dosis obat, memperluas spektrum antibakteri, dan mengatasi resistensi bakteri penyebab jerawat.. Minyak atsiri temukunci menunjukkan aktivitas antibakteri yang kuat terhadap Staphylococcus aureus, Staphylococcus epidermidis, dan Propionibacterium acnes, merusak membran sel bakteri serta menyebabkan pelepasan materi intraseluler seperti asam nukleat, protein, dan ion.Komponen monoterpen utama dan keberadaan struktur keton berperan penting dalam mekanisme antibakteri tersebut.Karena efektivitasnya yang tinggi, minyak ini berpotensi dikembangkan menjadi sediaan antiAcjerawat dengan formula yang stabil, tekstur halus, dan daya tahan yang baik pada kulit berjerawat Minyak atsiri temu kunci (Boesenbergia rotunda L. (Mansf)) dilaporkan mempunyai aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus tetapi belum spesifik terhadap bakteri penyebab jerawat. Tujuan penelitian ini untuk menentukan kandungan kimia dan aktivitas antibakterinya terhadap S. aureus, S. epidermidis dan Propionibacterium acnes penyebab jerawat. Minyak atsiri yang diisolasi dengan distilasi uap dan air, dihitung rendemen, indeks bias dan diamati organoleptiknya. Identifikasi komponen minyak atsiri dilakukan dengan gas chromatography-mass spectrometry (GCAcMS). Aktivitas antibakteri diuji menggunakan metode difusi dan mikrodilusi cair untuk penetapan kadar hambat minimum (KHM) dan kadar bunuh minimal (KBM). Minyak atsiri temu kunci berwarna jenih, bau khas aromatis, berasa khelat dan agak pahit dengan rendemen 1,19%. Indeks bias sebesar 1,4785AAA0,0001. Identifikasi GCAcMS menunjukkan 5... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/f/minyak-atsiri-kenanga-antibakteri-jerawat-komponen-thumb-c9d2f.webp" title="JURIS - AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN KOMPONEN KIMIA MINYAK ATSIRI TEMU KUNCI (Boesenbergia rotunda L. Mansf) TERHADAP BAKTERI PENYEBAB JERAWAT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/f/minyak-atsiri-kenanga-antibakteri-jerawat-komponen-thumb-c9d2f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/f/minyak-atsiri-kenanga-antibakteri-jerawat-komponen-thumb-c9d2f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/f/minyak-atsiri-kenanga-antibakteri-jerawat-komponen-thumb-c9d2f.webp 1x" title="JURIS - AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN KOMPONEN KIMIA MINYAK ATSIRI TEMU KUNCI (Boesenbergia rotunda L. Mansf) TERHADAP BAKTERI PENYEBAB JERAWAT" alt="JURIS - AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN KOMPONEN KIMIA MINYAK ATSIRI TEMU KUNCI (Boesenbergia rotunda L. Mansf) TERHADAP BAKTERI PENYEBAB JERAWAT" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/f/minyak-atsiri-kenanga-antibakteri-jerawat-komponen-thumb-e10c0.webp" title="JURIS - AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN KOMPONEN KIMIA MINYAK ATSIRI TEMU KUNCI (Boesenbergia rotunda L. Mansf) TERHADAP BAKTERI PENYEBAB JERAWAT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/f/minyak-atsiri-kenanga-antibakteri-jerawat-komponen-thumb-e10c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/f/minyak-atsiri-kenanga-antibakteri-jerawat-komponen-thumb-e10c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/f/minyak-atsiri-kenanga-antibakteri-jerawat-komponen-thumb-e10c0.webp 1x" title="JURIS - AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN KOMPONEN KIMIA MINYAK ATSIRI TEMU KUNCI (Boesenbergia rotunda L. Mansf) TERHADAP BAKTERI PENYEBAB JERAWAT" alt="JURIS - AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN KOMPONEN KIMIA MINYAK ATSIRI TEMU KUNCI (Boesenbergia rotunda L. Mansf) TERHADAP BAKTERI PENYEBAB JERAWAT" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/f/minyak-atsiri-kenanga-antibakteri-jerawat-komponen-thumb-2f4bc.webp" title="JURIS - AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN KOMPONEN KIMIA MINYAK ATSIRI TEMU KUNCI (Boesenbergia rotunda L. Mansf) TERHADAP BAKTERI PENYEBAB JERAWAT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/f/minyak-atsiri-kenanga-antibakteri-jerawat-komponen-thumb-2f4bc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/f/minyak-atsiri-kenanga-antibakteri-jerawat-komponen-thumb-2f4bc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/f/minyak-atsiri-kenanga-antibakteri-jerawat-komponen-thumb-2f4bc.webp 1x" title="JURIS - AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN KOMPONEN KIMIA MINYAK ATSIRI TEMU KUNCI (Boesenbergia rotunda L. Mansf) TERHADAP BAKTERI PENYEBAB JERAWAT" alt="JURIS - AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN KOMPONEN KIMIA MINYAK ATSIRI TEMU KUNCI (Boesenbergia rotunda L. Mansf) TERHADAP BAKTERI PENYEBAB JERAWAT" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55207-minyak-atsiri-kenanga-antibakteri-je" title="JURIS - AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN KOMPONEN KIMIA MINYAK ATSIRI TEMU KUNCI (Boesenbergia rotunda L. Mansf) TERHADAP BAKTERI PENYEBAB JERAWAT" target="_blank">AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN KOMPONEN KIMIA MINYAK ATSIRI TEMU KUNCI (Boesenbergia rotunda L. Mansf) TERHADAP BAKTERI PENYEBAB JERAWAT</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efektivitas minyak atsiri temukunci dalam model inAcvivo pada hewan atau manusia untuk menilai keamanan dan efikasi klinisnya secara langsung, sehingga dapat memvalidasi hasil inAcvitro yang telah diperoleh. Selain itu, diperlukan studi formulasi lanjutan yang mengoptimalkan stabilitas kimia dan fisik minyak dalam sistem sediaan topikal, seperti nanoemulsi atau mikrokapsul, untuk memastikan pelepasan terkendali dan mencegah penguapan selama penyimpanan. Terakhir, penelitian dapat mengevaluasi potensi sinergi antara minyak atsiri temukunci dengan agen antimikroba konvensional atau bahan aktif herbal lain, guna mengurangi dosis obat, memperluas spektrum antibakteri, dan mengatasi resistensi bakteri penyebab jerawat..
<br>Minyak atsiri temukunci menunjukkan aktivitas antibakteri yang kuat terhadap Staphylococcus aureus, Staphylococcus epidermidis, dan Propionibacterium acnes, merusak membran sel bakteri serta menyebabkan pelepasan materi intraseluler seperti asam nukleat, protein, dan ion.Komponen monoterpen utama dan keberadaan struktur keton berperan penting dalam mekanisme antibakteri tersebut.Karena efektivitasnya yang tinggi, minyak ini berpotensi dikembangkan menjadi sediaan antiAcjerawat dengan formula yang stabil, tekstur halus, dan daya tahan yang baik pada kulit berjerawat
<br>Minyak atsiri temu kunci (Boesenbergia rotunda L. (Mansf)) dilaporkan mempunyai aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus tetapi belum spesifik terhadap bakteri penyebab jerawat. Tujuan penelitian ini untuk menentukan kandungan kimia dan aktivitas antibakterinya terhadap S. aureus, S. epidermidis dan Propionibacterium acnes penyebab jerawat. Minyak atsiri yang diisolasi dengan distilasi uap dan air, dihitung rendemen, indeks bias dan diamati organoleptiknya. Identifikasi komponen minyak atsiri dilakukan dengan gas chromatography-mass spectrometry (GCAcMS). Aktivitas antibakteri diuji menggunakan metode difusi dan mikrodilusi cair untuk penetapan kadar hambat minimum (KHM) dan kadar bunuh minimal (KBM). Minyak atsiri temu kunci berwarna jenih, bau khas aromatis, berasa khelat dan agak pahit dengan rendemen 1,19%. Indeks bias sebesar 1,4785AAA0,0001. Identifikasi GCAcMS menunjukkan 5...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/f/minyak-atsiri-kenanga-antibakteri-jerawat-komponen-thumb-e10c0.webp" type="image/webp" length="88438" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/f/minyak-atsiri-kenanga-antibakteri-jerawat-komponen-thumb-c9d2f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/f/minyak-atsiri-kenanga-antibakteri-jerawat-komponen-thumb-e10c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/f/minyak-atsiri-kenanga-antibakteri-jerawat-komponen-thumb-2f4bc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3332-stikes-isfi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16225-jiis-jurnal-ilmiah-ibnu-sina-ilmu-farmasi-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ EFEK NEFROPROTEKTOR EKSTRAK TEMULAWAK Curcuma xanthorrhiza roxb TERHADAP KADAR KREATININ TIKUS Rattus Norvegicus YANG DIINDUKSI PARACETAMOL ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ EFEK NEFROPROTEKTOR EKSTRAK TEMULAWAK Curcuma xanthorrhiza roxb TERHADAP KADAR KREATININ TIKUS Rattus Norvegicus YANG DIINDUKSI PARACETAMOL ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ EFEK NEFROPROTEKTOR EKSTRAK TEMULAWAK Curcuma xanthorrhiza roxb TERHADAP KADAR KREATININ TIKUS Rattus Norvegicus YANG DIINDUKSI PARACETAMOL ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55202-tubulus-ginjal-manusia-fungsi-egfr-tikus-wi</link>
	<guid isPermaLink="false">a9f6b470d1e884c599a709178990dc02</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 10:19:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ daun pegagan ]]></category>
	<category><![CDATA[ silico study ]]></category>
	<category><![CDATA[ khairun nisa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[daun,khairun,nisa,pegagan,silico,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti efek nefroprotektif ekstrak temulawak pada paparan parasetamol kronis selama lebih dari tiga minggu, dengan menilai tidak hanya kadar kreatinin tetapi juga biomarker ginjal lain seperti BUN, NGAL, serta perubahan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - EFEK NEFROPROTEKTOR EKSTRAK TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza roxb) TERHADAP KADAR KREATININ TIKUS (Rattus Norvegicus) YANG DIINDUKSI PARACETAMOL: Penelitian selanjutnya dapat meneliti efek nefroprotektif ekstrak temulawak pada paparan parasetamol kronis selama lebih dari tiga minggu, dengan menilai tidak hanya kadar kreatinin tetapi juga biomarker ginjal lain seperti BUN, NGAL, serta perubahan histopatologi jaringan ginjal. Selain itu, diperlukan kajian mekanistik yang mendalam untuk mengungkap jalur molekuler yang terlibat, misalnya aktivasi pathway NFAcB dan Nrf2, melalui analisis ekspresi gen dan protein pada jaringan ginjal tikus yang diinduksi parasetamol dan diberikan temulawak. Selanjutnya, sebuah studi komparatif antara ekstrak temulawak dan agen nefroprotektor konvensional seperti NAcacetylcysteine dapat dilakukan, dimulai dari percobaan pada model hewan kemudian dilanjutkan dengan uji klinis fase awal pada manusia untuk menilai keamanan, dosis optimal, dan efektivitas klinisnya. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang potensi temulawak sebagai agen pelindung ginjal, memperkuat dasar ilmiah untuk aplikasi terapeutik, serta memberikan data yang relevan untuk penerapan klinis di masa depan.. Pemberian parasetamol dengan dosis 2Ag/kgBB selama tiga hari meningkatkan kadar kreatinin, meskipun peningkatannya masih berada dalam rentang normal dan tidak signifikan.Ekstrak temulawak dengan dosis berjenjang terbukti dapat meminimalkan kerusakan ginjal pada tikus Wistar yang diinduksi parasetamol.Oleh karena itu, temulawak berpotensi menjadi nefroprotektor yang efektif dalam mengurangi efek toksik parasetamol pada fungsi ginjal Parasetamol merupakan obat yang umum dikonsumsi sebagai analgetik dan antipiretik. Penggunaan parasetamol dosis toksik dapat memberikan efek toksik terhadap organ seperti nekrosis tubulus ginjal. Kreatinin (Cr) merupakan salah satu fungsi biokimia yang sering digunakan untuk menilai fungsi ginjal. Di Indonesia, temulawak menjadi salah satu tanaman unggulan yang memiliki manfaat bagi kesehatan, salah satunya sebagai hepatoprotektor dan nefroprotektor karena mengandung kurkumin serta xanthorrhizol. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak temulawak terhadap kadar kreatinin Tikus Wistar yang diinduksi parasetamol. Metode yang dilakukan adalah eksperimental pre-post test control group design. Subjek penelitian dibagi menjadi lima kelompok yang terdiri dari 5 ekor tikus yaitu K1(control negatif),... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/8/tubulus-ginjal-manusia-fungsi-egfr-tikus-wistar-ne-thumb-1e9f1.webp" title="JURIS - EFEK NEFROPROTEKTOR EKSTRAK TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza roxb) TERHADAP KADAR KREATININ TIKUS (Rattus Norvegicus) YANG DIINDUKSI PARACETAMOL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/tubulus-ginjal-manusia-fungsi-egfr-tikus-wistar-ne-thumb-1e9f1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/tubulus-ginjal-manusia-fungsi-egfr-tikus-wistar-ne-thumb-1e9f1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/tubulus-ginjal-manusia-fungsi-egfr-tikus-wistar-ne-thumb-1e9f1.webp 1x" title="JURIS - EFEK NEFROPROTEKTOR EKSTRAK TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza roxb) TERHADAP KADAR KREATININ TIKUS (Rattus Norvegicus) YANG DIINDUKSI PARACETAMOL" alt="JURIS - EFEK NEFROPROTEKTOR EKSTRAK TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza roxb) TERHADAP KADAR KREATININ TIKUS (Rattus Norvegicus) YANG DIINDUKSI PARACETAMOL" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/8/tubulus-ginjal-manusia-fungsi-egfr-tikus-wistar-ne-thumb-c0f8e.webp" title="JURIS - EFEK NEFROPROTEKTOR EKSTRAK TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza roxb) TERHADAP KADAR KREATININ TIKUS (Rattus Norvegicus) YANG DIINDUKSI PARACETAMOL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/tubulus-ginjal-manusia-fungsi-egfr-tikus-wistar-ne-thumb-c0f8e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/tubulus-ginjal-manusia-fungsi-egfr-tikus-wistar-ne-thumb-c0f8e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/tubulus-ginjal-manusia-fungsi-egfr-tikus-wistar-ne-thumb-c0f8e.webp 1x" title="JURIS - EFEK NEFROPROTEKTOR EKSTRAK TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza roxb) TERHADAP KADAR KREATININ TIKUS (Rattus Norvegicus) YANG DIINDUKSI PARACETAMOL" alt="JURIS - EFEK NEFROPROTEKTOR EKSTRAK TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza roxb) TERHADAP KADAR KREATININ TIKUS (Rattus Norvegicus) YANG DIINDUKSI PARACETAMOL" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/8/tubulus-ginjal-manusia-fungsi-egfr-tikus-wistar-ne-thumb-f5a41.webp" title="JURIS - EFEK NEFROPROTEKTOR EKSTRAK TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza roxb) TERHADAP KADAR KREATININ TIKUS (Rattus Norvegicus) YANG DIINDUKSI PARACETAMOL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/tubulus-ginjal-manusia-fungsi-egfr-tikus-wistar-ne-thumb-f5a41.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/tubulus-ginjal-manusia-fungsi-egfr-tikus-wistar-ne-thumb-f5a41.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/tubulus-ginjal-manusia-fungsi-egfr-tikus-wistar-ne-thumb-f5a41.webp 1x" title="JURIS - EFEK NEFROPROTEKTOR EKSTRAK TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza roxb) TERHADAP KADAR KREATININ TIKUS (Rattus Norvegicus) YANG DIINDUKSI PARACETAMOL" alt="JURIS - EFEK NEFROPROTEKTOR EKSTRAK TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza roxb) TERHADAP KADAR KREATININ TIKUS (Rattus Norvegicus) YANG DIINDUKSI PARACETAMOL" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55202-tubulus-ginjal-manusia-fungsi-egfr-tikus-wi" title="JURIS - EFEK NEFROPROTEKTOR EKSTRAK TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza roxb) TERHADAP KADAR KREATININ TIKUS (Rattus Norvegicus) YANG DIINDUKSI PARACETAMOL" target="_blank">EFEK NEFROPROTEKTOR EKSTRAK TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza roxb) TERHADAP KADAR KREATININ TIKUS (Rattus Norvegicus) YANG DIINDUKSI PARACETAMOL</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti efek nefroprotektif ekstrak temulawak pada paparan parasetamol kronis selama lebih dari tiga minggu, dengan menilai tidak hanya kadar kreatinin tetapi juga biomarker ginjal lain seperti BUN, NGAL, serta perubahan histopatologi jaringan ginjal. Selain itu, diperlukan kajian mekanistik yang mendalam untuk mengungkap jalur molekuler yang terlibat, misalnya aktivasi pathway NFAcB dan Nrf2, melalui analisis ekspresi gen dan protein pada jaringan ginjal tikus yang diinduksi parasetamol dan diberikan temulawak. Selanjutnya, sebuah studi komparatif antara ekstrak temulawak dan agen nefroprotektor konvensional seperti NAcacetylcysteine dapat dilakukan, dimulai dari percobaan pada model hewan kemudian dilanjutkan dengan uji klinis fase awal pada manusia untuk menilai keamanan, dosis optimal, dan efektivitas klinisnya. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang potensi temulawak sebagai agen pelindung ginjal, memperkuat dasar ilmiah untuk aplikasi terapeutik, serta memberikan data yang relevan untuk penerapan klinis di masa depan..
<br>Pemberian parasetamol dengan dosis 2Ag/kgBB selama tiga hari meningkatkan kadar kreatinin, meskipun peningkatannya masih berada dalam rentang normal dan tidak signifikan.Ekstrak temulawak dengan dosis berjenjang terbukti dapat meminimalkan kerusakan ginjal pada tikus Wistar yang diinduksi parasetamol.Oleh karena itu, temulawak berpotensi menjadi nefroprotektor yang efektif dalam mengurangi efek toksik parasetamol pada fungsi ginjal
<br>Parasetamol merupakan obat yang umum dikonsumsi sebagai analgetik dan antipiretik. Penggunaan parasetamol dosis toksik dapat memberikan efek toksik terhadap organ seperti nekrosis tubulus ginjal. Kreatinin (Cr) merupakan salah satu fungsi biokimia yang sering digunakan untuk menilai fungsi ginjal. Di Indonesia, temulawak menjadi salah satu tanaman unggulan yang memiliki manfaat bagi kesehatan, salah satunya sebagai hepatoprotektor dan nefroprotektor karena mengandung kurkumin serta xanthorrhizol. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak temulawak terhadap kadar kreatinin Tikus Wistar yang diinduksi parasetamol. Metode yang dilakukan adalah eksperimental pre-post test control group design. Subjek penelitian dibagi menjadi lima kelompok yang terdiri dari 5 ekor tikus yaitu K1(control negatif),...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/8/tubulus-ginjal-manusia-fungsi-egfr-tikus-wistar-ne-thumb-c0f8e.webp" type="image/webp" length="66088" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/tubulus-ginjal-manusia-fungsi-egfr-tikus-wistar-ne-thumb-1e9f1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/tubulus-ginjal-manusia-fungsi-egfr-tikus-wistar-ne-thumb-c0f8e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/tubulus-ginjal-manusia-fungsi-egfr-tikus-wistar-ne-thumb-f5a41.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3332-stikes-isfi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16225-jiis-jurnal-ilmiah-ibnu-sina-ilmu-farmasi-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ UJI IN VITRO NILAI SUN PROTECTING FACTOR SPF EKSTRAK ETANOL DAN EKSTRAK HEKSANA DAUN KENIKIR Cosmos caudatus Kunth ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ UJI IN VITRO NILAI SUN PROTECTING FACTOR SPF EKSTRAK ETANOL DAN EKSTRAK HEKSANA DAUN KENIKIR Cosmos caudatus Kunth ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ UJI IN VITRO NILAI SUN PROTECTING FACTOR SPF EKSTRAK ETANOL DAN EKSTRAK HEKSANA DAUN KENIKIR Cosmos caudatus Kunth ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55212-ekstrak-heksan-formulasi-optimal-aktivitas</link>
	<guid isPermaLink="false">b74c9e8c322b77aafb54f60312285da9</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 10:16:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ studi silico ]]></category>
	<category><![CDATA[ mekanisme ko ]]></category>
	<category><![CDATA[ off gel mask ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gel,ko,mask,mekanisme,off,silico,studi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan pelarut alternatif yang lebih ramah lingkungan, seperti superkritik CO2, untuk meningkatkan ekstraksi senyawa bioaktif dengan yield lebih tinggi dan nilai SPF yang lebih baik; selanjutnya, diperlukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - UJI IN VITRO NILAI SUN PROTECTING FACTOR (SPF) EKSTRAK ETANOL DAN EKSTRAK HEKSANA DAUN KENIKIR (Cosmos caudatus Kunth.): Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan pelarut alternatif yang lebih ramah lingkungan, seperti superkritik CO2, untuk meningkatkan ekstraksi senyawa bioaktif dengan yield lebih tinggi dan nilai SPF yang lebih baik; selanjutnya, diperlukan pemisahan dan identifikasi senyawa aktif spesifik yang bertanggung jawab atas penyerapan UV, termasuk karakterisasi kimia dan uji SPF individu, guna memahami mekanisme perlindungan yang optimal; terakhir, pengembangan formulasi topikal (misalnya krim atau gel) yang mengandung konsentrasi optimal ekstrak kenikir harus diuji secara in vivo pada kulit manusia untuk menilai keamanan, kestabilan, dan efektivitas perlindungan terhadap radiasi UV, sehingga dapat menghasilkan produk tabir surya berbasis alam yang kompetitif secara komersial.. Nilai SPF yang diperoleh menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun kenikir (EEDK) memiliki nilai SPF lebih tinggi dibandingkan ekstrak heksana (EHDK), namun keduanya masih berada pada tingkat perlindungan minimal bila dibandingkan dengan asam sinamat.Analisis statistik menunjukkan data berdistribusi normal dan terdapat perbedaan signifikan antar kelompok (p ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/b/ekstrak-heksan-formulasi-optimal-aktivitas-tabir-s-thumb-2f54f.webp" title="JURIS - UJI IN VITRO NILAI SUN PROTECTING FACTOR (SPF) EKSTRAK ETANOL DAN EKSTRAK HEKSANA DAUN KENIKIR (Cosmos caudatus Kunth.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/ekstrak-heksan-formulasi-optimal-aktivitas-tabir-s-thumb-2f54f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/ekstrak-heksan-formulasi-optimal-aktivitas-tabir-s-thumb-2f54f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/ekstrak-heksan-formulasi-optimal-aktivitas-tabir-s-thumb-2f54f.webp 1x" title="JURIS - UJI IN VITRO NILAI SUN PROTECTING FACTOR (SPF) EKSTRAK ETANOL DAN EKSTRAK HEKSANA DAUN KENIKIR (Cosmos caudatus Kunth.)" alt="JURIS - UJI IN VITRO NILAI SUN PROTECTING FACTOR (SPF) EKSTRAK ETANOL DAN EKSTRAK HEKSANA DAUN KENIKIR (Cosmos caudatus Kunth.)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/ekstrak-heksan-formulasi-optimal-aktivitas-tabir-s-thumb-f1fa5.webp" title="JURIS - UJI IN VITRO NILAI SUN PROTECTING FACTOR (SPF) EKSTRAK ETANOL DAN EKSTRAK HEKSANA DAUN KENIKIR (Cosmos caudatus Kunth.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/ekstrak-heksan-formulasi-optimal-aktivitas-tabir-s-thumb-f1fa5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/ekstrak-heksan-formulasi-optimal-aktivitas-tabir-s-thumb-f1fa5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/ekstrak-heksan-formulasi-optimal-aktivitas-tabir-s-thumb-f1fa5.webp 1x" title="JURIS - UJI IN VITRO NILAI SUN PROTECTING FACTOR (SPF) EKSTRAK ETANOL DAN EKSTRAK HEKSANA DAUN KENIKIR (Cosmos caudatus Kunth.)" alt="JURIS - UJI IN VITRO NILAI SUN PROTECTING FACTOR (SPF) EKSTRAK ETANOL DAN EKSTRAK HEKSANA DAUN KENIKIR (Cosmos caudatus Kunth.)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/ekstrak-heksan-formulasi-optimal-aktivitas-tabir-s-thumb-ee69b.webp" title="JURIS - UJI IN VITRO NILAI SUN PROTECTING FACTOR (SPF) EKSTRAK ETANOL DAN EKSTRAK HEKSANA DAUN KENIKIR (Cosmos caudatus Kunth.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/ekstrak-heksan-formulasi-optimal-aktivitas-tabir-s-thumb-ee69b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/ekstrak-heksan-formulasi-optimal-aktivitas-tabir-s-thumb-ee69b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/ekstrak-heksan-formulasi-optimal-aktivitas-tabir-s-thumb-ee69b.webp 1x" title="JURIS - UJI IN VITRO NILAI SUN PROTECTING FACTOR (SPF) EKSTRAK ETANOL DAN EKSTRAK HEKSANA DAUN KENIKIR (Cosmos caudatus Kunth.)" alt="JURIS - UJI IN VITRO NILAI SUN PROTECTING FACTOR (SPF) EKSTRAK ETANOL DAN EKSTRAK HEKSANA DAUN KENIKIR (Cosmos caudatus Kunth.)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55212-ekstrak-heksan-formulasi-optimal-aktivitas" title="JURIS - UJI IN VITRO NILAI SUN PROTECTING FACTOR (SPF) EKSTRAK ETANOL DAN EKSTRAK HEKSANA DAUN KENIKIR (Cosmos caudatus Kunth.)" target="_blank">UJI IN VITRO NILAI SUN PROTECTING FACTOR (SPF) EKSTRAK ETANOL DAN EKSTRAK HEKSANA DAUN KENIKIR (Cosmos caudatus Kunth.)</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan pelarut alternatif yang lebih ramah lingkungan, seperti superkritik CO2, untuk meningkatkan ekstraksi senyawa bioaktif dengan yield lebih tinggi dan nilai SPF yang lebih baik; selanjutnya, diperlukan pemisahan dan identifikasi senyawa aktif spesifik yang bertanggung jawab atas penyerapan UV, termasuk karakterisasi kimia dan uji SPF individu, guna memahami mekanisme perlindungan yang optimal; terakhir, pengembangan formulasi topikal (misalnya krim atau gel) yang mengandung konsentrasi optimal ekstrak kenikir harus diuji secara in vivo pada kulit manusia untuk menilai keamanan, kestabilan, dan efektivitas perlindungan terhadap radiasi UV, sehingga dapat menghasilkan produk tabir surya berbasis alam yang kompetitif secara komersial..
<br>Nilai SPF yang diperoleh menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun kenikir (EEDK) memiliki nilai SPF lebih tinggi dibandingkan ekstrak heksana (EHDK), namun keduanya masih berada pada tingkat perlindungan minimal bila dibandingkan dengan asam sinamat.Analisis statistik menunjukkan data berdistribusi normal dan terdapat perbedaan signifikan antar kelompok (p<0,05).Dengan meningkatkan konsentrasi ekstrak, nilai SPF meningkat, sehingga potensi sebagai tabir surya dapat ditingkatkan
<br>Daun Kenikir (Cosmos caudatus Kunth.) mengandung senyawa biokatif yang dapat berpotensi sebagai tabir surya. Penelitian bertujuan mengetahui potensi ekstrak etanol dan ekstrak heksana daun kenikir sebagai tabir surya. Ekstraksi menggunakan metode maserasi dengan masing-masing pelarut berupa etanol 70% dan n-heksana. Pengukuran Nilai SPF ekstrak etanol (EEDK) dan Ekstrak Heksana (EHDK) dengan metode spektrofotometri UV-Vis pada Panjang gelombang 290-400 nm pada seri konsentrasi 200 ppm, 400 ppm, 600 ppm, dan 800 ppm. Hasil menunjukkan EEDK memiliki potensi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/b/ekstrak-heksan-formulasi-optimal-aktivitas-tabir-s-thumb-f1fa5.webp" type="image/webp" length="66660" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/ekstrak-heksan-formulasi-optimal-aktivitas-tabir-s-thumb-2f54f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/ekstrak-heksan-formulasi-optimal-aktivitas-tabir-s-thumb-f1fa5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/ekstrak-heksan-formulasi-optimal-aktivitas-tabir-s-thumb-ee69b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3332-stikes-isfi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16225-jiis-jurnal-ilmiah-ibnu-sina-ilmu-farmasi-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS SEDIAAN TRANSDERMAL PATCH EKSTRAK BIJI RAMBUTAN Nephelium lappaceum L TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN Rattus norvegicus strain wistar SEBAGAI ANALGETIK ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS SEDIAAN TRANSDERMAL PATCH EKSTRAK BIJI RAMBUTAN Nephelium lappaceum L TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN Rattus norvegicus strain wistar SEBAGAI ANALGETIK ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS SEDIAAN TRANSDERMAL PATCH EKSTRAK BIJI RAMBUTAN Nephelium lappaceum L TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN Rattus norvegicus strain wistar SEBAGAI ANALGETIK ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55201-kombinasi-ekstrak-biji-uji-aktivitas-enzim-analget</link>
	<guid isPermaLink="false">a593023f48c67956e2b6a8b5a332c727</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 10:04:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ studi silico ]]></category>
	<category><![CDATA[ mekanisme ko ]]></category>
	<category><![CDATA[ off gel mask ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gel,ko,mask,mekanisme,off,silico,studi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menguji aktivitas analgetik ekstrak biji rambutan pada dosis yang lebih tinggi dan lebih rendah untuk menentukan rentang dosis yang efektif dan aman; (2) Menganalisis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS SEDIAAN TRANSDERMAL PATCH EKSTRAK BIJI RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L) TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus strain wistar) SEBAGAI ANALGETIK: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menguji aktivitas analgetik ekstrak biji rambutan pada dosis yang lebih tinggi dan lebih rendah untuk menentukan rentang dosis yang efektif dan aman; (2) Menganalisis lebih lanjut mekanisme kerja ekstrak biji rambutan sebagai analgetik, termasuk mengidentifikasi senyawa aktif yang bertanggung jawab atas efek analgesik; (3) Mengembangkan formulasi patch transdermal yang lebih optimal dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti permeabilitas kulit, waktu pelepasan obat, dan stabilitas sediaan. Penelitian ini dapat membantu meningkatkan efektivitas dan keamanan penggunaan ekstrak biji rambutan sebagai analgetik dan membuka peluang pengembangan obat-obatan alami yang lebih efektif dan aman.. Ekstrak biji rambutan dapat diformulasikan menjadi sediaan patch transdermal dengan konsentrasi 1%, 2%, dan 4%.Terdapat aktivitas analgetik ekstrak biji rambutan (Nephelium lappaceum L.), dilihat dari jumlah geliat yang dihasilkan menunjukkan bahwa dosis II dengan konsentrasi 2% memberikan efek analgetik yang paling efektif Indonesia kaya akan bahan alam yang berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai tanaman obat tradisional, salah satunya tanaman rambutan (Nephelium lappaceum L.), yang secara empiris mempunyai sifat anti nyeri. Biji rambutan banyak mengandung bahan kimia primer yang mempunyai efek analgesik, antara lain flavonoid, tanin, dan saponin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas analgetik dari sediaan patch transdermal ekstrak biji rambutan dan mengetahui dosis yang paling efektif terhadap tikus putih jantan (Rattus norvegicus strain Wistar). Metode penelitian dengan ekstraksi biji rambutan metode maserasi menggunakan etanol 70%. Pengujian aktivitas analgetik dilakukan menggunakan tikus... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/8/kombinasi-ekstrak-biji-uji-aktivitas-enzim-analget-thumb-ed1d6.webp" title="JURIS - FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS SEDIAAN TRANSDERMAL PATCH EKSTRAK BIJI RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L) TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus strain wistar) SEBAGAI ANALGETIK" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/kombinasi-ekstrak-biji-uji-aktivitas-enzim-analget-thumb-ed1d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/kombinasi-ekstrak-biji-uji-aktivitas-enzim-analget-thumb-ed1d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/kombinasi-ekstrak-biji-uji-aktivitas-enzim-analget-thumb-ed1d6.webp 1x" title="JURIS - FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS SEDIAAN TRANSDERMAL PATCH EKSTRAK BIJI RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L) TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus strain wistar) SEBAGAI ANALGETIK" alt="JURIS - FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS SEDIAAN TRANSDERMAL PATCH EKSTRAK BIJI RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L) TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus strain wistar) SEBAGAI ANALGETIK" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/8/kombinasi-ekstrak-biji-uji-aktivitas-enzim-analget-thumb-97890.webp" title="JURIS - FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS SEDIAAN TRANSDERMAL PATCH EKSTRAK BIJI RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L) TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus strain wistar) SEBAGAI ANALGETIK" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/kombinasi-ekstrak-biji-uji-aktivitas-enzim-analget-thumb-97890.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/kombinasi-ekstrak-biji-uji-aktivitas-enzim-analget-thumb-97890.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/kombinasi-ekstrak-biji-uji-aktivitas-enzim-analget-thumb-97890.webp 1x" title="JURIS - FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS SEDIAAN TRANSDERMAL PATCH EKSTRAK BIJI RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L) TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus strain wistar) SEBAGAI ANALGETIK" alt="JURIS - FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS SEDIAAN TRANSDERMAL PATCH EKSTRAK BIJI RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L) TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus strain wistar) SEBAGAI ANALGETIK" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/8/kombinasi-ekstrak-biji-uji-aktivitas-enzim-analget-thumb-38176.webp" title="JURIS - FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS SEDIAAN TRANSDERMAL PATCH EKSTRAK BIJI RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L) TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus strain wistar) SEBAGAI ANALGETIK" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/kombinasi-ekstrak-biji-uji-aktivitas-enzim-analget-thumb-38176.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/kombinasi-ekstrak-biji-uji-aktivitas-enzim-analget-thumb-38176.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/kombinasi-ekstrak-biji-uji-aktivitas-enzim-analget-thumb-38176.webp 1x" title="JURIS - FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS SEDIAAN TRANSDERMAL PATCH EKSTRAK BIJI RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L) TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus strain wistar) SEBAGAI ANALGETIK" alt="JURIS - FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS SEDIAAN TRANSDERMAL PATCH EKSTRAK BIJI RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L) TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus strain wistar) SEBAGAI ANALGETIK" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55201-kombinasi-ekstrak-biji-uji-aktivitas-enzim-analget" title="JURIS - FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS SEDIAAN TRANSDERMAL PATCH EKSTRAK BIJI RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L) TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus strain wistar) SEBAGAI ANALGETIK" target="_blank">FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS SEDIAAN TRANSDERMAL PATCH EKSTRAK BIJI RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L) TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus strain wistar) SEBAGAI ANALGETIK</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menguji aktivitas analgetik ekstrak biji rambutan pada dosis yang lebih tinggi dan lebih rendah untuk menentukan rentang dosis yang efektif dan aman; (2) Menganalisis lebih lanjut mekanisme kerja ekstrak biji rambutan sebagai analgetik, termasuk mengidentifikasi senyawa aktif yang bertanggung jawab atas efek analgesik; (3) Mengembangkan formulasi patch transdermal yang lebih optimal dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti permeabilitas kulit, waktu pelepasan obat, dan stabilitas sediaan. Penelitian ini dapat membantu meningkatkan efektivitas dan keamanan penggunaan ekstrak biji rambutan sebagai analgetik dan membuka peluang pengembangan obat-obatan alami yang lebih efektif dan aman..
<br>Ekstrak biji rambutan dapat diformulasikan menjadi sediaan patch transdermal dengan konsentrasi 1%, 2%, dan 4%.Terdapat aktivitas analgetik ekstrak biji rambutan (Nephelium lappaceum L.), dilihat dari jumlah geliat yang dihasilkan menunjukkan bahwa dosis II dengan konsentrasi 2% memberikan efek analgetik yang paling efektif
<br>Indonesia kaya akan bahan alam yang berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai tanaman obat tradisional, salah satunya tanaman rambutan (Nephelium lappaceum L.), yang secara empiris mempunyai sifat anti nyeri. Biji rambutan banyak mengandung bahan kimia primer yang mempunyai efek analgesik, antara lain flavonoid, tanin, dan saponin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas analgetik dari sediaan patch transdermal ekstrak biji rambutan dan mengetahui dosis yang paling efektif terhadap tikus putih jantan (Rattus norvegicus strain Wistar). Metode penelitian dengan ekstraksi biji rambutan metode maserasi menggunakan etanol 70%. Pengujian aktivitas analgetik dilakukan menggunakan tikus...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/8/kombinasi-ekstrak-biji-uji-aktivitas-enzim-analget-thumb-ed1d6.webp" type="image/webp" length="93526" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/kombinasi-ekstrak-biji-uji-aktivitas-enzim-analget-thumb-ed1d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/kombinasi-ekstrak-biji-uji-aktivitas-enzim-analget-thumb-97890.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/kombinasi-ekstrak-biji-uji-aktivitas-enzim-analget-thumb-38176.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3332-stikes-isfi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16225-jiis-jurnal-ilmiah-ibnu-sina-ilmu-farmasi-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Mon, 20 Jul 2026 14:33:02 +0700. 24 items. Served in: 9.152 seconds [rss] -->
