<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Thu, 30 Apr 2026 09:17:14 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 09:17:14 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-30T09:17:14+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Menolak Tunduk ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Menolak Tunduk ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Menolak Tunduk ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43001-hak-tawan-karang-hukum-adat-pelayaran-intern</link>
	<guid isPermaLink="false">8050d6c1f5062035b5748e60756b063d</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 07:15:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ teks suci ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[suci,teks]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang konflik kedaulatan laut di era kolonial, penelitian lanjutan dapat meneliti secara kuantitatif dampak ekonomi Hak Tawan Karang terhadap perdagangan lokal menggunakan data arsip bea cukai dan statistik transaksi. Selanjutnya, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Menolak Tunduk: Berdasarkan latar belakang konflik kedaulatan laut di era kolonial, penelitian lanjutan dapat meneliti secara kuantitatif dampak ekonomi Hak Tawan Karang terhadap perdagangan lokal menggunakan data arsip bea cukai dan statistik transaksi. Selanjutnya, studi komparatif antara praktik hukum adat di wilayah kepulauan lain, seperti Kerajaan Mataram atau Kesultanan Banten, dapat mengidentifikasi pola adaptasi kebijakan kolonial yang serupa dan berbeda. Terakhir, pengembangan model hukum hybrid yang mengintegrasikan prinsip-prinsip Hukum Adat Indonesia (misalnya Konstitusi 1945) dengan standar internasional maritim dapat dipresentasi sebagai alternatif untuk meningkatkan keadilan dan keberlanjutan pengaturan maritim di Indonesia. Semua saran di atas bertujuan untuk memperkaya pemahaman tentang dinamika interaksi hukum lokal dan internasional serta memberikan dasar bagi kebijakan maritim yang inklusif dan kontekstual.. Keberadaan dua sistem hukumAiadat lokal dan pelayaran internasionalAiberlanjut secara bersamaan di masyarakat Aceh dan Bali.Praktik Hak Tawan Karang masih dihormati dan dianggap sah, meski bertentangan dengan hukum pelayaran kolonial.Kedaulatan hukum adat tetap menjadi landasan utama dalam penyelesaian sengketa maritim, menegaskan pentingnya pengakuan sosial atas legitimasi hukum Artikel ini mengkaji keberadaan Hak Tawan Karang sebagai praktik hukum adat di pesisir Hindia Belanda dan interaksinya dengan hukum pelayaran internasional yang diperkenalkan oleh kolonial Belanda. Metode penelitian hukum komparatif digunakan dengan memverifikasi dokumen adat, arsip kolonial, dan perjanjian internasional untuk menilai bagaimana hak tersebut berkonflik dan bernegosiasi dengan kerangka hukum modern. Hasilnya menunjukkan bahwa praktik Hak Tawan Karang masih menjunjung nilai kedaulatan lokal meski sering bertentangan dengan norma marinografi internasional, dan bahwa hukum kolonial tidak secara konsisten menggantikan sistem adat di wilayah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/9/hak-tawan-karang-adat-pelayaran-internasional-sist-thumb-367d9.webp" title="JURIS - Menolak Tunduk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/hak-tawan-karang-adat-pelayaran-internasional-sist-thumb-367d9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/hak-tawan-karang-adat-pelayaran-internasional-sist-thumb-367d9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/hak-tawan-karang-adat-pelayaran-internasional-sist-thumb-367d9.webp 1x" title="JURIS - Menolak Tunduk" alt="JURIS - Menolak Tunduk" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/hak-tawan-karang-adat-pelayaran-internasional-sist-thumb-23246.webp" title="JURIS - Menolak Tunduk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/hak-tawan-karang-adat-pelayaran-internasional-sist-thumb-23246.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/hak-tawan-karang-adat-pelayaran-internasional-sist-thumb-23246.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/hak-tawan-karang-adat-pelayaran-internasional-sist-thumb-23246.webp 1x" title="JURIS - Menolak Tunduk" alt="JURIS - Menolak Tunduk" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/hak-tawan-karang-adat-pelayaran-internasional-sist-thumb-1ee3a.webp" title="JURIS - Menolak Tunduk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/hak-tawan-karang-adat-pelayaran-internasional-sist-thumb-1ee3a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/hak-tawan-karang-adat-pelayaran-internasional-sist-thumb-1ee3a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/hak-tawan-karang-adat-pelayaran-internasional-sist-thumb-1ee3a.webp 1x" title="JURIS - Menolak Tunduk" alt="JURIS - Menolak Tunduk" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43001-hak-tawan-karang-hukum-adat-pelayaran-intern" title="JURIS - Menolak Tunduk" target="_blank">Menolak Tunduk</a>: Berdasarkan latar belakang konflik kedaulatan laut di era kolonial, penelitian lanjutan dapat meneliti secara kuantitatif dampak ekonomi Hak Tawan Karang terhadap perdagangan lokal menggunakan data arsip bea cukai dan statistik transaksi. Selanjutnya, studi komparatif antara praktik hukum adat di wilayah kepulauan lain, seperti Kerajaan Mataram atau Kesultanan Banten, dapat mengidentifikasi pola adaptasi kebijakan kolonial yang serupa dan berbeda. Terakhir, pengembangan model hukum hybrid yang mengintegrasikan prinsip-prinsip Hukum Adat Indonesia (misalnya Konstitusi 1945) dengan standar internasional maritim dapat dipresentasi sebagai alternatif untuk meningkatkan keadilan dan keberlanjutan pengaturan maritim di Indonesia. Semua saran di atas bertujuan untuk memperkaya pemahaman tentang dinamika interaksi hukum lokal dan internasional serta memberikan dasar bagi kebijakan maritim yang inklusif dan kontekstual..
<br>Keberadaan dua sistem hukumAiadat lokal dan pelayaran internasionalAiberlanjut secara bersamaan di masyarakat Aceh dan Bali.Praktik Hak Tawan Karang masih dihormati dan dianggap sah, meski bertentangan dengan hukum pelayaran kolonial.Kedaulatan hukum adat tetap menjadi landasan utama dalam penyelesaian sengketa maritim, menegaskan pentingnya pengakuan sosial atas legitimasi hukum
<br>Artikel ini mengkaji keberadaan Hak Tawan Karang sebagai praktik hukum adat di pesisir Hindia Belanda dan interaksinya dengan hukum pelayaran internasional yang diperkenalkan oleh kolonial Belanda. Metode penelitian hukum komparatif digunakan dengan memverifikasi dokumen adat, arsip kolonial, dan perjanjian internasional untuk menilai bagaimana hak tersebut berkonflik dan bernegosiasi dengan kerangka hukum modern. Hasilnya menunjukkan bahwa praktik Hak Tawan Karang masih menjunjung nilai kedaulatan lokal meski sering bertentangan dengan norma marinografi internasional, dan bahwa hukum kolonial tidak secara konsisten menggantikan sistem adat di wilayah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/9/hak-tawan-karang-adat-pelayaran-internasional-sist-thumb-1ee3a.webp" type="image/webp" length="73026" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/hak-tawan-karang-adat-pelayaran-internasional-sist-thumb-367d9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/hak-tawan-karang-adat-pelayaran-internasional-sist-thumb-23246.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/hak-tawan-karang-adat-pelayaran-internasional-sist-thumb-1ee3a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5376-jaringansantri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16095-international-journal-pegon-islam-nusantara-civilization.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Effect of Experiment Based Inquiry Method on the Science Ability of Children Aged 5 6 Years at Aisyiyah Bustanul Athfal III Paranga Kindergarten Gowa Regency A Quasi Experimental Study ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effect of Experiment Based Inquiry Method on the Science Ability of Children Aged 5 6 Years at Aisyiyah Bustanul Athfal III Paranga Kindergarten Gowa Regency A Quasi Experimental Study ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effect of Experiment Based Inquiry Method on the Science Ability of Children Aged 5 6 Years at Aisyiyah Bustanul Athfal III Paranga Kindergarten Gowa Regency A Quasi Experimental Study ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42981-anak-usia-kognitif-genz-kognit</link>
	<guid isPermaLink="false">27e43dbcfff689e072d5b2b51ddc90c0</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 06:50:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ impact steam ]]></category>
	<category><![CDATA[ gowa regency ]]></category>
	<category><![CDATA[ mohammad ali ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ali,gowa,impact,mohammad,regency,steam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas metode inquiry berbasis eksperimen dalam jangka panjang, misalnya dengan melacak perkembangan kemampuan sains anak satu tahun setelah intervensi; selanjutnya, studi perbandingan antara metode inquiry ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effect of Experiment-Based Inquiry Method on the Science Ability of Children Aged 5-6 Years at Aisyiyah Bustanul Athfal III Paranga Kindergarten, Gowa Regency: A Quasi-Experimental Study: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas metode inquiry berbasis eksperimen dalam jangka panjang, misalnya dengan melacak perkembangan kemampuan sains anak satu tahun setelah intervensi; selanjutnya, studi perbandingan antara metode inquiry berbasis eksperimen dengan pendekatan STEAM akan mengidentifikasi kombinasi optimal yang memaksimalkan pembelajaran interdisipliner; serta penelitiannya dapat mencakup analisis faktor moderasi seperti variabel lingkungan rumah dan dukungan orang tua untuk memahami peran kontekstual dalam penerapan metode ini secara luas.. Metode inquiry berbasis eksperimen secara signifikan meningkatkan kemampuan sains anak usia 5Ac6 tahun, terlihat dari kenaikan skor rataAcrata pretest-posttest.Peningkatan terukur terlihat terutama dalam pemahaman sebabAcakibat, pemecahan masalah sederhana, dan pengenalan konsep sains dasar.Temuan ini menguatkan peran metode berbasis pengalaman langsung dalam memajukan perkembangan kognitif anak di tingkat pendidikan dini Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh metode belajar Inquiry berbasis eksperimen terhadap kemampuan sains anak berusia 5Ae6 tahun. Rancangan eksperimental pretestAcposttest dengan satu kelompok melibatkan 17 anak sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi dan dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil menunjukkan bahwa metode inquiry berbasis eksperimen secara signifikan meningkatkan kemampuan sains anak, dengan skor rata-rata meningkat dari 32,47 pada pretest menjadi 59,24 pada posttest. Temuan ini mendukung teori Piaget mengenai pentingnya pengalaman langsung dalam proses pembelajaran. Penelitian ini merekomendasikan penerapan metode inquiry berbasis eksperimen sebagai pendekatan inovatif dalam pendidikan dini untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/d/anak-usia-kognitif-genz-afektif-effect-experiment-thumb-a2ad4.webp" title="JURIS - The Effect of  Experiment-Based Inquiry Method on the Science Ability of Children Aged 5-6 Years at Aisyiyah Bustanul Athfal III Paranga Kindergarten, Gowa Regency: A Quasi-Experimental Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/anak-usia-kognitif-genz-afektif-effect-experiment-thumb-a2ad4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/anak-usia-kognitif-genz-afektif-effect-experiment-thumb-a2ad4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/anak-usia-kognitif-genz-afektif-effect-experiment-thumb-a2ad4.webp 1x" title="JURIS - The Effect of  Experiment-Based Inquiry Method on the Science Ability of Children Aged 5-6 Years at Aisyiyah Bustanul Athfal III Paranga Kindergarten, Gowa Regency: A Quasi-Experimental Study" alt="JURIS - The Effect of  Experiment-Based Inquiry Method on the Science Ability of Children Aged 5-6 Years at Aisyiyah Bustanul Athfal III Paranga Kindergarten, Gowa Regency: A Quasi-Experimental Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/d/anak-usia-kognitif-genz-afektif-effect-experiment-thumb-6244c.webp" title="JURIS - The Effect of  Experiment-Based Inquiry Method on the Science Ability of Children Aged 5-6 Years at Aisyiyah Bustanul Athfal III Paranga Kindergarten, Gowa Regency: A Quasi-Experimental Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/anak-usia-kognitif-genz-afektif-effect-experiment-thumb-6244c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/anak-usia-kognitif-genz-afektif-effect-experiment-thumb-6244c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/anak-usia-kognitif-genz-afektif-effect-experiment-thumb-6244c.webp 1x" title="JURIS - The Effect of  Experiment-Based Inquiry Method on the Science Ability of Children Aged 5-6 Years at Aisyiyah Bustanul Athfal III Paranga Kindergarten, Gowa Regency: A Quasi-Experimental Study" alt="JURIS - The Effect of  Experiment-Based Inquiry Method on the Science Ability of Children Aged 5-6 Years at Aisyiyah Bustanul Athfal III Paranga Kindergarten, Gowa Regency: A Quasi-Experimental Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/d/anak-usia-kognitif-genz-afektif-effect-experiment-thumb-a8a06.webp" title="JURIS - The Effect of  Experiment-Based Inquiry Method on the Science Ability of Children Aged 5-6 Years at Aisyiyah Bustanul Athfal III Paranga Kindergarten, Gowa Regency: A Quasi-Experimental Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/anak-usia-kognitif-genz-afektif-effect-experiment-thumb-a8a06.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/anak-usia-kognitif-genz-afektif-effect-experiment-thumb-a8a06.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/anak-usia-kognitif-genz-afektif-effect-experiment-thumb-a8a06.webp 1x" title="JURIS - The Effect of  Experiment-Based Inquiry Method on the Science Ability of Children Aged 5-6 Years at Aisyiyah Bustanul Athfal III Paranga Kindergarten, Gowa Regency: A Quasi-Experimental Study" alt="JURIS - The Effect of  Experiment-Based Inquiry Method on the Science Ability of Children Aged 5-6 Years at Aisyiyah Bustanul Athfal III Paranga Kindergarten, Gowa Regency: A Quasi-Experimental Study" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42981-anak-usia-kognitif-genz-kognit" title="JURIS - The Effect of  Experiment-Based Inquiry Method on the Science Ability of Children Aged 5-6 Years at Aisyiyah Bustanul Athfal III Paranga Kindergarten, Gowa Regency: A Quasi-Experimental Study" target="_blank">The Effect of  Experiment-Based Inquiry Method on the Science Ability of Children Aged 5-6 Years at Aisyiyah Bustanul Athfal III Paranga Kindergarten, Gowa Regency: A Quasi-Experimental Study</a>: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas metode inquiry berbasis eksperimen dalam jangka panjang, misalnya dengan melacak perkembangan kemampuan sains anak satu tahun setelah intervensi; selanjutnya, studi perbandingan antara metode inquiry berbasis eksperimen dengan pendekatan STEAM akan mengidentifikasi kombinasi optimal yang memaksimalkan pembelajaran interdisipliner; serta penelitiannya dapat mencakup analisis faktor moderasi seperti variabel lingkungan rumah dan dukungan orang tua untuk memahami peran kontekstual dalam penerapan metode ini secara luas..
<br>Metode inquiry berbasis eksperimen secara signifikan meningkatkan kemampuan sains anak usia 5Ac6 tahun, terlihat dari kenaikan skor rataAcrata pretest-posttest.Peningkatan terukur terlihat terutama dalam pemahaman sebabAcakibat, pemecahan masalah sederhana, dan pengenalan konsep sains dasar.Temuan ini menguatkan peran metode berbasis pengalaman langsung dalam memajukan perkembangan kognitif anak di tingkat pendidikan dini
<br>Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh metode belajar Inquiry berbasis eksperimen terhadap kemampuan sains anak berusia 5Ae6 tahun. Rancangan eksperimental pretestAcposttest dengan satu kelompok melibatkan 17 anak sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi dan dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil menunjukkan bahwa metode inquiry berbasis eksperimen secara signifikan meningkatkan kemampuan sains anak, dengan skor rata-rata meningkat dari 32,47 pada pretest menjadi 59,24 pada posttest. Temuan ini mendukung teori Piaget mengenai pentingnya pengalaman langsung dalam proses pembelajaran. Penelitian ini merekomendasikan penerapan metode inquiry berbasis eksperimen sebagai pendekatan inovatif dalam pendidikan dini untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/d/anak-usia-kognitif-genz-afektif-effect-experiment-thumb-a2ad4.webp" type="image/webp" length="123126" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/anak-usia-kognitif-genz-afektif-effect-experiment-thumb-a2ad4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/anak-usia-kognitif-genz-afektif-effect-experiment-thumb-6244c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/anak-usia-kognitif-genz-afektif-effect-experiment-thumb-a8a06.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-610-unj.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15998-jpud-jurnal-pendidikan-usia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perlindungan Sosial di Masa Krisis Pandemi Covid 19 Studi Kasus Aktor Pariwisata di Kaliurang Yogyakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perlindungan Sosial di Masa Krisis Pandemi Covid 19 Studi Kasus Aktor Pariwisata di Kaliurang Yogyakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perlindungan Sosial di Masa Krisis Pandemi Covid 19 Studi Kasus Aktor Pariwisata di Kaliurang Yogyakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42990-struktur-sosial-dinamika-produk</link>
	<guid isPermaLink="false">a802860019c1d78231a02cdb0a50eae8</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 06:40:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ proyek magot ]]></category>
	<category><![CDATA[ achmad hufad ]]></category>
	<category><![CDATA[ uyu wahyudin ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[achmad,hufad,magot,proyek,uyu,wahyudin]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan, riset lanjutan dapat meneliti mekanisme solidaritas sosial dalam konteks industri pariwisata di daerah rawan bencana, mengkaji dampak kebijakan perlindungan sosial berbasis komunitas terhadap ketahanan ekonomi pelaku pariwisata, dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perlindungan Sosial di Masa Krisis Pandemi Covid-19: Studi Kasus Aktor Pariwisata di Kaliurang, Yogyakarta: Berdasarkan temuan, riset lanjutan dapat meneliti mekanisme solidaritas sosial dalam konteks industri pariwisata di daerah rawan bencana, mengkaji dampak kebijakan perlindungan sosial berbasis komunitas terhadap ketahanan ekonomi pelaku pariwisata, dan menilai efektivitas skema asuransi informal sebagai alternatif bagi pekerja pariwisata informal.. Krisis di Kaliurang disebabkan tidak hanya oleh CovidAc19, tetapi juga oleh letusan Merapi.Krisis ini menghentikan aktivitas pariwisata dan mengganggu struktur sosial ekonomi yang sudah ada.Perlindungan sosial yang muncul berasal dari solidaritas sosial, bukan dari pemerintah, dan menegaskan pentingnya nilai rukun dan gotongAcroyong dalam menghadapi krisis Kaliurang adalah salah satu tempat wisata tertua di Yogyakarta, Indonesia. Selama beberapa dekade, Kaliurang telah bertransformasi menjadi salah satu kawasan wisata tersibuk di Yogyakarta yang menjadi tumpuan hidup masyarakatnya. Wabah COVID-19 merupakan krisis paling menantang yang menghantam industri pariwisata di Kaliurang sejak erupsi Merapi pada tahun 2010. Artikel ini berusaha untuk memahami bagaimana COVID-19 telah menghantam masyarakat lokal yang terlibat dalam kegiatan pariwisata di Kaliurang dan bagaimana mereka menghadapi krisis tersebut. Dengan menggunakan pendekatan etnografi, penulis mencoba memahami kondisi pelaku pariwisata... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/a/struktur-sosial-dinamika-produk-industri-pariwisat-thumb-65448.webp" title="JURIS - Perlindungan Sosial di Masa Krisis Pandemi Covid-19: Studi Kasus Aktor Pariwisata di Kaliurang, Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/struktur-sosial-dinamika-produk-industri-pariwisat-thumb-65448.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/struktur-sosial-dinamika-produk-industri-pariwisat-thumb-65448.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/struktur-sosial-dinamika-produk-industri-pariwisat-thumb-65448.webp 1x" title="JURIS - Perlindungan Sosial di Masa Krisis Pandemi Covid-19: Studi Kasus Aktor Pariwisata di Kaliurang, Yogyakarta" alt="JURIS - Perlindungan Sosial di Masa Krisis Pandemi Covid-19: Studi Kasus Aktor Pariwisata di Kaliurang, Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/struktur-sosial-dinamika-produk-industri-pariwisat-thumb-35903.webp" title="JURIS - Perlindungan Sosial di Masa Krisis Pandemi Covid-19: Studi Kasus Aktor Pariwisata di Kaliurang, Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/struktur-sosial-dinamika-produk-industri-pariwisat-thumb-35903.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/struktur-sosial-dinamika-produk-industri-pariwisat-thumb-35903.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/struktur-sosial-dinamika-produk-industri-pariwisat-thumb-35903.webp 1x" title="JURIS - Perlindungan Sosial di Masa Krisis Pandemi Covid-19: Studi Kasus Aktor Pariwisata di Kaliurang, Yogyakarta" alt="JURIS - Perlindungan Sosial di Masa Krisis Pandemi Covid-19: Studi Kasus Aktor Pariwisata di Kaliurang, Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/struktur-sosial-dinamika-produk-industri-pariwisat-thumb-57c9a.webp" title="JURIS - Perlindungan Sosial di Masa Krisis Pandemi Covid-19: Studi Kasus Aktor Pariwisata di Kaliurang, Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/struktur-sosial-dinamika-produk-industri-pariwisat-thumb-57c9a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/struktur-sosial-dinamika-produk-industri-pariwisat-thumb-57c9a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/struktur-sosial-dinamika-produk-industri-pariwisat-thumb-57c9a.webp 1x" title="JURIS - Perlindungan Sosial di Masa Krisis Pandemi Covid-19: Studi Kasus Aktor Pariwisata di Kaliurang, Yogyakarta" alt="JURIS - Perlindungan Sosial di Masa Krisis Pandemi Covid-19: Studi Kasus Aktor Pariwisata di Kaliurang, Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42990-struktur-sosial-dinamika-produk" title="JURIS - Perlindungan Sosial di Masa Krisis Pandemi Covid-19: Studi Kasus Aktor Pariwisata di Kaliurang, Yogyakarta" target="_blank">Perlindungan Sosial di Masa Krisis Pandemi Covid-19: Studi Kasus Aktor Pariwisata di Kaliurang, Yogyakarta</a>: Berdasarkan temuan, riset lanjutan dapat meneliti mekanisme solidaritas sosial dalam konteks industri pariwisata di daerah rawan bencana, mengkaji dampak kebijakan perlindungan sosial berbasis komunitas terhadap ketahanan ekonomi pelaku pariwisata, dan menilai efektivitas skema asuransi informal sebagai alternatif bagi pekerja pariwisata informal..
<br>Krisis di Kaliurang disebabkan tidak hanya oleh CovidAc19, tetapi juga oleh letusan Merapi.Krisis ini menghentikan aktivitas pariwisata dan mengganggu struktur sosial ekonomi yang sudah ada.Perlindungan sosial yang muncul berasal dari solidaritas sosial, bukan dari pemerintah, dan menegaskan pentingnya nilai rukun dan gotongAcroyong dalam menghadapi krisis
<br>Kaliurang adalah salah satu tempat wisata tertua di Yogyakarta, Indonesia. Selama beberapa dekade, Kaliurang telah bertransformasi menjadi salah satu kawasan wisata tersibuk di Yogyakarta yang menjadi tumpuan hidup masyarakatnya. Wabah COVID-19 merupakan krisis paling menantang yang menghantam industri pariwisata di Kaliurang sejak erupsi Merapi pada tahun 2010. Artikel ini berusaha untuk memahami bagaimana COVID-19 telah menghantam masyarakat lokal yang terlibat dalam kegiatan pariwisata di Kaliurang dan bagaimana mereka menghadapi krisis tersebut. Dengan menggunakan pendekatan etnografi, penulis mencoba memahami kondisi pelaku pariwisata...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/a/struktur-sosial-dinamika-produk-industri-pariwisat-thumb-65448.webp" type="image/webp" length="110910" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/struktur-sosial-dinamika-produk-industri-pariwisat-thumb-65448.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/struktur-sosial-dinamika-produk-industri-pariwisat-thumb-35903.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/struktur-sosial-dinamika-produk-industri-pariwisat-thumb-57c9a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-780-kemensos.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2937-sosio-konsepsia-jurnal-penelitian-pengembangan-kesejahteraan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Enhancing Teachers Professional Development By Implementing Smart Apps Creator SAC ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Enhancing Teachers Professional Development By Implementing Smart Apps Creator SAC ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Enhancing Teachers Professional Development By Implementing Smart Apps Creator SAC ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42986-profesionalitas-guru-smart-apps-creator-pemb</link>
	<guid isPermaLink="false">6902d4383abf7bf0dbdee56c813f6a4d</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 06:34:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ study action ]]></category>
	<category><![CDATA[ aan widiyono ]]></category>
	<category><![CDATA[ azira rahman ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aan,action,azira,rahman,study,widiyono]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada dalam paper, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan:1.  **Pengembangan Model Implementasi SAC yang Adaptif:** Penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Enhancing Teachers' Professional Development By Implementing Smart Apps Creator (SAC): Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada dalam paper, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan:1. **Pengembangan Model Implementasi SAC yang Adaptif:** Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan model implementasi SAC yang adaptif terhadap berbagai konteks sekolah dan karakteristik siswa. Pertanyaan penelitiannya adalah, bagaimana model implementasi SAC yang adaptif dapat dirancang untuk mengakomodasi perbedaan tingkat kemampuan dan gaya belajar siswa di berbagai tingkatan kelas?2. **Pengaruh SAC terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Siswa:** Penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi pengaruh penggunaan SAC terhadap motivasi belajar dan hasil belajar siswa secara lebih mendalam. Pertanyaan penelitiannya adalah, apakah terdapat perbedaan signifikan dalam motivasi belajar dan hasil belajar siswa yang menggunakan SAC dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional?3. **Evaluasi Efektivitas Pelatihan SAC untuk Guru:** Penelitian evaluatif dapat dilakukan untuk mengukur efektivitas program pelatihan SAC bagi guru dalam meningkatkan kompetensi profesional mereka. Pertanyaan penelitiannya adalah, seberapa efektif program pelatihan SAC dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap guru dalam merancang dan mengimplementasikan pembelajaran yang inovatif?Ketiga saran penelitian ini saling terkait dan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan dan implementasi SAC sebagai media pembelajaran yang efektif dan adaptif. Dengan mengembangkan model implementasi yang adaptif, mengukur pengaruhnya terhadap motivasi dan hasil belajar siswa, serta mengevaluasi efektivitas pelatihan bagi guru, kita dapat memastikan bahwa SAC dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.. Smart Apps Creator (SAC) adalah alat digital dan media interaktif yang memungkinkan guru untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis android tanpa memerlukan keahlian coding.Dengan memanfaatkan SAC, 22 guru dapat berkreasi dalam menciptakan e-modul untuk meningkatkan minat belajar siswa.Kegiatan ini menunjukkan bahwa paradigma baru SAC memberikan guru pengetahuan baru untuk didemonstrasikan karena kurangnya pengetahuan dan pelatihan.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa aktivitas tersebut berjalan dengan baik dan menunjukkan persentase instrumen kisi yang diformulasikan untuk 3 kriteria materi yang disediakan adalah sangat baik 80% dan sangat baik 20%.Selain itu, persentase instrumen kisi yang diformulasikan dengan 8 kriteria kemampuan instruktur adalah sangat baik 81% dan sangat baik 19%.Skor tes pra dan pasca menunjukkan peningkatan, yang berarti peningkatan keterampilan peserta.Sebagian besar guru berharap ada program pelatihan berkelanjutan sebagai tindak lanjut dari pengabdian masyarakat, yang berkontribusi pada kemajuan pendidikan Indonesia Paradigma baru pembelajaran menyikapi pergeseran cara pendekatan pendidikan dan pembelajaran di era modern. Smart Apps Creator (SAC) merupakan aplikasi baru berbasis digital untuk membantu guru menciptakan lingkungan belajar yang efektif. Sebagai media pembelajaran berbasis android, SAC memiliki memori jangka panjang yang dapat disimpan tanpa memerlukan keahlian coding karena mudah digunakan oleh para pendidik. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengembangan profesionalitas guru dalam penerapan smart apps Creator (SAC) dengan memberikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/5/profesionalitas-guru-smart-apps-creator-pembelajar-thumb-41e5a.webp" title="JURIS - Enhancing Teachers&#039; Professional Development By Implementing Smart Apps Creator (SAC)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/5/profesionalitas-guru-smart-apps-creator-pembelajar-thumb-41e5a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/5/profesionalitas-guru-smart-apps-creator-pembelajar-thumb-41e5a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/5/profesionalitas-guru-smart-apps-creator-pembelajar-thumb-41e5a.webp 1x" title="JURIS - Enhancing Teachers&#039; Professional Development By Implementing Smart Apps Creator (SAC)" alt="JURIS - Enhancing Teachers&#039; Professional Development By Implementing Smart Apps Creator (SAC)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/5/profesionalitas-guru-smart-apps-creator-pembelajar-thumb-3a521.webp" title="JURIS - Enhancing Teachers&#039; Professional Development By Implementing Smart Apps Creator (SAC)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/5/profesionalitas-guru-smart-apps-creator-pembelajar-thumb-3a521.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/5/profesionalitas-guru-smart-apps-creator-pembelajar-thumb-3a521.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/5/profesionalitas-guru-smart-apps-creator-pembelajar-thumb-3a521.webp 1x" title="JURIS - Enhancing Teachers&#039; Professional Development By Implementing Smart Apps Creator (SAC)" alt="JURIS - Enhancing Teachers&#039; Professional Development By Implementing Smart Apps Creator (SAC)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/5/profesionalitas-guru-smart-apps-creator-pembelajar-thumb-80e9e.webp" title="JURIS - Enhancing Teachers&#039; Professional Development By Implementing Smart Apps Creator (SAC)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/5/profesionalitas-guru-smart-apps-creator-pembelajar-thumb-80e9e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/5/profesionalitas-guru-smart-apps-creator-pembelajar-thumb-80e9e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/5/profesionalitas-guru-smart-apps-creator-pembelajar-thumb-80e9e.webp 1x" title="JURIS - Enhancing Teachers&#039; Professional Development By Implementing Smart Apps Creator (SAC)" alt="JURIS - Enhancing Teachers&#039; Professional Development By Implementing Smart Apps Creator (SAC)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42986-profesionalitas-guru-smart-apps-creator-pemb" title="JURIS - Enhancing Teachers&#039; Professional Development By Implementing Smart Apps Creator (SAC)" target="_blank">Enhancing Teachers' Professional Development By Implementing Smart Apps Creator (SAC)</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada dalam paper, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan:1.  **Pengembangan Model Implementasi SAC yang Adaptif:** Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan model implementasi SAC yang adaptif terhadap berbagai konteks sekolah dan karakteristik siswa. Pertanyaan penelitiannya adalah, bagaimana model implementasi SAC yang adaptif dapat dirancang untuk mengakomodasi perbedaan tingkat kemampuan dan gaya belajar siswa di berbagai tingkatan kelas?2.  **Pengaruh SAC terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Siswa:** Penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi pengaruh penggunaan SAC terhadap motivasi belajar dan hasil belajar siswa secara lebih mendalam. Pertanyaan penelitiannya adalah, apakah terdapat perbedaan signifikan dalam motivasi belajar dan hasil belajar siswa yang menggunakan SAC dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional?3.  **Evaluasi Efektivitas Pelatihan SAC untuk Guru:** Penelitian evaluatif dapat dilakukan untuk mengukur efektivitas program pelatihan SAC bagi guru dalam meningkatkan kompetensi profesional mereka. Pertanyaan penelitiannya adalah, seberapa efektif program pelatihan SAC dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap guru dalam merancang dan mengimplementasikan pembelajaran yang inovatif?Ketiga saran penelitian ini saling terkait dan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan dan implementasi SAC sebagai media pembelajaran yang efektif dan adaptif. Dengan mengembangkan model implementasi yang adaptif, mengukur pengaruhnya terhadap motivasi dan hasil belajar siswa, serta mengevaluasi efektivitas pelatihan bagi guru, kita dapat memastikan bahwa SAC dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia..
<br>Smart Apps Creator (SAC) adalah alat digital dan media interaktif yang memungkinkan guru untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis android tanpa memerlukan keahlian coding.Dengan memanfaatkan SAC, 22 guru dapat berkreasi dalam menciptakan e-modul untuk meningkatkan minat belajar siswa.Kegiatan ini menunjukkan bahwa paradigma baru SAC memberikan guru pengetahuan baru untuk didemonstrasikan karena kurangnya pengetahuan dan pelatihan.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa aktivitas tersebut berjalan dengan baik dan menunjukkan persentase instrumen kisi yang diformulasikan untuk 3 kriteria materi yang disediakan adalah sangat baik 80% dan sangat baik 20%.Selain itu, persentase instrumen kisi yang diformulasikan dengan 8 kriteria kemampuan instruktur adalah sangat baik 81% dan sangat baik 19%.Skor tes pra dan pasca menunjukkan peningkatan, yang berarti peningkatan keterampilan peserta.Sebagian besar guru berharap ada program pelatihan berkelanjutan sebagai tindak lanjut dari pengabdian masyarakat, yang berkontribusi pada kemajuan pendidikan Indonesia
<br>Paradigma baru pembelajaran menyikapi pergeseran cara pendekatan pendidikan dan pembelajaran di era modern. Smart Apps Creator (SAC) merupakan aplikasi baru berbasis digital untuk membantu guru menciptakan lingkungan belajar yang efektif. Sebagai media pembelajaran berbasis android, SAC memiliki memori jangka panjang yang dapat disimpan tanpa memerlukan keahlian coding karena mudah digunakan oleh para pendidik. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengembangan profesionalitas guru dalam penerapan smart apps Creator (SAC) dengan memberikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/5/profesionalitas-guru-smart-apps-creator-pembelajar-thumb-41e5a.webp" type="image/webp" length="101748" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/5/profesionalitas-guru-smart-apps-creator-pembelajar-thumb-41e5a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/5/profesionalitas-guru-smart-apps-creator-pembelajar-thumb-3a521.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/5/profesionalitas-guru-smart-apps-creator-pembelajar-thumb-80e9e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-615-pkn-stan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18036-kuat-keuangan-akuntansi-terapan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Konsep Kesejahteraan Sosial dan Perubahan Iklim Studi Kasus Bank Sampah di Kota Bogor Jawa Barat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Konsep Kesejahteraan Sosial dan Perubahan Iklim Studi Kasus Bank Sampah di Kota Bogor Jawa Barat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Konsep Kesejahteraan Sosial dan Perubahan Iklim Studi Kasus Bank Sampah di Kota Bogor Jawa Barat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42991-pemberdayaan-masyarakat-nagari-karakteristik-masya</link>
	<guid isPermaLink="false">dd7e4131fce24e461408c5308276e3f8</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 06:08:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ proyek magot ]]></category>
	<category><![CDATA[ achmad hufad ]]></category>
	<category><![CDATA[ uyu wahyudin ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[achmad,hufad,magot,proyek,uyu,wahyudin]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertanyaan pertama yang dapat diuji adalah apakah integrasi bank sampah dengan platform digital berbasis aplikasi dapat meningkatkan partisipasi dan efektivitas pelaporan sampah di wilayah perumahan kota. Kemudian, peneliti dapat mengeksplorasi bagaimana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Konsep Kesejahteraan Sosial dan Perubahan Iklim (Studi Kasus Bank Sampah di Kota Bogor, Jawa Barat): Pertanyaan pertama yang dapat diuji adalah apakah integrasi bank sampah dengan platform digital berbasis aplikasi dapat meningkatkan partisipasi dan efektivitas pelaporan sampah di wilayah perumahan kota. Kemudian, peneliti dapat mengeksplorasi bagaimana pelatihan green social work yang terstruktur pada pengurus bank sampah dapat memperluas dampak edukasi lingkungan kepada komunitas yang belum terjangkau; hal ini dapat menjadi studi longitudinal yang menilai perubahan perilaku selama beberapa tahun. Akhirnya, penelitian lanjutan yang relevan adalah membandingkan tingkat keberhasilan program bank sampah di kota metropolitan dengan kota-kota kecil, untuk memahami perbedaan konteks sosial, ekonomi, dan kebijakan yang memengaruhi hasil program.. Perilaku peduli lingkungan khususnya peduli sampah sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang baik dan meminimalisir dampak perubahan iklim.Green Social Work, yaitu pengurus bank sampah, memberikan pendidikan lingkungan yang membekali masyarakat untuk mengelola sampah sendiri.Motivasi, dukungan interpersonal, kontribusi masyarakat, dan dorongan kebijakan semua mempengaruhi pembentukan perilaku peduli sampah.Program bank sampah efektif meminimalisir akumulasi sampah yang dibuang di TPA dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Penelitian dilatarbelakangi karena dampak dari perubahan iklim dan kondisi lingkungan yang memprihatinkan. Kerusakan lingkungan yang terjadi di Indonesia khususnya Kota Bogor diakibatkan karena meningkatnya timbunan sampah. Salah satu penyebab meningkatnya sampah karena masih rendahnya kesadaran peduli sampah dikalangan masyarakat, dan juga bertambahnya jumlah penduduk dari tahun ke tahun. Hadirnya bank sampah sebagai program pendidikan lingkungan untuk memberdayakan masyarakat agar mampu mengelola sampah diri sendiri secara baik. Tujuan penelitian menganalisis pengaruh bank sampah menjadi program pendidikan lingkungan dalam pemberdayaan masyarakat sehingga berperilaku peduli sampah. Pendekatan penelitian menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/c/pemberdayaan-masyarakat-nagari-karakteristik-miski-thumb-2317b.webp" title="JURIS - Konsep Kesejahteraan Sosial dan Perubahan Iklim (Studi Kasus Bank Sampah di Kota Bogor, Jawa Barat)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/pemberdayaan-masyarakat-nagari-karakteristik-miski-thumb-2317b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/pemberdayaan-masyarakat-nagari-karakteristik-miski-thumb-2317b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/pemberdayaan-masyarakat-nagari-karakteristik-miski-thumb-2317b.webp 1x" title="JURIS - Konsep Kesejahteraan Sosial dan Perubahan Iklim (Studi Kasus Bank Sampah di Kota Bogor, Jawa Barat)" alt="JURIS - Konsep Kesejahteraan Sosial dan Perubahan Iklim (Studi Kasus Bank Sampah di Kota Bogor, Jawa Barat)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/c/pemberdayaan-masyarakat-nagari-karakteristik-miski-thumb-35334.webp" title="JURIS - Konsep Kesejahteraan Sosial dan Perubahan Iklim (Studi Kasus Bank Sampah di Kota Bogor, Jawa Barat)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/pemberdayaan-masyarakat-nagari-karakteristik-miski-thumb-35334.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/pemberdayaan-masyarakat-nagari-karakteristik-miski-thumb-35334.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/pemberdayaan-masyarakat-nagari-karakteristik-miski-thumb-35334.webp 1x" title="JURIS - Konsep Kesejahteraan Sosial dan Perubahan Iklim (Studi Kasus Bank Sampah di Kota Bogor, Jawa Barat)" alt="JURIS - Konsep Kesejahteraan Sosial dan Perubahan Iklim (Studi Kasus Bank Sampah di Kota Bogor, Jawa Barat)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/c/pemberdayaan-masyarakat-nagari-karakteristik-miski-thumb-19a1d.webp" title="JURIS - Konsep Kesejahteraan Sosial dan Perubahan Iklim (Studi Kasus Bank Sampah di Kota Bogor, Jawa Barat)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/pemberdayaan-masyarakat-nagari-karakteristik-miski-thumb-19a1d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/pemberdayaan-masyarakat-nagari-karakteristik-miski-thumb-19a1d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/pemberdayaan-masyarakat-nagari-karakteristik-miski-thumb-19a1d.webp 1x" title="JURIS - Konsep Kesejahteraan Sosial dan Perubahan Iklim (Studi Kasus Bank Sampah di Kota Bogor, Jawa Barat)" alt="JURIS - Konsep Kesejahteraan Sosial dan Perubahan Iklim (Studi Kasus Bank Sampah di Kota Bogor, Jawa Barat)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42991-pemberdayaan-masyarakat-nagari-karakteristik-masya" title="JURIS - Konsep Kesejahteraan Sosial dan Perubahan Iklim (Studi Kasus Bank Sampah di Kota Bogor, Jawa Barat)" target="_blank">Konsep Kesejahteraan Sosial dan Perubahan Iklim (Studi Kasus Bank Sampah di Kota Bogor, Jawa Barat)</a>: Pertanyaan pertama yang dapat diuji adalah apakah integrasi bank sampah dengan platform digital berbasis aplikasi dapat meningkatkan partisipasi dan efektivitas pelaporan sampah di wilayah perumahan kota. Kemudian, peneliti dapat mengeksplorasi bagaimana pelatihan green social work yang terstruktur pada pengurus bank sampah dapat memperluas dampak edukasi lingkungan kepada komunitas yang belum terjangkau; hal ini dapat menjadi studi longitudinal yang menilai perubahan perilaku selama beberapa tahun. Akhirnya, penelitian lanjutan yang relevan adalah membandingkan tingkat keberhasilan program bank sampah di kota metropolitan dengan kota-kota kecil, untuk memahami perbedaan konteks sosial, ekonomi, dan kebijakan yang memengaruhi hasil program..
<br>Perilaku peduli lingkungan khususnya peduli sampah sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang baik dan meminimalisir dampak perubahan iklim.Green Social Work, yaitu pengurus bank sampah, memberikan pendidikan lingkungan yang membekali masyarakat untuk mengelola sampah sendiri.Motivasi, dukungan interpersonal, kontribusi masyarakat, dan dorongan kebijakan semua mempengaruhi pembentukan perilaku peduli sampah.Program bank sampah efektif meminimalisir akumulasi sampah yang dibuang di TPA dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat
<br>Penelitian dilatarbelakangi karena dampak dari perubahan iklim dan kondisi lingkungan yang memprihatinkan. Kerusakan lingkungan yang terjadi di Indonesia khususnya Kota Bogor diakibatkan karena meningkatnya timbunan sampah. Salah satu penyebab meningkatnya sampah karena masih rendahnya kesadaran peduli sampah dikalangan masyarakat, dan juga bertambahnya jumlah penduduk dari tahun ke tahun. Hadirnya bank sampah sebagai program pendidikan lingkungan untuk memberdayakan masyarakat agar mampu mengelola sampah diri sendiri secara baik. Tujuan penelitian menganalisis pengaruh bank sampah menjadi program pendidikan lingkungan dalam pemberdayaan masyarakat sehingga berperilaku peduli sampah. Pendekatan penelitian menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/c/pemberdayaan-masyarakat-nagari-karakteristik-miski-thumb-2317b.webp" type="image/webp" length="102776" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/pemberdayaan-masyarakat-nagari-karakteristik-miski-thumb-2317b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/pemberdayaan-masyarakat-nagari-karakteristik-miski-thumb-35334.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/pemberdayaan-masyarakat-nagari-karakteristik-miski-thumb-19a1d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-780-kemensos.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2937-sosio-konsepsia-jurnal-penelitian-pengembangan-kesejahteraan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Studi Tafsir Pegon Nusantara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Studi Tafsir Pegon Nusantara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Studi Tafsir Pegon Nusantara ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42996-kitab-tafsir-karya-quran-studi-ilmu</link>
	<guid isPermaLink="false">ae9a8a69f556108c21b54d5da1bf345a</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 06:06:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ 19 nur rofiq ]]></category>
	<category><![CDATA[ kuswan hadji ]]></category>
	<category><![CDATA[ ud tafsir al ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[19,al,hadji,kuswan,nur,rofiq,tafsir,ud]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara Tafsir Surat Yasin karya K.H. Bisri Mustofa dengan tafsir-tafsir lainnya yang ditulis dalam bahasa Jawa menggunakan aksara Arab Pegon. Studi komparatif ini dapat dilakukan untuk menganalisis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Studi Tafsir Pegon Nusantara: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara Tafsir Surat Yasin karya K.H. Bisri Mustofa dengan tafsir-tafsir lainnya yang ditulis dalam bahasa Jawa menggunakan aksara Arab Pegon. Studi komparatif ini dapat dilakukan untuk menganalisis perbedaan dan kesamaan dalam penafsiran ayat-ayat Al-Qur'an, serta bagaimana pengaruh budaya lokal Jawa dalam penafsiran tersebut. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat fokus pada aspek vernakularisasi dalam Tafsir Surat Yasin, yaitu bagaimana proses akulturasi antara bahasa Arab dengan bahasa Jawa dalam karya tafsir ini. Studi ini dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang interaksi antara budaya Islam dengan budaya lokal Jawa dalam konteks penafsiran Al-Qur'an.. Bisri Mustofa merupakan karya tafsir yang ditulis sebelum Tafsir Al-Ibriz.Metode yang digunakan dalam menulis Tafsir Yasir menggunakan metode tahlili dengan menafsirkan secara mendalam ayat per-ayat mulai dari asbab al-nuzul, qiraAoah, sains, tasawuf dan sebagainya.Penafsiran Kyai Bisri terlihat sangat kentara kekhasan vernakularisasi dalam menafsirkan ayat al-QurAoan seperti kata sembahyang, Pengeran dan manungso aspek lokalitas juga tidak lepas dari kekhasan tumbuhan-tumbuhan lokal jawa dalam tafsirnya.Sebagai seorang Kyai Jawa yang kental dengan nilai tasawuf, Kyai Bisri memasukkan dimensi tasawufnya dalam tafsir Yasin dan mengkolaborasikan dengan sains.Aspek moderasi juga tidak luput dari isi tafsir Kyai Bisr.Walaupun kitab tafsirnya kecil, namun berisi berbagai disiplin ilmu keislaman yang luas.Salah satu karya yang patut dicontoh oleh para pengkaji al-QurAoan dan Tafsir Artikel ini bertujuan untuk mendemonstrasikan Tafsir Surat Yasin karya K.H. Bisri Mutofa dari beberapa aspek. Walaupun kitab tersebut kecil, namun memiliki isu yang beragam yang terkandung di dalamnya. Dengan gaya penafsiran khas jawanya, Tafsir Yasin ditulis dengan menggunakan tulisan Arab Pegon. Surat Yasin yang biasanya dibaca oleh masyarakat jawa dalam beberapa acara penting, misalnya 7 hari kematian mayit, menempati rumah, supaya hajatnya terkabul, dan sebagainya, dalam artikel ini akan dijelaskan analisis penafsiran dari segi metode penafsiran, aspek vernakularisasi, lokalitas, aspek tasawuf dan nilai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/a/kitab-tafsir-karya-quran-studi-ilmu-al-asi-pegon-n-thumb-6a048.webp" title="JURIS - Studi Tafsir Pegon Nusantara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/kitab-tafsir-karya-quran-studi-ilmu-al-asi-pegon-n-thumb-6a048.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/kitab-tafsir-karya-quran-studi-ilmu-al-asi-pegon-n-thumb-6a048.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/kitab-tafsir-karya-quran-studi-ilmu-al-asi-pegon-n-thumb-6a048.webp 1x" title="JURIS - Studi Tafsir Pegon Nusantara" alt="JURIS - Studi Tafsir Pegon Nusantara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/a/kitab-tafsir-karya-quran-studi-ilmu-al-asi-pegon-n-thumb-eb70b.webp" title="JURIS - Studi Tafsir Pegon Nusantara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/kitab-tafsir-karya-quran-studi-ilmu-al-asi-pegon-n-thumb-eb70b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/kitab-tafsir-karya-quran-studi-ilmu-al-asi-pegon-n-thumb-eb70b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/kitab-tafsir-karya-quran-studi-ilmu-al-asi-pegon-n-thumb-eb70b.webp 1x" title="JURIS - Studi Tafsir Pegon Nusantara" alt="JURIS - Studi Tafsir Pegon Nusantara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/a/kitab-tafsir-karya-quran-studi-ilmu-al-asi-pegon-n-thumb-30dc7.webp" title="JURIS - Studi Tafsir Pegon Nusantara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/kitab-tafsir-karya-quran-studi-ilmu-al-asi-pegon-n-thumb-30dc7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/kitab-tafsir-karya-quran-studi-ilmu-al-asi-pegon-n-thumb-30dc7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/kitab-tafsir-karya-quran-studi-ilmu-al-asi-pegon-n-thumb-30dc7.webp 1x" title="JURIS - Studi Tafsir Pegon Nusantara" alt="JURIS - Studi Tafsir Pegon Nusantara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42996-kitab-tafsir-karya-quran-studi-ilmu" title="JURIS - Studi Tafsir Pegon Nusantara" target="_blank">Studi Tafsir Pegon Nusantara</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara Tafsir Surat Yasin karya K.H. Bisri Mustofa dengan tafsir-tafsir lainnya yang ditulis dalam bahasa Jawa menggunakan aksara Arab Pegon. Studi komparatif ini dapat dilakukan untuk menganalisis perbedaan dan kesamaan dalam penafsiran ayat-ayat Al-Qur'an, serta bagaimana pengaruh budaya lokal Jawa dalam penafsiran tersebut. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat fokus pada aspek vernakularisasi dalam Tafsir Surat Yasin, yaitu bagaimana proses akulturasi antara bahasa Arab dengan bahasa Jawa dalam karya tafsir ini. Studi ini dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang interaksi antara budaya Islam dengan budaya lokal Jawa dalam konteks penafsiran Al-Qur'an..
<br>Bisri Mustofa merupakan karya tafsir yang ditulis sebelum Tafsir Al-Ibriz.Metode yang digunakan dalam menulis Tafsir Yasir menggunakan metode tahlili dengan menafsirkan secara mendalam ayat per-ayat mulai dari asbab al-nuzul, qiraAoah, sains, tasawuf dan sebagainya.Penafsiran Kyai Bisri terlihat sangat kentara kekhasan vernakularisasi dalam menafsirkan ayat al-QurAoan seperti kata sembahyang, Pengeran dan manungso aspek lokalitas juga tidak lepas dari kekhasan tumbuhan-tumbuhan lokal jawa dalam tafsirnya.Sebagai seorang Kyai Jawa yang kental dengan nilai tasawuf, Kyai Bisri memasukkan dimensi tasawufnya dalam tafsir Yasin dan mengkolaborasikan dengan sains.Aspek moderasi juga tidak luput dari isi tafsir Kyai Bisr.Walaupun kitab tafsirnya kecil, namun berisi berbagai disiplin ilmu keislaman yang luas.Salah satu karya yang patut dicontoh oleh para pengkaji al-QurAoan dan Tafsir
<br>Artikel ini bertujuan untuk mendemonstrasikan Tafsir Surat Yasin karya K.H. Bisri Mutofa dari beberapa aspek. Walaupun kitab tersebut kecil, namun memiliki isu yang beragam yang terkandung di dalamnya. Dengan gaya penafsiran khas jawanya, Tafsir Yasin ditulis dengan menggunakan tulisan Arab Pegon. Surat Yasin yang biasanya dibaca oleh masyarakat jawa dalam beberapa acara penting, misalnya 7 hari kematian mayit, menempati rumah, supaya hajatnya terkabul, dan sebagainya, dalam artikel ini akan dijelaskan analisis penafsiran dari segi metode penafsiran, aspek vernakularisasi, lokalitas, aspek tasawuf dan nilai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/a/kitab-tafsir-karya-quran-studi-ilmu-al-asi-pegon-n-thumb-eb70b.webp" type="image/webp" length="74704" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/kitab-tafsir-karya-quran-studi-ilmu-al-asi-pegon-n-thumb-6a048.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/kitab-tafsir-karya-quran-studi-ilmu-al-asi-pegon-n-thumb-eb70b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/kitab-tafsir-karya-quran-studi-ilmu-al-asi-pegon-n-thumb-30dc7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5376-jaringansantri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16095-international-journal-pegon-islam-nusantara-civilization.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Variasi Ortografi Khusus Pegon Dalam Teks Syiir Tandha Qiyamat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Variasi Ortografi Khusus Pegon Dalam Teks Syiir Tandha Qiyamat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Variasi Ortografi Khusus Pegon Dalam Teks Syiir Tandha Qiyamat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42999-jaran-pegon-khas-syiaoir-tandha-qiyama</link>
	<guid isPermaLink="false">11575c848c37bf6cb8886759983800a1</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 05:56:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ teks suci ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[suci,teks]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian komparatif terhadap variasi ortografi Pegon dalam teks-teks singir dari berbagai daerah di Jawa untuk mengidentifikasi perbedaan regional ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Variasi Ortografi Khusus Pegon Dalam Teks Syi'ir Tandha Qiyamat: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian komparatif terhadap variasi ortografi Pegon dalam teks-teks singir dari berbagai daerah di Jawa untuk mengidentifikasi perbedaan regional dan pengaruh lokal terhadap sistem penulisan Pegon. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis evolusi ortografi Pegon dari waktu ke waktu, dengan meneliti naskah-naskah Pegon dari periode yang berbeda untuk melacak perubahan dan perkembangan dalam sistem penulisan. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan metode pembelajaran Pegon yang lebih efektif, dengan memanfaatkan pemahaman tentang variasi ortografi dan prinsip-prinsip adaptasi aksara Hijaiah untuk membantu peserta didik memahami dan menguasai sistem penulisan Pegon. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah pengetahuan tentang aksara Pegon dan berkontribusi pada pelestarian warisan budaya Nusantara.. Penelitian ini menemukan tujuh aksara khusus Pegon yang melambangkan fonem /c/, /g/, /p/, //, /s/, /U/, dan /y/.Variasi bentuk ortografi muncul berdasarkan letak aksara dalam kata dan keberadaan titik.Adopsi aksara Hijaiah ke aksara Pegon didasarkan pada kedekatan titik artikulasi atau kemiripan bunyi.Modifikasi dilakukan dengan mengubah jumlah titik atau menambahkan titik pada aksara Hijaiah.Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman teks beraksara Pegon dan dapat menjadi dasar bagi penelitian lebih lanjut Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi variasi ortografi khusus Pegon (aksara khusus Pegon). Aksara khusus Pegon yang dimaksud dalam penelitian ini adalah aksara yang mewakili bunyi bahasa Jawa yang tidak dimiliki oleh bunyi bahasa Arab. Bunyi-bunyi konsonan yang disebutkan di atas adalah /c/, /g/, /p/, //, /s/, /U/, dan /y/. Masing-masing fonem yang disebutkan di atas memiliki sekurang-kurangnya dua variasi bentuk ortografi. Variasi tersebut berupa posisi grafem dalam kata, ada tidaknya titik, dan jumlah titik pada aksara yang bersangkutan. Adopsi dan adaptasi grafem Hijaiah ke dalam grafem khusus Pegon cenderung berdasarkan kedekatan titik artikulasi grafem asal ke dalam grafem rekaan atau... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/d/jaran-pegon-khas-syiaoir-tandha-qiyamat-singir-var-thumb-51c8a.webp" title="JURIS - Variasi Ortografi Khusus Pegon Dalam Teks Syi&#039;ir Tandha Qiyamat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/jaran-pegon-khas-syiaoir-tandha-qiyamat-singir-var-thumb-51c8a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/jaran-pegon-khas-syiaoir-tandha-qiyamat-singir-var-thumb-51c8a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/jaran-pegon-khas-syiaoir-tandha-qiyamat-singir-var-thumb-51c8a.webp 1x" title="JURIS - Variasi Ortografi Khusus Pegon Dalam Teks Syi&#039;ir Tandha Qiyamat" alt="JURIS - Variasi Ortografi Khusus Pegon Dalam Teks Syi&#039;ir Tandha Qiyamat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/jaran-pegon-khas-syiaoir-tandha-qiyamat-singir-var-thumb-2013f.webp" title="JURIS - Variasi Ortografi Khusus Pegon Dalam Teks Syi&#039;ir Tandha Qiyamat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/jaran-pegon-khas-syiaoir-tandha-qiyamat-singir-var-thumb-2013f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/jaran-pegon-khas-syiaoir-tandha-qiyamat-singir-var-thumb-2013f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/jaran-pegon-khas-syiaoir-tandha-qiyamat-singir-var-thumb-2013f.webp 1x" title="JURIS - Variasi Ortografi Khusus Pegon Dalam Teks Syi&#039;ir Tandha Qiyamat" alt="JURIS - Variasi Ortografi Khusus Pegon Dalam Teks Syi&#039;ir Tandha Qiyamat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/jaran-pegon-khas-syiaoir-tandha-qiyamat-singir-var-thumb-529fe.webp" title="JURIS - Variasi Ortografi Khusus Pegon Dalam Teks Syi&#039;ir Tandha Qiyamat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/jaran-pegon-khas-syiaoir-tandha-qiyamat-singir-var-thumb-529fe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/jaran-pegon-khas-syiaoir-tandha-qiyamat-singir-var-thumb-529fe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/jaran-pegon-khas-syiaoir-tandha-qiyamat-singir-var-thumb-529fe.webp 1x" title="JURIS - Variasi Ortografi Khusus Pegon Dalam Teks Syi&#039;ir Tandha Qiyamat" alt="JURIS - Variasi Ortografi Khusus Pegon Dalam Teks Syi&#039;ir Tandha Qiyamat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42999-jaran-pegon-khas-syiaoir-tandha-qiyama" title="JURIS - Variasi Ortografi Khusus Pegon Dalam Teks Syi&#039;ir Tandha Qiyamat" target="_blank">Variasi Ortografi Khusus Pegon Dalam Teks Syi'ir Tandha Qiyamat</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian komparatif terhadap variasi ortografi Pegon dalam teks-teks singir dari berbagai daerah di Jawa untuk mengidentifikasi perbedaan regional dan pengaruh lokal terhadap sistem penulisan Pegon. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis evolusi ortografi Pegon dari waktu ke waktu, dengan meneliti naskah-naskah Pegon dari periode yang berbeda untuk melacak perubahan dan perkembangan dalam sistem penulisan. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan metode pembelajaran Pegon yang lebih efektif, dengan memanfaatkan pemahaman tentang variasi ortografi dan prinsip-prinsip adaptasi aksara Hijaiah untuk membantu peserta didik memahami dan menguasai sistem penulisan Pegon. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah pengetahuan tentang aksara Pegon dan berkontribusi pada pelestarian warisan budaya Nusantara..
<br>Penelitian ini menemukan tujuh aksara khusus Pegon yang melambangkan fonem /c/, /g/, /p/, //, /s/, /U/, dan /y/.Variasi bentuk ortografi muncul berdasarkan letak aksara dalam kata dan keberadaan titik.Adopsi aksara Hijaiah ke aksara Pegon didasarkan pada kedekatan titik artikulasi atau kemiripan bunyi.Modifikasi dilakukan dengan mengubah jumlah titik atau menambahkan titik pada aksara Hijaiah.Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman teks beraksara Pegon dan dapat menjadi dasar bagi penelitian lebih lanjut
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi variasi ortografi khusus Pegon (aksara khusus Pegon). Aksara khusus Pegon yang dimaksud dalam penelitian ini adalah aksara yang mewakili bunyi bahasa Jawa yang tidak dimiliki oleh bunyi bahasa Arab. Bunyi-bunyi konsonan yang disebutkan di atas adalah /c/, /g/, /p/, //, /s/, /U/, dan /y/. Masing-masing fonem yang disebutkan di atas memiliki sekurang-kurangnya dua variasi bentuk ortografi. Variasi tersebut berupa posisi grafem dalam kata, ada tidaknya titik, dan jumlah titik pada aksara yang bersangkutan. Adopsi dan adaptasi grafem Hijaiah ke dalam grafem khusus Pegon cenderung berdasarkan kedekatan titik artikulasi grafem asal ke dalam grafem rekaan atau...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/d/jaran-pegon-khas-syiaoir-tandha-qiyamat-singir-var-thumb-51c8a.webp" type="image/webp" length="73026" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/jaran-pegon-khas-syiaoir-tandha-qiyamat-singir-var-thumb-51c8a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/jaran-pegon-khas-syiaoir-tandha-qiyamat-singir-var-thumb-2013f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/jaran-pegon-khas-syiaoir-tandha-qiyamat-singir-var-thumb-529fe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5376-jaringansantri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16095-international-journal-pegon-islam-nusantara-civilization.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemantauan Aktivitas Fisik dan Antropometri dalam Pencegahan Obesitas pada Siswa SMA 1 Muhammadiyah Makassar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemantauan Aktivitas Fisik dan Antropometri dalam Pencegahan Obesitas pada Siswa SMA 1 Muhammadiyah Makassar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemantauan Aktivitas Fisik dan Antropometri dalam Pencegahan Obesitas pada Siswa SMA 1 Muhammadiyah Makassar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42987-manfaat-aktivitas-fisik-kondisi-fi</link>
	<guid isPermaLink="false">ddd96b0eb84fd0e973f591767744564d</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 05:43:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lukman hakim ]]></category>
	<category><![CDATA[ abdul rahman ]]></category>
	<category><![CDATA[ dina amalia ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,amalia,dina,hakim,lukman,rahman]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pencegahan obesitas pada remaja. Pertama, perlu dilakukan penelitian kualitatif untuk menggali lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemantauan Aktivitas Fisik dan Antropometri dalam Pencegahan Obesitas pada Siswa SMA 1 Muhammadiyah Makassar: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pencegahan obesitas pada remaja. Pertama, perlu dilakukan penelitian kualitatif untuk menggali lebih dalam faktor-faktor sosial budaya yang mempengaruhi pola makan dan aktivitas fisik siswa, sehingga intervensi pencegahan dapat lebih disesuaikan dengan konteks lokal. Kedua, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk memantau perkembangan status gizi dan aktivitas fisik siswa selama beberapa tahun, sehingga dapat diidentifikasi pola perubahan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Ketiga, pengembangan program intervensi yang melibatkan orang tua dan guru sebagai agen perubahan dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya, dengan tujuan menciptakan lingkungan sekolah dan keluarga yang mendukung gaya hidup sehat bagi remaja.. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat, tim PKM menyimpulkan bahwa sebagian besar mitra memiliki tingkat aktivitas fisik dalam kategori berat dan indeks massa tubuh (IMT) yang berada dalam kategori normal.Namun, ditemukan beberapa mitra dengan tingkat aktivitas fisik sedang dan ringan, serta mitra dengan IMT di kategori underweight, overweight dan obesitas.Kondisi ini menunjukkan adanya variasi status kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut.Mitra dengan IMT normal disarankan untuk terus menjaga tingkat aktivitas fisik yang memadai dan mempertahankan IMT ideal.Sementara itu, mitra dengan aktivitas fisik rendah dan IMT di luar kategori normal (underweight, overweight, atau obesitas) diharapkan dapat meningkatkan gaya hidup sehat, baik melalui peningkatan aktivitas fisik maupun dengan menerapkan pola makan yang seimbang Paradigma terkait obesitas dianggap masalah orang dewasa, kini telah bergeser seiring berkembangnya zaman. Obesitas pada anak dan remaja merupakan masalah kesehatan yang semakin meluas secara global termasuk di Indonesia. Tujuan kegiatan pengabdian yaitu, meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya aktivitas fisik dan mengidentifikasi siswa yang beresiko mengalami obesitas. Kegiatan dilaksanakan di lingkungan SMA 1 Muhammadiyah Makassar dengan mitra siswa kelas XI. Kegiatan dilaksanakan dengan metode ceramah dengan instrumen berupa kuesioner, stadiometer, timbangan digital. Hasil yang ditemukan, rata-rata nilai aktivitas fisik mitra 2890.32 MET-menit/minggu. Nilai rata-rata aktivitas fisik mitra termasuk kategori berat. Nilai minimal aktivitas fisik mitra... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/7/manfaat-aktivitas-fisik-kondisi-siswa-mitra-sdn-an-thumb-f12c3.webp" title="JURIS - Pemantauan Aktivitas Fisik dan Antropometri dalam Pencegahan Obesitas pada Siswa SMA 1 Muhammadiyah Makassar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/manfaat-aktivitas-fisik-kondisi-siswa-mitra-sdn-an-thumb-f12c3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/manfaat-aktivitas-fisik-kondisi-siswa-mitra-sdn-an-thumb-f12c3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/manfaat-aktivitas-fisik-kondisi-siswa-mitra-sdn-an-thumb-f12c3.webp 1x" title="JURIS - Pemantauan Aktivitas Fisik dan Antropometri dalam Pencegahan Obesitas pada Siswa SMA 1 Muhammadiyah Makassar" alt="JURIS - Pemantauan Aktivitas Fisik dan Antropometri dalam Pencegahan Obesitas pada Siswa SMA 1 Muhammadiyah Makassar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/manfaat-aktivitas-fisik-kondisi-siswa-mitra-sdn-an-thumb-5297e.webp" title="JURIS - Pemantauan Aktivitas Fisik dan Antropometri dalam Pencegahan Obesitas pada Siswa SMA 1 Muhammadiyah Makassar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/manfaat-aktivitas-fisik-kondisi-siswa-mitra-sdn-an-thumb-5297e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/manfaat-aktivitas-fisik-kondisi-siswa-mitra-sdn-an-thumb-5297e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/manfaat-aktivitas-fisik-kondisi-siswa-mitra-sdn-an-thumb-5297e.webp 1x" title="JURIS - Pemantauan Aktivitas Fisik dan Antropometri dalam Pencegahan Obesitas pada Siswa SMA 1 Muhammadiyah Makassar" alt="JURIS - Pemantauan Aktivitas Fisik dan Antropometri dalam Pencegahan Obesitas pada Siswa SMA 1 Muhammadiyah Makassar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42987-manfaat-aktivitas-fisik-kondisi-fi" title="JURIS - Pemantauan Aktivitas Fisik dan Antropometri dalam Pencegahan Obesitas pada Siswa SMA 1 Muhammadiyah Makassar" target="_blank">Pemantauan Aktivitas Fisik dan Antropometri dalam Pencegahan Obesitas pada Siswa SMA 1 Muhammadiyah Makassar</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pencegahan obesitas pada remaja. Pertama, perlu dilakukan penelitian kualitatif untuk menggali lebih dalam faktor-faktor sosial budaya yang mempengaruhi pola makan dan aktivitas fisik siswa, sehingga intervensi pencegahan dapat lebih disesuaikan dengan konteks lokal. Kedua, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk memantau perkembangan status gizi dan aktivitas fisik siswa selama beberapa tahun, sehingga dapat diidentifikasi pola perubahan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Ketiga, pengembangan program intervensi yang melibatkan orang tua dan guru sebagai agen perubahan dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya, dengan tujuan menciptakan lingkungan sekolah dan keluarga yang mendukung gaya hidup sehat bagi remaja..
<br>Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat, tim PKM menyimpulkan bahwa sebagian besar mitra memiliki tingkat aktivitas fisik dalam kategori berat dan indeks massa tubuh (IMT) yang berada dalam kategori normal.Namun, ditemukan beberapa mitra dengan tingkat aktivitas fisik sedang dan ringan, serta mitra dengan IMT di kategori underweight, overweight dan obesitas.Kondisi ini menunjukkan adanya variasi status kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut.Mitra dengan IMT normal disarankan untuk terus menjaga tingkat aktivitas fisik yang memadai dan mempertahankan IMT ideal.Sementara itu, mitra dengan aktivitas fisik rendah dan IMT di luar kategori normal (underweight, overweight, atau obesitas) diharapkan dapat meningkatkan gaya hidup sehat, baik melalui peningkatan aktivitas fisik maupun dengan menerapkan pola makan yang seimbang
<br>Paradigma terkait obesitas dianggap masalah orang dewasa, kini telah bergeser seiring berkembangnya zaman. Obesitas pada anak dan remaja merupakan masalah kesehatan yang semakin meluas secara global termasuk di Indonesia. Tujuan kegiatan pengabdian yaitu, meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya aktivitas fisik dan mengidentifikasi siswa yang beresiko mengalami obesitas. Kegiatan dilaksanakan di lingkungan SMA 1 Muhammadiyah Makassar dengan mitra siswa kelas XI. Kegiatan dilaksanakan dengan metode ceramah dengan instrumen berupa kuesioner, stadiometer, timbangan digital. Hasil yang ditemukan, rata-rata nilai aktivitas fisik mitra 2890.32 MET-menit/minggu. Nilai rata-rata aktivitas fisik mitra termasuk kategori berat. Nilai minimal aktivitas fisik mitra...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/7/manfaat-aktivitas-fisik-kondisi-siswa-mitra-sdn-an-thumb-f12c3.webp" type="image/webp" length="114172" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/manfaat-aktivitas-fisik-kondisi-siswa-mitra-sdn-an-thumb-f12c3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/manfaat-aktivitas-fisik-kondisi-siswa-mitra-sdn-an-thumb-5297e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-615-pkn-stan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18036-kuat-keuangan-akuntansi-terapan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ KAJIAN HUKUM TENTANG POLITIK UANG DALAM KAMPANYE MENJELANG PEMILIHAN UMUM Legal Study On Money Politics In Campaigns Ahead Of General Elections ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ KAJIAN HUKUM TENTANG POLITIK UANG DALAM KAMPANYE MENJELANG PEMILIHAN UMUM Legal Study On Money Politics In Campaigns Ahead Of General Elections ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ KAJIAN HUKUM TENTANG POLITIK UANG DALAM KAMPANYE MENJELANG PEMILIHAN UMUM Legal Study On Money Politics In Campaigns Ahead Of General Elections ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43002-budaya-politik-sosial-konkret-prakt</link>
	<guid isPermaLink="false">a9d260347b5f59718f98c1451853c61f</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 05:33:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ reza zulaifi ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,fees,reza,view,vol,zulaifi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengatasi tantangan dalam memberantas politik uang, diperlukan pendekatan holistik yang melibatkan berbagai pihak. Pertama, perlu ada peningkatan edukasi politik di kalangan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya politik uang dan pentingnya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - KAJIAN HUKUM TENTANG POLITIK UANG DALAM KAMPANYE MENJELANG PEMILIHAN UMUM: Legal Study On Money Politics In Campaigns Ahead Of General Elections: Untuk mengatasi tantangan dalam memberantas politik uang, diperlukan pendekatan holistik yang melibatkan berbagai pihak. Pertama, perlu ada peningkatan edukasi politik di kalangan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya politik uang dan pentingnya menjaga integritas pemilu. Kedua, penguatan pengawasan terhadap praktik politik uang harus dilakukan dengan memanfaatkan teknologi dan membentuk jaringan pengawasan independen yang melibatkan masyarakat sipil. Ketiga, penegakan hukum yang tegas dan adil harus menjadi prioritas, dengan memastikan perlindungan hukum bagi saksi dan pelapor, serta penerapan sanksi yang sesuai untuk memberikan efek jera. Selain itu, reformasi sistem pembiayaan politik juga diperlukan untuk mencegah praktik politik uang, dengan mewajibkan transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan dana kampanye. Terakhir, peran media dalam mengungkap dan mendidik masyarakat tentang politik uang harus didukung dengan perlindungan hukum bagi jurnalis.. Politik uang di Indonesia merupakan ancaman serius bagi kualitas demokrasi di negara ini.Meskipun telah ada upaya regulasi untuk mengatasi masalah ini, namun implementasinya masih dihadapkan pada banyak tantangan.Praktik politik uang bukan hanya mengakibatkan ketidakadilan dan kehilangan kebebasan dalam pemilu, tetapi juga menciptakan budaya politik yang transaksional, yang pada akhirnya merugikan masyarakat secara keseluruhan.Untuk memberantas politik uang, diperlukan pendekatan holistik yang melibatkan berbagai pihak terkait.Salah satu langkah penting adalah peningkatan edukasi politik di kalangan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya politik uang dan pentingnya menjaga integritas pemilu.Selain itu, penguatan pengawasan terhadap praktik politik uang serta penegakan hukum yang tegas terhadap pelanggar hukum juga diperlukan untuk menciptakan efek jera bagi pelaku politik uang Politik uang dalam kampanye pemilu merupakan salah satu isu utama dalam praktik demokrasi di Indonesia. Fenomena ini menciptakan bias dalam pelaksanaan asas keadilan, kebebasan, dan kejujuran dalam pemilihan umum. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis aspek hukum terkait politik uang dalam kampanye menjelang pemilu, termasuk peraturan perundang-undangan yang berlaku, implementasinya, serta dampak sosial dan politiknya. Kajian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan normatif yang mengacu pada peraturan perundangan seperti Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun regulasi telah ada, praktik... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/1/budaya-politik-sosial-konkret-praktik-sumber-daya-thumb-98ee2.webp" title="JURIS - KAJIAN HUKUM TENTANG POLITIK UANG DALAM  KAMPANYE MENJELANG PEMILIHAN UMUM: Legal Study On Money Politics In Campaigns Ahead Of General Elections" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/budaya-politik-sosial-konkret-praktik-sumber-daya-thumb-98ee2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/budaya-politik-sosial-konkret-praktik-sumber-daya-thumb-98ee2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/budaya-politik-sosial-konkret-praktik-sumber-daya-thumb-98ee2.webp 1x" title="JURIS - KAJIAN HUKUM TENTANG POLITIK UANG DALAM  KAMPANYE MENJELANG PEMILIHAN UMUM: Legal Study On Money Politics In Campaigns Ahead Of General Elections" alt="JURIS - KAJIAN HUKUM TENTANG POLITIK UANG DALAM  KAMPANYE MENJELANG PEMILIHAN UMUM: Legal Study On Money Politics In Campaigns Ahead Of General Elections" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/1/budaya-politik-sosial-konkret-praktik-sumber-daya-thumb-166b3.webp" title="JURIS - KAJIAN HUKUM TENTANG POLITIK UANG DALAM  KAMPANYE MENJELANG PEMILIHAN UMUM: Legal Study On Money Politics In Campaigns Ahead Of General Elections" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/budaya-politik-sosial-konkret-praktik-sumber-daya-thumb-166b3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/budaya-politik-sosial-konkret-praktik-sumber-daya-thumb-166b3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/budaya-politik-sosial-konkret-praktik-sumber-daya-thumb-166b3.webp 1x" title="JURIS - KAJIAN HUKUM TENTANG POLITIK UANG DALAM  KAMPANYE MENJELANG PEMILIHAN UMUM: Legal Study On Money Politics In Campaigns Ahead Of General Elections" alt="JURIS - KAJIAN HUKUM TENTANG POLITIK UANG DALAM  KAMPANYE MENJELANG PEMILIHAN UMUM: Legal Study On Money Politics In Campaigns Ahead Of General Elections" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/1/budaya-politik-sosial-konkret-praktik-sumber-daya-thumb-b7be1.webp" title="JURIS - KAJIAN HUKUM TENTANG POLITIK UANG DALAM  KAMPANYE MENJELANG PEMILIHAN UMUM: Legal Study On Money Politics In Campaigns Ahead Of General Elections" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/budaya-politik-sosial-konkret-praktik-sumber-daya-thumb-b7be1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/budaya-politik-sosial-konkret-praktik-sumber-daya-thumb-b7be1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/budaya-politik-sosial-konkret-praktik-sumber-daya-thumb-b7be1.webp 1x" title="JURIS - KAJIAN HUKUM TENTANG POLITIK UANG DALAM  KAMPANYE MENJELANG PEMILIHAN UMUM: Legal Study On Money Politics In Campaigns Ahead Of General Elections" alt="JURIS - KAJIAN HUKUM TENTANG POLITIK UANG DALAM  KAMPANYE MENJELANG PEMILIHAN UMUM: Legal Study On Money Politics In Campaigns Ahead Of General Elections" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43002-budaya-politik-sosial-konkret-prakt" title="JURIS - KAJIAN HUKUM TENTANG POLITIK UANG DALAM  KAMPANYE MENJELANG PEMILIHAN UMUM: Legal Study On Money Politics In Campaigns Ahead Of General Elections" target="_blank">KAJIAN HUKUM TENTANG POLITIK UANG DALAM  KAMPANYE MENJELANG PEMILIHAN UMUM: Legal Study On Money Politics In Campaigns Ahead Of General Elections</a>: Untuk mengatasi tantangan dalam memberantas politik uang, diperlukan pendekatan holistik yang melibatkan berbagai pihak. Pertama, perlu ada peningkatan edukasi politik di kalangan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya politik uang dan pentingnya menjaga integritas pemilu. Kedua, penguatan pengawasan terhadap praktik politik uang harus dilakukan dengan memanfaatkan teknologi dan membentuk jaringan pengawasan independen yang melibatkan masyarakat sipil. Ketiga, penegakan hukum yang tegas dan adil harus menjadi prioritas, dengan memastikan perlindungan hukum bagi saksi dan pelapor, serta penerapan sanksi yang sesuai untuk memberikan efek jera. Selain itu, reformasi sistem pembiayaan politik juga diperlukan untuk mencegah praktik politik uang, dengan mewajibkan transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan dana kampanye. Terakhir, peran media dalam mengungkap dan mendidik masyarakat tentang politik uang harus didukung dengan perlindungan hukum bagi jurnalis..
<br>Politik uang di Indonesia merupakan ancaman serius bagi kualitas demokrasi di negara ini.Meskipun telah ada upaya regulasi untuk mengatasi masalah ini, namun implementasinya masih dihadapkan pada banyak tantangan.Praktik politik uang bukan hanya mengakibatkan ketidakadilan dan kehilangan kebebasan dalam pemilu, tetapi juga menciptakan budaya politik yang transaksional, yang pada akhirnya merugikan masyarakat secara keseluruhan.Untuk memberantas politik uang, diperlukan pendekatan holistik yang melibatkan berbagai pihak terkait.Salah satu langkah penting adalah peningkatan edukasi politik di kalangan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya politik uang dan pentingnya menjaga integritas pemilu.Selain itu, penguatan pengawasan terhadap praktik politik uang serta penegakan hukum yang tegas terhadap pelanggar hukum juga diperlukan untuk menciptakan efek jera bagi pelaku politik uang
<br>Politik uang dalam kampanye pemilu merupakan salah satu isu utama dalam praktik demokrasi di Indonesia. Fenomena ini menciptakan bias dalam pelaksanaan asas keadilan, kebebasan, dan kejujuran dalam pemilihan umum. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis aspek hukum terkait politik uang dalam kampanye menjelang pemilu, termasuk peraturan perundang-undangan yang berlaku, implementasinya, serta dampak sosial dan politiknya. Kajian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan normatif yang mengacu pada peraturan perundangan seperti Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun regulasi telah ada, praktik...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/1/budaya-politik-sosial-konkret-praktik-sumber-daya-thumb-98ee2.webp" type="image/webp" length="306574" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/budaya-politik-sosial-konkret-praktik-sumber-daya-thumb-98ee2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/budaya-politik-sosial-konkret-praktik-sumber-daya-thumb-166b3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/budaya-politik-sosial-konkret-praktik-sumber-daya-thumb-b7be1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2697-yalamqa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11337-pesolah-jurnal-pendidikan-sosial-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hero Terapi Psikologi untuk Meningkatkan Resiliensi Anak Panti Asuhan di Wilayah Hinterland ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hero Terapi Psikologi untuk Meningkatkan Resiliensi Anak Panti Asuhan di Wilayah Hinterland ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hero Terapi Psikologi untuk Meningkatkan Resiliensi Anak Panti Asuhan di Wilayah Hinterland ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42979-panti-asuhan-al-mubarokah-resiliensi</link>
	<guid isPermaLink="false">00d039375676aca28830f7bb4292a3e0</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 05:32:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ study action ]]></category>
	<category><![CDATA[ aan widiyono ]]></category>
	<category><![CDATA[ azira rahman ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aan,action,azira,rahman,study,widiyono]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi program HERO dengan teknologi digital, seperti aplikasi smartphone yang memonitor perkembangan harapan dan optimisme anak, dapat meningkatkan efektivitas intervensi. Kedua, penelitian lanjutan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hero : Terapi Psikologi untuk Meningkatkan Resiliensi Anak Panti Asuhan di Wilayah Hinterland: Pertama, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi program HERO dengan teknologi digital, seperti aplikasi smartphone yang memonitor perkembangan harapan dan optimisme anak, dapat meningkatkan efektivitas intervensi. Kedua, penelitian lanjutan dapat menilai dampak jangka panjang program HERO pada hasil akademik dan psikososial anak panti asuhan dibandingkan dengan kelompok kontrol yang tidak mengikuti program tersebut. Ketiga, studi longitudinal dapat meneliti hubungan antara faktor lingkungan hinterlandAiseperti akses pendidikan, ketahanan infrastruktur, dan dukungan sosial komunitasAidengan perubahan psikologis yang diukur melalui indeks psychological capital, serta bagaimana faktor tersebut memediasi keberhasilan intervensi HERO. Penelitian-penelitian ini akan memperkaya pemahaman tentang mekanisme perubahan psikologis pada anak panti asuhan dan memperluas aplikasi program HERO di konteks lain.. HERO (Hope, Self Efficacy, Resilience, Optimism) bagi anak-anak panti asuhan adalah investasi yang berharga.Dengan cara ini mereka dapat memperoleh keterampilan psikologis yang kuat dalam menghadapi rintangan, membangun rasa kepercayaan diri, pantang menyerah, dan optimis menatap masa depan.Pelatihan ini memberikan landasan penting bagi perkembangan mereka menuju kesuksesan pribadi dan profesional.CitaAccita bukan sekedar mimpi, tapi merupakan pilar dan landasan untuk memberikan identitas dalam masa depan mereka Hidup di wilayah hinterland bagi sebagian anak dalam kondisi ideal bisa jadi tidak mudah karena terbatasnya akses, sumber daya dan kecepatan untuk mendapatkan informasi untuk berkembang. Kondisi ini menjadi lebih tidak mudah lagi bagi anak-anak panti asuhan yang tidak saja mengalami keterbatasan sumber daya, ditambah dengan kurangnya panutan, tempat berpulang dan bercerita tentang tantangan hidupnya. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah agar anak-anak panti asuhan yang berada di Kawasan Hinterland memiliki nilai-nilai diri (value) yang kuat dalam memupuk harapan, meneguhkan tujuan, perasaan optimis, serta tetap mampu berdiri dan memperjuangkan harapan masa depan. Metode yang digunakan adalah metode sosialisasi dan psikoedukasi sebagai pendekatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/9/panti-asuhan-al-mubarokah-resiliensi-anak-yatim-as-thumb-80c64.webp" title="JURIS - Hero : Terapi Psikologi untuk Meningkatkan Resiliensi Anak Panti Asuhan di Wilayah Hinterland" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/panti-asuhan-al-mubarokah-resiliensi-anak-yatim-as-thumb-80c64.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/panti-asuhan-al-mubarokah-resiliensi-anak-yatim-as-thumb-80c64.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/panti-asuhan-al-mubarokah-resiliensi-anak-yatim-as-thumb-80c64.webp 1x" title="JURIS - Hero : Terapi Psikologi untuk Meningkatkan Resiliensi Anak Panti Asuhan di Wilayah Hinterland" alt="JURIS - Hero : Terapi Psikologi untuk Meningkatkan Resiliensi Anak Panti Asuhan di Wilayah Hinterland" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/panti-asuhan-al-mubarokah-resiliensi-anak-yatim-as-thumb-fe439.webp" title="JURIS - Hero : Terapi Psikologi untuk Meningkatkan Resiliensi Anak Panti Asuhan di Wilayah Hinterland" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/panti-asuhan-al-mubarokah-resiliensi-anak-yatim-as-thumb-fe439.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/panti-asuhan-al-mubarokah-resiliensi-anak-yatim-as-thumb-fe439.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/panti-asuhan-al-mubarokah-resiliensi-anak-yatim-as-thumb-fe439.webp 1x" title="JURIS - Hero : Terapi Psikologi untuk Meningkatkan Resiliensi Anak Panti Asuhan di Wilayah Hinterland" alt="JURIS - Hero : Terapi Psikologi untuk Meningkatkan Resiliensi Anak Panti Asuhan di Wilayah Hinterland" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/panti-asuhan-al-mubarokah-resiliensi-anak-yatim-as-thumb-a01ae.webp" title="JURIS - Hero : Terapi Psikologi untuk Meningkatkan Resiliensi Anak Panti Asuhan di Wilayah Hinterland" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/panti-asuhan-al-mubarokah-resiliensi-anak-yatim-as-thumb-a01ae.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/panti-asuhan-al-mubarokah-resiliensi-anak-yatim-as-thumb-a01ae.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/panti-asuhan-al-mubarokah-resiliensi-anak-yatim-as-thumb-a01ae.webp 1x" title="JURIS - Hero : Terapi Psikologi untuk Meningkatkan Resiliensi Anak Panti Asuhan di Wilayah Hinterland" alt="JURIS - Hero : Terapi Psikologi untuk Meningkatkan Resiliensi Anak Panti Asuhan di Wilayah Hinterland" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42979-panti-asuhan-al-mubarokah-resiliensi" title="JURIS - Hero : Terapi Psikologi untuk Meningkatkan Resiliensi Anak Panti Asuhan di Wilayah Hinterland" target="_blank">Hero : Terapi Psikologi untuk Meningkatkan Resiliensi Anak Panti Asuhan di Wilayah Hinterland</a>: Pertama, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi program HERO dengan teknologi digital, seperti aplikasi smartphone yang memonitor perkembangan harapan dan optimisme anak, dapat meningkatkan efektivitas intervensi. Kedua, penelitian lanjutan dapat menilai dampak jangka panjang program HERO pada hasil akademik dan psikososial anak panti asuhan dibandingkan dengan kelompok kontrol yang tidak mengikuti program tersebut. Ketiga, studi longitudinal dapat meneliti hubungan antara faktor lingkungan hinterlandAiseperti akses pendidikan, ketahanan infrastruktur, dan dukungan sosial komunitasAidengan perubahan psikologis yang diukur melalui indeks psychological capital, serta bagaimana faktor tersebut memediasi keberhasilan intervensi HERO. Penelitian-penelitian ini akan memperkaya pemahaman tentang mekanisme perubahan psikologis pada anak panti asuhan dan memperluas aplikasi program HERO di konteks lain..
<br>HERO (Hope, Self Efficacy, Resilience, Optimism) bagi anak-anak panti asuhan adalah investasi yang berharga.Dengan cara ini mereka dapat memperoleh keterampilan psikologis yang kuat dalam menghadapi rintangan, membangun rasa kepercayaan diri, pantang menyerah, dan optimis menatap masa depan.Pelatihan ini memberikan landasan penting bagi perkembangan mereka menuju kesuksesan pribadi dan profesional.CitaAccita bukan sekedar mimpi, tapi merupakan pilar dan landasan untuk memberikan identitas dalam masa depan mereka
<br>Hidup di wilayah hinterland bagi sebagian anak dalam kondisi ideal bisa jadi tidak mudah karena terbatasnya akses, sumber daya dan kecepatan untuk mendapatkan informasi untuk berkembang. Kondisi ini menjadi lebih tidak mudah lagi bagi anak-anak panti asuhan yang tidak saja mengalami keterbatasan sumber daya, ditambah dengan kurangnya panutan, tempat berpulang dan bercerita tentang tantangan hidupnya. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah agar anak-anak panti asuhan yang berada di Kawasan Hinterland memiliki nilai-nilai diri (value) yang kuat dalam memupuk harapan, meneguhkan tujuan, perasaan optimis, serta tetap mampu berdiri dan memperjuangkan harapan masa depan. Metode yang digunakan adalah metode sosialisasi dan psikoedukasi sebagai pendekatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/9/panti-asuhan-al-mubarokah-resiliensi-anak-yatim-as-thumb-80c64.webp" type="image/webp" length="183574" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/panti-asuhan-al-mubarokah-resiliensi-anak-yatim-as-thumb-80c64.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/panti-asuhan-al-mubarokah-resiliensi-anak-yatim-as-thumb-fe439.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/panti-asuhan-al-mubarokah-resiliensi-anak-yatim-as-thumb-a01ae.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-615-pkn-stan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18036-kuat-keuangan-akuntansi-terapan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Signifikansi Argumentasi Kesejarahan Dalam Memahami Sabda Nabi SAW ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Signifikansi Argumentasi Kesejarahan Dalam Memahami Sabda Nabi SAW ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Signifikansi Argumentasi Kesejarahan Dalam Memahami Sabda Nabi SAW ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43000-sejarah-ilmu-hadis-sabda-nabi-seklaseya-aliamustaf</link>
	<guid isPermaLink="false">7745c687836b7674d302cf1e9fff59ba</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 05:25:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ teks suci ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[suci,teks]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memfokuskan studi komparatif antara metode argumentasi sejarah AliAMustafaAYaqub dan pendekatan tradisional hadis di kalangan ulama nusantara, bertujuan untuk menilai keunggulan dan keterbatasan masingAcmasing dalam menguraikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Signifikansi Argumentasi Kesejarahan Dalam Memahami Sabda Nabi SAW: Penelitian selanjutnya dapat memfokuskan studi komparatif antara metode argumentasi sejarah AliAMustafaAYaqub dan pendekatan tradisional hadis di kalangan ulama nusantara, bertujuan untuk menilai keunggulan dan keterbatasan masingAcmasing dalam menguraikan makna sabda. Selain itu, penelitian empiris dapat dilakukan dengan menyelidiki persepsi jamaah masjid mengenai keaslian interpretasi hadis ketika diterapkan metode kontekstual, guna mengukur dampak pemahaman historis terhadap praktik ibadah. Terakhir, eksplorasi teknologi digital dapat diaplikasikan untuk mengembangkan database intertekstual hadis yang mengintegrasikan data geografis, sosial, dan kronologis, sehingga memudahkan ulama dan akademisi dalam melakukan argumen sejarah secara sistematis dan dapat diakses publik. Keseluruhan proposal ini bertujuan memperkaya metodologi studi hadis dan membuka dialog lintas disiplin antara ilmu sejarah, ilmu hadis, dan teknologi informasi dalam rangka meningkatkan kualitas penafsiran agama yang akurat dan bermakna.. Sabda Nabi MuhammadASawAdapat dipahami melalui pendekatan kontekstual yang memadukan ilmu sejarah.AArgumentasi sejarah menjadi kunci untuk menjembatani makna substantif sabda dengan kondisi masa lalu.AAliAMustafaAYaqub mengaplikasikan metode historis tersebut melalui analisis geografis, budaya, sosial, dan latarbelakang konteks Nabi Artikel ini menganalisis signifikansi argumentasi sejarah dalam menafsirkan sabda Nabi. Penelitian menggunakan pendekatan kepustakaan deskriptif kualitatif, menunjukkan paradigma integrasi antara Islam dan ilmu sejarah. Artikel menyoroti peran AliAMustafaAYaqub dalam menerapkan metode argumentasi sejarah untuk memahami sabda Nabi, serta menegaskan pentingnya kerangka sejarah dalam interpretasi hadis. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/e/sejarah-ilmu-hadis-sabda-seklaseya-aliamustafaayaq-thumb-451aa.webp" title="JURIS - Signifikansi Argumentasi Kesejarahan Dalam Memahami Sabda Nabi SAW" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/sejarah-ilmu-hadis-sabda-seklaseya-aliamustafaayaq-thumb-451aa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/sejarah-ilmu-hadis-sabda-seklaseya-aliamustafaayaq-thumb-451aa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/sejarah-ilmu-hadis-sabda-seklaseya-aliamustafaayaq-thumb-451aa.webp 1x" title="JURIS - Signifikansi Argumentasi Kesejarahan Dalam Memahami Sabda Nabi SAW" alt="JURIS - Signifikansi Argumentasi Kesejarahan Dalam Memahami Sabda Nabi SAW" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/e/sejarah-ilmu-hadis-sabda-seklaseya-aliamustafaayaq-thumb-ccd06.webp" title="JURIS - Signifikansi Argumentasi Kesejarahan Dalam Memahami Sabda Nabi SAW" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/sejarah-ilmu-hadis-sabda-seklaseya-aliamustafaayaq-thumb-ccd06.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/sejarah-ilmu-hadis-sabda-seklaseya-aliamustafaayaq-thumb-ccd06.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/sejarah-ilmu-hadis-sabda-seklaseya-aliamustafaayaq-thumb-ccd06.webp 1x" title="JURIS - Signifikansi Argumentasi Kesejarahan Dalam Memahami Sabda Nabi SAW" alt="JURIS - Signifikansi Argumentasi Kesejarahan Dalam Memahami Sabda Nabi SAW" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/e/sejarah-ilmu-hadis-sabda-seklaseya-aliamustafaayaq-thumb-4a41e.webp" title="JURIS - Signifikansi Argumentasi Kesejarahan Dalam Memahami Sabda Nabi SAW" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/sejarah-ilmu-hadis-sabda-seklaseya-aliamustafaayaq-thumb-4a41e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/sejarah-ilmu-hadis-sabda-seklaseya-aliamustafaayaq-thumb-4a41e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/sejarah-ilmu-hadis-sabda-seklaseya-aliamustafaayaq-thumb-4a41e.webp 1x" title="JURIS - Signifikansi Argumentasi Kesejarahan Dalam Memahami Sabda Nabi SAW" alt="JURIS - Signifikansi Argumentasi Kesejarahan Dalam Memahami Sabda Nabi SAW" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43000-sejarah-ilmu-hadis-sabda-nabi-seklaseya-aliamustaf" title="JURIS - Signifikansi Argumentasi Kesejarahan Dalam Memahami Sabda Nabi SAW" target="_blank">Signifikansi Argumentasi Kesejarahan Dalam Memahami Sabda Nabi SAW</a>: Penelitian selanjutnya dapat memfokuskan studi komparatif antara metode argumentasi sejarah AliAMustafaAYaqub dan pendekatan tradisional hadis di kalangan ulama nusantara, bertujuan untuk menilai keunggulan dan keterbatasan masingAcmasing dalam menguraikan makna sabda. Selain itu, penelitian empiris dapat dilakukan dengan menyelidiki persepsi jamaah masjid mengenai keaslian interpretasi hadis ketika diterapkan metode kontekstual, guna mengukur dampak pemahaman historis terhadap praktik ibadah. Terakhir, eksplorasi teknologi digital dapat diaplikasikan untuk mengembangkan database intertekstual hadis yang mengintegrasikan data geografis, sosial, dan kronologis, sehingga memudahkan ulama dan akademisi dalam melakukan argumen sejarah secara sistematis dan dapat diakses publik. Keseluruhan proposal ini bertujuan memperkaya metodologi studi hadis dan membuka dialog lintas disiplin antara ilmu sejarah, ilmu hadis, dan teknologi informasi dalam rangka meningkatkan kualitas penafsiran agama yang akurat dan bermakna..
<br>Sabda Nabi MuhammadASawAdapat dipahami melalui pendekatan kontekstual yang memadukan ilmu sejarah.AArgumentasi sejarah menjadi kunci untuk menjembatani makna substantif sabda dengan kondisi masa lalu.AAliAMustafaAYaqub mengaplikasikan metode historis tersebut melalui analisis geografis, budaya, sosial, dan latarbelakang konteks Nabi
<br>Artikel ini menganalisis signifikansi argumentasi sejarah dalam menafsirkan sabda Nabi. Penelitian menggunakan pendekatan kepustakaan deskriptif kualitatif, menunjukkan paradigma integrasi antara Islam dan ilmu sejarah. Artikel menyoroti peran AliAMustafaAYaqub dalam menerapkan metode argumentasi sejarah untuk memahami sabda Nabi, serta menegaskan pentingnya kerangka sejarah dalam interpretasi hadis.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/e/sejarah-ilmu-hadis-sabda-seklaseya-aliamustafaayaq-thumb-451aa.webp" type="image/webp" length="37876" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/sejarah-ilmu-hadis-sabda-seklaseya-aliamustafaayaq-thumb-451aa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/sejarah-ilmu-hadis-sabda-seklaseya-aliamustafaayaq-thumb-ccd06.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/sejarah-ilmu-hadis-sabda-seklaseya-aliamustafaayaq-thumb-4a41e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5376-jaringansantri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16095-international-journal-pegon-islam-nusantara-civilization.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pendampingan Pengembangan Kapasitas Bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah AuHD Production Dapur HD Bintaro Ay di Kota Tangerang Selatan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pendampingan Pengembangan Kapasitas Bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah AuHD Production Dapur HD Bintaro Ay di Kota Tangerang Selatan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pendampingan Pengembangan Kapasitas Bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah AuHD Production Dapur HD Bintaro Ay di Kota Tangerang Selatan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42988-mitra-umkm-kerupuk-pengembangan-marketpl</link>
	<guid isPermaLink="false">08d40dc0edb86b8c2339d3f852646fae</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 05:21:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ study action ]]></category>
	<category><![CDATA[ aan widiyono ]]></category>
	<category><![CDATA[ azira rahman ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aan,action,azira,rahman,study,widiyono]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, terdapat beberapa arah penelitian yang menarik untuk dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada analisis dampak pemasaran digital terhadap peningkatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pendampingan Pengembangan Kapasitas Bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah AuHD Production (Dapur HD Bintaro)Ay di Kota Tangerang Selatan: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, terdapat beberapa arah penelitian yang menarik untuk dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada analisis dampak pemasaran digital terhadap peningkatan pendapatan UMKM, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti jenis produk, target pasar, dan strategi pemasaran yang digunakan. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi blockchain dalam meningkatkan transparansi dan efisiensi rantai pasok UMKM, khususnya dalam hal pelacakan asal-usul produk dan verifikasi kualitas. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi efektivitas program pelatihan digital bagi UMKM dalam meningkatkan keterampilan dan pengetahuan pengusaha, serta mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dihadapi dalam implementasi program tersebut. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung pengembangan UMKM di era digital, tidak hanya melalui peningkatan pemasaran dan efisiensi operasional, tetapi juga melalui peningkatan kepercayaan konsumen dan daya saing global.. Berdasarkan kegiatan yang sudah dilaksanakan, mitra pengabdian dapat melakukan penjualan melalui marketplace GoFood dan membantu meningkatkan jalur pemasaran yang semula melalui mouth to mouth menjadi pemasaran digital.Kegiatan juga membantu mitra dalam memahami perhitungan biaya produksi untuk diaplikasikan ketika terdapat produk baru atau pesanan yang berbeda dengan paket produk yang biasa dijual Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi dan pendampingan dalam pemasaran produk melalui platform daring (onboarding) dan memberikan edukasi dan pendampingan dalam perhitungan biaya produksi. Meskipun Usaha Mikro Kecil dan Menengah Indonesia (UMKM) memegang peran penting dalam perekonomian, pengembangan UMKM masih memiliki kendala di bidang pemasaran maupun sumber daya manusia. Mitra dalam kegiatan ini adalah UMKM HD Production di Tangerang Selatan. Metode kegiatan ini adalah penyuluhan, diskusi, simulasi, dan pendampingan. Melalui kegiatan ini mitra UMKM dapat melakukan onboarding pada... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/c/mitra-umkm-kerupuk-pengembangan-marketplace-pemasa-thumb-492e4.webp" title="JURIS - Pendampingan Pengembangan Kapasitas Bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah AuHD Production (Dapur HD Bintaro)Ay di Kota Tangerang Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/c/mitra-umkm-kerupuk-pengembangan-marketplace-pemasa-thumb-492e4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/c/mitra-umkm-kerupuk-pengembangan-marketplace-pemasa-thumb-492e4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/c/mitra-umkm-kerupuk-pengembangan-marketplace-pemasa-thumb-492e4.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan Pengembangan Kapasitas Bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah AuHD Production (Dapur HD Bintaro)Ay di Kota Tangerang Selatan" alt="JURIS - Pendampingan Pengembangan Kapasitas Bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah AuHD Production (Dapur HD Bintaro)Ay di Kota Tangerang Selatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/c/mitra-umkm-kerupuk-pengembangan-marketplace-pemasa-thumb-eb19e.webp" title="JURIS - Pendampingan Pengembangan Kapasitas Bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah AuHD Production (Dapur HD Bintaro)Ay di Kota Tangerang Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/c/mitra-umkm-kerupuk-pengembangan-marketplace-pemasa-thumb-eb19e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/c/mitra-umkm-kerupuk-pengembangan-marketplace-pemasa-thumb-eb19e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/c/mitra-umkm-kerupuk-pengembangan-marketplace-pemasa-thumb-eb19e.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan Pengembangan Kapasitas Bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah AuHD Production (Dapur HD Bintaro)Ay di Kota Tangerang Selatan" alt="JURIS - Pendampingan Pengembangan Kapasitas Bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah AuHD Production (Dapur HD Bintaro)Ay di Kota Tangerang Selatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/c/mitra-umkm-kerupuk-pengembangan-marketplace-pemasa-thumb-272e6.webp" title="JURIS - Pendampingan Pengembangan Kapasitas Bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah AuHD Production (Dapur HD Bintaro)Ay di Kota Tangerang Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/c/mitra-umkm-kerupuk-pengembangan-marketplace-pemasa-thumb-272e6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/c/mitra-umkm-kerupuk-pengembangan-marketplace-pemasa-thumb-272e6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/c/mitra-umkm-kerupuk-pengembangan-marketplace-pemasa-thumb-272e6.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan Pengembangan Kapasitas Bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah AuHD Production (Dapur HD Bintaro)Ay di Kota Tangerang Selatan" alt="JURIS - Pendampingan Pengembangan Kapasitas Bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah AuHD Production (Dapur HD Bintaro)Ay di Kota Tangerang Selatan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42988-mitra-umkm-kerupuk-pengembangan-marketpl" title="JURIS - Pendampingan Pengembangan Kapasitas Bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah AuHD Production (Dapur HD Bintaro)Ay di Kota Tangerang Selatan" target="_blank">Pendampingan Pengembangan Kapasitas Bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah AuHD Production (Dapur HD Bintaro)Ay di Kota Tangerang Selatan</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, terdapat beberapa arah penelitian yang menarik untuk dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada analisis dampak pemasaran digital terhadap peningkatan pendapatan UMKM, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti jenis produk, target pasar, dan strategi pemasaran yang digunakan. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi blockchain dalam meningkatkan transparansi dan efisiensi rantai pasok UMKM, khususnya dalam hal pelacakan asal-usul produk dan verifikasi kualitas. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi efektivitas program pelatihan digital bagi UMKM dalam meningkatkan keterampilan dan pengetahuan pengusaha, serta mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dihadapi dalam implementasi program tersebut. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung pengembangan UMKM di era digital, tidak hanya melalui peningkatan pemasaran dan efisiensi operasional, tetapi juga melalui peningkatan kepercayaan konsumen dan daya saing global..
<br>Berdasarkan kegiatan yang sudah dilaksanakan, mitra pengabdian dapat melakukan penjualan melalui marketplace GoFood dan membantu meningkatkan jalur pemasaran yang semula melalui mouth to mouth menjadi pemasaran digital.Kegiatan juga membantu mitra dalam memahami perhitungan biaya produksi untuk diaplikasikan ketika terdapat produk baru atau pesanan yang berbeda dengan paket produk yang biasa dijual
<br>Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi dan pendampingan dalam pemasaran produk melalui platform daring (onboarding) dan memberikan edukasi dan pendampingan dalam perhitungan biaya produksi. Meskipun Usaha Mikro Kecil dan Menengah Indonesia (UMKM) memegang peran penting dalam perekonomian, pengembangan UMKM masih memiliki kendala di bidang pemasaran maupun sumber daya manusia. Mitra dalam kegiatan ini adalah UMKM HD Production di Tangerang Selatan. Metode kegiatan ini adalah penyuluhan, diskusi, simulasi, dan pendampingan. Melalui kegiatan ini mitra UMKM dapat melakukan onboarding pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/c/mitra-umkm-kerupuk-pengembangan-marketplace-pemasa-thumb-272e6.webp" type="image/webp" length="108126" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/c/mitra-umkm-kerupuk-pengembangan-marketplace-pemasa-thumb-492e4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/c/mitra-umkm-kerupuk-pengembangan-marketplace-pemasa-thumb-eb19e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/c/mitra-umkm-kerupuk-pengembangan-marketplace-pemasa-thumb-272e6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-615-pkn-stan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18036-kuat-keuangan-akuntansi-terapan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kepemimpinan Nyai Nusantara Jawa Timur dan Jawa Barat Masa Pandemi Covid 19 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kepemimpinan Nyai Nusantara Jawa Timur dan Jawa Barat Masa Pandemi Covid 19 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kepemimpinan Nyai Nusantara Jawa Timur dan Jawa Barat Masa Pandemi Covid 19 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42997-kepemimpinan-nyai-covid-19-kolaborasi-masyarakat-p</link>
	<guid isPermaLink="false">cb6e8ab2bce59bd4ebf3e5bb5e7f0e5d</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 05:21:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ 19 nur rofiq ]]></category>
	<category><![CDATA[ kuswan hadji ]]></category>
	<category><![CDATA[ ud tafsir al ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[19,al,hadji,kuswan,nur,rofiq,tafsir,ud]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dimulai dengan mengkaji efektivitas model kepemimpinan kombinasi Nyai terhadap tingkat kepuasan santri dan keluarganya, khususnya dalam konteks adaptasi kurikulum daring selama pandemi. Selanjutnya, perlu dilakukan studi komparatif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kepemimpinan Nyai Nusantara Jawa Timur dan Jawa Barat Masa Pandemi Covid-19: Penelitian lanjutan dapat dimulai dengan mengkaji efektivitas model kepemimpinan kombinasi Nyai terhadap tingkat kepuasan santri dan keluarganya, khususnya dalam konteks adaptasi kurikulum daring selama pandemi. Selanjutnya, perlu dilakukan studi komparatif antara pesantren modern, salaf, dan tasawuf untuk mengidentifikasi elemen kunci yang mempengaruhi keberlanjutan operasional pesantren di tengah krisis kesehatan publik. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang kebijakan kesehatan yang diberlakukan oleh Nyai terhadap kesehatan mental santri dan staf, serta mengembangkan rekomendasi kebijakan kesehatan komunitas berbasis pesantren yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.. Kepemimpinan perempuan di pesantrenAidikenal sebagai NyaiAimenjadi katalisator penting dalam mempertahankan operasional sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan selama pandemi CovidAc19.Model kepemimpinan Nyai digelar kombinasi, yakni menggabungkan unsur otoriter, demokratis, dan kekeluargaan agar responsif terhadap kondisi gencatan.Keberhasilan strategi ini terletak pada integrasi pengelolaan internal (protokol kesehatan, logistik, dan pendidikan) dengan pengelolaan eksternal (kolaborasi kesehatan masyarakat, penyuluhan, dan dukungan kebijakan) Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan kepustakaan yang berasal dari buku dan jurnal. Melalui data ini mendeskripsikan tentang kepemimpinan Nyai Nusantara Jawa Timur dan Jawa Barat masa pandemi Covid-19 sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa model kepemimpinan Nyai pada pesantren modern menggunakan model kepemimpinan managerial, kharismatik, otentik, dan transformasional dengan gaya kepemimpinan yang dikombinasi dari demokratis dan otoriter. Pada pondok pesantren salaf, menggunakan model kepemimpinan kharismatik dan spiritual. Dan pada pesantren berbasis tasawuf cenderung menerapkan sistem otoriter. Kebijakan manajemen kepemimpinan Nyai saat pandemi menerapkan manajemen fisik (internal) melalui peningkatan protokol... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/3/kepemimpinan-nyai-covid-19-kolaborasi-masyarakat-p-thumb-e98de.webp" title="JURIS - Kepemimpinan Nyai Nusantara Jawa Timur dan Jawa Barat Masa Pandemi Covid-19" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/kepemimpinan-nyai-covid-19-kolaborasi-masyarakat-p-thumb-e98de.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/kepemimpinan-nyai-covid-19-kolaborasi-masyarakat-p-thumb-e98de.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/kepemimpinan-nyai-covid-19-kolaborasi-masyarakat-p-thumb-e98de.webp 1x" title="JURIS - Kepemimpinan Nyai Nusantara Jawa Timur dan Jawa Barat Masa Pandemi Covid-19" alt="JURIS - Kepemimpinan Nyai Nusantara Jawa Timur dan Jawa Barat Masa Pandemi Covid-19" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/3/kepemimpinan-nyai-covid-19-kolaborasi-masyarakat-p-thumb-7c5d7.webp" title="JURIS - Kepemimpinan Nyai Nusantara Jawa Timur dan Jawa Barat Masa Pandemi Covid-19" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/kepemimpinan-nyai-covid-19-kolaborasi-masyarakat-p-thumb-7c5d7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/kepemimpinan-nyai-covid-19-kolaborasi-masyarakat-p-thumb-7c5d7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/kepemimpinan-nyai-covid-19-kolaborasi-masyarakat-p-thumb-7c5d7.webp 1x" title="JURIS - Kepemimpinan Nyai Nusantara Jawa Timur dan Jawa Barat Masa Pandemi Covid-19" alt="JURIS - Kepemimpinan Nyai Nusantara Jawa Timur dan Jawa Barat Masa Pandemi Covid-19" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/3/kepemimpinan-nyai-covid-19-kolaborasi-masyarakat-p-thumb-f19b6.webp" title="JURIS - Kepemimpinan Nyai Nusantara Jawa Timur dan Jawa Barat Masa Pandemi Covid-19" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/kepemimpinan-nyai-covid-19-kolaborasi-masyarakat-p-thumb-f19b6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/kepemimpinan-nyai-covid-19-kolaborasi-masyarakat-p-thumb-f19b6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/kepemimpinan-nyai-covid-19-kolaborasi-masyarakat-p-thumb-f19b6.webp 1x" title="JURIS - Kepemimpinan Nyai Nusantara Jawa Timur dan Jawa Barat Masa Pandemi Covid-19" alt="JURIS - Kepemimpinan Nyai Nusantara Jawa Timur dan Jawa Barat Masa Pandemi Covid-19" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42997-kepemimpinan-nyai-covid-19-kolaborasi-masyarakat-p" title="JURIS - Kepemimpinan Nyai Nusantara Jawa Timur dan Jawa Barat Masa Pandemi Covid-19" target="_blank">Kepemimpinan Nyai Nusantara Jawa Timur dan Jawa Barat Masa Pandemi Covid-19</a>: Penelitian lanjutan dapat dimulai dengan mengkaji efektivitas model kepemimpinan kombinasi Nyai terhadap tingkat kepuasan santri dan keluarganya, khususnya dalam konteks adaptasi kurikulum daring selama pandemi. Selanjutnya, perlu dilakukan studi komparatif antara pesantren modern, salaf, dan tasawuf untuk mengidentifikasi elemen kunci yang mempengaruhi keberlanjutan operasional pesantren di tengah krisis kesehatan publik. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang kebijakan kesehatan yang diberlakukan oleh Nyai terhadap kesehatan mental santri dan staf, serta mengembangkan rekomendasi kebijakan kesehatan komunitas berbasis pesantren yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah..
<br>Kepemimpinan perempuan di pesantrenAidikenal sebagai NyaiAimenjadi katalisator penting dalam mempertahankan operasional sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan selama pandemi CovidAc19.Model kepemimpinan Nyai digelar kombinasi, yakni menggabungkan unsur otoriter, demokratis, dan kekeluargaan agar responsif terhadap kondisi gencatan.Keberhasilan strategi ini terletak pada integrasi pengelolaan internal (protokol kesehatan, logistik, dan pendidikan) dengan pengelolaan eksternal (kolaborasi kesehatan masyarakat, penyuluhan, dan dukungan kebijakan)
<br>Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan kepustakaan yang berasal dari buku dan jurnal. Melalui data ini mendeskripsikan tentang kepemimpinan Nyai Nusantara Jawa Timur dan Jawa Barat masa pandemi Covid-19 sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa model kepemimpinan Nyai pada pesantren modern menggunakan model kepemimpinan managerial, kharismatik, otentik, dan transformasional dengan gaya kepemimpinan yang dikombinasi dari demokratis dan otoriter. Pada pondok pesantren salaf, menggunakan model kepemimpinan kharismatik dan spiritual. Dan pada pesantren berbasis tasawuf cenderung menerapkan sistem otoriter. Kebijakan manajemen kepemimpinan Nyai saat pandemi menerapkan manajemen fisik (internal) melalui peningkatan protokol...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/3/kepemimpinan-nyai-covid-19-kolaborasi-masyarakat-p-thumb-e98de.webp" type="image/webp" length="38896" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/kepemimpinan-nyai-covid-19-kolaborasi-masyarakat-p-thumb-e98de.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/kepemimpinan-nyai-covid-19-kolaborasi-masyarakat-p-thumb-7c5d7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/kepemimpinan-nyai-covid-19-kolaborasi-masyarakat-p-thumb-f19b6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5376-jaringansantri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16095-international-journal-pegon-islam-nusantara-civilization.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Designing A Religious Moderation Learning Model for Islamic Early Childhood Education ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Designing A Religious Moderation Learning Model for Islamic Early Childhood Education ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Designing A Religious Moderation Learning Model for Islamic Early Childhood Education ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42983-coba-model-sawroc-pembelajaran-abad-21-nilai</link>
	<guid isPermaLink="false">03e408678b4f55b6d9e447074ee86a65</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 05:15:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ impact steam ]]></category>
	<category><![CDATA[ gowa regency ]]></category>
	<category><![CDATA[ mohammad ali ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ali,gowa,impact,mohammad,regency,steam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Dalam melanjutkan penelitian ini, pertamaActama dilakukan uji coba model pembelajaran moderasi religius di beberapa PAUD dengan latar belakang budaya berbeda, guna mengamati variabilitas efektivitas dan menyesuaikan materi agar relevan secara kontekstual; ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Designing A Religious Moderation Learning Model for Islamic Early Childhood Education: Dalam melanjutkan penelitian ini, pertamaActama dilakukan uji coba model pembelajaran moderasi religius di beberapa PAUD dengan latar belakang budaya berbeda, guna mengamati variabilitas efektivitas dan menyesuaikan materi agar relevan secara kontekstual; kedua, mengembangkan modul pelatihan guru yang menekankan teknik refleksi dan fasilitasi cerita, sehingga para pendidik memperoleh keterampilan praktis dalam menerapkan langkahAclangkah model secara konsisten; ketiga, memperluas instrumen observasi menjadi suatu rubrik yang memuat indikator psikometrik yang dapat diukur secara numerik, sehingga dapat dilakukan evaluasi kuantitatif terhadap perkembangan nilai moderasi pada siswa dan link dengan hasil belajar akademik jangka panjang.. Model pembelajaran moderasi religius yang dikembangkan melalui penelitian desain edukasi di PAUD Islam berhasil menghasilkan prototipe yang tervalidasi oleh ahli, dengan lima langkah jelas dan instrumen observasi yang berfokus pada toleransi, kolaborasi, anti-kerusuhan, dan penghormatan perbedaan.Terdapat peningkatan signifikan dalam kelayakan model setelah revisi berdasarkan umpan balik, meskipun bukti efektivitas pada tingkah laku anak masih terbatas karena belum ada uji coba kelas.Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengimplementasikan model ini di berbagai konteks PAUD dan memperkuat validitas instrumen melalui pemeriksaan psikometrik yang lebih ketat Moderasi religius kian ditekankan dalam pendidikan agama Islam usia dini (PAUD/RA), namun guru sering kekurangan langkah praktis dan sesuai usia untuk menerjemahkan nilai-nilai seperti kerjasama, penyelesaian konflik damai, dan penghormatan perbedaan ke dalam pembelajaran sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pembelajaran kontekstual yang mendukung pengajaran moderasi religius di lingkungan PAUD Islam. Dengan menggunakan kerangka Educational Design Research (EDR) Plomp (2013),... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/3/coba-model-sawroc-pembelajaran-abad-21-nilai-moder-thumb-f6254.webp" title="JURIS - Designing A Religious Moderation Learning Model for Islamic Early Childhood Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/coba-model-sawroc-pembelajaran-abad-21-nilai-moder-thumb-f6254.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/coba-model-sawroc-pembelajaran-abad-21-nilai-moder-thumb-f6254.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/coba-model-sawroc-pembelajaran-abad-21-nilai-moder-thumb-f6254.webp 1x" title="JURIS - Designing A Religious Moderation Learning Model for Islamic Early Childhood Education" alt="JURIS - Designing A Religious Moderation Learning Model for Islamic Early Childhood Education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/coba-model-sawroc-pembelajaran-abad-21-nilai-moder-thumb-8adfd.webp" title="JURIS - Designing A Religious Moderation Learning Model for Islamic Early Childhood Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/coba-model-sawroc-pembelajaran-abad-21-nilai-moder-thumb-8adfd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/coba-model-sawroc-pembelajaran-abad-21-nilai-moder-thumb-8adfd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/coba-model-sawroc-pembelajaran-abad-21-nilai-moder-thumb-8adfd.webp 1x" title="JURIS - Designing A Religious Moderation Learning Model for Islamic Early Childhood Education" alt="JURIS - Designing A Religious Moderation Learning Model for Islamic Early Childhood Education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/coba-model-sawroc-pembelajaran-abad-21-nilai-moder-thumb-b0908.webp" title="JURIS - Designing A Religious Moderation Learning Model for Islamic Early Childhood Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/coba-model-sawroc-pembelajaran-abad-21-nilai-moder-thumb-b0908.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/coba-model-sawroc-pembelajaran-abad-21-nilai-moder-thumb-b0908.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/coba-model-sawroc-pembelajaran-abad-21-nilai-moder-thumb-b0908.webp 1x" title="JURIS - Designing A Religious Moderation Learning Model for Islamic Early Childhood Education" alt="JURIS - Designing A Religious Moderation Learning Model for Islamic Early Childhood Education" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42983-coba-model-sawroc-pembelajaran-abad-21-nilai" title="JURIS - Designing A Religious Moderation Learning Model for Islamic Early Childhood Education" target="_blank">Designing A Religious Moderation Learning Model for Islamic Early Childhood Education</a>: Dalam melanjutkan penelitian ini, pertamaActama dilakukan uji coba model pembelajaran moderasi religius di beberapa PAUD dengan latar belakang budaya berbeda, guna mengamati variabilitas efektivitas dan menyesuaikan materi agar relevan secara kontekstual; kedua, mengembangkan modul pelatihan guru yang menekankan teknik refleksi dan fasilitasi cerita, sehingga para pendidik memperoleh keterampilan praktis dalam menerapkan langkahAclangkah model secara konsisten; ketiga, memperluas instrumen observasi menjadi suatu rubrik yang memuat indikator psikometrik yang dapat diukur secara numerik, sehingga dapat dilakukan evaluasi kuantitatif terhadap perkembangan nilai moderasi pada siswa dan link dengan hasil belajar akademik jangka panjang..
<br>Model pembelajaran moderasi religius yang dikembangkan melalui penelitian desain edukasi di PAUD Islam berhasil menghasilkan prototipe yang tervalidasi oleh ahli, dengan lima langkah jelas dan instrumen observasi yang berfokus pada toleransi, kolaborasi, anti-kerusuhan, dan penghormatan perbedaan.Terdapat peningkatan signifikan dalam kelayakan model setelah revisi berdasarkan umpan balik, meskipun bukti efektivitas pada tingkah laku anak masih terbatas karena belum ada uji coba kelas.Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengimplementasikan model ini di berbagai konteks PAUD dan memperkuat validitas instrumen melalui pemeriksaan psikometrik yang lebih ketat
<br>Moderasi religius kian ditekankan dalam pendidikan agama Islam usia dini (PAUD/RA), namun guru sering kekurangan langkah praktis dan sesuai usia untuk menerjemahkan nilai-nilai seperti kerjasama, penyelesaian konflik damai, dan penghormatan perbedaan ke dalam pembelajaran sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pembelajaran kontekstual yang mendukung pengajaran moderasi religius di lingkungan PAUD Islam. Dengan menggunakan kerangka Educational Design Research (EDR) Plomp (2013),...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/3/coba-model-sawroc-pembelajaran-abad-21-nilai-moder-thumb-b0908.webp" type="image/webp" length="129328" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/coba-model-sawroc-pembelajaran-abad-21-nilai-moder-thumb-f6254.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/coba-model-sawroc-pembelajaran-abad-21-nilai-moder-thumb-8adfd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/coba-model-sawroc-pembelajaran-abad-21-nilai-moder-thumb-b0908.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-610-unj.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15998-jpud-jurnal-pendidikan-usia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Contemporary Challenges In Islamic Scholarship In The Light Of Intellectual Connections Between Central Asia and Southeast Asia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Contemporary Challenges In Islamic Scholarship In The Light Of Intellectual Connections Between Central Asia and Southeast Asia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Contemporary Challenges In Islamic Scholarship In The Light Of Intellectual Connections Between Central Asia and Southeast Asia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42998-asia-tenggara-tetangga-bank-central-east-sout</link>
	<guid isPermaLink="false">a6fd25b6b228df185f44f095d538cbe8</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 05:14:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ 19 nur rofiq ]]></category>
	<category><![CDATA[ kuswan hadji ]]></category>
	<category><![CDATA[ ud tafsir al ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[19,al,hadji,kuswan,nur,rofiq,tafsir,ud]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mendalam mengenai kurikulum pendidikan Islam di Asia Tengah dan Asia Tenggara untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Contemporary Challenges In Islamic Scholarship In The Light Of Intellectual Connections Between Central Asia and Southeast Asia: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mendalam mengenai kurikulum pendidikan Islam di Asia Tengah dan Asia Tenggara untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dalam menanamkan nilai-nilai moderasi dan toleransi. Kedua, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi potensi pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam menganalisis dan menginterpretasikan manuskrip-manuskrip Islam klasik, sehingga memudahkan akses dan pemahaman bagi para peneliti dan masyarakat umum. Ketiga, penting untuk meneliti peran media sosial dan platform digital lainnya dalam membentuk opini publik tentang Islam, serta mengembangkan strategi komunikasi yang efektif untuk melawan narasi-narasi negatif dan mempromosikan citra Islam yang positif dan inklusif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat pemahaman lintas budaya dan mempromosikan perdamaian dan harmoni di dunia.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hubungan intelektual antara Asia Tengah dan Asia Tenggara memiliki relevansi strategis dalam menghadapi tantangan kontemporer dalam kajian Islam.Warisan klasik para ulama dari kedua wilayah menjadi fondasi penting bagi pengembangan pemikiran Islam yang toleran dan berlandaskan intelektualitas.Pemanfaatan teknologi digital dan penguatan kolaborasi transregional menjadi kunci untuk merevitalisasi jaringan ilmiah historis dan merespons isu-isu global secara efektif Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan kontemporer dalam kajian Islam dengan menyoroti hubungan intelektual antara Asia Tengah dan Asia Tenggara. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis berbasis literatur, penelitian ini mengeksplorasi penafsiran ulang modern atas teks-teks Islam klasik dalam konteks globalisasi, serta peran wacana ilmiah dalam melawan ekstremisme dan Islamofobia. Selain itu, penelitian ini mengkaji kontribusi humaniora digital terhadap pelestarian manuskrip Islam sebagai warisan intelektual bersama di seluruh wilayah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa jaringan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/c/asia-tenggara-tetangga-bank-central-east-southeast-thumb-9448d.webp" title="JURIS - Contemporary Challenges In Islamic Scholarship In The Light Of Intellectual Connections Between Central Asia and Southeast Asia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/asia-tenggara-tetangga-bank-central-east-southeast-thumb-9448d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/asia-tenggara-tetangga-bank-central-east-southeast-thumb-9448d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/asia-tenggara-tetangga-bank-central-east-southeast-thumb-9448d.webp 1x" title="JURIS - Contemporary Challenges In Islamic Scholarship In The Light Of Intellectual Connections Between Central Asia and Southeast Asia" alt="JURIS - Contemporary Challenges In Islamic Scholarship In The Light Of Intellectual Connections Between Central Asia and Southeast Asia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/asia-tenggara-tetangga-bank-central-east-southeast-thumb-fd610.webp" title="JURIS - Contemporary Challenges In Islamic Scholarship In The Light Of Intellectual Connections Between Central Asia and Southeast Asia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/asia-tenggara-tetangga-bank-central-east-southeast-thumb-fd610.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/asia-tenggara-tetangga-bank-central-east-southeast-thumb-fd610.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/asia-tenggara-tetangga-bank-central-east-southeast-thumb-fd610.webp 1x" title="JURIS - Contemporary Challenges In Islamic Scholarship In The Light Of Intellectual Connections Between Central Asia and Southeast Asia" alt="JURIS - Contemporary Challenges In Islamic Scholarship In The Light Of Intellectual Connections Between Central Asia and Southeast Asia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/asia-tenggara-tetangga-bank-central-east-southeast-thumb-84fab.webp" title="JURIS - Contemporary Challenges In Islamic Scholarship In The Light Of Intellectual Connections Between Central Asia and Southeast Asia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/asia-tenggara-tetangga-bank-central-east-southeast-thumb-84fab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/asia-tenggara-tetangga-bank-central-east-southeast-thumb-84fab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/asia-tenggara-tetangga-bank-central-east-southeast-thumb-84fab.webp 1x" title="JURIS - Contemporary Challenges In Islamic Scholarship In The Light Of Intellectual Connections Between Central Asia and Southeast Asia" alt="JURIS - Contemporary Challenges In Islamic Scholarship In The Light Of Intellectual Connections Between Central Asia and Southeast Asia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42998-asia-tenggara-tetangga-bank-central-east-sout" title="JURIS - Contemporary Challenges In Islamic Scholarship In The Light Of Intellectual Connections Between Central Asia and Southeast Asia" target="_blank">Contemporary Challenges In Islamic Scholarship In The Light Of Intellectual Connections Between Central Asia and Southeast Asia</a>: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mendalam mengenai kurikulum pendidikan Islam di Asia Tengah dan Asia Tenggara untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dalam menanamkan nilai-nilai moderasi dan toleransi. Kedua, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi potensi pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam menganalisis dan menginterpretasikan manuskrip-manuskrip Islam klasik, sehingga memudahkan akses dan pemahaman bagi para peneliti dan masyarakat umum. Ketiga, penting untuk meneliti peran media sosial dan platform digital lainnya dalam membentuk opini publik tentang Islam, serta mengembangkan strategi komunikasi yang efektif untuk melawan narasi-narasi negatif dan mempromosikan citra Islam yang positif dan inklusif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat pemahaman lintas budaya dan mempromosikan perdamaian dan harmoni di dunia..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa hubungan intelektual antara Asia Tengah dan Asia Tenggara memiliki relevansi strategis dalam menghadapi tantangan kontemporer dalam kajian Islam.Warisan klasik para ulama dari kedua wilayah menjadi fondasi penting bagi pengembangan pemikiran Islam yang toleran dan berlandaskan intelektualitas.Pemanfaatan teknologi digital dan penguatan kolaborasi transregional menjadi kunci untuk merevitalisasi jaringan ilmiah historis dan merespons isu-isu global secara efektif
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan kontemporer dalam kajian Islam dengan menyoroti hubungan intelektual antara Asia Tengah dan Asia Tenggara. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis berbasis literatur, penelitian ini mengeksplorasi penafsiran ulang modern atas teks-teks Islam klasik dalam konteks globalisasi, serta peran wacana ilmiah dalam melawan ekstremisme dan Islamofobia. Selain itu, penelitian ini mengkaji kontribusi humaniora digital terhadap pelestarian manuskrip Islam sebagai warisan intelektual bersama di seluruh wilayah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa jaringan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/c/asia-tenggara-tetangga-bank-central-east-southeast-thumb-fd610.webp" type="image/webp" length="64482" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/asia-tenggara-tetangga-bank-central-east-southeast-thumb-9448d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/asia-tenggara-tetangga-bank-central-east-southeast-thumb-fd610.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/asia-tenggara-tetangga-bank-central-east-southeast-thumb-84fab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5376-jaringansantri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16095-international-journal-pegon-islam-nusantara-civilization.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Integrative Thematic Model with HAJRAH Syntax on Childrens Peace Culture Value in Early Childhood Education in Makassar Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Integrative Thematic Model with HAJRAH Syntax on Childrens Peace Culture Value in Early Childhood Education in Makassar Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Integrative Thematic Model with HAJRAH Syntax on Childrens Peace Culture Value in Early Childhood Education in Makassar Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42982-sosial-emosional-anak-karakter-moral-e</link>
	<guid isPermaLink="false">a36ccf14e0e49c1ceac6ada635d5ed3c</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 05:09:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ impact steam ]]></category>
	<category><![CDATA[ gowa regency ]]></category>
	<category><![CDATA[ mohammad ali ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ali,gowa,impact,mohammad,regency,steam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pengembangan penelitian lebih lanjut dapat meneliti efek jangka panjang penerapan model HAJRAH terhadap perilaku sosial anak di lingkungan yang lebih beragam, dengan mengikuti pengukuran setelah satu tahun program. Selanjutnya, studi dapat mensintesis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Integrative Thematic Model with HAJRAH Syntax on Children's Peace Culture Value in Early Childhood Education in Makassar, Indonesia.: Pengembangan penelitian lebih lanjut dapat meneliti efek jangka panjang penerapan model HAJRAH terhadap perilaku sosial anak di lingkungan yang lebih beragam, dengan mengikuti pengukuran setelah satu tahun program. Selanjutnya, studi dapat mensintesis sintaks HAJRAH dengan pendekatan pembelajaran berbasis proyek dalam konteks pendidikan multikultural, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang mempengaruhi efektivitasnya. Akhirnya, evaluasi komparatif antara HAJRAH dan model pembelajaran tematik tradisional pada tingkat kebahagiaan dan kesejahteraan emosional anak dapat menyediakan dasar empiris bagi kebijakan pendidikan karakter di tingkat nasional.. Model pembelajaran tematik integratif dengan sintaks HAJRAH secara signifikan meningkatkan nilai budaya damai pada anak usia dini dibandingkan metode konvensional.Metode ini menumbuhkan kepedulian sosial, toleransi, dan kemampuan resolusi konflik melalui pengalaman langsung dan refleksi.Penerapan sintaks HAJRAH dapat memperkuat karakter damai pada anak, sehingga layak diprakarsai lebih luas di pendidikan usia dini Pendidikan usia dini merupakan fase kritis bagi pembentukan karakter dan nilai sosial, termasuk toleransi dan damai. Penelitian ini meneliti efektivitas model pembelajaran tematik integratif dengan sintaks HAJRAH (High Preparation, Action, Joining, Reaction, Assessment, High Reinforcement) dalam meningkatkan nilai budaya damai pada anak usia 5Ae6 tahun di Makassar. Melalui desain kuasiAceksperimen dengan kelompok kontrol nonAcsetara, 26 anak dibagi menjadi kelompok eksperimen (n=13) dan kelompok kontrol (n=13) selama empat minggu. Hasil uji tAcbertingkat independen... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/7/sosial-emosional-anak-karakter-moral-lksa-kondisi-thumb-84890.webp" title="JURIS - The Integrative Thematic Model with HAJRAH Syntax on Children&#039;s Peace Culture Value in Early Childhood Education in Makassar, Indonesia." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/sosial-emosional-anak-karakter-moral-lksa-kondisi-thumb-84890.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/sosial-emosional-anak-karakter-moral-lksa-kondisi-thumb-84890.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/sosial-emosional-anak-karakter-moral-lksa-kondisi-thumb-84890.webp 1x" title="JURIS - The Integrative Thematic Model with HAJRAH Syntax on Children&#039;s Peace Culture Value in Early Childhood Education in Makassar, Indonesia." alt="JURIS - The Integrative Thematic Model with HAJRAH Syntax on Children&#039;s Peace Culture Value in Early Childhood Education in Makassar, Indonesia." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/7/sosial-emosional-anak-karakter-moral-lksa-kondisi-thumb-7af5c.webp" title="JURIS - The Integrative Thematic Model with HAJRAH Syntax on Children&#039;s Peace Culture Value in Early Childhood Education in Makassar, Indonesia." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/sosial-emosional-anak-karakter-moral-lksa-kondisi-thumb-7af5c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/sosial-emosional-anak-karakter-moral-lksa-kondisi-thumb-7af5c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/sosial-emosional-anak-karakter-moral-lksa-kondisi-thumb-7af5c.webp 1x" title="JURIS - The Integrative Thematic Model with HAJRAH Syntax on Children&#039;s Peace Culture Value in Early Childhood Education in Makassar, Indonesia." alt="JURIS - The Integrative Thematic Model with HAJRAH Syntax on Children&#039;s Peace Culture Value in Early Childhood Education in Makassar, Indonesia." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/7/sosial-emosional-anak-karakter-moral-lksa-kondisi-thumb-49e54.webp" title="JURIS - The Integrative Thematic Model with HAJRAH Syntax on Children&#039;s Peace Culture Value in Early Childhood Education in Makassar, Indonesia." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/sosial-emosional-anak-karakter-moral-lksa-kondisi-thumb-49e54.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/sosial-emosional-anak-karakter-moral-lksa-kondisi-thumb-49e54.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/sosial-emosional-anak-karakter-moral-lksa-kondisi-thumb-49e54.webp 1x" title="JURIS - The Integrative Thematic Model with HAJRAH Syntax on Children&#039;s Peace Culture Value in Early Childhood Education in Makassar, Indonesia." alt="JURIS - The Integrative Thematic Model with HAJRAH Syntax on Children&#039;s Peace Culture Value in Early Childhood Education in Makassar, Indonesia." >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42982-sosial-emosional-anak-karakter-moral-e" title="JURIS - The Integrative Thematic Model with HAJRAH Syntax on Children&#039;s Peace Culture Value in Early Childhood Education in Makassar, Indonesia." target="_blank">The Integrative Thematic Model with HAJRAH Syntax on Children's Peace Culture Value in Early Childhood Education in Makassar, Indonesia.</a>: Pengembangan penelitian lebih lanjut dapat meneliti efek jangka panjang penerapan model HAJRAH terhadap perilaku sosial anak di lingkungan yang lebih beragam, dengan mengikuti pengukuran setelah satu tahun program. Selanjutnya, studi dapat mensintesis sintaks HAJRAH dengan pendekatan pembelajaran berbasis proyek dalam konteks pendidikan multikultural, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang mempengaruhi efektivitasnya. Akhirnya, evaluasi komparatif antara HAJRAH dan model pembelajaran tematik tradisional pada tingkat kebahagiaan dan kesejahteraan emosional anak dapat menyediakan dasar empiris bagi kebijakan pendidikan karakter di tingkat nasional..
<br>Model pembelajaran tematik integratif dengan sintaks HAJRAH secara signifikan meningkatkan nilai budaya damai pada anak usia dini dibandingkan metode konvensional.Metode ini menumbuhkan kepedulian sosial, toleransi, dan kemampuan resolusi konflik melalui pengalaman langsung dan refleksi.Penerapan sintaks HAJRAH dapat memperkuat karakter damai pada anak, sehingga layak diprakarsai lebih luas di pendidikan usia dini
<br>Pendidikan usia dini merupakan fase kritis bagi pembentukan karakter dan nilai sosial, termasuk toleransi dan damai. Penelitian ini meneliti efektivitas model pembelajaran tematik integratif dengan sintaks HAJRAH (High Preparation, Action, Joining, Reaction, Assessment, High Reinforcement) dalam meningkatkan nilai budaya damai pada anak usia 5Ae6 tahun di Makassar. Melalui desain kuasiAceksperimen dengan kelompok kontrol nonAcsetara, 26 anak dibagi menjadi kelompok eksperimen (n=13) dan kelompok kontrol (n=13) selama empat minggu. Hasil uji tAcbertingkat independen...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/7/sosial-emosional-anak-karakter-moral-lksa-kondisi-thumb-84890.webp" type="image/webp" length="131766" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/sosial-emosional-anak-karakter-moral-lksa-kondisi-thumb-84890.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/sosial-emosional-anak-karakter-moral-lksa-kondisi-thumb-7af5c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/sosial-emosional-anak-karakter-moral-lksa-kondisi-thumb-49e54.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-610-unj.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15998-jpud-jurnal-pendidikan-usia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Lansia Berdaya Bangsa Sejahtera Konsep Active Ageing terhadap Anak Muda Studi di Yogyakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Lansia Berdaya Bangsa Sejahtera Konsep Active Ageing terhadap Anak Muda Studi di Yogyakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Lansia Berdaya Bangsa Sejahtera Konsep Active Ageing terhadap Anak Muda Studi di Yogyakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42992-pemahaman-konsep-praktik-anak-penerapan-ket</link>
	<guid isPermaLink="false">4ae90300ad3eb7d994163bc18ab04cf3</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 05:01:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ proyek magot ]]></category>
	<category><![CDATA[ achmad hufad ]]></category>
	<category><![CDATA[ uyu wahyudin ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[achmad,hufad,magot,proyek,uyu,wahyudin]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Bagaimana persepsi dan praktik anak muda terhadap delapan faktor active ageing dapat berbeda di daerah dengan tingkat penuaan lebih tinggi dibandingkan Yogyakarta, dan apa faktor lokal yang mempengaruhi perbedaan tersebut? Seberapa efektif program pelatihan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Lansia Berdaya Bangsa Sejahtera : Konsep Active Ageing terhadap Anak Muda Studi di Yogyakarta: Bagaimana persepsi dan praktik anak muda terhadap delapan faktor active ageing dapat berbeda di daerah dengan tingkat penuaan lebih tinggi dibandingkan Yogyakarta, dan apa faktor lokal yang mempengaruhi perbedaan tersebut? Seberapa efektif program pelatihan teknologi yang diberikan anak muda kepada lansia dalam meningkatkan kualitas hidup lansia di komunitas tertentu, serta faktor apa yang memotivasi atau menghambat partisipasi lansia tersebut? Bagaimana dampak jangka panjang dari pemberdayaan generasi muda terhadap akses dan kualitas layanan kesehatan lansia di tingkat wilayah, dan apakah ada korelasi antara tingkat pendidikan generasi muda dan penerapan kebijakan active ageing di tingkat kebijakan publik?. Melalui dataAcdata yang telah didapat, faktorAcfaktor dari konsep active ageing sudah diterapkan dan dipahami dengan baik oleh anak muda.Hubungan positif antara konsep dan penerapan yang anak muda lakukan diharapkan menjadi satu tahap menjadi bangsa yang Sejahtera.Anak muda cenderung sudah mengetahui bagaimana mereka harus bertindak terhadap kesehatan, keuangan dan sosial mereka.Penerapan yang anak muda lakukan juga belum sepenuhnya maksimal, pada aspek kesehatan misalnya mereka mengetahui pengetahuan mengenai bahaya merokok, namun masih banyak diantara mereka yang menjadi perokok aktif maupun pasif Indonesia mengalami peningkatan pada struktur penduduk usia lanjut. Hal ini menyebabkan dampak positif dan negatif khususnya bagi keberlangsungan kehidupan bangsa. Lansia berdaya merupakan salah satu hal yang dapat meringankan kondisi bangsa untuk menjadi bangsa yang sejahtera. Konsep Active Ageing membawa bangsa Indonesia menjadi bangsa yang sejahtera. Konsep active ageing sendiri terdiri dari 8 faktor yang dibagi menjadi 2 bagian. Tentunya konsep ini akan berangkat sejak masa muda. Anak muda yang memahami konsep active ageing dapat menjadi lansia berdaya saat masa lanjut usia nanti. Hasil penelitian melalui metode... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/4/pemahaman-konsep-praktik-anak-penerapan-ketahanan-thumb-91952.webp" title="JURIS - Lansia Berdaya Bangsa Sejahtera : Konsep Active Ageing terhadap Anak Muda Studi di Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/pemahaman-konsep-praktik-anak-penerapan-ketahanan-thumb-91952.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/pemahaman-konsep-praktik-anak-penerapan-ketahanan-thumb-91952.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/pemahaman-konsep-praktik-anak-penerapan-ketahanan-thumb-91952.webp 1x" title="JURIS - Lansia Berdaya Bangsa Sejahtera : Konsep Active Ageing terhadap Anak Muda Studi di Yogyakarta" alt="JURIS - Lansia Berdaya Bangsa Sejahtera : Konsep Active Ageing terhadap Anak Muda Studi di Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/pemahaman-konsep-praktik-anak-penerapan-ketahanan-thumb-23aa1.webp" title="JURIS - Lansia Berdaya Bangsa Sejahtera : Konsep Active Ageing terhadap Anak Muda Studi di Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/pemahaman-konsep-praktik-anak-penerapan-ketahanan-thumb-23aa1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/pemahaman-konsep-praktik-anak-penerapan-ketahanan-thumb-23aa1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/pemahaman-konsep-praktik-anak-penerapan-ketahanan-thumb-23aa1.webp 1x" title="JURIS - Lansia Berdaya Bangsa Sejahtera : Konsep Active Ageing terhadap Anak Muda Studi di Yogyakarta" alt="JURIS - Lansia Berdaya Bangsa Sejahtera : Konsep Active Ageing terhadap Anak Muda Studi di Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/pemahaman-konsep-praktik-anak-penerapan-ketahanan-thumb-c60e3.webp" title="JURIS - Lansia Berdaya Bangsa Sejahtera : Konsep Active Ageing terhadap Anak Muda Studi di Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/pemahaman-konsep-praktik-anak-penerapan-ketahanan-thumb-c60e3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/pemahaman-konsep-praktik-anak-penerapan-ketahanan-thumb-c60e3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/pemahaman-konsep-praktik-anak-penerapan-ketahanan-thumb-c60e3.webp 1x" title="JURIS - Lansia Berdaya Bangsa Sejahtera : Konsep Active Ageing terhadap Anak Muda Studi di Yogyakarta" alt="JURIS - Lansia Berdaya Bangsa Sejahtera : Konsep Active Ageing terhadap Anak Muda Studi di Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42992-pemahaman-konsep-praktik-anak-penerapan-ket" title="JURIS - Lansia Berdaya Bangsa Sejahtera : Konsep Active Ageing terhadap Anak Muda Studi di Yogyakarta" target="_blank">Lansia Berdaya Bangsa Sejahtera : Konsep Active Ageing terhadap Anak Muda Studi di Yogyakarta</a>: Bagaimana persepsi dan praktik anak muda terhadap delapan faktor active ageing dapat berbeda di daerah dengan tingkat penuaan lebih tinggi dibandingkan Yogyakarta, dan apa faktor lokal yang mempengaruhi perbedaan tersebut? Seberapa efektif program pelatihan teknologi yang diberikan anak muda kepada lansia dalam meningkatkan kualitas hidup lansia di komunitas tertentu, serta faktor apa yang memotivasi atau menghambat partisipasi lansia tersebut? Bagaimana dampak jangka panjang dari pemberdayaan generasi muda terhadap akses dan kualitas layanan kesehatan lansia di tingkat wilayah, dan apakah ada korelasi antara tingkat pendidikan generasi muda dan penerapan kebijakan active ageing di tingkat kebijakan publik?.
<br>Melalui dataAcdata yang telah didapat, faktorAcfaktor dari konsep active ageing sudah diterapkan dan dipahami dengan baik oleh anak muda.Hubungan positif antara konsep dan penerapan yang anak muda lakukan diharapkan menjadi satu tahap menjadi bangsa yang Sejahtera.Anak muda cenderung sudah mengetahui bagaimana mereka harus bertindak terhadap kesehatan, keuangan dan sosial mereka.Penerapan yang anak muda lakukan juga belum sepenuhnya maksimal, pada aspek kesehatan misalnya mereka mengetahui pengetahuan mengenai bahaya merokok, namun masih banyak diantara mereka yang menjadi perokok aktif maupun pasif
<br>Indonesia mengalami peningkatan pada struktur penduduk usia lanjut. Hal ini menyebabkan dampak positif dan negatif khususnya bagi keberlangsungan kehidupan bangsa. Lansia berdaya merupakan salah satu hal yang dapat meringankan kondisi bangsa untuk menjadi bangsa yang sejahtera. Konsep Active Ageing membawa bangsa Indonesia menjadi bangsa yang sejahtera. Konsep active ageing sendiri terdiri dari 8 faktor yang dibagi menjadi 2 bagian. Tentunya konsep ini akan berangkat sejak masa muda. Anak muda yang memahami konsep active ageing dapat menjadi lansia berdaya saat masa lanjut usia nanti. Hasil penelitian melalui metode...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/4/pemahaman-konsep-praktik-anak-penerapan-ketahanan-thumb-23aa1.webp" type="image/webp" length="163524" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/pemahaman-konsep-praktik-anak-penerapan-ketahanan-thumb-91952.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/pemahaman-konsep-praktik-anak-penerapan-ketahanan-thumb-23aa1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/pemahaman-konsep-praktik-anak-penerapan-ketahanan-thumb-c60e3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-780-kemensos.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2937-sosio-konsepsia-jurnal-penelitian-pengembangan-kesejahteraan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kurikulum IPS SD dan SMP dalam Kerangka Menjawab Tantangan Era Industri 4 0 dan Society 5 0 Studi terhadap Kurikulum Merdeka Belajar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kurikulum IPS SD dan SMP dalam Kerangka Menjawab Tantangan Era Industri 4 0 dan Society 5 0 Studi terhadap Kurikulum Merdeka Belajar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kurikulum IPS SD dan SMP dalam Kerangka Menjawab Tantangan Era Industri 4 0 dan Society 5 0 Studi terhadap Kurikulum Merdeka Belajar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42985-program-struktur-kurikulum-implementasi</link>
	<guid isPermaLink="false">490b719ba22689a0da8d27da4208f1ec</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 04:58:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ chief editor ]]></category>
	<category><![CDATA[ menu utamaa ]]></category>
	<category><![CDATA[ abdul wahab ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,chief,editor,menu,utamaa,wahab]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas penggabungan mata pelajaran IPA ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kurikulum IPS SD dan SMP dalam Kerangka Menjawab Tantangan Era Industri 4.0 dan Society 5.0: Studi terhadap Kurikulum Merdeka Belajar: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas penggabungan mata pelajaran IPA dan IPS (IPAS) di SD dalam hal pengembangan kompetensi siswa, khususnya kompetensi afektif dan psikomotorik yang mungkin terabaikan. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi pembelajaran IPS yang paling efektif dalam menumbuhkan literasi digital siswa SMP, mengingat pentingnya kemampuan ini dalam menghadapi era Society 5.0. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami bagaimana guru IPS mengimplementasikan kurikulum merdeka belajar dalam konteks kelas mereka, termasuk tantangan dan solusi yang mereka hadapi dalam mempersiapkan siswa menghadapi tantangan era digital. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai implementasi kurikulum IPS dalam kurikulum merdeka belajar dan memberikan rekomendasi praktis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPS di sekolah dasar dan menengah, sehingga siswa tidak hanya memiliki pengetahuan yang luas, tetapi juga keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif yang dibutuhkan untuk sukses di era Society 5.0.. Kurikulum mata pelajaran IPS SD dan SMP dalam Kurikulum Merdeka Belajar mengalami beberapa perubahan baik pada mata pelajaran, struktur, dan pendekatan pembelajaran.Mata pelajaran IPS di SD bukan lagi menjadi mata pelajaran tersendiri akan tetapi digabung dengan mata pelajaran IPA sehingga berubah menjadi mata pelajaran IPAS yang mulai diberlakukan pada Fase B di kelas IV.Sedangkan di SMP, mata pelajaran IPS tidak mengalami perubahan.Dalam mata pelajaran IPS, struktur kurikulum terdiri dari pembelajaran intrakurikuler dan penguatan profil pelajar pancasila yang mencakup enam kompetensi yang harus dicapai oleh siswa yaitu 1) beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, 2) mandiri, 3) bergotong-royong, 4) berkebinekaan global, 5) bernalar kritis, dan 6) kreatif.Kompetensi-kompetensi ini sangat relevan dengan kebutuhan dalam menghadapi tantangan era Ri 4.Dengan demikian, kurikukulum IPS dalam kurikulum Merdeka belajar telah menyiapkan kompetensi-kompetensi siswa untuk menghadapi tantangan-tantangan di era RI 4 Hadirnya kurikulum merdeka belajar (KMB) merupakan suatu jawaban atas persoalan yang terjadi dalam pendidikan di Indonesia. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu cepat menuntut berbagai macam kompetensi dan juga karakter untuk menghadapi situasi yang terus berubah dan personal kehidupan yang semakin kompleks. Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan salah satu bagian dari kurikulum pendidikan nasional yang ditetapkan dalam bentuk mata pelajaran di sekolah formal. IPS memiliki kerangka kurikulum yang seharusnya bisa menjawab berbagai tantangan kehidupan masyarakat sehingga kurikulum IPS di sekolah harus diterapkan secara fleksibel sesuai dengan kebutuhan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/d/program-struktur-kurikulum-implementasi-mata-pelaj-thumb-4bc08.webp" title="JURIS - Kurikulum IPS SD dan SMP dalam Kerangka Menjawab Tantangan Era Industri 4.0 dan Society 5.0:  Studi terhadap Kurikulum Merdeka Belajar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/program-struktur-kurikulum-implementasi-mata-pelaj-thumb-4bc08.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/program-struktur-kurikulum-implementasi-mata-pelaj-thumb-4bc08.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/program-struktur-kurikulum-implementasi-mata-pelaj-thumb-4bc08.webp 1x" title="JURIS - Kurikulum IPS SD dan SMP dalam Kerangka Menjawab Tantangan Era Industri 4.0 dan Society 5.0:  Studi terhadap Kurikulum Merdeka Belajar" alt="JURIS - Kurikulum IPS SD dan SMP dalam Kerangka Menjawab Tantangan Era Industri 4.0 dan Society 5.0:  Studi terhadap Kurikulum Merdeka Belajar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/d/program-struktur-kurikulum-implementasi-mata-pelaj-thumb-bc018.webp" title="JURIS - Kurikulum IPS SD dan SMP dalam Kerangka Menjawab Tantangan Era Industri 4.0 dan Society 5.0:  Studi terhadap Kurikulum Merdeka Belajar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/program-struktur-kurikulum-implementasi-mata-pelaj-thumb-bc018.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/program-struktur-kurikulum-implementasi-mata-pelaj-thumb-bc018.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/program-struktur-kurikulum-implementasi-mata-pelaj-thumb-bc018.webp 1x" title="JURIS - Kurikulum IPS SD dan SMP dalam Kerangka Menjawab Tantangan Era Industri 4.0 dan Society 5.0:  Studi terhadap Kurikulum Merdeka Belajar" alt="JURIS - Kurikulum IPS SD dan SMP dalam Kerangka Menjawab Tantangan Era Industri 4.0 dan Society 5.0:  Studi terhadap Kurikulum Merdeka Belajar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/d/program-struktur-kurikulum-implementasi-mata-pelaj-thumb-a50b6.webp" title="JURIS - Kurikulum IPS SD dan SMP dalam Kerangka Menjawab Tantangan Era Industri 4.0 dan Society 5.0:  Studi terhadap Kurikulum Merdeka Belajar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/program-struktur-kurikulum-implementasi-mata-pelaj-thumb-a50b6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/program-struktur-kurikulum-implementasi-mata-pelaj-thumb-a50b6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/program-struktur-kurikulum-implementasi-mata-pelaj-thumb-a50b6.webp 1x" title="JURIS - Kurikulum IPS SD dan SMP dalam Kerangka Menjawab Tantangan Era Industri 4.0 dan Society 5.0:  Studi terhadap Kurikulum Merdeka Belajar" alt="JURIS - Kurikulum IPS SD dan SMP dalam Kerangka Menjawab Tantangan Era Industri 4.0 dan Society 5.0:  Studi terhadap Kurikulum Merdeka Belajar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42985-program-struktur-kurikulum-implementasi" title="JURIS - Kurikulum IPS SD dan SMP dalam Kerangka Menjawab Tantangan Era Industri 4.0 dan Society 5.0:  Studi terhadap Kurikulum Merdeka Belajar" target="_blank">Kurikulum IPS SD dan SMP dalam Kerangka Menjawab Tantangan Era Industri 4.0 dan Society 5.0:  Studi terhadap Kurikulum Merdeka Belajar</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas penggabungan mata pelajaran IPA dan IPS (IPAS) di SD dalam hal pengembangan kompetensi siswa, khususnya kompetensi afektif dan psikomotorik yang mungkin terabaikan. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi pembelajaran IPS yang paling efektif dalam menumbuhkan literasi digital siswa SMP, mengingat pentingnya kemampuan ini dalam menghadapi era Society 5.0. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami bagaimana guru IPS mengimplementasikan kurikulum merdeka belajar dalam konteks kelas mereka, termasuk tantangan dan solusi yang mereka hadapi dalam mempersiapkan siswa menghadapi tantangan era digital. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai implementasi kurikulum IPS dalam kurikulum merdeka belajar dan memberikan rekomendasi praktis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPS di sekolah dasar dan menengah, sehingga siswa tidak hanya memiliki pengetahuan yang luas, tetapi juga keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif yang dibutuhkan untuk sukses di era Society 5.0..
<br>Kurikulum mata pelajaran IPS SD dan SMP dalam Kurikulum Merdeka Belajar mengalami beberapa perubahan baik pada mata pelajaran, struktur, dan pendekatan pembelajaran.Mata pelajaran IPS di SD bukan lagi menjadi mata pelajaran tersendiri akan tetapi digabung dengan mata pelajaran IPA sehingga berubah menjadi mata pelajaran IPAS yang mulai diberlakukan pada Fase B di kelas IV.Sedangkan di SMP, mata pelajaran IPS tidak mengalami perubahan.Dalam mata pelajaran IPS, struktur kurikulum terdiri dari pembelajaran intrakurikuler dan penguatan profil pelajar pancasila yang mencakup enam kompetensi yang harus dicapai oleh siswa yaitu 1) beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, 2) mandiri, 3) bergotong-royong, 4) berkebinekaan global, 5) bernalar kritis, dan 6) kreatif.Kompetensi-kompetensi ini sangat relevan dengan kebutuhan dalam menghadapi tantangan era Ri 4.Dengan demikian, kurikukulum IPS dalam kurikulum Merdeka belajar telah menyiapkan kompetensi-kompetensi siswa untuk menghadapi tantangan-tantangan di era RI 4
<br>Hadirnya kurikulum merdeka belajar (KMB) merupakan suatu jawaban atas persoalan yang terjadi dalam pendidikan di Indonesia. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu cepat menuntut berbagai macam kompetensi dan juga karakter untuk menghadapi situasi yang terus berubah dan personal kehidupan yang semakin kompleks. Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan salah satu bagian dari kurikulum pendidikan nasional yang ditetapkan dalam bentuk mata pelajaran di sekolah formal. IPS memiliki kerangka kurikulum yang seharusnya bisa menjawab berbagai tantangan kehidupan masyarakat sehingga kurikulum IPS di sekolah harus diterapkan secara fleksibel sesuai dengan kebutuhan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/d/program-struktur-kurikulum-implementasi-mata-pelaj-thumb-4bc08.webp" type="image/webp" length="89210" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/program-struktur-kurikulum-implementasi-mata-pelaj-thumb-4bc08.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/program-struktur-kurikulum-implementasi-mata-pelaj-thumb-bc018.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/program-struktur-kurikulum-implementasi-mata-pelaj-thumb-a50b6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3119-hamjahdiha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12651-reform-jurnal-pendidikan-sosial-budaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pendampingan BUMDes Babo dalam Menyusun Laporan Keuangan Auditable dan Kepatuhan Perpajakan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pendampingan BUMDes Babo dalam Menyusun Laporan Keuangan Auditable dan Kepatuhan Perpajakan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pendampingan BUMDes Babo dalam Menyusun Laporan Keuangan Auditable dan Kepatuhan Perpajakan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42980-bumdes-laporan-keuangan-audit-bandung-bondo</link>
	<guid isPermaLink="false">50113dcdf9b46e271afad7564793df85</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 04:53:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lukman hakim ]]></category>
	<category><![CDATA[ abdul rahman ]]></category>
	<category><![CDATA[ dina amalia ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,amalia,dina,hakim,lukman,rahman]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil pendampingan, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada (1) menilai dampak jangka panjang penerapan model pelaporan keuangan berbasis Excel terhadap kinerja keuangan BUMDes di daerah berbeda, (2) mengkaji efektivitas pelatihan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pendampingan BUMDes Babo dalam Menyusun Laporan Keuangan Auditable dan Kepatuhan Perpajakan: Berdasarkan hasil pendampingan, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada (1) menilai dampak jangka panjang penerapan model pelaporan keuangan berbasis Excel terhadap kinerja keuangan BUMDes di daerah berbeda, (2) mengkaji efektivitas pelatihan blended learning (onlineAcoffline) dalam meningkatkan literasi akuntansi pengelola BUMDes, dan (3) menganalisis hubungan antara kepatuhan perpajakan BUMDes dan aksesnya ke pembiayaan dari lembaga keuangan nonbank. Penelitian ini dapat memberikan panduan praktis bagi penguatan kapasitas BUMDes di seluruh Indonesia.. Program pendampingan ini berhasil meningkatkan kapasitas pengurus BUMDes Babo dalam menyusun laporan keuangan sesuai Standar Akuntansi Keuangan dan melaporkan kewajiban perpajakan tepat waktu.Hasilnya, BUMDes kini memiliki sistem pencatatan keuangan yang terstruktur, transparan, dan dapat diaudit, yang meningkatkan kepercayaan masyarakat serta memudahkan akses pembiayaan eksternal.Keberhasilan program ini dapat direplikasi di BUMDes lain, menjadikannya model terbaik untuk tata kelola keuangan yang profesional BUMDes perlu terus didorong menjadi lebih profesional. Salah satu bentuk pengelolaan BUMDes yang baik adalah kemampuan untuk menyusun laporan keuangan dan memiliki kepatuhan terhadap ketentuan perpajakan. Selama ini, BUMDes Bandung Bondowoso (Babo) menghadapi tantangan dalam penyusunan laporan keuangan yang sesuai standar akuntansi serta pemenuhan kewajiban perpajakan akibat keterbatasan keterampilan pengelola. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelola BUMDes melalui pelatihan dan pendampingan komprehensif. Metode yang digunakan meliputi pelatihan dasar akuntansi dan perpajakan, pendampingan implementasi pencatatan transaksi menggunakan jurnal khusus dan aplikasi akuntansi sederhana, serta evaluasi lapangan. Hasil program menunjukkan bahwa BUMDes Babo berhasil menyusun... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/9/bumdes-laporan-keuangan-audit-bandung-bondowoso-st-thumb-845d8.webp" title="JURIS - Pendampingan BUMDes Babo dalam Menyusun Laporan Keuangan Auditable dan Kepatuhan Perpajakan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/9/bumdes-laporan-keuangan-audit-bandung-bondowoso-st-thumb-845d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/9/bumdes-laporan-keuangan-audit-bandung-bondowoso-st-thumb-845d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/9/bumdes-laporan-keuangan-audit-bandung-bondowoso-st-thumb-845d8.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan BUMDes Babo dalam Menyusun Laporan Keuangan Auditable dan Kepatuhan Perpajakan" alt="JURIS - Pendampingan BUMDes Babo dalam Menyusun Laporan Keuangan Auditable dan Kepatuhan Perpajakan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/9/bumdes-laporan-keuangan-audit-bandung-bondowoso-st-thumb-1edeb.webp" title="JURIS - Pendampingan BUMDes Babo dalam Menyusun Laporan Keuangan Auditable dan Kepatuhan Perpajakan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/9/bumdes-laporan-keuangan-audit-bandung-bondowoso-st-thumb-1edeb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/9/bumdes-laporan-keuangan-audit-bandung-bondowoso-st-thumb-1edeb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/9/bumdes-laporan-keuangan-audit-bandung-bondowoso-st-thumb-1edeb.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan BUMDes Babo dalam Menyusun Laporan Keuangan Auditable dan Kepatuhan Perpajakan" alt="JURIS - Pendampingan BUMDes Babo dalam Menyusun Laporan Keuangan Auditable dan Kepatuhan Perpajakan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/9/bumdes-laporan-keuangan-audit-bandung-bondowoso-st-thumb-418d8.webp" title="JURIS - Pendampingan BUMDes Babo dalam Menyusun Laporan Keuangan Auditable dan Kepatuhan Perpajakan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/9/bumdes-laporan-keuangan-audit-bandung-bondowoso-st-thumb-418d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/9/bumdes-laporan-keuangan-audit-bandung-bondowoso-st-thumb-418d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/9/bumdes-laporan-keuangan-audit-bandung-bondowoso-st-thumb-418d8.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan BUMDes Babo dalam Menyusun Laporan Keuangan Auditable dan Kepatuhan Perpajakan" alt="JURIS - Pendampingan BUMDes Babo dalam Menyusun Laporan Keuangan Auditable dan Kepatuhan Perpajakan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42980-bumdes-laporan-keuangan-audit-bandung-bondo" title="JURIS - Pendampingan BUMDes Babo dalam Menyusun Laporan Keuangan Auditable dan Kepatuhan Perpajakan" target="_blank">Pendampingan BUMDes Babo dalam Menyusun Laporan Keuangan Auditable dan Kepatuhan Perpajakan</a>: Berdasarkan hasil pendampingan, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada (1) menilai dampak jangka panjang penerapan model pelaporan keuangan berbasis Excel terhadap kinerja keuangan BUMDes di daerah berbeda, (2) mengkaji efektivitas pelatihan blended learning (onlineAcoffline) dalam meningkatkan literasi akuntansi pengelola BUMDes, dan (3) menganalisis hubungan antara kepatuhan perpajakan BUMDes dan aksesnya ke pembiayaan dari lembaga keuangan nonbank. Penelitian ini dapat memberikan panduan praktis bagi penguatan kapasitas BUMDes di seluruh Indonesia..
<br>Program pendampingan ini berhasil meningkatkan kapasitas pengurus BUMDes Babo dalam menyusun laporan keuangan sesuai Standar Akuntansi Keuangan dan melaporkan kewajiban perpajakan tepat waktu.Hasilnya, BUMDes kini memiliki sistem pencatatan keuangan yang terstruktur, transparan, dan dapat diaudit, yang meningkatkan kepercayaan masyarakat serta memudahkan akses pembiayaan eksternal.Keberhasilan program ini dapat direplikasi di BUMDes lain, menjadikannya model terbaik untuk tata kelola keuangan yang profesional
<br>BUMDes perlu terus didorong menjadi lebih profesional. Salah satu bentuk pengelolaan BUMDes yang baik adalah kemampuan untuk menyusun laporan keuangan dan memiliki kepatuhan terhadap ketentuan perpajakan. Selama ini, BUMDes Bandung Bondowoso (Babo) menghadapi tantangan dalam penyusunan laporan keuangan yang sesuai standar akuntansi serta pemenuhan kewajiban perpajakan akibat keterbatasan keterampilan pengelola. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelola BUMDes melalui pelatihan dan pendampingan komprehensif. Metode yang digunakan meliputi pelatihan dasar akuntansi dan perpajakan, pendampingan implementasi pencatatan transaksi menggunakan jurnal khusus dan aplikasi akuntansi sederhana, serta evaluasi lapangan. Hasil program menunjukkan bahwa BUMDes Babo berhasil menyusun...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/9/bumdes-laporan-keuangan-audit-bandung-bondowoso-st-thumb-418d8.webp" type="image/webp" length="130678" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/9/bumdes-laporan-keuangan-audit-bandung-bondowoso-st-thumb-845d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/9/bumdes-laporan-keuangan-audit-bandung-bondowoso-st-thumb-1edeb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/9/bumdes-laporan-keuangan-audit-bandung-bondowoso-st-thumb-418d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-615-pkn-stan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18036-kuat-keuangan-akuntansi-terapan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Keberlanjutan Program Sociopreneur pada Kegiatan Bank Sampah Proyek Magot dan Serbat Jahe untuk Menangani Masalah Sosial ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Keberlanjutan Program Sociopreneur pada Kegiatan Bank Sampah Proyek Magot dan Serbat Jahe untuk Menangani Masalah Sosial ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Keberlanjutan Program Sociopreneur pada Kegiatan Bank Sampah Proyek Magot dan Serbat Jahe untuk Menangani Masalah Sosial ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42995-kegiatan-sosial-keuntungan-sociopre</link>
	<guid isPermaLink="false">91632015482211debb409f3f5c47a5bb</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 04:49:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ proyek magot ]]></category>
	<category><![CDATA[ achmad hufad ]]></category>
	<category><![CDATA[ uyu wahyudin ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[achmad,hufad,magot,proyek,uyu,wahyudin]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan bahwa kegiatan sociopreneur dapat bertahan dan berkelanjutan jika aktivitas bisnisnya dapat berjalan dengan baik maka penelitian ini memberikan saran kepada orang-orang yang akan menjalankan kegiatan sociopreneur untuk lebih fokus memperhatikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Keberlanjutan Program Sociopreneur pada Kegiatan Bank Sampah, Proyek Magot, dan Serbat Jahe untuk Menangani Masalah Sosial: Berdasarkan temuan bahwa kegiatan sociopreneur dapat bertahan dan berkelanjutan jika aktivitas bisnisnya dapat berjalan dengan baik maka penelitian ini memberikan saran kepada orang-orang yang akan menjalankan kegiatan sociopreneur untuk lebih fokus memperhatikan aspek kesehatan bisnisnya. Kegiatan sociopreneur tidak harus menjalankan aktivitas sosial dan bisnis berjalan secara seimbang dan bareng sebagaimana konsep selama ini, namun dapat lebih fokus ke aktivitas bisnis. Hal ini dikarenakan aspek bisnis menjaga keberlanjutan kegiatan sosialnya. Jika kegiatannya sociopreneur yang dijalankan tidak mampu menjaga kesehatan aspek bisnisnya, maka lebih baik kegiatannya dirubah menjadi kegiatan sosial yang keberlanjutan programnya tergantung dari donasi.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kegiatan sociopreneur dapat bertahan dan berkelanjutan jika aktivitas bisnisnya dapat berjalan dengan baik.Kegiatan sociopreneur berkelanjutan jika mampu memberikan manfaat ekonomi bagi pengelolanya.Kegiatan yang mampu memberikan manfaat ekonomi (profit) ini akan menjamin bahwa program dapat berkelanjutan.Jika aktivitas bisnis dari kegiatan sociopreneur berjalan maka aktivitas sosialnya juga berjalan.Namun tidak demikian dengan aktivitas sosial, jika aktivitas sosial jalan, namun aktivitas bisnisnya tidak jalan maka kegiatan tersebut lama kelamaan akan mati.Temuan penelitian ini berbeda dengan keyakinan selama ini yang menganggap bahwa kegiatan sociopreneur mensyaratkan aktivitas sosial dan bisnis harus dijalankan secara seimbang dan bareng Sociopreneur merupakan kegiatan inovasi dengan motif menyelesaikan masalah sosial, sekaligus mengembangkan aspek bisnisnya. Banyak orang percaya bahwa kegiatan sociopreneur merupakan solusi untuk mengatasi persoalan sosial dewasa ini. Munculnya banyak startup sociopreneur menandakan adanya optimisme masyarakat terhadap sosiopreneur. Namun jika melihat perkembangan sociopreneur dewasa ini muncul kekhawatiran karena banyak aktivitas sociopreneur yang mati suri, meskipun ada juga yang berkembang. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/9/kegiatan-sosial-keuntungan-sociopreneur-bank-sampa-thumb-e12c8.webp" title="JURIS - Keberlanjutan Program Sociopreneur pada Kegiatan Bank Sampah, Proyek Magot, dan Serbat Jahe untuk Menangani Masalah Sosial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/kegiatan-sosial-keuntungan-sociopreneur-bank-sampa-thumb-e12c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/kegiatan-sosial-keuntungan-sociopreneur-bank-sampa-thumb-e12c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/kegiatan-sosial-keuntungan-sociopreneur-bank-sampa-thumb-e12c8.webp 1x" title="JURIS - Keberlanjutan Program Sociopreneur pada Kegiatan Bank Sampah, Proyek Magot, dan Serbat Jahe untuk Menangani Masalah Sosial" alt="JURIS - Keberlanjutan Program Sociopreneur pada Kegiatan Bank Sampah, Proyek Magot, dan Serbat Jahe untuk Menangani Masalah Sosial" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/kegiatan-sosial-keuntungan-sociopreneur-bank-sampa-thumb-347ed.webp" title="JURIS - Keberlanjutan Program Sociopreneur pada Kegiatan Bank Sampah, Proyek Magot, dan Serbat Jahe untuk Menangani Masalah Sosial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/kegiatan-sosial-keuntungan-sociopreneur-bank-sampa-thumb-347ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/kegiatan-sosial-keuntungan-sociopreneur-bank-sampa-thumb-347ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/kegiatan-sosial-keuntungan-sociopreneur-bank-sampa-thumb-347ed.webp 1x" title="JURIS - Keberlanjutan Program Sociopreneur pada Kegiatan Bank Sampah, Proyek Magot, dan Serbat Jahe untuk Menangani Masalah Sosial" alt="JURIS - Keberlanjutan Program Sociopreneur pada Kegiatan Bank Sampah, Proyek Magot, dan Serbat Jahe untuk Menangani Masalah Sosial" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/kegiatan-sosial-keuntungan-sociopreneur-bank-sampa-thumb-2a05e.webp" title="JURIS - Keberlanjutan Program Sociopreneur pada Kegiatan Bank Sampah, Proyek Magot, dan Serbat Jahe untuk Menangani Masalah Sosial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/kegiatan-sosial-keuntungan-sociopreneur-bank-sampa-thumb-2a05e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/kegiatan-sosial-keuntungan-sociopreneur-bank-sampa-thumb-2a05e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/kegiatan-sosial-keuntungan-sociopreneur-bank-sampa-thumb-2a05e.webp 1x" title="JURIS - Keberlanjutan Program Sociopreneur pada Kegiatan Bank Sampah, Proyek Magot, dan Serbat Jahe untuk Menangani Masalah Sosial" alt="JURIS - Keberlanjutan Program Sociopreneur pada Kegiatan Bank Sampah, Proyek Magot, dan Serbat Jahe untuk Menangani Masalah Sosial" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42995-kegiatan-sosial-keuntungan-sociopre" title="JURIS - Keberlanjutan Program Sociopreneur pada Kegiatan Bank Sampah, Proyek Magot, dan Serbat Jahe untuk Menangani Masalah Sosial" target="_blank">Keberlanjutan Program Sociopreneur pada Kegiatan Bank Sampah, Proyek Magot, dan Serbat Jahe untuk Menangani Masalah Sosial</a>: Berdasarkan temuan bahwa kegiatan sociopreneur dapat bertahan dan berkelanjutan jika aktivitas bisnisnya dapat berjalan dengan baik maka penelitian ini memberikan saran kepada orang-orang yang akan menjalankan kegiatan sociopreneur untuk lebih fokus memperhatikan aspek kesehatan bisnisnya. Kegiatan sociopreneur tidak harus menjalankan aktivitas sosial dan bisnis berjalan secara seimbang dan bareng sebagaimana konsep selama ini, namun dapat lebih fokus ke aktivitas bisnis. Hal ini dikarenakan aspek bisnis menjaga keberlanjutan kegiatan sosialnya. Jika kegiatannya sociopreneur yang dijalankan tidak mampu menjaga kesehatan aspek bisnisnya, maka lebih baik kegiatannya dirubah menjadi kegiatan sosial yang keberlanjutan programnya tergantung dari donasi..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa kegiatan sociopreneur dapat bertahan dan berkelanjutan jika aktivitas bisnisnya dapat berjalan dengan baik.Kegiatan sociopreneur berkelanjutan jika mampu memberikan manfaat ekonomi bagi pengelolanya.Kegiatan yang mampu memberikan manfaat ekonomi (profit) ini akan menjamin bahwa program dapat berkelanjutan.Jika aktivitas bisnis dari kegiatan sociopreneur berjalan maka aktivitas sosialnya juga berjalan.Namun tidak demikian dengan aktivitas sosial, jika aktivitas sosial jalan, namun aktivitas bisnisnya tidak jalan maka kegiatan tersebut lama kelamaan akan mati.Temuan penelitian ini berbeda dengan keyakinan selama ini yang menganggap bahwa kegiatan sociopreneur mensyaratkan aktivitas sosial dan bisnis harus dijalankan secara seimbang dan bareng
<br>Sociopreneur merupakan kegiatan inovasi dengan motif menyelesaikan masalah sosial, sekaligus mengembangkan aspek bisnisnya. Banyak orang percaya bahwa kegiatan sociopreneur merupakan solusi untuk mengatasi persoalan sosial dewasa ini. Munculnya banyak startup sociopreneur menandakan adanya optimisme masyarakat terhadap sosiopreneur. Namun jika melihat perkembangan sociopreneur dewasa ini muncul kekhawatiran karena banyak aktivitas sociopreneur yang mati suri, meskipun ada juga yang berkembang.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/9/kegiatan-sosial-keuntungan-sociopreneur-bank-sampa-thumb-2a05e.webp" type="image/webp" length="108232" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/kegiatan-sosial-keuntungan-sociopreneur-bank-sampa-thumb-e12c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/kegiatan-sosial-keuntungan-sociopreneur-bank-sampa-thumb-347ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/kegiatan-sosial-keuntungan-sociopreneur-bank-sampa-thumb-2a05e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-780-kemensos.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2937-sosio-konsepsia-jurnal-penelitian-pengembangan-kesejahteraan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemangku Kepentingan Mengatasi Permasalahan Anak Berhadapan Dengan Hukum Melalui Diversi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemangku Kepentingan Mengatasi Permasalahan Anak Berhadapan Dengan Hukum Melalui Diversi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemangku Kepentingan Mengatasi Permasalahan Anak Berhadapan Dengan Hukum Melalui Diversi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42993-perkara-anak-undang-perlindungan</link>
	<guid isPermaLink="false">36e2c8c7819e588990b0004d92dc497c</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 04:43:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ proyek magot ]]></category>
	<category><![CDATA[ achmad hufad ]]></category>
	<category><![CDATA[ uyu wahyudin ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[achmad,hufad,magot,proyek,uyu,wahyudin]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas diversi, perlu ada pelatihan khusus bagi aparat penegak hukum agar mereka memahami semangat diversi dan tidak hanya sekedar menyelesaikan tugas. Selain itu, penting untuk meningkatkan koordinasi antara berbagai pihak yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemangku Kepentingan Mengatasi Permasalahan Anak Berhadapan Dengan Hukum Melalui Diversi: Untuk meningkatkan efektivitas diversi, perlu ada pelatihan khusus bagi aparat penegak hukum agar mereka memahami semangat diversi dan tidak hanya sekedar menyelesaikan tugas. Selain itu, penting untuk meningkatkan koordinasi antara berbagai pihak yang terlibat dalam proses diversi, termasuk masyarakat, agar diversi dapat berjalan dengan baik. Sinkronisasi peraturan perundang-undangan juga diperlukan untuk memastikan perlindungan anak yang optimal. Pendidikan dan pelatihan terkait peran pekerja sosial dalam penanganan anak yang berkonflik hukum perlu ditingkatkan, dan apresiasi terhadap pekerja sosial khusus yang menangani anak berkonflik hukum perlu ditingkatkan.. Peran pemangku kepentingan sangat penting karena diversi menjadi prioritas, namun jangan lupakan upaya pencegahan kejahatan.Diversi bertujuan untuk mencegah anak yang berperilaku kriminal mengulangi kesalahannya, sehingga diperlukan pendekatan humanis melalui diversi.Pemulihan korban dengan berbagai upaya yang dilakukan anak pelaku sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kesalahannya.Hal ini akan mendorong keberhasilan pengalihan, sehingga perlu dioptimalkan.Penerapan diversi sebagai konsep Restorative Justice melibatkan lebih banyak orang dalam proses diversi untuk mencapai keadilan bagi semua pihak Permasalahan anak yang berhadapan dengan hukum melalui diversi tidak bisa dilaksanakan oleh salah satu pihak saja, sehingga harus melibatkan berbagai pihak yang terkait. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisa para pemangku kepentingan yang terlibat dalam diversi untuk menyelesaikan permasalahan anak yang berhadapan dengan hukum. Beberapa instansi yang terlibat dalam penyelesaian permasalahan anak yang berhadapan dengan hukum antara lain Kementerian Sisial, Kementerian Hukum dan HAM, Kepolisian, Kejaksaan dan Kehakiman.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/8/perkara-anak-undang-undang-perlindungan-pelaku-pem-thumb-db528.webp" title="JURIS - Pemangku Kepentingan Mengatasi Permasalahan Anak Berhadapan Dengan Hukum Melalui Diversi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/perkara-anak-undang-undang-perlindungan-pelaku-pem-thumb-db528.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/perkara-anak-undang-undang-perlindungan-pelaku-pem-thumb-db528.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/perkara-anak-undang-undang-perlindungan-pelaku-pem-thumb-db528.webp 1x" title="JURIS - Pemangku Kepentingan Mengatasi Permasalahan Anak Berhadapan Dengan Hukum Melalui Diversi" alt="JURIS - Pemangku Kepentingan Mengatasi Permasalahan Anak Berhadapan Dengan Hukum Melalui Diversi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/8/perkara-anak-undang-undang-perlindungan-pelaku-pem-thumb-85a50.webp" title="JURIS - Pemangku Kepentingan Mengatasi Permasalahan Anak Berhadapan Dengan Hukum Melalui Diversi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/perkara-anak-undang-undang-perlindungan-pelaku-pem-thumb-85a50.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/perkara-anak-undang-undang-perlindungan-pelaku-pem-thumb-85a50.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/perkara-anak-undang-undang-perlindungan-pelaku-pem-thumb-85a50.webp 1x" title="JURIS - Pemangku Kepentingan Mengatasi Permasalahan Anak Berhadapan Dengan Hukum Melalui Diversi" alt="JURIS - Pemangku Kepentingan Mengatasi Permasalahan Anak Berhadapan Dengan Hukum Melalui Diversi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/8/perkara-anak-undang-undang-perlindungan-pelaku-pem-thumb-9df5c.webp" title="JURIS - Pemangku Kepentingan Mengatasi Permasalahan Anak Berhadapan Dengan Hukum Melalui Diversi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/perkara-anak-undang-undang-perlindungan-pelaku-pem-thumb-9df5c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/perkara-anak-undang-undang-perlindungan-pelaku-pem-thumb-9df5c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/perkara-anak-undang-undang-perlindungan-pelaku-pem-thumb-9df5c.webp 1x" title="JURIS - Pemangku Kepentingan Mengatasi Permasalahan Anak Berhadapan Dengan Hukum Melalui Diversi" alt="JURIS - Pemangku Kepentingan Mengatasi Permasalahan Anak Berhadapan Dengan Hukum Melalui Diversi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42993-perkara-anak-undang-perlindungan" title="JURIS - Pemangku Kepentingan Mengatasi Permasalahan Anak Berhadapan Dengan Hukum Melalui Diversi" target="_blank">Pemangku Kepentingan Mengatasi Permasalahan Anak Berhadapan Dengan Hukum Melalui Diversi</a>: Untuk meningkatkan efektivitas diversi, perlu ada pelatihan khusus bagi aparat penegak hukum agar mereka memahami semangat diversi dan tidak hanya sekedar menyelesaikan tugas. Selain itu, penting untuk meningkatkan koordinasi antara berbagai pihak yang terlibat dalam proses diversi, termasuk masyarakat, agar diversi dapat berjalan dengan baik. Sinkronisasi peraturan perundang-undangan juga diperlukan untuk memastikan perlindungan anak yang optimal. Pendidikan dan pelatihan terkait peran pekerja sosial dalam penanganan anak yang berkonflik hukum perlu ditingkatkan, dan apresiasi terhadap pekerja sosial khusus yang menangani anak berkonflik hukum perlu ditingkatkan..
<br>Peran pemangku kepentingan sangat penting karena diversi menjadi prioritas, namun jangan lupakan upaya pencegahan kejahatan.Diversi bertujuan untuk mencegah anak yang berperilaku kriminal mengulangi kesalahannya, sehingga diperlukan pendekatan humanis melalui diversi.Pemulihan korban dengan berbagai upaya yang dilakukan anak pelaku sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kesalahannya.Hal ini akan mendorong keberhasilan pengalihan, sehingga perlu dioptimalkan.Penerapan diversi sebagai konsep Restorative Justice melibatkan lebih banyak orang dalam proses diversi untuk mencapai keadilan bagi semua pihak
<br>Permasalahan anak yang berhadapan dengan hukum melalui diversi tidak bisa dilaksanakan oleh salah satu pihak saja, sehingga harus melibatkan berbagai pihak yang terkait. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisa para pemangku kepentingan yang terlibat dalam diversi untuk menyelesaikan permasalahan anak yang berhadapan dengan hukum. Beberapa instansi yang terlibat dalam penyelesaian permasalahan anak yang berhadapan dengan hukum antara lain Kementerian Sisial, Kementerian Hukum dan HAM, Kepolisian, Kejaksaan dan Kehakiman....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/8/perkara-anak-undang-undang-perlindungan-pelaku-pem-thumb-85a50.webp" type="image/webp" length="132364" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/perkara-anak-undang-undang-perlindungan-pelaku-pem-thumb-db528.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/perkara-anak-undang-undang-perlindungan-pelaku-pem-thumb-85a50.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/perkara-anak-undang-undang-perlindungan-pelaku-pem-thumb-9df5c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-780-kemensos.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2937-sosio-konsepsia-jurnal-penelitian-pengembangan-kesejahteraan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kapabilitas dan Relasi Antar Aktor Pemerintah Dalam Penanganan Stunting Studi di Kabupaten Gunungkidul ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kapabilitas dan Relasi Antar Aktor Pemerintah Dalam Penanganan Stunting Studi di Kabupaten Gunungkidul ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kapabilitas dan Relasi Antar Aktor Pemerintah Dalam Penanganan Stunting Studi di Kabupaten Gunungkidul ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42989-faktor-sumber-daya-kapabilitas-relasi-aktor-stunti</link>
	<guid isPermaLink="false">81d6c1259154a2cf881a7525a4799e69</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 04:20:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ proyek magot ]]></category>
	<category><![CDATA[ achmad hufad ]]></category>
	<category><![CDATA[ uyu wahyudin ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[achmad,hufad,magot,proyek,uyu,wahyudin]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi mekanisme dinamika jaringan sosial antar aktor dalam konteks kebijakan stunting dengan menggunakan metode longitudinal untuk memahami perubahan kolaborasi seiring berjalannya waktu dan dampaknya terhadap ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kapabilitas dan Relasi Antar Aktor Pemerintah Dalam Penanganan Stunting: Studi di Kabupaten Gunungkidul: Pertama, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi mekanisme dinamika jaringan sosial antar aktor dalam konteks kebijakan stunting dengan menggunakan metode longitudinal untuk memahami perubahan kolaborasi seiring berjalannya waktu dan dampaknya terhadap hasil intervensi. Kedua, studi dapat difokuskan pada evaluasi efektivitas strategi reAcalokasi anggaran dan penguatan motivasi di tingkat subAcunit pemerintahan, sehingga dapat diidentifikasi praktik terbaik dan hambatan pencapaian yang jelas. Ketiga, kajian kualitatif mendalam dapat dilakukan pada peran lembaga nonAcpemerintah dan sektor swasta sebagai mitra potensial, menilai kontribusi mereka terhadap kapasitas sistem multisektor dan menilai apakah model kemitraan yang terintegrasi dapat mempercepat penurunan prevalensi stunting di daerah tertuju.. Pengelolaan kebijakan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Gunungkidul menunjukkan kapabilitas pemerintah yang terbatas dan kolaborasi antar aktor yang lemah, dengan densitas jaringan sebesar 0,186.Kendala ini dipicu oleh keterbatasan sumber daya, motivasi, dan struktur organisasi, yang menghambat pencapaian target stunting.Peningkatan kapasitas, reAcalokasi anggaran, dan penguatan sinergi antar sektor diharapkan dapat memperkuat implementasi kebijakan dan menurunkan prevalensi stunting Kabupaten Gunungkidul masih berada di atas target nasional stunting sebesar 15,75% pada tahun 2021. Artikel ini mengkaji implementasi kebijakan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Gunungkidul dan memberikan perspektif baru mengenai penyebab kapabilitas dan relasi aktor yang rendah. Melalui kerangka konseptual kapabilitas dan jejaring aktor, penelitian ini menjelaskan kapabilitas dan relasi aktor pemerintah Kabupaten Gunungkidul dalam implementasi kebijakan percepatan penurunan stunting. Metode kualitatif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/1/faktor-sumber-daya-kapabilitas-relasi-aktor-stunti-thumb-255ce.webp" title="JURIS - Kapabilitas dan Relasi Antar Aktor Pemerintah Dalam Penanganan  Stunting: Studi di Kabupaten Gunungkidul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/faktor-sumber-daya-kapabilitas-relasi-aktor-stunti-thumb-255ce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/faktor-sumber-daya-kapabilitas-relasi-aktor-stunti-thumb-255ce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/faktor-sumber-daya-kapabilitas-relasi-aktor-stunti-thumb-255ce.webp 1x" title="JURIS - Kapabilitas dan Relasi Antar Aktor Pemerintah Dalam Penanganan  Stunting: Studi di Kabupaten Gunungkidul" alt="JURIS - Kapabilitas dan Relasi Antar Aktor Pemerintah Dalam Penanganan  Stunting: Studi di Kabupaten Gunungkidul" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/faktor-sumber-daya-kapabilitas-relasi-aktor-stunti-thumb-5912c.webp" title="JURIS - Kapabilitas dan Relasi Antar Aktor Pemerintah Dalam Penanganan  Stunting: Studi di Kabupaten Gunungkidul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/faktor-sumber-daya-kapabilitas-relasi-aktor-stunti-thumb-5912c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/faktor-sumber-daya-kapabilitas-relasi-aktor-stunti-thumb-5912c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/faktor-sumber-daya-kapabilitas-relasi-aktor-stunti-thumb-5912c.webp 1x" title="JURIS - Kapabilitas dan Relasi Antar Aktor Pemerintah Dalam Penanganan  Stunting: Studi di Kabupaten Gunungkidul" alt="JURIS - Kapabilitas dan Relasi Antar Aktor Pemerintah Dalam Penanganan  Stunting: Studi di Kabupaten Gunungkidul" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/faktor-sumber-daya-kapabilitas-relasi-aktor-stunti-thumb-dc0ec.webp" title="JURIS - Kapabilitas dan Relasi Antar Aktor Pemerintah Dalam Penanganan  Stunting: Studi di Kabupaten Gunungkidul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/faktor-sumber-daya-kapabilitas-relasi-aktor-stunti-thumb-dc0ec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/faktor-sumber-daya-kapabilitas-relasi-aktor-stunti-thumb-dc0ec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/faktor-sumber-daya-kapabilitas-relasi-aktor-stunti-thumb-dc0ec.webp 1x" title="JURIS - Kapabilitas dan Relasi Antar Aktor Pemerintah Dalam Penanganan  Stunting: Studi di Kabupaten Gunungkidul" alt="JURIS - Kapabilitas dan Relasi Antar Aktor Pemerintah Dalam Penanganan  Stunting: Studi di Kabupaten Gunungkidul" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42989-faktor-sumber-daya-kapabilitas-relasi-aktor-stunti" title="JURIS - Kapabilitas dan Relasi Antar Aktor Pemerintah Dalam Penanganan  Stunting: Studi di Kabupaten Gunungkidul" target="_blank">Kapabilitas dan Relasi Antar Aktor Pemerintah Dalam Penanganan  Stunting: Studi di Kabupaten Gunungkidul</a>: Pertama, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi mekanisme dinamika jaringan sosial antar aktor dalam konteks kebijakan stunting dengan menggunakan metode longitudinal untuk memahami perubahan kolaborasi seiring berjalannya waktu dan dampaknya terhadap hasil intervensi. Kedua, studi dapat difokuskan pada evaluasi efektivitas strategi reAcalokasi anggaran dan penguatan motivasi di tingkat subAcunit pemerintahan, sehingga dapat diidentifikasi praktik terbaik dan hambatan pencapaian yang jelas. Ketiga, kajian kualitatif mendalam dapat dilakukan pada peran lembaga nonAcpemerintah dan sektor swasta sebagai mitra potensial, menilai kontribusi mereka terhadap kapasitas sistem multisektor dan menilai apakah model kemitraan yang terintegrasi dapat mempercepat penurunan prevalensi stunting di daerah tertuju..
<br>Pengelolaan kebijakan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Gunungkidul menunjukkan kapabilitas pemerintah yang terbatas dan kolaborasi antar aktor yang lemah, dengan densitas jaringan sebesar 0,186.Kendala ini dipicu oleh keterbatasan sumber daya, motivasi, dan struktur organisasi, yang menghambat pencapaian target stunting.Peningkatan kapasitas, reAcalokasi anggaran, dan penguatan sinergi antar sektor diharapkan dapat memperkuat implementasi kebijakan dan menurunkan prevalensi stunting
<br>Kabupaten Gunungkidul masih berada di atas target nasional stunting sebesar 15,75% pada tahun 2021. Artikel ini mengkaji implementasi kebijakan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Gunungkidul dan memberikan perspektif baru mengenai penyebab kapabilitas dan relasi aktor yang rendah. Melalui kerangka konseptual kapabilitas dan jejaring aktor, penelitian ini menjelaskan kapabilitas dan relasi aktor pemerintah Kabupaten Gunungkidul dalam implementasi kebijakan percepatan penurunan stunting. Metode kualitatif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/1/faktor-sumber-daya-kapabilitas-relasi-aktor-stunti-thumb-5912c.webp" type="image/webp" length="58988" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/faktor-sumber-daya-kapabilitas-relasi-aktor-stunti-thumb-255ce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/faktor-sumber-daya-kapabilitas-relasi-aktor-stunti-thumb-5912c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/faktor-sumber-daya-kapabilitas-relasi-aktor-stunti-thumb-dc0ec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-780-kemensos.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2937-sosio-konsepsia-jurnal-penelitian-pengembangan-kesejahteraan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Social Science Learning Model for Early Childhood Based on Digital Wayang Golek to Enhance Social Awareness ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Social Science Learning Model for Early Childhood Based on Digital Wayang Golek to Enhance Social Awareness ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Social Science Learning Model for Early Childhood Based on Digital Wayang Golek to Enhance Social Awareness ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42984-adaptasi-wayang-golek-pendidikan-anak</link>
	<guid isPermaLink="false">574569c7761e665245bbc327d7c7a100</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 04:19:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ impact steam ]]></category>
	<category><![CDATA[ gowa regency ]]></category>
	<category><![CDATA[ mohammad ali ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ali,gowa,impact,mohammad,regency,steam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki pengaruh interaksi real-time antara anak dan wayang golek digital menggunakan modul augmented reality, menilai apakah tambahan elemen kehadiran karakter virtual dapat memperdalam empati dan keterlibatan sosial. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Social Science Learning Model for Early Childhood Based on Digital Wayang Golek to Enhance Social Awareness: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki pengaruh interaksi real-time antara anak dan wayang golek digital menggunakan modul augmented reality, menilai apakah tambahan elemen kehadiran karakter virtual dapat memperdalam empati dan keterlibatan sosial. Selain itu, diperlukan studi longitudinal yang memperpanjang durasi penggunaan model ini selama minimal satu tahun ajaran untuk mengukur dampak jangka panjang pada perkembangan karakter dan kesadaran sosial anak PAUD. Terakhir, penelitian dapat mengkaji integrasi metode pembelajaran berbasis wayang golek digital dengan kurikulum Emosional dan Sosial (ESS) yang sedang dikembangkan, guna meninjau sinergi antara materi kebudayaan lokal dan strategi pembelajaran sosial berbasis teknologi.. Model pembelajaran IPS berbasis wayang golek digital terbukti efektif meningkatkan kesadaran sosial pada anak PAUD.Perilaku prososial seperti empati, berbagi, dan membantu teman meningkat setelah penggunaan model ini.Selain itu, anak menunjukkan pemahaman dan rasa bangga terhadap kebudayaan lokal, sementara guru merasakan kemudahan implementasi dan fleksibilitas dalam menyesuaikan tema pembelajaran Penelitian ini bertujuan menciptakan dan mengevaluasi efektivitas model pembelajaran IPS bagi pendidikan anak usia dini (PAUD) yang berakar pada kebudayaan lokal melalui wayang golek digital untuk meningkatkan kesadaran sosial pada anak. Metode R&D (Research & Development) digunakan, memuat analisis kebutuhan, pembuatan model, validasi ahli, serta uji terbatas dan luas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan analisis perilaku prososial anak. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan wayang golek digital secara signifikan meningkatkan empati, berbagi, membantu teman, bersosialisasi, dan menyelesaikan konflik sederhana. Guru merasa metode... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/1/adaptasi-wayang-golek-pendidikan-anak-sekolah-sosi-thumb-bbaf1.webp" title="JURIS - Social Science Learning Model for Early Childhood Based on Digital Wayang Golek to Enhance Social Awareness" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/adaptasi-wayang-golek-pendidikan-anak-sekolah-sosi-thumb-bbaf1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/adaptasi-wayang-golek-pendidikan-anak-sekolah-sosi-thumb-bbaf1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/adaptasi-wayang-golek-pendidikan-anak-sekolah-sosi-thumb-bbaf1.webp 1x" title="JURIS - Social Science Learning Model for Early Childhood Based on Digital Wayang Golek to Enhance Social Awareness" alt="JURIS - Social Science Learning Model for Early Childhood Based on Digital Wayang Golek to Enhance Social Awareness" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/adaptasi-wayang-golek-pendidikan-anak-sekolah-sosi-thumb-962cc.webp" title="JURIS - Social Science Learning Model for Early Childhood Based on Digital Wayang Golek to Enhance Social Awareness" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/adaptasi-wayang-golek-pendidikan-anak-sekolah-sosi-thumb-962cc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/adaptasi-wayang-golek-pendidikan-anak-sekolah-sosi-thumb-962cc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/adaptasi-wayang-golek-pendidikan-anak-sekolah-sosi-thumb-962cc.webp 1x" title="JURIS - Social Science Learning Model for Early Childhood Based on Digital Wayang Golek to Enhance Social Awareness" alt="JURIS - Social Science Learning Model for Early Childhood Based on Digital Wayang Golek to Enhance Social Awareness" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/adaptasi-wayang-golek-pendidikan-anak-sekolah-sosi-thumb-5f0df.webp" title="JURIS - Social Science Learning Model for Early Childhood Based on Digital Wayang Golek to Enhance Social Awareness" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/adaptasi-wayang-golek-pendidikan-anak-sekolah-sosi-thumb-5f0df.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/adaptasi-wayang-golek-pendidikan-anak-sekolah-sosi-thumb-5f0df.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/adaptasi-wayang-golek-pendidikan-anak-sekolah-sosi-thumb-5f0df.webp 1x" title="JURIS - Social Science Learning Model for Early Childhood Based on Digital Wayang Golek to Enhance Social Awareness" alt="JURIS - Social Science Learning Model for Early Childhood Based on Digital Wayang Golek to Enhance Social Awareness" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42984-adaptasi-wayang-golek-pendidikan-anak" title="JURIS - Social Science Learning Model for Early Childhood Based on Digital Wayang Golek to Enhance Social Awareness" target="_blank">Social Science Learning Model for Early Childhood Based on Digital Wayang Golek to Enhance Social Awareness</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki pengaruh interaksi real-time antara anak dan wayang golek digital menggunakan modul augmented reality, menilai apakah tambahan elemen kehadiran karakter virtual dapat memperdalam empati dan keterlibatan sosial. Selain itu, diperlukan studi longitudinal yang memperpanjang durasi penggunaan model ini selama minimal satu tahun ajaran untuk mengukur dampak jangka panjang pada perkembangan karakter dan kesadaran sosial anak PAUD. Terakhir, penelitian dapat mengkaji integrasi metode pembelajaran berbasis wayang golek digital dengan kurikulum Emosional dan Sosial (ESS) yang sedang dikembangkan, guna meninjau sinergi antara materi kebudayaan lokal dan strategi pembelajaran sosial berbasis teknologi..
<br>Model pembelajaran IPS berbasis wayang golek digital terbukti efektif meningkatkan kesadaran sosial pada anak PAUD.Perilaku prososial seperti empati, berbagi, dan membantu teman meningkat setelah penggunaan model ini.Selain itu, anak menunjukkan pemahaman dan rasa bangga terhadap kebudayaan lokal, sementara guru merasakan kemudahan implementasi dan fleksibilitas dalam menyesuaikan tema pembelajaran
<br>Penelitian ini bertujuan menciptakan dan mengevaluasi efektivitas model pembelajaran IPS bagi pendidikan anak usia dini (PAUD) yang berakar pada kebudayaan lokal melalui wayang golek digital untuk meningkatkan kesadaran sosial pada anak. Metode R&D (Research & Development) digunakan, memuat analisis kebutuhan, pembuatan model, validasi ahli, serta uji terbatas dan luas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan analisis perilaku prososial anak. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan wayang golek digital secara signifikan meningkatkan empati, berbagi, membantu teman, bersosialisasi, dan menyelesaikan konflik sederhana. Guru merasa metode...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/1/adaptasi-wayang-golek-pendidikan-anak-sekolah-sosi-thumb-962cc.webp" type="image/webp" length="130054" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/adaptasi-wayang-golek-pendidikan-anak-sekolah-sosi-thumb-bbaf1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/adaptasi-wayang-golek-pendidikan-anak-sekolah-sosi-thumb-962cc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/adaptasi-wayang-golek-pendidikan-anak-sekolah-sosi-thumb-5f0df.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-610-unj.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15998-jpud-jurnal-pendidikan-usia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kontribusi Pelatihan Pendamping Sosial PKH di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Bandung untuk Pencegahan dan Penanganan Stunting ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kontribusi Pelatihan Pendamping Sosial PKH di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Bandung untuk Pencegahan dan Penanganan Stunting ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kontribusi Pelatihan Pendamping Sosial PKH di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Bandung untuk Pencegahan dan Penanganan Stunting ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42994-hasil-sosial-pkh-pendamping-pelatihan-stunt</link>
	<guid isPermaLink="false">662455b0e88f34f59d4413c074c609aa</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 04:18:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ proyek magot ]]></category>
	<category><![CDATA[ achmad hufad ]]></category>
	<category><![CDATA[ uyu wahyudin ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[achmad,hufad,magot,proyek,uyu,wahyudin]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertanyaan penelitian selanjutnya dapat menggali apakah integrasi pelatihan daring dengan sesi tatap muka intensif meningkatkan konsistensi peran fasilitator dan mobilisator pada pendamping PKH, menilai dampak pelatihan tersebut pada perubahan perilaku ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kontribusi Pelatihan Pendamping Sosial PKH di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Bandung untuk Pencegahan dan Penanganan Stunting: Pertanyaan penelitian selanjutnya dapat menggali apakah integrasi pelatihan daring dengan sesi tatap muka intensif meningkatkan konsistensi peran fasilitator dan mobilisator pada pendamping PKH, menilai dampak pelatihan tersebut pada perubahan perilaku keluarga melalui pendekatan partisipatif, serta menilai peran dukungan logistik dan insentif yang diberikan oleh lembaga terkait dalam memperkuat implementasi materi pelatihan di lapangan.. Evaluasi levelA3 menilai outcome pelatihan pencegahan dan penanganan stunting bagi pendamping sosial PKH pada tahunA2021 dan menunjukkan bahwa 61A% mampu memerankan peran edukator, fasilitator, penyuluh sosial, advokat sosial, dan mobilisator.Namun, sebagian besar pendamping masih menunjukkan keterbatasan dalam peran fasilitator, advokat sosial, dan mobilisator, sehubungan dengan keterbatasan pengetahuan program, hubungan dengan lembaga lain, dan motivasi berkelanjutan.Faktor-faktor penghambat tersebut akan mempengaruhi pencapaian tujuan peningkatan pemahaman stunting di kalangan KPM PKH.Penelitian ini menjadi percobaan pertama dalam menilai outcome program pelatihan ini dan menyoroti perlunya intervensi tambahan untuk memperkuat peran pendamping secara konsisten Pelatihan bagi Pendamping Sosial PKH diharapkan bermanfaat untuk pencegahan dan penanganan stunting. Penelitian evaluasi dilakukan dengan mengumpulkan data melalui survey terhadap peserta pelatihan BBPPKS Bandung pada tahun 2021. Hasil menunjukkan bahwa 61% peserta mampu memerankan peranannya dalam pencegahan dan penanganan stunting. Namun, perlu ada bimbingan lebih lanjut kepada peserta dalam mengimplementasikan perannya sebagai fasilitator, advokat sosial dan mobilisator, terutama terkait bekerja dengan pihak-pihak terkait. Oleh karena itu, disarankan memperkuat dukungan berkelanjutan untuk penerapan materi pelatihan dengan melibatkan Kementerian Sosial, pemerintah daerah, masyarakat dan organisasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/0/hasil-sosial-pkh-pendamping-pelatihan-stunting-bbp-thumb-24cb6.webp" title="JURIS - Kontribusi Pelatihan Pendamping Sosial PKH di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Bandung untuk Pencegahan dan Penanganan Stunting" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/hasil-sosial-pkh-pendamping-pelatihan-stunting-bbp-thumb-24cb6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/hasil-sosial-pkh-pendamping-pelatihan-stunting-bbp-thumb-24cb6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/hasil-sosial-pkh-pendamping-pelatihan-stunting-bbp-thumb-24cb6.webp 1x" title="JURIS - Kontribusi Pelatihan Pendamping Sosial PKH di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Bandung untuk Pencegahan dan Penanganan Stunting" alt="JURIS - Kontribusi Pelatihan Pendamping Sosial PKH di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Bandung untuk Pencegahan dan Penanganan Stunting" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/hasil-sosial-pkh-pendamping-pelatihan-stunting-bbp-thumb-26286.webp" title="JURIS - Kontribusi Pelatihan Pendamping Sosial PKH di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Bandung untuk Pencegahan dan Penanganan Stunting" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/hasil-sosial-pkh-pendamping-pelatihan-stunting-bbp-thumb-26286.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/hasil-sosial-pkh-pendamping-pelatihan-stunting-bbp-thumb-26286.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/hasil-sosial-pkh-pendamping-pelatihan-stunting-bbp-thumb-26286.webp 1x" title="JURIS - Kontribusi Pelatihan Pendamping Sosial PKH di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Bandung untuk Pencegahan dan Penanganan Stunting" alt="JURIS - Kontribusi Pelatihan Pendamping Sosial PKH di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Bandung untuk Pencegahan dan Penanganan Stunting" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/hasil-sosial-pkh-pendamping-pelatihan-stunting-bbp-thumb-78dfe.webp" title="JURIS - Kontribusi Pelatihan Pendamping Sosial PKH di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Bandung untuk Pencegahan dan Penanganan Stunting" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/hasil-sosial-pkh-pendamping-pelatihan-stunting-bbp-thumb-78dfe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/hasil-sosial-pkh-pendamping-pelatihan-stunting-bbp-thumb-78dfe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/hasil-sosial-pkh-pendamping-pelatihan-stunting-bbp-thumb-78dfe.webp 1x" title="JURIS - Kontribusi Pelatihan Pendamping Sosial PKH di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Bandung untuk Pencegahan dan Penanganan Stunting" alt="JURIS - Kontribusi Pelatihan Pendamping Sosial PKH di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Bandung untuk Pencegahan dan Penanganan Stunting" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42994-hasil-sosial-pkh-pendamping-pelatihan-stunt" title="JURIS - Kontribusi Pelatihan Pendamping Sosial PKH di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Bandung untuk Pencegahan dan Penanganan Stunting" target="_blank">Kontribusi Pelatihan Pendamping Sosial PKH di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Bandung untuk Pencegahan dan Penanganan Stunting</a>: Pertanyaan penelitian selanjutnya dapat menggali apakah integrasi pelatihan daring dengan sesi tatap muka intensif meningkatkan konsistensi peran fasilitator dan mobilisator pada pendamping PKH, menilai dampak pelatihan tersebut pada perubahan perilaku keluarga melalui pendekatan partisipatif, serta menilai peran dukungan logistik dan insentif yang diberikan oleh lembaga terkait dalam memperkuat implementasi materi pelatihan di lapangan..
<br>Evaluasi levelA3 menilai outcome pelatihan pencegahan dan penanganan stunting bagi pendamping sosial PKH pada tahunA2021 dan menunjukkan bahwa 61A% mampu memerankan peran edukator, fasilitator, penyuluh sosial, advokat sosial, dan mobilisator.Namun, sebagian besar pendamping masih menunjukkan keterbatasan dalam peran fasilitator, advokat sosial, dan mobilisator, sehubungan dengan keterbatasan pengetahuan program, hubungan dengan lembaga lain, dan motivasi berkelanjutan.Faktor-faktor penghambat tersebut akan mempengaruhi pencapaian tujuan peningkatan pemahaman stunting di kalangan KPM PKH.Penelitian ini menjadi percobaan pertama dalam menilai outcome program pelatihan ini dan menyoroti perlunya intervensi tambahan untuk memperkuat peran pendamping secara konsisten
<br>Pelatihan bagi Pendamping Sosial PKH diharapkan bermanfaat untuk pencegahan dan penanganan stunting. Penelitian evaluasi dilakukan dengan mengumpulkan data melalui survey terhadap peserta pelatihan BBPPKS Bandung pada tahun 2021. Hasil menunjukkan bahwa 61% peserta mampu memerankan peranannya dalam pencegahan dan penanganan stunting. Namun, perlu ada bimbingan lebih lanjut kepada peserta dalam mengimplementasikan perannya sebagai fasilitator, advokat sosial dan mobilisator, terutama terkait bekerja dengan pihak-pihak terkait. Oleh karena itu, disarankan memperkuat dukungan berkelanjutan untuk penerapan materi pelatihan dengan melibatkan Kementerian Sosial, pemerintah daerah, masyarakat dan organisasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/0/hasil-sosial-pkh-pendamping-pelatihan-stunting-bbp-thumb-26286.webp" type="image/webp" length="106082" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/hasil-sosial-pkh-pendamping-pelatihan-stunting-bbp-thumb-24cb6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/hasil-sosial-pkh-pendamping-pelatihan-stunting-bbp-thumb-26286.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/hasil-sosial-pkh-pendamping-pelatihan-stunting-bbp-thumb-78dfe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-780-kemensos.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2937-sosio-konsepsia-jurnal-penelitian-pengembangan-kesejahteraan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Thu, 30 Apr 2026 09:17:14 +0700. 24 items. Served in: 5.319 seconds [rss] -->
