<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 01 Sep 2026 16:55:58 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 16:55:58 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-09-01T16:55:58+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Registering Kopi Gunung Kawi as a Geographical Indication Urgency of Collective Legal Protection for Farmers in Sumberdem Village Malang Regency ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Registering Kopi Gunung Kawi as a Geographical Indication Urgency of Collective Legal Protection for Farmers in Sumberdem Village Malang Regency ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Registering Kopi Gunung Kawi as a Geographical Indication Urgency of Collective Legal Protection for Farmers in Sumberdem Village Malang Regency ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63464-reputasi-kopi-gunung-kawi-malang-asasi-manusia-kaw</link>
	<guid isPermaLink="false">2e6d46d494f1f5becd24ee6ce4d610f6</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 16:32:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar pemerintah, bekerja sama dengan Kantor Pertanian Kabupaten Malang dan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, segera memprioritaskan pembentukan Asosiasi Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) dan mengalokasikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Registering Kopi Gunung Kawi as a Geographical Indication: Urgency of Collective Legal Protection for Farmers in Sumberdem Village, Malang Regency: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar pemerintah, bekerja sama dengan Kantor Pertanian Kabupaten Malang dan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, segera memprioritaskan pembentukan Asosiasi Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) dan mengalokasikan anggaran khusus multi-tahun untuk penyusunan Manual Persyaratan, alih-alih hanya memperlakukan pendaftaran IG sebagai program tambahan di luar lingkup prioritas pengembangan fisik. Selain itu, perlu melibatkan universitas dan asosiasi profesional untuk memberikan bantuan teknis dalam mendokumentasikan hubungan ilmiah antara kondisi geografis dan kualitas produk. Penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut dampak sosial dan ekonomi pendaftaran Indikasi Geografis terhadap komunitas petani, serta strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam proses pendaftaran.. Penelitian ini menghasilkan tiga kesimpulan utama mengenai perlindungan hukum nama geografis "Kopi Gunung Kawi".Pertama, kerangka hukum nasional, seperti Undang-Undang Merek dan Indikasi Geografis, Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, dan Perjanjian TRIPS telah memfasilitasi perlindungan interaksi antara faktor alam, manusia, dan reputasi Kopi Gunung Kawi.Namun, hak eksklusif hanya timbul setelah pendaftaran selesai karena sifat konstitutif sistem.Namun, implementasi di lapangan masih terbatas pada pendaftaran merek individu "Sumberdem 1832" oleh Kampoeng Kopi Sumberdem, sementara nama kolektif "Kopi Gunung Kawi" belum dilindungi oleh peraturan nasional atau peraturan desa.Oleh karena itu, keberadaan norma hukum tidak akan memberikan perlindungan yang efektif tanpa langkah konkret oleh pemangku kepentingan untuk mendaftarkan nama secara resmi di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.Kedua, penelitian ini menunjukkan bahwa komunitas petani Desa Sumberdem memiliki kepentingan kolektif dan reputasi ekonomi di bawah nama "Gunung Kawi Coffee", yang berasal dari sejarah budidaya yang berasal dari era kolonial, kondisi tanah vulkanik, dan keterampilan pasca panen antar generasi.Namun, karena sistem Indikasi Geografis bersifat konstitutif dan struktur institusional petani tetap terpecah, kedudukan hukum komunitas sebelum pendaftaran resmi hanya berupa hak nominal yang rentan terhadap penyalahgunaan.Kerentanan ini terlihat dari fakta bahwa pihak luar telah mengekspor kopi dari daerah lain dengan nama "Kopi Gunung Kawi", yang menunjukkan bahwa kepemilikan de facto atas reputasi tidak secara otomatis memberikan perlindungan hukum tanpa pendaftaran formal.Ketiga, pendaftaran Indikasi Geografis (IG) untuk Kopi Gunung Kawi mendesak untuk mengantisipasi risiko penyalahgunaan nama oleh pihak luar dan melindungi kelangsungan ekonomi Desa Sumberdem, yang sangat bergantung pada komoditas ini.Pada intinya, Kopi Gunung Kawi telah memenuhi semua kriteria dasar IG karena memiliki karakteristik yang menonjol sebagai hasil kombinasi faktor alam dan keahlian manusia, seperti yang ditunjukkan melalui pengujian organoleptik (cupping tests).Ini menunjukkan bahwa kesiapan produk dan kesadaran hukum komunitas pada dasarnya sudah mapan, sehingga langkah yang tersisa adalah persiapan ilmiah Manual Spesifikasi.Namun, proses pendaftaran tetap terhambat oleh masalah institusional dan kendala struktural di luar kendali petani langsung.Badan Perlindungan Indikasi Geografis belum didirikan, sementara badan perwakilan petani tetap terpecah antara sektor pertanian dan pariwisata.Batasan ini diperparah oleh prosedur administratif yang rumit dan sistem perencanaan anggaran desa yang belum memprioritaskan pendaftaran IG sebagai prioritas pengembangan lokal.Oleh karena itu, urgensi utama mendaftarkan Kopi Gunung Kawi tidak terletak pada kualitas produk atau kesiapan sosial, tetapi pada kebutuhan mendesak untuk konsolidasi institusional, penyederhanaan birokrasi, dan dukungan kebijakan yang diperkuat dari pemerintah daerah Perlindungan nama geografis sebagai identitas produk berfungsi sebagai instrumen hukum untuk menjaga reputasi, karakteristik, dan nilai ekonomi suatu produk yang dipengaruhi oleh faktor geografis. Meskipun Kopi Gunung Kawi dari Desa Sumberdem, Kabupaten Malang, memiliki sejarah, reputasi, dan karakteristik yang diakui oleh publik, belum menerima perlindungan melalui pendaftaran Indikasi Geografis (IG). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerangka hukum yang mengatur nama geografis sebagai identitas produk, status hukum komunitas petani... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/f/reputasi-kopi-gunung-kawi-malang-asasi-manusia-kaw-thumb-a8ebd.webp" title="JURIS - Registering Kopi Gunung Kawi as a Geographical Indication: Urgency of Collective Legal Protection for Farmers in Sumberdem Village, Malang Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/reputasi-kopi-gunung-kawi-malang-asasi-manusia-kaw-thumb-a8ebd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/reputasi-kopi-gunung-kawi-malang-asasi-manusia-kaw-thumb-a8ebd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/reputasi-kopi-gunung-kawi-malang-asasi-manusia-kaw-thumb-a8ebd.webp 1x" title="JURIS - Registering Kopi Gunung Kawi as a Geographical Indication: Urgency of Collective Legal Protection for Farmers in Sumberdem Village, Malang Regency" alt="JURIS - Registering Kopi Gunung Kawi as a Geographical Indication: Urgency of Collective Legal Protection for Farmers in Sumberdem Village, Malang Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/f/reputasi-kopi-gunung-kawi-malang-asasi-manusia-kaw-thumb-81944.webp" title="JURIS - Registering Kopi Gunung Kawi as a Geographical Indication: Urgency of Collective Legal Protection for Farmers in Sumberdem Village, Malang Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/reputasi-kopi-gunung-kawi-malang-asasi-manusia-kaw-thumb-81944.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/reputasi-kopi-gunung-kawi-malang-asasi-manusia-kaw-thumb-81944.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/reputasi-kopi-gunung-kawi-malang-asasi-manusia-kaw-thumb-81944.webp 1x" title="JURIS - Registering Kopi Gunung Kawi as a Geographical Indication: Urgency of Collective Legal Protection for Farmers in Sumberdem Village, Malang Regency" alt="JURIS - Registering Kopi Gunung Kawi as a Geographical Indication: Urgency of Collective Legal Protection for Farmers in Sumberdem Village, Malang Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/f/reputasi-kopi-gunung-kawi-malang-asasi-manusia-kaw-thumb-8ca76.webp" title="JURIS - Registering Kopi Gunung Kawi as a Geographical Indication: Urgency of Collective Legal Protection for Farmers in Sumberdem Village, Malang Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/reputasi-kopi-gunung-kawi-malang-asasi-manusia-kaw-thumb-8ca76.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/reputasi-kopi-gunung-kawi-malang-asasi-manusia-kaw-thumb-8ca76.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/reputasi-kopi-gunung-kawi-malang-asasi-manusia-kaw-thumb-8ca76.webp 1x" title="JURIS - Registering Kopi Gunung Kawi as a Geographical Indication: Urgency of Collective Legal Protection for Farmers in Sumberdem Village, Malang Regency" alt="JURIS - Registering Kopi Gunung Kawi as a Geographical Indication: Urgency of Collective Legal Protection for Farmers in Sumberdem Village, Malang Regency" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63464-reputasi-kopi-gunung-kawi-malang-asasi-manusia-kaw" title="JURIS - Registering Kopi Gunung Kawi as a Geographical Indication: Urgency of Collective Legal Protection for Farmers in Sumberdem Village, Malang Regency" target="_blank">Registering Kopi Gunung Kawi as a Geographical Indication: Urgency of Collective Legal Protection for Farmers in Sumberdem Village, Malang Regency</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar pemerintah, bekerja sama dengan Kantor Pertanian Kabupaten Malang dan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, segera memprioritaskan pembentukan Asosiasi Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) dan mengalokasikan anggaran khusus multi-tahun untuk penyusunan Manual Persyaratan, alih-alih hanya memperlakukan pendaftaran IG sebagai program tambahan di luar lingkup prioritas pengembangan fisik. Selain itu, perlu melibatkan universitas dan asosiasi profesional untuk memberikan bantuan teknis dalam mendokumentasikan hubungan ilmiah antara kondisi geografis dan kualitas produk. Penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut dampak sosial dan ekonomi pendaftaran Indikasi Geografis terhadap komunitas petani, serta strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam proses pendaftaran..
<br>Penelitian ini menghasilkan tiga kesimpulan utama mengenai perlindungan hukum nama geografis "Kopi Gunung Kawi".Pertama, kerangka hukum nasional, seperti Undang-Undang Merek dan Indikasi Geografis, Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, dan Perjanjian TRIPS telah memfasilitasi perlindungan interaksi antara faktor alam, manusia, dan reputasi Kopi Gunung Kawi.Namun, hak eksklusif hanya timbul setelah pendaftaran selesai karena sifat konstitutif sistem.Namun, implementasi di lapangan masih terbatas pada pendaftaran merek individu "Sumberdem 1832" oleh Kampoeng Kopi Sumberdem, sementara nama kolektif "Kopi Gunung Kawi" belum dilindungi oleh peraturan nasional atau peraturan desa.Oleh karena itu, keberadaan norma hukum tidak akan memberikan perlindungan yang efektif tanpa langkah konkret oleh pemangku kepentingan untuk mendaftarkan nama secara resmi di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.Kedua, penelitian ini menunjukkan bahwa komunitas petani Desa Sumberdem memiliki kepentingan kolektif dan reputasi ekonomi di bawah nama "Gunung Kawi Coffee", yang berasal dari sejarah budidaya yang berasal dari era kolonial, kondisi tanah vulkanik, dan keterampilan pasca panen antar generasi.Namun, karena sistem Indikasi Geografis bersifat konstitutif dan struktur institusional petani tetap terpecah, kedudukan hukum komunitas sebelum pendaftaran resmi hanya berupa hak nominal yang rentan terhadap penyalahgunaan.Kerentanan ini terlihat dari fakta bahwa pihak luar telah mengekspor kopi dari daerah lain dengan nama "Kopi Gunung Kawi", yang menunjukkan bahwa kepemilikan de facto atas reputasi tidak secara otomatis memberikan perlindungan hukum tanpa pendaftaran formal.Ketiga, pendaftaran Indikasi Geografis (IG) untuk Kopi Gunung Kawi mendesak untuk mengantisipasi risiko penyalahgunaan nama oleh pihak luar dan melindungi kelangsungan ekonomi Desa Sumberdem, yang sangat bergantung pada komoditas ini.Pada intinya, Kopi Gunung Kawi telah memenuhi semua kriteria dasar IG karena memiliki karakteristik yang menonjol sebagai hasil kombinasi faktor alam dan keahlian manusia, seperti yang ditunjukkan melalui pengujian organoleptik (cupping tests).Ini menunjukkan bahwa kesiapan produk dan kesadaran hukum komunitas pada dasarnya sudah mapan, sehingga langkah yang tersisa adalah persiapan ilmiah Manual Spesifikasi.Namun, proses pendaftaran tetap terhambat oleh masalah institusional dan kendala struktural di luar kendali petani langsung.Badan Perlindungan Indikasi Geografis belum didirikan, sementara badan perwakilan petani tetap terpecah antara sektor pertanian dan pariwisata.Batasan ini diperparah oleh prosedur administratif yang rumit dan sistem perencanaan anggaran desa yang belum memprioritaskan pendaftaran IG sebagai prioritas pengembangan lokal.Oleh karena itu, urgensi utama mendaftarkan Kopi Gunung Kawi tidak terletak pada kualitas produk atau kesiapan sosial, tetapi pada kebutuhan mendesak untuk konsolidasi institusional, penyederhanaan birokrasi, dan dukungan kebijakan yang diperkuat dari pemerintah daerah
<br>Perlindungan nama geografis sebagai identitas produk berfungsi sebagai instrumen hukum untuk menjaga reputasi, karakteristik, dan nilai ekonomi suatu produk yang dipengaruhi oleh faktor geografis. Meskipun Kopi Gunung Kawi dari Desa Sumberdem, Kabupaten Malang, memiliki sejarah, reputasi, dan karakteristik yang diakui oleh publik, belum menerima perlindungan melalui pendaftaran Indikasi Geografis (IG). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerangka hukum yang mengatur nama geografis sebagai identitas produk, status hukum komunitas petani...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/f/reputasi-kopi-gunung-kawi-malang-asasi-manusia-kaw-thumb-8ca76.webp" type="image/webp" length="70156" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/reputasi-kopi-gunung-kawi-malang-asasi-manusia-kaw-thumb-a8ebd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/reputasi-kopi-gunung-kawi-malang-asasi-manusia-kaw-thumb-81944.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/reputasi-kopi-gunung-kawi-malang-asasi-manusia-kaw-thumb-8ca76.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-159-uwg.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17112-widya-gama-intellectual-property-rights.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategy For The Development of Leading Agriculture Commodities ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategy For The Development of Leading Agriculture Commodities ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategy For The Development of Leading Agriculture Commodities ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63453-tana-tidung-strategy-development-leading-agribusin</link>
	<guid isPermaLink="false">3db51cd3577b098ef8a1564301d7972b</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 16:08:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak kerja sama antara lembaga pertanian dan sektor swasta terhadap pengembangan komoditas agribisnis di Tana Tidung. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi digital dalam memperluas akses pasar ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategy For The Development of Leading Agriculture Commodities: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak kerja sama antara lembaga pertanian dan sektor swasta terhadap pengembangan komoditas agribisnis di Tana Tidung. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi digital dalam memperluas akses pasar untuk komoditas agribisnis lokal. Terakhir, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas bantuan subsidi pemerintah dalam mendorong inovasi di sektor agribisnis, terutama dalam pengolahan dan pemasaran hasil produksi.. Komoditas unggulan yang memiliki posisi strategis untuk dikembangkan di Kecamatan Tana Tidung berdasarkan hasil analisis LQ dan rasio B/C >1 serta preferensi petani adalah bayam (LQ=8.Strategi yang dapat diterapkan untuk pengembangan komoditas pertanian unggulan di Kabupaten Tana Tidung adalah meningkatkan kerja sama/koordinasi antara lembaga pertanian dengan sektor swasta atau pemerintah, meningkatkan kapasitas pendukung infrastruktur, fasilitas, dan infrastruktur, memaksimalkan bantuan modal dari pemerintah sebagai pemicu inovasi dalam proses, pemasaran, dan sosialisasi hasil produksi, serta menyediakan data informasi untuk mendukung permintaan pemasaran Potensi agribisnis di kawasan Kabupaten Tana Tidung belum dikelola dan dimanfaatkan secara optimal. Hasil yang diperoleh masih relatif kecil dan belum mampu memberdayakan perekonomian masyarakat karena komoditas yang ada belum dikembangkan menjadi komoditas unggulan. Akibatnya, peluang perdagangan lintas batas atau regional belum memberikan kontribusi signifikan bagi masyarakat dan wilayah. Salah satu alternatif dalam pengembangan wilayah adalah melaksanakan strategi pengembangan komoditas agribisnis unggulan agar wilayah dapat berkembang menjadi pusat pertumbuhan bagi daerah sekitarnya. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui sektor pertanian dasar dan utama serta komoditas agribisnis unggulan, (2) mengidentifikasi faktor-faktor yang menentukan keberhasilan pengembangan komoditas agribisnis unggulan,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/d/tana-tidung-strategy-development-leading-agribusin-thumb-77787.webp" title="JURIS - Strategy For The Development of Leading Agriculture Commodities" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/tana-tidung-strategy-development-leading-agribusin-thumb-77787.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/tana-tidung-strategy-development-leading-agribusin-thumb-77787.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/tana-tidung-strategy-development-leading-agribusin-thumb-77787.webp 1x" title="JURIS - Strategy For The Development of Leading Agriculture Commodities" alt="JURIS - Strategy For The Development of Leading Agriculture Commodities" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/tana-tidung-strategy-development-leading-agribusin-thumb-5f255.webp" title="JURIS - Strategy For The Development of Leading Agriculture Commodities" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/tana-tidung-strategy-development-leading-agribusin-thumb-5f255.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/tana-tidung-strategy-development-leading-agribusin-thumb-5f255.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/tana-tidung-strategy-development-leading-agribusin-thumb-5f255.webp 1x" title="JURIS - Strategy For The Development of Leading Agriculture Commodities" alt="JURIS - Strategy For The Development of Leading Agriculture Commodities" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/tana-tidung-strategy-development-leading-agribusin-thumb-9c278.webp" title="JURIS - Strategy For The Development of Leading Agriculture Commodities" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/tana-tidung-strategy-development-leading-agribusin-thumb-9c278.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/tana-tidung-strategy-development-leading-agribusin-thumb-9c278.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/tana-tidung-strategy-development-leading-agribusin-thumb-9c278.webp 1x" title="JURIS - Strategy For The Development of Leading Agriculture Commodities" alt="JURIS - Strategy For The Development of Leading Agriculture Commodities" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63453-tana-tidung-strategy-development-leading-agribusin" title="JURIS - Strategy For The Development of Leading Agriculture Commodities" target="_blank">Strategy For The Development of Leading Agriculture Commodities</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak kerja sama antara lembaga pertanian dan sektor swasta terhadap pengembangan komoditas agribisnis di Tana Tidung. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi digital dalam memperluas akses pasar untuk komoditas agribisnis lokal. Terakhir, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas bantuan subsidi pemerintah dalam mendorong inovasi di sektor agribisnis, terutama dalam pengolahan dan pemasaran hasil produksi..
<br>Komoditas unggulan yang memiliki posisi strategis untuk dikembangkan di Kecamatan Tana Tidung berdasarkan hasil analisis LQ dan rasio B/C >1 serta preferensi petani adalah bayam (LQ=8.Strategi yang dapat diterapkan untuk pengembangan komoditas pertanian unggulan di Kabupaten Tana Tidung adalah meningkatkan kerja sama/koordinasi antara lembaga pertanian dengan sektor swasta atau pemerintah, meningkatkan kapasitas pendukung infrastruktur, fasilitas, dan infrastruktur, memaksimalkan bantuan modal dari pemerintah sebagai pemicu inovasi dalam proses, pemasaran, dan sosialisasi hasil produksi, serta menyediakan data informasi untuk mendukung permintaan pemasaran
<br>Potensi agribisnis di kawasan Kabupaten Tana Tidung belum dikelola dan dimanfaatkan secara optimal. Hasil yang diperoleh masih relatif kecil dan belum mampu memberdayakan perekonomian masyarakat karena komoditas yang ada belum dikembangkan menjadi komoditas unggulan. Akibatnya, peluang perdagangan lintas batas atau regional belum memberikan kontribusi signifikan bagi masyarakat dan wilayah. Salah satu alternatif dalam pengembangan wilayah adalah melaksanakan strategi pengembangan komoditas agribisnis unggulan agar wilayah dapat berkembang menjadi pusat pertumbuhan bagi daerah sekitarnya. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui sektor pertanian dasar dan utama serta komoditas agribisnis unggulan, (2) mengidentifikasi faktor-faktor yang menentukan keberhasilan pengembangan komoditas agribisnis unggulan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/d/tana-tidung-strategy-development-leading-agribusin-thumb-9c278.webp" type="image/webp" length="95124" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/tana-tidung-strategy-development-leading-agribusin-thumb-77787.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/tana-tidung-strategy-development-leading-agribusin-thumb-5f255.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/tana-tidung-strategy-development-leading-agribusin-thumb-9c278.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3643-usnsj.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17983-aj.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Fear of Missing Out FOMO Pada Mahasiswa Pengguna Media Sosial Bagaimana Korelasi Dengan Kecerdasan Emosional ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Fear of Missing Out FOMO Pada Mahasiswa Pengguna Media Sosial Bagaimana Korelasi Dengan Kecerdasan Emosional ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Fear of Missing Out FOMO Pada Mahasiswa Pengguna Media Sosial Bagaimana Korelasi Dengan Kecerdasan Emosional ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63459-hasil-studi-bi-intervensi-sosial</link>
	<guid isPermaLink="false">83904dd7b0781a4f813f37c594770fb3</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 15:46:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ide siaputra ]]></category>
	<category><![CDATA[ zoom fatigue ]]></category>
	<category><![CDATA[ gita yolanda ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fatigue,gita,ide,siaputra,yolanda,zoom]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, sangat dianjurkan untuk mengembangkan pemahaman kita tentang hubungan antara kecerdasan emosional dan Fear of Missing Out (FOMO) dengan menjelajahi konteks yang lebih luas. Pertama, bagaimana peran kecerdasan emosional dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Fear of Missing Out (FOMO) Pada Mahasiswa Pengguna Media Sosial: Bagaimana Korelasi Dengan Kecerdasan Emosional?: Untuk penelitian selanjutnya, sangat dianjurkan untuk mengembangkan pemahaman kita tentang hubungan antara kecerdasan emosional dan Fear of Missing Out (FOMO) dengan menjelajahi konteks yang lebih luas. Pertama, bagaimana peran kecerdasan emosional dalam melindungi individu dari FOMO bisa berbeda secara signifikan di berbagai kelompok usia, seperti remaja awal atau dewasa yang lebih tua, mengingat pola penggunaan media sosial dan kebutuhan sosial mereka yang bervariasi? Pertanyaan ini akan membantu kita memahami dinamika FOMO sepanjang rentang kehidupan dan mengidentifikasi kapan intervensi berbasis kecerdasan emosional mungkin paling efektif. Kedua, mengingat bahwa kecerdasan emosional hanya menjelaskan sebagian kecil dari variasi FOMO, penelitian dapat lebih jauh menguji peran strategi koping spesifik, seperti koping yang berfokus pada masalah atau emosi, sebagai mediator atau moderator dalam hubungan ini. Mampukah strategi koping yang adaptif meningkatkan kemampuan individu dengan kecerdasan emosional tinggi untuk mengelola tekanan sosial di media sosial dan mengurangi tingkat FOMO mereka? Ketiga, selain mengidentifikasi korelasi, penting untuk merancang dan mengimplementasikan studi intervensi untuk menguji efektivitas program peningkatan kecerdasan emosional yang dirancang khusus untuk mengurangi FOMO pada mahasiswa. Seberapa efektifkah pelatihan regulasi emosi atau praktik mindfulness dalam mengubah perilaku penggunaan media sosial yang kompulsif dan mengurangi kecemasan terkait FOMO, dan apakah manfaatnya dapat dipertahankan dalam jangka waktu yang lebih lama? Melalui pendekatan ini, kita dapat tidak hanya memperdalam pemahaman teoritis tetapi juga menghasilkan solusi praktis yang dapat diterapkan.. Studi ini menyimpulkan adanya hubungan negatif sedang antara kecerdasan emosional dan fear of missing out (FOMO) pada mahasiswa pengguna media sosial, menunjukkan bahwa kecerdasan emosional yang lebih tinggi berhubungan dengan tingkat FOMO yang lebih rendah.Oleh karena itu, penting bagi pengguna media sosial untuk membatasi intensitas penggunaan media sosial, misalnya dengan mematikan notifikasi atau menetapkan batas waktu harian, guna mencegah dampak psikologis negatif akibat penggunaan berlebihan.Selain itu, pengembangan kecerdasan emosional melalui berbagai intervensi seperti journaling atau pelatihan pengelolaan emosi sangat disarankan untuk membantu individu menggunakan media sosial secara lebih bijaksana dan produktif Tingginya penggunaan media sosial pada mahasiswa cenderung menimbulkan dampak negatif pada kondisi psikologis individu. Salah satu adalah fear of missing out (FOMO), yaitu perasaan takut akan ketertinggalan informasi dan peristiwa yang mendorong terbentuknya perasaan dan perilaku negatif. Dibutuhkan faktor protektif agar tingkat fear of missing out (FOMO) tidak semakin tinggi, dan salah satunya adalah kecerdasan emosional. Walaupun demikian, belum terdapat studi korelasional antara kecerdasan emosional dengan fear of missing out (FOMO) di Indonesia. Maka dari itu, studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/e/hasil-studi-bi-intervensi-sosial-merek-fomo-kecerd-thumb-a0252.webp" title="JURIS - Fear of Missing Out (FOMO) Pada Mahasiswa Pengguna Media Sosial: Bagaimana Korelasi Dengan Kecerdasan Emosional?" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/hasil-studi-bi-intervensi-sosial-merek-fomo-kecerd-thumb-a0252.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/hasil-studi-bi-intervensi-sosial-merek-fomo-kecerd-thumb-a0252.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/hasil-studi-bi-intervensi-sosial-merek-fomo-kecerd-thumb-a0252.webp 1x" title="JURIS - Fear of Missing Out (FOMO) Pada Mahasiswa Pengguna Media Sosial: Bagaimana Korelasi Dengan Kecerdasan Emosional?" alt="JURIS - Fear of Missing Out (FOMO) Pada Mahasiswa Pengguna Media Sosial: Bagaimana Korelasi Dengan Kecerdasan Emosional?" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/e/hasil-studi-bi-intervensi-sosial-merek-fomo-kecerd-thumb-c56b0.webp" title="JURIS - Fear of Missing Out (FOMO) Pada Mahasiswa Pengguna Media Sosial: Bagaimana Korelasi Dengan Kecerdasan Emosional?" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/hasil-studi-bi-intervensi-sosial-merek-fomo-kecerd-thumb-c56b0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/hasil-studi-bi-intervensi-sosial-merek-fomo-kecerd-thumb-c56b0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/hasil-studi-bi-intervensi-sosial-merek-fomo-kecerd-thumb-c56b0.webp 1x" title="JURIS - Fear of Missing Out (FOMO) Pada Mahasiswa Pengguna Media Sosial: Bagaimana Korelasi Dengan Kecerdasan Emosional?" alt="JURIS - Fear of Missing Out (FOMO) Pada Mahasiswa Pengguna Media Sosial: Bagaimana Korelasi Dengan Kecerdasan Emosional?" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/e/hasil-studi-bi-intervensi-sosial-merek-fomo-kecerd-thumb-df940.webp" title="JURIS - Fear of Missing Out (FOMO) Pada Mahasiswa Pengguna Media Sosial: Bagaimana Korelasi Dengan Kecerdasan Emosional?" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/hasil-studi-bi-intervensi-sosial-merek-fomo-kecerd-thumb-df940.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/hasil-studi-bi-intervensi-sosial-merek-fomo-kecerd-thumb-df940.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/hasil-studi-bi-intervensi-sosial-merek-fomo-kecerd-thumb-df940.webp 1x" title="JURIS - Fear of Missing Out (FOMO) Pada Mahasiswa Pengguna Media Sosial: Bagaimana Korelasi Dengan Kecerdasan Emosional?" alt="JURIS - Fear of Missing Out (FOMO) Pada Mahasiswa Pengguna Media Sosial: Bagaimana Korelasi Dengan Kecerdasan Emosional?" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63459-hasil-studi-bi-intervensi-sosial" title="JURIS - Fear of Missing Out (FOMO) Pada Mahasiswa Pengguna Media Sosial: Bagaimana Korelasi Dengan Kecerdasan Emosional?" target="_blank">Fear of Missing Out (FOMO) Pada Mahasiswa Pengguna Media Sosial: Bagaimana Korelasi Dengan Kecerdasan Emosional?</a>: Untuk penelitian selanjutnya, sangat dianjurkan untuk mengembangkan pemahaman kita tentang hubungan antara kecerdasan emosional dan Fear of Missing Out (FOMO) dengan menjelajahi konteks yang lebih luas. Pertama, bagaimana peran kecerdasan emosional dalam melindungi individu dari FOMO bisa berbeda secara signifikan di berbagai kelompok usia, seperti remaja awal atau dewasa yang lebih tua, mengingat pola penggunaan media sosial dan kebutuhan sosial mereka yang bervariasi? Pertanyaan ini akan membantu kita memahami dinamika FOMO sepanjang rentang kehidupan dan mengidentifikasi kapan intervensi berbasis kecerdasan emosional mungkin paling efektif. Kedua, mengingat bahwa kecerdasan emosional hanya menjelaskan sebagian kecil dari variasi FOMO, penelitian dapat lebih jauh menguji peran strategi koping spesifik, seperti koping yang berfokus pada masalah atau emosi, sebagai mediator atau moderator dalam hubungan ini. Mampukah strategi koping yang adaptif meningkatkan kemampuan individu dengan kecerdasan emosional tinggi untuk mengelola tekanan sosial di media sosial dan mengurangi tingkat FOMO mereka? Ketiga, selain mengidentifikasi korelasi, penting untuk merancang dan mengimplementasikan studi intervensi untuk menguji efektivitas program peningkatan kecerdasan emosional yang dirancang khusus untuk mengurangi FOMO pada mahasiswa. Seberapa efektifkah pelatihan regulasi emosi atau praktik mindfulness dalam mengubah perilaku penggunaan media sosial yang kompulsif dan mengurangi kecemasan terkait FOMO, dan apakah manfaatnya dapat dipertahankan dalam jangka waktu yang lebih lama? Melalui pendekatan ini, kita dapat tidak hanya memperdalam pemahaman teoritis tetapi juga menghasilkan solusi praktis yang dapat diterapkan..
<br>Studi ini menyimpulkan adanya hubungan negatif sedang antara kecerdasan emosional dan fear of missing out (FOMO) pada mahasiswa pengguna media sosial, menunjukkan bahwa kecerdasan emosional yang lebih tinggi berhubungan dengan tingkat FOMO yang lebih rendah.Oleh karena itu, penting bagi pengguna media sosial untuk membatasi intensitas penggunaan media sosial, misalnya dengan mematikan notifikasi atau menetapkan batas waktu harian, guna mencegah dampak psikologis negatif akibat penggunaan berlebihan.Selain itu, pengembangan kecerdasan emosional melalui berbagai intervensi seperti journaling atau pelatihan pengelolaan emosi sangat disarankan untuk membantu individu menggunakan media sosial secara lebih bijaksana dan produktif
<br>Tingginya penggunaan media sosial pada mahasiswa cenderung menimbulkan dampak negatif pada kondisi psikologis individu. Salah satu adalah fear of missing out (FOMO), yaitu perasaan takut akan ketertinggalan informasi dan peristiwa yang mendorong terbentuknya perasaan dan perilaku negatif. Dibutuhkan faktor protektif agar tingkat fear of missing out (FOMO) tidak semakin tinggi, dan salah satunya adalah kecerdasan emosional. Walaupun demikian, belum terdapat studi korelasional antara kecerdasan emosional dengan fear of missing out (FOMO) di Indonesia. Maka dari itu, studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/e/hasil-studi-bi-intervensi-sosial-merek-fomo-kecerd-thumb-a0252.webp" type="image/webp" length="190304" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/hasil-studi-bi-intervensi-sosial-merek-fomo-kecerd-thumb-a0252.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/hasil-studi-bi-intervensi-sosial-merek-fomo-kecerd-thumb-c56b0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/hasil-studi-bi-intervensi-sosial-merek-fomo-kecerd-thumb-df940.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-583-ubaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6270-anima-indonesian-psychological-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Lateral Percutaneous Nephrolithotomy in Horseshoe Kidney An Alternative Approach with High Success Rate ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Lateral Percutaneous Nephrolithotomy in Horseshoe Kidney An Alternative Approach with High Success Rate ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Lateral Percutaneous Nephrolithotomy in Horseshoe Kidney An Alternative Approach with High Success Rate ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63440-hasil-penelitian-rumah-sakit-pasien-ginjal-tapal-k</link>
	<guid isPermaLink="false">d78958d6aecf8755268a6b0b094b19d7</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 15:41:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ modal header ]]></category>
	<category><![CDATA[ ponco birowo ]]></category>
	<category><![CDATA[ aria kekalih ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aria,birowo,header,kekalih,modal,ponco]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi mengenai efektivitas jangka panjang dari teknik PCNL lateral pada pasien dengan ginjal tapal kuda, terutama dalam mengurangi risiko ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Lateral Percutaneous Nephrolithotomy in Horseshoe Kidney: An Alternative Approach with High Success Rate: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi mengenai efektivitas jangka panjang dari teknik PCNL lateral pada pasien dengan ginjal tapal kuda, terutama dalam mengurangi risiko komplikasi jangka panjang. Kedua, perlu dibandingkan hasil PCNL lateral dengan metode lain seperti ESWL atau RIRS dalam konteks tingkat keberhasilan dan risiko komplikasi. Ketiga, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami peran kolon retrorenal dalam outcome PCNL, terutama pada kasus dengan anatomi kompleks. Saran-saran ini bertujuan untuk memperluas pemahaman tentang manajemen batu ginjal pada ginjal tapal kuda dan meningkatkan standar perawatan medis.. Penatalaksanaan batu pada pasien dengan ginjal tapal kuda merupakan prosedur yang menantang dalam endourologi, namun nefrolitotomi perkutan dianggap sebagai pilihan pengobatan yang aman dan efektif pada pasien dengan batu ginjal pada ginjal tapal kuda dengan hasil yang dapat diterima.Teknik PCNL lateral menunjukkan hasil yang baik dengan tingkat keberhasilan tinggi.Pemahaman tentang anatomi ginjal tapal kuda dan teknik akses lateral sangat penting untuk meminimalkan komplikasi Tujuan: Laporan kasus ini bertujuan untuk menyajikan pendekatan nefrolitotomi perkutan lateral (PCNL) untuk pasien dengan ginjal tapal kuda, sedikit penyakit penyerta, dan hasil dari prosedur ini. Presentasi Kasus: Seorang laki-laki berusia 70 tahun yang mengalami obesitas datang kerumah sakit dengan keluhan nyeri pada pinggang kiri. Berdasarkan pemeriksaan CT scan, kami menemukan bahwa pasien menderita ginjal tapal kuda dengan hidronefrosis kiri. Hidronefrosis tersebut disebabkan oleh penyumbatan akibat batu panggul ginjal kiri berukuran 25 x 20 mm. Kami memutuskan untuk melakukan PCNL lateral untuk kasus ini... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/9/hasil-penelitian-rumah-sakit-pasien-ginjal-tapal-k-thumb-f9f6e.webp" title="JURIS - Lateral Percutaneous Nephrolithotomy in Horseshoe Kidney: An Alternative Approach with High Success Rate" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/hasil-penelitian-rumah-sakit-pasien-ginjal-tapal-k-thumb-f9f6e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/hasil-penelitian-rumah-sakit-pasien-ginjal-tapal-k-thumb-f9f6e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/hasil-penelitian-rumah-sakit-pasien-ginjal-tapal-k-thumb-f9f6e.webp 1x" title="JURIS - Lateral Percutaneous Nephrolithotomy in Horseshoe Kidney: An Alternative Approach with High Success Rate" alt="JURIS - Lateral Percutaneous Nephrolithotomy in Horseshoe Kidney: An Alternative Approach with High Success Rate" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/9/hasil-penelitian-rumah-sakit-pasien-ginjal-tapal-k-thumb-3ffcf.webp" title="JURIS - Lateral Percutaneous Nephrolithotomy in Horseshoe Kidney: An Alternative Approach with High Success Rate" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/hasil-penelitian-rumah-sakit-pasien-ginjal-tapal-k-thumb-3ffcf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/hasil-penelitian-rumah-sakit-pasien-ginjal-tapal-k-thumb-3ffcf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/hasil-penelitian-rumah-sakit-pasien-ginjal-tapal-k-thumb-3ffcf.webp 1x" title="JURIS - Lateral Percutaneous Nephrolithotomy in Horseshoe Kidney: An Alternative Approach with High Success Rate" alt="JURIS - Lateral Percutaneous Nephrolithotomy in Horseshoe Kidney: An Alternative Approach with High Success Rate" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/9/hasil-penelitian-rumah-sakit-pasien-ginjal-tapal-k-thumb-bed33.webp" title="JURIS - Lateral Percutaneous Nephrolithotomy in Horseshoe Kidney: An Alternative Approach with High Success Rate" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/hasil-penelitian-rumah-sakit-pasien-ginjal-tapal-k-thumb-bed33.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/hasil-penelitian-rumah-sakit-pasien-ginjal-tapal-k-thumb-bed33.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/hasil-penelitian-rumah-sakit-pasien-ginjal-tapal-k-thumb-bed33.webp 1x" title="JURIS - Lateral Percutaneous Nephrolithotomy in Horseshoe Kidney: An Alternative Approach with High Success Rate" alt="JURIS - Lateral Percutaneous Nephrolithotomy in Horseshoe Kidney: An Alternative Approach with High Success Rate" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63440-hasil-penelitian-rumah-sakit-pasien-ginjal-tapal-k" title="JURIS - Lateral Percutaneous Nephrolithotomy in Horseshoe Kidney: An Alternative Approach with High Success Rate" target="_blank">Lateral Percutaneous Nephrolithotomy in Horseshoe Kidney: An Alternative Approach with High Success Rate</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi mengenai efektivitas jangka panjang dari teknik PCNL lateral pada pasien dengan ginjal tapal kuda, terutama dalam mengurangi risiko komplikasi jangka panjang. Kedua, perlu dibandingkan hasil PCNL lateral dengan metode lain seperti ESWL atau RIRS dalam konteks tingkat keberhasilan dan risiko komplikasi. Ketiga, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami peran kolon retrorenal dalam outcome PCNL, terutama pada kasus dengan anatomi kompleks. Saran-saran ini bertujuan untuk memperluas pemahaman tentang manajemen batu ginjal pada ginjal tapal kuda dan meningkatkan standar perawatan medis..
<br>Penatalaksanaan batu pada pasien dengan ginjal tapal kuda merupakan prosedur yang menantang dalam endourologi, namun nefrolitotomi perkutan dianggap sebagai pilihan pengobatan yang aman dan efektif pada pasien dengan batu ginjal pada ginjal tapal kuda dengan hasil yang dapat diterima.Teknik PCNL lateral menunjukkan hasil yang baik dengan tingkat keberhasilan tinggi.Pemahaman tentang anatomi ginjal tapal kuda dan teknik akses lateral sangat penting untuk meminimalkan komplikasi
<br>Tujuan: Laporan kasus ini bertujuan untuk menyajikan pendekatan nefrolitotomi perkutan lateral (PCNL) untuk pasien dengan ginjal tapal kuda, sedikit penyakit penyerta, dan hasil dari prosedur ini. Presentasi Kasus: Seorang laki-laki berusia 70 tahun yang mengalami obesitas datang kerumah sakit dengan keluhan nyeri pada pinggang kiri. Berdasarkan pemeriksaan CT scan, kami menemukan bahwa pasien menderita ginjal tapal kuda dengan hidronefrosis kiri. Hidronefrosis tersebut disebabkan oleh penyumbatan akibat batu panggul ginjal kiri berukuran 25 x 20 mm. Kami memutuskan untuk melakukan PCNL lateral untuk kasus ini...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/9/hasil-penelitian-rumah-sakit-pasien-ginjal-tapal-k-thumb-3ffcf.webp" type="image/webp" length="118072" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/hasil-penelitian-rumah-sakit-pasien-ginjal-tapal-k-thumb-f9f6e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/hasil-penelitian-rumah-sakit-pasien-ginjal-tapal-k-thumb-3ffcf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/hasil-penelitian-rumah-sakit-pasien-ginjal-tapal-k-thumb-bed33.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2104-urologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17981-indonesian-journal-urology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Copyright Protection Against The Use Of Works As Artificial Intelligence Training Data In Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Copyright Protection Against The Use Of Works As Artificial Intelligence Training Data In Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Copyright Protection Against The Use Of Works As Artificial Intelligence Training Data In Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63461-nilai-uni-eropa-training-data-lstm-model-ai-inovas</link>
	<guid isPermaLink="false">49fddbe2b4bce7c5080742a3e6392b4a</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 15:35:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengimplementasikan model lisensi data pelatihan AI yang diusulkan, penelitian lanjutan harus difokuskan pada tiga area krusial. Pertama, diperlukan studi mendalam mengenai arsitektur teknis dan kelayakan sistem informasi manajemen hak cipta yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Copyright Protection Against The Use Of Works As Artificial Intelligence Training Data In Indonesia: Untuk mengimplementasikan model lisensi data pelatihan AI yang diusulkan, penelitian lanjutan harus difokuskan pada tiga area krusial. Pertama, diperlukan studi mendalam mengenai arsitektur teknis dan kelayakan sistem informasi manajemen hak cipta yang canggih untuk Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) di Indonesia. Sistem ini harus mampu memverifikasi penggunaan miliaran karya dari berbagai kategori dalam data set AI, melacak distribusi royalti secara akurat, serta mengintegrasikan skema opt-out nasional yang mudah diakses pencipta, mungkin dengan mengeksplorasi potensi teknologi seperti blockchain untuk transparansi dan efisiensi operasional. Kedua, penting untuk melakukan analisis ekonomi yang komprehensif mengenai dampak berbagai struktur royalti dan beban lisensi terhadap ekosistem kecerdasan buatan domestik. Studi ini harus dapat membedakan antara pengembang AI besar dan startup lokal, guna merumuskan standar royalti yang proporsional sehingga dapat menyeimbangkan perlindungan pencipta tanpa menghambat inovasi dan investasi dalam negeri, sekaligus menjaga daya saing Indonesia di kancah global. Ketiga, perlu adanya penelitian empiris yang mengevaluasi kesiapan kelembagaan LMK yang ada dalam mengadopsi dan mengelola kompleksitas lisensi data pelatihan AI, termasuk identifikasi kebutuhan pelatihan, infrastruktur, dan regulasi internal untuk memastikan model lisensi kolektif dapat berfungsi secara efektif dan memberikan kepastian hukum yang adil bagi semua pihak, termasuk pencipta dan pengembang AI.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan karya berhak cipta sebagai data pelatihan kecerdasan buatan di Indonesia berpotensi melanggar hak eksklusif pencipta, khususnya hak reproduksi, karena Undang-Undang Hak Cipta Tahun 2014 belum secara eksplisit mengakomodasi atau mengecualikan praktik tersebut, sehingga menimbulkan kekosongan dan ketidakpastian hukum yang merugikan semua pihak.Untuk mengatasi hal ini, konsep lisensi ideal yang diusulkan adalah model lisensi kolektif yang dioperasikan oleh Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) yang ada, dilengkapi dengan skema opt-out nasional yang sederhana bagi pemegang hak dan kewajiban transparansi data set bagi pengembang AI.Model ini, bersama dengan mekanisme distribusi royalti yang proporsional, berupaya menyeimbangkan perlindungan hak cipta dan mendorong inovasi AI, meskipun keberhasilan implementasinya bergantung pada penguatan kapasitas kelembagaan LMK dan kemampuan Indonesia untuk menjangkau pengembang AI lintas negara Kemajuan kecerdasan buatan generatif telah menciptakan tantangan hukum baru dalam ranah hak kekayaan intelektual, khususnya hukum hak cipta. Pelatihan model AI memerlukan penggunaan karya berhak cipta dalam jumlah besar sebagai data pelatihan; namun, Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta di Indonesia tidak secara eksplisit mengatur legalitas praktik tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan hukum penggunaan karya berhak cipta sebagai data pelatihan AI berdasarkan hukum hak cipta Indonesia, mengidentifikasi kesenjangan normatif yang ada, dan merumuskan model lisensi ideal untuk pengembangan AI di Indonesia. Dengan menggunakan penelitian hukum normatif melalui pendekatan undang-undang, konseptual, dan komparatif, penelitian ini... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/6/nilai-uni-eropa-training-data-lstm-model-ai-inovas-thumb-8cee1.webp" title="JURIS - Copyright Protection Against The Use Of Works As Artificial Intelligence Training Data In Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/nilai-uni-eropa-training-data-lstm-model-ai-inovas-thumb-8cee1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/nilai-uni-eropa-training-data-lstm-model-ai-inovas-thumb-8cee1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/nilai-uni-eropa-training-data-lstm-model-ai-inovas-thumb-8cee1.webp 1x" title="JURIS - Copyright Protection Against The Use Of Works As Artificial Intelligence Training Data In Indonesia" alt="JURIS - Copyright Protection Against The Use Of Works As Artificial Intelligence Training Data In Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/nilai-uni-eropa-training-data-lstm-model-ai-inovas-thumb-af332.webp" title="JURIS - Copyright Protection Against The Use Of Works As Artificial Intelligence Training Data In Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/nilai-uni-eropa-training-data-lstm-model-ai-inovas-thumb-af332.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/nilai-uni-eropa-training-data-lstm-model-ai-inovas-thumb-af332.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/nilai-uni-eropa-training-data-lstm-model-ai-inovas-thumb-af332.webp 1x" title="JURIS - Copyright Protection Against The Use Of Works As Artificial Intelligence Training Data In Indonesia" alt="JURIS - Copyright Protection Against The Use Of Works As Artificial Intelligence Training Data In Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/nilai-uni-eropa-training-data-lstm-model-ai-inovas-thumb-47fc2.webp" title="JURIS - Copyright Protection Against The Use Of Works As Artificial Intelligence Training Data In Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/nilai-uni-eropa-training-data-lstm-model-ai-inovas-thumb-47fc2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/nilai-uni-eropa-training-data-lstm-model-ai-inovas-thumb-47fc2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/nilai-uni-eropa-training-data-lstm-model-ai-inovas-thumb-47fc2.webp 1x" title="JURIS - Copyright Protection Against The Use Of Works As Artificial Intelligence Training Data In Indonesia" alt="JURIS - Copyright Protection Against The Use Of Works As Artificial Intelligence Training Data In Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63461-nilai-uni-eropa-training-data-lstm-model-ai-inovas" title="JURIS - Copyright Protection Against The Use Of Works As Artificial Intelligence Training Data In Indonesia" target="_blank">Copyright Protection Against The Use Of Works As Artificial Intelligence Training Data In Indonesia</a>: Untuk mengimplementasikan model lisensi data pelatihan AI yang diusulkan, penelitian lanjutan harus difokuskan pada tiga area krusial. Pertama, diperlukan studi mendalam mengenai arsitektur teknis dan kelayakan sistem informasi manajemen hak cipta yang canggih untuk Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) di Indonesia. Sistem ini harus mampu memverifikasi penggunaan miliaran karya dari berbagai kategori dalam data set AI, melacak distribusi royalti secara akurat, serta mengintegrasikan skema opt-out nasional yang mudah diakses pencipta, mungkin dengan mengeksplorasi potensi teknologi seperti blockchain untuk transparansi dan efisiensi operasional. Kedua, penting untuk melakukan analisis ekonomi yang komprehensif mengenai dampak berbagai struktur royalti dan beban lisensi terhadap ekosistem kecerdasan buatan domestik. Studi ini harus dapat membedakan antara pengembang AI besar dan startup lokal, guna merumuskan standar royalti yang proporsional sehingga dapat menyeimbangkan perlindungan pencipta tanpa menghambat inovasi dan investasi dalam negeri, sekaligus menjaga daya saing Indonesia di kancah global. Ketiga, perlu adanya penelitian empiris yang mengevaluasi kesiapan kelembagaan LMK yang ada dalam mengadopsi dan mengelola kompleksitas lisensi data pelatihan AI, termasuk identifikasi kebutuhan pelatihan, infrastruktur, dan regulasi internal untuk memastikan model lisensi kolektif dapat berfungsi secara efektif dan memberikan kepastian hukum yang adil bagi semua pihak, termasuk pencipta dan pengembang AI..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan karya berhak cipta sebagai data pelatihan kecerdasan buatan di Indonesia berpotensi melanggar hak eksklusif pencipta, khususnya hak reproduksi, karena Undang-Undang Hak Cipta Tahun 2014 belum secara eksplisit mengakomodasi atau mengecualikan praktik tersebut, sehingga menimbulkan kekosongan dan ketidakpastian hukum yang merugikan semua pihak.Untuk mengatasi hal ini, konsep lisensi ideal yang diusulkan adalah model lisensi kolektif yang dioperasikan oleh Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) yang ada, dilengkapi dengan skema opt-out nasional yang sederhana bagi pemegang hak dan kewajiban transparansi data set bagi pengembang AI.Model ini, bersama dengan mekanisme distribusi royalti yang proporsional, berupaya menyeimbangkan perlindungan hak cipta dan mendorong inovasi AI, meskipun keberhasilan implementasinya bergantung pada penguatan kapasitas kelembagaan LMK dan kemampuan Indonesia untuk menjangkau pengembang AI lintas negara
<br>Kemajuan kecerdasan buatan generatif telah menciptakan tantangan hukum baru dalam ranah hak kekayaan intelektual, khususnya hukum hak cipta. Pelatihan model AI memerlukan penggunaan karya berhak cipta dalam jumlah besar sebagai data pelatihan; namun, Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta di Indonesia tidak secara eksplisit mengatur legalitas praktik tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan hukum penggunaan karya berhak cipta sebagai data pelatihan AI berdasarkan hukum hak cipta Indonesia, mengidentifikasi kesenjangan normatif yang ada, dan merumuskan model lisensi ideal untuk pengembangan AI di Indonesia. Dengan menggunakan penelitian hukum normatif melalui pendekatan undang-undang, konseptual, dan komparatif, penelitian ini...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/6/nilai-uni-eropa-training-data-lstm-model-ai-inovas-thumb-8cee1.webp" type="image/webp" length="71500" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/nilai-uni-eropa-training-data-lstm-model-ai-inovas-thumb-8cee1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/nilai-uni-eropa-training-data-lstm-model-ai-inovas-thumb-af332.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/nilai-uni-eropa-training-data-lstm-model-ai-inovas-thumb-47fc2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-159-uwg.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17112-widya-gama-intellectual-property-rights.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Masuk Angin in Javanese Healthy Lifestyle A Qualitative Analysis Using Health and Indigenous Psychology Approaches ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Masuk Angin in Javanese Healthy Lifestyle A Qualitative Analysis Using Health and Indigenous Psychology Approaches ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Masuk Angin in Javanese Healthy Lifestyle A Qualitative Analysis Using Health and Indigenous Psychology Approaches ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63457-lokal-studi-etnografi-komparatif-faktor-buda</link>
	<guid isPermaLink="false">bf890782c242cfdb434a4f003dc58b04</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 15:34:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ide siaputra ]]></category>
	<category><![CDATA[ zoom fatigue ]]></category>
	<category><![CDATA[ gita yolanda ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fatigue,gita,ide,siaputra,yolanda,zoom]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah memberikan wawasan mendalam mengenai persepsi masuk angin dalam gaya hidup sehat masyarakat Jawa dengan fokus pada responden berpendidikan. Untuk melengkapi temuan ini, penelitian di masa depan dapat memperluas cakupan demografi dengan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Masuk Angin in Javanese Healthy Lifestyle: A Qualitative Analysis Using Health and Indigenous Psychology Approaches: Penelitian ini telah memberikan wawasan mendalam mengenai persepsi masuk angin dalam gaya hidup sehat masyarakat Jawa dengan fokus pada responden berpendidikan. Untuk melengkapi temuan ini, penelitian di masa depan dapat memperluas cakupan demografi dengan meneliti persepsi masuk angin di berbagai kelompok etnis lain di Indonesia yang mungkin memiliki konsep serupa atau berbeda. Ini bisa menjadi studi komparatif untuk memahami keberagaman nilai-nilai kesehatan tradisional di Nusantara, termasuk bagaimana pemahaman ini berkembang di kalangan masyarakat pedesaan atau kelompok dengan tingkat pendidikan yang lebih rendah, serta menyoroti potensi perbedaan antara gender dalam interpretasi dan penanganan kondisi tersebut. Selain itu, mengingat bahwa konsep "angin" itu sendiri masih ambigu bagi sebagian besar partisipan, studi etnografi atau fenomenologis yang lebih mendalam dapat dilakukan untuk menggali akar filosofis dan kosmologis di balik persepsi "angin" dalam budaya Jawa dan mungkin budaya lain. Ini akan membantu menjelaskan secara lebih komprehensif bagaimana "angin" dipahami bukan hanya sebagai gejala fisik, tetapi juga sebagai entitas yang memiliki makna budaya dan spiritual, serta bagaimana pemahaman ini dapat diintegrasikan atau dikonfrontasikan dengan kerangka medis biomedis modern untuk menciptakan pendekatan kesehatan yang lebih holistik. Terakhir, dengan adanya indikasi potensi "kecanduan" atau ketergantungan pada metode pengobatan tradisional seperti kerokan, penelitian lebih lanjut yang bersifat intervensi atau longitudinal dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari praktik-praktik tersebut. Pertanyaan penelitian bisa mencakup: apakah ada perubahan pola pikir atau kebiasaan kesehatan seiring waktu akibat penggunaan rutin pengobatan tradisional, atau apakah ada efek fisiologis atau psikologis tertentu (baik positif maupun negatif) yang terkait dengan praktik ini, yang mungkin berbeda antara mereka yang menggunakannya sebagai pencegahan versus pengobatan akut. Hal ini akan memperkaya pemahaman mengenai adaptasi dan evolusi kepercayaan kesehatan tradisional dalam konteks kesehatan kontemporer.. Masuk angin (MA) merupakan kondisi umum di kalangan masyarakat Indonesia, khususnya Jawa, yang dipersepsikan sebagai masuknya angin ke dalam tubuh akibat ketidakseimbangan gaya hidup dan interaksi dengan lingkungan.Studi ini, menggunakan model regulasi diri dan keyakinan kesehatan dari perspektif psikologi pribumi, menunjukkan bahwa MA berfungsi sebagai tanda peringatan dini atas ketidakseimbangan tubuh.Konsep MA, termasuk cara penanganan dan pencegahannya, telah menjadi identitas budaya kolektif yang tak terpisahkan dari gaya hidup sehat masyarakat Jawa, mencerminkan pentingnya konteks budaya dalam pemahaman kesehatan Istilah masuk angin (M A) telah digunakan secara meluas oleh masyarakat Indonesia dalam menjelaskan proses masuknya angin ke dalam tubuh dan menyebabkan penyakit. Namun konsep aslinya masih dipertanyakan karena digunakan untuk menjelaskan beberapa gejala berbeda. Tujuan studi ini ialah mengetahui bagaimana orang Jawa mempersepsikan M A untuk memberikan penjelasan yang lebih mendetail dan membudaya. Metode yang digunakan ialah metode kualitatif deskriptif dengan wawancara dan analisis literatur. Dengan menggunakan dua model mengenali penyakit (illness cognition) dan pandangan psikologi ulayat yang digabung dengan hasil wawancara, penulis menemukan bahwa MA merupakan identitas ulayat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/4/lokal-studi-etnografi-komparatif-faktor-budaya-kon-thumb-e314d.webp" title="JURIS - Masuk Angin in Javanese Healthy Lifestyle: A Qualitative Analysis Using Health and Indigenous Psychology Approaches" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/lokal-studi-etnografi-komparatif-faktor-budaya-kon-thumb-e314d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/lokal-studi-etnografi-komparatif-faktor-budaya-kon-thumb-e314d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/lokal-studi-etnografi-komparatif-faktor-budaya-kon-thumb-e314d.webp 1x" title="JURIS - Masuk Angin in Javanese Healthy Lifestyle: A Qualitative Analysis Using Health and Indigenous Psychology Approaches" alt="JURIS - Masuk Angin in Javanese Healthy Lifestyle: A Qualitative Analysis Using Health and Indigenous Psychology Approaches" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/lokal-studi-etnografi-komparatif-faktor-budaya-kon-thumb-dcc0a.webp" title="JURIS - Masuk Angin in Javanese Healthy Lifestyle: A Qualitative Analysis Using Health and Indigenous Psychology Approaches" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/lokal-studi-etnografi-komparatif-faktor-budaya-kon-thumb-dcc0a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/lokal-studi-etnografi-komparatif-faktor-budaya-kon-thumb-dcc0a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/lokal-studi-etnografi-komparatif-faktor-budaya-kon-thumb-dcc0a.webp 1x" title="JURIS - Masuk Angin in Javanese Healthy Lifestyle: A Qualitative Analysis Using Health and Indigenous Psychology Approaches" alt="JURIS - Masuk Angin in Javanese Healthy Lifestyle: A Qualitative Analysis Using Health and Indigenous Psychology Approaches" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/lokal-studi-etnografi-komparatif-faktor-budaya-kon-thumb-ec82e.webp" title="JURIS - Masuk Angin in Javanese Healthy Lifestyle: A Qualitative Analysis Using Health and Indigenous Psychology Approaches" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/lokal-studi-etnografi-komparatif-faktor-budaya-kon-thumb-ec82e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/lokal-studi-etnografi-komparatif-faktor-budaya-kon-thumb-ec82e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/lokal-studi-etnografi-komparatif-faktor-budaya-kon-thumb-ec82e.webp 1x" title="JURIS - Masuk Angin in Javanese Healthy Lifestyle: A Qualitative Analysis Using Health and Indigenous Psychology Approaches" alt="JURIS - Masuk Angin in Javanese Healthy Lifestyle: A Qualitative Analysis Using Health and Indigenous Psychology Approaches" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63457-lokal-studi-etnografi-komparatif-faktor-buda" title="JURIS - Masuk Angin in Javanese Healthy Lifestyle: A Qualitative Analysis Using Health and Indigenous Psychology Approaches" target="_blank">Masuk Angin in Javanese Healthy Lifestyle: A Qualitative Analysis Using Health and Indigenous Psychology Approaches</a>: Penelitian ini telah memberikan wawasan mendalam mengenai persepsi masuk angin dalam gaya hidup sehat masyarakat Jawa dengan fokus pada responden berpendidikan. Untuk melengkapi temuan ini, penelitian di masa depan dapat memperluas cakupan demografi dengan meneliti persepsi masuk angin di berbagai kelompok etnis lain di Indonesia yang mungkin memiliki konsep serupa atau berbeda. Ini bisa menjadi studi komparatif untuk memahami keberagaman nilai-nilai kesehatan tradisional di Nusantara, termasuk bagaimana pemahaman ini berkembang di kalangan masyarakat pedesaan atau kelompok dengan tingkat pendidikan yang lebih rendah, serta menyoroti potensi perbedaan antara gender dalam interpretasi dan penanganan kondisi tersebut. Selain itu, mengingat bahwa konsep "angin" itu sendiri masih ambigu bagi sebagian besar partisipan, studi etnografi atau fenomenologis yang lebih mendalam dapat dilakukan untuk menggali akar filosofis dan kosmologis di balik persepsi "angin" dalam budaya Jawa dan mungkin budaya lain. Ini akan membantu menjelaskan secara lebih komprehensif bagaimana "angin" dipahami bukan hanya sebagai gejala fisik, tetapi juga sebagai entitas yang memiliki makna budaya dan spiritual, serta bagaimana pemahaman ini dapat diintegrasikan atau dikonfrontasikan dengan kerangka medis biomedis modern untuk menciptakan pendekatan kesehatan yang lebih holistik. Terakhir, dengan adanya indikasi potensi "kecanduan" atau ketergantungan pada metode pengobatan tradisional seperti kerokan, penelitian lebih lanjut yang bersifat intervensi atau longitudinal dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari praktik-praktik tersebut. Pertanyaan penelitian bisa mencakup: apakah ada perubahan pola pikir atau kebiasaan kesehatan seiring waktu akibat penggunaan rutin pengobatan tradisional, atau apakah ada efek fisiologis atau psikologis tertentu (baik positif maupun negatif) yang terkait dengan praktik ini, yang mungkin berbeda antara mereka yang menggunakannya sebagai pencegahan versus pengobatan akut. Hal ini akan memperkaya pemahaman mengenai adaptasi dan evolusi kepercayaan kesehatan tradisional dalam konteks kesehatan kontemporer..
<br>Masuk angin (MA) merupakan kondisi umum di kalangan masyarakat Indonesia, khususnya Jawa, yang dipersepsikan sebagai masuknya angin ke dalam tubuh akibat ketidakseimbangan gaya hidup dan interaksi dengan lingkungan.Studi ini, menggunakan model regulasi diri dan keyakinan kesehatan dari perspektif psikologi pribumi, menunjukkan bahwa MA berfungsi sebagai tanda peringatan dini atas ketidakseimbangan tubuh.Konsep MA, termasuk cara penanganan dan pencegahannya, telah menjadi identitas budaya kolektif yang tak terpisahkan dari gaya hidup sehat masyarakat Jawa, mencerminkan pentingnya konteks budaya dalam pemahaman kesehatan
<br>Istilah masuk angin (M A) telah digunakan secara meluas oleh masyarakat Indonesia dalam menjelaskan proses masuknya angin ke dalam tubuh dan menyebabkan penyakit. Namun konsep aslinya masih dipertanyakan karena digunakan untuk menjelaskan beberapa gejala berbeda. Tujuan studi ini ialah mengetahui bagaimana orang Jawa mempersepsikan M A untuk memberikan penjelasan yang lebih mendetail dan membudaya. Metode yang digunakan ialah metode kualitatif deskriptif dengan wawancara dan analisis literatur. Dengan menggunakan dua model mengenali penyakit (illness cognition) dan pandangan psikologi ulayat yang digabung dengan hasil wawancara, penulis menemukan bahwa MA merupakan identitas ulayat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/4/lokal-studi-etnografi-komparatif-faktor-budaya-kon-thumb-e314d.webp" type="image/webp" length="110342" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/lokal-studi-etnografi-komparatif-faktor-budaya-kon-thumb-e314d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/lokal-studi-etnografi-komparatif-faktor-budaya-kon-thumb-dcc0a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/lokal-studi-etnografi-komparatif-faktor-budaya-kon-thumb-ec82e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-583-ubaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6270-anima-indonesian-psychological-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Menari Dalam Sunyi Eksplorasi Pembelajaran Tari AoWonderlandAo Bagi Siswa Tunarungu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Menari Dalam Sunyi Eksplorasi Pembelajaran Tari AoWonderlandAo Bagi Siswa Tunarungu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Menari Dalam Sunyi Eksplorasi Pembelajaran Tari AoWonderlandAo Bagi Siswa Tunarungu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63447-koreografi-tari-toaleang-siswa-ber-motivasi-seni</link>
	<guid isPermaLink="false">bee7dce0134ba869f49fe9cd9afd0137</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 15:19:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ menari sunyi ]]></category>
	<category><![CDATA[ agus wahyudi ]]></category>
	<category><![CDATA[ aisyah putri ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agus,aisyah,menari,putri,sunyi,wahyudi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan temuan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi strategi pembelajaran tari kreasi lainnya yang dapat diterapkan bagi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Menari Dalam Sunyi: Eksplorasi Pembelajaran Tari AoWonderlandAo Bagi Siswa Tunarungu: Berdasarkan hasil penelitian dan temuan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi strategi pembelajaran tari kreasi lainnya yang dapat diterapkan bagi siswa tunarungu, dengan mempertimbangkan berbagai jenis tari kreasi dan karakteristik geraknya. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan metode pengajaran tari kreasi yang lebih efektif dan inovatif, dengan memanfaatkan teknologi atau media visual yang interaktif dan menarik bagi siswa tunarungu. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak pembelajaran tari kreasi terhadap perkembangan sosial-emosional siswa tunarungu, termasuk peningkatan rasa percaya diri, kerja sama, dan interaksi sosial mereka dalam lingkungan pendidikan inklusif.. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran tari Wonderland pada siswa tunarungu di SLB Negeri 1 Lombok Timur dilakukan melalui modifikasi strategi pembelajaran yang menyesuaikan karakteristik peserta didik.Pembelajaran tidak bertumpu pada kemampuan mendengar musik, melainkan memanfaatkan rangsangan visual, sentuhan fisik, dan kepekaan terhadap getaran sebagai pengganti fungsi pendengaran.Strategi pembelajaran diterapkan melalui tiga tahap utama, yaitu pengondisian kepekaan terhadap getaran fisik, pembelajaran gerak melalui pengamatan visual dan peniruan gerak pelatih, serta penguatan ingatan motorik melalui sistem hitungan 2 x 8 untuk menghafal gerakan dan pola lantai.Melalui strategi tersebut, siswa tunarungu mampu mengeksplorasi tubuh mereka dalam merasakan irama musik melalui getaran dan isyarat visual sehingga dapat mengikuti koreografi tari secara terarah dan kompak.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari Wonderland sebagai tari kreasi yang memiliki gerakan yang memungkinkan adanya penyesuaian dengan kemampuan siswa tunarungu.Modifikasi gerakan, pemanfaatan media visual, dan penggunan getaran sebagai penanda ritme terbukti membantu siswa meningkatkan kemampuan gerak tubuh, pembelajaran tari juga dapat menumbuhkan rasa percaya diri, kerja sama, dan keberanian siwa dalam menampilkan kemampuan mereka.Dengan demikian, penggunaan pembelajaran tari berbasis visul terbukti menjadi cara yang efektif untuk membantu siswa tunarungu dalam belajar tari.Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pelatih tari dalam mengembangkan pembelajaran tari sesuai dengan kebutuhan siswa berkebutuhan khusus khususnya tunarungu Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pelaksanaan pembelajaran tari Wonderland bagi siswa tunarungu di SLB Negeri 1 Lombok Timur. Siswa tunarungu memiliki keterbatasan dalam menerima informasi secara lisan, sehingga memerlukan strategi pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhannya. Tari Wonderland dipilih karena memiliki karakteristik gerak yang relatif sederhana serta berpotensi menjadi sarana komunikasi, ekspresi diri, dan pengembangan kemampuan motorik, sosial, emosional, serta kreativitas siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Wonderland memerlukan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/c/koreografi-tari-toaleang-siswa-ber-motivasi-seni-d-thumb-64dca.webp" title="JURIS - Menari Dalam Sunyi: Eksplorasi Pembelajaran Tari AoWonderlandAo Bagi Siswa Tunarungu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/koreografi-tari-toaleang-siswa-ber-motivasi-seni-d-thumb-64dca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/koreografi-tari-toaleang-siswa-ber-motivasi-seni-d-thumb-64dca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/koreografi-tari-toaleang-siswa-ber-motivasi-seni-d-thumb-64dca.webp 1x" title="JURIS - Menari Dalam Sunyi: Eksplorasi Pembelajaran Tari AoWonderlandAo Bagi Siswa Tunarungu" alt="JURIS - Menari Dalam Sunyi: Eksplorasi Pembelajaran Tari AoWonderlandAo Bagi Siswa Tunarungu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/c/koreografi-tari-toaleang-siswa-ber-motivasi-seni-d-thumb-35b59.webp" title="JURIS - Menari Dalam Sunyi: Eksplorasi Pembelajaran Tari AoWonderlandAo Bagi Siswa Tunarungu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/koreografi-tari-toaleang-siswa-ber-motivasi-seni-d-thumb-35b59.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/koreografi-tari-toaleang-siswa-ber-motivasi-seni-d-thumb-35b59.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/koreografi-tari-toaleang-siswa-ber-motivasi-seni-d-thumb-35b59.webp 1x" title="JURIS - Menari Dalam Sunyi: Eksplorasi Pembelajaran Tari AoWonderlandAo Bagi Siswa Tunarungu" alt="JURIS - Menari Dalam Sunyi: Eksplorasi Pembelajaran Tari AoWonderlandAo Bagi Siswa Tunarungu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/c/koreografi-tari-toaleang-siswa-ber-motivasi-seni-d-thumb-91c83.webp" title="JURIS - Menari Dalam Sunyi: Eksplorasi Pembelajaran Tari AoWonderlandAo Bagi Siswa Tunarungu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/koreografi-tari-toaleang-siswa-ber-motivasi-seni-d-thumb-91c83.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/koreografi-tari-toaleang-siswa-ber-motivasi-seni-d-thumb-91c83.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/koreografi-tari-toaleang-siswa-ber-motivasi-seni-d-thumb-91c83.webp 1x" title="JURIS - Menari Dalam Sunyi: Eksplorasi Pembelajaran Tari AoWonderlandAo Bagi Siswa Tunarungu" alt="JURIS - Menari Dalam Sunyi: Eksplorasi Pembelajaran Tari AoWonderlandAo Bagi Siswa Tunarungu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63447-koreografi-tari-toaleang-siswa-ber-motivasi-seni" title="JURIS - Menari Dalam Sunyi: Eksplorasi Pembelajaran Tari AoWonderlandAo Bagi Siswa Tunarungu" target="_blank">Menari Dalam Sunyi: Eksplorasi Pembelajaran Tari AoWonderlandAo Bagi Siswa Tunarungu</a>: Berdasarkan hasil penelitian dan temuan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi strategi pembelajaran tari kreasi lainnya yang dapat diterapkan bagi siswa tunarungu, dengan mempertimbangkan berbagai jenis tari kreasi dan karakteristik geraknya. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan metode pengajaran tari kreasi yang lebih efektif dan inovatif, dengan memanfaatkan teknologi atau media visual yang interaktif dan menarik bagi siswa tunarungu. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak pembelajaran tari kreasi terhadap perkembangan sosial-emosional siswa tunarungu, termasuk peningkatan rasa percaya diri, kerja sama, dan interaksi sosial mereka dalam lingkungan pendidikan inklusif..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran tari Wonderland pada siswa tunarungu di SLB Negeri 1 Lombok Timur dilakukan melalui modifikasi strategi pembelajaran yang menyesuaikan karakteristik peserta didik.Pembelajaran tidak bertumpu pada kemampuan mendengar musik, melainkan memanfaatkan rangsangan visual, sentuhan fisik, dan kepekaan terhadap getaran sebagai pengganti fungsi pendengaran.Strategi pembelajaran diterapkan melalui tiga tahap utama, yaitu pengondisian kepekaan terhadap getaran fisik, pembelajaran gerak melalui pengamatan visual dan peniruan gerak pelatih, serta penguatan ingatan motorik melalui sistem hitungan 2 x 8 untuk menghafal gerakan dan pola lantai.Melalui strategi tersebut, siswa tunarungu mampu mengeksplorasi tubuh mereka dalam merasakan irama musik melalui getaran dan isyarat visual sehingga dapat mengikuti koreografi tari secara terarah dan kompak.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari Wonderland sebagai tari kreasi yang memiliki gerakan yang memungkinkan adanya penyesuaian dengan kemampuan siswa tunarungu.Modifikasi gerakan, pemanfaatan media visual, dan penggunan getaran sebagai penanda ritme terbukti membantu siswa meningkatkan kemampuan gerak tubuh, pembelajaran tari juga dapat menumbuhkan rasa percaya diri, kerja sama, dan keberanian siwa dalam menampilkan kemampuan mereka.Dengan demikian, penggunaan pembelajaran tari berbasis visul terbukti menjadi cara yang efektif untuk membantu siswa tunarungu dalam belajar tari.Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pelatih tari dalam mengembangkan pembelajaran tari sesuai dengan kebutuhan siswa berkebutuhan khusus khususnya tunarungu
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pelaksanaan pembelajaran tari Wonderland bagi siswa tunarungu di SLB Negeri 1 Lombok Timur. Siswa tunarungu memiliki keterbatasan dalam menerima informasi secara lisan, sehingga memerlukan strategi pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhannya. Tari Wonderland dipilih karena memiliki karakteristik gerak yang relatif sederhana serta berpotensi menjadi sarana komunikasi, ekspresi diri, dan pengembangan kemampuan motorik, sosial, emosional, serta kreativitas siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Wonderland memerlukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/c/koreografi-tari-toaleang-siswa-ber-motivasi-seni-d-thumb-35b59.webp" type="image/webp" length="79142" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/koreografi-tari-toaleang-siswa-ber-motivasi-seni-d-thumb-64dca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/koreografi-tari-toaleang-siswa-ber-motivasi-seni-d-thumb-35b59.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/koreografi-tari-toaleang-siswa-ber-motivasi-seni-d-thumb-91c83.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1268-hamzanwadi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6298-jurnal-didika-wahana-ilmiah-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Thai Youths First Masturbation 23 Year Study of Medical Students ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Thai Youths First Masturbation 23 Year Study of Medical Students ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Thai Youths First Masturbation 23 Year Study of Medical Students ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63455-thai-remaja-masturbasi-praktik-mahasisw</link>
	<guid isPermaLink="false">ce7e07ef4b3b22d1b295cdd1495da3d8</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 15:07:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ide siaputra ]]></category>
	<category><![CDATA[ zoom fatigue ]]></category>
	<category><![CDATA[ gita yolanda ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fatigue,gita,ide,siaputra,yolanda,zoom]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memperluas fokus untuk memahami fenomena masturbasi pertama kali di luar populasi mahasiswa kedokteran yang cenderung homogen. Misalnya, bagaimana praktik dan pengalaman masturbasi pertama kali terjadi di kalangan remaja Thailand ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Thai Youth's First Masturbation: 23-Year Study of Medical Students: Penelitian selanjutnya dapat memperluas fokus untuk memahami fenomena masturbasi pertama kali di luar populasi mahasiswa kedokteran yang cenderung homogen. Misalnya, bagaimana praktik dan pengalaman masturbasi pertama kali terjadi di kalangan remaja Thailand dari berbagai latar belakang sosial, ekonomi, dan geografis, termasuk mereka yang tinggal di pedesaan atau dari kelompok minoritas tertentu? Studi ini akan sangat berharga untuk mengetahui apakah temuan yang didapat dari mahasiswa kedokteran berlaku secara umum di masyarakat Thailand yang lebih luas, atau apakah ada variasi signifikan yang perlu diperhatikan. Selain itu, untuk menggali lebih dalam perbedaan mencolok antara pria dan wanita yang ditemukan dalam studi ini, riset di masa depan dapat mengadopsi pendekatan kualitatif, seperti wawancara mendalam, untuk mengungkap faktor-faktor sosiokultural, norma masyarakat, dan pandangan agama yang secara spesifik membentuk pengalaman masturbasi pertama kali pada kedua gender di Thailand. Memahami *mengapa* ada disparitas tersebut, termasuk kemungkinan stigma atau standar ganda, akan memberikan wawasan yang lebih kaya. Akhirnya, mengingat masturbasi disebut sebagai bagian penting dari perkembangan seksual, penelitian lanjutan dapat meneliti dampak psikologis jangka panjang dari pengalaman masturbasi pertama kali terhadap citra diri, kepercayaan diri seksual, dan pembentukan hubungan intim di kemudian hari bagi remaja Thailand. Menyelidiki bagaimana pengalaman awal ini memengaruhi kesehatan seksual secara keseluruhan dan adaptasi sosial individu akan memberikan pemahaman holistik tentang peran masturbasi dalam perkembangan manusia.. Pemuda di masyarakat Thailand mempraktikkan masturbasi pada usia remaja awal, serupa dengan pemuda di masyarakat lain, namun lebih banyak pria Thailand yang melakukannya dibandingkan wanita Thailand.Mayoritas praktik masturbasi pertama kali ditemukan secara mandiri, dengan metode umum berupa penggosokan alat kelamin langsung dengan tangan atau penekanan pada objek, yang lazim dilakukan oleh kedua jenis kelamin Masturbasi merupakan penyaluran seksual paling favorit di antara remaja. Studi ini mengeksplorasi awal praktik masturbasi mahasiswa kedokteran tingkat klinis awal Lebih dari 90 % jumlah mahasiswa berperan serta, umumnya beragama Buddha dan hampir semuanya tidak nikah (N = 2735; 1552 pria, & 1173 perempuan) dari Fakultas Kedokteran Universitas Mahidol dari tahun akademik 1982-2004, dengan rentang usia 18-37 tahun (rerata 21.14 pada pria dan 20.70 pada perempuan). Data diperoleh melalui kuesioner anonim. Hasil-hasil menunjukkan 96 % pria dan 40% perempuan melakukan masturbasi (p< 0.001). Rata-rata usia pertama kali masturbasi adalah 13.57 tahun pada pria dan 15.09 tahun pada perempuan. Pengalaman pertama kali menemukan sendiri oleh sejumlah 54.39% pria dan 73.42 % perempuan. Sisanya memperoleh pengetahuan tersebut dari sumber lain. Masturbasi pertama... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/2/thai-remaja-masturbasi-praktik-mahasiswa-mayoritas-thumb-dcb47.webp" title="JURIS - Thai Youth&#039;s First Masturbation: 23-Year Study of Medical Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/thai-remaja-masturbasi-praktik-mahasiswa-mayoritas-thumb-dcb47.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/thai-remaja-masturbasi-praktik-mahasiswa-mayoritas-thumb-dcb47.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/thai-remaja-masturbasi-praktik-mahasiswa-mayoritas-thumb-dcb47.webp 1x" title="JURIS - Thai Youth&#039;s First Masturbation: 23-Year Study of Medical Students" alt="JURIS - Thai Youth&#039;s First Masturbation: 23-Year Study of Medical Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/2/thai-remaja-masturbasi-praktik-mahasiswa-mayoritas-thumb-89950.webp" title="JURIS - Thai Youth&#039;s First Masturbation: 23-Year Study of Medical Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/thai-remaja-masturbasi-praktik-mahasiswa-mayoritas-thumb-89950.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/thai-remaja-masturbasi-praktik-mahasiswa-mayoritas-thumb-89950.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/thai-remaja-masturbasi-praktik-mahasiswa-mayoritas-thumb-89950.webp 1x" title="JURIS - Thai Youth&#039;s First Masturbation: 23-Year Study of Medical Students" alt="JURIS - Thai Youth&#039;s First Masturbation: 23-Year Study of Medical Students" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63455-thai-remaja-masturbasi-praktik-mahasisw" title="JURIS - Thai Youth&#039;s First Masturbation: 23-Year Study of Medical Students" target="_blank">Thai Youth's First Masturbation: 23-Year Study of Medical Students</a>: Penelitian selanjutnya dapat memperluas fokus untuk memahami fenomena masturbasi pertama kali di luar populasi mahasiswa kedokteran yang cenderung homogen. Misalnya, bagaimana praktik dan pengalaman masturbasi pertama kali terjadi di kalangan remaja Thailand dari berbagai latar belakang sosial, ekonomi, dan geografis, termasuk mereka yang tinggal di pedesaan atau dari kelompok minoritas tertentu? Studi ini akan sangat berharga untuk mengetahui apakah temuan yang didapat dari mahasiswa kedokteran berlaku secara umum di masyarakat Thailand yang lebih luas, atau apakah ada variasi signifikan yang perlu diperhatikan. Selain itu, untuk menggali lebih dalam perbedaan mencolok antara pria dan wanita yang ditemukan dalam studi ini, riset di masa depan dapat mengadopsi pendekatan kualitatif, seperti wawancara mendalam, untuk mengungkap faktor-faktor sosiokultural, norma masyarakat, dan pandangan agama yang secara spesifik membentuk pengalaman masturbasi pertama kali pada kedua gender di Thailand. Memahami *mengapa* ada disparitas tersebut, termasuk kemungkinan stigma atau standar ganda, akan memberikan wawasan yang lebih kaya. Akhirnya, mengingat masturbasi disebut sebagai bagian penting dari perkembangan seksual, penelitian lanjutan dapat meneliti dampak psikologis jangka panjang dari pengalaman masturbasi pertama kali terhadap citra diri, kepercayaan diri seksual, dan pembentukan hubungan intim di kemudian hari bagi remaja Thailand. Menyelidiki bagaimana pengalaman awal ini memengaruhi kesehatan seksual secara keseluruhan dan adaptasi sosial individu akan memberikan pemahaman holistik tentang peran masturbasi dalam perkembangan manusia..
<br>Pemuda di masyarakat Thailand mempraktikkan masturbasi pada usia remaja awal, serupa dengan pemuda di masyarakat lain, namun lebih banyak pria Thailand yang melakukannya dibandingkan wanita Thailand.Mayoritas praktik masturbasi pertama kali ditemukan secara mandiri, dengan metode umum berupa penggosokan alat kelamin langsung dengan tangan atau penekanan pada objek, yang lazim dilakukan oleh kedua jenis kelamin
<br>Masturbasi merupakan penyaluran seksual paling favorit di antara remaja. Studi ini mengeksplorasi awal praktik masturbasi mahasiswa kedokteran tingkat klinis awal Lebih dari 90 % jumlah mahasiswa berperan serta, umumnya beragama Buddha dan hampir semuanya tidak nikah (N = 2735; 1552 pria, & 1173 perempuan) dari Fakultas Kedokteran Universitas Mahidol dari tahun akademik 1982-2004, dengan rentang usia 18-37 tahun (rerata 21.14 pada pria dan 20.70 pada perempuan). Data diperoleh melalui kuesioner anonim. Hasil-hasil menunjukkan 96 % pria dan 40% perempuan melakukan masturbasi (p< 0.001). Rata-rata usia pertama kali masturbasi adalah 13.57 tahun pada pria dan 15.09 tahun pada perempuan. Pengalaman pertama kali menemukan sendiri oleh sejumlah 54.39% pria dan 73.42 % perempuan. Sisanya memperoleh pengetahuan tersebut dari sumber lain. Masturbasi pertama...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/2/thai-remaja-masturbasi-praktik-mahasiswa-mayoritas-thumb-89950.webp" type="image/webp" length="93898" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/thai-remaja-masturbasi-praktik-mahasiswa-mayoritas-thumb-dcb47.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/thai-remaja-masturbasi-praktik-mahasiswa-mayoritas-thumb-89950.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-583-ubaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6270-anima-indonesian-psychological-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dispute Resolution Of Trademarks As Joint Property In Divorce Cases A Case Study Of The Martabak Zekut Brand In Malang Regency ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dispute Resolution Of Trademarks As Joint Property In Divorce Cases A Case Study Of The Martabak Zekut Brand In Malang Regency ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dispute Resolution Of Trademarks As Joint Property In Divorce Cases A Case Study Of The Martabak Zekut Brand In Malang Regency ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63463-pembagian-harta-pra-kematian-sengketa-gono-h</link>
	<guid isPermaLink="false">6637c731be4d5070766528187ccd5f6b</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 15:05:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengatasi masalah penilaian nilai ekonomis merek dalam perceraian, diperlukan pengembangan kerangka standar penilaian merek yang konsisten dan transparan, termasuk metode penilaian berbasis data pasar dan pendapatan. Selain itu, penyusunan pedoman ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dispute Resolution Of Trademarks As Joint Property In Divorce Cases: A Case Study Of The Martabak Zekut Brand In Malang Regency: Untuk mengatasi masalah penilaian nilai ekonomis merek dalam perceraian, diperlukan pengembangan kerangka standar penilaian merek yang konsisten dan transparan, termasuk metode penilaian berbasis data pasar dan pendapatan. Selain itu, penyusunan pedoman hukum yang jelas tentang klasifikasi hak kekayaan intelektual sebagai harta bersama dalam perkawinan dapat meminimalkan interpretasi subjektif oleh hakim. Terakhir, penguatan sistem pengumpulan bukti digital dalam kasus sengketa harta bersama, seperti data transaksi online dan dokumen elektronik, dapat meningkatkan akurasi penilaian dan keadilan dalam distribusi aset tak terlihat.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hak merek yang diperoleh dan dikembangkan selama masa perkawinan dapat dikualifikasikan sebagai harta bersama karena merupakan objek tak terlihat yang memiliki nilai ekonomis, meskipun secara formal terdaftar atas nama salah satu pihak.Dalam kasus merek Martabak Zekut, penyelesaian sengketa dilakukan melalui mekanisme pembagian harta bersama di Pengadilan Agama dengan mempertimbangkan waktu pengacuan merek, kontribusi pihak-pihak, dan nilai ekonomis merek.Penelitian ini juga menemukan hambatan normatif berupa ketiadaan regulasi eksplisit mengenai hak kekayaan intelektual sebagai harta bersama, serta hambatan praktis berupa keterbatasan dana penilaian dan akses bukti terkait nilai ekonomis merek.Pembaruan regulasi yang mampu mengakomodasi hak merek sebagai objek harta bersama, disertai standar penilaian nilai ekonomisnya, diperlukan untuk menciptakan ketentuan hukum yang jelas dan distribusi yang adil.Penelitian ini terbatas pada analisis satu studi kasus, sehingga hasilnya belum mampu menggambarkan secara menyeluruh praktik penyelesaian sengketa merek sebagai harta bersama di Indonesia.Oleh karena itu, penelitian lanjutan diharapkan mengeksplorasi lebih banyak putusan pengadilan dan mengembangkan studi tentang mekanisme penilaian nilai ekonomis hak merek serta bentuk regulasi hukum yang lebih komprehensif mengenai hak kekayaan intelektual sebagai harta bersama Pengembangan ekonomi kreatif telah menjadikan hak merek sebagai aset tak terlihat yang memiliki nilai ekonomis dan potensi menjadi harta bersama dalam perkawinan. Namun, peraturan di Indonesia belum secara eksplisit mengatur posisi atau mekanisme pembagian hak merek sebagai harta bersama dalam kasus perceraian, mengakibatkan ketidakpastian hukum. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi status hukum hak merek yang diperoleh selama perkawinan sebagai harta bersama, meneliti mekanisme penyelesaian sengketa merek dalam proses perceraian, serta mengidentifikasi hambatan normatif dan praktis dalam penyelesaiannya.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/8/pembagian-harta-pra-kematian-sengketa-gono-hak-kek-thumb-b0eab.webp" title="JURIS - Dispute Resolution Of Trademarks As Joint Property In Divorce Cases: A Case Study Of The Martabak Zekut Brand In Malang Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/pembagian-harta-pra-kematian-sengketa-gono-hak-kek-thumb-b0eab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/pembagian-harta-pra-kematian-sengketa-gono-hak-kek-thumb-b0eab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/pembagian-harta-pra-kematian-sengketa-gono-hak-kek-thumb-b0eab.webp 1x" title="JURIS - Dispute Resolution Of Trademarks As Joint Property In Divorce Cases: A Case Study Of The Martabak Zekut Brand In Malang Regency" alt="JURIS - Dispute Resolution Of Trademarks As Joint Property In Divorce Cases: A Case Study Of The Martabak Zekut Brand In Malang Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/8/pembagian-harta-pra-kematian-sengketa-gono-hak-kek-thumb-d8c00.webp" title="JURIS - Dispute Resolution Of Trademarks As Joint Property In Divorce Cases: A Case Study Of The Martabak Zekut Brand In Malang Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/pembagian-harta-pra-kematian-sengketa-gono-hak-kek-thumb-d8c00.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/pembagian-harta-pra-kematian-sengketa-gono-hak-kek-thumb-d8c00.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/pembagian-harta-pra-kematian-sengketa-gono-hak-kek-thumb-d8c00.webp 1x" title="JURIS - Dispute Resolution Of Trademarks As Joint Property In Divorce Cases: A Case Study Of The Martabak Zekut Brand In Malang Regency" alt="JURIS - Dispute Resolution Of Trademarks As Joint Property In Divorce Cases: A Case Study Of The Martabak Zekut Brand In Malang Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/8/pembagian-harta-pra-kematian-sengketa-gono-hak-kek-thumb-4f19f.webp" title="JURIS - Dispute Resolution Of Trademarks As Joint Property In Divorce Cases: A Case Study Of The Martabak Zekut Brand In Malang Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/pembagian-harta-pra-kematian-sengketa-gono-hak-kek-thumb-4f19f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/pembagian-harta-pra-kematian-sengketa-gono-hak-kek-thumb-4f19f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/pembagian-harta-pra-kematian-sengketa-gono-hak-kek-thumb-4f19f.webp 1x" title="JURIS - Dispute Resolution Of Trademarks As Joint Property In Divorce Cases: A Case Study Of The Martabak Zekut Brand In Malang Regency" alt="JURIS - Dispute Resolution Of Trademarks As Joint Property In Divorce Cases: A Case Study Of The Martabak Zekut Brand In Malang Regency" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63463-pembagian-harta-pra-kematian-sengketa-gono-h" title="JURIS - Dispute Resolution Of Trademarks As Joint Property In Divorce Cases: A Case Study Of The Martabak Zekut Brand In Malang Regency" target="_blank">Dispute Resolution Of Trademarks As Joint Property In Divorce Cases: A Case Study Of The Martabak Zekut Brand In Malang Regency</a>: Untuk mengatasi masalah penilaian nilai ekonomis merek dalam perceraian, diperlukan pengembangan kerangka standar penilaian merek yang konsisten dan transparan, termasuk metode penilaian berbasis data pasar dan pendapatan. Selain itu, penyusunan pedoman hukum yang jelas tentang klasifikasi hak kekayaan intelektual sebagai harta bersama dalam perkawinan dapat meminimalkan interpretasi subjektif oleh hakim. Terakhir, penguatan sistem pengumpulan bukti digital dalam kasus sengketa harta bersama, seperti data transaksi online dan dokumen elektronik, dapat meningkatkan akurasi penilaian dan keadilan dalam distribusi aset tak terlihat..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa hak merek yang diperoleh dan dikembangkan selama masa perkawinan dapat dikualifikasikan sebagai harta bersama karena merupakan objek tak terlihat yang memiliki nilai ekonomis, meskipun secara formal terdaftar atas nama salah satu pihak.Dalam kasus merek Martabak Zekut, penyelesaian sengketa dilakukan melalui mekanisme pembagian harta bersama di Pengadilan Agama dengan mempertimbangkan waktu pengacuan merek, kontribusi pihak-pihak, dan nilai ekonomis merek.Penelitian ini juga menemukan hambatan normatif berupa ketiadaan regulasi eksplisit mengenai hak kekayaan intelektual sebagai harta bersama, serta hambatan praktis berupa keterbatasan dana penilaian dan akses bukti terkait nilai ekonomis merek.Pembaruan regulasi yang mampu mengakomodasi hak merek sebagai objek harta bersama, disertai standar penilaian nilai ekonomisnya, diperlukan untuk menciptakan ketentuan hukum yang jelas dan distribusi yang adil.Penelitian ini terbatas pada analisis satu studi kasus, sehingga hasilnya belum mampu menggambarkan secara menyeluruh praktik penyelesaian sengketa merek sebagai harta bersama di Indonesia.Oleh karena itu, penelitian lanjutan diharapkan mengeksplorasi lebih banyak putusan pengadilan dan mengembangkan studi tentang mekanisme penilaian nilai ekonomis hak merek serta bentuk regulasi hukum yang lebih komprehensif mengenai hak kekayaan intelektual sebagai harta bersama
<br>Pengembangan ekonomi kreatif telah menjadikan hak merek sebagai aset tak terlihat yang memiliki nilai ekonomis dan potensi menjadi harta bersama dalam perkawinan. Namun, peraturan di Indonesia belum secara eksplisit mengatur posisi atau mekanisme pembagian hak merek sebagai harta bersama dalam kasus perceraian, mengakibatkan ketidakpastian hukum. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi status hukum hak merek yang diperoleh selama perkawinan sebagai harta bersama, meneliti mekanisme penyelesaian sengketa merek dalam proses perceraian, serta mengidentifikasi hambatan normatif dan praktis dalam penyelesaiannya....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/8/pembagian-harta-pra-kematian-sengketa-gono-hak-kek-thumb-d8c00.webp" type="image/webp" length="68482" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/pembagian-harta-pra-kematian-sengketa-gono-hak-kek-thumb-b0eab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/pembagian-harta-pra-kematian-sengketa-gono-hak-kek-thumb-d8c00.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/pembagian-harta-pra-kematian-sengketa-gono-hak-kek-thumb-4f19f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-159-uwg.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17112-widya-gama-intellectual-property-rights.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Innovation in Talent Management to Enhance Generation Z Retention and Performance ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Innovation in Talent Management to Enhance Generation Z Retention and Performance ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Innovation in Talent Management to Enhance Generation Z Retention and Performance ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63456-retensi-karyawan-konsisten-prefer</link>
	<guid isPermaLink="false">23f5244c9f88924a23468b25aa7626d7</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 14:56:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ web counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ aida sari ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aida,counter,sari,web]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkaya pemahaman tentang cara mempertahankan Generasi Z di lingkungan kerja Indonesia, penelitian selanjutnya bisa difokuskan pada beberapa area baru yang lebih mendalam. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi lapangan secara ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Innovation in Talent Management to Enhance Generation Z Retention and Performance: Untuk memperkaya pemahaman tentang cara mempertahankan Generasi Z di lingkungan kerja Indonesia, penelitian selanjutnya bisa difokuskan pada beberapa area baru yang lebih mendalam. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi lapangan secara langsung di perusahaan-perusahaan di Indonesia. Penelitian empiris ini dapat menguji seberapa efektif implementasi strategi manajemen talenta inovatif, seperti pengaturan kerja fleksibel atau program pengembangan karir digital, dalam meningkatkan retensi dan kinerja karyawan Gen Z dalam konteks nyata. Ini akan memberikan bukti langsung mengenai dampak kebijakan yang diusulkan oleh studi literatur ini.Kedua, mengingat adanya perbedaan nilai-nilai yang dipegang oleh Generasi Z di Indonesia, seperti prioritas pada stabilitas finansial dan komunikasi tatap muka, penelitian bisa mengeksplorasi secara spesifik bagaimana inovasi manajemen talenta dapat disesuaikan dengan nilai-nilai budaya lokal tersebut. Misalnya, bagaimana merancang program *mentoring* yang menggabungkan interaksi personal dengan dukungan digital, atau paket benefit yang menarik secara finansial namun tetap fleksibel.Ketiga, studi bisa lebih jauh menginvestigasi dampak spesifik dari berbagai jenis teknologi digital yang digunakan dalam manajemen talenta. Ini bisa mencakup evaluasi efektivitas platform pembelajaran daring, aplikasi untuk pelacakan kinerja, atau alat kolaborasi virtual yang didesain khusus. Dengan meneliti alat-alat digital ini secara terperinci, kita bisa memahami mana yang paling resonan dan efektif bagi Generasi Z di Indonesia, dan bagaimana teknologi ini dapat dioptimalkan untuk menciptakan pengalaman kerja yang lebih memuaskan dan mendorong loyalitas jangka panjang.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen talenta yang inovatif dan adaptif sangat penting untuk mempertahankan karyawan Generasi Z di Indonesia, dengan empat dimensi utama (inovasi teknologi, fleksibilitas kerja, pengembangan karir, dan budaya inklusif) menjadi pendorong retensi dan peningkatan kinerja yang signifikan.Realitas demografi menunjukkan bahwa Generasi Z mendominasi angkatan kerja Indonesia namun memiliki tingkat *turnover* yang jauh lebih tinggi, menggarisbawahi urgensi adopsi strategi SDM inovatif.Oleh karena itu, organisasi yang mampu menyelaraskan praktik manajemen talenta dengan ekspektasi Generasi Z tidak hanya akan memperkuat retensi karyawan tetapi juga meningkatkan produktivitas dan daya saing secara keseluruhan Perkembangan pasar tenaga kerja yang dinamis menuntut organisasi untuk berinovasi dalam manajemen talenta, khususnya dalam beradaptasi dengan karakteristik unik Generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi retensi yang efektif bagi karyawan Generasi Z di Indonesia. Menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), makalah ini mensintesis literatur yang relevan tentang manajemen talenta dan retensi karyawan. Temuan menunjukkan bahwa manajemen talenta inovatifAimengintegrasikan teknologi digital, pengaturan kerja fleksibel, dan budaya organisasi inklusifAiefektif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/7/retensi-karyawan-konsisten-preferensi-unik-generas-thumb-b010e.webp" title="JURIS - Innovation in Talent Management to Enhance Generation Z Retention and Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/retensi-karyawan-konsisten-preferensi-unik-generas-thumb-b010e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/retensi-karyawan-konsisten-preferensi-unik-generas-thumb-b010e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/retensi-karyawan-konsisten-preferensi-unik-generas-thumb-b010e.webp 1x" title="JURIS - Innovation in Talent Management to Enhance Generation Z Retention and Performance" alt="JURIS - Innovation in Talent Management to Enhance Generation Z Retention and Performance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/retensi-karyawan-konsisten-preferensi-unik-generas-thumb-115df.webp" title="JURIS - Innovation in Talent Management to Enhance Generation Z Retention and Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/retensi-karyawan-konsisten-preferensi-unik-generas-thumb-115df.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/retensi-karyawan-konsisten-preferensi-unik-generas-thumb-115df.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/retensi-karyawan-konsisten-preferensi-unik-generas-thumb-115df.webp 1x" title="JURIS - Innovation in Talent Management to Enhance Generation Z Retention and Performance" alt="JURIS - Innovation in Talent Management to Enhance Generation Z Retention and Performance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/retensi-karyawan-konsisten-preferensi-unik-generas-thumb-bbca2.webp" title="JURIS - Innovation in Talent Management to Enhance Generation Z Retention and Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/retensi-karyawan-konsisten-preferensi-unik-generas-thumb-bbca2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/retensi-karyawan-konsisten-preferensi-unik-generas-thumb-bbca2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/retensi-karyawan-konsisten-preferensi-unik-generas-thumb-bbca2.webp 1x" title="JURIS - Innovation in Talent Management to Enhance Generation Z Retention and Performance" alt="JURIS - Innovation in Talent Management to Enhance Generation Z Retention and Performance" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63456-retensi-karyawan-konsisten-prefer" title="JURIS - Innovation in Talent Management to Enhance Generation Z Retention and Performance" target="_blank">Innovation in Talent Management to Enhance Generation Z Retention and Performance</a>: Untuk memperkaya pemahaman tentang cara mempertahankan Generasi Z di lingkungan kerja Indonesia, penelitian selanjutnya bisa difokuskan pada beberapa area baru yang lebih mendalam. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi lapangan secara langsung di perusahaan-perusahaan di Indonesia. Penelitian empiris ini dapat menguji seberapa efektif implementasi strategi manajemen talenta inovatif, seperti pengaturan kerja fleksibel atau program pengembangan karir digital, dalam meningkatkan retensi dan kinerja karyawan Gen Z dalam konteks nyata. Ini akan memberikan bukti langsung mengenai dampak kebijakan yang diusulkan oleh studi literatur ini.Kedua, mengingat adanya perbedaan nilai-nilai yang dipegang oleh Generasi Z di Indonesia, seperti prioritas pada stabilitas finansial dan komunikasi tatap muka, penelitian bisa mengeksplorasi secara spesifik bagaimana inovasi manajemen talenta dapat disesuaikan dengan nilai-nilai budaya lokal tersebut. Misalnya, bagaimana merancang program *mentoring* yang menggabungkan interaksi personal dengan dukungan digital, atau paket benefit yang menarik secara finansial namun tetap fleksibel.Ketiga, studi bisa lebih jauh menginvestigasi dampak spesifik dari berbagai jenis teknologi digital yang digunakan dalam manajemen talenta. Ini bisa mencakup evaluasi efektivitas platform pembelajaran daring, aplikasi untuk pelacakan kinerja, atau alat kolaborasi virtual yang didesain khusus. Dengan meneliti alat-alat digital ini secara terperinci, kita bisa memahami mana yang paling resonan dan efektif bagi Generasi Z di Indonesia, dan bagaimana teknologi ini dapat dioptimalkan untuk menciptakan pengalaman kerja yang lebih memuaskan dan mendorong loyalitas jangka panjang..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen talenta yang inovatif dan adaptif sangat penting untuk mempertahankan karyawan Generasi Z di Indonesia, dengan empat dimensi utama (inovasi teknologi, fleksibilitas kerja, pengembangan karir, dan budaya inklusif) menjadi pendorong retensi dan peningkatan kinerja yang signifikan.Realitas demografi menunjukkan bahwa Generasi Z mendominasi angkatan kerja Indonesia namun memiliki tingkat *turnover* yang jauh lebih tinggi, menggarisbawahi urgensi adopsi strategi SDM inovatif.Oleh karena itu, organisasi yang mampu menyelaraskan praktik manajemen talenta dengan ekspektasi Generasi Z tidak hanya akan memperkuat retensi karyawan tetapi juga meningkatkan produktivitas dan daya saing secara keseluruhan
<br>Perkembangan pasar tenaga kerja yang dinamis menuntut organisasi untuk berinovasi dalam manajemen talenta, khususnya dalam beradaptasi dengan karakteristik unik Generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi retensi yang efektif bagi karyawan Generasi Z di Indonesia. Menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), makalah ini mensintesis literatur yang relevan tentang manajemen talenta dan retensi karyawan. Temuan menunjukkan bahwa manajemen talenta inovatifAimengintegrasikan teknologi digital, pengaturan kerja fleksibel, dan budaya organisasi inklusifAiefektif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/7/retensi-karyawan-konsisten-preferensi-unik-generas-thumb-bbca2.webp" type="image/webp" length="112506" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/retensi-karyawan-konsisten-preferensi-unik-generas-thumb-b010e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/retensi-karyawan-konsisten-preferensi-unik-generas-thumb-115df.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/retensi-karyawan-konsisten-preferensi-unik-generas-thumb-bbca2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4881-jurnalmandiri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17978-jurnal-mandiri-ilmu-pengetahuan-seni-teknologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Effectiveness of Gadget Protection Implementation in Purchasing Gadgets at Shopee Indonesia E Commerce ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effectiveness of Gadget Protection Implementation in Purchasing Gadgets at Shopee Indonesia E Commerce ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effectiveness of Gadget Protection Implementation in Purchasing Gadgets at Shopee Indonesia E Commerce ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63454-efektivitas-perlindungan-gadget-shopee-indonesia-e</link>
	<guid isPermaLink="false">8411992ac6ce31ea72856a3295c0f49d</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 14:37:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ web counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ aida sari ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aida,counter,sari,web]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil dan pembahasan di atas, peneliti dapat menyimpulkan bahwa gadget protection adalah program perlindungan yang telah disediakan oleh PT Asuransi Simas Insurtech untuk melindungi gadget yang telah dibeli dari Shopee e-commerce dari kerusakan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effectiveness of Gadget Protection Implementation in Purchasing Gadgets at Shopee Indonesia E-Commerce: Berdasarkan hasil dan pembahasan di atas, peneliti dapat menyimpulkan bahwa gadget protection adalah program perlindungan yang telah disediakan oleh PT Asuransi Simas Insurtech untuk melindungi gadget yang telah dibeli dari Shopee e-commerce dari kerusakan yang tidak terduga atau kecelakaan akibat kebakaran, cairan, petir, ledakan, bencana alam, pencurian atau perampokan selama 1 tahun dari tanggal konfirmasi penerimaan gadget oleh konsumen atau tanggal gadget yang telah dipesan oleh konsumen mencapai status "Order Completed" di situs/aplikasi Shopee. Manfaat perlindungan: Kerusakan akibat paparan atau masuknya cairan. Shopee akan menjamin jika gadget yang telah dibeli rusak akibat cairan/air seperti jatuh ke dalam air atau terendam air secara tidak sengaja. Kebakaran, petir, ledakan, dan bencana alam. Shopee akan menjamin jika gadget yang telah dibeli rusak atau hilang akibat kebakaran, petir, ledakan, dan bencana alam seperti gempa bumi, letusan gunung berapi, dan tsunami. Kerugian akibat tindak pidana seperti pencurian atau perampokan. Shopee akan menjamin kerugian jika gadget yang telah dibeli mengalami kehilangan disertai kekerasan. Konsumen yang telah diwawancarai oleh peneliti, sebagian merasa puas dengan efektivitas implementasi perlindungan gadget yang disediakan oleh Shopee, tetapi ada juga yang tidak puas. Tiga orang yang telah diwawancarai, satu di antaranya merasa puas dengan produk asuransi perlindungan gadget. Namun, informan tidak mencapai tahap klaim karena gadget yang telah dibeli masih dalam kondisi baik, tidak mengalami kerusakan. Sementara itu, dua informan lainnya mengalami kesulitan dalam melakukan klaim. Menurut salah satu informan, efektivitas implementasi perlindungan gadget yang disediakan oleh Shopee tidak berjalan dengan baik dan ia merasa menyesal dan kecewa. Beruntung, dua informan yang mengalami kesulitan dalam melakukan klaim, mengajukan keluhan melalui situs media konsumen. Oleh karena itu, PasarPolis juga mendengarkan keluhan mereka dan akhirnya klaim mereka telah diterima dan dibayar oleh PasarPolis. Oleh karena itu, implikasi dari penelitian ini adalah bahwa hasil dari penelitian ini digunakan sebagai masukan atau saran untuk PT PasarPolis Insurance Broker untuk lebih memperhatikan dan menyelidiki lebih mendalam klaim yang diajukan oleh pelanggan produk asuransi perlindungan gadget, sehingga pelanggan merasa puas.. Gadget protection adalah program perlindungan yang telah disediakan oleh PT Asuransi Simas Insurtech untuk melindungi gadget yang telah dibeli dari Shopee e-commerce dari kerusakan yang tidak terduga atau kecelakaan akibat kebakaran, cairan, petir, ledakan, bencana alam, pencurian atau perampokan selama 1 tahun dari tanggal konfirmasi penerimaan gadget oleh konsumen atau tanggal gadget yang telah dipesan oleh konsumen mencapai status "Order Completed" di situs/aplikasi Shopee.Shopee akan menjamin jika gadget yang telah dibeli rusak akibat cairan/air seperti jatuh ke dalam air atau terendam air secara tidak sengaja.Shopee akan menjamin jika gadget yang telah dibeli rusak atau hilang akibat kebakaran, petir, ledakan, dan bencana alam seperti gempa bumi, letusan gunung berapi, dan tsunami.Kerugian akibat tindak pidana seperti pencurian atau perampokan.Shopee akan menjamin kerugian jika gadget yang telah dibeli mengalami kehilangan disertai kekerasan.Konsumen yang telah diwawancarai oleh peneliti, sebagian merasa puas dengan efektivitas implementasi perlindungan gadget yang disediakan oleh Shopee, tetapi ada juga yang tidak puas.Tiga orang yang telah diwawancarai, satu di antaranya merasa puas dengan produk asuransi perlindungan gadget.Namun, informan tidak mencapai tahap klaim karena gadget yang telah dibeli masih dalam kondisi baik, tidak mengalami kerusakan.Sementara itu, dua informan lainnya mengalami kesulitan dalam melakukan klaim.Menurut salah satu informan, efektivitas implementasi perlindungan gadget yang disediakan oleh Shopee tidak berjalan dengan baik dan ia merasa menyesal dan kecewa.Beruntung, dua informan yang mengalami kesulitan dalam melakukan klaim, mengajukan keluhan melalui situs media konsumen.Oleh karena itu, PasarPolis juga mendengarkan keluhan mereka dan akhirnya klaim mereka telah diterima dan dibayar oleh PasarPolis.Oleh karena itu, implikasi dari penelitian ini adalah bahwa hasil dari penelitian ini digunakan sebagai masukan atau saran untuk PT PasarPolis Insurance Broker untuk lebih memperhatikan dan menyelidiki lebih mendalam klaim yang diajukan oleh pelanggan produk asuransi perlindungan gadget, sehingga pelanggan merasa puas Penelitian ini berfokus pada tingkat keberhasilan implementasi perlindungan gadget dalam pembelian gadget di Shopee Indonesia E-commerce. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana tingkat keberhasilan implementasi perlindungan gadget saat pembelian gadget di Shopee Indonesia E-commerce. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Dimana untuk memahami makna berdasarkan pengalaman fakta yang telah dialami oleh individu secara mendetail. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa peneliti mengambil tiga informan, satu informan merasa puas dengan efektivitas implementasi perlindungan gadget yang disediakan oleh e-commerce Shopee Indonesia. Namun, informan tidak mencapai tahap klaim, karena gadget yang telah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/5/efektivitas-perlindungan-gadget-shopee-e-commerce-thumb-89e0b.webp" title="JURIS - The Effectiveness of Gadget Protection Implementation in Purchasing Gadgets at Shopee Indonesia E-Commerce" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/efektivitas-perlindungan-gadget-shopee-e-commerce-thumb-89e0b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/efektivitas-perlindungan-gadget-shopee-e-commerce-thumb-89e0b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/efektivitas-perlindungan-gadget-shopee-e-commerce-thumb-89e0b.webp 1x" title="JURIS - The Effectiveness of Gadget Protection Implementation in Purchasing Gadgets at Shopee Indonesia E-Commerce" alt="JURIS - The Effectiveness of Gadget Protection Implementation in Purchasing Gadgets at Shopee Indonesia E-Commerce" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/efektivitas-perlindungan-gadget-shopee-e-commerce-thumb-8c5b2.webp" title="JURIS - The Effectiveness of Gadget Protection Implementation in Purchasing Gadgets at Shopee Indonesia E-Commerce" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/efektivitas-perlindungan-gadget-shopee-e-commerce-thumb-8c5b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/efektivitas-perlindungan-gadget-shopee-e-commerce-thumb-8c5b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/efektivitas-perlindungan-gadget-shopee-e-commerce-thumb-8c5b2.webp 1x" title="JURIS - The Effectiveness of Gadget Protection Implementation in Purchasing Gadgets at Shopee Indonesia E-Commerce" alt="JURIS - The Effectiveness of Gadget Protection Implementation in Purchasing Gadgets at Shopee Indonesia E-Commerce" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/efektivitas-perlindungan-gadget-shopee-e-commerce-thumb-5bd0c.webp" title="JURIS - The Effectiveness of Gadget Protection Implementation in Purchasing Gadgets at Shopee Indonesia E-Commerce" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/efektivitas-perlindungan-gadget-shopee-e-commerce-thumb-5bd0c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/efektivitas-perlindungan-gadget-shopee-e-commerce-thumb-5bd0c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/efektivitas-perlindungan-gadget-shopee-e-commerce-thumb-5bd0c.webp 1x" title="JURIS - The Effectiveness of Gadget Protection Implementation in Purchasing Gadgets at Shopee Indonesia E-Commerce" alt="JURIS - The Effectiveness of Gadget Protection Implementation in Purchasing Gadgets at Shopee Indonesia E-Commerce" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63454-efektivitas-perlindungan-gadget-shopee-indonesia-e" title="JURIS - The Effectiveness of Gadget Protection Implementation in Purchasing Gadgets at Shopee Indonesia E-Commerce" target="_blank">The Effectiveness of Gadget Protection Implementation in Purchasing Gadgets at Shopee Indonesia E-Commerce</a>: Berdasarkan hasil dan pembahasan di atas, peneliti dapat menyimpulkan bahwa gadget protection adalah program perlindungan yang telah disediakan oleh PT Asuransi Simas Insurtech untuk melindungi gadget yang telah dibeli dari Shopee e-commerce dari kerusakan yang tidak terduga atau kecelakaan akibat kebakaran, cairan, petir, ledakan, bencana alam, pencurian atau perampokan selama 1 tahun dari tanggal konfirmasi penerimaan gadget oleh konsumen atau tanggal gadget yang telah dipesan oleh konsumen mencapai status "Order Completed" di situs/aplikasi Shopee. Manfaat perlindungan: Kerusakan akibat paparan atau masuknya cairan. Shopee akan menjamin jika gadget yang telah dibeli rusak akibat cairan/air seperti jatuh ke dalam air atau terendam air secara tidak sengaja. Kebakaran, petir, ledakan, dan bencana alam. Shopee akan menjamin jika gadget yang telah dibeli rusak atau hilang akibat kebakaran, petir, ledakan, dan bencana alam seperti gempa bumi, letusan gunung berapi, dan tsunami. Kerugian akibat tindak pidana seperti pencurian atau perampokan. Shopee akan menjamin kerugian jika gadget yang telah dibeli mengalami kehilangan disertai kekerasan. Konsumen yang telah diwawancarai oleh peneliti, sebagian merasa puas dengan efektivitas implementasi perlindungan gadget yang disediakan oleh Shopee, tetapi ada juga yang tidak puas. Tiga orang yang telah diwawancarai, satu di antaranya merasa puas dengan produk asuransi perlindungan gadget. Namun, informan tidak mencapai tahap klaim karena gadget yang telah dibeli masih dalam kondisi baik, tidak mengalami kerusakan. Sementara itu, dua informan lainnya mengalami kesulitan dalam melakukan klaim. Menurut salah satu informan, efektivitas implementasi perlindungan gadget yang disediakan oleh Shopee tidak berjalan dengan baik dan ia merasa menyesal dan kecewa. Beruntung, dua informan yang mengalami kesulitan dalam melakukan klaim, mengajukan keluhan melalui situs media konsumen. Oleh karena itu, PasarPolis juga mendengarkan keluhan mereka dan akhirnya klaim mereka telah diterima dan dibayar oleh PasarPolis. Oleh karena itu, implikasi dari penelitian ini adalah bahwa hasil dari penelitian ini digunakan sebagai masukan atau saran untuk PT PasarPolis Insurance Broker untuk lebih memperhatikan dan menyelidiki lebih mendalam klaim yang diajukan oleh pelanggan produk asuransi perlindungan gadget, sehingga pelanggan merasa puas..
<br>Gadget protection adalah program perlindungan yang telah disediakan oleh PT Asuransi Simas Insurtech untuk melindungi gadget yang telah dibeli dari Shopee e-commerce dari kerusakan yang tidak terduga atau kecelakaan akibat kebakaran, cairan, petir, ledakan, bencana alam, pencurian atau perampokan selama 1 tahun dari tanggal konfirmasi penerimaan gadget oleh konsumen atau tanggal gadget yang telah dipesan oleh konsumen mencapai status "Order Completed" di situs/aplikasi Shopee.Shopee akan menjamin jika gadget yang telah dibeli rusak akibat cairan/air seperti jatuh ke dalam air atau terendam air secara tidak sengaja.Shopee akan menjamin jika gadget yang telah dibeli rusak atau hilang akibat kebakaran, petir, ledakan, dan bencana alam seperti gempa bumi, letusan gunung berapi, dan tsunami.Kerugian akibat tindak pidana seperti pencurian atau perampokan.Shopee akan menjamin kerugian jika gadget yang telah dibeli mengalami kehilangan disertai kekerasan.Konsumen yang telah diwawancarai oleh peneliti, sebagian merasa puas dengan efektivitas implementasi perlindungan gadget yang disediakan oleh Shopee, tetapi ada juga yang tidak puas.Tiga orang yang telah diwawancarai, satu di antaranya merasa puas dengan produk asuransi perlindungan gadget.Namun, informan tidak mencapai tahap klaim karena gadget yang telah dibeli masih dalam kondisi baik, tidak mengalami kerusakan.Sementara itu, dua informan lainnya mengalami kesulitan dalam melakukan klaim.Menurut salah satu informan, efektivitas implementasi perlindungan gadget yang disediakan oleh Shopee tidak berjalan dengan baik dan ia merasa menyesal dan kecewa.Beruntung, dua informan yang mengalami kesulitan dalam melakukan klaim, mengajukan keluhan melalui situs media konsumen.Oleh karena itu, PasarPolis juga mendengarkan keluhan mereka dan akhirnya klaim mereka telah diterima dan dibayar oleh PasarPolis.Oleh karena itu, implikasi dari penelitian ini adalah bahwa hasil dari penelitian ini digunakan sebagai masukan atau saran untuk PT PasarPolis Insurance Broker untuk lebih memperhatikan dan menyelidiki lebih mendalam klaim yang diajukan oleh pelanggan produk asuransi perlindungan gadget, sehingga pelanggan merasa puas
<br>Penelitian ini berfokus pada tingkat keberhasilan implementasi perlindungan gadget dalam pembelian gadget di Shopee Indonesia E-commerce. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana tingkat keberhasilan implementasi perlindungan gadget saat pembelian gadget di Shopee Indonesia E-commerce. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Dimana untuk memahami makna berdasarkan pengalaman fakta yang telah dialami oleh individu secara mendetail. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa peneliti mengambil tiga informan, satu informan merasa puas dengan efektivitas implementasi perlindungan gadget yang disediakan oleh e-commerce Shopee Indonesia. Namun, informan tidak mencapai tahap klaim, karena gadget yang telah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/5/efektivitas-perlindungan-gadget-shopee-e-commerce-thumb-89e0b.webp" type="image/webp" length="85822" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/efektivitas-perlindungan-gadget-shopee-e-commerce-thumb-89e0b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/efektivitas-perlindungan-gadget-shopee-e-commerce-thumb-8c5b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/efektivitas-perlindungan-gadget-shopee-e-commerce-thumb-5bd0c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4881-jurnalmandiri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17978-jurnal-mandiri-ilmu-pengetahuan-seni-teknologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Porang Plant Commodity Development Strategy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Porang Plant Commodity Development Strategy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Porang Plant Commodity Development Strategy ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63451-sampel-umbi-porang-budidaya-modern-regional</link>
	<guid isPermaLink="false">c09cea623167d0c37e9c01be67e03c4c</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 14:34:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah mengidentifikasi strategi pengembangan komoditas porang, namun terdapat beberapa celah yang dapat dieksplorasi lebih lanjut untuk optimalisasi dan keberlanjutan. Pertama, mengingat adanya masalah hama dan produktivitas rendah yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Porang Plant Commodity Development Strategy: Penelitian ini telah mengidentifikasi strategi pengembangan komoditas porang, namun terdapat beberapa celah yang dapat dieksplorasi lebih lanjut untuk optimalisasi dan keberlanjutan. Pertama, mengingat adanya masalah hama dan produktivitas rendah yang disebabkan kurangnya edukasi, penelitian di masa mendatang dapat fokus pada pengujian empiris berbagai praktik budidaya porang yang inovatif dan pengelolaan hama terpadu yang spesifik untuk kondisi geografis dan agroklimat di Kabupaten Sidrap. Ini akan membantu mengidentifikasi metode terbaik yang tidak hanya meningkatkan hasil panen secara signifikan tetapi juga meminimalkan dampak lingkungan. Selanjutnya, dengan adanya kelemahan dalam kontrol pasar dan ancaman fluktuasi harga, studi mendalam mengenai struktur rantai nilai komoditas porang dari petani hingga konsumen akhir sangatlah penting. Penelitian ini dapat menganalisis peran berbagai aktor, mengidentifikasi titik-titik krusial yang mempengaruhi harga, dan merekomendasikan model bisnis atau kelembagaan, seperti koperasi petani atau kemitraan strategis, yang mampu memberikan stabilitas harga dan nilai tambah yang lebih adil bagi petani porang. Terakhir, untuk memastikan keberlanjutan jangka panjang, penelitian dapat mengeksplorasi potensi integrasi tanaman porang dengan sistem pertanian berkelanjutan lainnya, seperti agroforestri atau rotasi tanaman, untuk diversifikasi pendapatan dan menjaga kesehatan tanah. Pendekatan ini akan melengkapi strategi pengembangan yang ada dengan perspektif ekologis dan ekonomi yang lebih holistik, sehingga budidaya porang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi tetapi juga lestari secara lingkungan bagi masyarakat di Desa Talumae dan sekitarnya.. Studi ini menyimpulkan bahwa PT Al Fatih Porang memiliki posisi strategi di Kuadran I berdasarkan analisis SWOT, dengan kekuatan IFAS (1,84) melebihi kelemahan (1,66) dan peluang EFAS (2,57) melebihi ancaman (0,68).Faktor internal menunjukkan kekuatan berupa ketersediaan lahan luas, pengalaman petani, dan fasilitas produksi memadai.sementara kelemahan terletak pada serangan hama, produktivitas rendah, dan kontrol pasar yang lemah.Faktor eksternal meliputi peluang dari peningkatan permintaan industri dan dukungan pemerintah, namun dihadapkan pada ancaman fluktuasi harga dan kurangnya informasi.Oleh karena itu, strategi pengembangan komoditas porang yang direkomendasikan adalah memanfaatkan pengalaman petani dan lahan yang ada untuk memenuhi permintaan industri, serta mengoptimalkan fasilitas produksi benih dan pupuk guna menghasilkan porang berkualitas tinggi demi mencapai harga maksimal Tanaman porang merupakan salah satu komoditas yang layak dikembangkan karena nilai ekonominya yang tinggi, selain itu, kandungan umbi porang juga dimanfaatkan dalam industri pangan dan kesehatan. Penelitian ini dilaksanakan di PT Al Fatih Porang di Kabupaten Sidrap. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji Strategi Pengembangan Komoditas Tanaman Porang di Desa Talumae, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah karyawan PT Al Fatih Porang di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. Ukuran sampel yang digunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/0/sampel-umbi-porang-budidaya-modern-regional-develo-thumb-05e21.webp" title="JURIS - Porang Plant Commodity Development Strategy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/sampel-umbi-porang-budidaya-modern-regional-develo-thumb-05e21.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/sampel-umbi-porang-budidaya-modern-regional-develo-thumb-05e21.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/sampel-umbi-porang-budidaya-modern-regional-develo-thumb-05e21.webp 1x" title="JURIS - Porang Plant Commodity Development Strategy" alt="JURIS - Porang Plant Commodity Development Strategy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/sampel-umbi-porang-budidaya-modern-regional-develo-thumb-4992c.webp" title="JURIS - Porang Plant Commodity Development Strategy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/sampel-umbi-porang-budidaya-modern-regional-develo-thumb-4992c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/sampel-umbi-porang-budidaya-modern-regional-develo-thumb-4992c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/sampel-umbi-porang-budidaya-modern-regional-develo-thumb-4992c.webp 1x" title="JURIS - Porang Plant Commodity Development Strategy" alt="JURIS - Porang Plant Commodity Development Strategy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/sampel-umbi-porang-budidaya-modern-regional-develo-thumb-2fa79.webp" title="JURIS - Porang Plant Commodity Development Strategy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/sampel-umbi-porang-budidaya-modern-regional-develo-thumb-2fa79.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/sampel-umbi-porang-budidaya-modern-regional-develo-thumb-2fa79.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/sampel-umbi-porang-budidaya-modern-regional-develo-thumb-2fa79.webp 1x" title="JURIS - Porang Plant Commodity Development Strategy" alt="JURIS - Porang Plant Commodity Development Strategy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63451-sampel-umbi-porang-budidaya-modern-regional" title="JURIS - Porang Plant Commodity Development Strategy" target="_blank">Porang Plant Commodity Development Strategy</a>: Penelitian ini telah mengidentifikasi strategi pengembangan komoditas porang, namun terdapat beberapa celah yang dapat dieksplorasi lebih lanjut untuk optimalisasi dan keberlanjutan. Pertama, mengingat adanya masalah hama dan produktivitas rendah yang disebabkan kurangnya edukasi, penelitian di masa mendatang dapat fokus pada pengujian empiris berbagai praktik budidaya porang yang inovatif dan pengelolaan hama terpadu yang spesifik untuk kondisi geografis dan agroklimat di Kabupaten Sidrap. Ini akan membantu mengidentifikasi metode terbaik yang tidak hanya meningkatkan hasil panen secara signifikan tetapi juga meminimalkan dampak lingkungan. Selanjutnya, dengan adanya kelemahan dalam kontrol pasar dan ancaman fluktuasi harga, studi mendalam mengenai struktur rantai nilai komoditas porang dari petani hingga konsumen akhir sangatlah penting. Penelitian ini dapat menganalisis peran berbagai aktor, mengidentifikasi titik-titik krusial yang mempengaruhi harga, dan merekomendasikan model bisnis atau kelembagaan, seperti koperasi petani atau kemitraan strategis, yang mampu memberikan stabilitas harga dan nilai tambah yang lebih adil bagi petani porang. Terakhir, untuk memastikan keberlanjutan jangka panjang, penelitian dapat mengeksplorasi potensi integrasi tanaman porang dengan sistem pertanian berkelanjutan lainnya, seperti agroforestri atau rotasi tanaman, untuk diversifikasi pendapatan dan menjaga kesehatan tanah. Pendekatan ini akan melengkapi strategi pengembangan yang ada dengan perspektif ekologis dan ekonomi yang lebih holistik, sehingga budidaya porang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi tetapi juga lestari secara lingkungan bagi masyarakat di Desa Talumae dan sekitarnya..
<br>Studi ini menyimpulkan bahwa PT Al Fatih Porang memiliki posisi strategi di Kuadran I berdasarkan analisis SWOT, dengan kekuatan IFAS (1,84) melebihi kelemahan (1,66) dan peluang EFAS (2,57) melebihi ancaman (0,68).Faktor internal menunjukkan kekuatan berupa ketersediaan lahan luas, pengalaman petani, dan fasilitas produksi memadai.sementara kelemahan terletak pada serangan hama, produktivitas rendah, dan kontrol pasar yang lemah.Faktor eksternal meliputi peluang dari peningkatan permintaan industri dan dukungan pemerintah, namun dihadapkan pada ancaman fluktuasi harga dan kurangnya informasi.Oleh karena itu, strategi pengembangan komoditas porang yang direkomendasikan adalah memanfaatkan pengalaman petani dan lahan yang ada untuk memenuhi permintaan industri, serta mengoptimalkan fasilitas produksi benih dan pupuk guna menghasilkan porang berkualitas tinggi demi mencapai harga maksimal
<br>Tanaman porang merupakan salah satu komoditas yang layak dikembangkan karena nilai ekonominya yang tinggi, selain itu, kandungan umbi porang juga dimanfaatkan dalam industri pangan dan kesehatan. Penelitian ini dilaksanakan di PT Al Fatih Porang di Kabupaten Sidrap. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji Strategi Pengembangan Komoditas Tanaman Porang di Desa Talumae, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah karyawan PT Al Fatih Porang di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. Ukuran sampel yang digunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/0/sampel-umbi-porang-budidaya-modern-regional-develo-thumb-4992c.webp" type="image/webp" length="77330" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/sampel-umbi-porang-budidaya-modern-regional-develo-thumb-05e21.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/sampel-umbi-porang-budidaya-modern-regional-develo-thumb-4992c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/sampel-umbi-porang-budidaya-modern-regional-develo-thumb-2fa79.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3643-usnsj.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17983-aj.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Kepercayaan Pelanggan Dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada Online Shop Mikaylaku Dengan Minat Beli Sebagai Variabel Intervening ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Kepercayaan Pelanggan Dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada Online Shop Mikaylaku Dengan Minat Beli Sebagai Variabel Intervening ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Kepercayaan Pelanggan Dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada Online Shop Mikaylaku Dengan Minat Beli Sebagai Variabel Intervening ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63449-teirhadap-minat-beli-nilai-thitung-ttabel-promosi</link>
	<guid isPermaLink="false">21a7085786e4026ddf613dae338cc637</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 14:32:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ web counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ aida sari ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aida,counter,sari,web]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh kepercayaan pelanggan dan promosi terhadap keputusan pembelian konsumen pada platform e-commerce lainnya. Selain itu, penelitian ini juga dapat dikembangkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Kepercayaan Pelanggan Dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada Online Shop Mikaylaku Dengan Minat Beli Sebagai Variabel Intervening: Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh kepercayaan pelanggan dan promosi terhadap keputusan pembelian konsumen pada platform e-commerce lainnya. Selain itu, penelitian ini juga dapat dikembangkan dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi keputusan pembelian, seperti kualitas produk, harga, dan layanan pelanggan. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen dalam konteks e-commerce.. Kepercayaan pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli pada Online Shop Mikaylaku, hasil penelitian ini membuktikan bahwa semakin tinggi tingkat kepercayaan pelanggan maka akan semakin tinggi minat beli pelanggan.Promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli pada Online Shop Mikaylaku.hasil penelitian ini membuktikan bahwa semakin tinggi promosi yang dilakukan maka akan semakin tinggi minat beli pelanggan untuk berbelanja.Minat beli berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian Pada Online Shop Mikaylaku, hasil penelitian ini membuktikan bahwa semakin tinggi minat beli maka semakin tinggi pula keputusan pembelian.Kepercayaan pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada Online Shop Mikaylaku, hasil penelitian ini membuktikan bahwa semakin tinggi tingkat kepercayaan pelanggan maka akan semakin tinggi keputusan pembelian.Promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian oada Online Shop Mikaylaku, hasil penelitian ini membuktikan bahwa semakin tinggi promosi yang dilakukan maka akan semakin tinggi keputusan pembelian pelanggan untuk berbelanja.Minat beli mampu memediasi pengaruh kepercayaan pelanggan terhadap keputuan pembelian pada Online Shop Mikaylaku, artinya dalam penelitian ini terbukti bahwa kepercayaan dapat mempengaruhi keputusan pembelian dari pelanggan Online Shop Mikaylaku maka harus menggunakan mediasi minat beli.Minat beli Minat beli mampu memediasi pengaruh promosi terhadap keputuan pembelian pada Online Shop Mikaylaku, artinya dalam penelitian ini terbukti bahwa promosi dapat mempengaruhi keputusan pembelian dari pelanggan Online Shop Mikaylaku maka harus menggunakan mediasi minat beli Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepercayaan dan promosi terhadap keputusan pembelian dengan menggunakan minat beli sebagai variabel intervening. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode analisis jalur. Sampel yang digunakan sebanyak 100 responden. Sementara pengumpulan data dengan cara kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap minat beli dengan nilai thitung 6,066 > ttabel 1,984 dan nilai sig 0,000 < 0,05. Promosi memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap minat beli dengan nilai thitung 3,902 > ttabel 1,984 dan nilai sig 0,000 < 0,05. Minat beli memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai thitung... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/a/teirhadap-minat-beli-nilai-thitung-ttabel-promosi-thumb-67c4a.webp" title="JURIS - Pengaruh Kepercayaan Pelanggan Dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada Online Shop Mikaylaku Dengan Minat Beli Sebagai  Variabel Intervening" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/teirhadap-minat-beli-nilai-thitung-ttabel-promosi-thumb-67c4a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/teirhadap-minat-beli-nilai-thitung-ttabel-promosi-thumb-67c4a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/teirhadap-minat-beli-nilai-thitung-ttabel-promosi-thumb-67c4a.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kepercayaan Pelanggan Dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada Online Shop Mikaylaku Dengan Minat Beli Sebagai  Variabel Intervening" alt="JURIS - Pengaruh Kepercayaan Pelanggan Dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada Online Shop Mikaylaku Dengan Minat Beli Sebagai  Variabel Intervening" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/a/teirhadap-minat-beli-nilai-thitung-ttabel-promosi-thumb-e586d.webp" title="JURIS - Pengaruh Kepercayaan Pelanggan Dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada Online Shop Mikaylaku Dengan Minat Beli Sebagai  Variabel Intervening" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/teirhadap-minat-beli-nilai-thitung-ttabel-promosi-thumb-e586d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/teirhadap-minat-beli-nilai-thitung-ttabel-promosi-thumb-e586d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/teirhadap-minat-beli-nilai-thitung-ttabel-promosi-thumb-e586d.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kepercayaan Pelanggan Dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada Online Shop Mikaylaku Dengan Minat Beli Sebagai  Variabel Intervening" alt="JURIS - Pengaruh Kepercayaan Pelanggan Dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada Online Shop Mikaylaku Dengan Minat Beli Sebagai  Variabel Intervening" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/a/teirhadap-minat-beli-nilai-thitung-ttabel-promosi-thumb-77a6d.webp" title="JURIS - Pengaruh Kepercayaan Pelanggan Dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada Online Shop Mikaylaku Dengan Minat Beli Sebagai  Variabel Intervening" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/teirhadap-minat-beli-nilai-thitung-ttabel-promosi-thumb-77a6d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/teirhadap-minat-beli-nilai-thitung-ttabel-promosi-thumb-77a6d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/teirhadap-minat-beli-nilai-thitung-ttabel-promosi-thumb-77a6d.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kepercayaan Pelanggan Dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada Online Shop Mikaylaku Dengan Minat Beli Sebagai  Variabel Intervening" alt="JURIS - Pengaruh Kepercayaan Pelanggan Dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada Online Shop Mikaylaku Dengan Minat Beli Sebagai  Variabel Intervening" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63449-teirhadap-minat-beli-nilai-thitung-ttabel-promosi" title="JURIS - Pengaruh Kepercayaan Pelanggan Dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada Online Shop Mikaylaku Dengan Minat Beli Sebagai  Variabel Intervening" target="_blank">Pengaruh Kepercayaan Pelanggan Dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada Online Shop Mikaylaku Dengan Minat Beli Sebagai  Variabel Intervening</a>: Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh kepercayaan pelanggan dan promosi terhadap keputusan pembelian konsumen pada platform e-commerce lainnya. Selain itu, penelitian ini juga dapat dikembangkan dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi keputusan pembelian, seperti kualitas produk, harga, dan layanan pelanggan. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen dalam konteks e-commerce..
<br>Kepercayaan pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli pada Online Shop Mikaylaku, hasil penelitian ini membuktikan bahwa semakin tinggi tingkat kepercayaan pelanggan maka akan semakin tinggi minat beli pelanggan.Promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli pada Online Shop Mikaylaku.hasil penelitian ini membuktikan bahwa semakin tinggi promosi yang dilakukan maka akan semakin tinggi minat beli pelanggan untuk berbelanja.Minat beli berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian Pada Online Shop Mikaylaku, hasil penelitian ini membuktikan bahwa semakin tinggi minat beli maka semakin tinggi pula keputusan pembelian.Kepercayaan pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada Online Shop Mikaylaku, hasil penelitian ini membuktikan bahwa semakin tinggi tingkat kepercayaan pelanggan maka akan semakin tinggi keputusan pembelian.Promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian oada Online Shop Mikaylaku, hasil penelitian ini membuktikan bahwa semakin tinggi promosi yang dilakukan maka akan semakin tinggi keputusan pembelian pelanggan untuk berbelanja.Minat beli mampu memediasi pengaruh kepercayaan pelanggan terhadap keputuan pembelian pada Online Shop Mikaylaku, artinya dalam penelitian ini terbukti bahwa kepercayaan dapat mempengaruhi keputusan pembelian dari pelanggan Online Shop Mikaylaku maka harus menggunakan mediasi minat beli.Minat beli Minat beli mampu memediasi pengaruh promosi terhadap keputuan pembelian pada Online Shop Mikaylaku, artinya dalam penelitian ini terbukti bahwa promosi dapat mempengaruhi keputusan pembelian dari pelanggan Online Shop Mikaylaku maka harus menggunakan mediasi minat beli
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepercayaan dan promosi terhadap keputusan pembelian dengan menggunakan minat beli sebagai variabel intervening. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode analisis jalur. Sampel yang digunakan sebanyak 100 responden. Sementara pengumpulan data dengan cara kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap minat beli dengan nilai thitung 6,066 > ttabel 1,984 dan nilai sig 0,000 < 0,05. Promosi memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap minat beli dengan nilai thitung 3,902 > ttabel 1,984 dan nilai sig 0,000 < 0,05. Minat beli memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai thitung...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/a/teirhadap-minat-beli-nilai-thitung-ttabel-promosi-thumb-e586d.webp" type="image/webp" length="84824" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/teirhadap-minat-beli-nilai-thitung-ttabel-promosi-thumb-67c4a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/teirhadap-minat-beli-nilai-thitung-ttabel-promosi-thumb-e586d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/teirhadap-minat-beli-nilai-thitung-ttabel-promosi-thumb-77a6d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4881-jurnalmandiri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17978-jurnal-mandiri-ilmu-pengetahuan-seni-teknologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perangkat Pembelajaran Berbasis Open Ended untuk Meningkatkan Kreatifitas Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perangkat Pembelajaran Berbasis Open Ended untuk Meningkatkan Kreatifitas Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perangkat Pembelajaran Berbasis Open Ended untuk Meningkatkan Kreatifitas Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63444-skabies-lembar-observasi-didik-kelas-xiia-open-end</link>
	<guid isPermaLink="false">5da03fade9ac4b1738c129a1b743c5b6</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 14:16:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ menari sunyi ]]></category>
	<category><![CDATA[ agus wahyudi ]]></category>
	<category><![CDATA[ aisyah putri ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agus,aisyah,menari,putri,sunyi,wahyudi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian yang telah dilakukan ini berhasil menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis Open Ended efektif meningkatkan kreativitas siswa dalam memecahkan masalah matematika pada topik turunan fungsi trigonometri. Namun, ada beberapa arah menarik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perangkat Pembelajaran Berbasis Open Ended untuk Meningkatkan Kreatifitas Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika: Penelitian yang telah dilakukan ini berhasil menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis Open Ended efektif meningkatkan kreativitas siswa dalam memecahkan masalah matematika pada topik turunan fungsi trigonometri. Namun, ada beberapa arah menarik untuk studi selanjutnya yang dapat memperkaya pemahaman kita. Pertama, penting untuk menyelidiki sejauh mana perangkat dan pendekatan Open Ended ini dapat diadaptasi dan diterapkan pada topik matematika lain, seperti aljabar, geometri, atau bahkan statistika, untuk melihat apakah manfaat peningkatan kreativitas juga konsisten di berbagai materi. Selain itu, akan sangat bermanfaat untuk menguji implementasinya pada jenjang pendidikan yang berbeda, misalnya di sekolah menengah pertama atau tingkat awal perkuliahan, guna memahami dampaknya pada perkembangan kemampuan berpikir kreatif siswa pada rentang usia yang lebih luas. Kedua, meskipun kreativitas siswa meningkat, penelitian selanjutnya bisa lebih spesifik dalam mengukur aspek-aspek kreativitas mana yang paling terpengaruh, seperti kemampuan menghasilkan solusi yang orisinal, fleksibilitas dalam menggunakan berbagai strategi, atau kelancaran dalam menemukan banyak jawaban yang mungkin. Ini bisa dilakukan dengan mengembangkan instrumen evaluasi yang lebih rinci untuk memahami mekanisme di balik peningkatan kreativitas tersebut. Terakhir, karena keberhasilan pendekatan ini sangat bergantung pada peran guru, akan sangat relevan untuk meneliti tantangan yang dihadapi guru saat menerapkan metode Open Ended di kelas serta efektivitas berbagai model pelatihan guru untuk mempersiapkan mereka agar dapat memfasilitasi pembelajaran ini dengan baik. Penelitian semacam ini akan membantu memastikan bahwa perangkat pembelajaran inovatif ini dapat diadopsi secara luas dan berkelanjutan, sehingga semakin banyak siswa yang mendapatkan manfaat dalam mengembangkan kreativitas mereka.. Perangkat pembelajaran berbasis Open Ended untuk materi turunan fungsi Trigonometri telah berhasil dikembangkan dan memenuhi kriteria sangat valid (RPP) serta valid (LKPD) berdasarkan penilaian ahli.Perangkat ini juga terbukti praktis, ditunjukkan oleh penilaian guru dan respons positif peserta didik yang merasa senang, berminat, dan mengerti.Secara keseluruhan, perangkat pembelajaran ini efektif dalam meningkatkan kreativitas siswa, dengan nilai efektivitas yang tergolong tinggi Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan menghasilkan perangkat pembelajaran matematika berbasis pendekatan Open Ended yang memiliki tingkat validitas, kepraktisan, dan keefektifan yang memadai dalam mengembangkan kreativitas peserta didik pada proses pemecahan masalah matematika. Metode yang digunakan merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan mengadopsi model ADDIE yang mencakup tahapan analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan beberapa instrumen, yaitu lembar validasi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), lembar validasi Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), lembar validasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/c/skabies-lembar-observasi-didik-kelas-xiia-open-end-thumb-361f3.webp" title="JURIS - Perangkat Pembelajaran Berbasis Open Ended untuk Meningkatkan Kreatifitas Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/skabies-lembar-observasi-didik-kelas-xiia-open-end-thumb-361f3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/skabies-lembar-observasi-didik-kelas-xiia-open-end-thumb-361f3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/skabies-lembar-observasi-didik-kelas-xiia-open-end-thumb-361f3.webp 1x" title="JURIS - Perangkat Pembelajaran Berbasis Open Ended untuk Meningkatkan Kreatifitas Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika" alt="JURIS - Perangkat Pembelajaran Berbasis Open Ended untuk Meningkatkan Kreatifitas Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/c/skabies-lembar-observasi-didik-kelas-xiia-open-end-thumb-abbff.webp" title="JURIS - Perangkat Pembelajaran Berbasis Open Ended untuk Meningkatkan Kreatifitas Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/skabies-lembar-observasi-didik-kelas-xiia-open-end-thumb-abbff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/skabies-lembar-observasi-didik-kelas-xiia-open-end-thumb-abbff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/skabies-lembar-observasi-didik-kelas-xiia-open-end-thumb-abbff.webp 1x" title="JURIS - Perangkat Pembelajaran Berbasis Open Ended untuk Meningkatkan Kreatifitas Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika" alt="JURIS - Perangkat Pembelajaran Berbasis Open Ended untuk Meningkatkan Kreatifitas Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/c/skabies-lembar-observasi-didik-kelas-xiia-open-end-thumb-2b6a8.webp" title="JURIS - Perangkat Pembelajaran Berbasis Open Ended untuk Meningkatkan Kreatifitas Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/skabies-lembar-observasi-didik-kelas-xiia-open-end-thumb-2b6a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/skabies-lembar-observasi-didik-kelas-xiia-open-end-thumb-2b6a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/skabies-lembar-observasi-didik-kelas-xiia-open-end-thumb-2b6a8.webp 1x" title="JURIS - Perangkat Pembelajaran Berbasis Open Ended untuk Meningkatkan Kreatifitas Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika" alt="JURIS - Perangkat Pembelajaran Berbasis Open Ended untuk Meningkatkan Kreatifitas Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63444-skabies-lembar-observasi-didik-kelas-xiia-open-end" title="JURIS - Perangkat Pembelajaran Berbasis Open Ended untuk Meningkatkan Kreatifitas Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika" target="_blank">Perangkat Pembelajaran Berbasis Open Ended untuk Meningkatkan Kreatifitas Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika</a>: Penelitian yang telah dilakukan ini berhasil menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis Open Ended efektif meningkatkan kreativitas siswa dalam memecahkan masalah matematika pada topik turunan fungsi trigonometri. Namun, ada beberapa arah menarik untuk studi selanjutnya yang dapat memperkaya pemahaman kita. Pertama, penting untuk menyelidiki sejauh mana perangkat dan pendekatan Open Ended ini dapat diadaptasi dan diterapkan pada topik matematika lain, seperti aljabar, geometri, atau bahkan statistika, untuk melihat apakah manfaat peningkatan kreativitas juga konsisten di berbagai materi. Selain itu, akan sangat bermanfaat untuk menguji implementasinya pada jenjang pendidikan yang berbeda, misalnya di sekolah menengah pertama atau tingkat awal perkuliahan, guna memahami dampaknya pada perkembangan kemampuan berpikir kreatif siswa pada rentang usia yang lebih luas. Kedua, meskipun kreativitas siswa meningkat, penelitian selanjutnya bisa lebih spesifik dalam mengukur aspek-aspek kreativitas mana yang paling terpengaruh, seperti kemampuan menghasilkan solusi yang orisinal, fleksibilitas dalam menggunakan berbagai strategi, atau kelancaran dalam menemukan banyak jawaban yang mungkin. Ini bisa dilakukan dengan mengembangkan instrumen evaluasi yang lebih rinci untuk memahami mekanisme di balik peningkatan kreativitas tersebut. Terakhir, karena keberhasilan pendekatan ini sangat bergantung pada peran guru, akan sangat relevan untuk meneliti tantangan yang dihadapi guru saat menerapkan metode Open Ended di kelas serta efektivitas berbagai model pelatihan guru untuk mempersiapkan mereka agar dapat memfasilitasi pembelajaran ini dengan baik. Penelitian semacam ini akan membantu memastikan bahwa perangkat pembelajaran inovatif ini dapat diadopsi secara luas dan berkelanjutan, sehingga semakin banyak siswa yang mendapatkan manfaat dalam mengembangkan kreativitas mereka..
<br>Perangkat pembelajaran berbasis Open Ended untuk materi turunan fungsi Trigonometri telah berhasil dikembangkan dan memenuhi kriteria sangat valid (RPP) serta valid (LKPD) berdasarkan penilaian ahli.Perangkat ini juga terbukti praktis, ditunjukkan oleh penilaian guru dan respons positif peserta didik yang merasa senang, berminat, dan mengerti.Secara keseluruhan, perangkat pembelajaran ini efektif dalam meningkatkan kreativitas siswa, dengan nilai efektivitas yang tergolong tinggi
<br>Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan menghasilkan perangkat pembelajaran matematika berbasis pendekatan Open Ended yang memiliki tingkat validitas, kepraktisan, dan keefektifan yang memadai dalam mengembangkan kreativitas peserta didik pada proses pemecahan masalah matematika. Metode yang digunakan merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan mengadopsi model ADDIE yang mencakup tahapan analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan beberapa instrumen, yaitu lembar validasi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), lembar validasi Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), lembar validasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/c/skabies-lembar-observasi-didik-kelas-xiia-open-end-thumb-abbff.webp" type="image/webp" length="78186" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/skabies-lembar-observasi-didik-kelas-xiia-open-end-thumb-361f3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/skabies-lembar-observasi-didik-kelas-xiia-open-end-thumb-abbff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/skabies-lembar-observasi-didik-kelas-xiia-open-end-thumb-2b6a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1268-hamzanwadi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6298-jurnal-didika-wahana-ilmiah-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Remedy Deficit of the GRATK Treaty Reconstructing Patent Revocation for Genetic Resources in Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Remedy Deficit of the GRATK Treaty Reconstructing Patent Revocation for Genetic Resources in Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Remedy Deficit of the GRATK Treaty Reconstructing Patent Revocation for Genetic Resources in Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63462-gratk-treaty-patent-revocation-genetic-resources-r</link>
	<guid isPermaLink="false">b6164c0a65e4275e94b51e0dea67d855</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 14:15:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Indonesia harus menyelesaikan reformasi sebelum menyetor instrumen ratifikasi. Klausul non-retroaktif mendukung ketentuan yang sudah ada, larangan terhadap reservasi mencegah akomodasi yang dicapai pada saat ratifikasi, dan ketidakpastian jadwal legislatif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Remedy Deficit of the GRATK Treaty: Reconstructing Patent Revocation for Genetic Resources in Indonesia: Indonesia harus menyelesaikan reformasi sebelum menyetor instrumen ratifikasi. Klausul non-retroaktif mendukung ketentuan yang sudah ada, larangan terhadap reservasi mencegah akomodasi yang dicapai pada saat ratifikasi, dan ketidakpastian jadwal legislatif menyarankan terhadap asumsi kewajiban internasional pada harapan kapasitas domestik yang belum diciptakan. Amandemen Pasal 5, 26, 130, dan 132 Undang-Undang Paten, peraturan pelaksana yang menentukan konten pengungkapan dan kalibrasi denda, dan pengembangan inventaris sumber daya genetik menjadi alat yang dapat digunakan dalam pemeriksaan. Studi ini mengusulkan arsitektur remedi tiga tingkat dan berpendapat bahwa ratifikasi tanpa rekonstruksi sebelumnya dari Pasal 130 dan 132 Undang-Undang Paten akan meninggalkan Indonesia dengan kewajiban transparansi tanpa konsekuensi yang dapat ditegakkan.. Studi ini menanyakan bagaimana pembatalan paten untuk kegagalan mengungkapkan asal sumber daya genetik harus dibangun dalam hukum Indonesia, mengingat larangan yang terkandung dalam Pasal 5.Setiap kemenangan yang dicapai oleh negara-negara pemegang sumber daya terhadap biopirasi, dari kunyit dan neem hingga sengketa brotowali, dicapai melalui pembatalan paten atas dasar substansial, bukan melalui penegakan kewajiban pengungkapan.Perjanjian tersebut membuat pengungkapan informasi wajib sementara menutup remedi yang secara historis memberikan efek pada kewajiban tersebut.Kedua, larangan lebih sempit daripada yang diasumsikan.Kata 'hanya' membatasi larangan hanya pada pembatalan paten di mana kegagalan pengungkapan adalah dasar tunggal, meninggalkan pembatalan atas dasar yang cukup secara independen bahkan di mana informasi pengungkapan memberikan bukti.Pengecualian penipuan, yang kontennya Perjanjian tinggalkan kepada hukum nasional, dan kebebasan implementasi yang diberikan oleh Pasal 9.2, bersama-sama menciptakan ruang yang Indonesia belum gunakan.itu tidak menutup tujuan yang konstruksi tersebut dimaksudkan untuk melayani.Ketiga, kompatibilitas Indonesia saat ini dengan Perjanjian adalah artefak dari kelalaian daripada hasil dari desain.Pasal 26 Undang-Undang Nomor 65 Tahun 2024 menciptakan kewajiban pengungkapan tanpa menentukan konsekuensi apa pun untuk pelanggaran, sementara Pasal 130 hingga 133 menciptakan mekanisme pembatalan yang tidak terhubung dengan kewajiban tersebut.Defisit remedi domestik mendahului Perjanjian dan akan dikonsolidasikan oleh ratifikasi yang dilakukan tanpa reformasi.diukur terhadap India, Brasil, dan Swiss, Indonesia memiliki konstruksi terlemah dari empat, dan memilikinya bukan melalui pilihan tetapi melalui kelalaian.Arsitektur remedi tiga tingkat yang diusulkan di sini menyediakan perbaikan sebelum pemberian, konsekuensi administratif dan restoratif setelah pemberian di mana penipuan tidak ada, dan pembatalan melalui dua rute yang jatuh di luar larangan, yaitu pembatalan untuk antisipasi oleh pengetahuan komunitas dengan informasi pengungkapan berfungsi sebagai gerbang bukti, dan pembatalan untuk perilaku pengungkapan penipuan seperti yang didefinisikan oleh hukum nasional.Implementasi memerlukan amandemen Pasal 5, 26, 130, dan 132 Undang-Undang Paten, peraturan pelaksana yang menentukan konten pengungkapan dan kalibrasi denda, dan pengembangan inventaris sumber daya genetik menjadi alat yang dapat digunakan dalam pemeriksaan.Indonesia harus menyelesaikan reformasi sebelum menyetor instrumen ratifikasi.Klausul non-retroaktif mendukung ketentuan yang sudah ada, larangan terhadap reservasi mencegah akomodasi yang dicapai pada saat ratifikasi, dan ketidakpastian jadwal legislatif menyarankan terhadap asumsi kewajiban internasional pada harapan kapasitas domestik yang belum diciptakan WIPO Treaty on Intellectual Property, Genetic Resources and Associated Traditional Knowledge, yang diadopsi pada 24 Mei 2024, dirayakan sebagai kemenangan bagi negara-negara di Selatan setelah lebih dari dua dekade negosiasi. Artikel ini mempertanyakan perayaan tersebut. Artikel ini berpendapat bahwa Perjanjian tersebut mengandung defisit remedi: meskipun mewajibkan pengungkapan informasi pada pemohon paten, Pasal 5.3 melarang pihak-pihak yang terlibat dalam Perjanjian untuk membatalkan, membatalkan, atau menjadikan paten tidak dapat ditegakkan hanya berdasarkan kegagalan untuk mengungkapkan informasi. Setiap kemenangan yang dicapai oleh negara-negara pemegang sumber daya, dari kunyit dan neem di India hingga sengketa brotowali yang melibatkan Indonesia,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/b/gratk-treaty-patent-revocation-genetic-resources-r-thumb-58332.webp" title="JURIS - The Remedy Deficit of the GRATK Treaty: Reconstructing Patent Revocation for Genetic Resources in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/gratk-treaty-patent-revocation-genetic-resources-r-thumb-58332.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/gratk-treaty-patent-revocation-genetic-resources-r-thumb-58332.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/gratk-treaty-patent-revocation-genetic-resources-r-thumb-58332.webp 1x" title="JURIS - The Remedy Deficit of the GRATK Treaty: Reconstructing Patent Revocation for Genetic Resources in Indonesia" alt="JURIS - The Remedy Deficit of the GRATK Treaty: Reconstructing Patent Revocation for Genetic Resources in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/b/gratk-treaty-patent-revocation-genetic-resources-r-thumb-91ba4.webp" title="JURIS - The Remedy Deficit of the GRATK Treaty: Reconstructing Patent Revocation for Genetic Resources in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/gratk-treaty-patent-revocation-genetic-resources-r-thumb-91ba4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/gratk-treaty-patent-revocation-genetic-resources-r-thumb-91ba4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/gratk-treaty-patent-revocation-genetic-resources-r-thumb-91ba4.webp 1x" title="JURIS - The Remedy Deficit of the GRATK Treaty: Reconstructing Patent Revocation for Genetic Resources in Indonesia" alt="JURIS - The Remedy Deficit of the GRATK Treaty: Reconstructing Patent Revocation for Genetic Resources in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/b/gratk-treaty-patent-revocation-genetic-resources-r-thumb-4b98c.webp" title="JURIS - The Remedy Deficit of the GRATK Treaty: Reconstructing Patent Revocation for Genetic Resources in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/gratk-treaty-patent-revocation-genetic-resources-r-thumb-4b98c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/gratk-treaty-patent-revocation-genetic-resources-r-thumb-4b98c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/gratk-treaty-patent-revocation-genetic-resources-r-thumb-4b98c.webp 1x" title="JURIS - The Remedy Deficit of the GRATK Treaty: Reconstructing Patent Revocation for Genetic Resources in Indonesia" alt="JURIS - The Remedy Deficit of the GRATK Treaty: Reconstructing Patent Revocation for Genetic Resources in Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63462-gratk-treaty-patent-revocation-genetic-resources-r" title="JURIS - The Remedy Deficit of the GRATK Treaty: Reconstructing Patent Revocation for Genetic Resources in Indonesia" target="_blank">The Remedy Deficit of the GRATK Treaty: Reconstructing Patent Revocation for Genetic Resources in Indonesia</a>: Indonesia harus menyelesaikan reformasi sebelum menyetor instrumen ratifikasi. Klausul non-retroaktif mendukung ketentuan yang sudah ada, larangan terhadap reservasi mencegah akomodasi yang dicapai pada saat ratifikasi, dan ketidakpastian jadwal legislatif menyarankan terhadap asumsi kewajiban internasional pada harapan kapasitas domestik yang belum diciptakan. Amandemen Pasal 5, 26, 130, dan 132 Undang-Undang Paten, peraturan pelaksana yang menentukan konten pengungkapan dan kalibrasi denda, dan pengembangan inventaris sumber daya genetik menjadi alat yang dapat digunakan dalam pemeriksaan. Studi ini mengusulkan arsitektur remedi tiga tingkat dan berpendapat bahwa ratifikasi tanpa rekonstruksi sebelumnya dari Pasal 130 dan 132 Undang-Undang Paten akan meninggalkan Indonesia dengan kewajiban transparansi tanpa konsekuensi yang dapat ditegakkan..
<br>Studi ini menanyakan bagaimana pembatalan paten untuk kegagalan mengungkapkan asal sumber daya genetik harus dibangun dalam hukum Indonesia, mengingat larangan yang terkandung dalam Pasal 5.Setiap kemenangan yang dicapai oleh negara-negara pemegang sumber daya terhadap biopirasi, dari kunyit dan neem hingga sengketa brotowali, dicapai melalui pembatalan paten atas dasar substansial, bukan melalui penegakan kewajiban pengungkapan.Perjanjian tersebut membuat pengungkapan informasi wajib sementara menutup remedi yang secara historis memberikan efek pada kewajiban tersebut.Kedua, larangan lebih sempit daripada yang diasumsikan.Kata 'hanya' membatasi larangan hanya pada pembatalan paten di mana kegagalan pengungkapan adalah dasar tunggal, meninggalkan pembatalan atas dasar yang cukup secara independen bahkan di mana informasi pengungkapan memberikan bukti.Pengecualian penipuan, yang kontennya Perjanjian tinggalkan kepada hukum nasional, dan kebebasan implementasi yang diberikan oleh Pasal 9.2, bersama-sama menciptakan ruang yang Indonesia belum gunakan.itu tidak menutup tujuan yang konstruksi tersebut dimaksudkan untuk melayani.Ketiga, kompatibilitas Indonesia saat ini dengan Perjanjian adalah artefak dari kelalaian daripada hasil dari desain.Pasal 26 Undang-Undang Nomor 65 Tahun 2024 menciptakan kewajiban pengungkapan tanpa menentukan konsekuensi apa pun untuk pelanggaran, sementara Pasal 130 hingga 133 menciptakan mekanisme pembatalan yang tidak terhubung dengan kewajiban tersebut.Defisit remedi domestik mendahului Perjanjian dan akan dikonsolidasikan oleh ratifikasi yang dilakukan tanpa reformasi.diukur terhadap India, Brasil, dan Swiss, Indonesia memiliki konstruksi terlemah dari empat, dan memilikinya bukan melalui pilihan tetapi melalui kelalaian.Arsitektur remedi tiga tingkat yang diusulkan di sini menyediakan perbaikan sebelum pemberian, konsekuensi administratif dan restoratif setelah pemberian di mana penipuan tidak ada, dan pembatalan melalui dua rute yang jatuh di luar larangan, yaitu pembatalan untuk antisipasi oleh pengetahuan komunitas dengan informasi pengungkapan berfungsi sebagai gerbang bukti, dan pembatalan untuk perilaku pengungkapan penipuan seperti yang didefinisikan oleh hukum nasional.Implementasi memerlukan amandemen Pasal 5, 26, 130, dan 132 Undang-Undang Paten, peraturan pelaksana yang menentukan konten pengungkapan dan kalibrasi denda, dan pengembangan inventaris sumber daya genetik menjadi alat yang dapat digunakan dalam pemeriksaan.Indonesia harus menyelesaikan reformasi sebelum menyetor instrumen ratifikasi.Klausul non-retroaktif mendukung ketentuan yang sudah ada, larangan terhadap reservasi mencegah akomodasi yang dicapai pada saat ratifikasi, dan ketidakpastian jadwal legislatif menyarankan terhadap asumsi kewajiban internasional pada harapan kapasitas domestik yang belum diciptakan
<br>WIPO Treaty on Intellectual Property, Genetic Resources and Associated Traditional Knowledge, yang diadopsi pada 24 Mei 2024, dirayakan sebagai kemenangan bagi negara-negara di Selatan setelah lebih dari dua dekade negosiasi. Artikel ini mempertanyakan perayaan tersebut. Artikel ini berpendapat bahwa Perjanjian tersebut mengandung defisit remedi: meskipun mewajibkan pengungkapan informasi pada pemohon paten, Pasal 5.3 melarang pihak-pihak yang terlibat dalam Perjanjian untuk membatalkan, membatalkan, atau menjadikan paten tidak dapat ditegakkan hanya berdasarkan kegagalan untuk mengungkapkan informasi. Setiap kemenangan yang dicapai oleh negara-negara pemegang sumber daya, dari kunyit dan neem di India hingga sengketa brotowali yang melibatkan Indonesia,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/b/gratk-treaty-patent-revocation-genetic-resources-r-thumb-91ba4.webp" type="image/webp" length="75166" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/gratk-treaty-patent-revocation-genetic-resources-r-thumb-58332.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/gratk-treaty-patent-revocation-genetic-resources-r-thumb-91ba4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/gratk-treaty-patent-revocation-genetic-resources-r-thumb-4b98c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-159-uwg.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17112-widya-gama-intellectual-property-rights.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Penjualan studi kasus UMKM di Tangerang Selatan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Penjualan studi kasus UMKM di Tangerang Selatan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Penjualan studi kasus UMKM di Tangerang Selatan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63450-komunitas-umkm-gelam-pertumbuhan-makanan-pert</link>
	<guid isPermaLink="false">650a5d8284646bc737e4ef3e2ff32ec6</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 14:08:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ web counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ aida sari ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aida,counter,sari,web]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas platform e-commerce berbeda dalam mendukung pertumbuhan UMKM di daerah tertentu. 2. Analisis peran komunitas UMKM dalam memperkuat citra merek dan meningkatkan loyalitas pelanggan. 3. Studi tentang dampak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Penjualan (studi kasus UMKM di Tangerang Selatan): 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas platform e-commerce berbeda dalam mendukung pertumbuhan UMKM di daerah tertentu. 2. Analisis peran komunitas UMKM dalam memperkuat citra merek dan meningkatkan loyalitas pelanggan. 3. Studi tentang dampak strategi pemasaran digital terhadap peningkatan volume penjualan di kalangan UMKM yang belum memanfaatkan teknologi secara maksimal.. UMKM di Kota Tangerang Selatan menerapkan strategi pemasaran yang mencakup produk, harga, tempat, dan promosi.Fokus pada kualitas produk, variasi desain, serta distribusi langsung melalui pameran dan komunitas meningkatkan daya saing.Penggunaan media sosial dan e-commerce menjadi efektif untuk menjangkau pasar luas dan memperluas jaringan pelanggan Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi pemasaran yang dilakukan oleh para pelaku UMKM, khususnya di Kota Tangerang Selatan. Salah satu strategi pemasaran yang dilakukan adalah melalui E-commerce. E-commerce merupakan proses pembelian maupun penjualan produk secara elektronik. E-commerce sendiri semakin berkembang beberapa tahun belakangan ini dan secara perlahan menggantikan toko tradisional. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif yaitu deskriptif tidak memberikan perlakuan, manipulasi atau pengubah pada variabel-variabel yang diteliti, melainkan menggambarkan suatu kondisi yang apa adanya. Satu-satunya perlakuan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/e/komunitas-umkm-gelam-pertumbuhan-makanan-strategi-thumb-cf5dc.webp" title="JURIS - Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Penjualan  (studi kasus UMKM di Tangerang Selatan)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/komunitas-umkm-gelam-pertumbuhan-makanan-strategi-thumb-cf5dc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/komunitas-umkm-gelam-pertumbuhan-makanan-strategi-thumb-cf5dc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/komunitas-umkm-gelam-pertumbuhan-makanan-strategi-thumb-cf5dc.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Penjualan  (studi kasus UMKM di Tangerang Selatan)" alt="JURIS - Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Penjualan  (studi kasus UMKM di Tangerang Selatan)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/e/komunitas-umkm-gelam-pertumbuhan-makanan-strategi-thumb-d4aa6.webp" title="JURIS - Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Penjualan  (studi kasus UMKM di Tangerang Selatan)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/komunitas-umkm-gelam-pertumbuhan-makanan-strategi-thumb-d4aa6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/komunitas-umkm-gelam-pertumbuhan-makanan-strategi-thumb-d4aa6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/komunitas-umkm-gelam-pertumbuhan-makanan-strategi-thumb-d4aa6.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Penjualan  (studi kasus UMKM di Tangerang Selatan)" alt="JURIS - Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Penjualan  (studi kasus UMKM di Tangerang Selatan)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/e/komunitas-umkm-gelam-pertumbuhan-makanan-strategi-thumb-fd947.webp" title="JURIS - Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Penjualan  (studi kasus UMKM di Tangerang Selatan)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/komunitas-umkm-gelam-pertumbuhan-makanan-strategi-thumb-fd947.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/komunitas-umkm-gelam-pertumbuhan-makanan-strategi-thumb-fd947.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/komunitas-umkm-gelam-pertumbuhan-makanan-strategi-thumb-fd947.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Penjualan  (studi kasus UMKM di Tangerang Selatan)" alt="JURIS - Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Penjualan  (studi kasus UMKM di Tangerang Selatan)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63450-komunitas-umkm-gelam-pertumbuhan-makanan-pert" title="JURIS - Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Penjualan  (studi kasus UMKM di Tangerang Selatan)" target="_blank">Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Penjualan  (studi kasus UMKM di Tangerang Selatan)</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas platform e-commerce berbeda dalam mendukung pertumbuhan UMKM di daerah tertentu. 2. Analisis peran komunitas UMKM dalam memperkuat citra merek dan meningkatkan loyalitas pelanggan. 3. Studi tentang dampak strategi pemasaran digital terhadap peningkatan volume penjualan di kalangan UMKM yang belum memanfaatkan teknologi secara maksimal..
<br>UMKM di Kota Tangerang Selatan menerapkan strategi pemasaran yang mencakup produk, harga, tempat, dan promosi.Fokus pada kualitas produk, variasi desain, serta distribusi langsung melalui pameran dan komunitas meningkatkan daya saing.Penggunaan media sosial dan e-commerce menjadi efektif untuk menjangkau pasar luas dan memperluas jaringan pelanggan
<br>Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi pemasaran yang dilakukan oleh para pelaku UMKM, khususnya di Kota Tangerang Selatan. Salah satu strategi pemasaran yang dilakukan adalah melalui E-commerce. E-commerce merupakan proses pembelian maupun penjualan produk secara elektronik. E-commerce sendiri semakin berkembang beberapa tahun belakangan ini dan secara perlahan menggantikan toko tradisional. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif yaitu deskriptif tidak memberikan perlakuan, manipulasi atau pengubah pada variabel-variabel yang diteliti, melainkan menggambarkan suatu kondisi yang apa adanya. Satu-satunya perlakuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/e/komunitas-umkm-gelam-pertumbuhan-makanan-strategi-thumb-d4aa6.webp" type="image/webp" length="98676" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/komunitas-umkm-gelam-pertumbuhan-makanan-strategi-thumb-cf5dc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/komunitas-umkm-gelam-pertumbuhan-makanan-strategi-thumb-d4aa6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/komunitas-umkm-gelam-pertumbuhan-makanan-strategi-thumb-fd947.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4881-jurnalmandiri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17978-jurnal-mandiri-ilmu-pengetahuan-seni-teknologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Terroir on Trial The Legal Implications of Climate Change on the Validity of Geographical Indications ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Terroir on Trial The Legal Implications of Climate Change on the Validity of Geographical Indications ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Terroir on Trial The Legal Implications of Climate Change on the Validity of Geographical Indications ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63460-perubahan-iklim-kondisi-pesisir-pendidikan-p</link>
	<guid isPermaLink="false">2b984a4f9861ab79be0c1a1e021eb728</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 13:57:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengatasi tantangan yang timbul dari perubahan iklim terhadap kerangka hukum Indikasi Geografis (IG) di Indonesia, perlu dilakukan adaptasi hukum yang komprehensif. Pertama, perlu ada mekanisme revisi dokumen deskripsi IG yang memungkinkan perubahan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Terroir on Trial: The Legal Implications of Climate Change on the Validity of Geographical Indications: Untuk mengatasi tantangan yang timbul dari perubahan iklim terhadap kerangka hukum Indikasi Geografis (IG) di Indonesia, perlu dilakukan adaptasi hukum yang komprehensif. Pertama, perlu ada mekanisme revisi dokumen deskripsi IG yang memungkinkan perubahan spesifikasi produk ketika kondisi alam berubah, termasuk akibat perubahan iklim. Kedua, organisasi manajemen IG (MPIG) harus diakui sebagai mitra kepentingan publik dalam upaya pelestarian wilayah, warisan budaya, dan keahlian tradisional. Hal ini akan memperkuat posisi hukum MPIG dalam mengusulkan revisi dan mengakses dukungan teknis dan keuangan negara untuk implementasi adaptasi. Ketiga, perlu memperkuat otoritas substantif DJKI dalam mengelola spesifikasi IG. DJKI harus memiliki wewenang untuk menyetujui, menolak, atau memodifikasi permintaan revisi yang diajukan oleh MPIG. Selain itu, DJKI juga harus memiliki wewenang untuk mencabut persetujuan IG jika hubungan geografis yang menjadi dasar perlindungan tidak lagi terpenuhi dan tidak dapat dipulihkan melalui revisi dokumen deskripsi IG. Dengan demikian, Indonesia dapat mengadopsi pendekatan yang lebih adaptif dan responsif dalam mengelola IG di tengah perubahan iklim.. Konsep terroir dalam perlindungan IG Indonesia di bawah perubahan iklim memerlukan pemeriksaan kembali, karena saat ini menunjukkan defisit dalam aturan pengakuan, sesuai dengan teori Hart.Aturan sekunder, khususnya aturan perubahan, harus memungkinkan adaptasi terhadap kondisi iklim yang berubah.Dokumen deskripsi IG di bawah Undang-Undang Indikasi Geografis Indonesia (UU MIG), yang saat ini bersifat statis, harus dianggap sebagai dokumen hidup Perubahan iklim menimbulkan tantangan mendasar bagi kerangka hukum Indikasi Geografis (IG) di Indonesia, yang secara tradisional didasarkan pada asumsi stabilitas terroir. Artikel ini menyelidiki (1) validitas hukum, pelanggaran, dan potensi pencabutan IG di bawah Undang-Undang Indikasi Geografis Indonesia ketika perubahan iklim mengubah atau melemahkan kondisi lingkungan yang mendasari IG terdaftar, dan (2) mengusulkan strategi adaptasi hukum untuk tata kelola IG Indonesia di masa depan sebagai respons terhadap perubahan iklim. Studi ini menggunakan desain penelitian yuridis normatif dengan pendekatan hukum perundang-undangan dan perbandingan. Temuan menunjukkan bahwa (1) kerangka hukum yang mengatur validitas, pelanggaran, dan pencabutan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/1/perubahan-iklim-kondisi-pesisir-pendidikan-terroir-thumb-c2cd5.webp" title="JURIS - Terroir on Trial: The Legal Implications of Climate Change on the Validity of Geographical Indications" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/perubahan-iklim-kondisi-pesisir-pendidikan-terroir-thumb-c2cd5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/perubahan-iklim-kondisi-pesisir-pendidikan-terroir-thumb-c2cd5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/perubahan-iklim-kondisi-pesisir-pendidikan-terroir-thumb-c2cd5.webp 1x" title="JURIS - Terroir on Trial: The Legal Implications of Climate Change on the Validity of Geographical Indications" alt="JURIS - Terroir on Trial: The Legal Implications of Climate Change on the Validity of Geographical Indications" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/perubahan-iklim-kondisi-pesisir-pendidikan-terroir-thumb-7bda0.webp" title="JURIS - Terroir on Trial: The Legal Implications of Climate Change on the Validity of Geographical Indications" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/perubahan-iklim-kondisi-pesisir-pendidikan-terroir-thumb-7bda0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/perubahan-iklim-kondisi-pesisir-pendidikan-terroir-thumb-7bda0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/perubahan-iklim-kondisi-pesisir-pendidikan-terroir-thumb-7bda0.webp 1x" title="JURIS - Terroir on Trial: The Legal Implications of Climate Change on the Validity of Geographical Indications" alt="JURIS - Terroir on Trial: The Legal Implications of Climate Change on the Validity of Geographical Indications" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/perubahan-iklim-kondisi-pesisir-pendidikan-terroir-thumb-22c8c.webp" title="JURIS - Terroir on Trial: The Legal Implications of Climate Change on the Validity of Geographical Indications" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/perubahan-iklim-kondisi-pesisir-pendidikan-terroir-thumb-22c8c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/perubahan-iklim-kondisi-pesisir-pendidikan-terroir-thumb-22c8c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/perubahan-iklim-kondisi-pesisir-pendidikan-terroir-thumb-22c8c.webp 1x" title="JURIS - Terroir on Trial: The Legal Implications of Climate Change on the Validity of Geographical Indications" alt="JURIS - Terroir on Trial: The Legal Implications of Climate Change on the Validity of Geographical Indications" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63460-perubahan-iklim-kondisi-pesisir-pendidikan-p" title="JURIS - Terroir on Trial: The Legal Implications of Climate Change on the Validity of Geographical Indications" target="_blank">Terroir on Trial: The Legal Implications of Climate Change on the Validity of Geographical Indications</a>: Untuk mengatasi tantangan yang timbul dari perubahan iklim terhadap kerangka hukum Indikasi Geografis (IG) di Indonesia, perlu dilakukan adaptasi hukum yang komprehensif. Pertama, perlu ada mekanisme revisi dokumen deskripsi IG yang memungkinkan perubahan spesifikasi produk ketika kondisi alam berubah, termasuk akibat perubahan iklim. Kedua, organisasi manajemen IG (MPIG) harus diakui sebagai mitra kepentingan publik dalam upaya pelestarian wilayah, warisan budaya, dan keahlian tradisional. Hal ini akan memperkuat posisi hukum MPIG dalam mengusulkan revisi dan mengakses dukungan teknis dan keuangan negara untuk implementasi adaptasi. Ketiga, perlu memperkuat otoritas substantif DJKI dalam mengelola spesifikasi IG. DJKI harus memiliki wewenang untuk menyetujui, menolak, atau memodifikasi permintaan revisi yang diajukan oleh MPIG. Selain itu, DJKI juga harus memiliki wewenang untuk mencabut persetujuan IG jika hubungan geografis yang menjadi dasar perlindungan tidak lagi terpenuhi dan tidak dapat dipulihkan melalui revisi dokumen deskripsi IG. Dengan demikian, Indonesia dapat mengadopsi pendekatan yang lebih adaptif dan responsif dalam mengelola IG di tengah perubahan iklim..
<br>Konsep terroir dalam perlindungan IG Indonesia di bawah perubahan iklim memerlukan pemeriksaan kembali, karena saat ini menunjukkan defisit dalam aturan pengakuan, sesuai dengan teori Hart.Aturan sekunder, khususnya aturan perubahan, harus memungkinkan adaptasi terhadap kondisi iklim yang berubah.Dokumen deskripsi IG di bawah Undang-Undang Indikasi Geografis Indonesia (UU MIG), yang saat ini bersifat statis, harus dianggap sebagai dokumen hidup
<br>Perubahan iklim menimbulkan tantangan mendasar bagi kerangka hukum Indikasi Geografis (IG) di Indonesia, yang secara tradisional didasarkan pada asumsi stabilitas terroir. Artikel ini menyelidiki (1) validitas hukum, pelanggaran, dan potensi pencabutan IG di bawah Undang-Undang Indikasi Geografis Indonesia ketika perubahan iklim mengubah atau melemahkan kondisi lingkungan yang mendasari IG terdaftar, dan (2) mengusulkan strategi adaptasi hukum untuk tata kelola IG Indonesia di masa depan sebagai respons terhadap perubahan iklim. Studi ini menggunakan desain penelitian yuridis normatif dengan pendekatan hukum perundang-undangan dan perbandingan. Temuan menunjukkan bahwa (1) kerangka hukum yang mengatur validitas, pelanggaran, dan pencabutan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/1/perubahan-iklim-kondisi-pesisir-pendidikan-terroir-thumb-c2cd5.webp" type="image/webp" length="64444" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/perubahan-iklim-kondisi-pesisir-pendidikan-terroir-thumb-c2cd5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/perubahan-iklim-kondisi-pesisir-pendidikan-terroir-thumb-7bda0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/perubahan-iklim-kondisi-pesisir-pendidikan-terroir-thumb-22c8c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-159-uwg.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17112-widya-gama-intellectual-property-rights.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Model Gambar Dan Gambar Dalam Pembelajaran Menulis Teks Cerita Fantasi Pada Siswa Kelas Vii Smp ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Model Gambar Dan Gambar Dalam Pembelajaran Menulis Teks Cerita Fantasi Pada Siswa Kelas Vii Smp ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Model Gambar Dan Gambar Dalam Pembelajaran Menulis Teks Cerita Fantasi Pada Siswa Kelas Vii Smp ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63458-mahasiswa-lembar-observasi-hasil-tes-teknik-analis</link>
	<guid isPermaLink="false">7b189756855e7500c958936dec4b9d65</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 13:52:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tri pujiatna ]]></category>
	<category><![CDATA[ iis sriyanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ rya sugiarti ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[iis,pujiatna,rya,sriyanti,sugiarti,tri]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas model pembelajaran lain seperti mind mapping atau storytelling untuk meningkatkan keterampilan menulis teks fantasi. Selain itu, perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh penggunaan teknologi digital, seperti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Model Gambar Dan Gambar Dalam Pembelajaran Menulis Teks Cerita Fantasi Pada Siswa Kelas Vii Smp: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas model pembelajaran lain seperti mind mapping atau storytelling untuk meningkatkan keterampilan menulis teks fantasi. Selain itu, perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh penggunaan teknologi digital, seperti aplikasi gambar interaktif, terhadap minat dan kemampuan siswa dalam menulis. Penelitian juga bisa fokus pada perbandingan hasil belajar siswa dengan model gambar dan gambar versus metode konvensional dalam jangka panjang.. Hal ini dibuktikan dengan adanya perubahan hasil tes akhir antara kelas eksperimen dan kelas kontrol.Aktivitas siswa dan guru dalam pembelajaran teks cerita fantasi dengan menggunakan model gambar dan gambar sesuai dengan tahapan-tahapan yang ada pada lembar observasi.Profil tulisan siswa dalam menulis teks cerita fantasi dengan menggunakan model gambar dan gambar secara keseluruhan sudah sangat baik karena sudah dibuktikan dari hasil lembar kerja siswa dalam menulis teks cerita fantasi Tujuan penelitian ini yang pertama untuk mengetahui keefektifan penerapan model gambar dan gambar. Kedua, untuk mendeskripsikan aktivitas siswa dalam pembelajaran menulis teks cerita fantasi. Ketiga, merupakan tujuan terakhir yakni untuk mendeskripsikan profil tulisan siswa hasil pembelajaran menulis teks cerita fantasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas VII G sebagai kelas eksperimen dan VII H sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes dan observasi. Tes digunakan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menulis teks cerita fantasi dengan menggunakan model gambar dan gambar. Tes dilakukan dua kali, yaitu tes awal dan tes akhir. Sementara pedoman observasi dilakukan untuk mengamati aktivitas siswa pada saat pembelajaran teks cerita... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/8/mahasiswa-lembar-observasi-hasil-tes-teknik-analis-thumb-ddbeb.webp" title="JURIS - Penerapan Model Gambar Dan Gambar Dalam Pembelajaran Menulis Teks Cerita Fantasi Pada Siswa Kelas Vii Smp" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/8/mahasiswa-lembar-observasi-hasil-tes-teknik-analis-thumb-ddbeb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/8/mahasiswa-lembar-observasi-hasil-tes-teknik-analis-thumb-ddbeb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/8/mahasiswa-lembar-observasi-hasil-tes-teknik-analis-thumb-ddbeb.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Gambar Dan Gambar Dalam Pembelajaran Menulis Teks Cerita Fantasi Pada Siswa Kelas Vii Smp" alt="JURIS - Penerapan Model Gambar Dan Gambar Dalam Pembelajaran Menulis Teks Cerita Fantasi Pada Siswa Kelas Vii Smp" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/8/mahasiswa-lembar-observasi-hasil-tes-teknik-analis-thumb-ad9e1.webp" title="JURIS - Penerapan Model Gambar Dan Gambar Dalam Pembelajaran Menulis Teks Cerita Fantasi Pada Siswa Kelas Vii Smp" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/8/mahasiswa-lembar-observasi-hasil-tes-teknik-analis-thumb-ad9e1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/8/mahasiswa-lembar-observasi-hasil-tes-teknik-analis-thumb-ad9e1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/8/mahasiswa-lembar-observasi-hasil-tes-teknik-analis-thumb-ad9e1.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Gambar Dan Gambar Dalam Pembelajaran Menulis Teks Cerita Fantasi Pada Siswa Kelas Vii Smp" alt="JURIS - Penerapan Model Gambar Dan Gambar Dalam Pembelajaran Menulis Teks Cerita Fantasi Pada Siswa Kelas Vii Smp" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/8/mahasiswa-lembar-observasi-hasil-tes-teknik-analis-thumb-7fe4a.webp" title="JURIS - Penerapan Model Gambar Dan Gambar Dalam Pembelajaran Menulis Teks Cerita Fantasi Pada Siswa Kelas Vii Smp" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/8/mahasiswa-lembar-observasi-hasil-tes-teknik-analis-thumb-7fe4a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/8/mahasiswa-lembar-observasi-hasil-tes-teknik-analis-thumb-7fe4a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/8/mahasiswa-lembar-observasi-hasil-tes-teknik-analis-thumb-7fe4a.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Gambar Dan Gambar Dalam Pembelajaran Menulis Teks Cerita Fantasi Pada Siswa Kelas Vii Smp" alt="JURIS - Penerapan Model Gambar Dan Gambar Dalam Pembelajaran Menulis Teks Cerita Fantasi Pada Siswa Kelas Vii Smp" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63458-mahasiswa-lembar-observasi-hasil-tes-teknik-analis" title="JURIS - Penerapan Model Gambar Dan Gambar Dalam Pembelajaran Menulis Teks Cerita Fantasi Pada Siswa Kelas Vii Smp" target="_blank">Penerapan Model Gambar Dan Gambar Dalam Pembelajaran Menulis Teks Cerita Fantasi Pada Siswa Kelas Vii Smp</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas model pembelajaran lain seperti mind mapping atau storytelling untuk meningkatkan keterampilan menulis teks fantasi. Selain itu, perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh penggunaan teknologi digital, seperti aplikasi gambar interaktif, terhadap minat dan kemampuan siswa dalam menulis. Penelitian juga bisa fokus pada perbandingan hasil belajar siswa dengan model gambar dan gambar versus metode konvensional dalam jangka panjang..
<br>Hal ini dibuktikan dengan adanya perubahan hasil tes akhir antara kelas eksperimen dan kelas kontrol.Aktivitas siswa dan guru dalam pembelajaran teks cerita fantasi dengan menggunakan model gambar dan gambar sesuai dengan tahapan-tahapan yang ada pada lembar observasi.Profil tulisan siswa dalam menulis teks cerita fantasi dengan menggunakan model gambar dan gambar secara keseluruhan sudah sangat baik karena sudah dibuktikan dari hasil lembar kerja siswa dalam menulis teks cerita fantasi
<br>Tujuan penelitian ini yang pertama untuk mengetahui keefektifan penerapan model gambar dan gambar. Kedua, untuk mendeskripsikan aktivitas siswa dalam pembelajaran menulis teks cerita fantasi. Ketiga, merupakan tujuan terakhir yakni untuk mendeskripsikan profil tulisan siswa hasil pembelajaran menulis teks cerita fantasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas VII G sebagai kelas eksperimen dan VII H sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes dan observasi. Tes digunakan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menulis teks cerita fantasi dengan menggunakan model gambar dan gambar. Tes dilakukan dua kali, yaitu tes awal dan tes akhir. Sementara pedoman observasi dilakukan untuk mengamati aktivitas siswa pada saat pembelajaran teks cerita...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/8/mahasiswa-lembar-observasi-hasil-tes-teknik-analis-thumb-ad9e1.webp" type="image/webp" length="85148" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/8/mahasiswa-lembar-observasi-hasil-tes-teknik-analis-thumb-ddbeb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/8/mahasiswa-lembar-observasi-hasil-tes-teknik-analis-thumb-ad9e1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/8/mahasiswa-lembar-observasi-hasil-tes-teknik-analis-thumb-7fe4a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-868-ugj.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16316-jurnal-tuturan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pelaksanaan Program Adiwiyata Respon Siswa Dan Dampaknya Terhadap Sikap Cinta Lingkungan Menurut Persepsi Guru ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pelaksanaan Program Adiwiyata Respon Siswa Dan Dampaknya Terhadap Sikap Cinta Lingkungan Menurut Persepsi Guru ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pelaksanaan Program Adiwiyata Respon Siswa Dan Dampaknya Terhadap Sikap Cinta Lingkungan Menurut Persepsi Guru ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63442-dukungan-guru-mitra-sekolah-adiwiyata-web</link>
	<guid isPermaLink="false">897b1593c8e79182c8a35ce6b4281f19</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 13:35:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ menari sunyi ]]></category>
	<category><![CDATA[ agus wahyudi ]]></category>
	<category><![CDATA[ aisyah putri ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agus,aisyah,menari,putri,sunyi,wahyudi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memperdalam pemahaman tentang strategi yang paling efektif untuk mengatasi tantangan pengurangan sampah plastik yang masih menjadi isu di sekolah-sekolah Adiwiyata. Sebuah studi bisa dirancang untuk mengevaluasi berbagai intervensi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pelaksanaan Program Adiwiyata: Respon Siswa Dan Dampaknya Terhadap Sikap Cinta Lingkungan Menurut Persepsi Guru: Penelitian selanjutnya dapat memperdalam pemahaman tentang strategi yang paling efektif untuk mengatasi tantangan pengurangan sampah plastik yang masih menjadi isu di sekolah-sekolah Adiwiyata. Sebuah studi bisa dirancang untuk mengevaluasi berbagai intervensi spesifik, seperti program edukasi intensif tentang daur ulang dan pengurangan plastik, penerapan kebijakan tanpa plastik secara bertahap, atau penyediaan infrastruktur pengelolaan sampah yang lebih memadai, guna mengidentifikasi pendekatan mana yang paling berhasil dalam mengubah perilaku siswa dan seluruh warga sekolah. Selain itu, penting juga untuk melakukan penelitian longitudinal yang melacak dampak Program Adiwiyata dalam jangka panjang terhadap perilaku pro-lingkungan siswa. Ini akan menyelidiki apakah kesadaran dan sikap positif yang terbentuk di sekolah dapat dipertahankan dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari siswa setelah mereka lulus, serta bagaimana program tersebut dapat terus mendorong keberlanjutan perilaku baik tersebut. Studi semacam ini dapat membandingkan alumni dari sekolah Adiwiyata dengan sekolah non-Adiwiyata untuk mengukur perbedaan dampak yang signifikan. Terakhir, penelitian di masa depan dapat mengeksplorasi variasi implementasi dan efektivitas Program Adiwiyata di berbagai konteks sekolah. Misalnya, membandingkan sekolah di wilayah perkotaan dan pedesaan, atau sekolah dengan latar belakang sosial ekonomi yang berbeda, untuk memahami faktor-faktor kontekstual apa saja yang memengaruhi keberhasilan program. Dengan demikian, kita dapat mengidentifikasi model implementasi yang paling sesuai untuk berbagai kondisi, serta mengadaptasi program agar lebih relevan dan efektif di seluruh Indonesia.. Program Adiwiyata di SDN Ketintang IV/421 Surabaya berhasil diimplementasikan dengan baik, terbukti dari partisipasi aktif siswa dan dukungan guru, serta efektivitasnya dalam meningkatkan kesadaran dan sikap positif siswa terhadap lingkungan.Mayoritas siswa menunjukkan komitmen tinggi, dengan 76,60% setuju mengurangi penggunaan kantong plastik dan 63,83% suka belajar tentang lingkungan.Meskipun terdapat tantangan dalam pengurangan sampah plastik, komitmen seluruh warga sekolah menunjukkan potensi besar program untuk terus berkembang dan memberikan dampak positif berkelanjutan Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan siswa di SDN Ketintang IV/421 Surabaya melalui Program Adiwiyata. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan Program Adiwiyata serta mengevaluasi respon siswa dan dampaknya terhadap sikap cinta lingkungan menurut persepsi guru. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan metode observasional. Subjek penelitian ini adalah 47 siswa dan 9 guru. Data dikumpulkan melalui angket yang diisi oleh siswa serta wawancara dengan guru. Analisis data dilakukan dengan menghitung persentase dan teknik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Program Adiwiyata terlaksana dengan baik, dengan 100% keterlaksanaan pada semua aspek. Respon siswa menunjukkan hasil... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/9/dukungan-guru-mitra-sekolah-adiwiyata-web-analisis-thumb-34e92.webp" title="JURIS - Pelaksanaan Program Adiwiyata: Respon Siswa Dan Dampaknya Terhadap Sikap Cinta Lingkungan Menurut Persepsi Guru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/dukungan-guru-mitra-sekolah-adiwiyata-web-analisis-thumb-34e92.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/dukungan-guru-mitra-sekolah-adiwiyata-web-analisis-thumb-34e92.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/dukungan-guru-mitra-sekolah-adiwiyata-web-analisis-thumb-34e92.webp 1x" title="JURIS - Pelaksanaan Program Adiwiyata: Respon Siswa Dan Dampaknya Terhadap Sikap Cinta Lingkungan Menurut Persepsi Guru" alt="JURIS - Pelaksanaan Program Adiwiyata: Respon Siswa Dan Dampaknya Terhadap Sikap Cinta Lingkungan Menurut Persepsi Guru" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/dukungan-guru-mitra-sekolah-adiwiyata-web-analisis-thumb-42e96.webp" title="JURIS - Pelaksanaan Program Adiwiyata: Respon Siswa Dan Dampaknya Terhadap Sikap Cinta Lingkungan Menurut Persepsi Guru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/dukungan-guru-mitra-sekolah-adiwiyata-web-analisis-thumb-42e96.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/dukungan-guru-mitra-sekolah-adiwiyata-web-analisis-thumb-42e96.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/dukungan-guru-mitra-sekolah-adiwiyata-web-analisis-thumb-42e96.webp 1x" title="JURIS - Pelaksanaan Program Adiwiyata: Respon Siswa Dan Dampaknya Terhadap Sikap Cinta Lingkungan Menurut Persepsi Guru" alt="JURIS - Pelaksanaan Program Adiwiyata: Respon Siswa Dan Dampaknya Terhadap Sikap Cinta Lingkungan Menurut Persepsi Guru" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/dukungan-guru-mitra-sekolah-adiwiyata-web-analisis-thumb-9dc3f.webp" title="JURIS - Pelaksanaan Program Adiwiyata: Respon Siswa Dan Dampaknya Terhadap Sikap Cinta Lingkungan Menurut Persepsi Guru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/dukungan-guru-mitra-sekolah-adiwiyata-web-analisis-thumb-9dc3f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/dukungan-guru-mitra-sekolah-adiwiyata-web-analisis-thumb-9dc3f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/dukungan-guru-mitra-sekolah-adiwiyata-web-analisis-thumb-9dc3f.webp 1x" title="JURIS - Pelaksanaan Program Adiwiyata: Respon Siswa Dan Dampaknya Terhadap Sikap Cinta Lingkungan Menurut Persepsi Guru" alt="JURIS - Pelaksanaan Program Adiwiyata: Respon Siswa Dan Dampaknya Terhadap Sikap Cinta Lingkungan Menurut Persepsi Guru" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63442-dukungan-guru-mitra-sekolah-adiwiyata-web" title="JURIS - Pelaksanaan Program Adiwiyata: Respon Siswa Dan Dampaknya Terhadap Sikap Cinta Lingkungan Menurut Persepsi Guru" target="_blank">Pelaksanaan Program Adiwiyata: Respon Siswa Dan Dampaknya Terhadap Sikap Cinta Lingkungan Menurut Persepsi Guru</a>: Penelitian selanjutnya dapat memperdalam pemahaman tentang strategi yang paling efektif untuk mengatasi tantangan pengurangan sampah plastik yang masih menjadi isu di sekolah-sekolah Adiwiyata. Sebuah studi bisa dirancang untuk mengevaluasi berbagai intervensi spesifik, seperti program edukasi intensif tentang daur ulang dan pengurangan plastik, penerapan kebijakan tanpa plastik secara bertahap, atau penyediaan infrastruktur pengelolaan sampah yang lebih memadai, guna mengidentifikasi pendekatan mana yang paling berhasil dalam mengubah perilaku siswa dan seluruh warga sekolah. Selain itu, penting juga untuk melakukan penelitian longitudinal yang melacak dampak Program Adiwiyata dalam jangka panjang terhadap perilaku pro-lingkungan siswa. Ini akan menyelidiki apakah kesadaran dan sikap positif yang terbentuk di sekolah dapat dipertahankan dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari siswa setelah mereka lulus, serta bagaimana program tersebut dapat terus mendorong keberlanjutan perilaku baik tersebut. Studi semacam ini dapat membandingkan alumni dari sekolah Adiwiyata dengan sekolah non-Adiwiyata untuk mengukur perbedaan dampak yang signifikan. Terakhir, penelitian di masa depan dapat mengeksplorasi variasi implementasi dan efektivitas Program Adiwiyata di berbagai konteks sekolah. Misalnya, membandingkan sekolah di wilayah perkotaan dan pedesaan, atau sekolah dengan latar belakang sosial ekonomi yang berbeda, untuk memahami faktor-faktor kontekstual apa saja yang memengaruhi keberhasilan program. Dengan demikian, kita dapat mengidentifikasi model implementasi yang paling sesuai untuk berbagai kondisi, serta mengadaptasi program agar lebih relevan dan efektif di seluruh Indonesia..
<br>Program Adiwiyata di SDN Ketintang IV/421 Surabaya berhasil diimplementasikan dengan baik, terbukti dari partisipasi aktif siswa dan dukungan guru, serta efektivitasnya dalam meningkatkan kesadaran dan sikap positif siswa terhadap lingkungan.Mayoritas siswa menunjukkan komitmen tinggi, dengan 76,60% setuju mengurangi penggunaan kantong plastik dan 63,83% suka belajar tentang lingkungan.Meskipun terdapat tantangan dalam pengurangan sampah plastik, komitmen seluruh warga sekolah menunjukkan potensi besar program untuk terus berkembang dan memberikan dampak positif berkelanjutan
<br>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan siswa di SDN Ketintang IV/421 Surabaya melalui Program Adiwiyata. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan Program Adiwiyata serta mengevaluasi respon siswa dan dampaknya terhadap sikap cinta lingkungan menurut persepsi guru. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan metode observasional. Subjek penelitian ini adalah 47 siswa dan 9 guru. Data dikumpulkan melalui angket yang diisi oleh siswa serta wawancara dengan guru. Analisis data dilakukan dengan menghitung persentase dan teknik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Program Adiwiyata terlaksana dengan baik, dengan 100% keterlaksanaan pada semua aspek. Respon siswa menunjukkan hasil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/9/dukungan-guru-mitra-sekolah-adiwiyata-web-analisis-thumb-42e96.webp" type="image/webp" length="77766" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/dukungan-guru-mitra-sekolah-adiwiyata-web-analisis-thumb-34e92.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/dukungan-guru-mitra-sekolah-adiwiyata-web-analisis-thumb-42e96.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/dukungan-guru-mitra-sekolah-adiwiyata-web-analisis-thumb-9dc3f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1268-hamzanwadi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6298-jurnal-didika-wahana-ilmiah-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Pembelajaran Seni Tari Kreasi Pada Kelas VI di MI NWDI Pancor ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Pembelajaran Seni Tari Kreasi Pada Kelas VI di MI NWDI Pancor ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Pembelajaran Seni Tari Kreasi Pada Kelas VI di MI NWDI Pancor ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63446-kritis-deep-learning-strategi-pembel</link>
	<guid isPermaLink="false">f3f7abcc69541a25960e357377dfe2e3</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 13:31:13 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ menari sunyi ]]></category>
	<category><![CDATA[ agus wahyudi ]]></category>
	<category><![CDATA[ aisyah putri ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agus,aisyah,menari,putri,sunyi,wahyudi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Mengingat penelitian ini bersifat deskriptif, studi lanjutan dapat berfokus pada pengujian efektivitas strategi pembelajaran deep learning terhadap peningkatan kreativitas peserta didik, motivasi belajar, dan penguasaan teknik tari kreasi secara lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Pembelajaran Seni Tari Kreasi Pada Kelas VI di MI NWDI Pancor: Mengingat penelitian ini bersifat deskriptif, studi lanjutan dapat berfokus pada pengujian efektivitas strategi pembelajaran deep learning terhadap peningkatan kreativitas peserta didik, motivasi belajar, dan penguasaan teknik tari kreasi secara lebih terukur. Penelitian eksperimental dengan kelompok kontrol atau studi kuasi-eksperimental bisa dilakukan untuk membandingkan hasil belajar antara siswa yang diajar dengan strategi deep learning dan metode konvensional. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi bagaimana strategi deep learning ini dapat diadaptasi dan diterapkan pada jenjang pendidikan yang berbeda, seperti SMP atau SMA, atau bahkan pada jenis seni tari lainnya yang memiliki karakteristik unik. Hal ini akan membantu memahami universalitas atau kekhususan penerapan strategi ini di berbagai konteks pendidikan dan budaya. Studi juga dapat menyelidiki faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan atau hambatan dalam implementasi strategi deep learning dari perspektif guru, termasuk kebutuhan akan pelatihan dan dukungan profesional yang berkelanjutan. Pemetaan kompetensi guru yang diperlukan untuk setiap tahapan deep learning (stimulasi, eksplorasi, elaborasi, dan refleksi) dapat menjadi dasar pengembangan program pelatihan yang relevan. Penelitian masa depan juga bisa mempertimbangkan penggunaan teknologi digital atau platform daring sebagai alat bantu dalam setiap tahapan deep learning untuk seni tari, terutama dalam konteks pembelajaran jarak jauh atau blended learning, guna memperkaya pengalaman belajar siswa dan mengatasi keterbatasan waktu seperti yang disebutkan. Terakhir, melakukan studi longitudinal untuk melacak dampak jangka panjang dari penerapan strategi deep learning terhadap apresiasi seni, inovasi budaya, dan pengembangan karakter siswa akan memberikan wawasan yang lebih komprehensif. Semua ini bertujuan untuk memperkuat landasan teori dan praktik pendidikan seni yang inovatif.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi deep learning diterapkan dalam pembelajaran tari kreasi di MI NWDI Pancor.Strategi ini melibatkan tahapan stimulasi untuk membangkitkan minat, eksplorasi untuk penggalian informasi dari berbagai sumber, serta elaborasi dan kreasi untuk pengembangan ide dan penciptaan karya.Seluruh proses pembelajaran diakhiri dengan tahap refleksi, yang memfasilitasi evaluasi diri dan pemahaman mendalam terhadap pengalaman belajar untuk perbaikan di masa mendatang Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan strategi pembelajaran yang dilakukan pada pembelajaran tari kreasi di MTs MuAoallimat NWDI Pancor. Metode yang digunakan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi serta analisi yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukan strategi pembelajaran yang digunakan pada pembelajaran tari kreasi adalah strategi deep learning, yang dimana strategi ini merupakan strategi pembelajaran yang dirancang untuk mendorong peserta didik memahami materi secara mendalam, kritis, reflektif, dan bermakna. Pada strategi terdapat beberapa tahapan diantaranya tahap stimulasi,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/9/kritis-deep-learning-strategi-pembelajaran-tari-kr-thumb-8da87.webp" title="JURIS - Strategi Pembelajaran Seni Tari Kreasi Pada Kelas VI di MI NWDI Pancor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/kritis-deep-learning-strategi-pembelajaran-tari-kr-thumb-8da87.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/kritis-deep-learning-strategi-pembelajaran-tari-kr-thumb-8da87.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/kritis-deep-learning-strategi-pembelajaran-tari-kr-thumb-8da87.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pembelajaran Seni Tari Kreasi Pada Kelas VI di MI NWDI Pancor" alt="JURIS - Strategi Pembelajaran Seni Tari Kreasi Pada Kelas VI di MI NWDI Pancor" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/9/kritis-deep-learning-strategi-pembelajaran-tari-kr-thumb-a0d3a.webp" title="JURIS - Strategi Pembelajaran Seni Tari Kreasi Pada Kelas VI di MI NWDI Pancor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/kritis-deep-learning-strategi-pembelajaran-tari-kr-thumb-a0d3a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/kritis-deep-learning-strategi-pembelajaran-tari-kr-thumb-a0d3a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/kritis-deep-learning-strategi-pembelajaran-tari-kr-thumb-a0d3a.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pembelajaran Seni Tari Kreasi Pada Kelas VI di MI NWDI Pancor" alt="JURIS - Strategi Pembelajaran Seni Tari Kreasi Pada Kelas VI di MI NWDI Pancor" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/9/kritis-deep-learning-strategi-pembelajaran-tari-kr-thumb-6385d.webp" title="JURIS - Strategi Pembelajaran Seni Tari Kreasi Pada Kelas VI di MI NWDI Pancor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/kritis-deep-learning-strategi-pembelajaran-tari-kr-thumb-6385d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/kritis-deep-learning-strategi-pembelajaran-tari-kr-thumb-6385d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/kritis-deep-learning-strategi-pembelajaran-tari-kr-thumb-6385d.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pembelajaran Seni Tari Kreasi Pada Kelas VI di MI NWDI Pancor" alt="JURIS - Strategi Pembelajaran Seni Tari Kreasi Pada Kelas VI di MI NWDI Pancor" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63446-kritis-deep-learning-strategi-pembel" title="JURIS - Strategi Pembelajaran Seni Tari Kreasi Pada Kelas VI di MI NWDI Pancor" target="_blank">Strategi Pembelajaran Seni Tari Kreasi Pada Kelas VI di MI NWDI Pancor</a>: Mengingat penelitian ini bersifat deskriptif, studi lanjutan dapat berfokus pada pengujian efektivitas strategi pembelajaran deep learning terhadap peningkatan kreativitas peserta didik, motivasi belajar, dan penguasaan teknik tari kreasi secara lebih terukur. Penelitian eksperimental dengan kelompok kontrol atau studi kuasi-eksperimental bisa dilakukan untuk membandingkan hasil belajar antara siswa yang diajar dengan strategi deep learning dan metode konvensional. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi bagaimana strategi deep learning ini dapat diadaptasi dan diterapkan pada jenjang pendidikan yang berbeda, seperti SMP atau SMA, atau bahkan pada jenis seni tari lainnya yang memiliki karakteristik unik. Hal ini akan membantu memahami universalitas atau kekhususan penerapan strategi ini di berbagai konteks pendidikan dan budaya. Studi juga dapat menyelidiki faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan atau hambatan dalam implementasi strategi deep learning dari perspektif guru, termasuk kebutuhan akan pelatihan dan dukungan profesional yang berkelanjutan. Pemetaan kompetensi guru yang diperlukan untuk setiap tahapan deep learning (stimulasi, eksplorasi, elaborasi, dan refleksi) dapat menjadi dasar pengembangan program pelatihan yang relevan. Penelitian masa depan juga bisa mempertimbangkan penggunaan teknologi digital atau platform daring sebagai alat bantu dalam setiap tahapan deep learning untuk seni tari, terutama dalam konteks pembelajaran jarak jauh atau blended learning, guna memperkaya pengalaman belajar siswa dan mengatasi keterbatasan waktu seperti yang disebutkan. Terakhir, melakukan studi longitudinal untuk melacak dampak jangka panjang dari penerapan strategi deep learning terhadap apresiasi seni, inovasi budaya, dan pengembangan karakter siswa akan memberikan wawasan yang lebih komprehensif. Semua ini bertujuan untuk memperkuat landasan teori dan praktik pendidikan seni yang inovatif..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi deep learning diterapkan dalam pembelajaran tari kreasi di MI NWDI Pancor.Strategi ini melibatkan tahapan stimulasi untuk membangkitkan minat, eksplorasi untuk penggalian informasi dari berbagai sumber, serta elaborasi dan kreasi untuk pengembangan ide dan penciptaan karya.Seluruh proses pembelajaran diakhiri dengan tahap refleksi, yang memfasilitasi evaluasi diri dan pemahaman mendalam terhadap pengalaman belajar untuk perbaikan di masa mendatang
<br>Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan strategi pembelajaran yang dilakukan pada pembelajaran tari kreasi di MTs MuAoallimat NWDI Pancor. Metode yang digunakan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi serta analisi yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukan strategi pembelajaran yang digunakan pada pembelajaran tari kreasi adalah strategi deep learning, yang dimana strategi ini merupakan strategi pembelajaran yang dirancang untuk mendorong peserta didik memahami materi secara mendalam, kritis, reflektif, dan bermakna. Pada strategi terdapat beberapa tahapan diantaranya tahap stimulasi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/9/kritis-deep-learning-strategi-pembelajaran-tari-kr-thumb-8da87.webp" type="image/webp" length="69746" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/kritis-deep-learning-strategi-pembelajaran-tari-kr-thumb-8da87.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/kritis-deep-learning-strategi-pembelajaran-tari-kr-thumb-a0d3a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/kritis-deep-learning-strategi-pembelajaran-tari-kr-thumb-6385d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1268-hamzanwadi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6298-jurnal-didika-wahana-ilmiah-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pendidikan Inklusif Peran Orang Tua Dan Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar Anak Berkebutuhan Khusus Disleksia di SDN 3 Masbagik Utara Peran Orang Tua Dan Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar An ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pendidikan Inklusif Peran Orang Tua Dan Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar Anak Berkebutuhan Khusus Disleksia di SDN 3 Masbagik Utara Peran Orang Tua Dan Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar An ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pendidikan Inklusif Peran Orang Tua Dan Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar Anak Berkebutuhan Khusus Disleksia di SDN 3 Masbagik Utara Peran Orang Tua Dan Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar An ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63448-pelatihan-guru-kompetensi-biologi-kelas</link>
	<guid isPermaLink="false">cdb4fb32b40289a581e0ac39a6ec5c49</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 13:28:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ menari sunyi ]]></category>
	<category><![CDATA[ agus wahyudi ]]></category>
	<category><![CDATA[ aisyah putri ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agus,aisyah,menari,putri,sunyi,wahyudi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi pembelajaran interaktif untuk meningkatkan keterlibatan anak disleksia. Kedua, studi lebih lanjut diperlukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pendidikan Inklusif Peran Orang Tua Dan Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar Anak Berkebutuhan Khusus (Disleksia) di SDN 3 Masbagik Utara: Peran Orang Tua Dan Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar An: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi pembelajaran interaktif untuk meningkatkan keterlibatan anak disleksia. Kedua, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari program pelatihan guru dalam pendidikan inklusif. Ketiga, penelitian dapat membandingkan efektivitas berbagai pendekatan pendampingan belajar oleh keluarga dan guru dalam konteks budaya yang berbeda. Saran-saran ini bertujuan untuk memperluas pemahaman tentang strategi optimal dalam mendukung anak disleksia, sekaligus mengembangkan pendekatan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.. Kolaborasi antara orang tua dan guru sangat penting dalam meningkatkan minat belajar anak disleksia.Orang tua memberikan dukungan emosional dan pendampingan belajar, sementara guru menggunakan metode pembelajaran adaptif.Hambatan utama meliputi keterbatasan waktu orang tua dan pemahaman tentang disleksia.Solusi yang diterapkan mencakup pelatihan guru, komunikasi intensif, dan keterlibatan keluarga.Kolaborasi ini menjadi kunci keberhasilan pendidikan inklusif untuk anak berkebutuhan khusus Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua dan guru, mengidentifikasi hambatan, serta mendeskripsikan solusi dalam meningkatkan minat belajar anak berkebutuhan khusus (disleksia) di SDN 3 Masbagik Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian terdiri atas 1 guru kelas IV, 7 siswa disleksia, dan 7 orang tua siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua berperan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/9/pelatihan-guru-kompetensi-biologi-kelas-mata-tekno-thumb-31430.webp" title="JURIS - Pendidikan Inklusif Peran Orang Tua Dan Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar Anak Berkebutuhan Khusus (Disleksia) di SDN 3 Masbagik Utara: Peran Orang Tua Dan Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar An" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/pelatihan-guru-kompetensi-biologi-kelas-mata-tekno-thumb-31430.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/pelatihan-guru-kompetensi-biologi-kelas-mata-tekno-thumb-31430.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/pelatihan-guru-kompetensi-biologi-kelas-mata-tekno-thumb-31430.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan Inklusif Peran Orang Tua Dan Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar Anak Berkebutuhan Khusus (Disleksia) di SDN 3 Masbagik Utara: Peran Orang Tua Dan Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar An" alt="JURIS - Pendidikan Inklusif Peran Orang Tua Dan Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar Anak Berkebutuhan Khusus (Disleksia) di SDN 3 Masbagik Utara: Peran Orang Tua Dan Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar An" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/pelatihan-guru-kompetensi-biologi-kelas-mata-tekno-thumb-5023c.webp" title="JURIS - Pendidikan Inklusif Peran Orang Tua Dan Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar Anak Berkebutuhan Khusus (Disleksia) di SDN 3 Masbagik Utara: Peran Orang Tua Dan Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar An" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/pelatihan-guru-kompetensi-biologi-kelas-mata-tekno-thumb-5023c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/pelatihan-guru-kompetensi-biologi-kelas-mata-tekno-thumb-5023c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/pelatihan-guru-kompetensi-biologi-kelas-mata-tekno-thumb-5023c.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan Inklusif Peran Orang Tua Dan Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar Anak Berkebutuhan Khusus (Disleksia) di SDN 3 Masbagik Utara: Peran Orang Tua Dan Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar An" alt="JURIS - Pendidikan Inklusif Peran Orang Tua Dan Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar Anak Berkebutuhan Khusus (Disleksia) di SDN 3 Masbagik Utara: Peran Orang Tua Dan Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar An" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/pelatihan-guru-kompetensi-biologi-kelas-mata-tekno-thumb-c67d3.webp" title="JURIS - Pendidikan Inklusif Peran Orang Tua Dan Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar Anak Berkebutuhan Khusus (Disleksia) di SDN 3 Masbagik Utara: Peran Orang Tua Dan Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar An" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/pelatihan-guru-kompetensi-biologi-kelas-mata-tekno-thumb-c67d3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/pelatihan-guru-kompetensi-biologi-kelas-mata-tekno-thumb-c67d3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/pelatihan-guru-kompetensi-biologi-kelas-mata-tekno-thumb-c67d3.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan Inklusif Peran Orang Tua Dan Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar Anak Berkebutuhan Khusus (Disleksia) di SDN 3 Masbagik Utara: Peran Orang Tua Dan Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar An" alt="JURIS - Pendidikan Inklusif Peran Orang Tua Dan Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar Anak Berkebutuhan Khusus (Disleksia) di SDN 3 Masbagik Utara: Peran Orang Tua Dan Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar An" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63448-pelatihan-guru-kompetensi-biologi-kelas" title="JURIS - Pendidikan Inklusif Peran Orang Tua Dan Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar Anak Berkebutuhan Khusus (Disleksia) di SDN 3 Masbagik Utara: Peran Orang Tua Dan Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar An" target="_blank">Pendidikan Inklusif Peran Orang Tua Dan Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar Anak Berkebutuhan Khusus (Disleksia) di SDN 3 Masbagik Utara: Peran Orang Tua Dan Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar An</a>: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi pembelajaran interaktif untuk meningkatkan keterlibatan anak disleksia. Kedua, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari program pelatihan guru dalam pendidikan inklusif. Ketiga, penelitian dapat membandingkan efektivitas berbagai pendekatan pendampingan belajar oleh keluarga dan guru dalam konteks budaya yang berbeda. Saran-saran ini bertujuan untuk memperluas pemahaman tentang strategi optimal dalam mendukung anak disleksia, sekaligus mengembangkan pendekatan yang lebih inklusif dan berkelanjutan..
<br>Kolaborasi antara orang tua dan guru sangat penting dalam meningkatkan minat belajar anak disleksia.Orang tua memberikan dukungan emosional dan pendampingan belajar, sementara guru menggunakan metode pembelajaran adaptif.Hambatan utama meliputi keterbatasan waktu orang tua dan pemahaman tentang disleksia.Solusi yang diterapkan mencakup pelatihan guru, komunikasi intensif, dan keterlibatan keluarga.Kolaborasi ini menjadi kunci keberhasilan pendidikan inklusif untuk anak berkebutuhan khusus
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua dan guru, mengidentifikasi hambatan, serta mendeskripsikan solusi dalam meningkatkan minat belajar anak berkebutuhan khusus (disleksia) di SDN 3 Masbagik Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian terdiri atas 1 guru kelas IV, 7 siswa disleksia, dan 7 orang tua siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua berperan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/9/pelatihan-guru-kompetensi-biologi-kelas-mata-tekno-thumb-c67d3.webp" type="image/webp" length="66040" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/pelatihan-guru-kompetensi-biologi-kelas-mata-tekno-thumb-31430.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/pelatihan-guru-kompetensi-biologi-kelas-mata-tekno-thumb-5023c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/pelatihan-guru-kompetensi-biologi-kelas-mata-tekno-thumb-c67d3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1268-hamzanwadi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6298-jurnal-didika-wahana-ilmiah-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Intravesical Foreign Bodies Mimicking Bladder Calculi A Case Report ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Intravesical Foreign Bodies Mimicking Bladder Calculi A Case Report ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Intravesical Foreign Bodies Mimicking Bladder Calculi A Case Report ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63441-benda-asing-bronkus-rumah-sakit-pasien</link>
	<guid isPermaLink="false">a110056c27a35518bd7afb5f312bd9ee</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 13:14:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ modal header ]]></category>
	<category><![CDATA[ ponco birowo ]]></category>
	<category><![CDATA[ aria kekalih ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aria,birowo,header,kekalih,modal,ponco]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji faktor psikologis yang mendorong perilaku penyisipan benda asing secara mandiri, seperti motivasi seksual atau kebiasaan. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi efektivitas tindakan pencegahan untuk mengurangi risiko komplikasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Intravesical Foreign Bodies Mimicking Bladder Calculi: A Case Report: Penelitian lanjutan dapat mengkaji faktor psikologis yang mendorong perilaku penyisipan benda asing secara mandiri, seperti motivasi seksual atau kebiasaan. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi efektivitas tindakan pencegahan untuk mengurangi risiko komplikasi akibat benda asing di kandung kemih. Terakhir, studi tentang dampak jangka panjang dari pengangkatan benda asing menggunakan teknik endoskopi dapat memberikan wawasan baru untuk meningkatkan standar perawatan pasien.. Seorang laki-laki berusia 37 tahun datang dengan keluhan nyeri suprapubik intermiten yang disebabkan oleh benda asing intravesika.Oleh karena itu, Cystolitholapaxy dilakukan untuk menghancurkan benda asing yang mengalami kalsifikasi ini.Pasien diamati dan diizinkan meninggalkan rumah sakit setelah tujuh hari perawatan Tujuan: Kami melaporkan pasien dengan benda asing pada intravesika yang menyerupai batu kandung kemih. Presentasi kasus: Seorang laki-laki berusia 37 tahun datang dengan keluhan nyeri pada daerah suprapubik. Pasien memiliki riwayat beberapa prosedur urologi. Pertama, pada usia 11 tahun, pasien menjalani augmentasi cystoplasty dikarenakan congenital neurogenic bladder. Kemudian, pada usia 15 dan 20 tahun, pasien mengalami dua ruptur kandung kemih traumatis yang memerlukan open repair, dan Mitrofanoffappendicovesicostomy untuk kateterisasi mandiri intermiten. Diskusi: Pasien menjalani sistoskopi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/e/benda-asing-bronkus-rumah-sakit-pasien-kandung-kem-thumb-b8c8f.webp" title="JURIS - Intravesical Foreign Bodies Mimicking Bladder Calculi: A Case Report" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/benda-asing-bronkus-rumah-sakit-pasien-kandung-kem-thumb-b8c8f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/benda-asing-bronkus-rumah-sakit-pasien-kandung-kem-thumb-b8c8f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/benda-asing-bronkus-rumah-sakit-pasien-kandung-kem-thumb-b8c8f.webp 1x" title="JURIS - Intravesical Foreign Bodies Mimicking Bladder Calculi: A Case Report" alt="JURIS - Intravesical Foreign Bodies Mimicking Bladder Calculi: A Case Report" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/benda-asing-bronkus-rumah-sakit-pasien-kandung-kem-thumb-1409a.webp" title="JURIS - Intravesical Foreign Bodies Mimicking Bladder Calculi: A Case Report" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/benda-asing-bronkus-rumah-sakit-pasien-kandung-kem-thumb-1409a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/benda-asing-bronkus-rumah-sakit-pasien-kandung-kem-thumb-1409a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/benda-asing-bronkus-rumah-sakit-pasien-kandung-kem-thumb-1409a.webp 1x" title="JURIS - Intravesical Foreign Bodies Mimicking Bladder Calculi: A Case Report" alt="JURIS - Intravesical Foreign Bodies Mimicking Bladder Calculi: A Case Report" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63441-benda-asing-bronkus-rumah-sakit-pasien" title="JURIS - Intravesical Foreign Bodies Mimicking Bladder Calculi: A Case Report" target="_blank">Intravesical Foreign Bodies Mimicking Bladder Calculi: A Case Report</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji faktor psikologis yang mendorong perilaku penyisipan benda asing secara mandiri, seperti motivasi seksual atau kebiasaan. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi efektivitas tindakan pencegahan untuk mengurangi risiko komplikasi akibat benda asing di kandung kemih. Terakhir, studi tentang dampak jangka panjang dari pengangkatan benda asing menggunakan teknik endoskopi dapat memberikan wawasan baru untuk meningkatkan standar perawatan pasien..
<br>Seorang laki-laki berusia 37 tahun datang dengan keluhan nyeri suprapubik intermiten yang disebabkan oleh benda asing intravesika.Oleh karena itu, Cystolitholapaxy dilakukan untuk menghancurkan benda asing yang mengalami kalsifikasi ini.Pasien diamati dan diizinkan meninggalkan rumah sakit setelah tujuh hari perawatan
<br>Tujuan: Kami melaporkan pasien dengan benda asing pada intravesika yang menyerupai batu kandung kemih. Presentasi kasus: Seorang laki-laki berusia 37 tahun datang dengan keluhan nyeri pada daerah suprapubik. Pasien memiliki riwayat beberapa prosedur urologi. Pertama, pada usia 11 tahun, pasien menjalani augmentasi cystoplasty dikarenakan congenital neurogenic bladder. Kemudian, pada usia 15 dan 20 tahun, pasien mengalami dua ruptur kandung kemih traumatis yang memerlukan open repair, dan Mitrofanoffappendicovesicostomy untuk kateterisasi mandiri intermiten. Diskusi: Pasien menjalani sistoskopi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/e/benda-asing-bronkus-rumah-sakit-pasien-kandung-kem-thumb-b8c8f.webp" type="image/webp" length="131364" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/benda-asing-bronkus-rumah-sakit-pasien-kandung-kem-thumb-b8c8f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/benda-asing-bronkus-rumah-sakit-pasien-kandung-kem-thumb-1409a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2104-urologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17981-indonesian-journal-urology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Effectiveness Of An Animated Educational Video On Exclusive Breastfeeding Knowledge Among Pregnant Women At The Sapta Taruna Community Health Center Pekanbaru ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effectiveness Of An Animated Educational Video On Exclusive Breastfeeding Knowledge Among Pregnant Women At The Sapta Taruna Community Health Center Pekanbaru ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effectiveness Of An Animated Educational Video On Exclusive Breastfeeding Knowledge Among Pregnant Women At The Sapta Taruna Community Health Center Pekanbaru ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63443-intervensi-pendidikan-exclusive-breastfeeding-preg</link>
	<guid isPermaLink="false">da837216b55bc5097dc4051d6343a040</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 13:06:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ brin issn ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[brin,issn,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat membandingkan efektivitas video pendidikan animasi dengan media lain seperti infografis atau modul pendidikan cetak dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil. 2. Studi perlu mengkaji dampak jangka panjang intervensi video animasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effectiveness Of An Animated Educational Video On Exclusive Breastfeeding Knowledge Among Pregnant Women At The Sapta Taruna Community Health Center, Pekanbaru: 1. Penelitian lanjutan dapat membandingkan efektivitas video pendidikan animasi dengan media lain seperti infografis atau modul pendidikan cetak dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil. 2. Studi perlu mengkaji dampak jangka panjang intervensi video animasi terhadap praktik penyusuan eksklusif setelah kelahiran. 3. Penelitian dapat mengeksplorasi faktor budaya dan sosial yang memengaruhi keberhasilan penyusuan eksklusif di wilayah tertentu, dengan fokus pada peran kader PKK dan komunitas lokal dalam mendukung ibu menyusui.. Sebelum intervensi pendidikan menggunakan video animasi, sebagian besar ibu hamil menunjukkan tingkat pengetahuan yang buruk mengenai penyusuan eksklusif (29 peserta, 59,2%).Setelah intervensi, sebagian besar peserta mencapai tingkat pengetahuan yang baik (41 peserta, 83,7%).Uji Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan peningkatan signifikan secara statistik dalam pengetahuan ibu hamil mengenai penyusuan eksklusif setelah intervensi pendidikan menggunakan video animasi (Z = Oe5,930, p < 0,001).Temuan ini menunjukkan bahwa video pendidikan animasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang penyusuan eksklusif Tingkat penyusuan eksklusif tetap rendah di Indonesia, termasuk di Puskesmas Sapta Taruna Pekanbaru, yang melaporkan salah satu tingkat cakupan terendah di wilayah tersebut. Salah satu faktor yang berkontribusi adalah pengetahuan yang terbatas dari ibu hamil mengenai pentingnya penyusuan eksklusif. Video pendidikan animasi memiliki potensi untuk menyampaikan informasi kesehatan secara menarik, interaktif, dan mudah dipahami. Studi ini bertujuan mengevaluasi efektivitas video pendidikan animasi dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang penyusuan eksklusif. Studi kuasi-eksperimental dengan desain pretest-posttest dilakukan pada 49 ibu hamil dari trimester pertama hingga ketiga, yang dipilih melalui sampling purposif. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur untuk mengukur pengetahuan penyusuan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/0/intervensi-pendidikan-exclusive-breastfeeding-preg-thumb-9d927.webp" title="JURIS - The Effectiveness Of An Animated Educational Video On Exclusive Breastfeeding Knowledge Among Pregnant Women At The Sapta Taruna Community Health Center, Pekanbaru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/intervensi-pendidikan-exclusive-breastfeeding-preg-thumb-9d927.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/intervensi-pendidikan-exclusive-breastfeeding-preg-thumb-9d927.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/intervensi-pendidikan-exclusive-breastfeeding-preg-thumb-9d927.webp 1x" title="JURIS - The Effectiveness Of An Animated Educational Video On Exclusive Breastfeeding Knowledge Among Pregnant Women At The Sapta Taruna Community Health Center, Pekanbaru" alt="JURIS - The Effectiveness Of An Animated Educational Video On Exclusive Breastfeeding Knowledge Among Pregnant Women At The Sapta Taruna Community Health Center, Pekanbaru" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/intervensi-pendidikan-exclusive-breastfeeding-preg-thumb-3e74a.webp" title="JURIS - The Effectiveness Of An Animated Educational Video On Exclusive Breastfeeding Knowledge Among Pregnant Women At The Sapta Taruna Community Health Center, Pekanbaru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/intervensi-pendidikan-exclusive-breastfeeding-preg-thumb-3e74a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/intervensi-pendidikan-exclusive-breastfeeding-preg-thumb-3e74a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/intervensi-pendidikan-exclusive-breastfeeding-preg-thumb-3e74a.webp 1x" title="JURIS - The Effectiveness Of An Animated Educational Video On Exclusive Breastfeeding Knowledge Among Pregnant Women At The Sapta Taruna Community Health Center, Pekanbaru" alt="JURIS - The Effectiveness Of An Animated Educational Video On Exclusive Breastfeeding Knowledge Among Pregnant Women At The Sapta Taruna Community Health Center, Pekanbaru" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/intervensi-pendidikan-exclusive-breastfeeding-preg-thumb-1eb3c.webp" title="JURIS - The Effectiveness Of An Animated Educational Video On Exclusive Breastfeeding Knowledge Among Pregnant Women At The Sapta Taruna Community Health Center, Pekanbaru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/intervensi-pendidikan-exclusive-breastfeeding-preg-thumb-1eb3c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/intervensi-pendidikan-exclusive-breastfeeding-preg-thumb-1eb3c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/intervensi-pendidikan-exclusive-breastfeeding-preg-thumb-1eb3c.webp 1x" title="JURIS - The Effectiveness Of An Animated Educational Video On Exclusive Breastfeeding Knowledge Among Pregnant Women At The Sapta Taruna Community Health Center, Pekanbaru" alt="JURIS - The Effectiveness Of An Animated Educational Video On Exclusive Breastfeeding Knowledge Among Pregnant Women At The Sapta Taruna Community Health Center, Pekanbaru" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63443-intervensi-pendidikan-exclusive-breastfeeding-preg" title="JURIS - The Effectiveness Of An Animated Educational Video On Exclusive Breastfeeding Knowledge Among Pregnant Women At The Sapta Taruna Community Health Center, Pekanbaru" target="_blank">The Effectiveness Of An Animated Educational Video On Exclusive Breastfeeding Knowledge Among Pregnant Women At The Sapta Taruna Community Health Center, Pekanbaru</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat membandingkan efektivitas video pendidikan animasi dengan media lain seperti infografis atau modul pendidikan cetak dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil. 2. Studi perlu mengkaji dampak jangka panjang intervensi video animasi terhadap praktik penyusuan eksklusif setelah kelahiran. 3. Penelitian dapat mengeksplorasi faktor budaya dan sosial yang memengaruhi keberhasilan penyusuan eksklusif di wilayah tertentu, dengan fokus pada peran kader PKK dan komunitas lokal dalam mendukung ibu menyusui..
<br>Sebelum intervensi pendidikan menggunakan video animasi, sebagian besar ibu hamil menunjukkan tingkat pengetahuan yang buruk mengenai penyusuan eksklusif (29 peserta, 59,2%).Setelah intervensi, sebagian besar peserta mencapai tingkat pengetahuan yang baik (41 peserta, 83,7%).Uji Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan peningkatan signifikan secara statistik dalam pengetahuan ibu hamil mengenai penyusuan eksklusif setelah intervensi pendidikan menggunakan video animasi (Z = Oe5,930, p < 0,001).Temuan ini menunjukkan bahwa video pendidikan animasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang penyusuan eksklusif
<br>Tingkat penyusuan eksklusif tetap rendah di Indonesia, termasuk di Puskesmas Sapta Taruna Pekanbaru, yang melaporkan salah satu tingkat cakupan terendah di wilayah tersebut. Salah satu faktor yang berkontribusi adalah pengetahuan yang terbatas dari ibu hamil mengenai pentingnya penyusuan eksklusif. Video pendidikan animasi memiliki potensi untuk menyampaikan informasi kesehatan secara menarik, interaktif, dan mudah dipahami. Studi ini bertujuan mengevaluasi efektivitas video pendidikan animasi dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang penyusuan eksklusif. Studi kuasi-eksperimental dengan desain pretest-posttest dilakukan pada 49 ibu hamil dari trimester pertama hingga ketiga, yang dipilih melalui sampling purposif. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur untuk mengukur pengetahuan penyusuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/0/intervensi-pendidikan-exclusive-breastfeeding-preg-thumb-9d927.webp" type="image/webp" length="88858" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/intervensi-pendidikan-exclusive-breastfeeding-preg-thumb-9d927.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/intervensi-pendidikan-exclusive-breastfeeding-preg-thumb-3e74a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/intervensi-pendidikan-exclusive-breastfeeding-preg-thumb-1eb3c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-14-uniba.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11716-zona-kebidanan-program-studi-kebidanan-universitas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Screening dan Analisis Faktor Penundaan Pengobatan Undescended Testis UDT pada Anak Usia Dini ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Screening dan Analisis Faktor Penundaan Pengobatan Undescended Testis UDT pada Anak Usia Dini ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Screening dan Analisis Faktor Penundaan Pengobatan Undescended Testis UDT pada Anak Usia Dini ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63439-undescended-testis-udt-pengetahuan-tua-pemer</link>
	<guid isPermaLink="false">c5bf283ae937e8ffa60e8f1ead00fc36</guid>
	<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 13:01:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ modal header ]]></category>
	<category><![CDATA[ ponco birowo ]]></category>
	<category><![CDATA[ aria kekalih ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aria,birowo,header,kekalih,modal,ponco]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan survei lebih lanjut di lokasi-lokasi lain di Malang untuk mengumpulkan data yang lebih representatif. Selain itu, dapat dilakukan penelitian tentang efektivitas kampanye kesehatan atau edukasi masyarakat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Screening dan Analisis Faktor Penundaan Pengobatan Undescended Testis (UDT) pada Anak Usia Dini: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan survei lebih lanjut di lokasi-lokasi lain di Malang untuk mengumpulkan data yang lebih representatif. Selain itu, dapat dilakukan penelitian tentang efektivitas kampanye kesehatan atau edukasi masyarakat tentang UDT, serta studi tentang faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi penundaan pengobatan, seperti jarak ke fasilitas kesehatan dan aksesibilitas informasi kesehatan.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa prevalensi kasus UDT pada anak di bawah lima tahun di posyandu wilayah kerja Puskesmas Wagir, Malang, adalah 12,2%, dengan 65,3% kasus mengalami penundaan pengobatan.Pemahaman masyarakat tentang UDT di posyandu tersebut masih tergolong rendah, dengan faktor yang paling berpengaruh terhadap penundaan pengobatan adalah riwayat pemeriksaan antenatal dan pengetahuan orang tua tentang gangguan UDT Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi kasus undescended testis (UDT) di posyandu wilayah kerja Puskesmas Wagir, tingkat pengetahuan orang tua terhadap gangguan UDT, dan mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi keterlambatan pengobatan UDT. Faktor-faktor yang ditemukan berpengaruh signifikan terhadap keterlambatan pengobatan UDT meliputi riwayat pemeriksaan antenatal (sig. = 0.023) dan pengetahuan orang tua tentang UDT (sig.=0.044). Faktor-faktor yang kurang signifikan mempengaruhi keterlambatan pengobatan UDT adalah keterjangkauan fasilitas kesehatan, kepemilikan asuransi, pendapatan bulanan orang tua, pendidikan terakhir, dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/e/undescended-testis-udt-pengetahuan-tua-pemeriksaan-thumb-040b6.webp" title="JURIS - Screening dan Analisis Faktor Penundaan Pengobatan Undescended Testis (UDT) pada Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/undescended-testis-udt-pengetahuan-tua-pemeriksaan-thumb-040b6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/undescended-testis-udt-pengetahuan-tua-pemeriksaan-thumb-040b6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/undescended-testis-udt-pengetahuan-tua-pemeriksaan-thumb-040b6.webp 1x" title="JURIS - Screening dan Analisis Faktor Penundaan Pengobatan Undescended Testis (UDT) pada Anak Usia Dini" alt="JURIS - Screening dan Analisis Faktor Penundaan Pengobatan Undescended Testis (UDT) pada Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/e/undescended-testis-udt-pengetahuan-tua-pemeriksaan-thumb-232fb.webp" title="JURIS - Screening dan Analisis Faktor Penundaan Pengobatan Undescended Testis (UDT) pada Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/undescended-testis-udt-pengetahuan-tua-pemeriksaan-thumb-232fb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/undescended-testis-udt-pengetahuan-tua-pemeriksaan-thumb-232fb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/undescended-testis-udt-pengetahuan-tua-pemeriksaan-thumb-232fb.webp 1x" title="JURIS - Screening dan Analisis Faktor Penundaan Pengobatan Undescended Testis (UDT) pada Anak Usia Dini" alt="JURIS - Screening dan Analisis Faktor Penundaan Pengobatan Undescended Testis (UDT) pada Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/e/undescended-testis-udt-pengetahuan-tua-pemeriksaan-thumb-b6c79.webp" title="JURIS - Screening dan Analisis Faktor Penundaan Pengobatan Undescended Testis (UDT) pada Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/undescended-testis-udt-pengetahuan-tua-pemeriksaan-thumb-b6c79.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/undescended-testis-udt-pengetahuan-tua-pemeriksaan-thumb-b6c79.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/undescended-testis-udt-pengetahuan-tua-pemeriksaan-thumb-b6c79.webp 1x" title="JURIS - Screening dan Analisis Faktor Penundaan Pengobatan Undescended Testis (UDT) pada Anak Usia Dini" alt="JURIS - Screening dan Analisis Faktor Penundaan Pengobatan Undescended Testis (UDT) pada Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63439-undescended-testis-udt-pengetahuan-tua-pemer" title="JURIS - Screening dan Analisis Faktor Penundaan Pengobatan Undescended Testis (UDT) pada Anak Usia Dini" target="_blank">Screening dan Analisis Faktor Penundaan Pengobatan Undescended Testis (UDT) pada Anak Usia Dini</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan survei lebih lanjut di lokasi-lokasi lain di Malang untuk mengumpulkan data yang lebih representatif. Selain itu, dapat dilakukan penelitian tentang efektivitas kampanye kesehatan atau edukasi masyarakat tentang UDT, serta studi tentang faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi penundaan pengobatan, seperti jarak ke fasilitas kesehatan dan aksesibilitas informasi kesehatan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa prevalensi kasus UDT pada anak di bawah lima tahun di posyandu wilayah kerja Puskesmas Wagir, Malang, adalah 12,2%, dengan 65,3% kasus mengalami penundaan pengobatan.Pemahaman masyarakat tentang UDT di posyandu tersebut masih tergolong rendah, dengan faktor yang paling berpengaruh terhadap penundaan pengobatan adalah riwayat pemeriksaan antenatal dan pengetahuan orang tua tentang gangguan UDT
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi kasus undescended testis (UDT) di posyandu wilayah kerja Puskesmas Wagir, tingkat pengetahuan orang tua terhadap gangguan UDT, dan mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi keterlambatan pengobatan UDT. Faktor-faktor yang ditemukan berpengaruh signifikan terhadap keterlambatan pengobatan UDT meliputi riwayat pemeriksaan antenatal (sig. = 0.023) dan pengetahuan orang tua tentang UDT (sig.=0.044). Faktor-faktor yang kurang signifikan mempengaruhi keterlambatan pengobatan UDT adalah keterjangkauan fasilitas kesehatan, kepemilikan asuransi, pendapatan bulanan orang tua, pendidikan terakhir, dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/e/undescended-testis-udt-pengetahuan-tua-pemeriksaan-thumb-040b6.webp" type="image/webp" length="108462" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/undescended-testis-udt-pengetahuan-tua-pemeriksaan-thumb-040b6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/undescended-testis-udt-pengetahuan-tua-pemeriksaan-thumb-232fb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/undescended-testis-udt-pengetahuan-tua-pemeriksaan-thumb-b6c79.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2104-urologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17981-indonesian-journal-urology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 01 Sep 2026 16:55:58 +0700. 24 items. Served in: 12.724 seconds [rss] -->
