<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.375-21sep2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.375-21sep2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Fri, 25 Sep 2026 03:14:32 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 03:14:32 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-09-25T03:14:32+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Disregulasi Emosi Terhadap Menejemen Konflik Anggota Kepolisian Dalam Menghadapi Perilaku Massa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Disregulasi Emosi Terhadap Menejemen Konflik Anggota Kepolisian Dalam Menghadapi Perilaku Massa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Disregulasi Emosi Terhadap Menejemen Konflik Anggota Kepolisian Dalam Menghadapi Perilaku Massa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68913-kendali-regulasi-emosi-literatur-manajemen-konflik</link>
	<guid isPermaLink="false">ce9e6427e02510271cc2c25c12e5ec1d</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 23:35:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ usaha cerdas ]]></category>
	<category><![CDATA[ dunia usaha ]]></category>
	<category><![CDATA[ fokus sport ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cerdas,dunia,fokus,sport,usaha]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada efektivitas pelatihan regulasi emosi untuk meningkatkan kemampuan manajemen konflik anggota kepolisian. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran pendekatan komunitas dalam mengurangi konflik massa melalui edukasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Disregulasi Emosi Terhadap Menejemen Konflik Anggota Kepolisian Dalam Menghadapi Perilaku Massa: Penelitian lanjutan dapat fokus pada efektivitas pelatihan regulasi emosi untuk meningkatkan kemampuan manajemen konflik anggota kepolisian. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran pendekatan komunitas dalam mengurangi konflik massa melalui edukasi norma dan kepedulian sosial. Penelitian juga bisa mengkaji pengaruh dukungan organisasi terhadap kesejahteraan mental anggota polisi dalam mengelola stres dan konflik. Dengan memahami faktor-faktor penyebab disregulasi emosi, seperti tekanan kerja dan dinamika masyarakat, peneliti dapat mengembangkan strategi intervensi yang lebih tepat. Kajian tentang penggunaan teknik negosiasi konstruktif dalam situasi konflik massa juga layak dilakukan. Selain itu, studi tentang perbedaan cara anggota polisi mempersepsikan konflik sebelum dan sesudah pelatihan dapat memberikan wawasan baru. Penelitian tentang hubungan antara kepribadian polisi dan kemampuan mengendalikan emosi bisa menjadi arah studi menarik. Eksplorasi dampak stres kerja terhadap regulasi emosi polisi juga perlu dilanjutkan. Pemetaan keterampilan manajemen konflik yang paling efektif untuk situasi kerumunan massa bisa menjadi fokus penelitian selanjutnya. Terakhir, kajian tentang peran teknologi dalam memantau dan mengelola konflik massa secara real-time juga layak dieksplorasi.. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara disregulasi emosi dengan kemampuan menejemen konflik anggota kepolisian.Disregulasi emosi ini dapat menimbulkan reaksi yang tidak tetap dalam menghadapi atau menyelesaikan masalah bagi seorang anggota kepolisian.Sehingga disregulasi emosi memerlukan penanganan dan pelatihan lebih lanjut dalam upaya mengelola emosi untuk penegak hukum yang demikian vitalnya berperan untuk melindungi, mengayomi, berpartner bersama masyarakat untuk mewujudkan ketertiban umum Disregulasi emosi pada anggota kepolisian sering berdampak pada perilaku marah yang meledak, agresif, kekerasan, dan permusuhan. Marah sering muncul ketika apa yang diharapkan tidak sesuai dengan situasi dan kondisi. Sedangkan setiap anggota kepolisian selalu berhadapan dengan konflik sehari-hari di tempat kerja dan juga ketika menjalankan menejemen konflik yang sering ditemui di seluruh lingkungan masyarakat terlebih menghadapi situasi kerumunan perilaku massa. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti seberapa besar pengaruh disregulasi emosi yang dirasakan oleh anggota kepolisian sehingga dapat mempengaruhi menejemen konflik dalam tugas-tugas mereka khususnya ketika mengendalikan perilaku massa. Hasilnya adalah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/8/kendali-regulasi-emosi-literatur-manajemen-konflik-thumb-996c9.webp" title="JURIS - Pengaruh Disregulasi Emosi Terhadap Menejemen Konflik Anggota Kepolisian Dalam Menghadapi Perilaku Massa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/kendali-regulasi-emosi-literatur-manajemen-konflik-thumb-996c9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/kendali-regulasi-emosi-literatur-manajemen-konflik-thumb-996c9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/kendali-regulasi-emosi-literatur-manajemen-konflik-thumb-996c9.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Disregulasi Emosi Terhadap Menejemen Konflik Anggota Kepolisian Dalam Menghadapi Perilaku Massa" alt="JURIS - Pengaruh Disregulasi Emosi Terhadap Menejemen Konflik Anggota Kepolisian Dalam Menghadapi Perilaku Massa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/kendali-regulasi-emosi-literatur-manajemen-konflik-thumb-f2973.webp" title="JURIS - Pengaruh Disregulasi Emosi Terhadap Menejemen Konflik Anggota Kepolisian Dalam Menghadapi Perilaku Massa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/kendali-regulasi-emosi-literatur-manajemen-konflik-thumb-f2973.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/kendali-regulasi-emosi-literatur-manajemen-konflik-thumb-f2973.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/kendali-regulasi-emosi-literatur-manajemen-konflik-thumb-f2973.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Disregulasi Emosi Terhadap Menejemen Konflik Anggota Kepolisian Dalam Menghadapi Perilaku Massa" alt="JURIS - Pengaruh Disregulasi Emosi Terhadap Menejemen Konflik Anggota Kepolisian Dalam Menghadapi Perilaku Massa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68913-kendali-regulasi-emosi-literatur-manajemen-konflik" title="JURIS - Pengaruh Disregulasi Emosi Terhadap Menejemen Konflik Anggota Kepolisian Dalam Menghadapi Perilaku Massa" target="_blank">Pengaruh Disregulasi Emosi Terhadap Menejemen Konflik Anggota Kepolisian Dalam Menghadapi Perilaku Massa</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada efektivitas pelatihan regulasi emosi untuk meningkatkan kemampuan manajemen konflik anggota kepolisian. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran pendekatan komunitas dalam mengurangi konflik massa melalui edukasi norma dan kepedulian sosial. Penelitian juga bisa mengkaji pengaruh dukungan organisasi terhadap kesejahteraan mental anggota polisi dalam mengelola stres dan konflik. Dengan memahami faktor-faktor penyebab disregulasi emosi, seperti tekanan kerja dan dinamika masyarakat, peneliti dapat mengembangkan strategi intervensi yang lebih tepat. Kajian tentang penggunaan teknik negosiasi konstruktif dalam situasi konflik massa juga layak dilakukan. Selain itu, studi tentang perbedaan cara anggota polisi mempersepsikan konflik sebelum dan sesudah pelatihan dapat memberikan wawasan baru. Penelitian tentang hubungan antara kepribadian polisi dan kemampuan mengendalikan emosi bisa menjadi arah studi menarik. Eksplorasi dampak stres kerja terhadap regulasi emosi polisi juga perlu dilanjutkan. Pemetaan keterampilan manajemen konflik yang paling efektif untuk situasi kerumunan massa bisa menjadi fokus penelitian selanjutnya. Terakhir, kajian tentang peran teknologi dalam memantau dan mengelola konflik massa secara real-time juga layak dieksplorasi..
<br>Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara disregulasi emosi dengan kemampuan menejemen konflik anggota kepolisian.Disregulasi emosi ini dapat menimbulkan reaksi yang tidak tetap dalam menghadapi atau menyelesaikan masalah bagi seorang anggota kepolisian.Sehingga disregulasi emosi memerlukan penanganan dan pelatihan lebih lanjut dalam upaya mengelola emosi untuk penegak hukum yang demikian vitalnya berperan untuk melindungi, mengayomi, berpartner bersama masyarakat untuk mewujudkan ketertiban umum
<br>Disregulasi emosi pada anggota kepolisian sering berdampak pada perilaku marah yang meledak, agresif, kekerasan, dan permusuhan. Marah sering muncul ketika apa yang diharapkan tidak sesuai dengan situasi dan kondisi. Sedangkan setiap anggota kepolisian selalu berhadapan dengan konflik sehari-hari di tempat kerja dan juga ketika menjalankan menejemen konflik yang sering ditemui di seluruh lingkungan masyarakat terlebih menghadapi situasi kerumunan perilaku massa. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti seberapa besar pengaruh disregulasi emosi yang dirasakan oleh anggota kepolisian sehingga dapat mempengaruhi menejemen konflik dalam tugas-tugas mereka khususnya ketika mengendalikan perilaku massa. Hasilnya adalah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/8/kendali-regulasi-emosi-literatur-manajemen-konflik-thumb-996c9.webp" type="image/webp" length="125618" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/kendali-regulasi-emosi-literatur-manajemen-konflik-thumb-996c9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/kendali-regulasi-emosi-literatur-manajemen-konflik-thumb-f2973.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-259-uwm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13667-psikovidya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PURWARUPA PERANGKAT DETEKSI DINI BANJIR BERBASIS INTERNET of THINGS ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PURWARUPA PERANGKAT DETEKSI DINI BANJIR BERBASIS INTERNET of THINGS ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PURWARUPA PERANGKAT DETEKSI DINI BANJIR BERBASIS INTERNET of THINGS ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68908-daerah-rawan-bencana-aliran-air-laut</link>
	<guid isPermaLink="false">4c0e364589d81b51ee2f207e3ae4e20d</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 23:11:13 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ wire bagye ]]></category>
	<category><![CDATA[ rodi anto ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anto,bagye,full,issue,rodi,wire]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan sensor ultrasonik dengan akurasi lebih tinggi dan respons waktu yang lebih cepat untuk meningkatkan efektivitas deteksi banjir. Selain itu, integrasi teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk memprediksi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PURWARUPA PERANGKAT DETEKSI DINI BANJIR BERBASIS INTERNET of THINGS: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan sensor ultrasonik dengan akurasi lebih tinggi dan respons waktu yang lebih cepat untuk meningkatkan efektivitas deteksi banjir. Selain itu, integrasi teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk memprediksi pola banjir berdasarkan data historis dan kondisi cuaca dapat menjadi arah studi baru. Peneliti juga bisa mengeksplorasi sistem pengawasan multi-faktor yang tidak hanya memantau ketinggian air, tetapi juga intensitas hujan dan drainase daerah rawan banjir. Dengan kombinasi teknologi IoT dan analisis data prediktif, penelitian ini dapat memberikan solusi yang lebih komprehensif dalam mitigasi bencana banjir. Penelitian lanjutan juga dapat mengkaji penggunaan energi terbarukan seperti panel surya untuk menjaga keandalan perangkat di area terpencil. Selain itu, pengembangan antarmuka pengguna yang lebih intuitif dan kompatibel dengan berbagai platform digital dapat meningkatkan aksesibilitas sistem bagi masyarakat luas. Kajian tentang kebijakan dan kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan penyedia teknologi juga penting untuk memastikan implementasi yang efektif dan berkelanjutan. Penelitian lebih lanjut juga dapat mengevaluasi dampak ekonomi dan sosial dari penerapan sistem ini di berbagai wilayah Indonesia. Dengan pendekatan multidisiplin ini, solusi teknologi dapat diadaptasi secara lebih luas untuk menghadapi tantangan bencana banjir yang semakin kompleks.. Berdasarkan dari hasil pengujian lapangan dan hasil ujicoba perangka deteksi dini banjir yaitu, diatas dihasilkan beberapa riwayat perangkat ketinggian air ketika hujan turun pada wilayah perkotaan secara realtime dimana dapat dipantau dari website monitoring dan juga aplikasi smartphone yaitu Thingspeak.Serta perangkat memberikan pemberitahuan setiap ketinggian air berupa notifikasi AMAN maupun BAHAYA yang ditetapkan untuk membantu masyarakat mendapatkan informasi awal sebelum bencana banjir datang.Yang terakhir adalah perangkat memberikan sirine peringatan ketika ketinggian air masuk dalam kategori bahaya banjir untuk membantu masyarakat mendapatkan pemberitahuan awal sehingga masyarakat dapat meminimalisir kerugian yang dapat terjadi karena bencana banjir Bencana banjir sampai saat ini masih menjadi fokus pemerintah, dikarenakan banjir dalam hal ini menyebabkan jatuhnya korban dan kerugian. Bencana ini terjadi disebabkan adanya tumpahan air dari batas maksimum tampungan aliran air, oleh sebab itu diperlukan sebuah perangkat pengindraan dini terhadap ketinggian air. Dalam riset ini memiliki sasaran untuk mengawasi ketinggian air secara daring sebagai laporan dini terhadap terjadinya bencana ini. Pengawasan ini memakai sebuah program yang memanfaatkan Internet of Things (IoT) agar laporan ketinggian air dapat didapati secara real time. Sensor Ultrasonik HC-SR 04 digunakan sebagai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/a/daerah-rawan-bencana-aliran-air-laut-banjir-keting-thumb-870a3.webp" title="JURIS - PURWARUPA PERANGKAT DETEKSI DINI BANJIR  BERBASIS INTERNET of THINGS" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/a/daerah-rawan-bencana-aliran-air-laut-banjir-keting-thumb-870a3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/a/daerah-rawan-bencana-aliran-air-laut-banjir-keting-thumb-870a3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/a/daerah-rawan-bencana-aliran-air-laut-banjir-keting-thumb-870a3.webp 1x" title="JURIS - PURWARUPA PERANGKAT DETEKSI DINI BANJIR  BERBASIS INTERNET of THINGS" alt="JURIS - PURWARUPA PERANGKAT DETEKSI DINI BANJIR  BERBASIS INTERNET of THINGS" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/a/daerah-rawan-bencana-aliran-air-laut-banjir-keting-thumb-7b09f.webp" title="JURIS - PURWARUPA PERANGKAT DETEKSI DINI BANJIR  BERBASIS INTERNET of THINGS" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/a/daerah-rawan-bencana-aliran-air-laut-banjir-keting-thumb-7b09f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/a/daerah-rawan-bencana-aliran-air-laut-banjir-keting-thumb-7b09f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/a/daerah-rawan-bencana-aliran-air-laut-banjir-keting-thumb-7b09f.webp 1x" title="JURIS - PURWARUPA PERANGKAT DETEKSI DINI BANJIR  BERBASIS INTERNET of THINGS" alt="JURIS - PURWARUPA PERANGKAT DETEKSI DINI BANJIR  BERBASIS INTERNET of THINGS" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/a/daerah-rawan-bencana-aliran-air-laut-banjir-keting-thumb-0065f.webp" title="JURIS - PURWARUPA PERANGKAT DETEKSI DINI BANJIR  BERBASIS INTERNET of THINGS" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/a/daerah-rawan-bencana-aliran-air-laut-banjir-keting-thumb-0065f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/a/daerah-rawan-bencana-aliran-air-laut-banjir-keting-thumb-0065f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/a/daerah-rawan-bencana-aliran-air-laut-banjir-keting-thumb-0065f.webp 1x" title="JURIS - PURWARUPA PERANGKAT DETEKSI DINI BANJIR  BERBASIS INTERNET of THINGS" alt="JURIS - PURWARUPA PERANGKAT DETEKSI DINI BANJIR  BERBASIS INTERNET of THINGS" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68908-daerah-rawan-bencana-aliran-air-laut" title="JURIS - PURWARUPA PERANGKAT DETEKSI DINI BANJIR  BERBASIS INTERNET of THINGS" target="_blank">PURWARUPA PERANGKAT DETEKSI DINI BANJIR  BERBASIS INTERNET of THINGS</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan sensor ultrasonik dengan akurasi lebih tinggi dan respons waktu yang lebih cepat untuk meningkatkan efektivitas deteksi banjir. Selain itu, integrasi teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk memprediksi pola banjir berdasarkan data historis dan kondisi cuaca dapat menjadi arah studi baru. Peneliti juga bisa mengeksplorasi sistem pengawasan multi-faktor yang tidak hanya memantau ketinggian air, tetapi juga intensitas hujan dan drainase daerah rawan banjir. Dengan kombinasi teknologi IoT dan analisis data prediktif, penelitian ini dapat memberikan solusi yang lebih komprehensif dalam mitigasi bencana banjir. Penelitian lanjutan juga dapat mengkaji penggunaan energi terbarukan seperti panel surya untuk menjaga keandalan perangkat di area terpencil. Selain itu, pengembangan antarmuka pengguna yang lebih intuitif dan kompatibel dengan berbagai platform digital dapat meningkatkan aksesibilitas sistem bagi masyarakat luas. Kajian tentang kebijakan dan kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan penyedia teknologi juga penting untuk memastikan implementasi yang efektif dan berkelanjutan. Penelitian lebih lanjut juga dapat mengevaluasi dampak ekonomi dan sosial dari penerapan sistem ini di berbagai wilayah Indonesia. Dengan pendekatan multidisiplin ini, solusi teknologi dapat diadaptasi secara lebih luas untuk menghadapi tantangan bencana banjir yang semakin kompleks..
<br>Berdasarkan dari hasil pengujian lapangan dan hasil ujicoba perangka deteksi dini banjir yaitu, diatas dihasilkan beberapa riwayat perangkat ketinggian air ketika hujan turun pada wilayah perkotaan secara realtime dimana dapat dipantau dari website monitoring dan juga aplikasi smartphone yaitu Thingspeak.Serta perangkat memberikan pemberitahuan setiap ketinggian air berupa notifikasi AMAN maupun BAHAYA yang ditetapkan untuk membantu masyarakat mendapatkan informasi awal sebelum bencana banjir datang.Yang terakhir adalah perangkat memberikan sirine peringatan ketika ketinggian air masuk dalam kategori bahaya banjir untuk membantu masyarakat mendapatkan pemberitahuan awal sehingga masyarakat dapat meminimalisir kerugian yang dapat terjadi karena bencana banjir
<br>Bencana banjir sampai saat ini masih menjadi fokus pemerintah, dikarenakan banjir dalam hal ini menyebabkan jatuhnya korban dan kerugian. Bencana ini terjadi disebabkan adanya tumpahan air dari batas maksimum tampungan aliran air, oleh sebab itu diperlukan sebuah perangkat pengindraan dini terhadap ketinggian air. Dalam riset ini memiliki sasaran untuk mengawasi ketinggian air secara daring sebagai laporan dini terhadap terjadinya bencana ini. Pengawasan ini memakai sebuah program yang memanfaatkan Internet of Things (IoT) agar laporan ketinggian air dapat didapati secara real time. Sensor Ultrasonik HC-SR 04 digunakan sebagai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/a/daerah-rawan-bencana-aliran-air-laut-banjir-keting-thumb-870a3.webp" type="image/webp" length="107544" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/a/daerah-rawan-bencana-aliran-air-laut-banjir-keting-thumb-870a3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/a/daerah-rawan-bencana-aliran-air-laut-banjir-keting-thumb-7b09f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/a/daerah-rawan-bencana-aliran-air-laut-banjir-keting-thumb-0065f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1555-stmiklombok.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10930-jurnal-informatika-rekayasa-elektronik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Media Digital dan Interaktif Metodologi Pendidikan Interaktif Berbasis Platform Digital ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Media Digital dan Interaktif Metodologi Pendidikan Interaktif Berbasis Platform Digital ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Media Digital dan Interaktif Metodologi Pendidikan Interaktif Berbasis Platform Digital ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68914-metodologi-pendidikan-interaktif-digital-pem</link>
	<guid isPermaLink="false">a48a1c87347203dd174b5f92451413b3</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 23:02:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ archive team ]]></category>
	<category><![CDATA[ eliza abelia ]]></category>
	<category><![CDATA[ david sitepu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abelia,archive,david,eliza,sitepu,team]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan infrastruktur teknologi di daerah terpencil untuk mendukung pendidikan interaktif. Selain itu, penelitian tentang efektivitas pelatihan digital bagi guru dalam memanfaatkan platform pendidikan berbasis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Media Digital dan Interaktif: Metodologi Pendidikan Interaktif Berbasis Platform Digital: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan infrastruktur teknologi di daerah terpencil untuk mendukung pendidikan interaktif. Selain itu, penelitian tentang efektivitas pelatihan digital bagi guru dalam memanfaatkan platform pendidikan berbasis teknologi juga diperlukan. Terakhir, studi mengenai integrasi media digital dengan kurikulum nasional untuk meningkatkan kualitas pembelajaran secara menyeluruh dapat menjadi arah penelitian baru yang relevan.. Rekonstruksi metodologi pendidikan berbasis media digital merupakan langkah penting untuk mengatasi stagnasi pendidikan tradisional., Duolingo, dan Nearpod terbukti mampu meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa, serta mendorong pembelajaran yang lebih kritis dan mandiri.Namun, tantangan seperti keterbatasan akses infrastruktur dan kemampuan teknologi di kalangan tenaga pendidik, khususnya di daerah terpencil, masih menjadi hambatan besar.Solusi yang ditawarkan mencakup peningkatan infrastruktur teknologi, pelatihan kompetensi digital bagi guru, serta integrasi teknologi dengan kurikulum secara menyeluruh Artikel ini membahas urgensi rekonstruksi metodologi pendidikan yang interaktif dan berbasis digital sebagai solusi menghadapi perkembangan zaman yang terus berubah. Dengan melihat tantangan pendidikan tradisional yang stagnan, seperti konservatisme metodologis dan kurangnya pemanfaatan teknologi, artikel ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) untuk menggali berbagai studi terkait penggunaan platform digital dalam pendidikan. Melalui analisis terhadap media digital seperti Kahoot! Dan Duolingo,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/4/metodologi-pendidikan-interaktif-digital-pembelaja-thumb-d466b.webp" title="JURIS - Media Digital dan Interaktif: Metodologi Pendidikan Interaktif Berbasis Platform Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/metodologi-pendidikan-interaktif-digital-pembelaja-thumb-d466b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/metodologi-pendidikan-interaktif-digital-pembelaja-thumb-d466b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/metodologi-pendidikan-interaktif-digital-pembelaja-thumb-d466b.webp 1x" title="JURIS - Media Digital dan Interaktif: Metodologi Pendidikan Interaktif Berbasis Platform Digital" alt="JURIS - Media Digital dan Interaktif: Metodologi Pendidikan Interaktif Berbasis Platform Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/metodologi-pendidikan-interaktif-digital-pembelaja-thumb-fccad.webp" title="JURIS - Media Digital dan Interaktif: Metodologi Pendidikan Interaktif Berbasis Platform Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/metodologi-pendidikan-interaktif-digital-pembelaja-thumb-fccad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/metodologi-pendidikan-interaktif-digital-pembelaja-thumb-fccad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/metodologi-pendidikan-interaktif-digital-pembelaja-thumb-fccad.webp 1x" title="JURIS - Media Digital dan Interaktif: Metodologi Pendidikan Interaktif Berbasis Platform Digital" alt="JURIS - Media Digital dan Interaktif: Metodologi Pendidikan Interaktif Berbasis Platform Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/metodologi-pendidikan-interaktif-digital-pembelaja-thumb-91641.webp" title="JURIS - Media Digital dan Interaktif: Metodologi Pendidikan Interaktif Berbasis Platform Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/metodologi-pendidikan-interaktif-digital-pembelaja-thumb-91641.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/metodologi-pendidikan-interaktif-digital-pembelaja-thumb-91641.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/metodologi-pendidikan-interaktif-digital-pembelaja-thumb-91641.webp 1x" title="JURIS - Media Digital dan Interaktif: Metodologi Pendidikan Interaktif Berbasis Platform Digital" alt="JURIS - Media Digital dan Interaktif: Metodologi Pendidikan Interaktif Berbasis Platform Digital" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68914-metodologi-pendidikan-interaktif-digital-pem" title="JURIS - Media Digital dan Interaktif: Metodologi Pendidikan Interaktif Berbasis Platform Digital" target="_blank">Media Digital dan Interaktif: Metodologi Pendidikan Interaktif Berbasis Platform Digital</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan infrastruktur teknologi di daerah terpencil untuk mendukung pendidikan interaktif. Selain itu, penelitian tentang efektivitas pelatihan digital bagi guru dalam memanfaatkan platform pendidikan berbasis teknologi juga diperlukan. Terakhir, studi mengenai integrasi media digital dengan kurikulum nasional untuk meningkatkan kualitas pembelajaran secara menyeluruh dapat menjadi arah penelitian baru yang relevan..
<br>Rekonstruksi metodologi pendidikan berbasis media digital merupakan langkah penting untuk mengatasi stagnasi pendidikan tradisional., Duolingo, dan Nearpod terbukti mampu meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa, serta mendorong pembelajaran yang lebih kritis dan mandiri.Namun, tantangan seperti keterbatasan akses infrastruktur dan kemampuan teknologi di kalangan tenaga pendidik, khususnya di daerah terpencil, masih menjadi hambatan besar.Solusi yang ditawarkan mencakup peningkatan infrastruktur teknologi, pelatihan kompetensi digital bagi guru, serta integrasi teknologi dengan kurikulum secara menyeluruh
<br>Artikel ini membahas urgensi rekonstruksi metodologi pendidikan yang interaktif dan berbasis digital sebagai solusi menghadapi perkembangan zaman yang terus berubah. Dengan melihat tantangan pendidikan tradisional yang stagnan, seperti konservatisme metodologis dan kurangnya pemanfaatan teknologi, artikel ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) untuk menggali berbagai studi terkait penggunaan platform digital dalam pendidikan. Melalui analisis terhadap media digital seperti Kahoot! Dan Duolingo,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/4/metodologi-pendidikan-interaktif-digital-pembelaja-thumb-fccad.webp" type="image/webp" length="99882" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/metodologi-pendidikan-interaktif-digital-pembelaja-thumb-d466b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/metodologi-pendidikan-interaktif-digital-pembelaja-thumb-fccad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/metodologi-pendidikan-interaktif-digital-pembelaja-thumb-91641.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2116-amikveteran.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10076-jurnal-pendidikan-bahasa-budaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efikasi Diri Dengan Prokrastinasi Pada Karyawan Taman Wisata Air Wendit Kabupaten Malang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efikasi Diri Dengan Prokrastinasi Pada Karyawan Taman Wisata Air Wendit Kabupaten Malang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efikasi Diri Dengan Prokrastinasi Pada Karyawan Taman Wisata Air Wendit Kabupaten Malang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68911-efikasi-prokrastinasi-karyawan-taman</link>
	<guid isPermaLink="false">3cd5e60a29b0d244818bb7261fe5761b</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 23:02:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ usaha cerdas ]]></category>
	<category><![CDATA[ dunia usaha ]]></category>
	<category><![CDATA[ fokus sport ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cerdas,dunia,fokus,sport,usaha]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh program manajemen stres terhadap penurunan prokrastinasi karyawan, karena stres kerja disebut sebagai faktor pengaruh signifikan. Selain itu, penelitian juga bisa mengeksplorasi peran motivasi intrinsik dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efikasi Diri Dengan Prokrastinasi Pada Karyawan Taman Wisata Air Wendit Kabupaten Malang: Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh program manajemen stres terhadap penurunan prokrastinasi karyawan, karena stres kerja disebut sebagai faktor pengaruh signifikan. Selain itu, penelitian juga bisa mengeksplorasi peran motivasi intrinsik dalam meningkatkan efikasi diri dan mengurangi kecenderungan prokrastinasi, mengingat motivasi kerja turut memengaruhi perilaku karyawan. Terakhir, studi lanjutan dapat membandingkan tingkat prokrastinasi di antara karyawan dengan beban kerja berbeda, untuk melihat apakah distribusi tugas secara proporsional mampu mengurangi prokrastinasi. Ketiga arah penelitian ini bertujuan memperluas pemahaman tentang faktor-faktor yang berkontribusi pada prokrastinasi di lingkungan kerja.. Hasil penelitian menyatakan bahwa ada hubungan antara efikasi diri dengan prokrastinasi karyawan Taman Wisata Air Wendit.Prokrastinasi kerja subjek dalam penelitan ini tergolong tinggi dan efikasi diri subjek tergolong rendah dengan sumbangan variabel efikasi diri terhadap prokrastinasi sebesar 47%, sehingga masih ada kemungkinan sebesar 53% faktor lain mempengaruhi prokrastinasi kerja antara lain motivasi kerja, stress kerja, beban kerja dan kontrol diri Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan efikasi diri dengan prokrastinasi pada karyawan Taman Wisata Air Wendit. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan populasi dan sampel berjumlah 40 karyawan. Untuk mengetahui hubungan efikasi diri dengan prokrastinasi karyawan, maka digunakan rumus korelasi product moment. Penghitungan reliabilitas item skala menggunakan SPSS 24.0, hasil uji korelasi dengan formula Pearson Product Moment menunjukan terdapat hubungan negatif sangat signifikan antara efikasi diri dengan prokrastinasi yang terlihat dari nilai r sebesar -.690 dengan taraf signifikansi 0.000 lebih kecil dari phi 0.01.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/3/efikasi-prokrastinasi-karyawan-taman-wisata-air-we-thumb-94fae.webp" title="JURIS - Efikasi Diri Dengan Prokrastinasi Pada Karyawan Taman Wisata Air Wendit Kabupaten Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/efikasi-prokrastinasi-karyawan-taman-wisata-air-we-thumb-94fae.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/efikasi-prokrastinasi-karyawan-taman-wisata-air-we-thumb-94fae.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/efikasi-prokrastinasi-karyawan-taman-wisata-air-we-thumb-94fae.webp 1x" title="JURIS - Efikasi Diri Dengan Prokrastinasi Pada Karyawan Taman Wisata Air Wendit Kabupaten Malang" alt="JURIS - Efikasi Diri Dengan Prokrastinasi Pada Karyawan Taman Wisata Air Wendit Kabupaten Malang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/3/efikasi-prokrastinasi-karyawan-taman-wisata-air-we-thumb-5507b.webp" title="JURIS - Efikasi Diri Dengan Prokrastinasi Pada Karyawan Taman Wisata Air Wendit Kabupaten Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/efikasi-prokrastinasi-karyawan-taman-wisata-air-we-thumb-5507b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/efikasi-prokrastinasi-karyawan-taman-wisata-air-we-thumb-5507b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/efikasi-prokrastinasi-karyawan-taman-wisata-air-we-thumb-5507b.webp 1x" title="JURIS - Efikasi Diri Dengan Prokrastinasi Pada Karyawan Taman Wisata Air Wendit Kabupaten Malang" alt="JURIS - Efikasi Diri Dengan Prokrastinasi Pada Karyawan Taman Wisata Air Wendit Kabupaten Malang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/3/efikasi-prokrastinasi-karyawan-taman-wisata-air-we-thumb-66f75.webp" title="JURIS - Efikasi Diri Dengan Prokrastinasi Pada Karyawan Taman Wisata Air Wendit Kabupaten Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/efikasi-prokrastinasi-karyawan-taman-wisata-air-we-thumb-66f75.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/efikasi-prokrastinasi-karyawan-taman-wisata-air-we-thumb-66f75.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/efikasi-prokrastinasi-karyawan-taman-wisata-air-we-thumb-66f75.webp 1x" title="JURIS - Efikasi Diri Dengan Prokrastinasi Pada Karyawan Taman Wisata Air Wendit Kabupaten Malang" alt="JURIS - Efikasi Diri Dengan Prokrastinasi Pada Karyawan Taman Wisata Air Wendit Kabupaten Malang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68911-efikasi-prokrastinasi-karyawan-taman" title="JURIS - Efikasi Diri Dengan Prokrastinasi Pada Karyawan Taman Wisata Air Wendit Kabupaten Malang" target="_blank">Efikasi Diri Dengan Prokrastinasi Pada Karyawan Taman Wisata Air Wendit Kabupaten Malang</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh program manajemen stres terhadap penurunan prokrastinasi karyawan, karena stres kerja disebut sebagai faktor pengaruh signifikan. Selain itu, penelitian juga bisa mengeksplorasi peran motivasi intrinsik dalam meningkatkan efikasi diri dan mengurangi kecenderungan prokrastinasi, mengingat motivasi kerja turut memengaruhi perilaku karyawan. Terakhir, studi lanjutan dapat membandingkan tingkat prokrastinasi di antara karyawan dengan beban kerja berbeda, untuk melihat apakah distribusi tugas secara proporsional mampu mengurangi prokrastinasi. Ketiga arah penelitian ini bertujuan memperluas pemahaman tentang faktor-faktor yang berkontribusi pada prokrastinasi di lingkungan kerja..
<br>Hasil penelitian menyatakan bahwa ada hubungan antara efikasi diri dengan prokrastinasi karyawan Taman Wisata Air Wendit.Prokrastinasi kerja subjek dalam penelitan ini tergolong tinggi dan efikasi diri subjek tergolong rendah dengan sumbangan variabel efikasi diri terhadap prokrastinasi sebesar 47%, sehingga masih ada kemungkinan sebesar 53% faktor lain mempengaruhi prokrastinasi kerja antara lain motivasi kerja, stress kerja, beban kerja dan kontrol diri
<br>Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan efikasi diri dengan prokrastinasi pada karyawan Taman Wisata Air Wendit. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan populasi dan sampel berjumlah 40 karyawan. Untuk mengetahui hubungan efikasi diri dengan prokrastinasi karyawan, maka digunakan rumus korelasi product moment. Penghitungan reliabilitas item skala menggunakan SPSS 24.0, hasil uji korelasi dengan formula Pearson Product Moment menunjukan terdapat hubungan negatif sangat signifikan antara efikasi diri dengan prokrastinasi yang terlihat dari nilai r sebesar -.690 dengan taraf signifikansi 0.000 lebih kecil dari phi 0.01....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/3/efikasi-prokrastinasi-karyawan-taman-wisata-air-we-thumb-66f75.webp" type="image/webp" length="93104" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/efikasi-prokrastinasi-karyawan-taman-wisata-air-we-thumb-94fae.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/efikasi-prokrastinasi-karyawan-taman-wisata-air-we-thumb-5507b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/efikasi-prokrastinasi-karyawan-taman-wisata-air-we-thumb-66f75.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-259-uwm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13667-psikovidya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Sentimen Terkait Program Kartu Prakerja Menggunakan Metode K Nearest Neighbors ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Sentimen Terkait Program Kartu Prakerja Menggunakan Metode K Nearest Neighbors ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Sentimen Terkait Program Kartu Prakerja Menggunakan Metode K Nearest Neighbors ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68906-telkomsel-kartu-pra-prakerja-program-e</link>
	<guid isPermaLink="false">50e826b9b608eaf87710f40db446a9b2</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 23:02:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ oky rahmanto ]]></category>
	<category><![CDATA[ riad sahara ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[full,issue,oky,rahmanto,riad,sahara]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: Pertama, memperluas sumber data dengan menggunakan platform media sosial lainnya seperti Instagram atau Facebook untuk menganalisis sentimen terkait program ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Sentimen Terkait Program Kartu Prakerja Menggunakan Metode K-Nearest Neighbors: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: Pertama, memperluas sumber data dengan menggunakan platform media sosial lainnya seperti Instagram atau Facebook untuk menganalisis sentimen terkait program Kartu Prakerja. Kedua, mencoba metode seleksi fitur selain Information Gain untuk mengetahui seberapa akurat setiap metode dalam meningkatkan performa model. Ketiga, melakukan analisis sentimen dengan menggunakan dataset yang lebih besar dan beragam untuk meningkatkan akurasi dan generalisasi model.. Penelitian ini berhasil menganalisis sentimen yang berkaitan dengan program Kartu Prakerja dengan menggunakan algoritma K-Nearest Neighbors (KNN) dan Seleksi Fitur Informasi Gain.Hasil analisis menunjukkan bahwa metode KNN mencapai tingkat keakuratan yang tinggi dalam mengklasifikasi tweet yang mengandung kata kunci "prakerja".Akurasi, recall, precision, dan F-1 Score mencapai 93%, sementara G-Mean mencapai 94%.Penggunaan data dengan rasio 70% untuk data latihan dan 30% untuk data uji, serta pengaturan parameter K=1, menunjukkan bahwa kombinasi KNN dan Information Gain mampu menghasilkan klasifikasi yang sangat efektif dan akurat terhadap ulasan mengenai program prakerja tersebut Salah satu masalah makroekonomi yang menghambat perkembangan suatu negara adalah tingkat pengangguran. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, pada Februari 2022 tingkat pengangguran terbuka mencapai 5,58%. Banyak pendapat tentang program kartu prakerja pemerintah untuk mengatasi pengangguran. Program ini mendapat tanggapan pro dan kontra yang menghasilkan beragam pendapat. Twitter sebagai platform media sosial memungkinkan penyampaian opini tentang berbagai isu, termasuk program kartu prakerja. Pendekatan analisis sentimen... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/8/telkomsel-kartu-pra-prakerja-program-evaluasi-knn-thumb-3394e.webp" title="JURIS - Analisis Sentimen Terkait Program Kartu Prakerja Menggunakan Metode K-Nearest Neighbors" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/telkomsel-kartu-pra-prakerja-program-evaluasi-knn-thumb-3394e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/telkomsel-kartu-pra-prakerja-program-evaluasi-knn-thumb-3394e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/telkomsel-kartu-pra-prakerja-program-evaluasi-knn-thumb-3394e.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sentimen Terkait Program Kartu Prakerja Menggunakan Metode K-Nearest Neighbors" alt="JURIS - Analisis Sentimen Terkait Program Kartu Prakerja Menggunakan Metode K-Nearest Neighbors" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/telkomsel-kartu-pra-prakerja-program-evaluasi-knn-thumb-02729.webp" title="JURIS - Analisis Sentimen Terkait Program Kartu Prakerja Menggunakan Metode K-Nearest Neighbors" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/telkomsel-kartu-pra-prakerja-program-evaluasi-knn-thumb-02729.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/telkomsel-kartu-pra-prakerja-program-evaluasi-knn-thumb-02729.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/telkomsel-kartu-pra-prakerja-program-evaluasi-knn-thumb-02729.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sentimen Terkait Program Kartu Prakerja Menggunakan Metode K-Nearest Neighbors" alt="JURIS - Analisis Sentimen Terkait Program Kartu Prakerja Menggunakan Metode K-Nearest Neighbors" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/telkomsel-kartu-pra-prakerja-program-evaluasi-knn-thumb-90e6e.webp" title="JURIS - Analisis Sentimen Terkait Program Kartu Prakerja Menggunakan Metode K-Nearest Neighbors" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/telkomsel-kartu-pra-prakerja-program-evaluasi-knn-thumb-90e6e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/telkomsel-kartu-pra-prakerja-program-evaluasi-knn-thumb-90e6e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/telkomsel-kartu-pra-prakerja-program-evaluasi-knn-thumb-90e6e.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sentimen Terkait Program Kartu Prakerja Menggunakan Metode K-Nearest Neighbors" alt="JURIS - Analisis Sentimen Terkait Program Kartu Prakerja Menggunakan Metode K-Nearest Neighbors" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68906-telkomsel-kartu-pra-prakerja-program-e" title="JURIS - Analisis Sentimen Terkait Program Kartu Prakerja Menggunakan Metode K-Nearest Neighbors" target="_blank">Analisis Sentimen Terkait Program Kartu Prakerja Menggunakan Metode K-Nearest Neighbors</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: Pertama, memperluas sumber data dengan menggunakan platform media sosial lainnya seperti Instagram atau Facebook untuk menganalisis sentimen terkait program Kartu Prakerja. Kedua, mencoba metode seleksi fitur selain Information Gain untuk mengetahui seberapa akurat setiap metode dalam meningkatkan performa model. Ketiga, melakukan analisis sentimen dengan menggunakan dataset yang lebih besar dan beragam untuk meningkatkan akurasi dan generalisasi model..
<br>Penelitian ini berhasil menganalisis sentimen yang berkaitan dengan program Kartu Prakerja dengan menggunakan algoritma K-Nearest Neighbors (KNN) dan Seleksi Fitur Informasi Gain.Hasil analisis menunjukkan bahwa metode KNN mencapai tingkat keakuratan yang tinggi dalam mengklasifikasi tweet yang mengandung kata kunci "prakerja".Akurasi, recall, precision, dan F-1 Score mencapai 93%, sementara G-Mean mencapai 94%.Penggunaan data dengan rasio 70% untuk data latihan dan 30% untuk data uji, serta pengaturan parameter K=1, menunjukkan bahwa kombinasi KNN dan Information Gain mampu menghasilkan klasifikasi yang sangat efektif dan akurat terhadap ulasan mengenai program prakerja tersebut
<br>Salah satu masalah makroekonomi yang menghambat perkembangan suatu negara adalah tingkat pengangguran. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, pada Februari 2022 tingkat pengangguran terbuka mencapai 5,58%. Banyak pendapat tentang program kartu prakerja pemerintah untuk mengatasi pengangguran. Program ini mendapat tanggapan pro dan kontra yang menghasilkan beragam pendapat. Twitter sebagai platform media sosial memungkinkan penyampaian opini tentang berbagai isu, termasuk program kartu prakerja. Pendekatan analisis sentimen...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/8/telkomsel-kartu-pra-prakerja-program-evaluasi-knn-thumb-02729.webp" type="image/webp" length="96714" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/telkomsel-kartu-pra-prakerja-program-evaluasi-knn-thumb-3394e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/telkomsel-kartu-pra-prakerja-program-evaluasi-knn-thumb-02729.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/telkomsel-kartu-pra-prakerja-program-evaluasi-knn-thumb-90e6e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1555-stmiklombok.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10930-jurnal-informatika-rekayasa-elektronik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Prestasi Belajar Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Media Peta Konsep Peserta Didik Kelas II di MIS Tanjungsari Tersono ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Prestasi Belajar Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Media Peta Konsep Peserta Didik Kelas II di MIS Tanjungsari Tersono ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Prestasi Belajar Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Media Peta Konsep Peserta Didik Kelas II di MIS Tanjungsari Tersono ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68912-pra-siklus-pemahaman-konsep-matematis-ko</link>
	<guid isPermaLink="false">b3280aa9dc314c9438a32c83cdb48582</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 23:01:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ archive team ]]></category>
	<category><![CDATA[ eliza abelia ]]></category>
	<category><![CDATA[ david sitepu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abelia,archive,david,eliza,sitepu,team]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas media peta konsep dibandingkan metode pembelajaran lain dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia. 2. Studi tentang dampak jangka panjang penggunaan media peta konsep terhadap pemahaman konsep ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Prestasi Belajar Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Media Peta Konsep Peserta Didik Kelas II di MIS Tanjungsari Tersono: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas media peta konsep dibandingkan metode pembelajaran lain dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia. 2. Studi tentang dampak jangka panjang penggunaan media peta konsep terhadap pemahaman konsep bahasa Indonesia pada siswa kelas II. 3. Penelitian untuk mengembangkan media peta konsep yang disesuaikan dengan materi pembelajaran lain seperti matematika atau sains, serta evaluasi pengaruhnya terhadap keterlibatan dan hasil belajar siswa.. Penggunaan media peta konsep efektif meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia kelas II di MIS Tanjungsari Tersono.Peningkatan signifikan tercatat dari rata-rata 63,5 di Pra Siklus menjadi 77 di Siklus II dengan persentase ketuntasan belajar meningkat dari 40% ke 90%.Media ini mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik dan mempermudah pemahaman konsep materi pembelajaran Adanya penemuan permasalahan pada proses pembelajaran yang berlangsung di MIS Tanjungsari Tersono Kecamatan Tersono Kabupaten Batang. Hal ini ditunjukan dengan hasil pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas II yang masih rendah. Rendahnya hasil pembelajaran Bahasa Indonesia tersebut terlihat dari pencapaian hasil belajar peserta didik pada pembelajaran Bahasa Indonesia yang belum memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sekolah yaitu 70 dan nilai rata-rata yang masih sangat rendah. Adapun yang menjadi tujuan dalam perbaikan ini adalah Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan sebagai berikut Meningkatkan hasil pembelajaran Bahasa Indonesia pada kelas II menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/4/pra-siklus-pemahaman-konsep-matematis-peta-siswa-p-thumb-62e77.webp" title="JURIS - Peningkatan Prestasi Belajar Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Media Peta Konsep Peserta Didik Kelas II di MIS Tanjungsari Tersono" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/pra-siklus-pemahaman-konsep-matematis-peta-siswa-p-thumb-62e77.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/pra-siklus-pemahaman-konsep-matematis-peta-siswa-p-thumb-62e77.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/pra-siklus-pemahaman-konsep-matematis-peta-siswa-p-thumb-62e77.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Prestasi Belajar Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Media Peta Konsep Peserta Didik Kelas II di MIS Tanjungsari Tersono" alt="JURIS - Peningkatan Prestasi Belajar Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Media Peta Konsep Peserta Didik Kelas II di MIS Tanjungsari Tersono" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/pra-siklus-pemahaman-konsep-matematis-peta-siswa-p-thumb-d9342.webp" title="JURIS - Peningkatan Prestasi Belajar Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Media Peta Konsep Peserta Didik Kelas II di MIS Tanjungsari Tersono" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/pra-siklus-pemahaman-konsep-matematis-peta-siswa-p-thumb-d9342.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/pra-siklus-pemahaman-konsep-matematis-peta-siswa-p-thumb-d9342.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/pra-siklus-pemahaman-konsep-matematis-peta-siswa-p-thumb-d9342.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Prestasi Belajar Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Media Peta Konsep Peserta Didik Kelas II di MIS Tanjungsari Tersono" alt="JURIS - Peningkatan Prestasi Belajar Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Media Peta Konsep Peserta Didik Kelas II di MIS Tanjungsari Tersono" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/pra-siklus-pemahaman-konsep-matematis-peta-siswa-p-thumb-dd0f2.webp" title="JURIS - Peningkatan Prestasi Belajar Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Media Peta Konsep Peserta Didik Kelas II di MIS Tanjungsari Tersono" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/pra-siklus-pemahaman-konsep-matematis-peta-siswa-p-thumb-dd0f2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/pra-siklus-pemahaman-konsep-matematis-peta-siswa-p-thumb-dd0f2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/pra-siklus-pemahaman-konsep-matematis-peta-siswa-p-thumb-dd0f2.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Prestasi Belajar Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Media Peta Konsep Peserta Didik Kelas II di MIS Tanjungsari Tersono" alt="JURIS - Peningkatan Prestasi Belajar Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Media Peta Konsep Peserta Didik Kelas II di MIS Tanjungsari Tersono" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68912-pra-siklus-pemahaman-konsep-matematis-ko" title="JURIS - Peningkatan Prestasi Belajar Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Media Peta Konsep Peserta Didik Kelas II di MIS Tanjungsari Tersono" target="_blank">Peningkatan Prestasi Belajar Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Media Peta Konsep Peserta Didik Kelas II di MIS Tanjungsari Tersono</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas media peta konsep dibandingkan metode pembelajaran lain dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia. 2. Studi tentang dampak jangka panjang penggunaan media peta konsep terhadap pemahaman konsep bahasa Indonesia pada siswa kelas II. 3. Penelitian untuk mengembangkan media peta konsep yang disesuaikan dengan materi pembelajaran lain seperti matematika atau sains, serta evaluasi pengaruhnya terhadap keterlibatan dan hasil belajar siswa..
<br>Penggunaan media peta konsep efektif meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia kelas II di MIS Tanjungsari Tersono.Peningkatan signifikan tercatat dari rata-rata 63,5 di Pra Siklus menjadi 77 di Siklus II dengan persentase ketuntasan belajar meningkat dari 40% ke 90%.Media ini mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik dan mempermudah pemahaman konsep materi pembelajaran
<br>Adanya penemuan permasalahan pada proses pembelajaran yang berlangsung di MIS Tanjungsari Tersono Kecamatan Tersono Kabupaten Batang. Hal ini ditunjukan dengan hasil pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas II yang masih rendah. Rendahnya hasil pembelajaran Bahasa Indonesia tersebut terlihat dari pencapaian hasil belajar peserta didik pada pembelajaran Bahasa Indonesia yang belum memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sekolah yaitu 70 dan nilai rata-rata yang masih sangat rendah. Adapun yang menjadi tujuan dalam perbaikan ini adalah Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan sebagai berikut Meningkatkan hasil pembelajaran Bahasa Indonesia pada kelas II menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/4/pra-siklus-pemahaman-konsep-matematis-peta-siswa-p-thumb-dd0f2.webp" type="image/webp" length="65956" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/pra-siklus-pemahaman-konsep-matematis-peta-siswa-p-thumb-62e77.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/pra-siklus-pemahaman-konsep-matematis-peta-siswa-p-thumb-d9342.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/pra-siklus-pemahaman-konsep-matematis-peta-siswa-p-thumb-dd0f2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2116-amikveteran.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10076-jurnal-pendidikan-bahasa-budaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Motivasi dan Kemandirian Belajar Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Motivasi dan Kemandirian Belajar Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Motivasi dan Kemandirian Belajar Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68910-kompetensi-mahasiswa-teknik-r</link>
	<guid isPermaLink="false">3ae065f956eadceb0636a8486c0e399a</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 22:43:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ usaha cerdas ]]></category>
	<category><![CDATA[ dunia usaha ]]></category>
	<category><![CDATA[ fokus sport ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cerdas,dunia,fokus,sport,usaha]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh faktor eksternal seperti lingkungan keluarga atau fasilitas pendidikan terhadap kemandirian belajar mahasiswa. Selain itu, peneliti dapat mengeksplorasi peran teknologi pendidikan dalam meningkatkan motivasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Motivasi dan Kemandirian Belajar Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa: Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh faktor eksternal seperti lingkungan keluarga atau fasilitas pendidikan terhadap kemandirian belajar mahasiswa. Selain itu, peneliti dapat mengeksplorasi peran teknologi pendidikan dalam meningkatkan motivasi belajar secara mandiri. Studi juga diperlukan untuk membandingkan dampak motivasi intrinsik dan ekstrinsik terhadap prestasi akademik dalam konteks budaya atau wilayah yang berbeda. Penelitian ini dapat mengembangkan model prediksi prestasi akademik berbasis kemandirian belajar dan motivasi, serta mengevaluasi efektivitas program pengembangan diri yang ditujukan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa.. Motivasi dan kemandirian belajar memiliki pengaruh positif terhadap prestasi akademik mahasiswa, baik secara simultan maupun parsial.Secara simultan, motivasi dan kemandirian belajar berpengaruh signifikan dalam menentukan tinggi rendahnya prestasi akademik mahasiswa.Secara parsial, kemandirian belajar berpengaruh paling signifikan atau paling dominan terhadap pencapaian prestasi akademik mahasiswa.Jadi, memiliki motivasi dan kemandirian belajar akan membuat mahasiswa terus berupaya mengembangkan diri dan menggunakan seluruh potensi yang dimilikinya, guna meraih prestasi akademik, serta memiliki kompetensi di bidangnya Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah motivasi dan kemandirian belajar memiliki pengaruh signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa, baik pengaruh secara parsial maupun secara simultan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan responden mahasiswa STIKI Malang. Data yang diolah, merupakan data yang diperoleh melalui pengisian angket yang dilakukan secara online kepada mahasiswa STIKI Malang, serta melalui pengamatan terhadap mahasiswa STIKI Malang selama proses pembelajaran. Dari data yang diperoleh, kemudian diolah dan diuji dengan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji signifikansi, dan uji asumsi klasik, serta uji heteroskedastisitas. Dari hasil penelitian diketahui, secara simultan, motivasi dan kemandirian belajar berpengaruh signifikan terhadap pencapaian prestasi akademik mahasiswa. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/5/kompetensi-mahasiswa-teknik-responden-muslim-uji-v-thumb-c96b3.webp" title="JURIS - Pengaruh Motivasi dan Kemandirian Belajar Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/kompetensi-mahasiswa-teknik-responden-muslim-uji-v-thumb-c96b3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/kompetensi-mahasiswa-teknik-responden-muslim-uji-v-thumb-c96b3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/kompetensi-mahasiswa-teknik-responden-muslim-uji-v-thumb-c96b3.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Motivasi dan Kemandirian Belajar Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa" alt="JURIS - Pengaruh Motivasi dan Kemandirian Belajar Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/kompetensi-mahasiswa-teknik-responden-muslim-uji-v-thumb-64a4d.webp" title="JURIS - Pengaruh Motivasi dan Kemandirian Belajar Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/kompetensi-mahasiswa-teknik-responden-muslim-uji-v-thumb-64a4d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/kompetensi-mahasiswa-teknik-responden-muslim-uji-v-thumb-64a4d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/kompetensi-mahasiswa-teknik-responden-muslim-uji-v-thumb-64a4d.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Motivasi dan Kemandirian Belajar Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa" alt="JURIS - Pengaruh Motivasi dan Kemandirian Belajar Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68910-kompetensi-mahasiswa-teknik-r" title="JURIS - Pengaruh Motivasi dan Kemandirian Belajar Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa" target="_blank">Pengaruh Motivasi dan Kemandirian Belajar Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh faktor eksternal seperti lingkungan keluarga atau fasilitas pendidikan terhadap kemandirian belajar mahasiswa. Selain itu, peneliti dapat mengeksplorasi peran teknologi pendidikan dalam meningkatkan motivasi belajar secara mandiri. Studi juga diperlukan untuk membandingkan dampak motivasi intrinsik dan ekstrinsik terhadap prestasi akademik dalam konteks budaya atau wilayah yang berbeda. Penelitian ini dapat mengembangkan model prediksi prestasi akademik berbasis kemandirian belajar dan motivasi, serta mengevaluasi efektivitas program pengembangan diri yang ditujukan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa..
<br>Motivasi dan kemandirian belajar memiliki pengaruh positif terhadap prestasi akademik mahasiswa, baik secara simultan maupun parsial.Secara simultan, motivasi dan kemandirian belajar berpengaruh signifikan dalam menentukan tinggi rendahnya prestasi akademik mahasiswa.Secara parsial, kemandirian belajar berpengaruh paling signifikan atau paling dominan terhadap pencapaian prestasi akademik mahasiswa.Jadi, memiliki motivasi dan kemandirian belajar akan membuat mahasiswa terus berupaya mengembangkan diri dan menggunakan seluruh potensi yang dimilikinya, guna meraih prestasi akademik, serta memiliki kompetensi di bidangnya
<br>Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah motivasi dan kemandirian belajar memiliki pengaruh signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa, baik pengaruh secara parsial maupun secara simultan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan responden mahasiswa STIKI Malang. Data yang diolah, merupakan data yang diperoleh melalui pengisian angket yang dilakukan secara online kepada mahasiswa STIKI Malang, serta melalui pengamatan terhadap mahasiswa STIKI Malang selama proses pembelajaran. Dari data yang diperoleh, kemudian diolah dan diuji dengan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji signifikansi, dan uji asumsi klasik, serta uji heteroskedastisitas. Dari hasil penelitian diketahui, secara simultan, motivasi dan kemandirian belajar berpengaruh signifikan terhadap pencapaian prestasi akademik mahasiswa.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/5/kompetensi-mahasiswa-teknik-responden-muslim-uji-v-thumb-c96b3.webp" type="image/webp" length="100260" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/kompetensi-mahasiswa-teknik-responden-muslim-uji-v-thumb-c96b3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/kompetensi-mahasiswa-teknik-responden-muslim-uji-v-thumb-64a4d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-259-uwm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13667-psikovidya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Metode K Nearest Neighbor Untuk Pengenalan Buah Murbei Dengan Korelasi Kandungan Antosianin ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Metode K Nearest Neighbor Untuk Pengenalan Buah Murbei Dengan Korelasi Kandungan Antosianin ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Metode K Nearest Neighbor Untuk Pengenalan Buah Murbei Dengan Korelasi Kandungan Antosianin ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68907-buah-murbei-klasifikasi-mangga-knn-hsv-lbp-sa</link>
	<guid isPermaLink="false">94872f2eec1aaa3b342d22a9809f1b66</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 22:41:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ wire bagye ]]></category>
	<category><![CDATA[ rodi anto ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anto,bagye,full,issue,rodi,wire]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh kondisi pencahayaan terhadap akurasi ekstraksi ciri HSV dan LBP. 2. Mengeksplorasi penggunaan deskriptor tekstur lain selain LBP untuk meningkatkan klasifikasi buah. 3. Membandingkan kinerja metode KNN dengan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Metode K-Nearest Neighbor Untuk Pengenalan Buah Murbei Dengan Korelasi Kandungan Antosianin: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh kondisi pencahayaan terhadap akurasi ekstraksi ciri HSV dan LBP. 2. Mengeksplorasi penggunaan deskriptor tekstur lain selain LBP untuk meningkatkan klasifikasi buah. 3. Membandingkan kinerja metode KNN dengan algoritma lain seperti SVM atau Random Forest dalam pengenalan buah murbei.. Aplikasi berhasil dibangun dengan C berbasis QT, SQLite, dan Framework OpenCV.Pengujian menggunakan K-Nearest Neighbor berdasarkan ekstraksi ciri HSV, LBP, dan gabungannya.Riset berikutnya perlu meningkatkan hasil dengan penyederhanaan fitur dan pengujian fitur lain terkait warna buah murbei Morus alba merupakan buah yang mempunyai kandungan zat antosianin sebagai zat antioksidan. Kandungan antosianin ini bisa didapat dengan melakukan ekstrak secara kimiawi. Namun saat ingin mengetahui kandungan zat antosinain tanpa melakukan ekstraksi kimiawi maka diperlukan mekanisme pengganti. Mekanisme tersebut dapat memanfaatkan digital image processing terhadap ekstraksi ciri citra digital buah murbei. Penelitian ini dilakukan uji pengenalan buah murbei dengan korelasi informasi kandungan zat antosianin dengan metode klasifikasi K-Nearest Neighbor (KNN). Ektraksi ciri yang dimanfaatkan adalah warna Hue Saturation... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/8/buah-murbei-klasifikasi-mangga-knn-hsv-lbp-saturat-thumb-2bde5.webp" title="JURIS - Implementasi Metode K-Nearest Neighbor Untuk Pengenalan Buah Murbei Dengan Korelasi Kandungan Antosianin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/buah-murbei-klasifikasi-mangga-knn-hsv-lbp-saturat-thumb-2bde5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/buah-murbei-klasifikasi-mangga-knn-hsv-lbp-saturat-thumb-2bde5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/buah-murbei-klasifikasi-mangga-knn-hsv-lbp-saturat-thumb-2bde5.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Metode K-Nearest Neighbor Untuk Pengenalan Buah Murbei Dengan Korelasi Kandungan Antosianin" alt="JURIS - Implementasi Metode K-Nearest Neighbor Untuk Pengenalan Buah Murbei Dengan Korelasi Kandungan Antosianin" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/8/buah-murbei-klasifikasi-mangga-knn-hsv-lbp-saturat-thumb-715cf.webp" title="JURIS - Implementasi Metode K-Nearest Neighbor Untuk Pengenalan Buah Murbei Dengan Korelasi Kandungan Antosianin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/buah-murbei-klasifikasi-mangga-knn-hsv-lbp-saturat-thumb-715cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/buah-murbei-klasifikasi-mangga-knn-hsv-lbp-saturat-thumb-715cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/buah-murbei-klasifikasi-mangga-knn-hsv-lbp-saturat-thumb-715cf.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Metode K-Nearest Neighbor Untuk Pengenalan Buah Murbei Dengan Korelasi Kandungan Antosianin" alt="JURIS - Implementasi Metode K-Nearest Neighbor Untuk Pengenalan Buah Murbei Dengan Korelasi Kandungan Antosianin" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/8/buah-murbei-klasifikasi-mangga-knn-hsv-lbp-saturat-thumb-7d606.webp" title="JURIS - Implementasi Metode K-Nearest Neighbor Untuk Pengenalan Buah Murbei Dengan Korelasi Kandungan Antosianin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/buah-murbei-klasifikasi-mangga-knn-hsv-lbp-saturat-thumb-7d606.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/buah-murbei-klasifikasi-mangga-knn-hsv-lbp-saturat-thumb-7d606.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/buah-murbei-klasifikasi-mangga-knn-hsv-lbp-saturat-thumb-7d606.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Metode K-Nearest Neighbor Untuk Pengenalan Buah Murbei Dengan Korelasi Kandungan Antosianin" alt="JURIS - Implementasi Metode K-Nearest Neighbor Untuk Pengenalan Buah Murbei Dengan Korelasi Kandungan Antosianin" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68907-buah-murbei-klasifikasi-mangga-knn-hsv-lbp-sa" title="JURIS - Implementasi Metode K-Nearest Neighbor Untuk Pengenalan Buah Murbei Dengan Korelasi Kandungan Antosianin" target="_blank">Implementasi Metode K-Nearest Neighbor Untuk Pengenalan Buah Murbei Dengan Korelasi Kandungan Antosianin</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh kondisi pencahayaan terhadap akurasi ekstraksi ciri HSV dan LBP. 2. Mengeksplorasi penggunaan deskriptor tekstur lain selain LBP untuk meningkatkan klasifikasi buah. 3. Membandingkan kinerja metode KNN dengan algoritma lain seperti SVM atau Random Forest dalam pengenalan buah murbei..
<br>Aplikasi berhasil dibangun dengan C   berbasis QT, SQLite, dan Framework OpenCV.Pengujian menggunakan K-Nearest Neighbor berdasarkan ekstraksi ciri HSV, LBP, dan gabungannya.Riset berikutnya perlu meningkatkan hasil dengan penyederhanaan fitur dan pengujian fitur lain terkait warna buah murbei
<br>Morus alba merupakan buah yang mempunyai kandungan zat antosianin sebagai zat antioksidan. Kandungan antosianin ini bisa didapat dengan melakukan ekstrak secara kimiawi. Namun saat ingin mengetahui kandungan zat antosinain tanpa melakukan ekstraksi kimiawi maka diperlukan mekanisme pengganti. Mekanisme tersebut dapat memanfaatkan digital image processing terhadap ekstraksi ciri citra digital buah murbei. Penelitian ini dilakukan uji pengenalan buah murbei dengan korelasi informasi kandungan zat antosianin dengan metode klasifikasi K-Nearest Neighbor (KNN). Ektraksi ciri yang dimanfaatkan adalah warna Hue Saturation...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/8/buah-murbei-klasifikasi-mangga-knn-hsv-lbp-saturat-thumb-2bde5.webp" type="image/webp" length="86930" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/buah-murbei-klasifikasi-mangga-knn-hsv-lbp-saturat-thumb-2bde5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/buah-murbei-klasifikasi-mangga-knn-hsv-lbp-saturat-thumb-715cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/buah-murbei-klasifikasi-mangga-knn-hsv-lbp-saturat-thumb-7d606.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1555-stmiklombok.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10930-jurnal-informatika-rekayasa-elektronik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Ikan Pelangi Arfak Melanotaenia Arfakensis Allen 1990 Dalam Mencari Makan Pada Tingkat Kekeruhan Air Yang Berbeda Suatu Pendekatan Laboratorium ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Ikan Pelangi Arfak Melanotaenia Arfakensis Allen 1990 Dalam Mencari Makan Pada Tingkat Kekeruhan Air Yang Berbeda Suatu Pendekatan Laboratorium ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Ikan Pelangi Arfak Melanotaenia Arfakensis Allen 1990 Dalam Mencari Makan Pada Tingkat Kekeruhan Air Yang Berbeda Suatu Pendekatan Laboratorium ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68899-gerakan-makan-ikan-populasi-selar-spesies-ika</link>
	<guid isPermaLink="false">13a2eac167fc4cfb5cd7da8254660049</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 22:38:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ pabean bay ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bay,content,full,issue,main,pabean]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Dalam penelitian ini, penting untuk memperluas pemahaman tentang dampak jangka panjang dari kekeruhan air terhadap populasi ikan pelangi arfak di habitat alaminya. Selain itu, perlu dilakukan studi lanjutan untuk mengevaluasi efektivitas spesies ikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Ikan Pelangi Arfak, Melanotaenia Arfakensis, Allen 1990 Dalam Mencari Makan Pada Tingkat Kekeruhan Air Yang Berbeda: Suatu Pendekatan Laboratorium: Dalam penelitian ini, penting untuk memperluas pemahaman tentang dampak jangka panjang dari kekeruhan air terhadap populasi ikan pelangi arfak di habitat alaminya. Selain itu, perlu dilakukan studi lanjutan untuk mengevaluasi efektivitas spesies ikan lain sebagai pengendali biologis dalam kondisi lingkungan yang berbeda. Terakhir, penelitian lebih lanjut juga diperlukan untuk mengkaji interaksi antara faktor lingkungan seperti suhu air dan kekeruhan dalam memengaruhi perilaku pencarian makan ikan pelangi arfak.. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ikan pelangi arfak tidak mampu menoleransi kondisi kekeruhan air yang tinggi.Efektivitas ikan mencari makan mulai menurun pada tingkat kekeruhan yang lebih tinggi (100,12 NTU) Penelitian efektivitas ikan pelangi arfak dalam mencari makan dilaksanakan di Laboratorium Perikanan FPIK Universitas Papua pada bulan Juli sampai Desember 2016. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan efektivitas ikan pelangi arfak mencari makan pada beberapa tingkat kekeruhan air. Contoh ikan yang digunakan dalam perlakuan dikoleksi dari Sungai Nimbai, sistem Sungai Prafi, Manokwari yang diaklimatisasi selama satu bulan di laboratorium. Individu ikan yang digunakan dalam penelitian ini dipilih berdasarkan panjang tubuh dan dikelompokkan ke dalam enam kelas ukuran. Setiap individu ikan diberi perlakuan pakan berupa larva nyamuk (tahap instar IV) sebanyak 200 individu pada tujuh tingkat kekeruhan yang berbeda (2,54; 25,07; 50,52; 100,20; 200,20; 500,60 dan 800,40 Nephelometric Turbidity Unit, NTU)... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/2/gerakan-makan-ikan-populasi-selar-spesies-budidaya-thumb-fb01f.webp" title="JURIS - Efektivitas Ikan Pelangi Arfak, Melanotaenia Arfakensis, Allen 1990 Dalam Mencari Makan Pada Tingkat Kekeruhan Air Yang Berbeda: Suatu Pendekatan Laboratorium" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/gerakan-makan-ikan-populasi-selar-spesies-budidaya-thumb-fb01f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/gerakan-makan-ikan-populasi-selar-spesies-budidaya-thumb-fb01f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/gerakan-makan-ikan-populasi-selar-spesies-budidaya-thumb-fb01f.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Ikan Pelangi Arfak, Melanotaenia Arfakensis, Allen 1990 Dalam Mencari Makan Pada Tingkat Kekeruhan Air Yang Berbeda: Suatu Pendekatan Laboratorium" alt="JURIS - Efektivitas Ikan Pelangi Arfak, Melanotaenia Arfakensis, Allen 1990 Dalam Mencari Makan Pada Tingkat Kekeruhan Air Yang Berbeda: Suatu Pendekatan Laboratorium" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/gerakan-makan-ikan-populasi-selar-spesies-budidaya-thumb-f002d.webp" title="JURIS - Efektivitas Ikan Pelangi Arfak, Melanotaenia Arfakensis, Allen 1990 Dalam Mencari Makan Pada Tingkat Kekeruhan Air Yang Berbeda: Suatu Pendekatan Laboratorium" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/gerakan-makan-ikan-populasi-selar-spesies-budidaya-thumb-f002d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/gerakan-makan-ikan-populasi-selar-spesies-budidaya-thumb-f002d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/gerakan-makan-ikan-populasi-selar-spesies-budidaya-thumb-f002d.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Ikan Pelangi Arfak, Melanotaenia Arfakensis, Allen 1990 Dalam Mencari Makan Pada Tingkat Kekeruhan Air Yang Berbeda: Suatu Pendekatan Laboratorium" alt="JURIS - Efektivitas Ikan Pelangi Arfak, Melanotaenia Arfakensis, Allen 1990 Dalam Mencari Makan Pada Tingkat Kekeruhan Air Yang Berbeda: Suatu Pendekatan Laboratorium" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/gerakan-makan-ikan-populasi-selar-spesies-budidaya-thumb-403ab.webp" title="JURIS - Efektivitas Ikan Pelangi Arfak, Melanotaenia Arfakensis, Allen 1990 Dalam Mencari Makan Pada Tingkat Kekeruhan Air Yang Berbeda: Suatu Pendekatan Laboratorium" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/gerakan-makan-ikan-populasi-selar-spesies-budidaya-thumb-403ab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/gerakan-makan-ikan-populasi-selar-spesies-budidaya-thumb-403ab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/gerakan-makan-ikan-populasi-selar-spesies-budidaya-thumb-403ab.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Ikan Pelangi Arfak, Melanotaenia Arfakensis, Allen 1990 Dalam Mencari Makan Pada Tingkat Kekeruhan Air Yang Berbeda: Suatu Pendekatan Laboratorium" alt="JURIS - Efektivitas Ikan Pelangi Arfak, Melanotaenia Arfakensis, Allen 1990 Dalam Mencari Makan Pada Tingkat Kekeruhan Air Yang Berbeda: Suatu Pendekatan Laboratorium" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68899-gerakan-makan-ikan-populasi-selar-spesies-ika" title="JURIS - Efektivitas Ikan Pelangi Arfak, Melanotaenia Arfakensis, Allen 1990 Dalam Mencari Makan Pada Tingkat Kekeruhan Air Yang Berbeda: Suatu Pendekatan Laboratorium" target="_blank">Efektivitas Ikan Pelangi Arfak, Melanotaenia Arfakensis, Allen 1990 Dalam Mencari Makan Pada Tingkat Kekeruhan Air Yang Berbeda: Suatu Pendekatan Laboratorium</a>: Dalam penelitian ini, penting untuk memperluas pemahaman tentang dampak jangka panjang dari kekeruhan air terhadap populasi ikan pelangi arfak di habitat alaminya. Selain itu, perlu dilakukan studi lanjutan untuk mengevaluasi efektivitas spesies ikan lain sebagai pengendali biologis dalam kondisi lingkungan yang berbeda. Terakhir, penelitian lebih lanjut juga diperlukan untuk mengkaji interaksi antara faktor lingkungan seperti suhu air dan kekeruhan dalam memengaruhi perilaku pencarian makan ikan pelangi arfak..
<br>Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ikan pelangi arfak tidak mampu menoleransi kondisi kekeruhan air yang tinggi.Efektivitas ikan mencari makan mulai menurun pada tingkat kekeruhan yang lebih tinggi (100,12 NTU)
<br>Penelitian efektivitas ikan pelangi arfak dalam mencari makan dilaksanakan di Laboratorium Perikanan FPIK Universitas Papua pada bulan Juli sampai Desember 2016. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan efektivitas ikan pelangi arfak mencari makan pada beberapa tingkat kekeruhan air. Contoh ikan yang digunakan dalam perlakuan dikoleksi dari Sungai Nimbai, sistem Sungai Prafi, Manokwari yang diaklimatisasi selama satu bulan di laboratorium. Individu ikan yang digunakan dalam penelitian ini dipilih berdasarkan panjang tubuh dan dikelompokkan ke dalam enam kelas ukuran. Setiap individu ikan diberi perlakuan pakan berupa larva nyamuk (tahap instar IV) sebanyak 200 individu pada tujuh tingkat kekeruhan yang berbeda (2,54; 25,07; 50,52; 100,20; 200,20; 500,60 dan 800,40 Nephelometric Turbidity Unit, NTU)...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/2/gerakan-makan-ikan-populasi-selar-spesies-budidaya-thumb-fb01f.webp" type="image/webp" length="79316" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/gerakan-makan-ikan-populasi-selar-spesies-budidaya-thumb-fb01f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/gerakan-makan-ikan-populasi-selar-spesies-budidaya-thumb-f002d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/gerakan-makan-ikan-populasi-selar-spesies-budidaya-thumb-403ab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-665-iktiologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17651-jurnal-iktiologi-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Reproductive biology of Indian mackerel Rastreliger kanagurta Cuvier 1816 in Takalar Coastal Waters South Sulawesi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Reproductive biology of Indian mackerel Rastreliger kanagurta Cuvier 1816 in Takalar Coastal Waters South Sulawesi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Reproductive biology of Indian mackerel Rastreliger kanagurta Cuvier 1816 in Takalar Coastal Waters South Sulawesi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68893-ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-penya</link>
	<guid isPermaLink="false">572905eed39095d1f0b946572779de92</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 22:38:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ pabean bay ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bay,content,full,issue,main,pabean]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak perubahan iklim terhadap siklus reproduksi ikan kembung lelaki di perairan pesisir. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi keragaman genetik populasi ikan kembung lelaki di wilayah berbeda guna memahami adaptasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Reproductive biology of Indian mackerel, Rastreliger kanagurta (Cuvier, 1816) in Takalar Coastal Waters, South Sulawesi: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak perubahan iklim terhadap siklus reproduksi ikan kembung lelaki di perairan pesisir. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi keragaman genetik populasi ikan kembung lelaki di wilayah berbeda guna memahami adaptasi mereka terhadap perubahan lingkungan. Terakhir, penelitian dapat fokus pada evaluasi efektivitas strategi pengelolaan perikanan berbasis biologi reproduksi untuk menjaga keberlanjutan sumber daya ikan kembung lelaki.. Perkembangan kematangan gonad ikan kembung lelaki di perairan pesisir Takalar menunjukkan adanya variasi antara individu, dengan puncak kematangan gonad terjadi pada Juli-Agustus.Nilai IKG bervariasi akibat faktor lingkungan seperti ketersediaan makanan.Ukuran ikan kali pertama matang gonad dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, genetik populasi, dan tekanan penangkapan.Fekunditas dipengaruhi oleh ukuran ikan, diameter telur, dan faktor lingkungan Penelitian ini bertujuan untuk mengamati biologi reproduksi ikan kembung lelaki di perairan pesisir Takalar melalui perkembangan kematangan gonad, ukuran pertama matang gonad, musim pemijahan, indeks kematangan gonad (IKG), dan fekunditas. Pengambilan sampel dilakukan selama delapan bulan mulai Maret sampai Oktober 2015. Perkembangan kematangan gonad diamati secara morfologi. Musim pemijahan mengacu pada hasil pengamatan langsung terhadap gonad dengan mendata ikan kembung lelaki yang telah memijah. IKG dianalisis berdasarkan perbandingan antara bobot gonad dan bobot tubuh ikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/7/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-penya-thumb-c104f.webp" title="JURIS - Reproductive biology of Indian mackerel, Rastreliger kanagurta (Cuvier, 1816) in Takalar Coastal Waters, South Sulawesi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-penya-thumb-c104f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-penya-thumb-c104f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-penya-thumb-c104f.webp 1x" title="JURIS - Reproductive biology of Indian mackerel, Rastreliger kanagurta (Cuvier, 1816) in Takalar Coastal Waters, South Sulawesi" alt="JURIS - Reproductive biology of Indian mackerel, Rastreliger kanagurta (Cuvier, 1816) in Takalar Coastal Waters, South Sulawesi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-penya-thumb-19261.webp" title="JURIS - Reproductive biology of Indian mackerel, Rastreliger kanagurta (Cuvier, 1816) in Takalar Coastal Waters, South Sulawesi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-penya-thumb-19261.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-penya-thumb-19261.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-penya-thumb-19261.webp 1x" title="JURIS - Reproductive biology of Indian mackerel, Rastreliger kanagurta (Cuvier, 1816) in Takalar Coastal Waters, South Sulawesi" alt="JURIS - Reproductive biology of Indian mackerel, Rastreliger kanagurta (Cuvier, 1816) in Takalar Coastal Waters, South Sulawesi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-penya-thumb-94819.webp" title="JURIS - Reproductive biology of Indian mackerel, Rastreliger kanagurta (Cuvier, 1816) in Takalar Coastal Waters, South Sulawesi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-penya-thumb-94819.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-penya-thumb-94819.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-penya-thumb-94819.webp 1x" title="JURIS - Reproductive biology of Indian mackerel, Rastreliger kanagurta (Cuvier, 1816) in Takalar Coastal Waters, South Sulawesi" alt="JURIS - Reproductive biology of Indian mackerel, Rastreliger kanagurta (Cuvier, 1816) in Takalar Coastal Waters, South Sulawesi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68893-ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-penya" title="JURIS - Reproductive biology of Indian mackerel, Rastreliger kanagurta (Cuvier, 1816) in Takalar Coastal Waters, South Sulawesi" target="_blank">Reproductive biology of Indian mackerel, Rastreliger kanagurta (Cuvier, 1816) in Takalar Coastal Waters, South Sulawesi</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak perubahan iklim terhadap siklus reproduksi ikan kembung lelaki di perairan pesisir. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi keragaman genetik populasi ikan kembung lelaki di wilayah berbeda guna memahami adaptasi mereka terhadap perubahan lingkungan. Terakhir, penelitian dapat fokus pada evaluasi efektivitas strategi pengelolaan perikanan berbasis biologi reproduksi untuk menjaga keberlanjutan sumber daya ikan kembung lelaki..
<br>Perkembangan kematangan gonad ikan kembung lelaki di perairan pesisir Takalar menunjukkan adanya variasi antara individu, dengan puncak kematangan gonad terjadi pada Juli-Agustus.Nilai IKG bervariasi akibat faktor lingkungan seperti ketersediaan makanan.Ukuran ikan kali pertama matang gonad dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, genetik populasi, dan tekanan penangkapan.Fekunditas dipengaruhi oleh ukuran ikan, diameter telur, dan faktor lingkungan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengamati biologi reproduksi ikan kembung lelaki di perairan pesisir Takalar melalui perkembangan kematangan gonad, ukuran pertama matang gonad, musim pemijahan, indeks kematangan gonad (IKG), dan fekunditas. Pengambilan sampel dilakukan selama delapan bulan mulai Maret sampai Oktober 2015. Perkembangan kematangan gonad diamati secara morfologi. Musim pemijahan mengacu pada hasil pengamatan langsung terhadap gonad dengan mendata ikan kembung lelaki yang telah memijah. IKG dianalisis berdasarkan perbandingan antara bobot gonad dan bobot tubuh ikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/7/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-penya-thumb-19261.webp" type="image/webp" length="88402" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-penya-thumb-c104f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-penya-thumb-19261.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-penya-thumb-94819.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-665-iktiologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17651-jurnal-iktiologi-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Transcultural Validation of the Indonesian Version of the Adherence Barriers Questionnaire Intravitreal Injection ABQ IVT in Neovascular Age related Macular Degeneration nAMD ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Transcultural Validation of the Indonesian Version of the Adherence Barriers Questionnaire Intravitreal Injection ABQ IVT in Neovascular Age related Macular Degeneration nAMD ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Transcultural Validation of the Indonesian Version of the Adherence Barriers Questionnaire Intravitreal Injection ABQ IVT in Neovascular Age related Macular Degeneration nAMD ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68892-putih-studi-deskriptif-rumah-sakit-pasien-hasil-pe</link>
	<guid isPermaLink="false">10062db2cbd3d60778fd5c998d428d6d</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 22:36:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ mirza metita ]]></category>
	<category><![CDATA[ case report ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[case,content,main,metita,mirza,report]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, studi longitudinal dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut hubungan antara kepatuhan dan ketekunan dengan hasil pengobatan anti-VEGF ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Transcultural Validation of the Indonesian Version of the Adherence Barriers Questionnaire Intravitreal Injection (ABQ-IVT) in Neovascular Age-related Macular Degeneration (nAMD): Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, studi longitudinal dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut hubungan antara kepatuhan dan ketekunan dengan hasil pengobatan anti-VEGF IVT. Studi ini dapat membantu mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan dan ketekunan, serta strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan hasil pengobatan. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami perspektif pasien nAMD mengenai beban pengobatan dan tantangan yang mereka hadapi. Wawancara mendalam dan fokus kelompok dapat memberikan wawasan berharga tentang pengalaman pasien dan kebutuhan mereka dalam menjalani pengobatan. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan beban pengobatan antara pasien nAMD di Indonesia dengan negara-negara lain, terutama di Asia. Perbandingan ini dapat membantu mengidentifikasi faktor-faktor budaya, sosial, dan ekonomi yang mempengaruhi beban pengobatan dan kepatuhan. Dengan memahami perbedaan dan kesamaan di antara negara-negara, penelitian ini dapat memberikan rekomendasi yang lebih spesifik untuk meningkatkan kepatuhan dan hasil pengobatan di Indonesia.. Versi Indonesia dari ABQ-IVT terbukti menjadi instrumen yang valid dan andal untuk menilai beban pengobatan di antara pasien nAMD Degenerasi makula terkait usia (AMD) adalah gangguan retina dan penyebab utama gangguan penglihatan dan kebutaan. Prevalensi tertinggi AMD dilaporkan pada populasi Asia, berkisar antara 3% hingga 19,5%, termasuk di Indonesia.AeA Sebuah studi deskriptif yang dilakukan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kirana selama satu tahun oleh Leonedine et al. melaporkan 129 kasus neovaskular AMD (nAMD) pada tahun 2022, dan studi sebelumnya oleh Pambudy pada tahun 2017 mencatat 148 kasus nAMD.AeA Suntikan intravitreal (IVT) agen antiAevaskular endothelial growth factor (anti-VEGF) telah menjadi pengobatan utama nAMD dan diberikan menggunakan regimen proaktif seperti interval tetap atau treat-and-extend (TAE), atau regimen reaktif seperti pro re nata (PRN). Uji klinis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/6/putih-studi-deskriptif-rumah-sakit-pasien-hasil-pe-thumb-bd628.webp" title="JURIS - Transcultural Validation of the Indonesian Version of the Adherence Barriers Questionnaire Intravitreal Injection (ABQ-IVT)  in Neovascular Age-related Macular Degeneration (nAMD)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/putih-studi-deskriptif-rumah-sakit-pasien-hasil-pe-thumb-bd628.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/putih-studi-deskriptif-rumah-sakit-pasien-hasil-pe-thumb-bd628.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/putih-studi-deskriptif-rumah-sakit-pasien-hasil-pe-thumb-bd628.webp 1x" title="JURIS - Transcultural Validation of the Indonesian Version of the Adherence Barriers Questionnaire Intravitreal Injection (ABQ-IVT)  in Neovascular Age-related Macular Degeneration (nAMD)" alt="JURIS - Transcultural Validation of the Indonesian Version of the Adherence Barriers Questionnaire Intravitreal Injection (ABQ-IVT)  in Neovascular Age-related Macular Degeneration (nAMD)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/putih-studi-deskriptif-rumah-sakit-pasien-hasil-pe-thumb-739dd.webp" title="JURIS - Transcultural Validation of the Indonesian Version of the Adherence Barriers Questionnaire Intravitreal Injection (ABQ-IVT)  in Neovascular Age-related Macular Degeneration (nAMD)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/putih-studi-deskriptif-rumah-sakit-pasien-hasil-pe-thumb-739dd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/putih-studi-deskriptif-rumah-sakit-pasien-hasil-pe-thumb-739dd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/putih-studi-deskriptif-rumah-sakit-pasien-hasil-pe-thumb-739dd.webp 1x" title="JURIS - Transcultural Validation of the Indonesian Version of the Adherence Barriers Questionnaire Intravitreal Injection (ABQ-IVT)  in Neovascular Age-related Macular Degeneration (nAMD)" alt="JURIS - Transcultural Validation of the Indonesian Version of the Adherence Barriers Questionnaire Intravitreal Injection (ABQ-IVT)  in Neovascular Age-related Macular Degeneration (nAMD)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/putih-studi-deskriptif-rumah-sakit-pasien-hasil-pe-thumb-d3af3.webp" title="JURIS - Transcultural Validation of the Indonesian Version of the Adherence Barriers Questionnaire Intravitreal Injection (ABQ-IVT)  in Neovascular Age-related Macular Degeneration (nAMD)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/putih-studi-deskriptif-rumah-sakit-pasien-hasil-pe-thumb-d3af3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/putih-studi-deskriptif-rumah-sakit-pasien-hasil-pe-thumb-d3af3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/putih-studi-deskriptif-rumah-sakit-pasien-hasil-pe-thumb-d3af3.webp 1x" title="JURIS - Transcultural Validation of the Indonesian Version of the Adherence Barriers Questionnaire Intravitreal Injection (ABQ-IVT)  in Neovascular Age-related Macular Degeneration (nAMD)" alt="JURIS - Transcultural Validation of the Indonesian Version of the Adherence Barriers Questionnaire Intravitreal Injection (ABQ-IVT)  in Neovascular Age-related Macular Degeneration (nAMD)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68892-putih-studi-deskriptif-rumah-sakit-pasien-hasil-pe" title="JURIS - Transcultural Validation of the Indonesian Version of the Adherence Barriers Questionnaire Intravitreal Injection (ABQ-IVT)  in Neovascular Age-related Macular Degeneration (nAMD)" target="_blank">Transcultural Validation of the Indonesian Version of the Adherence Barriers Questionnaire Intravitreal Injection (ABQ-IVT)  in Neovascular Age-related Macular Degeneration (nAMD)</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, studi longitudinal dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut hubungan antara kepatuhan dan ketekunan dengan hasil pengobatan anti-VEGF IVT. Studi ini dapat membantu mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan dan ketekunan, serta strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan hasil pengobatan. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami perspektif pasien nAMD mengenai beban pengobatan dan tantangan yang mereka hadapi. Wawancara mendalam dan fokus kelompok dapat memberikan wawasan berharga tentang pengalaman pasien dan kebutuhan mereka dalam menjalani pengobatan. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan beban pengobatan antara pasien nAMD di Indonesia dengan negara-negara lain, terutama di Asia. Perbandingan ini dapat membantu mengidentifikasi faktor-faktor budaya, sosial, dan ekonomi yang mempengaruhi beban pengobatan dan kepatuhan. Dengan memahami perbedaan dan kesamaan di antara negara-negara, penelitian ini dapat memberikan rekomendasi yang lebih spesifik untuk meningkatkan kepatuhan dan hasil pengobatan di Indonesia..
<br>Versi Indonesia dari ABQ-IVT terbukti menjadi instrumen yang valid dan andal untuk menilai beban pengobatan di antara pasien nAMD
<br>Degenerasi makula terkait usia (AMD) adalah gangguan retina dan penyebab utama gangguan penglihatan dan kebutaan. Prevalensi tertinggi AMD dilaporkan pada populasi Asia, berkisar antara 3% hingga 19,5%, termasuk di Indonesia.AeA Sebuah studi deskriptif yang dilakukan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kirana selama satu tahun oleh Leonedine et al. melaporkan 129 kasus neovaskular AMD (nAMD) pada tahun 2022, dan studi sebelumnya oleh Pambudy pada tahun 2017 mencatat 148 kasus nAMD.AeA Suntikan intravitreal (IVT) agen antiAevaskular endothelial growth factor (anti-VEGF) telah menjadi pengobatan utama nAMD dan diberikan menggunakan regimen proaktif seperti interval tetap atau treat-and-extend (TAE), atau regimen reaktif seperti pro re nata (PRN). Uji klinis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/6/putih-studi-deskriptif-rumah-sakit-pasien-hasil-pe-thumb-739dd.webp" type="image/webp" length="215094" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/putih-studi-deskriptif-rumah-sakit-pasien-hasil-pe-thumb-bd628.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/putih-studi-deskriptif-rumah-sakit-pasien-hasil-pe-thumb-739dd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/putih-studi-deskriptif-rumah-sakit-pasien-hasil-pe-thumb-d3af3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6759-ijretina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16032-international-journal-retina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Panjang Bobot dan Faktor Kondisi Ikan Petek Leiognathus Equulus Forsskyul 1775 di Teluk Pabean Jawa Barat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Panjang Bobot dan Faktor Kondisi Ikan Petek Leiognathus Equulus Forsskyul 1775 di Teluk Pabean Jawa Barat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Panjang Bobot dan Faktor Kondisi Ikan Petek Leiognathus Equulus Forsskyul 1775 di Teluk Pabean Jawa Barat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68900-faktor-kondisi-mesin-alat-tangkap-ikan-pertumbuhan</link>
	<guid isPermaLink="false">8eecfbd8ef22fd323c82da44ce0ecee2</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 22:31:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ pabean bay ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bay,content,full,issue,main,pabean]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak perubahan musim terhadap faktor kondisi ikan petek, serta pengaruh metode penangkapan yang berbeda terhadap hubungan panjang-bobot. Selain itu, studi tentang kaitan antara siklus reproduksi dan fluktuasi faktor ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Panjang Bobot dan Faktor Kondisi Ikan Petek, Leiognathus Equulus (Forsskyul, 1775) di Teluk Pabean, Jawa Barat: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak perubahan musim terhadap faktor kondisi ikan petek, serta pengaruh metode penangkapan yang berbeda terhadap hubungan panjang-bobot. Selain itu, studi tentang kaitan antara siklus reproduksi dan fluktuasi faktor kondisi ikan petek di Teluk Pabean dapat memberikan wawasan lebih mendalam. Penelitian ini juga dapat dikembangkan dengan menganalisis peran lingkungan ekosistem terhadap pertumbuhan ikan petek secara lebih terperinci.. Pola pertumbuhan ikan petek memperlihatkan pertambahan bobot lebih besar dibandingkan pertambahan panjang (alometrik positif).Faktor kondisi ikan petek berfluktuasi tiap bulan Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan panjang-bobot dan faktor kondisi ikan petek yang ada di Teluk Pabean, Indramayu. Penelitian dilaksanakan selama satu tahun dari bulan April 2016 hingga bulan Maret 2017. Ikan contoh ditangkap dengan menggunakan alat tangkap yaitu jaring insang dan sero. Jumlah ikan yang tertangkap sebanyak 154 ekor dengan kisaran panjang total 18 - 141 mm dan bobot 0,05 - 41,35 g. Hubungan panjang-bobot ikan petek sepanjang tahun 2016 adalah W = 7x10-06 L3,1983. Hasil ini menunjukkan bahwa pola pertumbuhan ikan bersifat alometrik positif. Faktor kondisi ikan petek berfluktuasi berkisar antara 0,67 - 1,42. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/d/faktor-kondisi-mesin-alat-tangkap-ikan-pertumbuhan-thumb-8092c.webp" title="JURIS - Hubungan Panjang Bobot dan Faktor Kondisi Ikan Petek, Leiognathus Equulus (Forsskyul, 1775) di Teluk Pabean, Jawa Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/faktor-kondisi-mesin-alat-tangkap-ikan-pertumbuhan-thumb-8092c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/faktor-kondisi-mesin-alat-tangkap-ikan-pertumbuhan-thumb-8092c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/faktor-kondisi-mesin-alat-tangkap-ikan-pertumbuhan-thumb-8092c.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Panjang Bobot dan Faktor Kondisi Ikan Petek, Leiognathus Equulus (Forsskyul, 1775) di Teluk Pabean, Jawa Barat" alt="JURIS - Hubungan Panjang Bobot dan Faktor Kondisi Ikan Petek, Leiognathus Equulus (Forsskyul, 1775) di Teluk Pabean, Jawa Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/faktor-kondisi-mesin-alat-tangkap-ikan-pertumbuhan-thumb-748af.webp" title="JURIS - Hubungan Panjang Bobot dan Faktor Kondisi Ikan Petek, Leiognathus Equulus (Forsskyul, 1775) di Teluk Pabean, Jawa Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/faktor-kondisi-mesin-alat-tangkap-ikan-pertumbuhan-thumb-748af.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/faktor-kondisi-mesin-alat-tangkap-ikan-pertumbuhan-thumb-748af.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/faktor-kondisi-mesin-alat-tangkap-ikan-pertumbuhan-thumb-748af.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Panjang Bobot dan Faktor Kondisi Ikan Petek, Leiognathus Equulus (Forsskyul, 1775) di Teluk Pabean, Jawa Barat" alt="JURIS - Hubungan Panjang Bobot dan Faktor Kondisi Ikan Petek, Leiognathus Equulus (Forsskyul, 1775) di Teluk Pabean, Jawa Barat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68900-faktor-kondisi-mesin-alat-tangkap-ikan-pertumbuhan" title="JURIS - Hubungan Panjang Bobot dan Faktor Kondisi Ikan Petek, Leiognathus Equulus (Forsskyul, 1775) di Teluk Pabean, Jawa Barat" target="_blank">Hubungan Panjang Bobot dan Faktor Kondisi Ikan Petek, Leiognathus Equulus (Forsskyul, 1775) di Teluk Pabean, Jawa Barat</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak perubahan musim terhadap faktor kondisi ikan petek, serta pengaruh metode penangkapan yang berbeda terhadap hubungan panjang-bobot. Selain itu, studi tentang kaitan antara siklus reproduksi dan fluktuasi faktor kondisi ikan petek di Teluk Pabean dapat memberikan wawasan lebih mendalam. Penelitian ini juga dapat dikembangkan dengan menganalisis peran lingkungan ekosistem terhadap pertumbuhan ikan petek secara lebih terperinci..
<br>Pola pertumbuhan ikan petek memperlihatkan pertambahan bobot lebih besar dibandingkan pertambahan panjang (alometrik positif).Faktor kondisi ikan petek berfluktuasi tiap bulan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan panjang-bobot dan faktor kondisi ikan petek yang ada di Teluk Pabean, Indramayu. Penelitian dilaksanakan selama satu tahun dari bulan April 2016 hingga bulan Maret 2017. Ikan contoh ditangkap dengan menggunakan alat tangkap yaitu jaring insang dan sero. Jumlah ikan yang tertangkap sebanyak 154 ekor dengan kisaran panjang total 18 - 141 mm dan bobot 0,05 - 41,35 g. Hubungan panjang-bobot ikan petek sepanjang tahun 2016 adalah W = 7x10-06 L3,1983. Hasil ini menunjukkan bahwa pola pertumbuhan ikan bersifat alometrik positif. Faktor kondisi ikan petek berfluktuasi berkisar antara 0,67 - 1,42.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/d/faktor-kondisi-mesin-alat-tangkap-ikan-pertumbuhan-thumb-748af.webp" type="image/webp" length="81966" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/faktor-kondisi-mesin-alat-tangkap-ikan-pertumbuhan-thumb-8092c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/faktor-kondisi-mesin-alat-tangkap-ikan-pertumbuhan-thumb-748af.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-665-iktiologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17651-jurnal-iktiologi-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Time Interval Post Vitrectomy Cataracts A Comparison Between Silicone Oil and Balanced Salt Solution as Vitreous Substitutes ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Time Interval Post Vitrectomy Cataracts A Comparison Between Silicone Oil and Balanced Salt Solution as Vitreous Substitutes ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Time Interval Post Vitrectomy Cataracts A Comparison Between Silicone Oil and Balanced Salt Solution as Vitreous Substitutes ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68895-post-vitrectomy-cataracts-silicone-oil-balanced-sa</link>
	<guid isPermaLink="false">e2d462575da17d58ea391be88e8b789a</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 22:13:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ mirza metita ]]></category>
	<category><![CDATA[ case report ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[case,content,main,metita,mirza,report]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan antara penggunaan bahan pengganti vitreus alternatif, seperti hidrogel polimerik, dengan minyak silikon dan BSS untuk mengevaluasi dampaknya terhadap insidensi katarak pasca-vitrektomi. 2. Studi lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Time Interval Post-Vitrectomy Cataracts: A Comparison Between Silicone Oil and Balanced Salt Solution as Vitreous Substitutes: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan antara penggunaan bahan pengganti vitreus alternatif, seperti hidrogel polimerik, dengan minyak silikon dan BSS untuk mengevaluasi dampaknya terhadap insidensi katarak pasca-vitrektomi. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk memahami bagaimana kondisi metabolik seperti diabetes memengaruhi proses oksidasi lensa dan percepatan katarak pasca-vitrektomi, terutama pada populasi berisiko tinggi. 3. Penelitian dapat mengembangkan metode pencegahan katarak pasca-vitrektomi dengan mengeksplorasi penggunaan agen antioksidan atau modifikasi viskositas bahan pengganti vitreus untuk mengurangi kerusakan lensa.. Pembentukan katarak pasca-vitrektomi terjadi lebih sering pada mata yang diperlakukan dengan tamponade minyak silikon dibandingkan BSS, dengan insidensi tertinggi teramati sekitar bulan ke-12 setelah vitrektomi.Namun, tidak ada perbedaan statistik signifikan dalam insidensi katarak yang diamati antara viskositas SO yang berbeda Katarak merupakan komplikasi yang paling umum terkait vitrektomi, dengan insidensi 60-98% pada pasien dengan riwayat vitrektomi sebelumnya. Katarak nukleus-sklerotik dapat berkembang secara klinis signifikan dalam dua tahun berikutnya. Patogenesis pasti dari pembentukan atau percepatan katarak pasca-vitrektomi belum dipahami; beberapa studi mengemukakan bahwa toksisitas cahaya, proses oksidasi di lensa, durasi operasi, penggunaan gas intraokular, usia, status diabetes, vitrektomi kompleks, dan penggunaan bahan pengganti vitreus mempengaruhi pembentukan katarak. Bahan pengganti vitreus adalah material yang digunakan selama vitrektomi, yang memiliki bentuk dan fungsi serupa dengan vitreus alami. Material pengganti vitreus saat ini dapat diklasifikasikan menjadi dua kategori utama,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/8/vitrectomy-cataracts-silicone-oil-balanced-salt-so-thumb-96531.webp" title="JURIS - The Time Interval Post-Vitrectomy Cataracts: A Comparison Between Silicone Oil and Balanced Salt Solution as Vitreous Substitutes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/vitrectomy-cataracts-silicone-oil-balanced-salt-so-thumb-96531.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/vitrectomy-cataracts-silicone-oil-balanced-salt-so-thumb-96531.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/vitrectomy-cataracts-silicone-oil-balanced-salt-so-thumb-96531.webp 1x" title="JURIS - The Time Interval Post-Vitrectomy Cataracts: A Comparison Between Silicone Oil and Balanced Salt Solution as Vitreous Substitutes" alt="JURIS - The Time Interval Post-Vitrectomy Cataracts: A Comparison Between Silicone Oil and Balanced Salt Solution as Vitreous Substitutes" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/vitrectomy-cataracts-silicone-oil-balanced-salt-so-thumb-19f0f.webp" title="JURIS - The Time Interval Post-Vitrectomy Cataracts: A Comparison Between Silicone Oil and Balanced Salt Solution as Vitreous Substitutes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/vitrectomy-cataracts-silicone-oil-balanced-salt-so-thumb-19f0f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/vitrectomy-cataracts-silicone-oil-balanced-salt-so-thumb-19f0f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/vitrectomy-cataracts-silicone-oil-balanced-salt-so-thumb-19f0f.webp 1x" title="JURIS - The Time Interval Post-Vitrectomy Cataracts: A Comparison Between Silicone Oil and Balanced Salt Solution as Vitreous Substitutes" alt="JURIS - The Time Interval Post-Vitrectomy Cataracts: A Comparison Between Silicone Oil and Balanced Salt Solution as Vitreous Substitutes" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/vitrectomy-cataracts-silicone-oil-balanced-salt-so-thumb-44854.webp" title="JURIS - The Time Interval Post-Vitrectomy Cataracts: A Comparison Between Silicone Oil and Balanced Salt Solution as Vitreous Substitutes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/vitrectomy-cataracts-silicone-oil-balanced-salt-so-thumb-44854.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/vitrectomy-cataracts-silicone-oil-balanced-salt-so-thumb-44854.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/vitrectomy-cataracts-silicone-oil-balanced-salt-so-thumb-44854.webp 1x" title="JURIS - The Time Interval Post-Vitrectomy Cataracts: A Comparison Between Silicone Oil and Balanced Salt Solution as Vitreous Substitutes" alt="JURIS - The Time Interval Post-Vitrectomy Cataracts: A Comparison Between Silicone Oil and Balanced Salt Solution as Vitreous Substitutes" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68895-post-vitrectomy-cataracts-silicone-oil-balanced-sa" title="JURIS - The Time Interval Post-Vitrectomy Cataracts: A Comparison Between Silicone Oil and Balanced Salt Solution as Vitreous Substitutes" target="_blank">The Time Interval Post-Vitrectomy Cataracts: A Comparison Between Silicone Oil and Balanced Salt Solution as Vitreous Substitutes</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan antara penggunaan bahan pengganti vitreus alternatif, seperti hidrogel polimerik, dengan minyak silikon dan BSS untuk mengevaluasi dampaknya terhadap insidensi katarak pasca-vitrektomi. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk memahami bagaimana kondisi metabolik seperti diabetes memengaruhi proses oksidasi lensa dan percepatan katarak pasca-vitrektomi, terutama pada populasi berisiko tinggi. 3. Penelitian dapat mengembangkan metode pencegahan katarak pasca-vitrektomi dengan mengeksplorasi penggunaan agen antioksidan atau modifikasi viskositas bahan pengganti vitreus untuk mengurangi kerusakan lensa..
<br>Pembentukan katarak pasca-vitrektomi terjadi lebih sering pada mata yang diperlakukan dengan tamponade minyak silikon dibandingkan BSS, dengan insidensi tertinggi teramati sekitar bulan ke-12 setelah vitrektomi.Namun, tidak ada perbedaan statistik signifikan dalam insidensi katarak yang diamati antara viskositas SO yang berbeda
<br>Katarak merupakan komplikasi yang paling umum terkait vitrektomi, dengan insidensi 60-98% pada pasien dengan riwayat vitrektomi sebelumnya. Katarak nukleus-sklerotik dapat berkembang secara klinis signifikan dalam dua tahun berikutnya. Patogenesis pasti dari pembentukan atau percepatan katarak pasca-vitrektomi belum dipahami; beberapa studi mengemukakan bahwa toksisitas cahaya, proses oksidasi di lensa, durasi operasi, penggunaan gas intraokular, usia, status diabetes, vitrektomi kompleks, dan penggunaan bahan pengganti vitreus mempengaruhi pembentukan katarak. Bahan pengganti vitreus adalah material yang digunakan selama vitrektomi, yang memiliki bentuk dan fungsi serupa dengan vitreus alami. Material pengganti vitreus saat ini dapat diklasifikasikan menjadi dua kategori utama,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/8/vitrectomy-cataracts-silicone-oil-balanced-salt-so-thumb-96531.webp" type="image/webp" length="227872" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/vitrectomy-cataracts-silicone-oil-balanced-salt-so-thumb-96531.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/vitrectomy-cataracts-silicone-oil-balanced-salt-so-thumb-19f0f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/vitrectomy-cataracts-silicone-oil-balanced-salt-so-thumb-44854.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6759-ijretina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16032-international-journal-retina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PERTUMBUHAN IKAN ARWANA IRIAN Scleropages jardinii Saville Kent DI AKUARIUM Growth of Bonytongue Fish Scleropages jardinii Saville Kent in Aquarium ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PERTUMBUHAN IKAN ARWANA IRIAN Scleropages jardinii Saville Kent DI AKUARIUM Growth of Bonytongue Fish Scleropages jardinii Saville Kent in Aquarium ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PERTUMBUHAN IKAN ARWANA IRIAN Scleropages jardinii Saville Kent DI AKUARIUM Growth of Bonytongue Fish Scleropages jardinii Saville Kent in Aquarium ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68904-reproduksi-ikan-cempedik-hidup-nila-pertumbuh</link>
	<guid isPermaLink="false">3295002f1ec05619a5ce8c162a4d4d7c</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 22:10:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ pabean bay ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bay,content,full,issue,main,pabean]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengeksplorasi alternatif pakan yang lebih efisien untuk ikan arwana irian stadium dewasa, mengingat konversi pakan yang rendah pada stadia ini. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang kemampuan reproduksi ikan arwana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PERTUMBUHAN IKAN ARWANA IRIAN (Scleropages jardinii Saville-Kent) DI AKUARIUM [Growth of Bonytongue Fish {Scleropages jardinii Saville-Kent) in Aquarium]: Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengeksplorasi alternatif pakan yang lebih efisien untuk ikan arwana irian stadium dewasa, mengingat konversi pakan yang rendah pada stadia ini. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang kemampuan reproduksi ikan arwana irian dalam kondisi ex-situ sebagai bagian dari proses domestikasi. Terakhir, penelitian tentang pengaruh variasi kualitas air terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan arwana irian di lingkungan yang berbeda dapat memberikan wawasan tambahan untuk optimasi sistem pemeliharaan.. Setiap stadia ikan arwana irian memiliki pola pertumbuhan yang berbeda, dengan pertambahan bobot terbesar pada stadium dewasa.Konversi pakan paling efisien terjadi pada stadium anakan, sementara tingkat kelangsungan hidup tetap stabil di semua stadia.Kualitas air dalam kondisi yang dapat ditoleransi oleh ikan arwana irian, mendukung pertumbuhan selama proses domestikasi Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan ikan arwana irian (Scleropages jardinii Saville-Kent) selama proses domestikasi, khususnya sistem ranching. Pertumbuhan, konversi pakan, tingkat kelangsungan hidup, dan kualitas air ditentukan untuk setiap stadia kehidupan. Hasil menunjukkan bahwa setiap stadia memiliki karakteristik pertumbuhan yang berbeda. Konversi pakan tertinggi ditunjukkan oleh ikan dewasa, diikuti oleh remaja, sedangkan anakan memiliki konversi paling rendah. Tingkat kelangsungan hidup pada setiap stadia mencapai 100%. Kualitas air dalam eksperimen ini memadai untuk mendukung pertumbuhan ikan. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/6/reproduksi-ikan-cempedik-hidup-nila-pertumbuhan-sc-thumb-a68ed.webp" title="JURIS - PERTUMBUHAN IKAN ARWANA IRIAN (Scleropages jardinii Saville-Kent) DI AKUARIUM  [Growth of Bonytongue Fish {Scleropages jardinii Saville-Kent) in Aquarium]" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/reproduksi-ikan-cempedik-hidup-nila-pertumbuhan-sc-thumb-a68ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/reproduksi-ikan-cempedik-hidup-nila-pertumbuhan-sc-thumb-a68ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/reproduksi-ikan-cempedik-hidup-nila-pertumbuhan-sc-thumb-a68ed.webp 1x" title="JURIS - PERTUMBUHAN IKAN ARWANA IRIAN (Scleropages jardinii Saville-Kent) DI AKUARIUM  [Growth of Bonytongue Fish {Scleropages jardinii Saville-Kent) in Aquarium]" alt="JURIS - PERTUMBUHAN IKAN ARWANA IRIAN (Scleropages jardinii Saville-Kent) DI AKUARIUM  [Growth of Bonytongue Fish {Scleropages jardinii Saville-Kent) in Aquarium]" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/reproduksi-ikan-cempedik-hidup-nila-pertumbuhan-sc-thumb-2a84e.webp" title="JURIS - PERTUMBUHAN IKAN ARWANA IRIAN (Scleropages jardinii Saville-Kent) DI AKUARIUM  [Growth of Bonytongue Fish {Scleropages jardinii Saville-Kent) in Aquarium]" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/reproduksi-ikan-cempedik-hidup-nila-pertumbuhan-sc-thumb-2a84e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/reproduksi-ikan-cempedik-hidup-nila-pertumbuhan-sc-thumb-2a84e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/reproduksi-ikan-cempedik-hidup-nila-pertumbuhan-sc-thumb-2a84e.webp 1x" title="JURIS - PERTUMBUHAN IKAN ARWANA IRIAN (Scleropages jardinii Saville-Kent) DI AKUARIUM  [Growth of Bonytongue Fish {Scleropages jardinii Saville-Kent) in Aquarium]" alt="JURIS - PERTUMBUHAN IKAN ARWANA IRIAN (Scleropages jardinii Saville-Kent) DI AKUARIUM  [Growth of Bonytongue Fish {Scleropages jardinii Saville-Kent) in Aquarium]" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/reproduksi-ikan-cempedik-hidup-nila-pertumbuhan-sc-thumb-2b1bf.webp" title="JURIS - PERTUMBUHAN IKAN ARWANA IRIAN (Scleropages jardinii Saville-Kent) DI AKUARIUM  [Growth of Bonytongue Fish {Scleropages jardinii Saville-Kent) in Aquarium]" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/reproduksi-ikan-cempedik-hidup-nila-pertumbuhan-sc-thumb-2b1bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/reproduksi-ikan-cempedik-hidup-nila-pertumbuhan-sc-thumb-2b1bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/reproduksi-ikan-cempedik-hidup-nila-pertumbuhan-sc-thumb-2b1bf.webp 1x" title="JURIS - PERTUMBUHAN IKAN ARWANA IRIAN (Scleropages jardinii Saville-Kent) DI AKUARIUM  [Growth of Bonytongue Fish {Scleropages jardinii Saville-Kent) in Aquarium]" alt="JURIS - PERTUMBUHAN IKAN ARWANA IRIAN (Scleropages jardinii Saville-Kent) DI AKUARIUM  [Growth of Bonytongue Fish {Scleropages jardinii Saville-Kent) in Aquarium]" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68904-reproduksi-ikan-cempedik-hidup-nila-pertumbuh" title="JURIS - PERTUMBUHAN IKAN ARWANA IRIAN (Scleropages jardinii Saville-Kent) DI AKUARIUM  [Growth of Bonytongue Fish {Scleropages jardinii Saville-Kent) in Aquarium]" target="_blank">PERTUMBUHAN IKAN ARWANA IRIAN (Scleropages jardinii Saville-Kent) DI AKUARIUM  [Growth of Bonytongue Fish {Scleropages jardinii Saville-Kent) in Aquarium]</a>: Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengeksplorasi alternatif pakan yang lebih efisien untuk ikan arwana irian stadium dewasa, mengingat konversi pakan yang rendah pada stadia ini. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang kemampuan reproduksi ikan arwana irian dalam kondisi ex-situ sebagai bagian dari proses domestikasi. Terakhir, penelitian tentang pengaruh variasi kualitas air terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan arwana irian di lingkungan yang berbeda dapat memberikan wawasan tambahan untuk optimasi sistem pemeliharaan..
<br>Setiap stadia ikan arwana irian memiliki pola pertumbuhan yang berbeda, dengan pertambahan bobot terbesar pada stadium dewasa.Konversi pakan paling efisien terjadi pada stadium anakan, sementara tingkat kelangsungan hidup tetap stabil di semua stadia.Kualitas air dalam kondisi yang dapat ditoleransi oleh ikan arwana irian, mendukung pertumbuhan selama proses domestikasi
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan ikan arwana irian (Scleropages jardinii Saville-Kent) selama proses domestikasi, khususnya sistem ranching. Pertumbuhan, konversi pakan, tingkat kelangsungan hidup, dan kualitas air ditentukan untuk setiap stadia kehidupan. Hasil menunjukkan bahwa setiap stadia memiliki karakteristik pertumbuhan yang berbeda. Konversi pakan tertinggi ditunjukkan oleh ikan dewasa, diikuti oleh remaja, sedangkan anakan memiliki konversi paling rendah. Tingkat kelangsungan hidup pada setiap stadia mencapai 100%. Kualitas air dalam eksperimen ini memadai untuk mendukung pertumbuhan ikan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/6/reproduksi-ikan-cempedik-hidup-nila-pertumbuhan-sc-thumb-2a84e.webp" type="image/webp" length="213242" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/reproduksi-ikan-cempedik-hidup-nila-pertumbuhan-sc-thumb-a68ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/reproduksi-ikan-cempedik-hidup-nila-pertumbuhan-sc-thumb-2a84e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/reproduksi-ikan-cempedik-hidup-nila-pertumbuhan-sc-thumb-2b1bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-665-iktiologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17651-jurnal-iktiologi-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sense of Humor Hubungannya Dengan Kecemasan Pada Mahasiswa Yang Sedang Bimbingan Skripsi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sense of Humor Hubungannya Dengan Kecemasan Pada Mahasiswa Yang Sedang Bimbingan Skripsi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sense of Humor Hubungannya Dengan Kecemasan Pada Mahasiswa Yang Sedang Bimbingan Skripsi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68909-strategi-pengambilan-sampel-sense-humor-kecemas</link>
	<guid isPermaLink="false">de3da71dd58d2e92c1202e40c118486a</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 22:06:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ usaha cerdas ]]></category>
	<category><![CDATA[ dunia usaha ]]></category>
	<category><![CDATA[ fokus sport ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cerdas,dunia,fokus,sport,usaha]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menggali lebih dalam peran dukungan sosial dalam mengurangi kecemasan mahasiswa selama proses bimbingan skripsi. Selain itu, perlu diteliti bagaimana pengembangan self-esteem sebagai faktor pendukung dalam meningkatkan sense ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sense of Humor Hubungannya Dengan Kecemasan Pada Mahasiswa Yang Sedang Bimbingan Skripsi: Penelitian lanjutan dapat menggali lebih dalam peran dukungan sosial dalam mengurangi kecemasan mahasiswa selama proses bimbingan skripsi. Selain itu, perlu diteliti bagaimana pengembangan self-esteem sebagai faktor pendukung dalam meningkatkan sense of humor dan mengurangi kecemasan akademik. Penelitian juga bisa mengeksplorasi jenis-jenis humor tertentu (misalnya humor reflektif atau humor situasional) dan dampaknya terhadap tingkat kecemasan mahasiswa saat menghadapi tugas akhir. Selain itu, studi lanjutan bisa membandingkan perbedaan respons kecemasan antara mahasiswa yang memiliki latar belakang pendidikan formal dan non-formal dalam konteks penyusunan skripsi. Penelitian juga dapat mengkaji pengaruh kebiasaan mengelola waktu dan manajemen stres terhadap hubungan antara sense of humor dan kecemasan akademik. Selain itu, penting untuk mengevaluasi peran lingkungan akademik dan budaya perguruan tinggi dalam membentuk sense of humor yang positif sebagai strategi menghadapi tekanan akademik. Penelitian juga bisa mengeksplorasi hubungan antara sense of humor dengan kinerja akademik secara umum, bukan hanya pada konteks skripsi. Selain itu, studi lanjutan dapat mempertimbangkan pendekatan intervensi berbasis humor untuk mengurangi kecemasan mahasiswa. Terakhir, penelitian juga bisa membandingkan perbedaan tingkat kecemasan antara mahasiswa yang aktif dalam organisasi kampus dan yang tidak, serta menghubungkannya dengan sense of humor.. Berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah dijelaskan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Sense of humor dengan Kecemasan dengan arah negatif, yaitu semakin tinggi Sense of humor mahasiswa maka semakin rendah Kecemasan yang dimiliki oleh mahasiswa tersebut.Adapun sumbangan efektif variabel Sense of humor terhadap Kecemasan adalah sebesar 20% Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara sense of humor dengan kecemasan pada mahasiswa yang sedang bimbingan skripsi. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kecemasan dan variabel independen adalah sense of humor. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala sense of humor dan skala kecemasan. Teknik pengambilan sampel adalah sampel jenuh yaitu teknik penentuan sampel dimana semua mahasiswa populasi dijadikan sampel. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang sedang bimbingan skripsi yang berjumlah 77 orang. Hasil uji coba menunjukkan koefisien validitas pada sense of humor bergerak dari 0,363 sampai 0,804,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/f/strategi-pengambilan-sampel-sense-humor-kecemasan-thumb-ca837.webp" title="JURIS - Sense of Humor Hubungannya Dengan Kecemasan Pada Mahasiswa Yang Sedang Bimbingan Skripsi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/f/strategi-pengambilan-sampel-sense-humor-kecemasan-thumb-ca837.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/f/strategi-pengambilan-sampel-sense-humor-kecemasan-thumb-ca837.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/f/strategi-pengambilan-sampel-sense-humor-kecemasan-thumb-ca837.webp 1x" title="JURIS - Sense of Humor Hubungannya Dengan Kecemasan Pada Mahasiswa Yang Sedang Bimbingan Skripsi" alt="JURIS - Sense of Humor Hubungannya Dengan Kecemasan Pada Mahasiswa Yang Sedang Bimbingan Skripsi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/f/strategi-pengambilan-sampel-sense-humor-kecemasan-thumb-748b2.webp" title="JURIS - Sense of Humor Hubungannya Dengan Kecemasan Pada Mahasiswa Yang Sedang Bimbingan Skripsi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/f/strategi-pengambilan-sampel-sense-humor-kecemasan-thumb-748b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/f/strategi-pengambilan-sampel-sense-humor-kecemasan-thumb-748b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/f/strategi-pengambilan-sampel-sense-humor-kecemasan-thumb-748b2.webp 1x" title="JURIS - Sense of Humor Hubungannya Dengan Kecemasan Pada Mahasiswa Yang Sedang Bimbingan Skripsi" alt="JURIS - Sense of Humor Hubungannya Dengan Kecemasan Pada Mahasiswa Yang Sedang Bimbingan Skripsi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/f/strategi-pengambilan-sampel-sense-humor-kecemasan-thumb-f0a6f.webp" title="JURIS - Sense of Humor Hubungannya Dengan Kecemasan Pada Mahasiswa Yang Sedang Bimbingan Skripsi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/f/strategi-pengambilan-sampel-sense-humor-kecemasan-thumb-f0a6f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/f/strategi-pengambilan-sampel-sense-humor-kecemasan-thumb-f0a6f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/f/strategi-pengambilan-sampel-sense-humor-kecemasan-thumb-f0a6f.webp 1x" title="JURIS - Sense of Humor Hubungannya Dengan Kecemasan Pada Mahasiswa Yang Sedang Bimbingan Skripsi" alt="JURIS - Sense of Humor Hubungannya Dengan Kecemasan Pada Mahasiswa Yang Sedang Bimbingan Skripsi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68909-strategi-pengambilan-sampel-sense-humor-kecemas" title="JURIS - Sense of Humor Hubungannya Dengan Kecemasan Pada Mahasiswa Yang Sedang Bimbingan Skripsi" target="_blank">Sense of Humor Hubungannya Dengan Kecemasan Pada Mahasiswa Yang Sedang Bimbingan Skripsi</a>: Penelitian lanjutan dapat menggali lebih dalam peran dukungan sosial dalam mengurangi kecemasan mahasiswa selama proses bimbingan skripsi. Selain itu, perlu diteliti bagaimana pengembangan self-esteem sebagai faktor pendukung dalam meningkatkan sense of humor dan mengurangi kecemasan akademik. Penelitian juga bisa mengeksplorasi jenis-jenis humor tertentu (misalnya humor reflektif atau humor situasional) dan dampaknya terhadap tingkat kecemasan mahasiswa saat menghadapi tugas akhir. Selain itu, studi lanjutan bisa membandingkan perbedaan respons kecemasan antara mahasiswa yang memiliki latar belakang pendidikan formal dan non-formal dalam konteks penyusunan skripsi. Penelitian juga dapat mengkaji pengaruh kebiasaan mengelola waktu dan manajemen stres terhadap hubungan antara sense of humor dan kecemasan akademik. Selain itu, penting untuk mengevaluasi peran lingkungan akademik dan budaya perguruan tinggi dalam membentuk sense of humor yang positif sebagai strategi menghadapi tekanan akademik. Penelitian juga bisa mengeksplorasi hubungan antara sense of humor dengan kinerja akademik secara umum, bukan hanya pada konteks skripsi. Selain itu, studi lanjutan dapat mempertimbangkan pendekatan intervensi berbasis humor untuk mengurangi kecemasan mahasiswa. Terakhir, penelitian juga bisa membandingkan perbedaan tingkat kecemasan antara mahasiswa yang aktif dalam organisasi kampus dan yang tidak, serta menghubungkannya dengan sense of humor..
<br>Berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah dijelaskan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Sense of humor dengan Kecemasan dengan arah negatif, yaitu semakin tinggi Sense of humor mahasiswa maka semakin rendah Kecemasan yang dimiliki oleh mahasiswa tersebut.Adapun sumbangan efektif variabel Sense of humor terhadap Kecemasan adalah sebesar 20%
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara sense of humor dengan kecemasan pada mahasiswa yang sedang bimbingan skripsi. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kecemasan dan variabel independen adalah sense of humor. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala sense of humor dan skala kecemasan. Teknik pengambilan sampel adalah sampel jenuh yaitu teknik penentuan sampel dimana semua mahasiswa populasi dijadikan sampel. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang sedang bimbingan skripsi yang berjumlah 77 orang. Hasil uji coba menunjukkan koefisien validitas pada sense of humor bergerak dari 0,363 sampai 0,804,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/f/strategi-pengambilan-sampel-sense-humor-kecemasan-thumb-748b2.webp" type="image/webp" length="98912" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/f/strategi-pengambilan-sampel-sense-humor-kecemasan-thumb-ca837.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/f/strategi-pengambilan-sampel-sense-humor-kecemasan-thumb-748b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/f/strategi-pengambilan-sampel-sense-humor-kecemasan-thumb-f0a6f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-259-uwm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13667-psikovidya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Correlation of Hba1c and Diabetic Retinopathy with Corneal Endothelial Parameter in Patients with Type Ii Diabetes Mellitus ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Correlation of Hba1c and Diabetic Retinopathy with Corneal Endothelial Parameter in Patients with Type Ii Diabetes Mellitus ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Correlation of Hba1c and Diabetic Retinopathy with Corneal Endothelial Parameter in Patients with Type Ii Diabetes Mellitus ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68896-diabetes-mellitus-dm-hba1c-diabetic-retinopathy-co</link>
	<guid isPermaLink="false">521a128aafca20d53c537a0f7dd574d3</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 21:58:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ mirza metita ]]></category>
	<category><![CDATA[ case report ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[case,content,main,metita,mirza,report]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menggabungkan desain longitudinal untuk mengevaluasi perubahan progresif pada parameter endotel kornea seiring perkembangan penyakit diabetes. Selain itu, penelitian perlu membandingkan populasi diabetik dengan non-diabetik untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Correlation of Hba1c and Diabetic Retinopathy with Corneal Endothelial Parameter in Patients with Type Ii Diabetes Mellitus: Penelitian lanjutan dapat menggabungkan desain longitudinal untuk mengevaluasi perubahan progresif pada parameter endotel kornea seiring perkembangan penyakit diabetes. Selain itu, penelitian perlu membandingkan populasi diabetik dengan non-diabetik untuk memahami dampak langsung diabetes pada endotel kornea. Terakhir, studi multi-sentris yang mengklasifikasikan retinopati diabetik berdasarkan tingkat keparahan serta mengevaluasi hasil pascaoperasi dapat memberikan wawasan lebih komprehensif mengenai risiko dekompensasi endotel kornea pada pasien diabetik.. Pada pasien dengan diabetes melitus tipe 2, tingkat HbA1c dan status retinopati diabetik dikaitkan dengan parameter spesifik dari kepadatan dan morfologi endotel kornea.Temuan ini menggambarkan perbedaan dalam populasi diabetik.HbA1c dan status retinopati diabetik dapat memberikan informasi klinis tambahan bermanfaat saat mengevaluasi kesehatan endotel kornea, tetapi tidak boleh menggantikan evaluasi langsung endotel kornea melalui mikroskop spesular ketika evaluasi tersebut secara klinis diperlukan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa jumlah individu dengan diabetes melitus (DM) di Indonesia akan meningkat secara signifikan dari 8,4 juta pada tahun 2000 menjadi sekitar 21,3 juta pada tahun 2030. Prevalensi DM di kalangan dewasa usia 18Ae99 tahun diperkirakan 8,4% pada tahun 2017 dan akan meningkat menjadi 9,9% pada tahun 2045. Demikian pula, Federasi Diabetes Internasional (IDF) melaporkan bahwa jumlah orang yang hidup dengan DM di Indonesia diperkirakan tumbuh dari 9,1 juta pada tahun 2014 menjadi 14,1 juta pada tahun 2035. DM terkait dengan berbagai komplikasi makrovaskular dan mikrovaskular, termasuk keratopati diabetik, yang dapat mengganggu fungsi endotel kornea. Endotel kornea penting untuk mempertahankan deturgescence kornea dan transparansi optik melalui fungsi penghalang dan pompa. Dibandingkan dengan individu non-diabetik, pasien dengan DM menunjukkan perubahan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/e/diabetes-mellitus-dm-hba1c-diabetic-retinopathy-co-thumb-294c6.webp" title="JURIS - The Correlation of Hba1c and Diabetic Retinopathy with Corneal Endothelial Parameter in Patients with Type Ii Diabetes Mellitus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/diabetes-mellitus-dm-hba1c-diabetic-retinopathy-co-thumb-294c6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/diabetes-mellitus-dm-hba1c-diabetic-retinopathy-co-thumb-294c6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/diabetes-mellitus-dm-hba1c-diabetic-retinopathy-co-thumb-294c6.webp 1x" title="JURIS - The Correlation of Hba1c and Diabetic Retinopathy with Corneal Endothelial Parameter in Patients with Type Ii Diabetes Mellitus" alt="JURIS - The Correlation of Hba1c and Diabetic Retinopathy with Corneal Endothelial Parameter in Patients with Type Ii Diabetes Mellitus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/diabetes-mellitus-dm-hba1c-diabetic-retinopathy-co-thumb-c1e85.webp" title="JURIS - The Correlation of Hba1c and Diabetic Retinopathy with Corneal Endothelial Parameter in Patients with Type Ii Diabetes Mellitus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/diabetes-mellitus-dm-hba1c-diabetic-retinopathy-co-thumb-c1e85.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/diabetes-mellitus-dm-hba1c-diabetic-retinopathy-co-thumb-c1e85.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/diabetes-mellitus-dm-hba1c-diabetic-retinopathy-co-thumb-c1e85.webp 1x" title="JURIS - The Correlation of Hba1c and Diabetic Retinopathy with Corneal Endothelial Parameter in Patients with Type Ii Diabetes Mellitus" alt="JURIS - The Correlation of Hba1c and Diabetic Retinopathy with Corneal Endothelial Parameter in Patients with Type Ii Diabetes Mellitus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/diabetes-mellitus-dm-hba1c-diabetic-retinopathy-co-thumb-969bc.webp" title="JURIS - The Correlation of Hba1c and Diabetic Retinopathy with Corneal Endothelial Parameter in Patients with Type Ii Diabetes Mellitus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/diabetes-mellitus-dm-hba1c-diabetic-retinopathy-co-thumb-969bc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/diabetes-mellitus-dm-hba1c-diabetic-retinopathy-co-thumb-969bc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/diabetes-mellitus-dm-hba1c-diabetic-retinopathy-co-thumb-969bc.webp 1x" title="JURIS - The Correlation of Hba1c and Diabetic Retinopathy with Corneal Endothelial Parameter in Patients with Type Ii Diabetes Mellitus" alt="JURIS - The Correlation of Hba1c and Diabetic Retinopathy with Corneal Endothelial Parameter in Patients with Type Ii Diabetes Mellitus" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68896-diabetes-mellitus-dm-hba1c-diabetic-retinopathy-co" title="JURIS - The Correlation of Hba1c and Diabetic Retinopathy with Corneal Endothelial Parameter in Patients with Type Ii Diabetes Mellitus" target="_blank">The Correlation of Hba1c and Diabetic Retinopathy with Corneal Endothelial Parameter in Patients with Type Ii Diabetes Mellitus</a>: Penelitian lanjutan dapat menggabungkan desain longitudinal untuk mengevaluasi perubahan progresif pada parameter endotel kornea seiring perkembangan penyakit diabetes. Selain itu, penelitian perlu membandingkan populasi diabetik dengan non-diabetik untuk memahami dampak langsung diabetes pada endotel kornea. Terakhir, studi multi-sentris yang mengklasifikasikan retinopati diabetik berdasarkan tingkat keparahan serta mengevaluasi hasil pascaoperasi dapat memberikan wawasan lebih komprehensif mengenai risiko dekompensasi endotel kornea pada pasien diabetik..
<br>Pada pasien dengan diabetes melitus tipe 2, tingkat HbA1c dan status retinopati diabetik dikaitkan dengan parameter spesifik dari kepadatan dan morfologi endotel kornea.Temuan ini menggambarkan perbedaan dalam populasi diabetik.HbA1c dan status retinopati diabetik dapat memberikan informasi klinis tambahan bermanfaat saat mengevaluasi kesehatan endotel kornea, tetapi tidak boleh menggantikan evaluasi langsung endotel kornea melalui mikroskop spesular ketika evaluasi tersebut secara klinis diperlukan
<br>Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa jumlah individu dengan diabetes melitus (DM) di Indonesia akan meningkat secara signifikan dari 8,4 juta pada tahun 2000 menjadi sekitar 21,3 juta pada tahun 2030. Prevalensi DM di kalangan dewasa usia 18Ae99 tahun diperkirakan 8,4% pada tahun 2017 dan akan meningkat menjadi 9,9% pada tahun 2045. Demikian pula, Federasi Diabetes Internasional (IDF) melaporkan bahwa jumlah orang yang hidup dengan DM di Indonesia diperkirakan tumbuh dari 9,1 juta pada tahun 2014 menjadi 14,1 juta pada tahun 2035. DM terkait dengan berbagai komplikasi makrovaskular dan mikrovaskular, termasuk keratopati diabetik, yang dapat mengganggu fungsi endotel kornea. Endotel kornea penting untuk mempertahankan deturgescence kornea dan transparansi optik melalui fungsi penghalang dan pompa. Dibandingkan dengan individu non-diabetik, pasien dengan DM menunjukkan perubahan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/e/diabetes-mellitus-dm-hba1c-diabetic-retinopathy-co-thumb-c1e85.webp" type="image/webp" length="243506" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/diabetes-mellitus-dm-hba1c-diabetic-retinopathy-co-thumb-294c6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/diabetes-mellitus-dm-hba1c-diabetic-retinopathy-co-thumb-c1e85.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/diabetes-mellitus-dm-hba1c-diabetic-retinopathy-co-thumb-969bc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6759-ijretina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16032-international-journal-retina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Iktiofauna Air Tawar Pulau Enggano Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Iktiofauna Air Tawar Pulau Enggano Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Iktiofauna Air Tawar Pulau Enggano Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68894-pulau-enggano-kahyapu-koleksi-ikan</link>
	<guid isPermaLink="false">828a7f92142e6d8001f8b70359fb74f2</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 21:40:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ pabean bay ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bay,content,full,issue,main,pabean]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi taksonomi lebih mendalam untuk mengkonfirmasi status spesies baru seperti Stiphodon sp. dan spesies lain yang belum jelas klasifikasinya. Selain itu, penting untuk mengevaluasi dampak ekologis dari spesies yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Iktiofauna Air Tawar Pulau Enggano, Indonesia: Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi taksonomi lebih mendalam untuk mengkonfirmasi status spesies baru seperti Stiphodon sp. dan spesies lain yang belum jelas klasifikasinya. Selain itu, penting untuk mengevaluasi dampak ekologis dari spesies yang diintroduksi seperti Channa striata dan Trichopodus trichopterus terhadap ekosistem lokal. Terakhir, perlu dilakukan kajian konservasi untuk melindungi spesies endemik dan memastikan keberlanjutan sumber daya iktiofauna di Pulau Enggano.. Penelitian iktiofauna air tawar di Pulau Enggano menghasilkan 28 spesies dari 11 famili dan 3 ordo.Koleksi 457 spesimen, termasuk satu spesies yang diduga baru (Stiphodon sp.) dan lima spesies yang memerlukan penelitian taksonomi lebih lanjut.Hasil ini menjadi dasar penting untuk pengelolaan sumber daya alam di Pulau Enggano Pulau Enggano merupakan satu pulau terluar dari negara kepulauan, Indonesia. Survei ikan air tawar dilakukan di Pulau Enggano dengan tujuan untuk mendapatkan informasi iktiofauna yang ada di pulau ini. Koleksi sampel ikan dilakukan di 11 perairan tawar. Kami memperoleh 457 spesimen dari 28 spesies yang termasuk dalam 11 famili dan 3 ordo. Satu jenis diantaranya, Stiphodon sp. diduga merupakan jenis baru dan lima jenis lainnya perlu dikaji lebih lanjut untuk mengetahui status taksonominya. Semua spesimen hasil koleksi dideposit di Museum Zoologicum... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/3/pulau-enggano-kahyapu-koleksi-ikan-spesimen-stipho-thumb-d670a.webp" title="JURIS - Iktiofauna Air Tawar Pulau Enggano, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/pulau-enggano-kahyapu-koleksi-ikan-spesimen-stipho-thumb-d670a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/pulau-enggano-kahyapu-koleksi-ikan-spesimen-stipho-thumb-d670a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/pulau-enggano-kahyapu-koleksi-ikan-spesimen-stipho-thumb-d670a.webp 1x" title="JURIS - Iktiofauna Air Tawar Pulau Enggano, Indonesia" alt="JURIS - Iktiofauna Air Tawar Pulau Enggano, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/pulau-enggano-kahyapu-koleksi-ikan-spesimen-stipho-thumb-ed632.webp" title="JURIS - Iktiofauna Air Tawar Pulau Enggano, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/pulau-enggano-kahyapu-koleksi-ikan-spesimen-stipho-thumb-ed632.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/pulau-enggano-kahyapu-koleksi-ikan-spesimen-stipho-thumb-ed632.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/pulau-enggano-kahyapu-koleksi-ikan-spesimen-stipho-thumb-ed632.webp 1x" title="JURIS - Iktiofauna Air Tawar Pulau Enggano, Indonesia" alt="JURIS - Iktiofauna Air Tawar Pulau Enggano, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/pulau-enggano-kahyapu-koleksi-ikan-spesimen-stipho-thumb-86b1e.webp" title="JURIS - Iktiofauna Air Tawar Pulau Enggano, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/pulau-enggano-kahyapu-koleksi-ikan-spesimen-stipho-thumb-86b1e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/pulau-enggano-kahyapu-koleksi-ikan-spesimen-stipho-thumb-86b1e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/pulau-enggano-kahyapu-koleksi-ikan-spesimen-stipho-thumb-86b1e.webp 1x" title="JURIS - Iktiofauna Air Tawar Pulau Enggano, Indonesia" alt="JURIS - Iktiofauna Air Tawar Pulau Enggano, Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68894-pulau-enggano-kahyapu-koleksi-ikan" title="JURIS - Iktiofauna Air Tawar Pulau Enggano, Indonesia" target="_blank">Iktiofauna Air Tawar Pulau Enggano, Indonesia</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi taksonomi lebih mendalam untuk mengkonfirmasi status spesies baru seperti Stiphodon sp. dan spesies lain yang belum jelas klasifikasinya. Selain itu, penting untuk mengevaluasi dampak ekologis dari spesies yang diintroduksi seperti Channa striata dan Trichopodus trichopterus terhadap ekosistem lokal. Terakhir, perlu dilakukan kajian konservasi untuk melindungi spesies endemik dan memastikan keberlanjutan sumber daya iktiofauna di Pulau Enggano..
<br>Penelitian iktiofauna air tawar di Pulau Enggano menghasilkan 28 spesies dari 11 famili dan 3 ordo.Koleksi 457 spesimen, termasuk satu spesies yang diduga baru (Stiphodon sp.) dan lima spesies yang memerlukan penelitian taksonomi lebih lanjut.Hasil ini menjadi dasar penting untuk pengelolaan sumber daya alam di Pulau Enggano
<br>Pulau Enggano merupakan satu pulau terluar dari negara kepulauan, Indonesia. Survei ikan air tawar dilakukan di Pulau Enggano dengan tujuan untuk mendapatkan informasi iktiofauna yang ada di pulau ini. Koleksi sampel ikan dilakukan di 11 perairan tawar. Kami memperoleh 457 spesimen dari 28 spesies yang termasuk dalam 11 famili dan 3 ordo. Satu jenis diantaranya, Stiphodon sp. diduga merupakan jenis baru dan lima jenis lainnya perlu dikaji lebih lanjut untuk mengetahui status taksonominya. Semua spesimen hasil koleksi dideposit di Museum Zoologicum...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/3/pulau-enggano-kahyapu-koleksi-ikan-spesimen-stipho-thumb-ed632.webp" type="image/webp" length="93666" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/pulau-enggano-kahyapu-koleksi-ikan-spesimen-stipho-thumb-d670a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/pulau-enggano-kahyapu-koleksi-ikan-spesimen-stipho-thumb-ed632.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/pulau-enggano-kahyapu-koleksi-ikan-spesimen-stipho-thumb-86b1e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-665-iktiologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17651-jurnal-iktiologi-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The morphology of Thai mahseerAos Tor tambroides Bleeker 1854 axial skeleton ossa vertebrae ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The morphology of Thai mahseerAos Tor tambroides Bleeker 1854 axial skeleton ossa vertebrae ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The morphology of Thai mahseerAos Tor tambroides Bleeker 1854 axial skeleton ossa vertebrae ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68901-tulang-weber-ikan-keureling-tor-bua</link>
	<guid isPermaLink="false">01ed03b4e9a7dcab9dc6a4896ab57cb7</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 21:23:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ pabean bay ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bay,content,full,issue,main,pabean]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak perubahan lingkungan seperti polusi air dan eksploitasi terhadap struktur tulang belakang ikan keureling. Studi tentang hubungan antara nutrisi dan perkembangan tulang belakang ikan dalam kondisi budidaya perlu ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The morphology of Thai mahseerAos Tor tambroides (Bleeker, 1854) axial skeleton (ossa vertebrae): Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak perubahan lingkungan seperti polusi air dan eksploitasi terhadap struktur tulang belakang ikan keureling. Studi tentang hubungan antara nutrisi dan perkembangan tulang belakang ikan dalam kondisi budidaya perlu dilakukan untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan kesehatan ikan. Selain itu, perlu dilakukan analisis morfologi tulang belakang ikan keureling dibandingkan dengan spesies lain dalam famili Cyprinidae untuk memperkuat pemahaman filogenetik dan adaptasi evolusi.. Ikan keureling memiliki empat tulang axial vertebrae yang termasuk dalam tulang Weber, 19 ossa abdominal vertebrae, 18 pasang ossa costae, 16 ossa caudal vertebrae, dan satu os urostyles vertebrae.Struktur tulang belakang ikan keureling menunjukkan kesamaan dengan spesies Cyprinidae lainnya, tetapi memiliki perbedaan signifikan dengan famili lain seperti Characidae dan Zaproridae.Penelitian ini memberikan dasar penting untuk memahami hubungan taksonomi dan filogenetik ikan serta membantu deteksi keabnormalan tulang belakang Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan morfologi tulang belakang (ossa vertebrae) ikan keureling, Tor tambroides (Bleeker, 1854). Contoh ikan diperoleh dari pedagang ikan di wilayah sungai Tangse Kabupaten Pidie dengan bobot 5 kg dan panjang 65 cm. Tahapan pembuatan preparat tulang belakang dilakukan di Laboratorium Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Al Muslim Kabupaten Bireuen. Identifikasi terminologi tulang belakang ikan dilakukan di Laboratorium Terpadu Biologi, Program studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/c/tulang-weber-ikan-keureling-tor-buah-axial-bela-ka-thumb-40f24.webp" title="JURIS - The morphology of Thai mahseerAos Tor tambroides (Bleeker, 1854) axial skeleton (ossa vertebrae)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/tulang-weber-ikan-keureling-tor-buah-axial-bela-ka-thumb-40f24.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/tulang-weber-ikan-keureling-tor-buah-axial-bela-ka-thumb-40f24.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/tulang-weber-ikan-keureling-tor-buah-axial-bela-ka-thumb-40f24.webp 1x" title="JURIS - The morphology of Thai mahseerAos Tor tambroides (Bleeker, 1854) axial skeleton (ossa vertebrae)" alt="JURIS - The morphology of Thai mahseerAos Tor tambroides (Bleeker, 1854) axial skeleton (ossa vertebrae)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/tulang-weber-ikan-keureling-tor-buah-axial-bela-ka-thumb-7a9dd.webp" title="JURIS - The morphology of Thai mahseerAos Tor tambroides (Bleeker, 1854) axial skeleton (ossa vertebrae)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/tulang-weber-ikan-keureling-tor-buah-axial-bela-ka-thumb-7a9dd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/tulang-weber-ikan-keureling-tor-buah-axial-bela-ka-thumb-7a9dd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/tulang-weber-ikan-keureling-tor-buah-axial-bela-ka-thumb-7a9dd.webp 1x" title="JURIS - The morphology of Thai mahseerAos Tor tambroides (Bleeker, 1854) axial skeleton (ossa vertebrae)" alt="JURIS - The morphology of Thai mahseerAos Tor tambroides (Bleeker, 1854) axial skeleton (ossa vertebrae)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/tulang-weber-ikan-keureling-tor-buah-axial-bela-ka-thumb-16e58.webp" title="JURIS - The morphology of Thai mahseerAos Tor tambroides (Bleeker, 1854) axial skeleton (ossa vertebrae)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/tulang-weber-ikan-keureling-tor-buah-axial-bela-ka-thumb-16e58.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/tulang-weber-ikan-keureling-tor-buah-axial-bela-ka-thumb-16e58.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/tulang-weber-ikan-keureling-tor-buah-axial-bela-ka-thumb-16e58.webp 1x" title="JURIS - The morphology of Thai mahseerAos Tor tambroides (Bleeker, 1854) axial skeleton (ossa vertebrae)" alt="JURIS - The morphology of Thai mahseerAos Tor tambroides (Bleeker, 1854) axial skeleton (ossa vertebrae)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68901-tulang-weber-ikan-keureling-tor-bua" title="JURIS - The morphology of Thai mahseerAos Tor tambroides (Bleeker, 1854) axial skeleton (ossa vertebrae)" target="_blank">The morphology of Thai mahseerAos Tor tambroides (Bleeker, 1854) axial skeleton (ossa vertebrae)</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak perubahan lingkungan seperti polusi air dan eksploitasi terhadap struktur tulang belakang ikan keureling. Studi tentang hubungan antara nutrisi dan perkembangan tulang belakang ikan dalam kondisi budidaya perlu dilakukan untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan kesehatan ikan. Selain itu, perlu dilakukan analisis morfologi tulang belakang ikan keureling dibandingkan dengan spesies lain dalam famili Cyprinidae untuk memperkuat pemahaman filogenetik dan adaptasi evolusi..
<br>Ikan keureling memiliki empat tulang axial vertebrae yang termasuk dalam tulang Weber, 19 ossa abdominal vertebrae, 18 pasang ossa costae, 16 ossa caudal vertebrae, dan satu os urostyles vertebrae.Struktur tulang belakang ikan keureling menunjukkan kesamaan dengan spesies Cyprinidae lainnya, tetapi memiliki perbedaan signifikan dengan famili lain seperti Characidae dan Zaproridae.Penelitian ini memberikan dasar penting untuk memahami hubungan taksonomi dan filogenetik ikan serta membantu deteksi keabnormalan tulang belakang
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan morfologi tulang belakang (ossa vertebrae) ikan keureling, Tor tambroides (Bleeker, 1854). Contoh ikan diperoleh dari pedagang ikan di wilayah sungai Tangse Kabupaten Pidie dengan bobot 5 kg dan panjang 65 cm. Tahapan pembuatan preparat tulang belakang dilakukan di Laboratorium Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Al Muslim Kabupaten Bireuen. Identifikasi terminologi tulang belakang ikan dilakukan di Laboratorium Terpadu Biologi, Program studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/c/tulang-weber-ikan-keureling-tor-buah-axial-bela-ka-thumb-40f24.webp" type="image/webp" length="83906" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/tulang-weber-ikan-keureling-tor-buah-axial-bela-ka-thumb-40f24.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/tulang-weber-ikan-keureling-tor-buah-axial-bela-ka-thumb-7a9dd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/tulang-weber-ikan-keureling-tor-buah-axial-bela-ka-thumb-16e58.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-665-iktiologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17651-jurnal-iktiologi-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Substitusi tepung ikan dengan tepung maggot terhadap retensi nutrisi komposisi tubuh dan efisiensi pakan ikan bandeng Chanos chanos Forskal Substitution of fish meal with flour maggot on the nut ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Substitusi tepung ikan dengan tepung maggot terhadap retensi nutrisi komposisi tubuh dan efisiensi pakan ikan bandeng Chanos chanos Forskal Substitution of fish meal with flour maggot on the nut ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Substitusi tepung ikan dengan tepung maggot terhadap retensi nutrisi komposisi tubuh dan efisiensi pakan ikan bandeng Chanos chanos Forskal Substitution of fish meal with flour maggot on the nut ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68903-sumber-protein-variasi-kualitas</link>
	<guid isPermaLink="false">6faa580905d309790d22175e6f946a53</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 21:08:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ pabean bay ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bay,content,full,issue,main,pabean]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1) Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penggunaan tepung maggot terhadap kesehatan dan kualitas daging ikan bandeng. 2) Mempelajari perbandingan kinerja tepung maggot dengan sumber protein alternatif lain seperti tepung kacang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Substitusi tepung ikan dengan tepung maggot terhadap retensi nutrisi, komposisi tubuh, dan efisiensi pakan ikan bandeng (Chanos chanos Forskal) [Substitution of fish meal with flour maggot on the nut: 1) Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penggunaan tepung maggot terhadap kesehatan dan kualitas daging ikan bandeng. 2) Mempelajari perbandingan kinerja tepung maggot dengan sumber protein alternatif lain seperti tepung kacang hijau atau biji kapok. 3) Mengembangkan formulasi tepung maggot yang dioptimalkan untuk spesies ikan air tawar dan laut berbeda, dengan mempertimbangkan kebutuhan nutrisi spesifik masing-masing spesies.. Tingkat substitusi tepung ikan dengan tepung maggot memberikan respon yang sama terhadap komposisi kimiawi tubuh, retensi protein, lemak, dan energi serta rasio efisiensi pakan.Pakan pemeliharaan ikan bandeng sebagai sumber protein dapat digunakan tepung maggot sebagai pengganti tepung ikan Tujuan penelitian ini adalah menentukan substitusi tepung ikan dengan tepung maggot yang menghasilkan respon terbaik terhadap retensi nutrisi, komposisi karkas dan efisiensi pakan ikan bandeng. Bobot individu ikan yang digunakan dalam percobaan berkisar antara 0,84-0,87 gram, dengan padat penebaran 1 ekor per 3 liter media. Percobaan dilakukan di akuarium dengan ukuran panjang x lebar x tinggi: 50 cm x 40 cm x 50 cm yang dilengkapi dengan pompa resirkulasi. Percobaan dilakukan selama 40 hari. Pakan diberikan sebanyak 10% biomassa per... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/7/sumber-protein-variasi-kualitas-pakan-rumput-scfa-thumb-0cb2b.webp" title="JURIS - Substitusi tepung ikan dengan tepung maggot terhadap retensi nutrisi, komposisi tubuh, dan efisiensi pakan ikan bandeng (Chanos chanos Forskal)  [Substitution of fish meal with flour maggot on the nut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/sumber-protein-variasi-kualitas-pakan-rumput-scfa-thumb-0cb2b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/sumber-protein-variasi-kualitas-pakan-rumput-scfa-thumb-0cb2b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/sumber-protein-variasi-kualitas-pakan-rumput-scfa-thumb-0cb2b.webp 1x" title="JURIS - Substitusi tepung ikan dengan tepung maggot terhadap retensi nutrisi, komposisi tubuh, dan efisiensi pakan ikan bandeng (Chanos chanos Forskal)  [Substitution of fish meal with flour maggot on the nut" alt="JURIS - Substitusi tepung ikan dengan tepung maggot terhadap retensi nutrisi, komposisi tubuh, dan efisiensi pakan ikan bandeng (Chanos chanos Forskal)  [Substitution of fish meal with flour maggot on the nut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/sumber-protein-variasi-kualitas-pakan-rumput-scfa-thumb-4787f.webp" title="JURIS - Substitusi tepung ikan dengan tepung maggot terhadap retensi nutrisi, komposisi tubuh, dan efisiensi pakan ikan bandeng (Chanos chanos Forskal)  [Substitution of fish meal with flour maggot on the nut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/sumber-protein-variasi-kualitas-pakan-rumput-scfa-thumb-4787f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/sumber-protein-variasi-kualitas-pakan-rumput-scfa-thumb-4787f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/sumber-protein-variasi-kualitas-pakan-rumput-scfa-thumb-4787f.webp 1x" title="JURIS - Substitusi tepung ikan dengan tepung maggot terhadap retensi nutrisi, komposisi tubuh, dan efisiensi pakan ikan bandeng (Chanos chanos Forskal)  [Substitution of fish meal with flour maggot on the nut" alt="JURIS - Substitusi tepung ikan dengan tepung maggot terhadap retensi nutrisi, komposisi tubuh, dan efisiensi pakan ikan bandeng (Chanos chanos Forskal)  [Substitution of fish meal with flour maggot on the nut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/sumber-protein-variasi-kualitas-pakan-rumput-scfa-thumb-0cc22.webp" title="JURIS - Substitusi tepung ikan dengan tepung maggot terhadap retensi nutrisi, komposisi tubuh, dan efisiensi pakan ikan bandeng (Chanos chanos Forskal)  [Substitution of fish meal with flour maggot on the nut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/sumber-protein-variasi-kualitas-pakan-rumput-scfa-thumb-0cc22.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/sumber-protein-variasi-kualitas-pakan-rumput-scfa-thumb-0cc22.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/sumber-protein-variasi-kualitas-pakan-rumput-scfa-thumb-0cc22.webp 1x" title="JURIS - Substitusi tepung ikan dengan tepung maggot terhadap retensi nutrisi, komposisi tubuh, dan efisiensi pakan ikan bandeng (Chanos chanos Forskal)  [Substitution of fish meal with flour maggot on the nut" alt="JURIS - Substitusi tepung ikan dengan tepung maggot terhadap retensi nutrisi, komposisi tubuh, dan efisiensi pakan ikan bandeng (Chanos chanos Forskal)  [Substitution of fish meal with flour maggot on the nut" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68903-sumber-protein-variasi-kualitas" title="JURIS - Substitusi tepung ikan dengan tepung maggot terhadap retensi nutrisi, komposisi tubuh, dan efisiensi pakan ikan bandeng (Chanos chanos Forskal)  [Substitution of fish meal with flour maggot on the nut" target="_blank">Substitusi tepung ikan dengan tepung maggot terhadap retensi nutrisi, komposisi tubuh, dan efisiensi pakan ikan bandeng (Chanos chanos Forskal)  [Substitution of fish meal with flour maggot on the nut</a>: 1) Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penggunaan tepung maggot terhadap kesehatan dan kualitas daging ikan bandeng. 2) Mempelajari perbandingan kinerja tepung maggot dengan sumber protein alternatif lain seperti tepung kacang hijau atau biji kapok. 3) Mengembangkan formulasi tepung maggot yang dioptimalkan untuk spesies ikan air tawar dan laut berbeda, dengan mempertimbangkan kebutuhan nutrisi spesifik masing-masing spesies..
<br>Tingkat substitusi tepung ikan dengan tepung maggot memberikan respon yang sama terhadap komposisi kimiawi tubuh, retensi protein, lemak, dan energi serta rasio efisiensi pakan.Pakan pemeliharaan ikan bandeng sebagai sumber protein dapat digunakan tepung maggot sebagai pengganti tepung ikan
<br>Tujuan penelitian ini adalah menentukan substitusi tepung ikan dengan tepung maggot yang menghasilkan respon terbaik terhadap retensi nutrisi, komposisi karkas dan efisiensi pakan ikan bandeng. Bobot individu ikan yang digunakan dalam percobaan berkisar antara 0,84-0,87 gram, dengan padat penebaran 1 ekor per 3 liter media. Percobaan dilakukan di akuarium dengan ukuran panjang x lebar x tinggi: 50 cm x 40 cm x 50 cm yang dilengkapi dengan pompa resirkulasi. Percobaan dilakukan selama 40 hari. Pakan diberikan sebanyak 10% biomassa per...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/7/sumber-protein-variasi-kualitas-pakan-rumput-scfa-thumb-0cb2b.webp" type="image/webp" length="87114" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/sumber-protein-variasi-kualitas-pakan-rumput-scfa-thumb-0cb2b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/sumber-protein-variasi-kualitas-pakan-rumput-scfa-thumb-4787f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/sumber-protein-variasi-kualitas-pakan-rumput-scfa-thumb-0cc22.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-665-iktiologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17651-jurnal-iktiologi-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Filogenetik Ikan Tuna Thunnus spp di Perairan Maluku Utara Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Filogenetik Ikan Tuna Thunnus spp di Perairan Maluku Utara Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Filogenetik Ikan Tuna Thunnus spp di Perairan Maluku Utara Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68891-thunnus-albacares-populasi-tuna-bullet-baku-ikan</link>
	<guid isPermaLink="false">66721852ab567d925f91e0a58c6edb7b</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 21:07:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ thunnus spp ]]></category>
	<category><![CDATA[ kendari bay ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bay,content,kendari,main,spp,thunnus]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi distribusi dan pergerakan ikan tuna di Perairan Maluku Utara, seperti arus laut dan kondisi oseanografi. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Filogenetik Ikan Tuna (Thunnus spp.) di Perairan Maluku Utara, Indonesia: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi distribusi dan pergerakan ikan tuna di Perairan Maluku Utara, seperti arus laut dan kondisi oseanografi. 2. Melakukan studi lebih mendalam tentang hubungan genetik antara populasi tuna yang berbeda di berbagai wilayah, termasuk analisis populasi dan struktur genetik. 3. Menjelajahi lebih lanjut hubungan filogenetik antara spesies tuna yang berbeda, dengan menggunakan metode dan teknik molekuler yang lebih canggih, seperti sekuensing genom lengkap atau analisis transkriptom.. Hasil analisis filogenetik ikan tuna (Thunnus spp.) menunjukkan bahwa terdapat empat clade yang berbeda namun tidak terdapat perbedaan genetik yang signifikan diantara spesies tuna.Secara umum dapat dijelaskan bahwa spesies tuna berasal dari satu keturunan dan secara filogeografi tidak memiliki batas distribusi yang nyata Ikan tuna (Thunnus spp.) adalah ikan pelagis yang memiliki kemampuan ruaya dan nilai komersial. Kondisi oseanografi dan letak geografis mendukung kelimpahan stok sumber daya ikan tuna di Perairan Maluku Utara. Aktifitas penangkapan yang meningkat memberikan pandangan perlu adanya pengkajian filogenetik ikan tuna. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi filogenetik ikan tuna di perairan Maluku Utara. Metode yang digunakan adalah metode PCR-Sekuensing pada lokus mtDNA control region. Analisis molekuler... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/d/thunnus-albacares-populasi-tuna-bullet-baku-ikan-s-thumb-ef6c6.webp" title="JURIS - Filogenetik Ikan Tuna (Thunnus spp.) di Perairan Maluku Utara, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/thunnus-albacares-populasi-tuna-bullet-baku-ikan-s-thumb-ef6c6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/thunnus-albacares-populasi-tuna-bullet-baku-ikan-s-thumb-ef6c6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/thunnus-albacares-populasi-tuna-bullet-baku-ikan-s-thumb-ef6c6.webp 1x" title="JURIS - Filogenetik Ikan Tuna (Thunnus spp.) di Perairan Maluku Utara, Indonesia" alt="JURIS - Filogenetik Ikan Tuna (Thunnus spp.) di Perairan Maluku Utara, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/thunnus-albacares-populasi-tuna-bullet-baku-ikan-s-thumb-79fcd.webp" title="JURIS - Filogenetik Ikan Tuna (Thunnus spp.) di Perairan Maluku Utara, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/thunnus-albacares-populasi-tuna-bullet-baku-ikan-s-thumb-79fcd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/thunnus-albacares-populasi-tuna-bullet-baku-ikan-s-thumb-79fcd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/thunnus-albacares-populasi-tuna-bullet-baku-ikan-s-thumb-79fcd.webp 1x" title="JURIS - Filogenetik Ikan Tuna (Thunnus spp.) di Perairan Maluku Utara, Indonesia" alt="JURIS - Filogenetik Ikan Tuna (Thunnus spp.) di Perairan Maluku Utara, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/thunnus-albacares-populasi-tuna-bullet-baku-ikan-s-thumb-fc5b9.webp" title="JURIS - Filogenetik Ikan Tuna (Thunnus spp.) di Perairan Maluku Utara, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/thunnus-albacares-populasi-tuna-bullet-baku-ikan-s-thumb-fc5b9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/thunnus-albacares-populasi-tuna-bullet-baku-ikan-s-thumb-fc5b9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/thunnus-albacares-populasi-tuna-bullet-baku-ikan-s-thumb-fc5b9.webp 1x" title="JURIS - Filogenetik Ikan Tuna (Thunnus spp.) di Perairan Maluku Utara, Indonesia" alt="JURIS - Filogenetik Ikan Tuna (Thunnus spp.) di Perairan Maluku Utara, Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68891-thunnus-albacares-populasi-tuna-bullet-baku-ikan" title="JURIS - Filogenetik Ikan Tuna (Thunnus spp.) di Perairan Maluku Utara, Indonesia" target="_blank">Filogenetik Ikan Tuna (Thunnus spp.) di Perairan Maluku Utara, Indonesia</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi distribusi dan pergerakan ikan tuna di Perairan Maluku Utara, seperti arus laut dan kondisi oseanografi. 2. Melakukan studi lebih mendalam tentang hubungan genetik antara populasi tuna yang berbeda di berbagai wilayah, termasuk analisis populasi dan struktur genetik. 3. Menjelajahi lebih lanjut hubungan filogenetik antara spesies tuna yang berbeda, dengan menggunakan metode dan teknik molekuler yang lebih canggih, seperti sekuensing genom lengkap atau analisis transkriptom..
<br>Hasil analisis filogenetik ikan tuna (Thunnus spp.) menunjukkan bahwa terdapat empat clade yang berbeda namun tidak terdapat perbedaan genetik yang signifikan diantara spesies tuna.Secara umum dapat dijelaskan bahwa spesies tuna berasal dari satu keturunan dan secara filogeografi tidak memiliki batas distribusi yang nyata
<br>Ikan tuna (Thunnus spp.) adalah ikan pelagis yang memiliki kemampuan ruaya dan nilai komersial. Kondisi oseanografi dan letak geografis mendukung kelimpahan stok sumber daya ikan tuna di Perairan Maluku Utara. Aktifitas penangkapan yang meningkat memberikan pandangan perlu adanya pengkajian filogenetik ikan tuna. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi filogenetik ikan tuna di perairan Maluku Utara. Metode yang digunakan adalah metode PCR-Sekuensing pada lokus mtDNA control region. Analisis molekuler...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/d/thunnus-albacares-populasi-tuna-bullet-baku-ikan-s-thumb-79fcd.webp" type="image/webp" length="92614" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/thunnus-albacares-populasi-tuna-bullet-baku-ikan-s-thumb-ef6c6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/thunnus-albacares-populasi-tuna-bullet-baku-ikan-s-thumb-79fcd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/thunnus-albacares-populasi-tuna-bullet-baku-ikan-s-thumb-fc5b9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-665-iktiologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17651-jurnal-iktiologi-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ ANCAMAN INVASI IKAN ASING TERHADAP KEANEKARAGAMAN IKAN ASLI Invasion Threats of Exotic Fish Species to Diversity of Indigenous Fish Species ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ ANCAMAN INVASI IKAN ASING TERHADAP KEANEKARAGAMAN IKAN ASLI Invasion Threats of Exotic Fish Species to Diversity of Indigenous Fish Species ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ ANCAMAN INVASI IKAN ASING TERHADAP KEANEKARAGAMAN IKAN ASLI Invasion Threats of Exotic Fish Species to Diversity of Indigenous Fish Species ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68902-ikan-asing-populasi-selar-spesies-budida</link>
	<guid isPermaLink="false">33852d2a3219ac0d7463d4e1f4c15829</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 20:51:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ pabean bay ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bay,content,full,issue,main,pabean]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam tentang dampak introduksi ikan asing terhadap keanekaragaman hayati di Indonesia. Penelitian ini dapat fokus pada identifikasi spesies ikan asing yang telah diintroduksi, evaluasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - ANCAMAN INVASI IKAN ASING TERHADAP KEANEKARAGAMAN IKAN ASLI | Invasion Threats of Exotic Fish Species to Diversity of Indigenous Fish Species]: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam tentang dampak introduksi ikan asing terhadap keanekaragaman hayati di Indonesia. Penelitian ini dapat fokus pada identifikasi spesies ikan asing yang telah diintroduksi, evaluasi dampak lingkungan dan sosial-ekonomi yang ditimbulkannya, serta pengembangan strategi konservasi yang efektif untuk melindungi keanekaragaman ikan asli. Selain itu, perlu juga dilakukan studi tentang potensi hibridisasi antara ikan asing dan ikan asli, serta dampak genetik yang mungkin terjadi. Dengan memahami dampak introduksi ikan asing secara komprehensif, kita dapat mengembangkan strategi pengelolaan yang lebih efektif untuk menjaga keanekaragaman hayati perairan Indonesia.. Introduksi ikan asing merupakan salah satu faktor penting yang menyebabkan penurunan keanekaragaman ikan asli.Hasil analisis dari berbagai studi menunjukkan bahwa 77% introduksi ikan asing mengakibatkan penurunan populasi ikan asli.Penurunan populasi ini merupakan proses awal menuju kepunahan spesies tertentu, yang kemudian menyebabkan penurunan keanekaragaman hayati dan berakhir dengan terbentuknya komunitas ikan yang homogen, didominasi oleh ikan asing.Dampak introduksi ikan asing dapat berupa penurunan kualitas lingkungan perairan, gangguan terhadap komunitas ikan asli, penurunan kualitas materi genetik melalui hibridisasi, introduksi penyakit dan parasit ikan, serta masalah sosial-ekonomi bagi masyarakat nelayan di sekitarnya Salah satu faktor penyebab menurunnya keanekaragaman ikan adalah introduksi ikan asing atau spesies alien. Dampak negatif dari introduksi ini masih kurang mendapat perhatian. Kita perlu belajar dari pengalaman negara-negara lain, di mana dampak dari introduksi spesies asing sangat luas, tidak hanya menyebabkan degradasi lingkungan air tawar dan penurunan kualitas genetik ikan asli melalui hibridisasi, tetapi juga mengganggu spesies asli dan membantu penyebaran penyakit dan parasit, bahkan menyebabkan kesulitan sosial-ekonomi bagi komunitas nelayan. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/f/ikan-asing-populasi-selar-spesies-budidaya-air-taw-thumb-9e72d.webp" title="JURIS - ANCAMAN INVASI IKAN ASING TERHADAP KEANEKARAGAMAN IKAN ASLI | Invasion Threats of Exotic Fish Species to Diversity of Indigenous Fish Species]" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/f/ikan-asing-populasi-selar-spesies-budidaya-air-taw-thumb-9e72d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/f/ikan-asing-populasi-selar-spesies-budidaya-air-taw-thumb-9e72d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/f/ikan-asing-populasi-selar-spesies-budidaya-air-taw-thumb-9e72d.webp 1x" title="JURIS - ANCAMAN INVASI IKAN ASING TERHADAP KEANEKARAGAMAN IKAN ASLI | Invasion Threats of Exotic Fish Species to Diversity of Indigenous Fish Species]" alt="JURIS - ANCAMAN INVASI IKAN ASING TERHADAP KEANEKARAGAMAN IKAN ASLI | Invasion Threats of Exotic Fish Species to Diversity of Indigenous Fish Species]" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/f/ikan-asing-populasi-selar-spesies-budidaya-air-taw-thumb-baac9.webp" title="JURIS - ANCAMAN INVASI IKAN ASING TERHADAP KEANEKARAGAMAN IKAN ASLI | Invasion Threats of Exotic Fish Species to Diversity of Indigenous Fish Species]" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/f/ikan-asing-populasi-selar-spesies-budidaya-air-taw-thumb-baac9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/f/ikan-asing-populasi-selar-spesies-budidaya-air-taw-thumb-baac9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/f/ikan-asing-populasi-selar-spesies-budidaya-air-taw-thumb-baac9.webp 1x" title="JURIS - ANCAMAN INVASI IKAN ASING TERHADAP KEANEKARAGAMAN IKAN ASLI | Invasion Threats of Exotic Fish Species to Diversity of Indigenous Fish Species]" alt="JURIS - ANCAMAN INVASI IKAN ASING TERHADAP KEANEKARAGAMAN IKAN ASLI | Invasion Threats of Exotic Fish Species to Diversity of Indigenous Fish Species]" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68902-ikan-asing-populasi-selar-spesies-budida" title="JURIS - ANCAMAN INVASI IKAN ASING TERHADAP KEANEKARAGAMAN IKAN ASLI | Invasion Threats of Exotic Fish Species to Diversity of Indigenous Fish Species]" target="_blank">ANCAMAN INVASI IKAN ASING TERHADAP KEANEKARAGAMAN IKAN ASLI | Invasion Threats of Exotic Fish Species to Diversity of Indigenous Fish Species]</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam tentang dampak introduksi ikan asing terhadap keanekaragaman hayati di Indonesia. Penelitian ini dapat fokus pada identifikasi spesies ikan asing yang telah diintroduksi, evaluasi dampak lingkungan dan sosial-ekonomi yang ditimbulkannya, serta pengembangan strategi konservasi yang efektif untuk melindungi keanekaragaman ikan asli. Selain itu, perlu juga dilakukan studi tentang potensi hibridisasi antara ikan asing dan ikan asli, serta dampak genetik yang mungkin terjadi. Dengan memahami dampak introduksi ikan asing secara komprehensif, kita dapat mengembangkan strategi pengelolaan yang lebih efektif untuk menjaga keanekaragaman hayati perairan Indonesia..
<br>Introduksi ikan asing merupakan salah satu faktor penting yang menyebabkan penurunan keanekaragaman ikan asli.Hasil analisis dari berbagai studi menunjukkan bahwa 77% introduksi ikan asing mengakibatkan penurunan populasi ikan asli.Penurunan populasi ini merupakan proses awal menuju kepunahan spesies tertentu, yang kemudian menyebabkan penurunan keanekaragaman hayati dan berakhir dengan terbentuknya komunitas ikan yang homogen, didominasi oleh ikan asing.Dampak introduksi ikan asing dapat berupa penurunan kualitas lingkungan perairan, gangguan terhadap komunitas ikan asli, penurunan kualitas materi genetik melalui hibridisasi, introduksi penyakit dan parasit ikan, serta masalah sosial-ekonomi bagi masyarakat nelayan di sekitarnya
<br>Salah satu faktor penyebab menurunnya keanekaragaman ikan adalah introduksi ikan asing atau spesies alien. Dampak negatif dari introduksi ini masih kurang mendapat perhatian. Kita perlu belajar dari pengalaman negara-negara lain, di mana dampak dari introduksi spesies asing sangat luas, tidak hanya menyebabkan degradasi lingkungan air tawar dan penurunan kualitas genetik ikan asli melalui hibridisasi, tetapi juga mengganggu spesies asli dan membantu penyebaran penyakit dan parasit, bahkan menyebabkan kesulitan sosial-ekonomi bagi komunitas nelayan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/f/ikan-asing-populasi-selar-spesies-budidaya-air-taw-thumb-baac9.webp" type="image/webp" length="182002" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/f/ikan-asing-populasi-selar-spesies-budidaya-air-taw-thumb-9e72d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/f/ikan-asing-populasi-selar-spesies-budidaya-air-taw-thumb-baac9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-665-iktiologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17651-jurnal-iktiologi-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pola Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Madidihang Thunnus albacares Bonnaterre 1788 di Samudra Hindia Bagian Timur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pola Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Madidihang Thunnus albacares Bonnaterre 1788 di Samudra Hindia Bagian Timur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pola Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Madidihang Thunnus albacares Bonnaterre 1788 di Samudra Hindia Bagian Timur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68905-simpan-ikan-madidihang-faktor-kondisi-bullet-kondi</link>
	<guid isPermaLink="false">6124e025dd16f4ad1292eac0c518e357</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 20:45:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ thunnus spp ]]></category>
	<category><![CDATA[ kendari bay ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bay,content,kendari,main,spp,thunnus]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan pemahaman tentang dinamika populasi madidihang, penelitian lanjutan dapat berfokus pada studi ekstensif tentang faktor-faktor lingkungan dan biologis yang mempengaruhi pola pertumbuhan dan faktor kondisi. Misalnya, penelitian dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pola Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Madidihang, Thunnus albacares (Bonnaterre, 1788) di Samudra Hindia Bagian Timur: Untuk meningkatkan pemahaman tentang dinamika populasi madidihang, penelitian lanjutan dapat berfokus pada studi ekstensif tentang faktor-faktor lingkungan dan biologis yang mempengaruhi pola pertumbuhan dan faktor kondisi. Misalnya, penelitian dapat menyelidiki hubungan antara ketersediaan makanan, suhu air, dan fase reproduksi dengan pola pertumbuhan dan faktor kondisi madidihang. Selain itu, studi komparatif tentang pola pertumbuhan dan faktor kondisi madidihang di berbagai wilayah perairan Indonesia dapat memberikan wawasan tentang variasi regional dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Akhirnya, penelitian tentang dampak perubahan iklim dan aktivitas manusia terhadap pola pertumbuhan dan faktor kondisi madidihang dapat memberikan kontribusi penting dalam upaya pengelolaan berkelanjutan sumber daya perikanan ini.. Pola pertumbuhan madidihang bersifat allometrik negatif, yang berarti pertambahan panjang lebih cepat daripada pertambahan bobotnya.Secara umum, faktor kondisi relatif madidihang rata-rata adalah 0,978 dan cenderung mengalami peningkatan selama dua kali dalam satu tahun Tuna madidihang, Thunnus albacares (Bonnaterre, 1788), merupakan spesies tuna ekonomis penting yang tersebar di perairan Indonesia, termasuk di WPP 572 (Samudra Hindia bagian barat Sumatera). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola pertumbuhan dan faktor kondisi ikan madidihang di Samudra Hindia Bagian Timur. Jumlah ikan contoh yang diukur panjang dan bobotnya adalah 7.550 ekor dengan sebaran panjang 76-176 cm (rata-rata 129,03 cm) dan modus 150 cm. Hubungan panjang bobot ikan tersebut adalah W = 4x10-5L2,842 (R2 0,957). Secara umum, pola pertumbuhan madidihang bersifat allometrik negatif, yang berarti pertambahan panjang lebih cepat daripada bobotnya. Faktor kondisi relatif rata-rata madidihang adalah 0,975 dengan kecenderungan menurun seiring bertambahnya ukuran panjang. Faktor kondisi relatif tertinggi terjadi pada kelas panjang 80 cm sebesar 1,061 dan terendah terjadi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/1/simpan-ikan-madidihang-faktor-kondisi-bullet-relat-thumb-15459.webp" title="JURIS - Pola Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Madidihang, Thunnus albacares (Bonnaterre, 1788) di Samudra Hindia Bagian Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/simpan-ikan-madidihang-faktor-kondisi-bullet-relat-thumb-15459.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/simpan-ikan-madidihang-faktor-kondisi-bullet-relat-thumb-15459.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/simpan-ikan-madidihang-faktor-kondisi-bullet-relat-thumb-15459.webp 1x" title="JURIS - Pola Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Madidihang, Thunnus albacares (Bonnaterre, 1788) di Samudra Hindia Bagian Timur" alt="JURIS - Pola Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Madidihang, Thunnus albacares (Bonnaterre, 1788) di Samudra Hindia Bagian Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/1/simpan-ikan-madidihang-faktor-kondisi-bullet-relat-thumb-2a2a4.webp" title="JURIS - Pola Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Madidihang, Thunnus albacares (Bonnaterre, 1788) di Samudra Hindia Bagian Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/simpan-ikan-madidihang-faktor-kondisi-bullet-relat-thumb-2a2a4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/simpan-ikan-madidihang-faktor-kondisi-bullet-relat-thumb-2a2a4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/simpan-ikan-madidihang-faktor-kondisi-bullet-relat-thumb-2a2a4.webp 1x" title="JURIS - Pola Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Madidihang, Thunnus albacares (Bonnaterre, 1788) di Samudra Hindia Bagian Timur" alt="JURIS - Pola Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Madidihang, Thunnus albacares (Bonnaterre, 1788) di Samudra Hindia Bagian Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/1/simpan-ikan-madidihang-faktor-kondisi-bullet-relat-thumb-f315f.webp" title="JURIS - Pola Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Madidihang, Thunnus albacares (Bonnaterre, 1788) di Samudra Hindia Bagian Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/simpan-ikan-madidihang-faktor-kondisi-bullet-relat-thumb-f315f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/simpan-ikan-madidihang-faktor-kondisi-bullet-relat-thumb-f315f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/simpan-ikan-madidihang-faktor-kondisi-bullet-relat-thumb-f315f.webp 1x" title="JURIS - Pola Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Madidihang, Thunnus albacares (Bonnaterre, 1788) di Samudra Hindia Bagian Timur" alt="JURIS - Pola Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Madidihang, Thunnus albacares (Bonnaterre, 1788) di Samudra Hindia Bagian Timur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68905-simpan-ikan-madidihang-faktor-kondisi-bullet-kondi" title="JURIS - Pola Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Madidihang, Thunnus albacares (Bonnaterre, 1788) di Samudra Hindia Bagian Timur" target="_blank">Pola Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Madidihang, Thunnus albacares (Bonnaterre, 1788) di Samudra Hindia Bagian Timur</a>: Untuk meningkatkan pemahaman tentang dinamika populasi madidihang, penelitian lanjutan dapat berfokus pada studi ekstensif tentang faktor-faktor lingkungan dan biologis yang mempengaruhi pola pertumbuhan dan faktor kondisi. Misalnya, penelitian dapat menyelidiki hubungan antara ketersediaan makanan, suhu air, dan fase reproduksi dengan pola pertumbuhan dan faktor kondisi madidihang. Selain itu, studi komparatif tentang pola pertumbuhan dan faktor kondisi madidihang di berbagai wilayah perairan Indonesia dapat memberikan wawasan tentang variasi regional dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Akhirnya, penelitian tentang dampak perubahan iklim dan aktivitas manusia terhadap pola pertumbuhan dan faktor kondisi madidihang dapat memberikan kontribusi penting dalam upaya pengelolaan berkelanjutan sumber daya perikanan ini..
<br>Pola pertumbuhan madidihang bersifat allometrik negatif, yang berarti pertambahan panjang lebih cepat daripada pertambahan bobotnya.Secara umum, faktor kondisi relatif madidihang rata-rata adalah 0,978 dan cenderung mengalami peningkatan selama dua kali dalam satu tahun
<br>Tuna madidihang, Thunnus albacares (Bonnaterre, 1788), merupakan spesies tuna ekonomis penting yang tersebar di perairan Indonesia, termasuk di WPP 572 (Samudra Hindia bagian barat Sumatera). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola pertumbuhan dan faktor kondisi ikan madidihang di Samudra Hindia Bagian Timur. Jumlah ikan contoh yang diukur panjang dan bobotnya adalah 7.550 ekor dengan sebaran panjang 76-176 cm (rata-rata 129,03 cm) dan modus 150 cm. Hubungan panjang bobot ikan tersebut adalah W = 4x10-5L2,842 (R2 0,957). Secara umum, pola pertumbuhan madidihang bersifat allometrik negatif, yang berarti pertambahan panjang lebih cepat daripada bobotnya. Faktor kondisi relatif rata-rata madidihang adalah 0,975 dengan kecenderungan menurun seiring bertambahnya ukuran panjang. Faktor kondisi relatif tertinggi terjadi pada kelas panjang 80 cm sebesar 1,061 dan terendah terjadi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/1/simpan-ikan-madidihang-faktor-kondisi-bullet-relat-thumb-f315f.webp" type="image/webp" length="93512" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/simpan-ikan-madidihang-faktor-kondisi-bullet-relat-thumb-15459.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/simpan-ikan-madidihang-faktor-kondisi-bullet-relat-thumb-2a2a4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/simpan-ikan-madidihang-faktor-kondisi-bullet-relat-thumb-f315f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-665-iktiologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17651-jurnal-iktiologi-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Burden of Premature Vision Loss Working Age Vulnerability to Proliferative Diabetic Retinopathy in Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Burden of Premature Vision Loss Working Age Vulnerability to Proliferative Diabetic Retinopathy in Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Burden of Premature Vision Loss Working Age Vulnerability to Proliferative Diabetic Retinopathy in Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68897-heading-kelompok-usia-wanita-produktif-p</link>
	<guid isPermaLink="false">2d8f90e0793ed0f1e968acb58b490fd6</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 20:21:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ mirza metita ]]></category>
	<category><![CDATA[ case report ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[case,content,main,metita,mirza,report]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengeksplorasi efektivitas program pendidikan kesehatan bagi pasien diabetik usia kerja dalam meningkatkan kesadaran akan komplikasi okular. Selain itu, studi tentang dampak skrining dini pada progresi PDR dapat memberikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Burden of Premature Vision Loss: Working-Age Vulnerability to Proliferative Diabetic Retinopathy in Indonesia: Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengeksplorasi efektivitas program pendidikan kesehatan bagi pasien diabetik usia kerja dalam meningkatkan kesadaran akan komplikasi okular. Selain itu, studi tentang dampak skrining dini pada progresi PDR dapat memberikan bukti untuk memperkuat kebijakan kesehatan. Terakhir, penelitian tentang peran faktor sosial ekonomi dalam kepatuhan terhadap pengobatan di kalangan pasien diabetik usia kerja perlu dilakukan untuk mengidentifikasi hambatan utama dan solusi yang relevan.. Pasien usia kerja menunjukkan kerentanan yang lebih tinggi terhadap PDR parah, terlepas dari durasi diabetes dan kontrol glikemik.Temuan ini menekankan kebutuhan untuk memperketat kepatuhan terhadap pedoman nasional yang merekomendasikan pemeriksaan retina segera setelah diagnosis diabetes, untuk mencegah kehilangan penglihatan dini di kalangan tenaga kerja aktif Retinopati diabetik (DR) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan dan penyebab buta yang dapat dicegah pada kalangan usia produktif. Beban ini justru lebih besar pada negara berkembang, di mana infrastruktur kesehatan seringkali terbatas. Prevalensi Diabetes Melitus Tipe 2 (T2DM) meningkat pesat dan diperkirakan mencapai 578 juta orang secara global pada tahun 2030, dengan konsekuensi ekonomi yang signifikan akibat hilangnya produktivitas tenaga kerja dan meningkatnya biaya kesehatan. Di Asia Tenggara, khususnya di Indonesia, data klinis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/9/heading-kelompok-usia-wanita-produktif-diabetic-re-thumb-15493.webp" title="JURIS - The Burden of Premature Vision Loss: Working-Age Vulnerability to Proliferative Diabetic Retinopathy in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/heading-kelompok-usia-wanita-produktif-diabetic-re-thumb-15493.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/heading-kelompok-usia-wanita-produktif-diabetic-re-thumb-15493.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/heading-kelompok-usia-wanita-produktif-diabetic-re-thumb-15493.webp 1x" title="JURIS - The Burden of Premature Vision Loss: Working-Age Vulnerability to Proliferative Diabetic Retinopathy in Indonesia" alt="JURIS - The Burden of Premature Vision Loss: Working-Age Vulnerability to Proliferative Diabetic Retinopathy in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/heading-kelompok-usia-wanita-produktif-diabetic-re-thumb-35334.webp" title="JURIS - The Burden of Premature Vision Loss: Working-Age Vulnerability to Proliferative Diabetic Retinopathy in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/heading-kelompok-usia-wanita-produktif-diabetic-re-thumb-35334.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/heading-kelompok-usia-wanita-produktif-diabetic-re-thumb-35334.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/heading-kelompok-usia-wanita-produktif-diabetic-re-thumb-35334.webp 1x" title="JURIS - The Burden of Premature Vision Loss: Working-Age Vulnerability to Proliferative Diabetic Retinopathy in Indonesia" alt="JURIS - The Burden of Premature Vision Loss: Working-Age Vulnerability to Proliferative Diabetic Retinopathy in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/heading-kelompok-usia-wanita-produktif-diabetic-re-thumb-4bb48.webp" title="JURIS - The Burden of Premature Vision Loss: Working-Age Vulnerability to Proliferative Diabetic Retinopathy in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/heading-kelompok-usia-wanita-produktif-diabetic-re-thumb-4bb48.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/heading-kelompok-usia-wanita-produktif-diabetic-re-thumb-4bb48.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/heading-kelompok-usia-wanita-produktif-diabetic-re-thumb-4bb48.webp 1x" title="JURIS - The Burden of Premature Vision Loss: Working-Age Vulnerability to Proliferative Diabetic Retinopathy in Indonesia" alt="JURIS - The Burden of Premature Vision Loss: Working-Age Vulnerability to Proliferative Diabetic Retinopathy in Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68897-heading-kelompok-usia-wanita-produktif-p" title="JURIS - The Burden of Premature Vision Loss: Working-Age Vulnerability to Proliferative Diabetic Retinopathy in Indonesia" target="_blank">The Burden of Premature Vision Loss: Working-Age Vulnerability to Proliferative Diabetic Retinopathy in Indonesia</a>: Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengeksplorasi efektivitas program pendidikan kesehatan bagi pasien diabetik usia kerja dalam meningkatkan kesadaran akan komplikasi okular. Selain itu, studi tentang dampak skrining dini pada progresi PDR dapat memberikan bukti untuk memperkuat kebijakan kesehatan. Terakhir, penelitian tentang peran faktor sosial ekonomi dalam kepatuhan terhadap pengobatan di kalangan pasien diabetik usia kerja perlu dilakukan untuk mengidentifikasi hambatan utama dan solusi yang relevan..
<br>Pasien usia kerja menunjukkan kerentanan yang lebih tinggi terhadap PDR parah, terlepas dari durasi diabetes dan kontrol glikemik.Temuan ini menekankan kebutuhan untuk memperketat kepatuhan terhadap pedoman nasional yang merekomendasikan pemeriksaan retina segera setelah diagnosis diabetes, untuk mencegah kehilangan penglihatan dini di kalangan tenaga kerja aktif
<br>Retinopati diabetik (DR) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan dan penyebab buta yang dapat dicegah pada kalangan usia produktif. Beban ini justru lebih besar pada negara berkembang, di mana infrastruktur kesehatan seringkali terbatas. Prevalensi Diabetes Melitus Tipe 2 (T2DM) meningkat pesat dan diperkirakan mencapai 578 juta orang secara global pada tahun 2030, dengan konsekuensi ekonomi yang signifikan akibat hilangnya produktivitas tenaga kerja dan meningkatnya biaya kesehatan. Di Asia Tenggara, khususnya di Indonesia, data klinis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/9/heading-kelompok-usia-wanita-produktif-diabetic-re-thumb-15493.webp" type="image/webp" length="220222" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/heading-kelompok-usia-wanita-produktif-diabetic-re-thumb-15493.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/heading-kelompok-usia-wanita-produktif-diabetic-re-thumb-35334.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/heading-kelompok-usia-wanita-produktif-diabetic-re-thumb-4bb48.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6759-ijretina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16032-international-journal-retina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Stem Cell Therapy for Retinitis Pigmentosa Promise Evidence and the Risk of Premature Clinical Claims ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Stem Cell Therapy for Retinitis Pigmentosa Promise Evidence and the Risk of Premature Clinical Claims ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Stem Cell Therapy for Retinitis Pigmentosa Promise Evidence and the Risk of Premature Clinical Claims ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68890-secretome-sel-punca-terapi-car-mes</link>
	<guid isPermaLink="false">3d78e5d868bab27e0d995dc051d5c7c9</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 20:05:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ mirza metita ]]></category>
	<category><![CDATA[ case report ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[case,content,main,metita,mirza,report]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan perlu mengkaji metode perbaikan genetika pada iPSC sebelum transplantasi untuk mengatasi mutasi penyebab RP. Selain itu, studi jangka panjang diperlukan untuk mengevaluasi keamanan dan integrasi fungsional sel yang ditanamkan dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Stem Cell Therapy for Retinitis Pigmentosa: Promise, Evidence, and the Risk of Premature Clinical Claims: Penelitian lanjutan perlu mengkaji metode perbaikan genetika pada iPSC sebelum transplantasi untuk mengatasi mutasi penyebab RP. Selain itu, studi jangka panjang diperlukan untuk mengevaluasi keamanan dan integrasi fungsional sel yang ditanamkan dalam retina yang telah mengalami remodeling. Terakhir, penelitian harus menggabungkan terapi sel punca dengan pendekatan modifikasi penyakit berbasis gen untuk meningkatkan efektivitas terapi.. Berdasarkan bukti hingga 2026, terapi berbasis sel untuk RP masih dalam tahap penelitian dan belum dapat dianggap sebagai pengobatan yang terbukti.Pemahaman genetika penyebab RP menjadi kunci dalam mengevaluasi efektivitas terapi sel punca.Penelitian lanjutan diperlukan untuk memastikan keamanan, integrasi fungsional sel yang ditanamkan, serta efek jangka panjang pada penyakit degeneratif retina Terapi sel punca menawarkan potensi terapi regeneratif untuk retinitis pigmentosa (RP), namun bukti klinis hingga 2026 masih terbatas. Penelitian tentang sel punca mesenkim, progenitor retina, dan sel punca pluripoten induksi (iPSC) menunjukkan kemungkinan perlindungan atau penggantian fotoreseptor yang rusak. Namun, efek terapeutiknya belum terbukti secara klinis, dan klaim awal tentang pemulihan penglihatan perlu dihindari karena risiko kesalahan interpretasi data. Genetika penyebab RP harus dipertimbangkan dalam pengembangan terapi sel punca. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/9/secretome-sel-punca-terapi-car-t-mesenkim-adiposa-thumb-eaa6b.webp" title="JURIS - Stem Cell Therapy for Retinitis Pigmentosa: Promise, Evidence, and the Risk of Premature Clinical Claims" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/secretome-sel-punca-terapi-car-t-mesenkim-adiposa-thumb-eaa6b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/secretome-sel-punca-terapi-car-t-mesenkim-adiposa-thumb-eaa6b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/secretome-sel-punca-terapi-car-t-mesenkim-adiposa-thumb-eaa6b.webp 1x" title="JURIS - Stem Cell Therapy for Retinitis Pigmentosa: Promise, Evidence, and the Risk of Premature Clinical Claims" alt="JURIS - Stem Cell Therapy for Retinitis Pigmentosa: Promise, Evidence, and the Risk of Premature Clinical Claims" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/9/secretome-sel-punca-terapi-car-t-mesenkim-adiposa-thumb-b1bd1.webp" title="JURIS - Stem Cell Therapy for Retinitis Pigmentosa: Promise, Evidence, and the Risk of Premature Clinical Claims" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/secretome-sel-punca-terapi-car-t-mesenkim-adiposa-thumb-b1bd1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/secretome-sel-punca-terapi-car-t-mesenkim-adiposa-thumb-b1bd1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/secretome-sel-punca-terapi-car-t-mesenkim-adiposa-thumb-b1bd1.webp 1x" title="JURIS - Stem Cell Therapy for Retinitis Pigmentosa: Promise, Evidence, and the Risk of Premature Clinical Claims" alt="JURIS - Stem Cell Therapy for Retinitis Pigmentosa: Promise, Evidence, and the Risk of Premature Clinical Claims" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68890-secretome-sel-punca-terapi-car-mes" title="JURIS - Stem Cell Therapy for Retinitis Pigmentosa: Promise, Evidence, and the Risk of Premature Clinical Claims" target="_blank">Stem Cell Therapy for Retinitis Pigmentosa: Promise, Evidence, and the Risk of Premature Clinical Claims</a>: Penelitian lanjutan perlu mengkaji metode perbaikan genetika pada iPSC sebelum transplantasi untuk mengatasi mutasi penyebab RP. Selain itu, studi jangka panjang diperlukan untuk mengevaluasi keamanan dan integrasi fungsional sel yang ditanamkan dalam retina yang telah mengalami remodeling. Terakhir, penelitian harus menggabungkan terapi sel punca dengan pendekatan modifikasi penyakit berbasis gen untuk meningkatkan efektivitas terapi..
<br>Berdasarkan bukti hingga 2026, terapi berbasis sel untuk RP masih dalam tahap penelitian dan belum dapat dianggap sebagai pengobatan yang terbukti.Pemahaman genetika penyebab RP menjadi kunci dalam mengevaluasi efektivitas terapi sel punca.Penelitian lanjutan diperlukan untuk memastikan keamanan, integrasi fungsional sel yang ditanamkan, serta efek jangka panjang pada penyakit degeneratif retina
<br>Terapi sel punca menawarkan potensi terapi regeneratif untuk retinitis pigmentosa (RP), namun bukti klinis hingga 2026 masih terbatas. Penelitian tentang sel punca mesenkim, progenitor retina, dan sel punca pluripoten induksi (iPSC) menunjukkan kemungkinan perlindungan atau penggantian fotoreseptor yang rusak. Namun, efek terapeutiknya belum terbukti secara klinis, dan klaim awal tentang pemulihan penglihatan perlu dihindari karena risiko kesalahan interpretasi data. Genetika penyebab RP harus dipertimbangkan dalam pengembangan terapi sel punca.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/9/secretome-sel-punca-terapi-car-t-mesenkim-adiposa-thumb-b1bd1.webp" type="image/webp" length="225652" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/secretome-sel-punca-terapi-car-t-mesenkim-adiposa-thumb-eaa6b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/secretome-sel-punca-terapi-car-t-mesenkim-adiposa-thumb-b1bd1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6759-ijretina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16032-international-journal-retina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Fri, 25 Sep 2026 03:14:32 +0700. 24 items. Served in: 5.641 seconds [rss] -->
