<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sun, 19 Apr 2026 07:33:52 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 07:33:52 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-19T07:33:52+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Dampak Silent Treatment terhadap Friendship Quality pada Santriwati Pesantren ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dampak Silent Treatment terhadap Friendship Quality pada Santriwati Pesantren ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dampak Silent Treatment terhadap Friendship Quality pada Santriwati Pesantren ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40204-silent-treatment-friendship-quality-santriwati-ska</link>
	<guid isPermaLink="false">bd68dbc8c73b403e6b95acce8a730a50</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 06:57:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ syahrul alim ]]></category>
	<category><![CDATA[ permana sari ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alim,counter,flag,permana,sari,syahrul]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji bagaimana komunikasi non-verbal dan norma keagamaan di pesantren turut membentuk makna dan praktik silent treatment dalam pertemanan santriwati, agar dapat dibedakan antara budaya diam karena kesopanan dan diam sebagai bentuk pengucilan. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dampak Silent Treatment terhadap Friendship Quality pada Santriwati Pesantren: Pertama, perlu dikaji bagaimana komunikasi non-verbal dan norma keagamaan di pesantren turut membentuk makna dan praktik silent treatment dalam pertemanan santriwati, agar dapat dibedakan antara budaya diam karena kesopanan dan diam sebagai bentuk pengucilan. Kedua, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas pelatihan regulasi emosi berbasis nilai-nilai Islam dalam mengurangi penggunaan silent treatment dan meningkatkan kualitas pertemanan di lingkungan pesantren. Ketiga, disarankan untuk mengembangkan studi longitudinal guna memahami perubahan pola silent treatment dan friendship quality seiring perkembangan usia dan tingkat kematangan emosional santriwati, termasuk dampak jangka panjang terhadap kesejahteraan psikologis mereka. Penelitian-penelitian ini dapat membuka jalan bagi intervensi yang lebih kontekstual dan berkelanjutan, serta memperdalam pemahaman tentang dinamika sosial remaja perempuan dalam lingkungan pendidikan keagamaan yang khas. Dengan demikian, upaya pemeliharaan hubungan pertemanan yang sehat di pesantren tidak hanya mengandalkan pendekatan umum, tetapi juga mempertimbangkan kompleksitas budaya, agama, dan tahap perkembangan peserta didik. Fokus pada aspek religiusitas sebagai sumber kekuatan psikologis juga perlu dieksplorasi lebih lanjut dalam konteks pencegahan perilaku pengucilan. Semua ini akan mendukung pengembangan program pembinaan yang holistik dan berkelanjutan.. Penelitian ini menunjukkan bahwa silent treatment berpengaruh signifikan terhadap friendship quality santriwati, yang terkait dengan tahap perkembangan remaja dan tingkat self-esteem.Temuan ini memperkaya teori ostracism dengan menegaskan bahwa pengabaian di lingkungan pesantren yang menggabungkan nilai-nilai religius dan kehidupan komunal yang intens dapat muncul secara normatif, namun tetap berdampak negatif pada hubungan sosial.Secara praktis, hasil penelitian menekankan pentingnya peran ustadz dan ustadzah serta pembinaan mereka dalam menciptakan lingkungan sosial yang suportif melalui penguatan komunikasi interpersonal dan pengelolaan konflik Santriwati yang tinggal di pesantren lebih banyak berinteraksi dengan teman sebaya daripada keluarga, dalam lingkungan sosial yang memiliki hierarki, aturan komunikasi perempuan, dan budaya diam sebagai bentuk kesopanan. Hal ini membuat friendship quality menjadi aspek penting, sementara perilaku silent treatment bisa dianggap wajar secara sosial meski berdampak negatif pada hubungan. Dalam konteks pesantren, silent treatment dipahami sebagai pengabaian teman untuk menyampaikan ketidaknyamanan atau ketidaksetujuan. Penelitian ini meneliti pengaruh silent treatment terhadap friendship quality dengan pendekatan kuantitatif korelasional. Sebanyak 398 santriwati dipilih melalui purposive sampling.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/8/silent-treatment-friendship-quality-santriwati-ska-thumb-0dac3.webp" title="JURIS - Dampak Silent Treatment terhadap Friendship Quality pada Santriwati Pesantren" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/silent-treatment-friendship-quality-santriwati-ska-thumb-0dac3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/silent-treatment-friendship-quality-santriwati-ska-thumb-0dac3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/silent-treatment-friendship-quality-santriwati-ska-thumb-0dac3.webp 1x" title="JURIS - Dampak Silent Treatment terhadap Friendship Quality pada Santriwati Pesantren" alt="JURIS - Dampak Silent Treatment terhadap Friendship Quality pada Santriwati Pesantren" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/8/silent-treatment-friendship-quality-santriwati-ska-thumb-1515b.webp" title="JURIS - Dampak Silent Treatment terhadap Friendship Quality pada Santriwati Pesantren" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/silent-treatment-friendship-quality-santriwati-ska-thumb-1515b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/silent-treatment-friendship-quality-santriwati-ska-thumb-1515b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/silent-treatment-friendship-quality-santriwati-ska-thumb-1515b.webp 1x" title="JURIS - Dampak Silent Treatment terhadap Friendship Quality pada Santriwati Pesantren" alt="JURIS - Dampak Silent Treatment terhadap Friendship Quality pada Santriwati Pesantren" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/8/silent-treatment-friendship-quality-santriwati-ska-thumb-b90d9.webp" title="JURIS - Dampak Silent Treatment terhadap Friendship Quality pada Santriwati Pesantren" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/silent-treatment-friendship-quality-santriwati-ska-thumb-b90d9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/silent-treatment-friendship-quality-santriwati-ska-thumb-b90d9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/silent-treatment-friendship-quality-santriwati-ska-thumb-b90d9.webp 1x" title="JURIS - Dampak Silent Treatment terhadap Friendship Quality pada Santriwati Pesantren" alt="JURIS - Dampak Silent Treatment terhadap Friendship Quality pada Santriwati Pesantren" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40204-silent-treatment-friendship-quality-santriwati-ska" title="JURIS - Dampak Silent Treatment terhadap Friendship Quality pada Santriwati Pesantren" target="_blank">Dampak Silent Treatment terhadap Friendship Quality pada Santriwati Pesantren</a>: Pertama, perlu dikaji bagaimana komunikasi non-verbal dan norma keagamaan di pesantren turut membentuk makna dan praktik silent treatment dalam pertemanan santriwati, agar dapat dibedakan antara budaya diam karena kesopanan dan diam sebagai bentuk pengucilan. Kedua, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas pelatihan regulasi emosi berbasis nilai-nilai Islam dalam mengurangi penggunaan silent treatment dan meningkatkan kualitas pertemanan di lingkungan pesantren. Ketiga, disarankan untuk mengembangkan studi longitudinal guna memahami perubahan pola silent treatment dan friendship quality seiring perkembangan usia dan tingkat kematangan emosional santriwati, termasuk dampak jangka panjang terhadap kesejahteraan psikologis mereka. Penelitian-penelitian ini dapat membuka jalan bagi intervensi yang lebih kontekstual dan berkelanjutan, serta memperdalam pemahaman tentang dinamika sosial remaja perempuan dalam lingkungan pendidikan keagamaan yang khas. Dengan demikian, upaya pemeliharaan hubungan pertemanan yang sehat di pesantren tidak hanya mengandalkan pendekatan umum, tetapi juga mempertimbangkan kompleksitas budaya, agama, dan tahap perkembangan peserta didik. Fokus pada aspek religiusitas sebagai sumber kekuatan psikologis juga perlu dieksplorasi lebih lanjut dalam konteks pencegahan perilaku pengucilan. Semua ini akan mendukung pengembangan program pembinaan yang holistik dan berkelanjutan..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa silent treatment berpengaruh signifikan terhadap friendship quality santriwati, yang terkait dengan tahap perkembangan remaja dan tingkat self-esteem.Temuan ini memperkaya teori ostracism dengan menegaskan bahwa pengabaian di lingkungan pesantren yang menggabungkan nilai-nilai religius dan kehidupan komunal yang intens dapat muncul secara normatif, namun tetap berdampak negatif pada hubungan sosial.Secara praktis, hasil penelitian menekankan pentingnya peran ustadz dan ustadzah serta pembinaan mereka dalam menciptakan lingkungan sosial yang suportif melalui penguatan komunikasi interpersonal dan pengelolaan konflik
<br>Santriwati yang tinggal di pesantren lebih banyak berinteraksi dengan teman sebaya daripada keluarga, dalam lingkungan sosial yang memiliki hierarki, aturan komunikasi perempuan, dan budaya diam sebagai bentuk kesopanan. Hal ini membuat friendship quality menjadi aspek penting, sementara perilaku silent treatment bisa dianggap wajar secara sosial meski berdampak negatif pada hubungan. Dalam konteks pesantren, silent treatment dipahami sebagai pengabaian teman untuk menyampaikan ketidaknyamanan atau ketidaksetujuan. Penelitian ini meneliti pengaruh silent treatment terhadap friendship quality dengan pendekatan kuantitatif korelasional. Sebanyak 398 santriwati dipilih melalui purposive sampling....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/8/silent-treatment-friendship-quality-santriwati-ska-thumb-0dac3.webp" type="image/webp" length="122728" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/silent-treatment-friendship-quality-santriwati-ska-thumb-0dac3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/silent-treatment-friendship-quality-santriwati-ska-thumb-1515b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/silent-treatment-friendship-quality-santriwati-ska-thumb-b90d9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3807-dokicti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16949-journal-islamic-psychology-behavioral-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dampak Dzikir terhadap Kecemasan Santri di Pondok Pesantren Al Latifiyyah Palembang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dampak Dzikir terhadap Kecemasan Santri di Pondok Pesantren Al Latifiyyah Palembang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dampak Dzikir terhadap Kecemasan Santri di Pondok Pesantren Al Latifiyyah Palembang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40200-santri-pondok-pesantren-dzikir-kecemasan-dz</link>
	<guid isPermaLink="false">53790d53db5f9e8f973a45448ae63501</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 06:33:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ syahrul alim ]]></category>
	<category><![CDATA[ permana sari ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alim,counter,flag,permana,sari,syahrul]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam mengenai jenis-jenis dzikir yang paling efektif dalam meredakan kecemasan pada santri, dengan mempertimbangkan perbedaan individu dan konteks sosial. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dampak Dzikir terhadap Kecemasan Santri di Pondok Pesantren Al Latifiyyah Palembang: Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam mengenai jenis-jenis dzikir yang paling efektif dalam meredakan kecemasan pada santri, dengan mempertimbangkan perbedaan individu dan konteks sosial. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara efektivitas dzikir dengan metode relaksasi atau konseling lainnya dalam mengatasi kecemasan pada santri. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model intervensi berbasis dzikir yang terstruktur dan terintegrasi dalam kurikulum pondok pesantren, untuk membantu santri mengelola kecemasan secara proaktif dan meningkatkan kesejahteraan psikologis mereka secara holistik.. Kecemasan merupakan hal umum yang dialami santri di masa remaja menuju dewasa, yang memengaruhi pikiran, emosi, dan aktivitas sehari-hari.Dzikir hadir sebagai bentuk keintiman spiritual yang menguatkan jiwa, membantu menenangkan pikiran, dan mengurai kegelisahan.Dengan melafalkan dzikir, santri belajar mengalihkan kecemasan menjadi rasa yakin dan menemukan ketenangan batin, sehingga dzikir berperan sebagai strategi spiritual yang efektif dalam mengelola kecemasan Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak dzikir terhadap kecemasan santri penghafal Al-Qur'an di Pondok Pesantren Al Latifiyyah. Penelitian menggunakan desain penelitian kualitatif dengan metode observasi dan wawancara. Temuan dianalisis menggunakan aspek-aspek kecemasan menurut Deffenbacher dan Hazeleus, yaitu Worry (Kekhawatiran Berlebihan), Emotionality (Gejolak Emosional dan Ketegangan), dan Task-Generated Interference (Gangguan Saat Menjalankan Aktivitas). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dzikir dapat menjadi strategi spiritual efektif dalam meredakan kecemasan santri di tengah kompleksitas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/d/santri-pondok-pesantren-dzikir-kecemasan-al-latifi-thumb-76f69.webp" title="JURIS - Dampak Dzikir terhadap Kecemasan Santri di Pondok Pesantren Al Latifiyyah Palembang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/santri-pondok-pesantren-dzikir-kecemasan-al-latifi-thumb-76f69.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/santri-pondok-pesantren-dzikir-kecemasan-al-latifi-thumb-76f69.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/santri-pondok-pesantren-dzikir-kecemasan-al-latifi-thumb-76f69.webp 1x" title="JURIS - Dampak Dzikir terhadap Kecemasan Santri di Pondok Pesantren Al Latifiyyah Palembang" alt="JURIS - Dampak Dzikir terhadap Kecemasan Santri di Pondok Pesantren Al Latifiyyah Palembang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/d/santri-pondok-pesantren-dzikir-kecemasan-al-latifi-thumb-afc11.webp" title="JURIS - Dampak Dzikir terhadap Kecemasan Santri di Pondok Pesantren Al Latifiyyah Palembang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/santri-pondok-pesantren-dzikir-kecemasan-al-latifi-thumb-afc11.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/santri-pondok-pesantren-dzikir-kecemasan-al-latifi-thumb-afc11.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/santri-pondok-pesantren-dzikir-kecemasan-al-latifi-thumb-afc11.webp 1x" title="JURIS - Dampak Dzikir terhadap Kecemasan Santri di Pondok Pesantren Al Latifiyyah Palembang" alt="JURIS - Dampak Dzikir terhadap Kecemasan Santri di Pondok Pesantren Al Latifiyyah Palembang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/d/santri-pondok-pesantren-dzikir-kecemasan-al-latifi-thumb-b838d.webp" title="JURIS - Dampak Dzikir terhadap Kecemasan Santri di Pondok Pesantren Al Latifiyyah Palembang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/santri-pondok-pesantren-dzikir-kecemasan-al-latifi-thumb-b838d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/santri-pondok-pesantren-dzikir-kecemasan-al-latifi-thumb-b838d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/santri-pondok-pesantren-dzikir-kecemasan-al-latifi-thumb-b838d.webp 1x" title="JURIS - Dampak Dzikir terhadap Kecemasan Santri di Pondok Pesantren Al Latifiyyah Palembang" alt="JURIS - Dampak Dzikir terhadap Kecemasan Santri di Pondok Pesantren Al Latifiyyah Palembang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40200-santri-pondok-pesantren-dzikir-kecemasan-dz" title="JURIS - Dampak Dzikir terhadap Kecemasan Santri di Pondok Pesantren Al Latifiyyah Palembang" target="_blank">Dampak Dzikir terhadap Kecemasan Santri di Pondok Pesantren Al Latifiyyah Palembang</a>: Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam mengenai jenis-jenis dzikir yang paling efektif dalam meredakan kecemasan pada santri, dengan mempertimbangkan perbedaan individu dan konteks sosial. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara efektivitas dzikir dengan metode relaksasi atau konseling lainnya dalam mengatasi kecemasan pada santri. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model intervensi berbasis dzikir yang terstruktur dan terintegrasi dalam kurikulum pondok pesantren, untuk membantu santri mengelola kecemasan secara proaktif dan meningkatkan kesejahteraan psikologis mereka secara holistik..
<br>Kecemasan merupakan hal umum yang dialami santri di masa remaja menuju dewasa, yang memengaruhi pikiran, emosi, dan aktivitas sehari-hari.Dzikir hadir sebagai bentuk keintiman spiritual yang menguatkan jiwa, membantu menenangkan pikiran, dan mengurai kegelisahan.Dengan melafalkan dzikir, santri belajar mengalihkan kecemasan menjadi rasa yakin dan menemukan ketenangan batin, sehingga dzikir berperan sebagai strategi spiritual yang efektif dalam mengelola kecemasan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak dzikir terhadap kecemasan santri penghafal Al-Qur'an di Pondok Pesantren Al Latifiyyah. Penelitian menggunakan desain penelitian kualitatif dengan metode observasi dan wawancara. Temuan dianalisis menggunakan aspek-aspek kecemasan menurut Deffenbacher dan Hazeleus, yaitu Worry (Kekhawatiran Berlebihan), Emotionality (Gejolak Emosional dan Ketegangan), dan Task-Generated Interference (Gangguan Saat Menjalankan Aktivitas). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dzikir dapat menjadi strategi spiritual efektif dalam meredakan kecemasan santri di tengah kompleksitas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/d/santri-pondok-pesantren-dzikir-kecemasan-al-latifi-thumb-afc11.webp" type="image/webp" length="92872" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/santri-pondok-pesantren-dzikir-kecemasan-al-latifi-thumb-76f69.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/santri-pondok-pesantren-dzikir-kecemasan-al-latifi-thumb-afc11.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/santri-pondok-pesantren-dzikir-kecemasan-al-latifi-thumb-b838d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3807-dokicti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16949-journal-islamic-psychology-behavioral-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Media Sosial dalam Membangun Komunitas Pecinta Kopi Peluang dan Tantangan Bagi Coffeepreneur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Media Sosial dalam Membangun Komunitas Pecinta Kopi Peluang dan Tantangan Bagi Coffeepreneur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Media Sosial dalam Membangun Komunitas Pecinta Kopi Peluang dan Tantangan Bagi Coffeepreneur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40195-diskolorasi-kopi-arabika-mahasiswa-pelaku-umkm-pel</link>
	<guid isPermaLink="false">c24f39086c7841006cb69b4568aa5977</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 05:51:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[stats,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu penelitian lanjutan tentang efektivitas platform media sosial yang berbeda (seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp) dalam membangun komunitas pecinta kopi di kalangan generasi muda, untuk mengetahui platform mana yang paling mendukung ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Media Sosial dalam Membangun Komunitas Pecinta Kopi: Peluang dan Tantangan Bagi Coffeepreneur: Pertama, perlu penelitian lanjutan tentang efektivitas platform media sosial yang berbeda (seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp) dalam membangun komunitas pecinta kopi di kalangan generasi muda, untuk mengetahui platform mana yang paling mendukung keterlibatan dan loyalitas merek. Kedua, diperlukan studi mengenai pengaruh pembuatan konten lokal berbasis cerita produksi kopi (seperti proses panen hingga sangrai) terhadap peningkatan penjualan dan keterikatan emosional konsumen, agar strategi konten bisa lebih terarah dan personal. Ketiga, perlu dievaluasi model pendampingan berkelanjutan berbasis komunitas, di mana pelaku UMKM yang sudah terampil melatih pelaku lain secara peer-to-peer, untuk melihat apakah model ini dapat memperluas dampak program di luar kelompok awal dan menciptakan ekosistem pemasaran digital yang mandiri di tingkat desa.. Program pengabdian di Kampung Legok Harendong berhasil meningkatkan kapasitas pelaku UMKM kopi dalam memanfaatkan media sosial untuk pemasaran dan membangun komunitas konsumen.Pelaku usaha mampu membuat katalog digital, meningkatkan frekuensi dan kualitas konten promosi, serta membangun komunikasi awal dengan komunitas kopi dan mitra strategis.Namun, keterbatasan durasi dan jangkauan peserta menuntut perlunya kegiatan lanjutan yang lebih luas dan berkelanjutan untuk memperkuat kemandirian usaha kopi lokal Artikel ini membahas pengembangan potensi UMKM di Kampung Legok Harendong, Kabupaten Bandung, melalui pemanfaatan media sosial dan distribusi digital. Daerah ini dikenal dengan komoditas jeruk siam madu serta kopi arabika dan robusta, yang tumbuh subur karena kondisi geografis perbukitan serta dominasi masyarakat sebagai petani. Namun, keterbatasan infrastruktur, literasi digital, dan strategi pemasaran menjadi tantangan utama UMKM dalam mengembangkan usahanya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM, khususnya pelaku usaha kopi Elgeha, melalui sosialisasi pemasaran digital, pelatihan konten media sosial (Instagram, Facebook, WhatsApp), dan pembuatan katalog produk dalam platform e-commerce. Pendekatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/5/diskolorasi-kopi-arabika-mahasiswa-pelaku-umkm-str-thumb-d792e.webp" title="JURIS - Peran Media Sosial dalam Membangun Komunitas Pecinta Kopi: Peluang dan Tantangan Bagi Coffeepreneur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/5/diskolorasi-kopi-arabika-mahasiswa-pelaku-umkm-str-thumb-d792e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/5/diskolorasi-kopi-arabika-mahasiswa-pelaku-umkm-str-thumb-d792e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/5/diskolorasi-kopi-arabika-mahasiswa-pelaku-umkm-str-thumb-d792e.webp 1x" title="JURIS - Peran Media Sosial dalam Membangun Komunitas Pecinta Kopi: Peluang dan Tantangan Bagi Coffeepreneur" alt="JURIS - Peran Media Sosial dalam Membangun Komunitas Pecinta Kopi: Peluang dan Tantangan Bagi Coffeepreneur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/5/diskolorasi-kopi-arabika-mahasiswa-pelaku-umkm-str-thumb-2e72c.webp" title="JURIS - Peran Media Sosial dalam Membangun Komunitas Pecinta Kopi: Peluang dan Tantangan Bagi Coffeepreneur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/5/diskolorasi-kopi-arabika-mahasiswa-pelaku-umkm-str-thumb-2e72c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/5/diskolorasi-kopi-arabika-mahasiswa-pelaku-umkm-str-thumb-2e72c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/5/diskolorasi-kopi-arabika-mahasiswa-pelaku-umkm-str-thumb-2e72c.webp 1x" title="JURIS - Peran Media Sosial dalam Membangun Komunitas Pecinta Kopi: Peluang dan Tantangan Bagi Coffeepreneur" alt="JURIS - Peran Media Sosial dalam Membangun Komunitas Pecinta Kopi: Peluang dan Tantangan Bagi Coffeepreneur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/5/diskolorasi-kopi-arabika-mahasiswa-pelaku-umkm-str-thumb-58ade.webp" title="JURIS - Peran Media Sosial dalam Membangun Komunitas Pecinta Kopi: Peluang dan Tantangan Bagi Coffeepreneur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/5/diskolorasi-kopi-arabika-mahasiswa-pelaku-umkm-str-thumb-58ade.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/5/diskolorasi-kopi-arabika-mahasiswa-pelaku-umkm-str-thumb-58ade.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/5/diskolorasi-kopi-arabika-mahasiswa-pelaku-umkm-str-thumb-58ade.webp 1x" title="JURIS - Peran Media Sosial dalam Membangun Komunitas Pecinta Kopi: Peluang dan Tantangan Bagi Coffeepreneur" alt="JURIS - Peran Media Sosial dalam Membangun Komunitas Pecinta Kopi: Peluang dan Tantangan Bagi Coffeepreneur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40195-diskolorasi-kopi-arabika-mahasiswa-pelaku-umkm-pel" title="JURIS - Peran Media Sosial dalam Membangun Komunitas Pecinta Kopi: Peluang dan Tantangan Bagi Coffeepreneur" target="_blank">Peran Media Sosial dalam Membangun Komunitas Pecinta Kopi: Peluang dan Tantangan Bagi Coffeepreneur</a>: Pertama, perlu penelitian lanjutan tentang efektivitas platform media sosial yang berbeda (seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp) dalam membangun komunitas pecinta kopi di kalangan generasi muda, untuk mengetahui platform mana yang paling mendukung keterlibatan dan loyalitas merek. Kedua, diperlukan studi mengenai pengaruh pembuatan konten lokal berbasis cerita produksi kopi (seperti proses panen hingga sangrai) terhadap peningkatan penjualan dan keterikatan emosional konsumen, agar strategi konten bisa lebih terarah dan personal. Ketiga, perlu dievaluasi model pendampingan berkelanjutan berbasis komunitas, di mana pelaku UMKM yang sudah terampil melatih pelaku lain secara peer-to-peer, untuk melihat apakah model ini dapat memperluas dampak program di luar kelompok awal dan menciptakan ekosistem pemasaran digital yang mandiri di tingkat desa..
<br>Program pengabdian di Kampung Legok Harendong berhasil meningkatkan kapasitas pelaku UMKM kopi dalam memanfaatkan media sosial untuk pemasaran dan membangun komunitas konsumen.Pelaku usaha mampu membuat katalog digital, meningkatkan frekuensi dan kualitas konten promosi, serta membangun komunikasi awal dengan komunitas kopi dan mitra strategis.Namun, keterbatasan durasi dan jangkauan peserta menuntut perlunya kegiatan lanjutan yang lebih luas dan berkelanjutan untuk memperkuat kemandirian usaha kopi lokal
<br>Artikel ini membahas pengembangan potensi UMKM di Kampung Legok Harendong, Kabupaten Bandung, melalui pemanfaatan media sosial dan distribusi digital. Daerah ini dikenal dengan komoditas jeruk siam madu serta kopi arabika dan robusta, yang tumbuh subur karena kondisi geografis perbukitan serta dominasi masyarakat sebagai petani. Namun, keterbatasan infrastruktur, literasi digital, dan strategi pemasaran menjadi tantangan utama UMKM dalam mengembangkan usahanya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM, khususnya pelaku usaha kopi Elgeha, melalui sosialisasi pemasaran digital, pelatihan konten media sosial (Instagram, Facebook, WhatsApp), dan pembuatan katalog produk dalam platform e-commerce. Pendekatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/5/diskolorasi-kopi-arabika-mahasiswa-pelaku-umkm-str-thumb-58ade.webp" type="image/webp" length="98598" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/5/diskolorasi-kopi-arabika-mahasiswa-pelaku-umkm-str-thumb-d792e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/5/diskolorasi-kopi-arabika-mahasiswa-pelaku-umkm-str-thumb-2e72c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/5/diskolorasi-kopi-arabika-mahasiswa-pelaku-umkm-str-thumb-58ade.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6960-borneorec.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16880-carmin-journal-community-service.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penguatan Kapasitas Perempuan Sebagai Agen Perubahan Lingkungan dalam Program Zero Waste Berbasis Komunitas ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penguatan Kapasitas Perempuan Sebagai Agen Perubahan Lingkungan dalam Program Zero Waste Berbasis Komunitas ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penguatan Kapasitas Perempuan Sebagai Agen Perubahan Lingkungan dalam Program Zero Waste Berbasis Komunitas ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40198-briket-sampah-organik-pemilahan-volume-samp</link>
	<guid isPermaLink="false">bf8dcb62b08d295a4110e2d2df1cfe83</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 05:47:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[stats,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Mengembangkan model pelatihan dan pendampingan yang lebih komprehensif untuk meningkatkan kapasitas perempuan dalam pengelolaan sampah berbasis komunitas, dengan fokus pada aspek edukasi, ketrampilan, dan inovasi produk. 2. Melakukan penelitian lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penguatan Kapasitas Perempuan Sebagai Agen Perubahan Lingkungan dalam Program Zero Waste Berbasis Komunitas: 1. Mengembangkan model pelatihan dan pendampingan yang lebih komprehensif untuk meningkatkan kapasitas perempuan dalam pengelolaan sampah berbasis komunitas, dengan fokus pada aspek edukasi, ketrampilan, dan inovasi produk. 2. Melakukan penelitian lebih lanjut tentang dampak ekonomi dari pengelolaan sampah berbasis komunitas, khususnya dalam hal peningkatan pendapatan dan literasi finansial perempuan. 3. Menganalisis dan mengidentifikasi strategi-strategi inovatif dalam pengelolaan sampah plastik, seperti ecobrick dan produk kerajinan, serta mengeksplorasi potensi pasar dan nilai jual dari produk-produk tersebut. 4. Mempelajari dan menerapkan pendekatan organisasi pembelajar dalam komunitas perempuan, dengan tujuan meningkatkan kemandirian, kepemimpinan, dan partisipasi aktif dalam pengelolaan lingkungan. 5. Mengembangkan program kolaborasi lintas wilayah dalam pengelolaan sampah berbasis komunitas, dengan melibatkan berbagai pihak seperti akademisi, tokoh masyarakat, dan komunitas lokal, untuk menciptakan sinergi dan dampak yang lebih luas.. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Simongan selama dua bulan telah menunjukkan hasil yang signifikan dalam meningkatkan kapasitas, kesadaran, dan partisipasi perempuan dalam pengelolaan sampah rumah tangga berbasis komunitas.Peningkatan pemahaman terhadap konsep zero waste, kemampuan memilah sampah organik dan anorganik, serta ketrampilan dalam mendaur ulang menjadi indikator transformasi perilaku nyata.Sebagian besar peserta mulai menerapkan praktik ramah lingkungan seperti pembuatan kompos, pengolahan sampah anorganik menjadi kerajinan dari limbah plastik, pembuatan eco enzyme, serta keterlibatan aktif pengumpulan sampah anorganik melalui bank sampah lokal.Temuan ini memperkuat bukti bahwa pelatihan berbasis komunitas efektif tidak hanya meningkatkan literasi lingkungan, tetapi juga mendorong kemandirian yang membuka peluang ekonomi melalui pemanfaatan limbah sebagai sumber daya produktif.Pendekatan ini memperluas model pelibatan perempuan yang tidak hanya dari sekadar penerima informasi tetapi menjadi agen perubahan yang aktif dalam organisasi komunitas, baik melalui pembentukan kelompok belajar berbasis RT, forum diskusi, maupun inisiatif kolaborasi lintas wilayah.Terbentuknya kesadaran kolektif dan penguatan jejaring antar warga menunjukkan terbentuknya modal sosial baru yang mendukung keberlanjutan program lingkungan berbasis partisipasi aktif.Secara substantif, kegiatan ini juga mengembangkan bentuk turunan dari pendekatan sebelumnya dalam pengelolaan limbah plastik, yaitu dengan menghasilkan produk fungsional seperti tas belanja, pot tanaman, hingga aksesoris rumah tangga.Inovasi ini tidak hanya memiliki nilai estetika dan fungsional, tetapi juga mengarah pada orientasi ekonomi sirkular dan kreativitas lokal.Pemanfaatan limbah tidak hanya dapat mengurangi volume sampah, tetapi juga dapat inklusif dan menjadi bagian dari strategi pembangunan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.Dengan demikian, temuan utama dari kegiatan ini menegaskan bahwa pelibatan perempuan dalam sistem pengelolaan sampah merupakan strategi integral dalam meningkatkan kesejahteraan, kesehatan lingkungan, dan kapasitas komunitas secara berkelanjutan.Ide-ide baru yang berkembang, seperti pengorganisasian bank sampah lintas RT dan pengembangan produk limbah bernilai jual, mengindikasikan potensi replikasi dan perluasan program ke wilayah lain dengan pendekatan serupa.Hal ini membuka ruang bagi pembentukan sistem pengelolaan sampah berbasis komunitas yang inklusif, adaptif, dan berorientasi masa depan Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan peran perempuan dalam pengelolaan sampah rumah tangga berbasis komunitas melalui pendekatan zero waste. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui edukasi, pelatihan, dan praktik langsung yang melibatkan 20 ibu rumah tangga di Simongan, Kota Semarang. Selama dua bulan, peserta memperoleh materi tentang pemilahan sampah, pembuatan kompos, eco enzyme, ecobrick, dan produk kreatif dari limbah plastik. Hasil menunjukkan 80% peserta mulai memilah sampah, dan 65% memanfaatkan secara produktif. Peserta juga aktif mengembangkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/a/briket-sampah-organik-pemilahan-volume-rumah-tangg-thumb-64d4c.webp" title="JURIS - Penguatan Kapasitas Perempuan Sebagai Agen Perubahan Lingkungan dalam Program Zero Waste Berbasis Komunitas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/a/briket-sampah-organik-pemilahan-volume-rumah-tangg-thumb-64d4c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/a/briket-sampah-organik-pemilahan-volume-rumah-tangg-thumb-64d4c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/a/briket-sampah-organik-pemilahan-volume-rumah-tangg-thumb-64d4c.webp 1x" title="JURIS - Penguatan Kapasitas Perempuan Sebagai Agen Perubahan Lingkungan dalam Program Zero Waste Berbasis Komunitas" alt="JURIS - Penguatan Kapasitas Perempuan Sebagai Agen Perubahan Lingkungan dalam Program Zero Waste Berbasis Komunitas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/a/briket-sampah-organik-pemilahan-volume-rumah-tangg-thumb-50656.webp" title="JURIS - Penguatan Kapasitas Perempuan Sebagai Agen Perubahan Lingkungan dalam Program Zero Waste Berbasis Komunitas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/a/briket-sampah-organik-pemilahan-volume-rumah-tangg-thumb-50656.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/a/briket-sampah-organik-pemilahan-volume-rumah-tangg-thumb-50656.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/a/briket-sampah-organik-pemilahan-volume-rumah-tangg-thumb-50656.webp 1x" title="JURIS - Penguatan Kapasitas Perempuan Sebagai Agen Perubahan Lingkungan dalam Program Zero Waste Berbasis Komunitas" alt="JURIS - Penguatan Kapasitas Perempuan Sebagai Agen Perubahan Lingkungan dalam Program Zero Waste Berbasis Komunitas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/a/briket-sampah-organik-pemilahan-volume-rumah-tangg-thumb-adc30.webp" title="JURIS - Penguatan Kapasitas Perempuan Sebagai Agen Perubahan Lingkungan dalam Program Zero Waste Berbasis Komunitas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/a/briket-sampah-organik-pemilahan-volume-rumah-tangg-thumb-adc30.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/a/briket-sampah-organik-pemilahan-volume-rumah-tangg-thumb-adc30.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/a/briket-sampah-organik-pemilahan-volume-rumah-tangg-thumb-adc30.webp 1x" title="JURIS - Penguatan Kapasitas Perempuan Sebagai Agen Perubahan Lingkungan dalam Program Zero Waste Berbasis Komunitas" alt="JURIS - Penguatan Kapasitas Perempuan Sebagai Agen Perubahan Lingkungan dalam Program Zero Waste Berbasis Komunitas" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40198-briket-sampah-organik-pemilahan-volume-samp" title="JURIS - Penguatan Kapasitas Perempuan Sebagai Agen Perubahan Lingkungan dalam Program Zero Waste Berbasis Komunitas" target="_blank">Penguatan Kapasitas Perempuan Sebagai Agen Perubahan Lingkungan dalam Program Zero Waste Berbasis Komunitas</a>: 1. Mengembangkan model pelatihan dan pendampingan yang lebih komprehensif untuk meningkatkan kapasitas perempuan dalam pengelolaan sampah berbasis komunitas, dengan fokus pada aspek edukasi, ketrampilan, dan inovasi produk. 2. Melakukan penelitian lebih lanjut tentang dampak ekonomi dari pengelolaan sampah berbasis komunitas, khususnya dalam hal peningkatan pendapatan dan literasi finansial perempuan. 3. Menganalisis dan mengidentifikasi strategi-strategi inovatif dalam pengelolaan sampah plastik, seperti ecobrick dan produk kerajinan, serta mengeksplorasi potensi pasar dan nilai jual dari produk-produk tersebut. 4. Mempelajari dan menerapkan pendekatan organisasi pembelajar dalam komunitas perempuan, dengan tujuan meningkatkan kemandirian, kepemimpinan, dan partisipasi aktif dalam pengelolaan lingkungan. 5. Mengembangkan program kolaborasi lintas wilayah dalam pengelolaan sampah berbasis komunitas, dengan melibatkan berbagai pihak seperti akademisi, tokoh masyarakat, dan komunitas lokal, untuk menciptakan sinergi dan dampak yang lebih luas..
<br>Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Simongan selama dua bulan telah menunjukkan hasil yang signifikan dalam meningkatkan kapasitas, kesadaran, dan partisipasi perempuan dalam pengelolaan sampah rumah tangga berbasis komunitas.Peningkatan pemahaman terhadap konsep zero waste, kemampuan memilah sampah organik dan anorganik, serta ketrampilan dalam mendaur ulang menjadi indikator transformasi perilaku nyata.Sebagian besar peserta mulai menerapkan praktik ramah lingkungan seperti pembuatan kompos, pengolahan sampah anorganik menjadi kerajinan dari limbah plastik, pembuatan eco enzyme, serta keterlibatan aktif pengumpulan sampah anorganik melalui bank sampah lokal.Temuan ini memperkuat bukti bahwa pelatihan berbasis komunitas efektif tidak hanya meningkatkan literasi lingkungan, tetapi juga mendorong kemandirian yang membuka peluang ekonomi melalui pemanfaatan limbah sebagai sumber daya produktif.Pendekatan ini memperluas model pelibatan perempuan yang tidak hanya dari sekadar penerima informasi tetapi menjadi agen perubahan yang aktif dalam organisasi komunitas, baik melalui pembentukan kelompok belajar berbasis RT, forum diskusi, maupun inisiatif kolaborasi lintas wilayah.Terbentuknya kesadaran kolektif dan penguatan jejaring antar warga menunjukkan terbentuknya modal sosial baru yang mendukung keberlanjutan program lingkungan berbasis partisipasi aktif.Secara substantif, kegiatan ini juga mengembangkan bentuk turunan dari pendekatan sebelumnya dalam pengelolaan limbah plastik, yaitu dengan menghasilkan produk fungsional seperti tas belanja, pot tanaman, hingga aksesoris rumah tangga.Inovasi ini tidak hanya memiliki nilai estetika dan fungsional, tetapi juga mengarah pada orientasi ekonomi sirkular dan kreativitas lokal.Pemanfaatan limbah tidak hanya dapat mengurangi volume sampah, tetapi juga dapat inklusif dan menjadi bagian dari strategi pembangunan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.Dengan demikian, temuan utama dari kegiatan ini menegaskan bahwa pelibatan perempuan dalam sistem pengelolaan sampah merupakan strategi integral dalam meningkatkan kesejahteraan, kesehatan lingkungan, dan kapasitas komunitas secara berkelanjutan.Ide-ide baru yang berkembang, seperti pengorganisasian bank sampah lintas RT dan pengembangan produk limbah bernilai jual, mengindikasikan potensi replikasi dan perluasan program ke wilayah lain dengan pendekatan serupa.Hal ini membuka ruang bagi pembentukan sistem pengelolaan sampah berbasis komunitas yang inklusif, adaptif, dan berorientasi masa depan
<br>Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan peran perempuan dalam pengelolaan sampah rumah tangga berbasis komunitas melalui pendekatan zero waste. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui edukasi, pelatihan, dan praktik langsung yang melibatkan 20 ibu rumah tangga di Simongan, Kota Semarang. Selama dua bulan, peserta memperoleh materi tentang pemilahan sampah, pembuatan kompos, eco enzyme, ecobrick, dan produk kreatif dari limbah plastik. Hasil menunjukkan 80% peserta mulai memilah sampah, dan 65% memanfaatkan secara produktif. Peserta juga aktif mengembangkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/a/briket-sampah-organik-pemilahan-volume-rumah-tangg-thumb-adc30.webp" type="image/webp" length="71916" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/a/briket-sampah-organik-pemilahan-volume-rumah-tangg-thumb-64d4c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/a/briket-sampah-organik-pemilahan-volume-rumah-tangg-thumb-50656.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/a/briket-sampah-organik-pemilahan-volume-rumah-tangg-thumb-adc30.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6960-borneorec.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16880-carmin-journal-community-service.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Pengabdian Masyarakat sebagai Juri Porseni Madrasah Aliyah bidang Desain Grafis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Pengabdian Masyarakat sebagai Juri Porseni Madrasah Aliyah bidang Desain Grafis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Pengabdian Masyarakat sebagai Juri Porseni Madrasah Aliyah bidang Desain Grafis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40197-kompetensi-desain-grafis-siswa-visua</link>
	<guid isPermaLink="false">724a1f6f5a65f1b986ed316f4d64c4b1</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 05:28:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[stats,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang kolaborasi dosen teknik informatika dengan kompetensi desain grafis terhadap kreativitas siswa dalam kompetisi Porseni. Selain itu, pengembangan sistem evaluasi berbasis AI untuk meningkatkan objektivitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Pengabdian Masyarakat sebagai Juri Porseni Madrasah Aliyah bidang Desain Grafis: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang kolaborasi dosen teknik informatika dengan kompetensi desain grafis terhadap kreativitas siswa dalam kompetisi Porseni. Selain itu, pengembangan sistem evaluasi berbasis AI untuk meningkatkan objektivitas penilaian desain grafis dapat menjadi arah studi baru. Riset juga diperlukan untuk menganalisis bagaimana tema budaya lokal dalam lomba desain grafis memengaruhi partisipasi dan inovasi peserta, serta bagaimana strategi promosi yang lebih efektif dapat meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya desain grafis dalam membangun citra kegiatan seni dan olahraga.. Pelaksanaan kegiatan Porseni bidang Desain Grafis tingkat Madrasah Aliyah di Kabupaten Ponorogo tahun 2025 yang melibatkan dosen dari Prodi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Ponorogo sebagai juri merupakan bentuk nyata implementasi pengabdian masyarakat berbasis keahlian.Keterlibatan dosen dengan latar belakang yang sesuai di bidang desain grafis terbukti mampu meningkatkan kualitas penilaian lomba secara objektif, transparan, dan sesuai dengan kriteria penilaian profesional.Kegiatan ini tidak hanya berhasil mengatasi permasalahan subjektivitas dan ketidakjelasan standar penilaian yang terjadi pada penyelenggaraan sebelumnya, tetapi juga memberikan pengalaman edukatif bagi peserta melalui sosialisasi dan pemaparan materi terkait desain grafis.Selain itu, kegiatan ini memberikan manfaat besar dalam hal peningkatan keterampilan, kreativitas, dan motivasi siswa dalam mengembangkan potensi di bidang seni visual digital Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) tingkat Madrasah Aliyah (MA) di Ponorogo merupakan kegiatan dua tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo guna menggali dan mengembangkan potensi serta kreativitas siswa dalam bidang olahraga dan seni. Salah satu cabang lomba yang semakin diminati dan berkembang adalah desain grafis, yang mencakup penggunaan elemen visual seperti tipografi, ilustrasi, dan warna untuk menyampaikan pesan secara efektif. Pada tahun 2025, MAN 1 Ponorogo ditunjuk sebagai tuan rumah lomba desain grafis tingkat kabupaten. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan daya saing siswa dalam bidang desain visual, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan objektivitas. Namun, penyelenggaraan Porseni sebelumnya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/0/kompetensi-desain-grafis-siswa-visual-porseni-spor-thumb-45ff7.webp" title="JURIS - Implementasi Pengabdian Masyarakat sebagai Juri Porseni Madrasah Aliyah bidang Desain Grafis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/0/kompetensi-desain-grafis-siswa-visual-porseni-spor-thumb-45ff7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/0/kompetensi-desain-grafis-siswa-visual-porseni-spor-thumb-45ff7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/0/kompetensi-desain-grafis-siswa-visual-porseni-spor-thumb-45ff7.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pengabdian Masyarakat sebagai Juri Porseni Madrasah Aliyah bidang Desain Grafis" alt="JURIS - Implementasi Pengabdian Masyarakat sebagai Juri Porseni Madrasah Aliyah bidang Desain Grafis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/0/kompetensi-desain-grafis-siswa-visual-porseni-spor-thumb-269e5.webp" title="JURIS - Implementasi Pengabdian Masyarakat sebagai Juri Porseni Madrasah Aliyah bidang Desain Grafis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/0/kompetensi-desain-grafis-siswa-visual-porseni-spor-thumb-269e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/0/kompetensi-desain-grafis-siswa-visual-porseni-spor-thumb-269e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/0/kompetensi-desain-grafis-siswa-visual-porseni-spor-thumb-269e5.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pengabdian Masyarakat sebagai Juri Porseni Madrasah Aliyah bidang Desain Grafis" alt="JURIS - Implementasi Pengabdian Masyarakat sebagai Juri Porseni Madrasah Aliyah bidang Desain Grafis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/0/kompetensi-desain-grafis-siswa-visual-porseni-spor-thumb-b1a0f.webp" title="JURIS - Implementasi Pengabdian Masyarakat sebagai Juri Porseni Madrasah Aliyah bidang Desain Grafis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/0/kompetensi-desain-grafis-siswa-visual-porseni-spor-thumb-b1a0f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/0/kompetensi-desain-grafis-siswa-visual-porseni-spor-thumb-b1a0f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/0/kompetensi-desain-grafis-siswa-visual-porseni-spor-thumb-b1a0f.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pengabdian Masyarakat sebagai Juri Porseni Madrasah Aliyah bidang Desain Grafis" alt="JURIS - Implementasi Pengabdian Masyarakat sebagai Juri Porseni Madrasah Aliyah bidang Desain Grafis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40197-kompetensi-desain-grafis-siswa-visua" title="JURIS - Implementasi Pengabdian Masyarakat sebagai Juri Porseni Madrasah Aliyah bidang Desain Grafis" target="_blank">Implementasi Pengabdian Masyarakat sebagai Juri Porseni Madrasah Aliyah bidang Desain Grafis</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang kolaborasi dosen teknik informatika dengan kompetensi desain grafis terhadap kreativitas siswa dalam kompetisi Porseni. Selain itu, pengembangan sistem evaluasi berbasis AI untuk meningkatkan objektivitas penilaian desain grafis dapat menjadi arah studi baru. Riset juga diperlukan untuk menganalisis bagaimana tema budaya lokal dalam lomba desain grafis memengaruhi partisipasi dan inovasi peserta, serta bagaimana strategi promosi yang lebih efektif dapat meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya desain grafis dalam membangun citra kegiatan seni dan olahraga..
<br>Pelaksanaan kegiatan Porseni bidang Desain Grafis tingkat Madrasah Aliyah di Kabupaten Ponorogo tahun 2025 yang melibatkan dosen dari Prodi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Ponorogo sebagai juri merupakan bentuk nyata implementasi pengabdian masyarakat berbasis keahlian.Keterlibatan dosen dengan latar belakang yang sesuai di bidang desain grafis terbukti mampu meningkatkan kualitas penilaian lomba secara objektif, transparan, dan sesuai dengan kriteria penilaian profesional.Kegiatan ini tidak hanya berhasil mengatasi permasalahan subjektivitas dan ketidakjelasan standar penilaian yang terjadi pada penyelenggaraan sebelumnya, tetapi juga memberikan pengalaman edukatif bagi peserta melalui sosialisasi dan pemaparan materi terkait desain grafis.Selain itu, kegiatan ini memberikan manfaat besar dalam hal peningkatan keterampilan, kreativitas, dan motivasi siswa dalam mengembangkan potensi di bidang seni visual digital
<br>Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) tingkat Madrasah Aliyah (MA) di Ponorogo merupakan kegiatan dua tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo guna menggali dan mengembangkan potensi serta kreativitas siswa dalam bidang olahraga dan seni. Salah satu cabang lomba yang semakin diminati dan berkembang adalah desain grafis, yang mencakup penggunaan elemen visual seperti tipografi, ilustrasi, dan warna untuk menyampaikan pesan secara efektif. Pada tahun 2025, MAN 1 Ponorogo ditunjuk sebagai tuan rumah lomba desain grafis tingkat kabupaten. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan daya saing siswa dalam bidang desain visual, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan objektivitas. Namun, penyelenggaraan Porseni sebelumnya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/0/kompetensi-desain-grafis-siswa-visual-porseni-spor-thumb-269e5.webp" type="image/webp" length="76352" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/0/kompetensi-desain-grafis-siswa-visual-porseni-spor-thumb-45ff7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/0/kompetensi-desain-grafis-siswa-visual-porseni-spor-thumb-269e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/0/kompetensi-desain-grafis-siswa-visual-porseni-spor-thumb-b1a0f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6960-borneorec.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16880-carmin-journal-community-service.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Locus of Control dan Dukungan Orang Tua terhadap Identitas Karier Remaja Akhir ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Locus of Control dan Dukungan Orang Tua terhadap Identitas Karier Remaja Akhir ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Locus of Control dan Dukungan Orang Tua terhadap Identitas Karier Remaja Akhir ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40202-locus-control-dukungan-tua-identitas-kari</link>
	<guid isPermaLink="false">44b4998e132f55e0c1f49e3507fa7858</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 05:21:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ syahrul alim ]]></category>
	<category><![CDATA[ permana sari ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alim,counter,flag,permana,sari,syahrul]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi dimensi dukungan orang tua yang paling signifikan memengaruhi identitas karier remaja ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Locus of Control dan Dukungan Orang Tua terhadap Identitas Karier Remaja Akhir: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi dimensi dukungan orang tua yang paling signifikan memengaruhi identitas karier remaja akhir, dengan membedah peran ayah dan ibu secara terpisah. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi peran variabel mediasi atau moderasi, seperti self-efficacy atau dukungan teman sebaya, dalam hubungan antara locus of control, dukungan orang tua, dan identitas karier. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilengkapi dengan pendekatan kualitatif untuk memahami lebih mendalam pengalaman dan perspektif remaja akhir dalam menghadapi tantangan pembentukan identitas karier, terutama dalam konteks budaya Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai keluarga dan tradisi. Dengan menggabungkan temuan dari berbagai pendekatan, pemahaman kita tentang faktor-faktor yang memengaruhi identitas karier remaja akhir dapat semakin komprehensif dan bermanfaat bagi pengembangan program bimbingan dan konseling yang lebih efektif.. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh dari locus of control dan dukungan orang tua terhadap identitas karier pada remaja akhir.Dukungan orang tua memiliki peran lebih besar dibandingkan locus of control dalam membentuk identitas karier.Sementara itu, pembagian kategori locus of control menjadi tipe internal dan eksternal menunjukkan bahwa remaja akhir Indonesia dengan kecenderungan external locus of control pada penelitian ini memiliki kontribusi pengaruh yang lebih tinggi terhadap identitas karier dibandingkan remaja akhir dengan kecenderungan internal locus of control.Hal ini berkaitan dengan dukungan orang tua sebagai faktor eksternal yang berpengaruh terhadap identitas karier remaja akhir Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh locus of control dan dukungan orang tua terhadap identitas karier remaja akhir di Indonesia. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada penemuan terdahulu bahwa pembentukan identitas karier, yang merupakan tugas perkembangan pada masa remaja akhir dipengaruhi oleh faktor personal dan faktor kontekstual. Penelitian ini kemudian dapat memperkaya teori Erikson mengenai perkembangan psikososial terutama di tahap remaja dengan tugas perkembangan memecahkan krisis identity vs identity confusion. Implikasi praktis dari penelitian ini juga dapat dimanfaatkan oleh orang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/9/locus-control-dukungan-tua-identitas-karier-remaja-thumb-3b4b3.webp" title="JURIS - Pengaruh Locus of Control dan Dukungan Orang Tua terhadap Identitas Karier Remaja Akhir" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/locus-control-dukungan-tua-identitas-karier-remaja-thumb-3b4b3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/locus-control-dukungan-tua-identitas-karier-remaja-thumb-3b4b3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/locus-control-dukungan-tua-identitas-karier-remaja-thumb-3b4b3.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Locus of Control dan Dukungan Orang Tua terhadap Identitas Karier Remaja Akhir" alt="JURIS - Pengaruh Locus of Control dan Dukungan Orang Tua terhadap Identitas Karier Remaja Akhir" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/locus-control-dukungan-tua-identitas-karier-remaja-thumb-7c698.webp" title="JURIS - Pengaruh Locus of Control dan Dukungan Orang Tua terhadap Identitas Karier Remaja Akhir" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/locus-control-dukungan-tua-identitas-karier-remaja-thumb-7c698.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/locus-control-dukungan-tua-identitas-karier-remaja-thumb-7c698.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/locus-control-dukungan-tua-identitas-karier-remaja-thumb-7c698.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Locus of Control dan Dukungan Orang Tua terhadap Identitas Karier Remaja Akhir" alt="JURIS - Pengaruh Locus of Control dan Dukungan Orang Tua terhadap Identitas Karier Remaja Akhir" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/locus-control-dukungan-tua-identitas-karier-remaja-thumb-adc95.webp" title="JURIS - Pengaruh Locus of Control dan Dukungan Orang Tua terhadap Identitas Karier Remaja Akhir" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/locus-control-dukungan-tua-identitas-karier-remaja-thumb-adc95.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/locus-control-dukungan-tua-identitas-karier-remaja-thumb-adc95.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/locus-control-dukungan-tua-identitas-karier-remaja-thumb-adc95.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Locus of Control dan Dukungan Orang Tua terhadap Identitas Karier Remaja Akhir" alt="JURIS - Pengaruh Locus of Control dan Dukungan Orang Tua terhadap Identitas Karier Remaja Akhir" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40202-locus-control-dukungan-tua-identitas-kari" title="JURIS - Pengaruh Locus of Control dan Dukungan Orang Tua terhadap Identitas Karier Remaja Akhir" target="_blank">Pengaruh Locus of Control dan Dukungan Orang Tua terhadap Identitas Karier Remaja Akhir</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi dimensi dukungan orang tua yang paling signifikan memengaruhi identitas karier remaja akhir, dengan membedah peran ayah dan ibu secara terpisah. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi peran variabel mediasi atau moderasi, seperti self-efficacy atau dukungan teman sebaya, dalam hubungan antara locus of control, dukungan orang tua, dan identitas karier. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilengkapi dengan pendekatan kualitatif untuk memahami lebih mendalam pengalaman dan perspektif remaja akhir dalam menghadapi tantangan pembentukan identitas karier, terutama dalam konteks budaya Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai keluarga dan tradisi. Dengan menggabungkan temuan dari berbagai pendekatan, pemahaman kita tentang faktor-faktor yang memengaruhi identitas karier remaja akhir dapat semakin komprehensif dan bermanfaat bagi pengembangan program bimbingan dan konseling yang lebih efektif..
<br>Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh dari locus of control dan dukungan orang tua terhadap identitas karier pada remaja akhir.Dukungan orang tua memiliki peran lebih besar dibandingkan locus of control dalam membentuk identitas karier.Sementara itu, pembagian kategori locus of control menjadi tipe internal dan eksternal menunjukkan bahwa remaja akhir Indonesia dengan kecenderungan external locus of control pada penelitian ini memiliki kontribusi pengaruh yang lebih tinggi terhadap identitas karier dibandingkan remaja akhir dengan kecenderungan internal locus of control.Hal ini berkaitan dengan dukungan orang tua sebagai faktor eksternal yang berpengaruh terhadap identitas karier remaja akhir
<br>Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh locus of control dan dukungan orang tua terhadap identitas karier remaja akhir di Indonesia. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada penemuan terdahulu bahwa pembentukan identitas karier, yang merupakan tugas perkembangan pada masa remaja akhir dipengaruhi oleh faktor personal dan faktor kontekstual. Penelitian ini kemudian dapat memperkaya teori Erikson mengenai perkembangan psikososial terutama di tahap remaja dengan tugas perkembangan memecahkan krisis identity vs identity confusion. Implikasi praktis dari penelitian ini juga dapat dimanfaatkan oleh orang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/9/locus-control-dukungan-tua-identitas-karier-remaja-thumb-7c698.webp" type="image/webp" length="103824" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/locus-control-dukungan-tua-identitas-karier-remaja-thumb-3b4b3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/locus-control-dukungan-tua-identitas-karier-remaja-thumb-7c698.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/locus-control-dukungan-tua-identitas-karier-remaja-thumb-adc95.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3807-dokicti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16949-journal-islamic-psychology-behavioral-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Poster Edukatif sebagai Media dalam Meningkatkan Pemahaman dan Perilaku Cegah Stunting ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Poster Edukatif sebagai Media dalam Meningkatkan Pemahaman dan Perilaku Cegah Stunting ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Poster Edukatif sebagai Media dalam Meningkatkan Pemahaman dan Perilaku Cegah Stunting ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40196-desain-poster-edukatif-pangan-gizi-masyarakat-resp</link>
	<guid isPermaLink="false">74022e2a8feb446cf027339a5cff8c05</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 05:16:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[stats,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti efektivitas pelatihan berjenjang bagi kader kesehatan dalam meningkatkan kualitas edukasi pencegahan stunting di tingkat desa, termasuk aspek pemahaman materi, keterampilan komunikasi, dan kepercayaan masyarakat. Kedua, perlu dikembangkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Poster Edukatif sebagai Media dalam Meningkatkan Pemahaman dan Perilaku Cegah Stunting: Pertama, perlu diteliti efektivitas pelatihan berjenjang bagi kader kesehatan dalam meningkatkan kualitas edukasi pencegahan stunting di tingkat desa, termasuk aspek pemahaman materi, keterampilan komunikasi, dan kepercayaan masyarakat. Kedua, perlu dikembangkan dan diuji coba media edukatif digital interaktif, seperti aplikasi mobile atau video animasi lokal, untuk menjangkau ibu muda yang aktif menggunakan ponsel pintar, serta dibandingkan efektivitasnya dengan media poster konvensional. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang model intervensi pangan berbasis komunitas, seperti kebun gizi keluarga atau kelompok olahan pangan lokal bergizi, untuk melihat dampaknya terhadap konsumsi pangan bergizi dan pertumbuhan balita dalam jangka panjang, sekaligus mengukur keterlibatan masyarakat dan keberlanjutannya setelah pendampingan selesai. Penelitian-penelitian ini dapat saling melengkapi untuk menciptakan ekosistem pencegahan stunting yang lebih kuat, berkelanjutan, dan adaptif terhadap kondisi lokal, serta memperkuat peran aktif masyarakat dalam kemandirian kesehatan.. Kegiatan penyuluhan pencegahan stunting di Pekon Sinar Baru berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat melalui pendekatan edukatif berbasis poster dan presentasi.Evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta setelah kegiatan, didukung oleh respons positif dari ibu-ibu dan kader kesehatan.Disarankan agar pelatihan kader kesehatan dilakukan secara rutin, media edukatif divariasikan, dan intervensi gizi berbasis lokal dilanjutkan secara berkelanjutan dengan monitoring berkala Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Aisyah Pringsewu dilaksanakan di Pekon Sinar Baru, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, pada 2Ae27 Desember 2024 sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Program ini bertujuan memberikan kontribusi nyata dalam mengatasi permasalahan masyarakat, salah satunya stunting pada balita. Pencegahan stunting dilakukan melalui kegiatan penyuluhan dan sosialisasi dengan menggunakan media poster edukatif serta presentasi PowerPoint yang diselenggarakan di Balai Pekon Sinar Baru. Kegiatan ini melibatkan warga dari empat dusun serta tenaga kesehatan, dengan jumlah peserta sebanyak 50 orang. Kegiatan ini dilaksanakan melalui empat tahapan: persiapan, penyuluhan, pemasangan poster, dan evaluasi. Tahap persiapan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/c/desain-poster-edukatif-pangan-gizi-masyarakat-resp-thumb-7925a.webp" title="JURIS - Poster Edukatif sebagai Media dalam Meningkatkan Pemahaman dan Perilaku Cegah Stunting" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/desain-poster-edukatif-pangan-gizi-masyarakat-resp-thumb-7925a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/desain-poster-edukatif-pangan-gizi-masyarakat-resp-thumb-7925a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/desain-poster-edukatif-pangan-gizi-masyarakat-resp-thumb-7925a.webp 1x" title="JURIS - Poster Edukatif sebagai Media dalam Meningkatkan Pemahaman dan Perilaku Cegah Stunting" alt="JURIS - Poster Edukatif sebagai Media dalam Meningkatkan Pemahaman dan Perilaku Cegah Stunting" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/desain-poster-edukatif-pangan-gizi-masyarakat-resp-thumb-7f1ab.webp" title="JURIS - Poster Edukatif sebagai Media dalam Meningkatkan Pemahaman dan Perilaku Cegah Stunting" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/desain-poster-edukatif-pangan-gizi-masyarakat-resp-thumb-7f1ab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/desain-poster-edukatif-pangan-gizi-masyarakat-resp-thumb-7f1ab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/desain-poster-edukatif-pangan-gizi-masyarakat-resp-thumb-7f1ab.webp 1x" title="JURIS - Poster Edukatif sebagai Media dalam Meningkatkan Pemahaman dan Perilaku Cegah Stunting" alt="JURIS - Poster Edukatif sebagai Media dalam Meningkatkan Pemahaman dan Perilaku Cegah Stunting" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/desain-poster-edukatif-pangan-gizi-masyarakat-resp-thumb-b73fa.webp" title="JURIS - Poster Edukatif sebagai Media dalam Meningkatkan Pemahaman dan Perilaku Cegah Stunting" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/desain-poster-edukatif-pangan-gizi-masyarakat-resp-thumb-b73fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/desain-poster-edukatif-pangan-gizi-masyarakat-resp-thumb-b73fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/desain-poster-edukatif-pangan-gizi-masyarakat-resp-thumb-b73fa.webp 1x" title="JURIS - Poster Edukatif sebagai Media dalam Meningkatkan Pemahaman dan Perilaku Cegah Stunting" alt="JURIS - Poster Edukatif sebagai Media dalam Meningkatkan Pemahaman dan Perilaku Cegah Stunting" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40196-desain-poster-edukatif-pangan-gizi-masyarakat-resp" title="JURIS - Poster Edukatif sebagai Media dalam Meningkatkan Pemahaman dan Perilaku Cegah Stunting" target="_blank">Poster Edukatif sebagai Media dalam Meningkatkan Pemahaman dan Perilaku Cegah Stunting</a>: Pertama, perlu diteliti efektivitas pelatihan berjenjang bagi kader kesehatan dalam meningkatkan kualitas edukasi pencegahan stunting di tingkat desa, termasuk aspek pemahaman materi, keterampilan komunikasi, dan kepercayaan masyarakat. Kedua, perlu dikembangkan dan diuji coba media edukatif digital interaktif, seperti aplikasi mobile atau video animasi lokal, untuk menjangkau ibu muda yang aktif menggunakan ponsel pintar, serta dibandingkan efektivitasnya dengan media poster konvensional. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang model intervensi pangan berbasis komunitas, seperti kebun gizi keluarga atau kelompok olahan pangan lokal bergizi, untuk melihat dampaknya terhadap konsumsi pangan bergizi dan pertumbuhan balita dalam jangka panjang, sekaligus mengukur keterlibatan masyarakat dan keberlanjutannya setelah pendampingan selesai. Penelitian-penelitian ini dapat saling melengkapi untuk menciptakan ekosistem pencegahan stunting yang lebih kuat, berkelanjutan, dan adaptif terhadap kondisi lokal, serta memperkuat peran aktif masyarakat dalam kemandirian kesehatan..
<br>Kegiatan penyuluhan pencegahan stunting di Pekon Sinar Baru berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat melalui pendekatan edukatif berbasis poster dan presentasi.Evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta setelah kegiatan, didukung oleh respons positif dari ibu-ibu dan kader kesehatan.Disarankan agar pelatihan kader kesehatan dilakukan secara rutin, media edukatif divariasikan, dan intervensi gizi berbasis lokal dilanjutkan secara berkelanjutan dengan monitoring berkala
<br>Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Aisyah Pringsewu dilaksanakan di Pekon Sinar Baru, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, pada 2Ae27 Desember 2024 sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Program ini bertujuan memberikan kontribusi nyata dalam mengatasi permasalahan masyarakat, salah satunya stunting pada balita. Pencegahan stunting dilakukan melalui kegiatan penyuluhan dan sosialisasi dengan menggunakan media poster edukatif serta presentasi PowerPoint yang diselenggarakan di Balai Pekon Sinar Baru. Kegiatan ini melibatkan warga dari empat dusun serta tenaga kesehatan, dengan jumlah peserta sebanyak 50 orang. Kegiatan ini dilaksanakan melalui empat tahapan: persiapan, penyuluhan, pemasangan poster, dan evaluasi. Tahap persiapan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/c/desain-poster-edukatif-pangan-gizi-masyarakat-resp-thumb-7925a.webp" type="image/webp" length="92560" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/desain-poster-edukatif-pangan-gizi-masyarakat-resp-thumb-7925a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/desain-poster-edukatif-pangan-gizi-masyarakat-resp-thumb-7f1ab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/desain-poster-edukatif-pangan-gizi-masyarakat-resp-thumb-b73fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6960-borneorec.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16880-carmin-journal-community-service.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Artificial Intelligence in the Perspective of Islamic Psychology ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Artificial Intelligence in the Perspective of Islamic Psychology ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Artificial Intelligence in the Perspective of Islamic Psychology ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40203-domain-sistem-ai-mahasiswa-psikologi-islam-spiritu</link>
	<guid isPermaLink="false">1b9e97e3dc1efd57446725146bba599f</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 05:15:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ syahrul alim ]]></category>
	<category><![CDATA[ permana sari ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alim,counter,flag,permana,sari,syahrul]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengkaji lebih lanjut implikasi etis dari penggunaan AI dalam berbagai bidang, seperti kesehatan mental, pendidikan, dan layanan sosial, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Artificial Intelligence in the Perspective of Islamic Psychology: Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengkaji lebih lanjut implikasi etis dari penggunaan AI dalam berbagai bidang, seperti kesehatan mental, pendidikan, dan layanan sosial, dengan mempertimbangkan nilai-nilai Islam dan prinsip-prinsip psikologi Islam.2. Meneliti dan mengembangkan metode-metode baru dalam pendidikan AI yang mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dan etika, sehingga dapat menghasilkan sistem AI yang tidak hanya cerdas secara teknis, tetapi juga adil dan bermanfaat bagi seluruh umat manusia.3. Melakukan studi komparatif antara AI yang dikembangkan berdasarkan nilai-nilai Islam dengan AI yang dikembangkan berdasarkan nilai-nilai sekuler, untuk melihat perbedaan dan kesamaan dalam hal etika, keadilan, dan dampak sosialnya. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan AI yang lebih inklusif dan adil.. Kecerdasan Buatan (AI) dipahami sebagai sistem yang dirancang untuk meniru bentuk, karakter, dan kebiasaan manusia, kemudian diimplementasikan pada komputer.Pengembangan diarahkan agar sistem mampu meniru proses berpikir otak manusia melalui dukungan hardware berkecepatan tinggi, kapasitas memori yang besar, dan software canggih.Dalam perspektif Islam, penguasaan teknologi merupakan bagian dari perintah untuk menggunakan akal secara kritis (QS.36), terbuka terhadap kebenaran dari mana pun sumbernya (QS.18), dan selalu mengoptimalkan mindset untuk mengeksplorasi pengetahuan (QS.Dari sudut pandang psikologi Islam, penggunaan kecerdasan akal tidak dapat dipisahkan dari pembersihan jiwa (tazkiyatun nafs), pengendalian hawa nafsu, dan niat yang benar.Sehingga, pengembangan AI harus diarahkan untuk kemanfaatan masyarakat dan tidak menimbulkan kerusakan (QS.Hal ini menegaskan bahwa umat Islam memiliki kewajiban untuk menguasai ilmu dan teknologi (QS.122) sebagai sarana untuk mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat.Etika dalam pengembangan AI juga harus dipertimbangkan, terutama terkait dengan prinsip-prinsip keadilan, perlindungan privasi, dan penghormatan terhadap martabat manusia.Dengan fondasi spiritual yang kuat, penggunaan AI dapat ditempatkan sebagai instrumen yang mendukung pengembangan diri manusia sambil menjaga keseimbangan antara kebutuhan intelektual dan spiritual Perkembangan teknologi komputer dan kecerdasan buatan (AI) telah memungkinkan mesin meniru kemampuan manusia dalam berpikir logis, menghitung, dan berinteraksi. Namun, dari perspektif psikologi Islam, kemampuan tersebut tidak dapat menggantikan dimensi spiritual manusia, yaitu qalb (hati) dan nafs (jiwa) yang menjadi pusat kesadaran moral dan spiritual. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka yang menganalisis AI dari sudut pandang Islam dan etika, dengan tujuan menggambarkan secara sistematis dan komprehensif hubungan antara kemajuan teknologi dengan nilai-nilai Islam. Penelitian ini... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/b/domain-sistem-ai-mahasiswa-psikologi-islam-spiritu-thumb-eeeed.webp" title="JURIS - Artificial Intelligence in the Perspective of Islamic Psychology" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/domain-sistem-ai-mahasiswa-psikologi-islam-spiritu-thumb-eeeed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/domain-sistem-ai-mahasiswa-psikologi-islam-spiritu-thumb-eeeed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/domain-sistem-ai-mahasiswa-psikologi-islam-spiritu-thumb-eeeed.webp 1x" title="JURIS - Artificial Intelligence in the Perspective of Islamic Psychology" alt="JURIS - Artificial Intelligence in the Perspective of Islamic Psychology" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/domain-sistem-ai-mahasiswa-psikologi-islam-spiritu-thumb-d5619.webp" title="JURIS - Artificial Intelligence in the Perspective of Islamic Psychology" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/domain-sistem-ai-mahasiswa-psikologi-islam-spiritu-thumb-d5619.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/domain-sistem-ai-mahasiswa-psikologi-islam-spiritu-thumb-d5619.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/domain-sistem-ai-mahasiswa-psikologi-islam-spiritu-thumb-d5619.webp 1x" title="JURIS - Artificial Intelligence in the Perspective of Islamic Psychology" alt="JURIS - Artificial Intelligence in the Perspective of Islamic Psychology" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/domain-sistem-ai-mahasiswa-psikologi-islam-spiritu-thumb-9b3b8.webp" title="JURIS - Artificial Intelligence in the Perspective of Islamic Psychology" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/domain-sistem-ai-mahasiswa-psikologi-islam-spiritu-thumb-9b3b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/domain-sistem-ai-mahasiswa-psikologi-islam-spiritu-thumb-9b3b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/domain-sistem-ai-mahasiswa-psikologi-islam-spiritu-thumb-9b3b8.webp 1x" title="JURIS - Artificial Intelligence in the Perspective of Islamic Psychology" alt="JURIS - Artificial Intelligence in the Perspective of Islamic Psychology" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40203-domain-sistem-ai-mahasiswa-psikologi-islam-spiritu" title="JURIS - Artificial Intelligence in the Perspective of Islamic Psychology" target="_blank">Artificial Intelligence in the Perspective of Islamic Psychology</a>: Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengkaji lebih lanjut implikasi etis dari penggunaan AI dalam berbagai bidang, seperti kesehatan mental, pendidikan, dan layanan sosial, dengan mempertimbangkan nilai-nilai Islam dan prinsip-prinsip psikologi Islam.2. Meneliti dan mengembangkan metode-metode baru dalam pendidikan AI yang mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dan etika, sehingga dapat menghasilkan sistem AI yang tidak hanya cerdas secara teknis, tetapi juga adil dan bermanfaat bagi seluruh umat manusia.3. Melakukan studi komparatif antara AI yang dikembangkan berdasarkan nilai-nilai Islam dengan AI yang dikembangkan berdasarkan nilai-nilai sekuler, untuk melihat perbedaan dan kesamaan dalam hal etika, keadilan, dan dampak sosialnya. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan AI yang lebih inklusif dan adil..
<br>Kecerdasan Buatan (AI) dipahami sebagai sistem yang dirancang untuk meniru bentuk, karakter, dan kebiasaan manusia, kemudian diimplementasikan pada komputer.Pengembangan diarahkan agar sistem mampu meniru proses berpikir otak manusia melalui dukungan hardware berkecepatan tinggi, kapasitas memori yang besar, dan software canggih.Dalam perspektif Islam, penguasaan teknologi merupakan bagian dari perintah untuk menggunakan akal secara kritis (QS.36), terbuka terhadap kebenaran dari mana pun sumbernya (QS.18), dan selalu mengoptimalkan mindset untuk mengeksplorasi pengetahuan (QS.Dari sudut pandang psikologi Islam, penggunaan kecerdasan akal tidak dapat dipisahkan dari pembersihan jiwa (tazkiyatun nafs), pengendalian hawa nafsu, dan niat yang benar.Sehingga, pengembangan AI harus diarahkan untuk kemanfaatan masyarakat dan tidak menimbulkan kerusakan (QS.Hal ini menegaskan bahwa umat Islam memiliki kewajiban untuk menguasai ilmu dan teknologi (QS.122) sebagai sarana untuk mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat.Etika dalam pengembangan AI juga harus dipertimbangkan, terutama terkait dengan prinsip-prinsip keadilan, perlindungan privasi, dan penghormatan terhadap martabat manusia.Dengan fondasi spiritual yang kuat, penggunaan AI dapat ditempatkan sebagai instrumen yang mendukung pengembangan diri manusia sambil menjaga keseimbangan antara kebutuhan intelektual dan spiritual
<br>Perkembangan teknologi komputer dan kecerdasan buatan (AI) telah memungkinkan mesin meniru kemampuan manusia dalam berpikir logis, menghitung, dan berinteraksi. Namun, dari perspektif psikologi Islam, kemampuan tersebut tidak dapat menggantikan dimensi spiritual manusia, yaitu qalb (hati) dan nafs (jiwa) yang menjadi pusat kesadaran moral dan spiritual. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka yang menganalisis AI dari sudut pandang Islam dan etika, dengan tujuan menggambarkan secara sistematis dan komprehensif hubungan antara kemajuan teknologi dengan nilai-nilai Islam. Penelitian ini...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/b/domain-sistem-ai-mahasiswa-psikologi-islam-spiritu-thumb-d5619.webp" type="image/webp" length="92486" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/domain-sistem-ai-mahasiswa-psikologi-islam-spiritu-thumb-eeeed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/domain-sistem-ai-mahasiswa-psikologi-islam-spiritu-thumb-d5619.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/domain-sistem-ai-mahasiswa-psikologi-islam-spiritu-thumb-9b3b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3807-dokicti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16949-journal-islamic-psychology-behavioral-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Quality of Life During Recovery The Role of Family Interaction and Self Concept among Heads of Families Undergoing Drug Rehabilitation ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Quality of Life During Recovery The Role of Family Interaction and Self Concept among Heads of Families Undergoing Drug Rehabilitation ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Quality of Life During Recovery The Role of Family Interaction and Self Concept among Heads of Families Undergoing Drug Rehabilitation ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40201-drug-addicts-family-interaction-self-concept-quali</link>
	<guid isPermaLink="false">5e61bb87a215878ca209ffc4fc0babc5</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 04:40:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ syahrul alim ]]></category>
	<category><![CDATA[ permana sari ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alim,counter,flag,permana,sari,syahrul]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana intervensi yang berfokus pada peningkatan komunikasi positif dan dukungan emosional dalam keluarga dapat secara efektif meningkatkan kualitas hidup kepala keluarga ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Quality of Life During Recovery: The Role of Family Interaction and Self-Concept among Heads of Families Undergoing Drug Rehabilitation: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana intervensi yang berfokus pada peningkatan komunikasi positif dan dukungan emosional dalam keluarga dapat secara efektif meningkatkan kualitas hidup kepala keluarga yang sedang menjalani rehabilitasi narkoba. Selain itu, penting untuk meneliti lebih lanjut mengenai peran spesifik dari dimensi keluarga dalam konsep diri, serta bagaimana dimensi ini dapat diperkuat melalui program rehabilitasi yang disesuaikan. Terakhir, penelitian di masa depan dapat menyelidiki pengaruh faktor-faktor kontekstual seperti dukungan sosial masyarakat dan akses terhadap layanan kesehatan mental terhadap keberhasilan proses rehabilitasi, dengan mempertimbangkan perbedaan budaya dan sosial ekonomi yang mungkin ada di berbagai wilayah di Indonesia. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif dan menghasilkan strategi rehabilitasi yang lebih efektif dan berkelanjutan bagi kepala keluarga yang berjuang melawan penyalahgunaan narkoba, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga secara keseluruhan.. The study found that a higher level of addiction correlates with lower self-concept and quality of life.Family interaction positively influences self-concept, and both family interaction and self-concept significantly impact quality of life.Specifically, guidance within family interaction and self-concept related to family significantly contribute to the quality of life of heads of families undergoing rehabilitation.4% of the variance in quality of life, highlighting the importance of these factors Heads of families involved in drug abuse often experience a decline in quality of life influenced by various psychosocial and familial factors. This study aims to analyze the influence of head of family characteristics, family characteristics, family interactions, and self-concept on the quality of life of family heads undergoing drug rehabilitation at BNN Lido Bogor. A quantitative approach was employed, supported by qualitative insights. Data were collected through questionnaires completed by 36 respondents and in-depth interviews with eight participants. The research was conducted from March... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/1/drug-addicts-family-interaction-self-concept-quali-thumb-2e0aa.webp" title="JURIS - Quality of Life During Recovery: The Role of Family Interaction and Self-Concept among Heads of Families Undergoing Drug Rehabilitation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/drug-addicts-family-interaction-self-concept-quali-thumb-2e0aa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/drug-addicts-family-interaction-self-concept-quali-thumb-2e0aa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/drug-addicts-family-interaction-self-concept-quali-thumb-2e0aa.webp 1x" title="JURIS - Quality of Life During Recovery: The Role of Family Interaction and Self-Concept among Heads of Families Undergoing Drug Rehabilitation" alt="JURIS - Quality of Life During Recovery: The Role of Family Interaction and Self-Concept among Heads of Families Undergoing Drug Rehabilitation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/drug-addicts-family-interaction-self-concept-quali-thumb-baf5f.webp" title="JURIS - Quality of Life During Recovery: The Role of Family Interaction and Self-Concept among Heads of Families Undergoing Drug Rehabilitation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/drug-addicts-family-interaction-self-concept-quali-thumb-baf5f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/drug-addicts-family-interaction-self-concept-quali-thumb-baf5f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/drug-addicts-family-interaction-self-concept-quali-thumb-baf5f.webp 1x" title="JURIS - Quality of Life During Recovery: The Role of Family Interaction and Self-Concept among Heads of Families Undergoing Drug Rehabilitation" alt="JURIS - Quality of Life During Recovery: The Role of Family Interaction and Self-Concept among Heads of Families Undergoing Drug Rehabilitation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/drug-addicts-family-interaction-self-concept-quali-thumb-3036e.webp" title="JURIS - Quality of Life During Recovery: The Role of Family Interaction and Self-Concept among Heads of Families Undergoing Drug Rehabilitation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/drug-addicts-family-interaction-self-concept-quali-thumb-3036e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/drug-addicts-family-interaction-self-concept-quali-thumb-3036e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/drug-addicts-family-interaction-self-concept-quali-thumb-3036e.webp 1x" title="JURIS - Quality of Life During Recovery: The Role of Family Interaction and Self-Concept among Heads of Families Undergoing Drug Rehabilitation" alt="JURIS - Quality of Life During Recovery: The Role of Family Interaction and Self-Concept among Heads of Families Undergoing Drug Rehabilitation" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40201-drug-addicts-family-interaction-self-concept-quali" title="JURIS - Quality of Life During Recovery: The Role of Family Interaction and Self-Concept among Heads of Families Undergoing Drug Rehabilitation" target="_blank">Quality of Life During Recovery: The Role of Family Interaction and Self-Concept among Heads of Families Undergoing Drug Rehabilitation</a>: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana intervensi yang berfokus pada peningkatan komunikasi positif dan dukungan emosional dalam keluarga dapat secara efektif meningkatkan kualitas hidup kepala keluarga yang sedang menjalani rehabilitasi narkoba. Selain itu, penting untuk meneliti lebih lanjut mengenai peran spesifik dari dimensi keluarga dalam konsep diri, serta bagaimana dimensi ini dapat diperkuat melalui program rehabilitasi yang disesuaikan. Terakhir, penelitian di masa depan dapat menyelidiki pengaruh faktor-faktor kontekstual seperti dukungan sosial masyarakat dan akses terhadap layanan kesehatan mental terhadap keberhasilan proses rehabilitasi, dengan mempertimbangkan perbedaan budaya dan sosial ekonomi yang mungkin ada di berbagai wilayah di Indonesia. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif dan menghasilkan strategi rehabilitasi yang lebih efektif dan berkelanjutan bagi kepala keluarga yang berjuang melawan penyalahgunaan narkoba, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga secara keseluruhan..
<br>The study found that a higher level of addiction correlates with lower self-concept and quality of life.Family interaction positively influences self-concept, and both family interaction and self-concept significantly impact quality of life.Specifically, guidance within family interaction and self-concept related to family significantly contribute to the quality of life of heads of families undergoing rehabilitation.4% of the variance in quality of life, highlighting the importance of these factors
<br>Heads of families involved in drug abuse often experience a decline in quality of life influenced by various psychosocial and familial factors. This study aims to analyze the influence of head of family characteristics, family characteristics, family interactions, and self-concept on the quality of life of family heads undergoing drug rehabilitation at BNN Lido Bogor. A quantitative approach was employed, supported by qualitative insights. Data were collected through questionnaires completed by 36 respondents and in-depth interviews with eight participants. The research was conducted from March...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/1/drug-addicts-family-interaction-self-concept-quali-thumb-3036e.webp" type="image/webp" length="93010" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/drug-addicts-family-interaction-self-concept-quali-thumb-2e0aa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/drug-addicts-family-interaction-self-concept-quali-thumb-baf5f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/drug-addicts-family-interaction-self-concept-quali-thumb-3036e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3807-dokicti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16949-journal-islamic-psychology-behavioral-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Happiness Permissibility Negotiating Hadith on Polygamy as Perfection of Worship in Wahdah Islamiyah Muslim Women ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Happiness Permissibility Negotiating Hadith on Polygamy as Perfection of Worship in Wahdah Islamiyah Muslim Women ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Happiness Permissibility Negotiating Hadith on Polygamy as Perfection of Worship in Wahdah Islamiyah Muslim Women ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40191-penerimaan-wanita-hadis-poligami-muslim</link>
	<guid isPermaLink="false">f38c7ecb52f6927beb386984f6820452</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 04:28:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anas kholish ]]></category>
	<category><![CDATA[ dedy sumardi ]]></category>
	<category><![CDATA[ agen toto 4d ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[4d,agen,anas,dedy,kholish,sumardi,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang bagaimana pendeta dan tokoh agama dalam komunitas Wahdah Islamiyah menerima dan menafsirkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Happiness Permissibility: Negotiating Hadith on Polygamy as Perfection of Worship in Wahdah Islamiyah Muslim Women: Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang bagaimana pendeta dan tokoh agama dalam komunitas Wahdah Islamiyah menerima dan menafsirkan diskursus kompleks yang disajikan kepada jemaat. Penelitian ini dapat membantu memahami bagaimana interpretasi hadits tentang poligami dibentuk dan disebarluaskan di dalam komunitas. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada dampak praktik poligami dalam keluarga Wahdah Islamiyah, khususnya dari perspektif anak-anak yang tumbuh dalam keluarga poligami. Penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang bagaimana praktik poligami mempengaruhi perkembangan kognitif dan emosional anak-anak, serta bagaimana mereka memahami dan menerima praktik tersebut. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana wanita Muslim Wahdah Islamiyah menavigasi dan mengelola emosi mereka dalam konteks poligami. Penelitian ini dapat membantu memahami bagaimana wanita mengelola perasaan cemburu, kesedihan, atau konflik dalam keluarga poligami, dan bagaimana mereka mencari dukungan dan kesejahteraan emosional.. Studi ini menunjukkan bahwa wanita Muslim Wahdah Islamiyah memiliki pandangan yang beragam tentang poligami, yang mengungkapkan sikap yang nuansa yang mencakup negosiasi dan oposisi.Negosiasi mereka, yang diekspresikan melalui argumen kerentanan dan keprihatinan terhadap suami, pada akhirnya mencerminkan penerimaan mereka terhadap perbolehkan poligami.Mekanisme ini mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh diskursus ambigu tentang hadits poligami, melengkapi makna yang diperoleh wanita Muslim Wahdah Islamiyah dari hadits tersebut dengan penekanan pada keadilan dan perlindungan.Dinamika ini menggambarkan bahwa wanita Muslim Wahdah Islamiyah terlibat dalam interpretasi hadits poligami yang memperkuat ketentuan poligami tradisional dalam teks-teks Islam Praktik poligami, yang menjadi perdebatan di kalangan wanita, diterima oleh wanita Muslim Wahdah Islamiyah sebagai wujud ajaran agama yang tertuang dalam hadits. Penerimaan ini tidak menyangkal kompleksitas dan kontradiksi yang melekat dalam hadits yang membahas praktik tersebut. Penelitian ini mengeksplorasi posisi pembacaan wanita Muslim Wahdah Islamiyah dalam memahami dan menerapkan hadits tentang poligami. Menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 12 orang, terdiri dari 5 istri pertama, 5 istri kedua, 1 dai'yah (penceramah), dan 1 kepala wanita Muslim Wahdah Islamiyah. Pengamatan mendalam juga dilakukan terhadap aktivitas informan kunci. Data dianalisis menggunakan model analisis fiqh (hukum Islam) yang digabungkan dengan kerangka teori penerimaan Stuart... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/e/penerimaan-wanita-hadis-poligami-wanita-muslim-wah-thumb-6a9fe.webp" title="JURIS - Happiness Permissibility: Negotiating Hadith on Polygamy as Perfection of Worship in Wahdah Islamiyah Muslim Women" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/penerimaan-wanita-hadis-poligami-wanita-muslim-wah-thumb-6a9fe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/penerimaan-wanita-hadis-poligami-wanita-muslim-wah-thumb-6a9fe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/penerimaan-wanita-hadis-poligami-wanita-muslim-wah-thumb-6a9fe.webp 1x" title="JURIS - Happiness Permissibility: Negotiating Hadith on Polygamy as Perfection of Worship in Wahdah Islamiyah Muslim Women" alt="JURIS - Happiness Permissibility: Negotiating Hadith on Polygamy as Perfection of Worship in Wahdah Islamiyah Muslim Women" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/penerimaan-wanita-hadis-poligami-wanita-muslim-wah-thumb-8baa3.webp" title="JURIS - Happiness Permissibility: Negotiating Hadith on Polygamy as Perfection of Worship in Wahdah Islamiyah Muslim Women" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/penerimaan-wanita-hadis-poligami-wanita-muslim-wah-thumb-8baa3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/penerimaan-wanita-hadis-poligami-wanita-muslim-wah-thumb-8baa3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/penerimaan-wanita-hadis-poligami-wanita-muslim-wah-thumb-8baa3.webp 1x" title="JURIS - Happiness Permissibility: Negotiating Hadith on Polygamy as Perfection of Worship in Wahdah Islamiyah Muslim Women" alt="JURIS - Happiness Permissibility: Negotiating Hadith on Polygamy as Perfection of Worship in Wahdah Islamiyah Muslim Women" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/penerimaan-wanita-hadis-poligami-wanita-muslim-wah-thumb-475d3.webp" title="JURIS - Happiness Permissibility: Negotiating Hadith on Polygamy as Perfection of Worship in Wahdah Islamiyah Muslim Women" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/penerimaan-wanita-hadis-poligami-wanita-muslim-wah-thumb-475d3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/penerimaan-wanita-hadis-poligami-wanita-muslim-wah-thumb-475d3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/penerimaan-wanita-hadis-poligami-wanita-muslim-wah-thumb-475d3.webp 1x" title="JURIS - Happiness Permissibility: Negotiating Hadith on Polygamy as Perfection of Worship in Wahdah Islamiyah Muslim Women" alt="JURIS - Happiness Permissibility: Negotiating Hadith on Polygamy as Perfection of Worship in Wahdah Islamiyah Muslim Women" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40191-penerimaan-wanita-hadis-poligami-muslim" title="JURIS - Happiness Permissibility: Negotiating Hadith on Polygamy as Perfection of Worship in Wahdah Islamiyah Muslim Women" target="_blank">Happiness Permissibility: Negotiating Hadith on Polygamy as Perfection of Worship in Wahdah Islamiyah Muslim Women</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang bagaimana pendeta dan tokoh agama dalam komunitas Wahdah Islamiyah menerima dan menafsirkan diskursus kompleks yang disajikan kepada jemaat. Penelitian ini dapat membantu memahami bagaimana interpretasi hadits tentang poligami dibentuk dan disebarluaskan di dalam komunitas. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada dampak praktik poligami dalam keluarga Wahdah Islamiyah, khususnya dari perspektif anak-anak yang tumbuh dalam keluarga poligami. Penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang bagaimana praktik poligami mempengaruhi perkembangan kognitif dan emosional anak-anak, serta bagaimana mereka memahami dan menerima praktik tersebut. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana wanita Muslim Wahdah Islamiyah menavigasi dan mengelola emosi mereka dalam konteks poligami. Penelitian ini dapat membantu memahami bagaimana wanita mengelola perasaan cemburu, kesedihan, atau konflik dalam keluarga poligami, dan bagaimana mereka mencari dukungan dan kesejahteraan emosional..
<br>Studi ini menunjukkan bahwa wanita Muslim Wahdah Islamiyah memiliki pandangan yang beragam tentang poligami, yang mengungkapkan sikap yang nuansa yang mencakup negosiasi dan oposisi.Negosiasi mereka, yang diekspresikan melalui argumen kerentanan dan keprihatinan terhadap suami, pada akhirnya mencerminkan penerimaan mereka terhadap perbolehkan poligami.Mekanisme ini mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh diskursus ambigu tentang hadits poligami, melengkapi makna yang diperoleh wanita Muslim Wahdah Islamiyah dari hadits tersebut dengan penekanan pada keadilan dan perlindungan.Dinamika ini menggambarkan bahwa wanita Muslim Wahdah Islamiyah terlibat dalam interpretasi hadits poligami yang memperkuat ketentuan poligami tradisional dalam teks-teks Islam
<br>Praktik poligami, yang menjadi perdebatan di kalangan wanita, diterima oleh wanita Muslim Wahdah Islamiyah sebagai wujud ajaran agama yang tertuang dalam hadits. Penerimaan ini tidak menyangkal kompleksitas dan kontradiksi yang melekat dalam hadits yang membahas praktik tersebut. Penelitian ini mengeksplorasi posisi pembacaan wanita Muslim Wahdah Islamiyah dalam memahami dan menerapkan hadits tentang poligami. Menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 12 orang, terdiri dari 5 istri pertama, 5 istri kedua, 1 dai'yah (penceramah), dan 1 kepala wanita Muslim Wahdah Islamiyah. Pengamatan mendalam juga dilakukan terhadap aktivitas informan kunci. Data dianalisis menggunakan model analisis fiqh (hukum Islam) yang digabungkan dengan kerangka teori penerimaan Stuart...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/e/penerimaan-wanita-hadis-poligami-wanita-muslim-wah-thumb-475d3.webp" type="image/webp" length="125122" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/penerimaan-wanita-hadis-poligami-wanita-muslim-wah-thumb-6a9fe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/penerimaan-wanita-hadis-poligami-wanita-muslim-wah-thumb-8baa3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/penerimaan-wanita-hadis-poligami-wanita-muslim-wah-thumb-475d3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-632-iain-madura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3072-al-ihkam-jurnal-hukum-pranata-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Symbol of Acculturation and Islamic Unity in Nganggung Tradition of Bangka An Integration of MaqAid asy SyarAoah with Local Wisdom ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Symbol of Acculturation and Islamic Unity in Nganggung Tradition of Bangka An Integration of MaqAid asy SyarAoah with Local Wisdom ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Symbol of Acculturation and Islamic Unity in Nganggung Tradition of Bangka An Integration of MaqAid asy SyarAoah with Local Wisdom ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40192-inti-tradisi-pulau-bangka-provinsi</link>
	<guid isPermaLink="false">f397f973b2eda0d0363dcefbdbd542aa</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 04:20:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anas kholish ]]></category>
	<category><![CDATA[ dedy sumardi ]]></category>
	<category><![CDATA[ agen toto 4d ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[4d,agen,anas,dedy,kholish,sumardi,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang diusulkan berdasarkan studi ini adalah: (1) Menganalisis lebih lanjut peran Maqasid Asy-Syar'ah dalam mempertahankan kebijaksanaan lokal dan harmoni berkelanjutan dalam tradisi Nganggung. Penelitian ini dapat mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Symbol of Acculturation and Islamic Unity in Nganggung Tradition of Bangka: An Integration of MaqAid asy-SyarAoah with Local Wisdom: Saran penelitian lanjutan yang diusulkan berdasarkan studi ini adalah: (1) Menganalisis lebih lanjut peran Maqasid Asy-Syar'ah dalam mempertahankan kebijaksanaan lokal dan harmoni berkelanjutan dalam tradisi Nganggung. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana Maqasid Asy-Syar'ah berfungsi sebagai kerangka penyatuan dan bagaimana hal itu dapat diterapkan dalam konteks Nganggung untuk memperkuat identitas dan peradaban Islam. (2) Meneliti lebih lanjut dinamika interaksi antara Islam tradisional dan modern dalam konteks Nganggung. Studi ini dapat menyelidiki bagaimana kedua kelompok ini saling berinteraksi, beradaptasi, dan mempertahankan tradisi Nganggung, serta bagaimana perbedaan pandangan mereka dapat diselaraskan untuk menciptakan harmoni yang berkelanjutan. (3) Mempertimbangkan pengaruh digitalisasi dan dinamika sosial yang berkembang terhadap tradisi Nganggung dan hubungan antara Islam tradisional dan modern. Penelitian ini dapat menyelidiki tantangan-tantangan baru yang muncul dalam era digital, seperti individualisme dan intensifikasi politik identitas, dan bagaimana hal-hal ini dapat mempengaruhi praktik dan makna Nganggung.. Tradisi Nganggung berfungsi sebagai cerminan kebijaksanaan lokal, memfasilitasi integrasi antara Islam tradisional dan modern di Bangka.Studi ini mengungkapkan bahwa integrasi ini bukan hanya kompromi dari pihak modernis, tetapi juga hasil dari interaksi kompleks antara kedua kelompok.Integrasi dalam Nganggung dapat dipandang sebagai bentuk kompromi oleh modernis, yang mungkin menyesuaikan praktik dan kepercayaan untuk mengakomodasi tradisi.Kompromi ini dipengaruhi oleh komposisi demografis masyarakat, di mana dinamika mayoritas-minoritas atau status quo memainkan peran.Di sisi lain, kompromi dan penerimaan menciptakan potensi tidak hanya untuk mempertahankan harmoni di antara umat Islam, tetapi juga untuk memperkuat kekuatan Islam dan peradaban.Potensi ini dapat diperkuat melalui Maqasid Asy-Syar'ah (tujuan hukum Islam), yang berfungsi sebagai kerangka penyatuan bersama dengan kebijaksanaan lokal yang tertanam dalam ekspresi simbolis, sehingga menjadi prinsip panduan untuk membentuk masa depan yang lebih cerah.Tradisi Nganggung, yang telah menjadi bagian integral dari identitas komunitas Muslim Melayu di Bangka, menunjukkan kemampuan untuk beradaptasi sambil mempertahankan koneksi dengan akar leluhur.Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi ini telah mencapai tahap lanjutan, di mana kesadaran adaptasi dan penyelarasan tujuan telah muncul.Modernis mengakui kebutuhan untuk mempertahankan harmoni dan kedalaman filosofis Nganggung.Sementara itu, Islam tradisional, sebagai kekuatan mayoritas, sangat terbuka terhadap keterlibatan semua segmen masyarakat.Meskipun beberapa aspek Nganggung telah berubah, perubahan-perubahan ini tidak menyentuh elemen inti tradisi.Sebagai wadah untuk harmoni Islam (ukhuwwah islAmiyah), Nganggung harus terus dipromosikan sehingga pelestariannya melampaui permukaan, mendorong pemahaman yang lebih dalam berdasarkan kombinasi kuat antara Maqasid Asy-Syar'ah dan kebijaksanaan lokal yang melekat Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi antara Islam tradisional dan modern dalam tradisi Nganggung masyarakat Bangka. Nganggung adalah praktik adat membawa makanan dengan prosedur dan atribut khusus untuk memperingati hari raya Islam yang penting. Tradisi ini telah ada selama bertahun-tahun di Bangka, dilakukan oleh para tradisionalis. Baru-baru ini, para modernis juga ikut serta dalam acara ini, menjadikan Nganggung sebagai tempat peleburan yang menggabungkan tradisionalis dan modernis. Meskipun terkait dengan Islam tradisional, praktik ini juga melibatkan praktik modern. Penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/6/inti-tradisi-pulau-bangka-provinsi-kebijaksanaan-l-thumb-6574c.webp" title="JURIS - The Symbol of Acculturation and Islamic Unity in Nganggung Tradition of Bangka: An Integration of  MaqAid asy-SyarAoah with Local Wisdom" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/inti-tradisi-pulau-bangka-provinsi-kebijaksanaan-l-thumb-6574c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/inti-tradisi-pulau-bangka-provinsi-kebijaksanaan-l-thumb-6574c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/inti-tradisi-pulau-bangka-provinsi-kebijaksanaan-l-thumb-6574c.webp 1x" title="JURIS - The Symbol of Acculturation and Islamic Unity in Nganggung Tradition of Bangka: An Integration of  MaqAid asy-SyarAoah with Local Wisdom" alt="JURIS - The Symbol of Acculturation and Islamic Unity in Nganggung Tradition of Bangka: An Integration of  MaqAid asy-SyarAoah with Local Wisdom" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/6/inti-tradisi-pulau-bangka-provinsi-kebijaksanaan-l-thumb-6493b.webp" title="JURIS - The Symbol of Acculturation and Islamic Unity in Nganggung Tradition of Bangka: An Integration of  MaqAid asy-SyarAoah with Local Wisdom" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/inti-tradisi-pulau-bangka-provinsi-kebijaksanaan-l-thumb-6493b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/inti-tradisi-pulau-bangka-provinsi-kebijaksanaan-l-thumb-6493b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/inti-tradisi-pulau-bangka-provinsi-kebijaksanaan-l-thumb-6493b.webp 1x" title="JURIS - The Symbol of Acculturation and Islamic Unity in Nganggung Tradition of Bangka: An Integration of  MaqAid asy-SyarAoah with Local Wisdom" alt="JURIS - The Symbol of Acculturation and Islamic Unity in Nganggung Tradition of Bangka: An Integration of  MaqAid asy-SyarAoah with Local Wisdom" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/6/inti-tradisi-pulau-bangka-provinsi-kebijaksanaan-l-thumb-5d5cd.webp" title="JURIS - The Symbol of Acculturation and Islamic Unity in Nganggung Tradition of Bangka: An Integration of  MaqAid asy-SyarAoah with Local Wisdom" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/inti-tradisi-pulau-bangka-provinsi-kebijaksanaan-l-thumb-5d5cd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/inti-tradisi-pulau-bangka-provinsi-kebijaksanaan-l-thumb-5d5cd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/inti-tradisi-pulau-bangka-provinsi-kebijaksanaan-l-thumb-5d5cd.webp 1x" title="JURIS - The Symbol of Acculturation and Islamic Unity in Nganggung Tradition of Bangka: An Integration of  MaqAid asy-SyarAoah with Local Wisdom" alt="JURIS - The Symbol of Acculturation and Islamic Unity in Nganggung Tradition of Bangka: An Integration of  MaqAid asy-SyarAoah with Local Wisdom" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40192-inti-tradisi-pulau-bangka-provinsi" title="JURIS - The Symbol of Acculturation and Islamic Unity in Nganggung Tradition of Bangka: An Integration of  MaqAid asy-SyarAoah with Local Wisdom" target="_blank">The Symbol of Acculturation and Islamic Unity in Nganggung Tradition of Bangka: An Integration of  MaqAid asy-SyarAoah with Local Wisdom</a>: Saran penelitian lanjutan yang diusulkan berdasarkan studi ini adalah: (1) Menganalisis lebih lanjut peran Maqasid Asy-Syar'ah dalam mempertahankan kebijaksanaan lokal dan harmoni berkelanjutan dalam tradisi Nganggung. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana Maqasid Asy-Syar'ah berfungsi sebagai kerangka penyatuan dan bagaimana hal itu dapat diterapkan dalam konteks Nganggung untuk memperkuat identitas dan peradaban Islam. (2) Meneliti lebih lanjut dinamika interaksi antara Islam tradisional dan modern dalam konteks Nganggung. Studi ini dapat menyelidiki bagaimana kedua kelompok ini saling berinteraksi, beradaptasi, dan mempertahankan tradisi Nganggung, serta bagaimana perbedaan pandangan mereka dapat diselaraskan untuk menciptakan harmoni yang berkelanjutan. (3) Mempertimbangkan pengaruh digitalisasi dan dinamika sosial yang berkembang terhadap tradisi Nganggung dan hubungan antara Islam tradisional dan modern. Penelitian ini dapat menyelidiki tantangan-tantangan baru yang muncul dalam era digital, seperti individualisme dan intensifikasi politik identitas, dan bagaimana hal-hal ini dapat mempengaruhi praktik dan makna Nganggung..
<br>Tradisi Nganggung berfungsi sebagai cerminan kebijaksanaan lokal, memfasilitasi integrasi antara Islam tradisional dan modern di Bangka.Studi ini mengungkapkan bahwa integrasi ini bukan hanya kompromi dari pihak modernis, tetapi juga hasil dari interaksi kompleks antara kedua kelompok.Integrasi dalam Nganggung dapat dipandang sebagai bentuk kompromi oleh modernis, yang mungkin menyesuaikan praktik dan kepercayaan untuk mengakomodasi tradisi.Kompromi ini dipengaruhi oleh komposisi demografis masyarakat, di mana dinamika mayoritas-minoritas atau status quo memainkan peran.Di sisi lain, kompromi dan penerimaan menciptakan potensi tidak hanya untuk mempertahankan harmoni di antara umat Islam, tetapi juga untuk memperkuat kekuatan Islam dan peradaban.Potensi ini dapat diperkuat melalui Maqasid Asy-Syar'ah (tujuan hukum Islam), yang berfungsi sebagai kerangka penyatuan bersama dengan kebijaksanaan lokal yang tertanam dalam ekspresi simbolis, sehingga menjadi prinsip panduan untuk membentuk masa depan yang lebih cerah.Tradisi Nganggung, yang telah menjadi bagian integral dari identitas komunitas Muslim Melayu di Bangka, menunjukkan kemampuan untuk beradaptasi sambil mempertahankan koneksi dengan akar leluhur.Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi ini telah mencapai tahap lanjutan, di mana kesadaran adaptasi dan penyelarasan tujuan telah muncul.Modernis mengakui kebutuhan untuk mempertahankan harmoni dan kedalaman filosofis Nganggung.Sementara itu, Islam tradisional, sebagai kekuatan mayoritas, sangat terbuka terhadap keterlibatan semua segmen masyarakat.Meskipun beberapa aspek Nganggung telah berubah, perubahan-perubahan ini tidak menyentuh elemen inti tradisi.Sebagai wadah untuk harmoni Islam (ukhuwwah islAmiyah), Nganggung harus terus dipromosikan sehingga pelestariannya melampaui permukaan, mendorong pemahaman yang lebih dalam berdasarkan kombinasi kuat antara Maqasid Asy-Syar'ah dan kebijaksanaan lokal yang melekat
<br>Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi antara Islam tradisional dan modern dalam tradisi Nganggung masyarakat Bangka. Nganggung adalah praktik adat membawa makanan dengan prosedur dan atribut khusus untuk memperingati hari raya Islam yang penting. Tradisi ini telah ada selama bertahun-tahun di Bangka, dilakukan oleh para tradisionalis. Baru-baru ini, para modernis juga ikut serta dalam acara ini, menjadikan Nganggung sebagai tempat peleburan yang menggabungkan tradisionalis dan modernis. Meskipun terkait dengan Islam tradisional, praktik ini juga melibatkan praktik modern. Penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/6/inti-tradisi-pulau-bangka-provinsi-kebijaksanaan-l-thumb-6574c.webp" type="image/webp" length="82544" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/inti-tradisi-pulau-bangka-provinsi-kebijaksanaan-l-thumb-6574c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/inti-tradisi-pulau-bangka-provinsi-kebijaksanaan-l-thumb-6493b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/inti-tradisi-pulau-bangka-provinsi-kebijaksanaan-l-thumb-5d5cd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-632-iain-madura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3072-al-ihkam-jurnal-hukum-pranata-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Tren Penelitian tentang Sholat Kajian Bibliometrik dari tahun 2016 2025 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tren Penelitian tentang Sholat Kajian Bibliometrik dari tahun 2016 2025 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tren Penelitian tentang Sholat Kajian Bibliometrik dari tahun 2016 2025 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40199-layanan-kesehatan-mental-publikasi-ilmiah-kesehata</link>
	<guid isPermaLink="false">9708a8694656e068e1202058b118bbf4</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 04:06:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ syahrul alim ]]></category>
	<category><![CDATA[ permana sari ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alim,counter,flag,permana,sari,syahrul]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang dampak sholat terhadap kesehatan mental, khususnya dalam konteks pengelolaan stres dan kecemasan. Penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Tren Penelitian tentang Sholat: Kajian Bibliometrik dari tahun 2016-2025: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang dampak sholat terhadap kesehatan mental, khususnya dalam konteks pengelolaan stres dan kecemasan. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengeksplorasi pengalaman individu dalam praktik sholat dan bagaimana hal itu mempengaruhi kesejahteraan mental mereka. Kedua, penelitian tentang psikoterapi Islam dan sholat dapat dikembangkan lebih lanjut dengan fokus pada populasi khusus, seperti mahasiswa atau anak-anak. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana sholat dapat menjadi intervensi psikologis yang efektif dalam membantu kelompok-kelompok ini mengatasi tantangan psikologis yang mereka hadapi. Ketiga, penelitian tentang sholat dan teknologi dapat dieksplorasi lebih lanjut, terutama dalam konteks integrasi AI dan intervensi psikososial dalam kesehatan mental. Studi ini dapat menyelidiki bagaimana teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan pengalaman sholat dan bagaimana hal itu dapat mempengaruhi kesejahteraan mental individu. Dengan menggabungkan pendekatan interdisipliner, penelitian-penelitian ini dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memahami peran sholat sebagai praktik religius dan intervensi psikologis yang potensial dalam meningkatkan kesejahteraan mental individu.. Studi ini mengkaji evolusi tema sholat dalam kerangka psikologi Islam selama periode 2015 hingga 2025 dengan pendekatan bibliometrik.Hasil analisis menunjukkan bahwa publikasi ilmiah pada topik ini mengalami lonjakan signifikan sejak tahun 2019, mencapai puncaknya pada tahun 2023.Penurunan yang terjadi pada 2020-2021 kemungkinan besar dipengaruhi oleh pandemi global, namun peningkatan berikutnya menunjukkan meningkatnya urgensi topik ini sebagai respons terhadap kebutuhan psikologis dalam situasi krisis.Hasil analisis word cloud menempatkan kata "sholat" sebagai istilah yang paling menonjol dan berkorelasi erat dengan istilah-istilah psikologis seperti stres, terapi, dzikir, dan kesehatan mental.Hal ini mencerminkan kecenderungan penelitian yang mengintegrasikan praktik ibadah dengan pendekatan psikologi kontemporer.Peta tren topik mengindikasikan bahwa "sholat" tetap menjadi tema utama yang stabil sepanjang dekade, sementara istilah seperti psikoterapi Islam, kesehatan mental, dan kecemasan mulai menunjukkan tren pertumbuhan, menandai pergeseran fokus ke arah pendekatan yang lebih multidisipliner.Selain itu, kemunculan istilah seperti mahasiswa dan anak mencerminkan potensi eksplorasi lebih lanjut dalam konteks populasi khusus.Visualisasi jaringan co-occurrence memperlihatkan peran sentral kata "sholat" dalam membentuk koneksi konseptual dengan berbagai istilah yang mencerminkan dimensi psikologis dan religius.Klaster-klaster yang terbentuk menunjukkan fokus tematik pada hubungan antara sholat dan kesehatan mental, kemampuan pengendalian diri, manajemen stres, serta dimensi sosial dan budaya keislaman.Dalam thematic map, topik mengenai sholat yang berkaitan dengan psikologi dan kecemasan dikategorikan sebagai motor themesAitema yang tidak hanya tinggi relevansinya tetapi juga berkembang pesat secara konseptual.Di sisi lain, tema seperti psikoterapi Islam dan stres menunjukkan potensi yang signifikan sebagai fondasi kajian, meskipun masih memerlukan penguatan kerangka teoritis.Sementara itu, tema seperti mahasiswa, anak, ibadah, dan kedisiplinan menempati posisi sebagai tema potensial dan khusus yang dapat dikembangkan lebih lanjut, meski belum dominan dalam arus utama literatur Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren publikasi ilmiah mengenai topik sholat dalam rentang waktu 2016-2025 menggunakan pendekatan bibliometrik. Data bibliografis dikumpulkan melalui perangkat lunak Publish or Perish, yang terhubung dengan Google Scholar, menggunakan kata kunci seperti "sholat", "Islamic Prayer" dan istilah padanannya. Hasil pencarian mencakup metadata publikasi berupa judul artikel, nama penulis, afiliasi institusi, nama jurnal, tahun publikasi, dan jumlah sitasi. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan VOSviewer untuk memetakan kolaborasi penulis, kemunculan kata kunci (co-occurrence), serta mengidentifikasi artikel dan jurnal yang berpengaruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan tren publikasi sejak tahun 2019... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/b/layanan-kesehatan-mental-publikasi-ilmiah-bibliome-thumb-fab89.webp" title="JURIS - Tren Penelitian tentang Sholat: Kajian Bibliometrik dari tahun 2016-2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/b/layanan-kesehatan-mental-publikasi-ilmiah-bibliome-thumb-fab89.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/b/layanan-kesehatan-mental-publikasi-ilmiah-bibliome-thumb-fab89.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/b/layanan-kesehatan-mental-publikasi-ilmiah-bibliome-thumb-fab89.webp 1x" title="JURIS - Tren Penelitian tentang Sholat: Kajian Bibliometrik dari tahun 2016-2025" alt="JURIS - Tren Penelitian tentang Sholat: Kajian Bibliometrik dari tahun 2016-2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/b/layanan-kesehatan-mental-publikasi-ilmiah-bibliome-thumb-e4101.webp" title="JURIS - Tren Penelitian tentang Sholat: Kajian Bibliometrik dari tahun 2016-2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/b/layanan-kesehatan-mental-publikasi-ilmiah-bibliome-thumb-e4101.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/b/layanan-kesehatan-mental-publikasi-ilmiah-bibliome-thumb-e4101.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/b/layanan-kesehatan-mental-publikasi-ilmiah-bibliome-thumb-e4101.webp 1x" title="JURIS - Tren Penelitian tentang Sholat: Kajian Bibliometrik dari tahun 2016-2025" alt="JURIS - Tren Penelitian tentang Sholat: Kajian Bibliometrik dari tahun 2016-2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/b/layanan-kesehatan-mental-publikasi-ilmiah-bibliome-thumb-da45c.webp" title="JURIS - Tren Penelitian tentang Sholat: Kajian Bibliometrik dari tahun 2016-2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/b/layanan-kesehatan-mental-publikasi-ilmiah-bibliome-thumb-da45c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/b/layanan-kesehatan-mental-publikasi-ilmiah-bibliome-thumb-da45c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/b/layanan-kesehatan-mental-publikasi-ilmiah-bibliome-thumb-da45c.webp 1x" title="JURIS - Tren Penelitian tentang Sholat: Kajian Bibliometrik dari tahun 2016-2025" alt="JURIS - Tren Penelitian tentang Sholat: Kajian Bibliometrik dari tahun 2016-2025" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40199-layanan-kesehatan-mental-publikasi-ilmiah-kesehata" title="JURIS - Tren Penelitian tentang Sholat: Kajian Bibliometrik dari tahun 2016-2025" target="_blank">Tren Penelitian tentang Sholat: Kajian Bibliometrik dari tahun 2016-2025</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang dampak sholat terhadap kesehatan mental, khususnya dalam konteks pengelolaan stres dan kecemasan. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengeksplorasi pengalaman individu dalam praktik sholat dan bagaimana hal itu mempengaruhi kesejahteraan mental mereka. Kedua, penelitian tentang psikoterapi Islam dan sholat dapat dikembangkan lebih lanjut dengan fokus pada populasi khusus, seperti mahasiswa atau anak-anak. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana sholat dapat menjadi intervensi psikologis yang efektif dalam membantu kelompok-kelompok ini mengatasi tantangan psikologis yang mereka hadapi. Ketiga, penelitian tentang sholat dan teknologi dapat dieksplorasi lebih lanjut, terutama dalam konteks integrasi AI dan intervensi psikososial dalam kesehatan mental. Studi ini dapat menyelidiki bagaimana teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan pengalaman sholat dan bagaimana hal itu dapat mempengaruhi kesejahteraan mental individu. Dengan menggabungkan pendekatan interdisipliner, penelitian-penelitian ini dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memahami peran sholat sebagai praktik religius dan intervensi psikologis yang potensial dalam meningkatkan kesejahteraan mental individu..
<br>Studi ini mengkaji evolusi tema sholat dalam kerangka psikologi Islam selama periode 2015 hingga 2025 dengan pendekatan bibliometrik.Hasil analisis menunjukkan bahwa publikasi ilmiah pada topik ini mengalami lonjakan signifikan sejak tahun 2019, mencapai puncaknya pada tahun 2023.Penurunan yang terjadi pada 2020-2021 kemungkinan besar dipengaruhi oleh pandemi global, namun peningkatan berikutnya menunjukkan meningkatnya urgensi topik ini sebagai respons terhadap kebutuhan psikologis dalam situasi krisis.Hasil analisis word cloud menempatkan kata "sholat" sebagai istilah yang paling menonjol dan berkorelasi erat dengan istilah-istilah psikologis seperti stres, terapi, dzikir, dan kesehatan mental.Hal ini mencerminkan kecenderungan penelitian yang mengintegrasikan praktik ibadah dengan pendekatan psikologi kontemporer.Peta tren topik mengindikasikan bahwa "sholat" tetap menjadi tema utama yang stabil sepanjang dekade, sementara istilah seperti psikoterapi Islam, kesehatan mental, dan kecemasan mulai menunjukkan tren pertumbuhan, menandai pergeseran fokus ke arah pendekatan yang lebih multidisipliner.Selain itu, kemunculan istilah seperti mahasiswa dan anak mencerminkan potensi eksplorasi lebih lanjut dalam konteks populasi khusus.Visualisasi jaringan co-occurrence memperlihatkan peran sentral kata "sholat" dalam membentuk koneksi konseptual dengan berbagai istilah yang mencerminkan dimensi psikologis dan religius.Klaster-klaster yang terbentuk menunjukkan fokus tematik pada hubungan antara sholat dan kesehatan mental, kemampuan pengendalian diri, manajemen stres, serta dimensi sosial dan budaya keislaman.Dalam thematic map, topik mengenai sholat yang berkaitan dengan psikologi dan kecemasan dikategorikan sebagai motor themesAitema yang tidak hanya tinggi relevansinya tetapi juga berkembang pesat secara konseptual.Di sisi lain, tema seperti psikoterapi Islam dan stres menunjukkan potensi yang signifikan sebagai fondasi kajian, meskipun masih memerlukan penguatan kerangka teoritis.Sementara itu, tema seperti mahasiswa, anak, ibadah, dan kedisiplinan menempati posisi sebagai tema potensial dan khusus yang dapat dikembangkan lebih lanjut, meski belum dominan dalam arus utama literatur
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren publikasi ilmiah mengenai topik sholat dalam rentang waktu 2016-2025 menggunakan pendekatan bibliometrik. Data bibliografis dikumpulkan melalui perangkat lunak Publish or Perish, yang terhubung dengan Google Scholar, menggunakan kata kunci seperti "sholat", "Islamic Prayer" dan istilah padanannya. Hasil pencarian mencakup metadata publikasi berupa judul artikel, nama penulis, afiliasi institusi, nama jurnal, tahun publikasi, dan jumlah sitasi. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan VOSviewer untuk memetakan kolaborasi penulis, kemunculan kata kunci (co-occurrence), serta mengidentifikasi artikel dan jurnal yang berpengaruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan tren publikasi sejak tahun 2019...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/b/layanan-kesehatan-mental-publikasi-ilmiah-bibliome-thumb-fab89.webp" type="image/webp" length="122920" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/b/layanan-kesehatan-mental-publikasi-ilmiah-bibliome-thumb-fab89.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/b/layanan-kesehatan-mental-publikasi-ilmiah-bibliome-thumb-e4101.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/b/layanan-kesehatan-mental-publikasi-ilmiah-bibliome-thumb-da45c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3807-dokicti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16949-journal-islamic-psychology-behavioral-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Training on The Making of Simple Renewable Energy Media Attempt to Enhance Energy Literacy Among Students at Junior High School ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Training on The Making of Simple Renewable Energy Media Attempt to Enhance Energy Literacy Among Students at Junior High School ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Training on The Making of Simple Renewable Energy Media Attempt to Enhance Energy Literacy Among Students at Junior High School ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40194-aktivitas-siswa-keterampilan-kolaborasi-maha</link>
	<guid isPermaLink="false">d2c26575c9eaca98534da15c93e2df72</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 04:03:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[stats,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak jangka panjang pelatihan berbasis STEM terhadap literasi energi siswa. Selain itu, penelitian bisa menggali potensi integrasi sumber daya alam lokal dalam pembelajaran energi terbarukan untuk meningkatkan relevansi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Training on The Making of Simple Renewable Energy Media: Attempt to Enhance Energy Literacy Among Students at Junior High School: Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak jangka panjang pelatihan berbasis STEM terhadap literasi energi siswa. Selain itu, penelitian bisa menggali potensi integrasi sumber daya alam lokal dalam pembelajaran energi terbarukan untuk meningkatkan relevansi konteks. Terakhir, pengembangan alat peraga digital berbasis teknologi informasi bisa menjadi arah studi baru untuk mendukung pembelajaran jarak jauh dan inklusif dalam topik energi terbarukan.. Pelatihan pembuatan media pembelajaran energi terbarukan sederhana menggunakan pendekatan STEM melalui metode Penelitian Tindakan Partisipatif (PAR) telah dilaksanakan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi siswa SMP Negeri 5 Indralaya Utara.Pelatihan yang mencakup penyajian materi, diskusi, praktik langsung, dan presentasi kelompok meningkatkan pemahaman siswa tentang energi terbarukan serta keterampilan abad ke-21 seperti kolaborasi, komunikasi, kreativitas, dan pemecahan masalah.Hasil tes awal dan akhir menunjukkan peningkatan signifikan dalam literasi energi, ditunjukkan oleh nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,71 yang termasuk dalam kategori tinggi.Pelatihan ini juga memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengeksplorasi, berinovasi, dan membangun pemahaman secara mandiri serta kolaboratif Aktivitas pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melatih literasi energi siswa melalui pelatihan pembuatan media pembelajaran energi terbarukan berbasis STEM di SMP Negeri 5 Indralaya Utara. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Partisipatif (PAR) yang melibatkan 25 siswa kelas delapan. Tahapan aktivitas mencakup survei awal, penyajian materi energi terbarukan dan STEM, diskusi, praktik pembuatan media energi terbarukan sederhana, presentasi kelompok, serta tes awal dan akhir literasi energi. Instrumen yang digunakan adalah tes pilihan ganda dan lembar observasi aktivitas siswa. Hasil analisis menunjukkan nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,71 dalam kategori tinggi, menunjukkan efektivitas pelatihan dalam meningkatkan literasi energi siswa. Selain itu, kegiatan ini mengembangkan keterampilan kolaborasi,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/0/aktivitas-siswa-keterampilan-kolaborasi-mahasiswa-thumb-11a8f.webp" title="JURIS - The Training on The Making of Simple Renewable Energy Media: Attempt to Enhance Energy Literacy Among Students at Junior High School" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/aktivitas-siswa-keterampilan-kolaborasi-mahasiswa-thumb-11a8f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/aktivitas-siswa-keterampilan-kolaborasi-mahasiswa-thumb-11a8f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/aktivitas-siswa-keterampilan-kolaborasi-mahasiswa-thumb-11a8f.webp 1x" title="JURIS - The Training on The Making of Simple Renewable Energy Media: Attempt to Enhance Energy Literacy Among Students at Junior High School" alt="JURIS - The Training on The Making of Simple Renewable Energy Media: Attempt to Enhance Energy Literacy Among Students at Junior High School" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/aktivitas-siswa-keterampilan-kolaborasi-mahasiswa-thumb-e647a.webp" title="JURIS - The Training on The Making of Simple Renewable Energy Media: Attempt to Enhance Energy Literacy Among Students at Junior High School" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/aktivitas-siswa-keterampilan-kolaborasi-mahasiswa-thumb-e647a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/aktivitas-siswa-keterampilan-kolaborasi-mahasiswa-thumb-e647a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/aktivitas-siswa-keterampilan-kolaborasi-mahasiswa-thumb-e647a.webp 1x" title="JURIS - The Training on The Making of Simple Renewable Energy Media: Attempt to Enhance Energy Literacy Among Students at Junior High School" alt="JURIS - The Training on The Making of Simple Renewable Energy Media: Attempt to Enhance Energy Literacy Among Students at Junior High School" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/aktivitas-siswa-keterampilan-kolaborasi-mahasiswa-thumb-e27d0.webp" title="JURIS - The Training on The Making of Simple Renewable Energy Media: Attempt to Enhance Energy Literacy Among Students at Junior High School" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/aktivitas-siswa-keterampilan-kolaborasi-mahasiswa-thumb-e27d0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/aktivitas-siswa-keterampilan-kolaborasi-mahasiswa-thumb-e27d0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/aktivitas-siswa-keterampilan-kolaborasi-mahasiswa-thumb-e27d0.webp 1x" title="JURIS - The Training on The Making of Simple Renewable Energy Media: Attempt to Enhance Energy Literacy Among Students at Junior High School" alt="JURIS - The Training on The Making of Simple Renewable Energy Media: Attempt to Enhance Energy Literacy Among Students at Junior High School" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40194-aktivitas-siswa-keterampilan-kolaborasi-maha" title="JURIS - The Training on The Making of Simple Renewable Energy Media: Attempt to Enhance Energy Literacy Among Students at Junior High School" target="_blank">The Training on The Making of Simple Renewable Energy Media: Attempt to Enhance Energy Literacy Among Students at Junior High School</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak jangka panjang pelatihan berbasis STEM terhadap literasi energi siswa. Selain itu, penelitian bisa menggali potensi integrasi sumber daya alam lokal dalam pembelajaran energi terbarukan untuk meningkatkan relevansi konteks. Terakhir, pengembangan alat peraga digital berbasis teknologi informasi bisa menjadi arah studi baru untuk mendukung pembelajaran jarak jauh dan inklusif dalam topik energi terbarukan..
<br>Pelatihan pembuatan media pembelajaran energi terbarukan sederhana menggunakan pendekatan STEM melalui metode Penelitian Tindakan Partisipatif (PAR) telah dilaksanakan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi siswa SMP Negeri 5 Indralaya Utara.Pelatihan yang mencakup penyajian materi, diskusi, praktik langsung, dan presentasi kelompok meningkatkan pemahaman siswa tentang energi terbarukan serta keterampilan abad ke-21 seperti kolaborasi, komunikasi, kreativitas, dan pemecahan masalah.Hasil tes awal dan akhir menunjukkan peningkatan signifikan dalam literasi energi, ditunjukkan oleh nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,71 yang termasuk dalam kategori tinggi.Pelatihan ini juga memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengeksplorasi, berinovasi, dan membangun pemahaman secara mandiri serta kolaboratif
<br>Aktivitas pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melatih literasi energi siswa melalui pelatihan pembuatan media pembelajaran energi terbarukan berbasis STEM di SMP Negeri 5 Indralaya Utara. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Partisipatif (PAR) yang melibatkan 25 siswa kelas delapan. Tahapan aktivitas mencakup survei awal, penyajian materi energi terbarukan dan STEM, diskusi, praktik pembuatan media energi terbarukan sederhana, presentasi kelompok, serta tes awal dan akhir literasi energi. Instrumen yang digunakan adalah tes pilihan ganda dan lembar observasi aktivitas siswa. Hasil analisis menunjukkan nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,71 dalam kategori tinggi, menunjukkan efektivitas pelatihan dalam meningkatkan literasi energi siswa. Selain itu, kegiatan ini mengembangkan keterampilan kolaborasi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/0/aktivitas-siswa-keterampilan-kolaborasi-mahasiswa-thumb-e647a.webp" type="image/webp" length="98990" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/aktivitas-siswa-keterampilan-kolaborasi-mahasiswa-thumb-11a8f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/aktivitas-siswa-keterampilan-kolaborasi-mahasiswa-thumb-e647a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/aktivitas-siswa-keterampilan-kolaborasi-mahasiswa-thumb-e27d0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6960-borneorec.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16880-carmin-journal-community-service.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Urgency of Falsum in Indonesian Criminal Justice System as Basis for Revision An Islamic Perspective ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Urgency of Falsum in Indonesian Criminal Justice System as Basis for Revision An Islamic Perspective ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Urgency of Falsum in Indonesian Criminal Justice System as Basis for Revision An Islamic Perspective ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40190-revision-falsum-reform-islamic-law-indonesia</link>
	<guid isPermaLink="false">1663e3e71551289e8dcf99834b961e00</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 03:56:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anas kholish ]]></category>
	<category><![CDATA[ dedy sumardi ]]></category>
	<category><![CDATA[ agen toto 4d ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[4d,agen,anas,dedy,kholish,sumardi,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan keadilan dan mencegah ketidakadilan, penting untuk mengatur falsum dalam sistem peradilan pidana Indonesia. Penelitian ini menyarankan agar badan legislatif merancang konsep falsum dalam Kode Hukum Acara Pidana Indonesia di masa depan. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Urgency of Falsum in Indonesian Criminal Justice System as Basis for Revision; An Islamic Perspective: Untuk meningkatkan keadilan dan mencegah ketidakadilan, penting untuk mengatur falsum dalam sistem peradilan pidana Indonesia. Penelitian ini menyarankan agar badan legislatif merancang konsep falsum dalam Kode Hukum Acara Pidana Indonesia di masa depan. Selain mencontohkan konsep falsum dari Belanda dan Jerman, perlu juga memperluas falsum untuk mencakup konflik kepentingan sebagai dasar untuk mengajukan Peninjauan Kembali. Selain itu, penelitian ini juga merekomendasikan agar jaksa penuntut umum diberi wewenang untuk memulai Peninjauan Kembali berdasarkan falsum, dengan mempertimbangkan prinsip-prinsip keadilan dan utilitas. Dengan demikian, sistem peradilan pidana Indonesia dapat menjadi lebih adil dan efektif dalam menangani kasus-kasus yang melibatkan falsum.. Ajaran Islam melihat falsum sebagai bagian dari penipuan atau ketidakjujuran yang membuatnya dikategorikan sebagai tindakan yang dikutuk.Sebaliknya, Islam mengajarkan pentingnya kejujuran, kebenaran, kesetaraan, keadilan, dan perlindungan hak setiap orang dalam segala aspek kehidupan.Belanda dan Jerman telah menerapkan konsep falsum yang dapat digunakan sebagai praktik terbaik untuk Peninjauan Kembali terhadap pembebasan atau putusan yang tidak adil, seperti bukti dokumen yang dipalsukan, saksi atau ahli yang melakukan sumpah palsu, dan hakim yang menerima suap.Sebaliknya, rancangan Kode Hukum Acara Pidana Indonesia tidak mengandung konsep falsum dan hanya membatasi novum dan keputusan pengadilan yang bertentangan sebagai dasar untuk Peninjauan Kembali.Bahkan, rancangan hanya membatasi narapidana dan keturunannya untuk mengajukan Peninjauan Kembali, bukan jaksa penuntut umum yang mewakili kepentingan korban.Oleh karena itu, kekosongan hukum ini harus digunakan sebagai kesempatan oleh badan legislatif dalam merancang konsep falsum dalam Kode Hukum Acara Pidana Indonesia di masa depan.Tidak hanya mencontohkan konsep falsum di Belanda dan Jerman, tetapi juga memperluas falsum untuk mencakup konflik kepentingan sebagai dasar untuk mengajukan Peninjauan Kembali.Gagasan mengatur falsum di Indonesia menimbulkan tantangan dari aspek biaya litigasi dan waktu yang lama.Namun, tantangan ini layak diperjuangkan demi menegakkan keadilan bagi korban yang kepentingan mereka diwakili oleh jaksa penuntut umum dengan memungkinkan Peninjauan Kembali terhadap pembebasan atau putusan yang tidak adil akibat berbagai jenis kesalahan substansial dan prosedural Di hukum Islam Indonesia, "falsum" tidak memiliki padanan langsung. Namun, konsep ini menjadi topik perdebatan hukum yang berkaitan dengan keyakinan, pernyataan, dan perilaku. Falsum berfungsi untuk memperbaiki keputusan akhir dalam sistem peradilan pidana Indonesia. Para jaksa penuntut umum mungkin mengajukan Peninjauan Kembali, tetapi Mahkamah Konstitusi membatasi wewenang ini hanya untuk narapidana dan keturunannya, yang memperpanjang ketidakadilan. Peninjauan Kembali seharusnya dapat mengatasi masalah suap, pemalsuan dokumen, konflik kepentingan, dan sumpah palsu dengan menggunakan konsep falsum. Namun, penerapan falsum di Indonesia menimbulkan masalah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/4/revision-falsum-reform-islamic-law-konsep-kode-leg-thumb-b0454.webp" title="JURIS - Urgency of Falsum in Indonesian Criminal Justice System as Basis for Revision; An Islamic Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/revision-falsum-reform-islamic-law-konsep-kode-leg-thumb-b0454.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/revision-falsum-reform-islamic-law-konsep-kode-leg-thumb-b0454.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/revision-falsum-reform-islamic-law-konsep-kode-leg-thumb-b0454.webp 1x" title="JURIS - Urgency of Falsum in Indonesian Criminal Justice System as Basis for Revision; An Islamic Perspective" alt="JURIS - Urgency of Falsum in Indonesian Criminal Justice System as Basis for Revision; An Islamic Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/revision-falsum-reform-islamic-law-konsep-kode-leg-thumb-268f8.webp" title="JURIS - Urgency of Falsum in Indonesian Criminal Justice System as Basis for Revision; An Islamic Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/revision-falsum-reform-islamic-law-konsep-kode-leg-thumb-268f8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/revision-falsum-reform-islamic-law-konsep-kode-leg-thumb-268f8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/revision-falsum-reform-islamic-law-konsep-kode-leg-thumb-268f8.webp 1x" title="JURIS - Urgency of Falsum in Indonesian Criminal Justice System as Basis for Revision; An Islamic Perspective" alt="JURIS - Urgency of Falsum in Indonesian Criminal Justice System as Basis for Revision; An Islamic Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/revision-falsum-reform-islamic-law-konsep-kode-leg-thumb-b915c.webp" title="JURIS - Urgency of Falsum in Indonesian Criminal Justice System as Basis for Revision; An Islamic Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/revision-falsum-reform-islamic-law-konsep-kode-leg-thumb-b915c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/revision-falsum-reform-islamic-law-konsep-kode-leg-thumb-b915c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/revision-falsum-reform-islamic-law-konsep-kode-leg-thumb-b915c.webp 1x" title="JURIS - Urgency of Falsum in Indonesian Criminal Justice System as Basis for Revision; An Islamic Perspective" alt="JURIS - Urgency of Falsum in Indonesian Criminal Justice System as Basis for Revision; An Islamic Perspective" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40190-revision-falsum-reform-islamic-law-indonesia" title="JURIS - Urgency of Falsum in Indonesian Criminal Justice System as Basis for Revision; An Islamic Perspective" target="_blank">Urgency of Falsum in Indonesian Criminal Justice System as Basis for Revision; An Islamic Perspective</a>: Untuk meningkatkan keadilan dan mencegah ketidakadilan, penting untuk mengatur falsum dalam sistem peradilan pidana Indonesia. Penelitian ini menyarankan agar badan legislatif merancang konsep falsum dalam Kode Hukum Acara Pidana Indonesia di masa depan. Selain mencontohkan konsep falsum dari Belanda dan Jerman, perlu juga memperluas falsum untuk mencakup konflik kepentingan sebagai dasar untuk mengajukan Peninjauan Kembali. Selain itu, penelitian ini juga merekomendasikan agar jaksa penuntut umum diberi wewenang untuk memulai Peninjauan Kembali berdasarkan falsum, dengan mempertimbangkan prinsip-prinsip keadilan dan utilitas. Dengan demikian, sistem peradilan pidana Indonesia dapat menjadi lebih adil dan efektif dalam menangani kasus-kasus yang melibatkan falsum..
<br>Ajaran Islam melihat falsum sebagai bagian dari penipuan atau ketidakjujuran yang membuatnya dikategorikan sebagai tindakan yang dikutuk.Sebaliknya, Islam mengajarkan pentingnya kejujuran, kebenaran, kesetaraan, keadilan, dan perlindungan hak setiap orang dalam segala aspek kehidupan.Belanda dan Jerman telah menerapkan konsep falsum yang dapat digunakan sebagai praktik terbaik untuk Peninjauan Kembali terhadap pembebasan atau putusan yang tidak adil, seperti bukti dokumen yang dipalsukan, saksi atau ahli yang melakukan sumpah palsu, dan hakim yang menerima suap.Sebaliknya, rancangan Kode Hukum Acara Pidana Indonesia tidak mengandung konsep falsum dan hanya membatasi novum dan keputusan pengadilan yang bertentangan sebagai dasar untuk Peninjauan Kembali.Bahkan, rancangan hanya membatasi narapidana dan keturunannya untuk mengajukan Peninjauan Kembali, bukan jaksa penuntut umum yang mewakili kepentingan korban.Oleh karena itu, kekosongan hukum ini harus digunakan sebagai kesempatan oleh badan legislatif dalam merancang konsep falsum dalam Kode Hukum Acara Pidana Indonesia di masa depan.Tidak hanya mencontohkan konsep falsum di Belanda dan Jerman, tetapi juga memperluas falsum untuk mencakup konflik kepentingan sebagai dasar untuk mengajukan Peninjauan Kembali.Gagasan mengatur falsum di Indonesia menimbulkan tantangan dari aspek biaya litigasi dan waktu yang lama.Namun, tantangan ini layak diperjuangkan demi menegakkan keadilan bagi korban yang kepentingan mereka diwakili oleh jaksa penuntut umum dengan memungkinkan Peninjauan Kembali terhadap pembebasan atau putusan yang tidak adil akibat berbagai jenis kesalahan substansial dan prosedural
<br>Di hukum Islam Indonesia, "falsum" tidak memiliki padanan langsung. Namun, konsep ini menjadi topik perdebatan hukum yang berkaitan dengan keyakinan, pernyataan, dan perilaku. Falsum berfungsi untuk memperbaiki keputusan akhir dalam sistem peradilan pidana Indonesia. Para jaksa penuntut umum mungkin mengajukan Peninjauan Kembali, tetapi Mahkamah Konstitusi membatasi wewenang ini hanya untuk narapidana dan keturunannya, yang memperpanjang ketidakadilan. Peninjauan Kembali seharusnya dapat mengatasi masalah suap, pemalsuan dokumen, konflik kepentingan, dan sumpah palsu dengan menggunakan konsep falsum. Namun, penerapan falsum di Indonesia menimbulkan masalah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/4/revision-falsum-reform-islamic-law-konsep-kode-leg-thumb-b0454.webp" type="image/webp" length="78150" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/revision-falsum-reform-islamic-law-konsep-kode-leg-thumb-b0454.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/revision-falsum-reform-islamic-law-konsep-kode-leg-thumb-268f8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/revision-falsum-reform-islamic-law-konsep-kode-leg-thumb-b915c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-632-iain-madura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3072-al-ihkam-jurnal-hukum-pranata-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ SETS Based Physics Learning Workshop Strengthening TeachersAo Role in Fostering StudentsAo Scientific Literacy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ SETS Based Physics Learning Workshop Strengthening TeachersAo Role in Fostering StudentsAo Scientific Literacy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ SETS Based Physics Learning Workshop Strengthening TeachersAo Role in Fostering StudentsAo Scientific Literacy ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40193-perilaku-belajar-siswa-literasi-sains-masyarakat-p</link>
	<guid isPermaLink="false">f03b88337e3bc0690ed91aff89b99a22</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 03:45:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[stats,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperkuat dampak program dan terus meningkatkan literasi sains siswa. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - SETS-Based Physics Learning Workshop: Strengthening TeachersAo Role in Fostering StudentsAo Scientific Literacy: Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperkuat dampak program dan terus meningkatkan literasi sains siswa. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari workshop ini terhadap praktik pembelajaran guru dan hasil belajar siswa. Apakah guru terus menerapkan pendekatan SETS dalam pembelajaran mereka dan apakah ada peningkatan berkelanjutan dalam literasi sains siswa? Kedua, penelitian dapat fokus pada pengembangan modul pembelajaran fisika berbasis SETS yang lebih komprehensif dan terintegrasi dengan kurikulum sekolah. Bagaimana modul ini dapat dirancang untuk mencakup berbagai topik fisika dan bagaimana implementasinya dapat dioptimalkan untuk mencapai hasil belajar yang lebih baik? Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi strategi mentoring dan dukungan lanjutan untuk guru setelah workshop. Bagaimana mentor dapat terus mendukung guru dalam menerapkan pendekatan SETS dan bagaimana dukungan ini dapat diintegrasikan dengan program pengembangan profesional berkelanjutan di sekolah?. Implementasi Workshop Pembelajaran Fisika Berbasis SETS untuk MGMP Fisika di Hulu Sungai Selatan telah terbukti efektif dalam menguatkan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran yang kontekstual dan inovatif.Workshop yang dilaksanakan melalui sesi online dan offline berhasil meningkatkan pemahaman guru tentang literasi sains dan kemampuan mereka dalam mengintegrasikan sains, lingkungan, teknologi, dan masyarakat dalam praktik kelas.Lebih dari 80% peserta melaporkan kepuasan dan mengakui relevansi materi pelatihan dengan kebutuhan profesional mereka, sementara produk nyata seperti modul pembelajaran berbasis SETS dihasilkan sebagai sumber belajar berkelanjutan.Dengan melengkapi guru dengan keterampilan untuk menerapkan pendekatan berbasis SETS, siswa lebih mungkin mengalami pembelajaran fisika yang bermakna, kontekstual, dan terhubung dengan masalah dunia nyata, termasuk fenomena lokal seperti banjir dan pengelolaan lahan basah.Pendekatan ini tidak hanya mempromosikan literasi sains, tetapi juga mendorong pemikiran kritis dan reflektif di antara siswa, sehingga mendukung upaya nasional untuk meningkatkan kinerja Indonesia dalam penilaian global seperti PISA.Oleh karena itu, kelanjutan inisiatif pengembangan kapasitas serupa sangat penting untuk mempertahankan dan memperluas dampak yang dicapai melalui program ini Workshop Pembelajaran Fisika Berbasis SETS: Menguatkan Peran Guru dalam Meningkatkan Literasi Sains Siswa. Workshop pembelajaran fisika berbasis Science, Environment, Technology, and Society (SETS) dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan guru fisika MGMP Hulu Sungai Selatan dalam menumbuhkan literasi sains siswa. Latar belakang kegiatan ini adalah rendahnya literasi sains siswa Indonesia berdasarkan laporan PISA, serta kecenderungan pembelajaran fisika di sekolah yang cenderung fokus pada penghafalan rumus dan latihan soal, sehingga kurang relevan dengan konteks kehidupan nyata. Guru mitra juga mengalami kesulitan dalam merancang bahan ajar kontekstual, sehingga diperlukan program bantuan melalui workshop yang diterapkan. Workshop dilaksanakan dalam lima tahap: sosialisasi, pelatihan, implementasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/6/perilaku-belajar-siswa-literasi-sains-masyarakat-p-thumb-8ebcc.webp" title="JURIS - SETS-Based Physics Learning Workshop: Strengthening TeachersAo Role in Fostering StudentsAo Scientific Literacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/perilaku-belajar-siswa-literasi-sains-masyarakat-p-thumb-8ebcc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/perilaku-belajar-siswa-literasi-sains-masyarakat-p-thumb-8ebcc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/perilaku-belajar-siswa-literasi-sains-masyarakat-p-thumb-8ebcc.webp 1x" title="JURIS - SETS-Based Physics Learning Workshop: Strengthening TeachersAo Role in Fostering StudentsAo Scientific Literacy" alt="JURIS - SETS-Based Physics Learning Workshop: Strengthening TeachersAo Role in Fostering StudentsAo Scientific Literacy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/6/perilaku-belajar-siswa-literasi-sains-masyarakat-p-thumb-74732.webp" title="JURIS - SETS-Based Physics Learning Workshop: Strengthening TeachersAo Role in Fostering StudentsAo Scientific Literacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/perilaku-belajar-siswa-literasi-sains-masyarakat-p-thumb-74732.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/perilaku-belajar-siswa-literasi-sains-masyarakat-p-thumb-74732.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/perilaku-belajar-siswa-literasi-sains-masyarakat-p-thumb-74732.webp 1x" title="JURIS - SETS-Based Physics Learning Workshop: Strengthening TeachersAo Role in Fostering StudentsAo Scientific Literacy" alt="JURIS - SETS-Based Physics Learning Workshop: Strengthening TeachersAo Role in Fostering StudentsAo Scientific Literacy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/6/perilaku-belajar-siswa-literasi-sains-masyarakat-p-thumb-3cac1.webp" title="JURIS - SETS-Based Physics Learning Workshop: Strengthening TeachersAo Role in Fostering StudentsAo Scientific Literacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/perilaku-belajar-siswa-literasi-sains-masyarakat-p-thumb-3cac1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/perilaku-belajar-siswa-literasi-sains-masyarakat-p-thumb-3cac1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/perilaku-belajar-siswa-literasi-sains-masyarakat-p-thumb-3cac1.webp 1x" title="JURIS - SETS-Based Physics Learning Workshop: Strengthening TeachersAo Role in Fostering StudentsAo Scientific Literacy" alt="JURIS - SETS-Based Physics Learning Workshop: Strengthening TeachersAo Role in Fostering StudentsAo Scientific Literacy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40193-perilaku-belajar-siswa-literasi-sains-masyarakat-p" title="JURIS - SETS-Based Physics Learning Workshop: Strengthening TeachersAo Role in Fostering StudentsAo Scientific Literacy" target="_blank">SETS-Based Physics Learning Workshop: Strengthening TeachersAo Role in Fostering StudentsAo Scientific Literacy</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperkuat dampak program dan terus meningkatkan literasi sains siswa. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari workshop ini terhadap praktik pembelajaran guru dan hasil belajar siswa. Apakah guru terus menerapkan pendekatan SETS dalam pembelajaran mereka dan apakah ada peningkatan berkelanjutan dalam literasi sains siswa? Kedua, penelitian dapat fokus pada pengembangan modul pembelajaran fisika berbasis SETS yang lebih komprehensif dan terintegrasi dengan kurikulum sekolah. Bagaimana modul ini dapat dirancang untuk mencakup berbagai topik fisika dan bagaimana implementasinya dapat dioptimalkan untuk mencapai hasil belajar yang lebih baik? Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi strategi mentoring dan dukungan lanjutan untuk guru setelah workshop. Bagaimana mentor dapat terus mendukung guru dalam menerapkan pendekatan SETS dan bagaimana dukungan ini dapat diintegrasikan dengan program pengembangan profesional berkelanjutan di sekolah?.
<br>Implementasi Workshop Pembelajaran Fisika Berbasis SETS untuk MGMP Fisika di Hulu Sungai Selatan telah terbukti efektif dalam menguatkan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran yang kontekstual dan inovatif.Workshop yang dilaksanakan melalui sesi online dan offline berhasil meningkatkan pemahaman guru tentang literasi sains dan kemampuan mereka dalam mengintegrasikan sains, lingkungan, teknologi, dan masyarakat dalam praktik kelas.Lebih dari 80% peserta melaporkan kepuasan dan mengakui relevansi materi pelatihan dengan kebutuhan profesional mereka, sementara produk nyata seperti modul pembelajaran berbasis SETS dihasilkan sebagai sumber belajar berkelanjutan.Dengan melengkapi guru dengan keterampilan untuk menerapkan pendekatan berbasis SETS, siswa lebih mungkin mengalami pembelajaran fisika yang bermakna, kontekstual, dan terhubung dengan masalah dunia nyata, termasuk fenomena lokal seperti banjir dan pengelolaan lahan basah.Pendekatan ini tidak hanya mempromosikan literasi sains, tetapi juga mendorong pemikiran kritis dan reflektif di antara siswa, sehingga mendukung upaya nasional untuk meningkatkan kinerja Indonesia dalam penilaian global seperti PISA.Oleh karena itu, kelanjutan inisiatif pengembangan kapasitas serupa sangat penting untuk mempertahankan dan memperluas dampak yang dicapai melalui program ini
<br>Workshop Pembelajaran Fisika Berbasis SETS: Menguatkan Peran Guru dalam Meningkatkan Literasi Sains Siswa. Workshop pembelajaran fisika berbasis Science, Environment, Technology, and Society (SETS) dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan guru fisika MGMP Hulu Sungai Selatan dalam menumbuhkan literasi sains siswa. Latar belakang kegiatan ini adalah rendahnya literasi sains siswa Indonesia berdasarkan laporan PISA, serta kecenderungan pembelajaran fisika di sekolah yang cenderung fokus pada penghafalan rumus dan latihan soal, sehingga kurang relevan dengan konteks kehidupan nyata. Guru mitra juga mengalami kesulitan dalam merancang bahan ajar kontekstual, sehingga diperlukan program bantuan melalui workshop yang diterapkan. Workshop dilaksanakan dalam lima tahap: sosialisasi, pelatihan, implementasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/6/perilaku-belajar-siswa-literasi-sains-masyarakat-p-thumb-3cac1.webp" type="image/webp" length="97426" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/perilaku-belajar-siswa-literasi-sains-masyarakat-p-thumb-8ebcc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/perilaku-belajar-siswa-literasi-sains-masyarakat-p-thumb-74732.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/perilaku-belajar-siswa-literasi-sains-masyarakat-p-thumb-3cac1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6960-borneorec.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16880-carmin-journal-community-service.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Cedera Kepala pada Lansia Penyebab Tingkat Keparahan dan Gambaran Computed Tomography Scan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Cedera Kepala pada Lansia Penyebab Tingkat Keparahan dan Gambaran Computed Tomography Scan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Cedera Kepala pada Lansia Penyebab Tingkat Keparahan dan Gambaran Computed Tomography Scan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40189-kesehatan-lansia-pasien-cedera-kepala-pencegahan-j</link>
	<guid isPermaLink="false">2acea157b00b9f719addcdc25f4c02de</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 01:43:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pera sasmita ]]></category>
	<category><![CDATA[ sarah nadiya ]]></category>
	<category><![CDATA[ uci nurcahya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[nadiya,nurcahya,pera,sarah,sasmita,uci]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang berkontribusi terhadap risiko jatuh pada lansia di berbagai lingkungan, seperti di rumah, di fasilitas perawatan, dan di ruang publik. Studi ini dapat menggunakan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Cedera Kepala pada Lansia: Penyebab, Tingkat Keparahan, dan Gambaran Computed Tomography Scan: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang berkontribusi terhadap risiko jatuh pada lansia di berbagai lingkungan, seperti di rumah, di fasilitas perawatan, dan di ruang publik. Studi ini dapat menggunakan pendekatan campuran, menggabungkan data kuantitatif tentang insiden jatuh dengan data kualitatif dari wawancara dengan lansia dan pengasuh mereka untuk memahami pengalaman dan persepsi mereka tentang risiko jatuh. Selain itu, penelitian perlu mengeksplorasi efektivitas berbagai intervensi pencegahan jatuh yang disesuaikan dengan kebutuhan individu lansia, termasuk program latihan fisik, modifikasi lingkungan rumah, dan edukasi tentang penggunaan alat bantu jalan yang tepat. Terakhir, studi prospektif jangka panjang diperlukan untuk mengevaluasi dampak intervensi pencegahan jatuh terhadap kualitas hidup lansia, mengurangi beban perawatan kesehatan, dan mencegah kematian akibat cedera kepala.. Mayoritas pasien lansia mengalami cedera kepala akibat jatuh dengan tingkat keparahan cedera kepala ringan hingga sedang, serta gambaran CT Scan mayoritas lesi multiple dan Subdural Hematoma (SDH).Penelitian ini menyoroti pentingnya pencegahan jatuh pada lansia untuk mengurangi risiko cedera kepala.Temuan ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan strategi intervensi yang lebih efektif untuk melindungi kesehatan lansia Cedera kepala merupakan masalah kesehatan yang terus berkembang secara global dan menjadi penyebab utama kematian dan kecacatan seumur hidup bagi penderitanya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penyebab, tingkat keparahan, dan gambaran CT Scan pada pasien lansia yang mengalami cedera kepala. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel 21 responden yang diambil menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 71,4% responden berjenis kelamin laki-laki dengan usia rata-rata 69,29 tahun dan SD 7,163. Mayoritas penyebab cedera kepala adalah jatuh (66,7%), dengan tingkat keparahan berupa cedera kepala ringan (GCS 13-15), serta hasil Gambaran CT Scan paling umum adalah lesi multiple (28,6%) dan Subdural Hematoma (23,8%). Disarankan kepada para lansia agar lebih... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-lansia-pasien-cedera-kepala-pencegahan-j-thumb-cdfcf.webp" title="JURIS - Cedera Kepala pada Lansia: Penyebab, Tingkat Keparahan, dan Gambaran Computed Tomography Scan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-lansia-pasien-cedera-kepala-pencegahan-j-thumb-cdfcf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-lansia-pasien-cedera-kepala-pencegahan-j-thumb-cdfcf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-lansia-pasien-cedera-kepala-pencegahan-j-thumb-cdfcf.webp 1x" title="JURIS - Cedera Kepala pada Lansia: Penyebab, Tingkat Keparahan, dan Gambaran Computed Tomography Scan" alt="JURIS - Cedera Kepala pada Lansia: Penyebab, Tingkat Keparahan, dan Gambaran Computed Tomography Scan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-lansia-pasien-cedera-kepala-pencegahan-j-thumb-403a1.webp" title="JURIS - Cedera Kepala pada Lansia: Penyebab, Tingkat Keparahan, dan Gambaran Computed Tomography Scan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-lansia-pasien-cedera-kepala-pencegahan-j-thumb-403a1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-lansia-pasien-cedera-kepala-pencegahan-j-thumb-403a1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-lansia-pasien-cedera-kepala-pencegahan-j-thumb-403a1.webp 1x" title="JURIS - Cedera Kepala pada Lansia: Penyebab, Tingkat Keparahan, dan Gambaran Computed Tomography Scan" alt="JURIS - Cedera Kepala pada Lansia: Penyebab, Tingkat Keparahan, dan Gambaran Computed Tomography Scan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-lansia-pasien-cedera-kepala-pencegahan-j-thumb-05385.webp" title="JURIS - Cedera Kepala pada Lansia: Penyebab, Tingkat Keparahan, dan Gambaran Computed Tomography Scan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-lansia-pasien-cedera-kepala-pencegahan-j-thumb-05385.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-lansia-pasien-cedera-kepala-pencegahan-j-thumb-05385.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-lansia-pasien-cedera-kepala-pencegahan-j-thumb-05385.webp 1x" title="JURIS - Cedera Kepala pada Lansia: Penyebab, Tingkat Keparahan, dan Gambaran Computed Tomography Scan" alt="JURIS - Cedera Kepala pada Lansia: Penyebab, Tingkat Keparahan, dan Gambaran Computed Tomography Scan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40189-kesehatan-lansia-pasien-cedera-kepala-pencegahan-j" title="JURIS - Cedera Kepala pada Lansia: Penyebab, Tingkat Keparahan, dan Gambaran Computed Tomography Scan" target="_blank">Cedera Kepala pada Lansia: Penyebab, Tingkat Keparahan, dan Gambaran Computed Tomography Scan</a>: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang berkontribusi terhadap risiko jatuh pada lansia di berbagai lingkungan, seperti di rumah, di fasilitas perawatan, dan di ruang publik. Studi ini dapat menggunakan pendekatan campuran, menggabungkan data kuantitatif tentang insiden jatuh dengan data kualitatif dari wawancara dengan lansia dan pengasuh mereka untuk memahami pengalaman dan persepsi mereka tentang risiko jatuh. Selain itu, penelitian perlu mengeksplorasi efektivitas berbagai intervensi pencegahan jatuh yang disesuaikan dengan kebutuhan individu lansia, termasuk program latihan fisik, modifikasi lingkungan rumah, dan edukasi tentang penggunaan alat bantu jalan yang tepat. Terakhir, studi prospektif jangka panjang diperlukan untuk mengevaluasi dampak intervensi pencegahan jatuh terhadap kualitas hidup lansia, mengurangi beban perawatan kesehatan, dan mencegah kematian akibat cedera kepala..
<br>Mayoritas pasien lansia mengalami cedera kepala akibat jatuh dengan tingkat keparahan cedera kepala ringan hingga sedang, serta gambaran CT Scan mayoritas lesi multiple dan Subdural Hematoma (SDH).Penelitian ini menyoroti pentingnya pencegahan jatuh pada lansia untuk mengurangi risiko cedera kepala.Temuan ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan strategi intervensi yang lebih efektif untuk melindungi kesehatan lansia
<br>Cedera kepala merupakan masalah kesehatan yang terus berkembang secara global dan menjadi penyebab utama kematian dan kecacatan seumur hidup bagi penderitanya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penyebab, tingkat keparahan, dan gambaran CT Scan pada pasien lansia yang mengalami cedera kepala. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel 21 responden yang diambil menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 71,4% responden berjenis kelamin laki-laki dengan usia rata-rata 69,29 tahun dan SD 7,163. Mayoritas penyebab cedera kepala adalah jatuh (66,7%), dengan tingkat keparahan berupa cedera kepala ringan (GCS 13-15), serta hasil Gambaran CT Scan paling umum adalah lesi multiple (28,6%) dan Subdural Hematoma (23,8%). Disarankan kepada para lansia agar lebih...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-lansia-pasien-cedera-kepala-pencegahan-j-thumb-05385.webp" type="image/webp" length="79692" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-lansia-pasien-cedera-kepala-pencegahan-j-thumb-cdfcf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-lansia-pasien-cedera-kepala-pencegahan-j-thumb-403a1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-lansia-pasien-cedera-kepala-pencegahan-j-thumb-05385.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1725-stikeslhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8765-jurnal-assyifa-jurnal-ilmu-kesehatan-lhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Faktor faktor Yang Berhubungan Dengan Hygiene Dan Sanitasi Pada Pekerja Pada Pabrik Roti di Kabupaten Pidie ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Faktor faktor Yang Berhubungan Dengan Hygiene Dan Sanitasi Pada Pekerja Pada Pabrik Roti di Kabupaten Pidie ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Faktor faktor Yang Berhubungan Dengan Hygiene Dan Sanitasi Pada Pekerja Pada Pabrik Roti di Kabupaten Pidie ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40188-sanitasi-lingkungan-hygiene-pendidikan-pr</link>
	<guid isPermaLink="false">ef36ff51637f7df949740a787b12e6b2</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 01:43:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1) Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari kebiasaan sanitasi buruk terhadap kesehatan pekerja di industri pangan. 2) Studi tentang efektivitas program pelatihan sanitasi terhadap peningkatan kesadaran pekerja dalam mematuhi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Hygiene Dan Sanitasi Pada Pekerja Pada Pabrik Roti di Kabupaten Pidie: 1) Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari kebiasaan sanitasi buruk terhadap kesehatan pekerja di industri pangan. 2) Studi tentang efektivitas program pelatihan sanitasi terhadap peningkatan kesadaran pekerja dalam mematuhi protokol kebersihan. 3) Evaluasi korelasi antara desain lingkungan kerja (seperti ventilasi dan ruang produksi) dengan tingkat kepatuhan pekerja terhadap prinsip hygiene dan sanitasi. Ketiga saran ini bertujuan memperluas pemahaman tentang faktor eksternal dan internal yang memengaruhi praktik sanitasi di industri pangan, serta mengembangkan strategi intervensi berbasis bukti.. Dari hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan maka penulis mengambil kesimpulan sebagai berikut.1) Ada hubungan pendidikan dengan hygiene dan sanitasi pada pekerja (P-value = 0,003), 2) Ada hubungan masa kerja dengan hygiene dan sanitasi (P-value = 0,014), 3) Ada hubungan fasilitas sanitasi dan APD dengan hygiene dan sanitasi (P-value = 0,008) Sanitasi merupakan hal terpenting dalam industri pengolahan bahan pangan untuk memperoleh produk pangan yang aman dan sehat. Berhubungan dengan suplai makanan manusia. Dimana usaha-usaha pengawetan makanan telah dilakukan seperti penggaraman, pengasinan, dan lain-lain. Dalam industri roti, sanitasi meliputi kegiatan-kegiatan secara aseptik dalam persiapan, pengolahan dan pengkemasan produk pangan; pembersihan dan sanitasi lingkungan pabrik serta kesehatan pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan hygiene dan sanitasi pada pekerja di pabrik roti di Desa Ceurih Kecamatan Delima Kabupaten Pidie. Penelitian ini bersifat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/1/sanitasi-lingkungan-hygiene-pendidikan-prinsip-ind-thumb-9f622.webp" title="JURIS - Faktor-faktor  Yang Berhubungan Dengan Hygiene Dan Sanitasi Pada Pekerja Pada Pabrik Roti di Kabupaten Pidie" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/sanitasi-lingkungan-hygiene-pendidikan-prinsip-ind-thumb-9f622.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/sanitasi-lingkungan-hygiene-pendidikan-prinsip-ind-thumb-9f622.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/sanitasi-lingkungan-hygiene-pendidikan-prinsip-ind-thumb-9f622.webp 1x" title="JURIS - Faktor-faktor  Yang Berhubungan Dengan Hygiene Dan Sanitasi Pada Pekerja Pada Pabrik Roti di Kabupaten Pidie" alt="JURIS - Faktor-faktor  Yang Berhubungan Dengan Hygiene Dan Sanitasi Pada Pekerja Pada Pabrik Roti di Kabupaten Pidie" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/sanitasi-lingkungan-hygiene-pendidikan-prinsip-ind-thumb-e3a6d.webp" title="JURIS - Faktor-faktor  Yang Berhubungan Dengan Hygiene Dan Sanitasi Pada Pekerja Pada Pabrik Roti di Kabupaten Pidie" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/sanitasi-lingkungan-hygiene-pendidikan-prinsip-ind-thumb-e3a6d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/sanitasi-lingkungan-hygiene-pendidikan-prinsip-ind-thumb-e3a6d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/sanitasi-lingkungan-hygiene-pendidikan-prinsip-ind-thumb-e3a6d.webp 1x" title="JURIS - Faktor-faktor  Yang Berhubungan Dengan Hygiene Dan Sanitasi Pada Pekerja Pada Pabrik Roti di Kabupaten Pidie" alt="JURIS - Faktor-faktor  Yang Berhubungan Dengan Hygiene Dan Sanitasi Pada Pekerja Pada Pabrik Roti di Kabupaten Pidie" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/sanitasi-lingkungan-hygiene-pendidikan-prinsip-ind-thumb-5dfda.webp" title="JURIS - Faktor-faktor  Yang Berhubungan Dengan Hygiene Dan Sanitasi Pada Pekerja Pada Pabrik Roti di Kabupaten Pidie" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/sanitasi-lingkungan-hygiene-pendidikan-prinsip-ind-thumb-5dfda.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/sanitasi-lingkungan-hygiene-pendidikan-prinsip-ind-thumb-5dfda.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/sanitasi-lingkungan-hygiene-pendidikan-prinsip-ind-thumb-5dfda.webp 1x" title="JURIS - Faktor-faktor  Yang Berhubungan Dengan Hygiene Dan Sanitasi Pada Pekerja Pada Pabrik Roti di Kabupaten Pidie" alt="JURIS - Faktor-faktor  Yang Berhubungan Dengan Hygiene Dan Sanitasi Pada Pekerja Pada Pabrik Roti di Kabupaten Pidie" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40188-sanitasi-lingkungan-hygiene-pendidikan-pr" title="JURIS - Faktor-faktor  Yang Berhubungan Dengan Hygiene Dan Sanitasi Pada Pekerja Pada Pabrik Roti di Kabupaten Pidie" target="_blank">Faktor-faktor  Yang Berhubungan Dengan Hygiene Dan Sanitasi Pada Pekerja Pada Pabrik Roti di Kabupaten Pidie</a>: 1) Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari kebiasaan sanitasi buruk terhadap kesehatan pekerja di industri pangan. 2) Studi tentang efektivitas program pelatihan sanitasi terhadap peningkatan kesadaran pekerja dalam mematuhi protokol kebersihan. 3) Evaluasi korelasi antara desain lingkungan kerja (seperti ventilasi dan ruang produksi) dengan tingkat kepatuhan pekerja terhadap prinsip hygiene dan sanitasi. Ketiga saran ini bertujuan memperluas pemahaman tentang faktor eksternal dan internal yang memengaruhi praktik sanitasi di industri pangan, serta mengembangkan strategi intervensi berbasis bukti..
<br>Dari hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan maka penulis mengambil kesimpulan sebagai berikut.1) Ada hubungan pendidikan dengan hygiene dan sanitasi pada pekerja (P-value = 0,003), 2) Ada hubungan masa kerja dengan hygiene dan sanitasi (P-value = 0,014), 3) Ada hubungan fasilitas sanitasi dan APD dengan hygiene dan sanitasi (P-value = 0,008)
<br>Sanitasi merupakan hal terpenting dalam industri pengolahan bahan pangan untuk memperoleh produk pangan yang aman dan sehat. Berhubungan dengan suplai makanan manusia. Dimana usaha-usaha pengawetan makanan telah dilakukan seperti penggaraman, pengasinan, dan lain-lain. Dalam industri roti, sanitasi meliputi kegiatan-kegiatan secara aseptik dalam persiapan, pengolahan dan pengkemasan produk pangan; pembersihan dan sanitasi lingkungan pabrik serta kesehatan pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan hygiene dan sanitasi pada pekerja di pabrik roti di Desa Ceurih Kecamatan Delima Kabupaten Pidie. Penelitian ini bersifat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/1/sanitasi-lingkungan-hygiene-pendidikan-prinsip-ind-thumb-5dfda.webp" type="image/webp" length="53614" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/sanitasi-lingkungan-hygiene-pendidikan-prinsip-ind-thumb-9f622.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/sanitasi-lingkungan-hygiene-pendidikan-prinsip-ind-thumb-e3a6d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/sanitasi-lingkungan-hygiene-pendidikan-prinsip-ind-thumb-5dfda.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1725-stikeslhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8765-jurnal-assyifa-jurnal-ilmu-kesehatan-lhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Melakukan Kontrol Rutin Pada Penderita Diabetes Melitus ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Melakukan Kontrol Rutin Pada Penderita Diabetes Melitus ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Melakukan Kontrol Rutin Pada Penderita Diabetes Melitus ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40187-kepatuhan-kontrol-dukungan-keluarga-diab</link>
	<guid isPermaLink="false">838c9b087d8a87ae9b2789b5b083597c</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 01:43:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh jenis dukungan keluarga tertentuAiseperti dukungan emosional, instrumental, atau informasionalAiterhadap kepatuhan kontrol rutin secara terpisah untuk mengetahui bentuk dukungan yang paling efektif. Kedua, penting ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Melakukan Kontrol Rutin Pada Penderita Diabetes Melitus: Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh jenis dukungan keluarga tertentuAiseperti dukungan emosional, instrumental, atau informasionalAiterhadap kepatuhan kontrol rutin secara terpisah untuk mengetahui bentuk dukungan yang paling efektif. Kedua, penting untuk mengeksplorasi faktor pendidikan dan pengetahuan keluarga tentang Diabetes Melitus, karena kemungkinan besar pengetahuan yang baik dapat memperkuat kualitas dukungan yang diberikan. Ketiga, perlu dikaji bagaimana dinamika anggota keluarga yang paling dominan memberikan dukunganAiseperti anak, pasangan, atau saudaraAidalam memengaruhi kepatuhan, sehingga intervensi dapat difokuskan pada anggota keluarga yang paling berpengaruh. Penelitian lanjutan juga bisa menguji efektivitas program edukasi keluarga yang terstruktur dalam meningkatkan kepatuhan kontrol rutin. Selain itu, dapat dievaluasi apakah dukungan keluarga berdampak berbeda menurut usia pasien atau lama menderita DM. Penelitian yang membandingkan tingkat kepatuhan antar wilayah pelayanan kesehatan juga bisa memberi gambaran kontekstual yang lebih luas. Idealnya, studi dengan desain longitudinal diperlukan untuk melihat perubahan kepatuhan seiring peningkatan dukungan keluarga. Integrasi data kualitatif dari wawancara mendalam dengan pasien dan keluarga juga dapat mengungkap hambatan dan motivasi yang tidak terukur secara kuantitatif. Dengan demikian, hasil penelitian dapat digunakan untuk merancang intervensi berbasis keluarga yang lebih spesifik dan efisien. Temuan ini akan sangat berguna bagi tenaga kesehatan dalam mengembangkan pendekatan perawatan holistik yang melibatkan keluarga secara aktif.. Terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan kepatuhan melakukan kontrol rutin pada penderita Diabetes Melitus di Puskesmas Mon Geudong kota Lhokseumawe.Nilai p-value sebesar 0,000 menunjukkan bahwa hubungan tersebut signifikan pada tingkat kepercayaan 95%.Dengan demikian, dukungan keluarga berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan pasien terhadap kontrol rutin Salah satu faktor yang mempengaruhi kepatuhan kontrol rutin adalah dukungan keluarga. Hal ini merupakan aspek penting untuk mempertahankan kesehatan penderita Diabetes Melitus dan mencegah komplikasi. Seseorang dikatakan patuh apabila melakukan pemeriksaan kadar gula darah, konseling tentang Diabetes Melitus dan pengambilan obat minimal sekali dalam satu bulan pada tiga bulan terakhir. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan melakukan kontrol rutin di Puskesmas Mon Geudong kota Lhokseumawe. Penelitian ini menggunakan desain analitik... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/7/kepatuhan-kontrol-dukungan-keluarga-diabetes-melit-thumb-b2228.webp" title="JURIS - Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Melakukan Kontrol Rutin Pada Penderita Diabetes Melitus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/kepatuhan-kontrol-dukungan-keluarga-diabetes-melit-thumb-b2228.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/kepatuhan-kontrol-dukungan-keluarga-diabetes-melit-thumb-b2228.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/kepatuhan-kontrol-dukungan-keluarga-diabetes-melit-thumb-b2228.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Melakukan Kontrol Rutin Pada Penderita Diabetes Melitus" alt="JURIS - Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Melakukan Kontrol Rutin Pada Penderita Diabetes Melitus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/kepatuhan-kontrol-dukungan-keluarga-diabetes-melit-thumb-95512.webp" title="JURIS - Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Melakukan Kontrol Rutin Pada Penderita Diabetes Melitus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/kepatuhan-kontrol-dukungan-keluarga-diabetes-melit-thumb-95512.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/kepatuhan-kontrol-dukungan-keluarga-diabetes-melit-thumb-95512.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/kepatuhan-kontrol-dukungan-keluarga-diabetes-melit-thumb-95512.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Melakukan Kontrol Rutin Pada Penderita Diabetes Melitus" alt="JURIS - Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Melakukan Kontrol Rutin Pada Penderita Diabetes Melitus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/kepatuhan-kontrol-dukungan-keluarga-diabetes-melit-thumb-1147e.webp" title="JURIS - Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Melakukan Kontrol Rutin Pada Penderita Diabetes Melitus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/kepatuhan-kontrol-dukungan-keluarga-diabetes-melit-thumb-1147e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/kepatuhan-kontrol-dukungan-keluarga-diabetes-melit-thumb-1147e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/kepatuhan-kontrol-dukungan-keluarga-diabetes-melit-thumb-1147e.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Melakukan Kontrol Rutin Pada Penderita Diabetes Melitus" alt="JURIS - Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Melakukan Kontrol Rutin Pada Penderita Diabetes Melitus" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40187-kepatuhan-kontrol-dukungan-keluarga-diab" title="JURIS - Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Melakukan Kontrol Rutin Pada Penderita Diabetes Melitus" target="_blank">Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Melakukan Kontrol Rutin Pada Penderita Diabetes Melitus</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh jenis dukungan keluarga tertentuAiseperti dukungan emosional, instrumental, atau informasionalAiterhadap kepatuhan kontrol rutin secara terpisah untuk mengetahui bentuk dukungan yang paling efektif. Kedua, penting untuk mengeksplorasi faktor pendidikan dan pengetahuan keluarga tentang Diabetes Melitus, karena kemungkinan besar pengetahuan yang baik dapat memperkuat kualitas dukungan yang diberikan. Ketiga, perlu dikaji bagaimana dinamika anggota keluarga yang paling dominan memberikan dukunganAiseperti anak, pasangan, atau saudaraAidalam memengaruhi kepatuhan, sehingga intervensi dapat difokuskan pada anggota keluarga yang paling berpengaruh. Penelitian lanjutan juga bisa menguji efektivitas program edukasi keluarga yang terstruktur dalam meningkatkan kepatuhan kontrol rutin. Selain itu, dapat dievaluasi apakah dukungan keluarga berdampak berbeda menurut usia pasien atau lama menderita DM. Penelitian yang membandingkan tingkat kepatuhan antar wilayah pelayanan kesehatan juga bisa memberi gambaran kontekstual yang lebih luas. Idealnya, studi dengan desain longitudinal diperlukan untuk melihat perubahan kepatuhan seiring peningkatan dukungan keluarga. Integrasi data kualitatif dari wawancara mendalam dengan pasien dan keluarga juga dapat mengungkap hambatan dan motivasi yang tidak terukur secara kuantitatif. Dengan demikian, hasil penelitian dapat digunakan untuk merancang intervensi berbasis keluarga yang lebih spesifik dan efisien. Temuan ini akan sangat berguna bagi tenaga kesehatan dalam mengembangkan pendekatan perawatan holistik yang melibatkan keluarga secara aktif..
<br>Terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan kepatuhan melakukan kontrol rutin pada penderita Diabetes Melitus di Puskesmas Mon Geudong kota Lhokseumawe.Nilai p-value sebesar 0,000 menunjukkan bahwa hubungan tersebut signifikan pada tingkat kepercayaan 95%.Dengan demikian, dukungan keluarga berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan pasien terhadap kontrol rutin
<br>Salah satu faktor yang mempengaruhi kepatuhan kontrol rutin adalah dukungan keluarga. Hal ini merupakan aspek penting untuk mempertahankan kesehatan penderita Diabetes Melitus dan mencegah komplikasi. Seseorang dikatakan patuh apabila melakukan pemeriksaan kadar gula darah, konseling tentang Diabetes Melitus dan pengambilan obat minimal sekali dalam satu bulan pada tiga bulan terakhir. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan melakukan kontrol rutin di Puskesmas Mon Geudong kota Lhokseumawe. Penelitian ini menggunakan desain analitik...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/7/kepatuhan-kontrol-dukungan-keluarga-diabetes-melit-thumb-1147e.webp" type="image/webp" length="94914" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/kepatuhan-kontrol-dukungan-keluarga-diabetes-melit-thumb-b2228.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/kepatuhan-kontrol-dukungan-keluarga-diabetes-melit-thumb-95512.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/kepatuhan-kontrol-dukungan-keluarga-diabetes-melit-thumb-1147e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1725-stikeslhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8765-jurnal-assyifa-jurnal-ilmu-kesehatan-lhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Spa Kaki Diabetik Terhadap Sensitifitas Kaki Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Spa Kaki Diabetik Terhadap Sensitifitas Kaki Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Spa Kaki Diabetik Terhadap Sensitifitas Kaki Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40186-ulkus-kaki-diabetik-spa-sensitifitas</link>
	<guid isPermaLink="false">0448eb1f9a9f6964dcc2a899d3fd76e3</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 01:43:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menguji efektivitas SPA kaki diabetik dengan desain penelitian yang lebih kuat, seperti menggunakan kelompok kontrol. Studi selanjutnya dapat mengeksplorasi kombinasi SPA kaki diabetik dengan intervensi lain, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Spa Kaki Diabetik Terhadap Sensitifitas Kaki Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menguji efektivitas SPA kaki diabetik dengan desain penelitian yang lebih kuat, seperti menggunakan kelompok kontrol. Studi selanjutnya dapat mengeksplorasi kombinasi SPA kaki diabetik dengan intervensi lain, seperti edukasi mengenai perawatan kaki yang benar dan manajemen gula darah yang optimal, untuk meningkatkan hasil klinis. Selain itu, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami pengalaman dan persepsi pasien mengenai manfaat SPA kaki diabetik, sehingga dapat meningkatkan kepatuhan dan keberhasilan terapi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif mengenai peran SPA kaki diabetik dalam pencegahan dan penanganan komplikasi kaki pada penderita diabetes melitus, serta memberikan dasar bagi pengembangan protokol perawatan kaki yang lebih efektif dan terjangkau.. Ada pengaruh SPA kaki diabetik terhadap sensitifitas kaki pada penderita diabetes melitus.Penelitian ini memberikan informasi tentang efek positif SPA kaki diabetik dalam memperbaiki sensitifitas kaki.Terapi ini dapat direkomendasikan sebagai pengobatan non-farmakologis untuk mengurangi risiko neuropati dan mencegah komplikasi seperti ulkus diabetik atau amputasi Perawatan kaki, salah satunya SPA diabetik, merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi sirkulasi darah perifer sehingga dapat mencegah komplikasi dari Diabetes Melitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh SPA kaki diabetik terhadap sensitifitas kaki pada penderita diabetes melitus. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest, dengan populasi 604 pasien diabetes mellitus dan sampel sebanyak 15 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sensitifitas kaki sebelum SPA kaki diabetik mayoritas negatif (73,3%), dan setelah SPA kaki diabetik mayoritas positif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/6/ulkus-kaki-diabetik-spa-sensitifitas-diabetes-mell-thumb-60c69.webp" title="JURIS - Pengaruh Spa Kaki Diabetik Terhadap Sensitifitas Kaki Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/ulkus-kaki-diabetik-spa-sensitifitas-diabetes-mell-thumb-60c69.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/ulkus-kaki-diabetik-spa-sensitifitas-diabetes-mell-thumb-60c69.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/ulkus-kaki-diabetik-spa-sensitifitas-diabetes-mell-thumb-60c69.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Spa Kaki Diabetik Terhadap Sensitifitas Kaki Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya" alt="JURIS - Pengaruh Spa Kaki Diabetik Terhadap Sensitifitas Kaki Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/6/ulkus-kaki-diabetik-spa-sensitifitas-diabetes-mell-thumb-74901.webp" title="JURIS - Pengaruh Spa Kaki Diabetik Terhadap Sensitifitas Kaki Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/ulkus-kaki-diabetik-spa-sensitifitas-diabetes-mell-thumb-74901.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/ulkus-kaki-diabetik-spa-sensitifitas-diabetes-mell-thumb-74901.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/ulkus-kaki-diabetik-spa-sensitifitas-diabetes-mell-thumb-74901.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Spa Kaki Diabetik Terhadap Sensitifitas Kaki Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya" alt="JURIS - Pengaruh Spa Kaki Diabetik Terhadap Sensitifitas Kaki Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/6/ulkus-kaki-diabetik-spa-sensitifitas-diabetes-mell-thumb-7a04a.webp" title="JURIS - Pengaruh Spa Kaki Diabetik Terhadap Sensitifitas Kaki Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/ulkus-kaki-diabetik-spa-sensitifitas-diabetes-mell-thumb-7a04a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/ulkus-kaki-diabetik-spa-sensitifitas-diabetes-mell-thumb-7a04a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/ulkus-kaki-diabetik-spa-sensitifitas-diabetes-mell-thumb-7a04a.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Spa Kaki Diabetik Terhadap Sensitifitas Kaki Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya" alt="JURIS - Pengaruh Spa Kaki Diabetik Terhadap Sensitifitas Kaki Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40186-ulkus-kaki-diabetik-spa-sensitifitas" title="JURIS - Pengaruh Spa Kaki Diabetik Terhadap Sensitifitas Kaki Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya" target="_blank">Pengaruh Spa Kaki Diabetik Terhadap Sensitifitas Kaki Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya</a>: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menguji efektivitas SPA kaki diabetik dengan desain penelitian yang lebih kuat, seperti menggunakan kelompok kontrol. Studi selanjutnya dapat mengeksplorasi kombinasi SPA kaki diabetik dengan intervensi lain, seperti edukasi mengenai perawatan kaki yang benar dan manajemen gula darah yang optimal, untuk meningkatkan hasil klinis. Selain itu, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami pengalaman dan persepsi pasien mengenai manfaat SPA kaki diabetik, sehingga dapat meningkatkan kepatuhan dan keberhasilan terapi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif mengenai peran SPA kaki diabetik dalam pencegahan dan penanganan komplikasi kaki pada penderita diabetes melitus, serta memberikan dasar bagi pengembangan protokol perawatan kaki yang lebih efektif dan terjangkau..
<br>Ada pengaruh SPA kaki diabetik terhadap sensitifitas kaki pada penderita diabetes melitus.Penelitian ini memberikan informasi tentang efek positif SPA kaki diabetik dalam memperbaiki sensitifitas kaki.Terapi ini dapat direkomendasikan sebagai pengobatan non-farmakologis untuk mengurangi risiko neuropati dan mencegah komplikasi seperti ulkus diabetik atau amputasi
<br>Perawatan kaki, salah satunya SPA diabetik, merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi sirkulasi darah perifer sehingga dapat mencegah komplikasi dari Diabetes Melitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh SPA kaki diabetik terhadap sensitifitas kaki pada penderita diabetes melitus. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest, dengan populasi 604 pasien diabetes mellitus dan sampel sebanyak 15 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sensitifitas kaki sebelum SPA kaki diabetik mayoritas negatif (73,3%), dan setelah SPA kaki diabetik mayoritas positif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/6/ulkus-kaki-diabetik-spa-sensitifitas-diabetes-mell-thumb-60c69.webp" type="image/webp" length="78550" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/ulkus-kaki-diabetik-spa-sensitifitas-diabetes-mell-thumb-60c69.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/ulkus-kaki-diabetik-spa-sensitifitas-diabetes-mell-thumb-74901.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/ulkus-kaki-diabetik-spa-sensitifitas-diabetes-mell-thumb-7a04a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1725-stikeslhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8765-jurnal-assyifa-jurnal-ilmu-kesehatan-lhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Penggunaan Aplikasi Quizizz Terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan Basic Mechanic di PT XYZ ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Penggunaan Aplikasi Quizizz Terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan Basic Mechanic di PT XYZ ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Penggunaan Aplikasi Quizizz Terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan Basic Mechanic di PT XYZ ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40185-motivasi-belajar-quizizz-desain-eksperimental-arcs</link>
	<guid isPermaLink="false">2291e127b910fb9c00faf899444e960a</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 01:43:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penggunaan Quizizz dalam pelatihan karyawan, terutama terhadap retensi pengetahuan dan penerapan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Penggunaan Aplikasi Quizizz Terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan Basic Mechanic di PT. XYZ: Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penggunaan Quizizz dalam pelatihan karyawan, terutama terhadap retensi pengetahuan dan penerapan keterampilan di tempat kerja. Kedua, penelitian lanjutan dapat membandingkan efektivitas Quizizz dengan alat pembelajaran interaktif lainnya dalam konteks pelatihan profesional, seperti platform e-learning atau teknologi augmented reality. Ketiga, penelitian bisa mengevaluasi peran faktor-faktor psikologis seperti gamifikasi dalam meningkatkan motivasi belajar melalui Quizizz, terutama dalam industri mekanik. Selain itu, penelitian juga dapat mencakup studi tentang kebutuhan personalisasi konten pelatihan berbasis teknologi untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan strategi pelatihan yang lebih inovatif dan berbasis bukti dalam berbagai sektor industri.. Motivasi awal antara kedua kelas tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan, dengan nilai signifikansi 0.552 dimana nilai ini lebih besar dari 0.Data ini menyimpulkan bahwa sebelum intervensi dilakukan, tingkat motivasi belajar peserta di kedua kelas adalah sebanding.Namun, setelah penggunaan Quizizz, motivasi akhir peserta di kelas eksperimen mengalami peningkatan yang signifikan dibanding kelas kontrol, dengan signifikansi yaitu 0.000 yang mana nilai ini lebih tinggi rendah 0.Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan aplikasi Quizizz dalam proses pelatihan dapat meningkatkan motivasi belajar peserta.Aplikasi ini memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan menarik, sehingga mampu meningkatkan keterlibatan dan motivasi peserta dalam mengikuti pelatihan Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan aplikasi Quizizz terhadap motivasi belajar peserta pelatihan basic mechanic di PT. XYZ. Latar belakang penelitian ini adalah belum terdapat penelitian yang secara khusus menyelidiki pengaruh penggunaan Quizizz pada pelatihan mekanik Perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah desain eksperimental sungguhan (true-experimental design) pada kelompok kontrol dan eksperimen. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket motivasi belajar yang disusun berdasarkan model ARCS (Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction) oleh John Keller. Sampel penelitian terdiri dari 22 peserta yang terbagi menjadi dua kelompok: 11 peserta dalam kelompok kontrol dan 11 peserta dalam kelompok eksperimen. Hasil analisis menunjukkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/1/motivasi-belajar-quizizz-desain-eksperimental-arcs-thumb-eed09.webp" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Aplikasi Quizizz Terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan Basic Mechanic di PT. XYZ" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/motivasi-belajar-quizizz-desain-eksperimental-arcs-thumb-eed09.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/motivasi-belajar-quizizz-desain-eksperimental-arcs-thumb-eed09.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/motivasi-belajar-quizizz-desain-eksperimental-arcs-thumb-eed09.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Aplikasi Quizizz Terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan Basic Mechanic di PT. XYZ" alt="JURIS - Pengaruh Penggunaan Aplikasi Quizizz Terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan Basic Mechanic di PT. XYZ" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/motivasi-belajar-quizizz-desain-eksperimental-arcs-thumb-683ca.webp" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Aplikasi Quizizz Terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan Basic Mechanic di PT. XYZ" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/motivasi-belajar-quizizz-desain-eksperimental-arcs-thumb-683ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/motivasi-belajar-quizizz-desain-eksperimental-arcs-thumb-683ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/motivasi-belajar-quizizz-desain-eksperimental-arcs-thumb-683ca.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Aplikasi Quizizz Terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan Basic Mechanic di PT. XYZ" alt="JURIS - Pengaruh Penggunaan Aplikasi Quizizz Terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan Basic Mechanic di PT. XYZ" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/motivasi-belajar-quizizz-desain-eksperimental-arcs-thumb-a5cbf.webp" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Aplikasi Quizizz Terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan Basic Mechanic di PT. XYZ" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/motivasi-belajar-quizizz-desain-eksperimental-arcs-thumb-a5cbf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/motivasi-belajar-quizizz-desain-eksperimental-arcs-thumb-a5cbf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/motivasi-belajar-quizizz-desain-eksperimental-arcs-thumb-a5cbf.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Aplikasi Quizizz Terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan Basic Mechanic di PT. XYZ" alt="JURIS - Pengaruh Penggunaan Aplikasi Quizizz Terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan Basic Mechanic di PT. XYZ" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40185-motivasi-belajar-quizizz-desain-eksperimental-arcs" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Aplikasi Quizizz Terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan Basic Mechanic di PT. XYZ" target="_blank">Pengaruh Penggunaan Aplikasi Quizizz Terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan Basic Mechanic di PT. XYZ</a>: Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penggunaan Quizizz dalam pelatihan karyawan, terutama terhadap retensi pengetahuan dan penerapan keterampilan di tempat kerja. Kedua, penelitian lanjutan dapat membandingkan efektivitas Quizizz dengan alat pembelajaran interaktif lainnya dalam konteks pelatihan profesional, seperti platform e-learning atau teknologi augmented reality. Ketiga, penelitian bisa mengevaluasi peran faktor-faktor psikologis seperti gamifikasi dalam meningkatkan motivasi belajar melalui Quizizz, terutama dalam industri mekanik. Selain itu, penelitian juga dapat mencakup studi tentang kebutuhan personalisasi konten pelatihan berbasis teknologi untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan strategi pelatihan yang lebih inovatif dan berbasis bukti dalam berbagai sektor industri..
<br>Motivasi awal antara kedua kelas tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan, dengan nilai signifikansi 0.552 dimana nilai ini lebih besar dari 0.Data ini menyimpulkan bahwa sebelum intervensi dilakukan, tingkat motivasi belajar peserta di kedua kelas adalah sebanding.Namun, setelah penggunaan Quizizz, motivasi akhir peserta di kelas eksperimen mengalami peningkatan yang signifikan dibanding kelas kontrol, dengan signifikansi yaitu 0.000 yang mana nilai ini lebih tinggi rendah 0.Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan aplikasi Quizizz dalam proses pelatihan dapat meningkatkan motivasi belajar peserta.Aplikasi ini memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan menarik, sehingga mampu meningkatkan keterlibatan dan motivasi peserta dalam mengikuti pelatihan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan aplikasi Quizizz terhadap motivasi belajar peserta pelatihan basic mechanic di PT. XYZ. Latar belakang penelitian ini adalah belum terdapat penelitian yang secara khusus menyelidiki pengaruh penggunaan Quizizz pada pelatihan mekanik Perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah desain eksperimental sungguhan (true-experimental design) pada kelompok kontrol dan eksperimen. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket motivasi belajar yang disusun berdasarkan model ARCS (Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction) oleh John Keller. Sampel penelitian terdiri dari 22 peserta yang terbagi menjadi dua kelompok: 11 peserta dalam kelompok kontrol dan 11 peserta dalam kelompok eksperimen. Hasil analisis menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/1/motivasi-belajar-quizizz-desain-eksperimental-arcs-thumb-683ca.webp" type="image/webp" length="79660" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/motivasi-belajar-quizizz-desain-eksperimental-arcs-thumb-eed09.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/motivasi-belajar-quizizz-desain-eksperimental-arcs-thumb-683ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/motivasi-belajar-quizizz-desain-eksperimental-arcs-thumb-a5cbf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6397-subset.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14713-indonesian-journal-computer-science-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengetahuan dan Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue DBD di Blang Kolak II Takengon ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengetahuan dan Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue DBD di Blang Kolak II Takengon ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengetahuan dan Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue DBD di Blang Kolak II Takengon ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40184-mayoritas-masyarakat-tana-pengetahuan-p</link>
	<guid isPermaLink="false">157669b12c8eca8a42f19ce24c7074bf</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 01:43:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada peran tokoh masyarakat dalam meningkatkan kesadaran pencegahan DBD, pengembangan program edukasi yang disesuaikan dengan budaya lokal, serta analisis dampak faktor sosial ekonomi terhadap kebiasaan pencegahan penyakit. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengetahuan dan Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Blang Kolak II Takengon: Penelitian lanjutan dapat fokus pada peran tokoh masyarakat dalam meningkatkan kesadaran pencegahan DBD, pengembangan program edukasi yang disesuaikan dengan budaya lokal, serta analisis dampak faktor sosial ekonomi terhadap kebiasaan pencegahan penyakit. Kombinasi pendekatan ini bisa memberikan wawasan lebih dalam tentang hambatan dan solusi dalam meningkatkan perilaku masyarakat. Selain itu, penelitian bisa mengeksplorasi efektivitas media digital dalam menyebarkan informasi pencegahan DBD kepada generasi muda. Penelitian juga perlu mengkaji pengaruh tingkat pendidikan terhadap pemahaman dan penerapan tindakan pencegahan. Dengan memperluas perspektif ini, diharapkan dapat dihasilkan strategi yang lebih inklusif dan berkelanjutan untuk mengurangi risiko penyebaran DBD.. Mayoritas masyarakat di kampung tersebut sudah memiliki pengetahuan yang baik mengenai penyakit demam berdarah dengue yaitu sebanyak 82,4%, namun memiliki perilaku yang kurang dalam pencegahan penyakit yaitu sebanyak 50,3% Perilaku tersebut juga didukung dengan adanya sarana dan prasarana agar perilaku yang diinginkan dapat tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pengetahuan dan perilaku masyarakat mengenai penyakit dan cara pencegahan demam berdarah dengue. Metode dalam penelitian ini bersifat deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 153 orang dengan menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang dikembangkan oleh peneliti. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa mayoritas pengetahuan masyarakat baik yaitu sebanyak 126 responden (82,4%) namun mayoritas masyarakat tidak melakukan perilaku tindakan pencegahan penyakit demam berdarah yaitu sebanyak 77 responden (47,9%). Pengetahuan pada masyarakat sangat mempengaruhi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/7/mayoritas-masyarakat-tana-pengetahuan-perilaku-det-thumb-fff08.webp" title="JURIS - Pengetahuan dan Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Blang Kolak II Takengon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/mayoritas-masyarakat-tana-pengetahuan-perilaku-det-thumb-fff08.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/mayoritas-masyarakat-tana-pengetahuan-perilaku-det-thumb-fff08.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/mayoritas-masyarakat-tana-pengetahuan-perilaku-det-thumb-fff08.webp 1x" title="JURIS - Pengetahuan dan Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Blang Kolak II Takengon" alt="JURIS - Pengetahuan dan Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Blang Kolak II Takengon" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/mayoritas-masyarakat-tana-pengetahuan-perilaku-det-thumb-30960.webp" title="JURIS - Pengetahuan dan Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Blang Kolak II Takengon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/mayoritas-masyarakat-tana-pengetahuan-perilaku-det-thumb-30960.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/mayoritas-masyarakat-tana-pengetahuan-perilaku-det-thumb-30960.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/mayoritas-masyarakat-tana-pengetahuan-perilaku-det-thumb-30960.webp 1x" title="JURIS - Pengetahuan dan Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Blang Kolak II Takengon" alt="JURIS - Pengetahuan dan Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Blang Kolak II Takengon" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40184-mayoritas-masyarakat-tana-pengetahuan-p" title="JURIS - Pengetahuan dan Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Blang Kolak II Takengon" target="_blank">Pengetahuan dan Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Blang Kolak II Takengon</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada peran tokoh masyarakat dalam meningkatkan kesadaran pencegahan DBD, pengembangan program edukasi yang disesuaikan dengan budaya lokal, serta analisis dampak faktor sosial ekonomi terhadap kebiasaan pencegahan penyakit. Kombinasi pendekatan ini bisa memberikan wawasan lebih dalam tentang hambatan dan solusi dalam meningkatkan perilaku masyarakat. Selain itu, penelitian bisa mengeksplorasi efektivitas media digital dalam menyebarkan informasi pencegahan DBD kepada generasi muda. Penelitian juga perlu mengkaji pengaruh tingkat pendidikan terhadap pemahaman dan penerapan tindakan pencegahan. Dengan memperluas perspektif ini, diharapkan dapat dihasilkan strategi yang lebih inklusif dan berkelanjutan untuk mengurangi risiko penyebaran DBD..
<br>Mayoritas masyarakat di kampung tersebut sudah memiliki pengetahuan yang baik mengenai penyakit demam berdarah dengue yaitu sebanyak 82,4%, namun memiliki perilaku yang kurang dalam pencegahan penyakit yaitu sebanyak 50,3%
<br>Perilaku tersebut juga didukung dengan adanya sarana dan prasarana agar perilaku yang diinginkan dapat tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pengetahuan dan perilaku masyarakat mengenai penyakit dan cara pencegahan demam berdarah dengue. Metode dalam penelitian ini bersifat deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 153 orang dengan menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang dikembangkan oleh peneliti. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa mayoritas pengetahuan masyarakat baik yaitu sebanyak 126 responden (82,4%) namun mayoritas masyarakat tidak melakukan perilaku tindakan pencegahan penyakit demam berdarah yaitu sebanyak 77 responden (47,9%). Pengetahuan pada masyarakat sangat mempengaruhi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/7/mayoritas-masyarakat-tana-pengetahuan-perilaku-det-thumb-30960.webp" type="image/webp" length="69664" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/mayoritas-masyarakat-tana-pengetahuan-perilaku-det-thumb-fff08.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/mayoritas-masyarakat-tana-pengetahuan-perilaku-det-thumb-30960.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1725-stikeslhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8765-jurnal-assyifa-jurnal-ilmu-kesehatan-lhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Kepatuhan Diet Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II Dengan Penyembuhan Luka Diabetik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Kepatuhan Diet Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II Dengan Penyembuhan Luka Diabetik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Kepatuhan Diet Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II Dengan Penyembuhan Luka Diabetik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40183-diet-diabetes-melitus-luka-diabetik-klien-dm-tipe</link>
	<guid isPermaLink="false">3ab49d06448cb82bf285c1868c692444</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 01:43:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa arah studi yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Kepatuhan Diet Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II Dengan Penyembuhan Luka Diabetik: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa arah studi yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan diet pada pasien DM tipe II, seperti dukungan keluarga, pengetahuan tentang penyakit, dan aksesibilitas makanan sehat. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami pengalaman pasien dalam menjalankan diet dan hambatan yang dihadapi, sehingga dapat dirumuskan intervensi yang lebih efektif. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari kepatuhan diet terhadap penyembuhan luka dan kualitas hidup pasien DM tipe II. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang hubungan antara kepatuhan diet, penyembuhan luka, dan kualitas hidup pasien DM tipe II, serta menghasilkan rekomendasi yang lebih tepat sasaran untuk meningkatkan kesehatan pasien.. Berdasarkan uji statistik didapatkan nilai p-value = 0.05) sehingga dapat disimpulkan ada hubungan signifikan antara kepatuhan diet dengan penyembuhan luka diabetik.Oleh karena itu, peneliti berkesimpulan bahwa ada hubungan kepatuhan diet pada pasien DM tipe II dengan penyembuhan luka diabetik di klinik Alhuda Wound Care.Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan serta data dasar bagi peneliti selanjutnya dalam meningkatkan kepatuhan diet pada pasien diabetes melitus tipe II untuk kelancaran penyembuhan luka Kepatuhan terhadap diet makanan dan minuman yang dikonsumsi pasien DM setiap hari untuk menjaga kesehatan dan mempercepat proses penyembuhan luka, berupa 3J yaitu : tepat jadwal, tepat jenis dan tepat jumlah. Ketidakpatuhan diet pada akhirnya dapat memperburuk kondisi pasien dan dapat menimbulkan komplikasi. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 49 responden dan menggunakan alat ukur food recall dan lembar ceklis observasi luka. Analisa data menggunakan uji statistic dengan kemaknaan = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara kepatuhan diet pada pasien DM tipe II dengan penyembuhan luka diabetik di klinik perawatan luka Alhuda Wound Care. Simpulan dari penelitian ini membuktikan bahwa terdapat adanya hubungan yang signifikan antara... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/9/diet-diabetes-melitus-luka-diabetik-klien-dm-tipe-thumb-3d92f.webp" title="JURIS - Hubungan Kepatuhan Diet Pada Pasien Diabetes Melitus  Tipe II Dengan Penyembuhan Luka Diabetik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/diet-diabetes-melitus-luka-diabetik-klien-dm-tipe-thumb-3d92f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/diet-diabetes-melitus-luka-diabetik-klien-dm-tipe-thumb-3d92f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/diet-diabetes-melitus-luka-diabetik-klien-dm-tipe-thumb-3d92f.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Kepatuhan Diet Pada Pasien Diabetes Melitus  Tipe II Dengan Penyembuhan Luka Diabetik" alt="JURIS - Hubungan Kepatuhan Diet Pada Pasien Diabetes Melitus  Tipe II Dengan Penyembuhan Luka Diabetik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/diet-diabetes-melitus-luka-diabetik-klien-dm-tipe-thumb-6ca44.webp" title="JURIS - Hubungan Kepatuhan Diet Pada Pasien Diabetes Melitus  Tipe II Dengan Penyembuhan Luka Diabetik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/diet-diabetes-melitus-luka-diabetik-klien-dm-tipe-thumb-6ca44.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/diet-diabetes-melitus-luka-diabetik-klien-dm-tipe-thumb-6ca44.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/diet-diabetes-melitus-luka-diabetik-klien-dm-tipe-thumb-6ca44.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Kepatuhan Diet Pada Pasien Diabetes Melitus  Tipe II Dengan Penyembuhan Luka Diabetik" alt="JURIS - Hubungan Kepatuhan Diet Pada Pasien Diabetes Melitus  Tipe II Dengan Penyembuhan Luka Diabetik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/diet-diabetes-melitus-luka-diabetik-klien-dm-tipe-thumb-fabd7.webp" title="JURIS - Hubungan Kepatuhan Diet Pada Pasien Diabetes Melitus  Tipe II Dengan Penyembuhan Luka Diabetik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/diet-diabetes-melitus-luka-diabetik-klien-dm-tipe-thumb-fabd7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/diet-diabetes-melitus-luka-diabetik-klien-dm-tipe-thumb-fabd7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/diet-diabetes-melitus-luka-diabetik-klien-dm-tipe-thumb-fabd7.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Kepatuhan Diet Pada Pasien Diabetes Melitus  Tipe II Dengan Penyembuhan Luka Diabetik" alt="JURIS - Hubungan Kepatuhan Diet Pada Pasien Diabetes Melitus  Tipe II Dengan Penyembuhan Luka Diabetik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40183-diet-diabetes-melitus-luka-diabetik-klien-dm-tipe" title="JURIS - Hubungan Kepatuhan Diet Pada Pasien Diabetes Melitus  Tipe II Dengan Penyembuhan Luka Diabetik" target="_blank">Hubungan Kepatuhan Diet Pada Pasien Diabetes Melitus  Tipe II Dengan Penyembuhan Luka Diabetik</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa arah studi yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan diet pada pasien DM tipe II, seperti dukungan keluarga, pengetahuan tentang penyakit, dan aksesibilitas makanan sehat. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami pengalaman pasien dalam menjalankan diet dan hambatan yang dihadapi, sehingga dapat dirumuskan intervensi yang lebih efektif. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari kepatuhan diet terhadap penyembuhan luka dan kualitas hidup pasien DM tipe II. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang hubungan antara kepatuhan diet, penyembuhan luka, dan kualitas hidup pasien DM tipe II, serta menghasilkan rekomendasi yang lebih tepat sasaran untuk meningkatkan kesehatan pasien..
<br>Berdasarkan uji statistik didapatkan nilai p-value = 0.05) sehingga dapat disimpulkan ada hubungan signifikan antara kepatuhan diet dengan penyembuhan luka diabetik.Oleh karena itu, peneliti berkesimpulan bahwa ada hubungan kepatuhan diet pada pasien DM tipe II dengan penyembuhan luka diabetik di klinik Alhuda Wound Care.Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan serta data dasar bagi peneliti selanjutnya dalam meningkatkan kepatuhan diet pada pasien diabetes melitus tipe II untuk kelancaran penyembuhan luka
<br>Kepatuhan terhadap diet makanan dan minuman yang dikonsumsi pasien DM setiap hari untuk menjaga kesehatan dan mempercepat proses penyembuhan luka, berupa 3J yaitu : tepat jadwal, tepat jenis dan tepat jumlah. Ketidakpatuhan diet pada akhirnya dapat memperburuk kondisi pasien dan dapat menimbulkan komplikasi. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 49 responden dan menggunakan alat ukur food recall dan lembar ceklis observasi luka. Analisa data menggunakan uji statistic dengan kemaknaan  = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara kepatuhan diet pada pasien DM tipe II dengan penyembuhan luka diabetik di klinik perawatan luka Alhuda Wound Care. Simpulan dari penelitian ini membuktikan bahwa terdapat adanya hubungan yang signifikan antara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/9/diet-diabetes-melitus-luka-diabetik-klien-dm-tipe-thumb-fabd7.webp" type="image/webp" length="56210" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/diet-diabetes-melitus-luka-diabetik-klien-dm-tipe-thumb-3d92f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/diet-diabetes-melitus-luka-diabetik-klien-dm-tipe-thumb-6ca44.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/diet-diabetes-melitus-luka-diabetik-klien-dm-tipe-thumb-fabd7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1725-stikeslhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8765-jurnal-assyifa-jurnal-ilmu-kesehatan-lhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Terapi Musik Klasik Dalam Perawatan Pasien Skizofrenia Dengan HalusinasiPendengaran Sebuah Studi Kasus ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Terapi Musik Klasik Dalam Perawatan Pasien Skizofrenia Dengan HalusinasiPendengaran Sebuah Studi Kasus ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Terapi Musik Klasik Dalam Perawatan Pasien Skizofrenia Dengan HalusinasiPendengaran Sebuah Studi Kasus ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40182-preferensi-musik-pengantin-konteks-terapi-mu</link>
	<guid isPermaLink="false">c8347623f126f88e794557a60618b8a4</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 01:43:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas terapi musik klasik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Terapi Musik Klasik Dalam Perawatan Pasien Skizofrenia Dengan HalusinasiPendengaran: Sebuah Studi Kasus: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas terapi musik klasik dengan durasi yang berbeda-beda terhadap penurunan gejala halusinasi pada pasien skizofrenia, dengan tujuan untuk menentukan durasi optimal terapi yang memberikan hasil terbaik. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi jenis musik klasik yang paling efektif dalam mengurangi halusinasi dan meningkatkan relaksasi pada pasien skizofrenia, dengan mempertimbangkan preferensi musik individu pasien. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi pengaruh kombinasi terapi musik klasik dengan intervensi psikososial lainnya, seperti terapi perilaku kognitif (CBT), terhadap hasil klinis pasien skizofrenia, dengan harapan dapat meningkatkan efektivitas penanganan secara keseluruhan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran terapi musik klasik dalam penanganan skizofrenia, serta mengoptimalkan pendekatan terapeutik untuk meningkatkan kualitas hidup pasien.. Pasien dengan halusinasi biasanya mendapatkan asuhan keperawatan berupa strategi pelaksanaan dengan tujuan memberi pengetahuan kepada pasien agar dapat mengenali dan mengontrol halusinasinya.Terapi ini tidaklah cukup sehingga harus diberikan berbagai terapi tambahan sehingga perkembangan pasien menjadi lebih cepat, salah satunya adalah terapi musik klasik.Kombinasi kedua terapi ini terbukti dapat mempercepat perkembangan pasien, dimana pasien merasa tenang dan rileks paska pemberian terapi musik.Tidak hanya itu, pasien mengatakan dapat mengalihkan fokus mereka dari suara halusinasi ke suara musik yang didengarnya, apalagi bila pasien mau mengikuti dengan menyanyikan musik yang didengarnya.Pemberian terapi musik harus dilakukan di tempat khusus yang nyaman dan terhindar dari berbagai gangguan lain, sehingga pasien dapat dengan fokus memusatkan pikiran dan perasaan mereka pada musik yang didengarkan Halusinasi adalah gangguan persepsi sensori terhadap objek-objek atau stimulus dari luar. Salah satu tipe yang sering dialami pasien adalah halusinasi pendengaran. Halusinasi pendengaran merupakan suatu kondisi dimana pasien mendengar suara yang membicarakan, mengejek, menertawakan, mengancam, atau memerintahkan untuk pasien melakukan sesuatu. Perawat sebagai bagian dari tim kesehatan bertanggung jawab memberikan asuhan keperawatan pada pasien halusinasi di rumah sakit melalui penerapan strategi pelaksanaan untuk membantu pasien mengenali halusinasi, mengetahui cara mengontrol halusinasi (menghardik, minum obat secara teratur, bercakap-cakap dengan orang lain, serta melakukan aktivitas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/1/preferensi-musik-pengantin-konteks-terapi-klasik-b-thumb-84112.webp" title="JURIS - Penerapan Terapi Musik Klasik Dalam Perawatan Pasien Skizofrenia Dengan HalusinasiPendengaran: Sebuah Studi Kasus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/preferensi-musik-pengantin-konteks-terapi-klasik-b-thumb-84112.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/preferensi-musik-pengantin-konteks-terapi-klasik-b-thumb-84112.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/preferensi-musik-pengantin-konteks-terapi-klasik-b-thumb-84112.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Terapi Musik Klasik Dalam Perawatan Pasien Skizofrenia Dengan HalusinasiPendengaran: Sebuah Studi Kasus" alt="JURIS - Penerapan Terapi Musik Klasik Dalam Perawatan Pasien Skizofrenia Dengan HalusinasiPendengaran: Sebuah Studi Kasus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/preferensi-musik-pengantin-konteks-terapi-klasik-b-thumb-9b8a1.webp" title="JURIS - Penerapan Terapi Musik Klasik Dalam Perawatan Pasien Skizofrenia Dengan HalusinasiPendengaran: Sebuah Studi Kasus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/preferensi-musik-pengantin-konteks-terapi-klasik-b-thumb-9b8a1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/preferensi-musik-pengantin-konteks-terapi-klasik-b-thumb-9b8a1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/preferensi-musik-pengantin-konteks-terapi-klasik-b-thumb-9b8a1.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Terapi Musik Klasik Dalam Perawatan Pasien Skizofrenia Dengan HalusinasiPendengaran: Sebuah Studi Kasus" alt="JURIS - Penerapan Terapi Musik Klasik Dalam Perawatan Pasien Skizofrenia Dengan HalusinasiPendengaran: Sebuah Studi Kasus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/preferensi-musik-pengantin-konteks-terapi-klasik-b-thumb-2ce33.webp" title="JURIS - Penerapan Terapi Musik Klasik Dalam Perawatan Pasien Skizofrenia Dengan HalusinasiPendengaran: Sebuah Studi Kasus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/preferensi-musik-pengantin-konteks-terapi-klasik-b-thumb-2ce33.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/preferensi-musik-pengantin-konteks-terapi-klasik-b-thumb-2ce33.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/preferensi-musik-pengantin-konteks-terapi-klasik-b-thumb-2ce33.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Terapi Musik Klasik Dalam Perawatan Pasien Skizofrenia Dengan HalusinasiPendengaran: Sebuah Studi Kasus" alt="JURIS - Penerapan Terapi Musik Klasik Dalam Perawatan Pasien Skizofrenia Dengan HalusinasiPendengaran: Sebuah Studi Kasus" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40182-preferensi-musik-pengantin-konteks-terapi-mu" title="JURIS - Penerapan Terapi Musik Klasik Dalam Perawatan Pasien Skizofrenia Dengan HalusinasiPendengaran: Sebuah Studi Kasus" target="_blank">Penerapan Terapi Musik Klasik Dalam Perawatan Pasien Skizofrenia Dengan HalusinasiPendengaran: Sebuah Studi Kasus</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas terapi musik klasik dengan durasi yang berbeda-beda terhadap penurunan gejala halusinasi pada pasien skizofrenia, dengan tujuan untuk menentukan durasi optimal terapi yang memberikan hasil terbaik. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi jenis musik klasik yang paling efektif dalam mengurangi halusinasi dan meningkatkan relaksasi pada pasien skizofrenia, dengan mempertimbangkan preferensi musik individu pasien. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi pengaruh kombinasi terapi musik klasik dengan intervensi psikososial lainnya, seperti terapi perilaku kognitif (CBT), terhadap hasil klinis pasien skizofrenia, dengan harapan dapat meningkatkan efektivitas penanganan secara keseluruhan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran terapi musik klasik dalam penanganan skizofrenia, serta mengoptimalkan pendekatan terapeutik untuk meningkatkan kualitas hidup pasien..
<br>Pasien dengan halusinasi biasanya mendapatkan asuhan keperawatan berupa strategi pelaksanaan dengan tujuan memberi pengetahuan kepada pasien agar dapat mengenali dan mengontrol halusinasinya.Terapi ini tidaklah cukup sehingga harus diberikan berbagai terapi tambahan sehingga perkembangan pasien menjadi lebih cepat, salah satunya adalah terapi musik klasik.Kombinasi kedua terapi ini terbukti dapat mempercepat perkembangan pasien, dimana pasien merasa tenang dan rileks paska pemberian terapi musik.Tidak hanya itu, pasien mengatakan dapat mengalihkan fokus mereka dari suara halusinasi ke suara musik yang didengarnya, apalagi bila pasien mau mengikuti dengan menyanyikan musik yang didengarnya.Pemberian terapi musik harus dilakukan di tempat khusus yang nyaman dan terhindar dari berbagai gangguan lain, sehingga pasien dapat dengan fokus memusatkan pikiran dan perasaan mereka pada musik yang didengarkan
<br>Halusinasi adalah gangguan persepsi sensori terhadap objek-objek atau stimulus dari luar. Salah satu tipe yang sering dialami pasien adalah halusinasi pendengaran. Halusinasi pendengaran merupakan suatu kondisi dimana pasien mendengar suara yang membicarakan, mengejek, menertawakan, mengancam, atau memerintahkan untuk pasien melakukan sesuatu. Perawat sebagai bagian dari tim kesehatan bertanggung jawab memberikan asuhan keperawatan pada pasien halusinasi di rumah sakit melalui penerapan strategi pelaksanaan untuk membantu pasien mengenali halusinasi, mengetahui cara mengontrol halusinasi (menghardik, minum obat secara teratur, bercakap-cakap dengan orang lain, serta melakukan aktivitas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/1/preferensi-musik-pengantin-konteks-terapi-klasik-b-thumb-84112.webp" type="image/webp" length="77910" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/preferensi-musik-pengantin-konteks-terapi-klasik-b-thumb-84112.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/preferensi-musik-pengantin-konteks-terapi-klasik-b-thumb-9b8a1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/preferensi-musik-pengantin-konteks-terapi-klasik-b-thumb-2ce33.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1725-stikeslhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8765-jurnal-assyifa-jurnal-ilmu-kesehatan-lhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Beban Kerja Dengan Burnout Syndrome Pada Perawat Di Kota Lhokseumawe ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Beban Kerja Dengan Burnout Syndrome Pada Perawat Di Kota Lhokseumawe ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Beban Kerja Dengan Burnout Syndrome Pada Perawat Di Kota Lhokseumawe ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40181-burnout-syndrom-beban-syndrome-peraw</link>
	<guid isPermaLink="false">29dac94b184fffa812b6007cebe847a5</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 01:43:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang berkontribusi terhadap burnout syndrome pada perawat, seperti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Beban Kerja Dengan Burnout Syndrome Pada Perawat Di Kota Lhokseumawe: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang berkontribusi terhadap burnout syndrome pada perawat, seperti dukungan sosial, manajemen stres, dan kepuasan kerja. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilengkapi dengan penelitian kualitatif untuk memahami pengalaman perawat dalam menghadapi beban kerja dan burnout syndrome secara lebih mendalam. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk menginvestigasi perkembangan burnout syndrome pada perawat dari waktu ke waktu dan mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang dapat dimodifikasi.. Penelitian ini berkesimpulan bahwa tidak terdapat hubungan antara beban kerja dengan burnout syndrome pada perawat di Kota Lhokseumawe.Penting bagi rumah sakit untuk terus berupaya menciptakan lingkungan kerja yang mendukung kesejahteraan perawat.Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang berkontribusi terhadap burnout syndrome pada perawat Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan burnout syndrome pada perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit TK IV IM 07.01 Lhokseumawe. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 77 perawat rawat inap, dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan nilai p-value = 0.324, yang berarti tidak ada hubungan antara beban kerja dengan burnout syndrome pada perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit TK IV IM Lhokseumawe.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/5/burnout-syndrom-beban-syndrome-perawat-rawat-inap-thumb-d18da.webp" title="JURIS - Hubungan Beban Kerja Dengan Burnout Syndrome Pada Perawat   Di Kota Lhokseumawe" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/burnout-syndrom-beban-syndrome-perawat-rawat-inap-thumb-d18da.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/burnout-syndrom-beban-syndrome-perawat-rawat-inap-thumb-d18da.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/burnout-syndrom-beban-syndrome-perawat-rawat-inap-thumb-d18da.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Beban Kerja Dengan Burnout Syndrome Pada Perawat   Di Kota Lhokseumawe" alt="JURIS - Hubungan Beban Kerja Dengan Burnout Syndrome Pada Perawat   Di Kota Lhokseumawe" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/burnout-syndrom-beban-syndrome-perawat-rawat-inap-thumb-55a8e.webp" title="JURIS - Hubungan Beban Kerja Dengan Burnout Syndrome Pada Perawat   Di Kota Lhokseumawe" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/burnout-syndrom-beban-syndrome-perawat-rawat-inap-thumb-55a8e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/burnout-syndrom-beban-syndrome-perawat-rawat-inap-thumb-55a8e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/burnout-syndrom-beban-syndrome-perawat-rawat-inap-thumb-55a8e.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Beban Kerja Dengan Burnout Syndrome Pada Perawat   Di Kota Lhokseumawe" alt="JURIS - Hubungan Beban Kerja Dengan Burnout Syndrome Pada Perawat   Di Kota Lhokseumawe" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/burnout-syndrom-beban-syndrome-perawat-rawat-inap-thumb-e6afc.webp" title="JURIS - Hubungan Beban Kerja Dengan Burnout Syndrome Pada Perawat   Di Kota Lhokseumawe" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/burnout-syndrom-beban-syndrome-perawat-rawat-inap-thumb-e6afc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/burnout-syndrom-beban-syndrome-perawat-rawat-inap-thumb-e6afc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/burnout-syndrom-beban-syndrome-perawat-rawat-inap-thumb-e6afc.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Beban Kerja Dengan Burnout Syndrome Pada Perawat   Di Kota Lhokseumawe" alt="JURIS - Hubungan Beban Kerja Dengan Burnout Syndrome Pada Perawat   Di Kota Lhokseumawe" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40181-burnout-syndrom-beban-syndrome-peraw" title="JURIS - Hubungan Beban Kerja Dengan Burnout Syndrome Pada Perawat   Di Kota Lhokseumawe" target="_blank">Hubungan Beban Kerja Dengan Burnout Syndrome Pada Perawat   Di Kota Lhokseumawe</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang berkontribusi terhadap burnout syndrome pada perawat, seperti dukungan sosial, manajemen stres, dan kepuasan kerja. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilengkapi dengan penelitian kualitatif untuk memahami pengalaman perawat dalam menghadapi beban kerja dan burnout syndrome secara lebih mendalam. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk menginvestigasi perkembangan burnout syndrome pada perawat dari waktu ke waktu dan mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang dapat dimodifikasi..
<br>Penelitian ini berkesimpulan bahwa tidak terdapat hubungan antara beban kerja dengan burnout syndrome pada perawat di Kota Lhokseumawe.Penting bagi rumah sakit untuk terus berupaya menciptakan lingkungan kerja yang mendukung kesejahteraan perawat.Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang berkontribusi terhadap burnout syndrome pada perawat
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan burnout syndrome pada perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit TK IV IM 07.01 Lhokseumawe. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 77 perawat rawat inap, dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan nilai p-value = 0.324, yang berarti tidak ada hubungan antara beban kerja dengan burnout syndrome pada perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit TK IV IM Lhokseumawe....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/5/burnout-syndrom-beban-syndrome-perawat-rawat-inap-thumb-d18da.webp" type="image/webp" length="77604" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/burnout-syndrom-beban-syndrome-perawat-rawat-inap-thumb-d18da.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/burnout-syndrom-beban-syndrome-perawat-rawat-inap-thumb-55a8e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/burnout-syndrom-beban-syndrome-perawat-rawat-inap-thumb-e6afc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1725-stikeslhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8765-jurnal-assyifa-jurnal-ilmu-kesehatan-lhokseumawe.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sun, 19 Apr 2026 07:33:52 +0700. 24 items. Served in: 6.118 seconds [rss] -->
