<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Mon, 20 Apr 2026 23:45:43 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 23:45:43 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-20T23:45:43+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Peranan Perceived Peer Pressure dan Search for Meaning terhadap Academic Resilience Mahasiswa di Surabaya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peranan Perceived Peer Pressure dan Search for Meaning terhadap Academic Resilience Mahasiswa di Surabaya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peranan Perceived Peer Pressure dan Search for Meaning terhadap Academic Resilience Mahasiswa di Surabaya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40808-tujuh-mahasiswa-aktif-peer-pressure-akti</link>
	<guid isPermaLink="false">449c2587d488fe7cd7e787476c8e22eb</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 23:14:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ role self ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,header,page,role,self]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana search for meaning dapat berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara perceived peer pressure dan academic resilience, untuk memahami apakah dorongan mencari makna hidup mampu memperkuat atau melemahkan pengaruh ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peranan Perceived Peer Pressure dan Search for Meaning terhadap Academic Resilience Mahasiswa di Surabaya: Pertama, perlu diteliti bagaimana search for meaning dapat berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara perceived peer pressure dan academic resilience, untuk memahami apakah dorongan mencari makna hidup mampu memperkuat atau melemahkan pengaruh tekanan teman sebaya terhadap ketangguhan akademik. Kedua, penting untuk menggali perbedaan pengaruh tipe peer pressureAibaik yang positif maupun negatifAipada mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu, mengingat konteks akademik yang berbeda mungkin membentuk respons yang berbeda pula terhadap tekanan sosial. Ketiga, perlu dikaji bagaimana dinamika interaksi antara resistance to peer pressure dan dukungan akademik dari lingkungan kampus, seperti dosen atau program bimbingan, dalam membangun academic resilience, agar dapat dirancang intervensi berbasis komunitas akademik yang lebih efektif. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dengan memperdalam pemahaman tentang faktor sosial dan internal yang saling berinteraksi dalam membentuk ketahanan mahasiswa menghadapi tuntutan akademik.. Perceived peer pressure berperan signifikan terhadap academic resilience mahasiswa di Surabaya, baik secara bersama-sama maupun secara independen.Search for meaning tidak berpengaruh signifikan terhadap academic resilience ketika diuji bersama dengan perceived peer pressure, namun berpengaruh positif ketika diuji secara terpisah.Dengan demikian, perceived peer pressure memiliki peran yang lebih dominan dibandingkan search for meaning dalam memengaruhi academic resilience mahasiswa Academic resilience menjadi faktor yang penting untuk dimiliki oleh mahasiswa guna menghadapi berbagai tanggungan akademis sebagaimana tanpa kualitas tersebut, permasalahan akademis pun dapat meningkat. Di sini, perceived peer pressure dan search for meaning berperan penting dalam memprediksi academic resilience sebagaimana peer dan pencarian makna hidup merupakan dua hal yang krusial dalam kehidupan mahasiswa. Penelitian bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara perceived peer pressure dan search for meaning terhadap academic resilience pada mahasiswa di Surabaya. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survey dan teknik analisis data regresi ganda. Sampel penelitian adalah mahasiswa aktif di kota Surabaya dengan jumlah 208 responden yang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/6/tujuh-mahasiswa-aktif-peer-pressure-academic-resil-thumb-dec75.webp" title="JURIS - Peranan Perceived Peer Pressure dan Search for Meaning terhadap Academic Resilience Mahasiswa di Surabaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/tujuh-mahasiswa-aktif-peer-pressure-academic-resil-thumb-dec75.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/tujuh-mahasiswa-aktif-peer-pressure-academic-resil-thumb-dec75.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/tujuh-mahasiswa-aktif-peer-pressure-academic-resil-thumb-dec75.webp 1x" title="JURIS - Peranan Perceived Peer Pressure dan Search for Meaning terhadap Academic Resilience Mahasiswa di Surabaya" alt="JURIS - Peranan Perceived Peer Pressure dan Search for Meaning terhadap Academic Resilience Mahasiswa di Surabaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/tujuh-mahasiswa-aktif-peer-pressure-academic-resil-thumb-8a812.webp" title="JURIS - Peranan Perceived Peer Pressure dan Search for Meaning terhadap Academic Resilience Mahasiswa di Surabaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/tujuh-mahasiswa-aktif-peer-pressure-academic-resil-thumb-8a812.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/tujuh-mahasiswa-aktif-peer-pressure-academic-resil-thumb-8a812.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/tujuh-mahasiswa-aktif-peer-pressure-academic-resil-thumb-8a812.webp 1x" title="JURIS - Peranan Perceived Peer Pressure dan Search for Meaning terhadap Academic Resilience Mahasiswa di Surabaya" alt="JURIS - Peranan Perceived Peer Pressure dan Search for Meaning terhadap Academic Resilience Mahasiswa di Surabaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/tujuh-mahasiswa-aktif-peer-pressure-academic-resil-thumb-ad536.webp" title="JURIS - Peranan Perceived Peer Pressure dan Search for Meaning terhadap Academic Resilience Mahasiswa di Surabaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/tujuh-mahasiswa-aktif-peer-pressure-academic-resil-thumb-ad536.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/tujuh-mahasiswa-aktif-peer-pressure-academic-resil-thumb-ad536.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/tujuh-mahasiswa-aktif-peer-pressure-academic-resil-thumb-ad536.webp 1x" title="JURIS - Peranan Perceived Peer Pressure dan Search for Meaning terhadap Academic Resilience Mahasiswa di Surabaya" alt="JURIS - Peranan Perceived Peer Pressure dan Search for Meaning terhadap Academic Resilience Mahasiswa di Surabaya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40808-tujuh-mahasiswa-aktif-peer-pressure-akti" title="JURIS - Peranan Perceived Peer Pressure dan Search for Meaning terhadap Academic Resilience Mahasiswa di Surabaya" target="_blank">Peranan Perceived Peer Pressure dan Search for Meaning terhadap Academic Resilience Mahasiswa di Surabaya</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana search for meaning dapat berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara perceived peer pressure dan academic resilience, untuk memahami apakah dorongan mencari makna hidup mampu memperkuat atau melemahkan pengaruh tekanan teman sebaya terhadap ketangguhan akademik. Kedua, penting untuk menggali perbedaan pengaruh tipe peer pressureAibaik yang positif maupun negatifAipada mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu, mengingat konteks akademik yang berbeda mungkin membentuk respons yang berbeda pula terhadap tekanan sosial. Ketiga, perlu dikaji bagaimana dinamika interaksi antara resistance to peer pressure dan dukungan akademik dari lingkungan kampus, seperti dosen atau program bimbingan, dalam membangun academic resilience, agar dapat dirancang intervensi berbasis komunitas akademik yang lebih efektif. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dengan memperdalam pemahaman tentang faktor sosial dan internal yang saling berinteraksi dalam membentuk ketahanan mahasiswa menghadapi tuntutan akademik..
<br>Perceived peer pressure berperan signifikan terhadap academic resilience mahasiswa di Surabaya, baik secara bersama-sama maupun secara independen.Search for meaning tidak berpengaruh signifikan terhadap academic resilience ketika diuji bersama dengan perceived peer pressure, namun berpengaruh positif ketika diuji secara terpisah.Dengan demikian, perceived peer pressure memiliki peran yang lebih dominan dibandingkan search for meaning dalam memengaruhi academic resilience mahasiswa
<br>Academic resilience menjadi faktor yang penting untuk dimiliki oleh mahasiswa guna menghadapi berbagai tanggungan akademis sebagaimana tanpa kualitas tersebut, permasalahan akademis pun dapat meningkat. Di sini, perceived peer pressure dan search for meaning berperan penting dalam memprediksi academic resilience sebagaimana peer dan pencarian makna hidup merupakan dua hal yang krusial dalam kehidupan mahasiswa. Penelitian bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara perceived peer pressure dan search for meaning terhadap academic resilience pada mahasiswa di Surabaya. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survey dan teknik analisis data regresi ganda. Sampel penelitian adalah mahasiswa aktif di kota Surabaya dengan jumlah 208 responden yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/6/tujuh-mahasiswa-aktif-peer-pressure-academic-resil-thumb-ad536.webp" type="image/webp" length="93090" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/tujuh-mahasiswa-aktif-peer-pressure-academic-resil-thumb-dec75.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/tujuh-mahasiswa-aktif-peer-pressure-academic-resil-thumb-8a812.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/tujuh-mahasiswa-aktif-peer-pressure-academic-resil-thumb-ad536.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-609-unijoyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15285-personifikasi-jurnal-ilmu-psikologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perbedaan Health Belief Model Berdasarkan Gender pada Mahasiswa Kedokteran ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbedaan Health Belief Model Berdasarkan Gender pada Mahasiswa Kedokteran ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbedaan Health Belief Model Berdasarkan Gender pada Mahasiswa Kedokteran ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40803-mahasiswa-kedokteran-health-belief-model-hbm-gende</link>
	<guid isPermaLink="false">b2140c03a6ab3b5a9288d71d4fa18adf</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 23:13:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ role self ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,header,page,role,self]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan dengan melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam dari berbagai fakultas kedokteran di Indonesia untuk meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perbedaan Health Belief Model Berdasarkan Gender pada Mahasiswa Kedokteran: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan dengan melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam dari berbagai fakultas kedokteran di Indonesia untuk meningkatkan generalisasi temuan. Kedua, studi kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam faktor-faktor lain yang memengaruhi HBM mahasiswa kedokteran, seperti pengaruh lingkungan sosial, budaya, dan pengalaman pribadi. Ketiga, penelitian intervensi berbasis HBM perlu dikembangkan dan diuji coba untuk meningkatkan perilaku hidup sehat pada mahasiswa kedokteran, dengan mempertimbangkan perbedaan gender dan karakteristik individu lainnya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan strategi promosi kesehatan yang lebih efektif dan relevan bagi mahasiswa kedokteran, sehingga mereka dapat menjadi teladan yang baik bagi masyarakat dalam menerapkan gaya hidup sehat.. Penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan HBM berdasarkan gender pada mahasiswa kedokteran.Kedua kelompok secara bersamaan memiliki HBM yang cukup baik.Meskipun demikian, terdapat selisih yang tidak signifikan pada kedua kelompok, dimana perempuan cenderung memiliki keyakinan dan berpotensi menerapkan perilaku sehat yang lebih besar dibandingkan laki-laki Perbedaan gender pada health belief individu telah banyak dilaporkan dalam penelitian, namun terdapat hasil yang tidak konsisten mengenai ada atau tidak adanya perbedaan gender. Mahasiswa kedokteran sebagai dokter masa depan dianggap teladan di masyarakat. Gaya hidup dokter tidak hanya berdampak pada diri sendiri, namun memiliki pengaruh besar pada lingkungan sekitarnya. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui perbedaan health belief model (HBM) berdasarkan gender pada mahasiswa kedokteran. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif cross-sectional. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa kedokteran yang terdiri dari 54 laki-laki dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/e/mahasiswa-kedokteran-health-belief-model-hbm-gende-thumb-5e810.webp" title="JURIS - Perbedaan Health Belief Model Berdasarkan Gender pada Mahasiswa Kedokteran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/mahasiswa-kedokteran-health-belief-model-hbm-gende-thumb-5e810.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/mahasiswa-kedokteran-health-belief-model-hbm-gende-thumb-5e810.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/mahasiswa-kedokteran-health-belief-model-hbm-gende-thumb-5e810.webp 1x" title="JURIS - Perbedaan Health Belief Model Berdasarkan Gender pada Mahasiswa Kedokteran" alt="JURIS - Perbedaan Health Belief Model Berdasarkan Gender pada Mahasiswa Kedokteran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/e/mahasiswa-kedokteran-health-belief-model-hbm-gende-thumb-250b3.webp" title="JURIS - Perbedaan Health Belief Model Berdasarkan Gender pada Mahasiswa Kedokteran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/mahasiswa-kedokteran-health-belief-model-hbm-gende-thumb-250b3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/mahasiswa-kedokteran-health-belief-model-hbm-gende-thumb-250b3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/mahasiswa-kedokteran-health-belief-model-hbm-gende-thumb-250b3.webp 1x" title="JURIS - Perbedaan Health Belief Model Berdasarkan Gender pada Mahasiswa Kedokteran" alt="JURIS - Perbedaan Health Belief Model Berdasarkan Gender pada Mahasiswa Kedokteran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/e/mahasiswa-kedokteran-health-belief-model-hbm-gende-thumb-18d4d.webp" title="JURIS - Perbedaan Health Belief Model Berdasarkan Gender pada Mahasiswa Kedokteran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/mahasiswa-kedokteran-health-belief-model-hbm-gende-thumb-18d4d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/mahasiswa-kedokteran-health-belief-model-hbm-gende-thumb-18d4d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/mahasiswa-kedokteran-health-belief-model-hbm-gende-thumb-18d4d.webp 1x" title="JURIS - Perbedaan Health Belief Model Berdasarkan Gender pada Mahasiswa Kedokteran" alt="JURIS - Perbedaan Health Belief Model Berdasarkan Gender pada Mahasiswa Kedokteran" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40803-mahasiswa-kedokteran-health-belief-model-hbm-gende" title="JURIS - Perbedaan Health Belief Model Berdasarkan Gender pada Mahasiswa Kedokteran" target="_blank">Perbedaan Health Belief Model Berdasarkan Gender pada Mahasiswa Kedokteran</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan dengan melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam dari berbagai fakultas kedokteran di Indonesia untuk meningkatkan generalisasi temuan. Kedua, studi kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam faktor-faktor lain yang memengaruhi HBM mahasiswa kedokteran, seperti pengaruh lingkungan sosial, budaya, dan pengalaman pribadi. Ketiga, penelitian intervensi berbasis HBM perlu dikembangkan dan diuji coba untuk meningkatkan perilaku hidup sehat pada mahasiswa kedokteran, dengan mempertimbangkan perbedaan gender dan karakteristik individu lainnya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan strategi promosi kesehatan yang lebih efektif dan relevan bagi mahasiswa kedokteran, sehingga mereka dapat menjadi teladan yang baik bagi masyarakat dalam menerapkan gaya hidup sehat..
<br>Penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan HBM berdasarkan gender pada mahasiswa kedokteran.Kedua kelompok secara bersamaan memiliki HBM yang cukup baik.Meskipun demikian, terdapat selisih yang tidak signifikan pada kedua kelompok, dimana perempuan cenderung memiliki keyakinan dan berpotensi menerapkan perilaku sehat yang lebih besar dibandingkan laki-laki
<br>Perbedaan gender pada health belief individu telah banyak dilaporkan dalam penelitian, namun terdapat hasil yang tidak konsisten mengenai ada atau tidak adanya perbedaan gender. Mahasiswa kedokteran sebagai dokter masa depan dianggap teladan di masyarakat. Gaya hidup dokter tidak hanya berdampak pada diri sendiri, namun memiliki pengaruh besar pada lingkungan sekitarnya. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui perbedaan health belief model (HBM) berdasarkan gender pada mahasiswa kedokteran. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif cross-sectional. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa kedokteran yang terdiri dari 54 laki-laki dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/e/mahasiswa-kedokteran-health-belief-model-hbm-gende-thumb-250b3.webp" type="image/webp" length="106868" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/mahasiswa-kedokteran-health-belief-model-hbm-gende-thumb-5e810.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/mahasiswa-kedokteran-health-belief-model-hbm-gende-thumb-250b3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/mahasiswa-kedokteran-health-belief-model-hbm-gende-thumb-18d4d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-609-unijoyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15285-personifikasi-jurnal-ilmu-psikologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Role of Self Regulation on the Tendency of Nomophobia in College Students ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Role of Self Regulation on the Tendency of Nomophobia in College Students ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Role of Self Regulation on the Tendency of Nomophobia in College Students ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40797-peran-regulasi-emosi-nomofobia-mahas</link>
	<guid isPermaLink="false">60dbdd966e710ac424f824034642336e</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 22:42:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ role self ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,header,page,role,self]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah sebagai berikut: Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi peran faktor-faktor ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Role of Self-Regulation on the Tendency of Nomophobia in College Students: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah sebagai berikut: Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi peran faktor-faktor lain, seperti dukungan sosial dan harga diri, dalam memprediksi kecenderungan nomofobia pada mahasiswa. Hal ini penting untuk memahami secara komprehensif faktor-faktor yang berkontribusi terhadap masalah ini. Kedua, penelitian dapat menggunakan pendekatan longitudinal untuk menginvestigasi bagaimana regulasi diri dan nomofobia berkembang seiring waktu pada mahasiswa. Dengan demikian, dapat diidentifikasi pola-pola perubahan dan faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan kedua variabel tersebut. Ketiga, penelitian dapat mengembangkan dan menguji efektivitas intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan regulasi diri dan mengurangi kecenderungan nomofobia pada mahasiswa. Intervensi ini dapat berupa pelatihan keterampilan regulasi diri, konseling, atau program kesadaran tentang dampak negatif penggunaan ponsel pintar yang berlebihan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang fenomena nomofobia dan mengembangkan strategi yang efektif untuk mengatasi masalah ini pada populasi mahasiswa.. Berdasarkan analisis data dan diskusi yang telah dipaparkan, hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi diri memiliki pengaruh positif terhadap kecenderungan nomofobia.Kontribusi efektif regulasi diri terhadap kecenderungan nomofobia adalah 18,3%, sementara 81,7% lainnya disebabkan oleh variabel atau faktor lain.Sebagian besar responden memiliki tingkat regulasi diri yang tinggi, namun terdapat korelasi positif antara regulasi diri dan kecenderungan nomofobia, yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi kemampuan seseorang dalam mengendalikan diri, semakin tinggi pula kecenderungan mereka terhadap nomofobia.Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa untuk meningkatkan keterampilan regulasi diri dan mengurangi ketergantungan pada ponsel pintar agar dapat menjaga keseimbangan dalam kehidupan sosial dan akademik Pembangunan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat telah mengakibatkan integrasi gawai ke dalam hampir semua aspek kehidupan sehari-hari dan proses pembelajaran. Penggunaan gawai tidak hanya memfasilitasi kegiatan sehari-hari, tetapi ketika digunakan secara berlebihan, dapat menimbulkan konsekuensi buruk, salah satunya adalah Nomofobia. Individu yang mengalami nomofobia mengembangkan ketergantungan pada ponsel pintar mereka, yang menyebabkan kecemasan berlebihan ketika mereka terpisah dari ponsel pintar mereka atau ketika baterainya habis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran regulasi diri dalam predisposisi terhadap Nomofobia pada mahasiswa universitas. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan teknik sampling non-probabilitas, khususnya purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/8/peran-regulasi-emosi-nomofobia-mahasiswa-role-self-thumb-9b8b2.webp" title="JURIS - The Role of Self-Regulation on the Tendency of Nomophobia in College Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/8/peran-regulasi-emosi-nomofobia-mahasiswa-role-self-thumb-9b8b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/8/peran-regulasi-emosi-nomofobia-mahasiswa-role-self-thumb-9b8b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/8/peran-regulasi-emosi-nomofobia-mahasiswa-role-self-thumb-9b8b2.webp 1x" title="JURIS - The Role of Self-Regulation on the Tendency of Nomophobia in College Students" alt="JURIS - The Role of Self-Regulation on the Tendency of Nomophobia in College Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/8/peran-regulasi-emosi-nomofobia-mahasiswa-role-self-thumb-bf694.webp" title="JURIS - The Role of Self-Regulation on the Tendency of Nomophobia in College Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/8/peran-regulasi-emosi-nomofobia-mahasiswa-role-self-thumb-bf694.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/8/peran-regulasi-emosi-nomofobia-mahasiswa-role-self-thumb-bf694.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/8/peran-regulasi-emosi-nomofobia-mahasiswa-role-self-thumb-bf694.webp 1x" title="JURIS - The Role of Self-Regulation on the Tendency of Nomophobia in College Students" alt="JURIS - The Role of Self-Regulation on the Tendency of Nomophobia in College Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/8/peran-regulasi-emosi-nomofobia-mahasiswa-role-self-thumb-69c2b.webp" title="JURIS - The Role of Self-Regulation on the Tendency of Nomophobia in College Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/8/peran-regulasi-emosi-nomofobia-mahasiswa-role-self-thumb-69c2b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/8/peran-regulasi-emosi-nomofobia-mahasiswa-role-self-thumb-69c2b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/8/peran-regulasi-emosi-nomofobia-mahasiswa-role-self-thumb-69c2b.webp 1x" title="JURIS - The Role of Self-Regulation on the Tendency of Nomophobia in College Students" alt="JURIS - The Role of Self-Regulation on the Tendency of Nomophobia in College Students" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40797-peran-regulasi-emosi-nomofobia-mahas" title="JURIS - The Role of Self-Regulation on the Tendency of Nomophobia in College Students" target="_blank">The Role of Self-Regulation on the Tendency of Nomophobia in College Students</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah sebagai berikut: Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi peran faktor-faktor lain, seperti dukungan sosial dan harga diri, dalam memprediksi kecenderungan nomofobia pada mahasiswa. Hal ini penting untuk memahami secara komprehensif faktor-faktor yang berkontribusi terhadap masalah ini. Kedua, penelitian dapat menggunakan pendekatan longitudinal untuk menginvestigasi bagaimana regulasi diri dan nomofobia berkembang seiring waktu pada mahasiswa. Dengan demikian, dapat diidentifikasi pola-pola perubahan dan faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan kedua variabel tersebut. Ketiga, penelitian dapat mengembangkan dan menguji efektivitas intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan regulasi diri dan mengurangi kecenderungan nomofobia pada mahasiswa. Intervensi ini dapat berupa pelatihan keterampilan regulasi diri, konseling, atau program kesadaran tentang dampak negatif penggunaan ponsel pintar yang berlebihan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang fenomena nomofobia dan mengembangkan strategi yang efektif untuk mengatasi masalah ini pada populasi mahasiswa..
<br>Berdasarkan analisis data dan diskusi yang telah dipaparkan, hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi diri memiliki pengaruh positif terhadap kecenderungan nomofobia.Kontribusi efektif regulasi diri terhadap kecenderungan nomofobia adalah 18,3%, sementara 81,7% lainnya disebabkan oleh variabel atau faktor lain.Sebagian besar responden memiliki tingkat regulasi diri yang tinggi, namun terdapat korelasi positif antara regulasi diri dan kecenderungan nomofobia, yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi kemampuan seseorang dalam mengendalikan diri, semakin tinggi pula kecenderungan mereka terhadap nomofobia.Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa untuk meningkatkan keterampilan regulasi diri dan mengurangi ketergantungan pada ponsel pintar agar dapat menjaga keseimbangan dalam kehidupan sosial dan akademik
<br>Pembangunan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat telah mengakibatkan integrasi gawai ke dalam hampir semua aspek kehidupan sehari-hari dan proses pembelajaran. Penggunaan gawai tidak hanya memfasilitasi kegiatan sehari-hari, tetapi ketika digunakan secara berlebihan, dapat menimbulkan konsekuensi buruk, salah satunya adalah Nomofobia. Individu yang mengalami nomofobia mengembangkan ketergantungan pada ponsel pintar mereka, yang menyebabkan kecemasan berlebihan ketika mereka terpisah dari ponsel pintar mereka atau ketika baterainya habis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran regulasi diri dalam predisposisi terhadap Nomofobia pada mahasiswa universitas. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan teknik sampling non-probabilitas, khususnya purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/8/peran-regulasi-emosi-nomofobia-mahasiswa-role-self-thumb-9b8b2.webp" type="image/webp" length="78182" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/8/peran-regulasi-emosi-nomofobia-mahasiswa-role-self-thumb-9b8b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/8/peran-regulasi-emosi-nomofobia-mahasiswa-role-self-thumb-bf694.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/8/peran-regulasi-emosi-nomofobia-mahasiswa-role-self-thumb-69c2b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-609-unijoyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15285-personifikasi-jurnal-ilmu-psikologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Self Acceptance Terhadap Academic Hardiness pada Mahasiswa Non Muslim di Kampus Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Self Acceptance Terhadap Academic Hardiness pada Mahasiswa Non Muslim di Kampus Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Self Acceptance Terhadap Academic Hardiness pada Mahasiswa Non Muslim di Kampus Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40802-strategis-kampus-islam-persentase-mahasiswa-non-li</link>
	<guid isPermaLink="false">87ec2539d72dce0290b389f08dc0d180</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 22:02:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ role self ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,header,page,role,self]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi faktor-faktor lain yang dapat memoderasi hubungan antara self-acceptance dan academic hardiness, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Self-Acceptance Terhadap Academic Hardiness pada Mahasiswa Non-Muslim di Kampus Islam: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi faktor-faktor lain yang dapat memoderasi hubungan antara self-acceptance dan academic hardiness, seperti dukungan sosial dari teman sebaya atau keluarga. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman mahasiswa non-muslim dalam menghadapi tantangan di kampus Islam, termasuk strategi koping yang mereka gunakan untuk meningkatkan self-acceptance dan academic hardiness. Ketiga, pengembangan program intervensi berbasis psikologi positif yang bertujuan untuk meningkatkan self-acceptance dan academic hardiness pada mahasiswa non-muslim di kampus Islam perlu diuji efektivitasnya. Program ini dapat mencakup pelatihan mindfulness, teknik relaksasi, atau kelompok dukungan sebaya, yang dirancang untuk membantu mahasiswa mengembangkan penerimaan diri, ketahanan, dan kemampuan mengatasi tekanan akademik di lingkungan kampus yang unik.. Penelitian ini menunjukkan bahwa self-acceptance memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap academic hardiness.Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa mahasiswa non-muslim di kampus Islam perlu meningkatkan self-acceptance agar dapat mempertahankan academic hardiness di lingkungan kampus tersebut.Selanjutnya, penelitian ini menyarankan agar kampus Islam tetap menjalankan ajaran Islam dengan menanamkan nilai-nilai positif kepada seluruh sivitas akademika Mahasiswa non-muslim yang kuliah di kampus Islam sering memiliki kendala, terutama pada matakuliah ke-Islaman dan etika busana muslim. Hal ini menyebabkan mereka membutuhkan academic hardiness sehingga mahasiswa non-muslim mampu bertahan dalam menghadapi tekanan akademik yang dihadapinya di kampus Islam tersebut. Salah satu faktor yang diyakini dapat membentuk academic hardiness adalah self-acceptance. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self-acceptance terhadap academic hardiness pada mahasiswa non-muslim di kampus Islam. Subjek dalam penelitian merupakan mahasiswa non-muslim sebanyak 104 orang yang aktif berkuliah di Universitas Islam Riau. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling yaitu snowball sampling. Pengambilan data menggunakan skala... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/2/strategis-kampus-islam-persentase-mahasiswa-non-li-thumb-ed903.webp" title="JURIS - Pengaruh Self-Acceptance Terhadap Academic Hardiness pada Mahasiswa  Non-Muslim di Kampus Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/strategis-kampus-islam-persentase-mahasiswa-non-li-thumb-ed903.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/strategis-kampus-islam-persentase-mahasiswa-non-li-thumb-ed903.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/strategis-kampus-islam-persentase-mahasiswa-non-li-thumb-ed903.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Self-Acceptance Terhadap Academic Hardiness pada Mahasiswa  Non-Muslim di Kampus Islam" alt="JURIS - Pengaruh Self-Acceptance Terhadap Academic Hardiness pada Mahasiswa  Non-Muslim di Kampus Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/2/strategis-kampus-islam-persentase-mahasiswa-non-li-thumb-a3308.webp" title="JURIS - Pengaruh Self-Acceptance Terhadap Academic Hardiness pada Mahasiswa  Non-Muslim di Kampus Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/strategis-kampus-islam-persentase-mahasiswa-non-li-thumb-a3308.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/strategis-kampus-islam-persentase-mahasiswa-non-li-thumb-a3308.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/strategis-kampus-islam-persentase-mahasiswa-non-li-thumb-a3308.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Self-Acceptance Terhadap Academic Hardiness pada Mahasiswa  Non-Muslim di Kampus Islam" alt="JURIS - Pengaruh Self-Acceptance Terhadap Academic Hardiness pada Mahasiswa  Non-Muslim di Kampus Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/2/strategis-kampus-islam-persentase-mahasiswa-non-li-thumb-d0950.webp" title="JURIS - Pengaruh Self-Acceptance Terhadap Academic Hardiness pada Mahasiswa  Non-Muslim di Kampus Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/strategis-kampus-islam-persentase-mahasiswa-non-li-thumb-d0950.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/strategis-kampus-islam-persentase-mahasiswa-non-li-thumb-d0950.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/strategis-kampus-islam-persentase-mahasiswa-non-li-thumb-d0950.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Self-Acceptance Terhadap Academic Hardiness pada Mahasiswa  Non-Muslim di Kampus Islam" alt="JURIS - Pengaruh Self-Acceptance Terhadap Academic Hardiness pada Mahasiswa  Non-Muslim di Kampus Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40802-strategis-kampus-islam-persentase-mahasiswa-non-li" title="JURIS - Pengaruh Self-Acceptance Terhadap Academic Hardiness pada Mahasiswa  Non-Muslim di Kampus Islam" target="_blank">Pengaruh Self-Acceptance Terhadap Academic Hardiness pada Mahasiswa  Non-Muslim di Kampus Islam</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi faktor-faktor lain yang dapat memoderasi hubungan antara self-acceptance dan academic hardiness, seperti dukungan sosial dari teman sebaya atau keluarga. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman mahasiswa non-muslim dalam menghadapi tantangan di kampus Islam, termasuk strategi koping yang mereka gunakan untuk meningkatkan self-acceptance dan academic hardiness. Ketiga, pengembangan program intervensi berbasis psikologi positif yang bertujuan untuk meningkatkan self-acceptance dan academic hardiness pada mahasiswa non-muslim di kampus Islam perlu diuji efektivitasnya. Program ini dapat mencakup pelatihan mindfulness, teknik relaksasi, atau kelompok dukungan sebaya, yang dirancang untuk membantu mahasiswa mengembangkan penerimaan diri, ketahanan, dan kemampuan mengatasi tekanan akademik di lingkungan kampus yang unik..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa self-acceptance memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap academic hardiness.Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa mahasiswa non-muslim di kampus Islam perlu meningkatkan self-acceptance agar dapat mempertahankan academic hardiness di lingkungan kampus tersebut.Selanjutnya, penelitian ini menyarankan agar kampus Islam tetap menjalankan ajaran Islam dengan menanamkan nilai-nilai positif kepada seluruh sivitas akademika
<br>Mahasiswa non-muslim yang kuliah di kampus Islam sering memiliki kendala, terutama pada matakuliah ke-Islaman dan etika busana muslim. Hal ini menyebabkan mereka membutuhkan academic hardiness sehingga mahasiswa non-muslim mampu bertahan dalam menghadapi tekanan akademik yang dihadapinya di kampus Islam tersebut. Salah satu faktor yang diyakini dapat membentuk academic hardiness adalah self-acceptance. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self-acceptance terhadap academic hardiness pada mahasiswa non-muslim di kampus Islam. Subjek dalam penelitian merupakan mahasiswa non-muslim sebanyak 104 orang yang aktif berkuliah di Universitas Islam Riau. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling yaitu snowball sampling. Pengambilan data menggunakan skala...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/2/strategis-kampus-islam-persentase-mahasiswa-non-li-thumb-d0950.webp" type="image/webp" length="104094" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/strategis-kampus-islam-persentase-mahasiswa-non-li-thumb-ed903.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/strategis-kampus-islam-persentase-mahasiswa-non-li-thumb-a3308.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/strategis-kampus-islam-persentase-mahasiswa-non-li-thumb-d0950.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-609-unijoyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15285-personifikasi-jurnal-ilmu-psikologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Motif Pelaku Aborsi Di Kalangan Remaja Dan Solusinya Studi Kasus Terhadap Mahasiswa di Universitas Trunojoyo Madura dengan Pendekatan Psikologi Komunikasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Motif Pelaku Aborsi Di Kalangan Remaja Dan Solusinya Studi Kasus Terhadap Mahasiswa di Universitas Trunojoyo Madura dengan Pendekatan Psikologi Komunikasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Motif Pelaku Aborsi Di Kalangan Remaja Dan Solusinya Studi Kasus Terhadap Mahasiswa di Universitas Trunojoyo Madura dengan Pendekatan Psikologi Komunikasi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40792-study-research-design-aborsi-remaja-motif-psikolog</link>
	<guid isPermaLink="false">b29acd7fa517aa74c33226567a923587</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 22:00:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai peran lingkungan sosial, seperti pengaruh teman sebaya dan norma masyarakat, dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Motif Pelaku Aborsi Di Kalangan Remaja Dan Solusinya (Studi Kasus Terhadap Mahasiswa di Universitas Trunojoyo Madura dengan Pendekatan Psikologi Komunikasi): Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai peran lingkungan sosial, seperti pengaruh teman sebaya dan norma masyarakat, dalam pengambilan keputusan remaja untuk melakukan aborsi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada efektivitas berbagai metode pencegahan kehamilan pada remaja, termasuk akses terhadap alat kontrasepsi dan pendidikan seks yang komprehensif. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan motif dan faktor-faktor yang mempengaruhi aborsi pada remaja di berbagai wilayah geografis dan latar belakang sosial ekonomi untuk mengidentifikasi pola dan perbedaan yang signifikan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai kompleksitas isu aborsi pada remaja dan membantu dalam merumuskan strategi pencegahan yang lebih efektif dan terarah. Dengan memahami akar permasalahan dan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap aborsi, kita dapat mengembangkan program intervensi yang lebih tepat sasaran dan memberikan dukungan yang lebih baik bagi remaja dalam membuat keputusan yang bertanggung jawab terkait kesehatan reproduksi mereka.. Penelitian ini menemukan bahwa remaja melakukan aborsi karena dorongan rasa takut dan malu terhadap keluarga serta lingkungan sekitar.Dorongan ini muncul akibat kehamilan di luar nikah yang dianggap mengganggu pendidikan dan harapan orang tua.Solusi yang ditawarkan adalah melalui pendekatan psikologi komunikasi dengan memberikan pendidikan moral, agama, bahaya aborsi, dan seks pranikah yang efektif In Indonesia, abortion is a common phenomenon, something that is usually done by people who do not want the fetus. From the WHO study estimated 20-60 percent of abortions in Indonesia is intentional abortion (induced abortion), because some of the underlying reasons. Most abortion clients are in the age range of 20-29 years. The researchers focused on adolescents (student) Trunojoyo University, who has had an abortion. From this number of abortions among adolescents in this study researchers tried to find a solution. Methods used this research is a type of qualitative research with a case study approach, the research object is the motive of the perpetrator to... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/0/study-research-design-aborsi-remaja-motif-psikolog-thumb-85310.webp" title="JURIS - Motif Pelaku Aborsi Di Kalangan Remaja  Dan Solusinya (Studi Kasus Terhadap Mahasiswa di Universitas Trunojoyo Madura dengan Pendekatan Psikologi Komunikasi)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/study-research-design-aborsi-remaja-motif-psikolog-thumb-85310.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/study-research-design-aborsi-remaja-motif-psikolog-thumb-85310.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/study-research-design-aborsi-remaja-motif-psikolog-thumb-85310.webp 1x" title="JURIS - Motif Pelaku Aborsi Di Kalangan Remaja  Dan Solusinya (Studi Kasus Terhadap Mahasiswa di Universitas Trunojoyo Madura dengan Pendekatan Psikologi Komunikasi)" alt="JURIS - Motif Pelaku Aborsi Di Kalangan Remaja  Dan Solusinya (Studi Kasus Terhadap Mahasiswa di Universitas Trunojoyo Madura dengan Pendekatan Psikologi Komunikasi)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/study-research-design-aborsi-remaja-motif-psikolog-thumb-f6501.webp" title="JURIS - Motif Pelaku Aborsi Di Kalangan Remaja  Dan Solusinya (Studi Kasus Terhadap Mahasiswa di Universitas Trunojoyo Madura dengan Pendekatan Psikologi Komunikasi)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/study-research-design-aborsi-remaja-motif-psikolog-thumb-f6501.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/study-research-design-aborsi-remaja-motif-psikolog-thumb-f6501.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/study-research-design-aborsi-remaja-motif-psikolog-thumb-f6501.webp 1x" title="JURIS - Motif Pelaku Aborsi Di Kalangan Remaja  Dan Solusinya (Studi Kasus Terhadap Mahasiswa di Universitas Trunojoyo Madura dengan Pendekatan Psikologi Komunikasi)" alt="JURIS - Motif Pelaku Aborsi Di Kalangan Remaja  Dan Solusinya (Studi Kasus Terhadap Mahasiswa di Universitas Trunojoyo Madura dengan Pendekatan Psikologi Komunikasi)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/study-research-design-aborsi-remaja-motif-psikolog-thumb-65603.webp" title="JURIS - Motif Pelaku Aborsi Di Kalangan Remaja  Dan Solusinya (Studi Kasus Terhadap Mahasiswa di Universitas Trunojoyo Madura dengan Pendekatan Psikologi Komunikasi)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/study-research-design-aborsi-remaja-motif-psikolog-thumb-65603.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/study-research-design-aborsi-remaja-motif-psikolog-thumb-65603.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/study-research-design-aborsi-remaja-motif-psikolog-thumb-65603.webp 1x" title="JURIS - Motif Pelaku Aborsi Di Kalangan Remaja  Dan Solusinya (Studi Kasus Terhadap Mahasiswa di Universitas Trunojoyo Madura dengan Pendekatan Psikologi Komunikasi)" alt="JURIS - Motif Pelaku Aborsi Di Kalangan Remaja  Dan Solusinya (Studi Kasus Terhadap Mahasiswa di Universitas Trunojoyo Madura dengan Pendekatan Psikologi Komunikasi)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40792-study-research-design-aborsi-remaja-motif-psikolog" title="JURIS - Motif Pelaku Aborsi Di Kalangan Remaja  Dan Solusinya (Studi Kasus Terhadap Mahasiswa di Universitas Trunojoyo Madura dengan Pendekatan Psikologi Komunikasi)" target="_blank">Motif Pelaku Aborsi Di Kalangan Remaja  Dan Solusinya (Studi Kasus Terhadap Mahasiswa di Universitas Trunojoyo Madura dengan Pendekatan Psikologi Komunikasi)</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai peran lingkungan sosial, seperti pengaruh teman sebaya dan norma masyarakat, dalam pengambilan keputusan remaja untuk melakukan aborsi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada efektivitas berbagai metode pencegahan kehamilan pada remaja, termasuk akses terhadap alat kontrasepsi dan pendidikan seks yang komprehensif. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan motif dan faktor-faktor yang mempengaruhi aborsi pada remaja di berbagai wilayah geografis dan latar belakang sosial ekonomi untuk mengidentifikasi pola dan perbedaan yang signifikan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai kompleksitas isu aborsi pada remaja dan membantu dalam merumuskan strategi pencegahan yang lebih efektif dan terarah. Dengan memahami akar permasalahan dan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap aborsi, kita dapat mengembangkan program intervensi yang lebih tepat sasaran dan memberikan dukungan yang lebih baik bagi remaja dalam membuat keputusan yang bertanggung jawab terkait kesehatan reproduksi mereka..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa remaja melakukan aborsi karena dorongan rasa takut dan malu terhadap keluarga serta lingkungan sekitar.Dorongan ini muncul akibat kehamilan di luar nikah yang dianggap mengganggu pendidikan dan harapan orang tua.Solusi yang ditawarkan adalah melalui pendekatan psikologi komunikasi dengan memberikan pendidikan moral, agama, bahaya aborsi, dan seks pranikah yang efektif
<br>In Indonesia, abortion is a common phenomenon, something that is usually done by people who do not want the fetus. From the WHO study estimated 20-60 percent of abortions in Indonesia is intentional abortion (induced abortion), because some of the underlying reasons. Most abortion clients are in the age range of 20-29 years. The researchers focused on adolescents (student) Trunojoyo University, who has had an abortion. From this number of abortions among adolescents in this study researchers tried to find a solution. Methods used this research is a type of qualitative research with a case study approach, the research object is the motive of the perpetrator to...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/0/study-research-design-aborsi-remaja-motif-psikolog-thumb-f6501.webp" type="image/webp" length="60140" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/study-research-design-aborsi-remaja-motif-psikolog-thumb-85310.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/study-research-design-aborsi-remaja-motif-psikolog-thumb-f6501.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/study-research-design-aborsi-remaja-motif-psikolog-thumb-65603.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-609-unijoyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15285-personifikasi-jurnal-ilmu-psikologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pembentukan Task Commitment Mahasiswa Underachiever Berkecerdasan Sangat Tinggi dalam Mengikuti Pembelajaran Daring ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pembentukan Task Commitment Mahasiswa Underachiever Berkecerdasan Sangat Tinggi dalam Mengikuti Pembelajaran Daring ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pembentukan Task Commitment Mahasiswa Underachiever Berkecerdasan Sangat Tinggi dalam Mengikuti Pembelajaran Daring ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40809-minat-mahasiswa-faktor-sumber-daya</link>
	<guid isPermaLink="false">4245bbb326bc672b7765f815c1054e31</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 21:47:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ role self ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,header,page,role,self]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan task commitment mahasiswa underachiever berkecerdasan sangat tinggi dalam pembelajaran daring, disarankan untuk mempertimbangkan aspek-aspek berikut: Pertama, membangun suasana belajar yang kondusif dan mendukung. Kedua, memberikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pembentukan Task Commitment Mahasiswa Underachiever Berkecerdasan Sangat Tinggi dalam Mengikuti Pembelajaran Daring: Untuk meningkatkan task commitment mahasiswa underachiever berkecerdasan sangat tinggi dalam pembelajaran daring, disarankan untuk mempertimbangkan aspek-aspek berikut: Pertama, membangun suasana belajar yang kondusif dan mendukung. Kedua, memberikan tugas dengan tingkat kesulitan yang sesuai dan mempertimbangkan minat mahasiswa. Ketiga, mendorong kemandirian belajar dengan memberikan fleksibilitas waktu dan dukungan kelompok. Keempat, meningkatkan academic resilience melalui strategi coping yang efektif. Kelima, memberikan psikoedukasi tentang pengembangan self-regulated learning. Keenam, meningkatkan komunikasi dan dukungan dari orang tua dan teman sebaya. Ketujuh, mengembangkan strategi mengajar yang sesuai dengan gaya belajar mahasiswa. Kedelapan, menyediakan sumber daya dan bantuan akademik yang memadai. Kesembilan, melakukan evaluasi dan penyesuaian kontinu terhadap metode pembelajaran daring. Kesepuluh, mendorong mahasiswa untuk terlibat dalam aktivitas-aktivitas yang memotivasi dan membangun minat mereka.. Faktor pembentuk task commitment dalam mengikuti pembelajaran daring terbagi menjadi faktor yang melemahkan dan menguatkan task commitment.aspirasi akademik orangtua yang rendah, kondisi emosi yang negatif, dan kurangnya keyakinan akan kemampuan untuk mencapai prestasi yang unggul.Kurangnya keyakinan akan kemampuan melemahkan usaha untuk menyelesaikan tugas dengan kualitas terbaiknya, walaupun sebenarnya dimiliki potensi yang unggul.Ketersediaan waktu luang yang berlebih karena tidak perlu berpindah tempat untuk kuliah disertai dengan rendahnya motivasi sebagai dampak dari tidak dimilikinya target atau tujuan khusus dalam belajar membuat mahasiswa underachiever berkecerdasan sangat tinggi kurang mengupayakan penyelesaian tugas secara bertahap.Mereka lebih melakukan penundaan penyelesaian tugas sampai detik terakhir pengumpulan tugas dengan mengalihkan kegiatan belajar menjadi kegiatan bersenang-senang dengan dalih untuk membangun motivasi.Adanya pandangan bahwa semua tugas dapat dikerjakan dengan cepat karena tidak mempedulikan kualitas hasil kinerjanya disertai dengan karakteristik tugas yang kurang memunculkan motivasi untuk menguasai dengan baik membuat underachiever berkecerdasan sangat tinggi meremehkan tugas dan menyelesaikannya ala kadarnya.suasana belajar yang membangun dorongan untuk belajar, fleksibilitas waktu belajar, resiliensi akademik, kondisi emosi yang positif, dukungan keluarga dan teman, pandangan tentang karakteristik tugas yang menantang dan minat terhadap tugas.Metode mengajar yang sesuai dengan kebutuhan belajar disertai dengan tugas yang menantang serta sesuai dengan minat mendorong mahasiswa untuk mengerjakan tugasnya secara bertahap, mendalami materi lebih baik dan memanfaatkan dalam penyelesaian tugas, mengupayakan kinerja yang baik untuk mencapai kualitas tugas yang baik.Fleksibilitas waktu belajar untuk mengerjakan tugas yang menantang disertai dengan resiliensi akademik membuat mahasiswa tetap bertekun menyelesaikan tugasnya.Kondisi emosi positif membangun energi positif untuk mengatasi kendala dalam menyelesaikan tugas, apalagi ditambah dengan adanya dukungan dari orangtua dan teman yang memberikan semangat serta membangun keyakinan bahwa tugas akan dapat diselesaikan dengan baik Penelitian kualitatif ini bertujuan mendeskripsikan dinamika faktor pembentuk task commitment mahasiswa underachiever dalam mengikuti pembelajaran daring. Data dikumpulkan menggunakan teknik wawancara semi terstruktur terhadap 2 informan mahasiswa underachiever dengan IQ sangat tinggi. Hasil penelitian menunjukkan faktor pembentuk task commitment dalam mengikuti pembelajaran daring terbagi menjadi 1). faktor yang melemahkan yaitu ambiguitas standar dan kurang tepatnya dukungan orang tua, kondisi emosi negatif, waktu luang yang berlebih, keterbatasan kemampuan, academic self-efficacy, tugas yang kurang memunculkan motivasi; dan 2). faktor yang menguatkan yaitu: suasana... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/4/minat-mahasiswa-faktor-sumber-daya-akuntansi-task-thumb-59491.webp" title="JURIS - Pembentukan Task Commitment Mahasiswa Underachiever Berkecerdasan Sangat Tinggi dalam Mengikuti Pembelajaran Daring" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/minat-mahasiswa-faktor-sumber-daya-akuntansi-task-thumb-59491.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/minat-mahasiswa-faktor-sumber-daya-akuntansi-task-thumb-59491.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/minat-mahasiswa-faktor-sumber-daya-akuntansi-task-thumb-59491.webp 1x" title="JURIS - Pembentukan Task Commitment Mahasiswa Underachiever Berkecerdasan Sangat Tinggi dalam Mengikuti Pembelajaran Daring" alt="JURIS - Pembentukan Task Commitment Mahasiswa Underachiever Berkecerdasan Sangat Tinggi dalam Mengikuti Pembelajaran Daring" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/minat-mahasiswa-faktor-sumber-daya-akuntansi-task-thumb-82f18.webp" title="JURIS - Pembentukan Task Commitment Mahasiswa Underachiever Berkecerdasan Sangat Tinggi dalam Mengikuti Pembelajaran Daring" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/minat-mahasiswa-faktor-sumber-daya-akuntansi-task-thumb-82f18.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/minat-mahasiswa-faktor-sumber-daya-akuntansi-task-thumb-82f18.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/minat-mahasiswa-faktor-sumber-daya-akuntansi-task-thumb-82f18.webp 1x" title="JURIS - Pembentukan Task Commitment Mahasiswa Underachiever Berkecerdasan Sangat Tinggi dalam Mengikuti Pembelajaran Daring" alt="JURIS - Pembentukan Task Commitment Mahasiswa Underachiever Berkecerdasan Sangat Tinggi dalam Mengikuti Pembelajaran Daring" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/minat-mahasiswa-faktor-sumber-daya-akuntansi-task-thumb-46f71.webp" title="JURIS - Pembentukan Task Commitment Mahasiswa Underachiever Berkecerdasan Sangat Tinggi dalam Mengikuti Pembelajaran Daring" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/minat-mahasiswa-faktor-sumber-daya-akuntansi-task-thumb-46f71.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/minat-mahasiswa-faktor-sumber-daya-akuntansi-task-thumb-46f71.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/minat-mahasiswa-faktor-sumber-daya-akuntansi-task-thumb-46f71.webp 1x" title="JURIS - Pembentukan Task Commitment Mahasiswa Underachiever Berkecerdasan Sangat Tinggi dalam Mengikuti Pembelajaran Daring" alt="JURIS - Pembentukan Task Commitment Mahasiswa Underachiever Berkecerdasan Sangat Tinggi dalam Mengikuti Pembelajaran Daring" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40809-minat-mahasiswa-faktor-sumber-daya" title="JURIS - Pembentukan Task Commitment Mahasiswa Underachiever Berkecerdasan Sangat Tinggi dalam Mengikuti Pembelajaran Daring" target="_blank">Pembentukan Task Commitment Mahasiswa Underachiever Berkecerdasan Sangat Tinggi dalam Mengikuti Pembelajaran Daring</a>: Untuk meningkatkan task commitment mahasiswa underachiever berkecerdasan sangat tinggi dalam pembelajaran daring, disarankan untuk mempertimbangkan aspek-aspek berikut: Pertama, membangun suasana belajar yang kondusif dan mendukung. Kedua, memberikan tugas dengan tingkat kesulitan yang sesuai dan mempertimbangkan minat mahasiswa. Ketiga, mendorong kemandirian belajar dengan memberikan fleksibilitas waktu dan dukungan kelompok. Keempat, meningkatkan academic resilience melalui strategi coping yang efektif. Kelima, memberikan psikoedukasi tentang pengembangan self-regulated learning. Keenam, meningkatkan komunikasi dan dukungan dari orang tua dan teman sebaya. Ketujuh, mengembangkan strategi mengajar yang sesuai dengan gaya belajar mahasiswa. Kedelapan, menyediakan sumber daya dan bantuan akademik yang memadai. Kesembilan, melakukan evaluasi dan penyesuaian kontinu terhadap metode pembelajaran daring. Kesepuluh, mendorong mahasiswa untuk terlibat dalam aktivitas-aktivitas yang memotivasi dan membangun minat mereka..
<br>Faktor pembentuk task commitment dalam mengikuti pembelajaran daring terbagi menjadi faktor yang melemahkan dan menguatkan task commitment.aspirasi akademik orangtua yang rendah, kondisi emosi yang negatif, dan kurangnya keyakinan akan kemampuan untuk mencapai prestasi yang unggul.Kurangnya keyakinan akan kemampuan melemahkan usaha untuk menyelesaikan tugas dengan kualitas terbaiknya, walaupun sebenarnya dimiliki potensi yang unggul.Ketersediaan waktu luang yang berlebih karena tidak perlu berpindah tempat untuk kuliah disertai dengan rendahnya motivasi sebagai dampak dari tidak dimilikinya target atau tujuan khusus dalam belajar membuat mahasiswa underachiever berkecerdasan sangat tinggi kurang mengupayakan penyelesaian tugas secara bertahap.Mereka lebih melakukan penundaan penyelesaian tugas sampai detik terakhir pengumpulan tugas dengan mengalihkan kegiatan belajar menjadi kegiatan bersenang-senang dengan dalih untuk membangun motivasi.Adanya pandangan bahwa semua tugas dapat dikerjakan dengan cepat karena tidak mempedulikan kualitas hasil kinerjanya disertai dengan karakteristik tugas yang kurang memunculkan motivasi untuk menguasai dengan baik membuat underachiever berkecerdasan sangat tinggi meremehkan tugas dan menyelesaikannya ala kadarnya.suasana belajar yang membangun dorongan untuk belajar, fleksibilitas waktu belajar, resiliensi akademik, kondisi emosi yang positif, dukungan keluarga dan teman, pandangan tentang karakteristik tugas yang menantang dan minat terhadap tugas.Metode mengajar yang sesuai dengan kebutuhan belajar disertai dengan tugas yang menantang serta sesuai dengan minat mendorong mahasiswa untuk mengerjakan tugasnya secara bertahap, mendalami materi lebih baik dan memanfaatkan dalam penyelesaian tugas, mengupayakan kinerja yang baik untuk mencapai kualitas tugas yang baik.Fleksibilitas waktu belajar untuk mengerjakan tugas yang menantang disertai dengan resiliensi akademik membuat mahasiswa tetap bertekun menyelesaikan tugasnya.Kondisi emosi positif membangun energi positif untuk mengatasi kendala dalam menyelesaikan tugas, apalagi ditambah dengan adanya dukungan dari orangtua dan teman yang memberikan semangat serta membangun keyakinan bahwa tugas akan dapat diselesaikan dengan baik
<br>Penelitian kualitatif ini bertujuan mendeskripsikan dinamika faktor pembentuk task commitment mahasiswa underachiever dalam mengikuti pembelajaran daring. Data dikumpulkan menggunakan teknik wawancara semi terstruktur terhadap 2 informan mahasiswa underachiever dengan IQ sangat tinggi. Hasil penelitian menunjukkan faktor pembentuk task commitment dalam mengikuti pembelajaran daring terbagi menjadi 1). faktor yang melemahkan yaitu ambiguitas standar dan kurang tepatnya dukungan orang tua, kondisi emosi negatif, waktu luang yang berlebih, keterbatasan kemampuan, academic self-efficacy, tugas yang kurang memunculkan motivasi; dan 2). faktor yang menguatkan yaitu: suasana...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/4/minat-mahasiswa-faktor-sumber-daya-akuntansi-task-thumb-46f71.webp" type="image/webp" length="72560" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/minat-mahasiswa-faktor-sumber-daya-akuntansi-task-thumb-59491.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/minat-mahasiswa-faktor-sumber-daya-akuntansi-task-thumb-82f18.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/minat-mahasiswa-faktor-sumber-daya-akuntansi-task-thumb-46f71.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-609-unijoyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15285-personifikasi-jurnal-ilmu-psikologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Kompetensi Profesional Guru Terhadap Minat Belajar Siswa SMP Islam Al Waroqot Pamekasan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Kompetensi Profesional Guru Terhadap Minat Belajar Siswa SMP Islam Al Waroqot Pamekasan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Kompetensi Profesional Guru Terhadap Minat Belajar Siswa SMP Islam Al Waroqot Pamekasan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40791-minat-belajar-kompetensi-profesional-guru-siswa-sm</link>
	<guid isPermaLink="false">42157bb91c68eab2bef03075e7a31020</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 21:47:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan kompetensi profesional guru secara lebih mendalam. Hal ini dapat mencakup pelatihan dan pengembangan keterampilan guru dalam berbagai aspek, seperti penggunaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Kompetensi Profesional Guru Terhadap Minat Belajar Siswa SMP Islam Al-Waroqot Pamekasan: Untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan kompetensi profesional guru secara lebih mendalam. Hal ini dapat mencakup pelatihan dan pengembangan keterampilan guru dalam berbagai aspek, seperti penggunaan teknologi dalam pembelajaran, strategi mengajar yang inovatif, dan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi minat belajar siswa, seperti lingkungan belajar, dukungan orang tua, dan motivasi intrinsic siswa. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan saran praktis bagi sekolah dan guru dalam meningkatkan minat belajar siswa dan kualitas pendidikan secara keseluruhan.. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa rata-rata minat belajar siswa kelas VII, VIII, dan IX di SMP Islam Al-Waroqot Pamaroh Kadur Pamekasan berada pada tingkatan baik.Kompetensi profesional guru di sekolah tersebut juga dinilai tinggi oleh siswa.Korelasi antara kompetensi profesional guru dan minat belajar siswa menunjukkan hasil yang positif dan signifikan, dengan korelasi sempurna.Hal ini menunjukkan bahwa kompetensi profesional guru berpengaruh terhadap minat belajar siswa Guru yang berkualitas dan berkompetensi profesional akan mempengaruhi proses belajar mengajar siswa, yang akan menghasilkan minat belajar siswa yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan mengumpulkan data melalui Skala Kompetensi Profesional Guru dan Skala Minat Belajar. Data dikumpulkan dari siswa kelas VII, VIII, dan IX yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling, dengan jumlah 30 siswa dari populasi 120 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kompetensi profesional guru terhadap minat belajar siswa SMP Islam Al-Waroqot Pamekasan dengan korelasi sempurna. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/d/minat-belajar-kompetensi-profesional-guru-siswa-sm-thumb-68ca5.webp" title="JURIS - Pengaruh Kompetensi Profesional Guru Terhadap Minat Belajar Siswa SMP Islam Al-Waroqot Pamekasan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/minat-belajar-kompetensi-profesional-guru-siswa-sm-thumb-68ca5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/minat-belajar-kompetensi-profesional-guru-siswa-sm-thumb-68ca5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/minat-belajar-kompetensi-profesional-guru-siswa-sm-thumb-68ca5.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kompetensi Profesional Guru Terhadap Minat Belajar Siswa SMP Islam Al-Waroqot Pamekasan" alt="JURIS - Pengaruh Kompetensi Profesional Guru Terhadap Minat Belajar Siswa SMP Islam Al-Waroqot Pamekasan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/minat-belajar-kompetensi-profesional-guru-siswa-sm-thumb-e5de0.webp" title="JURIS - Pengaruh Kompetensi Profesional Guru Terhadap Minat Belajar Siswa SMP Islam Al-Waroqot Pamekasan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/minat-belajar-kompetensi-profesional-guru-siswa-sm-thumb-e5de0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/minat-belajar-kompetensi-profesional-guru-siswa-sm-thumb-e5de0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/minat-belajar-kompetensi-profesional-guru-siswa-sm-thumb-e5de0.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kompetensi Profesional Guru Terhadap Minat Belajar Siswa SMP Islam Al-Waroqot Pamekasan" alt="JURIS - Pengaruh Kompetensi Profesional Guru Terhadap Minat Belajar Siswa SMP Islam Al-Waroqot Pamekasan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/minat-belajar-kompetensi-profesional-guru-siswa-sm-thumb-01bf2.webp" title="JURIS - Pengaruh Kompetensi Profesional Guru Terhadap Minat Belajar Siswa SMP Islam Al-Waroqot Pamekasan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/minat-belajar-kompetensi-profesional-guru-siswa-sm-thumb-01bf2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/minat-belajar-kompetensi-profesional-guru-siswa-sm-thumb-01bf2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/minat-belajar-kompetensi-profesional-guru-siswa-sm-thumb-01bf2.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kompetensi Profesional Guru Terhadap Minat Belajar Siswa SMP Islam Al-Waroqot Pamekasan" alt="JURIS - Pengaruh Kompetensi Profesional Guru Terhadap Minat Belajar Siswa SMP Islam Al-Waroqot Pamekasan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40791-minat-belajar-kompetensi-profesional-guru-siswa-sm" title="JURIS - Pengaruh Kompetensi Profesional Guru Terhadap Minat Belajar Siswa SMP Islam Al-Waroqot Pamekasan" target="_blank">Pengaruh Kompetensi Profesional Guru Terhadap Minat Belajar Siswa SMP Islam Al-Waroqot Pamekasan</a>: Untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan kompetensi profesional guru secara lebih mendalam. Hal ini dapat mencakup pelatihan dan pengembangan keterampilan guru dalam berbagai aspek, seperti penggunaan teknologi dalam pembelajaran, strategi mengajar yang inovatif, dan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi minat belajar siswa, seperti lingkungan belajar, dukungan orang tua, dan motivasi intrinsic siswa. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan saran praktis bagi sekolah dan guru dalam meningkatkan minat belajar siswa dan kualitas pendidikan secara keseluruhan..
<br>Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa rata-rata minat belajar siswa kelas VII, VIII, dan IX di SMP Islam Al-Waroqot Pamaroh Kadur Pamekasan berada pada tingkatan baik.Kompetensi profesional guru di sekolah tersebut juga dinilai tinggi oleh siswa.Korelasi antara kompetensi profesional guru dan minat belajar siswa menunjukkan hasil yang positif dan signifikan, dengan korelasi sempurna.Hal ini menunjukkan bahwa kompetensi profesional guru berpengaruh terhadap minat belajar siswa
<br>Guru yang berkualitas dan berkompetensi profesional akan mempengaruhi proses belajar mengajar siswa, yang akan menghasilkan minat belajar siswa yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan mengumpulkan data melalui Skala Kompetensi Profesional Guru dan Skala Minat Belajar. Data dikumpulkan dari siswa kelas VII, VIII, dan IX yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling, dengan jumlah 30 siswa dari populasi 120 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kompetensi profesional guru terhadap minat belajar siswa SMP Islam Al-Waroqot Pamekasan dengan korelasi sempurna.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/d/minat-belajar-kompetensi-profesional-guru-siswa-sm-thumb-68ca5.webp" type="image/webp" length="53342" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/minat-belajar-kompetensi-profesional-guru-siswa-sm-thumb-68ca5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/minat-belajar-kompetensi-profesional-guru-siswa-sm-thumb-e5de0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/minat-belajar-kompetensi-profesional-guru-siswa-sm-thumb-01bf2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-609-unijoyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15285-personifikasi-jurnal-ilmu-psikologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Gambaran Regulasi Diri Mahasiswa Bidik Misi Universitas Trunojoyo Madura Yang Mengalami Penurunan Prestasi Akademik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gambaran Regulasi Diri Mahasiswa Bidik Misi Universitas Trunojoyo Madura Yang Mengalami Penurunan Prestasi Akademik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gambaran Regulasi Diri Mahasiswa Bidik Misi Universitas Trunojoyo Madura Yang Mengalami Penurunan Prestasi Akademik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40795-akademik-spesifik-mahasiswa-program-studi-aktivita</link>
	<guid isPermaLink="false">335a86c3addc0358ab0777b36445a861</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 21:07:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ istri pelaut ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,istri,page,pelaut]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana pola regulasi diri mahasiswa bidik misi di semester awal perkuliahan, apakah strategi yang digunakan berbeda dibandingkan saat mengalami penurunan prestasi, dan faktor apa saja yang paling dominan memengaruhi penerapannya. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Gambaran Regulasi Diri Mahasiswa Bidik Misi Universitas Trunojoyo Madura Yang Mengalami Penurunan Prestasi Akademik: Pertama, perlu diteliti bagaimana pola regulasi diri mahasiswa bidik misi di semester awal perkuliahan, apakah strategi yang digunakan berbeda dibandingkan saat mengalami penurunan prestasi, dan faktor apa saja yang paling dominan memengaruhi penerapannya. Kedua, perlu dikaji lebih dalam mengenai pengaruh lingkungan sosialAiseperti keluarga, teman, dan dosenAiterhadap efektivitas regulasi diri, termasuk bentuk dukungan apa yang paling mendorong mahasiswa untuk bangkit setelah prestasi menurun. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi peran perbedaan jurusan atau fakultas dalam bentuk strategi regulasi diri, mengingat beban akademik dan sistem penilaian antar program studi bisa sangat berbeda, serta bagaimana mahasiswa mengadaptasi strategi mereka sesuai dengan tuntutan akademik spesifik di bidangnya.. Mahasiswa bidik misi Universitas Trunojoyo Madura mampu melakukan regulasi diri untuk meningkatkan kembali prestasi akademik setelah mengalami penurunan nilai.Mereka menggunakan enam aspek regulasi diri, yaitu standar dan tujuan sendiri, pengaturan emosi, instruksi diri, monitor diri, evaluasi diri, dan kontingensi yang ditetapkan sendiri.Upaya tersebut didukung oleh faktor internal dan eksternal, sehingga mereka berhasil mempertahankan beasiswa dan membuktikan kemampuan kepada orang-orang yang mendukung mereka Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran regulasi diri mahasiswa bidik misi Universitas Trunojoyo Madura yang mengalami penurunan prestasi akademik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi pada ketiga mahasiswa bidik misi yang ditentukan berdasarkan purposive sampling yang memiliki kriteria minimal semester 6, mahasiswa yang mempunyai riwayat indeks prestasi semester (IPS) O 0,4 poin, mahasiswa bidik misi yang semester sekarang memiliki indeks prestasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/1/akademik-spesifik-mahasiswa-program-studi-aktivita-thumb-7387b.webp" title="JURIS - Gambaran Regulasi Diri Mahasiswa Bidik Misi Universitas Trunojoyo Madura Yang Mengalami Penurunan Prestasi Akademik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/akademik-spesifik-mahasiswa-program-studi-aktivita-thumb-7387b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/akademik-spesifik-mahasiswa-program-studi-aktivita-thumb-7387b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/akademik-spesifik-mahasiswa-program-studi-aktivita-thumb-7387b.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Regulasi Diri Mahasiswa Bidik Misi Universitas Trunojoyo Madura Yang Mengalami Penurunan Prestasi Akademik" alt="JURIS - Gambaran Regulasi Diri Mahasiswa Bidik Misi Universitas Trunojoyo Madura Yang Mengalami Penurunan Prestasi Akademik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/akademik-spesifik-mahasiswa-program-studi-aktivita-thumb-2114b.webp" title="JURIS - Gambaran Regulasi Diri Mahasiswa Bidik Misi Universitas Trunojoyo Madura Yang Mengalami Penurunan Prestasi Akademik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/akademik-spesifik-mahasiswa-program-studi-aktivita-thumb-2114b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/akademik-spesifik-mahasiswa-program-studi-aktivita-thumb-2114b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/akademik-spesifik-mahasiswa-program-studi-aktivita-thumb-2114b.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Regulasi Diri Mahasiswa Bidik Misi Universitas Trunojoyo Madura Yang Mengalami Penurunan Prestasi Akademik" alt="JURIS - Gambaran Regulasi Diri Mahasiswa Bidik Misi Universitas Trunojoyo Madura Yang Mengalami Penurunan Prestasi Akademik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/akademik-spesifik-mahasiswa-program-studi-aktivita-thumb-9de7a.webp" title="JURIS - Gambaran Regulasi Diri Mahasiswa Bidik Misi Universitas Trunojoyo Madura Yang Mengalami Penurunan Prestasi Akademik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/akademik-spesifik-mahasiswa-program-studi-aktivita-thumb-9de7a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/akademik-spesifik-mahasiswa-program-studi-aktivita-thumb-9de7a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/akademik-spesifik-mahasiswa-program-studi-aktivita-thumb-9de7a.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Regulasi Diri Mahasiswa Bidik Misi Universitas Trunojoyo Madura Yang Mengalami Penurunan Prestasi Akademik" alt="JURIS - Gambaran Regulasi Diri Mahasiswa Bidik Misi Universitas Trunojoyo Madura Yang Mengalami Penurunan Prestasi Akademik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40795-akademik-spesifik-mahasiswa-program-studi-aktivita" title="JURIS - Gambaran Regulasi Diri Mahasiswa Bidik Misi Universitas Trunojoyo Madura Yang Mengalami Penurunan Prestasi Akademik" target="_blank">Gambaran Regulasi Diri Mahasiswa Bidik Misi Universitas Trunojoyo Madura Yang Mengalami Penurunan Prestasi Akademik</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana pola regulasi diri mahasiswa bidik misi di semester awal perkuliahan, apakah strategi yang digunakan berbeda dibandingkan saat mengalami penurunan prestasi, dan faktor apa saja yang paling dominan memengaruhi penerapannya. Kedua, perlu dikaji lebih dalam mengenai pengaruh lingkungan sosialAiseperti keluarga, teman, dan dosenAiterhadap efektivitas regulasi diri, termasuk bentuk dukungan apa yang paling mendorong mahasiswa untuk bangkit setelah prestasi menurun. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi peran perbedaan jurusan atau fakultas dalam bentuk strategi regulasi diri, mengingat beban akademik dan sistem penilaian antar program studi bisa sangat berbeda, serta bagaimana mahasiswa mengadaptasi strategi mereka sesuai dengan tuntutan akademik spesifik di bidangnya..
<br>Mahasiswa bidik misi Universitas Trunojoyo Madura mampu melakukan regulasi diri untuk meningkatkan kembali prestasi akademik setelah mengalami penurunan nilai.Mereka menggunakan enam aspek regulasi diri, yaitu standar dan tujuan sendiri, pengaturan emosi, instruksi diri, monitor diri, evaluasi diri, dan kontingensi yang ditetapkan sendiri.Upaya tersebut didukung oleh faktor internal dan eksternal, sehingga mereka berhasil mempertahankan beasiswa dan membuktikan kemampuan kepada orang-orang yang mendukung mereka
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran regulasi diri mahasiswa bidik misi Universitas Trunojoyo Madura yang mengalami penurunan prestasi akademik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi pada ketiga mahasiswa bidik misi yang ditentukan berdasarkan purposive sampling yang memiliki kriteria minimal semester 6, mahasiswa yang mempunyai riwayat indeks prestasi semester (IPS) O 0,4 poin, mahasiswa bidik misi yang semester sekarang memiliki indeks prestasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/1/akademik-spesifik-mahasiswa-program-studi-aktivita-thumb-9de7a.webp" type="image/webp" length="69826" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/akademik-spesifik-mahasiswa-program-studi-aktivita-thumb-7387b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/akademik-spesifik-mahasiswa-program-studi-aktivita-thumb-2114b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/akademik-spesifik-mahasiswa-program-studi-aktivita-thumb-9de7a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-609-unijoyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15285-personifikasi-jurnal-ilmu-psikologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Tantangan Penerapan Sanksi Pidana Adat dalam KUHP Nasional di Tengah Terkikisnya Kesadaran Hukum Masyarakat Adat The Challenge of Implementing Customary Criminal Sanctions in the National Criminal Co ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tantangan Penerapan Sanksi Pidana Adat dalam KUHP Nasional di Tengah Terkikisnya Kesadaran Hukum Masyarakat Adat The Challenge of Implementing Customary Criminal Sanctions in the National Criminal Co ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tantangan Penerapan Sanksi Pidana Adat dalam KUHP Nasional di Tengah Terkikisnya Kesadaran Hukum Masyarakat Adat The Challenge of Implementing Customary Criminal Sanctions in the National Criminal Co ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40804-kuhp-undang-nomor-nasional-peran-lembaga-adat</link>
	<guid isPermaLink="false">2499e68da483332e40dc408213b93339</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 21:05:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kusnadi umar ]]></category>
	<category><![CDATA[ dewi sartika ]]></category>
	<category><![CDATA[ faculty law ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dewi,faculty,kusnadi,law,sartika,umar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai kriteria Living Law yang memenuhi syarat untuk dijadikan dasar pemidanaan, dengan melibatkan partisipasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Tantangan Penerapan Sanksi Pidana Adat dalam KUHP Nasional di Tengah Terkikisnya Kesadaran Hukum Masyarakat Adat: The Challenge of Implementing Customary Criminal Sanctions in the National Criminal Co: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai kriteria Living Law yang memenuhi syarat untuk dijadikan dasar pemidanaan, dengan melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat adat untuk memastikan kriteria tersebut sesuai dengan nilai-nilai dan norma-norma yang hidup di masyarakat adat. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada studi komparatif mengenai penerapan hukum adat di berbagai wilayah di Indonesia, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi dalam penerapan hukum adat di era modernisasi. Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana modernisasi dan globalisasi mempengaruhi kesadaran hukum masyarakat adat, serta bagaimana cara-cara untuk mempertahankan dan melestarikan nilai-nilai hukum adat di tengah arus globalisasi. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian selanjutnya dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan sistem hukum pidana yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat adat dan mampu menjembatani antara hukum adat dan hukum nasional.. Dengan disahkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana memberikan kepastian hukum bagi Living Law terutama pada masyarakat adat dan atau kelompok adatnya yang selama ini sudah menegakkan hukum adat dalam kehidupan sehari-hari.Kententuan Living Law ini sejalan apa yang telah disahkan dalam Kitab hukum Pidana dimana pada Pasal 2 ayat ( 1, 2, 3 ) dapat disimpulkan bahwa Living law menjadi salah satu dasar Pemindanaan dalam Hukum Pidana Indonesia apa bila Living Law yang dimaksud nantinya memenuhi indikator yang diatur dalam Peraturan Pemerintah.Namun, penerapan Living Law dalam Peraturan Pemerintah sebagai kerangka dan atau Patokan saja dalam rangka melihat secara perspektif Peraturan Perundangan Bahwa, yang di maksud dengan Living law sebagai salah satu dasar pemindanaan dalam Kitab Undang-Undang Hukum pidana itu, memang selama ini masih hidup, dipatuhi, lembaga adat kuat, wilayah adat diakui baik secara administrasi antar adat maupun hukum Positif, Kesadaran masyarakat adatnya kuat dan tentunya sudah terus-menerus menerapkan Living Law pada masyarakat adatnya Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan penerapan Sanksi Pidana adat setelah disahkan KUHP Nasional mengenai Living law sebagai salah satu dasar pemindanaan menurut KUHP Nasional di tengah Terkikisnya kesadaran hukum masyarakat adat. Penelitian ini menggunakan Penelitian Yuridis normatif untuk mengkaji norma-norma hukum adat yang Terkait Keberlakuan Living Law dan Tantangan Penerapan Pidana adat. Hasil kajian menunjukan bahwa Living Law Merupakan salah satu dasar Pemindanaan Menurut Kitab Hukum Pidana tetapi harus memenuhi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/c/kuhp-undang-nomor-nasional-peran-lembaga-adat-kesa-thumb-8c623.webp" title="JURIS - Tantangan Penerapan Sanksi Pidana Adat dalam KUHP Nasional di Tengah Terkikisnya Kesadaran Hukum Masyarakat Adat: The Challenge of Implementing Customary Criminal Sanctions in the National Criminal Co" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/kuhp-undang-nomor-nasional-peran-lembaga-adat-kesa-thumb-8c623.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/kuhp-undang-nomor-nasional-peran-lembaga-adat-kesa-thumb-8c623.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/kuhp-undang-nomor-nasional-peran-lembaga-adat-kesa-thumb-8c623.webp 1x" title="JURIS - Tantangan Penerapan Sanksi Pidana Adat dalam KUHP Nasional di Tengah Terkikisnya Kesadaran Hukum Masyarakat Adat: The Challenge of Implementing Customary Criminal Sanctions in the National Criminal Co" alt="JURIS - Tantangan Penerapan Sanksi Pidana Adat dalam KUHP Nasional di Tengah Terkikisnya Kesadaran Hukum Masyarakat Adat: The Challenge of Implementing Customary Criminal Sanctions in the National Criminal Co" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/kuhp-undang-nomor-nasional-peran-lembaga-adat-kesa-thumb-264f4.webp" title="JURIS - Tantangan Penerapan Sanksi Pidana Adat dalam KUHP Nasional di Tengah Terkikisnya Kesadaran Hukum Masyarakat Adat: The Challenge of Implementing Customary Criminal Sanctions in the National Criminal Co" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/kuhp-undang-nomor-nasional-peran-lembaga-adat-kesa-thumb-264f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/kuhp-undang-nomor-nasional-peran-lembaga-adat-kesa-thumb-264f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/kuhp-undang-nomor-nasional-peran-lembaga-adat-kesa-thumb-264f4.webp 1x" title="JURIS - Tantangan Penerapan Sanksi Pidana Adat dalam KUHP Nasional di Tengah Terkikisnya Kesadaran Hukum Masyarakat Adat: The Challenge of Implementing Customary Criminal Sanctions in the National Criminal Co" alt="JURIS - Tantangan Penerapan Sanksi Pidana Adat dalam KUHP Nasional di Tengah Terkikisnya Kesadaran Hukum Masyarakat Adat: The Challenge of Implementing Customary Criminal Sanctions in the National Criminal Co" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/kuhp-undang-nomor-nasional-peran-lembaga-adat-kesa-thumb-89a9c.webp" title="JURIS - Tantangan Penerapan Sanksi Pidana Adat dalam KUHP Nasional di Tengah Terkikisnya Kesadaran Hukum Masyarakat Adat: The Challenge of Implementing Customary Criminal Sanctions in the National Criminal Co" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/kuhp-undang-nomor-nasional-peran-lembaga-adat-kesa-thumb-89a9c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/kuhp-undang-nomor-nasional-peran-lembaga-adat-kesa-thumb-89a9c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/kuhp-undang-nomor-nasional-peran-lembaga-adat-kesa-thumb-89a9c.webp 1x" title="JURIS - Tantangan Penerapan Sanksi Pidana Adat dalam KUHP Nasional di Tengah Terkikisnya Kesadaran Hukum Masyarakat Adat: The Challenge of Implementing Customary Criminal Sanctions in the National Criminal Co" alt="JURIS - Tantangan Penerapan Sanksi Pidana Adat dalam KUHP Nasional di Tengah Terkikisnya Kesadaran Hukum Masyarakat Adat: The Challenge of Implementing Customary Criminal Sanctions in the National Criminal Co" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40804-kuhp-undang-nomor-nasional-peran-lembaga-adat" title="JURIS - Tantangan Penerapan Sanksi Pidana Adat dalam KUHP Nasional di Tengah Terkikisnya Kesadaran Hukum Masyarakat Adat: The Challenge of Implementing Customary Criminal Sanctions in the National Criminal Co" target="_blank">Tantangan Penerapan Sanksi Pidana Adat dalam KUHP Nasional di Tengah Terkikisnya Kesadaran Hukum Masyarakat Adat: The Challenge of Implementing Customary Criminal Sanctions in the National Criminal Co</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai kriteria Living Law yang memenuhi syarat untuk dijadikan dasar pemidanaan, dengan melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat adat untuk memastikan kriteria tersebut sesuai dengan nilai-nilai dan norma-norma yang hidup di masyarakat adat. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada studi komparatif mengenai penerapan hukum adat di berbagai wilayah di Indonesia, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi dalam penerapan hukum adat di era modernisasi. Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana modernisasi dan globalisasi mempengaruhi kesadaran hukum masyarakat adat, serta bagaimana cara-cara untuk mempertahankan dan melestarikan nilai-nilai hukum adat di tengah arus globalisasi. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian selanjutnya dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan sistem hukum pidana yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat adat dan mampu menjembatani antara hukum adat dan hukum nasional..
<br>Dengan disahkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana memberikan kepastian hukum bagi Living Law terutama pada masyarakat adat dan atau kelompok adatnya yang selama ini sudah menegakkan hukum adat dalam kehidupan sehari-hari.Kententuan Living Law ini sejalan apa yang telah disahkan dalam Kitab hukum Pidana dimana pada Pasal 2 ayat ( 1, 2, 3 ) dapat disimpulkan bahwa Living law menjadi salah satu dasar Pemindanaan dalam Hukum Pidana Indonesia apa bila Living Law yang dimaksud nantinya memenuhi indikator yang diatur dalam Peraturan Pemerintah.Namun, penerapan Living Law dalam Peraturan Pemerintah sebagai kerangka dan atau Patokan saja dalam rangka melihat secara perspektif Peraturan Perundangan Bahwa, yang di maksud dengan Living law sebagai salah satu dasar pemindanaan dalam Kitab Undang-Undang Hukum pidana itu, memang selama ini masih hidup, dipatuhi, lembaga adat kuat, wilayah adat diakui baik secara administrasi antar adat maupun hukum Positif, Kesadaran masyarakat adatnya kuat dan tentunya sudah terus-menerus menerapkan Living Law pada masyarakat adatnya
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan penerapan Sanksi Pidana adat setelah disahkan KUHP Nasional mengenai Living law sebagai salah satu dasar pemindanaan menurut KUHP Nasional di tengah Terkikisnya kesadaran hukum masyarakat adat. Penelitian ini menggunakan Penelitian Yuridis normatif untuk mengkaji norma-norma hukum adat yang Terkait Keberlakuan Living Law dan Tantangan Penerapan Pidana adat. Hasil kajian menunjukan bahwa Living Law Merupakan salah satu dasar Pemindanaan Menurut Kitab Hukum Pidana tetapi harus memenuhi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/c/kuhp-undang-nomor-nasional-peran-lembaga-adat-kesa-thumb-8c623.webp" type="image/webp" length="80544" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/kuhp-undang-nomor-nasional-peran-lembaga-adat-kesa-thumb-8c623.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/kuhp-undang-nomor-nasional-peran-lembaga-adat-kesa-thumb-264f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/kuhp-undang-nomor-nasional-peran-lembaga-adat-kesa-thumb-89a9c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-251-untika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11747-jurnal-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam Pembentukan Karakter pada Peserta Didik di SMA Islam Kandangan Kabupaten Temanggung ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam Pembentukan Karakter pada Peserta Didik di SMA Islam Kandangan Kabupaten Temanggung ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam Pembentukan Karakter pada Peserta Didik di SMA Islam Kandangan Kabupaten Temanggung ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40787-guru-sma-islam-peserta-didik-pendidikan-karakter</link>
	<guid isPermaLink="false">c0ab11449f0f4bda1d2de6604614d187</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 21:03:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ luluk ifadah ]]></category>
	<category><![CDATA[ abdul djamil ]]></category>
	<category><![CDATA[ jawa 52211wa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[52211wa,abdul,djamil,ifadah,jawa,luluk]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak mujahadah Nihadlul Mustaghfirin terhadap peningkatan prestasi akademik peserta didik, dengan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam Pembentukan Karakter pada Peserta Didik di SMA Islam Kandangan Kabupaten Temanggung: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak mujahadah Nihadlul Mustaghfirin terhadap peningkatan prestasi akademik peserta didik, dengan mempertimbangkan bahwa karakter yang baik diharapkan berkorelasi positif dengan hasil belajar. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model mujahadah Nihadlul Mustaghfirin yang lebih inovatif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik di era digital, misalnya dengan mengintegrasikan teknologi dalam proses mujahadah. Ketiga, penelitian komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dengan metode pembentukan karakter lainnya yang diterapkan di sekolah-sekolah berbeda, untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dalam pendidikan karakter. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan strategi pendidikan karakter yang komprehensif dan berkelanjutan, serta meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Dengan demikian, sekolah dapat terus berupaya untuk membentuk generasi muda yang beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, dan memiliki karakter yang kuat.. Implementasi ini menggunakan strategi keteladanan, kedisiplinan, pembiasaan, dan menciptakan suasana kondusif, serta membentuk nilai-nilai karakter seperti religiusitas, disiplin, kemandirian, tanggung jawab, kepedulian lingkungan, cinta damai, dan kemampuan berkomunikasi.Faktor pendukung meliputi faktor internal dari peserta didik dan dukungan eksternal dari guru, orang tua, serta fasilitas yang memadai, sementara faktor penghambatnya adalah kurangnya kesadaran peserta didik dan antusiasme guru Pendidikan memiliki tingkat signifikansi yang tinggi terutama dalam hal pendidikan karakter karena pendidikan dapat mengoptimalkan muatan-muatan karakter yang bersifat positif baik berupa sikap, akhlak mulia, dan toleransi. Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui dan menganalisis implementasi mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam pembentukan karakter pada peserta didik (2) untuk mengetahui dan menganalisis implikasi dari pelaksanaan kegiatan mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam pembentukan karakter pada peserta didik (3)... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/b/guru-sma-islam-peserta-didik-pendidikan-karakter-i-thumb-fa639.webp" title="JURIS - Implementasi Mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam Pembentukan Karakter pada Peserta Didik di SMA Islam Kandangan Kabupaten Temanggung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/guru-sma-islam-peserta-didik-pendidikan-karakter-i-thumb-fa639.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/guru-sma-islam-peserta-didik-pendidikan-karakter-i-thumb-fa639.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/guru-sma-islam-peserta-didik-pendidikan-karakter-i-thumb-fa639.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam Pembentukan Karakter pada Peserta Didik di SMA Islam Kandangan Kabupaten Temanggung" alt="JURIS - Implementasi Mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam Pembentukan Karakter pada Peserta Didik di SMA Islam Kandangan Kabupaten Temanggung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/b/guru-sma-islam-peserta-didik-pendidikan-karakter-i-thumb-106ae.webp" title="JURIS - Implementasi Mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam Pembentukan Karakter pada Peserta Didik di SMA Islam Kandangan Kabupaten Temanggung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/guru-sma-islam-peserta-didik-pendidikan-karakter-i-thumb-106ae.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/guru-sma-islam-peserta-didik-pendidikan-karakter-i-thumb-106ae.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/guru-sma-islam-peserta-didik-pendidikan-karakter-i-thumb-106ae.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam Pembentukan Karakter pada Peserta Didik di SMA Islam Kandangan Kabupaten Temanggung" alt="JURIS - Implementasi Mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam Pembentukan Karakter pada Peserta Didik di SMA Islam Kandangan Kabupaten Temanggung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/b/guru-sma-islam-peserta-didik-pendidikan-karakter-i-thumb-ed3bc.webp" title="JURIS - Implementasi Mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam Pembentukan Karakter pada Peserta Didik di SMA Islam Kandangan Kabupaten Temanggung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/guru-sma-islam-peserta-didik-pendidikan-karakter-i-thumb-ed3bc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/guru-sma-islam-peserta-didik-pendidikan-karakter-i-thumb-ed3bc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/guru-sma-islam-peserta-didik-pendidikan-karakter-i-thumb-ed3bc.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam Pembentukan Karakter pada Peserta Didik di SMA Islam Kandangan Kabupaten Temanggung" alt="JURIS - Implementasi Mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam Pembentukan Karakter pada Peserta Didik di SMA Islam Kandangan Kabupaten Temanggung" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40787-guru-sma-islam-peserta-didik-pendidikan-karakter" title="JURIS - Implementasi Mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam Pembentukan Karakter pada Peserta Didik di SMA Islam Kandangan Kabupaten Temanggung" target="_blank">Implementasi Mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam Pembentukan Karakter pada Peserta Didik di SMA Islam Kandangan Kabupaten Temanggung</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak mujahadah Nihadlul Mustaghfirin terhadap peningkatan prestasi akademik peserta didik, dengan mempertimbangkan bahwa karakter yang baik diharapkan berkorelasi positif dengan hasil belajar. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model mujahadah Nihadlul Mustaghfirin yang lebih inovatif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik di era digital, misalnya dengan mengintegrasikan teknologi dalam proses mujahadah. Ketiga, penelitian komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dengan metode pembentukan karakter lainnya yang diterapkan di sekolah-sekolah berbeda, untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dalam pendidikan karakter. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan strategi pendidikan karakter yang komprehensif dan berkelanjutan, serta meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Dengan demikian, sekolah dapat terus berupaya untuk membentuk generasi muda yang beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, dan memiliki karakter yang kuat..
<br>Implementasi ini menggunakan strategi keteladanan, kedisiplinan, pembiasaan, dan menciptakan suasana kondusif, serta membentuk nilai-nilai karakter seperti religiusitas, disiplin, kemandirian, tanggung jawab, kepedulian lingkungan, cinta damai, dan kemampuan berkomunikasi.Faktor pendukung meliputi faktor internal dari peserta didik dan dukungan eksternal dari guru, orang tua, serta fasilitas yang memadai, sementara faktor penghambatnya adalah kurangnya kesadaran peserta didik dan antusiasme guru
<br>Pendidikan memiliki tingkat signifikansi yang tinggi terutama dalam hal pendidikan karakter karena pendidikan dapat mengoptimalkan muatan-muatan karakter yang bersifat positif baik berupa sikap, akhlak mulia, dan toleransi. Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui dan menganalisis implementasi mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam pembentukan karakter pada peserta didik (2) untuk mengetahui dan menganalisis implikasi dari pelaksanaan kegiatan mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam pembentukan karakter pada peserta didik (3)...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/b/guru-sma-islam-peserta-didik-pendidikan-karakter-i-thumb-fa639.webp" type="image/webp" length="114264" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/guru-sma-islam-peserta-didik-pendidikan-karakter-i-thumb-fa639.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/guru-sma-islam-peserta-didik-pendidikan-karakter-i-thumb-106ae.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/guru-sma-islam-peserta-didik-pendidikan-karakter-i-thumb-ed3bc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1622-staibrebes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8336-educativa-jurnal-pendidikan-agama-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Disproportionality Analysis of Sainte Laguy Method Using Gallagher Index in Banggai Regency Legislative Election 2024 Analisis Ketidakseimbangan Metode Sainte Laguy Menggunakan Indeks Gallagher ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Disproportionality Analysis of Sainte Laguy Method Using Gallagher Index in Banggai Regency Legislative Election 2024 Analisis Ketidakseimbangan Metode Sainte Laguy Menggunakan Indeks Gallagher ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Disproportionality Analysis of Sainte Laguy Method Using Gallagher Index in Banggai Regency Legislative Election 2024 Analisis Ketidakseimbangan Metode Sainte Laguy Menggunakan Indeks Gallagher ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40807-pemilihan-legislatif-sainte-lague-disproporsionali</link>
	<guid isPermaLink="false">01a361d1855db4f7b7de091a5da82e1d</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 20:58:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kusnadi umar ]]></category>
	<category><![CDATA[ dewi sartika ]]></category>
	<category><![CDATA[ faculty law ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dewi,faculty,kusnadi,law,sartika,umar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, menganalisis lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat ketidakseimbangan dalam pemilihan legislatif, seperti ukuran daerah pemilihan dan metode perhitungan suara. Kedua, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Disproportionality Analysis of Sainte-Laguy Method Using Gallagher Index in Banggai Regency Legislative Election 2024 : Analisis Ketidakseimbangan Metode Sainte-Laguy Menggunakan Indeks Gallagher: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, menganalisis lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat ketidakseimbangan dalam pemilihan legislatif, seperti ukuran daerah pemilihan dan metode perhitungan suara. Kedua, mengeksplorasi dampak ketidakseimbangan ini terhadap partisipasi pemilih dan kepercayaan publik terhadap sistem demokrasi. Ketiga, meneliti strategi kampanye partai politik yang berhasil menarik dukungan pemilih dan bagaimana strategi tersebut dapat diterapkan di daerah-daerah lain. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas demokrasi dan representasi politik di Indonesia.. Disproportionality in the electoral system has a significant impact on political representation and public trust.Unfair representation, marginalization of smaller parties, and domination by larger parties can diminish political diversity and dynamics.Voter dissatisfaction, declining voter turnout, erosion of trust in democratic institutions, and political polarization are some of the negative effects on public trust.To maintain the health of democracy, it is important for policymakers to consider electoral system reforms that can enhance proportionality and more accurately reflect the will of the voters Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan menganalisis tingkat ketidakseimbangan antara suara yang diperoleh partai politik dan jumlah kursi yang mereka terima dalam Pemilihan Legislatif 2024 di Kabupaten Banggai. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Metode Sainte-Lague dalam mencapai representasi proporsional dan mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap tingkat ketidakseimbangan yang ditemukan dalam pemilihan legislatif di Kabupaten Banggai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menganalisis data hasil pemilihan umum legislatif 2024 di Kabupaten Banggai. Analisis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/6/pemilihan-legislatif-sainte-lague-disproporsionali-thumb-8d8b8.webp" title="JURIS - The Disproportionality Analysis of Sainte-Laguy Method Using Gallagher Index in Banggai Regency Legislative Election 2024 : Analisis Ketidakseimbangan Metode Sainte-Laguy Menggunakan Indeks Gallagher" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/pemilihan-legislatif-sainte-lague-disproporsionali-thumb-8d8b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/pemilihan-legislatif-sainte-lague-disproporsionali-thumb-8d8b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/pemilihan-legislatif-sainte-lague-disproporsionali-thumb-8d8b8.webp 1x" title="JURIS - The Disproportionality Analysis of Sainte-Laguy Method Using Gallagher Index in Banggai Regency Legislative Election 2024 : Analisis Ketidakseimbangan Metode Sainte-Laguy Menggunakan Indeks Gallagher" alt="JURIS - The Disproportionality Analysis of Sainte-Laguy Method Using Gallagher Index in Banggai Regency Legislative Election 2024 : Analisis Ketidakseimbangan Metode Sainte-Laguy Menggunakan Indeks Gallagher" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/pemilihan-legislatif-sainte-lague-disproporsionali-thumb-a0eab.webp" title="JURIS - The Disproportionality Analysis of Sainte-Laguy Method Using Gallagher Index in Banggai Regency Legislative Election 2024 : Analisis Ketidakseimbangan Metode Sainte-Laguy Menggunakan Indeks Gallagher" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/pemilihan-legislatif-sainte-lague-disproporsionali-thumb-a0eab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/pemilihan-legislatif-sainte-lague-disproporsionali-thumb-a0eab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/pemilihan-legislatif-sainte-lague-disproporsionali-thumb-a0eab.webp 1x" title="JURIS - The Disproportionality Analysis of Sainte-Laguy Method Using Gallagher Index in Banggai Regency Legislative Election 2024 : Analisis Ketidakseimbangan Metode Sainte-Laguy Menggunakan Indeks Gallagher" alt="JURIS - The Disproportionality Analysis of Sainte-Laguy Method Using Gallagher Index in Banggai Regency Legislative Election 2024 : Analisis Ketidakseimbangan Metode Sainte-Laguy Menggunakan Indeks Gallagher" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/pemilihan-legislatif-sainte-lague-disproporsionali-thumb-1949f.webp" title="JURIS - The Disproportionality Analysis of Sainte-Laguy Method Using Gallagher Index in Banggai Regency Legislative Election 2024 : Analisis Ketidakseimbangan Metode Sainte-Laguy Menggunakan Indeks Gallagher" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/pemilihan-legislatif-sainte-lague-disproporsionali-thumb-1949f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/pemilihan-legislatif-sainte-lague-disproporsionali-thumb-1949f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/pemilihan-legislatif-sainte-lague-disproporsionali-thumb-1949f.webp 1x" title="JURIS - The Disproportionality Analysis of Sainte-Laguy Method Using Gallagher Index in Banggai Regency Legislative Election 2024 : Analisis Ketidakseimbangan Metode Sainte-Laguy Menggunakan Indeks Gallagher" alt="JURIS - The Disproportionality Analysis of Sainte-Laguy Method Using Gallagher Index in Banggai Regency Legislative Election 2024 : Analisis Ketidakseimbangan Metode Sainte-Laguy Menggunakan Indeks Gallagher" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40807-pemilihan-legislatif-sainte-lague-disproporsionali" title="JURIS - The Disproportionality Analysis of Sainte-Laguy Method Using Gallagher Index in Banggai Regency Legislative Election 2024 : Analisis Ketidakseimbangan Metode Sainte-Laguy Menggunakan Indeks Gallagher" target="_blank">The Disproportionality Analysis of Sainte-Laguy Method Using Gallagher Index in Banggai Regency Legislative Election 2024 : Analisis Ketidakseimbangan Metode Sainte-Laguy Menggunakan Indeks Gallagher</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, menganalisis lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat ketidakseimbangan dalam pemilihan legislatif, seperti ukuran daerah pemilihan dan metode perhitungan suara. Kedua, mengeksplorasi dampak ketidakseimbangan ini terhadap partisipasi pemilih dan kepercayaan publik terhadap sistem demokrasi. Ketiga, meneliti strategi kampanye partai politik yang berhasil menarik dukungan pemilih dan bagaimana strategi tersebut dapat diterapkan di daerah-daerah lain. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas demokrasi dan representasi politik di Indonesia..
<br>Disproportionality in the electoral system has a significant impact on political representation and public trust.Unfair representation, marginalization of smaller parties, and domination by larger parties can diminish political diversity and dynamics.Voter dissatisfaction, declining voter turnout, erosion of trust in democratic institutions, and political polarization are some of the negative effects on public trust.To maintain the health of democracy, it is important for policymakers to consider electoral system reforms that can enhance proportionality and more accurately reflect the will of the voters
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan menganalisis tingkat ketidakseimbangan antara suara yang diperoleh partai politik dan jumlah kursi yang mereka terima dalam Pemilihan Legislatif 2024 di Kabupaten Banggai. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Metode Sainte-Lague dalam mencapai representasi proporsional dan mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap tingkat ketidakseimbangan yang ditemukan dalam pemilihan legislatif di Kabupaten Banggai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menganalisis data hasil pemilihan umum legislatif 2024 di Kabupaten Banggai. Analisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/6/pemilihan-legislatif-sainte-lague-disproporsionali-thumb-8d8b8.webp" type="image/webp" length="106408" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/pemilihan-legislatif-sainte-lague-disproporsionali-thumb-8d8b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/pemilihan-legislatif-sainte-lague-disproporsionali-thumb-a0eab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/pemilihan-legislatif-sainte-lague-disproporsionali-thumb-1949f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-251-untika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11747-jurnal-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Metode A BA TA TSA Dalam Pembelajaran Al Quran Studi Kasus di Rumah Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu Kabupaten Musi Banyiasin ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Metode A BA TA TSA Dalam Pembelajaran Al Quran Studi Kasus di Rumah Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu Kabupaten Musi Banyiasin ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Metode A BA TA TSA Dalam Pembelajaran Al Quran Studi Kasus di Rumah Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu Kabupaten Musi Banyiasin ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40786-al-quran-taman-peserta-didik-buku-ajar</link>
	<guid isPermaLink="false">9357a8f1fd209c2a68a388c854bfb6a2</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 20:57:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ luluk ifadah ]]></category>
	<category><![CDATA[ abdul djamil ]]></category>
	<category><![CDATA[ jawa 52211wa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[52211wa,abdul,djamil,ifadah,jawa,luluk]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur'an, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan metode A BA TA TSA dengan mempertimbangkan aspek-aspek psikologis siswa. Selain itu, studi komparatif antara metode A BA TA TSA dengan metode pembelajaran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Metode A BA TA TSA Dalam Pembelajaran Al Quran (Studi Kasus di Rumah Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu Kabupaten Musi Banyiasin): Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur'an, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan metode A BA TA TSA dengan mempertimbangkan aspek-aspek psikologis siswa. Selain itu, studi komparatif antara metode A BA TA TSA dengan metode pembelajaran Al-Qur'an lainnya dapat dilakukan untuk mengidentifikasi keunggulan dan kelemahan masing-masing metode. Penelitian juga dapat mengeksplorasi strategi motivasi dan dukungan orang tua dalam proses pembelajaran Al-Qur'an, serta bagaimana lingkungan belajar yang kondusif dapat meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa.. Implementasi Metode A BA TA TSA Dalam Pembelajaran Al-QurAoan di Rumah Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin dapat disimpulkan sangat terencana.Mulai dari perencanaan pra pembelajaran, kemudian pelaksanaan dan evaluasi.Pelaksanaan pembelajaran Al-QurAoan dengan metode A BA TA TSA di Rumah Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu terlaksana dengan baik.Dapat dilihat dari pencapaian siswa yang telah mampu membaca Al QurAoan dengan baik dan benar.Melihat kepuasan wali siswa dapat menyimpulkan keberhasilan pelaksanaan pembelajaran metode ini.Evalusiyang selalu diadakan setiap bilan dengan konsep EBTA cukup menjadi acuan keberhasilan metode ini.Keberhasilan pembelajaran metode A BA TA TSA juga didasari oleh beberapa faktor pendukung, seperti sarana prasarana yang memadai, pendidik yang tersertifikasi langsung dari penulis buku metode A BA TA TSA, dan dokungan dari wali siswa.Selain terdapat faktor pendukung, sekolah juga memiliki tugas yang harus dibenahi, seperti faktor lingkungan yang kurang kondusif, dan peserta didik yang masih malas belajar Rumah Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu Kecamatan Musi Banyuasin, merupakan Lembaga Pendidikan di bawah naungan Yayasan At-Turost Al-Islamy dan merupakan cabang dari Islamic Centre Bin Baz yang ke-23, Rumah Tahfizh Daarus sunnah Sekayu lebih berfokus pada pengajaran membaca Al-QurAoan dengan metode A BA TA TSA yang ditulis oleh Ustad Bambang Abdullah yang berdomisili di Jakarta. Selama ini pengajaran membaca Al-QurAoan tidak menggunakan metode khusus sehingga kemampuan siswa masih belum efektif. untuk mengatasai hal tersebut maka pengajaran membaca Al QurAoan menggukan metode A BA TA TSA. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis terkait dengan implementasi pembelajaran... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/d/al-quran-taman-peserta-didik-buku-ajar-karakterist-thumb-a3535.webp" title="JURIS - Implementasi Metode A BA TA TSA Dalam Pembelajaran Al Quran (Studi Kasus di Rumah Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu Kabupaten Musi Banyiasin)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/al-quran-taman-peserta-didik-buku-ajar-karakterist-thumb-a3535.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/al-quran-taman-peserta-didik-buku-ajar-karakterist-thumb-a3535.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/al-quran-taman-peserta-didik-buku-ajar-karakterist-thumb-a3535.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Metode A BA TA TSA Dalam Pembelajaran Al Quran (Studi Kasus di Rumah Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu Kabupaten Musi Banyiasin)" alt="JURIS - Implementasi Metode A BA TA TSA Dalam Pembelajaran Al Quran (Studi Kasus di Rumah Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu Kabupaten Musi Banyiasin)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/d/al-quran-taman-peserta-didik-buku-ajar-karakterist-thumb-26e15.webp" title="JURIS - Implementasi Metode A BA TA TSA Dalam Pembelajaran Al Quran (Studi Kasus di Rumah Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu Kabupaten Musi Banyiasin)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/al-quran-taman-peserta-didik-buku-ajar-karakterist-thumb-26e15.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/al-quran-taman-peserta-didik-buku-ajar-karakterist-thumb-26e15.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/al-quran-taman-peserta-didik-buku-ajar-karakterist-thumb-26e15.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Metode A BA TA TSA Dalam Pembelajaran Al Quran (Studi Kasus di Rumah Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu Kabupaten Musi Banyiasin)" alt="JURIS - Implementasi Metode A BA TA TSA Dalam Pembelajaran Al Quran (Studi Kasus di Rumah Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu Kabupaten Musi Banyiasin)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/d/al-quran-taman-peserta-didik-buku-ajar-karakterist-thumb-11720.webp" title="JURIS - Implementasi Metode A BA TA TSA Dalam Pembelajaran Al Quran (Studi Kasus di Rumah Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu Kabupaten Musi Banyiasin)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/al-quran-taman-peserta-didik-buku-ajar-karakterist-thumb-11720.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/al-quran-taman-peserta-didik-buku-ajar-karakterist-thumb-11720.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/al-quran-taman-peserta-didik-buku-ajar-karakterist-thumb-11720.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Metode A BA TA TSA Dalam Pembelajaran Al Quran (Studi Kasus di Rumah Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu Kabupaten Musi Banyiasin)" alt="JURIS - Implementasi Metode A BA TA TSA Dalam Pembelajaran Al Quran (Studi Kasus di Rumah Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu Kabupaten Musi Banyiasin)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40786-al-quran-taman-peserta-didik-buku-ajar" title="JURIS - Implementasi Metode A BA TA TSA Dalam Pembelajaran Al Quran (Studi Kasus di Rumah Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu Kabupaten Musi Banyiasin)" target="_blank">Implementasi Metode A BA TA TSA Dalam Pembelajaran Al Quran (Studi Kasus di Rumah Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu Kabupaten Musi Banyiasin)</a>: Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur'an, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan metode A BA TA TSA dengan mempertimbangkan aspek-aspek psikologis siswa. Selain itu, studi komparatif antara metode A BA TA TSA dengan metode pembelajaran Al-Qur'an lainnya dapat dilakukan untuk mengidentifikasi keunggulan dan kelemahan masing-masing metode. Penelitian juga dapat mengeksplorasi strategi motivasi dan dukungan orang tua dalam proses pembelajaran Al-Qur'an, serta bagaimana lingkungan belajar yang kondusif dapat meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa..
<br>Implementasi Metode A BA TA TSA Dalam Pembelajaran Al-QurAoan di Rumah Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin dapat disimpulkan sangat terencana.Mulai dari perencanaan pra pembelajaran, kemudian pelaksanaan dan evaluasi.Pelaksanaan pembelajaran Al-QurAoan dengan metode A BA TA TSA di Rumah Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu terlaksana dengan baik.Dapat dilihat dari pencapaian siswa yang telah mampu membaca Al QurAoan dengan baik dan benar.Melihat kepuasan wali siswa dapat menyimpulkan keberhasilan pelaksanaan pembelajaran metode ini.Evalusiyang selalu diadakan setiap bilan dengan konsep EBTA cukup menjadi acuan keberhasilan metode ini.Keberhasilan pembelajaran metode A BA TA TSA juga didasari oleh beberapa faktor pendukung, seperti sarana prasarana yang memadai, pendidik yang tersertifikasi langsung dari penulis buku metode A BA TA TSA, dan dokungan dari wali siswa.Selain terdapat faktor pendukung, sekolah juga memiliki tugas yang harus dibenahi, seperti faktor lingkungan yang kurang kondusif, dan peserta didik yang masih malas belajar
<br>Rumah Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu Kecamatan Musi Banyuasin, merupakan Lembaga Pendidikan di bawah naungan Yayasan At-Turost Al-Islamy dan merupakan cabang dari Islamic Centre Bin Baz yang ke-23, Rumah Tahfizh Daarus sunnah Sekayu lebih berfokus pada pengajaran membaca Al-QurAoan dengan metode A BA TA TSA yang ditulis oleh Ustad Bambang Abdullah yang berdomisili di Jakarta. Selama ini pengajaran membaca Al-QurAoan tidak menggunakan metode khusus sehingga kemampuan siswa masih belum efektif. untuk mengatasai hal tersebut maka pengajaran membaca Al QurAoan menggukan metode A BA TA TSA. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis terkait dengan implementasi pembelajaran...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/d/al-quran-taman-peserta-didik-buku-ajar-karakterist-thumb-a3535.webp" type="image/webp" length="81662" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/al-quran-taman-peserta-didik-buku-ajar-karakterist-thumb-a3535.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/al-quran-taman-peserta-didik-buku-ajar-karakterist-thumb-26e15.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/al-quran-taman-peserta-didik-buku-ajar-karakterist-thumb-11720.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1622-staibrebes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8336-educativa-jurnal-pendidikan-agama-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Melayani Rakyat Memenuhi Hak Asasi Urgensi Imperatif Pemerintah Daerah dalam Pelayanan Informasi Publik Berbasis Hak Serving the People Fulfilling Human Rights The Urgency of Local Government Imp ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Melayani Rakyat Memenuhi Hak Asasi Urgensi Imperatif Pemerintah Daerah dalam Pelayanan Informasi Publik Berbasis Hak Serving the People Fulfilling Human Rights The Urgency of Local Government Imp ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Melayani Rakyat Memenuhi Hak Asasi Urgensi Imperatif Pemerintah Daerah dalam Pelayanan Informasi Publik Berbasis Hak Serving the People Fulfilling Human Rights The Urgency of Local Government Imp ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40806-publik-sistem-evaluasi-badan-masyarakat</link>
	<guid isPermaLink="false">1451e98a7171f48f05c82eb5348b1131</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 20:56:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kusnadi umar ]]></category>
	<category><![CDATA[ dewi sartika ]]></category>
	<category><![CDATA[ faculty law ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dewi,faculty,kusnadi,law,sartika,umar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana desain sistem pelayanan informasi publik yang inklusif bagi kelompok marginal, seperti masyarakat adat atau penyandang disabilitas, agar akses terhadap informasi tidak hanya tersedia secara digital tetapi juga dalam bentuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Melayani Rakyat, Memenuhi Hak Asasi: Urgensi Imperatif Pemerintah Daerah dalam Pelayanan Informasi Publik Berbasis Hak: Serving the People, Fulfilling Human Rights: The Urgency of Local Government Imp: Pertama, perlu diteliti bagaimana desain sistem pelayanan informasi publik yang inklusif bagi kelompok marginal, seperti masyarakat adat atau penyandang disabilitas, agar akses terhadap informasi tidak hanya tersedia secara digital tetapi juga dalam bentuk luring yang sesuai dengan konteks lokal mereka. Kedua, perlu dikaji efektivitas kepemimpinan kepala daerah dalam mendorong perubahan kultur birokrasi dari yang tertutup menjadi terbuka, termasuk bagaimana transparansi dapat menjadi alat perlindungan bagi aparatur dari tuduhan penyalahgunaan wewenang. Ketiga, penting untuk mempelajari integrasi prinsip hak asasi manusia dalam sistem evaluasi kinerja badan publik daerah, sehingga keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan tolok ukur utama dalam tata kelola pemerintahan yang bertanggung jawab dan berkeadilan.. Pelayanan informasi publik merupakan mandat konstitusional yang imperatif bagi pemerintah daerah dan tidak boleh dieksekusi sebagai rutinitas prosedural semata.Pemerintah daerah harus bertransformasi dari pemilik informasi menjadi pelayan hak dasar yang menjamin informasi publik memiliki validitas dan integritas, aksesibilitas inklusif, serta relevansi sosial.Dengan pendekatan berbasis hak asasi manusia, pelayanan informasi publik dapat mewujudkan transparansi, akuntabilitas, partisipasi publik, serta menegakkan harkat dan martabat manusia di tingkat lokal Melalui mandat Pasal 18 dan Pasal 28I Ayat (4) UUD 1945, pemerintah daerah memikul tanggung jawab sebagai pemangku kewajiban dalam pemenuhan hak atas informasi. Hak ini diwujudkan, antara lain, melalui pelayanan informasi publik. Namun, implementasinya saat ini masih terjebak dalam formalitas prosedural administratif dan menghadapi berbagai kendala sistemis. Artikel ini mengulas urgensi pergeseran paradigma pelayanan informasi publik menjadi berbasis hak (rights-based), di mana informasi tidak sekedar disediakan dan publik tidak sekedar dilayani, tetapi harus memenuhi aspek validitas dan integritas, aksesibilitas inklusif, dan relevansi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/6/publik-sistem-evaluasi-badan-masyarakat-adat-hak-p-thumb-2a288.webp" title="JURIS - Melayani Rakyat, Memenuhi Hak Asasi: Urgensi Imperatif Pemerintah Daerah dalam Pelayanan Informasi Publik Berbasis Hak: Serving the People, Fulfilling Human Rights: The Urgency of Local Government Imp" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/publik-sistem-evaluasi-badan-masyarakat-adat-hak-p-thumb-2a288.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/publik-sistem-evaluasi-badan-masyarakat-adat-hak-p-thumb-2a288.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/publik-sistem-evaluasi-badan-masyarakat-adat-hak-p-thumb-2a288.webp 1x" title="JURIS - Melayani Rakyat, Memenuhi Hak Asasi: Urgensi Imperatif Pemerintah Daerah dalam Pelayanan Informasi Publik Berbasis Hak: Serving the People, Fulfilling Human Rights: The Urgency of Local Government Imp" alt="JURIS - Melayani Rakyat, Memenuhi Hak Asasi: Urgensi Imperatif Pemerintah Daerah dalam Pelayanan Informasi Publik Berbasis Hak: Serving the People, Fulfilling Human Rights: The Urgency of Local Government Imp" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/6/publik-sistem-evaluasi-badan-masyarakat-adat-hak-p-thumb-cf208.webp" title="JURIS - Melayani Rakyat, Memenuhi Hak Asasi: Urgensi Imperatif Pemerintah Daerah dalam Pelayanan Informasi Publik Berbasis Hak: Serving the People, Fulfilling Human Rights: The Urgency of Local Government Imp" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/publik-sistem-evaluasi-badan-masyarakat-adat-hak-p-thumb-cf208.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/publik-sistem-evaluasi-badan-masyarakat-adat-hak-p-thumb-cf208.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/publik-sistem-evaluasi-badan-masyarakat-adat-hak-p-thumb-cf208.webp 1x" title="JURIS - Melayani Rakyat, Memenuhi Hak Asasi: Urgensi Imperatif Pemerintah Daerah dalam Pelayanan Informasi Publik Berbasis Hak: Serving the People, Fulfilling Human Rights: The Urgency of Local Government Imp" alt="JURIS - Melayani Rakyat, Memenuhi Hak Asasi: Urgensi Imperatif Pemerintah Daerah dalam Pelayanan Informasi Publik Berbasis Hak: Serving the People, Fulfilling Human Rights: The Urgency of Local Government Imp" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/6/publik-sistem-evaluasi-badan-masyarakat-adat-hak-p-thumb-4b6ff.webp" title="JURIS - Melayani Rakyat, Memenuhi Hak Asasi: Urgensi Imperatif Pemerintah Daerah dalam Pelayanan Informasi Publik Berbasis Hak: Serving the People, Fulfilling Human Rights: The Urgency of Local Government Imp" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/publik-sistem-evaluasi-badan-masyarakat-adat-hak-p-thumb-4b6ff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/publik-sistem-evaluasi-badan-masyarakat-adat-hak-p-thumb-4b6ff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/publik-sistem-evaluasi-badan-masyarakat-adat-hak-p-thumb-4b6ff.webp 1x" title="JURIS - Melayani Rakyat, Memenuhi Hak Asasi: Urgensi Imperatif Pemerintah Daerah dalam Pelayanan Informasi Publik Berbasis Hak: Serving the People, Fulfilling Human Rights: The Urgency of Local Government Imp" alt="JURIS - Melayani Rakyat, Memenuhi Hak Asasi: Urgensi Imperatif Pemerintah Daerah dalam Pelayanan Informasi Publik Berbasis Hak: Serving the People, Fulfilling Human Rights: The Urgency of Local Government Imp" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40806-publik-sistem-evaluasi-badan-masyarakat" title="JURIS - Melayani Rakyat, Memenuhi Hak Asasi: Urgensi Imperatif Pemerintah Daerah dalam Pelayanan Informasi Publik Berbasis Hak: Serving the People, Fulfilling Human Rights: The Urgency of Local Government Imp" target="_blank">Melayani Rakyat, Memenuhi Hak Asasi: Urgensi Imperatif Pemerintah Daerah dalam Pelayanan Informasi Publik Berbasis Hak: Serving the People, Fulfilling Human Rights: The Urgency of Local Government Imp</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana desain sistem pelayanan informasi publik yang inklusif bagi kelompok marginal, seperti masyarakat adat atau penyandang disabilitas, agar akses terhadap informasi tidak hanya tersedia secara digital tetapi juga dalam bentuk luring yang sesuai dengan konteks lokal mereka. Kedua, perlu dikaji efektivitas kepemimpinan kepala daerah dalam mendorong perubahan kultur birokrasi dari yang tertutup menjadi terbuka, termasuk bagaimana transparansi dapat menjadi alat perlindungan bagi aparatur dari tuduhan penyalahgunaan wewenang. Ketiga, penting untuk mempelajari integrasi prinsip hak asasi manusia dalam sistem evaluasi kinerja badan publik daerah, sehingga keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan tolok ukur utama dalam tata kelola pemerintahan yang bertanggung jawab dan berkeadilan..
<br>Pelayanan informasi publik merupakan mandat konstitusional yang imperatif bagi pemerintah daerah dan tidak boleh dieksekusi sebagai rutinitas prosedural semata.Pemerintah daerah harus bertransformasi dari pemilik informasi menjadi pelayan hak dasar yang menjamin informasi publik memiliki validitas dan integritas, aksesibilitas inklusif, serta relevansi sosial.Dengan pendekatan berbasis hak asasi manusia, pelayanan informasi publik dapat mewujudkan transparansi, akuntabilitas, partisipasi publik, serta menegakkan harkat dan martabat manusia di tingkat lokal
<br>Melalui mandat Pasal 18 dan Pasal 28I Ayat (4) UUD 1945, pemerintah daerah memikul tanggung jawab sebagai pemangku kewajiban dalam pemenuhan hak atas informasi. Hak ini diwujudkan, antara lain, melalui pelayanan informasi publik. Namun, implementasinya saat ini masih terjebak dalam formalitas prosedural administratif dan menghadapi berbagai kendala sistemis. Artikel ini mengulas urgensi pergeseran paradigma pelayanan informasi publik menjadi berbasis hak (rights-based), di mana informasi tidak sekedar disediakan dan publik tidak sekedar dilayani, tetapi harus memenuhi aspek validitas dan integritas, aksesibilitas inklusif, dan relevansi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/6/publik-sistem-evaluasi-badan-masyarakat-adat-hak-p-thumb-2a288.webp" type="image/webp" length="99762" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/publik-sistem-evaluasi-badan-masyarakat-adat-hak-p-thumb-2a288.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/publik-sistem-evaluasi-badan-masyarakat-adat-hak-p-thumb-cf208.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/publik-sistem-evaluasi-badan-masyarakat-adat-hak-p-thumb-4b6ff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-251-untika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11747-jurnal-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pilihan Rasional Pengusaha Mikro di Sekitar Bontang Citimall ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pilihan Rasional Pengusaha Mikro di Sekitar Bontang Citimall ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pilihan Rasional Pengusaha Mikro di Sekitar Bontang Citimall ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40800-usaha-mikro-kerupuk-pelaku-ekonomi-bud</link>
	<guid isPermaLink="false">3caf9ab174d001aaf4edb5422bd06b41</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 20:53:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ copyright cc ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cc,copyright,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai dampak psikologis dari persaingan dengan pusat perbelanjaan modern terhadap pelaku usaha mikro, khususnya dalam hal ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pilihan Rasional Pengusaha Mikro di Sekitar Bontang Citimall: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai dampak psikologis dari persaingan dengan pusat perbelanjaan modern terhadap pelaku usaha mikro, khususnya dalam hal kepercayaan diri dan inovasi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pemberdayaan UMKM yang adaptif terhadap perubahan pasar, dengan melibatkan teknologi digital dan pelatihan keterampilan manajemen bisnis. Ketiga, penting untuk meneliti efektivitas program pemerintah dalam menjangkau dan memberikan dukungan kepada pelaku usaha mikro di wilayah perkotaan, serta mengidentifikasi hambatan-hambatan yang menghalangi partisipasi mereka. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dinamika usaha mikro di era modern, serta merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.. Kehadiran Bontang Citimall telah meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar, terutama bagi usaha mikro yang memanfaatkan mobilitas pengunjung dan karyawan mal.Motivasi menjadi pengusaha didorong oleh kombinasi faktor internal, seperti kebutuhan ekonomi, keinginan untuk kemandirian finansial, dan dorongan untuk produktif, serta faktor eksternal seperti lokasi strategis dan peluang pasar.Perubahan kondisi usaha meliputi peningkatan jumlah konsumen, keragaman konsumen, peningkatan perputaran, dan penambahan variasi produk sebagai bentuk adaptasi terhadap lingkungan ekonomi yang baru.Temuan ini mengindikasikan bahwa pembangunan pusat perbelanjaan modern dapat menjadi katalis pertumbuhan ekonomi lokal jika diimbangi dengan kebijakan pemberdayaan UMKM yang inklusif dan berkelanjutan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi kewirausahaan dan perubahan kondisi usaha mikro di sekitar Bontang Citimall, khususnya setelah pusat perbelanjaan tersebut beroperasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pemilik usaha mikro di Kelurahan Tanjung Laut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kewirausahaan didorong oleh kebutuhan ekonomi, keinginan untuk kemandirian, dan peluang pasar yang muncul dari mobilitas pengunjung mal yang tinggi. Kehadiran Bontang Citimall berdampak signifikan pada aspek ekonomi usaha mikro, termasuk peningkatan jumlah dan keragaman konsumen, perputaran penjualan yang lebih tinggi, dan perluasan kapasitas usaha. Meskipun perubahan sosial tidak terlihat dominan, penelitian ini menemukan perubahan dalam pola interaksi antar pelaku usaha,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/b/usaha-mikro-kerupuk-pelaku-ekonomi-budidaya-masyar-thumb-abf72.webp" title="JURIS - Analisis Pilihan Rasional Pengusaha Mikro di Sekitar Bontang Citimall" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/usaha-mikro-kerupuk-pelaku-ekonomi-budidaya-masyar-thumb-abf72.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/usaha-mikro-kerupuk-pelaku-ekonomi-budidaya-masyar-thumb-abf72.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/usaha-mikro-kerupuk-pelaku-ekonomi-budidaya-masyar-thumb-abf72.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pilihan Rasional Pengusaha Mikro di Sekitar Bontang Citimall" alt="JURIS - Analisis Pilihan Rasional Pengusaha Mikro di Sekitar Bontang Citimall" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/usaha-mikro-kerupuk-pelaku-ekonomi-budidaya-masyar-thumb-63dfa.webp" title="JURIS - Analisis Pilihan Rasional Pengusaha Mikro di Sekitar Bontang Citimall" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/usaha-mikro-kerupuk-pelaku-ekonomi-budidaya-masyar-thumb-63dfa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/usaha-mikro-kerupuk-pelaku-ekonomi-budidaya-masyar-thumb-63dfa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/usaha-mikro-kerupuk-pelaku-ekonomi-budidaya-masyar-thumb-63dfa.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pilihan Rasional Pengusaha Mikro di Sekitar Bontang Citimall" alt="JURIS - Analisis Pilihan Rasional Pengusaha Mikro di Sekitar Bontang Citimall" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/usaha-mikro-kerupuk-pelaku-ekonomi-budidaya-masyar-thumb-46f97.webp" title="JURIS - Analisis Pilihan Rasional Pengusaha Mikro di Sekitar Bontang Citimall" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/usaha-mikro-kerupuk-pelaku-ekonomi-budidaya-masyar-thumb-46f97.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/usaha-mikro-kerupuk-pelaku-ekonomi-budidaya-masyar-thumb-46f97.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/usaha-mikro-kerupuk-pelaku-ekonomi-budidaya-masyar-thumb-46f97.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pilihan Rasional Pengusaha Mikro di Sekitar Bontang Citimall" alt="JURIS - Analisis Pilihan Rasional Pengusaha Mikro di Sekitar Bontang Citimall" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40800-usaha-mikro-kerupuk-pelaku-ekonomi-bud" title="JURIS - Analisis Pilihan Rasional Pengusaha Mikro di Sekitar Bontang Citimall" target="_blank">Analisis Pilihan Rasional Pengusaha Mikro di Sekitar Bontang Citimall</a>: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai dampak psikologis dari persaingan dengan pusat perbelanjaan modern terhadap pelaku usaha mikro, khususnya dalam hal kepercayaan diri dan inovasi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pemberdayaan UMKM yang adaptif terhadap perubahan pasar, dengan melibatkan teknologi digital dan pelatihan keterampilan manajemen bisnis. Ketiga, penting untuk meneliti efektivitas program pemerintah dalam menjangkau dan memberikan dukungan kepada pelaku usaha mikro di wilayah perkotaan, serta mengidentifikasi hambatan-hambatan yang menghalangi partisipasi mereka. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dinamika usaha mikro di era modern, serta merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat..
<br>Kehadiran Bontang Citimall telah meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar, terutama bagi usaha mikro yang memanfaatkan mobilitas pengunjung dan karyawan mal.Motivasi menjadi pengusaha didorong oleh kombinasi faktor internal, seperti kebutuhan ekonomi, keinginan untuk kemandirian finansial, dan dorongan untuk produktif, serta faktor eksternal seperti lokasi strategis dan peluang pasar.Perubahan kondisi usaha meliputi peningkatan jumlah konsumen, keragaman konsumen, peningkatan perputaran, dan penambahan variasi produk sebagai bentuk adaptasi terhadap lingkungan ekonomi yang baru.Temuan ini mengindikasikan bahwa pembangunan pusat perbelanjaan modern dapat menjadi katalis pertumbuhan ekonomi lokal jika diimbangi dengan kebijakan pemberdayaan UMKM yang inklusif dan berkelanjutan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi kewirausahaan dan perubahan kondisi usaha mikro di sekitar Bontang Citimall, khususnya setelah pusat perbelanjaan tersebut beroperasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pemilik usaha mikro di Kelurahan Tanjung Laut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kewirausahaan didorong oleh kebutuhan ekonomi, keinginan untuk kemandirian, dan peluang pasar yang muncul dari mobilitas pengunjung mal yang tinggi. Kehadiran Bontang Citimall berdampak signifikan pada aspek ekonomi usaha mikro, termasuk peningkatan jumlah dan keragaman konsumen, perputaran penjualan yang lebih tinggi, dan perluasan kapasitas usaha. Meskipun perubahan sosial tidak terlihat dominan, penelitian ini menemukan perubahan dalam pola interaksi antar pelaku usaha,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/b/usaha-mikro-kerupuk-pelaku-ekonomi-budidaya-masyar-thumb-63dfa.webp" type="image/webp" length="114490" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/usaha-mikro-kerupuk-pelaku-ekonomi-budidaya-masyar-thumb-abf72.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/usaha-mikro-kerupuk-pelaku-ekonomi-budidaya-masyar-thumb-63dfa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/usaha-mikro-kerupuk-pelaku-ekonomi-budidaya-masyar-thumb-46f97.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1249-fisip-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15176-progress-social-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kecemasan akan Kepuasan Pernikahan Istri istri Pelaut ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kecemasan akan Kepuasan Pernikahan Istri istri Pelaut ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kecemasan akan Kepuasan Pernikahan Istri istri Pelaut ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40793-kecemasan-kepuasan-pernikahan-istri-pelaut-w</link>
	<guid isPermaLink="false">4c85a559ec68e3313dff139c797a8985</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 20:42:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ istri pelaut ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,istri,page,pelaut]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat diberikan beberapa saran, antara lain: 1. Bagi istri-istri pelaut: - Kepuasan pernikahan didapatkan dari hubungan interaksi antara anak dan orang tua, - Komunikasi anak dan ibu, - Komunikasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kecemasan akan Kepuasan Pernikahan Istri-istri Pelaut: Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat diberikan beberapa saran, antara lain: 1. Bagi istri-istri pelaut: - Kepuasan pernikahan didapatkan dari hubungan interaksi antara anak dan orang tua, - Komunikasi anak dan ibu, - Komunikasi antar anak dan suami, - Sikap rasa saling percaya dan keterbukaan antar pasangan satu dengan yang lainnya semakin intensif. 2. Bagi Peneliti lain, pengembangan ilmu yang memungkinkan untuk lebih ditambah indikator-indikator yang terkait dengan kecemasan, misalnya: - Faktor-faktor spiritual, - Aspek-aspek klinis, - Kognisi, konasi dan afeksi.. Hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan maka dapat diambil kesimpulan untuk tujuan penelitian.Berdasarkan hasil yang didapat bahwa kecemasan akan kepuasan istri-istri pelaut tidak memiliki hubungan yang signifikan, karena data korelasi -0,019 lebih kecil dengan taraf signifikansi 5% Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kecemasan akan kepuasan pernikahan pada istri-istri pelaut. Kecemasan adalah sebagai bentuk simptom atau gejala yang muncul, kecemasan yang timbul bisa berupa kecemasan fisik maupun kecemasan Psikis. Pelaut merupakan suatu pekerjaan yang dikhususkan bagi orang-orang yang bekerja, berlayar bahkan berkehidupan dilaut. Subyek penelitian ini adalah istri-istri pelaut yang berjumlah 43 subyek yang terdiri dari 29 subyek yang tinggal di Flat armada timur Surabaya dan 14 subyek yang terdapat di luar Flat, yang mana masing-masing subyek tersebut berstatus istri anggota, perwira dan pelaut (Swasta). Hasil... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/6/kecemasan-kepuasan-pernikahan-istri-istri-pelaut-p-thumb-c1c8e.webp" title="JURIS - Kecemasan akan Kepuasan Pernikahan Istri-istri Pelaut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/kecemasan-kepuasan-pernikahan-istri-istri-pelaut-p-thumb-c1c8e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/kecemasan-kepuasan-pernikahan-istri-istri-pelaut-p-thumb-c1c8e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/kecemasan-kepuasan-pernikahan-istri-istri-pelaut-p-thumb-c1c8e.webp 1x" title="JURIS - Kecemasan akan Kepuasan Pernikahan Istri-istri Pelaut" alt="JURIS - Kecemasan akan Kepuasan Pernikahan Istri-istri Pelaut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/kecemasan-kepuasan-pernikahan-istri-istri-pelaut-p-thumb-2bc12.webp" title="JURIS - Kecemasan akan Kepuasan Pernikahan Istri-istri Pelaut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/kecemasan-kepuasan-pernikahan-istri-istri-pelaut-p-thumb-2bc12.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/kecemasan-kepuasan-pernikahan-istri-istri-pelaut-p-thumb-2bc12.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/kecemasan-kepuasan-pernikahan-istri-istri-pelaut-p-thumb-2bc12.webp 1x" title="JURIS - Kecemasan akan Kepuasan Pernikahan Istri-istri Pelaut" alt="JURIS - Kecemasan akan Kepuasan Pernikahan Istri-istri Pelaut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/kecemasan-kepuasan-pernikahan-istri-istri-pelaut-p-thumb-1075e.webp" title="JURIS - Kecemasan akan Kepuasan Pernikahan Istri-istri Pelaut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/kecemasan-kepuasan-pernikahan-istri-istri-pelaut-p-thumb-1075e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/kecemasan-kepuasan-pernikahan-istri-istri-pelaut-p-thumb-1075e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/kecemasan-kepuasan-pernikahan-istri-istri-pelaut-p-thumb-1075e.webp 1x" title="JURIS - Kecemasan akan Kepuasan Pernikahan Istri-istri Pelaut" alt="JURIS - Kecemasan akan Kepuasan Pernikahan Istri-istri Pelaut" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40793-kecemasan-kepuasan-pernikahan-istri-pelaut-w" title="JURIS - Kecemasan akan Kepuasan Pernikahan Istri-istri Pelaut" target="_blank">Kecemasan akan Kepuasan Pernikahan Istri-istri Pelaut</a>: Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat diberikan beberapa saran, antara lain: 1. Bagi istri-istri pelaut: - Kepuasan pernikahan didapatkan dari hubungan interaksi antara anak dan orang tua, - Komunikasi anak dan ibu, - Komunikasi antar anak dan suami, - Sikap rasa saling percaya dan keterbukaan antar pasangan satu dengan yang lainnya semakin intensif. 2. Bagi Peneliti lain, pengembangan ilmu yang memungkinkan untuk lebih ditambah indikator-indikator yang terkait dengan kecemasan, misalnya: - Faktor-faktor spiritual, - Aspek-aspek klinis, - Kognisi, konasi dan afeksi..
<br>Hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan maka dapat diambil kesimpulan untuk tujuan penelitian.Berdasarkan hasil yang didapat bahwa kecemasan akan kepuasan istri-istri pelaut tidak memiliki hubungan yang signifikan, karena data korelasi -0,019 lebih kecil dengan taraf signifikansi 5%
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kecemasan akan kepuasan pernikahan pada istri-istri pelaut. Kecemasan adalah sebagai bentuk simptom atau gejala yang muncul, kecemasan yang timbul bisa berupa kecemasan fisik maupun kecemasan Psikis. Pelaut merupakan suatu pekerjaan yang dikhususkan bagi orang-orang yang bekerja, berlayar bahkan berkehidupan dilaut. Subyek penelitian ini adalah istri-istri pelaut yang berjumlah 43 subyek yang terdiri dari 29 subyek yang tinggal di Flat armada timur Surabaya dan 14 subyek yang terdapat di luar Flat, yang mana masing-masing subyek tersebut berstatus istri anggota, perwira dan pelaut (Swasta). Hasil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/6/kecemasan-kepuasan-pernikahan-istri-istri-pelaut-p-thumb-2bc12.webp" type="image/webp" length="90838" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/kecemasan-kepuasan-pernikahan-istri-istri-pelaut-p-thumb-c1c8e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/kecemasan-kepuasan-pernikahan-istri-istri-pelaut-p-thumb-2bc12.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/kecemasan-kepuasan-pernikahan-istri-istri-pelaut-p-thumb-1075e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-609-unijoyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15285-personifikasi-jurnal-ilmu-psikologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pembuktian Tanda Tangan Digital Dalam Sengketa Perdata Di Era Digitalisasi Verification of Digital Signatures in Civil Disputes in the Digital Age ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pembuktian Tanda Tangan Digital Dalam Sengketa Perdata Di Era Digitalisasi Verification of Digital Signatures in Civil Disputes in the Digital Age ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pembuktian Tanda Tangan Digital Dalam Sengketa Perdata Di Era Digitalisasi Verification of Digital Signatures in Civil Disputes in the Digital Age ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40805-alternatif-alat-bukti-tanda-tangan-perw</link>
	<guid isPermaLink="false">039a3fd4524b44e794596c8137a27bdc</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 20:37:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kusnadi umar ]]></category>
	<category><![CDATA[ dewi sartika ]]></category>
	<category><![CDATA[ faculty law ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dewi,faculty,kusnadi,law,sartika,umar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kepastian hukum dan perlindungan hukum dalam sengketa perdata di era digital, diperlukan penguatan regulasi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang hukum dan teknologi informasi. Selain itu, penyesuaian hukum acara perdata ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pembuktian Tanda Tangan Digital Dalam Sengketa Perdata Di Era Digitalisasi: Verification of Digital Signatures in Civil Disputes in the Digital Age: Untuk meningkatkan kepastian hukum dan perlindungan hukum dalam sengketa perdata di era digital, diperlukan penguatan regulasi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang hukum dan teknologi informasi. Selain itu, penyesuaian hukum acara perdata juga menjadi kunci dalam menjamin kepastian hukum dan perlindungan hukum para pihak. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan sistem pembuktian tanda tangan digital yang lebih andal dan terintegrasi dengan sistem hukum acara perdata, serta mengkaji lebih lanjut tantangan dan peluang dalam penerapan tanda tangan digital dalam praktik peradilan perdata.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan pembuktian perdata Indonesia pada dasarnya masih berpedoman pada ketentuan Pasal 1866 KUH Perdata yang mengenal lima alat bukti, yaitu bukti tertulis, saksi, praduga, pengakuan, dan sumpah.Namun, dengan berlakunya Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), terjadi perluasan makna alat bukti yang sah, di mana informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik beserta hasil cetaknya diakui memiliki kekuatan hukum sebagai alat bukti.Tanda tangan digital, sebagai bagian dari dokumen elektronik, memiliki kekuatan hukum yang sah sepanjang memenuhi persyaratan sebagaimana ditentukan dalam Pasal 11 UU ITE dan peraturan pelaksananya.Dalam konteks pembuktian sengketa, pembuktian tanda tangan digital dilakukan melalui tahapan pengumpulan bukti, verifikasi dan validasi, serta penyampaian bukti di pengadilan, dengan menitikberatkan pada keaslian, keutuhan, identitas penanda tangan, dan keandalan sistem elektronik yang digunakan.Tanda tangan digital dinyatakan sah sebagai alat bukti dalam hukum acara perdata Indonesia karena termasuk dalam kategori alat bukti elektronik yang diakui oleh Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.Dengan terpenuhinya ketentuan formil dan materiil sebagaimana diatur dalam peraturan tersebut, tanda tangan digital dapat digunakan sebagai dasar pembuktian di persidangan perdata dan memiliki nilai pembuktian yang setara dengan alat bukti tertulis lainnya, sehingga memberikan kepastian hukum dalam penyelesaian sengketa perdata Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan signifikan dalam praktik pembuktian hukum perdata, khususnya terkait penggunaan tanda tangan digital dalam transaksi elektronik. Tanda tangan digital semakin banyak digunakan sebagai sarana autentikasi dan persetujuan dalam perjanjian elektronik, namun masih menimbulkan permasalahan hukum terkait kekuatan pembuktiannya dalam sengketa perdata. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kekuatan pembuktian tanda tangan digital serta menganalisis pengaturan hukumnya dalam sistem hukum Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/f/alternatif-alat-bukti-tanda-tangan-perwira-tantang-thumb-782a7.webp" title="JURIS - Pembuktian Tanda Tangan Digital Dalam Sengketa Perdata  Di Era Digitalisasi: Verification of Digital Signatures in Civil Disputes in the Digital Age" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/alternatif-alat-bukti-tanda-tangan-perwira-tantang-thumb-782a7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/alternatif-alat-bukti-tanda-tangan-perwira-tantang-thumb-782a7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/alternatif-alat-bukti-tanda-tangan-perwira-tantang-thumb-782a7.webp 1x" title="JURIS - Pembuktian Tanda Tangan Digital Dalam Sengketa Perdata  Di Era Digitalisasi: Verification of Digital Signatures in Civil Disputes in the Digital Age" alt="JURIS - Pembuktian Tanda Tangan Digital Dalam Sengketa Perdata  Di Era Digitalisasi: Verification of Digital Signatures in Civil Disputes in the Digital Age" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/f/alternatif-alat-bukti-tanda-tangan-perwira-tantang-thumb-f4b06.webp" title="JURIS - Pembuktian Tanda Tangan Digital Dalam Sengketa Perdata  Di Era Digitalisasi: Verification of Digital Signatures in Civil Disputes in the Digital Age" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/alternatif-alat-bukti-tanda-tangan-perwira-tantang-thumb-f4b06.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/alternatif-alat-bukti-tanda-tangan-perwira-tantang-thumb-f4b06.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/alternatif-alat-bukti-tanda-tangan-perwira-tantang-thumb-f4b06.webp 1x" title="JURIS - Pembuktian Tanda Tangan Digital Dalam Sengketa Perdata  Di Era Digitalisasi: Verification of Digital Signatures in Civil Disputes in the Digital Age" alt="JURIS - Pembuktian Tanda Tangan Digital Dalam Sengketa Perdata  Di Era Digitalisasi: Verification of Digital Signatures in Civil Disputes in the Digital Age" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/f/alternatif-alat-bukti-tanda-tangan-perwira-tantang-thumb-7d12b.webp" title="JURIS - Pembuktian Tanda Tangan Digital Dalam Sengketa Perdata  Di Era Digitalisasi: Verification of Digital Signatures in Civil Disputes in the Digital Age" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/alternatif-alat-bukti-tanda-tangan-perwira-tantang-thumb-7d12b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/alternatif-alat-bukti-tanda-tangan-perwira-tantang-thumb-7d12b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/alternatif-alat-bukti-tanda-tangan-perwira-tantang-thumb-7d12b.webp 1x" title="JURIS - Pembuktian Tanda Tangan Digital Dalam Sengketa Perdata  Di Era Digitalisasi: Verification of Digital Signatures in Civil Disputes in the Digital Age" alt="JURIS - Pembuktian Tanda Tangan Digital Dalam Sengketa Perdata  Di Era Digitalisasi: Verification of Digital Signatures in Civil Disputes in the Digital Age" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40805-alternatif-alat-bukti-tanda-tangan-perw" title="JURIS - Pembuktian Tanda Tangan Digital Dalam Sengketa Perdata  Di Era Digitalisasi: Verification of Digital Signatures in Civil Disputes in the Digital Age" target="_blank">Pembuktian Tanda Tangan Digital Dalam Sengketa Perdata  Di Era Digitalisasi: Verification of Digital Signatures in Civil Disputes in the Digital Age</a>: Untuk meningkatkan kepastian hukum dan perlindungan hukum dalam sengketa perdata di era digital, diperlukan penguatan regulasi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang hukum dan teknologi informasi. Selain itu, penyesuaian hukum acara perdata juga menjadi kunci dalam menjamin kepastian hukum dan perlindungan hukum para pihak. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan sistem pembuktian tanda tangan digital yang lebih andal dan terintegrasi dengan sistem hukum acara perdata, serta mengkaji lebih lanjut tantangan dan peluang dalam penerapan tanda tangan digital dalam praktik peradilan perdata..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan pembuktian perdata Indonesia pada dasarnya masih berpedoman pada ketentuan Pasal 1866 KUH Perdata yang mengenal lima alat bukti, yaitu bukti tertulis, saksi, praduga, pengakuan, dan sumpah.Namun, dengan berlakunya Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), terjadi perluasan makna alat bukti yang sah, di mana informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik beserta hasil cetaknya diakui memiliki kekuatan hukum sebagai alat bukti.Tanda tangan digital, sebagai bagian dari dokumen elektronik, memiliki kekuatan hukum yang sah sepanjang memenuhi persyaratan sebagaimana ditentukan dalam Pasal 11 UU ITE dan peraturan pelaksananya.Dalam konteks pembuktian sengketa, pembuktian tanda tangan digital dilakukan melalui tahapan pengumpulan bukti, verifikasi dan validasi, serta penyampaian bukti di pengadilan, dengan menitikberatkan pada keaslian, keutuhan, identitas penanda tangan, dan keandalan sistem elektronik yang digunakan.Tanda tangan digital dinyatakan sah sebagai alat bukti dalam hukum acara perdata Indonesia karena termasuk dalam kategori alat bukti elektronik yang diakui oleh Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.Dengan terpenuhinya ketentuan formil dan materiil sebagaimana diatur dalam peraturan tersebut, tanda tangan digital dapat digunakan sebagai dasar pembuktian di persidangan perdata dan memiliki nilai pembuktian yang setara dengan alat bukti tertulis lainnya, sehingga memberikan kepastian hukum dalam penyelesaian sengketa perdata
<br>Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan signifikan dalam praktik pembuktian hukum perdata, khususnya terkait penggunaan tanda tangan digital dalam transaksi elektronik. Tanda tangan digital semakin banyak digunakan sebagai sarana autentikasi dan persetujuan dalam perjanjian elektronik, namun masih menimbulkan permasalahan hukum terkait kekuatan pembuktiannya dalam sengketa perdata. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kekuatan pembuktian tanda tangan digital serta menganalisis pengaturan hukumnya dalam sistem hukum Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/f/alternatif-alat-bukti-tanda-tangan-perwira-tantang-thumb-7d12b.webp" type="image/webp" length="81400" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/alternatif-alat-bukti-tanda-tangan-perwira-tantang-thumb-782a7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/alternatif-alat-bukti-tanda-tangan-perwira-tantang-thumb-f4b06.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/alternatif-alat-bukti-tanda-tangan-perwira-tantang-thumb-7d12b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-251-untika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11747-jurnal-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementation of Character Development for Boarding School Students Based on the Book Al AkhlAq Lil Bann at the Darul Azhar Modern Islamic Boarding School in Southeast Aceh ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementation of Character Development for Boarding School Students Based on the Book Al AkhlAq Lil Bann at the Darul Azhar Modern Islamic Boarding School in Southeast Aceh ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementation of Character Development for Boarding School Students Based on the Book Al AkhlAq Lil Bann at the Darul Azhar Modern Islamic Boarding School in Southeast Aceh ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40801-nilai-moral-karakter-siswa-unggul</link>
	<guid isPermaLink="false">71808262ad8b19bddaff1dc9f99ab83a</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 20:27:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ syamsu nahar ]]></category>
	<category><![CDATA[ q lil ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[lil,nahar,q,syamsu]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi longitudinal untuk mengamati perkembangan karakter siswa selama beberapa tahun, sehingga dapat diketahui apakah perubahan perilaku yang terjadi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementation of Character Development for Boarding School Students Based on the Book Al-AkhlAq Lil-Bann at the Darul Azhar Modern Islamic Boarding School in Southeast Aceh: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi longitudinal untuk mengamati perkembangan karakter siswa selama beberapa tahun, sehingga dapat diketahui apakah perubahan perilaku yang terjadi bersifat jangka panjang atau hanya sementara. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model refleksi diri yang lebih efektif, yang dapat membantu siswa menginternalisasi nilai-nilai moral secara lebih mendalam. Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana pengaruh lingkungan digital terhadap pembentukan karakter siswa, serta bagaimana pondok pesantren dapat beradaptasi dengan perubahan ini untuk tetap relevan dalam membimbing siswa.. Penelitian ini menunjukkan bahwa kitab Al-AkhlAq Lil-Bann menyajikan kerangka kerja yang komprehensif untuk pendidikan karakter, mengintegrasikan pengetahuan, emosi, dan tindakan.Implementasi di Pondok Pesantren Modern Darul Azhar melibatkan instruksi formal, habituasi, dan kontrol sosial, namun habituasi cenderung mendominasi, sehingga pembentukan karakter lebih didasarkan pada kebiasaan daripada keyakinan yang mendalam.Untuk meningkatkan efektivitas pendidikan karakter, diperlukan refleksi yang lebih terstruktur, pengurangan ketergantungan pada kontrol eksternal, dan strategi yang membantu siswa membawa komitmen moral mereka ke dalam berbagai lingkungan Penelitian ini mengkaji pendidikan karakter moral, berdasarkan kitab Al-AkhlAq Lil-Bann, di Pondok Pesantren Modern Darul Azhar, berfokus pada kerangka pedagogisnya, implementasi sehari-hari, dan faktor-faktor yang membentuk keberhasilannya. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumen, penelitian ini menemukan bahwa kitab tersebut menyajikan kerangka kerja terstruktur yang mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, dan konatif dalam hierarki yang mencakup hubungan vertikal (dengan Allah) dan horizontal (dengan sesama). Bahasa yang sederhana, contoh konkret, dan scaffolding bertahap sesuai dengan perkembangan remaja dan penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-moral-karakter-siswa-unggul-masyarakat-imple-thumb-a50ac.webp" title="JURIS - Implementation of Character Development for Boarding School Students Based on the Book Al-AkhlAq Lil-Bann at the Darul Azhar Modern Islamic Boarding School in Southeast Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-moral-karakter-siswa-unggul-masyarakat-imple-thumb-a50ac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-moral-karakter-siswa-unggul-masyarakat-imple-thumb-a50ac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-moral-karakter-siswa-unggul-masyarakat-imple-thumb-a50ac.webp 1x" title="JURIS - Implementation of Character Development for Boarding School Students Based on the Book Al-AkhlAq Lil-Bann at the Darul Azhar Modern Islamic Boarding School in Southeast Aceh" alt="JURIS - Implementation of Character Development for Boarding School Students Based on the Book Al-AkhlAq Lil-Bann at the Darul Azhar Modern Islamic Boarding School in Southeast Aceh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-moral-karakter-siswa-unggul-masyarakat-imple-thumb-edf8e.webp" title="JURIS - Implementation of Character Development for Boarding School Students Based on the Book Al-AkhlAq Lil-Bann at the Darul Azhar Modern Islamic Boarding School in Southeast Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-moral-karakter-siswa-unggul-masyarakat-imple-thumb-edf8e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-moral-karakter-siswa-unggul-masyarakat-imple-thumb-edf8e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-moral-karakter-siswa-unggul-masyarakat-imple-thumb-edf8e.webp 1x" title="JURIS - Implementation of Character Development for Boarding School Students Based on the Book Al-AkhlAq Lil-Bann at the Darul Azhar Modern Islamic Boarding School in Southeast Aceh" alt="JURIS - Implementation of Character Development for Boarding School Students Based on the Book Al-AkhlAq Lil-Bann at the Darul Azhar Modern Islamic Boarding School in Southeast Aceh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-moral-karakter-siswa-unggul-masyarakat-imple-thumb-e85c2.webp" title="JURIS - Implementation of Character Development for Boarding School Students Based on the Book Al-AkhlAq Lil-Bann at the Darul Azhar Modern Islamic Boarding School in Southeast Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-moral-karakter-siswa-unggul-masyarakat-imple-thumb-e85c2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-moral-karakter-siswa-unggul-masyarakat-imple-thumb-e85c2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-moral-karakter-siswa-unggul-masyarakat-imple-thumb-e85c2.webp 1x" title="JURIS - Implementation of Character Development for Boarding School Students Based on the Book Al-AkhlAq Lil-Bann at the Darul Azhar Modern Islamic Boarding School in Southeast Aceh" alt="JURIS - Implementation of Character Development for Boarding School Students Based on the Book Al-AkhlAq Lil-Bann at the Darul Azhar Modern Islamic Boarding School in Southeast Aceh" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40801-nilai-moral-karakter-siswa-unggul" title="JURIS - Implementation of Character Development for Boarding School Students Based on the Book Al-AkhlAq Lil-Bann at the Darul Azhar Modern Islamic Boarding School in Southeast Aceh" target="_blank">Implementation of Character Development for Boarding School Students Based on the Book Al-AkhlAq Lil-Bann at the Darul Azhar Modern Islamic Boarding School in Southeast Aceh</a>: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi longitudinal untuk mengamati perkembangan karakter siswa selama beberapa tahun, sehingga dapat diketahui apakah perubahan perilaku yang terjadi bersifat jangka panjang atau hanya sementara. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model refleksi diri yang lebih efektif, yang dapat membantu siswa menginternalisasi nilai-nilai moral secara lebih mendalam. Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana pengaruh lingkungan digital terhadap pembentukan karakter siswa, serta bagaimana pondok pesantren dapat beradaptasi dengan perubahan ini untuk tetap relevan dalam membimbing siswa..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa kitab Al-AkhlAq Lil-Bann menyajikan kerangka kerja yang komprehensif untuk pendidikan karakter, mengintegrasikan pengetahuan, emosi, dan tindakan.Implementasi di Pondok Pesantren Modern Darul Azhar melibatkan instruksi formal, habituasi, dan kontrol sosial, namun habituasi cenderung mendominasi, sehingga pembentukan karakter lebih didasarkan pada kebiasaan daripada keyakinan yang mendalam.Untuk meningkatkan efektivitas pendidikan karakter, diperlukan refleksi yang lebih terstruktur, pengurangan ketergantungan pada kontrol eksternal, dan strategi yang membantu siswa membawa komitmen moral mereka ke dalam berbagai lingkungan
<br>Penelitian ini mengkaji pendidikan karakter moral, berdasarkan kitab Al-AkhlAq Lil-Bann, di Pondok Pesantren Modern Darul Azhar, berfokus pada kerangka pedagogisnya, implementasi sehari-hari, dan faktor-faktor yang membentuk keberhasilannya. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumen, penelitian ini menemukan bahwa kitab tersebut menyajikan kerangka kerja terstruktur yang mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, dan konatif dalam hierarki yang mencakup hubungan vertikal (dengan Allah) dan horizontal (dengan sesama). Bahasa yang sederhana, contoh konkret, dan scaffolding bertahap sesuai dengan perkembangan remaja dan penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-moral-karakter-siswa-unggul-masyarakat-imple-thumb-e85c2.webp" type="image/webp" length="78124" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-moral-karakter-siswa-unggul-masyarakat-imple-thumb-a50ac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-moral-karakter-siswa-unggul-masyarakat-imple-thumb-edf8e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-moral-karakter-siswa-unggul-masyarakat-imple-thumb-e85c2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6567-jurnalalkhairat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15286-fikrotuna-jurnal-pendidikan-manajemen-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Menumbuhkan Sikap Positif Siswa Pada Pembelajaran Matematika ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Menumbuhkan Sikap Positif Siswa Pada Pembelajaran Matematika ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Menumbuhkan Sikap Positif Siswa Pada Pembelajaran Matematika ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40794-karakter-positif-siswa-pembelajaran-matematika-pro</link>
	<guid isPermaLink="false">6120b37ed8e9ad9e4430a1857241e0b9</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 20:20:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ istri pelaut ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,istri,page,pelaut]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh penggunaan media digital interaktif terhadap peningkatan sikap positif siswa dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar, mengingat perkembangan teknologi yang cepat dan kebiasaan belajar siswa saat ini. Kedua, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Menumbuhkan Sikap Positif Siswa Pada Pembelajaran Matematika: Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh penggunaan media digital interaktif terhadap peningkatan sikap positif siswa dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar, mengingat perkembangan teknologi yang cepat dan kebiasaan belajar siswa saat ini. Kedua, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas pendekatan pembelajaran berbasis masalah nyata di lingkungan siswa untuk melihat sejauh mana hal tersebut mampu mengubah persepsi negatif terhadap matematika menjadi lebih positif. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi peran komunikasi guru-siswa dalam kelas matematika terhadap pembentukan sikap siswa, terutama dalam konteks keterbukaan, empati, dan penguatan positif selama proses belajar mengajar berlangsung. Ketiga ide penelitian ini dapat saling melengkapi untuk memahami secara holistik faktor-faktor yang memengaruhi sikap siswa, serta memberikan dasar bagi pengembangan model pembelajaran matematika yang lebih efektif dan menyenangkan di masa depan.. Pembelajaran matematika sangat bergantung pada cara guru mengajar siswa.Guru perlu menggunakan strategi, metode, dan media yang tepat agar siswa merasa senang dan hasil belajarnya meningkat.Keterlibatan aktif siswa dalam mengkonstruksi pengetahuan melalui pengalaman sebelumnya sangat penting dalam membentuk pola pikir matematis Pembelajaran matematika yang dilaksanakan guru di kelas menjadi persoalan yang sangat menarik untuk didiskusikan. Siswa memandang matematika sebagai suatu mata pelajaran yang sangat membosankan, menyeramkan, bahkan menakutkan. Banyak siswa yang berusaha menghindari mata pelajaran tersebut. Hal ini jelas sangat berakibat buruk bagi perkembangan pendidikan matematika ke depan. Pembelajaran bermakna diharapkan dapat meningkatkan sikap positif terhadap matematika yang akhir-akhir ini sangat jarang dilakukan. Tulisan ini menguraikan tentang cara menumbuhkan sikap positif siswa terhadap pembelajaran matematika yang pada akhirnya dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/a/karakter-positif-siswa-pembelajaran-matematika-pro-thumb-295f2.webp" title="JURIS - Menumbuhkan Sikap Positif Siswa Pada Pembelajaran Matematika" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/karakter-positif-siswa-pembelajaran-matematika-pro-thumb-295f2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/karakter-positif-siswa-pembelajaran-matematika-pro-thumb-295f2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/karakter-positif-siswa-pembelajaran-matematika-pro-thumb-295f2.webp 1x" title="JURIS - Menumbuhkan Sikap Positif Siswa Pada Pembelajaran Matematika" alt="JURIS - Menumbuhkan Sikap Positif Siswa Pada Pembelajaran Matematika" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/karakter-positif-siswa-pembelajaran-matematika-pro-thumb-c8eeb.webp" title="JURIS - Menumbuhkan Sikap Positif Siswa Pada Pembelajaran Matematika" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/karakter-positif-siswa-pembelajaran-matematika-pro-thumb-c8eeb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/karakter-positif-siswa-pembelajaran-matematika-pro-thumb-c8eeb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/karakter-positif-siswa-pembelajaran-matematika-pro-thumb-c8eeb.webp 1x" title="JURIS - Menumbuhkan Sikap Positif Siswa Pada Pembelajaran Matematika" alt="JURIS - Menumbuhkan Sikap Positif Siswa Pada Pembelajaran Matematika" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/karakter-positif-siswa-pembelajaran-matematika-pro-thumb-5fab7.webp" title="JURIS - Menumbuhkan Sikap Positif Siswa Pada Pembelajaran Matematika" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/karakter-positif-siswa-pembelajaran-matematika-pro-thumb-5fab7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/karakter-positif-siswa-pembelajaran-matematika-pro-thumb-5fab7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/karakter-positif-siswa-pembelajaran-matematika-pro-thumb-5fab7.webp 1x" title="JURIS - Menumbuhkan Sikap Positif Siswa Pada Pembelajaran Matematika" alt="JURIS - Menumbuhkan Sikap Positif Siswa Pada Pembelajaran Matematika" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40794-karakter-positif-siswa-pembelajaran-matematika-pro" title="JURIS - Menumbuhkan Sikap Positif Siswa Pada Pembelajaran Matematika" target="_blank">Menumbuhkan Sikap Positif Siswa Pada Pembelajaran Matematika</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh penggunaan media digital interaktif terhadap peningkatan sikap positif siswa dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar, mengingat perkembangan teknologi yang cepat dan kebiasaan belajar siswa saat ini. Kedua, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas pendekatan pembelajaran berbasis masalah nyata di lingkungan siswa untuk melihat sejauh mana hal tersebut mampu mengubah persepsi negatif terhadap matematika menjadi lebih positif. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi peran komunikasi guru-siswa dalam kelas matematika terhadap pembentukan sikap siswa, terutama dalam konteks keterbukaan, empati, dan penguatan positif selama proses belajar mengajar berlangsung. Ketiga ide penelitian ini dapat saling melengkapi untuk memahami secara holistik faktor-faktor yang memengaruhi sikap siswa, serta memberikan dasar bagi pengembangan model pembelajaran matematika yang lebih efektif dan menyenangkan di masa depan..
<br>Pembelajaran matematika sangat bergantung pada cara guru mengajar siswa.Guru perlu menggunakan strategi, metode, dan media yang tepat agar siswa merasa senang dan hasil belajarnya meningkat.Keterlibatan aktif siswa dalam mengkonstruksi pengetahuan melalui pengalaman sebelumnya sangat penting dalam membentuk pola pikir matematis
<br>Pembelajaran matematika yang dilaksanakan guru di kelas menjadi persoalan yang sangat menarik untuk didiskusikan. Siswa memandang matematika sebagai suatu mata pelajaran yang sangat membosankan, menyeramkan, bahkan menakutkan. Banyak siswa yang berusaha menghindari mata pelajaran tersebut. Hal ini jelas sangat berakibat buruk bagi perkembangan pendidikan matematika ke depan. Pembelajaran bermakna diharapkan dapat meningkatkan sikap positif terhadap matematika yang akhir-akhir ini sangat jarang dilakukan. Tulisan ini menguraikan tentang cara menumbuhkan sikap positif siswa terhadap pembelajaran matematika yang pada akhirnya dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/a/karakter-positif-siswa-pembelajaran-matematika-pro-thumb-295f2.webp" type="image/webp" length="44196" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/karakter-positif-siswa-pembelajaran-matematika-pro-thumb-295f2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/karakter-positif-siswa-pembelajaran-matematika-pro-thumb-c8eeb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/karakter-positif-siswa-pembelajaran-matematika-pro-thumb-5fab7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-609-unijoyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15285-personifikasi-jurnal-ilmu-psikologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ AuResilience picture Women Prisoners and Detention Class IIB BangkalanAyThesis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ AuResilience picture Women Prisoners and Detention Class IIB BangkalanAyThesis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ AuResilience picture Women Prisoners and Detention Class IIB BangkalanAyThesis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40796-narapidana-wanita-resiliensi-rutan-nara</link>
	<guid isPermaLink="false">03bcb349fc11bbe3fca6c63f1f7d8950</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 20:16:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ istri pelaut ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,istri,page,pelaut]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan pengembangan lebih lanjut mengenai resiliensi narapidana wanita. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam strategi koping spesifik yang digunakan oleh narapidana wanita dalam menghadapi tekanan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - AuResilience picture Women Prisoners and Detention Class IIB BangkalanAyThesis.: Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan pengembangan lebih lanjut mengenai resiliensi narapidana wanita. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam strategi koping spesifik yang digunakan oleh narapidana wanita dalam menghadapi tekanan psikologis di dalam RUTAN, termasuk efektivitas intervensi berbasis spiritualitas atau kelompok dukungan sebaya. Kedua, penting untuk meneliti peran keluarga dan lingkungan sosial dalam proses resiliensi narapidana wanita setelah mereka kembali ke masyarakat, termasuk tantangan stigma dan diskriminasi yang mungkin mereka hadapi. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan program rehabilitasi yang lebih komprehensif di RUTAN, yang tidak hanya berfokus pada aspek hukum, tetapi juga pada pemulihan psikologis, peningkatan keterampilan, dan persiapan reintegrasi sosial, dengan mempertimbangkan kebutuhan unik narapidana wanita dan potensi mereka untuk berkontribusi positif kepada masyarakat.. Penelitian ini menemukan bahwa narapidana wanita di RUTAN Kelas IIB Bangkalan memiliki konflik yang bersumber dari dalam dan luar RUTAN, namun mampu mengatasi permasalahan tersebut dan bangkit dari keterpurukan.Narapidana wanita menunjukkan kemampuan resiliensi dengan melewati tujuh dimensi, yaitu regulasi emosi, impuls kontrol, optimisme, analisis kausal, empati, self-efficacy, dan reaching out, serta didukung oleh faktor individu, keluarga, dan lingkungan.Kemampuan ini memungkinkan narapidana untuk menerima keadaan, mengambil hikmah dari pengalaman, dan memiliki harapan untuk masa depan setelah keluar dari RUTAN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran resiliensi narapidana wanita RUTAN Kelas IIB Bangkalan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif pada masing-masing subjek yang telah ditentukan berdasarkan purposive sampling, dengan metode pengumpulan data wawancara semi terstruktur. Subjek dalam penelitian ini narapidana wanita dengan kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian dan kasus pembunuhan. Narapidana wanita mengalami konflik yang bersumber dari dalam RUTAN maupun yang bersumber dari luar RUTAN, sehingga mengakibatkan perasaan sedih, menyesal, tertekan, bahkan merasa tidak di inginkan lagi dan mengalami keterpurukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa narapidana wanita mampu untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi yang mana permasalahan tersebut dapat mengakibatkan keterpurukan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/6/narapidana-wanita-resiliensi-rutan-proses-unik-kel-thumb-b5fa9.webp" title="JURIS - AuResilience picture Women Prisoners and Detention Class IIB BangkalanAyThesis." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/narapidana-wanita-resiliensi-rutan-proses-unik-kel-thumb-b5fa9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/narapidana-wanita-resiliensi-rutan-proses-unik-kel-thumb-b5fa9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/narapidana-wanita-resiliensi-rutan-proses-unik-kel-thumb-b5fa9.webp 1x" title="JURIS - AuResilience picture Women Prisoners and Detention Class IIB BangkalanAyThesis." alt="JURIS - AuResilience picture Women Prisoners and Detention Class IIB BangkalanAyThesis." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/6/narapidana-wanita-resiliensi-rutan-proses-unik-kel-thumb-499af.webp" title="JURIS - AuResilience picture Women Prisoners and Detention Class IIB BangkalanAyThesis." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/narapidana-wanita-resiliensi-rutan-proses-unik-kel-thumb-499af.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/narapidana-wanita-resiliensi-rutan-proses-unik-kel-thumb-499af.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/narapidana-wanita-resiliensi-rutan-proses-unik-kel-thumb-499af.webp 1x" title="JURIS - AuResilience picture Women Prisoners and Detention Class IIB BangkalanAyThesis." alt="JURIS - AuResilience picture Women Prisoners and Detention Class IIB BangkalanAyThesis." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/6/narapidana-wanita-resiliensi-rutan-proses-unik-kel-thumb-47c2f.webp" title="JURIS - AuResilience picture Women Prisoners and Detention Class IIB BangkalanAyThesis." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/narapidana-wanita-resiliensi-rutan-proses-unik-kel-thumb-47c2f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/narapidana-wanita-resiliensi-rutan-proses-unik-kel-thumb-47c2f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/narapidana-wanita-resiliensi-rutan-proses-unik-kel-thumb-47c2f.webp 1x" title="JURIS - AuResilience picture Women Prisoners and Detention Class IIB BangkalanAyThesis." alt="JURIS - AuResilience picture Women Prisoners and Detention Class IIB BangkalanAyThesis." >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40796-narapidana-wanita-resiliensi-rutan-nara" title="JURIS - AuResilience picture Women Prisoners and Detention Class IIB BangkalanAyThesis." target="_blank">AuResilience picture Women Prisoners and Detention Class IIB BangkalanAyThesis.</a>: Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan pengembangan lebih lanjut mengenai resiliensi narapidana wanita. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam strategi koping spesifik yang digunakan oleh narapidana wanita dalam menghadapi tekanan psikologis di dalam RUTAN, termasuk efektivitas intervensi berbasis spiritualitas atau kelompok dukungan sebaya. Kedua, penting untuk meneliti peran keluarga dan lingkungan sosial dalam proses resiliensi narapidana wanita setelah mereka kembali ke masyarakat, termasuk tantangan stigma dan diskriminasi yang mungkin mereka hadapi. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan program rehabilitasi yang lebih komprehensif di RUTAN, yang tidak hanya berfokus pada aspek hukum, tetapi juga pada pemulihan psikologis, peningkatan keterampilan, dan persiapan reintegrasi sosial, dengan mempertimbangkan kebutuhan unik narapidana wanita dan potensi mereka untuk berkontribusi positif kepada masyarakat..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa narapidana wanita di RUTAN Kelas IIB Bangkalan memiliki konflik yang bersumber dari dalam dan luar RUTAN, namun mampu mengatasi permasalahan tersebut dan bangkit dari keterpurukan.Narapidana wanita menunjukkan kemampuan resiliensi dengan melewati tujuh dimensi, yaitu regulasi emosi, impuls kontrol, optimisme, analisis kausal, empati, self-efficacy, dan reaching out, serta didukung oleh faktor individu, keluarga, dan lingkungan.Kemampuan ini memungkinkan narapidana untuk menerima keadaan, mengambil hikmah dari pengalaman, dan memiliki harapan untuk masa depan setelah keluar dari RUTAN
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran resiliensi narapidana wanita RUTAN Kelas IIB Bangkalan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif pada masing-masing subjek yang telah ditentukan berdasarkan purposive sampling, dengan metode pengumpulan data wawancara semi terstruktur. Subjek dalam penelitian ini narapidana wanita dengan kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian dan kasus pembunuhan. Narapidana wanita mengalami konflik yang bersumber dari dalam RUTAN maupun yang bersumber dari luar RUTAN, sehingga mengakibatkan perasaan sedih, menyesal, tertekan, bahkan merasa tidak di inginkan lagi dan mengalami keterpurukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa narapidana wanita mampu untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi yang mana permasalahan tersebut dapat mengakibatkan keterpurukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/6/narapidana-wanita-resiliensi-rutan-proses-unik-kel-thumb-499af.webp" type="image/webp" length="64162" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/narapidana-wanita-resiliensi-rutan-proses-unik-kel-thumb-b5fa9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/narapidana-wanita-resiliensi-rutan-proses-unik-kel-thumb-499af.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/narapidana-wanita-resiliensi-rutan-proses-unik-kel-thumb-47c2f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-609-unijoyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15285-personifikasi-jurnal-ilmu-psikologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Warisan Tasawuf Akhlaqi Syekh Sholeh Darat Dan Syekh Ihsan Jampes ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Warisan Tasawuf Akhlaqi Syekh Sholeh Darat Dan Syekh Ihsan Jampes ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Warisan Tasawuf Akhlaqi Syekh Sholeh Darat Dan Syekh Ihsan Jampes ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40789-karya-syekh-jamaluddin-seni-budaya-daerah-identita</link>
	<guid isPermaLink="false">72eede813187565ddac23c8ea504d6c0</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 20:12:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ luluk ifadah ]]></category>
	<category><![CDATA[ abdul djamil ]]></category>
	<category><![CDATA[ jawa 52211wa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[52211wa,abdul,djamil,ifadah,jawa,luluk]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh ajaran tasawuf akhlaqi Syekh Sholeh Darat dan Syekh Ihsan Jampes terhadap pembentukan karakter masyarakat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Warisan Tasawuf Akhlaqi Syekh Sholeh Darat Dan Syekh Ihsan Jampes: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh ajaran tasawuf akhlaqi Syekh Sholeh Darat dan Syekh Ihsan Jampes terhadap pembentukan karakter masyarakat Jawa pada masa kini. Hal ini penting untuk mengetahui sejauh mana nilai-nilai akhlaqi tersebut masih relevan dan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Kedua, penelitian komparatif antara ajaran tasawuf akhlaqi Syekh Sholeh Darat dan Syekh Ihsan Jampes dengan ajaran tasawuf akhlaqi ulama-ulama lain di Nusantara. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dalam ajaran tasawuf akhlaqi tersebut, serta untuk memahami bagaimana ajaran tasawuf akhlaqi tersebut berkembang dan beradaptasi dengan konteks sosial dan budaya yang berbeda. Ketiga, penelitian mengenai peran pesantren sebagai lembaga pendidikan yang berperan penting dalam melestarikan dan mengembangkan ajaran tasawuf akhlaqi. Penelitian ini dapat dilakukan dengan cara melakukan studi kasus terhadap beberapa pesantren yang memiliki tradisi kuat dalam mengajarkan tasawuf akhlaqi, serta dengan cara melakukan wawancara dengan para kiai dan santri di pesantren tersebut. Ketiga saran penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya melestarikan dan mengembangkan ajaran tasawuf akhlaqi sebagai bagian dari identitas budaya Indonesia.. Identitas atau biasa disebut identitas adalah ciri-ciri yang menjadi ciri khas seseorang, sekelompok orang, atau bangsa.Jika ciri-ciri tersebut dimiliki oleh suatu bangsa, tentu menjadi ciri jati diri bangsa tersebut.Seperti negara-negara lain, masyarakat Indonesia mempunyai identitas yang berbeda dengan negara-negara lain di dunia.Identitas ini juga menandakan eksistensi bangsa Indonesia di antara bangsa-bangsa lain.Jika jati diri bangsa Indonesia mulai memudar, maka ada risiko Indonesia akan memudar sebagai sebuah bangsa bahkan terintegrasi ke dalam arus budaya global.Sehubungan dengan itu, warisan tasawuf Akhraqi kedua ulama Indonesia tersebut di atas membentuk dan memperkaya kekayaan budaya negeri ini, unsur seni budaya, adat istiadat, nilai-nilai dan perilaku budaya yang dapat anda selamatkan dan kembangkan.Ia harus berfungsi sebagai simbol yang dapat mencerminkan jati diri suatu bangsa, baik dari segi identitas daerah maupun nasional Salah satu warisan ulama Nusantara adalah tasawuf akhlaqi. Sejak walisongo tasawuf ini meresap dan mewarnai penyebaran Islam di Nusantara. Dari berbagai karya peninggalan para ulama Nusantara secara turun temurun bernafaskan tasawuf akhlaqi. Karya Syekh Sholeh Darat dan Syekh Ihsan Jampes dapat menjelaskan bagaimana tasawuf ini berdialog dengan masyarakat setempat agar dengan mudah dapat dijalankan. Dengan penelusuran tasawuf akhlaqi ini, akan menjadi pintu masuk untuk memetakan genealogi pemikiran, landasan historis dan formula espitemologis dalam mengenal jatidiri bangsa reli-gius, khususnya terkait dengan akhlak. Hal ini menjadi penting, karena selama ini jatidiri bangsa makin menjauh dari nilai-nilai yang telah tertanam di Nusantara. Dalam tulisan ini, ditegaskan bahwa tradisi Islam di Indonesia telah menjadi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/0/karya-syekh-jamaluddin-seni-budaya-daerah-identita-thumb-d1d48.webp" title="JURIS - Warisan Tasawuf Akhlaqi Syekh Sholeh Darat Dan Syekh Ihsan Jampes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/karya-syekh-jamaluddin-seni-budaya-daerah-identita-thumb-d1d48.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/karya-syekh-jamaluddin-seni-budaya-daerah-identita-thumb-d1d48.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/karya-syekh-jamaluddin-seni-budaya-daerah-identita-thumb-d1d48.webp 1x" title="JURIS - Warisan Tasawuf Akhlaqi Syekh Sholeh Darat Dan Syekh Ihsan Jampes" alt="JURIS - Warisan Tasawuf Akhlaqi Syekh Sholeh Darat Dan Syekh Ihsan Jampes" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/karya-syekh-jamaluddin-seni-budaya-daerah-identita-thumb-5be19.webp" title="JURIS - Warisan Tasawuf Akhlaqi Syekh Sholeh Darat Dan Syekh Ihsan Jampes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/karya-syekh-jamaluddin-seni-budaya-daerah-identita-thumb-5be19.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/karya-syekh-jamaluddin-seni-budaya-daerah-identita-thumb-5be19.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/karya-syekh-jamaluddin-seni-budaya-daerah-identita-thumb-5be19.webp 1x" title="JURIS - Warisan Tasawuf Akhlaqi Syekh Sholeh Darat Dan Syekh Ihsan Jampes" alt="JURIS - Warisan Tasawuf Akhlaqi Syekh Sholeh Darat Dan Syekh Ihsan Jampes" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/karya-syekh-jamaluddin-seni-budaya-daerah-identita-thumb-6a942.webp" title="JURIS - Warisan Tasawuf Akhlaqi Syekh Sholeh Darat Dan Syekh Ihsan Jampes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/karya-syekh-jamaluddin-seni-budaya-daerah-identita-thumb-6a942.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/karya-syekh-jamaluddin-seni-budaya-daerah-identita-thumb-6a942.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/karya-syekh-jamaluddin-seni-budaya-daerah-identita-thumb-6a942.webp 1x" title="JURIS - Warisan Tasawuf Akhlaqi Syekh Sholeh Darat Dan Syekh Ihsan Jampes" alt="JURIS - Warisan Tasawuf Akhlaqi Syekh Sholeh Darat Dan Syekh Ihsan Jampes" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40789-karya-syekh-jamaluddin-seni-budaya-daerah-identita" title="JURIS - Warisan Tasawuf Akhlaqi Syekh Sholeh Darat Dan Syekh Ihsan Jampes" target="_blank">Warisan Tasawuf Akhlaqi Syekh Sholeh Darat Dan Syekh Ihsan Jampes</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh ajaran tasawuf akhlaqi Syekh Sholeh Darat dan Syekh Ihsan Jampes terhadap pembentukan karakter masyarakat Jawa pada masa kini. Hal ini penting untuk mengetahui sejauh mana nilai-nilai akhlaqi tersebut masih relevan dan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Kedua, penelitian komparatif antara ajaran tasawuf akhlaqi Syekh Sholeh Darat dan Syekh Ihsan Jampes dengan ajaran tasawuf akhlaqi ulama-ulama lain di Nusantara. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dalam ajaran tasawuf akhlaqi tersebut, serta untuk memahami bagaimana ajaran tasawuf akhlaqi tersebut berkembang dan beradaptasi dengan konteks sosial dan budaya yang berbeda. Ketiga, penelitian mengenai peran pesantren sebagai lembaga pendidikan yang berperan penting dalam melestarikan dan mengembangkan ajaran tasawuf akhlaqi. Penelitian ini dapat dilakukan dengan cara melakukan studi kasus terhadap beberapa pesantren yang memiliki tradisi kuat dalam mengajarkan tasawuf akhlaqi, serta dengan cara melakukan wawancara dengan para kiai dan santri di pesantren tersebut. Ketiga saran penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya melestarikan dan mengembangkan ajaran tasawuf akhlaqi sebagai bagian dari identitas budaya Indonesia..
<br>Identitas atau biasa disebut identitas adalah ciri-ciri yang menjadi ciri khas seseorang, sekelompok orang, atau bangsa.Jika ciri-ciri tersebut dimiliki oleh suatu bangsa, tentu menjadi ciri jati diri bangsa tersebut.Seperti negara-negara lain, masyarakat Indonesia mempunyai identitas yang berbeda dengan negara-negara lain di dunia.Identitas ini juga menandakan eksistensi bangsa Indonesia di antara bangsa-bangsa lain.Jika jati diri bangsa Indonesia mulai memudar, maka ada risiko Indonesia akan memudar sebagai sebuah bangsa bahkan terintegrasi ke dalam arus budaya global.Sehubungan dengan itu, warisan tasawuf Akhraqi kedua ulama Indonesia tersebut di atas membentuk dan memperkaya kekayaan budaya negeri ini, unsur seni budaya, adat istiadat, nilai-nilai dan perilaku budaya yang dapat anda selamatkan dan kembangkan.Ia harus berfungsi sebagai simbol yang dapat mencerminkan jati diri suatu bangsa, baik dari segi identitas daerah maupun nasional
<br>Salah satu warisan ulama Nusantara adalah tasawuf akhlaqi. Sejak walisongo tasawuf ini meresap dan mewarnai penyebaran Islam di Nusantara. Dari berbagai karya peninggalan para ulama Nusantara secara turun temurun bernafaskan tasawuf akhlaqi. Karya Syekh Sholeh Darat dan Syekh Ihsan Jampes dapat menjelaskan bagaimana tasawuf ini berdialog dengan masyarakat setempat agar dengan mudah dapat dijalankan. Dengan penelusuran tasawuf akhlaqi ini, akan menjadi pintu masuk untuk memetakan genealogi pemikiran, landasan historis dan formula espitemologis dalam mengenal jatidiri bangsa reli-gius, khususnya terkait dengan akhlak. Hal ini menjadi penting, karena selama ini jatidiri bangsa makin menjauh dari nilai-nilai yang telah tertanam di Nusantara. Dalam tulisan ini, ditegaskan bahwa tradisi Islam di Indonesia telah menjadi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/0/karya-syekh-jamaluddin-seni-budaya-daerah-identita-thumb-6a942.webp" type="image/webp" length="166560" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/karya-syekh-jamaluddin-seni-budaya-daerah-identita-thumb-d1d48.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/karya-syekh-jamaluddin-seni-budaya-daerah-identita-thumb-5be19.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/karya-syekh-jamaluddin-seni-budaya-daerah-identita-thumb-6a942.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1622-staibrebes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8336-educativa-jurnal-pendidikan-agama-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perubahan Iklim Dan Persepsi Masyarakat Studi Kasus Di Desa Pulau Miang Kutai Timur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perubahan Iklim Dan Persepsi Masyarakat Studi Kasus Di Desa Pulau Miang Kutai Timur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perubahan Iklim Dan Persepsi Masyarakat Studi Kasus Di Desa Pulau Miang Kutai Timur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40799-perubahan-iklim-masyarakat-pulau-bangka-edukasi-pe</link>
	<guid isPermaLink="false">5072d2d1cae4be43bb735e15eabe09ed</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 20:01:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ copyright cc ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cc,copyright,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu penelitian lanjutan yang mengkaji bagaimana pengetahuan tradisional masyarakat pesisir dapat diintegrasikan dengan sains iklim modern dalam merancang strategi adaptasi yang lebih efektif, terutama dalam konteks peramalan cuaca berbasis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perubahan Iklim Dan Persepsi Masyarakat: Studi Kasus Di Desa Pulau Miang, Kutai Timur: Pertama, perlu penelitian lanjutan yang mengkaji bagaimana pengetahuan tradisional masyarakat pesisir dapat diintegrasikan dengan sains iklim modern dalam merancang strategi adaptasi yang lebih efektif, terutama dalam konteks peramalan cuaca berbasis lokal versus data global. Kedua, penting untuk mengeksplorasi efektivitas kelompok pemuda seperti 'Sea Urchin' dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan meneliti faktor-faktor pendorong partisipasi mereka, serta bagaimana peran mereka dapat diperluas melalui pendidikan lingkungan berbasis komunitas. Ketiga, perlu diteliti bagaimana keterbatasan infrastruktur, seperti akses listrik dan internet yang terbatas, memengaruhi tingkat pemahaman masyarakat tentang perubahan iklim dan sejauh mana intervensi komunikasi berbasis teknologi rendah dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam aksi mitigasi, terutama di wilayah kepulauan terpencil. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan studi sebelumnya yang hanya fokus pada persepsi dan respons, namun belum menyentuh aspek integrasi pengetahuan, dinamika kelompok sosial, dan hambatan struktural yang memengaruhi kapasitas adaptasi masyarakat pesisir.. Persepsi masyarakat Pulau Miang terhadap perubahan iklim terbentuk dari interaksi langsung dengan lingkungan, yang memunculkan pengalaman terhadap perubahan suhu, cuaca tidak menentu, dan kerusakan lingkungan, lalu berkembang menjadi pengetahuan tradisional yang mengaitkan fenomena tersebut dengan musim transisi dan kerusakan akibat aktivitas manusia.Masyarakat merespons perubahan tersebut melalui upaya adaptasi dan mitigasi, baik secara fisik seperti penanaman bakau maupun secara sosial budaya seperti tradisi yasinan dan pembentukan komunitas pemuda 'Sea Urchin' yang aktif dalam konservasi terumbu karang dan kerang raksasa.Upaya-upaya ini mendorong pengambilan keputusan yang lebih konservatif dalam berinteraksi dengan lingkungan, yang mendukung keberlanjutan ekologi dan ekonomi, meskipun pandangan masyarakat masih dipengaruhi oleh paradigma lama yang melihat alam sebagai sarana pemenuhan kebutuhan manusia Fenomena perubahan iklim yang terjadi saat ini tak hanya berdampak pada lingkungan namun juga turut memberikan dampak pada kehidupan manusia terutama kelompok rentan yang bergantung pada sumber daya alam dan kondisi lingkungan seperti masyarakat maritim yang kehidupannya bergantung pada laut dan kondisi cuaca. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan bagaimana kompleksitas persepsi dari perubahan iklim dan kerusakan lingkungan dalam sudut pandang masyarakat Pulau Miang yang bergantung pada laut serta menganalisis relasi yang terjadi antara masyarakat dan lingkungannya.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/3/perubahan-iklim-masyarakat-pulau-bangka-edukasi-an-thumb-c047f.webp" title="JURIS - Perubahan Iklim Dan Persepsi Masyarakat: Studi Kasus Di Desa Pulau Miang, Kutai Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/perubahan-iklim-masyarakat-pulau-bangka-edukasi-an-thumb-c047f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/perubahan-iklim-masyarakat-pulau-bangka-edukasi-an-thumb-c047f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/perubahan-iklim-masyarakat-pulau-bangka-edukasi-an-thumb-c047f.webp 1x" title="JURIS - Perubahan Iklim Dan Persepsi Masyarakat: Studi Kasus Di Desa Pulau Miang, Kutai Timur" alt="JURIS - Perubahan Iklim Dan Persepsi Masyarakat: Studi Kasus Di Desa Pulau Miang, Kutai Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/perubahan-iklim-masyarakat-pulau-bangka-edukasi-an-thumb-85319.webp" title="JURIS - Perubahan Iklim Dan Persepsi Masyarakat: Studi Kasus Di Desa Pulau Miang, Kutai Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/perubahan-iklim-masyarakat-pulau-bangka-edukasi-an-thumb-85319.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/perubahan-iklim-masyarakat-pulau-bangka-edukasi-an-thumb-85319.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/perubahan-iklim-masyarakat-pulau-bangka-edukasi-an-thumb-85319.webp 1x" title="JURIS - Perubahan Iklim Dan Persepsi Masyarakat: Studi Kasus Di Desa Pulau Miang, Kutai Timur" alt="JURIS - Perubahan Iklim Dan Persepsi Masyarakat: Studi Kasus Di Desa Pulau Miang, Kutai Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/perubahan-iklim-masyarakat-pulau-bangka-edukasi-an-thumb-faf09.webp" title="JURIS - Perubahan Iklim Dan Persepsi Masyarakat: Studi Kasus Di Desa Pulau Miang, Kutai Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/perubahan-iklim-masyarakat-pulau-bangka-edukasi-an-thumb-faf09.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/perubahan-iklim-masyarakat-pulau-bangka-edukasi-an-thumb-faf09.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/perubahan-iklim-masyarakat-pulau-bangka-edukasi-an-thumb-faf09.webp 1x" title="JURIS - Perubahan Iklim Dan Persepsi Masyarakat: Studi Kasus Di Desa Pulau Miang, Kutai Timur" alt="JURIS - Perubahan Iklim Dan Persepsi Masyarakat: Studi Kasus Di Desa Pulau Miang, Kutai Timur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40799-perubahan-iklim-masyarakat-pulau-bangka-edukasi-pe" title="JURIS - Perubahan Iklim Dan Persepsi Masyarakat: Studi Kasus Di Desa Pulau Miang, Kutai Timur" target="_blank">Perubahan Iklim Dan Persepsi Masyarakat: Studi Kasus Di Desa Pulau Miang, Kutai Timur</a>: Pertama, perlu penelitian lanjutan yang mengkaji bagaimana pengetahuan tradisional masyarakat pesisir dapat diintegrasikan dengan sains iklim modern dalam merancang strategi adaptasi yang lebih efektif, terutama dalam konteks peramalan cuaca berbasis lokal versus data global. Kedua, penting untuk mengeksplorasi efektivitas kelompok pemuda seperti 'Sea Urchin' dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan meneliti faktor-faktor pendorong partisipasi mereka, serta bagaimana peran mereka dapat diperluas melalui pendidikan lingkungan berbasis komunitas. Ketiga, perlu diteliti bagaimana keterbatasan infrastruktur, seperti akses listrik dan internet yang terbatas, memengaruhi tingkat pemahaman masyarakat tentang perubahan iklim dan sejauh mana intervensi komunikasi berbasis teknologi rendah dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam aksi mitigasi, terutama di wilayah kepulauan terpencil. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan studi sebelumnya yang hanya fokus pada persepsi dan respons, namun belum menyentuh aspek integrasi pengetahuan, dinamika kelompok sosial, dan hambatan struktural yang memengaruhi kapasitas adaptasi masyarakat pesisir..
<br>Persepsi masyarakat Pulau Miang terhadap perubahan iklim terbentuk dari interaksi langsung dengan lingkungan, yang memunculkan pengalaman terhadap perubahan suhu, cuaca tidak menentu, dan kerusakan lingkungan, lalu berkembang menjadi pengetahuan tradisional yang mengaitkan fenomena tersebut dengan musim transisi dan kerusakan akibat aktivitas manusia.Masyarakat merespons perubahan tersebut melalui upaya adaptasi dan mitigasi, baik secara fisik seperti penanaman bakau maupun secara sosial budaya seperti tradisi yasinan dan pembentukan komunitas pemuda 'Sea Urchin' yang aktif dalam konservasi terumbu karang dan kerang raksasa.Upaya-upaya ini mendorong pengambilan keputusan yang lebih konservatif dalam berinteraksi dengan lingkungan, yang mendukung keberlanjutan ekologi dan ekonomi, meskipun pandangan masyarakat masih dipengaruhi oleh paradigma lama yang melihat alam sebagai sarana pemenuhan kebutuhan manusia
<br>Fenomena perubahan iklim yang terjadi saat ini tak hanya berdampak pada lingkungan namun juga turut memberikan dampak pada kehidupan manusia terutama kelompok rentan yang bergantung pada sumber daya alam dan kondisi lingkungan seperti masyarakat maritim yang kehidupannya bergantung pada laut dan kondisi cuaca. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan bagaimana kompleksitas persepsi dari perubahan iklim dan kerusakan lingkungan dalam sudut pandang masyarakat Pulau Miang yang bergantung pada laut serta menganalisis relasi yang terjadi antara masyarakat dan lingkungannya....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/3/perubahan-iklim-masyarakat-pulau-bangka-edukasi-an-thumb-85319.webp" type="image/webp" length="91960" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/perubahan-iklim-masyarakat-pulau-bangka-edukasi-an-thumb-c047f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/perubahan-iklim-masyarakat-pulau-bangka-edukasi-an-thumb-85319.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/perubahan-iklim-masyarakat-pulau-bangka-edukasi-an-thumb-faf09.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1249-fisip-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15176-progress-social-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Educational Thought of Haji Abdul Karim Amrullah and Sheikh Ibrahim Musa A Comparative Study ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Educational Thought of Haji Abdul Karim Amrullah and Sheikh Ibrahim Musa A Comparative Study ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Educational Thought of Haji Abdul Karim Amrullah and Sheikh Ibrahim Musa A Comparative Study ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40798-pendidikan-islam-modern-reformasi-wari</link>
	<guid isPermaLink="false">17f7d692eb239b3fa2b5894810a2d082</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 19:58:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ syamsu nahar ]]></category>
	<category><![CDATA[ q lil ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[lil,nahar,q,syamsu]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi bagaimana gagasan Haji Abdul Karim Amrullah dan Syekh Ibrahim Musa diterima, ditafsirkan ulang, dan dikembangkan oleh ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Educational Thought of Haji Abdul Karim Amrullah and Sheikh Ibrahim Musa: A Comparative Study: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi bagaimana gagasan Haji Abdul Karim Amrullah dan Syekh Ibrahim Musa diterima, ditafsirkan ulang, dan dikembangkan oleh generasi berikutnya. Hal ini akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dampak jangka panjang dari pemikiran mereka. Kedua, penelitian dapat menyelidiki bagaimana faktor-faktor kontekstual, seperti lingkungan institusional dan tantangan sosial-politik, membentuk perbedaan filosofis antara kedua tokoh tersebut. Dengan menganalisis secara lebih mendalam interaksi antara ide dan konteks, kita dapat memperoleh wawasan yang lebih kaya tentang dinamika reformasi Islam. Ketiga, penelitian dapat memperluas analisis komparatif untuk memasukkan tokoh-tokoh reformis Islam lainnya dari berbagai wilayah dan periode waktu. Hal ini akan memungkinkan kita untuk mengidentifikasi pola-pola umum dan perbedaan dalam pemikiran pendidikan Islam di seluruh dunia.. Studi ini menunjukkan bahwa reformasi pendidikan Islam di Minangkabau awal abad ke-20 bukanlah gerakan yang seragam, melainkan ditandai dengan keragaman internal yang signifikan.Perbandingan antara Haji Abdul Karim Amrullah dan Syekh Ibrahim Musa mengungkapkan bahwa meskipun memiliki garis keturunan intelektual yang sama, mereka tidak menghasilkan keseragaman, melainkan menghasilkan orientasi filosofis yang berbeda.Haji Abdul Karim Amrullah mengusulkan metodologi pragmatis yang menyoroti nilai sosial pengetahuan dan memasukkan teknik pengalaman, sedangkan Syekh Ibrahim Musa membina perspektif idealis yang berakar pada konsistensi penelitian Islam klasik.Temuan ini memiliki implikasi praktis bagi kemajuan pendidikan Islam modern di Indonesia, menunjukkan bahwa tidak ada model pendidikan Islam yang 'benar' tunggal, dan bahwa institusi harus dapat memilih atau mengintegrasikan komponen dari kedua model tersebut Studi ini menganalisis perbedaan orientasi filosofis dalam pemikiran pendidikan Islam dari dua tokoh reformis Minangkabau, Haji Abdul Karim Amrullah dan Syekh Ibrahim Musa, yang meskipun dididik oleh guru yang sama, merumuskan filosofi pendidikan yang sangat berbeda. Studi ini menggunakan metodologi historis komparatif dan kualitatif untuk memeriksa sumber-sumber fundamental dari kedua tokoh tersebut dalam enam dimensi: epistemologi, tujuan pendidikan, pendekatan pedagogis, sikap terhadap tradisi, strategi institusional, dan teknik reformasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Haji Abdul Karim Amrullah mengadopsi pendekatan pragmatis yang menghargai informasi karena kegunaannya secara sosial. Ia berfokus... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/9/pendidikan-islam-modern-reformasi-waris-klasik-tra-thumb-9788f.webp" title="JURIS - The Educational Thought of Haji Abdul Karim Amrullah and Sheikh Ibrahim Musa: A Comparative Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/pendidikan-islam-modern-reformasi-waris-klasik-tra-thumb-9788f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/pendidikan-islam-modern-reformasi-waris-klasik-tra-thumb-9788f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/pendidikan-islam-modern-reformasi-waris-klasik-tra-thumb-9788f.webp 1x" title="JURIS - The Educational Thought of Haji Abdul Karim Amrullah and Sheikh Ibrahim Musa: A Comparative Study" alt="JURIS - The Educational Thought of Haji Abdul Karim Amrullah and Sheikh Ibrahim Musa: A Comparative Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/pendidikan-islam-modern-reformasi-waris-klasik-tra-thumb-c14ff.webp" title="JURIS - The Educational Thought of Haji Abdul Karim Amrullah and Sheikh Ibrahim Musa: A Comparative Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/pendidikan-islam-modern-reformasi-waris-klasik-tra-thumb-c14ff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/pendidikan-islam-modern-reformasi-waris-klasik-tra-thumb-c14ff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/pendidikan-islam-modern-reformasi-waris-klasik-tra-thumb-c14ff.webp 1x" title="JURIS - The Educational Thought of Haji Abdul Karim Amrullah and Sheikh Ibrahim Musa: A Comparative Study" alt="JURIS - The Educational Thought of Haji Abdul Karim Amrullah and Sheikh Ibrahim Musa: A Comparative Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/pendidikan-islam-modern-reformasi-waris-klasik-tra-thumb-a2b95.webp" title="JURIS - The Educational Thought of Haji Abdul Karim Amrullah and Sheikh Ibrahim Musa: A Comparative Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/pendidikan-islam-modern-reformasi-waris-klasik-tra-thumb-a2b95.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/pendidikan-islam-modern-reformasi-waris-klasik-tra-thumb-a2b95.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/pendidikan-islam-modern-reformasi-waris-klasik-tra-thumb-a2b95.webp 1x" title="JURIS - The Educational Thought of Haji Abdul Karim Amrullah and Sheikh Ibrahim Musa: A Comparative Study" alt="JURIS - The Educational Thought of Haji Abdul Karim Amrullah and Sheikh Ibrahim Musa: A Comparative Study" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40798-pendidikan-islam-modern-reformasi-wari" title="JURIS - The Educational Thought of Haji Abdul Karim Amrullah and Sheikh Ibrahim Musa: A Comparative Study" target="_blank">The Educational Thought of Haji Abdul Karim Amrullah and Sheikh Ibrahim Musa: A Comparative Study</a>: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi bagaimana gagasan Haji Abdul Karim Amrullah dan Syekh Ibrahim Musa diterima, ditafsirkan ulang, dan dikembangkan oleh generasi berikutnya. Hal ini akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dampak jangka panjang dari pemikiran mereka. Kedua, penelitian dapat menyelidiki bagaimana faktor-faktor kontekstual, seperti lingkungan institusional dan tantangan sosial-politik, membentuk perbedaan filosofis antara kedua tokoh tersebut. Dengan menganalisis secara lebih mendalam interaksi antara ide dan konteks, kita dapat memperoleh wawasan yang lebih kaya tentang dinamika reformasi Islam. Ketiga, penelitian dapat memperluas analisis komparatif untuk memasukkan tokoh-tokoh reformis Islam lainnya dari berbagai wilayah dan periode waktu. Hal ini akan memungkinkan kita untuk mengidentifikasi pola-pola umum dan perbedaan dalam pemikiran pendidikan Islam di seluruh dunia..
<br>Studi ini menunjukkan bahwa reformasi pendidikan Islam di Minangkabau awal abad ke-20 bukanlah gerakan yang seragam, melainkan ditandai dengan keragaman internal yang signifikan.Perbandingan antara Haji Abdul Karim Amrullah dan Syekh Ibrahim Musa mengungkapkan bahwa meskipun memiliki garis keturunan intelektual yang sama, mereka tidak menghasilkan keseragaman, melainkan menghasilkan orientasi filosofis yang berbeda.Haji Abdul Karim Amrullah mengusulkan metodologi pragmatis yang menyoroti nilai sosial pengetahuan dan memasukkan teknik pengalaman, sedangkan Syekh Ibrahim Musa membina perspektif idealis yang berakar pada konsistensi penelitian Islam klasik.Temuan ini memiliki implikasi praktis bagi kemajuan pendidikan Islam modern di Indonesia, menunjukkan bahwa tidak ada model pendidikan Islam yang 'benar' tunggal, dan bahwa institusi harus dapat memilih atau mengintegrasikan komponen dari kedua model tersebut
<br>Studi ini menganalisis perbedaan orientasi filosofis dalam pemikiran pendidikan Islam dari dua tokoh reformis Minangkabau, Haji Abdul Karim Amrullah dan Syekh Ibrahim Musa, yang meskipun dididik oleh guru yang sama, merumuskan filosofi pendidikan yang sangat berbeda. Studi ini menggunakan metodologi historis komparatif dan kualitatif untuk memeriksa sumber-sumber fundamental dari kedua tokoh tersebut dalam enam dimensi: epistemologi, tujuan pendidikan, pendekatan pedagogis, sikap terhadap tradisi, strategi institusional, dan teknik reformasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Haji Abdul Karim Amrullah mengadopsi pendekatan pragmatis yang menghargai informasi karena kegunaannya secara sosial. Ia berfokus...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/9/pendidikan-islam-modern-reformasi-waris-klasik-tra-thumb-9788f.webp" type="image/webp" length="86476" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/pendidikan-islam-modern-reformasi-waris-klasik-tra-thumb-9788f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/pendidikan-islam-modern-reformasi-waris-klasik-tra-thumb-c14ff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/pendidikan-islam-modern-reformasi-waris-klasik-tra-thumb-a2b95.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6567-jurnalalkhairat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15286-fikrotuna-jurnal-pendidikan-manajemen-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sistem Pendidikan Islam di Lingkungan Keluarga dan Private Les AuAPINAy di Desa Karangmalang Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sistem Pendidikan Islam di Lingkungan Keluarga dan Private Les AuAPINAy di Desa Karangmalang Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sistem Pendidikan Islam di Lingkungan Keluarga dan Private Les AuAPINAy di Desa Karangmalang Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40790-nilai-karakter-anak-teknologi-ar-ana</link>
	<guid isPermaLink="false">d1c1bd7676b6c1aed654914cb36b9698</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 19:55:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ luluk ifadah ]]></category>
	<category><![CDATA[ abdul djamil ]]></category>
	<category><![CDATA[ jawa 52211wa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[52211wa,abdul,djamil,ifadah,jawa,luluk]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi bagaimana pengaruh metode pembelajaran yang diterapkan di lembaga pendidikan Islam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sistem Pendidikan Islam di Lingkungan Keluarga dan Private Les AuAPINAy di Desa Karangmalang Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi bagaimana pengaruh metode pembelajaran yang diterapkan di lembaga pendidikan Islam terhadap perkembangan karakter anak. Hal ini penting untuk mengetahui apakah ada metode tertentu yang lebih efektif dalam membentuk karakter positif pada anak-anak. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada peran orang tua dalam mendukung pendidikan anak di era digital. Dengan perkembangan teknologi yang pesat, orang tua perlu memiliki keterampilan dan pengetahuan yang memadai untuk membimbing anak dalam menggunakan teknologi secara positif dan produktif. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana sinergi antara pendidikan keluarga, lembaga pendidikan formal, dan lembaga pendidikan nonformal dapat menciptakan sistem pendidikan yang komprehensif dan efektif dalam mengembangkan potensi anak secara holistik. Dengan menggabungkan keunggulan masing-masing lembaga, diharapkan anak dapat memperoleh pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan zaman.. Lingkungan keluarga merupakan lingkungan pendidikan yang pertama dan utama, karena dalam keluarga inilah anak mendapatkan pendidikan dan bimbingan.Di samping itu keluarga merupakan wadah pertama dan utama bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.Apabila suasana dalam keluarga itu baik dan menyenangkan maka anak akan tumbuh dengan baik pula, begitupun sebaliknya.Sehingga pendidikan yang paling banyak diterima oleh anak yaitu keluarga.Selain itu Keluarga memiliki peranan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia pendidikan moral dalam keluarga perlu ditanamkan pada sejak oleh setiap individu.Walau bagaimana pun, selain tingkat pendidikan, moral individu juga menjadi tolak ukur berhasil tidaknya suatu pembangunan.Les privat merupakan salah satu pendidikan nonformal yang dinyatakan efektif dalam membantu menunjang keberhasilan proses pembelajaran siswa Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan field research (penelitian lapangan), yakni peneliti terjun langsung untuk melakukan penelitian pada objeknya untuk mendapatkan data hasil penelitian secara faktual. Dalam penelitian ini membahas tentang sistem pendidikan Islam dalam lingkup keluarga. Hal yang melatar belakangi penelitian ini, yaitu keluarga mempunyai peranan yang sangat penting dalam mendidik anaknya dan keluarga pula yang merupakan lembaga pendidikan Islam pertama bagi anaknya, karena anak lebih lama bersama dengan keluarga dibanding dengan gurunya di sekolah. Karakter anak juga akan terbentuk menjadi baik atau buruknya tergantung dari cara keluarga mendidik terutama orang tuanya. Keluarga... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/9/nilai-karakter-anak-teknologi-ar-wilayah-membimbin-thumb-63139.webp" title="JURIS - Sistem Pendidikan Islam di Lingkungan Keluarga dan Private Les AuAPINAy di Desa Karangmalang Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/nilai-karakter-anak-teknologi-ar-wilayah-membimbin-thumb-63139.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/nilai-karakter-anak-teknologi-ar-wilayah-membimbin-thumb-63139.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/nilai-karakter-anak-teknologi-ar-wilayah-membimbin-thumb-63139.webp 1x" title="JURIS - Sistem Pendidikan Islam di Lingkungan Keluarga dan Private Les AuAPINAy di Desa Karangmalang Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes" alt="JURIS - Sistem Pendidikan Islam di Lingkungan Keluarga dan Private Les AuAPINAy di Desa Karangmalang Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/nilai-karakter-anak-teknologi-ar-wilayah-membimbin-thumb-6104a.webp" title="JURIS - Sistem Pendidikan Islam di Lingkungan Keluarga dan Private Les AuAPINAy di Desa Karangmalang Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/nilai-karakter-anak-teknologi-ar-wilayah-membimbin-thumb-6104a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/nilai-karakter-anak-teknologi-ar-wilayah-membimbin-thumb-6104a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/nilai-karakter-anak-teknologi-ar-wilayah-membimbin-thumb-6104a.webp 1x" title="JURIS - Sistem Pendidikan Islam di Lingkungan Keluarga dan Private Les AuAPINAy di Desa Karangmalang Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes" alt="JURIS - Sistem Pendidikan Islam di Lingkungan Keluarga dan Private Les AuAPINAy di Desa Karangmalang Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/nilai-karakter-anak-teknologi-ar-wilayah-membimbin-thumb-2548e.webp" title="JURIS - Sistem Pendidikan Islam di Lingkungan Keluarga dan Private Les AuAPINAy di Desa Karangmalang Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/nilai-karakter-anak-teknologi-ar-wilayah-membimbin-thumb-2548e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/nilai-karakter-anak-teknologi-ar-wilayah-membimbin-thumb-2548e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/nilai-karakter-anak-teknologi-ar-wilayah-membimbin-thumb-2548e.webp 1x" title="JURIS - Sistem Pendidikan Islam di Lingkungan Keluarga dan Private Les AuAPINAy di Desa Karangmalang Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes" alt="JURIS - Sistem Pendidikan Islam di Lingkungan Keluarga dan Private Les AuAPINAy di Desa Karangmalang Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40790-nilai-karakter-anak-teknologi-ar-ana" title="JURIS - Sistem Pendidikan Islam di Lingkungan Keluarga dan Private Les AuAPINAy di Desa Karangmalang Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes" target="_blank">Sistem Pendidikan Islam di Lingkungan Keluarga dan Private Les AuAPINAy di Desa Karangmalang Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi bagaimana pengaruh metode pembelajaran yang diterapkan di lembaga pendidikan Islam terhadap perkembangan karakter anak. Hal ini penting untuk mengetahui apakah ada metode tertentu yang lebih efektif dalam membentuk karakter positif pada anak-anak. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada peran orang tua dalam mendukung pendidikan anak di era digital. Dengan perkembangan teknologi yang pesat, orang tua perlu memiliki keterampilan dan pengetahuan yang memadai untuk membimbing anak dalam menggunakan teknologi secara positif dan produktif. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana sinergi antara pendidikan keluarga, lembaga pendidikan formal, dan lembaga pendidikan nonformal dapat menciptakan sistem pendidikan yang komprehensif dan efektif dalam mengembangkan potensi anak secara holistik. Dengan menggabungkan keunggulan masing-masing lembaga, diharapkan anak dapat memperoleh pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan zaman..
<br>Lingkungan keluarga merupakan lingkungan pendidikan yang pertama dan utama, karena dalam keluarga inilah anak mendapatkan pendidikan dan bimbingan.Di samping itu keluarga merupakan wadah pertama dan utama bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.Apabila suasana dalam keluarga itu baik dan menyenangkan maka anak akan tumbuh dengan baik pula, begitupun sebaliknya.Sehingga pendidikan yang paling banyak diterima oleh anak yaitu keluarga.Selain itu Keluarga memiliki peranan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia pendidikan moral dalam keluarga perlu ditanamkan pada sejak oleh setiap individu.Walau bagaimana pun, selain tingkat pendidikan, moral individu juga menjadi tolak ukur berhasil tidaknya suatu pembangunan.Les privat merupakan salah satu pendidikan nonformal yang dinyatakan efektif dalam membantu menunjang keberhasilan proses pembelajaran siswa
<br>Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan field research (penelitian lapangan), yakni peneliti  terjun  langsung  untuk melakukan  penelitian  pada objeknya untuk mendapatkan  data  hasil  penelitian  secara  faktual. Dalam penelitian ini membahas tentang sistem pendidikan  Islam dalam lingkup keluarga. Hal yang melatar belakangi  penelitian  ini, yaitu  keluarga  mempunyai  peranan  yang  sangat  penting  dalam  mendidik  anaknya  dan keluarga  pula  yang  merupakan  lembaga  pendidikan  Islam  pertama  bagi  anaknya, karena anak  lebih  lama  bersama  dengan  keluarga  dibanding  dengan  gurunya  di  sekolah. Karakter anak  juga  akan  terbentuk  menjadi  baik  atau  buruknya  tergantung  dari  cara  keluarga  mendidik  terutama  orang  tuanya. Keluarga...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/9/nilai-karakter-anak-teknologi-ar-wilayah-membimbin-thumb-2548e.webp" type="image/webp" length="99444" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/nilai-karakter-anak-teknologi-ar-wilayah-membimbin-thumb-63139.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/nilai-karakter-anak-teknologi-ar-wilayah-membimbin-thumb-6104a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/nilai-karakter-anak-teknologi-ar-wilayah-membimbin-thumb-2548e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1622-staibrebes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8336-educativa-jurnal-pendidikan-agama-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Penting Sarana dan Prasarana Dalam Keberhasilan Pembelajaran Sekolah Dasar Islam Terpadu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Penting Sarana dan Prasarana Dalam Keberhasilan Pembelajaran Sekolah Dasar Islam Terpadu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Penting Sarana dan Prasarana Dalam Keberhasilan Pembelajaran Sekolah Dasar Islam Terpadu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40788-prasarana-pendidikan-jasmani-pemb</link>
	<guid isPermaLink="false">f022ab9f3ceaaad68a4f43e64f82f17f</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 18:47:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ cek plagiasi ]]></category>
	<category><![CDATA[ gs bunayya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bunayya,cek,gs,plagiasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara sekolah dasar Islam terpadu dengan sekolah dasar konvensional dalam hal pengelolaan dan pemanfaatan sarana-prasarana. Penelitian ini dapat mengungkap perbedaan dan kesamaan dalam hal efektivitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Penting Sarana dan Prasarana Dalam Keberhasilan Pembelajaran Sekolah Dasar Islam Terpadu: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara sekolah dasar Islam terpadu dengan sekolah dasar konvensional dalam hal pengelolaan dan pemanfaatan sarana-prasarana. Penelitian ini dapat mengungkap perbedaan dan kesamaan dalam hal efektivitas pembelajaran, motivasi siswa, serta pencapaian tujuan pendidikan. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran sarana dan prasarana dalam mendukung implementasi pendidikan karakter di sekolah dasar Islam terpadu. Studi ini dapat mengidentifikasi strategi dan praktik terbaik dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islami ke dalam lingkungan belajar, serta dampak positifnya terhadap pembentukan karakter siswa. Terakhir, penelitian lanjutan juga dapat berfokus pada peran sarana dan prasarana dalam meningkatkan citra sekolah di mata masyarakat. Studi ini dapat menganalisis bagaimana fasilitas yang baik dan pengelolaan yang profesional dapat meningkatkan kepercayaan publik, minat calon siswa, serta reputasi sekolah sebagai lembaga pendidikan yang berkualitas.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa sarana dan prasarana memiliki peran yang sangat penting dalam menunjang keberhasilan pembelajaran di Sekolah Dasar Islam Terpadu Al Hijrah 2.Ketersediaan fasilitas yang lengkap seperti ruang belajar yang nyaman, laboratorium, perpustakaan, masjid, lapangan olahraga, ruang UKS, serta media pembelajaran modern terbukti meningkatkan motivasi, fokus, dan hasil belajar siswa.Lingkungan belajar yang bersih dan kondusif turut membentuk karakter disiplin serta menumbuhkan semangat belajar yang tinggi.Dengan demikian, sarana dan prasarana tidak hanya berfungsi sebagai penunjang teknis, tetapi juga menjadi faktor strategis dalam menciptakan pembelajaran yang efektif, menyenangkan, dan bernilai Islami, sesuai dengan tujuan pendidikan Islam terpadu yang holistik dan berorientasi pada mutu Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran penting sarana dan prasarana dalam keberhasilan pembelajaran di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD IT) Al Hijrah 2. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pandangan bahwa sarana dan prasarana pendidikan merupakan faktor strategis yang memengaruhi efektivitas proses belajar mengajar serta pencapaian tujuan pendidikan Islam terpadu yang menggabungkan aspek akademik, spiritual, dan karakter. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, staf tata usaha, dan siswa di SD IT Al Hijrah 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SD IT Al Hijrah 2 memiliki sarana dan prasarana yang lengkap dan sesuai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/c/prasarana-pendidikan-jasmani-pembelajaran-sekolah-thumb-b25f9.webp" title="JURIS - Peran Penting Sarana dan Prasarana Dalam Keberhasilan Pembelajaran Sekolah Dasar Islam Terpadu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/prasarana-pendidikan-jasmani-pembelajaran-sekolah-thumb-b25f9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/prasarana-pendidikan-jasmani-pembelajaran-sekolah-thumb-b25f9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/prasarana-pendidikan-jasmani-pembelajaran-sekolah-thumb-b25f9.webp 1x" title="JURIS - Peran Penting Sarana dan Prasarana Dalam Keberhasilan Pembelajaran Sekolah Dasar Islam Terpadu" alt="JURIS - Peran Penting Sarana dan Prasarana Dalam Keberhasilan Pembelajaran Sekolah Dasar Islam Terpadu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/prasarana-pendidikan-jasmani-pembelajaran-sekolah-thumb-6338f.webp" title="JURIS - Peran Penting Sarana dan Prasarana Dalam Keberhasilan Pembelajaran Sekolah Dasar Islam Terpadu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/prasarana-pendidikan-jasmani-pembelajaran-sekolah-thumb-6338f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/prasarana-pendidikan-jasmani-pembelajaran-sekolah-thumb-6338f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/prasarana-pendidikan-jasmani-pembelajaran-sekolah-thumb-6338f.webp 1x" title="JURIS - Peran Penting Sarana dan Prasarana Dalam Keberhasilan Pembelajaran Sekolah Dasar Islam Terpadu" alt="JURIS - Peran Penting Sarana dan Prasarana Dalam Keberhasilan Pembelajaran Sekolah Dasar Islam Terpadu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/prasarana-pendidikan-jasmani-pembelajaran-sekolah-thumb-9f08d.webp" title="JURIS - Peran Penting Sarana dan Prasarana Dalam Keberhasilan Pembelajaran Sekolah Dasar Islam Terpadu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/prasarana-pendidikan-jasmani-pembelajaran-sekolah-thumb-9f08d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/prasarana-pendidikan-jasmani-pembelajaran-sekolah-thumb-9f08d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/prasarana-pendidikan-jasmani-pembelajaran-sekolah-thumb-9f08d.webp 1x" title="JURIS - Peran Penting Sarana dan Prasarana Dalam Keberhasilan Pembelajaran Sekolah Dasar Islam Terpadu" alt="JURIS - Peran Penting Sarana dan Prasarana Dalam Keberhasilan Pembelajaran Sekolah Dasar Islam Terpadu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40788-prasarana-pendidikan-jasmani-pemb" title="JURIS - Peran Penting Sarana dan Prasarana Dalam Keberhasilan Pembelajaran Sekolah Dasar Islam Terpadu" target="_blank">Peran Penting Sarana dan Prasarana Dalam Keberhasilan Pembelajaran Sekolah Dasar Islam Terpadu</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara sekolah dasar Islam terpadu dengan sekolah dasar konvensional dalam hal pengelolaan dan pemanfaatan sarana-prasarana. Penelitian ini dapat mengungkap perbedaan dan kesamaan dalam hal efektivitas pembelajaran, motivasi siswa, serta pencapaian tujuan pendidikan. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran sarana dan prasarana dalam mendukung implementasi pendidikan karakter di sekolah dasar Islam terpadu. Studi ini dapat mengidentifikasi strategi dan praktik terbaik dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islami ke dalam lingkungan belajar, serta dampak positifnya terhadap pembentukan karakter siswa. Terakhir, penelitian lanjutan juga dapat berfokus pada peran sarana dan prasarana dalam meningkatkan citra sekolah di mata masyarakat. Studi ini dapat menganalisis bagaimana fasilitas yang baik dan pengelolaan yang profesional dapat meningkatkan kepercayaan publik, minat calon siswa, serta reputasi sekolah sebagai lembaga pendidikan yang berkualitas..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa sarana dan prasarana memiliki peran yang sangat penting dalam menunjang keberhasilan pembelajaran di Sekolah Dasar Islam Terpadu Al Hijrah 2.Ketersediaan fasilitas yang lengkap seperti ruang belajar yang nyaman, laboratorium, perpustakaan, masjid, lapangan olahraga, ruang UKS, serta media pembelajaran modern terbukti meningkatkan motivasi, fokus, dan hasil belajar siswa.Lingkungan belajar yang bersih dan kondusif turut membentuk karakter disiplin serta menumbuhkan semangat belajar yang tinggi.Dengan demikian, sarana dan prasarana tidak hanya berfungsi sebagai penunjang teknis, tetapi juga menjadi faktor strategis dalam menciptakan pembelajaran yang efektif, menyenangkan, dan bernilai Islami, sesuai dengan tujuan pendidikan Islam terpadu yang holistik dan berorientasi pada mutu
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran penting sarana dan prasarana dalam keberhasilan pembelajaran di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD IT) Al Hijrah 2. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pandangan bahwa sarana dan prasarana pendidikan merupakan faktor strategis yang memengaruhi efektivitas proses belajar mengajar serta pencapaian tujuan pendidikan Islam terpadu yang menggabungkan aspek akademik, spiritual, dan karakter. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, staf tata usaha, dan siswa di SD IT Al Hijrah 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SD IT Al Hijrah 2 memiliki sarana dan prasarana yang lengkap dan sesuai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/c/prasarana-pendidikan-jasmani-pembelajaran-sekolah-thumb-9f08d.webp" type="image/webp" length="99608" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/prasarana-pendidikan-jasmani-pembelajaran-sekolah-thumb-b25f9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/prasarana-pendidikan-jasmani-pembelajaran-sekolah-thumb-6338f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/prasarana-pendidikan-jasmani-pembelajaran-sekolah-thumb-9f08d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3779-stit-al-ittihadiyahlabura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15880-bunayya-jurnal-pendidikan-guru-madrasah-ibtidaiyah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Mon, 20 Apr 2026 23:45:43 +0700. 24 items. Served in: 12.509 seconds [rss] -->
