<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 23 Jun 2026 01:54:02 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 01:54:02 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-06-23T01:54:02+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Fuzzy Expert System Untuk Membantu Diagnosis Awal Sindroma Metabolik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Fuzzy Expert System Untuk Membantu Diagnosis Awal Sindroma Metabolik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Fuzzy Expert System Untuk Membantu Diagnosis Awal Sindroma Metabolik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51159-data-hasil-analisa-simulasi</link>
	<guid isPermaLink="false">9bd927d6fe1b9bdb5a05a98cf9349dfa</guid>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 00:24:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ wire bagye ]]></category>
	<category><![CDATA[ rodi anto ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anto,bagye,full,issue,rodi,wire]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kehandalan sistem, penelitian berikutnya dapat mengembangkan model fuzzy dengan menambah variabel risiko seperti indeks massa tubuh (BMI) dan indeks plasma insulin, sehingga mempermudah dokter dalam mengidentifikasi risiko intervensi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Fuzzy Expert System Untuk Membantu Diagnosis Awal Sindroma Metabolik: Untuk meningkatkan kehandalan sistem, penelitian berikutnya dapat mengembangkan model fuzzy dengan menambah variabel risiko seperti indeks massa tubuh (BMI) dan indeks plasma insulin, sehingga mempermudah dokter dalam mengidentifikasi risiko intervensi dini. Penelitian lanjutan juga bisa mengevaluasi sistem ini pada populasi dengan karakteristik etnis dan geografis berbeda, misalnya di daerah pedesaan, guna memastikan generalisasi dan keakuratan diagnosis pada pasien dengan variasi pola makan dan aktivitas fisik yang berbeda. Selain itu, studi perbandingan antara metode inferensi Tsukamoto, Mamdani, dan Sugeno pada data yang sama dapat menghasilkan rekomendasi metode optimal untuk aplikasi klinis pada sistem diagnostik sindroma metabolik.. Penelitian ini menghasilkan sistem pengambilan keputusan berbasis Fuzzy Expert System untuk diagnosis awal sindrom metabolik.Hasil pengujian sistem, menggunakan Black Box Test, menunjukkan tingkat penerimaan 84A% dan akurasi 80A% pada data hasil laboratorium.Sistem ini dapat diterima oleh pasien sebagai alat untuk memeriksa kesehatannya Sindroma metabolik adalah suatu kondisi yang terjadi pada seseorang secara bersamaan seperti peningkatan tekanan darah, kadar gula darah yang tinggi, kelebihan lemak di sekitar pinggang, serta kenaikan kadar kolesterol yang tidak biasa. Kondisi ini membuat resiko bagi penderitanya mengalami penyakit jantung, stroke, dan diabetes mellitus menjadi sangat tinggi. Sindroma metabolik adalah penyakit yang tidak menular. Seseorang yang memiliki sindroma metabolik biasanya sulit mendeteksi, karena dibutuhkan ahli dalam menganalisanya. Fuzzy Sistem Pakar (Fuzzy Expert System) merupakan bagian dari kecerdasan buatan menggunakan logika fuzzy. Dimana sistem berusaha megadopsi pengetahuan manusia ke komputer agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa dilakukaan oleh para ahli. Dimana nantinya hasil... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/8/data-hasil-analisa-simulasi-analis-faktor-gula-dar-thumb-cfe09.webp" title="JURIS - Fuzzy Expert System Untuk Membantu Diagnosis Awal Sindroma Metabolik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/data-hasil-analisa-simulasi-analis-faktor-gula-dar-thumb-cfe09.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/data-hasil-analisa-simulasi-analis-faktor-gula-dar-thumb-cfe09.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/data-hasil-analisa-simulasi-analis-faktor-gula-dar-thumb-cfe09.webp 1x" title="JURIS - Fuzzy Expert System Untuk Membantu Diagnosis Awal Sindroma Metabolik" alt="JURIS - Fuzzy Expert System Untuk Membantu Diagnosis Awal Sindroma Metabolik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/8/data-hasil-analisa-simulasi-analis-faktor-gula-dar-thumb-fe882.webp" title="JURIS - Fuzzy Expert System Untuk Membantu Diagnosis Awal Sindroma Metabolik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/data-hasil-analisa-simulasi-analis-faktor-gula-dar-thumb-fe882.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/data-hasil-analisa-simulasi-analis-faktor-gula-dar-thumb-fe882.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/data-hasil-analisa-simulasi-analis-faktor-gula-dar-thumb-fe882.webp 1x" title="JURIS - Fuzzy Expert System Untuk Membantu Diagnosis Awal Sindroma Metabolik" alt="JURIS - Fuzzy Expert System Untuk Membantu Diagnosis Awal Sindroma Metabolik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/8/data-hasil-analisa-simulasi-analis-faktor-gula-dar-thumb-fa85c.webp" title="JURIS - Fuzzy Expert System Untuk Membantu Diagnosis Awal Sindroma Metabolik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/data-hasil-analisa-simulasi-analis-faktor-gula-dar-thumb-fa85c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/data-hasil-analisa-simulasi-analis-faktor-gula-dar-thumb-fa85c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/data-hasil-analisa-simulasi-analis-faktor-gula-dar-thumb-fa85c.webp 1x" title="JURIS - Fuzzy Expert System Untuk Membantu Diagnosis Awal Sindroma Metabolik" alt="JURIS - Fuzzy Expert System Untuk Membantu Diagnosis Awal Sindroma Metabolik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51159-data-hasil-analisa-simulasi" title="JURIS - Fuzzy Expert System Untuk Membantu Diagnosis Awal Sindroma Metabolik" target="_blank">Fuzzy Expert System Untuk Membantu Diagnosis Awal Sindroma Metabolik</a>: Untuk meningkatkan kehandalan sistem, penelitian berikutnya dapat mengembangkan model fuzzy dengan menambah variabel risiko seperti indeks massa tubuh (BMI) dan indeks plasma insulin, sehingga mempermudah dokter dalam mengidentifikasi risiko intervensi dini. Penelitian lanjutan juga bisa mengevaluasi sistem ini pada populasi dengan karakteristik etnis dan geografis berbeda, misalnya di daerah pedesaan, guna memastikan generalisasi dan keakuratan diagnosis pada pasien dengan variasi pola makan dan aktivitas fisik yang berbeda. Selain itu, studi perbandingan antara metode inferensi Tsukamoto, Mamdani, dan Sugeno pada data yang sama dapat menghasilkan rekomendasi metode optimal untuk aplikasi klinis pada sistem diagnostik sindroma metabolik..
<br>Penelitian ini menghasilkan sistem pengambilan keputusan berbasis Fuzzy Expert System untuk diagnosis awal sindrom metabolik.Hasil pengujian sistem, menggunakan Black Box Test, menunjukkan tingkat penerimaan 84A% dan akurasi 80A% pada data hasil laboratorium.Sistem ini dapat diterima oleh pasien sebagai alat untuk memeriksa kesehatannya
<br>Sindroma metabolik adalah suatu kondisi yang terjadi pada seseorang secara bersamaan seperti peningkatan tekanan darah, kadar gula darah yang tinggi, kelebihan lemak di sekitar pinggang, serta kenaikan kadar kolesterol yang tidak biasa. Kondisi ini membuat resiko bagi penderitanya mengalami penyakit jantung, stroke, dan diabetes mellitus menjadi sangat tinggi. Sindroma metabolik adalah penyakit yang tidak menular. Seseorang yang memiliki sindroma metabolik biasanya sulit mendeteksi, karena dibutuhkan ahli dalam menganalisanya. Fuzzy Sistem Pakar (Fuzzy Expert System) merupakan bagian dari kecerdasan buatan menggunakan logika fuzzy. Dimana sistem berusaha megadopsi pengetahuan manusia ke komputer agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa dilakukaan oleh para ahli. Dimana nantinya hasil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/8/data-hasil-analisa-simulasi-analis-faktor-gula-dar-thumb-fe882.webp" type="image/webp" length="89932" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/data-hasil-analisa-simulasi-analis-faktor-gula-dar-thumb-cfe09.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/data-hasil-analisa-simulasi-analis-faktor-gula-dar-thumb-fe882.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/data-hasil-analisa-simulasi-analis-faktor-gula-dar-thumb-fa85c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1555-stmiklombok.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10930-jurnal-informatika-rekayasa-elektronik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Studi Ketinggian Kolam Retensi Simpang Polda Palembang Untuk Langkah Penentuan Kebijakan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Studi Ketinggian Kolam Retensi Simpang Polda Palembang Untuk Langkah Penentuan Kebijakan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Studi Ketinggian Kolam Retensi Simpang Polda Palembang Untuk Langkah Penentuan Kebijakan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51158-alternatif-kolam-retensi-boat-robot</link>
	<guid isPermaLink="false">c610da72638fbcd2b6f65c2c97343e4f</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 23:46:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ wire bagye ]]></category>
	<category><![CDATA[ rodi anto ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anto,bagye,full,issue,rodi,wire]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Bagaimana efek penerapan teknologi pengukuran kedalaman berbasis robotik dengan akurasi GPS tinggi terhadap pemantauan sedimentasi jangka panjang kolam retensi? Apa dampak peningkatan frekuensi dan intensitas hujan terkait pergerakan sedimentasi pada ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Studi Ketinggian Kolam Retensi Simpang Polda Palembang Untuk Langkah Penentuan Kebijakan: Bagaimana efek penerapan teknologi pengukuran kedalaman berbasis robotik dengan akurasi GPS tinggi terhadap pemantauan sedimentasi jangka panjang kolam retensi? Apa dampak peningkatan frekuensi dan intensitas hujan terkait pergerakan sedimentasi pada kolam retensi di daerah perkotaan, dan bagaimana model mitigasi dapat disesuaikan? Bagaimana integrasi data kedalaman dan kualitas air secara realActime dapat menjadi dasar perencanaan kebijakan pengelolaan kolam retensi yang adaptif terhadap perubahan iklim lokal?. Kedalaman kolam retensi Simpang Polda Palembang mencapai rataAcrata 2,245Am dengan variasi kedalaman antara 0,731Am dan 3,761Am.Perbedaan kedalaman tersebut menunjukkan adanya sedimentasi signifikan, mencapai 1,755Am atau hampir 44A% dari kedalaman awal.Diperlukan tindakan pengerukan atau penyedotan sidimen untuk mengembalikan volume air maksimal agar kolam tetap dapat mengendalikan banjir Kolam retensi Simpang Polda merupakan alternatif salah satu bangunan pengendali banjir yang berfungsi untuk menampung sementara debit limpahan air disekitar cekungan di Kawasan Simpang Polda, sehingga dapat mengurangi atau mencegah genangan banjir di daerah tersebut. Agar kolam retensi ini berfungsi dengan baik, maka perlu dilakukan pengecekan ketinggian sehingga fungsi kolam sebagai penampung air dapat terlaksana dengan baik. Metode yang dipakai untuk mengukur ketinggian kolam retensi adalah dengan menggunakan boat/robot yang telah diteliti tahun 2019 dan tahun 2020 yang mengarsir seluruh permukaan air kolam dengan bantuan remote kendali dan sonar single beam. Hasil pengukuran ketinggian Kolam Retensi Simpang Polda didapat rata-rata setinggi 2,245Am yang menganjurkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/2/alternatif-kolam-retensi-boat-robot-sedimentasi-si-thumb-8a6b9.webp" title="JURIS - Studi Ketinggian Kolam Retensi Simpang Polda Palembang Untuk Langkah Penentuan Kebijakan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/2/alternatif-kolam-retensi-boat-robot-sedimentasi-si-thumb-8a6b9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/2/alternatif-kolam-retensi-boat-robot-sedimentasi-si-thumb-8a6b9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/2/alternatif-kolam-retensi-boat-robot-sedimentasi-si-thumb-8a6b9.webp 1x" title="JURIS - Studi Ketinggian Kolam Retensi Simpang Polda Palembang Untuk Langkah Penentuan Kebijakan" alt="JURIS - Studi Ketinggian Kolam Retensi Simpang Polda Palembang Untuk Langkah Penentuan Kebijakan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/2/alternatif-kolam-retensi-boat-robot-sedimentasi-si-thumb-877cf.webp" title="JURIS - Studi Ketinggian Kolam Retensi Simpang Polda Palembang Untuk Langkah Penentuan Kebijakan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/2/alternatif-kolam-retensi-boat-robot-sedimentasi-si-thumb-877cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/2/alternatif-kolam-retensi-boat-robot-sedimentasi-si-thumb-877cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/2/alternatif-kolam-retensi-boat-robot-sedimentasi-si-thumb-877cf.webp 1x" title="JURIS - Studi Ketinggian Kolam Retensi Simpang Polda Palembang Untuk Langkah Penentuan Kebijakan" alt="JURIS - Studi Ketinggian Kolam Retensi Simpang Polda Palembang Untuk Langkah Penentuan Kebijakan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/2/alternatif-kolam-retensi-boat-robot-sedimentasi-si-thumb-1221d.webp" title="JURIS - Studi Ketinggian Kolam Retensi Simpang Polda Palembang Untuk Langkah Penentuan Kebijakan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/2/alternatif-kolam-retensi-boat-robot-sedimentasi-si-thumb-1221d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/2/alternatif-kolam-retensi-boat-robot-sedimentasi-si-thumb-1221d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/2/alternatif-kolam-retensi-boat-robot-sedimentasi-si-thumb-1221d.webp 1x" title="JURIS - Studi Ketinggian Kolam Retensi Simpang Polda Palembang Untuk Langkah Penentuan Kebijakan" alt="JURIS - Studi Ketinggian Kolam Retensi Simpang Polda Palembang Untuk Langkah Penentuan Kebijakan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51158-alternatif-kolam-retensi-boat-robot" title="JURIS - Studi Ketinggian Kolam Retensi Simpang Polda Palembang Untuk Langkah Penentuan Kebijakan" target="_blank">Studi Ketinggian Kolam Retensi Simpang Polda Palembang Untuk Langkah Penentuan Kebijakan</a>: Bagaimana efek penerapan teknologi pengukuran kedalaman berbasis robotik dengan akurasi GPS tinggi terhadap pemantauan sedimentasi jangka panjang kolam retensi? Apa dampak peningkatan frekuensi dan intensitas hujan terkait pergerakan sedimentasi pada kolam retensi di daerah perkotaan, dan bagaimana model mitigasi dapat disesuaikan? Bagaimana integrasi data kedalaman dan kualitas air secara realActime dapat menjadi dasar perencanaan kebijakan pengelolaan kolam retensi yang adaptif terhadap perubahan iklim lokal?.
<br>Kedalaman kolam retensi Simpang Polda Palembang mencapai rataAcrata 2,245Am dengan variasi kedalaman antara 0,731Am dan 3,761Am.Perbedaan kedalaman tersebut menunjukkan adanya sedimentasi signifikan, mencapai 1,755Am atau hampir 44A% dari kedalaman awal.Diperlukan tindakan pengerukan atau penyedotan sidimen untuk mengembalikan volume air maksimal agar kolam tetap dapat mengendalikan banjir
<br>Kolam retensi Simpang Polda merupakan alternatif salah satu bangunan pengendali banjir yang berfungsi untuk menampung sementara debit limpahan air disekitar cekungan di Kawasan Simpang Polda, sehingga dapat mengurangi atau mencegah genangan banjir di daerah tersebut. Agar kolam retensi ini berfungsi dengan baik, maka perlu dilakukan pengecekan ketinggian sehingga fungsi kolam sebagai penampung air dapat terlaksana dengan baik. Metode yang dipakai untuk mengukur ketinggian kolam retensi adalah dengan menggunakan boat/robot yang telah diteliti tahun 2019 dan tahun 2020 yang mengarsir seluruh permukaan air kolam dengan bantuan remote kendali dan sonar single beam. Hasil pengukuran ketinggian Kolam Retensi Simpang Polda didapat rata-rata setinggi 2,245Am yang menganjurkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/2/alternatif-kolam-retensi-boat-robot-sedimentasi-si-thumb-877cf.webp" type="image/webp" length="115348" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/2/alternatif-kolam-retensi-boat-robot-sedimentasi-si-thumb-8a6b9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/2/alternatif-kolam-retensi-boat-robot-sedimentasi-si-thumb-877cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/2/alternatif-kolam-retensi-boat-robot-sedimentasi-si-thumb-1221d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1555-stmiklombok.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10930-jurnal-informatika-rekayasa-elektronik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Tata Kelola Pelayanan Publik Berbasis Desentralisasi Studi Evaluatif Atas Implementasi Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan Paten di Kabupaten Polewali Mandar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tata Kelola Pelayanan Publik Berbasis Desentralisasi Studi Evaluatif Atas Implementasi Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan Paten di Kabupaten Polewali Mandar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tata Kelola Pelayanan Publik Berbasis Desentralisasi Studi Evaluatif Atas Implementasi Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan Paten di Kabupaten Polewali Mandar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51152-transparansi-layanan-publik-implementasi-kebijakan</link>
	<guid isPermaLink="false">737ca9523e3d21c975e2c63548527cfc</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 23:28:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view journal ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ budi utomo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[budi,header,journal,page,utomo,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas pelatihan teknis dan manajerial berkelanjutan bagi aparatur kecamatan dalam meningkatkan kinerja layanan PATEN, dengan mengukur perubahan indikator akses dan kepuasan masyarakat. Selain itu, perlu ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Tata Kelola Pelayanan Publik Berbasis Desentralisasi: Studi Evaluatif Atas Implementasi Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) di Kabupaten Polewali Mandar: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas pelatihan teknis dan manajerial berkelanjutan bagi aparatur kecamatan dalam meningkatkan kinerja layanan PATEN, dengan mengukur perubahan indikator akses dan kepuasan masyarakat. Selain itu, perlu dirancang studi desain platform digital terintegrasi yang menghubungkan Disdukcapil, DPMPTSP, dan kecamatan, serta menilai dampaknya terhadap interoperabilitas data dan kecepatan proses administrasi. Selanjutnya, penelitian komparatif dapat meneliti bagaimana pembentukan forum koordinasi multiAclevel serta SOP standar antarinstansi mempengaruhi kualitas implementasi kebijakan di berbagai kecamatan, khususnya dalam mengurangi kesenjangan layanan antara daerah perkotaan dan pedesaan. Semua kajian tersebut harus mengadopsi pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus dan melibatkan analisis triangulasi data untuk memastikan validitas temuan. Hasilnya diharapkan memberikan rekomendasi praktis yang dapat diadopsi oleh pemerintah daerah dalam rangka memperkuat kapasitas aparatur, transformasi digital, dan koordinasi institusional.. Implementasi PATEN di Kabupaten Polewali Mandar telah menunjukkan kemajuan dalam desentralisasi pelayanan publik, namun masih menghadapi berbagai kendala teknis dan struktural.Kualitas pelayanan publik belum sepenuhnya tercapai karena faktor sumber daya manusia, sarana prasarana, dan sistem digitalisasi yang belum optimal Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) merupakan salah satu kebijakan strategis pemerintah dalam memperkuat desentralisasi pelayanan publik di tingkat lokal. Adapun penelitian ini bermaksud menganalisis implementasi kebijakan PATEN guna meningkatkan tata kelola pelayanan publik di Kabupaten Polewali Mandar. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap aparatur kecamatan, pejabat Disdukcapil, serta masyarakat pengguna layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PATEN di Polewali Mandar telah mendorong peningkatan akses... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/0/transparansi-layanan-publik-implementasi-kebijakan-thumb-afc7b.webp" title="JURIS - Tata Kelola Pelayanan Publik Berbasis Desentralisasi: Studi Evaluatif Atas Implementasi Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) di Kabupaten Polewali Mandar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/0/transparansi-layanan-publik-implementasi-kebijakan-thumb-afc7b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/0/transparansi-layanan-publik-implementasi-kebijakan-thumb-afc7b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/0/transparansi-layanan-publik-implementasi-kebijakan-thumb-afc7b.webp 1x" title="JURIS - Tata Kelola Pelayanan Publik Berbasis Desentralisasi: Studi Evaluatif Atas Implementasi Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) di Kabupaten Polewali Mandar" alt="JURIS - Tata Kelola Pelayanan Publik Berbasis Desentralisasi: Studi Evaluatif Atas Implementasi Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) di Kabupaten Polewali Mandar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/0/transparansi-layanan-publik-implementasi-kebijakan-thumb-094f5.webp" title="JURIS - Tata Kelola Pelayanan Publik Berbasis Desentralisasi: Studi Evaluatif Atas Implementasi Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) di Kabupaten Polewali Mandar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/0/transparansi-layanan-publik-implementasi-kebijakan-thumb-094f5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/0/transparansi-layanan-publik-implementasi-kebijakan-thumb-094f5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/0/transparansi-layanan-publik-implementasi-kebijakan-thumb-094f5.webp 1x" title="JURIS - Tata Kelola Pelayanan Publik Berbasis Desentralisasi: Studi Evaluatif Atas Implementasi Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) di Kabupaten Polewali Mandar" alt="JURIS - Tata Kelola Pelayanan Publik Berbasis Desentralisasi: Studi Evaluatif Atas Implementasi Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) di Kabupaten Polewali Mandar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/0/transparansi-layanan-publik-implementasi-kebijakan-thumb-dcee3.webp" title="JURIS - Tata Kelola Pelayanan Publik Berbasis Desentralisasi: Studi Evaluatif Atas Implementasi Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) di Kabupaten Polewali Mandar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/0/transparansi-layanan-publik-implementasi-kebijakan-thumb-dcee3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/0/transparansi-layanan-publik-implementasi-kebijakan-thumb-dcee3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/0/transparansi-layanan-publik-implementasi-kebijakan-thumb-dcee3.webp 1x" title="JURIS - Tata Kelola Pelayanan Publik Berbasis Desentralisasi: Studi Evaluatif Atas Implementasi Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) di Kabupaten Polewali Mandar" alt="JURIS - Tata Kelola Pelayanan Publik Berbasis Desentralisasi: Studi Evaluatif Atas Implementasi Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) di Kabupaten Polewali Mandar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51152-transparansi-layanan-publik-implementasi-kebijakan" title="JURIS - Tata Kelola Pelayanan Publik Berbasis Desentralisasi: Studi Evaluatif Atas Implementasi Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) di Kabupaten Polewali Mandar" target="_blank">Tata Kelola Pelayanan Publik Berbasis Desentralisasi: Studi Evaluatif Atas Implementasi Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) di Kabupaten Polewali Mandar</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas pelatihan teknis dan manajerial berkelanjutan bagi aparatur kecamatan dalam meningkatkan kinerja layanan PATEN, dengan mengukur perubahan indikator akses dan kepuasan masyarakat. Selain itu, perlu dirancang studi desain platform digital terintegrasi yang menghubungkan Disdukcapil, DPMPTSP, dan kecamatan, serta menilai dampaknya terhadap interoperabilitas data dan kecepatan proses administrasi. Selanjutnya, penelitian komparatif dapat meneliti bagaimana pembentukan forum koordinasi multiAclevel serta SOP standar antarinstansi mempengaruhi kualitas implementasi kebijakan di berbagai kecamatan, khususnya dalam mengurangi kesenjangan layanan antara daerah perkotaan dan pedesaan. Semua kajian tersebut harus mengadopsi pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus dan melibatkan analisis triangulasi data untuk memastikan validitas temuan. Hasilnya diharapkan memberikan rekomendasi praktis yang dapat diadopsi oleh pemerintah daerah dalam rangka memperkuat kapasitas aparatur, transformasi digital, dan koordinasi institusional..
<br>Implementasi PATEN di Kabupaten Polewali Mandar telah menunjukkan kemajuan dalam desentralisasi pelayanan publik, namun masih menghadapi berbagai kendala teknis dan struktural.Kualitas pelayanan publik belum sepenuhnya tercapai karena faktor sumber daya manusia, sarana prasarana, dan sistem digitalisasi yang belum optimal
<br>Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) merupakan salah satu kebijakan strategis pemerintah dalam memperkuat desentralisasi pelayanan publik di tingkat lokal. Adapun penelitian ini bermaksud menganalisis implementasi kebijakan PATEN guna meningkatkan tata kelola pelayanan publik di Kabupaten Polewali Mandar. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap aparatur kecamatan, pejabat Disdukcapil, serta masyarakat pengguna layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PATEN di Polewali Mandar telah mendorong peningkatan akses...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/0/transparansi-layanan-publik-implementasi-kebijakan-thumb-afc7b.webp" type="image/webp" length="65764" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/0/transparansi-layanan-publik-implementasi-kebijakan-thumb-afc7b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/0/transparansi-layanan-publik-implementasi-kebijakan-thumb-094f5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/0/transparansi-layanan-publik-implementasi-kebijakan-thumb-dcee3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1685-lppm-unasman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17552-mitzal-demokrasi-komunikasi-budaya-jurnal-ilmu-pemerintahan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perancangan Antena Mikrostrip MIMO 2x2 Patch Persegi Panjang pada Frekuensi LTE 2 3 GHz ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perancangan Antena Mikrostrip MIMO 2x2 Patch Persegi Panjang pada Frekuensi LTE 2 3 GHz ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perancangan Antena Mikrostrip MIMO 2x2 Patch Persegi Panjang pada Frekuensi LTE 2 3 GHz ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51157-parameter-desain-antena-mikrostrip</link>
	<guid isPermaLink="false">4c09721a5912cf8f9097c5f7e221a477</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 23:24:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ wire bagye ]]></category>
	<category><![CDATA[ rodi anto ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anto,bagye,full,issue,rodi,wire]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kinerja antena terutama pada gain dan bandwidth, elemen antena dapat dikembangkan dalam bentuk multilayer atau array. Pengembangan lainnya dapat menggunakan metode defected ground structure untuk meningkatkan kinerja tanpa menambah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perancangan Antena Mikrostrip MIMO 2x2 Patch Persegi Panjang pada Frekuensi LTE 2,3 GHz: Untuk meningkatkan kinerja antena terutama pada gain dan bandwidth, elemen antena dapat dikembangkan dalam bentuk multilayer atau array. Pengembangan lainnya dapat menggunakan metode defected ground structure untuk meningkatkan kinerja tanpa menambah ukuran fisik antena. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan menguji antena MIMO pada frekuensi yang lebih tinggi dan mengoptimalkan desain antena untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja.. Berdasarkan keseluruhan tahapan yang telah dilakukan yaitu perancangan, fabrikasi dan pengujian antena, dapat disimpulkan bahwa Antena mikrostrip MIMO 2x2 patch persegi panjang yang telah direalisasikan dapat bekerja pada frekuensi tengah 2,3 GHz, dengan menghasilkan nilai return loss sebesar -22,943 dB, nilai mutual coupling sebesar -29,08 dB, nilai VSWR sebesar 1,059 pada frekuensi 2,3 GHz., dengan banddwidth 60 MHz (2,27 MHz - 2,33 MHz), dan gain hasil pengukuran adalah 3,483 dB.Pola radiasi antena mikrostrip MIMO 2x2 patch persegi panjang dari hasil pengukuran adalah direksional Pada makalah ini dilaporkan hasil perancangan dan realisasi antena mikrostrip MIMO 2x2 patch persegi panjang yang bekerja pada frekuensi 2,3 GHz. Rancangan antena disimulasikan dengan software Computer Simulation Tools (CST) Microwave Studio 2016. Simulasi rancangan antena menghasilkan mutual coupling -30,34 dB dan gain 3,035 dB. Rancangan antena difabrikasi dengan bahan substrat FR4 Epoxy. Dari hasil pengukuran antena yang dirancang, antena memiliki nilai VSWR sebesar 1,059 dan gain sebesar 3,483 dB. Bandwidth antena ini adalah 60 MHz (2,27 MHz - 2,33 MHz). Antena ini juga memiliki nilai return loss dan mutual coupling masing-masing sebesar -22,943 dB dan -29,08 dB pada frekuensi 2,3 GHz. Antena yang direalisasikan diuji pada mobile wifi dan dapat menunjukkan perbaikan penerimaan level sinyal rata-rata sebesar 5,6 dB dan peningkatan kecepatan data sebesar 79,7% Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/5/parameter-desain-antena-mikrostrip-mimo-perancanga-thumb-e4051.webp" title="JURIS - Perancangan Antena Mikrostrip MIMO 2x2 Patch Persegi Panjang pada Frekuensi LTE 2,3 GHz" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/parameter-desain-antena-mikrostrip-mimo-perancanga-thumb-e4051.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/parameter-desain-antena-mikrostrip-mimo-perancanga-thumb-e4051.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/parameter-desain-antena-mikrostrip-mimo-perancanga-thumb-e4051.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Antena Mikrostrip MIMO 2x2 Patch Persegi Panjang pada Frekuensi LTE 2,3 GHz" alt="JURIS - Perancangan Antena Mikrostrip MIMO 2x2 Patch Persegi Panjang pada Frekuensi LTE 2,3 GHz" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/parameter-desain-antena-mikrostrip-mimo-perancanga-thumb-d38e4.webp" title="JURIS - Perancangan Antena Mikrostrip MIMO 2x2 Patch Persegi Panjang pada Frekuensi LTE 2,3 GHz" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/parameter-desain-antena-mikrostrip-mimo-perancanga-thumb-d38e4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/parameter-desain-antena-mikrostrip-mimo-perancanga-thumb-d38e4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/parameter-desain-antena-mikrostrip-mimo-perancanga-thumb-d38e4.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Antena Mikrostrip MIMO 2x2 Patch Persegi Panjang pada Frekuensi LTE 2,3 GHz" alt="JURIS - Perancangan Antena Mikrostrip MIMO 2x2 Patch Persegi Panjang pada Frekuensi LTE 2,3 GHz" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/parameter-desain-antena-mikrostrip-mimo-perancanga-thumb-268a6.webp" title="JURIS - Perancangan Antena Mikrostrip MIMO 2x2 Patch Persegi Panjang pada Frekuensi LTE 2,3 GHz" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/parameter-desain-antena-mikrostrip-mimo-perancanga-thumb-268a6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/parameter-desain-antena-mikrostrip-mimo-perancanga-thumb-268a6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/parameter-desain-antena-mikrostrip-mimo-perancanga-thumb-268a6.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Antena Mikrostrip MIMO 2x2 Patch Persegi Panjang pada Frekuensi LTE 2,3 GHz" alt="JURIS - Perancangan Antena Mikrostrip MIMO 2x2 Patch Persegi Panjang pada Frekuensi LTE 2,3 GHz" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51157-parameter-desain-antena-mikrostrip" title="JURIS - Perancangan Antena Mikrostrip MIMO 2x2 Patch Persegi Panjang pada Frekuensi LTE 2,3 GHz" target="_blank">Perancangan Antena Mikrostrip MIMO 2x2 Patch Persegi Panjang pada Frekuensi LTE 2,3 GHz</a>: Untuk meningkatkan kinerja antena terutama pada gain dan bandwidth, elemen antena dapat dikembangkan dalam bentuk multilayer atau array. Pengembangan lainnya dapat menggunakan metode defected ground structure untuk meningkatkan kinerja tanpa menambah ukuran fisik antena. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan menguji antena MIMO pada frekuensi yang lebih tinggi dan mengoptimalkan desain antena untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja..
<br>Berdasarkan keseluruhan tahapan yang telah dilakukan yaitu perancangan, fabrikasi dan pengujian antena, dapat disimpulkan bahwa Antena mikrostrip MIMO 2x2 patch persegi panjang yang telah direalisasikan dapat bekerja pada frekuensi tengah 2,3 GHz, dengan menghasilkan nilai return loss sebesar -22,943 dB, nilai mutual coupling sebesar -29,08 dB, nilai VSWR sebesar 1,059 pada frekuensi 2,3 GHz., dengan banddwidth 60 MHz (2,27 MHz - 2,33 MHz), dan gain hasil pengukuran adalah 3,483 dB.Pola radiasi antena mikrostrip MIMO 2x2 patch persegi panjang dari hasil pengukuran adalah direksional
<br>Pada makalah ini dilaporkan hasil perancangan dan realisasi antena mikrostrip MIMO 2x2 patch persegi panjang yang bekerja pada frekuensi 2,3 GHz. Rancangan antena disimulasikan dengan software Computer Simulation Tools (CST) Microwave Studio 2016. Simulasi rancangan antena menghasilkan mutual coupling -30,34 dB dan gain 3,035 dB. Rancangan antena difabrikasi dengan bahan substrat FR4 Epoxy. Dari hasil pengukuran antena yang dirancang, antena memiliki nilai VSWR sebesar 1,059 dan gain sebesar 3,483 dB. Bandwidth antena ini adalah 60 MHz (2,27 MHz - 2,33 MHz). Antena ini juga memiliki nilai return loss dan mutual coupling masing-masing sebesar  -22,943 dB dan  -29,08  dB  pada frekuensi  2,3 GHz. Antena yang direalisasikan diuji pada mobile wifi dan dapat menunjukkan perbaikan penerimaan level sinyal rata-rata sebesar 5,6 dB dan peningkatan kecepatan data sebesar 79,7%
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/5/parameter-desain-antena-mikrostrip-mimo-perancanga-thumb-e4051.webp" type="image/webp" length="91458" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/parameter-desain-antena-mikrostrip-mimo-perancanga-thumb-e4051.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/parameter-desain-antena-mikrostrip-mimo-perancanga-thumb-d38e4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/parameter-desain-antena-mikrostrip-mimo-perancanga-thumb-268a6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1555-stmiklombok.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10930-jurnal-informatika-rekayasa-elektronik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Literasi Keagamaan Yang Inklusif Studi Cognitive Fluency Pada Desain Panduan Memaksimalkan Puasa Ramadan Bagi Pengguna Lansia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Literasi Keagamaan Yang Inklusif Studi Cognitive Fluency Pada Desain Panduan Memaksimalkan Puasa Ramadan Bagi Pengguna Lansia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Literasi Keagamaan Yang Inklusif Studi Cognitive Fluency Pada Desain Panduan Memaksimalkan Puasa Ramadan Bagi Pengguna Lansia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51149-daya-tarik-desain-haji-ramah-lansia-identitas-visu</link>
	<guid isPermaLink="false">e9d3c87a111c1bb8c3bca5feb5694483</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 23:15:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view journal ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ budi utomo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[budi,header,journal,page,utomo,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan melibatkan rentang usia lansia yang lebih beragam untuk memahami preferensi dan kemampuan pemrosesan visual mereka secara lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Literasi Keagamaan Yang Inklusif: Studi Cognitive Fluency Pada Desain Panduan Memaksimalkan Puasa Ramadan Bagi Pengguna Lansia: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan melibatkan rentang usia lansia yang lebih beragam untuk memahami preferensi dan kemampuan pemrosesan visual mereka secara lebih komprehensif. Kedua, studi komparatif terhadap media selain poster, seperti video atau aplikasi interaktif, dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas media yang berbeda dalam menyampaikan informasi keagamaan kepada lansia. Ketiga, penelitian ini dapat dikembangkan dengan menerapkan pendekatan user-centered yang lebih intensif, di mana desain literasi keagamaan diuji dan disempurnakan secara iteratif berdasarkan masukan dari pengguna lansia dan ahli. Dengan demikian, desain yang dihasilkan dapat lebih sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan pemrosesan informasi lansia, sehingga literasi keagamaan menjadi lebih inklusif dan efektif.. Pembahasan di atas mengantarkan penelitian ini pada bagian kesimpulan yang menunjukkan bahwa desain infografis yang lebih sederhana, terstruktur, dan mudah dibaca cenderung lebih cepat dipahami oleh lansia dibandingkan desain yang padat ornamen dan lebih dekoratif.Temuan dari ketiga partisipan memperlihatkan, kemudahan pemrosesan visual menjadi faktor penting dalam penerimaan pesan keagamaan.Poster yang minimalis dipersepsi lebih ringan, lebih jelas, dan lebih nyaman ditangkap, sedangkan poster yang ramai tetap memiliki daya tarik estetis tetapi berpotensi menambah beban kognitif dan mengaburkan pesan utama.Melalui penelitian ini ditegaskan kembali bahwa cognitive fluency merupakan prinsip penting dalam perancangan literasi keagamaan yang ramah lansia.Selain itu, hasil penelitian memperlihatkan bahwa unsur estetika Ramadan tetap memiliki nilai, tetapi harus ditempatkan secara proporsional agar tidak mengganggu efisiensi pemahaman.Keseimbangan antara keindahan visual dan kejelasan informasi dalam konteks ini menjadi kunci utama.Desain keagamaan untuk lansia tidak cukup hanya menarik secara tampilan, tetapi harus mampu membantu pembaca menemukan inti pesan dengan cepat, ringan, dan nyaman.Karena itu, infografis keagamaan yang inklusif adalah infografis yang mengutamakan keterbacaan, hierarki informasi yang tegas, dan penyajian visual yang tidak berlebihan Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan literasi keagamaan yang lebih inklusif bagi pengguna lansia, khususnya dalam memahami panduan ibadah puasa Ramadan yang disajikan melalui media visual. Lansia cenderung mengalami penurunan fungsi penglihatan, daya tangkap, dan kecepatan pemrosesan informasi, sehingga desain infografis yang terlalu padat ornamen berpotensi menurunkan keterbacaan dan meningkatkan beban kognitif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-komparatif dengan teknik wawancara semi-terstruktur terhadap tiga partisipan lansia, terdiri atas satu laki-laki dan dua perempuan. Partisipan diperlihatkan dua versi infografis Panduan Memaksimalkan Puasa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/c/daya-tarik-desain-haji-ramah-lansia-identitas-visu-thumb-8bfbc.webp" title="JURIS - Literasi Keagamaan Yang Inklusif: Studi Cognitive Fluency Pada Desain Panduan Memaksimalkan Puasa Ramadan Bagi Pengguna Lansia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/daya-tarik-desain-haji-ramah-lansia-identitas-visu-thumb-8bfbc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/daya-tarik-desain-haji-ramah-lansia-identitas-visu-thumb-8bfbc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/daya-tarik-desain-haji-ramah-lansia-identitas-visu-thumb-8bfbc.webp 1x" title="JURIS - Literasi Keagamaan Yang Inklusif: Studi Cognitive Fluency Pada Desain Panduan Memaksimalkan Puasa Ramadan Bagi Pengguna Lansia" alt="JURIS - Literasi Keagamaan Yang Inklusif: Studi Cognitive Fluency Pada Desain Panduan Memaksimalkan Puasa Ramadan Bagi Pengguna Lansia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/daya-tarik-desain-haji-ramah-lansia-identitas-visu-thumb-d9133.webp" title="JURIS - Literasi Keagamaan Yang Inklusif: Studi Cognitive Fluency Pada Desain Panduan Memaksimalkan Puasa Ramadan Bagi Pengguna Lansia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/daya-tarik-desain-haji-ramah-lansia-identitas-visu-thumb-d9133.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/daya-tarik-desain-haji-ramah-lansia-identitas-visu-thumb-d9133.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/daya-tarik-desain-haji-ramah-lansia-identitas-visu-thumb-d9133.webp 1x" title="JURIS - Literasi Keagamaan Yang Inklusif: Studi Cognitive Fluency Pada Desain Panduan Memaksimalkan Puasa Ramadan Bagi Pengguna Lansia" alt="JURIS - Literasi Keagamaan Yang Inklusif: Studi Cognitive Fluency Pada Desain Panduan Memaksimalkan Puasa Ramadan Bagi Pengguna Lansia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/daya-tarik-desain-haji-ramah-lansia-identitas-visu-thumb-308b3.webp" title="JURIS - Literasi Keagamaan Yang Inklusif: Studi Cognitive Fluency Pada Desain Panduan Memaksimalkan Puasa Ramadan Bagi Pengguna Lansia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/daya-tarik-desain-haji-ramah-lansia-identitas-visu-thumb-308b3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/daya-tarik-desain-haji-ramah-lansia-identitas-visu-thumb-308b3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/daya-tarik-desain-haji-ramah-lansia-identitas-visu-thumb-308b3.webp 1x" title="JURIS - Literasi Keagamaan Yang Inklusif: Studi Cognitive Fluency Pada Desain Panduan Memaksimalkan Puasa Ramadan Bagi Pengguna Lansia" alt="JURIS - Literasi Keagamaan Yang Inklusif: Studi Cognitive Fluency Pada Desain Panduan Memaksimalkan Puasa Ramadan Bagi Pengguna Lansia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51149-daya-tarik-desain-haji-ramah-lansia-identitas-visu" title="JURIS - Literasi Keagamaan Yang Inklusif: Studi Cognitive Fluency Pada Desain Panduan Memaksimalkan Puasa Ramadan Bagi Pengguna Lansia" target="_blank">Literasi Keagamaan Yang Inklusif: Studi Cognitive Fluency Pada Desain Panduan Memaksimalkan Puasa Ramadan Bagi Pengguna Lansia</a>: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan melibatkan rentang usia lansia yang lebih beragam untuk memahami preferensi dan kemampuan pemrosesan visual mereka secara lebih komprehensif. Kedua, studi komparatif terhadap media selain poster, seperti video atau aplikasi interaktif, dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas media yang berbeda dalam menyampaikan informasi keagamaan kepada lansia. Ketiga, penelitian ini dapat dikembangkan dengan menerapkan pendekatan user-centered yang lebih intensif, di mana desain literasi keagamaan diuji dan disempurnakan secara iteratif berdasarkan masukan dari pengguna lansia dan ahli. Dengan demikian, desain yang dihasilkan dapat lebih sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan pemrosesan informasi lansia, sehingga literasi keagamaan menjadi lebih inklusif dan efektif..
<br>Pembahasan di atas mengantarkan penelitian ini pada bagian kesimpulan yang menunjukkan bahwa desain infografis yang lebih sederhana, terstruktur, dan mudah dibaca cenderung lebih cepat dipahami oleh lansia dibandingkan desain yang padat ornamen dan lebih dekoratif.Temuan dari ketiga partisipan memperlihatkan, kemudahan pemrosesan visual menjadi faktor penting dalam penerimaan pesan keagamaan.Poster yang minimalis dipersepsi lebih ringan, lebih jelas, dan lebih nyaman ditangkap, sedangkan poster yang ramai tetap memiliki daya tarik estetis tetapi berpotensi menambah beban kognitif dan mengaburkan pesan utama.Melalui penelitian ini ditegaskan kembali bahwa cognitive fluency merupakan prinsip penting dalam perancangan literasi keagamaan yang ramah lansia.Selain itu, hasil penelitian memperlihatkan bahwa unsur estetika Ramadan tetap memiliki nilai, tetapi harus ditempatkan secara proporsional agar tidak mengganggu efisiensi pemahaman.Keseimbangan antara keindahan visual dan kejelasan informasi dalam konteks ini menjadi kunci utama.Desain keagamaan untuk lansia tidak cukup hanya menarik secara tampilan, tetapi harus mampu membantu pembaca menemukan inti pesan dengan cepat, ringan, dan nyaman.Karena itu, infografis keagamaan yang inklusif adalah infografis yang mengutamakan keterbacaan, hierarki informasi yang tegas, dan penyajian visual yang tidak berlebihan
<br>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan literasi keagamaan yang lebih inklusif bagi pengguna lansia, khususnya dalam memahami panduan ibadah puasa Ramadan yang disajikan melalui media visual. Lansia cenderung mengalami penurunan fungsi penglihatan, daya tangkap, dan kecepatan pemrosesan informasi, sehingga desain infografis yang terlalu padat ornamen berpotensi menurunkan keterbacaan dan meningkatkan beban kognitif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-komparatif dengan teknik wawancara semi-terstruktur terhadap tiga partisipan lansia, terdiri atas satu laki-laki dan dua perempuan. Partisipan diperlihatkan dua versi infografis Panduan Memaksimalkan Puasa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/c/daya-tarik-desain-haji-ramah-lansia-identitas-visu-thumb-d9133.webp" type="image/webp" length="58300" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/daya-tarik-desain-haji-ramah-lansia-identitas-visu-thumb-8bfbc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/daya-tarik-desain-haji-ramah-lansia-identitas-visu-thumb-d9133.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/daya-tarik-desain-haji-ramah-lansia-identitas-visu-thumb-308b3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1685-lppm-unasman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17552-mitzal-demokrasi-komunikasi-budaya-jurnal-ilmu-pemerintahan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Bantuan Dana Hibah Penelitian dengan Metode Analytic Network Process ANP ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Bantuan Dana Hibah Penelitian dengan Metode Analytic Network Process ANP ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Bantuan Dana Hibah Penelitian dengan Metode Analytic Network Process ANP ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51156-akurasi-sistem-navigasi-noti</link>
	<guid isPermaLink="false">c757a03deafd04936a8c971652fd3835</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 23:09:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ wire bagye ]]></category>
	<category><![CDATA[ rodi anto ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anto,bagye,full,issue,rodi,wire]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan sistem dengan menambahkan fitur-fitur baru, seperti sistem notifikasi dan pengingat untuk pengajuan proposal dan penilaian. 2. Melakukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Bantuan Dana Hibah Penelitian dengan Metode Analytic Network Process (ANP): Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan sistem dengan menambahkan fitur-fitur baru, seperti sistem notifikasi dan pengingat untuk pengajuan proposal dan penilaian. 2. Melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengoptimalkan proses penilaian dengan menggunakan metode ANP, dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi keputusan. 3. Menganalisis dan mengevaluasi dampak implementasi sistem ini terhadap peningkatan kualitas penelitian dan pengabdian pada masyarakat di UM Palangkaraya.. Berdasarkan hasil dan pembahasan yang dilakukan, maka dalam penelitian ini dapat memberikan kesimpulan bahwa.Implementasi Metode ANP pada DSS dapat diterapkan dan menghasilkan nilai akurasi sebesar 85%.Metode ANP memiliki kesistematisan dalam pemrosesan dan ketepatan dalam proses mengambil keputusan, sehingga mampu menunjukan kompetensi yang mengusulkan proposal sesuai dengan bobot dan kriteria-kriteria yang telah di tentukan.SPK dengan menggunakan metode ANP dapat membantu para pengambil keputusan agar dapat memberikan penilaian terhadap kelayakan yang mengusulkan proposal di UM-palangkaraya secara efektif dan objektif dalam memperoleh Dana Hibah Pada akhir tahun 2019, pemeringkatan untuk penelitian telah dikeluarkan oleh Kemenristekdikti saat itu, UM Palangkaraya naik peringkat dari cluster binaan ke MADYA. Hal ini mendorong institusi lebih meningkatkan kualitas mutu penelitian dari dosen-dosen. Salah satunya dengan memberikan Bantuan Dana Hibah Penelitian Penelitian Kompetitif Dosen Internal (PKDI). Untuk itu program penelitian yang dillaksanakan di perguruan tinggi, dituntut dapat menghasilkan produk yang benar-benar memiliki mutu yang tinggi dan tentunya juga... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/b/akurasi-sistem-navigasi-notifikasi-real-pendukung-thumb-8080f.webp" title="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Bantuan Dana Hibah Penelitian dengan Metode Analytic Network Process (ANP)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/akurasi-sistem-navigasi-notifikasi-real-pendukung-thumb-8080f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/akurasi-sistem-navigasi-notifikasi-real-pendukung-thumb-8080f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/akurasi-sistem-navigasi-notifikasi-real-pendukung-thumb-8080f.webp 1x" title="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Bantuan Dana Hibah Penelitian dengan Metode Analytic Network Process (ANP)" alt="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Bantuan Dana Hibah Penelitian dengan Metode Analytic Network Process (ANP)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/akurasi-sistem-navigasi-notifikasi-real-pendukung-thumb-ea8cd.webp" title="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Bantuan Dana Hibah Penelitian dengan Metode Analytic Network Process (ANP)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/akurasi-sistem-navigasi-notifikasi-real-pendukung-thumb-ea8cd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/akurasi-sistem-navigasi-notifikasi-real-pendukung-thumb-ea8cd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/akurasi-sistem-navigasi-notifikasi-real-pendukung-thumb-ea8cd.webp 1x" title="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Bantuan Dana Hibah Penelitian dengan Metode Analytic Network Process (ANP)" alt="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Bantuan Dana Hibah Penelitian dengan Metode Analytic Network Process (ANP)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/akurasi-sistem-navigasi-notifikasi-real-pendukung-thumb-f2d8f.webp" title="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Bantuan Dana Hibah Penelitian dengan Metode Analytic Network Process (ANP)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/akurasi-sistem-navigasi-notifikasi-real-pendukung-thumb-f2d8f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/akurasi-sistem-navigasi-notifikasi-real-pendukung-thumb-f2d8f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/akurasi-sistem-navigasi-notifikasi-real-pendukung-thumb-f2d8f.webp 1x" title="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Bantuan Dana Hibah Penelitian dengan Metode Analytic Network Process (ANP)" alt="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Bantuan Dana Hibah Penelitian dengan Metode Analytic Network Process (ANP)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51156-akurasi-sistem-navigasi-noti" title="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Bantuan Dana Hibah Penelitian dengan Metode Analytic Network Process (ANP)" target="_blank">Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Bantuan Dana Hibah Penelitian dengan Metode Analytic Network Process (ANP)</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan sistem dengan menambahkan fitur-fitur baru, seperti sistem notifikasi dan pengingat untuk pengajuan proposal dan penilaian. 2. Melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengoptimalkan proses penilaian dengan menggunakan metode ANP, dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi keputusan. 3. Menganalisis dan mengevaluasi dampak implementasi sistem ini terhadap peningkatan kualitas penelitian dan pengabdian pada masyarakat di UM Palangkaraya..
<br>Berdasarkan hasil dan pembahasan yang dilakukan, maka dalam penelitian ini dapat memberikan kesimpulan bahwa.Implementasi Metode ANP pada DSS dapat diterapkan dan menghasilkan nilai akurasi sebesar 85%.Metode ANP memiliki kesistematisan dalam pemrosesan dan ketepatan dalam proses mengambil keputusan, sehingga mampu menunjukan kompetensi yang mengusulkan proposal sesuai dengan bobot dan kriteria-kriteria yang telah di tentukan.SPK dengan menggunakan metode ANP dapat membantu para pengambil keputusan agar dapat memberikan penilaian terhadap kelayakan yang mengusulkan proposal di UM-palangkaraya secara efektif dan objektif dalam memperoleh Dana Hibah
<br>Pada akhir tahun 2019, pemeringkatan untuk penelitian telah dikeluarkan oleh Kemenristekdikti saat itu, UM Palangkaraya naik peringkat dari cluster binaan ke MADYA. Hal ini mendorong institusi lebih meningkatkan kualitas mutu penelitian dari dosen-dosen. Salah satunya dengan memberikan Bantuan Dana Hibah Penelitian Penelitian Kompetitif Dosen Internal (PKDI). Untuk itu program penelitian yang dillaksanakan di perguruan tinggi, dituntut dapat menghasilkan produk yang benar-benar memiliki mutu yang tinggi dan tentunya juga...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/b/akurasi-sistem-navigasi-notifikasi-real-pendukung-thumb-8080f.webp" type="image/webp" length="106670" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/akurasi-sistem-navigasi-notifikasi-real-pendukung-thumb-8080f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/akurasi-sistem-navigasi-notifikasi-real-pendukung-thumb-ea8cd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/akurasi-sistem-navigasi-notifikasi-real-pendukung-thumb-f2d8f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1555-stmiklombok.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10930-jurnal-informatika-rekayasa-elektronik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Public Complaint Management in Traffic Accident Compensation Evaluating the Organizational Capacity of PT Jasa Raharja North Sumatra ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Public Complaint Management in Traffic Accident Compensation Evaluating the Organizational Capacity of PT Jasa Raharja North Sumatra ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Public Complaint Management in Traffic Accident Compensation Evaluating the Organizational Capacity of PT Jasa Raharja North Sumatra ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51154-komunikasi-publik-kampanye-keper</link>
	<guid isPermaLink="false">23026be4c0595d2058a93a54bc9ca383</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 23:06:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kinerja dan kepercayaan publik, PT. Jasa Raharja harus memprioritaskan perluasan kapasitas sumber daya manusia, meningkatkan infrastruktur informasi, dan menyederhanakan prosedur klaim. Langkah-langkah ini tidak hanya akan mempercepat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Public Complaint Management in Traffic Accident Compensation: Evaluating the Organizational Capacity of PT. Jasa Raharja North Sumatra: Untuk meningkatkan kinerja dan kepercayaan publik, PT. Jasa Raharja harus memprioritaskan perluasan kapasitas sumber daya manusia, meningkatkan infrastruktur informasi, dan menyederhanakan prosedur klaim. Langkah-langkah ini tidak hanya akan mempercepat pengiriman layanan tetapi juga memberdayakan korban kecelakaan untuk melakukan hak mereka secara lebih efektif. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk membandingkan kondisi di berbagai cabang PT. Jasa Raharja di Indonesia dan mengevaluasi efektivitas sistem manajemen pengaduan yang ada. Penelitian longitudinal juga dapat dilakukan untuk menilai perbaikan yang dicapai dalam waktu yang lebih lama. Terakhir, mengeksplorasi integrasi platform penanganan pengaduan digital dapat meningkatkan efisiensi layanan dan akuntabilitas.. Jasa Raharja Cabang Sumatera Utara dalam menangani keluhan publik terkait kompensasi kecelakaan lalu lintas sangat terhalang oleh keterbatasan dalam sumber daya manusia dan mekanisme komunikasi.Meskipun staf yang ada kompeten dan menerima pelatihan rutin, jumlah personel yang tidak memadai - terutama dalam peran hubungan masyarakat dan sosialisasi - mencegah jangkauan yang efektif dan penyelesaian keluhan yang tepat waktu.Batasan ini semakin diperburuk oleh kurangnya informasi prosedural yang jelas, yang menyebabkan kebingungan, ketidakpuasan, dan ketidakpercayaan publik.Kesenjangan infrastruktur, seperti absennya tanda informasi di area layanan, juga berkontribusi pada pengalaman pengguna yang buruk dan menghambat akses ke informasi penting terkait klaim.Secara finansial, meskipun perusahaan mampu membayarkan kompensasi sesuai dengan peraturan pemerintah, kurangnya pemahaman publik tentang dasar perhitungan kompensasi menciptakan persepsi ketidakadilan dan ketidakjelasan dalam proses klaim.Temuan ini menekankan kebutuhan akan sistem manajemen pengaduan yang lebih transparan, terstruktur, dan dapat diakses.Untuk meningkatkan kinerja dan kepercayaan publik, PT.Jasa Raharja harus memprioritaskan perluasan kapasitas sumber daya manusia, meningkatkan infrastruktur informasi, dan menyederhanakan prosedur klaim.Langkah-langkah ini tidak hanya akan mempercepat pengiriman layanan tetapi juga memberdayakan korban kecelakaan untuk melakukan hak mereka secara lebih efektif Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kapasitas organisasi PT. Jasa Raharja Cabang Sumatera Utara dalam menangani keluhan publik terkait kompensasi kecelakaan lalu lintas. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi lapangan, dan analisis dokumen yang melibatkan staf kompensasi, pejabat administratif, dan para pelapor kecelakaan. Temuan menunjukkan bahwa kapasitas sumber daya manusia yang terbatas, terutama dalam hal sosialisasi dan komunikasi publik, telah menghambat efektivitas dan ketepatan waktu dalam penyelesaian klaim. Kekurangan personel menyebabkan kurangnya sosialisasi, waktu pemrosesan yang lama, dan kurangnya kejelasan prosedur, yang berkontribusi pada kebingungan dan ketidakpuasan publik. Selain itu, kurangnya infrastruktur informasi yang tepat, seperti tanda-tanda jelas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/3/komunikasi-publik-kampanye-kepercayaan-sumber-daya-thumb-8c2bc.webp" title="JURIS - Public Complaint Management in Traffic Accident Compensation: Evaluating the Organizational Capacity of PT. Jasa Raharja North Sumatra" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/3/komunikasi-publik-kampanye-kepercayaan-sumber-daya-thumb-8c2bc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/3/komunikasi-publik-kampanye-kepercayaan-sumber-daya-thumb-8c2bc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/3/komunikasi-publik-kampanye-kepercayaan-sumber-daya-thumb-8c2bc.webp 1x" title="JURIS - Public Complaint Management in Traffic Accident Compensation: Evaluating the Organizational Capacity of PT. Jasa Raharja North Sumatra" alt="JURIS - Public Complaint Management in Traffic Accident Compensation: Evaluating the Organizational Capacity of PT. Jasa Raharja North Sumatra" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/3/komunikasi-publik-kampanye-kepercayaan-sumber-daya-thumb-c8951.webp" title="JURIS - Public Complaint Management in Traffic Accident Compensation: Evaluating the Organizational Capacity of PT. Jasa Raharja North Sumatra" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/3/komunikasi-publik-kampanye-kepercayaan-sumber-daya-thumb-c8951.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/3/komunikasi-publik-kampanye-kepercayaan-sumber-daya-thumb-c8951.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/3/komunikasi-publik-kampanye-kepercayaan-sumber-daya-thumb-c8951.webp 1x" title="JURIS - Public Complaint Management in Traffic Accident Compensation: Evaluating the Organizational Capacity of PT. Jasa Raharja North Sumatra" alt="JURIS - Public Complaint Management in Traffic Accident Compensation: Evaluating the Organizational Capacity of PT. Jasa Raharja North Sumatra" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/3/komunikasi-publik-kampanye-kepercayaan-sumber-daya-thumb-6c93e.webp" title="JURIS - Public Complaint Management in Traffic Accident Compensation: Evaluating the Organizational Capacity of PT. Jasa Raharja North Sumatra" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/3/komunikasi-publik-kampanye-kepercayaan-sumber-daya-thumb-6c93e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/3/komunikasi-publik-kampanye-kepercayaan-sumber-daya-thumb-6c93e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/3/komunikasi-publik-kampanye-kepercayaan-sumber-daya-thumb-6c93e.webp 1x" title="JURIS - Public Complaint Management in Traffic Accident Compensation: Evaluating the Organizational Capacity of PT. Jasa Raharja North Sumatra" alt="JURIS - Public Complaint Management in Traffic Accident Compensation: Evaluating the Organizational Capacity of PT. Jasa Raharja North Sumatra" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51154-komunikasi-publik-kampanye-keper" title="JURIS - Public Complaint Management in Traffic Accident Compensation: Evaluating the Organizational Capacity of PT. Jasa Raharja North Sumatra" target="_blank">Public Complaint Management in Traffic Accident Compensation: Evaluating the Organizational Capacity of PT. Jasa Raharja North Sumatra</a>: Untuk meningkatkan kinerja dan kepercayaan publik, PT. Jasa Raharja harus memprioritaskan perluasan kapasitas sumber daya manusia, meningkatkan infrastruktur informasi, dan menyederhanakan prosedur klaim. Langkah-langkah ini tidak hanya akan mempercepat pengiriman layanan tetapi juga memberdayakan korban kecelakaan untuk melakukan hak mereka secara lebih efektif. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk membandingkan kondisi di berbagai cabang PT. Jasa Raharja di Indonesia dan mengevaluasi efektivitas sistem manajemen pengaduan yang ada. Penelitian longitudinal juga dapat dilakukan untuk menilai perbaikan yang dicapai dalam waktu yang lebih lama. Terakhir, mengeksplorasi integrasi platform penanganan pengaduan digital dapat meningkatkan efisiensi layanan dan akuntabilitas..
<br>Jasa Raharja Cabang Sumatera Utara dalam menangani keluhan publik terkait kompensasi kecelakaan lalu lintas sangat terhalang oleh keterbatasan dalam sumber daya manusia dan mekanisme komunikasi.Meskipun staf yang ada kompeten dan menerima pelatihan rutin, jumlah personel yang tidak memadai - terutama dalam peran hubungan masyarakat dan sosialisasi - mencegah jangkauan yang efektif dan penyelesaian keluhan yang tepat waktu.Batasan ini semakin diperburuk oleh kurangnya informasi prosedural yang jelas, yang menyebabkan kebingungan, ketidakpuasan, dan ketidakpercayaan publik.Kesenjangan infrastruktur, seperti absennya tanda informasi di area layanan, juga berkontribusi pada pengalaman pengguna yang buruk dan menghambat akses ke informasi penting terkait klaim.Secara finansial, meskipun perusahaan mampu membayarkan kompensasi sesuai dengan peraturan pemerintah, kurangnya pemahaman publik tentang dasar perhitungan kompensasi menciptakan persepsi ketidakadilan dan ketidakjelasan dalam proses klaim.Temuan ini menekankan kebutuhan akan sistem manajemen pengaduan yang lebih transparan, terstruktur, dan dapat diakses.Untuk meningkatkan kinerja dan kepercayaan publik, PT.Jasa Raharja harus memprioritaskan perluasan kapasitas sumber daya manusia, meningkatkan infrastruktur informasi, dan menyederhanakan prosedur klaim.Langkah-langkah ini tidak hanya akan mempercepat pengiriman layanan tetapi juga memberdayakan korban kecelakaan untuk melakukan hak mereka secara lebih efektif
<br>Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kapasitas organisasi PT. Jasa Raharja Cabang Sumatera Utara dalam menangani keluhan publik terkait kompensasi kecelakaan lalu lintas. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi lapangan, dan analisis dokumen yang melibatkan staf kompensasi, pejabat administratif, dan para pelapor kecelakaan. Temuan menunjukkan bahwa kapasitas sumber daya manusia yang terbatas, terutama dalam hal sosialisasi dan komunikasi publik, telah menghambat efektivitas dan ketepatan waktu dalam penyelesaian klaim. Kekurangan personel menyebabkan kurangnya sosialisasi, waktu pemrosesan yang lama, dan kurangnya kejelasan prosedur, yang berkontribusi pada kebingungan dan ketidakpuasan publik. Selain itu, kurangnya infrastruktur informasi yang tepat, seperti tanda-tanda jelas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/3/komunikasi-publik-kampanye-kepercayaan-sumber-daya-thumb-8c2bc.webp" type="image/webp" length="110360" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/3/komunikasi-publik-kampanye-kepercayaan-sumber-daya-thumb-8c2bc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/3/komunikasi-publik-kampanye-kepercayaan-sumber-daya-thumb-c8951.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/3/komunikasi-publik-kampanye-kepercayaan-sumber-daya-thumb-6c93e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-985-pencerah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12752-journal-social-policy-issues.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Effectiveness of Gender Policy in Indonesia A Review of the Achievement of Sustainable Development Goals SDGAos ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Effectiveness of Gender Policy in Indonesia A Review of the Achievement of Sustainable Development Goals SDGAos ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Effectiveness of Gender Policy in Indonesia A Review of the Achievement of Sustainable Development Goals SDGAos ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51148-implementasi-kebijakan-kinerja-sistem-pengendalian</link>
	<guid isPermaLink="false">be0e2a8f99e3397c2480e171781e87e9</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 23:02:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis yang dilakukan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Menganalisis secara mendalam faktor-faktor yang menghambat implementasi kebijakan gender di Indonesia, termasuk norma-norma budaya patriarki, kurangnya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Effectiveness of Gender Policy in Indonesia: A Review of the Achievement of Sustainable Development Goals (SDGAos): Berdasarkan analisis yang dilakukan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Menganalisis secara mendalam faktor-faktor yang menghambat implementasi kebijakan gender di Indonesia, termasuk norma-norma budaya patriarki, kurangnya pemahaman, dan partisipasi aktif masyarakat. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif untuk memahami perspektif dan pengalaman masyarakat, terutama perempuan, dalam menghadapi tantangan-tantangan tersebut.2. Mengembangkan strategi-strategi inovatif untuk meningkatkan kesadaran sosial dan partisipasi perempuan dalam proses implementasi kebijakan gender. Penelitian ini dapat fokus pada upaya-upaya pemberdayaan perempuan, pendidikan, dan advokasi untuk mendorong partisipasi aktif mereka dalam pembangunan berkelanjutan.3. Mengeksplorasi peran dan kontribusi organisasi non-pemerintah (NGO) serta sektor swasta dalam mendukung kesetaraan gender dan pencapaian SDGs. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana kolaborasi antara pemerintah, NGO, dan sektor swasta dapat memperkuat implementasi kebijakan gender dan meningkatkan dampak positifnya.Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam upaya mencapai kesetaraan gender dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Penelitian ini dapat membantu mengidentifikasi strategi-strategi yang efektif untuk mengatasi tantangan-tantangan yang dihadapi dan memperkuat implementasi kebijakan gender secara lebih inklusif dan berkelanjutan.. Kesetaraan gender merupakan hal yang penting dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.Meskipun telah ada kemajuan dalam kesetaraan gender, diskriminasi masih terjadi dalam berbagai aspek kehidupan.Kesenjangan gender dalam kesempatan dan kendali atas sumber daya, ekonomi, kekuasaan, dan partisipasi politik terjadi di mana-mana.Perempuan seharusnya memiliki akses yang sama terhadap pendidikan berkualitas sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah.Indonesia telah fokus pada empat sektor utama untuk mengatasi masalah pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender, yaitu memperkuat pendidikan, kesehatan, lapangan kerja, dan pencegahan kekerasan.Perempuan dapat menggunakan SDGs sebagai alat advokasi untuk menuntut hak-hak mereka, mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender, serta memperkuat Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam pembangunan.Efektivitas kebijakan publik terhadap masalah berbasis gender di Indonesia perlu dilihat dari segi implementasi, partisipasi masyarakat, dan dampak nyata dalam mencapai SDGs.Evaluasi berkelanjutan diperlukan untuk memastikan bahwa kebijakan mendukung kesetaraan gender dan berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan.Oleh karena itu, kesuksesan kebijakan publik berbasis gender di Indonesia bukanlah tujuan akhir, dan langkah-langkah implementasi berkelanjutan adalah kunci untuk memastikan bahwa kebijakan tersebut benar-benar memiliki dampak positif terhadap kesetaraan gender dan mendukung visi pembangunan berkelanjutan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kebijakan publik dalam mengatasi masalah gender sebagai bagian dari upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDG) di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif berdasarkan tinjauan literatur. Data penelitian diperoleh dari pemantauan implementasi kebijakan yang didukung oleh data statistik, yang dianalisis menggunakan aplikasi VOSviewer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pemerintah telah mengambil berbagai langkah positif dalam formulasi dan implementasi kebijakan gender, masih terdapat tantangan signifikan dalam menerjemahkan kebijakan-kebijakan tersebut menjadi perubahan mendasar di masyarakat. Tantangan-tantangan tersebut meliputi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/1/implementasi-kebijakan-kinerja-sistem-pengendalian-thumb-a2d69.webp" title="JURIS - Effectiveness of Gender Policy in Indonesia: A Review of the Achievement of Sustainable Development Goals (SDGAos)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/implementasi-kebijakan-kinerja-sistem-pengendalian-thumb-a2d69.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/implementasi-kebijakan-kinerja-sistem-pengendalian-thumb-a2d69.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/implementasi-kebijakan-kinerja-sistem-pengendalian-thumb-a2d69.webp 1x" title="JURIS - Effectiveness of Gender Policy in Indonesia: A Review of the Achievement of Sustainable Development Goals (SDGAos)" alt="JURIS - Effectiveness of Gender Policy in Indonesia: A Review of the Achievement of Sustainable Development Goals (SDGAos)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/implementasi-kebijakan-kinerja-sistem-pengendalian-thumb-ad25a.webp" title="JURIS - Effectiveness of Gender Policy in Indonesia: A Review of the Achievement of Sustainable Development Goals (SDGAos)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/implementasi-kebijakan-kinerja-sistem-pengendalian-thumb-ad25a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/implementasi-kebijakan-kinerja-sistem-pengendalian-thumb-ad25a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/implementasi-kebijakan-kinerja-sistem-pengendalian-thumb-ad25a.webp 1x" title="JURIS - Effectiveness of Gender Policy in Indonesia: A Review of the Achievement of Sustainable Development Goals (SDGAos)" alt="JURIS - Effectiveness of Gender Policy in Indonesia: A Review of the Achievement of Sustainable Development Goals (SDGAos)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51148-implementasi-kebijakan-kinerja-sistem-pengendalian" title="JURIS - Effectiveness of Gender Policy in Indonesia: A Review of the Achievement of Sustainable Development Goals (SDGAos)" target="_blank">Effectiveness of Gender Policy in Indonesia: A Review of the Achievement of Sustainable Development Goals (SDGAos)</a>: Berdasarkan analisis yang dilakukan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Menganalisis secara mendalam faktor-faktor yang menghambat implementasi kebijakan gender di Indonesia, termasuk norma-norma budaya patriarki, kurangnya pemahaman, dan partisipasi aktif masyarakat. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif untuk memahami perspektif dan pengalaman masyarakat, terutama perempuan, dalam menghadapi tantangan-tantangan tersebut.2. Mengembangkan strategi-strategi inovatif untuk meningkatkan kesadaran sosial dan partisipasi perempuan dalam proses implementasi kebijakan gender. Penelitian ini dapat fokus pada upaya-upaya pemberdayaan perempuan, pendidikan, dan advokasi untuk mendorong partisipasi aktif mereka dalam pembangunan berkelanjutan.3. Mengeksplorasi peran dan kontribusi organisasi non-pemerintah (NGO) serta sektor swasta dalam mendukung kesetaraan gender dan pencapaian SDGs. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana kolaborasi antara pemerintah, NGO, dan sektor swasta dapat memperkuat implementasi kebijakan gender dan meningkatkan dampak positifnya.Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam upaya mencapai kesetaraan gender dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Penelitian ini dapat membantu mengidentifikasi strategi-strategi yang efektif untuk mengatasi tantangan-tantangan yang dihadapi dan memperkuat implementasi kebijakan gender secara lebih inklusif dan berkelanjutan..
<br>Kesetaraan gender merupakan hal yang penting dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.Meskipun telah ada kemajuan dalam kesetaraan gender, diskriminasi masih terjadi dalam berbagai aspek kehidupan.Kesenjangan gender dalam kesempatan dan kendali atas sumber daya, ekonomi, kekuasaan, dan partisipasi politik terjadi di mana-mana.Perempuan seharusnya memiliki akses yang sama terhadap pendidikan berkualitas sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah.Indonesia telah fokus pada empat sektor utama untuk mengatasi masalah pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender, yaitu memperkuat pendidikan, kesehatan, lapangan kerja, dan pencegahan kekerasan.Perempuan dapat menggunakan SDGs sebagai alat advokasi untuk menuntut hak-hak mereka, mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender, serta memperkuat Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam pembangunan.Efektivitas kebijakan publik terhadap masalah berbasis gender di Indonesia perlu dilihat dari segi implementasi, partisipasi masyarakat, dan dampak nyata dalam mencapai SDGs.Evaluasi berkelanjutan diperlukan untuk memastikan bahwa kebijakan mendukung kesetaraan gender dan berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan.Oleh karena itu, kesuksesan kebijakan publik berbasis gender di Indonesia bukanlah tujuan akhir, dan langkah-langkah implementasi berkelanjutan adalah kunci untuk memastikan bahwa kebijakan tersebut benar-benar memiliki dampak positif terhadap kesetaraan gender dan mendukung visi pembangunan berkelanjutan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kebijakan publik dalam mengatasi masalah gender sebagai bagian dari upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDG) di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif berdasarkan tinjauan literatur. Data penelitian diperoleh dari pemantauan implementasi kebijakan yang didukung oleh data statistik, yang dianalisis menggunakan aplikasi VOSviewer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pemerintah telah mengambil berbagai langkah positif dalam formulasi dan implementasi kebijakan gender, masih terdapat tantangan signifikan dalam menerjemahkan kebijakan-kebijakan tersebut menjadi perubahan mendasar di masyarakat. Tantangan-tantangan tersebut meliputi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/1/implementasi-kebijakan-kinerja-sistem-pengendalian-thumb-a2d69.webp" type="image/webp" length="141414" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/implementasi-kebijakan-kinerja-sistem-pengendalian-thumb-a2d69.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/implementasi-kebijakan-kinerja-sistem-pengendalian-thumb-ad25a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-985-pencerah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12752-journal-social-policy-issues.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektifitas Tambalan Nikotin Terhadap Konsumsi Rokok Pada Pekerja ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektifitas Tambalan Nikotin Terhadap Konsumsi Rokok Pada Pekerja ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektifitas Tambalan Nikotin Terhadap Konsumsi Rokok Pada Pekerja ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51146-tambalan-nikotin-konsumsi-rokok-kesehatan-ge</link>
	<guid isPermaLink="false">d30231bd4cac9e64a8e555208d1fc992</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 22:38:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ isi piringku ]]></category>
	<category><![CDATA[ leo rulino ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[isi,leo,piringku,rulino]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menguji keberlanjutan efek tambalan nikotin dengan memperpanjang periode intervensi menjadi tiga bulan dan melakukan pemantauan pasca-intervensi selama enam bulan untuk menilai tingkat relaps pada pekerja rumah sakit. Selanjutnya, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektifitas Tambalan Nikotin Terhadap Konsumsi Rokok Pada Pekerja: Penelitian lanjutan dapat menguji keberlanjutan efek tambalan nikotin dengan memperpanjang periode intervensi menjadi tiga bulan dan melakukan pemantauan pasca-intervensi selama enam bulan untuk menilai tingkat relaps pada pekerja rumah sakit. Selanjutnya, sebuah uji klinis terkontrol secara randomisasi dapat membandingkan efektivitas kombinasi tambalan nikotin dengan konseling perilaku versus tambalan nikotin saja dalam menurunkan konsumsi rokok dan meningkatkan motivasi berhenti merokok pada tenaga medis. Penelitian ketiga dapat memperluas populasi sampel meliputi pekerja dari berbagai jenis kelamin, usia, dan institusi kesehatan di beberapa wilayah Indonesia untuk mengevaluasi faktor sosialAckultural yang memoderasi respons terhadap terapi pengganti nikotin. Selain itu, analisis biayaAcmanfaat dapat dilakukan untuk menentukan kelayakan ekonomi program integrasi tambalan nikotin dalam kebijakan promosi kesehatan kerja. Semua studi tersebut diharapkan memberikan bukti empiris yang lebih kuat untuk pengembangan kebijakan kesehatan kerja yang berkelanjutan.. Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tambalan nikotin selama 7 hari secara signifikan mengurangi konsumsi rokok pada pekerja rumah sakit (pA=A0,000).Tambalan nikotin terbukti efektif mengatasi dorongan merokok dan gejala putus nikotin, sehingga dapat dijadikan bagian dari program promosi dan pencegahan kesehatan kerja.Peneliti menyarankan integrasi tambalan nikotin dengan edukasi kesehatan, konseling perilaku, dan dukungan psikososial untuk memastikan keberlanjutan hasil Latar Belakang: Kecanduan rokok sebagian besar disebabkan oleh nikotin, zat adiktif yang mempengaruhi system saraf pusat dan menghasilkan efek yang menyenangkan seperti relaksasi dan peningkatan konsentrasi. Namun, nikotin juga membuat ketagihan, menyulitkan perokok untuk berhenti meskipun mereka menyadari risiko kesehatan yang terlibat. Di lingkungan Rumah Sakit (RS), pekerja perokok tidak hanya membahayakan kesehatannya sendiri, tetapi juga dapat memberikan contoh perilaku yang kurang sehat bagi pasien dan rekan kerja. Mengurangi konsumsi rokok di kalangan pekerja RS menjadi penting dalam upaya menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan mendukung promosi kesehatan. Salah satu metode yang digunakan untuk membantu mengatasi ketergantungan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/0/tambalan-nikotin-konsumsi-rokok-kesehatan-gejala-p-thumb-46ebd.webp" title="JURIS - Efektifitas Tambalan Nikotin Terhadap Konsumsi Rokok Pada Pekerja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/tambalan-nikotin-konsumsi-rokok-kesehatan-gejala-p-thumb-46ebd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/tambalan-nikotin-konsumsi-rokok-kesehatan-gejala-p-thumb-46ebd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/tambalan-nikotin-konsumsi-rokok-kesehatan-gejala-p-thumb-46ebd.webp 1x" title="JURIS - Efektifitas Tambalan Nikotin Terhadap Konsumsi Rokok Pada Pekerja" alt="JURIS - Efektifitas Tambalan Nikotin Terhadap Konsumsi Rokok Pada Pekerja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/tambalan-nikotin-konsumsi-rokok-kesehatan-gejala-p-thumb-825ad.webp" title="JURIS - Efektifitas Tambalan Nikotin Terhadap Konsumsi Rokok Pada Pekerja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/tambalan-nikotin-konsumsi-rokok-kesehatan-gejala-p-thumb-825ad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/tambalan-nikotin-konsumsi-rokok-kesehatan-gejala-p-thumb-825ad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/tambalan-nikotin-konsumsi-rokok-kesehatan-gejala-p-thumb-825ad.webp 1x" title="JURIS - Efektifitas Tambalan Nikotin Terhadap Konsumsi Rokok Pada Pekerja" alt="JURIS - Efektifitas Tambalan Nikotin Terhadap Konsumsi Rokok Pada Pekerja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/tambalan-nikotin-konsumsi-rokok-kesehatan-gejala-p-thumb-832a6.webp" title="JURIS - Efektifitas Tambalan Nikotin Terhadap Konsumsi Rokok Pada Pekerja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/tambalan-nikotin-konsumsi-rokok-kesehatan-gejala-p-thumb-832a6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/tambalan-nikotin-konsumsi-rokok-kesehatan-gejala-p-thumb-832a6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/tambalan-nikotin-konsumsi-rokok-kesehatan-gejala-p-thumb-832a6.webp 1x" title="JURIS - Efektifitas Tambalan Nikotin Terhadap Konsumsi Rokok Pada Pekerja" alt="JURIS - Efektifitas Tambalan Nikotin Terhadap Konsumsi Rokok Pada Pekerja" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51146-tambalan-nikotin-konsumsi-rokok-kesehatan-ge" title="JURIS - Efektifitas Tambalan Nikotin Terhadap Konsumsi Rokok Pada Pekerja" target="_blank">Efektifitas Tambalan Nikotin Terhadap Konsumsi Rokok Pada Pekerja</a>: Penelitian lanjutan dapat menguji keberlanjutan efek tambalan nikotin dengan memperpanjang periode intervensi menjadi tiga bulan dan melakukan pemantauan pasca-intervensi selama enam bulan untuk menilai tingkat relaps pada pekerja rumah sakit. Selanjutnya, sebuah uji klinis terkontrol secara randomisasi dapat membandingkan efektivitas kombinasi tambalan nikotin dengan konseling perilaku versus tambalan nikotin saja dalam menurunkan konsumsi rokok dan meningkatkan motivasi berhenti merokok pada tenaga medis. Penelitian ketiga dapat memperluas populasi sampel meliputi pekerja dari berbagai jenis kelamin, usia, dan institusi kesehatan di beberapa wilayah Indonesia untuk mengevaluasi faktor sosialAckultural yang memoderasi respons terhadap terapi pengganti nikotin. Selain itu, analisis biayaAcmanfaat dapat dilakukan untuk menentukan kelayakan ekonomi program integrasi tambalan nikotin dalam kebijakan promosi kesehatan kerja. Semua studi tersebut diharapkan memberikan bukti empiris yang lebih kuat untuk pengembangan kebijakan kesehatan kerja yang berkelanjutan..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tambalan nikotin selama 7 hari secara signifikan mengurangi konsumsi rokok pada pekerja rumah sakit (pA=A0,000).Tambalan nikotin terbukti efektif mengatasi dorongan merokok dan gejala putus nikotin, sehingga dapat dijadikan bagian dari program promosi dan pencegahan kesehatan kerja.Peneliti menyarankan integrasi tambalan nikotin dengan edukasi kesehatan, konseling perilaku, dan dukungan psikososial untuk memastikan keberlanjutan hasil
<br>Latar Belakang: Kecanduan rokok sebagian besar disebabkan oleh nikotin, zat adiktif yang mempengaruhi system saraf pusat dan menghasilkan efek yang menyenangkan seperti relaksasi dan peningkatan konsentrasi. Namun, nikotin juga membuat ketagihan, menyulitkan perokok untuk berhenti meskipun mereka menyadari risiko kesehatan yang terlibat. Di lingkungan Rumah Sakit (RS), pekerja perokok tidak hanya membahayakan kesehatannya sendiri, tetapi juga dapat memberikan contoh perilaku yang kurang sehat bagi pasien dan rekan kerja. Mengurangi konsumsi rokok di kalangan pekerja RS menjadi penting dalam upaya menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan mendukung promosi kesehatan. Salah satu metode yang digunakan untuk membantu mengatasi ketergantungan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/0/tambalan-nikotin-konsumsi-rokok-kesehatan-gejala-p-thumb-832a6.webp" type="image/webp" length="64658" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/tambalan-nikotin-konsumsi-rokok-kesehatan-gejala-p-thumb-46ebd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/tambalan-nikotin-konsumsi-rokok-kesehatan-gejala-p-thumb-825ad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/tambalan-nikotin-konsumsi-rokok-kesehatan-gejala-p-thumb-832a6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2879-husada-karyajaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11686-jurnal-akademi-keperawatan-husada-karya-jaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Pengetahuan dengan Kesiapan Ibu dalam Menghadapi Menopause di Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Jalur 25 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Pengetahuan dengan Kesiapan Ibu dalam Menghadapi Menopause di Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Jalur 25 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Pengetahuan dengan Kesiapan Ibu dalam Menghadapi Menopause di Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Jalur 25 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51143-pengetahuan-kesiapan-menopause-kenanga-puskesm</link>
	<guid isPermaLink="false">0c8526eda1c8da1d9ffdea8db9887abf</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 22:24:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ f pmb imelda ]]></category>
	<category><![CDATA[ rizki amalia ]]></category>
	<category><![CDATA[ fika minata ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amalia,f,fika,imelda,minata,pmb,rizki]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan dengan pemberian penyuluhan secara kontiniu yang bertujuan untuk meningkatkan kesiapan ibu dalam menghadapi menopause di Posyandu Kenanga. Selain itu, disarankan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Pengetahuan dengan Kesiapan Ibu dalam Menghadapi Menopause di Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Jalur 25: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan dengan pemberian penyuluhan secara kontiniu yang bertujuan untuk meningkatkan kesiapan ibu dalam menghadapi menopause di Posyandu Kenanga. Selain itu, disarankan bagi peneliti selanjutnya untuk menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapan ibu dalam menghadapi menopause, seperti pendidikan, sosial ekonomi, budaya, lingkungan, dan umur.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden paling banyak memiliki pengetahuan tentang menopause yang kurang sebanyak 22 (51,2%) responden.Responden paling banyak siap dalam menghadapi menopause sebanyak 23 (53,5%) responden.Hasil uji Fisher's Exact Test (tabel 2x2) menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kesiapan ibu dalam menghadapi menopause di Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Jalur 25 Banyak ibu yang menyadari bahwa mereka akan menghadapi masa menopause, tetapi ada juga ibu yang belum siap meskipun usia mereka sudah mulai mengalami penuaan. Banyaknya ibu yang belum siap menghadapi menopause membutuhkan informasi untuk meningkatkan pengetahuannya tentang menopause. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan kesiapan ibu dalam menghadapi menopause di Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Jalur 25. Metode yang digunakan adalah analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kesiapan ibu dalam menghadapi menopause di Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Jalur 25. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/0/pengetahuan-kesiapan-menopause-kenanga-puskesmas-a-thumb-f130e.webp" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan dengan Kesiapan Ibu dalam Menghadapi Menopause di Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Jalur 25" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/pengetahuan-kesiapan-menopause-kenanga-puskesmas-a-thumb-f130e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/pengetahuan-kesiapan-menopause-kenanga-puskesmas-a-thumb-f130e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/pengetahuan-kesiapan-menopause-kenanga-puskesmas-a-thumb-f130e.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan dengan Kesiapan Ibu dalam Menghadapi Menopause di Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Jalur 25" alt="JURIS - Hubungan Pengetahuan dengan Kesiapan Ibu dalam Menghadapi Menopause di Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Jalur 25" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/0/pengetahuan-kesiapan-menopause-kenanga-puskesmas-a-thumb-940bd.webp" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan dengan Kesiapan Ibu dalam Menghadapi Menopause di Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Jalur 25" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/pengetahuan-kesiapan-menopause-kenanga-puskesmas-a-thumb-940bd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/pengetahuan-kesiapan-menopause-kenanga-puskesmas-a-thumb-940bd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/pengetahuan-kesiapan-menopause-kenanga-puskesmas-a-thumb-940bd.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan dengan Kesiapan Ibu dalam Menghadapi Menopause di Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Jalur 25" alt="JURIS - Hubungan Pengetahuan dengan Kesiapan Ibu dalam Menghadapi Menopause di Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Jalur 25" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/0/pengetahuan-kesiapan-menopause-kenanga-puskesmas-a-thumb-0276b.webp" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan dengan Kesiapan Ibu dalam Menghadapi Menopause di Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Jalur 25" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/pengetahuan-kesiapan-menopause-kenanga-puskesmas-a-thumb-0276b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/pengetahuan-kesiapan-menopause-kenanga-puskesmas-a-thumb-0276b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/pengetahuan-kesiapan-menopause-kenanga-puskesmas-a-thumb-0276b.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan dengan Kesiapan Ibu dalam Menghadapi Menopause di Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Jalur 25" alt="JURIS - Hubungan Pengetahuan dengan Kesiapan Ibu dalam Menghadapi Menopause di Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Jalur 25" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51143-pengetahuan-kesiapan-menopause-kenanga-puskesm" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan dengan Kesiapan Ibu dalam Menghadapi Menopause di Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Jalur 25" target="_blank">Hubungan Pengetahuan dengan Kesiapan Ibu dalam Menghadapi Menopause di Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Jalur 25</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan dengan pemberian penyuluhan secara kontiniu yang bertujuan untuk meningkatkan kesiapan ibu dalam menghadapi menopause di Posyandu Kenanga. Selain itu, disarankan bagi peneliti selanjutnya untuk menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapan ibu dalam menghadapi menopause, seperti pendidikan, sosial ekonomi, budaya, lingkungan, dan umur..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden paling banyak memiliki pengetahuan tentang menopause yang kurang sebanyak 22 (51,2%) responden.Responden paling banyak siap dalam menghadapi menopause sebanyak 23 (53,5%) responden.Hasil uji Fisher's Exact Test (tabel 2x2) menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kesiapan ibu dalam menghadapi menopause di Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Jalur 25
<br>Banyak ibu yang menyadari bahwa mereka akan menghadapi masa menopause, tetapi ada juga ibu yang belum siap meskipun usia mereka sudah mulai mengalami penuaan. Banyaknya ibu yang belum siap menghadapi menopause membutuhkan informasi untuk meningkatkan pengetahuannya tentang menopause. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan kesiapan ibu dalam menghadapi menopause di Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Jalur 25. Metode yang digunakan adalah analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kesiapan ibu dalam menghadapi menopause di Posyandu Kenanga Puskesmas Air Sugihan Jalur 25.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/0/pengetahuan-kesiapan-menopause-kenanga-puskesmas-a-thumb-940bd.webp" type="image/webp" length="87508" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/pengetahuan-kesiapan-menopause-kenanga-puskesmas-a-thumb-f130e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/pengetahuan-kesiapan-menopause-kenanga-puskesmas-a-thumb-940bd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/pengetahuan-kesiapan-menopause-kenanga-puskesmas-a-thumb-0276b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1266-stikesmitraadiguna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14773-jurnal-kesehatan-pembangunan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Media Lokal Dan Pelestarian Budaya Analisis Framing Pemberitaan Uang PanaiAo Di Tribun Timur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Media Lokal Dan Pelestarian Budaya Analisis Framing Pemberitaan Uang PanaiAo Di Tribun Timur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Media Lokal Dan Pelestarian Budaya Analisis Framing Pemberitaan Uang PanaiAo Di Tribun Timur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51150-uang-panai-maharl-tradisi-konstruk</link>
	<guid isPermaLink="false">ff03021122869b4ea3c85320fe67a6d5</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 22:20:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view journal ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ budi utomo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[budi,header,journal,page,utomo,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat melakukan analisis komparatif framing pada beberapa media lokal serta platform media sosial untuk mengidentifikasi perbedaan pola pemberitaan tentang uang panaiAo; penelitian ini akan memperluas pemahaman tentang bagaimana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Media Lokal Dan Pelestarian Budaya: Analisis Framing Pemberitaan Uang PanaiAo Di Tribun Timur: Penelitian selanjutnya dapat melakukan analisis komparatif framing pada beberapa media lokal serta platform media sosial untuk mengidentifikasi perbedaan pola pemberitaan tentang uang panaiAo; penelitian ini akan memperluas pemahaman tentang bagaimana konteks digital memengaruhi konstruksi budaya. Selanjutnya, studi resepsi audiens yang meneliti persepsi dan interpretasi kelompok sosialAcekonomi yang berbeda terhadap pemberitaan tersebut dapat mengungkap dampak realitas media terhadap sikap masyarakat terhadap tradisi uang panaiAo. Terakhir, penelitian etnografis yang mengamati secara langsung proses negosiasi (mammanuAo-manuAo) dalam keluarga dan membandingkannya dengan representasi media dapat membantu menjelaskan kesenjangan antara praktik budaya aktual dan penyajiannya di media, serta memberikan rekomendasi praktis bagi jurnalis budaya.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Tribun Timur secara konsisten menggunakan frame sosiologi dalam pemberitaan uang panaiAo, menekankan status sosial, nominal tinggi, dan dampak negatif.Analisis empat struktur framing menunjukkan bahwa konstruksi media tidak sepenuhnya mencerminkan kompleksitas dan fleksibilitas praktik budaya, mengabaikan proses negosiasi serta nilai budaya yang mendasari.Kesenjangan tersebut menimbulkan kekhawatiran mengenai peran media lokal dalam pelestarian budaya Uang panaiAo merupakan tradisi adat dalam pernikahan Bugis-Makassar yang menjadi wacana publik karena nominalnya yang tinggi. Media lokal memiliki peran penting dalam mengonstruksi pemahaman masyarakat terhadap praktik budaya ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Tribun Timur, portal berita lokal di Sulawesi Selatan, membingkai budaya uang panaiAo dalam pemberitaannya. Menggunakan model analisis framing Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki, penelitian ini mengkaji 10 berita yang dipublikasikan periode 2020-2021 melalui empat dimensi struktural: sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Temuan menunjukkan bahwa Tribun... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/f/uang-panai-maharl-tradisi-konstruksi-budaya-melayu-thumb-128f5.webp" title="JURIS - Media Lokal Dan Pelestarian Budaya: Analisis Framing Pemberitaan Uang PanaiAo Di Tribun Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/uang-panai-maharl-tradisi-konstruksi-budaya-melayu-thumb-128f5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/uang-panai-maharl-tradisi-konstruksi-budaya-melayu-thumb-128f5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/uang-panai-maharl-tradisi-konstruksi-budaya-melayu-thumb-128f5.webp 1x" title="JURIS - Media Lokal Dan Pelestarian Budaya: Analisis Framing Pemberitaan Uang PanaiAo Di Tribun Timur" alt="JURIS - Media Lokal Dan Pelestarian Budaya: Analisis Framing Pemberitaan Uang PanaiAo Di Tribun Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/f/uang-panai-maharl-tradisi-konstruksi-budaya-melayu-thumb-371d6.webp" title="JURIS - Media Lokal Dan Pelestarian Budaya: Analisis Framing Pemberitaan Uang PanaiAo Di Tribun Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/uang-panai-maharl-tradisi-konstruksi-budaya-melayu-thumb-371d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/uang-panai-maharl-tradisi-konstruksi-budaya-melayu-thumb-371d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/uang-panai-maharl-tradisi-konstruksi-budaya-melayu-thumb-371d6.webp 1x" title="JURIS - Media Lokal Dan Pelestarian Budaya: Analisis Framing Pemberitaan Uang PanaiAo Di Tribun Timur" alt="JURIS - Media Lokal Dan Pelestarian Budaya: Analisis Framing Pemberitaan Uang PanaiAo Di Tribun Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/f/uang-panai-maharl-tradisi-konstruksi-budaya-melayu-thumb-28931.webp" title="JURIS - Media Lokal Dan Pelestarian Budaya: Analisis Framing Pemberitaan Uang PanaiAo Di Tribun Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/uang-panai-maharl-tradisi-konstruksi-budaya-melayu-thumb-28931.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/uang-panai-maharl-tradisi-konstruksi-budaya-melayu-thumb-28931.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/uang-panai-maharl-tradisi-konstruksi-budaya-melayu-thumb-28931.webp 1x" title="JURIS - Media Lokal Dan Pelestarian Budaya: Analisis Framing Pemberitaan Uang PanaiAo Di Tribun Timur" alt="JURIS - Media Lokal Dan Pelestarian Budaya: Analisis Framing Pemberitaan Uang PanaiAo Di Tribun Timur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51150-uang-panai-maharl-tradisi-konstruk" title="JURIS - Media Lokal Dan Pelestarian Budaya: Analisis Framing Pemberitaan Uang PanaiAo Di Tribun Timur" target="_blank">Media Lokal Dan Pelestarian Budaya: Analisis Framing Pemberitaan Uang PanaiAo Di Tribun Timur</a>: Penelitian selanjutnya dapat melakukan analisis komparatif framing pada beberapa media lokal serta platform media sosial untuk mengidentifikasi perbedaan pola pemberitaan tentang uang panaiAo; penelitian ini akan memperluas pemahaman tentang bagaimana konteks digital memengaruhi konstruksi budaya. Selanjutnya, studi resepsi audiens yang meneliti persepsi dan interpretasi kelompok sosialAcekonomi yang berbeda terhadap pemberitaan tersebut dapat mengungkap dampak realitas media terhadap sikap masyarakat terhadap tradisi uang panaiAo. Terakhir, penelitian etnografis yang mengamati secara langsung proses negosiasi (mammanuAo-manuAo) dalam keluarga dan membandingkannya dengan representasi media dapat membantu menjelaskan kesenjangan antara praktik budaya aktual dan penyajiannya di media, serta memberikan rekomendasi praktis bagi jurnalis budaya..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa Tribun Timur secara konsisten menggunakan frame sosiologi dalam pemberitaan uang panaiAo, menekankan status sosial, nominal tinggi, dan dampak negatif.Analisis empat struktur framing menunjukkan bahwa konstruksi media tidak sepenuhnya mencerminkan kompleksitas dan fleksibilitas praktik budaya, mengabaikan proses negosiasi serta nilai budaya yang mendasari.Kesenjangan tersebut menimbulkan kekhawatiran mengenai peran media lokal dalam pelestarian budaya
<br>Uang panaiAo merupakan tradisi adat dalam pernikahan Bugis-Makassar yang menjadi wacana publik karena nominalnya yang tinggi. Media lokal memiliki peran penting dalam mengonstruksi pemahaman masyarakat terhadap praktik budaya ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Tribun Timur, portal berita lokal di Sulawesi Selatan, membingkai budaya uang panaiAo dalam pemberitaannya. Menggunakan model analisis framing Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki, penelitian ini mengkaji 10 berita yang dipublikasikan periode 2020-2021 melalui empat dimensi struktural: sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Temuan menunjukkan bahwa Tribun...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/f/uang-panai-maharl-tradisi-konstruksi-budaya-melayu-thumb-128f5.webp" type="image/webp" length="62874" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/uang-panai-maharl-tradisi-konstruksi-budaya-melayu-thumb-128f5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/uang-panai-maharl-tradisi-konstruksi-budaya-melayu-thumb-371d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/uang-panai-maharl-tradisi-konstruksi-budaya-melayu-thumb-28931.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1685-lppm-unasman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17552-mitzal-demokrasi-komunikasi-budaya-jurnal-ilmu-pemerintahan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Adoption Of Mobile Paspor M Paspor Innovation In Island Communities A Unified Theory Of Acceptance And Use Of Technology Approach ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Adoption Of Mobile Paspor M Paspor Innovation In Island Communities A Unified Theory Of Acceptance And Use Of Technology Approach ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Adoption Of Mobile Paspor M Paspor Innovation In Island Communities A Unified Theory Of Acceptance And Use Of Technology Approach ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51153-ekspektasi-usaha-perilaku-masyarakat-peran-faktor</link>
	<guid isPermaLink="false">214513dd3a4d690a2a1e1161c9e09398</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 22:16:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti peran faktor tambahan seperti keamanan privasi, kepercayaan pengguna, dan kepuasan warga terhadap layanan MAcPaspor, serta memfokuskan analisis moderasi terhadap variabel demografis seperti umur, jenis kelamin, dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Adoption Of Mobile Paspor (M-Paspor) Innovation In Island Communities: A Unified Theory Of Acceptance And Use Of Technology Approach: Penelitian selanjutnya dapat meneliti peran faktor tambahan seperti keamanan privasi, kepercayaan pengguna, dan kepuasan warga terhadap layanan MAcPaspor, serta memfokuskan analisis moderasi terhadap variabel demografis seperti umur, jenis kelamin, dan tingkat pendidikan agar dapat memahami perbedaan karakteristik adopsi di masyarakat kepulauan. Selain itu, menerapkan pendekatan campuran yang menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif dapat memperkaya pemahaman tentang motivasi, tantangan, dan harapan masyarakat dalam menggunakan MAcPaspor, sehingga dapat membantu merancang intervensi yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan komunitas.. Penelitian ini menunjukkan bahwa ekspektasi kinerja, pengaruh sosial, dan kondisi memfasilitasi secara positif memengaruhi niat perilaku masyarakat Kabupaten Karimun mengadopsi MAcPaspor, sementara ekspektasi usaha tidak memiliki efek signifikan.Hasil ini menegaskan pentingnya persepsi manfaat, dukungan sosial, dan fasilitasi infrastruktur dalam memacu adopsi layanan eAcpemerintahan di komunitas kepulauan.Dengan demikian, kebijakan pengembangan MAcPaspor harus menitikberatkan peningkatan manfaat yang dirasakan, meningkatkan komunikasi sosial dan dukungan komunitas, serta memperkuat infrastruktur digital Adopsi inovasi layanan publik merupakan elemen penting dalam menentukan keberhasilan implementasi inovasi tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi M-Paspor oleh masyarakat. Peneliti menggunakan model UTAUT guna mengidentifikasi aspek-aspek adopsi M-Paspor melalui variabel ekspektasi kinerja, ekspektasi usaha, pengaruh sosial, dan kondisi memfasilitasi untuk melihat keinginan masyarakat mengadopsi M-Paspor dalam proses layanan paspor di Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun. Penelitian ini bersifat asosiasi dengan pendekatan kuantitatif. Analisis Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dan aplikasi SmartPLS 4.1.0.2 digunakan untuk menganalisis data penelitian.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/1/ekspektasi-usaha-perilaku-masyarakat-peran-faktor-thumb-f019f.webp" title="JURIS - Adoption Of Mobile Paspor (M-Paspor) Innovation In Island Communities: A Unified Theory Of Acceptance And Use Of Technology Approach" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/ekspektasi-usaha-perilaku-masyarakat-peran-faktor-thumb-f019f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/ekspektasi-usaha-perilaku-masyarakat-peran-faktor-thumb-f019f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/ekspektasi-usaha-perilaku-masyarakat-peran-faktor-thumb-f019f.webp 1x" title="JURIS - Adoption Of Mobile Paspor (M-Paspor) Innovation In Island Communities: A Unified Theory Of Acceptance And Use Of Technology Approach" alt="JURIS - Adoption Of Mobile Paspor (M-Paspor) Innovation In Island Communities: A Unified Theory Of Acceptance And Use Of Technology Approach" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/ekspektasi-usaha-perilaku-masyarakat-peran-faktor-thumb-ab26b.webp" title="JURIS - Adoption Of Mobile Paspor (M-Paspor) Innovation In Island Communities: A Unified Theory Of Acceptance And Use Of Technology Approach" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/ekspektasi-usaha-perilaku-masyarakat-peran-faktor-thumb-ab26b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/ekspektasi-usaha-perilaku-masyarakat-peran-faktor-thumb-ab26b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/ekspektasi-usaha-perilaku-masyarakat-peran-faktor-thumb-ab26b.webp 1x" title="JURIS - Adoption Of Mobile Paspor (M-Paspor) Innovation In Island Communities: A Unified Theory Of Acceptance And Use Of Technology Approach" alt="JURIS - Adoption Of Mobile Paspor (M-Paspor) Innovation In Island Communities: A Unified Theory Of Acceptance And Use Of Technology Approach" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/ekspektasi-usaha-perilaku-masyarakat-peran-faktor-thumb-863c0.webp" title="JURIS - Adoption Of Mobile Paspor (M-Paspor) Innovation In Island Communities: A Unified Theory Of Acceptance And Use Of Technology Approach" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/ekspektasi-usaha-perilaku-masyarakat-peran-faktor-thumb-863c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/ekspektasi-usaha-perilaku-masyarakat-peran-faktor-thumb-863c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/ekspektasi-usaha-perilaku-masyarakat-peran-faktor-thumb-863c0.webp 1x" title="JURIS - Adoption Of Mobile Paspor (M-Paspor) Innovation In Island Communities: A Unified Theory Of Acceptance And Use Of Technology Approach" alt="JURIS - Adoption Of Mobile Paspor (M-Paspor) Innovation In Island Communities: A Unified Theory Of Acceptance And Use Of Technology Approach" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51153-ekspektasi-usaha-perilaku-masyarakat-peran-faktor" title="JURIS - Adoption Of Mobile Paspor (M-Paspor) Innovation In Island Communities: A Unified Theory Of Acceptance And Use Of Technology Approach" target="_blank">Adoption Of Mobile Paspor (M-Paspor) Innovation In Island Communities: A Unified Theory Of Acceptance And Use Of Technology Approach</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti peran faktor tambahan seperti keamanan privasi, kepercayaan pengguna, dan kepuasan warga terhadap layanan MAcPaspor, serta memfokuskan analisis moderasi terhadap variabel demografis seperti umur, jenis kelamin, dan tingkat pendidikan agar dapat memahami perbedaan karakteristik adopsi di masyarakat kepulauan. Selain itu, menerapkan pendekatan campuran yang menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif dapat memperkaya pemahaman tentang motivasi, tantangan, dan harapan masyarakat dalam menggunakan MAcPaspor, sehingga dapat membantu merancang intervensi yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan komunitas..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa ekspektasi kinerja, pengaruh sosial, dan kondisi memfasilitasi secara positif memengaruhi niat perilaku masyarakat Kabupaten Karimun mengadopsi MAcPaspor, sementara ekspektasi usaha tidak memiliki efek signifikan.Hasil ini menegaskan pentingnya persepsi manfaat, dukungan sosial, dan fasilitasi infrastruktur dalam memacu adopsi layanan eAcpemerintahan di komunitas kepulauan.Dengan demikian, kebijakan pengembangan MAcPaspor harus menitikberatkan peningkatan manfaat yang dirasakan, meningkatkan komunikasi sosial dan dukungan komunitas, serta memperkuat infrastruktur digital
<br>Adopsi inovasi layanan publik merupakan elemen penting dalam menentukan keberhasilan implementasi inovasi tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi M-Paspor oleh masyarakat. Peneliti menggunakan model UTAUT guna mengidentifikasi aspek-aspek adopsi M-Paspor melalui variabel ekspektasi kinerja, ekspektasi usaha, pengaruh sosial, dan kondisi memfasilitasi untuk melihat keinginan masyarakat mengadopsi M-Paspor dalam proses layanan paspor di Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun. Penelitian ini bersifat asosiasi dengan pendekatan kuantitatif. Analisis Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dan aplikasi SmartPLS 4.1.0.2 digunakan untuk menganalisis data penelitian....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/1/ekspektasi-usaha-perilaku-masyarakat-peran-faktor-thumb-f019f.webp" type="image/webp" length="129874" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/ekspektasi-usaha-perilaku-masyarakat-peran-faktor-thumb-f019f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/ekspektasi-usaha-perilaku-masyarakat-peran-faktor-thumb-ab26b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/ekspektasi-usaha-perilaku-masyarakat-peran-faktor-thumb-863c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-985-pencerah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12752-journal-social-policy-issues.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pergeseran Nilai Nilai Kearifan Lokal Masyarakat Betawi di Era Digital ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pergeseran Nilai Nilai Kearifan Lokal Masyarakat Betawi di Era Digital ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pergeseran Nilai Nilai Kearifan Lokal Masyarakat Betawi di Era Digital ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51137-teknologi-digital-budaya-identitas-simbol</link>
	<guid isPermaLink="false">5f58dd753d2488e26720e49d90e64ec0</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 22:15:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sahirul alam ]]></category>
	<category><![CDATA[ syamsul ma ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alam,ma,sahirul,syamsul,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengatasi pergeseran nilai-nilai kearifan lokal Betawi dalam era digital, diperlukan pemberdayaan manusia. Pemberdayaan ini dapat dilakukan melalui pendidikan, pelatihan, dan pengembangan keterampilan, serta pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pergeseran Nilai-Nilai Kearifan Lokal Masyarakat Betawi di Era Digital: Untuk mengatasi pergeseran nilai-nilai kearifan lokal Betawi dalam era digital, diperlukan pemberdayaan manusia. Pemberdayaan ini dapat dilakukan melalui pendidikan, pelatihan, dan pengembangan keterampilan, serta pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, diperlukan dukungan negara dalam bentuk pengakuan dan perlindungan hukum adat. Pengakuan negara terhadap hukum adat dan masyarakat hukum adat dapat menjadi landasan untuk melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai kearifan lokal, termasuk di era digital. Dengan demikian, pemberdayaan masyarakat dapat menjadi kunci untuk melestarikan dan mengembangkan budaya Betawi di era digital. Upaya-upaya ini diharapkan dapat membantu menjaga kearifan lokal Betawi tetap lestari dan berkembang di tengah perubahan teknologi dan globalisasi.. Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) berjuang untuk melestarikan dan mengembangkan budaya Betawi di tengah tantangan globalisasi dan keterbatasan teknologi digital dan AI untuk dana.Mereka membutuhkan adopsi teknologi digital dan AI untuk memperkenalkan budaya Betawi secara luas dan meningkatkan ekonomi sanggar binaannya.Dukungan yang lebih besar dari pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta sangat diperlukan untuk mengembangkan strategi inovatif dalam memanfaatkan teknologi digital dan AI, guna melestarikan budaya Betawi dan memberikan manfaat ekonomi bagi para seniman serta sanggar binaannya.Beberapa upaya telah dilakukan, seperti peluncuran aplikasi Betawi Akses, untuk meningkatkan eksistensi budaya Betawi di era digital Pengaruh integrasi Kecerdasan Buatan (AI) terhadap budaya betawi di Indonesia dalam pelestarian dan pengembangan budaya di era digital dapat membawa dampak positif seperti meningkatkan kreatifitas seniman, memperluas indetitas karya seni, dan memperkuat identitas budaya serta mengeksplorasi potensi dan tantangan yang dihadapi. Namun terdapat juga dampak negatif seperti kurangnya faktor emosi/human touch, penurunan kreatifitas, dan risiko privasi dan keamanan data. Penelitian ini menyimpulkan bahwa AI memiliki peran yang sangat penting dalam pelestarian dan pengembangan budaya betawi jika tidak maka dikhawatirkan maka budaya betawi akan tergeser oleh perkembangan jaman. Tetapi dari semuanya itu perlu didukung oleh kesadaran berpikir kritis dalam penggunaannya untuk menghindari... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/2/teknologi-digital-budaya-identitas-simbol-ai-betaw-thumb-0ab02.webp" title="JURIS - Pergeseran Nilai-Nilai Kearifan Lokal Masyarakat Betawi di Era Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/teknologi-digital-budaya-identitas-simbol-ai-betaw-thumb-0ab02.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/teknologi-digital-budaya-identitas-simbol-ai-betaw-thumb-0ab02.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/teknologi-digital-budaya-identitas-simbol-ai-betaw-thumb-0ab02.webp 1x" title="JURIS - Pergeseran Nilai-Nilai Kearifan Lokal Masyarakat Betawi di Era Digital" alt="JURIS - Pergeseran Nilai-Nilai Kearifan Lokal Masyarakat Betawi di Era Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/2/teknologi-digital-budaya-identitas-simbol-ai-betaw-thumb-1df0f.webp" title="JURIS - Pergeseran Nilai-Nilai Kearifan Lokal Masyarakat Betawi di Era Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/teknologi-digital-budaya-identitas-simbol-ai-betaw-thumb-1df0f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/teknologi-digital-budaya-identitas-simbol-ai-betaw-thumb-1df0f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/teknologi-digital-budaya-identitas-simbol-ai-betaw-thumb-1df0f.webp 1x" title="JURIS - Pergeseran Nilai-Nilai Kearifan Lokal Masyarakat Betawi di Era Digital" alt="JURIS - Pergeseran Nilai-Nilai Kearifan Lokal Masyarakat Betawi di Era Digital" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51137-teknologi-digital-budaya-identitas-simbol" title="JURIS - Pergeseran Nilai-Nilai Kearifan Lokal Masyarakat Betawi di Era Digital" target="_blank">Pergeseran Nilai-Nilai Kearifan Lokal Masyarakat Betawi di Era Digital</a>: Untuk mengatasi pergeseran nilai-nilai kearifan lokal Betawi dalam era digital, diperlukan pemberdayaan manusia. Pemberdayaan ini dapat dilakukan melalui pendidikan, pelatihan, dan pengembangan keterampilan, serta pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, diperlukan dukungan negara dalam bentuk pengakuan dan perlindungan hukum adat. Pengakuan negara terhadap hukum adat dan masyarakat hukum adat dapat menjadi landasan untuk melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai kearifan lokal, termasuk di era digital. Dengan demikian, pemberdayaan masyarakat dapat menjadi kunci untuk melestarikan dan mengembangkan budaya Betawi di era digital. Upaya-upaya ini diharapkan dapat membantu menjaga kearifan lokal Betawi tetap lestari dan berkembang di tengah perubahan teknologi dan globalisasi..
<br>Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) berjuang untuk melestarikan dan mengembangkan budaya Betawi di tengah tantangan globalisasi dan keterbatasan teknologi digital dan AI untuk dana.Mereka membutuhkan adopsi teknologi digital dan AI untuk memperkenalkan budaya Betawi secara luas dan meningkatkan ekonomi sanggar binaannya.Dukungan yang lebih besar dari pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta sangat diperlukan untuk mengembangkan strategi inovatif dalam memanfaatkan teknologi digital dan AI, guna melestarikan budaya Betawi dan memberikan manfaat ekonomi bagi para seniman serta sanggar binaannya.Beberapa upaya telah dilakukan, seperti peluncuran aplikasi Betawi Akses, untuk meningkatkan eksistensi budaya Betawi di era digital
<br>Pengaruh integrasi Kecerdasan Buatan (AI) terhadap budaya betawi di Indonesia dalam pelestarian dan pengembangan budaya di era digital dapat membawa dampak positif seperti meningkatkan kreatifitas seniman, memperluas indetitas karya seni, dan memperkuat identitas budaya serta mengeksplorasi potensi dan tantangan yang dihadapi. Namun terdapat juga dampak negatif seperti kurangnya faktor emosi/human touch, penurunan kreatifitas, dan risiko privasi dan keamanan data. Penelitian ini menyimpulkan bahwa AI memiliki peran yang sangat penting dalam pelestarian dan pengembangan budaya betawi jika tidak maka dikhawatirkan maka budaya betawi akan tergeser oleh perkembangan jaman. Tetapi dari semuanya itu perlu didukung oleh kesadaran berpikir kritis dalam penggunaannya untuk menghindari...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/2/teknologi-digital-budaya-identitas-simbol-ai-betaw-thumb-0ab02.webp" type="image/webp" length="76426" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/teknologi-digital-budaya-identitas-simbol-ai-betaw-thumb-0ab02.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/teknologi-digital-budaya-identitas-simbol-ai-betaw-thumb-1df0f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1073-stkipkusumanegara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5372-jurnal-abdimas-prakasa-dakara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Tinjauan Hukum Islam Terhadap Tradisi Pelepasan Ari Ari Ke Laut Pada Masyarakat Suku Bajo Di Kecamatan Pantar Kabupaten Alor ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tinjauan Hukum Islam Terhadap Tradisi Pelepasan Ari Ari Ke Laut Pada Masyarakat Suku Bajo Di Kecamatan Pantar Kabupaten Alor ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tinjauan Hukum Islam Terhadap Tradisi Pelepasan Ari Ari Ke Laut Pada Masyarakat Suku Bajo Di Kecamatan Pantar Kabupaten Alor ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51155-masyarakat-suku-akit-integrasi-tradisi-megibung-bu</link>
	<guid isPermaLink="false">76cdeb7ef5ca37dd67dc8428c1bdeb6d</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 22:12:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ zainur wula ]]></category>
	<category><![CDATA[ jakaria m ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jakaria,m,wula,zainur]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pertanyaan apakah terdapat perbedaan signifikan dalam persepsi nilai budaya dan kepatuhan terhadap hukum Islam antara masyarakat Suku Bajo yang masih melaksanakan pelepasan ari-ari ke laut dengan komunitas pesisir ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Tinjauan Hukum Islam Terhadap Tradisi Pelepasan Ari-Ari Ke Laut Pada Masyarakat Suku Bajo Di Kecamatan Pantar Kabupaten Alor: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pertanyaan apakah terdapat perbedaan signifikan dalam persepsi nilai budaya dan kepatuhan terhadap hukum Islam antara masyarakat Suku Bajo yang masih melaksanakan pelepasan ari-ari ke laut dengan komunitas pesisir lain yang lebih memilih penguburan; selanjutnya, studi kuantitatif dapat dilakukan untuk menilai dampak kesehatan dan lingkungan dari praktik pelepasan ari-ari ke laut dibandingkan dengan praktik penguburan, sehingga dapat memberikan bukti empiris bagi kebijakan kesehatan masyarakat; terakhir, analisis historisAcnormatif terhadap sumber-sumber fikih Islam mengenai penanganan ari-ari dapat mengidentifikasi ruang lingkup fleksibilitas hukum yang memungkinkan integrasi tradisi lokal dengan prinsip syariat, sehingga menghasilkan rekomendasi adaptasi budaya yang berlandaskan pada dasar hukum Islam.. Penelitian menemukan bahwa tradisi pelepasan ari-ari ke laut di masyarakat Suku Bajo melibatkan proses pembersihan, pembungkusan, dan pelepasan ke laut tanpa menoleh, namun terdapat elemen seperti penambahan beras, siri, dan pinang yang tidak sesuai dengan syariat Islam sehingga dapat dikategorikan sebagai adat yang rusak.Untuk menjaga kelestarian tradisi sekaligus mematuhi prinsip syariat, perlu dilakukan modifikasi atau penyesuaian terhadap unsur-unsur yang bertentangan dengan hukum Islam.Selanjutnya, tokoh adat dan masyarakat harus selektif dalam memperkenalkan dan melestarikan unsur budaya yang relevan, mempertahankan identitas khas sekaligus meninggalkan praktik yang tidak sesuai dengan ajaran Islam Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tinjauan hukum Islam terhadap tradisi pelepasan ari-ari ke laut pada masyarakat suku Bajo di Kecamatan Pantar, Kabupaten Alor. Tradisi pelepasan ari-ari ini merupakan ritual yang unik dan merupakan suatu kebiasaan yang berbeda dengan yang lain, di mana prosesi dimulai dengan mencuci ari-ari hingga bersih kemudian dengan langkah-langkah selanjutnya hingga pada tahap melepas ke laut. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Deskriptif Kualitatif dengan teknik pengumpalan data dengan menggunakan Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Dimana kegiatan in dilakukan untuk menggambarkan secara lengkap dan mendalam tentang kehidupan sosial dan berbagai keadaan yang terjadi di masyarakat Suku Bajo Kecamatan Pantar Kabupaten Alor sebagai subjek penelitian ini. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yaitu penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/2/masyarakat-suku-akit-integrasi-tradisi-megibung-bu-thumb-3e529.webp" title="JURIS - Tinjauan Hukum Islam Terhadap Tradisi Pelepasan Ari-Ari Ke Laut Pada Masyarakat Suku Bajo Di Kecamatan Pantar Kabupaten Alor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/masyarakat-suku-akit-integrasi-tradisi-megibung-bu-thumb-3e529.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/masyarakat-suku-akit-integrasi-tradisi-megibung-bu-thumb-3e529.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/masyarakat-suku-akit-integrasi-tradisi-megibung-bu-thumb-3e529.webp 1x" title="JURIS - Tinjauan Hukum Islam Terhadap Tradisi Pelepasan Ari-Ari Ke Laut Pada Masyarakat Suku Bajo Di Kecamatan Pantar Kabupaten Alor" alt="JURIS - Tinjauan Hukum Islam Terhadap Tradisi Pelepasan Ari-Ari Ke Laut Pada Masyarakat Suku Bajo Di Kecamatan Pantar Kabupaten Alor" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/2/masyarakat-suku-akit-integrasi-tradisi-megibung-bu-thumb-03e10.webp" title="JURIS - Tinjauan Hukum Islam Terhadap Tradisi Pelepasan Ari-Ari Ke Laut Pada Masyarakat Suku Bajo Di Kecamatan Pantar Kabupaten Alor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/masyarakat-suku-akit-integrasi-tradisi-megibung-bu-thumb-03e10.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/masyarakat-suku-akit-integrasi-tradisi-megibung-bu-thumb-03e10.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/masyarakat-suku-akit-integrasi-tradisi-megibung-bu-thumb-03e10.webp 1x" title="JURIS - Tinjauan Hukum Islam Terhadap Tradisi Pelepasan Ari-Ari Ke Laut Pada Masyarakat Suku Bajo Di Kecamatan Pantar Kabupaten Alor" alt="JURIS - Tinjauan Hukum Islam Terhadap Tradisi Pelepasan Ari-Ari Ke Laut Pada Masyarakat Suku Bajo Di Kecamatan Pantar Kabupaten Alor" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/2/masyarakat-suku-akit-integrasi-tradisi-megibung-bu-thumb-c9f14.webp" title="JURIS - Tinjauan Hukum Islam Terhadap Tradisi Pelepasan Ari-Ari Ke Laut Pada Masyarakat Suku Bajo Di Kecamatan Pantar Kabupaten Alor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/masyarakat-suku-akit-integrasi-tradisi-megibung-bu-thumb-c9f14.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/masyarakat-suku-akit-integrasi-tradisi-megibung-bu-thumb-c9f14.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/masyarakat-suku-akit-integrasi-tradisi-megibung-bu-thumb-c9f14.webp 1x" title="JURIS - Tinjauan Hukum Islam Terhadap Tradisi Pelepasan Ari-Ari Ke Laut Pada Masyarakat Suku Bajo Di Kecamatan Pantar Kabupaten Alor" alt="JURIS - Tinjauan Hukum Islam Terhadap Tradisi Pelepasan Ari-Ari Ke Laut Pada Masyarakat Suku Bajo Di Kecamatan Pantar Kabupaten Alor" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51155-masyarakat-suku-akit-integrasi-tradisi-megibung-bu" title="JURIS - Tinjauan Hukum Islam Terhadap Tradisi Pelepasan Ari-Ari Ke Laut Pada Masyarakat Suku Bajo Di Kecamatan Pantar Kabupaten Alor" target="_blank">Tinjauan Hukum Islam Terhadap Tradisi Pelepasan Ari-Ari Ke Laut Pada Masyarakat Suku Bajo Di Kecamatan Pantar Kabupaten Alor</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pertanyaan apakah terdapat perbedaan signifikan dalam persepsi nilai budaya dan kepatuhan terhadap hukum Islam antara masyarakat Suku Bajo yang masih melaksanakan pelepasan ari-ari ke laut dengan komunitas pesisir lain yang lebih memilih penguburan; selanjutnya, studi kuantitatif dapat dilakukan untuk menilai dampak kesehatan dan lingkungan dari praktik pelepasan ari-ari ke laut dibandingkan dengan praktik penguburan, sehingga dapat memberikan bukti empiris bagi kebijakan kesehatan masyarakat; terakhir, analisis historisAcnormatif terhadap sumber-sumber fikih Islam mengenai penanganan ari-ari dapat mengidentifikasi ruang lingkup fleksibilitas hukum yang memungkinkan integrasi tradisi lokal dengan prinsip syariat, sehingga menghasilkan rekomendasi adaptasi budaya yang berlandaskan pada dasar hukum Islam..
<br>Penelitian menemukan bahwa tradisi pelepasan ari-ari ke laut di masyarakat Suku Bajo melibatkan proses pembersihan, pembungkusan, dan pelepasan ke laut tanpa menoleh, namun terdapat elemen seperti penambahan beras, siri, dan pinang yang tidak sesuai dengan syariat Islam sehingga dapat dikategorikan sebagai adat yang rusak.Untuk menjaga kelestarian tradisi sekaligus mematuhi prinsip syariat, perlu dilakukan modifikasi atau penyesuaian terhadap unsur-unsur yang bertentangan dengan hukum Islam.Selanjutnya, tokoh adat dan masyarakat harus selektif dalam memperkenalkan dan melestarikan unsur budaya yang relevan, mempertahankan identitas khas sekaligus meninggalkan praktik yang tidak sesuai dengan ajaran Islam
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tinjauan hukum Islam terhadap tradisi pelepasan ari-ari ke laut pada masyarakat suku Bajo di Kecamatan Pantar, Kabupaten Alor. Tradisi pelepasan ari-ari ini merupakan ritual yang unik dan merupakan suatu kebiasaan yang berbeda dengan yang lain, di mana prosesi dimulai dengan mencuci ari-ari hingga bersih kemudian dengan langkah-langkah selanjutnya hingga pada tahap melepas ke laut. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Deskriptif Kualitatif dengan teknik pengumpalan data dengan menggunakan Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Dimana kegiatan in dilakukan untuk menggambarkan secara lengkap dan mendalam tentang kehidupan sosial dan berbagai keadaan yang terjadi di masyarakat Suku Bajo Kecamatan Pantar Kabupaten Alor sebagai subjek penelitian ini. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yaitu penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/2/masyarakat-suku-akit-integrasi-tradisi-megibung-bu-thumb-03e10.webp" type="image/webp" length="118194" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/masyarakat-suku-akit-integrasi-tradisi-megibung-bu-thumb-3e529.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/masyarakat-suku-akit-integrasi-tradisi-megibung-bu-thumb-03e10.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/masyarakat-suku-akit-integrasi-tradisi-megibung-bu-thumb-c9f14.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-366-umk.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7959-al-fikru-jurnal-pemikiran-hukum-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Mengkaji Kebijakan Pengelolaan Sampah Lokal Tantangan Implementasi Perda Polewali Mandar Dalam Perspektif Van Meter Dan Van Horn ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mengkaji Kebijakan Pengelolaan Sampah Lokal Tantangan Implementasi Perda Polewali Mandar Dalam Perspektif Van Meter Dan Van Horn ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mengkaji Kebijakan Pengelolaan Sampah Lokal Tantangan Implementasi Perda Polewali Mandar Dalam Perspektif Van Meter Dan Van Horn ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51151-pengelolaan-sampah-plastik-tata</link>
	<guid isPermaLink="false">12c1751eab8ec4c1287d8098ca71fcd7</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 22:08:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view journal ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ budi utomo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[budi,header,journal,page,utomo,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas implementasi kebijakan pengelolaan sampah, pemerintah daerah dapat mempertimbangkan beberapa langkah strategis. Pertama, perlu ditetapkan indikator kinerja yang terukur, seperti target pengurangan sampah tahunan, jumlah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Mengkaji Kebijakan Pengelolaan Sampah Lokal: Tantangan Implementasi Perda Polewali Mandar Dalam Perspektif Van Meter Dan Van Horn: Untuk meningkatkan efektivitas implementasi kebijakan pengelolaan sampah, pemerintah daerah dapat mempertimbangkan beberapa langkah strategis. Pertama, perlu ditetapkan indikator kinerja yang terukur, seperti target pengurangan sampah tahunan, jumlah TPS 3R, dan tingkat partisipasi warga. Kedua, penguatan kapasitas agen pelaksana melalui regulasi teknis yang menetapkan standar kompetensi, sistem pelatihan berjenjang, dan pemberian insentif berbasis kinerja. Ketiga, pembinaan nilai dan disposisi pelaksana dengan modul pelatihan berbasis nilai pelayanan publik, integritas birokrasi, dan tanggung jawab lingkungan. Keempat, perbaikan sistem koordinasi dan komunikasi dengan pembentukan forum koordinasi lintas sektor, pengembangan sistem informasi pelaporan digital, serta penunjukan unit fasilitator komunikasi kebijakan. Kelima, pelibatan masyarakat berbasis sosial-ekonomi lokal melalui pemetaan sosial ekonomi, strategi edukasi dan insentif yang relevan, serta dukungan pada UMKM daur ulang dan forum warga. Selain itu, pemerintah daerah juga disarankan untuk membangun mekanisme adaptive policy review secara berkala dan mengembangkan innovation lab di Dinas Lingkungan Hidup untuk mendorong inovasi dalam pengelolaan sampah berbasis komunitas. Pembentukan Forum Kolaborasi Sampah Daerah yang melibatkan berbagai pihak juga dapat memperkuat dimensi partisipatif dalam implementasi kebijakan. Dengan pendekatan adaptif, kolaboratif, dan berbasis nilai ini, Perda No. 4 Tahun 2018 berpotensi menjadi instrumen strategis dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan di Kabupaten Polewali Mandar.. Berdasarkan analisis implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Polewali Mandar Nomor 4 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah dengan menggunakan model Van Meter dan Van Horn (1975), ditemukan bahwa Perda ini telah memberikan fondasi normatif yang cukup kuat sebagai kerangka hukum pengelolaan lingkungan.Namun, dari sisi implementasi, masih terdapat sejumlah tantangan signifikan yang bersifat struktural, teknis, dan kontekstual.Ketiadaan indikator tujuan yang terukur, keterbatasan pemetaan sumber daya, lemahnya mekanisme koordinasi, belum optimalnya karakteristik dan disposisi pelaksana, serta kurangnya strategi adaptif terhadap kondisi sosial-ekonomi lokal menjadi faktor penghambat implementasi efektif.Hal ini menunjukkan adanya implementation gap sebagaimana diteorikan oleh Grindle (1980), yang mencerminkan ketidaksesuaian antara rancangan kebijakan dan realitas pelaksanaannya.Selain itu, kebijakan ini belum sepenuhnya mengadopsi prinsip-prinsip tata kelola modern seperti pelayanan publik kolaboratif (Denhardt & Denhardt, 2007), jaringan multipemangku kepentingan (Osborne, 2010), serta pendekatan kebijakan berbasis hasil dan realitas local (Dunn, 2017.Oleh karena itu, diperlukan reformulasi strategi implementasi yang tidak hanya memperkuat aspek teknis, tetapi juga memperhatikan nilai-nilai pelayanan, komunikasi lintas aktor, dan kapasitas partisipatif masyarakat Penelitian ini menyoroti pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Polewali Mandar Nomor 4 Tahun 2018 tentang pengelolaan sampah, dengan menggunakan teori implementasi kebijakan dari Van Meter dan Van Horn sebagai dasar analisis. Dengan pendekatan tinjauan pustaka, penelitian ini mengkaji enam aspek utama: tujuan dan standar kebijakan, ketersediaan sumber daya, karakter pelaksana, komunikasi antar lembaga, sikap pelaksana, serta kondisi sosial-ekonomi masyarakat. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun Perda telah menyediakan dasar hukum yang kuat, proses implementasinya menghadapi berbagai kendala. Kendala tersebut meliputi belum adanya indikator kinerja yang terukur, lemahnya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/1/pengelolaan-sampah-plastik-tata-kelola-implementas-thumb-1a029.webp" title="JURIS - Mengkaji Kebijakan Pengelolaan Sampah Lokal: Tantangan Implementasi Perda Polewali Mandar Dalam Perspektif Van Meter Dan Van Horn" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/pengelolaan-sampah-plastik-tata-kelola-implementas-thumb-1a029.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/pengelolaan-sampah-plastik-tata-kelola-implementas-thumb-1a029.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/pengelolaan-sampah-plastik-tata-kelola-implementas-thumb-1a029.webp 1x" title="JURIS - Mengkaji Kebijakan Pengelolaan Sampah Lokal: Tantangan Implementasi Perda Polewali Mandar Dalam Perspektif Van Meter Dan Van Horn" alt="JURIS - Mengkaji Kebijakan Pengelolaan Sampah Lokal: Tantangan Implementasi Perda Polewali Mandar Dalam Perspektif Van Meter Dan Van Horn" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/pengelolaan-sampah-plastik-tata-kelola-implementas-thumb-f37c0.webp" title="JURIS - Mengkaji Kebijakan Pengelolaan Sampah Lokal: Tantangan Implementasi Perda Polewali Mandar Dalam Perspektif Van Meter Dan Van Horn" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/pengelolaan-sampah-plastik-tata-kelola-implementas-thumb-f37c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/pengelolaan-sampah-plastik-tata-kelola-implementas-thumb-f37c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/pengelolaan-sampah-plastik-tata-kelola-implementas-thumb-f37c0.webp 1x" title="JURIS - Mengkaji Kebijakan Pengelolaan Sampah Lokal: Tantangan Implementasi Perda Polewali Mandar Dalam Perspektif Van Meter Dan Van Horn" alt="JURIS - Mengkaji Kebijakan Pengelolaan Sampah Lokal: Tantangan Implementasi Perda Polewali Mandar Dalam Perspektif Van Meter Dan Van Horn" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/pengelolaan-sampah-plastik-tata-kelola-implementas-thumb-724a6.webp" title="JURIS - Mengkaji Kebijakan Pengelolaan Sampah Lokal: Tantangan Implementasi Perda Polewali Mandar Dalam Perspektif Van Meter Dan Van Horn" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/pengelolaan-sampah-plastik-tata-kelola-implementas-thumb-724a6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/pengelolaan-sampah-plastik-tata-kelola-implementas-thumb-724a6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/pengelolaan-sampah-plastik-tata-kelola-implementas-thumb-724a6.webp 1x" title="JURIS - Mengkaji Kebijakan Pengelolaan Sampah Lokal: Tantangan Implementasi Perda Polewali Mandar Dalam Perspektif Van Meter Dan Van Horn" alt="JURIS - Mengkaji Kebijakan Pengelolaan Sampah Lokal: Tantangan Implementasi Perda Polewali Mandar Dalam Perspektif Van Meter Dan Van Horn" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51151-pengelolaan-sampah-plastik-tata" title="JURIS - Mengkaji Kebijakan Pengelolaan Sampah Lokal: Tantangan Implementasi Perda Polewali Mandar Dalam Perspektif Van Meter Dan Van Horn" target="_blank">Mengkaji Kebijakan Pengelolaan Sampah Lokal: Tantangan Implementasi Perda Polewali Mandar Dalam Perspektif Van Meter Dan Van Horn</a>: Untuk meningkatkan efektivitas implementasi kebijakan pengelolaan sampah, pemerintah daerah dapat mempertimbangkan beberapa langkah strategis. Pertama, perlu ditetapkan indikator kinerja yang terukur, seperti target pengurangan sampah tahunan, jumlah TPS 3R, dan tingkat partisipasi warga. Kedua, penguatan kapasitas agen pelaksana melalui regulasi teknis yang menetapkan standar kompetensi, sistem pelatihan berjenjang, dan pemberian insentif berbasis kinerja. Ketiga, pembinaan nilai dan disposisi pelaksana dengan modul pelatihan berbasis nilai pelayanan publik, integritas birokrasi, dan tanggung jawab lingkungan. Keempat, perbaikan sistem koordinasi dan komunikasi dengan pembentukan forum koordinasi lintas sektor, pengembangan sistem informasi pelaporan digital, serta penunjukan unit fasilitator komunikasi kebijakan. Kelima, pelibatan masyarakat berbasis sosial-ekonomi lokal melalui pemetaan sosial ekonomi, strategi edukasi dan insentif yang relevan, serta dukungan pada UMKM daur ulang dan forum warga. Selain itu, pemerintah daerah juga disarankan untuk membangun mekanisme adaptive policy review secara berkala dan mengembangkan innovation lab di Dinas Lingkungan Hidup untuk mendorong inovasi dalam pengelolaan sampah berbasis komunitas. Pembentukan Forum Kolaborasi Sampah Daerah yang melibatkan berbagai pihak juga dapat memperkuat dimensi partisipatif dalam implementasi kebijakan. Dengan pendekatan adaptif, kolaboratif, dan berbasis nilai ini, Perda No. 4 Tahun 2018 berpotensi menjadi instrumen strategis dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan di Kabupaten Polewali Mandar..
<br>Berdasarkan analisis implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Polewali Mandar Nomor 4 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah dengan menggunakan model Van Meter dan Van Horn (1975), ditemukan bahwa Perda ini telah memberikan fondasi normatif yang cukup kuat sebagai kerangka hukum pengelolaan lingkungan.Namun, dari sisi implementasi, masih terdapat sejumlah tantangan signifikan yang bersifat struktural, teknis, dan kontekstual.Ketiadaan indikator tujuan yang terukur, keterbatasan pemetaan sumber daya, lemahnya mekanisme koordinasi, belum optimalnya karakteristik dan disposisi pelaksana, serta kurangnya strategi adaptif terhadap kondisi sosial-ekonomi lokal menjadi faktor penghambat implementasi efektif.Hal ini menunjukkan adanya implementation gap sebagaimana diteorikan oleh Grindle (1980), yang mencerminkan ketidaksesuaian antara rancangan kebijakan dan realitas pelaksanaannya.Selain itu, kebijakan ini belum sepenuhnya mengadopsi prinsip-prinsip tata kelola modern seperti pelayanan publik kolaboratif (Denhardt & Denhardt, 2007), jaringan multipemangku kepentingan (Osborne, 2010), serta pendekatan kebijakan berbasis hasil dan realitas local (Dunn, 2017.Oleh karena itu, diperlukan reformulasi strategi implementasi yang tidak hanya memperkuat aspek teknis, tetapi juga memperhatikan nilai-nilai pelayanan, komunikasi lintas aktor, dan kapasitas partisipatif masyarakat
<br>Penelitian ini menyoroti pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Polewali Mandar Nomor 4 Tahun 2018 tentang pengelolaan sampah, dengan menggunakan teori implementasi kebijakan dari Van Meter dan Van Horn sebagai dasar analisis. Dengan pendekatan tinjauan pustaka, penelitian ini mengkaji enam aspek utama: tujuan dan standar kebijakan, ketersediaan sumber daya, karakter pelaksana, komunikasi antar lembaga, sikap pelaksana, serta kondisi sosial-ekonomi masyarakat. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun Perda telah menyediakan dasar hukum yang kuat, proses implementasinya menghadapi berbagai kendala. Kendala tersebut meliputi belum adanya indikator kinerja yang terukur, lemahnya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/1/pengelolaan-sampah-plastik-tata-kelola-implementas-thumb-724a6.webp" type="image/webp" length="65468" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/pengelolaan-sampah-plastik-tata-kelola-implementas-thumb-1a029.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/pengelolaan-sampah-plastik-tata-kelola-implementas-thumb-f37c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/pengelolaan-sampah-plastik-tata-kelola-implementas-thumb-724a6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1685-lppm-unasman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17552-mitzal-demokrasi-komunikasi-budaya-jurnal-ilmu-pemerintahan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Kewenangan Perangkat Desa Berdasarkan Hukum Lingkungan dalam Program Sosialisasi 3R dan Kreativitas Daur Ulang di SDN 3R Desa Padang Sambian ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Kewenangan Perangkat Desa Berdasarkan Hukum Lingkungan dalam Program Sosialisasi 3R dan Kreativitas Daur Ulang di SDN 3R Desa Padang Sambian ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Kewenangan Perangkat Desa Berdasarkan Hukum Lingkungan dalam Program Sosialisasi 3R dan Kreativitas Daur Ulang di SDN 3R Desa Padang Sambian ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51136-tata-kelola-sampah-program-sosial-politik-pengelol</link>
	<guid isPermaLink="false">2643665579df569986435427a99b5d22</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 21:52:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sahirul alam ]]></category>
	<category><![CDATA[ syamsul ma ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alam,ma,sahirul,syamsul,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: 1. Menganalisis dampak jangka panjang program sosialisasi 3R terhadap perilaku dan kesadaran lingkungan siswa, serta mengukur keberlanjutan perubahan tersebut. 2. Mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Kewenangan Perangkat Desa Berdasarkan Hukum Lingkungan dalam Program Sosialisasi 3R dan Kreativitas Daur Ulang di SDN 3R Desa Padang Sambian: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: 1. Menganalisis dampak jangka panjang program sosialisasi 3R terhadap perilaku dan kesadaran lingkungan siswa, serta mengukur keberlanjutan perubahan tersebut. 2. Mengeksplorasi strategi kolaborasi antara sekolah dan pemerintah desa dalam implementasi program lingkungan yang berkelanjutan, termasuk peran perangkat desa sebagai fasilitator dan pendamping. 3. Meneliti efektivitas model tata kelola lingkungan berbasis komunitas dalam meningkatkan kepatuhan dan partisipasi masyarakat terhadap program pengelolaan sampah, serta mengidentifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan.. Implementasi program Sosialisasi 3R dan Kreativitas Daur Ulang di SDN 1 Padangsambian menunjukkan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman, kesadaran, dan partisipasi siswa dalam pengelolaan sampah.Sebelum program dilaksanakan, sebagian besar siswa belum memiliki kebiasaan memilah sampah serta belum memahami nilai guna dan potensi ekonomi dari sampah anorganik.Setelah dilakukan pendekatan edukatif berbasis praktik, siswa menunjukkan perubahan perilaku yang ditandai dengan kemampuan mengidentifikasi jenis sampah, meningkatnya kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekolah, serta tumbuhnya kreativitas dalam memanfaatkan bahan bekas menjadi produk edukatif.Program ini juga memperlihatkan bahwa implementasi kewenangan perangkat desa dalam bidang lingkungan hidup dapat diwujudkan melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan.Perangkat desa berperan sebagai fasilitator dalam mendukung kegiatan edukasi lingkungan, sehingga norma pengelolaan sampah tidak hanya bersifat regulatif, tetapi juga preventif melalui pendidikan karakter sejak usia dini.Keberlanjutan program memerlukan dukungan sarana prasarana, integrasi dalam kegiatan sekolah secara rutin, serta monitoring berkelanjutan agar perubahan perilaku siswa dapat dipertahankan dalam jangka panjang Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kewenangan perangkat desa dalam program sosialisasi 3R (Reduce, Reuse, Recycle) serta dampaknya terhadap peningkatan kesadaran lingkungan dan kreativitas siswa di SDN 1 Padang Sambian. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai jenis sampah, pentingnya pemilahan sampah, serta pemanfaatan limbah anorganik menjadi produk kreatif berupa poster edukatif. Program ini juga berkontribusi dalam memperkenalkan nilai ekonomi sampah secara sederhana kepada siswa. Dari perspektif ini mencerminkan implementasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/4/tata-kelola-sampah-program-sosial-politik-pengelol-thumb-e1b5b.webp" title="JURIS - Implementasi Kewenangan Perangkat Desa Berdasarkan Hukum Lingkungan dalam Program Sosialisasi 3R dan Kreativitas Daur Ulang di SDN 3R Desa Padang Sambian" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/tata-kelola-sampah-program-sosial-politik-pengelol-thumb-e1b5b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/tata-kelola-sampah-program-sosial-politik-pengelol-thumb-e1b5b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/tata-kelola-sampah-program-sosial-politik-pengelol-thumb-e1b5b.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Kewenangan Perangkat Desa Berdasarkan Hukum Lingkungan dalam Program Sosialisasi 3R dan Kreativitas Daur Ulang di SDN 3R Desa Padang Sambian" alt="JURIS - Implementasi Kewenangan Perangkat Desa Berdasarkan Hukum Lingkungan dalam Program Sosialisasi 3R dan Kreativitas Daur Ulang di SDN 3R Desa Padang Sambian" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/tata-kelola-sampah-program-sosial-politik-pengelol-thumb-19580.webp" title="JURIS - Implementasi Kewenangan Perangkat Desa Berdasarkan Hukum Lingkungan dalam Program Sosialisasi 3R dan Kreativitas Daur Ulang di SDN 3R Desa Padang Sambian" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/tata-kelola-sampah-program-sosial-politik-pengelol-thumb-19580.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/tata-kelola-sampah-program-sosial-politik-pengelol-thumb-19580.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/tata-kelola-sampah-program-sosial-politik-pengelol-thumb-19580.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Kewenangan Perangkat Desa Berdasarkan Hukum Lingkungan dalam Program Sosialisasi 3R dan Kreativitas Daur Ulang di SDN 3R Desa Padang Sambian" alt="JURIS - Implementasi Kewenangan Perangkat Desa Berdasarkan Hukum Lingkungan dalam Program Sosialisasi 3R dan Kreativitas Daur Ulang di SDN 3R Desa Padang Sambian" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/tata-kelola-sampah-program-sosial-politik-pengelol-thumb-36100.webp" title="JURIS - Implementasi Kewenangan Perangkat Desa Berdasarkan Hukum Lingkungan dalam Program Sosialisasi 3R dan Kreativitas Daur Ulang di SDN 3R Desa Padang Sambian" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/tata-kelola-sampah-program-sosial-politik-pengelol-thumb-36100.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/tata-kelola-sampah-program-sosial-politik-pengelol-thumb-36100.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/tata-kelola-sampah-program-sosial-politik-pengelol-thumb-36100.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Kewenangan Perangkat Desa Berdasarkan Hukum Lingkungan dalam Program Sosialisasi 3R dan Kreativitas Daur Ulang di SDN 3R Desa Padang Sambian" alt="JURIS - Implementasi Kewenangan Perangkat Desa Berdasarkan Hukum Lingkungan dalam Program Sosialisasi 3R dan Kreativitas Daur Ulang di SDN 3R Desa Padang Sambian" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51136-tata-kelola-sampah-program-sosial-politik-pengelol" title="JURIS - Implementasi Kewenangan Perangkat Desa Berdasarkan Hukum Lingkungan dalam Program Sosialisasi 3R dan Kreativitas Daur Ulang di SDN 3R Desa Padang Sambian" target="_blank">Implementasi Kewenangan Perangkat Desa Berdasarkan Hukum Lingkungan dalam Program Sosialisasi 3R dan Kreativitas Daur Ulang di SDN 3R Desa Padang Sambian</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: 1. Menganalisis dampak jangka panjang program sosialisasi 3R terhadap perilaku dan kesadaran lingkungan siswa, serta mengukur keberlanjutan perubahan tersebut. 2. Mengeksplorasi strategi kolaborasi antara sekolah dan pemerintah desa dalam implementasi program lingkungan yang berkelanjutan, termasuk peran perangkat desa sebagai fasilitator dan pendamping. 3. Meneliti efektivitas model tata kelola lingkungan berbasis komunitas dalam meningkatkan kepatuhan dan partisipasi masyarakat terhadap program pengelolaan sampah, serta mengidentifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan..
<br>Implementasi program Sosialisasi 3R dan Kreativitas Daur Ulang di SDN 1 Padangsambian menunjukkan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman, kesadaran, dan partisipasi siswa dalam pengelolaan sampah.Sebelum program dilaksanakan, sebagian besar siswa belum memiliki kebiasaan memilah sampah serta belum memahami nilai guna dan potensi ekonomi dari sampah anorganik.Setelah dilakukan pendekatan edukatif berbasis praktik, siswa menunjukkan perubahan perilaku yang ditandai dengan kemampuan mengidentifikasi jenis sampah, meningkatnya kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekolah, serta tumbuhnya kreativitas dalam memanfaatkan bahan bekas menjadi produk edukatif.Program ini juga memperlihatkan bahwa implementasi kewenangan perangkat desa dalam bidang lingkungan hidup dapat diwujudkan melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan.Perangkat desa berperan sebagai fasilitator dalam mendukung kegiatan edukasi lingkungan, sehingga norma pengelolaan sampah tidak hanya bersifat regulatif, tetapi juga preventif melalui pendidikan karakter sejak usia dini.Keberlanjutan program memerlukan dukungan sarana prasarana, integrasi dalam kegiatan sekolah secara rutin, serta monitoring berkelanjutan agar perubahan perilaku siswa dapat dipertahankan dalam jangka panjang
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kewenangan perangkat desa dalam program sosialisasi 3R (Reduce, Reuse, Recycle) serta dampaknya terhadap peningkatan kesadaran lingkungan dan kreativitas siswa di SDN 1 Padang Sambian. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai jenis sampah, pentingnya pemilahan sampah, serta pemanfaatan limbah anorganik menjadi produk kreatif berupa poster edukatif. Program ini juga berkontribusi dalam memperkenalkan nilai ekonomi sampah secara sederhana kepada siswa. Dari perspektif ini mencerminkan implementasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/4/tata-kelola-sampah-program-sosial-politik-pengelol-thumb-36100.webp" type="image/webp" length="85662" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/tata-kelola-sampah-program-sosial-politik-pengelol-thumb-e1b5b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/tata-kelola-sampah-program-sosial-politik-pengelol-thumb-19580.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/tata-kelola-sampah-program-sosial-politik-pengelol-thumb-36100.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1073-stkipkusumanegara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5372-jurnal-abdimas-prakasa-dakara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Standarisasi Hukum PMT dalam Penurunan Stunting di Tonja Denpasar Utara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Standarisasi Hukum PMT dalam Penurunan Stunting di Tonja Denpasar Utara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Standarisasi Hukum PMT dalam Penurunan Stunting di Tonja Denpasar Utara ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51138-feeding-program-pmt-intervensi</link>
	<guid isPermaLink="false">7329477e90941499a938f9acdff7c09b</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 21:41:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sahirul alam ]]></category>
	<category><![CDATA[ syamsul ma ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alam,ma,sahirul,syamsul,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana cara mengoptimalkan implementasi PMT di wilayah dengan karakteristik sosial, ekonomi, dan demografis yang beragam, seperti di Kelurahan Tonja. Studi ini dapat mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Standarisasi Hukum PMT dalam Penurunan Stunting di Tonja Denpasar Utara: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana cara mengoptimalkan implementasi PMT di wilayah dengan karakteristik sosial, ekonomi, dan demografis yang beragam, seperti di Kelurahan Tonja. Studi ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi inovatif dalam menyesuaikan PMT dengan kebutuhan lokal, seperti penggunaan pangan lokal, dan bagaimana hal ini dapat meningkatkan efektivitas intervensi gizi. Kedua, penelitian dapat fokus pada peran edukasi dan pemberdayaan masyarakat dalam mendukung keberhasilan PMT. Bagaimana edukasi mengenai pentingnya asupan gizi dalam pencegahan stunting dapat meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam program PMT, dan bagaimana hal ini dapat memperkuat sinergi antar sektor dalam upaya penurunan stunting. Ketiga, studi dapat mengeksplorasi bagaimana standarisasi hukum PMT dapat lebih diintegrasikan dengan prinsip-prinsip good governance, terutama dalam hal transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas. Penelitian ini dapat menganalisis bagaimana regulasi yang jelas dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program, dan bagaimana koordinasi antar pemangku kepentingan dapat diperkuat melalui standar yang seragam.. Berdasarkan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat di Kelurahan Tonja, Kecamatan Denpasar Utara, dapat disimpulkan bahwa standarisasi hukum Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) memiliki peran yang strategis dalam mendukung upaya penurunan stunting di tingkat lokal.Standar regulasi yang jelas memberikan kepastian dalam aspek kriteria penerima manfaat, komposisi gizi, mekanisme distribusi, serta tata kelola administrasi dan pelaporan, sehingga pelaksanaan program menjadi lebih terarah dan terukur.Kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa penguatan pemahaman mengenai dasar hukum dan standar pelaksanaan PMT mampu meningkatkan kesadaran hukum serta kualitas koordinasi antar pemangku kepentingan, termasuk perangkat kelurahan, tenaga kesehatan, kader posyandu, dan masyarakat.Dengan adanya keseragaman persepsi terhadap regulasi yang berlaku, implementasi program dapat berjalan secara lebih sistematis, transparan, dan akuntabel.Secara keseluruhan, integrasi antara standarisasi hukum dan partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam meningkatkan efektivitas PMT sebagai instrumen intervensi gizi.Oleh karena itu, penguatan aspek regulasi yang diiringi dengan pendampingan dan edukasi berkelanjutan perlu terus dilakukan agar program PMT dapat berkontribusi secara optimal dalam percepatan penurunan stunting di Kelurahan Tonja Denpasar Utara serta mendukung pembangunan kesehatan masyarakat yang berkelanjutan Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis peran standarisasi hukum Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dalam mendukung penurunan stunting di Kelurahan Tonja, Denpasar Utara. Pendekatan yang digunakan bersifat partisipatif melalui penyuluhan hukum, diskusi, dan pendampingan teknis kepada perangkat kelurahan, kader posyandu, serta masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penguatan pemahaman terhadap regulasi PMT meningkatkan kualitas pelaksanaan program, ketertiban administrasi, serta koordinasi antar pemangku kepentingan. Standarisasi hukum berperan penting dalam menciptakan pelaksanaan PMT yang lebih terarah, transparan, dan akuntabel sehingga mendukung percepatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/9/feeding-program-pmt-intervensi-gizi-implementasi-b-thumb-7de79.webp" title="JURIS - Peran Standarisasi Hukum PMT dalam Penurunan Stunting di Tonja Denpasar Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/feeding-program-pmt-intervensi-gizi-implementasi-b-thumb-7de79.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/feeding-program-pmt-intervensi-gizi-implementasi-b-thumb-7de79.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/feeding-program-pmt-intervensi-gizi-implementasi-b-thumb-7de79.webp 1x" title="JURIS - Peran Standarisasi Hukum PMT dalam Penurunan Stunting di Tonja Denpasar Utara" alt="JURIS - Peran Standarisasi Hukum PMT dalam Penurunan Stunting di Tonja Denpasar Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/feeding-program-pmt-intervensi-gizi-implementasi-b-thumb-171a2.webp" title="JURIS - Peran Standarisasi Hukum PMT dalam Penurunan Stunting di Tonja Denpasar Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/feeding-program-pmt-intervensi-gizi-implementasi-b-thumb-171a2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/feeding-program-pmt-intervensi-gizi-implementasi-b-thumb-171a2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/feeding-program-pmt-intervensi-gizi-implementasi-b-thumb-171a2.webp 1x" title="JURIS - Peran Standarisasi Hukum PMT dalam Penurunan Stunting di Tonja Denpasar Utara" alt="JURIS - Peran Standarisasi Hukum PMT dalam Penurunan Stunting di Tonja Denpasar Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/feeding-program-pmt-intervensi-gizi-implementasi-b-thumb-f3cbd.webp" title="JURIS - Peran Standarisasi Hukum PMT dalam Penurunan Stunting di Tonja Denpasar Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/feeding-program-pmt-intervensi-gizi-implementasi-b-thumb-f3cbd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/feeding-program-pmt-intervensi-gizi-implementasi-b-thumb-f3cbd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/feeding-program-pmt-intervensi-gizi-implementasi-b-thumb-f3cbd.webp 1x" title="JURIS - Peran Standarisasi Hukum PMT dalam Penurunan Stunting di Tonja Denpasar Utara" alt="JURIS - Peran Standarisasi Hukum PMT dalam Penurunan Stunting di Tonja Denpasar Utara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51138-feeding-program-pmt-intervensi" title="JURIS - Peran Standarisasi Hukum PMT dalam Penurunan Stunting di Tonja Denpasar Utara" target="_blank">Peran Standarisasi Hukum PMT dalam Penurunan Stunting di Tonja Denpasar Utara</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana cara mengoptimalkan implementasi PMT di wilayah dengan karakteristik sosial, ekonomi, dan demografis yang beragam, seperti di Kelurahan Tonja. Studi ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi inovatif dalam menyesuaikan PMT dengan kebutuhan lokal, seperti penggunaan pangan lokal, dan bagaimana hal ini dapat meningkatkan efektivitas intervensi gizi. Kedua, penelitian dapat fokus pada peran edukasi dan pemberdayaan masyarakat dalam mendukung keberhasilan PMT. Bagaimana edukasi mengenai pentingnya asupan gizi dalam pencegahan stunting dapat meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam program PMT, dan bagaimana hal ini dapat memperkuat sinergi antar sektor dalam upaya penurunan stunting. Ketiga, studi dapat mengeksplorasi bagaimana standarisasi hukum PMT dapat lebih diintegrasikan dengan prinsip-prinsip good governance, terutama dalam hal transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas. Penelitian ini dapat menganalisis bagaimana regulasi yang jelas dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program, dan bagaimana koordinasi antar pemangku kepentingan dapat diperkuat melalui standar yang seragam..
<br>Berdasarkan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat di Kelurahan Tonja, Kecamatan Denpasar Utara, dapat disimpulkan bahwa standarisasi hukum Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) memiliki peran yang strategis dalam mendukung upaya penurunan stunting di tingkat lokal.Standar regulasi yang jelas memberikan kepastian dalam aspek kriteria penerima manfaat, komposisi gizi, mekanisme distribusi, serta tata kelola administrasi dan pelaporan, sehingga pelaksanaan program menjadi lebih terarah dan terukur.Kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa penguatan pemahaman mengenai dasar hukum dan standar pelaksanaan PMT mampu meningkatkan kesadaran hukum serta kualitas koordinasi antar pemangku kepentingan, termasuk perangkat kelurahan, tenaga kesehatan, kader posyandu, dan masyarakat.Dengan adanya keseragaman persepsi terhadap regulasi yang berlaku, implementasi program dapat berjalan secara lebih sistematis, transparan, dan akuntabel.Secara keseluruhan, integrasi antara standarisasi hukum dan partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam meningkatkan efektivitas PMT sebagai instrumen intervensi gizi.Oleh karena itu, penguatan aspek regulasi yang diiringi dengan pendampingan dan edukasi berkelanjutan perlu terus dilakukan agar program PMT dapat berkontribusi secara optimal dalam percepatan penurunan stunting di Kelurahan Tonja Denpasar Utara serta mendukung pembangunan kesehatan masyarakat yang berkelanjutan
<br>Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis peran standarisasi hukum Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dalam mendukung penurunan stunting di Kelurahan Tonja, Denpasar Utara. Pendekatan yang digunakan bersifat partisipatif melalui penyuluhan hukum, diskusi, dan pendampingan teknis kepada perangkat kelurahan, kader posyandu, serta masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penguatan pemahaman terhadap regulasi PMT meningkatkan kualitas pelaksanaan program, ketertiban administrasi, serta koordinasi antar pemangku kepentingan. Standarisasi hukum berperan penting dalam menciptakan pelaksanaan PMT yang lebih terarah, transparan, dan akuntabel sehingga mendukung percepatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/9/feeding-program-pmt-intervensi-gizi-implementasi-b-thumb-7de79.webp" type="image/webp" length="84356" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/feeding-program-pmt-intervensi-gizi-implementasi-b-thumb-7de79.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/feeding-program-pmt-intervensi-gizi-implementasi-b-thumb-171a2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/feeding-program-pmt-intervensi-gizi-implementasi-b-thumb-f3cbd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1073-stkipkusumanegara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5372-jurnal-abdimas-prakasa-dakara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Model Collaborative Governance dalam Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah di Indonesia Systematic Literature Review dan Relevansinya bagi Provinsi Sulawesi Barat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Model Collaborative Governance dalam Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah di Indonesia Systematic Literature Review dan Relevansinya bagi Provinsi Sulawesi Barat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Model Collaborative Governance dalam Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah di Indonesia Systematic Literature Review dan Relevansinya bagi Provinsi Sulawesi Barat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51147-pengelolaan-sampah-tata-kelola</link>
	<guid isPermaLink="false">6c07b0ba4af1797e39dcad69102accf0</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 21:38:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view journal ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ budi utomo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[budi,header,journal,page,utomo,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di Sulawesi Barat, diperlukan penguatan regulasi kolaboratif, pembentukan forum multipihak, optimalisasi kemitraan pemerintah-swasta, pemberdayaan komunitas, dan pemanfaatan teknologi digital. Penguatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Model Collaborative Governance dalam Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah di Indonesia: Systematic Literature Review dan Relevansinya bagi Provinsi Sulawesi Barat.: Untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di Sulawesi Barat, diperlukan penguatan regulasi kolaboratif, pembentukan forum multipihak, optimalisasi kemitraan pemerintah-swasta, pemberdayaan komunitas, dan pemanfaatan teknologi digital. Penguatan regulasi kolaboratif akan memastikan mekanisme kolaborasi multipihak dalam pengelolaan sampah, termasuk pembagian peran dan tanggung jawab antar aktor. Forum multipihak akan berfungsi sebagai ruang koordinasi, komunikasi, dan perumusan kebijakan bersama antara pemerintah, swasta, akademisi, komunitas, dan media. Kemitraan dengan sektor swasta perlu diperluas untuk mendukung pembiayaan, teknologi, dan efisiensi layanan pengelolaan sampah. Edukasi publik, insentif ekonomi, serta penguatan komunitas lokal menjadi kunci dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengurangan sampah dari sumber. Pelatihan terkait manajemen kolaborasi, tata kelola persampahan, serta kepemimpinan fasilitatif perlu ditingkatkan di tingkat pemerintah daerah. Sistem informasi persampahan berbasis digital dapat digunakan untuk meningkatkan transparansi, monitoring, dan koordinasi antar pemangku kepentingan. Model collaborative governance perlu disesuaikan dengan karakteristik geografis, sosial, dan ekonomi Sulawesi Barat agar implementasinya lebih efektif dan berkelanjutan.. Hasil Systematic Literature Review menegaskan bahwa collaborative governance merupakan pendekatan strategis dalam implementasi kebijakan pengelolaan sampah di Indonesia.Model yang dominan meliputi Collaborative Governance, PublicAePrivate Partnership, Penta-Helix Collaboration, serta model hibrida yang kontekstual.Pendekatan kolaboratif terbukti meningkatkan kinerja layanan persampahan, memperluas partisipasi publik, mendorong efisiensi pembiayaan, serta memacu inovasi berbasis komunitas.Transformasi peran pemerintah dari regulator tunggal menjadi fasilitator dan koordinator kolaborasi menjadi karakter utama tata kelola modern.Namun demikian, efektivitas kolaborasi masih dibatasi oleh lemahnya koordinasi kelembagaan, ego sektoral, keterbatasan sumber daya, serta partisipasi publik yang belum inklusif.Temuan ini relevan dengan kondisi Provinsi Sulawesi Barat yang masih menghadapi tantangan tata kelola persampahan konvensional.Oleh sebab itu, penguatan model collaborative governance berbasis kemitraan multipihak menjadi kebutuhan mendesak guna mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan Permasalahan persampahan merupakan agenda strategis yang memerlukan pendekatan tata kelola kolaboratif mengingat banyaknya aktor yang terlibat, keterbatasan kapasitas pemerintah, serta pentingnya pelibatan masyarakat. Studi ini bertujuan menyintesis berbagai model collaborative governance dalam pelaksanaan kebijakan pengelolaan sampah di Indonesia sekaligus menelaah keterkaitannya dengan penguatan sistem tata kelola persampahan di Provinsi Sulawesi Barat. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/b/pengelolaan-sampah-tata-kelola-plastik-collaborati-thumb-7fa82.webp" title="JURIS - Model Collaborative Governance dalam Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah di Indonesia: Systematic Literature Review dan Relevansinya bagi Provinsi Sulawesi Barat." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/pengelolaan-sampah-tata-kelola-plastik-collaborati-thumb-7fa82.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/pengelolaan-sampah-tata-kelola-plastik-collaborati-thumb-7fa82.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/pengelolaan-sampah-tata-kelola-plastik-collaborati-thumb-7fa82.webp 1x" title="JURIS - Model Collaborative Governance dalam Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah di Indonesia: Systematic Literature Review dan Relevansinya bagi Provinsi Sulawesi Barat." alt="JURIS - Model Collaborative Governance dalam Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah di Indonesia: Systematic Literature Review dan Relevansinya bagi Provinsi Sulawesi Barat." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/pengelolaan-sampah-tata-kelola-plastik-collaborati-thumb-d8890.webp" title="JURIS - Model Collaborative Governance dalam Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah di Indonesia: Systematic Literature Review dan Relevansinya bagi Provinsi Sulawesi Barat." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/pengelolaan-sampah-tata-kelola-plastik-collaborati-thumb-d8890.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/pengelolaan-sampah-tata-kelola-plastik-collaborati-thumb-d8890.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/pengelolaan-sampah-tata-kelola-plastik-collaborati-thumb-d8890.webp 1x" title="JURIS - Model Collaborative Governance dalam Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah di Indonesia: Systematic Literature Review dan Relevansinya bagi Provinsi Sulawesi Barat." alt="JURIS - Model Collaborative Governance dalam Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah di Indonesia: Systematic Literature Review dan Relevansinya bagi Provinsi Sulawesi Barat." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/pengelolaan-sampah-tata-kelola-plastik-collaborati-thumb-ff936.webp" title="JURIS - Model Collaborative Governance dalam Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah di Indonesia: Systematic Literature Review dan Relevansinya bagi Provinsi Sulawesi Barat." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/pengelolaan-sampah-tata-kelola-plastik-collaborati-thumb-ff936.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/pengelolaan-sampah-tata-kelola-plastik-collaborati-thumb-ff936.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/pengelolaan-sampah-tata-kelola-plastik-collaborati-thumb-ff936.webp 1x" title="JURIS - Model Collaborative Governance dalam Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah di Indonesia: Systematic Literature Review dan Relevansinya bagi Provinsi Sulawesi Barat." alt="JURIS - Model Collaborative Governance dalam Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah di Indonesia: Systematic Literature Review dan Relevansinya bagi Provinsi Sulawesi Barat." >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51147-pengelolaan-sampah-tata-kelola" title="JURIS - Model Collaborative Governance dalam Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah di Indonesia: Systematic Literature Review dan Relevansinya bagi Provinsi Sulawesi Barat." target="_blank">Model Collaborative Governance dalam Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah di Indonesia: Systematic Literature Review dan Relevansinya bagi Provinsi Sulawesi Barat.</a>: Untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di Sulawesi Barat, diperlukan penguatan regulasi kolaboratif, pembentukan forum multipihak, optimalisasi kemitraan pemerintah-swasta, pemberdayaan komunitas, dan pemanfaatan teknologi digital. Penguatan regulasi kolaboratif akan memastikan mekanisme kolaborasi multipihak dalam pengelolaan sampah, termasuk pembagian peran dan tanggung jawab antar aktor. Forum multipihak akan berfungsi sebagai ruang koordinasi, komunikasi, dan perumusan kebijakan bersama antara pemerintah, swasta, akademisi, komunitas, dan media. Kemitraan dengan sektor swasta perlu diperluas untuk mendukung pembiayaan, teknologi, dan efisiensi layanan pengelolaan sampah. Edukasi publik, insentif ekonomi, serta penguatan komunitas lokal menjadi kunci dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengurangan sampah dari sumber. Pelatihan terkait manajemen kolaborasi, tata kelola persampahan, serta kepemimpinan fasilitatif perlu ditingkatkan di tingkat pemerintah daerah. Sistem informasi persampahan berbasis digital dapat digunakan untuk meningkatkan transparansi, monitoring, dan koordinasi antar pemangku kepentingan. Model collaborative governance perlu disesuaikan dengan karakteristik geografis, sosial, dan ekonomi Sulawesi Barat agar implementasinya lebih efektif dan berkelanjutan..
<br>Hasil Systematic Literature Review menegaskan bahwa collaborative governance merupakan pendekatan strategis dalam implementasi kebijakan pengelolaan sampah di Indonesia.Model yang dominan meliputi Collaborative Governance, PublicAePrivate Partnership, Penta-Helix Collaboration, serta model hibrida yang kontekstual.Pendekatan kolaboratif terbukti meningkatkan kinerja layanan persampahan, memperluas partisipasi publik, mendorong efisiensi pembiayaan, serta memacu inovasi berbasis komunitas.Transformasi peran pemerintah dari regulator tunggal menjadi fasilitator dan koordinator kolaborasi menjadi karakter utama tata kelola modern.Namun demikian, efektivitas kolaborasi masih dibatasi oleh lemahnya koordinasi kelembagaan, ego sektoral, keterbatasan sumber daya, serta partisipasi publik yang belum inklusif.Temuan ini relevan dengan kondisi Provinsi Sulawesi Barat yang masih menghadapi tantangan tata kelola persampahan konvensional.Oleh sebab itu, penguatan model collaborative governance berbasis kemitraan multipihak menjadi kebutuhan mendesak guna mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan
<br>Permasalahan persampahan merupakan agenda strategis yang memerlukan pendekatan tata kelola kolaboratif mengingat banyaknya aktor yang terlibat, keterbatasan kapasitas pemerintah, serta pentingnya pelibatan masyarakat. Studi ini bertujuan menyintesis berbagai model collaborative governance dalam pelaksanaan kebijakan pengelolaan sampah di Indonesia sekaligus menelaah keterkaitannya dengan penguatan sistem tata kelola persampahan di Provinsi Sulawesi Barat.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/b/pengelolaan-sampah-tata-kelola-plastik-collaborati-thumb-d8890.webp" type="image/webp" length="63008" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/pengelolaan-sampah-tata-kelola-plastik-collaborati-thumb-7fa82.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/pengelolaan-sampah-tata-kelola-plastik-collaborati-thumb-d8890.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/pengelolaan-sampah-tata-kelola-plastik-collaborati-thumb-ff936.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1685-lppm-unasman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17552-mitzal-demokrasi-komunikasi-budaya-jurnal-ilmu-pemerintahan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Video Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri SADARI Terhadap Pengetahuan Wanita Lanjut Usia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Video Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri SADARI Terhadap Pengetahuan Wanita Lanjut Usia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Video Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri SADARI Terhadap Pengetahuan Wanita Lanjut Usia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51144-edukasi-kesehatan-mental-pengaruh</link>
	<guid isPermaLink="false">6c01f5e61f96312626790ff1a33871f2</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 21:33:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ isi piringku ]]></category>
	<category><![CDATA[ leo rulino ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[isi,leo,piringku,rulino]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi tiga arah utama. Pertama, dilakukan uji coba terkontrol secara acak yang membandingkan efektivitas video edukasi SADARI dengan media edukasi lain seperti leaflet, modul cetak, atau aplikasi mobile, dengan ukuran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Video Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Terhadap Pengetahuan Wanita Lanjut Usia: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi tiga arah utama. Pertama, dilakukan uji coba terkontrol secara acak yang membandingkan efektivitas video edukasi SADARI dengan media edukasi lain seperti leaflet, modul cetak, atau aplikasi mobile, dengan ukuran sampel yang lebih besar dan melibatkan beberapa wilayah, guna menilai perbedaan peningkatan pengetahuan, sikap, dan motivasi deteksi dini pada wanita lansia. Kedua, dilakukan studi longitudinal selama enam hingga dua belas bulan untuk mengukur retensi pengetahuan serta perubahan perilaku praktis, misalnya frekuensi melakukan SADARI secara rutin, dan untuk mengevaluasi apakah peningkatan pengetahuan beralih menjadi tindakan preventif yang konsisten. Ketiga, dilakukan penelitian kualitatif yang meneliti bagaimana variasi tingkat literasi, latar belakang budaya, dan akses teknologi mempengaruhi penerimaan dan pemahaman materi video, serta mengembangkan adaptasi konten yang lebih relevan, interaktif, dan mudah diakses bagi populasi beragam, termasuk wanita dengan keterbatasan mobilitas.. Dapat disimpulkan bahwa pemberian edukasi memiliki dampak untuk meningkatkan pengetahuan wanita lansia Latar Belakang: Usia lanjut (lansia) merupakan salah satu faktor risiko terjadinya kanker payudara pada wanita. Tingginya angka kematian akibat kanker payudara disebabkan oleh rendahnya kesadaran akan pentingnya deteksi dini dan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang gejala awal kanker payudara. Salah satu metode yang dapat dilakukan dalam upaya deteksi dini kanker payudara adalah dengan pemeriksaan payudara sendiri (Sadari). Rendahnya kesadaran dan pengetahuan tentang sadari ini dapat ditingkatkan melalui edukasi kesehatan, salah satu media yang dapat digunakan dalam memberikan edukasi adalah video. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/6/edukasi-kesehatan-mental-pengaruh-kanker-payudara-thumb-f2280.webp" title="JURIS - Efektivitas Video Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Terhadap Pengetahuan Wanita Lanjut Usia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/edukasi-kesehatan-mental-pengaruh-kanker-payudara-thumb-f2280.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/edukasi-kesehatan-mental-pengaruh-kanker-payudara-thumb-f2280.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/edukasi-kesehatan-mental-pengaruh-kanker-payudara-thumb-f2280.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Video Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Terhadap Pengetahuan Wanita Lanjut Usia" alt="JURIS - Efektivitas Video Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Terhadap Pengetahuan Wanita Lanjut Usia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/edukasi-kesehatan-mental-pengaruh-kanker-payudara-thumb-35fe4.webp" title="JURIS - Efektivitas Video Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Terhadap Pengetahuan Wanita Lanjut Usia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/edukasi-kesehatan-mental-pengaruh-kanker-payudara-thumb-35fe4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/edukasi-kesehatan-mental-pengaruh-kanker-payudara-thumb-35fe4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/edukasi-kesehatan-mental-pengaruh-kanker-payudara-thumb-35fe4.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Video Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Terhadap Pengetahuan Wanita Lanjut Usia" alt="JURIS - Efektivitas Video Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Terhadap Pengetahuan Wanita Lanjut Usia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/edukasi-kesehatan-mental-pengaruh-kanker-payudara-thumb-60a7c.webp" title="JURIS - Efektivitas Video Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Terhadap Pengetahuan Wanita Lanjut Usia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/edukasi-kesehatan-mental-pengaruh-kanker-payudara-thumb-60a7c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/edukasi-kesehatan-mental-pengaruh-kanker-payudara-thumb-60a7c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/edukasi-kesehatan-mental-pengaruh-kanker-payudara-thumb-60a7c.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Video Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Terhadap Pengetahuan Wanita Lanjut Usia" alt="JURIS - Efektivitas Video Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Terhadap Pengetahuan Wanita Lanjut Usia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51144-edukasi-kesehatan-mental-pengaruh" title="JURIS - Efektivitas Video Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Terhadap Pengetahuan Wanita Lanjut Usia" target="_blank">Efektivitas Video Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Terhadap Pengetahuan Wanita Lanjut Usia</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi tiga arah utama. Pertama, dilakukan uji coba terkontrol secara acak yang membandingkan efektivitas video edukasi SADARI dengan media edukasi lain seperti leaflet, modul cetak, atau aplikasi mobile, dengan ukuran sampel yang lebih besar dan melibatkan beberapa wilayah, guna menilai perbedaan peningkatan pengetahuan, sikap, dan motivasi deteksi dini pada wanita lansia. Kedua, dilakukan studi longitudinal selama enam hingga dua belas bulan untuk mengukur retensi pengetahuan serta perubahan perilaku praktis, misalnya frekuensi melakukan SADARI secara rutin, dan untuk mengevaluasi apakah peningkatan pengetahuan beralih menjadi tindakan preventif yang konsisten. Ketiga, dilakukan penelitian kualitatif yang meneliti bagaimana variasi tingkat literasi, latar belakang budaya, dan akses teknologi mempengaruhi penerimaan dan pemahaman materi video, serta mengembangkan adaptasi konten yang lebih relevan, interaktif, dan mudah diakses bagi populasi beragam, termasuk wanita dengan keterbatasan mobilitas..
<br>Dapat disimpulkan bahwa pemberian edukasi memiliki dampak untuk meningkatkan pengetahuan wanita lansia
<br>Latar Belakang: Usia lanjut (lansia) merupakan salah satu faktor risiko terjadinya kanker payudara pada wanita. Tingginya angka kematian akibat kanker payudara disebabkan oleh rendahnya kesadaran akan pentingnya deteksi dini dan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang gejala awal kanker payudara. Salah satu metode yang dapat dilakukan dalam upaya deteksi dini kanker payudara adalah dengan pemeriksaan payudara sendiri (Sadari). Rendahnya kesadaran dan pengetahuan tentang sadari ini dapat ditingkatkan melalui edukasi kesehatan, salah satu media yang dapat digunakan dalam memberikan edukasi adalah video. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/6/edukasi-kesehatan-mental-pengaruh-kanker-payudara-thumb-35fe4.webp" type="image/webp" length="87410" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/edukasi-kesehatan-mental-pengaruh-kanker-payudara-thumb-f2280.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/edukasi-kesehatan-mental-pengaruh-kanker-payudara-thumb-35fe4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/edukasi-kesehatan-mental-pengaruh-kanker-payudara-thumb-60a7c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2879-husada-karyajaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11686-jurnal-akademi-keperawatan-husada-karya-jaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dinamika Ekonomi dan Politik dalam Pusaran Korupsi Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dinamika Ekonomi dan Politik dalam Pusaran Korupsi Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dinamika Ekonomi dan Politik dalam Pusaran Korupsi Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51141-pemberantasan-korupsi-lembaga-anti-komisi</link>
	<guid isPermaLink="false">316d4f1e8db11b7a8534f643f01cb1a1</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 21:31:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ haris hamid ]]></category>
	<category><![CDATA[ andi musran ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andi,hamid,haris,musran]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan sebaiknya meneliti bagaimana penggunaan teknologi digital dapat memperkuat sistem audit publik untuk meminimalisir korupsi di sektor infrastruktur; menginvestigasi hubungan antara tingkat pendidikan masyarakat dan risiko korupsi di ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dinamika Ekonomi dan Politik dalam Pusaran Korupsi Indonesia: Penelitian lanjutan sebaiknya meneliti bagaimana penggunaan teknologi digital dapat memperkuat sistem audit publik untuk meminimalisir korupsi di sektor infrastruktur; menginvestigasi hubungan antara tingkat pendidikan masyarakat dan risiko korupsi di lembaga pemerintah; serta menganalisis dampak intervensi kebijakan fiskal transparan terhadap kepercayaan investor asing di Indonesia.. Korupsi memiliki dampak merusak terhadap ekonomi dan politik Indonesia, meningkatkan ketidaksetaraan sosial serta melemahkan mekanisme demokrasi.Penegakan hukum dan regulasi yang efektif, bersama dengan transparansi dan akuntabilitas, dapat memperbaiki kondisi tersebut.Peningkatan independensi lembaga anti-korupsi menjadi kunci utama dalam mendorong reformasi berkelanjutan Korupsi merupakan tantangan utama, khususnya di negara berkembang, dengan dampak signifikan pada ekonomi dan politik. Di Indonesia, permasalahan ini berakar sejak lama, dipengaruhi oleh pembentukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang kini mengalami penurunan independensi. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif dan kajian pustaka untuk mengevaluasi bagaimana dinamika ekonomi dan politik terjerat oleh korupsi. Hasilnya menunjukkan bahwa korupsi berdampak negatif pada struktur ekonomi, memperparah ketidaksetaraan sosial, dan melemahkan demokrasi serta kepercayaan publik. Untuk mengatasi masalah ini, penting memperkuat mekanisme pencegahan dan penanggulangan korupsi melalui regulasi seperti Undang-Undang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/e/pemberantasan-korupsi-lembaga-anti-komisi-ekonomi-thumb-69062.webp" title="JURIS - Dinamika Ekonomi dan Politik dalam Pusaran Korupsi Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/pemberantasan-korupsi-lembaga-anti-komisi-ekonomi-thumb-69062.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/pemberantasan-korupsi-lembaga-anti-komisi-ekonomi-thumb-69062.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/pemberantasan-korupsi-lembaga-anti-komisi-ekonomi-thumb-69062.webp 1x" title="JURIS - Dinamika Ekonomi dan Politik dalam Pusaran Korupsi Indonesia" alt="JURIS - Dinamika Ekonomi dan Politik dalam Pusaran Korupsi Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/pemberantasan-korupsi-lembaga-anti-komisi-ekonomi-thumb-e7c5c.webp" title="JURIS - Dinamika Ekonomi dan Politik dalam Pusaran Korupsi Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/pemberantasan-korupsi-lembaga-anti-komisi-ekonomi-thumb-e7c5c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/pemberantasan-korupsi-lembaga-anti-komisi-ekonomi-thumb-e7c5c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/pemberantasan-korupsi-lembaga-anti-komisi-ekonomi-thumb-e7c5c.webp 1x" title="JURIS - Dinamika Ekonomi dan Politik dalam Pusaran Korupsi Indonesia" alt="JURIS - Dinamika Ekonomi dan Politik dalam Pusaran Korupsi Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/pemberantasan-korupsi-lembaga-anti-komisi-ekonomi-thumb-8990e.webp" title="JURIS - Dinamika Ekonomi dan Politik dalam Pusaran Korupsi Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/pemberantasan-korupsi-lembaga-anti-komisi-ekonomi-thumb-8990e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/pemberantasan-korupsi-lembaga-anti-komisi-ekonomi-thumb-8990e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/pemberantasan-korupsi-lembaga-anti-komisi-ekonomi-thumb-8990e.webp 1x" title="JURIS - Dinamika Ekonomi dan Politik dalam Pusaran Korupsi Indonesia" alt="JURIS - Dinamika Ekonomi dan Politik dalam Pusaran Korupsi Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51141-pemberantasan-korupsi-lembaga-anti-komisi" title="JURIS - Dinamika Ekonomi dan Politik dalam Pusaran Korupsi Indonesia" target="_blank">Dinamika Ekonomi dan Politik dalam Pusaran Korupsi Indonesia</a>: Penelitian lanjutan sebaiknya meneliti bagaimana penggunaan teknologi digital dapat memperkuat sistem audit publik untuk meminimalisir korupsi di sektor infrastruktur; menginvestigasi hubungan antara tingkat pendidikan masyarakat dan risiko korupsi di lembaga pemerintah; serta menganalisis dampak intervensi kebijakan fiskal transparan terhadap kepercayaan investor asing di Indonesia..
<br>Korupsi memiliki dampak merusak terhadap ekonomi dan politik Indonesia, meningkatkan ketidaksetaraan sosial serta melemahkan mekanisme demokrasi.Penegakan hukum dan regulasi yang efektif, bersama dengan transparansi dan akuntabilitas, dapat memperbaiki kondisi tersebut.Peningkatan independensi lembaga anti-korupsi menjadi kunci utama dalam mendorong reformasi berkelanjutan
<br>Korupsi merupakan tantangan utama, khususnya di negara berkembang, dengan dampak signifikan pada ekonomi dan politik. Di Indonesia, permasalahan ini berakar sejak lama, dipengaruhi oleh pembentukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang kini mengalami penurunan independensi. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif dan kajian pustaka untuk mengevaluasi bagaimana dinamika ekonomi dan politik terjerat oleh korupsi. Hasilnya menunjukkan bahwa korupsi berdampak negatif pada struktur ekonomi, memperparah ketidaksetaraan sosial, dan melemahkan demokrasi serta kepercayaan publik. Untuk mengatasi masalah ini, penting memperkuat mekanisme pencegahan dan penanggulangan korupsi melalui regulasi seperti Undang-Undang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/e/pemberantasan-korupsi-lembaga-anti-komisi-ekonomi-thumb-8990e.webp" type="image/webp" length="108964" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/pemberantasan-korupsi-lembaga-anti-komisi-ekonomi-thumb-69062.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/pemberantasan-korupsi-lembaga-anti-komisi-ekonomi-thumb-e7c5c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/pemberantasan-korupsi-lembaga-anti-komisi-ekonomi-thumb-8990e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3480-amsir.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14019-amsir-law-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Dukungan Petugas Kesehatan Dukungan Keluarga dan Pengetahuan Ibu dengan Pemberian ASI Eksklusif ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Dukungan Petugas Kesehatan Dukungan Keluarga dan Pengetahuan Ibu dengan Pemberian ASI Eksklusif ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Dukungan Petugas Kesehatan Dukungan Keluarga dan Pengetahuan Ibu dengan Pemberian ASI Eksklusif ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51145-asi-eksklusif-eksplorasi-faktor-sosial-eksklus</link>
	<guid isPermaLink="false">64c811bcf33c3102a5347e317e324561</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 21:08:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ f pmb imelda ]]></category>
	<category><![CDATA[ rizki amalia ]]></category>
	<category><![CDATA[ fika minata ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amalia,f,fika,imelda,minata,pmb,rizki]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan dengan memperluas variabel yang diteliti, misalnya dengan menambahkan variabel-variabel lain yang dapat mempengaruhi pemberian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Dukungan Petugas Kesehatan, Dukungan Keluarga dan Pengetahuan Ibu dengan Pemberian ASI Eksklusif: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan dengan memperluas variabel yang diteliti, misalnya dengan menambahkan variabel-variabel lain yang dapat mempengaruhi pemberian ASI eksklusif, seperti faktor sosial budaya, dukungan dari lingkungan sekitar, dan sebagainya. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan menggunakan metode yang berbeda, misalnya dengan menggunakan metode kualitatif untuk mendalami perspektif ibu dalam memberikan ASI eksklusif. Ketiga, penelitian dapat dilakukan dengan fokus pada kelompok ibu tertentu, seperti ibu bekerja, ibu dengan kondisi kesehatan tertentu, atau ibu dengan latar belakang sosial budaya tertentu, untuk melihat apakah ada perbedaan dalam pemberian ASI eksklusif.. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan yang dikemukakan, maka ditarik kesimpulan sebagai berikut.Ada hubungan dukungan petugas kesehatan secara parsial dengan pemberian ASI Eksklusif (P = 0,002)2.Ada hubungan dukungan keluarga secara parsial dengan pemberian ASI Eksklusif (P = 0.Ada hubungan pengetahuan secara parsial dengan pemberian ASI Eksklusif (P = 0,002) Upaya Pemerintah untuk mendukung peningkatan dalam pemberian ASI eksklusif telah keluarkannya kesepakatan atau berbagai pengakuan baik secara global ataupun nasional yang bertujuan melindungi, mempromosi, dan dukungan terhadap pemberian ASI. Ini sesuai dengan tujuan Sustainable Depeloment Goals (SDGs) ke tiga target kedua yaitu pada tahun 2030, mengakhiri kematian bayi dan balita dapat dicegah, dengan seluruh Negara berusaha menurunkan angka kematian neonatal setidaknya hingga 12 per 1000 kelahiran hidup. Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui hubungan dukungan petugas kesehatan, dukungan keluarga dan pengetahuan ibu dengan Pemberian ASI Eksklusif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/a/asi-eksklusif-eksplorasi-faktor-sosial-imd-pola-pe-thumb-a6cb2.webp" title="JURIS - Hubungan Dukungan Petugas Kesehatan, Dukungan Keluarga dan Pengetahuan Ibu dengan Pemberian ASI Eksklusif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/a/asi-eksklusif-eksplorasi-faktor-sosial-imd-pola-pe-thumb-a6cb2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/a/asi-eksklusif-eksplorasi-faktor-sosial-imd-pola-pe-thumb-a6cb2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/a/asi-eksklusif-eksplorasi-faktor-sosial-imd-pola-pe-thumb-a6cb2.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Dukungan Petugas Kesehatan, Dukungan Keluarga dan Pengetahuan Ibu dengan Pemberian ASI Eksklusif" alt="JURIS - Hubungan Dukungan Petugas Kesehatan, Dukungan Keluarga dan Pengetahuan Ibu dengan Pemberian ASI Eksklusif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/a/asi-eksklusif-eksplorasi-faktor-sosial-imd-pola-pe-thumb-e48bd.webp" title="JURIS - Hubungan Dukungan Petugas Kesehatan, Dukungan Keluarga dan Pengetahuan Ibu dengan Pemberian ASI Eksklusif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/a/asi-eksklusif-eksplorasi-faktor-sosial-imd-pola-pe-thumb-e48bd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/a/asi-eksklusif-eksplorasi-faktor-sosial-imd-pola-pe-thumb-e48bd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/a/asi-eksklusif-eksplorasi-faktor-sosial-imd-pola-pe-thumb-e48bd.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Dukungan Petugas Kesehatan, Dukungan Keluarga dan Pengetahuan Ibu dengan Pemberian ASI Eksklusif" alt="JURIS - Hubungan Dukungan Petugas Kesehatan, Dukungan Keluarga dan Pengetahuan Ibu dengan Pemberian ASI Eksklusif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/a/asi-eksklusif-eksplorasi-faktor-sosial-imd-pola-pe-thumb-5fb3c.webp" title="JURIS - Hubungan Dukungan Petugas Kesehatan, Dukungan Keluarga dan Pengetahuan Ibu dengan Pemberian ASI Eksklusif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/a/asi-eksklusif-eksplorasi-faktor-sosial-imd-pola-pe-thumb-5fb3c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/a/asi-eksklusif-eksplorasi-faktor-sosial-imd-pola-pe-thumb-5fb3c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/a/asi-eksklusif-eksplorasi-faktor-sosial-imd-pola-pe-thumb-5fb3c.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Dukungan Petugas Kesehatan, Dukungan Keluarga dan Pengetahuan Ibu dengan Pemberian ASI Eksklusif" alt="JURIS - Hubungan Dukungan Petugas Kesehatan, Dukungan Keluarga dan Pengetahuan Ibu dengan Pemberian ASI Eksklusif" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51145-asi-eksklusif-eksplorasi-faktor-sosial-eksklus" title="JURIS - Hubungan Dukungan Petugas Kesehatan, Dukungan Keluarga dan Pengetahuan Ibu dengan Pemberian ASI Eksklusif" target="_blank">Hubungan Dukungan Petugas Kesehatan, Dukungan Keluarga dan Pengetahuan Ibu dengan Pemberian ASI Eksklusif</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan dengan memperluas variabel yang diteliti, misalnya dengan menambahkan variabel-variabel lain yang dapat mempengaruhi pemberian ASI eksklusif, seperti faktor sosial budaya, dukungan dari lingkungan sekitar, dan sebagainya. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan menggunakan metode yang berbeda, misalnya dengan menggunakan metode kualitatif untuk mendalami perspektif ibu dalam memberikan ASI eksklusif. Ketiga, penelitian dapat dilakukan dengan fokus pada kelompok ibu tertentu, seperti ibu bekerja, ibu dengan kondisi kesehatan tertentu, atau ibu dengan latar belakang sosial budaya tertentu, untuk melihat apakah ada perbedaan dalam pemberian ASI eksklusif..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan yang dikemukakan, maka ditarik kesimpulan sebagai berikut.Ada hubungan dukungan petugas kesehatan secara parsial dengan pemberian ASI Eksklusif (P = 0,002)2.Ada hubungan dukungan keluarga secara parsial dengan pemberian ASI Eksklusif (P = 0.Ada hubungan pengetahuan secara parsial dengan pemberian ASI Eksklusif (P = 0,002)
<br>Upaya Pemerintah untuk mendukung peningkatan dalam pemberian ASI eksklusif telah keluarkannya kesepakatan atau berbagai pengakuan baik secara global ataupun nasional yang bertujuan melindungi, mempromosi, dan dukungan terhadap pemberian ASI. Ini sesuai dengan tujuan Sustainable Depeloment Goals (SDGs) ke tiga target kedua yaitu pada tahun 2030, mengakhiri kematian bayi dan balita dapat dicegah, dengan seluruh Negara berusaha menurunkan angka kematian neonatal setidaknya hingga 12 per 1000 kelahiran hidup. Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui hubungan dukungan petugas kesehatan, dukungan keluarga dan pengetahuan ibu dengan Pemberian ASI Eksklusif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/a/asi-eksklusif-eksplorasi-faktor-sosial-imd-pola-pe-thumb-e48bd.webp" type="image/webp" length="154824" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/a/asi-eksklusif-eksplorasi-faktor-sosial-imd-pola-pe-thumb-a6cb2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/a/asi-eksklusif-eksplorasi-faktor-sosial-imd-pola-pe-thumb-e48bd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/a/asi-eksklusif-eksplorasi-faktor-sosial-imd-pola-pe-thumb-5fb3c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1266-stikesmitraadiguna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14773-jurnal-kesehatan-pembangunan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Pijat Oksitosin Menggunakan Fennel Essential Oil Terhadap Produksi ASI Pada Ibu ASI ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Pijat Oksitosin Menggunakan Fennel Essential Oil Terhadap Produksi ASI Pada Ibu ASI ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Pijat Oksitosin Menggunakan Fennel Essential Oil Terhadap Produksi ASI Pada Ibu ASI ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51142-politik-memoderasi-pengaruh-konteks-aplikasi-spesi</link>
	<guid isPermaLink="false">0edbc6caf9fb95c8f8873a14351847ba</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 20:48:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ isi piringku ]]></category>
	<category><![CDATA[ leo rulino ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[isi,leo,piringku,rulino]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan pertama: Apakah peningkatan produksi ASI yang dihasilkan oleh pijat oksitosin dengan minyak esensial adas tetap bertahan selama satu bulan atau lebih setelah intervensi tiga hari, sehingga dapat menilai efek jangka panjang? Saran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Pijat Oksitosin Menggunakan Fennel Essential Oil Terhadap Produksi ASI Pada Ibu ASI: Saran penelitian lanjutan pertama: Apakah peningkatan produksi ASI yang dihasilkan oleh pijat oksitosin dengan minyak esensial adas tetap bertahan selama satu bulan atau lebih setelah intervensi tiga hari, sehingga dapat menilai efek jangka panjang? Saran kedua: Bagaimana perbandingan efektivitas antara minyak esensial adas dengan minyak esensial lain, seperti minyak lavender atau peppermint, dalam meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui, yang dapat mengidentifikasi pilihan aromaterapi paling optimal? Saran ketiga: Dalam populasi ibu menyusui dengan variasi usia, tingkat pendidikan, dan kondisi kesehatan yang berbeda, apakah faktor-faktor demografis tersebut memoderasi pengaruh pijat oksitosin dengan minyak esensial adas terhadap produksi ASI, sehingga memberikan wawasan tentang kelompok yang paling diuntungkan? Penelitian-penelitian tersebut diharapkan memperluas pemahaman tentang mekanisme, durasi, dan konteks aplikasi pijat oksitosin, serta membantu merancang program edukasi yang lebih tepat sasaran bagi ibu menyusui. Selain itu, melakukan uji kontrol dengan kelompok yang tidak menerima intervensi dapat memastikan bahwa peningkatan produksi ASI disebabkan secara spesifik oleh kombinasi pijat dan aromaterapi, bukan faktor eksternal lainnya.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pijat oksitosin menggunakan fennel essential oil memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu ASI eksklusif di Kelurahan Rawasari Air susu ibu (ASI) merupakan nutrisi terbaik bagi bayi, namun prevalensi pemberian ASI eksklusif di Indonesia masih rendah. Pijat oksitosin dengan menggunakan minyak esensial adas (fennel) dipercaya dapat meningkatkan produksi ASI. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pijat oksitosin menggunakan fennel essential oil terhadap produksi ASI pada ibu ASI eksklusif di Kelurahan Rawasari. Penelitian menggunakan desain kuasiAceksperimen dengan pretest dan posttest tanpa kontrol, melibatkan 18 ibu menyusui. Pijat oksitosin... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/2/politik-memoderasi-pengaruh-konteks-aplikasi-spesi-thumb-52603.webp" title="JURIS - Pengaruh Pijat Oksitosin Menggunakan Fennel Essential Oil Terhadap Produksi ASI Pada Ibu ASI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/politik-memoderasi-pengaruh-konteks-aplikasi-spesi-thumb-52603.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/politik-memoderasi-pengaruh-konteks-aplikasi-spesi-thumb-52603.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/politik-memoderasi-pengaruh-konteks-aplikasi-spesi-thumb-52603.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pijat Oksitosin Menggunakan Fennel Essential Oil Terhadap Produksi ASI Pada Ibu ASI" alt="JURIS - Pengaruh Pijat Oksitosin Menggunakan Fennel Essential Oil Terhadap Produksi ASI Pada Ibu ASI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/2/politik-memoderasi-pengaruh-konteks-aplikasi-spesi-thumb-3942f.webp" title="JURIS - Pengaruh Pijat Oksitosin Menggunakan Fennel Essential Oil Terhadap Produksi ASI Pada Ibu ASI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/politik-memoderasi-pengaruh-konteks-aplikasi-spesi-thumb-3942f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/politik-memoderasi-pengaruh-konteks-aplikasi-spesi-thumb-3942f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/politik-memoderasi-pengaruh-konteks-aplikasi-spesi-thumb-3942f.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pijat Oksitosin Menggunakan Fennel Essential Oil Terhadap Produksi ASI Pada Ibu ASI" alt="JURIS - Pengaruh Pijat Oksitosin Menggunakan Fennel Essential Oil Terhadap Produksi ASI Pada Ibu ASI" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51142-politik-memoderasi-pengaruh-konteks-aplikasi-spesi" title="JURIS - Pengaruh Pijat Oksitosin Menggunakan Fennel Essential Oil Terhadap Produksi ASI Pada Ibu ASI" target="_blank">Pengaruh Pijat Oksitosin Menggunakan Fennel Essential Oil Terhadap Produksi ASI Pada Ibu ASI</a>: Saran penelitian lanjutan pertama: Apakah peningkatan produksi ASI yang dihasilkan oleh pijat oksitosin dengan minyak esensial adas tetap bertahan selama satu bulan atau lebih setelah intervensi tiga hari, sehingga dapat menilai efek jangka panjang? Saran kedua: Bagaimana perbandingan efektivitas antara minyak esensial adas dengan minyak esensial lain, seperti minyak lavender atau peppermint, dalam meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui, yang dapat mengidentifikasi pilihan aromaterapi paling optimal? Saran ketiga: Dalam populasi ibu menyusui dengan variasi usia, tingkat pendidikan, dan kondisi kesehatan yang berbeda, apakah faktor-faktor demografis tersebut memoderasi pengaruh pijat oksitosin dengan minyak esensial adas terhadap produksi ASI, sehingga memberikan wawasan tentang kelompok yang paling diuntungkan? Penelitian-penelitian tersebut diharapkan memperluas pemahaman tentang mekanisme, durasi, dan konteks aplikasi pijat oksitosin, serta membantu merancang program edukasi yang lebih tepat sasaran bagi ibu menyusui. Selain itu, melakukan uji kontrol dengan kelompok yang tidak menerima intervensi dapat memastikan bahwa peningkatan produksi ASI disebabkan secara spesifik oleh kombinasi pijat dan aromaterapi, bukan faktor eksternal lainnya..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pijat oksitosin menggunakan fennel essential oil memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu ASI eksklusif di Kelurahan Rawasari
<br>Air susu ibu (ASI) merupakan nutrisi terbaik bagi bayi, namun prevalensi pemberian ASI eksklusif di Indonesia masih rendah. Pijat oksitosin dengan menggunakan minyak esensial adas (fennel) dipercaya dapat meningkatkan produksi ASI. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pijat oksitosin menggunakan fennel essential oil terhadap produksi ASI pada ibu ASI eksklusif di Kelurahan Rawasari. Penelitian menggunakan desain kuasiAceksperimen dengan pretest dan posttest tanpa kontrol, melibatkan 18 ibu menyusui. Pijat oksitosin...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/2/politik-memoderasi-pengaruh-konteks-aplikasi-spesi-thumb-3942f.webp" type="image/webp" length="87482" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/politik-memoderasi-pengaruh-konteks-aplikasi-spesi-thumb-52603.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/politik-memoderasi-pengaruh-konteks-aplikasi-spesi-thumb-3942f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2879-husada-karyajaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11686-jurnal-akademi-keperawatan-husada-karya-jaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Transformasi Digital Perpajakan Dan Faktor Perilaku Kepatuhan Wajib Pajak Study Literature Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Transformasi Digital Perpajakan Dan Faktor Perilaku Kepatuhan Wajib Pajak Study Literature Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Transformasi Digital Perpajakan Dan Faktor Perilaku Kepatuhan Wajib Pajak Study Literature Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51140-kepatuhan-pajak-siswa-efisiensi-pe</link>
	<guid isPermaLink="false">e94f6656fc8810bb0f23fd67c4c0b65b</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 20:32:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sahirul alam ]]></category>
	<category><![CDATA[ syamsul ma ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alam,ma,sahirul,syamsul,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji sejauh mana program pelatihan literasi digital bagi UMKM di daerah pedesaan meningkatkan tingkat kepatuhan pajak, dengan merancang eksperimen terkontrol yang membandingkan kelompok yang menerima pelatihan versus kelompok ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Transformasi Digital Perpajakan Dan Faktor Perilaku Kepatuhan Wajib Pajak Study Literature Review: Penelitian selanjutnya dapat menguji sejauh mana program pelatihan literasi digital bagi UMKM di daerah pedesaan meningkatkan tingkat kepatuhan pajak, dengan merancang eksperimen terkontrol yang membandingkan kelompok yang menerima pelatihan versus kelompok kontrol; selanjutnya, studi longitudinal yang melacak perubahan perilaku kepatuhan wajib pajak selama lima tahun setelah penerapan sistem eAcfiling dan eAcbilling dapat memberikan wawasan tentang efek jangka panjang serta faktor-faktor yang memoderasi keberlanjutan kepatuhan; terakhir, penelitian campuran dapat mengeksplorasi bagaimana intervensi norma sosial, seperti kampanye komunitas yang mengedukasi pentingnya pajak, berinteraksi dengan fitur teknologi untuk mempengaruhi motivasi intrinsik wajib pajak di berbagai wilayah, sehingga menghasilkan model integratif yang menggabungkan teknologi, edukasi, dan faktor sosial untuk meningkatkan kepatuhan secara berkelanjutan.. Transformasi digital perpajakan melalui eAcfiling, eAcbilling, dan sistem administrasi terpadu secara signifikan meningkatkan kepatuhan wajib pajak dengan memperbaiki efisiensi pelaporan, mengurangi biaya, serta memperkuat transparansi.Faktor utama yang mempengaruhi kepatuhan meliputi kualitas dan kemudahan penggunaan sistem, serta faktor perilaku seperti literasi digital, kepercayaan pada otoritas pajak, motivasi intrinsik, dan norma sosial.Namun, tantangan utama tetap berupa kesenjangan literasi digital dan infrastruktur yang tidak merata, khususnya di kalangan UMKM dan daerah pedesaan, sehingga diperlukan sinergi antara teknologi, peningkatan kapasitas digital, dan edukasi berkelanjutan Transformasi digital telah membawa perubahan signifikan pada sektor perpajakan dan berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Artikel ini meninjau literatur mengenai pelaksanaan digitalisasi perpajakan serta dampaknya terhadap perilaku kepatuhan wajib pajak dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) yang mencakup 21 jurnal nasional dan internasional. Hasil studi menunjukkan bahwa digitalisasi seperti eAcfiling, eAcbilling, dan sistem administrasi terpadu memberikan pengaruh positif terhadap efisiensi pelaporan dan pembayaran pajak,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/2/kepatuhan-pajak-siswa-efisiensi-pelaporan-pembayar-thumb-fd27f.webp" title="JURIS - Transformasi Digital Perpajakan Dan Faktor Perilaku Kepatuhan Wajib Pajak Study Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/kepatuhan-pajak-siswa-efisiensi-pelaporan-pembayar-thumb-fd27f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/kepatuhan-pajak-siswa-efisiensi-pelaporan-pembayar-thumb-fd27f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/kepatuhan-pajak-siswa-efisiensi-pelaporan-pembayar-thumb-fd27f.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Digital Perpajakan Dan Faktor Perilaku Kepatuhan Wajib Pajak Study Literature Review" alt="JURIS - Transformasi Digital Perpajakan Dan Faktor Perilaku Kepatuhan Wajib Pajak Study Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/kepatuhan-pajak-siswa-efisiensi-pelaporan-pembayar-thumb-23803.webp" title="JURIS - Transformasi Digital Perpajakan Dan Faktor Perilaku Kepatuhan Wajib Pajak Study Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/kepatuhan-pajak-siswa-efisiensi-pelaporan-pembayar-thumb-23803.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/kepatuhan-pajak-siswa-efisiensi-pelaporan-pembayar-thumb-23803.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/kepatuhan-pajak-siswa-efisiensi-pelaporan-pembayar-thumb-23803.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Digital Perpajakan Dan Faktor Perilaku Kepatuhan Wajib Pajak Study Literature Review" alt="JURIS - Transformasi Digital Perpajakan Dan Faktor Perilaku Kepatuhan Wajib Pajak Study Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/kepatuhan-pajak-siswa-efisiensi-pelaporan-pembayar-thumb-7154a.webp" title="JURIS - Transformasi Digital Perpajakan Dan Faktor Perilaku Kepatuhan Wajib Pajak Study Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/kepatuhan-pajak-siswa-efisiensi-pelaporan-pembayar-thumb-7154a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/kepatuhan-pajak-siswa-efisiensi-pelaporan-pembayar-thumb-7154a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/kepatuhan-pajak-siswa-efisiensi-pelaporan-pembayar-thumb-7154a.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Digital Perpajakan Dan Faktor Perilaku Kepatuhan Wajib Pajak Study Literature Review" alt="JURIS - Transformasi Digital Perpajakan Dan Faktor Perilaku Kepatuhan Wajib Pajak Study Literature Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51140-kepatuhan-pajak-siswa-efisiensi-pe" title="JURIS - Transformasi Digital Perpajakan Dan Faktor Perilaku Kepatuhan Wajib Pajak Study Literature Review" target="_blank">Transformasi Digital Perpajakan Dan Faktor Perilaku Kepatuhan Wajib Pajak Study Literature Review</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji sejauh mana program pelatihan literasi digital bagi UMKM di daerah pedesaan meningkatkan tingkat kepatuhan pajak, dengan merancang eksperimen terkontrol yang membandingkan kelompok yang menerima pelatihan versus kelompok kontrol; selanjutnya, studi longitudinal yang melacak perubahan perilaku kepatuhan wajib pajak selama lima tahun setelah penerapan sistem eAcfiling dan eAcbilling dapat memberikan wawasan tentang efek jangka panjang serta faktor-faktor yang memoderasi keberlanjutan kepatuhan; terakhir, penelitian campuran dapat mengeksplorasi bagaimana intervensi norma sosial, seperti kampanye komunitas yang mengedukasi pentingnya pajak, berinteraksi dengan fitur teknologi untuk mempengaruhi motivasi intrinsik wajib pajak di berbagai wilayah, sehingga menghasilkan model integratif yang menggabungkan teknologi, edukasi, dan faktor sosial untuk meningkatkan kepatuhan secara berkelanjutan..
<br>Transformasi digital perpajakan melalui eAcfiling, eAcbilling, dan sistem administrasi terpadu secara signifikan meningkatkan kepatuhan wajib pajak dengan memperbaiki efisiensi pelaporan, mengurangi biaya, serta memperkuat transparansi.Faktor utama yang mempengaruhi kepatuhan meliputi kualitas dan kemudahan penggunaan sistem, serta faktor perilaku seperti literasi digital, kepercayaan pada otoritas pajak, motivasi intrinsik, dan norma sosial.Namun, tantangan utama tetap berupa kesenjangan literasi digital dan infrastruktur yang tidak merata, khususnya di kalangan UMKM dan daerah pedesaan, sehingga diperlukan sinergi antara teknologi, peningkatan kapasitas digital, dan edukasi berkelanjutan
<br>Transformasi digital telah membawa perubahan signifikan pada sektor perpajakan dan berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Artikel ini meninjau literatur mengenai pelaksanaan digitalisasi perpajakan serta dampaknya terhadap perilaku kepatuhan wajib pajak dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) yang mencakup 21 jurnal nasional dan internasional. Hasil studi menunjukkan bahwa digitalisasi seperti eAcfiling, eAcbilling, dan sistem administrasi terpadu memberikan pengaruh positif terhadap efisiensi pelaporan dan pembayaran pajak,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/2/kepatuhan-pajak-siswa-efisiensi-pelaporan-pembayar-thumb-7154a.webp" type="image/webp" length="88842" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/kepatuhan-pajak-siswa-efisiensi-pelaporan-pembayar-thumb-fd27f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/kepatuhan-pajak-siswa-efisiensi-pelaporan-pembayar-thumb-23803.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/kepatuhan-pajak-siswa-efisiensi-pelaporan-pembayar-thumb-7154a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1073-stkipkusumanegara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5372-jurnal-abdimas-prakasa-dakara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Sistem Penerangan Pintar IoT Untuk Gudang Dan Produksi Gula Merah Sumber Madu Kabupaten Kudus ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Sistem Penerangan Pintar IoT Untuk Gudang Dan Produksi Gula Merah Sumber Madu Kabupaten Kudus ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Sistem Penerangan Pintar IoT Untuk Gudang Dan Produksi Gula Merah Sumber Madu Kabupaten Kudus ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51139-teknologi-iot-digital-umkm-busana</link>
	<guid isPermaLink="false">a5b6a2dfc67ae98f388eecae112e842d</guid>
	<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 19:51:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sahirul alam ]]></category>
	<category><![CDATA[ syamsul ma ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alam,ma,sahirul,syamsul,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, penelitian lanjutan dapat menggali kinerja sistem penerangan pintar yang terintegrasi dengan sensor gerak dan sensor intensitas cahaya, sehingga tingkat otomatisasi dan penghematan energi dapat diverifikasi secara real-time. Kedua, studi lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan Sistem Penerangan Pintar IoT Untuk Gudang Dan Produksi Gula Merah Sumber Madu Kabupaten Kudus: Pertama, penelitian lanjutan dapat menggali kinerja sistem penerangan pintar yang terintegrasi dengan sensor gerak dan sensor intensitas cahaya, sehingga tingkat otomatisasi dan penghematan energi dapat diverifikasi secara real-time. Kedua, studi lebih lanjut dapat memfokuskan pada analisis data energi jangka panjang untuk mengetahui pola konsumsi dan potensi optimasi yang lebih detail, serta membandingkan performa sistem dengan sistem tradisional secara statistik. Ketiga, penelitian berikutnya dapat mengembangkan integrasi sistem penerangan IoT dengan modul manajemen produksi dan keamanan di UMKM, sehingga memperkuat transformasi digital secara menyeluruh dan menilai dampaknya terhadap produktivitas serta daya saing usaha.. Penerapan sistem penerangan pintar berbasis IoT berhasil meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional UMKM Gula Merah Sumber Madu.Sistem yang diimplementasikan mampu mengontrol penerangan secara otomatis dan jarak jauh, sehingga mengurangi pemborosan energi akibat pengoperasian manual.Evaluasi menunjukkan penghematan konsumsi listrik sektor penerangan hingga sekitar 17%, peningkatan keselamatan kerja melalui pencahayaan yang lebih tepat waktu dan stabil, serta peningkatan kapasitas mitra dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung operasional usaha UMKM Gula Merah Sumber Madu di Kabupaten Kudus masih mengandalkan sistem penerangan konvensional yang menyebabkan pemborosan energi, keterbatasan kontrol operasional, serta potensi risiko keselamatan kerja akibat pencahayaan yang tidak optimal. Permasalahan ini mendorong perlunya penerapan teknologi yang sederhana, terjangkau, dan sesuai dengan karakteristik UMKM agroindustri tradisional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memposisikan diri sebagai upaya teknologi Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan efisiensi energi dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/a/teknologi-iot-digital-umkm-busana-sensor-ekonomi-s-thumb-26c85.webp" title="JURIS - Pengembangan Sistem Penerangan Pintar IoT Untuk Gudang Dan Produksi Gula Merah Sumber Madu Kabupaten Kudus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/teknologi-iot-digital-umkm-busana-sensor-ekonomi-s-thumb-26c85.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/teknologi-iot-digital-umkm-busana-sensor-ekonomi-s-thumb-26c85.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/teknologi-iot-digital-umkm-busana-sensor-ekonomi-s-thumb-26c85.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Sistem Penerangan Pintar IoT Untuk Gudang Dan Produksi Gula Merah Sumber Madu Kabupaten Kudus" alt="JURIS - Pengembangan Sistem Penerangan Pintar IoT Untuk Gudang Dan Produksi Gula Merah Sumber Madu Kabupaten Kudus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/teknologi-iot-digital-umkm-busana-sensor-ekonomi-s-thumb-9dfa3.webp" title="JURIS - Pengembangan Sistem Penerangan Pintar IoT Untuk Gudang Dan Produksi Gula Merah Sumber Madu Kabupaten Kudus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/teknologi-iot-digital-umkm-busana-sensor-ekonomi-s-thumb-9dfa3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/teknologi-iot-digital-umkm-busana-sensor-ekonomi-s-thumb-9dfa3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/teknologi-iot-digital-umkm-busana-sensor-ekonomi-s-thumb-9dfa3.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Sistem Penerangan Pintar IoT Untuk Gudang Dan Produksi Gula Merah Sumber Madu Kabupaten Kudus" alt="JURIS - Pengembangan Sistem Penerangan Pintar IoT Untuk Gudang Dan Produksi Gula Merah Sumber Madu Kabupaten Kudus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/teknologi-iot-digital-umkm-busana-sensor-ekonomi-s-thumb-da386.webp" title="JURIS - Pengembangan Sistem Penerangan Pintar IoT Untuk Gudang Dan Produksi Gula Merah Sumber Madu Kabupaten Kudus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/teknologi-iot-digital-umkm-busana-sensor-ekonomi-s-thumb-da386.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/teknologi-iot-digital-umkm-busana-sensor-ekonomi-s-thumb-da386.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/teknologi-iot-digital-umkm-busana-sensor-ekonomi-s-thumb-da386.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Sistem Penerangan Pintar IoT Untuk Gudang Dan Produksi Gula Merah Sumber Madu Kabupaten Kudus" alt="JURIS - Pengembangan Sistem Penerangan Pintar IoT Untuk Gudang Dan Produksi Gula Merah Sumber Madu Kabupaten Kudus" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51139-teknologi-iot-digital-umkm-busana" title="JURIS - Pengembangan Sistem Penerangan Pintar IoT Untuk Gudang Dan Produksi Gula Merah Sumber Madu Kabupaten Kudus" target="_blank">Pengembangan Sistem Penerangan Pintar IoT Untuk Gudang Dan Produksi Gula Merah Sumber Madu Kabupaten Kudus</a>: Pertama, penelitian lanjutan dapat menggali kinerja sistem penerangan pintar yang terintegrasi dengan sensor gerak dan sensor intensitas cahaya, sehingga tingkat otomatisasi dan penghematan energi dapat diverifikasi secara real-time. Kedua, studi lebih lanjut dapat memfokuskan pada analisis data energi jangka panjang untuk mengetahui pola konsumsi dan potensi optimasi yang lebih detail, serta membandingkan performa sistem dengan sistem tradisional secara statistik. Ketiga, penelitian berikutnya dapat mengembangkan integrasi sistem penerangan IoT dengan modul manajemen produksi dan keamanan di UMKM, sehingga memperkuat transformasi digital secara menyeluruh dan menilai dampaknya terhadap produktivitas serta daya saing usaha..
<br>Penerapan sistem penerangan pintar berbasis IoT berhasil meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional UMKM Gula Merah Sumber Madu.Sistem yang diimplementasikan mampu mengontrol penerangan secara otomatis dan jarak jauh, sehingga mengurangi pemborosan energi akibat pengoperasian manual.Evaluasi menunjukkan penghematan konsumsi listrik sektor penerangan hingga sekitar 17%, peningkatan keselamatan kerja melalui pencahayaan yang lebih tepat waktu dan stabil, serta peningkatan kapasitas mitra dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung operasional usaha
<br>UMKM Gula Merah Sumber Madu di Kabupaten Kudus masih mengandalkan sistem penerangan konvensional yang menyebabkan pemborosan energi, keterbatasan kontrol operasional, serta potensi risiko keselamatan kerja akibat pencahayaan yang tidak optimal. Permasalahan ini mendorong perlunya penerapan teknologi yang sederhana, terjangkau, dan sesuai dengan karakteristik UMKM agroindustri tradisional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memposisikan diri sebagai upaya teknologi Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan efisiensi energi dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/a/teknologi-iot-digital-umkm-busana-sensor-ekonomi-s-thumb-26c85.webp" type="image/webp" length="74680" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/teknologi-iot-digital-umkm-busana-sensor-ekonomi-s-thumb-26c85.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/teknologi-iot-digital-umkm-busana-sensor-ekonomi-s-thumb-9dfa3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/teknologi-iot-digital-umkm-busana-sensor-ekonomi-s-thumb-da386.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1073-stkipkusumanegara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5372-jurnal-abdimas-prakasa-dakara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 23 Jun 2026 01:54:02 +0700. 24 items. Served in: 5.06 seconds [rss] -->
