<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Fri, 10 Apr 2026 07:21:58 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 07:21:58 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-10T07:21:58+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Penyebab Cedera Pada Alat Gym Upperbody ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Penyebab Cedera Pada Alat Gym Upperbody ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Penyebab Cedera Pada Alat Gym Upperbody ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36951-resiko-cedera-tulang-risiko-acl-desain-prod</link>
	<guid isPermaLink="false">febd8df733993261f54068567849e24c</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 07:01:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nusa indah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[indah,nusa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang desain produk alat gym yang aman dan ergonomis untuk pengguna di Indonesia. Kedua, penelitian dapat fokus ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Penyebab Cedera Pada Alat Gym Upperbody: Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang desain produk alat gym yang aman dan ergonomis untuk pengguna di Indonesia. Kedua, penelitian dapat fokus pada pengembangan sistem pengaman dan antisipasi cedera pada alat gym, terutama untuk mengurangi risiko cedera akibat beban yang jatuh atau teknik gerakan yang salah. Ketiga, studi tentang edukasi dan pelatihan bagi olahragawan mengenai teknik penggunaan alat gym yang benar, pemanasan, dan pemulihan pasca latihan dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya untuk mengurangi risiko cedera.. Hasil riset penelitian ini ditemukan ada banyak faktor olahragawan dapat mengalami cedera saat letihan angkat beban, tidak hanya sekedar faktor dari diri sendiri saja tetapi juga bisa terjadi dari luar seperti alat yang tidak sesuai ergonomi orang Indonesia, kenyamanan yang kurang dan keamanan yang tidak memadai.Untuk mengurangi resikoAeresiko cedera yang ada olahragawan memang harus benar-benar memperhatkan dan menguasai kedua faktor internal dan eksternal tersebut.Cedera yang terjadi memang tidak akan bisa untuk di hilangkan tetapi cedera yang ada sangat dapat untuk di minimalisir dengan baik.Olahraga untuk tujuan kesehatan memang sangat disarankan tetapi jika olahraga menambah penyakit lebih baik dipahami dahulu caranya, dipelajari, dan jam terbang akan sangat membantu Penelitian ini menganalisis penyebab cedera pada alat gym upperbody yang berfokus pada otot dada. Olahragawan yang berlatih di tempat gym tidak jarang mengalami cedera, bahkan tidak sedikit juga orang mengalami kematian ketika berolahraga. Studi ini berfokus pada apa yang menjadi penyebab cedera apakah hanya karena penggunanya atau juga karena alat yang kurang untuk meminimalisir hal tersebut. Data yang dikumpulkan melalui observasi produk eksisting, wawancara dan penulis sebagai pengguna lansung. Hasil menunjukkan bahwa tidak semua alat pada observasi produk eksisting memiliki pengaman yang baik untuk menjaga pengguna tetap dalam kondisi aman. Studi ini merekomendasikan pada pengembangan produk yang lebih mengutamakan keamanan atau produk yang memiliki antisipasi cedera yang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/2/resiko-cedera-tulang-risiko-acl-desain-produk-vali-thumb-5d976.webp" title="JURIS - Analisis Penyebab Cedera Pada Alat Gym Upperbody" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/resiko-cedera-tulang-risiko-acl-desain-produk-vali-thumb-5d976.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/resiko-cedera-tulang-risiko-acl-desain-produk-vali-thumb-5d976.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/resiko-cedera-tulang-risiko-acl-desain-produk-vali-thumb-5d976.webp 1x" title="JURIS - Analisis Penyebab Cedera Pada Alat Gym Upperbody" alt="JURIS - Analisis Penyebab Cedera Pada Alat Gym Upperbody" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/resiko-cedera-tulang-risiko-acl-desain-produk-vali-thumb-cca47.webp" title="JURIS - Analisis Penyebab Cedera Pada Alat Gym Upperbody" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/resiko-cedera-tulang-risiko-acl-desain-produk-vali-thumb-cca47.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/resiko-cedera-tulang-risiko-acl-desain-produk-vali-thumb-cca47.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/resiko-cedera-tulang-risiko-acl-desain-produk-vali-thumb-cca47.webp 1x" title="JURIS - Analisis Penyebab Cedera Pada Alat Gym Upperbody" alt="JURIS - Analisis Penyebab Cedera Pada Alat Gym Upperbody" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/resiko-cedera-tulang-risiko-acl-desain-produk-vali-thumb-decdd.webp" title="JURIS - Analisis Penyebab Cedera Pada Alat Gym Upperbody" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/resiko-cedera-tulang-risiko-acl-desain-produk-vali-thumb-decdd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/resiko-cedera-tulang-risiko-acl-desain-produk-vali-thumb-decdd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/resiko-cedera-tulang-risiko-acl-desain-produk-vali-thumb-decdd.webp 1x" title="JURIS - Analisis Penyebab Cedera Pada Alat Gym Upperbody" alt="JURIS - Analisis Penyebab Cedera Pada Alat Gym Upperbody" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36951-resiko-cedera-tulang-risiko-acl-desain-prod" title="JURIS - Analisis Penyebab Cedera Pada Alat Gym Upperbody" target="_blank">Analisis Penyebab Cedera Pada Alat Gym Upperbody</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang desain produk alat gym yang aman dan ergonomis untuk pengguna di Indonesia. Kedua, penelitian dapat fokus pada pengembangan sistem pengaman dan antisipasi cedera pada alat gym, terutama untuk mengurangi risiko cedera akibat beban yang jatuh atau teknik gerakan yang salah. Ketiga, studi tentang edukasi dan pelatihan bagi olahragawan mengenai teknik penggunaan alat gym yang benar, pemanasan, dan pemulihan pasca latihan dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya untuk mengurangi risiko cedera..
<br>Hasil riset penelitian ini ditemukan ada banyak faktor olahragawan dapat mengalami cedera saat letihan angkat beban, tidak hanya sekedar faktor dari diri sendiri saja tetapi juga bisa terjadi dari luar seperti alat yang tidak sesuai ergonomi orang Indonesia, kenyamanan yang kurang dan keamanan yang tidak memadai.Untuk mengurangi resikoAeresiko cedera yang ada olahragawan memang harus benar-benar memperhatkan dan menguasai kedua faktor internal dan eksternal tersebut.Cedera yang terjadi memang tidak akan bisa untuk di hilangkan tetapi cedera yang ada sangat dapat untuk di minimalisir dengan baik.Olahraga untuk tujuan kesehatan memang sangat disarankan tetapi jika olahraga menambah penyakit lebih baik dipahami dahulu caranya, dipelajari, dan jam terbang akan sangat membantu
<br>Penelitian ini menganalisis penyebab cedera pada alat gym upperbody yang berfokus pada otot dada. Olahragawan yang berlatih di tempat gym tidak jarang mengalami cedera, bahkan tidak sedikit juga orang mengalami kematian ketika berolahraga. Studi ini berfokus pada apa yang menjadi penyebab cedera apakah hanya karena penggunanya atau juga karena alat yang kurang untuk meminimalisir hal tersebut. Data yang dikumpulkan melalui observasi produk eksisting, wawancara dan penulis sebagai pengguna lansung. Hasil menunjukkan bahwa tidak semua alat pada observasi produk eksisting memiliki pengaman yang baik untuk menjaga pengguna tetap dalam kondisi aman. Studi ini merekomendasikan pada pengembangan produk yang lebih mengutamakan keamanan atau produk yang memiliki antisipasi cedera yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/2/resiko-cedera-tulang-risiko-acl-desain-produk-vali-thumb-decdd.webp" type="image/webp" length="87826" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/resiko-cedera-tulang-risiko-acl-desain-produk-vali-thumb-5d976.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/resiko-cedera-tulang-risiko-acl-desain-produk-vali-thumb-cca47.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/resiko-cedera-tulang-risiko-acl-desain-produk-vali-thumb-decdd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-488-isi-dps.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11359-anggit-jurnal-desain-produk.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh islamic corporate governance dan CSR terhadap tax avoidance dengan audit quality sebagai variabel moderasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh islamic corporate governance dan CSR terhadap tax avoidance dengan audit quality sebagai variabel moderasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh islamic corporate governance dan CSR terhadap tax avoidance dengan audit quality sebagai variabel moderasi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36952-praktik-tax-portofolio-saham-syariah-oci-avoid</link>
	<guid isPermaLink="false">ed042f83a472405ea2bfc754f498c270</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 06:52:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ fear missing ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fear,missing,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan proksi ICG yang lebih komprehensif, memperluas periode observasi dan cakupan sampel, serta mempertimbangkan variabel lain seperti karakteristik perusahaan dan faktor institusional. Perlu juga diteliti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh islamic corporate governance dan CSR terhadap tax avoidance dengan audit quality sebagai variabel moderasi: Penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan proksi ICG yang lebih komprehensif, memperluas periode observasi dan cakupan sampel, serta mempertimbangkan variabel lain seperti karakteristik perusahaan dan faktor institusional. Perlu juga diteliti lebih lanjut mengenai peran variabel moderasi lain yang dapat memengaruhi hubungan antara tata kelola, CSR, dan tax avoidance. Penelitian lanjutan dapat menginvestigasi bagaimana implementasi prinsip-prinsip syariah secara lebih mendalam dalam tata kelola perusahaan dapat memengaruhi perilaku perpajakan. Selain itu, studi dapat difokuskan pada pengaruh karakteristik anggota Dewan Pengawas Syariah, seperti kompetensi dan pengalaman, terhadap efektivitas pengawasan dan kepatuhan pajak. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi dampak regulasi perpajakan dan penegakan hukum terhadap praktik tax avoidance pada perusahaan syariah, serta bagaimana perusahaan dapat mengoptimalkan strategi perpajakan mereka secara etis dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.. Penelitian ini menunjukkan bahwa CSR berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan pajak, sementara ICG yang diukur melalui jumlah Dewan Pengawas Syariah tidak berpengaruh signifikan.Audit quality terbukti mampu memperkuat hubungan antara CSR dan tax avoidance, namun tidak memoderasi hubungan antara ICG dan tax avoidance.Dengan demikian, mekanisme etis seperti CSR, yang didukung oleh kualitas audit yang tinggi, lebih efektif dalam menekan tax avoidance dibandingkan tata kelola syariah yang bersifat struktural Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Islamic Corporate Governance (ICG) dan Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap tax avoidance dengan audit quality sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel. Data diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang terdaftar dalam Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) periode 2021Ae2024. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh sebanyak 35 perusahaan. Analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak E-Views versi 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ICG dan CSR berpengaruh terhadap tax avoidance. Selain itu, Audit quality terbukti mampu memoderasi hubungan antara ICG dan CSR terhadap tax avoidance. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan tata kelola syariah,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/2/praktik-tax-portofolio-saham-syariah-oci-avoidance-thumb-b2cfa.webp" title="JURIS - Pengaruh islamic corporate governance dan CSR terhadap tax avoidance dengan audit quality sebagai variabel moderasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/praktik-tax-portofolio-saham-syariah-oci-avoidance-thumb-b2cfa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/praktik-tax-portofolio-saham-syariah-oci-avoidance-thumb-b2cfa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/praktik-tax-portofolio-saham-syariah-oci-avoidance-thumb-b2cfa.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh islamic corporate governance dan CSR terhadap tax avoidance dengan audit quality sebagai variabel moderasi" alt="JURIS - Pengaruh islamic corporate governance dan CSR terhadap tax avoidance dengan audit quality sebagai variabel moderasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/praktik-tax-portofolio-saham-syariah-oci-avoidance-thumb-c9ac0.webp" title="JURIS - Pengaruh islamic corporate governance dan CSR terhadap tax avoidance dengan audit quality sebagai variabel moderasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/praktik-tax-portofolio-saham-syariah-oci-avoidance-thumb-c9ac0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/praktik-tax-portofolio-saham-syariah-oci-avoidance-thumb-c9ac0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/praktik-tax-portofolio-saham-syariah-oci-avoidance-thumb-c9ac0.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh islamic corporate governance dan CSR terhadap tax avoidance dengan audit quality sebagai variabel moderasi" alt="JURIS - Pengaruh islamic corporate governance dan CSR terhadap tax avoidance dengan audit quality sebagai variabel moderasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/praktik-tax-portofolio-saham-syariah-oci-avoidance-thumb-f5af5.webp" title="JURIS - Pengaruh islamic corporate governance dan CSR terhadap tax avoidance dengan audit quality sebagai variabel moderasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/praktik-tax-portofolio-saham-syariah-oci-avoidance-thumb-f5af5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/praktik-tax-portofolio-saham-syariah-oci-avoidance-thumb-f5af5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/praktik-tax-portofolio-saham-syariah-oci-avoidance-thumb-f5af5.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh islamic corporate governance dan CSR terhadap tax avoidance dengan audit quality sebagai variabel moderasi" alt="JURIS - Pengaruh islamic corporate governance dan CSR terhadap tax avoidance dengan audit quality sebagai variabel moderasi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36952-praktik-tax-portofolio-saham-syariah-oci-avoid" title="JURIS - Pengaruh islamic corporate governance dan CSR terhadap tax avoidance dengan audit quality sebagai variabel moderasi" target="_blank">Pengaruh islamic corporate governance dan CSR terhadap tax avoidance dengan audit quality sebagai variabel moderasi</a>: Penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan proksi ICG yang lebih komprehensif, memperluas periode observasi dan cakupan sampel, serta mempertimbangkan variabel lain seperti karakteristik perusahaan dan faktor institusional. Perlu juga diteliti lebih lanjut mengenai peran variabel moderasi lain yang dapat memengaruhi hubungan antara tata kelola, CSR, dan tax avoidance. Penelitian lanjutan dapat menginvestigasi bagaimana implementasi prinsip-prinsip syariah secara lebih mendalam dalam tata kelola perusahaan dapat memengaruhi perilaku perpajakan. Selain itu, studi dapat difokuskan pada pengaruh karakteristik anggota Dewan Pengawas Syariah, seperti kompetensi dan pengalaman, terhadap efektivitas pengawasan dan kepatuhan pajak. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi dampak regulasi perpajakan dan penegakan hukum terhadap praktik tax avoidance pada perusahaan syariah, serta bagaimana perusahaan dapat mengoptimalkan strategi perpajakan mereka secara etis dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa CSR berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan pajak, sementara ICG yang diukur melalui jumlah Dewan Pengawas Syariah tidak berpengaruh signifikan.Audit quality terbukti mampu memperkuat hubungan antara CSR dan tax avoidance, namun tidak memoderasi hubungan antara ICG dan tax avoidance.Dengan demikian, mekanisme etis seperti CSR, yang didukung oleh kualitas audit yang tinggi, lebih efektif dalam menekan tax avoidance dibandingkan tata kelola syariah yang bersifat struktural
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Islamic Corporate Governance (ICG) dan Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap tax avoidance dengan audit quality sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel. Data diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang terdaftar dalam Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) periode 2021Ae2024. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh sebanyak 35 perusahaan. Analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak E-Views versi 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ICG dan CSR berpengaruh terhadap tax avoidance. Selain itu, Audit quality terbukti mampu memoderasi hubungan antara ICG dan CSR terhadap tax avoidance. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan tata kelola syariah,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/2/praktik-tax-portofolio-saham-syariah-oci-avoidance-thumb-c9ac0.webp" type="image/webp" length="68402" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/praktik-tax-portofolio-saham-syariah-oci-avoidance-thumb-b2cfa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/praktik-tax-portofolio-saham-syariah-oci-avoidance-thumb-c9ac0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/praktik-tax-portofolio-saham-syariah-oci-avoidance-thumb-f5af5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3040-steipress.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12503-jurnal-akuntansi-manajemen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Desain Modular Pada Sofa Untuk Memenuhi Kebutuhan Kucing dan Pemilik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Desain Modular Pada Sofa Untuk Memenuhi Kebutuhan Kucing dan Pemilik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Desain Modular Pada Sofa Untuk Memenuhi Kebutuhan Kucing dan Pemilik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36950-sofa-modular-kucing-observasi-aktivitas-proto</link>
	<guid isPermaLink="false">d4fcfbb2c6f1db478ca8e978bcdadcfc</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 06:42:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nusa indah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[indah,nusa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa saran berikut: Pertama, melakukan studi lebih mendalam tentang perilaku kucing dan preferensi pemilik dalam menggunakan sofa, termasuk melalui observasi langsung dan wawancara mendalam dengan pemilik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Desain Modular Pada Sofa Untuk Memenuhi Kebutuhan Kucing dan Pemilik: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa saran berikut: Pertama, melakukan studi lebih mendalam tentang perilaku kucing dan preferensi pemilik dalam menggunakan sofa, termasuk melalui observasi langsung dan wawancara mendalam dengan pemilik kucing dari berbagai latar belakang. Kedua, mengembangkan prototipe sofa modular yang telah dirancang dan menguji efektivitasnya dalam memenuhi kebutuhan kucing dan pemilik, serta mengukur tingkat kepuasan pengguna. Ketiga, melakukan analisis pasar dan studi kelayakan untuk menentukan strategi pemasaran dan harga yang tepat bagi produk sofa modular ini di pasar Indonesia, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti daya beli konsumen dan persaingan dengan produk serupa.. Penelitian ini secara komprehensif telah mengkaji berbagai aspek penting dalam perancangan sofa modular untuk kucing dan pemiliknya.Temuan utama menunjukkan bahwa solusi optimal harus memadukan tiga elemen kunci yaitu, fungsionalitas modular dengan komponen yang dapat disesuaikan, pemilihan material yang tahan lama dan mudah dirawat, serta desain yang memperhatikan kenyamanan kedua belah pihak.Implementasi rekomendasi desain ini diharapkan dapat mengurangi masalah kerusakan furnitur akibat aktivitas kucing, mempermudah proses pembersihan, sekaligus menciptakan ruang interaksi yang harmonis antara kucing dan pemiliknya.Untuk pengembangan lebih lanjut, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pembuatan prototipe dan pengujian langsung untuk memvalidasi efektivitas konsep yang telah dirumuskan.Dengan demikian, produk akhir nantinya dapat benar-benar memenuhi kebutuhan nyata pengguna sekaligus membawa inovasi dalam industri furnitur ramah hewan peliharaan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desain sofa yang dapat memenuhi kebutuhan kucing dan pemiliknya, mengatasi kerusakan sofa akibat cakaran, bulu yang sulit dibersihkan, dan keterbatasan ruang. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara mendalam dengan pemilik kucing yang memiliki sofa, observasi aktivitas kucing dengan sofa. Teknik penggalian data meliputi analisis kebutuhan kucing, preferensi pemilik, dan fitur sofa yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sofa modular dapat dirancang dengan material yang tahan cakaran, mudah dibersihkan, serta dilengkapi modul penyimpanan untuk mainan dan area bermain kucing. Desain ini memungkinkan pemilik menyesuaikan komponen-komponen sofa sesuai kebutuhan. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/7/sofa-modular-kucing-observasi-aktivitas-prototipe-thumb-5872f.webp" title="JURIS - Analisis Desain Modular Pada Sofa Untuk Memenuhi Kebutuhan Kucing dan Pemilik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/sofa-modular-kucing-observasi-aktivitas-prototipe-thumb-5872f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/sofa-modular-kucing-observasi-aktivitas-prototipe-thumb-5872f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/sofa-modular-kucing-observasi-aktivitas-prototipe-thumb-5872f.webp 1x" title="JURIS - Analisis Desain Modular Pada Sofa Untuk Memenuhi Kebutuhan Kucing dan Pemilik" alt="JURIS - Analisis Desain Modular Pada Sofa Untuk Memenuhi Kebutuhan Kucing dan Pemilik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/sofa-modular-kucing-observasi-aktivitas-prototipe-thumb-ef53c.webp" title="JURIS - Analisis Desain Modular Pada Sofa Untuk Memenuhi Kebutuhan Kucing dan Pemilik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/sofa-modular-kucing-observasi-aktivitas-prototipe-thumb-ef53c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/sofa-modular-kucing-observasi-aktivitas-prototipe-thumb-ef53c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/sofa-modular-kucing-observasi-aktivitas-prototipe-thumb-ef53c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Desain Modular Pada Sofa Untuk Memenuhi Kebutuhan Kucing dan Pemilik" alt="JURIS - Analisis Desain Modular Pada Sofa Untuk Memenuhi Kebutuhan Kucing dan Pemilik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/sofa-modular-kucing-observasi-aktivitas-prototipe-thumb-9ea7e.webp" title="JURIS - Analisis Desain Modular Pada Sofa Untuk Memenuhi Kebutuhan Kucing dan Pemilik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/sofa-modular-kucing-observasi-aktivitas-prototipe-thumb-9ea7e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/sofa-modular-kucing-observasi-aktivitas-prototipe-thumb-9ea7e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/sofa-modular-kucing-observasi-aktivitas-prototipe-thumb-9ea7e.webp 1x" title="JURIS - Analisis Desain Modular Pada Sofa Untuk Memenuhi Kebutuhan Kucing dan Pemilik" alt="JURIS - Analisis Desain Modular Pada Sofa Untuk Memenuhi Kebutuhan Kucing dan Pemilik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36950-sofa-modular-kucing-observasi-aktivitas-proto" title="JURIS - Analisis Desain Modular Pada Sofa Untuk Memenuhi Kebutuhan Kucing dan Pemilik" target="_blank">Analisis Desain Modular Pada Sofa Untuk Memenuhi Kebutuhan Kucing dan Pemilik</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa saran berikut: Pertama, melakukan studi lebih mendalam tentang perilaku kucing dan preferensi pemilik dalam menggunakan sofa, termasuk melalui observasi langsung dan wawancara mendalam dengan pemilik kucing dari berbagai latar belakang. Kedua, mengembangkan prototipe sofa modular yang telah dirancang dan menguji efektivitasnya dalam memenuhi kebutuhan kucing dan pemilik, serta mengukur tingkat kepuasan pengguna. Ketiga, melakukan analisis pasar dan studi kelayakan untuk menentukan strategi pemasaran dan harga yang tepat bagi produk sofa modular ini di pasar Indonesia, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti daya beli konsumen dan persaingan dengan produk serupa..
<br>Penelitian ini secara komprehensif telah mengkaji berbagai aspek penting dalam perancangan sofa modular untuk kucing dan pemiliknya.Temuan utama menunjukkan bahwa solusi optimal harus memadukan tiga elemen kunci yaitu, fungsionalitas modular dengan komponen yang dapat disesuaikan, pemilihan material yang tahan lama dan mudah dirawat, serta desain yang memperhatikan kenyamanan kedua belah pihak.Implementasi rekomendasi desain ini diharapkan dapat mengurangi masalah kerusakan furnitur akibat aktivitas kucing, mempermudah proses pembersihan, sekaligus menciptakan ruang interaksi yang harmonis antara kucing dan pemiliknya.Untuk pengembangan lebih lanjut, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pembuatan prototipe dan pengujian langsung untuk memvalidasi efektivitas konsep yang telah dirumuskan.Dengan demikian, produk akhir nantinya dapat benar-benar memenuhi kebutuhan nyata pengguna sekaligus membawa inovasi dalam industri furnitur ramah hewan peliharaan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desain sofa yang dapat memenuhi kebutuhan kucing dan pemiliknya, mengatasi kerusakan sofa akibat cakaran, bulu yang sulit dibersihkan, dan keterbatasan ruang. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara mendalam dengan pemilik kucing yang memiliki sofa, observasi aktivitas kucing dengan sofa. Teknik penggalian data meliputi analisis kebutuhan kucing, preferensi pemilik, dan fitur sofa yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sofa modular dapat dirancang dengan material yang tahan cakaran, mudah dibersihkan, serta dilengkapi modul penyimpanan untuk mainan dan area bermain kucing. Desain ini memungkinkan pemilik menyesuaikan komponen-komponen sofa sesuai kebutuhan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/7/sofa-modular-kucing-observasi-aktivitas-prototipe-thumb-9ea7e.webp" type="image/webp" length="71522" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/sofa-modular-kucing-observasi-aktivitas-prototipe-thumb-5872f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/sofa-modular-kucing-observasi-aktivitas-prototipe-thumb-ef53c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/sofa-modular-kucing-observasi-aktivitas-prototipe-thumb-9ea7e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-488-isi-dps.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11359-anggit-jurnal-desain-produk.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Impact of Information Overload on Art Appreciation Patterns in the Digital Era ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Impact of Information Overload on Art Appreciation Patterns in the Digital Era ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Impact of Information Overload on Art Appreciation Patterns in the Digital Era ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36939-information-overload-art-appreciation-digital-era</link>
	<guid isPermaLink="false">b98432c1ad78467da2534bae983e2524</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 06:11:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ gede yudarta ]]></category>
	<category><![CDATA[ wayan ardini ]]></category>
	<category><![CDATA[ biang kerok ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ardini,biang,gede,kerok,wayan,yudarta]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk memahami secara mendalam dampak psikologis dari informasi berlebihan terhadap kemampuan individu dalam memproses dan mengapresiasi karya seni secara kritis. Studi ini dapat menggunakan metode neurosains kognitif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Impact of Information Overload on Art Appreciation Patterns in the Digital Era: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk memahami secara mendalam dampak psikologis dari informasi berlebihan terhadap kemampuan individu dalam memproses dan mengapresiasi karya seni secara kritis. Studi ini dapat menggunakan metode neurosains kognitif untuk mengidentifikasi perubahan aktivitas otak saat seseorang terpapar karya seni dalam lingkungan digital yang padat informasi. Selain itu, penelitian kualitatif yang lebih mendalam, seperti wawancara mendalam dan etnografi digital, dapat digunakan untuk mengeksplorasi bagaimana berbagai kelompok masyarakat mengkonstruksi makna dan pengalaman estetis mereka di tengah arus informasi yang konstan. Terakhir, penting untuk meneliti efektivitas berbagai strategi kuratorial dan pendidikan seni dalam membantu audiens mengembangkan literasi visual dan kemampuan untuk menyaring informasi, sehingga mereka dapat mengapresiasi karya seni secara lebih bermakna dan reflektif di era digital.. The study concludes that information overload significantly alters public art appreciation patterns, shifting them from reflective and in-depth engagement to a fast-paced, consumerist approach driven by algorithms.This transformation impacts how audiences perceive and value art, prioritizing popularity over aesthetic quality.Artists and art institutions face the challenge of adapting to this new landscape while preserving the depth and meaning of artistic experiences The phenomenon of information overload arising from the flood of data in the digital era has impacted almost all aspects of life, including patterns of art appreciation. This article aims to examine how information overload, particularly through social media and digital spaces, is changing the way society understands, evaluates, and enjoys works of art. This study uses a qualitative approach with literature analysis and a critical examination of contemporary visual culture phenomena. The results show that art appreciation,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/5/information-overload-art-appreciation-digital-era-thumb-6a52f.webp" title="JURIS - The Impact of Information Overload on Art Appreciation Patterns in the Digital Era" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/information-overload-art-appreciation-digital-era-thumb-6a52f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/information-overload-art-appreciation-digital-era-thumb-6a52f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/information-overload-art-appreciation-digital-era-thumb-6a52f.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Information Overload on Art Appreciation Patterns in the Digital Era" alt="JURIS - The Impact of Information Overload on Art Appreciation Patterns in the Digital Era" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/information-overload-art-appreciation-digital-era-thumb-eb5fe.webp" title="JURIS - The Impact of Information Overload on Art Appreciation Patterns in the Digital Era" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/information-overload-art-appreciation-digital-era-thumb-eb5fe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/information-overload-art-appreciation-digital-era-thumb-eb5fe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/information-overload-art-appreciation-digital-era-thumb-eb5fe.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Information Overload on Art Appreciation Patterns in the Digital Era" alt="JURIS - The Impact of Information Overload on Art Appreciation Patterns in the Digital Era" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/information-overload-art-appreciation-digital-era-thumb-92f46.webp" title="JURIS - The Impact of Information Overload on Art Appreciation Patterns in the Digital Era" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/information-overload-art-appreciation-digital-era-thumb-92f46.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/information-overload-art-appreciation-digital-era-thumb-92f46.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/information-overload-art-appreciation-digital-era-thumb-92f46.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Information Overload on Art Appreciation Patterns in the Digital Era" alt="JURIS - The Impact of Information Overload on Art Appreciation Patterns in the Digital Era" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36939-information-overload-art-appreciation-digital-era" title="JURIS - The Impact of Information Overload on Art Appreciation Patterns in the Digital Era" target="_blank">The Impact of Information Overload on Art Appreciation Patterns in the Digital Era</a>: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk memahami secara mendalam dampak psikologis dari informasi berlebihan terhadap kemampuan individu dalam memproses dan mengapresiasi karya seni secara kritis. Studi ini dapat menggunakan metode neurosains kognitif untuk mengidentifikasi perubahan aktivitas otak saat seseorang terpapar karya seni dalam lingkungan digital yang padat informasi. Selain itu, penelitian kualitatif yang lebih mendalam, seperti wawancara mendalam dan etnografi digital, dapat digunakan untuk mengeksplorasi bagaimana berbagai kelompok masyarakat mengkonstruksi makna dan pengalaman estetis mereka di tengah arus informasi yang konstan. Terakhir, penting untuk meneliti efektivitas berbagai strategi kuratorial dan pendidikan seni dalam membantu audiens mengembangkan literasi visual dan kemampuan untuk menyaring informasi, sehingga mereka dapat mengapresiasi karya seni secara lebih bermakna dan reflektif di era digital..
<br>The study concludes that information overload significantly alters public art appreciation patterns, shifting them from reflective and in-depth engagement to a fast-paced, consumerist approach driven by algorithms.This transformation impacts how audiences perceive and value art, prioritizing popularity over aesthetic quality.Artists and art institutions face the challenge of adapting to this new landscape while preserving the depth and meaning of artistic experiences
<br>The phenomenon of information overload arising from the flood of data in the digital era has impacted almost all aspects of life, including patterns of art appreciation. This article aims to examine how information overload, particularly through social media and digital spaces, is changing the way society understands, evaluates, and enjoys works of art. This study uses a qualitative approach with literature analysis and a critical examination of contemporary visual culture phenomena. The results show that art appreciation,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/5/information-overload-art-appreciation-digital-era-thumb-eb5fe.webp" type="image/webp" length="240144" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/information-overload-art-appreciation-digital-era-thumb-6a52f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/information-overload-art-appreciation-digital-era-thumb-eb5fe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/information-overload-art-appreciation-digital-era-thumb-92f46.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-488-isi-dps.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11358-journal-aesthetics-creativity-art-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Cinderamata Yang Mengangkat Penangkaran Penyu di Shindu Dwarawati Turtle Conservation ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Cinderamata Yang Mengangkat Penangkaran Penyu di Shindu Dwarawati Turtle Conservation ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Cinderamata Yang Mengangkat Penangkaran Penyu di Shindu Dwarawati Turtle Conservation ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36954-cinderamata-penangkaran-penyu-tempurung-suas</link>
	<guid isPermaLink="false">703bcb6155c7a3a305e7bef0c17e1255</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 06:00:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nusa indah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[indah,nusa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang sejauh mana cinderamata berbasis konservasi, seperti wadah kacamata bergaya tempurung penyu, mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pelestarian penyu melalui survei respons pengunjung sebelum dan sesudah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Cinderamata Yang Mengangkat Penangkaran Penyu di Shindu Dwarawati Turtle Conservation: Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang sejauh mana cinderamata berbasis konservasi, seperti wadah kacamata bergaya tempurung penyu, mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pelestarian penyu melalui survei respons pengunjung sebelum dan sesudah membeli produk tersebut. Kedua, bisa dikembangkan studi komparatif mengenai efektivitas berbagai bentuk cinderamata edukatif dari berbagai tempat konservasi di Bali untuk mengetahui desain mana yang paling berhasil menyampaikan pesan lingkungan kepada wisatawan. Ketiga, perlu dieksplorasi penggunaan bahan ramah lingkungan yang terbuat dari daur ulang sampah laut dalam produksi cinderamata, untuk tidak hanya merepresentasikan penyu tetapi juga secara nyata berkontribusi pada pembersihan ekosistem laut yang menjadi habitatnya, serta menilai keterimaan pasar terhadap produk berkelanjutan semacam ini.. Cinderamata pariwisata merupakan objek yang menghubungkan ingatan, hayalan, dan imajinasi seseorang terhadap tempat yang pernah dikunjungi, serta harus memiliki ciri khas, nilai seni, dan daya tarik yang kuat.Survei lapangan di Shindu Dwarawati Turtle Conservation berhasil mengungkapkan informasi penting tentang tiga jenis penyu yang dilestarikan dan proses konservasi dari telur hingga pelepasan ke laut.Informasi tersebut menjadi dasar pengembangan cinderamata berupa wadah kacamata yang terinspirasi oleh tempurung penyu sebagai representasi simbolik dari upaya konservasi Membuat produk cinderamata untuk Shindu Dwarawati Turtle Conservation ini bertujuan untuk memperkenalkan tempat penangkaran penyu kepada masyarakat agar bisa mengedukasi pentingnya penyu bagi dunia dan dampak populasi penyu terancam punah. Untuk mendapatkan hasil produk cinderamata, dilakukan survey lokasi serta wawancara kepada pengelola Shindu Dwarawati Turtle Conservation terlebih dahulu. Dalam wawancara ini, peneliti menggali informasi sebanyak-banyaknya mengenai Shindu Dwarawati Turtle Conservation dan karakteristik penyu untuk... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/c/cinderamata-penangkaran-penyu-tempurung-suasana-sp-thumb-f3fe2.webp" title="JURIS - Cinderamata Yang Mengangkat Penangkaran Penyu di Shindu Dwarawati Turtle Conservation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/c/cinderamata-penangkaran-penyu-tempurung-suasana-sp-thumb-f3fe2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/c/cinderamata-penangkaran-penyu-tempurung-suasana-sp-thumb-f3fe2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/c/cinderamata-penangkaran-penyu-tempurung-suasana-sp-thumb-f3fe2.webp 1x" title="JURIS - Cinderamata Yang Mengangkat Penangkaran Penyu di Shindu Dwarawati Turtle Conservation" alt="JURIS - Cinderamata Yang Mengangkat Penangkaran Penyu di Shindu Dwarawati Turtle Conservation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/c/cinderamata-penangkaran-penyu-tempurung-suasana-sp-thumb-2bb88.webp" title="JURIS - Cinderamata Yang Mengangkat Penangkaran Penyu di Shindu Dwarawati Turtle Conservation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/c/cinderamata-penangkaran-penyu-tempurung-suasana-sp-thumb-2bb88.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/c/cinderamata-penangkaran-penyu-tempurung-suasana-sp-thumb-2bb88.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/c/cinderamata-penangkaran-penyu-tempurung-suasana-sp-thumb-2bb88.webp 1x" title="JURIS - Cinderamata Yang Mengangkat Penangkaran Penyu di Shindu Dwarawati Turtle Conservation" alt="JURIS - Cinderamata Yang Mengangkat Penangkaran Penyu di Shindu Dwarawati Turtle Conservation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/c/cinderamata-penangkaran-penyu-tempurung-suasana-sp-thumb-876c9.webp" title="JURIS - Cinderamata Yang Mengangkat Penangkaran Penyu di Shindu Dwarawati Turtle Conservation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/c/cinderamata-penangkaran-penyu-tempurung-suasana-sp-thumb-876c9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/c/cinderamata-penangkaran-penyu-tempurung-suasana-sp-thumb-876c9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/c/cinderamata-penangkaran-penyu-tempurung-suasana-sp-thumb-876c9.webp 1x" title="JURIS - Cinderamata Yang Mengangkat Penangkaran Penyu di Shindu Dwarawati Turtle Conservation" alt="JURIS - Cinderamata Yang Mengangkat Penangkaran Penyu di Shindu Dwarawati Turtle Conservation" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36954-cinderamata-penangkaran-penyu-tempurung-suas" title="JURIS - Cinderamata Yang Mengangkat Penangkaran Penyu di Shindu Dwarawati Turtle Conservation" target="_blank">Cinderamata Yang Mengangkat Penangkaran Penyu di Shindu Dwarawati Turtle Conservation</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang sejauh mana cinderamata berbasis konservasi, seperti wadah kacamata bergaya tempurung penyu, mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pelestarian penyu melalui survei respons pengunjung sebelum dan sesudah membeli produk tersebut. Kedua, bisa dikembangkan studi komparatif mengenai efektivitas berbagai bentuk cinderamata edukatif dari berbagai tempat konservasi di Bali untuk mengetahui desain mana yang paling berhasil menyampaikan pesan lingkungan kepada wisatawan. Ketiga, perlu dieksplorasi penggunaan bahan ramah lingkungan yang terbuat dari daur ulang sampah laut dalam produksi cinderamata, untuk tidak hanya merepresentasikan penyu tetapi juga secara nyata berkontribusi pada pembersihan ekosistem laut yang menjadi habitatnya, serta menilai keterimaan pasar terhadap produk berkelanjutan semacam ini..
<br>Cinderamata pariwisata merupakan objek yang menghubungkan ingatan, hayalan, dan imajinasi seseorang terhadap tempat yang pernah dikunjungi, serta harus memiliki ciri khas, nilai seni, dan daya tarik yang kuat.Survei lapangan di Shindu Dwarawati Turtle Conservation berhasil mengungkapkan informasi penting tentang tiga jenis penyu yang dilestarikan dan proses konservasi dari telur hingga pelepasan ke laut.Informasi tersebut menjadi dasar pengembangan cinderamata berupa wadah kacamata yang terinspirasi oleh tempurung penyu sebagai representasi simbolik dari upaya konservasi
<br>Membuat produk cinderamata untuk Shindu Dwarawati Turtle Conservation ini bertujuan untuk memperkenalkan tempat penangkaran penyu kepada masyarakat agar bisa mengedukasi pentingnya penyu bagi dunia dan dampak populasi penyu terancam punah. Untuk mendapatkan hasil produk cinderamata, dilakukan survey lokasi serta wawancara kepada pengelola Shindu Dwarawati Turtle Conservation terlebih dahulu. Dalam wawancara ini, peneliti menggali informasi sebanyak-banyaknya mengenai Shindu Dwarawati Turtle Conservation dan karakteristik penyu untuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/c/cinderamata-penangkaran-penyu-tempurung-suasana-sp-thumb-f3fe2.webp" type="image/webp" length="100022" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/c/cinderamata-penangkaran-penyu-tempurung-suasana-sp-thumb-f3fe2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/c/cinderamata-penangkaran-penyu-tempurung-suasana-sp-thumb-2bb88.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/c/cinderamata-penangkaran-penyu-tempurung-suasana-sp-thumb-876c9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-488-isi-dps.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11359-anggit-jurnal-desain-produk.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kajian Tutupan Lahan di Taman Hutan Raya Gunung Tumpa Menggunakan Sistem Informasi Geografis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kajian Tutupan Lahan di Taman Hutan Raya Gunung Tumpa Menggunakan Sistem Informasi Geografis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kajian Tutupan Lahan di Taman Hutan Raya Gunung Tumpa Menggunakan Sistem Informasi Geografis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36937-sumber-daya-lahan-pengelolaan-tutupan</link>
	<guid isPermaLink="false">3bf280026a602eec85dd426863c5e3f7</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 05:56:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ authors fees ]]></category>
	<category><![CDATA[ gema cermat ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[authors,cermat,fees,focus,gema,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, perlu dilakukan analisis lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan tutupan lahan di kawasan TAHURA Gunung Tumpa, seperti aktivitas manusia, kebijakan konservasi, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kajian Tutupan Lahan di Taman Hutan Raya Gunung Tumpa Menggunakan Sistem Informasi Geografis: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, perlu dilakukan analisis lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan tutupan lahan di kawasan TAHURA Gunung Tumpa, seperti aktivitas manusia, kebijakan konservasi, dan kondisi lingkungan. Kedua, studi komparatif antara kawasan konservasi serupa di daerah lain dapat memberikan perspektif yang lebih luas tentang strategi pengelolaan lahan yang efektif. Ketiga, penelitian tentang dampak perubahan tutupan lahan terhadap kualitas air dan ekosistem di kawasan TAHURA dapat memberikan kontribusi penting dalam upaya konservasi dan pengelolaan sumber daya alam.. Perubahan tutupan lahan di kawasan Taman Hutan Raya Gunung Tumpa pada periode 2016Ae2025 menunjukkan kecenderungan perubahan positif berupa peningkatan hutan sekunder serta penurunan semak belukar dan lahan terbuka, yang mengindikasikan terjadinya pemulihan vegetasi Taman Hutan Raya (TAHURA) Gunung Tumpa memiliki peran vital sebagai kawasan konservasi dan satu-satunya area tangkapan air yang tersisa di Kota Manado. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan tutupan lahan di kawasan TAHURA Gunung Tumpa dalam kurun waktu 2016 hingga 2025 menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode penelitian yang digunakan adalah survei yang menggabungkan analisis spasial data sekunder citra satelit Sentinel-2 dan validasi lapangan menggunakan GPS. Hasil penelitian menunjukkan adanya dinamika perubahan pada tujuh kelas tutupan lahan. Selama periode 2016Ae2025, terjadi peningkatan signifikan pada luas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/1/sumber-daya-lahan-pengelolaan-tutupan-sig-analisis-thumb-10e79.webp" title="JURIS - Kajian Tutupan Lahan di Taman Hutan Raya Gunung Tumpa Menggunakan Sistem Informasi Geografis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/sumber-daya-lahan-pengelolaan-tutupan-sig-analisis-thumb-10e79.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/sumber-daya-lahan-pengelolaan-tutupan-sig-analisis-thumb-10e79.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/sumber-daya-lahan-pengelolaan-tutupan-sig-analisis-thumb-10e79.webp 1x" title="JURIS - Kajian Tutupan Lahan di Taman Hutan Raya Gunung Tumpa Menggunakan Sistem Informasi Geografis" alt="JURIS - Kajian Tutupan Lahan di Taman Hutan Raya Gunung Tumpa Menggunakan Sistem Informasi Geografis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/sumber-daya-lahan-pengelolaan-tutupan-sig-analisis-thumb-943c6.webp" title="JURIS - Kajian Tutupan Lahan di Taman Hutan Raya Gunung Tumpa Menggunakan Sistem Informasi Geografis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/sumber-daya-lahan-pengelolaan-tutupan-sig-analisis-thumb-943c6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/sumber-daya-lahan-pengelolaan-tutupan-sig-analisis-thumb-943c6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/sumber-daya-lahan-pengelolaan-tutupan-sig-analisis-thumb-943c6.webp 1x" title="JURIS - Kajian Tutupan Lahan di Taman Hutan Raya Gunung Tumpa Menggunakan Sistem Informasi Geografis" alt="JURIS - Kajian Tutupan Lahan di Taman Hutan Raya Gunung Tumpa Menggunakan Sistem Informasi Geografis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/sumber-daya-lahan-pengelolaan-tutupan-sig-analisis-thumb-811f7.webp" title="JURIS - Kajian Tutupan Lahan di Taman Hutan Raya Gunung Tumpa Menggunakan Sistem Informasi Geografis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/sumber-daya-lahan-pengelolaan-tutupan-sig-analisis-thumb-811f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/sumber-daya-lahan-pengelolaan-tutupan-sig-analisis-thumb-811f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/sumber-daya-lahan-pengelolaan-tutupan-sig-analisis-thumb-811f7.webp 1x" title="JURIS - Kajian Tutupan Lahan di Taman Hutan Raya Gunung Tumpa Menggunakan Sistem Informasi Geografis" alt="JURIS - Kajian Tutupan Lahan di Taman Hutan Raya Gunung Tumpa Menggunakan Sistem Informasi Geografis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36937-sumber-daya-lahan-pengelolaan-tutupan" title="JURIS - Kajian Tutupan Lahan di Taman Hutan Raya Gunung Tumpa Menggunakan Sistem Informasi Geografis" target="_blank">Kajian Tutupan Lahan di Taman Hutan Raya Gunung Tumpa Menggunakan Sistem Informasi Geografis</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, perlu dilakukan analisis lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan tutupan lahan di kawasan TAHURA Gunung Tumpa, seperti aktivitas manusia, kebijakan konservasi, dan kondisi lingkungan. Kedua, studi komparatif antara kawasan konservasi serupa di daerah lain dapat memberikan perspektif yang lebih luas tentang strategi pengelolaan lahan yang efektif. Ketiga, penelitian tentang dampak perubahan tutupan lahan terhadap kualitas air dan ekosistem di kawasan TAHURA dapat memberikan kontribusi penting dalam upaya konservasi dan pengelolaan sumber daya alam..
<br>Perubahan tutupan lahan di kawasan Taman Hutan Raya Gunung Tumpa pada periode 2016Ae2025 menunjukkan kecenderungan perubahan positif berupa peningkatan hutan sekunder serta penurunan semak belukar dan lahan terbuka, yang mengindikasikan terjadinya pemulihan vegetasi
<br>Taman Hutan Raya (TAHURA) Gunung Tumpa memiliki peran vital sebagai kawasan konservasi dan satu-satunya area tangkapan air yang tersisa di Kota Manado. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan tutupan lahan di kawasan TAHURA Gunung Tumpa dalam kurun waktu 2016 hingga 2025 menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode penelitian yang digunakan adalah survei yang menggabungkan analisis spasial data sekunder citra satelit Sentinel-2 dan validasi lapangan menggunakan GPS. Hasil penelitian menunjukkan adanya dinamika perubahan pada tujuh kelas tutupan lahan. Selama periode 2016Ae2025, terjadi peningkatan signifikan pada luas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/1/sumber-daya-lahan-pengelolaan-tutupan-sig-analisis-thumb-10e79.webp" type="image/webp" length="63432" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/sumber-daya-lahan-pengelolaan-tutupan-sig-analisis-thumb-10e79.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/sumber-daya-lahan-pengelolaan-tutupan-sig-analisis-thumb-943c6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/sumber-daya-lahan-pengelolaan-tutupan-sig-analisis-thumb-811f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2713-ybli.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11345-jurnal-lentera-penelitian-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pelatihan Teknik Vertikultur Sebagai Solusi Pertanianpada Lahan Terbatas di Kelurahan Mahakeret Timur Kota Manado ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pelatihan Teknik Vertikultur Sebagai Solusi Pertanianpada Lahan Terbatas di Kelurahan Mahakeret Timur Kota Manado ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pelatihan Teknik Vertikultur Sebagai Solusi Pertanianpada Lahan Terbatas di Kelurahan Mahakeret Timur Kota Manado ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36936-fungsi-lahan-tambak-teknik-v-volding</link>
	<guid isPermaLink="false">a6d24360ec15c88bbec00cdcde580528</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 05:49:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ authors fees ]]></category>
	<category><![CDATA[ gema cermat ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[authors,cermat,fees,focus,gema,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana mengoptimalkan sistem vertikultur dengan menggunakan teknologi hidroponik atau aeroponik untuk meningkatkan produktivitas tanaman. Kedua, melakukan studi komparatif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pelatihan Teknik Vertikultur Sebagai Solusi Pertanianpada Lahan Terbatas di Kelurahan Mahakeret Timur Kota Manado: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana mengoptimalkan sistem vertikultur dengan menggunakan teknologi hidroponik atau aeroponik untuk meningkatkan produktivitas tanaman. Kedua, melakukan studi komparatif antara sistem vertikultur dengan sistem budidaya tradisional untuk menganalisis manfaat dan tantangan masing-masing metode. Ketiga, meneliti dampak sosial dan ekonomi dari penerapan vertikultur di perkotaan, termasuk analisis terhadap perubahan pola konsumsi sayuran dan potensi pendapatan tambahan bagi keluarga. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam pengembangan pertanian perkotaan yang berkelanjutan dan berdaya guna.. Pelatihan teknik vertikultur dengan memanfaatkan limbah botol plastik bekas terbukti menjadi solusi yang efektif, praktis, dan ekonomis untuk mengatasi masalah keterbatasan lahan pertanian di kawasan perkotaan seperti Kelurahan Mahakeret Timur.Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam budidaya sayuran secara mandiri.Pemanfaatan pekarangan melalui vertikultur tidak hanya berkontribusi pada penguatan ketahanan pangan dan perbaikan gizi keluarga, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan melalui daur ulang sampah plastik dan peningkatan nilai estetika.Diperlukan adanya pendampingan berkelanjutan agar program ini dapat terus berkembang dan diadopsi oleh lebih banyak warga, sehingga menciptakan lingkungan yang lebih hijau, produktif, dan mandiri secara pangan Peningkatan jumlah penduduk di kawasan perkotaan menyebabkan alih fungsi lahan pertanian menjadi pemukiman, yang berdampak pada keterbatasan lahan untuk budidaya tanaman. Kondisi ini menjadi tantangan dalam pemenuhan kebutuhan pangan keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan praktik pemanfaatan lahan pekarangan yang sempit melalui teknik vertikultur, dengan fokus pada pemanfaatan limbah botol plastik air minum kemasan 1500 ml sebagai wadah tanam. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, diskusi, dan demonstrasi langsung yang menyasar kelompok masyarakat di Kelurahan Mahakeret Timur. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan sistem vertikultur, persiapan media tanam, teknik penyemaian, penanaman, hingga pemeliharaan tanaman sayuran dan tanaman obat keluarga (TOGA). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/b/fungsi-lahan-tambak-teknik-v-volding-pertanian-ver-thumb-26c14.webp" title="JURIS - Pelatihan Teknik Vertikultur Sebagai Solusi Pertanianpada Lahan Terbatas di Kelurahan Mahakeret Timur Kota Manado" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/b/fungsi-lahan-tambak-teknik-v-volding-pertanian-ver-thumb-26c14.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/b/fungsi-lahan-tambak-teknik-v-volding-pertanian-ver-thumb-26c14.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/b/fungsi-lahan-tambak-teknik-v-volding-pertanian-ver-thumb-26c14.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Teknik Vertikultur Sebagai Solusi Pertanianpada Lahan Terbatas di Kelurahan Mahakeret Timur Kota Manado" alt="JURIS - Pelatihan Teknik Vertikultur Sebagai Solusi Pertanianpada Lahan Terbatas di Kelurahan Mahakeret Timur Kota Manado" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/b/fungsi-lahan-tambak-teknik-v-volding-pertanian-ver-thumb-b2145.webp" title="JURIS - Pelatihan Teknik Vertikultur Sebagai Solusi Pertanianpada Lahan Terbatas di Kelurahan Mahakeret Timur Kota Manado" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/b/fungsi-lahan-tambak-teknik-v-volding-pertanian-ver-thumb-b2145.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/b/fungsi-lahan-tambak-teknik-v-volding-pertanian-ver-thumb-b2145.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/b/fungsi-lahan-tambak-teknik-v-volding-pertanian-ver-thumb-b2145.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Teknik Vertikultur Sebagai Solusi Pertanianpada Lahan Terbatas di Kelurahan Mahakeret Timur Kota Manado" alt="JURIS - Pelatihan Teknik Vertikultur Sebagai Solusi Pertanianpada Lahan Terbatas di Kelurahan Mahakeret Timur Kota Manado" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36936-fungsi-lahan-tambak-teknik-v-volding" title="JURIS - Pelatihan Teknik Vertikultur Sebagai Solusi Pertanianpada Lahan Terbatas di Kelurahan Mahakeret Timur Kota Manado" target="_blank">Pelatihan Teknik Vertikultur Sebagai Solusi Pertanianpada Lahan Terbatas di Kelurahan Mahakeret Timur Kota Manado</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana mengoptimalkan sistem vertikultur dengan menggunakan teknologi hidroponik atau aeroponik untuk meningkatkan produktivitas tanaman. Kedua, melakukan studi komparatif antara sistem vertikultur dengan sistem budidaya tradisional untuk menganalisis manfaat dan tantangan masing-masing metode. Ketiga, meneliti dampak sosial dan ekonomi dari penerapan vertikultur di perkotaan, termasuk analisis terhadap perubahan pola konsumsi sayuran dan potensi pendapatan tambahan bagi keluarga. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam pengembangan pertanian perkotaan yang berkelanjutan dan berdaya guna..
<br>Pelatihan teknik vertikultur dengan memanfaatkan limbah botol plastik bekas terbukti menjadi solusi yang efektif, praktis, dan ekonomis untuk mengatasi masalah keterbatasan lahan pertanian di kawasan perkotaan seperti Kelurahan Mahakeret Timur.Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam budidaya sayuran secara mandiri.Pemanfaatan pekarangan melalui vertikultur tidak hanya berkontribusi pada penguatan ketahanan pangan dan perbaikan gizi keluarga, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan melalui daur ulang sampah plastik dan peningkatan nilai estetika.Diperlukan adanya pendampingan berkelanjutan agar program ini dapat terus berkembang dan diadopsi oleh lebih banyak warga, sehingga menciptakan lingkungan yang lebih hijau, produktif, dan mandiri secara pangan
<br>Peningkatan jumlah penduduk di kawasan perkotaan menyebabkan alih fungsi lahan pertanian menjadi pemukiman, yang berdampak pada keterbatasan lahan untuk budidaya tanaman. Kondisi ini menjadi tantangan dalam pemenuhan kebutuhan pangan keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan praktik pemanfaatan lahan pekarangan yang sempit melalui teknik vertikultur, dengan fokus pada pemanfaatan limbah botol plastik air minum kemasan 1500 ml sebagai wadah tanam. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, diskusi, dan demonstrasi langsung yang menyasar kelompok masyarakat di Kelurahan Mahakeret Timur. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan sistem vertikultur, persiapan media tanam, teknik penyemaian, penanaman, hingga pemeliharaan tanaman sayuran dan tanaman obat keluarga (TOGA). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/b/fungsi-lahan-tambak-teknik-v-volding-pertanian-ver-thumb-26c14.webp" type="image/webp" length="87460" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/b/fungsi-lahan-tambak-teknik-v-volding-pertanian-ver-thumb-26c14.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/b/fungsi-lahan-tambak-teknik-v-volding-pertanian-ver-thumb-b2145.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2713-ybli.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11345-jurnal-lentera-penelitian-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Adaptasi Biomimikri Elephantidae untuk Perancangan Produk Alas Kaki Bagi Penderita Plantar Fasciitis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Adaptasi Biomimikri Elephantidae untuk Perancangan Produk Alas Kaki Bagi Penderita Plantar Fasciitis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Adaptasi Biomimikri Elephantidae untuk Perancangan Produk Alas Kaki Bagi Penderita Plantar Fasciitis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36949-kaki-flat-foot-ikm-alas-obesitas-morbid-plant</link>
	<guid isPermaLink="false">84729cc56ea7fec50a0467534fb34727</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 05:48:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nusa indah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[indah,nusa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai material yang paling efektif untuk meniru bantalan kaki gajah, dengan mempertimbangkan faktor kenyamanan, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Adaptasi Biomimikri Elephantidae untuk Perancangan Produk Alas Kaki Bagi Penderita Plantar Fasciitis: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai material yang paling efektif untuk meniru bantalan kaki gajah, dengan mempertimbangkan faktor kenyamanan, daya tahan, dan kemampuan meredam tekanan. Kedua, studi komparatif perlu dilakukan untuk membandingkan efektivitas desain alas kaki biomimikri gajah dengan desain alas kaki konvensional pada penderita plantar fasciitis dengan tingkat obesitas yang berbeda. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengembangkan teknologi sensor yang terintegrasi pada alas kaki biomimikri, yang mampu memantau distribusi tekanan pada telapak kaki secara real-time dan memberikan umpan balik kepada pengguna untuk memperbaiki postur dan gaya berjalan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan inovasi produk alas kaki yang lebih optimal dalam mengatasi masalah plantar fasciitis pada penderita obesitas morbid, serta meningkatkan kualitas hidup mereka secara keseluruhan.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa obesitas morbid dapat menyebabkan plantar fasciitis akibat peradangan pada plantar fascia dan beban tubuh berlebih.Adaptasi biomimikri gajah, khususnya bantalan kaki gajah, dapat mengurangi nyeri plantar fasciitis dengan mendistribusikan beban dan memberikan penopang pada telapak kaki.Pengembangan produk alas kaki yang mengadaptasi struktur kaki gajah diharapkan dapat membantu penderita obesitas morbid dalam beraktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman dan aman Obesitas morbid merupakan obesitas tingkat teratas dalam BMI. Obesitas dapat menimbulkan penyakit flat foot yang berujung pada plantar fasciitis. Plantar fasciitis terjadi karena peradangan jaringan telapak kaki yang menghubungkan tumit dengan tungkai depan. Dapat terjadi karena microtrauma yang disebabkan oleh beban tubuh berlebih, sehingga fascia tertekan secara berulang. Pengambilan biomimikri hewan gajah digunakan untuk mengurangi masalah plantar fasciitis. Pada kaki hewan gajah terdapat bantalan tebal dan lebar, yang membantu gajah berjalan dan mendistribusikan beban gajah itu sendiri. Penambahan bantalan juga berlaku pada bagian insole alas kaki karena langsung bertemu dengan telapak kaki. Penambahan dilakukan dengan memberikan penopang arkus agar bekerja dengan ideal yaitu membantu mendistribusikan beban dan menjaga stabilitas dari manusia. Produk alas kaki digunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/b/kaki-flat-foot-ikm-alas-obesitas-morbid-plantar-fa-thumb-640c4.webp" title="JURIS - Adaptasi Biomimikri Elephantidae untuk Perancangan Produk Alas Kaki Bagi Penderita Plantar Fasciitis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/kaki-flat-foot-ikm-alas-obesitas-morbid-plantar-fa-thumb-640c4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/kaki-flat-foot-ikm-alas-obesitas-morbid-plantar-fa-thumb-640c4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/kaki-flat-foot-ikm-alas-obesitas-morbid-plantar-fa-thumb-640c4.webp 1x" title="JURIS - Adaptasi Biomimikri Elephantidae untuk Perancangan Produk Alas Kaki Bagi Penderita Plantar Fasciitis" alt="JURIS - Adaptasi Biomimikri Elephantidae untuk Perancangan Produk Alas Kaki Bagi Penderita Plantar Fasciitis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/b/kaki-flat-foot-ikm-alas-obesitas-morbid-plantar-fa-thumb-405a5.webp" title="JURIS - Adaptasi Biomimikri Elephantidae untuk Perancangan Produk Alas Kaki Bagi Penderita Plantar Fasciitis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/kaki-flat-foot-ikm-alas-obesitas-morbid-plantar-fa-thumb-405a5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/kaki-flat-foot-ikm-alas-obesitas-morbid-plantar-fa-thumb-405a5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/kaki-flat-foot-ikm-alas-obesitas-morbid-plantar-fa-thumb-405a5.webp 1x" title="JURIS - Adaptasi Biomimikri Elephantidae untuk Perancangan Produk Alas Kaki Bagi Penderita Plantar Fasciitis" alt="JURIS - Adaptasi Biomimikri Elephantidae untuk Perancangan Produk Alas Kaki Bagi Penderita Plantar Fasciitis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/b/kaki-flat-foot-ikm-alas-obesitas-morbid-plantar-fa-thumb-40914.webp" title="JURIS - Adaptasi Biomimikri Elephantidae untuk Perancangan Produk Alas Kaki Bagi Penderita Plantar Fasciitis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/kaki-flat-foot-ikm-alas-obesitas-morbid-plantar-fa-thumb-40914.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/kaki-flat-foot-ikm-alas-obesitas-morbid-plantar-fa-thumb-40914.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/kaki-flat-foot-ikm-alas-obesitas-morbid-plantar-fa-thumb-40914.webp 1x" title="JURIS - Adaptasi Biomimikri Elephantidae untuk Perancangan Produk Alas Kaki Bagi Penderita Plantar Fasciitis" alt="JURIS - Adaptasi Biomimikri Elephantidae untuk Perancangan Produk Alas Kaki Bagi Penderita Plantar Fasciitis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36949-kaki-flat-foot-ikm-alas-obesitas-morbid-plant" title="JURIS - Adaptasi Biomimikri Elephantidae untuk Perancangan Produk Alas Kaki Bagi Penderita Plantar Fasciitis" target="_blank">Adaptasi Biomimikri Elephantidae untuk Perancangan Produk Alas Kaki Bagi Penderita Plantar Fasciitis</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai material yang paling efektif untuk meniru bantalan kaki gajah, dengan mempertimbangkan faktor kenyamanan, daya tahan, dan kemampuan meredam tekanan. Kedua, studi komparatif perlu dilakukan untuk membandingkan efektivitas desain alas kaki biomimikri gajah dengan desain alas kaki konvensional pada penderita plantar fasciitis dengan tingkat obesitas yang berbeda. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengembangkan teknologi sensor yang terintegrasi pada alas kaki biomimikri, yang mampu memantau distribusi tekanan pada telapak kaki secara real-time dan memberikan umpan balik kepada pengguna untuk memperbaiki postur dan gaya berjalan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan inovasi produk alas kaki yang lebih optimal dalam mengatasi masalah plantar fasciitis pada penderita obesitas morbid, serta meningkatkan kualitas hidup mereka secara keseluruhan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa obesitas morbid dapat menyebabkan plantar fasciitis akibat peradangan pada plantar fascia dan beban tubuh berlebih.Adaptasi biomimikri gajah, khususnya bantalan kaki gajah, dapat mengurangi nyeri plantar fasciitis dengan mendistribusikan beban dan memberikan penopang pada telapak kaki.Pengembangan produk alas kaki yang mengadaptasi struktur kaki gajah diharapkan dapat membantu penderita obesitas morbid dalam beraktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman dan aman
<br>Obesitas morbid merupakan obesitas tingkat teratas dalam BMI. Obesitas dapat menimbulkan penyakit flat foot yang berujung pada plantar fasciitis. Plantar fasciitis terjadi karena peradangan jaringan telapak kaki yang menghubungkan tumit dengan tungkai depan. Dapat terjadi karena microtrauma yang disebabkan oleh beban tubuh berlebih, sehingga fascia tertekan secara berulang. Pengambilan biomimikri hewan gajah digunakan untuk mengurangi masalah plantar fasciitis. Pada kaki hewan gajah terdapat bantalan tebal dan lebar, yang membantu gajah berjalan dan mendistribusikan beban gajah itu sendiri. Penambahan bantalan juga berlaku pada bagian insole alas kaki karena langsung bertemu dengan telapak kaki. Penambahan dilakukan dengan memberikan penopang arkus agar bekerja dengan ideal yaitu membantu mendistribusikan beban dan menjaga stabilitas dari manusia. Produk alas kaki digunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/b/kaki-flat-foot-ikm-alas-obesitas-morbid-plantar-fa-thumb-640c4.webp" type="image/webp" length="67708" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/kaki-flat-foot-ikm-alas-obesitas-morbid-plantar-fa-thumb-640c4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/kaki-flat-foot-ikm-alas-obesitas-morbid-plantar-fa-thumb-405a5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/kaki-flat-foot-ikm-alas-obesitas-morbid-plantar-fa-thumb-40914.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-488-isi-dps.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11359-anggit-jurnal-desain-produk.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penyuluhan dan Praktik Pengelolaan Obat di Rumah Tangga yang Aman dan Tepat dalam Rangka Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat Gema Cermat di Desa Noongan Tiga Kabupaten Minahasa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penyuluhan dan Praktik Pengelolaan Obat di Rumah Tangga yang Aman dan Tepat dalam Rangka Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat Gema Cermat di Desa Noongan Tiga Kabupaten Minahasa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penyuluhan dan Praktik Pengelolaan Obat di Rumah Tangga yang Aman dan Tepat dalam Rangka Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat Gema Cermat di Desa Noongan Tiga Kabupaten Minahasa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36934-gema-cermat-pengetahuan-masyarakat-norm</link>
	<guid isPermaLink="false">095b8c61974bfc1102c7b3eff14ba965</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 05:46:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ authors fees ]]></category>
	<category><![CDATA[ gema cermat ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[authors,cermat,fees,focus,gema,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa arah studi lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperkuat program pengelolaan obat di tingkat masyarakat. Pertama, perlu dilakukan penelitian kualitatif untuk memahami lebih dalam faktor-faktor perilaku ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penyuluhan dan Praktik Pengelolaan Obat di Rumah Tangga yang Aman dan Tepat dalam Rangka Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema Cermat) di Desa Noongan Tiga, Kabupaten Minahasa: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa arah studi lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperkuat program pengelolaan obat di tingkat masyarakat. Pertama, perlu dilakukan penelitian kualitatif untuk memahami lebih dalam faktor-faktor perilaku yang mempengaruhi kepatuhan masyarakat dalam menerapkan DAGUSIBU, termasuk peran tokoh masyarakat dan norma sosial. Kedua, pengembangan modul edukasi yang lebih interaktif dan disesuaikan dengan karakteristik budaya setempat dapat meningkatkan efektivitas penyuluhan. Ketiga, evaluasi jangka panjang terhadap dampak program GEMA CERMAT terhadap penurunan kejadian resistensi antimikroba dan peningkatan kualitas hidup masyarakat perlu dilakukan untuk memastikan keberlanjutan program.. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) berupa penyuluhan dan praktik pengelolaan obat di rumah tangga berhasil dilaksanakan pada Warga Jaga I dan Jaga II Desa Noongan Tiga.Masyarakat mitra telah memahami tentang GEMA CERMAT, Program DAGUSIBU Obat, dan Cara mengkonsumsi obat dengan baik dan benar.Hal ini dibuktikan dengan tercapainya semua target capaian luaran, di mana tingkat pemahaman dan keterampilan masyarakat tentang pengelolaan obat meningkat secara signifikan (mencapai skor 40) setelah intervensi penyuluhan.Disarankan agar pengetahuan masyarakat tentang penggunaan obat dengan baik dan benar dapat lebih ditingkatkan dan dipertahankan secara berkelanjutan, sehingga kerasionalan penggunaan obat di lingkungan terkecil (keluarga) dapat tercapai secara maksimal Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GEMA CERMAT) merupakan upaya nasional yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan RI untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang penggunaan obat yang benar dan rasional. Pengelolaan obat yang tidak tepat di tingkat rumah tangga sering terjadi dan berpotensi menimbulkan dampak negatif serius, seperti kegagalan terapi hingga Resistensi Antimikroba (AMR). Kegiatan PKM ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan pengetahuan tersebut melalui penyuluhan dan praktik langsung berlandaskan konsep inti GEMA CERMAT, yaitu DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang obat dengan Benar). Metode yang digunakan adalah pemberdayaan masyarakat partisipatif dengan model Particatory Rural Appraisal (PRA), yang melibatkan warga Jaga I dan Jaga II Desa Noongan Tiga, Kecamatan Langowan Barat, Kabupaten Minahasa, sebagai mitra.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/e/gema-cermat-pengetahuan-masyarakat-norma-sosial-hi-thumb-15c6d.webp" title="JURIS - Penyuluhan dan Praktik Pengelolaan Obat di Rumah Tangga yang Aman dan Tepat dalam Rangka Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema Cermat) di Desa Noongan Tiga, Kabupaten Minahasa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/gema-cermat-pengetahuan-masyarakat-norma-sosial-hi-thumb-15c6d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/gema-cermat-pengetahuan-masyarakat-norma-sosial-hi-thumb-15c6d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/gema-cermat-pengetahuan-masyarakat-norma-sosial-hi-thumb-15c6d.webp 1x" title="JURIS - Penyuluhan dan Praktik Pengelolaan Obat di Rumah Tangga yang Aman dan Tepat dalam Rangka Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema Cermat) di Desa Noongan Tiga, Kabupaten Minahasa" alt="JURIS - Penyuluhan dan Praktik Pengelolaan Obat di Rumah Tangga yang Aman dan Tepat dalam Rangka Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema Cermat) di Desa Noongan Tiga, Kabupaten Minahasa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/e/gema-cermat-pengetahuan-masyarakat-norma-sosial-hi-thumb-a6bcf.webp" title="JURIS - Penyuluhan dan Praktik Pengelolaan Obat di Rumah Tangga yang Aman dan Tepat dalam Rangka Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema Cermat) di Desa Noongan Tiga, Kabupaten Minahasa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/gema-cermat-pengetahuan-masyarakat-norma-sosial-hi-thumb-a6bcf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/gema-cermat-pengetahuan-masyarakat-norma-sosial-hi-thumb-a6bcf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/gema-cermat-pengetahuan-masyarakat-norma-sosial-hi-thumb-a6bcf.webp 1x" title="JURIS - Penyuluhan dan Praktik Pengelolaan Obat di Rumah Tangga yang Aman dan Tepat dalam Rangka Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema Cermat) di Desa Noongan Tiga, Kabupaten Minahasa" alt="JURIS - Penyuluhan dan Praktik Pengelolaan Obat di Rumah Tangga yang Aman dan Tepat dalam Rangka Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema Cermat) di Desa Noongan Tiga, Kabupaten Minahasa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36934-gema-cermat-pengetahuan-masyarakat-norm" title="JURIS - Penyuluhan dan Praktik Pengelolaan Obat di Rumah Tangga yang Aman dan Tepat dalam Rangka Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema Cermat) di Desa Noongan Tiga, Kabupaten Minahasa" target="_blank">Penyuluhan dan Praktik Pengelolaan Obat di Rumah Tangga yang Aman dan Tepat dalam Rangka Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema Cermat) di Desa Noongan Tiga, Kabupaten Minahasa</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa arah studi lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperkuat program pengelolaan obat di tingkat masyarakat. Pertama, perlu dilakukan penelitian kualitatif untuk memahami lebih dalam faktor-faktor perilaku yang mempengaruhi kepatuhan masyarakat dalam menerapkan DAGUSIBU, termasuk peran tokoh masyarakat dan norma sosial. Kedua, pengembangan modul edukasi yang lebih interaktif dan disesuaikan dengan karakteristik budaya setempat dapat meningkatkan efektivitas penyuluhan. Ketiga, evaluasi jangka panjang terhadap dampak program GEMA CERMAT terhadap penurunan kejadian resistensi antimikroba dan peningkatan kualitas hidup masyarakat perlu dilakukan untuk memastikan keberlanjutan program..
<br>Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) berupa penyuluhan dan praktik pengelolaan obat di rumah tangga berhasil dilaksanakan pada Warga Jaga I dan Jaga II Desa Noongan Tiga.Masyarakat mitra telah memahami tentang GEMA CERMAT, Program DAGUSIBU Obat, dan Cara mengkonsumsi obat dengan baik dan benar.Hal ini dibuktikan dengan tercapainya semua target capaian luaran, di mana tingkat pemahaman dan keterampilan masyarakat tentang pengelolaan obat meningkat secara signifikan (mencapai skor 40) setelah intervensi penyuluhan.Disarankan agar pengetahuan masyarakat tentang penggunaan obat dengan baik dan benar dapat lebih ditingkatkan dan dipertahankan secara berkelanjutan, sehingga kerasionalan penggunaan obat di lingkungan terkecil (keluarga) dapat tercapai secara maksimal
<br>Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GEMA CERMAT) merupakan upaya nasional yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan RI untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang penggunaan obat yang benar dan rasional. Pengelolaan obat yang tidak tepat di tingkat rumah tangga sering terjadi dan berpotensi menimbulkan dampak negatif serius, seperti kegagalan terapi hingga Resistensi Antimikroba (AMR). Kegiatan PKM ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan pengetahuan tersebut melalui penyuluhan dan praktik langsung berlandaskan konsep inti GEMA CERMAT, yaitu DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang obat dengan Benar). Metode yang digunakan adalah pemberdayaan masyarakat partisipatif dengan model Particatory Rural Appraisal (PRA), yang melibatkan warga Jaga I dan Jaga II Desa Noongan Tiga, Kecamatan Langowan Barat, Kabupaten Minahasa, sebagai mitra....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/e/gema-cermat-pengetahuan-masyarakat-norma-sosial-hi-thumb-15c6d.webp" type="image/webp" length="96610" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/gema-cermat-pengetahuan-masyarakat-norma-sosial-hi-thumb-15c6d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/gema-cermat-pengetahuan-masyarakat-norma-sosial-hi-thumb-a6bcf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2713-ybli.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11345-jurnal-lentera-penelitian-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perancangan Alat Pemotong Manual Briket Arang Tempurung Kelapa Bagi UMKM Black Charcoal ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perancangan Alat Pemotong Manual Briket Arang Tempurung Kelapa Bagi UMKM Black Charcoal ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perancangan Alat Pemotong Manual Briket Arang Tempurung Kelapa Bagi UMKM Black Charcoal ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36942-proses-produksi-briket-arang-limbah-produks</link>
	<guid isPermaLink="false">015e7596628393b4d29b22f9d0d4b1e7</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 05:33:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nusa indah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[indah,nusa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan alat pemotong briket otomatis yang lebih efisien dan presisi, dengan mempertimbangkan aspek biaya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perancangan Alat Pemotong Manual Briket Arang Tempurung Kelapa Bagi UMKM Black Charcoal: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan alat pemotong briket otomatis yang lebih efisien dan presisi, dengan mempertimbangkan aspek biaya dan kemudahan penggunaan bagi UMKM. Kedua, studi komparatif perlu dilakukan untuk menguji efektivitas alat pemotong manual yang dirancang dengan alat pemotong konvensional yang digunakan oleh UMKM lain, guna mengidentifikasi keunggulan dan kekurangan masing-masing alat. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan bahan baku alternatif selain tepung kanji sebagai bahan perekat, dengan tujuan meningkatkan kualitas briket arang dan mengurangi biaya produksi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM produsen briket arang di Indonesia.. UMKM Black Charcoal, yang berdiri sejak 2022, merupakan produsen briket arang tempurung kelapa.Proses produksi briket arang melibatkan penggunaan tempurung kelapa dan tepung kanji sebagai bahan baku utama.Tantangan utama dalam produksi adalah kecepatan proses pemotongan.Penelitian ini menghasilkan rancangan alat pemotong manual yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi produksi, meskipun hasil uji coba menunjukkan masih terdapat ruang untuk perbaikan kualitas produk Penelitian ini bertujuan untuk merancang alat pemotong briket manual yang dapat meningkatkan hasil dan kualitas produksi briket tempurung kelapa pada UMKM Black Charcoal. Penelitian menggunakan metode *mix method* yang dianggap lebih komprehensif dibandingkan penelitian dengan satu pendekatan saja. Perancangan alat pemotong manual briket arang tempurung kelapa menggunakan pendekatan *design thinking*. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan alat produksi menyebabkan kualitas produk briket tempurung kelapa kurang baik, sehingga... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/c/proses-produksi-briket-arang-limbah-uji-coba-alat-thumb-7c710.webp" title="JURIS - Perancangan Alat Pemotong Manual Briket Arang Tempurung Kelapa Bagi UMKM Black Charcoal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/proses-produksi-briket-arang-limbah-uji-coba-alat-thumb-7c710.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/proses-produksi-briket-arang-limbah-uji-coba-alat-thumb-7c710.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/proses-produksi-briket-arang-limbah-uji-coba-alat-thumb-7c710.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Alat Pemotong Manual Briket Arang Tempurung Kelapa Bagi UMKM Black Charcoal" alt="JURIS - Perancangan Alat Pemotong Manual Briket Arang Tempurung Kelapa Bagi UMKM Black Charcoal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/proses-produksi-briket-arang-limbah-uji-coba-alat-thumb-93d98.webp" title="JURIS - Perancangan Alat Pemotong Manual Briket Arang Tempurung Kelapa Bagi UMKM Black Charcoal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/proses-produksi-briket-arang-limbah-uji-coba-alat-thumb-93d98.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/proses-produksi-briket-arang-limbah-uji-coba-alat-thumb-93d98.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/proses-produksi-briket-arang-limbah-uji-coba-alat-thumb-93d98.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Alat Pemotong Manual Briket Arang Tempurung Kelapa Bagi UMKM Black Charcoal" alt="JURIS - Perancangan Alat Pemotong Manual Briket Arang Tempurung Kelapa Bagi UMKM Black Charcoal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/proses-produksi-briket-arang-limbah-uji-coba-alat-thumb-6fdea.webp" title="JURIS - Perancangan Alat Pemotong Manual Briket Arang Tempurung Kelapa Bagi UMKM Black Charcoal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/proses-produksi-briket-arang-limbah-uji-coba-alat-thumb-6fdea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/proses-produksi-briket-arang-limbah-uji-coba-alat-thumb-6fdea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/proses-produksi-briket-arang-limbah-uji-coba-alat-thumb-6fdea.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Alat Pemotong Manual Briket Arang Tempurung Kelapa Bagi UMKM Black Charcoal" alt="JURIS - Perancangan Alat Pemotong Manual Briket Arang Tempurung Kelapa Bagi UMKM Black Charcoal" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36942-proses-produksi-briket-arang-limbah-produks" title="JURIS - Perancangan Alat Pemotong Manual Briket Arang Tempurung Kelapa Bagi UMKM Black Charcoal" target="_blank">Perancangan Alat Pemotong Manual Briket Arang Tempurung Kelapa Bagi UMKM Black Charcoal</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan alat pemotong briket otomatis yang lebih efisien dan presisi, dengan mempertimbangkan aspek biaya dan kemudahan penggunaan bagi UMKM. Kedua, studi komparatif perlu dilakukan untuk menguji efektivitas alat pemotong manual yang dirancang dengan alat pemotong konvensional yang digunakan oleh UMKM lain, guna mengidentifikasi keunggulan dan kekurangan masing-masing alat. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan bahan baku alternatif selain tepung kanji sebagai bahan perekat, dengan tujuan meningkatkan kualitas briket arang dan mengurangi biaya produksi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM produsen briket arang di Indonesia..
<br>UMKM Black Charcoal, yang berdiri sejak 2022, merupakan produsen briket arang tempurung kelapa.Proses produksi briket arang melibatkan penggunaan tempurung kelapa dan tepung kanji sebagai bahan baku utama.Tantangan utama dalam produksi adalah kecepatan proses pemotongan.Penelitian ini menghasilkan rancangan alat pemotong manual yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi produksi, meskipun hasil uji coba menunjukkan masih terdapat ruang untuk perbaikan kualitas produk
<br>Penelitian ini bertujuan untuk merancang alat pemotong briket manual yang dapat meningkatkan hasil dan kualitas produksi briket tempurung kelapa pada UMKM Black Charcoal. Penelitian menggunakan metode *mix method* yang dianggap lebih komprehensif dibandingkan penelitian dengan satu pendekatan saja. Perancangan alat pemotong manual briket arang tempurung kelapa menggunakan pendekatan *design thinking*. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan alat produksi menyebabkan kualitas produk briket tempurung kelapa kurang baik, sehingga...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/c/proses-produksi-briket-arang-limbah-uji-coba-alat-thumb-7c710.webp" type="image/webp" length="87692" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/proses-produksi-briket-arang-limbah-uji-coba-alat-thumb-7c710.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/proses-produksi-briket-arang-limbah-uji-coba-alat-thumb-93d98.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/proses-produksi-briket-arang-limbah-uji-coba-alat-thumb-6fdea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-488-isi-dps.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11359-anggit-jurnal-desain-produk.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Role of Indonesian Dance as a Therapy Mediumin Nursing Homes in Europe ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Role of Indonesian Dance as a Therapy Mediumin Nursing Homes in Europe ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Role of Indonesian Dance as a Therapy Mediumin Nursing Homes in Europe ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36938-perawatan-lansia-tari-tradisional-sunda-kualitas-h</link>
	<guid isPermaLink="false">6bdc310f3887f8eda76f63b4b8828d8b</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 05:30:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ gede yudarta ]]></category>
	<category><![CDATA[ wayan ardini ]]></category>
	<category><![CDATA[ biang kerok ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ardini,biang,gede,kerok,wayan,yudarta]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara efek terapi tari Indonesia dengan terapi gerakan lainnya yang umum digunakan di panti jompo Eropa. Studi ini dapat mengeksplorasi apakah tari Indonesia memiliki manfaat tambahan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Role of Indonesian Dance as a Therapy Mediumin Nursing Homes in Europe: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara efek terapi tari Indonesia dengan terapi gerakan lainnya yang umum digunakan di panti jompo Eropa. Studi ini dapat mengeksplorasi apakah tari Indonesia memiliki manfaat tambahan atau unik dibandingkan dengan terapi gerakan lainnya, seperti Yoga atau senam. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menilai efektivitas tari Indonesia dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis dan mengurangi gejala depresi pada lansia. Studi ini dapat menggunakan desain penelitian yang lebih kuat, seperti uji coba acak terkontrol, untuk memberikan bukti yang lebih kuat tentang manfaat tari Indonesia sebagai terapi. Akhirnya, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana tari Indonesia dapat diintegrasikan ke dalam program terapi gerakan yang ada di panti jompo Eropa, dan bagaimana hal itu dapat meningkatkan kualitas hidup lansia secara keseluruhan.. Tari Indonesia, dengan gerakan yang beragam, asli dari berbagai daerah di Indonesia, dapat membantu relaksasi dan meningkatkan kualitas hidup lansia.Karena beragamnya aktivitas yang dibutuhkan oleh lansia dalam kehidupan sehari-hari, apakah untuk latihan fisik, pelatihan mental, atau relaksasi, tari Indonesia sangat dihargai dan diyakini membantu penyembuhan non-medis.Dengan berbagai aktivitas latihan, seperti Yoga kursi, senam lansia, Tai Chi, Yoga, dan olahraga lainnya, tari Indonesia dapat lebih dijelajahi sebagai aktivitas rutin untuk lansia di panti jompo di Eropa.Ini termasuk tidak hanya pertunjukan tari reguler tetapi juga latihan fisik melalui tari tradisional, tari kreatif, dan tari baris ke lagu Indonesia.Varietas tari dan musik yang diterapkan untuk lansia dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi panti jompo dan kebutuhan setiap kelompok lansia.Dari tingkat mudah hingga sulit, gerakan tari Indonesia dapat berkontribusi pada proses yang bermanfaat bagi kesehatan lansia Setiap negara memiliki panti jompo dan fasilitas perawatan lansia dengan standar praktik yang berbeda, disesuaikan dengan berbagai faktor termasuk iklim, anatomi, dan budaya. Kebutuhan panti jompo yang beragam berarti bahwa kegiatan rutin diadakan di dalam panti untuk meningkatkan kualitas hidup para penghuni. Tantangannya adalah bagaimana memperkenalkan tari Indonesia untuk mendapatkan pengakuan dan persetujuan dari berbagai lembaga yang mengawasi panti jompo di Eropa, sebagai program mingguan reguler. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif, termasuk wawancara dengan terapis olahraga dan lansia, pengamatan kegiatan rutin yang diadakan di beberapa panti jompo dan fasilitas perawatan lansia, serta mengorganisir dan berpartisipasi dalam acara kecil bertema Indonesia, termasuk pertunjukan tari dan workshop, sebagai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/a/perawatan-lansia-tari-tradisional-sunda-kualitas-h-thumb-e32f5.webp" title="JURIS - The Role of Indonesian Dance as a Therapy Mediumin Nursing Homes in Europe" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/perawatan-lansia-tari-tradisional-sunda-kualitas-h-thumb-e32f5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/perawatan-lansia-tari-tradisional-sunda-kualitas-h-thumb-e32f5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/perawatan-lansia-tari-tradisional-sunda-kualitas-h-thumb-e32f5.webp 1x" title="JURIS - The Role of Indonesian Dance as a Therapy Mediumin Nursing Homes in Europe" alt="JURIS - The Role of Indonesian Dance as a Therapy Mediumin Nursing Homes in Europe" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/a/perawatan-lansia-tari-tradisional-sunda-kualitas-h-thumb-48167.webp" title="JURIS - The Role of Indonesian Dance as a Therapy Mediumin Nursing Homes in Europe" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/perawatan-lansia-tari-tradisional-sunda-kualitas-h-thumb-48167.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/perawatan-lansia-tari-tradisional-sunda-kualitas-h-thumb-48167.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/perawatan-lansia-tari-tradisional-sunda-kualitas-h-thumb-48167.webp 1x" title="JURIS - The Role of Indonesian Dance as a Therapy Mediumin Nursing Homes in Europe" alt="JURIS - The Role of Indonesian Dance as a Therapy Mediumin Nursing Homes in Europe" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/a/perawatan-lansia-tari-tradisional-sunda-kualitas-h-thumb-6f80c.webp" title="JURIS - The Role of Indonesian Dance as a Therapy Mediumin Nursing Homes in Europe" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/perawatan-lansia-tari-tradisional-sunda-kualitas-h-thumb-6f80c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/perawatan-lansia-tari-tradisional-sunda-kualitas-h-thumb-6f80c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/perawatan-lansia-tari-tradisional-sunda-kualitas-h-thumb-6f80c.webp 1x" title="JURIS - The Role of Indonesian Dance as a Therapy Mediumin Nursing Homes in Europe" alt="JURIS - The Role of Indonesian Dance as a Therapy Mediumin Nursing Homes in Europe" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36938-perawatan-lansia-tari-tradisional-sunda-kualitas-h" title="JURIS - The Role of Indonesian Dance as a Therapy Mediumin Nursing Homes in Europe" target="_blank">The Role of Indonesian Dance as a Therapy Mediumin Nursing Homes in Europe</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara efek terapi tari Indonesia dengan terapi gerakan lainnya yang umum digunakan di panti jompo Eropa. Studi ini dapat mengeksplorasi apakah tari Indonesia memiliki manfaat tambahan atau unik dibandingkan dengan terapi gerakan lainnya, seperti Yoga atau senam. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menilai efektivitas tari Indonesia dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis dan mengurangi gejala depresi pada lansia. Studi ini dapat menggunakan desain penelitian yang lebih kuat, seperti uji coba acak terkontrol, untuk memberikan bukti yang lebih kuat tentang manfaat tari Indonesia sebagai terapi. Akhirnya, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana tari Indonesia dapat diintegrasikan ke dalam program terapi gerakan yang ada di panti jompo Eropa, dan bagaimana hal itu dapat meningkatkan kualitas hidup lansia secara keseluruhan..
<br>Tari Indonesia, dengan gerakan yang beragam, asli dari berbagai daerah di Indonesia, dapat membantu relaksasi dan meningkatkan kualitas hidup lansia.Karena beragamnya aktivitas yang dibutuhkan oleh lansia dalam kehidupan sehari-hari, apakah untuk latihan fisik, pelatihan mental, atau relaksasi, tari Indonesia sangat dihargai dan diyakini membantu penyembuhan non-medis.Dengan berbagai aktivitas latihan, seperti Yoga kursi, senam lansia, Tai Chi, Yoga, dan olahraga lainnya, tari Indonesia dapat lebih dijelajahi sebagai aktivitas rutin untuk lansia di panti jompo di Eropa.Ini termasuk tidak hanya pertunjukan tari reguler tetapi juga latihan fisik melalui tari tradisional, tari kreatif, dan tari baris ke lagu Indonesia.Varietas tari dan musik yang diterapkan untuk lansia dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi panti jompo dan kebutuhan setiap kelompok lansia.Dari tingkat mudah hingga sulit, gerakan tari Indonesia dapat berkontribusi pada proses yang bermanfaat bagi kesehatan lansia
<br>Setiap negara memiliki panti jompo dan fasilitas perawatan lansia dengan standar praktik yang berbeda, disesuaikan dengan berbagai faktor termasuk iklim, anatomi, dan budaya. Kebutuhan panti jompo yang beragam berarti bahwa kegiatan rutin diadakan di dalam panti untuk meningkatkan kualitas hidup para penghuni. Tantangannya adalah bagaimana memperkenalkan tari Indonesia untuk mendapatkan pengakuan dan persetujuan dari berbagai lembaga yang mengawasi panti jompo di Eropa, sebagai program mingguan reguler. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif, termasuk wawancara dengan terapis olahraga dan lansia, pengamatan kegiatan rutin yang diadakan di beberapa panti jompo dan fasilitas perawatan lansia, serta mengorganisir dan berpartisipasi dalam acara kecil bertema Indonesia, termasuk pertunjukan tari dan workshop, sebagai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/a/perawatan-lansia-tari-tradisional-sunda-kualitas-h-thumb-6f80c.webp" type="image/webp" length="206580" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/perawatan-lansia-tari-tradisional-sunda-kualitas-h-thumb-e32f5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/perawatan-lansia-tari-tradisional-sunda-kualitas-h-thumb-48167.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/perawatan-lansia-tari-tradisional-sunda-kualitas-h-thumb-6f80c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-488-isi-dps.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11358-journal-aesthetics-creativity-art-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ A Historical Study of Gandrung Art in Tinggarsari Village Buleleng Bali ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A Historical Study of Gandrung Art in Tinggarsari Village Buleleng Bali ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A Historical Study of Gandrung Art in Tinggarsari Village Buleleng Bali ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36947-seni-sakral-gandrung-tari-suci-pura-musik-koreogra</link>
	<guid isPermaLink="false">bcd5d269f3c2885743de772e0e9f9f83</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 05:28:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ gede yudarta ]]></category>
	<category><![CDATA[ wayan ardini ]]></category>
	<category><![CDATA[ biang kerok ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ardini,biang,gede,kerok,wayan,yudarta]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara gandrung di Tinggarsari dengan gandrung di daerah lain seperti Banyuwangi dan Lombok. Studi ini dapat mengeksplorasi perbedaan dan kesamaan dalam aspek musik, koreografi, dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - A Historical Study of Gandrung Art in Tinggarsari Village, Buleleng, Bali: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara gandrung di Tinggarsari dengan gandrung di daerah lain seperti Banyuwangi dan Lombok. Studi ini dapat mengeksplorasi perbedaan dan kesamaan dalam aspek musik, koreografi, dan makna ritual. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh budaya Jawa dan Bali dalam perkembangan gandrung, serta bagaimana gandrung berfungsi sebagai media untuk mempertahankan identitas lokal dan nilai-nilai budaya. Penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang dinamika budaya dan sejarah seni di Bali.. Musik gandrung di Desa Tinggarsari adalah bentuk seni sakral yang dipercaya memberikan manfaat keagamaan yang signifikan dalam konteks ritual.Pertunjukan diadakan pada hari-hari tertentu di pura di Desa Tinggarsari, lengkap dengan properti ritual untuk mendukung bentuk seni ini.Penelitian tentang musik gandrung di Desa Tinggarsari bertujuan untuk mengidentifikasi aspek-aspek sejarah musik menggunakan pendekatan yang dibahas sebelumnya Seni gandrung di Desa Tinggarsari di Buleleng, Bali, adalah tarian suci atau tari wali unen-unen di Pura Penataran sebagai penolak bala dan melambangkan kesuburan sebagai sumber kehidupan bagi masyarakat yang hanya dipentaskan pada upacara keagamaan di Desa Tinggarsari. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/e/seni-sakral-gandrung-tari-suci-pura-musik-koreogra-thumb-3985f.webp" title="JURIS - A Historical Study of Gandrung Art in Tinggarsari Village, Buleleng, Bali" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/seni-sakral-gandrung-tari-suci-pura-musik-koreogra-thumb-3985f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/seni-sakral-gandrung-tari-suci-pura-musik-koreogra-thumb-3985f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/seni-sakral-gandrung-tari-suci-pura-musik-koreogra-thumb-3985f.webp 1x" title="JURIS - A Historical Study of Gandrung Art in Tinggarsari Village, Buleleng, Bali" alt="JURIS - A Historical Study of Gandrung Art in Tinggarsari Village, Buleleng, Bali" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/seni-sakral-gandrung-tari-suci-pura-musik-koreogra-thumb-7896b.webp" title="JURIS - A Historical Study of Gandrung Art in Tinggarsari Village, Buleleng, Bali" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/seni-sakral-gandrung-tari-suci-pura-musik-koreogra-thumb-7896b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/seni-sakral-gandrung-tari-suci-pura-musik-koreogra-thumb-7896b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/seni-sakral-gandrung-tari-suci-pura-musik-koreogra-thumb-7896b.webp 1x" title="JURIS - A Historical Study of Gandrung Art in Tinggarsari Village, Buleleng, Bali" alt="JURIS - A Historical Study of Gandrung Art in Tinggarsari Village, Buleleng, Bali" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/seni-sakral-gandrung-tari-suci-pura-musik-koreogra-thumb-03410.webp" title="JURIS - A Historical Study of Gandrung Art in Tinggarsari Village, Buleleng, Bali" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/seni-sakral-gandrung-tari-suci-pura-musik-koreogra-thumb-03410.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/seni-sakral-gandrung-tari-suci-pura-musik-koreogra-thumb-03410.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/seni-sakral-gandrung-tari-suci-pura-musik-koreogra-thumb-03410.webp 1x" title="JURIS - A Historical Study of Gandrung Art in Tinggarsari Village, Buleleng, Bali" alt="JURIS - A Historical Study of Gandrung Art in Tinggarsari Village, Buleleng, Bali" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36947-seni-sakral-gandrung-tari-suci-pura-musik-koreogra" title="JURIS - A Historical Study of Gandrung Art in Tinggarsari Village, Buleleng, Bali" target="_blank">A Historical Study of Gandrung Art in Tinggarsari Village, Buleleng, Bali</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara gandrung di Tinggarsari dengan gandrung di daerah lain seperti Banyuwangi dan Lombok. Studi ini dapat mengeksplorasi perbedaan dan kesamaan dalam aspek musik, koreografi, dan makna ritual. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh budaya Jawa dan Bali dalam perkembangan gandrung, serta bagaimana gandrung berfungsi sebagai media untuk mempertahankan identitas lokal dan nilai-nilai budaya. Penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang dinamika budaya dan sejarah seni di Bali..
<br>Musik gandrung di Desa Tinggarsari adalah bentuk seni sakral yang dipercaya memberikan manfaat keagamaan yang signifikan dalam konteks ritual.Pertunjukan diadakan pada hari-hari tertentu di pura di Desa Tinggarsari, lengkap dengan properti ritual untuk mendukung bentuk seni ini.Penelitian tentang musik gandrung di Desa Tinggarsari bertujuan untuk mengidentifikasi aspek-aspek sejarah musik menggunakan pendekatan yang dibahas sebelumnya
<br>Seni gandrung di Desa Tinggarsari di Buleleng, Bali, adalah tarian suci atau tari wali unen-unen di Pura Penataran sebagai penolak bala dan melambangkan kesuburan sebagai sumber kehidupan bagi masyarakat yang hanya dipentaskan pada upacara keagamaan di Desa Tinggarsari.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/e/seni-sakral-gandrung-tari-suci-pura-musik-koreogra-thumb-3985f.webp" type="image/webp" length="181388" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/seni-sakral-gandrung-tari-suci-pura-musik-koreogra-thumb-3985f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/seni-sakral-gandrung-tari-suci-pura-musik-koreogra-thumb-7896b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/seni-sakral-gandrung-tari-suci-pura-musik-koreogra-thumb-03410.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-488-isi-dps.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11358-journal-aesthetics-creativity-art-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Assessment of nursesAo knowledge about therapeutic play in pediatric services of a training and research hospital ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Assessment of nursesAo knowledge about therapeutic play in pediatric services of a training and research hospital ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Assessment of nursesAo knowledge about therapeutic play in pediatric services of a training and research hospital ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36944-perawatan-anak-permainan-terapeutik-keperawat</link>
	<guid isPermaLink="false">5a23045ada60e710a2b12b36aec5dcd5</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 05:08:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ silico study ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ hendy wijaya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,hendy,main,silico,study,wijaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu penelitian lanjutan untuk mengembangkan modul pelatihan permainan terapeutik yang disesuaikan dengan tahap perkembangan anak dan diterapkan dalam pendidikan perawat tingkat dasar maupun pelatihan di tempat kerja, agar pengetahuan dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Assessment of nursesAo knowledge about therapeutic play in pediatric services of a training and research hospital: Pertama, perlu penelitian lanjutan untuk mengembangkan modul pelatihan permainan terapeutik yang disesuaikan dengan tahap perkembangan anak dan diterapkan dalam pendidikan perawat tingkat dasar maupun pelatihan di tempat kerja, agar pengetahuan dapat diperoleh sejak dini dan konsisten. Kedua, perlu studi untuk mengevaluasi seberapa efektif pelatihan tersebut dalam perubahan perilaku perawat di lapangan, termasuk sejauh mana permainan terapeutik benar-benar diintegrasikan ke dalam asuhan sehari-hari, bukan hanya diketahui secara teoritis. Ketiga, penting untuk meneliti pengaruh perbedaan usia perawat terhadap penerimaan dan penerapan permainan terapeutik, termasuk faktor-faktor seperti beban kerja, motivasi belajar, atau kepercayaan terhadap metode bermain, agar intervensi pelatihan dapat disesuaikan secara personal dan lebih efektif. Penelitian-penelitian ini akan membantu memastikan bahwa manfaat permainan terapeutik tidak hanya diketahui, tetapi benar-benar terwujud dalam praktik keperawatan anak secara luas dan berkelanjutan.. Tingkat pengetahuan perawat yang berpartisipasi dalam penelitian mengenai permainan terapeutik berada di atas rata-rata, tetapi rendah dalam hal integrasi permainan terapeutik ke dalam asuhan.Pengetahuan perawat tentang permainan terapeutik menurun seiring bertambahnya usia dan meningkat seiring tingkat pendidikan.Pelatihan dalam permainan terapeutik meningkatkan pengetahuan perawat, sehingga disarankan agar pelatihan ini diberikan secara berkala Latar belakang: Rawat inap dapat mengganggu kehidupan anak dan menimbulkan rasa cemas, takut, atau nyeri. Bermain merupakan bagian penting dalam kehidupan anak. Penting bagi perawat untuk memberikan asuhan yang holistik dan berkualitas, termasuk melalui permainan terapeutik, yang membantu pemulihan anak dengan relaksasi secara fisik dan emosional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan perawat anak mengenai permainan terapeutik serta hubungannya dengan usia, tingkat pendidikan, status pernikahan, dan masa kerja. Metode: Penelitian potong lintang ini dilakukan terhadap 126 perawat yang bekerja di bagian anak di rumah sakit pendidikan dan penelitian. Data dikumpulkan menggunakan 'Formulir Informasi Perawat' dan 'Kuesioner untuk Menentukan Tingkat Pengetahuan Permainan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/d/perawatan-anak-permainan-terapeutik-keperawatan-pe-thumb-2001b.webp" title="JURIS - Assessment of nursesAo knowledge about therapeutic play in pediatric services of a training and research hospital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/perawatan-anak-permainan-terapeutik-keperawatan-pe-thumb-2001b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/perawatan-anak-permainan-terapeutik-keperawatan-pe-thumb-2001b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/perawatan-anak-permainan-terapeutik-keperawatan-pe-thumb-2001b.webp 1x" title="JURIS - Assessment of nursesAo knowledge about therapeutic play in pediatric services of a training and research hospital" alt="JURIS - Assessment of nursesAo knowledge about therapeutic play in pediatric services of a training and research hospital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/d/perawatan-anak-permainan-terapeutik-keperawatan-pe-thumb-daa06.webp" title="JURIS - Assessment of nursesAo knowledge about therapeutic play in pediatric services of a training and research hospital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/perawatan-anak-permainan-terapeutik-keperawatan-pe-thumb-daa06.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/perawatan-anak-permainan-terapeutik-keperawatan-pe-thumb-daa06.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/perawatan-anak-permainan-terapeutik-keperawatan-pe-thumb-daa06.webp 1x" title="JURIS - Assessment of nursesAo knowledge about therapeutic play in pediatric services of a training and research hospital" alt="JURIS - Assessment of nursesAo knowledge about therapeutic play in pediatric services of a training and research hospital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/d/perawatan-anak-permainan-terapeutik-keperawatan-pe-thumb-36b7e.webp" title="JURIS - Assessment of nursesAo knowledge about therapeutic play in pediatric services of a training and research hospital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/perawatan-anak-permainan-terapeutik-keperawatan-pe-thumb-36b7e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/perawatan-anak-permainan-terapeutik-keperawatan-pe-thumb-36b7e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/perawatan-anak-permainan-terapeutik-keperawatan-pe-thumb-36b7e.webp 1x" title="JURIS - Assessment of nursesAo knowledge about therapeutic play in pediatric services of a training and research hospital" alt="JURIS - Assessment of nursesAo knowledge about therapeutic play in pediatric services of a training and research hospital" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36944-perawatan-anak-permainan-terapeutik-keperawat" title="JURIS - Assessment of nursesAo knowledge about therapeutic play in pediatric services of a training and research hospital" target="_blank">Assessment of nursesAo knowledge about therapeutic play in pediatric services of a training and research hospital</a>: Pertama, perlu penelitian lanjutan untuk mengembangkan modul pelatihan permainan terapeutik yang disesuaikan dengan tahap perkembangan anak dan diterapkan dalam pendidikan perawat tingkat dasar maupun pelatihan di tempat kerja, agar pengetahuan dapat diperoleh sejak dini dan konsisten. Kedua, perlu studi untuk mengevaluasi seberapa efektif pelatihan tersebut dalam perubahan perilaku perawat di lapangan, termasuk sejauh mana permainan terapeutik benar-benar diintegrasikan ke dalam asuhan sehari-hari, bukan hanya diketahui secara teoritis. Ketiga, penting untuk meneliti pengaruh perbedaan usia perawat terhadap penerimaan dan penerapan permainan terapeutik, termasuk faktor-faktor seperti beban kerja, motivasi belajar, atau kepercayaan terhadap metode bermain, agar intervensi pelatihan dapat disesuaikan secara personal dan lebih efektif. Penelitian-penelitian ini akan membantu memastikan bahwa manfaat permainan terapeutik tidak hanya diketahui, tetapi benar-benar terwujud dalam praktik keperawatan anak secara luas dan berkelanjutan..
<br>Tingkat pengetahuan perawat yang berpartisipasi dalam penelitian mengenai permainan terapeutik berada di atas rata-rata, tetapi rendah dalam hal integrasi permainan terapeutik ke dalam asuhan.Pengetahuan perawat tentang permainan terapeutik menurun seiring bertambahnya usia dan meningkat seiring tingkat pendidikan.Pelatihan dalam permainan terapeutik meningkatkan pengetahuan perawat, sehingga disarankan agar pelatihan ini diberikan secara berkala
<br>Latar belakang: Rawat inap dapat mengganggu kehidupan anak dan menimbulkan rasa cemas, takut, atau nyeri. Bermain merupakan bagian penting dalam kehidupan anak. Penting bagi perawat untuk memberikan asuhan yang holistik dan berkualitas, termasuk melalui permainan terapeutik, yang membantu pemulihan anak dengan relaksasi secara fisik dan emosional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan perawat anak mengenai permainan terapeutik serta hubungannya dengan usia, tingkat pendidikan, status pernikahan, dan masa kerja. Metode: Penelitian potong lintang ini dilakukan terhadap 126 perawat yang bekerja di bagian anak di rumah sakit pendidikan dan penelitian. Data dikumpulkan menggunakan 'Formulir Informasi Perawat' dan 'Kuesioner untuk Menentukan Tingkat Pengetahuan Permainan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/d/perawatan-anak-permainan-terapeutik-keperawatan-pe-thumb-2001b.webp" type="image/webp" length="138118" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/perawatan-anak-permainan-terapeutik-keperawatan-pe-thumb-2001b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/perawatan-anak-permainan-terapeutik-keperawatan-pe-thumb-daa06.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/perawatan-anak-permainan-terapeutik-keperawatan-pe-thumb-36b7e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1901-univmed.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3253-universa-medicina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Teknologi Pertanian Perkotaan Pelatihan Budidaya Hidroponik sebagai Solusi Ketahanan Pangan Keluarga Mitra Dharma Wanita Persatuan Fakultas Pertanian UNSRAT ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Teknologi Pertanian Perkotaan Pelatihan Budidaya Hidroponik sebagai Solusi Ketahanan Pangan Keluarga Mitra Dharma Wanita Persatuan Fakultas Pertanian UNSRAT ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Teknologi Pertanian Perkotaan Pelatihan Budidaya Hidroponik sebagai Solusi Ketahanan Pangan Keluarga Mitra Dharma Wanita Persatuan Fakultas Pertanian UNSRAT ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36933-teknik-budidaya-sagu-integrasi-sistem-hidroponik-f</link>
	<guid isPermaLink="false">53db62812ae97dd8b9c692155f0ded23</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 04:50:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ authors fees ]]></category>
	<category><![CDATA[ gema cermat ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[authors,cermat,fees,focus,gema,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mengenai efektivitas berbagai sistem hidroponik (wick, NFT, DFT) dalam konteks pemenuhan kebutuhan gizi keluarga ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Teknologi Pertanian Perkotaan: Pelatihan Budidaya Hidroponik sebagai Solusi Ketahanan Pangan Keluarga Mitra Dharma Wanita Persatuan Fakultas Pertanian UNSRAT: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mengenai efektivitas berbagai sistem hidroponik (wick, NFT, DFT) dalam konteks pemenuhan kebutuhan gizi keluarga di perkotaan, dengan mempertimbangkan faktor biaya, kemudahan implementasi, dan hasil panen. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan formulasi nutrisi AB Mix yang lebih optimal untuk tanaman sayuran lokal, dengan memperhatikan ketersediaan bahan baku dan dampak lingkungan. Ketiga, penting untuk menginvestigasi potensi integrasi sistem hidroponik dengan teknologi smart farming, seperti sensor kelembaban dan pH, serta sistem otomatisasi penyiraman dan pemberian nutrisi, untuk meningkatkan efisiensi produksi dan mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja.. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) tentang pelatihan teknik budidaya hidroponik kepada kelompok Dharma Wanita Persatuan Fakultas Pertanian UNSRAT telah berhasil mencapai tujuannya yaitu meningkatkan kompetensi teknis mitra dalam mengimplementasikan sistem pertanian perkotaan.Pelaksanaan pelatihan praktik langsung menghasilkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan rata-rata sebesar 50.Budidaya hidroponik sebagai solusi pangan dan lingkungan, program ini efektif memperkenalkan hidroponik sebagai solusi praktis untuk ketahanan pangan keluarga yang menghasilkan produk sayuran sehat, higienis, dan bebas pestisida kimia yang berdampak terhadap kesehatan Keterbatasan lahan di wilayah perkotaan menuntut adanya solusi inovatif dalam pemenuhan kebutuhan pangan keluarga, salah satunya melalui teknik budidaya hidroponik. Budidaya hidroponik menawarkan banyak keunggulan, termasuk produksi tanaman per satuan luas yang lebih tinggi, pertumbuhan yang lebih cepat, efisiensi penggunaan air dan pupuk, kontrol optimal terhadap nutrisi dan pH, serta independensi dari kondisi iklim/cuaca. Mitra Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) adalah kelompok Dharma Wanita Persatuan (DWP) Fakultas Pertanian UNSRAT. Iptek yang diterapkan meliputi: (1) pengenalan sistem pertanian perkotaan berwawasan lingkungan dengan hidroponik; (2) pelatihan praktik langsung teknik budidaya, mencakup penggunaan alat ukur (pH meter dan TDS meter), penyiapan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/d/teknik-budidaya-sagu-integrasi-sistem-hidroponik-f-thumb-ab038.webp" title="JURIS - Penerapan Teknologi Pertanian Perkotaan: Pelatihan Budidaya Hidroponik sebagai Solusi Ketahanan Pangan Keluarga Mitra Dharma Wanita Persatuan Fakultas Pertanian UNSRAT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/teknik-budidaya-sagu-integrasi-sistem-hidroponik-f-thumb-ab038.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/teknik-budidaya-sagu-integrasi-sistem-hidroponik-f-thumb-ab038.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/teknik-budidaya-sagu-integrasi-sistem-hidroponik-f-thumb-ab038.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Teknologi Pertanian Perkotaan: Pelatihan Budidaya Hidroponik sebagai Solusi Ketahanan Pangan Keluarga Mitra Dharma Wanita Persatuan Fakultas Pertanian UNSRAT" alt="JURIS - Penerapan Teknologi Pertanian Perkotaan: Pelatihan Budidaya Hidroponik sebagai Solusi Ketahanan Pangan Keluarga Mitra Dharma Wanita Persatuan Fakultas Pertanian UNSRAT" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/teknik-budidaya-sagu-integrasi-sistem-hidroponik-f-thumb-a32bf.webp" title="JURIS - Penerapan Teknologi Pertanian Perkotaan: Pelatihan Budidaya Hidroponik sebagai Solusi Ketahanan Pangan Keluarga Mitra Dharma Wanita Persatuan Fakultas Pertanian UNSRAT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/teknik-budidaya-sagu-integrasi-sistem-hidroponik-f-thumb-a32bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/teknik-budidaya-sagu-integrasi-sistem-hidroponik-f-thumb-a32bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/teknik-budidaya-sagu-integrasi-sistem-hidroponik-f-thumb-a32bf.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Teknologi Pertanian Perkotaan: Pelatihan Budidaya Hidroponik sebagai Solusi Ketahanan Pangan Keluarga Mitra Dharma Wanita Persatuan Fakultas Pertanian UNSRAT" alt="JURIS - Penerapan Teknologi Pertanian Perkotaan: Pelatihan Budidaya Hidroponik sebagai Solusi Ketahanan Pangan Keluarga Mitra Dharma Wanita Persatuan Fakultas Pertanian UNSRAT" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36933-teknik-budidaya-sagu-integrasi-sistem-hidroponik-f" title="JURIS - Penerapan Teknologi Pertanian Perkotaan: Pelatihan Budidaya Hidroponik sebagai Solusi Ketahanan Pangan Keluarga Mitra Dharma Wanita Persatuan Fakultas Pertanian UNSRAT" target="_blank">Penerapan Teknologi Pertanian Perkotaan: Pelatihan Budidaya Hidroponik sebagai Solusi Ketahanan Pangan Keluarga Mitra Dharma Wanita Persatuan Fakultas Pertanian UNSRAT</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mengenai efektivitas berbagai sistem hidroponik (wick, NFT, DFT) dalam konteks pemenuhan kebutuhan gizi keluarga di perkotaan, dengan mempertimbangkan faktor biaya, kemudahan implementasi, dan hasil panen. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan formulasi nutrisi AB Mix yang lebih optimal untuk tanaman sayuran lokal, dengan memperhatikan ketersediaan bahan baku dan dampak lingkungan. Ketiga, penting untuk menginvestigasi potensi integrasi sistem hidroponik dengan teknologi smart farming, seperti sensor kelembaban dan pH, serta sistem otomatisasi penyiraman dan pemberian nutrisi, untuk meningkatkan efisiensi produksi dan mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja..
<br>Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) tentang pelatihan teknik budidaya hidroponik kepada kelompok Dharma Wanita Persatuan Fakultas Pertanian UNSRAT telah berhasil mencapai tujuannya yaitu meningkatkan kompetensi teknis mitra dalam mengimplementasikan sistem pertanian perkotaan.Pelaksanaan pelatihan praktik langsung menghasilkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan rata-rata sebesar 50.Budidaya hidroponik sebagai solusi pangan dan lingkungan, program ini efektif memperkenalkan hidroponik sebagai solusi praktis untuk ketahanan pangan keluarga yang menghasilkan produk sayuran sehat, higienis, dan bebas pestisida kimia yang berdampak terhadap kesehatan
<br>Keterbatasan lahan di wilayah perkotaan menuntut adanya solusi inovatif dalam pemenuhan kebutuhan pangan keluarga, salah satunya melalui teknik budidaya hidroponik. Budidaya hidroponik menawarkan banyak keunggulan, termasuk produksi tanaman per satuan luas yang lebih tinggi, pertumbuhan yang lebih cepat, efisiensi penggunaan air dan pupuk, kontrol optimal terhadap nutrisi dan pH, serta independensi dari kondisi iklim/cuaca. Mitra Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) adalah kelompok Dharma Wanita Persatuan (DWP) Fakultas Pertanian UNSRAT. Iptek yang diterapkan meliputi: (1) pengenalan sistem pertanian perkotaan berwawasan lingkungan dengan hidroponik; (2) pelatihan praktik langsung teknik budidaya, mencakup penggunaan alat ukur (pH meter dan TDS meter), penyiapan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/d/teknik-budidaya-sagu-integrasi-sistem-hidroponik-f-thumb-a32bf.webp" type="image/webp" length="95878" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/teknik-budidaya-sagu-integrasi-sistem-hidroponik-f-thumb-ab038.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/teknik-budidaya-sagu-integrasi-sistem-hidroponik-f-thumb-a32bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2713-ybli.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11345-jurnal-lentera-penelitian-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hypoxia preconditioned mesenchymal stem cells attenuate proinflammatory cytokines in collagen loss animal model ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hypoxia preconditioned mesenchymal stem cells attenuate proinflammatory cytokines in collagen loss animal model ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hypoxia preconditioned mesenchymal stem cells attenuate proinflammatory cytokines in collagen loss animal model ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36943-kehilangan-kolagen-h-mscs-p65-il-1-tikus-efek-anti</link>
	<guid isPermaLink="false">bb9acbe8c9439f71f144c8d59e914c56</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 04:44:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan untuk menyelidiki mekanisme molekuler di balik efek anti-inflamasi H-MSCs, khususnya bagaimana H-MSCs memodulasi jalur inflamasi selain NF-B. Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hypoxia-preconditioned mesenchymal stem cells attenuate proinflammatory cytokines in collagen loss animal model: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan untuk menyelidiki mekanisme molekuler di balik efek anti-inflamasi H-MSCs, khususnya bagaimana H-MSCs memodulasi jalur inflamasi selain NF-B. Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi spektrum penuh interaksi sitokin dan jalur seluler yang terlibat dalam efek anti-inflamasi dan regeneratif H-MSCs. Penelitian ini dapat membantu memahami lebih lanjut potensi terapi H-MSCs dalam mengelola kerusakan kulit akibat UVB dan penyakit kulit inflamasi lainnya.. Penelitian ini menunjukkan bahwa H-MSCs secara efektif meredam peradangan yang disebabkan oleh UVB dan memodulasi jalur inflamasi kunci Paparan berulang terhadap sinar ultraviolet-B (UVB) menyebabkan degradasi kolagen yang signifikan, terutama melalui produksi berlebih dari spesies oksigen reaktif, yang kemudian memicu kaskade inflamasi. Sel-sel mesenkimal stem yang dipre-kondisi hipoksia (H-MSCs) merupakan pendekatan terapi yang menjanjikan untuk melawan kehilangan kolagen dengan memodulasi jalur inflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi H-MSCs dalam mengatur ekspresi NF-B p65 dan IL-1 pada model kehilangan kolagen pada tikus, dengan menekankan efektivitas terapi mereka. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/d/kehilangan-kolagen-h-mscs-p65-il-1-tikus-efek-anti-thumb-31a2c.webp" title="JURIS - Hypoxia-preconditioned mesenchymal stem cells attenuate proinflammatory cytokines in collagen loss animal model" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/kehilangan-kolagen-h-mscs-p65-il-1-tikus-efek-anti-thumb-31a2c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/kehilangan-kolagen-h-mscs-p65-il-1-tikus-efek-anti-thumb-31a2c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/kehilangan-kolagen-h-mscs-p65-il-1-tikus-efek-anti-thumb-31a2c.webp 1x" title="JURIS - Hypoxia-preconditioned mesenchymal stem cells attenuate proinflammatory cytokines in collagen loss animal model" alt="JURIS - Hypoxia-preconditioned mesenchymal stem cells attenuate proinflammatory cytokines in collagen loss animal model" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/d/kehilangan-kolagen-h-mscs-p65-il-1-tikus-efek-anti-thumb-269a6.webp" title="JURIS - Hypoxia-preconditioned mesenchymal stem cells attenuate proinflammatory cytokines in collagen loss animal model" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/kehilangan-kolagen-h-mscs-p65-il-1-tikus-efek-anti-thumb-269a6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/kehilangan-kolagen-h-mscs-p65-il-1-tikus-efek-anti-thumb-269a6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/kehilangan-kolagen-h-mscs-p65-il-1-tikus-efek-anti-thumb-269a6.webp 1x" title="JURIS - Hypoxia-preconditioned mesenchymal stem cells attenuate proinflammatory cytokines in collagen loss animal model" alt="JURIS - Hypoxia-preconditioned mesenchymal stem cells attenuate proinflammatory cytokines in collagen loss animal model" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/d/kehilangan-kolagen-h-mscs-p65-il-1-tikus-efek-anti-thumb-2bb08.webp" title="JURIS - Hypoxia-preconditioned mesenchymal stem cells attenuate proinflammatory cytokines in collagen loss animal model" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/kehilangan-kolagen-h-mscs-p65-il-1-tikus-efek-anti-thumb-2bb08.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/kehilangan-kolagen-h-mscs-p65-il-1-tikus-efek-anti-thumb-2bb08.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/kehilangan-kolagen-h-mscs-p65-il-1-tikus-efek-anti-thumb-2bb08.webp 1x" title="JURIS - Hypoxia-preconditioned mesenchymal stem cells attenuate proinflammatory cytokines in collagen loss animal model" alt="JURIS - Hypoxia-preconditioned mesenchymal stem cells attenuate proinflammatory cytokines in collagen loss animal model" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36943-kehilangan-kolagen-h-mscs-p65-il-1-tikus-efek-anti" title="JURIS - Hypoxia-preconditioned mesenchymal stem cells attenuate proinflammatory cytokines in collagen loss animal model" target="_blank">Hypoxia-preconditioned mesenchymal stem cells attenuate proinflammatory cytokines in collagen loss animal model</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan untuk menyelidiki mekanisme molekuler di balik efek anti-inflamasi H-MSCs, khususnya bagaimana H-MSCs memodulasi jalur inflamasi selain NF-B. Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi spektrum penuh interaksi sitokin dan jalur seluler yang terlibat dalam efek anti-inflamasi dan regeneratif H-MSCs. Penelitian ini dapat membantu memahami lebih lanjut potensi terapi H-MSCs dalam mengelola kerusakan kulit akibat UVB dan penyakit kulit inflamasi lainnya..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa H-MSCs secara efektif meredam peradangan yang disebabkan oleh UVB dan memodulasi jalur inflamasi kunci
<br>Paparan berulang terhadap sinar ultraviolet-B (UVB) menyebabkan degradasi kolagen yang signifikan, terutama melalui produksi berlebih dari spesies oksigen reaktif, yang kemudian memicu kaskade inflamasi. Sel-sel mesenkimal stem yang dipre-kondisi hipoksia (H-MSCs) merupakan pendekatan terapi yang menjanjikan untuk melawan kehilangan kolagen dengan memodulasi jalur inflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi H-MSCs dalam mengatur ekspresi NF-B p65 dan IL-1 pada model kehilangan kolagen pada tikus, dengan menekankan efektivitas terapi mereka.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/d/kehilangan-kolagen-h-mscs-p65-il-1-tikus-efek-anti-thumb-2bb08.webp" type="image/webp" length="153154" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/kehilangan-kolagen-h-mscs-p65-il-1-tikus-efek-anti-thumb-31a2c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/kehilangan-kolagen-h-mscs-p65-il-1-tikus-efek-anti-thumb-269a6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/kehilangan-kolagen-h-mscs-p65-il-1-tikus-efek-anti-thumb-2bb08.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1901-univmed.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3253-universa-medicina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kepatuhan terhadap peraturan PPh final jasa kontruksi pada perusahaan kontruksi di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kepatuhan terhadap peraturan PPh final jasa kontruksi pada perusahaan kontruksi di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kepatuhan terhadap peraturan PPh final jasa kontruksi pada perusahaan kontruksi di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36945-musik-objek-studi-sektor-jasa-konstruksi-pajak-pen</link>
	<guid isPermaLink="false">dbcd066b86606b024a8ec3fd4206d6c4</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 04:42:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ fear missing ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fear,missing,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar otoritas pajak meningkatkan sosialisasi dan edukasi teknis terkait penerapan PPh Final jasa konstruksi serta menerapkan sanksi perpajakan secara konsisten untuk mendorong kepatuhan perusahaan. Perusahaan konstruksi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kepatuhan terhadap peraturan PPh final jasa kontruksi pada perusahaan kontruksi di Indonesia: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar otoritas pajak meningkatkan sosialisasi dan edukasi teknis terkait penerapan PPh Final jasa konstruksi serta menerapkan sanksi perpajakan secara konsisten untuk mendorong kepatuhan perusahaan. Perusahaan konstruksi diharapkan dapat meningkatkan pemahaman terhadap peraturan perpajakan melalui penguatan sistem administrasi dan kompetensi sumber daya manusia di bidang perpajakan. Studi-studi mendatang tentang kepatuhan pajak di industri konstruksi disarankan untuk memperluas cakupan objek studi dan periode waktu, memasukkan lebih banyak variabel penting, serta menggunakan berbagai metodologi penelitian.. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pemahaman peraturan PPh Final, kesadaran perusahaan, dan sanksi perpajakan terhadap kepatuhan PPh Final jasa konstruksi pada perusahaan konstruksi di Indonesia periode 2020 hingga 2024.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman peraturan PPh Final dan sanksi perpajakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan PPh Final jasa konstruksi, namun kesadaran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan.Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan PPh Final jasa konstruksi.Temuan ini menegaskan bahwa kepatuhan perpajakan perusahaan konstruksi lebih dipengaruhi oleh pemahaman regulasi dan penegakan sanksi dibandingkan faktor kesadaran internal perusahaan Penelitian ini mengkaji kepatuhan perusahaan konstruksi Indonesia terhadap Pajak Penghasilan Akhir atas Jasa Konstruksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 4 ayat (2) Undang-Undang Pajak Penghasilan, dari tahun 2020 hingga 2024. Studi ini didorong oleh tantangan kepatuhan pajak yang terus-menerus di sektor konstruksi, terlepas dari kontribusinya yang penting terhadap pembangunan ekonomi nasional. Studi ini bertujuan untuk menyelidiki dampak pengetahuan pajak perusahaan, peraturan pajak, dan sanksi pajak terhadap kepatuhan Pajak Penghasilan Akhir di industri konstruksi. Studi ini menggunakan desain penelitian eksploratif dan metodologi kuantitatif. Regresi data panel digunakan untuk menganalisis data sekunder dari laporan keuangan tahunan 11 perusahaan konstruksi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Temuan menunjukkan bahwa pemahaman... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/3/musik-objek-studi-sektor-jasa-konstruksi-pajak-pen-thumb-97be4.webp" title="JURIS - Kepatuhan terhadap peraturan PPh final jasa kontruksi pada perusahaan kontruksi di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/musik-objek-studi-sektor-jasa-konstruksi-pajak-pen-thumb-97be4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/musik-objek-studi-sektor-jasa-konstruksi-pajak-pen-thumb-97be4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/musik-objek-studi-sektor-jasa-konstruksi-pajak-pen-thumb-97be4.webp 1x" title="JURIS - Kepatuhan terhadap peraturan PPh final jasa kontruksi pada perusahaan kontruksi di Indonesia" alt="JURIS - Kepatuhan terhadap peraturan PPh final jasa kontruksi pada perusahaan kontruksi di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/musik-objek-studi-sektor-jasa-konstruksi-pajak-pen-thumb-8f771.webp" title="JURIS - Kepatuhan terhadap peraturan PPh final jasa kontruksi pada perusahaan kontruksi di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/musik-objek-studi-sektor-jasa-konstruksi-pajak-pen-thumb-8f771.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/musik-objek-studi-sektor-jasa-konstruksi-pajak-pen-thumb-8f771.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/musik-objek-studi-sektor-jasa-konstruksi-pajak-pen-thumb-8f771.webp 1x" title="JURIS - Kepatuhan terhadap peraturan PPh final jasa kontruksi pada perusahaan kontruksi di Indonesia" alt="JURIS - Kepatuhan terhadap peraturan PPh final jasa kontruksi pada perusahaan kontruksi di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/musik-objek-studi-sektor-jasa-konstruksi-pajak-pen-thumb-39a98.webp" title="JURIS - Kepatuhan terhadap peraturan PPh final jasa kontruksi pada perusahaan kontruksi di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/musik-objek-studi-sektor-jasa-konstruksi-pajak-pen-thumb-39a98.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/musik-objek-studi-sektor-jasa-konstruksi-pajak-pen-thumb-39a98.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/musik-objek-studi-sektor-jasa-konstruksi-pajak-pen-thumb-39a98.webp 1x" title="JURIS - Kepatuhan terhadap peraturan PPh final jasa kontruksi pada perusahaan kontruksi di Indonesia" alt="JURIS - Kepatuhan terhadap peraturan PPh final jasa kontruksi pada perusahaan kontruksi di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36945-musik-objek-studi-sektor-jasa-konstruksi-pajak-pen" title="JURIS - Kepatuhan terhadap peraturan PPh final jasa kontruksi pada perusahaan kontruksi di Indonesia" target="_blank">Kepatuhan terhadap peraturan PPh final jasa kontruksi pada perusahaan kontruksi di Indonesia</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar otoritas pajak meningkatkan sosialisasi dan edukasi teknis terkait penerapan PPh Final jasa konstruksi serta menerapkan sanksi perpajakan secara konsisten untuk mendorong kepatuhan perusahaan. Perusahaan konstruksi diharapkan dapat meningkatkan pemahaman terhadap peraturan perpajakan melalui penguatan sistem administrasi dan kompetensi sumber daya manusia di bidang perpajakan. Studi-studi mendatang tentang kepatuhan pajak di industri konstruksi disarankan untuk memperluas cakupan objek studi dan periode waktu, memasukkan lebih banyak variabel penting, serta menggunakan berbagai metodologi penelitian..
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pemahaman peraturan PPh Final, kesadaran perusahaan, dan sanksi perpajakan terhadap kepatuhan PPh Final jasa konstruksi pada perusahaan konstruksi di Indonesia periode 2020 hingga 2024.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman peraturan PPh Final dan sanksi perpajakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan PPh Final jasa konstruksi, namun kesadaran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan.Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan PPh Final jasa konstruksi.Temuan ini menegaskan bahwa kepatuhan perpajakan perusahaan konstruksi lebih dipengaruhi oleh pemahaman regulasi dan penegakan sanksi dibandingkan faktor kesadaran internal perusahaan
<br>Penelitian ini mengkaji kepatuhan perusahaan konstruksi Indonesia terhadap Pajak Penghasilan Akhir atas Jasa Konstruksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 4 ayat (2) Undang-Undang Pajak Penghasilan, dari tahun 2020 hingga 2024. Studi ini didorong oleh tantangan kepatuhan pajak yang terus-menerus di sektor konstruksi, terlepas dari kontribusinya yang penting terhadap pembangunan ekonomi nasional. Studi ini bertujuan untuk menyelidiki dampak pengetahuan pajak perusahaan, peraturan pajak, dan sanksi pajak terhadap kepatuhan Pajak Penghasilan Akhir di industri konstruksi. Studi ini menggunakan desain penelitian eksploratif dan metodologi kuantitatif. Regresi data panel digunakan untuk menganalisis data sekunder dari laporan keuangan tahunan 11 perusahaan konstruksi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Temuan menunjukkan bahwa pemahaman...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/3/musik-objek-studi-sektor-jasa-konstruksi-pajak-pen-thumb-39a98.webp" type="image/webp" length="66208" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/musik-objek-studi-sektor-jasa-konstruksi-pajak-pen-thumb-97be4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/musik-objek-studi-sektor-jasa-konstruksi-pajak-pen-thumb-8f771.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/musik-objek-studi-sektor-jasa-konstruksi-pajak-pen-thumb-39a98.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3040-steipress.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12503-jurnal-akuntansi-manajemen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Eksplorasi Material Ukuran dan Bentuk Boneka Rajut yang Nyaman Dipeluk Sebagai Pemberi Dukungan Emosional ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Eksplorasi Material Ukuran dan Bentuk Boneka Rajut yang Nyaman Dipeluk Sebagai Pemberi Dukungan Emosional ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Eksplorasi Material Ukuran dan Bentuk Boneka Rajut yang Nyaman Dipeluk Sebagai Pemberi Dukungan Emosional ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36953-preferensi-individu-pasien-boneka-rajut-dukungan-e</link>
	<guid isPermaLink="false">6005409b682c79da6f679c091439e4d3</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 04:41:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nusa indah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[indah,nusa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan boneka rajut dengan fitur sensorik tambahan, seperti tekstur yang berbeda atau aroma terapi, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Eksplorasi Material Ukuran dan Bentuk Boneka Rajut yang Nyaman Dipeluk Sebagai Pemberi Dukungan Emosional: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan boneka rajut dengan fitur sensorik tambahan, seperti tekstur yang berbeda atau aroma terapi, untuk meningkatkan efek relaksasi dan kenyamanan emosional. Kedua, penelitian dapat menginvestigasi efektivitas boneka rajut dalam mengurangi gejala kecemasan dan depresi pada kelompok usia yang berbeda, serta mengeksplorasi potensi penggunaannya sebagai alat terapi komplementer. Ketiga, penelitian dapat meneliti bagaimana desain boneka rajut, termasuk bentuk, ukuran, dan warna, dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan dan preferensi individu yang berbeda, serta bagaimana personalisasi boneka dapat meningkatkan rasa keterikatan dan dukungan emosional.. Saat ini isu masalah mental menjadi urgensi yang dihadapi oleh remaja, khususnya di Indonesia.Data dari Indonesia-National Adolescent Mental Health Survey tahun 2022 menunjukkan bahwa jutaan remaja mengalami masalah mental, dengan sebagian besar mengalami gangguan emosional yang berawal dari emosi kesepian.Fenomena kesepian tersebut terutama meresap dalam populasi remaja, dengan sebagian besar dari mereka bahkan mengalami keinginan untuk melakukan tindakan yang berdampak buruk pada diri mereka sendiri.Tantangan ini diperparah oleh kurangnya regulasi emosi yang baik, terutama bagi individu yang memiliki kepribadian introvert.Remaja dengan karakteristik ini cenderung merasa terisolasi dalam lingkungan sosial yang ramai, sehingga rentan terhadap kesepian Masalah mental yang banyak dialami individu, salah satunya adalah gangguan emosi. Riskesdas tahun 2018 mencatat 157.695 remaja berusia 18-24 tahun rentan mengalami gangguan emosi yang disebabkan oleh kesepian dan memiliki kecenderungan self-harm dan tindakan bunuh diri. Untuk mengatasi gangguan emosi tersebut, pemberian dukungan emosional menjadi hal penting. Dukungan emosional dapat diberikan melalui kegiatan yang mendorong pelepasan hormon endorfin dan dopamine, seperti memeluk boneka rajut. Berdasarkan permasalahan tersebut, ditemukan peluang untuk eksplorasi pada material, ukuran dan bentuk boneka... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/0/preferensi-individu-pasien-boneka-rajut-dukungan-e-thumb-7f60d.webp" title="JURIS - Eksplorasi Material Ukuran dan Bentuk Boneka Rajut yang Nyaman Dipeluk Sebagai Pemberi Dukungan Emosional" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/preferensi-individu-pasien-boneka-rajut-dukungan-e-thumb-7f60d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/preferensi-individu-pasien-boneka-rajut-dukungan-e-thumb-7f60d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/preferensi-individu-pasien-boneka-rajut-dukungan-e-thumb-7f60d.webp 1x" title="JURIS - Eksplorasi Material Ukuran dan Bentuk Boneka Rajut yang Nyaman Dipeluk Sebagai Pemberi Dukungan Emosional" alt="JURIS - Eksplorasi Material Ukuran dan Bentuk Boneka Rajut yang Nyaman Dipeluk Sebagai Pemberi Dukungan Emosional" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/preferensi-individu-pasien-boneka-rajut-dukungan-e-thumb-7f986.webp" title="JURIS - Eksplorasi Material Ukuran dan Bentuk Boneka Rajut yang Nyaman Dipeluk Sebagai Pemberi Dukungan Emosional" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/preferensi-individu-pasien-boneka-rajut-dukungan-e-thumb-7f986.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/preferensi-individu-pasien-boneka-rajut-dukungan-e-thumb-7f986.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/preferensi-individu-pasien-boneka-rajut-dukungan-e-thumb-7f986.webp 1x" title="JURIS - Eksplorasi Material Ukuran dan Bentuk Boneka Rajut yang Nyaman Dipeluk Sebagai Pemberi Dukungan Emosional" alt="JURIS - Eksplorasi Material Ukuran dan Bentuk Boneka Rajut yang Nyaman Dipeluk Sebagai Pemberi Dukungan Emosional" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/preferensi-individu-pasien-boneka-rajut-dukungan-e-thumb-7d824.webp" title="JURIS - Eksplorasi Material Ukuran dan Bentuk Boneka Rajut yang Nyaman Dipeluk Sebagai Pemberi Dukungan Emosional" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/preferensi-individu-pasien-boneka-rajut-dukungan-e-thumb-7d824.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/preferensi-individu-pasien-boneka-rajut-dukungan-e-thumb-7d824.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/preferensi-individu-pasien-boneka-rajut-dukungan-e-thumb-7d824.webp 1x" title="JURIS - Eksplorasi Material Ukuran dan Bentuk Boneka Rajut yang Nyaman Dipeluk Sebagai Pemberi Dukungan Emosional" alt="JURIS - Eksplorasi Material Ukuran dan Bentuk Boneka Rajut yang Nyaman Dipeluk Sebagai Pemberi Dukungan Emosional" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36953-preferensi-individu-pasien-boneka-rajut-dukungan-e" title="JURIS - Eksplorasi Material Ukuran dan Bentuk Boneka Rajut yang Nyaman Dipeluk Sebagai Pemberi Dukungan Emosional" target="_blank">Eksplorasi Material Ukuran dan Bentuk Boneka Rajut yang Nyaman Dipeluk Sebagai Pemberi Dukungan Emosional</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan boneka rajut dengan fitur sensorik tambahan, seperti tekstur yang berbeda atau aroma terapi, untuk meningkatkan efek relaksasi dan kenyamanan emosional. Kedua, penelitian dapat menginvestigasi efektivitas boneka rajut dalam mengurangi gejala kecemasan dan depresi pada kelompok usia yang berbeda, serta mengeksplorasi potensi penggunaannya sebagai alat terapi komplementer. Ketiga, penelitian dapat meneliti bagaimana desain boneka rajut, termasuk bentuk, ukuran, dan warna, dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan dan preferensi individu yang berbeda, serta bagaimana personalisasi boneka dapat meningkatkan rasa keterikatan dan dukungan emosional..
<br>Saat ini isu masalah mental menjadi urgensi yang dihadapi oleh remaja, khususnya di Indonesia.Data dari Indonesia-National Adolescent Mental Health Survey tahun 2022 menunjukkan bahwa jutaan remaja mengalami masalah mental, dengan sebagian besar mengalami gangguan emosional yang berawal dari emosi kesepian.Fenomena kesepian tersebut terutama meresap dalam populasi remaja, dengan sebagian besar dari mereka bahkan mengalami keinginan untuk melakukan tindakan yang berdampak buruk pada diri mereka sendiri.Tantangan ini diperparah oleh kurangnya regulasi emosi yang baik, terutama bagi individu yang memiliki kepribadian introvert.Remaja dengan karakteristik ini cenderung merasa terisolasi dalam lingkungan sosial yang ramai, sehingga rentan terhadap kesepian
<br>Masalah mental yang banyak dialami individu, salah satunya adalah gangguan emosi. Riskesdas tahun 2018 mencatat 157.695 remaja berusia 18-24 tahun rentan mengalami gangguan emosi yang disebabkan oleh kesepian dan memiliki kecenderungan self-harm dan tindakan bunuh diri. Untuk mengatasi gangguan emosi tersebut, pemberian dukungan emosional menjadi hal penting. Dukungan emosional dapat diberikan melalui kegiatan yang mendorong pelepasan hormon endorfin dan dopamine, seperti memeluk boneka rajut. Berdasarkan permasalahan tersebut, ditemukan peluang untuk eksplorasi pada material, ukuran dan bentuk boneka...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/0/preferensi-individu-pasien-boneka-rajut-dukungan-e-thumb-7f60d.webp" type="image/webp" length="86136" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/preferensi-individu-pasien-boneka-rajut-dukungan-e-thumb-7f60d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/preferensi-individu-pasien-boneka-rajut-dukungan-e-thumb-7f986.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/preferensi-individu-pasien-boneka-rajut-dukungan-e-thumb-7d824.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-488-isi-dps.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11359-anggit-jurnal-desain-produk.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Best Working Condition dan Faktor Untuk Meningkatkan Produktivitas di Kafe ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Best Working Condition dan Faktor Untuk Meningkatkan Produktivitas di Kafe ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Best Working Condition dan Faktor Untuk Meningkatkan Produktivitas di Kafe ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36956-work-cafy-kafe-produktivitas-preferensi-spesi</link>
	<guid isPermaLink="false">6e59a7e020e08ed860d4ebf366d7a0c9</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 04:37:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nusa indah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[indah,nusa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi untuk memperdalam pemahaman mengenai fenomena *work from cafy* (WFC). Pertama, penelitian dapat difokuskan pada identifikasi preferensi spesifik pengunjung kafe terkait desain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Best Working Condition dan Faktor Untuk Meningkatkan Produktivitas di Kafe: Berdasarkan penelitian ini, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi untuk memperdalam pemahaman mengenai fenomena *work from cafy* (WFC). Pertama, penelitian dapat difokuskan pada identifikasi preferensi spesifik pengunjung kafe terkait desain interior dan tata letak ruang yang paling mendukung produktivitas, termasuk aspek pencahayaan, akustik, dan ergonomi. Kedua, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi dampak psikologis dari bekerja di kafe terhadap kesejahteraan dan kreativitas pengunjung, serta bagaimana faktor-faktor seperti tingkat kebisingan dan interaksi sosial memengaruhi pengalaman kerja mereka. Ketiga, penelitian dapat mengkaji strategi yang dapat diterapkan oleh pengelola kafe untuk mengoptimalkan fasilitas dan layanan mereka guna memenuhi kebutuhan unik para pekerja jarak jauh, seperti penyediaan koneksi internet yang stabil, ruang rapat kecil, dan opsi makanan serta minuman yang mendukung fokus dan energi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan berharga bagi para desainer produk, pengelola kafe, dan pekerja jarak jauh dalam menciptakan lingkungan kerja yang optimal dan berkelanjutan di ruang publik.. Pengunjung kafe banyak sekali yang berkunjung untuk bekerja dan berproduktivitas.Kafe dapat disediakan dengan fasilitas yang memadahi agar terbentuk lingkungan berproduktivitas yang bagus dan mendukung bagi para pengguna.Solusi yang ditemukan adalah dengan memodifikasi perabotan eksisting pada kafe tersebut untuk melengkapi kebutuhan dan kenyamanan pengguna Dalam beberapa tahun terakhir, kafe tidak hanya menjadi tempat untuk berkumpul dan minum kopi, tetapi juga telah berkembang menjadi area kerja informal yang dapat berfungsi sebagai alternatif untuk bekerja secara jarak jauh atau nomaden, terutama selama pandemi ketika orang merasa lelah bekerja di rumah karena banyaknya gangguan. Fenomena ini mencetuskan istilah baru yaitu work from cafy (WFC). Banyak sekali pengunjung yang melakukan kegiatan kerja atau berproduktivitas di kafe dimulai dari anak muda yang sedang masa studi hingga orang yang sudah dalam dunia kerja. Para pengunjung tersebut harus bisa memaksimalkan produktivitas mereka agar dapat bekerja dengan baik dan lancar dengan dukungan dari lingkungan dan fasilitas kafe yang mereka kunjungi. Metode penulisan ini adalah kualitatif dimana pengambilan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/f/work-cafy-kafe-produktivitas-preferensi-spesifik-p-thumb-ddab0.webp" title="JURIS - Best Working Condition dan Faktor Untuk Meningkatkan Produktivitas di Kafe" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/work-cafy-kafe-produktivitas-preferensi-spesifik-p-thumb-ddab0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/work-cafy-kafe-produktivitas-preferensi-spesifik-p-thumb-ddab0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/work-cafy-kafe-produktivitas-preferensi-spesifik-p-thumb-ddab0.webp 1x" title="JURIS - Best Working Condition dan Faktor Untuk Meningkatkan Produktivitas di Kafe" alt="JURIS - Best Working Condition dan Faktor Untuk Meningkatkan Produktivitas di Kafe" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/f/work-cafy-kafe-produktivitas-preferensi-spesifik-p-thumb-8bc10.webp" title="JURIS - Best Working Condition dan Faktor Untuk Meningkatkan Produktivitas di Kafe" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/work-cafy-kafe-produktivitas-preferensi-spesifik-p-thumb-8bc10.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/work-cafy-kafe-produktivitas-preferensi-spesifik-p-thumb-8bc10.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/work-cafy-kafe-produktivitas-preferensi-spesifik-p-thumb-8bc10.webp 1x" title="JURIS - Best Working Condition dan Faktor Untuk Meningkatkan Produktivitas di Kafe" alt="JURIS - Best Working Condition dan Faktor Untuk Meningkatkan Produktivitas di Kafe" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/f/work-cafy-kafe-produktivitas-preferensi-spesifik-p-thumb-d8d04.webp" title="JURIS - Best Working Condition dan Faktor Untuk Meningkatkan Produktivitas di Kafe" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/work-cafy-kafe-produktivitas-preferensi-spesifik-p-thumb-d8d04.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/work-cafy-kafe-produktivitas-preferensi-spesifik-p-thumb-d8d04.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/work-cafy-kafe-produktivitas-preferensi-spesifik-p-thumb-d8d04.webp 1x" title="JURIS - Best Working Condition dan Faktor Untuk Meningkatkan Produktivitas di Kafe" alt="JURIS - Best Working Condition dan Faktor Untuk Meningkatkan Produktivitas di Kafe" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36956-work-cafy-kafe-produktivitas-preferensi-spesi" title="JURIS - Best Working Condition dan Faktor Untuk Meningkatkan Produktivitas di Kafe" target="_blank">Best Working Condition dan Faktor Untuk Meningkatkan Produktivitas di Kafe</a>: Berdasarkan penelitian ini, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi untuk memperdalam pemahaman mengenai fenomena *work from cafy* (WFC). Pertama, penelitian dapat difokuskan pada identifikasi preferensi spesifik pengunjung kafe terkait desain interior dan tata letak ruang yang paling mendukung produktivitas, termasuk aspek pencahayaan, akustik, dan ergonomi. Kedua, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi dampak psikologis dari bekerja di kafe terhadap kesejahteraan dan kreativitas pengunjung, serta bagaimana faktor-faktor seperti tingkat kebisingan dan interaksi sosial memengaruhi pengalaman kerja mereka. Ketiga, penelitian dapat mengkaji strategi yang dapat diterapkan oleh pengelola kafe untuk mengoptimalkan fasilitas dan layanan mereka guna memenuhi kebutuhan unik para pekerja jarak jauh, seperti penyediaan koneksi internet yang stabil, ruang rapat kecil, dan opsi makanan serta minuman yang mendukung fokus dan energi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan berharga bagi para desainer produk, pengelola kafe, dan pekerja jarak jauh dalam menciptakan lingkungan kerja yang optimal dan berkelanjutan di ruang publik..
<br>Pengunjung kafe banyak sekali yang berkunjung untuk bekerja dan berproduktivitas.Kafe dapat disediakan dengan fasilitas yang memadahi agar terbentuk lingkungan berproduktivitas yang bagus dan mendukung bagi para pengguna.Solusi yang ditemukan adalah dengan memodifikasi perabotan eksisting pada kafe tersebut untuk melengkapi kebutuhan dan kenyamanan pengguna
<br>Dalam beberapa tahun terakhir, kafe tidak hanya menjadi tempat untuk berkumpul dan minum kopi, tetapi juga telah berkembang menjadi area kerja informal yang dapat berfungsi sebagai alternatif untuk bekerja secara jarak jauh atau nomaden, terutama selama pandemi ketika orang merasa lelah bekerja di rumah karena banyaknya gangguan. Fenomena ini mencetuskan istilah baru yaitu work from cafy (WFC). Banyak sekali pengunjung yang melakukan kegiatan kerja atau berproduktivitas di kafe dimulai dari anak muda yang sedang masa studi hingga orang yang sudah dalam dunia kerja. Para pengunjung tersebut harus bisa memaksimalkan produktivitas mereka agar dapat bekerja dengan baik dan lancar dengan dukungan dari lingkungan dan fasilitas kafe yang mereka kunjungi. Metode penulisan ini adalah kualitatif dimana pengambilan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/f/work-cafy-kafe-produktivitas-preferensi-spesifik-p-thumb-d8d04.webp" type="image/webp" length="88194" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/work-cafy-kafe-produktivitas-preferensi-spesifik-p-thumb-ddab0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/work-cafy-kafe-produktivitas-preferensi-spesifik-p-thumb-8bc10.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/work-cafy-kafe-produktivitas-preferensi-spesifik-p-thumb-d8d04.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-488-isi-dps.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11359-anggit-jurnal-desain-produk.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Tabuh Leluangan in the Piodalan Ceremony in Banjar Buagan Pemecutan Kelod Denpasar Bali ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tabuh Leluangan in the Piodalan Ceremony in Banjar Buagan Pemecutan Kelod Denpasar Bali ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tabuh Leluangan in the Piodalan Ceremony in Banjar Buagan Pemecutan Kelod Denpasar Bali ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36946-piodalan-dewa-yadnya-ceremony-ritual-music-tabuh-l</link>
	<guid isPermaLink="false">b6b679f94e467c3dec6119e2aa75ffec</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 04:34:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ gede yudarta ]]></category>
	<category><![CDATA[ wayan ardini ]]></category>
	<category><![CDATA[ biang kerok ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ardini,biang,gede,kerok,wayan,yudarta]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mendokumentasikan secara lebih mendalam variasi-variasi gending leluangan yang ada di berbagai daerah di Bali, termasuk perbedaan notasi, struktur, dan interpretasi musiknya. Hal ini penting untuk menjaga keberagaman ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Tabuh Leluangan in the Piodalan Ceremony in Banjar Buagan, Pemecutan Kelod, Denpasar, Bali: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mendokumentasikan secara lebih mendalam variasi-variasi gending leluangan yang ada di berbagai daerah di Bali, termasuk perbedaan notasi, struktur, dan interpretasi musiknya. Hal ini penting untuk menjaga keberagaman dan kekayaan tradisi musik Bali. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada peran dan fungsi penglingsir dalam menjaga keotentikan dan mengembangkan inovasi dalam gending leluangan, termasuk bagaimana mereka menyeimbangkan antara tradisi dan kreativitas. Lebih lanjut, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan gending leluangan dengan bentuk-bentuk musik ritual lain di Bali atau di daerah lain di Indonesia, untuk memahami persamaan dan perbedaannya serta pengaruh budaya yang mungkin terjadi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pelestarian dan pengembangan musik tradisional Bali, serta memperkaya khazanah pengetahuan tentang seni dan budaya Indonesia.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gending leluangan yang dimainkan oleh Sekaa Gong Eka Swara Mekar Jaya di Banjar Buagan merupakan bentuk leluangan yang menggunakan gamelan gong kebyar sebagai medium ekspresinya.Gending leluangan ini mengalami perkembangan dan sedikit perbedaan dibandingkan dengan leluangan yang menggunakan gamelan gong luang.Secara tekstual, gending leluangan ini memiliki karakteristik dan bentuk yang serupa dengan gending leluangan pada umumnya, namun tetap mempertahankan elemen-elemen musik Bali yang khas dan memiliki makna simbolis dalam konteks upacara keagamaan Perkembangan zaman telah mendorong banyak perubahan di lingkungan masyarakat, termasuk dalam komunitas Karawitan Bali. Salah satu perubahan signifikan adalah munculnya gending dari Seka Gong Buagan, Pemecutan Kelod, Denpasar, Bali, yaitu gending leluangan, yang asal-usul dan bentuk gending itu sendiri tidak diketahui. Tanpa disadari, tabuh-tabuh ini telah mengalami perubahan gaya seiring waktu oleh berbagai pelatih sehingga dapat diperdebatkan oleh penglingsir dan Pemangku dalam upacara Dewa Yadnya. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki asal-usul gending leluangan dalam Dewa Yadnya serta bentuk dan instrumentasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dan analisis data statistik, dengan penglingsir yang masih aktif terlibat dalam Seka Gong Buagan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gending yang digunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/4/piodalan-dewa-yadnya-ceremony-ritual-music-tabuh-l-thumb-6b8ea.webp" title="JURIS - Tabuh Leluangan in the Piodalan Ceremony in Banjar Buagan, Pemecutan Kelod, Denpasar, Bali" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/piodalan-dewa-yadnya-ceremony-ritual-music-tabuh-l-thumb-6b8ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/piodalan-dewa-yadnya-ceremony-ritual-music-tabuh-l-thumb-6b8ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/piodalan-dewa-yadnya-ceremony-ritual-music-tabuh-l-thumb-6b8ea.webp 1x" title="JURIS - Tabuh Leluangan in the Piodalan Ceremony in Banjar Buagan, Pemecutan Kelod, Denpasar, Bali" alt="JURIS - Tabuh Leluangan in the Piodalan Ceremony in Banjar Buagan, Pemecutan Kelod, Denpasar, Bali" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/piodalan-dewa-yadnya-ceremony-ritual-music-tabuh-l-thumb-adf80.webp" title="JURIS - Tabuh Leluangan in the Piodalan Ceremony in Banjar Buagan, Pemecutan Kelod, Denpasar, Bali" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/piodalan-dewa-yadnya-ceremony-ritual-music-tabuh-l-thumb-adf80.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/piodalan-dewa-yadnya-ceremony-ritual-music-tabuh-l-thumb-adf80.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/piodalan-dewa-yadnya-ceremony-ritual-music-tabuh-l-thumb-adf80.webp 1x" title="JURIS - Tabuh Leluangan in the Piodalan Ceremony in Banjar Buagan, Pemecutan Kelod, Denpasar, Bali" alt="JURIS - Tabuh Leluangan in the Piodalan Ceremony in Banjar Buagan, Pemecutan Kelod, Denpasar, Bali" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/piodalan-dewa-yadnya-ceremony-ritual-music-tabuh-l-thumb-9c764.webp" title="JURIS - Tabuh Leluangan in the Piodalan Ceremony in Banjar Buagan, Pemecutan Kelod, Denpasar, Bali" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/piodalan-dewa-yadnya-ceremony-ritual-music-tabuh-l-thumb-9c764.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/piodalan-dewa-yadnya-ceremony-ritual-music-tabuh-l-thumb-9c764.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/piodalan-dewa-yadnya-ceremony-ritual-music-tabuh-l-thumb-9c764.webp 1x" title="JURIS - Tabuh Leluangan in the Piodalan Ceremony in Banjar Buagan, Pemecutan Kelod, Denpasar, Bali" alt="JURIS - Tabuh Leluangan in the Piodalan Ceremony in Banjar Buagan, Pemecutan Kelod, Denpasar, Bali" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36946-piodalan-dewa-yadnya-ceremony-ritual-music-tabuh-l" title="JURIS - Tabuh Leluangan in the Piodalan Ceremony in Banjar Buagan, Pemecutan Kelod, Denpasar, Bali" target="_blank">Tabuh Leluangan in the Piodalan Ceremony in Banjar Buagan, Pemecutan Kelod, Denpasar, Bali</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mendokumentasikan secara lebih mendalam variasi-variasi gending leluangan yang ada di berbagai daerah di Bali, termasuk perbedaan notasi, struktur, dan interpretasi musiknya. Hal ini penting untuk menjaga keberagaman dan kekayaan tradisi musik Bali. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada peran dan fungsi penglingsir dalam menjaga keotentikan dan mengembangkan inovasi dalam gending leluangan, termasuk bagaimana mereka menyeimbangkan antara tradisi dan kreativitas. Lebih lanjut, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan gending leluangan dengan bentuk-bentuk musik ritual lain di Bali atau di daerah lain di Indonesia, untuk memahami persamaan dan perbedaannya serta pengaruh budaya yang mungkin terjadi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pelestarian dan pengembangan musik tradisional Bali, serta memperkaya khazanah pengetahuan tentang seni dan budaya Indonesia..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa gending leluangan yang dimainkan oleh Sekaa Gong Eka Swara Mekar Jaya di Banjar Buagan merupakan bentuk leluangan yang menggunakan gamelan gong kebyar sebagai medium ekspresinya.Gending leluangan ini mengalami perkembangan dan sedikit perbedaan dibandingkan dengan leluangan yang menggunakan gamelan gong luang.Secara tekstual, gending leluangan ini memiliki karakteristik dan bentuk yang serupa dengan gending leluangan pada umumnya, namun tetap mempertahankan elemen-elemen musik Bali yang khas dan memiliki makna simbolis dalam konteks upacara keagamaan
<br>Perkembangan zaman telah mendorong banyak perubahan di lingkungan masyarakat, termasuk dalam komunitas Karawitan Bali. Salah satu perubahan signifikan adalah munculnya gending dari Seka Gong Buagan, Pemecutan Kelod, Denpasar, Bali, yaitu gending leluangan, yang asal-usul dan bentuk gending itu sendiri tidak diketahui. Tanpa disadari, tabuh-tabuh ini telah mengalami perubahan gaya seiring waktu oleh berbagai pelatih sehingga dapat diperdebatkan oleh penglingsir dan Pemangku dalam upacara Dewa Yadnya. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki asal-usul gending leluangan dalam Dewa Yadnya serta bentuk dan instrumentasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dan analisis data statistik, dengan penglingsir yang masih aktif terlibat dalam Seka Gong Buagan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gending yang digunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/4/piodalan-dewa-yadnya-ceremony-ritual-music-tabuh-l-thumb-adf80.webp" type="image/webp" length="68096" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/piodalan-dewa-yadnya-ceremony-ritual-music-tabuh-l-thumb-6b8ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/piodalan-dewa-yadnya-ceremony-ritual-music-tabuh-l-thumb-adf80.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/piodalan-dewa-yadnya-ceremony-ritual-music-tabuh-l-thumb-9c764.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-488-isi-dps.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11358-journal-aesthetics-creativity-art-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Performance Annotation Analysis of Maria Callas Interpretive Vocal Ornamentation in George Bizets Aria Habanera ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Performance Annotation Analysis of Maria Callas Interpretive Vocal Ornamentation in George Bizets Aria Habanera ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Performance Annotation Analysis of Maria Callas Interpretive Vocal Ornamentation in George Bizets Aria Habanera ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36940-teknik-vokal-youth-ornamen-interpretasi-bize</link>
	<guid isPermaLink="false">afb3cd1b33a3d14973a46be562f32e99</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 04:26:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ gede yudarta ]]></category>
	<category><![CDATA[ wayan ardini ]]></category>
	<category><![CDATA[ biang kerok ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ardini,biang,gede,kerok,wayan,yudarta]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang baru adalah: (1) Menganalisis pengaruh konteks budaya dan historis pada pilihan ornamen penyanyi, serta bagaimana perkembangan teknik vokal modern dapat mempengaruhi cara penyanyi kontemporer menafsirkan karya klasik. (2) ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Performance Annotation: Analysis of Maria Callas' Interpretive Vocal Ornamentation in George Bizet's Aria Habanera: Saran penelitian lanjutan yang baru adalah: (1) Menganalisis pengaruh konteks budaya dan historis pada pilihan ornamen penyanyi, serta bagaimana perkembangan teknik vokal modern dapat mempengaruhi cara penyanyi kontemporer menafsirkan karya klasik. (2) Menjelajahi hubungan antara ornamen vokal, ekspresi karakter, dan interpretasi penyanyi dalam konteks Habanera, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti dinamika, timbre, dan artikulasi. (3) Mengembangkan kerangka kerja analisis yang lebih komprehensif untuk mengeksplorasi teknik vokal dan interpretasi dalam opera, dengan fokus pada aspek-aspek seperti ekspresi emosional, teknik vokal, dan interaksi dengan musik dan karakter.. Dalam membahas teknik ornamen vokal yang digunakan oleh Maria Callas, Elna Garansa, dan Teresa Berganza dalam Habanera, kita dapat melihat perbedaan signifikan dalam cara mereka mengekspresikan karakter Carmen.Maria Callas menggunakan ornamen yang bebas dan ekspresif, dengan penerapan rubato yang besar dan trills yang panjang yang menambah ketegangan emosional dan menciptakan eksplosif ekspresif yang sesuai dengan karakter Carmen yang liar, dominan, dan penuh gairah.Di sisi lain, Elna Garansa lebih menyukai ornamen minimal yang elegan dan bersih, memberikan sensasi sensual yang lebih terkendali dan misterius, sedangkan Teresa Berganza menggunakan ornamen sederhana dan kontrol ritme yang ketat untuk menggambarkan Carmen sebagai sosok yang ringan dan alami Aria Habanera dari opera Carmen karya Georges Bizet menampilkan karakterisasi Carmen yang sensual dan bebas melalui melodi dan ritme yang khas. Meskipun karya ini telah banyak diteliti, studi khusus tentang ornamen vokal masih jarang. Ornamen memainkan peran penting dalam memperkaya interpretasi sambil menyeimbangkan kebebasan artistik dengan kesetiaan terhadap partitur. Penelitian ini bertanya: bagaimana ornamen vokal interpretatif Maria Callas dapat menjadi referensi untuk membawakan Habanera? Metode yang digunakan meliputi transkripsi ornamen vokal oleh Maria Callas, Elna Garansa, dan Teresa Berganza, diikuti dengan analisis interpretatif untuk memahami ekspresi artistik dan niatnya. Analisis komparatif dilakukan untuk menilai kecocokannya dengan partitur dan dampaknya terhadap karakterisasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/b/teknik-vokal-youth-ornamen-interpretasi-bizet-call-thumb-d73b5.webp" title="JURIS - Performance Annotation: Analysis of Maria Callas&#039; Interpretive Vocal Ornamentation in George Bizet&#039;s Aria Habanera" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/teknik-vokal-youth-ornamen-interpretasi-bizet-call-thumb-d73b5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/teknik-vokal-youth-ornamen-interpretasi-bizet-call-thumb-d73b5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/teknik-vokal-youth-ornamen-interpretasi-bizet-call-thumb-d73b5.webp 1x" title="JURIS - Performance Annotation: Analysis of Maria Callas&#039; Interpretive Vocal Ornamentation in George Bizet&#039;s Aria Habanera" alt="JURIS - Performance Annotation: Analysis of Maria Callas&#039; Interpretive Vocal Ornamentation in George Bizet&#039;s Aria Habanera" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/teknik-vokal-youth-ornamen-interpretasi-bizet-call-thumb-71c19.webp" title="JURIS - Performance Annotation: Analysis of Maria Callas&#039; Interpretive Vocal Ornamentation in George Bizet&#039;s Aria Habanera" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/teknik-vokal-youth-ornamen-interpretasi-bizet-call-thumb-71c19.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/teknik-vokal-youth-ornamen-interpretasi-bizet-call-thumb-71c19.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/teknik-vokal-youth-ornamen-interpretasi-bizet-call-thumb-71c19.webp 1x" title="JURIS - Performance Annotation: Analysis of Maria Callas&#039; Interpretive Vocal Ornamentation in George Bizet&#039;s Aria Habanera" alt="JURIS - Performance Annotation: Analysis of Maria Callas&#039; Interpretive Vocal Ornamentation in George Bizet&#039;s Aria Habanera" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/teknik-vokal-youth-ornamen-interpretasi-bizet-call-thumb-f7110.webp" title="JURIS - Performance Annotation: Analysis of Maria Callas&#039; Interpretive Vocal Ornamentation in George Bizet&#039;s Aria Habanera" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/teknik-vokal-youth-ornamen-interpretasi-bizet-call-thumb-f7110.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/teknik-vokal-youth-ornamen-interpretasi-bizet-call-thumb-f7110.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/teknik-vokal-youth-ornamen-interpretasi-bizet-call-thumb-f7110.webp 1x" title="JURIS - Performance Annotation: Analysis of Maria Callas&#039; Interpretive Vocal Ornamentation in George Bizet&#039;s Aria Habanera" alt="JURIS - Performance Annotation: Analysis of Maria Callas&#039; Interpretive Vocal Ornamentation in George Bizet&#039;s Aria Habanera" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36940-teknik-vokal-youth-ornamen-interpretasi-bize" title="JURIS - Performance Annotation: Analysis of Maria Callas&#039; Interpretive Vocal Ornamentation in George Bizet&#039;s Aria Habanera" target="_blank">Performance Annotation: Analysis of Maria Callas' Interpretive Vocal Ornamentation in George Bizet's Aria Habanera</a>: Saran penelitian lanjutan yang baru adalah: (1) Menganalisis pengaruh konteks budaya dan historis pada pilihan ornamen penyanyi, serta bagaimana perkembangan teknik vokal modern dapat mempengaruhi cara penyanyi kontemporer menafsirkan karya klasik. (2) Menjelajahi hubungan antara ornamen vokal, ekspresi karakter, dan interpretasi penyanyi dalam konteks Habanera, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti dinamika, timbre, dan artikulasi. (3) Mengembangkan kerangka kerja analisis yang lebih komprehensif untuk mengeksplorasi teknik vokal dan interpretasi dalam opera, dengan fokus pada aspek-aspek seperti ekspresi emosional, teknik vokal, dan interaksi dengan musik dan karakter..
<br>Dalam membahas teknik ornamen vokal yang digunakan oleh Maria Callas, Elna Garansa, dan Teresa Berganza dalam Habanera, kita dapat melihat perbedaan signifikan dalam cara mereka mengekspresikan karakter Carmen.Maria Callas menggunakan ornamen yang bebas dan ekspresif, dengan penerapan rubato yang besar dan trills yang panjang yang menambah ketegangan emosional dan menciptakan eksplosif ekspresif yang sesuai dengan karakter Carmen yang liar, dominan, dan penuh gairah.Di sisi lain, Elna Garansa lebih menyukai ornamen minimal yang elegan dan bersih, memberikan sensasi sensual yang lebih terkendali dan misterius, sedangkan Teresa Berganza menggunakan ornamen sederhana dan kontrol ritme yang ketat untuk menggambarkan Carmen sebagai sosok yang ringan dan alami
<br>Aria Habanera dari opera Carmen karya Georges Bizet menampilkan karakterisasi Carmen yang sensual dan bebas melalui melodi dan ritme yang khas. Meskipun karya ini telah banyak diteliti, studi khusus tentang ornamen vokal masih jarang. Ornamen memainkan peran penting dalam memperkaya interpretasi sambil menyeimbangkan kebebasan artistik dengan kesetiaan terhadap partitur. Penelitian ini bertanya: bagaimana ornamen vokal interpretatif Maria Callas dapat menjadi referensi untuk membawakan Habanera? Metode yang digunakan meliputi transkripsi ornamen vokal oleh Maria Callas, Elna Garansa, dan Teresa Berganza, diikuti dengan analisis interpretatif untuk memahami ekspresi artistik dan niatnya. Analisis komparatif dilakukan untuk menilai kecocokannya dengan partitur dan dampaknya terhadap karakterisasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/b/teknik-vokal-youth-ornamen-interpretasi-bizet-call-thumb-71c19.webp" type="image/webp" length="244412" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/teknik-vokal-youth-ornamen-interpretasi-bizet-call-thumb-d73b5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/teknik-vokal-youth-ornamen-interpretasi-bizet-call-thumb-71c19.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/teknik-vokal-youth-ornamen-interpretasi-bizet-call-thumb-f7110.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-488-isi-dps.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11358-journal-aesthetics-creativity-art-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Pemupukan Nitrogen Terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Jagung Pada Kondisi N Rendah Di Lahan Sawah Aluvial ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Pemupukan Nitrogen Terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Jagung Pada Kondisi N Rendah Di Lahan Sawah Aluvial ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Pemupukan Nitrogen Terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Jagung Pada Kondisi N Rendah Di Lahan Sawah Aluvial ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36955-jagung-hibrida-biobriket-tongkol-galur-jagu</link>
	<guid isPermaLink="false">b555b311251d11358b6a2b9f384aedba</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 04:22:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ m budiastuti ]]></category>
	<category><![CDATA[ devy susanty ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[budiastuti,content,devy,m,main,susanty]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Bagaimana pengaruh kombinasi dosis pemupukan nitrogen 200AkgAhaAc1 dengan additif mikroba degradasi organik terhadap pertumbuhan dan hasil jagung pada lahan sawah aluvial yang suboptimal? Apakah penyesuaian sinkronisasi aplikasi nitrogen antara fase vegetatif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Pemupukan Nitrogen Terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Jagung Pada Kondisi N Rendah Di Lahan Sawah Aluvial: Bagaimana pengaruh kombinasi dosis pemupukan nitrogen 200AkgAhaAc1 dengan additif mikroba degradasi organik terhadap pertumbuhan dan hasil jagung pada lahan sawah aluvial yang suboptimal? Apakah penyesuaian sinkronisasi aplikasi nitrogen antara fase vegetatif dan generatif dapat meningkatkan efisiensi penggunaan nitrogen (NUE) pada varietas jagung hibrida yang berbeda? Bagaimana perbandingan efek istilah Aopupuk berkelanjutanAo dengan strategi pemupukan konvensional terhadap kebersihan air dan kualitas tanah di lahan sawah aluvial?. Pemupukan 200AkgAN/ha meningkatkan tinggi tanaman, indeks luas daun, klorofil, diameter batang, dan panjang tongkol jagung hibrida.Hasil biji tertinggi tercapai pada jagung hibrida G10/MAL03 dengan pemupukan 200AkgAN/ha.Aplikasi 200AkgAN/ha juga meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk nitrogen menjadi 19,58Akg/kg Pengembangan jagung pada lahan dengan ketersediaan Nitrogen (N) tanah yang rendah memerlukan dosis pemupukan nitrogen yang tepat untuk meningkatkan pertumbuhan, produktifitas, dan efisiensi penggunaan pupuk nitrogen (EPN). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh aplikasi pemupukan N terhadap karakter agronomi, komponen hasil, dan hasil N setiap genotipe jagung hibrida yang diuji serta mengetahui efisiensi penggunaan pupuk dari takaran pupuk N yang digunakan. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Balai Penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/8/jagung-hibrida-biobriket-tongkol-galur-pupuk-nitro-thumb-af6ed.webp" title="JURIS - Pengaruh Pemupukan Nitrogen Terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Jagung Pada Kondisi N Rendah Di Lahan Sawah Aluvial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/jagung-hibrida-biobriket-tongkol-galur-pupuk-nitro-thumb-af6ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/jagung-hibrida-biobriket-tongkol-galur-pupuk-nitro-thumb-af6ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/jagung-hibrida-biobriket-tongkol-galur-pupuk-nitro-thumb-af6ed.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pemupukan Nitrogen Terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Jagung Pada Kondisi N Rendah Di Lahan Sawah Aluvial" alt="JURIS - Pengaruh Pemupukan Nitrogen Terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Jagung Pada Kondisi N Rendah Di Lahan Sawah Aluvial" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/8/jagung-hibrida-biobriket-tongkol-galur-pupuk-nitro-thumb-12524.webp" title="JURIS - Pengaruh Pemupukan Nitrogen Terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Jagung Pada Kondisi N Rendah Di Lahan Sawah Aluvial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/jagung-hibrida-biobriket-tongkol-galur-pupuk-nitro-thumb-12524.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/jagung-hibrida-biobriket-tongkol-galur-pupuk-nitro-thumb-12524.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/jagung-hibrida-biobriket-tongkol-galur-pupuk-nitro-thumb-12524.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pemupukan Nitrogen Terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Jagung Pada Kondisi N Rendah Di Lahan Sawah Aluvial" alt="JURIS - Pengaruh Pemupukan Nitrogen Terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Jagung Pada Kondisi N Rendah Di Lahan Sawah Aluvial" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/8/jagung-hibrida-biobriket-tongkol-galur-pupuk-nitro-thumb-4025b.webp" title="JURIS - Pengaruh Pemupukan Nitrogen Terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Jagung Pada Kondisi N Rendah Di Lahan Sawah Aluvial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/jagung-hibrida-biobriket-tongkol-galur-pupuk-nitro-thumb-4025b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/jagung-hibrida-biobriket-tongkol-galur-pupuk-nitro-thumb-4025b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/jagung-hibrida-biobriket-tongkol-galur-pupuk-nitro-thumb-4025b.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pemupukan Nitrogen Terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Jagung Pada Kondisi N Rendah Di Lahan Sawah Aluvial" alt="JURIS - Pengaruh Pemupukan Nitrogen Terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Jagung Pada Kondisi N Rendah Di Lahan Sawah Aluvial" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36955-jagung-hibrida-biobriket-tongkol-galur-jagu" title="JURIS - Pengaruh Pemupukan Nitrogen Terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Jagung Pada Kondisi N Rendah Di Lahan Sawah Aluvial" target="_blank">Pengaruh Pemupukan Nitrogen Terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Jagung Pada Kondisi N Rendah Di Lahan Sawah Aluvial</a>: Bagaimana pengaruh kombinasi dosis pemupukan nitrogen 200AkgAhaAc1 dengan additif mikroba degradasi organik terhadap pertumbuhan dan hasil jagung pada lahan sawah aluvial yang suboptimal? Apakah penyesuaian sinkronisasi aplikasi nitrogen antara fase vegetatif dan generatif dapat meningkatkan efisiensi penggunaan nitrogen (NUE) pada varietas jagung hibrida yang berbeda? Bagaimana perbandingan efek istilah Aopupuk berkelanjutanAo dengan strategi pemupukan konvensional terhadap kebersihan air dan kualitas tanah di lahan sawah aluvial?.
<br>Pemupukan 200AkgAN/ha meningkatkan tinggi tanaman, indeks luas daun, klorofil, diameter batang, dan panjang tongkol jagung hibrida.Hasil biji tertinggi tercapai pada jagung hibrida G10/MAL03 dengan pemupukan 200AkgAN/ha.Aplikasi 200AkgAN/ha juga meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk nitrogen menjadi 19,58Akg/kg
<br>Pengembangan jagung pada lahan dengan ketersediaan Nitrogen (N) tanah yang rendah memerlukan dosis pemupukan nitrogen yang tepat untuk meningkatkan pertumbuhan, produktifitas, dan efisiensi penggunaan pupuk nitrogen (EPN). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh aplikasi pemupukan N terhadap karakter agronomi, komponen hasil, dan hasil N setiap genotipe jagung hibrida yang diuji serta mengetahui efisiensi penggunaan pupuk dari takaran pupuk N yang digunakan. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Balai Penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/8/jagung-hibrida-biobriket-tongkol-galur-pupuk-nitro-thumb-12524.webp" type="image/webp" length="80102" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/jagung-hibrida-biobriket-tongkol-galur-pupuk-nitro-thumb-af6ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/jagung-hibrida-biobriket-tongkol-galur-pupuk-nitro-thumb-12524.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/jagung-hibrida-biobriket-tongkol-galur-pupuk-nitro-thumb-4025b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-752-unb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12744-prosiding-seminar-nasional-sinergi-riset-inovasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Art Ecosystem of Amreta ing Huma ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Art Ecosystem of Amreta ing Huma ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Art Ecosystem of Amreta ing Huma ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36948-learning-model-based-art-ecosystem-amreta-ing-huma</link>
	<guid isPermaLink="false">05201316f3ef76be6b3e027e170fab95</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 04:12:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ gede yudarta ]]></category>
	<category><![CDATA[ wayan ardini ]]></category>
	<category><![CDATA[ biang kerok ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ardini,biang,gede,kerok,wayan,yudarta]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Further research could explore the potential of Amreta ing Huma as a model for community-based ecological art initiatives in other agricultural regions facing similar challenges of land conversion and cultural preservation.  Investigating the economic ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Art Ecosystem of Amreta ing Huma: Further research could explore the potential of Amreta ing Huma as a model for community-based ecological art initiatives in other agricultural regions facing similar challenges of land conversion and cultural preservation. Investigating the economic viability of upcycled art materials, specifically glass and ceramics, could reveal opportunities for sustainable livelihoods and circular economy models within the Balinese art sector. Additionally, a comparative study examining the effectiveness of different art-based interventions in promoting awareness and fostering community engagement with traditional ecological knowledge systems, such as subak, would be valuable. These studies should consider the role of digital media and participatory art practices in reaching wider audiences and facilitating collaborative problem-solving. Expanding on the aesthetic analysis presented in the paper, future research could delve deeper into the specific formal elements and compositional strategies employed in Amreta ing HumaAos artworks, and how these contribute to the overall emotional and intellectual impact on viewers. Finally, exploring the potential for integrating Amreta ing HumaAos principles into educational curricula at various levels, from primary schools to universities, could cultivate a new generation of artists and citizens committed to sustainable practices and cultural heritage preservation. This integration could involve hands-on workshops, field trips to subak landscapes, and collaborative art projects that address local environmental and social issues.. The Amreta ing Huma art ecosystem began with the creation of ecological artworks based on upcycled glass and ceramics in response to the subak phenomenon.These artworks then served as a model for the artist's responsiveness to engage the public in understanding the social phenomenon, leading to interactions between stakeholders.Amreta ing Huma's artwork is defined as something that triggers aesthetic emotions based on its formal structure and fills the personal imagination of the audience.The Amreta ing Huma art ecosystem refers to the cultural system model based on the UNESCO Framework for Cultural Statistics, which has five subsystems Amreta ing Huma is an art ecosystem whose ideas sparked the subak phenomenon and its current existence. By linking culture, society, education, politics, technology, economics, and stakeholders, it can become an alternative way of thinking for Balinese society, both nationally and internationally. This paper is compiled based on the results of fieldwork through a qualitative approach, namely the implementation of interview methods accompanied by direct observation, the process of transcribing information in the form of field data, processing data to compiling data into... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/2/learning-model-based-art-ecosystem-amreta-ing-huma-thumb-a636d.webp" title="JURIS - The Art Ecosystem of Amreta ing Huma" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/learning-model-based-art-ecosystem-amreta-ing-huma-thumb-a636d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/learning-model-based-art-ecosystem-amreta-ing-huma-thumb-a636d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/learning-model-based-art-ecosystem-amreta-ing-huma-thumb-a636d.webp 1x" title="JURIS - The Art Ecosystem of Amreta ing Huma" alt="JURIS - The Art Ecosystem of Amreta ing Huma" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/learning-model-based-art-ecosystem-amreta-ing-huma-thumb-2e6c8.webp" title="JURIS - The Art Ecosystem of Amreta ing Huma" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/learning-model-based-art-ecosystem-amreta-ing-huma-thumb-2e6c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/learning-model-based-art-ecosystem-amreta-ing-huma-thumb-2e6c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/learning-model-based-art-ecosystem-amreta-ing-huma-thumb-2e6c8.webp 1x" title="JURIS - The Art Ecosystem of Amreta ing Huma" alt="JURIS - The Art Ecosystem of Amreta ing Huma" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/learning-model-based-art-ecosystem-amreta-ing-huma-thumb-69aff.webp" title="JURIS - The Art Ecosystem of Amreta ing Huma" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/learning-model-based-art-ecosystem-amreta-ing-huma-thumb-69aff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/learning-model-based-art-ecosystem-amreta-ing-huma-thumb-69aff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/learning-model-based-art-ecosystem-amreta-ing-huma-thumb-69aff.webp 1x" title="JURIS - The Art Ecosystem of Amreta ing Huma" alt="JURIS - The Art Ecosystem of Amreta ing Huma" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36948-learning-model-based-art-ecosystem-amreta-ing-huma" title="JURIS - The Art Ecosystem of Amreta ing Huma" target="_blank">The Art Ecosystem of Amreta ing Huma</a>: Further research could explore the potential of Amreta ing Huma as a model for community-based ecological art initiatives in other agricultural regions facing similar challenges of land conversion and cultural preservation.  Investigating the economic viability of upcycled art materials, specifically glass and ceramics, could reveal opportunities for sustainable livelihoods and circular economy models within the Balinese art sector.  Additionally, a comparative study examining the effectiveness of different art-based interventions in promoting awareness and fostering community engagement with traditional ecological knowledge systems, such as subak, would be valuable.  These studies should consider the role of digital media and participatory art practices in reaching wider audiences and facilitating collaborative problem-solving.  Expanding on the aesthetic analysis presented in the paper, future research could delve deeper into the specific formal elements and compositional strategies employed in Amreta ing HumaAos artworks, and how these contribute to the overall emotional and intellectual impact on viewers.  Finally, exploring the potential for integrating Amreta ing HumaAos principles into educational curricula at various levels, from primary schools to universities, could cultivate a new generation of artists and citizens committed to sustainable practices and cultural heritage preservation.  This integration could involve hands-on workshops, field trips to subak landscapes, and collaborative art projects that address local environmental and social issues..
<br>The Amreta ing Huma art ecosystem began with the creation of ecological artworks based on upcycled glass and ceramics in response to the subak phenomenon.These artworks then served as a model for the artist's responsiveness to engage the public in understanding the social phenomenon, leading to interactions between stakeholders.Amreta ing Huma's artwork is defined as something that triggers aesthetic emotions based on its formal structure and fills the personal imagination of the audience.The Amreta ing Huma art ecosystem refers to the cultural system model based on the UNESCO Framework for Cultural Statistics, which has five subsystems
<br>Amreta ing Huma is an art ecosystem whose ideas sparked the subak phenomenon and its current existence. By linking culture, society, education, politics, technology, economics, and stakeholders, it can become an alternative way of thinking for Balinese society, both nationally and internationally. This paper is compiled based on the results of fieldwork through a qualitative approach, namely the implementation of interview methods accompanied by direct observation, the process of transcribing information in the form of field data, processing data to compiling data into...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/2/learning-model-based-art-ecosystem-amreta-ing-huma-thumb-2e6c8.webp" type="image/webp" length="175500" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/learning-model-based-art-ecosystem-amreta-ing-huma-thumb-a636d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/learning-model-based-art-ecosystem-amreta-ing-huma-thumb-2e6c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/learning-model-based-art-ecosystem-amreta-ing-huma-thumb-69aff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-488-isi-dps.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11358-journal-aesthetics-creativity-art-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pelatihan Pembuatan Tempe dengan Eco Enzyme Untuk Meningkatkan Kualitas Fermentasi dan Ramah Lingkungan di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pelatihan Pembuatan Tempe dengan Eco Enzyme Untuk Meningkatkan Kualitas Fermentasi dan Ramah Lingkungan di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pelatihan Pembuatan Tempe dengan Eco Enzyme Untuk Meningkatkan Kualitas Fermentasi dan Ramah Lingkungan di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36935-kulit-ari-kacang-tanah-kualitas-tempe-kacan</link>
	<guid isPermaLink="false">c116a1ada6d96cb5d138c84cef2a7c24</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 04:11:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ authors fees ]]></category>
	<category><![CDATA[ gema cermat ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[authors,cermat,fees,focus,gema,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi pengaruh variasi konsentrasi eco enzyme terhadap kualitas tempe dari berbagai bahan baku, seperti kedelai, kacang hijau, dan kacang merah, agar dapat ditentukan formulasi optimal yang menghasilkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pelatihan Pembuatan Tempe dengan Eco Enzyme Untuk Meningkatkan Kualitas Fermentasi dan Ramah Lingkungan di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado: Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi pengaruh variasi konsentrasi eco enzyme terhadap kualitas tempe dari berbagai bahan baku, seperti kedelai, kacang hijau, dan kacang merah, agar dapat ditentukan formulasi optimal yang menghasilkan produk dengan tekstur, rasa, dan keamanan terbaik. Kedua, penting untuk mengkaji secara sistematis perbedaan parameter fermentasi Ae seperti durasi inkubasi, suhu, dan kelembapan Ae pada tempe berbahan baku non-kedelai, guna mengembangkan panduan produksi standar yang dapat diadopsi oleh pelaku usaha skala rumah tangga. Ketiga, perlu dikembangkan studi tentang potensi pemanfaatan limbah cair dan padat dari proses pembuatan tempe berbasis eco enzyme sebagai pupuk organik atau bahan baku biogas, sehingga dapat mendorong terciptanya sistem ekonomi sirkular di tingkat komunitas. Penelitian-penelitian ini akan memperkuat aspek keberlanjutan, efisiensi, dan nilai tambah dari inovasi yang telah diperkenalkan, serta membuka jalan bagi pengembangan industri tempe yang lebih mandiri, ramah lingkungan, dan berkelanjutan dalam jangka panjang.. Kegiatan pelatihan pembuatan tempe dengan eco enzyme di Kelurahan Paniki Bawah telah berhasil dilaksanakan dan mencapai tujuannya.Peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan mengenai seluruh tahapan pembuatan tempe yang higienis dan efektif.Inovasi penggunaan eco enzyme serta bahan baku alternatif membuka peluang peningkatan kualitas produk dan kemandirian produksi berbasis sumber daya lokal Tempe merupakan sumber protein nabati yang sangat penting dalam pola konsumsi masyarakat Indonesia dan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya pangan nasional. Seiring dengan meningkatnya kesadaran akan proses produksi yang berkelanjutan, inovasi yang ramah lingkungan menjadi krusial. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberikan pelatihan pembuatan tempe dengan penambahan eco enzyme kepada masyarakat di Kelurahan Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, untuk meningkatkan kualitas fermentasi dan mengurangi dampak lingkungan. Metode kegiatan yang digunakan adalah penyuluhan dan praktik langsung yang dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus 2025. Hasil utama dari kegiatan ini adalah terjadinya transfer pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat mengenai seluruh tahapan proses pembuatan tempe dari kacang kedelai,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/a/kulit-ari-kacang-tanah-kualitas-tempe-hijau-sari-m-thumb-484bf.webp" title="JURIS - Pelatihan Pembuatan Tempe dengan Eco Enzyme Untuk Meningkatkan Kualitas Fermentasi dan Ramah Lingkungan di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/kulit-ari-kacang-tanah-kualitas-tempe-hijau-sari-m-thumb-484bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/kulit-ari-kacang-tanah-kualitas-tempe-hijau-sari-m-thumb-484bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/kulit-ari-kacang-tanah-kualitas-tempe-hijau-sari-m-thumb-484bf.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Pembuatan Tempe dengan Eco Enzyme Untuk Meningkatkan Kualitas Fermentasi dan Ramah Lingkungan di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado" alt="JURIS - Pelatihan Pembuatan Tempe dengan Eco Enzyme Untuk Meningkatkan Kualitas Fermentasi dan Ramah Lingkungan di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/a/kulit-ari-kacang-tanah-kualitas-tempe-hijau-sari-m-thumb-6caeb.webp" title="JURIS - Pelatihan Pembuatan Tempe dengan Eco Enzyme Untuk Meningkatkan Kualitas Fermentasi dan Ramah Lingkungan di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/kulit-ari-kacang-tanah-kualitas-tempe-hijau-sari-m-thumb-6caeb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/kulit-ari-kacang-tanah-kualitas-tempe-hijau-sari-m-thumb-6caeb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/kulit-ari-kacang-tanah-kualitas-tempe-hijau-sari-m-thumb-6caeb.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Pembuatan Tempe dengan Eco Enzyme Untuk Meningkatkan Kualitas Fermentasi dan Ramah Lingkungan di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado" alt="JURIS - Pelatihan Pembuatan Tempe dengan Eco Enzyme Untuk Meningkatkan Kualitas Fermentasi dan Ramah Lingkungan di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/a/kulit-ari-kacang-tanah-kualitas-tempe-hijau-sari-m-thumb-b510c.webp" title="JURIS - Pelatihan Pembuatan Tempe dengan Eco Enzyme Untuk Meningkatkan Kualitas Fermentasi dan Ramah Lingkungan di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/kulit-ari-kacang-tanah-kualitas-tempe-hijau-sari-m-thumb-b510c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/kulit-ari-kacang-tanah-kualitas-tempe-hijau-sari-m-thumb-b510c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/kulit-ari-kacang-tanah-kualitas-tempe-hijau-sari-m-thumb-b510c.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Pembuatan Tempe dengan Eco Enzyme Untuk Meningkatkan Kualitas Fermentasi dan Ramah Lingkungan di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado" alt="JURIS - Pelatihan Pembuatan Tempe dengan Eco Enzyme Untuk Meningkatkan Kualitas Fermentasi dan Ramah Lingkungan di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36935-kulit-ari-kacang-tanah-kualitas-tempe-kacan" title="JURIS - Pelatihan Pembuatan Tempe dengan Eco Enzyme Untuk Meningkatkan Kualitas Fermentasi dan Ramah Lingkungan di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado" target="_blank">Pelatihan Pembuatan Tempe dengan Eco Enzyme Untuk Meningkatkan Kualitas Fermentasi dan Ramah Lingkungan di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi pengaruh variasi konsentrasi eco enzyme terhadap kualitas tempe dari berbagai bahan baku, seperti kedelai, kacang hijau, dan kacang merah, agar dapat ditentukan formulasi optimal yang menghasilkan produk dengan tekstur, rasa, dan keamanan terbaik. Kedua, penting untuk mengkaji secara sistematis perbedaan parameter fermentasi Ae seperti durasi inkubasi, suhu, dan kelembapan Ae pada tempe berbahan baku non-kedelai, guna mengembangkan panduan produksi standar yang dapat diadopsi oleh pelaku usaha skala rumah tangga. Ketiga, perlu dikembangkan studi tentang potensi pemanfaatan limbah cair dan padat dari proses pembuatan tempe berbasis eco enzyme sebagai pupuk organik atau bahan baku biogas, sehingga dapat mendorong terciptanya sistem ekonomi sirkular di tingkat komunitas. Penelitian-penelitian ini akan memperkuat aspek keberlanjutan, efisiensi, dan nilai tambah dari inovasi yang telah diperkenalkan, serta membuka jalan bagi pengembangan industri tempe yang lebih mandiri, ramah lingkungan, dan berkelanjutan dalam jangka panjang..
<br>Kegiatan pelatihan pembuatan tempe dengan eco enzyme di Kelurahan Paniki Bawah telah berhasil dilaksanakan dan mencapai tujuannya.Peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan mengenai seluruh tahapan pembuatan tempe yang higienis dan efektif.Inovasi penggunaan eco enzyme serta bahan baku alternatif membuka peluang peningkatan kualitas produk dan kemandirian produksi berbasis sumber daya lokal
<br>Tempe merupakan sumber protein nabati yang sangat penting dalam pola konsumsi masyarakat Indonesia dan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya pangan nasional. Seiring dengan meningkatnya kesadaran akan proses produksi yang berkelanjutan, inovasi yang ramah lingkungan menjadi krusial. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberikan pelatihan pembuatan tempe dengan penambahan eco enzyme kepada masyarakat di Kelurahan Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, untuk meningkatkan kualitas fermentasi dan mengurangi dampak lingkungan. Metode kegiatan yang digunakan adalah penyuluhan dan praktik langsung yang dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus 2025. Hasil utama dari kegiatan ini adalah terjadinya transfer pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat mengenai seluruh tahapan proses pembuatan tempe dari kacang kedelai,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/a/kulit-ari-kacang-tanah-kualitas-tempe-hijau-sari-m-thumb-6caeb.webp" type="image/webp" length="94812" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/kulit-ari-kacang-tanah-kualitas-tempe-hijau-sari-m-thumb-484bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/kulit-ari-kacang-tanah-kualitas-tempe-hijau-sari-m-thumb-6caeb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/kulit-ari-kacang-tanah-kualitas-tempe-hijau-sari-m-thumb-b510c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2713-ybli.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11345-jurnal-lentera-penelitian-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Creative Process in the Instrumental Karawitan AuBiang KerokAy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Creative Process in the Instrumental Karawitan AuBiang KerokAy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Creative Process in the Instrumental Karawitan AuBiang KerokAy ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-36941-biang-kerok-fenomena-kehidupan-kombinasi-laras-kar</link>
	<guid isPermaLink="false">d56e3be4bd53a1e0453fe2cbe7e1f975</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 04:05:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ gede yudarta ]]></category>
	<category><![CDATA[ wayan ardini ]]></category>
	<category><![CDATA[ biang kerok ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ardini,biang,gede,kerok,wayan,yudarta]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana penggabungan laras pelog dan slendro dalam karya karawitan lainnya dapat menciptakan sistem nada baru yang terstandarisasi, sehingga bisa digunakan secara luas dalam komposisi karawitan modern. Kedua, perlu dikaji respons ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Creative Process in the Instrumental Karawitan AuBiang KerokAy: Pertama, perlu diteliti bagaimana penggabungan laras pelog dan slendro dalam karya karawitan lainnya dapat menciptakan sistem nada baru yang terstandarisasi, sehingga bisa digunakan secara luas dalam komposisi karawitan modern. Kedua, perlu dikaji respons pendengar terhadap warna bunyi unik dari kombinasi dua gender dengan laras berbeda, baik dari kalangan masyarakat umum maupun ahli musik tradisional, untuk memahami aspek persepsi estetika dalam karya eksperimental seperti ini. Ketiga, perlu dikembangkan pendekatan metode kreatif yang mengintegrasikan metode Panca Sthiti Ngawi Sani dengan teknik komposisi kontemporer secara sistematis, sehingga dapat menjadi kerangka kerja bagi komponis muda dalam menciptakan karya karawitan yang inovatif namun tetap berakar pada tradisi.. Karya karawitan "Biang Kerok" merupakan hasil dari ide, konsep, dan bentuk yang terinspirasi dari fenomena kehidupan sehari-hari di luar unsur musikal.Karya ini berhasil menghasilkan 20 nada dan warna bunyi baru melalui penggabungan laras pelog dan slendro, dengan teknik komposisi yang terstruktur serta bentuk karya yang orisinal.Proses penciptaannya melibatkan unsur-unsur musikal seperti melodi, tempo, dinamika, ritme, dan terutama timbre, serta penerapan teknik komposisi Barat seperti Cannon dan Call and Response Biang Kerok" diciptakan menggunakan instrumen musik tradisional yang terdiri dari dua Gender Wayang dalam laras slendro dan dua Gender Rambat Semara Pegulingan Saih Pitu dalam laras pelog. Pemilihan instrumen yang berbeda namun serupa ini bertujuan untuk menggabungkan dua laras yang berbeda. Kombinasi kedua laras tersebut merupakan kunci karya ini, di mana penggabungan laras pelog dan slendro menghasilkan nada-nada baru yang sebelumnya belum pernah terdengar serta menciptakan variasi baru dalam warna bunyi. Dalam proses kreatif dan tahapannya, komponis menggabungkan metode "Musical Composition Method", sebuah artikel berjudul "Karya Karawitan Baru Manikam Nusantara", serta metode "Panca Sthiti Ngawi Sani". Kombinasi beberapa metode ini sangat penting karena terkait erat dengan proses realisasi karya. "Biang Kerok" dibagi menjadi tiga bagian, masing-masing... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/8/biang-kerok-fenomena-kehidupan-kombinasi-laras-kar-thumb-68e5f.webp" title="JURIS - The Creative Process in the Instrumental Karawitan AuBiang KerokAy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/biang-kerok-fenomena-kehidupan-kombinasi-laras-kar-thumb-68e5f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/biang-kerok-fenomena-kehidupan-kombinasi-laras-kar-thumb-68e5f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/biang-kerok-fenomena-kehidupan-kombinasi-laras-kar-thumb-68e5f.webp 1x" title="JURIS - The Creative Process in the Instrumental Karawitan AuBiang KerokAy" alt="JURIS - The Creative Process in the Instrumental Karawitan AuBiang KerokAy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/8/biang-kerok-fenomena-kehidupan-kombinasi-laras-kar-thumb-037f3.webp" title="JURIS - The Creative Process in the Instrumental Karawitan AuBiang KerokAy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/biang-kerok-fenomena-kehidupan-kombinasi-laras-kar-thumb-037f3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/biang-kerok-fenomena-kehidupan-kombinasi-laras-kar-thumb-037f3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/biang-kerok-fenomena-kehidupan-kombinasi-laras-kar-thumb-037f3.webp 1x" title="JURIS - The Creative Process in the Instrumental Karawitan AuBiang KerokAy" alt="JURIS - The Creative Process in the Instrumental Karawitan AuBiang KerokAy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/8/biang-kerok-fenomena-kehidupan-kombinasi-laras-kar-thumb-d67c7.webp" title="JURIS - The Creative Process in the Instrumental Karawitan AuBiang KerokAy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/biang-kerok-fenomena-kehidupan-kombinasi-laras-kar-thumb-d67c7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/biang-kerok-fenomena-kehidupan-kombinasi-laras-kar-thumb-d67c7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/biang-kerok-fenomena-kehidupan-kombinasi-laras-kar-thumb-d67c7.webp 1x" title="JURIS - The Creative Process in the Instrumental Karawitan AuBiang KerokAy" alt="JURIS - The Creative Process in the Instrumental Karawitan AuBiang KerokAy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-36941-biang-kerok-fenomena-kehidupan-kombinasi-laras-kar" title="JURIS - The Creative Process in the Instrumental Karawitan AuBiang KerokAy" target="_blank">The Creative Process in the Instrumental Karawitan AuBiang KerokAy</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana penggabungan laras pelog dan slendro dalam karya karawitan lainnya dapat menciptakan sistem nada baru yang terstandarisasi, sehingga bisa digunakan secara luas dalam komposisi karawitan modern. Kedua, perlu dikaji respons pendengar terhadap warna bunyi unik dari kombinasi dua gender dengan laras berbeda, baik dari kalangan masyarakat umum maupun ahli musik tradisional, untuk memahami aspek persepsi estetika dalam karya eksperimental seperti ini. Ketiga, perlu dikembangkan pendekatan metode kreatif yang mengintegrasikan metode Panca Sthiti Ngawi Sani dengan teknik komposisi kontemporer secara sistematis, sehingga dapat menjadi kerangka kerja bagi komponis muda dalam menciptakan karya karawitan yang inovatif namun tetap berakar pada tradisi..
<br>Karya karawitan "Biang Kerok" merupakan hasil dari ide, konsep, dan bentuk yang terinspirasi dari fenomena kehidupan sehari-hari di luar unsur musikal.Karya ini berhasil menghasilkan 20 nada dan warna bunyi baru melalui penggabungan laras pelog dan slendro, dengan teknik komposisi yang terstruktur serta bentuk karya yang orisinal.Proses penciptaannya melibatkan unsur-unsur musikal seperti melodi, tempo, dinamika, ritme, dan terutama timbre, serta penerapan teknik komposisi Barat seperti Cannon dan Call and Response
<br>Biang Kerok" diciptakan menggunakan instrumen musik tradisional yang terdiri dari dua Gender Wayang dalam laras slendro dan dua Gender Rambat Semara Pegulingan Saih Pitu dalam laras pelog. Pemilihan instrumen yang berbeda namun serupa ini bertujuan untuk menggabungkan dua laras yang berbeda. Kombinasi kedua laras tersebut merupakan kunci karya ini, di mana penggabungan laras pelog dan slendro menghasilkan nada-nada baru yang sebelumnya belum pernah terdengar serta menciptakan variasi baru dalam warna bunyi. Dalam proses kreatif dan tahapannya, komponis menggabungkan metode "Musical Composition Method", sebuah artikel berjudul "Karya Karawitan Baru Manikam Nusantara", serta metode "Panca Sthiti Ngawi Sani". Kombinasi beberapa metode ini sangat penting karena terkait erat dengan proses realisasi karya. "Biang Kerok" dibagi menjadi tiga bagian, masing-masing...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/8/biang-kerok-fenomena-kehidupan-kombinasi-laras-kar-thumb-037f3.webp" type="image/webp" length="249202" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/biang-kerok-fenomena-kehidupan-kombinasi-laras-kar-thumb-68e5f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/biang-kerok-fenomena-kehidupan-kombinasi-laras-kar-thumb-037f3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/biang-kerok-fenomena-kehidupan-kombinasi-laras-kar-thumb-d67c7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-488-isi-dps.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11358-journal-aesthetics-creativity-art-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Fri, 10 Apr 2026 07:21:58 +0700. 24 items. Served in: 6.75 seconds [rss] -->
