<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Mon, 31 Aug 2026 09:29:24 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 09:29:24 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-08-31T09:29:24+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Swot Telkom University Dalam Menyediakan Informasi Terkait Pendidikan Tinggi Kepada Siswa Disabilitas Rungu Pada Website ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Swot Telkom University Dalam Menyediakan Informasi Terkait Pendidikan Tinggi Kepada Siswa Disabilitas Rungu Pada Website ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Swot Telkom University Dalam Menyediakan Informasi Terkait Pendidikan Tinggi Kepada Siswa Disabilitas Rungu Pada Website ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63100-siswa-ma-dokungan-wali-visual-tunarung</link>
	<guid isPermaLink="false">cdb79651b1bf404de65ce68b6eaef147</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 09:05:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hadi purnama ]]></category>
	<category><![CDATA[ kereta api ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[api,hadi,kereta,purnama]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Bagaimana pengaruh penggunaan elemen visual seperti infografis dan ikon terhadap pemahaman informasi pendidikan tinggi oleh siswa tunarungu? 2. Apa dampak kolaborasi antara universitas dengan organisasi advokasi penyandang disabilitas dalam meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Swot Telkom University Dalam Menyediakan Informasi Terkait Pendidikan Tinggi Kepada Siswa Disabilitas Rungu Pada Website: 1. Bagaimana pengaruh penggunaan elemen visual seperti infografis dan ikon terhadap pemahaman informasi pendidikan tinggi oleh siswa tunarungu? 2. Apa dampak kolaborasi antara universitas dengan organisasi advokasi penyandang disabilitas dalam meningkatkan aksesibilitas informasi di website? 3. Bagaimana peran penyederhanaan bahasa dan penyesuaian konten untuk memenuhi kebutuhan khusus siswa tunarungu dalam meningkatkan efektivitas penyampaian informasi pendidikan tinggi?. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun Universitas Telkom telah menunjukkan komitmen dalam menyediakan informasi inklusif bagi siswa tunarungu, masih terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi.Salah satu kendala utama adalah bahasa yang digunakan di website yang belum sepenuhnya disederhanakan untuk memenuhi kebutuhan siswa tunarungu.Siswa masih menghadapi kesulitan dalam memahami informasi karena struktur bahasa yang terlalu kompleks dan kurangnya elemen visual yang mendukung, seperti infografis dan ikon.Berdasarkan analisis SWOT, peluang untuk meningkatkan aksesibilitas informasi dapat dilakukan melalui kerjasama dengan berbagai pihak untuk mengembangkan website yang lebih mudah diakses, serta peningkatan kualitas elemen visual Hak dan kesejahteraan penyandang disabilitas menjadi isu penting di Indonesia, termasuk pada ranah pendidikan tinggi. Pada kenyataanya kesetaraan pendidikan tinggi bagi para siswa penyandang disabilitas khususnya tunarungu di Indonesia, masih belum merata. Di mana hanya terdapat 5 diantara 4500 perguruan tinggi di Indonesia yang telah menyediakan pendidikan tinggi yang ramah bagi para siswa penyandang disabilitas. Universitas Telkom menjadi salah satu perguruan tinggi di Indonesia yang mendukung pendidikan tinggi dengan program inklusi, namun minimnya mahasiswa penyandang disabilitas yang berkuliah di Universitas Telkom menimbulkan pertanyaan apakah penyediaan informasi mengenai pendidikan tinggi pada website Universitas Telkom sudah berkualitas. Untuk itu, peneliti menggunakan metode penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/c/siswa-ma-dokungan-wali-visual-tunarungu-aksesibili-thumb-4fcf8.webp" title="JURIS - Analisis Swot Telkom University Dalam Menyediakan Informasi Terkait Pendidikan Tinggi Kepada Siswa Disabilitas Rungu Pada Website" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/siswa-ma-dokungan-wali-visual-tunarungu-aksesibili-thumb-4fcf8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/siswa-ma-dokungan-wali-visual-tunarungu-aksesibili-thumb-4fcf8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/siswa-ma-dokungan-wali-visual-tunarungu-aksesibili-thumb-4fcf8.webp 1x" title="JURIS - Analisis Swot Telkom University Dalam Menyediakan Informasi Terkait Pendidikan Tinggi Kepada Siswa Disabilitas Rungu Pada Website" alt="JURIS - Analisis Swot Telkom University Dalam Menyediakan Informasi Terkait Pendidikan Tinggi Kepada Siswa Disabilitas Rungu Pada Website" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/siswa-ma-dokungan-wali-visual-tunarungu-aksesibili-thumb-ea38d.webp" title="JURIS - Analisis Swot Telkom University Dalam Menyediakan Informasi Terkait Pendidikan Tinggi Kepada Siswa Disabilitas Rungu Pada Website" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/siswa-ma-dokungan-wali-visual-tunarungu-aksesibili-thumb-ea38d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/siswa-ma-dokungan-wali-visual-tunarungu-aksesibili-thumb-ea38d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/siswa-ma-dokungan-wali-visual-tunarungu-aksesibili-thumb-ea38d.webp 1x" title="JURIS - Analisis Swot Telkom University Dalam Menyediakan Informasi Terkait Pendidikan Tinggi Kepada Siswa Disabilitas Rungu Pada Website" alt="JURIS - Analisis Swot Telkom University Dalam Menyediakan Informasi Terkait Pendidikan Tinggi Kepada Siswa Disabilitas Rungu Pada Website" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/siswa-ma-dokungan-wali-visual-tunarungu-aksesibili-thumb-a671d.webp" title="JURIS - Analisis Swot Telkom University Dalam Menyediakan Informasi Terkait Pendidikan Tinggi Kepada Siswa Disabilitas Rungu Pada Website" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/siswa-ma-dokungan-wali-visual-tunarungu-aksesibili-thumb-a671d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/siswa-ma-dokungan-wali-visual-tunarungu-aksesibili-thumb-a671d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/siswa-ma-dokungan-wali-visual-tunarungu-aksesibili-thumb-a671d.webp 1x" title="JURIS - Analisis Swot Telkom University Dalam Menyediakan Informasi Terkait Pendidikan Tinggi Kepada Siswa Disabilitas Rungu Pada Website" alt="JURIS - Analisis Swot Telkom University Dalam Menyediakan Informasi Terkait Pendidikan Tinggi Kepada Siswa Disabilitas Rungu Pada Website" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63100-siswa-ma-dokungan-wali-visual-tunarung" title="JURIS - Analisis Swot Telkom University Dalam Menyediakan Informasi Terkait Pendidikan Tinggi Kepada Siswa Disabilitas Rungu Pada Website" target="_blank">Analisis Swot Telkom University Dalam Menyediakan Informasi Terkait Pendidikan Tinggi Kepada Siswa Disabilitas Rungu Pada Website</a>: 1. Bagaimana pengaruh penggunaan elemen visual seperti infografis dan ikon terhadap pemahaman informasi pendidikan tinggi oleh siswa tunarungu? 2. Apa dampak kolaborasi antara universitas dengan organisasi advokasi penyandang disabilitas dalam meningkatkan aksesibilitas informasi di website? 3. Bagaimana peran penyederhanaan bahasa dan penyesuaian konten untuk memenuhi kebutuhan khusus siswa tunarungu dalam meningkatkan efektivitas penyampaian informasi pendidikan tinggi?.
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun Universitas Telkom telah menunjukkan komitmen dalam menyediakan informasi inklusif bagi siswa tunarungu, masih terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi.Salah satu kendala utama adalah bahasa yang digunakan di website yang belum sepenuhnya disederhanakan untuk memenuhi kebutuhan siswa tunarungu.Siswa masih menghadapi kesulitan dalam memahami informasi karena struktur bahasa yang terlalu kompleks dan kurangnya elemen visual yang mendukung, seperti infografis dan ikon.Berdasarkan analisis SWOT, peluang untuk meningkatkan aksesibilitas informasi dapat dilakukan melalui kerjasama dengan berbagai pihak untuk mengembangkan website yang lebih mudah diakses, serta peningkatan kualitas elemen visual
<br>Hak dan kesejahteraan penyandang disabilitas menjadi isu penting di Indonesia, termasuk pada ranah pendidikan tinggi. Pada kenyataanya kesetaraan pendidikan tinggi bagi para siswa penyandang disabilitas khususnya tunarungu di Indonesia, masih belum merata. Di mana hanya terdapat 5 diantara 4500 perguruan tinggi di Indonesia yang telah menyediakan pendidikan tinggi yang ramah bagi para siswa penyandang disabilitas. Universitas Telkom menjadi salah satu perguruan tinggi di Indonesia yang mendukung pendidikan tinggi dengan program inklusi, namun minimnya mahasiswa penyandang disabilitas yang berkuliah di Universitas Telkom menimbulkan pertanyaan apakah penyediaan informasi mengenai pendidikan tinggi pada website Universitas Telkom sudah berkualitas. Untuk itu, peneliti menggunakan metode penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/c/siswa-ma-dokungan-wali-visual-tunarungu-aksesibili-thumb-4fcf8.webp" type="image/webp" length="117230" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/siswa-ma-dokungan-wali-visual-tunarungu-aksesibili-thumb-4fcf8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/siswa-ma-dokungan-wali-visual-tunarungu-aksesibili-thumb-ea38d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/siswa-ma-dokungan-wali-visual-tunarungu-aksesibili-thumb-a671d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-459-tel-u.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3524-journal-communication-business-social-science-jcobs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Campaign BeautyMovesYou pada YouTube Channel Wardah Beauty Analisis Semiotika Roland Barthes ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Campaign BeautyMovesYou pada YouTube Channel Wardah Beauty Analisis Semiotika Roland Barthes ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Campaign BeautyMovesYou pada YouTube Channel Wardah Beauty Analisis Semiotika Roland Barthes ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63088-perempuan-kecantikan-kampanye-wardah-beauty-semiot</link>
	<guid isPermaLink="false">54a40e9ab8f67a451e8e64be69c1d8dd</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 08:49:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak jangka panjang kampanye #BeautyMovesYou terhadap perubahan persepsi masyarakat tentang peran perempuan. Selain itu, studi banding antara kampanye Wardah dengan brand kecantikan lainnya bisa memberikan wawasan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Campaign #BeautyMovesYou pada YouTube Channel Wardah Beauty: Analisis Semiotika Roland Barthes: Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak jangka panjang kampanye #BeautyMovesYou terhadap perubahan persepsi masyarakat tentang peran perempuan. Selain itu, studi banding antara kampanye Wardah dengan brand kecantikan lainnya bisa memberikan wawasan tentang strategi komunikasi yang paling efektif. Penelitian juga bisa mengeksplorasi peran platform media sosial seperti YouTube dalam menyebarkan pesan emansipasi perempuan secara global, khususnya di kalangan generasi muda. Dengan pendekatan ini, peneliti dapat memperkaya pemahaman tentang bagaimana kampanye kecantikan dapat menjadi alat perubahan sosial yang lebih luas. Penelitian lain bisa menggali lebih dalam tentang peran semiotika dalam membangun narasi kecantikan di era digital. Selain itu, analisis tentang respons audiens terhadap kampanye yang berbeda dalam konteks budaya lokal dan global juga layak dikaji. Penelitian bisa juga mengevaluasi efektivitas penggunaan narasi perempuan dengan disabilitas dalam kampanye kecantikan, serta dampaknya terhadap inklusivitas. Peneliti juga dapat mengeksplorasi hubungan antara kecantikan dan keberanian dalam konteks budaya Indonesia. Studi tentang perbandingan antara kampanye berbasis semiotika dengan pendekatan lainnya juga dapat memberikan perspektif baru. Penelitian lanjutan juga bisa mengevaluasi peran media sosial dalam memperkuat pesan kampanye kecantikan, terutama dalam konteks partisipasi aktif perempuan di era digital.. Berdasarkan dari hasil analisis penelitian, adapun kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini melalui iklan campaign.BeautyMovesYou yang dianalisis menggunakan semiotika Roland Bartes adalah Wardah menampilkan perempuan-perempuan dari segi latar belakang, profesi, hingga penampilan yang berbeda, memiliki satu tujuan yang sama, yaitu pergerakan kecil untuk perubahan yang lebih baik di masa yang akan datang.BeautyMovesYou tidak melepas identitas dari perusahaan produk kecantikan yang menciptakannya, yaitu Wardah Beauty dengan menggunakan elemen warna yang menjadi ciri khas daripada Wardah sendiri.BeautyMovesYou menunjukkan sisi lain dari arti kata kecantikan itu sendiri.Cantik yang biasa diperuntukkan dari apa yang orang lain lihat, kini dapat dilihat dari sisi yang lain.BeautyMovesYou ini dihadirkan dari latar belakang, profesi, dan gaya yang berbeda, namun memiliki visi serta misi yang sama, yaitu untuk mengubah cara pandang masyarakat terkait standart kecantikan perempuan.BeautyMovesYou yang dirilis oleh Wardah Beauty kebanyakan mematahkan stigma terkait perempuan dan aspek kecantikan yang saling berkaitan.Perempuan yang dinilai sebagai sosok yang lemah, tidak berdaya, dan selalu mengikuti aturan, dalam iklan campaign Wardah.BeautyMovesYou kini berubah menjadi pribadi yang lebih berani, percaya diri, mau mencoba hal baru, serta ingin tahu untuk belajar banyak hal jelas bertentangan dengan makna mitos yang ada di masyarakat, khususnya pada zaman dahulu Hadir dengan stereotype perempuan pada zaman dahulu yang penuh dengan pro dan kontra, membuat perempuan memiliki batasan untuk melakukan segala aktivitasnya. Namun, disaat berkembangnya wawasan di era yang semakin maju saat ini, banyak perempuan yang menyuarakan pergerakkan kecil untuk melangkah mewujudkan mimpi baiknya untuk masa depan. Salah satu perusahaan produk kecantikan di Indonesia, yaitu Wardah meluncurkan iklan campaign yang bertajuk #BeautyMovesYou. Iklan campaign #BeautyMovesYou tersebut memuat terkait pergerakkan yang dilakukan oleh mayoritas perempuan dengan tujuan yang sama. Perempuan dari berbagai macam latar belakang, profesi, hingga gaya berpenampilan menunjukkan bahwa siapapun dapat melakukan pergerakkan demi perubahan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan paradigma analisis semiotika Roland Bartes.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/f/perempuan-kecantikan-kampanye-wardah-beauty-semiot-thumb-34f48.webp" title="JURIS - Analisis Campaign #BeautyMovesYou pada YouTube Channel Wardah Beauty: Analisis Semiotika Roland Barthes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/perempuan-kecantikan-kampanye-wardah-beauty-semiot-thumb-34f48.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/perempuan-kecantikan-kampanye-wardah-beauty-semiot-thumb-34f48.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/perempuan-kecantikan-kampanye-wardah-beauty-semiot-thumb-34f48.webp 1x" title="JURIS - Analisis Campaign #BeautyMovesYou pada YouTube Channel Wardah Beauty: Analisis Semiotika Roland Barthes" alt="JURIS - Analisis Campaign #BeautyMovesYou pada YouTube Channel Wardah Beauty: Analisis Semiotika Roland Barthes" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/f/perempuan-kecantikan-kampanye-wardah-beauty-semiot-thumb-eb487.webp" title="JURIS - Analisis Campaign #BeautyMovesYou pada YouTube Channel Wardah Beauty: Analisis Semiotika Roland Barthes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/perempuan-kecantikan-kampanye-wardah-beauty-semiot-thumb-eb487.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/perempuan-kecantikan-kampanye-wardah-beauty-semiot-thumb-eb487.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/perempuan-kecantikan-kampanye-wardah-beauty-semiot-thumb-eb487.webp 1x" title="JURIS - Analisis Campaign #BeautyMovesYou pada YouTube Channel Wardah Beauty: Analisis Semiotika Roland Barthes" alt="JURIS - Analisis Campaign #BeautyMovesYou pada YouTube Channel Wardah Beauty: Analisis Semiotika Roland Barthes" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/f/perempuan-kecantikan-kampanye-wardah-beauty-semiot-thumb-638d2.webp" title="JURIS - Analisis Campaign #BeautyMovesYou pada YouTube Channel Wardah Beauty: Analisis Semiotika Roland Barthes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/perempuan-kecantikan-kampanye-wardah-beauty-semiot-thumb-638d2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/perempuan-kecantikan-kampanye-wardah-beauty-semiot-thumb-638d2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/perempuan-kecantikan-kampanye-wardah-beauty-semiot-thumb-638d2.webp 1x" title="JURIS - Analisis Campaign #BeautyMovesYou pada YouTube Channel Wardah Beauty: Analisis Semiotika Roland Barthes" alt="JURIS - Analisis Campaign #BeautyMovesYou pada YouTube Channel Wardah Beauty: Analisis Semiotika Roland Barthes" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63088-perempuan-kecantikan-kampanye-wardah-beauty-semiot" title="JURIS - Analisis Campaign #BeautyMovesYou pada YouTube Channel Wardah Beauty: Analisis Semiotika Roland Barthes" target="_blank">Analisis Campaign #BeautyMovesYou pada YouTube Channel Wardah Beauty: Analisis Semiotika Roland Barthes</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak jangka panjang kampanye #BeautyMovesYou terhadap perubahan persepsi masyarakat tentang peran perempuan. Selain itu, studi banding antara kampanye Wardah dengan brand kecantikan lainnya bisa memberikan wawasan tentang strategi komunikasi yang paling efektif. Penelitian juga bisa mengeksplorasi peran platform media sosial seperti YouTube dalam menyebarkan pesan emansipasi perempuan secara global, khususnya di kalangan generasi muda. Dengan pendekatan ini, peneliti dapat memperkaya pemahaman tentang bagaimana kampanye kecantikan dapat menjadi alat perubahan sosial yang lebih luas. Penelitian lain bisa menggali lebih dalam tentang peran semiotika dalam membangun narasi kecantikan di era digital. Selain itu, analisis tentang respons audiens terhadap kampanye yang berbeda dalam konteks budaya lokal dan global juga layak dikaji. Penelitian bisa juga mengevaluasi efektivitas penggunaan narasi perempuan dengan disabilitas dalam kampanye kecantikan, serta dampaknya terhadap inklusivitas. Peneliti juga dapat mengeksplorasi hubungan antara kecantikan dan keberanian dalam konteks budaya Indonesia. Studi tentang perbandingan antara kampanye berbasis semiotika dengan pendekatan lainnya juga dapat memberikan perspektif baru. Penelitian lanjutan juga bisa mengevaluasi peran media sosial dalam memperkuat pesan kampanye kecantikan, terutama dalam konteks partisipasi aktif perempuan di era digital..
<br>Berdasarkan dari hasil analisis penelitian, adapun kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini melalui iklan campaign.BeautyMovesYou yang dianalisis menggunakan semiotika Roland Bartes adalah Wardah menampilkan perempuan-perempuan dari segi latar belakang, profesi, hingga penampilan yang berbeda, memiliki satu tujuan yang sama, yaitu pergerakan kecil untuk perubahan yang lebih baik di masa yang akan datang.BeautyMovesYou tidak melepas identitas dari perusahaan produk kecantikan yang menciptakannya, yaitu Wardah Beauty dengan menggunakan elemen warna yang menjadi ciri khas daripada Wardah sendiri.BeautyMovesYou menunjukkan sisi lain dari arti kata kecantikan itu sendiri.Cantik yang biasa diperuntukkan dari apa yang orang lain lihat, kini dapat dilihat dari sisi yang lain.BeautyMovesYou ini dihadirkan dari latar belakang, profesi, dan gaya yang berbeda, namun memiliki visi serta misi yang sama, yaitu untuk mengubah cara pandang masyarakat terkait standart kecantikan perempuan.BeautyMovesYou yang dirilis oleh Wardah Beauty kebanyakan mematahkan stigma terkait perempuan dan aspek kecantikan yang saling berkaitan.Perempuan yang dinilai sebagai sosok yang lemah, tidak berdaya, dan selalu mengikuti aturan, dalam iklan campaign Wardah.BeautyMovesYou kini berubah menjadi pribadi yang lebih berani, percaya diri, mau mencoba hal baru, serta ingin tahu untuk belajar banyak hal jelas bertentangan dengan makna mitos yang ada di masyarakat, khususnya pada zaman dahulu
<br>Hadir dengan stereotype perempuan pada zaman dahulu yang penuh dengan pro dan kontra, membuat perempuan memiliki batasan untuk melakukan segala aktivitasnya. Namun, disaat berkembangnya wawasan di era yang semakin maju saat ini, banyak perempuan yang menyuarakan pergerakkan kecil untuk melangkah mewujudkan mimpi baiknya untuk masa depan. Salah satu perusahaan produk kecantikan di Indonesia, yaitu Wardah meluncurkan iklan campaign yang bertajuk #BeautyMovesYou. Iklan campaign #BeautyMovesYou tersebut memuat terkait pergerakkan yang dilakukan oleh mayoritas perempuan dengan tujuan yang sama. Perempuan dari berbagai macam latar belakang, profesi, hingga gaya berpenampilan menunjukkan bahwa siapapun dapat melakukan pergerakkan demi perubahan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan paradigma analisis semiotika Roland Bartes....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/f/perempuan-kecantikan-kampanye-wardah-beauty-semiot-thumb-638d2.webp" type="image/webp" length="92024" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/perempuan-kecantikan-kampanye-wardah-beauty-semiot-thumb-34f48.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/perempuan-kecantikan-kampanye-wardah-beauty-semiot-thumb-eb487.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/perempuan-kecantikan-kampanye-wardah-beauty-semiot-thumb-638d2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-459-tel-u.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3524-journal-communication-business-social-science-jcobs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Komunikasi Pada Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian TIKIM Dalam Mensosialisasikan Fasilitas Mesin Autogate di Bandara Internasional Soekarno Hatta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Komunikasi Pada Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian TIKIM Dalam Mensosialisasikan Fasilitas Mesin Autogate di Bandara Internasional Soekarno Hatta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Komunikasi Pada Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian TIKIM Dalam Mensosialisasikan Fasilitas Mesin Autogate di Bandara Internasional Soekarno Hatta ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63097-komunikasi-tik-kemampuan-matematis-stra</link>
	<guid isPermaLink="false">da5b6614978185053661024b7837ec73</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 08:47:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi efektivitas penggunaan aplikasi seluler sebagai media sosialisasi fasilitas autogate untuk meningkatkan aksesibilitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Komunikasi Pada Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (TIKIM) Dalam Mensosialisasikan Fasilitas Mesin Autogate di Bandara Internasional Soekarno-Hatta: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi efektivitas penggunaan aplikasi seluler sebagai media sosialisasi fasilitas autogate untuk meningkatkan aksesibilitas informasi. Kedua, studi tentang pengaruh komunikasi multibahasa terhadap pemahaman penumpang internasional terhadap prosedur penggunaan mesin autogate dapat dilakukan untuk memastikan inklusivitas. Ketiga, penelitian dapat mengevaluasi peran teknologi artificial intelligence dalam mempercepat proses verifikasi identitas di mesin autogate, sehingga meningkatkan kecepatan dan akurasi layanan keimigrasian.. Strategi komunikasi TIKIM dalam mensosialisasikan mesin autogate di Bandara Internasional Soekarno-Hatta sangat komprehensif dan terstruktur.Pemilihan komunikator yang kompeten dan memiliki pengetahuan mendalam menjadi kunci keberhasilan.Evaluasi kontinu dan umpan balik penumpang memastikan strategi terus ditingkatkan, meningkatkan efisiensi dan kepuasan pengguna Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang diterapkan oleh Bagian Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (TIKIM) dalam mensosialisasikan fasilitas mesin autogate di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Tujuan penelitian adalah untuk mengevaluasi efektivitas strategi tersebut, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan penerimaan dan penggunaan fasilitas ini oleh penumpang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan kunci, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TIKIM memilih... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/f/komunikasi-tik-kemampuan-matematis-strategi-dawah-thumb-fe6ae.webp" title="JURIS - Strategi Komunikasi Pada Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (TIKIM) Dalam Mensosialisasikan Fasilitas Mesin Autogate di Bandara Internasional Soekarno-Hatta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/komunikasi-tik-kemampuan-matematis-strategi-dawah-thumb-fe6ae.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/komunikasi-tik-kemampuan-matematis-strategi-dawah-thumb-fe6ae.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/komunikasi-tik-kemampuan-matematis-strategi-dawah-thumb-fe6ae.webp 1x" title="JURIS - Strategi Komunikasi Pada Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (TIKIM) Dalam Mensosialisasikan Fasilitas Mesin Autogate di Bandara Internasional Soekarno-Hatta" alt="JURIS - Strategi Komunikasi Pada Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (TIKIM) Dalam Mensosialisasikan Fasilitas Mesin Autogate di Bandara Internasional Soekarno-Hatta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/komunikasi-tik-kemampuan-matematis-strategi-dawah-thumb-34d6e.webp" title="JURIS - Strategi Komunikasi Pada Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (TIKIM) Dalam Mensosialisasikan Fasilitas Mesin Autogate di Bandara Internasional Soekarno-Hatta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/komunikasi-tik-kemampuan-matematis-strategi-dawah-thumb-34d6e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/komunikasi-tik-kemampuan-matematis-strategi-dawah-thumb-34d6e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/komunikasi-tik-kemampuan-matematis-strategi-dawah-thumb-34d6e.webp 1x" title="JURIS - Strategi Komunikasi Pada Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (TIKIM) Dalam Mensosialisasikan Fasilitas Mesin Autogate di Bandara Internasional Soekarno-Hatta" alt="JURIS - Strategi Komunikasi Pada Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (TIKIM) Dalam Mensosialisasikan Fasilitas Mesin Autogate di Bandara Internasional Soekarno-Hatta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63097-komunikasi-tik-kemampuan-matematis-stra" title="JURIS - Strategi Komunikasi Pada Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (TIKIM) Dalam Mensosialisasikan Fasilitas Mesin Autogate di Bandara Internasional Soekarno-Hatta" target="_blank">Strategi Komunikasi Pada Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (TIKIM) Dalam Mensosialisasikan Fasilitas Mesin Autogate di Bandara Internasional Soekarno-Hatta</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi efektivitas penggunaan aplikasi seluler sebagai media sosialisasi fasilitas autogate untuk meningkatkan aksesibilitas informasi. Kedua, studi tentang pengaruh komunikasi multibahasa terhadap pemahaman penumpang internasional terhadap prosedur penggunaan mesin autogate dapat dilakukan untuk memastikan inklusivitas. Ketiga, penelitian dapat mengevaluasi peran teknologi artificial intelligence dalam mempercepat proses verifikasi identitas di mesin autogate, sehingga meningkatkan kecepatan dan akurasi layanan keimigrasian..
<br>Strategi komunikasi TIKIM dalam mensosialisasikan mesin autogate di Bandara Internasional Soekarno-Hatta sangat komprehensif dan terstruktur.Pemilihan komunikator yang kompeten dan memiliki pengetahuan mendalam menjadi kunci keberhasilan.Evaluasi kontinu dan umpan balik penumpang memastikan strategi terus ditingkatkan, meningkatkan efisiensi dan kepuasan pengguna
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang diterapkan oleh Bagian Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (TIKIM) dalam mensosialisasikan fasilitas mesin autogate di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Tujuan penelitian adalah untuk mengevaluasi efektivitas strategi tersebut, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan penerimaan dan penggunaan fasilitas ini oleh penumpang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan kunci, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TIKIM memilih...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/f/komunikasi-tik-kemampuan-matematis-strategi-dawah-thumb-fe6ae.webp" type="image/webp" length="106624" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/komunikasi-tik-kemampuan-matematis-strategi-dawah-thumb-fe6ae.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/komunikasi-tik-kemampuan-matematis-strategi-dawah-thumb-34d6e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-459-tel-u.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3524-journal-communication-business-social-science-jcobs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Respons Opini Publik terhadap Kebijakan Penggunaan Face Recognition Technology oleh PT Kereta Api Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Respons Opini Publik terhadap Kebijakan Penggunaan Face Recognition Technology oleh PT Kereta Api Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Respons Opini Publik terhadap Kebijakan Penggunaan Face Recognition Technology oleh PT Kereta Api Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63101-analisa-sentimen-opini-dominasi-positif</link>
	<guid isPermaLink="false">ea82423c7d96dc445dad9cdcd1c43040</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 08:34:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hadi purnama ]]></category>
	<category><![CDATA[ kereta api ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[api,hadi,kereta,purnama]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang penggunaan teknologi pengenalan wajah terhadap perilaku penumpang kereta api di Indonesia. 2. Studi lebih mendalam tentang efektivitas strategi komunikasi berbeda dalam mengelola persepsi publik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Respons Opini Publik terhadap Kebijakan Penggunaan Face Recognition Technology oleh PT. Kereta Api Indonesia: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang penggunaan teknologi pengenalan wajah terhadap perilaku penumpang kereta api di Indonesia. 2. Studi lebih mendalam tentang efektivitas strategi komunikasi berbeda dalam mengelola persepsi publik terhadap kebijakan teknologi baru seperti face recognition. 3. Penelitian tentang integrasi sistem keamanan tambahan dengan teknologi face recognition untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap privasi data pribadi.. Gambaran sentimen opini publik terkait kebijakan penggunaan face recognition technology oleh PT.KAI didominasi oleh sentimen negatif dengan nilai sebesar 35.Selama periode penelitian, perubahan sentimen terhadap kebijakan ini menunjukkan sentimen yang dominan positif di awal periode monitoring yang kemudian menjadi sentimen netral lalu diakhiri secara umum menjadi sentimen negatif pada periode terakhir.Topik dan kata yang dibahas mengenai kebijakan oleh PT.KAI dapat disimpulkan menjadi 10 topik utama Media sosial telah menjadi ruang publik digital di mana publik bisa berpartisipasi secara aktif untuk mengekspresikan opini publik terkait berbagai isu, salah satunya isu yang tengah diperbincangkan di media sosial saat ini adalah kebijakan penggunaan face recognition technology yang diterapkan oleh PT Kereta Api Indonesia (PT. KAI). Penelitian ini memiliki tujuan untuk menggambarkan respons publik dengan melihat sentimen umum opini publik, gambaran perubahan sentimen opini publik, dan topik pembahasan dalam sentimen publik terhadap kebijakan penggunaan face recognition technology oleh PT. KAI (Persero). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik analisis data analisis isi teks. Data diperoleh dari media sosial Twitter dengan teknik crawling data dan didapatkan sebanyak... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/0/analisa-sentimen-opini-dominasi-positif-negatif-pa-thumb-92dcd.webp" title="JURIS - Respons Opini Publik terhadap Kebijakan Penggunaan Face Recognition Technology oleh PT. Kereta Api Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/analisa-sentimen-opini-dominasi-positif-negatif-pa-thumb-92dcd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/analisa-sentimen-opini-dominasi-positif-negatif-pa-thumb-92dcd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/analisa-sentimen-opini-dominasi-positif-negatif-pa-thumb-92dcd.webp 1x" title="JURIS - Respons Opini Publik terhadap Kebijakan Penggunaan Face Recognition Technology oleh PT. Kereta Api Indonesia" alt="JURIS - Respons Opini Publik terhadap Kebijakan Penggunaan Face Recognition Technology oleh PT. Kereta Api Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/0/analisa-sentimen-opini-dominasi-positif-negatif-pa-thumb-eb095.webp" title="JURIS - Respons Opini Publik terhadap Kebijakan Penggunaan Face Recognition Technology oleh PT. Kereta Api Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/analisa-sentimen-opini-dominasi-positif-negatif-pa-thumb-eb095.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/analisa-sentimen-opini-dominasi-positif-negatif-pa-thumb-eb095.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/analisa-sentimen-opini-dominasi-positif-negatif-pa-thumb-eb095.webp 1x" title="JURIS - Respons Opini Publik terhadap Kebijakan Penggunaan Face Recognition Technology oleh PT. Kereta Api Indonesia" alt="JURIS - Respons Opini Publik terhadap Kebijakan Penggunaan Face Recognition Technology oleh PT. Kereta Api Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/0/analisa-sentimen-opini-dominasi-positif-negatif-pa-thumb-ad02c.webp" title="JURIS - Respons Opini Publik terhadap Kebijakan Penggunaan Face Recognition Technology oleh PT. Kereta Api Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/analisa-sentimen-opini-dominasi-positif-negatif-pa-thumb-ad02c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/analisa-sentimen-opini-dominasi-positif-negatif-pa-thumb-ad02c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/analisa-sentimen-opini-dominasi-positif-negatif-pa-thumb-ad02c.webp 1x" title="JURIS - Respons Opini Publik terhadap Kebijakan Penggunaan Face Recognition Technology oleh PT. Kereta Api Indonesia" alt="JURIS - Respons Opini Publik terhadap Kebijakan Penggunaan Face Recognition Technology oleh PT. Kereta Api Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63101-analisa-sentimen-opini-dominasi-positif" title="JURIS - Respons Opini Publik terhadap Kebijakan Penggunaan Face Recognition Technology oleh PT. Kereta Api Indonesia" target="_blank">Respons Opini Publik terhadap Kebijakan Penggunaan Face Recognition Technology oleh PT. Kereta Api Indonesia</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang penggunaan teknologi pengenalan wajah terhadap perilaku penumpang kereta api di Indonesia. 2. Studi lebih mendalam tentang efektivitas strategi komunikasi berbeda dalam mengelola persepsi publik terhadap kebijakan teknologi baru seperti face recognition. 3. Penelitian tentang integrasi sistem keamanan tambahan dengan teknologi face recognition untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap privasi data pribadi..
<br>Gambaran sentimen opini publik terkait kebijakan penggunaan face recognition technology oleh PT.KAI didominasi oleh sentimen negatif dengan nilai sebesar 35.Selama periode penelitian, perubahan sentimen terhadap kebijakan ini menunjukkan sentimen yang dominan positif di awal periode monitoring yang kemudian menjadi sentimen netral lalu diakhiri secara umum menjadi sentimen negatif pada periode terakhir.Topik dan kata yang dibahas mengenai kebijakan oleh PT.KAI dapat disimpulkan menjadi 10 topik utama
<br>Media sosial telah menjadi ruang publik digital di mana publik bisa berpartisipasi secara aktif untuk mengekspresikan opini publik terkait berbagai isu, salah satunya isu yang tengah diperbincangkan di media sosial saat ini adalah kebijakan penggunaan face recognition technology yang diterapkan oleh PT Kereta Api Indonesia (PT. KAI). Penelitian ini memiliki tujuan untuk menggambarkan respons publik dengan melihat sentimen umum opini publik, gambaran perubahan sentimen opini publik, dan topik pembahasan dalam sentimen publik terhadap kebijakan penggunaan face recognition technology oleh PT. KAI (Persero). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik analisis data analisis isi teks. Data diperoleh dari media sosial Twitter dengan teknik crawling data dan didapatkan sebanyak...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/0/analisa-sentimen-opini-dominasi-positif-negatif-pa-thumb-eb095.webp" type="image/webp" length="117652" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/analisa-sentimen-opini-dominasi-positif-negatif-pa-thumb-92dcd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/analisa-sentimen-opini-dominasi-positif-negatif-pa-thumb-eb095.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/analisa-sentimen-opini-dominasi-positif-negatif-pa-thumb-ad02c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-459-tel-u.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3524-journal-communication-business-social-science-jcobs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Electronic Word of Mouth terhadap Brand Image Es Teh Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Electronic Word of Mouth terhadap Brand Image Es Teh Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Electronic Word of Mouth terhadap Brand Image Es Teh Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63090-series-uji-koefisien-es-teh-solo-hasil-penelitian</link>
	<guid isPermaLink="false">9320f86ae1b6ee224c07043aac410571</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 08:26:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikemukakan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengkaji dampak platform media sosial lain selain Twitter terhadap citra merek, seperti Instagram atau Facebook, yang mungkin ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Electronic Word of Mouth terhadap Brand Image Es Teh Indonesia: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikemukakan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengkaji dampak platform media sosial lain selain Twitter terhadap citra merek, seperti Instagram atau Facebook, yang mungkin memiliki karakteristik interaksi berbeda. Kedua, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi peran aktivitas corporate social responsibility (CSR) dan penggunaan influencer dalam memperkuat citra merek Es Teh Indonesia. Ketiga, studi dapat dikembangkan untuk meneliti efek jangka panjang dari Electronic Word of Mouth terhadap perilaku konsumen, termasuk loyalitas merek dan keputusan pembelian berulang. Saran-saran ini bertujuan untuk memperluas wawasan tentang dinamika pemasaran digital dan memberikan dasar untuk strategi komunikasi yang lebih efektif.. Setelah dilakukan pembahasan dengan data sebanyak 385 responden yang telah diolah dan dianalisis guna mengetahui pengaruh E-WOM terhadap brand image Es Teh Indonesia, didapatkan kesimpulan bahwa.Terdapatnya pengaruh E-WOM terhadap brand image Es Teh Indonesia, dimana hal ini dapat dibuktikan dari hasil uji T yang menunjukkan hasil thitung(18.Hasil ini diketahui menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, dimana hasil ini menunjukkan terdapat hubungan variabel x (E-WOM) yang signifikan terhadap variabel y (Brand Image).Selain Uji T, dapat dilihat juga dari hasil uji korelasi yang menunjukkan hasil konstanta sebesar 0.693 yang menandakan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara variabel E-WOM terhadap brand image.Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi yang dilakukan oleh peneliti, dapat diketahui bahwa variabel E-WOM memberikan pengaruh dengan total persentase sebesar 45.5% terhadap brand image Es Teh Indonesia, sedangkan total persentase lainnya sebesar 54.5% diketahui disebabkan oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian Tingkat penggunaan internet yang kian mengalami perkembangan khususnya media sosial mengakibatkan masyarakat luas dapat dengan mudah membagikan dan menerima informasi terkait sebuah jasa atau produk suatu perusahaan, dimana kegiatan tersebut dapat menciptakan sebuah Electronic Word of Mouth. Es Teh Indonesia merupakan salah satu perusahaan yang saat ini ramai dibicarakan oleh masyarakat, dikarenakan surat somasi yang diberikan perusahaan kepada akun bernama @gandhoyy di media sosial Twitter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh E-WOM terhadap Brand image Es Teh Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif asosiatif dengan teknik nonAeprobability sampling kepada 385 responden secara online melalui Google Form.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/b/series-uji-koefisien-es-teh-solo-hasil-penelitian-thumb-60654.webp" title="JURIS - Pengaruh Electronic Word of Mouth terhadap Brand Image Es Teh Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/series-uji-koefisien-es-teh-solo-hasil-penelitian-thumb-60654.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/series-uji-koefisien-es-teh-solo-hasil-penelitian-thumb-60654.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/series-uji-koefisien-es-teh-solo-hasil-penelitian-thumb-60654.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Electronic Word of Mouth terhadap Brand Image Es Teh Indonesia" alt="JURIS - Pengaruh Electronic Word of Mouth terhadap Brand Image Es Teh Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/b/series-uji-koefisien-es-teh-solo-hasil-penelitian-thumb-9de29.webp" title="JURIS - Pengaruh Electronic Word of Mouth terhadap Brand Image Es Teh Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/series-uji-koefisien-es-teh-solo-hasil-penelitian-thumb-9de29.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/series-uji-koefisien-es-teh-solo-hasil-penelitian-thumb-9de29.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/series-uji-koefisien-es-teh-solo-hasil-penelitian-thumb-9de29.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Electronic Word of Mouth terhadap Brand Image Es Teh Indonesia" alt="JURIS - Pengaruh Electronic Word of Mouth terhadap Brand Image Es Teh Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/b/series-uji-koefisien-es-teh-solo-hasil-penelitian-thumb-065c8.webp" title="JURIS - Pengaruh Electronic Word of Mouth terhadap Brand Image Es Teh Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/series-uji-koefisien-es-teh-solo-hasil-penelitian-thumb-065c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/series-uji-koefisien-es-teh-solo-hasil-penelitian-thumb-065c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/series-uji-koefisien-es-teh-solo-hasil-penelitian-thumb-065c8.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Electronic Word of Mouth terhadap Brand Image Es Teh Indonesia" alt="JURIS - Pengaruh Electronic Word of Mouth terhadap Brand Image Es Teh Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63090-series-uji-koefisien-es-teh-solo-hasil-penelitian" title="JURIS - Pengaruh Electronic Word of Mouth terhadap Brand Image Es Teh Indonesia" target="_blank">Pengaruh Electronic Word of Mouth terhadap Brand Image Es Teh Indonesia</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikemukakan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengkaji dampak platform media sosial lain selain Twitter terhadap citra merek, seperti Instagram atau Facebook, yang mungkin memiliki karakteristik interaksi berbeda. Kedua, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi peran aktivitas corporate social responsibility (CSR) dan penggunaan influencer dalam memperkuat citra merek Es Teh Indonesia. Ketiga, studi dapat dikembangkan untuk meneliti efek jangka panjang dari Electronic Word of Mouth terhadap perilaku konsumen, termasuk loyalitas merek dan keputusan pembelian berulang. Saran-saran ini bertujuan untuk memperluas wawasan tentang dinamika pemasaran digital dan memberikan dasar untuk strategi komunikasi yang lebih efektif..
<br>Setelah dilakukan pembahasan dengan data sebanyak 385 responden yang telah diolah dan dianalisis guna mengetahui pengaruh E-WOM terhadap brand image Es Teh Indonesia, didapatkan kesimpulan bahwa.Terdapatnya pengaruh E-WOM terhadap brand image Es Teh Indonesia, dimana hal ini dapat dibuktikan dari hasil uji T yang menunjukkan hasil thitung(18.Hasil ini diketahui menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, dimana hasil ini menunjukkan terdapat hubungan variabel x (E-WOM) yang signifikan terhadap variabel y (Brand Image).Selain Uji T, dapat dilihat juga dari hasil uji korelasi yang menunjukkan hasil konstanta sebesar 0.693 yang menandakan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara variabel E-WOM terhadap brand image.Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi yang dilakukan oleh peneliti, dapat diketahui bahwa variabel E-WOM memberikan pengaruh dengan total persentase sebesar 45.5% terhadap brand image Es Teh Indonesia, sedangkan total persentase lainnya sebesar 54.5% diketahui disebabkan oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian
<br>Tingkat penggunaan internet yang kian mengalami perkembangan khususnya media sosial mengakibatkan masyarakat luas dapat dengan mudah membagikan dan menerima informasi terkait sebuah jasa atau produk suatu perusahaan, dimana kegiatan tersebut dapat menciptakan sebuah Electronic Word of Mouth. Es Teh Indonesia merupakan salah satu perusahaan yang saat ini ramai dibicarakan oleh masyarakat, dikarenakan surat somasi yang diberikan perusahaan kepada akun bernama @gandhoyy di media sosial Twitter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh E-WOM terhadap Brand image Es Teh Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif asosiatif dengan teknik nonAeprobability sampling kepada 385 responden secara online melalui Google Form....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/b/series-uji-koefisien-es-teh-solo-hasil-penelitian-thumb-60654.webp" type="image/webp" length="95456" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/series-uji-koefisien-es-teh-solo-hasil-penelitian-thumb-60654.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/series-uji-koefisien-es-teh-solo-hasil-penelitian-thumb-9de29.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/series-uji-koefisien-es-teh-solo-hasil-penelitian-thumb-065c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-459-tel-u.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3524-journal-communication-business-social-science-jcobs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Motif Dan Makna Atlet Esport Pubg Mobile Dalam Dunia Esport ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Motif Dan Makna Atlet Esport Pubg Mobile Dalam Dunia Esport ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Motif Dan Makna Atlet Esport Pubg Mobile Dalam Dunia Esport ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63086-cabang-olahraga-atletik-game-play-atlet-esport-mot</link>
	<guid isPermaLink="false">c3154dddee69c6cd0ec309a5b2b98d2c</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 08:22:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak psikologis jangka panjang dari kecanduan game online terhadap perkembangan sosial remaja. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran pengawasan orang tua dalam membentuk pola penggunaan game secara seimbang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Motif Dan Makna Atlet Esport Pubg Mobile Dalam Dunia Esport: Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak psikologis jangka panjang dari kecanduan game online terhadap perkembangan sosial remaja. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran pengawasan orang tua dalam membentuk pola penggunaan game secara seimbang antara hobi dan tanggung jawab. Penelitian juga bisa menggali lebih dalam tentang keterlibatan atlet eSport dalam pengembangan soft skill seperti manajemen waktu, kerja sama, dan komunikasi, serta bagaimana hal ini memengaruhi karir mereka di masa depan.. Motif remaja yang menjadi atlet esport game Player Unknowns Battle Grounds (PUBG) mobile terdiri dari dua motif.Pertama motif masa lalu (because motive) yang meliputi hobi bermain game online, kesulitan bergaul, dan keinginan untuk mengubah pandangan negatif tentang pemain game.Kedua motif masa yang akan datang (in order motive) yang bertujuan untuk menjadikan bermain game sebagai karir atau penghasilan utama.Makna eSport bagi remaja adalah sebagai olahraga elektronik kompetitif yang memerlukan strategi dan keterampilan, sedangkan makna atlet eSport adalah sebagai pemain game yang dilatih secara profesional dan menjadi sumber penghasilan Perkembangan teknologi yang didukung dengan kecepatan internet membuat seluruh aspek kehidupan manusia menjadi berubah. Salah satu sektor yang memiliki perubahan dan perkembangan baru adalah sektor olahraga, yang sekarang memiliki cabang olahraga baru yaitu Electronic Sport atau eSport. Perkembangan eSport di Indonesia maupun di dunia juga sejalan lurus dengan berkembangnya banyak gim baru yang memberikan experience berbeda. Salah satu gim online yang mengalami lonjakan secara user atau penggunanya adalah gim PUBG Mobile (Player... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/e/cabang-olahraga-atletik-game-play-atlet-esport-mot-thumb-c5c26.webp" title="JURIS - Analisis Motif Dan Makna Atlet Esport Pubg Mobile Dalam Dunia Esport" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/cabang-olahraga-atletik-game-play-atlet-esport-mot-thumb-c5c26.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/cabang-olahraga-atletik-game-play-atlet-esport-mot-thumb-c5c26.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/cabang-olahraga-atletik-game-play-atlet-esport-mot-thumb-c5c26.webp 1x" title="JURIS - Analisis Motif Dan Makna Atlet Esport Pubg Mobile Dalam Dunia Esport" alt="JURIS - Analisis Motif Dan Makna Atlet Esport Pubg Mobile Dalam Dunia Esport" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/cabang-olahraga-atletik-game-play-atlet-esport-mot-thumb-6a787.webp" title="JURIS - Analisis Motif Dan Makna Atlet Esport Pubg Mobile Dalam Dunia Esport" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/cabang-olahraga-atletik-game-play-atlet-esport-mot-thumb-6a787.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/cabang-olahraga-atletik-game-play-atlet-esport-mot-thumb-6a787.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/cabang-olahraga-atletik-game-play-atlet-esport-mot-thumb-6a787.webp 1x" title="JURIS - Analisis Motif Dan Makna Atlet Esport Pubg Mobile Dalam Dunia Esport" alt="JURIS - Analisis Motif Dan Makna Atlet Esport Pubg Mobile Dalam Dunia Esport" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/cabang-olahraga-atletik-game-play-atlet-esport-mot-thumb-db60f.webp" title="JURIS - Analisis Motif Dan Makna Atlet Esport Pubg Mobile Dalam Dunia Esport" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/cabang-olahraga-atletik-game-play-atlet-esport-mot-thumb-db60f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/cabang-olahraga-atletik-game-play-atlet-esport-mot-thumb-db60f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/cabang-olahraga-atletik-game-play-atlet-esport-mot-thumb-db60f.webp 1x" title="JURIS - Analisis Motif Dan Makna Atlet Esport Pubg Mobile Dalam Dunia Esport" alt="JURIS - Analisis Motif Dan Makna Atlet Esport Pubg Mobile Dalam Dunia Esport" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63086-cabang-olahraga-atletik-game-play-atlet-esport-mot" title="JURIS - Analisis Motif Dan Makna Atlet Esport Pubg Mobile Dalam Dunia Esport" target="_blank">Analisis Motif Dan Makna Atlet Esport Pubg Mobile Dalam Dunia Esport</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak psikologis jangka panjang dari kecanduan game online terhadap perkembangan sosial remaja. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran pengawasan orang tua dalam membentuk pola penggunaan game secara seimbang antara hobi dan tanggung jawab. Penelitian juga bisa menggali lebih dalam tentang keterlibatan atlet eSport dalam pengembangan soft skill seperti manajemen waktu, kerja sama, dan komunikasi, serta bagaimana hal ini memengaruhi karir mereka di masa depan..
<br>Motif remaja yang menjadi atlet esport game Player Unknowns Battle Grounds (PUBG) mobile terdiri dari dua motif.Pertama motif masa lalu (because motive) yang meliputi hobi bermain game online, kesulitan bergaul, dan keinginan untuk mengubah pandangan negatif tentang pemain game.Kedua motif masa yang akan datang (in order motive) yang bertujuan untuk menjadikan bermain game sebagai karir atau penghasilan utama.Makna eSport bagi remaja adalah sebagai olahraga elektronik kompetitif yang memerlukan strategi dan keterampilan, sedangkan makna atlet eSport adalah sebagai pemain game yang dilatih secara profesional dan menjadi sumber penghasilan
<br>Perkembangan teknologi yang didukung dengan kecepatan internet membuat seluruh aspek kehidupan manusia menjadi berubah. Salah satu sektor yang memiliki perubahan dan perkembangan baru adalah sektor olahraga, yang sekarang memiliki cabang olahraga baru yaitu Electronic Sport atau eSport. Perkembangan eSport di Indonesia maupun di dunia juga sejalan lurus dengan berkembangnya banyak gim baru yang memberikan experience berbeda. Salah satu gim online yang mengalami lonjakan secara user atau penggunanya adalah gim PUBG Mobile (Player...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/e/cabang-olahraga-atletik-game-play-atlet-esport-mot-thumb-c5c26.webp" type="image/webp" length="115572" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/cabang-olahraga-atletik-game-play-atlet-esport-mot-thumb-c5c26.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/cabang-olahraga-atletik-game-play-atlet-esport-mot-thumb-6a787.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/cabang-olahraga-atletik-game-play-atlet-esport-mot-thumb-db60f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-459-tel-u.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3524-journal-communication-business-social-science-jcobs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Aktivitas Marketing Public Relations Dalam Rebranding Mixagrip Melalui Transportasi Commuter Line ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Aktivitas Marketing Public Relations Dalam Rebranding Mixagrip Melalui Transportasi Commuter Line ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Aktivitas Marketing Public Relations Dalam Rebranding Mixagrip Melalui Transportasi Commuter Line ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63095-desain-identitas-brand-strategi-marketing-public-p</link>
	<guid isPermaLink="false">7085d58c5a16678a62ee580abc10afb9</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 08:10:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari kampanye rebranding Mixagrip melalui transportasi publik lain seperti bus atau pesawat terbang, yang mungkin menciptakan kesan yang berbeda terhadap audiens. Selain itu, studi tentang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Aktivitas Marketing Public Relations Dalam Rebranding Mixagrip Melalui Transportasi Commuter Line: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari kampanye rebranding Mixagrip melalui transportasi publik lain seperti bus atau pesawat terbang, yang mungkin menciptakan kesan yang berbeda terhadap audiens. Selain itu, studi tentang efektivitas pendekatan emosional dalam komunikasi merek farmasi dapat dikembangkan dengan membandingkan respons audiens antara kampanye berbasis emosi dan kampanye berbasis informasi produk. Terakhir, penelitian lebih lanjut bisa mengkaji potensi kolaborasi antara merek farmasi dan seniman lokal untuk meningkatkan daya tarik visual dan kultural dari kampanye branding, terutama di daerah dengan karakteristik demografis yang berbeda.. Secara recognition, brand image Mixagrip naik menjadi lebih modern dan orang-orang mulai sadar dengan kehadiran Mixagrip sebagai sosok suportif para tulang punggung, maka Mixagrip berhasil mencapai tujuan recognition dengan menggunakan pendekatan komunikasi dengan marketing public relations.Secara relationship, dalam rangkaian upaya rebranding yang dilakukannya, Mixagrip berusaha membangun hubungan dengan memahami kisah dibalik kehidupan segmen yang ditargetkannya.Dengan melakukan ekstraksi atas cerita yang relevan dengan segmen tersebut, Mixagrip mencoba mencari bagaimana produknya bisa hadir sebagai "teman" yang suportif dan jadi solusi bagi pain point segmennya.Secara differentiation, Sebagai brand obat dengan dot biru yang memiliki regulasi BPOM sangat ketat, Mixagrip berhasil mendobrak stigma bahwa brand obat memiliki keterbatasan dalam mengomunikasikan pesannya.Di tengah kuatnya persaingan dan anomali brand crowding, Mixagrip mampu menunjukkan bahwa brand obat juga dapat melakukan aktivitas marketing public relations yang tidak hanya fokus pada pemasaran produknya namun juga memperbaharui brand image-nya dari brand yang kuno dan tua menjadi brand muda yang modern dan relatable.Secara added value, Mixagrip memiliki tantangan untuk dapat memberikan nilai lebih pada konsumennya yang tentunya berbeda dengan kompetitornya, seperti yang dijelaskan oleh salah satu informan bahwa kompetisi di kategori obat influenza sudah sangat cluttered dan sangat terbatas untuk bisa bergerak kreatif.Oleh karena itu, Mixagrip memutuskan untuk mengambil sisi emosional dari segmen pasar yang ditentukan untuk dapat memberikan added value menggunakan pendekatan emosional Sebagai brand legendaris yang telah hadir sejak tahun 1978, Mixagrip seringkali dipersepsikan sebagai obat kuno dan kurang menarik, sehingga Mixagrip memiliki tantangan untuk melakukan refreshment atau pembaharuan pada brand image yang dimiliki melalui aktivitas rebranding. Salah satu aktivitas marketing public relations yang dilakukan oleh Mixagrip adalah rebranding melalui gerbong KRL Commuter Line jurusan Bogor Ae Jakarta Kota yang menunjukkan ilustrasi yang melekat dengan identitas brand yang dipasang pada satu gerbong di bagian luar dan dalam. Mixagrip membawa jargon "Anti Skip Hari" dan memadukan warna merah, kuning dan hijau serta kalimat-kalimat penyemangat bagi kaum pekerja yang menjadi sasaran audiensnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/b/desain-identitas-brand-strategi-marketing-public-r-thumb-b13a7.webp" title="JURIS - Aktivitas Marketing Public Relations Dalam Rebranding Mixagrip Melalui Transportasi Commuter Line" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/desain-identitas-brand-strategi-marketing-public-r-thumb-b13a7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/desain-identitas-brand-strategi-marketing-public-r-thumb-b13a7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/desain-identitas-brand-strategi-marketing-public-r-thumb-b13a7.webp 1x" title="JURIS - Aktivitas Marketing Public Relations Dalam Rebranding Mixagrip Melalui Transportasi Commuter Line" alt="JURIS - Aktivitas Marketing Public Relations Dalam Rebranding Mixagrip Melalui Transportasi Commuter Line" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/desain-identitas-brand-strategi-marketing-public-r-thumb-a1b73.webp" title="JURIS - Aktivitas Marketing Public Relations Dalam Rebranding Mixagrip Melalui Transportasi Commuter Line" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/desain-identitas-brand-strategi-marketing-public-r-thumb-a1b73.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/desain-identitas-brand-strategi-marketing-public-r-thumb-a1b73.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/desain-identitas-brand-strategi-marketing-public-r-thumb-a1b73.webp 1x" title="JURIS - Aktivitas Marketing Public Relations Dalam Rebranding Mixagrip Melalui Transportasi Commuter Line" alt="JURIS - Aktivitas Marketing Public Relations Dalam Rebranding Mixagrip Melalui Transportasi Commuter Line" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63095-desain-identitas-brand-strategi-marketing-public-p" title="JURIS - Aktivitas Marketing Public Relations Dalam Rebranding Mixagrip Melalui Transportasi Commuter Line" target="_blank">Aktivitas Marketing Public Relations Dalam Rebranding Mixagrip Melalui Transportasi Commuter Line</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari kampanye rebranding Mixagrip melalui transportasi publik lain seperti bus atau pesawat terbang, yang mungkin menciptakan kesan yang berbeda terhadap audiens. Selain itu, studi tentang efektivitas pendekatan emosional dalam komunikasi merek farmasi dapat dikembangkan dengan membandingkan respons audiens antara kampanye berbasis emosi dan kampanye berbasis informasi produk. Terakhir, penelitian lebih lanjut bisa mengkaji potensi kolaborasi antara merek farmasi dan seniman lokal untuk meningkatkan daya tarik visual dan kultural dari kampanye branding, terutama di daerah dengan karakteristik demografis yang berbeda..
<br>Secara recognition, brand image Mixagrip naik menjadi lebih modern dan orang-orang mulai sadar dengan kehadiran Mixagrip sebagai sosok suportif para tulang punggung, maka Mixagrip berhasil mencapai tujuan recognition dengan menggunakan pendekatan komunikasi dengan marketing public relations.Secara relationship, dalam rangkaian upaya rebranding yang dilakukannya, Mixagrip berusaha membangun hubungan dengan memahami kisah dibalik kehidupan segmen yang ditargetkannya.Dengan melakukan ekstraksi atas cerita yang relevan dengan segmen tersebut, Mixagrip mencoba mencari bagaimana produknya bisa hadir sebagai "teman" yang suportif dan jadi solusi bagi pain point segmennya.Secara differentiation, Sebagai brand obat dengan dot biru yang memiliki regulasi BPOM sangat ketat, Mixagrip berhasil mendobrak stigma bahwa brand obat memiliki keterbatasan dalam mengomunikasikan pesannya.Di tengah kuatnya persaingan dan anomali brand crowding, Mixagrip mampu menunjukkan bahwa brand obat juga dapat melakukan aktivitas marketing public relations yang tidak hanya fokus pada pemasaran produknya namun juga memperbaharui brand image-nya dari brand yang kuno dan tua menjadi brand muda yang modern dan relatable.Secara added value, Mixagrip memiliki tantangan untuk dapat memberikan nilai lebih pada konsumennya yang tentunya berbeda dengan kompetitornya, seperti yang dijelaskan oleh salah satu informan bahwa kompetisi di kategori obat influenza sudah sangat cluttered dan sangat terbatas untuk bisa bergerak kreatif.Oleh karena itu, Mixagrip memutuskan untuk mengambil sisi emosional dari segmen pasar yang ditentukan untuk dapat memberikan added value menggunakan pendekatan emosional
<br>Sebagai brand legendaris yang telah hadir sejak tahun 1978, Mixagrip seringkali dipersepsikan sebagai obat kuno dan kurang menarik, sehingga Mixagrip memiliki tantangan untuk melakukan refreshment atau pembaharuan pada brand image yang dimiliki melalui aktivitas rebranding. Salah satu aktivitas marketing public relations yang dilakukan oleh Mixagrip adalah rebranding melalui gerbong KRL Commuter Line jurusan Bogor Ae Jakarta Kota yang menunjukkan ilustrasi yang melekat dengan identitas brand yang dipasang pada satu gerbong di bagian luar dan dalam. Mixagrip membawa jargon "Anti Skip Hari" dan memadukan warna merah, kuning dan hijau serta kalimat-kalimat penyemangat bagi kaum pekerja yang menjadi sasaran audiensnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/b/desain-identitas-brand-strategi-marketing-public-r-thumb-a1b73.webp" type="image/webp" length="95162" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/desain-identitas-brand-strategi-marketing-public-r-thumb-b13a7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/desain-identitas-brand-strategi-marketing-public-r-thumb-a1b73.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-459-tel-u.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3524-journal-communication-business-social-science-jcobs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Motif Pengguna Instagram dalam Mengikuti Akun Menjadimanusia Id ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Motif Pengguna Instagram dalam Mengikuti Akun Menjadimanusia Id ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Motif Pengguna Instagram dalam Mengikuti Akun Menjadimanusia Id ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63093-pengguna-instagram-motif</link>
	<guid isPermaLink="false">75d42557c53cb66143d55b984cf79aa3</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 08:04:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, ada tiga arah penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat memperluas objek studi untuk mencakup pengguna media sosial dengan karakteristik perilaku yang lebih beragam, seperti generasi milenial dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Motif Pengguna Instagram dalam Mengikuti Akun @Menjadimanusia.Id: Berdasarkan penelitian ini, ada tiga arah penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat memperluas objek studi untuk mencakup pengguna media sosial dengan karakteristik perilaku yang lebih beragam, seperti generasi milenial dan Gen Z, untuk melihat apakah motif penggunaan media sosial berbeda berdasarkan usia atau latar belakang budaya. Kedua, penelitian dapat fokus pada dampak jangka panjang dari konten positif di media sosial terhadap kesehatan mental pengguna, khususnya dalam konteks pencegahan atau pengurangan stres dan kecemasan. Ketiga, peneliti dapat mengeksplorasi peran algoritma media sosial dalam menentukan jenis konten yang diakses pengguna, serta bagaimana hal ini mempengaruhi proses validation dan self representation pengguna. Dengan menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, penelitian ini dapat memberikan wawasan lebih mendalam tentang dinamika interaksi antara pengguna dan platform media sosial.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif para informan yang aktif menggunakan Instagram untuk mengikuti akun Menjadi Manusia dapat diklasifikasikan sesuai dengan empat motif penggunaan media yang dipaparkan oleh McQuail, yaitu diversion, surveillance, personal identity, dan personal relationship.Motif surveillance menunjukkan bahwa para informan menggunakan akun Menjadi Manusia untuk mencari informasi terkait kesehatan mental, self awareness, solusi permasalahan interpersonal, dan pengembangan diri.Konten Menjadi Manusia dengan narasumber yang terbuka membantu memenuhi kebutuhan informasi ini.Motif diversion menunjukkan bahwa informan menggunakan akun ini sebagai pengalihan dari perasaan negatif saat menghadapi masa-masa sulit.Konten seperti afirmasi positif dan cerita inspiratif membantu mereka mengatasi perasaan negatif tersebut.Motif personal identity dan personal relationship menunjukkan bahwa media sosial, termasuk Instagram, digunakan untuk mengekspresikan eksistensi ideal self dan membangun citra diri yang baik.Beberapa informan mengungkapkan sisi vulnerabilitas mereka melalui reposting konten Menjadi Manusia, memperkuat keterbukaan komunikasi dengan followers Menjadi Manusia adalah sebuah platform yang bergerak dalam mengangkat isu Ae isu seputar kesehatan mental dan pengembangan diri. Aktivitas utama Menjadi Manusia adalah membuat konten Ae konten yang bertujuan untuk memberikan awareness terhadap masyarakat umum dan awam terkait pentingnya menjaga kesehatan mental dalam kehidupan sehari Ae hari. Menjadi Manusia sangat aktif di media sosial seperti Instagram dan Youtube. Di Instagram sendiri jumlah audiens yang mengikuti akun Menjadi Manusia mencapai satu miliar lebih pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motif para pengguna Instagram dalam mengikuti akun Instagram @menjadimanusia.id. Metode yang digunakan adalah deskriptif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/7/pengguna-instagram-motif-analisis-menjadimanusia-i-thumb-ec7de.webp" title="JURIS - Analisis Motif Pengguna Instagram dalam Mengikuti Akun @Menjadimanusia.Id" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/pengguna-instagram-motif-analisis-menjadimanusia-i-thumb-ec7de.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/pengguna-instagram-motif-analisis-menjadimanusia-i-thumb-ec7de.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/pengguna-instagram-motif-analisis-menjadimanusia-i-thumb-ec7de.webp 1x" title="JURIS - Analisis Motif Pengguna Instagram dalam Mengikuti Akun @Menjadimanusia.Id" alt="JURIS - Analisis Motif Pengguna Instagram dalam Mengikuti Akun @Menjadimanusia.Id" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/pengguna-instagram-motif-analisis-menjadimanusia-i-thumb-9f3e5.webp" title="JURIS - Analisis Motif Pengguna Instagram dalam Mengikuti Akun @Menjadimanusia.Id" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/pengguna-instagram-motif-analisis-menjadimanusia-i-thumb-9f3e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/pengguna-instagram-motif-analisis-menjadimanusia-i-thumb-9f3e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/pengguna-instagram-motif-analisis-menjadimanusia-i-thumb-9f3e5.webp 1x" title="JURIS - Analisis Motif Pengguna Instagram dalam Mengikuti Akun @Menjadimanusia.Id" alt="JURIS - Analisis Motif Pengguna Instagram dalam Mengikuti Akun @Menjadimanusia.Id" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63093-pengguna-instagram-motif" title="JURIS - Analisis Motif Pengguna Instagram dalam Mengikuti Akun @Menjadimanusia.Id" target="_blank">Analisis Motif Pengguna Instagram dalam Mengikuti Akun @Menjadimanusia.Id</a>: Berdasarkan penelitian ini, ada tiga arah penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat memperluas objek studi untuk mencakup pengguna media sosial dengan karakteristik perilaku yang lebih beragam, seperti generasi milenial dan Gen Z, untuk melihat apakah motif penggunaan media sosial berbeda berdasarkan usia atau latar belakang budaya. Kedua, penelitian dapat fokus pada dampak jangka panjang dari konten positif di media sosial terhadap kesehatan mental pengguna, khususnya dalam konteks pencegahan atau pengurangan stres dan kecemasan. Ketiga, peneliti dapat mengeksplorasi peran algoritma media sosial dalam menentukan jenis konten yang diakses pengguna, serta bagaimana hal ini mempengaruhi proses validation dan self representation pengguna. Dengan menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, penelitian ini dapat memberikan wawasan lebih mendalam tentang dinamika interaksi antara pengguna dan platform media sosial..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif para informan yang aktif menggunakan Instagram untuk mengikuti akun Menjadi Manusia dapat diklasifikasikan sesuai dengan empat motif penggunaan media yang dipaparkan oleh McQuail, yaitu diversion, surveillance, personal identity, dan personal relationship.Motif surveillance menunjukkan bahwa para informan menggunakan akun Menjadi Manusia untuk mencari informasi terkait kesehatan mental, self awareness, solusi permasalahan interpersonal, dan pengembangan diri.Konten Menjadi Manusia dengan narasumber yang terbuka membantu memenuhi kebutuhan informasi ini.Motif diversion menunjukkan bahwa informan menggunakan akun ini sebagai pengalihan dari perasaan negatif saat menghadapi masa-masa sulit.Konten seperti afirmasi positif dan cerita inspiratif membantu mereka mengatasi perasaan negatif tersebut.Motif personal identity dan personal relationship menunjukkan bahwa media sosial, termasuk Instagram, digunakan untuk mengekspresikan eksistensi ideal self dan membangun citra diri yang baik.Beberapa informan mengungkapkan sisi vulnerabilitas mereka melalui reposting konten Menjadi Manusia, memperkuat keterbukaan komunikasi dengan followers
<br>Menjadi Manusia adalah sebuah platform yang bergerak dalam mengangkat isu Ae isu seputar kesehatan mental dan pengembangan diri. Aktivitas utama Menjadi Manusia adalah membuat konten Ae konten yang bertujuan untuk memberikan awareness terhadap masyarakat umum dan awam terkait pentingnya menjaga kesehatan mental dalam kehidupan sehari Ae hari. Menjadi Manusia sangat aktif di media sosial seperti Instagram dan Youtube. Di Instagram sendiri jumlah audiens yang mengikuti akun Menjadi Manusia mencapai satu miliar lebih pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motif para pengguna Instagram dalam mengikuti akun Instagram @menjadimanusia.id. Metode yang digunakan adalah deskriptif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/7/pengguna-instagram-motif-analisis-menjadimanusia-i-thumb-9f3e5.webp" type="image/webp" length="94840" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/pengguna-instagram-motif-analisis-menjadimanusia-i-thumb-ec7de.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/pengguna-instagram-motif-analisis-menjadimanusia-i-thumb-9f3e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-459-tel-u.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3524-journal-communication-business-social-science-jcobs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Pembuatan Konten Kreatif oleh Influencer dalam Melakukan Endorsement melalui Instagram ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Pembuatan Konten Kreatif oleh Influencer dalam Melakukan Endorsement melalui Instagram ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Pembuatan Konten Kreatif oleh Influencer dalam Melakukan Endorsement melalui Instagram ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63084-konten-kreatif-strategi-teknologi-kualitas</link>
	<guid isPermaLink="false">b7c940951f0b60b1c7e105bba67ded1f</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 07:58:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1) Penelitian lanjutan dapat mempelajari dampak penggunaan TikTok sebagai platform alternatif untuk Endorsement, terutama dalam konteks generasi muda yang lebih aktif di aplikasi tersebut. 2) Menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kualitas konten ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Pembuatan Konten Kreatif oleh Influencer dalam Melakukan Endorsement melalui Instagram: 1) Penelitian lanjutan dapat mempelajari dampak penggunaan TikTok sebagai platform alternatif untuk Endorsement, terutama dalam konteks generasi muda yang lebih aktif di aplikasi tersebut. 2) Menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kualitas konten kreatif, seperti penggunaan alat bantu digital atau kolaborasi dengan editor profesional, untuk meningkatkan efektivitas Endorsement. 3) Mengkaji peran kecerdasan buatan (AI) dalam membantu Influencer merancang konten kreatif yang lebih personal dan relevan dengan preferensi audiens, terutama dalam konteks algoritma media sosial yang terus berkembang.. Influencer menggunakan strategi kreatif melalui pembuatan konten kreatif dibantu dengan teori Model Media Sosial.'The Circular Model of SoMe' dengan beberapa tahap di dalamnya.Tahap pertama dalam strategi model media sosial yaitu 'Share' bertujuan untuk membagikan suatu konten yang dipublikasikan ke media sosial Instagram yang mampu membangun kepercayaan dari audiensnya.Tahap kedua yaitu 'Optimize' mengoptimalkan pembuatan konten kreatif agar selaras dengan tujuan yang ingin dicapai.Tahap ketiga yaitu 'Manage' untuk memonitoring konten yang dipublikasikan.Tahap keempat yaitu 'Engage' memfokuskan untuk mendapatkan feedback yang baik dengan memperlihatkan ketertarikan dari konten yang dipublikasikan Perkembangan teknologi pada era digital saat ini semakin canggih ditambah dengan adanya sosial media. Hal tersebut sangat membantu masyarakat salah satunya dalam perekonomian yang ada, seperti sosial media Instagram menjadi tolak ukur bagi masyarakat yang bisa membantu penjualan dibantu dengan adanya Influencer yang mempunyai strategi mengenai pembuatan konten kreatif yang salah satu metodenya dengan melakukan Endorsement. Endorsement secara tidak langsung dapat memberikan nilai-nilai yang dimiliki oleh seorang Influencer kepada brand dengan memberikan feedback yang baik terhadap keberlangsungan Endorsement itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pembuatan konten kreatif melalui Instagram yang dilakukan oleh seorang Influencer dalam melakukan Endorsement. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/d/konten-kreatif-strategi-teknologi-kualitas-influen-thumb-94fd3.webp" title="JURIS - Strategi Pembuatan Konten Kreatif oleh Influencer dalam Melakukan Endorsement melalui Instagram" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/konten-kreatif-strategi-teknologi-kualitas-influen-thumb-94fd3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/konten-kreatif-strategi-teknologi-kualitas-influen-thumb-94fd3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/konten-kreatif-strategi-teknologi-kualitas-influen-thumb-94fd3.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pembuatan Konten Kreatif oleh Influencer dalam Melakukan Endorsement melalui Instagram" alt="JURIS - Strategi Pembuatan Konten Kreatif oleh Influencer dalam Melakukan Endorsement melalui Instagram" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/konten-kreatif-strategi-teknologi-kualitas-influen-thumb-a4058.webp" title="JURIS - Strategi Pembuatan Konten Kreatif oleh Influencer dalam Melakukan Endorsement melalui Instagram" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/konten-kreatif-strategi-teknologi-kualitas-influen-thumb-a4058.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/konten-kreatif-strategi-teknologi-kualitas-influen-thumb-a4058.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/konten-kreatif-strategi-teknologi-kualitas-influen-thumb-a4058.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pembuatan Konten Kreatif oleh Influencer dalam Melakukan Endorsement melalui Instagram" alt="JURIS - Strategi Pembuatan Konten Kreatif oleh Influencer dalam Melakukan Endorsement melalui Instagram" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/konten-kreatif-strategi-teknologi-kualitas-influen-thumb-ef90a.webp" title="JURIS - Strategi Pembuatan Konten Kreatif oleh Influencer dalam Melakukan Endorsement melalui Instagram" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/konten-kreatif-strategi-teknologi-kualitas-influen-thumb-ef90a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/konten-kreatif-strategi-teknologi-kualitas-influen-thumb-ef90a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/konten-kreatif-strategi-teknologi-kualitas-influen-thumb-ef90a.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pembuatan Konten Kreatif oleh Influencer dalam Melakukan Endorsement melalui Instagram" alt="JURIS - Strategi Pembuatan Konten Kreatif oleh Influencer dalam Melakukan Endorsement melalui Instagram" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63084-konten-kreatif-strategi-teknologi-kualitas" title="JURIS - Strategi Pembuatan Konten Kreatif oleh Influencer dalam Melakukan Endorsement melalui Instagram" target="_blank">Strategi Pembuatan Konten Kreatif oleh Influencer dalam Melakukan Endorsement melalui Instagram</a>: 1) Penelitian lanjutan dapat mempelajari dampak penggunaan TikTok sebagai platform alternatif untuk Endorsement, terutama dalam konteks generasi muda yang lebih aktif di aplikasi tersebut. 2) Menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kualitas konten kreatif, seperti penggunaan alat bantu digital atau kolaborasi dengan editor profesional, untuk meningkatkan efektivitas Endorsement. 3) Mengkaji peran kecerdasan buatan (AI) dalam membantu Influencer merancang konten kreatif yang lebih personal dan relevan dengan preferensi audiens, terutama dalam konteks algoritma media sosial yang terus berkembang..
<br>Influencer menggunakan strategi kreatif melalui pembuatan konten kreatif dibantu dengan teori Model Media Sosial.'The Circular Model of SoMe' dengan beberapa tahap di dalamnya.Tahap pertama dalam strategi model media sosial yaitu 'Share' bertujuan untuk membagikan suatu konten yang dipublikasikan ke media sosial Instagram yang mampu membangun kepercayaan dari audiensnya.Tahap kedua yaitu 'Optimize' mengoptimalkan pembuatan konten kreatif agar selaras dengan tujuan yang ingin dicapai.Tahap ketiga yaitu 'Manage' untuk memonitoring konten yang dipublikasikan.Tahap keempat yaitu 'Engage' memfokuskan untuk mendapatkan feedback yang baik dengan memperlihatkan ketertarikan dari konten yang dipublikasikan
<br>Perkembangan teknologi pada era digital saat ini semakin canggih ditambah dengan adanya sosial media. Hal tersebut sangat membantu masyarakat salah satunya dalam perekonomian yang ada, seperti sosial media Instagram menjadi tolak ukur bagi masyarakat yang bisa membantu penjualan dibantu dengan adanya Influencer yang mempunyai strategi mengenai pembuatan konten kreatif yang salah satu metodenya dengan melakukan Endorsement. Endorsement secara tidak langsung dapat memberikan nilai-nilai yang dimiliki oleh seorang Influencer kepada brand dengan memberikan feedback yang baik terhadap keberlangsungan Endorsement itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pembuatan konten kreatif melalui Instagram yang dilakukan oleh seorang Influencer dalam melakukan Endorsement.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/d/konten-kreatif-strategi-teknologi-kualitas-influen-thumb-a4058.webp" type="image/webp" length="117102" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/konten-kreatif-strategi-teknologi-kualitas-influen-thumb-94fd3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/konten-kreatif-strategi-teknologi-kualitas-influen-thumb-a4058.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/konten-kreatif-strategi-teknologi-kualitas-influen-thumb-ef90a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-459-tel-u.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3524-journal-communication-business-social-science-jcobs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Perceived Benefit dan Perceived Risk terhadap Purchase Intention dalam Konteks Social Commerce Instagram pada Sepatu Air Jordan di Wilayah Bandung ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Perceived Benefit dan Perceived Risk terhadap Purchase Intention dalam Konteks Social Commerce Instagram pada Sepatu Air Jordan di Wilayah Bandung ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Perceived Benefit dan Perceived Risk terhadap Purchase Intention dalam Konteks Social Commerce Instagram pada Sepatu Air Jordan di Wilayah Bandung ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63085-hasil-uji-social-commerce-analis-faktor-hasi</link>
	<guid isPermaLink="false">e997f778803bd2221f564e1e5a25d5b6</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 07:44:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh kehadiran influencer di media sosial terhadap keputusan pembelian sepatu Air Jordan melalui social commerce, karena ini bisa menjadi faktor baru yang memengaruhi purchase intention. Selain itu, studi lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Perceived Benefit dan Perceived Risk terhadap Purchase Intention dalam Konteks Social Commerce Instagram pada Sepatu Air Jordan di Wilayah Bandung: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh kehadiran influencer di media sosial terhadap keputusan pembelian sepatu Air Jordan melalui social commerce, karena ini bisa menjadi faktor baru yang memengaruhi purchase intention. Selain itu, studi lebih lanjut tentang perbedaan perilaku konsumen antara generasi Gen Z dan Milenial dalam konteks social commerce Instagram juga relevan, mengingat kedua kelompok ini memiliki pola konsumsi yang berbeda. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh penggunaan fitur augmented reality (AR) dalam platform social commerce terhadap persepsi manfaat dan risiko, karena teknologi ini semakin populer dan bisa memengaruhi pengalaman belanja online.. Berdasarkan beberapa hasil pengujian dan analisa penelitian, maka terdapat kesimpulan bahwa, saat ini Air Jordan berhasil menciptakan produk sepatu yang bervariatif dengan terdiri dari 35 seri dan banyak digemari oleh para Gen Z.Meningkatnya jumlah pengguna sepatu Air Jordan menyebabkan kelangkaan dan terjadi over price terhadap sepatu tersebut.Berdasarkan dari variabel purchase intention (Y), menunjukkan bahwa purchase intention adalah sesuatu yang mewakili calon pembeli barang atau jasa di masa depan oleh konsumen.Setelah melakukan pembelian terdapat hasil dari proses dari yang telah dirasakan konsumen setelah melakukan pembelian dan dibagi menjadi dua yaitu ada perceived benefits dan perceived risk yang akan dipengaruhi oleh purchase intention.Berdasarkan uji T (Parsial) menunjukkan perceived Benefit (X1) memiliki tingkat signifikansi 0.649), perceived Risk (X2) memiliki tingkat signifikansi 0.Hal tersebut menunjukkan terdapat pengaruh secara parsial terhadap purchase intention (Y).Pada pengujian F (Silmultan) nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan fhitung 152.Dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima.Pada pengujian koefisien determinasi menunjukkan variabel independen perceived benefit (X1) dan perceived risk (X2) terhadap variabel dependen yaitu purchase intention (Y) adalah sebesar 44.3% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak terdapat dalam penelitian ini Fashion trend saat ini dipengaruhi adanya social media. Informasi yang dibagikan oleh masyarakat di social media dapat memiliki pengaruh untuk diketahui secara luas dan membentuk niat konsumen dalam pembelian. Khusunya dalam pembelian melalui social commerce Instagram yang memudahkan berbelanja pada berbagai macam e-commerce. Saat ini social commerce telah digencarkan dengan penggunaan sepatu Air Jordan menjadi brand sepatu kets terpopuler pertama dengan mendapatkan premi rata-rata 54% dengan retail price. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan dan analisis deskriptif. Sebanyak 375 responden yang didapatkan akan menjadikan sampel untuk teknik analisis linier berganda. Dengan hasil analisis deskriptif perceived benefit 79.28%, perceived... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/9/hasil-uji-social-commerce-analis-faktor-validasi-s-thumb-3ce63.webp" title="JURIS - Pengaruh Perceived Benefit dan Perceived Risk terhadap Purchase Intention dalam Konteks Social Commerce Instagram pada Sepatu Air Jordan di Wilayah Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/hasil-uji-social-commerce-analis-faktor-validasi-s-thumb-3ce63.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/hasil-uji-social-commerce-analis-faktor-validasi-s-thumb-3ce63.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/hasil-uji-social-commerce-analis-faktor-validasi-s-thumb-3ce63.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Perceived Benefit dan Perceived Risk terhadap Purchase Intention dalam Konteks Social Commerce Instagram pada Sepatu Air Jordan di Wilayah Bandung" alt="JURIS - Pengaruh Perceived Benefit dan Perceived Risk terhadap Purchase Intention dalam Konteks Social Commerce Instagram pada Sepatu Air Jordan di Wilayah Bandung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/hasil-uji-social-commerce-analis-faktor-validasi-s-thumb-bac02.webp" title="JURIS - Pengaruh Perceived Benefit dan Perceived Risk terhadap Purchase Intention dalam Konteks Social Commerce Instagram pada Sepatu Air Jordan di Wilayah Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/hasil-uji-social-commerce-analis-faktor-validasi-s-thumb-bac02.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/hasil-uji-social-commerce-analis-faktor-validasi-s-thumb-bac02.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/hasil-uji-social-commerce-analis-faktor-validasi-s-thumb-bac02.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Perceived Benefit dan Perceived Risk terhadap Purchase Intention dalam Konteks Social Commerce Instagram pada Sepatu Air Jordan di Wilayah Bandung" alt="JURIS - Pengaruh Perceived Benefit dan Perceived Risk terhadap Purchase Intention dalam Konteks Social Commerce Instagram pada Sepatu Air Jordan di Wilayah Bandung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/hasil-uji-social-commerce-analis-faktor-validasi-s-thumb-654b4.webp" title="JURIS - Pengaruh Perceived Benefit dan Perceived Risk terhadap Purchase Intention dalam Konteks Social Commerce Instagram pada Sepatu Air Jordan di Wilayah Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/hasil-uji-social-commerce-analis-faktor-validasi-s-thumb-654b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/hasil-uji-social-commerce-analis-faktor-validasi-s-thumb-654b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/hasil-uji-social-commerce-analis-faktor-validasi-s-thumb-654b4.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Perceived Benefit dan Perceived Risk terhadap Purchase Intention dalam Konteks Social Commerce Instagram pada Sepatu Air Jordan di Wilayah Bandung" alt="JURIS - Pengaruh Perceived Benefit dan Perceived Risk terhadap Purchase Intention dalam Konteks Social Commerce Instagram pada Sepatu Air Jordan di Wilayah Bandung" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63085-hasil-uji-social-commerce-analis-faktor-hasi" title="JURIS - Pengaruh Perceived Benefit dan Perceived Risk terhadap Purchase Intention dalam Konteks Social Commerce Instagram pada Sepatu Air Jordan di Wilayah Bandung" target="_blank">Pengaruh Perceived Benefit dan Perceived Risk terhadap Purchase Intention dalam Konteks Social Commerce Instagram pada Sepatu Air Jordan di Wilayah Bandung</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh kehadiran influencer di media sosial terhadap keputusan pembelian sepatu Air Jordan melalui social commerce, karena ini bisa menjadi faktor baru yang memengaruhi purchase intention. Selain itu, studi lebih lanjut tentang perbedaan perilaku konsumen antara generasi Gen Z dan Milenial dalam konteks social commerce Instagram juga relevan, mengingat kedua kelompok ini memiliki pola konsumsi yang berbeda. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh penggunaan fitur augmented reality (AR) dalam platform social commerce terhadap persepsi manfaat dan risiko, karena teknologi ini semakin populer dan bisa memengaruhi pengalaman belanja online..
<br>Berdasarkan beberapa hasil pengujian dan analisa penelitian, maka terdapat kesimpulan bahwa, saat ini Air Jordan berhasil menciptakan produk sepatu yang bervariatif dengan terdiri dari 35 seri dan banyak digemari oleh para Gen Z.Meningkatnya jumlah pengguna sepatu Air Jordan menyebabkan kelangkaan dan terjadi over price terhadap sepatu tersebut.Berdasarkan dari variabel purchase intention (Y), menunjukkan bahwa purchase intention adalah sesuatu yang mewakili calon pembeli barang atau jasa di masa depan oleh konsumen.Setelah melakukan pembelian terdapat hasil dari proses dari yang telah dirasakan konsumen setelah melakukan pembelian dan dibagi menjadi dua yaitu ada perceived benefits dan perceived risk yang akan dipengaruhi oleh purchase intention.Berdasarkan uji T (Parsial) menunjukkan perceived Benefit (X1) memiliki tingkat signifikansi 0.649), perceived Risk (X2) memiliki tingkat signifikansi 0.Hal tersebut menunjukkan terdapat pengaruh secara parsial terhadap purchase intention (Y).Pada pengujian F (Silmultan) nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan fhitung 152.Dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima.Pada pengujian koefisien determinasi menunjukkan variabel independen perceived benefit (X1) dan perceived risk (X2) terhadap variabel dependen yaitu purchase intention (Y) adalah sebesar 44.3% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak terdapat dalam penelitian ini
<br>Fashion trend saat ini dipengaruhi adanya social media. Informasi yang dibagikan oleh masyarakat di social media dapat memiliki pengaruh untuk diketahui secara luas dan membentuk niat konsumen dalam pembelian. Khusunya dalam pembelian melalui social commerce Instagram yang memudahkan berbelanja pada berbagai macam e-commerce. Saat ini social commerce telah digencarkan dengan penggunaan sepatu Air Jordan menjadi brand sepatu kets terpopuler pertama dengan mendapatkan premi rata-rata 54% dengan retail price. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan dan analisis deskriptif. Sebanyak 375 responden yang didapatkan akan menjadikan sampel untuk teknik analisis linier berganda. Dengan hasil analisis deskriptif perceived benefit 79.28%, perceived...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/9/hasil-uji-social-commerce-analis-faktor-validasi-s-thumb-bac02.webp" type="image/webp" length="92716" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/hasil-uji-social-commerce-analis-faktor-validasi-s-thumb-3ce63.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/hasil-uji-social-commerce-analis-faktor-validasi-s-thumb-bac02.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/hasil-uji-social-commerce-analis-faktor-validasi-s-thumb-654b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-459-tel-u.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3524-journal-communication-business-social-science-jcobs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Produksi Film Dokumenter Orang dan Orangutan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Produksi Film Dokumenter Orang dan Orangutan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Produksi Film Dokumenter Orang dan Orangutan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63078-film-sikap-masyarakat-dokumenter-program-kons</link>
	<guid isPermaLink="false">d8418e1f8698467e0ff3767249736983</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 07:38:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak film dokumenter terhadap perubahan sikap masyarakat terhadap konservasi satwa langka melalui survei atau wawancara mendalam. Selain itu, peneliti bisa membandingkan efektivitas berbagai genre film dokumenter ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Produksi Film Dokumenter: Orang dan Orangutan: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak film dokumenter terhadap perubahan sikap masyarakat terhadap konservasi satwa langka melalui survei atau wawancara mendalam. Selain itu, peneliti bisa membandingkan efektivitas berbagai genre film dokumenter (seperti eksposisi vs. interaktif) dalam menyampaikan pesan konservasi. Terakhir, penelitian juga bisa fokus pada peran komunitas lokal di luar COP dalam upaya pelestarian habitat orangutan, terutama di daerah yang belum tercakup oleh program konservasi utama.. Film dokumenter "Orang dan Orangutan" diharapkan dapat menjadi referensi bagi studi ilmu komunikasi dalam pembuatan film-flim dokumenter selanjutnya.Diharapkan dapat menjadi gambaran tentang kondisi Orangutan sebagai satwa langka di Indonesia yang mengalami kondisi penurunan populasi akibat aktifitas manusia.Dengan film dokumenter ini nantinya diharapkan dapat mendorong partisipasi masyarakat bersama dengan stakeholder lainnya untuk bersama-sama menjadi perlindungan Orangutan sebagai tanggung jawab bersama Center for orang utan protection (COP) merupakan salah satu pusat konservasi di Indonesia yang paling cepat dan efektif dalam menanggapi setiap ancaman dan bahaya terhadap orang utan dan habitatnya. Center for orang utan protection (COP) didirikan sebagai respon darurat untuk menghentikan pembantain orang utan akibat dari pembabatan hutan untuk kepentingan perkebunan kelapa sawit di Kalimantan. Dalam hal ini teori komunikasi persuasive menjadi alat analisis untuk membantu keberhasilan komunitas tersebut dalam mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kelestarian hutan demi keberlangsungan hidup orang utan yang alami. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan observasi, wawancara,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/6/film-sikap-masyarakat-dokumenter-program-konservas-thumb-d1ef0.webp" title="JURIS - Produksi Film Dokumenter: Orang dan Orangutan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/film-sikap-masyarakat-dokumenter-program-konservas-thumb-d1ef0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/film-sikap-masyarakat-dokumenter-program-konservas-thumb-d1ef0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/film-sikap-masyarakat-dokumenter-program-konservas-thumb-d1ef0.webp 1x" title="JURIS - Produksi Film Dokumenter: Orang dan Orangutan" alt="JURIS - Produksi Film Dokumenter: Orang dan Orangutan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/6/film-sikap-masyarakat-dokumenter-program-konservas-thumb-d7237.webp" title="JURIS - Produksi Film Dokumenter: Orang dan Orangutan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/film-sikap-masyarakat-dokumenter-program-konservas-thumb-d7237.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/film-sikap-masyarakat-dokumenter-program-konservas-thumb-d7237.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/film-sikap-masyarakat-dokumenter-program-konservas-thumb-d7237.webp 1x" title="JURIS - Produksi Film Dokumenter: Orang dan Orangutan" alt="JURIS - Produksi Film Dokumenter: Orang dan Orangutan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63078-film-sikap-masyarakat-dokumenter-program-kons" title="JURIS - Produksi Film Dokumenter: Orang dan Orangutan" target="_blank">Produksi Film Dokumenter: Orang dan Orangutan</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak film dokumenter terhadap perubahan sikap masyarakat terhadap konservasi satwa langka melalui survei atau wawancara mendalam. Selain itu, peneliti bisa membandingkan efektivitas berbagai genre film dokumenter (seperti eksposisi vs. interaktif) dalam menyampaikan pesan konservasi. Terakhir, penelitian juga bisa fokus pada peran komunitas lokal di luar COP dalam upaya pelestarian habitat orangutan, terutama di daerah yang belum tercakup oleh program konservasi utama..
<br>Film dokumenter "Orang dan Orangutan" diharapkan dapat menjadi referensi bagi studi ilmu komunikasi dalam pembuatan film-flim dokumenter selanjutnya.Diharapkan dapat menjadi gambaran tentang kondisi Orangutan sebagai satwa langka di Indonesia yang mengalami kondisi penurunan populasi akibat aktifitas manusia.Dengan film dokumenter ini nantinya diharapkan dapat mendorong partisipasi masyarakat bersama dengan stakeholder lainnya untuk bersama-sama menjadi perlindungan Orangutan sebagai tanggung jawab bersama
<br>Center for orang utan protection (COP) merupakan salah satu pusat konservasi di Indonesia yang paling cepat dan efektif dalam menanggapi setiap ancaman dan bahaya terhadap orang utan dan habitatnya. Center for orang utan protection (COP) didirikan sebagai respon darurat untuk menghentikan pembantain orang utan akibat dari pembabatan hutan untuk kepentingan perkebunan kelapa sawit di Kalimantan. Dalam hal ini teori komunikasi persuasive menjadi alat analisis untuk membantu keberhasilan komunitas tersebut dalam mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kelestarian hutan demi keberlangsungan hidup orang utan yang alami. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan observasi, wawancara,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/6/film-sikap-masyarakat-dokumenter-program-konservas-thumb-d7237.webp" type="image/webp" length="93572" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/film-sikap-masyarakat-dokumenter-program-konservas-thumb-d1ef0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/film-sikap-masyarakat-dokumenter-program-konservas-thumb-d7237.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-459-tel-u.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3524-journal-communication-business-social-science-jcobs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemanfaatan Konferensi Pers sebagai Upaya Branding bagi Program Acara Baru PT Cakrawala Andalas Televisi ANTV ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemanfaatan Konferensi Pers sebagai Upaya Branding bagi Program Acara Baru PT Cakrawala Andalas Televisi ANTV ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemanfaatan Konferensi Pers sebagai Upaya Branding bagi Program Acara Baru PT Cakrawala Andalas Televisi ANTV ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63087-konferensi-pers-branding-program-televisi-desain-v</link>
	<guid isPermaLink="false">34cb70394d7bf2b62a794e0f88c4c259</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 07:33:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak jangka panjang dari konferensi pers terhadap loyalitas penonton program TV. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi perbandingan strategi branding antara stasiun televisi lokal dan nasional. Penelitian juga ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemanfaatan Konferensi Pers sebagai Upaya Branding bagi Program Acara Baru PT. Cakrawala Andalas Televisi (ANTV): Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak jangka panjang dari konferensi pers terhadap loyalitas penonton program TV. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi perbandingan strategi branding antara stasiun televisi lokal dan nasional. Penelitian juga bisa mengkaji efektivitas penggunaan media sosial dalam memperkuat citra merek selain konferensi pers. Dengan membandingkan metode tradisional dan modern, studi ini dapat memberikan wawasan baru tentang optimalisasi promosi acara TV. Selain itu, menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan konferensi pers dalam konteks budaya lokal dapat menjadi arah penelitian yang relevan. Penelitian lanjutan juga bisa mengevaluasi peran narasumber dalam menarik perhatian publik melalui konferensi pers. Dengan memperluas ruang lingkup penelitian, studi ini dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan strategi komunikasi di industri media. Penelitian juga bisa mengeksplorasi dampak konferensi pers terhadap peningkatan penjualan iklan di platform digital. Selain itu, studi tentang kolaborasi antara stasiun TV dan influencer untuk meningkatkan daya tarik program baru juga layak dikembangkan. Penelitian lanjutan harus mencakup aspek teknis seperti desain visual konferensi pers dan pengaruhnya terhadap persepsi audiens.. Berdasarkan uraian dari hasil penelitian tentang manfaat melakukan konferensi pers yang dilakukan oleh PT.Cakrawala Andalas Televisi (ANTV) untuk mem-branding program baru mereka, maka peneliti dapat menarik kesimpulan bahwa dalam menggunakan teori konferensi pers dan teori branding yang dilakukan ANTV sudah cukup baik.Sehingga setiap acara konferensi pers untuk melakukan branding dalam program ANTV, berjalan dengan lancar dan branding yang dilakukan pun sesuai dengan apa yang perusahaan harapkan.Hal ini dapat dilihat dari hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti dengan melakukan wawancara dengan para informan, hingga melakukan observasi ke tempat konferensi pers berlangsung, jadi data-data terkait konferensi pers ANTV dapat terjamin valid, dan juga mendapatkan data dari media monitoring yang merupakan hasil evaluasi tim Coorporate Communication ANTV mengenai konferensi pers yang telah dilakukan Penelitian ini membahas mengenai manfaat konferensi pers yang dilakukan oleh PT. Cakrawala Andalas Televisi dengan tujuan mengetahui apakah konferensi pers berhasil dalam mem-branding program baru mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini menggunakan konsep Konferensi Pers menurut Soemirat (2007). Selain itu, peneliti juga menggunakan teori branding menurut Onny & Novelia (2014) yang meliputi promosi, daya tarik dan pembangunan citra terhadap suatu brand. Pengumpulan data diatas diperoleh melalui hasil observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa acara konferensi pers sendiri memiliki tiga tahapan yaitu sebelum acara, saat acara berlangsung dan sesudah acara... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/d/konferensi-pers-branding-program-televisi-desain-v-thumb-f0389.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Konferensi Pers sebagai Upaya Branding bagi Program Acara Baru PT. Cakrawala Andalas Televisi (ANTV)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/konferensi-pers-branding-program-televisi-desain-v-thumb-f0389.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/konferensi-pers-branding-program-televisi-desain-v-thumb-f0389.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/konferensi-pers-branding-program-televisi-desain-v-thumb-f0389.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Konferensi Pers sebagai Upaya Branding bagi Program Acara Baru PT. Cakrawala Andalas Televisi (ANTV)" alt="JURIS - Pemanfaatan Konferensi Pers sebagai Upaya Branding bagi Program Acara Baru PT. Cakrawala Andalas Televisi (ANTV)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/d/konferensi-pers-branding-program-televisi-desain-v-thumb-451f1.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Konferensi Pers sebagai Upaya Branding bagi Program Acara Baru PT. Cakrawala Andalas Televisi (ANTV)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/konferensi-pers-branding-program-televisi-desain-v-thumb-451f1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/konferensi-pers-branding-program-televisi-desain-v-thumb-451f1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/konferensi-pers-branding-program-televisi-desain-v-thumb-451f1.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Konferensi Pers sebagai Upaya Branding bagi Program Acara Baru PT. Cakrawala Andalas Televisi (ANTV)" alt="JURIS - Pemanfaatan Konferensi Pers sebagai Upaya Branding bagi Program Acara Baru PT. Cakrawala Andalas Televisi (ANTV)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/d/konferensi-pers-branding-program-televisi-desain-v-thumb-7b220.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Konferensi Pers sebagai Upaya Branding bagi Program Acara Baru PT. Cakrawala Andalas Televisi (ANTV)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/konferensi-pers-branding-program-televisi-desain-v-thumb-7b220.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/konferensi-pers-branding-program-televisi-desain-v-thumb-7b220.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/konferensi-pers-branding-program-televisi-desain-v-thumb-7b220.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Konferensi Pers sebagai Upaya Branding bagi Program Acara Baru PT. Cakrawala Andalas Televisi (ANTV)" alt="JURIS - Pemanfaatan Konferensi Pers sebagai Upaya Branding bagi Program Acara Baru PT. Cakrawala Andalas Televisi (ANTV)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63087-konferensi-pers-branding-program-televisi-desain-v" title="JURIS - Pemanfaatan Konferensi Pers sebagai Upaya Branding bagi Program Acara Baru PT. Cakrawala Andalas Televisi (ANTV)" target="_blank">Pemanfaatan Konferensi Pers sebagai Upaya Branding bagi Program Acara Baru PT. Cakrawala Andalas Televisi (ANTV)</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak jangka panjang dari konferensi pers terhadap loyalitas penonton program TV. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi perbandingan strategi branding antara stasiun televisi lokal dan nasional. Penelitian juga bisa mengkaji efektivitas penggunaan media sosial dalam memperkuat citra merek selain konferensi pers. Dengan membandingkan metode tradisional dan modern, studi ini dapat memberikan wawasan baru tentang optimalisasi promosi acara TV. Selain itu, menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan konferensi pers dalam konteks budaya lokal dapat menjadi arah penelitian yang relevan. Penelitian lanjutan juga bisa mengevaluasi peran narasumber dalam menarik perhatian publik melalui konferensi pers. Dengan memperluas ruang lingkup penelitian, studi ini dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan strategi komunikasi di industri media. Penelitian juga bisa mengeksplorasi dampak konferensi pers terhadap peningkatan penjualan iklan di platform digital. Selain itu, studi tentang kolaborasi antara stasiun TV dan influencer untuk meningkatkan daya tarik program baru juga layak dikembangkan. Penelitian lanjutan harus mencakup aspek teknis seperti desain visual konferensi pers dan pengaruhnya terhadap persepsi audiens..
<br>Berdasarkan uraian dari hasil penelitian tentang manfaat melakukan konferensi pers yang dilakukan oleh PT.Cakrawala Andalas Televisi (ANTV) untuk mem-branding program baru mereka, maka peneliti dapat menarik kesimpulan bahwa dalam menggunakan teori konferensi pers dan teori branding yang dilakukan ANTV sudah cukup baik.Sehingga setiap acara konferensi pers untuk melakukan branding dalam program ANTV, berjalan dengan lancar dan branding yang dilakukan pun sesuai dengan apa yang perusahaan harapkan.Hal ini dapat dilihat dari hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti dengan melakukan wawancara dengan para informan, hingga melakukan observasi ke tempat konferensi pers berlangsung, jadi data-data terkait konferensi pers ANTV dapat terjamin valid, dan juga mendapatkan data dari media monitoring yang merupakan hasil evaluasi tim Coorporate Communication ANTV mengenai konferensi pers yang telah dilakukan
<br>Penelitian ini membahas mengenai manfaat konferensi pers yang dilakukan oleh PT. Cakrawala Andalas Televisi dengan tujuan mengetahui apakah konferensi pers berhasil dalam mem-branding program baru mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini menggunakan konsep Konferensi Pers menurut Soemirat (2007). Selain itu, peneliti juga menggunakan teori branding menurut Onny & Novelia (2014) yang meliputi promosi, daya tarik dan pembangunan citra terhadap suatu brand. Pengumpulan data diatas diperoleh melalui hasil observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa acara konferensi pers sendiri memiliki tiga tahapan yaitu sebelum acara, saat acara berlangsung dan sesudah acara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/d/konferensi-pers-branding-program-televisi-desain-v-thumb-f0389.webp" type="image/webp" length="124748" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/konferensi-pers-branding-program-televisi-desain-v-thumb-f0389.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/konferensi-pers-branding-program-televisi-desain-v-thumb-451f1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/konferensi-pers-branding-program-televisi-desain-v-thumb-7b220.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-459-tel-u.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3524-journal-communication-business-social-science-jcobs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perbandingan Metode Operatif Konvensional Dan Metode Operatif Eracs Terhadap Kepuasan Dan Kenyamanan Pasien Postpartum Sectio Caesarea Di Rumah Sakit Santo Borromeus Bandung ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbandingan Metode Operatif Konvensional Dan Metode Operatif Eracs Terhadap Kepuasan Dan Kenyamanan Pasien Postpartum Sectio Caesarea Di Rumah Sakit Santo Borromeus Bandung ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbandingan Metode Operatif Konvensional Dan Metode Operatif Eracs Terhadap Kepuasan Dan Kenyamanan Pasien Postpartum Sectio Caesarea Di Rumah Sakit Santo Borromeus Bandung ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63083-kepuasan-pasien-edukasi-teknik-total</link>
	<guid isPermaLink="false">c0f01086d379e4d347e210ad045b1f34</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 07:30:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ evi vilianti ]]></category>
	<category><![CDATA[ reini astuti ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurnal ilmu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[astuti,evi,ilmu,jurnal,reini,vilianti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang dari metode ERACS terhadap kepuasan pasien postpartum. Selain itu, penelitian juga bisa membandingkan efektivitas ERACS dengan protokol pemulihan lainnya dalam konteks kesehatan reproduksi. Terakhir, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perbandingan Metode Operatif Konvensional Dan Metode Operatif Eracs Terhadap Kepuasan Dan Kenyamanan Pasien Postpartum Sectio Caesarea Di Rumah Sakit Santo Borromeus Bandung: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang dari metode ERACS terhadap kepuasan pasien postpartum. Selain itu, penelitian juga bisa membandingkan efektivitas ERACS dengan protokol pemulihan lainnya dalam konteks kesehatan reproduksi. Terakhir, studi tentang peran edukasi pasien dalam meningkatkan kenyamanan dan kepuasan menggunakan metode ERACS dapat memberikan wawasan baru untuk pengembangan layanan kesehatan.. Tidak terdapat perbedaan kepuasan pasien postpartum sectio caesarea antara metode operatif konvensional dan ERACS.Namun, terdapat perbedaan kenyamanan pasien antara kedua metode tersebut, dengan metode ERACS menunjukkan kenyamanan yang lebih tinggi.Hal ini menunjukkan bahwa meskipun kepuasan pasien sama, kenyamanan pasien lebih terjamin dengan metode ERACS Kepuasan dan kenyamanan pasien postpartum sectio caesarea merupakan hasil akhir dari pelayanan yang diberikan sehingga diperlukan metode operatif yang paling baik untuk mencapai hasil yang diharapkan. Tujuan penelitian ini mengetahui perbedaan kepuasan dan kenyamanan pasien postpartum sectio caesarea dengan metode operatif konvensional dan metode operatif ERACS di Rumah Sakit Santo Borromeus Bandung. Metode penelitian ini adalah analisis komparatif numerik pada dua kelompok tidak berpasangan dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dengan teknik total sampling pada... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/d/kepuasan-pasien-edukasi-teknik-total-modul-rumah-s-thumb-9f5db.webp" title="JURIS - Perbandingan Metode Operatif Konvensional Dan Metode Operatif Eracs Terhadap Kepuasan Dan Kenyamanan Pasien Postpartum Sectio Caesarea Di Rumah Sakit Santo Borromeus Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/kepuasan-pasien-edukasi-teknik-total-modul-rumah-s-thumb-9f5db.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/kepuasan-pasien-edukasi-teknik-total-modul-rumah-s-thumb-9f5db.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/kepuasan-pasien-edukasi-teknik-total-modul-rumah-s-thumb-9f5db.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Metode Operatif Konvensional Dan Metode Operatif Eracs Terhadap Kepuasan Dan Kenyamanan Pasien Postpartum Sectio Caesarea Di Rumah Sakit Santo Borromeus Bandung" alt="JURIS - Perbandingan Metode Operatif Konvensional Dan Metode Operatif Eracs Terhadap Kepuasan Dan Kenyamanan Pasien Postpartum Sectio Caesarea Di Rumah Sakit Santo Borromeus Bandung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/kepuasan-pasien-edukasi-teknik-total-modul-rumah-s-thumb-9d783.webp" title="JURIS - Perbandingan Metode Operatif Konvensional Dan Metode Operatif Eracs Terhadap Kepuasan Dan Kenyamanan Pasien Postpartum Sectio Caesarea Di Rumah Sakit Santo Borromeus Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/kepuasan-pasien-edukasi-teknik-total-modul-rumah-s-thumb-9d783.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/kepuasan-pasien-edukasi-teknik-total-modul-rumah-s-thumb-9d783.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/kepuasan-pasien-edukasi-teknik-total-modul-rumah-s-thumb-9d783.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Metode Operatif Konvensional Dan Metode Operatif Eracs Terhadap Kepuasan Dan Kenyamanan Pasien Postpartum Sectio Caesarea Di Rumah Sakit Santo Borromeus Bandung" alt="JURIS - Perbandingan Metode Operatif Konvensional Dan Metode Operatif Eracs Terhadap Kepuasan Dan Kenyamanan Pasien Postpartum Sectio Caesarea Di Rumah Sakit Santo Borromeus Bandung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/kepuasan-pasien-edukasi-teknik-total-modul-rumah-s-thumb-c22d8.webp" title="JURIS - Perbandingan Metode Operatif Konvensional Dan Metode Operatif Eracs Terhadap Kepuasan Dan Kenyamanan Pasien Postpartum Sectio Caesarea Di Rumah Sakit Santo Borromeus Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/kepuasan-pasien-edukasi-teknik-total-modul-rumah-s-thumb-c22d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/kepuasan-pasien-edukasi-teknik-total-modul-rumah-s-thumb-c22d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/kepuasan-pasien-edukasi-teknik-total-modul-rumah-s-thumb-c22d8.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Metode Operatif Konvensional Dan Metode Operatif Eracs Terhadap Kepuasan Dan Kenyamanan Pasien Postpartum Sectio Caesarea Di Rumah Sakit Santo Borromeus Bandung" alt="JURIS - Perbandingan Metode Operatif Konvensional Dan Metode Operatif Eracs Terhadap Kepuasan Dan Kenyamanan Pasien Postpartum Sectio Caesarea Di Rumah Sakit Santo Borromeus Bandung" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63083-kepuasan-pasien-edukasi-teknik-total" title="JURIS - Perbandingan Metode Operatif Konvensional Dan Metode Operatif Eracs Terhadap Kepuasan Dan Kenyamanan Pasien Postpartum Sectio Caesarea Di Rumah Sakit Santo Borromeus Bandung" target="_blank">Perbandingan Metode Operatif Konvensional Dan Metode Operatif Eracs Terhadap Kepuasan Dan Kenyamanan Pasien Postpartum Sectio Caesarea Di Rumah Sakit Santo Borromeus Bandung</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang dari metode ERACS terhadap kepuasan pasien postpartum. Selain itu, penelitian juga bisa membandingkan efektivitas ERACS dengan protokol pemulihan lainnya dalam konteks kesehatan reproduksi. Terakhir, studi tentang peran edukasi pasien dalam meningkatkan kenyamanan dan kepuasan menggunakan metode ERACS dapat memberikan wawasan baru untuk pengembangan layanan kesehatan..
<br>Tidak terdapat perbedaan kepuasan pasien postpartum sectio caesarea antara metode operatif konvensional dan ERACS.Namun, terdapat perbedaan kenyamanan pasien antara kedua metode tersebut, dengan metode ERACS menunjukkan kenyamanan yang lebih tinggi.Hal ini menunjukkan bahwa meskipun kepuasan pasien sama, kenyamanan pasien lebih terjamin dengan metode ERACS
<br>Kepuasan dan kenyamanan pasien postpartum sectio caesarea merupakan hasil akhir dari pelayanan yang diberikan sehingga diperlukan metode operatif yang paling baik untuk mencapai hasil yang diharapkan. Tujuan penelitian ini mengetahui perbedaan kepuasan dan kenyamanan pasien postpartum sectio caesarea dengan metode operatif konvensional dan metode operatif ERACS di Rumah Sakit Santo Borromeus Bandung. Metode penelitian ini adalah analisis komparatif numerik pada dua kelompok tidak berpasangan dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dengan teknik total sampling pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/d/kepuasan-pasien-edukasi-teknik-total-modul-rumah-s-thumb-9f5db.webp" type="image/webp" length="79432" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/kepuasan-pasien-edukasi-teknik-total-modul-rumah-s-thumb-9f5db.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/kepuasan-pasien-edukasi-teknik-total-modul-rumah-s-thumb-9d783.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/kepuasan-pasien-edukasi-teknik-total-modul-rumah-s-thumb-c22d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2124-stikesbudiluhurcimahi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13175-jkbl.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pembentukan Identitas Diri Akbar Febians Dalam Konteks Flexing di Media Sosial Instagram ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pembentukan Identitas Diri Akbar Febians Dalam Konteks Flexing di Media Sosial Instagram ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pembentukan Identitas Diri Akbar Febians Dalam Konteks Flexing di Media Sosial Instagram ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63096-hasil-studi-bi-sosial-insta-gram-perilaku-ko</link>
	<guid isPermaLink="false">41786fdcc1ba085dc1a4dfb55e7e22c9</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 07:29:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang flexing terhadap kesehatan mental pengguna media sosial, khususnya generasi muda. Selain itu, studi perlu membandingkan strategi pembentukan identitas di platform media sosial berbeda seperti TikTok ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pembentukan Identitas Diri Akbar Febians Dalam Konteks Flexing di Media Sosial Instagram: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang flexing terhadap kesehatan mental pengguna media sosial, khususnya generasi muda. Selain itu, studi perlu membandingkan strategi pembentukan identitas di platform media sosial berbeda seperti TikTok atau Facebook untuk melihat perbedaan efektivitasnya. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran budaya lokal dalam membentuk persepsi terhadap flexing, terutama di Indonesia, untuk memahami bagaimana norma sosial memengaruhi perilaku pamer di lingkungan digital. Penelitian ini juga dapat mengembangkan kerangka teoritis baru yang mengintegrasikan konsep identitas dengan dinamika media sosial. Selain itu, penting untuk meneliti bagaimana pengaruh faktor ekonomi dan pendidikan memengaruhi motivasi seseorang melakukan flexing. Studi lanjutan juga perlu mempertimbangkan penggunaan teknologi AI dalam memantau dan menganalisis konten flexing untuk mengidentifikasi pola perilaku yang berpotensi merugikan. Terakhir, penelitian dapat mengevaluasi efektivitas kebijakan regulasi media sosial dalam mengurangi dampak negatif flexing terhadap masyarakat. Penelitian ini memberikan wawasan penting untuk pengembangan pedoman etika digital yang lebih inklusif dan berkelanjutan.. Berdasarkan hasil penelitian tentang analisis pembentukan identitas diri Akbar Febian dalam konteks flexing di media sosial Instagram, ditemukan bahwa Akbar menggunakan strategi flexing untuk membentuk citra glamor dan mewah, yang bertujuan memotivasi orang lain.Flexing berfungsi untuk meningkatkan harga diri dan kepercayaan diri individu, yang berdampak positif pada pengendalian diri dan perilaku saat berinteraksi.Identitas diri yang dibentuk Akbar di media sosial mencerminkan inovasi, kreativitas, dan keberanian untuk tampil berbeda.Penelitian juga mengungkapkan bahwa gaya hidup mewah yang ditampilkan Akbar tidak hanya sebatas media sosial, tetapi juga mencerminkan kehidupan nyata Salah satu pengusaha atau pengusaha yang sering memamerkan mobil mewah dan liburan ke seluruh dunia berbagi momen mereka di media sosial Instagram, yaitu @akbarfebians, yang mengakibatkan munculnya fenomena flexing, yaitu perubahan perilaku konsumen dan gaya hidup untuk konten. Flexing dapat menyebabkan penurunan kesehatan mental siswa berupa kecemasan karena tidak mampu mengikuti berbagai konten yang sengaja viral oleh orang lain atau sering disebut FOMO (Fear of Missing Out). Studi ini menganalisis pembentukan identitas diri Akbar Febian dalam konteks flexing di media sosial Instagram. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode netnografi melalui metode analisis elemen lapisan pribadi, lapisan pelaksanaan, lapisan relasional, dan lapisan komunal.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/7/hasil-studi-bi-sosial-insta-gram-perilaku-konsumen-thumb-ad7b3.webp" title="JURIS - Analisis Pembentukan Identitas Diri Akbar Febians Dalam Konteks Flexing di Media Sosial Instagram" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/hasil-studi-bi-sosial-insta-gram-perilaku-konsumen-thumb-ad7b3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/hasil-studi-bi-sosial-insta-gram-perilaku-konsumen-thumb-ad7b3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/hasil-studi-bi-sosial-insta-gram-perilaku-konsumen-thumb-ad7b3.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pembentukan Identitas Diri Akbar Febians Dalam Konteks Flexing di Media Sosial Instagram" alt="JURIS - Analisis Pembentukan Identitas Diri Akbar Febians Dalam Konteks Flexing di Media Sosial Instagram" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/hasil-studi-bi-sosial-insta-gram-perilaku-konsumen-thumb-376b3.webp" title="JURIS - Analisis Pembentukan Identitas Diri Akbar Febians Dalam Konteks Flexing di Media Sosial Instagram" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/hasil-studi-bi-sosial-insta-gram-perilaku-konsumen-thumb-376b3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/hasil-studi-bi-sosial-insta-gram-perilaku-konsumen-thumb-376b3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/hasil-studi-bi-sosial-insta-gram-perilaku-konsumen-thumb-376b3.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pembentukan Identitas Diri Akbar Febians Dalam Konteks Flexing di Media Sosial Instagram" alt="JURIS - Analisis Pembentukan Identitas Diri Akbar Febians Dalam Konteks Flexing di Media Sosial Instagram" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63096-hasil-studi-bi-sosial-insta-gram-perilaku-ko" title="JURIS - Analisis Pembentukan Identitas Diri Akbar Febians Dalam Konteks Flexing di Media Sosial Instagram" target="_blank">Analisis Pembentukan Identitas Diri Akbar Febians Dalam Konteks Flexing di Media Sosial Instagram</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang flexing terhadap kesehatan mental pengguna media sosial, khususnya generasi muda. Selain itu, studi perlu membandingkan strategi pembentukan identitas di platform media sosial berbeda seperti TikTok atau Facebook untuk melihat perbedaan efektivitasnya. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran budaya lokal dalam membentuk persepsi terhadap flexing, terutama di Indonesia, untuk memahami bagaimana norma sosial memengaruhi perilaku pamer di lingkungan digital. Penelitian ini juga dapat mengembangkan kerangka teoritis baru yang mengintegrasikan konsep identitas dengan dinamika media sosial. Selain itu, penting untuk meneliti bagaimana pengaruh faktor ekonomi dan pendidikan memengaruhi motivasi seseorang melakukan flexing. Studi lanjutan juga perlu mempertimbangkan penggunaan teknologi AI dalam memantau dan menganalisis konten flexing untuk mengidentifikasi pola perilaku yang berpotensi merugikan. Terakhir, penelitian dapat mengevaluasi efektivitas kebijakan regulasi media sosial dalam mengurangi dampak negatif flexing terhadap masyarakat. Penelitian ini memberikan wawasan penting untuk pengembangan pedoman etika digital yang lebih inklusif dan berkelanjutan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian tentang analisis pembentukan identitas diri Akbar Febian dalam konteks flexing di media sosial Instagram, ditemukan bahwa Akbar menggunakan strategi flexing untuk membentuk citra glamor dan mewah, yang bertujuan memotivasi orang lain.Flexing berfungsi untuk meningkatkan harga diri dan kepercayaan diri individu, yang berdampak positif pada pengendalian diri dan perilaku saat berinteraksi.Identitas diri yang dibentuk Akbar di media sosial mencerminkan inovasi, kreativitas, dan keberanian untuk tampil berbeda.Penelitian juga mengungkapkan bahwa gaya hidup mewah yang ditampilkan Akbar tidak hanya sebatas media sosial, tetapi juga mencerminkan kehidupan nyata
<br>Salah satu pengusaha atau pengusaha yang sering memamerkan mobil mewah dan liburan ke seluruh dunia berbagi momen mereka di media sosial Instagram, yaitu @akbarfebians, yang mengakibatkan munculnya fenomena flexing, yaitu perubahan perilaku konsumen dan gaya hidup untuk konten. Flexing dapat menyebabkan penurunan kesehatan mental siswa berupa kecemasan karena tidak mampu mengikuti berbagai konten yang sengaja viral oleh orang lain atau sering disebut FOMO (Fear of Missing Out). Studi ini menganalisis pembentukan identitas diri Akbar Febian dalam konteks flexing di media sosial Instagram. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode netnografi melalui metode analisis elemen lapisan pribadi, lapisan pelaksanaan, lapisan relasional, dan lapisan komunal....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/7/hasil-studi-bi-sosial-insta-gram-perilaku-konsumen-thumb-ad7b3.webp" type="image/webp" length="100522" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/hasil-studi-bi-sosial-insta-gram-perilaku-konsumen-thumb-ad7b3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/hasil-studi-bi-sosial-insta-gram-perilaku-konsumen-thumb-376b3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-459-tel-u.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3524-journal-communication-business-social-science-jcobs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Branding Pegadaian Dalam Menjangkau Kaum Milenial Melalui The Gade Coffee And Gold Cabang Pasar Mawar Bogor ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Branding Pegadaian Dalam Menjangkau Kaum Milenial Melalui The Gade Coffee And Gold Cabang Pasar Mawar Bogor ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Branding Pegadaian Dalam Menjangkau Kaum Milenial Melalui The Gade Coffee And Gold Cabang Pasar Mawar Bogor ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63099-milenial-strategi-branding-gade-coffee-gol</link>
	<guid isPermaLink="false">ad0a32153ae7b5259b91cc2521ce0233</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 07:27:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hadi purnama ]]></category>
	<category><![CDATA[ kereta api ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[api,hadi,kereta,purnama]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide, seperti: 1. Menganalisis dampak jangka panjang dari strategi branding Pegadaian melalui The Gade Coffee and Gold terhadap perilaku investasi dan literasi keuangan kaum milenial. 2. Meneliti efektivitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Branding Pegadaian Dalam Menjangkau Kaum Milenial Melalui The Gade Coffee And Gold Cabang Pasar Mawar Bogor: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide, seperti: 1. Menganalisis dampak jangka panjang dari strategi branding Pegadaian melalui The Gade Coffee and Gold terhadap perilaku investasi dan literasi keuangan kaum milenial. 2. Meneliti efektivitas strategi branding Pegadaian dalam menarik segmen pasar milenial yang lebih luas, termasuk mengukur tingkat kesadaran merek dan loyalitas konsumen. 3. Mengembangkan studi komparatif antara strategi branding Pegadaian dengan institusi keuangan lainnya yang juga menargetkan segmen milenial, untuk memahami keunikan dan keunggulan pendekatan Pegadaian. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang strategi branding yang efektif dalam menjangkau dan mempengaruhi perilaku konsumen milenial.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi branding Pegadaian melalui The Gade Coffee and Gold efektif dalam membangun citra positif dan menjangkau milenial sebagai nasabah potensial.The Gade Coffee and Gold memposisikan diri sebagai media edukasi investasi yang nyaman dan modern, dengan program seperti "Ngopi Emas" yang menawarkan manfaat investasi sambil menikmati waktu di kafe.Pegadaian juga membangun kepribadian merek yang menarik dan relevan bagi kaum milenial melalui pengalaman konsumen yang unik di kafe.Strategi branding ini membantu membentuk citra Pegadaian sebagai perusahaan yang modern dan ramah.Identitas merek Pegadaian diperkuat melalui berbagai elemen di kafe, seperti logo, visi dan misi perusahaan, dan simbol-simbol yang merepresentasikan nilai-nilai perusahaan.Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam bidang komunikasi pemasaran dan dapat menjadi referensi bagi perusahaan lain yang ingin mengimplementasikan strategi serupa Penelitian ini membahas strategi branding yang dilakukan oleh Pegadaian dalam upayanya menjangkau kaum milenial melalui The Gade Coffee and Gold di cabang Pasar Mawar, Bogor. Pegadaian, sebagai institusi keuangan non-bank, melakukan inovasi dengan membuka coffee shop yang juga berfungsi sebagai media branding. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana strategi branding yang diterapkan mampu menarik perhatian dan meningkatkan literasi produk Pegadaian di kalangan milenial. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa The Gade Coffee and Gold berhasil menciptakan brand positioning, brand personality, dan brand identity... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/0/milenial-strategi-branding-gade-coffee-gold-litera-thumb-d0649.webp" title="JURIS - Strategi Branding Pegadaian Dalam Menjangkau Kaum Milenial Melalui The Gade Coffee And Gold Cabang Pasar Mawar Bogor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/milenial-strategi-branding-gade-coffee-gold-litera-thumb-d0649.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/milenial-strategi-branding-gade-coffee-gold-litera-thumb-d0649.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/milenial-strategi-branding-gade-coffee-gold-litera-thumb-d0649.webp 1x" title="JURIS - Strategi Branding Pegadaian Dalam Menjangkau Kaum Milenial Melalui The Gade Coffee And Gold Cabang Pasar Mawar Bogor" alt="JURIS - Strategi Branding Pegadaian Dalam Menjangkau Kaum Milenial Melalui The Gade Coffee And Gold Cabang Pasar Mawar Bogor" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/milenial-strategi-branding-gade-coffee-gold-litera-thumb-543b3.webp" title="JURIS - Strategi Branding Pegadaian Dalam Menjangkau Kaum Milenial Melalui The Gade Coffee And Gold Cabang Pasar Mawar Bogor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/milenial-strategi-branding-gade-coffee-gold-litera-thumb-543b3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/milenial-strategi-branding-gade-coffee-gold-litera-thumb-543b3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/milenial-strategi-branding-gade-coffee-gold-litera-thumb-543b3.webp 1x" title="JURIS - Strategi Branding Pegadaian Dalam Menjangkau Kaum Milenial Melalui The Gade Coffee And Gold Cabang Pasar Mawar Bogor" alt="JURIS - Strategi Branding Pegadaian Dalam Menjangkau Kaum Milenial Melalui The Gade Coffee And Gold Cabang Pasar Mawar Bogor" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63099-milenial-strategi-branding-gade-coffee-gol" title="JURIS - Strategi Branding Pegadaian Dalam Menjangkau Kaum Milenial Melalui The Gade Coffee And Gold Cabang Pasar Mawar Bogor" target="_blank">Strategi Branding Pegadaian Dalam Menjangkau Kaum Milenial Melalui The Gade Coffee And Gold Cabang Pasar Mawar Bogor</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide, seperti: 1. Menganalisis dampak jangka panjang dari strategi branding Pegadaian melalui The Gade Coffee and Gold terhadap perilaku investasi dan literasi keuangan kaum milenial. 2. Meneliti efektivitas strategi branding Pegadaian dalam menarik segmen pasar milenial yang lebih luas, termasuk mengukur tingkat kesadaran merek dan loyalitas konsumen. 3. Mengembangkan studi komparatif antara strategi branding Pegadaian dengan institusi keuangan lainnya yang juga menargetkan segmen milenial, untuk memahami keunikan dan keunggulan pendekatan Pegadaian. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang strategi branding yang efektif dalam menjangkau dan mempengaruhi perilaku konsumen milenial..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi branding Pegadaian melalui The Gade Coffee and Gold efektif dalam membangun citra positif dan menjangkau milenial sebagai nasabah potensial.The Gade Coffee and Gold memposisikan diri sebagai media edukasi investasi yang nyaman dan modern, dengan program seperti "Ngopi Emas" yang menawarkan manfaat investasi sambil menikmati waktu di kafe.Pegadaian juga membangun kepribadian merek yang menarik dan relevan bagi kaum milenial melalui pengalaman konsumen yang unik di kafe.Strategi branding ini membantu membentuk citra Pegadaian sebagai perusahaan yang modern dan ramah.Identitas merek Pegadaian diperkuat melalui berbagai elemen di kafe, seperti logo, visi dan misi perusahaan, dan simbol-simbol yang merepresentasikan nilai-nilai perusahaan.Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam bidang komunikasi pemasaran dan dapat menjadi referensi bagi perusahaan lain yang ingin mengimplementasikan strategi serupa
<br>Penelitian ini membahas strategi branding yang dilakukan oleh Pegadaian dalam upayanya menjangkau kaum milenial melalui The Gade Coffee and Gold di cabang Pasar Mawar, Bogor. Pegadaian, sebagai institusi keuangan non-bank, melakukan inovasi dengan membuka coffee shop yang juga berfungsi sebagai media branding. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana strategi branding yang diterapkan mampu menarik perhatian dan meningkatkan literasi produk Pegadaian di kalangan milenial. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa The Gade Coffee and Gold berhasil menciptakan brand positioning, brand personality, dan brand identity...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/0/milenial-strategi-branding-gade-coffee-gold-litera-thumb-d0649.webp" type="image/webp" length="126504" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/milenial-strategi-branding-gade-coffee-gold-litera-thumb-d0649.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/milenial-strategi-branding-gade-coffee-gold-litera-thumb-543b3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-459-tel-u.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3524-journal-communication-business-social-science-jcobs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Strategi Penanganan Manajemen Krisis Pt Kai Dalam Menangani Keluhan Masyarakat Pengguna Transportasi Kereta Api ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Strategi Penanganan Manajemen Krisis Pt Kai Dalam Menangani Keluhan Masyarakat Pengguna Transportasi Kereta Api ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Strategi Penanganan Manajemen Krisis Pt Kai Dalam Menangani Keluhan Masyarakat Pengguna Transportasi Kereta Api ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63098-manajemen-krisis-komunikasi-strategi-tra</link>
	<guid isPermaLink="false">a810ae47a46e554cc0cad5e234b55710</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 07:23:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji lebih dalam tentang efektivitas pelatihan staf humas dalam mengelola krisis melalui simulasi situasi nyata, sehingga meningkatkan kemampuan respons mereka. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang integrasi teknologi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Strategi Penanganan Manajemen Krisis Pt.Kai Dalam Menangani Keluhan Masyarakat Pengguna Transportasi Kereta Api: Penelitian lanjutan dapat mengkaji lebih dalam tentang efektivitas pelatihan staf humas dalam mengelola krisis melalui simulasi situasi nyata, sehingga meningkatkan kemampuan respons mereka. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang integrasi teknologi digital dalam sistem komunikasi krisis untuk mempercepat penyampaian informasi ke publik dan mengurangi kesalahpahaman. Terakhir, penelitian juga dapat fokus pada analisis dampak jangka panjang dari kebijakan manajemen krisis terhadap reputasi perusahaan, terutama dalam konteks industri transportasi yang kompetitif. Dengan menggabungkan pendekatan ini, diharapkan dapat dihasilkan strategi yang lebih holistik dan responsif dalam menghadapi tantangan krisis di masa depan.. KAI berperan penting dalam menjaga reputasi dan kepercayaan publik terhadap perusahaan dengan menangani keluhan pelanggan secara cepat dan profesional.Respons cepat, transparansi, dan pemanfaatan teknologi menjadi kunci keberhasilan dalam mengatasi krisis.KAI menerapkan strategi manajemen krisis melalui komunikasi transparan, respons cepat, dan peningkatan kualitas layanan.Contoh tindakan cepat dalam situasi krisis seperti kecelakaan dan dugaan kebocoran data membantu memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna Setiap perusahaan bisnis diwajibkan memiliki kesiapan serta strategi yang terperinci dalam mengantisipasi kemungkinan datangnya suatu situasi krisis, yang dapat muncul pada saat yang tidak terduga. Salah satunya PT.Kereta Api Indonesia (Persero). Perusahaan bisnis yang bergerak dibidang transportasi darat banyak membutuhkan manajemen krisis untuk membangun citra dan kepercayaan pada penggunanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen krisis PT.KAI dalam menangani keluhan pengguna transportasi kereta api. Dilihat dari kesesuaian teori dari Rachmat Kriyantono dalam bukunya Crisis Public Relations (2015:233-243) [1] mengenai manajemen krisis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara bebas terpimpin, dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/8/manajemen-krisis-komunikasi-strategi-transportasi-thumb-fdf6e.webp" title="JURIS - Implementasi Strategi Penanganan Manajemen Krisis Pt.Kai Dalam Menangani Keluhan Masyarakat Pengguna Transportasi Kereta Api" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/8/manajemen-krisis-komunikasi-strategi-transportasi-thumb-fdf6e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/8/manajemen-krisis-komunikasi-strategi-transportasi-thumb-fdf6e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/8/manajemen-krisis-komunikasi-strategi-transportasi-thumb-fdf6e.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Strategi Penanganan Manajemen Krisis Pt.Kai Dalam Menangani Keluhan Masyarakat Pengguna Transportasi Kereta Api" alt="JURIS - Implementasi Strategi Penanganan Manajemen Krisis Pt.Kai Dalam Menangani Keluhan Masyarakat Pengguna Transportasi Kereta Api" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/8/manajemen-krisis-komunikasi-strategi-transportasi-thumb-15401.webp" title="JURIS - Implementasi Strategi Penanganan Manajemen Krisis Pt.Kai Dalam Menangani Keluhan Masyarakat Pengguna Transportasi Kereta Api" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/8/manajemen-krisis-komunikasi-strategi-transportasi-thumb-15401.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/8/manajemen-krisis-komunikasi-strategi-transportasi-thumb-15401.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/8/manajemen-krisis-komunikasi-strategi-transportasi-thumb-15401.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Strategi Penanganan Manajemen Krisis Pt.Kai Dalam Menangani Keluhan Masyarakat Pengguna Transportasi Kereta Api" alt="JURIS - Implementasi Strategi Penanganan Manajemen Krisis Pt.Kai Dalam Menangani Keluhan Masyarakat Pengguna Transportasi Kereta Api" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63098-manajemen-krisis-komunikasi-strategi-tra" title="JURIS - Implementasi Strategi Penanganan Manajemen Krisis Pt.Kai Dalam Menangani Keluhan Masyarakat Pengguna Transportasi Kereta Api" target="_blank">Implementasi Strategi Penanganan Manajemen Krisis Pt.Kai Dalam Menangani Keluhan Masyarakat Pengguna Transportasi Kereta Api</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji lebih dalam tentang efektivitas pelatihan staf humas dalam mengelola krisis melalui simulasi situasi nyata, sehingga meningkatkan kemampuan respons mereka. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang integrasi teknologi digital dalam sistem komunikasi krisis untuk mempercepat penyampaian informasi ke publik dan mengurangi kesalahpahaman. Terakhir, penelitian juga dapat fokus pada analisis dampak jangka panjang dari kebijakan manajemen krisis terhadap reputasi perusahaan, terutama dalam konteks industri transportasi yang kompetitif. Dengan menggabungkan pendekatan ini, diharapkan dapat dihasilkan strategi yang lebih holistik dan responsif dalam menghadapi tantangan krisis di masa depan..
<br>KAI berperan penting dalam menjaga reputasi dan kepercayaan publik terhadap perusahaan dengan menangani keluhan pelanggan secara cepat dan profesional.Respons cepat, transparansi, dan pemanfaatan teknologi menjadi kunci keberhasilan dalam mengatasi krisis.KAI menerapkan strategi manajemen krisis melalui komunikasi transparan, respons cepat, dan peningkatan kualitas layanan.Contoh tindakan cepat dalam situasi krisis seperti kecelakaan dan dugaan kebocoran data membantu memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna
<br>Setiap perusahaan bisnis diwajibkan memiliki kesiapan serta strategi yang terperinci dalam mengantisipasi kemungkinan datangnya suatu situasi krisis, yang dapat muncul pada saat yang tidak terduga. Salah satunya PT.Kereta Api Indonesia (Persero). Perusahaan bisnis yang bergerak dibidang transportasi darat banyak membutuhkan manajemen krisis untuk membangun citra dan kepercayaan pada penggunanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen krisis PT.KAI dalam menangani keluhan pengguna transportasi kereta api. Dilihat dari kesesuaian teori dari Rachmat Kriyantono dalam bukunya Crisis Public Relations (2015:233-243) [1] mengenai manajemen krisis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara bebas terpimpin, dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/8/manajemen-krisis-komunikasi-strategi-transportasi-thumb-15401.webp" type="image/webp" length="97322" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/8/manajemen-krisis-komunikasi-strategi-transportasi-thumb-fdf6e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/8/manajemen-krisis-komunikasi-strategi-transportasi-thumb-15401.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-459-tel-u.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3524-journal-communication-business-social-science-jcobs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hambatan Komunikasi Organisasi di Rumah Bermain Jejakecil Bandung ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hambatan Komunikasi Organisasi di Rumah Bermain Jejakecil Bandung ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hambatan Komunikasi Organisasi di Rumah Bermain Jejakecil Bandung ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63082-gaya-komunikasi-organisasi-pendidikan-pola-komunik</link>
	<guid isPermaLink="false">92190b36fa8d664e3a7da07b4f9c5807</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 07:18:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam mengenai aspek-aspek komunikasi organisasi dengan pendekatan kuantitatif dan kuisioner. Selain itu, penelitian ini dapat menjadi referensi untuk membandingkan organisasi pendidikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hambatan Komunikasi Organisasi di Rumah Bermain Jejakecil Bandung: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam mengenai aspek-aspek komunikasi organisasi dengan pendekatan kuantitatif dan kuisioner. Selain itu, penelitian ini dapat menjadi referensi untuk membandingkan organisasi pendidikan lainnya. Saran praktis yang dapat diterapkan adalah melakukan evaluasi terhadap hasil penelitian ini dan menetapkan tupoksi yang jelas untuk setiap jabatan di Rumah Bermain Jejakecil. Dengan demikian, setiap anggota dapat memahami dan menjalankan tugasnya dengan efektif. Selain itu, penting juga untuk menetapkan aturan dan alur komunikasi yang jelas agar dapat meningkatkan pola komunikasi organisasi dan mengurangi kemungkinan terjadinya hambatan komunikasi.. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa hambatan komunikasi organisasi yang terjadi di Rumah Bermain Jejakecil disebabkan oleh beberapa faktor yang masuk dalam jenis-jenis hambatan komunikasi organisasi.Faktor-faktor tersebut meliputi management level, number of supervised, the rank of position in the organization, change in manager, dan manager interpretation.Dari kelima jenis hambatan komunikasi organisasi tersebut, peneliti menemukan bahwa faktor yang dominan adalah anggota kepengurusan khususnya manager, dengan change in manager menjadi penyebab utama hambatan komunikasi organisasi.Manajer baru di Rumah Bermain Jejakecil belum mampu membuat organisasi lebih terstruktur karena kurangnya tupoksi yang jelas.Selain itu, kurangnya kunjungan langsung ke lapangan oleh manajer juga menyebabkan kurangnya pemahaman tentang kondisi di Rumah Bermain Jejakecil.Gaya komunikasi manajer yang kaku dan penyampaian informasi yang tidak lengkap juga menjadi penyebab utama miskomunikasi.Peran manajer Rumah Bermain Jejakecil dalam menjembatani komunikasi antara anggota internal dan eksternal juga terlihat kurang optimal Organisasi adalah persatuan antara perstauan dua orang yang lebih terstruktur untuk bekerjasama dan terikat secara formal untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Salah satu organisasi yang bergerak di bidang pra-sekolah di Kota Bandung adalah Rumah Bermain Jejakecil. Rumah Bermain Jejakecil mengalami perubahan kepengurusan yakni pergantian manager pada satu tahun terakhir. Selama berjalannya kepengurusan baru Rumah Bermain Jejakecil sering mengalami hambatan komunikasi organisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hambatan komunikasi organisasi yang terjadi dan untuk mengetahui faktor yang menjadi hambatan sehingga terjadinya miskomunikasi di Rumah Bermain Jejakecil. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/0/gaya-komunikasi-organisasi-pendidikan-pola-lumba-b-thumb-a2513.webp" title="JURIS - Hambatan Komunikasi Organisasi di Rumah Bermain Jejakecil Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/gaya-komunikasi-organisasi-pendidikan-pola-lumba-b-thumb-a2513.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/gaya-komunikasi-organisasi-pendidikan-pola-lumba-b-thumb-a2513.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/gaya-komunikasi-organisasi-pendidikan-pola-lumba-b-thumb-a2513.webp 1x" title="JURIS - Hambatan Komunikasi Organisasi di Rumah Bermain Jejakecil Bandung" alt="JURIS - Hambatan Komunikasi Organisasi di Rumah Bermain Jejakecil Bandung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/0/gaya-komunikasi-organisasi-pendidikan-pola-lumba-b-thumb-1e5ef.webp" title="JURIS - Hambatan Komunikasi Organisasi di Rumah Bermain Jejakecil Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/gaya-komunikasi-organisasi-pendidikan-pola-lumba-b-thumb-1e5ef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/gaya-komunikasi-organisasi-pendidikan-pola-lumba-b-thumb-1e5ef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/gaya-komunikasi-organisasi-pendidikan-pola-lumba-b-thumb-1e5ef.webp 1x" title="JURIS - Hambatan Komunikasi Organisasi di Rumah Bermain Jejakecil Bandung" alt="JURIS - Hambatan Komunikasi Organisasi di Rumah Bermain Jejakecil Bandung" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63082-gaya-komunikasi-organisasi-pendidikan-pola-komunik" title="JURIS - Hambatan Komunikasi Organisasi di Rumah Bermain Jejakecil Bandung" target="_blank">Hambatan Komunikasi Organisasi di Rumah Bermain Jejakecil Bandung</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam mengenai aspek-aspek komunikasi organisasi dengan pendekatan kuantitatif dan kuisioner. Selain itu, penelitian ini dapat menjadi referensi untuk membandingkan organisasi pendidikan lainnya. Saran praktis yang dapat diterapkan adalah melakukan evaluasi terhadap hasil penelitian ini dan menetapkan tupoksi yang jelas untuk setiap jabatan di Rumah Bermain Jejakecil. Dengan demikian, setiap anggota dapat memahami dan menjalankan tugasnya dengan efektif. Selain itu, penting juga untuk menetapkan aturan dan alur komunikasi yang jelas agar dapat meningkatkan pola komunikasi organisasi dan mengurangi kemungkinan terjadinya hambatan komunikasi..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa hambatan komunikasi organisasi yang terjadi di Rumah Bermain Jejakecil disebabkan oleh beberapa faktor yang masuk dalam jenis-jenis hambatan komunikasi organisasi.Faktor-faktor tersebut meliputi management level, number of supervised, the rank of position in the organization, change in manager, dan manager interpretation.Dari kelima jenis hambatan komunikasi organisasi tersebut, peneliti menemukan bahwa faktor yang dominan adalah anggota kepengurusan khususnya manager, dengan change in manager menjadi penyebab utama hambatan komunikasi organisasi.Manajer baru di Rumah Bermain Jejakecil belum mampu membuat organisasi lebih terstruktur karena kurangnya tupoksi yang jelas.Selain itu, kurangnya kunjungan langsung ke lapangan oleh manajer juga menyebabkan kurangnya pemahaman tentang kondisi di Rumah Bermain Jejakecil.Gaya komunikasi manajer yang kaku dan penyampaian informasi yang tidak lengkap juga menjadi penyebab utama miskomunikasi.Peran manajer Rumah Bermain Jejakecil dalam menjembatani komunikasi antara anggota internal dan eksternal juga terlihat kurang optimal
<br>Organisasi adalah persatuan antara perstauan dua orang yang lebih terstruktur untuk bekerjasama dan terikat secara formal untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Salah satu organisasi yang bergerak di bidang pra-sekolah di Kota Bandung adalah Rumah Bermain Jejakecil. Rumah Bermain Jejakecil mengalami perubahan kepengurusan yakni pergantian manager pada satu tahun terakhir. Selama berjalannya kepengurusan baru Rumah Bermain Jejakecil sering mengalami hambatan komunikasi organisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hambatan komunikasi organisasi yang terjadi dan untuk mengetahui faktor yang menjadi hambatan sehingga terjadinya miskomunikasi di Rumah Bermain Jejakecil. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/0/gaya-komunikasi-organisasi-pendidikan-pola-lumba-b-thumb-1e5ef.webp" type="image/webp" length="88574" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/gaya-komunikasi-organisasi-pendidikan-pola-lumba-b-thumb-a2513.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/gaya-komunikasi-organisasi-pendidikan-pola-lumba-b-thumb-1e5ef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-459-tel-u.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3524-journal-communication-business-social-science-jcobs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Interaksi Parasosial Pada Celebrity PR K Pop Studi Pada Praktik Penggunaan Aplikasi Fandom DearU Lysn Bubble ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Interaksi Parasosial Pada Celebrity PR K Pop Studi Pada Praktik Penggunaan Aplikasi Fandom DearU Lysn Bubble ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Interaksi Parasosial Pada Celebrity PR K Pop Studi Pada Praktik Penggunaan Aplikasi Fandom DearU Lysn Bubble ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63094-aplikasi-m-clinic-pengaruh-mikoriza-penga</link>
	<guid isPermaLink="false">68c09287852762b1bc5b1bce6fbd548f</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 06:54:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak aplikasi DearU Lysn Bubble terhadap perilaku penggemar dan cara aplikasi ini mempengaruhi interaksi antara penggemar dan idola secara virtual. 2. Mempelajari strategi agensi hiburan Korea Selatan dalam memanfaatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Interaksi Parasosial Pada Celebrity PR K-Pop (Studi Pada Praktik Penggunaan Aplikasi Fandom DearU Lysn Bubble): 1. Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak aplikasi DearU Lysn Bubble terhadap perilaku penggemar dan cara aplikasi ini mempengaruhi interaksi antara penggemar dan idola secara virtual. 2. Mempelajari strategi agensi hiburan Korea Selatan dalam memanfaatkan aplikasi ini untuk membangun reputasi artis dan mempertahankan karir mereka, serta bagaimana aplikasi ini dapat menjadi platform efektif untuk komunikasi selebriti dengan penggemar. 3. Mengembangkan studi tentang pengaruh aplikasi ini pada loyalitas penggemar dan bagaimana aplikasi ini dapat digunakan untuk meningkatkan keterlibatan dan pengalaman penggemar dalam mendukung karir artis favorit mereka.. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi terhadap lima narasumber dari fandom K-Pop yang berbeda, ditemukan bahwa narasumber rela menyisihkan sumber daya untuk berlangganan aplikasi.Konsep komunikasi personal dalam aplikasi menjadi faktor utama.Relasi antara penggemar dan idola dapat diposisikan sebagai hubungan romantis, adik-kakak, atau teman sebaya.Aplikasi ini menimbulkan ketenangan emosional bagi narasumber, yang sering memanfaatkannya sebagai platform curahan hati.Relasi narasumber dan idolanya termasuk dalam klasifikasi Pembaur, Pemuja, dan Insider berdasarkan teori Interaksi Parasosial Kozinets.Rasa urgensi untuk mengalami interaksi parasosial menjadi faktor utama pengembangan aplikasi DearU Lysn Bubble.Aplikasi ini memfasilitasi aktivitas celebrity public relations, hasil kolaborasi dengan agensi hiburan Korea Selatan.Informasi eksklusif dalam aplikasi menimbulkan rasa eksklusivitas bagi narasumber.Peneliti mengkategorikan aplikasi fandom DearU Lysn Bubble sebagai terobosan platform untuk aktivitas celebrity public relations selama pandemi Covid-19.Sejalan dengan teori Onggo (2004) 3R Cyber Public Relations, aplikasi ini inovatif dalam meningkatkan level relasi, loyalitas, dan pengalaman penggemar K-Pop atau Korean Wave telah menjadi fenomena global. Tahun 2019, yang menjadi tahun pandemi COVID-19, mendorong aktivitas dilakukan secara online, termasuk penggunaan aplikasi video konferensi dan komunikasi lainnya. Salah satunya adalah aplikasi DearU Lysn dan Bubble, yang berfungsi sebagai platform komunikasi personal antara idola dan penggemarnya. Penelitian ini berfokus pada interaksi parasosial antara idola dan penggemarnya di aplikasi Dear U. Penelitian kualitatif dengan metode analisis resepsi dilakukan dengan mewawancarai lima narasumber dari fandom berbeda. Hasilnya menunjukkan bahwa penggemar rela berlangganan aplikasi DearU Lysn Bubble karena urgensi interaksi dan hubungan parasosial. Para narasumber termasuk dalam dua klasifikasi Parasosial Kozinets, yaitu Pemuja dan Insider. Aplikasi ini berhasil... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/1/aplikasi-m-clinic-pengaruh-mikoriza-pengembangan-f-thumb-0e4be.webp" title="JURIS - Analisis Interaksi Parasosial Pada Celebrity PR K-Pop (Studi Pada Praktik Penggunaan Aplikasi Fandom DearU Lysn Bubble)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/aplikasi-m-clinic-pengaruh-mikoriza-pengembangan-f-thumb-0e4be.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/aplikasi-m-clinic-pengaruh-mikoriza-pengembangan-f-thumb-0e4be.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/aplikasi-m-clinic-pengaruh-mikoriza-pengembangan-f-thumb-0e4be.webp 1x" title="JURIS - Analisis Interaksi Parasosial Pada Celebrity PR K-Pop (Studi Pada Praktik Penggunaan Aplikasi Fandom DearU Lysn Bubble)" alt="JURIS - Analisis Interaksi Parasosial Pada Celebrity PR K-Pop (Studi Pada Praktik Penggunaan Aplikasi Fandom DearU Lysn Bubble)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/aplikasi-m-clinic-pengaruh-mikoriza-pengembangan-f-thumb-3f864.webp" title="JURIS - Analisis Interaksi Parasosial Pada Celebrity PR K-Pop (Studi Pada Praktik Penggunaan Aplikasi Fandom DearU Lysn Bubble)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/aplikasi-m-clinic-pengaruh-mikoriza-pengembangan-f-thumb-3f864.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/aplikasi-m-clinic-pengaruh-mikoriza-pengembangan-f-thumb-3f864.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/aplikasi-m-clinic-pengaruh-mikoriza-pengembangan-f-thumb-3f864.webp 1x" title="JURIS - Analisis Interaksi Parasosial Pada Celebrity PR K-Pop (Studi Pada Praktik Penggunaan Aplikasi Fandom DearU Lysn Bubble)" alt="JURIS - Analisis Interaksi Parasosial Pada Celebrity PR K-Pop (Studi Pada Praktik Penggunaan Aplikasi Fandom DearU Lysn Bubble)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/aplikasi-m-clinic-pengaruh-mikoriza-pengembangan-f-thumb-ccacc.webp" title="JURIS - Analisis Interaksi Parasosial Pada Celebrity PR K-Pop (Studi Pada Praktik Penggunaan Aplikasi Fandom DearU Lysn Bubble)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/aplikasi-m-clinic-pengaruh-mikoriza-pengembangan-f-thumb-ccacc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/aplikasi-m-clinic-pengaruh-mikoriza-pengembangan-f-thumb-ccacc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/aplikasi-m-clinic-pengaruh-mikoriza-pengembangan-f-thumb-ccacc.webp 1x" title="JURIS - Analisis Interaksi Parasosial Pada Celebrity PR K-Pop (Studi Pada Praktik Penggunaan Aplikasi Fandom DearU Lysn Bubble)" alt="JURIS - Analisis Interaksi Parasosial Pada Celebrity PR K-Pop (Studi Pada Praktik Penggunaan Aplikasi Fandom DearU Lysn Bubble)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63094-aplikasi-m-clinic-pengaruh-mikoriza-penga" title="JURIS - Analisis Interaksi Parasosial Pada Celebrity PR K-Pop (Studi Pada Praktik Penggunaan Aplikasi Fandom DearU Lysn Bubble)" target="_blank">Analisis Interaksi Parasosial Pada Celebrity PR K-Pop (Studi Pada Praktik Penggunaan Aplikasi Fandom DearU Lysn Bubble)</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak aplikasi DearU Lysn Bubble terhadap perilaku penggemar dan cara aplikasi ini mempengaruhi interaksi antara penggemar dan idola secara virtual. 2. Mempelajari strategi agensi hiburan Korea Selatan dalam memanfaatkan aplikasi ini untuk membangun reputasi artis dan mempertahankan karir mereka, serta bagaimana aplikasi ini dapat menjadi platform efektif untuk komunikasi selebriti dengan penggemar. 3. Mengembangkan studi tentang pengaruh aplikasi ini pada loyalitas penggemar dan bagaimana aplikasi ini dapat digunakan untuk meningkatkan keterlibatan dan pengalaman penggemar dalam mendukung karir artis favorit mereka..
<br>Berdasarkan hasil wawancara dan observasi terhadap lima narasumber dari fandom K-Pop yang berbeda, ditemukan bahwa narasumber rela menyisihkan sumber daya untuk berlangganan aplikasi.Konsep komunikasi personal dalam aplikasi menjadi faktor utama.Relasi antara penggemar dan idola dapat diposisikan sebagai hubungan romantis, adik-kakak, atau teman sebaya.Aplikasi ini menimbulkan ketenangan emosional bagi narasumber, yang sering memanfaatkannya sebagai platform curahan hati.Relasi narasumber dan idolanya termasuk dalam klasifikasi Pembaur, Pemuja, dan Insider berdasarkan teori Interaksi Parasosial Kozinets.Rasa urgensi untuk mengalami interaksi parasosial menjadi faktor utama pengembangan aplikasi DearU Lysn Bubble.Aplikasi ini memfasilitasi aktivitas celebrity public relations, hasil kolaborasi dengan agensi hiburan Korea Selatan.Informasi eksklusif dalam aplikasi menimbulkan rasa eksklusivitas bagi narasumber.Peneliti mengkategorikan aplikasi fandom DearU Lysn Bubble sebagai terobosan platform untuk aktivitas celebrity public relations selama pandemi Covid-19.Sejalan dengan teori Onggo (2004) 3R Cyber Public Relations, aplikasi ini inovatif dalam meningkatkan level relasi, loyalitas, dan pengalaman penggemar
<br>K-Pop atau Korean Wave telah menjadi fenomena global. Tahun 2019, yang menjadi tahun pandemi COVID-19, mendorong aktivitas dilakukan secara online, termasuk penggunaan aplikasi video konferensi dan komunikasi lainnya. Salah satunya adalah aplikasi DearU Lysn dan Bubble, yang berfungsi sebagai platform komunikasi personal antara idola dan penggemarnya. Penelitian ini berfokus pada interaksi parasosial antara idola dan penggemarnya di aplikasi Dear U. Penelitian kualitatif dengan metode analisis resepsi dilakukan dengan mewawancarai lima narasumber dari fandom berbeda. Hasilnya menunjukkan bahwa penggemar rela berlangganan aplikasi DearU Lysn Bubble karena urgensi interaksi dan hubungan parasosial. Para narasumber termasuk dalam dua klasifikasi Parasosial Kozinets, yaitu Pemuja dan Insider. Aplikasi ini berhasil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/1/aplikasi-m-clinic-pengaruh-mikoriza-pengembangan-f-thumb-3f864.webp" type="image/webp" length="97602" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/aplikasi-m-clinic-pengaruh-mikoriza-pengembangan-f-thumb-0e4be.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/aplikasi-m-clinic-pengaruh-mikoriza-pengembangan-f-thumb-3f864.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/aplikasi-m-clinic-pengaruh-mikoriza-pengembangan-f-thumb-ccacc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-459-tel-u.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3524-journal-communication-business-social-science-jcobs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Desain Troll Game Untuk Stimulasi Perubahan Brainwave Pada Kegiatan Observasi Stimulasi Audio Enhanced Alpha ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Desain Troll Game Untuk Stimulasi Perubahan Brainwave Pada Kegiatan Observasi Stimulasi Audio Enhanced Alpha ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Desain Troll Game Untuk Stimulasi Perubahan Brainwave Pada Kegiatan Observasi Stimulasi Audio Enhanced Alpha ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63076-brainwave-eeg-enhanced-alpha-game-perangkat-de</link>
	<guid isPermaLink="false">2ceba71e88e5afe4d128e2b8afeb104a</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 06:38:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rendy munadi ]]></category>
	<category><![CDATA[ tito waluyo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[munadi,rendy,tito,waluyo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dikembangkan sistem yang lebih kompleks dengan menggabungkan berbagai jenis stimulus emosional dan kognitif, serta mengeksplorasi pengaruhnya terhadap aktivitas otak. Selain itu, dapat dilakukan studi komparatif antara ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Desain Troll Game Untuk Stimulasi Perubahan Brainwave Pada Kegiatan Observasi Stimulasi Audio Enhanced Alpha: Untuk penelitian lanjutan, dapat dikembangkan sistem yang lebih kompleks dengan menggabungkan berbagai jenis stimulus emosional dan kognitif, serta mengeksplorasi pengaruhnya terhadap aktivitas otak. Selain itu, dapat dilakukan studi komparatif antara Troll Game dengan metode stimulus lainnya untuk menganalisis efektivitas dan keunikan Troll Game dalam memicu respons neuropsikologis. Terakhir, penelitian dapat fokus pada pengembangan platform eksperimen yang lebih terintegrasi dan efisien, dengan mempertimbangkan aspek usability dan pengalaman pengguna, serta potensi penerapan di bidang neurofeedback, terapi interaktif, dan pendidikan emosional digital.. Hasil implementasi dan pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu memfasilitasi perubahan kondisi emosional pengguna secara terkontrol, dari nyaman menuju tidak nyaman hingga kembali rileks melalui stimulus audio.Troll game berbasis web yang dikembangkan efektif memicu tekanan kognitif dan emosional secara bertahap melalui jebakan tersembunyi, tekanan waktu, peningkatan kesulitan, dan distorsi visual.Skor subjektif ketidaknyamanan tercatat rata-rata 4,41/5, menunjukkan efektivitas Turtle Trouble sebagai media stimulus terukur dalam studi neuropsikologi Gangguan kecemasan menjadi salah satu permasalahan utama kesehatan mental dunia, dengan prevalensi global mencapai 4,05% (Global Burden of Disease, 2019) dan peningkatan 6,8% di Indonesia selama pandemi COVID-19 (Riskesdas). Penelitian ini mengusulkan penggunaan Troll Game untuk memicu transisi emosi dari nyaman ke tidak nyaman secara terkontrol, yang dimonitor menggunakan EEG. Sistem yang dikembangkan menggabungkan game, perangkat EEG Muse 2, dan monitoring sinyal otak secara langsung. Hasil menunjukkan rata-rata kemunculan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/d/brainwave-eeg-enhanced-alpha-game-perangkat-desain-thumb-b1653.webp" title="JURIS - Desain Troll Game Untuk Stimulasi Perubahan Brainwave Pada Kegiatan Observasi Stimulasi Audio Enhanced Alpha" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/brainwave-eeg-enhanced-alpha-game-perangkat-desain-thumb-b1653.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/brainwave-eeg-enhanced-alpha-game-perangkat-desain-thumb-b1653.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/brainwave-eeg-enhanced-alpha-game-perangkat-desain-thumb-b1653.webp 1x" title="JURIS - Desain Troll Game Untuk Stimulasi Perubahan Brainwave Pada Kegiatan Observasi Stimulasi Audio Enhanced Alpha" alt="JURIS - Desain Troll Game Untuk Stimulasi Perubahan Brainwave Pada Kegiatan Observasi Stimulasi Audio Enhanced Alpha" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/brainwave-eeg-enhanced-alpha-game-perangkat-desain-thumb-0e767.webp" title="JURIS - Desain Troll Game Untuk Stimulasi Perubahan Brainwave Pada Kegiatan Observasi Stimulasi Audio Enhanced Alpha" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/brainwave-eeg-enhanced-alpha-game-perangkat-desain-thumb-0e767.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/brainwave-eeg-enhanced-alpha-game-perangkat-desain-thumb-0e767.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/brainwave-eeg-enhanced-alpha-game-perangkat-desain-thumb-0e767.webp 1x" title="JURIS - Desain Troll Game Untuk Stimulasi Perubahan Brainwave Pada Kegiatan Observasi Stimulasi Audio Enhanced Alpha" alt="JURIS - Desain Troll Game Untuk Stimulasi Perubahan Brainwave Pada Kegiatan Observasi Stimulasi Audio Enhanced Alpha" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/brainwave-eeg-enhanced-alpha-game-perangkat-desain-thumb-15cb8.webp" title="JURIS - Desain Troll Game Untuk Stimulasi Perubahan Brainwave Pada Kegiatan Observasi Stimulasi Audio Enhanced Alpha" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/brainwave-eeg-enhanced-alpha-game-perangkat-desain-thumb-15cb8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/brainwave-eeg-enhanced-alpha-game-perangkat-desain-thumb-15cb8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/brainwave-eeg-enhanced-alpha-game-perangkat-desain-thumb-15cb8.webp 1x" title="JURIS - Desain Troll Game Untuk Stimulasi Perubahan Brainwave Pada Kegiatan Observasi Stimulasi Audio Enhanced Alpha" alt="JURIS - Desain Troll Game Untuk Stimulasi Perubahan Brainwave Pada Kegiatan Observasi Stimulasi Audio Enhanced Alpha" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63076-brainwave-eeg-enhanced-alpha-game-perangkat-de" title="JURIS - Desain Troll Game Untuk Stimulasi Perubahan Brainwave Pada Kegiatan Observasi Stimulasi Audio Enhanced Alpha" target="_blank">Desain Troll Game Untuk Stimulasi Perubahan Brainwave Pada Kegiatan Observasi Stimulasi Audio Enhanced Alpha</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dikembangkan sistem yang lebih kompleks dengan menggabungkan berbagai jenis stimulus emosional dan kognitif, serta mengeksplorasi pengaruhnya terhadap aktivitas otak. Selain itu, dapat dilakukan studi komparatif antara Troll Game dengan metode stimulus lainnya untuk menganalisis efektivitas dan keunikan Troll Game dalam memicu respons neuropsikologis. Terakhir, penelitian dapat fokus pada pengembangan platform eksperimen yang lebih terintegrasi dan efisien, dengan mempertimbangkan aspek usability dan pengalaman pengguna, serta potensi penerapan di bidang neurofeedback, terapi interaktif, dan pendidikan emosional digital..
<br>Hasil implementasi dan pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu memfasilitasi perubahan kondisi emosional pengguna secara terkontrol, dari nyaman menuju tidak nyaman hingga kembali rileks melalui stimulus audio.Troll game berbasis web yang dikembangkan efektif memicu tekanan kognitif dan emosional secara bertahap melalui jebakan tersembunyi, tekanan waktu, peningkatan kesulitan, dan distorsi visual.Skor subjektif ketidaknyamanan tercatat rata-rata 4,41/5, menunjukkan efektivitas Turtle Trouble sebagai media stimulus terukur dalam studi neuropsikologi
<br>Gangguan kecemasan menjadi salah satu permasalahan utama kesehatan mental dunia, dengan prevalensi global mencapai 4,05% (Global Burden of Disease, 2019) dan peningkatan 6,8% di Indonesia selama pandemi COVID-19 (Riskesdas). Penelitian ini mengusulkan penggunaan Troll Game untuk memicu transisi emosi dari nyaman ke tidak nyaman secara terkontrol, yang dimonitor menggunakan EEG. Sistem yang dikembangkan menggabungkan game, perangkat EEG Muse 2, dan monitoring sinyal otak secara langsung. Hasil menunjukkan rata-rata kemunculan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/d/brainwave-eeg-enhanced-alpha-game-perangkat-desain-thumb-b1653.webp" type="image/webp" length="83878" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/brainwave-eeg-enhanced-alpha-game-perangkat-desain-thumb-b1653.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/brainwave-eeg-enhanced-alpha-game-perangkat-desain-thumb-0e767.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/brainwave-eeg-enhanced-alpha-game-perangkat-desain-thumb-15cb8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-459-tel-u.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3525-jurnal-nasional-sains-teknik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Sentimen Opini Publik Terhadap Lembaga Kemenkeu Kasus Korupsi Rafael Alun Pada Sosial Media Twitter ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Sentimen Opini Publik Terhadap Lembaga Kemenkeu Kasus Korupsi Rafael Alun Pada Sosial Media Twitter ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Sentimen Opini Publik Terhadap Lembaga Kemenkeu Kasus Korupsi Rafael Alun Pada Sosial Media Twitter ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63092-korupsi-lembaga-sosial-twitter-strategi-komunikasi</link>
	<guid isPermaLink="false">298fd0883a4c2aad1fa4c7cb10a7dd72</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 06:26:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis yang lebih mendalam tentang pengaruh media sosial dalam membentuk opini publik terhadap kasus korupsi. Selain itu, dapat dilakukan studi komparatif antara opini publik yang terbentuk melalui ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Sentimen Opini Publik Terhadap Lembaga Kemenkeu (Kasus Korupsi Rafael Alun) Pada Sosial Media Twitter: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis yang lebih mendalam tentang pengaruh media sosial dalam membentuk opini publik terhadap kasus korupsi. Selain itu, dapat dilakukan studi komparatif antara opini publik yang terbentuk melalui media sosial dengan opini yang terbentuk melalui media massa tradisional. Studi ini dapat membantu memahami perbedaan persepsi dan pengaruh media dalam membentuk opini publik. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi strategi komunikasi yang efektif untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas lembaga pemerintahan dalam kasus korupsi, serta mengidentifikasi cara-cara untuk melibatkan publik dalam proses pengawasan dan pencegahan korupsi.. (1) Opini positif, opini negatif, dan opini netral masyarakat terkait korupsi yang dilakukan Rafael Alun melalui pesan atau kiriman dalam bentuk cuitan yang dihimpun menggunakan tools Brand24.Opini publik lebih didominasi oleh sentimen nertral dengan selisih 236 opini atau jumlah dari tiap sentimen opini sebanyak 475 sentimen netral dan 239 opini negatif.Kemudian opini yang ditemukan dalam kategori sentimen positif hanya sejumlah 22 opini saja.(2) Akurasi tools Brand24 dalam melaksanakan monitoring media sosial untuk menganalisis sentimen dalam platform media sosial Twitter.Sebagai tolak ukur kemampuan yang akurat dalam memanfaatkan tools Brand24 guna menganalisis sentimen media sosial Twitter dianggap sangat komprehensif karena mampu menemukan frasa yang relevan dengan informasi yang diinginkan oleh peneliti.Terlebih lagi, tools Brand24 juga memiliki kemampuan untuk menganalisis sentimen melalui platform media sosial Twitter.Pada tools Brand24, informasi ini akan disajikan melalui sebuah dasbor, sehingga pengambilan data pendapat tidak dilakukan dengan cara yang terlalu mendalam atau akurat.Meskipun Brand24 memberikan kemudahan dalam mengumpulkan data analisis tentang suatu topik, perangkat ini juga memiliki kelemahan.Salah satu kekurangannya terletak pada kategorisasi yang masih belum sepenuhnya tepat.Beberapa kalimat dengan makna negatif dapat salah terkategori sebagai sentimen positif, sehingga mengurangi akurasi hasil analisis Tingginya perhatian publik terhadap isu korupsi lembaga pemerintahan merupakan hal penting dalam kepercayaan dan transparansi tata kelola negara. Skripsi ini bertujuan menganalisis sentimen opini publik terhadap Lembaga Kemenkeu dalam konteks korupsi yang melibatkan Rafael Alun. Ini memberi peluang kinerja pemerintah dengan melakukan media sosial monitoring melalui Platform Brand24 dalam kurun waktu Juli - Agustus 2023. Teori yang digunakan berkaitan dengan social media monitoring, analisis sentimen, dan Brand24. Metode kualitatif digunakan untuk menggali opini di Twitter terkait kasus tersebut. Melalui analisis sentimen, penelitian mengidentifikasi pola... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/6/korupsi-lembaga-sosial-twitter-strategi-komunikasi-thumb-8e53a.webp" title="JURIS - Analisis Sentimen Opini Publik Terhadap Lembaga Kemenkeu (Kasus Korupsi Rafael Alun) Pada Sosial Media Twitter" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/korupsi-lembaga-sosial-twitter-strategi-komunikasi-thumb-8e53a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/korupsi-lembaga-sosial-twitter-strategi-komunikasi-thumb-8e53a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/korupsi-lembaga-sosial-twitter-strategi-komunikasi-thumb-8e53a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sentimen Opini Publik Terhadap Lembaga Kemenkeu (Kasus Korupsi Rafael Alun) Pada Sosial Media Twitter" alt="JURIS - Analisis Sentimen Opini Publik Terhadap Lembaga Kemenkeu (Kasus Korupsi Rafael Alun) Pada Sosial Media Twitter" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/korupsi-lembaga-sosial-twitter-strategi-komunikasi-thumb-8860c.webp" title="JURIS - Analisis Sentimen Opini Publik Terhadap Lembaga Kemenkeu (Kasus Korupsi Rafael Alun) Pada Sosial Media Twitter" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/korupsi-lembaga-sosial-twitter-strategi-komunikasi-thumb-8860c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/korupsi-lembaga-sosial-twitter-strategi-komunikasi-thumb-8860c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/korupsi-lembaga-sosial-twitter-strategi-komunikasi-thumb-8860c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sentimen Opini Publik Terhadap Lembaga Kemenkeu (Kasus Korupsi Rafael Alun) Pada Sosial Media Twitter" alt="JURIS - Analisis Sentimen Opini Publik Terhadap Lembaga Kemenkeu (Kasus Korupsi Rafael Alun) Pada Sosial Media Twitter" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63092-korupsi-lembaga-sosial-twitter-strategi-komunikasi" title="JURIS - Analisis Sentimen Opini Publik Terhadap Lembaga Kemenkeu (Kasus Korupsi Rafael Alun) Pada Sosial Media Twitter" target="_blank">Analisis Sentimen Opini Publik Terhadap Lembaga Kemenkeu (Kasus Korupsi Rafael Alun) Pada Sosial Media Twitter</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis yang lebih mendalam tentang pengaruh media sosial dalam membentuk opini publik terhadap kasus korupsi. Selain itu, dapat dilakukan studi komparatif antara opini publik yang terbentuk melalui media sosial dengan opini yang terbentuk melalui media massa tradisional. Studi ini dapat membantu memahami perbedaan persepsi dan pengaruh media dalam membentuk opini publik. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi strategi komunikasi yang efektif untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas lembaga pemerintahan dalam kasus korupsi, serta mengidentifikasi cara-cara untuk melibatkan publik dalam proses pengawasan dan pencegahan korupsi..
<br>(1) Opini positif, opini negatif, dan opini netral masyarakat terkait korupsi yang dilakukan Rafael Alun melalui pesan atau kiriman dalam bentuk cuitan yang dihimpun menggunakan tools Brand24.Opini publik lebih didominasi oleh sentimen nertral dengan selisih 236 opini atau jumlah dari tiap sentimen opini sebanyak 475 sentimen netral dan 239 opini negatif.Kemudian opini yang ditemukan dalam kategori sentimen positif hanya sejumlah 22 opini saja.(2) Akurasi tools Brand24 dalam melaksanakan monitoring media sosial untuk menganalisis sentimen dalam platform media sosial Twitter.Sebagai tolak ukur kemampuan yang akurat dalam memanfaatkan tools Brand24 guna menganalisis sentimen media sosial Twitter dianggap sangat komprehensif karena mampu menemukan frasa yang relevan dengan informasi yang diinginkan oleh peneliti.Terlebih lagi, tools Brand24 juga memiliki kemampuan untuk menganalisis sentimen melalui platform media sosial Twitter.Pada tools Brand24, informasi ini akan disajikan melalui sebuah dasbor, sehingga pengambilan data pendapat tidak dilakukan dengan cara yang terlalu mendalam atau akurat.Meskipun Brand24 memberikan kemudahan dalam mengumpulkan data analisis tentang suatu topik, perangkat ini juga memiliki kelemahan.Salah satu kekurangannya terletak pada kategorisasi yang masih belum sepenuhnya tepat.Beberapa kalimat dengan makna negatif dapat salah terkategori sebagai sentimen positif, sehingga mengurangi akurasi hasil analisis
<br>Tingginya perhatian publik terhadap isu korupsi lembaga pemerintahan merupakan hal penting dalam kepercayaan dan transparansi tata kelola negara. Skripsi ini bertujuan menganalisis sentimen opini publik terhadap Lembaga Kemenkeu dalam konteks korupsi yang melibatkan Rafael Alun. Ini memberi peluang kinerja pemerintah dengan melakukan media sosial monitoring melalui Platform Brand24 dalam kurun waktu Juli - Agustus 2023. Teori yang digunakan berkaitan dengan social media monitoring, analisis sentimen, dan Brand24. Metode kualitatif digunakan untuk menggali opini di Twitter terkait kasus tersebut. Melalui analisis sentimen, penelitian mengidentifikasi pola...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/6/korupsi-lembaga-sosial-twitter-strategi-komunikasi-thumb-8860c.webp" type="image/webp" length="85838" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/korupsi-lembaga-sosial-twitter-strategi-komunikasi-thumb-8e53a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/korupsi-lembaga-sosial-twitter-strategi-komunikasi-thumb-8860c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-459-tel-u.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3524-journal-communication-business-social-science-jcobs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Proses Produksi Maskot sebagai Brand Image di PT Mentari Mas Multimoda ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Proses Produksi Maskot sebagai Brand Image di PT Mentari Mas Multimoda ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Proses Produksi Maskot sebagai Brand Image di PT Mentari Mas Multimoda ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63080-maskot-brand-image-design-thinking-proses-produksi</link>
	<guid isPermaLink="false">c991b548010949a8ebf9bdf10ea6c5eb</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 06:19:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan pertama adalah mengkaji dampak penggunaan maskot Si Mas terhadap persepsi brand image konsumen di kalangan pelabuhan utama Indonesia. Kedua, menganalisis perbandingan efektivitas maskot dalam membangun identitas merek antara ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Proses Produksi Maskot sebagai Brand Image di PT Mentari Mas Multimoda: Saran penelitian lanjutan pertama adalah mengkaji dampak penggunaan maskot Si Mas terhadap persepsi brand image konsumen di kalangan pelabuhan utama Indonesia. Kedua, menganalisis perbandingan efektivitas maskot dalam membangun identitas merek antara PT Mentari Mas Multimoda dengan perusahaan pelayaran lain yang tidak memiliki maskot. Ketiga, mengevaluasi perubahan citra merek PT Mentari Mas Multimoda setelah penerapan maskot selama lima tahun ke depan. Penelitian ini dapat menggali data kualitatif tentang respons pasar dan kuantitatif tentang pertumbuhan pangsa pasar untuk memvalidasi keberhasilan strategi pengembangan maskot.. Rancangan karya maskot untuk PT Mentari Mas Multimoda merupakan sebuah implementasi dari bagaimana sebuah maskot bisa digunakan untuk menggambarkan brand image suatu perusahaan.Penulis sekaligus konseptor dari Maskot Si Mas menjadikan maskot ini sebagai bagian baru dari brand image PT Mentari Mas Multimoda.Maskot Si Mas dirancang untuk bisa merepresentasikan PT Mentari Mas Multimoda dalam bentuk karakter yang hidup dan memiliki sifat-sifat atau nilai yang dimiliki oleh perusahaan.Dalam proses produksi Maskot Si Mas penulis menggunakan metode penyelesaian kreatif design thinking dari (Wolniak, 2017) yaitu ideate, prototype, dan test/final design melalui tahapan emphatize, define, dan test/final design.Selain itu penulis juga membahas maskot secara 5 unsur dimensi brand image menurut (Kotler & Keller, 2016) dikarenakan maskot Si Mas digunakan ditujukan sebagai bagian dari brand image PT Mentari Mas Multimoda.Rancangan maskot Si Mas juga bisa digunakan di berbagai media komunikasi milik perusahaan untuk berbagai tujuan lain, seperti bagian dari media promosi perusahaan Perkembangan dunia industri membuat semakin banyaknya barang yang perlu dipindahkan dari suatu tempat ke tempat lainnya. Perdagangan lintas laut adalah yang paling banyak digunakan dalam memindahkan barang yang ada. Data menunjukkan bahwa lebih dari 80% perdagangan adalah perdagangan lintas laut. Industri pelayaran peti kemas merupakan salah satu industri yang meningkat dikarenakan pertumbuhan pergerakan barang ini. PT Mentari Mas Multimoda merupakan salah satu perusahaan pelayaran peti kemas yang baru berdiri pada tahun 2019 namun dapat bersaing dengan perusahaan pelayaran yang telah berdiri puluhan tahun di beberapa pelabuhan tujuan. PT Mentari Mas Multimoda ingin menonjolkan suatu hal yang baru dan berbeda dibandingkan dengan para kompetitornya khususnya pada bagian image perusahaan. Salah satu yang tidak dimiliki oleh para... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/e/maskot-brand-design-thinking-proses-produksi-karya-thumb-c1f22.webp" title="JURIS - Proses Produksi Maskot sebagai Brand Image di PT Mentari Mas Multimoda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/maskot-brand-design-thinking-proses-produksi-karya-thumb-c1f22.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/maskot-brand-design-thinking-proses-produksi-karya-thumb-c1f22.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/maskot-brand-design-thinking-proses-produksi-karya-thumb-c1f22.webp 1x" title="JURIS - Proses Produksi Maskot sebagai Brand Image di PT Mentari Mas Multimoda" alt="JURIS - Proses Produksi Maskot sebagai Brand Image di PT Mentari Mas Multimoda" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/e/maskot-brand-design-thinking-proses-produksi-karya-thumb-2f657.webp" title="JURIS - Proses Produksi Maskot sebagai Brand Image di PT Mentari Mas Multimoda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/maskot-brand-design-thinking-proses-produksi-karya-thumb-2f657.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/maskot-brand-design-thinking-proses-produksi-karya-thumb-2f657.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/maskot-brand-design-thinking-proses-produksi-karya-thumb-2f657.webp 1x" title="JURIS - Proses Produksi Maskot sebagai Brand Image di PT Mentari Mas Multimoda" alt="JURIS - Proses Produksi Maskot sebagai Brand Image di PT Mentari Mas Multimoda" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/e/maskot-brand-design-thinking-proses-produksi-karya-thumb-f6d15.webp" title="JURIS - Proses Produksi Maskot sebagai Brand Image di PT Mentari Mas Multimoda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/maskot-brand-design-thinking-proses-produksi-karya-thumb-f6d15.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/maskot-brand-design-thinking-proses-produksi-karya-thumb-f6d15.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/maskot-brand-design-thinking-proses-produksi-karya-thumb-f6d15.webp 1x" title="JURIS - Proses Produksi Maskot sebagai Brand Image di PT Mentari Mas Multimoda" alt="JURIS - Proses Produksi Maskot sebagai Brand Image di PT Mentari Mas Multimoda" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63080-maskot-brand-image-design-thinking-proses-produksi" title="JURIS - Proses Produksi Maskot sebagai Brand Image di PT Mentari Mas Multimoda" target="_blank">Proses Produksi Maskot sebagai Brand Image di PT Mentari Mas Multimoda</a>: Saran penelitian lanjutan pertama adalah mengkaji dampak penggunaan maskot Si Mas terhadap persepsi brand image konsumen di kalangan pelabuhan utama Indonesia. Kedua, menganalisis perbandingan efektivitas maskot dalam membangun identitas merek antara PT Mentari Mas Multimoda dengan perusahaan pelayaran lain yang tidak memiliki maskot. Ketiga, mengevaluasi perubahan citra merek PT Mentari Mas Multimoda setelah penerapan maskot selama lima tahun ke depan. Penelitian ini dapat menggali data kualitatif tentang respons pasar dan kuantitatif tentang pertumbuhan pangsa pasar untuk memvalidasi keberhasilan strategi pengembangan maskot..
<br>Rancangan karya maskot untuk PT Mentari Mas Multimoda merupakan sebuah implementasi dari bagaimana sebuah maskot bisa digunakan untuk menggambarkan brand image suatu perusahaan.Penulis sekaligus konseptor dari Maskot Si Mas menjadikan maskot ini sebagai bagian baru dari brand image PT Mentari Mas Multimoda.Maskot Si Mas dirancang untuk bisa merepresentasikan PT Mentari Mas Multimoda dalam bentuk karakter yang hidup dan memiliki sifat-sifat atau nilai yang dimiliki oleh perusahaan.Dalam proses produksi Maskot Si Mas penulis menggunakan metode penyelesaian kreatif design thinking dari (Wolniak, 2017) yaitu ideate, prototype, dan test/final design melalui tahapan emphatize, define, dan test/final design.Selain itu penulis juga membahas maskot secara 5 unsur dimensi brand image menurut (Kotler & Keller, 2016) dikarenakan maskot Si Mas digunakan ditujukan sebagai bagian dari brand image PT Mentari Mas Multimoda.Rancangan maskot Si Mas juga bisa digunakan di berbagai media komunikasi milik perusahaan untuk berbagai tujuan lain, seperti bagian dari media promosi perusahaan
<br>Perkembangan dunia industri membuat semakin banyaknya barang yang perlu dipindahkan dari suatu tempat ke tempat lainnya. Perdagangan lintas laut adalah yang paling banyak digunakan dalam memindahkan barang yang ada. Data menunjukkan bahwa lebih dari 80% perdagangan adalah perdagangan lintas laut. Industri pelayaran peti kemas merupakan salah satu industri yang meningkat dikarenakan pertumbuhan pergerakan barang ini. PT Mentari Mas Multimoda merupakan salah satu perusahaan pelayaran peti kemas yang baru berdiri pada tahun 2019 namun dapat bersaing dengan perusahaan pelayaran yang telah berdiri puluhan tahun di beberapa pelabuhan tujuan. PT Mentari Mas Multimoda ingin menonjolkan suatu hal yang baru dan berbeda dibandingkan dengan para kompetitornya khususnya pada bagian image perusahaan. Salah satu yang tidak dimiliki oleh para...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/e/maskot-brand-design-thinking-proses-produksi-karya-thumb-f6d15.webp" type="image/webp" length="107978" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/maskot-brand-design-thinking-proses-produksi-karya-thumb-c1f22.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/maskot-brand-design-thinking-proses-produksi-karya-thumb-2f657.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/maskot-brand-design-thinking-proses-produksi-karya-thumb-f6d15.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-459-tel-u.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3524-journal-communication-business-social-science-jcobs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Makna Lesbian Dalam Anime Kiss Him Not Me Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Makna Lesbian Dalam Anime Kiss Him Not Me Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Makna Lesbian Dalam Anime Kiss Him Not Me Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63079-lesbian-semiotika-anime-fenomena-orientasi-seksual</link>
	<guid isPermaLink="false">c96c3e1650a62f602fb9c7235997b071</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 06:07:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana representasi lesbian dalam anime berbeda di berbagai budaya dengan pendekatan semiotika yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi dampak anime terhadap persepsi masyarakat Indonesia terhadap ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Makna Lesbian Dalam Anime Kiss Him, Not Me: Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana representasi lesbian dalam anime berbeda di berbagai budaya dengan pendekatan semiotika yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi dampak anime terhadap persepsi masyarakat Indonesia terhadap isu LGBTQ . Kedua, penelitian dapat membandingkan representasi lesbian dalam anime dengan media lain seperti film atau serial televisi untuk melihat perbedaan dalam penyampaian pesan sosial.. Penelitian ini menunjukkan bahwa anime Kiss Him, Not Me menggambarkan lesbian dengan cara yang mirip dengan perilaku heteroseksual, seperti sentuhan fisik dan perhatian emosional.Representasi ini mencerminkan bagaimana media massa dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan isu LGBTQ kepada masyarakat.Penelitian ini juga menegaskan bahwa anime dapat menjadi media yang efektif dalam meningkatkan kesadaran akan orientasi seksual yang berbeda Dalam anime Jepang berjudul Kiss Him, Not Me, terdapat penggambaran fenomena orientasi seksual lesbian antara dua gadis yang digambarkan sebagai siswa SMA. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana lesbian digambarkan dalam anime yang memiliki rating usia tiga belas tahun ke atas. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teori semiotika Charles Sanders Peirce yaitu trikotomi tanda yang meliputi objek (ikon, indeks, simbol), representamen (qualisign, sinsign, legisign), dan interpretan (rheme, decisign,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/6/lesbian-semiotika-anime-fenomena-orientasi-seksual-thumb-f7cb1.webp" title="JURIS - Makna Lesbian Dalam Anime Kiss Him, Not Me: Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/lesbian-semiotika-anime-fenomena-orientasi-seksual-thumb-f7cb1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/lesbian-semiotika-anime-fenomena-orientasi-seksual-thumb-f7cb1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/lesbian-semiotika-anime-fenomena-orientasi-seksual-thumb-f7cb1.webp 1x" title="JURIS - Makna Lesbian Dalam Anime Kiss Him, Not Me: Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce" alt="JURIS - Makna Lesbian Dalam Anime Kiss Him, Not Me: Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/lesbian-semiotika-anime-fenomena-orientasi-seksual-thumb-79b1d.webp" title="JURIS - Makna Lesbian Dalam Anime Kiss Him, Not Me: Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/lesbian-semiotika-anime-fenomena-orientasi-seksual-thumb-79b1d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/lesbian-semiotika-anime-fenomena-orientasi-seksual-thumb-79b1d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/lesbian-semiotika-anime-fenomena-orientasi-seksual-thumb-79b1d.webp 1x" title="JURIS - Makna Lesbian Dalam Anime Kiss Him, Not Me: Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce" alt="JURIS - Makna Lesbian Dalam Anime Kiss Him, Not Me: Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63079-lesbian-semiotika-anime-fenomena-orientasi-seksual" title="JURIS - Makna Lesbian Dalam Anime Kiss Him, Not Me: Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce" target="_blank">Makna Lesbian Dalam Anime Kiss Him, Not Me: Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana representasi lesbian dalam anime berbeda di berbagai budaya dengan pendekatan semiotika yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi dampak anime terhadap persepsi masyarakat Indonesia terhadap isu LGBTQ . Kedua, penelitian dapat membandingkan representasi lesbian dalam anime dengan media lain seperti film atau serial televisi untuk melihat perbedaan dalam penyampaian pesan sosial..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa anime Kiss Him, Not Me menggambarkan lesbian dengan cara yang mirip dengan perilaku heteroseksual, seperti sentuhan fisik dan perhatian emosional.Representasi ini mencerminkan bagaimana media massa dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan isu LGBTQ  kepada masyarakat.Penelitian ini juga menegaskan bahwa anime dapat menjadi media yang efektif dalam meningkatkan kesadaran akan orientasi seksual yang berbeda
<br>Dalam anime Jepang berjudul Kiss Him, Not Me, terdapat penggambaran fenomena orientasi seksual lesbian antara dua gadis yang digambarkan sebagai siswa SMA. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana lesbian digambarkan dalam anime yang memiliki rating usia tiga belas tahun ke atas. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teori semiotika Charles Sanders Peirce yaitu trikotomi tanda yang meliputi objek (ikon, indeks, simbol), representamen (qualisign, sinsign, legisign), dan interpretan (rheme, decisign,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/6/lesbian-semiotika-anime-fenomena-orientasi-seksual-thumb-f7cb1.webp" type="image/webp" length="119994" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/lesbian-semiotika-anime-fenomena-orientasi-seksual-thumb-f7cb1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/lesbian-semiotika-anime-fenomena-orientasi-seksual-thumb-79b1d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-459-tel-u.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3524-journal-communication-business-social-science-jcobs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Permainan Monopoli Terhadap Perbedaan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Sekolah Dasar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Permainan Monopoli Terhadap Perbedaan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Sekolah Dasar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Permainan Monopoli Terhadap Perbedaan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Sekolah Dasar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63091-dakon-nilai-posttest-darah-pretest-group</link>
	<guid isPermaLink="false">cd6613c107b43c6d48492b93f8bae0f2</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 06:01:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tim reviewer ]]></category>
	<category><![CDATA[ 32 kodebar e ]]></category>
	<category><![CDATA[ pdf bahasa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[32,bahasa,e,kodebar,pdf,reviewer,tim]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan model pembelajaran Problem Based Learning yang lebih inovatif dan kreatif. Selain itu, perlu juga dipertimbangkan penggunaan media permainan monopoli ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Permainan Monopoli Terhadap Perbedaan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Sekolah Dasar: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan model pembelajaran Problem Based Learning yang lebih inovatif dan kreatif. Selain itu, perlu juga dipertimbangkan penggunaan media permainan monopoli yang lebih menarik dan interaktif untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Terakhir, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning terhadap motivasi dan partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran.. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa pengujian hipotesis ini menggunakan analisis korelasi dengan Teknik yang digunakan yaitu uji nonparametric uji Wilcoxon.Terdapat perbedaan rata-rata pretest dan posttest hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media Monopoli Pembelajaran pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila.Hal tersebut didapatkan dari uji Wilcoxon yang menunjukkan bahwa nilai Asymp.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata antara nilai pretes dan nilai Posttest hasil belajar siswa.Terdapat peningkatan hasil belajar pretest dan posttest pada penggunaan model Problem Based Learning berbantuan media Monopoli Pembelajaran pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh, kelayakan dan membandingkan perbedaan hasil belajar sebelum dan setelah menggunakan media pembelajaran Monopoli Pembelajaran Pendidikan Pancasila pada topik keberagaman yang ada di Indonesia pada siswa kelas IV Sekolah Dasar dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, desain penelitian yang digunakan berupa preexperimental dengan sistem one group pretest posttest design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 28 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara pada saat pra-penelitian, dokumentasi, serta kuisioner atau angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pretest memperoleh rata-rata 43,86 dan nilai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/5/dakon-nilai-posttest-darah-pretest-group-control-p-thumb-0208a.webp" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Permainan Monopoli Terhadap Perbedaan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/5/dakon-nilai-posttest-darah-pretest-group-control-p-thumb-0208a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/5/dakon-nilai-posttest-darah-pretest-group-control-p-thumb-0208a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/5/dakon-nilai-posttest-darah-pretest-group-control-p-thumb-0208a.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Permainan Monopoli Terhadap Perbedaan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Sekolah Dasar" alt="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Permainan Monopoli Terhadap Perbedaan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/5/dakon-nilai-posttest-darah-pretest-group-control-p-thumb-491a4.webp" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Permainan Monopoli Terhadap Perbedaan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/5/dakon-nilai-posttest-darah-pretest-group-control-p-thumb-491a4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/5/dakon-nilai-posttest-darah-pretest-group-control-p-thumb-491a4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/5/dakon-nilai-posttest-darah-pretest-group-control-p-thumb-491a4.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Permainan Monopoli Terhadap Perbedaan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Sekolah Dasar" alt="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Permainan Monopoli Terhadap Perbedaan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/5/dakon-nilai-posttest-darah-pretest-group-control-p-thumb-b08c5.webp" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Permainan Monopoli Terhadap Perbedaan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/5/dakon-nilai-posttest-darah-pretest-group-control-p-thumb-b08c5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/5/dakon-nilai-posttest-darah-pretest-group-control-p-thumb-b08c5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/5/dakon-nilai-posttest-darah-pretest-group-control-p-thumb-b08c5.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Permainan Monopoli Terhadap Perbedaan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Sekolah Dasar" alt="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Permainan Monopoli Terhadap Perbedaan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63091-dakon-nilai-posttest-darah-pretest-group" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Permainan Monopoli Terhadap Perbedaan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Sekolah Dasar" target="_blank">Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Permainan Monopoli Terhadap Perbedaan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Sekolah Dasar</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan model pembelajaran Problem Based Learning yang lebih inovatif dan kreatif. Selain itu, perlu juga dipertimbangkan penggunaan media permainan monopoli yang lebih menarik dan interaktif untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Terakhir, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning terhadap motivasi dan partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran..
<br>Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa pengujian hipotesis ini menggunakan analisis korelasi dengan Teknik yang digunakan yaitu uji nonparametric uji Wilcoxon.Terdapat perbedaan rata-rata pretest dan posttest hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media Monopoli Pembelajaran pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila.Hal tersebut didapatkan dari uji Wilcoxon yang menunjukkan bahwa nilai Asymp.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata antara nilai pretes dan nilai Posttest hasil belajar siswa.Terdapat peningkatan hasil belajar pretest dan posttest pada penggunaan model Problem Based Learning berbantuan media Monopoli Pembelajaran pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh, kelayakan dan membandingkan perbedaan hasil belajar sebelum dan setelah menggunakan media pembelajaran Monopoli Pembelajaran Pendidikan Pancasila pada topik keberagaman yang ada di Indonesia pada siswa kelas IV Sekolah Dasar dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, desain penelitian yang digunakan berupa preexperimental dengan sistem one group pretest posttest design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 28 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara pada saat pra-penelitian, dokumentasi, serta kuisioner atau angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pretest memperoleh rata-rata 43,86 dan nilai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/5/dakon-nilai-posttest-darah-pretest-group-control-p-thumb-0208a.webp" type="image/webp" length="122260" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/5/dakon-nilai-posttest-darah-pretest-group-control-p-thumb-0208a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/5/dakon-nilai-posttest-darah-pretest-group-control-p-thumb-491a4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/5/dakon-nilai-posttest-darah-pretest-group-control-p-thumb-b08c5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2069-unisap.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9892-edukasi-tematik-jurnal-pendidikan-sekolah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Aktivitas Pengelolaan Akun Media Sosial ptpertaminapatraniaga sebagai Media Informasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Aktivitas Pengelolaan Akun Media Sosial ptpertaminapatraniaga sebagai Media Informasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Aktivitas Pengelolaan Akun Media Sosial ptpertaminapatraniaga sebagai Media Informasi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-63089-sosial-instagram-individu-pert</link>
	<guid isPermaLink="false">e2cad6d696b711805ed235e12c23d032</guid>
	<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 05:56:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada faktor-faktor lainnya yang mempengaruhi pengelolaan media sosial sebagai media informasi. Penelitian ini dapat menjadi referensi bagi peneliti selanjutnya yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Aktivitas Pengelolaan Akun Media Sosial @ptpertaminapatraniaga sebagai Media Informasi: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada faktor-faktor lainnya yang mempengaruhi pengelolaan media sosial sebagai media informasi. Penelitian ini dapat menjadi referensi bagi peneliti selanjutnya yang tertarik untuk mengangkat tema pengelolaan media sosial. Selain itu, disarankan untuk mengoptimalkan fitur mention di Instagram agar dapat mengikutsertakan khalayak secara digital dalam dialog dan meningkatkan engagement. Dalam proses penggalian ide, disarankan untuk menggunakan panduan yang berisi tujuan gagasan pesan agar mempermudah proses penggalian ide. Pengelola akun media sosial juga disarankan untuk menciptakan respons yang memancing pertanyaan terhadap respons positif yang didapatkan, dengan tujuan meningkatkan impresi. Impresi tidak diukur melalui like dan reach, melainkan kedalaman topik. Untuk meningkatkan engagement, disarankan untuk menciptakan dialog yang berkesinambungan, karena engagement tidak hanya dilihat melalui reach, melainkan melalui impresi.. Berdasarkan kesimpulan penelitian yang telah dibahas pada bab sebelumnya, maka peneliti turut menarik kesimpulan mengenai aktivitas pengelolaan akun media sosial Instagram @ptpertaminapatraniaga sebagai media informasi sebagai berikut.ShareDalam tahapan share sudah dilakukan sistematika analisis yang berlandaskan tujuan entitas, tujuan institusi, dan audiens.Namun dilihat pada titik kelemahannya yaitu bertumpuknya akun lain dalam satu grup, maka dapat dikatakan bahwa pada pembagian setiap aspeknya masih belum terpenuhi.OptimizeDalam pelaksanaan aspek optimize belum optimal dan dapat ditingkatkan kembali, pada konten plan yang sudah ada belum dapat terlihat rujukannya secara lebih spesifik.Lalu belum dapat terlihatnya strategi mention yang digunakan dalam pengelolaan.ManagePada pelaksanaan aspek manage belum optimal dimana dalam proses penggalian ide dapat turut dihadapinya kendala yaitu finding the idea dan being creative.Selain hal tersebut, SOP dalam merespon komentar masih dikembangkan.EngagePelaksanaan aspek engage terkait feedback sudah bagus namun dapat ditingkatkan kembali.Lalu terkait engagement, dalam meningkatkannya diperlukan impresi hal ini dikarenakan engagement tidak hanya dilihat melalui reach melainkan Impresi.Impresi sendiri mencakup dialog yang berkesinambungan, sehingga penting untuk dapat menciptakan dialog yang berlanjut untuk dapat meningkatkan impresi PT Pertamina Patra Niaga menggunakan media sosial Instgaram sebagai media perantara dalam memaparkan informasi seputar energi rantai bisnis yang dijalankan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui aktivitas pengelolan akun media sosial Instgaram @ptpertaminapatraniaga sebagai media informasi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan konstruktivisme. Melalui hasil penelitian yang dilakukan dipaparkan pada poin-poin di setiap aspeknya mulai dari poin participate, connect dan build trust pada aspek share, lalu melalui poin listen & learn dan take part in authentic conversation pada aspek optimize, kemudian melalui poin media monitoring, quick response dan real Ae time interactions pada aspek manage juga poin influencer relation, where is the audience dan how do I reach them pada aspek engage. Melalui hasil penelitian yang didapat, diharapkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/5/sosial-instagram-individu-pertamina-patra-niaga-in-thumb-88c8d.webp" title="JURIS - Aktivitas Pengelolaan Akun Media Sosial @ptpertaminapatraniaga sebagai Media Informasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/sosial-instagram-individu-pertamina-patra-niaga-in-thumb-88c8d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/sosial-instagram-individu-pertamina-patra-niaga-in-thumb-88c8d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/sosial-instagram-individu-pertamina-patra-niaga-in-thumb-88c8d.webp 1x" title="JURIS - Aktivitas Pengelolaan Akun Media Sosial @ptpertaminapatraniaga sebagai Media Informasi" alt="JURIS - Aktivitas Pengelolaan Akun Media Sosial @ptpertaminapatraniaga sebagai Media Informasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/sosial-instagram-individu-pertamina-patra-niaga-in-thumb-70dc8.webp" title="JURIS - Aktivitas Pengelolaan Akun Media Sosial @ptpertaminapatraniaga sebagai Media Informasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/sosial-instagram-individu-pertamina-patra-niaga-in-thumb-70dc8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/sosial-instagram-individu-pertamina-patra-niaga-in-thumb-70dc8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/sosial-instagram-individu-pertamina-patra-niaga-in-thumb-70dc8.webp 1x" title="JURIS - Aktivitas Pengelolaan Akun Media Sosial @ptpertaminapatraniaga sebagai Media Informasi" alt="JURIS - Aktivitas Pengelolaan Akun Media Sosial @ptpertaminapatraniaga sebagai Media Informasi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63089-sosial-instagram-individu-pert" title="JURIS - Aktivitas Pengelolaan Akun Media Sosial @ptpertaminapatraniaga sebagai Media Informasi" target="_blank">Aktivitas Pengelolaan Akun Media Sosial @ptpertaminapatraniaga sebagai Media Informasi</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada faktor-faktor lainnya yang mempengaruhi pengelolaan media sosial sebagai media informasi. Penelitian ini dapat menjadi referensi bagi peneliti selanjutnya yang tertarik untuk mengangkat tema pengelolaan media sosial. Selain itu, disarankan untuk mengoptimalkan fitur mention di Instagram agar dapat mengikutsertakan khalayak secara digital dalam dialog dan meningkatkan engagement. Dalam proses penggalian ide, disarankan untuk menggunakan panduan yang berisi tujuan gagasan pesan agar mempermudah proses penggalian ide. Pengelola akun media sosial juga disarankan untuk menciptakan respons yang memancing pertanyaan terhadap respons positif yang didapatkan, dengan tujuan meningkatkan impresi. Impresi tidak diukur melalui like dan reach, melainkan kedalaman topik. Untuk meningkatkan engagement, disarankan untuk menciptakan dialog yang berkesinambungan, karena engagement tidak hanya dilihat melalui reach, melainkan melalui impresi..
<br>Berdasarkan kesimpulan penelitian yang telah dibahas pada bab sebelumnya, maka peneliti turut menarik kesimpulan mengenai aktivitas pengelolaan akun media sosial Instagram @ptpertaminapatraniaga sebagai media informasi sebagai berikut.ShareDalam tahapan share sudah dilakukan sistematika analisis yang berlandaskan tujuan entitas, tujuan institusi, dan audiens.Namun dilihat pada titik kelemahannya yaitu bertumpuknya akun lain dalam satu grup, maka dapat dikatakan bahwa pada pembagian setiap aspeknya masih belum terpenuhi.OptimizeDalam pelaksanaan aspek optimize belum optimal dan dapat ditingkatkan kembali, pada konten plan yang sudah ada belum dapat terlihat rujukannya secara lebih spesifik.Lalu belum dapat terlihatnya strategi mention yang digunakan dalam pengelolaan.ManagePada pelaksanaan aspek manage belum optimal dimana dalam proses penggalian ide dapat turut dihadapinya kendala yaitu finding the idea dan being creative.Selain hal tersebut, SOP dalam merespon komentar masih dikembangkan.EngagePelaksanaan aspek engage terkait feedback sudah bagus namun dapat ditingkatkan kembali.Lalu terkait engagement, dalam meningkatkannya diperlukan impresi hal ini dikarenakan engagement tidak hanya dilihat melalui reach melainkan Impresi.Impresi sendiri mencakup dialog yang berkesinambungan, sehingga penting untuk dapat menciptakan dialog yang berlanjut untuk dapat meningkatkan impresi
<br>PT Pertamina Patra Niaga menggunakan media sosial Instgaram sebagai media perantara dalam memaparkan informasi seputar energi rantai bisnis yang dijalankan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui aktivitas pengelolan akun media sosial Instgaram @ptpertaminapatraniaga sebagai media informasi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan konstruktivisme. Melalui hasil penelitian yang dilakukan dipaparkan pada poin-poin di setiap aspeknya mulai dari poin participate, connect dan build trust pada aspek share, lalu melalui poin listen & learn dan take part in authentic conversation pada aspek optimize, kemudian melalui poin media monitoring, quick response dan real Ae time interactions pada aspek manage juga poin influencer relation, where is the audience dan how do I reach them pada aspek engage. Melalui hasil penelitian yang didapat, diharapkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/5/sosial-instagram-individu-pertamina-patra-niaga-in-thumb-70dc8.webp" type="image/webp" length="92034" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/sosial-instagram-individu-pertamina-patra-niaga-in-thumb-88c8d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/sosial-instagram-individu-pertamina-patra-niaga-in-thumb-70dc8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-459-tel-u.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3524-journal-communication-business-social-science-jcobs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Mon, 31 Aug 2026 09:29:24 +0700. 24 items. Served in: 6.845 seconds [rss] -->
