<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sun, 19 Apr 2026 14:36:47 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 14:36:47 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-19T14:36:47+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Fiqh Contestation on Womens Public Leadership in Indonesia and Malaysia Reproducing Quranic and Hadith Interpretations ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Fiqh Contestation on Womens Public Leadership in Indonesia and Malaysia Reproducing Quranic and Hadith Interpretations ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Fiqh Contestation on Womens Public Leadership in Indonesia and Malaysia Reproducing Quranic and Hadith Interpretations ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40350-responsif-gender-praktik-kesetaraan-respons</link>
	<guid isPermaLink="false">10ee0c0332516fa725549dd8abaf0aaf</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 14:22:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ilyya muhsin ]]></category>
	<category><![CDATA[ saudi arabia ]]></category>
	<category><![CDATA[ wiji nurasih ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[arabia,ilyya,muhsin,nurasih,saudi,wiji]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat memperdalam pemahaman kita tentang bagaimana reinterpretasi teks-teks agama oleh aktivis feminis Muslim, yang digagas dalam penelitian ini, benar-benar memengaruhi praktik sosial dan pandangan masyarakat di tingkat akar rumput, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Fiqh Contestation on Women's Public Leadership in Indonesia and Malaysia: Reproducing Qur'anic and Hadith Interpretations: Penelitian lanjutan dapat memperdalam pemahaman kita tentang bagaimana reinterpretasi teks-teks agama oleh aktivis feminis Muslim, yang digagas dalam penelitian ini, benar-benar memengaruhi praktik sosial dan pandangan masyarakat di tingkat akar rumput, terutama di komunitas yang lebih tradisional. Misalnya, studi dapat menelusuri apakah dan bagaimana penafsiran Al-Qur'an dan Hadis yang responsif gender mengubah partisipasi perempuan dalam struktur kepemimpinan lokal atau ekonomi pedesaan, serta menganalisis faktor-faktor yang mempercepat atau menghambat adopsi pandangan ini di luar lingkaran aktivis. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi secara lebih rinci mekanisme kebijakan dan reformasi hukum yang konkret yang dapat diimplementasikan untuk secara efektif mengintegrasikan perempuan dalam peran kepemimpinan publik di Indonesia dan Malaysia. Mengingat tantangan dari hukum syariah dan kelompok konservatif, penelitian bisa berfokus pada studi kasus keberhasilan kebijakan yang telah berhasil meningkatkan representasi perempuan, atau mengidentifikasi celah-celah hukum yang memerlukan advokasi lebih lanjut untuk menjamin perlindungan dan keadilan bagi perempuan. Terakhir, mengingat adanya perlawanan yang kuat dari kelompok konservatif dan institusi keagamaan negara seperti JAKIM dan JAIS di Malaysia, studi di masa depan perlu menganalisis strategi komunikasi dan advokasi yang paling efektif. Ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan ideologis dan mendorong dialog konstruktif, bukan hanya konfrontasi, guna memajukan agenda kepemimpinan perempuan dalam konteks sosial-politik yang sangat terpolarisasi. Penelitian ini dapat mengidentifikasi pendekatan terbaik untuk mengubah opini publik dan kebijakan melalui negosiasi atau kolaborasi lintas-kelompok.. Kesimpulan utama dari penelitian ini adalah bahwa isu kepemimpinan publik perempuan di Indonesia dan Malaysia sangat kompleks, disebabkan oleh pengaruh budaya, agama, dan politik yang menciptakan bias gender serta hambatan dari kelompok konservatif, diperparah dengan tantangan perlindungan hukum bagi perempuan di bawah hukum syariah Malaysia.Dalam merespons tantangan ini, aktivis feminis di kedua negara secara aktif menafsirkan ulang teks-teks Islam untuk mempromosikan interpretasi yang responsif gender, mendukung keadilan sosial, dan kesetaraan.Oleh karena itu, produk fiqh kepemimpinan menegaskan bahwa kriteria moral ideal bagi seorang pemimpin adalah kompetensi (qawwAm), dan penelitian lanjutan dianjurkan untuk mengkaji isu kepemimpinan perempuan dalam kerangka geopolitik global, terutama mengingat peningkatan kepemimpinan yang berlabel religius Penelitian ini membahas kontestasi diskursus kepemimpinan publik perempuan di kalangan aktivis feminis di Indonesia dan Malaysia, serta bagaimana reproduksi fiqh tentang kepemimpinan publik perempuan di kedua negara tersebut terjadi. Penelitian ini merupakan studi lapangan dengan pengumpulan data melalui wawancara dan interaksi langsung dengan aktivis perempuan di kedua negara, serta mendokumentasikan karya-karya mereka. Dengan menggunakan pendekatan aktivisme Islam, ditemukan bahwa: 1) Isu kepemimpinan perempuan di Indonesia dan Malaysia sangat kompleks. Perempuan sering kali terhambat oleh budaya, agama, dan politik. Kelompok feminis Muslim menghadapi perlawanan dari kelompok konservatif ketika mereka mencoba menantang ketidaksetaraan gender. Selain itu, beberapa hukum syariah mempersulit perempuan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/f/responsif-gender-praktik-kesetaraan-kepemimpinan-p-thumb-dd927.webp" title="JURIS - Fiqh Contestation on Women&#039;s Public Leadership in Indonesia and Malaysia: Reproducing  Qur&#039;anic and Hadith Interpretations" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/responsif-gender-praktik-kesetaraan-kepemimpinan-p-thumb-dd927.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/responsif-gender-praktik-kesetaraan-kepemimpinan-p-thumb-dd927.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/responsif-gender-praktik-kesetaraan-kepemimpinan-p-thumb-dd927.webp 1x" title="JURIS - Fiqh Contestation on Women&#039;s Public Leadership in Indonesia and Malaysia: Reproducing  Qur&#039;anic and Hadith Interpretations" alt="JURIS - Fiqh Contestation on Women&#039;s Public Leadership in Indonesia and Malaysia: Reproducing  Qur&#039;anic and Hadith Interpretations" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/responsif-gender-praktik-kesetaraan-kepemimpinan-p-thumb-a3d95.webp" title="JURIS - Fiqh Contestation on Women&#039;s Public Leadership in Indonesia and Malaysia: Reproducing  Qur&#039;anic and Hadith Interpretations" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/responsif-gender-praktik-kesetaraan-kepemimpinan-p-thumb-a3d95.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/responsif-gender-praktik-kesetaraan-kepemimpinan-p-thumb-a3d95.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/responsif-gender-praktik-kesetaraan-kepemimpinan-p-thumb-a3d95.webp 1x" title="JURIS - Fiqh Contestation on Women&#039;s Public Leadership in Indonesia and Malaysia: Reproducing  Qur&#039;anic and Hadith Interpretations" alt="JURIS - Fiqh Contestation on Women&#039;s Public Leadership in Indonesia and Malaysia: Reproducing  Qur&#039;anic and Hadith Interpretations" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/responsif-gender-praktik-kesetaraan-kepemimpinan-p-thumb-e1f64.webp" title="JURIS - Fiqh Contestation on Women&#039;s Public Leadership in Indonesia and Malaysia: Reproducing  Qur&#039;anic and Hadith Interpretations" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/responsif-gender-praktik-kesetaraan-kepemimpinan-p-thumb-e1f64.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/responsif-gender-praktik-kesetaraan-kepemimpinan-p-thumb-e1f64.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/responsif-gender-praktik-kesetaraan-kepemimpinan-p-thumb-e1f64.webp 1x" title="JURIS - Fiqh Contestation on Women&#039;s Public Leadership in Indonesia and Malaysia: Reproducing  Qur&#039;anic and Hadith Interpretations" alt="JURIS - Fiqh Contestation on Women&#039;s Public Leadership in Indonesia and Malaysia: Reproducing  Qur&#039;anic and Hadith Interpretations" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40350-responsif-gender-praktik-kesetaraan-respons" title="JURIS - Fiqh Contestation on Women&#039;s Public Leadership in Indonesia and Malaysia: Reproducing  Qur&#039;anic and Hadith Interpretations" target="_blank">Fiqh Contestation on Women's Public Leadership in Indonesia and Malaysia: Reproducing  Qur'anic and Hadith Interpretations</a>: Penelitian lanjutan dapat memperdalam pemahaman kita tentang bagaimana reinterpretasi teks-teks agama oleh aktivis feminis Muslim, yang digagas dalam penelitian ini, benar-benar memengaruhi praktik sosial dan pandangan masyarakat di tingkat akar rumput, terutama di komunitas yang lebih tradisional. Misalnya, studi dapat menelusuri apakah dan bagaimana penafsiran Al-Qur'an dan Hadis yang responsif gender mengubah partisipasi perempuan dalam struktur kepemimpinan lokal atau ekonomi pedesaan, serta menganalisis faktor-faktor yang mempercepat atau menghambat adopsi pandangan ini di luar lingkaran aktivis. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi secara lebih rinci mekanisme kebijakan dan reformasi hukum yang konkret yang dapat diimplementasikan untuk secara efektif mengintegrasikan perempuan dalam peran kepemimpinan publik di Indonesia dan Malaysia. Mengingat tantangan dari hukum syariah dan kelompok konservatif, penelitian bisa berfokus pada studi kasus keberhasilan kebijakan yang telah berhasil meningkatkan representasi perempuan, atau mengidentifikasi celah-celah hukum yang memerlukan advokasi lebih lanjut untuk menjamin perlindungan dan keadilan bagi perempuan. Terakhir, mengingat adanya perlawanan yang kuat dari kelompok konservatif dan institusi keagamaan negara seperti JAKIM dan JAIS di Malaysia, studi di masa depan perlu menganalisis strategi komunikasi dan advokasi yang paling efektif. Ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan ideologis dan mendorong dialog konstruktif, bukan hanya konfrontasi, guna memajukan agenda kepemimpinan perempuan dalam konteks sosial-politik yang sangat terpolarisasi. Penelitian ini dapat mengidentifikasi pendekatan terbaik untuk mengubah opini publik dan kebijakan melalui negosiasi atau kolaborasi lintas-kelompok..
<br>Kesimpulan utama dari penelitian ini adalah bahwa isu kepemimpinan publik perempuan di Indonesia dan Malaysia sangat kompleks, disebabkan oleh pengaruh budaya, agama, dan politik yang menciptakan bias gender serta hambatan dari kelompok konservatif, diperparah dengan tantangan perlindungan hukum bagi perempuan di bawah hukum syariah Malaysia.Dalam merespons tantangan ini, aktivis feminis di kedua negara secara aktif menafsirkan ulang teks-teks Islam untuk mempromosikan interpretasi yang responsif gender, mendukung keadilan sosial, dan kesetaraan.Oleh karena itu, produk fiqh kepemimpinan menegaskan bahwa kriteria moral ideal bagi seorang pemimpin adalah kompetensi (qawwAm), dan penelitian lanjutan dianjurkan untuk mengkaji isu kepemimpinan perempuan dalam kerangka geopolitik global, terutama mengingat peningkatan kepemimpinan yang berlabel religius
<br>Penelitian ini membahas kontestasi diskursus kepemimpinan publik perempuan di kalangan aktivis feminis di Indonesia dan Malaysia, serta bagaimana reproduksi fiqh tentang kepemimpinan publik perempuan di kedua negara tersebut terjadi. Penelitian ini merupakan studi lapangan dengan pengumpulan data melalui wawancara dan interaksi langsung dengan aktivis perempuan di kedua negara, serta mendokumentasikan karya-karya mereka. Dengan menggunakan pendekatan aktivisme Islam, ditemukan bahwa: 1) Isu kepemimpinan perempuan di Indonesia dan Malaysia sangat kompleks. Perempuan sering kali terhambat oleh budaya, agama, dan politik. Kelompok feminis Muslim menghadapi perlawanan dari kelompok konservatif ketika mereka mencoba menantang ketidaksetaraan gender. Selain itu, beberapa hukum syariah mempersulit perempuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/f/responsif-gender-praktik-kesetaraan-kepemimpinan-p-thumb-dd927.webp" type="image/webp" length="61100" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/responsif-gender-praktik-kesetaraan-kepemimpinan-p-thumb-dd927.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/responsif-gender-praktik-kesetaraan-kepemimpinan-p-thumb-a3d95.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/responsif-gender-praktik-kesetaraan-kepemimpinan-p-thumb-e1f64.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-632-iain-madura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3072-al-ihkam-jurnal-hukum-pranata-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Assistance in the Distribution of Micro Small and Medium Enterprises MSME Products in Efforts to Increase Sales in Malangsari Village ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Assistance in the Distribution of Micro Small and Medium Enterprises MSME Products in Efforts to Increase Sales in Malangsari Village ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Assistance in the Distribution of Micro Small and Medium Enterprises MSME Products in Efforts to Increase Sales in Malangsari Village ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40346-pertumbuhan-umkm-kelompok-puspa-daya-saing-pr</link>
	<guid isPermaLink="false">1ad637bd06713960a480e9d18893bbed</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 13:34:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rahma utami ]]></category>
	<category><![CDATA[ dwi pratiwi ]]></category>
	<category><![CDATA[ gacor https ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dwi,gacor,https,pratiwi,rahma,utami]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang pendampingan distribusi produk UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi desa. Selain itu, studi tentang efektivitas pemanfaatan platform digital untuk memperluas pasar UMKM di daerah terpencil perlu dilakukan. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Assistance in the Distribution of Micro, Small and Medium Enterprises (MSME) Products in Efforts to Increase Sales in Malangsari Village: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang pendampingan distribusi produk UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi desa. Selain itu, studi tentang efektivitas pemanfaatan platform digital untuk memperluas pasar UMKM di daerah terpencil perlu dilakukan. Terakhir, penelitian tentang peran komunitas lokal dalam memperkuat jaringan distribusi produk UMKM dapat menjadi arah baru untuk meningkatkan daya saing usaha mikro.. Melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN dan Kelompok KWT Srimawar Smurp Desa Malangsari, berhasil dilakukan pemberdayaan produk lokal, khususnya kripik singkong dan kripik sukun.PkM tidak hanya terlibat dalam memasarkan produk, tetapi juga turut serta dalam proses pembuatan produk tersebut.Produk-produk lokal ini berhasil bersaing di pasar dengan harga yang terjangkau, dan pemasarannya dilakukan secara offline dan online melalui platform e-commerce.Kolaborasi ini membawa manfaat ekonomi bagi kelompok UMKM dan juga memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa KKN.Program kerja ini dapat dianggap berhasil dari berbagai aspek, termasuk ekonomi, sosial, dan lainnya Kewirausahaan menjadi salah satu pendorong utama dalam meningkatkan perekonomian di Indonesia, terutama melalui sektor Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM). Di Kabupaten Karawang, upaya untuk mendukung pertumbuhan UMKM tidak hanya sebatas memberikan pelatihan, tetapi juga pendampingan secara menyeluruh dari awal hingga akhir. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memfasilitasi perkembangan UMKM di wilayah tersebut. Metode yang diterapkan mencakup identifikasi masalah, pelatihan, pendampingan,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/4/pertumbuhan-umkm-kelompok-puspa-daya-saing-produk-thumb-a56d4.webp" title="JURIS - Assistance in the Distribution of Micro, Small and Medium Enterprises (MSME) Products in Efforts to Increase Sales in Malangsari Village" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/pertumbuhan-umkm-kelompok-puspa-daya-saing-produk-thumb-a56d4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/pertumbuhan-umkm-kelompok-puspa-daya-saing-produk-thumb-a56d4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/pertumbuhan-umkm-kelompok-puspa-daya-saing-produk-thumb-a56d4.webp 1x" title="JURIS - Assistance in the Distribution of Micro, Small and Medium Enterprises (MSME) Products in Efforts to Increase Sales in Malangsari Village" alt="JURIS - Assistance in the Distribution of Micro, Small and Medium Enterprises (MSME) Products in Efforts to Increase Sales in Malangsari Village" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/pertumbuhan-umkm-kelompok-puspa-daya-saing-produk-thumb-f16db.webp" title="JURIS - Assistance in the Distribution of Micro, Small and Medium Enterprises (MSME) Products in Efforts to Increase Sales in Malangsari Village" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/pertumbuhan-umkm-kelompok-puspa-daya-saing-produk-thumb-f16db.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/pertumbuhan-umkm-kelompok-puspa-daya-saing-produk-thumb-f16db.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/pertumbuhan-umkm-kelompok-puspa-daya-saing-produk-thumb-f16db.webp 1x" title="JURIS - Assistance in the Distribution of Micro, Small and Medium Enterprises (MSME) Products in Efforts to Increase Sales in Malangsari Village" alt="JURIS - Assistance in the Distribution of Micro, Small and Medium Enterprises (MSME) Products in Efforts to Increase Sales in Malangsari Village" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/pertumbuhan-umkm-kelompok-puspa-daya-saing-produk-thumb-e7025.webp" title="JURIS - Assistance in the Distribution of Micro, Small and Medium Enterprises (MSME) Products in Efforts to Increase Sales in Malangsari Village" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/pertumbuhan-umkm-kelompok-puspa-daya-saing-produk-thumb-e7025.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/pertumbuhan-umkm-kelompok-puspa-daya-saing-produk-thumb-e7025.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/pertumbuhan-umkm-kelompok-puspa-daya-saing-produk-thumb-e7025.webp 1x" title="JURIS - Assistance in the Distribution of Micro, Small and Medium Enterprises (MSME) Products in Efforts to Increase Sales in Malangsari Village" alt="JURIS - Assistance in the Distribution of Micro, Small and Medium Enterprises (MSME) Products in Efforts to Increase Sales in Malangsari Village" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40346-pertumbuhan-umkm-kelompok-puspa-daya-saing-pr" title="JURIS - Assistance in the Distribution of Micro, Small and Medium Enterprises (MSME) Products in Efforts to Increase Sales in Malangsari Village" target="_blank">Assistance in the Distribution of Micro, Small and Medium Enterprises (MSME) Products in Efforts to Increase Sales in Malangsari Village</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang pendampingan distribusi produk UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi desa. Selain itu, studi tentang efektivitas pemanfaatan platform digital untuk memperluas pasar UMKM di daerah terpencil perlu dilakukan. Terakhir, penelitian tentang peran komunitas lokal dalam memperkuat jaringan distribusi produk UMKM dapat menjadi arah baru untuk meningkatkan daya saing usaha mikro..
<br>Melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN dan Kelompok KWT Srimawar Smurp Desa Malangsari, berhasil dilakukan pemberdayaan produk lokal, khususnya kripik singkong dan kripik sukun.PkM tidak hanya terlibat dalam memasarkan produk, tetapi juga turut serta dalam proses pembuatan produk tersebut.Produk-produk lokal ini berhasil bersaing di pasar dengan harga yang terjangkau, dan pemasarannya dilakukan secara offline dan online melalui platform e-commerce.Kolaborasi ini membawa manfaat ekonomi bagi kelompok UMKM dan juga memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa KKN.Program kerja ini dapat dianggap berhasil dari berbagai aspek, termasuk ekonomi, sosial, dan lainnya
<br>Kewirausahaan menjadi salah satu pendorong utama dalam meningkatkan perekonomian di Indonesia, terutama melalui sektor Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM). Di Kabupaten Karawang, upaya untuk mendukung pertumbuhan UMKM tidak hanya sebatas memberikan pelatihan, tetapi juga pendampingan secara menyeluruh dari awal hingga akhir. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memfasilitasi perkembangan UMKM di wilayah tersebut. Metode yang diterapkan mencakup identifikasi masalah, pelatihan, pendampingan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/4/pertumbuhan-umkm-kelompok-puspa-daya-saing-produk-thumb-e7025.webp" type="image/webp" length="114012" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/pertumbuhan-umkm-kelompok-puspa-daya-saing-produk-thumb-a56d4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/pertumbuhan-umkm-kelompok-puspa-daya-saing-produk-thumb-f16db.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/pertumbuhan-umkm-kelompok-puspa-daya-saing-produk-thumb-e7025.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-596-unsika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9926-kreatif-jurnal-pengabdian-masyarakat-sains-teknologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Teknologi Nanofluida pada Hand washer dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid 19 di Desa Tanjung Bungin Kab Karawang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Teknologi Nanofluida pada Hand washer dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid 19 di Desa Tanjung Bungin Kab Karawang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Teknologi Nanofluida pada Hand washer dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid 19 di Desa Tanjung Bungin Kab Karawang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40344-covid-19-hand-washer-nanofluida-teknologi-nanoflui</link>
	<guid isPermaLink="false">a983241e6e398465473e13d8b29fb5be</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 13:27:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rahma utami ]]></category>
	<category><![CDATA[ dwi pratiwi ]]></category>
	<category><![CDATA[ gacor https ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dwi,gacor,https,pratiwi,rahma,utami]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa ide berikut: 1. Menganalisis efektivitas teknologi nanofluida droplet hand washer dalam mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan publik, dengan membandingkan tingkat kepatuhan dan penurunan risiko ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Teknologi Nanofluida pada Hand washer dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Desa Tanjung Bungin Kab. Karawang: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa ide berikut: 1. Menganalisis efektivitas teknologi nanofluida droplet hand washer dalam mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan publik, dengan membandingkan tingkat kepatuhan dan penurunan risiko infeksi. 2. Mengembangkan metode produksi dan distribusi cairan hand washer alami yang lebih efisien dan berkelanjutan, sehingga dapat menjangkau lebih banyak masyarakat. 3. Melakukan studi komparatif antara teknologi nanofluida droplet hand washer dengan metode pencegahan lainnya, seperti penggunaan masker atau pengaturan jarak fisik, untuk menentukan strategi optimal dalam mencegah penyebaran Covid-19 di Desa Tanjung Bungin.. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat telah memberikan dampak positif bagi Desa Tanjung Bungin.Tercapainya membuat, menggunakan, dan merawat teknologi nanofluida droplet hand washer yang memadai sebagai usaha pencegahan penyebaran Covid-19 yang standar dan efektif, serta hasil respon baik terhadap kegiatan sosialisasi dan penyerahan alat hand washer di Balai Desa Tanjung Bungin dalam pencegahan penyebaran Covid-19 Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk membantu dan melaksanakan sosialisasi sebagai usaha pencegahan penyebaran Covid-19 yang standar dan efektif, serta membantu membudayakan gotong royong dan kemandirian Desa dalam pembuatan teknologi cairan nanofluida droplet hand washer. Mitra kegiatan pengabdian ini adalah Desa Tanjung Bungin Kabupaten Karawang. Solusi atas permasalahan rendahnya kepedulian terhadap pandemi Covid-19 dan kurangnya fasilitas umum nanofluida droplet hand washer adalah dengan penerapan teknologi nanofluida pada hand washer. Metode pelaksanaan PKM dilakukan dari tahap persiapan sampai penggunaan alat dan bahan hand washer secara langsung di fasilitas umum, serta evaluasi dengan melihat dan mendengarkan saran untuk perbaikan. Hasil PKM berupa cairan hand... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/9/covid-19-hand-washer-nanofluida-teknologi-droplet-thumb-4a139.webp" title="JURIS - Penerapan Teknologi Nanofluida pada Hand washer dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Desa Tanjung Bungin Kab. Karawang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/covid-19-hand-washer-nanofluida-teknologi-droplet-thumb-4a139.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/covid-19-hand-washer-nanofluida-teknologi-droplet-thumb-4a139.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/covid-19-hand-washer-nanofluida-teknologi-droplet-thumb-4a139.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Teknologi Nanofluida pada Hand washer dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Desa Tanjung Bungin Kab. Karawang" alt="JURIS - Penerapan Teknologi Nanofluida pada Hand washer dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Desa Tanjung Bungin Kab. Karawang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/9/covid-19-hand-washer-nanofluida-teknologi-droplet-thumb-a229d.webp" title="JURIS - Penerapan Teknologi Nanofluida pada Hand washer dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Desa Tanjung Bungin Kab. Karawang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/covid-19-hand-washer-nanofluida-teknologi-droplet-thumb-a229d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/covid-19-hand-washer-nanofluida-teknologi-droplet-thumb-a229d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/covid-19-hand-washer-nanofluida-teknologi-droplet-thumb-a229d.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Teknologi Nanofluida pada Hand washer dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Desa Tanjung Bungin Kab. Karawang" alt="JURIS - Penerapan Teknologi Nanofluida pada Hand washer dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Desa Tanjung Bungin Kab. Karawang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/9/covid-19-hand-washer-nanofluida-teknologi-droplet-thumb-a09e1.webp" title="JURIS - Penerapan Teknologi Nanofluida pada Hand washer dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Desa Tanjung Bungin Kab. Karawang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/covid-19-hand-washer-nanofluida-teknologi-droplet-thumb-a09e1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/covid-19-hand-washer-nanofluida-teknologi-droplet-thumb-a09e1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/covid-19-hand-washer-nanofluida-teknologi-droplet-thumb-a09e1.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Teknologi Nanofluida pada Hand washer dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Desa Tanjung Bungin Kab. Karawang" alt="JURIS - Penerapan Teknologi Nanofluida pada Hand washer dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Desa Tanjung Bungin Kab. Karawang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40344-covid-19-hand-washer-nanofluida-teknologi-nanoflui" title="JURIS - Penerapan Teknologi Nanofluida pada Hand washer dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Desa Tanjung Bungin Kab. Karawang" target="_blank">Penerapan Teknologi Nanofluida pada Hand washer dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Desa Tanjung Bungin Kab. Karawang</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa ide berikut: 1. Menganalisis efektivitas teknologi nanofluida droplet hand washer dalam mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan publik, dengan membandingkan tingkat kepatuhan dan penurunan risiko infeksi. 2. Mengembangkan metode produksi dan distribusi cairan hand washer alami yang lebih efisien dan berkelanjutan, sehingga dapat menjangkau lebih banyak masyarakat. 3. Melakukan studi komparatif antara teknologi nanofluida droplet hand washer dengan metode pencegahan lainnya, seperti penggunaan masker atau pengaturan jarak fisik, untuk menentukan strategi optimal dalam mencegah penyebaran Covid-19 di Desa Tanjung Bungin..
<br>Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat telah memberikan dampak positif bagi Desa Tanjung Bungin.Tercapainya membuat, menggunakan, dan merawat teknologi nanofluida droplet hand washer yang memadai sebagai usaha pencegahan penyebaran Covid-19 yang standar dan efektif, serta hasil respon baik terhadap kegiatan sosialisasi dan penyerahan alat hand washer di Balai Desa Tanjung Bungin dalam pencegahan penyebaran Covid-19
<br>Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk membantu dan melaksanakan sosialisasi sebagai usaha pencegahan penyebaran Covid-19 yang standar dan efektif, serta membantu membudayakan gotong royong dan kemandirian Desa dalam pembuatan teknologi cairan nanofluida droplet hand washer. Mitra kegiatan pengabdian ini adalah Desa Tanjung Bungin Kabupaten Karawang. Solusi atas permasalahan rendahnya kepedulian terhadap pandemi Covid-19 dan kurangnya fasilitas umum nanofluida droplet hand washer adalah dengan penerapan teknologi nanofluida pada hand washer. Metode pelaksanaan PKM dilakukan dari tahap persiapan sampai penggunaan alat dan bahan hand washer secara langsung di fasilitas umum, serta evaluasi dengan melihat dan mendengarkan saran untuk perbaikan. Hasil PKM berupa cairan hand...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/9/covid-19-hand-washer-nanofluida-teknologi-droplet-thumb-4a139.webp" type="image/webp" length="115070" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/covid-19-hand-washer-nanofluida-teknologi-droplet-thumb-4a139.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/covid-19-hand-washer-nanofluida-teknologi-droplet-thumb-a229d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/covid-19-hand-washer-nanofluida-teknologi-droplet-thumb-a09e1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-596-unsika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9926-kreatif-jurnal-pengabdian-masyarakat-sains-teknologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Produktivitas Kopi Arabika Melalui Perangkap Trap Berbasis Sumberdaya Lokal ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Produktivitas Kopi Arabika Melalui Perangkap Trap Berbasis Sumberdaya Lokal ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Produktivitas Kopi Arabika Melalui Perangkap Trap Berbasis Sumberdaya Lokal ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40341-frekuensi-minum-kopi-produksi-diskolorasi-kop</link>
	<guid isPermaLink="false">cb491d2e7c82b1379e3e812013d6b3e0</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 13:18:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, terdapat beberapa arah penelitian yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas berbagai jenis Beauveria bassiana terhadap ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Produktivitas Kopi Arabika Melalui Perangkap (Trap) Berbasis Sumberdaya Lokal: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, terdapat beberapa arah penelitian yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas berbagai jenis Beauveria bassiana terhadap jenis hama dan penyakit kopi yang berbeda di berbagai kondisi lingkungan dapat memberikan informasi yang lebih spesifik untuk pengendalian hama dan penyakit yang lebih efektif. Kedua, penelitian tentang pengaruh sistem pertanian berkelanjutan terhadap kualitas biji kopi, seperti kandungan kafein, senyawa antioksidan, dan rasa, dapat memberikan informasi penting bagi petani untuk meningkatkan nilai jual kopi mereka. Ketiga, penelitian tentang penerapan teknologi aeroponik dalam perbanyakan bibit kopi secara massal dengan biaya yang lebih efisien dapat membantu petani dalam memenuhi kebutuhan bibit unggul secara berkelanjutan dan meningkatkan produktivitas tanaman kopi.. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa perkembangan produksi kopi arabika selama 5 tahun terakhir mengalami perkembangan pada tahun 2019-2024 di daerah penelitian.Ketersediaan faktor produksi (lahan, bibit, pupuk, pestisida, peralatan dan tenaga kerja) untuk pengembangan kopi arabika di daerah penelitian sangat tersedia dan mendukung.Hasil analisis RAK menunjukkan bahwa ketersediaan faktor produksi (luas lahan, bibit, pupuk, pestisida, peralatan dan tenaga kerja) secara bersama-sama (simultan) berpengaruh nyata terhadap produksi kopi arabika pada tahun sebelumnya Kopi merupakan salah satu tanaman perkebunan penting di Indonesia, dan menjadi sumber pendapatan bagi jutaan petani dan keluarganya. Kita semua sebagai petani maupun para konsumen yang biasa meminum kopi dari Indonesia tentu berharap bahwa produksi kopi masih akan berlanjut terus di masa depan. Tanaman Kopi (Coffee Sp) merupakan salah satu tanaman utama di Sumatera Utara yang banyak diusahakan oleh rakyat termasuk Kabupaten Karo. Tanaman ini merupakan komoditi perkebunan yang penting dalam perekonomian daerah Kabupaten Karo karena dapat menyumbangkan devisa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/3/frekuensi-minum-kopi-produksi-diskolorasi-arabika-thumb-d4a7a.webp" title="JURIS - Produktivitas Kopi Arabika Melalui Perangkap (Trap) Berbasis Sumberdaya Lokal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/frekuensi-minum-kopi-produksi-diskolorasi-arabika-thumb-d4a7a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/frekuensi-minum-kopi-produksi-diskolorasi-arabika-thumb-d4a7a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/frekuensi-minum-kopi-produksi-diskolorasi-arabika-thumb-d4a7a.webp 1x" title="JURIS - Produktivitas Kopi Arabika Melalui Perangkap (Trap) Berbasis Sumberdaya Lokal" alt="JURIS - Produktivitas Kopi Arabika Melalui Perangkap (Trap) Berbasis Sumberdaya Lokal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/3/frekuensi-minum-kopi-produksi-diskolorasi-arabika-thumb-16f6e.webp" title="JURIS - Produktivitas Kopi Arabika Melalui Perangkap (Trap) Berbasis Sumberdaya Lokal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/frekuensi-minum-kopi-produksi-diskolorasi-arabika-thumb-16f6e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/frekuensi-minum-kopi-produksi-diskolorasi-arabika-thumb-16f6e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/frekuensi-minum-kopi-produksi-diskolorasi-arabika-thumb-16f6e.webp 1x" title="JURIS - Produktivitas Kopi Arabika Melalui Perangkap (Trap) Berbasis Sumberdaya Lokal" alt="JURIS - Produktivitas Kopi Arabika Melalui Perangkap (Trap) Berbasis Sumberdaya Lokal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/3/frekuensi-minum-kopi-produksi-diskolorasi-arabika-thumb-80711.webp" title="JURIS - Produktivitas Kopi Arabika Melalui Perangkap (Trap) Berbasis Sumberdaya Lokal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/frekuensi-minum-kopi-produksi-diskolorasi-arabika-thumb-80711.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/frekuensi-minum-kopi-produksi-diskolorasi-arabika-thumb-80711.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/frekuensi-minum-kopi-produksi-diskolorasi-arabika-thumb-80711.webp 1x" title="JURIS - Produktivitas Kopi Arabika Melalui Perangkap (Trap) Berbasis Sumberdaya Lokal" alt="JURIS - Produktivitas Kopi Arabika Melalui Perangkap (Trap) Berbasis Sumberdaya Lokal" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40341-frekuensi-minum-kopi-produksi-diskolorasi-kop" title="JURIS - Produktivitas Kopi Arabika Melalui Perangkap (Trap) Berbasis Sumberdaya Lokal" target="_blank">Produktivitas Kopi Arabika Melalui Perangkap (Trap) Berbasis Sumberdaya Lokal</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, terdapat beberapa arah penelitian yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas berbagai jenis Beauveria bassiana terhadap jenis hama dan penyakit kopi yang berbeda di berbagai kondisi lingkungan dapat memberikan informasi yang lebih spesifik untuk pengendalian hama dan penyakit yang lebih efektif. Kedua, penelitian tentang pengaruh sistem pertanian berkelanjutan terhadap kualitas biji kopi, seperti kandungan kafein, senyawa antioksidan, dan rasa, dapat memberikan informasi penting bagi petani untuk meningkatkan nilai jual kopi mereka. Ketiga, penelitian tentang penerapan teknologi aeroponik dalam perbanyakan bibit kopi secara massal dengan biaya yang lebih efisien dapat membantu petani dalam memenuhi kebutuhan bibit unggul secara berkelanjutan dan meningkatkan produktivitas tanaman kopi..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa perkembangan produksi kopi arabika selama 5 tahun terakhir mengalami perkembangan pada tahun 2019-2024 di daerah penelitian.Ketersediaan faktor produksi (lahan, bibit, pupuk, pestisida, peralatan dan tenaga kerja) untuk pengembangan kopi arabika di daerah penelitian sangat tersedia dan mendukung.Hasil analisis RAK menunjukkan bahwa ketersediaan faktor produksi (luas lahan, bibit, pupuk, pestisida, peralatan dan tenaga kerja) secara bersama-sama (simultan) berpengaruh nyata terhadap produksi kopi arabika pada tahun sebelumnya
<br>Kopi merupakan salah satu tanaman perkebunan penting di Indonesia, dan menjadi sumber pendapatan bagi jutaan petani dan keluarganya. Kita semua sebagai petani maupun para konsumen yang biasa meminum kopi dari Indonesia tentu berharap bahwa produksi kopi masih akan berlanjut terus di masa depan. Tanaman Kopi (Coffee Sp) merupakan salah satu tanaman utama di Sumatera Utara yang banyak diusahakan oleh rakyat termasuk Kabupaten Karo. Tanaman ini merupakan komoditi perkebunan yang penting dalam perekonomian daerah Kabupaten Karo karena dapat menyumbangkan devisa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/3/frekuensi-minum-kopi-produksi-diskolorasi-arabika-thumb-16f6e.webp" type="image/webp" length="80566" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/frekuensi-minum-kopi-produksi-diskolorasi-arabika-thumb-d4a7a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/frekuensi-minum-kopi-produksi-diskolorasi-arabika-thumb-16f6e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/frekuensi-minum-kopi-produksi-diskolorasi-arabika-thumb-80711.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3160-uq.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15714-bad-request.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Between Tradition and Religious Doctrine Questioning KiaiAos Status as ZakAt Recipient ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Between Tradition and Religious Doctrine Questioning KiaiAos Status as ZakAt Recipient ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Between Tradition and Religious Doctrine Questioning KiaiAos Status as ZakAt Recipient ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40348-madura-distribusi-zakat-mustahik</link>
	<guid isPermaLink="false">4ef3c215c3eda4c9d57fb471e3be2585</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 13:14:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ilyya muhsin ]]></category>
	<category><![CDATA[ saudi arabia ]]></category>
	<category><![CDATA[ wiji nurasih ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[arabia,ilyya,muhsin,nurasih,saudi,wiji]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak dari tiga posisi kiai sebagai mustahik zakat terhadap ketajaman nilai-nilai sosial yang diberikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Between Tradition and Religious Doctrine: Questioning KiaiAos Status as ZakAt Recipient: Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak dari tiga posisi kiai sebagai mustahik zakat terhadap ketajaman nilai-nilai sosial yang diberikan masyarakat kepada kiai. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut peran kiai dalam distribusi zakat, khususnya dalam konteks Madura, dan bagaimana peran ini dapat ditingkatkan untuk mencapai tujuan zakat yang lebih produktif dan berkelanjutan. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi praktik-praktik distribusi zakat di daerah-daerah lain di Indonesia dan bagaimana praktik-praktik ini dapat disesuaikan dengan konteks lokal masing-masing daerah.. Komunitas Madura telah menetapkan status kiai sebagai penerima zakat sebagai bentuk rasa terima kasih dan penghormatan atas kontribusi pendidikan dan sosial kiai terhadap komunitas.Praktik ini juga mencerminkan aspirasi komunitas untuk mendapatkan karunia ilahi.Pengkategorian kiai sebagai mustahik zakat mencakup tiga kelompok yang berbeda.Kategori pertama disebut "amil", yang biasanya diduduki oleh kiai karena reputasinya sebagai individu yang paling dapat dipercaya dalam distribusi zakat.Aspek signifikan lainnya adalah peran kiai sebagai fi sabillillah, yang mencakup tanggung jawab mereka sebagai pendahulu, penegak, dan advokat prinsip-prinsip agama.Tempat ketiga diduduki oleh kiai yang umumnya dipandang sebagai orang miskin atau masakin.Kiai yang dianggap sebagai masakin paling dihormati dalam peran ini kebanyakan adalah mereka yang diakui sebagai guru tolang, atau pengajar yang awalnya memperkenalkan Al-Qur'an.Penelitian ini terbatas pada tiga posisi yang melekat pada Kyai sebagai mustahik zakat.Namun, kami belum melihat dampak dari tiga posisi ini.Jadi, sangat perlu melakukan penelitian untuk mengeksplorasi dampak posisi ini pada ketajaman nilai-nilai sosial yang diberikan masyarakat kepada Kiai Biasanya, orang membayar zakat kepada kelompok asnaf berdasarkan preferensi dan pertimbangan mereka. Namun, di Madura, distribusi zakat tetap mengikuti konsep tradisional, di mana zakat terutama dialokasikan dan diprioritaskan untuk kiai. Hal ini menghadapi fenomena yang kontroversial apakah Kiai dapat menjadi penerima zakat atau tidak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran diversifikasi Kiai dalam pembayaran zakat dan menggambarkan konstruksi teologis dan sosial di antara pembayaran zakat di Madura. Studi saat ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif, khususnya dengan memanfaatkan wawancara sebagai teknik pengumpulan data primer. Peserta... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/3/madura-distribusi-zakat-mustahik-kiai-diversifikas-thumb-27585.webp" title="JURIS - Between Tradition and Religious Doctrine:  Questioning KiaiAos Status as ZakAt Recipient" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/madura-distribusi-zakat-mustahik-kiai-diversifikas-thumb-27585.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/madura-distribusi-zakat-mustahik-kiai-diversifikas-thumb-27585.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/madura-distribusi-zakat-mustahik-kiai-diversifikas-thumb-27585.webp 1x" title="JURIS - Between Tradition and Religious Doctrine:  Questioning KiaiAos Status as ZakAt Recipient" alt="JURIS - Between Tradition and Religious Doctrine:  Questioning KiaiAos Status as ZakAt Recipient" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/madura-distribusi-zakat-mustahik-kiai-diversifikas-thumb-b4d52.webp" title="JURIS - Between Tradition and Religious Doctrine:  Questioning KiaiAos Status as ZakAt Recipient" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/madura-distribusi-zakat-mustahik-kiai-diversifikas-thumb-b4d52.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/madura-distribusi-zakat-mustahik-kiai-diversifikas-thumb-b4d52.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/madura-distribusi-zakat-mustahik-kiai-diversifikas-thumb-b4d52.webp 1x" title="JURIS - Between Tradition and Religious Doctrine:  Questioning KiaiAos Status as ZakAt Recipient" alt="JURIS - Between Tradition and Religious Doctrine:  Questioning KiaiAos Status as ZakAt Recipient" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/madura-distribusi-zakat-mustahik-kiai-diversifikas-thumb-524d3.webp" title="JURIS - Between Tradition and Religious Doctrine:  Questioning KiaiAos Status as ZakAt Recipient" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/madura-distribusi-zakat-mustahik-kiai-diversifikas-thumb-524d3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/madura-distribusi-zakat-mustahik-kiai-diversifikas-thumb-524d3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/madura-distribusi-zakat-mustahik-kiai-diversifikas-thumb-524d3.webp 1x" title="JURIS - Between Tradition and Religious Doctrine:  Questioning KiaiAos Status as ZakAt Recipient" alt="JURIS - Between Tradition and Religious Doctrine:  Questioning KiaiAos Status as ZakAt Recipient" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40348-madura-distribusi-zakat-mustahik" title="JURIS - Between Tradition and Religious Doctrine:  Questioning KiaiAos Status as ZakAt Recipient" target="_blank">Between Tradition and Religious Doctrine:  Questioning KiaiAos Status as ZakAt Recipient</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak dari tiga posisi kiai sebagai mustahik zakat terhadap ketajaman nilai-nilai sosial yang diberikan masyarakat kepada kiai. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut peran kiai dalam distribusi zakat, khususnya dalam konteks Madura, dan bagaimana peran ini dapat ditingkatkan untuk mencapai tujuan zakat yang lebih produktif dan berkelanjutan. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi praktik-praktik distribusi zakat di daerah-daerah lain di Indonesia dan bagaimana praktik-praktik ini dapat disesuaikan dengan konteks lokal masing-masing daerah..
<br>Komunitas Madura telah menetapkan status kiai sebagai penerima zakat sebagai bentuk rasa terima kasih dan penghormatan atas kontribusi pendidikan dan sosial kiai terhadap komunitas.Praktik ini juga mencerminkan aspirasi komunitas untuk mendapatkan karunia ilahi.Pengkategorian kiai sebagai mustahik zakat mencakup tiga kelompok yang berbeda.Kategori pertama disebut "amil", yang biasanya diduduki oleh kiai karena reputasinya sebagai individu yang paling dapat dipercaya dalam distribusi zakat.Aspek signifikan lainnya adalah peran kiai sebagai fi sabillillah, yang mencakup tanggung jawab mereka sebagai pendahulu, penegak, dan advokat prinsip-prinsip agama.Tempat ketiga diduduki oleh kiai yang umumnya dipandang sebagai orang miskin atau masakin.Kiai yang dianggap sebagai masakin paling dihormati dalam peran ini kebanyakan adalah mereka yang diakui sebagai guru tolang, atau pengajar yang awalnya memperkenalkan Al-Qur'an.Penelitian ini terbatas pada tiga posisi yang melekat pada Kyai sebagai mustahik zakat.Namun, kami belum melihat dampak dari tiga posisi ini.Jadi, sangat perlu melakukan penelitian untuk mengeksplorasi dampak posisi ini pada ketajaman nilai-nilai sosial yang diberikan masyarakat kepada Kiai
<br>Biasanya, orang membayar zakat kepada kelompok asnaf berdasarkan preferensi dan pertimbangan mereka. Namun, di Madura, distribusi zakat tetap mengikuti konsep tradisional, di mana zakat terutama dialokasikan dan diprioritaskan untuk kiai. Hal ini menghadapi fenomena yang kontroversial apakah Kiai dapat menjadi penerima zakat atau tidak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran diversifikasi Kiai dalam pembayaran zakat dan menggambarkan konstruksi teologis dan sosial di antara pembayaran zakat di Madura. Studi saat ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif, khususnya dengan memanfaatkan wawancara sebagai teknik pengumpulan data primer. Peserta...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/3/madura-distribusi-zakat-mustahik-kiai-diversifikas-thumb-b4d52.webp" type="image/webp" length="75894" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/madura-distribusi-zakat-mustahik-kiai-diversifikas-thumb-27585.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/madura-distribusi-zakat-mustahik-kiai-diversifikas-thumb-b4d52.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/madura-distribusi-zakat-mustahik-kiai-diversifikas-thumb-524d3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-632-iain-madura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3072-al-ihkam-jurnal-hukum-pranata-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Environmental Theology and Worship Teaching of Lombok Wetu Telu Old Manuscripts ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Environmental Theology and Worship Teaching of Lombok Wetu Telu Old Manuscripts ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Environmental Theology and Worship Teaching of Lombok Wetu Telu Old Manuscripts ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40351-delapan-naskah-kuno-wetu-telu-teologi</link>
	<guid isPermaLink="false">5aa7fa37be3b33fdb5e1df8f1fb21293</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 13:09:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ilyya muhsin ]]></category>
	<category><![CDATA[ saudi arabia ]]></category>
	<category><![CDATA[ wiji nurasih ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[arabia,ilyya,muhsin,nurasih,saudi,wiji]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh naskah-naskah kuno Wetu Telu terhadap perilaku mereka terhadap makhluk lain dan cara mereka menghadapi berbagai aturan fiqh dan tradisi dalam melaksanakan ibadah. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Environmental Theology and Worship Teaching of Lombok Wetu Telu Old Manuscripts: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh naskah-naskah kuno Wetu Telu terhadap perilaku mereka terhadap makhluk lain dan cara mereka menghadapi berbagai aturan fiqh dan tradisi dalam melaksanakan ibadah. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki bagaimana Wetu Telu mengintegrasikan nilai-nilai lingkungan dan pengajaran ibadah dalam kehidupan sehari-hari mereka, serta bagaimana mereka mempertahankan warisan budaya dan agama mereka di tengah perubahan sosial dan lingkungan. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut tentang peran pepaosan dalam melestarikan dan mentransmisikan pengetahuan dan nilai-nilai Wetu Telu kepada generasi berikutnya, serta bagaimana acara ini dapat ditingkatkan untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat.. Seiring berjalannya waktu, cara Wetu Telu menginternalisasi atau menghidupkan teologi lingkungan dan pengajaran ibadah mungkin tidak selalu selaras dengan yang tertulis dalam tiga naskah kuno mereka.Namun, acara pepaosan yang rutin diadakan saat ini menunjukkan bagaimana naskah-naskah kuno tersebut masih dihormati dan dijadikan panduan hidup.Hal ini juga menunjukkan upaya Wetu Telu untuk melestarikan warisan mereka, mulai dari menjaga hingga menyelenggarakan acara hingga menjaga naskah-naskah tersebut.Sementara itu, nilai-nilai di luar pengajaran lingkungan sebenarnya saling terkait karena mencerminkan perawatan fisik dan spiritual sekaligus.Ketika seseorang memperlakukan alam dengan baik, ia diharapkan membangun interaksi yang baik dengan Tuhan dan sesama manusia melalui pelaksanaan ibadah dengan cara yang benar.Untuk menjaga hubungan ini ideal dan seimbang, ditemukan beberapa upacara untuk memperkuat kesatuan ini, seperti serangkaian ritual yang mengelilingi haji, sebelum menanam, atau setelah panen.Penelitian ini mengungkapkan bahwa selain menekankan hubungan ilahi dengan Tuhan, Wetu Telu masih mempertahankan pengajaran lama mereka tentang harmoni dengan sesama manusia dan alam, termasuk ruang untuk meditasi dan kontemplasi.hal-hal yang membuat Wetu Telu unik di setiap generasi.Namun, penelitian ini terbatas pada tiga naskah kuno tanpa analisis lebih lanjut tentang seberapa jauh mereka mempengaruhi perilaku Wetu Telu terhadap makhluk lain dan cara mereka menghadapi berbagai aturan fiqh dan tradisi dalam melaksanakan ibadah, misalnya.Oleh karena itu, perlu untuk menggali lebih dalam berbagai perspektif dan pendekatan yang terkait dengan hasil penelitian ini Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara dua ajaran Islam, yaitu nilai-nilai lingkungan dan praktik ibadah, dalam tiga naskah kuno yang populer di kalangan Wetu Telu di Lombok Utara. Penelitian ini bertanya bagaimana ketiga naskah, yaitu Serat Rengganis, Usada Rara, dan Tuufah al-MursalAh ilA Ru an-Nab, menyampaikan pengajaran melalui isi tentang kedua tema tersebut. Naskah-naskah tersebut dikenal luas dan sering dibaca di kalangan Wetu Telu di Bayan, sebuah desa yang rutin mengadakan pepaosan. Metode antropologis yang digunakan dalam penelitian ini mengandalkan data primer melalui observasi mendalam, wawancara dengan pihak-pihak terkait, serta pemetaan isi naskah. Temuan menunjukkan bahwa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/9/delapan-naskah-kuno-wetu-telu-teologi-lingkungan-p-thumb-f4167.webp" title="JURIS - Environmental Theology and Worship Teaching of Lombok Wetu Telu Old Manuscripts" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/9/delapan-naskah-kuno-wetu-telu-teologi-lingkungan-p-thumb-f4167.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/9/delapan-naskah-kuno-wetu-telu-teologi-lingkungan-p-thumb-f4167.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/9/delapan-naskah-kuno-wetu-telu-teologi-lingkungan-p-thumb-f4167.webp 1x" title="JURIS - Environmental Theology and Worship Teaching of Lombok Wetu Telu Old Manuscripts" alt="JURIS - Environmental Theology and Worship Teaching of Lombok Wetu Telu Old Manuscripts" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/9/delapan-naskah-kuno-wetu-telu-teologi-lingkungan-p-thumb-ab75d.webp" title="JURIS - Environmental Theology and Worship Teaching of Lombok Wetu Telu Old Manuscripts" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/9/delapan-naskah-kuno-wetu-telu-teologi-lingkungan-p-thumb-ab75d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/9/delapan-naskah-kuno-wetu-telu-teologi-lingkungan-p-thumb-ab75d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/9/delapan-naskah-kuno-wetu-telu-teologi-lingkungan-p-thumb-ab75d.webp 1x" title="JURIS - Environmental Theology and Worship Teaching of Lombok Wetu Telu Old Manuscripts" alt="JURIS - Environmental Theology and Worship Teaching of Lombok Wetu Telu Old Manuscripts" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/9/delapan-naskah-kuno-wetu-telu-teologi-lingkungan-p-thumb-220c5.webp" title="JURIS - Environmental Theology and Worship Teaching of Lombok Wetu Telu Old Manuscripts" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/9/delapan-naskah-kuno-wetu-telu-teologi-lingkungan-p-thumb-220c5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/9/delapan-naskah-kuno-wetu-telu-teologi-lingkungan-p-thumb-220c5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/9/delapan-naskah-kuno-wetu-telu-teologi-lingkungan-p-thumb-220c5.webp 1x" title="JURIS - Environmental Theology and Worship Teaching of Lombok Wetu Telu Old Manuscripts" alt="JURIS - Environmental Theology and Worship Teaching of Lombok Wetu Telu Old Manuscripts" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40351-delapan-naskah-kuno-wetu-telu-teologi" title="JURIS - Environmental Theology and Worship Teaching of Lombok Wetu Telu Old Manuscripts" target="_blank">Environmental Theology and Worship Teaching of Lombok Wetu Telu Old Manuscripts</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh naskah-naskah kuno Wetu Telu terhadap perilaku mereka terhadap makhluk lain dan cara mereka menghadapi berbagai aturan fiqh dan tradisi dalam melaksanakan ibadah. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki bagaimana Wetu Telu mengintegrasikan nilai-nilai lingkungan dan pengajaran ibadah dalam kehidupan sehari-hari mereka, serta bagaimana mereka mempertahankan warisan budaya dan agama mereka di tengah perubahan sosial dan lingkungan. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut tentang peran pepaosan dalam melestarikan dan mentransmisikan pengetahuan dan nilai-nilai Wetu Telu kepada generasi berikutnya, serta bagaimana acara ini dapat ditingkatkan untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat..
<br>Seiring berjalannya waktu, cara Wetu Telu menginternalisasi atau menghidupkan teologi lingkungan dan pengajaran ibadah mungkin tidak selalu selaras dengan yang tertulis dalam tiga naskah kuno mereka.Namun, acara pepaosan yang rutin diadakan saat ini menunjukkan bagaimana naskah-naskah kuno tersebut masih dihormati dan dijadikan panduan hidup.Hal ini juga menunjukkan upaya Wetu Telu untuk melestarikan warisan mereka, mulai dari menjaga hingga menyelenggarakan acara hingga menjaga naskah-naskah tersebut.Sementara itu, nilai-nilai di luar pengajaran lingkungan sebenarnya saling terkait karena mencerminkan perawatan fisik dan spiritual sekaligus.Ketika seseorang memperlakukan alam dengan baik, ia diharapkan membangun interaksi yang baik dengan Tuhan dan sesama manusia melalui pelaksanaan ibadah dengan cara yang benar.Untuk menjaga hubungan ini ideal dan seimbang, ditemukan beberapa upacara untuk memperkuat kesatuan ini, seperti serangkaian ritual yang mengelilingi haji, sebelum menanam, atau setelah panen.Penelitian ini mengungkapkan bahwa selain menekankan hubungan ilahi dengan Tuhan, Wetu Telu masih mempertahankan pengajaran lama mereka tentang harmoni dengan sesama manusia dan alam, termasuk ruang untuk meditasi dan kontemplasi.hal-hal yang membuat Wetu Telu unik di setiap generasi.Namun, penelitian ini terbatas pada tiga naskah kuno tanpa analisis lebih lanjut tentang seberapa jauh mereka mempengaruhi perilaku Wetu Telu terhadap makhluk lain dan cara mereka menghadapi berbagai aturan fiqh dan tradisi dalam melaksanakan ibadah, misalnya.Oleh karena itu, perlu untuk menggali lebih dalam berbagai perspektif dan pendekatan yang terkait dengan hasil penelitian ini
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara dua ajaran Islam, yaitu nilai-nilai lingkungan dan praktik ibadah, dalam tiga naskah kuno yang populer di kalangan Wetu Telu di Lombok Utara. Penelitian ini bertanya bagaimana ketiga naskah, yaitu Serat Rengganis, Usada Rara, dan Tuufah al-MursalAh ilA Ru an-Nab, menyampaikan pengajaran melalui isi tentang kedua tema tersebut. Naskah-naskah tersebut dikenal luas dan sering dibaca di kalangan Wetu Telu di Bayan, sebuah desa yang rutin mengadakan pepaosan. Metode antropologis yang digunakan dalam penelitian ini mengandalkan data primer melalui observasi mendalam, wawancara dengan pihak-pihak terkait, serta pemetaan isi naskah. Temuan menunjukkan bahwa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/9/delapan-naskah-kuno-wetu-telu-teologi-lingkungan-p-thumb-f4167.webp" type="image/webp" length="62310" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/9/delapan-naskah-kuno-wetu-telu-teologi-lingkungan-p-thumb-f4167.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/9/delapan-naskah-kuno-wetu-telu-teologi-lingkungan-p-thumb-ab75d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/9/delapan-naskah-kuno-wetu-telu-teologi-lingkungan-p-thumb-220c5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-632-iain-madura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3072-al-ihkam-jurnal-hukum-pranata-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Legal Culture of Samin Community of Family Law in Central Java ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Legal Culture of Samin Community of Family Law in Central Java ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Legal Culture of Samin Community of Family Law in Central Java ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40347-komunitas-samin-preferensi-keluarga-budaya-h</link>
	<guid isPermaLink="false">33c8ec606aa4c52061d74bf0bc93fe21</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 12:14:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ilyya muhsin ]]></category>
	<category><![CDATA[ saudi arabia ]]></category>
	<category><![CDATA[ wiji nurasih ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[arabia,ilyya,muhsin,nurasih,saudi,wiji]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Mengingat keragaman respons dan proses adaptasi hukum di komunitas Samin yang telah diteliti, penelitian lanjutan dapat memperkaya pemahaman kita. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi komparatif mendalam mengenai dinamika budaya hukum ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Legal Culture of Samin Community of Family Law in Central Java: Mengingat keragaman respons dan proses adaptasi hukum di komunitas Samin yang telah diteliti, penelitian lanjutan dapat memperkaya pemahaman kita. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi komparatif mendalam mengenai dinamika budaya hukum Samin di berbagai wilayah yang belum terfokus secara detail, seperti Pati, dengan membandingkan mekanisme spesifik transformasi dan resistansi hukum adat terhadap hukum negara dan agama. Penelitian ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor lokal yang menyebabkan perbedaan atau kesamaan dalam pluralisme hukum yang muncul, termasuk peran pemerintah daerah dan tokoh adat setempat dalam negosiasi legal. Apakah ada pola yang konsisten dalam penerimaan atau penolakan hukum formal, atau apakah setiap wilayah memiliki strategi adaptasi yang unik? Kedua, menarik untuk menelaah lebih dalam substansi "fikih lokal berciri mistis" atau "hukum formal berbasis kepercayaan kepada Tuhan" yang disebutkan dalam temuan. Bagaimana ajaran Samin mengenai keilahian dan hukum alam secara konkret memengaruhi interpretasi dan praktik hukum keluarga mereka, serta apakah ada implikasi terhadap aspek kehidupan lain seperti ekonomi atau sistem kepemimpinan tradisional? Ini bisa menjadi penelitian fenomenologis yang mengeksplorasi pengalaman hidup Samin dalam menafsirkan dan menerapkan hukum dari perspektif spiritual mereka. Ketiga, mengingat adanya tekanan eksternal dan perubahan internal, studi yang berfokus pada peran dan agensi kelompok rentan di komunitas Samin, seperti kaum muda atau perempuan, dalam menavigasi pluralitas hukum ini sangat diperlukan. Bagaimana generasi muda Samin memahami dan mewarisi tradisi hukum keluarga, serta bagaimana perempuan Samin menegosiasikan hak-hak mereka di tengah persimpangan hukum adat dan hukum negara, khususnya dalam konteks perkawinan dan perceraian? Penelitian semacam ini dapat mengungkap dinamika internal yang belum sepenuhnya tergambar, serta potensi munculnya inovasi atau perubahan dari dalam komunitas itu sendiri.. Terjadi pertentangan antara hukum negara dan preferensi hukum keluarga komunitas Samin terkait pernikahan, perceraian, dan penyelesaian sengketa warisan yang seringkali dilakukan tanpa melibatkan negara, memunculkan norma yang bersaing dan konflik.Namun, hukum keluarga Samin telah mengalami transformasi signifikan, terlihat dari adaptasi terhadap hukum negara melalui pernikahan massal, nikah wali hakim, pencatatan sipil, dan pengakuan kepercayaan oleh pemerintah.Transformasi ini menghasilkan pluralitas hukum keluarga Samin menjadi fikih lokal berciri mistis, hukum formal berbasis Buddha, atau hukum formal berbasis kepercayaan kepada Tuhan, yang menunjukkan dampak politik terhadap teori hukum alam Artikel ini bertujuan untuk mengkaji budaya hukum komunitas Samin terkait preferensi mereka dalam hukum keluarga, keberlanjutan hukum adat di komunitas tersebut, dan transformasi yang terjadi dalam hukum keluarga Samin. Data artikel ini berasal dari studi etnografi yang dilakukan di berbagai desa Samin di Jawa Tengah antara tahun 2022 dan 2023. Informasi dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Temuan studi menunjukkan bahwa pemerintah tidak secara resmi mengakui pernikahan dalam komunitas Samin. Namun, hukum keluarga Samin telah mengalami transformasi yang signifikan. Transformasi ini melibatkan perubahan substansial di mana pemerintah secara resmi mengakui kepercayaan Samin. Hasil penelitian mengungkapkan gejala hukum keluarga Samin yang mengalami transformasi dari hukum adat menjadi fikih lokal yang berciri mistis. Upaya sedang dilakukan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/7/komunitas-samin-preferensi-keluarga-budaya-generas-thumb-ebcab.webp" title="JURIS - The Legal Culture of Samin Community of Family Law in Central Java" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/7/komunitas-samin-preferensi-keluarga-budaya-generas-thumb-ebcab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/7/komunitas-samin-preferensi-keluarga-budaya-generas-thumb-ebcab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/7/komunitas-samin-preferensi-keluarga-budaya-generas-thumb-ebcab.webp 1x" title="JURIS - The Legal Culture of Samin Community of Family Law in Central Java" alt="JURIS - The Legal Culture of Samin Community of Family Law in Central Java" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/7/komunitas-samin-preferensi-keluarga-budaya-generas-thumb-ae2ed.webp" title="JURIS - The Legal Culture of Samin Community of Family Law in Central Java" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/7/komunitas-samin-preferensi-keluarga-budaya-generas-thumb-ae2ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/7/komunitas-samin-preferensi-keluarga-budaya-generas-thumb-ae2ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/7/komunitas-samin-preferensi-keluarga-budaya-generas-thumb-ae2ed.webp 1x" title="JURIS - The Legal Culture of Samin Community of Family Law in Central Java" alt="JURIS - The Legal Culture of Samin Community of Family Law in Central Java" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/7/komunitas-samin-preferensi-keluarga-budaya-generas-thumb-11707.webp" title="JURIS - The Legal Culture of Samin Community of Family Law in Central Java" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/7/komunitas-samin-preferensi-keluarga-budaya-generas-thumb-11707.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/7/komunitas-samin-preferensi-keluarga-budaya-generas-thumb-11707.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/7/komunitas-samin-preferensi-keluarga-budaya-generas-thumb-11707.webp 1x" title="JURIS - The Legal Culture of Samin Community of Family Law in Central Java" alt="JURIS - The Legal Culture of Samin Community of Family Law in Central Java" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40347-komunitas-samin-preferensi-keluarga-budaya-h" title="JURIS - The Legal Culture of Samin Community of Family Law in Central Java" target="_blank">The Legal Culture of Samin Community of Family Law in Central Java</a>: Mengingat keragaman respons dan proses adaptasi hukum di komunitas Samin yang telah diteliti, penelitian lanjutan dapat memperkaya pemahaman kita. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi komparatif mendalam mengenai dinamika budaya hukum Samin di berbagai wilayah yang belum terfokus secara detail, seperti Pati, dengan membandingkan mekanisme spesifik transformasi dan resistansi hukum adat terhadap hukum negara dan agama. Penelitian ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor lokal yang menyebabkan perbedaan atau kesamaan dalam pluralisme hukum yang muncul, termasuk peran pemerintah daerah dan tokoh adat setempat dalam negosiasi legal. Apakah ada pola yang konsisten dalam penerimaan atau penolakan hukum formal, atau apakah setiap wilayah memiliki strategi adaptasi yang unik? Kedua, menarik untuk menelaah lebih dalam substansi "fikih lokal berciri mistis" atau "hukum formal berbasis kepercayaan kepada Tuhan" yang disebutkan dalam temuan. Bagaimana ajaran Samin mengenai keilahian dan hukum alam secara konkret memengaruhi interpretasi dan praktik hukum keluarga mereka, serta apakah ada implikasi terhadap aspek kehidupan lain seperti ekonomi atau sistem kepemimpinan tradisional? Ini bisa menjadi penelitian fenomenologis yang mengeksplorasi pengalaman hidup Samin dalam menafsirkan dan menerapkan hukum dari perspektif spiritual mereka. Ketiga, mengingat adanya tekanan eksternal dan perubahan internal, studi yang berfokus pada peran dan agensi kelompok rentan di komunitas Samin, seperti kaum muda atau perempuan, dalam menavigasi pluralitas hukum ini sangat diperlukan. Bagaimana generasi muda Samin memahami dan mewarisi tradisi hukum keluarga, serta bagaimana perempuan Samin menegosiasikan hak-hak mereka di tengah persimpangan hukum adat dan hukum negara, khususnya dalam konteks perkawinan dan perceraian? Penelitian semacam ini dapat mengungkap dinamika internal yang belum sepenuhnya tergambar, serta potensi munculnya inovasi atau perubahan dari dalam komunitas itu sendiri..
<br>Terjadi pertentangan antara hukum negara dan preferensi hukum keluarga komunitas Samin terkait pernikahan, perceraian, dan penyelesaian sengketa warisan yang seringkali dilakukan tanpa melibatkan negara, memunculkan norma yang bersaing dan konflik.Namun, hukum keluarga Samin telah mengalami transformasi signifikan, terlihat dari adaptasi terhadap hukum negara melalui pernikahan massal, nikah wali hakim, pencatatan sipil, dan pengakuan kepercayaan oleh pemerintah.Transformasi ini menghasilkan pluralitas hukum keluarga Samin menjadi fikih lokal berciri mistis, hukum formal berbasis Buddha, atau hukum formal berbasis kepercayaan kepada Tuhan, yang menunjukkan dampak politik terhadap teori hukum alam
<br>Artikel ini bertujuan untuk mengkaji budaya hukum komunitas Samin terkait preferensi mereka dalam hukum keluarga, keberlanjutan hukum adat di komunitas tersebut, dan transformasi yang terjadi dalam hukum keluarga Samin. Data artikel ini berasal dari studi etnografi yang dilakukan di berbagai desa Samin di Jawa Tengah antara tahun 2022 dan 2023. Informasi dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Temuan studi menunjukkan bahwa pemerintah tidak secara resmi mengakui pernikahan dalam komunitas Samin. Namun, hukum keluarga Samin telah mengalami transformasi yang signifikan. Transformasi ini melibatkan perubahan substansial di mana pemerintah secara resmi mengakui kepercayaan Samin. Hasil penelitian mengungkapkan gejala hukum keluarga Samin yang mengalami transformasi dari hukum adat menjadi fikih lokal yang berciri mistis. Upaya sedang dilakukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/7/komunitas-samin-preferensi-keluarga-budaya-generas-thumb-ae2ed.webp" type="image/webp" length="75860" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/7/komunitas-samin-preferensi-keluarga-budaya-generas-thumb-ebcab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/7/komunitas-samin-preferensi-keluarga-budaya-generas-thumb-ae2ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/7/komunitas-samin-preferensi-keluarga-budaya-generas-thumb-11707.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-632-iain-madura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3072-al-ihkam-jurnal-hukum-pranata-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ MaqAid cum MubAdalah Methodology of KUPI Centering WomenAos Experiences in Islamic Law for Gender Just Fiqh ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ MaqAid cum MubAdalah Methodology of KUPI Centering WomenAos Experiences in Islamic Law for Gender Just Fiqh ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ MaqAid cum MubAdalah Methodology of KUPI Centering WomenAos Experiences in Islamic Law for Gender Just Fiqh ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40336-keadilan-gender-fatwa-fiqh-kupi-maqaid-cum-mubadal</link>
	<guid isPermaLink="false">31188cd7fac3eb15638f30d311355fd7</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 12:12:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anas kholish ]]></category>
	<category><![CDATA[ dedy sumardi ]]></category>
	<category><![CDATA[ agen toto 4d ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[4d,agen,anas,dedy,kholish,sumardi,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki implikasi fatwA KUPI dalam gerakan masyarakat sipil untuk perubahan sosial dan bagaimana ulama perempuan menggunakan pengetahuan mereka untuk mempromosikan kesetaraan gender. Wawancara mendalam dengan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - MaqAid cum-MubAdalah Methodology of KUPI: Centering WomenAos Experiences in Islamic Law for Gender-Just Fiqh: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki implikasi fatwA KUPI dalam gerakan masyarakat sipil untuk perubahan sosial dan bagaimana ulama perempuan menggunakan pengetahuan mereka untuk mempromosikan kesetaraan gender. Wawancara mendalam dengan ulama perempuan akan menjadi pendekatan yang berharga untuk memahami peran mereka dalam mendorong perubahan sosial dan kesetaraan gender. Selain itu, penelitian komparatif tentang metodologi fatwA KUPI dengan institusi fatwA resmi di Indonesia dapat memberikan wawasan tentang perbedaan pendekatan dan dampak mereka pada masyarakat. Akhirnya, studi tentang penerimaan dan implementasi fatwA KUPI di masyarakat dapat memberikan pemahaman tentang bagaimana fatwA ini mempengaruhi praktik dan persepsi masyarakat tentang isu-isu gender dan pernikahan anak.. Metodologi maqAid cum-mubAdalah, sebagaimana diterapkan oleh KUPI dalam menangani pernikahan anak dan kehamilan akibat pemerkosaan, mengatasi tiga tantangan kunci yang diidentifikasi oleh para sarjana dan aktivis keadilan gender.Pertama, perempuan terlibat aktif di semua tahap proses fatwA, dari pengumpulan data hingga formulasi.Kedua, pengalaman hidup perempuan terintegrasi ke dalam kerangka kerja metodologis fatwA, membentuk keputusan akhir.Ketiga, KUPI telah mengembangkan metodologi fiqh kontemporer yang mendorong keadilan gender.Berbeda dengan pendekatan tradisional yang sering kali mengabaikan pengalaman perempuan, KUPI mengakui otoritas mereka dalam diskursus keagamaan, mendorong keadilan gender dalam hukum Islam.Dengan melibatkan ulama perempuan dalam proses fatwA dan menghargai keahlian mereka, KUPI memastikan pemahaman komprehensif tentang isu-isu gender.Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menyelidiki bagaimana fatwA KUPI beroperasi dalam gerakan masyarakat sipil untuk perubahan sosial dan bagaimana ulama perempuan menggunakan pengetahuan mereka untuk mempromosikan kesetaraan gender.Wawancara mendalam dengan ulama perempuan akan menjadi pendekatan yang berharga untuk penelitian masa depan, mengatasi kesenjangan dalam artikel ini Produksi fatwA di Indonesia telah didominasi oleh ulama laki-laki dan berakar pada metodologi konvensional yang memprioritaskan sumber-sumber tekstual, sering kali mengabaikan pengalaman hidup perempuan. Artikel ini memeriksa metodologi inovatif yang diusulkan oleh Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) untuk mengembangkan pendekatan fiqh yang adil bagi gender. Dengan memanfaatkan observasi partisipan dari proses pembuatan fatwA KUPI dalam dua acara yang terjadi masing-masing pada tahun 2017 dan 2022, serta analisis literatur, studi ini mengeksplorasi dua pertanyaan kunci: (1) Seberapa jauh metodologi maqAid cum-mubAdalah KUPI mendorong fiqh yang adil bagi gender? (2) Bagaimana KUPI menerapkan metodologi ini, menggabungkan perspektif pengalaman perempuan dan teks-teks... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/e/keadilan-gender-fatwa-fiqh-kupi-maqaid-cum-mubadal-thumb-4f53a.webp" title="JURIS - MaqAid cum-MubAdalah Methodology of KUPI: Centering WomenAos Experiences in Islamic Law for Gender-Just Fiqh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/keadilan-gender-fatwa-fiqh-kupi-maqaid-cum-mubadal-thumb-4f53a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/keadilan-gender-fatwa-fiqh-kupi-maqaid-cum-mubadal-thumb-4f53a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/keadilan-gender-fatwa-fiqh-kupi-maqaid-cum-mubadal-thumb-4f53a.webp 1x" title="JURIS - MaqAid cum-MubAdalah Methodology of KUPI: Centering WomenAos Experiences in Islamic Law for Gender-Just Fiqh" alt="JURIS - MaqAid cum-MubAdalah Methodology of KUPI: Centering WomenAos Experiences in Islamic Law for Gender-Just Fiqh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/keadilan-gender-fatwa-fiqh-kupi-maqaid-cum-mubadal-thumb-7dc6b.webp" title="JURIS - MaqAid cum-MubAdalah Methodology of KUPI: Centering WomenAos Experiences in Islamic Law for Gender-Just Fiqh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/keadilan-gender-fatwa-fiqh-kupi-maqaid-cum-mubadal-thumb-7dc6b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/keadilan-gender-fatwa-fiqh-kupi-maqaid-cum-mubadal-thumb-7dc6b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/keadilan-gender-fatwa-fiqh-kupi-maqaid-cum-mubadal-thumb-7dc6b.webp 1x" title="JURIS - MaqAid cum-MubAdalah Methodology of KUPI: Centering WomenAos Experiences in Islamic Law for Gender-Just Fiqh" alt="JURIS - MaqAid cum-MubAdalah Methodology of KUPI: Centering WomenAos Experiences in Islamic Law for Gender-Just Fiqh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/keadilan-gender-fatwa-fiqh-kupi-maqaid-cum-mubadal-thumb-21587.webp" title="JURIS - MaqAid cum-MubAdalah Methodology of KUPI: Centering WomenAos Experiences in Islamic Law for Gender-Just Fiqh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/keadilan-gender-fatwa-fiqh-kupi-maqaid-cum-mubadal-thumb-21587.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/keadilan-gender-fatwa-fiqh-kupi-maqaid-cum-mubadal-thumb-21587.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/keadilan-gender-fatwa-fiqh-kupi-maqaid-cum-mubadal-thumb-21587.webp 1x" title="JURIS - MaqAid cum-MubAdalah Methodology of KUPI: Centering WomenAos Experiences in Islamic Law for Gender-Just Fiqh" alt="JURIS - MaqAid cum-MubAdalah Methodology of KUPI: Centering WomenAos Experiences in Islamic Law for Gender-Just Fiqh" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40336-keadilan-gender-fatwa-fiqh-kupi-maqaid-cum-mubadal" title="JURIS - MaqAid cum-MubAdalah Methodology of KUPI: Centering WomenAos Experiences in Islamic Law for Gender-Just Fiqh" target="_blank">MaqAid cum-MubAdalah Methodology of KUPI: Centering WomenAos Experiences in Islamic Law for Gender-Just Fiqh</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki implikasi fatwA KUPI dalam gerakan masyarakat sipil untuk perubahan sosial dan bagaimana ulama perempuan menggunakan pengetahuan mereka untuk mempromosikan kesetaraan gender. Wawancara mendalam dengan ulama perempuan akan menjadi pendekatan yang berharga untuk memahami peran mereka dalam mendorong perubahan sosial dan kesetaraan gender. Selain itu, penelitian komparatif tentang metodologi fatwA KUPI dengan institusi fatwA resmi di Indonesia dapat memberikan wawasan tentang perbedaan pendekatan dan dampak mereka pada masyarakat. Akhirnya, studi tentang penerimaan dan implementasi fatwA KUPI di masyarakat dapat memberikan pemahaman tentang bagaimana fatwA ini mempengaruhi praktik dan persepsi masyarakat tentang isu-isu gender dan pernikahan anak..
<br>Metodologi maqAid cum-mubAdalah, sebagaimana diterapkan oleh KUPI dalam menangani pernikahan anak dan kehamilan akibat pemerkosaan, mengatasi tiga tantangan kunci yang diidentifikasi oleh para sarjana dan aktivis keadilan gender.Pertama, perempuan terlibat aktif di semua tahap proses fatwA, dari pengumpulan data hingga formulasi.Kedua, pengalaman hidup perempuan terintegrasi ke dalam kerangka kerja metodologis fatwA, membentuk keputusan akhir.Ketiga, KUPI telah mengembangkan metodologi fiqh kontemporer yang mendorong keadilan gender.Berbeda dengan pendekatan tradisional yang sering kali mengabaikan pengalaman perempuan, KUPI mengakui otoritas mereka dalam diskursus keagamaan, mendorong keadilan gender dalam hukum Islam.Dengan melibatkan ulama perempuan dalam proses fatwA dan menghargai keahlian mereka, KUPI memastikan pemahaman komprehensif tentang isu-isu gender.Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menyelidiki bagaimana fatwA KUPI beroperasi dalam gerakan masyarakat sipil untuk perubahan sosial dan bagaimana ulama perempuan menggunakan pengetahuan mereka untuk mempromosikan kesetaraan gender.Wawancara mendalam dengan ulama perempuan akan menjadi pendekatan yang berharga untuk penelitian masa depan, mengatasi kesenjangan dalam artikel ini
<br>Produksi fatwA di Indonesia telah didominasi oleh ulama laki-laki dan berakar pada metodologi konvensional yang memprioritaskan sumber-sumber tekstual, sering kali mengabaikan pengalaman hidup perempuan. Artikel ini memeriksa metodologi inovatif yang diusulkan oleh Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) untuk mengembangkan pendekatan fiqh yang adil bagi gender. Dengan memanfaatkan observasi partisipan dari proses pembuatan fatwA KUPI dalam dua acara yang terjadi masing-masing pada tahun 2017 dan 2022, serta analisis literatur, studi ini mengeksplorasi dua pertanyaan kunci: (1) Seberapa jauh metodologi maqAid cum-mubAdalah KUPI mendorong fiqh yang adil bagi gender? (2) Bagaimana KUPI menerapkan metodologi ini, menggabungkan perspektif pengalaman perempuan dan teks-teks...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/e/keadilan-gender-fatwa-fiqh-kupi-maqaid-cum-mubadal-thumb-7dc6b.webp" type="image/webp" length="79242" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/keadilan-gender-fatwa-fiqh-kupi-maqaid-cum-mubadal-thumb-4f53a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/keadilan-gender-fatwa-fiqh-kupi-maqaid-cum-mubadal-thumb-7dc6b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/keadilan-gender-fatwa-fiqh-kupi-maqaid-cum-mubadal-thumb-21587.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-632-iain-madura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3072-al-ihkam-jurnal-hukum-pranata-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Shallow Water Bathymetry Mapping Using Sentinel 2 and Machine Learning in Raja Ampat Coastal Waters ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Shallow Water Bathymetry Mapping Using Sentinel 2 and Machine Learning in Raja Ampat Coastal Waters ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Shallow Water Bathymetry Mapping Using Sentinel 2 and Machine Learning in Raja Ampat Coastal Waters ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40340-validasi-model-mobilenet-machine-learning</link>
	<guid isPermaLink="false">9e2ab637d6d08ce2e78c74a6f020958a</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 12:06:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk meningkatkan akurasi dan cakupan pemetaan batimetri perairan dangkal. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan data multispektral dari berbagai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Shallow Water Bathymetry Mapping Using Sentinel-2 and Machine Learning in Raja Ampat Coastal Waters: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk meningkatkan akurasi dan cakupan pemetaan batimetri perairan dangkal. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan data multispektral dari berbagai sensor satelit, seperti Landsat dan WorldView, untuk mengidentifikasi kombinasi band yang paling optimal untuk estimasi kedalaman di berbagai kondisi air. Kedua, pengembangan model pembelajaran mesin yang lebih canggih, seperti jaringan saraf tiruan (neural networks), dapat dipertimbangkan untuk menangkap hubungan non-linier yang lebih kompleks antara reflektansi spektral dan kedalaman air, terutama di area dengan substrat dasar laut yang sangat heterogen. Ketiga, integrasi data batimetri yang diperoleh dari SDB dengan data batimetri yang diperoleh dari metode konvensional, seperti sonar, dapat dilakukan untuk menghasilkan peta batimetri yang lebih akurat dan komprehensif. Kombinasi pendekatan ini akan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang morfologi dasar laut dan mendukung pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan.. Integrasi citra Sentinel-2 dengan pembelajaran mesin memberikan solusi yang akurat, terukur, dan hemat biaya untuk pemetaan batimetri perairan dangkal di lingkungan kepulauan tropis.Pendekatan ini mendukung perencanaan konservasi laut dan pengelolaan sumber daya pesisir di Raja Ampat dan wilayah serupa.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode Random Forest mampu mengungguli metode empiris dalam menangkap hubungan non-linier antara reflektansi spektral dan kedalaman air, terutama di area dengan substrat dasar laut yang heterogen.Oleh karena itu, pemilihan metode SDB yang tepat harus disesuaikan dengan karakteristik kedalaman dan kondisi air di lokasi penelitian Penelitian ini mengevaluasi efektivitas SDB berbasis Sentinel-2 dengan membandingkan model regresi empiris dan pendekatan pembelajaran mesin Random Forest untuk pemetaan batimetri perairan dangkal di perairan Raja Ampat. Penelitian ini mengintegrasikan citra multispektral Sentinel-2 dengan tiga metode regresi empirisAiregresi daya pita hijau, regresi daya pita biru, dan metode rasio logaritmik StumpfAidan algoritma Random Forest. Data batimetri lapangan yang diperoleh dari pengukuran fishfinder digunakan untuk kalibrasi dan validasi model. Seluruh pemrosesan dan analisis dilakukan menggunakan platform Google Earth Engine (GEE). Hasil analisis regresi empiris menunjukkan bahwa model pita hijau (Band 3) mencapai akurasi tertinggi (RA = 0,7097;... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/5/validasi-model-mobilenet-machine-learning-pembelaj-thumb-2ed7f.webp" title="JURIS - Shallow Water Bathymetry Mapping Using Sentinel-2 and Machine Learning in Raja Ampat Coastal Waters" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/validasi-model-mobilenet-machine-learning-pembelaj-thumb-2ed7f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/validasi-model-mobilenet-machine-learning-pembelaj-thumb-2ed7f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/validasi-model-mobilenet-machine-learning-pembelaj-thumb-2ed7f.webp 1x" title="JURIS - Shallow Water Bathymetry Mapping Using Sentinel-2 and Machine Learning in Raja Ampat Coastal Waters" alt="JURIS - Shallow Water Bathymetry Mapping Using Sentinel-2 and Machine Learning in Raja Ampat Coastal Waters" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/5/validasi-model-mobilenet-machine-learning-pembelaj-thumb-c5181.webp" title="JURIS - Shallow Water Bathymetry Mapping Using Sentinel-2 and Machine Learning in Raja Ampat Coastal Waters" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/validasi-model-mobilenet-machine-learning-pembelaj-thumb-c5181.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/validasi-model-mobilenet-machine-learning-pembelaj-thumb-c5181.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/validasi-model-mobilenet-machine-learning-pembelaj-thumb-c5181.webp 1x" title="JURIS - Shallow Water Bathymetry Mapping Using Sentinel-2 and Machine Learning in Raja Ampat Coastal Waters" alt="JURIS - Shallow Water Bathymetry Mapping Using Sentinel-2 and Machine Learning in Raja Ampat Coastal Waters" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/5/validasi-model-mobilenet-machine-learning-pembelaj-thumb-677cf.webp" title="JURIS - Shallow Water Bathymetry Mapping Using Sentinel-2 and Machine Learning in Raja Ampat Coastal Waters" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/validasi-model-mobilenet-machine-learning-pembelaj-thumb-677cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/validasi-model-mobilenet-machine-learning-pembelaj-thumb-677cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/validasi-model-mobilenet-machine-learning-pembelaj-thumb-677cf.webp 1x" title="JURIS - Shallow Water Bathymetry Mapping Using Sentinel-2 and Machine Learning in Raja Ampat Coastal Waters" alt="JURIS - Shallow Water Bathymetry Mapping Using Sentinel-2 and Machine Learning in Raja Ampat Coastal Waters" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40340-validasi-model-mobilenet-machine-learning" title="JURIS - Shallow Water Bathymetry Mapping Using Sentinel-2 and Machine Learning in Raja Ampat Coastal Waters" target="_blank">Shallow Water Bathymetry Mapping Using Sentinel-2 and Machine Learning in Raja Ampat Coastal Waters</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk meningkatkan akurasi dan cakupan pemetaan batimetri perairan dangkal. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan data multispektral dari berbagai sensor satelit, seperti Landsat dan WorldView, untuk mengidentifikasi kombinasi band yang paling optimal untuk estimasi kedalaman di berbagai kondisi air. Kedua, pengembangan model pembelajaran mesin yang lebih canggih, seperti jaringan saraf tiruan (neural networks), dapat dipertimbangkan untuk menangkap hubungan non-linier yang lebih kompleks antara reflektansi spektral dan kedalaman air, terutama di area dengan substrat dasar laut yang sangat heterogen. Ketiga, integrasi data batimetri yang diperoleh dari SDB dengan data batimetri yang diperoleh dari metode konvensional, seperti sonar, dapat dilakukan untuk menghasilkan peta batimetri yang lebih akurat dan komprehensif. Kombinasi pendekatan ini akan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang morfologi dasar laut dan mendukung pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan..
<br>Integrasi citra Sentinel-2 dengan pembelajaran mesin memberikan solusi yang akurat, terukur, dan hemat biaya untuk pemetaan batimetri perairan dangkal di lingkungan kepulauan tropis.Pendekatan ini mendukung perencanaan konservasi laut dan pengelolaan sumber daya pesisir di Raja Ampat dan wilayah serupa.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode Random Forest mampu mengungguli metode empiris dalam menangkap hubungan non-linier antara reflektansi spektral dan kedalaman air, terutama di area dengan substrat dasar laut yang heterogen.Oleh karena itu, pemilihan metode SDB yang tepat harus disesuaikan dengan karakteristik kedalaman dan kondisi air di lokasi penelitian
<br>Penelitian ini mengevaluasi efektivitas SDB berbasis Sentinel-2 dengan membandingkan model regresi empiris dan pendekatan pembelajaran mesin Random Forest untuk pemetaan batimetri perairan dangkal di perairan Raja Ampat. Penelitian ini mengintegrasikan citra multispektral Sentinel-2 dengan tiga metode regresi empirisAiregresi daya pita hijau, regresi daya pita biru, dan metode rasio logaritmik StumpfAidan algoritma Random Forest. Data batimetri lapangan yang diperoleh dari pengukuran fishfinder digunakan untuk kalibrasi dan validasi model. Seluruh pemrosesan dan analisis dilakukan menggunakan platform Google Earth Engine (GEE). Hasil analisis regresi empiris menunjukkan bahwa model pita hijau (Band 3) mencapai akurasi tertinggi (RA = 0,7097;...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/5/validasi-model-mobilenet-machine-learning-pembelaj-thumb-c5181.webp" type="image/webp" length="94188" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/validasi-model-mobilenet-machine-learning-pembelaj-thumb-2ed7f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/validasi-model-mobilenet-machine-learning-pembelaj-thumb-c5181.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/validasi-model-mobilenet-machine-learning-pembelaj-thumb-677cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5433-jurnalequivalent.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13040-equivalent-jurnal-ilmiah-sosial-teknik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Penggunaan Instagram Terhadap Gaya Ootd Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Dehasen Bengkulu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Penggunaan Instagram Terhadap Gaya Ootd Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Dehasen Bengkulu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Penggunaan Instagram Terhadap Gaya Ootd Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Dehasen Bengkulu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40333-sosial-instagram-gaya-hidup-halal</link>
	<guid isPermaLink="false">131002d6128385268395ba38fa9d1c4c</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 12:05:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ tri purwanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ dodo sutardi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,dodo,purwanti,sutardi,tri]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar pengguna Instagram dapat memanfaakan lagi media sosial Instagram dengan mengaplikasikan fitur-fitur terbaru dan menyajikan konten-konten yang lebih menarik terutama di bidang fashion seperti OOTD. Selain itu, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Penggunaan Instagram Terhadap Gaya Ootd Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Dehasen Bengkulu: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar pengguna Instagram dapat memanfaakan lagi media sosial Instagram dengan mengaplikasikan fitur-fitur terbaru dan menyajikan konten-konten yang lebih menarik terutama di bidang fashion seperti OOTD. Selain itu, mahasiswa khususnya Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi diharapkan dapat memanfaatkan Instagram sebagai media hiburan dan sharing ilmu tentang fashion dan gaya OOTD. Dengan demikian, diharapkan dapat membawa dampak positif di dunia fashion di Indonesia.. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat dilihat bahwa ada pengaruh dari penggunaan Instagram terhadap gaya OOTD pada mahasiswa Program Sudi Ilmu Komunikasi angkatan 2021.Hal ini sejalan dengan teori Determinasi Teknologi bahwasanya perubahan dan perkembangan dari teknologi yang berupa media sosial Instagram dapat mempengaruhi manusia.Dimana manusia dapat terpengaruh oleh perkembangan trand mode tergantung pada perkembangan zamannya dikarenakan salah satunya dengan melihat Instagram Saat ini Instagram banyak digunakan oleh berbagai kalangan masyarakat. Instagram membuat masyarakat mudah mengakses dan mendapatkan informasi yang dibutuhkan, terutama dalam bergaya OOTD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Instagram terhadap gaya OOTD pada Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Dehasen Bengkulu. Teori Determinasi Teknologi adalah teori yang digunakan dalam penelitian ini, juga sebagai pisau analisis untuk melihat bagaimana teknologi yang berupa Instagram dapat mempengaruhi gaya hidup manusia terutama dalam gaya OOTD. Untuk menentukan pengaruh dari penggunaan Instagram terhadap gaya OOTD, peneliti menggunakan Uji t, dimana hal ini menunjukan bahwa hasil nilai t hitung sebesar 7,732 serta t tabel dari 75 yaitu 1,995. Oleh karena nilai t hitung > t tabel atau 7,732 > 1,995, maka dapat diartikan Ha diterima, hal ini dapat dikatakan bahwa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/7/sosial-instagram-gaya-hidup-halal-individu-majalah-thumb-b297b.webp" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Instagram Terhadap Gaya Ootd Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Dehasen Bengkulu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/sosial-instagram-gaya-hidup-halal-individu-majalah-thumb-b297b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/sosial-instagram-gaya-hidup-halal-individu-majalah-thumb-b297b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/sosial-instagram-gaya-hidup-halal-individu-majalah-thumb-b297b.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Instagram Terhadap Gaya Ootd Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Dehasen Bengkulu" alt="JURIS - Pengaruh Penggunaan Instagram Terhadap Gaya Ootd Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Dehasen Bengkulu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/7/sosial-instagram-gaya-hidup-halal-individu-majalah-thumb-4917d.webp" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Instagram Terhadap Gaya Ootd Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Dehasen Bengkulu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/sosial-instagram-gaya-hidup-halal-individu-majalah-thumb-4917d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/sosial-instagram-gaya-hidup-halal-individu-majalah-thumb-4917d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/sosial-instagram-gaya-hidup-halal-individu-majalah-thumb-4917d.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Instagram Terhadap Gaya Ootd Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Dehasen Bengkulu" alt="JURIS - Pengaruh Penggunaan Instagram Terhadap Gaya Ootd Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Dehasen Bengkulu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40333-sosial-instagram-gaya-hidup-halal" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Instagram Terhadap Gaya Ootd Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Dehasen Bengkulu" target="_blank">Pengaruh Penggunaan Instagram Terhadap Gaya Ootd Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Dehasen Bengkulu</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar pengguna Instagram dapat memanfaakan lagi media sosial Instagram dengan mengaplikasikan fitur-fitur terbaru dan menyajikan konten-konten yang lebih menarik terutama di bidang fashion seperti OOTD. Selain itu, mahasiswa khususnya Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi diharapkan dapat memanfaatkan Instagram sebagai media hiburan dan sharing ilmu tentang fashion dan gaya OOTD. Dengan demikian, diharapkan dapat membawa dampak positif di dunia fashion di Indonesia..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat dilihat bahwa ada pengaruh dari penggunaan Instagram terhadap gaya OOTD pada mahasiswa Program Sudi Ilmu Komunikasi angkatan 2021.Hal ini sejalan dengan teori Determinasi Teknologi bahwasanya perubahan dan perkembangan dari teknologi yang berupa media sosial Instagram dapat mempengaruhi manusia.Dimana manusia dapat terpengaruh oleh perkembangan trand mode tergantung pada perkembangan zamannya dikarenakan salah satunya dengan melihat Instagram
<br>Saat ini Instagram banyak digunakan oleh berbagai kalangan masyarakat. Instagram membuat masyarakat mudah mengakses dan mendapatkan informasi yang dibutuhkan, terutama dalam bergaya OOTD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Instagram terhadap gaya OOTD pada Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Dehasen Bengkulu. Teori Determinasi Teknologi adalah teori yang digunakan dalam penelitian ini, juga sebagai pisau analisis untuk melihat bagaimana teknologi yang berupa Instagram dapat mempengaruhi gaya hidup manusia terutama dalam gaya OOTD. Untuk menentukan pengaruh dari penggunaan Instagram terhadap gaya OOTD, peneliti menggunakan Uji t, dimana hal ini menunjukan bahwa hasil nilai t hitung sebesar 7,732 serta t tabel dari 75 yaitu 1,995. Oleh karena nilai t hitung > t tabel atau 7,732 > 1,995, maka dapat diartikan Ha diterima, hal ini dapat dikatakan bahwa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/7/sosial-instagram-gaya-hidup-halal-individu-majalah-thumb-b297b.webp" type="image/webp" length="221338" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/sosial-instagram-gaya-hidup-halal-individu-majalah-thumb-b297b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/sosial-instagram-gaya-hidup-halal-individu-majalah-thumb-4917d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-91-unived.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13147-moment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Islamic Law Practice among East Javanesse Chinese Muslims PITIAos Contribution on Its Enforcement ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Islamic Law Practice among East Javanesse Chinese Muslims PITIAos Contribution on Its Enforcement ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Islamic Law Practice among East Javanesse Chinese Muslims PITIAos Contribution on Its Enforcement ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40349-islamic-law-chinese-muslim-piti-alal-acculturation</link>
	<guid isPermaLink="false">c071419fbb442f9fa2f6a704853a696f</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 11:58:13 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ilyya muhsin ]]></category>
	<category><![CDATA[ saudi arabia ]]></category>
	<category><![CDATA[ wiji nurasih ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[arabia,ilyya,muhsin,nurasih,saudi,wiji]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana PITI beradaptasi dengan perubahan sosial dan ekonomi yang memengaruhi praktik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Islamic Law Practice among East Javanesse Chinese Muslims; PITIAos Contribution on Its Enforcement: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana PITI beradaptasi dengan perubahan sosial dan ekonomi yang memengaruhi praktik hukum Islam di kalangan masyarakat Muslim Tionghoa. Hal ini penting untuk memahami bagaimana PITI dapat terus relevan dan efektif dalam memberikan dukungan hukum dan sosial bagi komunitas ini. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada studi komparatif antara PITI di berbagai wilayah di Indonesia untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi dalam menerapkan hukum Islam di kalangan masyarakat Muslim Tionghoa. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran teknologi dalam memfasilitasi penyebaran pengetahuan hukum Islam dan meningkatkan aksesibilitas layanan hukum bagi masyarakat Muslim Tionghoa, terutama di daerah-daerah terpencil. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika hukum Islam di kalangan masyarakat Muslim Tionghoa dan bagaimana PITI dapat terus berperan sebagai fasilitator dan pelindung hak-hak mereka.. PITIAos efforts and significant role in supporting and facilitating ualAl practices within the Chinese Muslim community in Indonesia are evident.PITI East Java, in particular, focuses on translating the QurAoan into Mandarin, organizing marriage and daily life guidance, and mentoring programs for ualAl products.This demonstrates how PITI utilizes a cultural approach to assist Chinese Muslims in understanding and implementing Islamic laws alongside their unique backgrounds and characteristics.The Chinese tradition has been adapted and integrated with Indonesian and Islamic traditions, highlighting the dynamic nature of this practice and the need for continued support from various stakeholders This qualitative research explores the practice of Islamic law among Chinese Muslims in Indonesia, focusing on the contribution of the Indonesian Chinese Islamic Association, or Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) in East Java in three aspects; translating the QurAoan into Mandarin, organizing marriage guidance and religious consultation, and facilitating ualAl food industry. The primary data collection method involves in-depth interviews with Islamic leaders within the community, particularly those affiliated with PITI. Secondary data is gathered through an extensive review of literature comprising documents, books, news, and articles related to Islamic law practices among Indonesian Chinese Muslims.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/4/islamic-law-chinese-muslim-piti-alal-acculturation-thumb-ec512.webp" title="JURIS - Islamic Law Practice among East Javanesse Chinese Muslims; PITIAos Contribution on Its Enforcement" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/islamic-law-chinese-muslim-piti-alal-acculturation-thumb-ec512.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/islamic-law-chinese-muslim-piti-alal-acculturation-thumb-ec512.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/islamic-law-chinese-muslim-piti-alal-acculturation-thumb-ec512.webp 1x" title="JURIS - Islamic Law Practice among East Javanesse Chinese Muslims; PITIAos Contribution on Its Enforcement" alt="JURIS - Islamic Law Practice among East Javanesse Chinese Muslims; PITIAos Contribution on Its Enforcement" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/islamic-law-chinese-muslim-piti-alal-acculturation-thumb-1771b.webp" title="JURIS - Islamic Law Practice among East Javanesse Chinese Muslims; PITIAos Contribution on Its Enforcement" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/islamic-law-chinese-muslim-piti-alal-acculturation-thumb-1771b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/islamic-law-chinese-muslim-piti-alal-acculturation-thumb-1771b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/islamic-law-chinese-muslim-piti-alal-acculturation-thumb-1771b.webp 1x" title="JURIS - Islamic Law Practice among East Javanesse Chinese Muslims; PITIAos Contribution on Its Enforcement" alt="JURIS - Islamic Law Practice among East Javanesse Chinese Muslims; PITIAos Contribution on Its Enforcement" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/islamic-law-chinese-muslim-piti-alal-acculturation-thumb-50127.webp" title="JURIS - Islamic Law Practice among East Javanesse Chinese Muslims; PITIAos Contribution on Its Enforcement" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/islamic-law-chinese-muslim-piti-alal-acculturation-thumb-50127.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/islamic-law-chinese-muslim-piti-alal-acculturation-thumb-50127.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/islamic-law-chinese-muslim-piti-alal-acculturation-thumb-50127.webp 1x" title="JURIS - Islamic Law Practice among East Javanesse Chinese Muslims; PITIAos Contribution on Its Enforcement" alt="JURIS - Islamic Law Practice among East Javanesse Chinese Muslims; PITIAos Contribution on Its Enforcement" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40349-islamic-law-chinese-muslim-piti-alal-acculturation" title="JURIS - Islamic Law Practice among East Javanesse Chinese Muslims; PITIAos Contribution on Its Enforcement" target="_blank">Islamic Law Practice among East Javanesse Chinese Muslims; PITIAos Contribution on Its Enforcement</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana PITI beradaptasi dengan perubahan sosial dan ekonomi yang memengaruhi praktik hukum Islam di kalangan masyarakat Muslim Tionghoa. Hal ini penting untuk memahami bagaimana PITI dapat terus relevan dan efektif dalam memberikan dukungan hukum dan sosial bagi komunitas ini. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada studi komparatif antara PITI di berbagai wilayah di Indonesia untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi dalam menerapkan hukum Islam di kalangan masyarakat Muslim Tionghoa. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran teknologi dalam memfasilitasi penyebaran pengetahuan hukum Islam dan meningkatkan aksesibilitas layanan hukum bagi masyarakat Muslim Tionghoa, terutama di daerah-daerah terpencil. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika hukum Islam di kalangan masyarakat Muslim Tionghoa dan bagaimana PITI dapat terus berperan sebagai fasilitator dan pelindung hak-hak mereka..
<br>PITIAos efforts and significant role in supporting and facilitating ualAl practices within the Chinese Muslim community in Indonesia are evident.PITI East Java, in particular, focuses on translating the QurAoan into Mandarin, organizing marriage and daily life guidance, and mentoring programs for ualAl products.This demonstrates how PITI utilizes a cultural approach to assist Chinese Muslims in understanding and implementing Islamic laws alongside their unique backgrounds and characteristics.The Chinese tradition has been adapted and integrated with Indonesian and Islamic traditions, highlighting the dynamic nature of this practice and the need for continued support from various stakeholders
<br>This qualitative research explores the practice of Islamic law among Chinese Muslims in Indonesia, focusing on the contribution of the Indonesian Chinese Islamic Association, or Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) in East Java in three aspects; translating the QurAoan into Mandarin, organizing marriage guidance and religious consultation, and facilitating ualAl food industry. The primary data collection method involves in-depth interviews with Islamic leaders within the community, particularly those affiliated with PITI. Secondary data is gathered through an extensive review of literature comprising documents, books, news, and articles related to Islamic law practices among Indonesian Chinese Muslims....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/4/islamic-law-chinese-muslim-piti-alal-acculturation-thumb-50127.webp" type="image/webp" length="76730" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/islamic-law-chinese-muslim-piti-alal-acculturation-thumb-ec512.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/islamic-law-chinese-muslim-piti-alal-acculturation-thumb-1771b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/islamic-law-chinese-muslim-piti-alal-acculturation-thumb-50127.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-632-iain-madura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3072-al-ihkam-jurnal-hukum-pranata-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Komparatif Usahatani Padi Menggunakan Pola Tanam Jajar Legowo dan Pola Tanam Larikan Studi Kasus di Kelompok Tani AuTani JayaAy di Desa Wangunrejo Kecamatan Banyuurip Kabupaten Purworejo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Komparatif Usahatani Padi Menggunakan Pola Tanam Jajar Legowo dan Pola Tanam Larikan Studi Kasus di Kelompok Tani AuTani JayaAy di Desa Wangunrejo Kecamatan Banyuurip Kabupaten Purworejo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Komparatif Usahatani Padi Menggunakan Pola Tanam Jajar Legowo dan Pola Tanam Larikan Studi Kasus di Kelompok Tani AuTani JayaAy di Desa Wangunrejo Kecamatan Banyuurip Kabupaten Purworejo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40342-adopsi-jajar-legowo-usahatani-padi-sa</link>
	<guid isPermaLink="false">d4a7e7acda6c6792903ef68fec8482c2</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 11:55:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif yang lebih luas dengan melibatkan lebih banyak kelompok tani dan wilayah yang berbeda. Penelitian ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan biaya, produksi, penerimaan, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Komparatif Usahatani Padi Menggunakan Pola Tanam Jajar Legowo dan Pola Tanam Larikan (Studi Kasus di Kelompok Tani AuTani JayaAy di Desa Wangunrejo Kecamatan Banyuurip Kabupaten Purworejo): Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif yang lebih luas dengan melibatkan lebih banyak kelompok tani dan wilayah yang berbeda. Penelitian ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan biaya, produksi, penerimaan, pendapatan, dan keuntungan antara pola tanam jajar legowo dan larikan. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi strategi-strategi optimalisasi usahatani padi, seperti pengoptimalan jarak tanam dan penggunaan varietas padi yang lebih produktif, untuk meningkatkan keuntungan petani. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan sumbangsih yang signifikan dalam upaya meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani padi di Indonesia.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa besarnya biaya produksi pada usahatani padi menggunakan pola tanam jajar legowo sebesar Rp 33.Besarnya biaya produksi pada usahatani padi menggunakan pola tanam larikan per ha adalah sebesar Rp 29.Pola tanam jajar legowo dan pola tanam larikan terdapat perbedaan antara biaya, penerimaan, pendapatan dan keuntungan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar biaya, produksi, penerimaan, pendapatan, dan keuntungan pada usahatani padi dengan pola tanam jajar legowo di Desa Wangunrejo, serta mengetahui besar biaya, produksi, penerimaan, pendapatan, dan keuntungan pada usahatani padi dengan sistem tanam larikan di Desa Wangunrejo, dan juga mengetahui perbedaan antara biaya, produksi, penerimaan, pendapatan, dan keuntungan pada usahatani padi dengan menggunakan sistem tanam jajar legowo dan sistem tanam larikan. Petani yang menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/4/adopsi-jajar-legowo-usahatani-padi-sawah-varietas-thumb-4ea8f.webp" title="JURIS - Analisis Komparatif Usahatani Padi Menggunakan  Pola Tanam Jajar Legowo dan Pola Tanam Larikan  (Studi Kasus di Kelompok Tani AuTani JayaAy di Desa Wangunrejo Kecamatan Banyuurip Kabupaten Purworejo)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/adopsi-jajar-legowo-usahatani-padi-sawah-varietas-thumb-4ea8f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/adopsi-jajar-legowo-usahatani-padi-sawah-varietas-thumb-4ea8f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/adopsi-jajar-legowo-usahatani-padi-sawah-varietas-thumb-4ea8f.webp 1x" title="JURIS - Analisis Komparatif Usahatani Padi Menggunakan  Pola Tanam Jajar Legowo dan Pola Tanam Larikan  (Studi Kasus di Kelompok Tani AuTani JayaAy di Desa Wangunrejo Kecamatan Banyuurip Kabupaten Purworejo)" alt="JURIS - Analisis Komparatif Usahatani Padi Menggunakan  Pola Tanam Jajar Legowo dan Pola Tanam Larikan  (Studi Kasus di Kelompok Tani AuTani JayaAy di Desa Wangunrejo Kecamatan Banyuurip Kabupaten Purworejo)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/adopsi-jajar-legowo-usahatani-padi-sawah-varietas-thumb-db86b.webp" title="JURIS - Analisis Komparatif Usahatani Padi Menggunakan  Pola Tanam Jajar Legowo dan Pola Tanam Larikan  (Studi Kasus di Kelompok Tani AuTani JayaAy di Desa Wangunrejo Kecamatan Banyuurip Kabupaten Purworejo)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/adopsi-jajar-legowo-usahatani-padi-sawah-varietas-thumb-db86b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/adopsi-jajar-legowo-usahatani-padi-sawah-varietas-thumb-db86b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/adopsi-jajar-legowo-usahatani-padi-sawah-varietas-thumb-db86b.webp 1x" title="JURIS - Analisis Komparatif Usahatani Padi Menggunakan  Pola Tanam Jajar Legowo dan Pola Tanam Larikan  (Studi Kasus di Kelompok Tani AuTani JayaAy di Desa Wangunrejo Kecamatan Banyuurip Kabupaten Purworejo)" alt="JURIS - Analisis Komparatif Usahatani Padi Menggunakan  Pola Tanam Jajar Legowo dan Pola Tanam Larikan  (Studi Kasus di Kelompok Tani AuTani JayaAy di Desa Wangunrejo Kecamatan Banyuurip Kabupaten Purworejo)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/adopsi-jajar-legowo-usahatani-padi-sawah-varietas-thumb-c3032.webp" title="JURIS - Analisis Komparatif Usahatani Padi Menggunakan  Pola Tanam Jajar Legowo dan Pola Tanam Larikan  (Studi Kasus di Kelompok Tani AuTani JayaAy di Desa Wangunrejo Kecamatan Banyuurip Kabupaten Purworejo)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/adopsi-jajar-legowo-usahatani-padi-sawah-varietas-thumb-c3032.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/adopsi-jajar-legowo-usahatani-padi-sawah-varietas-thumb-c3032.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/adopsi-jajar-legowo-usahatani-padi-sawah-varietas-thumb-c3032.webp 1x" title="JURIS - Analisis Komparatif Usahatani Padi Menggunakan  Pola Tanam Jajar Legowo dan Pola Tanam Larikan  (Studi Kasus di Kelompok Tani AuTani JayaAy di Desa Wangunrejo Kecamatan Banyuurip Kabupaten Purworejo)" alt="JURIS - Analisis Komparatif Usahatani Padi Menggunakan  Pola Tanam Jajar Legowo dan Pola Tanam Larikan  (Studi Kasus di Kelompok Tani AuTani JayaAy di Desa Wangunrejo Kecamatan Banyuurip Kabupaten Purworejo)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40342-adopsi-jajar-legowo-usahatani-padi-sa" title="JURIS - Analisis Komparatif Usahatani Padi Menggunakan  Pola Tanam Jajar Legowo dan Pola Tanam Larikan  (Studi Kasus di Kelompok Tani AuTani JayaAy di Desa Wangunrejo Kecamatan Banyuurip Kabupaten Purworejo)" target="_blank">Analisis Komparatif Usahatani Padi Menggunakan  Pola Tanam Jajar Legowo dan Pola Tanam Larikan  (Studi Kasus di Kelompok Tani AuTani JayaAy di Desa Wangunrejo Kecamatan Banyuurip Kabupaten Purworejo)</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif yang lebih luas dengan melibatkan lebih banyak kelompok tani dan wilayah yang berbeda. Penelitian ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan biaya, produksi, penerimaan, pendapatan, dan keuntungan antara pola tanam jajar legowo dan larikan. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi strategi-strategi optimalisasi usahatani padi, seperti pengoptimalan jarak tanam dan penggunaan varietas padi yang lebih produktif, untuk meningkatkan keuntungan petani. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan sumbangsih yang signifikan dalam upaya meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani padi di Indonesia..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa besarnya biaya produksi pada usahatani padi menggunakan pola tanam jajar legowo sebesar Rp 33.Besarnya biaya produksi pada usahatani padi menggunakan pola tanam larikan per ha adalah sebesar Rp 29.Pola tanam jajar legowo dan pola tanam larikan terdapat perbedaan antara biaya, penerimaan, pendapatan dan keuntungan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar biaya, produksi, penerimaan, pendapatan, dan keuntungan pada usahatani padi dengan pola tanam jajar legowo di Desa Wangunrejo, serta mengetahui besar biaya, produksi, penerimaan, pendapatan, dan keuntungan pada usahatani padi dengan sistem tanam larikan di Desa Wangunrejo, dan juga mengetahui perbedaan antara biaya, produksi, penerimaan, pendapatan, dan keuntungan pada usahatani padi dengan menggunakan sistem tanam jajar legowo dan sistem tanam larikan. Petani yang menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/4/adopsi-jajar-legowo-usahatani-padi-sawah-varietas-thumb-db86b.webp" type="image/webp" length="86774" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/adopsi-jajar-legowo-usahatani-padi-sawah-varietas-thumb-4ea8f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/adopsi-jajar-legowo-usahatani-padi-sawah-varietas-thumb-db86b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/adopsi-jajar-legowo-usahatani-padi-sawah-varietas-thumb-c3032.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3160-uq.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15714-bad-request.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementation of Analytical Hierarchy Process in Determining Customer Relationship Management Features in Regional Syariah Banks ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementation of Analytical Hierarchy Process in Determining Customer Relationship Management Features in Regional Syariah Banks ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementation of Analytical Hierarchy Process in Determining Customer Relationship Management Features in Regional Syariah Banks ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40343-sistem-crm-dealer-manajemen-data-buku-e</link>
	<guid isPermaLink="false">180db73f5794976208c75ae352de4391</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 11:53:13 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan melibatkan perspektif pengguna akhir, seperti nasabah bank syariah, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementation of Analytical Hierarchy Process in Determining Customer Relationship Management Features in Regional Syariah Banks: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan melibatkan perspektif pengguna akhir, seperti nasabah bank syariah, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai prioritas fitur CRM dari sudut pandang mereka. Kedua, eksplorasi metode Multi-Criteria Decision Making (MCDM) lainnya, seperti AHP-TOPSIS atau AHP-Fuzzy, dapat dilakukan untuk mengakomodasi ketidakpastian dan dinamika preferensi pembuat keputusan. Ketiga, penelitian mendatang dapat memperluas cakupan dengan mempertimbangkan aspek implementasi teknis, seperti estimasi biaya, kompleksitas integrasi sistem, dan kesiapan infrastruktur, untuk memperkuat relevansi praktis dan validitas empiris dari temuan penelitian. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam mendukung pengambilan keputusan strategis terkait implementasi CRM di sektor perbankan syariah, serta meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan pelanggan.. Penelitian ini berhasil memprioritaskan fitur-fitur sistem Customer Relationship Management (CRM) secara objektif dan terukur menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP).Analisis menunjukkan bahwa manajemen data dan informasi pelanggan merupakan kriteria yang paling dominan dalam pemilihan fitur CRM, menekankan pentingnya data sebagai fondasi transformasi digital.Fitur Customer 360A View menempati prioritas tertinggi, diikuti oleh Omnichannel Interaction & Complaint Management dan AI Chatbot & Digital Assistant, mengindikasikan bahwa implementasi CRM sebaiknya dilakukan secara bertahap, dimulai dengan penguatan fondasi data dan peningkatan kualitas interaksi pelanggan.Penelitian ini menyediakan kerangka kerja pengambilan keputusan yang sistematis dan terapan untuk membantu organisasi dalam menentukan prioritas implementasi CRM Latar Belakang: Keterbatasan sumber daya dan meningkatnya kompleksitas kebutuhan layanan menjadi tantangan signifikan bagi bank syariah regional dalam memprioritaskan fitur-fitur sistem Customer Relationship Management (CRM). PT Bank NTB Syariah menghadapi fragmentasi pengelolaan data pelanggan, analisis perilaku pelanggan yang terbatas, dan tuntutan kepatuhan serta keamanan yang berkelanjutan, sehingga memerlukan pendekatan pengambilan keputusan yang terstruktur. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan prioritas fitur sistem CRM secara kuantitatif dan objektif menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Metode: Penelitian ini menggunakan AHP dengan melibatkan lima panel ahli internal yang mewakili fungsi teknologi informasi, bisnis, kepatuhan, dan kualitas layanan. Empat kriteria... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/a/sistem-crm-dealer-manajemen-data-buku-eksplorasi-m-thumb-ed858.webp" title="JURIS - Implementation of Analytical Hierarchy Process in Determining Customer Relationship Management Features in Regional Syariah Banks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/sistem-crm-dealer-manajemen-data-buku-eksplorasi-m-thumb-ed858.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/sistem-crm-dealer-manajemen-data-buku-eksplorasi-m-thumb-ed858.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/sistem-crm-dealer-manajemen-data-buku-eksplorasi-m-thumb-ed858.webp 1x" title="JURIS - Implementation of Analytical Hierarchy Process in Determining Customer Relationship Management Features in Regional Syariah Banks" alt="JURIS - Implementation of Analytical Hierarchy Process in Determining Customer Relationship Management Features in Regional Syariah Banks" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/sistem-crm-dealer-manajemen-data-buku-eksplorasi-m-thumb-650f0.webp" title="JURIS - Implementation of Analytical Hierarchy Process in Determining Customer Relationship Management Features in Regional Syariah Banks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/sistem-crm-dealer-manajemen-data-buku-eksplorasi-m-thumb-650f0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/sistem-crm-dealer-manajemen-data-buku-eksplorasi-m-thumb-650f0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/sistem-crm-dealer-manajemen-data-buku-eksplorasi-m-thumb-650f0.webp 1x" title="JURIS - Implementation of Analytical Hierarchy Process in Determining Customer Relationship Management Features in Regional Syariah Banks" alt="JURIS - Implementation of Analytical Hierarchy Process in Determining Customer Relationship Management Features in Regional Syariah Banks" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/sistem-crm-dealer-manajemen-data-buku-eksplorasi-m-thumb-2cd75.webp" title="JURIS - Implementation of Analytical Hierarchy Process in Determining Customer Relationship Management Features in Regional Syariah Banks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/sistem-crm-dealer-manajemen-data-buku-eksplorasi-m-thumb-2cd75.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/sistem-crm-dealer-manajemen-data-buku-eksplorasi-m-thumb-2cd75.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/sistem-crm-dealer-manajemen-data-buku-eksplorasi-m-thumb-2cd75.webp 1x" title="JURIS - Implementation of Analytical Hierarchy Process in Determining Customer Relationship Management Features in Regional Syariah Banks" alt="JURIS - Implementation of Analytical Hierarchy Process in Determining Customer Relationship Management Features in Regional Syariah Banks" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40343-sistem-crm-dealer-manajemen-data-buku-e" title="JURIS - Implementation of Analytical Hierarchy Process in Determining Customer Relationship Management Features in Regional Syariah Banks" target="_blank">Implementation of Analytical Hierarchy Process in Determining Customer Relationship Management Features in Regional Syariah Banks</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan melibatkan perspektif pengguna akhir, seperti nasabah bank syariah, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai prioritas fitur CRM dari sudut pandang mereka. Kedua, eksplorasi metode Multi-Criteria Decision Making (MCDM) lainnya, seperti AHP-TOPSIS atau AHP-Fuzzy, dapat dilakukan untuk mengakomodasi ketidakpastian dan dinamika preferensi pembuat keputusan. Ketiga, penelitian mendatang dapat memperluas cakupan dengan mempertimbangkan aspek implementasi teknis, seperti estimasi biaya, kompleksitas integrasi sistem, dan kesiapan infrastruktur, untuk memperkuat relevansi praktis dan validitas empiris dari temuan penelitian. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam mendukung pengambilan keputusan strategis terkait implementasi CRM di sektor perbankan syariah, serta meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan pelanggan..
<br>Penelitian ini berhasil memprioritaskan fitur-fitur sistem Customer Relationship Management (CRM) secara objektif dan terukur menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP).Analisis menunjukkan bahwa manajemen data dan informasi pelanggan merupakan kriteria yang paling dominan dalam pemilihan fitur CRM, menekankan pentingnya data sebagai fondasi transformasi digital.Fitur Customer 360A View menempati prioritas tertinggi, diikuti oleh Omnichannel Interaction & Complaint Management dan AI Chatbot & Digital Assistant, mengindikasikan bahwa implementasi CRM sebaiknya dilakukan secara bertahap, dimulai dengan penguatan fondasi data dan peningkatan kualitas interaksi pelanggan.Penelitian ini menyediakan kerangka kerja pengambilan keputusan yang sistematis dan terapan untuk membantu organisasi dalam menentukan prioritas implementasi CRM
<br>Latar Belakang: Keterbatasan sumber daya dan meningkatnya kompleksitas kebutuhan layanan menjadi tantangan signifikan bagi bank syariah regional dalam memprioritaskan fitur-fitur sistem Customer Relationship Management (CRM). PT Bank NTB Syariah menghadapi fragmentasi pengelolaan data pelanggan, analisis perilaku pelanggan yang terbatas, dan tuntutan kepatuhan serta keamanan yang berkelanjutan, sehingga memerlukan pendekatan pengambilan keputusan yang terstruktur. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan prioritas fitur sistem CRM secara kuantitatif dan objektif menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Metode: Penelitian ini menggunakan AHP dengan melibatkan lima panel ahli internal yang mewakili fungsi teknologi informasi, bisnis, kepatuhan, dan kualitas layanan. Empat kriteria...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/a/sistem-crm-dealer-manajemen-data-buku-eksplorasi-m-thumb-2cd75.webp" type="image/webp" length="113572" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/sistem-crm-dealer-manajemen-data-buku-eksplorasi-m-thumb-ed858.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/sistem-crm-dealer-manajemen-data-buku-eksplorasi-m-thumb-650f0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/sistem-crm-dealer-manajemen-data-buku-eksplorasi-m-thumb-2cd75.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5433-jurnalequivalent.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13040-equivalent-jurnal-ilmiah-sosial-teknik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementation Of Regional Regulation No 15 Of 2012 Concerning The Spatial Plan Of Magetan Regency For 2012 2032 On The Development Of Tourism In Magetan Regency ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementation Of Regional Regulation No 15 Of 2012 Concerning The Spatial Plan Of Magetan Regency For 2012 2032 On The Development Of Tourism In Magetan Regency ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementation Of Regional Regulation No 15 Of 2012 Concerning The Spatial Plan Of Magetan Regency For 2012 2032 On The Development Of Tourism In Magetan Regency ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40339-formulasi-model-tata-ruang-pesisir</link>
	<guid isPermaLink="false">4ffb5416c34752ca04aedc88dfbb223e</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 11:38:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ powered ojs ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur hayati ]]></category>
	<category><![CDATA[ cc license ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cc,hayati,license,nur,ojs,powered]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak sosial-ekonomi dari relokasi pedagang di sekitar Telaga Sarangan terhadap ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementation Of Regional Regulation No. 15 Of 2012 Concerning The Spatial Plan Of Magetan Regency For 2012-2032, On The Development Of Tourism In Magetan Regency: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak sosial-ekonomi dari relokasi pedagang di sekitar Telaga Sarangan terhadap kesejahteraan mereka dan masyarakat lokal. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat fokus pada pengembangan model tata ruang partisipatif yang melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan terkait pengembangan pariwisata. Ketiga, penting untuk mengkaji efektivitas pendekatan persuasif dalam penegakan hukum lingkungan dan mencari alternatif strategi yang lebih efektif untuk mencegah pelanggaran sempadan danau, dengan mempertimbangkan aspek sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat setempat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mewujudkan pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan berkeadilan di Kabupaten Magetan.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pemerintah Kabupaten Magetan telah berupaya menegakkan Perda No.15 Tahun 2012 untuk mendukung perkembangan pariwisata di Telaga Sarangan, namun implementasinya terhambat oleh sejarah konflik dan kurangnya kepercayaan masyarakat.Pemerintah terus mencari solusi persuasif untuk mengatasi pelanggaran dan mencapai keselarasan antara peraturan dan kepentingan masyarakat.Upaya ini diharapkan dapat mewujudkan Telaga Sarangan sebagai kawasan wisata yang asri, indah, tertib, rapi, aman, dan nyaman Penelitian ini berjudul Implementasi Perda No. 15 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Magetan Tahun 2012-2032 terhadap Perkembangan Kepariwisataan Di Kabupaten Magetan. Permasalahan dari penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan Perda No. 15 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Magetan Tahun 2012-2032 terhadap perkembangan kepariwisataan di Telaga Sarangan yang melanggar fungsional dari kawasan sempedan danau dan Bagaimana proses penegakan hukum yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Magetan terhadap pelanggar Perda... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/5/formulasi-model-tata-ruang-pesisir-pariwisata-semp-thumb-2d57b.webp" title="JURIS - Implementation Of Regional Regulation No. 15 Of 2012 Concerning The Spatial Plan Of Magetan Regency For 2012-2032, On The Development Of Tourism In Magetan Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/formulasi-model-tata-ruang-pesisir-pariwisata-semp-thumb-2d57b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/formulasi-model-tata-ruang-pesisir-pariwisata-semp-thumb-2d57b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/formulasi-model-tata-ruang-pesisir-pariwisata-semp-thumb-2d57b.webp 1x" title="JURIS - Implementation Of Regional Regulation No. 15 Of 2012 Concerning The Spatial Plan Of Magetan Regency For 2012-2032, On The Development Of Tourism In Magetan Regency" alt="JURIS - Implementation Of Regional Regulation No. 15 Of 2012 Concerning The Spatial Plan Of Magetan Regency For 2012-2032, On The Development Of Tourism In Magetan Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/5/formulasi-model-tata-ruang-pesisir-pariwisata-semp-thumb-e58ba.webp" title="JURIS - Implementation Of Regional Regulation No. 15 Of 2012 Concerning The Spatial Plan Of Magetan Regency For 2012-2032, On The Development Of Tourism In Magetan Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/formulasi-model-tata-ruang-pesisir-pariwisata-semp-thumb-e58ba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/formulasi-model-tata-ruang-pesisir-pariwisata-semp-thumb-e58ba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/formulasi-model-tata-ruang-pesisir-pariwisata-semp-thumb-e58ba.webp 1x" title="JURIS - Implementation Of Regional Regulation No. 15 Of 2012 Concerning The Spatial Plan Of Magetan Regency For 2012-2032, On The Development Of Tourism In Magetan Regency" alt="JURIS - Implementation Of Regional Regulation No. 15 Of 2012 Concerning The Spatial Plan Of Magetan Regency For 2012-2032, On The Development Of Tourism In Magetan Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/5/formulasi-model-tata-ruang-pesisir-pariwisata-semp-thumb-72348.webp" title="JURIS - Implementation Of Regional Regulation No. 15 Of 2012 Concerning The Spatial Plan Of Magetan Regency For 2012-2032, On The Development Of Tourism In Magetan Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/formulasi-model-tata-ruang-pesisir-pariwisata-semp-thumb-72348.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/formulasi-model-tata-ruang-pesisir-pariwisata-semp-thumb-72348.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/formulasi-model-tata-ruang-pesisir-pariwisata-semp-thumb-72348.webp 1x" title="JURIS - Implementation Of Regional Regulation No. 15 Of 2012 Concerning The Spatial Plan Of Magetan Regency For 2012-2032, On The Development Of Tourism In Magetan Regency" alt="JURIS - Implementation Of Regional Regulation No. 15 Of 2012 Concerning The Spatial Plan Of Magetan Regency For 2012-2032, On The Development Of Tourism In Magetan Regency" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40339-formulasi-model-tata-ruang-pesisir" title="JURIS - Implementation Of Regional Regulation No. 15 Of 2012 Concerning The Spatial Plan Of Magetan Regency For 2012-2032, On The Development Of Tourism In Magetan Regency" target="_blank">Implementation Of Regional Regulation No. 15 Of 2012 Concerning The Spatial Plan Of Magetan Regency For 2012-2032, On The Development Of Tourism In Magetan Regency</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak sosial-ekonomi dari relokasi pedagang di sekitar Telaga Sarangan terhadap kesejahteraan mereka dan masyarakat lokal. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat fokus pada pengembangan model tata ruang partisipatif yang melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan terkait pengembangan pariwisata. Ketiga, penting untuk mengkaji efektivitas pendekatan persuasif dalam penegakan hukum lingkungan dan mencari alternatif strategi yang lebih efektif untuk mencegah pelanggaran sempadan danau, dengan mempertimbangkan aspek sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat setempat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mewujudkan pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan berkeadilan di Kabupaten Magetan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pemerintah Kabupaten Magetan telah berupaya menegakkan Perda No.15 Tahun 2012 untuk mendukung perkembangan pariwisata di Telaga Sarangan, namun implementasinya terhambat oleh sejarah konflik dan kurangnya kepercayaan masyarakat.Pemerintah terus mencari solusi persuasif untuk mengatasi pelanggaran dan mencapai keselarasan antara peraturan dan kepentingan masyarakat.Upaya ini diharapkan dapat mewujudkan Telaga Sarangan sebagai kawasan wisata yang asri, indah, tertib, rapi, aman, dan nyaman
<br>Penelitian ini berjudul Implementasi Perda No. 15 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Magetan Tahun 2012-2032 terhadap Perkembangan Kepariwisataan Di Kabupaten Magetan. Permasalahan dari penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan Perda No. 15 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Magetan Tahun 2012-2032 terhadap perkembangan kepariwisataan di Telaga Sarangan yang melanggar fungsional dari kawasan sempedan danau dan Bagaimana proses penegakan hukum yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Magetan terhadap pelanggar Perda...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/5/formulasi-model-tata-ruang-pesisir-pariwisata-semp-thumb-e58ba.webp" type="image/webp" length="105378" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/formulasi-model-tata-ruang-pesisir-pariwisata-semp-thumb-2d57b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/formulasi-model-tata-ruang-pesisir-pariwisata-semp-thumb-e58ba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/formulasi-model-tata-ruang-pesisir-pariwisata-semp-thumb-72348.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5433-jurnalequivalent.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13040-equivalent-jurnal-ilmiah-sosial-teknik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Community Perception and Participation on Turtle Conservation in Mubraidiba and Meinyunfoka Villages Manokwari North District Manokwari Regency ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Community Perception and Participation on Turtle Conservation in Mubraidiba and Meinyunfoka Villages Manokwari North District Manokwari Regency ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Community Perception and Participation on Turtle Conservation in Mubraidiba and Meinyunfoka Villages Manokwari North District Manokwari Regency ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40338-nilai-konservasi-alam-fungsi-kawasan-pa</link>
	<guid isPermaLink="false">e65d12a939d57fe16d949a8bd8dc0677</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 11:34:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada tiga arah: pertama, mengevaluasi efektivitas program pendidikan lingkungan berbasis komunitas untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya konservasi penyu. Kedua, mengkaji model partisipasi masyarakat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Community Perception and Participation on Turtle Conservation in Mubraidiba and Meinyunfoka Villages, Manokwari North District, Manokwari Regency: Penelitian lanjutan dapat fokus pada tiga arah: pertama, mengevaluasi efektivitas program pendidikan lingkungan berbasis komunitas untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya konservasi penyu. Kedua, mengkaji model partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kawasan konservasi penyu yang lebih inklusif, termasuk penglibatan pemangku kepentingan lokal. Ketiga, menganalisis dampak regulasi pemerintah terhadap peningkatan partisipasi masyarakat dalam pelestarian penyu, serta mengidentifikasi hambatan yang muncul dalam implementasinya. Pendekatan ini dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga konservasi untuk menciptakan kebijakan yang lebih efektif dan berkelanjutan.. Dari penelitian AuPersepsi dan Partisipasi Masyarakat terhadap Konservasi Penyu di Kampung Mubraidiba dan Meinyunfoka Distrik Manokwari Utara Kabupaten ManokwariAy dapat disimpulkan bahwa persepsi masyarakat di Kampung Mubraidiba dan Meinyunfoka dikategorikan masih sangat rendah berdasarkan nilai uji kriteria, dimana persepsi masyarakat terbukti berada pada kriteria netral yaitu rentang dengan presentasi sebesar 24.0%, sedangkan partisipasi masyarakat sangat rendah karena berada pada kriteria sangat rentan (37.9%), artinya dan kesadaran masyarakat akan pentingnya nilai konservasi masih sangat kurang dalam implementasinya terhadap pengelolaan penyu secara berkelanjutan Penurunan populasi penyu di perairan pantai Manokwari Utara masih merupakan masalah yang sampai saat ini menjadi perhatian terhadap pelestarian penyu. Hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan dan partisipasi masyarakat tentang pentingnya sebuah konservasi. sehingga penelitian ini difokuskan terhadap persepsi dan partisipasi masyarakat terhadap konservasi penyu di kampung Mubraidiba dan Meinyunfoka, Manokwari Utara, Kabupaten Manokwari. Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2021 di Kampung Mubraidiba dan Meinyunfoka, Distrik Manokwari Utara, Kabupaten Manokwari. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan studi kasus dengan menggambarkan secara tepat kondisi tempat dan objek penelitian yang sesuai tujuan penelitian yang ada. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Data dan informasi di analisis secara deskriptif dengan pendekatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/5/nilai-konservasi-alam-fungsi-kawasan-partisipasi-m-thumb-af51f.webp" title="JURIS - Community Perception and Participation on Turtle Conservation in Mubraidiba and Meinyunfoka Villages, Manokwari North District, Manokwari Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/nilai-konservasi-alam-fungsi-kawasan-partisipasi-m-thumb-af51f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/nilai-konservasi-alam-fungsi-kawasan-partisipasi-m-thumb-af51f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/nilai-konservasi-alam-fungsi-kawasan-partisipasi-m-thumb-af51f.webp 1x" title="JURIS - Community Perception and Participation on Turtle Conservation in Mubraidiba and Meinyunfoka Villages, Manokwari North District, Manokwari Regency" alt="JURIS - Community Perception and Participation on Turtle Conservation in Mubraidiba and Meinyunfoka Villages, Manokwari North District, Manokwari Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/nilai-konservasi-alam-fungsi-kawasan-partisipasi-m-thumb-7ba9f.webp" title="JURIS - Community Perception and Participation on Turtle Conservation in Mubraidiba and Meinyunfoka Villages, Manokwari North District, Manokwari Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/nilai-konservasi-alam-fungsi-kawasan-partisipasi-m-thumb-7ba9f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/nilai-konservasi-alam-fungsi-kawasan-partisipasi-m-thumb-7ba9f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/nilai-konservasi-alam-fungsi-kawasan-partisipasi-m-thumb-7ba9f.webp 1x" title="JURIS - Community Perception and Participation on Turtle Conservation in Mubraidiba and Meinyunfoka Villages, Manokwari North District, Manokwari Regency" alt="JURIS - Community Perception and Participation on Turtle Conservation in Mubraidiba and Meinyunfoka Villages, Manokwari North District, Manokwari Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/nilai-konservasi-alam-fungsi-kawasan-partisipasi-m-thumb-17257.webp" title="JURIS - Community Perception and Participation on Turtle Conservation in Mubraidiba and Meinyunfoka Villages, Manokwari North District, Manokwari Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/nilai-konservasi-alam-fungsi-kawasan-partisipasi-m-thumb-17257.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/nilai-konservasi-alam-fungsi-kawasan-partisipasi-m-thumb-17257.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/nilai-konservasi-alam-fungsi-kawasan-partisipasi-m-thumb-17257.webp 1x" title="JURIS - Community Perception and Participation on Turtle Conservation in Mubraidiba and Meinyunfoka Villages, Manokwari North District, Manokwari Regency" alt="JURIS - Community Perception and Participation on Turtle Conservation in Mubraidiba and Meinyunfoka Villages, Manokwari North District, Manokwari Regency" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40338-nilai-konservasi-alam-fungsi-kawasan-pa" title="JURIS - Community Perception and Participation on Turtle Conservation in Mubraidiba and Meinyunfoka Villages, Manokwari North District, Manokwari Regency" target="_blank">Community Perception and Participation on Turtle Conservation in Mubraidiba and Meinyunfoka Villages, Manokwari North District, Manokwari Regency</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada tiga arah: pertama, mengevaluasi efektivitas program pendidikan lingkungan berbasis komunitas untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya konservasi penyu. Kedua, mengkaji model partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kawasan konservasi penyu yang lebih inklusif, termasuk penglibatan pemangku kepentingan lokal. Ketiga, menganalisis dampak regulasi pemerintah terhadap peningkatan partisipasi masyarakat dalam pelestarian penyu, serta mengidentifikasi hambatan yang muncul dalam implementasinya. Pendekatan ini dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga konservasi untuk menciptakan kebijakan yang lebih efektif dan berkelanjutan..
<br>Dari penelitian AuPersepsi dan Partisipasi Masyarakat terhadap Konservasi Penyu di Kampung Mubraidiba dan Meinyunfoka Distrik Manokwari Utara Kabupaten ManokwariAy dapat disimpulkan bahwa persepsi masyarakat di Kampung Mubraidiba dan Meinyunfoka dikategorikan masih sangat rendah berdasarkan nilai uji kriteria, dimana persepsi masyarakat terbukti berada pada kriteria netral yaitu rentang dengan presentasi sebesar 24.0%, sedangkan partisipasi masyarakat sangat rendah karena berada pada kriteria sangat rentan (37.9%), artinya dan kesadaran masyarakat akan pentingnya nilai konservasi masih sangat kurang dalam implementasinya terhadap pengelolaan penyu secara berkelanjutan
<br>Penurunan populasi penyu di perairan pantai Manokwari Utara masih merupakan masalah yang sampai saat ini menjadi perhatian terhadap pelestarian penyu. Hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan dan partisipasi masyarakat tentang pentingnya sebuah konservasi. sehingga penelitian ini difokuskan terhadap persepsi dan partisipasi masyarakat terhadap konservasi penyu di kampung Mubraidiba dan Meinyunfoka, Manokwari Utara, Kabupaten Manokwari. Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2021 di Kampung Mubraidiba dan Meinyunfoka, Distrik Manokwari Utara, Kabupaten Manokwari. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan studi kasus dengan menggambarkan secara tepat kondisi tempat dan objek penelitian yang sesuai tujuan penelitian yang ada. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Data dan informasi di analisis secara deskriptif dengan pendekatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/5/nilai-konservasi-alam-fungsi-kawasan-partisipasi-m-thumb-af51f.webp" type="image/webp" length="96350" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/nilai-konservasi-alam-fungsi-kawasan-partisipasi-m-thumb-af51f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/nilai-konservasi-alam-fungsi-kawasan-partisipasi-m-thumb-7ba9f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/nilai-konservasi-alam-fungsi-kawasan-partisipasi-m-thumb-17257.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1231-ejournalfpikunipa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14406-jurnal-sumberdaya-akuatik-indopasifik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pelatihan Wawancara Kerja Human Resource Department HRD untuk Pembekalan Tes Kerja ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pelatihan Wawancara Kerja Human Resource Department HRD untuk Pembekalan Tes Kerja ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pelatihan Wawancara Kerja Human Resource Department HRD untuk Pembekalan Tes Kerja ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40345-praktik-simulasi-wawancara-hrd-curriculu</link>
	<guid isPermaLink="false">9495aa977e077df3c785956cbde3b49e</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 11:28:36 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rahma utami ]]></category>
	<category><![CDATA[ dwi pratiwi ]]></category>
	<category><![CDATA[ gacor https ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dwi,gacor,https,pratiwi,rahma,utami]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan agar pelatihan wawancara kerja ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan menambahkan materi tentang teknik komunikasi yang efektif dalam wawancara kerja. Selain itu, penting juga untuk memberikan pemahaman ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pelatihan Wawancara Kerja Human Resource Department (HRD) untuk Pembekalan Tes Kerja: Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan agar pelatihan wawancara kerja ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan menambahkan materi tentang teknik komunikasi yang efektif dalam wawancara kerja. Selain itu, penting juga untuk memberikan pemahaman kepada peserta tentang budaya perusahaan dan nilai-nilai yang mereka junjung tinggi, sehingga peserta dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik dan memahami ekspektasi perusahaan. Terakhir, kami juga menyarankan agar pelatihan ini dapat diintegrasikan dengan pelatihan soft skills lainnya, seperti kemampuan bernegosiasi dan presentasi, agar peserta dapat memiliki keterampilan yang lebih komprehensif dalam menghadapi dunia kerja.. Berdasarkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa.Kegiatan pelatihan wawancara kerja human resource department (HRD) untuk persiapan tes kerja bermanfaat bagi peserta dalam mempersiapkan tes wawancara kerja pada instansi atau perusahaan.Perlunya dilakukan pelatihan lanjutan yang berkesinambungan tentang pelatihan wawancara kerja dalam bahasa Inggris Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah memberikan pelatihan wawancara kerja sesuai standar human resource department (HRD). Sasaran kegiatan pelatihan ini adalah para pelamar kerja yang tergabung dalam grup telegram. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode pemaparan/presentasi secara langsung, praktik simulasi wawancara, dan tanya-jawab. Latar belakang kegiatan pelatihan ini adalah analisis kebutuhan masyarakat dengan mengadakan observasi awal dan wawancara melalui grup telegram. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, diperoleh hasil bahwa masih banyak para pelamar kerja yang gagal dalam tahap tes wawancara kerja. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengalaman dalam tes wawancara dan minimnya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/c/praktik-simulasi-wawancara-hrd-curriculum-vitae-pe-thumb-82797.webp" title="JURIS - Pelatihan Wawancara Kerja Human Resource Department (HRD) untuk Pembekalan Tes Kerja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/praktik-simulasi-wawancara-hrd-curriculum-vitae-pe-thumb-82797.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/praktik-simulasi-wawancara-hrd-curriculum-vitae-pe-thumb-82797.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/praktik-simulasi-wawancara-hrd-curriculum-vitae-pe-thumb-82797.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Wawancara Kerja Human Resource Department (HRD) untuk Pembekalan Tes Kerja" alt="JURIS - Pelatihan Wawancara Kerja Human Resource Department (HRD) untuk Pembekalan Tes Kerja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/praktik-simulasi-wawancara-hrd-curriculum-vitae-pe-thumb-64f89.webp" title="JURIS - Pelatihan Wawancara Kerja Human Resource Department (HRD) untuk Pembekalan Tes Kerja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/praktik-simulasi-wawancara-hrd-curriculum-vitae-pe-thumb-64f89.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/praktik-simulasi-wawancara-hrd-curriculum-vitae-pe-thumb-64f89.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/praktik-simulasi-wawancara-hrd-curriculum-vitae-pe-thumb-64f89.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Wawancara Kerja Human Resource Department (HRD) untuk Pembekalan Tes Kerja" alt="JURIS - Pelatihan Wawancara Kerja Human Resource Department (HRD) untuk Pembekalan Tes Kerja" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40345-praktik-simulasi-wawancara-hrd-curriculu" title="JURIS - Pelatihan Wawancara Kerja Human Resource Department (HRD) untuk Pembekalan Tes Kerja" target="_blank">Pelatihan Wawancara Kerja Human Resource Department (HRD) untuk Pembekalan Tes Kerja</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan agar pelatihan wawancara kerja ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan menambahkan materi tentang teknik komunikasi yang efektif dalam wawancara kerja. Selain itu, penting juga untuk memberikan pemahaman kepada peserta tentang budaya perusahaan dan nilai-nilai yang mereka junjung tinggi, sehingga peserta dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik dan memahami ekspektasi perusahaan. Terakhir, kami juga menyarankan agar pelatihan ini dapat diintegrasikan dengan pelatihan soft skills lainnya, seperti kemampuan bernegosiasi dan presentasi, agar peserta dapat memiliki keterampilan yang lebih komprehensif dalam menghadapi dunia kerja..
<br>Berdasarkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa.Kegiatan pelatihan wawancara kerja human resource department (HRD) untuk persiapan tes kerja bermanfaat bagi peserta dalam mempersiapkan tes wawancara kerja pada instansi atau perusahaan.Perlunya dilakukan pelatihan lanjutan yang berkesinambungan tentang pelatihan wawancara kerja dalam bahasa Inggris
<br>Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah memberikan pelatihan wawancara kerja sesuai standar human resource department (HRD). Sasaran kegiatan pelatihan ini adalah para pelamar kerja yang tergabung dalam grup telegram. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode pemaparan/presentasi secara langsung, praktik simulasi wawancara, dan tanya-jawab. Latar belakang kegiatan pelatihan ini adalah analisis kebutuhan masyarakat dengan mengadakan observasi awal dan wawancara melalui grup telegram. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, diperoleh hasil bahwa masih banyak para pelamar kerja yang gagal dalam tahap tes wawancara kerja. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengalaman dalam tes wawancara dan minimnya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/c/praktik-simulasi-wawancara-hrd-curriculum-vitae-pe-thumb-82797.webp" type="image/webp" length="84520" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/praktik-simulasi-wawancara-hrd-curriculum-vitae-pe-thumb-82797.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/praktik-simulasi-wawancara-hrd-curriculum-vitae-pe-thumb-64f89.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-596-unsika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9926-kreatif-jurnal-pengabdian-masyarakat-sains-teknologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Pelaksanaan Kebijakan Program KIP K Di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Pelaksanaan Kebijakan Program KIP K Di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Pelaksanaan Kebijakan Program KIP K Di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40331-kampus-program-beasiswa-indeks-ku</link>
	<guid isPermaLink="false">628722a91906f12bca19d400920bc860</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 11:25:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ tri purwanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ dodo sutardi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,dodo,purwanti,sutardi,tri]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluasi Pelaksanaan Kebijakan Program KIP-K Di Indonesia: Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas program KIP-K dalam meningkatkan prestasi akademik mahasiswa. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif yang melibatkan data prestasi akademik mahasiswa penerima KIP-K dan faktor-faktor lain yang relevan. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami lebih dalam pengalaman mahasiswa penerima KIP-K dalam mengakses layanan pendidikan dan dukungan lainnya. Penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang tantangan dan hambatan yang dihadapi mahasiswa penerima KIP-K, serta bagaimana program KIP-K dapat ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Ketiga, penelitian komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas program KIP-K di berbagai perguruan tinggi. Hal ini dapat membantu mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dalam pengelolaan program KIP-K dan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas program secara keseluruhan. Dengan menggabungkan ketiga saran penelitian ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas program KIP-K dan memastikan bahwa program ini dapat memberikan manfaat yang optimal bagi mahasiswa penerima.. Program KIP-K merupakan beasiswa yang diberikan oleh pemerintah kepada siswa yang memiliki keterbatasan ekonomi tetapi berprestasi untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi.Program pemerintah ini sudah berjalan sejak tahun 2010 dengan program awal yaitu program Bidikmisi dan pada tahun 2020 berubah menjadi program kartu Indonesia pintar kuliah (KIP-K) sampai dengan saat ini.Program KIP-K telah membantu merealisasikan harapan dari masyarakat Indonesia yang anakanaknya ingin merasakan bangku pendidikan tinggi tanpa biaya.Kebijakan ini merupakan program pemerintah berskala nasional yang memiliki misi untuk memutus mata rantai kemiskinan dan menghapus kesenggangan antara anak-anak dengan perekonomian yang kurang beruntung dengan anakanak dengan perekonomian mampu untuk dapat mengakses pendidikan tinggi KIP-K merupakan program beasiswa dari pemerintah kepada siswa dengan keterbatasan ekonomi tetapi berprestasi untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi. Kemenristekdikti mendelegasikan program ini ke Perguruan Tinggi baik negeri maupun swasta untuk melaksanakan dan mendukung Program tersebut. Pada pelaksanaannya setiap perguruan tinggi mengacu pada Persesjen no. 10. tahun 2022 sebagai dasar. Namun, kenyataanya masih ditemukan mahasiswa KIP-K yang kurang tepat menerima program sehingga perlu dilakukan evaluasi program. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengukuran tingkat pencapaian tujuan dalam evaluasi penelitian menggunakan enam indikator William... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/e/kampus-program-beasiswa-indeks-kualitas-siaran-tel-thumb-2b0ea.webp" title="JURIS - Evaluasi Pelaksanaan Kebijakan Program KIP-K Di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/kampus-program-beasiswa-indeks-kualitas-siaran-tel-thumb-2b0ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/kampus-program-beasiswa-indeks-kualitas-siaran-tel-thumb-2b0ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/kampus-program-beasiswa-indeks-kualitas-siaran-tel-thumb-2b0ea.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Pelaksanaan Kebijakan Program KIP-K Di Indonesia" alt="JURIS - Evaluasi Pelaksanaan Kebijakan Program KIP-K Di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/kampus-program-beasiswa-indeks-kualitas-siaran-tel-thumb-d74d8.webp" title="JURIS - Evaluasi Pelaksanaan Kebijakan Program KIP-K Di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/kampus-program-beasiswa-indeks-kualitas-siaran-tel-thumb-d74d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/kampus-program-beasiswa-indeks-kualitas-siaran-tel-thumb-d74d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/kampus-program-beasiswa-indeks-kualitas-siaran-tel-thumb-d74d8.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Pelaksanaan Kebijakan Program KIP-K Di Indonesia" alt="JURIS - Evaluasi Pelaksanaan Kebijakan Program KIP-K Di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/kampus-program-beasiswa-indeks-kualitas-siaran-tel-thumb-efdba.webp" title="JURIS - Evaluasi Pelaksanaan Kebijakan Program KIP-K Di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/kampus-program-beasiswa-indeks-kualitas-siaran-tel-thumb-efdba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/kampus-program-beasiswa-indeks-kualitas-siaran-tel-thumb-efdba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/kampus-program-beasiswa-indeks-kualitas-siaran-tel-thumb-efdba.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Pelaksanaan Kebijakan Program KIP-K Di Indonesia" alt="JURIS - Evaluasi Pelaksanaan Kebijakan Program KIP-K Di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40331-kampus-program-beasiswa-indeks-ku" title="JURIS - Evaluasi Pelaksanaan Kebijakan Program KIP-K Di Indonesia" target="_blank">Evaluasi Pelaksanaan Kebijakan Program KIP-K Di Indonesia</a>: Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas program KIP-K dalam meningkatkan prestasi akademik mahasiswa. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif yang melibatkan data prestasi akademik mahasiswa penerima KIP-K dan faktor-faktor lain yang relevan. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami lebih dalam pengalaman mahasiswa penerima KIP-K dalam mengakses layanan pendidikan dan dukungan lainnya. Penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang tantangan dan hambatan yang dihadapi mahasiswa penerima KIP-K, serta bagaimana program KIP-K dapat ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Ketiga, penelitian komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas program KIP-K di berbagai perguruan tinggi. Hal ini dapat membantu mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dalam pengelolaan program KIP-K dan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas program secara keseluruhan. Dengan menggabungkan ketiga saran penelitian ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas program KIP-K dan memastikan bahwa program ini dapat memberikan manfaat yang optimal bagi mahasiswa penerima..
<br>Program KIP-K merupakan beasiswa yang diberikan oleh pemerintah kepada siswa yang memiliki keterbatasan ekonomi tetapi berprestasi untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi.Program pemerintah ini sudah berjalan sejak tahun 2010 dengan program awal yaitu program Bidikmisi dan pada tahun 2020 berubah menjadi program kartu Indonesia pintar kuliah (KIP-K) sampai dengan saat ini.Program KIP-K telah membantu merealisasikan harapan dari masyarakat Indonesia yang anakanaknya ingin merasakan bangku pendidikan tinggi tanpa biaya.Kebijakan ini merupakan program pemerintah berskala nasional yang memiliki misi untuk memutus mata rantai kemiskinan dan menghapus kesenggangan antara anak-anak dengan perekonomian yang kurang beruntung dengan anakanak dengan perekonomian mampu untuk dapat mengakses pendidikan tinggi
<br>KIP-K merupakan program beasiswa dari pemerintah kepada siswa dengan keterbatasan ekonomi tetapi berprestasi untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi. Kemenristekdikti mendelegasikan program ini ke Perguruan Tinggi baik negeri maupun swasta untuk melaksanakan dan mendukung Program tersebut. Pada pelaksanaannya setiap perguruan tinggi mengacu pada Persesjen no. 10. tahun 2022 sebagai dasar. Namun, kenyataanya masih ditemukan mahasiswa KIP-K yang kurang tepat menerima program sehingga perlu dilakukan evaluasi program. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengukuran tingkat pencapaian tujuan dalam evaluasi penelitian menggunakan enam indikator William...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/e/kampus-program-beasiswa-indeks-kualitas-siaran-tel-thumb-d74d8.webp" type="image/webp" length="122018" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/kampus-program-beasiswa-indeks-kualitas-siaran-tel-thumb-2b0ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/kampus-program-beasiswa-indeks-kualitas-siaran-tel-thumb-d74d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/kampus-program-beasiswa-indeks-kualitas-siaran-tel-thumb-efdba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-91-unived.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13147-moment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pesan Kampanye Dan Efektivitas Retorika Politik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pesan Kampanye Dan Efektivitas Retorika Politik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pesan Kampanye Dan Efektivitas Retorika Politik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40328-konteks-geografis-politik-retorika-metafor</link>
	<guid isPermaLink="false">774462c6d098d2b4794cef4989cbf621</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 11:24:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ leony rizati ]]></category>
	<category><![CDATA[ putri lianti ]]></category>
	<category><![CDATA[ hudi santoso ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[hudi,leony,lianti,putri,rizati,santoso]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan perbandingan strategi pesan kampanye antara caleg incumbent dan non-incumbent, atau antara partai politik yang berbeda dalam konteks geografis dan demografis yang beragam. Selain itu, kajian terhadap ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pesan Kampanye Dan Efektivitas Retorika Politik: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan perbandingan strategi pesan kampanye antara caleg incumbent dan non-incumbent, atau antara partai politik yang berbeda dalam konteks geografis dan demografis yang beragam. Selain itu, kajian terhadap efektivitas media digital dalam konteks kampanye politik lokal juga menjadi ruang penelitian yang relevan untuk menilai perubahan pola komunikasi politik di era teknologi informasi. Penelitian selanjutnya juga dapat fokus pada bagaimana pesan kampanye yang efektif dapat dibangun dan disampaikan dalam konteks sosial-budaya yang berbeda, serta bagaimana retorika politik dapat digunakan secara etis dan kontekstual untuk mencapai tujuan persuasi dalam komunikasi politik.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pesan kampanye yang digunakan oleh calon legislatif incumbent dari Partai Golkar di Kabupaten Mukomuko pada Pemilu Legislatif 2014 disusun secara kontekstual, adaptif, dan responsif terhadap karakter sosial-budaya masyarakat lokal.Penyusunan pesan lebih difokuskan pada penguatan citra diri melalui narasi keberhasilan, pengalaman kerja, dan kedekatan emosional dengan pemilih.Penggunaan perangkat retorika, terutama ethos dan pathos, terbukti memainkan peran penting dalam membangun kredibilitas dan menjalin hubungan emosional yang kuat antara kandidat dan konstituen.Pemanfaatan saluran komunikasi interpersonal serta pendekatan informal menjadi strategi utama dalam penyampaian pesan, yang disesuaikan dengan norma sosial lokal yang mengutamakan keharmonisan dan relasi kekerabatan.Kandidat secara sadar menghindari penggunaan pesan negatif, mengingat tingginya sensitivitas masyarakat terhadap konflik terbuka dalam ruang politik lokal.Hasil ini menunjukkan bahwa keberhasilan komunikasi politik tidak hanya bergantung pada substansi pesan, tetapi juga pada kemampuan kandidat dalam membaca konteks sosial dan merancang pendekatan komunikasi yang sesuai dengan nilai dan ekspektasi audiens Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pesan kampanye dan efektivitas penggunaan retorika politik oleh calon legislatif incumbent dari Partai Golkar di Kabupaten Mukomuko dalam Pemilu Legislatif 2014. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan studi kasus, penelitian ini mengungkap bahwa kandidat menyusun pesan kampanye dengan pendekatan kontekstual, menekankan kredibilitas personal (ethos), kedekatan emosional (pathos), dan argumentasi programatik (logos). Penyampaian pesan dilakukan secara interpersonal melalui kegiatan sosial dan pertemuan informal, mencerminkan budaya komunikasi lokal. Kandidat menghindari kampanye negatif dan lebih mengutamakan narasi keberhasilan serta rekam jejak kinerja. Temuan ini menunjukkan bahwa komunikasi politik yang efektif dalam konteks lokal memerlukan perpaduan antara substansi pesan dan sensitivitas terhadap... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/c/konteks-geografis-politik-retorika-metafora-kampan-thumb-e85e6.webp" title="JURIS - Pesan Kampanye Dan Efektivitas Retorika Politik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/konteks-geografis-politik-retorika-metafora-kampan-thumb-e85e6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/konteks-geografis-politik-retorika-metafora-kampan-thumb-e85e6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/konteks-geografis-politik-retorika-metafora-kampan-thumb-e85e6.webp 1x" title="JURIS - Pesan Kampanye Dan Efektivitas Retorika Politik" alt="JURIS - Pesan Kampanye Dan Efektivitas Retorika Politik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/c/konteks-geografis-politik-retorika-metafora-kampan-thumb-5f16b.webp" title="JURIS - Pesan Kampanye Dan Efektivitas Retorika Politik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/konteks-geografis-politik-retorika-metafora-kampan-thumb-5f16b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/konteks-geografis-politik-retorika-metafora-kampan-thumb-5f16b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/konteks-geografis-politik-retorika-metafora-kampan-thumb-5f16b.webp 1x" title="JURIS - Pesan Kampanye Dan Efektivitas Retorika Politik" alt="JURIS - Pesan Kampanye Dan Efektivitas Retorika Politik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40328-konteks-geografis-politik-retorika-metafor" title="JURIS - Pesan Kampanye Dan Efektivitas Retorika Politik" target="_blank">Pesan Kampanye Dan Efektivitas Retorika Politik</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan perbandingan strategi pesan kampanye antara caleg incumbent dan non-incumbent, atau antara partai politik yang berbeda dalam konteks geografis dan demografis yang beragam. Selain itu, kajian terhadap efektivitas media digital dalam konteks kampanye politik lokal juga menjadi ruang penelitian yang relevan untuk menilai perubahan pola komunikasi politik di era teknologi informasi. Penelitian selanjutnya juga dapat fokus pada bagaimana pesan kampanye yang efektif dapat dibangun dan disampaikan dalam konteks sosial-budaya yang berbeda, serta bagaimana retorika politik dapat digunakan secara etis dan kontekstual untuk mencapai tujuan persuasi dalam komunikasi politik..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pesan kampanye yang digunakan oleh calon legislatif incumbent dari Partai Golkar di Kabupaten Mukomuko pada Pemilu Legislatif 2014 disusun secara kontekstual, adaptif, dan responsif terhadap karakter sosial-budaya masyarakat lokal.Penyusunan pesan lebih difokuskan pada penguatan citra diri melalui narasi keberhasilan, pengalaman kerja, dan kedekatan emosional dengan pemilih.Penggunaan perangkat retorika, terutama ethos dan pathos, terbukti memainkan peran penting dalam membangun kredibilitas dan menjalin hubungan emosional yang kuat antara kandidat dan konstituen.Pemanfaatan saluran komunikasi interpersonal serta pendekatan informal menjadi strategi utama dalam penyampaian pesan, yang disesuaikan dengan norma sosial lokal yang mengutamakan keharmonisan dan relasi kekerabatan.Kandidat secara sadar menghindari penggunaan pesan negatif, mengingat tingginya sensitivitas masyarakat terhadap konflik terbuka dalam ruang politik lokal.Hasil ini menunjukkan bahwa keberhasilan komunikasi politik tidak hanya bergantung pada substansi pesan, tetapi juga pada kemampuan kandidat dalam membaca konteks sosial dan merancang pendekatan komunikasi yang sesuai dengan nilai dan ekspektasi audiens
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pesan kampanye dan efektivitas penggunaan retorika politik oleh calon legislatif incumbent dari Partai Golkar di Kabupaten Mukomuko dalam Pemilu Legislatif 2014. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan studi kasus, penelitian ini mengungkap bahwa kandidat menyusun pesan kampanye dengan pendekatan kontekstual, menekankan kredibilitas personal (ethos), kedekatan emosional (pathos), dan argumentasi programatik (logos). Penyampaian pesan dilakukan secara interpersonal melalui kegiatan sosial dan pertemuan informal, mencerminkan budaya komunikasi lokal. Kandidat menghindari kampanye negatif dan lebih mengutamakan narasi keberhasilan serta rekam jejak kinerja. Temuan ini menunjukkan bahwa komunikasi politik yang efektif dalam konteks lokal memerlukan perpaduan antara substansi pesan dan sensitivitas terhadap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/c/konteks-geografis-politik-retorika-metafora-kampan-thumb-5f16b.webp" type="image/webp" length="119048" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/konteks-geografis-politik-retorika-metafora-kampan-thumb-e85e6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/konteks-geografis-politik-retorika-metafora-kampan-thumb-5f16b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-91-unived.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13147-moment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Establishment Of Backup Components Through Government Communication In The Digital Age ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Establishment Of Backup Components Through Government Communication In The Digital Age ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Establishment Of Backup Components Through Government Communication In The Digital Age ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40330-research-method-regency-future-government</link>
	<guid isPermaLink="false">30453ac3aba858d08602c5539e637353</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 11:09:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ tri purwanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ dodo sutardi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,dodo,purwanti,sutardi,tri]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ To further enhance the effectiveness of government communication in the digital era, future research should explore the development of targeted communication strategies tailored to different demographic groups, considering their specific information needs ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Establishment Of Backup Components Through Government Communication In The Digital Age: To further enhance the effectiveness of government communication in the digital era, future research should explore the development of targeted communication strategies tailored to different demographic groups, considering their specific information needs and preferences. Additionally, studies could investigate the role of artificial intelligence and data analytics in identifying and addressing misinformation or negative sentiment related to government policies, particularly concerning initiatives like the reserve component program. Finally, research should focus on evaluating the long-term impact of digital communication on citizen engagement and trust in government, examining whether increased online interaction translates into greater civic participation and a stronger sense of national unity, while also addressing potential challenges like digital divides and the spread of disinformation.. Government communication in the digital age is crucial for building public trust and ensuring the successful implementation of policies.Effective communication requires a responsive and open organizational structure, updated procedures that leverage digital platforms, and an understanding of the community's digital culture.By prioritizing transparency, engagement, and consistency in messaging, the government can strengthen its relationship with the public and foster greater participation in national development Government communication through social media has become a significant phenomenon in the digital age. This research summarizes the strategies, objectives and impact of government communication on social media platforms such as twitter, Instagram, facebook and so on. The research method used is a qualitative method by conducting surveys with data analysis techniques through triangulation. The results of discussions and conclusions through data analysis both by observation and online interaction that the government must be able to use social media to increase public engagement, convey policies and respond to important issues regarding the policies of the government itself, although effective in reaching a broad audience, challenges including crisis management that urgently need to be anticipated, as well as narrative control systems and sustainable participation society... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/8/research-method-regency-future-government-communic-thumb-a7f9e.webp" title="JURIS - Establishment Of Backup Components Through Government Communication In The Digital Age" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/8/research-method-regency-future-government-communic-thumb-a7f9e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/8/research-method-regency-future-government-communic-thumb-a7f9e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/8/research-method-regency-future-government-communic-thumb-a7f9e.webp 1x" title="JURIS - Establishment Of Backup Components Through Government Communication In The Digital Age" alt="JURIS - Establishment Of Backup Components Through Government Communication In The Digital Age" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/8/research-method-regency-future-government-communic-thumb-fccf6.webp" title="JURIS - Establishment Of Backup Components Through Government Communication In The Digital Age" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/8/research-method-regency-future-government-communic-thumb-fccf6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/8/research-method-regency-future-government-communic-thumb-fccf6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/8/research-method-regency-future-government-communic-thumb-fccf6.webp 1x" title="JURIS - Establishment Of Backup Components Through Government Communication In The Digital Age" alt="JURIS - Establishment Of Backup Components Through Government Communication In The Digital Age" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/8/research-method-regency-future-government-communic-thumb-85009.webp" title="JURIS - Establishment Of Backup Components Through Government Communication In The Digital Age" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/8/research-method-regency-future-government-communic-thumb-85009.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/8/research-method-regency-future-government-communic-thumb-85009.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/8/research-method-regency-future-government-communic-thumb-85009.webp 1x" title="JURIS - Establishment Of Backup Components Through Government Communication In The Digital Age" alt="JURIS - Establishment Of Backup Components Through Government Communication In The Digital Age" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40330-research-method-regency-future-government" title="JURIS - Establishment Of Backup Components Through Government Communication In The Digital Age" target="_blank">Establishment Of Backup Components Through Government Communication In The Digital Age</a>: To further enhance the effectiveness of government communication in the digital era, future research should explore the development of targeted communication strategies tailored to different demographic groups, considering their specific information needs and preferences.  Additionally, studies could investigate the role of artificial intelligence and data analytics in identifying and addressing misinformation or negative sentiment related to government policies, particularly concerning initiatives like the reserve component program. Finally, research should focus on evaluating the long-term impact of digital communication on citizen engagement and trust in government, examining whether increased online interaction translates into greater civic participation and a stronger sense of national unity, while also addressing potential challenges like digital divides and the spread of disinformation..
<br>Government communication in the digital age is crucial for building public trust and ensuring the successful implementation of policies.Effective communication requires a responsive and open organizational structure, updated procedures that leverage digital platforms, and an understanding of the community's digital culture.By prioritizing transparency, engagement, and consistency in messaging, the government can strengthen its relationship with the public and foster greater participation in national development
<br>Government communication through social media has become a significant phenomenon in the digital age. This research summarizes the strategies, objectives and impact of government communication on social media platforms such as twitter, Instagram, facebook and so on. The research method used is a qualitative method by conducting surveys with data analysis techniques through triangulation. The results of discussions and conclusions through data analysis both by observation and online interaction that the government must be able to use social media to increase public engagement, convey policies and respond to important issues regarding the policies of the government itself, although effective in reaching a broad audience, challenges including crisis management that urgently need to be anticipated, as well as narrative control systems and sustainable participation society...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/8/research-method-regency-future-government-communic-thumb-fccf6.webp" type="image/webp" length="280084" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/8/research-method-regency-future-government-communic-thumb-a7f9e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/8/research-method-regency-future-government-communic-thumb-fccf6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/8/research-method-regency-future-government-communic-thumb-85009.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-91-unived.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13147-moment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kritik Sosial Dalam Lirik Lagu Analisis Wacana Lagu Maju Dari Feast ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kritik Sosial Dalam Lirik Lagu Analisis Wacana Lagu Maju Dari Feast ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kritik Sosial Dalam Lirik Lagu Analisis Wacana Lagu Maju Dari Feast ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40332-struktur-teks-lagu-perubahan-sosial-kritik</link>
	<guid isPermaLink="false">aa811a1c87d762a8a84cad80f096a416</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 11:05:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ tri purwanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ dodo sutardi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,dodo,purwanti,sutardi,tri]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih mendalam tentang pengaruh musik protes dalam membentuk opini publik dan mendorong perubahan sosial. Kedua, dapat dilakukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kritik Sosial Dalam Lirik Lagu (Analisis Wacana Lagu Maju Dari .Feast): Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih mendalam tentang pengaruh musik protes dalam membentuk opini publik dan mendorong perubahan sosial. Kedua, dapat dilakukan analisis komparatif terhadap lirik lagu-lagu protes dari berbagai genre musik dan periode waktu yang berbeda untuk memahami perkembangan kritik sosial dalam musik. Ketiga, dapat dilakukan studi tentang penerimaan dan dampak lirik lagu protes di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengetahui seberapa efektif musik protes dalam menyampaikan pesan sosial dan politik.. Dimensi teks dalam analisis wacana kritis Teun A.Van Dijk terdiri dari tiga dimensi analisis, yaitu struktur makro, superstruktur, dan struktur mikro.Dimensi struktur makro lagu ini mengkritisi tentang jiwa patriotisme dan jiwa nasionalisme warga negara Indonesia.Selain itu, lagu ini juga menyinggung persoalan perjuangan politik hingga militarisme di Indonesia.Dimensi superstruktur lagu Maju dibuka dengan pernyataan tulisan jurnal, militerisme, hingga pengorbanan.Teks lagu ini juga menyinggung soal sikap bela negara, hingga penanganan refleksi diri.Dimensi struktur mikro terdapat tiga elemen seperti sintaksis (bentuk kalimat, koherensi, dan kata ganti), stilistik (leksikon), dan retorika (grafis, metafora, dan ekspresi).Dimensi kognisi sosial dalam AWK Teun A.Van Dijk, Baskara Putra sang pencipta lagu Maju menuangkan sikap nasionalisme dan juga meluapkan keresahannya terhadap sikap bela tanah air yang sudah mulai pudar di negara Indonesia dan membangkitkan motivasi untuk seluruh warga Indonesia dengan cara mempunyai sikap berani berbicara membenarkan hal yang tidak adil.Dimensi konteks sosial menjelaskan bagaimana suatu wacana berkembang di masyarakat.Situasi negara Indonesia yang ingin dipecah belah oleh orang asing itu tidak boleh dibiarkan terjadi, kita harus tahan banting dan berjuang sampai titik darah pengahabisan melindungi kedaulatan negara republik Indonesia.Keberanian adalah satu hal yang wajib ditanamkan didalam diri setiap manusia dan membela hak yang merupakan milik kita adalah sebuah keharusan Feast adalah salah satu band yang mengekspresikan kritik sosial melalui lagu mereka. Idealisme dalam pembuatan musik, penggunaan bahasa kiasan, dan tema yang disajikan membuat penulis mempelajari lirik lagu "Maju" dari Feast dalam penelitian ini. Metode yang digunakan adalah kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah memahami makna kritik sosial dalam lagu "Maju" dengan pendekatan Teun A. Van Dijk. Analisis wacana kritis dengan model Teun A. van Dijk mencakup dimensi teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Dimensi teks akan dianalisis dalam hal Struktur Makro, Superstruktur, dan Struktur Mikro, kemudian dibahas dalam dimensi kognisi sosial dan dimensi konteks sosial untuk menemukan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/a/struktur-teks-lagu-perubahan-sosial-kritik-konteks-thumb-b5950.webp" title="JURIS - Kritik Sosial Dalam Lirik Lagu (Analisis Wacana Lagu Maju Dari .Feast)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/struktur-teks-lagu-perubahan-sosial-kritik-konteks-thumb-b5950.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/struktur-teks-lagu-perubahan-sosial-kritik-konteks-thumb-b5950.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/struktur-teks-lagu-perubahan-sosial-kritik-konteks-thumb-b5950.webp 1x" title="JURIS - Kritik Sosial Dalam Lirik Lagu (Analisis Wacana Lagu Maju Dari .Feast)" alt="JURIS - Kritik Sosial Dalam Lirik Lagu (Analisis Wacana Lagu Maju Dari .Feast)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/a/struktur-teks-lagu-perubahan-sosial-kritik-konteks-thumb-477e2.webp" title="JURIS - Kritik Sosial Dalam Lirik Lagu (Analisis Wacana Lagu Maju Dari .Feast)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/struktur-teks-lagu-perubahan-sosial-kritik-konteks-thumb-477e2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/struktur-teks-lagu-perubahan-sosial-kritik-konteks-thumb-477e2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/struktur-teks-lagu-perubahan-sosial-kritik-konteks-thumb-477e2.webp 1x" title="JURIS - Kritik Sosial Dalam Lirik Lagu (Analisis Wacana Lagu Maju Dari .Feast)" alt="JURIS - Kritik Sosial Dalam Lirik Lagu (Analisis Wacana Lagu Maju Dari .Feast)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/a/struktur-teks-lagu-perubahan-sosial-kritik-konteks-thumb-c0458.webp" title="JURIS - Kritik Sosial Dalam Lirik Lagu (Analisis Wacana Lagu Maju Dari .Feast)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/struktur-teks-lagu-perubahan-sosial-kritik-konteks-thumb-c0458.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/struktur-teks-lagu-perubahan-sosial-kritik-konteks-thumb-c0458.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/struktur-teks-lagu-perubahan-sosial-kritik-konteks-thumb-c0458.webp 1x" title="JURIS - Kritik Sosial Dalam Lirik Lagu (Analisis Wacana Lagu Maju Dari .Feast)" alt="JURIS - Kritik Sosial Dalam Lirik Lagu (Analisis Wacana Lagu Maju Dari .Feast)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40332-struktur-teks-lagu-perubahan-sosial-kritik" title="JURIS - Kritik Sosial Dalam Lirik Lagu (Analisis Wacana Lagu Maju Dari .Feast)" target="_blank">Kritik Sosial Dalam Lirik Lagu (Analisis Wacana Lagu Maju Dari .Feast)</a>: Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih mendalam tentang pengaruh musik protes dalam membentuk opini publik dan mendorong perubahan sosial. Kedua, dapat dilakukan analisis komparatif terhadap lirik lagu-lagu protes dari berbagai genre musik dan periode waktu yang berbeda untuk memahami perkembangan kritik sosial dalam musik. Ketiga, dapat dilakukan studi tentang penerimaan dan dampak lirik lagu protes di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengetahui seberapa efektif musik protes dalam menyampaikan pesan sosial dan politik..
<br>Dimensi teks dalam analisis wacana kritis Teun A.Van Dijk terdiri dari tiga dimensi analisis, yaitu struktur makro, superstruktur, dan struktur mikro.Dimensi struktur makro lagu ini mengkritisi tentang jiwa patriotisme dan jiwa nasionalisme warga negara Indonesia.Selain itu, lagu ini juga menyinggung persoalan perjuangan politik hingga militarisme di Indonesia.Dimensi superstruktur lagu Maju dibuka dengan pernyataan tulisan jurnal, militerisme, hingga pengorbanan.Teks lagu ini juga menyinggung soal sikap bela negara, hingga penanganan refleksi diri.Dimensi struktur mikro terdapat tiga elemen seperti sintaksis (bentuk kalimat, koherensi, dan kata ganti), stilistik (leksikon), dan retorika (grafis, metafora, dan ekspresi).Dimensi kognisi sosial dalam AWK Teun A.Van Dijk, Baskara Putra sang pencipta lagu Maju menuangkan sikap nasionalisme dan juga meluapkan keresahannya terhadap sikap bela tanah air yang sudah mulai pudar di negara Indonesia dan membangkitkan motivasi untuk seluruh warga Indonesia dengan cara mempunyai sikap berani berbicara membenarkan hal yang tidak adil.Dimensi konteks sosial menjelaskan bagaimana suatu wacana berkembang di masyarakat.Situasi negara Indonesia yang ingin dipecah belah oleh orang asing itu tidak boleh dibiarkan terjadi, kita harus tahan banting dan berjuang sampai titik darah pengahabisan melindungi kedaulatan negara republik Indonesia.Keberanian adalah satu hal yang wajib ditanamkan didalam diri setiap manusia dan membela hak yang merupakan milik kita adalah sebuah keharusan
<br>Feast adalah salah satu band yang mengekspresikan kritik sosial melalui lagu mereka. Idealisme dalam pembuatan musik, penggunaan bahasa kiasan, dan tema yang disajikan membuat penulis mempelajari lirik lagu "Maju" dari Feast dalam penelitian ini. Metode yang digunakan adalah kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah memahami makna kritik sosial dalam lagu "Maju" dengan pendekatan Teun A. Van Dijk. Analisis wacana kritis dengan model Teun A. van Dijk mencakup dimensi teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Dimensi teks akan dianalisis dalam hal Struktur Makro, Superstruktur, dan Struktur Mikro, kemudian dibahas dalam dimensi kognisi sosial dan dimensi konteks sosial untuk menemukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/a/struktur-teks-lagu-perubahan-sosial-kritik-konteks-thumb-c0458.webp" type="image/webp" length="124116" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/struktur-teks-lagu-perubahan-sosial-kritik-konteks-thumb-b5950.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/struktur-teks-lagu-perubahan-sosial-kritik-konteks-thumb-477e2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/struktur-teks-lagu-perubahan-sosial-kritik-konteks-thumb-c0458.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-91-unived.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13147-moment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kinerja Pegawai Kecamatan Merigi Sakti Kabupaten Bengkulu Tengah Dalam Pembuatan Surat Keterangan Tanah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kinerja Pegawai Kecamatan Merigi Sakti Kabupaten Bengkulu Tengah Dalam Pembuatan Surat Keterangan Tanah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kinerja Pegawai Kecamatan Merigi Sakti Kabupaten Bengkulu Tengah Dalam Pembuatan Surat Keterangan Tanah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40335-kepercayaan-masyarakat-harga-tanah-kinerja-pegawai</link>
	<guid isPermaLink="false">f71ac0ace9f4277db27121f8efa8b9d5</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 10:56:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ tri purwanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ dodo sutardi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,dodo,purwanti,sutardi,tri]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kinerja pegawai kecamatan, perlu dilakukan penempatan dan jabatan yang sesuai dengan kepangkatan yang berlaku secara umum, bukan karena kedekatan dengan pimpinan yang berkuasa. Pegawai kecamatan juga harus lebih tepat waktu dalam bekerja ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kinerja Pegawai Kecamatan Merigi Sakti Kabupaten Bengkulu Tengah Dalam Pembuatan Surat Keterangan Tanah: Untuk meningkatkan kinerja pegawai kecamatan, perlu dilakukan penempatan dan jabatan yang sesuai dengan kepangkatan yang berlaku secara umum, bukan karena kedekatan dengan pimpinan yang berkuasa. Pegawai kecamatan juga harus lebih tepat waktu dalam bekerja sesuai dengan aturan yang ada. Selain itu, pihak kecamatan harus memiliki target dalam pembuatan SKT, baik target bulanan maupun tahunan. Dengan adanya target, kinerja pegawai dalam pembuatan SKT dapat dimonitor dan dievaluasi secara berkala, sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan kepercayaan masyarakat.. Dalam pembuatan SKT yang dilakukan oleh masyarakat tidak ditarik biaya semuanya digratiskan oleh pemeritahan kecamatan dikarenakan ada intruksi dari pihak kabupaten.Jumlah pegawai kecamatan cukup banyak untuk bekerja melayani masyarakat akan tetapi sering sekali dalam pengurusan SKT sering tertunda akibat pegawainya tidak masuk kerja.Pembuatan SKT oleh pihak kecamatan tidak tepat waktu dalam pelaksanaannya SKT bisa diselesaikan lebih kurang selama satu bulan atau lebih sehingga menyebabkan ketidakpercayaan pada pegawai kecamatan.Dalam pembuatan SKT pihak Kantor Kecamatan tidak ada target berapa jumlah SKT itu yang harus dikeluarkan tergantung usulan dari masyarakat yang membutuhkannya.Kualitas bahan kertas yang digunakan pembuatan untuk SKT lebih bagus dari sebelumnya dan pembuatan SKT pegawai yang sudah ahli sesuai dengan latar belakang pendidikannya bukan sembarang pegawai.Tingkat kesadaran masyarakat akan manfaatnya SKT cukup tinggi sehingga semua tanah yang ada kebanyakan sudah ada SKT nya masing-masing dan memperjelas kepemilikan tanah secara pribadi.Ada dampak pengaruh positifnya adanya kejelasan hukum hak atas kepemilikan tanah pribadi yang diatur oleh Undang-Undang Peranahan oleh negara, nilai jual harga tanah tinggi dan dapat digunakan sebagai anggunan kepada lembaga keuangan sebagai jaminan untuk memudahakan pinjaman Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja pegawai Kecamatan Merigi Sakti Kabupaten Bengkulu Tengah dalam pembuatan surat keterangan tanah (SKT). Penelitian ini menggunakan teori kinerja (Mahsun, 2006:77) dengan hasil penelitian sebagai berikut: 1. Masukan (Input): dalam pembuatan SKT yang dilakukan oleh masyarakat tidak ditarik biaya, semuanya digratiskan oleh pemerintah kecamatan dikarenakan ada instruksi dari pihak kabupaten. 2. Proses (Process): pembuatan SKT oleh pihak kecamatan tidak tepat waktu, hal ini dikarenakan SKT diselesaikan lebih dari satu bulan sehingga menyebabkan ketidakpercayaan masyarakat pada pegawai kecamatan. 3. Keluaran (Output): dalam pembuatan SKT pihak Kantor Kecamatan tidak ada target jumlah SKT yang harus dikeluarkan, karena... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/f/kepercayaan-masyarakat-harga-tanah-kinerja-pegawai-thumb-05a7a.webp" title="JURIS - Kinerja Pegawai Kecamatan Merigi Sakti Kabupaten Bengkulu Tengah  Dalam Pembuatan Surat Keterangan Tanah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/kepercayaan-masyarakat-harga-tanah-kinerja-pegawai-thumb-05a7a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/kepercayaan-masyarakat-harga-tanah-kinerja-pegawai-thumb-05a7a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/kepercayaan-masyarakat-harga-tanah-kinerja-pegawai-thumb-05a7a.webp 1x" title="JURIS - Kinerja Pegawai Kecamatan Merigi Sakti Kabupaten Bengkulu Tengah  Dalam Pembuatan Surat Keterangan Tanah" alt="JURIS - Kinerja Pegawai Kecamatan Merigi Sakti Kabupaten Bengkulu Tengah  Dalam Pembuatan Surat Keterangan Tanah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/kepercayaan-masyarakat-harga-tanah-kinerja-pegawai-thumb-39475.webp" title="JURIS - Kinerja Pegawai Kecamatan Merigi Sakti Kabupaten Bengkulu Tengah  Dalam Pembuatan Surat Keterangan Tanah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/kepercayaan-masyarakat-harga-tanah-kinerja-pegawai-thumb-39475.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/kepercayaan-masyarakat-harga-tanah-kinerja-pegawai-thumb-39475.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/kepercayaan-masyarakat-harga-tanah-kinerja-pegawai-thumb-39475.webp 1x" title="JURIS - Kinerja Pegawai Kecamatan Merigi Sakti Kabupaten Bengkulu Tengah  Dalam Pembuatan Surat Keterangan Tanah" alt="JURIS - Kinerja Pegawai Kecamatan Merigi Sakti Kabupaten Bengkulu Tengah  Dalam Pembuatan Surat Keterangan Tanah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/kepercayaan-masyarakat-harga-tanah-kinerja-pegawai-thumb-c8f2f.webp" title="JURIS - Kinerja Pegawai Kecamatan Merigi Sakti Kabupaten Bengkulu Tengah  Dalam Pembuatan Surat Keterangan Tanah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/kepercayaan-masyarakat-harga-tanah-kinerja-pegawai-thumb-c8f2f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/kepercayaan-masyarakat-harga-tanah-kinerja-pegawai-thumb-c8f2f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/kepercayaan-masyarakat-harga-tanah-kinerja-pegawai-thumb-c8f2f.webp 1x" title="JURIS - Kinerja Pegawai Kecamatan Merigi Sakti Kabupaten Bengkulu Tengah  Dalam Pembuatan Surat Keterangan Tanah" alt="JURIS - Kinerja Pegawai Kecamatan Merigi Sakti Kabupaten Bengkulu Tengah  Dalam Pembuatan Surat Keterangan Tanah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40335-kepercayaan-masyarakat-harga-tanah-kinerja-pegawai" title="JURIS - Kinerja Pegawai Kecamatan Merigi Sakti Kabupaten Bengkulu Tengah  Dalam Pembuatan Surat Keterangan Tanah" target="_blank">Kinerja Pegawai Kecamatan Merigi Sakti Kabupaten Bengkulu Tengah  Dalam Pembuatan Surat Keterangan Tanah</a>: Untuk meningkatkan kinerja pegawai kecamatan, perlu dilakukan penempatan dan jabatan yang sesuai dengan kepangkatan yang berlaku secara umum, bukan karena kedekatan dengan pimpinan yang berkuasa. Pegawai kecamatan juga harus lebih tepat waktu dalam bekerja sesuai dengan aturan yang ada. Selain itu, pihak kecamatan harus memiliki target dalam pembuatan SKT, baik target bulanan maupun tahunan. Dengan adanya target, kinerja pegawai dalam pembuatan SKT dapat dimonitor dan dievaluasi secara berkala, sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan kepercayaan masyarakat..
<br>Dalam pembuatan SKT yang dilakukan oleh masyarakat tidak ditarik biaya semuanya digratiskan oleh pemeritahan kecamatan dikarenakan ada intruksi dari pihak kabupaten.Jumlah pegawai kecamatan cukup banyak untuk bekerja melayani masyarakat akan tetapi sering sekali dalam pengurusan SKT sering tertunda akibat pegawainya tidak masuk kerja.Pembuatan SKT oleh pihak kecamatan tidak tepat waktu dalam pelaksanaannya SKT bisa diselesaikan lebih kurang selama satu bulan atau lebih sehingga menyebabkan ketidakpercayaan pada pegawai kecamatan.Dalam pembuatan SKT pihak Kantor Kecamatan tidak ada target berapa jumlah SKT itu yang harus dikeluarkan tergantung usulan dari masyarakat yang membutuhkannya.Kualitas bahan kertas yang digunakan pembuatan untuk SKT lebih bagus dari sebelumnya dan pembuatan SKT pegawai yang sudah ahli sesuai dengan latar belakang pendidikannya bukan sembarang pegawai.Tingkat kesadaran masyarakat akan manfaatnya SKT cukup tinggi sehingga semua tanah yang ada kebanyakan sudah ada SKT nya masing-masing dan memperjelas kepemilikan tanah secara pribadi.Ada dampak pengaruh positifnya adanya kejelasan hukum hak atas kepemilikan tanah pribadi yang diatur oleh Undang-Undang Peranahan oleh negara, nilai jual harga tanah tinggi dan dapat digunakan sebagai anggunan kepada lembaga keuangan sebagai jaminan untuk memudahakan pinjaman
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja pegawai Kecamatan Merigi Sakti Kabupaten Bengkulu Tengah dalam pembuatan surat keterangan tanah (SKT). Penelitian ini menggunakan teori kinerja (Mahsun, 2006:77) dengan hasil penelitian sebagai berikut: 1. Masukan (Input): dalam pembuatan SKT yang dilakukan oleh masyarakat tidak ditarik biaya, semuanya digratiskan oleh pemerintah kecamatan dikarenakan ada instruksi dari pihak kabupaten. 2. Proses (Process): pembuatan SKT oleh pihak kecamatan tidak tepat waktu, hal ini dikarenakan SKT diselesaikan lebih dari satu bulan sehingga menyebabkan ketidakpercayaan masyarakat pada pegawai kecamatan. 3. Keluaran (Output): dalam pembuatan SKT pihak Kantor Kecamatan tidak ada target jumlah SKT yang harus dikeluarkan, karena...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/f/kepercayaan-masyarakat-harga-tanah-kinerja-pegawai-thumb-c8f2f.webp" type="image/webp" length="179852" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/kepercayaan-masyarakat-harga-tanah-kinerja-pegawai-thumb-05a7a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/kepercayaan-masyarakat-harga-tanah-kinerja-pegawai-thumb-39475.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/kepercayaan-masyarakat-harga-tanah-kinerja-pegawai-thumb-c8f2f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-91-unived.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13147-moment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Netnografi Pesan Moral Dalam Vlog Atap Negeri Fiersa Besari ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Netnografi Pesan Moral Dalam Vlog Atap Negeri Fiersa Besari ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Netnografi Pesan Moral Dalam Vlog Atap Negeri Fiersa Besari ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40334-hubungan-manusia-netnografi-vlog-pesan-moral-cmc</link>
	<guid isPermaLink="false">e4bf690b9e1fbc3dd268578bceec38b7</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 10:56:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ tri purwanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ dodo sutardi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,dodo,purwanti,sutardi,tri]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, serta mempertimbangkan saran penelitian lanjutan yang telah ada, terdapat beberapa arah studi yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Netnografi Pesan Moral Dalam Vlog Atap Negeri Fiersa Besari: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, serta mempertimbangkan saran penelitian lanjutan yang telah ada, terdapat beberapa arah studi yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana pesan moral dalam vlog Atap Negeri memengaruhi perilaku pelestarian lingkungan pada generasi muda. Hal ini penting untuk memahami apakah konten edukatif yang disajikan dapat mendorong tindakan nyata dalam menjaga kelestarian alam. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis perbandingan pesan moral yang disampaikan dalam vlog Atap Negeri dengan vlog pendakian lainnya, untuk mengidentifikasi keunikan dan efektivitas pendekatan Fiersa Besari dalam menginspirasi masyarakat. Ketiga, penelitian dapat mengkaji dampak psikologis dari menonton vlog Atap Negeri terhadap penonton, khususnya dalam hal motivasi, rasa percaya diri, dan keinginan untuk melakukan kegiatan positif. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran vlog Atap Negeri dalam membentuk nilai-nilai positif dan mendorong perubahan perilaku masyarakat, serta memberikan kontribusi bagi pengembangan konten edukatif yang lebih efektif dan inspiratif di era digital.. Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa pesan moral dalam vlog Atap Negeri Fiersa Besari di Gunung Patah dapat dikategorikan menjadi hubungan manusia dengan alam, hubungan manusia dengan diri sendiri, dan hubungan manusia dengan manusia lain dalam lingkungan sosial.Warganet menunjukkan antusiasme terhadap pengetahuan alam, menghargai mitos dan adat setempat, serta mendapatkan inspirasi untuk persiapan diri dalam melakukan pendakian.Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat dalam menambah pengetahuan dan memahami bagaimana warganet menanggapi suatu topik melalui posting komentar Pesatnya perkembangan teknologi informasi telah mendorong hadirnya media sosial yang memberi pengaruh pada perubahan pola hidup dan pola komunikasi masyarakat. Salah satu produk dari perkembangan teknologi ini adalah YouTube. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pesan moral pada vlog Atap Negeri di Youtube Fiersa Besari dalam video yang berjudul AuGunung Patah-BengkuluAy. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode netnografi. Pada penelitian ini penulis memilih 30 komentar yang paling banyak disebutkan oleh warganet di laman komentar. Kemudian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/9/hubungan-manusia-netnografi-vlog-pesan-moral-cmc-a-thumb-9f592.webp" title="JURIS - Netnografi Pesan Moral Dalam Vlog Atap Negeri Fiersa Besari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/hubungan-manusia-netnografi-vlog-pesan-moral-cmc-a-thumb-9f592.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/hubungan-manusia-netnografi-vlog-pesan-moral-cmc-a-thumb-9f592.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/hubungan-manusia-netnografi-vlog-pesan-moral-cmc-a-thumb-9f592.webp 1x" title="JURIS - Netnografi Pesan Moral Dalam Vlog Atap Negeri Fiersa Besari" alt="JURIS - Netnografi Pesan Moral Dalam Vlog Atap Negeri Fiersa Besari" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/hubungan-manusia-netnografi-vlog-pesan-moral-cmc-a-thumb-323ba.webp" title="JURIS - Netnografi Pesan Moral Dalam Vlog Atap Negeri Fiersa Besari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/hubungan-manusia-netnografi-vlog-pesan-moral-cmc-a-thumb-323ba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/hubungan-manusia-netnografi-vlog-pesan-moral-cmc-a-thumb-323ba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/hubungan-manusia-netnografi-vlog-pesan-moral-cmc-a-thumb-323ba.webp 1x" title="JURIS - Netnografi Pesan Moral Dalam Vlog Atap Negeri Fiersa Besari" alt="JURIS - Netnografi Pesan Moral Dalam Vlog Atap Negeri Fiersa Besari" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/hubungan-manusia-netnografi-vlog-pesan-moral-cmc-a-thumb-a261d.webp" title="JURIS - Netnografi Pesan Moral Dalam Vlog Atap Negeri Fiersa Besari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/hubungan-manusia-netnografi-vlog-pesan-moral-cmc-a-thumb-a261d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/hubungan-manusia-netnografi-vlog-pesan-moral-cmc-a-thumb-a261d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/hubungan-manusia-netnografi-vlog-pesan-moral-cmc-a-thumb-a261d.webp 1x" title="JURIS - Netnografi Pesan Moral Dalam Vlog Atap Negeri Fiersa Besari" alt="JURIS - Netnografi Pesan Moral Dalam Vlog Atap Negeri Fiersa Besari" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40334-hubungan-manusia-netnografi-vlog-pesan-moral-cmc" title="JURIS - Netnografi Pesan Moral Dalam Vlog Atap Negeri Fiersa Besari" target="_blank">Netnografi Pesan Moral Dalam Vlog Atap Negeri Fiersa Besari</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, serta mempertimbangkan saran penelitian lanjutan yang telah ada, terdapat beberapa arah studi yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana pesan moral dalam vlog Atap Negeri memengaruhi perilaku pelestarian lingkungan pada generasi muda. Hal ini penting untuk memahami apakah konten edukatif yang disajikan dapat mendorong tindakan nyata dalam menjaga kelestarian alam. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis perbandingan pesan moral yang disampaikan dalam vlog Atap Negeri dengan vlog pendakian lainnya, untuk mengidentifikasi keunikan dan efektivitas pendekatan Fiersa Besari dalam menginspirasi masyarakat. Ketiga, penelitian dapat mengkaji dampak psikologis dari menonton vlog Atap Negeri terhadap penonton, khususnya dalam hal motivasi, rasa percaya diri, dan keinginan untuk melakukan kegiatan positif. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran vlog Atap Negeri dalam membentuk nilai-nilai positif dan mendorong perubahan perilaku masyarakat, serta memberikan kontribusi bagi pengembangan konten edukatif yang lebih efektif dan inspiratif di era digital..
<br>Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa pesan moral dalam vlog Atap Negeri Fiersa Besari di Gunung Patah dapat dikategorikan menjadi hubungan manusia dengan alam, hubungan manusia dengan diri sendiri, dan hubungan manusia dengan manusia lain dalam lingkungan sosial.Warganet menunjukkan antusiasme terhadap pengetahuan alam, menghargai mitos dan adat setempat, serta mendapatkan inspirasi untuk persiapan diri dalam melakukan pendakian.Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat dalam menambah pengetahuan dan memahami bagaimana warganet menanggapi suatu topik melalui posting komentar
<br>Pesatnya perkembangan teknologi informasi telah mendorong hadirnya media sosial yang memberi pengaruh pada perubahan pola hidup dan pola komunikasi masyarakat. Salah satu produk dari perkembangan teknologi ini adalah YouTube. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pesan moral pada vlog Atap Negeri di Youtube Fiersa Besari dalam video yang berjudul AuGunung Patah-BengkuluAy. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode netnografi. Pada penelitian ini penulis memilih 30 komentar yang paling banyak disebutkan oleh warganet di laman komentar. Kemudian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/9/hubungan-manusia-netnografi-vlog-pesan-moral-cmc-a-thumb-323ba.webp" type="image/webp" length="252774" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/hubungan-manusia-netnografi-vlog-pesan-moral-cmc-a-thumb-9f592.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/hubungan-manusia-netnografi-vlog-pesan-moral-cmc-a-thumb-323ba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/hubungan-manusia-netnografi-vlog-pesan-moral-cmc-a-thumb-a261d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-91-unived.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13147-moment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Komodifikasi AuKonten AnakAy dalam Perspektif Ekonomi Politik Media ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Komodifikasi AuKonten AnakAy dalam Perspektif Ekonomi Politik Media ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Komodifikasi AuKonten AnakAy dalam Perspektif Ekonomi Politik Media ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40329-produksi-konten-pendek-sosial-anak-lksa-undang-und</link>
	<guid isPermaLink="false">a03ec6279b8dd79be18e2efacac38434</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 10:26:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ tri purwanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ dodo sutardi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,dodo,purwanti,sutardi,tri]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis dampak psikologis dari komodifikasi konten anak terhadap perkembangan emosional dan sosial ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Komodifikasi AuKonten AnakAy dalam Perspektif Ekonomi Politik Media: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis dampak psikologis dari komodifikasi konten anak terhadap perkembangan emosional dan sosial anak-anak. Hal ini penting untuk memahami bagaimana paparan terhadap konten yang berorientasi pada komersial dapat memengaruhi identitas diri, harga diri, dan interaksi sosial anak. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada peran regulasi dan pengawasan dalam melindungi anak-anak dari eksploitasi dalam industri konten digital. Perlu adanya kajian mendalam mengenai efektivitas regulasi yang ada saat ini dan bagaimana cara meningkatkan perlindungan anak-anak dalam konteks media sosial dan platform online lainnya. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi alternatif model produksi konten anak yang lebih berfokus pada nilai-nilai edukatif, kreativitas, dan pemberdayaan anak, bukan hanya pada keuntungan komersial. Hal ini dapat melibatkan kolaborasi antara pembuat konten, pendidik, psikolog anak, dan orang tua untuk menciptakan konten yang bermanfaat dan positif bagi perkembangan anak. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam menciptakan ekosistem konten anak yang lebih sehat, aman, dan mendukung perkembangan anak secara holistik.. Tayangan bermuatan anak menjadi komoditi yang menarik.Keluguan, kemurnian, dan spontanitas yang dilakukan anak-anak sangat mencuri perhatian khalayak.Menyadari hal tersebut, banyak konten kreator di Indonesia menjadikan anak-anak sebagai objek yang dimunculkan dalam konten yang mereka bagikan.Semakin privat kegiatan tersebut semakin mengundang keingintahuan khalayak.Komodifikasi hadir untuk menjelaskan bagaimana pemodal (konten kreator) mengolah tayangannya untuk menghasilkan keuntungan materil.Membuat tayangan bermuatan isu parenting yang sangat sensitif di Indonesia merupakan bentuk komodifikasi konten.Menjadikan anak sebagai objek dalam tayangan merupakan bagian dari komodifikasi pekerja.Khalayak pun turut bekerja untuk menyumbang dengan memberikan view dan likes yang selanjutnya dijual oleh konten kreator ke pengiklan untuk mendapatkan produk endorse yang selanjutnya kembali lagi akan menggunakan si anak sebagai endorser.Pada akhirnya konten bermuatan anak-anak pun tidak ada bedanya dengan konten lainnya yang berorientasi pada profit materil semata Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses komodifikasi yang dilakukan dalam konten anak melalui perspektif ekonomi politik media. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Analisis dilakukan dengan menggunakan analisis semiotika dari John Fiske yang membagi level analisis dalam 3 tingkatan yakni realitas, representasi dan ideologi. Hasil analisis menunjukkan bahwa tayangan bermuatan anak menjadi komoditi yang menarik. Keluguan, kemurnian, dan spontanitas yang dilakukan anak-anak sangat mencuri perhatian khalayak. Membuat tayangan bermuatan isu parenting yang sangat sensitif di Indonesia merupakan bentuk komodifikasi konten. Menjadikan anak sebagai objek dalam tayangan merupakan bagian dari komodifikasi pekerja. Khalayak pun turut bekerja untuk menyumbang dengan memberikan view dan likes yang selanjutnya dijual oleh konten kreator... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/f/produksi-konten-pendek-sosial-anak-lksa-undang-und-thumb-52c77.webp" title="JURIS - Komodifikasi AuKonten AnakAy dalam Perspektif Ekonomi Politik Media" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/produksi-konten-pendek-sosial-anak-lksa-undang-und-thumb-52c77.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/produksi-konten-pendek-sosial-anak-lksa-undang-und-thumb-52c77.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/produksi-konten-pendek-sosial-anak-lksa-undang-und-thumb-52c77.webp 1x" title="JURIS - Komodifikasi AuKonten AnakAy dalam Perspektif Ekonomi Politik Media" alt="JURIS - Komodifikasi AuKonten AnakAy dalam Perspektif Ekonomi Politik Media" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/f/produksi-konten-pendek-sosial-anak-lksa-undang-und-thumb-57c9a.webp" title="JURIS - Komodifikasi AuKonten AnakAy dalam Perspektif Ekonomi Politik Media" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/produksi-konten-pendek-sosial-anak-lksa-undang-und-thumb-57c9a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/produksi-konten-pendek-sosial-anak-lksa-undang-und-thumb-57c9a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/produksi-konten-pendek-sosial-anak-lksa-undang-und-thumb-57c9a.webp 1x" title="JURIS - Komodifikasi AuKonten AnakAy dalam Perspektif Ekonomi Politik Media" alt="JURIS - Komodifikasi AuKonten AnakAy dalam Perspektif Ekonomi Politik Media" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/f/produksi-konten-pendek-sosial-anak-lksa-undang-und-thumb-15b34.webp" title="JURIS - Komodifikasi AuKonten AnakAy dalam Perspektif Ekonomi Politik Media" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/produksi-konten-pendek-sosial-anak-lksa-undang-und-thumb-15b34.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/produksi-konten-pendek-sosial-anak-lksa-undang-und-thumb-15b34.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/produksi-konten-pendek-sosial-anak-lksa-undang-und-thumb-15b34.webp 1x" title="JURIS - Komodifikasi AuKonten AnakAy dalam Perspektif Ekonomi Politik Media" alt="JURIS - Komodifikasi AuKonten AnakAy dalam Perspektif Ekonomi Politik Media" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40329-produksi-konten-pendek-sosial-anak-lksa-undang-und" title="JURIS - Komodifikasi AuKonten AnakAy dalam Perspektif Ekonomi Politik Media" target="_blank">Komodifikasi AuKonten AnakAy dalam Perspektif Ekonomi Politik Media</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis dampak psikologis dari komodifikasi konten anak terhadap perkembangan emosional dan sosial anak-anak. Hal ini penting untuk memahami bagaimana paparan terhadap konten yang berorientasi pada komersial dapat memengaruhi identitas diri, harga diri, dan interaksi sosial anak. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada peran regulasi dan pengawasan dalam melindungi anak-anak dari eksploitasi dalam industri konten digital. Perlu adanya kajian mendalam mengenai efektivitas regulasi yang ada saat ini dan bagaimana cara meningkatkan perlindungan anak-anak dalam konteks media sosial dan platform online lainnya. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi alternatif model produksi konten anak yang lebih berfokus pada nilai-nilai edukatif, kreativitas, dan pemberdayaan anak, bukan hanya pada keuntungan komersial. Hal ini dapat melibatkan kolaborasi antara pembuat konten, pendidik, psikolog anak, dan orang tua untuk menciptakan konten yang bermanfaat dan positif bagi perkembangan anak. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam menciptakan ekosistem konten anak yang lebih sehat, aman, dan mendukung perkembangan anak secara holistik..
<br>Tayangan bermuatan anak menjadi komoditi yang menarik.Keluguan, kemurnian, dan spontanitas yang dilakukan anak-anak sangat mencuri perhatian khalayak.Menyadari hal tersebut, banyak konten kreator di Indonesia menjadikan anak-anak sebagai objek yang dimunculkan dalam konten yang mereka bagikan.Semakin privat kegiatan tersebut semakin mengundang keingintahuan khalayak.Komodifikasi hadir untuk menjelaskan bagaimana pemodal (konten kreator) mengolah tayangannya untuk menghasilkan keuntungan materil.Membuat tayangan bermuatan isu parenting yang sangat sensitif di Indonesia merupakan bentuk komodifikasi konten.Menjadikan anak sebagai objek dalam tayangan merupakan bagian dari komodifikasi pekerja.Khalayak pun turut bekerja untuk menyumbang dengan memberikan view dan likes yang selanjutnya dijual oleh konten kreator ke pengiklan untuk mendapatkan produk endorse yang selanjutnya kembali lagi akan menggunakan si anak sebagai endorser.Pada akhirnya konten bermuatan anak-anak pun tidak ada bedanya dengan konten lainnya yang berorientasi pada profit materil semata
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses komodifikasi yang dilakukan dalam konten anak melalui perspektif ekonomi politik media. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Analisis dilakukan dengan menggunakan analisis semiotika dari John Fiske yang membagi level analisis dalam 3 tingkatan yakni realitas, representasi dan ideologi. Hasil analisis menunjukkan bahwa tayangan bermuatan anak menjadi komoditi yang menarik. Keluguan, kemurnian, dan spontanitas yang dilakukan anak-anak sangat mencuri perhatian khalayak. Membuat tayangan bermuatan isu parenting yang sangat sensitif di Indonesia merupakan bentuk komodifikasi konten. Menjadikan anak sebagai objek dalam tayangan merupakan bagian dari komodifikasi pekerja. Khalayak pun turut bekerja untuk menyumbang dengan memberikan view dan likes yang selanjutnya dijual oleh konten kreator...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/f/produksi-konten-pendek-sosial-anak-lksa-undang-und-thumb-52c77.webp" type="image/webp" length="128936" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/produksi-konten-pendek-sosial-anak-lksa-undang-und-thumb-52c77.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/produksi-konten-pendek-sosial-anak-lksa-undang-und-thumb-57c9a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/produksi-konten-pendek-sosial-anak-lksa-undang-und-thumb-15b34.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-91-unived.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13147-moment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dampak Ekonomi Karhutla Di Provinsi Kalimantan Selatan Telaah Kualitatif Pada Kebakaran Lahan Di Kecamatan Gambut Kalimantan Selatan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dampak Ekonomi Karhutla Di Provinsi Kalimantan Selatan Telaah Kualitatif Pada Kebakaran Lahan Di Kecamatan Gambut Kalimantan Selatan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dampak Ekonomi Karhutla Di Provinsi Kalimantan Selatan Telaah Kualitatif Pada Kebakaran Lahan Di Kecamatan Gambut Kalimantan Selatan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-40337-kebakaran-lahan-gambut-kualitas-hidup-masyar</link>
	<guid isPermaLink="false">b2bc34772c92ac8b5021a0a554f26162</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 09:53:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anas kholish ]]></category>
	<category><![CDATA[ dedy sumardi ]]></category>
	<category><![CDATA[ agen toto 4d ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[4d,agen,anas,dedy,kholish,sumardi,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengkaji efektivitas berbagai kebijakan dan program pencegahan kebakaran lahan yang telah diterapkan, dengan fokus pada partisipasi masyarakat dan peran pemerintah daerah. Selain itu, studi lebih mendalam diperlukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dampak Ekonomi Karhutla Di Provinsi Kalimantan Selatan (Telaah Kualitatif Pada Kebakaran Lahan Di Kecamatan Gambut Kalimantan Selatan): Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengkaji efektivitas berbagai kebijakan dan program pencegahan kebakaran lahan yang telah diterapkan, dengan fokus pada partisipasi masyarakat dan peran pemerintah daerah. Selain itu, studi lebih mendalam diperlukan untuk memahami dampak jangka panjang kebakaran lahan terhadap kesehatan masyarakat, khususnya terkait dengan penyakit pernapasan dan kualitas hidup secara keseluruhan. Terakhir, penelitian dapat diarahkan untuk mengembangkan model pemulihan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat terdampak kebakaran lahan, dengan mempertimbangkan diversifikasi mata pencaharian dan peningkatan kapasitas adaptasi terhadap perubahan iklim, sehingga masyarakat tidak hanya bergantung pada sektor pertanian yang rentan terhadap kebakaran.. Penelitian ini menunjukkan bahwa kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar mengalami penurunan setelah terjadinya kebakaran lahan gambut.Penurunan ini ditandai dengan berkurangnya pendapatan masyarakat, baik secara langsung akibat terbakarnya lahan pertanian, maupun secara tidak langsung melalui dampak seperti kenaikan harga komoditas dan terganggunya aktivitas ekonomi.Kebakaran lahan menyebabkan kerugian bagi petani, peningkatan pengeluaran untuk kesehatan, serta dampak negatif pada sektor perumahan dan transportasi Kasus kebakaran hutan dan lahan di provinsi Kalimantan Selatan merupakan masalah yang selalu terjadi setiap tahun. Faktor yang menjadi penyebab kebakaran tersebut berdampak pada luas lahan, kesehatan, transportasi pengguna jalan, pendidikan dan sosial kemasyarakatan dan seterusnya berimbas pada perekonomian masyarakat di Provinsi Kalimantan Selatan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif karena peneliti ingin menggambarkan atau melukiskan fakta-fakta atau keadaan ataupun gejala yang tampak dalam dampak ekonomi kebakaran... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/d/kebakaran-lahan-gambut-kualitas-hidup-masyarakat-p-thumb-74b07.webp" title="JURIS - Dampak Ekonomi Karhutla Di Provinsi Kalimantan Selatan (Telaah Kualitatif Pada Kebakaran Lahan Di Kecamatan Gambut Kalimantan Selatan)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/kebakaran-lahan-gambut-kualitas-hidup-masyarakat-p-thumb-74b07.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/kebakaran-lahan-gambut-kualitas-hidup-masyarakat-p-thumb-74b07.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/kebakaran-lahan-gambut-kualitas-hidup-masyarakat-p-thumb-74b07.webp 1x" title="JURIS - Dampak Ekonomi Karhutla Di Provinsi Kalimantan Selatan (Telaah Kualitatif Pada Kebakaran Lahan Di Kecamatan Gambut Kalimantan Selatan)" alt="JURIS - Dampak Ekonomi Karhutla Di Provinsi Kalimantan Selatan (Telaah Kualitatif Pada Kebakaran Lahan Di Kecamatan Gambut Kalimantan Selatan)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/kebakaran-lahan-gambut-kualitas-hidup-masyarakat-p-thumb-d321d.webp" title="JURIS - Dampak Ekonomi Karhutla Di Provinsi Kalimantan Selatan (Telaah Kualitatif Pada Kebakaran Lahan Di Kecamatan Gambut Kalimantan Selatan)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/kebakaran-lahan-gambut-kualitas-hidup-masyarakat-p-thumb-d321d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/kebakaran-lahan-gambut-kualitas-hidup-masyarakat-p-thumb-d321d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/kebakaran-lahan-gambut-kualitas-hidup-masyarakat-p-thumb-d321d.webp 1x" title="JURIS - Dampak Ekonomi Karhutla Di Provinsi Kalimantan Selatan (Telaah Kualitatif Pada Kebakaran Lahan Di Kecamatan Gambut Kalimantan Selatan)" alt="JURIS - Dampak Ekonomi Karhutla Di Provinsi Kalimantan Selatan (Telaah Kualitatif Pada Kebakaran Lahan Di Kecamatan Gambut Kalimantan Selatan)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40337-kebakaran-lahan-gambut-kualitas-hidup-masyar" title="JURIS - Dampak Ekonomi Karhutla Di Provinsi Kalimantan Selatan (Telaah Kualitatif Pada Kebakaran Lahan Di Kecamatan Gambut Kalimantan Selatan)" target="_blank">Dampak Ekonomi Karhutla Di Provinsi Kalimantan Selatan (Telaah Kualitatif Pada Kebakaran Lahan Di Kecamatan Gambut Kalimantan Selatan)</a>: Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengkaji efektivitas berbagai kebijakan dan program pencegahan kebakaran lahan yang telah diterapkan, dengan fokus pada partisipasi masyarakat dan peran pemerintah daerah. Selain itu, studi lebih mendalam diperlukan untuk memahami dampak jangka panjang kebakaran lahan terhadap kesehatan masyarakat, khususnya terkait dengan penyakit pernapasan dan kualitas hidup secara keseluruhan. Terakhir, penelitian dapat diarahkan untuk mengembangkan model pemulihan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat terdampak kebakaran lahan, dengan mempertimbangkan diversifikasi mata pencaharian dan peningkatan kapasitas adaptasi terhadap perubahan iklim, sehingga masyarakat tidak hanya bergantung pada sektor pertanian yang rentan terhadap kebakaran..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar mengalami penurunan setelah terjadinya kebakaran lahan gambut.Penurunan ini ditandai dengan berkurangnya pendapatan masyarakat, baik secara langsung akibat terbakarnya lahan pertanian, maupun secara tidak langsung melalui dampak seperti kenaikan harga komoditas dan terganggunya aktivitas ekonomi.Kebakaran lahan menyebabkan kerugian bagi petani, peningkatan pengeluaran untuk kesehatan, serta dampak negatif pada sektor perumahan dan transportasi
<br>Kasus kebakaran hutan dan lahan di provinsi Kalimantan Selatan merupakan masalah yang selalu terjadi setiap tahun. Faktor yang menjadi penyebab kebakaran tersebut berdampak pada luas lahan, kesehatan, transportasi pengguna jalan, pendidikan dan sosial kemasyarakatan dan seterusnya berimbas pada perekonomian masyarakat di Provinsi Kalimantan Selatan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif karena peneliti ingin menggambarkan atau melukiskan fakta-fakta atau keadaan ataupun gejala yang tampak dalam dampak ekonomi kebakaran...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/d/kebakaran-lahan-gambut-kualitas-hidup-masyarakat-p-thumb-74b07.webp" type="image/webp" length="98110" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/kebakaran-lahan-gambut-kualitas-hidup-masyarakat-p-thumb-74b07.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/kebakaran-lahan-gambut-kualitas-hidup-masyarakat-p-thumb-d321d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-632-iain-madura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3072-al-ihkam-jurnal-hukum-pranata-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sun, 19 Apr 2026 14:36:47 +0700. 24 items. Served in: 13.859 seconds [rss] -->
