<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.238-19jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.238-19jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 21 Jul 2026 17:13:25 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 17:13:25 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-21T17:13:25+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Penyuluhan Pertanian Komoditi Bawang Merah Pada Kelompok Tani Barokah Jaya Desa Beji Kecamatan Junrejo Kota Batu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Penyuluhan Pertanian Komoditi Bawang Merah Pada Kelompok Tani Barokah Jaya Desa Beji Kecamatan Junrejo Kota Batu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Penyuluhan Pertanian Komoditi Bawang Merah Pada Kelompok Tani Barokah Jaya Desa Beji Kecamatan Junrejo Kota Batu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55437-pertanian-beji-efektivitas-penyuluhan-bawang-merah</link>
	<guid isPermaLink="false">f52bb17087e35725dc718fc6fa4b199f</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 16:56:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ unitri press ]]></category>
	<category><![CDATA[ akses links ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akses,header,links,page,press,unitri]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan strategi penyuluhan pertanian yang lebih inovatif dan kreatif. Penelitian ini dapat mengeksplorasi metode penyuluhan yang lebih interaktif dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Penyuluhan Pertanian Komoditi Bawang Merah Pada Kelompok Tani Barokah Jaya Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan strategi penyuluhan pertanian yang lebih inovatif dan kreatif. Penelitian ini dapat mengeksplorasi metode penyuluhan yang lebih interaktif dan melibatkan petani secara aktif dalam proses belajar. Selain itu, penelitian lanjutan dapat menyelidiki dampak jangka panjang dari penyuluhan pertanian terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani, serta bagaimana hal ini dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan mereka. Selain itu, penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana penyuluhan pertanian dapat diintegrasikan dengan teknologi digital untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi penyampaian informasi kepada petani. Dengan memanfaatkan teknologi, penyuluhan dapat menjadi lebih interaktif dan menarik, serta memungkinkan petani untuk mengakses informasi dan sumber daya secara lebih mudah.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pelaksanaan penyuluhan pertanian bawang merah di Kelompok Tani Barokah Jaya tergolong efektif.Dengan pencapaian kegiatan Pelaksanaan Pelatihan yang diberikan penyuluh kepada petani dengan presentase 79% yang termasuk kategori efektif.Pelaksanaan Pendampingan yang diberikan penyuluh kepada petani dengan presentase 70,5%yang tergolong efektif.Pelaksanaan pengawasan yang di berikan Penyuluh kepada petani dengan presentase 63,5% yang termasuk dlam kategori efektif.Kegiatan evaluasi 69 % yang termasuk dalam kategori efektif.Dengan adanya pengukuran ini dapat disimpulkan kegiatan efektifitas penyuluhan pertanian tanaman bawang merah di Desa Beji tergolong efektif dan sangat membantu petani menyelesaikan kendala di lapangan Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas penyuluhan pertanian komoditas bawang merah pada Kelompok Tani Barokah Jaya di Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Penelitian ini menggunakan sistem penilaian atau skala skor dan teknik administrasi. Pelatihan, bimbingan, dan evaluasi adalah metrik keberhasilan yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan pertanian bawang merah Kelompok Tani Barokah Jaya dapat dinilai efektif berdasarkan persentase. Menurut operasi pelaksanaan pelatihan penyuluhan, yang memiliki tingkat keberhasilan 79%, dianggap sangat sukses. Melaksanakan dukungan yang diberikan kepada petani... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/1/pertanian-beji-efektivitas-penyuluhan-bawang-merah-thumb-7d11a.webp" title="JURIS - Efektivitas Penyuluhan Pertanian Komoditi Bawang Merah Pada Kelompok Tani Barokah Jaya Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/pertanian-beji-efektivitas-penyuluhan-bawang-merah-thumb-7d11a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/pertanian-beji-efektivitas-penyuluhan-bawang-merah-thumb-7d11a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/pertanian-beji-efektivitas-penyuluhan-bawang-merah-thumb-7d11a.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Penyuluhan Pertanian Komoditi Bawang Merah Pada Kelompok Tani Barokah Jaya Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu" alt="JURIS - Efektivitas Penyuluhan Pertanian Komoditi Bawang Merah Pada Kelompok Tani Barokah Jaya Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/pertanian-beji-efektivitas-penyuluhan-bawang-merah-thumb-86fc0.webp" title="JURIS - Efektivitas Penyuluhan Pertanian Komoditi Bawang Merah Pada Kelompok Tani Barokah Jaya Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/pertanian-beji-efektivitas-penyuluhan-bawang-merah-thumb-86fc0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/pertanian-beji-efektivitas-penyuluhan-bawang-merah-thumb-86fc0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/pertanian-beji-efektivitas-penyuluhan-bawang-merah-thumb-86fc0.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Penyuluhan Pertanian Komoditi Bawang Merah Pada Kelompok Tani Barokah Jaya Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu" alt="JURIS - Efektivitas Penyuluhan Pertanian Komoditi Bawang Merah Pada Kelompok Tani Barokah Jaya Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/pertanian-beji-efektivitas-penyuluhan-bawang-merah-thumb-fc98b.webp" title="JURIS - Efektivitas Penyuluhan Pertanian Komoditi Bawang Merah Pada Kelompok Tani Barokah Jaya Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/pertanian-beji-efektivitas-penyuluhan-bawang-merah-thumb-fc98b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/pertanian-beji-efektivitas-penyuluhan-bawang-merah-thumb-fc98b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/pertanian-beji-efektivitas-penyuluhan-bawang-merah-thumb-fc98b.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Penyuluhan Pertanian Komoditi Bawang Merah Pada Kelompok Tani Barokah Jaya Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu" alt="JURIS - Efektivitas Penyuluhan Pertanian Komoditi Bawang Merah Pada Kelompok Tani Barokah Jaya Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55437-pertanian-beji-efektivitas-penyuluhan-bawang-merah" title="JURIS - Efektivitas Penyuluhan Pertanian Komoditi Bawang Merah Pada Kelompok Tani Barokah Jaya Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu" target="_blank">Efektivitas Penyuluhan Pertanian Komoditi Bawang Merah Pada Kelompok Tani Barokah Jaya Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan strategi penyuluhan pertanian yang lebih inovatif dan kreatif. Penelitian ini dapat mengeksplorasi metode penyuluhan yang lebih interaktif dan melibatkan petani secara aktif dalam proses belajar. Selain itu, penelitian lanjutan dapat menyelidiki dampak jangka panjang dari penyuluhan pertanian terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani, serta bagaimana hal ini dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan mereka. Selain itu, penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana penyuluhan pertanian dapat diintegrasikan dengan teknologi digital untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi penyampaian informasi kepada petani. Dengan memanfaatkan teknologi, penyuluhan dapat menjadi lebih interaktif dan menarik, serta memungkinkan petani untuk mengakses informasi dan sumber daya secara lebih mudah..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pelaksanaan penyuluhan pertanian bawang merah di Kelompok Tani Barokah Jaya tergolong efektif.Dengan pencapaian kegiatan Pelaksanaan Pelatihan yang diberikan penyuluh kepada petani dengan presentase 79% yang termasuk kategori efektif.Pelaksanaan Pendampingan yang diberikan penyuluh kepada petani dengan presentase 70,5%yang tergolong efektif.Pelaksanaan pengawasan yang di berikan Penyuluh kepada petani dengan presentase 63,5% yang termasuk dlam kategori efektif.Kegiatan evaluasi 69 % yang termasuk dalam kategori efektif.Dengan adanya pengukuran ini dapat disimpulkan kegiatan efektifitas penyuluhan pertanian tanaman bawang merah di Desa Beji tergolong efektif dan sangat membantu petani menyelesaikan kendala di lapangan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas penyuluhan pertanian komoditas bawang merah pada Kelompok Tani Barokah Jaya di Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Penelitian ini menggunakan sistem penilaian atau skala skor dan teknik administrasi. Pelatihan, bimbingan, dan evaluasi adalah metrik keberhasilan yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan pertanian bawang merah Kelompok Tani Barokah Jaya dapat dinilai efektif berdasarkan persentase. Menurut operasi pelaksanaan pelatihan penyuluhan, yang memiliki tingkat keberhasilan 79%, dianggap sangat sukses. Melaksanakan dukungan yang diberikan kepada petani...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/1/pertanian-beji-efektivitas-penyuluhan-bawang-merah-thumb-fc98b.webp" type="image/webp" length="73874" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/pertanian-beji-efektivitas-penyuluhan-bawang-merah-thumb-7d11a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/pertanian-beji-efektivitas-penyuluhan-bawang-merah-thumb-86fc0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/pertanian-beji-efektivitas-penyuluhan-bawang-merah-thumb-fc98b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-209-unitri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13710-buana-sains.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penggunaan Beberapa Substrat Pada Hidroponik Sawi Pagoda Sistem Rakit Apung ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penggunaan Beberapa Substrat Pada Hidroponik Sawi Pagoda Sistem Rakit Apung ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penggunaan Beberapa Substrat Pada Hidroponik Sawi Pagoda Sistem Rakit Apung ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55433-kombinasi-ab-mix-substrat-nutrisi-sawi-pago</link>
	<guid isPermaLink="false">1cf5493852d09ae688cd2da3047f4423</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 16:50:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ unitri press ]]></category>
	<category><![CDATA[ akses links ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akses,header,links,page,press,unitri]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam mengenai pengaruh kombinasi berbagai substrat dan dosis nutrisi AB Mix terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi pagoda. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengoptimalkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penggunaan Beberapa Substrat Pada Hidroponik Sawi Pagoda Sistem Rakit Apung: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam mengenai pengaruh kombinasi berbagai substrat dan dosis nutrisi AB Mix terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi pagoda. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengoptimalkan sistem hidroponik rakit apung dengan mempertimbangkan faktor-faktor eksternal seperti lingkungan dan ketersediaan air serta cahaya. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan sumbangsih yang lebih besar bagi pengembangan pertanian hidroponik di Indonesia.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan berbagai substrat sebagai media tanam dalam sistem hidroponik rakit apung berkorelasi dengan konsentrasi nutrisi AB Mix.Tanaman sawi pagoda mengalami pertumbuhan yang lebih baik ketika substrat arang sekam atau sphagnum moss dengan nutrisi AB Mix 8 ml/l digunakan.Penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangsih bagi pengembangan pertanian hidroponik di Indonesia Penelitian ini bertujuan untuk menemukan jenis substrat dan dosis AB Mix yang dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman sawi pagoda. Studi ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan empat substrat: serbuk kayu, arang sekam, sphagnum moss, dan cocopeat. AB Mix menggunakan dua dosis, yaitu 6 dan 8 ml/l, yang diulangi empat kali pada setiap percobaan dengan tiga sampel tanaman. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, berat basah tanaman dan akar, serta berat kering tanaman dan akar. Hasil menunjukkan bahwa substrat arang sekam dengan AB Mix 8 ml/l menghasilkan berat basah tanaman sawi pagoda tertinggi. Penelitian ini diharapkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/f/kombinasi-ab-mix-substrat-nutrisi-sawi-pagoda-pert-thumb-cbed5.webp" title="JURIS - Penggunaan Beberapa Substrat Pada Hidroponik Sawi Pagoda Sistem Rakit Apung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/f/kombinasi-ab-mix-substrat-nutrisi-sawi-pagoda-pert-thumb-cbed5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/f/kombinasi-ab-mix-substrat-nutrisi-sawi-pagoda-pert-thumb-cbed5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/f/kombinasi-ab-mix-substrat-nutrisi-sawi-pagoda-pert-thumb-cbed5.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Beberapa Substrat Pada Hidroponik Sawi Pagoda Sistem Rakit Apung" alt="JURIS - Penggunaan Beberapa Substrat Pada Hidroponik Sawi Pagoda Sistem Rakit Apung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/f/kombinasi-ab-mix-substrat-nutrisi-sawi-pagoda-pert-thumb-031bc.webp" title="JURIS - Penggunaan Beberapa Substrat Pada Hidroponik Sawi Pagoda Sistem Rakit Apung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/f/kombinasi-ab-mix-substrat-nutrisi-sawi-pagoda-pert-thumb-031bc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/f/kombinasi-ab-mix-substrat-nutrisi-sawi-pagoda-pert-thumb-031bc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/f/kombinasi-ab-mix-substrat-nutrisi-sawi-pagoda-pert-thumb-031bc.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Beberapa Substrat Pada Hidroponik Sawi Pagoda Sistem Rakit Apung" alt="JURIS - Penggunaan Beberapa Substrat Pada Hidroponik Sawi Pagoda Sistem Rakit Apung" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55433-kombinasi-ab-mix-substrat-nutrisi-sawi-pago" title="JURIS - Penggunaan Beberapa Substrat Pada Hidroponik Sawi Pagoda Sistem Rakit Apung" target="_blank">Penggunaan Beberapa Substrat Pada Hidroponik Sawi Pagoda Sistem Rakit Apung</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam mengenai pengaruh kombinasi berbagai substrat dan dosis nutrisi AB Mix terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi pagoda. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengoptimalkan sistem hidroponik rakit apung dengan mempertimbangkan faktor-faktor eksternal seperti lingkungan dan ketersediaan air serta cahaya. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan sumbangsih yang lebih besar bagi pengembangan pertanian hidroponik di Indonesia..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan berbagai substrat sebagai media tanam dalam sistem hidroponik rakit apung berkorelasi dengan konsentrasi nutrisi AB Mix.Tanaman sawi pagoda mengalami pertumbuhan yang lebih baik ketika substrat arang sekam atau sphagnum moss dengan nutrisi AB Mix 8 ml/l digunakan.Penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangsih bagi pengembangan pertanian hidroponik di Indonesia
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menemukan jenis substrat dan dosis AB Mix yang dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman sawi pagoda. Studi ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan empat substrat: serbuk kayu, arang sekam, sphagnum moss, dan cocopeat. AB Mix menggunakan dua dosis, yaitu 6 dan 8 ml/l, yang diulangi empat kali pada setiap percobaan dengan tiga sampel tanaman. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, berat basah tanaman dan akar, serta berat kering tanaman dan akar. Hasil menunjukkan bahwa substrat arang sekam dengan AB Mix 8 ml/l menghasilkan berat basah tanaman sawi pagoda tertinggi. Penelitian ini diharapkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/f/kombinasi-ab-mix-substrat-nutrisi-sawi-pagoda-pert-thumb-031bc.webp" type="image/webp" length="84470" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/f/kombinasi-ab-mix-substrat-nutrisi-sawi-pagoda-pert-thumb-cbed5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/f/kombinasi-ab-mix-substrat-nutrisi-sawi-pagoda-pert-thumb-031bc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-209-unitri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13710-buana-sains.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Transformasi Pembelajaran Kitab Kuning Di Pesantren Era Digital ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Transformasi Pembelajaran Kitab Kuning Di Pesantren Era Digital ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Transformasi Pembelajaran Kitab Kuning Di Pesantren Era Digital ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55429-kitab-kuning-pesantren-implementasi-p</link>
	<guid isPermaLink="false">1596209328026c64378662442ac185c4</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 16:21:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ nida sandira ]]></category>
	<category><![CDATA[ ai amelia 76 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[76,ai,amelia,counter,flag,nida,sandira]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan dan keterbatasan penelitian ini, ada beberapa arah studi lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman tentang pesantren di era digital. Pertama, penting mengkaji bagaimana transformasi digital memengaruhi struktur sosial dan budaya pesantren ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Transformasi Pembelajaran Kitab Kuning Di Pesantren Era Digital: Berdasarkan temuan dan keterbatasan penelitian ini, ada beberapa arah studi lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman tentang pesantren di era digital. Pertama, penting mengkaji bagaimana transformasi digital memengaruhi struktur sosial dan budaya pesantren secara menyeluruh; misalnya, perubahan interaksi santri dengan masyarakat, pembentukan identitas kolektif, serta adaptasi peran pesantren sebagai pusat komunitas keagamaan. Studi ini akan memberikan gambaran holistik di luar aspek pengajaran. Kedua, mengingat sentralnya peran kiai dan ustaz, penelitian tentang model pelatihan dan pengembangan kompetensi digital yang efektif sangat diperlukan, tidak hanya aspek teknis, tetapi juga integrasi pedagogis untuk menjaga nilai sanad dan adab dalam pembelajaran kitab kuning. Hal ini krusial agar nilai-nilai tersebut tetap lestari dan bahkan diperkuat melalui medium digital. Ketiga, perlu diteliti dampak digitalisasi terhadap pengembangan keterampilan berpikir kritis dan kemampuan belajar mandiri santri. Dengan akses informasi yang luas, penting untuk memahami apakah santri lebih mandiri dalam menggali ilmu atau menghadapi tantangan dalam memverifikasi dan menjaga kedalaman pemahaman (tafaqquh fiddin), serta mengidentifikasi potensi risiko ketergantungan media digital. Ketiga fokus penelitian ini diharapkan dapat mendukung inovasi pendidikan Islam yang adaptif dan berkelanjutan.. Integrasi teknologi seperti kitab digital dan platform daring terjadi tanpa mengesampingkan nilai sanad, adab, serta otoritas kiai, menunjukkan adaptasi kuat pesantren terhadap modernisasi.Dengan demikian, digitalisasi menjadi inovasi strategis untuk memperluas akses, meningkatkan efektivitas pembelajaran, dan menjaga tradisi turats pendidikan Islam Perkembangan teknologi digital di era Society 5.0 mendorong pesantren melakukan transformasi pembelajaran kitab kuning agar tetap relevan tanpa kehilangan identitas pendidikan Islam tradisional. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk transformasi pembelajaran kitab kuning di pesantren era digital, strategi integrasi teknologi, serta implikasinya terhadap keberlangsungan tradisi keilmuan Islam. Penelitian menggunakan metode kepustakaan dengan sumber data berupa buku, jurnal ilmiah, dan berbagai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/3/kitab-kuning-pesantren-implementasi-pembelajaran-r-thumb-b4d7d.webp" title="JURIS - Transformasi Pembelajaran Kitab Kuning Di Pesantren Era Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/kitab-kuning-pesantren-implementasi-pembelajaran-r-thumb-b4d7d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/kitab-kuning-pesantren-implementasi-pembelajaran-r-thumb-b4d7d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/kitab-kuning-pesantren-implementasi-pembelajaran-r-thumb-b4d7d.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Pembelajaran Kitab Kuning Di Pesantren Era Digital" alt="JURIS - Transformasi Pembelajaran Kitab Kuning Di Pesantren Era Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/kitab-kuning-pesantren-implementasi-pembelajaran-r-thumb-56001.webp" title="JURIS - Transformasi Pembelajaran Kitab Kuning Di Pesantren Era Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/kitab-kuning-pesantren-implementasi-pembelajaran-r-thumb-56001.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/kitab-kuning-pesantren-implementasi-pembelajaran-r-thumb-56001.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/kitab-kuning-pesantren-implementasi-pembelajaran-r-thumb-56001.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Pembelajaran Kitab Kuning Di Pesantren Era Digital" alt="JURIS - Transformasi Pembelajaran Kitab Kuning Di Pesantren Era Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/kitab-kuning-pesantren-implementasi-pembelajaran-r-thumb-b483a.webp" title="JURIS - Transformasi Pembelajaran Kitab Kuning Di Pesantren Era Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/kitab-kuning-pesantren-implementasi-pembelajaran-r-thumb-b483a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/kitab-kuning-pesantren-implementasi-pembelajaran-r-thumb-b483a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/kitab-kuning-pesantren-implementasi-pembelajaran-r-thumb-b483a.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Pembelajaran Kitab Kuning Di Pesantren Era Digital" alt="JURIS - Transformasi Pembelajaran Kitab Kuning Di Pesantren Era Digital" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55429-kitab-kuning-pesantren-implementasi-p" title="JURIS - Transformasi Pembelajaran Kitab Kuning Di Pesantren Era Digital" target="_blank">Transformasi Pembelajaran Kitab Kuning Di Pesantren Era Digital</a>: Berdasarkan temuan dan keterbatasan penelitian ini, ada beberapa arah studi lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman tentang pesantren di era digital. Pertama, penting mengkaji bagaimana transformasi digital memengaruhi struktur sosial dan budaya pesantren secara menyeluruh; misalnya, perubahan interaksi santri dengan masyarakat, pembentukan identitas kolektif, serta adaptasi peran pesantren sebagai pusat komunitas keagamaan. Studi ini akan memberikan gambaran holistik di luar aspek pengajaran. Kedua, mengingat sentralnya peran kiai dan ustaz, penelitian tentang model pelatihan dan pengembangan kompetensi digital yang efektif sangat diperlukan, tidak hanya aspek teknis, tetapi juga integrasi pedagogis untuk menjaga nilai sanad dan adab dalam pembelajaran kitab kuning. Hal ini krusial agar nilai-nilai tersebut tetap lestari dan bahkan diperkuat melalui medium digital. Ketiga, perlu diteliti dampak digitalisasi terhadap pengembangan keterampilan berpikir kritis dan kemampuan belajar mandiri santri. Dengan akses informasi yang luas, penting untuk memahami apakah santri lebih mandiri dalam menggali ilmu atau menghadapi tantangan dalam memverifikasi dan menjaga kedalaman pemahaman (tafaqquh fiddin), serta mengidentifikasi potensi risiko ketergantungan media digital. Ketiga fokus penelitian ini diharapkan dapat mendukung inovasi pendidikan Islam yang adaptif dan berkelanjutan..
<br>Integrasi teknologi seperti kitab digital dan platform daring terjadi tanpa mengesampingkan nilai sanad, adab, serta otoritas kiai, menunjukkan adaptasi kuat pesantren terhadap modernisasi.Dengan demikian, digitalisasi menjadi inovasi strategis untuk memperluas akses, meningkatkan efektivitas pembelajaran, dan menjaga tradisi turats pendidikan Islam
<br>Perkembangan teknologi digital di era Society 5.0 mendorong pesantren melakukan transformasi pembelajaran kitab kuning agar tetap relevan tanpa kehilangan identitas pendidikan Islam tradisional. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk transformasi pembelajaran kitab kuning di pesantren era digital, strategi integrasi teknologi, serta implikasinya terhadap keberlangsungan tradisi keilmuan Islam. Penelitian menggunakan metode kepustakaan dengan sumber data berupa buku, jurnal ilmiah, dan berbagai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/3/kitab-kuning-pesantren-implementasi-pembelajaran-r-thumb-b483a.webp" type="image/webp" length="89096" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/kitab-kuning-pesantren-implementasi-pembelajaran-r-thumb-b4d7d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/kitab-kuning-pesantren-implementasi-pembelajaran-r-thumb-56001.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/kitab-kuning-pesantren-implementasi-pembelajaran-r-thumb-b483a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2512-insanprimamu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10845-tarbiyatul-misbah-jurnal-kajian-ilmu-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kiprah NU Nahdatul Ulama dalam Pendidikan Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kiprah NU Nahdatul Ulama dalam Pendidikan Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kiprah NU Nahdatul Ulama dalam Pendidikan Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55431-sumber-ilmu-agama-lembaga-pendidikan-nonformal-lem</link>
	<guid isPermaLink="false">5c23e30218f10b36401a2f9b0ba5dac3</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 16:18:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ nida sandira ]]></category>
	<category><![CDATA[ ai amelia 76 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[76,ai,amelia,counter,flag,nida,sandira]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji lebih dalam kiprah Nahdlatul Ulama (NU) dalam pendidikan dengan beberapa fokus inovatif. Pertama, penting untuk meneliti secara komprehensif model pembelajaran digital paling efektif yang dapat diimplementasikan di pesantren ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kiprah NU (Nahdatul Ulama) dalam Pendidikan Indonesia: Penelitian lanjutan dapat mengkaji lebih dalam kiprah Nahdlatul Ulama (NU) dalam pendidikan dengan beberapa fokus inovatif. Pertama, penting untuk meneliti secara komprehensif model pembelajaran digital paling efektif yang dapat diimplementasikan di pesantren dan madrasah NU, terutama di daerah terpencil, mengidentifikasi bagaimana teknologi modern terintegrasi harmonis dengan kurikulum khas NU untuk meningkatkan capaian belajar siswa sekaligus memperkuat pendidikan karakter dan kebangsaan. Penelitian ini bertujuan menemukan praktik terbaik yang memperkaya filosofi pendidikan NU, bukan sekadar adopsi teknologi. Kedua, menanggapi tantangan pendanaan dan prasarana, studi selanjutnya dapat merancang dan mengevaluasi model keberlanjutan finansial inovatif, seperti wakaf produktif modern, investasi sosial, atau ekosistem ekonomi pesantren, agar lembaga pendidikan NU dapat mandiri dan meningkatkan fasilitas tanpa bergantung pada sumbangan. Ketiga, perlu dilakukan kajian mendalam mengenai integrasi peran unik lembaga pendidikan NU, khususnya dalam membentuk karakter dan wawasan kebangsaan, ke dalam kerangka sistem pendidikan nasional. Ini melibatkan identifikasi hambatan regulasi dan perumusan mekanisme kolaborasi erat antara NU dan pemerintah, dengan tujuan agar warisan pendidikan NU lebih diakui, didukung, dan berkontribusi maksimal dalam mencerdaskan bangsa secara merata, sambil mempertahankan kekhasan ajaran moderatnya.. Kiprah Nahdlatul Ulama (NU) dalam pendidikan di Indonesia sangat besar dan berpengaruh, berkontribusi mencetak generasi cerdas dan berbudi melalui pesantren, madrasah, serta lembaga pendidikan lainnya.Meskipun menghadapi berbagai tantangan, NU terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan yang seimbang antara ilmu agama dan umum.Dengan komitmen kuat ini, NU menjadi pilar penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara Nahdlatul Ulama (NU) mempunyai peranan penting dalam dunia pendidikan sebagai salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia. Sejak didirikan pada tahun 1926, NU berkomitmen mengembangkan pendidikan berdasarkan ajaran Islam moderat dan mengintegrasikan ilmu agama dengan ilmu populer. Tujuan artikel ini adalah menganalisis upaya NU di bidang pendidikan, khususnya melalui pesantren, madrasah, dan lembaga pendidikan lainnya. Dengan menganalisis sejarah dan kontribusi NU, diharapkan kita dapat memahami lebih jelas perannya dalam menciptakan generasi yang cerdas, bermoral, dan berdaya saing di dunia global. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/4/sumber-ilmu-agama-lembaga-pendidikan-nonformal-nu-thumb-436e7.webp" title="JURIS - Kiprah NU (Nahdatul Ulama) dalam Pendidikan Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/sumber-ilmu-agama-lembaga-pendidikan-nonformal-nu-thumb-436e7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/sumber-ilmu-agama-lembaga-pendidikan-nonformal-nu-thumb-436e7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/sumber-ilmu-agama-lembaga-pendidikan-nonformal-nu-thumb-436e7.webp 1x" title="JURIS - Kiprah NU (Nahdatul Ulama) dalam Pendidikan Indonesia" alt="JURIS - Kiprah NU (Nahdatul Ulama) dalam Pendidikan Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/sumber-ilmu-agama-lembaga-pendidikan-nonformal-nu-thumb-4b1de.webp" title="JURIS - Kiprah NU (Nahdatul Ulama) dalam Pendidikan Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/sumber-ilmu-agama-lembaga-pendidikan-nonformal-nu-thumb-4b1de.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/sumber-ilmu-agama-lembaga-pendidikan-nonformal-nu-thumb-4b1de.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/sumber-ilmu-agama-lembaga-pendidikan-nonformal-nu-thumb-4b1de.webp 1x" title="JURIS - Kiprah NU (Nahdatul Ulama) dalam Pendidikan Indonesia" alt="JURIS - Kiprah NU (Nahdatul Ulama) dalam Pendidikan Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/sumber-ilmu-agama-lembaga-pendidikan-nonformal-nu-thumb-c4f67.webp" title="JURIS - Kiprah NU (Nahdatul Ulama) dalam Pendidikan Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/sumber-ilmu-agama-lembaga-pendidikan-nonformal-nu-thumb-c4f67.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/sumber-ilmu-agama-lembaga-pendidikan-nonformal-nu-thumb-c4f67.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/sumber-ilmu-agama-lembaga-pendidikan-nonformal-nu-thumb-c4f67.webp 1x" title="JURIS - Kiprah NU (Nahdatul Ulama) dalam Pendidikan Indonesia" alt="JURIS - Kiprah NU (Nahdatul Ulama) dalam Pendidikan Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55431-sumber-ilmu-agama-lembaga-pendidikan-nonformal-lem" title="JURIS - Kiprah NU (Nahdatul Ulama) dalam Pendidikan Indonesia" target="_blank">Kiprah NU (Nahdatul Ulama) dalam Pendidikan Indonesia</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji lebih dalam kiprah Nahdlatul Ulama (NU) dalam pendidikan dengan beberapa fokus inovatif. Pertama, penting untuk meneliti secara komprehensif model pembelajaran digital paling efektif yang dapat diimplementasikan di pesantren dan madrasah NU, terutama di daerah terpencil, mengidentifikasi bagaimana teknologi modern terintegrasi harmonis dengan kurikulum khas NU untuk meningkatkan capaian belajar siswa sekaligus memperkuat pendidikan karakter dan kebangsaan. Penelitian ini bertujuan menemukan praktik terbaik yang memperkaya filosofi pendidikan NU, bukan sekadar adopsi teknologi. Kedua, menanggapi tantangan pendanaan dan prasarana, studi selanjutnya dapat merancang dan mengevaluasi model keberlanjutan finansial inovatif, seperti wakaf produktif modern, investasi sosial, atau ekosistem ekonomi pesantren, agar lembaga pendidikan NU dapat mandiri dan meningkatkan fasilitas tanpa bergantung pada sumbangan. Ketiga, perlu dilakukan kajian mendalam mengenai integrasi peran unik lembaga pendidikan NU, khususnya dalam membentuk karakter dan wawasan kebangsaan, ke dalam kerangka sistem pendidikan nasional. Ini melibatkan identifikasi hambatan regulasi dan perumusan mekanisme kolaborasi erat antara NU dan pemerintah, dengan tujuan agar warisan pendidikan NU lebih diakui, didukung, dan berkontribusi maksimal dalam mencerdaskan bangsa secara merata, sambil mempertahankan kekhasan ajaran moderatnya..
<br>Kiprah Nahdlatul Ulama (NU) dalam pendidikan di Indonesia sangat besar dan berpengaruh, berkontribusi mencetak generasi cerdas dan berbudi melalui pesantren, madrasah, serta lembaga pendidikan lainnya.Meskipun menghadapi berbagai tantangan, NU terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan yang seimbang antara ilmu agama dan umum.Dengan komitmen kuat ini, NU menjadi pilar penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara
<br>Nahdlatul Ulama (NU) mempunyai peranan penting dalam dunia pendidikan sebagai salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia. Sejak didirikan pada tahun 1926, NU berkomitmen mengembangkan pendidikan berdasarkan ajaran Islam moderat dan mengintegrasikan ilmu agama dengan ilmu populer. Tujuan artikel ini adalah menganalisis upaya NU di bidang pendidikan, khususnya melalui pesantren, madrasah, dan lembaga pendidikan lainnya. Dengan menganalisis sejarah dan kontribusi NU, diharapkan kita dapat memahami lebih jelas perannya dalam menciptakan generasi yang cerdas, bermoral, dan berdaya saing di dunia global.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/4/sumber-ilmu-agama-lembaga-pendidikan-nonformal-nu-thumb-c4f67.webp" type="image/webp" length="62308" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/sumber-ilmu-agama-lembaga-pendidikan-nonformal-nu-thumb-436e7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/sumber-ilmu-agama-lembaga-pendidikan-nonformal-nu-thumb-4b1de.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/sumber-ilmu-agama-lembaga-pendidikan-nonformal-nu-thumb-c4f67.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2512-insanprimamu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10845-tarbiyatul-misbah-jurnal-kajian-ilmu-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peranan Kelompok Tani Terhadap Keberhasilan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Di Desa Klampok Kecamatan Singosari Kabupaten Malang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peranan Kelompok Tani Terhadap Keberhasilan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Di Desa Klampok Kecamatan Singosari Kabupaten Malang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peranan Kelompok Tani Terhadap Keberhasilan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Di Desa Klampok Kecamatan Singosari Kabupaten Malang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55435-alternatif-subsidi-pupuk-rantai-distribusi-k</link>
	<guid isPermaLink="false">92eeb14ad7e7029595667639fee79a7d</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 16:12:36 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ unitri press ]]></category>
	<category><![CDATA[ akses links ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akses,header,links,page,press,unitri]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas distribusi pupuk bersubsidi, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan sistem informasi yang terintegrasi antara pemerintah, produsen, pedagang, dan pengecer. Sistem ini dapat membantu dalam pemantauan dan pengawasan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peranan Kelompok Tani Terhadap Keberhasilan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Di Desa Klampok Kecamatan Singosari Kabupaten Malang: Untuk meningkatkan efektivitas distribusi pupuk bersubsidi, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan sistem informasi yang terintegrasi antara pemerintah, produsen, pedagang, dan pengecer. Sistem ini dapat membantu dalam pemantauan dan pengawasan distribusi pupuk, memastikan ketersediaan pupuk di lahan pertanian, dan mencegah penyalahgunaan subsidi. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi strategi komunikasi yang efektif antara pemerintah dan petani dalam penyampaian informasi terkait subsidi pupuk, termasuk penggunaan media sosial atau platform digital yang relevan. Terakhir, studi lanjutan dapat menyelidiki peran dan kontribusi kelompok tani dalam meningkatkan produktivitas pertanian secara keseluruhan, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti penggunaan teknologi pertanian, pelatihan, dan akses terhadap sumber daya yang relevan.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kelompok dalam memastikan distribusi pupuk bersubsidi yang tepat berfungsi dan membantu mencegah penyalahgunaan.Uji korelasi Pearson mengungkapkan korelasi positif yang kuat antara peran kelompok tani dan keberhasilan distribusi pupuk bersubsidi.Untuk meringkas peran kelompok tani, dapat dilihat bahwa kelompok tani telah berperan dalam mendistribusikan pupuk bersubsidi.Pertemuan antar kelompok tani mencapai 84%, kunjungan ke kantor perdagangan mencapai 100%, dan diskusi tentang pupuk bersubsidi mencapai 69%.Penyediaan informasi pupuk bersubsidi sebesar 79%, keikutsertaan kelompok tani dalam pertemuan Departemen Perdagangan dan Perindustrian sebesar 85%, dan pelaksanaan program penyaluran pupuk bersubsidi sebesar 99%.Hal ini menunjukkan bahwa peran kelompok tani dalam penyaluran pupuk bersubsidi sudah terlaksana dengan baik Sektor pertanian memainkan peran strategis dalam menyediakan pangan untuk memenuhi kebutuhan dasar penduduk. Makanan merupakan kebutuhan dasar bagi kehidupan manusia dan oleh karena itu hak dasar untuk memperoleh pangan yang cukup setiap saat juga merupakan hak dasar yang harus dipenuhi. Pemerintah menaruh perhatian terhadap pemenuhan kebutuhan pangan seluruh penduduk daerah. Indonesia merupakan negara agraris yang padat penduduknya sehingga menghadapi tantangan besar dalam memenuhi kebutuhan pangan bagi penduduknya. Akibatnya, ketahanan pangan telah menjadi salah satu tantangan terbesar, berkaitan dengan pembangunan pertanian. Untuk menjamin keberhasilan penggunaan pupuk bersubsidi, sesuai dengan anjuran lapangan dan kaidah teknis pemupukan,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/5/alternatif-subsidi-pupuk-rantai-distribusi-ketahan-thumb-a4a14.webp" title="JURIS - Peranan Kelompok Tani Terhadap Keberhasilan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Di Desa Klampok Kecamatan Singosari Kabupaten Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/5/alternatif-subsidi-pupuk-rantai-distribusi-ketahan-thumb-a4a14.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/5/alternatif-subsidi-pupuk-rantai-distribusi-ketahan-thumb-a4a14.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/5/alternatif-subsidi-pupuk-rantai-distribusi-ketahan-thumb-a4a14.webp 1x" title="JURIS - Peranan Kelompok Tani Terhadap Keberhasilan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Di Desa Klampok Kecamatan Singosari Kabupaten Malang" alt="JURIS - Peranan Kelompok Tani Terhadap Keberhasilan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Di Desa Klampok Kecamatan Singosari Kabupaten Malang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/5/alternatif-subsidi-pupuk-rantai-distribusi-ketahan-thumb-82ee1.webp" title="JURIS - Peranan Kelompok Tani Terhadap Keberhasilan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Di Desa Klampok Kecamatan Singosari Kabupaten Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/5/alternatif-subsidi-pupuk-rantai-distribusi-ketahan-thumb-82ee1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/5/alternatif-subsidi-pupuk-rantai-distribusi-ketahan-thumb-82ee1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/5/alternatif-subsidi-pupuk-rantai-distribusi-ketahan-thumb-82ee1.webp 1x" title="JURIS - Peranan Kelompok Tani Terhadap Keberhasilan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Di Desa Klampok Kecamatan Singosari Kabupaten Malang" alt="JURIS - Peranan Kelompok Tani Terhadap Keberhasilan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Di Desa Klampok Kecamatan Singosari Kabupaten Malang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/5/alternatif-subsidi-pupuk-rantai-distribusi-ketahan-thumb-31e81.webp" title="JURIS - Peranan Kelompok Tani Terhadap Keberhasilan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Di Desa Klampok Kecamatan Singosari Kabupaten Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/5/alternatif-subsidi-pupuk-rantai-distribusi-ketahan-thumb-31e81.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/5/alternatif-subsidi-pupuk-rantai-distribusi-ketahan-thumb-31e81.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/5/alternatif-subsidi-pupuk-rantai-distribusi-ketahan-thumb-31e81.webp 1x" title="JURIS - Peranan Kelompok Tani Terhadap Keberhasilan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Di Desa Klampok Kecamatan Singosari Kabupaten Malang" alt="JURIS - Peranan Kelompok Tani Terhadap Keberhasilan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Di Desa Klampok Kecamatan Singosari Kabupaten Malang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55435-alternatif-subsidi-pupuk-rantai-distribusi-k" title="JURIS - Peranan Kelompok Tani Terhadap Keberhasilan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Di Desa Klampok Kecamatan Singosari Kabupaten Malang" target="_blank">Peranan Kelompok Tani Terhadap Keberhasilan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Di Desa Klampok Kecamatan Singosari Kabupaten Malang</a>: Untuk meningkatkan efektivitas distribusi pupuk bersubsidi, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan sistem informasi yang terintegrasi antara pemerintah, produsen, pedagang, dan pengecer. Sistem ini dapat membantu dalam pemantauan dan pengawasan distribusi pupuk, memastikan ketersediaan pupuk di lahan pertanian, dan mencegah penyalahgunaan subsidi. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi strategi komunikasi yang efektif antara pemerintah dan petani dalam penyampaian informasi terkait subsidi pupuk, termasuk penggunaan media sosial atau platform digital yang relevan. Terakhir, studi lanjutan dapat menyelidiki peran dan kontribusi kelompok tani dalam meningkatkan produktivitas pertanian secara keseluruhan, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti penggunaan teknologi pertanian, pelatihan, dan akses terhadap sumber daya yang relevan..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kelompok dalam memastikan distribusi pupuk bersubsidi yang tepat berfungsi dan membantu mencegah penyalahgunaan.Uji korelasi Pearson mengungkapkan korelasi positif yang kuat antara peran kelompok tani dan keberhasilan distribusi pupuk bersubsidi.Untuk meringkas peran kelompok tani, dapat dilihat bahwa kelompok tani telah berperan dalam mendistribusikan pupuk bersubsidi.Pertemuan antar kelompok tani mencapai 84%, kunjungan ke kantor perdagangan mencapai 100%, dan diskusi tentang pupuk bersubsidi mencapai 69%.Penyediaan informasi pupuk bersubsidi sebesar 79%, keikutsertaan kelompok tani dalam pertemuan Departemen Perdagangan dan Perindustrian sebesar 85%, dan pelaksanaan program penyaluran pupuk bersubsidi sebesar 99%.Hal ini menunjukkan bahwa peran kelompok tani dalam penyaluran pupuk bersubsidi sudah terlaksana dengan baik
<br>Sektor pertanian memainkan peran strategis dalam menyediakan pangan untuk memenuhi kebutuhan dasar penduduk. Makanan merupakan kebutuhan dasar bagi kehidupan manusia dan oleh karena itu hak dasar untuk memperoleh pangan yang cukup setiap saat juga merupakan hak dasar yang harus dipenuhi. Pemerintah menaruh perhatian terhadap pemenuhan kebutuhan pangan seluruh penduduk daerah. Indonesia merupakan negara agraris yang padat penduduknya sehingga menghadapi tantangan besar dalam memenuhi kebutuhan pangan bagi penduduknya. Akibatnya, ketahanan pangan telah menjadi salah satu tantangan terbesar, berkaitan dengan pembangunan pertanian. Untuk menjamin keberhasilan penggunaan pupuk bersubsidi, sesuai dengan anjuran lapangan dan kaidah teknis pemupukan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/5/alternatif-subsidi-pupuk-rantai-distribusi-ketahan-thumb-82ee1.webp" type="image/webp" length="130638" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/5/alternatif-subsidi-pupuk-rantai-distribusi-ketahan-thumb-a4a14.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/5/alternatif-subsidi-pupuk-rantai-distribusi-ketahan-thumb-82ee1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/5/alternatif-subsidi-pupuk-rantai-distribusi-ketahan-thumb-31e81.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-209-unitri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13710-buana-sains.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perkembangan Pendidikan Islam di Masa Rasulullah Saw Sebuah Tinjauan Historis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perkembangan Pendidikan Islam di Masa Rasulullah Saw Sebuah Tinjauan Historis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perkembangan Pendidikan Islam di Masa Rasulullah Saw Sebuah Tinjauan Historis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55425-muhammad-saw-rasulullah-jatim-etika-sosial-isl</link>
	<guid isPermaLink="false">ccfa5b60def76e2b49800105ed557cc8</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 15:43:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ nida sandira ]]></category>
	<category><![CDATA[ ai amelia 76 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[76,ai,amelia,counter,flag,nida,sandira]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah memberikan tinjauan historis yang mendalam tentang perkembangan pendidikan Islam pada masa Rasulullah Saw, menunjukkan relevansinya sebagai fondasi pendidikan Islam kontemporer. Namun, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perkembangan Pendidikan Islam di Masa Rasulullah Saw: Sebuah Tinjauan Historis: Penelitian ini telah memberikan tinjauan historis yang mendalam tentang perkembangan pendidikan Islam pada masa Rasulullah Saw, menunjukkan relevansinya sebagai fondasi pendidikan Islam kontemporer. Namun, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman dan implementasi prinsip-prinsip ini di era modern. Pertama, akan sangat berharga untuk melakukan studi komparatif yang menganalisis bagaimana metode dan prinsip pendidikan yang diterapkan Rasulullah, seperti keteladanan, dialog, dan pembiasaan, diadaptasi dan diimplementasikan dalam kurikulum serta praktik pengajaran di lembaga pendidikan Islam masa kini, baik di tingkat dasar, menengah, maupun tinggi. Pertanyaan penelitian yang relevan bisa meliputi: Sejauh mana lembaga pendidikan Islam modern berhasil mengintegrasikan aspek-aspek holistik dari sistem pendidikan Rasulullah, dan tantangan apa saja yang dihadapi dalam proses adaptasinya? Kedua, mengingat fokus pada pembentukan akidah dan akhlak, serta pembangunan masyarakat yang beradab pada masa Madinah, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi secara empiris dampak penerapan model pendidikan Rasulullah pada pembentukan karakter siswa di sekolah Islam. Studi kasus atau eksperimen di sekolah-sekolah tertentu dapat menguji efektivitas metode-metode tersebut dalam menanamkan nilai-nilai moral, etika sosial, dan kesadaran spiritual, serta mengukur bagaimana praktik tersebut memengaruhi perilaku positif dan kontribusi siswa terhadap komunitas mereka. Apakah pendekatan berbasis keteladanan yang kuat mampu menghasilkan lulusan dengan integritas moral yang lebih tinggi dan kesiapan untuk berpartisipasi aktif dalam masyarakat? Ketiga, karena penelitian ini didasarkan pada tinjauan literatur, ada peluang besar untuk mengembangkan studi tindakan (action research) yang berkolaborasi langsung dengan para pendidik dan praktisi di lapangan. Penelitian ini dapat merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi program pelatihan guru yang berfokus pada pedagogi Rasulullah, kemudian mengamati perubahan dalam praktik mengajar dan respons siswa. Tujuannya adalah untuk memahami bagaimana guru dapat secara efektif menerapkan warisan pendidikan Nabi Muhammad Saw untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih inspiratif dan transformatif, serta mengatasi kesenjangan antara teori historis dan praktik kontemporer. Pendekatan ini diharapkan tidak hanya menghasilkan temuan akademis tetapi juga memberikan solusi praktis yang dapat diterapkan secara langsung untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam.. Pendidikan Islam dimulai sejak Nabi Muhammad SAW diangkat menjadi Rasul, mengubah masyarakat Arab pra-Islam yang tradisional dan belum terstruktur.Pada periode Makkah, pendidikan Islam berfokus pada penanaman akidah, tauhid, dan akhlak melalui dakwah personal hingga terbuka, menggunakan berbagai metode seperti ceramah, dialog, dan keteladanan.Sementara di Madinah, pendidikan berkembang lebih sistematis dan komprehensif, mencakup aspek sosial, politik, ekonomi, ukhuwah, serta pertahanan, dengan masjid sebagai pusat utama pengembangan masyarakat Islam yang beradab Perkembangan pendidikan islam pada masa Rasulullah Saw secara historis yaitu dimulai dari pendidikan Arab Pra-Islam hingga pendidikan islam pada periode Makkah dan madinah. Pada masa pendidikan Pra-Islam bersifat tradisional, lisan dan belum terstruktur dengan penekanan pada hafalan, syair dan nilai-nilai kesukuan. Dengan kehadirannya Rasulullah Saw membawa perubahan besar melalui sistem pendidikan yang berlandaskan wahyu. Dengan menanamkan nilai tauhid, akhlak, dan ilmu pengetahuan. Sedangkan pada masa periode Makkah pendidikan difokuskan pada pembinaan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/3/muhammad-saw-rasulullah-jatim-etika-sosial-islam-n-thumb-18935.webp" title="JURIS - Perkembangan Pendidikan Islam di Masa Rasulullah Saw: Sebuah Tinjauan Historis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/muhammad-saw-rasulullah-jatim-etika-sosial-islam-n-thumb-18935.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/muhammad-saw-rasulullah-jatim-etika-sosial-islam-n-thumb-18935.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/muhammad-saw-rasulullah-jatim-etika-sosial-islam-n-thumb-18935.webp 1x" title="JURIS - Perkembangan Pendidikan Islam di Masa Rasulullah Saw: Sebuah Tinjauan Historis" alt="JURIS - Perkembangan Pendidikan Islam di Masa Rasulullah Saw: Sebuah Tinjauan Historis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/muhammad-saw-rasulullah-jatim-etika-sosial-islam-n-thumb-6204e.webp" title="JURIS - Perkembangan Pendidikan Islam di Masa Rasulullah Saw: Sebuah Tinjauan Historis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/muhammad-saw-rasulullah-jatim-etika-sosial-islam-n-thumb-6204e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/muhammad-saw-rasulullah-jatim-etika-sosial-islam-n-thumb-6204e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/muhammad-saw-rasulullah-jatim-etika-sosial-islam-n-thumb-6204e.webp 1x" title="JURIS - Perkembangan Pendidikan Islam di Masa Rasulullah Saw: Sebuah Tinjauan Historis" alt="JURIS - Perkembangan Pendidikan Islam di Masa Rasulullah Saw: Sebuah Tinjauan Historis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/muhammad-saw-rasulullah-jatim-etika-sosial-islam-n-thumb-c74e1.webp" title="JURIS - Perkembangan Pendidikan Islam di Masa Rasulullah Saw: Sebuah Tinjauan Historis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/muhammad-saw-rasulullah-jatim-etika-sosial-islam-n-thumb-c74e1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/muhammad-saw-rasulullah-jatim-etika-sosial-islam-n-thumb-c74e1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/muhammad-saw-rasulullah-jatim-etika-sosial-islam-n-thumb-c74e1.webp 1x" title="JURIS - Perkembangan Pendidikan Islam di Masa Rasulullah Saw: Sebuah Tinjauan Historis" alt="JURIS - Perkembangan Pendidikan Islam di Masa Rasulullah Saw: Sebuah Tinjauan Historis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55425-muhammad-saw-rasulullah-jatim-etika-sosial-isl" title="JURIS - Perkembangan Pendidikan Islam di Masa Rasulullah Saw: Sebuah Tinjauan Historis" target="_blank">Perkembangan Pendidikan Islam di Masa Rasulullah Saw: Sebuah Tinjauan Historis</a>: Penelitian ini telah memberikan tinjauan historis yang mendalam tentang perkembangan pendidikan Islam pada masa Rasulullah Saw, menunjukkan relevansinya sebagai fondasi pendidikan Islam kontemporer. Namun, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman dan implementasi prinsip-prinsip ini di era modern. Pertama, akan sangat berharga untuk melakukan studi komparatif yang menganalisis bagaimana metode dan prinsip pendidikan yang diterapkan Rasulullah, seperti keteladanan, dialog, dan pembiasaan, diadaptasi dan diimplementasikan dalam kurikulum serta praktik pengajaran di lembaga pendidikan Islam masa kini, baik di tingkat dasar, menengah, maupun tinggi. Pertanyaan penelitian yang relevan bisa meliputi: Sejauh mana lembaga pendidikan Islam modern berhasil mengintegrasikan aspek-aspek holistik dari sistem pendidikan Rasulullah, dan tantangan apa saja yang dihadapi dalam proses adaptasinya? Kedua, mengingat fokus pada pembentukan akidah dan akhlak, serta pembangunan masyarakat yang beradab pada masa Madinah, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi secara empiris dampak penerapan model pendidikan Rasulullah pada pembentukan karakter siswa di sekolah Islam. Studi kasus atau eksperimen di sekolah-sekolah tertentu dapat menguji efektivitas metode-metode tersebut dalam menanamkan nilai-nilai moral, etika sosial, dan kesadaran spiritual, serta mengukur bagaimana praktik tersebut memengaruhi perilaku positif dan kontribusi siswa terhadap komunitas mereka. Apakah pendekatan berbasis keteladanan yang kuat mampu menghasilkan lulusan dengan integritas moral yang lebih tinggi dan kesiapan untuk berpartisipasi aktif dalam masyarakat? Ketiga, karena penelitian ini didasarkan pada tinjauan literatur, ada peluang besar untuk mengembangkan studi tindakan (action research) yang berkolaborasi langsung dengan para pendidik dan praktisi di lapangan. Penelitian ini dapat merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi program pelatihan guru yang berfokus pada pedagogi Rasulullah, kemudian mengamati perubahan dalam praktik mengajar dan respons siswa. Tujuannya adalah untuk memahami bagaimana guru dapat secara efektif menerapkan warisan pendidikan Nabi Muhammad Saw untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih inspiratif dan transformatif, serta mengatasi kesenjangan antara teori historis dan praktik kontemporer. Pendekatan ini diharapkan tidak hanya menghasilkan temuan akademis tetapi juga memberikan solusi praktis yang dapat diterapkan secara langsung untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam..
<br>Pendidikan Islam dimulai sejak Nabi Muhammad SAW diangkat menjadi Rasul, mengubah masyarakat Arab pra-Islam yang tradisional dan belum terstruktur.Pada periode Makkah, pendidikan Islam berfokus pada penanaman akidah, tauhid, dan akhlak melalui dakwah personal hingga terbuka, menggunakan berbagai metode seperti ceramah, dialog, dan keteladanan.Sementara di Madinah, pendidikan berkembang lebih sistematis dan komprehensif, mencakup aspek sosial, politik, ekonomi, ukhuwah, serta pertahanan, dengan masjid sebagai pusat utama pengembangan masyarakat Islam yang beradab
<br>Perkembangan pendidikan islam pada masa Rasulullah Saw secara historis yaitu dimulai dari pendidikan Arab Pra-Islam hingga pendidikan islam pada periode Makkah dan madinah. Pada masa pendidikan Pra-Islam bersifat tradisional, lisan dan belum terstruktur dengan penekanan pada hafalan, syair dan nilai-nilai kesukuan. Dengan kehadirannya Rasulullah Saw membawa perubahan besar melalui sistem pendidikan yang berlandaskan wahyu. Dengan menanamkan nilai tauhid, akhlak, dan ilmu pengetahuan. Sedangkan pada masa periode Makkah pendidikan difokuskan pada pembinaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/3/muhammad-saw-rasulullah-jatim-etika-sosial-islam-n-thumb-c74e1.webp" type="image/webp" length="61722" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/muhammad-saw-rasulullah-jatim-etika-sosial-islam-n-thumb-18935.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/muhammad-saw-rasulullah-jatim-etika-sosial-islam-n-thumb-6204e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/muhammad-saw-rasulullah-jatim-etika-sosial-islam-n-thumb-c74e1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2512-insanprimamu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10845-tarbiyatul-misbah-jurnal-kajian-ilmu-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dikotomi Diskriminatif dan Integrasi Sejarah Perkembangan Pendidikan Islam dari Masa Kolonial Hingga Era Reformasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dikotomi Diskriminatif dan Integrasi Sejarah Perkembangan Pendidikan Islam dari Masa Kolonial Hingga Era Reformasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dikotomi Diskriminatif dan Integrasi Sejarah Perkembangan Pendidikan Islam dari Masa Kolonial Hingga Era Reformasi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55428-sejarah-pendidikan-islam-era-reformasi-sistem-pend</link>
	<guid isPermaLink="false">61e289c800edef6a2c6de9280f385bf1</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 15:41:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ nida sandira ]]></category>
	<category><![CDATA[ ai amelia 76 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[76,ai,amelia,counter,flag,nida,sandira]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: Pertama, bagaimana peran dan kontribusi pendidikan Islam dalam membentuk karakter dan moral bangsa Indonesia secara lebih mendalam, terutama dalam konteks kontemporer. Kedua, studi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dikotomi, Diskriminatif, dan Integrasi: Sejarah Perkembangan Pendidikan Islam dari Masa Kolonial Hingga Era Reformasi: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: Pertama, bagaimana peran dan kontribusi pendidikan Islam dalam membentuk karakter dan moral bangsa Indonesia secara lebih mendalam, terutama dalam konteks kontemporer. Kedua, studi komparatif mengenai perbedaan dan kesamaan antara sistem pendidikan Islam di masa kolonial, pendudukan Jepang, dan era reformasi, serta implikasinya terhadap kualitas pendidikan dan perkembangan masyarakat. Ketiga, penelitian yang fokus pada tantangan dan peluang yang dihadapi oleh madrasah dan pesantren dalam menghadapi era globalisasi dan modernisasi teknologi, serta strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk mempertahankan jati diri spiritual mereka sambil tetap adaptif dan inovatif.. Evolusi sejarah pendidikan Islam di Indonesia menorehkan catatan perjuangan yang sangat panjang dan dinamis.Pada masa kolonial Belanda, sistem pendidikan Islam mengalami diskriminasi, marjinalisasi, dan pembatasan hukum melalui instrumen ordonansi yang restriktif demi kelangsungan kolonialisme.Beralih pada masa pendudukan Jepang, madrasah mendapatkan kelonggaran operasional secara taktis, namun orientasi pembelajarannya direduksi demi mendukung mobilisasi latihan fisik militer perang Asia Timur Raya.Pasca-kemerdekaan dan memasuki era Orde Lama, pengakuan yuridis-formal berhasil diraih seiring berdirinya Departemen Agama dan integrasi kurikulum 30.Di era kontemporer reformasi, pendidikan Islam berhasil menyejajarkan posisinya dalam sistem pendidikan nasional, bertindak sebagai lembaga alternatif modern yang menyeimbangkan kecerdasan intelektual sains dengan keluhuran akhlak spiritual Pendidikan Islam memiliki peran historis yang kuat dalam membentuk karakter dan moral bangsa Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam dinamika perkembangan pendidikan Islam di Indonesia yang melintasi empat periode utama: masa kolonial Belanda, pendudukan Jepang, era kemerdekaan (Orde Lama), dan era reformasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui studi pustaka (library research). Hasil kajian menunjukkan bahwa pada masa Belanda, pendidikan Islam mengalami marjinalisasi, dikotomi, dan diskriminasi melalui berbagai regulasi seperti... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/5/sejarah-pendidikan-islam-era-reformasi-sistem-kolo-thumb-0fadf.webp" title="JURIS - Dikotomi, Diskriminatif, dan Integrasi: Sejarah Perkembangan Pendidikan Islam dari Masa Kolonial Hingga Era Reformasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/sejarah-pendidikan-islam-era-reformasi-sistem-kolo-thumb-0fadf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/sejarah-pendidikan-islam-era-reformasi-sistem-kolo-thumb-0fadf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/sejarah-pendidikan-islam-era-reformasi-sistem-kolo-thumb-0fadf.webp 1x" title="JURIS - Dikotomi, Diskriminatif, dan Integrasi: Sejarah Perkembangan Pendidikan Islam dari Masa Kolonial Hingga Era Reformasi" alt="JURIS - Dikotomi, Diskriminatif, dan Integrasi: Sejarah Perkembangan Pendidikan Islam dari Masa Kolonial Hingga Era Reformasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/sejarah-pendidikan-islam-era-reformasi-sistem-kolo-thumb-5001b.webp" title="JURIS - Dikotomi, Diskriminatif, dan Integrasi: Sejarah Perkembangan Pendidikan Islam dari Masa Kolonial Hingga Era Reformasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/sejarah-pendidikan-islam-era-reformasi-sistem-kolo-thumb-5001b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/sejarah-pendidikan-islam-era-reformasi-sistem-kolo-thumb-5001b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/sejarah-pendidikan-islam-era-reformasi-sistem-kolo-thumb-5001b.webp 1x" title="JURIS - Dikotomi, Diskriminatif, dan Integrasi: Sejarah Perkembangan Pendidikan Islam dari Masa Kolonial Hingga Era Reformasi" alt="JURIS - Dikotomi, Diskriminatif, dan Integrasi: Sejarah Perkembangan Pendidikan Islam dari Masa Kolonial Hingga Era Reformasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/sejarah-pendidikan-islam-era-reformasi-sistem-kolo-thumb-c8699.webp" title="JURIS - Dikotomi, Diskriminatif, dan Integrasi: Sejarah Perkembangan Pendidikan Islam dari Masa Kolonial Hingga Era Reformasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/sejarah-pendidikan-islam-era-reformasi-sistem-kolo-thumb-c8699.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/sejarah-pendidikan-islam-era-reformasi-sistem-kolo-thumb-c8699.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/sejarah-pendidikan-islam-era-reformasi-sistem-kolo-thumb-c8699.webp 1x" title="JURIS - Dikotomi, Diskriminatif, dan Integrasi: Sejarah Perkembangan Pendidikan Islam dari Masa Kolonial Hingga Era Reformasi" alt="JURIS - Dikotomi, Diskriminatif, dan Integrasi: Sejarah Perkembangan Pendidikan Islam dari Masa Kolonial Hingga Era Reformasi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55428-sejarah-pendidikan-islam-era-reformasi-sistem-pend" title="JURIS - Dikotomi, Diskriminatif, dan Integrasi: Sejarah Perkembangan Pendidikan Islam dari Masa Kolonial Hingga Era Reformasi" target="_blank">Dikotomi, Diskriminatif, dan Integrasi: Sejarah Perkembangan Pendidikan Islam dari Masa Kolonial Hingga Era Reformasi</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: Pertama, bagaimana peran dan kontribusi pendidikan Islam dalam membentuk karakter dan moral bangsa Indonesia secara lebih mendalam, terutama dalam konteks kontemporer. Kedua, studi komparatif mengenai perbedaan dan kesamaan antara sistem pendidikan Islam di masa kolonial, pendudukan Jepang, dan era reformasi, serta implikasinya terhadap kualitas pendidikan dan perkembangan masyarakat. Ketiga, penelitian yang fokus pada tantangan dan peluang yang dihadapi oleh madrasah dan pesantren dalam menghadapi era globalisasi dan modernisasi teknologi, serta strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk mempertahankan jati diri spiritual mereka sambil tetap adaptif dan inovatif..
<br>Evolusi sejarah pendidikan Islam di Indonesia menorehkan catatan perjuangan yang sangat panjang dan dinamis.Pada masa kolonial Belanda, sistem pendidikan Islam mengalami diskriminasi, marjinalisasi, dan pembatasan hukum melalui instrumen ordonansi yang restriktif demi kelangsungan kolonialisme.Beralih pada masa pendudukan Jepang, madrasah mendapatkan kelonggaran operasional secara taktis, namun orientasi pembelajarannya direduksi demi mendukung mobilisasi latihan fisik militer perang Asia Timur Raya.Pasca-kemerdekaan dan memasuki era Orde Lama, pengakuan yuridis-formal berhasil diraih seiring berdirinya Departemen Agama dan integrasi kurikulum 30.Di era kontemporer reformasi, pendidikan Islam berhasil menyejajarkan posisinya dalam sistem pendidikan nasional, bertindak sebagai lembaga alternatif modern yang menyeimbangkan kecerdasan intelektual sains dengan keluhuran akhlak spiritual
<br>Pendidikan Islam memiliki peran historis yang kuat dalam membentuk karakter dan moral bangsa Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam dinamika perkembangan pendidikan Islam di Indonesia yang melintasi empat periode utama: masa kolonial Belanda, pendudukan Jepang, era kemerdekaan (Orde Lama), dan era reformasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui studi pustaka (library research). Hasil kajian menunjukkan bahwa pada masa Belanda, pendidikan Islam mengalami marjinalisasi, dikotomi, dan diskriminasi melalui berbagai regulasi seperti...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/5/sejarah-pendidikan-islam-era-reformasi-sistem-kolo-thumb-0fadf.webp" type="image/webp" length="62820" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/sejarah-pendidikan-islam-era-reformasi-sistem-kolo-thumb-0fadf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/sejarah-pendidikan-islam-era-reformasi-sistem-kolo-thumb-5001b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/sejarah-pendidikan-islam-era-reformasi-sistem-kolo-thumb-c8699.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2512-insanprimamu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10845-tarbiyatul-misbah-jurnal-kajian-ilmu-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Model Integratif Nilai Nilai Keislaman Dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Pada Pendidikan Dasar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Model Integratif Nilai Nilai Keislaman Dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Pada Pendidikan Dasar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Model Integratif Nilai Nilai Keislaman Dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Pada Pendidikan Dasar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55423-strategi-pembelajaran-pai-model</link>
	<guid isPermaLink="false">f05ed88c750c627640cfd9980fbd102c</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 15:25:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ nida sandira ]]></category>
	<category><![CDATA[ ai amelia 76 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[76,ai,amelia,counter,flag,nida,sandira]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil pembahasan, terdapat beberapa rekomendasi yang dapat dipertimbangkan dalam pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam pada pendidikan dasar. Pertama, bagi pendidik dan pengelola satuan pendidikan, diperlukan upaya sistematis untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Model Integratif Nilai-Nilai Keislaman Dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Pada Pendidikan Dasar: Berdasarkan hasil pembahasan, terdapat beberapa rekomendasi yang dapat dipertimbangkan dalam pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam pada pendidikan dasar. Pertama, bagi pendidik dan pengelola satuan pendidikan, diperlukan upaya sistematis untuk memperkuat implementasi model integratif nilai-nilai keislaman melalui pengembangan pembelajaran yang kontekstual, inovatif, dan relevan dengan karakteristik peserta didik di era digital. Guru juga perlu memperoleh pelatihan berkelanjutan terkait strategi pembelajaran berbasis nilai, literasi digital Islami, dan evaluasi pendidikan karakter. Kedua, bagi pengembang kurikulum dan pemangku kebijakan pendidikan, penting untuk merumuskan kebijakan kurikulum PAI yang lebih adaptif terhadap perubahan zaman tanpa mengabaikan nilai-nilai fundamental ajaran Islam. Penyediaan sumber belajar, media pendidikan berbasis teknologi, serta penguatan budaya sekolah religius menjadi aspek penting yang perlu mendapat perhatian dalam implementasi kurikulum PAI. Ketiga, bagi peneliti selanjutnya, penelitian ini masih memiliki keterbatasan karena lebih menekankan pada kajian konseptual berbasis kepustakaan. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lanjutan berbasis studi lapangan (field research) maupun pendekatan multisitus untuk menguji efektivitas implementasi model integratif nilai-nilai keislaman dalam pengembangan kurikulum PAI pada berbagai konteks pendidikan dasar. Kajian empiris tersebut diharapkan dapat memperkaya pengembangan model kurikulum Pendidikan Agama Islam yang lebih aplikatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat masa depan.. Pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) pada jenjang pendidikan dasar memerlukan pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi keagamaan, tetapi juga pada penguatan karakter, moralitas, dan kemampuan adaptif peserta didik dalam menghadapi perubahan sosial serta perkembangan teknologi di era global.Berdasarkan hasil kajian, model integratif nilai-nilai keislaman menjadi pendekatan strategis dalam pengembangan kurikulum PAI karena mampu menghubungkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik secara terpadu dalam proses pendidikan.Model integratif nilai-nilai keislaman dalam kurikulum PAI diwujudkan melalui penguatan berbagai komponen pendidikan, mulai dari substansi materi pembelajaran, metode pedagogis, sistem evaluasi, hingga penciptaan lingkungan belajar yang mendukung internalisasi nilai-nilai Islam.Integrasi tersebut tidak menempatkan nilai keislaman sebagai unsur tambahan dalam pembelajaran, melainkan sebagai fondasi utama yang mewarnai keseluruhan proses pendidikan.Dengan demikian, pembelajaran PAI tidak hanya menghasilkan pemahaman konseptual mengenai ajaran Islam, tetapi juga membentuk sikap religius, akhlak mulia, serta tanggung jawab sosial peserta didik.Kajian ini juga menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum PAI pada pendidikan dasar dapat diperkuat melalui pemanfaatan berbagai pendekatan kurikulum, yaitu pendekatan subjek akademis, humanistik, teknologis, dan rekonstruksi sosial.Masing-masing pendekatan memiliki kontribusi dalam mendukung pembentukan peserta didik yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki spiritualitas yang kuat, kemampuan berpikir kritis, serta sensitivitas sosial yang tinggi.Dalam konteks pendidikan dasar, integrasi pendekatan-pendekatan tersebut menjadi penting agar kurikulum PAI tetap relevan dengan kebutuhan perkembangan peserta didik dan tantangan masyarakat kontemporer.Di sisi lain, implementasi model integratif nilai-nilai keislaman masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan kompetensi guru dalam mengintegrasikan nilai keislaman ke dalam pembelajaran, keterbatasan sumber belajar, serta pengaruh perkembangan teknologi digital yang berpotensi memengaruhi pembentukan karakter peserta didik.Oleh sebab itu, pengembangan kurikulum PAI memerlukan strategi yang adaptif melalui penguatan kapasitas guru, pengembangan media pembelajaran yang inovatif, pemanfaatan teknologi secara edukatif, serta penguatan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat Perkembangan global yang ditandai dengan kemajuan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat menghadirkan tantangan baru bagi dunia pendidikan, terutama dalam pelaksanaan Pendidikan Agama Islam (PAI) pada jenjang pendidikan dasar. Artikel ini bertujuan mengkaji model integratif nilai-nilai keislaman dalam pengembangan kurikulum PAI sebagai upaya strategis untuk membentuk peserta didik yang mampu menghadapi dinamika era digital tanpa kehilangan identitas religiusnya. Penelitian ini menelaah berbagai pendekatan pengembangan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/c/strategi-pembelajaran-pai-model-integratif-literas-thumb-9a4aa.webp" title="JURIS - Model Integratif Nilai-Nilai Keislaman Dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Pada Pendidikan Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/strategi-pembelajaran-pai-model-integratif-literas-thumb-9a4aa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/strategi-pembelajaran-pai-model-integratif-literas-thumb-9a4aa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/strategi-pembelajaran-pai-model-integratif-literas-thumb-9a4aa.webp 1x" title="JURIS - Model Integratif Nilai-Nilai Keislaman Dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Pada Pendidikan Dasar" alt="JURIS - Model Integratif Nilai-Nilai Keislaman Dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Pada Pendidikan Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/c/strategi-pembelajaran-pai-model-integratif-literas-thumb-5f952.webp" title="JURIS - Model Integratif Nilai-Nilai Keislaman Dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Pada Pendidikan Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/strategi-pembelajaran-pai-model-integratif-literas-thumb-5f952.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/strategi-pembelajaran-pai-model-integratif-literas-thumb-5f952.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/strategi-pembelajaran-pai-model-integratif-literas-thumb-5f952.webp 1x" title="JURIS - Model Integratif Nilai-Nilai Keislaman Dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Pada Pendidikan Dasar" alt="JURIS - Model Integratif Nilai-Nilai Keislaman Dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Pada Pendidikan Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/c/strategi-pembelajaran-pai-model-integratif-literas-thumb-4e081.webp" title="JURIS - Model Integratif Nilai-Nilai Keislaman Dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Pada Pendidikan Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/strategi-pembelajaran-pai-model-integratif-literas-thumb-4e081.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/strategi-pembelajaran-pai-model-integratif-literas-thumb-4e081.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/strategi-pembelajaran-pai-model-integratif-literas-thumb-4e081.webp 1x" title="JURIS - Model Integratif Nilai-Nilai Keislaman Dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Pada Pendidikan Dasar" alt="JURIS - Model Integratif Nilai-Nilai Keislaman Dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Pada Pendidikan Dasar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55423-strategi-pembelajaran-pai-model" title="JURIS - Model Integratif Nilai-Nilai Keislaman Dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Pada Pendidikan Dasar" target="_blank">Model Integratif Nilai-Nilai Keislaman Dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Pada Pendidikan Dasar</a>: Berdasarkan hasil pembahasan, terdapat beberapa rekomendasi yang dapat dipertimbangkan dalam pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam pada pendidikan dasar. Pertama, bagi pendidik dan pengelola satuan pendidikan, diperlukan upaya sistematis untuk memperkuat implementasi model integratif nilai-nilai keislaman melalui pengembangan pembelajaran yang kontekstual, inovatif, dan relevan dengan karakteristik peserta didik di era digital. Guru juga perlu memperoleh pelatihan berkelanjutan terkait strategi pembelajaran berbasis nilai, literasi digital Islami, dan evaluasi pendidikan karakter. Kedua, bagi pengembang kurikulum dan pemangku kebijakan pendidikan, penting untuk merumuskan kebijakan kurikulum PAI yang lebih adaptif terhadap perubahan zaman tanpa mengabaikan nilai-nilai fundamental ajaran Islam. Penyediaan sumber belajar, media pendidikan berbasis teknologi, serta penguatan budaya sekolah religius menjadi aspek penting yang perlu mendapat perhatian dalam implementasi kurikulum PAI. Ketiga, bagi peneliti selanjutnya, penelitian ini masih memiliki keterbatasan karena lebih menekankan pada kajian konseptual berbasis kepustakaan. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lanjutan berbasis studi lapangan (field research) maupun pendekatan multisitus untuk menguji efektivitas implementasi model integratif nilai-nilai keislaman dalam pengembangan kurikulum PAI pada berbagai konteks pendidikan dasar. Kajian empiris tersebut diharapkan dapat memperkaya pengembangan model kurikulum Pendidikan Agama Islam yang lebih aplikatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat masa depan..
<br>Pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) pada jenjang pendidikan dasar memerlukan pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi keagamaan, tetapi juga pada penguatan karakter, moralitas, dan kemampuan adaptif peserta didik dalam menghadapi perubahan sosial serta perkembangan teknologi di era global.Berdasarkan hasil kajian, model integratif nilai-nilai keislaman menjadi pendekatan strategis dalam pengembangan kurikulum PAI karena mampu menghubungkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik secara terpadu dalam proses pendidikan.Model integratif nilai-nilai keislaman dalam kurikulum PAI diwujudkan melalui penguatan berbagai komponen pendidikan, mulai dari substansi materi pembelajaran, metode pedagogis, sistem evaluasi, hingga penciptaan lingkungan belajar yang mendukung internalisasi nilai-nilai Islam.Integrasi tersebut tidak menempatkan nilai keislaman sebagai unsur tambahan dalam pembelajaran, melainkan sebagai fondasi utama yang mewarnai keseluruhan proses pendidikan.Dengan demikian, pembelajaran PAI tidak hanya menghasilkan pemahaman konseptual mengenai ajaran Islam, tetapi juga membentuk sikap religius, akhlak mulia, serta tanggung jawab sosial peserta didik.Kajian ini juga menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum PAI pada pendidikan dasar dapat diperkuat melalui pemanfaatan berbagai pendekatan kurikulum, yaitu pendekatan subjek akademis, humanistik, teknologis, dan rekonstruksi sosial.Masing-masing pendekatan memiliki kontribusi dalam mendukung pembentukan peserta didik yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki spiritualitas yang kuat, kemampuan berpikir kritis, serta sensitivitas sosial yang tinggi.Dalam konteks pendidikan dasar, integrasi pendekatan-pendekatan tersebut menjadi penting agar kurikulum PAI tetap relevan dengan kebutuhan perkembangan peserta didik dan tantangan masyarakat kontemporer.Di sisi lain, implementasi model integratif nilai-nilai keislaman masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan kompetensi guru dalam mengintegrasikan nilai keislaman ke dalam pembelajaran, keterbatasan sumber belajar, serta pengaruh perkembangan teknologi digital yang berpotensi memengaruhi pembentukan karakter peserta didik.Oleh sebab itu, pengembangan kurikulum PAI memerlukan strategi yang adaptif melalui penguatan kapasitas guru, pengembangan media pembelajaran yang inovatif, pemanfaatan teknologi secara edukatif, serta penguatan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat
<br>Perkembangan global yang ditandai dengan kemajuan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat menghadirkan tantangan baru bagi dunia pendidikan, terutama dalam pelaksanaan Pendidikan Agama Islam (PAI) pada jenjang pendidikan dasar. Artikel ini bertujuan mengkaji model integratif nilai-nilai keislaman dalam pengembangan kurikulum PAI sebagai upaya strategis untuk membentuk peserta didik yang mampu menghadapi dinamika era digital tanpa kehilangan identitas religiusnya. Penelitian ini menelaah berbagai pendekatan pengembangan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/c/strategi-pembelajaran-pai-model-integratif-literas-thumb-4e081.webp" type="image/webp" length="73440" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/strategi-pembelajaran-pai-model-integratif-literas-thumb-9a4aa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/strategi-pembelajaran-pai-model-integratif-literas-thumb-5f952.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/strategi-pembelajaran-pai-model-integratif-literas-thumb-4e081.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2512-insanprimamu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10845-tarbiyatul-misbah-jurnal-kajian-ilmu-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sejarah Pendidikan Islam Pondok Pesantren Suryalaya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sejarah Pendidikan Islam Pondok Pesantren Suryalaya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sejarah Pendidikan Islam Pondok Pesantren Suryalaya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55426-pondok-pesantren-suryalaya-sejarah-pendidikan-isla</link>
	<guid isPermaLink="false">81f5ed3281be6bf7ead206f443bca497</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 15:25:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ nida sandira ]]></category>
	<category><![CDATA[ ai amelia 76 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[76,ai,amelia,counter,flag,nida,sandira]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Melihat keberhasilan Pondok Pesantren Suryalaya dalam mengintegrasikan ajaran tasawuf dengan modernitas, terdapat tiga arah penelitian lanjutan yang relevan dan penting. Pertama, studi dapat mengeksplorasi secara empiris efektivitas nilai-nilai tasawuf ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sejarah Pendidikan Islam Pondok Pesantren Suryalaya: Melihat keberhasilan Pondok Pesantren Suryalaya dalam mengintegrasikan ajaran tasawuf dengan modernitas, terdapat tiga arah penelitian lanjutan yang relevan dan penting. Pertama, studi dapat mengeksplorasi secara empiris efektivitas nilai-nilai tasawuf TQN dan ajaran Tanbih dalam membangun benteng moral generasi muda di tengah arus digitalisasi yang masif. Bagaimana nilai-nilai spiritual ini secara konkret membekali mereka dengan resiliensi dan etika dalam menghadapi tantangan modern? Kedua, model unik integrasi kurikulum tradisional (kitab kuning) dengan pendidikan formal di Suryalaya patut dijadikan subjek penelitian untuk mengidentifikasi praktik terbaiknya. Kajian ini dapat menganalisis faktor-faktor kunci keberhasilan metode tersebut dalam menciptakan lulusan yang holistik, cerdas intelektual dan matang rohani, serta sejauh mana model ini dapat direplikasi di lembaga pendidikan Islam lainnya. Ketiga, mengingat peran Yayasan Serba Bakti dalam pengembangan sosial-ekonomi, penelitian lebih lanjut dapat fokus pada analisis dampak multifaset dari unit-unit usahanya terhadap pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar pesantren. Ini akan memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana pesantren dapat bertransformasi menjadi pusat rekayasa sosial yang berkesinambungan, tidak hanya dalam aspek pendidikan tetapi juga kemandirian komunitas, sekaligus melestarikan nilai-nilai luhur yang telah dirintis.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pondok Pesantren Suryalaya berhasil menjaga eksistensinya sebagai lembaga pendidikan Islam berpengaruh berkat kemampuannya memadukan ajaran tasawuf (TQN) dengan modernitas.Perjalanan historisnya melalui tiga fase utama Ai perintisan Abah Sepuh, modernisasi Abah Anom, dan peran agen perubahan di masa kontemporer Ai menunjukkan transformasi dari madrasah tradisional menjadi pusat rekayasa sosial global.Kunci ketahanan institusi ini terletak pada implementasi moto 'Ilmu Amaliah Amal Ilmiah' dan wasiat 'Tanbih' yang secara sinergis menggabungkan ketaatan beragama dengan kesetiaan kepada negara Pondok Pesantren Suryalaya merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam tertial dan berpengaruh di Indonesia yang mengintegrasikan ajaran tasawuf melalui Thariqah Qadiriyah Naqsyabandiyah (TQN) dengan sistem modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika historis perkembangan Pesantren Suryalaya yang dibagi ke dalam tiga fase utama: Masa Perintisan Abah Sepuh (1905Ae1956), Masa Modernisasi Abah Anom (1956Ae2011), dan Masa Kontemporer (2011Ae2026). Menggunakan metode penelitian sejarah (heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi), penelitian ini mengkaji bagaimana pesantren ini bertransformasi dari sebuah madrasah tradisional menjadi pusat rekayasa sosial skala internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan Suryalaya dalam mempertahankan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/a/pondok-pesantren-suryalaya-sejarah-pendidikan-isla-thumb-e8f9d.webp" title="JURIS - Sejarah Pendidikan Islam Pondok Pesantren Suryalaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/pondok-pesantren-suryalaya-sejarah-pendidikan-isla-thumb-e8f9d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/pondok-pesantren-suryalaya-sejarah-pendidikan-isla-thumb-e8f9d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/pondok-pesantren-suryalaya-sejarah-pendidikan-isla-thumb-e8f9d.webp 1x" title="JURIS - Sejarah Pendidikan Islam Pondok Pesantren Suryalaya" alt="JURIS - Sejarah Pendidikan Islam Pondok Pesantren Suryalaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/pondok-pesantren-suryalaya-sejarah-pendidikan-isla-thumb-6a22a.webp" title="JURIS - Sejarah Pendidikan Islam Pondok Pesantren Suryalaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/pondok-pesantren-suryalaya-sejarah-pendidikan-isla-thumb-6a22a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/pondok-pesantren-suryalaya-sejarah-pendidikan-isla-thumb-6a22a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/pondok-pesantren-suryalaya-sejarah-pendidikan-isla-thumb-6a22a.webp 1x" title="JURIS - Sejarah Pendidikan Islam Pondok Pesantren Suryalaya" alt="JURIS - Sejarah Pendidikan Islam Pondok Pesantren Suryalaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/pondok-pesantren-suryalaya-sejarah-pendidikan-isla-thumb-2cb75.webp" title="JURIS - Sejarah Pendidikan Islam Pondok Pesantren Suryalaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/pondok-pesantren-suryalaya-sejarah-pendidikan-isla-thumb-2cb75.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/pondok-pesantren-suryalaya-sejarah-pendidikan-isla-thumb-2cb75.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/pondok-pesantren-suryalaya-sejarah-pendidikan-isla-thumb-2cb75.webp 1x" title="JURIS - Sejarah Pendidikan Islam Pondok Pesantren Suryalaya" alt="JURIS - Sejarah Pendidikan Islam Pondok Pesantren Suryalaya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55426-pondok-pesantren-suryalaya-sejarah-pendidikan-isla" title="JURIS - Sejarah Pendidikan Islam Pondok Pesantren Suryalaya" target="_blank">Sejarah Pendidikan Islam Pondok Pesantren Suryalaya</a>: Melihat keberhasilan Pondok Pesantren Suryalaya dalam mengintegrasikan ajaran tasawuf dengan modernitas, terdapat tiga arah penelitian lanjutan yang relevan dan penting. Pertama, studi dapat mengeksplorasi secara empiris efektivitas nilai-nilai tasawuf TQN dan ajaran Tanbih dalam membangun benteng moral generasi muda di tengah arus digitalisasi yang masif. Bagaimana nilai-nilai spiritual ini secara konkret membekali mereka dengan resiliensi dan etika dalam menghadapi tantangan modern? Kedua, model unik integrasi kurikulum tradisional (kitab kuning) dengan pendidikan formal di Suryalaya patut dijadikan subjek penelitian untuk mengidentifikasi praktik terbaiknya. Kajian ini dapat menganalisis faktor-faktor kunci keberhasilan metode tersebut dalam menciptakan lulusan yang holistik, cerdas intelektual dan matang rohani, serta sejauh mana model ini dapat direplikasi di lembaga pendidikan Islam lainnya. Ketiga, mengingat peran Yayasan Serba Bakti dalam pengembangan sosial-ekonomi, penelitian lebih lanjut dapat fokus pada analisis dampak multifaset dari unit-unit usahanya terhadap pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar pesantren. Ini akan memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana pesantren dapat bertransformasi menjadi pusat rekayasa sosial yang berkesinambungan, tidak hanya dalam aspek pendidikan tetapi juga kemandirian komunitas, sekaligus melestarikan nilai-nilai luhur yang telah dirintis..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pondok Pesantren Suryalaya berhasil menjaga eksistensinya sebagai lembaga pendidikan Islam berpengaruh berkat kemampuannya memadukan ajaran tasawuf (TQN) dengan modernitas.Perjalanan historisnya melalui tiga fase utama Ai perintisan Abah Sepuh, modernisasi Abah Anom, dan peran agen perubahan di masa kontemporer Ai menunjukkan transformasi dari madrasah tradisional menjadi pusat rekayasa sosial global.Kunci ketahanan institusi ini terletak pada implementasi moto 'Ilmu Amaliah Amal Ilmiah' dan wasiat 'Tanbih' yang secara sinergis menggabungkan ketaatan beragama dengan kesetiaan kepada negara
<br>Pondok Pesantren Suryalaya merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam tertial dan berpengaruh di Indonesia yang mengintegrasikan ajaran tasawuf melalui Thariqah Qadiriyah Naqsyabandiyah (TQN) dengan sistem modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika historis perkembangan Pesantren Suryalaya yang dibagi ke dalam tiga fase utama: Masa Perintisan Abah Sepuh (1905Ae1956), Masa Modernisasi Abah Anom (1956Ae2011), dan Masa Kontemporer (2011Ae2026). Menggunakan metode penelitian sejarah (heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi), penelitian ini mengkaji bagaimana pesantren ini bertransformasi dari sebuah madrasah tradisional menjadi pusat rekayasa sosial skala internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan Suryalaya dalam mempertahankan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/a/pondok-pesantren-suryalaya-sejarah-pendidikan-isla-thumb-6a22a.webp" type="image/webp" length="100456" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/pondok-pesantren-suryalaya-sejarah-pendidikan-isla-thumb-e8f9d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/pondok-pesantren-suryalaya-sejarah-pendidikan-isla-thumb-6a22a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/pondok-pesantren-suryalaya-sejarah-pendidikan-isla-thumb-2cb75.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2512-insanprimamu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10845-tarbiyatul-misbah-jurnal-kajian-ilmu-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ KEBERLANJUTAN PROGRAM SISTEM INTENSIFIKASI POTENSI LOKAL SIPLO DALAM USAHATANI PADI Oryza Sativa L DI DESA JATISARI KECAMATAN PAKISAJI KABUPATEN MALANG ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ KEBERLANJUTAN PROGRAM SISTEM INTENSIFIKASI POTENSI LOKAL SIPLO DALAM USAHATANI PADI Oryza Sativa L DI DESA JATISARI KECAMATAN PAKISAJI KABUPATEN MALANG ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ KEBERLANJUTAN PROGRAM SISTEM INTENSIFIKASI POTENSI LOKAL SIPLO DALAM USAHATANI PADI Oryza Sativa L DI DESA JATISARI KECAMATAN PAKISAJI KABUPATEN MALANG ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55436-program-sistem-smk3-ekonomi-edukasi-padi-o</link>
	<guid isPermaLink="false">a8aa3cc93b9404d3a80f055a69859368</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 15:14:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ unitri press ]]></category>
	<category><![CDATA[ akses links ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akses,header,links,page,press,unitri]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara program SIPLO dengan metode budidaya padi konvensional di wilayah yang sama. Penelitian ini dapat mengeksplorasi perbedaan dan kesamaan dalam hal produktivitas, kualitas padi, dan dampak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - KEBERLANJUTAN PROGRAM SISTEM INTENSIFIKASI POTENSI LOKAL (SIPLO) DALAM USAHATANI PADI (Oryza Sativa L) DI DESA JATISARI KECAMATAN PAKISAJI KABUPATEN MALANG: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara program SIPLO dengan metode budidaya padi konvensional di wilayah yang sama. Penelitian ini dapat mengeksplorasi perbedaan dan kesamaan dalam hal produktivitas, kualitas padi, dan dampak lingkungan. Selain itu, dapat dilakukan analisis biaya-manfaat untuk menilai kelayakan ekonomi program SIPLO dibandingkan dengan metode konvensional. Penelitian ini juga dapat menyelidiki faktor-faktor sosial dan budaya yang mempengaruhi adopsi teknologi SIPLO oleh petani, serta strategi-strategi yang dapat meningkatkan adopsi teknologi ini.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa program SIPLO dalam usahatani padi (Oryza Sativa L) di Desa Jatisari Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang dilihat dari ke 4 dimensi (dimensi ekologi, dimensi ekonomi, dimensi sosial, dan dimensi teknologi) dapat dikategorikan cukup berkelanjutan.Atribut dimensi ekologi yang memiliki nilai tinggi yaitu.Atribut dimensi ekonomi yang berpengaruh besar adalah.Atribut dimensi sosial yang memiliki nilai daya ungkit paling sensistif ada tiga yaitu.1) frekuensi konflik, 2) umur petani, 3) mengikuti penyuluhan.1) sistem tanam jajar legowo, 2) tingkat penguasaan teknologi, 3) perbaikan lahan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberlanjutan program SIPLO dalam budidaya padi di Desa Jati Sari, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Data dikumpulkan dari petani padi yang berpartisipasi dalam lapangan demonstrasi SIPLO di Desa Jati Sari. Data dianalisis secara kuantitatif menggunakan RAP-SIPLO, versi yang ditingkatkan dari perangkat lunak RAP-FISH, untuk menentukan status keberlanjutan program SIPLO. Hasil menunjukkan bahwa program SIPLO menerima skor tinggi sebesar 53,02 dalam hal nilai sensitifitas indikator keberlanjutan dari... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/9/program-sistem-smk3-ekonomi-edukasi-padi-oryza-sat-thumb-bb08c.webp" title="JURIS - KEBERLANJUTAN PROGRAM SISTEM INTENSIFIKASI POTENSI LOKAL (SIPLO) DALAM USAHATANI PADI (Oryza Sativa L)  DI DESA JATISARI KECAMATAN PAKISAJI KABUPATEN MALANG" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/program-sistem-smk3-ekonomi-edukasi-padi-oryza-sat-thumb-bb08c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/program-sistem-smk3-ekonomi-edukasi-padi-oryza-sat-thumb-bb08c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/program-sistem-smk3-ekonomi-edukasi-padi-oryza-sat-thumb-bb08c.webp 1x" title="JURIS - KEBERLANJUTAN PROGRAM SISTEM INTENSIFIKASI POTENSI LOKAL (SIPLO) DALAM USAHATANI PADI (Oryza Sativa L)  DI DESA JATISARI KECAMATAN PAKISAJI KABUPATEN MALANG" alt="JURIS - KEBERLANJUTAN PROGRAM SISTEM INTENSIFIKASI POTENSI LOKAL (SIPLO) DALAM USAHATANI PADI (Oryza Sativa L)  DI DESA JATISARI KECAMATAN PAKISAJI KABUPATEN MALANG" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/program-sistem-smk3-ekonomi-edukasi-padi-oryza-sat-thumb-3c919.webp" title="JURIS - KEBERLANJUTAN PROGRAM SISTEM INTENSIFIKASI POTENSI LOKAL (SIPLO) DALAM USAHATANI PADI (Oryza Sativa L)  DI DESA JATISARI KECAMATAN PAKISAJI KABUPATEN MALANG" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/program-sistem-smk3-ekonomi-edukasi-padi-oryza-sat-thumb-3c919.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/program-sistem-smk3-ekonomi-edukasi-padi-oryza-sat-thumb-3c919.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/program-sistem-smk3-ekonomi-edukasi-padi-oryza-sat-thumb-3c919.webp 1x" title="JURIS - KEBERLANJUTAN PROGRAM SISTEM INTENSIFIKASI POTENSI LOKAL (SIPLO) DALAM USAHATANI PADI (Oryza Sativa L)  DI DESA JATISARI KECAMATAN PAKISAJI KABUPATEN MALANG" alt="JURIS - KEBERLANJUTAN PROGRAM SISTEM INTENSIFIKASI POTENSI LOKAL (SIPLO) DALAM USAHATANI PADI (Oryza Sativa L)  DI DESA JATISARI KECAMATAN PAKISAJI KABUPATEN MALANG" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/program-sistem-smk3-ekonomi-edukasi-padi-oryza-sat-thumb-60202.webp" title="JURIS - KEBERLANJUTAN PROGRAM SISTEM INTENSIFIKASI POTENSI LOKAL (SIPLO) DALAM USAHATANI PADI (Oryza Sativa L)  DI DESA JATISARI KECAMATAN PAKISAJI KABUPATEN MALANG" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/program-sistem-smk3-ekonomi-edukasi-padi-oryza-sat-thumb-60202.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/program-sistem-smk3-ekonomi-edukasi-padi-oryza-sat-thumb-60202.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/program-sistem-smk3-ekonomi-edukasi-padi-oryza-sat-thumb-60202.webp 1x" title="JURIS - KEBERLANJUTAN PROGRAM SISTEM INTENSIFIKASI POTENSI LOKAL (SIPLO) DALAM USAHATANI PADI (Oryza Sativa L)  DI DESA JATISARI KECAMATAN PAKISAJI KABUPATEN MALANG" alt="JURIS - KEBERLANJUTAN PROGRAM SISTEM INTENSIFIKASI POTENSI LOKAL (SIPLO) DALAM USAHATANI PADI (Oryza Sativa L)  DI DESA JATISARI KECAMATAN PAKISAJI KABUPATEN MALANG" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55436-program-sistem-smk3-ekonomi-edukasi-padi-o" title="JURIS - KEBERLANJUTAN PROGRAM SISTEM INTENSIFIKASI POTENSI LOKAL (SIPLO) DALAM USAHATANI PADI (Oryza Sativa L)  DI DESA JATISARI KECAMATAN PAKISAJI KABUPATEN MALANG" target="_blank">KEBERLANJUTAN PROGRAM SISTEM INTENSIFIKASI POTENSI LOKAL (SIPLO) DALAM USAHATANI PADI (Oryza Sativa L)  DI DESA JATISARI KECAMATAN PAKISAJI KABUPATEN MALANG</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara program SIPLO dengan metode budidaya padi konvensional di wilayah yang sama. Penelitian ini dapat mengeksplorasi perbedaan dan kesamaan dalam hal produktivitas, kualitas padi, dan dampak lingkungan. Selain itu, dapat dilakukan analisis biaya-manfaat untuk menilai kelayakan ekonomi program SIPLO dibandingkan dengan metode konvensional. Penelitian ini juga dapat menyelidiki faktor-faktor sosial dan budaya yang mempengaruhi adopsi teknologi SIPLO oleh petani, serta strategi-strategi yang dapat meningkatkan adopsi teknologi ini..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa program SIPLO dalam usahatani padi (Oryza Sativa L) di Desa Jatisari Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang dilihat dari ke 4 dimensi (dimensi ekologi, dimensi ekonomi, dimensi sosial, dan dimensi teknologi) dapat dikategorikan cukup berkelanjutan.Atribut dimensi ekologi yang memiliki nilai tinggi yaitu.Atribut dimensi ekonomi yang berpengaruh besar adalah.Atribut dimensi sosial yang memiliki nilai daya ungkit paling sensistif ada tiga yaitu.1) frekuensi konflik, 2) umur petani, 3) mengikuti penyuluhan.1) sistem tanam jajar legowo, 2) tingkat penguasaan teknologi, 3) perbaikan lahan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberlanjutan program SIPLO dalam budidaya padi di Desa Jati Sari, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Data dikumpulkan dari petani padi yang berpartisipasi dalam lapangan demonstrasi SIPLO di Desa Jati Sari. Data dianalisis secara kuantitatif menggunakan RAP-SIPLO, versi yang ditingkatkan dari perangkat lunak RAP-FISH, untuk menentukan status keberlanjutan program SIPLO. Hasil menunjukkan bahwa program SIPLO menerima skor tinggi sebesar 53,02 dalam hal nilai sensitifitas indikator keberlanjutan dari...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/9/program-sistem-smk3-ekonomi-edukasi-padi-oryza-sat-thumb-3c919.webp" type="image/webp" length="88868" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/program-sistem-smk3-ekonomi-edukasi-padi-oryza-sat-thumb-bb08c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/program-sistem-smk3-ekonomi-edukasi-padi-oryza-sat-thumb-3c919.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/program-sistem-smk3-ekonomi-edukasi-padi-oryza-sat-thumb-60202.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-209-unitri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13710-buana-sains.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Efisiensi Teknis Usaha Tani Kelapa Sawit Pendekatan Fungsi Produksi Stochastic Prontier ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Efisiensi Teknis Usaha Tani Kelapa Sawit Pendekatan Fungsi Produksi Stochastic Prontier ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Efisiensi Teknis Usaha Tani Kelapa Sawit Pendekatan Fungsi Produksi Stochastic Prontier ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55421-faktor-produksi-kendala-inefisiensi-teknis-analisi</link>
	<guid isPermaLink="false">ebcaa3aef15b7f8b52411b2c508fde2e</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 15:14:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ unitri press ]]></category>
	<category><![CDATA[ akses links ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akses,header,links,page,press,unitri]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana variasi dosis dan waktu aplikasi pupuk NPK memengaruhi produktivitas dan efisiensi teknis usaha tani kelapa sawit di Kabupaten Landak, sehingga dapat ditetapkan rekomendasi dosis optimal yang kontekstual. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Efisiensi Teknis Usaha Tani Kelapa Sawit Pendekatan Fungsi Produksi Stochastic Prontier: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana variasi dosis dan waktu aplikasi pupuk NPK memengaruhi produktivitas dan efisiensi teknis usaha tani kelapa sawit di Kabupaten Landak, sehingga dapat ditetapkan rekomendasi dosis optimal yang kontekstual. Selanjutnya, studi dapat mengevaluasi pengaruh program pelatihan dan pendampingan teknis terhadap peningkatan efisiensi teknis petani, dengan membandingkan kelompok yang menerima intervensi dan yang tidak, untuk mengidentifikasi faktor-faktor pengetahuan yang paling berpengaruh. Selain itu, penerapan model stochastic frontier panel atau pendekatan Bayesian dapat diujicobakan untuk menangkap dinamika temporal dan heterogenitas antar petani, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang memengaruhi efisiensi dari tahun ke tahun. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman mengenai strategi optimal dalam manajemen input, peran faktor sosialAcekonomi, serta metodologi analisis yang lebih robust, yang pada gilirannya dapat mendukung kebijakan peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani kelapa sawit secara berkelanjutan.. Berdasarkan analisis fungsi produksi stochastic frontier, usaha tani kelapa sawit swadaya di Kabupaten Landak menunjukkan tingkat efisiensi teknis yang tinggi dengan rata-rata 0,921 (92,1A%).Faktor produksi yang berpengaruh signifikan terhadap produksi adalah luas lahan, pupuk dolomit, dan tenaga kerja, sedangkan pupuk NPK serta herbisida tidak signifikan, dan karakteristik petani (pendidikan, usia, pengalaman) tidak berpengaruh terhadap inefisiensi teknis.Peningkatan efisiensi sebesar 7,9A% masih dapat dicapai melalui optimalisasi penggunaan input, peningkatan teknik budidaya, dan pendampingan yang lebih tepat Petani kelapa sawit independen di Kabupaten Landak menghadapi tantangan dalam mengelola input produksi, seperti jadwal, jenis, dan dosis pemupukan yang tidak optimal, yang dapat memengaruhi produktivitas serta efisiensi teknis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi teknis usaha tani kelapa sawit independen di Kabupaten Landak dengan menggunakan pendekatan fungsi produksi stochastic frontier. Metode yang diterapkan berupa penelitian kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 50 petani kelapa sawit independen, dan data dianalisis menggunakan fungsi produksi stochastic... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/4/faktor-produksi-kendala-inefisiensi-teknis-analisi-thumb-ec712.webp" title="JURIS - Analisis Efisiensi Teknis Usaha Tani Kelapa Sawit Pendekatan Fungsi Produksi Stochastic Prontier" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/faktor-produksi-kendala-inefisiensi-teknis-analisi-thumb-ec712.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/faktor-produksi-kendala-inefisiensi-teknis-analisi-thumb-ec712.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/faktor-produksi-kendala-inefisiensi-teknis-analisi-thumb-ec712.webp 1x" title="JURIS - Analisis Efisiensi Teknis Usaha Tani Kelapa Sawit Pendekatan Fungsi Produksi Stochastic Prontier" alt="JURIS - Analisis Efisiensi Teknis Usaha Tani Kelapa Sawit Pendekatan Fungsi Produksi Stochastic Prontier" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/4/faktor-produksi-kendala-inefisiensi-teknis-analisi-thumb-e7631.webp" title="JURIS - Analisis Efisiensi Teknis Usaha Tani Kelapa Sawit Pendekatan Fungsi Produksi Stochastic Prontier" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/faktor-produksi-kendala-inefisiensi-teknis-analisi-thumb-e7631.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/faktor-produksi-kendala-inefisiensi-teknis-analisi-thumb-e7631.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/faktor-produksi-kendala-inefisiensi-teknis-analisi-thumb-e7631.webp 1x" title="JURIS - Analisis Efisiensi Teknis Usaha Tani Kelapa Sawit Pendekatan Fungsi Produksi Stochastic Prontier" alt="JURIS - Analisis Efisiensi Teknis Usaha Tani Kelapa Sawit Pendekatan Fungsi Produksi Stochastic Prontier" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55421-faktor-produksi-kendala-inefisiensi-teknis-analisi" title="JURIS - Analisis Efisiensi Teknis Usaha Tani Kelapa Sawit Pendekatan Fungsi Produksi Stochastic Prontier" target="_blank">Analisis Efisiensi Teknis Usaha Tani Kelapa Sawit Pendekatan Fungsi Produksi Stochastic Prontier</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana variasi dosis dan waktu aplikasi pupuk NPK memengaruhi produktivitas dan efisiensi teknis usaha tani kelapa sawit di Kabupaten Landak, sehingga dapat ditetapkan rekomendasi dosis optimal yang kontekstual. Selanjutnya, studi dapat mengevaluasi pengaruh program pelatihan dan pendampingan teknis terhadap peningkatan efisiensi teknis petani, dengan membandingkan kelompok yang menerima intervensi dan yang tidak, untuk mengidentifikasi faktor-faktor pengetahuan yang paling berpengaruh. Selain itu, penerapan model stochastic frontier panel atau pendekatan Bayesian dapat diujicobakan untuk menangkap dinamika temporal dan heterogenitas antar petani, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang memengaruhi efisiensi dari tahun ke tahun. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman mengenai strategi optimal dalam manajemen input, peran faktor sosialAcekonomi, serta metodologi analisis yang lebih robust, yang pada gilirannya dapat mendukung kebijakan peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani kelapa sawit secara berkelanjutan..
<br>Berdasarkan analisis fungsi produksi stochastic frontier, usaha tani kelapa sawit swadaya di Kabupaten Landak menunjukkan tingkat efisiensi teknis yang tinggi dengan rata-rata 0,921 (92,1A%).Faktor produksi yang berpengaruh signifikan terhadap produksi adalah luas lahan, pupuk dolomit, dan tenaga kerja, sedangkan pupuk NPK serta herbisida tidak signifikan, dan karakteristik petani (pendidikan, usia, pengalaman) tidak berpengaruh terhadap inefisiensi teknis.Peningkatan efisiensi sebesar 7,9A% masih dapat dicapai melalui optimalisasi penggunaan input, peningkatan teknik budidaya, dan pendampingan yang lebih tepat
<br>Petani kelapa sawit independen di Kabupaten Landak menghadapi tantangan dalam mengelola input produksi, seperti jadwal, jenis, dan dosis pemupukan yang tidak optimal, yang dapat memengaruhi produktivitas serta efisiensi teknis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi teknis usaha tani kelapa sawit independen di Kabupaten Landak dengan menggunakan pendekatan fungsi produksi stochastic frontier. Metode yang diterapkan berupa penelitian kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 50 petani kelapa sawit independen, dan data dianalisis menggunakan fungsi produksi stochastic...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/4/faktor-produksi-kendala-inefisiensi-teknis-analisi-thumb-ec712.webp" type="image/webp" length="85476" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/faktor-produksi-kendala-inefisiensi-teknis-analisi-thumb-ec712.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/faktor-produksi-kendala-inefisiensi-teknis-analisi-thumb-e7631.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-209-unitri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13710-buana-sains.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Memahami Kecemasan Perspektif Psikologi Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Memahami Kecemasan Perspektif Psikologi Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Memahami Kecemasan Perspektif Psikologi Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55420-psikologi-islam-mahasiswa-sudut-pa</link>
	<guid isPermaLink="false">370a8dd699c34b4f9f246096938ccdd3</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 14:29:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengembangkan konsep psikoterapi Islam, diperlukan pemahaman yang lebih mendalam tentang terapi-terapi yang ada dalam Islam. Kritik dan saran yang diberikan untuk pengembangan ilmu ini sebaiknya ditanggapi dengan dalil dan argumentasi yang sistematis, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Memahami Kecemasan: Perspektif Psikologi Islam: Untuk mengembangkan konsep psikoterapi Islam, diperlukan pemahaman yang lebih mendalam tentang terapi-terapi yang ada dalam Islam. Kritik dan saran yang diberikan untuk pengembangan ilmu ini sebaiknya ditanggapi dengan dalil dan argumentasi yang sistematis, bukan dengan emosi. Pembahasan, penelitian, dan pelatihan mengenai psikoterapi Islam perlu ditingkatkan agar mahasiswa, ilmuwan psikologi, dan psikolog dapat mengembangkan kompetensi mereka dalam bidang ini. Dengan demikian, penggunaan, kajian, dan penelitian tentang psikoterapi Islam dapat meningkat secara signifikan. Selain itu, dengan banyaknya program studi psikologi dan psikologi Islam di PTKIN, tema psikoterapi Islam diharapkan akan semakin berkembang.. Kajian-kajian psikologi dibidang psikoterapi islam masih terbilang kurang.Karena ranah penelitian dibidang ini terkadang masih dipersepsikan dengan nuansa tidak ilmiah atau tidak rasional.Padahal jika kita menggunakan metode penelitian yang tepat, maka psikoterapi islam akan berkembang sejajar dengan psikoterapi lainnya.Salah satu faktor penyebabnya karena kurangnya pemahaman mengenai terapi-terapi yang ada di dalam Islam itu sendiri.Konsekuensi mengembangkan konsep Psikoterapi Islam akan memunculkan berbagai macam masukkan dan saran untuk pengembangan ke ilmuan yang lebih baik.Kritik dan saran yang ditujukan untuk pengembangan ke ilmuan sebaiknya ditanggapi dengan dalil dan argumentasi secara sistematis bukan dengan sikap emosional.Pembahasan, penelitian, dan pelatihan mengenai psikoterapi islam hendaknya lebih banyak dilaksanakan, agar para pihak yang berkepentingan seperti, mahasiswa, ilmuwan psikologi, dan psikolog mampu mendapatkan tempat pengembangan kompetensi psikoterapi islam.Peningkatan kemampuan ilmuwan psikologi, ataupun psikolog diharapkan dapat secara signifikan mampu meningkatkan pula akan penggunaan, kajian dan penelitian mengenai psikoterapi islam.Tema psikoterapi islam ini menurut tinjauan penulis akan lebih banyak berkembang mengingat banyaknya program studi (prodi) di lingkup PTKIN sudah banyak membuka Prodi Psikologi ataupun Psikologi Islam Kecemasan selalu menjadi topik yang menarik, bagaimana kecemasan dapat menjadi pintu masuk menuju gangguan kepribadian lainnya dan bagaimana manusia mampu beradaptasi mengatasi kecemasan menjadi tema riset yang tetap hangat untuk dikaji. Penelitian ini mengkaji apa itu kecemasan, bagaimana penelitian terdahulu mampu mengatasi kecemasan. Penelitian ini menggunakan dua sudut pandang, yaitu psikologi secara umum dan psikologi Islam khususnya Psikoterapi Islam. Penelitian ini menggunakan metode literature reviews, yang berasal dari Garuda (Garba Rujukan Digital) dari Kemenristek-Brin, untuk dikaji teknik apa saja yang bisa menurunkan kecemasan.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/8/psikologi-islam-mahasiswa-sudut-pandang-kecemasan-thumb-195e8.webp" title="JURIS - Memahami Kecemasan: Perspektif Psikologi Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/8/psikologi-islam-mahasiswa-sudut-pandang-kecemasan-thumb-195e8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/8/psikologi-islam-mahasiswa-sudut-pandang-kecemasan-thumb-195e8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/8/psikologi-islam-mahasiswa-sudut-pandang-kecemasan-thumb-195e8.webp 1x" title="JURIS - Memahami Kecemasan: Perspektif Psikologi Islam" alt="JURIS - Memahami Kecemasan: Perspektif Psikologi Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/8/psikologi-islam-mahasiswa-sudut-pandang-kecemasan-thumb-3b3c1.webp" title="JURIS - Memahami Kecemasan: Perspektif Psikologi Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/8/psikologi-islam-mahasiswa-sudut-pandang-kecemasan-thumb-3b3c1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/8/psikologi-islam-mahasiswa-sudut-pandang-kecemasan-thumb-3b3c1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/8/psikologi-islam-mahasiswa-sudut-pandang-kecemasan-thumb-3b3c1.webp 1x" title="JURIS - Memahami Kecemasan: Perspektif Psikologi Islam" alt="JURIS - Memahami Kecemasan: Perspektif Psikologi Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/8/psikologi-islam-mahasiswa-sudut-pandang-kecemasan-thumb-cebb7.webp" title="JURIS - Memahami Kecemasan: Perspektif Psikologi Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/8/psikologi-islam-mahasiswa-sudut-pandang-kecemasan-thumb-cebb7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/8/psikologi-islam-mahasiswa-sudut-pandang-kecemasan-thumb-cebb7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/8/psikologi-islam-mahasiswa-sudut-pandang-kecemasan-thumb-cebb7.webp 1x" title="JURIS - Memahami Kecemasan: Perspektif Psikologi Islam" alt="JURIS - Memahami Kecemasan: Perspektif Psikologi Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55420-psikologi-islam-mahasiswa-sudut-pa" title="JURIS - Memahami Kecemasan: Perspektif Psikologi Islam" target="_blank">Memahami Kecemasan: Perspektif Psikologi Islam</a>: Untuk mengembangkan konsep psikoterapi Islam, diperlukan pemahaman yang lebih mendalam tentang terapi-terapi yang ada dalam Islam. Kritik dan saran yang diberikan untuk pengembangan ilmu ini sebaiknya ditanggapi dengan dalil dan argumentasi yang sistematis, bukan dengan emosi. Pembahasan, penelitian, dan pelatihan mengenai psikoterapi Islam perlu ditingkatkan agar mahasiswa, ilmuwan psikologi, dan psikolog dapat mengembangkan kompetensi mereka dalam bidang ini. Dengan demikian, penggunaan, kajian, dan penelitian tentang psikoterapi Islam dapat meningkat secara signifikan. Selain itu, dengan banyaknya program studi psikologi dan psikologi Islam di PTKIN, tema psikoterapi Islam diharapkan akan semakin berkembang..
<br>Kajian-kajian psikologi dibidang psikoterapi islam masih terbilang kurang.Karena ranah penelitian dibidang ini terkadang masih dipersepsikan dengan nuansa tidak ilmiah atau tidak rasional.Padahal jika kita menggunakan metode penelitian yang tepat, maka psikoterapi islam akan berkembang sejajar dengan psikoterapi lainnya.Salah satu faktor penyebabnya karena kurangnya pemahaman mengenai terapi-terapi yang ada di dalam Islam itu sendiri.Konsekuensi mengembangkan konsep Psikoterapi Islam akan memunculkan berbagai macam masukkan dan saran untuk pengembangan ke ilmuan yang lebih baik.Kritik dan saran yang ditujukan untuk pengembangan ke ilmuan sebaiknya ditanggapi dengan dalil dan argumentasi secara sistematis bukan dengan sikap emosional.Pembahasan, penelitian, dan pelatihan mengenai psikoterapi islam hendaknya lebih banyak dilaksanakan, agar para pihak yang berkepentingan seperti, mahasiswa, ilmuwan psikologi, dan psikolog mampu mendapatkan tempat pengembangan kompetensi psikoterapi islam.Peningkatan kemampuan ilmuwan psikologi, ataupun psikolog diharapkan dapat secara signifikan mampu meningkatkan pula akan penggunaan, kajian dan penelitian mengenai psikoterapi islam.Tema psikoterapi islam ini menurut tinjauan penulis akan lebih banyak berkembang mengingat banyaknya program studi (prodi) di lingkup PTKIN sudah banyak membuka Prodi Psikologi ataupun Psikologi Islam
<br>Kecemasan selalu menjadi topik yang menarik, bagaimana kecemasan dapat menjadi pintu masuk menuju gangguan kepribadian lainnya dan bagaimana manusia mampu beradaptasi mengatasi kecemasan menjadi tema riset yang tetap hangat untuk dikaji. Penelitian ini mengkaji apa itu kecemasan, bagaimana penelitian terdahulu mampu mengatasi kecemasan. Penelitian ini menggunakan dua sudut pandang, yaitu psikologi secara umum dan psikologi Islam khususnya Psikoterapi Islam. Penelitian ini menggunakan metode literature reviews, yang berasal dari Garuda (Garba Rujukan Digital) dari Kemenristek-Brin, untuk dikaji teknik apa saja yang bisa menurunkan kecemasan....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/8/psikologi-islam-mahasiswa-sudut-pandang-kecemasan-thumb-3b3c1.webp" type="image/webp" length="51364" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/8/psikologi-islam-mahasiswa-sudut-pandang-kecemasan-thumb-195e8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/8/psikologi-islam-mahasiswa-sudut-pandang-kecemasan-thumb-3b3c1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/8/psikologi-islam-mahasiswa-sudut-pandang-kecemasan-thumb-cebb7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3277-staiduba.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13148-al-irfan-journal-arabic-literature-islamic-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar pada Anak Usia Dini melalui Kegiatan Outbound Berbasis Bermain yang Terstruktur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar pada Anak Usia Dini melalui Kegiatan Outbound Berbasis Bermain yang Terstruktur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar pada Anak Usia Dini melalui Kegiatan Outbound Berbasis Bermain yang Terstruktur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55418-gerak-motorik-kasar-adaptasi-emosional-anak-ketera</link>
	<guid isPermaLink="false">d04ff529dabeae45d3903baf4baa6151</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 14:29:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ dewan editor ]]></category>
	<category><![CDATA[ issue press ]]></category>
	<category><![CDATA[ marhalah al ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,dewan,editor,issue,marhalah,press]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Sebagai langkah selanjutnya, peneliti dapat merancang studi kuasiAceksperimental dengan kelompok kontrol yang melibatkan beberapa PAUD di berbagai wilayah untuk menguji efektivitas model outbound berbasis experiential learning terhadap peningkatan keterampilan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar pada Anak Usia Dini melalui Kegiatan Outbound Berbasis Bermain yang Terstruktur: Sebagai langkah selanjutnya, peneliti dapat merancang studi kuasiAceksperimental dengan kelompok kontrol yang melibatkan beberapa PAUD di berbagai wilayah untuk menguji efektivitas model outbound berbasis experiential learning terhadap peningkatan keterampilan motorik kasar anak. Penelitian tersebut dapat menjawab pertanyaan: apakah peningkatan motorik yang terlihat pada penelitian tindakan kelas tetap signifikan ketika dibandingkan dengan kelompok yang tidak menerima intervensi? Selanjutnya, penting untuk menyelidiki dampak jangka panjang penerapan model ini selama satu tahun akademik terhadap perkembangan kognitif dan sosialAcemosional anak, sehingga dapat menjawab pertanyaan: bagaimana kontribusi kegiatan outbound berbasis experiential learning terhadap kemampuan berpikir, konsentrasi, dan interaksi sosial anak usia dini? Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran faktor moderator seperti tingkat aktivitas fisik di rumah dan partisipasi orang tua, untuk mengetahui apakah dukungan lingkungan keluarga memperkuat atau melemahkan efek intervensi, serta mengidentifikasi strategi terbaik untuk melibatkan orang tua dalam program. Dengan menggabungkan desain longitudinal, kontrol grup, dan analisis moderator, studi lanjutan ini akan memberikan bukti yang lebih robust dan pedoman praktis bagi implementasi skala besar.. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan permainan outbound berbasis experiential learning secara terstruktur secara signifikan meningkatkan keterampilan motorik kasar anak usia dini, dengan peningkatan persentase capaian dari 41% pada praAcsiklus menjadi 82% pada siklus II dan 100% anak mencapai kategori tuntas.Keunggulan model terletak pada integrasi tahapan experiential learning (experience, share, process, generalize, apply) yang memungkinkan anak mengembangkan pemahaman kognitif tentang gerakan, bukan sekadar melakukan gerakan mekanis.Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar guru PAUD mengintegrasikan kegiatan outbound berbasis experiential learning ke dalam kurikulum setidaknya dua kali per minggu, serta melakukan penelitian lanjutan dengan sampel yang lebih luas, desain kuasiAceksperimen dengan kelompok kontrol, dan mengkaji dampak jangka panjang terhadap aspek kognitif dan sosial emosional Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan keterampilan motorik kasar anak usia dini sebagai dasar kesiapan belajar, sementara praktik pembelajaran di lapangan belum sepenuhnya memberikan stimulasi yang terstruktur dan berbasis pengalaman. Kesenjangan penelitian terletak pada minimnya integrasi antara kegiatan outbound dengan tahapan experiential learning yang sistematis dalam meningkatkan kemampuan motorik anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan motorik kasar melalui penerapan permainan outbound berbasis pengalaman pada anak RA Nurul Itishom Bekasi. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus yang melibatkan 17 anak berusia 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, dan penilaian kinerja dengan indikator kekuatan, koordinasi, kecepatan,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/9/gerak-motorik-kasar-adaptasi-emosional-anak-ketera-thumb-8cf82.webp" title="JURIS - Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar pada Anak Usia Dini melalui Kegiatan Outbound Berbasis Bermain yang Terstruktur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/gerak-motorik-kasar-adaptasi-emosional-anak-ketera-thumb-8cf82.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/gerak-motorik-kasar-adaptasi-emosional-anak-ketera-thumb-8cf82.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/gerak-motorik-kasar-adaptasi-emosional-anak-ketera-thumb-8cf82.webp 1x" title="JURIS - Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar pada Anak Usia Dini melalui Kegiatan Outbound Berbasis Bermain yang Terstruktur" alt="JURIS - Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar pada Anak Usia Dini melalui Kegiatan Outbound Berbasis Bermain yang Terstruktur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/gerak-motorik-kasar-adaptasi-emosional-anak-ketera-thumb-a68fc.webp" title="JURIS - Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar pada Anak Usia Dini melalui Kegiatan Outbound Berbasis Bermain yang Terstruktur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/gerak-motorik-kasar-adaptasi-emosional-anak-ketera-thumb-a68fc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/gerak-motorik-kasar-adaptasi-emosional-anak-ketera-thumb-a68fc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/gerak-motorik-kasar-adaptasi-emosional-anak-ketera-thumb-a68fc.webp 1x" title="JURIS - Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar pada Anak Usia Dini melalui Kegiatan Outbound Berbasis Bermain yang Terstruktur" alt="JURIS - Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar pada Anak Usia Dini melalui Kegiatan Outbound Berbasis Bermain yang Terstruktur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/gerak-motorik-kasar-adaptasi-emosional-anak-ketera-thumb-68206.webp" title="JURIS - Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar pada Anak Usia Dini melalui Kegiatan Outbound Berbasis Bermain yang Terstruktur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/gerak-motorik-kasar-adaptasi-emosional-anak-ketera-thumb-68206.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/gerak-motorik-kasar-adaptasi-emosional-anak-ketera-thumb-68206.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/gerak-motorik-kasar-adaptasi-emosional-anak-ketera-thumb-68206.webp 1x" title="JURIS - Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar pada Anak Usia Dini melalui Kegiatan Outbound Berbasis Bermain yang Terstruktur" alt="JURIS - Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar pada Anak Usia Dini melalui Kegiatan Outbound Berbasis Bermain yang Terstruktur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55418-gerak-motorik-kasar-adaptasi-emosional-anak-ketera" title="JURIS - Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar pada Anak Usia Dini melalui Kegiatan Outbound Berbasis Bermain yang Terstruktur" target="_blank">Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar pada Anak Usia Dini melalui Kegiatan Outbound Berbasis Bermain yang Terstruktur</a>: Sebagai langkah selanjutnya, peneliti dapat merancang studi kuasiAceksperimental dengan kelompok kontrol yang melibatkan beberapa PAUD di berbagai wilayah untuk menguji efektivitas model outbound berbasis experiential learning terhadap peningkatan keterampilan motorik kasar anak. Penelitian tersebut dapat menjawab pertanyaan: apakah peningkatan motorik yang terlihat pada penelitian tindakan kelas tetap signifikan ketika dibandingkan dengan kelompok yang tidak menerima intervensi? Selanjutnya, penting untuk menyelidiki dampak jangka panjang penerapan model ini selama satu tahun akademik terhadap perkembangan kognitif dan sosialAcemosional anak, sehingga dapat menjawab pertanyaan: bagaimana kontribusi kegiatan outbound berbasis experiential learning terhadap kemampuan berpikir, konsentrasi, dan interaksi sosial anak usia dini? Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran faktor moderator seperti tingkat aktivitas fisik di rumah dan partisipasi orang tua, untuk mengetahui apakah dukungan lingkungan keluarga memperkuat atau melemahkan efek intervensi, serta mengidentifikasi strategi terbaik untuk melibatkan orang tua dalam program. Dengan menggabungkan desain longitudinal, kontrol grup, dan analisis moderator, studi lanjutan ini akan memberikan bukti yang lebih robust dan pedoman praktis bagi implementasi skala besar..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan permainan outbound berbasis experiential learning secara terstruktur secara signifikan meningkatkan keterampilan motorik kasar anak usia dini, dengan peningkatan persentase capaian dari 41% pada praAcsiklus menjadi 82% pada siklus II dan 100% anak mencapai kategori tuntas.Keunggulan model terletak pada integrasi tahapan experiential learning (experience, share, process, generalize, apply) yang memungkinkan anak mengembangkan pemahaman kognitif tentang gerakan, bukan sekadar melakukan gerakan mekanis.Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar guru PAUD mengintegrasikan kegiatan outbound berbasis experiential learning ke dalam kurikulum setidaknya dua kali per minggu, serta melakukan penelitian lanjutan dengan sampel yang lebih luas, desain kuasiAceksperimen dengan kelompok kontrol, dan mengkaji dampak jangka panjang terhadap aspek kognitif dan sosial emosional
<br>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan keterampilan motorik kasar anak usia dini sebagai dasar kesiapan belajar, sementara praktik pembelajaran di lapangan belum sepenuhnya memberikan stimulasi yang terstruktur dan berbasis pengalaman. Kesenjangan penelitian terletak pada minimnya integrasi antara kegiatan outbound dengan tahapan experiential learning yang sistematis dalam meningkatkan kemampuan motorik anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan motorik kasar melalui penerapan permainan outbound berbasis pengalaman pada anak RA Nurul Itishom Bekasi. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus yang melibatkan 17 anak berusia 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, dan penilaian kinerja dengan indikator kekuatan, koordinasi, kecepatan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/9/gerak-motorik-kasar-adaptasi-emosional-anak-ketera-thumb-68206.webp" type="image/webp" length="94094" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/gerak-motorik-kasar-adaptasi-emosional-anak-ketera-thumb-8cf82.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/gerak-motorik-kasar-adaptasi-emosional-anak-ketera-thumb-a68fc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/gerak-motorik-kasar-adaptasi-emosional-anak-ketera-thumb-68206.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2292-ycn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10410-jurnal-inovasi-pembelajaran.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Hubungan Persepsi Pasien Tentang Mutu Pelayanan Dengan Loyalitas Pasien di RS X ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Hubungan Persepsi Pasien Tentang Mutu Pelayanan Dengan Loyalitas Pasien di RS X ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Hubungan Persepsi Pasien Tentang Mutu Pelayanan Dengan Loyalitas Pasien di RS X ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55412-mutu-pelayanan-kebidanan-pasien-raw</link>
	<guid isPermaLink="false">7602bc934b6776785f5e7530e95965c0</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 14:29:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ archive team ]]></category>
	<category><![CDATA[ ayg wibisono ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[archive,ayg,counter,flag,team,wibisono]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji pengaruh penerapan sistem janji temu digital terhadap persepsi kualitas layanan dan loyalitas pasien, sehingga dapat diketahui apakah teknologi informasi dapat meningkatkan dimensi ketanggapan dan kepuasan. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Hubungan Persepsi Pasien Tentang Mutu Pelayanan Dengan Loyalitas Pasien di RS X: Penelitian selanjutnya dapat menguji pengaruh penerapan sistem janji temu digital terhadap persepsi kualitas layanan dan loyalitas pasien, sehingga dapat diketahui apakah teknologi informasi dapat meningkatkan dimensi ketanggapan dan kepuasan. Selain itu, studi komparatif antara rumah sakit publik dan swasta dalam konteks dimensi Servqual dapat memperluas pemahaman tentang faktor-faktor yang memengaruhi loyalitas di berbagai tipe institusi kesehatan. Selanjutnya, penelitian longitudinal yang melibatkan intervensi terfokus pada masingAcmasing dimensi mutu (bukti fisik, kehandalan, ketanggapan, jaminan, dan empati) dapat mengukur perubahan loyalitas pasien selama periode waktu tertentu, memberikan gambaran dinamika efek perbaikan layanan secara berkelanjutan.. Penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara lima dimensi mutu Servqual (bukti fisik, kehandalan, ketanggapan, jaminan, dan empati) dengan loyalitas pasien, sehingga dimensiAcdimensi tersebut dapat dijadikan dasar bagi manajemen rumah sakit untuk meningkatkan kualitas pelayanan.Peningkatan mutu pada masingAcmasing dimensi, seperti kebersihan dan fasilitas (bukti fisik), kehandalan petugas, respons cepat, penjelasan yang jelas, serta sikap empatik, diharapkan dapat meningkatkan loyalitas pasien.Oleh karena itu, fokus pada peningkatan loyalitas pasien melalui perbaikan mutu pelayanan menjadi prioritas strategis bagi rumah sakit Standar Pelayanan Minimal di bidang kesehatan sebagai upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan memberikan gambaran kemajuan dan tolak ukur keberhasilan pelayanan. Mutu pelayanan yang melebihi harapan pelanggan akan berdampak pada loyalitas pasien. Pada studi awal, kunjungan pasien Poliklinik Rawat Jalan Rumah Sakit X tahun 2021 dan 2022 bulan Januari sampai Mei menunjukkan penurunan. Penelitian mengenai mutu pelayanan dilakukan menggunakan Metode ServQual. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis hubungan persepsi mengenai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/5/mutu-pelayanan-kebidanan-pasien-rawat-jalan-positi-thumb-e67cb.webp" title="JURIS - Analisis Hubungan Persepsi Pasien Tentang Mutu Pelayanan Dengan Loyalitas Pasien di RS X" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/5/mutu-pelayanan-kebidanan-pasien-rawat-jalan-positi-thumb-e67cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/5/mutu-pelayanan-kebidanan-pasien-rawat-jalan-positi-thumb-e67cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/5/mutu-pelayanan-kebidanan-pasien-rawat-jalan-positi-thumb-e67cb.webp 1x" title="JURIS - Analisis Hubungan Persepsi Pasien Tentang Mutu Pelayanan Dengan Loyalitas Pasien di RS X" alt="JURIS - Analisis Hubungan Persepsi Pasien Tentang Mutu Pelayanan Dengan Loyalitas Pasien di RS X" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/5/mutu-pelayanan-kebidanan-pasien-rawat-jalan-positi-thumb-ad25c.webp" title="JURIS - Analisis Hubungan Persepsi Pasien Tentang Mutu Pelayanan Dengan Loyalitas Pasien di RS X" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/5/mutu-pelayanan-kebidanan-pasien-rawat-jalan-positi-thumb-ad25c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/5/mutu-pelayanan-kebidanan-pasien-rawat-jalan-positi-thumb-ad25c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/5/mutu-pelayanan-kebidanan-pasien-rawat-jalan-positi-thumb-ad25c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Hubungan Persepsi Pasien Tentang Mutu Pelayanan Dengan Loyalitas Pasien di RS X" alt="JURIS - Analisis Hubungan Persepsi Pasien Tentang Mutu Pelayanan Dengan Loyalitas Pasien di RS X" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/5/mutu-pelayanan-kebidanan-pasien-rawat-jalan-positi-thumb-21050.webp" title="JURIS - Analisis Hubungan Persepsi Pasien Tentang Mutu Pelayanan Dengan Loyalitas Pasien di RS X" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/5/mutu-pelayanan-kebidanan-pasien-rawat-jalan-positi-thumb-21050.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/5/mutu-pelayanan-kebidanan-pasien-rawat-jalan-positi-thumb-21050.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/5/mutu-pelayanan-kebidanan-pasien-rawat-jalan-positi-thumb-21050.webp 1x" title="JURIS - Analisis Hubungan Persepsi Pasien Tentang Mutu Pelayanan Dengan Loyalitas Pasien di RS X" alt="JURIS - Analisis Hubungan Persepsi Pasien Tentang Mutu Pelayanan Dengan Loyalitas Pasien di RS X" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55412-mutu-pelayanan-kebidanan-pasien-raw" title="JURIS - Analisis Hubungan Persepsi Pasien Tentang Mutu Pelayanan Dengan Loyalitas Pasien di RS X" target="_blank">Analisis Hubungan Persepsi Pasien Tentang Mutu Pelayanan Dengan Loyalitas Pasien di RS X</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji pengaruh penerapan sistem janji temu digital terhadap persepsi kualitas layanan dan loyalitas pasien, sehingga dapat diketahui apakah teknologi informasi dapat meningkatkan dimensi ketanggapan dan kepuasan. Selain itu, studi komparatif antara rumah sakit publik dan swasta dalam konteks dimensi Servqual dapat memperluas pemahaman tentang faktor-faktor yang memengaruhi loyalitas di berbagai tipe institusi kesehatan. Selanjutnya, penelitian longitudinal yang melibatkan intervensi terfokus pada masingAcmasing dimensi mutu (bukti fisik, kehandalan, ketanggapan, jaminan, dan empati) dapat mengukur perubahan loyalitas pasien selama periode waktu tertentu, memberikan gambaran dinamika efek perbaikan layanan secara berkelanjutan..
<br>Penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara lima dimensi mutu Servqual (bukti fisik, kehandalan, ketanggapan, jaminan, dan empati) dengan loyalitas pasien, sehingga dimensiAcdimensi tersebut dapat dijadikan dasar bagi manajemen rumah sakit untuk meningkatkan kualitas pelayanan.Peningkatan mutu pada masingAcmasing dimensi, seperti kebersihan dan fasilitas (bukti fisik), kehandalan petugas, respons cepat, penjelasan yang jelas, serta sikap empatik, diharapkan dapat meningkatkan loyalitas pasien.Oleh karena itu, fokus pada peningkatan loyalitas pasien melalui perbaikan mutu pelayanan menjadi prioritas strategis bagi rumah sakit
<br>Standar Pelayanan Minimal di bidang kesehatan sebagai upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan memberikan gambaran kemajuan dan tolak ukur keberhasilan pelayanan. Mutu pelayanan yang melebihi harapan pelanggan akan berdampak pada loyalitas pasien. Pada studi awal, kunjungan pasien Poliklinik Rawat Jalan Rumah Sakit X tahun 2021 dan 2022 bulan Januari sampai Mei menunjukkan penurunan. Penelitian mengenai mutu pelayanan dilakukan menggunakan Metode ServQual. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis hubungan persepsi mengenai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/5/mutu-pelayanan-kebidanan-pasien-rawat-jalan-positi-thumb-e67cb.webp" type="image/webp" length="93526" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/5/mutu-pelayanan-kebidanan-pasien-rawat-jalan-positi-thumb-e67cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/5/mutu-pelayanan-kebidanan-pasien-rawat-jalan-positi-thumb-ad25c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/5/mutu-pelayanan-kebidanan-pasien-rawat-jalan-positi-thumb-21050.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1342-medikasuherman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6810-cakrawala-medika-journal-health-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Interaksi Penggunaan Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan Bibit Porang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Interaksi Penggunaan Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan Bibit Porang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Interaksi Penggunaan Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan Bibit Porang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55434-aplikasi-kompos-pupuk-daun-diameter-batang-k</link>
	<guid isPermaLink="false">6f9a6989b2ea88fe5c4821112d4b784a</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 14:13:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ unitri press ]]></category>
	<category><![CDATA[ akses links ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akses,header,links,page,press,unitri]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi pengaruh kompos pupuk kandang dengan variasi rasio C/N yang berbeda terhadap pertumbuhan bibit porang untuk menemukan rasio optimal yang meningkatkan dekomposisi dan ketersediaan nutrisi; selanjutnya, studi genetik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Interaksi Penggunaan Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan Bibit Porang: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi pengaruh kompos pupuk kandang dengan variasi rasio C/N yang berbeda terhadap pertumbuhan bibit porang untuk menemukan rasio optimal yang meningkatkan dekomposisi dan ketersediaan nutrisi; selanjutnya, studi genetik dapat meneliti variasi genetik porang dan interaksinya dengan ukuran bulbil serta jenis pupuk untuk memahami kontribusi faktor herediter pada respons pertumbuhan; terakhir, uji lapangan yang melibatkan beberapa lokasi agroekologis dan periode tanam yang lebih panjang dapat memberikan gambaran komprehensif tentang efisiensi pupuk kandang dan adaptabilitas varietas porang dalam kondisi nyata, sehingga memperkuat rekomendasi praktis bagi petani.. Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi antara berat bulbil dan jenis pupuk pada parameter tinggi tanaman.Berat bulbil (9 gram hingga 9,32 gram (B3) memberikan hasil rerata terbaik pada parameter tinggi tanaman seperti jumlah daun, luas daun, jumlah akar, dan prosentase bibit jadi, sedangkan pupuk kandang kambing (P2) memberikan hasil rerata terbaik pada parameter tinggi tanaman seperti jumlah daun, luas daun, dan jumlah akar Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh jenis pupuk kandang dan ukuran bulbil terhadap pertumbuhan bibit porang. Penelitian menggunakan rancangan blok acak dengan dua faktor, yaitu jenis pupuk kandang (P) yang terdiri dari empat tipe: pupuk kandang ayam, sapi, kambing, dan tanpa pupuk; serta ukuran bulbil dengan tiga kategori: kecil (2Ae3,25Ag), sedang (6Ae6,85Ag), dan besar (9Ae9,32Ag). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman (cm), diameter batang (cm), lebar daun (cm), jumlah daun, dan persentase bibit selesai. Hasil menunjukkan bahwa bulbil dengan berat 9Ae9,32Ag menghasilkan nilai rataAcrata tertinggi pada tinggi tanaman, jumlah daun,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/1/aplikasi-kompos-pupuk-daun-diameter-batang-kandang-thumb-3fa61.webp" title="JURIS - Interaksi Penggunaan Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan Bibit Porang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/aplikasi-kompos-pupuk-daun-diameter-batang-kandang-thumb-3fa61.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/aplikasi-kompos-pupuk-daun-diameter-batang-kandang-thumb-3fa61.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/aplikasi-kompos-pupuk-daun-diameter-batang-kandang-thumb-3fa61.webp 1x" title="JURIS - Interaksi Penggunaan Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan Bibit Porang" alt="JURIS - Interaksi Penggunaan Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan Bibit Porang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/aplikasi-kompos-pupuk-daun-diameter-batang-kandang-thumb-65a6e.webp" title="JURIS - Interaksi Penggunaan Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan Bibit Porang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/aplikasi-kompos-pupuk-daun-diameter-batang-kandang-thumb-65a6e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/aplikasi-kompos-pupuk-daun-diameter-batang-kandang-thumb-65a6e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/aplikasi-kompos-pupuk-daun-diameter-batang-kandang-thumb-65a6e.webp 1x" title="JURIS - Interaksi Penggunaan Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan Bibit Porang" alt="JURIS - Interaksi Penggunaan Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan Bibit Porang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/aplikasi-kompos-pupuk-daun-diameter-batang-kandang-thumb-179e7.webp" title="JURIS - Interaksi Penggunaan Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan Bibit Porang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/aplikasi-kompos-pupuk-daun-diameter-batang-kandang-thumb-179e7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/aplikasi-kompos-pupuk-daun-diameter-batang-kandang-thumb-179e7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/aplikasi-kompos-pupuk-daun-diameter-batang-kandang-thumb-179e7.webp 1x" title="JURIS - Interaksi Penggunaan Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan Bibit Porang" alt="JURIS - Interaksi Penggunaan Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan Bibit Porang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55434-aplikasi-kompos-pupuk-daun-diameter-batang-k" title="JURIS - Interaksi Penggunaan Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan Bibit Porang" target="_blank">Interaksi Penggunaan Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan Bibit Porang</a>: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi pengaruh kompos pupuk kandang dengan variasi rasio C/N yang berbeda terhadap pertumbuhan bibit porang untuk menemukan rasio optimal yang meningkatkan dekomposisi dan ketersediaan nutrisi; selanjutnya, studi genetik dapat meneliti variasi genetik porang dan interaksinya dengan ukuran bulbil serta jenis pupuk untuk memahami kontribusi faktor herediter pada respons pertumbuhan; terakhir, uji lapangan yang melibatkan beberapa lokasi agroekologis dan periode tanam yang lebih panjang dapat memberikan gambaran komprehensif tentang efisiensi pupuk kandang dan adaptabilitas varietas porang dalam kondisi nyata, sehingga memperkuat rekomendasi praktis bagi petani..
<br>Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi antara berat bulbil dan jenis pupuk pada parameter tinggi tanaman.Berat bulbil (9 gram hingga 9,32 gram (B3) memberikan hasil rerata terbaik pada parameter tinggi tanaman seperti jumlah daun, luas daun, jumlah akar, dan prosentase bibit jadi, sedangkan pupuk kandang kambing (P2) memberikan hasil rerata terbaik pada parameter tinggi tanaman seperti jumlah daun, luas daun, dan jumlah akar
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh jenis pupuk kandang dan ukuran bulbil terhadap pertumbuhan bibit porang. Penelitian menggunakan rancangan blok acak dengan dua faktor, yaitu jenis pupuk kandang (P) yang terdiri dari empat tipe: pupuk kandang ayam, sapi, kambing, dan tanpa pupuk; serta ukuran bulbil dengan tiga kategori: kecil (2Ae3,25Ag), sedang (6Ae6,85Ag), dan besar (9Ae9,32Ag). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman (cm), diameter batang (cm), lebar daun (cm), jumlah daun, dan persentase bibit selesai. Hasil menunjukkan bahwa bulbil dengan berat 9Ae9,32Ag menghasilkan nilai rataAcrata tertinggi pada tinggi tanaman, jumlah daun,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/1/aplikasi-kompos-pupuk-daun-diameter-batang-kandang-thumb-3fa61.webp" type="image/webp" length="62478" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/aplikasi-kompos-pupuk-daun-diameter-batang-kandang-thumb-3fa61.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/aplikasi-kompos-pupuk-daun-diameter-batang-kandang-thumb-65a6e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/aplikasi-kompos-pupuk-daun-diameter-batang-kandang-thumb-179e7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-209-unitri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13710-buana-sains.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Artificial Intelligence AI Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Era Digital ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Artificial Intelligence AI Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Era Digital ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Artificial Intelligence AI Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Era Digital ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55424-evaluasi-teknologi-ai-otonomi-peserta-didik-nilai</link>
	<guid isPermaLink="false">f7c4650e93d36e5a4ebfee2c530ca2f2</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 14:02:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ nida sandira ]]></category>
	<category><![CDATA[ ai amelia 76 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[76,ai,amelia,counter,flag,nida,sandira]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi empiris yang lebih mendalam mengenai implementasi Artificial Intelligence dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di berbagai institusi pendidikan. Penelitian ini dapat fokus pada dampak penggunaan AI ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Artificial Intelligence (AI) Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Era Digital: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi empiris yang lebih mendalam mengenai implementasi Artificial Intelligence dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di berbagai institusi pendidikan. Penelitian ini dapat fokus pada dampak penggunaan AI terhadap prestasi akademik, motivasi belajar, dan perkembangan karakter peserta didik. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi strategi-strategi pembelajaran yang efektif dalam menggabungkan teknologi AI dengan nilai-nilai pendidikan Islam. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan rekomendasi praktis bagi institusi pendidikan dalam mengoptimalkan penggunaan teknologi AI untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam di era digital.. Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI).Kehadiran teknologi AI menjadi bagian dari transformasi digital yang memberikan berbagai kemudahan dalam proses pembelajaran, baik bagi guru maupun peserta didik.Penggunaan AI dalam pembelajaran PAI mampu menciptakan proses belajar yang lebih efektif, fleksibel, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan generasi digital saat ini.Teknologi AI tidak hanya membantu dalam penyampaian materi pembelajaran, tetapi juga mendukung pengembangan media pembelajaran, evaluasi pembelajaran, serta personalisasi belajar peserta didik.Implementasi Artificial Intelligence dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dapat dilakukan melalui berbagai bentuk seperti penyusunan materi pembelajaran, penggunaan media pembelajaran digital, sistem pembelajaran adaptif, chatbot pendidikan, hingga evaluasi pembelajaran otomatis.Penggunaan teknologi tersebut membantu guru dalam meningkatkan kreativitas dan inovasi pembelajaran sehingga materi Pendidikan Agama Islam dapat disampaikan secara lebih menarik dan mudah dipahami peserta didik.Selain itu, AI juga memberikan kemudahan bagi peserta didik dalam mengakses berbagai informasi keislaman secara cepat, luas, dan praktis melalui berbagai platform digital.Penggunaan AI dalam pembelajaran PAI juga memberikan peluang besar terhadap peningkatan kualitas pendidikan Islam di era digital.Pembelajaran menjadi lebih efisien karena peserta didik dapat belajar kapan saja dan di mana saja tanpa terbatas ruang dan waktu.Artificial Intelligence juga mampu meningkatkan motivasi belajar peserta didik karena pembelajaran berbasis teknologi cenderung lebih menarik dibandingkan metode pembelajaran konvensional.Selain itu, AI mendukung pembelajaran mandiri (self learning) sehingga peserta didik dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan kemandirian belajar Perkembangan teknologi digital membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Salah satu inovasi teknologi yang berkembang pesat saat ini adalah Artificial Intelligence (AI). Teknologi AI mulai dimanfaatkan dalam berbagai aktivitas pendidikan seperti penyusunan materi pembelajaran, media pembelajaran digital, evaluasi pembelajaran, serta sistem pembelajaran adaptif yang mampu menyesuaikan kebutuhan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Artificial Intelligence dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di era digital, peluang yang dihadirkan, serta tantangan yang dihadapi oleh pendidik dan peserta didik. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/3/evaluasi-teknologi-ai-otonomi-peserta-didik-nilai-thumb-adeb5.webp" title="JURIS - Implementasi Artificial Intelligence (AI) Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Era Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/evaluasi-teknologi-ai-otonomi-peserta-didik-nilai-thumb-adeb5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/evaluasi-teknologi-ai-otonomi-peserta-didik-nilai-thumb-adeb5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/evaluasi-teknologi-ai-otonomi-peserta-didik-nilai-thumb-adeb5.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Artificial Intelligence (AI) Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Era Digital" alt="JURIS - Implementasi Artificial Intelligence (AI) Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Era Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/evaluasi-teknologi-ai-otonomi-peserta-didik-nilai-thumb-8c3a4.webp" title="JURIS - Implementasi Artificial Intelligence (AI) Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Era Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/evaluasi-teknologi-ai-otonomi-peserta-didik-nilai-thumb-8c3a4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/evaluasi-teknologi-ai-otonomi-peserta-didik-nilai-thumb-8c3a4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/evaluasi-teknologi-ai-otonomi-peserta-didik-nilai-thumb-8c3a4.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Artificial Intelligence (AI) Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Era Digital" alt="JURIS - Implementasi Artificial Intelligence (AI) Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Era Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/evaluasi-teknologi-ai-otonomi-peserta-didik-nilai-thumb-36914.webp" title="JURIS - Implementasi Artificial Intelligence (AI) Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Era Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/evaluasi-teknologi-ai-otonomi-peserta-didik-nilai-thumb-36914.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/evaluasi-teknologi-ai-otonomi-peserta-didik-nilai-thumb-36914.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/evaluasi-teknologi-ai-otonomi-peserta-didik-nilai-thumb-36914.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Artificial Intelligence (AI) Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Era Digital" alt="JURIS - Implementasi Artificial Intelligence (AI) Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Era Digital" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55424-evaluasi-teknologi-ai-otonomi-peserta-didik-nilai" title="JURIS - Implementasi Artificial Intelligence (AI) Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Era Digital" target="_blank">Implementasi Artificial Intelligence (AI) Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Era Digital</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi empiris yang lebih mendalam mengenai implementasi Artificial Intelligence dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di berbagai institusi pendidikan. Penelitian ini dapat fokus pada dampak penggunaan AI terhadap prestasi akademik, motivasi belajar, dan perkembangan karakter peserta didik. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi strategi-strategi pembelajaran yang efektif dalam menggabungkan teknologi AI dengan nilai-nilai pendidikan Islam. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan rekomendasi praktis bagi institusi pendidikan dalam mengoptimalkan penggunaan teknologi AI untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam di era digital..
<br>Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI).Kehadiran teknologi AI menjadi bagian dari transformasi digital yang memberikan berbagai kemudahan dalam proses pembelajaran, baik bagi guru maupun peserta didik.Penggunaan AI dalam pembelajaran PAI mampu menciptakan proses belajar yang lebih efektif, fleksibel, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan generasi digital saat ini.Teknologi AI tidak hanya membantu dalam penyampaian materi pembelajaran, tetapi juga mendukung pengembangan media pembelajaran, evaluasi pembelajaran, serta personalisasi belajar peserta didik.Implementasi Artificial Intelligence dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dapat dilakukan melalui berbagai bentuk seperti penyusunan materi pembelajaran, penggunaan media pembelajaran digital, sistem pembelajaran adaptif, chatbot pendidikan, hingga evaluasi pembelajaran otomatis.Penggunaan teknologi tersebut membantu guru dalam meningkatkan kreativitas dan inovasi pembelajaran sehingga materi Pendidikan Agama Islam dapat disampaikan secara lebih menarik dan mudah dipahami peserta didik.Selain itu, AI juga memberikan kemudahan bagi peserta didik dalam mengakses berbagai informasi keislaman secara cepat, luas, dan praktis melalui berbagai platform digital.Penggunaan AI dalam pembelajaran PAI juga memberikan peluang besar terhadap peningkatan kualitas pendidikan Islam di era digital.Pembelajaran menjadi lebih efisien karena peserta didik dapat belajar kapan saja dan di mana saja tanpa terbatas ruang dan waktu.Artificial Intelligence juga mampu meningkatkan motivasi belajar peserta didik karena pembelajaran berbasis teknologi cenderung lebih menarik dibandingkan metode pembelajaran konvensional.Selain itu, AI mendukung pembelajaran mandiri (self learning) sehingga peserta didik dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan kemandirian belajar
<br>Perkembangan teknologi digital membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Salah satu inovasi teknologi yang berkembang pesat saat ini adalah Artificial Intelligence (AI). Teknologi AI mulai dimanfaatkan dalam berbagai aktivitas pendidikan seperti penyusunan materi pembelajaran, media pembelajaran digital, evaluasi pembelajaran, serta sistem pembelajaran adaptif yang mampu menyesuaikan kebutuhan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Artificial Intelligence dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di era digital, peluang yang dihadirkan, serta tantangan yang dihadapi oleh pendidik dan peserta didik.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/3/evaluasi-teknologi-ai-otonomi-peserta-didik-nilai-thumb-8c3a4.webp" type="image/webp" length="63492" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/evaluasi-teknologi-ai-otonomi-peserta-didik-nilai-thumb-adeb5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/evaluasi-teknologi-ai-otonomi-peserta-didik-nilai-thumb-8c3a4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/evaluasi-teknologi-ai-otonomi-peserta-didik-nilai-thumb-36914.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2512-insanprimamu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10845-tarbiyatul-misbah-jurnal-kajian-ilmu-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Historis Sistem Pendidikan Islam pada Masa Kerajaan Islam di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Historis Sistem Pendidikan Islam pada Masa Kerajaan Islam di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Historis Sistem Pendidikan Islam pada Masa Kerajaan Islam di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55430-proses-islamisasi-tradisi-dakwah-islam-indonesi-re</link>
	<guid isPermaLink="false">8eb08b8ec26abe30aa504450dfed4d2d</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 13:59:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ nida sandira ]]></category>
	<category><![CDATA[ ai amelia 76 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[76,ai,amelia,counter,flag,nida,sandira]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana pengaruh pendidikan Islam pada masa kerajaan terhadap prestasi akademik siswa pesantren modern di Indonesia, dengan membandingkan indikator pencapaian belajar antara pesantren yang mengadopsi metode tradisional ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Historis Sistem Pendidikan Islam pada Masa Kerajaan Islam di Indonesia: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana pengaruh pendidikan Islam pada masa kerajaan terhadap prestasi akademik siswa pesantren modern di Indonesia, dengan membandingkan indikator pencapaian belajar antara pesantren yang mengadopsi metode tradisional (sorogan, bandongan, halaqah) dan lembaga pendidikan formal. Selain itu, diperlukan studi lapangan yang memanfaatkan arsip digital dan sumber materiil di wilayahAcwilayah kerajaan yang belum banyak diteliti, seperti Kesultanan Banjar atau Kerajaan GowaAcTallo, untuk menggali variasi lokal dalam kurikulum dan praktik pengajaran serta menilai kontribusi mereka terhadap pembentukan identitas budaya Islam. Terakhir, peneliti dapat mengembangkan model integratif yang menggabungkan pendekatan kulturalAchistoris dengan analisis kebijakan pendidikan kontemporer, guna merumuskan strategi revitalisasi lembaga tradisional agar tetap relevan dalam konteks digitalisasi dan globalisasi pendidikan. Penelitian ini dapat menggunakan metode campuran antara survei kuantitatif terhadap alumni pesantren dan analisis konten terhadap dokumen sejarah untuk memperoleh gambaran komprehensif. Hasilnya diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan bagi kementerian pendidikan dalam mengintegrasikan nilaiAcnilai tradisional ke dalam kurikulum nasional.. Perkembangan pendidikan Islam di Indonesia erat kaitannya dengan proses islamisasi damai melalui perdagangan dan dakwah, dimana kerajaanAckerajaan Islam seperti Samudera Pasai, Aceh, Demak, dan lainAclain menjadi katalisator transformasi pendidikan dari sistem personal menjadi terstruktur berjenjang.Metode pembelajaran tradisional seperti sorogan, bandongan, dan halaqah serta institusi seperti masjid, meunasah, dayah, dan pesantren berhasil menanamkan nilai moral, kemandirian sosialAcekonomi, dan karakter religius yang menghargai kearifan lokal.Warisan metodologis dan institusional ini menjadi dasar penting bagi perkembangan sistem pendidikan Islam Indonesia pada era modern Pendidikan Islam di Indonesia memiliki rekam jejak historis yang panjang dan dinamis, khususnya sejak berdirinya kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses masuknya Islam, peran tokoh ulama, pusat-pusat pertumbuhan, serta sistem dan lembaga pendidikan Islam yang berkembang pada masa kerajaan Islam di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode sejarah (historis) dengan pendekatan studi pustaka terhadap literatur dan manuskrip relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebaran Islam yang berlangsung secara damai melalui jalur perdagangan dan dakwah kultural berhasil mengintegrasikan ajaran syariat ke dalam budaya lokal. Tokoh... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/4/proses-islamisasi-tradisi-dakwah-islam-indonesi-re-thumb-176e1.webp" title="JURIS - Analisis Historis Sistem Pendidikan Islam pada Masa Kerajaan Islam di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/4/proses-islamisasi-tradisi-dakwah-islam-indonesi-re-thumb-176e1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/4/proses-islamisasi-tradisi-dakwah-islam-indonesi-re-thumb-176e1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/4/proses-islamisasi-tradisi-dakwah-islam-indonesi-re-thumb-176e1.webp 1x" title="JURIS - Analisis Historis Sistem Pendidikan Islam pada Masa Kerajaan Islam di Indonesia" alt="JURIS - Analisis Historis Sistem Pendidikan Islam pada Masa Kerajaan Islam di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/4/proses-islamisasi-tradisi-dakwah-islam-indonesi-re-thumb-ca407.webp" title="JURIS - Analisis Historis Sistem Pendidikan Islam pada Masa Kerajaan Islam di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/4/proses-islamisasi-tradisi-dakwah-islam-indonesi-re-thumb-ca407.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/4/proses-islamisasi-tradisi-dakwah-islam-indonesi-re-thumb-ca407.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/4/proses-islamisasi-tradisi-dakwah-islam-indonesi-re-thumb-ca407.webp 1x" title="JURIS - Analisis Historis Sistem Pendidikan Islam pada Masa Kerajaan Islam di Indonesia" alt="JURIS - Analisis Historis Sistem Pendidikan Islam pada Masa Kerajaan Islam di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/4/proses-islamisasi-tradisi-dakwah-islam-indonesi-re-thumb-aa15b.webp" title="JURIS - Analisis Historis Sistem Pendidikan Islam pada Masa Kerajaan Islam di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/4/proses-islamisasi-tradisi-dakwah-islam-indonesi-re-thumb-aa15b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/4/proses-islamisasi-tradisi-dakwah-islam-indonesi-re-thumb-aa15b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/4/proses-islamisasi-tradisi-dakwah-islam-indonesi-re-thumb-aa15b.webp 1x" title="JURIS - Analisis Historis Sistem Pendidikan Islam pada Masa Kerajaan Islam di Indonesia" alt="JURIS - Analisis Historis Sistem Pendidikan Islam pada Masa Kerajaan Islam di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55430-proses-islamisasi-tradisi-dakwah-islam-indonesi-re" title="JURIS - Analisis Historis Sistem Pendidikan Islam pada Masa Kerajaan Islam di Indonesia" target="_blank">Analisis Historis Sistem Pendidikan Islam pada Masa Kerajaan Islam di Indonesia</a>: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana pengaruh pendidikan Islam pada masa kerajaan terhadap prestasi akademik siswa pesantren modern di Indonesia, dengan membandingkan indikator pencapaian belajar antara pesantren yang mengadopsi metode tradisional (sorogan, bandongan, halaqah) dan lembaga pendidikan formal. Selain itu, diperlukan studi lapangan yang memanfaatkan arsip digital dan sumber materiil di wilayahAcwilayah kerajaan yang belum banyak diteliti, seperti Kesultanan Banjar atau Kerajaan GowaAcTallo, untuk menggali variasi lokal dalam kurikulum dan praktik pengajaran serta menilai kontribusi mereka terhadap pembentukan identitas budaya Islam. Terakhir, peneliti dapat mengembangkan model integratif yang menggabungkan pendekatan kulturalAchistoris dengan analisis kebijakan pendidikan kontemporer, guna merumuskan strategi revitalisasi lembaga tradisional agar tetap relevan dalam konteks digitalisasi dan globalisasi pendidikan. Penelitian ini dapat menggunakan metode campuran antara survei kuantitatif terhadap alumni pesantren dan analisis konten terhadap dokumen sejarah untuk memperoleh gambaran komprehensif. Hasilnya diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan bagi kementerian pendidikan dalam mengintegrasikan nilaiAcnilai tradisional ke dalam kurikulum nasional..
<br>Perkembangan pendidikan Islam di Indonesia erat kaitannya dengan proses islamisasi damai melalui perdagangan dan dakwah, dimana kerajaanAckerajaan Islam seperti Samudera Pasai, Aceh, Demak, dan lainAclain menjadi katalisator transformasi pendidikan dari sistem personal menjadi terstruktur berjenjang.Metode pembelajaran tradisional seperti sorogan, bandongan, dan halaqah serta institusi seperti masjid, meunasah, dayah, dan pesantren berhasil menanamkan nilai moral, kemandirian sosialAcekonomi, dan karakter religius yang menghargai kearifan lokal.Warisan metodologis dan institusional ini menjadi dasar penting bagi perkembangan sistem pendidikan Islam Indonesia pada era modern
<br>Pendidikan Islam di Indonesia memiliki rekam jejak historis yang panjang dan dinamis, khususnya sejak berdirinya kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses masuknya Islam, peran tokoh ulama, pusat-pusat pertumbuhan, serta sistem dan lembaga pendidikan Islam yang berkembang pada masa kerajaan Islam di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode sejarah (historis) dengan pendekatan studi pustaka terhadap literatur dan manuskrip relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebaran Islam yang berlangsung secara damai melalui jalur perdagangan dan dakwah kultural berhasil mengintegrasikan ajaran syariat ke dalam budaya lokal. Tokoh...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/4/proses-islamisasi-tradisi-dakwah-islam-indonesi-re-thumb-176e1.webp" type="image/webp" length="59968" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/4/proses-islamisasi-tradisi-dakwah-islam-indonesi-re-thumb-176e1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/4/proses-islamisasi-tradisi-dakwah-islam-indonesi-re-thumb-ca407.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/4/proses-islamisasi-tradisi-dakwah-islam-indonesi-re-thumb-aa15b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2512-insanprimamu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10845-tarbiyatul-misbah-jurnal-kajian-ilmu-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Soft Skills Mahasiswa Melalui Outbound Berbasis Olahraga Rekreasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Soft Skills Mahasiswa Melalui Outbound Berbasis Olahraga Rekreasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Soft Skills Mahasiswa Melalui Outbound Berbasis Olahraga Rekreasi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55422-olahraga-rekreasi-soft-skill-skills-skil</link>
	<guid isPermaLink="false">cfa3f08cddf5401b0b29988b9f41d483</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 12:52:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ archive team ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[archive,counter,flag,header,page,team]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi perbedaan pengaruh jenis permainan olahraga tim dan individu yang diterapkan dalam program outbound terhadap peningkatan keterampilan komunikasi serta kepemimpinan mahasiswa, sehingga dapat diketahui mana yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Soft Skills Mahasiswa Melalui Outbound Berbasis Olahraga Rekreasi: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi perbedaan pengaruh jenis permainan olahraga tim dan individu yang diterapkan dalam program outbound terhadap peningkatan keterampilan komunikasi serta kepemimpinan mahasiswa, sehingga dapat diketahui mana yang lebih efektif dalam membangun soft skills. Selain itu, diperlukan studi longitudinal untuk menilai apakah peningkatan soft skills yang diperoleh melalui outbound berbasis olahraga rekreasi tetap terjaga setelah enam hingga dua belas bulan, serta mengidentifikasi faktorAcfaktor yang mempengaruhi keberlanjutan kemampuan tersebut. Selanjutnya, sebuah penelitian komparatif antara program outbound berbasis olahraga rekreasi dan pelatihan soft skill tradisional di dalam kelas dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai efektivitas masingAcmasing pendekatan dalam meningkatkan kerja sama, kepercayaan diri, dan kepemimpinan mahasiswa. Dengan mengkaji ketiga aspek tersebut, diharapkan hasil penelitian dapat memperkaya literatur tentang metode pembelajaran nonAcformal, memberikan rekomendasi praktis bagi institusi pendidikan tinggi, serta membantu merancang program pengembangan diri yang lebih adaptif dan berkelanjutan.. Kegiatan outbound berbasis olahraga rekreasi berhasil meningkatkan soft skills mahasiswa, khususnya komunikasi, kerja sama, dan kepemimpinan, sebagaimana dibuktikan oleh tingginya tingkat kepuasan peserta (77% AuBaik SekaliAy, 19% AuBaikAy).Evaluasi menunjukkan bahwa metode ini efektif sebagai strategi pembelajaran nonAcformal yang relevan dan bermanfaat bagi pengembangan karakter mahasiswa.Oleh karena itu, outbound berbasis olahraga rekreasi direkomendasikan untuk diintegrasikan secara berkelanjutan dalam program pengembangan diri di perguruan tinggi serta menjadi model bagi institusi lain Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan dan membangun sikap kepemimpinan serta kerja sama kelompok dalam diri mahasiswa. Soft skills seperti komunikasi, kerja sama, dan kepemimpinan sangat penting untuk mendukung keberhasilan mahasiswa baik dalam kegiatan akademik maupun non-akademik. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan adalah melalui kegiatan outbound berbasis olahraga rekreasi. Program ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan interpersonal dan kolaboratif mahasiswa. Metode kegiatan terdiri dari tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Peningkatan soft skills mahasiswa dilihat dari keterlibatan aktif dalam permainan, hasil refleksi kelompok, serta evaluasi melalui kuesioner yang menilai relevansi kegiatan, manfaat, kerja sama, komunikasi, kepemimpinan, dan kepercayaan diri. Indikator peningkatan soft skills... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/5/olahraga-rekreasi-soft-skill-skills-toward-peran-a-thumb-00de0.webp" title="JURIS - Peningkatan Soft Skills Mahasiswa Melalui Outbound Berbasis Olahraga Rekreasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/5/olahraga-rekreasi-soft-skill-skills-toward-peran-a-thumb-00de0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/5/olahraga-rekreasi-soft-skill-skills-toward-peran-a-thumb-00de0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/5/olahraga-rekreasi-soft-skill-skills-toward-peran-a-thumb-00de0.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Soft Skills Mahasiswa Melalui Outbound Berbasis Olahraga Rekreasi" alt="JURIS - Peningkatan Soft Skills Mahasiswa Melalui Outbound Berbasis Olahraga Rekreasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/5/olahraga-rekreasi-soft-skill-skills-toward-peran-a-thumb-c0955.webp" title="JURIS - Peningkatan Soft Skills Mahasiswa Melalui Outbound Berbasis Olahraga Rekreasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/5/olahraga-rekreasi-soft-skill-skills-toward-peran-a-thumb-c0955.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/5/olahraga-rekreasi-soft-skill-skills-toward-peran-a-thumb-c0955.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/5/olahraga-rekreasi-soft-skill-skills-toward-peran-a-thumb-c0955.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Soft Skills Mahasiswa Melalui Outbound Berbasis Olahraga Rekreasi" alt="JURIS - Peningkatan Soft Skills Mahasiswa Melalui Outbound Berbasis Olahraga Rekreasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/5/olahraga-rekreasi-soft-skill-skills-toward-peran-a-thumb-e43a5.webp" title="JURIS - Peningkatan Soft Skills Mahasiswa Melalui Outbound Berbasis Olahraga Rekreasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/5/olahraga-rekreasi-soft-skill-skills-toward-peran-a-thumb-e43a5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/5/olahraga-rekreasi-soft-skill-skills-toward-peran-a-thumb-e43a5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/5/olahraga-rekreasi-soft-skill-skills-toward-peran-a-thumb-e43a5.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Soft Skills Mahasiswa Melalui Outbound Berbasis Olahraga Rekreasi" alt="JURIS - Peningkatan Soft Skills Mahasiswa Melalui Outbound Berbasis Olahraga Rekreasi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55422-olahraga-rekreasi-soft-skill-skills-skil" title="JURIS - Peningkatan Soft Skills Mahasiswa Melalui Outbound Berbasis Olahraga Rekreasi" target="_blank">Peningkatan Soft Skills Mahasiswa Melalui Outbound Berbasis Olahraga Rekreasi</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi perbedaan pengaruh jenis permainan olahraga tim dan individu yang diterapkan dalam program outbound terhadap peningkatan keterampilan komunikasi serta kepemimpinan mahasiswa, sehingga dapat diketahui mana yang lebih efektif dalam membangun soft skills. Selain itu, diperlukan studi longitudinal untuk menilai apakah peningkatan soft skills yang diperoleh melalui outbound berbasis olahraga rekreasi tetap terjaga setelah enam hingga dua belas bulan, serta mengidentifikasi faktorAcfaktor yang mempengaruhi keberlanjutan kemampuan tersebut. Selanjutnya, sebuah penelitian komparatif antara program outbound berbasis olahraga rekreasi dan pelatihan soft skill tradisional di dalam kelas dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai efektivitas masingAcmasing pendekatan dalam meningkatkan kerja sama, kepercayaan diri, dan kepemimpinan mahasiswa. Dengan mengkaji ketiga aspek tersebut, diharapkan hasil penelitian dapat memperkaya literatur tentang metode pembelajaran nonAcformal, memberikan rekomendasi praktis bagi institusi pendidikan tinggi, serta membantu merancang program pengembangan diri yang lebih adaptif dan berkelanjutan..
<br>Kegiatan outbound berbasis olahraga rekreasi berhasil meningkatkan soft skills mahasiswa, khususnya komunikasi, kerja sama, dan kepemimpinan, sebagaimana dibuktikan oleh tingginya tingkat kepuasan peserta (77% AuBaik SekaliAy, 19% AuBaikAy).Evaluasi menunjukkan bahwa metode ini efektif sebagai strategi pembelajaran nonAcformal yang relevan dan bermanfaat bagi pengembangan karakter mahasiswa.Oleh karena itu, outbound berbasis olahraga rekreasi direkomendasikan untuk diintegrasikan secara berkelanjutan dalam program pengembangan diri di perguruan tinggi serta menjadi model bagi institusi lain
<br>Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan dan membangun sikap kepemimpinan serta kerja sama kelompok dalam diri mahasiswa. Soft skills seperti komunikasi, kerja sama, dan kepemimpinan sangat penting untuk mendukung keberhasilan mahasiswa baik dalam kegiatan akademik maupun non-akademik. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan adalah melalui kegiatan outbound berbasis olahraga rekreasi. Program ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan interpersonal dan kolaboratif mahasiswa. Metode kegiatan terdiri dari tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Peningkatan soft skills mahasiswa dilihat dari keterlibatan aktif dalam permainan, hasil refleksi kelompok, serta evaluasi melalui kuesioner yang menilai relevansi kegiatan, manfaat, kerja sama, komunikasi, kepemimpinan, dan kepercayaan diri. Indikator peningkatan soft skills...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/5/olahraga-rekreasi-soft-skill-skills-toward-peran-a-thumb-00de0.webp" type="image/webp" length="77706" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/5/olahraga-rekreasi-soft-skill-skills-toward-peran-a-thumb-00de0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/5/olahraga-rekreasi-soft-skill-skills-toward-peran-a-thumb-c0955.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/5/olahraga-rekreasi-soft-skill-skills-toward-peran-a-thumb-e43a5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-893-poltekharber.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4309-jurnal-pengabdian-masyarakat-progresif-humanis-brainstorming.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pola Asuh Makan Dan Sanitasi Pada Kejadian Stunting Di Desa Rebalas Wilayah Puskesmas Grati Kabupaten Pasuruan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pola Asuh Makan Dan Sanitasi Pada Kejadian Stunting Di Desa Rebalas Wilayah Puskesmas Grati Kabupaten Pasuruan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pola Asuh Makan Dan Sanitasi Pada Kejadian Stunting Di Desa Rebalas Wilayah Puskesmas Grati Kabupaten Pasuruan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55415-kebiasaan-makan-sanitasi-lingkungan-pola-yuy</link>
	<guid isPermaLink="false">c9356ceef65b3f876ce007e87dfdfbfa</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 11:18:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pola asuh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asuh,pola]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan sebaiknya menggunakan desain longitudinal untuk mengevaluasi hubungan kausal antara pola asuh dan kejadian stunting pada anak balita selama beberapa tahun, sehingga dapat mengidentifikasi faktorAcfaktor kritis yang mempengaruhi pertumbuhan. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pola Asuh, Makan Dan Sanitasi Pada Kejadian Stunting Di Desa Rebalas Wilayah Puskesmas Grati Kabupaten Pasuruan: Penelitian lanjutan sebaiknya menggunakan desain longitudinal untuk mengevaluasi hubungan kausal antara pola asuh dan kejadian stunting pada anak balita selama beberapa tahun, sehingga dapat mengidentifikasi faktorAcfaktor kritis yang mempengaruhi pertumbuhan. Selanjutnya, diperlukan uji intervensi yang menggabungkan pendidikan gizi bagi ibu dengan perbaikan infrastruktur sanitasi di lingkungan rumah, guna menilai efektivitas kombinasi kedua pendekatan dalam menurunkan prevalensi stunting. Selain itu, studi kualitatif yang mendalam diperlukan untuk mengeksplorasi persepsi budaya, kepercayaan, dan hambatan sosial yang memengaruhi praktik pola asuh dan pola makan di komunitas desa, sehingga strategi intervensi dapat disesuaikan dengan konteks lokal dan meningkatkan keberlanjutan program kesehatan masyarakat.. Penelitian ini menemukan bahwa setengah dari 94 responden mengalami stunting, sementara setengah lainnya tidak.Pola asuh, pola makan, dan pola sanitasi yang kurang baik secara signifikan berhubungan dengan tingginya angka stunting pada balita.Sebagian besar balita yang diteliti memiliki stunting ketika ibunya memiliki praktik asuh, kebiasaan makan, atau sanitasi lingkungan yang tidak memadai Stunting merupakan masalah gizi kronis yang dapat menghambat pencapaian perkembangan fisik dan kognitif optimal pada masa depan. Stunting dipengaruhi oleh ketersediaan pangan, pola asuh, dan sanitasi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh pola asuh, pola makan, dan pola sanitasi terhadap kejadian stunting di Desa Rebalas, wilayah Puskesmas Grati, Kabupaten Pasuruan. Penelitian menggunakan desain caseAccontrol dengan populasi anak usia di bawah lima tahun yang dibagi menjadi kelompok stunting dan normal, berjumlah 47 responden dengan rasio 1:1 yang dipilih secara purposive sampling. Variabel independen meliputi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/d/kebiasaan-makan-sanitasi-lingkungan-pola-yuyu-eduk-thumb-4568a.webp" title="JURIS - Pola Asuh, Makan Dan Sanitasi Pada Kejadian Stunting Di Desa Rebalas Wilayah Puskesmas Grati Kabupaten Pasuruan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/kebiasaan-makan-sanitasi-lingkungan-pola-yuyu-eduk-thumb-4568a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/kebiasaan-makan-sanitasi-lingkungan-pola-yuyu-eduk-thumb-4568a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/kebiasaan-makan-sanitasi-lingkungan-pola-yuyu-eduk-thumb-4568a.webp 1x" title="JURIS - Pola Asuh, Makan Dan Sanitasi Pada Kejadian Stunting Di Desa Rebalas Wilayah Puskesmas Grati Kabupaten Pasuruan" alt="JURIS - Pola Asuh, Makan Dan Sanitasi Pada Kejadian Stunting Di Desa Rebalas Wilayah Puskesmas Grati Kabupaten Pasuruan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/d/kebiasaan-makan-sanitasi-lingkungan-pola-yuyu-eduk-thumb-56528.webp" title="JURIS - Pola Asuh, Makan Dan Sanitasi Pada Kejadian Stunting Di Desa Rebalas Wilayah Puskesmas Grati Kabupaten Pasuruan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/kebiasaan-makan-sanitasi-lingkungan-pola-yuyu-eduk-thumb-56528.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/kebiasaan-makan-sanitasi-lingkungan-pola-yuyu-eduk-thumb-56528.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/kebiasaan-makan-sanitasi-lingkungan-pola-yuyu-eduk-thumb-56528.webp 1x" title="JURIS - Pola Asuh, Makan Dan Sanitasi Pada Kejadian Stunting Di Desa Rebalas Wilayah Puskesmas Grati Kabupaten Pasuruan" alt="JURIS - Pola Asuh, Makan Dan Sanitasi Pada Kejadian Stunting Di Desa Rebalas Wilayah Puskesmas Grati Kabupaten Pasuruan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/d/kebiasaan-makan-sanitasi-lingkungan-pola-yuyu-eduk-thumb-aa2ff.webp" title="JURIS - Pola Asuh, Makan Dan Sanitasi Pada Kejadian Stunting Di Desa Rebalas Wilayah Puskesmas Grati Kabupaten Pasuruan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/kebiasaan-makan-sanitasi-lingkungan-pola-yuyu-eduk-thumb-aa2ff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/kebiasaan-makan-sanitasi-lingkungan-pola-yuyu-eduk-thumb-aa2ff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/kebiasaan-makan-sanitasi-lingkungan-pola-yuyu-eduk-thumb-aa2ff.webp 1x" title="JURIS - Pola Asuh, Makan Dan Sanitasi Pada Kejadian Stunting Di Desa Rebalas Wilayah Puskesmas Grati Kabupaten Pasuruan" alt="JURIS - Pola Asuh, Makan Dan Sanitasi Pada Kejadian Stunting Di Desa Rebalas Wilayah Puskesmas Grati Kabupaten Pasuruan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55415-kebiasaan-makan-sanitasi-lingkungan-pola-yuy" title="JURIS - Pola Asuh, Makan Dan Sanitasi Pada Kejadian Stunting Di Desa Rebalas Wilayah Puskesmas Grati Kabupaten Pasuruan" target="_blank">Pola Asuh, Makan Dan Sanitasi Pada Kejadian Stunting Di Desa Rebalas Wilayah Puskesmas Grati Kabupaten Pasuruan</a>: Penelitian lanjutan sebaiknya menggunakan desain longitudinal untuk mengevaluasi hubungan kausal antara pola asuh dan kejadian stunting pada anak balita selama beberapa tahun, sehingga dapat mengidentifikasi faktorAcfaktor kritis yang mempengaruhi pertumbuhan. Selanjutnya, diperlukan uji intervensi yang menggabungkan pendidikan gizi bagi ibu dengan perbaikan infrastruktur sanitasi di lingkungan rumah, guna menilai efektivitas kombinasi kedua pendekatan dalam menurunkan prevalensi stunting. Selain itu, studi kualitatif yang mendalam diperlukan untuk mengeksplorasi persepsi budaya, kepercayaan, dan hambatan sosial yang memengaruhi praktik pola asuh dan pola makan di komunitas desa, sehingga strategi intervensi dapat disesuaikan dengan konteks lokal dan meningkatkan keberlanjutan program kesehatan masyarakat..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa setengah dari 94 responden mengalami stunting, sementara setengah lainnya tidak.Pola asuh, pola makan, dan pola sanitasi yang kurang baik secara signifikan berhubungan dengan tingginya angka stunting pada balita.Sebagian besar balita yang diteliti memiliki stunting ketika ibunya memiliki praktik asuh, kebiasaan makan, atau sanitasi lingkungan yang tidak memadai
<br>Stunting merupakan masalah gizi kronis yang dapat menghambat pencapaian perkembangan fisik dan kognitif optimal pada masa depan. Stunting dipengaruhi oleh ketersediaan pangan, pola asuh, dan sanitasi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh pola asuh, pola makan, dan pola sanitasi terhadap kejadian stunting di Desa Rebalas, wilayah Puskesmas Grati, Kabupaten Pasuruan. Penelitian menggunakan desain caseAccontrol dengan populasi anak usia di bawah lima tahun yang dibagi menjadi kelompok stunting dan normal, berjumlah 47 responden dengan rasio 1:1 yang dipilih secara purposive sampling. Variabel independen meliputi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/d/kebiasaan-makan-sanitasi-lingkungan-pola-yuyu-eduk-thumb-4568a.webp" type="image/webp" length="106816" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/kebiasaan-makan-sanitasi-lingkungan-pola-yuyu-eduk-thumb-4568a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/kebiasaan-makan-sanitasi-lingkungan-pola-yuyu-eduk-thumb-56528.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/kebiasaan-makan-sanitasi-lingkungan-pola-yuyu-eduk-thumb-aa2ff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2259-stikes-majapahit.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10248-medica-majapahit.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dinamika Perkembangan Kognitif Anak melalui Aktivitas Permainan Strategi Tradisional Congklak ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dinamika Perkembangan Kognitif Anak melalui Aktivitas Permainan Strategi Tradisional Congklak ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dinamika Perkembangan Kognitif Anak melalui Aktivitas Permainan Strategi Tradisional Congklak ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55413-pengumpulan-data-analisa-model-kemampuan-kogn</link>
	<guid isPermaLink="false">9fd75a5afcd5ff42bec8f410b625811a</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 10:50:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ dewan editor ]]></category>
	<category><![CDATA[ issue press ]]></category>
	<category><![CDATA[ marhalah al ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,dewan,editor,issue,marhalah,press]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal dengan pendekatan kuantitatif atau mixed-methods pada sampel yang lebih masif guna memvalidasi efektivitas kognitif kearifan lokal secara lebih komprehensif. Selain itu, institusi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dinamika Perkembangan Kognitif Anak melalui Aktivitas Permainan Strategi Tradisional Congklak: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal dengan pendekatan kuantitatif atau mixed-methods pada sampel yang lebih masif guna memvalidasi efektivitas kognitif kearifan lokal secara lebih komprehensif. Selain itu, institusi PAUD dapat mengintegrasikan permainan ini ke dalam pembelajaran dengan pendampingan guru sebagai fasilitator aktif. Penelitian selanjutnya juga dapat mengeksplorasi lebih lanjut tentang bagaimana permainan tradisional dapat digunakan sebagai alat untuk mengembangkan kemampuan kognitif anak, khususnya dalam hal pemecahan masalah dan strategi. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi lebih dalam memahami peran permainan tradisional dalam pendidikan anak usia dini.. Penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan congklak sebagai media pembelajaran mampu menciptakan suasana belajar yang atraktif bagi anak.Selain berfungsi sebagai sarana hiburan, permainan tradisional ini secara efektif menstimulasi berbagai dimensi kognitif, mulai dari kemampuan numerasi dasar hingga kecakapan dalam merancang strategi pemecahan masalah.Implementasi kembali permainan ini menjadi sangat krusial agar generasi muda tetap mengenal warisan budaya yang kaya akan manfaat bagi perkembangan mental mereka Di tengah tingginya paparan media digital pada usia dini, pemanfaatan permainan tradisional congklak sebagai media stimulasi kognitif belum dieksplorasi secara maksimal pada aspek proses berpikirnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam mengenai Dinamika Perkembangan Kognitif Anak melalui Aktivitas Permainan Strategi Tradisional Congklak dengan menggeser fokus dari sekadar hasil akhir numerasi menuju pembentukan pemikiran strategis. Secara spesifik, penelitian ini membedah fungsi eksekutif anak, yakni memori kerja dan pengambilan keputusan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus majemuk. Subjek penelitian melibatkan tiga orang anak usia dini yang dipilih melalui teknik purposive sampling, didukung oleh guru dan orang tua sebagai informan triangulasi. Pengumpulan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/a/pengumpulan-data-analisa-model-kemampuan-kognitif-thumb-45fda.webp" title="JURIS - Dinamika Perkembangan Kognitif Anak melalui Aktivitas Permainan Strategi Tradisional Congklak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/pengumpulan-data-analisa-model-kemampuan-kognitif-thumb-45fda.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/pengumpulan-data-analisa-model-kemampuan-kognitif-thumb-45fda.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/pengumpulan-data-analisa-model-kemampuan-kognitif-thumb-45fda.webp 1x" title="JURIS - Dinamika Perkembangan Kognitif Anak melalui Aktivitas Permainan Strategi Tradisional Congklak" alt="JURIS - Dinamika Perkembangan Kognitif Anak melalui Aktivitas Permainan Strategi Tradisional Congklak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/a/pengumpulan-data-analisa-model-kemampuan-kognitif-thumb-a694f.webp" title="JURIS - Dinamika Perkembangan Kognitif Anak melalui Aktivitas Permainan Strategi Tradisional Congklak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/pengumpulan-data-analisa-model-kemampuan-kognitif-thumb-a694f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/pengumpulan-data-analisa-model-kemampuan-kognitif-thumb-a694f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/pengumpulan-data-analisa-model-kemampuan-kognitif-thumb-a694f.webp 1x" title="JURIS - Dinamika Perkembangan Kognitif Anak melalui Aktivitas Permainan Strategi Tradisional Congklak" alt="JURIS - Dinamika Perkembangan Kognitif Anak melalui Aktivitas Permainan Strategi Tradisional Congklak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/a/pengumpulan-data-analisa-model-kemampuan-kognitif-thumb-8028f.webp" title="JURIS - Dinamika Perkembangan Kognitif Anak melalui Aktivitas Permainan Strategi Tradisional Congklak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/pengumpulan-data-analisa-model-kemampuan-kognitif-thumb-8028f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/pengumpulan-data-analisa-model-kemampuan-kognitif-thumb-8028f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/pengumpulan-data-analisa-model-kemampuan-kognitif-thumb-8028f.webp 1x" title="JURIS - Dinamika Perkembangan Kognitif Anak melalui Aktivitas Permainan Strategi Tradisional Congklak" alt="JURIS - Dinamika Perkembangan Kognitif Anak melalui Aktivitas Permainan Strategi Tradisional Congklak" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55413-pengumpulan-data-analisa-model-kemampuan-kogn" title="JURIS - Dinamika Perkembangan Kognitif Anak melalui Aktivitas Permainan Strategi Tradisional Congklak" target="_blank">Dinamika Perkembangan Kognitif Anak melalui Aktivitas Permainan Strategi Tradisional Congklak</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal dengan pendekatan kuantitatif atau mixed-methods pada sampel yang lebih masif guna memvalidasi efektivitas kognitif kearifan lokal secara lebih komprehensif. Selain itu, institusi PAUD dapat mengintegrasikan permainan ini ke dalam pembelajaran dengan pendampingan guru sebagai fasilitator aktif. Penelitian selanjutnya juga dapat mengeksplorasi lebih lanjut tentang bagaimana permainan tradisional dapat digunakan sebagai alat untuk mengembangkan kemampuan kognitif anak, khususnya dalam hal pemecahan masalah dan strategi. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi lebih dalam memahami peran permainan tradisional dalam pendidikan anak usia dini..
<br>Penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan congklak sebagai media pembelajaran mampu menciptakan suasana belajar yang atraktif bagi anak.Selain berfungsi sebagai sarana hiburan, permainan tradisional ini secara efektif menstimulasi berbagai dimensi kognitif, mulai dari kemampuan numerasi dasar hingga kecakapan dalam merancang strategi pemecahan masalah.Implementasi kembali permainan ini menjadi sangat krusial agar generasi muda tetap mengenal warisan budaya yang kaya akan manfaat bagi perkembangan mental mereka
<br>Di tengah tingginya paparan media digital pada usia dini, pemanfaatan permainan tradisional congklak sebagai media stimulasi kognitif belum dieksplorasi secara maksimal pada aspek proses berpikirnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam mengenai Dinamika Perkembangan Kognitif Anak melalui Aktivitas Permainan Strategi Tradisional Congklak dengan menggeser fokus dari sekadar hasil akhir numerasi menuju pembentukan pemikiran strategis. Secara spesifik, penelitian ini membedah fungsi eksekutif anak, yakni memori kerja dan pengambilan keputusan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus majemuk. Subjek penelitian melibatkan tiga orang anak usia dini yang dipilih melalui teknik purposive sampling, didukung oleh guru dan orang tua sebagai informan triangulasi. Pengumpulan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/a/pengumpulan-data-analisa-model-kemampuan-kognitif-thumb-45fda.webp" type="image/webp" length="99200" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/pengumpulan-data-analisa-model-kemampuan-kognitif-thumb-45fda.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/pengumpulan-data-analisa-model-kemampuan-kognitif-thumb-a694f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/pengumpulan-data-analisa-model-kemampuan-kognitif-thumb-8028f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2292-ycn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10410-jurnal-inovasi-pembelajaran.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24 59 Bulan di Desa Minggir Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24 59 Bulan di Desa Minggir Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24 59 Bulan di Desa Minggir Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55414-daya-tahan-asi-risiko-stunting-balita-anak</link>
	<guid isPermaLink="false">4ad7df67a8db7602c4e56c54280f0a5d</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 10:12:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pola asuh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asuh,pola]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah tiga saran penelitian baru yang dapat dikembangkan: 1. Mengkaji lebih lanjut faktor-faktor penyebab stunting pada balita, termasuk faktor langsung dan tidak langsung, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan di Desa Minggir Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan: Berdasarkan hasil penelitian dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah tiga saran penelitian baru yang dapat dikembangkan: 1. Mengkaji lebih lanjut faktor-faktor penyebab stunting pada balita, termasuk faktor langsung dan tidak langsung, serta intervensi spesifik nutrisi yang dapat mencegah dan mengurangi stunting. 2. Meneliti efek jangka panjang pemberian ASI eksklusif terhadap pertumbuhan dan perkembangan fisik serta kognitif anak, serta hubungannya dengan penurunan risiko stunting. 3. Menganalisis peran pemberdayaan wanita dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting, serta strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan partisipasi dan keterlibatan wanita dalam program-program kesehatan dan gizi.. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Desa Minggir Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan.Balita yang diberi ASI eksklusif sebagian besar tidak mengalami stunting, sedangkan balita non-ASI eksklusif sebagian besar mengalami stunting.Penelitian ini juga menemukan bahwa ASI eksklusif memiliki kontribusi besar terhadap tumbuh kembang dan daya tahan tubuh anak, serta dapat menjadi faktor protektif terhadap stunting.Untuk mencegah dan mengurangi stunting pada balita, selain penerapan ASI eksklusif, juga diperlukan dukungan perbaikan kondisi sosial dan ekonomi, tingkat pendidikan, masalah penyakit infeksi, dan pemberdayaan wanita Stunting adalah masalah gizi kronis pada anak balita yang menyebabkan tinggi anak tidak sesuai dengan usianya. Stunting pada balita memerlukan perhatian khusus karena dapat menghambat perkembangan fisik dan mental anak, yang secara tidak langsung akan berkaitan dengan risiko kesakitan dan kematian. Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 menunjukkan angka prevalensi stunting di Indonesia mencapai 24,4%, dengan Pasuruan memiliki prevalensi 18,10% pada tahun 2021 dan 13,4% pada tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita berusia 24-59 bulan di Desa Mingir. Penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional ini melibatkan 315 responden... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/4/daya-tahan-asi-risiko-stunting-balita-anak-pola-pe-thumb-9fa77.webp" title="JURIS - Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan di Desa Minggir Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/daya-tahan-asi-risiko-stunting-balita-anak-pola-pe-thumb-9fa77.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/daya-tahan-asi-risiko-stunting-balita-anak-pola-pe-thumb-9fa77.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/daya-tahan-asi-risiko-stunting-balita-anak-pola-pe-thumb-9fa77.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan di Desa Minggir Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan" alt="JURIS - Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan di Desa Minggir Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/daya-tahan-asi-risiko-stunting-balita-anak-pola-pe-thumb-ee725.webp" title="JURIS - Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan di Desa Minggir Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/daya-tahan-asi-risiko-stunting-balita-anak-pola-pe-thumb-ee725.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/daya-tahan-asi-risiko-stunting-balita-anak-pola-pe-thumb-ee725.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/daya-tahan-asi-risiko-stunting-balita-anak-pola-pe-thumb-ee725.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan di Desa Minggir Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan" alt="JURIS - Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan di Desa Minggir Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/daya-tahan-asi-risiko-stunting-balita-anak-pola-pe-thumb-121ca.webp" title="JURIS - Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan di Desa Minggir Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/daya-tahan-asi-risiko-stunting-balita-anak-pola-pe-thumb-121ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/daya-tahan-asi-risiko-stunting-balita-anak-pola-pe-thumb-121ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/daya-tahan-asi-risiko-stunting-balita-anak-pola-pe-thumb-121ca.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan di Desa Minggir Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan" alt="JURIS - Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan di Desa Minggir Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55414-daya-tahan-asi-risiko-stunting-balita-anak" title="JURIS - Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan di Desa Minggir Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan" target="_blank">Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan di Desa Minggir Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan</a>: Berdasarkan hasil penelitian dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah tiga saran penelitian baru yang dapat dikembangkan: 1. Mengkaji lebih lanjut faktor-faktor penyebab stunting pada balita, termasuk faktor langsung dan tidak langsung, serta intervensi spesifik nutrisi yang dapat mencegah dan mengurangi stunting. 2. Meneliti efek jangka panjang pemberian ASI eksklusif terhadap pertumbuhan dan perkembangan fisik serta kognitif anak, serta hubungannya dengan penurunan risiko stunting. 3. Menganalisis peran pemberdayaan wanita dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting, serta strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan partisipasi dan keterlibatan wanita dalam program-program kesehatan dan gizi..
<br>Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Desa Minggir Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan.Balita yang diberi ASI eksklusif sebagian besar tidak mengalami stunting, sedangkan balita non-ASI eksklusif sebagian besar mengalami stunting.Penelitian ini juga menemukan bahwa ASI eksklusif memiliki kontribusi besar terhadap tumbuh kembang dan daya tahan tubuh anak, serta dapat menjadi faktor protektif terhadap stunting.Untuk mencegah dan mengurangi stunting pada balita, selain penerapan ASI eksklusif, juga diperlukan dukungan perbaikan kondisi sosial dan ekonomi, tingkat pendidikan, masalah penyakit infeksi, dan pemberdayaan wanita
<br>Stunting adalah masalah gizi kronis pada anak balita yang menyebabkan tinggi anak tidak sesuai dengan usianya. Stunting pada balita memerlukan perhatian khusus karena dapat menghambat perkembangan fisik dan mental anak, yang secara tidak langsung akan berkaitan dengan risiko kesakitan dan kematian. Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 menunjukkan angka prevalensi stunting di Indonesia mencapai 24,4%, dengan Pasuruan memiliki prevalensi 18,10% pada tahun 2021 dan 13,4% pada tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita berusia 24-59 bulan di Desa Mingir. Penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional ini melibatkan 315 responden...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/4/daya-tahan-asi-risiko-stunting-balita-anak-pola-pe-thumb-9fa77.webp" type="image/webp" length="100728" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/daya-tahan-asi-risiko-stunting-balita-anak-pola-pe-thumb-9fa77.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/daya-tahan-asi-risiko-stunting-balita-anak-pola-pe-thumb-ee725.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/daya-tahan-asi-risiko-stunting-balita-anak-pola-pe-thumb-121ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2259-stikes-majapahit.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10248-medica-majapahit.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pentingnya Etika Pendidikan Untuk Menjaga Integritas Guru ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pentingnya Etika Pendidikan Untuk Menjaga Integritas Guru ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pentingnya Etika Pendidikan Untuk Menjaga Integritas Guru ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55411-organisasi-profesi-ibi-kode-etik</link>
	<guid isPermaLink="false">026b629d310f454338b4e7499a3fac61</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 10:12:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ menu penulis ]]></category>
	<category><![CDATA[ kirim naskah ]]></category>
	<category><![CDATA[ dewan editor ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dewan,editor,kirim,menu,naskah,penulis]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diselidiki bagaimana guru menilai efektivitas pelatihan etika yang diselenggarakan oleh PGRI dan seberapa besar pelatihan tersebut memengaruhi penerapan kode etik di kelas. Kedua, kajian perbandingan antara tingkat pelanggaran etika guru ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pentingnya Etika Pendidikan Untuk Menjaga Integritas Guru: Pertama, perlu diselidiki bagaimana guru menilai efektivitas pelatihan etika yang diselenggarakan oleh PGRI dan seberapa besar pelatihan tersebut memengaruhi penerapan kode etik di kelas. Kedua, kajian perbandingan antara tingkat pelanggaran etika guru di Indonesia dengan negara-negara ASEAN dapat mengungkap faktor-faktor struktural yang memicu kurangnya implementasi. Ketiga, studi eksperimental dapat diadakan untuk mengevaluasi dampak program eAclearning tentang peningkatan kompetensi sosial dan moral guru, dengan menerapkan modul interaktif dan simulasi situasi etis. Keempat, penelitian longitudinal dapat memantau perubahan sikap guru terhadap kode etik setelah mengikuti pelatihan tersebut. Kelima, analisis data sekunder dari portal resmi PGRI dapat diolah untuk menilai korelasi antara kepatuhan kode etik dan kebahagiaan kerja guru. E, pendekatan partisipatif melibatkan siswa untuk memberikan umpan balik tentang integritas guru dapat menambah dimensi evaluasi. Ketujuh, pengembangan aplikasi mobile yang memandu guru dalam membuat keputusan etis di ruang kelas dapat diuji coba melalui studi kasus. Kedelapan, penelitian kualitatif mendalam menggali cerita guru yang berhasil menegakkan etika meski menghadapi tekanan kerja membantu menyusun praktik terbaik. Kesembilan, integrasi antara pelatihan etika dan penilaian kompetensi pembelajaran dapat diuji secara kuasiAceksperimental untuk melihat sinergi positif. Semua indistial pun diharapkan memperkuat integritas guru dan memajukan pendidikan di Indonesia.. Etika profesi guru merupakan landasan penting dalam pelaksanaan pendidikan yang bermutu dan berkarakter.Namun, pemahaman konseptual belum sepenuhnya terimplementasi secara optimal, dipengaruhi oleh faktor struktural seperti minimnya pelatihan, beban kerja, dan lemahnya penegakan sanksi.Kontribusi etika profesi guru terlihat dalam penciptaan pembelajaran aman, nyaman dan bermutu, sehingga diperlukan peran organisasi profesi untuk memperkuat integritas dan penegakan kode etik Etika profesi guru merupakan landasan fundamental bagi seorang guru untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu dan berintegritas. Guru tidak hanya menyampaikan materi pembelajaran saja, akan tetapi guru harus mampu menjadi teladan yang baik bagi seorang murid. Namun, kondisi nyata menunjukan bahwa belum semua guru memahami dan menerapkan nilai-nilai etika dalam pendidikan sehingga hal tersebut akan berdampak negatif bagi pendidikan di Indonesia. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengkaji etika profesi guru dalam dunia pendidikan mengenai pelaksanaan dan faktor yang mempengaruhi pelanggaran etik tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur (literature review) dengan menelaah artikel-artikel yang relevan A. Hasil kajian dalam penelitian ini menunjukkan bahwa secara konseptual guru telah memahami etika profesi dan etik keguruan,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/f/organisasi-profesi-ibi-kode-etik-guru-kompetensi-s-thumb-d8fda.webp" title="JURIS - Pentingnya Etika Pendidikan Untuk Menjaga Integritas Guru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/organisasi-profesi-ibi-kode-etik-guru-kompetensi-s-thumb-d8fda.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/organisasi-profesi-ibi-kode-etik-guru-kompetensi-s-thumb-d8fda.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/organisasi-profesi-ibi-kode-etik-guru-kompetensi-s-thumb-d8fda.webp 1x" title="JURIS - Pentingnya Etika Pendidikan Untuk Menjaga Integritas Guru" alt="JURIS - Pentingnya Etika Pendidikan Untuk Menjaga Integritas Guru" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/f/organisasi-profesi-ibi-kode-etik-guru-kompetensi-s-thumb-7cf94.webp" title="JURIS - Pentingnya Etika Pendidikan Untuk Menjaga Integritas Guru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/organisasi-profesi-ibi-kode-etik-guru-kompetensi-s-thumb-7cf94.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/organisasi-profesi-ibi-kode-etik-guru-kompetensi-s-thumb-7cf94.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/organisasi-profesi-ibi-kode-etik-guru-kompetensi-s-thumb-7cf94.webp 1x" title="JURIS - Pentingnya Etika Pendidikan Untuk Menjaga Integritas Guru" alt="JURIS - Pentingnya Etika Pendidikan Untuk Menjaga Integritas Guru" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/f/organisasi-profesi-ibi-kode-etik-guru-kompetensi-s-thumb-c6cd5.webp" title="JURIS - Pentingnya Etika Pendidikan Untuk Menjaga Integritas Guru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/organisasi-profesi-ibi-kode-etik-guru-kompetensi-s-thumb-c6cd5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/organisasi-profesi-ibi-kode-etik-guru-kompetensi-s-thumb-c6cd5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/organisasi-profesi-ibi-kode-etik-guru-kompetensi-s-thumb-c6cd5.webp 1x" title="JURIS - Pentingnya Etika Pendidikan Untuk Menjaga Integritas Guru" alt="JURIS - Pentingnya Etika Pendidikan Untuk Menjaga Integritas Guru" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55411-organisasi-profesi-ibi-kode-etik" title="JURIS - Pentingnya Etika Pendidikan Untuk Menjaga Integritas Guru" target="_blank">Pentingnya Etika Pendidikan Untuk Menjaga Integritas Guru</a>: Pertama, perlu diselidiki bagaimana guru menilai efektivitas pelatihan etika yang diselenggarakan oleh PGRI dan seberapa besar pelatihan tersebut memengaruhi penerapan kode etik di kelas. Kedua, kajian perbandingan antara tingkat pelanggaran etika guru di Indonesia dengan negara-negara ASEAN dapat mengungkap faktor-faktor struktural yang memicu kurangnya implementasi. Ketiga, studi eksperimental dapat diadakan untuk mengevaluasi dampak program eAclearning tentang peningkatan kompetensi sosial dan moral guru, dengan menerapkan modul interaktif dan simulasi situasi etis. Keempat, penelitian longitudinal dapat memantau perubahan sikap guru terhadap kode etik setelah mengikuti pelatihan tersebut. Kelima, analisis data sekunder dari portal resmi PGRI dapat diolah untuk menilai korelasi antara kepatuhan kode etik dan kebahagiaan kerja guru. E, pendekatan partisipatif melibatkan siswa untuk memberikan umpan balik tentang integritas guru dapat menambah dimensi evaluasi. Ketujuh, pengembangan aplikasi mobile yang memandu guru dalam membuat keputusan etis di ruang kelas dapat diuji coba melalui studi kasus. Kedelapan, penelitian kualitatif mendalam menggali cerita guru yang berhasil menegakkan etika meski menghadapi tekanan kerja membantu menyusun praktik terbaik. Kesembilan, integrasi antara pelatihan etika dan penilaian kompetensi pembelajaran dapat diuji secara kuasiAceksperimental untuk melihat sinergi positif. Semua indistial pun diharapkan memperkuat integritas guru dan memajukan pendidikan di Indonesia..
<br>Etika profesi guru merupakan landasan penting dalam pelaksanaan pendidikan yang bermutu dan berkarakter.Namun, pemahaman konseptual belum sepenuhnya terimplementasi secara optimal, dipengaruhi oleh faktor struktural seperti minimnya pelatihan, beban kerja, dan lemahnya penegakan sanksi.Kontribusi etika profesi guru terlihat dalam penciptaan pembelajaran aman, nyaman dan bermutu, sehingga diperlukan peran organisasi profesi untuk memperkuat integritas dan penegakan kode etik
<br>Etika profesi guru merupakan landasan fundamental bagi seorang guru untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu dan berintegritas. Guru tidak hanya menyampaikan materi pembelajaran saja, akan tetapi guru harus mampu menjadi teladan yang baik bagi seorang murid. Namun, kondisi nyata menunjukan bahwa belum semua guru memahami dan menerapkan nilai-nilai etika dalam pendidikan sehingga hal tersebut akan berdampak negatif bagi pendidikan di Indonesia. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengkaji etika profesi guru dalam dunia pendidikan mengenai pelaksanaan dan faktor yang mempengaruhi pelanggaran etik tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur (literature review) dengan menelaah artikel-artikel yang relevan A. Hasil kajian dalam penelitian ini menunjukkan bahwa secara konseptual guru telah memahami etika profesi dan etik keguruan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/f/organisasi-profesi-ibi-kode-etik-guru-kompetensi-s-thumb-d8fda.webp" type="image/webp" length="83898" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/organisasi-profesi-ibi-kode-etik-guru-kompetensi-s-thumb-d8fda.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/organisasi-profesi-ibi-kode-etik-guru-kompetensi-s-thumb-7cf94.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/organisasi-profesi-ibi-kode-etik-guru-kompetensi-s-thumb-c6cd5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2292-ycn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10412-guideline-jurnal-bimbingan-konseling-psikologi-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penggunaan Gawai terhadap Perubahan Perilaku Impulsif pada Siswa Sekolah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penggunaan Gawai terhadap Perubahan Perilaku Impulsif pada Siswa Sekolah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penggunaan Gawai terhadap Perubahan Perilaku Impulsif pada Siswa Sekolah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55419-perilaku-impulsif-pembelian-kont</link>
	<guid isPermaLink="false">2fe2160b48efbe8832e650d5f17904cf</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 10:01:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ dewan editor ]]></category>
	<category><![CDATA[ issue press ]]></category>
	<category><![CDATA[ marhalah al ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,dewan,editor,issue,marhalah,press]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji bagaimana studi longitudinal dengan desain mixedAcmethods melibatkan 30Ac40 siswa dari berbagai kota di Kalimantan dapat memperluas temuan tentang hubungan antara intensitas penggunaan gawai, kesadaran tanpa tindakan, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penggunaan Gawai terhadap Perubahan Perilaku Impulsif pada Siswa Sekolah: Penelitian selanjutnya dapat menguji bagaimana studi longitudinal dengan desain mixedAcmethods melibatkan 30Ac40 siswa dari berbagai kota di Kalimantan dapat memperluas temuan tentang hubungan antara intensitas penggunaan gawai, kesadaran tanpa tindakan, dan perubahan perilaku impulsif, sehingga memungkinkan generalisasi yang lebih kuat. Selanjutnya, eksperimen terkontrol dengan desain preAcpost dapat mengevaluasi efektivitas program digital detox terstruktur selama empat minggu yang dipadukan dengan pelatihan regulasi diri berbasis mindfulness dalam meningkatkan kontrol diri serta mengurangi impulsive buying pada remaja, memberikan bukti empiris tentang intervensi yang dapat diterapkan di sekolah. Selain itu, penelitian triangulasi yang menggabungkan data objektif screenActime dari perangkat, wawancara dengan orang tua dan guru, serta observasi perilaku digital harian dapat memperdalam pemahaman tentang mekanisme yang menghubungkan nomophobia, prokrastinasi akademik, dan gangguan tidur, sehingga membuka peluang untuk pengembangan strategi intervensi yang lebih holistik dan berbasis bukti.. Studi kasus eksploratif ini mengungkap bahwa penggunaan gawai yang intensif dan tidak terkendali berasosiasi dengan melemahnya regulasi diri serta peningkatan perilaku impulsif pada kedua partisipan di Kota Palangka Raya.Temuan mengidentifikasi tiga jalur manifestasiAikonsumtif (impulsive buying), emosional (kecemasan saat koneksi terputus/nomophobia), dan akademik (prokrastinasi akibat distorsi waktu tidur)Aiserta fenomena Aokesadaran tanpa tindakanAo yang dijelaskan oleh Strength Model of SelfAcControl.Meskipun tidak dapat digeneralisasikan, penelitian ini memberi kontribusi komplementer dengan menyoroti proses psikologis subjektif yang jarang terdokumentasi dalam literatur kuantitatif Penggunaan gawai yang intensif berpotensi melemahkan kontrol diri dan memicu perilaku impulsif pada siswa sekolah, namun proses subjektif di balik fenomena ini masih jarang dieksplorasi secara mendalam. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dinamika perilaku impulsif yang muncul akibat penggunaan gawai berlebihan pada dua siswa di Kota Palangka Raya melalui pendekatan studi kasus eksploratif. Dua siswa dengan intensitas penggunaan gawai tinggi dipilih sebagai partisipan melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/1/perilaku-impulsif-pembelian-kontrol-kecanduan-smar-thumb-424d0.webp" title="JURIS - Penggunaan Gawai terhadap Perubahan Perilaku Impulsif pada Siswa Sekolah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/perilaku-impulsif-pembelian-kontrol-kecanduan-smar-thumb-424d0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/perilaku-impulsif-pembelian-kontrol-kecanduan-smar-thumb-424d0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/perilaku-impulsif-pembelian-kontrol-kecanduan-smar-thumb-424d0.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Gawai terhadap Perubahan Perilaku Impulsif pada Siswa Sekolah" alt="JURIS - Penggunaan Gawai terhadap Perubahan Perilaku Impulsif pada Siswa Sekolah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/perilaku-impulsif-pembelian-kontrol-kecanduan-smar-thumb-9f4d4.webp" title="JURIS - Penggunaan Gawai terhadap Perubahan Perilaku Impulsif pada Siswa Sekolah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/perilaku-impulsif-pembelian-kontrol-kecanduan-smar-thumb-9f4d4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/perilaku-impulsif-pembelian-kontrol-kecanduan-smar-thumb-9f4d4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/perilaku-impulsif-pembelian-kontrol-kecanduan-smar-thumb-9f4d4.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Gawai terhadap Perubahan Perilaku Impulsif pada Siswa Sekolah" alt="JURIS - Penggunaan Gawai terhadap Perubahan Perilaku Impulsif pada Siswa Sekolah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/perilaku-impulsif-pembelian-kontrol-kecanduan-smar-thumb-b1209.webp" title="JURIS - Penggunaan Gawai terhadap Perubahan Perilaku Impulsif pada Siswa Sekolah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/perilaku-impulsif-pembelian-kontrol-kecanduan-smar-thumb-b1209.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/perilaku-impulsif-pembelian-kontrol-kecanduan-smar-thumb-b1209.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/perilaku-impulsif-pembelian-kontrol-kecanduan-smar-thumb-b1209.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Gawai terhadap Perubahan Perilaku Impulsif pada Siswa Sekolah" alt="JURIS - Penggunaan Gawai terhadap Perubahan Perilaku Impulsif pada Siswa Sekolah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55419-perilaku-impulsif-pembelian-kont" title="JURIS - Penggunaan Gawai terhadap Perubahan Perilaku Impulsif pada Siswa Sekolah" target="_blank">Penggunaan Gawai terhadap Perubahan Perilaku Impulsif pada Siswa Sekolah</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji bagaimana studi longitudinal dengan desain mixedAcmethods melibatkan 30Ac40 siswa dari berbagai kota di Kalimantan dapat memperluas temuan tentang hubungan antara intensitas penggunaan gawai, kesadaran tanpa tindakan, dan perubahan perilaku impulsif, sehingga memungkinkan generalisasi yang lebih kuat. Selanjutnya, eksperimen terkontrol dengan desain preAcpost dapat mengevaluasi efektivitas program digital detox terstruktur selama empat minggu yang dipadukan dengan pelatihan regulasi diri berbasis mindfulness dalam meningkatkan kontrol diri serta mengurangi impulsive buying pada remaja, memberikan bukti empiris tentang intervensi yang dapat diterapkan di sekolah. Selain itu, penelitian triangulasi yang menggabungkan data objektif screenActime dari perangkat, wawancara dengan orang tua dan guru, serta observasi perilaku digital harian dapat memperdalam pemahaman tentang mekanisme yang menghubungkan nomophobia, prokrastinasi akademik, dan gangguan tidur, sehingga membuka peluang untuk pengembangan strategi intervensi yang lebih holistik dan berbasis bukti..
<br>Studi kasus eksploratif ini mengungkap bahwa penggunaan gawai yang intensif dan tidak terkendali berasosiasi dengan melemahnya regulasi diri serta peningkatan perilaku impulsif pada kedua partisipan di Kota Palangka Raya.Temuan mengidentifikasi tiga jalur manifestasiAikonsumtif (impulsive buying), emosional (kecemasan saat koneksi terputus/nomophobia), dan akademik (prokrastinasi akibat distorsi waktu tidur)Aiserta fenomena Aokesadaran tanpa tindakanAo yang dijelaskan oleh Strength Model of SelfAcControl.Meskipun tidak dapat digeneralisasikan, penelitian ini memberi kontribusi komplementer dengan menyoroti proses psikologis subjektif yang jarang terdokumentasi dalam literatur kuantitatif
<br>Penggunaan gawai yang intensif berpotensi melemahkan kontrol diri dan memicu perilaku impulsif pada siswa sekolah, namun proses subjektif di balik fenomena ini masih jarang dieksplorasi secara mendalam. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dinamika perilaku impulsif yang muncul akibat penggunaan gawai berlebihan pada dua siswa di Kota Palangka Raya melalui pendekatan studi kasus eksploratif. Dua siswa dengan intensitas penggunaan gawai tinggi dipilih sebagai partisipan melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/1/perilaku-impulsif-pembelian-kontrol-kecanduan-smar-thumb-424d0.webp" type="image/webp" length="99828" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/perilaku-impulsif-pembelian-kontrol-kecanduan-smar-thumb-424d0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/perilaku-impulsif-pembelian-kontrol-kecanduan-smar-thumb-9f4d4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/perilaku-impulsif-pembelian-kontrol-kecanduan-smar-thumb-b1209.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2292-ycn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10410-jurnal-inovasi-pembelajaran.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Keterkaitan Pengembangan Karir dan Stres Ekrja Perawat di RSU Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Keterkaitan Pengembangan Karir dan Stres Ekrja Perawat di RSU Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Keterkaitan Pengembangan Karir dan Stres Ekrja Perawat di RSU Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55416-ratarata-skor-stres-pengembangan-karir-dosen-penge</link>
	<guid isPermaLink="false">72ce0f06d602e2d796b7a6826e4ead8a</guid>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 09:27:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pola asuh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asuh,pola]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Sebagai langkah pengembangan, perlu diteliti dampak program mentoring karir berbasis teknologi terhadap tingkat stres kerja per ceased perawat, mengukur perubahan skor stres sebelum dan sesudah mengikuti program. Usulan tambahan mengkaji peran kepemimpinan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Keterkaitan Pengembangan Karir dan Stres Ekrja Perawat di RSU Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan: Sebagai langkah pengembangan, perlu diteliti dampak program mentoring karir berbasis teknologi terhadap tingkat stres kerja per ceased perawat, mengukur perubahan skor stres sebelum dan sesudah mengikuti program. Usulan tambahan mengkaji peran kepemimpinan transformasional di unit perawatan intensif sebagai moderator antara pengembangan karir dan stres, guna memahami mekanisme pemediasi. Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi hubungan antara fleksibilitas jadwal kerja dan persepsi pengembangan karir, serta dampaknya pada retensi tenaga perawat di lingkungan rumah sakit swasta.. Penelitian menemukan hubungan kuat antara pengembangan karir dan stres kerja pada perawat RSU Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan, dengan koefisien korelasi 0,573.Perawat yang mengalami pengembangan karir positif cenderung mengalamin stres kerja ringan, sementara yang merasakan pengembangan karir negatif cenderung mengalamin stres kerja sedang.Kesimpulan menekankan pentingnya manajemen pengembangan karir untuk mengurangi stres kerja perawat Para perawat bekerja dengan menyediakan perawatan 24 jam kepada pasien, sehingga mereka dihadapkan uusuA pada beban emosional yang beragam. Salah satu penyebab ketidakpuasan kerja terkait kepuasan karir yang didapatkan. Penelitian ini bertujuan menentukan hubungan antara pengembangan karir dan stres kerja pada perawat. Metode yang digunakan adalah desain korelasional dengan pendekatan crossAcsectional. Populasi studi terdiri dari semua perawat di ruang rawat inap RSU Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan, sebanyak 65 perawat, dan sampel diambil secara acak sederhana sebanyak 56 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan diuji menggunakan uji SpearmanAcRho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/1/ratarata-skor-stres-pengembangan-karir-dosen-peraw-thumb-c42bf.webp" title="JURIS - Keterkaitan Pengembangan Karir dan Stres Ekrja Perawat di RSU Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/ratarata-skor-stres-pengembangan-karir-dosen-peraw-thumb-c42bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/ratarata-skor-stres-pengembangan-karir-dosen-peraw-thumb-c42bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/ratarata-skor-stres-pengembangan-karir-dosen-peraw-thumb-c42bf.webp 1x" title="JURIS - Keterkaitan Pengembangan Karir dan Stres Ekrja Perawat di RSU Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan" alt="JURIS - Keterkaitan Pengembangan Karir dan Stres Ekrja Perawat di RSU Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/1/ratarata-skor-stres-pengembangan-karir-dosen-peraw-thumb-e7716.webp" title="JURIS - Keterkaitan Pengembangan Karir dan Stres Ekrja Perawat di RSU Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/ratarata-skor-stres-pengembangan-karir-dosen-peraw-thumb-e7716.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/ratarata-skor-stres-pengembangan-karir-dosen-peraw-thumb-e7716.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/ratarata-skor-stres-pengembangan-karir-dosen-peraw-thumb-e7716.webp 1x" title="JURIS - Keterkaitan Pengembangan Karir dan Stres Ekrja Perawat di RSU Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan" alt="JURIS - Keterkaitan Pengembangan Karir dan Stres Ekrja Perawat di RSU Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/1/ratarata-skor-stres-pengembangan-karir-dosen-peraw-thumb-d4a3f.webp" title="JURIS - Keterkaitan Pengembangan Karir dan Stres Ekrja Perawat di RSU Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/ratarata-skor-stres-pengembangan-karir-dosen-peraw-thumb-d4a3f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/ratarata-skor-stres-pengembangan-karir-dosen-peraw-thumb-d4a3f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/ratarata-skor-stres-pengembangan-karir-dosen-peraw-thumb-d4a3f.webp 1x" title="JURIS - Keterkaitan Pengembangan Karir dan Stres Ekrja Perawat di RSU Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan" alt="JURIS - Keterkaitan Pengembangan Karir dan Stres Ekrja Perawat di RSU Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55416-ratarata-skor-stres-pengembangan-karir-dosen-penge" title="JURIS - Keterkaitan Pengembangan Karir dan Stres Ekrja Perawat di RSU Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan" target="_blank">Keterkaitan Pengembangan Karir dan Stres Ekrja Perawat di RSU Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan</a>: Sebagai langkah pengembangan, perlu diteliti dampak program mentoring karir berbasis teknologi terhadap tingkat stres kerja per ceased perawat, mengukur perubahan skor stres sebelum dan sesudah mengikuti program. Usulan tambahan mengkaji peran kepemimpinan transformasional di unit perawatan intensif sebagai moderator antara pengembangan karir dan stres, guna memahami mekanisme pemediasi. Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi hubungan antara fleksibilitas jadwal kerja dan persepsi pengembangan karir, serta dampaknya pada retensi tenaga perawat di lingkungan rumah sakit swasta..
<br>Penelitian menemukan hubungan kuat antara pengembangan karir dan stres kerja pada perawat RSU Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan, dengan koefisien korelasi 0,573.Perawat yang mengalami pengembangan karir positif cenderung mengalamin stres kerja ringan, sementara yang merasakan pengembangan karir negatif cenderung mengalamin stres kerja sedang.Kesimpulan menekankan pentingnya manajemen pengembangan karir untuk mengurangi stres kerja perawat
<br>Para perawat bekerja dengan menyediakan perawatan 24 jam kepada pasien, sehingga mereka dihadapkan uusuA pada beban emosional yang beragam. Salah satu penyebab ketidakpuasan kerja terkait kepuasan karir yang didapatkan. Penelitian ini bertujuan menentukan hubungan antara pengembangan karir dan stres kerja pada perawat. Metode yang digunakan adalah desain korelasional dengan pendekatan crossAcsectional. Populasi studi terdiri dari semua perawat di ruang rawat inap RSU Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan, sebanyak 65 perawat, dan sampel diambil secara acak sederhana sebanyak 56 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan diuji menggunakan uji SpearmanAcRho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/1/ratarata-skor-stres-pengembangan-karir-dosen-peraw-thumb-c42bf.webp" type="image/webp" length="95336" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/ratarata-skor-stres-pengembangan-karir-dosen-peraw-thumb-c42bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/ratarata-skor-stres-pengembangan-karir-dosen-peraw-thumb-e7716.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/ratarata-skor-stres-pengembangan-karir-dosen-peraw-thumb-d4a3f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2259-stikes-majapahit.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10248-medica-majapahit.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 21 Jul 2026 17:13:25 +0700. 24 items. Served in: 4.764 seconds [rss] -->
