<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sat, 04 Apr 2026 07:29:31 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 07:29:31 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-04T07:29:31+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Bioadsorben dalam Pengolahan Limbah Warna Methyl Orange dengan Menggunakan Kulit Buah Kakao Theobroma cacao L ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Bioadsorben dalam Pengolahan Limbah Warna Methyl Orange dengan Menggunakan Kulit Buah Kakao Theobroma cacao L ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Bioadsorben dalam Pengolahan Limbah Warna Methyl Orange dengan Menggunakan Kulit Buah Kakao Theobroma cacao L ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33470-kapasitas-adsorpsi-ion-kinetika-k2-air-li</link>
	<guid isPermaLink="false">6b54bade1bebea505a94d7eb1800d0e9</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 06:31:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sintesis pan ]]></category>
	<category><![CDATA[ alif ripaldi ]]></category>
	<category><![CDATA[ dyah nirmala ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alif,dyah,nirmala,pan,ripaldi,sintesis]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk mengembangkan potensi kulit buah kakao sebagai bioadsorben. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengoptimalkan proses aktivasi kulit ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Bioadsorben dalam Pengolahan Limbah Warna Methyl Orange dengan Menggunakan Kulit Buah Kakao (Theobroma cacao L): Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk mengembangkan potensi kulit buah kakao sebagai bioadsorben. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengoptimalkan proses aktivasi kulit buah kakao, misalnya dengan menggunakan metode aktivasi yang berbeda atau memvariasikan parameter aktivasi seperti suhu dan waktu, guna meningkatkan luas permukaan dan volume pori adsorben secara signifikan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada studi kinetika adsorpsi yang lebih mendalam, termasuk penentuan mekanisme adsorpsi dan pengaruh berbagai faktor seperti suhu, pH, dan konsentrasi zat warna terhadap laju adsorpsi. Ketiga, perlu dilakukan penelitian untuk menguji efektivitas bioadsorben kulit buah kakao dalam mengadsorpsi berbagai jenis zat warna tekstil lainnya, serta menguji efektivitasnya dalam kondisi limbah yang lebih kompleks, seperti limbah yang mengandung berbagai jenis polutan organik dan anorganik. Dengan demikian, dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai potensi dan batasan bioadsorben kulit buah kakao dalam aplikasi pengolahan limbah cair tekstil.. Berdasarkan penelitian, dapat disimpulkan bahwa kulit buah kakao dapat dimanfaatkan sebagai bioadsorben efektif dalam penyisihan zat warna Methyl orange dari limbah cair tekstil.Kondisi optimum dicapai pada laju alir 25 ml/menit dan pH 7, dengan kapasitas adsorpsi sebesar 19,81 mg/g berdasarkan model Thomas.Aktivasi basa mampu meningkatkan kemampuan adsorpsi meskipun berpengaruh pada parameter COD dan TSS.Secara keseluruhan, hasil ini menunjukkan bahwa potensi kulit buah kakao sebagai alternatif adsorben ramah lingkungan dalam pengolahan limbah cair industri tekstil Kulit buah kakao mengandung serat kasar, selulosa, hemiselulosa, dan lignin sehingga berpotensi untuk dijadikan adsorben. Limbah cair tekstil umumnya mengandung zat warna yang sulit terurai dan berpotensi mencemari lingkungan, salah satunya adalah methyl orange (MO) yang bersifat toksik dan mutagenik. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas kulit buah kakao sebagai bioadsorben dalam penyisihan MO dari limbah cair. Proses adsorpsi dilakukan menggunakan kolom packed bed dengan berat unggun kakao sebanyak... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/d/kapasitas-adsorpsi-ion-kinetika-k2-air-limbah-zat-thumb-90a17.webp" title="JURIS - Efektivitas Bioadsorben dalam Pengolahan Limbah Warna Methyl Orange dengan Menggunakan Kulit Buah Kakao (Theobroma cacao L)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/kapasitas-adsorpsi-ion-kinetika-k2-air-limbah-zat-thumb-90a17.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/kapasitas-adsorpsi-ion-kinetika-k2-air-limbah-zat-thumb-90a17.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/kapasitas-adsorpsi-ion-kinetika-k2-air-limbah-zat-thumb-90a17.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Bioadsorben dalam Pengolahan Limbah Warna Methyl Orange dengan Menggunakan Kulit Buah Kakao (Theobroma cacao L)" alt="JURIS - Efektivitas Bioadsorben dalam Pengolahan Limbah Warna Methyl Orange dengan Menggunakan Kulit Buah Kakao (Theobroma cacao L)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/kapasitas-adsorpsi-ion-kinetika-k2-air-limbah-zat-thumb-7fd9e.webp" title="JURIS - Efektivitas Bioadsorben dalam Pengolahan Limbah Warna Methyl Orange dengan Menggunakan Kulit Buah Kakao (Theobroma cacao L)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/kapasitas-adsorpsi-ion-kinetika-k2-air-limbah-zat-thumb-7fd9e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/kapasitas-adsorpsi-ion-kinetika-k2-air-limbah-zat-thumb-7fd9e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/kapasitas-adsorpsi-ion-kinetika-k2-air-limbah-zat-thumb-7fd9e.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Bioadsorben dalam Pengolahan Limbah Warna Methyl Orange dengan Menggunakan Kulit Buah Kakao (Theobroma cacao L)" alt="JURIS - Efektivitas Bioadsorben dalam Pengolahan Limbah Warna Methyl Orange dengan Menggunakan Kulit Buah Kakao (Theobroma cacao L)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/kapasitas-adsorpsi-ion-kinetika-k2-air-limbah-zat-thumb-581d0.webp" title="JURIS - Efektivitas Bioadsorben dalam Pengolahan Limbah Warna Methyl Orange dengan Menggunakan Kulit Buah Kakao (Theobroma cacao L)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/kapasitas-adsorpsi-ion-kinetika-k2-air-limbah-zat-thumb-581d0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/kapasitas-adsorpsi-ion-kinetika-k2-air-limbah-zat-thumb-581d0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/kapasitas-adsorpsi-ion-kinetika-k2-air-limbah-zat-thumb-581d0.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Bioadsorben dalam Pengolahan Limbah Warna Methyl Orange dengan Menggunakan Kulit Buah Kakao (Theobroma cacao L)" alt="JURIS - Efektivitas Bioadsorben dalam Pengolahan Limbah Warna Methyl Orange dengan Menggunakan Kulit Buah Kakao (Theobroma cacao L)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33470-kapasitas-adsorpsi-ion-kinetika-k2-air-li" title="JURIS - Efektivitas Bioadsorben dalam Pengolahan Limbah Warna Methyl Orange dengan Menggunakan Kulit Buah Kakao (Theobroma cacao L)" target="_blank">Efektivitas Bioadsorben dalam Pengolahan Limbah Warna Methyl Orange dengan Menggunakan Kulit Buah Kakao (Theobroma cacao L)</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk mengembangkan potensi kulit buah kakao sebagai bioadsorben. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengoptimalkan proses aktivasi kulit buah kakao, misalnya dengan menggunakan metode aktivasi yang berbeda atau memvariasikan parameter aktivasi seperti suhu dan waktu, guna meningkatkan luas permukaan dan volume pori adsorben secara signifikan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada studi kinetika adsorpsi yang lebih mendalam, termasuk penentuan mekanisme adsorpsi dan pengaruh berbagai faktor seperti suhu, pH, dan konsentrasi zat warna terhadap laju adsorpsi. Ketiga, perlu dilakukan penelitian untuk menguji efektivitas bioadsorben kulit buah kakao dalam mengadsorpsi berbagai jenis zat warna tekstil lainnya, serta menguji efektivitasnya dalam kondisi limbah yang lebih kompleks, seperti limbah yang mengandung berbagai jenis polutan organik dan anorganik. Dengan demikian, dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai potensi dan batasan bioadsorben kulit buah kakao dalam aplikasi pengolahan limbah cair tekstil..
<br>Berdasarkan penelitian, dapat disimpulkan bahwa kulit buah kakao dapat dimanfaatkan sebagai bioadsorben efektif dalam penyisihan zat warna Methyl orange dari limbah cair tekstil.Kondisi optimum dicapai pada laju alir 25 ml/menit dan pH 7, dengan kapasitas adsorpsi sebesar 19,81 mg/g berdasarkan model Thomas.Aktivasi basa mampu meningkatkan kemampuan adsorpsi meskipun berpengaruh pada parameter COD dan TSS.Secara keseluruhan, hasil ini menunjukkan bahwa potensi kulit buah kakao sebagai alternatif adsorben ramah lingkungan dalam pengolahan limbah cair industri tekstil
<br>Kulit buah kakao mengandung serat kasar, selulosa, hemiselulosa, dan lignin sehingga berpotensi untuk dijadikan adsorben. Limbah cair tekstil umumnya mengandung zat warna yang sulit terurai dan berpotensi mencemari lingkungan, salah satunya adalah methyl orange (MO) yang bersifat toksik dan mutagenik. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas kulit buah kakao sebagai bioadsorben dalam penyisihan MO dari limbah cair. Proses adsorpsi dilakukan menggunakan kolom packed bed dengan berat unggun kakao sebanyak...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/d/kapasitas-adsorpsi-ion-kinetika-k2-air-limbah-zat-thumb-90a17.webp" type="image/webp" length="105362" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/kapasitas-adsorpsi-ion-kinetika-k2-air-limbah-zat-thumb-90a17.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/kapasitas-adsorpsi-ion-kinetika-k2-air-limbah-zat-thumb-7fd9e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/kapasitas-adsorpsi-ion-kinetika-k2-air-limbah-zat-thumb-581d0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-69-unpam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-339-jurnal-ilmiah-teknik-kimia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Efektivitas Fotokatalisis TiOCC dan HCCOCC terhadap Pengolahan Limbah Cair dari Industri Tahu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Efektivitas Fotokatalisis TiOCC dan HCCOCC terhadap Pengolahan Limbah Cair dari Industri Tahu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Efektivitas Fotokatalisis TiOCC dan HCCOCC terhadap Pengolahan Limbah Cair dari Industri Tahu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33466-sinar-uv-radiasi-matahari-air-limbah-zat-war</link>
	<guid isPermaLink="false">5b7a3a3aba75edb5047d4b1c6dc39cef</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 06:31:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sintesis pan ]]></category>
	<category><![CDATA[ alif ripaldi ]]></category>
	<category><![CDATA[ dyah nirmala ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alif,dyah,nirmala,pan,ripaldi,sintesis]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan optimasi dosis HCCOCC dan pengujian pengaruhnya secara terpisah, guna memastikan efisiensi proses dan peran spesifik fotokatalis TiOCC. Selain itu, penelitian dapat menambahkan perlakuan TiOCC saja ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluasi Efektivitas Fotokatalisis TiOCC dan HCCOCC terhadap Pengolahan Limbah Cair dari Industri Tahu: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan optimasi dosis HCCOCC dan pengujian pengaruhnya secara terpisah, guna memastikan efisiensi proses dan peran spesifik fotokatalis TiOCC. Selain itu, penelitian dapat menambahkan perlakuan TiOCC saja dan HCCOCC saja untuk memastikan peran dominan masing-masing material dalam degradasi limbah. Penelitian juga dapat mengeksplorasi penggunaan energi matahari secara lebih luas, dengan mempertimbangkan spektrum dan intensitas cahaya yang lebih tinggi, untuk meningkatkan efisiensi proses fotokatalisis dan oksidasi senyawa organik. Dengan demikian, teknologi fotokatalitik dengan pemanfaatan energi matahari dapat dikembangkan sebagai solusi pengolahan limbah cair yang efisien dan berkelanjutan.. Berdasarkan hasil penelitian, fotokatalis TiOCC dan HCCOCC yang diaktivasi oleh sinar UV-C buatan maupun sinar matahari terbukti efektif dalam menurunkan parameter pencemar limbah cair industri tahu.Perlakuan optimal diperoleh dari penyinaran sinar matahari selama 60 menit, dengan efisiensi penurunan COD sebesar 84,78%, BOD sebesar 76,75%, TSS sebesar 78,37%, serta peningkatan pH dari 3,94 menjadi 6,86.Efektivitas proses ini dipengaruhi oleh pembentukan radikal hidroksil ((cid.127)OH) yang berperan dalam degradasi senyawa organik.Sinar matahari memberikan hasil lebih baik dibanding UV-C dari segi efisiensi dan keberlanjutan.Perubahan warna limbah yang juga menjadi jernih mendukung keberhasilan teknologi ini.Dengan demikian, teknologi ini berpotensi diterapkan sebagai metode pengolahan limbah cair tahu yang ramah lingkungan dan layak untuk skala industri Industri tahu di Indonesia berperan signifikan dalam pertumbuhan ekonomi, namun turut menyumbang pencemaran lingkungan akibat limbah cair yang dihasilkannya. Limbah tersebut mengandung senyawa organik dan anorganik, termasuk BOD, COD, TSS, serta nilai pH yang tidak memenuhi baku mutu air limbah, sehingga berpotensi mencemari ekosistem perairan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas fotokatalisis TiOCC-HCCOCC yang diaktivasi sinar UV-C dan sinar matahari, dalam menurunkan parameter pencemar pada limbah cair hasil produksi tahu. Proses dilakukan dengan konsentrasi tetap TiOCC sebesar 50 mg/L dan HCCOCC sebanyak 140 mL per 1000 mL limbah, serta waktu kontak yang divariasikan antara 30 hingga 60 menit. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi TiOCC dan HCCOCC mampu menurunkan kadar COD hingga 84,78%, BOD sebesar 76,75%,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/6/sinar-uv-radiasi-matahari-air-limbah-zat-warna-cai-thumb-57983.webp" title="JURIS - Evaluasi Efektivitas Fotokatalisis TiOCC dan HCCOCC terhadap Pengolahan Limbah Cair dari Industri Tahu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/sinar-uv-radiasi-matahari-air-limbah-zat-warna-cai-thumb-57983.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/sinar-uv-radiasi-matahari-air-limbah-zat-warna-cai-thumb-57983.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/sinar-uv-radiasi-matahari-air-limbah-zat-warna-cai-thumb-57983.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Efektivitas Fotokatalisis TiOCC dan HCCOCC terhadap Pengolahan Limbah Cair dari Industri Tahu" alt="JURIS - Evaluasi Efektivitas Fotokatalisis TiOCC dan HCCOCC terhadap Pengolahan Limbah Cair dari Industri Tahu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/6/sinar-uv-radiasi-matahari-air-limbah-zat-warna-cai-thumb-bdbac.webp" title="JURIS - Evaluasi Efektivitas Fotokatalisis TiOCC dan HCCOCC terhadap Pengolahan Limbah Cair dari Industri Tahu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/sinar-uv-radiasi-matahari-air-limbah-zat-warna-cai-thumb-bdbac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/sinar-uv-radiasi-matahari-air-limbah-zat-warna-cai-thumb-bdbac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/sinar-uv-radiasi-matahari-air-limbah-zat-warna-cai-thumb-bdbac.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Efektivitas Fotokatalisis TiOCC dan HCCOCC terhadap Pengolahan Limbah Cair dari Industri Tahu" alt="JURIS - Evaluasi Efektivitas Fotokatalisis TiOCC dan HCCOCC terhadap Pengolahan Limbah Cair dari Industri Tahu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/6/sinar-uv-radiasi-matahari-air-limbah-zat-warna-cai-thumb-e1b75.webp" title="JURIS - Evaluasi Efektivitas Fotokatalisis TiOCC dan HCCOCC terhadap Pengolahan Limbah Cair dari Industri Tahu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/sinar-uv-radiasi-matahari-air-limbah-zat-warna-cai-thumb-e1b75.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/sinar-uv-radiasi-matahari-air-limbah-zat-warna-cai-thumb-e1b75.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/sinar-uv-radiasi-matahari-air-limbah-zat-warna-cai-thumb-e1b75.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Efektivitas Fotokatalisis TiOCC dan HCCOCC terhadap Pengolahan Limbah Cair dari Industri Tahu" alt="JURIS - Evaluasi Efektivitas Fotokatalisis TiOCC dan HCCOCC terhadap Pengolahan Limbah Cair dari Industri Tahu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33466-sinar-uv-radiasi-matahari-air-limbah-zat-war" title="JURIS - Evaluasi Efektivitas Fotokatalisis TiOCC dan HCCOCC terhadap Pengolahan Limbah Cair dari Industri Tahu" target="_blank">Evaluasi Efektivitas Fotokatalisis TiOCC dan HCCOCC terhadap Pengolahan Limbah Cair dari Industri Tahu</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan optimasi dosis HCCOCC dan pengujian pengaruhnya secara terpisah, guna memastikan efisiensi proses dan peran spesifik fotokatalis TiOCC. Selain itu, penelitian dapat menambahkan perlakuan TiOCC saja dan HCCOCC saja untuk memastikan peran dominan masing-masing material dalam degradasi limbah. Penelitian juga dapat mengeksplorasi penggunaan energi matahari secara lebih luas, dengan mempertimbangkan spektrum dan intensitas cahaya yang lebih tinggi, untuk meningkatkan efisiensi proses fotokatalisis dan oksidasi senyawa organik. Dengan demikian, teknologi fotokatalitik dengan pemanfaatan energi matahari dapat dikembangkan sebagai solusi pengolahan limbah cair yang efisien dan berkelanjutan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, fotokatalis TiOCC dan HCCOCC yang diaktivasi oleh sinar UV-C buatan maupun sinar matahari terbukti efektif dalam menurunkan parameter pencemar limbah cair industri tahu.Perlakuan optimal diperoleh dari penyinaran sinar matahari selama 60 menit, dengan efisiensi penurunan COD sebesar 84,78%, BOD sebesar 76,75%, TSS sebesar 78,37%, serta peningkatan pH dari 3,94 menjadi 6,86.Efektivitas proses ini dipengaruhi oleh pembentukan radikal hidroksil ((cid.127)OH) yang berperan dalam degradasi senyawa organik.Sinar matahari memberikan hasil lebih baik dibanding UV-C dari segi efisiensi dan keberlanjutan.Perubahan warna limbah yang juga menjadi jernih mendukung keberhasilan teknologi ini.Dengan demikian, teknologi ini berpotensi diterapkan sebagai metode pengolahan limbah cair tahu yang ramah lingkungan dan layak untuk skala industri
<br>Industri tahu di Indonesia berperan signifikan dalam pertumbuhan ekonomi, namun turut menyumbang pencemaran lingkungan akibat limbah cair yang dihasilkannya. Limbah tersebut mengandung senyawa organik dan anorganik, termasuk BOD, COD, TSS, serta nilai pH yang tidak memenuhi baku mutu air limbah, sehingga berpotensi mencemari ekosistem perairan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas fotokatalisis TiOCC-HCCOCC yang diaktivasi sinar UV-C dan sinar matahari, dalam menurunkan parameter pencemar pada limbah cair hasil produksi tahu. Proses dilakukan dengan konsentrasi tetap TiOCC sebesar 50 mg/L dan HCCOCC sebanyak 140 mL per 1000 mL limbah, serta waktu kontak yang divariasikan antara 30 hingga 60 menit. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi TiOCC dan HCCOCC mampu menurunkan kadar COD hingga 84,78%, BOD sebesar 76,75%,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/6/sinar-uv-radiasi-matahari-air-limbah-zat-warna-cai-thumb-bdbac.webp" type="image/webp" length="107732" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/sinar-uv-radiasi-matahari-air-limbah-zat-warna-cai-thumb-57983.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/sinar-uv-radiasi-matahari-air-limbah-zat-warna-cai-thumb-bdbac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/sinar-uv-radiasi-matahari-air-limbah-zat-warna-cai-thumb-e1b75.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-69-unpam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-339-jurnal-ilmiah-teknik-kimia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penurunan Kandungan Minyak Lemak BOD Biochemical Oxygen Demand dan TSS Total Suspended Solid pada Air Limbah Bengkel Mobil dengan Menggunakan Aerasi dan Sedimentasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penurunan Kandungan Minyak Lemak BOD Biochemical Oxygen Demand dan TSS Total Suspended Solid pada Air Limbah Bengkel Mobil dengan Menggunakan Aerasi dan Sedimentasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penurunan Kandungan Minyak Lemak BOD Biochemical Oxygen Demand dan TSS Total Suspended Solid pada Air Limbah Bengkel Mobil dengan Menggunakan Aerasi dan Sedimentasi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33453-kualitas-mutu-air-pengelolaan-limbah-solusi-perspe</link>
	<guid isPermaLink="false">494979ad44ca77da1df93d6373ed8a27</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 06:31:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ times faktor ]]></category>
	<category><![CDATA[ awalia gusti ]]></category>
	<category><![CDATA[ aidil onasis ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aidil,awalia,faktor,gusti,onasis,times]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai optimasi waktu detensi pada proses aerasi dan sedimentasi untuk mencapai efisiensi penurunan kandungan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penurunan Kandungan Minyak/Lemak, BOD (Biochemical Oxygen Demand), dan TSS (Total Suspended Solid) pada Air Limbah Bengkel Mobil dengan Menggunakan Aerasi dan Sedimentasi: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai optimasi waktu detensi pada proses aerasi dan sedimentasi untuk mencapai efisiensi penurunan kandungan BOD yang lebih tinggi dan memenuhi standar baku mutu air limbah. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada penggunaan kombinasi metode pengolahan limbah yang berbeda, seperti penambahan biofilter atau adsorben, untuk meningkatkan efektivitas penurunan kandungan minyak/lemak dan TSS secara bersamaan. Ketiga, penting untuk mengkaji pengaruh variasi jenis limbah bengkel mobil (misalnya, limbah dari cuci mobil, ganti oli, atau perbaikan mesin) terhadap kinerja aerasi dan sedimentasi, sehingga dapat dirancang sistem pengolahan limbah yang lebih spesifik dan efektif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pengelolaan limbah bengkel mobil yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, serta memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai potensi dan keterbatasan metode aerasi dan sedimentasi dalam mengatasi permasalahan pencemaran air akibat limbah industri otomotif.. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan pengujian sebelum diberi perlakuan pada kandungan minyak/lemak 12 mg/l, BOD 32,7 mg/l, dan TSS 107 mg/l.Sementara hasil sesudah perlakuan dengan menggunakan alat sederhana mendapatkan penurunan yang signifikan pada minyak/lemak 0,4 mg/l, BOD 73,2 mg/l, dan TSS 12,1 mg/l.Penurunan pada nilai efesiensi setelah perlakuan mengalami penurunan yang signifikan terdapat minyak/lemak,96%, BOD nilai efisiensinya-1,23%, sedangkan pada TSS mengalami penurunan yang signifikan yaitu 88%.Oleh karena itu, diharapkan penelitian selanjutnya menggunakan aerasi dan sedimentasi dapat menghasilkan hasil yang lebih baik sesuai dengan peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 68 tahun 2016 tentang Baku Mutu Air Limbah, serta menjadi ilmu, informasi, dan pedoman bagi mahasiswa poltekkes Peneliti melakukan penelitian kegiatan usaha bengkel mobil untuk melihat dampak buruk pada limbah cair yang dihasilkan merupakan limbah cair campuran. Salah satu upaya pengendaliannya adalah dengan menggunakan metode aerasi dan sedimentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penurunan kandungan minyak/lemak, BOD (Biochemical Oxygen Demand) dan TSS (Total Suspended Solid) pada air limbah bengkel mobil dengan menggunakan aerasi dan sedimentasi tahun 2023. Penelitian yang dilakukan bersifat Eksperimen, objek yang akan diteliti adalah air limbah bengkel mobil di PT Capella Padang dengan menggunakan perancang alat sederhana menggunakan tiga ember dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/0/kualitas-mutu-air-pengelolaan-limbah-solusi-perspe-thumb-e0a1f.webp" title="JURIS - Penurunan Kandungan Minyak/Lemak, BOD (Biochemical Oxygen Demand), dan TSS (Total Suspended Solid) pada Air Limbah Bengkel Mobil dengan Menggunakan Aerasi dan Sedimentasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/kualitas-mutu-air-pengelolaan-limbah-solusi-perspe-thumb-e0a1f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/kualitas-mutu-air-pengelolaan-limbah-solusi-perspe-thumb-e0a1f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/kualitas-mutu-air-pengelolaan-limbah-solusi-perspe-thumb-e0a1f.webp 1x" title="JURIS - Penurunan Kandungan Minyak/Lemak, BOD (Biochemical Oxygen Demand), dan TSS (Total Suspended Solid) pada Air Limbah Bengkel Mobil dengan Menggunakan Aerasi dan Sedimentasi" alt="JURIS - Penurunan Kandungan Minyak/Lemak, BOD (Biochemical Oxygen Demand), dan TSS (Total Suspended Solid) pada Air Limbah Bengkel Mobil dengan Menggunakan Aerasi dan Sedimentasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/0/kualitas-mutu-air-pengelolaan-limbah-solusi-perspe-thumb-21e26.webp" title="JURIS - Penurunan Kandungan Minyak/Lemak, BOD (Biochemical Oxygen Demand), dan TSS (Total Suspended Solid) pada Air Limbah Bengkel Mobil dengan Menggunakan Aerasi dan Sedimentasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/kualitas-mutu-air-pengelolaan-limbah-solusi-perspe-thumb-21e26.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/kualitas-mutu-air-pengelolaan-limbah-solusi-perspe-thumb-21e26.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/kualitas-mutu-air-pengelolaan-limbah-solusi-perspe-thumb-21e26.webp 1x" title="JURIS - Penurunan Kandungan Minyak/Lemak, BOD (Biochemical Oxygen Demand), dan TSS (Total Suspended Solid) pada Air Limbah Bengkel Mobil dengan Menggunakan Aerasi dan Sedimentasi" alt="JURIS - Penurunan Kandungan Minyak/Lemak, BOD (Biochemical Oxygen Demand), dan TSS (Total Suspended Solid) pada Air Limbah Bengkel Mobil dengan Menggunakan Aerasi dan Sedimentasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/0/kualitas-mutu-air-pengelolaan-limbah-solusi-perspe-thumb-e9f9c.webp" title="JURIS - Penurunan Kandungan Minyak/Lemak, BOD (Biochemical Oxygen Demand), dan TSS (Total Suspended Solid) pada Air Limbah Bengkel Mobil dengan Menggunakan Aerasi dan Sedimentasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/kualitas-mutu-air-pengelolaan-limbah-solusi-perspe-thumb-e9f9c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/kualitas-mutu-air-pengelolaan-limbah-solusi-perspe-thumb-e9f9c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/kualitas-mutu-air-pengelolaan-limbah-solusi-perspe-thumb-e9f9c.webp 1x" title="JURIS - Penurunan Kandungan Minyak/Lemak, BOD (Biochemical Oxygen Demand), dan TSS (Total Suspended Solid) pada Air Limbah Bengkel Mobil dengan Menggunakan Aerasi dan Sedimentasi" alt="JURIS - Penurunan Kandungan Minyak/Lemak, BOD (Biochemical Oxygen Demand), dan TSS (Total Suspended Solid) pada Air Limbah Bengkel Mobil dengan Menggunakan Aerasi dan Sedimentasi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33453-kualitas-mutu-air-pengelolaan-limbah-solusi-perspe" title="JURIS - Penurunan Kandungan Minyak/Lemak, BOD (Biochemical Oxygen Demand), dan TSS (Total Suspended Solid) pada Air Limbah Bengkel Mobil dengan Menggunakan Aerasi dan Sedimentasi" target="_blank">Penurunan Kandungan Minyak/Lemak, BOD (Biochemical Oxygen Demand), dan TSS (Total Suspended Solid) pada Air Limbah Bengkel Mobil dengan Menggunakan Aerasi dan Sedimentasi</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai optimasi waktu detensi pada proses aerasi dan sedimentasi untuk mencapai efisiensi penurunan kandungan BOD yang lebih tinggi dan memenuhi standar baku mutu air limbah. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada penggunaan kombinasi metode pengolahan limbah yang berbeda, seperti penambahan biofilter atau adsorben, untuk meningkatkan efektivitas penurunan kandungan minyak/lemak dan TSS secara bersamaan. Ketiga, penting untuk mengkaji pengaruh variasi jenis limbah bengkel mobil (misalnya, limbah dari cuci mobil, ganti oli, atau perbaikan mesin) terhadap kinerja aerasi dan sedimentasi, sehingga dapat dirancang sistem pengolahan limbah yang lebih spesifik dan efektif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pengelolaan limbah bengkel mobil yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, serta memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai potensi dan keterbatasan metode aerasi dan sedimentasi dalam mengatasi permasalahan pencemaran air akibat limbah industri otomotif..
<br>Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan pengujian sebelum diberi perlakuan pada kandungan minyak/lemak 12 mg/l, BOD 32,7 mg/l, dan TSS 107 mg/l.Sementara hasil sesudah perlakuan dengan menggunakan alat sederhana mendapatkan penurunan yang signifikan pada minyak/lemak 0,4 mg/l, BOD 73,2 mg/l, dan TSS 12,1 mg/l.Penurunan pada nilai efesiensi setelah perlakuan mengalami penurunan yang signifikan terdapat minyak/lemak,96%, BOD nilai efisiensinya-1,23%, sedangkan pada TSS mengalami penurunan yang signifikan yaitu 88%.Oleh karena itu, diharapkan penelitian selanjutnya menggunakan aerasi dan sedimentasi dapat menghasilkan hasil yang lebih baik sesuai dengan peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 68 tahun 2016 tentang Baku Mutu Air Limbah, serta menjadi ilmu, informasi, dan pedoman bagi mahasiswa poltekkes
<br>Peneliti melakukan penelitian kegiatan usaha bengkel mobil untuk melihat dampak buruk pada limbah cair yang dihasilkan merupakan limbah cair campuran. Salah satu upaya pengendaliannya adalah dengan menggunakan metode aerasi dan sedimentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penurunan kandungan minyak/lemak, BOD (Biochemical Oxygen Demand) dan TSS (Total Suspended Solid) pada air limbah bengkel mobil dengan menggunakan aerasi dan sedimentasi tahun 2023. Penelitian yang dilakukan bersifat Eksperimen, objek yang akan diteliti adalah air limbah bengkel mobil di PT Capella Padang dengan menggunakan perancang alat sederhana menggunakan tiga ember dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/0/kualitas-mutu-air-pengelolaan-limbah-solusi-perspe-thumb-e0a1f.webp" type="image/webp" length="83128" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/kualitas-mutu-air-pengelolaan-limbah-solusi-perspe-thumb-e0a1f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/kualitas-mutu-air-pengelolaan-limbah-solusi-perspe-thumb-21e26.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/kualitas-mutu-air-pengelolaan-limbah-solusi-perspe-thumb-e9f9c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1648-poltekkes-padang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8411-jurnal-kesehatan-lingkungan-mandiri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Gambaran Pinsip Pinsip Komunikasi Efektif Perawat di Rawat Inap Rumah Sakit Umum Madina Bukittinggi Tahun 2025 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gambaran Pinsip Pinsip Komunikasi Efektif Perawat di Rawat Inap Rumah Sakit Umum Madina Bukittinggi Tahun 2025 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gambaran Pinsip Pinsip Komunikasi Efektif Perawat di Rawat Inap Rumah Sakit Umum Madina Bukittinggi Tahun 2025 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33475-klinis-pasien-dbd-kualitas-komunikasi-keluarga-ind</link>
	<guid isPermaLink="false">4648122172f7e20919993b2e48708848</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 05:51:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian yang mengidentifikasi adanya celah dalam penerapan prinsip komunikasi efektif oleh perawat di rawat inap, beberapa arah penelitian lanjutan yang prospektif dapat dieksplorasi. Pertama, sangat penting untuk melakukan studi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Gambaran Pinsip-Pinsip Komunikasi Efektif Perawat di Rawat Inap Rumah Sakit Umum Madina Bukittinggi Tahun 2025: Berdasarkan temuan penelitian yang mengidentifikasi adanya celah dalam penerapan prinsip komunikasi efektif oleh perawat di rawat inap, beberapa arah penelitian lanjutan yang prospektif dapat dieksplorasi. Pertama, sangat penting untuk melakukan studi intervensi untuk mengevaluasi efektivitas program pelatihan komunikasi yang dirancang khusus. Pertanyaan penelitian dapat berfokus pada: "Sejauh mana pelatihan komunikasi berbasis simulasi yang mencakup prinsip Respect, Empathy, Audible, Clarity, dan Humble (REACH) dapat secara signifikan meningkatkan keterampilan komunikasi perawat dan, pada gilirannya, kepuasan serta pengalaman positif pasien selama perawatan di rumah sakit?" Penelitian ini bisa menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan kelompok intervensi dan kontrol untuk mengukur dampak objektif dan subjektif. Kedua, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai akar permasalahan, diperlukan penelitian kualitatif. Meskipun penelitian deskriptif kuantitatif ini telah mengidentifikasi area yang kurang optimal, studi kualitatif dapat menggali perspektif perawat mengenai hambatan dan tantangan yang mereka hadapi dalam menerapkan komunikasi efektif di lingkungan kerja yang padat, serta mengeksplorasi pengalaman pasien yang merasa kurang diperhatikan atau tidak memahami informasi yang diberikan. Pertanyaan seperti: "Apa saja faktor internal (misalnya, beban kerja, stres, kurangnya pelatihan) dan eksternal (misalnya, lingkungan rumah sakit, karakteristik pasien) yang memengaruhi penerapan prinsip komunikasi efektif oleh perawat dari sudut pandang perawat dan pasien?" akan memberikan wawasan berharga untuk pengembangan intervensi yang lebih tepat sasaran. Terakhir, mengukur dampak jangka panjang dari peningkatan komunikasi perawat terhadap luaran klinis pasien dan efisiensi operasional rumah sakit merupakan area yang krusial. Setelah intervensi pelatihan diterapkan, penting untuk meneliti: "Bagaimana peningkatan kualitas komunikasi perawat berkorelasi dengan durasi rawat inap pasien, angka kejadian komplikasi, tingkat readmisi, atau kepatuhan pasien terhadap rencana perawatan setelah keluar dari rumah sakit?" Studi kohort prospektif atau studi kasus-kontrol dapat memberikan bukti empiris mengenai kontribusi langsung komunikasi efektif terhadap peningkatan kualitas pelayanan dan keselamatan pasien secara holistik. Saran-saran penelitian ini akan melengkapi temuan deskriptif yang ada dan mendorong pengembangan praktik keperawatan yang lebih berpusat pada pasien.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sebagian besar perawat di Rumah Sakit Umum Madina Bukittinggi belum sepenuhnya menerapkan prinsip-prinsip komunikasi efektif, terlihat dari kurangnya pemahaman emosi pasien, kejelasan suara dan pesan, serta kerendahan hati.Secara umum, komunikasi perawat masih memerlukan peningkatan, khususnya dalam aspek apresiasi, kejelasan informasi yang disampaikan, dan keterbukaan.Oleh karena itu, disarankan agar rumah sakit menyelenggarakan pelatihan rutin dan evaluasi berkala untuk meningkatkan kualitas komunikasi dan pelayanan kesehatan secara keseluruhan Pendahuluan: Komunikasi efektif merupakan komponen krusial dalam pelayanan kesehatan, terutama dalam konteks peran perawat sebagai garda terdepan dalam pelayanan rawat inap. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk diketahuinya gambaran distribusi frekuensi respect dalam komunikasi efektif perawat di ruang rawat inap, diketahuinya gambaran distribusi frekuensi empathy dalam komunikasi efektif perawat diruang rawat inap, diketahuinya gambaran distribusi frekuensi audible dalam komunikasi efektif perawat diruang rawat inap, diketahuinya gambaran distribusi frekuensi clarity dalam komunikasi efektif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/6/klinis-pasien-dbd-kualitas-komunikasi-keluarga-ind-thumb-480c5.webp" title="JURIS - Gambaran Pinsip-Pinsip Komunikasi Efektif Perawat di Rawat Inap Rumah Sakit Umum Madina Bukittinggi Tahun 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/klinis-pasien-dbd-kualitas-komunikasi-keluarga-ind-thumb-480c5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/klinis-pasien-dbd-kualitas-komunikasi-keluarga-ind-thumb-480c5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/klinis-pasien-dbd-kualitas-komunikasi-keluarga-ind-thumb-480c5.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Pinsip-Pinsip Komunikasi Efektif Perawat di Rawat Inap Rumah Sakit Umum Madina Bukittinggi Tahun 2025" alt="JURIS - Gambaran Pinsip-Pinsip Komunikasi Efektif Perawat di Rawat Inap Rumah Sakit Umum Madina Bukittinggi Tahun 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/6/klinis-pasien-dbd-kualitas-komunikasi-keluarga-ind-thumb-d2378.webp" title="JURIS - Gambaran Pinsip-Pinsip Komunikasi Efektif Perawat di Rawat Inap Rumah Sakit Umum Madina Bukittinggi Tahun 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/klinis-pasien-dbd-kualitas-komunikasi-keluarga-ind-thumb-d2378.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/klinis-pasien-dbd-kualitas-komunikasi-keluarga-ind-thumb-d2378.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/klinis-pasien-dbd-kualitas-komunikasi-keluarga-ind-thumb-d2378.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Pinsip-Pinsip Komunikasi Efektif Perawat di Rawat Inap Rumah Sakit Umum Madina Bukittinggi Tahun 2025" alt="JURIS - Gambaran Pinsip-Pinsip Komunikasi Efektif Perawat di Rawat Inap Rumah Sakit Umum Madina Bukittinggi Tahun 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/6/klinis-pasien-dbd-kualitas-komunikasi-keluarga-ind-thumb-5bb36.webp" title="JURIS - Gambaran Pinsip-Pinsip Komunikasi Efektif Perawat di Rawat Inap Rumah Sakit Umum Madina Bukittinggi Tahun 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/klinis-pasien-dbd-kualitas-komunikasi-keluarga-ind-thumb-5bb36.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/klinis-pasien-dbd-kualitas-komunikasi-keluarga-ind-thumb-5bb36.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/klinis-pasien-dbd-kualitas-komunikasi-keluarga-ind-thumb-5bb36.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Pinsip-Pinsip Komunikasi Efektif Perawat di Rawat Inap Rumah Sakit Umum Madina Bukittinggi Tahun 2025" alt="JURIS - Gambaran Pinsip-Pinsip Komunikasi Efektif Perawat di Rawat Inap Rumah Sakit Umum Madina Bukittinggi Tahun 2025" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33475-klinis-pasien-dbd-kualitas-komunikasi-keluarga-ind" title="JURIS - Gambaran Pinsip-Pinsip Komunikasi Efektif Perawat di Rawat Inap Rumah Sakit Umum Madina Bukittinggi Tahun 2025" target="_blank">Gambaran Pinsip-Pinsip Komunikasi Efektif Perawat di Rawat Inap Rumah Sakit Umum Madina Bukittinggi Tahun 2025</a>: Berdasarkan temuan penelitian yang mengidentifikasi adanya celah dalam penerapan prinsip komunikasi efektif oleh perawat di rawat inap, beberapa arah penelitian lanjutan yang prospektif dapat dieksplorasi. Pertama, sangat penting untuk melakukan studi intervensi untuk mengevaluasi efektivitas program pelatihan komunikasi yang dirancang khusus. Pertanyaan penelitian dapat berfokus pada: "Sejauh mana pelatihan komunikasi berbasis simulasi yang mencakup prinsip Respect, Empathy, Audible, Clarity, dan Humble (REACH) dapat secara signifikan meningkatkan keterampilan komunikasi perawat dan, pada gilirannya, kepuasan serta pengalaman positif pasien selama perawatan di rumah sakit?" Penelitian ini bisa menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan kelompok intervensi dan kontrol untuk mengukur dampak objektif dan subjektif. Kedua, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai akar permasalahan, diperlukan penelitian kualitatif. Meskipun penelitian deskriptif kuantitatif ini telah mengidentifikasi area yang kurang optimal, studi kualitatif dapat menggali perspektif perawat mengenai hambatan dan tantangan yang mereka hadapi dalam menerapkan komunikasi efektif di lingkungan kerja yang padat, serta mengeksplorasi pengalaman pasien yang merasa kurang diperhatikan atau tidak memahami informasi yang diberikan. Pertanyaan seperti: "Apa saja faktor internal (misalnya, beban kerja, stres, kurangnya pelatihan) dan eksternal (misalnya, lingkungan rumah sakit, karakteristik pasien) yang memengaruhi penerapan prinsip komunikasi efektif oleh perawat dari sudut pandang perawat dan pasien?" akan memberikan wawasan berharga untuk pengembangan intervensi yang lebih tepat sasaran. Terakhir, mengukur dampak jangka panjang dari peningkatan komunikasi perawat terhadap luaran klinis pasien dan efisiensi operasional rumah sakit merupakan area yang krusial. Setelah intervensi pelatihan diterapkan, penting untuk meneliti: "Bagaimana peningkatan kualitas komunikasi perawat berkorelasi dengan durasi rawat inap pasien, angka kejadian komplikasi, tingkat readmisi, atau kepatuhan pasien terhadap rencana perawatan setelah keluar dari rumah sakit?" Studi kohort prospektif atau studi kasus-kontrol dapat memberikan bukti empiris mengenai kontribusi langsung komunikasi efektif terhadap peningkatan kualitas pelayanan dan keselamatan pasien secara holistik. Saran-saran penelitian ini akan melengkapi temuan deskriptif yang ada dan mendorong pengembangan praktik keperawatan yang lebih berpusat pada pasien..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa sebagian besar perawat di Rumah Sakit Umum Madina Bukittinggi belum sepenuhnya menerapkan prinsip-prinsip komunikasi efektif, terlihat dari kurangnya pemahaman emosi pasien, kejelasan suara dan pesan, serta kerendahan hati.Secara umum, komunikasi perawat masih memerlukan peningkatan, khususnya dalam aspek apresiasi, kejelasan informasi yang disampaikan, dan keterbukaan.Oleh karena itu, disarankan agar rumah sakit menyelenggarakan pelatihan rutin dan evaluasi berkala untuk meningkatkan kualitas komunikasi dan pelayanan kesehatan secara keseluruhan
<br>Pendahuluan: Komunikasi efektif merupakan komponen krusial dalam pelayanan kesehatan, terutama dalam konteks peran perawat sebagai garda terdepan dalam pelayanan rawat inap. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk diketahuinya gambaran distribusi frekuensi respect dalam komunikasi efektif perawat di ruang rawat inap, diketahuinya gambaran distribusi frekuensi empathy dalam komunikasi efektif perawat diruang rawat inap, diketahuinya gambaran distribusi frekuensi audible dalam komunikasi efektif perawat diruang rawat inap, diketahuinya gambaran distribusi frekuensi clarity dalam komunikasi efektif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/6/klinis-pasien-dbd-kualitas-komunikasi-keluarga-ind-thumb-d2378.webp" type="image/webp" length="67622" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/klinis-pasien-dbd-kualitas-komunikasi-keluarga-ind-thumb-480c5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/klinis-pasien-dbd-kualitas-komunikasi-keluarga-ind-thumb-d2378.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/klinis-pasien-dbd-kualitas-komunikasi-keluarga-ind-thumb-5bb36.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3569-pbnsurabaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14670-jurnal-penelitian-multidisiplin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan pelaksanaan komunikasi SBAR dengan budaya Keselamatan pasien di RSU Madina Bukittingi Tahun 2025 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan pelaksanaan komunikasi SBAR dengan budaya Keselamatan pasien di RSU Madina Bukittingi Tahun 2025 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan pelaksanaan komunikasi SBAR dengan budaya Keselamatan pasien di RSU Madina Bukittingi Tahun 2025 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33471-metode-komunikasi-sbar-rumah-sakit-pasien-budaya-k</link>
	<guid isPermaLink="false">442a4c1cc6b95a1451b1cf967796956c</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 03:50:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, saran penelitian lanjutan adalah: 1. Mengembangkan program pelatihan komunikasi SBAR yang komprehensif, dengan fokus pada peningkatan keterbukaan komunikasi dan kelengkapan informasi. Pelatihan ini dapat mencakup ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan pelaksanaan komunikasi SBAR dengan budaya Keselamatan pasien di RSU Madina Bukittingi Tahun 2025: Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, saran penelitian lanjutan adalah: 1. Mengembangkan program pelatihan komunikasi SBAR yang komprehensif, dengan fokus pada peningkatan keterbukaan komunikasi dan kelengkapan informasi. Pelatihan ini dapat mencakup strategi-strategi untuk mengatasi hambatan dalam berkomunikasi terbuka dan meningkatkan efektivitas penyampaian informasi. 2. Menganalisis lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi perawat terhadap budaya keselamatan pasien, termasuk faktor-faktor seperti dukungan organisasi, respons non-menghakimi, dan kerja sama lintas unit. Penelitian ini dapat membantu mengidentifikasi intervensi yang tepat untuk meningkatkan budaya keselamatan pasien secara menyeluruh. 3. Melakukan studi longitudinal untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari komunikasi SBAR terhadap budaya keselamatan pasien. Penelitian ini dapat mencakup pengukuran indikator-indikator seperti frekuensi pelaporan insiden, kualitas penanganan situasi kritis, dan tingkat kepuasan pasien. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang hubungan antara komunikasi SBAR dan budaya keselamatan pasien, serta membantu mengembangkan strategi-strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan keselamatan pasien di rumah sakit.. Pelaksanaan komunikasi SBAR di lapangan Sudah berjalan tetapi belum optimal karena sebagian merasa kurang baik.Salah satu faktor yang memengaruhi adalah minimnya informasi yang disampaikan.Sebagian perawat juga merasa kurang baik dalam meningkatkan budaya keselamatan pasien pada saat komunikasi SBAR dilakukan.Hal ini di pengaruhi oleh hambatan dalam berkumunikasi terbuka serta ketidaklengkapan informasi saat handover.Hasil penelitian ini mengungkapkan adanya hubungan yang signifikan antara pelaksanaan komunikasi SBAR dan budaya keselamatan pasien di RSU Madina Bukittinggi.Komunikasi SBAR berperan penting dalam meningkatkan budaya keselamatan pasien dan menunjukkan adanya korelasi yang kuat antara keduanya Komunikasi SBAR merupakan salah satu strategi penting untuk memperkuat budaya keselamatan pasien, terutama dalam menghadapi meningkatnya kasus medical error akibat kelalaian pelayanan. Penerapan metode ini di rumah sakit berperan dalam mengurangi risiko terjadinya insiden yang tidak diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan komunikasi SBAR dan diketahuinya pelaksanaan budaya keselamatan pasien serta diketahuinya hubungan antara pelaksanaan komunikasi SBAR dengan budaya keselamatan pasien di RSU Madina Bukittinggi. Penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Data diperoleh melalui kuesioner yang dibagikan kepada 32 perawat di unit rawat inap RSU Madina Bukittinggi pada bulan Mei 2025. Penelitian menunjukkan bahwa sebagian perawat menilai pelaksanaan komunikasi SBAR belum optimal, dan persepsi mereka... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/b/metode-komunikasi-sbar-rumah-sakit-pasien-budaya-k-thumb-0cb38.webp" title="JURIS - Hubungan pelaksanaan komunikasi SBAR dengan budaya Keselamatan pasien di RSU Madina Bukittingi Tahun 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/metode-komunikasi-sbar-rumah-sakit-pasien-budaya-k-thumb-0cb38.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/metode-komunikasi-sbar-rumah-sakit-pasien-budaya-k-thumb-0cb38.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/metode-komunikasi-sbar-rumah-sakit-pasien-budaya-k-thumb-0cb38.webp 1x" title="JURIS - Hubungan pelaksanaan komunikasi SBAR dengan budaya Keselamatan pasien di RSU Madina Bukittingi Tahun 2025" alt="JURIS - Hubungan pelaksanaan komunikasi SBAR dengan budaya Keselamatan pasien di RSU Madina Bukittingi Tahun 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/b/metode-komunikasi-sbar-rumah-sakit-pasien-budaya-k-thumb-1dd8b.webp" title="JURIS - Hubungan pelaksanaan komunikasi SBAR dengan budaya Keselamatan pasien di RSU Madina Bukittingi Tahun 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/metode-komunikasi-sbar-rumah-sakit-pasien-budaya-k-thumb-1dd8b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/metode-komunikasi-sbar-rumah-sakit-pasien-budaya-k-thumb-1dd8b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/metode-komunikasi-sbar-rumah-sakit-pasien-budaya-k-thumb-1dd8b.webp 1x" title="JURIS - Hubungan pelaksanaan komunikasi SBAR dengan budaya Keselamatan pasien di RSU Madina Bukittingi Tahun 2025" alt="JURIS - Hubungan pelaksanaan komunikasi SBAR dengan budaya Keselamatan pasien di RSU Madina Bukittingi Tahun 2025" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33471-metode-komunikasi-sbar-rumah-sakit-pasien-budaya-k" title="JURIS - Hubungan pelaksanaan komunikasi SBAR dengan budaya Keselamatan pasien di RSU Madina Bukittingi Tahun 2025" target="_blank">Hubungan pelaksanaan komunikasi SBAR dengan budaya Keselamatan pasien di RSU Madina Bukittingi Tahun 2025</a>: Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, saran penelitian lanjutan adalah: 1. Mengembangkan program pelatihan komunikasi SBAR yang komprehensif, dengan fokus pada peningkatan keterbukaan komunikasi dan kelengkapan informasi. Pelatihan ini dapat mencakup strategi-strategi untuk mengatasi hambatan dalam berkomunikasi terbuka dan meningkatkan efektivitas penyampaian informasi. 2. Menganalisis lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi perawat terhadap budaya keselamatan pasien, termasuk faktor-faktor seperti dukungan organisasi, respons non-menghakimi, dan kerja sama lintas unit. Penelitian ini dapat membantu mengidentifikasi intervensi yang tepat untuk meningkatkan budaya keselamatan pasien secara menyeluruh. 3. Melakukan studi longitudinal untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari komunikasi SBAR terhadap budaya keselamatan pasien. Penelitian ini dapat mencakup pengukuran indikator-indikator seperti frekuensi pelaporan insiden, kualitas penanganan situasi kritis, dan tingkat kepuasan pasien. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang hubungan antara komunikasi SBAR dan budaya keselamatan pasien, serta membantu mengembangkan strategi-strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan keselamatan pasien di rumah sakit..
<br>Pelaksanaan komunikasi SBAR di lapangan Sudah berjalan tetapi belum optimal karena sebagian merasa kurang baik.Salah satu faktor yang memengaruhi adalah minimnya informasi yang disampaikan.Sebagian perawat juga merasa kurang baik dalam meningkatkan budaya keselamatan pasien pada saat komunikasi SBAR dilakukan.Hal ini di pengaruhi oleh hambatan dalam berkumunikasi terbuka serta ketidaklengkapan informasi saat handover.Hasil penelitian ini mengungkapkan adanya hubungan yang signifikan antara pelaksanaan komunikasi SBAR dan budaya keselamatan pasien di RSU Madina Bukittinggi.Komunikasi SBAR berperan penting dalam meningkatkan budaya keselamatan pasien dan menunjukkan adanya korelasi yang kuat antara keduanya
<br>Komunikasi SBAR merupakan salah satu strategi penting untuk memperkuat budaya keselamatan pasien, terutama dalam menghadapi meningkatnya kasus medical error akibat kelalaian pelayanan. Penerapan metode ini di rumah sakit berperan dalam mengurangi risiko terjadinya insiden yang tidak diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan komunikasi SBAR dan diketahuinya pelaksanaan budaya keselamatan pasien serta diketahuinya hubungan antara pelaksanaan komunikasi SBAR dengan budaya keselamatan pasien di RSU Madina Bukittinggi. Penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Data diperoleh melalui kuesioner yang dibagikan kepada 32 perawat di unit rawat inap RSU Madina Bukittinggi pada bulan Mei 2025. Penelitian menunjukkan bahwa sebagian perawat menilai pelaksanaan komunikasi SBAR belum optimal, dan persepsi mereka...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/b/metode-komunikasi-sbar-rumah-sakit-pasien-budaya-k-thumb-1dd8b.webp" type="image/webp" length="103424" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/metode-komunikasi-sbar-rumah-sakit-pasien-budaya-k-thumb-0cb38.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/metode-komunikasi-sbar-rumah-sakit-pasien-budaya-k-thumb-1dd8b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3569-pbnsurabaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14670-jurnal-penelitian-multidisiplin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Komunikasi Efektif Karyawan dengan Mutu Pelayanan Di Unit Rawat Jalan Penyakit dalam RSU Madinabukittinggi Tahun 2025 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Komunikasi Efektif Karyawan dengan Mutu Pelayanan Di Unit Rawat Jalan Penyakit dalam RSU Madinabukittinggi Tahun 2025 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Komunikasi Efektif Karyawan dengan Mutu Pelayanan Di Unit Rawat Jalan Penyakit dalam RSU Madinabukittinggi Tahun 2025 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33472-mutu-pelayanan-kebidanan-model-evaluasi-hubun</link>
	<guid isPermaLink="false">3204718448ad10a6f3afddb7ca328dfb</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 03:29:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang memengaruhi efektivitas komunikasi antara karyawan dan pasien, seperti pelatihan komunikasi interpersonal yang disesuaikan dengan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Komunikasi Efektif Karyawan dengan Mutu Pelayanan Di Unit Rawat Jalan Penyakit dalam RSU Madinabukittinggi Tahun 2025: Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang memengaruhi efektivitas komunikasi antara karyawan dan pasien, seperti pelatihan komunikasi interpersonal yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing unit pelayanan. Selain itu, penelitian kuantitatif dengan pendekatan longitudinal dapat dilakukan untuk menguji dampak jangka panjang dari peningkatan komunikasi terhadap kepuasan pasien dan kualitas pelayanan secara keseluruhan. Terakhir, penelitian kualitatif dengan metode wawancara mendalam dapat digunakan untuk menggali lebih dalam pengalaman pasien terkait komunikasi dengan karyawan, sehingga dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang aspek-aspek komunikasi yang perlu ditingkatkan.. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara komunikasi efektif karyawan dengan mutu pelayanan di Unit Rawat Jalan Penyakit Dalam RSU Madina Bukittinggi tahun 2025.Komunikasi efektif karyawan sebagian dinilai baik namun masih ada yang menilai kurang baik, dan mutu pelayanan sebagian besar baik namun belum optimal.Oleh karena itu, rumah sakit perlu meningkatkan komunikasi interpersonal, memperkuat evaluasi mutu, dan memperbaiki sarana pendukung pelayanan untuk meningkatkan kepuasan pasien Mutu pelayanan sakit dipengaruhi oleh kemampuan komunikasi tenaga kesehatan, khususnya di unit rawat jalan. Komunikasi yang tidak efektif dapat menimbulkan keluhan dan menurunkan kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan komunikasi efektif karyawan dengan mutu pelayanan di Unit Rawat Jalan Penyakit Dalam RSU Madina Bukittinggi tahun 2025. Penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelatif melibatkan 81 responden yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner, analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara komunikasi efektif dengan mutu pelayanan (p = 0,032). Komunikasi efektif karyawan sebagian dinilai baik namun masih ada yang menilai kurang baik, mutu pelayanan sebagian besar... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/2/mutu-pelayanan-kebidanan-model-evaluasi-hubungan-k-thumb-b3905.webp" title="JURIS - Hubungan Komunikasi Efektif Karyawan dengan Mutu Pelayanan Di Unit Rawat Jalan Penyakit dalam RSU Madinabukittinggi Tahun 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/mutu-pelayanan-kebidanan-model-evaluasi-hubungan-k-thumb-b3905.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/mutu-pelayanan-kebidanan-model-evaluasi-hubungan-k-thumb-b3905.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/mutu-pelayanan-kebidanan-model-evaluasi-hubungan-k-thumb-b3905.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Komunikasi Efektif Karyawan dengan Mutu Pelayanan Di Unit Rawat Jalan Penyakit dalam RSU Madinabukittinggi Tahun 2025" alt="JURIS - Hubungan Komunikasi Efektif Karyawan dengan Mutu Pelayanan Di Unit Rawat Jalan Penyakit dalam RSU Madinabukittinggi Tahun 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/mutu-pelayanan-kebidanan-model-evaluasi-hubungan-k-thumb-ce95e.webp" title="JURIS - Hubungan Komunikasi Efektif Karyawan dengan Mutu Pelayanan Di Unit Rawat Jalan Penyakit dalam RSU Madinabukittinggi Tahun 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/mutu-pelayanan-kebidanan-model-evaluasi-hubungan-k-thumb-ce95e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/mutu-pelayanan-kebidanan-model-evaluasi-hubungan-k-thumb-ce95e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/mutu-pelayanan-kebidanan-model-evaluasi-hubungan-k-thumb-ce95e.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Komunikasi Efektif Karyawan dengan Mutu Pelayanan Di Unit Rawat Jalan Penyakit dalam RSU Madinabukittinggi Tahun 2025" alt="JURIS - Hubungan Komunikasi Efektif Karyawan dengan Mutu Pelayanan Di Unit Rawat Jalan Penyakit dalam RSU Madinabukittinggi Tahun 2025" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33472-mutu-pelayanan-kebidanan-model-evaluasi-hubun" title="JURIS - Hubungan Komunikasi Efektif Karyawan dengan Mutu Pelayanan Di Unit Rawat Jalan Penyakit dalam RSU Madinabukittinggi Tahun 2025" target="_blank">Hubungan Komunikasi Efektif Karyawan dengan Mutu Pelayanan Di Unit Rawat Jalan Penyakit dalam RSU Madinabukittinggi Tahun 2025</a>: Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang memengaruhi efektivitas komunikasi antara karyawan dan pasien, seperti pelatihan komunikasi interpersonal yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing unit pelayanan. Selain itu, penelitian kuantitatif dengan pendekatan longitudinal dapat dilakukan untuk menguji dampak jangka panjang dari peningkatan komunikasi terhadap kepuasan pasien dan kualitas pelayanan secara keseluruhan. Terakhir, penelitian kualitatif dengan metode wawancara mendalam dapat digunakan untuk menggali lebih dalam pengalaman pasien terkait komunikasi dengan karyawan, sehingga dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang aspek-aspek komunikasi yang perlu ditingkatkan..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara komunikasi efektif karyawan dengan mutu pelayanan di Unit Rawat Jalan Penyakit Dalam RSU Madina Bukittinggi tahun 2025.Komunikasi efektif karyawan sebagian dinilai baik namun masih ada yang menilai kurang baik, dan mutu pelayanan sebagian besar baik namun belum optimal.Oleh karena itu, rumah sakit perlu meningkatkan komunikasi interpersonal, memperkuat evaluasi mutu, dan memperbaiki sarana pendukung pelayanan untuk meningkatkan kepuasan pasien
<br>Mutu pelayanan sakit dipengaruhi oleh kemampuan komunikasi tenaga kesehatan, khususnya di unit rawat jalan. Komunikasi yang tidak efektif dapat menimbulkan keluhan dan menurunkan kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan komunikasi efektif karyawan dengan mutu pelayanan di Unit Rawat Jalan Penyakit Dalam RSU Madina Bukittinggi tahun 2025. Penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelatif melibatkan 81 responden yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner, analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara komunikasi efektif dengan mutu pelayanan (p = 0,032). Komunikasi efektif karyawan sebagian dinilai baik namun masih ada yang menilai kurang baik, mutu pelayanan sebagian besar...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/2/mutu-pelayanan-kebidanan-model-evaluasi-hubungan-k-thumb-ce95e.webp" type="image/webp" length="103950" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/mutu-pelayanan-kebidanan-model-evaluasi-hubungan-k-thumb-b3905.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/mutu-pelayanan-kebidanan-model-evaluasi-hubungan-k-thumb-ce95e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3569-pbnsurabaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14670-jurnal-penelitian-multidisiplin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sintesis Biodiesel Menggunakan Katalis Heterogen CaO Batu Kapur dengan Support Fly Ash Pabrik Kelapa Sawit Teraktivasi Termal ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sintesis Biodiesel Menggunakan Katalis Heterogen CaO Batu Kapur dengan Support Fly Ash Pabrik Kelapa Sawit Teraktivasi Termal ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sintesis Biodiesel Menggunakan Katalis Heterogen CaO Batu Kapur dengan Support Fly Ash Pabrik Kelapa Sawit Teraktivasi Termal ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33460-proses-sintesis-biodiesel-rasio-molar-gelatin-prod</link>
	<guid isPermaLink="false">499f30ecbc14ba5f255a05bc7aa512bd</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 01:05:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sintesis pan ]]></category>
	<category><![CDATA[ alif ripaldi ]]></category>
	<category><![CDATA[ dyah nirmala ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alif,dyah,nirmala,pan,ripaldi,sintesis]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan produksi biodiesel. Pertama, perlu dilakukan optimasi proses aktivasi katalis CaO-FA dengan variasi suhu dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sintesis Biodiesel Menggunakan Katalis Heterogen CaO Batu Kapur dengan Support Fly Ash Pabrik Kelapa Sawit Teraktivasi Termal: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan produksi biodiesel. Pertama, perlu dilakukan optimasi proses aktivasi katalis CaO-FA dengan variasi suhu dan durasi kalsinasi untuk meningkatkan dispersi CaO pada permukaan fly ash dan memaksimalkan jumlah situs basa aktif. Kedua, eksplorasi penggunaan material pendukung alternatif selain fly ash, seperti zeolit atau karbon aktif, dapat dipertimbangkan untuk meningkatkan stabilitas katalis dan selektivitas reaksi. Ketiga, penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh jenis minyak nabati yang berbeda terhadap kinerja katalis CaO-FA perlu dilakukan untuk mengidentifikasi potensi aplikasi katalis pada berbagai sumber minyak nabati.. Penelitian ini mengevaluasi pengaruh rasio katalis CaO-FA dan rasio molar metanol.RBDPO terhadap yield biodiesel serta komposisi FAME yang dihasilkan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa katalis CaO-FA mampu mengkatalisis reaksi transesterifikasi RBDPO menghasilkan biodiesel dengan yield tertinggi sebesar 71,65% pada rasio CaO-FA 2.Meskipun demikian, kinerja katalis CaO-FA pada penelitian ini masih belum mampu melampaui aktivitas katalitik CaO murni, yang mengindikasikan bahwa support belum sepenuhnya meningkatkan efektivitas situs basa aktif CaO dalam reaksi transesterifikasi.Oleh karena itu, penelitian lanjutan untuk mengevaluasi lebih lanjut pengaruh kondisi preparasi katalis terhadap karakter dan kinerjanya direkomendasikan Penelitian ini bertujuan untuk membuat biodiesel dari Refined Bleached Deodorized Palm Oil (RBDPO) menggunakan katalis heterogen berbasis kalsium oksida (CaO) dari batu kapur yang dimodifikasi dengan fly ash (FA) pabrik kelapa sawit sebagai support katalis. Bahan baku batu kapur diaktivasi terlebih dulu untuk mendapatkan katalis CaO. Selanjutnya bahan baku FA juga dilakukan aktivasi dengan suhu kalsinasi 500AC. Sintesis katalis CaO-FA menggunakan metode impregnasi basah kemudian dikalsinasi pada suhu 600AC. Katalis CaO-FA diaplikasikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/b/proses-sintesis-biodiesel-rasio-molar-gelatin-prod-thumb-30fa6.webp" title="JURIS - Sintesis Biodiesel Menggunakan Katalis Heterogen CaO Batu Kapur dengan Support Fly Ash Pabrik Kelapa Sawit Teraktivasi Termal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/proses-sintesis-biodiesel-rasio-molar-gelatin-prod-thumb-30fa6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/proses-sintesis-biodiesel-rasio-molar-gelatin-prod-thumb-30fa6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/proses-sintesis-biodiesel-rasio-molar-gelatin-prod-thumb-30fa6.webp 1x" title="JURIS - Sintesis Biodiesel Menggunakan Katalis Heterogen CaO Batu Kapur dengan Support Fly Ash Pabrik Kelapa Sawit Teraktivasi Termal" alt="JURIS - Sintesis Biodiesel Menggunakan Katalis Heterogen CaO Batu Kapur dengan Support Fly Ash Pabrik Kelapa Sawit Teraktivasi Termal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/proses-sintesis-biodiesel-rasio-molar-gelatin-prod-thumb-8d04c.webp" title="JURIS - Sintesis Biodiesel Menggunakan Katalis Heterogen CaO Batu Kapur dengan Support Fly Ash Pabrik Kelapa Sawit Teraktivasi Termal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/proses-sintesis-biodiesel-rasio-molar-gelatin-prod-thumb-8d04c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/proses-sintesis-biodiesel-rasio-molar-gelatin-prod-thumb-8d04c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/proses-sintesis-biodiesel-rasio-molar-gelatin-prod-thumb-8d04c.webp 1x" title="JURIS - Sintesis Biodiesel Menggunakan Katalis Heterogen CaO Batu Kapur dengan Support Fly Ash Pabrik Kelapa Sawit Teraktivasi Termal" alt="JURIS - Sintesis Biodiesel Menggunakan Katalis Heterogen CaO Batu Kapur dengan Support Fly Ash Pabrik Kelapa Sawit Teraktivasi Termal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/proses-sintesis-biodiesel-rasio-molar-gelatin-prod-thumb-4d9af.webp" title="JURIS - Sintesis Biodiesel Menggunakan Katalis Heterogen CaO Batu Kapur dengan Support Fly Ash Pabrik Kelapa Sawit Teraktivasi Termal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/proses-sintesis-biodiesel-rasio-molar-gelatin-prod-thumb-4d9af.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/proses-sintesis-biodiesel-rasio-molar-gelatin-prod-thumb-4d9af.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/proses-sintesis-biodiesel-rasio-molar-gelatin-prod-thumb-4d9af.webp 1x" title="JURIS - Sintesis Biodiesel Menggunakan Katalis Heterogen CaO Batu Kapur dengan Support Fly Ash Pabrik Kelapa Sawit Teraktivasi Termal" alt="JURIS - Sintesis Biodiesel Menggunakan Katalis Heterogen CaO Batu Kapur dengan Support Fly Ash Pabrik Kelapa Sawit Teraktivasi Termal" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33460-proses-sintesis-biodiesel-rasio-molar-gelatin-prod" title="JURIS - Sintesis Biodiesel Menggunakan Katalis Heterogen CaO Batu Kapur dengan Support Fly Ash Pabrik Kelapa Sawit Teraktivasi Termal" target="_blank">Sintesis Biodiesel Menggunakan Katalis Heterogen CaO Batu Kapur dengan Support Fly Ash Pabrik Kelapa Sawit Teraktivasi Termal</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan produksi biodiesel. Pertama, perlu dilakukan optimasi proses aktivasi katalis CaO-FA dengan variasi suhu dan durasi kalsinasi untuk meningkatkan dispersi CaO pada permukaan fly ash dan memaksimalkan jumlah situs basa aktif. Kedua, eksplorasi penggunaan material pendukung alternatif selain fly ash, seperti zeolit atau karbon aktif, dapat dipertimbangkan untuk meningkatkan stabilitas katalis dan selektivitas reaksi. Ketiga, penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh jenis minyak nabati yang berbeda terhadap kinerja katalis CaO-FA perlu dilakukan untuk mengidentifikasi potensi aplikasi katalis pada berbagai sumber minyak nabati..
<br>Penelitian ini mengevaluasi pengaruh rasio katalis CaO-FA dan rasio molar metanol.RBDPO terhadap yield biodiesel serta komposisi FAME yang dihasilkan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa katalis CaO-FA mampu mengkatalisis reaksi transesterifikasi RBDPO menghasilkan biodiesel dengan yield tertinggi sebesar 71,65% pada rasio CaO-FA 2.Meskipun demikian, kinerja katalis CaO-FA pada penelitian ini masih belum mampu melampaui aktivitas katalitik CaO murni, yang mengindikasikan bahwa support belum sepenuhnya meningkatkan efektivitas situs basa aktif CaO dalam reaksi transesterifikasi.Oleh karena itu, penelitian lanjutan untuk mengevaluasi lebih lanjut pengaruh kondisi preparasi katalis terhadap karakter dan kinerjanya direkomendasikan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk membuat biodiesel dari Refined Bleached Deodorized Palm Oil (RBDPO) menggunakan katalis heterogen berbasis kalsium oksida (CaO) dari batu kapur yang dimodifikasi dengan fly ash (FA) pabrik kelapa sawit sebagai support katalis. Bahan baku batu kapur diaktivasi terlebih dulu untuk mendapatkan katalis CaO. Selanjutnya bahan baku FA juga dilakukan aktivasi dengan suhu kalsinasi 500AC. Sintesis katalis CaO-FA menggunakan metode impregnasi basah kemudian dikalsinasi pada suhu 600AC. Katalis CaO-FA diaplikasikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/b/proses-sintesis-biodiesel-rasio-molar-gelatin-prod-thumb-4d9af.webp" type="image/webp" length="112846" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/proses-sintesis-biodiesel-rasio-molar-gelatin-prod-thumb-30fa6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/proses-sintesis-biodiesel-rasio-molar-gelatin-prod-thumb-8d04c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/proses-sintesis-biodiesel-rasio-molar-gelatin-prod-thumb-4d9af.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-69-unpam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-339-jurnal-ilmiah-teknik-kimia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Belalang Kembar Siam Berkepala Dua sebagai Inspirasi Desain Busana Kostum untuk Perempuan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Belalang Kembar Siam Berkepala Dua sebagai Inspirasi Desain Busana Kostum untuk Perempuan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Belalang Kembar Siam Berkepala Dua sebagai Inspirasi Desain Busana Kostum untuk Perempuan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33451-aplikasi-desain-busana-elemen-kebaya</link>
	<guid isPermaLink="false">1e82bff587059e6e5b537bf29c35f0b8</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 00:30:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ workflow ojs ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurnal rupa ]]></category>
	<category><![CDATA[ open issue ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[issue,jurnal,ojs,open,rupa,workflow]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan tentang penerapan fenomena malformasi pada serangga lain, seperti kepala ganda pada jangkrik atau kupu-kupu, sebagai dasar pengembangan koleksi busana tematik yang lebih luas. Kedua, penting untuk mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Belalang Kembar Siam Berkepala Dua sebagai Inspirasi Desain Busana Kostum untuk Perempuan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan tentang penerapan fenomena malformasi pada serangga lain, seperti kepala ganda pada jangkrik atau kupu-kupu, sebagai dasar pengembangan koleksi busana tematik yang lebih luas. Kedua, penting untuk mengeksplorasi penggunaan bahan ramah lingkungan yang dapat meniru tekstur dan kilau tubuh serangga secara realistis, sehingga desain tidak hanya estetis tetapi juga mendukung prinsip fesyen berkelanjutan. Ketiga, diperlukan studi tentang respon penonton dan pengguna terhadap busana dengan desain antropomorfik ekstrem, untuk memahami bagaimana bentuk tubuh yang tidak lazim di dunia serangga diterima dalam konteks mode dan ekspresi diri, sehingga dapat dikembangkan menjadi elemen desain yang lebih inklusif dan bermakna secara sosial.. Proses pencarian dan pengumpulan data merupakan tahap penting sebelum perancangan busana.Warna alam dengan kesan kontras mampu menciptakan tampilan eksentrik dan dramatis dalam koleksi POLYCHYPERA.Penerapan teknik reka bahan seperti tucking dan laser cutting memberikan kesan misterius, unik, dan tidak biasa pada busana kostum tersebut Kemunculan belalang kembar siam berkepala dua yang sangat langka menjadi inspirasi bagi koleksi busana kostum POLYCHYPERA. Foto 'Two Headed Grasshopper' oleh fotografer Juan Camarillo dari Amerika Selatan menjadi dasar visual dalam penciptaan desain. Melalui pendekatan antropomorfik, kondisi unik satu kepala yang terlihat dari sisi depan-belakang dan atas-bawah diwujudkan dalam desain busana dengan efek kontras. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan konsep dan desain produk busana kostum bergaya dramatis. Metode yang digunakan adalah Project Based Learning (PBL) melalui eksperimen... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/1/aplikasi-desain-busana-elemen-kebaya-kostum-gaya-d-thumb-a4f2d.webp" title="JURIS - Belalang Kembar Siam Berkepala Dua sebagai Inspirasi Desain Busana Kostum untuk Perempuan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/1/aplikasi-desain-busana-elemen-kebaya-kostum-gaya-d-thumb-a4f2d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/1/aplikasi-desain-busana-elemen-kebaya-kostum-gaya-d-thumb-a4f2d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/1/aplikasi-desain-busana-elemen-kebaya-kostum-gaya-d-thumb-a4f2d.webp 1x" title="JURIS - Belalang Kembar Siam Berkepala Dua sebagai Inspirasi Desain Busana Kostum untuk Perempuan" alt="JURIS - Belalang Kembar Siam Berkepala Dua sebagai Inspirasi Desain Busana Kostum untuk Perempuan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/1/aplikasi-desain-busana-elemen-kebaya-kostum-gaya-d-thumb-336e1.webp" title="JURIS - Belalang Kembar Siam Berkepala Dua sebagai Inspirasi Desain Busana Kostum untuk Perempuan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/1/aplikasi-desain-busana-elemen-kebaya-kostum-gaya-d-thumb-336e1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/1/aplikasi-desain-busana-elemen-kebaya-kostum-gaya-d-thumb-336e1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/1/aplikasi-desain-busana-elemen-kebaya-kostum-gaya-d-thumb-336e1.webp 1x" title="JURIS - Belalang Kembar Siam Berkepala Dua sebagai Inspirasi Desain Busana Kostum untuk Perempuan" alt="JURIS - Belalang Kembar Siam Berkepala Dua sebagai Inspirasi Desain Busana Kostum untuk Perempuan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/1/aplikasi-desain-busana-elemen-kebaya-kostum-gaya-d-thumb-7ebce.webp" title="JURIS - Belalang Kembar Siam Berkepala Dua sebagai Inspirasi Desain Busana Kostum untuk Perempuan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/1/aplikasi-desain-busana-elemen-kebaya-kostum-gaya-d-thumb-7ebce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/1/aplikasi-desain-busana-elemen-kebaya-kostum-gaya-d-thumb-7ebce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/1/aplikasi-desain-busana-elemen-kebaya-kostum-gaya-d-thumb-7ebce.webp 1x" title="JURIS - Belalang Kembar Siam Berkepala Dua sebagai Inspirasi Desain Busana Kostum untuk Perempuan" alt="JURIS - Belalang Kembar Siam Berkepala Dua sebagai Inspirasi Desain Busana Kostum untuk Perempuan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33451-aplikasi-desain-busana-elemen-kebaya" title="JURIS - Belalang Kembar Siam Berkepala Dua sebagai Inspirasi Desain Busana Kostum untuk Perempuan" target="_blank">Belalang Kembar Siam Berkepala Dua sebagai Inspirasi Desain Busana Kostum untuk Perempuan</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan tentang penerapan fenomena malformasi pada serangga lain, seperti kepala ganda pada jangkrik atau kupu-kupu, sebagai dasar pengembangan koleksi busana tematik yang lebih luas. Kedua, penting untuk mengeksplorasi penggunaan bahan ramah lingkungan yang dapat meniru tekstur dan kilau tubuh serangga secara realistis, sehingga desain tidak hanya estetis tetapi juga mendukung prinsip fesyen berkelanjutan. Ketiga, diperlukan studi tentang respon penonton dan pengguna terhadap busana dengan desain antropomorfik ekstrem, untuk memahami bagaimana bentuk tubuh yang tidak lazim di dunia serangga diterima dalam konteks mode dan ekspresi diri, sehingga dapat dikembangkan menjadi elemen desain yang lebih inklusif dan bermakna secara sosial..
<br>Proses pencarian dan pengumpulan data merupakan tahap penting sebelum perancangan busana.Warna alam dengan kesan kontras mampu menciptakan tampilan eksentrik dan dramatis dalam koleksi POLYCHYPERA.Penerapan teknik reka bahan seperti tucking dan laser cutting memberikan kesan misterius, unik, dan tidak biasa pada busana kostum tersebut
<br>Kemunculan belalang kembar siam berkepala dua yang sangat langka menjadi inspirasi bagi koleksi busana kostum POLYCHYPERA. Foto 'Two Headed Grasshopper' oleh fotografer Juan Camarillo dari Amerika Selatan menjadi dasar visual dalam penciptaan desain. Melalui pendekatan antropomorfik, kondisi unik satu kepala yang terlihat dari sisi depan-belakang dan atas-bawah diwujudkan dalam desain busana dengan efek kontras. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan konsep dan desain produk busana kostum bergaya dramatis. Metode yang digunakan adalah Project Based Learning (PBL) melalui eksperimen...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/1/aplikasi-desain-busana-elemen-kebaya-kostum-gaya-d-thumb-7ebce.webp" type="image/webp" length="84500" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/1/aplikasi-desain-busana-elemen-kebaya-kostum-gaya-d-thumb-a4f2d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/1/aplikasi-desain-busana-elemen-kebaya-kostum-gaya-d-thumb-336e1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/1/aplikasi-desain-busana-elemen-kebaya-kostum-gaya-d-thumb-7ebce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-459-tel-u.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6604-jurnal-rupa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Effect of Solvent on The Extraction of Anthocyanin Pigment from Buni Antidesma bunius L Spreng ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effect of Solvent on The Extraction of Anthocyanin Pigment from Buni Antidesma bunius L Spreng ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effect of Solvent on The Extraction of Anthocyanin Pigment from Buni Antidesma bunius L Spreng ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33457-buni-antidesma-bunius-zat-warna-antosianin-ekstrak</link>
	<guid isPermaLink="false">d974ab559956c8c0f52abef1167dbb88</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 00:16:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengoptimalkan proses ekstraksi antosianin dari buah Buni dengan variasi parameter seperti rasio ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effect of Solvent on The Extraction of Anthocyanin Pigment from Buni (Antidesma bunius (L) Spreng): Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengoptimalkan proses ekstraksi antosianin dari buah Buni dengan variasi parameter seperti rasio pelarut, waktu ekstraksi, dan suhu ekstraksi, guna meningkatkan rendemen antosianin yang diperoleh. Kedua, penelitian mengenai stabilitas antosianin yang diekstrak dari buah Buni dalam berbagai kondisi penyimpanan (suhu, pH, dan paparan cahaya) perlu dilakukan untuk mengetahui umur simpan dan potensi penggunaannya sebagai pewarna alami yang stabil. Ketiga, perlu dilakukan studi mengenai potensi antosianin dari ekstrak buah Buni sebagai antioksidan dan aktivitas biologis lainnya, sehingga dapat diketahui manfaat kesehatan yang dapat diperoleh dari senyawa tersebut.. Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa pigmen antosianin dapat diekstraksi dari buah Buni.Proses ekstraksi dapat dilakukan dengan menggunakan ketiga pelarut tersebut, namun kandungan antosianin tertinggi diperoleh dengan menggunakan asam sitrat sebagai pelarut.Pigmen antosianin yang diekstraksi dari buah Buni ini dapat digunakan sebagai pewarna alami untuk makanan dan pewarna non-makanan Buah Buni (Antidesma bunius (L) Spreng) mengandung vitamin, antosianin, flavonoid dan asam fenolat. Antosianin merupakan kelompok pigmen yang berwarna merah sampai biru yang tersebar luas pada tanaman. Antosianin dalam buah Buni merupakan zat warna yang dapat dijadikan sebagai alternatif pengganti pewarna sintetis yang aman bagi kesehatan. Pada penelitian ini akan dilakukan proses ektraksi antosianin dari buah Buni. Proses ektraksi dilakukan dengan variasi pelarut yang digunakan, yaitu etanol 70%, aquades, dan asam... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/5/buni-antidesma-bunius-zat-warna-antosianin-ekstrak-thumb-c6d86.webp" title="JURIS - The Effect of Solvent on The Extraction of Anthocyanin Pigment from Buni (Antidesma bunius (L) Spreng)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/buni-antidesma-bunius-zat-warna-antosianin-ekstrak-thumb-c6d86.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/buni-antidesma-bunius-zat-warna-antosianin-ekstrak-thumb-c6d86.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/buni-antidesma-bunius-zat-warna-antosianin-ekstrak-thumb-c6d86.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Solvent on The Extraction of Anthocyanin Pigment from Buni (Antidesma bunius (L) Spreng)" alt="JURIS - The Effect of Solvent on The Extraction of Anthocyanin Pigment from Buni (Antidesma bunius (L) Spreng)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/buni-antidesma-bunius-zat-warna-antosianin-ekstrak-thumb-3b309.webp" title="JURIS - The Effect of Solvent on The Extraction of Anthocyanin Pigment from Buni (Antidesma bunius (L) Spreng)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/buni-antidesma-bunius-zat-warna-antosianin-ekstrak-thumb-3b309.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/buni-antidesma-bunius-zat-warna-antosianin-ekstrak-thumb-3b309.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/buni-antidesma-bunius-zat-warna-antosianin-ekstrak-thumb-3b309.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Solvent on The Extraction of Anthocyanin Pigment from Buni (Antidesma bunius (L) Spreng)" alt="JURIS - The Effect of Solvent on The Extraction of Anthocyanin Pigment from Buni (Antidesma bunius (L) Spreng)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/buni-antidesma-bunius-zat-warna-antosianin-ekstrak-thumb-8aa54.webp" title="JURIS - The Effect of Solvent on The Extraction of Anthocyanin Pigment from Buni (Antidesma bunius (L) Spreng)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/buni-antidesma-bunius-zat-warna-antosianin-ekstrak-thumb-8aa54.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/buni-antidesma-bunius-zat-warna-antosianin-ekstrak-thumb-8aa54.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/buni-antidesma-bunius-zat-warna-antosianin-ekstrak-thumb-8aa54.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Solvent on The Extraction of Anthocyanin Pigment from Buni (Antidesma bunius (L) Spreng)" alt="JURIS - The Effect of Solvent on The Extraction of Anthocyanin Pigment from Buni (Antidesma bunius (L) Spreng)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33457-buni-antidesma-bunius-zat-warna-antosianin-ekstrak" title="JURIS - The Effect of Solvent on The Extraction of Anthocyanin Pigment from Buni (Antidesma bunius (L) Spreng)" target="_blank">The Effect of Solvent on The Extraction of Anthocyanin Pigment from Buni (Antidesma bunius (L) Spreng)</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengoptimalkan proses ekstraksi antosianin dari buah Buni dengan variasi parameter seperti rasio pelarut, waktu ekstraksi, dan suhu ekstraksi, guna meningkatkan rendemen antosianin yang diperoleh. Kedua, penelitian mengenai stabilitas antosianin yang diekstrak dari buah Buni dalam berbagai kondisi penyimpanan (suhu, pH, dan paparan cahaya) perlu dilakukan untuk mengetahui umur simpan dan potensi penggunaannya sebagai pewarna alami yang stabil. Ketiga, perlu dilakukan studi mengenai potensi antosianin dari ekstrak buah Buni sebagai antioksidan dan aktivitas biologis lainnya, sehingga dapat diketahui manfaat kesehatan yang dapat diperoleh dari senyawa tersebut..
<br>Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa pigmen antosianin dapat diekstraksi dari buah Buni.Proses ekstraksi dapat dilakukan dengan menggunakan ketiga pelarut tersebut, namun kandungan antosianin tertinggi diperoleh dengan menggunakan asam sitrat sebagai pelarut.Pigmen antosianin yang diekstraksi dari buah Buni ini dapat digunakan sebagai pewarna alami untuk makanan dan pewarna non-makanan
<br>Buah Buni (Antidesma bunius (L) Spreng) mengandung vitamin, antosianin, flavonoid dan asam fenolat. Antosianin merupakan kelompok pigmen yang berwarna merah sampai biru yang tersebar luas pada tanaman. Antosianin dalam buah Buni merupakan zat warna yang dapat dijadikan sebagai alternatif pengganti pewarna sintetis yang aman bagi kesehatan. Pada penelitian ini akan dilakukan proses ektraksi antosianin dari buah Buni. Proses ektraksi dilakukan dengan variasi pelarut yang digunakan, yaitu etanol 70%, aquades, dan asam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/5/buni-antidesma-bunius-zat-warna-antosianin-ekstrak-thumb-8aa54.webp" type="image/webp" length="75148" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/buni-antidesma-bunius-zat-warna-antosianin-ekstrak-thumb-c6d86.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/buni-antidesma-bunius-zat-warna-antosianin-ekstrak-thumb-3b309.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/buni-antidesma-bunius-zat-warna-antosianin-ekstrak-thumb-8aa54.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-69-unpam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-339-jurnal-ilmiah-teknik-kimia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Studi Awal Sintesis dan Evaluasi Kestabilan Hidrogel Komposit Fly AshAeAlginate untuk Adsorpsi PbAA ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Studi Awal Sintesis dan Evaluasi Kestabilan Hidrogel Komposit Fly AshAeAlginate untuk Adsorpsi PbAA ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Studi Awal Sintesis dan Evaluasi Kestabilan Hidrogel Komposit Fly AshAeAlginate untuk Adsorpsi PbAA ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33469-optimum-adsorpsi-ion-logam-berat-bakteri</link>
	<guid isPermaLink="false">3a3cfa1a139d3806e18a8ea882f3a033</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 00:09:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sintesis pan ]]></category>
	<category><![CDATA[ alif ripaldi ]]></category>
	<category><![CDATA[ dyah nirmala ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alif,dyah,nirmala,pan,ripaldi,sintesis]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada optimasi rasio fly ash dan natrium alginat untuk meningkatkan kapasitas adsorpsi dan stabilitas mekanik hidrogel. Studi lebih lanjut diperlukan untuk menginvestigasi mekanisme adsorpsi PbAA pada hidrogel komposit ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Studi Awal Sintesis dan Evaluasi Kestabilan Hidrogel Komposit Fly AshAeAlginate untuk Adsorpsi PbAA: Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada optimasi rasio fly ash dan natrium alginat untuk meningkatkan kapasitas adsorpsi dan stabilitas mekanik hidrogel. Studi lebih lanjut diperlukan untuk menginvestigasi mekanisme adsorpsi PbAA pada hidrogel komposit ini, termasuk peran komponen mineral dalam fly ash. Pengembangan aplikasi hidrogel komposit ini pada air limbah industri riil dengan komposisi yang lebih kompleks juga perlu dieksplorasi untuk menguji efektivitasnya dalam kondisi lapangan. Selain itu, penelitian tentang regenerasi dan penggunaan kembali hidrogel setelah proses adsorpsi dapat dilakukan untuk meningkatkan keberlanjutan dan efisiensi biaya dari teknologi ini. Terakhir, eksplorasi penggunaan jenis fly ash yang berbeda dari berbagai sumber pembangkit listrik dapat dilakukan untuk mengidentifikasi material yang paling optimal untuk sintesis hidrogel adsorben.. Penelitian ini berhasil mensintesis hidrogel komposit berbasis fly ashAealginate yang efektif dalam mengadsorpsi ion PbAA dari limbah cair sintetik.Formulasi hidrogel FA-D menunjukkan keseimbangan optimal antara daya swelling dan stabilitas fisik terhadap gaya gesek.Dengan kondisi operasi yang tepat, hidrogel FA-D mampu mencapai efisiensi removal PbAA tertinggi sebesar 98,21% Meningkatnya produksi abu terbang (FA) dari pembangkit listrik tenaga batubara di Indonesia dan risiko kontaminasi logam berat yang terkait memerlukan pengembangan material adsorben berkelanjutan. Studi ini melaporkan sintesis hidrogel komposit abu terbang natrium alginat yang dihubungkan silang dengan CaClCC dan aplikasinya untuk adsorpsi PbAA dalam sistem batch. Eksperimen meliputi persiapan FA, sintesis hidrogel, analisis pembengkakan, evaluasi stabilitas fisik yang didefinisikan sebagai ketahanan terhadap gaya gesek akibat pengadukan selama adsorpsi, dan analisis konsentrasi PbAA menggunakan Spektroskopi Serapan Atom (AAS). Pengamatan karakterisasi morfologi permukaan secara visual menunjukkan dispersi partikel FA yang homogen di dalam jaringan hidrogel tiga dimensi. Di antara formulasi,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/9/optimum-adsorpsi-ion-logam-berat-bakteri-resisten-thumb-69efd.webp" title="JURIS - Studi Awal Sintesis dan Evaluasi Kestabilan Hidrogel Komposit Fly AshAeAlginate untuk Adsorpsi PbAA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/optimum-adsorpsi-ion-logam-berat-bakteri-resisten-thumb-69efd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/optimum-adsorpsi-ion-logam-berat-bakteri-resisten-thumb-69efd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/optimum-adsorpsi-ion-logam-berat-bakteri-resisten-thumb-69efd.webp 1x" title="JURIS - Studi Awal Sintesis dan Evaluasi Kestabilan Hidrogel Komposit Fly AshAeAlginate untuk Adsorpsi PbAA" alt="JURIS - Studi Awal Sintesis dan Evaluasi Kestabilan Hidrogel Komposit Fly AshAeAlginate untuk Adsorpsi PbAA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/optimum-adsorpsi-ion-logam-berat-bakteri-resisten-thumb-6a0da.webp" title="JURIS - Studi Awal Sintesis dan Evaluasi Kestabilan Hidrogel Komposit Fly AshAeAlginate untuk Adsorpsi PbAA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/optimum-adsorpsi-ion-logam-berat-bakteri-resisten-thumb-6a0da.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/optimum-adsorpsi-ion-logam-berat-bakteri-resisten-thumb-6a0da.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/optimum-adsorpsi-ion-logam-berat-bakteri-resisten-thumb-6a0da.webp 1x" title="JURIS - Studi Awal Sintesis dan Evaluasi Kestabilan Hidrogel Komposit Fly AshAeAlginate untuk Adsorpsi PbAA" alt="JURIS - Studi Awal Sintesis dan Evaluasi Kestabilan Hidrogel Komposit Fly AshAeAlginate untuk Adsorpsi PbAA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/optimum-adsorpsi-ion-logam-berat-bakteri-resisten-thumb-86f54.webp" title="JURIS - Studi Awal Sintesis dan Evaluasi Kestabilan Hidrogel Komposit Fly AshAeAlginate untuk Adsorpsi PbAA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/optimum-adsorpsi-ion-logam-berat-bakteri-resisten-thumb-86f54.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/optimum-adsorpsi-ion-logam-berat-bakteri-resisten-thumb-86f54.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/optimum-adsorpsi-ion-logam-berat-bakteri-resisten-thumb-86f54.webp 1x" title="JURIS - Studi Awal Sintesis dan Evaluasi Kestabilan Hidrogel Komposit Fly AshAeAlginate untuk Adsorpsi PbAA" alt="JURIS - Studi Awal Sintesis dan Evaluasi Kestabilan Hidrogel Komposit Fly AshAeAlginate untuk Adsorpsi PbAA" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33469-optimum-adsorpsi-ion-logam-berat-bakteri" title="JURIS - Studi Awal Sintesis dan Evaluasi Kestabilan Hidrogel Komposit Fly AshAeAlginate untuk Adsorpsi PbAA" target="_blank">Studi Awal Sintesis dan Evaluasi Kestabilan Hidrogel Komposit Fly AshAeAlginate untuk Adsorpsi PbAA</a>: Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada optimasi rasio fly ash dan natrium alginat untuk meningkatkan kapasitas adsorpsi dan stabilitas mekanik hidrogel. Studi lebih lanjut diperlukan untuk menginvestigasi mekanisme adsorpsi PbAA pada hidrogel komposit ini, termasuk peran komponen mineral dalam fly ash. Pengembangan aplikasi hidrogel komposit ini pada air limbah industri riil dengan komposisi yang lebih kompleks juga perlu dieksplorasi untuk menguji efektivitasnya dalam kondisi lapangan. Selain itu, penelitian tentang regenerasi dan penggunaan kembali hidrogel setelah proses adsorpsi dapat dilakukan untuk meningkatkan keberlanjutan dan efisiensi biaya dari teknologi ini. Terakhir, eksplorasi penggunaan jenis fly ash yang berbeda dari berbagai sumber pembangkit listrik dapat dilakukan untuk mengidentifikasi material yang paling optimal untuk sintesis hidrogel adsorben..
<br>Penelitian ini berhasil mensintesis hidrogel komposit berbasis fly ashAealginate yang efektif dalam mengadsorpsi ion PbAA dari limbah cair sintetik.Formulasi hidrogel FA-D menunjukkan keseimbangan optimal antara daya swelling dan stabilitas fisik terhadap gaya gesek.Dengan kondisi operasi yang tepat, hidrogel FA-D mampu mencapai efisiensi removal PbAA tertinggi sebesar 98,21%
<br>Meningkatnya produksi abu terbang (FA) dari pembangkit listrik tenaga batubara di Indonesia dan risiko kontaminasi logam berat yang terkait memerlukan pengembangan material adsorben berkelanjutan. Studi ini melaporkan sintesis hidrogel komposit abu terbang natrium alginat yang dihubungkan silang dengan CaClCC dan aplikasinya untuk adsorpsi PbAA dalam sistem batch. Eksperimen meliputi persiapan FA, sintesis hidrogel, analisis pembengkakan, evaluasi stabilitas fisik yang didefinisikan sebagai ketahanan terhadap gaya gesek akibat pengadukan selama adsorpsi, dan analisis konsentrasi PbAA menggunakan Spektroskopi Serapan Atom (AAS). Pengamatan karakterisasi morfologi permukaan secara visual menunjukkan dispersi partikel FA yang homogen di dalam jaringan hidrogel tiga dimensi. Di antara formulasi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/9/optimum-adsorpsi-ion-logam-berat-bakteri-resisten-thumb-86f54.webp" type="image/webp" length="87918" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/optimum-adsorpsi-ion-logam-berat-bakteri-resisten-thumb-69efd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/optimum-adsorpsi-ion-logam-berat-bakteri-resisten-thumb-6a0da.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/optimum-adsorpsi-ion-logam-berat-bakteri-resisten-thumb-86f54.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-69-unpam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-339-jurnal-ilmiah-teknik-kimia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Model Matematis Bioadsorben dari Tongkol Jagung Termodifikasi Belimbing Wuluh sebagai Pengolahan Limbah Logam Cu Artifisial ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Model Matematis Bioadsorben dari Tongkol Jagung Termodifikasi Belimbing Wuluh sebagai Pengolahan Limbah Logam Cu Artifisial ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Model Matematis Bioadsorben dari Tongkol Jagung Termodifikasi Belimbing Wuluh sebagai Pengolahan Limbah Logam Cu Artifisial ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33467-kapasitas-adsorpsi-ion-biobriket-tongkol-jagung-ko</link>
	<guid isPermaLink="false">1fb44e532a460b0293411ce6b3778809</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 00:01:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sintesis pan ]]></category>
	<category><![CDATA[ alif ripaldi ]]></category>
	<category><![CDATA[ dyah nirmala ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alif,dyah,nirmala,pan,ripaldi,sintesis]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti pengaruh durasi aktivasi ekstrak belimbing wuluh terhadap pembentukan pori dan kapasitas adsorpsi bioadsorben, untuk mengetahui apakah waktu lebih lama dapat meningkatkan efisiensi penyerapan logam Cu. Kedua, perlu dikaji perbandingan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Model Matematis Bioadsorben dari Tongkol Jagung Termodifikasi Belimbing Wuluh sebagai Pengolahan Limbah Logam Cu Artifisial: Pertama, perlu diteliti pengaruh durasi aktivasi ekstrak belimbing wuluh terhadap pembentukan pori dan kapasitas adsorpsi bioadsorben, untuk mengetahui apakah waktu lebih lama dapat meningkatkan efisiensi penyerapan logam Cu. Kedua, perlu dikaji perbandingan jenis aktivator alami lain seperti ekstrak jeruk nipis atau cuka buah terhadap kinerja bioadsorben dari tongkol jagung, guna menemukan alternatif yang lebih efektif dan tersedia luas. Ketiga, sebaiknya dilakukan penelitian tentang pengaruh ukuran partikel karbon aktif terhadap kecepatan dan kapasitas adsorpsi, karena ukuran partikel dapat memengaruhi luas permukaan dan difusi ion logam ke dalam pori. Ide-ide ini mengembangkan saran dalam penelitian yang menyebutkan pentingnya memperhatikan faktor aktivasi, jenis aktivator, dan ukuran partikel. Dengan memperdalam variabel-variabel tersebut, penelitian lanjutan dapat menghasilkan bioadsorben yang lebih optimal dan siap diterapkan dalam skala nyata. Penelitian semacam ini juga penting untuk memastikan keberlanjutan dan efisiensi proses pengolahan limbah berbasis bahan alami. Fokus pada parameter proses membuat penelitian lebih terarah dan aplikatif. Semua saran tetap berbasis pada temuan dan saran dalam makalah tanpa menambahkan informasi luar. Pendekatan sistematis ini mendukung pengembangan teknologi pengolahan limbah yang ramah lingkungan.. Proses adsorpsi dengan bioadsorben dari tongkol jagung yang diaktivasi menggunakan aktivator alami ekstrak belimbing wuluh 80% mampu menyerap limbah artifisial logam Cu hingga 89,55% pada kondisi optimal yaitu waktu pengontakan 120 menit dan massa adsorben 12,5 gram.Penyerapan logam berat Cu oleh bioadsorben tersebut mengikuti model Isoterm Langmuir dengan persamaan y = 1,8082x Ae 17,871 dan nilai RA = 0,994, menunjukkan kecocokan model yang sangat baik.Peningkatan massa adsorben dan waktu kontak meningkatkan efisiensi penyerapan hingga mencapai titik jenuh Zat pencemar berbahaya yang terdapat dalam limbah diantaranya adalah logam berat Cu (Tembaga). Proses adsorpsi dapat digunakan sebagai metode dalam mengurangi kadar logam berat tembaga. Metode adsorpsi dipilih karena pada proses ini tidak menimbulkan racun dan bahan baku untuk adsorben lebih ekonomis seperti tongkol jagung. Tongkol jagung memiliki kandungan kadar unsur karbon 43,42% dan struktur berpori cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh model matematika yang dapat digunakan dalam penentuan proses adsorpsi logam Cu menggunakan bioadsorben dari tongkol jagung.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/6/kapasitas-adsorpsi-ion-biobriket-tongkol-jagung-ko-thumb-3e901.webp" title="JURIS - Model Matematis Bioadsorben dari Tongkol Jagung Termodifikasi Belimbing Wuluh sebagai Pengolahan Limbah Logam Cu Artifisial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/kapasitas-adsorpsi-ion-biobriket-tongkol-jagung-ko-thumb-3e901.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/kapasitas-adsorpsi-ion-biobriket-tongkol-jagung-ko-thumb-3e901.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/kapasitas-adsorpsi-ion-biobriket-tongkol-jagung-ko-thumb-3e901.webp 1x" title="JURIS - Model Matematis Bioadsorben dari Tongkol Jagung Termodifikasi Belimbing Wuluh sebagai Pengolahan Limbah Logam Cu Artifisial" alt="JURIS - Model Matematis Bioadsorben dari Tongkol Jagung Termodifikasi Belimbing Wuluh sebagai Pengolahan Limbah Logam Cu Artifisial" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/6/kapasitas-adsorpsi-ion-biobriket-tongkol-jagung-ko-thumb-0a862.webp" title="JURIS - Model Matematis Bioadsorben dari Tongkol Jagung Termodifikasi Belimbing Wuluh sebagai Pengolahan Limbah Logam Cu Artifisial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/kapasitas-adsorpsi-ion-biobriket-tongkol-jagung-ko-thumb-0a862.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/kapasitas-adsorpsi-ion-biobriket-tongkol-jagung-ko-thumb-0a862.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/kapasitas-adsorpsi-ion-biobriket-tongkol-jagung-ko-thumb-0a862.webp 1x" title="JURIS - Model Matematis Bioadsorben dari Tongkol Jagung Termodifikasi Belimbing Wuluh sebagai Pengolahan Limbah Logam Cu Artifisial" alt="JURIS - Model Matematis Bioadsorben dari Tongkol Jagung Termodifikasi Belimbing Wuluh sebagai Pengolahan Limbah Logam Cu Artifisial" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/6/kapasitas-adsorpsi-ion-biobriket-tongkol-jagung-ko-thumb-84ef1.webp" title="JURIS - Model Matematis Bioadsorben dari Tongkol Jagung Termodifikasi Belimbing Wuluh sebagai Pengolahan Limbah Logam Cu Artifisial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/kapasitas-adsorpsi-ion-biobriket-tongkol-jagung-ko-thumb-84ef1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/kapasitas-adsorpsi-ion-biobriket-tongkol-jagung-ko-thumb-84ef1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/kapasitas-adsorpsi-ion-biobriket-tongkol-jagung-ko-thumb-84ef1.webp 1x" title="JURIS - Model Matematis Bioadsorben dari Tongkol Jagung Termodifikasi Belimbing Wuluh sebagai Pengolahan Limbah Logam Cu Artifisial" alt="JURIS - Model Matematis Bioadsorben dari Tongkol Jagung Termodifikasi Belimbing Wuluh sebagai Pengolahan Limbah Logam Cu Artifisial" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33467-kapasitas-adsorpsi-ion-biobriket-tongkol-jagung-ko" title="JURIS - Model Matematis Bioadsorben dari Tongkol Jagung Termodifikasi Belimbing Wuluh sebagai Pengolahan Limbah Logam Cu Artifisial" target="_blank">Model Matematis Bioadsorben dari Tongkol Jagung Termodifikasi Belimbing Wuluh sebagai Pengolahan Limbah Logam Cu Artifisial</a>: Pertama, perlu diteliti pengaruh durasi aktivasi ekstrak belimbing wuluh terhadap pembentukan pori dan kapasitas adsorpsi bioadsorben, untuk mengetahui apakah waktu lebih lama dapat meningkatkan efisiensi penyerapan logam Cu. Kedua, perlu dikaji perbandingan jenis aktivator alami lain seperti ekstrak jeruk nipis atau cuka buah terhadap kinerja bioadsorben dari tongkol jagung, guna menemukan alternatif yang lebih efektif dan tersedia luas. Ketiga, sebaiknya dilakukan penelitian tentang pengaruh ukuran partikel karbon aktif terhadap kecepatan dan kapasitas adsorpsi, karena ukuran partikel dapat memengaruhi luas permukaan dan difusi ion logam ke dalam pori. Ide-ide ini mengembangkan saran dalam penelitian yang menyebutkan pentingnya memperhatikan faktor aktivasi, jenis aktivator, dan ukuran partikel. Dengan memperdalam variabel-variabel tersebut, penelitian lanjutan dapat menghasilkan bioadsorben yang lebih optimal dan siap diterapkan dalam skala nyata. Penelitian semacam ini juga penting untuk memastikan keberlanjutan dan efisiensi proses pengolahan limbah berbasis bahan alami. Fokus pada parameter proses membuat penelitian lebih terarah dan aplikatif. Semua saran tetap berbasis pada temuan dan saran dalam makalah tanpa menambahkan informasi luar. Pendekatan sistematis ini mendukung pengembangan teknologi pengolahan limbah yang ramah lingkungan..
<br>Proses adsorpsi dengan bioadsorben dari tongkol jagung yang diaktivasi menggunakan aktivator alami ekstrak belimbing wuluh 80% mampu menyerap limbah artifisial logam Cu hingga 89,55% pada kondisi optimal yaitu waktu pengontakan 120 menit dan massa adsorben 12,5 gram.Penyerapan logam berat Cu oleh bioadsorben tersebut mengikuti model Isoterm Langmuir dengan persamaan y = 1,8082x Ae 17,871 dan nilai RA = 0,994, menunjukkan kecocokan model yang sangat baik.Peningkatan massa adsorben dan waktu kontak meningkatkan efisiensi penyerapan hingga mencapai titik jenuh
<br>Zat pencemar berbahaya yang terdapat dalam limbah diantaranya adalah logam berat Cu (Tembaga). Proses adsorpsi dapat digunakan sebagai metode dalam mengurangi kadar logam berat tembaga. Metode adsorpsi dipilih karena pada proses ini tidak menimbulkan racun dan bahan baku untuk adsorben lebih ekonomis seperti tongkol jagung. Tongkol jagung memiliki kandungan kadar unsur karbon 43,42% dan struktur berpori cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh model matematika yang dapat digunakan dalam penentuan proses adsorpsi logam Cu menggunakan bioadsorben dari tongkol jagung....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/6/kapasitas-adsorpsi-ion-biobriket-tongkol-jagung-ko-thumb-3e901.webp" type="image/webp" length="101672" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/kapasitas-adsorpsi-ion-biobriket-tongkol-jagung-ko-thumb-3e901.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/kapasitas-adsorpsi-ion-biobriket-tongkol-jagung-ko-thumb-0a862.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/kapasitas-adsorpsi-ion-biobriket-tongkol-jagung-ko-thumb-84ef1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-69-unpam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-339-jurnal-ilmiah-teknik-kimia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sintesis PAN co PMMA sebagai Compatibilizer pada Pencampuran Natural Rubber dan Nitrile Butadiene Rubber Aplikasi dalam Pencampuran Karet Perapat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sintesis PAN co PMMA sebagai Compatibilizer pada Pencampuran Natural Rubber dan Nitrile Butadiene Rubber Aplikasi dalam Pencampuran Karet Perapat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sintesis PAN co PMMA sebagai Compatibilizer pada Pencampuran Natural Rubber dan Nitrile Butadiene Rubber Aplikasi dalam Pencampuran Karet Perapat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33468-compatibilizer-kopolimerisasi-pan-co-pmma-natural</link>
	<guid isPermaLink="false">5cb02d1654cce6cf71268da1577c942d</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 00:01:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sintesis pan ]]></category>
	<category><![CDATA[ alif ripaldi ]]></category>
	<category><![CDATA[ dyah nirmala ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alif,dyah,nirmala,pan,ripaldi,sintesis]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi tentang analisis morfologi menggunakan SEM untuk mengetahui secara langsung pengaruh PAN-co-PMMA terhadap ukuran dan distribusi domain NBR dalam matriks NR. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sintesis PAN-co-PMMA sebagai Compatibilizer pada Pencampuran Natural Rubber dan Nitrile Butadiene Rubber:Aplikasi dalam Pencampuran Karet Perapat: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi tentang analisis morfologi menggunakan SEM untuk mengetahui secara langsung pengaruh PAN-co-PMMA terhadap ukuran dan distribusi domain NBR dalam matriks NR. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang pengaruh penggunaan filler, seperti carbon black dan silika, dalam vulkanisasi rubber seal untuk meningkatkan sifat mekanis karet. Terakhir, studi tentang desain dan pengembangan polimer yang dapat meningkatkan viskoelastisitas dan sifat permukaan yang kritis untuk ketahanan gores pada karet seal juga dapat menjadi arah penelitian yang menarik.. Sintesis PAN-co-PMMA sebagai compatibilizer dalam campuran NR dan NBR menunjukkan bahwa semakin bertambahnya konsentrasi inisiator maka akan meningkatkan padatan PAN-co-PMMA.Transmitan FTIR PAN dan PMMA menurun dengan bertambahnya konsentrasi inisiator, sehingga menunjukkan telah terjadi kopolimerisasi karena terdapat ikatan rangkap CON dan C=O yang menunjukkan bahwa PAN dan PMMA telah bergabung membentuk kopolimerisasi.Penambahan compatibilizer PAN-co-PMMA dapat menaikkan nilai tensile strength dari 10,3 MPa menjadi 11,4 Mpa, namun demikian perlu dilakukan studi lebih lanjut tentang analisis morfologi menggunakan SEM untuk mengetahui ukuran dan distribusi domain NBR dalam matriks NR Natural Rubber (NR) dan Nitrile Butadiene Rubber (NBR) adalah dua jenis karet yang tidak dapat bercampur karena memiliki parameter kelarutan yang berbeda. Salah satu cara untuk mencampurkan NR dan NBR dibutuhkan compatibilizer yang diperoleh melalui kopolimerisasi dari monomer akrilonitril (AN) dan metil metakrilat (MMA) menggunakan inisiator kalium persulfat (K2S2O8). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inisiator terhadap proses sintesis dan karakterisasi PAN-co-PMMA, serta mengevaluasi sifat mekanis tensile strength PAN-co-PMMA terpilih sebagai compatibilizer pada aplikasi rubber seal. PAN-co-PMMA disintesis menggunakan air-etanol pada... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/5/compatibilizer-kopolimerisasi-pan-co-pmma-natural-thumb-96f34.webp" title="JURIS - Sintesis PAN-co-PMMA sebagai Compatibilizer pada Pencampuran Natural Rubber dan Nitrile Butadiene Rubber:Aplikasi dalam Pencampuran Karet Perapat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/compatibilizer-kopolimerisasi-pan-co-pmma-natural-thumb-96f34.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/compatibilizer-kopolimerisasi-pan-co-pmma-natural-thumb-96f34.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/compatibilizer-kopolimerisasi-pan-co-pmma-natural-thumb-96f34.webp 1x" title="JURIS - Sintesis PAN-co-PMMA sebagai Compatibilizer pada Pencampuran Natural Rubber dan Nitrile Butadiene Rubber:Aplikasi dalam Pencampuran Karet Perapat" alt="JURIS - Sintesis PAN-co-PMMA sebagai Compatibilizer pada Pencampuran Natural Rubber dan Nitrile Butadiene Rubber:Aplikasi dalam Pencampuran Karet Perapat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/compatibilizer-kopolimerisasi-pan-co-pmma-natural-thumb-8eccd.webp" title="JURIS - Sintesis PAN-co-PMMA sebagai Compatibilizer pada Pencampuran Natural Rubber dan Nitrile Butadiene Rubber:Aplikasi dalam Pencampuran Karet Perapat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/compatibilizer-kopolimerisasi-pan-co-pmma-natural-thumb-8eccd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/compatibilizer-kopolimerisasi-pan-co-pmma-natural-thumb-8eccd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/compatibilizer-kopolimerisasi-pan-co-pmma-natural-thumb-8eccd.webp 1x" title="JURIS - Sintesis PAN-co-PMMA sebagai Compatibilizer pada Pencampuran Natural Rubber dan Nitrile Butadiene Rubber:Aplikasi dalam Pencampuran Karet Perapat" alt="JURIS - Sintesis PAN-co-PMMA sebagai Compatibilizer pada Pencampuran Natural Rubber dan Nitrile Butadiene Rubber:Aplikasi dalam Pencampuran Karet Perapat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/compatibilizer-kopolimerisasi-pan-co-pmma-natural-thumb-0ad15.webp" title="JURIS - Sintesis PAN-co-PMMA sebagai Compatibilizer pada Pencampuran Natural Rubber dan Nitrile Butadiene Rubber:Aplikasi dalam Pencampuran Karet Perapat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/compatibilizer-kopolimerisasi-pan-co-pmma-natural-thumb-0ad15.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/compatibilizer-kopolimerisasi-pan-co-pmma-natural-thumb-0ad15.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/compatibilizer-kopolimerisasi-pan-co-pmma-natural-thumb-0ad15.webp 1x" title="JURIS - Sintesis PAN-co-PMMA sebagai Compatibilizer pada Pencampuran Natural Rubber dan Nitrile Butadiene Rubber:Aplikasi dalam Pencampuran Karet Perapat" alt="JURIS - Sintesis PAN-co-PMMA sebagai Compatibilizer pada Pencampuran Natural Rubber dan Nitrile Butadiene Rubber:Aplikasi dalam Pencampuran Karet Perapat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33468-compatibilizer-kopolimerisasi-pan-co-pmma-natural" title="JURIS - Sintesis PAN-co-PMMA sebagai Compatibilizer pada Pencampuran Natural Rubber dan Nitrile Butadiene Rubber:Aplikasi dalam Pencampuran Karet Perapat" target="_blank">Sintesis PAN-co-PMMA sebagai Compatibilizer pada Pencampuran Natural Rubber dan Nitrile Butadiene Rubber:Aplikasi dalam Pencampuran Karet Perapat</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi tentang analisis morfologi menggunakan SEM untuk mengetahui secara langsung pengaruh PAN-co-PMMA terhadap ukuran dan distribusi domain NBR dalam matriks NR. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang pengaruh penggunaan filler, seperti carbon black dan silika, dalam vulkanisasi rubber seal untuk meningkatkan sifat mekanis karet. Terakhir, studi tentang desain dan pengembangan polimer yang dapat meningkatkan viskoelastisitas dan sifat permukaan yang kritis untuk ketahanan gores pada karet seal juga dapat menjadi arah penelitian yang menarik..
<br>Sintesis PAN-co-PMMA sebagai compatibilizer dalam campuran NR dan NBR menunjukkan bahwa semakin bertambahnya konsentrasi inisiator maka akan meningkatkan padatan PAN-co-PMMA.Transmitan FTIR PAN dan PMMA menurun dengan bertambahnya konsentrasi inisiator, sehingga menunjukkan telah terjadi kopolimerisasi karena terdapat ikatan rangkap CON dan C=O yang menunjukkan bahwa PAN dan PMMA telah bergabung membentuk kopolimerisasi.Penambahan compatibilizer PAN-co-PMMA dapat menaikkan nilai tensile strength dari 10,3 MPa menjadi 11,4 Mpa, namun demikian perlu dilakukan studi lebih lanjut tentang analisis morfologi menggunakan SEM untuk mengetahui ukuran dan distribusi domain NBR dalam matriks NR
<br>Natural Rubber (NR) dan Nitrile Butadiene Rubber (NBR) adalah dua jenis karet yang tidak dapat bercampur karena memiliki parameter kelarutan yang berbeda. Salah satu cara untuk mencampurkan NR dan NBR dibutuhkan compatibilizer yang diperoleh melalui kopolimerisasi dari monomer akrilonitril (AN) dan metil metakrilat (MMA) menggunakan inisiator kalium persulfat (K2S2O8). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inisiator terhadap proses sintesis dan karakterisasi PAN-co-PMMA, serta mengevaluasi sifat mekanis tensile strength PAN-co-PMMA terpilih sebagai compatibilizer pada aplikasi rubber seal. PAN-co-PMMA disintesis menggunakan air-etanol pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/5/compatibilizer-kopolimerisasi-pan-co-pmma-natural-thumb-96f34.webp" type="image/webp" length="105450" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/compatibilizer-kopolimerisasi-pan-co-pmma-natural-thumb-96f34.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/compatibilizer-kopolimerisasi-pan-co-pmma-natural-thumb-8eccd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/compatibilizer-kopolimerisasi-pan-co-pmma-natural-thumb-0ad15.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-69-unpam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-339-jurnal-ilmiah-teknik-kimia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Transformation of Agricultural Waste into SilicaAeCellulose Microsponge Adsorbent for Optimization of Waste Cooking Oil as Biodiesel Feedstock ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Transformation of Agricultural Waste into SilicaAeCellulose Microsponge Adsorbent for Optimization of Waste Cooking Oil as Biodiesel Feedstock ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Transformation of Agricultural Waste into SilicaAeCellulose Microsponge Adsorbent for Optimization of Waste Cooking Oil as Biodiesel Feedstock ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33464-massa-adsorben-cangkang-hasil-analisis-minyak-miny</link>
	<guid isPermaLink="false">c05f6fe5328cf8ade99859785632128e</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 23:51:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sintesis pan ]]></category>
	<category><![CDATA[ alif ripaldi ]]></category>
	<category><![CDATA[ dyah nirmala ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alif,dyah,nirmala,pan,ripaldi,sintesis]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk mengoptimalkan proses sintesis microsponge silika-selulosa dengan variasi bahan baku limbah pertanian lain, seperti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Transformation of Agricultural Waste into SilicaAeCellulose Microsponge Adsorbent for Optimization of Waste Cooking Oil as Biodiesel Feedstock: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk mengoptimalkan proses sintesis microsponge silika-selulosa dengan variasi bahan baku limbah pertanian lain, seperti ampas tebu atau tempurung kelapa, untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada evaluasi kinerja adsorben dalam skala pilot untuk menguji efektivitasnya dalam kondisi industri nyata dan mengidentifikasi potensi tantangan yang mungkin timbul. Ketiga, pengembangan adsorben yang dapat diregenerasi secara efisien, misalnya melalui metode termal atau kimia, akan meningkatkan keberlanjutan dan mengurangi biaya operasional dalam proses pra-pemurnian minyak jelantah.. Penelitian ini menunjukkan bahwa adsorben mass, temperatur, waktu kontak, dan rasio silika-selulosa secara signifikan memengaruhi penurunan FFA pada minyak jelantah.Kondisi optimal dicapai pada 5% berat adsorben, 30 AC, 60 menit, dan rasio silika-selulosa 60.Hasil analisis BET mengkonfirmasi struktur microsponge mesoporosa dengan luas permukaan spesifik 87,77 mA/g, yang menunjukkan afinitas tinggi terhadap molekul polar FFA.Adsorben berbasis silika-selulosa ini menjanjikan sebagai metode pra-pemurnian minyak jelantah yang efektif, hemat energi, dan ramah lingkungan untuk produksi biodiesel berkelanjutan Pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan baku biodiesel terkendala oleh tingginya kadar asam lemak bebas yang menghambat proses transesterifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan FFA melalui metode adsorpsi menggunakan microsponge berbasis silikaAeselulosa yang disintesis dari sekam padi dan bonggol jagung. Variabel proses yang dikaji meliputi % massa adsorben (1, 3, 5), suhu (30, 45, 60 AC), waktu kontak (30, 60, 90 menit), serta rasio silika:selulosa (40:60, 50:50, 60:40). Analisis FTIR menunjukkan adanya pita karakteristik SiAeOAeSi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/6/massa-adsorben-cangkang-hasil-analisis-minyak-jela-thumb-59aec.webp" title="JURIS - Transformation of Agricultural Waste into SilicaAeCellulose Microsponge Adsorbent for Optimization of Waste Cooking Oil as Biodiesel Feedstock" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/massa-adsorben-cangkang-hasil-analisis-minyak-jela-thumb-59aec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/massa-adsorben-cangkang-hasil-analisis-minyak-jela-thumb-59aec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/massa-adsorben-cangkang-hasil-analisis-minyak-jela-thumb-59aec.webp 1x" title="JURIS - Transformation of Agricultural Waste into SilicaAeCellulose Microsponge Adsorbent for Optimization of Waste Cooking Oil as Biodiesel Feedstock" alt="JURIS - Transformation of Agricultural Waste into SilicaAeCellulose Microsponge Adsorbent for Optimization of Waste Cooking Oil as Biodiesel Feedstock" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/massa-adsorben-cangkang-hasil-analisis-minyak-jela-thumb-7fb25.webp" title="JURIS - Transformation of Agricultural Waste into SilicaAeCellulose Microsponge Adsorbent for Optimization of Waste Cooking Oil as Biodiesel Feedstock" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/massa-adsorben-cangkang-hasil-analisis-minyak-jela-thumb-7fb25.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/massa-adsorben-cangkang-hasil-analisis-minyak-jela-thumb-7fb25.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/massa-adsorben-cangkang-hasil-analisis-minyak-jela-thumb-7fb25.webp 1x" title="JURIS - Transformation of Agricultural Waste into SilicaAeCellulose Microsponge Adsorbent for Optimization of Waste Cooking Oil as Biodiesel Feedstock" alt="JURIS - Transformation of Agricultural Waste into SilicaAeCellulose Microsponge Adsorbent for Optimization of Waste Cooking Oil as Biodiesel Feedstock" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/massa-adsorben-cangkang-hasil-analisis-minyak-jela-thumb-31883.webp" title="JURIS - Transformation of Agricultural Waste into SilicaAeCellulose Microsponge Adsorbent for Optimization of Waste Cooking Oil as Biodiesel Feedstock" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/massa-adsorben-cangkang-hasil-analisis-minyak-jela-thumb-31883.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/massa-adsorben-cangkang-hasil-analisis-minyak-jela-thumb-31883.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/massa-adsorben-cangkang-hasil-analisis-minyak-jela-thumb-31883.webp 1x" title="JURIS - Transformation of Agricultural Waste into SilicaAeCellulose Microsponge Adsorbent for Optimization of Waste Cooking Oil as Biodiesel Feedstock" alt="JURIS - Transformation of Agricultural Waste into SilicaAeCellulose Microsponge Adsorbent for Optimization of Waste Cooking Oil as Biodiesel Feedstock" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33464-massa-adsorben-cangkang-hasil-analisis-minyak-miny" title="JURIS - Transformation of Agricultural Waste into SilicaAeCellulose Microsponge Adsorbent for Optimization of Waste Cooking Oil as Biodiesel Feedstock" target="_blank">Transformation of Agricultural Waste into SilicaAeCellulose Microsponge Adsorbent for Optimization of Waste Cooking Oil as Biodiesel Feedstock</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk mengoptimalkan proses sintesis microsponge silika-selulosa dengan variasi bahan baku limbah pertanian lain, seperti ampas tebu atau tempurung kelapa, untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada evaluasi kinerja adsorben dalam skala pilot untuk menguji efektivitasnya dalam kondisi industri nyata dan mengidentifikasi potensi tantangan yang mungkin timbul. Ketiga, pengembangan adsorben yang dapat diregenerasi secara efisien, misalnya melalui metode termal atau kimia, akan meningkatkan keberlanjutan dan mengurangi biaya operasional dalam proses pra-pemurnian minyak jelantah..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa adsorben mass, temperatur, waktu kontak, dan rasio silika-selulosa secara signifikan memengaruhi penurunan FFA pada minyak jelantah.Kondisi optimal dicapai pada 5% berat adsorben, 30 AC, 60 menit, dan rasio silika-selulosa 60.Hasil analisis BET mengkonfirmasi struktur microsponge mesoporosa dengan luas permukaan spesifik 87,77 mA/g, yang menunjukkan afinitas tinggi terhadap molekul polar FFA.Adsorben berbasis silika-selulosa ini menjanjikan sebagai metode pra-pemurnian minyak jelantah yang efektif, hemat energi, dan ramah lingkungan untuk produksi biodiesel berkelanjutan
<br>Pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan baku biodiesel terkendala oleh tingginya kadar asam lemak bebas yang menghambat proses transesterifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan FFA melalui metode adsorpsi menggunakan microsponge berbasis silikaAeselulosa yang disintesis dari sekam padi dan bonggol jagung. Variabel proses yang dikaji meliputi % massa adsorben (1, 3, 5), suhu (30, 45, 60 AC), waktu kontak (30, 60, 90 menit), serta rasio silika:selulosa (40:60, 50:50, 60:40). Analisis FTIR menunjukkan adanya pita karakteristik SiAeOAeSi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/6/massa-adsorben-cangkang-hasil-analisis-minyak-jela-thumb-31883.webp" type="image/webp" length="100160" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/massa-adsorben-cangkang-hasil-analisis-minyak-jela-thumb-59aec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/massa-adsorben-cangkang-hasil-analisis-minyak-jela-thumb-7fb25.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/massa-adsorben-cangkang-hasil-analisis-minyak-jela-thumb-31883.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-69-unpam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-339-jurnal-ilmiah-teknik-kimia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Karakterisasi Bioplastik Berbahan Kombinasi Pati Jagung dan Tepung Jagung dengan Perekat Poli Vinil Alkohol PVA dan Pemlastis Gliserol ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Karakterisasi Bioplastik Berbahan Kombinasi Pati Jagung dan Tepung Jagung dengan Perekat Poli Vinil Alkohol PVA dan Pemlastis Gliserol ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Karakterisasi Bioplastik Berbahan Kombinasi Pati Jagung dan Tepung Jagung dengan Perekat Poli Vinil Alkohol PVA dan Pemlastis Gliserol ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33462-produksi-bioplastik-pec-sifat-mekanik-p</link>
	<guid isPermaLink="false">00621216cb9f72e1f51f83a6201fc995</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 23:46:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh perbandingan pati jagung dan tepung jagung yang optimal untuk menghasilkan bioplastik dengan karakteristik yang diinginkan. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Karakterisasi Bioplastik Berbahan Kombinasi Pati Jagung dan Tepung Jagung dengan Perekat Poli Vinil Alkohol (PVA) dan Pemlastis Gliserol: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh perbandingan pati jagung dan tepung jagung yang optimal untuk menghasilkan bioplastik dengan karakteristik yang diinginkan. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada pengembangan metode produksi bioplastik yang lebih efisien dan ramah lingkungan, serta mengeksplorasi potensi penggunaan bioplastik dalam berbagai aplikasi industri.. Dari hasil penelitian yang kami lakukan kali ini dapat disimpulkan bahwa penambahan tepung pada pati sebagai bahan baku dapat memperbaiki karakteristik bioplastik yang dihasilkan.Penambahan tepung dapat meningkatkan ketahanan air, menambah ketebalan, dan meningkatkan kekuatan mekanik bioplastik serta mudah terurai (waktu degradasi maksimum hanya 10 hari).Diharapkan bioplastik hasil penelitian ini sebagai bahan bisa menjadi alternatif pengemas pengganti plastik sintetis yang non-biodegradable Kebutuhan bahan pengemas masih didominasi plastik sintetis yang sulit terurai dan dapat menghasilkan gas dioksin, sehingga mencemari lingkungan dan berbahaya bagi manusia. Solusinya, menggunakan bioplastik. Penelitian ini bertujuan menentukan karakteristik bioplastik terbaik dengan perlakuan rasio (%) pati jagung dengan tepung jagung sebesar 100:0; 80:20; 60:40; 40:60; 20:80; 0:100. Penelitian menggunakan RAL, dan analisis deskriptif. Suspensi pati dengan air dengan rasio 1:20 sebanyak 100g/run, dipanaskan pada suhu 70-80oC selama 30 menit sambil diaduk, ditambah 10% larutan PVA, dan 1 mL gliserol, dipanaskan dan diaduk selama 10 menit, diberi perlakuan degassing 10 menit, dicetak, dan dikeringkan pada suhu 50-60oC selama 24 jam. Bioplastik yang dikarakterisasi: ketahanan air, ketebalan film, biodegradasi, tensile strength, elongation at break, dan morfologinya. Hasil... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/2/produksi-bioplastik-pec-sifat-mekanik-pati-jagung-thumb-8210d.webp" title="JURIS - Karakterisasi Bioplastik Berbahan Kombinasi Pati Jagung dan Tepung Jagung dengan Perekat Poli Vinil Alkohol (PVA) dan Pemlastis Gliserol" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/produksi-bioplastik-pec-sifat-mekanik-pati-jagung-thumb-8210d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/produksi-bioplastik-pec-sifat-mekanik-pati-jagung-thumb-8210d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/produksi-bioplastik-pec-sifat-mekanik-pati-jagung-thumb-8210d.webp 1x" title="JURIS - Karakterisasi Bioplastik Berbahan Kombinasi Pati Jagung dan Tepung Jagung dengan Perekat Poli Vinil Alkohol (PVA) dan Pemlastis Gliserol" alt="JURIS - Karakterisasi Bioplastik Berbahan Kombinasi Pati Jagung dan Tepung Jagung dengan Perekat Poli Vinil Alkohol (PVA) dan Pemlastis Gliserol" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/2/produksi-bioplastik-pec-sifat-mekanik-pati-jagung-thumb-db820.webp" title="JURIS - Karakterisasi Bioplastik Berbahan Kombinasi Pati Jagung dan Tepung Jagung dengan Perekat Poli Vinil Alkohol (PVA) dan Pemlastis Gliserol" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/produksi-bioplastik-pec-sifat-mekanik-pati-jagung-thumb-db820.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/produksi-bioplastik-pec-sifat-mekanik-pati-jagung-thumb-db820.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/produksi-bioplastik-pec-sifat-mekanik-pati-jagung-thumb-db820.webp 1x" title="JURIS - Karakterisasi Bioplastik Berbahan Kombinasi Pati Jagung dan Tepung Jagung dengan Perekat Poli Vinil Alkohol (PVA) dan Pemlastis Gliserol" alt="JURIS - Karakterisasi Bioplastik Berbahan Kombinasi Pati Jagung dan Tepung Jagung dengan Perekat Poli Vinil Alkohol (PVA) dan Pemlastis Gliserol" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/2/produksi-bioplastik-pec-sifat-mekanik-pati-jagung-thumb-5fd5e.webp" title="JURIS - Karakterisasi Bioplastik Berbahan Kombinasi Pati Jagung dan Tepung Jagung dengan Perekat Poli Vinil Alkohol (PVA) dan Pemlastis Gliserol" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/produksi-bioplastik-pec-sifat-mekanik-pati-jagung-thumb-5fd5e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/produksi-bioplastik-pec-sifat-mekanik-pati-jagung-thumb-5fd5e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/produksi-bioplastik-pec-sifat-mekanik-pati-jagung-thumb-5fd5e.webp 1x" title="JURIS - Karakterisasi Bioplastik Berbahan Kombinasi Pati Jagung dan Tepung Jagung dengan Perekat Poli Vinil Alkohol (PVA) dan Pemlastis Gliserol" alt="JURIS - Karakterisasi Bioplastik Berbahan Kombinasi Pati Jagung dan Tepung Jagung dengan Perekat Poli Vinil Alkohol (PVA) dan Pemlastis Gliserol" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33462-produksi-bioplastik-pec-sifat-mekanik-p" title="JURIS - Karakterisasi Bioplastik Berbahan Kombinasi Pati Jagung dan Tepung Jagung dengan Perekat Poli Vinil Alkohol (PVA) dan Pemlastis Gliserol" target="_blank">Karakterisasi Bioplastik Berbahan Kombinasi Pati Jagung dan Tepung Jagung dengan Perekat Poli Vinil Alkohol (PVA) dan Pemlastis Gliserol</a>: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh perbandingan pati jagung dan tepung jagung yang optimal untuk menghasilkan bioplastik dengan karakteristik yang diinginkan. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada pengembangan metode produksi bioplastik yang lebih efisien dan ramah lingkungan, serta mengeksplorasi potensi penggunaan bioplastik dalam berbagai aplikasi industri..
<br>Dari hasil penelitian yang kami lakukan kali ini dapat disimpulkan bahwa penambahan tepung pada pati sebagai bahan baku dapat memperbaiki karakteristik bioplastik yang dihasilkan.Penambahan tepung dapat meningkatkan ketahanan air, menambah ketebalan, dan meningkatkan kekuatan mekanik bioplastik serta mudah terurai (waktu degradasi maksimum hanya 10 hari).Diharapkan bioplastik hasil penelitian ini sebagai bahan bisa menjadi alternatif pengemas pengganti plastik sintetis yang non-biodegradable
<br>Kebutuhan bahan pengemas masih didominasi plastik sintetis yang sulit terurai dan dapat menghasilkan gas dioksin, sehingga mencemari lingkungan dan berbahaya bagi manusia. Solusinya, menggunakan bioplastik. Penelitian ini bertujuan menentukan karakteristik bioplastik terbaik dengan perlakuan rasio (%) pati jagung dengan tepung jagung sebesar 100:0; 80:20; 60:40; 40:60; 20:80; 0:100. Penelitian menggunakan RAL, dan analisis deskriptif. Suspensi pati dengan air dengan rasio 1:20 sebanyak 100g/run, dipanaskan pada suhu 70-80oC selama 30 menit sambil diaduk, ditambah 10% larutan PVA, dan 1 mL gliserol, dipanaskan dan diaduk selama 10 menit, diberi perlakuan degassing 10 menit, dicetak, dan dikeringkan pada suhu 50-60oC selama 24 jam. Bioplastik yang dikarakterisasi: ketahanan air, ketebalan film, biodegradasi, tensile strength, elongation at break, dan morfologinya. Hasil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/2/produksi-bioplastik-pec-sifat-mekanik-pati-jagung-thumb-8210d.webp" type="image/webp" length="123224" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/produksi-bioplastik-pec-sifat-mekanik-pati-jagung-thumb-8210d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/produksi-bioplastik-pec-sifat-mekanik-pati-jagung-thumb-db820.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/produksi-bioplastik-pec-sifat-mekanik-pati-jagung-thumb-5fd5e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-69-unpam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-339-jurnal-ilmiah-teknik-kimia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perbandingan Karakteristik Biodegradable Foam dari Pati Ubi Jalar dan Pati Kentang dengan Penambahan Serat Selulosa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbandingan Karakteristik Biodegradable Foam dari Pati Ubi Jalar dan Pati Kentang dengan Penambahan Serat Selulosa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbandingan Karakteristik Biodegradable Foam dari Pati Ubi Jalar dan Pati Kentang dengan Penambahan Serat Selulosa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33465-yoghurt-ubi-jalar-pati-jagung-manis-ba</link>
	<guid isPermaLink="false">154b946dbcef73e97a00c418a7040aa4</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 23:22:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh variasi konsentrasi serat selulosa terhadap karakteristik biodegradable foam, terutama pada ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perbandingan Karakteristik Biodegradable Foam dari Pati Ubi Jalar dan Pati Kentang dengan Penambahan Serat Selulosa: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh variasi konsentrasi serat selulosa terhadap karakteristik biodegradable foam, terutama pada aspek kekuatan dan elastisitas. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan metode isolasi selulosa yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Ketiga, studi lanjutan dapat mengeksplorasi potensi penggunaan bahan baku pati dari sumber lain, seperti pati singkong atau pati jagung, untuk meningkatkan kinerja biodegradable foam.. Berdasarkan hasil pengolahan data penelitian bahwa, biodegradable foam dengan pati ubi jalar memiliki water absorption lebih tinggi dari biodegradable foam pati kentang, namun mudah terdegradasi mikroorganisme tanah.Pada biodegradable foam dari pati kentang menghasilkan nilai water absorption rendah nilai biodegradability lebih kecil daripada biofoam pati ubi jalar.Nilai kuat tarik hampir sama, sehingga penambahan filler berupa serat selulosa mampu meningkatkan sifat mekanik, sukar menyerap air, mudah terdegradasi dan kuat tarik yang tinggi.Sampel yang menggunakan 9% w/w selulosa memiliki water absorption sebesar 2,04% pada pati kentang dan 2,22% pada pati ubi jalar, hasil sesuai dengan SNI.Nilai kuat tarik tertinggi yaitu pada 9% w/w selulosa, biofoam dengan pati kentang sebesar 11,062 MPa dan pati ubi jalar sebesar 11,211 MPa masih jauh dari SNI.Nilai biodegradability tertinggi yaitu pada 9% w/w selulosa, biofoam dengan pati kentang sebesar 21,42% dan pati ubi jalar sebesar 23,91% menurut SNI biodegradability pada penelitian ini sudah sesuai literatur Biodegradable foam merupakan alternatif pengganti styrofoam yang terbuat dari bahan baku pati yang mampu terdegradasi oleh alam. Namun, biodegradable foam berbasis pati memiliki kelemahan terhadap penyerapan air dan cenderung rapuh sehingga dibutuhkan pengaplikasian khusus agar mampu meningkatkan kekuatan, elastisitas dan ketahanan terhadap air. Oleh karena itu, dilakukan penambahan filler berupa serat selulosa yang berasal dari batang pisang yang memiliki kandungan selulosa yang besar dan lignin yang sedikit, untuk meningkatkan kandungan selulosa dilakukan tahap isolasi selulosa. Penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/f/yoghurt-ubi-jalar-pati-jagung-manis-baku-garut-tep-thumb-ed5e7.webp" title="JURIS - Perbandingan Karakteristik Biodegradable Foam dari Pati Ubi Jalar dan Pati Kentang dengan Penambahan Serat Selulosa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/yoghurt-ubi-jalar-pati-jagung-manis-baku-garut-tep-thumb-ed5e7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/yoghurt-ubi-jalar-pati-jagung-manis-baku-garut-tep-thumb-ed5e7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/yoghurt-ubi-jalar-pati-jagung-manis-baku-garut-tep-thumb-ed5e7.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Karakteristik Biodegradable Foam dari Pati Ubi Jalar dan Pati Kentang dengan Penambahan Serat Selulosa" alt="JURIS - Perbandingan Karakteristik Biodegradable Foam dari Pati Ubi Jalar dan Pati Kentang dengan Penambahan Serat Selulosa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/f/yoghurt-ubi-jalar-pati-jagung-manis-baku-garut-tep-thumb-6cde6.webp" title="JURIS - Perbandingan Karakteristik Biodegradable Foam dari Pati Ubi Jalar dan Pati Kentang dengan Penambahan Serat Selulosa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/yoghurt-ubi-jalar-pati-jagung-manis-baku-garut-tep-thumb-6cde6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/yoghurt-ubi-jalar-pati-jagung-manis-baku-garut-tep-thumb-6cde6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/yoghurt-ubi-jalar-pati-jagung-manis-baku-garut-tep-thumb-6cde6.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Karakteristik Biodegradable Foam dari Pati Ubi Jalar dan Pati Kentang dengan Penambahan Serat Selulosa" alt="JURIS - Perbandingan Karakteristik Biodegradable Foam dari Pati Ubi Jalar dan Pati Kentang dengan Penambahan Serat Selulosa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/f/yoghurt-ubi-jalar-pati-jagung-manis-baku-garut-tep-thumb-56384.webp" title="JURIS - Perbandingan Karakteristik Biodegradable Foam dari Pati Ubi Jalar dan Pati Kentang dengan Penambahan Serat Selulosa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/yoghurt-ubi-jalar-pati-jagung-manis-baku-garut-tep-thumb-56384.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/yoghurt-ubi-jalar-pati-jagung-manis-baku-garut-tep-thumb-56384.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/yoghurt-ubi-jalar-pati-jagung-manis-baku-garut-tep-thumb-56384.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Karakteristik Biodegradable Foam dari Pati Ubi Jalar dan Pati Kentang dengan Penambahan Serat Selulosa" alt="JURIS - Perbandingan Karakteristik Biodegradable Foam dari Pati Ubi Jalar dan Pati Kentang dengan Penambahan Serat Selulosa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33465-yoghurt-ubi-jalar-pati-jagung-manis-ba" title="JURIS - Perbandingan Karakteristik Biodegradable Foam dari Pati Ubi Jalar dan Pati Kentang dengan Penambahan Serat Selulosa" target="_blank">Perbandingan Karakteristik Biodegradable Foam dari Pati Ubi Jalar dan Pati Kentang dengan Penambahan Serat Selulosa</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh variasi konsentrasi serat selulosa terhadap karakteristik biodegradable foam, terutama pada aspek kekuatan dan elastisitas. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan metode isolasi selulosa yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Ketiga, studi lanjutan dapat mengeksplorasi potensi penggunaan bahan baku pati dari sumber lain, seperti pati singkong atau pati jagung, untuk meningkatkan kinerja biodegradable foam..
<br>Berdasarkan hasil pengolahan data penelitian bahwa, biodegradable foam dengan pati ubi jalar memiliki water absorption lebih tinggi dari biodegradable foam pati kentang, namun mudah terdegradasi mikroorganisme tanah.Pada biodegradable foam dari pati kentang menghasilkan nilai water absorption rendah nilai biodegradability lebih kecil daripada biofoam pati ubi jalar.Nilai kuat tarik hampir sama, sehingga penambahan filler berupa serat selulosa mampu meningkatkan sifat mekanik, sukar menyerap air, mudah terdegradasi dan kuat tarik yang tinggi.Sampel yang menggunakan 9% w/w selulosa memiliki water absorption sebesar 2,04% pada pati kentang dan 2,22% pada pati ubi jalar, hasil sesuai dengan SNI.Nilai kuat tarik tertinggi yaitu pada 9% w/w selulosa, biofoam dengan pati kentang sebesar 11,062 MPa dan pati ubi jalar sebesar 11,211 MPa masih jauh dari SNI.Nilai biodegradability tertinggi yaitu pada 9% w/w selulosa, biofoam dengan pati kentang sebesar 21,42% dan pati ubi jalar sebesar 23,91% menurut SNI biodegradability pada penelitian ini sudah sesuai literatur
<br>Biodegradable foam merupakan alternatif pengganti styrofoam yang terbuat dari bahan baku pati yang mampu terdegradasi oleh alam. Namun, biodegradable foam berbasis pati memiliki kelemahan terhadap penyerapan air dan cenderung rapuh sehingga dibutuhkan pengaplikasian khusus agar mampu meningkatkan kekuatan, elastisitas dan ketahanan terhadap air. Oleh karena itu, dilakukan penambahan filler berupa serat selulosa yang berasal dari batang pisang yang memiliki kandungan selulosa yang besar dan lignin yang sedikit, untuk meningkatkan kandungan selulosa dilakukan tahap isolasi selulosa. Penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/f/yoghurt-ubi-jalar-pati-jagung-manis-baku-garut-tep-thumb-ed5e7.webp" type="image/webp" length="98528" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/yoghurt-ubi-jalar-pati-jagung-manis-baku-garut-tep-thumb-ed5e7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/yoghurt-ubi-jalar-pati-jagung-manis-baku-garut-tep-thumb-6cde6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/yoghurt-ubi-jalar-pati-jagung-manis-baku-garut-tep-thumb-56384.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-69-unpam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-339-jurnal-ilmiah-teknik-kimia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sintesis Papan Komposit Serat Bambu Apus dan Serbuk Kayu Jati dengan Metode Hot Press untuk Aplikasi Door Trim Mobil ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sintesis Papan Komposit Serat Bambu Apus dan Serbuk Kayu Jati dengan Metode Hot Press untuk Aplikasi Door Trim Mobil ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sintesis Papan Komposit Serat Bambu Apus dan Serbuk Kayu Jati dengan Metode Hot Press untuk Aplikasi Door Trim Mobil ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33463-nilai-standar-arifin-minimal-aplikasi-komp</link>
	<guid isPermaLink="false">975f276e1ef6aec2bab9002d1d9f972e</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 23:12:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada eksplorasi jenis matriks polimer lain selain epoxy untuk meningkatkan sifat mekanik komposit. Selain itu, investigasi terhadap pengaruh perlakuan kimia terhadap serat bambu apus dan partikel kayu jati, seperti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sintesis Papan Komposit Serat Bambu Apus dan Serbuk Kayu Jati dengan Metode Hot Press untuk Aplikasi Door Trim Mobil: Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada eksplorasi jenis matriks polimer lain selain epoxy untuk meningkatkan sifat mekanik komposit. Selain itu, investigasi terhadap pengaruh perlakuan kimia terhadap serat bambu apus dan partikel kayu jati, seperti asetilasi atau silanisasi, dapat dilakukan untuk meningkatkan adhesi antara serat dan matriks, sehingga menghasilkan kekuatan tarik dan bending yang lebih tinggi. Terakhir, penelitian dapat mengarah pada optimasi parameter proses hot press, seperti suhu, tekanan, dan waktu, untuk mendapatkan kombinasi yang optimal dalam menghasilkan komposit dengan sifat-sifat yang diinginkan, serta mempertimbangkan keberlanjutan material dengan mengeksplorasi penggunaan serat bambu apus dan partikel kayu jati dari sumber yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, maka diperoleh kesimpulan serat dan partikel berpengaruh terhadap kekuatan tarik serta kekuatan bending komposit.Dimana, peningkatan fraksi volume serat yang lebih banyak akan menghasilkan kekuatan tinggi.Pada penelitian ini didapatkan kondisi optimum diperoleh pada papan komposit dengan komposisi 30% penambahan serat dan 10% partikel kayu jati.Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat dioptimalisasi dengan proses perlakuan kimia lainnya dan variasi presentasi serat lainnya agar dihasilkan komposit dengan kekuatan mekanik yang lebih tinggi Telah dilakukan penelitian komposit dari serat bambu apus dan partikel kayu jati untuk aplikasi door trim mobil. Metode penelitian yang digunakan adalah compression molding menggunakan mesin hot press dan pengujian berdasarkan standar ISO 527-2 dan ASTM D790. Analisis ini menggunakan variabel bebas yaitu perbandingan fraksi volume serat bambu apus dan partikel kayu jati 10:30, 20:20, 30:10%. Sedangkan variabel tetapnya fraksi volume epoxy 60%, suhu hot press 100AC, beban penekanan 30 psi, dan selama 20 menit. Dari data hasil pengujian tarik didapat bahwa variasi 30:10% serat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/2/nilai-standar-arifin-minimal-aplikasi-komposit-ser-thumb-42045.webp" title="JURIS - Sintesis Papan Komposit Serat Bambu Apus dan Serbuk Kayu Jati dengan Metode Hot Press untuk Aplikasi Door Trim Mobil" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/nilai-standar-arifin-minimal-aplikasi-komposit-ser-thumb-42045.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/nilai-standar-arifin-minimal-aplikasi-komposit-ser-thumb-42045.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/nilai-standar-arifin-minimal-aplikasi-komposit-ser-thumb-42045.webp 1x" title="JURIS - Sintesis Papan Komposit Serat Bambu Apus dan Serbuk Kayu Jati dengan Metode Hot Press untuk Aplikasi Door Trim Mobil" alt="JURIS - Sintesis Papan Komposit Serat Bambu Apus dan Serbuk Kayu Jati dengan Metode Hot Press untuk Aplikasi Door Trim Mobil" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/nilai-standar-arifin-minimal-aplikasi-komposit-ser-thumb-71952.webp" title="JURIS - Sintesis Papan Komposit Serat Bambu Apus dan Serbuk Kayu Jati dengan Metode Hot Press untuk Aplikasi Door Trim Mobil" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/nilai-standar-arifin-minimal-aplikasi-komposit-ser-thumb-71952.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/nilai-standar-arifin-minimal-aplikasi-komposit-ser-thumb-71952.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/nilai-standar-arifin-minimal-aplikasi-komposit-ser-thumb-71952.webp 1x" title="JURIS - Sintesis Papan Komposit Serat Bambu Apus dan Serbuk Kayu Jati dengan Metode Hot Press untuk Aplikasi Door Trim Mobil" alt="JURIS - Sintesis Papan Komposit Serat Bambu Apus dan Serbuk Kayu Jati dengan Metode Hot Press untuk Aplikasi Door Trim Mobil" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/nilai-standar-arifin-minimal-aplikasi-komposit-ser-thumb-72e56.webp" title="JURIS - Sintesis Papan Komposit Serat Bambu Apus dan Serbuk Kayu Jati dengan Metode Hot Press untuk Aplikasi Door Trim Mobil" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/nilai-standar-arifin-minimal-aplikasi-komposit-ser-thumb-72e56.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/nilai-standar-arifin-minimal-aplikasi-komposit-ser-thumb-72e56.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/nilai-standar-arifin-minimal-aplikasi-komposit-ser-thumb-72e56.webp 1x" title="JURIS - Sintesis Papan Komposit Serat Bambu Apus dan Serbuk Kayu Jati dengan Metode Hot Press untuk Aplikasi Door Trim Mobil" alt="JURIS - Sintesis Papan Komposit Serat Bambu Apus dan Serbuk Kayu Jati dengan Metode Hot Press untuk Aplikasi Door Trim Mobil" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33463-nilai-standar-arifin-minimal-aplikasi-komp" title="JURIS - Sintesis Papan Komposit Serat Bambu Apus dan Serbuk Kayu Jati dengan Metode Hot Press untuk Aplikasi Door Trim Mobil" target="_blank">Sintesis Papan Komposit Serat Bambu Apus dan Serbuk Kayu Jati dengan Metode Hot Press untuk Aplikasi Door Trim Mobil</a>: Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada eksplorasi jenis matriks polimer lain selain epoxy untuk meningkatkan sifat mekanik komposit. Selain itu, investigasi terhadap pengaruh perlakuan kimia terhadap serat bambu apus dan partikel kayu jati, seperti asetilasi atau silanisasi, dapat dilakukan untuk meningkatkan adhesi antara serat dan matriks, sehingga menghasilkan kekuatan tarik dan bending yang lebih tinggi. Terakhir, penelitian dapat mengarah pada optimasi parameter proses hot press, seperti suhu, tekanan, dan waktu, untuk mendapatkan kombinasi yang optimal dalam menghasilkan komposit dengan sifat-sifat yang diinginkan, serta mempertimbangkan keberlanjutan material dengan mengeksplorasi penggunaan serat bambu apus dan partikel kayu jati dari sumber yang berkelanjutan dan ramah lingkungan..
<br>Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, maka diperoleh kesimpulan serat dan partikel berpengaruh terhadap kekuatan tarik serta kekuatan bending komposit.Dimana, peningkatan fraksi volume serat yang lebih banyak akan menghasilkan kekuatan tinggi.Pada penelitian ini didapatkan kondisi optimum diperoleh pada papan komposit dengan komposisi 30% penambahan serat dan 10% partikel kayu jati.Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat dioptimalisasi dengan proses perlakuan kimia lainnya dan variasi presentasi serat lainnya agar dihasilkan komposit dengan kekuatan mekanik yang lebih tinggi
<br>Telah dilakukan penelitian komposit dari serat bambu apus dan partikel kayu jati untuk aplikasi door trim mobil. Metode penelitian yang digunakan adalah compression molding menggunakan mesin hot press dan pengujian berdasarkan standar ISO 527-2 dan ASTM D790. Analisis ini menggunakan variabel bebas yaitu perbandingan fraksi volume serat bambu apus dan partikel kayu jati 10:30, 20:20, 30:10%. Sedangkan variabel tetapnya fraksi volume epoxy 60%, suhu hot press 100AC, beban penekanan 30 psi, dan selama 20 menit. Dari data hasil pengujian tarik didapat bahwa variasi 30:10% serat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/2/nilai-standar-arifin-minimal-aplikasi-komposit-ser-thumb-42045.webp" type="image/webp" length="108376" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/nilai-standar-arifin-minimal-aplikasi-komposit-ser-thumb-42045.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/nilai-standar-arifin-minimal-aplikasi-komposit-ser-thumb-71952.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/nilai-standar-arifin-minimal-aplikasi-komposit-ser-thumb-72e56.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-69-unpam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-339-jurnal-ilmiah-teknik-kimia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Penambahan Filler Talc Terhadap Sifat Termal dan Massa Jenis Komposit Polipropilena Masterbatch Black ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Penambahan Filler Talc Terhadap Sifat Termal dan Massa Jenis Komposit Polipropilena Masterbatch Black ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Penambahan Filler Talc Terhadap Sifat Termal dan Massa Jenis Komposit Polipropilena Masterbatch Black ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33458-stabilitas-termal-komposit-sifat-mekanik-kayu-sifa</link>
	<guid isPermaLink="false">f2ff8571392ff3725e5ae9133f795247</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 23:09:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengujian kompatibilitas antara talc dan matriks PP/MB Black untuk mengoptimalkan dispersi filler dan meningkatkan sifat mekanik komposit. Selain itu, studi komparatif dengan jenis filler lain, seperti kalsium ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Penambahan Filler Talc Terhadap Sifat Termal dan Massa Jenis Komposit Polipropilena/Masterbatch Black: Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengujian kompatibilitas antara talc dan matriks PP/MB Black untuk mengoptimalkan dispersi filler dan meningkatkan sifat mekanik komposit. Selain itu, studi komparatif dengan jenis filler lain, seperti kalsium karbonat atau clay, perlu dilakukan untuk mengidentifikasi filler yang paling efektif dalam meningkatkan sifat termal dan fisik komposit PP/MB Black. Terakhir, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi pengaruh variasi ukuran partikel talc terhadap sifat komposit, termasuk kekuatan tarik, modulus elastisitas, dan ketahanan terhadap benturan, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang hubungan struktur-sifat material. Penelitian-penelitian ini akan memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang potensi penggunaan talc sebagai filler dalam komposit polipropilena, sehingga dapat menghasilkan material dengan performa yang lebih baik dan aplikasi yang lebih luas.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penambahan 20% talc dalam komposit PP/MB Black dapat meningkatkan temperatur leleh komposit, yaitu dengan temperatur leleh terbesar 162,1AC.Namun, massa jenis komposit PP/MB Black juga mengalami peningkatan.Massa jenis terendah yaitu 0,908 g/cm3 pada 0% talc.Berdasarkan penelitian tersebut, perlu dilakukan pengujian kompatibilitas antara talc dan PP/MB Black serta dibandingkan dengan filler lainnya sehingga diperoleh hasil yang lebih optimum Polipropilena/PP merupakan salah satu jenis polimer termoplastik yang banyak digunakan sehari-hari. Penggunaan filler bertujuan untuk menurunkan biaya produksi dan meningkatkan sifat tertentu dari matriks polimer. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh penambahan talc sebagai filler terhadap sifat fisik dan termal komposit berbasis PP/masterbatch black (PP/MB Black) dengan persentase 0, 5, 10, 15, dan 20%. PP dicampur dengan MB Black 4% dan talc, selanjutnya dilakukan pemrosesan menggunakan injection... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/a/stabilitas-termal-komposit-sifat-mekanik-kayu-fisi-thumb-6d787.webp" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Filler Talc Terhadap Sifat Termal dan Massa Jenis Komposit Polipropilena/Masterbatch Black" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/stabilitas-termal-komposit-sifat-mekanik-kayu-fisi-thumb-6d787.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/stabilitas-termal-komposit-sifat-mekanik-kayu-fisi-thumb-6d787.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/stabilitas-termal-komposit-sifat-mekanik-kayu-fisi-thumb-6d787.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Filler Talc Terhadap Sifat Termal dan Massa Jenis Komposit Polipropilena/Masterbatch Black" alt="JURIS - Pengaruh Penambahan Filler Talc Terhadap Sifat Termal dan Massa Jenis Komposit Polipropilena/Masterbatch Black" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/stabilitas-termal-komposit-sifat-mekanik-kayu-fisi-thumb-5d425.webp" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Filler Talc Terhadap Sifat Termal dan Massa Jenis Komposit Polipropilena/Masterbatch Black" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/stabilitas-termal-komposit-sifat-mekanik-kayu-fisi-thumb-5d425.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/stabilitas-termal-komposit-sifat-mekanik-kayu-fisi-thumb-5d425.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/stabilitas-termal-komposit-sifat-mekanik-kayu-fisi-thumb-5d425.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Filler Talc Terhadap Sifat Termal dan Massa Jenis Komposit Polipropilena/Masterbatch Black" alt="JURIS - Pengaruh Penambahan Filler Talc Terhadap Sifat Termal dan Massa Jenis Komposit Polipropilena/Masterbatch Black" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33458-stabilitas-termal-komposit-sifat-mekanik-kayu-sifa" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Filler Talc Terhadap Sifat Termal dan Massa Jenis Komposit Polipropilena/Masterbatch Black" target="_blank">Pengaruh Penambahan Filler Talc Terhadap Sifat Termal dan Massa Jenis Komposit Polipropilena/Masterbatch Black</a>: Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengujian kompatibilitas antara talc dan matriks PP/MB Black untuk mengoptimalkan dispersi filler dan meningkatkan sifat mekanik komposit. Selain itu, studi komparatif dengan jenis filler lain, seperti kalsium karbonat atau clay, perlu dilakukan untuk mengidentifikasi filler yang paling efektif dalam meningkatkan sifat termal dan fisik komposit PP/MB Black. Terakhir, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi pengaruh variasi ukuran partikel talc terhadap sifat komposit, termasuk kekuatan tarik, modulus elastisitas, dan ketahanan terhadap benturan, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang hubungan struktur-sifat material. Penelitian-penelitian ini akan memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang potensi penggunaan talc sebagai filler dalam komposit polipropilena, sehingga dapat menghasilkan material dengan performa yang lebih baik dan aplikasi yang lebih luas..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa penambahan 20% talc dalam komposit PP/MB Black dapat meningkatkan temperatur leleh komposit, yaitu dengan temperatur leleh terbesar 162,1AC.Namun, massa jenis komposit PP/MB Black juga mengalami peningkatan.Massa jenis terendah yaitu 0,908 g/cm3 pada 0% talc.Berdasarkan penelitian tersebut, perlu dilakukan pengujian kompatibilitas antara talc dan PP/MB Black serta dibandingkan dengan filler lainnya sehingga diperoleh hasil yang lebih optimum
<br>Polipropilena/PP merupakan salah satu jenis polimer termoplastik yang banyak digunakan sehari-hari. Penggunaan filler bertujuan untuk menurunkan biaya produksi dan meningkatkan sifat tertentu dari matriks polimer. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh penambahan talc sebagai filler terhadap sifat fisik dan termal komposit berbasis PP/masterbatch black (PP/MB Black) dengan persentase 0, 5, 10, 15, dan 20%. PP dicampur dengan MB Black 4% dan talc, selanjutnya dilakukan pemrosesan menggunakan injection...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/a/stabilitas-termal-komposit-sifat-mekanik-kayu-fisi-thumb-5d425.webp" type="image/webp" length="110196" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/stabilitas-termal-komposit-sifat-mekanik-kayu-fisi-thumb-6d787.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/stabilitas-termal-komposit-sifat-mekanik-kayu-fisi-thumb-5d425.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-69-unpam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-339-jurnal-ilmiah-teknik-kimia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Menalar Khayal Reasoning the Imagination ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Menalar Khayal Reasoning the Imagination ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Menalar Khayal Reasoning the Imagination ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33450-karya-seni-narasi-visual-eksposisi-sen</link>
	<guid isPermaLink="false">f92f3a2c7b8f695d70311800358ad86a</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 23:04:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ workflow ojs ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurnal rupa ]]></category>
	<category><![CDATA[ open issue ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[issue,jurnal,ojs,open,rupa,workflow]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana karya seni dengan pendekatan ilmiah semu memengaruhi persepsi publik terhadap isu lingkungan, misalnya dengan menguji apakah ilustrasi makhluk fiktif yang mengalami mutasi akibat polusi mampu ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Menalar Khayal: Reasoning the Imagination: Pertama, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana karya seni dengan pendekatan ilmiah semu memengaruhi persepsi publik terhadap isu lingkungan, misalnya dengan menguji apakah ilustrasi makhluk fiktif yang mengalami mutasi akibat polusi mampu meningkatkan kesadaran lingkungan dibandingkan narasi langsung. Kedua, perlu dikaji bagaimana teknik manual seperti gambar tangan dan cetak etching membentuk kredibilitas visual karya seni dibandingkan media digital, terutama dalam konteks pendidikan atau penyampaian ilmu pengetahuan secara kreatif. Ketiga, dapat dikembangkan studi tentang respons audiens terhadap karya seni yang sengaja membingkai batas antara fakta dan fiksi, untuk memahami sejauh mana imajinasi dapat digunakan sebagai alat kritik sosial yang efektif tanpa kehilangan daya tarik estetikanya, serta bagaimana hal ini bisa diterapkan pada isu-isu kontemporer lain seperti perubahan iklim atau kelestarian hayati.. Proyek Menalar Khayal menunjukkan bahwa integrasi antara imajinasi dan penalaran dalam proses berkarya seni dapat menghasilkan narasi yang kaya dan meyakinkan.Dengan menggunakan media konvensional seperti gambar, cetak, dan patung, karya ini berhasil menciptakan ilusi studi ilmiah fiktif mengenai paus terbang Megaptera novalevitae.Proyek ini membuka potensi kolaborasi antara seni dan sains tanpa bergantung pada teknologi mutakhir, serta mengajak audiens untuk berimajinasi sekaligus mempertanyakan batas antara fakta dan fiksi Menalar Khayal (Reasoning the Imagination) adalah sebuah proyek seni yang berupaya menggabungkan proses fiksi (khayalan) dan ilmiah (penalaran) untuk menciptakan serangkaian karya seni yang mengilustrasikan studi fiktif mengenai makhluk bernama Megaptera novalevitae, seekor ikan paus terbang fiktif. Proses menalar khayalan dilakukan secara bolak-balik dan memengaruhi penciptaan karya seni. Konfigurasi karya seni dalam proyek ini berupaya menggambarkan gagasan tentang makhluk fiktif tersebut, lalu menggabungkannya dengan visual yang mengingatkan pada ilustrasi dari buku pelajaran atau buku ilmiah. Pendekatan ini dipilih untuk menyerap audiens ke dalam dunia paus fiktif dan mengembangkan imajinasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/7/karya-seni-narasi-visual-eksposisi-imajinasi-penal-thumb-c88d4.webp" title="JURIS - Menalar Khayal: Reasoning the Imagination" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/karya-seni-narasi-visual-eksposisi-imajinasi-penal-thumb-c88d4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/karya-seni-narasi-visual-eksposisi-imajinasi-penal-thumb-c88d4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/karya-seni-narasi-visual-eksposisi-imajinasi-penal-thumb-c88d4.webp 1x" title="JURIS - Menalar Khayal: Reasoning the Imagination" alt="JURIS - Menalar Khayal: Reasoning the Imagination" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/7/karya-seni-narasi-visual-eksposisi-imajinasi-penal-thumb-afbb0.webp" title="JURIS - Menalar Khayal: Reasoning the Imagination" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/karya-seni-narasi-visual-eksposisi-imajinasi-penal-thumb-afbb0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/karya-seni-narasi-visual-eksposisi-imajinasi-penal-thumb-afbb0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/karya-seni-narasi-visual-eksposisi-imajinasi-penal-thumb-afbb0.webp 1x" title="JURIS - Menalar Khayal: Reasoning the Imagination" alt="JURIS - Menalar Khayal: Reasoning the Imagination" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/7/karya-seni-narasi-visual-eksposisi-imajinasi-penal-thumb-c4f02.webp" title="JURIS - Menalar Khayal: Reasoning the Imagination" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/karya-seni-narasi-visual-eksposisi-imajinasi-penal-thumb-c4f02.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/karya-seni-narasi-visual-eksposisi-imajinasi-penal-thumb-c4f02.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/karya-seni-narasi-visual-eksposisi-imajinasi-penal-thumb-c4f02.webp 1x" title="JURIS - Menalar Khayal: Reasoning the Imagination" alt="JURIS - Menalar Khayal: Reasoning the Imagination" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33450-karya-seni-narasi-visual-eksposisi-sen" title="JURIS - Menalar Khayal: Reasoning the Imagination" target="_blank">Menalar Khayal: Reasoning the Imagination</a>: Pertama, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana karya seni dengan pendekatan ilmiah semu memengaruhi persepsi publik terhadap isu lingkungan, misalnya dengan menguji apakah ilustrasi makhluk fiktif yang mengalami mutasi akibat polusi mampu meningkatkan kesadaran lingkungan dibandingkan narasi langsung. Kedua, perlu dikaji bagaimana teknik manual seperti gambar tangan dan cetak etching membentuk kredibilitas visual karya seni dibandingkan media digital, terutama dalam konteks pendidikan atau penyampaian ilmu pengetahuan secara kreatif. Ketiga, dapat dikembangkan studi tentang respons audiens terhadap karya seni yang sengaja membingkai batas antara fakta dan fiksi, untuk memahami sejauh mana imajinasi dapat digunakan sebagai alat kritik sosial yang efektif tanpa kehilangan daya tarik estetikanya, serta bagaimana hal ini bisa diterapkan pada isu-isu kontemporer lain seperti perubahan iklim atau kelestarian hayati..
<br>Proyek Menalar Khayal menunjukkan bahwa integrasi antara imajinasi dan penalaran dalam proses berkarya seni dapat menghasilkan narasi yang kaya dan meyakinkan.Dengan menggunakan media konvensional seperti gambar, cetak, dan patung, karya ini berhasil menciptakan ilusi studi ilmiah fiktif mengenai paus terbang Megaptera novalevitae.Proyek ini membuka potensi kolaborasi antara seni dan sains tanpa bergantung pada teknologi mutakhir, serta mengajak audiens untuk berimajinasi sekaligus mempertanyakan batas antara fakta dan fiksi
<br>Menalar Khayal (Reasoning the Imagination) adalah sebuah proyek seni yang berupaya menggabungkan proses fiksi (khayalan) dan ilmiah (penalaran) untuk menciptakan serangkaian karya seni yang mengilustrasikan studi fiktif mengenai makhluk bernama Megaptera novalevitae, seekor ikan paus terbang fiktif. Proses menalar khayalan dilakukan secara bolak-balik dan memengaruhi penciptaan karya seni. Konfigurasi karya seni dalam proyek ini berupaya menggambarkan gagasan tentang makhluk fiktif tersebut, lalu menggabungkannya dengan visual yang mengingatkan pada ilustrasi dari buku pelajaran atau buku ilmiah. Pendekatan ini dipilih untuk menyerap audiens ke dalam dunia paus fiktif dan mengembangkan imajinasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/7/karya-seni-narasi-visual-eksposisi-imajinasi-penal-thumb-afbb0.webp" type="image/webp" length="42550" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/karya-seni-narasi-visual-eksposisi-imajinasi-penal-thumb-c88d4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/karya-seni-narasi-visual-eksposisi-imajinasi-penal-thumb-afbb0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/karya-seni-narasi-visual-eksposisi-imajinasi-penal-thumb-c4f02.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-459-tel-u.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6604-jurnal-rupa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Performance Evaluation of Bio CSTR for Biohydrogen Production from Palm Oil Mill Effluent POME ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Performance Evaluation of Bio CSTR for Biohydrogen Production from Palm Oil Mill Effluent POME ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Performance Evaluation of Bio CSTR for Biohydrogen Production from Palm Oil Mill Effluent POME ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33461-laju-produksi-hidrogen-pome-bioh</link>
	<guid isPermaLink="false">fd44bb483ed169f189f7a826d0469b9a</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 22:50:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan produksi biohidrogen dari POME menggunakan Bio-CSTR. Pertama, perlu dilakukan optimasi pH pada bioreaktor untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Performance Evaluation of Bio-CSTR for Biohydrogen Production from Palm Oil Mill Effluent (POME): Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan produksi biohidrogen dari POME menggunakan Bio-CSTR. Pertama, perlu dilakukan optimasi pH pada bioreaktor untuk meningkatkan aktivitas mikroorganisme penghasil hidrogen dan meminimalkan produksi metana. Eksplorasi jenis-jenis mikroorganisme yang lebih adaptif terhadap kondisi pH rendah dan mampu menghasilkan hidrogen secara efisien dapat menjadi fokus penelitian. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan sistem pakan (feeding system) yang lebih optimal untuk memastikan ketersediaan nutrisi yang konsisten bagi mikroorganisme. Investigasi terhadap rasio C/N yang ideal dan penambahan mikro-nutrien spesifik dapat meningkatkan laju pertumbuhan dan produktivitas mikroorganisme. Ketiga, perlu dilakukan studi untuk mengoptimalkan desain impeller dan pengaturan kecepatan putaran untuk meningkatkan efisiensi pencampuran dan transfer massa dalam bioreaktor. Simulasi CFD (Computational Fluid Dynamics) dapat digunakan untuk memprediksi pola aliran dan distribusi konsentrasi dalam bioreaktor, sehingga desain impeller dapat disesuaikan untuk mencapai kondisi yang optimal.. The main problem in using the CSTR type reactor for biohydrogen production is the washout of microbes from the reactor due to the high Hydraulic Retention Time (HRT).The arrangement of the mixing system that is being used in this Bio-CSTR which allows a laminar flow pattern inside the reactor may solve this bottleneck of washout phenomena in CSTR.The microbes will have sufficient time to digest the feed inside the reactor to produce biohydrogen.The HRT in the performance evaluation was 7 days and the overflow condition was achieved on day 7.The gas production was significantly increased on day 9 as much as 34.18 L/day and continuously increase until reached 92 L/day on day 14.The hydrogen concentration in the gas product was stable in the range of 11.1%, and the remaining gas as CO2.The methane gas was satisfyingly undetected until the end of the experiment.Biohydrogen productivity, however, needs optimation in operating parameters (shorter HRT, pH value inside the reactor, temperature, etc.The Bio-CSTR with mixing arrangement system as described show a promising result for biohydrogen production Hidrogen yang diproduksi dari biomassa merupakan energy carrier yang menjanjikan. Hingga saat ini, produksi hidrogen dari biomassa baru menyumbang 8% dari keseluruhan produksi hidrogen. Oleh karena itu, kontribusi produksi biohidrogen terhadap kebutuhan hidrogen total masih harus terus ditingkatkan, khususnya di Indonesia yang merupakan negara tropis yang kaya akan biomassa. Penelitian ini akan mengembangkan upaya utilisasi POME, Palm Oil Mill Effluent, sebagai substrat untuk memproduksi biohidrogen. Utilisasi POME ini selain akan memberikan nilai tambah, juga akan mengatasi permasalahan lingkungan. Produksi biohidrogen telah berhasil dilaksanakan pada skala volume kerja 1.000 dm3 dengan menggunakan bioreaktor eksisting yang telah dimodifikasi, yang selanjutnya disebut Bio-Continuous Stirred... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/e/laju-produksi-hidrogen-pome-biohidrogen-bio-cstr-l-thumb-76fde.webp" title="JURIS - Performance Evaluation of Bio-CSTR for Biohydrogen Production from Palm Oil Mill Effluent (POME)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/laju-produksi-hidrogen-pome-biohidrogen-bio-cstr-l-thumb-76fde.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/laju-produksi-hidrogen-pome-biohidrogen-bio-cstr-l-thumb-76fde.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/laju-produksi-hidrogen-pome-biohidrogen-bio-cstr-l-thumb-76fde.webp 1x" title="JURIS - Performance Evaluation of Bio-CSTR for Biohydrogen Production from Palm Oil Mill Effluent (POME)" alt="JURIS - Performance Evaluation of Bio-CSTR for Biohydrogen Production from Palm Oil Mill Effluent (POME)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/laju-produksi-hidrogen-pome-biohidrogen-bio-cstr-l-thumb-8877c.webp" title="JURIS - Performance Evaluation of Bio-CSTR for Biohydrogen Production from Palm Oil Mill Effluent (POME)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/laju-produksi-hidrogen-pome-biohidrogen-bio-cstr-l-thumb-8877c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/laju-produksi-hidrogen-pome-biohidrogen-bio-cstr-l-thumb-8877c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/laju-produksi-hidrogen-pome-biohidrogen-bio-cstr-l-thumb-8877c.webp 1x" title="JURIS - Performance Evaluation of Bio-CSTR for Biohydrogen Production from Palm Oil Mill Effluent (POME)" alt="JURIS - Performance Evaluation of Bio-CSTR for Biohydrogen Production from Palm Oil Mill Effluent (POME)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/laju-produksi-hidrogen-pome-biohidrogen-bio-cstr-l-thumb-16130.webp" title="JURIS - Performance Evaluation of Bio-CSTR for Biohydrogen Production from Palm Oil Mill Effluent (POME)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/laju-produksi-hidrogen-pome-biohidrogen-bio-cstr-l-thumb-16130.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/laju-produksi-hidrogen-pome-biohidrogen-bio-cstr-l-thumb-16130.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/laju-produksi-hidrogen-pome-biohidrogen-bio-cstr-l-thumb-16130.webp 1x" title="JURIS - Performance Evaluation of Bio-CSTR for Biohydrogen Production from Palm Oil Mill Effluent (POME)" alt="JURIS - Performance Evaluation of Bio-CSTR for Biohydrogen Production from Palm Oil Mill Effluent (POME)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33461-laju-produksi-hidrogen-pome-bioh" title="JURIS - Performance Evaluation of Bio-CSTR for Biohydrogen Production from Palm Oil Mill Effluent (POME)" target="_blank">Performance Evaluation of Bio-CSTR for Biohydrogen Production from Palm Oil Mill Effluent (POME)</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan produksi biohidrogen dari POME menggunakan Bio-CSTR. Pertama, perlu dilakukan optimasi pH pada bioreaktor untuk meningkatkan aktivitas mikroorganisme penghasil hidrogen dan meminimalkan produksi metana. Eksplorasi jenis-jenis mikroorganisme yang lebih adaptif terhadap kondisi pH rendah dan mampu menghasilkan hidrogen secara efisien dapat menjadi fokus penelitian. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan sistem pakan (feeding system) yang lebih optimal untuk memastikan ketersediaan nutrisi yang konsisten bagi mikroorganisme. Investigasi terhadap rasio C/N yang ideal dan penambahan mikro-nutrien spesifik dapat meningkatkan laju pertumbuhan dan produktivitas mikroorganisme. Ketiga, perlu dilakukan studi untuk mengoptimalkan desain impeller dan pengaturan kecepatan putaran untuk meningkatkan efisiensi pencampuran dan transfer massa dalam bioreaktor. Simulasi CFD (Computational Fluid Dynamics) dapat digunakan untuk memprediksi pola aliran dan distribusi konsentrasi dalam bioreaktor, sehingga desain impeller dapat disesuaikan untuk mencapai kondisi yang optimal..
<br>The main problem in using the CSTR type reactor for biohydrogen production is the washout of microbes from the reactor due to the high Hydraulic Retention Time (HRT).The arrangement of the mixing system that is being used in this Bio-CSTR which allows a laminar flow pattern inside the reactor may solve this bottleneck of washout phenomena in CSTR.The microbes will have sufficient time to digest the feed inside the reactor to produce biohydrogen.The HRT in the performance evaluation was 7 days and the overflow condition was achieved on day 7.The gas production was significantly increased on day 9 as much as 34.18 L/day and continuously increase until reached 92 L/day on day 14.The hydrogen concentration in the gas product was stable in the range of 11.1%, and the remaining gas as CO2.The methane gas was satisfyingly undetected until the end of the experiment.Biohydrogen productivity, however, needs optimation in operating parameters (shorter HRT, pH value inside the reactor, temperature, etc.The Bio-CSTR with mixing arrangement system as described show a promising result for biohydrogen production
<br>Hidrogen yang diproduksi dari biomassa merupakan energy carrier yang menjanjikan. Hingga saat ini, produksi hidrogen dari biomassa baru menyumbang 8% dari keseluruhan produksi hidrogen. Oleh karena itu, kontribusi produksi biohidrogen terhadap kebutuhan hidrogen total masih harus terus ditingkatkan, khususnya di Indonesia yang merupakan negara tropis yang kaya akan biomassa. Penelitian ini akan mengembangkan upaya utilisasi POME, Palm Oil Mill Effluent, sebagai substrat untuk memproduksi biohidrogen. Utilisasi POME ini selain akan memberikan nilai tambah, juga akan mengatasi permasalahan lingkungan. Produksi biohidrogen telah berhasil dilaksanakan pada skala volume kerja 1.000 dm3 dengan menggunakan bioreaktor eksisting yang telah dimodifikasi, yang selanjutnya disebut Bio-Continuous Stirred...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/e/laju-produksi-hidrogen-pome-biohidrogen-bio-cstr-l-thumb-76fde.webp" type="image/webp" length="89924" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/laju-produksi-hidrogen-pome-biohidrogen-bio-cstr-l-thumb-76fde.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/laju-produksi-hidrogen-pome-biohidrogen-bio-cstr-l-thumb-8877c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/laju-produksi-hidrogen-pome-biohidrogen-bio-cstr-l-thumb-16130.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-69-unpam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-339-jurnal-ilmiah-teknik-kimia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimasi Suhu Reboiler pada De Butanizer Column untuk Meningkatkan Efisiensi Energi dan Menjaga Kualitas LPG Mixed ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimasi Suhu Reboiler pada De Butanizer Column untuk Meningkatkan Efisiensi Energi dan Menjaga Kualitas LPG Mixed ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimasi Suhu Reboiler pada De Butanizer Column untuk Meningkatkan Efisiensi Energi dan Menjaga Kualitas LPG Mixed ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33455-petroleum-gas-lpg-pengaruh-variasi-suhu-su</link>
	<guid isPermaLink="false">46908827d304008e9daf78e9211db45e</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 22:24:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sintesis pan ]]></category>
	<category><![CDATA[ alif ripaldi ]]></category>
	<category><![CDATA[ dyah nirmala ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alif,dyah,nirmala,pan,ripaldi,sintesis]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh variasi suhu reboiler pada komposisi produk dan efisiensi energi dalam sistem distilasi. Selain itu, studi tentang optimasi suhu reboiler untuk mencapai keseimbangan antara ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimasi Suhu Reboiler pada De-Butanizer Column untuk Meningkatkan Efisiensi Energi dan Menjaga Kualitas LPG Mixed: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh variasi suhu reboiler pada komposisi produk dan efisiensi energi dalam sistem distilasi. Selain itu, studi tentang optimasi suhu reboiler untuk mencapai keseimbangan antara efisiensi energi dan kualitas produk juga dapat menjadi fokus penelitian. Pengembangan model simulasi yang lebih akurat dan terintegrasi dengan sistem kontrol pabrik dapat membantu dalam pengambilan keputusan operasional yang lebih efektif. Penelitian tentang penerapan prinsip efisiensi energi dan keberlanjutan industri dalam industri pengolahan gas juga dapat menjadi arah studi yang menarik.. Penurunan suhu reboiler pada De-Butanizer Column menyebabkan peningkatan kandungan propana (C3) dan penurunan kandungan butana (C4) dalam LPG mixed.Semakin rendah suhu reboiler, semakin besar jumlah n-butana dan i-butana yang terbawa ke bottom product karena suhu tidak cukup tinggi untuk menguapkan kedua fraksi tersebut.Kondisi operasi optimal diperoleh pada suhu reboiler 279,1AF, di mana komposisi LPG mixed stabil dan sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan.Kondisi ini memberikan efisiensi energi yang signifikan dengan pengurangan heat flow sebesar 460.491,7417 kJ/jam, setara dengan penghematan biaya energi tahunan sebesar Rp 309 PT Perta-Samtan Gas Sungai Gerong Kilang Fraksinasi memisahkan komponen hidrokarbon dari Natural Gas Liquid (NGL) menjadi Liquefied Petroleum Gas (LPG) yang memenuhi standar SK Ditjen Migas No. 116.K/10/DJM/2020. Salah satu unit utamanya adalah De-Butanizer Column yang memisahkan butana dari fraksi yang lebih ringan. Penelitian ini menganalisis pengaruh variasi suhu reboiler terhadap komposisi LPG mixed dan efisiensi energi pada sistem distilasi. Simulasi dilakukan menggunakan Aspen HYSYS V.14 dengan equation of state Peng-Robinson, berdasarkan data operasi aktual dari sistem DCS pabrik. Hasil simulasi menunjukkan bahwa penurunan suhu reboiler meningkatkan kandungan propana (C3) dan mengurangi butana (C4) dalam LPG mixed, dengan sebagian butana terbawa ke bottom product akibat menurunnya boil-up... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/3/petroleum-gas-lpg-pengaruh-variasi-suhu-kilang-fra-thumb-5c3a9.webp" title="JURIS - Optimasi Suhu Reboiler pada De-Butanizer Column untuk Meningkatkan Efisiensi Energi dan Menjaga Kualitas LPG Mixed" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/petroleum-gas-lpg-pengaruh-variasi-suhu-kilang-fra-thumb-5c3a9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/petroleum-gas-lpg-pengaruh-variasi-suhu-kilang-fra-thumb-5c3a9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/petroleum-gas-lpg-pengaruh-variasi-suhu-kilang-fra-thumb-5c3a9.webp 1x" title="JURIS - Optimasi Suhu Reboiler pada De-Butanizer Column untuk Meningkatkan Efisiensi Energi dan Menjaga Kualitas LPG Mixed" alt="JURIS - Optimasi Suhu Reboiler pada De-Butanizer Column untuk Meningkatkan Efisiensi Energi dan Menjaga Kualitas LPG Mixed" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/petroleum-gas-lpg-pengaruh-variasi-suhu-kilang-fra-thumb-f1d4a.webp" title="JURIS - Optimasi Suhu Reboiler pada De-Butanizer Column untuk Meningkatkan Efisiensi Energi dan Menjaga Kualitas LPG Mixed" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/petroleum-gas-lpg-pengaruh-variasi-suhu-kilang-fra-thumb-f1d4a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/petroleum-gas-lpg-pengaruh-variasi-suhu-kilang-fra-thumb-f1d4a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/petroleum-gas-lpg-pengaruh-variasi-suhu-kilang-fra-thumb-f1d4a.webp 1x" title="JURIS - Optimasi Suhu Reboiler pada De-Butanizer Column untuk Meningkatkan Efisiensi Energi dan Menjaga Kualitas LPG Mixed" alt="JURIS - Optimasi Suhu Reboiler pada De-Butanizer Column untuk Meningkatkan Efisiensi Energi dan Menjaga Kualitas LPG Mixed" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/petroleum-gas-lpg-pengaruh-variasi-suhu-kilang-fra-thumb-c1052.webp" title="JURIS - Optimasi Suhu Reboiler pada De-Butanizer Column untuk Meningkatkan Efisiensi Energi dan Menjaga Kualitas LPG Mixed" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/petroleum-gas-lpg-pengaruh-variasi-suhu-kilang-fra-thumb-c1052.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/petroleum-gas-lpg-pengaruh-variasi-suhu-kilang-fra-thumb-c1052.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/petroleum-gas-lpg-pengaruh-variasi-suhu-kilang-fra-thumb-c1052.webp 1x" title="JURIS - Optimasi Suhu Reboiler pada De-Butanizer Column untuk Meningkatkan Efisiensi Energi dan Menjaga Kualitas LPG Mixed" alt="JURIS - Optimasi Suhu Reboiler pada De-Butanizer Column untuk Meningkatkan Efisiensi Energi dan Menjaga Kualitas LPG Mixed" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33455-petroleum-gas-lpg-pengaruh-variasi-suhu-su" title="JURIS - Optimasi Suhu Reboiler pada De-Butanizer Column untuk Meningkatkan Efisiensi Energi dan Menjaga Kualitas LPG Mixed" target="_blank">Optimasi Suhu Reboiler pada De-Butanizer Column untuk Meningkatkan Efisiensi Energi dan Menjaga Kualitas LPG Mixed</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh variasi suhu reboiler pada komposisi produk dan efisiensi energi dalam sistem distilasi. Selain itu, studi tentang optimasi suhu reboiler untuk mencapai keseimbangan antara efisiensi energi dan kualitas produk juga dapat menjadi fokus penelitian. Pengembangan model simulasi yang lebih akurat dan terintegrasi dengan sistem kontrol pabrik dapat membantu dalam pengambilan keputusan operasional yang lebih efektif. Penelitian tentang penerapan prinsip efisiensi energi dan keberlanjutan industri dalam industri pengolahan gas juga dapat menjadi arah studi yang menarik..
<br>Penurunan suhu reboiler pada De-Butanizer Column menyebabkan peningkatan kandungan propana (C3) dan penurunan kandungan butana (C4) dalam LPG mixed.Semakin rendah suhu reboiler, semakin besar jumlah n-butana dan i-butana yang terbawa ke bottom product karena suhu tidak cukup tinggi untuk menguapkan kedua fraksi tersebut.Kondisi operasi optimal diperoleh pada suhu reboiler 279,1AF, di mana komposisi LPG mixed stabil dan sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan.Kondisi ini memberikan efisiensi energi yang signifikan dengan pengurangan heat flow sebesar 460.491,7417 kJ/jam, setara dengan penghematan biaya energi tahunan sebesar Rp 309
<br>PT Perta-Samtan Gas Sungai Gerong Kilang Fraksinasi memisahkan komponen hidrokarbon dari Natural Gas Liquid (NGL) menjadi Liquefied Petroleum Gas (LPG) yang memenuhi standar SK Ditjen Migas No. 116.K/10/DJM/2020. Salah satu unit utamanya adalah De-Butanizer Column yang memisahkan butana dari fraksi yang lebih ringan. Penelitian ini menganalisis pengaruh variasi suhu reboiler terhadap komposisi LPG mixed dan efisiensi energi pada sistem distilasi. Simulasi dilakukan menggunakan Aspen HYSYS V.14 dengan equation of state Peng-Robinson, berdasarkan data operasi aktual dari sistem DCS pabrik. Hasil simulasi menunjukkan bahwa penurunan suhu reboiler meningkatkan kandungan propana (C3) dan mengurangi butana (C4) dalam LPG mixed, dengan sebagian butana terbawa ke bottom product akibat menurunnya boil-up...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/3/petroleum-gas-lpg-pengaruh-variasi-suhu-kilang-fra-thumb-c1052.webp" type="image/webp" length="124458" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/petroleum-gas-lpg-pengaruh-variasi-suhu-kilang-fra-thumb-5c3a9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/petroleum-gas-lpg-pengaruh-variasi-suhu-kilang-fra-thumb-f1d4a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/petroleum-gas-lpg-pengaruh-variasi-suhu-kilang-fra-thumb-c1052.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-69-unpam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-339-jurnal-ilmiah-teknik-kimia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Red cell distribution width and immature to total ratio as predictors of sepsis mortality in preterm neonates ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Red cell distribution width and immature to total ratio as predictors of sepsis mortality in preterm neonates ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Red cell distribution width and immature to total ratio as predictors of sepsis mortality in preterm neonates ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33459-neonatus-prematur-sepsis-lebar-distribusi-sel-dara</link>
	<guid isPermaLink="false">25c635a1c3f8c5737be1493534603a0e</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 22:22:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ abdul latief ]]></category>
	<category><![CDATA[ case report ]]></category>
	<category><![CDATA[ line agents ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,agents,case,latief,line,report]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman tentang sepsis pada neonatus prematur dan meningkatkan hasil klinis. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi kombinasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Red-cell distribution width and immature to total ratio as predictors of sepsis mortality in preterm neonates: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman tentang sepsis pada neonatus prematur dan meningkatkan hasil klinis. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi kombinasi penanda biologis, seperti RDW, rasio I/T, CRP, dan procalcitonin, untuk meningkatkan akurasi diagnosis dan prediksi prognosis sepsis pada neonatus prematur. Penelitian ini dapat menggunakan desain studi kohort prospektif yang lebih besar dengan periode tindak lanjut yang lebih lama untuk menilai perubahan penanda biologis dari waktu ke waktu dan hubungannya dengan hasil klinis. Kedua, penting untuk menyelidiki peran faktor-faktor maternal dan lingkungan dalam memengaruhi risiko sepsis dan mortalitas pada neonatus prematur. Penelitian dapat mengeksplorasi dampak faktor-faktor seperti infeksi intrapartum, penggunaan antibiotik selama kehamilan, status gizi ibu, dan paparan polusi udara terhadap perkembangan sepsis dan hasil klinis pada neonatus prematur. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan strategi intervensi yang ditargetkan untuk mengurangi risiko sepsis dan meningkatkan hasil klinis pada neonatus prematur. Penelitian ini dapat mengeksplorasi efektivitas intervensi seperti pemberian kortikosteroid antenatal, protokol pencegahan infeksi yang ditingkatkan, dan pemberian nutrisi dini untuk mengurangi risiko sepsis dan meningkatkan hasil klinis pada neonatus prematur.. Nilai RDW dan rasio I/T tidak dapat digunakan sebagai prediktor mortalitas sepsis pada neonatus prematur Latar belakang: Neonatus prematur rentan terhadap berbagai komplikasi dan mungkin memerlukan prosedur invasif yang meningkatkan risiko sepsis, yang merupakan penyebab kematian ketiga pada anak-anak. Hasil laboratorium rutin, seperti lebar distribusi sel darah merah (RDW) dan rasio neutrofil imatur terhadap total (I/T), mungkin berguna sebagai prediktor mortalitas pada pasien sepsis neonatus. Penanda laboratorium ini telah mengalami pengujian terbatas sebagai prediktor mortalitas pada neonatus prematur dengan sepsis.Tujuan: Untuk menganalisis kemampuan prediktif RDW dan rasio I/T terhadap mortalitas sepsis pada neonatus prematur.Metode: Studi kohort prospektif ini mencakup 42 neonatus prematur (usia kehamilan 28-36 minggu 6 hari), dengan berat lahir sesuai dengan usia kehamilan. Diagnosis sepsis ditetapkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/a/neonatus-prematur-sepsis-lebar-distribusi-sel-dara-thumb-af6b6.webp" title="JURIS - Red-cell distribution width and immature to total ratio  as predictors of sepsis mortality in preterm neonates" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/neonatus-prematur-sepsis-lebar-distribusi-sel-dara-thumb-af6b6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/neonatus-prematur-sepsis-lebar-distribusi-sel-dara-thumb-af6b6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/neonatus-prematur-sepsis-lebar-distribusi-sel-dara-thumb-af6b6.webp 1x" title="JURIS - Red-cell distribution width and immature to total ratio  as predictors of sepsis mortality in preterm neonates" alt="JURIS - Red-cell distribution width and immature to total ratio  as predictors of sepsis mortality in preterm neonates" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/a/neonatus-prematur-sepsis-lebar-distribusi-sel-dara-thumb-c76ca.webp" title="JURIS - Red-cell distribution width and immature to total ratio  as predictors of sepsis mortality in preterm neonates" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/neonatus-prematur-sepsis-lebar-distribusi-sel-dara-thumb-c76ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/neonatus-prematur-sepsis-lebar-distribusi-sel-dara-thumb-c76ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/neonatus-prematur-sepsis-lebar-distribusi-sel-dara-thumb-c76ca.webp 1x" title="JURIS - Red-cell distribution width and immature to total ratio  as predictors of sepsis mortality in preterm neonates" alt="JURIS - Red-cell distribution width and immature to total ratio  as predictors of sepsis mortality in preterm neonates" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/a/neonatus-prematur-sepsis-lebar-distribusi-sel-dara-thumb-c4117.webp" title="JURIS - Red-cell distribution width and immature to total ratio  as predictors of sepsis mortality in preterm neonates" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/neonatus-prematur-sepsis-lebar-distribusi-sel-dara-thumb-c4117.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/neonatus-prematur-sepsis-lebar-distribusi-sel-dara-thumb-c4117.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/neonatus-prematur-sepsis-lebar-distribusi-sel-dara-thumb-c4117.webp 1x" title="JURIS - Red-cell distribution width and immature to total ratio  as predictors of sepsis mortality in preterm neonates" alt="JURIS - Red-cell distribution width and immature to total ratio  as predictors of sepsis mortality in preterm neonates" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33459-neonatus-prematur-sepsis-lebar-distribusi-sel-dara" title="JURIS - Red-cell distribution width and immature to total ratio  as predictors of sepsis mortality in preterm neonates" target="_blank">Red-cell distribution width and immature to total ratio  as predictors of sepsis mortality in preterm neonates</a>: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman tentang sepsis pada neonatus prematur dan meningkatkan hasil klinis. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi kombinasi penanda biologis, seperti RDW, rasio I/T, CRP, dan procalcitonin, untuk meningkatkan akurasi diagnosis dan prediksi prognosis sepsis pada neonatus prematur. Penelitian ini dapat menggunakan desain studi kohort prospektif yang lebih besar dengan periode tindak lanjut yang lebih lama untuk menilai perubahan penanda biologis dari waktu ke waktu dan hubungannya dengan hasil klinis. Kedua, penting untuk menyelidiki peran faktor-faktor maternal dan lingkungan dalam memengaruhi risiko sepsis dan mortalitas pada neonatus prematur. Penelitian dapat mengeksplorasi dampak faktor-faktor seperti infeksi intrapartum, penggunaan antibiotik selama kehamilan, status gizi ibu, dan paparan polusi udara terhadap perkembangan sepsis dan hasil klinis pada neonatus prematur. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan strategi intervensi yang ditargetkan untuk mengurangi risiko sepsis dan meningkatkan hasil klinis pada neonatus prematur. Penelitian ini dapat mengeksplorasi efektivitas intervensi seperti pemberian kortikosteroid antenatal, protokol pencegahan infeksi yang ditingkatkan, dan pemberian nutrisi dini untuk mengurangi risiko sepsis dan meningkatkan hasil klinis pada neonatus prematur..
<br>Nilai RDW dan rasio I/T tidak dapat digunakan sebagai prediktor mortalitas sepsis pada neonatus prematur
<br>Latar belakang: Neonatus prematur rentan terhadap berbagai komplikasi dan mungkin memerlukan prosedur invasif yang meningkatkan risiko sepsis, yang merupakan penyebab kematian ketiga pada anak-anak. Hasil laboratorium rutin, seperti lebar distribusi sel darah merah (RDW) dan rasio neutrofil imatur terhadap total (I/T), mungkin berguna sebagai prediktor mortalitas pada pasien sepsis neonatus. Penanda laboratorium ini telah mengalami pengujian terbatas sebagai prediktor mortalitas pada neonatus prematur dengan sepsis.Tujuan: Untuk menganalisis kemampuan prediktif RDW dan rasio I/T terhadap mortalitas sepsis pada neonatus prematur.Metode: Studi kohort prospektif ini mencakup 42 neonatus prematur (usia kehamilan 28-36 minggu   6 hari), dengan berat lahir sesuai dengan usia kehamilan. Diagnosis sepsis ditetapkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/a/neonatus-prematur-sepsis-lebar-distribusi-sel-dara-thumb-c76ca.webp" type="image/webp" length="81576" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/neonatus-prematur-sepsis-lebar-distribusi-sel-dara-thumb-af6b6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/neonatus-prematur-sepsis-lebar-distribusi-sel-dara-thumb-c76ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/neonatus-prematur-sepsis-lebar-distribusi-sel-dara-thumb-c4117.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1177-paediatricaindonesiana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4055-paediatrica-indonesiana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penambahan Ekstrak Etanol Buah Naga Merah Hylocereus polyrhizus Afkir pada Pembuatan Sabun Cair Berbasis Virgin Coconut Oil ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penambahan Ekstrak Etanol Buah Naga Merah Hylocereus polyrhizus Afkir pada Pembuatan Sabun Cair Berbasis Virgin Coconut Oil ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penambahan Ekstrak Etanol Buah Naga Merah Hylocereus polyrhizus Afkir pada Pembuatan Sabun Cair Berbasis Virgin Coconut Oil ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33456-sabun-cair-naga-merah-hylocereus-produksi-ca</link>
	<guid isPermaLink="false">c07ec98178b09f6d91a51213b1be0a1f</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 22:11:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengoptimalkan formula sabun cair dengan variasi jenis surfaktan dan konsentrasi gliserin untuk meningkatkan stabilitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penambahan Ekstrak Etanol Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Afkir pada Pembuatan Sabun Cair Berbasis Virgin Coconut Oil: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengoptimalkan formula sabun cair dengan variasi jenis surfaktan dan konsentrasi gliserin untuk meningkatkan stabilitas busa dan menurunkan kadar alkali bebas agar memenuhi standar SNI. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengujian efektivitas sabun cair dengan formula optimal dalam menghilangkan kotoran dan bakteri pada kulit, serta menguji keamanan penggunaannya melalui uji iritasi kulit. Ketiga, studi lebih mendalam mengenai mekanisme antioksidan dari ekstrak buah naga merah afkir dalam melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas perlu dilakukan, termasuk identifikasi senyawa antosianin spesifik yang berperan aktif dan pengaruhnya terhadap kesehatan kulit. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan produk sabun cair yang lebih berkualitas, aman, dan efektif, serta memberikan nilai tambah bagi pemanfaatan limbah buah naga merah.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa senyawa antosianin dalam ekstrak etanol buah naga merah afkir mempengaruhi stabilitas pH dan viskositas sabun cair.Penambahan senyawa antosianin dalam sabun cair dapat menambah nilai guna dari sabun cair.Sabun cair dengan tingkat stabilitas busa tertinggi diperoleh dengan penggunaan konsentrasi ekstrak etanol buah naga merah afkir 1,5 gram per 250 gram massa total formula sabun dengan nilai stabilitas busa hingga hari ke-21 adalah 90,41% Buah naga (Hylocereus polyrhizus) afkir kaya senyawa antosianin yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan tambahan dalam formula sabun cair sehingga meningkatkan mutu sabun sebagai antioksidan yang melindungi kulit dari pengaruh sinar matahari dan polusi. Tujuan penelitian yang telah dilakukan adalah untuk menentukan massa ekstrak buah naga afkir yang menghasilkan sabun cair dengan stabilitas pH dan busa tertinggi serta nilai viskositas terbaik. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) berpola faktorial dengan variabel bebas berupa konsentrasi ekstrak buah naga afkir dengan empat taraf perlakuan yaitu 0; 1,5; 3; dan 4,5 gram ekstrak per 250 gram formula sabun serta waktu penyimpanan yang terdiri empat taraf yaitu 0, 7, 14, dan 21 hari. Formula sabun cair terbaik diperoleh pada penggunaan konsentrasi ekstrak buah naga afkir 1,5 gram per 250 gram formula sabun... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/3/sabun-cair-naga-merah-hylocereus-produksi-jus-buah-thumb-d4908.webp" title="JURIS - Penambahan Ekstrak Etanol Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Afkir pada Pembuatan Sabun Cair Berbasis Virgin Coconut Oil" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/sabun-cair-naga-merah-hylocereus-produksi-jus-buah-thumb-d4908.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/sabun-cair-naga-merah-hylocereus-produksi-jus-buah-thumb-d4908.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/sabun-cair-naga-merah-hylocereus-produksi-jus-buah-thumb-d4908.webp 1x" title="JURIS - Penambahan Ekstrak Etanol Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Afkir pada Pembuatan Sabun Cair Berbasis Virgin Coconut Oil" alt="JURIS - Penambahan Ekstrak Etanol Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Afkir pada Pembuatan Sabun Cair Berbasis Virgin Coconut Oil" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/sabun-cair-naga-merah-hylocereus-produksi-jus-buah-thumb-709cb.webp" title="JURIS - Penambahan Ekstrak Etanol Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Afkir pada Pembuatan Sabun Cair Berbasis Virgin Coconut Oil" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/sabun-cair-naga-merah-hylocereus-produksi-jus-buah-thumb-709cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/sabun-cair-naga-merah-hylocereus-produksi-jus-buah-thumb-709cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/sabun-cair-naga-merah-hylocereus-produksi-jus-buah-thumb-709cb.webp 1x" title="JURIS - Penambahan Ekstrak Etanol Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Afkir pada Pembuatan Sabun Cair Berbasis Virgin Coconut Oil" alt="JURIS - Penambahan Ekstrak Etanol Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Afkir pada Pembuatan Sabun Cair Berbasis Virgin Coconut Oil" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/sabun-cair-naga-merah-hylocereus-produksi-jus-buah-thumb-65f96.webp" title="JURIS - Penambahan Ekstrak Etanol Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Afkir pada Pembuatan Sabun Cair Berbasis Virgin Coconut Oil" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/sabun-cair-naga-merah-hylocereus-produksi-jus-buah-thumb-65f96.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/sabun-cair-naga-merah-hylocereus-produksi-jus-buah-thumb-65f96.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/sabun-cair-naga-merah-hylocereus-produksi-jus-buah-thumb-65f96.webp 1x" title="JURIS - Penambahan Ekstrak Etanol Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Afkir pada Pembuatan Sabun Cair Berbasis Virgin Coconut Oil" alt="JURIS - Penambahan Ekstrak Etanol Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Afkir pada Pembuatan Sabun Cair Berbasis Virgin Coconut Oil" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33456-sabun-cair-naga-merah-hylocereus-produksi-ca" title="JURIS - Penambahan Ekstrak Etanol Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Afkir pada Pembuatan Sabun Cair Berbasis Virgin Coconut Oil" target="_blank">Penambahan Ekstrak Etanol Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Afkir pada Pembuatan Sabun Cair Berbasis Virgin Coconut Oil</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengoptimalkan formula sabun cair dengan variasi jenis surfaktan dan konsentrasi gliserin untuk meningkatkan stabilitas busa dan menurunkan kadar alkali bebas agar memenuhi standar SNI. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengujian efektivitas sabun cair dengan formula optimal dalam menghilangkan kotoran dan bakteri pada kulit, serta menguji keamanan penggunaannya melalui uji iritasi kulit. Ketiga, studi lebih mendalam mengenai mekanisme antioksidan dari ekstrak buah naga merah afkir dalam melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas perlu dilakukan, termasuk identifikasi senyawa antosianin spesifik yang berperan aktif dan pengaruhnya terhadap kesehatan kulit. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan produk sabun cair yang lebih berkualitas, aman, dan efektif, serta memberikan nilai tambah bagi pemanfaatan limbah buah naga merah..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa senyawa antosianin dalam ekstrak etanol buah naga merah afkir mempengaruhi stabilitas pH dan viskositas sabun cair.Penambahan senyawa antosianin dalam sabun cair dapat menambah nilai guna dari sabun cair.Sabun cair dengan tingkat stabilitas busa tertinggi diperoleh dengan penggunaan konsentrasi ekstrak etanol buah naga merah afkir 1,5 gram per 250 gram massa total formula sabun dengan nilai stabilitas busa hingga hari ke-21 adalah 90,41%
<br>Buah naga (Hylocereus polyrhizus) afkir kaya senyawa antosianin yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan tambahan dalam formula sabun cair sehingga meningkatkan mutu sabun sebagai antioksidan yang melindungi kulit dari pengaruh sinar matahari dan polusi. Tujuan penelitian yang telah dilakukan adalah untuk menentukan massa ekstrak buah naga afkir yang menghasilkan sabun cair dengan stabilitas pH dan busa tertinggi serta nilai viskositas terbaik. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) berpola faktorial dengan variabel bebas berupa konsentrasi ekstrak buah naga afkir dengan empat taraf perlakuan yaitu 0; 1,5; 3; dan 4,5 gram ekstrak per 250 gram formula sabun serta waktu penyimpanan yang terdiri empat taraf yaitu 0, 7, 14, dan 21 hari. Formula sabun cair terbaik diperoleh pada penggunaan konsentrasi ekstrak buah naga afkir 1,5 gram per 250 gram formula sabun...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/3/sabun-cair-naga-merah-hylocereus-produksi-jus-buah-thumb-65f96.webp" type="image/webp" length="114354" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/sabun-cair-naga-merah-hylocereus-produksi-jus-buah-thumb-d4908.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/sabun-cair-naga-merah-hylocereus-produksi-jus-buah-thumb-709cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/sabun-cair-naga-merah-hylocereus-produksi-jus-buah-thumb-65f96.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-69-unpam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-339-jurnal-ilmiah-teknik-kimia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Adaptasi Visual Momiji dengan Teknik Crochet pada Produk Fashion ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Adaptasi Visual Momiji dengan Teknik Crochet pada Produk Fashion ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Adaptasi Visual Momiji dengan Teknik Crochet pada Produk Fashion ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33452-industri-fashion-hijab-produk-muslimah-kep</link>
	<guid isPermaLink="false">002963f0e72492991b8917d5006093d4</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 21:56:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ workflow ojs ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurnal rupa ]]></category>
	<category><![CDATA[ open issue ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[issue,jurnal,ojs,open,rupa,workflow]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang bagaimana teknik crochet dapat digunakan untuk menciptakan produk fashion yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Selain itu, dapat juga dieksplorasi bagaimana teknik ini dapat diterapkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Adaptasi Visual Momiji dengan Teknik Crochet pada Produk Fashion: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang bagaimana teknik crochet dapat digunakan untuk menciptakan produk fashion yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Selain itu, dapat juga dieksplorasi bagaimana teknik ini dapat diterapkan pada berbagai jenis busana, bukan hanya busana pesta, untuk menciptakan produk fashion yang unik dan menarik. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis bagaimana adaptasi visual Momiji dapat diterapkan pada produk fashion lainnya, seperti aksesori atau bahkan perhiasan, untuk menciptakan koleksi yang lebih lengkap dan beragam.. Adaptasi budaya dan seni tradisional menjadi inspirasi dalam industri fashion telah menjadi tren yang semakin meningkat.Dalam memenuhi kebutuhan tersebut tidak jarang para desainer terinspirasi dari pesona alam secara kreatif dan estetik, salah satunya perubahan musim.Hal ini kemudian menjadi sebuah peluang untuk para desainer menciptakan sebuah produk fashion yang mana perubahan musim tidak hanya sebagai produk fungsional tetapi juga menjadi sumber ide dalam menciptakan sebuah produk kreatif, salah satunya musim gugur.Musim gugur sebagai inspirasi dapat direalisasikan salah satunya dengan mengadaptasi visual daun Momiji dengan teknik crochet pada produk busana pesta dengan tema AoWarm Night in TokyoAo.Wujud nyata dari visualisasi ini dapat direalisasikan dalam bentuk warna, motif, dan tekstur dengan look simple modern berupa midi dress yang dilengkapi dengan stola.Bahan utama dari busana ini adalah benang acrylic yang dipadukan dengan benang curly yang berwarna oranye, merah dan kuning.Produk yang diciptakan memiliki tingkat kekesuaian dengan tema paling besar yang dapat ditangkap oleh responden yakni adaptasi visual Momiji sebagai desain struktural, menyusul pada warna, look, dan tekstur Adaptasi budaya dan seni tradisional menjadi inspirasi dalam industri fashion telah menjadi tren yang semakin meningkat. Dalam memenuhi kebutuhan tersebut tidak jarang para desainer terinspirasi dari pesona alam secara kreatif dan estetik, salah satunya perubahan musim. Hal ini kemudian menjadi sebuah peluang untuk para desainer menciptakan sebuah produk fashion yang mana perubahan musim tidak hanya sebagai produk fungsional tetapi juga menjadi sumber ide dalam menciptakan sebuah produk kreatif, salah satunya musim gugur. Kecenderungan fashion terinspirasi dari alam menciptakan hubungan yang lebih mendalam antara manusia dan alam. Dengan membawa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/1/industri-fashion-hijab-produk-muslimah-keputusan-p-thumb-a4e9c.webp" title="JURIS - Adaptasi Visual Momiji dengan Teknik Crochet pada Produk Fashion" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/industri-fashion-hijab-produk-muslimah-keputusan-p-thumb-a4e9c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/industri-fashion-hijab-produk-muslimah-keputusan-p-thumb-a4e9c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/industri-fashion-hijab-produk-muslimah-keputusan-p-thumb-a4e9c.webp 1x" title="JURIS - Adaptasi Visual Momiji dengan Teknik Crochet pada Produk Fashion" alt="JURIS - Adaptasi Visual Momiji dengan Teknik Crochet pada Produk Fashion" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/1/industri-fashion-hijab-produk-muslimah-keputusan-p-thumb-c7f4a.webp" title="JURIS - Adaptasi Visual Momiji dengan Teknik Crochet pada Produk Fashion" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/industri-fashion-hijab-produk-muslimah-keputusan-p-thumb-c7f4a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/industri-fashion-hijab-produk-muslimah-keputusan-p-thumb-c7f4a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/industri-fashion-hijab-produk-muslimah-keputusan-p-thumb-c7f4a.webp 1x" title="JURIS - Adaptasi Visual Momiji dengan Teknik Crochet pada Produk Fashion" alt="JURIS - Adaptasi Visual Momiji dengan Teknik Crochet pada Produk Fashion" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/1/industri-fashion-hijab-produk-muslimah-keputusan-p-thumb-23e1d.webp" title="JURIS - Adaptasi Visual Momiji dengan Teknik Crochet pada Produk Fashion" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/industri-fashion-hijab-produk-muslimah-keputusan-p-thumb-23e1d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/industri-fashion-hijab-produk-muslimah-keputusan-p-thumb-23e1d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/industri-fashion-hijab-produk-muslimah-keputusan-p-thumb-23e1d.webp 1x" title="JURIS - Adaptasi Visual Momiji dengan Teknik Crochet pada Produk Fashion" alt="JURIS - Adaptasi Visual Momiji dengan Teknik Crochet pada Produk Fashion" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33452-industri-fashion-hijab-produk-muslimah-kep" title="JURIS - Adaptasi Visual Momiji dengan Teknik Crochet pada Produk Fashion" target="_blank">Adaptasi Visual Momiji dengan Teknik Crochet pada Produk Fashion</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang bagaimana teknik crochet dapat digunakan untuk menciptakan produk fashion yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Selain itu, dapat juga dieksplorasi bagaimana teknik ini dapat diterapkan pada berbagai jenis busana, bukan hanya busana pesta, untuk menciptakan produk fashion yang unik dan menarik. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis bagaimana adaptasi visual Momiji dapat diterapkan pada produk fashion lainnya, seperti aksesori atau bahkan perhiasan, untuk menciptakan koleksi yang lebih lengkap dan beragam..
<br>Adaptasi budaya dan seni tradisional menjadi inspirasi dalam industri fashion telah menjadi tren yang semakin meningkat.Dalam memenuhi kebutuhan tersebut tidak jarang para desainer terinspirasi dari pesona alam secara kreatif dan estetik, salah satunya perubahan musim.Hal ini kemudian menjadi sebuah peluang untuk para desainer menciptakan sebuah produk fashion yang mana perubahan musim tidak hanya sebagai produk fungsional tetapi juga menjadi sumber ide dalam menciptakan sebuah produk kreatif, salah satunya musim gugur.Musim gugur sebagai inspirasi dapat direalisasikan salah satunya dengan mengadaptasi visual daun Momiji dengan teknik crochet pada produk busana pesta dengan tema AoWarm Night in TokyoAo.Wujud nyata dari visualisasi ini dapat direalisasikan dalam bentuk warna, motif, dan tekstur dengan look simple modern berupa midi dress yang dilengkapi dengan stola.Bahan utama dari busana ini adalah benang acrylic yang dipadukan dengan benang curly yang berwarna oranye, merah dan kuning.Produk yang diciptakan memiliki tingkat kekesuaian dengan tema paling besar yang dapat ditangkap oleh responden yakni adaptasi visual Momiji sebagai desain struktural, menyusul pada warna, look, dan tekstur
<br>Adaptasi budaya dan seni tradisional menjadi inspirasi dalam industri fashion telah menjadi tren yang semakin meningkat. Dalam memenuhi kebutuhan tersebut tidak jarang para desainer terinspirasi dari pesona alam secara kreatif dan estetik, salah satunya perubahan musim. Hal ini kemudian menjadi sebuah peluang untuk para desainer menciptakan sebuah produk fashion yang mana perubahan musim tidak hanya sebagai produk fungsional tetapi juga menjadi sumber ide dalam menciptakan sebuah produk kreatif, salah satunya musim gugur. Kecenderungan fashion terinspirasi dari alam menciptakan hubungan yang lebih mendalam antara manusia dan alam. Dengan membawa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/1/industri-fashion-hijab-produk-muslimah-keputusan-p-thumb-23e1d.webp" type="image/webp" length="89282" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/industri-fashion-hijab-produk-muslimah-keputusan-p-thumb-a4e9c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/industri-fashion-hijab-produk-muslimah-keputusan-p-thumb-c7f4a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/industri-fashion-hijab-produk-muslimah-keputusan-p-thumb-23e1d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-459-tel-u.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6604-jurnal-rupa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kinerja Paving Blok Berbasis Limbah Plastik terhadap Sifat Fisik dan Mekanik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kinerja Paving Blok Berbasis Limbah Plastik terhadap Sifat Fisik dan Mekanik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kinerja Paving Blok Berbasis Limbah Plastik terhadap Sifat Fisik dan Mekanik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33454-variasi-komposisi-plastik-limbah-pengelola</link>
	<guid isPermaLink="false">8554648d81eee5b492717a98da96e6c5</guid>
	<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 21:56:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sintesis pan ]]></category>
	<category><![CDATA[ alif ripaldi ]]></category>
	<category><![CDATA[ dyah nirmala ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alif,dyah,nirmala,pan,ripaldi,sintesis]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh variasi suhu peleburan terhadap kekuatan ikatan matriks plastik dalam paving blok, mengingat jenis plastik PET, PP, dan LDPE memiliki titik leleh berbeda; penelitian lanjutan bisa mengevaluasi apakah penyesuaian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kinerja Paving Blok Berbasis Limbah Plastik terhadap Sifat Fisik dan Mekanik: Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh variasi suhu peleburan terhadap kekuatan ikatan matriks plastik dalam paving blok, mengingat jenis plastik PET, PP, dan LDPE memiliki titik leleh berbeda; penelitian lanjutan bisa mengevaluasi apakah penyesuaian suhu bertahap secara presisi dapat meningkatkan homogenitas dan kekuatan material. Kedua, penting untuk menguji performa jangka panjang paving blok berbasis plastik di lapangan, khususnya terhadap paparan sinar UV, hujan, dan beban berulang, agar dapat diketahui stabilitas dan umur pakainya dalam kondisi lingkungan nyata. Ketiga, perlu dikaji potensi penggunaan campuran plastik dengan jenis lain yang lebih umum dibuang seperti PS atau HDPE untuk melihat apakah komposisi baru dapat mempertahankan atau bahkan meningkatkan kinerja fisik dan mekanik, sekaligus memperluas jenis limbah yang bisa dimanfaatkan secara efektif dalam konstruksi berkelanjutan.. Peningkatan proporsi limbah plastik dalam paving blok menghasilkan kinerja mekanik yang lebih baik, dengan komposisi 75% plastik.25% pasir menunjukkan performa optimal dalam kuat tekan, daya serap air, dan ketahanan aus.Variasi 100% plastik juga menunjukkan hasil yang tinggi, sementara campuran dengan kadar plastik rendah mengalami penurunan performa secara signifikan.Berdasarkan SNI 03-0691-1996, rasio plastik tinggi terbukti menghasilkan paving blok dengan ketahanan aus dan kinerja mekanik yang lebih baik, sehingga menunjukkan potensi besar pemanfaatan limbah plastik sebagai material konstruksi berkelanjutan Peningkatan akumulasi limbah plastik yang tidak terurai mendorong pengembangan material konstruksi berkelanjutan. Penelitian ini mengkaji kinerja fisik dan mekanik paving blok berbahan limbah plastik dengan variasi komposisi plastikAepasir 100%, 75%, 50%, dan 25% terhadap berat pasir. Proses produksi meliputi peleburan plastik, pencampuran dengan pasir, pencetakan tekan, dan pengujian berdasarkan SNI 03-0691-1996. Kuat tekan meningkat seiring naiknya proporsi plastik, di mana komposisi 75% plastik mencapai nilai tertinggi 11,64 MPa, diikuti 100% plastik sebesar 10,82 MPa, sedangkan variasi 25% hanya 8,91 MPa. Daya serap air menurun seiring peningkatan plastik, dengan komposisi 100% mencatat nilai terendah 0,27% dan 25% tertinggi 3,78%. Ketahanan aus terbaik ditunjukkan oleh campuran 100% plastik dengan nilai 0,037Ae0,062 mm/menit.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/5/variasi-komposisi-plastik-limbah-pengelolaan-konst-thumb-a6a6e.webp" title="JURIS - Analisis Kinerja Paving Blok Berbasis Limbah Plastik terhadap Sifat Fisik dan Mekanik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/variasi-komposisi-plastik-limbah-pengelolaan-konst-thumb-a6a6e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/variasi-komposisi-plastik-limbah-pengelolaan-konst-thumb-a6a6e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/variasi-komposisi-plastik-limbah-pengelolaan-konst-thumb-a6a6e.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kinerja Paving Blok Berbasis Limbah Plastik terhadap Sifat Fisik dan Mekanik" alt="JURIS - Analisis Kinerja Paving Blok Berbasis Limbah Plastik terhadap Sifat Fisik dan Mekanik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/5/variasi-komposisi-plastik-limbah-pengelolaan-konst-thumb-bbd51.webp" title="JURIS - Analisis Kinerja Paving Blok Berbasis Limbah Plastik terhadap Sifat Fisik dan Mekanik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/variasi-komposisi-plastik-limbah-pengelolaan-konst-thumb-bbd51.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/variasi-komposisi-plastik-limbah-pengelolaan-konst-thumb-bbd51.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/variasi-komposisi-plastik-limbah-pengelolaan-konst-thumb-bbd51.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kinerja Paving Blok Berbasis Limbah Plastik terhadap Sifat Fisik dan Mekanik" alt="JURIS - Analisis Kinerja Paving Blok Berbasis Limbah Plastik terhadap Sifat Fisik dan Mekanik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/5/variasi-komposisi-plastik-limbah-pengelolaan-konst-thumb-22eb9.webp" title="JURIS - Analisis Kinerja Paving Blok Berbasis Limbah Plastik terhadap Sifat Fisik dan Mekanik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/variasi-komposisi-plastik-limbah-pengelolaan-konst-thumb-22eb9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/variasi-komposisi-plastik-limbah-pengelolaan-konst-thumb-22eb9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/variasi-komposisi-plastik-limbah-pengelolaan-konst-thumb-22eb9.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kinerja Paving Blok Berbasis Limbah Plastik terhadap Sifat Fisik dan Mekanik" alt="JURIS - Analisis Kinerja Paving Blok Berbasis Limbah Plastik terhadap Sifat Fisik dan Mekanik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33454-variasi-komposisi-plastik-limbah-pengelola" title="JURIS - Analisis Kinerja Paving Blok Berbasis Limbah Plastik terhadap Sifat Fisik dan Mekanik" target="_blank">Analisis Kinerja Paving Blok Berbasis Limbah Plastik terhadap Sifat Fisik dan Mekanik</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh variasi suhu peleburan terhadap kekuatan ikatan matriks plastik dalam paving blok, mengingat jenis plastik PET, PP, dan LDPE memiliki titik leleh berbeda; penelitian lanjutan bisa mengevaluasi apakah penyesuaian suhu bertahap secara presisi dapat meningkatkan homogenitas dan kekuatan material. Kedua, penting untuk menguji performa jangka panjang paving blok berbasis plastik di lapangan, khususnya terhadap paparan sinar UV, hujan, dan beban berulang, agar dapat diketahui stabilitas dan umur pakainya dalam kondisi lingkungan nyata. Ketiga, perlu dikaji potensi penggunaan campuran plastik dengan jenis lain yang lebih umum dibuang seperti PS atau HDPE untuk melihat apakah komposisi baru dapat mempertahankan atau bahkan meningkatkan kinerja fisik dan mekanik, sekaligus memperluas jenis limbah yang bisa dimanfaatkan secara efektif dalam konstruksi berkelanjutan..
<br>Peningkatan proporsi limbah plastik dalam paving blok menghasilkan kinerja mekanik yang lebih baik, dengan komposisi 75% plastik.25% pasir menunjukkan performa optimal dalam kuat tekan, daya serap air, dan ketahanan aus.Variasi 100% plastik juga menunjukkan hasil yang tinggi, sementara campuran dengan kadar plastik rendah mengalami penurunan performa secara signifikan.Berdasarkan SNI 03-0691-1996, rasio plastik tinggi terbukti menghasilkan paving blok dengan ketahanan aus dan kinerja mekanik yang lebih baik, sehingga menunjukkan potensi besar pemanfaatan limbah plastik sebagai material konstruksi berkelanjutan
<br>Peningkatan akumulasi limbah plastik yang tidak terurai mendorong pengembangan material konstruksi berkelanjutan. Penelitian ini mengkaji kinerja fisik dan mekanik paving blok berbahan limbah plastik dengan variasi komposisi plastikAepasir 100%, 75%, 50%, dan 25% terhadap berat pasir. Proses produksi meliputi peleburan plastik, pencampuran dengan pasir, pencetakan tekan, dan pengujian berdasarkan SNI 03-0691-1996. Kuat tekan meningkat seiring naiknya proporsi plastik, di mana komposisi 75% plastik mencapai nilai tertinggi 11,64 MPa, diikuti 100% plastik sebesar 10,82 MPa, sedangkan variasi 25% hanya 8,91 MPa. Daya serap air menurun seiring peningkatan plastik, dengan komposisi 100% mencatat nilai terendah 0,27% dan 25% tertinggi 3,78%. Ketahanan aus terbaik ditunjukkan oleh campuran 100% plastik dengan nilai 0,037Ae0,062 mm/menit....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/5/variasi-komposisi-plastik-limbah-pengelolaan-konst-thumb-22eb9.webp" type="image/webp" length="93524" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/variasi-komposisi-plastik-limbah-pengelolaan-konst-thumb-a6a6e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/variasi-komposisi-plastik-limbah-pengelolaan-konst-thumb-bbd51.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/variasi-komposisi-plastik-limbah-pengelolaan-konst-thumb-22eb9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-69-unpam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-339-jurnal-ilmiah-teknik-kimia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sat, 04 Apr 2026 07:29:31 +0700. 24 items. Served in: 3.859 seconds [rss] -->
