<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sun, 20 Sep 2026 20:00:44 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 20:00:44 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-09-20T20:00:44+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Penetapan Kadar Asam Lemak Bebas Pada Berbagai Minyak Goreng Setelah Dan Sebelum Penggorengan Dengan Metode Titrasi Alkalimetri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penetapan Kadar Asam Lemak Bebas Pada Berbagai Minyak Goreng Setelah Dan Sebelum Penggorengan Dengan Metode Titrasi Alkalimetri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penetapan Kadar Asam Lemak Bebas Pada Berbagai Minyak Goreng Setelah Dan Sebelum Penggorengan Dengan Metode Titrasi Alkalimetri ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67571-lemak-bebas-alb-konsumsi-asam-standar-mutu-kue-asa</link>
	<guid isPermaLink="false">b8f026fdcb7ddcc16940b96c9aec22e9</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 19:25:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ slot88 https ]]></category>
	<category><![CDATA[ fenol total ]]></category>
	<category><![CDATA[ etil asetat ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asetat,etil,fenol,https,slot88,total]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak suhu penggorengan berbeda terhadap peningkatan kadar asam lemak bebas dalam minyak goreng. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang alternatif minyak goreng yang lebih tahan terhadap degradasi termal, seperti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penetapan Kadar Asam Lemak Bebas Pada Berbagai Minyak Goreng Setelah Dan Sebelum Penggorengan Dengan Metode Titrasi Alkalimetri: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak suhu penggorengan berbeda terhadap peningkatan kadar asam lemak bebas dalam minyak goreng. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang alternatif minyak goreng yang lebih tahan terhadap degradasi termal, seperti minyak kelapa atau minyak zaitun, untuk mengurangi risiko kesehatan akibat konsumsi asam lemak bebas. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh kondisi penyimpanan (misalnya: cahaya, suhu, dan kelembapan) terhadap stabilitas kimia minyak goreng yang tidak digunakan secara terus-menerus.. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa rata-rata mutu minyak curah kelapa sawit pada kadar asam lemak bebas sebelum penggorengan 0,44% dan setelah satu kali penggorengan 0,61%, minyak goreng biji bunga matahari sebelum penggorengan 0,32% dan setelah satu kali penggorengan 0,76%, minyak goreng kedelai sebelum digoreng 0,31% dan setelah penggorengan 0,59%.Kadar asam lemak pada minyak goreng curah kelapa sawit sebelum dan setelah satu kali penggorengan melebihi standar mutu pemerintah dengan standar maksimal 0,30%.Minyak biji bunga matahari sebelum dan setelah satu kali penggorengan juga melebihi standar mutu pemerintah dengan standar maksimal 0,30%.Minyak kedelai sebelum dan setelah satu kali penggorengan memenuhi standar pemerintah dengan maksimal 2,00% Pangan dibutuhkan untuk mengembangkan pengetahuan aktual individu sehingga pangan harus berkualitas baik dan bergizi. Salah satunya minyak goreng yang digunakan untuk menggoreng makanan. Pemanasan saat penggorengan menyebabkan peningkatan asam lemak bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar asam lemak bebas pada berbagai minyak goreng setelah dan sebelum penggorengan dengan variasi sebanyak satu kali memenuhi standar bahan baku mutu pemerintah. Uji kadar asam lemak bebas pada minyak goreng curah kelapa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/0/lemak-bebas-alb-konsumsi-asam-standar-mutu-kue-ome-thumb-97ec1.webp" title="JURIS - Penetapan Kadar Asam Lemak Bebas Pada Berbagai Minyak Goreng Setelah Dan Sebelum Penggorengan Dengan Metode Titrasi Alkalimetri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/lemak-bebas-alb-konsumsi-asam-standar-mutu-kue-ome-thumb-97ec1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/lemak-bebas-alb-konsumsi-asam-standar-mutu-kue-ome-thumb-97ec1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/lemak-bebas-alb-konsumsi-asam-standar-mutu-kue-ome-thumb-97ec1.webp 1x" title="JURIS - Penetapan Kadar Asam Lemak Bebas Pada Berbagai Minyak Goreng Setelah Dan Sebelum Penggorengan Dengan Metode Titrasi Alkalimetri" alt="JURIS - Penetapan Kadar Asam Lemak Bebas Pada Berbagai Minyak Goreng Setelah Dan Sebelum Penggorengan Dengan Metode Titrasi Alkalimetri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/0/lemak-bebas-alb-konsumsi-asam-standar-mutu-kue-ome-thumb-1e117.webp" title="JURIS - Penetapan Kadar Asam Lemak Bebas Pada Berbagai Minyak Goreng Setelah Dan Sebelum Penggorengan Dengan Metode Titrasi Alkalimetri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/lemak-bebas-alb-konsumsi-asam-standar-mutu-kue-ome-thumb-1e117.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/lemak-bebas-alb-konsumsi-asam-standar-mutu-kue-ome-thumb-1e117.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/lemak-bebas-alb-konsumsi-asam-standar-mutu-kue-ome-thumb-1e117.webp 1x" title="JURIS - Penetapan Kadar Asam Lemak Bebas Pada Berbagai Minyak Goreng Setelah Dan Sebelum Penggorengan Dengan Metode Titrasi Alkalimetri" alt="JURIS - Penetapan Kadar Asam Lemak Bebas Pada Berbagai Minyak Goreng Setelah Dan Sebelum Penggorengan Dengan Metode Titrasi Alkalimetri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/0/lemak-bebas-alb-konsumsi-asam-standar-mutu-kue-ome-thumb-51ac4.webp" title="JURIS - Penetapan Kadar Asam Lemak Bebas Pada Berbagai Minyak Goreng Setelah Dan Sebelum Penggorengan Dengan Metode Titrasi Alkalimetri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/lemak-bebas-alb-konsumsi-asam-standar-mutu-kue-ome-thumb-51ac4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/lemak-bebas-alb-konsumsi-asam-standar-mutu-kue-ome-thumb-51ac4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/lemak-bebas-alb-konsumsi-asam-standar-mutu-kue-ome-thumb-51ac4.webp 1x" title="JURIS - Penetapan Kadar Asam Lemak Bebas Pada Berbagai Minyak Goreng Setelah Dan Sebelum Penggorengan Dengan Metode Titrasi Alkalimetri" alt="JURIS - Penetapan Kadar Asam Lemak Bebas Pada Berbagai Minyak Goreng Setelah Dan Sebelum Penggorengan Dengan Metode Titrasi Alkalimetri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67571-lemak-bebas-alb-konsumsi-asam-standar-mutu-kue-asa" title="JURIS - Penetapan Kadar Asam Lemak Bebas Pada Berbagai Minyak Goreng Setelah Dan Sebelum Penggorengan Dengan Metode Titrasi Alkalimetri" target="_blank">Penetapan Kadar Asam Lemak Bebas Pada Berbagai Minyak Goreng Setelah Dan Sebelum Penggorengan Dengan Metode Titrasi Alkalimetri</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak suhu penggorengan berbeda terhadap peningkatan kadar asam lemak bebas dalam minyak goreng. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang alternatif minyak goreng yang lebih tahan terhadap degradasi termal, seperti minyak kelapa atau minyak zaitun, untuk mengurangi risiko kesehatan akibat konsumsi asam lemak bebas. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh kondisi penyimpanan (misalnya: cahaya, suhu, dan kelembapan) terhadap stabilitas kimia minyak goreng yang tidak digunakan secara terus-menerus..
<br>Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa rata-rata mutu minyak curah kelapa sawit pada kadar asam lemak bebas sebelum penggorengan 0,44% dan setelah satu kali penggorengan 0,61%, minyak goreng biji bunga matahari sebelum penggorengan 0,32% dan setelah satu kali penggorengan 0,76%, minyak goreng kedelai sebelum digoreng 0,31% dan setelah penggorengan 0,59%.Kadar asam lemak pada minyak goreng curah kelapa sawit sebelum dan setelah satu kali penggorengan melebihi standar mutu pemerintah dengan standar maksimal 0,30%.Minyak biji bunga matahari sebelum dan setelah satu kali penggorengan juga melebihi standar mutu pemerintah dengan standar maksimal 0,30%.Minyak kedelai sebelum dan setelah satu kali penggorengan memenuhi standar pemerintah dengan maksimal 2,00%
<br>Pangan dibutuhkan untuk mengembangkan pengetahuan aktual individu sehingga pangan harus berkualitas baik dan bergizi. Salah satunya minyak goreng yang digunakan untuk menggoreng makanan. Pemanasan saat penggorengan menyebabkan peningkatan asam lemak bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar asam lemak bebas pada berbagai minyak goreng setelah dan sebelum penggorengan dengan variasi sebanyak satu kali memenuhi standar bahan baku mutu pemerintah. Uji kadar asam lemak bebas pada minyak goreng curah kelapa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/0/lemak-bebas-alb-konsumsi-asam-standar-mutu-kue-ome-thumb-97ec1.webp" type="image/webp" length="62718" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/lemak-bebas-alb-konsumsi-asam-standar-mutu-kue-ome-thumb-97ec1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/lemak-bebas-alb-konsumsi-asam-standar-mutu-kue-ome-thumb-1e117.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/lemak-bebas-alb-konsumsi-asam-standar-mutu-kue-ome-thumb-51ac4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2587-jurnalfarmasidankesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20867-medfarm-jurnal-farmasi-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Effect of Role Play on Students Speaking Skills in English Instruction Effect of Role Play on Students Speaking Skills in English Instruction ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Effect of Role Play on Students Speaking Skills in English Instruction Effect of Role Play on Students Speaking Skills in English Instruction ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Effect of Role Play on Students Speaking Skills in English Instruction Effect of Role Play on Students Speaking Skills in English Instruction ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67565-keterlibatan-siswa-role-play-keterampilan-berbicar</link>
	<guid isPermaLink="false">94161d3a81faf1df71446ccd504c918a</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 19:17:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ andrea zulfa ]]></category>
	<category><![CDATA[ deli serdang ]]></category>
	<category><![CDATA[ effect role ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andrea,deli,effect,role,serdang,zulfa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menguji efektivitas role-play pada anak usia dini untuk melatih ekspresi diri secara alami. Selain itu, penggunaan teknologi seperti aplikasi simulasi percakapan bisa dikombinasikan dengan role-play untuk meningkatkan keterlibatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Effect of Role-Play on Students' Speaking Skills in English Instruction: Effect of Role-Play on Students' Speaking Skills in English Instruction: Penelitian lanjutan dapat menguji efektivitas role-play pada anak usia dini untuk melatih ekspresi diri secara alami. Selain itu, penggunaan teknologi seperti aplikasi simulasi percakapan bisa dikombinasikan dengan role-play untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Penelitian juga perlu mengeksplorasi dampak jangka panjang role-play terhadap kepercayaan diri siswa dalam berkomunikasi bahasa asing, terutama dalam konteks multikultural.. Menggunakan metode role-play mengalami peningkatan dan berada pada kategori baik, dengan nilai tertinggi 90 dan nilai terendah 75, serta nilai rata-rata 85.Metode role-play yang digunakan dalam pembelajaran bahasa Inggris berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berbicara mahasiswa, yang ditunjukkan dengan t_hitung > t_tabel (8,50 > 2,02).Kemampuan berbicara mahasiswa setelah hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa metode role-play efektif meningkatkan keterampilan berbicara mahasiswa Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif metode role-play dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa saat belajar bahasa Inggris. Salah satu kemampuan yang paling penting dalam pembelajaran bahasa adalah keterampilan berbicara. Namun, banyak siswa menghadapi berbagai masalah, termasuk kurangnya kepercayaan diri, kekurangan kosakata, dan ketakutan melakukan kesalahan. Role-play dianggap sebagai pendekatan pembelajaran interaktif yang mendorong siswa untuk berpartisipasi secara aktif dalam situasi komunikasi nyata. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/4/keterlibatan-siswa-role-play-keterampilan-berbicar-thumb-c4c66.webp" title="JURIS - Effect of Role-Play on Students&#039; Speaking Skills in English Instruction: Effect of Role-Play on Students&#039; Speaking Skills in English Instruction" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/4/keterlibatan-siswa-role-play-keterampilan-berbicar-thumb-c4c66.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/4/keterlibatan-siswa-role-play-keterampilan-berbicar-thumb-c4c66.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/4/keterlibatan-siswa-role-play-keterampilan-berbicar-thumb-c4c66.webp 1x" title="JURIS - Effect of Role-Play on Students&#039; Speaking Skills in English Instruction: Effect of Role-Play on Students&#039; Speaking Skills in English Instruction" alt="JURIS - Effect of Role-Play on Students&#039; Speaking Skills in English Instruction: Effect of Role-Play on Students&#039; Speaking Skills in English Instruction" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/4/keterlibatan-siswa-role-play-keterampilan-berbicar-thumb-45188.webp" title="JURIS - Effect of Role-Play on Students&#039; Speaking Skills in English Instruction: Effect of Role-Play on Students&#039; Speaking Skills in English Instruction" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/4/keterlibatan-siswa-role-play-keterampilan-berbicar-thumb-45188.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/4/keterlibatan-siswa-role-play-keterampilan-berbicar-thumb-45188.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/4/keterlibatan-siswa-role-play-keterampilan-berbicar-thumb-45188.webp 1x" title="JURIS - Effect of Role-Play on Students&#039; Speaking Skills in English Instruction: Effect of Role-Play on Students&#039; Speaking Skills in English Instruction" alt="JURIS - Effect of Role-Play on Students&#039; Speaking Skills in English Instruction: Effect of Role-Play on Students&#039; Speaking Skills in English Instruction" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67565-keterlibatan-siswa-role-play-keterampilan-berbicar" title="JURIS - Effect of Role-Play on Students&#039; Speaking Skills in English Instruction: Effect of Role-Play on Students&#039; Speaking Skills in English Instruction" target="_blank">Effect of Role-Play on Students' Speaking Skills in English Instruction: Effect of Role-Play on Students' Speaking Skills in English Instruction</a>: Penelitian lanjutan dapat menguji efektivitas role-play pada anak usia dini untuk melatih ekspresi diri secara alami. Selain itu, penggunaan teknologi seperti aplikasi simulasi percakapan bisa dikombinasikan dengan role-play untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Penelitian juga perlu mengeksplorasi dampak jangka panjang role-play terhadap kepercayaan diri siswa dalam berkomunikasi bahasa asing, terutama dalam konteks multikultural..
<br>Menggunakan metode role-play mengalami peningkatan dan berada pada kategori baik, dengan nilai tertinggi 90 dan nilai terendah 75, serta nilai rata-rata 85.Metode role-play yang digunakan dalam pembelajaran bahasa Inggris berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berbicara mahasiswa, yang ditunjukkan dengan t_hitung > t_tabel (8,50 > 2,02).Kemampuan berbicara mahasiswa setelah hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa metode role-play efektif meningkatkan keterampilan berbicara mahasiswa
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif metode role-play dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa saat belajar bahasa Inggris. Salah satu kemampuan yang paling penting dalam pembelajaran bahasa adalah keterampilan berbicara. Namun, banyak siswa menghadapi berbagai masalah, termasuk kurangnya kepercayaan diri, kekurangan kosakata, dan ketakutan melakukan kesalahan. Role-play dianggap sebagai pendekatan pembelajaran interaktif yang mendorong siswa untuk berpartisipasi secara aktif dalam situasi komunikasi nyata.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/4/keterlibatan-siswa-role-play-keterampilan-berbicar-thumb-c4c66.webp" type="image/webp" length="79960" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/4/keterlibatan-siswa-role-play-keterampilan-berbicar-thumb-c4c66.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/4/keterlibatan-siswa-role-play-keterampilan-berbicar-thumb-45188.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1835-delihusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15187-jurnal-inovasi-kesehatan-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ FAKTOR FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEIKUTSERTAAN IMUNISASI DPT HB HiB 4 BAYI DI BAWAH DUA TAHUN BADUTA DI KABUPATEN GAYO LUES PROVINSI ACEH ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ FAKTOR FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEIKUTSERTAAN IMUNISASI DPT HB HiB 4 BAYI DI BAWAH DUA TAHUN BADUTA DI KABUPATEN GAYO LUES PROVINSI ACEH ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ FAKTOR FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEIKUTSERTAAN IMUNISASI DPT HB HiB 4 BAYI DI BAWAH DUA TAHUN BADUTA DI KABUPATEN GAYO LUES PROVINSI ACEH ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67562-imunisasi-dpt-hb-hib-4-dukungan-kelu</link>
	<guid isPermaLink="false">c68c6ea14ab079330bd6207027ac6070</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 18:45:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ erika revida ]]></category>
	<category><![CDATA[ deli serdang ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[deli,erika,focus,revida,scope,serdang]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak teknologi digital seperti aplikasi pengingat imunisasi terhadap partisipasi orang tua. Studi juga perlu mengkaji hubungan antara tingkat pendidikan dan kesadaran masyarakat dengan kepatuhan imunisasi, terutama ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEIKUTSERTAAN IMUNISASI DPT HB HiB 4 BAYI DI BAWAH DUA TAHUN (BADUTA) DI KABUPATEN GAYO LUES PROVINSI ACEH: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak teknologi digital seperti aplikasi pengingat imunisasi terhadap partisipasi orang tua. Studi juga perlu mengkaji hubungan antara tingkat pendidikan dan kesadaran masyarakat dengan kepatuhan imunisasi, terutama di daerah pedesaan. Selain itu, penelitian bisa fokus pada evaluasi pelatihan petugas kesehatan untuk meningkatkan efektivitas komunikasi dan edukasi terkait imunisasi. Ketiga saran ini bertujuan mengidentifikasi strategi inovatif, faktor sosial ekonomi, dan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan sebagai arah studi lanjutan.. Dukungan keluarga memiliki pengaruh signifikan terhadap keikutsertaan imunisasi DPT HB Hib 4 pada baduta.Tidak ada pengaruh signifikan dari pemberdayaan masyarakat terhadap imunisasi.Peran petugas kesehatan dan pencatatan pelaporan berpengaruh signifikan terhadap cakupan imunisasi.Faktor dominan yang memengaruhi keikutsertaan imunisasi adalah dukungan keluarga, dengan kemungkinan 5,9 kali lebih besar dibandingkan ibu yang kurang mendapat dukungan Imunisasi adalah upaya untuk meningkatkan kekebalan tubuh agar terhindar dari penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keikutsertaan imunisasi DPT HB Hib 4 pada bayi di bawah dua tahun (baduta) di Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif korelatif dengan desain cross-sectional, dengan populasi 40 responden. Data diperoleh melalui kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh dukungan keluarga dan pemberdayaan masyarakat terhadap imunisasi, tetapi ada pengaruh signifikan dari peran petugas kesehatan dan pencatatan serta pelaporan. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/a/imunisasi-dpt-hb-hib-4-dukungan-keluarga-peran-pet-thumb-1ff46.webp" title="JURIS - FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEIKUTSERTAAN IMUNISASI DPT HB HiB 4 BAYI DI BAWAH DUA TAHUN  (BADUTA) DI KABUPATEN GAYO LUES PROVINSI ACEH" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/imunisasi-dpt-hb-hib-4-dukungan-keluarga-peran-pet-thumb-1ff46.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/imunisasi-dpt-hb-hib-4-dukungan-keluarga-peran-pet-thumb-1ff46.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/imunisasi-dpt-hb-hib-4-dukungan-keluarga-peran-pet-thumb-1ff46.webp 1x" title="JURIS - FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEIKUTSERTAAN IMUNISASI DPT HB HiB 4 BAYI DI BAWAH DUA TAHUN  (BADUTA) DI KABUPATEN GAYO LUES PROVINSI ACEH" alt="JURIS - FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEIKUTSERTAAN IMUNISASI DPT HB HiB 4 BAYI DI BAWAH DUA TAHUN  (BADUTA) DI KABUPATEN GAYO LUES PROVINSI ACEH" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/a/imunisasi-dpt-hb-hib-4-dukungan-keluarga-peran-pet-thumb-8e774.webp" title="JURIS - FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEIKUTSERTAAN IMUNISASI DPT HB HiB 4 BAYI DI BAWAH DUA TAHUN  (BADUTA) DI KABUPATEN GAYO LUES PROVINSI ACEH" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/imunisasi-dpt-hb-hib-4-dukungan-keluarga-peran-pet-thumb-8e774.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/imunisasi-dpt-hb-hib-4-dukungan-keluarga-peran-pet-thumb-8e774.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/imunisasi-dpt-hb-hib-4-dukungan-keluarga-peran-pet-thumb-8e774.webp 1x" title="JURIS - FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEIKUTSERTAAN IMUNISASI DPT HB HiB 4 BAYI DI BAWAH DUA TAHUN  (BADUTA) DI KABUPATEN GAYO LUES PROVINSI ACEH" alt="JURIS - FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEIKUTSERTAAN IMUNISASI DPT HB HiB 4 BAYI DI BAWAH DUA TAHUN  (BADUTA) DI KABUPATEN GAYO LUES PROVINSI ACEH" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/a/imunisasi-dpt-hb-hib-4-dukungan-keluarga-peran-pet-thumb-63ea7.webp" title="JURIS - FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEIKUTSERTAAN IMUNISASI DPT HB HiB 4 BAYI DI BAWAH DUA TAHUN  (BADUTA) DI KABUPATEN GAYO LUES PROVINSI ACEH" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/imunisasi-dpt-hb-hib-4-dukungan-keluarga-peran-pet-thumb-63ea7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/imunisasi-dpt-hb-hib-4-dukungan-keluarga-peran-pet-thumb-63ea7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/imunisasi-dpt-hb-hib-4-dukungan-keluarga-peran-pet-thumb-63ea7.webp 1x" title="JURIS - FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEIKUTSERTAAN IMUNISASI DPT HB HiB 4 BAYI DI BAWAH DUA TAHUN  (BADUTA) DI KABUPATEN GAYO LUES PROVINSI ACEH" alt="JURIS - FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEIKUTSERTAAN IMUNISASI DPT HB HiB 4 BAYI DI BAWAH DUA TAHUN  (BADUTA) DI KABUPATEN GAYO LUES PROVINSI ACEH" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67562-imunisasi-dpt-hb-hib-4-dukungan-kelu" title="JURIS - FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEIKUTSERTAAN IMUNISASI DPT HB HiB 4 BAYI DI BAWAH DUA TAHUN  (BADUTA) DI KABUPATEN GAYO LUES PROVINSI ACEH" target="_blank">FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEIKUTSERTAAN IMUNISASI DPT HB HiB 4 BAYI DI BAWAH DUA TAHUN  (BADUTA) DI KABUPATEN GAYO LUES PROVINSI ACEH</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak teknologi digital seperti aplikasi pengingat imunisasi terhadap partisipasi orang tua. Studi juga perlu mengkaji hubungan antara tingkat pendidikan dan kesadaran masyarakat dengan kepatuhan imunisasi, terutama di daerah pedesaan. Selain itu, penelitian bisa fokus pada evaluasi pelatihan petugas kesehatan untuk meningkatkan efektivitas komunikasi dan edukasi terkait imunisasi. Ketiga saran ini bertujuan mengidentifikasi strategi inovatif, faktor sosial ekonomi, dan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan sebagai arah studi lanjutan..
<br>Dukungan keluarga memiliki pengaruh signifikan terhadap keikutsertaan imunisasi DPT HB Hib 4 pada baduta.Tidak ada pengaruh signifikan dari pemberdayaan masyarakat terhadap imunisasi.Peran petugas kesehatan dan pencatatan pelaporan berpengaruh signifikan terhadap cakupan imunisasi.Faktor dominan yang memengaruhi keikutsertaan imunisasi adalah dukungan keluarga, dengan kemungkinan 5,9 kali lebih besar dibandingkan ibu yang kurang mendapat dukungan
<br>Imunisasi adalah upaya untuk meningkatkan kekebalan tubuh agar terhindar dari penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keikutsertaan imunisasi DPT HB Hib 4 pada bayi di bawah dua tahun (baduta) di Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif korelatif dengan desain cross-sectional, dengan populasi 40 responden. Data diperoleh melalui kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh dukungan keluarga dan pemberdayaan masyarakat terhadap imunisasi, tetapi ada pengaruh signifikan dari peran petugas kesehatan dan pencatatan serta pelaporan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/a/imunisasi-dpt-hb-hib-4-dukungan-keluarga-peran-pet-thumb-8e774.webp" type="image/webp" length="65880" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/imunisasi-dpt-hb-hib-4-dukungan-keluarga-peran-pet-thumb-1ff46.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/imunisasi-dpt-hb-hib-4-dukungan-keluarga-peran-pet-thumb-8e774.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/imunisasi-dpt-hb-hib-4-dukungan-keluarga-peran-pet-thumb-63ea7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1835-delihusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15186-jurnal-kajian-kesehatan-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Suku Bunga Mediasi Inflasi Dan Likuiditas Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Lq45 Periode 2019 2022 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Suku Bunga Mediasi Inflasi Dan Likuiditas Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Lq45 Periode 2019 2022 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Suku Bunga Mediasi Inflasi Dan Likuiditas Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Lq45 Periode 2019 2022 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67553-indeks-harga-saham-gabungan-analisis-pengaruh-infl</link>
	<guid isPermaLink="false">6fcd67df305ee5f487e5bb5c3075b4c0</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 18:30:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ submit paper ]]></category>
	<category><![CDATA[ bandar togel ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot bet 200 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[200,bandar,bet,paper,slot,submit,togel]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Peneliti lanjutan dapat mengembangkan studi dengan memperluas variabel mediasi lainnya seperti volatilitas pasar atau kebijakan moneter, mengingat penelitian ini menemukan bahwa suku bunga tidak mampu memediasi hubungan antara inflasi/likuiditas dengan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Suku Bunga Mediasi Inflasi Dan Likuiditas Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Lq45 Periode 2019-2022: Peneliti lanjutan dapat mengembangkan studi dengan memperluas variabel mediasi lainnya seperti volatilitas pasar atau kebijakan moneter, mengingat penelitian ini menemukan bahwa suku bunga tidak mampu memediasi hubungan antara inflasi/likuiditas dengan harga saham. Selain itu, penelitian bisa fokus pada periode waktu yang lebih panjang atau memasukkan faktor makroekonomi lainnya seperti pertumbuhan ekonomi atau nilai tukar rupiah untuk memperkaya analisis. Terakhir, peneliti dapat membandingkan dampak inflasi dan likuiditas terhadap harga saham di sektor industri berbeda, karena penelitian ini hanya melibatkan perusahaan LQ45 secara umum.. Berdasarkan hasil penelitian pada perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang tahun 2019 hingga 2022, kesimpulan penelitian ini adalah sebagai berikut.Inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham.Likuiditas yang diproksikan menggunakan CR berpengaruh negatif terhadap harga saham.Inflasi dan likuiditas secara simultan berpengaruh signifikan terhadap harga saham.Suku bunga tidak memediasi pengaruh inflasi terhadap harga saham.Suku bunga tidak memediasi pengaruh likuiditas terhadap harga saham Penelitian ini bertujuan untuk secara empiris mengeksaminasi dan membuktikan peran suku bunga sebagai mediator antara inflasi dan likuiditas terhadap harga saham pada perusahaan LQ45 periode 2019-2024. Desain/Methodology/Approach: Data sekunder digunakan dengan teknik sampling purposif yang menghasilkan sampel sebanyak 23 perusahaan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan regresi linear berganda dan analisis jalur. Pengolahan data dilakukan menggunakan SPSS versi 25. Untuk menentukan efek mediasi, digunakan uji Sobel. Temuan: Temuan menunjukkan bahwa inflasi tidak secara signifikan mempengaruhi harga saham. Likuiditas, yang diwakili oleh Current Ratio, memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap harga saham. Secara bersamaan, inflasi dan likuiditas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/f/indeks-harga-saham-gabungan-analisis-pengaruh-infl-thumb-ac701.webp" title="JURIS - Peran Suku Bunga Mediasi Inflasi Dan Likuiditas Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Lq45 Periode 2019-2022" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/indeks-harga-saham-gabungan-analisis-pengaruh-infl-thumb-ac701.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/indeks-harga-saham-gabungan-analisis-pengaruh-infl-thumb-ac701.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/indeks-harga-saham-gabungan-analisis-pengaruh-infl-thumb-ac701.webp 1x" title="JURIS - Peran Suku Bunga Mediasi Inflasi Dan Likuiditas Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Lq45 Periode 2019-2022" alt="JURIS - Peran Suku Bunga Mediasi Inflasi Dan Likuiditas Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Lq45 Periode 2019-2022" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/f/indeks-harga-saham-gabungan-analisis-pengaruh-infl-thumb-4d7d3.webp" title="JURIS - Peran Suku Bunga Mediasi Inflasi Dan Likuiditas Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Lq45 Periode 2019-2022" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/indeks-harga-saham-gabungan-analisis-pengaruh-infl-thumb-4d7d3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/indeks-harga-saham-gabungan-analisis-pengaruh-infl-thumb-4d7d3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/indeks-harga-saham-gabungan-analisis-pengaruh-infl-thumb-4d7d3.webp 1x" title="JURIS - Peran Suku Bunga Mediasi Inflasi Dan Likuiditas Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Lq45 Periode 2019-2022" alt="JURIS - Peran Suku Bunga Mediasi Inflasi Dan Likuiditas Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Lq45 Periode 2019-2022" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/f/indeks-harga-saham-gabungan-analisis-pengaruh-infl-thumb-d44cc.webp" title="JURIS - Peran Suku Bunga Mediasi Inflasi Dan Likuiditas Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Lq45 Periode 2019-2022" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/indeks-harga-saham-gabungan-analisis-pengaruh-infl-thumb-d44cc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/indeks-harga-saham-gabungan-analisis-pengaruh-infl-thumb-d44cc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/indeks-harga-saham-gabungan-analisis-pengaruh-infl-thumb-d44cc.webp 1x" title="JURIS - Peran Suku Bunga Mediasi Inflasi Dan Likuiditas Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Lq45 Periode 2019-2022" alt="JURIS - Peran Suku Bunga Mediasi Inflasi Dan Likuiditas Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Lq45 Periode 2019-2022" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67553-indeks-harga-saham-gabungan-analisis-pengaruh-infl" title="JURIS - Peran Suku Bunga Mediasi Inflasi Dan Likuiditas Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Lq45 Periode 2019-2022" target="_blank">Peran Suku Bunga Mediasi Inflasi Dan Likuiditas Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Lq45 Periode 2019-2022</a>: Peneliti lanjutan dapat mengembangkan studi dengan memperluas variabel mediasi lainnya seperti volatilitas pasar atau kebijakan moneter, mengingat penelitian ini menemukan bahwa suku bunga tidak mampu memediasi hubungan antara inflasi/likuiditas dengan harga saham. Selain itu, penelitian bisa fokus pada periode waktu yang lebih panjang atau memasukkan faktor makroekonomi lainnya seperti pertumbuhan ekonomi atau nilai tukar rupiah untuk memperkaya analisis. Terakhir, peneliti dapat membandingkan dampak inflasi dan likuiditas terhadap harga saham di sektor industri berbeda, karena penelitian ini hanya melibatkan perusahaan LQ45 secara umum..
<br>Berdasarkan hasil penelitian pada perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang tahun 2019 hingga 2022, kesimpulan penelitian ini adalah sebagai berikut.Inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham.Likuiditas yang diproksikan menggunakan CR berpengaruh negatif terhadap harga saham.Inflasi dan likuiditas secara simultan berpengaruh signifikan terhadap harga saham.Suku bunga tidak memediasi pengaruh inflasi terhadap harga saham.Suku bunga tidak memediasi pengaruh likuiditas terhadap harga saham
<br>Penelitian ini bertujuan untuk secara empiris mengeksaminasi dan membuktikan peran suku bunga sebagai mediator antara inflasi dan likuiditas terhadap harga saham pada perusahaan LQ45 periode 2019-2024. Desain/Methodology/Approach: Data sekunder digunakan dengan teknik sampling purposif yang menghasilkan sampel sebanyak 23 perusahaan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan regresi linear berganda dan analisis jalur. Pengolahan data dilakukan menggunakan SPSS versi 25. Untuk menentukan efek mediasi, digunakan uji Sobel. Temuan: Temuan menunjukkan bahwa inflasi tidak secara signifikan mempengaruhi harga saham. Likuiditas, yang diwakili oleh Current Ratio, memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap harga saham. Secara bersamaan, inflasi dan likuiditas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/f/indeks-harga-saham-gabungan-analisis-pengaruh-infl-thumb-d44cc.webp" type="image/webp" length="89464" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/indeks-harga-saham-gabungan-analisis-pengaruh-infl-thumb-ac701.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/indeks-harga-saham-gabungan-analisis-pengaruh-infl-thumb-4d7d3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/indeks-harga-saham-gabungan-analisis-pengaruh-infl-thumb-d44cc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1721-univgresik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8762-kapital-jurnal-akutansi-pasar-modal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perbandingan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik MA Selama Pembelajaran Daring dan Pembelajaran Tatap Muka Pada Materi Dimensi Tiga ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbandingan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik MA Selama Pembelajaran Daring dan Pembelajaran Tatap Muka Pada Materi Dimensi Tiga ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbandingan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik MA Selama Pembelajaran Daring dan Pembelajaran Tatap Muka Pada Materi Dimensi Tiga ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67552-pembelajaran-tatap-muka-terbatas-ptmt-blended-lear</link>
	<guid isPermaLink="false">4b5673e230e76153838fd824da41e1ad</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 18:27:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan strategi pembelajaran yang adaptif dan inklusif, terutama dalam konteks pembelajaran matematika. Strategi ini dapat mencakup pendekatan blended learning, penguatan remedial, dan pemanfaatan teknologi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perbandingan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik MA Selama Pembelajaran Daring dan Pembelajaran Tatap Muka Pada Materi Dimensi Tiga: 1. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan strategi pembelajaran yang adaptif dan inklusif, terutama dalam konteks pembelajaran matematika. Strategi ini dapat mencakup pendekatan blended learning, penguatan remedial, dan pemanfaatan teknologi untuk menjembatani kesenjangan pemahaman siswa. 2. Selain itu, studi mendatang dapat mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan pembelajaran tatap muka, seperti interaksi guru-siswa, metode pengajaran, dan penggunaan media pembelajaran fisik. 3. Dengan mempertimbangkan temuan ini, penelitian selanjutnya dapat mengusulkan inovasi metode pembelajaran yang responsif terhadap kebutuhan siswa, terutama dalam menghadapi tantangan global yang memengaruhi proses pendidikan.. Berdasarkan hasil analisis nilai matematika peserta didik MA selama tiga tahun (2021Ae2023), dapat disimpulkan bahwa pembelajaran tatap muka memberikan hasil belajar yang lebih baik dibandingkan pembelajaran daring.Rata-rata nilai, median, dan modus mengalami peningkatan setelah transisi dari pembelajaran daring ke tatap muka, yang menunjukkan bahwa interaksi langsung antara guru dan siswa serta metode pengajaran yang lebih variatif berkontribusi terhadap peningkatan pemahaman materi.Namun, lonjakan standar deviasi pada tahun 2023 mengindikasikan adanya variasi hasil belajar yang lebih besar, yang menunjukkan bahwa tidak semua siswa mengalami peningkatan yang merata.Beberapa siswa masih mengalami kesulitan dalam beradaptasi setelah transisi dari pembelajaran daring ke tatap muka.Oleh karena itu, pemerataan pemahaman tetap menjadi tantangan yang perlu diatasi.Temuan ini menggarisbawahi pentingnya strategi pembelajaran yang lebih adaptif dan fleksibel guna memastikan bahwa semua siswa dapat mencapai hasil belajar yang optimal.Pendekatan blended learning, penguatan remedial, serta pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran tatap muka dapat menjadi solusi dalam menjembatani kesenjangan pemahaman siswa.Dengan strategi yang lebih inklusif, sistem pendidikan dapat lebih responsif terhadap kebutuhan siswa di berbagai kondisi pembelajaran.Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa meskipun pembelajaran tatap muka lebih efektif dalam meningkatkan capaian akademik, perlu ada inovasi dalam metode pembelajaran agar seluruh siswa mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan hasil belajar matematika peserta didik Madrasah Aliyah (MA) selama pembelajaran daring dan tatap muka pada materi Dimensi Tiga. Data diperoleh dari nilai peserta didik selama tiga tahun (2021-2023). Tahun 2021 merepresentasikan masa pembelajaran daring penuh, sedangkan tahun 2022 dan 2023 mencerminkan transisi dan penerapan pembelajaran tatap muka. Analisis data mencakup nilai tertinggi, nilai terendah, rata-rata, median, modus, dan standar deviasi. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata nilai tertinggi tercatat pada... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/7/pembelajaran-tatap-muka-terbatas-ptmt-blended-lear-thumb-f8943.webp" title="JURIS - Perbandingan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik MA Selama Pembelajaran Daring dan Pembelajaran Tatap Muka Pada Materi Dimensi Tiga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/pembelajaran-tatap-muka-terbatas-ptmt-blended-lear-thumb-f8943.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/pembelajaran-tatap-muka-terbatas-ptmt-blended-lear-thumb-f8943.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/pembelajaran-tatap-muka-terbatas-ptmt-blended-lear-thumb-f8943.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik MA Selama Pembelajaran Daring dan Pembelajaran Tatap Muka Pada Materi Dimensi Tiga" alt="JURIS - Perbandingan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik MA Selama Pembelajaran Daring dan Pembelajaran Tatap Muka Pada Materi Dimensi Tiga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/pembelajaran-tatap-muka-terbatas-ptmt-blended-lear-thumb-a70d9.webp" title="JURIS - Perbandingan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik MA Selama Pembelajaran Daring dan Pembelajaran Tatap Muka Pada Materi Dimensi Tiga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/pembelajaran-tatap-muka-terbatas-ptmt-blended-lear-thumb-a70d9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/pembelajaran-tatap-muka-terbatas-ptmt-blended-lear-thumb-a70d9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/pembelajaran-tatap-muka-terbatas-ptmt-blended-lear-thumb-a70d9.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik MA Selama Pembelajaran Daring dan Pembelajaran Tatap Muka Pada Materi Dimensi Tiga" alt="JURIS - Perbandingan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik MA Selama Pembelajaran Daring dan Pembelajaran Tatap Muka Pada Materi Dimensi Tiga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/pembelajaran-tatap-muka-terbatas-ptmt-blended-lear-thumb-f09b5.webp" title="JURIS - Perbandingan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik MA Selama Pembelajaran Daring dan Pembelajaran Tatap Muka Pada Materi Dimensi Tiga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/pembelajaran-tatap-muka-terbatas-ptmt-blended-lear-thumb-f09b5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/pembelajaran-tatap-muka-terbatas-ptmt-blended-lear-thumb-f09b5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/pembelajaran-tatap-muka-terbatas-ptmt-blended-lear-thumb-f09b5.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik MA Selama Pembelajaran Daring dan Pembelajaran Tatap Muka Pada Materi Dimensi Tiga" alt="JURIS - Perbandingan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik MA Selama Pembelajaran Daring dan Pembelajaran Tatap Muka Pada Materi Dimensi Tiga" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67552-pembelajaran-tatap-muka-terbatas-ptmt-blended-lear" title="JURIS - Perbandingan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik MA Selama Pembelajaran Daring dan Pembelajaran Tatap Muka Pada Materi Dimensi Tiga" target="_blank">Perbandingan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik MA Selama Pembelajaran Daring dan Pembelajaran Tatap Muka Pada Materi Dimensi Tiga</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan strategi pembelajaran yang adaptif dan inklusif, terutama dalam konteks pembelajaran matematika. Strategi ini dapat mencakup pendekatan blended learning, penguatan remedial, dan pemanfaatan teknologi untuk menjembatani kesenjangan pemahaman siswa. 2. Selain itu, studi mendatang dapat mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan pembelajaran tatap muka, seperti interaksi guru-siswa, metode pengajaran, dan penggunaan media pembelajaran fisik. 3. Dengan mempertimbangkan temuan ini, penelitian selanjutnya dapat mengusulkan inovasi metode pembelajaran yang responsif terhadap kebutuhan siswa, terutama dalam menghadapi tantangan global yang memengaruhi proses pendidikan..
<br>Berdasarkan hasil analisis nilai matematika peserta didik MA selama tiga tahun (2021Ae2023), dapat disimpulkan bahwa pembelajaran tatap muka memberikan hasil belajar yang lebih baik dibandingkan pembelajaran daring.Rata-rata nilai, median, dan modus mengalami peningkatan setelah transisi dari pembelajaran daring ke tatap muka, yang menunjukkan bahwa interaksi langsung antara guru dan siswa serta metode pengajaran yang lebih variatif berkontribusi terhadap peningkatan pemahaman materi.Namun, lonjakan standar deviasi pada tahun 2023 mengindikasikan adanya variasi hasil belajar yang lebih besar, yang menunjukkan bahwa tidak semua siswa mengalami peningkatan yang merata.Beberapa siswa masih mengalami kesulitan dalam beradaptasi setelah transisi dari pembelajaran daring ke tatap muka.Oleh karena itu, pemerataan pemahaman tetap menjadi tantangan yang perlu diatasi.Temuan ini menggarisbawahi pentingnya strategi pembelajaran yang lebih adaptif dan fleksibel guna memastikan bahwa semua siswa dapat mencapai hasil belajar yang optimal.Pendekatan blended learning, penguatan remedial, serta pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran tatap muka dapat menjadi solusi dalam menjembatani kesenjangan pemahaman siswa.Dengan strategi yang lebih inklusif, sistem pendidikan dapat lebih responsif terhadap kebutuhan siswa di berbagai kondisi pembelajaran.Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa meskipun pembelajaran tatap muka lebih efektif dalam meningkatkan capaian akademik, perlu ada inovasi dalam metode pembelajaran agar seluruh siswa mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan hasil belajar matematika peserta didik Madrasah Aliyah (MA) selama pembelajaran daring dan tatap muka pada materi Dimensi Tiga. Data diperoleh dari nilai peserta didik selama tiga tahun (2021-2023). Tahun 2021 merepresentasikan masa pembelajaran daring penuh, sedangkan tahun 2022 dan 2023 mencerminkan transisi dan penerapan pembelajaran tatap muka. Analisis data mencakup nilai tertinggi, nilai terendah, rata-rata, median, modus, dan standar deviasi. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata nilai tertinggi tercatat pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/7/pembelajaran-tatap-muka-terbatas-ptmt-blended-lear-thumb-f8943.webp" type="image/webp" length="82344" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/pembelajaran-tatap-muka-terbatas-ptmt-blended-lear-thumb-f8943.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/pembelajaran-tatap-muka-terbatas-ptmt-blended-lear-thumb-a70d9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/pembelajaran-tatap-muka-terbatas-ptmt-blended-lear-thumb-f09b5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6509-mjipublisher.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14952-mitra-pilar-jurnal-pendidikan-inovasi-terapan-teknologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Faktor Faktor Kualitas Lingkungan Kerja Dengan Gangguan Kesehatan Sick Building Syndrome SBS Pada Pegawai Di Kantor Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Faktor Faktor Kualitas Lingkungan Kerja Dengan Gangguan Kesehatan Sick Building Syndrome SBS Pada Pegawai Di Kantor Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Faktor Faktor Kualitas Lingkungan Kerja Dengan Gangguan Kesehatan Sick Building Syndrome SBS Pada Pegawai Di Kantor Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67566-sick-building-syndrome-pencahayaan-kelembaban-fakt</link>
	<guid isPermaLink="false">0bf46281e2a92382a4ef0c35329ef28a</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 18:26:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ andrea zulfa ]]></category>
	<category><![CDATA[ deli serdang ]]></category>
	<category><![CDATA[ effect role ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andrea,deli,effect,role,serdang,zulfa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkaya pemahaman mengenai Sick Building Syndrome (SBS) di lingkungan kerja perkantoran, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada beberapa aspek krusial. Pertama, studi longitudinal akan sangat bermanfaat untuk mengidentifikasi bagaimana perubahan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Faktor-Faktor Kualitas Lingkungan Kerja Dengan Gangguan Kesehatan Sick Building Syndrome (SBS) Pada Pegawai Di Kantor Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam: Untuk memperkaya pemahaman mengenai Sick Building Syndrome (SBS) di lingkungan kerja perkantoran, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada beberapa aspek krusial. Pertama, studi longitudinal akan sangat bermanfaat untuk mengidentifikasi bagaimana perubahan kualitas lingkungan kerja, khususnya pada pencahayaan dan kelembaban yang telah terbukti signifikan, memengaruhi perkembangan gejala SBS pada pegawai seiring waktu, sehingga dapat membangun hubungan sebab-akibat yang lebih kuat dibandingkan desain cross-sectional saat ini. Kedua, mengingat bahwa faktor lingkungan kerja non-fisik seperti kualitas udara (misalnya konsentrasi Volatile Organic Compounds, partikulat, atau keberadaan mikroba) dan aspek psikososial juga disebut berkontribusi pada SBS, penting untuk melakukan penelitian yang lebih komprehensif. Studi di masa depan dapat mengeksplorasi secara mendalam apakah dan bagaimana faktor-faktor ini berinteraksi dengan kondisi fisik lingkungan kerja dalam memicu atau memperparah gejala SBS pada pegawai. Ketiga, mengingat temuan bahwa pencahayaan dan kelembaban memiliki pengaruh signifikan terhadap SBS, penelitian intervensi sangat diperlukan. Studi ini dapat menguji efektivitas berbagai strategi perbaikan lingkungan, seperti implementasi sistem pencahayaan adaptif atau teknologi pengaturan kelembaban, untuk secara objektif mengukur dampaknya terhadap penurunan insiden dan keparahan gejala SBS, serta peningkatan kesehatan dan produktivitas pegawai secara keseluruhan. Pendekatan ini akan memberikan dasar bukti yang kuat untuk rekomendasi praktis di masa mendatang.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak ditemukan pengaruh signifikan antara suhu lingkungan kerja dengan gejala Sick Building Syndrome (SBS), meskipun suhu yang tidak sesuai dapat berisiko 2,571 kali menyebabkan SBS.Namun, ditemukan adanya pengaruh yang signifikan antara pencahayaan terhadap SBS, dengan kondisi pencahayaan yang tidak sesuai meningkatkan risiko SBS sebesar 11,040 kali.Selain itu, kelembaban juga menunjukkan pengaruh signifikan terhadap SBS, di mana kelembaban yang tidak sesuai berisiko 5,175 kali lebih tinggi menyebabkan timbulnya gejala SBS Latar Belakang: Berdasarkan 500 investigasi kualitas udara dalam ruangan yang telah dilakukan dalam dekade terakhir, National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH) menemukan sumber utama masalah kualitas udara dalam ruangan meliputi keberadaan sumber kontaminasi dalam ruangan (16%), kontaminasi yang berasal dari luar ruangan (10%), mikroba (5%), bahan bangunan yang digunakan (4%), dan lain-lain (13%). Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia/FKM melakukan penelitian terhadap 350 karyawan dari 18 perusahaan di wilayah DKI Jakarta selama Juli-Desember 2020. Berdasarkan hasil penelitian ini, 50% orang yang bekerja di gedung perkantoran mengalami SBS.Metode: Jenis penelitian ini adalah observasi survei analitik dengan desain cross-sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 45 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/c/sick-building-syndrome-pencahayaan-kelembaban-fakt-thumb-43171.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor Kualitas Lingkungan Kerja Dengan Gangguan Kesehatan Sick Building Syndrome (SBS) Pada Pegawai Di Kantor Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/sick-building-syndrome-pencahayaan-kelembaban-fakt-thumb-43171.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/sick-building-syndrome-pencahayaan-kelembaban-fakt-thumb-43171.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/sick-building-syndrome-pencahayaan-kelembaban-fakt-thumb-43171.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor Kualitas Lingkungan Kerja Dengan Gangguan Kesehatan Sick Building Syndrome (SBS) Pada Pegawai Di Kantor Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam" alt="JURIS - Faktor-Faktor Kualitas Lingkungan Kerja Dengan Gangguan Kesehatan Sick Building Syndrome (SBS) Pada Pegawai Di Kantor Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/sick-building-syndrome-pencahayaan-kelembaban-fakt-thumb-2426f.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor Kualitas Lingkungan Kerja Dengan Gangguan Kesehatan Sick Building Syndrome (SBS) Pada Pegawai Di Kantor Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/sick-building-syndrome-pencahayaan-kelembaban-fakt-thumb-2426f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/sick-building-syndrome-pencahayaan-kelembaban-fakt-thumb-2426f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/sick-building-syndrome-pencahayaan-kelembaban-fakt-thumb-2426f.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor Kualitas Lingkungan Kerja Dengan Gangguan Kesehatan Sick Building Syndrome (SBS) Pada Pegawai Di Kantor Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam" alt="JURIS - Faktor-Faktor Kualitas Lingkungan Kerja Dengan Gangguan Kesehatan Sick Building Syndrome (SBS) Pada Pegawai Di Kantor Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67566-sick-building-syndrome-pencahayaan-kelembaban-fakt" title="JURIS - Faktor-Faktor Kualitas Lingkungan Kerja Dengan Gangguan Kesehatan Sick Building Syndrome (SBS) Pada Pegawai Di Kantor Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam" target="_blank">Faktor-Faktor Kualitas Lingkungan Kerja Dengan Gangguan Kesehatan Sick Building Syndrome (SBS) Pada Pegawai Di Kantor Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam</a>: Untuk memperkaya pemahaman mengenai Sick Building Syndrome (SBS) di lingkungan kerja perkantoran, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada beberapa aspek krusial. Pertama, studi longitudinal akan sangat bermanfaat untuk mengidentifikasi bagaimana perubahan kualitas lingkungan kerja, khususnya pada pencahayaan dan kelembaban yang telah terbukti signifikan, memengaruhi perkembangan gejala SBS pada pegawai seiring waktu, sehingga dapat membangun hubungan sebab-akibat yang lebih kuat dibandingkan desain cross-sectional saat ini. Kedua, mengingat bahwa faktor lingkungan kerja non-fisik seperti kualitas udara (misalnya konsentrasi Volatile Organic Compounds, partikulat, atau keberadaan mikroba) dan aspek psikososial juga disebut berkontribusi pada SBS, penting untuk melakukan penelitian yang lebih komprehensif. Studi di masa depan dapat mengeksplorasi secara mendalam apakah dan bagaimana faktor-faktor ini berinteraksi dengan kondisi fisik lingkungan kerja dalam memicu atau memperparah gejala SBS pada pegawai. Ketiga, mengingat temuan bahwa pencahayaan dan kelembaban memiliki pengaruh signifikan terhadap SBS, penelitian intervensi sangat diperlukan. Studi ini dapat menguji efektivitas berbagai strategi perbaikan lingkungan, seperti implementasi sistem pencahayaan adaptif atau teknologi pengaturan kelembaban, untuk secara objektif mengukur dampaknya terhadap penurunan insiden dan keparahan gejala SBS, serta peningkatan kesehatan dan produktivitas pegawai secara keseluruhan. Pendekatan ini akan memberikan dasar bukti yang kuat untuk rekomendasi praktis di masa mendatang..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak ditemukan pengaruh signifikan antara suhu lingkungan kerja dengan gejala Sick Building Syndrome (SBS), meskipun suhu yang tidak sesuai dapat berisiko 2,571 kali menyebabkan SBS.Namun, ditemukan adanya pengaruh yang signifikan antara pencahayaan terhadap SBS, dengan kondisi pencahayaan yang tidak sesuai meningkatkan risiko SBS sebesar 11,040 kali.Selain itu, kelembaban juga menunjukkan pengaruh signifikan terhadap SBS, di mana kelembaban yang tidak sesuai berisiko 5,175 kali lebih tinggi menyebabkan timbulnya gejala SBS
<br>Latar Belakang: Berdasarkan 500 investigasi kualitas udara dalam ruangan yang telah dilakukan dalam dekade terakhir, National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH) menemukan sumber utama masalah kualitas udara dalam ruangan meliputi keberadaan sumber kontaminasi dalam ruangan (16%), kontaminasi yang berasal dari luar ruangan (10%), mikroba (5%), bahan bangunan yang digunakan (4%), dan lain-lain (13%). Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia/FKM melakukan penelitian terhadap 350 karyawan dari 18 perusahaan di wilayah DKI Jakarta selama Juli-Desember 2020. Berdasarkan hasil penelitian ini, 50% orang yang bekerja di gedung perkantoran mengalami SBS.Metode: Jenis penelitian ini adalah observasi survei analitik dengan desain cross-sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 45 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/c/sick-building-syndrome-pencahayaan-kelembaban-fakt-thumb-2426f.webp" type="image/webp" length="133996" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/sick-building-syndrome-pencahayaan-kelembaban-fakt-thumb-43171.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/sick-building-syndrome-pencahayaan-kelembaban-fakt-thumb-2426f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1835-delihusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15187-jurnal-inovasi-kesehatan-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemeriksaan Angka Lempeng Total Alt Dan Most Probable Number Mpn Bakteri Escherichia Coli Pada Es Batu Balok Dan Es Batu Kristal ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemeriksaan Angka Lempeng Total Alt Dan Most Probable Number Mpn Bakteri Escherichia Coli Pada Es Batu Balok Dan Es Batu Kristal ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemeriksaan Angka Lempeng Total Alt Dan Most Probable Number Mpn Bakteri Escherichia Coli Pada Es Batu Balok Dan Es Batu Kristal ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67569-kualitas-es-krim-batu-pagophagia-hasil-peneliti</link>
	<guid isPermaLink="false">a9bd46b56595f8cce81a2339c6fd692b</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 18:20:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ulfa nur maa ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot88 https ]]></category>
	<category><![CDATA[ rumah sakit ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[https,maa,nur,rumah,sakit,slot88,ulfa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak penggunaan bahan pengawet alami pada proses pembuatan es batu terhadap kebersihan mikrobiologis. Selain itu, penting untuk mengkaji perbedaan kualitas es batu antara daerah pedesaan dan perkotaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemeriksaan Angka Lempeng Total (Alt) Dan Most Probable Number (Mpn) Bakteri Escherichia Coli Pada Es Batu Balok Dan Es Batu Kristal: Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak penggunaan bahan pengawet alami pada proses pembuatan es batu terhadap kebersihan mikrobiologis. Selain itu, penting untuk mengkaji perbedaan kualitas es batu antara daerah pedesaan dan perkotaan serta membandingkan efektivitas metode pengujian alternatif seperti uji PCR untuk mendeteksi keberadaan Escherichia coli. Terakhir, penelitian dapat fokus pada edukasi konsumen mengenai risiko kesehatan akibat konsumsi es batu yang tidak memenuhi standar, termasuk cara penyimpanan dan penggunaan yang aman.. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa.Nilai Angka Lempeng Total Es Batu Balok memenuhi syarat dan nilai Most Probable Number (MPN) Escherichia coli untuk sampel Es Batu Balok tidak memenuhi syarat menurut SNI 7388.Nilai Angka Lempeng Total Es Batu Kristal memenuhi syarat dan nilai Most Probable Number (MPN) Escherichia coli es Batu Kristal tidak memenuhi syarat menurut SNI 7388 Latar belakang: Es batu banyak digunakan oleh masyarakat. Es batu yang ada di pasaran belum tentu aman untuk dikonsumsi yang kualitasnya rendah dan terdapat banyak bakteri salah satunya yaitu bakteri Escherichia coli. Bakteri Escherichia coli ini dapat menimbulkan berbagai macam penyakit seperti diare, mual dan muntah. Maka dari itu, perlu dilakukan pemeriksaan kualitas es batu berdasarkan segi mikrobiologi. Tujuan: untuk melihat nilai Angka Lempeng Total dan Most Probable Number bakteri Escherichia coli pada es batu balok dan es batu kristal sesuai dengan SNI 7388:2009. Metode: Sampel Es... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/e/kualitas-es-krim-batu-pagophagia-hasil-penelitian-thumb-b7cbf.webp" title="JURIS - Pemeriksaan Angka Lempeng Total (Alt) Dan Most Probable Number (Mpn) Bakteri Escherichia Coli Pada Es Batu Balok Dan Es Batu Kristal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/kualitas-es-krim-batu-pagophagia-hasil-penelitian-thumb-b7cbf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/kualitas-es-krim-batu-pagophagia-hasil-penelitian-thumb-b7cbf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/kualitas-es-krim-batu-pagophagia-hasil-penelitian-thumb-b7cbf.webp 1x" title="JURIS - Pemeriksaan Angka Lempeng Total (Alt) Dan Most Probable Number (Mpn) Bakteri Escherichia Coli Pada Es Batu Balok Dan Es Batu Kristal" alt="JURIS - Pemeriksaan Angka Lempeng Total (Alt) Dan Most Probable Number (Mpn) Bakteri Escherichia Coli Pada Es Batu Balok Dan Es Batu Kristal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/kualitas-es-krim-batu-pagophagia-hasil-penelitian-thumb-170b0.webp" title="JURIS - Pemeriksaan Angka Lempeng Total (Alt) Dan Most Probable Number (Mpn) Bakteri Escherichia Coli Pada Es Batu Balok Dan Es Batu Kristal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/kualitas-es-krim-batu-pagophagia-hasil-penelitian-thumb-170b0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/kualitas-es-krim-batu-pagophagia-hasil-penelitian-thumb-170b0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/kualitas-es-krim-batu-pagophagia-hasil-penelitian-thumb-170b0.webp 1x" title="JURIS - Pemeriksaan Angka Lempeng Total (Alt) Dan Most Probable Number (Mpn) Bakteri Escherichia Coli Pada Es Batu Balok Dan Es Batu Kristal" alt="JURIS - Pemeriksaan Angka Lempeng Total (Alt) Dan Most Probable Number (Mpn) Bakteri Escherichia Coli Pada Es Batu Balok Dan Es Batu Kristal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/kualitas-es-krim-batu-pagophagia-hasil-penelitian-thumb-46870.webp" title="JURIS - Pemeriksaan Angka Lempeng Total (Alt) Dan Most Probable Number (Mpn) Bakteri Escherichia Coli Pada Es Batu Balok Dan Es Batu Kristal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/kualitas-es-krim-batu-pagophagia-hasil-penelitian-thumb-46870.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/kualitas-es-krim-batu-pagophagia-hasil-penelitian-thumb-46870.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/kualitas-es-krim-batu-pagophagia-hasil-penelitian-thumb-46870.webp 1x" title="JURIS - Pemeriksaan Angka Lempeng Total (Alt) Dan Most Probable Number (Mpn) Bakteri Escherichia Coli Pada Es Batu Balok Dan Es Batu Kristal" alt="JURIS - Pemeriksaan Angka Lempeng Total (Alt) Dan Most Probable Number (Mpn) Bakteri Escherichia Coli Pada Es Batu Balok Dan Es Batu Kristal" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67569-kualitas-es-krim-batu-pagophagia-hasil-peneliti" title="JURIS - Pemeriksaan Angka Lempeng Total (Alt) Dan Most Probable Number (Mpn) Bakteri Escherichia Coli Pada Es Batu Balok Dan Es Batu Kristal" target="_blank">Pemeriksaan Angka Lempeng Total (Alt) Dan Most Probable Number (Mpn) Bakteri Escherichia Coli Pada Es Batu Balok Dan Es Batu Kristal</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak penggunaan bahan pengawet alami pada proses pembuatan es batu terhadap kebersihan mikrobiologis. Selain itu, penting untuk mengkaji perbedaan kualitas es batu antara daerah pedesaan dan perkotaan serta membandingkan efektivitas metode pengujian alternatif seperti uji PCR untuk mendeteksi keberadaan Escherichia coli. Terakhir, penelitian dapat fokus pada edukasi konsumen mengenai risiko kesehatan akibat konsumsi es batu yang tidak memenuhi standar, termasuk cara penyimpanan dan penggunaan yang aman..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa.Nilai Angka Lempeng Total Es Batu Balok memenuhi syarat dan nilai Most Probable Number (MPN) Escherichia coli untuk sampel Es Batu Balok tidak memenuhi syarat menurut SNI 7388.Nilai Angka Lempeng Total Es Batu Kristal memenuhi syarat dan nilai Most Probable Number (MPN) Escherichia coli es Batu Kristal tidak memenuhi syarat menurut SNI 7388
<br>Latar belakang: Es batu banyak digunakan oleh masyarakat. Es batu yang ada di pasaran belum tentu aman untuk dikonsumsi yang kualitasnya rendah dan terdapat banyak bakteri salah satunya yaitu bakteri Escherichia coli. Bakteri Escherichia coli ini dapat menimbulkan berbagai macam penyakit seperti diare, mual dan muntah. Maka dari itu, perlu dilakukan pemeriksaan kualitas es batu berdasarkan segi mikrobiologi. Tujuan: untuk melihat nilai Angka Lempeng Total dan Most Probable Number bakteri Escherichia coli pada es batu balok dan es batu kristal sesuai dengan SNI 7388:2009. Metode: Sampel Es...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/e/kualitas-es-krim-batu-pagophagia-hasil-penelitian-thumb-170b0.webp" type="image/webp" length="108494" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/kualitas-es-krim-batu-pagophagia-hasil-penelitian-thumb-b7cbf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/kualitas-es-krim-batu-pagophagia-hasil-penelitian-thumb-170b0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/kualitas-es-krim-batu-pagophagia-hasil-penelitian-thumb-46870.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2587-jurnalfarmasidankesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20867-medfarm-jurnal-farmasi-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Uji Aktivitas Antibakteri Dari Ekstrak Etanol Daun Adam Hawa Rhoeo Discolor L Her Terhadap Propionibacterium Acnes Staphylococcus Aureus Dan Staphylococcus Epidermidis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Uji Aktivitas Antibakteri Dari Ekstrak Etanol Daun Adam Hawa Rhoeo Discolor L Her Terhadap Propionibacterium Acnes Staphylococcus Aureus Dan Staphylococcus Epidermidis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Uji Aktivitas Antibakteri Dari Ekstrak Etanol Daun Adam Hawa Rhoeo Discolor L Her Terhadap Propionibacterium Acnes Staphylococcus Aureus Dan Staphylococcus Epidermidis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67576-ekstrak-etanol-aktivitas-kasar-eta</link>
	<guid isPermaLink="false">43944de6d4dc5aaf8ff5d4107f646e2a</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 18:02:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ slot88 https ]]></category>
	<category><![CDATA[ fenol total ]]></category>
	<category><![CDATA[ etil asetat ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asetat,etil,fenol,https,slot88,total]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menguji efektivitas ekstrak etanol daun adam hawa terhadap bakteri gram negatif seperti Escherichia coli atau Pseudomonas aeruginosa untuk memperluas spektrum aktivitas antibakteri. Selain itu, penelitian dapat mengkaji pengaruh ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Uji Aktivitas Antibakteri Dari Ekstrak Etanol Daun Adam Hawa (Rhoeo Discolor L.Her) Terhadap Propionibacterium Acnes, Staphylococcus Aureus Dan Staphylococcus Epidermidis: Penelitian lanjutan dapat menguji efektivitas ekstrak etanol daun adam hawa terhadap bakteri gram negatif seperti Escherichia coli atau Pseudomonas aeruginosa untuk memperluas spektrum aktivitas antibakteri. Selain itu, penelitian dapat mengkaji pengaruh variasi konsentrasi ekstrak terhadap aktivitas antibakteri untuk menemukan konsentrasi optimal. Selanjutnya, penelitian dapat fokus pada identifikasi komponen kimia spesifik dalam ekstrak yang berperan sebagai agen antibakteri, seperti antosianin, serta mekanisme kerjanya terhadap bakteri target. Penelitian ini dapat memberikan dasar untuk pengembangan bahan alami sebagai pengganti antibiotik sintetis.. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan tentang uji aktivitas ekstrak etanol daun adam hawa (Rhoeo discolor L.Her) terhadap beberapa bakteri dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun adam hawa memiliki aktivitas antibakteri yang termasuk kedalam kategori sedang Tanaman adam hawa (Rhoeo discolor L. Her) merupakan tanaman hias yang sering kita jumpai di berbagai taman maupun pekarangan. Adapun yang menjadi ciri khas dari tanaman adam hawa (Rhoeo discolor L. Her) ditandai dengan adanya warna pigmen merah dan pigmen hijau yang dihasilkan dari senyawa flavonoid yaitu antosianin. Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa agen antimikroba.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun adam hawa (Rhoeo discolor L.Her) terhadap beberapa bakteri. Daun adam hawa (Rhoeo discolor L. Her) diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%. Selanjutnya ekstrak diuji aktivitas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/b/ekstrak-etanol-aktivitas-kasar-teripang-daun-belim-thumb-70a67.webp" title="JURIS - Uji Aktivitas Antibakteri Dari Ekstrak Etanol Daun Adam Hawa (Rhoeo Discolor L.Her) Terhadap Propionibacterium Acnes, Staphylococcus Aureus Dan Staphylococcus Epidermidis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/ekstrak-etanol-aktivitas-kasar-teripang-daun-belim-thumb-70a67.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/ekstrak-etanol-aktivitas-kasar-teripang-daun-belim-thumb-70a67.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/ekstrak-etanol-aktivitas-kasar-teripang-daun-belim-thumb-70a67.webp 1x" title="JURIS - Uji Aktivitas Antibakteri Dari Ekstrak Etanol Daun Adam Hawa (Rhoeo Discolor L.Her) Terhadap Propionibacterium Acnes, Staphylococcus Aureus Dan Staphylococcus Epidermidis" alt="JURIS - Uji Aktivitas Antibakteri Dari Ekstrak Etanol Daun Adam Hawa (Rhoeo Discolor L.Her) Terhadap Propionibacterium Acnes, Staphylococcus Aureus Dan Staphylococcus Epidermidis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/b/ekstrak-etanol-aktivitas-kasar-teripang-daun-belim-thumb-5ffa1.webp" title="JURIS - Uji Aktivitas Antibakteri Dari Ekstrak Etanol Daun Adam Hawa (Rhoeo Discolor L.Her) Terhadap Propionibacterium Acnes, Staphylococcus Aureus Dan Staphylococcus Epidermidis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/ekstrak-etanol-aktivitas-kasar-teripang-daun-belim-thumb-5ffa1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/ekstrak-etanol-aktivitas-kasar-teripang-daun-belim-thumb-5ffa1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/ekstrak-etanol-aktivitas-kasar-teripang-daun-belim-thumb-5ffa1.webp 1x" title="JURIS - Uji Aktivitas Antibakteri Dari Ekstrak Etanol Daun Adam Hawa (Rhoeo Discolor L.Her) Terhadap Propionibacterium Acnes, Staphylococcus Aureus Dan Staphylococcus Epidermidis" alt="JURIS - Uji Aktivitas Antibakteri Dari Ekstrak Etanol Daun Adam Hawa (Rhoeo Discolor L.Her) Terhadap Propionibacterium Acnes, Staphylococcus Aureus Dan Staphylococcus Epidermidis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/b/ekstrak-etanol-aktivitas-kasar-teripang-daun-belim-thumb-f11c8.webp" title="JURIS - Uji Aktivitas Antibakteri Dari Ekstrak Etanol Daun Adam Hawa (Rhoeo Discolor L.Her) Terhadap Propionibacterium Acnes, Staphylococcus Aureus Dan Staphylococcus Epidermidis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/ekstrak-etanol-aktivitas-kasar-teripang-daun-belim-thumb-f11c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/ekstrak-etanol-aktivitas-kasar-teripang-daun-belim-thumb-f11c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/ekstrak-etanol-aktivitas-kasar-teripang-daun-belim-thumb-f11c8.webp 1x" title="JURIS - Uji Aktivitas Antibakteri Dari Ekstrak Etanol Daun Adam Hawa (Rhoeo Discolor L.Her) Terhadap Propionibacterium Acnes, Staphylococcus Aureus Dan Staphylococcus Epidermidis" alt="JURIS - Uji Aktivitas Antibakteri Dari Ekstrak Etanol Daun Adam Hawa (Rhoeo Discolor L.Her) Terhadap Propionibacterium Acnes, Staphylococcus Aureus Dan Staphylococcus Epidermidis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67576-ekstrak-etanol-aktivitas-kasar-eta" title="JURIS - Uji Aktivitas Antibakteri Dari Ekstrak Etanol Daun Adam Hawa (Rhoeo Discolor L.Her) Terhadap Propionibacterium Acnes, Staphylococcus Aureus Dan Staphylococcus Epidermidis" target="_blank">Uji Aktivitas Antibakteri Dari Ekstrak Etanol Daun Adam Hawa (Rhoeo Discolor L.Her) Terhadap Propionibacterium Acnes, Staphylococcus Aureus Dan Staphylococcus Epidermidis</a>: Penelitian lanjutan dapat menguji efektivitas ekstrak etanol daun adam hawa terhadap bakteri gram negatif seperti Escherichia coli atau Pseudomonas aeruginosa untuk memperluas spektrum aktivitas antibakteri. Selain itu, penelitian dapat mengkaji pengaruh variasi konsentrasi ekstrak terhadap aktivitas antibakteri untuk menemukan konsentrasi optimal. Selanjutnya, penelitian dapat fokus pada identifikasi komponen kimia spesifik dalam ekstrak yang berperan sebagai agen antibakteri, seperti antosianin, serta mekanisme kerjanya terhadap bakteri target. Penelitian ini dapat memberikan dasar untuk pengembangan bahan alami sebagai pengganti antibiotik sintetis..
<br>Dari hasil penelitian yang telah dilakukan tentang uji aktivitas ekstrak etanol daun adam hawa (Rhoeo discolor L.Her) terhadap beberapa bakteri dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun adam hawa memiliki aktivitas antibakteri yang termasuk kedalam kategori sedang
<br>Tanaman adam hawa (Rhoeo discolor L. Her) merupakan tanaman hias yang sering kita jumpai di berbagai taman maupun pekarangan. Adapun yang menjadi ciri khas dari tanaman adam hawa (Rhoeo discolor L. Her) ditandai dengan adanya warna pigmen merah dan pigmen hijau yang dihasilkan dari senyawa flavonoid yaitu antosianin. Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa agen antimikroba.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun adam hawa (Rhoeo discolor L.Her) terhadap beberapa bakteri. Daun adam hawa (Rhoeo discolor L. Her) diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%. Selanjutnya ekstrak diuji aktivitas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/b/ekstrak-etanol-aktivitas-kasar-teripang-daun-belim-thumb-f11c8.webp" type="image/webp" length="59764" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/ekstrak-etanol-aktivitas-kasar-teripang-daun-belim-thumb-70a67.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/ekstrak-etanol-aktivitas-kasar-teripang-daun-belim-thumb-5ffa1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/ekstrak-etanol-aktivitas-kasar-teripang-daun-belim-thumb-f11c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2587-jurnalfarmasidankesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20867-medfarm-jurnal-farmasi-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ HUBUNGAN PROSES REKRUTMEN DAN SELEKSI PEGAWAI DENGAN KINERJA PEGAWAI UNIT ADMINISTRASI DI RUMAH SAKIT UMUM SEMBIRING DELI TUA TAHUN 2025 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ HUBUNGAN PROSES REKRUTMEN DAN SELEKSI PEGAWAI DENGAN KINERJA PEGAWAI UNIT ADMINISTRASI DI RUMAH SAKIT UMUM SEMBIRING DELI TUA TAHUN 2025 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ HUBUNGAN PROSES REKRUTMEN DAN SELEKSI PEGAWAI DENGAN KINERJA PEGAWAI UNIT ADMINISTRASI DI RUMAH SAKIT UMUM SEMBIRING DELI TUA TAHUN 2025 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67563-industri-proses-rekrutmen-emr-manajemen-rumah-sist</link>
	<guid isPermaLink="false">57dabd6e87424726e630ef8129ce1fb4</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 18:01:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ andrea zulfa ]]></category>
	<category><![CDATA[ deli serdang ]]></category>
	<category><![CDATA[ effect role ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andrea,deli,effect,role,serdang,zulfa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara rumah sakit yang menerapkan proses rekrutmen dan seleksi yang optimal dengan rumah sakit yang masih menggunakan metode konvensional. Penelitian ini dapat mengeksplorasi dampak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - HUBUNGAN PROSES REKRUTMEN DAN SELEKSI PEGAWAI DENGAN KINERJA PEGAWAI UNIT ADMINISTRASI DI RUMAH SAKIT UMUM SEMBIRING DELI TUA TAHUN 2025: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara rumah sakit yang menerapkan proses rekrutmen dan seleksi yang optimal dengan rumah sakit yang masih menggunakan metode konvensional. Penelitian ini dapat mengeksplorasi dampak proses rekrutmen dan seleksi yang berbeda terhadap kinerja pegawai di berbagai unit rumah sakit. Selain itu, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami perspektif pegawai dan manajemen mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja, termasuk proses rekrutmen dan seleksi. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih komprehensif tentang hubungan antara rekrutmen, seleksi, dan kinerja pegawai di sektor kesehatan.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara proses rekrutmen dengan kinerja pegawai unit administrasi di Rumah Sakit Umum Sembiring Deli Tua tahun 2025.Hal ini berarti hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (H0) ditolak.Sementara itu, tidak ditemukan hubungan antara proses seleksi dengan kinerja pegawai unit administrasi di rumah sakit yang sama.Hasil ini menunjukkan bahwa proses rekrutmen yang transparan, objektif, dan terstruktur sangat penting untuk meningkatkan kinerja pegawai.Sebaliknya, proses seleksi yang terburu-buru tanpa indikator evaluasi yang jelas dapat menghambat pencapaian kinerja optimal.Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk perbaikan kebijakan manajemen SDM dan dasar bagi penelitian lebih lanjut di sektor pelayanan kesehatan Kinerja pegawai merupakan indikator krusial kesuksesan organisasi, terutama di sektor kesehatan seperti rumah sakit. Faktor kunci yang memengaruhi kinerja adalah proses rekrutmen dan seleksi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara proses rekrutmen dan seleksi dengan kinerja pegawai unit administrasi di Rumah Sakit Umum Sembiring Deli Tua pada tahun 2025. Metode kuantitatif dengan desain cross-sectional diterapkan. Penelitian melibatkan 61 responden, mewakili seluruh pegawai administrasi, yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil menunjukkan hubungan signifikan antara proses rekrutmen dan kinerja pegawai (p = 0.000 < 0,05), sedangkan tidak ditemukan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/6/industri-proses-rekrutmen-emr-manajemen-rumah-sist-thumb-48d61.webp" title="JURIS - HUBUNGAN PROSES REKRUTMEN DAN SELEKSI PEGAWAI DENGAN KINERJA PEGAWAI UNIT ADMINISTRASI DI RUMAH SAKIT UMUM SEMBIRING DELI TUA TAHUN 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/industri-proses-rekrutmen-emr-manajemen-rumah-sist-thumb-48d61.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/industri-proses-rekrutmen-emr-manajemen-rumah-sist-thumb-48d61.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/industri-proses-rekrutmen-emr-manajemen-rumah-sist-thumb-48d61.webp 1x" title="JURIS - HUBUNGAN PROSES REKRUTMEN DAN SELEKSI PEGAWAI DENGAN KINERJA PEGAWAI UNIT ADMINISTRASI DI RUMAH SAKIT UMUM SEMBIRING DELI TUA TAHUN 2025" alt="JURIS - HUBUNGAN PROSES REKRUTMEN DAN SELEKSI PEGAWAI DENGAN KINERJA PEGAWAI UNIT ADMINISTRASI DI RUMAH SAKIT UMUM SEMBIRING DELI TUA TAHUN 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/6/industri-proses-rekrutmen-emr-manajemen-rumah-sist-thumb-fc61c.webp" title="JURIS - HUBUNGAN PROSES REKRUTMEN DAN SELEKSI PEGAWAI DENGAN KINERJA PEGAWAI UNIT ADMINISTRASI DI RUMAH SAKIT UMUM SEMBIRING DELI TUA TAHUN 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/industri-proses-rekrutmen-emr-manajemen-rumah-sist-thumb-fc61c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/industri-proses-rekrutmen-emr-manajemen-rumah-sist-thumb-fc61c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/industri-proses-rekrutmen-emr-manajemen-rumah-sist-thumb-fc61c.webp 1x" title="JURIS - HUBUNGAN PROSES REKRUTMEN DAN SELEKSI PEGAWAI DENGAN KINERJA PEGAWAI UNIT ADMINISTRASI DI RUMAH SAKIT UMUM SEMBIRING DELI TUA TAHUN 2025" alt="JURIS - HUBUNGAN PROSES REKRUTMEN DAN SELEKSI PEGAWAI DENGAN KINERJA PEGAWAI UNIT ADMINISTRASI DI RUMAH SAKIT UMUM SEMBIRING DELI TUA TAHUN 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/6/industri-proses-rekrutmen-emr-manajemen-rumah-sist-thumb-9e0df.webp" title="JURIS - HUBUNGAN PROSES REKRUTMEN DAN SELEKSI PEGAWAI DENGAN KINERJA PEGAWAI UNIT ADMINISTRASI DI RUMAH SAKIT UMUM SEMBIRING DELI TUA TAHUN 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/industri-proses-rekrutmen-emr-manajemen-rumah-sist-thumb-9e0df.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/industri-proses-rekrutmen-emr-manajemen-rumah-sist-thumb-9e0df.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/industri-proses-rekrutmen-emr-manajemen-rumah-sist-thumb-9e0df.webp 1x" title="JURIS - HUBUNGAN PROSES REKRUTMEN DAN SELEKSI PEGAWAI DENGAN KINERJA PEGAWAI UNIT ADMINISTRASI DI RUMAH SAKIT UMUM SEMBIRING DELI TUA TAHUN 2025" alt="JURIS - HUBUNGAN PROSES REKRUTMEN DAN SELEKSI PEGAWAI DENGAN KINERJA PEGAWAI UNIT ADMINISTRASI DI RUMAH SAKIT UMUM SEMBIRING DELI TUA TAHUN 2025" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67563-industri-proses-rekrutmen-emr-manajemen-rumah-sist" title="JURIS - HUBUNGAN PROSES REKRUTMEN DAN SELEKSI PEGAWAI DENGAN KINERJA PEGAWAI UNIT ADMINISTRASI DI RUMAH SAKIT UMUM SEMBIRING DELI TUA TAHUN 2025" target="_blank">HUBUNGAN PROSES REKRUTMEN DAN SELEKSI PEGAWAI DENGAN KINERJA PEGAWAI UNIT ADMINISTRASI DI RUMAH SAKIT UMUM SEMBIRING DELI TUA TAHUN 2025</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara rumah sakit yang menerapkan proses rekrutmen dan seleksi yang optimal dengan rumah sakit yang masih menggunakan metode konvensional. Penelitian ini dapat mengeksplorasi dampak proses rekrutmen dan seleksi yang berbeda terhadap kinerja pegawai di berbagai unit rumah sakit. Selain itu, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami perspektif pegawai dan manajemen mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja, termasuk proses rekrutmen dan seleksi. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih komprehensif tentang hubungan antara rekrutmen, seleksi, dan kinerja pegawai di sektor kesehatan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara proses rekrutmen dengan kinerja pegawai unit administrasi di Rumah Sakit Umum Sembiring Deli Tua tahun 2025.Hal ini berarti hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (H0) ditolak.Sementara itu, tidak ditemukan hubungan antara proses seleksi dengan kinerja pegawai unit administrasi di rumah sakit yang sama.Hasil ini menunjukkan bahwa proses rekrutmen yang transparan, objektif, dan terstruktur sangat penting untuk meningkatkan kinerja pegawai.Sebaliknya, proses seleksi yang terburu-buru tanpa indikator evaluasi yang jelas dapat menghambat pencapaian kinerja optimal.Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk perbaikan kebijakan manajemen SDM dan dasar bagi penelitian lebih lanjut di sektor pelayanan kesehatan
<br>Kinerja pegawai merupakan indikator krusial kesuksesan organisasi, terutama di sektor kesehatan seperti rumah sakit. Faktor kunci yang memengaruhi kinerja adalah proses rekrutmen dan seleksi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara proses rekrutmen dan seleksi dengan kinerja pegawai unit administrasi di Rumah Sakit Umum Sembiring Deli Tua pada tahun 2025. Metode kuantitatif dengan desain cross-sectional diterapkan. Penelitian melibatkan 61 responden, mewakili seluruh pegawai administrasi, yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil menunjukkan hubungan signifikan antara proses rekrutmen dan kinerja pegawai (p = 0.000 < 0,05), sedangkan tidak ditemukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/6/industri-proses-rekrutmen-emr-manajemen-rumah-sist-thumb-fc61c.webp" type="image/webp" length="83282" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/industri-proses-rekrutmen-emr-manajemen-rumah-sist-thumb-48d61.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/industri-proses-rekrutmen-emr-manajemen-rumah-sist-thumb-fc61c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/industri-proses-rekrutmen-emr-manajemen-rumah-sist-thumb-9e0df.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1835-delihusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15187-jurnal-inovasi-kesehatan-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Profitabilitas Kebijakan Deviden Dan Ukuran Perusahaan Terhdap Nilai Perusahaan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Profitabilitas Kebijakan Deviden Dan Ukuran Perusahaan Terhdap Nilai Perusahaan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Profitabilitas Kebijakan Deviden Dan Ukuran Perusahaan Terhdap Nilai Perusahaan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67556-kebijakan-deviden-profitabilitas-nilai-perusahaan</link>
	<guid isPermaLink="false">f914ee13e9624af4bf9e712997d176fd</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 17:58:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ submit paper ]]></category>
	<category><![CDATA[ bandar togel ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot bet 200 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[200,bandar,bet,paper,slot,submit,togel]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Bagi penelitian mendatang, disarankan untuk mengeksplorasi lebih jauh dinamika hubungan antara profitabilitas, kebijakan deviden, ukuran perusahaan, dan nilai perusahaan. Pertama, akan sangat berharga untuk meneliti bagaimana pengaruh variabel-variabel ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Profitabilitas, Kebijakan Deviden Dan Ukuran Perusahaan Terhdap Nilai Perusahaan: Bagi penelitian mendatang, disarankan untuk mengeksplorasi lebih jauh dinamika hubungan antara profitabilitas, kebijakan deviden, ukuran perusahaan, dan nilai perusahaan. Pertama, akan sangat berharga untuk meneliti bagaimana pengaruh variabel-variabel ini berfluktuasi melintasi siklus ekonomi yang berbeda, seperti periode pertumbuhan tinggi, resesi, atau bahkan krisis, dengan memperpanjang cakupan periode observasi menjadi lebih dari satu dekade. Ini memungkinkan kita untuk memahami apakah temuan saat ini tetap berlaku dalam berbagai kondisi pasar yang ekstrem ataukah pengaruhnya berubah seiring waktu. Penelitian lanjutan juga dapat memperluas cakupan sampel tidak hanya pada sektor makanan dan minuman, tetapi mencakup berbagai industri yang lebih beragam di Indonesia, untuk menguji generalisasi temuan. Kedua, mengingat kompleksitas data keuangan, studi masa depan bisa mengadopsi metodologi yang lebih canggih, seperti analisis panel dinamis atau Generalized Method of Moments (GMM), untuk mengatasi potensi masalah seperti endogenitas atau variabel yang tidak teramati. Pendekatan ini berpotensi mengungkapkan hubungan sebab-akibat yang lebih mendalam serta mekanisme transmisi yang mungkin tidak tertangkap oleh regresi linier sederhana. Ketiga, untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif, disarankan untuk mengintegrasikan variabel-variabel non-finansial, seperti praktik tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), investasi dalam inovasi, atau bahkan dampak faktor lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) terhadap nilai perusahaan. Menyelidiki bagaimana faktor-faktor tambahan ini berinteraksi dengan profitabilitas, kebijakan deviden, dan ukuran perusahaan dapat menghasilkan wawasan baru mengenai pembentukan nilai perusahaan di pasar modal Indonesia. Penelitian dengan arah seperti ini diharapkan dapat memperkaya literatur dan memberikan rekomendasi yang lebih kuat bagi pembuat kebijakan, manajemen perusahaan, dan investor.. Penelitian ini mengkaji pengaruh profitabilitas, kebijakan deviden, dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan pada sub-sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2022.Hasilnya menunjukkan bahwa profitabilitas secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, sementara kebijakan deviden dan ukuran perusahaan secara parsial tidak berpengaruh signifikan.Meskipun demikian, secara simultan, profitabilitas, kebijakan deviden, dan ukuran perusahaan terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan Tujuan Ai Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh profitabilitas, kebijakan deviden, dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan. Metode Ai Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2018-2022. Sampel penelitian ditentukan menggunakan metode purposive sampling, menghasilkan sampel sebanyak 9 perusahaan dengan total 84 observasi perusahaan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda yang dihitung menggunakan aplikasi SPSS versi 25. Temuan Ai Hasil temuan pertama menjelaskan bahwa profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/6/kebijakan-deviden-profitabilitas-nilai-perusahaan-thumb-f4c08.webp" title="JURIS - Pengaruh Profitabilitas, Kebijakan Deviden Dan Ukuran Perusahaan Terhdap Nilai Perusahaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/kebijakan-deviden-profitabilitas-nilai-perusahaan-thumb-f4c08.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/kebijakan-deviden-profitabilitas-nilai-perusahaan-thumb-f4c08.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/kebijakan-deviden-profitabilitas-nilai-perusahaan-thumb-f4c08.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Profitabilitas, Kebijakan Deviden Dan Ukuran Perusahaan Terhdap Nilai Perusahaan" alt="JURIS - Pengaruh Profitabilitas, Kebijakan Deviden Dan Ukuran Perusahaan Terhdap Nilai Perusahaan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/kebijakan-deviden-profitabilitas-nilai-perusahaan-thumb-06d70.webp" title="JURIS - Pengaruh Profitabilitas, Kebijakan Deviden Dan Ukuran Perusahaan Terhdap Nilai Perusahaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/kebijakan-deviden-profitabilitas-nilai-perusahaan-thumb-06d70.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/kebijakan-deviden-profitabilitas-nilai-perusahaan-thumb-06d70.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/kebijakan-deviden-profitabilitas-nilai-perusahaan-thumb-06d70.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Profitabilitas, Kebijakan Deviden Dan Ukuran Perusahaan Terhdap Nilai Perusahaan" alt="JURIS - Pengaruh Profitabilitas, Kebijakan Deviden Dan Ukuran Perusahaan Terhdap Nilai Perusahaan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/kebijakan-deviden-profitabilitas-nilai-perusahaan-thumb-54e7b.webp" title="JURIS - Pengaruh Profitabilitas, Kebijakan Deviden Dan Ukuran Perusahaan Terhdap Nilai Perusahaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/kebijakan-deviden-profitabilitas-nilai-perusahaan-thumb-54e7b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/kebijakan-deviden-profitabilitas-nilai-perusahaan-thumb-54e7b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/kebijakan-deviden-profitabilitas-nilai-perusahaan-thumb-54e7b.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Profitabilitas, Kebijakan Deviden Dan Ukuran Perusahaan Terhdap Nilai Perusahaan" alt="JURIS - Pengaruh Profitabilitas, Kebijakan Deviden Dan Ukuran Perusahaan Terhdap Nilai Perusahaan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67556-kebijakan-deviden-profitabilitas-nilai-perusahaan" title="JURIS - Pengaruh Profitabilitas, Kebijakan Deviden Dan Ukuran Perusahaan Terhdap Nilai Perusahaan" target="_blank">Pengaruh Profitabilitas, Kebijakan Deviden Dan Ukuran Perusahaan Terhdap Nilai Perusahaan</a>: Bagi penelitian mendatang, disarankan untuk mengeksplorasi lebih jauh dinamika hubungan antara profitabilitas, kebijakan deviden, ukuran perusahaan, dan nilai perusahaan. Pertama, akan sangat berharga untuk meneliti bagaimana pengaruh variabel-variabel ini berfluktuasi melintasi siklus ekonomi yang berbeda, seperti periode pertumbuhan tinggi, resesi, atau bahkan krisis, dengan memperpanjang cakupan periode observasi menjadi lebih dari satu dekade. Ini memungkinkan kita untuk memahami apakah temuan saat ini tetap berlaku dalam berbagai kondisi pasar yang ekstrem ataukah pengaruhnya berubah seiring waktu. Penelitian lanjutan juga dapat memperluas cakupan sampel tidak hanya pada sektor makanan dan minuman, tetapi mencakup berbagai industri yang lebih beragam di Indonesia, untuk menguji generalisasi temuan. Kedua, mengingat kompleksitas data keuangan, studi masa depan bisa mengadopsi metodologi yang lebih canggih, seperti analisis panel dinamis atau Generalized Method of Moments (GMM), untuk mengatasi potensi masalah seperti endogenitas atau variabel yang tidak teramati. Pendekatan ini berpotensi mengungkapkan hubungan sebab-akibat yang lebih mendalam serta mekanisme transmisi yang mungkin tidak tertangkap oleh regresi linier sederhana. Ketiga, untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif, disarankan untuk mengintegrasikan variabel-variabel non-finansial, seperti praktik tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), investasi dalam inovasi, atau bahkan dampak faktor lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) terhadap nilai perusahaan. Menyelidiki bagaimana faktor-faktor tambahan ini berinteraksi dengan profitabilitas, kebijakan deviden, dan ukuran perusahaan dapat menghasilkan wawasan baru mengenai pembentukan nilai perusahaan di pasar modal Indonesia. Penelitian dengan arah seperti ini diharapkan dapat memperkaya literatur dan memberikan rekomendasi yang lebih kuat bagi pembuat kebijakan, manajemen perusahaan, dan investor..
<br>Penelitian ini mengkaji pengaruh profitabilitas, kebijakan deviden, dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan pada sub-sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2022.Hasilnya menunjukkan bahwa profitabilitas secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, sementara kebijakan deviden dan ukuran perusahaan secara parsial tidak berpengaruh signifikan.Meskipun demikian, secara simultan, profitabilitas, kebijakan deviden, dan ukuran perusahaan terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan
<br>Tujuan Ai Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh profitabilitas, kebijakan deviden, dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan. Metode Ai Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2018-2022. Sampel penelitian ditentukan menggunakan metode purposive sampling, menghasilkan sampel sebanyak 9 perusahaan dengan total 84 observasi perusahaan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda yang dihitung menggunakan aplikasi SPSS versi 25. Temuan Ai Hasil temuan pertama menjelaskan bahwa profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/6/kebijakan-deviden-profitabilitas-nilai-perusahaan-thumb-54e7b.webp" type="image/webp" length="108102" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/kebijakan-deviden-profitabilitas-nilai-perusahaan-thumb-f4c08.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/kebijakan-deviden-profitabilitas-nilai-perusahaan-thumb-06d70.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/kebijakan-deviden-profitabilitas-nilai-perusahaan-thumb-54e7b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1721-univgresik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8762-kapital-jurnal-akutansi-pasar-modal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Faktor Preferensi Mahasiswa dalam Pemilihan Layanan Ride Hailing di Kota Tegal Studi pada Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Faktor Preferensi Mahasiswa dalam Pemilihan Layanan Ride Hailing di Kota Tegal Studi pada Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Faktor Preferensi Mahasiswa dalam Pemilihan Layanan Ride Hailing di Kota Tegal Studi pada Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67555-strategi-merek-start-preferensi-pengguna-preferens</link>
	<guid isPermaLink="false">dd37b2f6339ce23ba8058cca6303eabb</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 17:57:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ mitra pilar ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[mitra,pilar,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana citra merek digital memengaruhi loyalitas pengguna layanan ride hailing, terutama melalui strategi pemasaran kreatif. Selain itu, studi tentang pengembangan pelatihan pengemudi yang lebih terstruktur ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Faktor Preferensi Mahasiswa dalam Pemilihan Layanan Ride-Hailing di Kota Tegal: Studi pada Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana citra merek digital memengaruhi loyalitas pengguna layanan ride hailing, terutama melalui strategi pemasaran kreatif. Selain itu, studi tentang pengembangan pelatihan pengemudi yang lebih terstruktur untuk meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan pengguna juga relevan. Terakhir, analisis dampak fitur keamanan aplikasi (seperti verifikasi identitas pengemudi) terhadap kepercayaan pengguna bisa menjadi arah penelitian baru, mengingat keamanan menjadi prioritas utama bagi mahasiswa. Ketiga saran ini dapat membantu penyedia layanan mengoptimalkan strategi mereka untuk memenuhi kebutuhan pengguna muda yang selektif dan kritis.. Berdasarkan hasil penelitian terhadap mahasiswa Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) di Kota Tegal, diperoleh enam faktor utama yang memengaruhi preferensi dalam memilih layanan ride hailing, yaitu loyalitas dan preferensi merek, kualitas layanan pengemudi, keamanan dan kenyamanan, kemudahan akses aplikasi, harga dan promo, serta waktu dan kecepatan layanan.Faktor paling dominan adalah loyalitas dan preferensi merek, yang menunjukkan bahwa pengalaman positif sebelumnya dan citra merek menjadi penentu utama.Selain itu, kualitas interaksi pengemudi, kemudahan penggunaan aplikasi, efisiensi waktu, dan harga kompetitif juga berkontribusi besar dalam membentuk keputusan mahasiswa.Penelitian ini menegaskan bahwa preferensi mahasiswa terhadap layanan transportasi daring dipengaruhi oleh kombinasi antara kebutuhan praktis dan persepsi subjektif terhadap nilai layanan yang diterima Penelitian ini menelaah faktor-faktor yang memengaruhi preferensi mahasiswa Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) dalam memilih layanan ride hailing di Kota Tegal. Data dikumpulkan melalui survei daring menggunakan kuesioner skala Likert dengan total 24 item, kemudian dianalisis menggunakan Exploratory Factor Analysis (EFA). EFA dilakukan untuk mengelompokkan item ke dalam enam komponen utama, yaitu Loyalitas dan Preferensi Merek, Kualitas Layanan Pengemudi, Keamanan dan Kenyamanan, Kemudahan Akses Aplikasi, Harga dan Promo, serta Waktu dan Kecepatan Layanan.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/0/strategi-merek-start-preferensi-pengguna-mahasiswa-thumb-f13f4.webp" title="JURIS - Analisis Faktor Preferensi Mahasiswa dalam Pemilihan Layanan Ride-Hailing di Kota Tegal: Studi pada Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/strategi-merek-start-preferensi-pengguna-mahasiswa-thumb-f13f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/strategi-merek-start-preferensi-pengguna-mahasiswa-thumb-f13f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/strategi-merek-start-preferensi-pengguna-mahasiswa-thumb-f13f4.webp 1x" title="JURIS - Analisis Faktor Preferensi Mahasiswa dalam Pemilihan Layanan Ride-Hailing di Kota Tegal: Studi pada Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan" alt="JURIS - Analisis Faktor Preferensi Mahasiswa dalam Pemilihan Layanan Ride-Hailing di Kota Tegal: Studi pada Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/strategi-merek-start-preferensi-pengguna-mahasiswa-thumb-a1c19.webp" title="JURIS - Analisis Faktor Preferensi Mahasiswa dalam Pemilihan Layanan Ride-Hailing di Kota Tegal: Studi pada Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/strategi-merek-start-preferensi-pengguna-mahasiswa-thumb-a1c19.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/strategi-merek-start-preferensi-pengguna-mahasiswa-thumb-a1c19.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/strategi-merek-start-preferensi-pengguna-mahasiswa-thumb-a1c19.webp 1x" title="JURIS - Analisis Faktor Preferensi Mahasiswa dalam Pemilihan Layanan Ride-Hailing di Kota Tegal: Studi pada Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan" alt="JURIS - Analisis Faktor Preferensi Mahasiswa dalam Pemilihan Layanan Ride-Hailing di Kota Tegal: Studi pada Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/strategi-merek-start-preferensi-pengguna-mahasiswa-thumb-d6780.webp" title="JURIS - Analisis Faktor Preferensi Mahasiswa dalam Pemilihan Layanan Ride-Hailing di Kota Tegal: Studi pada Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/strategi-merek-start-preferensi-pengguna-mahasiswa-thumb-d6780.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/strategi-merek-start-preferensi-pengguna-mahasiswa-thumb-d6780.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/strategi-merek-start-preferensi-pengguna-mahasiswa-thumb-d6780.webp 1x" title="JURIS - Analisis Faktor Preferensi Mahasiswa dalam Pemilihan Layanan Ride-Hailing di Kota Tegal: Studi pada Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan" alt="JURIS - Analisis Faktor Preferensi Mahasiswa dalam Pemilihan Layanan Ride-Hailing di Kota Tegal: Studi pada Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67555-strategi-merek-start-preferensi-pengguna-preferens" title="JURIS - Analisis Faktor Preferensi Mahasiswa dalam Pemilihan Layanan Ride-Hailing di Kota Tegal: Studi pada Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan" target="_blank">Analisis Faktor Preferensi Mahasiswa dalam Pemilihan Layanan Ride-Hailing di Kota Tegal: Studi pada Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana citra merek digital memengaruhi loyalitas pengguna layanan ride hailing, terutama melalui strategi pemasaran kreatif. Selain itu, studi tentang pengembangan pelatihan pengemudi yang lebih terstruktur untuk meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan pengguna juga relevan. Terakhir, analisis dampak fitur keamanan aplikasi (seperti verifikasi identitas pengemudi) terhadap kepercayaan pengguna bisa menjadi arah penelitian baru, mengingat keamanan menjadi prioritas utama bagi mahasiswa. Ketiga saran ini dapat membantu penyedia layanan mengoptimalkan strategi mereka untuk memenuhi kebutuhan pengguna muda yang selektif dan kritis..
<br>Berdasarkan hasil penelitian terhadap mahasiswa Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) di Kota Tegal, diperoleh enam faktor utama yang memengaruhi preferensi dalam memilih layanan ride hailing, yaitu loyalitas dan preferensi merek, kualitas layanan pengemudi, keamanan dan kenyamanan, kemudahan akses aplikasi, harga dan promo, serta waktu dan kecepatan layanan.Faktor paling dominan adalah loyalitas dan preferensi merek, yang menunjukkan bahwa pengalaman positif sebelumnya dan citra merek menjadi penentu utama.Selain itu, kualitas interaksi pengemudi, kemudahan penggunaan aplikasi, efisiensi waktu, dan harga kompetitif juga berkontribusi besar dalam membentuk keputusan mahasiswa.Penelitian ini menegaskan bahwa preferensi mahasiswa terhadap layanan transportasi daring dipengaruhi oleh kombinasi antara kebutuhan praktis dan persepsi subjektif terhadap nilai layanan yang diterima
<br>Penelitian ini menelaah faktor-faktor yang memengaruhi preferensi mahasiswa Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) dalam memilih layanan ride hailing di Kota Tegal. Data dikumpulkan melalui survei daring menggunakan kuesioner skala Likert dengan total 24 item, kemudian dianalisis menggunakan Exploratory Factor Analysis (EFA). EFA dilakukan untuk mengelompokkan item ke dalam enam komponen utama, yaitu Loyalitas dan Preferensi Merek, Kualitas Layanan Pengemudi, Keamanan dan Kenyamanan, Kemudahan Akses Aplikasi, Harga dan Promo, serta Waktu dan Kecepatan Layanan....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/0/strategi-merek-start-preferensi-pengguna-mahasiswa-thumb-f13f4.webp" type="image/webp" length="90654" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/strategi-merek-start-preferensi-pengguna-mahasiswa-thumb-f13f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/strategi-merek-start-preferensi-pengguna-mahasiswa-thumb-a1c19.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/strategi-merek-start-preferensi-pengguna-mahasiswa-thumb-d6780.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6509-mjipublisher.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14952-mitra-pilar-jurnal-pendidikan-inovasi-terapan-teknologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Modal Kerja Pemoderasi Penjualan Dan Perputaran Persediaan Terhadap Profitabilitas ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Modal Kerja Pemoderasi Penjualan Dan Perputaran Persediaan Terhadap Profitabilitas ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Modal Kerja Pemoderasi Penjualan Dan Perputaran Persediaan Terhadap Profitabilitas ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67561-peran-modal-praktik-manajemen-moda</link>
	<guid isPermaLink="false">13c2c2f6418a2ec02ccee8af848b5aea</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 17:46:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ submit paper ]]></category>
	<category><![CDATA[ bandar togel ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot bet 200 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[200,bandar,bet,paper,slot,submit,togel]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak digitalisasi terhadap efisiensi modal kerja dalam industri makanan dan minuman. Selain itu, studi tentang pengaruh kebijakan pemerintah terhadap manajemen perputaran persediaan selama krisis ekonomi juga relevan. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Modal Kerja Pemoderasi Penjualan Dan Perputaran Persediaan Terhadap Profitabilitas: Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak digitalisasi terhadap efisiensi modal kerja dalam industri makanan dan minuman. Selain itu, studi tentang pengaruh kebijakan pemerintah terhadap manajemen perputaran persediaan selama krisis ekonomi juga relevan. Peneliti juga bisa mengeksplorasi hubungan antara keberlanjutan lingkungan dan profitabilitas dengan mempertimbangkan peran modal kerja sebagai variabel moderasi. Dengan memperluas sampel ke sektor non-makanan, hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan lebih luas tentang strategi manajemen keuangan. Penelitian kualitatif tentang tantangan praktis dalam implementasi manajemen modal kerja juga dapat memberikan perspektif baru untuk meningkatkan profitabilitas.. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa.1) Pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas.2) Pertumbuhan penjualan berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas.3) Pertumbuhan penjualan dan perputaran persediaan secara simultan tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas.Disarankan bagi peneliti masa depan untuk memasukkan semua perusahaan yang terdaftar di BEI Indonesia, menambahkan variabel kontrol, dan mengeksplorasi faktor lain yang memengaruhi profitabilitas Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh penjualan dan perputaran persediaan terhadap profitabilitas, dengan modal kerja sebagai variabel pemoderasi, pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari 6 perusahaan yang dipilih melalui purposive sampling selama periode 2018Ae2022. Analisis dilakukan menggunakan regresi linear ganda dan uji moderasi dengan SPSS versi 25. Hasil menunjukkan bahwa penjualan dan perputaran persediaan tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas secara individu maupun bersamaan. Namun, modal kerja secara signifan memperkuat hubungan antara perputaran persediaan dan profitabilitas. Temuan ini... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/0/peran-modal-praktik-manajemen-efisiensi-sosial-pen-thumb-ba80c.webp" title="JURIS - Peran Modal Kerja Pemoderasi Penjualan Dan Perputaran Persediaan Terhadap Profitabilitas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/peran-modal-praktik-manajemen-efisiensi-sosial-pen-thumb-ba80c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/peran-modal-praktik-manajemen-efisiensi-sosial-pen-thumb-ba80c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/peran-modal-praktik-manajemen-efisiensi-sosial-pen-thumb-ba80c.webp 1x" title="JURIS - Peran Modal Kerja Pemoderasi Penjualan Dan Perputaran Persediaan Terhadap Profitabilitas" alt="JURIS - Peran Modal Kerja Pemoderasi Penjualan Dan Perputaran Persediaan Terhadap Profitabilitas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/peran-modal-praktik-manajemen-efisiensi-sosial-pen-thumb-c8b0e.webp" title="JURIS - Peran Modal Kerja Pemoderasi Penjualan Dan Perputaran Persediaan Terhadap Profitabilitas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/peran-modal-praktik-manajemen-efisiensi-sosial-pen-thumb-c8b0e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/peran-modal-praktik-manajemen-efisiensi-sosial-pen-thumb-c8b0e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/peran-modal-praktik-manajemen-efisiensi-sosial-pen-thumb-c8b0e.webp 1x" title="JURIS - Peran Modal Kerja Pemoderasi Penjualan Dan Perputaran Persediaan Terhadap Profitabilitas" alt="JURIS - Peran Modal Kerja Pemoderasi Penjualan Dan Perputaran Persediaan Terhadap Profitabilitas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/peran-modal-praktik-manajemen-efisiensi-sosial-pen-thumb-1681c.webp" title="JURIS - Peran Modal Kerja Pemoderasi Penjualan Dan Perputaran Persediaan Terhadap Profitabilitas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/peran-modal-praktik-manajemen-efisiensi-sosial-pen-thumb-1681c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/peran-modal-praktik-manajemen-efisiensi-sosial-pen-thumb-1681c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/peran-modal-praktik-manajemen-efisiensi-sosial-pen-thumb-1681c.webp 1x" title="JURIS - Peran Modal Kerja Pemoderasi Penjualan Dan Perputaran Persediaan Terhadap Profitabilitas" alt="JURIS - Peran Modal Kerja Pemoderasi Penjualan Dan Perputaran Persediaan Terhadap Profitabilitas" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67561-peran-modal-praktik-manajemen-moda" title="JURIS - Peran Modal Kerja Pemoderasi Penjualan Dan Perputaran Persediaan Terhadap Profitabilitas" target="_blank">Peran Modal Kerja Pemoderasi Penjualan Dan Perputaran Persediaan Terhadap Profitabilitas</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak digitalisasi terhadap efisiensi modal kerja dalam industri makanan dan minuman. Selain itu, studi tentang pengaruh kebijakan pemerintah terhadap manajemen perputaran persediaan selama krisis ekonomi juga relevan. Peneliti juga bisa mengeksplorasi hubungan antara keberlanjutan lingkungan dan profitabilitas dengan mempertimbangkan peran modal kerja sebagai variabel moderasi. Dengan memperluas sampel ke sektor non-makanan, hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan lebih luas tentang strategi manajemen keuangan. Penelitian kualitatif tentang tantangan praktis dalam implementasi manajemen modal kerja juga dapat memberikan perspektif baru untuk meningkatkan profitabilitas..
<br>Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa.1) Pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas.2) Pertumbuhan penjualan berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas.3) Pertumbuhan penjualan dan perputaran persediaan secara simultan tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas.Disarankan bagi peneliti masa depan untuk memasukkan semua perusahaan yang terdaftar di BEI Indonesia, menambahkan variabel kontrol, dan mengeksplorasi faktor lain yang memengaruhi profitabilitas
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh penjualan dan perputaran persediaan terhadap profitabilitas, dengan modal kerja sebagai variabel pemoderasi, pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari 6 perusahaan yang dipilih melalui purposive sampling selama periode 2018Ae2022. Analisis dilakukan menggunakan regresi linear ganda dan uji moderasi dengan SPSS versi 25. Hasil menunjukkan bahwa penjualan dan perputaran persediaan tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas secara individu maupun bersamaan. Namun, modal kerja secara signifan memperkuat hubungan antara perputaran persediaan dan profitabilitas. Temuan ini...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/0/peran-modal-praktik-manajemen-efisiensi-sosial-pen-thumb-1681c.webp" type="image/webp" length="94542" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/peran-modal-praktik-manajemen-efisiensi-sosial-pen-thumb-ba80c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/peran-modal-praktik-manajemen-efisiensi-sosial-pen-thumb-c8b0e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/peran-modal-praktik-manajemen-efisiensi-sosial-pen-thumb-1681c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1721-univgresik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8762-kapital-jurnal-akutansi-pasar-modal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pelaksanaan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Di Puskesmas Manisak Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2024 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pelaksanaan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Di Puskesmas Manisak Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2024 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pelaksanaan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Di Puskesmas Manisak Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2024 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67567-standar-k3-manajemen-program-progr</link>
	<guid isPermaLink="false">bd8ae43c9260641037c0cdf899ca660a</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 17:46:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ andrea zulfa ]]></category>
	<category><![CDATA[ deli serdang ]]></category>
	<category><![CDATA[ effect role ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andrea,deli,effect,role,serdang,zulfa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan sistem manajemen K3 yang terintegrasi dengan teknologi digital untuk memudahkan pemantauan dan evaluasi secara real-time. Penelitian kedua bisa mengkaji efektivitas pelatihan K3 berbasis kompetensi untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pelaksanaan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Di Puskesmas Manisak Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2024: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan sistem manajemen K3 yang terintegrasi dengan teknologi digital untuk memudahkan pemantauan dan evaluasi secara real-time. Penelitian kedua bisa mengkaji efektivitas pelatihan K3 berbasis kompetensi untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan staf medis dalam menghadapi risiko kerja. Penelitian ketiga dapat mengeksplorasi kolaborasi antara Puskesmas dengan lembaga pendidikan untuk menciptakan program kemitraan dalam penyediaan tenaga ahli K3 dan pengembangan modul pelatihan berbasis komunitas. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat mengatasi hambatan seperti kurangnya sumber daya manusia dan dana yang sering menjadi kendala dalam implementasi K3 di fasilitas kesehatan. Selain itu, penelitian juga bisa menggali peran media sosial dalam menyebarkan informasi K3 secara lebih luas dan interaktif kepada seluruh stakeholder, termasuk masyarakat umum dan tenaga kesehatan. Pendekatan berbasis komunitas dan teknologi dapat menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan keselamatan kerja di lingkungan kesehatan. Penelitian lanjutan juga perlu mempertimbangkan penggunaan data historis kecelakaan kerja untuk mengidentifikasi pola risiko yang sering terjadi dan merancang strategi mitigasi yang lebih tepat. Selain itu, studi tentang kebijakan daerah dalam mendukung implementasi K3 bisa memberikan wawasan tentang peran pemerintah daerah dalam memastikan keselamatan kerja di fasilitas kesehatan. Dengan menggabungkan aspek teknologi, pendidikan, dan kebijakan, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memperbaiki kondisi K3 di Puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penetapan kebijakan K3 di Puskesmas Manisak belum dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan.Perencanaan K3 belum ditetapkan secara rinci dan tidak disesuaikan dengan potensial risiko yang ada.Untuk pelaksanaan rencana K3 belum dilaksanakan secara maksimal pada semua standar K3 yang ada.Selanjutnya, pemantauan dan evaluasi kinerja masih belum berjalan secara rutin dan hanya dilakukan apabila ditemukan masalah mengenai K3 pada saat pelayanan kesehatan.Lalu, peninjauan dan peningkatan kinerja dan Keselamatan Kerja di Puskesmas Manisak belum dilaksanakan karena masih kurangnya pemahaman.Selain itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal belum mendukung pelaksanaan program K3 Puskesmas Manisak melalui kebijakan-kebijakan dan pengadaan sarana serta prasarana beserta tenaga ahli K3 di Puskesmas.Akan tetapi telah berupaya melakukan sosialisasi K3 kepada petugas K3, namun masih terbatas pada masyarakat umum Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam fasilitas pelayanan kesehatan seperti Puskesmas, yang memiliki potensi risiko tinggi terhadap kesehatan tenaga kerja, pasien, maupun pengunjung. Berdasarkan hasil survei awal di Puskesmas Manisak, ditemukan berbagai permasalahan terkait pelaksanaan K3. Hal ini menunjukkan perlunya evaluasi dan analisis terhadap pelaksanaan K3 di Puskesmas ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Puskesmas Manisak Kecamatan Ranto Baek Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/c/standar-k3-manajemen-program-sistem-analysis-imple-thumb-dfbc4.webp" title="JURIS - Analisis Pelaksanaan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Di Puskesmas Manisak Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/standar-k3-manajemen-program-sistem-analysis-imple-thumb-dfbc4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/standar-k3-manajemen-program-sistem-analysis-imple-thumb-dfbc4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/standar-k3-manajemen-program-sistem-analysis-imple-thumb-dfbc4.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pelaksanaan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Di Puskesmas Manisak Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2024" alt="JURIS - Analisis Pelaksanaan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Di Puskesmas Manisak Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/standar-k3-manajemen-program-sistem-analysis-imple-thumb-f6e5a.webp" title="JURIS - Analisis Pelaksanaan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Di Puskesmas Manisak Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/standar-k3-manajemen-program-sistem-analysis-imple-thumb-f6e5a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/standar-k3-manajemen-program-sistem-analysis-imple-thumb-f6e5a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/standar-k3-manajemen-program-sistem-analysis-imple-thumb-f6e5a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pelaksanaan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Di Puskesmas Manisak Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2024" alt="JURIS - Analisis Pelaksanaan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Di Puskesmas Manisak Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/standar-k3-manajemen-program-sistem-analysis-imple-thumb-9109f.webp" title="JURIS - Analisis Pelaksanaan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Di Puskesmas Manisak Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/standar-k3-manajemen-program-sistem-analysis-imple-thumb-9109f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/standar-k3-manajemen-program-sistem-analysis-imple-thumb-9109f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/standar-k3-manajemen-program-sistem-analysis-imple-thumb-9109f.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pelaksanaan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Di Puskesmas Manisak Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2024" alt="JURIS - Analisis Pelaksanaan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Di Puskesmas Manisak Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2024" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67567-standar-k3-manajemen-program-progr" title="JURIS - Analisis Pelaksanaan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Di Puskesmas Manisak Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2024" target="_blank">Analisis Pelaksanaan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Di Puskesmas Manisak Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2024</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan sistem manajemen K3 yang terintegrasi dengan teknologi digital untuk memudahkan pemantauan dan evaluasi secara real-time. Penelitian kedua bisa mengkaji efektivitas pelatihan K3 berbasis kompetensi untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan staf medis dalam menghadapi risiko kerja. Penelitian ketiga dapat mengeksplorasi kolaborasi antara Puskesmas dengan lembaga pendidikan untuk menciptakan program kemitraan dalam penyediaan tenaga ahli K3 dan pengembangan modul pelatihan berbasis komunitas. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat mengatasi hambatan seperti kurangnya sumber daya manusia dan dana yang sering menjadi kendala dalam implementasi K3 di fasilitas kesehatan. Selain itu, penelitian juga bisa menggali peran media sosial dalam menyebarkan informasi K3 secara lebih luas dan interaktif kepada seluruh stakeholder, termasuk masyarakat umum dan tenaga kesehatan. Pendekatan berbasis komunitas dan teknologi dapat menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan keselamatan kerja di lingkungan kesehatan. Penelitian lanjutan juga perlu mempertimbangkan penggunaan data historis kecelakaan kerja untuk mengidentifikasi pola risiko yang sering terjadi dan merancang strategi mitigasi yang lebih tepat. Selain itu, studi tentang kebijakan daerah dalam mendukung implementasi K3 bisa memberikan wawasan tentang peran pemerintah daerah dalam memastikan keselamatan kerja di fasilitas kesehatan. Dengan menggabungkan aspek teknologi, pendidikan, dan kebijakan, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memperbaiki kondisi K3 di Puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penetapan kebijakan K3 di Puskesmas Manisak belum dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan.Perencanaan K3 belum ditetapkan secara rinci dan tidak disesuaikan dengan potensial risiko yang ada.Untuk pelaksanaan rencana K3 belum dilaksanakan secara maksimal pada semua standar K3 yang ada.Selanjutnya, pemantauan dan evaluasi kinerja masih belum berjalan secara rutin dan hanya dilakukan apabila ditemukan masalah mengenai K3 pada saat pelayanan kesehatan.Lalu, peninjauan dan peningkatan kinerja dan Keselamatan Kerja di Puskesmas Manisak belum dilaksanakan karena masih kurangnya pemahaman.Selain itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal belum mendukung pelaksanaan program K3 Puskesmas Manisak melalui kebijakan-kebijakan dan pengadaan sarana serta prasarana beserta tenaga ahli K3 di Puskesmas.Akan tetapi telah berupaya melakukan sosialisasi K3 kepada petugas K3, namun masih terbatas pada masyarakat umum
<br>Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam fasilitas pelayanan kesehatan seperti Puskesmas, yang memiliki potensi risiko tinggi terhadap kesehatan tenaga kerja, pasien, maupun pengunjung. Berdasarkan hasil survei awal di Puskesmas Manisak, ditemukan berbagai permasalahan terkait pelaksanaan K3. Hal ini menunjukkan perlunya evaluasi dan analisis terhadap pelaksanaan K3 di Puskesmas ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Puskesmas Manisak Kecamatan Ranto Baek Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/c/standar-k3-manajemen-program-sistem-analysis-imple-thumb-f6e5a.webp" type="image/webp" length="71112" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/standar-k3-manajemen-program-sistem-analysis-imple-thumb-dfbc4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/standar-k3-manajemen-program-sistem-analysis-imple-thumb-f6e5a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/standar-k3-manajemen-program-sistem-analysis-imple-thumb-9109f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1835-delihusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15187-jurnal-inovasi-kesehatan-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Uji Cemaran Mikroba Pada Infus Sesudah Pakai Dengan Metode Angka Lempeng Total ALT Dan Angka Kapang Khamir AKK Di Rumah Sakit AuYAy Di Ponorogo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Uji Cemaran Mikroba Pada Infus Sesudah Pakai Dengan Metode Angka Lempeng Total ALT Dan Angka Kapang Khamir AKK Di Rumah Sakit AuYAy Di Ponorogo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Uji Cemaran Mikroba Pada Infus Sesudah Pakai Dengan Metode Angka Lempeng Total ALT Dan Angka Kapang Khamir AKK Di Rumah Sakit AuYAy Di Ponorogo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67570-angka-lempeng-total-infus-pakai-alt-akk</link>
	<guid isPermaLink="false">2c1e82c4dd5204a4d4cbff8d195881b4</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 17:31:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ulfa nur maa ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot88 https ]]></category>
	<category><![CDATA[ rumah sakit ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[https,maa,nur,rumah,sakit,slot88,ulfa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini menunjukkan adanya cemaran mikroba pada infus sesudah pakai, namun cakupannya terbatas pada lima sampel dari satu rumah sakit dan satu jenis infus. Untuk memperkaya pemahaman dan memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif, beberapa ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Uji Cemaran Mikroba Pada Infus Sesudah Pakai Dengan Metode Angka Lempeng Total (ALT) Dan Angka Kapang Khamir (AKK) Di Rumah Sakit AuYAy Di Ponorogo.: Penelitian ini menunjukkan adanya cemaran mikroba pada infus sesudah pakai, namun cakupannya terbatas pada lima sampel dari satu rumah sakit dan satu jenis infus. Untuk memperkaya pemahaman dan memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi komparatif yang lebih luas, membandingkan tingkat cemaran mikroba pada infus sesudah pakai di berbagai jenis fasilitas kesehatan, seperti rumah sakit pemerintah, swasta, atau klinik, di beberapa wilayah geografis. Pendekatan ini akan membantu mengidentifikasi variasi pola kontaminasi dan faktor lingkungan atau operasional yang mungkin berkontribusi terhadap perbedaan tersebut, memberikan wawasan yang lebih dalam tentang praktik pengelolaan limbah yang efektif. Kedua, mengingat hanya total koloni bakteri dan jamur yang diukur, penelitian di masa depan sebaiknya fokus pada identifikasi spesifik jenis mikroorganisme yang ditemukan pada limbah infus. Dengan menggunakan teknik mikrobiologi molekuler, seperti sekuensing gen 16S rRNA untuk bakteri atau ITS untuk jamur, kita dapat menentukan apakah mikroba yang ada merupakan patogen nosokomial potensial atau organisme lingkungan biasa, yang akan sangat krusial untuk penilaian risiko dan pengembangan intervensi. Ketiga, mengingat adanya saran untuk perbaikan penanganan limbah medis, penelitian dapat dirancang untuk secara langsung mengevaluasi efektivitas metode pengelolaan limbah yang berbeda. Ini bisa mencakup penilaian dampak dari praktik pengumpulan, penyimpanan, dan pra-pemrosesan limbah infus terhadap reduksi cemaran mikroba, sehingga dapat dirumuskan pedoman praktik terbaik yang terbukti secara ilmiah untuk meminimalkan risiko kontaminasi dan penularan penyakit di lingkungan rumah sakit. Pendekatan multi-aspek ini akan secara signifikan meningkatkan basis pengetahuan mengenai keamanan limbah medis.. Dari hasil penelitian dapat ditarik simpulan, Infus sesudah pakai yang digunakan pada penelitian ini mengalami pencemaran mikroba bakteri dan jamur dengan jumlah Angka Lempeng Total pada infus dextrosa sesudah pakai adalah 2,25 x 102 koloni/ml atau 225 koloni/ml, sedangkan Angka Kapang Khamir pada infus sesudah pakai adalah 1,5 x 101 koloni/ml atau 15 koloni/ml Latar belakangInfus sesudah pakai adalahsisa infus yang telah dipakai oleh pasien dengan cara memasukkan suatu cairan atau obat ke dalam tubuh melalui rute intravena dengan laju konstan selama periode waktu tertentu. Selain itu pengelolaan infus sesudah pakai yang kurang tepat dapat menyebabkan pertumbuhan mikroorganisme yang berbahaya bagi kesehatan pasien dan pegawai lainnya. Tujuan: Untuk mengetahui adanya cemaran mikroba dan jumlah cemaran mikroba pada infus sesudah pakai di rumah sakit AuYAy di Ponorogo. Metode: Sampel infus bekas pakai yang diambil di rumah sakit AuYAy di Ponorogo secara purposive sampling. Pengujian mikroba menggunakan Angka Lempeng Total (ALT) dan Angka Kapang Khamir (AKK) sedangkan Analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik Standart Deviasi.Hasil Berdasarkan hasil penelitian, Nilai Angka Lempeng... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/8/angka-lempeng-total-infus-alt-akk-dextrosa-metode-thumb-67071.webp" title="JURIS - Uji Cemaran Mikroba Pada Infus Sesudah Pakai Dengan Metode Angka Lempeng Total (ALT) Dan Angka Kapang Khamir (AKK) Di Rumah Sakit AuYAy Di Ponorogo." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/angka-lempeng-total-infus-alt-akk-dextrosa-metode-thumb-67071.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/angka-lempeng-total-infus-alt-akk-dextrosa-metode-thumb-67071.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/angka-lempeng-total-infus-alt-akk-dextrosa-metode-thumb-67071.webp 1x" title="JURIS - Uji Cemaran Mikroba Pada Infus Sesudah Pakai Dengan Metode Angka Lempeng Total (ALT) Dan Angka Kapang Khamir (AKK) Di Rumah Sakit AuYAy Di Ponorogo." alt="JURIS - Uji Cemaran Mikroba Pada Infus Sesudah Pakai Dengan Metode Angka Lempeng Total (ALT) Dan Angka Kapang Khamir (AKK) Di Rumah Sakit AuYAy Di Ponorogo." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/8/angka-lempeng-total-infus-alt-akk-dextrosa-metode-thumb-73f23.webp" title="JURIS - Uji Cemaran Mikroba Pada Infus Sesudah Pakai Dengan Metode Angka Lempeng Total (ALT) Dan Angka Kapang Khamir (AKK) Di Rumah Sakit AuYAy Di Ponorogo." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/angka-lempeng-total-infus-alt-akk-dextrosa-metode-thumb-73f23.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/angka-lempeng-total-infus-alt-akk-dextrosa-metode-thumb-73f23.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/angka-lempeng-total-infus-alt-akk-dextrosa-metode-thumb-73f23.webp 1x" title="JURIS - Uji Cemaran Mikroba Pada Infus Sesudah Pakai Dengan Metode Angka Lempeng Total (ALT) Dan Angka Kapang Khamir (AKK) Di Rumah Sakit AuYAy Di Ponorogo." alt="JURIS - Uji Cemaran Mikroba Pada Infus Sesudah Pakai Dengan Metode Angka Lempeng Total (ALT) Dan Angka Kapang Khamir (AKK) Di Rumah Sakit AuYAy Di Ponorogo." >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67570-angka-lempeng-total-infus-pakai-alt-akk" title="JURIS - Uji Cemaran Mikroba Pada Infus Sesudah Pakai Dengan Metode Angka Lempeng Total (ALT) Dan Angka Kapang Khamir (AKK) Di Rumah Sakit AuYAy Di Ponorogo." target="_blank">Uji Cemaran Mikroba Pada Infus Sesudah Pakai Dengan Metode Angka Lempeng Total (ALT) Dan Angka Kapang Khamir (AKK) Di Rumah Sakit AuYAy Di Ponorogo.</a>: Penelitian ini menunjukkan adanya cemaran mikroba pada infus sesudah pakai, namun cakupannya terbatas pada lima sampel dari satu rumah sakit dan satu jenis infus. Untuk memperkaya pemahaman dan memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi komparatif yang lebih luas, membandingkan tingkat cemaran mikroba pada infus sesudah pakai di berbagai jenis fasilitas kesehatan, seperti rumah sakit pemerintah, swasta, atau klinik, di beberapa wilayah geografis. Pendekatan ini akan membantu mengidentifikasi variasi pola kontaminasi dan faktor lingkungan atau operasional yang mungkin berkontribusi terhadap perbedaan tersebut, memberikan wawasan yang lebih dalam tentang praktik pengelolaan limbah yang efektif. Kedua, mengingat hanya total koloni bakteri dan jamur yang diukur, penelitian di masa depan sebaiknya fokus pada identifikasi spesifik jenis mikroorganisme yang ditemukan pada limbah infus. Dengan menggunakan teknik mikrobiologi molekuler, seperti sekuensing gen 16S rRNA untuk bakteri atau ITS untuk jamur, kita dapat menentukan apakah mikroba yang ada merupakan patogen nosokomial potensial atau organisme lingkungan biasa, yang akan sangat krusial untuk penilaian risiko dan pengembangan intervensi. Ketiga, mengingat adanya saran untuk perbaikan penanganan limbah medis, penelitian dapat dirancang untuk secara langsung mengevaluasi efektivitas metode pengelolaan limbah yang berbeda. Ini bisa mencakup penilaian dampak dari praktik pengumpulan, penyimpanan, dan pra-pemrosesan limbah infus terhadap reduksi cemaran mikroba, sehingga dapat dirumuskan pedoman praktik terbaik yang terbukti secara ilmiah untuk meminimalkan risiko kontaminasi dan penularan penyakit di lingkungan rumah sakit. Pendekatan multi-aspek ini akan secara signifikan meningkatkan basis pengetahuan mengenai keamanan limbah medis..
<br>Dari hasil penelitian dapat ditarik simpulan, Infus sesudah pakai yang digunakan pada penelitian ini mengalami pencemaran mikroba bakteri dan jamur dengan jumlah Angka Lempeng Total pada infus dextrosa sesudah pakai adalah 2,25 x 102 koloni/ml atau 225 koloni/ml, sedangkan Angka Kapang Khamir pada infus sesudah pakai adalah 1,5 x 101 koloni/ml atau 15 koloni/ml
<br>Latar belakangInfus sesudah pakai adalahsisa infus yang telah dipakai oleh pasien dengan cara memasukkan suatu cairan atau obat ke dalam tubuh melalui rute intravena dengan laju konstan selama periode waktu tertentu. Selain itu pengelolaan infus sesudah pakai yang kurang tepat dapat menyebabkan pertumbuhan mikroorganisme yang berbahaya bagi kesehatan pasien dan pegawai lainnya. Tujuan: Untuk mengetahui adanya cemaran mikroba dan jumlah cemaran mikroba pada infus sesudah pakai di rumah sakit AuYAy di Ponorogo. Metode: Sampel infus bekas pakai yang diambil di rumah sakit AuYAy di Ponorogo secara purposive sampling. Pengujian mikroba menggunakan Angka Lempeng Total (ALT) dan Angka Kapang Khamir (AKK) sedangkan Analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik Standart Deviasi.Hasil Berdasarkan hasil penelitian, Nilai Angka Lempeng...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/8/angka-lempeng-total-infus-alt-akk-dextrosa-metode-thumb-67071.webp" type="image/webp" length="72632" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/angka-lempeng-total-infus-alt-akk-dextrosa-metode-thumb-67071.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/angka-lempeng-total-infus-alt-akk-dextrosa-metode-thumb-73f23.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2587-jurnalfarmasidankesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20867-medfarm-jurnal-farmasi-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Perbandingan Tingkat Kepuasan Pasien Poli Gigi Antara Layanan Aplikasi Mobile JKN On Site Pada Peserta BPJS Kesehatan Di RSU Bunda Thamrin Medan Dengan Metode SURVQUAL Service Quality ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Perbandingan Tingkat Kepuasan Pasien Poli Gigi Antara Layanan Aplikasi Mobile JKN On Site Pada Peserta BPJS Kesehatan Di RSU Bunda Thamrin Medan Dengan Metode SURVQUAL Service Quality ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Perbandingan Tingkat Kepuasan Pasien Poli Gigi Antara Layanan Aplikasi Mobile JKN On Site Pada Peserta BPJS Kesehatan Di RSU Bunda Thamrin Medan Dengan Metode SURVQUAL Service Quality ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67564-edukasi-pasien-kepuasan-bpjs-loyalit</link>
	<guid isPermaLink="false">cdcd9f92f1cfb6b749cdb7ad24cbc186</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 17:31:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ andrea zulfa ]]></category>
	<category><![CDATA[ deli serdang ]]></category>
	<category><![CDATA[ effect role ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andrea,deli,effect,role,serdang,zulfa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Pengembangan Aplikasi Mobile JKN: Meskipun Mobile JKN menunjukkan hasil yang lebih unggul, aspek tangibles masih menjadi kendala bagi sebagian pasien. Oleh karena itu, perlu dilakukan peningkatan desain antarmuka pengguna agar lebih intuitif dan mudah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Perbandingan Tingkat Kepuasan Pasien Poli Gigi Antara Layanan Aplikasi Mobile JKN On Site Pada Peserta BPJS Kesehatan Di RSU Bunda Thamrin Medan Dengan Metode SURVQUAL ( Service Quality ): 1. Pengembangan Aplikasi Mobile JKN: Meskipun Mobile JKN menunjukkan hasil yang lebih unggul, aspek tangibles masih menjadi kendala bagi sebagian pasien. Oleh karena itu, perlu dilakukan peningkatan desain antarmuka pengguna agar lebih intuitif dan mudah digunakan oleh semua kalangan, terutama pasien lansia dengan keterbatasan teknologi. 2. Pelatihan Petugas dan Edukasi Pasien: Untuk meningkatkan kepercayaan dan pengalaman pengguna, perlu dilakukan pelatihan berkala bagi petugas pelayanan, baik pada layanan langsung maupun digital. Selain itu, perlu adanya edukasi kepada pasien terkait penggunaan aplikasi agar mereka lebih familiar dan tidak ragu memanfaatkannya. 3. Integrasi dan Inovasi Layanan: RSU Bunda Thamrin dapat mengintegrasikan layanan One-Site dengan fitur-fitur dari aplikasi Mobile JKN untuk menciptakan hybrid pelayanan yang lebih responsif dan personal. Misalnya, memberikan notifikasi digital untuk antrean atau hasil konsultasi. 4. Evaluasi Berkala Layanan: Perlu dilakukan evaluasi kepuasan pasien secara rutin menggunakan metode SERVQUAL untuk memantau kualitas pelayanan serta menemukan celah perbaikan secara berkelanjutan. 5. Peningkatan Empathy dalam Layanan Digital: Walaupun Mobile JKN unggul, namun nilai empatinya masih sedang. Perlu ditingkatkan dengan menambahkan fitur chat langsung atau pesan otomatis dengan sentuhan personalisasi yang lebih manusiawi dalam pelayanan digital. 6. Peningkatan Aksesibilitas Teknologi: Pemerintah dan rumah sakit perlu mendukung ketersediaan akses internet yang stabil dan perangkat teknologi yang memadai, agar seluruh lapisan masyarakat bisa mengakses Mobile JKN tanpa hambatan.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa tingkat kepuasan pasien poli gigi lebih tinggi pada layanan Aplikasi Mobile JKN dibandingkan dengan layanan One-Site.Hal ini terlihat dari rata-rata kepuasan pasien yang signifikan lebih baik pada Mobile JKN (mean = 0.Tidak terdapat perbedaan signifikan dalam aspek tangibles antara layanan Mobile JKN dan One-Site (p = 0.Hal ini menunjukkan persepsi kemudahan akses masih menjadi tantangan pada kedua layanan.Mobile JKN menunjukkan tingkat kepercayaan yang tinggi (mean = 0.Artinya, pasien lebih mempercayai keandalan layanan melalui Mobile JKN.Terdapat perbedaan yang signifikan (p = 0.000), di mana Mobile JKN dinilai lebih responsif (mean = 0.29), menunjukkan pelayanan digital lebih cepat dalam menanggapi kebutuhan pasien.Aspek assurance juga menunjukkan hasil signifikan (p = 0.013), dengan Mobile JKN (mean = 0.68) lebih tinggi dibandingkan One-Site (mean = 0.Pasien merasa lebih aman dan yakin terhadap layanan Mobile JKN.Aspek empati menunjukkan perbedaan signifikan (p = 0.001), dengan Mobile JKN memperoleh penilaian empati lebih tinggi (mean = 0.Artinya, pasien lebih diperhatikan saat menggunakan layanan berbasis aplikasi Bunda Thamrin General Hospital, Medan, adalah rumah sakit swasta tipe C yang menawarkan berbagai jenis perawatan, termasuk perawatan gigi. Di era digital, aplikasi Mobile JKN diperkenalkan untuk menyederhanakan proses pendaftaran dan perawatan pasien. Namun, banyak pasien masih mengalami kesulitan menggunakannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan tingkat kepuasan pasien antara layanan aplikasi Mobile JKN dan layanan on-site di Bunda Thamrin General Hospital, Medan, menggunakan pendekatan SERVQUAL yang mencakup lima dimensi: Tangibles, Reliability, Responsiveness,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/3/edukasi-pasien-kepuasan-bpjs-loyalitas-modul-anali-thumb-78542.webp" title="JURIS - Analisis Perbandingan Tingkat Kepuasan Pasien Poli Gigi Antara Layanan Aplikasi Mobile JKN On Site Pada Peserta BPJS Kesehatan Di RSU Bunda Thamrin Medan Dengan Metode SURVQUAL ( Service Quality )" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/edukasi-pasien-kepuasan-bpjs-loyalitas-modul-anali-thumb-78542.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/edukasi-pasien-kepuasan-bpjs-loyalitas-modul-anali-thumb-78542.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/edukasi-pasien-kepuasan-bpjs-loyalitas-modul-anali-thumb-78542.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perbandingan Tingkat Kepuasan Pasien Poli Gigi Antara Layanan Aplikasi Mobile JKN On Site Pada Peserta BPJS Kesehatan Di RSU Bunda Thamrin Medan Dengan Metode SURVQUAL ( Service Quality )" alt="JURIS - Analisis Perbandingan Tingkat Kepuasan Pasien Poli Gigi Antara Layanan Aplikasi Mobile JKN On Site Pada Peserta BPJS Kesehatan Di RSU Bunda Thamrin Medan Dengan Metode SURVQUAL ( Service Quality )" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/3/edukasi-pasien-kepuasan-bpjs-loyalitas-modul-anali-thumb-0dc3b.webp" title="JURIS - Analisis Perbandingan Tingkat Kepuasan Pasien Poli Gigi Antara Layanan Aplikasi Mobile JKN On Site Pada Peserta BPJS Kesehatan Di RSU Bunda Thamrin Medan Dengan Metode SURVQUAL ( Service Quality )" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/edukasi-pasien-kepuasan-bpjs-loyalitas-modul-anali-thumb-0dc3b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/edukasi-pasien-kepuasan-bpjs-loyalitas-modul-anali-thumb-0dc3b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/edukasi-pasien-kepuasan-bpjs-loyalitas-modul-anali-thumb-0dc3b.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perbandingan Tingkat Kepuasan Pasien Poli Gigi Antara Layanan Aplikasi Mobile JKN On Site Pada Peserta BPJS Kesehatan Di RSU Bunda Thamrin Medan Dengan Metode SURVQUAL ( Service Quality )" alt="JURIS - Analisis Perbandingan Tingkat Kepuasan Pasien Poli Gigi Antara Layanan Aplikasi Mobile JKN On Site Pada Peserta BPJS Kesehatan Di RSU Bunda Thamrin Medan Dengan Metode SURVQUAL ( Service Quality )" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/3/edukasi-pasien-kepuasan-bpjs-loyalitas-modul-anali-thumb-d9200.webp" title="JURIS - Analisis Perbandingan Tingkat Kepuasan Pasien Poli Gigi Antara Layanan Aplikasi Mobile JKN On Site Pada Peserta BPJS Kesehatan Di RSU Bunda Thamrin Medan Dengan Metode SURVQUAL ( Service Quality )" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/edukasi-pasien-kepuasan-bpjs-loyalitas-modul-anali-thumb-d9200.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/edukasi-pasien-kepuasan-bpjs-loyalitas-modul-anali-thumb-d9200.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/edukasi-pasien-kepuasan-bpjs-loyalitas-modul-anali-thumb-d9200.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perbandingan Tingkat Kepuasan Pasien Poli Gigi Antara Layanan Aplikasi Mobile JKN On Site Pada Peserta BPJS Kesehatan Di RSU Bunda Thamrin Medan Dengan Metode SURVQUAL ( Service Quality )" alt="JURIS - Analisis Perbandingan Tingkat Kepuasan Pasien Poli Gigi Antara Layanan Aplikasi Mobile JKN On Site Pada Peserta BPJS Kesehatan Di RSU Bunda Thamrin Medan Dengan Metode SURVQUAL ( Service Quality )" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67564-edukasi-pasien-kepuasan-bpjs-loyalit" title="JURIS - Analisis Perbandingan Tingkat Kepuasan Pasien Poli Gigi Antara Layanan Aplikasi Mobile JKN On Site Pada Peserta BPJS Kesehatan Di RSU Bunda Thamrin Medan Dengan Metode SURVQUAL ( Service Quality )" target="_blank">Analisis Perbandingan Tingkat Kepuasan Pasien Poli Gigi Antara Layanan Aplikasi Mobile JKN On Site Pada Peserta BPJS Kesehatan Di RSU Bunda Thamrin Medan Dengan Metode SURVQUAL ( Service Quality )</a>: 1. Pengembangan Aplikasi Mobile JKN: Meskipun Mobile JKN menunjukkan hasil yang lebih unggul, aspek tangibles masih menjadi kendala bagi sebagian pasien. Oleh karena itu, perlu dilakukan peningkatan desain antarmuka pengguna agar lebih intuitif dan mudah digunakan oleh semua kalangan, terutama pasien lansia dengan keterbatasan teknologi. 2. Pelatihan Petugas dan Edukasi Pasien: Untuk meningkatkan kepercayaan dan pengalaman pengguna, perlu dilakukan pelatihan berkala bagi petugas pelayanan, baik pada layanan langsung maupun digital. Selain itu, perlu adanya edukasi kepada pasien terkait penggunaan aplikasi agar mereka lebih familiar dan tidak ragu memanfaatkannya. 3. Integrasi dan Inovasi Layanan: RSU Bunda Thamrin dapat mengintegrasikan layanan One-Site dengan fitur-fitur dari aplikasi Mobile JKN untuk menciptakan hybrid pelayanan yang lebih responsif dan personal. Misalnya, memberikan notifikasi digital untuk antrean atau hasil konsultasi. 4. Evaluasi Berkala Layanan: Perlu dilakukan evaluasi kepuasan pasien secara rutin menggunakan metode SERVQUAL untuk memantau kualitas pelayanan serta menemukan celah perbaikan secara berkelanjutan. 5. Peningkatan Empathy dalam Layanan Digital: Walaupun Mobile JKN unggul, namun nilai empatinya masih sedang. Perlu ditingkatkan dengan menambahkan fitur chat langsung atau pesan otomatis dengan sentuhan personalisasi yang lebih manusiawi dalam pelayanan digital. 6. Peningkatan Aksesibilitas Teknologi: Pemerintah dan rumah sakit perlu mendukung ketersediaan akses internet yang stabil dan perangkat teknologi yang memadai, agar seluruh lapisan masyarakat bisa mengakses Mobile JKN tanpa hambatan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa tingkat kepuasan pasien poli gigi lebih tinggi pada layanan Aplikasi Mobile JKN dibandingkan dengan layanan One-Site.Hal ini terlihat dari rata-rata kepuasan pasien yang signifikan lebih baik pada Mobile JKN (mean = 0.Tidak terdapat perbedaan signifikan dalam aspek tangibles antara layanan Mobile JKN dan One-Site (p = 0.Hal ini menunjukkan persepsi kemudahan akses masih menjadi tantangan pada kedua layanan.Mobile JKN menunjukkan tingkat kepercayaan yang tinggi (mean = 0.Artinya, pasien lebih mempercayai keandalan layanan melalui Mobile JKN.Terdapat perbedaan yang signifikan (p = 0.000), di mana Mobile JKN dinilai lebih responsif (mean = 0.29), menunjukkan pelayanan digital lebih cepat dalam menanggapi kebutuhan pasien.Aspek assurance juga menunjukkan hasil signifikan (p = 0.013), dengan Mobile JKN (mean = 0.68) lebih tinggi dibandingkan One-Site (mean = 0.Pasien merasa lebih aman dan yakin terhadap layanan Mobile JKN.Aspek empati menunjukkan perbedaan signifikan (p = 0.001), dengan Mobile JKN memperoleh penilaian empati lebih tinggi (mean = 0.Artinya, pasien lebih diperhatikan saat menggunakan layanan berbasis aplikasi
<br>Bunda Thamrin General Hospital, Medan, adalah rumah sakit swasta tipe C yang menawarkan berbagai jenis perawatan, termasuk perawatan gigi. Di era digital, aplikasi Mobile JKN diperkenalkan untuk menyederhanakan proses pendaftaran dan perawatan pasien. Namun, banyak pasien masih mengalami kesulitan menggunakannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan tingkat kepuasan pasien antara layanan aplikasi Mobile JKN dan layanan on-site di Bunda Thamrin General Hospital, Medan, menggunakan pendekatan SERVQUAL yang mencakup lima dimensi: Tangibles, Reliability, Responsiveness,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/3/edukasi-pasien-kepuasan-bpjs-loyalitas-modul-anali-thumb-d9200.webp" type="image/webp" length="74984" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/edukasi-pasien-kepuasan-bpjs-loyalitas-modul-anali-thumb-78542.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/edukasi-pasien-kepuasan-bpjs-loyalitas-modul-anali-thumb-0dc3b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/edukasi-pasien-kepuasan-bpjs-loyalitas-modul-anali-thumb-d9200.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1835-delihusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15187-jurnal-inovasi-kesehatan-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ OPTIMALISASI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL 70 DAUN BINAHONG TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ OPTIMALISASI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL 70 DAUN BINAHONG TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ OPTIMALISASI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL 70 DAUN BINAHONG TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67575-daun-binahong-anredera-cordifolia-ekstrak</link>
	<guid isPermaLink="false">4b1e8fbdda91a73b626f58f8a650a529</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 17:21:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ slot88 https ]]></category>
	<category><![CDATA[ fenol total ]]></category>
	<category><![CDATA[ etil asetat ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asetat,etil,fenol,https,slot88,total]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menguji aktivitas antibakteri ekstrak daun binahong terhadap bakteri lain selain Staphylococcus aureus untuk mengetahui spektrum antibakterinya. (2) Mempelajari ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - OPTIMALISASI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL 70% DAUN BINAHONG TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menguji aktivitas antibakteri ekstrak daun binahong terhadap bakteri lain selain Staphylococcus aureus untuk mengetahui spektrum antibakterinya. (2) Mempelajari mekanisme kerja antibakteri dari senyawa-senyawa fitokimia yang terkandung dalam ekstrak daun binahong, seperti flavonoid, alkaloid, saponin, dan tannin. (3) Mengoptimalkan metode ekstraksi dan konsentrasi ekstrak daun binahong untuk meningkatkan aktivitas antibakterinya, serta mengeksplorasi potensi ekstrak daun binahong sebagai alternatif pengobatan infeksi bakteri yang resisten terhadap antibiotik.. Ekstrak etanol 70% daun binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) memiliki karakteristik ekstrak yaitu kadar air, kadar abu total, dan kadar abu tidak larut asam yang baik.Selain itu, golongan senyawa flavonoid, alkaloid, saponin, dan tannin didapatkan terkandung secara kualitatif pada ekstrak.Konsentrasi optimum aktivitas antibakteri didapatkan pada konsentrasi ekstrak 80% dengan daya hambat 12,85 milimeter dan terdapat pengaruh konsentrasi ekstrak terhadap aktivitas antibakteri Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) mengandung flavonoid, alkaloid, tannin, dan saponin yang berfungsi sebagai antibakteri, terutama pada bagian daun. Pengujian aktivitas antibakteri daun binahong telah dilakukan, tetapi hasil optimum belum diperoleh menggunakan pelarut ekstraksi etanol 70%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri optimum dan pengaruh peningkatan konsentrasi ekstrak etanol 70% daun binahong terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus dalam beberapa konsentrasi uji. Daun binahong diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Diameter zona hambat didapatkan dengan pengujian menggunakan metode difusi cakram dan dianalisis menggunakan analisis statistika. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak mengandung golongan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/3/daun-binahong-anredera-cordifolia-ekstrak-etanol-t-thumb-99103.webp" title="JURIS - OPTIMALISASI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL 70% DAUN BINAHONG TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/daun-binahong-anredera-cordifolia-ekstrak-etanol-t-thumb-99103.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/daun-binahong-anredera-cordifolia-ekstrak-etanol-t-thumb-99103.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/daun-binahong-anredera-cordifolia-ekstrak-etanol-t-thumb-99103.webp 1x" title="JURIS - OPTIMALISASI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL 70% DAUN BINAHONG TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus" alt="JURIS - OPTIMALISASI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL 70% DAUN BINAHONG TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/daun-binahong-anredera-cordifolia-ekstrak-etanol-t-thumb-4a8ab.webp" title="JURIS - OPTIMALISASI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL 70% DAUN BINAHONG TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/daun-binahong-anredera-cordifolia-ekstrak-etanol-t-thumb-4a8ab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/daun-binahong-anredera-cordifolia-ekstrak-etanol-t-thumb-4a8ab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/daun-binahong-anredera-cordifolia-ekstrak-etanol-t-thumb-4a8ab.webp 1x" title="JURIS - OPTIMALISASI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL 70% DAUN BINAHONG TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus" alt="JURIS - OPTIMALISASI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL 70% DAUN BINAHONG TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/daun-binahong-anredera-cordifolia-ekstrak-etanol-t-thumb-16c8e.webp" title="JURIS - OPTIMALISASI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL 70% DAUN BINAHONG TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/daun-binahong-anredera-cordifolia-ekstrak-etanol-t-thumb-16c8e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/daun-binahong-anredera-cordifolia-ekstrak-etanol-t-thumb-16c8e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/daun-binahong-anredera-cordifolia-ekstrak-etanol-t-thumb-16c8e.webp 1x" title="JURIS - OPTIMALISASI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL 70% DAUN BINAHONG TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus" alt="JURIS - OPTIMALISASI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL 70% DAUN BINAHONG TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67575-daun-binahong-anredera-cordifolia-ekstrak" title="JURIS - OPTIMALISASI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL 70% DAUN BINAHONG TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus" target="_blank">OPTIMALISASI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL 70% DAUN BINAHONG TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menguji aktivitas antibakteri ekstrak daun binahong terhadap bakteri lain selain Staphylococcus aureus untuk mengetahui spektrum antibakterinya. (2) Mempelajari mekanisme kerja antibakteri dari senyawa-senyawa fitokimia yang terkandung dalam ekstrak daun binahong, seperti flavonoid, alkaloid, saponin, dan tannin. (3) Mengoptimalkan metode ekstraksi dan konsentrasi ekstrak daun binahong untuk meningkatkan aktivitas antibakterinya, serta mengeksplorasi potensi ekstrak daun binahong sebagai alternatif pengobatan infeksi bakteri yang resisten terhadap antibiotik..
<br>Ekstrak etanol 70% daun binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) memiliki karakteristik ekstrak yaitu kadar air, kadar abu total, dan kadar abu tidak larut asam yang baik.Selain itu, golongan senyawa flavonoid, alkaloid, saponin, dan tannin didapatkan terkandung secara kualitatif pada ekstrak.Konsentrasi optimum aktivitas antibakteri didapatkan pada konsentrasi ekstrak 80% dengan daya hambat 12,85 milimeter dan terdapat pengaruh konsentrasi ekstrak terhadap aktivitas antibakteri
<br>Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) mengandung flavonoid, alkaloid, tannin, dan saponin yang berfungsi sebagai antibakteri, terutama pada bagian daun. Pengujian aktivitas antibakteri daun binahong telah dilakukan, tetapi hasil optimum belum diperoleh menggunakan pelarut ekstraksi etanol 70%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri optimum dan pengaruh peningkatan konsentrasi ekstrak etanol 70% daun binahong terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus dalam beberapa konsentrasi uji. Daun binahong diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Diameter zona hambat didapatkan dengan pengujian menggunakan metode difusi cakram dan dianalisis menggunakan analisis statistika. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak mengandung golongan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/3/daun-binahong-anredera-cordifolia-ekstrak-etanol-t-thumb-99103.webp" type="image/webp" length="65864" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/daun-binahong-anredera-cordifolia-ekstrak-etanol-t-thumb-99103.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/daun-binahong-anredera-cordifolia-ekstrak-etanol-t-thumb-4a8ab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/daun-binahong-anredera-cordifolia-ekstrak-etanol-t-thumb-16c8e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2587-jurnalfarmasidankesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20867-medfarm-jurnal-farmasi-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengetahuan dan Kesiapan Guru Sekolah Dasar terhadap Kurikulum Koding dan Kecerdasan Artifisial ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengetahuan dan Kesiapan Guru Sekolah Dasar terhadap Kurikulum Koding dan Kecerdasan Artifisial ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengetahuan dan Kesiapan Guru Sekolah Dasar terhadap Kurikulum Koding dan Kecerdasan Artifisial ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67559-literasi-pedagogis-guru-kompetensi</link>
	<guid isPermaLink="false">885df9d36b676145357df9413e2ccd6d</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 17:04:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ mitra pilar ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[mitra,pilar,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kesiapan guru dalam implementasi Kurikulum Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA), diperlukan strategi pendukung yang koheren. Program pelatihan berkelanjutan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kompetensi pedagogis guru dalam mengintegrasikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengetahuan dan Kesiapan Guru Sekolah Dasar terhadap Kurikulum Koding dan Kecerdasan Artifisial: Untuk meningkatkan kesiapan guru dalam implementasi Kurikulum Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA), diperlukan strategi pendukung yang koheren. Program pelatihan berkelanjutan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kompetensi pedagogis guru dalam mengintegrasikan KKA. Selain itu, penyediaan modul pembelajaran yang kontekstual dan pendampingan teknis yang intensif juga sangat penting. Sinergi antara kompetensi pedagogis guru dan dukungan kebijakan yang nyata menjadi kunci utama agar KKA dapat memberikan dampak bermakna bagi literasi digital siswa. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan modul pembelajaran kontekstual dan pendampingan teknis yang efektif, serta mengeksplorasi strategi-strategi inovatif untuk meningkatkan kesiapan guru dalam mengimplementasikan KKA secara efektif.. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa guru Sekolah Dasar memiliki tingkat pengetahuan yang tinggi terhadap Kurikulum Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) dengan rata-rata skor 3,82.Namun, pengetahuan kognitif tersebut belum sepenuhnya selaras dengan kesiapan implementatif yang masih berada pada kategori sedang menuju tinggi (3,59).Fenomena paradoks ini mengonfirmasi adanya kesenjangan antara pemahaman konseptual dan kesiapan operasional di lapangan.Meskipun guru menunjukkan persepsi yang sangat positif dan motivasi yang kuat karena menganggap KKA sebagai instrumen strategis untuk kompetensi abad ke-21, mereka masih menghadapi hambatan psikologis berupa technostress dan keterbatasan teknis terkait infrastruktur serta ketiadaan panduan kurikulum yang operasional Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan kesiapan guru Sekolah Dasar terhadap Kurikulum Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert yang mencakup aspek pengetahuan dan kesiapan guru dalam pembelajaran KKA. Responden penelitian berjumlah 25 guru Sekolah Dasar. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif meliputi nilai mean, median, standar deviasi, nilai minimum, maksimum, dan kuartil. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengetahuan guru terhadap KKA berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 3,82, median 3,80, dan standar deviasi 0,43. Skor pengetahuan guru berada... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/5/literasi-pedagogis-guru-kompetensi-kesiapan-sekola-thumb-56ae2.webp" title="JURIS - Pengetahuan dan Kesiapan Guru Sekolah Dasar terhadap Kurikulum Koding dan Kecerdasan Artifisial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/literasi-pedagogis-guru-kompetensi-kesiapan-sekola-thumb-56ae2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/literasi-pedagogis-guru-kompetensi-kesiapan-sekola-thumb-56ae2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/literasi-pedagogis-guru-kompetensi-kesiapan-sekola-thumb-56ae2.webp 1x" title="JURIS - Pengetahuan dan Kesiapan Guru Sekolah Dasar terhadap Kurikulum Koding dan Kecerdasan Artifisial" alt="JURIS - Pengetahuan dan Kesiapan Guru Sekolah Dasar terhadap Kurikulum Koding dan Kecerdasan Artifisial" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/literasi-pedagogis-guru-kompetensi-kesiapan-sekola-thumb-b3d97.webp" title="JURIS - Pengetahuan dan Kesiapan Guru Sekolah Dasar terhadap Kurikulum Koding dan Kecerdasan Artifisial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/literasi-pedagogis-guru-kompetensi-kesiapan-sekola-thumb-b3d97.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/literasi-pedagogis-guru-kompetensi-kesiapan-sekola-thumb-b3d97.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/literasi-pedagogis-guru-kompetensi-kesiapan-sekola-thumb-b3d97.webp 1x" title="JURIS - Pengetahuan dan Kesiapan Guru Sekolah Dasar terhadap Kurikulum Koding dan Kecerdasan Artifisial" alt="JURIS - Pengetahuan dan Kesiapan Guru Sekolah Dasar terhadap Kurikulum Koding dan Kecerdasan Artifisial" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/literasi-pedagogis-guru-kompetensi-kesiapan-sekola-thumb-345aa.webp" title="JURIS - Pengetahuan dan Kesiapan Guru Sekolah Dasar terhadap Kurikulum Koding dan Kecerdasan Artifisial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/literasi-pedagogis-guru-kompetensi-kesiapan-sekola-thumb-345aa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/literasi-pedagogis-guru-kompetensi-kesiapan-sekola-thumb-345aa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/literasi-pedagogis-guru-kompetensi-kesiapan-sekola-thumb-345aa.webp 1x" title="JURIS - Pengetahuan dan Kesiapan Guru Sekolah Dasar terhadap Kurikulum Koding dan Kecerdasan Artifisial" alt="JURIS - Pengetahuan dan Kesiapan Guru Sekolah Dasar terhadap Kurikulum Koding dan Kecerdasan Artifisial" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67559-literasi-pedagogis-guru-kompetensi" title="JURIS - Pengetahuan dan Kesiapan Guru Sekolah Dasar terhadap Kurikulum Koding dan Kecerdasan Artifisial" target="_blank">Pengetahuan dan Kesiapan Guru Sekolah Dasar terhadap Kurikulum Koding dan Kecerdasan Artifisial</a>: Untuk meningkatkan kesiapan guru dalam implementasi Kurikulum Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA), diperlukan strategi pendukung yang koheren. Program pelatihan berkelanjutan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kompetensi pedagogis guru dalam mengintegrasikan KKA. Selain itu, penyediaan modul pembelajaran yang kontekstual dan pendampingan teknis yang intensif juga sangat penting. Sinergi antara kompetensi pedagogis guru dan dukungan kebijakan yang nyata menjadi kunci utama agar KKA dapat memberikan dampak bermakna bagi literasi digital siswa. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan modul pembelajaran kontekstual dan pendampingan teknis yang efektif, serta mengeksplorasi strategi-strategi inovatif untuk meningkatkan kesiapan guru dalam mengimplementasikan KKA secara efektif..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa guru Sekolah Dasar memiliki tingkat pengetahuan yang tinggi terhadap Kurikulum Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) dengan rata-rata skor 3,82.Namun, pengetahuan kognitif tersebut belum sepenuhnya selaras dengan kesiapan implementatif yang masih berada pada kategori sedang menuju tinggi (3,59).Fenomena paradoks ini mengonfirmasi adanya kesenjangan antara pemahaman konseptual dan kesiapan operasional di lapangan.Meskipun guru menunjukkan persepsi yang sangat positif dan motivasi yang kuat karena menganggap KKA sebagai instrumen strategis untuk kompetensi abad ke-21, mereka masih menghadapi hambatan psikologis berupa technostress dan keterbatasan teknis terkait infrastruktur serta ketiadaan panduan kurikulum yang operasional
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan kesiapan guru Sekolah Dasar terhadap Kurikulum Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert yang mencakup aspek pengetahuan dan kesiapan guru dalam pembelajaran KKA. Responden penelitian berjumlah 25 guru Sekolah Dasar. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif meliputi nilai mean, median, standar deviasi, nilai minimum, maksimum, dan kuartil. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengetahuan guru terhadap KKA berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 3,82, median 3,80, dan standar deviasi 0,43. Skor pengetahuan guru berada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/5/literasi-pedagogis-guru-kompetensi-kesiapan-sekola-thumb-b3d97.webp" type="image/webp" length="95072" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/literasi-pedagogis-guru-kompetensi-kesiapan-sekola-thumb-56ae2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/literasi-pedagogis-guru-kompetensi-kesiapan-sekola-thumb-b3d97.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/literasi-pedagogis-guru-kompetensi-kesiapan-sekola-thumb-345aa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6509-mjipublisher.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14952-mitra-pilar-jurnal-pendidikan-inovasi-terapan-teknologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Uji Mutu Jenang Ketan Dengan Pengawet Natrium Benzoat Dan Teknik Pengolahan Terhadap Ketahanan Produk Selama Dua Puluh Lima Hari ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Uji Mutu Jenang Ketan Dengan Pengawet Natrium Benzoat Dan Teknik Pengolahan Terhadap Ketahanan Produk Selama Dua Puluh Lima Hari ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Uji Mutu Jenang Ketan Dengan Pengawet Natrium Benzoat Dan Teknik Pengolahan Terhadap Ketahanan Produk Selama Dua Puluh Lima Hari ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67568-sop-uji-coba-hasil-penelitian-thermovisi</link>
	<guid isPermaLink="false">56ecaffebc4e9b002224c0cf2b854eed</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 16:56:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ulfa nur maa ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot88 https ]]></category>
	<category><![CDATA[ rumah sakit ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[https,maa,nur,rumah,sakit,slot88,ulfa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, ada beberapa arah studi menarik yang dapat dipertimbangkan guna meningkatkan kualitas dan daya saing jenang ketan. Pertama, mengingat hasil uji Angka Lempeng Total (ALT) yang belum memenuhi standar pada penelitian ini, sangat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Uji Mutu Jenang Ketan Dengan Pengawet Natrium Benzoat Dan Teknik Pengolahan Terhadap Ketahanan Produk Selama Dua Puluh Lima Hari: Untuk penelitian lanjutan, ada beberapa arah studi menarik yang dapat dipertimbangkan guna meningkatkan kualitas dan daya saing jenang ketan. Pertama, mengingat hasil uji Angka Lempeng Total (ALT) yang belum memenuhi standar pada penelitian ini, sangat penting untuk melakukan investigasi lebih mendalam mengenai optimasi teknik pengolahan. Misalnya, penelitian dapat berfokus pada identifikasi protokol sanitasi yang lebih ketat atau penambahan langkah pemrosesan termal lain yang spesifik, selain pengukusan, untuk secara efektif mengurangi cemaran mikroba dan memastikan jenang ketan memenuhi seluruh persyaratan keamanan pangan BPOM, tanpa mengorbankan kualitas organoleptis yang telah tercapai. Kedua, studi dapat mengeksplorasi penggunaan jenis pengawet lain atau kombinasi pengawet yang berbeda. Ini bisa mencakup pengawet alami yang berpotensi menjadi alternatif natrium benzoat, atau menguji variasi dosis natrium benzoat yang lebih rendah tetapi tetap efektif, untuk mengetahui apakah kombinasi ini dapat menghasilkan profil keamanan dan daya simpan yang lebih baik. Ketiga, mengingat produk jenang ketan ini telah menunjukkan ketahanan hingga 25 hari, penelitian selanjutnya bisa ditujukan untuk memperpanjang masa simpan tersebut. Hal ini dapat dicapai melalui penelitian tentang pengaruh berbagai material pengemasan inovatif atau kondisi penyimpanan terkontrol (misalnya suhu rendah atau atmosfer termodifikasi) terhadap kualitas dan keawetan jenang ketan, dengan tujuan mencapai daya tahan produk yang lebih lama tanpa penurunan mutu.. Uji organoleptis menunjukkan jenang ketan dapat bertahan selama 25 hari dengan perubahan tekstur menjadi kenyal bantat pada minggu kedua.Meskipun uji Angka Lempeng Total (ALT) tidak memenuhi persyaratan karena hasil 'spreader' setelah hari keenam, uji Angka Kapang Khamir (AKK) memenuhi standar BPOM.Oleh karena itu, teknik pembuatan jenang ketan dengan penambahan natrium benzoat 500 mg/kg dan pengolahan yang tepat dinyatakan cukup baik untuk mencapai ketahanan produk hingga 25 hari Latar Belakang : Olahan jenang ketan yang beredar di pasaran belum menggunakan takaran bahan pengawet sesuai dengan peraturan BPOM No. No.36 Tahun 2013. Hal ini mendorong peneliti untuk melakukan berbagai uji coba guna menemukan teknik pengolahan jenang ketan yang tepat. Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan, yang sebelumnya telah melakukan berbagai teknik pembuatan jenang ketan. Kemudian dipilih satu percobaan yang menghasilkan produk jenang ketan yang bertahan selama duapuluh lima hari berdasarkan pengamatan secara organoleptis. Tujuan : Untuk membuktikan bahwa teknik pembuatan jenang ketan dinyatakan layak, bukan hanya dari segi pengamatan organoleptis, namun juga di kuatkan dari hasil penelitian ALT dan AKK produk jenang ketan tersebut. Variasi pengamatan dari penelitian ini, terdiri dari dua cara teknik... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/9/sop-uji-coba-hasil-penelitian-thermovisi-daya-sain-thumb-3d80d.webp" title="JURIS - Uji Mutu Jenang Ketan Dengan Pengawet Natrium Benzoat Dan Teknik Pengolahan Terhadap Ketahanan Produk Selama Dua Puluh Lima Hari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/sop-uji-coba-hasil-penelitian-thermovisi-daya-sain-thumb-3d80d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/sop-uji-coba-hasil-penelitian-thermovisi-daya-sain-thumb-3d80d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/sop-uji-coba-hasil-penelitian-thermovisi-daya-sain-thumb-3d80d.webp 1x" title="JURIS - Uji Mutu Jenang Ketan Dengan Pengawet Natrium Benzoat Dan Teknik Pengolahan Terhadap Ketahanan Produk Selama Dua Puluh Lima Hari" alt="JURIS - Uji Mutu Jenang Ketan Dengan Pengawet Natrium Benzoat Dan Teknik Pengolahan Terhadap Ketahanan Produk Selama Dua Puluh Lima Hari" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/9/sop-uji-coba-hasil-penelitian-thermovisi-daya-sain-thumb-d990a.webp" title="JURIS - Uji Mutu Jenang Ketan Dengan Pengawet Natrium Benzoat Dan Teknik Pengolahan Terhadap Ketahanan Produk Selama Dua Puluh Lima Hari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/sop-uji-coba-hasil-penelitian-thermovisi-daya-sain-thumb-d990a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/sop-uji-coba-hasil-penelitian-thermovisi-daya-sain-thumb-d990a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/sop-uji-coba-hasil-penelitian-thermovisi-daya-sain-thumb-d990a.webp 1x" title="JURIS - Uji Mutu Jenang Ketan Dengan Pengawet Natrium Benzoat Dan Teknik Pengolahan Terhadap Ketahanan Produk Selama Dua Puluh Lima Hari" alt="JURIS - Uji Mutu Jenang Ketan Dengan Pengawet Natrium Benzoat Dan Teknik Pengolahan Terhadap Ketahanan Produk Selama Dua Puluh Lima Hari" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/9/sop-uji-coba-hasil-penelitian-thermovisi-daya-sain-thumb-accf9.webp" title="JURIS - Uji Mutu Jenang Ketan Dengan Pengawet Natrium Benzoat Dan Teknik Pengolahan Terhadap Ketahanan Produk Selama Dua Puluh Lima Hari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/sop-uji-coba-hasil-penelitian-thermovisi-daya-sain-thumb-accf9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/sop-uji-coba-hasil-penelitian-thermovisi-daya-sain-thumb-accf9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/sop-uji-coba-hasil-penelitian-thermovisi-daya-sain-thumb-accf9.webp 1x" title="JURIS - Uji Mutu Jenang Ketan Dengan Pengawet Natrium Benzoat Dan Teknik Pengolahan Terhadap Ketahanan Produk Selama Dua Puluh Lima Hari" alt="JURIS - Uji Mutu Jenang Ketan Dengan Pengawet Natrium Benzoat Dan Teknik Pengolahan Terhadap Ketahanan Produk Selama Dua Puluh Lima Hari" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67568-sop-uji-coba-hasil-penelitian-thermovisi" title="JURIS - Uji Mutu Jenang Ketan Dengan Pengawet Natrium Benzoat Dan Teknik Pengolahan Terhadap Ketahanan Produk Selama Dua Puluh Lima Hari" target="_blank">Uji Mutu Jenang Ketan Dengan Pengawet Natrium Benzoat Dan Teknik Pengolahan Terhadap Ketahanan Produk Selama Dua Puluh Lima Hari</a>: Untuk penelitian lanjutan, ada beberapa arah studi menarik yang dapat dipertimbangkan guna meningkatkan kualitas dan daya saing jenang ketan. Pertama, mengingat hasil uji Angka Lempeng Total (ALT) yang belum memenuhi standar pada penelitian ini, sangat penting untuk melakukan investigasi lebih mendalam mengenai optimasi teknik pengolahan. Misalnya, penelitian dapat berfokus pada identifikasi protokol sanitasi yang lebih ketat atau penambahan langkah pemrosesan termal lain yang spesifik, selain pengukusan, untuk secara efektif mengurangi cemaran mikroba dan memastikan jenang ketan memenuhi seluruh persyaratan keamanan pangan BPOM, tanpa mengorbankan kualitas organoleptis yang telah tercapai. Kedua, studi dapat mengeksplorasi penggunaan jenis pengawet lain atau kombinasi pengawet yang berbeda. Ini bisa mencakup pengawet alami yang berpotensi menjadi alternatif natrium benzoat, atau menguji variasi dosis natrium benzoat yang lebih rendah tetapi tetap efektif, untuk mengetahui apakah kombinasi ini dapat menghasilkan profil keamanan dan daya simpan yang lebih baik. Ketiga, mengingat produk jenang ketan ini telah menunjukkan ketahanan hingga 25 hari, penelitian selanjutnya bisa ditujukan untuk memperpanjang masa simpan tersebut. Hal ini dapat dicapai melalui penelitian tentang pengaruh berbagai material pengemasan inovatif atau kondisi penyimpanan terkontrol (misalnya suhu rendah atau atmosfer termodifikasi) terhadap kualitas dan keawetan jenang ketan, dengan tujuan mencapai daya tahan produk yang lebih lama tanpa penurunan mutu..
<br>Uji organoleptis menunjukkan jenang ketan dapat bertahan selama 25 hari dengan perubahan tekstur menjadi kenyal bantat pada minggu kedua.Meskipun uji Angka Lempeng Total (ALT) tidak memenuhi persyaratan karena hasil 'spreader' setelah hari keenam, uji Angka Kapang Khamir (AKK) memenuhi standar BPOM.Oleh karena itu, teknik pembuatan jenang ketan dengan penambahan natrium benzoat 500 mg/kg dan pengolahan yang tepat dinyatakan cukup baik untuk mencapai ketahanan produk hingga 25 hari
<br>Latar Belakang : Olahan jenang ketan yang beredar di pasaran belum menggunakan takaran bahan pengawet sesuai dengan peraturan BPOM No. No.36 Tahun 2013. Hal ini mendorong peneliti untuk melakukan berbagai uji coba guna menemukan teknik pengolahan jenang ketan yang tepat. Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan, yang sebelumnya telah melakukan berbagai teknik pembuatan jenang ketan. Kemudian dipilih satu percobaan yang menghasilkan produk jenang ketan yang bertahan selama duapuluh lima hari berdasarkan pengamatan secara organoleptis. Tujuan : Untuk membuktikan bahwa teknik pembuatan jenang ketan dinyatakan layak, bukan hanya dari segi pengamatan organoleptis, namun juga di kuatkan dari hasil penelitian ALT dan AKK produk jenang ketan tersebut. Variasi pengamatan dari penelitian ini, terdiri dari dua cara teknik...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/9/sop-uji-coba-hasil-penelitian-thermovisi-daya-sain-thumb-d990a.webp" type="image/webp" length="64010" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/sop-uji-coba-hasil-penelitian-thermovisi-daya-sain-thumb-3d80d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/sop-uji-coba-hasil-penelitian-thermovisi-daya-sain-thumb-d990a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/sop-uji-coba-hasil-penelitian-thermovisi-daya-sain-thumb-accf9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2587-jurnalfarmasidankesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20867-medfarm-jurnal-farmasi-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Rasionalitas Penggunaan Obat Antidiabetes Pada Pasien DM Tipe 2 Pasien Rawat Jalan Di RSUD Dr Moewardi Surakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Rasionalitas Penggunaan Obat Antidiabetes Pada Pasien DM Tipe 2 Pasien Rawat Jalan Di RSUD Dr Moewardi Surakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Rasionalitas Penggunaan Obat Antidiabetes Pada Pasien DM Tipe 2 Pasien Rawat Jalan Di RSUD Dr Moewardi Surakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67572-pasien-diabetes-tipe2-modul-edukasi</link>
	<guid isPermaLink="false">afed2750b506d6ce0c05d0f7b3b3581f</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 16:40:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ slot88 https ]]></category>
	<category><![CDATA[ fenol total ]]></category>
	<category><![CDATA[ etil asetat ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asetat,etil,fenol,https,slot88,total]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi pilihan kombinasi antidiabetik pada pasien diabetes melitus tipe 2, seperti usia, jenis kelamin, dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Rasionalitas Penggunaan Obat Antidiabetes Pada Pasien DM Tipe 2 Pasien Rawat Jalan Di RSUD Dr. Moewardi Surakarta: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi pilihan kombinasi antidiabetik pada pasien diabetes melitus tipe 2, seperti usia, jenis kelamin, dan kondisi kesehatan pasien. 2. Meneliti efektivitas dan keamanan penggunaan kombinasi antidiabetik tertentu dalam jangka panjang, serta memantau dampak jangka panjangnya terhadap kontrol gula darah dan komplikasi diabetes. 3. Mengembangkan strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan edukasi pasien tentang pentingnya penggunaan obat antidiabetes yang rasional, serta mendorong pasien untuk terlibat aktif dalam pengelolaan penyakit mereka.. Pasien diabetes mellitus rawat jalan di RSUD dr.Moewardi Surakarta berjenis kelamin perempuan (54%) lebih banyak dibanding pasien laki-laki (46%).Obat antidiabetes yang paling banyak digunakan adalah kombinasi glibenklamid-metformin (31,4%).Ketepatan penggunaan obat antidiabetes dievalusi berdasarkan pedoman yang dikeluarkan PERKENI menunjukkan bahwa penggunaan obat antidiabetes di RSUD dr.Moewardi Surakarta telah 100% telah tepat diagnosis, 100% tepat indikasi, 100% tepat obat, 100% tepat dosis dan 100% tepat lama pemberian.Tercapainya parameter ketepatan penggunaan obat antidiabetes sesuai dengan pedoman PERKENI maka penggunaan obat antidiabets di RSUD dr Diabetes mellitus adalah penyakit degeneratif yang terjadi karena adanya gangguan produksi insulin. Prevalensi kejadian Diabetes mellitus terus meningkat karena gaya hidup yang kurang baik. Pasien dengan penyakit diabetes mellitus harus menjalani pengobatan seumur hidup dan membutuhkan obat yang tepat dan rasional agar tujuan terapi tercapai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profil penggunaan antidiabetes dan rasionalitas penggunaan obat antidiabetes melitus pada pasien diabetes melitus tipe 2 yang menjalani rawat jalan di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/0/pasien-diabetes-tipe2-modul-edukasi-laki-gula-dara-thumb-ad564.webp" title="JURIS - Rasionalitas Penggunaan Obat Antidiabetes Pada Pasien DM Tipe 2 Pasien Rawat Jalan Di RSUD Dr. Moewardi Surakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/pasien-diabetes-tipe2-modul-edukasi-laki-gula-dara-thumb-ad564.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/pasien-diabetes-tipe2-modul-edukasi-laki-gula-dara-thumb-ad564.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/pasien-diabetes-tipe2-modul-edukasi-laki-gula-dara-thumb-ad564.webp 1x" title="JURIS - Rasionalitas Penggunaan Obat Antidiabetes Pada Pasien DM Tipe 2 Pasien Rawat Jalan Di RSUD Dr. Moewardi Surakarta" alt="JURIS - Rasionalitas Penggunaan Obat Antidiabetes Pada Pasien DM Tipe 2 Pasien Rawat Jalan Di RSUD Dr. Moewardi Surakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/pasien-diabetes-tipe2-modul-edukasi-laki-gula-dara-thumb-608a0.webp" title="JURIS - Rasionalitas Penggunaan Obat Antidiabetes Pada Pasien DM Tipe 2 Pasien Rawat Jalan Di RSUD Dr. Moewardi Surakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/pasien-diabetes-tipe2-modul-edukasi-laki-gula-dara-thumb-608a0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/pasien-diabetes-tipe2-modul-edukasi-laki-gula-dara-thumb-608a0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/pasien-diabetes-tipe2-modul-edukasi-laki-gula-dara-thumb-608a0.webp 1x" title="JURIS - Rasionalitas Penggunaan Obat Antidiabetes Pada Pasien DM Tipe 2 Pasien Rawat Jalan Di RSUD Dr. Moewardi Surakarta" alt="JURIS - Rasionalitas Penggunaan Obat Antidiabetes Pada Pasien DM Tipe 2 Pasien Rawat Jalan Di RSUD Dr. Moewardi Surakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/pasien-diabetes-tipe2-modul-edukasi-laki-gula-dara-thumb-a6e27.webp" title="JURIS - Rasionalitas Penggunaan Obat Antidiabetes Pada Pasien DM Tipe 2 Pasien Rawat Jalan Di RSUD Dr. Moewardi Surakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/pasien-diabetes-tipe2-modul-edukasi-laki-gula-dara-thumb-a6e27.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/pasien-diabetes-tipe2-modul-edukasi-laki-gula-dara-thumb-a6e27.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/pasien-diabetes-tipe2-modul-edukasi-laki-gula-dara-thumb-a6e27.webp 1x" title="JURIS - Rasionalitas Penggunaan Obat Antidiabetes Pada Pasien DM Tipe 2 Pasien Rawat Jalan Di RSUD Dr. Moewardi Surakarta" alt="JURIS - Rasionalitas Penggunaan Obat Antidiabetes Pada Pasien DM Tipe 2 Pasien Rawat Jalan Di RSUD Dr. Moewardi Surakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67572-pasien-diabetes-tipe2-modul-edukasi" title="JURIS - Rasionalitas Penggunaan Obat Antidiabetes Pada Pasien DM Tipe 2 Pasien Rawat Jalan Di RSUD Dr. Moewardi Surakarta" target="_blank">Rasionalitas Penggunaan Obat Antidiabetes Pada Pasien DM Tipe 2 Pasien Rawat Jalan Di RSUD Dr. Moewardi Surakarta</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi pilihan kombinasi antidiabetik pada pasien diabetes melitus tipe 2, seperti usia, jenis kelamin, dan kondisi kesehatan pasien. 2. Meneliti efektivitas dan keamanan penggunaan kombinasi antidiabetik tertentu dalam jangka panjang, serta memantau dampak jangka panjangnya terhadap kontrol gula darah dan komplikasi diabetes. 3. Mengembangkan strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan edukasi pasien tentang pentingnya penggunaan obat antidiabetes yang rasional, serta mendorong pasien untuk terlibat aktif dalam pengelolaan penyakit mereka..
<br>Pasien diabetes mellitus rawat jalan di RSUD dr.Moewardi Surakarta berjenis kelamin perempuan (54%) lebih banyak dibanding pasien laki-laki (46%).Obat antidiabetes yang paling banyak digunakan adalah kombinasi glibenklamid-metformin (31,4%).Ketepatan penggunaan obat antidiabetes dievalusi berdasarkan pedoman yang dikeluarkan PERKENI menunjukkan bahwa penggunaan obat antidiabetes di RSUD dr.Moewardi Surakarta telah 100% telah tepat diagnosis, 100% tepat indikasi, 100% tepat obat, 100% tepat dosis dan 100% tepat lama pemberian.Tercapainya parameter ketepatan penggunaan obat antidiabetes sesuai dengan pedoman PERKENI maka penggunaan obat antidiabets di RSUD dr
<br>Diabetes mellitus adalah penyakit degeneratif yang terjadi karena adanya gangguan produksi insulin. Prevalensi kejadian Diabetes mellitus terus meningkat karena gaya hidup yang kurang baik. Pasien dengan penyakit diabetes mellitus harus menjalani pengobatan seumur hidup dan membutuhkan obat yang tepat dan rasional agar tujuan terapi tercapai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profil penggunaan antidiabetes dan rasionalitas penggunaan obat antidiabetes melitus pada pasien diabetes melitus tipe 2 yang menjalani rawat jalan di RSUD Dr. Moewardi Surakarta.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/0/pasien-diabetes-tipe2-modul-edukasi-laki-gula-dara-thumb-ad564.webp" type="image/webp" length="54342" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/pasien-diabetes-tipe2-modul-edukasi-laki-gula-dara-thumb-ad564.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/pasien-diabetes-tipe2-modul-edukasi-laki-gula-dara-thumb-608a0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/pasien-diabetes-tipe2-modul-edukasi-laki-gula-dara-thumb-a6e27.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2587-jurnalfarmasidankesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20867-medfarm-jurnal-farmasi-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Desain Pembelajaran Berbasis STEAM untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif pada Materi Kinematika ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Desain Pembelajaran Berbasis STEAM untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif pada Materi Kinematika ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Desain Pembelajaran Berbasis STEAM untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif pada Materi Kinematika ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67554-pendekatan-steam-berpikir-kreatif-kritis</link>
	<guid isPermaLink="false">4782ee5ef38a248b2bc7bd4f20b53e03</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 16:38:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ mitra pilar ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[mitra,pilar,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan modul STEAM yang lebih komprehensif dan mengukur dampak jangka panjangnya terhadap keterampilan berpikir kritis dan kreatif siswa. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi efektivitas integrasi teknologi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Desain Pembelajaran Berbasis STEAM untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif pada Materi Kinematika: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan modul STEAM yang lebih komprehensif dan mengukur dampak jangka panjangnya terhadap keterampilan berpikir kritis dan kreatif siswa. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi efektivitas integrasi teknologi digital dalam pembelajaran STEAM untuk meningkatkan partisipasi aktif siswa. Sementara itu, penelitian juga bisa mengkaji adaptasi pendekatan STEAM di berbagai konteks sekolah, termasuk daerah dengan sumber daya terbatas, untuk memastikan keberlanjutan implementasinya. Penelitian dapat juga mengevaluasi peran guru dalam memfasilitasi kolaborasi siswa dan penggunaan seni sebagai alat untuk mempermudah pemahaman konsep fisika abstrak. Selain itu, studi tentang keterkaitan antara pendekatan STEAM dan pencapaian SDG 4 (pendidikan berkualitas) bisa menjadi arah baru. Penelitian juga bisa menggabungkan pendekatan STEAM dengan metode pembelajaran berbasis proyek untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah. Terakhir, penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas STEAM dalam mengatasi kesulitan belajar siswa di berbagai topik fisika, bukan hanya kinematika.. Desain pembelajaran berbasis STEAM terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar fisika pada materi kinematika sekaligus mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif peserta didik.Hasil studi literatur menunjukkan bahwa validasi bahan ajar STEAM memperoleh tingkat kelayakan yang tinggi, sementara implementasi model pembelajaran STEAM berbasis proyek mampu meningkatkan ketuntasan belajar, partisipasi aktif, dan aktivitas pembelajaran secara signifikan.Keterlibatan aktif peserta didik melalui praktik langsung, kolaborasi, dan integrasi seni dalam pembelajaran menjadikan konsep kinematika yang abstrak lebih mudah dipahami, komunikatif, dan kontekstual.Dengan demikian, pendekatan STEAM relevan untuk mendukung tercapainya keterampilan abad 21, khususnya kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif.Guru dan sekolah disarankan untuk mengintegrasikan pendekatan STEAM dalam pembelajaran fisika sebagai strategi pembelajaran yang aktif, kreatif, dan inovatif Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics (STEAM) merupakan salah satu pendekatan penting dalam pembelajaran fisika, karena pendekatan ini mendorong keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Pendekatan STEAM menjadi strategi pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan keterampilan abad 21, seperti berpikir kritis, kreatif, kolaborasi, dan komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis strategi pembelajaran dengan pendekatan STEAM dalam meningkatkan keterampilan abad 21 peserta... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/6/pendekatan-steam-berpikir-kreatif-kritis-kinematik-thumb-a13ab.webp" title="JURIS - Desain Pembelajaran Berbasis STEAM untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif pada Materi Kinematika" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/pendekatan-steam-berpikir-kreatif-kritis-kinematik-thumb-a13ab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/pendekatan-steam-berpikir-kreatif-kritis-kinematik-thumb-a13ab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/pendekatan-steam-berpikir-kreatif-kritis-kinematik-thumb-a13ab.webp 1x" title="JURIS - Desain Pembelajaran Berbasis STEAM untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif pada Materi Kinematika" alt="JURIS - Desain Pembelajaran Berbasis STEAM untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif pada Materi Kinematika" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/6/pendekatan-steam-berpikir-kreatif-kritis-kinematik-thumb-1452c.webp" title="JURIS - Desain Pembelajaran Berbasis STEAM untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif pada Materi Kinematika" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/pendekatan-steam-berpikir-kreatif-kritis-kinematik-thumb-1452c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/pendekatan-steam-berpikir-kreatif-kritis-kinematik-thumb-1452c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/pendekatan-steam-berpikir-kreatif-kritis-kinematik-thumb-1452c.webp 1x" title="JURIS - Desain Pembelajaran Berbasis STEAM untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif pada Materi Kinematika" alt="JURIS - Desain Pembelajaran Berbasis STEAM untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif pada Materi Kinematika" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/6/pendekatan-steam-berpikir-kreatif-kritis-kinematik-thumb-500cb.webp" title="JURIS - Desain Pembelajaran Berbasis STEAM untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif pada Materi Kinematika" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/pendekatan-steam-berpikir-kreatif-kritis-kinematik-thumb-500cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/pendekatan-steam-berpikir-kreatif-kritis-kinematik-thumb-500cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/pendekatan-steam-berpikir-kreatif-kritis-kinematik-thumb-500cb.webp 1x" title="JURIS - Desain Pembelajaran Berbasis STEAM untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif pada Materi Kinematika" alt="JURIS - Desain Pembelajaran Berbasis STEAM untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif pada Materi Kinematika" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67554-pendekatan-steam-berpikir-kreatif-kritis" title="JURIS - Desain Pembelajaran Berbasis STEAM untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif pada Materi Kinematika" target="_blank">Desain Pembelajaran Berbasis STEAM untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif pada Materi Kinematika</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan modul STEAM yang lebih komprehensif dan mengukur dampak jangka panjangnya terhadap keterampilan berpikir kritis dan kreatif siswa. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi efektivitas integrasi teknologi digital dalam pembelajaran STEAM untuk meningkatkan partisipasi aktif siswa. Sementara itu, penelitian juga bisa mengkaji adaptasi pendekatan STEAM di berbagai konteks sekolah, termasuk daerah dengan sumber daya terbatas, untuk memastikan keberlanjutan implementasinya. Penelitian dapat juga mengevaluasi peran guru dalam memfasilitasi kolaborasi siswa dan penggunaan seni sebagai alat untuk mempermudah pemahaman konsep fisika abstrak. Selain itu, studi tentang keterkaitan antara pendekatan STEAM dan pencapaian SDG 4 (pendidikan berkualitas) bisa menjadi arah baru. Penelitian juga bisa menggabungkan pendekatan STEAM dengan metode pembelajaran berbasis proyek untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah. Terakhir, penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas STEAM dalam mengatasi kesulitan belajar siswa di berbagai topik fisika, bukan hanya kinematika..
<br>Desain pembelajaran berbasis STEAM terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar fisika pada materi kinematika sekaligus mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif peserta didik.Hasil studi literatur menunjukkan bahwa validasi bahan ajar STEAM memperoleh tingkat kelayakan yang tinggi, sementara implementasi model pembelajaran STEAM berbasis proyek mampu meningkatkan ketuntasan belajar, partisipasi aktif, dan aktivitas pembelajaran secara signifikan.Keterlibatan aktif peserta didik melalui praktik langsung, kolaborasi, dan integrasi seni dalam pembelajaran menjadikan konsep kinematika yang abstrak lebih mudah dipahami, komunikatif, dan kontekstual.Dengan demikian, pendekatan STEAM relevan untuk mendukung tercapainya keterampilan abad 21, khususnya kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif.Guru dan sekolah disarankan untuk mengintegrasikan pendekatan STEAM dalam pembelajaran fisika sebagai strategi pembelajaran yang aktif, kreatif, dan inovatif
<br>Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics (STEAM) merupakan salah satu pendekatan penting dalam pembelajaran fisika, karena pendekatan ini mendorong keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Pendekatan STEAM menjadi strategi pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan keterampilan abad 21, seperti berpikir kritis, kreatif, kolaborasi, dan komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis strategi pembelajaran dengan pendekatan STEAM dalam meningkatkan keterampilan abad 21 peserta...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/6/pendekatan-steam-berpikir-kreatif-kritis-kinematik-thumb-500cb.webp" type="image/webp" length="62030" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/pendekatan-steam-berpikir-kreatif-kritis-kinematik-thumb-a13ab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/pendekatan-steam-berpikir-kreatif-kritis-kinematik-thumb-1452c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/pendekatan-steam-berpikir-kreatif-kritis-kinematik-thumb-500cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6509-mjipublisher.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14952-mitra-pilar-jurnal-pendidikan-inovasi-terapan-teknologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penggunaan Herbal Dalam Terapi Komplementer Pada Hipertensi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penggunaan Herbal Dalam Terapi Komplementer Pada Hipertensi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penggunaan Herbal Dalam Terapi Komplementer Pada Hipertensi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67574-obesogenik-prevalensi-hipertensi-hipert</link>
	<guid isPermaLink="false">6076d1b8b6dad9051a77dcee309ed8c2</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 16:35:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ slot88 https ]]></category>
	<category><![CDATA[ fenol total ]]></category>
	<category><![CDATA[ etil asetat ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asetat,etil,fenol,https,slot88,total]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas jahe sebagai terapi komplementer hipertensi, mengingat manfaatnya sebagai vasodilator yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Selain itu, perlu diteliti khasiat kombinasi herbal (seperti timun dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penggunaan Herbal Dalam Terapi Komplementer Pada Hipertensi: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas jahe sebagai terapi komplementer hipertensi, mengingat manfaatnya sebagai vasodilator yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Selain itu, perlu diteliti khasiat kombinasi herbal (seperti timun dan seledri) dalam menurunkan tekanan darah secara signifikan. Terakhir, studi lebih lanjut bisa fokus pada peran keluarga sebagai sumber informasi utama penggunaan herbal, termasuk evaluasi keakuratan informasi yang disampaikan.. Responden penelitian mayoritas adalah perempuan usia 46-65 tahun (lansia) dengan pekerjaan sebagai pegawai swasta dan pendidikan SMA.Herbal yang paling banyak digunakan adalah buah timun (39%), daun seledri (30%), dan jahe (1%) Hipertensi sering disebut sebagai 'silent killer' karena sering tanpa keluhan. Prevalensi hipertensi di Kota Denpasar masih cukup tinggi, yaitu sebanyak 177.627 orang pada tahun 2019. Penggunaan herbal sebagai bagian dari pengobatan hipertensi semakin meningkat dalam beberapa dekade terakhir. Penelitian ini menunjukkan bahwa 52% responden laki-laki dengan usia 46-55 tahun (70% lansia) menggunakan herbal dalam terapi komplementer. Tiga herbal terbesar yang digunakan adalah buah timun (39%), daun seledri (30%), dan bawang putih (9%). Sumber informasi utama berasal dari keluarga (60%). Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/5/obesogenik-prevalensi-hipertensi-terapi-komplement-thumb-26534.webp" title="JURIS - Penggunaan Herbal Dalam Terapi Komplementer Pada Hipertensi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/5/obesogenik-prevalensi-hipertensi-terapi-komplement-thumb-26534.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/5/obesogenik-prevalensi-hipertensi-terapi-komplement-thumb-26534.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/5/obesogenik-prevalensi-hipertensi-terapi-komplement-thumb-26534.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Herbal Dalam Terapi Komplementer Pada Hipertensi" alt="JURIS - Penggunaan Herbal Dalam Terapi Komplementer Pada Hipertensi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/5/obesogenik-prevalensi-hipertensi-terapi-komplement-thumb-ad4ad.webp" title="JURIS - Penggunaan Herbal Dalam Terapi Komplementer Pada Hipertensi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/5/obesogenik-prevalensi-hipertensi-terapi-komplement-thumb-ad4ad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/5/obesogenik-prevalensi-hipertensi-terapi-komplement-thumb-ad4ad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/5/obesogenik-prevalensi-hipertensi-terapi-komplement-thumb-ad4ad.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Herbal Dalam Terapi Komplementer Pada Hipertensi" alt="JURIS - Penggunaan Herbal Dalam Terapi Komplementer Pada Hipertensi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/5/obesogenik-prevalensi-hipertensi-terapi-komplement-thumb-0e3cb.webp" title="JURIS - Penggunaan Herbal Dalam Terapi Komplementer Pada Hipertensi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/5/obesogenik-prevalensi-hipertensi-terapi-komplement-thumb-0e3cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/5/obesogenik-prevalensi-hipertensi-terapi-komplement-thumb-0e3cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/5/obesogenik-prevalensi-hipertensi-terapi-komplement-thumb-0e3cb.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Herbal Dalam Terapi Komplementer Pada Hipertensi" alt="JURIS - Penggunaan Herbal Dalam Terapi Komplementer Pada Hipertensi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67574-obesogenik-prevalensi-hipertensi-hipert" title="JURIS - Penggunaan Herbal Dalam Terapi Komplementer Pada Hipertensi" target="_blank">Penggunaan Herbal Dalam Terapi Komplementer Pada Hipertensi</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas jahe sebagai terapi komplementer hipertensi, mengingat manfaatnya sebagai vasodilator yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Selain itu, perlu diteliti khasiat kombinasi herbal (seperti timun dan seledri) dalam menurunkan tekanan darah secara signifikan. Terakhir, studi lebih lanjut bisa fokus pada peran keluarga sebagai sumber informasi utama penggunaan herbal, termasuk evaluasi keakuratan informasi yang disampaikan..
<br>Responden penelitian mayoritas adalah perempuan usia 46-65 tahun (lansia) dengan pekerjaan sebagai pegawai swasta dan pendidikan SMA.Herbal yang paling banyak digunakan adalah buah timun (39%), daun seledri (30%), dan jahe (1%)
<br>Hipertensi sering disebut sebagai 'silent killer' karena sering tanpa keluhan. Prevalensi hipertensi di Kota Denpasar masih cukup tinggi, yaitu sebanyak 177.627 orang pada tahun 2019. Penggunaan herbal sebagai bagian dari pengobatan hipertensi semakin meningkat dalam beberapa dekade terakhir. Penelitian ini menunjukkan bahwa 52% responden laki-laki dengan usia 46-55 tahun (70% lansia) menggunakan herbal dalam terapi komplementer. Tiga herbal terbesar yang digunakan adalah buah timun (39%), daun seledri (30%), dan bawang putih (9%). Sumber informasi utama berasal dari keluarga (60%).
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/5/obesogenik-prevalensi-hipertensi-terapi-komplement-thumb-26534.webp" type="image/webp" length="60426" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/5/obesogenik-prevalensi-hipertensi-terapi-komplement-thumb-26534.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/5/obesogenik-prevalensi-hipertensi-terapi-komplement-thumb-ad4ad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/5/obesogenik-prevalensi-hipertensi-terapi-komplement-thumb-0e3cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2587-jurnalfarmasidankesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20867-medfarm-jurnal-farmasi-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perbandingan Aktivitas Antioksidan Kadar Fenol Total dan Kadar Flavonoid Total Ekstrak Daun Durian Durio zibethinus L Muda dan Tua ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbandingan Aktivitas Antioksidan Kadar Fenol Total dan Kadar Flavonoid Total Ekstrak Daun Durian Durio zibethinus L Muda dan Tua ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbandingan Aktivitas Antioksidan Kadar Fenol Total dan Kadar Flavonoid Total Ekstrak Daun Durian Durio zibethinus L Muda dan Tua ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67573-total-fenol-yogurt-senyawa-fenolik-profil</link>
	<guid isPermaLink="false">ef42cbda4d750a38ceec468dd83a1abc</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 16:34:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ slot88 https ]]></category>
	<category><![CDATA[ fenol total ]]></category>
	<category><![CDATA[ etil asetat ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asetat,etil,fenol,https,slot88,total]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh jenis pelarut lain seperti metanol atau aseton terhadap aktivitas antioksidan dan kandungan fenolik daun durian. Selain itu, penelitian tentang efek in vivo ekstrak daun durian pada tubuh manusia atau hewan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perbandingan Aktivitas Antioksidan, Kadar Fenol Total, dan Kadar Flavonoid Total Ekstrak Daun Durian (Durio zibethinus L.) Muda dan Tua: Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh jenis pelarut lain seperti metanol atau aseton terhadap aktivitas antioksidan dan kandungan fenolik daun durian. Selain itu, penelitian tentang efek in vivo ekstrak daun durian pada tubuh manusia atau hewan perlu dilakukan untuk memvalidasi potensi kesehatannya. Terakhir, penelitian lebih lanjut tentang isolasi dan karakterisasi senyawa spesifik dalam daun durian yang berperan sebagai antioksidan dapat memberikan wawasan baru untuk aplikasi farmasi dan pangan.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun durian tua lebih tinggi (IC50 112,66A1,033 ppm) dibandingkan daun muda (IC50 177,37A4.Hal ini disebabkan oleh kadar fenol total dan flavonoid total daun durian tua signifikan lebih tinggi dibandingkan daun muda.Kadar fenol total daun muda dan tua berturut-turut 3,522A0,133% dan 6,709A0,262%, sedangkan kadar flavonoid total daun muda dan tua berturut-turut 1,283A0,129% dan 3,319A0,197% Daun durian mengandung senyawa fenolik dan flavonoid yang berpotensi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan aktivitas antioksidan ekstrak daun muda dan tua durian dan membandingkan kadar fenol total dan flavonoid total ekstrak daun muda dan tua durian. Ekstraksi daun durian muda dan tua dilakukan secara maserasi dengan pelarut etanol 70%. Ekstrak daun durian diuji aktivitas antioksidannya terhadap radikal DPPH dengan mengukur absorbansi dengan spektrofotometer UV-Vis, kemudian dihitung persen peredaman dan nilai IC50. Rutin digunakan sebagai kontrol positif. Penetapan kadar... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/0/total-fenol-yogurt-senyawa-fenolik-profil-flavonoi-thumb-c801b.webp" title="JURIS - Perbandingan Aktivitas Antioksidan, Kadar Fenol Total, dan Kadar Flavonoid Total Ekstrak Daun Durian (Durio zibethinus L.) Muda dan Tua" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/total-fenol-yogurt-senyawa-fenolik-profil-flavonoi-thumb-c801b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/total-fenol-yogurt-senyawa-fenolik-profil-flavonoi-thumb-c801b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/total-fenol-yogurt-senyawa-fenolik-profil-flavonoi-thumb-c801b.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Aktivitas Antioksidan, Kadar Fenol Total, dan Kadar Flavonoid Total Ekstrak Daun Durian (Durio zibethinus L.) Muda dan Tua" alt="JURIS - Perbandingan Aktivitas Antioksidan, Kadar Fenol Total, dan Kadar Flavonoid Total Ekstrak Daun Durian (Durio zibethinus L.) Muda dan Tua" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/total-fenol-yogurt-senyawa-fenolik-profil-flavonoi-thumb-0850e.webp" title="JURIS - Perbandingan Aktivitas Antioksidan, Kadar Fenol Total, dan Kadar Flavonoid Total Ekstrak Daun Durian (Durio zibethinus L.) Muda dan Tua" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/total-fenol-yogurt-senyawa-fenolik-profil-flavonoi-thumb-0850e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/total-fenol-yogurt-senyawa-fenolik-profil-flavonoi-thumb-0850e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/total-fenol-yogurt-senyawa-fenolik-profil-flavonoi-thumb-0850e.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Aktivitas Antioksidan, Kadar Fenol Total, dan Kadar Flavonoid Total Ekstrak Daun Durian (Durio zibethinus L.) Muda dan Tua" alt="JURIS - Perbandingan Aktivitas Antioksidan, Kadar Fenol Total, dan Kadar Flavonoid Total Ekstrak Daun Durian (Durio zibethinus L.) Muda dan Tua" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/total-fenol-yogurt-senyawa-fenolik-profil-flavonoi-thumb-ccb12.webp" title="JURIS - Perbandingan Aktivitas Antioksidan, Kadar Fenol Total, dan Kadar Flavonoid Total Ekstrak Daun Durian (Durio zibethinus L.) Muda dan Tua" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/total-fenol-yogurt-senyawa-fenolik-profil-flavonoi-thumb-ccb12.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/total-fenol-yogurt-senyawa-fenolik-profil-flavonoi-thumb-ccb12.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/total-fenol-yogurt-senyawa-fenolik-profil-flavonoi-thumb-ccb12.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Aktivitas Antioksidan, Kadar Fenol Total, dan Kadar Flavonoid Total Ekstrak Daun Durian (Durio zibethinus L.) Muda dan Tua" alt="JURIS - Perbandingan Aktivitas Antioksidan, Kadar Fenol Total, dan Kadar Flavonoid Total Ekstrak Daun Durian (Durio zibethinus L.) Muda dan Tua" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67573-total-fenol-yogurt-senyawa-fenolik-profil" title="JURIS - Perbandingan Aktivitas Antioksidan, Kadar Fenol Total, dan Kadar Flavonoid Total Ekstrak Daun Durian (Durio zibethinus L.) Muda dan Tua" target="_blank">Perbandingan Aktivitas Antioksidan, Kadar Fenol Total, dan Kadar Flavonoid Total Ekstrak Daun Durian (Durio zibethinus L.) Muda dan Tua</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh jenis pelarut lain seperti metanol atau aseton terhadap aktivitas antioksidan dan kandungan fenolik daun durian. Selain itu, penelitian tentang efek in vivo ekstrak daun durian pada tubuh manusia atau hewan perlu dilakukan untuk memvalidasi potensi kesehatannya. Terakhir, penelitian lebih lanjut tentang isolasi dan karakterisasi senyawa spesifik dalam daun durian yang berperan sebagai antioksidan dapat memberikan wawasan baru untuk aplikasi farmasi dan pangan..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun durian tua lebih tinggi (IC50 112,66A1,033 ppm) dibandingkan daun muda (IC50 177,37A4.Hal ini disebabkan oleh kadar fenol total dan flavonoid total daun durian tua signifikan lebih tinggi dibandingkan daun muda.Kadar fenol total daun muda dan tua berturut-turut 3,522A0,133% dan 6,709A0,262%, sedangkan kadar flavonoid total daun muda dan tua berturut-turut 1,283A0,129% dan 3,319A0,197%
<br>Daun durian mengandung senyawa fenolik dan flavonoid yang berpotensi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan aktivitas antioksidan ekstrak daun muda dan tua durian dan membandingkan kadar fenol total dan flavonoid total ekstrak daun muda dan tua durian. Ekstraksi daun durian muda dan tua dilakukan secara maserasi dengan pelarut etanol 70%. Ekstrak daun durian diuji aktivitas antioksidannya terhadap radikal DPPH dengan mengukur absorbansi dengan spektrofotometer UV-Vis, kemudian dihitung persen peredaman dan nilai IC50. Rutin digunakan sebagai kontrol positif. Penetapan kadar...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/0/total-fenol-yogurt-senyawa-fenolik-profil-flavonoi-thumb-c801b.webp" type="image/webp" length="66742" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/total-fenol-yogurt-senyawa-fenolik-profil-flavonoi-thumb-c801b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/total-fenol-yogurt-senyawa-fenolik-profil-flavonoi-thumb-0850e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/total-fenol-yogurt-senyawa-fenolik-profil-flavonoi-thumb-ccb12.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2587-jurnalfarmasidankesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20867-medfarm-jurnal-farmasi-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Penerapan Smart Mobility untuk Mengurangi Kemacetan Studi Komparasi di Tiga Ibu Kota Negara Asean ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Penerapan Smart Mobility untuk Mengurangi Kemacetan Studi Komparasi di Tiga Ibu Kota Negara Asean ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Penerapan Smart Mobility untuk Mengurangi Kemacetan Studi Komparasi di Tiga Ibu Kota Negara Asean ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67558-badan-kebijakan-transportasi-publik</link>
	<guid isPermaLink="false">7908ead8e4f161ac4916763712df6570</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 16:15:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ mitra pilar ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[mitra,pilar,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan evaluasi kuantitatif terhadap dampak implementasi smart mobility, seperti pengaruhnya terhadap emisi karbon, kepuasan pengguna transportasi umum, dan waktu tempuh perjalanan. Selain itu, pengembangan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Penerapan Smart Mobility untuk Mengurangi Kemacetan: Studi Komparasi di Tiga Ibu Kota Negara Asean: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan evaluasi kuantitatif terhadap dampak implementasi smart mobility, seperti pengaruhnya terhadap emisi karbon, kepuasan pengguna transportasi umum, dan waktu tempuh perjalanan. Selain itu, pengembangan model integrasi kebijakan antar-kota ASEAN dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya, terutama dalam kerangka ASEAN SMART CITIES NETWORK (ASCN). Penelitian ini dapat membantu mengidentifikasi strategi terbaik untuk mengurangi kemacetan dan meningkatkan mobilitas perkotaan di kawasan ASEAN.. Penelitian ini telah menunjukkan bagaimana berbagai strategi smart mobility yang diterapkan oleh Jakarta, Bangkok dan Metro Manilla dalam mengatasi kemacetan.Namun penelitian ini masih bersifat kualitatif dan berbasis studi literatur.Oleh karena itu studi lanjutin dapat diarahkan pada evaluasi kuantitaif Terhadap dampak implementasi smart mobility misalnya pengaruhnya Terhadap emisi karbon, indeks kepuasan pengguna transportasi umum, atau waktu tempuh rata rata perjalanan.Selain itu pengembangan model integrasi Kebijakan antar-kota ASEAN juga dapat menjadi fokus riset Berikutnya terutama dalam kerangka ASEAN SMART CITIES NETWORK (ASCN) Urbanisasi yang pesat di kawasan Asia Tenggara telah memberikan tekanan signifikan terhadap sistem transportasi perkotaan, khususnya di kota-kota metropolitan seperti Jakarta, Bangkok, dan Metro Manila. Ketiga kota tersebut menghadapi permasalahan kemacetan struktural yang dipicu oleh tingginya mobilitas penduduk, ketergantungan pada kendaraan pribadi, serta lemahnya integrasi antarmoda transportasi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan strategi Smart mobility yang diterapkan di ketiga ibu kota tersebut dalam upaya mengurangi kemacetan lalu lintas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, melalui penelaahan dokumen ilmiah, laporan kebijakan, dan data sekunder terkini dalam rentang tahun 2020Ae2024. Hasil analisis menunjukkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/1/badan-kebijakan-transportasi-publik-smart-mobility-thumb-fa588.webp" title="JURIS - Strategi Penerapan Smart Mobility untuk Mengurangi Kemacetan: Studi Komparasi di Tiga Ibu Kota Negara Asean" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/badan-kebijakan-transportasi-publik-smart-mobility-thumb-fa588.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/badan-kebijakan-transportasi-publik-smart-mobility-thumb-fa588.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/badan-kebijakan-transportasi-publik-smart-mobility-thumb-fa588.webp 1x" title="JURIS - Strategi Penerapan Smart Mobility untuk Mengurangi Kemacetan: Studi Komparasi di Tiga Ibu Kota Negara Asean" alt="JURIS - Strategi Penerapan Smart Mobility untuk Mengurangi Kemacetan: Studi Komparasi di Tiga Ibu Kota Negara Asean" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/badan-kebijakan-transportasi-publik-smart-mobility-thumb-6f66d.webp" title="JURIS - Strategi Penerapan Smart Mobility untuk Mengurangi Kemacetan: Studi Komparasi di Tiga Ibu Kota Negara Asean" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/badan-kebijakan-transportasi-publik-smart-mobility-thumb-6f66d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/badan-kebijakan-transportasi-publik-smart-mobility-thumb-6f66d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/badan-kebijakan-transportasi-publik-smart-mobility-thumb-6f66d.webp 1x" title="JURIS - Strategi Penerapan Smart Mobility untuk Mengurangi Kemacetan: Studi Komparasi di Tiga Ibu Kota Negara Asean" alt="JURIS - Strategi Penerapan Smart Mobility untuk Mengurangi Kemacetan: Studi Komparasi di Tiga Ibu Kota Negara Asean" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/badan-kebijakan-transportasi-publik-smart-mobility-thumb-a49ba.webp" title="JURIS - Strategi Penerapan Smart Mobility untuk Mengurangi Kemacetan: Studi Komparasi di Tiga Ibu Kota Negara Asean" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/badan-kebijakan-transportasi-publik-smart-mobility-thumb-a49ba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/badan-kebijakan-transportasi-publik-smart-mobility-thumb-a49ba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/badan-kebijakan-transportasi-publik-smart-mobility-thumb-a49ba.webp 1x" title="JURIS - Strategi Penerapan Smart Mobility untuk Mengurangi Kemacetan: Studi Komparasi di Tiga Ibu Kota Negara Asean" alt="JURIS - Strategi Penerapan Smart Mobility untuk Mengurangi Kemacetan: Studi Komparasi di Tiga Ibu Kota Negara Asean" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67558-badan-kebijakan-transportasi-publik" title="JURIS - Strategi Penerapan Smart Mobility untuk Mengurangi Kemacetan: Studi Komparasi di Tiga Ibu Kota Negara Asean" target="_blank">Strategi Penerapan Smart Mobility untuk Mengurangi Kemacetan: Studi Komparasi di Tiga Ibu Kota Negara Asean</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan evaluasi kuantitatif terhadap dampak implementasi smart mobility, seperti pengaruhnya terhadap emisi karbon, kepuasan pengguna transportasi umum, dan waktu tempuh perjalanan. Selain itu, pengembangan model integrasi kebijakan antar-kota ASEAN dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya, terutama dalam kerangka ASEAN SMART CITIES NETWORK (ASCN). Penelitian ini dapat membantu mengidentifikasi strategi terbaik untuk mengurangi kemacetan dan meningkatkan mobilitas perkotaan di kawasan ASEAN..
<br>Penelitian ini telah menunjukkan bagaimana berbagai strategi smart mobility yang diterapkan oleh Jakarta, Bangkok dan Metro Manilla dalam mengatasi kemacetan.Namun penelitian ini masih bersifat kualitatif dan berbasis studi literatur.Oleh karena itu studi lanjutin dapat diarahkan pada evaluasi kuantitaif Terhadap dampak implementasi smart mobility misalnya pengaruhnya Terhadap emisi karbon, indeks kepuasan pengguna transportasi umum, atau waktu tempuh rata rata perjalanan.Selain itu pengembangan model integrasi Kebijakan antar-kota ASEAN juga dapat menjadi fokus riset Berikutnya terutama dalam kerangka ASEAN SMART CITIES NETWORK (ASCN)
<br>Urbanisasi yang pesat di kawasan Asia Tenggara telah memberikan tekanan signifikan terhadap sistem transportasi perkotaan, khususnya di kota-kota metropolitan seperti Jakarta, Bangkok, dan Metro Manila. Ketiga kota tersebut menghadapi permasalahan kemacetan struktural yang dipicu oleh tingginya mobilitas penduduk, ketergantungan pada kendaraan pribadi, serta lemahnya integrasi antarmoda transportasi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan strategi Smart mobility yang diterapkan di ketiga ibu kota tersebut dalam upaya mengurangi kemacetan lalu lintas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, melalui penelaahan dokumen ilmiah, laporan kebijakan, dan data sekunder terkini dalam rentang tahun 2020Ae2024. Hasil analisis menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/1/badan-kebijakan-transportasi-publik-smart-mobility-thumb-6f66d.webp" type="image/webp" length="108700" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/badan-kebijakan-transportasi-publik-smart-mobility-thumb-fa588.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/badan-kebijakan-transportasi-publik-smart-mobility-thumb-6f66d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/badan-kebijakan-transportasi-publik-smart-mobility-thumb-a49ba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6509-mjipublisher.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14952-mitra-pilar-jurnal-pendidikan-inovasi-terapan-teknologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perancangan E Learning Berbasis Blended Learning dalam Pembelajaran Fluida Statis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perancangan E Learning Berbasis Blended Learning dalam Pembelajaran Fluida Statis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perancangan E Learning Berbasis Blended Learning dalam Pembelajaran Fluida Statis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67557-blended-learning-siswa-perilaku-belajar-ajar</link>
	<guid isPermaLink="false">7f1a2dd6b95597bd84c7131d20404dbf</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 15:57:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ mitra pilar ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[mitra,pilar,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan simulasi interaktif 3D untuk membantu siswa memvisualisasikan konsep fluida statis secara lebih realistis, seperti tekanan hidrostatis dan hukum Archimedes. Selanjutnya, perlu dilakukan penelitian tentang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perancangan E-Learning Berbasis Blended Learning dalam Pembelajaran Fluida Statis: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan simulasi interaktif 3D untuk membantu siswa memvisualisasikan konsep fluida statis secara lebih realistis, seperti tekanan hidrostatis dan hukum Archimedes. Selanjutnya, perlu dilakukan penelitian tentang integrasi artificial intelligence (AI) dalam platform e-learning untuk memberikan rekomendasi pembelajaran personalisasi berdasarkan data aktivitas siswa. Terakhir, peneliti juga dapat mengeksplorasi penggunaan gamifikasi dalam desain e-learning sebagai strategi untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam materi yang kompleks seperti fluida statis.. Penelitian ini menghasilkan rancangan e-learning berbasis blended learning yang terintegrasi dengan fitur activity analytics pada platform Moodle untuk pembelajaran fluida statis.Rancangan ini terdiri dari komponen materi interaktif, aktivitas kolaboratif, kuis daring, dan fitur pemantauan aktivitas siswa.Blended learning terbukti mampu menjembatani kebutuhan belajar siswa yang beragam, serta memfasilitasi guru dalam memberikan pembelajaran yang lebih adaptif dan berbasis data.Diharapkan, desain ini dapat diimplementasikan lebih luas dan dikembangkan dengan fitur yang lebih personalisasi agar pembelajaran fisika, khususnya fluida statis, menjadi lebih efektif dan menyenangkan bagi siswa Penerapan e-learning dalam dunia pendidikan menjadi semakin penting untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran, khususnya pada materi fluida statis. Penelitian ini bertujuan untuk merancang e-learning yang dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep fluida statis. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan research and development (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation), serta memanfaatkan salah satu fitur bawaan Moodle, yaitu Activity Analytics, untuk memantau aktivitas dan perkembangan belajar siswa. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa desain blended learning yang terintegrasi dengan Moodle mencakup komponen utama berupa materi pembelajaran interaktif, aktivitas kolaboratif melalui forum diskusi, kuis sebagai sarana evaluasi, serta pemanfaatan fitur Activity Analytics untuk memantau progres belajar siswa. Melalui... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/6/blended-learning-siswa-perilaku-belajar-ajar-prest-thumb-8dec8.webp" title="JURIS - Perancangan E-Learning Berbasis Blended Learning dalam Pembelajaran Fluida Statis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/blended-learning-siswa-perilaku-belajar-ajar-prest-thumb-8dec8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/blended-learning-siswa-perilaku-belajar-ajar-prest-thumb-8dec8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/blended-learning-siswa-perilaku-belajar-ajar-prest-thumb-8dec8.webp 1x" title="JURIS - Perancangan E-Learning Berbasis Blended Learning dalam Pembelajaran Fluida Statis" alt="JURIS - Perancangan E-Learning Berbasis Blended Learning dalam Pembelajaran Fluida Statis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/6/blended-learning-siswa-perilaku-belajar-ajar-prest-thumb-9a9e8.webp" title="JURIS - Perancangan E-Learning Berbasis Blended Learning dalam Pembelajaran Fluida Statis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/blended-learning-siswa-perilaku-belajar-ajar-prest-thumb-9a9e8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/blended-learning-siswa-perilaku-belajar-ajar-prest-thumb-9a9e8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/blended-learning-siswa-perilaku-belajar-ajar-prest-thumb-9a9e8.webp 1x" title="JURIS - Perancangan E-Learning Berbasis Blended Learning dalam Pembelajaran Fluida Statis" alt="JURIS - Perancangan E-Learning Berbasis Blended Learning dalam Pembelajaran Fluida Statis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/6/blended-learning-siswa-perilaku-belajar-ajar-prest-thumb-2af42.webp" title="JURIS - Perancangan E-Learning Berbasis Blended Learning dalam Pembelajaran Fluida Statis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/blended-learning-siswa-perilaku-belajar-ajar-prest-thumb-2af42.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/blended-learning-siswa-perilaku-belajar-ajar-prest-thumb-2af42.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/blended-learning-siswa-perilaku-belajar-ajar-prest-thumb-2af42.webp 1x" title="JURIS - Perancangan E-Learning Berbasis Blended Learning dalam Pembelajaran Fluida Statis" alt="JURIS - Perancangan E-Learning Berbasis Blended Learning dalam Pembelajaran Fluida Statis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67557-blended-learning-siswa-perilaku-belajar-ajar" title="JURIS - Perancangan E-Learning Berbasis Blended Learning dalam Pembelajaran Fluida Statis" target="_blank">Perancangan E-Learning Berbasis Blended Learning dalam Pembelajaran Fluida Statis</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan simulasi interaktif 3D untuk membantu siswa memvisualisasikan konsep fluida statis secara lebih realistis, seperti tekanan hidrostatis dan hukum Archimedes. Selanjutnya, perlu dilakukan penelitian tentang integrasi artificial intelligence (AI) dalam platform e-learning untuk memberikan rekomendasi pembelajaran personalisasi berdasarkan data aktivitas siswa. Terakhir, peneliti juga dapat mengeksplorasi penggunaan gamifikasi dalam desain e-learning sebagai strategi untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam materi yang kompleks seperti fluida statis..
<br>Penelitian ini menghasilkan rancangan e-learning berbasis blended learning yang terintegrasi dengan fitur activity analytics pada platform Moodle untuk pembelajaran fluida statis.Rancangan ini terdiri dari komponen materi interaktif, aktivitas kolaboratif, kuis daring, dan fitur pemantauan aktivitas siswa.Blended learning terbukti mampu menjembatani kebutuhan belajar siswa yang beragam, serta memfasilitasi guru dalam memberikan pembelajaran yang lebih adaptif dan berbasis data.Diharapkan, desain ini dapat diimplementasikan lebih luas dan dikembangkan dengan fitur yang lebih personalisasi agar pembelajaran fisika, khususnya fluida statis, menjadi lebih efektif dan menyenangkan bagi siswa
<br>Penerapan e-learning dalam dunia pendidikan menjadi semakin penting untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran, khususnya pada materi fluida statis. Penelitian ini bertujuan untuk merancang e-learning yang dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep fluida statis. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan research and development (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation), serta memanfaatkan salah satu fitur bawaan Moodle, yaitu Activity Analytics, untuk memantau aktivitas dan perkembangan belajar siswa. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa desain blended learning yang terintegrasi dengan Moodle mencakup komponen utama berupa materi pembelajaran interaktif, aktivitas kolaboratif melalui forum diskusi, kuis sebagai sarana evaluasi, serta pemanfaatan fitur Activity Analytics untuk memantau progres belajar siswa. Melalui...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/6/blended-learning-siswa-perilaku-belajar-ajar-prest-thumb-2af42.webp" type="image/webp" length="101114" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/blended-learning-siswa-perilaku-belajar-ajar-prest-thumb-8dec8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/blended-learning-siswa-perilaku-belajar-ajar-prest-thumb-9a9e8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/blended-learning-siswa-perilaku-belajar-ajar-prest-thumb-2af42.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6509-mjipublisher.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14952-mitra-pilar-jurnal-pendidikan-inovasi-terapan-teknologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sun, 20 Sep 2026 20:00:44 +0700. 24 items. Served in: 34.835 seconds [rss] -->
