<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.140-10jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.140-10jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Fri, 10 Jul 2026 18:29:03 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 18:29:03 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-10T18:29:03+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Pelatihan Goal Setting untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pelatihan Goal Setting untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pelatihan Goal Setting untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53991-motivasi-belajar-siswa-smp-swasta-analisis-data</link>
	<guid isPermaLink="false">8c84261a970b7a92c91e04797b0364fd</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 18:11:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ titi mutiara ]]></category>
	<category><![CDATA[ eko handrian ]]></category>
	<category><![CDATA[ choirul amri ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amri,choirul,eko,handrian,mutiara,titi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini menunjukkan hasil positif dari pelatihan goal setting untuk meningkatkan motivasi belajar siswa SMP. Namun, untuk memperkuat temuan ini dan memastikan manfaatnya lebih luas, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dilakukan. Pertama, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pelatihan Goal Setting untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa: Penelitian ini menunjukkan hasil positif dari pelatihan goal setting untuk meningkatkan motivasi belajar siswa SMP. Namun, untuk memperkuat temuan ini dan memastikan manfaatnya lebih luas, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dilakukan. Pertama, meskipun penelitian ini berhasil pada kelompok siswa tertentu, akan sangat bermanfaat jika dilakukan studi yang lebih komprehensif dengan melibatkan kelompok kontrol. Ini akan memungkinkan peneliti untuk membandingkan secara langsung kemajuan siswa yang menerima pelatihan dengan siswa yang tidak, sehingga keefektifan pelatihan goal setting dapat terbukti secara lebih meyakinkan dan dapat digeneralisasi ke berbagai kondisi sekolah lain. Selain itu, mengingat motivasi belajar seringkali berfluktuasi, studi selanjutnya perlu meneliti apakah peningkatan motivasi yang terjadi setelah pelatihan ini dapat bertahan dalam jangka waktu yang lebih panjang. Penelitian dapat melakukan pemantauan berkala selama beberapa bulan atau bahkan satu tahun untuk melihat stabilitas efek pelatihan dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mungkin mempengaruhi keberlanjutan motivasi belajar siswa. Terakhir, karena latar belakang keluarga disebutkan sebagai salah satu kriteria subjek dan peran orang tua sangat penting, menarik untuk mengeksplorasi bagaimana keterlibatan aktif orang tua dalam proses goal setting atau dukungan keluarga dapat memperkuat motivasi belajar anak. Apakah program pelatihan yang juga melibatkan orang tua dapat menghasilkan dampak yang lebih besar dan berkelanjutan? Dengan demikian, penelitian masa depan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam dan rekomendasi praktis yang lebih luas bagi dunia pendidikan.. Penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan goal setting secara efektif meningkatkan motivasi belajar siswa SMP dengan kemampuan akademik rendah, yang dibuktikan dengan peningkatan keterampilan membuat tujuan, inisiatif, ketertiban di kelas, serta nilai UAS subjek.Hasil ini memperkuat temuan sebelumnya dan mengindikasikan bahwa pelatihan serupa dapat diterapkan di sekolah, terutama untuk kelompok siswa dengan latar belakang dan dinamika serupa.Sebagai saran, penelitian lanjutan sebaiknya melibatkan kelompok kontrol atau beberapa kelompok uji untuk menguji efektivitas modul secara lebih komprehensif, memberikan bukti empiris yang kuat bagi praktisi Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perbedaan tingkat motivasi belajar siswa SMP dengan kemampuan akademik yang rendah sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan goal setting. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment dengan rancangan one group pretest- post test design. Lokasi penelitian dilakukan pada SMPIT X Banjarbaru. Pelatihan goal setting ini memiliki perbedaan dengan penelitian sebelumnya dalam hal kriteris subjek yang memiliki dinamika kelompok dengan latar belakang keluarga dengan kelekatan yang menghindar. Kriteria inklusi partisipan dalam penelitian adalah siswa laki-laki kelas VIII yang memiliki kemampuan akademik yang rendah serta tingkat motivasi belajar rendah dan sedang yang diukur melalui dokumen belajar dan skala motivasi belajar yang berisi 4 aspek motivasi belajar menurut Chermis dan Goleman (2001). Total... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/4/motivasi-belajar-siswa-smp-swasta-analisis-data-go-thumb-b5186.webp" title="JURIS - Pelatihan Goal Setting untuk Meningkatkan  Motivasi Belajar Siswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/motivasi-belajar-siswa-smp-swasta-analisis-data-go-thumb-b5186.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/motivasi-belajar-siswa-smp-swasta-analisis-data-go-thumb-b5186.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/motivasi-belajar-siswa-smp-swasta-analisis-data-go-thumb-b5186.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Goal Setting untuk Meningkatkan  Motivasi Belajar Siswa" alt="JURIS - Pelatihan Goal Setting untuk Meningkatkan  Motivasi Belajar Siswa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/motivasi-belajar-siswa-smp-swasta-analisis-data-go-thumb-7590d.webp" title="JURIS - Pelatihan Goal Setting untuk Meningkatkan  Motivasi Belajar Siswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/motivasi-belajar-siswa-smp-swasta-analisis-data-go-thumb-7590d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/motivasi-belajar-siswa-smp-swasta-analisis-data-go-thumb-7590d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/motivasi-belajar-siswa-smp-swasta-analisis-data-go-thumb-7590d.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Goal Setting untuk Meningkatkan  Motivasi Belajar Siswa" alt="JURIS - Pelatihan Goal Setting untuk Meningkatkan  Motivasi Belajar Siswa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/motivasi-belajar-siswa-smp-swasta-analisis-data-go-thumb-c4006.webp" title="JURIS - Pelatihan Goal Setting untuk Meningkatkan  Motivasi Belajar Siswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/motivasi-belajar-siswa-smp-swasta-analisis-data-go-thumb-c4006.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/motivasi-belajar-siswa-smp-swasta-analisis-data-go-thumb-c4006.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/motivasi-belajar-siswa-smp-swasta-analisis-data-go-thumb-c4006.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Goal Setting untuk Meningkatkan  Motivasi Belajar Siswa" alt="JURIS - Pelatihan Goal Setting untuk Meningkatkan  Motivasi Belajar Siswa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53991-motivasi-belajar-siswa-smp-swasta-analisis-data" title="JURIS - Pelatihan Goal Setting untuk Meningkatkan  Motivasi Belajar Siswa" target="_blank">Pelatihan Goal Setting untuk Meningkatkan  Motivasi Belajar Siswa</a>: Penelitian ini menunjukkan hasil positif dari pelatihan goal setting untuk meningkatkan motivasi belajar siswa SMP. Namun, untuk memperkuat temuan ini dan memastikan manfaatnya lebih luas, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dilakukan. Pertama, meskipun penelitian ini berhasil pada kelompok siswa tertentu, akan sangat bermanfaat jika dilakukan studi yang lebih komprehensif dengan melibatkan kelompok kontrol. Ini akan memungkinkan peneliti untuk membandingkan secara langsung kemajuan siswa yang menerima pelatihan dengan siswa yang tidak, sehingga keefektifan pelatihan goal setting dapat terbukti secara lebih meyakinkan dan dapat digeneralisasi ke berbagai kondisi sekolah lain. Selain itu, mengingat motivasi belajar seringkali berfluktuasi, studi selanjutnya perlu meneliti apakah peningkatan motivasi yang terjadi setelah pelatihan ini dapat bertahan dalam jangka waktu yang lebih panjang. Penelitian dapat melakukan pemantauan berkala selama beberapa bulan atau bahkan satu tahun untuk melihat stabilitas efek pelatihan dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mungkin mempengaruhi keberlanjutan motivasi belajar siswa. Terakhir, karena latar belakang keluarga disebutkan sebagai salah satu kriteria subjek dan peran orang tua sangat penting, menarik untuk mengeksplorasi bagaimana keterlibatan aktif orang tua dalam proses goal setting atau dukungan keluarga dapat memperkuat motivasi belajar anak. Apakah program pelatihan yang juga melibatkan orang tua dapat menghasilkan dampak yang lebih besar dan berkelanjutan? Dengan demikian, penelitian masa depan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam dan rekomendasi praktis yang lebih luas bagi dunia pendidikan..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan goal setting secara efektif meningkatkan motivasi belajar siswa SMP dengan kemampuan akademik rendah, yang dibuktikan dengan peningkatan keterampilan membuat tujuan, inisiatif, ketertiban di kelas, serta nilai UAS subjek.Hasil ini memperkuat temuan sebelumnya dan mengindikasikan bahwa pelatihan serupa dapat diterapkan di sekolah, terutama untuk kelompok siswa dengan latar belakang dan dinamika serupa.Sebagai saran, penelitian lanjutan sebaiknya melibatkan kelompok kontrol atau beberapa kelompok uji untuk menguji efektivitas modul secara lebih komprehensif, memberikan bukti empiris yang kuat bagi praktisi
<br>Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perbedaan tingkat motivasi belajar siswa SMP dengan kemampuan akademik yang rendah sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan goal setting. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment dengan rancangan one group pretest- post test design. Lokasi penelitian dilakukan pada SMPIT X Banjarbaru. Pelatihan goal setting ini memiliki perbedaan dengan penelitian sebelumnya dalam hal kriteris subjek yang memiliki dinamika kelompok dengan latar belakang keluarga dengan kelekatan yang menghindar. Kriteria inklusi partisipan dalam penelitian adalah siswa laki-laki kelas VIII yang memiliki kemampuan akademik yang rendah serta tingkat motivasi belajar rendah dan sedang yang diukur melalui dokumen belajar dan skala motivasi belajar yang berisi 4 aspek motivasi belajar menurut Chermis dan Goleman (2001). Total...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/4/motivasi-belajar-siswa-smp-swasta-analisis-data-go-thumb-c4006.webp" type="image/webp" length="92982" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/motivasi-belajar-siswa-smp-swasta-analisis-data-go-thumb-b5186.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/motivasi-belajar-siswa-smp-swasta-analisis-data-go-thumb-7590d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/motivasi-belajar-siswa-smp-swasta-analisis-data-go-thumb-c4006.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6749-mayadani.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16005-masyarakat-berdaya-inovasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Pengetahuan Anak tentang Pencegahan Stunting dengan Metode Photovoice ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Pengetahuan Anak tentang Pencegahan Stunting dengan Metode Photovoice ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Pengetahuan Anak tentang Pencegahan Stunting dengan Metode Photovoice ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53990-persepsi-anak-kualitas-gizi-teknologi-ar</link>
	<guid isPermaLink="false">64b87174e8a3ec808d12dcf9bf27eb90</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 18:11:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ titi mutiara ]]></category>
	<category><![CDATA[ eko handrian ]]></category>
	<category><![CDATA[ choirul amri ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amri,choirul,eko,handrian,mutiara,titi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki sejauh mana metode photovoice meningkatkan pengetahuan dan perilaku gizi anak secara berkelanjutan selama satu hingga dua tahun setelah intervensi, sehingga dapat mengukur dampak jangka panjang pada prevalensi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Pengetahuan Anak tentang Pencegahan Stunting dengan Metode Photovoice: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki sejauh mana metode photovoice meningkatkan pengetahuan dan perilaku gizi anak secara berkelanjutan selama satu hingga dua tahun setelah intervensi, sehingga dapat mengukur dampak jangka panjang pada prevalensi stunting. Selain itu, dapat dilakukan perbandingan efektivitas antara pendekatan photovoice dengan metode edukasi tradisional seperti ceramah atau materi cetak untuk menentukan strategi paling efisien dalam meningkatkan kepatuhan nutrisi pada anak-anak. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran orang tua dengan menguji program photovoice yang melibatkan kedua generasi, guna menilai kontribusi partisipasi keluarga terhadap perubahan pola makan dan penurunan risiko stunting di komunitas serupa. Selanjutnya, studi multikawasan dapat memperluas penerapan photovoice pada daerah dengan kondisi sosioekonomi berbeda untuk melihat apakah hasil peningkatan pengetahuan dapat direplikasi secara luas. Evaluasi tambahan mengenai efek simulasi nutrisi sehat yang dipadukan dengan photovoice dapat memberikan wawasan tentang sinergi dua metode dalam memperbaiki asupan gizi anak. Akhirnya, penelitian kualitatif dapat menggali persepsi anak terhadap gambar photovoice guna mengidentifikasi faktor motivasi yang paling efektif dalam mengubah perilaku makan.. Edukasi kesehatan tentang pencegahan stunting memberikan pengaruh positif untuk anak-anak dimana ditunjukkan dengan peningkatan pengetahuan anak-anak tentang stunting dan upaya-upaya untuk mencegah stunting.Selain itu, anak-anak menunjukkan sikap yang positif dengan mampu memilih makanan yang sehat dengan kandungan gizi yang tinggi dibandingkan makanan yang dapat menyebabkan penyakit infeksi yang berdampak pada pertumbuhan yang terhambat Stunting merupakan gangguan pertumbuhan pada anak yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis, yang ditandai oleh tinggi atau panjang badan di bawah normal. Kasus stunting yang masih cukup tinggi di Indonesia disebabkan oleh beberapa faktor di antaranya faktor sosial ekonomi dan kurangnya pengetahuan tentang upaya pencegahan stunting. Untuk kasus stunting yang terjadi di Kecamatan Kroya Kabupaten Indramayu pada tahun 2023 sebanyak 28 kasus stunting dan gizi kurang. Namun, sebagian besar masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut, khususnya Desa Temiang di wilayah Panti Saung Sahabat Anak, masih belum mengetahui upaya-upaya pencegahan stunting pada anak. Masyarakat di wilayah tersebut juga mengalami keluhan cara untuk meningkatkan asupan nutrisi pada anak dan dampaknya terhadap pertumbuhan anak. Sebagai solusi membantu permasalahan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/7/persepsi-anak-kualitas-gizi-teknologi-ar-stunting-thumb-785df.webp" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Anak tentang Pencegahan Stunting dengan Metode Photovoice" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/persepsi-anak-kualitas-gizi-teknologi-ar-stunting-thumb-785df.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/persepsi-anak-kualitas-gizi-teknologi-ar-stunting-thumb-785df.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/persepsi-anak-kualitas-gizi-teknologi-ar-stunting-thumb-785df.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Anak tentang Pencegahan Stunting dengan Metode Photovoice" alt="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Anak tentang Pencegahan Stunting dengan Metode Photovoice" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/persepsi-anak-kualitas-gizi-teknologi-ar-stunting-thumb-9a0e0.webp" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Anak tentang Pencegahan Stunting dengan Metode Photovoice" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/persepsi-anak-kualitas-gizi-teknologi-ar-stunting-thumb-9a0e0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/persepsi-anak-kualitas-gizi-teknologi-ar-stunting-thumb-9a0e0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/persepsi-anak-kualitas-gizi-teknologi-ar-stunting-thumb-9a0e0.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Anak tentang Pencegahan Stunting dengan Metode Photovoice" alt="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Anak tentang Pencegahan Stunting dengan Metode Photovoice" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/persepsi-anak-kualitas-gizi-teknologi-ar-stunting-thumb-71dbf.webp" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Anak tentang Pencegahan Stunting dengan Metode Photovoice" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/persepsi-anak-kualitas-gizi-teknologi-ar-stunting-thumb-71dbf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/persepsi-anak-kualitas-gizi-teknologi-ar-stunting-thumb-71dbf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/persepsi-anak-kualitas-gizi-teknologi-ar-stunting-thumb-71dbf.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Anak tentang Pencegahan Stunting dengan Metode Photovoice" alt="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Anak tentang Pencegahan Stunting dengan Metode Photovoice" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53990-persepsi-anak-kualitas-gizi-teknologi-ar" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Anak tentang Pencegahan Stunting dengan Metode Photovoice" target="_blank">Peningkatan Pengetahuan Anak tentang Pencegahan Stunting dengan Metode Photovoice</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki sejauh mana metode photovoice meningkatkan pengetahuan dan perilaku gizi anak secara berkelanjutan selama satu hingga dua tahun setelah intervensi, sehingga dapat mengukur dampak jangka panjang pada prevalensi stunting. Selain itu, dapat dilakukan perbandingan efektivitas antara pendekatan photovoice dengan metode edukasi tradisional seperti ceramah atau materi cetak untuk menentukan strategi paling efisien dalam meningkatkan kepatuhan nutrisi pada anak-anak. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran orang tua dengan menguji program photovoice yang melibatkan kedua generasi, guna menilai kontribusi partisipasi keluarga terhadap perubahan pola makan dan penurunan risiko stunting di komunitas serupa. Selanjutnya, studi multikawasan dapat memperluas penerapan photovoice pada daerah dengan kondisi sosioekonomi berbeda untuk melihat apakah hasil peningkatan pengetahuan dapat direplikasi secara luas. Evaluasi tambahan mengenai efek simulasi nutrisi sehat yang dipadukan dengan photovoice dapat memberikan wawasan tentang sinergi dua metode dalam memperbaiki asupan gizi anak. Akhirnya, penelitian kualitatif dapat menggali persepsi anak terhadap gambar photovoice guna mengidentifikasi faktor motivasi yang paling efektif dalam mengubah perilaku makan..
<br>Edukasi kesehatan tentang pencegahan stunting memberikan pengaruh positif untuk anak-anak dimana ditunjukkan dengan peningkatan pengetahuan anak-anak tentang stunting dan upaya-upaya untuk mencegah stunting.Selain itu, anak-anak menunjukkan sikap yang positif dengan mampu memilih makanan yang sehat dengan kandungan gizi yang tinggi dibandingkan makanan yang dapat menyebabkan penyakit infeksi yang berdampak pada pertumbuhan yang terhambat
<br>Stunting  merupakan  gangguan  pertumbuhan  pada  anak  yang  disebabkan  oleh  kekurangan  gizi  kronis,  yang ditandai oleh tinggi atau panjang badan di bawah normal. Kasus stunting yang masih cukup tinggi di Indonesia disebabkan oleh beberapa faktor di antaranya faktor sosial ekonomi dan kurangnya pengetahuan tentang upaya pencegahan stunting. Untuk kasus stunting yang terjadi di Kecamatan Kroya Kabupaten Indramayu pada tahun 2023 sebanyak 28 kasus stunting dan gizi kurang. Namun, sebagian besar masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut, khususnya Desa Temiang di wilayah Panti Saung Sahabat Anak, masih belum mengetahui upaya-upaya pencegahan stunting pada anak. Masyarakat di wilayah tersebut juga mengalami keluhan cara untuk meningkatkan asupan nutrisi pada anak dan dampaknya terhadap pertumbuhan anak. Sebagai solusi membantu permasalahan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/7/persepsi-anak-kualitas-gizi-teknologi-ar-stunting-thumb-9a0e0.webp" type="image/webp" length="193974" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/persepsi-anak-kualitas-gizi-teknologi-ar-stunting-thumb-785df.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/persepsi-anak-kualitas-gizi-teknologi-ar-stunting-thumb-9a0e0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/persepsi-anak-kualitas-gizi-teknologi-ar-stunting-thumb-71dbf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6749-mayadani.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16005-masyarakat-berdaya-inovasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ A Study of StudentsAo Science Experiences with Metacognitive Learning Strategies in Indonesian Elementary Schools ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A Study of StudentsAo Science Experiences with Metacognitive Learning Strategies in Indonesian Elementary Schools ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A Study of StudentsAo Science Experiences with Metacognitive Learning Strategies in Indonesian Elementary Schools ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53989-kompetensi-akademik-siswa-minat-sis</link>
	<guid isPermaLink="false">3066257feeb05654116b17ea8573e50d</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 18:11:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ika maryani ]]></category>
	<category><![CDATA[ bita malana ]]></category>
	<category><![CDATA[ web stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bita,ika,malana,maryani,stats,web]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan:1. Mengembangkan modul berbasis metacognition yang lebih komprehensif dan terintegrasi dengan kurikulum sekolah dasar, yang mencakup ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - A Study of StudentsAo Science Experiences with Metacognitive Learning Strategies in Indonesian Elementary Schools: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan:1. Mengembangkan modul berbasis metacognition yang lebih komprehensif dan terintegrasi dengan kurikulum sekolah dasar, yang mencakup berbagai topik sains dan strategi metacognitive yang berbeda. Modul ini dapat dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih menyeluruh dan membantu siswa mengembangkan keterampilan metacognitive secara lebih mendalam.2. Melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas modul berbasis metacognition dalam meningkatkan keterampilan metacognitive siswa dengan berbagai karakteristik dan latar belakang. Penelitian ini dapat dilakukan dengan melibatkan siswa dari berbagai sekolah dan tingkat kemampuan, serta menganalisis perbedaan hasil antara siswa yang menggunakan modul dengan siswa yang tidak.3. Menganalisis dampak jangka panjang penggunaan modul berbasis metacognition terhadap perkembangan akademik siswa. Penelitian ini dapat dilakukan dengan mengikuti perkembangan siswa yang menggunakan modul selama beberapa tahun, dan menilai apakah modul tersebut memiliki pengaruh positif yang berkelanjutan terhadap prestasi akademik, keterampilan metacognitive, dan minat siswa dalam belajar sains.. Penelitian ini berhasil mengembangkan modul berbasis metacognition mengikuti prosedur ADDIE.Skor validasi ahli menggunakan Koefisien Aiken V menunjukkan skor validitas yang tinggi.Efektivitas modul terhadap kesadaran metacognitive siswa ditentukan melalui studi eksperimental.Hasil penelitian menunjukkan perbedaan dalam kesadaran metacognitive siswa sebelum dan sesudah belajar menggunakan modul.Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan keterampilan metacognitive siswa secara bersamaan dengan menggunakan modul berbasis metacognition.Modul berbasis metacognition dapat secara signifikan meningkatkan keterampilan metacognitive siswa dengan mengintegrasikan strategi dan aktivitas yang mendorong refleksi diri, pemantauan diri, dan regulasi diri.Modul ini secara eksplisit mengajarkan strategi metacognition, memberikan siswa kesempatan untuk melakukan refleksi diri, mendorong siswa untuk menetapkan tujuan belajar, menscaffolding proses belajar, mendorong penilaian diri, mendorong diskusi dan kolaborasi kelas, serta memberikan umpan balik yang tepat waktu Mahasiswa kurang sadar akan proses belajar mereka, yang berdampak pada rendahnya keterampilan metacognitive mereka. Oleh karena itu, guru perlu memfasilitasi pengembangan kemampuan metacognitive siswa, misalnya dengan memanfaatkan modul berbasis metacognition untuk memberikan pengalaman pendidikan sains yang mandiri dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul sains yang didasarkan pada prinsip metacognition, untuk memfasilitasi pengalaman belajar mandiri dan menyenangkan bagi siswa sekolah dasar. Modul dikembangkan menggunakan prosedur penelitian dan pengembangan. Analisis kebutuhan dilakukan untuk menentukan kebutuhan akan modul berbasis metacognition, karakteristik siswa, dan tantangan belajar. Data analisis kebutuhan dikumpulkan melalui wawancara dan observasi. Modul dinilai oleh ahli dan diuji efektivitasnya melalui eksperimen one-group... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/6/kompetensi-akademik-siswa-minat-interaksi-sekolah-thumb-d4019.webp" title="JURIS - A Study of StudentsAo Science Experiences with Metacognitive Learning Strategies in Indonesian Elementary Schools" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/kompetensi-akademik-siswa-minat-interaksi-sekolah-thumb-d4019.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/kompetensi-akademik-siswa-minat-interaksi-sekolah-thumb-d4019.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/kompetensi-akademik-siswa-minat-interaksi-sekolah-thumb-d4019.webp 1x" title="JURIS - A Study of StudentsAo Science Experiences with Metacognitive Learning Strategies in Indonesian Elementary Schools" alt="JURIS - A Study of StudentsAo Science Experiences with Metacognitive Learning Strategies in Indonesian Elementary Schools" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/kompetensi-akademik-siswa-minat-interaksi-sekolah-thumb-043d5.webp" title="JURIS - A Study of StudentsAo Science Experiences with Metacognitive Learning Strategies in Indonesian Elementary Schools" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/kompetensi-akademik-siswa-minat-interaksi-sekolah-thumb-043d5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/kompetensi-akademik-siswa-minat-interaksi-sekolah-thumb-043d5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/kompetensi-akademik-siswa-minat-interaksi-sekolah-thumb-043d5.webp 1x" title="JURIS - A Study of StudentsAo Science Experiences with Metacognitive Learning Strategies in Indonesian Elementary Schools" alt="JURIS - A Study of StudentsAo Science Experiences with Metacognitive Learning Strategies in Indonesian Elementary Schools" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/kompetensi-akademik-siswa-minat-interaksi-sekolah-thumb-1a2ed.webp" title="JURIS - A Study of StudentsAo Science Experiences with Metacognitive Learning Strategies in Indonesian Elementary Schools" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/kompetensi-akademik-siswa-minat-interaksi-sekolah-thumb-1a2ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/kompetensi-akademik-siswa-minat-interaksi-sekolah-thumb-1a2ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/kompetensi-akademik-siswa-minat-interaksi-sekolah-thumb-1a2ed.webp 1x" title="JURIS - A Study of StudentsAo Science Experiences with Metacognitive Learning Strategies in Indonesian Elementary Schools" alt="JURIS - A Study of StudentsAo Science Experiences with Metacognitive Learning Strategies in Indonesian Elementary Schools" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53989-kompetensi-akademik-siswa-minat-sis" title="JURIS - A Study of StudentsAo Science Experiences with Metacognitive Learning Strategies in Indonesian Elementary Schools" target="_blank">A Study of StudentsAo Science Experiences with Metacognitive Learning Strategies in Indonesian Elementary Schools</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan:1. Mengembangkan modul berbasis metacognition yang lebih komprehensif dan terintegrasi dengan kurikulum sekolah dasar, yang mencakup berbagai topik sains dan strategi metacognitive yang berbeda. Modul ini dapat dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih menyeluruh dan membantu siswa mengembangkan keterampilan metacognitive secara lebih mendalam.2. Melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas modul berbasis metacognition dalam meningkatkan keterampilan metacognitive siswa dengan berbagai karakteristik dan latar belakang. Penelitian ini dapat dilakukan dengan melibatkan siswa dari berbagai sekolah dan tingkat kemampuan, serta menganalisis perbedaan hasil antara siswa yang menggunakan modul dengan siswa yang tidak.3. Menganalisis dampak jangka panjang penggunaan modul berbasis metacognition terhadap perkembangan akademik siswa. Penelitian ini dapat dilakukan dengan mengikuti perkembangan siswa yang menggunakan modul selama beberapa tahun, dan menilai apakah modul tersebut memiliki pengaruh positif yang berkelanjutan terhadap prestasi akademik, keterampilan metacognitive, dan minat siswa dalam belajar sains..
<br>Penelitian ini berhasil mengembangkan modul berbasis metacognition mengikuti prosedur ADDIE.Skor validasi ahli menggunakan Koefisien Aiken V menunjukkan skor validitas yang tinggi.Efektivitas modul terhadap kesadaran metacognitive siswa ditentukan melalui studi eksperimental.Hasil penelitian menunjukkan perbedaan dalam kesadaran metacognitive siswa sebelum dan sesudah belajar menggunakan modul.Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan keterampilan metacognitive siswa secara bersamaan dengan menggunakan modul berbasis metacognition.Modul berbasis metacognition dapat secara signifikan meningkatkan keterampilan metacognitive siswa dengan mengintegrasikan strategi dan aktivitas yang mendorong refleksi diri, pemantauan diri, dan regulasi diri.Modul ini secara eksplisit mengajarkan strategi metacognition, memberikan siswa kesempatan untuk melakukan refleksi diri, mendorong siswa untuk menetapkan tujuan belajar, menscaffolding proses belajar, mendorong penilaian diri, mendorong diskusi dan kolaborasi kelas, serta memberikan umpan balik yang tepat waktu
<br>Mahasiswa kurang sadar akan proses belajar mereka, yang berdampak pada rendahnya keterampilan metacognitive mereka. Oleh karena itu, guru perlu memfasilitasi pengembangan kemampuan metacognitive siswa, misalnya dengan memanfaatkan modul berbasis metacognition untuk memberikan pengalaman pendidikan sains yang mandiri dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul sains yang didasarkan pada prinsip metacognition, untuk memfasilitasi pengalaman belajar mandiri dan menyenangkan bagi siswa sekolah dasar. Modul dikembangkan menggunakan prosedur penelitian dan pengembangan. Analisis kebutuhan dilakukan untuk menentukan kebutuhan akan modul berbasis metacognition, karakteristik siswa, dan tantangan belajar. Data analisis kebutuhan dikumpulkan melalui wawancara dan observasi. Modul dinilai oleh ahli dan diuji efektivitasnya melalui eksperimen one-group...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/6/kompetensi-akademik-siswa-minat-interaksi-sekolah-thumb-1a2ed.webp" type="image/webp" length="75194" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/kompetensi-akademik-siswa-minat-interaksi-sekolah-thumb-d4019.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/kompetensi-akademik-siswa-minat-interaksi-sekolah-thumb-043d5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/kompetensi-akademik-siswa-minat-interaksi-sekolah-thumb-1a2ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6385-iistr.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14648-international-journal-learning-reformation-elementary.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Adsorption of Iron Ions by Biocharcoal from Areca Nut Shells and Fruit Clusters ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Adsorption of Iron Ions by Biocharcoal from Areca Nut Shells and Fruit Clusters ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Adsorption of Iron Ions by Biocharcoal from Areca Nut Shells and Fruit Clusters ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53987-abu-tandan-adsorpsi-maksimum-qm-kapasitas</link>
	<guid isPermaLink="false">ba816d5f977ec4a033ab220f8d338c41</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 18:11:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ citrus lemon ]]></category>
	<category><![CDATA[ reny reny 78 ]]></category>
	<category><![CDATA[ reny reny 82 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[78,82,citrus,lemon,reny]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menganalisis lebih lanjut pengaruh variasi pH dan berat adsorben dalam pengurangan konsentrasi Cr total pada limbah artifisial menggunakan adsorben ampas daun ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Adsorption of Iron Ions by Biocharcoal from Areca Nut Shells and Fruit Clusters: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menganalisis lebih lanjut pengaruh variasi pH dan berat adsorben dalam pengurangan konsentrasi Cr total pada limbah artifisial menggunakan adsorben ampas daun teh. (2) Meneliti lebih lanjut tentang pemanfaatan gulma siam sebagai adsorben logam timbal, dengan mempertimbangkan berbagai komposisi bahan organik. (3) Mengembangkan penelitian tentang adsorpsi biochar dari tempurung dan tandan buah sawit terhadap ion besi, dengan fokus pada karakteristik hidroton sebagai media tanam.. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut.karakterisasi biochar yang dihasilkan dari tandan buah aren dan tempurung aren menghasilkan hasil sebesar 75,33% untuk tandan buah dan 69,27% untuk tempurung.Kadar air biochar dari tandan buah aren adalah 5,72%, sedangkan untuk tempurung aren adalah 1,37%.Sementara itu, kadar abu tandan buah aren adalah 30%, dan untuk tempurung aren adalah 47%.Identifikasi kelompok fungsional pada biochar tandan buah aren dan tempurung aren dilakukan menggunakan spektroskopi inframerah, yang menunjukkan adanya kelompok alkohol, alkena, eter, dan fenol.Sementara itu, lebih banyak kelompok fungsional yang diidentifikasi pada biochar tempurung aren, yaitu alkena, alkohol, eter, dan senyawa alifatik.Waktu kontak optimum yang ditentukan untuk biochar tandan buah aren adalah 120 menit, dengan efisiensi adsorpsi sebesar 99,83%, dan untuk biochar tempurung aren adalah 150 menit, dengan efisiensi adsorpsi sebesar 99,87%.Untuk variasi berat optimum, diperoleh berat optimum 40 mg, mampu mengadsorpsi 99,80% untuk biochar tandan buah aren, dan 20 mg dengan laju adsorpsi 99,70% untuk biochar tempurung aren.Konsentrasi optimum yang diperoleh untuk kedua biochar adalah sama Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi adsorpsi ion besi oleh biochar yang dihasilkan dari tempurung kelapa dan tandan buah kelapa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen laboratorium dengan menggunakan biochar tempurung kelapa dan biochar tandan buah kelapa sebagai adsorben untuk ion Fe. Hasil menunjukkan bahwa waktu kontak optimum untuk biochar tempurung kelapa adalah 150 menit, dengan persentase adsorpsi ion besi sebesar 99,87%. Sedangkan untuk biochar tandan buah kelapa,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/9/abu-tandan-adsorpsi-maksimum-qm-kapasitas-hasil-bu-thumb-2e890.webp" title="JURIS - Adsorption of Iron Ions by Biocharcoal from Areca Nut Shells and Fruit Clusters" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/abu-tandan-adsorpsi-maksimum-qm-kapasitas-hasil-bu-thumb-2e890.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/abu-tandan-adsorpsi-maksimum-qm-kapasitas-hasil-bu-thumb-2e890.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/abu-tandan-adsorpsi-maksimum-qm-kapasitas-hasil-bu-thumb-2e890.webp 1x" title="JURIS - Adsorption of Iron Ions by Biocharcoal from Areca Nut Shells and Fruit Clusters" alt="JURIS - Adsorption of Iron Ions by Biocharcoal from Areca Nut Shells and Fruit Clusters" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/abu-tandan-adsorpsi-maksimum-qm-kapasitas-hasil-bu-thumb-7794e.webp" title="JURIS - Adsorption of Iron Ions by Biocharcoal from Areca Nut Shells and Fruit Clusters" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/abu-tandan-adsorpsi-maksimum-qm-kapasitas-hasil-bu-thumb-7794e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/abu-tandan-adsorpsi-maksimum-qm-kapasitas-hasil-bu-thumb-7794e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/abu-tandan-adsorpsi-maksimum-qm-kapasitas-hasil-bu-thumb-7794e.webp 1x" title="JURIS - Adsorption of Iron Ions by Biocharcoal from Areca Nut Shells and Fruit Clusters" alt="JURIS - Adsorption of Iron Ions by Biocharcoal from Areca Nut Shells and Fruit Clusters" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/abu-tandan-adsorpsi-maksimum-qm-kapasitas-hasil-bu-thumb-58b68.webp" title="JURIS - Adsorption of Iron Ions by Biocharcoal from Areca Nut Shells and Fruit Clusters" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/abu-tandan-adsorpsi-maksimum-qm-kapasitas-hasil-bu-thumb-58b68.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/abu-tandan-adsorpsi-maksimum-qm-kapasitas-hasil-bu-thumb-58b68.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/abu-tandan-adsorpsi-maksimum-qm-kapasitas-hasil-bu-thumb-58b68.webp 1x" title="JURIS - Adsorption of Iron Ions by Biocharcoal from Areca Nut Shells and Fruit Clusters" alt="JURIS - Adsorption of Iron Ions by Biocharcoal from Areca Nut Shells and Fruit Clusters" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53987-abu-tandan-adsorpsi-maksimum-qm-kapasitas" title="JURIS - Adsorption of Iron Ions by Biocharcoal from Areca Nut Shells and Fruit Clusters" target="_blank">Adsorption of Iron Ions by Biocharcoal from Areca Nut Shells and Fruit Clusters</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menganalisis lebih lanjut pengaruh variasi pH dan berat adsorben dalam pengurangan konsentrasi Cr total pada limbah artifisial menggunakan adsorben ampas daun teh. (2) Meneliti lebih lanjut tentang pemanfaatan gulma siam sebagai adsorben logam timbal, dengan mempertimbangkan berbagai komposisi bahan organik. (3) Mengembangkan penelitian tentang adsorpsi biochar dari tempurung dan tandan buah sawit terhadap ion besi, dengan fokus pada karakteristik hidroton sebagai media tanam..
<br>Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut.karakterisasi biochar yang dihasilkan dari tandan buah aren dan tempurung aren menghasilkan hasil sebesar 75,33% untuk tandan buah dan 69,27% untuk tempurung.Kadar air biochar dari tandan buah aren adalah 5,72%, sedangkan untuk tempurung aren adalah 1,37%.Sementara itu, kadar abu tandan buah aren adalah 30%, dan untuk tempurung aren adalah 47%.Identifikasi kelompok fungsional pada biochar tandan buah aren dan tempurung aren dilakukan menggunakan spektroskopi inframerah, yang menunjukkan adanya kelompok alkohol, alkena, eter, dan fenol.Sementara itu, lebih banyak kelompok fungsional yang diidentifikasi pada biochar tempurung aren, yaitu alkena, alkohol, eter, dan senyawa alifatik.Waktu kontak optimum yang ditentukan untuk biochar tandan buah aren adalah 120 menit, dengan efisiensi adsorpsi sebesar 99,83%, dan untuk biochar tempurung aren adalah 150 menit, dengan efisiensi adsorpsi sebesar 99,87%.Untuk variasi berat optimum, diperoleh berat optimum 40 mg, mampu mengadsorpsi 99,80% untuk biochar tandan buah aren, dan 20 mg dengan laju adsorpsi 99,70% untuk biochar tempurung aren.Konsentrasi optimum yang diperoleh untuk kedua biochar adalah sama
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi adsorpsi ion besi oleh biochar yang dihasilkan dari tempurung kelapa dan tandan buah kelapa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen laboratorium dengan menggunakan biochar tempurung kelapa dan biochar tandan buah kelapa sebagai adsorben untuk ion Fe. Hasil menunjukkan bahwa waktu kontak optimum untuk biochar tempurung kelapa adalah 150 menit, dengan persentase adsorpsi ion besi sebesar 99,87%. Sedangkan untuk biochar tandan buah kelapa,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/9/abu-tandan-adsorpsi-maksimum-qm-kapasitas-hasil-bu-thumb-58b68.webp" type="image/webp" length="129518" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/abu-tandan-adsorpsi-maksimum-qm-kapasitas-hasil-bu-thumb-2e890.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/abu-tandan-adsorpsi-maksimum-qm-kapasitas-hasil-bu-thumb-7794e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/abu-tandan-adsorpsi-maksimum-qm-kapasitas-hasil-bu-thumb-58b68.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-922-jurnalfkipuntad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4507-jurnal-akademika-kimia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemanfaatan Pencarian Literatur Kedokteran ClinicalKey Studi Kasus Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemanfaatan Pencarian Literatur Kedokteran ClinicalKey Studi Kasus Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemanfaatan Pencarian Literatur Kedokteran ClinicalKey Studi Kasus Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53986-clinicalkey-mesin-pencarian-kesehatan-tam-metatags</link>
	<guid isPermaLink="false">2920215ddc7f1ffbf60afc773cd1d88f</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 18:11:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ book review ]]></category>
	<category><![CDATA[ adi utarini ]]></category>
	<category><![CDATA[ case study ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adi,book,case,review,study,utarini]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi faktorAcfaktor yang memengaruhi adopsi jangka panjang ClinicalKey di kalangan mahasiswa kedokteran dengan membandingkan beberapa universitas untuk mengidentifikasi perbedaan kontekstual; selanjutnya, studi eksperimental ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemanfaatan Pencarian Literatur Kedokteran ClinicalKey (Studi Kasus: Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta): Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi faktorAcfaktor yang memengaruhi adopsi jangka panjang ClinicalKey di kalangan mahasiswa kedokteran dengan membandingkan beberapa universitas untuk mengidentifikasi perbedaan kontekstual; selanjutnya, studi eksperimental yang menguji dampak modul pelatihan yang lebih intensif dan integrasi aplikasi seluler terhadap persepsi kemudahan penggunaan serta frekuensi penggunaan ClinicalKey dapat memberikan wawasan tentang peningkatan efektivitas intervensi; terakhir, penelitian campuran (mixedAcmethods) yang menyelidiki hubungan antara dukungan institusional, seperti infrastruktur TI dan kebijakan akses, dengan niat perilaku penggunaan dapat memperdalam pemahaman tentang peran lingkungan organisasi dalam mengoptimalkan penerimaan teknologi medis. Semua saran ini dirumuskan dalam bentuk pertanyaan penelitian yang dapat dijadikan agenda studi berikutnya.. Pengguna di Fakultas Kedokteran UKDW dapat menerima mesin pencarian kesehatan ClinicalKey.Untuk meningkatkan penggunaan ClinicalKey dapat dilakukan melalui sosialisasi yang ditujukan kepada tenaga pengajar, sehingga pengajar dapat menyampaikan penggunaan ClinicalKey dalam kegiatan belajar mengajar di FK UKDW.Peningkatan fasilitas fisik juga sangat penting, termasuk penambahan komputer di perpustakaan serta perbaikan dan peningkatan koneksi internet kabel dan nirkabel dengan pembatasan akses hanya pada situs pencarian jurnal dan sumber medis Pendahuluan: ClinicalKey merupakan salah satu mesin pencarian kesehatan yang banyak memberikan informasi kredibel mengenai eAcjournal, eAcbook, drug monographs, guidelines, patient education, multimedia, first consult, procedures consult dan lainnya. Saat ini, ClinicalKey merupakan mesin pencarian kesehatan yang dilanggan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana (FK UKDW). Menurut laporan usage report tahun 2014Ac2015, tingkat penggunaannya sangat rendah bila dibandingkan dengan Fakultas Kedokteran lain sehingga FK UKDW memutuskan untuk meningkatkan sosialisasinya. Pada penelitian ini dikaji tingkat kepuasan pengguna ClinicalKey di FK UKDW.Metode: Penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/5/clinicalkey-mesin-pencarian-kesehatan-tam-pemanfaa-thumb-82396.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Pencarian Literatur Kedokteran ClinicalKey (Studi Kasus: Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/clinicalkey-mesin-pencarian-kesehatan-tam-pemanfaa-thumb-82396.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/clinicalkey-mesin-pencarian-kesehatan-tam-pemanfaa-thumb-82396.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/clinicalkey-mesin-pencarian-kesehatan-tam-pemanfaa-thumb-82396.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Pencarian Literatur Kedokteran ClinicalKey (Studi Kasus: Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta)" alt="JURIS - Pemanfaatan Pencarian Literatur Kedokteran ClinicalKey (Studi Kasus: Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/clinicalkey-mesin-pencarian-kesehatan-tam-pemanfaa-thumb-d3487.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Pencarian Literatur Kedokteran ClinicalKey (Studi Kasus: Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/clinicalkey-mesin-pencarian-kesehatan-tam-pemanfaa-thumb-d3487.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/clinicalkey-mesin-pencarian-kesehatan-tam-pemanfaa-thumb-d3487.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/clinicalkey-mesin-pencarian-kesehatan-tam-pemanfaa-thumb-d3487.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Pencarian Literatur Kedokteran ClinicalKey (Studi Kasus: Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta)" alt="JURIS - Pemanfaatan Pencarian Literatur Kedokteran ClinicalKey (Studi Kasus: Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/clinicalkey-mesin-pencarian-kesehatan-tam-pemanfaa-thumb-d9125.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Pencarian Literatur Kedokteran ClinicalKey (Studi Kasus: Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/clinicalkey-mesin-pencarian-kesehatan-tam-pemanfaa-thumb-d9125.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/clinicalkey-mesin-pencarian-kesehatan-tam-pemanfaa-thumb-d9125.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/clinicalkey-mesin-pencarian-kesehatan-tam-pemanfaa-thumb-d9125.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Pencarian Literatur Kedokteran ClinicalKey (Studi Kasus: Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta)" alt="JURIS - Pemanfaatan Pencarian Literatur Kedokteran ClinicalKey (Studi Kasus: Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53986-clinicalkey-mesin-pencarian-kesehatan-tam-metatags" title="JURIS - Pemanfaatan Pencarian Literatur Kedokteran ClinicalKey (Studi Kasus: Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta)" target="_blank">Pemanfaatan Pencarian Literatur Kedokteran ClinicalKey (Studi Kasus: Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta)</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi faktorAcfaktor yang memengaruhi adopsi jangka panjang ClinicalKey di kalangan mahasiswa kedokteran dengan membandingkan beberapa universitas untuk mengidentifikasi perbedaan kontekstual; selanjutnya, studi eksperimental yang menguji dampak modul pelatihan yang lebih intensif dan integrasi aplikasi seluler terhadap persepsi kemudahan penggunaan serta frekuensi penggunaan ClinicalKey dapat memberikan wawasan tentang peningkatan efektivitas intervensi; terakhir, penelitian campuran (mixedAcmethods) yang menyelidiki hubungan antara dukungan institusional, seperti infrastruktur TI dan kebijakan akses, dengan niat perilaku penggunaan dapat memperdalam pemahaman tentang peran lingkungan organisasi dalam mengoptimalkan penerimaan teknologi medis. Semua saran ini dirumuskan dalam bentuk pertanyaan penelitian yang dapat dijadikan agenda studi berikutnya..
<br>Pengguna di Fakultas Kedokteran UKDW dapat menerima mesin pencarian kesehatan ClinicalKey.Untuk meningkatkan penggunaan ClinicalKey dapat dilakukan melalui sosialisasi yang ditujukan kepada tenaga pengajar, sehingga pengajar dapat menyampaikan penggunaan ClinicalKey dalam kegiatan belajar mengajar di FK UKDW.Peningkatan fasilitas fisik juga sangat penting, termasuk penambahan komputer di perpustakaan serta perbaikan dan peningkatan koneksi internet kabel dan nirkabel dengan pembatasan akses hanya pada situs pencarian jurnal dan sumber medis
<br>Pendahuluan: ClinicalKey merupakan salah satu mesin pencarian kesehatan yang banyak memberikan informasi kredibel mengenai eAcjournal, eAcbook, drug monographs, guidelines, patient education, multimedia, first consult, procedures consult dan lainnya. Saat ini, ClinicalKey merupakan mesin pencarian kesehatan yang dilanggan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana (FK UKDW). Menurut laporan usage report tahun 2014Ac2015, tingkat penggunaannya sangat rendah bila dibandingkan dengan Fakultas Kedokteran lain sehingga FK UKDW memutuskan untuk meningkatkan sosialisasinya. Pada penelitian ini dikaji tingkat kepuasan pengguna ClinicalKey di FK UKDW.Metode: Penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/5/clinicalkey-mesin-pencarian-kesehatan-tam-pemanfaa-thumb-d3487.webp" type="image/webp" length="107518" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/clinicalkey-mesin-pencarian-kesehatan-tam-pemanfaa-thumb-82396.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/clinicalkey-mesin-pencarian-kesehatan-tam-pemanfaa-thumb-d3487.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/clinicalkey-mesin-pencarian-kesehatan-tam-pemanfaa-thumb-d9125.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-586-dwcu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17976-berkala-ilmiah-kedokteran-duta-wacana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Basic Chemistry Knowledge Effect on StudentsAo Achievement Through the Pathways in Tadulako University ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Basic Chemistry Knowledge Effect on StudentsAo Achievement Through the Pathways in Tadulako University ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Basic Chemistry Knowledge Effect on StudentsAo Achievement Through the Pathways in Tadulako University ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53985-penilaian-pendidikan-kimia-kompetensi-akademik-mah</link>
	<guid isPermaLink="false">ace501daa0edaa131a96e83d5610b8c0</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 18:11:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nitric acid ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot88resmi ]]></category>
	<category><![CDATA[ tri santoso ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[acid,nitric,santoso,slot88resmi,tri]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Sebuah penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana motivasi belajar dan strategi pembelajaran mahasiswa memediasi hubungan antara pengetahuan kimia dasar dan indeks prestasi pada masingAcmasing jalur masuk SNMPTN, SBMPTN, dan SMMPTN, sehingga dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Basic Chemistry Knowledge Effect on StudentsAo Achievement Through the Pathways in Tadulako University: Sebuah penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana motivasi belajar dan strategi pembelajaran mahasiswa memediasi hubungan antara pengetahuan kimia dasar dan indeks prestasi pada masingAcmasing jalur masuk SNMPTN, SBMPTN, dan SMMPTN, sehingga dapat mengidentifikasi faktorAcfaktor psikologis yang memperkuat atau melemahkan pengaruh pengetahuan tersebut. Penelitian longitudinal yang mengikuti beberapa generasi mahasiswa selama tiga hingga empat semester dapat mengevaluasi dampak perbaikan kurikulum kimia dasar, termasuk penggunaan media digital dan pendekatan problemAcbased learning, terhadap peningkatan IP, serta mengamati perubahan tren prestasi antar jalur masuk seiring waktu. Selain itu, studi komparatif yang memperhitungkan variabel eksternal seperti status sosialAcekonomi, kualitas sekolah menengah asal, serta akses terhadap sumber belajar daring dapat mengungkap sejauh mana faktorAcfaktor tersebut memoderasi efektivitas pengetahuan kimia dasar dalam memprediksi prestasi akademik. Penelitian juga dapat menguji pengaruh intervensi pendampingan akademik khusus bagi mahasiswa yang masuk melalui jalur SNMPTN, yang menunjukkan pengaruh paling lemah, untuk melihat apakah dukungan tambahan dapat meningkatkan nilai IP secara signifikan. Selanjutnya, analisis jaringan korelasi antara mata kuliah kimia lanjutan dan hasil IP dapat memberikan wawasan tentang keterkaitan kompetensi kimia dasar dengan keberhasilan di level yang lebih tinggi. Ketiga arah penelitian ini akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang mekanisme yang mendasari keberhasilan akademik mahasiswa kimia serta menyediakan dasar empiris bagi kebijakan peningkatan kualitas pendidikan kimia di tingkat universitas.. Pengujian hipotesis menunjukkan bahwa pengetahuan kimia dasar memberikan pengaruh positif terhadap indeks prestasi mahasiswa PSPK melalui ketiga jalur masuk, yaitu SNMPTN, SBMPTN, dan SMMPTN, dengan koefisien regresi masingAcmasing sebesar 3,281.Meskipun nilai signifikansi pada jalur SNMPTN tidak signifikan (p .Temuan ini memperkuat pentingnya penguasaan kimia dasar sebagai faktor penentu prestasi akademik mahasiswa Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan kimia dasar terhadap indeks prestasi (IP) mahasiswa kimia (PSPK) di Universitas Tadulako. Populasi penelitian mencakup seluruh mahasiswa PSPK FKIP Universitas Tadulako pada tahun akademik 2018/2019 sebanyak 464 orang, dengan teknik sampling stratifikasi menghasilkan sampel sebanyak 115 mahasiswa. Data diperoleh dari arsip BAKP Universitas Tadulako, universitas, dan kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa kimia dasar berpengaruh positif terhadap IP mahasiswa PSPK melalui jalur SNMPTN (koefisien 0,032, persamaan regresi b = 3,281, t(23) = 0,067, p < .692), melalui jalur SBMPTN (koefisien 0,877, b = 0,790, t(69) = 0,803, p > .000), dan melalui jalur SMMPTN (koefisien 0,843, b = 0,574, t(20) = 0,996, p > .000). Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/7/penilaian-pendidikan-kimia-kompetensi-akademik-mah-thumb-1de29.webp" title="JURIS - The Basic Chemistry Knowledge Effect on StudentsAo Achievement Through the Pathways in Tadulako University" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/penilaian-pendidikan-kimia-kompetensi-akademik-mah-thumb-1de29.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/penilaian-pendidikan-kimia-kompetensi-akademik-mah-thumb-1de29.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/penilaian-pendidikan-kimia-kompetensi-akademik-mah-thumb-1de29.webp 1x" title="JURIS - The Basic Chemistry Knowledge Effect on StudentsAo Achievement Through the Pathways in Tadulako University" alt="JURIS - The Basic Chemistry Knowledge Effect on StudentsAo Achievement Through the Pathways in Tadulako University" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/7/penilaian-pendidikan-kimia-kompetensi-akademik-mah-thumb-c6c2c.webp" title="JURIS - The Basic Chemistry Knowledge Effect on StudentsAo Achievement Through the Pathways in Tadulako University" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/penilaian-pendidikan-kimia-kompetensi-akademik-mah-thumb-c6c2c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/penilaian-pendidikan-kimia-kompetensi-akademik-mah-thumb-c6c2c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/penilaian-pendidikan-kimia-kompetensi-akademik-mah-thumb-c6c2c.webp 1x" title="JURIS - The Basic Chemistry Knowledge Effect on StudentsAo Achievement Through the Pathways in Tadulako University" alt="JURIS - The Basic Chemistry Knowledge Effect on StudentsAo Achievement Through the Pathways in Tadulako University" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/7/penilaian-pendidikan-kimia-kompetensi-akademik-mah-thumb-d0c54.webp" title="JURIS - The Basic Chemistry Knowledge Effect on StudentsAo Achievement Through the Pathways in Tadulako University" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/penilaian-pendidikan-kimia-kompetensi-akademik-mah-thumb-d0c54.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/penilaian-pendidikan-kimia-kompetensi-akademik-mah-thumb-d0c54.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/penilaian-pendidikan-kimia-kompetensi-akademik-mah-thumb-d0c54.webp 1x" title="JURIS - The Basic Chemistry Knowledge Effect on StudentsAo Achievement Through the Pathways in Tadulako University" alt="JURIS - The Basic Chemistry Knowledge Effect on StudentsAo Achievement Through the Pathways in Tadulako University" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53985-penilaian-pendidikan-kimia-kompetensi-akademik-mah" title="JURIS - The Basic Chemistry Knowledge Effect on StudentsAo Achievement Through the Pathways in Tadulako University" target="_blank">The Basic Chemistry Knowledge Effect on StudentsAo Achievement Through the Pathways in Tadulako University</a>: Sebuah penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana motivasi belajar dan strategi pembelajaran mahasiswa memediasi hubungan antara pengetahuan kimia dasar dan indeks prestasi pada masingAcmasing jalur masuk SNMPTN, SBMPTN, dan SMMPTN, sehingga dapat mengidentifikasi faktorAcfaktor psikologis yang memperkuat atau melemahkan pengaruh pengetahuan tersebut. Penelitian longitudinal yang mengikuti beberapa generasi mahasiswa selama tiga hingga empat semester dapat mengevaluasi dampak perbaikan kurikulum kimia dasar, termasuk penggunaan media digital dan pendekatan problemAcbased learning, terhadap peningkatan IP, serta mengamati perubahan tren prestasi antar jalur masuk seiring waktu. Selain itu, studi komparatif yang memperhitungkan variabel eksternal seperti status sosialAcekonomi, kualitas sekolah menengah asal, serta akses terhadap sumber belajar daring dapat mengungkap sejauh mana faktorAcfaktor tersebut memoderasi efektivitas pengetahuan kimia dasar dalam memprediksi prestasi akademik. Penelitian juga dapat menguji pengaruh intervensi pendampingan akademik khusus bagi mahasiswa yang masuk melalui jalur SNMPTN, yang menunjukkan pengaruh paling lemah, untuk melihat apakah dukungan tambahan dapat meningkatkan nilai IP secara signifikan. Selanjutnya, analisis jaringan korelasi antara mata kuliah kimia lanjutan dan hasil IP dapat memberikan wawasan tentang keterkaitan kompetensi kimia dasar dengan keberhasilan di level yang lebih tinggi. Ketiga arah penelitian ini akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang mekanisme yang mendasari keberhasilan akademik mahasiswa kimia serta menyediakan dasar empiris bagi kebijakan peningkatan kualitas pendidikan kimia di tingkat universitas..
<br>Pengujian hipotesis menunjukkan bahwa pengetahuan kimia dasar memberikan pengaruh positif terhadap indeks prestasi mahasiswa PSPK melalui ketiga jalur masuk, yaitu SNMPTN, SBMPTN, dan SMMPTN, dengan koefisien regresi masingAcmasing sebesar 3,281.Meskipun nilai signifikansi pada jalur SNMPTN tidak signifikan (p <.692), jalur SBMPTN dan SMMPTN menunjukkan pengaruh signifikan (p >.Temuan ini memperkuat pentingnya penguasaan kimia dasar sebagai faktor penentu prestasi akademik mahasiswa
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan kimia dasar terhadap indeks prestasi (IP) mahasiswa kimia (PSPK) di Universitas Tadulako. Populasi penelitian mencakup seluruh mahasiswa PSPK FKIP Universitas Tadulako pada tahun akademik 2018/2019 sebanyak 464 orang, dengan teknik sampling stratifikasi menghasilkan sampel sebanyak 115 mahasiswa. Data diperoleh dari arsip BAKP Universitas Tadulako, universitas, dan kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa kimia dasar berpengaruh positif terhadap IP mahasiswa PSPK melalui jalur SNMPTN (koefisien 0,032, persamaan regresi b = 3,281, t(23) = 0,067, p < .692), melalui jalur SBMPTN (koefisien 0,877, b = 0,790, t(69) = 0,803, p > .000), dan melalui jalur SMMPTN (koefisien 0,843, b = 0,574, t(20) = 0,996, p > .000).
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/7/penilaian-pendidikan-kimia-kompetensi-akademik-mah-thumb-1de29.webp" type="image/webp" length="132696" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/penilaian-pendidikan-kimia-kompetensi-akademik-mah-thumb-1de29.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/penilaian-pendidikan-kimia-kompetensi-akademik-mah-thumb-c6c2c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/penilaian-pendidikan-kimia-kompetensi-akademik-mah-thumb-d0c54.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-922-jurnalfkipuntad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4507-jurnal-akademika-kimia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penentuan Hasil Minyak Atsiri dari Ekstraksi dan Distilasi pada Kulit Jeruk Lemon Citrus lemon dan Jeruk Purut Citrus hystrix ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penentuan Hasil Minyak Atsiri dari Ekstraksi dan Distilasi pada Kulit Jeruk Lemon Citrus lemon dan Jeruk Purut Citrus hystrix ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penentuan Hasil Minyak Atsiri dari Ekstraksi dan Distilasi pada Kulit Jeruk Lemon Citrus lemon dan Jeruk Purut Citrus hystrix ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53984-jeruk-purut-lemon-persentase-hasil-reaktif-h</link>
	<guid isPermaLink="false">8b2cf6094dbbbd3f6b1a76a923b0f0d3</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 18:11:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ citrus lemon ]]></category>
	<category><![CDATA[ reny reny 78 ]]></category>
	<category><![CDATA[ reny reny 82 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[78,82,citrus,lemon,reny]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara berbagai metode ekstraksi dan distilasi untuk menentukan metode yang paling efektif dalam menghasilkan minyak atsiri dengan kualitas tinggi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penentuan Hasil Minyak Atsiri dari Ekstraksi dan Distilasi pada Kulit Jeruk Lemon (Citrus lemon) dan Jeruk Purut (Citrus hystrix): Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara berbagai metode ekstraksi dan distilasi untuk menentukan metode yang paling efektif dalam menghasilkan minyak atsiri dengan kualitas tinggi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi penggunaan minyak atsiri jeruk lemon dan jeruk purut dalam berbagai aplikasi, seperti kosmetik, makanan, dan farmasi. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengoptimalkan proses ekstraksi dan distilasi dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti waktu, suhu, dan jenis pelarut yang digunakan.. Berdasarkan hasil penelitian, persentase hasil minyak atsiri jeruk purut dan kulit jeruk lemon melalui ekstraksi dan distilasi, yaitu jeruk purut distilasi (1,02%), kulit jeruk lemon distilasi (2,29%), kulit jeruk lemon ekstraksi (1,07%), dan jeruk purut ekstraksi (1,32%).Perlakuan yang berbeda menghasilkan persentase hasil yang berbeda, dengan persentase hasil tertinggi dalam distilasi kulit jeruk lemon.Hasil indeks bias yang diperoleh pada sampel distilasi kulit jeruk purut adalah 1,4698, sampel distilasi kulit jeruk lemon adalah 1,3381, hasil ekstraksi kulit jeruk purut adalah 1,3690, dan ekstraksi kulit jeruk lemon adalah 1,3812.Ketika dibandingkan, hasil yang diperoleh memiliki perbedaan 1 dan 2 poin terkait persyaratan kualitas, yaitu 1,507-1,515 SNI minyak patchouli, karena tidak ada SNI untuk indeks bias sampel kulit jeruk, diduga disebabkan oleh perbedaan sampel yang digunakan dalam mengekstraksi minyak atsiri.Dapat disimpulkan bahwa indeks bias masih kurang dari angka SNI Minyak atsiri adalah minyak nabati yang memberikan aroma khas pada tumbuhan dan mengandung bahan-bahan penting. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan hasil minyak atsiri kulit jeruk lemon dan jeruk purut melalui ekstraksi dan distilasi. Metode yang digunakan dalam distilasi adalah distilasi sederhana, sedangkan untuk ekstraksi adalah macerasi. Hasil menunjukkan bahwa kadar air kulit jeruk lemon adalah 3,37%. Untuk kulit jeruk purut, kadar airnya adalah 2,72% dibandingkan dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) yang tidak sesuai karena kadar air memiliki... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/0/jeruk-purut-lemon-persentase-hasil-reaktif-ekstrak-thumb-9102d.webp" title="JURIS - Penentuan Hasil Minyak Atsiri dari Ekstraksi dan Distilasi pada Kulit Jeruk Lemon (Citrus lemon) dan Jeruk Purut (Citrus hystrix)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/jeruk-purut-lemon-persentase-hasil-reaktif-ekstrak-thumb-9102d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/jeruk-purut-lemon-persentase-hasil-reaktif-ekstrak-thumb-9102d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/jeruk-purut-lemon-persentase-hasil-reaktif-ekstrak-thumb-9102d.webp 1x" title="JURIS - Penentuan Hasil Minyak Atsiri dari Ekstraksi dan Distilasi pada Kulit Jeruk Lemon (Citrus lemon) dan Jeruk Purut (Citrus hystrix)" alt="JURIS - Penentuan Hasil Minyak Atsiri dari Ekstraksi dan Distilasi pada Kulit Jeruk Lemon (Citrus lemon) dan Jeruk Purut (Citrus hystrix)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/jeruk-purut-lemon-persentase-hasil-reaktif-ekstrak-thumb-bf8fd.webp" title="JURIS - Penentuan Hasil Minyak Atsiri dari Ekstraksi dan Distilasi pada Kulit Jeruk Lemon (Citrus lemon) dan Jeruk Purut (Citrus hystrix)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/jeruk-purut-lemon-persentase-hasil-reaktif-ekstrak-thumb-bf8fd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/jeruk-purut-lemon-persentase-hasil-reaktif-ekstrak-thumb-bf8fd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/jeruk-purut-lemon-persentase-hasil-reaktif-ekstrak-thumb-bf8fd.webp 1x" title="JURIS - Penentuan Hasil Minyak Atsiri dari Ekstraksi dan Distilasi pada Kulit Jeruk Lemon (Citrus lemon) dan Jeruk Purut (Citrus hystrix)" alt="JURIS - Penentuan Hasil Minyak Atsiri dari Ekstraksi dan Distilasi pada Kulit Jeruk Lemon (Citrus lemon) dan Jeruk Purut (Citrus hystrix)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53984-jeruk-purut-lemon-persentase-hasil-reaktif-h" title="JURIS - Penentuan Hasil Minyak Atsiri dari Ekstraksi dan Distilasi pada Kulit Jeruk Lemon (Citrus lemon) dan Jeruk Purut (Citrus hystrix)" target="_blank">Penentuan Hasil Minyak Atsiri dari Ekstraksi dan Distilasi pada Kulit Jeruk Lemon (Citrus lemon) dan Jeruk Purut (Citrus hystrix)</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara berbagai metode ekstraksi dan distilasi untuk menentukan metode yang paling efektif dalam menghasilkan minyak atsiri dengan kualitas tinggi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi penggunaan minyak atsiri jeruk lemon dan jeruk purut dalam berbagai aplikasi, seperti kosmetik, makanan, dan farmasi. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengoptimalkan proses ekstraksi dan distilasi dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti waktu, suhu, dan jenis pelarut yang digunakan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, persentase hasil minyak atsiri jeruk purut dan kulit jeruk lemon melalui ekstraksi dan distilasi, yaitu jeruk purut distilasi (1,02%), kulit jeruk lemon distilasi (2,29%), kulit jeruk lemon ekstraksi (1,07%), dan jeruk purut ekstraksi (1,32%).Perlakuan yang berbeda menghasilkan persentase hasil yang berbeda, dengan persentase hasil tertinggi dalam distilasi kulit jeruk lemon.Hasil indeks bias yang diperoleh pada sampel distilasi kulit jeruk purut adalah 1,4698, sampel distilasi kulit jeruk lemon adalah 1,3381, hasil ekstraksi kulit jeruk purut adalah 1,3690, dan ekstraksi kulit jeruk lemon adalah 1,3812.Ketika dibandingkan, hasil yang diperoleh memiliki perbedaan 1 dan 2 poin terkait persyaratan kualitas, yaitu 1,507-1,515 SNI minyak patchouli, karena tidak ada SNI untuk indeks bias sampel kulit jeruk, diduga disebabkan oleh perbedaan sampel yang digunakan dalam mengekstraksi minyak atsiri.Dapat disimpulkan bahwa indeks bias masih kurang dari angka SNI
<br>Minyak atsiri adalah minyak nabati yang memberikan aroma khas pada tumbuhan dan mengandung bahan-bahan penting. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan hasil minyak atsiri kulit jeruk lemon dan jeruk purut melalui ekstraksi dan distilasi. Metode yang digunakan dalam distilasi adalah distilasi sederhana, sedangkan untuk ekstraksi adalah macerasi. Hasil menunjukkan bahwa kadar air kulit jeruk lemon adalah 3,37%. Untuk kulit jeruk purut, kadar airnya adalah 2,72% dibandingkan dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) yang tidak sesuai karena kadar air memiliki...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/0/jeruk-purut-lemon-persentase-hasil-reaktif-ekstrak-thumb-bf8fd.webp" type="image/webp" length="131036" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/jeruk-purut-lemon-persentase-hasil-reaktif-ekstrak-thumb-9102d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/jeruk-purut-lemon-persentase-hasil-reaktif-ekstrak-thumb-bf8fd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-922-jurnalfkipuntad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4507-jurnal-akademika-kimia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Profil Hematologik Berdasarkan Jenis Plasmodium Pada Pasien Malaria Rawat Inap Di Rsk Lindimara Sumba Timur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Profil Hematologik Berdasarkan Jenis Plasmodium Pada Pasien Malaria Rawat Inap Di Rsk Lindimara Sumba Timur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Profil Hematologik Berdasarkan Jenis Plasmodium Pada Pasien Malaria Rawat Inap Di Rsk Lindimara Sumba Timur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53983-plasmodium-vivax-falciparum-dataset-distribusi-dat</link>
	<guid isPermaLink="false">90aec11023bc5c72996b81ece218496b</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 18:11:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ book review ]]></category>
	<category><![CDATA[ adi utarini ]]></category>
	<category><![CDATA[ case study ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adi,book,case,review,study,utarini]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan sangat krusial untuk memperdalam pemahaman mengenai malaria di Sumba Timur. Pertama, akan sangat bermanfaat jika dilakukan studi kohort untuk memantau bagaimana profil hematologik pasien malaria, terutama angka eritrosit dan kadar ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Profil Hematologik Berdasarkan Jenis Plasmodium Pada Pasien Malaria Rawat Inap Di Rsk Lindimara, Sumba Timur: Penelitian lanjutan sangat krusial untuk memperdalam pemahaman mengenai malaria di Sumba Timur. Pertama, akan sangat bermanfaat jika dilakukan studi kohort untuk memantau bagaimana profil hematologik pasien malaria, terutama angka eritrosit dan kadar hemoglobin, berubah seiring waktu setelah diagnosis dan pemberian terapi antimalaria. Studi ini dapat mengidentifikasi apakah ada perbedaan signifikan dalam respons pengobatan dan pemulihan hematologik antara pasien yang terinfeksi Plasmodium falciparum dan Plasmodium vivax dalam jangka panjang, yang tidak terlihat dalam penelitian potong lintang ini. Kedua, mengingat adanya kekhawatiran mengenai perluasan resistensi Plasmodium terhadap kina dan primakuin, penelitian dapat fokus pada evaluasi komprehensif terhadap tingkat resistensi obat antimalaria yang ada saat ini di wilayah tersebut. Selanjutnya, akan penting untuk mengidentifikasi dan menguji potensi efektivitas serta keamanan dari rejimen obat antimalaria alternatif, baik yang sudah ada dalam pedoman nasional maupun opsi baru yang menjanjikan, untuk memastikan penanganan malaria tetap optimal dan berkelanjutan. Terakhir, untuk mengatasi pola infeksi yang unik pada kelompok demografi tertentu seperti perempuan, usia produktif, dan pelajar, perlu dilakukan investigasi lebih mendalam. Penelitian dapat menelusuri secara spesifik faktor-faktor sosio-demografi, perilaku, serta lingkungan yang mungkin menjadi determinan utama tingginya prevalensi pada kelompok tersebut. Pemahaman yang lebih baik tentang konteks ini akan membantu merancang strategi intervensi dan program pencegahan malaria yang lebih efektif, personal, dan tepat sasaran di komunitas, sehingga mengurangi beban penyakit secara signifikan.. Kejadian malaria di RSK Lindimara didominasi oleh infeksi Plasmodium falcifarum (80,2%) dibandingkan Plasmodium vivax.Gambaran klinis, angka eritrosit, dan kadar hemoglobin tidak menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua jenis Plasmodium.Mayoritas infeksi ditemukan pada perempuan (>15 tahun) dengan profesi pelajar, dan kombinasi kina-primakuin menjadi pilihan obat utama Pendahuluan: Malaria merupakan salah satu penyakit menular yang masih banyak ditemukan di negara tropis dan sub tropis. Data WHO pada tahun 2013 diperkirakan 197 juta kasus malaria dengan angka kematian sekitar 584.000 orang. Di Indonesia kasus malaria pada tahun 2013 sebesar 343.527 kasus. Kabupaten Sumba Timur merupakan daerah endemis malaria dengan angka kejadian malaria yang masih cukup tinggi yaitu sebesar 6.266 kasus.Tujuan: Menganalisis gambaran hematologik malaria terutama angka eritrosit dan hemoglobin berdasarkan jenis Plasmodium, distribusi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/e/plasmodium-vivax-falciparum-dataset-distribusi-dat-thumb-df824.webp" title="JURIS - Profil Hematologik Berdasarkan Jenis Plasmodium Pada Pasien Malaria Rawat Inap Di Rsk Lindimara, Sumba Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/plasmodium-vivax-falciparum-dataset-distribusi-dat-thumb-df824.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/plasmodium-vivax-falciparum-dataset-distribusi-dat-thumb-df824.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/plasmodium-vivax-falciparum-dataset-distribusi-dat-thumb-df824.webp 1x" title="JURIS - Profil Hematologik Berdasarkan Jenis Plasmodium Pada Pasien Malaria Rawat Inap Di Rsk Lindimara, Sumba Timur" alt="JURIS - Profil Hematologik Berdasarkan Jenis Plasmodium Pada Pasien Malaria Rawat Inap Di Rsk Lindimara, Sumba Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/plasmodium-vivax-falciparum-dataset-distribusi-dat-thumb-1769c.webp" title="JURIS - Profil Hematologik Berdasarkan Jenis Plasmodium Pada Pasien Malaria Rawat Inap Di Rsk Lindimara, Sumba Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/plasmodium-vivax-falciparum-dataset-distribusi-dat-thumb-1769c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/plasmodium-vivax-falciparum-dataset-distribusi-dat-thumb-1769c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/plasmodium-vivax-falciparum-dataset-distribusi-dat-thumb-1769c.webp 1x" title="JURIS - Profil Hematologik Berdasarkan Jenis Plasmodium Pada Pasien Malaria Rawat Inap Di Rsk Lindimara, Sumba Timur" alt="JURIS - Profil Hematologik Berdasarkan Jenis Plasmodium Pada Pasien Malaria Rawat Inap Di Rsk Lindimara, Sumba Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/plasmodium-vivax-falciparum-dataset-distribusi-dat-thumb-89df3.webp" title="JURIS - Profil Hematologik Berdasarkan Jenis Plasmodium Pada Pasien Malaria Rawat Inap Di Rsk Lindimara, Sumba Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/plasmodium-vivax-falciparum-dataset-distribusi-dat-thumb-89df3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/plasmodium-vivax-falciparum-dataset-distribusi-dat-thumb-89df3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/plasmodium-vivax-falciparum-dataset-distribusi-dat-thumb-89df3.webp 1x" title="JURIS - Profil Hematologik Berdasarkan Jenis Plasmodium Pada Pasien Malaria Rawat Inap Di Rsk Lindimara, Sumba Timur" alt="JURIS - Profil Hematologik Berdasarkan Jenis Plasmodium Pada Pasien Malaria Rawat Inap Di Rsk Lindimara, Sumba Timur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53983-plasmodium-vivax-falciparum-dataset-distribusi-dat" title="JURIS - Profil Hematologik Berdasarkan Jenis Plasmodium Pada Pasien Malaria Rawat Inap Di Rsk Lindimara, Sumba Timur" target="_blank">Profil Hematologik Berdasarkan Jenis Plasmodium Pada Pasien Malaria Rawat Inap Di Rsk Lindimara, Sumba Timur</a>: Penelitian lanjutan sangat krusial untuk memperdalam pemahaman mengenai malaria di Sumba Timur. Pertama, akan sangat bermanfaat jika dilakukan studi kohort untuk memantau bagaimana profil hematologik pasien malaria, terutama angka eritrosit dan kadar hemoglobin, berubah seiring waktu setelah diagnosis dan pemberian terapi antimalaria. Studi ini dapat mengidentifikasi apakah ada perbedaan signifikan dalam respons pengobatan dan pemulihan hematologik antara pasien yang terinfeksi Plasmodium falciparum dan Plasmodium vivax dalam jangka panjang, yang tidak terlihat dalam penelitian potong lintang ini. Kedua, mengingat adanya kekhawatiran mengenai perluasan resistensi Plasmodium terhadap kina dan primakuin, penelitian dapat fokus pada evaluasi komprehensif terhadap tingkat resistensi obat antimalaria yang ada saat ini di wilayah tersebut. Selanjutnya, akan penting untuk mengidentifikasi dan menguji potensi efektivitas serta keamanan dari rejimen obat antimalaria alternatif, baik yang sudah ada dalam pedoman nasional maupun opsi baru yang menjanjikan, untuk memastikan penanganan malaria tetap optimal dan berkelanjutan. Terakhir, untuk mengatasi pola infeksi yang unik pada kelompok demografi tertentu seperti perempuan, usia produktif, dan pelajar, perlu dilakukan investigasi lebih mendalam. Penelitian dapat menelusuri secara spesifik faktor-faktor sosio-demografi, perilaku, serta lingkungan yang mungkin menjadi determinan utama tingginya prevalensi pada kelompok tersebut. Pemahaman yang lebih baik tentang konteks ini akan membantu merancang strategi intervensi dan program pencegahan malaria yang lebih efektif, personal, dan tepat sasaran di komunitas, sehingga mengurangi beban penyakit secara signifikan..
<br>Kejadian malaria di RSK Lindimara didominasi oleh infeksi Plasmodium falcifarum (80,2%) dibandingkan Plasmodium vivax.Gambaran klinis, angka eritrosit, dan kadar hemoglobin tidak menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua jenis Plasmodium.Mayoritas infeksi ditemukan pada perempuan (>15 tahun) dengan profesi pelajar, dan kombinasi kina-primakuin menjadi pilihan obat utama
<br>Pendahuluan: Malaria merupakan salah satu penyakit menular yang masih banyak ditemukan di negara tropis dan sub tropis. Data WHO pada tahun 2013 diperkirakan 197 juta kasus malaria dengan angka kematian sekitar 584.000 orang. Di Indonesia kasus malaria pada tahun 2013 sebesar 343.527 kasus. Kabupaten Sumba Timur merupakan daerah endemis malaria dengan angka kejadian malaria yang masih cukup tinggi yaitu sebesar 6.266 kasus.Tujuan: Menganalisis gambaran hematologik malaria terutama angka eritrosit dan hemoglobin berdasarkan jenis Plasmodium, distribusi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/e/plasmodium-vivax-falciparum-dataset-distribusi-dat-thumb-1769c.webp" type="image/webp" length="87048" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/plasmodium-vivax-falciparum-dataset-distribusi-dat-thumb-df824.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/plasmodium-vivax-falciparum-dataset-distribusi-dat-thumb-1769c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/plasmodium-vivax-falciparum-dataset-distribusi-dat-thumb-89df3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-586-dwcu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17976-berkala-ilmiah-kedokteran-duta-wacana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dampak Pemberlakuan Clinical Pathway Terhadap Kualitas Pelayanan Stroke di RS Bethesda Yogyakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dampak Pemberlakuan Clinical Pathway Terhadap Kualitas Pelayanan Stroke di RS Bethesda Yogyakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dampak Pemberlakuan Clinical Pathway Terhadap Kualitas Pelayanan Stroke di RS Bethesda Yogyakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53982-clinical-pathway-faktor-risiko-stroke-spesifik-pas</link>
	<guid isPermaLink="false">5226106dadeef520293fae066fd2d2ef</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 18:11:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ book review ]]></category>
	<category><![CDATA[ adi utarini ]]></category>
	<category><![CDATA[ case study ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adi,book,case,review,study,utarini]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi (1) bagaimana integrasi faktor input seperti kompetensi tim klinis, ketersediaan peralatan, dan struktur organisasi rumah sakit memengaruhi efektivitas clinical pathway dalam menurunkan mortalitas stroke, dengan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dampak Pemberlakuan Clinical Pathway Terhadap Kualitas Pelayanan Stroke di RS Bethesda Yogyakarta: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi (1) bagaimana integrasi faktor input seperti kompetensi tim klinis, ketersediaan peralatan, dan struktur organisasi rumah sakit memengaruhi efektivitas clinical pathway dalam menurunkan mortalitas stroke, dengan merancang studi kohort multiAcpusat yang mengumpulkan data demografis, proses, dan outcome secara simultan; (2) apakah penambahan indikator outcome tambahan, seperti kualitas hidup pascaAcstroke, lama rawat inap, dan tingkat komplikasi, dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang manfaat clinical pathway, melalui desain eksperimental terkontrol dengan kelompok pembanding yang menerima standar perawatan konvensional; dan (3) apakah penerapan modul edukasi digital bagi pasien dan keluarga pada fase discharge dapat meningkatkan kepatuhan terhadap rekomendasi klinis dan pada akhirnya menurunkan angka mortalitas, dengan melakukan uji coba teracak terkontrol (RCT) yang membandingkan kelompok yang menerima edukasi digital versus edukasi konvensional. PenelitianAcpenelitian ini diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang faktorAcfaktor yang memediasi hubungan antara clinical pathway dan outcome stroke, serta memberikan bukti kuat untuk kebijakan peningkatan kualitas pelayanan di rumah sakit.. Pemberlakuan clinical pathway pada pelayanan stroke di RS Bethesda meningkatkan pencapaian indikator proses, meliputi asesmen menelan, asesmen rehabilitasi, dan edukasi.Namun, penerapan pathway tidak berhubungan signifikan dengan penurunan mortalitas pasien stroke.Faktor-faktor seperti jenis stroke perdarahan, skor GCS < 8, penurunan kesadaran pada admisi, serta komorbiditas atrial fibrilasi dan diabetes mellitus secara signifikan meningkatkan risiko mortalitas Latar belakang: Stroke masih menjadi masalah kesehatan dunia. Dibutuhkan solusi manajemen klinis yang lebih baik guna mengupayakan instrumen yang pelayanan stroke yang berkualitas. Sebagai sebuah menstandarisasi proses dan outcome pelayanan, clinical pathway selayaknya mampu menjadi solusi perbaikan manajemen kualitas berkelanjutan. Hingga kini bukti mengenai efektivitas clinical pathway masih diperdebatkan. Tujuan: Untuk mengevaluasi dampak clinical pathway terhadap perbaikan kualitas pelayanan stroke berdasarkan indikator proses dan outcome. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode before-after without control group quasi exsperimental, dimana dilakukan penilaian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/e/clinical-pathway-faktor-risiko-stroke-spesifik-pas-thumb-329cb.webp" title="JURIS - Dampak Pemberlakuan Clinical Pathway Terhadap Kualitas Pelayanan Stroke di RS Bethesda Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/clinical-pathway-faktor-risiko-stroke-spesifik-pas-thumb-329cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/clinical-pathway-faktor-risiko-stroke-spesifik-pas-thumb-329cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/clinical-pathway-faktor-risiko-stroke-spesifik-pas-thumb-329cb.webp 1x" title="JURIS - Dampak Pemberlakuan Clinical Pathway Terhadap Kualitas Pelayanan Stroke di RS Bethesda Yogyakarta" alt="JURIS - Dampak Pemberlakuan Clinical Pathway Terhadap Kualitas Pelayanan Stroke di RS Bethesda Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/clinical-pathway-faktor-risiko-stroke-spesifik-pas-thumb-d4ced.webp" title="JURIS - Dampak Pemberlakuan Clinical Pathway Terhadap Kualitas Pelayanan Stroke di RS Bethesda Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/clinical-pathway-faktor-risiko-stroke-spesifik-pas-thumb-d4ced.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/clinical-pathway-faktor-risiko-stroke-spesifik-pas-thumb-d4ced.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/clinical-pathway-faktor-risiko-stroke-spesifik-pas-thumb-d4ced.webp 1x" title="JURIS - Dampak Pemberlakuan Clinical Pathway Terhadap Kualitas Pelayanan Stroke di RS Bethesda Yogyakarta" alt="JURIS - Dampak Pemberlakuan Clinical Pathway Terhadap Kualitas Pelayanan Stroke di RS Bethesda Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/clinical-pathway-faktor-risiko-stroke-spesifik-pas-thumb-183fe.webp" title="JURIS - Dampak Pemberlakuan Clinical Pathway Terhadap Kualitas Pelayanan Stroke di RS Bethesda Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/clinical-pathway-faktor-risiko-stroke-spesifik-pas-thumb-183fe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/clinical-pathway-faktor-risiko-stroke-spesifik-pas-thumb-183fe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/clinical-pathway-faktor-risiko-stroke-spesifik-pas-thumb-183fe.webp 1x" title="JURIS - Dampak Pemberlakuan Clinical Pathway Terhadap Kualitas Pelayanan Stroke di RS Bethesda Yogyakarta" alt="JURIS - Dampak Pemberlakuan Clinical Pathway Terhadap Kualitas Pelayanan Stroke di RS Bethesda Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53982-clinical-pathway-faktor-risiko-stroke-spesifik-pas" title="JURIS - Dampak Pemberlakuan Clinical Pathway Terhadap Kualitas Pelayanan Stroke di RS Bethesda Yogyakarta" target="_blank">Dampak Pemberlakuan Clinical Pathway Terhadap Kualitas Pelayanan Stroke di RS Bethesda Yogyakarta</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi (1) bagaimana integrasi faktor input seperti kompetensi tim klinis, ketersediaan peralatan, dan struktur organisasi rumah sakit memengaruhi efektivitas clinical pathway dalam menurunkan mortalitas stroke, dengan merancang studi kohort multiAcpusat yang mengumpulkan data demografis, proses, dan outcome secara simultan; (2) apakah penambahan indikator outcome tambahan, seperti kualitas hidup pascaAcstroke, lama rawat inap, dan tingkat komplikasi, dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang manfaat clinical pathway, melalui desain eksperimental terkontrol dengan kelompok pembanding yang menerima standar perawatan konvensional; dan (3) apakah penerapan modul edukasi digital bagi pasien dan keluarga pada fase discharge dapat meningkatkan kepatuhan terhadap rekomendasi klinis dan pada akhirnya menurunkan angka mortalitas, dengan melakukan uji coba teracak terkontrol (RCT) yang membandingkan kelompok yang menerima edukasi digital versus edukasi konvensional. PenelitianAcpenelitian ini diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang faktorAcfaktor yang memediasi hubungan antara clinical pathway dan outcome stroke, serta memberikan bukti kuat untuk kebijakan peningkatan kualitas pelayanan di rumah sakit..
<br>Pemberlakuan clinical pathway pada pelayanan stroke di RS Bethesda meningkatkan pencapaian indikator proses, meliputi asesmen menelan, asesmen rehabilitasi, dan edukasi.Namun, penerapan pathway tidak berhubungan signifikan dengan penurunan mortalitas pasien stroke.Faktor-faktor seperti jenis stroke perdarahan, skor GCS < 8, penurunan kesadaran pada admisi, serta komorbiditas atrial fibrilasi dan diabetes mellitus secara signifikan meningkatkan risiko mortalitas
<br>Latar belakang: Stroke masih menjadi masalah kesehatan dunia. Dibutuhkan solusi manajemen klinis yang lebih baik guna mengupayakan instrumen yang pelayanan stroke yang berkualitas. Sebagai sebuah menstandarisasi proses dan outcome pelayanan, clinical pathway selayaknya mampu menjadi solusi perbaikan manajemen kualitas berkelanjutan. Hingga kini bukti mengenai efektivitas clinical pathway masih diperdebatkan. Tujuan: Untuk mengevaluasi dampak clinical pathway terhadap perbaikan kualitas pelayanan stroke berdasarkan indikator proses dan outcome. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode before-after without control group quasi exsperimental, dimana dilakukan penilaian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/e/clinical-pathway-faktor-risiko-stroke-spesifik-pas-thumb-d4ced.webp" type="image/webp" length="102334" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/clinical-pathway-faktor-risiko-stroke-spesifik-pas-thumb-329cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/clinical-pathway-faktor-risiko-stroke-spesifik-pas-thumb-d4ced.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/clinical-pathway-faktor-risiko-stroke-spesifik-pas-thumb-183fe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-586-dwcu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17976-berkala-ilmiah-kedokteran-duta-wacana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Proses Pengembangan dan Penerapan Clinical Pathway Kasus Stroke Iskemik Akut di Rumah Sakit Anutapura Kota Palu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Proses Pengembangan dan Penerapan Clinical Pathway Kasus Stroke Iskemik Akut di Rumah Sakit Anutapura Kota Palu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Proses Pengembangan dan Penerapan Clinical Pathway Kasus Stroke Iskemik Akut di Rumah Sakit Anutapura Kota Palu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53981-clinical-pathway-rawat-inap-rsud-stroke-iskemik-st</link>
	<guid isPermaLink="false">a4c15c77b6b990521781f7c432c0717e</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 18:11:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ book review ]]></category>
	<category><![CDATA[ adi utarini ]]></category>
	<category><![CDATA[ case study ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adi,book,case,review,study,utarini]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada evaluasi jangka panjang terhadap keberlanjutan dan dampak clinical pathway stroke iskemik akut ini setelah diterapkan sepenuhnya. Studi ini bisa mengamati bagaimana clinical pathway tersebut bertahan seiring ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluasi Proses Pengembangan dan Penerapan Clinical Pathway Kasus Stroke Iskemik Akut di Rumah Sakit Anutapura Kota Palu: Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada evaluasi jangka panjang terhadap keberlanjutan dan dampak clinical pathway stroke iskemik akut ini setelah diterapkan sepenuhnya. Studi ini bisa mengamati bagaimana clinical pathway tersebut bertahan seiring waktu, apakah kepatuhan dalam pengisiannya tetap konsisten, dan bagaimana hal tersebut memengaruhi luaran pasien serta efisiensi biaya perawatan dalam kurun waktu beberapa tahun. Selain itu, mengingat adanya kendala seperti belum optimalnya kinerja case manager dan kurangnya pelatihan komprehensif, sebuah studi intervensi bisa dirancang untuk menilai secara empiris sejauh mana program pelatihan yang terstruktur dan penguatan peran case manager dapat meningkatkan efektivitas penerapan clinical pathway. Misalnya, menguji apakah peningkatan pemahaman dan keterampilan tim medis melalui pelatihan khusus dapat secara signifikan memperbaiki tingkat kepatuhan dan pada akhirnya, meningkatkan kualitas pelayanan serta kepuasan pasien. Terakhir, untuk memperkaya pemahaman di tingkat nasional, akan sangat bermanfaat jika dilakukan studi komparatif. Penelitian ini dapat membandingkan proses pengembangan, implementasi, dan efektivitas clinical pathway stroke iskemik akut di berbagai rumah sakit dengan karakteristik berbeda, misalnya rumah sakit di perkotaan dan perdesaan, atau yang memiliki skala pelayanan yang bervariasi. Hal ini bertujuan untuk mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat disesuaikan dan kendala unik yang mungkin muncul di berbagai konteks, sehingga rekomendasi kebijakan untuk standarisasi clinical pathway di Indonesia dapat diformulasikan dengan lebih baik dan relevan bagi sistem kesehatan secara keseluruhan.. Berdasarkan evaluasi CP baru stroke iskemik akut menunjukkan kesesuaian dengan ICPAT.Sinergi seluruh manajemen RS, clinical champion, dokter spesialis saraf dan tim multidisiplin menjadi kunci keberhasilan pengembangan dan penerapan clinical pathway Latar belakang: Stroke memiliki angka kematian dan kecacatan yang tinggi. Stroke menjadi penyebab nomor 1 admisi pasien ke rumah sakit. Penggunaan clinical pathway dapat mengurangi variasi dalam tindakan medis untuk kondisi klinis yang sama sehingga meningkatkan kualitas pelayanan stroke. Penelitian mengenai pengembangan clinical pathway sesuai Integrated Clinical Pathway Appraisal Tools (ICPAT) di Indonesia masih sangat terbatas.Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi proses pengembangan dan penerapan clinical pathway kasus stroke iskemik akut di RS Anutapura Kota Palu.Metode: Rancangan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/8/clinical-pathway-rawat-inap-rsud-stroke-iskemik-st-thumb-826f9.webp" title="JURIS - Evaluasi Proses Pengembangan dan Penerapan Clinical Pathway Kasus Stroke Iskemik Akut di Rumah Sakit Anutapura Kota Palu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/8/clinical-pathway-rawat-inap-rsud-stroke-iskemik-st-thumb-826f9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/8/clinical-pathway-rawat-inap-rsud-stroke-iskemik-st-thumb-826f9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/8/clinical-pathway-rawat-inap-rsud-stroke-iskemik-st-thumb-826f9.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Proses Pengembangan dan Penerapan Clinical Pathway Kasus Stroke Iskemik Akut di Rumah Sakit Anutapura Kota Palu" alt="JURIS - Evaluasi Proses Pengembangan dan Penerapan Clinical Pathway Kasus Stroke Iskemik Akut di Rumah Sakit Anutapura Kota Palu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/8/clinical-pathway-rawat-inap-rsud-stroke-iskemik-st-thumb-fa6e3.webp" title="JURIS - Evaluasi Proses Pengembangan dan Penerapan Clinical Pathway Kasus Stroke Iskemik Akut di Rumah Sakit Anutapura Kota Palu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/8/clinical-pathway-rawat-inap-rsud-stroke-iskemik-st-thumb-fa6e3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/8/clinical-pathway-rawat-inap-rsud-stroke-iskemik-st-thumb-fa6e3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/8/clinical-pathway-rawat-inap-rsud-stroke-iskemik-st-thumb-fa6e3.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Proses Pengembangan dan Penerapan Clinical Pathway Kasus Stroke Iskemik Akut di Rumah Sakit Anutapura Kota Palu" alt="JURIS - Evaluasi Proses Pengembangan dan Penerapan Clinical Pathway Kasus Stroke Iskemik Akut di Rumah Sakit Anutapura Kota Palu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/8/clinical-pathway-rawat-inap-rsud-stroke-iskemik-st-thumb-0d019.webp" title="JURIS - Evaluasi Proses Pengembangan dan Penerapan Clinical Pathway Kasus Stroke Iskemik Akut di Rumah Sakit Anutapura Kota Palu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/8/clinical-pathway-rawat-inap-rsud-stroke-iskemik-st-thumb-0d019.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/8/clinical-pathway-rawat-inap-rsud-stroke-iskemik-st-thumb-0d019.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/8/clinical-pathway-rawat-inap-rsud-stroke-iskemik-st-thumb-0d019.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Proses Pengembangan dan Penerapan Clinical Pathway Kasus Stroke Iskemik Akut di Rumah Sakit Anutapura Kota Palu" alt="JURIS - Evaluasi Proses Pengembangan dan Penerapan Clinical Pathway Kasus Stroke Iskemik Akut di Rumah Sakit Anutapura Kota Palu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53981-clinical-pathway-rawat-inap-rsud-stroke-iskemik-st" title="JURIS - Evaluasi Proses Pengembangan dan Penerapan Clinical Pathway Kasus Stroke Iskemik Akut di Rumah Sakit Anutapura Kota Palu" target="_blank">Evaluasi Proses Pengembangan dan Penerapan Clinical Pathway Kasus Stroke Iskemik Akut di Rumah Sakit Anutapura Kota Palu</a>: Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada evaluasi jangka panjang terhadap keberlanjutan dan dampak clinical pathway stroke iskemik akut ini setelah diterapkan sepenuhnya. Studi ini bisa mengamati bagaimana clinical pathway tersebut bertahan seiring waktu, apakah kepatuhan dalam pengisiannya tetap konsisten, dan bagaimana hal tersebut memengaruhi luaran pasien serta efisiensi biaya perawatan dalam kurun waktu beberapa tahun. Selain itu, mengingat adanya kendala seperti belum optimalnya kinerja case manager dan kurangnya pelatihan komprehensif, sebuah studi intervensi bisa dirancang untuk menilai secara empiris sejauh mana program pelatihan yang terstruktur dan penguatan peran case manager dapat meningkatkan efektivitas penerapan clinical pathway. Misalnya, menguji apakah peningkatan pemahaman dan keterampilan tim medis melalui pelatihan khusus dapat secara signifikan memperbaiki tingkat kepatuhan dan pada akhirnya, meningkatkan kualitas pelayanan serta kepuasan pasien. Terakhir, untuk memperkaya pemahaman di tingkat nasional, akan sangat bermanfaat jika dilakukan studi komparatif. Penelitian ini dapat membandingkan proses pengembangan, implementasi, dan efektivitas clinical pathway stroke iskemik akut di berbagai rumah sakit dengan karakteristik berbeda, misalnya rumah sakit di perkotaan dan perdesaan, atau yang memiliki skala pelayanan yang bervariasi. Hal ini bertujuan untuk mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat disesuaikan dan kendala unik yang mungkin muncul di berbagai konteks, sehingga rekomendasi kebijakan untuk standarisasi clinical pathway di Indonesia dapat diformulasikan dengan lebih baik dan relevan bagi sistem kesehatan secara keseluruhan..
<br>Berdasarkan evaluasi CP baru stroke iskemik akut menunjukkan kesesuaian dengan ICPAT.Sinergi seluruh manajemen RS, clinical champion, dokter spesialis saraf dan tim multidisiplin menjadi kunci keberhasilan pengembangan dan penerapan clinical pathway
<br>Latar belakang: Stroke memiliki angka kematian dan kecacatan yang tinggi. Stroke menjadi penyebab nomor 1 admisi pasien ke rumah sakit. Penggunaan clinical pathway dapat mengurangi variasi dalam tindakan medis untuk kondisi klinis yang sama sehingga meningkatkan kualitas pelayanan stroke. Penelitian mengenai pengembangan clinical pathway sesuai Integrated Clinical Pathway Appraisal Tools (ICPAT) di Indonesia masih sangat terbatas.Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi proses pengembangan dan penerapan clinical pathway kasus stroke iskemik akut di RS Anutapura Kota Palu.Metode: Rancangan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/8/clinical-pathway-rawat-inap-rsud-stroke-iskemik-st-thumb-0d019.webp" type="image/webp" length="102290" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/8/clinical-pathway-rawat-inap-rsud-stroke-iskemik-st-thumb-826f9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/8/clinical-pathway-rawat-inap-rsud-stroke-iskemik-st-thumb-fa6e3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/8/clinical-pathway-rawat-inap-rsud-stroke-iskemik-st-thumb-0d019.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-586-dwcu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17976-berkala-ilmiah-kedokteran-duta-wacana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analysis of Calcium Ca and Phosphorus P Levels in Meti Shells Batissa Violacea L ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analysis of Calcium Ca and Phosphorus P Levels in Meti Shells Batissa Violacea L ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analysis of Calcium Ca and Phosphorus P Levels in Meti Shells Batissa Violacea L ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53979-kalsium-karbonat-limbah-cangkang-kelapa-tepung</link>
	<guid isPermaLink="false">0303b9d07639d5724262c88a194f0cbe</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 18:11:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ citrus lemon ]]></category>
	<category><![CDATA[ reny reny 78 ]]></category>
	<category><![CDATA[ reny reny 82 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[78,82,citrus,lemon,reny]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi (1) bagaimana variasi geografis memengaruhi kandungan kalsium dan fosfor pada cangkang kerang Meti dengan melakukan survei sistematis di beberapa daerah aliran sungai di Sulawesi Selatan, sehingga dapat dipetakan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analysis of Calcium (Ca) and Phosphorus (P) Levels in Meti Shells (Batissa Violacea L.): Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi (1) bagaimana variasi geografis memengaruhi kandungan kalsium dan fosfor pada cangkang kerang Meti dengan melakukan survei sistematis di beberapa daerah aliran sungai di Sulawesi Selatan, sehingga dapat dipetakan potensi sumber mineral secara lebih komprehensif dan mengidentifikasi faktor lingkungan yang berperan. (2) Selanjutnya, perlu diteliti efisiensi dan kelayakan penggunaan limbah cangkang Meti sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik atau bahan adsorben untuk penghilangan logam berat, dengan menguji performa produk yang dihasilkan dalam kondisi laboratorium dan lapangan serta membandingkannya dengan bahan alternatif lain. (3) Akhirnya, penelitian harus mengembangkan prosedur pengolahan yang lebih ramah lingkungan, seperti penggunaan asam organik atau teknik biokimia untuk ekstraksi kalsium dan fosfor, serta menilai dampak lingkungan dari proses tersebut melalui analisis siklus hidup. Dengan menjawab ketiga pertanyaan ini, dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pemanfaatan berkelanjutan limbah cangkang kerang Meti serta kontribusinya terhadap ekonomi sirkular. Selain itu, studi jangka panjang mengenai kestabilan kimia dan fisik limbah setelah diproses akan memberikan data penting untuk implementasi skala industri.. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, analisis kadar kalsium dan fosfor pada limbah cangkang kerang Meti (Batissa violacea L) dari desa Woomparigi, Kabupaten Morowali Utara menunjukkan bahwa cangkang tersebut mengandung unsur kimia utama, yaitu kalsium dan fosfor, dengan kadar masingAcmasing 14,58% dan 2,01% (berdasarkan berat kering) Kerang meti (Batissa violacea L) merupakan salah satu jenis moluska yang hidup di perairan tawar. Limbah cangkang mengandung kadar kalsium karbonat yang tinggi (98% berat) dan berpotensi untuk dimanfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar kalsium (Ca) dan fosfor (P) pada cangkang meti (Batissa violacea L) dari Desa Woomparigi, Kabupaten Morowali Utara. Analisis kadar kalsium (Ca) dilakukan dengan spektrofotometer serapan atom (AAS) pada panjang gelombang 422,7 nm, sedangkan kadar fosfor (P) diukur dengan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 590 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/c/kalsium-karbonat-limbah-cangkang-kelapa-tepung-ker-thumb-71777.webp" title="JURIS - Analysis of Calcium (Ca) and Phosphorus (P) Levels in Meti Shells (Batissa Violacea L.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/c/kalsium-karbonat-limbah-cangkang-kelapa-tepung-ker-thumb-71777.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/c/kalsium-karbonat-limbah-cangkang-kelapa-tepung-ker-thumb-71777.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/c/kalsium-karbonat-limbah-cangkang-kelapa-tepung-ker-thumb-71777.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Calcium (Ca) and Phosphorus (P) Levels in Meti Shells (Batissa Violacea L.)" alt="JURIS - Analysis of Calcium (Ca) and Phosphorus (P) Levels in Meti Shells (Batissa Violacea L.)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/c/kalsium-karbonat-limbah-cangkang-kelapa-tepung-ker-thumb-7d4e9.webp" title="JURIS - Analysis of Calcium (Ca) and Phosphorus (P) Levels in Meti Shells (Batissa Violacea L.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/c/kalsium-karbonat-limbah-cangkang-kelapa-tepung-ker-thumb-7d4e9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/c/kalsium-karbonat-limbah-cangkang-kelapa-tepung-ker-thumb-7d4e9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/c/kalsium-karbonat-limbah-cangkang-kelapa-tepung-ker-thumb-7d4e9.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Calcium (Ca) and Phosphorus (P) Levels in Meti Shells (Batissa Violacea L.)" alt="JURIS - Analysis of Calcium (Ca) and Phosphorus (P) Levels in Meti Shells (Batissa Violacea L.)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53979-kalsium-karbonat-limbah-cangkang-kelapa-tepung" title="JURIS - Analysis of Calcium (Ca) and Phosphorus (P) Levels in Meti Shells (Batissa Violacea L.)" target="_blank">Analysis of Calcium (Ca) and Phosphorus (P) Levels in Meti Shells (Batissa Violacea L.)</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi (1) bagaimana variasi geografis memengaruhi kandungan kalsium dan fosfor pada cangkang kerang Meti dengan melakukan survei sistematis di beberapa daerah aliran sungai di Sulawesi Selatan, sehingga dapat dipetakan potensi sumber mineral secara lebih komprehensif dan mengidentifikasi faktor lingkungan yang berperan. (2) Selanjutnya, perlu diteliti efisiensi dan kelayakan penggunaan limbah cangkang Meti sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik atau bahan adsorben untuk penghilangan logam berat, dengan menguji performa produk yang dihasilkan dalam kondisi laboratorium dan lapangan serta membandingkannya dengan bahan alternatif lain. (3) Akhirnya, penelitian harus mengembangkan prosedur pengolahan yang lebih ramah lingkungan, seperti penggunaan asam organik atau teknik biokimia untuk ekstraksi kalsium dan fosfor, serta menilai dampak lingkungan dari proses tersebut melalui analisis siklus hidup. Dengan menjawab ketiga pertanyaan ini, dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pemanfaatan berkelanjutan limbah cangkang kerang Meti serta kontribusinya terhadap ekonomi sirkular. Selain itu, studi jangka panjang mengenai kestabilan kimia dan fisik limbah setelah diproses akan memberikan data penting untuk implementasi skala industri..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, analisis kadar kalsium dan fosfor pada limbah cangkang kerang Meti (Batissa violacea L) dari desa Woomparigi, Kabupaten Morowali Utara menunjukkan bahwa cangkang tersebut mengandung unsur kimia utama, yaitu kalsium dan fosfor, dengan kadar masingAcmasing 14,58% dan 2,01% (berdasarkan berat kering)
<br>Kerang meti (Batissa violacea L) merupakan salah satu jenis moluska yang hidup di perairan tawar. Limbah cangkang mengandung kadar kalsium karbonat yang tinggi (98% berat) dan berpotensi untuk dimanfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar kalsium (Ca) dan fosfor (P) pada cangkang meti (Batissa violacea L) dari Desa Woomparigi, Kabupaten Morowali Utara. Analisis kadar kalsium (Ca) dilakukan dengan spektrofotometer serapan atom (AAS) pada panjang gelombang 422,7 nm, sedangkan kadar fosfor (P) diukur dengan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 590 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/c/kalsium-karbonat-limbah-cangkang-kelapa-tepung-ker-thumb-71777.webp" type="image/webp" length="130458" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/c/kalsium-karbonat-limbah-cangkang-kelapa-tepung-ker-thumb-71777.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/c/kalsium-karbonat-limbah-cangkang-kelapa-tepung-ker-thumb-7d4e9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-922-jurnalfkipuntad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4507-jurnal-akademika-kimia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sosialisasi Hak Pekerja dalam Kebijakan Ketenagakerjaan Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168 PUU XXI 2023 di Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sosialisasi Hak Pekerja dalam Kebijakan Ketenagakerjaan Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168 PUU XXI 2023 di Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sosialisasi Hak Pekerja dalam Kebijakan Ketenagakerjaan Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168 PUU XXI 2023 di Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53977-putusan-mk-umsk-hak-pekerja-surakarta-dewan</link>
	<guid isPermaLink="false">5c6a33f991e1ac00e8f78d90f20773d5</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 18:11:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi secara mendalam efektivitas jangka panjang dari kegiatan sosialisasi hukum dan edukasi sejenis dalam mengubah praktik ketenagakerjaan di tingkat lokal. Penting untuk mengukur tidak hanya peningkatan pemahaman, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sosialisasi Hak Pekerja dalam Kebijakan Ketenagakerjaan Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023 di Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi secara mendalam efektivitas jangka panjang dari kegiatan sosialisasi hukum dan edukasi sejenis dalam mengubah praktik ketenagakerjaan di tingkat lokal. Penting untuk mengukur tidak hanya peningkatan pemahaman, tetapi juga bagaimana hal tersebut benar-benar memengaruhi kepatuhan pengusaha terhadap regulasi pengupahan yang adil dan perlindungan hak-hak pekerja pasca Putusan Mahkamah Konstitusi. Selanjutnya, studi dapat berfokus pada analisis dampak ekonomi dan sosial riil dari penetapan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) di Surakarta, mengidentifikasi sektor mana yang paling terpengaruh, serta bagaimana kebijakan ini memengaruhi iklim investasi, penyerapan tenaga kerja, dan kesejahteraan buruh secara keseluruhan. Pemahaman mendalam tentang dampak ini akan membantu pemerintah daerah merumuskan kebijakan yang lebih adaptif dan berkelanjutan. Terakhir, mengingat tantangan terkait ketersediaan data dan kapasitas analisis, perlu dilakukan penelitian untuk mengembangkan model komprehensif dalam pengumpulan, validasi, dan pemanfaatan data sektoral yang akurat. Model ini harus melibatkan kolaborasi antara akademisi, pemerintah daerah, dan dunia usaha untuk menciptakan kerangka kerja yang solid bagi penentuan UMSK yang objektif dan berbasis bukti. Penekanan pada pengembangan kapasitas sumber daya manusia di Dinas Ketenagakerjaan dan Dewan Pengupahan dalam menganalisis data ini juga menjadi arah studi krusial, memastikan rekomendasi kebijakan tidak hanya normatif, tetapi juga empiris dan responsif terhadap dinamika ekonomi lokal.. Kegiatan pengabdian masyarakat ini secara signifikan menunjukkan pentingnya sosialisasi hukum pasca Putusan MK Nomor 168/PUU-XXI/2023, yang memberikan kewenangan baru kepada kepala daerah untuk menetapkan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) berdasarkan rekomendasi Dewan Pengupahan.Sosialisasi ini berhasil menjembatani kesenjangan pemahaman antara norma hukum dan implementasinya, sekaligus memperkuat peran Dewan Pengupahan sebagai forum tripartit untuk menciptakan kebijakan pengupahan yang inklusif, adil, dan berbasis realitas sektoral.Ke depan, diperlukan upaya berkelanjutan seperti sosialisasi lanjutan, pelatihan teknis, dan penguatan kapasitas kelembagaan bagi pemerintah daerah dan Dewan Pengupahan guna memastikan rekomendasi kebijakan pengupahan didasari data kuat dan responsif terhadap dinamika ketenagakerjaan, demi keadilan sosial dan perlindungan hak pekerja Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023 memberikan arah baru terhadap sistem pengupahan di Indonesia melalui penguatan kewenangan pemerintah kabupaten/kota dalam menetapkan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK). Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi dan edukasi hukum kepada para pemangku kepentingan ketenagakerjaan di Kota Surakarta mengenai implikasi yuridis dan praktis dari putusan tersebut. Kegiatan dilaksanakan melalui kolaborasi antara Group Riset Hukum Administrasi dan Energi Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret, Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta, dan Dewan Pengupahan Kota Surakarta. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui ceramah ilmiah, diskusi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/0/putusan-mk-umsk-hak-pekerja-surakarta-dewan-daerah-thumb-8db8e.webp" title="JURIS - Sosialisasi Hak Pekerja dalam Kebijakan Ketenagakerjaan Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023 di Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/putusan-mk-umsk-hak-pekerja-surakarta-dewan-daerah-thumb-8db8e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/putusan-mk-umsk-hak-pekerja-surakarta-dewan-daerah-thumb-8db8e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/putusan-mk-umsk-hak-pekerja-surakarta-dewan-daerah-thumb-8db8e.webp 1x" title="JURIS - Sosialisasi Hak Pekerja dalam Kebijakan Ketenagakerjaan Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023 di Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta" alt="JURIS - Sosialisasi Hak Pekerja dalam Kebijakan Ketenagakerjaan Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023 di Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/0/putusan-mk-umsk-hak-pekerja-surakarta-dewan-daerah-thumb-9b540.webp" title="JURIS - Sosialisasi Hak Pekerja dalam Kebijakan Ketenagakerjaan Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023 di Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/putusan-mk-umsk-hak-pekerja-surakarta-dewan-daerah-thumb-9b540.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/putusan-mk-umsk-hak-pekerja-surakarta-dewan-daerah-thumb-9b540.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/putusan-mk-umsk-hak-pekerja-surakarta-dewan-daerah-thumb-9b540.webp 1x" title="JURIS - Sosialisasi Hak Pekerja dalam Kebijakan Ketenagakerjaan Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023 di Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta" alt="JURIS - Sosialisasi Hak Pekerja dalam Kebijakan Ketenagakerjaan Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023 di Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/0/putusan-mk-umsk-hak-pekerja-surakarta-dewan-daerah-thumb-871fe.webp" title="JURIS - Sosialisasi Hak Pekerja dalam Kebijakan Ketenagakerjaan Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023 di Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/putusan-mk-umsk-hak-pekerja-surakarta-dewan-daerah-thumb-871fe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/putusan-mk-umsk-hak-pekerja-surakarta-dewan-daerah-thumb-871fe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/putusan-mk-umsk-hak-pekerja-surakarta-dewan-daerah-thumb-871fe.webp 1x" title="JURIS - Sosialisasi Hak Pekerja dalam Kebijakan Ketenagakerjaan Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023 di Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta" alt="JURIS - Sosialisasi Hak Pekerja dalam Kebijakan Ketenagakerjaan Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023 di Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53977-putusan-mk-umsk-hak-pekerja-surakarta-dewan" title="JURIS - Sosialisasi Hak Pekerja dalam Kebijakan Ketenagakerjaan Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023 di Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta" target="_blank">Sosialisasi Hak Pekerja dalam Kebijakan Ketenagakerjaan Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023 di Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi secara mendalam efektivitas jangka panjang dari kegiatan sosialisasi hukum dan edukasi sejenis dalam mengubah praktik ketenagakerjaan di tingkat lokal. Penting untuk mengukur tidak hanya peningkatan pemahaman, tetapi juga bagaimana hal tersebut benar-benar memengaruhi kepatuhan pengusaha terhadap regulasi pengupahan yang adil dan perlindungan hak-hak pekerja pasca Putusan Mahkamah Konstitusi. Selanjutnya, studi dapat berfokus pada analisis dampak ekonomi dan sosial riil dari penetapan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) di Surakarta, mengidentifikasi sektor mana yang paling terpengaruh, serta bagaimana kebijakan ini memengaruhi iklim investasi, penyerapan tenaga kerja, dan kesejahteraan buruh secara keseluruhan. Pemahaman mendalam tentang dampak ini akan membantu pemerintah daerah merumuskan kebijakan yang lebih adaptif dan berkelanjutan. Terakhir, mengingat tantangan terkait ketersediaan data dan kapasitas analisis, perlu dilakukan penelitian untuk mengembangkan model komprehensif dalam pengumpulan, validasi, dan pemanfaatan data sektoral yang akurat. Model ini harus melibatkan kolaborasi antara akademisi, pemerintah daerah, dan dunia usaha untuk menciptakan kerangka kerja yang solid bagi penentuan UMSK yang objektif dan berbasis bukti. Penekanan pada pengembangan kapasitas sumber daya manusia di Dinas Ketenagakerjaan dan Dewan Pengupahan dalam menganalisis data ini juga menjadi arah studi krusial, memastikan rekomendasi kebijakan tidak hanya normatif, tetapi juga empiris dan responsif terhadap dinamika ekonomi lokal..
<br>Kegiatan pengabdian masyarakat ini secara signifikan menunjukkan pentingnya sosialisasi hukum pasca Putusan MK Nomor 168/PUU-XXI/2023, yang memberikan kewenangan baru kepada kepala daerah untuk menetapkan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) berdasarkan rekomendasi Dewan Pengupahan.Sosialisasi ini berhasil menjembatani kesenjangan pemahaman antara norma hukum dan implementasinya, sekaligus memperkuat peran Dewan Pengupahan sebagai forum tripartit untuk menciptakan kebijakan pengupahan yang inklusif, adil, dan berbasis realitas sektoral.Ke depan, diperlukan upaya berkelanjutan seperti sosialisasi lanjutan, pelatihan teknis, dan penguatan kapasitas kelembagaan bagi pemerintah daerah dan Dewan Pengupahan guna memastikan rekomendasi kebijakan pengupahan didasari data kuat dan responsif terhadap dinamika ketenagakerjaan, demi keadilan sosial dan perlindungan hak pekerja
<br>Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023 memberikan arah baru terhadap sistem pengupahan di Indonesia melalui penguatan kewenangan pemerintah kabupaten/kota dalam menetapkan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK). Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi dan edukasi hukum kepada para pemangku kepentingan ketenagakerjaan di Kota Surakarta mengenai implikasi yuridis dan praktis dari putusan tersebut. Kegiatan dilaksanakan melalui kolaborasi antara Group Riset Hukum Administrasi dan Energi Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret, Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta, dan Dewan Pengupahan Kota Surakarta. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui ceramah ilmiah, diskusi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/0/putusan-mk-umsk-hak-pekerja-surakarta-dewan-daerah-thumb-871fe.webp" type="image/webp" length="137890" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/putusan-mk-umsk-hak-pekerja-surakarta-dewan-daerah-thumb-8db8e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/putusan-mk-umsk-hak-pekerja-surakarta-dewan-daerah-thumb-9b540.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/putusan-mk-umsk-hak-pekerja-surakarta-dewan-daerah-thumb-871fe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6749-mayadani.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16005-masyarakat-berdaya-inovasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Modernisasi Manajemen Kurikulum Dalam Perspektif Pemikiran Pendidikan Muhammad Abduh Analisis Konsep dan Implikasinya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Modernisasi Manajemen Kurikulum Dalam Perspektif Pemikiran Pendidikan Muhammad Abduh Analisis Konsep dan Implikasinya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Modernisasi Manajemen Kurikulum Dalam Perspektif Pemikiran Pendidikan Muhammad Abduh Analisis Konsep dan Implikasinya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53973-manajemen-kurikulum-islami-konteks-prakt</link>
	<guid isPermaLink="false">a4d23451ecf96d6357d0fc06c6017b3f</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 18:11:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ contak admin ]]></category>
	<category><![CDATA[ hadi bandung ]]></category>
	<category><![CDATA[ asep mulyana ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[admin,asep,bandung,contak,hadi,mulyana]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam tentang pengaruh pelatihan profesional bagi guru dalam mengimplementasikan teknologi pendidikan dan evaluasi kurikulum berbasis nilai-nilai agama di tingkat pendidikan yang lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Modernisasi Manajemen Kurikulum Dalam Perspektif Pemikiran Pendidikan Muhammad Abduh: Analisis Konsep dan Implikasinya: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam tentang pengaruh pelatihan profesional bagi guru dalam mengimplementasikan teknologi pendidikan dan evaluasi kurikulum berbasis nilai-nilai agama di tingkat pendidikan yang lebih luas. Penelitian ini diharapkan dapat memperluas cakupan pemahaman mengenai tantangan dan solusi dalam modernisasi kurikulum pendidikan Islam di Indonesia. Selain itu, perlu dilakukan penelitian tentang dampak integrasi teknologi dalam pembelajaran di lembaga pendidikan Islam, serta bagaimana teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesiapan siswa dalam menghadapi tantangan abad ke-21. Terakhir, penelitian tentang peran kepemimpinan pendidikan dalam mendukung modernisasi kurikulum dan implementasi praktik manajerial yang efektif juga sangat penting untuk dilakukan.. Penelitian ini mengungkapkan tiga tema utama dalam penerapan modernisasi manajemen kurikulum berbasis pemikiran Muhammad Abduh di lembaga pendidikan Islam di Indonesia.Pertama, integrasi nilai-nilai Islam dan ilmu pengetahuan modern menunjukkan bahwa meskipun ada upaya untuk menggabungkan keduanya, tantangan dalam menyelaraskan kurikulum tetap ada, terutama dalam hal teori dan praktik.Kedua, praktik manajerial yang terkendala oleh tradisi menunjukkan adanya kesenjangan antara kebijakan pendidikan yang progresif dengan implementasi manajerial yang lambat dan birokratis.Ketiga, pembaruan metode pembelajaran berbasis teknologi memberikan kemajuan, namun kesenjangan digital dan kurangnya pelatihan untuk guru masih menjadi hambatan besar dalam pengembangan kurikulum yang efektif.Implikasi dari temuan ini adalah pentingnya penguatan kapasitas manajerial dalam pendidikan Islam untuk mendukung implementasi kurikulum yang lebih fleksibel dan berbasis pada nilai-nilai agama serta ilmu pengetahuan modern.Secara teoritis, penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperdalam pemahaman tentang penerapan pemikiran Muhammad Abduh dalam konteks pendidikan Islam kontemporer, yang menekankan integrasi antara agama dan sains.Secara praktis, temuan ini menyoroti kebutuhan untuk meningkatkan kompetensi guru dan infrastruktur teknologi dalam mendukung perubahan kurikulum di lembaga pendidikan Islam Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan modernisasi manajemen kurikulum dalam perspektif pemikiran pendidikan Muhammad Abduh, serta implikasinya bagi praktik pengelolaan kurikulum di Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah studi kasus kualitatif, yang memungkinkan penelitian untuk mengeksplorasi fenomena dalam konteks pendidikan Islam. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi dengan melibatkan 10 informan yang dipilih melalui purposive sampling dari... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/7/manajemen-kurikulum-islami-konteks-praktik-perubah-thumb-7e1b1.webp" title="JURIS - Modernisasi Manajemen Kurikulum Dalam Perspektif Pemikiran Pendidikan Muhammad Abduh: Analisis Konsep dan Implikasinya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/manajemen-kurikulum-islami-konteks-praktik-perubah-thumb-7e1b1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/manajemen-kurikulum-islami-konteks-praktik-perubah-thumb-7e1b1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/manajemen-kurikulum-islami-konteks-praktik-perubah-thumb-7e1b1.webp 1x" title="JURIS - Modernisasi Manajemen Kurikulum Dalam Perspektif Pemikiran Pendidikan Muhammad Abduh: Analisis Konsep dan Implikasinya" alt="JURIS - Modernisasi Manajemen Kurikulum Dalam Perspektif Pemikiran Pendidikan Muhammad Abduh: Analisis Konsep dan Implikasinya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/manajemen-kurikulum-islami-konteks-praktik-perubah-thumb-5903b.webp" title="JURIS - Modernisasi Manajemen Kurikulum Dalam Perspektif Pemikiran Pendidikan Muhammad Abduh: Analisis Konsep dan Implikasinya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/manajemen-kurikulum-islami-konteks-praktik-perubah-thumb-5903b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/manajemen-kurikulum-islami-konteks-praktik-perubah-thumb-5903b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/manajemen-kurikulum-islami-konteks-praktik-perubah-thumb-5903b.webp 1x" title="JURIS - Modernisasi Manajemen Kurikulum Dalam Perspektif Pemikiran Pendidikan Muhammad Abduh: Analisis Konsep dan Implikasinya" alt="JURIS - Modernisasi Manajemen Kurikulum Dalam Perspektif Pemikiran Pendidikan Muhammad Abduh: Analisis Konsep dan Implikasinya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/manajemen-kurikulum-islami-konteks-praktik-perubah-thumb-7c58a.webp" title="JURIS - Modernisasi Manajemen Kurikulum Dalam Perspektif Pemikiran Pendidikan Muhammad Abduh: Analisis Konsep dan Implikasinya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/manajemen-kurikulum-islami-konteks-praktik-perubah-thumb-7c58a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/manajemen-kurikulum-islami-konteks-praktik-perubah-thumb-7c58a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/manajemen-kurikulum-islami-konteks-praktik-perubah-thumb-7c58a.webp 1x" title="JURIS - Modernisasi Manajemen Kurikulum Dalam Perspektif Pemikiran Pendidikan Muhammad Abduh: Analisis Konsep dan Implikasinya" alt="JURIS - Modernisasi Manajemen Kurikulum Dalam Perspektif Pemikiran Pendidikan Muhammad Abduh: Analisis Konsep dan Implikasinya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53973-manajemen-kurikulum-islami-konteks-prakt" title="JURIS - Modernisasi Manajemen Kurikulum Dalam Perspektif Pemikiran Pendidikan Muhammad Abduh: Analisis Konsep dan Implikasinya" target="_blank">Modernisasi Manajemen Kurikulum Dalam Perspektif Pemikiran Pendidikan Muhammad Abduh: Analisis Konsep dan Implikasinya</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam tentang pengaruh pelatihan profesional bagi guru dalam mengimplementasikan teknologi pendidikan dan evaluasi kurikulum berbasis nilai-nilai agama di tingkat pendidikan yang lebih luas. Penelitian ini diharapkan dapat memperluas cakupan pemahaman mengenai tantangan dan solusi dalam modernisasi kurikulum pendidikan Islam di Indonesia. Selain itu, perlu dilakukan penelitian tentang dampak integrasi teknologi dalam pembelajaran di lembaga pendidikan Islam, serta bagaimana teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesiapan siswa dalam menghadapi tantangan abad ke-21. Terakhir, penelitian tentang peran kepemimpinan pendidikan dalam mendukung modernisasi kurikulum dan implementasi praktik manajerial yang efektif juga sangat penting untuk dilakukan..
<br>Penelitian ini mengungkapkan tiga tema utama dalam penerapan modernisasi manajemen kurikulum berbasis pemikiran Muhammad Abduh di lembaga pendidikan Islam di Indonesia.Pertama, integrasi nilai-nilai Islam dan ilmu pengetahuan modern menunjukkan bahwa meskipun ada upaya untuk menggabungkan keduanya, tantangan dalam menyelaraskan kurikulum tetap ada, terutama dalam hal teori dan praktik.Kedua, praktik manajerial yang terkendala oleh tradisi menunjukkan adanya kesenjangan antara kebijakan pendidikan yang progresif dengan implementasi manajerial yang lambat dan birokratis.Ketiga, pembaruan metode pembelajaran berbasis teknologi memberikan kemajuan, namun kesenjangan digital dan kurangnya pelatihan untuk guru masih menjadi hambatan besar dalam pengembangan kurikulum yang efektif.Implikasi dari temuan ini adalah pentingnya penguatan kapasitas manajerial dalam pendidikan Islam untuk mendukung implementasi kurikulum yang lebih fleksibel dan berbasis pada nilai-nilai agama serta ilmu pengetahuan modern.Secara teoritis, penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperdalam pemahaman tentang penerapan pemikiran Muhammad Abduh dalam konteks pendidikan Islam kontemporer, yang menekankan integrasi antara agama dan sains.Secara praktis, temuan ini menyoroti kebutuhan untuk meningkatkan kompetensi guru dan infrastruktur teknologi dalam mendukung perubahan kurikulum di lembaga pendidikan Islam
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan modernisasi manajemen kurikulum dalam perspektif pemikiran pendidikan Muhammad Abduh, serta implikasinya bagi praktik pengelolaan kurikulum di Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah studi kasus kualitatif, yang memungkinkan penelitian untuk mengeksplorasi fenomena dalam konteks pendidikan Islam. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi dengan melibatkan 10 informan yang dipilih melalui purposive sampling dari...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/7/manajemen-kurikulum-islami-konteks-praktik-perubah-thumb-7c58a.webp" type="image/webp" length="101366" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/manajemen-kurikulum-islami-konteks-praktik-perubah-thumb-7e1b1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/manajemen-kurikulum-islami-konteks-praktik-perubah-thumb-5903b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/manajemen-kurikulum-islami-konteks-praktik-perubah-thumb-7c58a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2565-stit-buntetpesantren.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19091-tanzhimuna-jurnal-manajemen-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Moderasi Beragama Dalam Surat Al Baqarah Ayat 143 Menurut Quraish Shihab Dalam Perspektif Pendidikan Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Moderasi Beragama Dalam Surat Al Baqarah Ayat 143 Menurut Quraish Shihab Dalam Perspektif Pendidikan Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Moderasi Beragama Dalam Surat Al Baqarah Ayat 143 Menurut Quraish Shihab Dalam Perspektif Pendidikan Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53972-prinsip-moderasi-pelatihan-penguatan-bera</link>
	<guid isPermaLink="false">89bd2f307a6023d3eed57b35e84617d2</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 18:11:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ contak admin ]]></category>
	<category><![CDATA[ first issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ ilman nafi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[admin,contak,first,ilman,issue,nafi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi: (1) bagaimana penerapan nilai moderasi beragama dalam kurikulum pendidikan Islam memengaruhi sikap toleransi siswa di sekolah menengah, dengan menguji perubahan persepsi melalui pendekatan kuantitatif longitudinal; ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Moderasi Beragama Dalam Surat Al-Baqarah Ayat 143 Menurut Quraish Shihab Dalam Perspektif Pendidikan Islam: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi: (1) bagaimana penerapan nilai moderasi beragama dalam kurikulum pendidikan Islam memengaruhi sikap toleransi siswa di sekolah menengah, dengan menguji perubahan persepsi melalui pendekatan kuantitatif longitudinal; (2) perbandingan interpretasi ayat 143 antara Quraish Shihab dan ulama kontemporer lainnya untuk mengidentifikasi variasi pemahaman moderasi, yang dapat dilakukan melalui analisis teks kritis dan wawancara mendalam; (3) pengembangan model pembelajaran berbasis nilai wasathiyah yang terintegrasi dalam mata pelajaran agama, kemudian mengukur dampaknya terhadap kohesi sosial masyarakat melalui studi kasus wilayah multikultural. Ketiga arah penelitian tersebut diharapkan dapat memperkaya literatur tentang moderasi beragama, memberikan bukti empiris tentang efektivitas pendidikan moderasi, serta menawarkan pedoman praktis bagi pembuat kebijakan dalam mengintegrasikan nilai moderasi ke dalam sistem pendidikan nasional.. Quraish Shihab dalam tafsirnya atas Surat AlAcBaqarah ayat 143 menegaskan bahwa umat Islam merupakan ummat wasathan yang berada pada posisi tengah, tidak ekstrem maupun radikal.Konsep pendidikan Islam selaras dengan prinsip moderasi beragama (wasathiyah) yang bersumber dari AlAcQurAoan dan Hadits, mencakup akidah, syariah, serta akhlak sebagai teladan.Oleh karena itu, pendidikan Islam harus menekankan keseimbangan antara urusan dunia dan akhirat serta menginternalisasi nilaiAcnilai moderasi untuk memperkuat persatuan dan keberagaman bangsa Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui moderasi beragama dalam surat Al-Baqarah. Kehidupan beragama di Indonesia belakangan ini mendapat sorotan dari berbagai pihak, baik dari dalam maupun luar negeri. Semua akibat konflik sosial berlatar belakang agama yang terus bermunculan di tengahActengah masyarakat. Mulai dari kasus penodaan agama, perusakan rumah ibadah, ujaran kebencian, pendiskreditan suatu komunitas terhadap komunitas lain, terorisme, hingga bom bunuh diri. Fenomena ini mau tidak mau memperburuk sentimen keagamaan di Indonesia. Sentimen keagamaan yang tajam membuat bangsa terpecah belah berdasarkan agama dan kepercayaan, sehingga rasa kekeluargaan, persatuan, dan keharmonisan bangsa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/e/prinsip-moderasi-pelatihan-penguatan-beragama-ajar-thumb-9a554.webp" title="JURIS - Moderasi Beragama Dalam Surat Al-Baqarah Ayat 143 Menurut Quraish Shihab Dalam Perspektif Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/prinsip-moderasi-pelatihan-penguatan-beragama-ajar-thumb-9a554.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/prinsip-moderasi-pelatihan-penguatan-beragama-ajar-thumb-9a554.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/prinsip-moderasi-pelatihan-penguatan-beragama-ajar-thumb-9a554.webp 1x" title="JURIS - Moderasi Beragama Dalam Surat Al-Baqarah Ayat 143 Menurut Quraish Shihab Dalam Perspektif Pendidikan Islam" alt="JURIS - Moderasi Beragama Dalam Surat Al-Baqarah Ayat 143 Menurut Quraish Shihab Dalam Perspektif Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/e/prinsip-moderasi-pelatihan-penguatan-beragama-ajar-thumb-83c1a.webp" title="JURIS - Moderasi Beragama Dalam Surat Al-Baqarah Ayat 143 Menurut Quraish Shihab Dalam Perspektif Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/prinsip-moderasi-pelatihan-penguatan-beragama-ajar-thumb-83c1a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/prinsip-moderasi-pelatihan-penguatan-beragama-ajar-thumb-83c1a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/prinsip-moderasi-pelatihan-penguatan-beragama-ajar-thumb-83c1a.webp 1x" title="JURIS - Moderasi Beragama Dalam Surat Al-Baqarah Ayat 143 Menurut Quraish Shihab Dalam Perspektif Pendidikan Islam" alt="JURIS - Moderasi Beragama Dalam Surat Al-Baqarah Ayat 143 Menurut Quraish Shihab Dalam Perspektif Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/e/prinsip-moderasi-pelatihan-penguatan-beragama-ajar-thumb-53446.webp" title="JURIS - Moderasi Beragama Dalam Surat Al-Baqarah Ayat 143 Menurut Quraish Shihab Dalam Perspektif Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/prinsip-moderasi-pelatihan-penguatan-beragama-ajar-thumb-53446.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/prinsip-moderasi-pelatihan-penguatan-beragama-ajar-thumb-53446.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/prinsip-moderasi-pelatihan-penguatan-beragama-ajar-thumb-53446.webp 1x" title="JURIS - Moderasi Beragama Dalam Surat Al-Baqarah Ayat 143 Menurut Quraish Shihab Dalam Perspektif Pendidikan Islam" alt="JURIS - Moderasi Beragama Dalam Surat Al-Baqarah Ayat 143 Menurut Quraish Shihab Dalam Perspektif Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53972-prinsip-moderasi-pelatihan-penguatan-bera" title="JURIS - Moderasi Beragama Dalam Surat Al-Baqarah Ayat 143 Menurut Quraish Shihab Dalam Perspektif Pendidikan Islam" target="_blank">Moderasi Beragama Dalam Surat Al-Baqarah Ayat 143 Menurut Quraish Shihab Dalam Perspektif Pendidikan Islam</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi: (1) bagaimana penerapan nilai moderasi beragama dalam kurikulum pendidikan Islam memengaruhi sikap toleransi siswa di sekolah menengah, dengan menguji perubahan persepsi melalui pendekatan kuantitatif longitudinal; (2) perbandingan interpretasi ayat 143 antara Quraish Shihab dan ulama kontemporer lainnya untuk mengidentifikasi variasi pemahaman moderasi, yang dapat dilakukan melalui analisis teks kritis dan wawancara mendalam; (3) pengembangan model pembelajaran berbasis nilai wasathiyah yang terintegrasi dalam mata pelajaran agama, kemudian mengukur dampaknya terhadap kohesi sosial masyarakat melalui studi kasus wilayah multikultural. Ketiga arah penelitian tersebut diharapkan dapat memperkaya literatur tentang moderasi beragama, memberikan bukti empiris tentang efektivitas pendidikan moderasi, serta menawarkan pedoman praktis bagi pembuat kebijakan dalam mengintegrasikan nilai moderasi ke dalam sistem pendidikan nasional..
<br>Quraish Shihab dalam tafsirnya atas Surat AlAcBaqarah ayat 143 menegaskan bahwa umat Islam merupakan ummat wasathan yang berada pada posisi tengah, tidak ekstrem maupun radikal.Konsep pendidikan Islam selaras dengan prinsip moderasi beragama (wasathiyah) yang bersumber dari AlAcQurAoan dan Hadits, mencakup akidah, syariah, serta akhlak sebagai teladan.Oleh karena itu, pendidikan Islam harus menekankan keseimbangan antara urusan dunia dan akhirat serta menginternalisasi nilaiAcnilai moderasi untuk memperkuat persatuan dan keberagaman bangsa
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui moderasi beragama dalam surat Al-Baqarah. Kehidupan beragama di Indonesia belakangan ini mendapat sorotan dari berbagai pihak, baik dari dalam maupun luar negeri. Semua akibat konflik sosial berlatar belakang agama yang terus bermunculan di tengahActengah masyarakat. Mulai dari kasus penodaan agama, perusakan rumah ibadah, ujaran kebencian, pendiskreditan suatu komunitas terhadap komunitas lain, terorisme, hingga bom bunuh diri. Fenomena ini mau tidak mau memperburuk sentimen keagamaan di Indonesia. Sentimen keagamaan yang tajam membuat bangsa terpecah belah berdasarkan agama dan kepercayaan, sehingga rasa kekeluargaan, persatuan, dan keharmonisan bangsa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/e/prinsip-moderasi-pelatihan-penguatan-beragama-ajar-thumb-83c1a.webp" type="image/webp" length="103014" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/prinsip-moderasi-pelatihan-penguatan-beragama-ajar-thumb-9a554.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/prinsip-moderasi-pelatihan-penguatan-beragama-ajar-thumb-83c1a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/prinsip-moderasi-pelatihan-penguatan-beragama-ajar-thumb-53446.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2565-stit-buntetpesantren.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19091-tanzhimuna-jurnal-manajemen-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Influence of Ultra Processed Food on Childhood Obesity A Systematic Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Influence of Ultra Processed Food on Childhood Obesity A Systematic Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Influence of Ultra Processed Food on Childhood Obesity A Systematic Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53999-obesitas-anak-pola-konsumsi-masyarak</link>
	<guid isPermaLink="false">3b58bd152e24f0e6d46e2d95b1d256de</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 17:36:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ one search ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[one,search,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas intervensi berbasis komunitas yang mengintegrasikan kerangka Au3PAy (Produk, Tempat, Promosi) dalam menurunkan konsumsi makanan ultraAcproses dan prevalensi obesitas pada anak-anak dari keluarga berpendapatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Influence of Ultra-Processed Food on Childhood Obesity: A Systematic Review: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas intervensi berbasis komunitas yang mengintegrasikan kerangka Au3PAy (Produk, Tempat, Promosi) dalam menurunkan konsumsi makanan ultraAcproses dan prevalensi obesitas pada anak-anak dari keluarga berpendapatan rendah melalui studi longitudinal selama dua tahun. Selanjutnya, diperlukan penyelidikan mengenai peran kecanduan makanan pada orang tua serta mekanisme penularannya kepada anak, dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk memahami bagaimana pola konsumsi orang tua memengaruhi risiko obesitas pada generasi berikutnya. Terakhir, penting untuk menilai dampak pembatasan iklan digital makanan ultraAcproses terhadap eksposur anak dan perubahan pola makan mereka, menggunakan percobaan terkontrol yang membandingkan wilayah dengan regulasi iklan ketat versus wilayah tanpa regulasi, serta mengukur efeknya pada asupan kalori dan indeks massa tubuh. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang kuat untuk merumuskan kebijakan publik yang lebih efektif dalam mengatasi obesitas anak.. Temuan tinjauan sistematis ini menunjukkan adanya korelasi signifikan antara konsumsi makanan ultraAcproses dan peningkatan risiko obesitas pada anak, yang dipicu oleh kandungan gula, lemak jenuh, natrium tinggi serta rendahnya serat dan nutrisi.Faktor-faktor seperti kecanduan makanan, status sosialAcekonomi rendah, dan paparan iklan makanan tidak sehat memperkuat konsumsi UPF dan meningkatkan kerentanan anak terhadap obesitas.Pembatasan pemasaran UPF, edukasi gizi di sekolah dan keluarga, serta intervensi kebijakan dan psikologis yang menargetkan kecanduan makanan diperkirakan dapat mengurangi dampak negatif UPF terhadap obesitas anak Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak konsumsi makanan ultraAcproses (UPF) terhadap risiko obesitas pada anak melalui tinjauan sistematis terhadap studi yang dipublikasikan antara tahun 2019 hingga 2024. Artikel ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA, menyaring 319 artikel dari basis data Scopus, dan akhirnya memilih 13 artikel relevan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi menggunakan kerangka PICOC. Terdapat korelasi signifikan antara konsumsi UPF dan risiko obesitas pada anak. UPF dikaitkan dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/4/obesitas-anak-pola-konsumsi-masyarakat-perilaku-ma-thumb-c9df4.webp" title="JURIS - The Influence of Ultra-Processed Food on Childhood Obesity: A Systematic Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/obesitas-anak-pola-konsumsi-masyarakat-perilaku-ma-thumb-c9df4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/obesitas-anak-pola-konsumsi-masyarakat-perilaku-ma-thumb-c9df4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/obesitas-anak-pola-konsumsi-masyarakat-perilaku-ma-thumb-c9df4.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Ultra-Processed Food on Childhood Obesity: A Systematic Review" alt="JURIS - The Influence of Ultra-Processed Food on Childhood Obesity: A Systematic Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/obesitas-anak-pola-konsumsi-masyarakat-perilaku-ma-thumb-37b30.webp" title="JURIS - The Influence of Ultra-Processed Food on Childhood Obesity: A Systematic Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/obesitas-anak-pola-konsumsi-masyarakat-perilaku-ma-thumb-37b30.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/obesitas-anak-pola-konsumsi-masyarakat-perilaku-ma-thumb-37b30.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/obesitas-anak-pola-konsumsi-masyarakat-perilaku-ma-thumb-37b30.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Ultra-Processed Food on Childhood Obesity: A Systematic Review" alt="JURIS - The Influence of Ultra-Processed Food on Childhood Obesity: A Systematic Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/obesitas-anak-pola-konsumsi-masyarakat-perilaku-ma-thumb-ccaa9.webp" title="JURIS - The Influence of Ultra-Processed Food on Childhood Obesity: A Systematic Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/obesitas-anak-pola-konsumsi-masyarakat-perilaku-ma-thumb-ccaa9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/obesitas-anak-pola-konsumsi-masyarakat-perilaku-ma-thumb-ccaa9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/obesitas-anak-pola-konsumsi-masyarakat-perilaku-ma-thumb-ccaa9.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Ultra-Processed Food on Childhood Obesity: A Systematic Review" alt="JURIS - The Influence of Ultra-Processed Food on Childhood Obesity: A Systematic Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53999-obesitas-anak-pola-konsumsi-masyarak" title="JURIS - The Influence of Ultra-Processed Food on Childhood Obesity: A Systematic Review" target="_blank">The Influence of Ultra-Processed Food on Childhood Obesity: A Systematic Review</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas intervensi berbasis komunitas yang mengintegrasikan kerangka Au3PAy (Produk, Tempat, Promosi) dalam menurunkan konsumsi makanan ultraAcproses dan prevalensi obesitas pada anak-anak dari keluarga berpendapatan rendah melalui studi longitudinal selama dua tahun. Selanjutnya, diperlukan penyelidikan mengenai peran kecanduan makanan pada orang tua serta mekanisme penularannya kepada anak, dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk memahami bagaimana pola konsumsi orang tua memengaruhi risiko obesitas pada generasi berikutnya. Terakhir, penting untuk menilai dampak pembatasan iklan digital makanan ultraAcproses terhadap eksposur anak dan perubahan pola makan mereka, menggunakan percobaan terkontrol yang membandingkan wilayah dengan regulasi iklan ketat versus wilayah tanpa regulasi, serta mengukur efeknya pada asupan kalori dan indeks massa tubuh. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang kuat untuk merumuskan kebijakan publik yang lebih efektif dalam mengatasi obesitas anak..
<br>Temuan tinjauan sistematis ini menunjukkan adanya korelasi signifikan antara konsumsi makanan ultraAcproses dan peningkatan risiko obesitas pada anak, yang dipicu oleh kandungan gula, lemak jenuh, natrium tinggi serta rendahnya serat dan nutrisi.Faktor-faktor seperti kecanduan makanan, status sosialAcekonomi rendah, dan paparan iklan makanan tidak sehat memperkuat konsumsi UPF dan meningkatkan kerentanan anak terhadap obesitas.Pembatasan pemasaran UPF, edukasi gizi di sekolah dan keluarga, serta intervensi kebijakan dan psikologis yang menargetkan kecanduan makanan diperkirakan dapat mengurangi dampak negatif UPF terhadap obesitas anak
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak konsumsi makanan ultraAcproses (UPF) terhadap risiko obesitas pada anak melalui tinjauan sistematis terhadap studi yang dipublikasikan antara tahun 2019 hingga 2024. Artikel ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA, menyaring 319 artikel dari basis data Scopus, dan akhirnya memilih 13 artikel relevan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi menggunakan kerangka PICOC. Terdapat korelasi signifikan antara konsumsi UPF dan risiko obesitas pada anak. UPF dikaitkan dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/4/obesitas-anak-pola-konsumsi-masyarakat-perilaku-ma-thumb-ccaa9.webp" type="image/webp" length="94996" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/obesitas-anak-pola-konsumsi-masyarakat-perilaku-ma-thumb-c9df4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/obesitas-anak-pola-konsumsi-masyarakat-perilaku-ma-thumb-37b30.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/obesitas-anak-pola-konsumsi-masyarakat-perilaku-ma-thumb-ccaa9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6669-akperrspadjakarta.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16216-journal-educational-nursing-jen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perubahan Sikap Remaja Putri Setelah Diberikan Edukasi Tentang Personal Hygiene Saat Menstruasi di SMK Pasundan Jatinangor Changes in Attitudes of Adolescent Girls After Education on Personal Hygien ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perubahan Sikap Remaja Putri Setelah Diberikan Edukasi Tentang Personal Hygiene Saat Menstruasi di SMK Pasundan Jatinangor Changes in Attitudes of Adolescent Girls After Education on Personal Hygien ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perubahan Sikap Remaja Putri Setelah Diberikan Edukasi Tentang Personal Hygiene Saat Menstruasi di SMK Pasundan Jatinangor Changes in Attitudes of Adolescent Girls After Education on Personal Hygien ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53993-personal-hygiene-menstruasi-remaja-putri-aud</link>
	<guid isPermaLink="false">1338c6c7bc3bceda94ac9d8b4a2a05e0</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 17:21:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ahmad syarif ]]></category>
	<category><![CDATA[ putri adin k ]]></category>
	<category><![CDATA[ dewi retno ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adin,ahmad,dewi,k,putri,retno,syarif]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas perbandingan antara media audiovisual dengan media cetak (poster, leaflet) dalam meningkatkan sikap dan pengetahuan personal hygiene menstruasi pada remaja putri di lingkungan sekolah menengah kejuruan, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perubahan Sikap Remaja Putri Setelah Diberikan Edukasi Tentang Personal Hygiene Saat Menstruasi di SMK Pasundan Jatinangor: Changes in Attitudes of Adolescent Girls After Education on Personal Hygien: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas perbandingan antara media audiovisual dengan media cetak (poster, leaflet) dalam meningkatkan sikap dan pengetahuan personal hygiene menstruasi pada remaja putri di lingkungan sekolah menengah kejuruan, sehingga dapat diketahui media mana yang paling berdampak. Penelitian longitudinal dengan followAcup selama enam hingga dua belas bulan dapat menilai keberlanjutan perubahan sikap setelah intervensi edukasi, sekaligus mengidentifikasi faktorAcfaktor yang mempengaruhi retensi pengetahuan dan perilaku kebersihan. Selain itu, studi multisentra yang melibatkan beberapa SMK dengan desain kontrol teracak dapat memperluas generalisasi temuan, menilai variasi hasil antar sekolah, dan mengevaluasi kebutuhan integrasi kurikulum kesehatan serta fasilitas UKS secara sistematis.. Kegiatan edukasi kesehatan di SMK Pasundan menunjukkan peningkatan sikap remaja putri terhadap personal hygiene menstruasi, dengan kategori AucukupAy naik dari 66,7% menjadi 80% dan kategori AukurangAy turun menjadi 20%.Penggunaan media PowerPoint interaktif dan video terbukti efektif dalam mengubah sikap, yang diharapkan dapat mencegah masalah reproduksi seperti keputihan abnormal.Oleh karena itu, diperlukan program edukasi yang lebih rutin serta penyisipan kurikulum kesehatan pada mata pelajaran khusus dan fasilitas UKS Sikap remaja yang kurang dalam tatalaksana personal hygiene saat menstruasi dapat menimbulkan berbagai masalah pada organ reproduksi salah satunya keputihan. Berdasarkan observasi awal dan wawancara informal dengan guru Bimbingan Konseling di SMK tersebut pada tanggal 24 Agustus 202 diketahui bahwa belum ada mata pelajaran kesehatan dan UKS sehingga layanan kesehatan beserta materi edukasi personal hygiene saat menstruasi belum diberikan secara komprehensif dan terstruktur kepada mereka. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan edukasi tentang personal hygiene saat menstruasi untuk meningkatkan perubahan sikap remaja dalam menjaga kebersihan organ genitalia saat menstruasi. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/e/personal-hygiene-menstruasi-remaja-putri-audiovisu-thumb-b542f.webp" title="JURIS - Perubahan Sikap Remaja Putri Setelah Diberikan Edukasi Tentang Personal Hygiene Saat Menstruasi di SMK Pasundan Jatinangor: Changes in Attitudes of  Adolescent Girls After Education on Personal Hygien" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/personal-hygiene-menstruasi-remaja-putri-audiovisu-thumb-b542f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/personal-hygiene-menstruasi-remaja-putri-audiovisu-thumb-b542f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/personal-hygiene-menstruasi-remaja-putri-audiovisu-thumb-b542f.webp 1x" title="JURIS - Perubahan Sikap Remaja Putri Setelah Diberikan Edukasi Tentang Personal Hygiene Saat Menstruasi di SMK Pasundan Jatinangor: Changes in Attitudes of  Adolescent Girls After Education on Personal Hygien" alt="JURIS - Perubahan Sikap Remaja Putri Setelah Diberikan Edukasi Tentang Personal Hygiene Saat Menstruasi di SMK Pasundan Jatinangor: Changes in Attitudes of  Adolescent Girls After Education on Personal Hygien" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/personal-hygiene-menstruasi-remaja-putri-audiovisu-thumb-956ce.webp" title="JURIS - Perubahan Sikap Remaja Putri Setelah Diberikan Edukasi Tentang Personal Hygiene Saat Menstruasi di SMK Pasundan Jatinangor: Changes in Attitudes of  Adolescent Girls After Education on Personal Hygien" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/personal-hygiene-menstruasi-remaja-putri-audiovisu-thumb-956ce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/personal-hygiene-menstruasi-remaja-putri-audiovisu-thumb-956ce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/personal-hygiene-menstruasi-remaja-putri-audiovisu-thumb-956ce.webp 1x" title="JURIS - Perubahan Sikap Remaja Putri Setelah Diberikan Edukasi Tentang Personal Hygiene Saat Menstruasi di SMK Pasundan Jatinangor: Changes in Attitudes of  Adolescent Girls After Education on Personal Hygien" alt="JURIS - Perubahan Sikap Remaja Putri Setelah Diberikan Edukasi Tentang Personal Hygiene Saat Menstruasi di SMK Pasundan Jatinangor: Changes in Attitudes of  Adolescent Girls After Education on Personal Hygien" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/personal-hygiene-menstruasi-remaja-putri-audiovisu-thumb-257ef.webp" title="JURIS - Perubahan Sikap Remaja Putri Setelah Diberikan Edukasi Tentang Personal Hygiene Saat Menstruasi di SMK Pasundan Jatinangor: Changes in Attitudes of  Adolescent Girls After Education on Personal Hygien" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/personal-hygiene-menstruasi-remaja-putri-audiovisu-thumb-257ef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/personal-hygiene-menstruasi-remaja-putri-audiovisu-thumb-257ef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/personal-hygiene-menstruasi-remaja-putri-audiovisu-thumb-257ef.webp 1x" title="JURIS - Perubahan Sikap Remaja Putri Setelah Diberikan Edukasi Tentang Personal Hygiene Saat Menstruasi di SMK Pasundan Jatinangor: Changes in Attitudes of  Adolescent Girls After Education on Personal Hygien" alt="JURIS - Perubahan Sikap Remaja Putri Setelah Diberikan Edukasi Tentang Personal Hygiene Saat Menstruasi di SMK Pasundan Jatinangor: Changes in Attitudes of  Adolescent Girls After Education on Personal Hygien" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53993-personal-hygiene-menstruasi-remaja-putri-aud" title="JURIS - Perubahan Sikap Remaja Putri Setelah Diberikan Edukasi Tentang Personal Hygiene Saat Menstruasi di SMK Pasundan Jatinangor: Changes in Attitudes of  Adolescent Girls After Education on Personal Hygien" target="_blank">Perubahan Sikap Remaja Putri Setelah Diberikan Edukasi Tentang Personal Hygiene Saat Menstruasi di SMK Pasundan Jatinangor: Changes in Attitudes of  Adolescent Girls After Education on Personal Hygien</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas perbandingan antara media audiovisual dengan media cetak (poster, leaflet) dalam meningkatkan sikap dan pengetahuan personal hygiene menstruasi pada remaja putri di lingkungan sekolah menengah kejuruan, sehingga dapat diketahui media mana yang paling berdampak. Penelitian longitudinal dengan followAcup selama enam hingga dua belas bulan dapat menilai keberlanjutan perubahan sikap setelah intervensi edukasi, sekaligus mengidentifikasi faktorAcfaktor yang mempengaruhi retensi pengetahuan dan perilaku kebersihan. Selain itu, studi multisentra yang melibatkan beberapa SMK dengan desain kontrol teracak dapat memperluas generalisasi temuan, menilai variasi hasil antar sekolah, dan mengevaluasi kebutuhan integrasi kurikulum kesehatan serta fasilitas UKS secara sistematis..
<br>Kegiatan edukasi kesehatan di SMK Pasundan menunjukkan peningkatan sikap remaja putri terhadap personal hygiene menstruasi, dengan kategori AucukupAy naik dari 66,7% menjadi 80% dan kategori AukurangAy turun menjadi 20%.Penggunaan media PowerPoint interaktif dan video terbukti efektif dalam mengubah sikap, yang diharapkan dapat mencegah masalah reproduksi seperti keputihan abnormal.Oleh karena itu, diperlukan program edukasi yang lebih rutin serta penyisipan kurikulum kesehatan pada mata pelajaran khusus dan fasilitas UKS
<br>Sikap remaja yang kurang dalam tatalaksana personal hygiene saat menstruasi dapat menimbulkan berbagai masalah pada organ reproduksi salah satunya keputihan. Berdasarkan observasi awal dan wawancara informal dengan guru Bimbingan Konseling di SMK tersebut pada tanggal 24 Agustus 202 diketahui bahwa belum ada mata pelajaran kesehatan dan UKS sehingga layanan kesehatan beserta materi edukasi personal hygiene saat menstruasi belum diberikan secara komprehensif dan terstruktur kepada mereka. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan edukasi tentang personal hygiene saat menstruasi untuk meningkatkan perubahan sikap remaja dalam menjaga kebersihan organ genitalia saat menstruasi.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/e/personal-hygiene-menstruasi-remaja-putri-audiovisu-thumb-956ce.webp" type="image/webp" length="109038" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/personal-hygiene-menstruasi-remaja-putri-audiovisu-thumb-b542f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/personal-hygiene-menstruasi-remaja-putri-audiovisu-thumb-956ce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/personal-hygiene-menstruasi-remaja-putri-audiovisu-thumb-257ef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1899-uima.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19093-jurnal-pengabdian-masyarakat-indonesia-maju.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Extraction of Nickel from Morowali Laterite Ore with Sulfuric Acid H2SO4 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Extraction of Nickel from Morowali Laterite Ore with Sulfuric Acid H2SO4 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Extraction of Nickel from Morowali Laterite Ore with Sulfuric Acid H2SO4 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53980-asam-nitrat-laterit-nikel-taguchi-sulfat-temp</link>
	<guid isPermaLink="false">a035abe3b9eb2ddb2fbd04169603ecf2</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 17:17:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nitric acid ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot88resmi ]]></category>
	<category><![CDATA[ tri santoso ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[acid,nitric,santoso,slot88resmi,tri]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti pengaruh penggunaan kombinasi asam sulfat dengan agen pengikat lain, seperti asam klorida atau asam nitrat, terhadap tingkat ekstraksi nikel pada laterit Morowali, sehingga dapat mengevaluasi apakah sinergi kimia ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Extraction of Nickel from Morowali Laterite Ore with Sulfuric Acid (H2SO4): Penelitian selanjutnya dapat meneliti pengaruh penggunaan kombinasi asam sulfat dengan agen pengikat lain, seperti asam klorida atau asam nitrat, terhadap tingkat ekstraksi nikel pada laterit Morowali, sehingga dapat mengevaluasi apakah sinergi kimia tersebut dapat meningkatkan persentase pemulihan. Selain itu, studi eksperimental dengan variasi tekanan atmosfir, termasuk proses pelindian pada tekanan tinggi (High Pressure Acid Leaching), dapat diusulkan untuk menguji apakah peningkatan tekanan dapat mempercepat kinetika reaksi dan menghasilkan nilai pemulihan yang lebih tinggi dibandingkan proses pada tekanan atmosfer. Penelitian juga dapat mengembangkan model prediktif berbasis pembelajaran mesin yang memanfaatkan data Taguchi serta parameter tambahan seperti ukuran partikel dan rasio padatanAccair, dengan tujuan memprediksi hasil ekstraksi nikel secara realActime dan mengoptimalkan kondisi operasional secara adaptif. Sebagai langkah lanjutan, evaluasi dampak lingkungan dari penggunaan asam sulfat pada skala pilot, termasuk analisis limbah cair dan emisi gas, perlu dilakukan untuk memastikan keberlanjutan proses ekstraksi serta mengidentifikasi strategi mitigasi yang efektif. Akhirnya, penelitian interdisipliner yang menggabungkan analisis ekonomi biaya dengan hasil teknis dapat memberikan insight mengenai kelayakan komersial dari metode pelindian yang dioptimalkan, sehingga membantu pembuat kebijakan dalam merumuskan rekomendasi pengembangan industri nikel laterit di Indonesia.. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, kondisi optimal adalah konsentrasi asam sulfat (H2SO4) 2AM, temperatur 95AAC, dan waktu pelindian 6Ajam.Konsentrasi rataAcrata nikel yang tercapai sebesar 25,8621Appm, dengan persentase pemulihan nikel sebesar 6,01A% Pemulihan mineral berharga dari bahan limbah secara efisien memerlukan optimasi parameter proses utama guna memaksimalkan efisiensi ekstraksi dan pemanfaatan sumber daya. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan kondisi ekstraksi optimal yang dipengaruhi oleh konsentrasi asam sulfat, temperatur, dan waktu pelindian. Studi ini menggunakan metode Taguchi dengan tiga faktor dan tiga tingkat: konsentrasi asam sulfat (H2SO4) sebesar 0,5AM, 1AM, dan 2AM; temperatur pada 30AAC, 60AAC, dan 95AAC; serta waktu pelindian selama 3Ajam, 6Ajam, dan 12Ajam. Kondisi optimal yang diperoleh adalah temperatur 95AAC, waktu pelindian 6Ajam, dan konsentrasi asam 2AM dengan nilai absorbansi 0,6820. Hasil tersebut menunjukkan bahwa metode Taguchi merupakan pendekatan yang efisien dan dapat diandalkan untuk... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/e/asam-nitrat-laterit-nikel-taguchi-sulfat-temperatu-thumb-1cb9c.webp" title="JURIS - The Extraction of Nickel from Morowali Laterite Ore with Sulfuric Acid (H2SO4)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/asam-nitrat-laterit-nikel-taguchi-sulfat-temperatu-thumb-1cb9c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/asam-nitrat-laterit-nikel-taguchi-sulfat-temperatu-thumb-1cb9c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/asam-nitrat-laterit-nikel-taguchi-sulfat-temperatu-thumb-1cb9c.webp 1x" title="JURIS - The Extraction of Nickel from Morowali Laterite Ore with Sulfuric Acid (H2SO4)" alt="JURIS - The Extraction of Nickel from Morowali Laterite Ore with Sulfuric Acid (H2SO4)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/asam-nitrat-laterit-nikel-taguchi-sulfat-temperatu-thumb-bacec.webp" title="JURIS - The Extraction of Nickel from Morowali Laterite Ore with Sulfuric Acid (H2SO4)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/asam-nitrat-laterit-nikel-taguchi-sulfat-temperatu-thumb-bacec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/asam-nitrat-laterit-nikel-taguchi-sulfat-temperatu-thumb-bacec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/asam-nitrat-laterit-nikel-taguchi-sulfat-temperatu-thumb-bacec.webp 1x" title="JURIS - The Extraction of Nickel from Morowali Laterite Ore with Sulfuric Acid (H2SO4)" alt="JURIS - The Extraction of Nickel from Morowali Laterite Ore with Sulfuric Acid (H2SO4)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53980-asam-nitrat-laterit-nikel-taguchi-sulfat-temp" title="JURIS - The Extraction of Nickel from Morowali Laterite Ore with Sulfuric Acid (H2SO4)" target="_blank">The Extraction of Nickel from Morowali Laterite Ore with Sulfuric Acid (H2SO4)</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti pengaruh penggunaan kombinasi asam sulfat dengan agen pengikat lain, seperti asam klorida atau asam nitrat, terhadap tingkat ekstraksi nikel pada laterit Morowali, sehingga dapat mengevaluasi apakah sinergi kimia tersebut dapat meningkatkan persentase pemulihan. Selain itu, studi eksperimental dengan variasi tekanan atmosfir, termasuk proses pelindian pada tekanan tinggi (High Pressure Acid Leaching), dapat diusulkan untuk menguji apakah peningkatan tekanan dapat mempercepat kinetika reaksi dan menghasilkan nilai pemulihan yang lebih tinggi dibandingkan proses pada tekanan atmosfer. Penelitian juga dapat mengembangkan model prediktif berbasis pembelajaran mesin yang memanfaatkan data Taguchi serta parameter tambahan seperti ukuran partikel dan rasio padatanAccair, dengan tujuan memprediksi hasil ekstraksi nikel secara realActime dan mengoptimalkan kondisi operasional secara adaptif. Sebagai langkah lanjutan, evaluasi dampak lingkungan dari penggunaan asam sulfat pada skala pilot, termasuk analisis limbah cair dan emisi gas, perlu dilakukan untuk memastikan keberlanjutan proses ekstraksi serta mengidentifikasi strategi mitigasi yang efektif. Akhirnya, penelitian interdisipliner yang menggabungkan analisis ekonomi biaya dengan hasil teknis dapat memberikan insight mengenai kelayakan komersial dari metode pelindian yang dioptimalkan, sehingga membantu pembuat kebijakan dalam merumuskan rekomendasi pengembangan industri nikel laterit di Indonesia..
<br>Berdasarkan penelitian yang dilakukan, kondisi optimal adalah konsentrasi asam sulfat (H2SO4) 2AM, temperatur 95AAC, dan waktu pelindian 6Ajam.Konsentrasi rataAcrata nikel yang tercapai sebesar 25,8621Appm, dengan persentase pemulihan nikel sebesar 6,01A%
<br>Pemulihan mineral berharga dari bahan limbah secara efisien memerlukan optimasi parameter proses utama guna memaksimalkan efisiensi ekstraksi dan pemanfaatan sumber daya. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan kondisi ekstraksi optimal yang dipengaruhi oleh konsentrasi asam sulfat, temperatur, dan waktu pelindian. Studi ini menggunakan metode Taguchi dengan tiga faktor dan tiga tingkat: konsentrasi asam sulfat (H2SO4) sebesar 0,5AM, 1AM, dan 2AM; temperatur pada 30AAC, 60AAC, dan 95AAC; serta waktu pelindian selama 3Ajam, 6Ajam, dan 12Ajam. Kondisi optimal yang diperoleh adalah temperatur 95AAC, waktu pelindian 6Ajam, dan konsentrasi asam 2AM dengan nilai absorbansi 0,6820. Hasil tersebut menunjukkan bahwa metode Taguchi merupakan pendekatan yang efisien dan dapat diandalkan untuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/e/asam-nitrat-laterit-nikel-taguchi-sulfat-temperatu-thumb-1cb9c.webp" type="image/webp" length="124190" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/asam-nitrat-laterit-nikel-taguchi-sulfat-temperatu-thumb-1cb9c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/asam-nitrat-laterit-nikel-taguchi-sulfat-temperatu-thumb-bacec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-922-jurnalfkipuntad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4507-jurnal-akademika-kimia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Terapi Hijau Optimalisasi Kesehatan Otak dan Interaksi Sosial Lansia Melalui Kegiatan Berkebun Green Therapy Optimizing Brain Health and Social Interaction Of The Elderly Through Gardening Activiti ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Terapi Hijau Optimalisasi Kesehatan Otak dan Interaksi Sosial Lansia Melalui Kegiatan Berkebun Green Therapy Optimizing Brain Health and Social Interaction Of The Elderly Through Gardening Activiti ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Terapi Hijau Optimalisasi Kesehatan Otak dan Interaksi Sosial Lansia Melalui Kegiatan Berkebun Green Therapy Optimizing Brain Health and Social Interaction Of The Elderly Through Gardening Activiti ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53995-sosial-lansia-kondisi-psikologis-panti-sosi</link>
	<guid isPermaLink="false">6204dd2b9cf18b3afcae08f157cc5924</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 16:40:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ terapi hijau ]]></category>
	<category><![CDATA[ intan yusita ]]></category>
	<category><![CDATA[ py https ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[hijau,https,intan,py,terapi,yusita]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memperluas sampel dengan melibatkan lebih banyak lansia dari berbagai wilayah dan latar belakang gender untuk menilai apakah manfaat terapi berkebun tetap konsisten pada populasi yang lebih heterogen serta menguji keberlanjutan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Terapi Hijau: Optimalisasi Kesehatan Otak dan Interaksi Sosial Lansia Melalui Kegiatan Berkebun: Green Therapy: Optimizing Brain Health and Social Interaction Of The Elderly Through Gardening Activiti: Penelitian selanjutnya dapat memperluas sampel dengan melibatkan lebih banyak lansia dari berbagai wilayah dan latar belakang gender untuk menilai apakah manfaat terapi berkebun tetap konsisten pada populasi yang lebih heterogen serta menguji keberlanjutan efek kognitif selama periode yang lebih panjang. Selain itu, studi komparatif dapat membandingkan dampak terapi berkebun menggunakan berbagai jenis tanaman, seperti sayuran, buah-buahan, atau tanaman hias, untuk menentukan apakah media tanam tertentu memberikan peningkatan fungsi kognitif atau kesejahteraan psikologis yang lebih signifikan. Penelitian juga dapat menyelidiki mekanisme psikofisiologis di balik peningkatan fungsi kognitif dan pengurangan rasa kesepian, misalnya dengan mengukur perubahan aktivitas otak melalui EEG atau level hormon stres, sehingga memberikan dasar ilmiah yang lebih kuat bagi implementasi terapi berkebun sebagai intervensi nonfarmakologis pada lansia.. Terapi berkebun dengan tanaman cabai terbukti efektif meningkatkan fungsi kognitif dan mengurangi kesepian pada lansia, terbukti dari peningkatan skor SPMSQ setelah intervensi.Selain memperbaiki fungsi intelektual, terapi ini memberikan dampak positif pada kondisi psikologis, meningkatkan interaksi sosial.Karena sifatnya yang mudah dilakukan, menyenangkan, dan memberikan manfaat fisik, mental, serta emosional, terapi ini layak dijadikan bagian program peningkatan kualitas hidup lansia Gangguan kognitif dan memori pada lansia dapat mempengaruhi aktivitas sehari-hari. Lansia yang memiliki gejala kepikunan (demensia alzheimer) dapat mengalami halusinasi, depresi, cemas, mudah marah, suka memberontak, dan kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Kondisi tersebut dialami para lansia di Masyarakat RW 13 Pegangsaan Dua, Jakarta Utara. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melaksanakan terapi berkebun dengan menggunakan pohon cabai sebagai bentuk terapi kognitif pada lansia, bekerjasama dengan Yayasan Rangkul Peduli Sesama. Metode yang digunakan yaitu pendidikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/d/sosial-lansia-kondisi-psikologis-panti-kualitas-hi-thumb-26cd1.webp" title="JURIS - Terapi Hijau: Optimalisasi Kesehatan Otak dan Interaksi Sosial Lansia Melalui Kegiatan Berkebun: Green Therapy: Optimizing Brain Health and Social Interaction Of The Elderly Through Gardening Activiti" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/sosial-lansia-kondisi-psikologis-panti-kualitas-hi-thumb-26cd1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/sosial-lansia-kondisi-psikologis-panti-kualitas-hi-thumb-26cd1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/sosial-lansia-kondisi-psikologis-panti-kualitas-hi-thumb-26cd1.webp 1x" title="JURIS - Terapi Hijau: Optimalisasi Kesehatan Otak dan Interaksi Sosial Lansia Melalui Kegiatan Berkebun: Green Therapy: Optimizing Brain Health and Social Interaction Of The Elderly Through Gardening Activiti" alt="JURIS - Terapi Hijau: Optimalisasi Kesehatan Otak dan Interaksi Sosial Lansia Melalui Kegiatan Berkebun: Green Therapy: Optimizing Brain Health and Social Interaction Of The Elderly Through Gardening Activiti" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/d/sosial-lansia-kondisi-psikologis-panti-kualitas-hi-thumb-de39a.webp" title="JURIS - Terapi Hijau: Optimalisasi Kesehatan Otak dan Interaksi Sosial Lansia Melalui Kegiatan Berkebun: Green Therapy: Optimizing Brain Health and Social Interaction Of The Elderly Through Gardening Activiti" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/sosial-lansia-kondisi-psikologis-panti-kualitas-hi-thumb-de39a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/sosial-lansia-kondisi-psikologis-panti-kualitas-hi-thumb-de39a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/sosial-lansia-kondisi-psikologis-panti-kualitas-hi-thumb-de39a.webp 1x" title="JURIS - Terapi Hijau: Optimalisasi Kesehatan Otak dan Interaksi Sosial Lansia Melalui Kegiatan Berkebun: Green Therapy: Optimizing Brain Health and Social Interaction Of The Elderly Through Gardening Activiti" alt="JURIS - Terapi Hijau: Optimalisasi Kesehatan Otak dan Interaksi Sosial Lansia Melalui Kegiatan Berkebun: Green Therapy: Optimizing Brain Health and Social Interaction Of The Elderly Through Gardening Activiti" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/d/sosial-lansia-kondisi-psikologis-panti-kualitas-hi-thumb-c1324.webp" title="JURIS - Terapi Hijau: Optimalisasi Kesehatan Otak dan Interaksi Sosial Lansia Melalui Kegiatan Berkebun: Green Therapy: Optimizing Brain Health and Social Interaction Of The Elderly Through Gardening Activiti" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/sosial-lansia-kondisi-psikologis-panti-kualitas-hi-thumb-c1324.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/sosial-lansia-kondisi-psikologis-panti-kualitas-hi-thumb-c1324.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/sosial-lansia-kondisi-psikologis-panti-kualitas-hi-thumb-c1324.webp 1x" title="JURIS - Terapi Hijau: Optimalisasi Kesehatan Otak dan Interaksi Sosial Lansia Melalui Kegiatan Berkebun: Green Therapy: Optimizing Brain Health and Social Interaction Of The Elderly Through Gardening Activiti" alt="JURIS - Terapi Hijau: Optimalisasi Kesehatan Otak dan Interaksi Sosial Lansia Melalui Kegiatan Berkebun: Green Therapy: Optimizing Brain Health and Social Interaction Of The Elderly Through Gardening Activiti" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53995-sosial-lansia-kondisi-psikologis-panti-sosi" title="JURIS - Terapi Hijau: Optimalisasi Kesehatan Otak dan Interaksi Sosial Lansia Melalui Kegiatan Berkebun: Green Therapy: Optimizing Brain Health and Social Interaction Of The Elderly Through Gardening Activiti" target="_blank">Terapi Hijau: Optimalisasi Kesehatan Otak dan Interaksi Sosial Lansia Melalui Kegiatan Berkebun: Green Therapy: Optimizing Brain Health and Social Interaction Of The Elderly Through Gardening Activiti</a>: Penelitian selanjutnya dapat memperluas sampel dengan melibatkan lebih banyak lansia dari berbagai wilayah dan latar belakang gender untuk menilai apakah manfaat terapi berkebun tetap konsisten pada populasi yang lebih heterogen serta menguji keberlanjutan efek kognitif selama periode yang lebih panjang. Selain itu, studi komparatif dapat membandingkan dampak terapi berkebun menggunakan berbagai jenis tanaman, seperti sayuran, buah-buahan, atau tanaman hias, untuk menentukan apakah media tanam tertentu memberikan peningkatan fungsi kognitif atau kesejahteraan psikologis yang lebih signifikan. Penelitian juga dapat menyelidiki mekanisme psikofisiologis di balik peningkatan fungsi kognitif dan pengurangan rasa kesepian, misalnya dengan mengukur perubahan aktivitas otak melalui EEG atau level hormon stres, sehingga memberikan dasar ilmiah yang lebih kuat bagi implementasi terapi berkebun sebagai intervensi nonfarmakologis pada lansia..
<br>Terapi berkebun dengan tanaman cabai terbukti efektif meningkatkan fungsi kognitif dan mengurangi kesepian pada lansia, terbukti dari peningkatan skor SPMSQ setelah intervensi.Selain memperbaiki fungsi intelektual, terapi ini memberikan dampak positif pada kondisi psikologis, meningkatkan interaksi sosial.Karena sifatnya yang mudah dilakukan, menyenangkan, dan memberikan manfaat fisik, mental, serta emosional, terapi ini layak dijadikan bagian program peningkatan kualitas hidup lansia
<br>Gangguan kognitif dan memori pada lansia dapat mempengaruhi aktivitas sehari-hari. Lansia yang memiliki gejala kepikunan (demensia alzheimer) dapat mengalami halusinasi, depresi, cemas, mudah marah, suka memberontak, dan kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Kondisi tersebut dialami para lansia di Masyarakat RW 13 Pegangsaan Dua, Jakarta Utara. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melaksanakan terapi berkebun dengan menggunakan pohon cabai sebagai bentuk terapi kognitif pada lansia, bekerjasama dengan Yayasan Rangkul Peduli Sesama. Metode yang digunakan yaitu pendidikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/d/sosial-lansia-kondisi-psikologis-panti-kualitas-hi-thumb-26cd1.webp" type="image/webp" length="107094" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/sosial-lansia-kondisi-psikologis-panti-kualitas-hi-thumb-26cd1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/sosial-lansia-kondisi-psikologis-panti-kualitas-hi-thumb-de39a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/sosial-lansia-kondisi-psikologis-panti-kualitas-hi-thumb-c1324.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1899-uima.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19093-jurnal-pengabdian-masyarakat-indonesia-maju.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimalisasi Pengetahuan Ibu Melalui Pelatihan Pijat Tuina Dalam Peningkatan Nafsu Makan Balita Optimization Of Mothers Knowledge Through Tuina Massage Training In Increasing Appetite For Toddlers ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimalisasi Pengetahuan Ibu Melalui Pelatihan Pijat Tuina Dalam Peningkatan Nafsu Makan Balita Optimization Of Mothers Knowledge Through Tuina Massage Training In Increasing Appetite For Toddlers ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimalisasi Pengetahuan Ibu Melalui Pelatihan Pijat Tuina Dalam Peningkatan Nafsu Makan Balita Optimization Of Mothers Knowledge Through Tuina Massage Training In Increasing Appetite For Toddlers ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53996-gizi-balita-teknik-pijat-endorpin-pemberian-makan</link>
	<guid isPermaLink="false">174f72b4e5d0208665e5cd7c76bfdfca</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 16:22:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ terapi hijau ]]></category>
	<category><![CDATA[ intan yusita ]]></category>
	<category><![CDATA[ py https ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[hijau,https,intan,py,terapi,yusita]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak jangka panjang pelatihan pijat TuiANa terhadap pertumbuhan fisik, status gizi, dan frekuensi makan balita selama periode minimal satu tahun, dengan menggunakan desain eksperimen terkontrol yang membandingkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimalisasi Pengetahuan Ibu Melalui Pelatihan Pijat Tuina Dalam Peningkatan Nafsu Makan Balita: Optimization Of Mother's Knowledge Through Tuina Massage Training In Increasing Appetite For Toddlers: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak jangka panjang pelatihan pijat TuiANa terhadap pertumbuhan fisik, status gizi, dan frekuensi makan balita selama periode minimal satu tahun, dengan menggunakan desain eksperimen terkontrol yang membandingkan kelompok intervensi yang menerima pelatihan dan kelompok kontrol yang tidak menerima intervensi apa pun, sehingga dapat diketahui apakah peningkatan pengetahuan ibu berkelanjutan menghasilkan perubahan positif pada anaknya. Selanjutnya, diperlukan studi yang menelaah efektivitas kombinasi antara pelatihan pijat TuiANa dan edukasi gizi yang disampaikan melalui platform digital seperti aplikasi mobile atau video daring, guna memperluas jangkauan kepada ibuAcibu di daerah terpencil serta mempermudah akses materi edukatif, dan mengukur apakah pendekatan hibrida ini meningkatkan kepatuhan ibu dalam menerapkan teknik pijat serta memperbaiki asupan makanan balita. Selain itu, penelitian kualitatif dapat menggali persepsi, nilai budaya, dan hambatan yang dihadapi masyarakat beragam dalam mengadopsi teknik pijat TuiANa, sehingga dapat dikembangkan modul pelatihan yang lebih sensitif terhadap konteks lokal, melibatkan tokoh masyarakat, dan menyesuaikan bahasa serta contoh praktis. Ketiga arah penelitian tersebut diharapkan dapat memperkuat bukti ilmiah, memperluas jangkauan intervensi, dan meningkatkan keberlanjutan program sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh anakAcanak balita di seluruh Indonesia.. Kegiatan pelatihan pijat Tui Na bagi ibu balita di Desa Sagaracipta telah dilaksanakan secara sistematis dan menghasilkan peningkatan signifikan pada pengetahuan serta keterampilan ibu dalam menerapkan teknik pijat tradisional untuk meningkatkan nafsu makan dan kesehatan balita.Peningkatan tersebut berkontribusi pada perbaikan status gizi balita dan dapat dijadikan contoh model upaya peningkatan kesehatan anak berbasis kearifan lokal.Sebagai tindak lanjut, disarankan dilakukan pendampingan berkelanjutan serta replikasi program ke wilayah lain untuk memperluas manfaat pelatihan Balita merupakan kelompok usia yang sangat rentan terhadap masalah kesehatan, terutama yang berkaitan dengan nutrisi dan pertumbuhan. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya pengetahuan orangtua tentang pola pemberian makan pada balita yang tepat sehingga mengakibatkan penurunan berat badan dan status gizi yang tidak optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang pentingnya menjaga pola makan sehat pada balita dan bagaimana cara efektif untuk meningkatkan nafsu makan melalui pelatihan pijat Tui Na yang dapat membantu melancarkan sirkulasi darah, meningkatkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/3/gizi-balita-teknik-pijat-endorpin-pemberian-makan-thumb-0ae32.webp" title="JURIS - Optimalisasi Pengetahuan Ibu Melalui Pelatihan Pijat Tuina Dalam Peningkatan Nafsu Makan Balita: Optimization Of Mother&#039;s Knowledge Through Tuina Massage Training In Increasing Appetite For Toddlers" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/gizi-balita-teknik-pijat-endorpin-pemberian-makan-thumb-0ae32.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/gizi-balita-teknik-pijat-endorpin-pemberian-makan-thumb-0ae32.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/gizi-balita-teknik-pijat-endorpin-pemberian-makan-thumb-0ae32.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Pengetahuan Ibu Melalui Pelatihan Pijat Tuina Dalam Peningkatan Nafsu Makan Balita: Optimization Of Mother&#039;s Knowledge Through Tuina Massage Training In Increasing Appetite For Toddlers" alt="JURIS - Optimalisasi Pengetahuan Ibu Melalui Pelatihan Pijat Tuina Dalam Peningkatan Nafsu Makan Balita: Optimization Of Mother&#039;s Knowledge Through Tuina Massage Training In Increasing Appetite For Toddlers" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/3/gizi-balita-teknik-pijat-endorpin-pemberian-makan-thumb-bb4e1.webp" title="JURIS - Optimalisasi Pengetahuan Ibu Melalui Pelatihan Pijat Tuina Dalam Peningkatan Nafsu Makan Balita: Optimization Of Mother&#039;s Knowledge Through Tuina Massage Training In Increasing Appetite For Toddlers" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/gizi-balita-teknik-pijat-endorpin-pemberian-makan-thumb-bb4e1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/gizi-balita-teknik-pijat-endorpin-pemberian-makan-thumb-bb4e1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/gizi-balita-teknik-pijat-endorpin-pemberian-makan-thumb-bb4e1.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Pengetahuan Ibu Melalui Pelatihan Pijat Tuina Dalam Peningkatan Nafsu Makan Balita: Optimization Of Mother&#039;s Knowledge Through Tuina Massage Training In Increasing Appetite For Toddlers" alt="JURIS - Optimalisasi Pengetahuan Ibu Melalui Pelatihan Pijat Tuina Dalam Peningkatan Nafsu Makan Balita: Optimization Of Mother&#039;s Knowledge Through Tuina Massage Training In Increasing Appetite For Toddlers" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/3/gizi-balita-teknik-pijat-endorpin-pemberian-makan-thumb-7c3c0.webp" title="JURIS - Optimalisasi Pengetahuan Ibu Melalui Pelatihan Pijat Tuina Dalam Peningkatan Nafsu Makan Balita: Optimization Of Mother&#039;s Knowledge Through Tuina Massage Training In Increasing Appetite For Toddlers" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/gizi-balita-teknik-pijat-endorpin-pemberian-makan-thumb-7c3c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/gizi-balita-teknik-pijat-endorpin-pemberian-makan-thumb-7c3c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/gizi-balita-teknik-pijat-endorpin-pemberian-makan-thumb-7c3c0.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Pengetahuan Ibu Melalui Pelatihan Pijat Tuina Dalam Peningkatan Nafsu Makan Balita: Optimization Of Mother&#039;s Knowledge Through Tuina Massage Training In Increasing Appetite For Toddlers" alt="JURIS - Optimalisasi Pengetahuan Ibu Melalui Pelatihan Pijat Tuina Dalam Peningkatan Nafsu Makan Balita: Optimization Of Mother&#039;s Knowledge Through Tuina Massage Training In Increasing Appetite For Toddlers" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53996-gizi-balita-teknik-pijat-endorpin-pemberian-makan" title="JURIS - Optimalisasi Pengetahuan Ibu Melalui Pelatihan Pijat Tuina Dalam Peningkatan Nafsu Makan Balita: Optimization Of Mother&#039;s Knowledge Through Tuina Massage Training In Increasing Appetite For Toddlers" target="_blank">Optimalisasi Pengetahuan Ibu Melalui Pelatihan Pijat Tuina Dalam Peningkatan Nafsu Makan Balita: Optimization Of Mother's Knowledge Through Tuina Massage Training In Increasing Appetite For Toddlers</a>: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak jangka panjang pelatihan pijat TuiANa terhadap pertumbuhan fisik, status gizi, dan frekuensi makan balita selama periode minimal satu tahun, dengan menggunakan desain eksperimen terkontrol yang membandingkan kelompok intervensi yang menerima pelatihan dan kelompok kontrol yang tidak menerima intervensi apa pun, sehingga dapat diketahui apakah peningkatan pengetahuan ibu berkelanjutan menghasilkan perubahan positif pada anaknya. Selanjutnya, diperlukan studi yang menelaah efektivitas kombinasi antara pelatihan pijat TuiANa dan edukasi gizi yang disampaikan melalui platform digital seperti aplikasi mobile atau video daring, guna memperluas jangkauan kepada ibuAcibu di daerah terpencil serta mempermudah akses materi edukatif, dan mengukur apakah pendekatan hibrida ini meningkatkan kepatuhan ibu dalam menerapkan teknik pijat serta memperbaiki asupan makanan balita. Selain itu, penelitian kualitatif dapat menggali persepsi, nilai budaya, dan hambatan yang dihadapi masyarakat beragam dalam mengadopsi teknik pijat TuiANa, sehingga dapat dikembangkan modul pelatihan yang lebih sensitif terhadap konteks lokal, melibatkan tokoh masyarakat, dan menyesuaikan bahasa serta contoh praktis. Ketiga arah penelitian tersebut diharapkan dapat memperkuat bukti ilmiah, memperluas jangkauan intervensi, dan meningkatkan keberlanjutan program sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh anakAcanak balita di seluruh Indonesia..
<br>Kegiatan pelatihan pijat Tui Na bagi ibu balita di Desa Sagaracipta telah dilaksanakan secara sistematis dan menghasilkan peningkatan signifikan pada pengetahuan serta keterampilan ibu dalam menerapkan teknik pijat tradisional untuk meningkatkan nafsu makan dan kesehatan balita.Peningkatan tersebut berkontribusi pada perbaikan status gizi balita dan dapat dijadikan contoh model upaya peningkatan kesehatan anak berbasis kearifan lokal.Sebagai tindak lanjut, disarankan dilakukan pendampingan berkelanjutan serta replikasi program ke wilayah lain untuk memperluas manfaat pelatihan
<br>Balita merupakan kelompok usia yang sangat rentan terhadap masalah kesehatan, terutama yang berkaitan dengan nutrisi dan pertumbuhan. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya pengetahuan orangtua tentang pola pemberian makan pada balita yang tepat sehingga mengakibatkan penurunan berat badan dan status gizi yang tidak optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang pentingnya menjaga pola makan sehat pada balita dan bagaimana cara efektif untuk meningkatkan nafsu makan melalui pelatihan pijat Tui Na yang dapat membantu melancarkan sirkulasi darah, meningkatkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/3/gizi-balita-teknik-pijat-endorpin-pemberian-makan-thumb-0ae32.webp" type="image/webp" length="100136" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/gizi-balita-teknik-pijat-endorpin-pemberian-makan-thumb-0ae32.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/gizi-balita-teknik-pijat-endorpin-pemberian-makan-thumb-bb4e1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/gizi-balita-teknik-pijat-endorpin-pemberian-makan-thumb-7c3c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1899-uima.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19093-jurnal-pengabdian-masyarakat-indonesia-maju.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Konsep Pemberian Makan Bayi dan Anak untuk Pencegahan Stunting Infant and Young Child Feeding Concepts for Stunting Prevention ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Konsep Pemberian Makan Bayi dan Anak untuk Pencegahan Stunting Infant and Young Child Feeding Concepts for Stunting Prevention ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Konsep Pemberian Makan Bayi dan Anak untuk Pencegahan Stunting Infant and Young Child Feeding Concepts for Stunting Prevention ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53997-balita-stunting-gizi-status-det</link>
	<guid isPermaLink="false">176a45929d1711a44812c84452e83e82</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 16:04:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ terapi hijau ]]></category>
	<category><![CDATA[ intan yusita ]]></category>
	<category><![CDATA[ py https ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[hijau,https,intan,py,terapi,yusita]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, bagaimana pengaruh pelatihan PMBA yang diberikan kepada kader terhadap penurunan prevalensi stunting di wilayah Kepulauan Seribu dalam jangka panjang, misalnya melalui studi kohort selama ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Konsep Pemberian Makan Bayi dan Anak untuk Pencegahan Stunting: Infant and Young Child Feeding Concepts for Stunting Prevention: Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, bagaimana pengaruh pelatihan PMBA yang diberikan kepada kader terhadap penurunan prevalensi stunting di wilayah Kepulauan Seribu dalam jangka panjang, misalnya melalui studi kohort selama dua sampai tiga tahun? Kedua, apakah penggunaan bahan pangan lokal seperti sukun sebagai bahan utama dalam MPAcASI menghasilkan perbaikan status gizi balita yang lebih signifikan dibandingkan MPAcASI komersial, sehingga perlu dilakukan uji coba terkontrol dengan kelompok pembanding? Ketiga, faktor apa saja yang menjadi hambatan bagi kader dalam menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, dan bagaimana desain modul pelatihan berkelanjutan yang melibatkan pendekatan digital dapat meningkatkan kepercayaan diri serta retensi pengetahuan mereka? Dengan menjawab ketiga pertanyaan tersebut, hasil penelitian dapat menyediakan bukti empiris untuk memperkuat kebijakan kesehatan masyarakat, memperluas penggunaan pangan lokal, dan mengoptimalkan strategi pemberdayaan kader guna mengatasi stunting secara lebih efektif. Selain itu, evaluasi biayaAemanfaat dari masingAcmasing intervensi akan membantu menentukan strategi paling efisien bagi program pemerintah.. Kegiatan pengabdian masyarakat tentang konsep Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) untuk pencegahan stunting berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader melalui serangkaian aktivitas seperti pre-test, FGD, ceramah audiovisual, dan demonstrasi makanan berbahan lokal.Partisipasi aktif kader menunjukkan antusiasme tinggi dan kesadaran yang meningkat, sehingga mereka siap menjadi agen perubahan dalam edukasi PMBA di masyarakat.Diharapkan puskesmas setempat melaksanakan pelatihan rutin dan konsisten untuk memperkuat kemampuan kader dalam pencegahan stunting Pertumbuhan yang terhambat atau stunting merupakan salah satu masalah gizi yang dihadapi bayi di seluruh dunia saat ini. Dari 154 Balita Stunting di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu didapatkan 1 balita dengan TB (0,65 %), 56 balita dengan anemia (36,36 %), 10 balita dengan kecacingan (6,49 %), 1 balita dengan hasil SDIDTK tidak sesuai (0,64 %), 4 balita dengan jamban tidak sehat (2,59 %), dan 7 balita dengan diare berulang (4,54 %). Kemudian dari 154 Balita Stunting tersebut dilakukan Food Recall 24 Jam terhadap 53 balita stunting (sampling). Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Pulau Panggang. Jenis Pengabdian ini dilakukan berupa pemberdayaan kepada kader dengan menggunakan metode FGD (kuesioner), Promosi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/9/balita-stunting-gizi-status-determinan-anak-bayi-k-thumb-4ffa5.webp" title="JURIS - Konsep Pemberian Makan Bayi dan Anak untuk Pencegahan Stunting: Infant and Young Child Feeding Concepts for Stunting Prevention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/balita-stunting-gizi-status-determinan-anak-bayi-k-thumb-4ffa5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/balita-stunting-gizi-status-determinan-anak-bayi-k-thumb-4ffa5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/balita-stunting-gizi-status-determinan-anak-bayi-k-thumb-4ffa5.webp 1x" title="JURIS - Konsep Pemberian Makan Bayi dan Anak untuk Pencegahan Stunting: Infant and Young Child Feeding Concepts for Stunting Prevention" alt="JURIS - Konsep Pemberian Makan Bayi dan Anak untuk Pencegahan Stunting: Infant and Young Child Feeding Concepts for Stunting Prevention" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/9/balita-stunting-gizi-status-determinan-anak-bayi-k-thumb-4d631.webp" title="JURIS - Konsep Pemberian Makan Bayi dan Anak untuk Pencegahan Stunting: Infant and Young Child Feeding Concepts for Stunting Prevention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/balita-stunting-gizi-status-determinan-anak-bayi-k-thumb-4d631.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/balita-stunting-gizi-status-determinan-anak-bayi-k-thumb-4d631.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/balita-stunting-gizi-status-determinan-anak-bayi-k-thumb-4d631.webp 1x" title="JURIS - Konsep Pemberian Makan Bayi dan Anak untuk Pencegahan Stunting: Infant and Young Child Feeding Concepts for Stunting Prevention" alt="JURIS - Konsep Pemberian Makan Bayi dan Anak untuk Pencegahan Stunting: Infant and Young Child Feeding Concepts for Stunting Prevention" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/9/balita-stunting-gizi-status-determinan-anak-bayi-k-thumb-0ae93.webp" title="JURIS - Konsep Pemberian Makan Bayi dan Anak untuk Pencegahan Stunting: Infant and Young Child Feeding Concepts for Stunting Prevention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/balita-stunting-gizi-status-determinan-anak-bayi-k-thumb-0ae93.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/balita-stunting-gizi-status-determinan-anak-bayi-k-thumb-0ae93.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/balita-stunting-gizi-status-determinan-anak-bayi-k-thumb-0ae93.webp 1x" title="JURIS - Konsep Pemberian Makan Bayi dan Anak untuk Pencegahan Stunting: Infant and Young Child Feeding Concepts for Stunting Prevention" alt="JURIS - Konsep Pemberian Makan Bayi dan Anak untuk Pencegahan Stunting: Infant and Young Child Feeding Concepts for Stunting Prevention" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53997-balita-stunting-gizi-status-det" title="JURIS - Konsep Pemberian Makan Bayi dan Anak untuk Pencegahan Stunting: Infant and Young Child Feeding Concepts for Stunting Prevention" target="_blank">Konsep Pemberian Makan Bayi dan Anak untuk Pencegahan Stunting: Infant and Young Child Feeding Concepts for Stunting Prevention</a>: Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, bagaimana pengaruh pelatihan PMBA yang diberikan kepada kader terhadap penurunan prevalensi stunting di wilayah Kepulauan Seribu dalam jangka panjang, misalnya melalui studi kohort selama dua sampai tiga tahun? Kedua, apakah penggunaan bahan pangan lokal seperti sukun sebagai bahan utama dalam MPAcASI menghasilkan perbaikan status gizi balita yang lebih signifikan dibandingkan MPAcASI komersial, sehingga perlu dilakukan uji coba terkontrol dengan kelompok pembanding? Ketiga, faktor apa saja yang menjadi hambatan bagi kader dalam menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, dan bagaimana desain modul pelatihan berkelanjutan yang melibatkan pendekatan digital dapat meningkatkan kepercayaan diri serta retensi pengetahuan mereka? Dengan menjawab ketiga pertanyaan tersebut, hasil penelitian dapat menyediakan bukti empiris untuk memperkuat kebijakan kesehatan masyarakat, memperluas penggunaan pangan lokal, dan mengoptimalkan strategi pemberdayaan kader guna mengatasi stunting secara lebih efektif. Selain itu, evaluasi biayaAemanfaat dari masingAcmasing intervensi akan membantu menentukan strategi paling efisien bagi program pemerintah..
<br>Kegiatan pengabdian masyarakat tentang konsep Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) untuk pencegahan stunting berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader melalui serangkaian aktivitas seperti pre-test, FGD, ceramah audiovisual, dan demonstrasi makanan berbahan lokal.Partisipasi aktif kader menunjukkan antusiasme tinggi dan kesadaran yang meningkat, sehingga mereka siap menjadi agen perubahan dalam edukasi PMBA di masyarakat.Diharapkan puskesmas setempat melaksanakan pelatihan rutin dan konsisten untuk memperkuat kemampuan kader dalam pencegahan stunting
<br>Pertumbuhan yang terhambat atau stunting merupakan salah satu masalah gizi yang dihadapi bayi di seluruh dunia saat ini. Dari 154 Balita Stunting di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu didapatkan 1 balita dengan TB (0,65 %), 56 balita dengan anemia (36,36 %), 10 balita dengan kecacingan (6,49 %), 1 balita dengan hasil SDIDTK tidak sesuai (0,64 %), 4 balita dengan jamban tidak sehat (2,59 %), dan 7 balita dengan diare berulang (4,54 %). Kemudian dari 154 Balita Stunting tersebut dilakukan Food Recall 24 Jam terhadap 53 balita stunting (sampling). Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Pulau Panggang. Jenis Pengabdian ini dilakukan berupa pemberdayaan kepada kader dengan menggunakan metode FGD (kuesioner), Promosi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/9/balita-stunting-gizi-status-determinan-anak-bayi-k-thumb-4d631.webp" type="image/webp" length="70120" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/balita-stunting-gizi-status-determinan-anak-bayi-k-thumb-4ffa5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/balita-stunting-gizi-status-determinan-anak-bayi-k-thumb-4d631.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/balita-stunting-gizi-status-determinan-anak-bayi-k-thumb-0ae93.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1899-uima.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19093-jurnal-pengabdian-masyarakat-indonesia-maju.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Application of Artificial Intelligence in MRI Image Analysis for Radiological Diagnosis A Systematic Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Application of Artificial Intelligence in MRI Image Analysis for Radiological Diagnosis A Systematic Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Application of Artificial Intelligence in MRI Image Analysis for Radiological Diagnosis A Systematic Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53998-kecukupan-produksi-asi-kombinasi-intervensi-kelanc</link>
	<guid isPermaLink="false">fae725c1ce02111d21dfafcd20954d61</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 15:52:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ one search ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[one,search,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efektivitas relatif pepaya dibandingkan dengan makanan lain yang diketahui memiliki sifat laktagogik, seperti katuk dan daun kelor, terhadap peningkatan kelancaran ASI pada ibu menyusui dengan menggunakan sampel ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Application of Artificial Intelligence in MRI Image Analysis for Radiological Diagnosis: A Systematic Review: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efektivitas relatif pepaya dibandingkan dengan makanan lain yang diketahui memiliki sifat laktagogik, seperti katuk dan daun kelor, terhadap peningkatan kelancaran ASI pada ibu menyusui dengan menggunakan sampel yang lebih besar dan desain multiAcpusat, sehingga dapat menghasilkan generalisasi yang lebih kuat. Selain itu, diperlukan studi untuk menentukan hubungan dosisAcrespons konsumsi pepaya, misalnya dengan membandingkan dosis 150Ag, 250Ag, dan 350Ag per hari selama 7 hingga 14 hari, serta mengukur perubahan kadar hormon oksitosin dan prolaktin untuk memahami mekanisme biologis yang mendasari peningkatan produksi ASI. Selanjutnya, kombinasi intervensi gizi berupa konsumsi pepaya dengan program edukasi menyusui yang terstruktur dapat dievaluasi untuk melihat apakah sinergi antara peningkatan nutrisi dan peningkatan pengetahuan dapat memperbaiki keberhasilan menyusui pada ibu primipara di daerah pedesaan, khususnya di wilayah kerja Puskesmas Songgon. PenelitianAcpenelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti ilmiah yang lebih komprehensif untuk mendukung kebijakan kesehatan publik dalam mempromosikan praktik menyusui eksklusif.. Berdasarkan temuan, konsumsi pepaya secara signifikan meningkatkan kelancaran ASI pada ibu menyusui, dengan nilai rataAcrata skor kelancaran pada kelompok intervensi naik dari 1,87 (pratesti) menjadi 7,40 (posttest), sedangkan pada kelompok kontrol hanya naik menjadi 4,00 (p=0,000).Perbedaan peningkatan antara kelompok intervensi (5,53) dan kontrol (1,8) menunjukkan efek pepaya yang lebih besar.Oleh karena itu, pepaya dapat direkomendasikan sebagai alternatif alami untuk meningkatkan kelancaran produksi ASI ASI merupakan sumber nutrisi utama bagi bayi baru lahir dan berperan penting dalam pertumbuhan serta sistem kekebalan tubuh. Namun, produksi ASI yang lancar sering menjadi tantangan bagi sebagian ibu menyusui. Salah satu upaya nonAcfarmakologis yang dapat mendukung produksi ASI yang lancar adalah konsumsi pepaya. Pepaya mengandung lactogagum yang dapat menstimulasi sekresi oksitosin dan prolaktin, hormon yang merangsang produksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efek konsumsi pepaya terhadap kelancaran aliran ASI pada ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas Songgon pada tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain kuasiAceksperimental dengan pendekatan preActest dan postActest. Sebanyak 30 responden diperoleh melalui sampling tidak sengaja, dibagi menjadi dua kelompok masingAcmasing 15 responden (kelompok intervensi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/b/kecukupan-produksi-asi-kombinasi-intervensi-kelanc-thumb-fbf41.webp" title="JURIS - Application of Artificial Intelligence in MRI Image Analysis for Radiological Diagnosis: A Systematic Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/kecukupan-produksi-asi-kombinasi-intervensi-kelanc-thumb-fbf41.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/kecukupan-produksi-asi-kombinasi-intervensi-kelanc-thumb-fbf41.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/kecukupan-produksi-asi-kombinasi-intervensi-kelanc-thumb-fbf41.webp 1x" title="JURIS - Application of Artificial Intelligence in MRI Image Analysis for Radiological Diagnosis: A Systematic Review" alt="JURIS - Application of Artificial Intelligence in MRI Image Analysis for Radiological Diagnosis: A Systematic Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/kecukupan-produksi-asi-kombinasi-intervensi-kelanc-thumb-472f3.webp" title="JURIS - Application of Artificial Intelligence in MRI Image Analysis for Radiological Diagnosis: A Systematic Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/kecukupan-produksi-asi-kombinasi-intervensi-kelanc-thumb-472f3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/kecukupan-produksi-asi-kombinasi-intervensi-kelanc-thumb-472f3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/kecukupan-produksi-asi-kombinasi-intervensi-kelanc-thumb-472f3.webp 1x" title="JURIS - Application of Artificial Intelligence in MRI Image Analysis for Radiological Diagnosis: A Systematic Review" alt="JURIS - Application of Artificial Intelligence in MRI Image Analysis for Radiological Diagnosis: A Systematic Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/kecukupan-produksi-asi-kombinasi-intervensi-kelanc-thumb-df5d1.webp" title="JURIS - Application of Artificial Intelligence in MRI Image Analysis for Radiological Diagnosis: A Systematic Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/kecukupan-produksi-asi-kombinasi-intervensi-kelanc-thumb-df5d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/kecukupan-produksi-asi-kombinasi-intervensi-kelanc-thumb-df5d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/kecukupan-produksi-asi-kombinasi-intervensi-kelanc-thumb-df5d1.webp 1x" title="JURIS - Application of Artificial Intelligence in MRI Image Analysis for Radiological Diagnosis: A Systematic Review" alt="JURIS - Application of Artificial Intelligence in MRI Image Analysis for Radiological Diagnosis: A Systematic Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53998-kecukupan-produksi-asi-kombinasi-intervensi-kelanc" title="JURIS - Application of Artificial Intelligence in MRI Image Analysis for Radiological Diagnosis: A Systematic Review" target="_blank">Application of Artificial Intelligence in MRI Image Analysis for Radiological Diagnosis: A Systematic Review</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efektivitas relatif pepaya dibandingkan dengan makanan lain yang diketahui memiliki sifat laktagogik, seperti katuk dan daun kelor, terhadap peningkatan kelancaran ASI pada ibu menyusui dengan menggunakan sampel yang lebih besar dan desain multiAcpusat, sehingga dapat menghasilkan generalisasi yang lebih kuat. Selain itu, diperlukan studi untuk menentukan hubungan dosisAcrespons konsumsi pepaya, misalnya dengan membandingkan dosis 150Ag, 250Ag, dan 350Ag per hari selama 7 hingga 14 hari, serta mengukur perubahan kadar hormon oksitosin dan prolaktin untuk memahami mekanisme biologis yang mendasari peningkatan produksi ASI. Selanjutnya, kombinasi intervensi gizi berupa konsumsi pepaya dengan program edukasi menyusui yang terstruktur dapat dievaluasi untuk melihat apakah sinergi antara peningkatan nutrisi dan peningkatan pengetahuan dapat memperbaiki keberhasilan menyusui pada ibu primipara di daerah pedesaan, khususnya di wilayah kerja Puskesmas Songgon. PenelitianAcpenelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti ilmiah yang lebih komprehensif untuk mendukung kebijakan kesehatan publik dalam mempromosikan praktik menyusui eksklusif..
<br>Berdasarkan temuan, konsumsi pepaya secara signifikan meningkatkan kelancaran ASI pada ibu menyusui, dengan nilai rataAcrata skor kelancaran pada kelompok intervensi naik dari 1,87 (pratesti) menjadi 7,40 (posttest), sedangkan pada kelompok kontrol hanya naik menjadi 4,00 (p=0,000).Perbedaan peningkatan antara kelompok intervensi (5,53) dan kontrol (1,8) menunjukkan efek pepaya yang lebih besar.Oleh karena itu, pepaya dapat direkomendasikan sebagai alternatif alami untuk meningkatkan kelancaran produksi ASI
<br>ASI merupakan sumber nutrisi utama bagi bayi baru lahir dan berperan penting dalam pertumbuhan serta sistem kekebalan tubuh. Namun, produksi ASI yang lancar sering menjadi tantangan bagi sebagian ibu menyusui. Salah satu upaya nonAcfarmakologis yang dapat mendukung produksi ASI yang lancar adalah konsumsi pepaya. Pepaya mengandung lactogagum yang dapat menstimulasi sekresi oksitosin dan prolaktin, hormon yang merangsang produksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efek konsumsi pepaya terhadap kelancaran aliran ASI pada ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas Songgon pada tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain kuasiAceksperimental dengan pendekatan preActest dan postActest. Sebanyak 30 responden diperoleh melalui sampling tidak sengaja, dibagi menjadi dua kelompok masingAcmasing 15 responden (kelompok intervensi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/b/kecukupan-produksi-asi-kombinasi-intervensi-kelanc-thumb-fbf41.webp" type="image/webp" length="89132" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/kecukupan-produksi-asi-kombinasi-intervensi-kelanc-thumb-fbf41.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/kecukupan-produksi-asi-kombinasi-intervensi-kelanc-thumb-472f3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/kecukupan-produksi-asi-kombinasi-intervensi-kelanc-thumb-df5d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6669-akperrspadjakarta.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16216-journal-educational-nursing-jen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Pengetahuan Tentang Bantuan Hidup Dasar BHD Melalui Promosi Kesehatan Penanganan Kegawatdaruratan Kesehatan Improving Knowledge of Basic Life Support BLS Through Health Promotion on E ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Pengetahuan Tentang Bantuan Hidup Dasar BHD Melalui Promosi Kesehatan Penanganan Kegawatdaruratan Kesehatan Improving Knowledge of Basic Life Support BLS Through Health Promotion on E ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Pengetahuan Tentang Bantuan Hidup Dasar BHD Melalui Promosi Kesehatan Penanganan Kegawatdaruratan Kesehatan Improving Knowledge of Basic Life Support BLS Through Health Promotion on E ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53994-pengetahuan-masyarakat-kesehatan-sosial</link>
	<guid isPermaLink="false">5d9242b06723257c5ccdade06b5990e5</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 15:36:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ terapi hijau ]]></category>
	<category><![CDATA[ intan yusita ]]></category>
	<category><![CDATA[ py https ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[hijau,https,intan,py,terapi,yusita]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi sejauh mana pengetahuan Bantuan Hidup Dasar yang diperoleh melalui penyuluhan tetap terjaga dalam jangka panjang, misalnya dengan melakukan survei kembali setelah enam atau dua belas bulan untuk menilai retensi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Pengetahuan Tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) Melalui Promosi Kesehatan Penanganan Kegawatdaruratan Kesehatan: Improving Knowledge of Basic Life Support (BLS) Through Health Promotion on E: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi sejauh mana pengetahuan Bantuan Hidup Dasar yang diperoleh melalui penyuluhan tetap terjaga dalam jangka panjang, misalnya dengan melakukan survei kembali setelah enam atau dua belas bulan untuk menilai retensi informasi dan keterampilan. Selain itu, diperlukan studi komparatif yang membandingkan efektivitas metode promosi kesehatan tradisional berupa penyuluhan tatap muka dengan pendekatan digital seperti video edukasi atau aplikasi mobile, guna menentukan strategi paling efisien dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat pada skala yang lebih luas. Selanjutnya, penelitian dapat menilai dampak pembentukan Tim CODE BLUE berbasis komunitas terhadap respons darurat sebenarnya, misalnya dengan mengukur waktu respons, tingkat keberhasilan penanganan kasus gawat darurat, dan persepsi warga terhadap kesiapsiagaan, sehingga dapat memberikan bukti empiris bagi kebijakan kesehatan masyarakat yang berkelanjutan. Penelitian juga dapat meneliti perbedaan efektivitas penyuluhan berdasarkan karakteristik demografis peserta, seperti usia, tingkat pendidikan, atau status sosial ekonomi, untuk menyesuaikan materi agar lebih relevan. Selain itu, evaluasi terhadap biaya dan sumber daya yang dibutuhkan untuk setiap metode promosi dapat memberikan gambaran tentang keberlanjutan program pada tingkat daerah.. Pengabdian ini menunjukkan peningkatan signifikan tingkat pengetahuan masyarakat dari kategori Cukup menjadi Baik serta kenaikan nilai rataAcrata pengetahuan.Keberhasilan tersebut didukung oleh metode penyuluhan interaktif berupa ceramah, tanyaAcjawab, dan pendekatan yang menyenangkan, serta dipengaruhi oleh faktor internal seperti pendidikan dan motivasi serta faktor eksternal seperti kualitas penyampaian materi dan intensitas interaksi.Hasil ini menegaskan bahwa penyuluhan kesehatan merupakan strategi edukatif yang efektif dan dapat menjadi dasar pembentukan Tim CODE BLUE di masyarakat Cinere, Depok Kegawatdaruratan di masyarakat seperti tersedak, luka bakar, henti jantung, kejang yang mengancam jiwa memerlukan Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk mempertahankan penderita tetap hidup, serta mempercepat kesembuhan penderita. Di Cinere Depok masih terhadap penanganan Gawat Darurat sedikit pengetahuan Khususnya, Serangan Jantung, Kejang Deman, Luka Bakar dan Tersedak pada anak kecil, untuk itu diperlukan pengetahuan cukup tentang BHD dan sudah terlatih. Sehingga diperlukan promosi kesehatan penanganan kegawatdaruratan tentang BHD. Metode yang dilakukan dengan melakukan promosi kesehatan dengan cara penyuluhan langsung... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/d/pengetahuan-masyarakat-kesehatan-sosial-ekonomi-su-thumb-66345.webp" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) Melalui Promosi Kesehatan Penanganan Kegawatdaruratan Kesehatan: Improving Knowledge of Basic Life Support (BLS) Through Health Promotion on E" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/pengetahuan-masyarakat-kesehatan-sosial-ekonomi-su-thumb-66345.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/pengetahuan-masyarakat-kesehatan-sosial-ekonomi-su-thumb-66345.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/pengetahuan-masyarakat-kesehatan-sosial-ekonomi-su-thumb-66345.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) Melalui Promosi Kesehatan Penanganan Kegawatdaruratan Kesehatan: Improving Knowledge of Basic Life Support (BLS) Through Health Promotion on E" alt="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) Melalui Promosi Kesehatan Penanganan Kegawatdaruratan Kesehatan: Improving Knowledge of Basic Life Support (BLS) Through Health Promotion on E" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/pengetahuan-masyarakat-kesehatan-sosial-ekonomi-su-thumb-a9284.webp" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) Melalui Promosi Kesehatan Penanganan Kegawatdaruratan Kesehatan: Improving Knowledge of Basic Life Support (BLS) Through Health Promotion on E" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/pengetahuan-masyarakat-kesehatan-sosial-ekonomi-su-thumb-a9284.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/pengetahuan-masyarakat-kesehatan-sosial-ekonomi-su-thumb-a9284.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/pengetahuan-masyarakat-kesehatan-sosial-ekonomi-su-thumb-a9284.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) Melalui Promosi Kesehatan Penanganan Kegawatdaruratan Kesehatan: Improving Knowledge of Basic Life Support (BLS) Through Health Promotion on E" alt="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) Melalui Promosi Kesehatan Penanganan Kegawatdaruratan Kesehatan: Improving Knowledge of Basic Life Support (BLS) Through Health Promotion on E" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53994-pengetahuan-masyarakat-kesehatan-sosial" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) Melalui Promosi Kesehatan Penanganan Kegawatdaruratan Kesehatan: Improving Knowledge of Basic Life Support (BLS) Through Health Promotion on E" target="_blank">Peningkatan Pengetahuan Tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) Melalui Promosi Kesehatan Penanganan Kegawatdaruratan Kesehatan: Improving Knowledge of Basic Life Support (BLS) Through Health Promotion on E</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi sejauh mana pengetahuan Bantuan Hidup Dasar yang diperoleh melalui penyuluhan tetap terjaga dalam jangka panjang, misalnya dengan melakukan survei kembali setelah enam atau dua belas bulan untuk menilai retensi informasi dan keterampilan. Selain itu, diperlukan studi komparatif yang membandingkan efektivitas metode promosi kesehatan tradisional berupa penyuluhan tatap muka dengan pendekatan digital seperti video edukasi atau aplikasi mobile, guna menentukan strategi paling efisien dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat pada skala yang lebih luas. Selanjutnya, penelitian dapat menilai dampak pembentukan Tim CODE BLUE berbasis komunitas terhadap respons darurat sebenarnya, misalnya dengan mengukur waktu respons, tingkat keberhasilan penanganan kasus gawat darurat, dan persepsi warga terhadap kesiapsiagaan, sehingga dapat memberikan bukti empiris bagi kebijakan kesehatan masyarakat yang berkelanjutan. Penelitian juga dapat meneliti perbedaan efektivitas penyuluhan berdasarkan karakteristik demografis peserta, seperti usia, tingkat pendidikan, atau status sosial ekonomi, untuk menyesuaikan materi agar lebih relevan. Selain itu, evaluasi terhadap biaya dan sumber daya yang dibutuhkan untuk setiap metode promosi dapat memberikan gambaran tentang keberlanjutan program pada tingkat daerah..
<br>Pengabdian ini menunjukkan peningkatan signifikan tingkat pengetahuan masyarakat dari kategori Cukup menjadi Baik serta kenaikan nilai rataAcrata pengetahuan.Keberhasilan tersebut didukung oleh metode penyuluhan interaktif berupa ceramah, tanyaAcjawab, dan pendekatan yang menyenangkan, serta dipengaruhi oleh faktor internal seperti pendidikan dan motivasi serta faktor eksternal seperti kualitas penyampaian materi dan intensitas interaksi.Hasil ini menegaskan bahwa penyuluhan kesehatan merupakan strategi edukatif yang efektif dan dapat menjadi dasar pembentukan Tim CODE BLUE di masyarakat Cinere, Depok
<br>Kegawatdaruratan di masyarakat seperti tersedak, luka bakar, henti jantung, kejang yang mengancam jiwa memerlukan Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk mempertahankan penderita tetap hidup, serta mempercepat kesembuhan penderita. Di Cinere Depok masih terhadap penanganan Gawat Darurat sedikit pengetahuan Khususnya, Serangan Jantung, Kejang Deman, Luka Bakar dan Tersedak pada anak kecil, untuk itu diperlukan pengetahuan cukup tentang BHD dan sudah terlatih. Sehingga diperlukan promosi kesehatan penanganan kegawatdaruratan tentang BHD. Metode yang dilakukan dengan melakukan promosi kesehatan dengan cara penyuluhan langsung...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/d/pengetahuan-masyarakat-kesehatan-sosial-ekonomi-su-thumb-66345.webp" type="image/webp" length="74512" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/pengetahuan-masyarakat-kesehatan-sosial-ekonomi-su-thumb-66345.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/pengetahuan-masyarakat-kesehatan-sosial-ekonomi-su-thumb-a9284.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1899-uima.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19093-jurnal-pengabdian-masyarakat-indonesia-maju.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PKM Penerapan Inovasi Matras Proning di Posyandu Lansia Baiturrahmah Menuju Lansia Sehat dan Berdaya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PKM Penerapan Inovasi Matras Proning di Posyandu Lansia Baiturrahmah Menuju Lansia Sehat dan Berdaya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PKM Penerapan Inovasi Matras Proning di Posyandu Lansia Baiturrahmah Menuju Lansia Sehat dan Berdaya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53978-sesak-napas-demam-pasien-kualitas-hidu</link>
	<guid isPermaLink="false">5af65e159e2b26994ef7f8237785f72e</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 15:35:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan sangat krusial untuk memperdalam pemahaman dan dampak inovasi "Marning" yang telah diterapkan. Pertama, studi evaluasi komprehensif perlu dilakukan untuk mengukur efektivitas jangka panjang penggunaan matras proning ini terhadap indikator ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PKM Penerapan Inovasi Matras Proning di Posyandu Lansia Baiturrahmah Menuju Lansia Sehat dan Berdaya: Penelitian lanjutan sangat krusial untuk memperdalam pemahaman dan dampak inovasi "Marning" yang telah diterapkan. Pertama, studi evaluasi komprehensif perlu dilakukan untuk mengukur efektivitas jangka panjang penggunaan matras proning ini terhadap indikator kesehatan lansia secara objektif. Ini termasuk menganalisis perubahan signifikan pada saturasi oksigen, frekuensi dan keparahan episode sesak napas, serta peningkatan kualitas tidur dan kualitas hidup keseluruhan bagi lansia yang rutin menggunakan "Marning" dibandingkan dengan kelompok kontrol atau intervensi lainnya. Hasil studi ini akan memberikan bukti empiris yang kuat mengenai manfaat klinis inovasi ini. Kedua, sangat penting untuk menyelami aspek pengalaman pengguna dan penerimaan teknologi melalui penelitian kualitatif atau gabungan metode. Bagaimana lansia dan keluarga mereka benar-benar mengintegrasikan "Marning" dalam rutinitas harian di lingkungan rumah? Apa saja kendala praktis yang muncul, dan bagaimana persepsi mereka terhadap kenyamanan, kemudahan penggunaan, serta tingkat kemandirian yang dirasakan dalam penanganan sesak napas? Selain itu, evaluasi terhadap efektivitas fitur tambahan seperti integrasi dengan alat pengecek saturasi oksigen dan aplikasi mobile juga perlu diteliti untuk melihat sejauh mana teknologi ini dapat meningkatkan kepatuhan dan pemantauan mandiri. Terakhir, untuk memastikan keberlanjutan dan potensi replikasi di skala yang lebih luas, diperlukan studi kelayakan implementasi dan analisis ekonomi. Penelitian ini dapat mengidentifikasi model terbaik untuk mendistribusikan dan mengimplementasikan "Marning" di berbagai posyandu lansia atau komunitas serupa, serta mengevaluasi rasio biaya-manfaatnya dalam jangka panjang. Dengan demikian, kita dapat memahami apakah inovasi ini tidak hanya efektif secara klinis, tetapi juga berkelanjutan dan efisien secara sumber daya, membuka jalan bagi program kesehatan masyarakat yang lebih inovatif dan berdaya guna.. Pengabdian ini dapat terlaksana dengan baik karena mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki mitra.Melalui pendekatan yang terarah dan pemanfaatan sumber daya yang ada, kegiatan ini berhasil mendorong peningkatan produktivitas mitra secara nyata Kelompok Griya lansia Aisyiyah Baiturrahmah adalah salah satu posyandu yang ada di kelurahan Patangpuluhan dengan jumlah lansia yang cukup banyak dan beberapa lansia menderita keluhan sesak nafas diantaranya karena asma , bronchitus dan faktor yang lain. Secara umum para lansia ini membutuhkan edukasi dan pendampingan dalam mengurangi sesak nafas dengan harapan lansia bisa mengurangi sesak secara mandiri sehingga bisa beraktifitas, meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi keluhan dan komplikasi. Untuk itu diperlukan strategi dalam pemberian edukasi dan alat yang presisi mudah berpindah tempat dan mudah digunakan untuk mengurangi sesak nafas yaitu dengan inovasi matras proning. PKM ini merupakan penerapan dari penelitian tim PKM berupa AomarningAy matras proning.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/7/sesak-napas-demam-pasien-kualitas-hidup-saturasi-o-thumb-b20c2.webp" title="JURIS - PKM Penerapan Inovasi Matras Proning di Posyandu Lansia Baiturrahmah Menuju Lansia Sehat dan Berdaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/sesak-napas-demam-pasien-kualitas-hidup-saturasi-o-thumb-b20c2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/sesak-napas-demam-pasien-kualitas-hidup-saturasi-o-thumb-b20c2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/sesak-napas-demam-pasien-kualitas-hidup-saturasi-o-thumb-b20c2.webp 1x" title="JURIS - PKM Penerapan Inovasi Matras Proning di Posyandu Lansia Baiturrahmah Menuju Lansia Sehat dan Berdaya" alt="JURIS - PKM Penerapan Inovasi Matras Proning di Posyandu Lansia Baiturrahmah Menuju Lansia Sehat dan Berdaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/sesak-napas-demam-pasien-kualitas-hidup-saturasi-o-thumb-68c77.webp" title="JURIS - PKM Penerapan Inovasi Matras Proning di Posyandu Lansia Baiturrahmah Menuju Lansia Sehat dan Berdaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/sesak-napas-demam-pasien-kualitas-hidup-saturasi-o-thumb-68c77.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/sesak-napas-demam-pasien-kualitas-hidup-saturasi-o-thumb-68c77.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/sesak-napas-demam-pasien-kualitas-hidup-saturasi-o-thumb-68c77.webp 1x" title="JURIS - PKM Penerapan Inovasi Matras Proning di Posyandu Lansia Baiturrahmah Menuju Lansia Sehat dan Berdaya" alt="JURIS - PKM Penerapan Inovasi Matras Proning di Posyandu Lansia Baiturrahmah Menuju Lansia Sehat dan Berdaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/sesak-napas-demam-pasien-kualitas-hidup-saturasi-o-thumb-5d82a.webp" title="JURIS - PKM Penerapan Inovasi Matras Proning di Posyandu Lansia Baiturrahmah Menuju Lansia Sehat dan Berdaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/sesak-napas-demam-pasien-kualitas-hidup-saturasi-o-thumb-5d82a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/sesak-napas-demam-pasien-kualitas-hidup-saturasi-o-thumb-5d82a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/sesak-napas-demam-pasien-kualitas-hidup-saturasi-o-thumb-5d82a.webp 1x" title="JURIS - PKM Penerapan Inovasi Matras Proning di Posyandu Lansia Baiturrahmah Menuju Lansia Sehat dan Berdaya" alt="JURIS - PKM Penerapan Inovasi Matras Proning di Posyandu Lansia Baiturrahmah Menuju Lansia Sehat dan Berdaya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53978-sesak-napas-demam-pasien-kualitas-hidu" title="JURIS - PKM Penerapan Inovasi Matras Proning di Posyandu Lansia Baiturrahmah Menuju Lansia Sehat dan Berdaya" target="_blank">PKM Penerapan Inovasi Matras Proning di Posyandu Lansia Baiturrahmah Menuju Lansia Sehat dan Berdaya</a>: Penelitian lanjutan sangat krusial untuk memperdalam pemahaman dan dampak inovasi "Marning" yang telah diterapkan. Pertama, studi evaluasi komprehensif perlu dilakukan untuk mengukur efektivitas jangka panjang penggunaan matras proning ini terhadap indikator kesehatan lansia secara objektif. Ini termasuk menganalisis perubahan signifikan pada saturasi oksigen, frekuensi dan keparahan episode sesak napas, serta peningkatan kualitas tidur dan kualitas hidup keseluruhan bagi lansia yang rutin menggunakan "Marning" dibandingkan dengan kelompok kontrol atau intervensi lainnya. Hasil studi ini akan memberikan bukti empiris yang kuat mengenai manfaat klinis inovasi ini. Kedua, sangat penting untuk menyelami aspek pengalaman pengguna dan penerimaan teknologi melalui penelitian kualitatif atau gabungan metode. Bagaimana lansia dan keluarga mereka benar-benar mengintegrasikan "Marning" dalam rutinitas harian di lingkungan rumah? Apa saja kendala praktis yang muncul, dan bagaimana persepsi mereka terhadap kenyamanan, kemudahan penggunaan, serta tingkat kemandirian yang dirasakan dalam penanganan sesak napas? Selain itu, evaluasi terhadap efektivitas fitur tambahan seperti integrasi dengan alat pengecek saturasi oksigen dan aplikasi mobile juga perlu diteliti untuk melihat sejauh mana teknologi ini dapat meningkatkan kepatuhan dan pemantauan mandiri. Terakhir, untuk memastikan keberlanjutan dan potensi replikasi di skala yang lebih luas, diperlukan studi kelayakan implementasi dan analisis ekonomi. Penelitian ini dapat mengidentifikasi model terbaik untuk mendistribusikan dan mengimplementasikan "Marning" di berbagai posyandu lansia atau komunitas serupa, serta mengevaluasi rasio biaya-manfaatnya dalam jangka panjang. Dengan demikian, kita dapat memahami apakah inovasi ini tidak hanya efektif secara klinis, tetapi juga berkelanjutan dan efisien secara sumber daya, membuka jalan bagi program kesehatan masyarakat yang lebih inovatif dan berdaya guna..
<br>Pengabdian ini dapat terlaksana dengan baik karena mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki mitra.Melalui pendekatan yang terarah dan pemanfaatan sumber daya yang ada, kegiatan ini berhasil mendorong peningkatan produktivitas mitra secara nyata
<br>Kelompok Griya lansia Aisyiyah Baiturrahmah adalah salah satu posyandu yang ada di kelurahan Patangpuluhan dengan jumlah lansia yang cukup banyak dan beberapa lansia menderita keluhan sesak nafas diantaranya karena asma , bronchitus dan faktor yang lain. Secara umum para lansia ini membutuhkan edukasi dan pendampingan dalam mengurangi sesak nafas dengan harapan lansia bisa mengurangi sesak secara mandiri sehingga bisa beraktifitas, meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi keluhan dan komplikasi. Untuk itu diperlukan strategi dalam pemberian edukasi dan alat yang presisi mudah berpindah tempat dan mudah digunakan untuk mengurangi sesak nafas yaitu dengan inovasi matras proning. PKM ini merupakan penerapan dari penelitian tim PKM berupa AomarningAy matras proning....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/7/sesak-napas-demam-pasien-kualitas-hidup-saturasi-o-thumb-68c77.webp" type="image/webp" length="100996" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/sesak-napas-demam-pasien-kualitas-hidup-saturasi-o-thumb-b20c2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/sesak-napas-demam-pasien-kualitas-hidup-saturasi-o-thumb-68c77.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/sesak-napas-demam-pasien-kualitas-hidup-saturasi-o-thumb-5d82a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6749-mayadani.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16005-masyarakat-berdaya-inovasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisa Kecelakaan Ditinjau Dari Kondisi Kelengkapan Fasilitas Keselamatan Pada Jalan Brigjend Katamso Kota Medan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisa Kecelakaan Ditinjau Dari Kondisi Kelengkapan Fasilitas Keselamatan Pada Jalan Brigjend Katamso Kota Medan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisa Kecelakaan Ditinjau Dari Kondisi Kelengkapan Fasilitas Keselamatan Pada Jalan Brigjend Katamso Kota Medan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53992-keselamatan-jalan-rambu-petunjuk-kolek</link>
	<guid isPermaLink="false">65cb9dcc8566c0f28dea657398065a8b</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 15:23:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ marwan lubis ]]></category>
	<category><![CDATA[ sicincin sta ]]></category>
	<category><![CDATA[ save page ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[lubis,marwan,page,save,sicincin,sta]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak penerapan fasilitas keselamatan jalan yang ditingkatkan, seperti marka baru, rambu batas kecepatan, dan pencahayaan yang optimal, terhadap frekuensi dan tingkat keparahan kecelakaan di Jalan Brigjend Katamso ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisa Kecelakaan Ditinjau Dari Kondisi Kelengkapan Fasilitas Keselamatan Pada Jalan Brigjend Katamso Kota Medan: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak penerapan fasilitas keselamatan jalan yang ditingkatkan, seperti marka baru, rambu batas kecepatan, dan pencahayaan yang optimal, terhadap frekuensi dan tingkat keparahan kecelakaan di Jalan Brigjend Katamso selama beberapa tahun ke depan. Selain itu, diperlukan studi untuk mengetahui pengaruh relokasi pedagang kaki lima (PKL) dari jalur jalan ke area khusus terhadap aliran lalu lintas, tingkat kemacetan, dan angka kecelakaan pada segmen yang sama. Selanjutnya, pengembangan model prediktif yang menggabungkan faktor manusia, kondisi kendaraan, dan variabel lingkungan dapat membantu memprediksi lokasi blackspot pada jalan kolektor perkotaan serupa di Medan, sehingga memungkinkan intervensi preventif yang lebih tepat waktu.. Faktor manusia merupakan penyebab utama kecelakaan di Jalan Brigjend Katamso, sementara fasilitas keselamatan jalan tidak berpengaruh signifikan terhadap kejadian kecelakaan.Analisis nilai EAN mengidentifikasi satu segmen (segmen 7) sebagai blackspot dengan nilai EAN tertinggi 87, melampaui batas UCL sebesar 32,05894.Untuk mengurangi risiko kecelakaan disarankan memperbaiki atau mengecat ulang marka jalan, memasang rambu batas kecepatan serta rambu peringatan daerah rawan, dan menambal permukaan jalan yang berlubang Kecelakaan lalu lintas menurut UU Nomor 22 tahun 2009 adalah suatu peristiwa di jalan raya tidak terduga dan tidak disengaja melibatkan kendaraan dengan atau tanpa pengguna jalan lain yang mengakibatkan kerugian baik secara materi maupun penderitaan jalan, bagi yang mengalaminya. Kecelakaan disebabkan oleh kelalaian pengguna ketidaklayakan kendaraan serta ketidaklayakaan jalan atau lingkungan. Jalan Brigjend Katamso termasuk daerah rawan kecelakaan karena pada ruas jalan ini terdapat banyak kegiatan masyarakat, pertokoan, kios-kios, pedagang kaki lima (PKL), dan pemukiman penduduk. Selain itu, pada ruas jalan ini masih terdapat fasilitas keselamatan jalan yang tidak memenuhi persyaratan bangunan pelengkap jalan. Dari perhitungan nilai EAN terdapat satu segmen yang termasuk kategori blackspot... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/f/keselamatan-jalan-rambu-petunjuk-kolektor-primer-r-thumb-ae235.webp" title="JURIS - Analisa Kecelakaan Ditinjau Dari Kondisi Kelengkapan Fasilitas Keselamatan Pada Jalan Brigjend Katamso Kota Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/keselamatan-jalan-rambu-petunjuk-kolektor-primer-r-thumb-ae235.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/keselamatan-jalan-rambu-petunjuk-kolektor-primer-r-thumb-ae235.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/keselamatan-jalan-rambu-petunjuk-kolektor-primer-r-thumb-ae235.webp 1x" title="JURIS - Analisa Kecelakaan Ditinjau Dari Kondisi Kelengkapan Fasilitas Keselamatan Pada Jalan Brigjend Katamso Kota Medan" alt="JURIS - Analisa Kecelakaan Ditinjau Dari Kondisi Kelengkapan Fasilitas Keselamatan Pada Jalan Brigjend Katamso Kota Medan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/f/keselamatan-jalan-rambu-petunjuk-kolektor-primer-r-thumb-3336f.webp" title="JURIS - Analisa Kecelakaan Ditinjau Dari Kondisi Kelengkapan Fasilitas Keselamatan Pada Jalan Brigjend Katamso Kota Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/keselamatan-jalan-rambu-petunjuk-kolektor-primer-r-thumb-3336f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/keselamatan-jalan-rambu-petunjuk-kolektor-primer-r-thumb-3336f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/keselamatan-jalan-rambu-petunjuk-kolektor-primer-r-thumb-3336f.webp 1x" title="JURIS - Analisa Kecelakaan Ditinjau Dari Kondisi Kelengkapan Fasilitas Keselamatan Pada Jalan Brigjend Katamso Kota Medan" alt="JURIS - Analisa Kecelakaan Ditinjau Dari Kondisi Kelengkapan Fasilitas Keselamatan Pada Jalan Brigjend Katamso Kota Medan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/f/keselamatan-jalan-rambu-petunjuk-kolektor-primer-r-thumb-ff0bb.webp" title="JURIS - Analisa Kecelakaan Ditinjau Dari Kondisi Kelengkapan Fasilitas Keselamatan Pada Jalan Brigjend Katamso Kota Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/keselamatan-jalan-rambu-petunjuk-kolektor-primer-r-thumb-ff0bb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/keselamatan-jalan-rambu-petunjuk-kolektor-primer-r-thumb-ff0bb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/keselamatan-jalan-rambu-petunjuk-kolektor-primer-r-thumb-ff0bb.webp 1x" title="JURIS - Analisa Kecelakaan Ditinjau Dari Kondisi Kelengkapan Fasilitas Keselamatan Pada Jalan Brigjend Katamso Kota Medan" alt="JURIS - Analisa Kecelakaan Ditinjau Dari Kondisi Kelengkapan Fasilitas Keselamatan Pada Jalan Brigjend Katamso Kota Medan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53992-keselamatan-jalan-rambu-petunjuk-kolek" title="JURIS - Analisa Kecelakaan Ditinjau Dari Kondisi Kelengkapan Fasilitas Keselamatan Pada Jalan Brigjend Katamso Kota Medan" target="_blank">Analisa Kecelakaan Ditinjau Dari Kondisi Kelengkapan Fasilitas Keselamatan Pada Jalan Brigjend Katamso Kota Medan</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak penerapan fasilitas keselamatan jalan yang ditingkatkan, seperti marka baru, rambu batas kecepatan, dan pencahayaan yang optimal, terhadap frekuensi dan tingkat keparahan kecelakaan di Jalan Brigjend Katamso selama beberapa tahun ke depan. Selain itu, diperlukan studi untuk mengetahui pengaruh relokasi pedagang kaki lima (PKL) dari jalur jalan ke area khusus terhadap aliran lalu lintas, tingkat kemacetan, dan angka kecelakaan pada segmen yang sama. Selanjutnya, pengembangan model prediktif yang menggabungkan faktor manusia, kondisi kendaraan, dan variabel lingkungan dapat membantu memprediksi lokasi blackspot pada jalan kolektor perkotaan serupa di Medan, sehingga memungkinkan intervensi preventif yang lebih tepat waktu..
<br>Faktor manusia merupakan penyebab utama kecelakaan di Jalan Brigjend Katamso, sementara fasilitas keselamatan jalan tidak berpengaruh signifikan terhadap kejadian kecelakaan.Analisis nilai EAN mengidentifikasi satu segmen (segmen 7) sebagai blackspot dengan nilai EAN tertinggi 87, melampaui batas UCL sebesar 32,05894.Untuk mengurangi risiko kecelakaan disarankan memperbaiki atau mengecat ulang marka jalan, memasang rambu batas kecepatan serta rambu peringatan daerah rawan, dan menambal permukaan jalan yang berlubang
<br>Kecelakaan lalu lintas menurut UU Nomor 22 tahun 2009 adalah suatu peristiwa di jalan raya tidak terduga dan tidak disengaja melibatkan kendaraan dengan atau tanpa pengguna jalan lain yang mengakibatkan kerugian baik secara materi maupun penderitaan jalan, bagi yang mengalaminya. Kecelakaan disebabkan oleh kelalaian pengguna ketidaklayakan kendaraan serta ketidaklayakaan jalan atau lingkungan. Jalan Brigjend Katamso termasuk daerah rawan kecelakaan karena pada ruas jalan ini terdapat banyak kegiatan masyarakat, pertokoan, kios-kios, pedagang kaki lima (PKL), dan pemukiman penduduk. Selain itu, pada ruas jalan ini masih terdapat fasilitas keselamatan jalan yang tidak memenuhi persyaratan bangunan pelengkap jalan. Dari perhitungan nilai EAN terdapat satu segmen yang termasuk kategori blackspot...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/f/keselamatan-jalan-rambu-petunjuk-kolektor-primer-r-thumb-3336f.webp" type="image/webp" length="64488" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/keselamatan-jalan-rambu-petunjuk-kolektor-primer-r-thumb-ae235.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/keselamatan-jalan-rambu-petunjuk-kolektor-primer-r-thumb-3336f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/keselamatan-jalan-rambu-petunjuk-kolektor-primer-r-thumb-ff0bb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1668-unmuh-babel.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8608-jurnal-aspirasi-teknik-sipil.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Fri, 10 Jul 2026 18:29:03 +0700. 24 items. Served in: 5.253 seconds [rss] -->
