<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.116-8jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.116-8jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Wed, 08 Jul 2026 19:24:24 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 19:24:24 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-08T19:24:24+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Pergaulan Terhadap Pemilihan Karir Siswa SMA Negeri 1 Amarasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Pergaulan Terhadap Pemilihan Karir Siswa SMA Negeri 1 Amarasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Pergaulan Terhadap Pemilihan Karir Siswa SMA Negeri 1 Amarasi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53524-pemilihan-karir-prospek-siswa-pengambilan</link>
	<guid isPermaLink="false">2a6e4a2ee47b58918a94b84ac29b65af</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 18:42:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ karya mira w ]]></category>
	<category><![CDATA[ rudolf j ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[j,karya,mira,rudolf,view,vol,w]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Mengkaji pengaruh interaksi media sosial pada keputusan karir siswa, membandingkan pengaruh pergaulan offline dan online. 2. Menyelidiki peran keterlibatan orang tua bersamaan dengan pengaruh teman sebaya terhadap proses pemilihan karir, menggunakan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Pergaulan Terhadap Pemilihan Karir Siswa SMA Negeri 1 Amarasi: 1. Mengkaji pengaruh interaksi media sosial pada keputusan karir siswa, membandingkan pengaruh pergaulan offline dan online. 2. Menyelidiki peran keterlibatan orang tua bersamaan dengan pengaruh teman sebaya terhadap proses pemilihan karir, menggunakan pendekatan campuran kualitatifAckuantitatif. 3. Melakukan studi longitudinal yang mengikuti siswa dari kelas X hingga lulus SMA guna menilai dampak jangka panjang hubungan sosial terhadap jalur karir yang mereka pilih.. Penelitian menunjukkan bahwa pergaulan memiliki pengaruh signifikan terhadap pemilihan karir siswa kelas X SMA Negeri 1 Amarasi.Analisis regresi linear sederhana dan uji F evidens menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara variabel pergaulan dan pemilihan karir.Oleh karena itu, pergaulan dianggap sebagai faktor utama yang mempengaruhi keputusan karir siswa Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pergaulan terhadap pemilihan karir siswa Kelas X SMA Negeri 1 Amarasi. Penelitian ini berlokasi di SMA Negeri 1 Amarasi, Kabupaten Kupang, Propinsi Nusa Tenggara Timur. Dengan jumlah populasi sebanyak 137 siswa, sampel yang dipilih 30 siswa (lebih dari 10% populasi). Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, sedangkan analisis data dilakukan dengan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pergaulan memiliki pengaruh positif terhadap... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/3/pemilihan-karir-prospek-siswa-pengambilan-keputusa-thumb-2349f.webp" title="JURIS - Pengaruh Pergaulan Terhadap Pemilihan Karir Siswa SMA Negeri 1 Amarasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/pemilihan-karir-prospek-siswa-pengambilan-keputusa-thumb-2349f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/pemilihan-karir-prospek-siswa-pengambilan-keputusa-thumb-2349f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/pemilihan-karir-prospek-siswa-pengambilan-keputusa-thumb-2349f.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pergaulan Terhadap Pemilihan Karir Siswa SMA Negeri 1 Amarasi" alt="JURIS - Pengaruh Pergaulan Terhadap Pemilihan Karir Siswa SMA Negeri 1 Amarasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/pemilihan-karir-prospek-siswa-pengambilan-keputusa-thumb-89646.webp" title="JURIS - Pengaruh Pergaulan Terhadap Pemilihan Karir Siswa SMA Negeri 1 Amarasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/pemilihan-karir-prospek-siswa-pengambilan-keputusa-thumb-89646.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/pemilihan-karir-prospek-siswa-pengambilan-keputusa-thumb-89646.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/pemilihan-karir-prospek-siswa-pengambilan-keputusa-thumb-89646.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pergaulan Terhadap Pemilihan Karir Siswa SMA Negeri 1 Amarasi" alt="JURIS - Pengaruh Pergaulan Terhadap Pemilihan Karir Siswa SMA Negeri 1 Amarasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/pemilihan-karir-prospek-siswa-pengambilan-keputusa-thumb-b3e35.webp" title="JURIS - Pengaruh Pergaulan Terhadap Pemilihan Karir Siswa SMA Negeri 1 Amarasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/pemilihan-karir-prospek-siswa-pengambilan-keputusa-thumb-b3e35.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/pemilihan-karir-prospek-siswa-pengambilan-keputusa-thumb-b3e35.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/pemilihan-karir-prospek-siswa-pengambilan-keputusa-thumb-b3e35.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pergaulan Terhadap Pemilihan Karir Siswa SMA Negeri 1 Amarasi" alt="JURIS - Pengaruh Pergaulan Terhadap Pemilihan Karir Siswa SMA Negeri 1 Amarasi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53524-pemilihan-karir-prospek-siswa-pengambilan" title="JURIS - Pengaruh Pergaulan Terhadap Pemilihan Karir Siswa SMA Negeri 1 Amarasi" target="_blank">Pengaruh Pergaulan Terhadap Pemilihan Karir Siswa SMA Negeri 1 Amarasi</a>: 1. Mengkaji pengaruh interaksi media sosial pada keputusan karir siswa, membandingkan pengaruh pergaulan offline dan online. 2. Menyelidiki peran keterlibatan orang tua bersamaan dengan pengaruh teman sebaya terhadap proses pemilihan karir, menggunakan pendekatan campuran kualitatifAckuantitatif. 3. Melakukan studi longitudinal yang mengikuti siswa dari kelas X hingga lulus SMA guna menilai dampak jangka panjang hubungan sosial terhadap jalur karir yang mereka pilih..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa pergaulan memiliki pengaruh signifikan terhadap pemilihan karir siswa kelas X SMA Negeri 1 Amarasi.Analisis regresi linear sederhana dan uji F evidens menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara variabel pergaulan dan pemilihan karir.Oleh karena itu, pergaulan dianggap sebagai faktor utama yang mempengaruhi keputusan karir siswa
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pergaulan terhadap pemilihan karir siswa Kelas X SMA Negeri 1 Amarasi. Penelitian ini berlokasi di SMA Negeri 1 Amarasi, Kabupaten Kupang, Propinsi Nusa Tenggara Timur. Dengan jumlah populasi sebanyak 137 siswa, sampel yang dipilih 30 siswa (lebih dari 10% populasi). Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, sedangkan analisis data dilakukan dengan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pergaulan memiliki pengaruh positif terhadap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/3/pemilihan-karir-prospek-siswa-pengambilan-keputusa-thumb-89646.webp" type="image/webp" length="81522" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/pemilihan-karir-prospek-siswa-pengambilan-keputusa-thumb-2349f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/pemilihan-karir-prospek-siswa-pengambilan-keputusa-thumb-89646.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/pemilihan-karir-prospek-siswa-pengambilan-keputusa-thumb-b3e35.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3579-upg45ntt.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14730-ciencias-jurnal-penelitian-pengembangan-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perlawanan Hegemoni Kekuasaan dalam Puisi Diponegoro Aku Tulis Pamflet Ini Kita Pemilik Sah Republik Ini Perlawanan Teratai ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perlawanan Hegemoni Kekuasaan dalam Puisi Diponegoro Aku Tulis Pamflet Ini Kita Pemilik Sah Republik Ini Perlawanan Teratai ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perlawanan Hegemoni Kekuasaan dalam Puisi Diponegoro Aku Tulis Pamflet Ini Kita Pemilik Sah Republik Ini Perlawanan Teratai ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53523-puisi-chairil-anwar-hegemoni-perlawanan-puis</link>
	<guid isPermaLink="false">660a8bbdae3285c05d3e16c624ba316d</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 18:42:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ karya mira w ]]></category>
	<category><![CDATA[ rudolf j ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[j,karya,mira,rudolf,view,vol,w]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, peneliti dapat memperluas jangkauan kajian dengan menambahkan lebih banyak puisi dari generasi lain atau daerah berbeda, sehingga dapat dilihat apakah pola perlawanan hegemoni berbeda di konteks sosialAcbudaya yang beragam. Kedua, metode yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perlawanan Hegemoni Kekuasaan dalam Puisi Diponegoro, Aku Tulis Pamflet Ini, Kita Pemilik Sah Republik Ini, Perlawanan, Teratai: Pertama, peneliti dapat memperluas jangkauan kajian dengan menambahkan lebih banyak puisi dari generasi lain atau daerah berbeda, sehingga dapat dilihat apakah pola perlawanan hegemoni berbeda di konteks sosialAcbudaya yang beragam. Kedua, metode yang dipakai masih menitikberatkan pada interpretasi kualitatif saja, kritis; oleh karena itu, kombinasi analisis kuantitatif berbasis corpus dapat memberikan gambaran statistik mengenai frekuensi tema perlawanan. Ketiga, kajian yang diusulkan sebelumnya hanya menyebutkan lima karya, menimbulkan keterbatasan representatif; studi selanjutnya dapat membandingkan puisi perlawanan dari Indonesia dengan puisi sejenis di negara lain untuk menilai universalitas atau khasnya persepsi, kritis. Keempat, karena puisi seringkali mengandalkan simbolisme, penggunaan perangkat teknologi text mining dapat membantu memetakan sema simbol yang berulang dan hubungan antara unsur narasi dan kritik, yang kompleks. Kelima, penelitian lanjutan dapat meneliti dampak sastra terhadap aksi sosial: apakah pembacaan puisi tersebut dapat memicu dialog publik atau perubahan perilaku yang signifikan.. Kesimpulan menunjukkan bahwa perlawanan hegemoni kekuasaan dapat dianalisis melalui puisi dengan pendekatan kualitatif interpretatif.setiap karya dari lima penyair menampilkan unsur perlawanan atas dominasi, baik melalui narasi sejarah, kritik sosial, maupun simbolisme estetika.Analisis menemukan bahwa puisi tetap menjadi medium penting bagi pembuat perlawanan, memfasilitasi dialog antara kreator dan masyarakat.Hasil ini menegaskan peran puisi sebagai sarana kritik dan resistensi dalam dinamika hegemoni di Indonesia Penelitian ini tentang perlawanan hegemoni kekuasaan dalam puisi. Masalah yang dirumuskan yaitu bagaimana perlawanan hegemoni kekuasaan dalam puisi lima penyair Indonesia. Berdasarkan pada masalah penelitian yang dirumuskan maka tujuan penelitian untuk memaknai perlawanan hegemoni kekuasaan dalam lima penyair Indonesia. Metode yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif interpretatif, dengan digunakan pendekatan hegemoni sebagai pendekatannya. Pada penelitian ditemukan perlawanan hegemoni kekuasaan dalam puisi, AuDiponegoroAy karya: Chairil Anwar, AuAku Tulis Pamflet IniAy karya: W. S. Rendra, AuKita Pemilik Sah Republik IniAy karya: Taufiq Ismail, AuPerlawananAy karya: Mansur Samin, dan AuTerataiAy karya: Sanoesi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/a/puisi-chairil-anwar-hegemoni-perlawanan-diponegoro-thumb-b54fb.webp" title="JURIS - Perlawanan Hegemoni Kekuasaan dalam Puisi Diponegoro, Aku Tulis Pamflet Ini, Kita Pemilik Sah Republik Ini, Perlawanan, Teratai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/puisi-chairil-anwar-hegemoni-perlawanan-diponegoro-thumb-b54fb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/puisi-chairil-anwar-hegemoni-perlawanan-diponegoro-thumb-b54fb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/puisi-chairil-anwar-hegemoni-perlawanan-diponegoro-thumb-b54fb.webp 1x" title="JURIS - Perlawanan Hegemoni Kekuasaan dalam Puisi Diponegoro, Aku Tulis Pamflet Ini, Kita Pemilik Sah Republik Ini, Perlawanan, Teratai" alt="JURIS - Perlawanan Hegemoni Kekuasaan dalam Puisi Diponegoro, Aku Tulis Pamflet Ini, Kita Pemilik Sah Republik Ini, Perlawanan, Teratai" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/a/puisi-chairil-anwar-hegemoni-perlawanan-diponegoro-thumb-84a13.webp" title="JURIS - Perlawanan Hegemoni Kekuasaan dalam Puisi Diponegoro, Aku Tulis Pamflet Ini, Kita Pemilik Sah Republik Ini, Perlawanan, Teratai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/puisi-chairil-anwar-hegemoni-perlawanan-diponegoro-thumb-84a13.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/puisi-chairil-anwar-hegemoni-perlawanan-diponegoro-thumb-84a13.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/puisi-chairil-anwar-hegemoni-perlawanan-diponegoro-thumb-84a13.webp 1x" title="JURIS - Perlawanan Hegemoni Kekuasaan dalam Puisi Diponegoro, Aku Tulis Pamflet Ini, Kita Pemilik Sah Republik Ini, Perlawanan, Teratai" alt="JURIS - Perlawanan Hegemoni Kekuasaan dalam Puisi Diponegoro, Aku Tulis Pamflet Ini, Kita Pemilik Sah Republik Ini, Perlawanan, Teratai" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53523-puisi-chairil-anwar-hegemoni-perlawanan-puis" title="JURIS - Perlawanan Hegemoni Kekuasaan dalam Puisi Diponegoro, Aku Tulis Pamflet Ini, Kita Pemilik Sah Republik Ini, Perlawanan, Teratai" target="_blank">Perlawanan Hegemoni Kekuasaan dalam Puisi Diponegoro, Aku Tulis Pamflet Ini, Kita Pemilik Sah Republik Ini, Perlawanan, Teratai</a>: Pertama, peneliti dapat memperluas jangkauan kajian dengan menambahkan lebih banyak puisi dari generasi lain atau daerah berbeda, sehingga dapat dilihat apakah pola perlawanan hegemoni berbeda di konteks sosialAcbudaya yang beragam. Kedua, metode yang dipakai masih menitikberatkan pada interpretasi kualitatif saja, kritis; oleh karena itu, kombinasi analisis kuantitatif berbasis corpus dapat memberikan gambaran statistik mengenai frekuensi tema perlawanan. Ketiga, kajian yang diusulkan sebelumnya hanya menyebutkan lima karya, menimbulkan keterbatasan representatif; studi selanjutnya dapat membandingkan puisi perlawanan dari Indonesia dengan puisi sejenis di negara lain untuk menilai universalitas atau khasnya persepsi, kritis. Keempat, karena puisi seringkali mengandalkan simbolisme, penggunaan perangkat teknologi text mining dapat membantu memetakan sema simbol yang berulang dan hubungan antara unsur narasi dan kritik, yang kompleks. Kelima, penelitian lanjutan dapat meneliti dampak sastra terhadap aksi sosial: apakah pembacaan puisi tersebut dapat memicu dialog publik atau perubahan perilaku yang signifikan..
<br>Kesimpulan menunjukkan bahwa perlawanan hegemoni kekuasaan dapat dianalisis melalui puisi dengan pendekatan kualitatif interpretatif.setiap karya dari lima penyair menampilkan unsur perlawanan atas dominasi, baik melalui narasi sejarah, kritik sosial, maupun simbolisme estetika.Analisis menemukan bahwa puisi tetap menjadi medium penting bagi pembuat perlawanan, memfasilitasi dialog antara kreator dan masyarakat.Hasil ini menegaskan peran puisi sebagai sarana kritik dan resistensi dalam dinamika hegemoni di Indonesia
<br>Penelitian ini tentang perlawanan hegemoni kekuasaan dalam puisi. Masalah yang dirumuskan  yaitu  bagaimana  perlawanan  hegemoni  kekuasaan  dalam puisi lima penyair  Indonesia.  Berdasarkan  pada  masalah  penelitian  yang  dirumuskan maka tujuan  penelitian  untuk  memaknai perlawanan  hegemoni  kekuasaan dalam lima penyair  Indonesia.  Metode  yang  digunakan  yaitu  metode  penelitian  kualitatif interpretatif, dengan digunakan pendekatan hegemoni sebagai pendekatannya. Pada penelitian ditemukan perlawanan hegemoni kekuasaan dalam puisi, AuDiponegoroAy karya: Chairil Anwar, AuAku Tulis Pamflet IniAy karya: W. S. Rendra, AuKita Pemilik Sah Republik IniAy karya: Taufiq Ismail, AuPerlawananAy karya: Mansur Samin, dan AuTerataiAy karya: Sanoesi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/a/puisi-chairil-anwar-hegemoni-perlawanan-diponegoro-thumb-b54fb.webp" type="image/webp" length="83710" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/puisi-chairil-anwar-hegemoni-perlawanan-diponegoro-thumb-b54fb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/puisi-chairil-anwar-hegemoni-perlawanan-diponegoro-thumb-84a13.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3579-upg45ntt.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14730-ciencias-jurnal-penelitian-pengembangan-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Pembelajaran Guna Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Kelas IV SD Inpres Kerora ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Pembelajaran Guna Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Kelas IV SD Inpres Kerora ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Pembelajaran Guna Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Kelas IV SD Inpres Kerora ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53522-efektivitas-guru-kompetensi-ma-musyawarah-gur</link>
	<guid isPermaLink="false">19e32ad7a8889080186119c4af8405c5</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 18:42:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ karya mira w ]]></category>
	<category><![CDATA[ rudolf j ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[j,karya,mira,rudolf,view,vol,w]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana program peerAcmentoring terstruktur yang diawasi oleh guru BK memengaruhi motivasi belajar siswa kelas IV di SD Inpres Kerora, dengan menguji perubahan tingkat motivasi sebelum dan sesudah program ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Pembelajaran Guna Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Kelas IV SD Inpres Kerora: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana program peerAcmentoring terstruktur yang diawasi oleh guru BK memengaruhi motivasi belajar siswa kelas IV di SD Inpres Kerora, dengan menguji perubahan tingkat motivasi sebelum dan sesudah program serta faktor-faktor yang mendukung keberhasilannya. Selanjutnya, penting untuk meneliti dampak penggunaan alat konseling digital, seperti aplikasi seluler, terhadap efektivitas guru BK dalam memantau kehadiran dan motivasi siswa, serta apakah teknologi tersebut meningkatkan responsivitas intervensi konseling. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki strategi keterlibatan orang tua yang difasilitasi melalui lokakarya guru BK, untuk mengetahui sejauh mana peningkatan partisipasi orang tua berkontribusi pada motivasi berkelanjutan dan pencapaian akademik siswa dengan motivasi rendah, dengan mengukur perubahan perilaku belajar dan prestasi siswa selama periode tertentu.. Berdasarkan uraian sebelumnya dapat disimpulkan peran Guru bimbingan dan konseling berperan sebagai pembimbing agar peserta tujuan Pendidikan yang terarah menjadi baik dalam keseluruhan proses Pendidikan, Guru BK berkolaborasi dengan guru mata pelajaran dengan adanya kerja sama antara keduanya dapat memudahkan untuk peserta didik dalam meningkatkan motivasi belajar.Guru bimbingan dan konseling juga berperan sebagai pembimbing yang selalu mengarahkan laku peserta didik, dengan cara menunjukkan pada peserta didik hal-hal yang tidak benar dan meminta pada mereka untuk melakukan kembali dengan benar dan sebaik-baiknya.Dari kesimpulan di atas maka guru bimbingan dan konseling berperan sebagai motivator dan sebagai pembimbing dalam hal memotivasi belajar matematika pada peserta didik kelas 4 SD Inpres Kerora Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya peningkatan motivasi belajar siswa melalui peran guru bimbingan konseling kelas IV SD Inpres Kerora tahun ajaran 2021/2022. Penelitian ini merupakan metode penelitian kualitatif. Metode ini bertujuan untuk mencari, menganalisis mengorganisasikan, dan memilih data. Metode kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran bimbingan konseling dalam pembelajaran sangat dibutuhkan siswa untuk memotivasi dalam hal belajar. Penelitian ini bermaksud untuk membantu melihat gejala fenomenal-fenomenal riil di lapangan seperti fenomena siswa korban bullying, fenomena siswa yang korban broken home, dan lain-lain. Hasil dari penelitian yang diperoleh, peran guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik di SD Inpres Kerora... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/e/efektivitas-guru-kompetensi-ma-musyawarah-mata-oto-thumb-af941.webp" title="JURIS - Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Pembelajaran Guna Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Kelas IV SD Inpres Kerora" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/efektivitas-guru-kompetensi-ma-musyawarah-mata-oto-thumb-af941.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/efektivitas-guru-kompetensi-ma-musyawarah-mata-oto-thumb-af941.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/efektivitas-guru-kompetensi-ma-musyawarah-mata-oto-thumb-af941.webp 1x" title="JURIS - Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Pembelajaran Guna Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Kelas IV SD Inpres Kerora" alt="JURIS - Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Pembelajaran Guna Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Kelas IV SD Inpres Kerora" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/e/efektivitas-guru-kompetensi-ma-musyawarah-mata-oto-thumb-c1968.webp" title="JURIS - Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Pembelajaran Guna Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Kelas IV SD Inpres Kerora" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/efektivitas-guru-kompetensi-ma-musyawarah-mata-oto-thumb-c1968.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/efektivitas-guru-kompetensi-ma-musyawarah-mata-oto-thumb-c1968.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/efektivitas-guru-kompetensi-ma-musyawarah-mata-oto-thumb-c1968.webp 1x" title="JURIS - Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Pembelajaran Guna Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Kelas IV SD Inpres Kerora" alt="JURIS - Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Pembelajaran Guna Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Kelas IV SD Inpres Kerora" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/e/efektivitas-guru-kompetensi-ma-musyawarah-mata-oto-thumb-f5ae5.webp" title="JURIS - Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Pembelajaran Guna Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Kelas IV SD Inpres Kerora" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/efektivitas-guru-kompetensi-ma-musyawarah-mata-oto-thumb-f5ae5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/efektivitas-guru-kompetensi-ma-musyawarah-mata-oto-thumb-f5ae5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/efektivitas-guru-kompetensi-ma-musyawarah-mata-oto-thumb-f5ae5.webp 1x" title="JURIS - Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Pembelajaran Guna Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Kelas IV SD Inpres Kerora" alt="JURIS - Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Pembelajaran Guna Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Kelas IV SD Inpres Kerora" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53522-efektivitas-guru-kompetensi-ma-musyawarah-gur" title="JURIS - Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Pembelajaran Guna Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Kelas IV SD Inpres Kerora" target="_blank">Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Pembelajaran Guna Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Kelas IV SD Inpres Kerora</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana program peerAcmentoring terstruktur yang diawasi oleh guru BK memengaruhi motivasi belajar siswa kelas IV di SD Inpres Kerora, dengan menguji perubahan tingkat motivasi sebelum dan sesudah program serta faktor-faktor yang mendukung keberhasilannya. Selanjutnya, penting untuk meneliti dampak penggunaan alat konseling digital, seperti aplikasi seluler, terhadap efektivitas guru BK dalam memantau kehadiran dan motivasi siswa, serta apakah teknologi tersebut meningkatkan responsivitas intervensi konseling. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki strategi keterlibatan orang tua yang difasilitasi melalui lokakarya guru BK, untuk mengetahui sejauh mana peningkatan partisipasi orang tua berkontribusi pada motivasi berkelanjutan dan pencapaian akademik siswa dengan motivasi rendah, dengan mengukur perubahan perilaku belajar dan prestasi siswa selama periode tertentu..
<br>Berdasarkan uraian sebelumnya dapat disimpulkan peran Guru bimbingan dan konseling berperan sebagai pembimbing agar peserta tujuan Pendidikan yang terarah menjadi baik dalam keseluruhan proses Pendidikan, Guru BK berkolaborasi dengan guru mata pelajaran dengan adanya kerja sama antara keduanya dapat memudahkan untuk peserta didik dalam meningkatkan motivasi belajar.Guru bimbingan dan konseling juga berperan sebagai pembimbing yang selalu mengarahkan laku peserta didik, dengan cara menunjukkan pada peserta didik hal-hal yang tidak benar dan meminta pada mereka untuk melakukan kembali dengan benar dan sebaik-baiknya.Dari kesimpulan di atas maka guru bimbingan dan konseling berperan sebagai motivator dan sebagai pembimbing dalam hal memotivasi belajar matematika pada peserta didik kelas 4 SD Inpres Kerora
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya peningkatan motivasi belajar siswa melalui peran guru bimbingan konseling kelas IV SD Inpres Kerora tahun ajaran 2021/2022. Penelitian ini merupakan metode penelitian kualitatif. Metode ini bertujuan untuk mencari, menganalisis mengorganisasikan, dan memilih data. Metode kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran bimbingan konseling dalam pembelajaran sangat dibutuhkan siswa untuk memotivasi dalam hal belajar. Penelitian ini bermaksud untuk membantu melihat gejala fenomenal-fenomenal riil di lapangan seperti fenomena siswa korban bullying, fenomena siswa yang korban broken home, dan lain-lain. Hasil dari penelitian yang diperoleh, peran guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik di SD Inpres Kerora...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/e/efektivitas-guru-kompetensi-ma-musyawarah-mata-oto-thumb-c1968.webp" type="image/webp" length="186498" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/efektivitas-guru-kompetensi-ma-musyawarah-mata-oto-thumb-af941.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/efektivitas-guru-kompetensi-ma-musyawarah-mata-oto-thumb-c1968.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/efektivitas-guru-kompetensi-ma-musyawarah-mata-oto-thumb-f5ae5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3579-upg45ntt.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14730-ciencias-jurnal-penelitian-pengembangan-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hasil Lompat Jauh Gaya Jongkok ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hasil Lompat Jauh Gaya Jongkok ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hasil Lompat Jauh Gaya Jongkok ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53518-otot-tungkai-atlet-daya-ledak-kaki-kontribusi</link>
	<guid isPermaLink="false">582f60261042871bb90210d7b3558631</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 18:42:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ danu hoedaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ cimahi city ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cimahi,city,danu,hoedaya,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Sarankan penelitian selanjutnya dapat menguji apakah program latihan khusus yang menekankan peregangan dan peningkatan panjang tungkai dapat meningkatkan hasil Lompat Jauh Gaya Jongkok pada siswa SMK; pertanyaan penelitian: 'Bagaimana pengaruh program ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hasil Lompat Jauh Gaya Jongkok: Sarankan penelitian selanjutnya dapat menguji apakah program latihan khusus yang menekankan peregangan dan peningkatan panjang tungkai dapat meningkatkan hasil Lompat Jauh Gaya Jongkok pada siswa SMK; pertanyaan penelitian: 'Bagaimana pengaruh program peregangan terstruktur terhadap panjang tungkai dan performa lompat jauh gaya jongkok?' Penelitian lain dapat menyelidiki pengaruh pelatihan neuromuskular yang menargetkan peningkatan daya ledak otot tungkai serta kecepatan lari sprint terhadap kemampuan lompat; pertanyaan: 'Apakah kombinasi latihan plyometric dan sprint interval memberikan peningkatan signifikan pada kekuatan otot tungkai, kecepatan sprint, dan hasil lompat jauh gaya jongkok?' Selanjutnya, studi komparatif antara siswa putra dan putri dapat memperluas temuan dengan menilai perbedaan kontribusi variabel-variabel fisik pada kedua gender; pertanyaan: 'Apakah panjang tungkai, kekuatan otot tungkai, dan kecepatan sprint memberikan kontribusi yang berbeda terhadap Lompat Jauh Gaya Jongkok pada siswa perempuan dibandingkan laki-laki?' Penelitian longitudinal selama satu tahun dapat memantau perubahan variabel-variabel tersebut dan hubungannya dengan perkembangan kemampuan lompat jauh, sehingga memberikan gambaran dinamika faktor-faktor fisik seiring pertumbuhan remaja.. Selain itu, kekuatan otot tungkai serta kecepatan lari sprint juga berkontribusi secara positif dan signifikan terhadap hasil tersebut.Secara bersama-sama, ketiga variabel tersebut memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kemampuan Lompat Jauh Gaya Jongkok Tujuan untuk membuktikan kontribusi antara panjang tungkai, Kekuatan otot tungkai dan Lari sprint terhadap lompat jauh gaya jongkok siswa putra Kelas X SMK Negeri 12 Pandeglang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptip kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi yang di gunakan dalam penelitian ini adalah seluruh putra Kelas X SMK Negeri 12 Pandeglang sebanyak 90 siswa. Jumlah sampel di ambil secara dengan sampel sebanyak 40 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/d/otot-tungkai-atlet-daya-ledak-kaki-kontribusi-vari-thumb-54678.webp" title="JURIS - Hasil Lompat Jauh Gaya Jongkok" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/otot-tungkai-atlet-daya-ledak-kaki-kontribusi-vari-thumb-54678.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/otot-tungkai-atlet-daya-ledak-kaki-kontribusi-vari-thumb-54678.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/otot-tungkai-atlet-daya-ledak-kaki-kontribusi-vari-thumb-54678.webp 1x" title="JURIS - Hasil Lompat Jauh Gaya Jongkok" alt="JURIS - Hasil Lompat Jauh Gaya Jongkok" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/d/otot-tungkai-atlet-daya-ledak-kaki-kontribusi-vari-thumb-f748d.webp" title="JURIS - Hasil Lompat Jauh Gaya Jongkok" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/otot-tungkai-atlet-daya-ledak-kaki-kontribusi-vari-thumb-f748d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/otot-tungkai-atlet-daya-ledak-kaki-kontribusi-vari-thumb-f748d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/otot-tungkai-atlet-daya-ledak-kaki-kontribusi-vari-thumb-f748d.webp 1x" title="JURIS - Hasil Lompat Jauh Gaya Jongkok" alt="JURIS - Hasil Lompat Jauh Gaya Jongkok" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/d/otot-tungkai-atlet-daya-ledak-kaki-kontribusi-vari-thumb-7b2ec.webp" title="JURIS - Hasil Lompat Jauh Gaya Jongkok" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/otot-tungkai-atlet-daya-ledak-kaki-kontribusi-vari-thumb-7b2ec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/otot-tungkai-atlet-daya-ledak-kaki-kontribusi-vari-thumb-7b2ec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/otot-tungkai-atlet-daya-ledak-kaki-kontribusi-vari-thumb-7b2ec.webp 1x" title="JURIS - Hasil Lompat Jauh Gaya Jongkok" alt="JURIS - Hasil Lompat Jauh Gaya Jongkok" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53518-otot-tungkai-atlet-daya-ledak-kaki-kontribusi" title="JURIS - Hasil Lompat Jauh Gaya Jongkok" target="_blank">Hasil Lompat Jauh Gaya Jongkok</a>: Sarankan penelitian selanjutnya dapat menguji apakah program latihan khusus yang menekankan peregangan dan peningkatan panjang tungkai dapat meningkatkan hasil Lompat Jauh Gaya Jongkok pada siswa SMK; pertanyaan penelitian: 'Bagaimana pengaruh program peregangan terstruktur terhadap panjang tungkai dan performa lompat jauh gaya jongkok?' Penelitian lain dapat menyelidiki pengaruh pelatihan neuromuskular yang menargetkan peningkatan daya ledak otot tungkai serta kecepatan lari sprint terhadap kemampuan lompat; pertanyaan: 'Apakah kombinasi latihan plyometric dan sprint interval memberikan peningkatan signifikan pada kekuatan otot tungkai, kecepatan sprint, dan hasil lompat jauh gaya jongkok?' Selanjutnya, studi komparatif antara siswa putra dan putri dapat memperluas temuan dengan menilai perbedaan kontribusi variabel-variabel fisik pada kedua gender; pertanyaan: 'Apakah panjang tungkai, kekuatan otot tungkai, dan kecepatan sprint memberikan kontribusi yang berbeda terhadap Lompat Jauh Gaya Jongkok pada siswa perempuan dibandingkan laki-laki?' Penelitian longitudinal selama satu tahun dapat memantau perubahan variabel-variabel tersebut dan hubungannya dengan perkembangan kemampuan lompat jauh, sehingga memberikan gambaran dinamika faktor-faktor fisik seiring pertumbuhan remaja..
<br>Selain itu, kekuatan otot tungkai serta kecepatan lari sprint juga berkontribusi secara positif dan signifikan terhadap hasil tersebut.Secara bersama-sama, ketiga variabel tersebut memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kemampuan Lompat Jauh Gaya Jongkok
<br>Tujuan untuk membuktikan kontribusi antara panjang  tungkai, Kekuatan otot tungkai dan Lari sprint terhadap  lompat  jauh  gaya  jongkok  siswa  putra  Kelas  X  SMK  Negeri  12  Pandeglang.  Penelitian  ini menggunakan metode deskriptip kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi yang di gunakan dalam penelitian ini adalah seluruh putra Kelas X SMK Negeri 12 Pandeglang sebanyak 90 siswa. Jumlah sampel di ambil secara dengan sampel sebanyak 40 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/d/otot-tungkai-atlet-daya-ledak-kaki-kontribusi-vari-thumb-7b2ec.webp" type="image/webp" length="75024" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/otot-tungkai-atlet-daya-ledak-kaki-kontribusi-vari-thumb-54678.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/otot-tungkai-atlet-daya-ledak-kaki-kontribusi-vari-thumb-f748d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/otot-tungkai-atlet-daya-ledak-kaki-kontribusi-vari-thumb-7b2ec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2390-stkip-pasundan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13790-jurnal-master-penjas-olahraga.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Fleksibilitas Pergelangan Tangan Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Ketepatan Servis Pendek Bulutangkis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Fleksibilitas Pergelangan Tangan Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Ketepatan Servis Pendek Bulutangkis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Fleksibilitas Pergelangan Tangan Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Ketepatan Servis Pendek Bulutangkis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53515-servis-pendek-koordinasi-mata-tangan</link>
	<guid isPermaLink="false">a54bad505cd591370d9a6a4b397195e3</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 18:42:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ cimahi city ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ mega4d ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cimahi,city,mega4d,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi apakah program latihan terstruktur yang menargetkan peningkatan fleksibilitas pergelangan tangan dan koordinasi mataActangan dapat memperbaiki akurasi servis pendek secara signifikan pada pemain bulutangkis sekolah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Fleksibilitas Pergelangan Tangan Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Ketepatan Servis Pendek Bulutangkis: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi apakah program latihan terstruktur yang menargetkan peningkatan fleksibilitas pergelangan tangan dan koordinasi mataActangan dapat memperbaiki akurasi servis pendek secara signifikan pada pemain bulutangkis sekolah menengah, dengan membandingkan kelompok intervensi dan kontrol selama minimal enam minggu. Selain itu, studi selanjutnya dapat menyelidiki kontribusi faktor fisik lainnya, seperti kekuatan otot inti, kelincahan kaki, dan keseimbangan, terhadap ketepatan servis pendek, sehingga dapat menentukan variabel mana yang paling berpengaruh bila digabungkan dengan fleksibilitas dan koordinasi. Selanjutnya, penelitian komparatif dapat dilakukan pada berbagai kelompok usia dan tingkat keahlian (misalnya pemula, menengah, dan elite) untuk mengetahui apakah hubungan antara fleksibilitas, koordinasi mataActangan, dan akurasi servis pendek tetap konsisten atau berubah seiring pengalaman dan maturitas atlet. Pendekatan metodologis yang dapat dipakai meliputi desain eksperimental dengan preActest/postActest serta analisis regresi berganda untuk mengkuantifikasi kontribusi masingAcmasing faktor.. Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara fleksibilitas pergelangan tangan dengan ketepatan servis pendek pada pemain bulutangkis ekstrakurikuler MTs Negeri 3 Kabupaten Sukabumi.Selain itu, koordinasi mata tangan juga berhubungan signifikan dengan ketepatan servis pendek, dan kombinasi kedua variabel tersebut memberikan kontribusi sebesar 85,9A% terhadap variasi ketepatan servis pendek.Hasil analisis korelasi ganda menghasilkan nilai koefisien determinasi (RA) sebesar 0,927, menegaskan kekuatan hubungan yang tinggi antara variabelAcvariabel independen dan variabel dependen Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan fleksibilitas pergelangan tangan dan koodinasi mata tangan terhadap ketepatan servis pendek ekstrakurikuler bulutangkis di MTs Negeri 3 Kabupaten Sukabumi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel peneitian adalah perserta ekstrakurikuler di MTs negeri 3 Kabupaten Sukabumi yang berjumlah 15 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: (1). Tes Fleksibilitas (2). Tes Koordinasi mata tangan (3). Tes ketepatan servis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/8/servis-pendek-koordinasi-mata-tangan-siswa-kaki-pe-thumb-a5a2b.webp" title="JURIS - Hubungan Fleksibilitas Pergelangan Tangan Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Ketepatan Servis Pendek Bulutangkis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/8/servis-pendek-koordinasi-mata-tangan-siswa-kaki-pe-thumb-a5a2b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/8/servis-pendek-koordinasi-mata-tangan-siswa-kaki-pe-thumb-a5a2b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/8/servis-pendek-koordinasi-mata-tangan-siswa-kaki-pe-thumb-a5a2b.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Fleksibilitas Pergelangan Tangan Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Ketepatan Servis Pendek Bulutangkis" alt="JURIS - Hubungan Fleksibilitas Pergelangan Tangan Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Ketepatan Servis Pendek Bulutangkis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/8/servis-pendek-koordinasi-mata-tangan-siswa-kaki-pe-thumb-8aaf9.webp" title="JURIS - Hubungan Fleksibilitas Pergelangan Tangan Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Ketepatan Servis Pendek Bulutangkis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/8/servis-pendek-koordinasi-mata-tangan-siswa-kaki-pe-thumb-8aaf9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/8/servis-pendek-koordinasi-mata-tangan-siswa-kaki-pe-thumb-8aaf9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/8/servis-pendek-koordinasi-mata-tangan-siswa-kaki-pe-thumb-8aaf9.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Fleksibilitas Pergelangan Tangan Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Ketepatan Servis Pendek Bulutangkis" alt="JURIS - Hubungan Fleksibilitas Pergelangan Tangan Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Ketepatan Servis Pendek Bulutangkis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/8/servis-pendek-koordinasi-mata-tangan-siswa-kaki-pe-thumb-40d18.webp" title="JURIS - Hubungan Fleksibilitas Pergelangan Tangan Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Ketepatan Servis Pendek Bulutangkis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/8/servis-pendek-koordinasi-mata-tangan-siswa-kaki-pe-thumb-40d18.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/8/servis-pendek-koordinasi-mata-tangan-siswa-kaki-pe-thumb-40d18.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/8/servis-pendek-koordinasi-mata-tangan-siswa-kaki-pe-thumb-40d18.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Fleksibilitas Pergelangan Tangan Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Ketepatan Servis Pendek Bulutangkis" alt="JURIS - Hubungan Fleksibilitas Pergelangan Tangan Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Ketepatan Servis Pendek Bulutangkis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53515-servis-pendek-koordinasi-mata-tangan" title="JURIS - Hubungan Fleksibilitas Pergelangan Tangan Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Ketepatan Servis Pendek Bulutangkis" target="_blank">Hubungan Fleksibilitas Pergelangan Tangan Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Ketepatan Servis Pendek Bulutangkis</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi apakah program latihan terstruktur yang menargetkan peningkatan fleksibilitas pergelangan tangan dan koordinasi mataActangan dapat memperbaiki akurasi servis pendek secara signifikan pada pemain bulutangkis sekolah menengah, dengan membandingkan kelompok intervensi dan kontrol selama minimal enam minggu. Selain itu, studi selanjutnya dapat menyelidiki kontribusi faktor fisik lainnya, seperti kekuatan otot inti, kelincahan kaki, dan keseimbangan, terhadap ketepatan servis pendek, sehingga dapat menentukan variabel mana yang paling berpengaruh bila digabungkan dengan fleksibilitas dan koordinasi. Selanjutnya, penelitian komparatif dapat dilakukan pada berbagai kelompok usia dan tingkat keahlian (misalnya pemula, menengah, dan elite) untuk mengetahui apakah hubungan antara fleksibilitas, koordinasi mataActangan, dan akurasi servis pendek tetap konsisten atau berubah seiring pengalaman dan maturitas atlet. Pendekatan metodologis yang dapat dipakai meliputi desain eksperimental dengan preActest/postActest serta analisis regresi berganda untuk mengkuantifikasi kontribusi masingAcmasing faktor..
<br>Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara fleksibilitas pergelangan tangan dengan ketepatan servis pendek pada pemain bulutangkis ekstrakurikuler MTs Negeri 3 Kabupaten Sukabumi.Selain itu, koordinasi mata tangan juga berhubungan signifikan dengan ketepatan servis pendek, dan kombinasi kedua variabel tersebut memberikan kontribusi sebesar 85,9A% terhadap variasi ketepatan servis pendek.Hasil analisis korelasi ganda menghasilkan nilai koefisien determinasi (RA) sebesar 0,927, menegaskan kekuatan hubungan yang tinggi antara variabelAcvariabel independen dan variabel dependen
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan fleksibilitas pergelangan tangan dan koodinasi mata tangan terhadap ketepatan servis pendek ekstrakurikuler bulutangkis di MTs Negeri 3 Kabupaten Sukabumi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel peneitian adalah perserta ekstrakurikuler di MTs negeri 3 Kabupaten Sukabumi yang berjumlah 15 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: (1). Tes Fleksibilitas (2). Tes Koordinasi mata tangan (3). Tes ketepatan servis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/8/servis-pendek-koordinasi-mata-tangan-siswa-kaki-pe-thumb-a5a2b.webp" type="image/webp" length="86096" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/8/servis-pendek-koordinasi-mata-tangan-siswa-kaki-pe-thumb-a5a2b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/8/servis-pendek-koordinasi-mata-tangan-siswa-kaki-pe-thumb-8aaf9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/8/servis-pendek-koordinasi-mata-tangan-siswa-kaki-pe-thumb-40d18.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2390-stkip-pasundan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13790-jurnal-master-penjas-olahraga.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Meningkatkan Keterampilan Bermain Bola Basket Melalui Media Audio Visual ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Meningkatkan Keterampilan Bermain Bola Basket Melalui Media Audio Visual ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Meningkatkan Keterampilan Bermain Bola Basket Melalui Media Audio Visual ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53514-pra-siklus-hasil-tes-siswa-audio</link>
	<guid isPermaLink="false">7e5f47631c0a2198500ba6d7f780b589</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 18:42:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ danu hoedaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ cimahi city ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cimahi,city,danu,hoedaya,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi perbandingan efektivitas antara media audio visual interaktif (misalnya video berbasis web dengan fitur kuis) dan media CD tradisional dalam meningkatkan keterampilan teknik dasar bola basket, sehingga dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Meningkatkan Keterampilan Bermain Bola Basket Melalui Media Audio Visual: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi perbandingan efektivitas antara media audio visual interaktif (misalnya video berbasis web dengan fitur kuis) dan media CD tradisional dalam meningkatkan keterampilan teknik dasar bola basket, sehingga dapat diketahui apakah interaktivitas tambahan memberikan manfaat belajar yang lebih signifikan. Selain itu, studi lintas sekolah dengan melibatkan beberapa SMP di berbagai daerah dapat menguji generalisasi temuan ini, memperhitungkan variasi fasilitas, tingkat kompetensi guru, dan karakteristik siswa untuk menilai konsistensi peningkatan hasil belajar. Selanjutnya, penelitian longitudinal yang memantau retensi keterampilan bola basket beberapa bulan setelah intervensi audio visual dapat memberikan wawasan tentang keberlanjutan manfaat pembelajaran, termasuk apakah peningkatan yang terlihat pada siklus I dan II tetap terjaga dalam jangka panjang. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memperkaya literatur tentang media pembelajaran dalam pendidikan jasmani serta memberikan pedoman praktis bagi guru untuk mengoptimalkan penggunaan teknologi dalam mengajar.. Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar keterampilan bermain bola basket pada siswa kelas IX.A SMP Negeri 1 Tambun Selatan, terbukti dari peningkatan nilai rata-rata tes pada setiap siklus.Pada praAcsiklus nilai rataAcrata kelas sebesar 74,10 dengan ketuntasan 37,84A%, meningkat menjadi 79,28 dan 70,27A% pada siklus I, serta 81,76 dan 81,08A% pada siklus II.Media audio visual berupa CD pembelajaran terbukti lebih efektif dan menyenangkan, sehingga materi lebih mudah dipahami dan dipertahankan dalam ingatan siswa Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan bermain bola basket melalui media audio visual di kelas IX.A SMP Negeri 1 Tambun Selatan. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IX.A SMP Negeri 1 Tambun Selatan yang berjumlah 37 peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Metode pengumpulan data menggunakan tes praktik, lembar observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian diperoleh data hasil tes praktik passing, dribbling, shooting nilai rata-rata kelas pada pra siklus sebesar 74,10 dengan ketuntasan klasikal sebesar 37,84%, yang mengalami peningkatan pada siklus I dengan diperoleh nilai rata-rata kelas sebesar 79,28 dengan ketuntasan belajar 70,27%, mengalami peningkatan kembali pada siklus II diperoleh nilai rata-rata kelas 81,76 dengan ketuntasan belajar 81,08%. Kesimpulan penelitian ini adalah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/9/pra-siklus-hasil-tes-siswa-audio-visual-bola-baske-thumb-d2f7c.webp" title="JURIS - Meningkatkan Keterampilan Bermain Bola Basket Melalui Media Audio Visual" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/pra-siklus-hasil-tes-siswa-audio-visual-bola-baske-thumb-d2f7c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/pra-siklus-hasil-tes-siswa-audio-visual-bola-baske-thumb-d2f7c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/pra-siklus-hasil-tes-siswa-audio-visual-bola-baske-thumb-d2f7c.webp 1x" title="JURIS - Meningkatkan Keterampilan Bermain Bola Basket Melalui Media Audio Visual" alt="JURIS - Meningkatkan Keterampilan Bermain Bola Basket Melalui Media Audio Visual" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/pra-siklus-hasil-tes-siswa-audio-visual-bola-baske-thumb-7e651.webp" title="JURIS - Meningkatkan Keterampilan Bermain Bola Basket Melalui Media Audio Visual" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/pra-siklus-hasil-tes-siswa-audio-visual-bola-baske-thumb-7e651.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/pra-siklus-hasil-tes-siswa-audio-visual-bola-baske-thumb-7e651.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/pra-siklus-hasil-tes-siswa-audio-visual-bola-baske-thumb-7e651.webp 1x" title="JURIS - Meningkatkan Keterampilan Bermain Bola Basket Melalui Media Audio Visual" alt="JURIS - Meningkatkan Keterampilan Bermain Bola Basket Melalui Media Audio Visual" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/pra-siklus-hasil-tes-siswa-audio-visual-bola-baske-thumb-91cf5.webp" title="JURIS - Meningkatkan Keterampilan Bermain Bola Basket Melalui Media Audio Visual" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/pra-siklus-hasil-tes-siswa-audio-visual-bola-baske-thumb-91cf5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/pra-siklus-hasil-tes-siswa-audio-visual-bola-baske-thumb-91cf5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/pra-siklus-hasil-tes-siswa-audio-visual-bola-baske-thumb-91cf5.webp 1x" title="JURIS - Meningkatkan Keterampilan Bermain Bola Basket Melalui Media Audio Visual" alt="JURIS - Meningkatkan Keterampilan Bermain Bola Basket Melalui Media Audio Visual" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53514-pra-siklus-hasil-tes-siswa-audio" title="JURIS - Meningkatkan Keterampilan Bermain Bola Basket Melalui Media Audio Visual" target="_blank">Meningkatkan Keterampilan Bermain Bola Basket Melalui Media Audio Visual</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi perbandingan efektivitas antara media audio visual interaktif (misalnya video berbasis web dengan fitur kuis) dan media CD tradisional dalam meningkatkan keterampilan teknik dasar bola basket, sehingga dapat diketahui apakah interaktivitas tambahan memberikan manfaat belajar yang lebih signifikan. Selain itu, studi lintas sekolah dengan melibatkan beberapa SMP di berbagai daerah dapat menguji generalisasi temuan ini, memperhitungkan variasi fasilitas, tingkat kompetensi guru, dan karakteristik siswa untuk menilai konsistensi peningkatan hasil belajar. Selanjutnya, penelitian longitudinal yang memantau retensi keterampilan bola basket beberapa bulan setelah intervensi audio visual dapat memberikan wawasan tentang keberlanjutan manfaat pembelajaran, termasuk apakah peningkatan yang terlihat pada siklus I dan II tetap terjaga dalam jangka panjang. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memperkaya literatur tentang media pembelajaran dalam pendidikan jasmani serta memberikan pedoman praktis bagi guru untuk mengoptimalkan penggunaan teknologi dalam mengajar..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar keterampilan bermain bola basket pada siswa kelas IX.A SMP Negeri 1 Tambun Selatan, terbukti dari peningkatan nilai rata-rata tes pada setiap siklus.Pada praAcsiklus nilai rataAcrata kelas sebesar 74,10 dengan ketuntasan 37,84A%, meningkat menjadi 79,28 dan 70,27A% pada siklus I, serta 81,76 dan 81,08A% pada siklus II.Media audio visual berupa CD pembelajaran terbukti lebih efektif dan menyenangkan, sehingga materi lebih mudah dipahami dan dipertahankan dalam ingatan siswa
<br>Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan bermain bola basket melalui media audio visual di kelas IX.A SMP Negeri 1 Tambun Selatan. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IX.A SMP Negeri 1 Tambun Selatan yang berjumlah 37 peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Metode pengumpulan data menggunakan tes praktik, lembar observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian diperoleh data hasil tes praktik passing, dribbling, shooting nilai rata-rata kelas pada pra siklus sebesar 74,10 dengan ketuntasan klasikal sebesar 37,84%, yang mengalami peningkatan pada siklus I dengan diperoleh nilai rata-rata kelas sebesar 79,28 dengan ketuntasan belajar 70,27%, mengalami peningkatan kembali pada siklus II diperoleh nilai rata-rata kelas 81,76 dengan ketuntasan belajar 81,08%. Kesimpulan penelitian ini adalah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/9/pra-siklus-hasil-tes-siswa-audio-visual-bola-baske-thumb-91cf5.webp" type="image/webp" length="74690" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/pra-siklus-hasil-tes-siswa-audio-visual-bola-baske-thumb-d2f7c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/pra-siklus-hasil-tes-siswa-audio-visual-bola-baske-thumb-7e651.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/pra-siklus-hasil-tes-siswa-audio-visual-bola-baske-thumb-91cf5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2390-stkip-pasundan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13790-jurnal-master-penjas-olahraga.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Minat Siswa Menegah Atas Terhadap Ektrakurikuler Bola Voli ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Minat Siswa Menegah Atas Terhadap Ektrakurikuler Bola Voli ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Minat Siswa Menegah Atas Terhadap Ektrakurikuler Bola Voli ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53513-atlet-bola-voli-mini-ekstrakurikuler-bol</link>
	<guid isPermaLink="false">f71f90f143f43ed47c2e55ee2bdbd15e</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 18:42:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ danu hoedaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ cimahi city ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cimahi,city,danu,hoedaya,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana perbedaan gender memengaruhi minat siswa terhadap ekstrakurikuler bola voli, khususnya mengidentifikasi hambatan yang dihadapi siswi dalam berpartisipasi. Selanjutnya, studi eksperimental dapat menguji dampak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Minat Siswa Menegah Atas Terhadap Ektrakurikuler Bola Voli: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana perbedaan gender memengaruhi minat siswa terhadap ekstrakurikuler bola voli, khususnya mengidentifikasi hambatan yang dihadapi siswi dalam berpartisipasi. Selanjutnya, studi eksperimental dapat menguji dampak peningkatan fasilitas dan kualitas pelatih terhadap peningkatan minat serta prestasi siswa dalam kegiatan bola voli ekstrakurikuler. Akhirnya, penelitian longitudinal dapat memantau perubahan minat siswa terhadap bola voli selama beberapa tahun akademik dan menilai implikasi partisipasi terhadap prestasi akademik serta kesehatan fisik siswa.. Penelitian menunjukkan bahwa minat siswa SMK Darangdan terhadap ekstrakurikuler bola voli terbagi menjadi lima kategori dengan persentase masing-masing.sangat tinggi (3,3A%), tinggi (16,7A%), cukup (50A%), kurang (10A%), dan sangat kurang (20A%).Mayoritas siswa berada pada kategori cukup, sehingga tingkat minat secara keseluruhan dapat dikategorikan sebagai cukup tinggi.Dengan demikian, rata-rata minat siswa dalam mengikuti ekstrakurikuler bola voli di SMK Darangdan berada pada kategori cukup tinggi Penelitian yang dilakukan oleh penulis adalah penelitian mengenai Minat Siswa Menengah Atas Terhadap Ekstrakurikuler Bola Voli. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan metode survey. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di SMKN Darangdan yang mengikuti kegiatan pembelajaran penjasorkes. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner atau angket minat siswa, sedangkan teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik purposive sampling, yakni pengambilan sampel diambil berdasarkan keperluan peneliti jadi sampel dari penelitian ini adalah siswa-siswi SMKN Darangdan kelas XI OTKP (otomatisasi dan tata kelola perkantoran) sebanyak 30 orang siswa. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan persentase. Berdasarkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/d/atlet-bola-voli-mini-ekstrakurikuler-angket-minat-thumb-a5292.webp" title="JURIS - Minat Siswa Menegah Atas Terhadap Ektrakurikuler Bola Voli" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/atlet-bola-voli-mini-ekstrakurikuler-angket-minat-thumb-a5292.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/atlet-bola-voli-mini-ekstrakurikuler-angket-minat-thumb-a5292.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/atlet-bola-voli-mini-ekstrakurikuler-angket-minat-thumb-a5292.webp 1x" title="JURIS - Minat Siswa Menegah Atas Terhadap Ektrakurikuler Bola Voli" alt="JURIS - Minat Siswa Menegah Atas Terhadap Ektrakurikuler Bola Voli" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/atlet-bola-voli-mini-ekstrakurikuler-angket-minat-thumb-29d8b.webp" title="JURIS - Minat Siswa Menegah Atas Terhadap Ektrakurikuler Bola Voli" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/atlet-bola-voli-mini-ekstrakurikuler-angket-minat-thumb-29d8b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/atlet-bola-voli-mini-ekstrakurikuler-angket-minat-thumb-29d8b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/atlet-bola-voli-mini-ekstrakurikuler-angket-minat-thumb-29d8b.webp 1x" title="JURIS - Minat Siswa Menegah Atas Terhadap Ektrakurikuler Bola Voli" alt="JURIS - Minat Siswa Menegah Atas Terhadap Ektrakurikuler Bola Voli" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/atlet-bola-voli-mini-ekstrakurikuler-angket-minat-thumb-04698.webp" title="JURIS - Minat Siswa Menegah Atas Terhadap Ektrakurikuler Bola Voli" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/atlet-bola-voli-mini-ekstrakurikuler-angket-minat-thumb-04698.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/atlet-bola-voli-mini-ekstrakurikuler-angket-minat-thumb-04698.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/atlet-bola-voli-mini-ekstrakurikuler-angket-minat-thumb-04698.webp 1x" title="JURIS - Minat Siswa Menegah Atas Terhadap Ektrakurikuler Bola Voli" alt="JURIS - Minat Siswa Menegah Atas Terhadap Ektrakurikuler Bola Voli" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53513-atlet-bola-voli-mini-ekstrakurikuler-bol" title="JURIS - Minat Siswa Menegah Atas Terhadap Ektrakurikuler Bola Voli" target="_blank">Minat Siswa Menegah Atas Terhadap Ektrakurikuler Bola Voli</a>: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana perbedaan gender memengaruhi minat siswa terhadap ekstrakurikuler bola voli, khususnya mengidentifikasi hambatan yang dihadapi siswi dalam berpartisipasi. Selanjutnya, studi eksperimental dapat menguji dampak peningkatan fasilitas dan kualitas pelatih terhadap peningkatan minat serta prestasi siswa dalam kegiatan bola voli ekstrakurikuler. Akhirnya, penelitian longitudinal dapat memantau perubahan minat siswa terhadap bola voli selama beberapa tahun akademik dan menilai implikasi partisipasi terhadap prestasi akademik serta kesehatan fisik siswa..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa minat siswa SMK Darangdan terhadap ekstrakurikuler bola voli terbagi menjadi lima kategori dengan persentase masing-masing.sangat tinggi (3,3A%), tinggi (16,7A%), cukup (50A%), kurang (10A%), dan sangat kurang (20A%).Mayoritas siswa berada pada kategori cukup, sehingga tingkat minat secara keseluruhan dapat dikategorikan sebagai cukup tinggi.Dengan demikian, rata-rata minat siswa dalam mengikuti ekstrakurikuler bola voli di SMK Darangdan berada pada kategori cukup tinggi
<br>Penelitian yang dilakukan oleh penulis adalah penelitian mengenai Minat Siswa Menengah Atas Terhadap Ekstrakurikuler Bola Voli. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan metode survey. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di SMKN Darangdan yang mengikuti kegiatan pembelajaran penjasorkes. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner atau angket minat siswa, sedangkan teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik purposive sampling, yakni pengambilan sampel diambil berdasarkan keperluan peneliti jadi sampel dari penelitian ini adalah siswa-siswi SMKN Darangdan kelas XI OTKP (otomatisasi dan tata kelola perkantoran) sebanyak 30 orang siswa. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan persentase. Berdasarkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/d/atlet-bola-voli-mini-ekstrakurikuler-angket-minat-thumb-29d8b.webp" type="image/webp" length="82336" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/atlet-bola-voli-mini-ekstrakurikuler-angket-minat-thumb-a5292.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/atlet-bola-voli-mini-ekstrakurikuler-angket-minat-thumb-29d8b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/atlet-bola-voli-mini-ekstrakurikuler-angket-minat-thumb-04698.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2390-stkip-pasundan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13790-jurnal-master-penjas-olahraga.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Pembelajaran Lari Jarak Pendek Melalui Pendekatan Bermain Lari Bola Keranjang Pada Siswa Sekolah Dasar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Pembelajaran Lari Jarak Pendek Melalui Pendekatan Bermain Lari Bola Keranjang Pada Siswa Sekolah Dasar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Pembelajaran Lari Jarak Pendek Melalui Pendekatan Bermain Lari Bola Keranjang Pada Siswa Sekolah Dasar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53512-signifikan-siklus-iii-pra-hasil-tes</link>
	<guid isPermaLink="false">d55c96a632a7ecdfcc76859047d34139</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 18:42:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ cimahi city ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ mega4d ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cimahi,city,mega4d,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti sejauh mana keterampilan lari jarak pendek yang diperoleh melalui pendekatan bermain dapat dipertahankan setelah jangka waktu tertentu, misalnya tiga atau enam bulan setelah intervensi, untuk mengevaluasi efek jangka ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Pembelajaran Lari Jarak Pendek Melalui Pendekatan Bermain Lari Bola Keranjang Pada Siswa Sekolah Dasar: Penelitian selanjutnya dapat meneliti sejauh mana keterampilan lari jarak pendek yang diperoleh melalui pendekatan bermain dapat dipertahankan setelah jangka waktu tertentu, misalnya tiga atau enam bulan setelah intervensi, untuk mengevaluasi efek jangka panjangnya. Selanjutnya, studi komparatif antara pendekatan bermain lari bola keranjang dengan metode pembelajaran tradisional dapat dilakukan pada kelompok usia yang berbeda, seperti siswa kelas IV atau kelas V, guna menentukan apakah efektivitas pendekatan bermain bersifat universal atau khusus untuk kelas III. Terakhir, integrasi teknologi seperti video rekaman atau aplikasi pelacakan gerakan ke dalam pendekatan bermain dapat dieksplorasi untuk melihat apakah umpan balik visual mempercepat peningkatan kemampuan teknik lari dan motivasi belajar siswa.. Penerapan pembelajaran lari jarak pendek melalui pendekatan bermain lari bola keranjang meningkatkan aktivitas dan kemampuan siswa, terlihat dari peningkatan persentase tiap siklus.Hasil tes dan evaluasi menunjukkan peningkatan nilai rata-rata serta ketuntasan belajar dari siklus I hingga siklus III.Analisis angket mengindikasikan bahwa pendekatan bermain meningkatkan semangat, motivasi, dan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar lari jarak pendek melalui pendekatan bermain lari bola keranjang. Penilaian ini melibatkan seluruh siswa kelas III di SD Negeri 05 Karangtengah, yang hadir dalam penelitian yaitu berjumlah 25 orang. Pengumpulan data menggunakan instrumen tes lari jarak pendek. Penelitian ini dilaksanakan selama tujuh minggu dengan satu kali pertemuan untuk melaksanakan tes kondisi awal (pra siklus), enam kali pertemuan dengan dua kali pertemuan untuk pelaksanaan siklus I, dua... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/c/signifikan-siklus-iii-pra-hasil-tes-lari-perilaku-thumb-67fc5.webp" title="JURIS - Peningkatan Pembelajaran Lari Jarak Pendek Melalui Pendekatan Bermain Lari Bola Keranjang Pada Siswa Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/signifikan-siklus-iii-pra-hasil-tes-lari-perilaku-thumb-67fc5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/signifikan-siklus-iii-pra-hasil-tes-lari-perilaku-thumb-67fc5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/signifikan-siklus-iii-pra-hasil-tes-lari-perilaku-thumb-67fc5.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Pembelajaran Lari Jarak Pendek Melalui Pendekatan Bermain Lari Bola Keranjang Pada Siswa Sekolah Dasar" alt="JURIS - Peningkatan Pembelajaran Lari Jarak Pendek Melalui Pendekatan Bermain Lari Bola Keranjang Pada Siswa Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/c/signifikan-siklus-iii-pra-hasil-tes-lari-perilaku-thumb-57d93.webp" title="JURIS - Peningkatan Pembelajaran Lari Jarak Pendek Melalui Pendekatan Bermain Lari Bola Keranjang Pada Siswa Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/signifikan-siklus-iii-pra-hasil-tes-lari-perilaku-thumb-57d93.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/signifikan-siklus-iii-pra-hasil-tes-lari-perilaku-thumb-57d93.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/signifikan-siklus-iii-pra-hasil-tes-lari-perilaku-thumb-57d93.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Pembelajaran Lari Jarak Pendek Melalui Pendekatan Bermain Lari Bola Keranjang Pada Siswa Sekolah Dasar" alt="JURIS - Peningkatan Pembelajaran Lari Jarak Pendek Melalui Pendekatan Bermain Lari Bola Keranjang Pada Siswa Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/c/signifikan-siklus-iii-pra-hasil-tes-lari-perilaku-thumb-6899d.webp" title="JURIS - Peningkatan Pembelajaran Lari Jarak Pendek Melalui Pendekatan Bermain Lari Bola Keranjang Pada Siswa Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/signifikan-siklus-iii-pra-hasil-tes-lari-perilaku-thumb-6899d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/signifikan-siklus-iii-pra-hasil-tes-lari-perilaku-thumb-6899d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/signifikan-siklus-iii-pra-hasil-tes-lari-perilaku-thumb-6899d.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Pembelajaran Lari Jarak Pendek Melalui Pendekatan Bermain Lari Bola Keranjang Pada Siswa Sekolah Dasar" alt="JURIS - Peningkatan Pembelajaran Lari Jarak Pendek Melalui Pendekatan Bermain Lari Bola Keranjang Pada Siswa Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53512-signifikan-siklus-iii-pra-hasil-tes" title="JURIS - Peningkatan Pembelajaran Lari Jarak Pendek Melalui Pendekatan Bermain Lari Bola Keranjang Pada Siswa Sekolah Dasar" target="_blank">Peningkatan Pembelajaran Lari Jarak Pendek Melalui Pendekatan Bermain Lari Bola Keranjang Pada Siswa Sekolah Dasar</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti sejauh mana keterampilan lari jarak pendek yang diperoleh melalui pendekatan bermain dapat dipertahankan setelah jangka waktu tertentu, misalnya tiga atau enam bulan setelah intervensi, untuk mengevaluasi efek jangka panjangnya. Selanjutnya, studi komparatif antara pendekatan bermain lari bola keranjang dengan metode pembelajaran tradisional dapat dilakukan pada kelompok usia yang berbeda, seperti siswa kelas IV atau kelas V, guna menentukan apakah efektivitas pendekatan bermain bersifat universal atau khusus untuk kelas III. Terakhir, integrasi teknologi seperti video rekaman atau aplikasi pelacakan gerakan ke dalam pendekatan bermain dapat dieksplorasi untuk melihat apakah umpan balik visual mempercepat peningkatan kemampuan teknik lari dan motivasi belajar siswa..
<br>Penerapan pembelajaran lari jarak pendek melalui pendekatan bermain lari bola keranjang meningkatkan aktivitas dan kemampuan siswa, terlihat dari peningkatan persentase tiap siklus.Hasil tes dan evaluasi menunjukkan peningkatan nilai rata-rata serta ketuntasan belajar dari siklus I hingga siklus III.Analisis angket mengindikasikan bahwa pendekatan bermain meningkatkan semangat, motivasi, dan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran
<br>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar lari jarak pendek melalui pendekatan bermain lari bola keranjang. Penilaian ini melibatkan seluruh siswa kelas III di SD Negeri 05 Karangtengah, yang hadir dalam penelitian yaitu berjumlah 25 orang. Pengumpulan data menggunakan instrumen tes lari jarak pendek. Penelitian ini dilaksanakan selama tujuh minggu dengan satu kali pertemuan untuk melaksanakan tes kondisi awal (pra siklus), enam kali pertemuan dengan dua kali pertemuan untuk pelaksanaan siklus I, dua...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/c/signifikan-siklus-iii-pra-hasil-tes-lari-perilaku-thumb-67fc5.webp" type="image/webp" length="57496" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/signifikan-siklus-iii-pra-hasil-tes-lari-perilaku-thumb-67fc5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/signifikan-siklus-iii-pra-hasil-tes-lari-perilaku-thumb-57d93.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/signifikan-siklus-iii-pra-hasil-tes-lari-perilaku-thumb-6899d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2390-stkip-pasundan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13790-jurnal-master-penjas-olahraga.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dampak Pandemic Covid 19 Terhadap Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan Sekolah Dasar Kepulauan Bangka Belitung ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dampak Pandemic Covid 19 Terhadap Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan Sekolah Dasar Kepulauan Bangka Belitung ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dampak Pandemic Covid 19 Terhadap Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan Sekolah Dasar Kepulauan Bangka Belitung ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53509-covid-19-pembelajaran-bangka-belitung-covid19-pjok</link>
	<guid isPermaLink="false">06489a26703402f32109c1bb649fc57e</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 18:42:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ danu hoedaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ cimahi city ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cimahi,city,danu,hoedaya,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas model pembelajaran campuran (blended learning) yang menggabungkan daring dan luring pada mata pelajaran PJOK, dengan membandingkan hasil belajar siswa antara model campuran dan model daring penuh menggunakan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dampak Pandemic Covid-19 Terhadap Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan Sekolah Dasar Kepulauan Bangka Belitung: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas model pembelajaran campuran (blended learning) yang menggabungkan daring dan luring pada mata pelajaran PJOK, dengan membandingkan hasil belajar siswa antara model campuran dan model daring penuh menggunakan desain eksperimental. Selain itu, penting untuk menyelidiki pengaruh kompetensi digital guru terhadap tingkat keterlibatan dan pencapaian belajar siswa dalam PJOK daring, melalui pendekatan metode campuran yang melibatkan survei, wawancara, dan observasi kelas. Terakhir, studi longitudinal yang melacak dampak jangka panjang pembelajaran PJOK daring pada kebugaran fisik dan kesehatan siswa di beberapa provinsi dapat memberikan gambaran tentang konsekuensi kesehatan yang muncul setelah pandemi, sehingga dapat menjadi dasar kebijakan pendidikan jasmani pascaAcpandemi.. Selama pandemi CovidAc19, pembelajaran PJOK di Sekolah Dasar Kepulauan Bangka Belitung beralih menjadi daring/online.Guru, siswa, dan orang tua menunjukkan kesiapan yang baik, media gadget mendukung, dan materi disesuaikan dengan kondisi pandemi, sehingga pembelajaran dianggap efektif dan sesuai tujuan dengan adanya pemantauan.Kesimpulannya, pandemi mengubah pelaksanaan pembelajaran PJOK menjadi pembelajaran daring Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana dampak covid-19 terhadap pembelajaran penjas di satuan sekolah dasar di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode survei menggunakan angket. Angket terdiri dari 15 butir pertanyaan yang bertujuan mengungkapkan ada atau tidaknya dampak covidAc19 terhadap pembelajaran penjas di sekolah dasar. Responden penelitian ini sebanyak 500 orang, yang terdiri dari guru sebanyak 26 orang, peserta didik sebanyak 423 orang, dan orang tua sebanyak 51 orang. Berdasarkan hasil temuan penelitian ini, bahwa di Kepulauan Bangka Belitung 60,2A% dari 500 sampel mengatakan pembelajaran yang dilakukan selama masa pandemi covidAc19 ini dengan cara daring, 13,6A% mengatakan luring dan 26,2A% mengatakan gabungan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/f/covid-19-pembelajaran-bangka-belitung-covid19-pjok-thumb-858b6.webp" title="JURIS - Dampak Pandemic Covid-19 Terhadap Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan Sekolah Dasar Kepulauan Bangka Belitung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/covid-19-pembelajaran-bangka-belitung-covid19-pjok-thumb-858b6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/covid-19-pembelajaran-bangka-belitung-covid19-pjok-thumb-858b6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/covid-19-pembelajaran-bangka-belitung-covid19-pjok-thumb-858b6.webp 1x" title="JURIS - Dampak Pandemic Covid-19 Terhadap Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan Sekolah Dasar Kepulauan Bangka Belitung" alt="JURIS - Dampak Pandemic Covid-19 Terhadap Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan Sekolah Dasar Kepulauan Bangka Belitung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/f/covid-19-pembelajaran-bangka-belitung-covid19-pjok-thumb-6ed1f.webp" title="JURIS - Dampak Pandemic Covid-19 Terhadap Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan Sekolah Dasar Kepulauan Bangka Belitung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/covid-19-pembelajaran-bangka-belitung-covid19-pjok-thumb-6ed1f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/covid-19-pembelajaran-bangka-belitung-covid19-pjok-thumb-6ed1f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/covid-19-pembelajaran-bangka-belitung-covid19-pjok-thumb-6ed1f.webp 1x" title="JURIS - Dampak Pandemic Covid-19 Terhadap Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan Sekolah Dasar Kepulauan Bangka Belitung" alt="JURIS - Dampak Pandemic Covid-19 Terhadap Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan Sekolah Dasar Kepulauan Bangka Belitung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/f/covid-19-pembelajaran-bangka-belitung-covid19-pjok-thumb-65195.webp" title="JURIS - Dampak Pandemic Covid-19 Terhadap Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan Sekolah Dasar Kepulauan Bangka Belitung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/covid-19-pembelajaran-bangka-belitung-covid19-pjok-thumb-65195.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/covid-19-pembelajaran-bangka-belitung-covid19-pjok-thumb-65195.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/covid-19-pembelajaran-bangka-belitung-covid19-pjok-thumb-65195.webp 1x" title="JURIS - Dampak Pandemic Covid-19 Terhadap Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan Sekolah Dasar Kepulauan Bangka Belitung" alt="JURIS - Dampak Pandemic Covid-19 Terhadap Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan Sekolah Dasar Kepulauan Bangka Belitung" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53509-covid-19-pembelajaran-bangka-belitung-covid19-pjok" title="JURIS - Dampak Pandemic Covid-19 Terhadap Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan Sekolah Dasar Kepulauan Bangka Belitung" target="_blank">Dampak Pandemic Covid-19 Terhadap Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan Sekolah Dasar Kepulauan Bangka Belitung</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas model pembelajaran campuran (blended learning) yang menggabungkan daring dan luring pada mata pelajaran PJOK, dengan membandingkan hasil belajar siswa antara model campuran dan model daring penuh menggunakan desain eksperimental. Selain itu, penting untuk menyelidiki pengaruh kompetensi digital guru terhadap tingkat keterlibatan dan pencapaian belajar siswa dalam PJOK daring, melalui pendekatan metode campuran yang melibatkan survei, wawancara, dan observasi kelas. Terakhir, studi longitudinal yang melacak dampak jangka panjang pembelajaran PJOK daring pada kebugaran fisik dan kesehatan siswa di beberapa provinsi dapat memberikan gambaran tentang konsekuensi kesehatan yang muncul setelah pandemi, sehingga dapat menjadi dasar kebijakan pendidikan jasmani pascaAcpandemi..
<br>Selama pandemi CovidAc19, pembelajaran PJOK di Sekolah Dasar Kepulauan Bangka Belitung beralih menjadi daring/online.Guru, siswa, dan orang tua menunjukkan kesiapan yang baik, media gadget mendukung, dan materi disesuaikan dengan kondisi pandemi, sehingga pembelajaran dianggap efektif dan sesuai tujuan dengan adanya pemantauan.Kesimpulannya, pandemi mengubah pelaksanaan pembelajaran PJOK menjadi pembelajaran daring
<br>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana dampak covid-19 terhadap pembelajaran penjas di satuan sekolah dasar di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode survei menggunakan angket. Angket terdiri dari 15 butir pertanyaan yang bertujuan mengungkapkan ada atau tidaknya dampak covidAc19 terhadap pembelajaran penjas di sekolah dasar. Responden penelitian ini sebanyak 500 orang, yang terdiri dari guru sebanyak 26 orang, peserta didik sebanyak 423 orang, dan orang tua sebanyak 51 orang. Berdasarkan hasil temuan penelitian ini, bahwa di Kepulauan Bangka Belitung 60,2A% dari 500 sampel mengatakan pembelajaran yang dilakukan selama masa pandemi covidAc19 ini dengan cara daring, 13,6A% mengatakan luring dan 26,2A% mengatakan gabungan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/f/covid-19-pembelajaran-bangka-belitung-covid19-pjok-thumb-65195.webp" type="image/webp" length="97638" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/covid-19-pembelajaran-bangka-belitung-covid19-pjok-thumb-858b6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/covid-19-pembelajaran-bangka-belitung-covid19-pjok-thumb-6ed1f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/covid-19-pembelajaran-bangka-belitung-covid19-pjok-thumb-65195.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2390-stkip-pasundan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13790-jurnal-master-penjas-olahraga.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Penggunaan E Tilang Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Pusat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Penggunaan E Tilang Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Pusat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Penggunaan E Tilang Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Pusat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53506-aktor-masyarakat-sipil-literasi-daya-li</link>
	<guid isPermaLink="false">9e2734d9c5fd97b53863fc4dfc077708</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 18:35:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ niniak mamak ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,mamak,niniak]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Perluasan pemanfaatan kamera ETLE di wilayah yang masih tidak terjangkau dapat meningkatkan cakupan pengawasan lalu lintas. Pengembangan sistem sinkronisasi data antara Polri, Samsat, dan lembaga perbankan akan mempercepat proses konfirmasi dan pembayaran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Penggunaan E-Tilang Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Pusat: Perluasan pemanfaatan kamera ETLE di wilayah yang masih tidak terjangkau dapat meningkatkan cakupan pengawasan lalu lintas. Pengembangan sistem sinkronisasi data antara Polri, Samsat, dan lembaga perbankan akan mempercepat proses konfirmasi dan pembayaran denda. Penelitian lanjutan dapat meneliti dampak integrasi data terhadap kecepatan penanganan pelanggaran dan kepercayaan publik. Sosialisasi tentang hak-hak pengendara, prosedur sanggahan, dan cara pembayaran dapat dilakukan melalui platform digital yang mudah diakses. Studi mengenai tingkat literasi hukum masyarakat di berbagai demografi dapat mengidentifikasi kelompok yang memerlukan edukasi intensif. Penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi pembelajaran interaktif, seperti simulasi pelanggaran, untuk meningkatkan pemahaman risiko. Pengembangan modul pelatihan bagi petugas pelaksana ETLE dapat meningkatkan kualitas verifikasi dan pelayanan publik. Analisis dampak sosial ekonomi dari penurunan pelanggaran lalu lintas melalui ETLE dapat menunjukkan manfaat tambahan bagi wilayah perkotaan. Pengembangan indikator pengukuran kepuasan masyarakat terhadap sistem ETLE akan membantu perbaikan berkelanjutan. Keempat pendekatan tersebut dapat dikombinasikan dalam satu proyek penelitian terintegrasi yang melibatkan universitas, lembaga pemerintah, dan masyarakat sipil.. ETLE telah menciptakan perubahan positif dalam penegakan lalu lintas, namun belum mencapai efektivitas maksimal karena keterbatasan teknis, integrasi data, dan literasi masyarakat.Perlu penguatan struktur pelaksana serta budaya hukum untuk mencapai penurunan pelanggaran yang berkelanjutan.Penelitian lanjutan harus memperdalam integrasi data, sosialisasi, dan evaluasi kapasitas pelaksana Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dalam menurunkan pelanggaran lalu lintas di Jakarta Pusat serta mengidentifikasi tantangan sosial dan teknis yang dihadapi selama implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris dengan pengumpulan data melalui studi pustaka terhadap regulasi, dokumen resmi, dan hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ETLE telah memberikan kontribusi terhadap modernisasi penegakan hukum lalu lintas dan mendorong peningkatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/b/aktor-masyarakat-sipil-literasi-daya-sosial-ekonom-thumb-1eed5.webp" title="JURIS - Efektivitas Penggunaan E-Tilang Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Pusat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/aktor-masyarakat-sipil-literasi-daya-sosial-ekonom-thumb-1eed5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/aktor-masyarakat-sipil-literasi-daya-sosial-ekonom-thumb-1eed5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/aktor-masyarakat-sipil-literasi-daya-sosial-ekonom-thumb-1eed5.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Penggunaan E-Tilang Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Pusat" alt="JURIS - Efektivitas Penggunaan E-Tilang Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Pusat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/b/aktor-masyarakat-sipil-literasi-daya-sosial-ekonom-thumb-0d9c0.webp" title="JURIS - Efektivitas Penggunaan E-Tilang Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Pusat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/aktor-masyarakat-sipil-literasi-daya-sosial-ekonom-thumb-0d9c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/aktor-masyarakat-sipil-literasi-daya-sosial-ekonom-thumb-0d9c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/aktor-masyarakat-sipil-literasi-daya-sosial-ekonom-thumb-0d9c0.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Penggunaan E-Tilang Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Pusat" alt="JURIS - Efektivitas Penggunaan E-Tilang Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Pusat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/b/aktor-masyarakat-sipil-literasi-daya-sosial-ekonom-thumb-504bb.webp" title="JURIS - Efektivitas Penggunaan E-Tilang Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Pusat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/aktor-masyarakat-sipil-literasi-daya-sosial-ekonom-thumb-504bb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/aktor-masyarakat-sipil-literasi-daya-sosial-ekonom-thumb-504bb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/aktor-masyarakat-sipil-literasi-daya-sosial-ekonom-thumb-504bb.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Penggunaan E-Tilang Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Pusat" alt="JURIS - Efektivitas Penggunaan E-Tilang Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Pusat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53506-aktor-masyarakat-sipil-literasi-daya-li" title="JURIS - Efektivitas Penggunaan E-Tilang Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Pusat" target="_blank">Efektivitas Penggunaan E-Tilang Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Pusat</a>: Perluasan pemanfaatan kamera ETLE di wilayah yang masih tidak terjangkau dapat meningkatkan cakupan pengawasan lalu lintas. Pengembangan sistem sinkronisasi data antara Polri, Samsat, dan lembaga perbankan akan mempercepat proses konfirmasi dan pembayaran denda. Penelitian lanjutan dapat meneliti dampak integrasi data terhadap kecepatan penanganan pelanggaran dan kepercayaan publik. Sosialisasi tentang hak-hak pengendara, prosedur sanggahan, dan cara pembayaran dapat dilakukan melalui platform digital yang mudah diakses. Studi mengenai tingkat literasi hukum masyarakat di berbagai demografi dapat mengidentifikasi kelompok yang memerlukan edukasi intensif. Penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi pembelajaran interaktif, seperti simulasi pelanggaran, untuk meningkatkan pemahaman risiko. Pengembangan modul pelatihan bagi petugas pelaksana ETLE dapat meningkatkan kualitas verifikasi dan pelayanan publik. Analisis dampak sosial ekonomi dari penurunan pelanggaran lalu lintas melalui ETLE dapat menunjukkan manfaat tambahan bagi wilayah perkotaan. Pengembangan indikator pengukuran kepuasan masyarakat terhadap sistem ETLE akan membantu perbaikan berkelanjutan. Keempat pendekatan tersebut dapat dikombinasikan dalam satu proyek penelitian terintegrasi yang melibatkan universitas, lembaga pemerintah, dan masyarakat sipil..
<br>ETLE telah menciptakan perubahan positif dalam penegakan lalu lintas, namun belum mencapai efektivitas maksimal karena keterbatasan teknis, integrasi data, dan literasi masyarakat.Perlu penguatan struktur pelaksana serta budaya hukum untuk mencapai penurunan pelanggaran yang berkelanjutan.Penelitian lanjutan harus memperdalam integrasi data, sosialisasi, dan evaluasi kapasitas pelaksana
<br>Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dalam menurunkan pelanggaran lalu lintas di Jakarta Pusat serta mengidentifikasi tantangan sosial dan teknis yang dihadapi selama implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris dengan pengumpulan data melalui studi pustaka terhadap regulasi, dokumen resmi, dan hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ETLE telah memberikan kontribusi terhadap modernisasi penegakan hukum lalu lintas dan mendorong peningkatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/b/aktor-masyarakat-sipil-literasi-daya-sosial-ekonom-thumb-0d9c0.webp" type="image/webp" length="294166" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/aktor-masyarakat-sipil-literasi-daya-sosial-ekonom-thumb-1eed5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/aktor-masyarakat-sipil-literasi-daya-sosial-ekonom-thumb-0d9c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/aktor-masyarakat-sipil-literasi-daya-sosial-ekonom-thumb-504bb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2014-ensiklopediaku.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9775-ensiklopedia-social-review.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Jargons Used in Police Activities ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Jargons Used in Police Activities ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Jargons Used in Police Activities ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53529-jargon-kepolisian-kode-proses-akuisisi-jarg</link>
	<guid isPermaLink="false">ec3e2a0f2f3c1f1a32629ef9bf243cf3</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 18:32:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ karya mira w ]]></category>
	<category><![CDATA[ rudolf j ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[j,karya,mira,rudolf,view,vol,w]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah berhasil mengidentifikasi jenis-jenis jargon yang digunakan dalam aktivitas kepolisian di SPN Kupang, membuka peluang untuk eksplorasi lebih lanjut. Pertama, akan sangat berharga jika studi serupa tidak hanya terbatas pada satu institusi, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Jargons Used in Police Activities: Penelitian ini telah berhasil mengidentifikasi jenis-jenis jargon yang digunakan dalam aktivitas kepolisian di SPN Kupang, membuka peluang untuk eksplorasi lebih lanjut. Pertama, akan sangat berharga jika studi serupa tidak hanya terbatas pada satu institusi, melainkan diperluas ke berbagai institusi kepolisian di seluruh Indonesia atau bahkan antar berbagai satuan kerja seperti lalu lintas, reserse, atau intelijen. Hal ini bertujuan untuk memahami apakah ada variasi jargon yang signifikan secara regional atau fungsional, serta faktor-faktor sosial dan operasional yang memengaruhinya. Apakah jargon-jargon ini seragam secara nasional, ataukah ada kode spesifik daerah yang unik dan bagaimana hal itu terbentuk? Kedua, penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam dampak praktis penggunaan jargon terhadap efisiensi operasional dan kualitas komunikasi antarpetugas. Meskipun disebutkan bahwa jargon mempermudah percakapan singkat dan menjaga kerahasiaan, masih perlu dieksplorasi sejauh mana hal ini benar-benar terjadi di lapangan. Apakah ada potensi kesalahpahaman atau hambatan komunikasi antar unit yang berbeda karena perbedaan pemahaman jargon, dan bagaimana jargon secara konkret memengaruhi kecepatan respons dan pengambilan keputusan dalam situasi kritis? Terakhir, mengingat subjek penelitian ini melibatkan polisi pengajar, akan menarik untuk meneliti proses akuisisi jargon oleh para calon polisi atau rekrutan baru. Bagaimana jargon-jargon ini diajarkan secara formal dan informal kepada mereka? Metode pengajaran apa yang paling efektif untuk memastikan penguasaan kode-kode ini dengan cepat dan akurat, serta tantangan apa saja yang dihadapi siswa dalam mempelajari dan menggunakannya?. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian ini, ditemukan empat puluh kata jargon yang digunakan oleh institusi kepolisian dalam aktivitas sehari-hari.Jargon-jargon tersebut diklasifikasikan menjadi tiga jenis, yaitu Sandi Huruf, Sandi Angka, dan Sandi Pangkat Kesatuan, yang pada dasarnya merupakan kode dalam bidang kepolisian.Penggunaan jargon ini bertujuan untuk mempermudah pemahaman pendengar, memperingkas komunikasi, mempermudah penyampaian informasi, serta menjaga kerahasiaan bahasa dan identitas polisi dalam menjalankan tugas sehari-hari mereka Tulisan ini mencoba mengidentifikasi jenis-jenis jargon yang digunakan dalam aktivitas kepolisian. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang dirancang untuk menemukan jenis-jenis jargon, menganalisis makna dan menjelaskan maksud penggunaan jargon yang digunakan dalam aktivitas kepolisian. Ada 2 jenis metode yang digunakan dalam mengumpulkan data, yakni observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 jenis jargon yang digunakan dalam aktivitas kepolisian, yakni sandi huruf, nomor morse, and Sandi Pangkat Kesatuan. Jargon-jargon tersebut memudahkan pendengar memahami,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/4/jargon-kepolisian-kode-proses-akuisisi-makna-jargo-thumb-16d3e.webp" title="JURIS - The Jargons Used in Police Activities" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/jargon-kepolisian-kode-proses-akuisisi-makna-jargo-thumb-16d3e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/jargon-kepolisian-kode-proses-akuisisi-makna-jargo-thumb-16d3e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/jargon-kepolisian-kode-proses-akuisisi-makna-jargo-thumb-16d3e.webp 1x" title="JURIS - The Jargons Used in Police Activities" alt="JURIS - The Jargons Used in Police Activities" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/jargon-kepolisian-kode-proses-akuisisi-makna-jargo-thumb-cb1ab.webp" title="JURIS - The Jargons Used in Police Activities" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/jargon-kepolisian-kode-proses-akuisisi-makna-jargo-thumb-cb1ab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/jargon-kepolisian-kode-proses-akuisisi-makna-jargo-thumb-cb1ab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/jargon-kepolisian-kode-proses-akuisisi-makna-jargo-thumb-cb1ab.webp 1x" title="JURIS - The Jargons Used in Police Activities" alt="JURIS - The Jargons Used in Police Activities" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53529-jargon-kepolisian-kode-proses-akuisisi-jarg" title="JURIS - The Jargons Used in Police Activities" target="_blank">The Jargons Used in Police Activities</a>: Penelitian ini telah berhasil mengidentifikasi jenis-jenis jargon yang digunakan dalam aktivitas kepolisian di SPN Kupang, membuka peluang untuk eksplorasi lebih lanjut. Pertama, akan sangat berharga jika studi serupa tidak hanya terbatas pada satu institusi, melainkan diperluas ke berbagai institusi kepolisian di seluruh Indonesia atau bahkan antar berbagai satuan kerja seperti lalu lintas, reserse, atau intelijen. Hal ini bertujuan untuk memahami apakah ada variasi jargon yang signifikan secara regional atau fungsional, serta faktor-faktor sosial dan operasional yang memengaruhinya. Apakah jargon-jargon ini seragam secara nasional, ataukah ada kode spesifik daerah yang unik dan bagaimana hal itu terbentuk? Kedua, penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam dampak praktis penggunaan jargon terhadap efisiensi operasional dan kualitas komunikasi antarpetugas. Meskipun disebutkan bahwa jargon mempermudah percakapan singkat dan menjaga kerahasiaan, masih perlu dieksplorasi sejauh mana hal ini benar-benar terjadi di lapangan. Apakah ada potensi kesalahpahaman atau hambatan komunikasi antar unit yang berbeda karena perbedaan pemahaman jargon, dan bagaimana jargon secara konkret memengaruhi kecepatan respons dan pengambilan keputusan dalam situasi kritis? Terakhir, mengingat subjek penelitian ini melibatkan polisi pengajar, akan menarik untuk meneliti proses akuisisi jargon oleh para calon polisi atau rekrutan baru. Bagaimana jargon-jargon ini diajarkan secara formal dan informal kepada mereka? Metode pengajaran apa yang paling efektif untuk memastikan penguasaan kode-kode ini dengan cepat dan akurat, serta tantangan apa saja yang dihadapi siswa dalam mempelajari dan menggunakannya?.
<br>Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian ini, ditemukan empat puluh kata jargon yang digunakan oleh institusi kepolisian dalam aktivitas sehari-hari.Jargon-jargon tersebut diklasifikasikan menjadi tiga jenis, yaitu Sandi Huruf, Sandi Angka, dan Sandi Pangkat Kesatuan, yang pada dasarnya merupakan kode dalam bidang kepolisian.Penggunaan jargon ini bertujuan untuk mempermudah pemahaman pendengar, memperingkas komunikasi, mempermudah penyampaian informasi, serta menjaga kerahasiaan bahasa dan identitas polisi dalam menjalankan tugas sehari-hari mereka
<br>Tulisan ini mencoba mengidentifikasi jenis-jenis jargon yang digunakan dalam aktivitas kepolisian. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang dirancang untuk menemukan jenis-jenis jargon, menganalisis makna dan menjelaskan maksud penggunaan jargon yang digunakan dalam aktivitas kepolisian. Ada 2 jenis metode yang digunakan dalam mengumpulkan data, yakni observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 jenis jargon yang digunakan dalam aktivitas kepolisian, yakni sandi huruf, nomor morse, and Sandi Pangkat Kesatuan. Jargon-jargon tersebut memudahkan pendengar memahami,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/4/jargon-kepolisian-kode-proses-akuisisi-makna-jargo-thumb-cb1ab.webp" type="image/webp" length="62946" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/jargon-kepolisian-kode-proses-akuisisi-makna-jargo-thumb-16d3e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/jargon-kepolisian-kode-proses-akuisisi-makna-jargo-thumb-cb1ab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3579-upg45ntt.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14730-ciencias-jurnal-penelitian-pengembangan-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Relevance of Agrarian Reform to the Sustainable Development Goals Analysis of Community Land Empowerment for Food Sufficiency and Gender Equality through the Fishbone Diagram Method ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Relevance of Agrarian Reform to the Sustainable Development Goals Analysis of Community Land Empowerment for Food Sufficiency and Gender Equality through the Fishbone Diagram Method ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Relevance of Agrarian Reform to the Sustainable Development Goals Analysis of Community Land Empowerment for Food Sufficiency and Gender Equality through the Fishbone Diagram Method ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53520-pola-konsumsi-masyarakat-usaha-mikro-ma</link>
	<guid isPermaLink="false">5b801819ffa8e44231e63877f52dbf30</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 17:51:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ central java ]]></category>
	<category><![CDATA[ faculty law ]]></category>
	<category><![CDATA[ malang city ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[central,city,faculty,java,law,malang]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Mengingat temuan penelitian ini mengenai kerentanan pangan dan ketidaksetaraan gender yang masih menjadi tantangan di Desa Purwabakti, terutama di tengah masyarakat yang produktif secara pertanian namun terbelenggu budaya patriarki, ada beberapa arah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Relevance of Agrarian Reform to the Sustainable Development Goals: Analysis of Community Land Empowerment for Food Sufficiency and Gender Equality through the Fishbone Diagram Method: Mengingat temuan penelitian ini mengenai kerentanan pangan dan ketidaksetaraan gender yang masih menjadi tantangan di Desa Purwabakti, terutama di tengah masyarakat yang produktif secara pertanian namun terbelenggu budaya patriarki, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan. Pertama, akan sangat berharga untuk melakukan studi komparatif yang lebih mendalam mengenai bagaimana norma dan nilai sosio-kultural lokal, khususnya sistem patriarki dan pola konsumsi pangan tradisional, memengaruhi efektivitas program pemberdayaan lahan di berbagai komunitas pedesaan. Penelitian ini dapat mengidentifikasi strategi adaptasi program agar lebih selaras dengan dinamika sosial-budaya setempat, sehingga secara fundamental mampu mengatasi akar permasalahan kerentanan pangan dan kesenjangan gender. Kedua, karena program pemberdayaan lahan saat ini belum secara spesifik menyasar kesenjangan akses dan kontrol perempuan terhadap sumber daya produktif seperti lahan dan modal usaha, studi berikutnya dapat merancang dan menguji model intervensi pemberdayaan perempuan yang lebih terfokus. Intervensi tersebut dapat mencakup fasilitasi kepemilikan lahan bagi perempuan dan penyediaan modal usaha mikro yang disesuaikan, kemudian mengevaluasi dampak spesifiknya terhadap kemandirian ekonomi perempuan, partisipasi mereka dalam pengambilan keputusan, serta kontribusi pada ketahanan pangan rumah tangga. Terakhir, dengan adanya indikasi kurangnya dukungan berkelanjutan dan tantangan manajemen dalam program pemberdayaan lahan, penelitian longitudinal diperlukan untuk mengukur keberlanjutan dampak model pertanian terpadu. Studi jangka panjang ini dapat memantau perubahan indikator ketahanan pangan dan kesetaraan gender setelah program berakhir, serta mengeksplorasi peran kemitraan dengan pihak eksternal dalam memperkuat dampak positif PTM, sekaligus memberikan panduan untuk perbaikan desain program di masa depan.. Kondisi ketahanan pangan di Desa Purwabakti menunjukkan kerentanan yang ironis, ditandai dengan kasus stunting meskipun desa tersebut produktif secara pertanian, sementara kesetaraan gender masih terhambat oleh budaya patriarki dan dominasi kepemilikan lahan oleh laki-laki.Program pemberdayaan lahan masyarakat (PTM) masih memiliki kelemahan signifikan dalam mendukung tujuan "Tanpa Kelaparan" karena isu relevansi penerima manfaat, kurangnya dukungan alat dan teknologi pertanian, metode yang tidak berkelanjutan, serta kendala biaya pupuk dan keterbatasan produksi.Selain itu, PTM juga belum optimal dalam mencapai "Kesetaraan Gender" akibat kurangnya kesadaran akan partisipasi perempuan, minimnya bantuan khusus untuk kelompok perempuan, serta perhatian yang terbatas terhadap modal usaha bagi perempuan Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi ketahanan pangan dan kesetaraan gender di Desa Purwabakti serta relevansi program pemberdayaan lahan masyarakat dalam mencapai ketahanan pangan dan kesetaraan gender. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Data dianalisis secara kualitatif menggunakan metode diagram tulang ikan, berfokus pada empat variabel utama: sumber daya manusia, mesin, metode, dan bahan. Data mengenai gizi buruk dan stunting menunjukkan bahwa isu kerentanan pangan mengganggu ketahanan pangan di Desa Purwabakti. Lebih lanjut, kesetaraan gender masih menjadi tantangan dalam masyarakat yang didominasi patriarki ini. Perempuan cenderung memenuhi peran gender tradisional dengan tanggung jawab domestik, sementara laki-laki mengemban peran publik. Masyarakat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/f/pola-konsumsi-masyarakat-usaha-mikro-pedesaan-efek-thumb-54736.webp" title="JURIS - The Relevance of Agrarian Reform to the Sustainable Development Goals: Analysis of Community Land Empowerment for Food Sufficiency and Gender Equality through the Fishbone Diagram Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/pola-konsumsi-masyarakat-usaha-mikro-pedesaan-efek-thumb-54736.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/pola-konsumsi-masyarakat-usaha-mikro-pedesaan-efek-thumb-54736.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/pola-konsumsi-masyarakat-usaha-mikro-pedesaan-efek-thumb-54736.webp 1x" title="JURIS - The Relevance of Agrarian Reform to the Sustainable Development Goals: Analysis of Community Land Empowerment for Food Sufficiency and Gender Equality through the Fishbone Diagram Method" alt="JURIS - The Relevance of Agrarian Reform to the Sustainable Development Goals: Analysis of Community Land Empowerment for Food Sufficiency and Gender Equality through the Fishbone Diagram Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/f/pola-konsumsi-masyarakat-usaha-mikro-pedesaan-efek-thumb-fd580.webp" title="JURIS - The Relevance of Agrarian Reform to the Sustainable Development Goals: Analysis of Community Land Empowerment for Food Sufficiency and Gender Equality through the Fishbone Diagram Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/pola-konsumsi-masyarakat-usaha-mikro-pedesaan-efek-thumb-fd580.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/pola-konsumsi-masyarakat-usaha-mikro-pedesaan-efek-thumb-fd580.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/pola-konsumsi-masyarakat-usaha-mikro-pedesaan-efek-thumb-fd580.webp 1x" title="JURIS - The Relevance of Agrarian Reform to the Sustainable Development Goals: Analysis of Community Land Empowerment for Food Sufficiency and Gender Equality through the Fishbone Diagram Method" alt="JURIS - The Relevance of Agrarian Reform to the Sustainable Development Goals: Analysis of Community Land Empowerment for Food Sufficiency and Gender Equality through the Fishbone Diagram Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/f/pola-konsumsi-masyarakat-usaha-mikro-pedesaan-efek-thumb-cba60.webp" title="JURIS - The Relevance of Agrarian Reform to the Sustainable Development Goals: Analysis of Community Land Empowerment for Food Sufficiency and Gender Equality through the Fishbone Diagram Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/pola-konsumsi-masyarakat-usaha-mikro-pedesaan-efek-thumb-cba60.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/pola-konsumsi-masyarakat-usaha-mikro-pedesaan-efek-thumb-cba60.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/pola-konsumsi-masyarakat-usaha-mikro-pedesaan-efek-thumb-cba60.webp 1x" title="JURIS - The Relevance of Agrarian Reform to the Sustainable Development Goals: Analysis of Community Land Empowerment for Food Sufficiency and Gender Equality through the Fishbone Diagram Method" alt="JURIS - The Relevance of Agrarian Reform to the Sustainable Development Goals: Analysis of Community Land Empowerment for Food Sufficiency and Gender Equality through the Fishbone Diagram Method" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53520-pola-konsumsi-masyarakat-usaha-mikro-ma" title="JURIS - The Relevance of Agrarian Reform to the Sustainable Development Goals: Analysis of Community Land Empowerment for Food Sufficiency and Gender Equality through the Fishbone Diagram Method" target="_blank">The Relevance of Agrarian Reform to the Sustainable Development Goals: Analysis of Community Land Empowerment for Food Sufficiency and Gender Equality through the Fishbone Diagram Method</a>: Mengingat temuan penelitian ini mengenai kerentanan pangan dan ketidaksetaraan gender yang masih menjadi tantangan di Desa Purwabakti, terutama di tengah masyarakat yang produktif secara pertanian namun terbelenggu budaya patriarki, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan. Pertama, akan sangat berharga untuk melakukan studi komparatif yang lebih mendalam mengenai bagaimana norma dan nilai sosio-kultural lokal, khususnya sistem patriarki dan pola konsumsi pangan tradisional, memengaruhi efektivitas program pemberdayaan lahan di berbagai komunitas pedesaan. Penelitian ini dapat mengidentifikasi strategi adaptasi program agar lebih selaras dengan dinamika sosial-budaya setempat, sehingga secara fundamental mampu mengatasi akar permasalahan kerentanan pangan dan kesenjangan gender. Kedua, karena program pemberdayaan lahan saat ini belum secara spesifik menyasar kesenjangan akses dan kontrol perempuan terhadap sumber daya produktif seperti lahan dan modal usaha, studi berikutnya dapat merancang dan menguji model intervensi pemberdayaan perempuan yang lebih terfokus. Intervensi tersebut dapat mencakup fasilitasi kepemilikan lahan bagi perempuan dan penyediaan modal usaha mikro yang disesuaikan, kemudian mengevaluasi dampak spesifiknya terhadap kemandirian ekonomi perempuan, partisipasi mereka dalam pengambilan keputusan, serta kontribusi pada ketahanan pangan rumah tangga. Terakhir, dengan adanya indikasi kurangnya dukungan berkelanjutan dan tantangan manajemen dalam program pemberdayaan lahan, penelitian longitudinal diperlukan untuk mengukur keberlanjutan dampak model pertanian terpadu. Studi jangka panjang ini dapat memantau perubahan indikator ketahanan pangan dan kesetaraan gender setelah program berakhir, serta mengeksplorasi peran kemitraan dengan pihak eksternal dalam memperkuat dampak positif PTM, sekaligus memberikan panduan untuk perbaikan desain program di masa depan..
<br>Kondisi ketahanan pangan di Desa Purwabakti menunjukkan kerentanan yang ironis, ditandai dengan kasus stunting meskipun desa tersebut produktif secara pertanian, sementara kesetaraan gender masih terhambat oleh budaya patriarki dan dominasi kepemilikan lahan oleh laki-laki.Program pemberdayaan lahan masyarakat (PTM) masih memiliki kelemahan signifikan dalam mendukung tujuan "Tanpa Kelaparan" karena isu relevansi penerima manfaat, kurangnya dukungan alat dan teknologi pertanian, metode yang tidak berkelanjutan, serta kendala biaya pupuk dan keterbatasan produksi.Selain itu, PTM juga belum optimal dalam mencapai "Kesetaraan Gender" akibat kurangnya kesadaran akan partisipasi perempuan, minimnya bantuan khusus untuk kelompok perempuan, serta perhatian yang terbatas terhadap modal usaha bagi perempuan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi ketahanan pangan dan kesetaraan gender di Desa Purwabakti serta relevansi program pemberdayaan lahan masyarakat dalam mencapai ketahanan pangan dan kesetaraan gender. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Data dianalisis secara kualitatif menggunakan metode diagram tulang ikan, berfokus pada empat variabel utama: sumber daya manusia, mesin, metode, dan bahan. Data mengenai gizi buruk dan stunting menunjukkan bahwa isu kerentanan pangan mengganggu ketahanan pangan di Desa Purwabakti. Lebih lanjut, kesetaraan gender masih menjadi tantangan dalam masyarakat yang didominasi patriarki ini. Perempuan cenderung memenuhi peran gender tradisional dengan tanggung jawab domestik, sementara laki-laki mengemban peran publik. Masyarakat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/f/pola-konsumsi-masyarakat-usaha-mikro-pedesaan-efek-thumb-cba60.webp" type="image/webp" length="96828" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/pola-konsumsi-masyarakat-usaha-mikro-pedesaan-efek-thumb-54736.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/pola-konsumsi-masyarakat-usaha-mikro-pedesaan-efek-thumb-fd580.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/pola-konsumsi-masyarakat-usaha-mikro-pedesaan-efek-thumb-cba60.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3519-stpn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16805-bhumi-jurnal-agraria-pertanahan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Plotting Check of Land Parcels on Computerization of Land Activities KKP towards Complete Village in Medan City ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Plotting Check of Land Parcels on Computerization of Land Activities KKP towards Complete Village in Medan City ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Plotting Check of Land Parcels on Computerization of Land Activities KKP towards Complete Village in Medan City ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53519-data-sekunder-agregat-sistem-flow-pengelolaan</link>
	<guid isPermaLink="false">6131d43dc500c93eb70eb6369be6febe</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 17:51:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memfokuskan diri pada beberapa aspek krusial untuk menyempurnakan program pengecekan plotting di Indonesia. Pertama, perlu adanya studi mendalam yang mengkaji secara spesifik bidang-bidang tanah yang masih masuk kategori KW4 ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Plotting Check of Land Parcels on Computerization of Land Activities (KKP) towards Complete Village in Medan City: Penelitian selanjutnya dapat memfokuskan diri pada beberapa aspek krusial untuk menyempurnakan program pengecekan plotting di Indonesia. Pertama, perlu adanya studi mendalam yang mengkaji secara spesifik bidang-bidang tanah yang masih masuk kategori KW4 hingga KW6, yang belum berhasil diselesaikan dalam program saat ini. Hal ini dapat mencakup analisis karakteristik unik dari bidang-bidang tersebut, seperti masalah subjek atau objek yang tidak ditemukan, serta mengembangkan strategi penanganan yang lebih adaptif dan inovatif, misalnya melalui pendekatan survei komunitas atau penggunaan teknologi geospasial yang lebih murah dan mudah diakses oleh masyarakat awam. Kedua, penting untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari peningkatan kualitas data pertanahan yang dihasilkan dari pengecekan plotting terhadap kepastian hukum dan reformasi agraria. Penelitian ini bisa mengukur sejauh mana data yang akurat dapat mengurangi sengketa tanah, mempercepat proses pensertifikatan hak, dan mendukung kebijakan pemerintah dalam pemerataan penguasaan dan pemanfaatan tanah secara adil. Terakhir, dengan mempertimbangkan kendala sumber daya manusia dan kebutuhan akan interoperabilitas sistem, studi lanjutan dapat mengeksplorasi potensi implementasi teknologi cerdas, seperti kecerdasan buatan atau otomatisasi proses robotik (RPA), dalam mengoptimalkan validasi data spasial dan tekstual. Ini bertujuan untuk mempercepat sinkronisasi antara KKP-Web dan AutoCAD GeoKKP, mengurangi beban kerja manual, dan memastikan transisi yang lebih mulus menuju sistem sertifikat tanah elektronik yang efisien dan transparan di seluruh Indonesia, sehingga tujuan desa lengkap dapat tercapai dengan lebih efektif.. Penelitian ini berhasil meningkatkan kualitas data pertanahan di Kelurahan Sitirejo II, Medan, dari 67,05% menjadi 98,07% melalui pengecekan plotting menggunakan aplikasi KKP-Web dan AutoCAD GeoKKP.Proses ini sangat penting untuk memastikan akurasi data spasial dan tekstual, mendukung deklarasi desa lengkap, dan memfasilitasi implementasi sertifikat elektronik.Meskipun menghadapi kendala data awal dan sumber daya manusia, solusi seperti penggunaan blok internal telah diterapkan, menunjukkan kontribusi signifikan terhadap reformasi agraria dan pembangunan berkelanjutan Pengecekan plotting berfungsi sebagai solusi strategis untuk mengatasi masalah pertanahan di mana bidang tanah terdaftar namun belum terpetakan akibat transisi dari sistem data analog ke digital. Hal ini memerlukan sinkronisasi data spasial dan tekstual melalui implementasi aplikasi KKP-Web dan AutoCAD GeoKKP. Proses ini sejalan dengan tujuan Kementerian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional untuk meningkatkan layanan elektronik. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan semua bidang tanah di Kelurahan Sitirejo II sebagai alat pendukung... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/7/data-sekunder-agregat-sistem-flow-pengelolaan-tana-thumb-1de8b.webp" title="JURIS - The Plotting Check of Land Parcels on Computerization of Land Activities (KKP) towards Complete Village in Medan City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/data-sekunder-agregat-sistem-flow-pengelolaan-tana-thumb-1de8b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/data-sekunder-agregat-sistem-flow-pengelolaan-tana-thumb-1de8b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/data-sekunder-agregat-sistem-flow-pengelolaan-tana-thumb-1de8b.webp 1x" title="JURIS - The Plotting Check of Land Parcels on Computerization of Land Activities (KKP) towards Complete Village in Medan City" alt="JURIS - The Plotting Check of Land Parcels on Computerization of Land Activities (KKP) towards Complete Village in Medan City" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/7/data-sekunder-agregat-sistem-flow-pengelolaan-tana-thumb-5cf96.webp" title="JURIS - The Plotting Check of Land Parcels on Computerization of Land Activities (KKP) towards Complete Village in Medan City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/data-sekunder-agregat-sistem-flow-pengelolaan-tana-thumb-5cf96.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/data-sekunder-agregat-sistem-flow-pengelolaan-tana-thumb-5cf96.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/data-sekunder-agregat-sistem-flow-pengelolaan-tana-thumb-5cf96.webp 1x" title="JURIS - The Plotting Check of Land Parcels on Computerization of Land Activities (KKP) towards Complete Village in Medan City" alt="JURIS - The Plotting Check of Land Parcels on Computerization of Land Activities (KKP) towards Complete Village in Medan City" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/7/data-sekunder-agregat-sistem-flow-pengelolaan-tana-thumb-2861c.webp" title="JURIS - The Plotting Check of Land Parcels on Computerization of Land Activities (KKP) towards Complete Village in Medan City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/data-sekunder-agregat-sistem-flow-pengelolaan-tana-thumb-2861c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/data-sekunder-agregat-sistem-flow-pengelolaan-tana-thumb-2861c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/data-sekunder-agregat-sistem-flow-pengelolaan-tana-thumb-2861c.webp 1x" title="JURIS - The Plotting Check of Land Parcels on Computerization of Land Activities (KKP) towards Complete Village in Medan City" alt="JURIS - The Plotting Check of Land Parcels on Computerization of Land Activities (KKP) towards Complete Village in Medan City" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53519-data-sekunder-agregat-sistem-flow-pengelolaan" title="JURIS - The Plotting Check of Land Parcels on Computerization of Land Activities (KKP) towards Complete Village in Medan City" target="_blank">The Plotting Check of Land Parcels on Computerization of Land Activities (KKP) towards Complete Village in Medan City</a>: Penelitian selanjutnya dapat memfokuskan diri pada beberapa aspek krusial untuk menyempurnakan program pengecekan plotting di Indonesia. Pertama, perlu adanya studi mendalam yang mengkaji secara spesifik bidang-bidang tanah yang masih masuk kategori KW4 hingga KW6, yang belum berhasil diselesaikan dalam program saat ini. Hal ini dapat mencakup analisis karakteristik unik dari bidang-bidang tersebut, seperti masalah subjek atau objek yang tidak ditemukan, serta mengembangkan strategi penanganan yang lebih adaptif dan inovatif, misalnya melalui pendekatan survei komunitas atau penggunaan teknologi geospasial yang lebih murah dan mudah diakses oleh masyarakat awam. Kedua, penting untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari peningkatan kualitas data pertanahan yang dihasilkan dari pengecekan plotting terhadap kepastian hukum dan reformasi agraria. Penelitian ini bisa mengukur sejauh mana data yang akurat dapat mengurangi sengketa tanah, mempercepat proses pensertifikatan hak, dan mendukung kebijakan pemerintah dalam pemerataan penguasaan dan pemanfaatan tanah secara adil. Terakhir, dengan mempertimbangkan kendala sumber daya manusia dan kebutuhan akan interoperabilitas sistem, studi lanjutan dapat mengeksplorasi potensi implementasi teknologi cerdas, seperti kecerdasan buatan atau otomatisasi proses robotik (RPA), dalam mengoptimalkan validasi data spasial dan tekstual. Ini bertujuan untuk mempercepat sinkronisasi antara KKP-Web dan AutoCAD GeoKKP, mengurangi beban kerja manual, dan memastikan transisi yang lebih mulus menuju sistem sertifikat tanah elektronik yang efisien dan transparan di seluruh Indonesia, sehingga tujuan desa lengkap dapat tercapai dengan lebih efektif..
<br>Penelitian ini berhasil meningkatkan kualitas data pertanahan di Kelurahan Sitirejo II, Medan, dari 67,05% menjadi 98,07% melalui pengecekan plotting menggunakan aplikasi KKP-Web dan AutoCAD GeoKKP.Proses ini sangat penting untuk memastikan akurasi data spasial dan tekstual, mendukung deklarasi desa lengkap, dan memfasilitasi implementasi sertifikat elektronik.Meskipun menghadapi kendala data awal dan sumber daya manusia, solusi seperti penggunaan blok internal telah diterapkan, menunjukkan kontribusi signifikan terhadap reformasi agraria dan pembangunan berkelanjutan
<br>Pengecekan plotting berfungsi sebagai solusi strategis untuk mengatasi masalah pertanahan di mana bidang tanah terdaftar namun belum terpetakan akibat transisi dari sistem data analog ke digital. Hal ini memerlukan sinkronisasi data spasial dan tekstual melalui implementasi aplikasi KKP-Web dan AutoCAD GeoKKP. Proses ini sejalan dengan tujuan Kementerian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional untuk meningkatkan layanan elektronik. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan semua bidang tanah di Kelurahan Sitirejo II sebagai alat pendukung...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/7/data-sekunder-agregat-sistem-flow-pengelolaan-tana-thumb-5cf96.webp" type="image/webp" length="90634" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/data-sekunder-agregat-sistem-flow-pengelolaan-tana-thumb-1de8b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/data-sekunder-agregat-sistem-flow-pengelolaan-tana-thumb-5cf96.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/data-sekunder-agregat-sistem-flow-pengelolaan-tana-thumb-2861c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3519-stpn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16805-bhumi-jurnal-agraria-pertanahan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Combination Of Marmet Massage Therapy And Stimulation Of Endorpin Oxytocin And Suggestive Massage SPEOS On Increased Breast Milk Production ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Combination Of Marmet Massage Therapy And Stimulation Of Endorpin Oxytocin And Suggestive Massage SPEOS On Increased Breast Milk Production ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Combination Of Marmet Massage Therapy And Stimulation Of Endorpin Oxytocin And Suggestive Massage SPEOS On Increased Breast Milk Production ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53517-kombinasi-terapi-analgesik-pijat-endorfin-breast-m</link>
	<guid isPermaLink="false">e2e8dc42f7bbfd4b80570490be0f3773</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 17:51:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memperluas temuan studi kasus ini dengan melakukan uji klinis acak terkontrol yang melibatkan jumlah ibu menyusui yang lebih banyak dan beragam latar belakang, tidak hanya dua subjek, untuk menguatkan generalisasi hasil efektivitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Combination Of Marmet Massage Therapy And Stimulation Of Endorpin, Oxytocin, And Suggestive Massage (SPEOS) On Increased Breast Milk Production: Penelitian selanjutnya dapat memperluas temuan studi kasus ini dengan melakukan uji klinis acak terkontrol yang melibatkan jumlah ibu menyusui yang lebih banyak dan beragam latar belakang, tidak hanya dua subjek, untuk menguatkan generalisasi hasil efektivitas kombinasi pijat Marmet dan SPEOS. Penting juga untuk meneliti dampak jangka panjang dari intervensi ini terhadap keberhasilan pemberian ASI eksklusif hingga enam bulan, serta melihat bagaimana frekuensi menyusui dan produksi ASI bertahan setelah periode intervensi awal. Selain itu, studi di masa depan bisa fokus pada pengukuran objektif indikator fisiologis, seperti kadar hormon oksitosin dan prolaktin sebelum dan sesudah intervensi, untuk memberikan bukti ilmiah yang lebih kuat mengenai mekanisme kerja kombinasi pijat ini. Penelitian dapat membandingkan secara langsung efektivitas kombinasi ini dengan penerapan pijat Marmet atau SPEOS secara terpisah guna mengidentifikasi potensi manfaat sinergis yang lebih besar, sesuai dengan yang disarankan dalam latar belakang. Terakhir, eksplorasi tentang integrasi intervensi ini dalam program kesehatan ibu dan anak di berbagai fasilitas layanan primer, termasuk evaluasi biaya-efektivitas dan kemudahan pelatihan bagi tenaga kesehatan atau anggota keluarga, akan sangat bermanfaat untuk implementasi praktis yang lebih luas, sehingga mendukung upaya peningkatan kualitas hidup ibu dan bayi secara menyeluruh.. Studi kasus ini menyimpulkan bahwa terapi pijat marmet dan SPEOS dapat meningkatkan pengetahuan ibu tentang menyusui dan cara memperlancar ASI dibuktikan dengan meningkatnya pengeluaran ASI, frekuensi BAK, dan frekuensi menyusu bayi Produksi ASI yang tidak mencukupi sering menjadi masalah bagi ibu menyusui, yang dapat mempengaruhi kesehatan dan perkembangan bayi. Kombinasi terapi pijat Marmet dan Stimulasi Pijat Endorfin, Oksitosin, dan Sugestif (SPEOS) telah diusulkan sebagai metode efektif untuk meningkatkan produksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kombinasi terapi pijat Marmet dan SPEOS terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu menyusui.Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan. Dua ibu menyusui dengan masalah ketidakadekatan suplai ASI menjadi subjek penelitian. Intervensi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/f/kombinasi-terapi-analgesik-pijat-endorfin-breast-m-thumb-4e122.webp" title="JURIS - Combination Of Marmet Massage Therapy And Stimulation Of Endorpin, Oxytocin, And Suggestive Massage (SPEOS) On Increased Breast Milk Production" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/kombinasi-terapi-analgesik-pijat-endorfin-breast-m-thumb-4e122.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/kombinasi-terapi-analgesik-pijat-endorfin-breast-m-thumb-4e122.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/kombinasi-terapi-analgesik-pijat-endorfin-breast-m-thumb-4e122.webp 1x" title="JURIS - Combination Of Marmet Massage Therapy And Stimulation Of Endorpin, Oxytocin, And Suggestive Massage (SPEOS) On Increased Breast Milk Production" alt="JURIS - Combination Of Marmet Massage Therapy And Stimulation Of Endorpin, Oxytocin, And Suggestive Massage (SPEOS) On Increased Breast Milk Production" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/kombinasi-terapi-analgesik-pijat-endorfin-breast-m-thumb-9a264.webp" title="JURIS - Combination Of Marmet Massage Therapy And Stimulation Of Endorpin, Oxytocin, And Suggestive Massage (SPEOS) On Increased Breast Milk Production" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/kombinasi-terapi-analgesik-pijat-endorfin-breast-m-thumb-9a264.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/kombinasi-terapi-analgesik-pijat-endorfin-breast-m-thumb-9a264.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/kombinasi-terapi-analgesik-pijat-endorfin-breast-m-thumb-9a264.webp 1x" title="JURIS - Combination Of Marmet Massage Therapy And Stimulation Of Endorpin, Oxytocin, And Suggestive Massage (SPEOS) On Increased Breast Milk Production" alt="JURIS - Combination Of Marmet Massage Therapy And Stimulation Of Endorpin, Oxytocin, And Suggestive Massage (SPEOS) On Increased Breast Milk Production" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/kombinasi-terapi-analgesik-pijat-endorfin-breast-m-thumb-504a4.webp" title="JURIS - Combination Of Marmet Massage Therapy And Stimulation Of Endorpin, Oxytocin, And Suggestive Massage (SPEOS) On Increased Breast Milk Production" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/kombinasi-terapi-analgesik-pijat-endorfin-breast-m-thumb-504a4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/kombinasi-terapi-analgesik-pijat-endorfin-breast-m-thumb-504a4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/kombinasi-terapi-analgesik-pijat-endorfin-breast-m-thumb-504a4.webp 1x" title="JURIS - Combination Of Marmet Massage Therapy And Stimulation Of Endorpin, Oxytocin, And Suggestive Massage (SPEOS) On Increased Breast Milk Production" alt="JURIS - Combination Of Marmet Massage Therapy And Stimulation Of Endorpin, Oxytocin, And Suggestive Massage (SPEOS) On Increased Breast Milk Production" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53517-kombinasi-terapi-analgesik-pijat-endorfin-breast-m" title="JURIS - Combination Of Marmet Massage Therapy And Stimulation Of Endorpin, Oxytocin, And Suggestive Massage (SPEOS) On Increased Breast Milk Production" target="_blank">Combination Of Marmet Massage Therapy And Stimulation Of Endorpin, Oxytocin, And Suggestive Massage (SPEOS) On Increased Breast Milk Production</a>: Penelitian selanjutnya dapat memperluas temuan studi kasus ini dengan melakukan uji klinis acak terkontrol yang melibatkan jumlah ibu menyusui yang lebih banyak dan beragam latar belakang, tidak hanya dua subjek, untuk menguatkan generalisasi hasil efektivitas kombinasi pijat Marmet dan SPEOS. Penting juga untuk meneliti dampak jangka panjang dari intervensi ini terhadap keberhasilan pemberian ASI eksklusif hingga enam bulan, serta melihat bagaimana frekuensi menyusui dan produksi ASI bertahan setelah periode intervensi awal. Selain itu, studi di masa depan bisa fokus pada pengukuran objektif indikator fisiologis, seperti kadar hormon oksitosin dan prolaktin sebelum dan sesudah intervensi, untuk memberikan bukti ilmiah yang lebih kuat mengenai mekanisme kerja kombinasi pijat ini. Penelitian dapat membandingkan secara langsung efektivitas kombinasi ini dengan penerapan pijat Marmet atau SPEOS secara terpisah guna mengidentifikasi potensi manfaat sinergis yang lebih besar, sesuai dengan yang disarankan dalam latar belakang. Terakhir, eksplorasi tentang integrasi intervensi ini dalam program kesehatan ibu dan anak di berbagai fasilitas layanan primer, termasuk evaluasi biaya-efektivitas dan kemudahan pelatihan bagi tenaga kesehatan atau anggota keluarga, akan sangat bermanfaat untuk implementasi praktis yang lebih luas, sehingga mendukung upaya peningkatan kualitas hidup ibu dan bayi secara menyeluruh..
<br>Studi kasus ini menyimpulkan bahwa terapi pijat marmet dan SPEOS dapat meningkatkan pengetahuan ibu tentang menyusui dan cara memperlancar ASI dibuktikan dengan meningkatnya pengeluaran ASI, frekuensi BAK, dan frekuensi menyusu bayi
<br>Produksi ASI yang tidak mencukupi sering menjadi masalah bagi ibu menyusui, yang dapat mempengaruhi kesehatan dan perkembangan bayi. Kombinasi terapi pijat Marmet dan Stimulasi Pijat Endorfin, Oksitosin, dan Sugestif (SPEOS) telah diusulkan sebagai metode efektif untuk meningkatkan produksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kombinasi terapi pijat Marmet dan SPEOS terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu menyusui.Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan. Dua ibu menyusui dengan masalah ketidakadekatan suplai ASI menjadi subjek penelitian. Intervensi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/f/kombinasi-terapi-analgesik-pijat-endorfin-breast-m-thumb-4e122.webp" type="image/webp" length="92776" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/kombinasi-terapi-analgesik-pijat-endorfin-breast-m-thumb-4e122.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/kombinasi-terapi-analgesik-pijat-endorfin-breast-m-thumb-9a264.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/kombinasi-terapi-analgesik-pijat-endorfin-breast-m-thumb-504a4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1985-stikesalmaarif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14394-cendekia-medika-jurnal-stikes-al-ma-arif-baturaja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Subordinate Clause Functioning as an Adjunct in Complex Sentences Found in Online Newspaper ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Subordinate Clause Functioning as an Adjunct in Complex Sentences Found in Online Newspaper ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Subordinate Clause Functioning as an Adjunct in Complex Sentences Found in Online Newspaper ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53505-klausa-subordinat-adjunct-complex-sentence-newspap</link>
	<guid isPermaLink="false">a5fd85ce850517a87eca8b9df6161785</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 17:51:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ suicide note ]]></category>
	<category><![CDATA[ nuralfi lail ]]></category>
	<category><![CDATA[ hotma berutu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[berutu,hotma,lail,note,nuralfi,suicide]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Salah satu saran penelitian lanjutan adalah membandingkan pola penggunaan klausa subordinatif berfungsi adjung antara berbagai situs berita online, sehingga dapat diidentifikasi karakteristik bahasa spesifik. Selanjutnya, meneliti pengaruh penggunaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Subordinate Clause Functioning as an Adjunct in Complex Sentences Found in Online Newspaper: Salah satu saran penelitian lanjutan adalah membandingkan pola penggunaan klausa subordinatif berfungsi adjung antara berbagai situs berita online, sehingga dapat diidentifikasi karakteristik bahasa spesifik. Selanjutnya, meneliti pengaruh penggunaan klausa adjung terhadap convincing pembaca, dengan menggunakan studi eksperimental yang mengukur tingkat pemahaman sebelum dan sesudah membaca. Terakhir, mengembangkan alat berbasis NLP yang dapat otomatis mengenali dan mengklasifikasikan klausa adjung dalam teks berita, sehingga mempermudah analisis skala besar. Serta, memperluas sampel penelitian ke surat kabar online lain di negara lain untuk melihat perbedaan lintas budaya. Diharapkan, ketiga saran tersebut dapat memperkaya pengetahuan tentang fungsi dan dampak klausa subordinatif pada komunikasi media digital.. Penelitian menemukan 18 klausa subordinatif yang berfungsi sebagai adjunct dalam 16 artikel CNN online, terbagi menjadi klausa waktu (55,55%), alasan (22,22%), kondisi (16,66%), dan koncessi (5,55%).Analisis grafis menunjukkan cara klausa tersebut berinteraksi dengan klausa utama, membantu pemahaman struktur kalimat kompleks.Hasil ini dapat menjadi referensi bagi peneliti dan mahasiswa dalam pembelajaran struktur gramatikal, khususnya klausa subordinatif Penelitian ini bertujuan menganalisis fungsi klausa subordinatif sebagai adjung dalam kalimat kompleks yang terdapat pada surat kabar online CNN. Metode penelitian yang digunakan bersifat kualitatif, dengan peng induced data melalui pengamatan. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif, menggunakan teori Aarts (2001) untuk memahami fungsi klausa subordinatif sebagai adjung serta teori Kroeger (2005) untuk menganalisis struktur konstituen tiga diagram. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 18 klausa subordinatif yang berfungsi sebagai adjung di antara 16 artikel CNN, di mana klausa waktu (55,55%), alasan (22,22%), kondisi (16,66%), dan koncessi (5,55%). Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami dan menggunakan klausa subordinatif sebagai adjung dalam kalimat kompleks melalui media online. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/e/klausa-subordinat-adjunct-complex-sentence-newspap-thumb-c3681.webp" title="JURIS - Subordinate Clause Functioning as an Adjunct in Complex Sentences Found in Online Newspaper" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/klausa-subordinat-adjunct-complex-sentence-newspap-thumb-c3681.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/klausa-subordinat-adjunct-complex-sentence-newspap-thumb-c3681.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/klausa-subordinat-adjunct-complex-sentence-newspap-thumb-c3681.webp 1x" title="JURIS - Subordinate Clause Functioning as an Adjunct in Complex Sentences Found in Online Newspaper" alt="JURIS - Subordinate Clause Functioning as an Adjunct in Complex Sentences Found in Online Newspaper" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/e/klausa-subordinat-adjunct-complex-sentence-newspap-thumb-eb7ad.webp" title="JURIS - Subordinate Clause Functioning as an Adjunct in Complex Sentences Found in Online Newspaper" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/klausa-subordinat-adjunct-complex-sentence-newspap-thumb-eb7ad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/klausa-subordinat-adjunct-complex-sentence-newspap-thumb-eb7ad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/klausa-subordinat-adjunct-complex-sentence-newspap-thumb-eb7ad.webp 1x" title="JURIS - Subordinate Clause Functioning as an Adjunct in Complex Sentences Found in Online Newspaper" alt="JURIS - Subordinate Clause Functioning as an Adjunct in Complex Sentences Found in Online Newspaper" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/e/klausa-subordinat-adjunct-complex-sentence-newspap-thumb-47c6c.webp" title="JURIS - Subordinate Clause Functioning as an Adjunct in Complex Sentences Found in Online Newspaper" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/klausa-subordinat-adjunct-complex-sentence-newspap-thumb-47c6c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/klausa-subordinat-adjunct-complex-sentence-newspap-thumb-47c6c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/klausa-subordinat-adjunct-complex-sentence-newspap-thumb-47c6c.webp 1x" title="JURIS - Subordinate Clause Functioning as an Adjunct in Complex Sentences Found in Online Newspaper" alt="JURIS - Subordinate Clause Functioning as an Adjunct in Complex Sentences Found in Online Newspaper" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53505-klausa-subordinat-adjunct-complex-sentence-newspap" title="JURIS - Subordinate Clause Functioning as an Adjunct in Complex Sentences Found in Online Newspaper" target="_blank">Subordinate Clause Functioning as an Adjunct in Complex Sentences Found in Online Newspaper</a>: Salah satu saran penelitian lanjutan adalah membandingkan pola penggunaan klausa subordinatif berfungsi adjung antara berbagai situs berita online, sehingga dapat diidentifikasi karakteristik bahasa spesifik. Selanjutnya, meneliti pengaruh penggunaan klausa adjung terhadap convincing pembaca, dengan menggunakan studi eksperimental yang mengukur tingkat pemahaman sebelum dan sesudah membaca. Terakhir, mengembangkan alat berbasis NLP yang dapat otomatis mengenali dan mengklasifikasikan klausa adjung dalam teks berita, sehingga mempermudah analisis skala besar. Serta, memperluas sampel penelitian ke surat kabar online lain di negara lain untuk melihat perbedaan lintas budaya. Diharapkan, ketiga saran tersebut dapat memperkaya pengetahuan tentang fungsi dan dampak klausa subordinatif pada komunikasi media digital..
<br>Penelitian menemukan 18 klausa subordinatif yang berfungsi sebagai adjunct dalam 16 artikel CNN online, terbagi menjadi klausa waktu (55,55%), alasan (22,22%), kondisi (16,66%), dan koncessi (5,55%).Analisis grafis menunjukkan cara klausa tersebut berinteraksi dengan klausa utama, membantu pemahaman struktur kalimat kompleks.Hasil ini dapat menjadi referensi bagi peneliti dan mahasiswa dalam pembelajaran struktur gramatikal, khususnya klausa subordinatif
<br>Penelitian ini bertujuan menganalisis fungsi klausa subordinatif sebagai adjung dalam kalimat kompleks yang terdapat pada surat kabar online CNN. Metode penelitian yang digunakan bersifat kualitatif, dengan peng induced data melalui pengamatan. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif, menggunakan teori Aarts (2001) untuk memahami fungsi klausa subordinatif sebagai adjung serta teori Kroeger (2005) untuk menganalisis struktur konstituen tiga diagram. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 18 klausa subordinatif yang berfungsi sebagai adjung di antara 16 artikel CNN, di mana klausa waktu (55,55%), alasan (22,22%), kondisi (16,66%), dan koncessi (5,55%). Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami dan menggunakan klausa subordinatif sebagai adjung dalam kalimat kompleks melalui media online.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/e/klausa-subordinat-adjunct-complex-sentence-newspap-thumb-eb7ad.webp" type="image/webp" length="70538" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/klausa-subordinat-adjunct-complex-sentence-newspap-thumb-c3681.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/klausa-subordinat-adjunct-complex-sentence-newspap-thumb-eb7ad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/klausa-subordinat-adjunct-complex-sentence-newspap-thumb-47c6c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1090-bumigora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11051-humanitatis-journal-language-literature.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Clitic in Meto Language ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Clitic in Meto Language ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Clitic in Meto Language ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53528-clitic-meto-language-sociolinguistic-dawan-dialek</link>
	<guid isPermaLink="false">2ecdc62bbf9e783a4eaa87a9a88262f6</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 17:28:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ karya mira w ]]></category>
	<category><![CDATA[ rudolf j ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[j,karya,mira,rudolf,view,vol,w]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut tentang penggunaan klitik dalam bahasa Meto, khususnya dalam konteks komunikasi sehari-hari dan interaksi sosial di antara penutur Meto.2. Meneliti variasi penggunaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Clitic in Meto Language: Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut tentang penggunaan klitik dalam bahasa Meto, khususnya dalam konteks komunikasi sehari-hari dan interaksi sosial di antara penutur Meto.2. Meneliti variasi penggunaan klitik di antara dialek-dialek Meto yang berbeda, seperti Manule, Biboki, Miamafo, dan lainnya, untuk memahami perbedaan dan kesamaan di antara dialek-dialek tersebut.3. Mengkaji peran klitik dalam pembentukan identitas dan solidaritas sosial di antara masyarakat Meto, serta bagaimana klitik digunakan untuk menunjukkan afiliasi kelompok dan hubungan sosial.. Amanatun dialek has four kinds of proclitic, they are.Then, the enclitic in Amanatun dialek has four kinds, they are Tulisan ini berkaitan dengan analisis klitik dalam bahasa Meto. Tujuannya penulisan ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk klitik dari Bahasa Dawan dialek Amanatun. Metode penelitan yang diguanakan adalah metode deskriptif kualitatif. Penulis memilih 5 informan dalam mengumpulkan data. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klitik dalam bahasa Dawan dialek Amanatun terdiri atas proklitik, yang meliputi [m-], [n-], dan [t-] serta enklitik, yang meliputi [-kuk], [-kum] dan [-kun]. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/a/clitic-meto-language-sociolinguistic-dawan-dialek-thumb-a48dd.webp" title="JURIS - Clitic in Meto Language" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/clitic-meto-language-sociolinguistic-dawan-dialek-thumb-a48dd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/clitic-meto-language-sociolinguistic-dawan-dialek-thumb-a48dd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/clitic-meto-language-sociolinguistic-dawan-dialek-thumb-a48dd.webp 1x" title="JURIS - Clitic in Meto Language" alt="JURIS - Clitic in Meto Language" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/a/clitic-meto-language-sociolinguistic-dawan-dialek-thumb-0bc82.webp" title="JURIS - Clitic in Meto Language" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/clitic-meto-language-sociolinguistic-dawan-dialek-thumb-0bc82.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/clitic-meto-language-sociolinguistic-dawan-dialek-thumb-0bc82.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/clitic-meto-language-sociolinguistic-dawan-dialek-thumb-0bc82.webp 1x" title="JURIS - Clitic in Meto Language" alt="JURIS - Clitic in Meto Language" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/a/clitic-meto-language-sociolinguistic-dawan-dialek-thumb-c5b17.webp" title="JURIS - Clitic in Meto Language" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/clitic-meto-language-sociolinguistic-dawan-dialek-thumb-c5b17.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/clitic-meto-language-sociolinguistic-dawan-dialek-thumb-c5b17.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/clitic-meto-language-sociolinguistic-dawan-dialek-thumb-c5b17.webp 1x" title="JURIS - Clitic in Meto Language" alt="JURIS - Clitic in Meto Language" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53528-clitic-meto-language-sociolinguistic-dawan-dialek" title="JURIS - Clitic in Meto Language" target="_blank">Clitic in Meto Language</a>: Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut tentang penggunaan klitik dalam bahasa Meto, khususnya dalam konteks komunikasi sehari-hari dan interaksi sosial di antara penutur Meto.2. Meneliti variasi penggunaan klitik di antara dialek-dialek Meto yang berbeda, seperti Manule, Biboki, Miamafo, dan lainnya, untuk memahami perbedaan dan kesamaan di antara dialek-dialek tersebut.3. Mengkaji peran klitik dalam pembentukan identitas dan solidaritas sosial di antara masyarakat Meto, serta bagaimana klitik digunakan untuk menunjukkan afiliasi kelompok dan hubungan sosial..
<br>Amanatun dialek has four kinds of proclitic, they are.Then, the enclitic in Amanatun dialek has four kinds, they are
<br>Tulisan ini berkaitan dengan analisis klitik dalam bahasa Meto. Tujuannya penulisan ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk klitik dari Bahasa Dawan dialek Amanatun. Metode penelitan yang diguanakan adalah metode deskriptif kualitatif. Penulis memilih 5 informan dalam mengumpulkan data. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klitik dalam bahasa Dawan dialek Amanatun terdiri atas proklitik, yang meliputi [m-], [n-], dan [t-] serta enklitik, yang meliputi [-kuk], [-kum] dan [-kun].
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/a/clitic-meto-language-sociolinguistic-dawan-dialek-thumb-0bc82.webp" type="image/webp" length="58954" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/clitic-meto-language-sociolinguistic-dawan-dialek-thumb-a48dd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/clitic-meto-language-sociolinguistic-dawan-dialek-thumb-0bc82.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/clitic-meto-language-sociolinguistic-dawan-dialek-thumb-c5b17.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3579-upg45ntt.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14730-ciencias-jurnal-penelitian-pengembangan-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Mellitus Type 2 Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Mellitus Type 2 Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Mellitus Type 2 Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53516-intervensi-motivasi-pasien-diabetes-mellitus-obat</link>
	<guid isPermaLink="false">3c9e9a9fce9dacb8e22f044968202868</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 16:09:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ arie wahyudi ]]></category>
	<category><![CDATA[ eka harsanto ]]></category>
	<category><![CDATA[ ali harokan ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ali,arie,eka,harokan,harsanto,wahyudi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, dilakukan studi kohort longitudinal dengan sampel yang lebih besar dan representatif secara geografis untuk mengevaluasi perubahan kepatuhan minum obat pada pasien diabetes tipeA2 ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Mellitus Type 2 Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024: Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, dilakukan studi kohort longitudinal dengan sampel yang lebih besar dan representatif secara geografis untuk mengevaluasi perubahan kepatuhan minum obat pada pasien diabetes tipeA2 selama periode satu hingga tiga tahun, serta mengidentifikasi faktorAcfaktor dinamis yang memengaruhi kepatuhan. Kedua, dilakukan uji coba terkontrol (randomized controlled trial) yang menilai efektivitas program intervensi motivasi berbasis teknologi, seperti aplikasi pengingat minum obat dan pemberian pesan motivasi personal, dalam meningkatkan tingkat kepatuhan dibandingkan dengan standar pelayanan Puskesmas. Ketiga, dilakukan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk menggali persepsi, hambatan, dan kebutuhan pasien serta keluarganya terkait dukungan sosial, pengetahuan kesehatan, dan peran petugas kesehatan, sehingga dapat merancang strategi edukasi dan pemberdayaan yang lebih tepat sasaran. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang determinan kepatuhan dan memberikan dasar ilmiah bagi kebijakan program pengelolaan penyakit kronis (Prolanis) yang lebih efektif.. Kesimpulan ada hubungan motivasi dan peran petugas.Tidak ada hubungan umur, jenis, pengetahuan dan dukungan keluarga terhadap kepatuhan minum obat pasien diabetes melitus di Puskesmas Pegayut Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024 Diabetes melitus merupakan penyakit yang dapat menyebabkan terjadinya komplikasi jika tidak diberikan pengobatan yang tepat. Masih tinggi kasus diabetes melitus, dimana terjadinya peningkatan kasus diabetes melitus dari tahun ketahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan kepatuhan minum obat pasien diabetes melitus di Puskesmas Pegayut Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan crossectional. Populasi pada penelitian ini adalah 710 pasien diabetes melitus yang berkunjung di Puskesmas pada tahun 2023, dengan jumlah sampel dalam penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/e/intervensi-motivasi-pasien-diabetes-mellitus-obat-thumb-411b1.webp" title="JURIS - Analisis Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Mellitus Type 2 Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/intervensi-motivasi-pasien-diabetes-mellitus-obat-thumb-411b1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/intervensi-motivasi-pasien-diabetes-mellitus-obat-thumb-411b1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/intervensi-motivasi-pasien-diabetes-mellitus-obat-thumb-411b1.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Mellitus Type 2 Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024" alt="JURIS - Analisis Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Mellitus Type 2 Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/intervensi-motivasi-pasien-diabetes-mellitus-obat-thumb-4d497.webp" title="JURIS - Analisis Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Mellitus Type 2 Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/intervensi-motivasi-pasien-diabetes-mellitus-obat-thumb-4d497.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/intervensi-motivasi-pasien-diabetes-mellitus-obat-thumb-4d497.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/intervensi-motivasi-pasien-diabetes-mellitus-obat-thumb-4d497.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Mellitus Type 2 Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024" alt="JURIS - Analisis Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Mellitus Type 2 Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/intervensi-motivasi-pasien-diabetes-mellitus-obat-thumb-8be97.webp" title="JURIS - Analisis Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Mellitus Type 2 Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/intervensi-motivasi-pasien-diabetes-mellitus-obat-thumb-8be97.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/intervensi-motivasi-pasien-diabetes-mellitus-obat-thumb-8be97.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/intervensi-motivasi-pasien-diabetes-mellitus-obat-thumb-8be97.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Mellitus Type 2 Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024" alt="JURIS - Analisis Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Mellitus Type 2 Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53516-intervensi-motivasi-pasien-diabetes-mellitus-obat" title="JURIS - Analisis Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Mellitus Type 2 Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024" target="_blank">Analisis Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Mellitus Type 2 Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024</a>: Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, dilakukan studi kohort longitudinal dengan sampel yang lebih besar dan representatif secara geografis untuk mengevaluasi perubahan kepatuhan minum obat pada pasien diabetes tipeA2 selama periode satu hingga tiga tahun, serta mengidentifikasi faktorAcfaktor dinamis yang memengaruhi kepatuhan. Kedua, dilakukan uji coba terkontrol (randomized controlled trial) yang menilai efektivitas program intervensi motivasi berbasis teknologi, seperti aplikasi pengingat minum obat dan pemberian pesan motivasi personal, dalam meningkatkan tingkat kepatuhan dibandingkan dengan standar pelayanan Puskesmas. Ketiga, dilakukan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk menggali persepsi, hambatan, dan kebutuhan pasien serta keluarganya terkait dukungan sosial, pengetahuan kesehatan, dan peran petugas kesehatan, sehingga dapat merancang strategi edukasi dan pemberdayaan yang lebih tepat sasaran. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang determinan kepatuhan dan memberikan dasar ilmiah bagi kebijakan program pengelolaan penyakit kronis (Prolanis) yang lebih efektif..
<br>Kesimpulan ada hubungan motivasi dan peran petugas.Tidak ada hubungan umur, jenis, pengetahuan dan dukungan keluarga terhadap kepatuhan minum obat pasien diabetes melitus di Puskesmas Pegayut Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024
<br>Diabetes melitus merupakan penyakit yang dapat menyebabkan terjadinya komplikasi jika tidak diberikan pengobatan yang tepat. Masih tinggi kasus diabetes melitus, dimana terjadinya peningkatan kasus diabetes melitus dari tahun ketahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan kepatuhan minum obat pasien diabetes melitus di Puskesmas Pegayut Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan crossectional. Populasi pada penelitian ini adalah 710 pasien diabetes melitus yang berkunjung di Puskesmas pada tahun 2023, dengan jumlah sampel dalam penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/e/intervensi-motivasi-pasien-diabetes-mellitus-obat-thumb-8be97.webp" type="image/webp" length="79162" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/intervensi-motivasi-pasien-diabetes-mellitus-obat-thumb-411b1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/intervensi-motivasi-pasien-diabetes-mellitus-obat-thumb-4d497.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/intervensi-motivasi-pasien-diabetes-mellitus-obat-thumb-8be97.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1985-stikesalmaarif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14394-cendekia-medika-jurnal-stikes-al-ma-arif-baturaja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluation of the Use of Structural Gamification Based Applications by Users in Makassar City Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluation of the Use of Structural Gamification Based Applications by Users in Makassar City Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluation of the Use of Structural Gamification Based Applications by Users in Makassar City Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53511-aplikasi-akses-internet-konteks-spesifik</link>
	<guid isPermaLink="false">d28414eadc879877a798096ca343b5f7</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 16:06:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ front matter ]]></category>
	<category><![CDATA[ ade putrawan ]]></category>
	<category><![CDATA[ firdi athaya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ade,athaya,firdi,front,matter,putrawan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi elemen antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX) yang secara khusus meningkatkan preferensi pengguna terhadap aplikasi kesehatan berbasis structural gamification, misalnya dengan menguji variasi warna, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluation of the Use of Structural Gamification-Based Applications by Users in Makassar City, Indonesia: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi elemen antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX) yang secara khusus meningkatkan preferensi pengguna terhadap aplikasi kesehatan berbasis structural gamification, misalnya dengan menguji variasi warna, ikon, dan tata letak dalam studi eksperimental. Selain itu, diperlukan studi yang menilai efektivitas teknik pengoptimalan konsumsi baterai, seperti penggunaan algoritma hemat energi atau mode offline, terhadap tingkat kepuasan dan frekuensi penggunaan aplikasi oleh pengguna yang sebelumnya mengeluhkan konsumsi daya tinggi. Penelitian longitudinal dengan sampel yang lebih besar dan beragam secara demografis dapat mengukur dampak jangka panjang penggunaan aplikasi tersebut terhadap perubahan perilaku kesehatan, termasuk peningkatan aktivitas fisik, penurunan berat badan, dan kepatuhan terhadap pola makan seimbang. Selanjutnya, sebuah studi kualitatif dapat menggali persepsi pengguna mengenai kebutuhan fitur tambahan yang belum terpenuhi, seperti integrasi data dengan perangkat wearable atau personalisasi tujuan, untuk memperkaya fungsi aplikasi. Dengan menggabungkan temuan dari keempat arah penelitian ini, diharapkan dapat dihasilkan rekomendasi yang lebih komprehensif untuk pengembangan aplikasi kesehatan berbasis structural gamification yang efektif, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan populasi.. Penelitian ini mengidentifikasi empat aspek aplikasi kesehatan berbasis structural gamification, yaitu aspek yang paling disukai, aspek yang kurang disukai, kegunaan, dan efektivitasnya menurut pengguna.Hasil menunjukkan bahwa aspek yang paling disukai adalah kemudahan akses dan tampilan menarik, sedangkan aspek yang kurang disukai utama adalah konsumsi baterai tinggi dan kebutuhan akses internet.Mayoritas responden menilai kegunaan aplikasi pada skor 7Ae8 dan efektivitas pada skor 8Ae9, yang menandakan aplikasi tersebut dianggap cukup bermanfaat dan praktis dalam mempromosikan gaya hidup sehat Evaluasi Pemanfaatan Aplikasi berbasis Structural Gamification pada Pengguna di Kota Makassar, Indonesia. Structural gamification merupakan konsep aplikasi yang sedang tren saat ini, konsep ini memanfaatkan berbagai elemen dan fitur yang terdapat pada desain game untuk konteks aplikasi non-game. Konsep berbasis structural gamification semakin umum ditemukan dalam berbagai aplikasi kesehatan saat ini, seperti yang ada pada aplikasi Lose It!, Fat Secret, Google Fit. Riset ini bertujuan untuk mengevaluasi pemanfaatan aplikasi kesehatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/0/aplikasi-akses-internet-konteks-spesifik-pengemban-thumb-ece8a.webp" title="JURIS - Evaluation of the Use of Structural Gamification-Based Applications by Users in Makassar City, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/aplikasi-akses-internet-konteks-spesifik-pengemban-thumb-ece8a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/aplikasi-akses-internet-konteks-spesifik-pengemban-thumb-ece8a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/aplikasi-akses-internet-konteks-spesifik-pengemban-thumb-ece8a.webp 1x" title="JURIS - Evaluation of the Use of Structural Gamification-Based Applications by Users in Makassar City, Indonesia" alt="JURIS - Evaluation of the Use of Structural Gamification-Based Applications by Users in Makassar City, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/aplikasi-akses-internet-konteks-spesifik-pengemban-thumb-9f369.webp" title="JURIS - Evaluation of the Use of Structural Gamification-Based Applications by Users in Makassar City, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/aplikasi-akses-internet-konteks-spesifik-pengemban-thumb-9f369.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/aplikasi-akses-internet-konteks-spesifik-pengemban-thumb-9f369.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/aplikasi-akses-internet-konteks-spesifik-pengemban-thumb-9f369.webp 1x" title="JURIS - Evaluation of the Use of Structural Gamification-Based Applications by Users in Makassar City, Indonesia" alt="JURIS - Evaluation of the Use of Structural Gamification-Based Applications by Users in Makassar City, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/aplikasi-akses-internet-konteks-spesifik-pengemban-thumb-660a9.webp" title="JURIS - Evaluation of the Use of Structural Gamification-Based Applications by Users in Makassar City, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/aplikasi-akses-internet-konteks-spesifik-pengemban-thumb-660a9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/aplikasi-akses-internet-konteks-spesifik-pengemban-thumb-660a9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/aplikasi-akses-internet-konteks-spesifik-pengemban-thumb-660a9.webp 1x" title="JURIS - Evaluation of the Use of Structural Gamification-Based Applications by Users in Makassar City, Indonesia" alt="JURIS - Evaluation of the Use of Structural Gamification-Based Applications by Users in Makassar City, Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53511-aplikasi-akses-internet-konteks-spesifik" title="JURIS - Evaluation of the Use of Structural Gamification-Based Applications by Users in Makassar City, Indonesia" target="_blank">Evaluation of the Use of Structural Gamification-Based Applications by Users in Makassar City, Indonesia</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi elemen antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX) yang secara khusus meningkatkan preferensi pengguna terhadap aplikasi kesehatan berbasis structural gamification, misalnya dengan menguji variasi warna, ikon, dan tata letak dalam studi eksperimental. Selain itu, diperlukan studi yang menilai efektivitas teknik pengoptimalan konsumsi baterai, seperti penggunaan algoritma hemat energi atau mode offline, terhadap tingkat kepuasan dan frekuensi penggunaan aplikasi oleh pengguna yang sebelumnya mengeluhkan konsumsi daya tinggi. Penelitian longitudinal dengan sampel yang lebih besar dan beragam secara demografis dapat mengukur dampak jangka panjang penggunaan aplikasi tersebut terhadap perubahan perilaku kesehatan, termasuk peningkatan aktivitas fisik, penurunan berat badan, dan kepatuhan terhadap pola makan seimbang. Selanjutnya, sebuah studi kualitatif dapat menggali persepsi pengguna mengenai kebutuhan fitur tambahan yang belum terpenuhi, seperti integrasi data dengan perangkat wearable atau personalisasi tujuan, untuk memperkaya fungsi aplikasi. Dengan menggabungkan temuan dari keempat arah penelitian ini, diharapkan dapat dihasilkan rekomendasi yang lebih komprehensif untuk pengembangan aplikasi kesehatan berbasis structural gamification yang efektif, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan populasi..
<br>Penelitian ini mengidentifikasi empat aspek aplikasi kesehatan berbasis structural gamification, yaitu aspek yang paling disukai, aspek yang kurang disukai, kegunaan, dan efektivitasnya menurut pengguna.Hasil menunjukkan bahwa aspek yang paling disukai adalah kemudahan akses dan tampilan menarik, sedangkan aspek yang kurang disukai utama adalah konsumsi baterai tinggi dan kebutuhan akses internet.Mayoritas responden menilai kegunaan aplikasi pada skor 7Ae8 dan efektivitas pada skor 8Ae9, yang menandakan aplikasi tersebut dianggap cukup bermanfaat dan praktis dalam mempromosikan gaya hidup sehat
<br>Evaluasi Pemanfaatan Aplikasi berbasis Structural Gamification pada Pengguna di Kota Makassar, Indonesia. Structural gamification merupakan konsep aplikasi yang sedang tren saat ini, konsep ini memanfaatkan berbagai elemen dan fitur yang terdapat pada desain game untuk konteks aplikasi non-game. Konsep berbasis structural gamification semakin umum ditemukan dalam berbagai aplikasi kesehatan saat ini, seperti yang ada pada aplikasi Lose It!, Fat Secret, Google Fit. Riset ini bertujuan untuk mengevaluasi pemanfaatan aplikasi kesehatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/0/aplikasi-akses-internet-konteks-spesifik-pengemban-thumb-660a9.webp" type="image/webp" length="90488" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/aplikasi-akses-internet-konteks-spesifik-pengemban-thumb-ece8a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/aplikasi-akses-internet-konteks-spesifik-pengemban-thumb-9f369.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/aplikasi-akses-internet-konteks-spesifik-pengemban-thumb-660a9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-328-ceric.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3212-jurnal-keperawatan-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perwatakan Tokoh Antagonis Novel yCuFirdaus yang HilangyCE Karya Mira W ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perwatakan Tokoh Antagonis Novel yCuFirdaus yang HilangyCE Karya Mira W ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perwatakan Tokoh Antagonis Novel yCuFirdaus yang HilangyCE Karya Mira W ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53527-karya-sastra-patibrata-novel-antagoni</link>
	<guid isPermaLink="false">f51b941741fa473aba7fa9747212ae40</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 15:58:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ karya mira w ]]></category>
	<category><![CDATA[ rudolf j ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[j,karya,mira,rudolf,view,vol,w]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertimbangkan studi eksperimental untuk menilai bagaimana karakteristik antagonist mempengaruhi empati pembaca terhadap protagonis, sehingga dapat diketahui dampak psikologis pada pembaca muda. Lakukan komparatif antara novel-novel Indonesia dalam pendekatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perwatakan Tokoh Antagonis Novel yCuFirdaus yang HilangyCE Karya Mira W.: Pertimbangkan studi eksperimental untuk menilai bagaimana karakteristik antagonist mempengaruhi empati pembaca terhadap protagonis, sehingga dapat diketahui dampak psikologis pada pembaca muda. Lakukan komparatif antara novel-novel Indonesia dalam pendekatan strukturalisme, dengan fokus pada peran antagonis, guna menelusuri pola naratif lintas budaya sastra lokal. Selanjutnya, aplikasikan metode analisis naratif kombinasi strukturalisme dan psikoanalisis untuk menilai konflik internal antagonist, sehingga dapat ditangkap lapisan simbolik yang lebih dalam. Penelitian ini akan menyediakan landasan metodologis bagi pengembangan kurikulum sastra yang lebih kritis dan reflektif, serta mendorong eksplorasi tema moral kompleks dalam karya sastra Indonesia.. Novel Firdaus Yang Hilang karya Mira W terdiri dari tiga tokoh antagonis.Harliman yang berkarakter kejam dan jahat, Ayah Lestari yang egois dan keras kepala, serta Mbak Wiwiek Sartono yang licik.Penelitian ini menjelaskan bagaimana karakteristik tersebut mempengaruhi alur cerita.Kesimpulan menekankan pentingnya pemahaman mengenai peranan antagonis dalam sastra untuk mendukung pembelajaran dan analisis kritis Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perwatakan tokoh antagonis dalam novel Firdaus Yang Hilang karya Mira W. Manfaat yang diharapkan adalah (1) menambah wawasan pengetahuan penulis dalam mengembangkan keterampilan menulis ilmiah; (2) menambah wawasan tentang sastra serta penguasaan terhadap bahasa dan sastra; (3) merangsang minat pembaca dengan menjadikan tulisan ini sebagai sumber belajar; (4) mendorong para guru agar memotivasi anak didik untuk tetap berpikir rasional; dan (5) menjadikan tulisan ini sebagai sumber belajar bagi anak didik. Teori... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/a/karya-sastra-patibrata-novel-antagonist-character-thumb-a2120.webp" title="JURIS - Perwatakan Tokoh Antagonis Novel yCuFirdaus yang HilangyCE Karya Mira W." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/karya-sastra-patibrata-novel-antagonist-character-thumb-a2120.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/karya-sastra-patibrata-novel-antagonist-character-thumb-a2120.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/karya-sastra-patibrata-novel-antagonist-character-thumb-a2120.webp 1x" title="JURIS - Perwatakan Tokoh Antagonis Novel yCuFirdaus yang HilangyCE Karya Mira W." alt="JURIS - Perwatakan Tokoh Antagonis Novel yCuFirdaus yang HilangyCE Karya Mira W." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/a/karya-sastra-patibrata-novel-antagonist-character-thumb-9a0d1.webp" title="JURIS - Perwatakan Tokoh Antagonis Novel yCuFirdaus yang HilangyCE Karya Mira W." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/karya-sastra-patibrata-novel-antagonist-character-thumb-9a0d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/karya-sastra-patibrata-novel-antagonist-character-thumb-9a0d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/karya-sastra-patibrata-novel-antagonist-character-thumb-9a0d1.webp 1x" title="JURIS - Perwatakan Tokoh Antagonis Novel yCuFirdaus yang HilangyCE Karya Mira W." alt="JURIS - Perwatakan Tokoh Antagonis Novel yCuFirdaus yang HilangyCE Karya Mira W." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/a/karya-sastra-patibrata-novel-antagonist-character-thumb-37b42.webp" title="JURIS - Perwatakan Tokoh Antagonis Novel yCuFirdaus yang HilangyCE Karya Mira W." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/karya-sastra-patibrata-novel-antagonist-character-thumb-37b42.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/karya-sastra-patibrata-novel-antagonist-character-thumb-37b42.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/karya-sastra-patibrata-novel-antagonist-character-thumb-37b42.webp 1x" title="JURIS - Perwatakan Tokoh Antagonis Novel yCuFirdaus yang HilangyCE Karya Mira W." alt="JURIS - Perwatakan Tokoh Antagonis Novel yCuFirdaus yang HilangyCE Karya Mira W." >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53527-karya-sastra-patibrata-novel-antagoni" title="JURIS - Perwatakan Tokoh Antagonis Novel yCuFirdaus yang HilangyCE Karya Mira W." target="_blank">Perwatakan Tokoh Antagonis Novel yCuFirdaus yang HilangyCE Karya Mira W.</a>: Pertimbangkan studi eksperimental untuk menilai bagaimana karakteristik antagonist mempengaruhi empati pembaca terhadap protagonis, sehingga dapat diketahui dampak psikologis pada pembaca muda. Lakukan komparatif antara novel-novel Indonesia dalam pendekatan strukturalisme, dengan fokus pada peran antagonis, guna menelusuri pola naratif lintas budaya sastra lokal. Selanjutnya, aplikasikan metode analisis naratif kombinasi strukturalisme dan psikoanalisis untuk menilai konflik internal antagonist, sehingga dapat ditangkap lapisan simbolik yang lebih dalam. Penelitian ini akan menyediakan landasan metodologis bagi pengembangan kurikulum sastra yang lebih kritis dan reflektif, serta mendorong eksplorasi tema moral kompleks dalam karya sastra Indonesia..
<br>Novel Firdaus Yang Hilang karya Mira W terdiri dari tiga tokoh antagonis.Harliman yang berkarakter kejam dan jahat, Ayah Lestari yang egois dan keras kepala, serta Mbak Wiwiek Sartono yang licik.Penelitian ini menjelaskan bagaimana karakteristik tersebut mempengaruhi alur cerita.Kesimpulan menekankan pentingnya pemahaman mengenai peranan antagonis dalam sastra untuk mendukung pembelajaran dan analisis kritis
<br>Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perwatakan tokoh antagonis dalam novel Firdaus Yang Hilang karya Mira W. Manfaat yang diharapkan adalah (1) menambah wawasan pengetahuan penulis dalam mengembangkan keterampilan menulis ilmiah; (2) menambah wawasan tentang sastra serta penguasaan terhadap bahasa dan sastra; (3) merangsang minat pembaca dengan menjadikan tulisan ini sebagai sumber belajar; (4) mendorong para guru agar memotivasi anak didik untuk tetap berpikir rasional; dan (5) menjadikan tulisan ini sebagai sumber belajar bagi anak didik. Teori...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/a/karya-sastra-patibrata-novel-antagonist-character-thumb-37b42.webp" type="image/webp" length="79224" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/karya-sastra-patibrata-novel-antagonist-character-thumb-a2120.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/karya-sastra-patibrata-novel-antagonist-character-thumb-9a0d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/karya-sastra-patibrata-novel-antagonist-character-thumb-37b42.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3579-upg45ntt.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14730-ciencias-jurnal-penelitian-pengembangan-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Why Did They Fail Investigating The Eight Invalid Dimensions of Patient Safety Culture Mixed Method Research ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Why Did They Fail Investigating The Eight Invalid Dimensions of Patient Safety Culture Mixed Method Research ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Why Did They Fail Investigating The Eight Invalid Dimensions of Patient Safety Culture Mixed Method Research ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53525-monitoring-keselamatan-pasien-budaya-k</link>
	<guid isPermaLink="false">6c88580d25bdbb1e8f05c589f131cdc0</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 15:47:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ front matter ]]></category>
	<category><![CDATA[ budi santosa ]]></category>
	<category><![CDATA[ lia mulyanti ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[budi,front,lia,matter,mulyanti,santosa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada eksplorasi mendalam terkait efektivitas implementasi sistem pelaporan insiden keselamatan pasien yang sepenuhnya anonim. Penting untuk menguji berbagai model sistem, seperti platform digital yang menjamin kerahasiaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Why Did They Fail? Investigating The Eight Invalid Dimensions of Patient Safety Culture: Mixed Method Research: Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada eksplorasi mendalam terkait efektivitas implementasi sistem pelaporan insiden keselamatan pasien yang sepenuhnya anonim. Penting untuk menguji berbagai model sistem, seperti platform digital yang menjamin kerahasiaan penuh atau mekanisme pelaporan offline yang dipercaya staf, untuk memahami bagaimana desain yang berbeda mempengaruhi tingkat partisipasi pelaporan, kualitas informasi yang diberikan, serta kecepatan dan efektivitas respons manajemen terhadap insiden yang dilaporkan. Studi ini akan membantu mengidentifikasi praktik terbaik dalam membangun kepercayaan dan mengurangi ketakutan akan sanksi, yang pada akhirnya dapat mendorong budaya pelaporan yang lebih transparan dan proaktif. Selain itu, perlu dilakukan investigasi mengenai dampak sinergis dari program mentorship yang terstruktur dan penerapan Standar Prosedur Operasional (SOP) yang seragam serta mudah diakses di seluruh unit rumah sakit. Bagaimana kombinasi ini secara spesifik memengaruhi pemahaman dan kepatuhan staf baru terhadap protokol keselamatan pasien, mengurangi variasi praktik antar unit, dan mempercepat integrasi mereka ke dalam budaya keselamatan yang positif? Mengukur perubahan dalam angka kesalahan, efisiensi kerja, dan persepsi staf terhadap dukungan organisasi akan sangat berharga. Terakhir, mengingat adanya disparitas dalam persepsi kerja tim antar profesi medis yang ditemukan, penelitian masa depan harus mengevaluasi secara komparatif berbagai intervensi untuk meningkatkan kolaborasi interprofesional. Misalnya, studi dapat membandingkan efektivitas pelatihan berbasis simulasi yang melibatkan tim multidisiplin atau penerapan protokol komunikasi standar yang difokuskan pada pemecahan konflik dan pengambilan keputusan bersama. Tujuan utamanya adalah untuk melihat bagaimana intervensi ini dapat secara nyata mengurangi hierarki tak tertulis, meningkatkan komunikasi terbuka, dan pada akhirnya, menciptakan lingkungan kerja yang lebih harmonis dan berorientasi pada keselamatan pasien yang optimal.. Penelitian ini, menggunakan pendekatan metode campuran, telah mengungkap faktor-faktor multifaset yang berkontribusi terhadap ketidakvalidan delapan dimensi budaya keselamatan pasien.Wawasan kualitatif yang diperoleh dari profesional kesehatan melalui diskusi kelompok terarah (FGD) menyoroti nuansa aspek manusiawi budaya keselamatan yang mungkin terlewatkan oleh pengukuran tradisional.Oleh karena itu, temuan ini tidak hanya menjelaskan kekurangan dimensi-dimensi tersebut dalam menangkap esensi budaya keselamatan pasien tetapi juga menawarkan jalur untuk perbaikan dan strategi guna menjembatani kesenjangan validitas demi budaya keselamatan yang lebih konsisten dan kuat Mengapa Penilaiannya Gagal? Menyelidiki 8 Dimensi yang Tidak Valid dari Budaya Keselamatan Pasien: Penelitian Mixed Method. Penolakan untuk mengadopsi praktik atau teknologi budaya keselamatan pasien dapat menghambat peningkatan keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang penilaian budaya keselamatan pasien (Patient Safety Culture [PSC]) dengan mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang menyebabkan beberapa dimensi PSC tidak valid, dan memberikan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti untuk perbaikan di lingkungan pelayanan kesehatan. Data primer dikumpulkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/e/monitoring-keselamatan-pasien-budaya-faktor-spesif-thumb-d619d.webp" title="JURIS - Why Did They Fail? Investigating The Eight Invalid Dimensions of Patient Safety Culture: Mixed Method Research" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/monitoring-keselamatan-pasien-budaya-faktor-spesif-thumb-d619d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/monitoring-keselamatan-pasien-budaya-faktor-spesif-thumb-d619d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/monitoring-keselamatan-pasien-budaya-faktor-spesif-thumb-d619d.webp 1x" title="JURIS - Why Did They Fail? Investigating The Eight Invalid Dimensions of Patient Safety Culture: Mixed Method Research" alt="JURIS - Why Did They Fail? Investigating The Eight Invalid Dimensions of Patient Safety Culture: Mixed Method Research" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/monitoring-keselamatan-pasien-budaya-faktor-spesif-thumb-7ad2e.webp" title="JURIS - Why Did They Fail? Investigating The Eight Invalid Dimensions of Patient Safety Culture: Mixed Method Research" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/monitoring-keselamatan-pasien-budaya-faktor-spesif-thumb-7ad2e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/monitoring-keselamatan-pasien-budaya-faktor-spesif-thumb-7ad2e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/monitoring-keselamatan-pasien-budaya-faktor-spesif-thumb-7ad2e.webp 1x" title="JURIS - Why Did They Fail? Investigating The Eight Invalid Dimensions of Patient Safety Culture: Mixed Method Research" alt="JURIS - Why Did They Fail? Investigating The Eight Invalid Dimensions of Patient Safety Culture: Mixed Method Research" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/monitoring-keselamatan-pasien-budaya-faktor-spesif-thumb-42e0f.webp" title="JURIS - Why Did They Fail? Investigating The Eight Invalid Dimensions of Patient Safety Culture: Mixed Method Research" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/monitoring-keselamatan-pasien-budaya-faktor-spesif-thumb-42e0f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/monitoring-keselamatan-pasien-budaya-faktor-spesif-thumb-42e0f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/monitoring-keselamatan-pasien-budaya-faktor-spesif-thumb-42e0f.webp 1x" title="JURIS - Why Did They Fail? Investigating The Eight Invalid Dimensions of Patient Safety Culture: Mixed Method Research" alt="JURIS - Why Did They Fail? Investigating The Eight Invalid Dimensions of Patient Safety Culture: Mixed Method Research" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53525-monitoring-keselamatan-pasien-budaya-k" title="JURIS - Why Did They Fail? Investigating The Eight Invalid Dimensions of Patient Safety Culture: Mixed Method Research" target="_blank">Why Did They Fail? Investigating The Eight Invalid Dimensions of Patient Safety Culture: Mixed Method Research</a>: Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada eksplorasi mendalam terkait efektivitas implementasi sistem pelaporan insiden keselamatan pasien yang sepenuhnya anonim. Penting untuk menguji berbagai model sistem, seperti platform digital yang menjamin kerahasiaan penuh atau mekanisme pelaporan offline yang dipercaya staf, untuk memahami bagaimana desain yang berbeda mempengaruhi tingkat partisipasi pelaporan, kualitas informasi yang diberikan, serta kecepatan dan efektivitas respons manajemen terhadap insiden yang dilaporkan. Studi ini akan membantu mengidentifikasi praktik terbaik dalam membangun kepercayaan dan mengurangi ketakutan akan sanksi, yang pada akhirnya dapat mendorong budaya pelaporan yang lebih transparan dan proaktif. Selain itu, perlu dilakukan investigasi mengenai dampak sinergis dari program mentorship yang terstruktur dan penerapan Standar Prosedur Operasional (SOP) yang seragam serta mudah diakses di seluruh unit rumah sakit. Bagaimana kombinasi ini secara spesifik memengaruhi pemahaman dan kepatuhan staf baru terhadap protokol keselamatan pasien, mengurangi variasi praktik antar unit, dan mempercepat integrasi mereka ke dalam budaya keselamatan yang positif? Mengukur perubahan dalam angka kesalahan, efisiensi kerja, dan persepsi staf terhadap dukungan organisasi akan sangat berharga. Terakhir, mengingat adanya disparitas dalam persepsi kerja tim antar profesi medis yang ditemukan, penelitian masa depan harus mengevaluasi secara komparatif berbagai intervensi untuk meningkatkan kolaborasi interprofesional. Misalnya, studi dapat membandingkan efektivitas pelatihan berbasis simulasi yang melibatkan tim multidisiplin atau penerapan protokol komunikasi standar yang difokuskan pada pemecahan konflik dan pengambilan keputusan bersama. Tujuan utamanya adalah untuk melihat bagaimana intervensi ini dapat secara nyata mengurangi hierarki tak tertulis, meningkatkan komunikasi terbuka, dan pada akhirnya, menciptakan lingkungan kerja yang lebih harmonis dan berorientasi pada keselamatan pasien yang optimal..
<br>Penelitian ini, menggunakan pendekatan metode campuran, telah mengungkap faktor-faktor multifaset yang berkontribusi terhadap ketidakvalidan delapan dimensi budaya keselamatan pasien.Wawasan kualitatif yang diperoleh dari profesional kesehatan melalui diskusi kelompok terarah (FGD) menyoroti nuansa aspek manusiawi budaya keselamatan yang mungkin terlewatkan oleh pengukuran tradisional.Oleh karena itu, temuan ini tidak hanya menjelaskan kekurangan dimensi-dimensi tersebut dalam menangkap esensi budaya keselamatan pasien tetapi juga menawarkan jalur untuk perbaikan dan strategi guna menjembatani kesenjangan validitas demi budaya keselamatan yang lebih konsisten dan kuat
<br>Mengapa Penilaiannya Gagal? Menyelidiki 8 Dimensi yang Tidak Valid dari Budaya Keselamatan Pasien: Penelitian Mixed Method. Penolakan untuk mengadopsi praktik atau teknologi budaya keselamatan pasien dapat menghambat peningkatan keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang penilaian budaya keselamatan pasien (Patient Safety Culture [PSC]) dengan mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang menyebabkan beberapa dimensi PSC tidak valid, dan memberikan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti untuk perbaikan di lingkungan pelayanan kesehatan. Data primer dikumpulkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/e/monitoring-keselamatan-pasien-budaya-faktor-spesif-thumb-7ad2e.webp" type="image/webp" length="112246" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/monitoring-keselamatan-pasien-budaya-faktor-spesif-thumb-d619d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/monitoring-keselamatan-pasien-budaya-faktor-spesif-thumb-7ad2e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/monitoring-keselamatan-pasien-budaya-faktor-spesif-thumb-42e0f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-328-ceric.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3212-jurnal-keperawatan-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Traditional Art Dance Therapy to Reduce Stress Levels of Elementary School Students ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Traditional Art Dance Therapy to Reduce Stress Levels of Elementary School Students ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Traditional Art Dance Therapy to Reduce Stress Levels of Elementary School Students ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53521-gerak-siswa-sampel-v-skala-stres-interaksi</link>
	<guid isPermaLink="false">0e31d0e61e07052d0cd3915f595e640f</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 15:25:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ front matter ]]></category>
	<category><![CDATA[ budi santosa ]]></category>
	<category><![CDATA[ lia mulyanti ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[budi,front,lia,matter,mulyanti,santosa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, mengevaluasi efektivitas Terapi Tari Seni Tradisional (Taats) di daerahAcdaerah lain di Indonesia dengan budaya lokal. Kedua, membandingkan TTA dengan metode relaksasi lain seperti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Traditional Art Dance Therapy to Reduce Stress Levels of Elementary School Students: Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, mengevaluasi efektivitas Terapi Tari Seni Tradisional (Taats) di daerahAcdaerah lain di Indonesia dengan budaya lokal. Kedua, membandingkan TTA dengan metode relaksasi lain seperti latihan pernapasan dalam atau relaksasi otot progresif untuk mengetahui keunggulan relatifnya. Ketiga, meneliti efek jangka panjang TTA terhadap prestasi akademik, kesejahteraan psikologis, serta hubungan sosial siswa setelah program rutin. Setiapczas studi dapat memanfaatkan desain eksperimental dengan kelompok kontrol dan menggunakan sampel siswa sekolah dasar beragam usia serta latar belakang. Metode pengumpulan data dapat melibatkan skala stres, tes penilaian akademik, serta kuesioner kesenangan sosial. Dengan penelitian ini, akan terbuka pemahaman lebih luas tentang secara praktis mengimplementasikan TTA di lingkungan sekolah. Selain itu, hasilnya dapat mendukung kebijakan pendidikan tentang integrasi seni sebagai media pengelolaan stres. Akhirnya, penelitian semacam ini dapat melengkapi studi sebelumnya dan memperkuat validitas eksternal intervensi. Penelitian ini juga dapat melibatkan observasi langsung selama sesi intervensi untuk menilai dinamika bergerak siswa. Selain itu, kolaborasi antara dosen, guru, dan praktisi seni dapat memperkuat implementasi program. Hasilnya dapat menjadi dasar bagi pengembangan kurikulum sekolah yang menekankan kesejahteraan mental siswa.. The new learning systems applied in the new normal era after the COVIDAc19 pandemic have triggered stress among elementary school students who had to adapt to learn within limited space for movement.In this research, TATA was developed to reduce the stress level of elementary school students during their adaptation to the new learning systems.Future studies are encouraged to conduct deeper research on the implementation of TATA for pathological patients Terapi Tari Seni Tradisional (TATA) untuk Mengurangi Tingkat Stress pada Siswa Sekolah Dasar. Pandemi COVIDAc19 telah mempercepat pengembangan sistem pembelajaran baru yang lebih berpusat pada siswa. Sayangnya, siswa sekolah dasar mengalami stres dan kesulitan dalam beradaptasi dari sistem pembelajaran tatap muka ke sistem pembelajaran online. Lingkungan belajar online kurang mengakomod:true kegiatan di luar ruangan yang penting bagi anakAcanak. Beberapa teknik dapat diterapkan untuk mengurangi stres, termasuk menari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Terapi Tari... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/1/gerak-siswa-sampel-v-skala-stres-interaksi-sekolah-thumb-b316a.webp" title="JURIS - Traditional Art Dance Therapy to Reduce Stress Levels of Elementary School Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/gerak-siswa-sampel-v-skala-stres-interaksi-sekolah-thumb-b316a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/gerak-siswa-sampel-v-skala-stres-interaksi-sekolah-thumb-b316a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/gerak-siswa-sampel-v-skala-stres-interaksi-sekolah-thumb-b316a.webp 1x" title="JURIS - Traditional Art Dance Therapy to Reduce Stress Levels of Elementary School Students" alt="JURIS - Traditional Art Dance Therapy to Reduce Stress Levels of Elementary School Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/1/gerak-siswa-sampel-v-skala-stres-interaksi-sekolah-thumb-8506d.webp" title="JURIS - Traditional Art Dance Therapy to Reduce Stress Levels of Elementary School Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/gerak-siswa-sampel-v-skala-stres-interaksi-sekolah-thumb-8506d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/gerak-siswa-sampel-v-skala-stres-interaksi-sekolah-thumb-8506d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/gerak-siswa-sampel-v-skala-stres-interaksi-sekolah-thumb-8506d.webp 1x" title="JURIS - Traditional Art Dance Therapy to Reduce Stress Levels of Elementary School Students" alt="JURIS - Traditional Art Dance Therapy to Reduce Stress Levels of Elementary School Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/1/gerak-siswa-sampel-v-skala-stres-interaksi-sekolah-thumb-bb8f3.webp" title="JURIS - Traditional Art Dance Therapy to Reduce Stress Levels of Elementary School Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/gerak-siswa-sampel-v-skala-stres-interaksi-sekolah-thumb-bb8f3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/gerak-siswa-sampel-v-skala-stres-interaksi-sekolah-thumb-bb8f3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/gerak-siswa-sampel-v-skala-stres-interaksi-sekolah-thumb-bb8f3.webp 1x" title="JURIS - Traditional Art Dance Therapy to Reduce Stress Levels of Elementary School Students" alt="JURIS - Traditional Art Dance Therapy to Reduce Stress Levels of Elementary School Students" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53521-gerak-siswa-sampel-v-skala-stres-interaksi" title="JURIS - Traditional Art Dance Therapy to Reduce Stress Levels of Elementary School Students" target="_blank">Traditional Art Dance Therapy to Reduce Stress Levels of Elementary School Students</a>: Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, mengevaluasi efektivitas Terapi Tari Seni Tradisional (Taats) di daerahAcdaerah lain di Indonesia dengan budaya lokal. Kedua, membandingkan TTA dengan metode relaksasi lain seperti latihan pernapasan dalam atau relaksasi otot progresif untuk mengetahui keunggulan relatifnya. Ketiga, meneliti efek jangka panjang TTA terhadap prestasi akademik, kesejahteraan psikologis, serta hubungan sosial siswa setelah program rutin. Setiapczas studi dapat memanfaatkan desain eksperimental dengan kelompok kontrol dan menggunakan sampel siswa sekolah dasar beragam usia serta latar belakang. Metode pengumpulan data dapat melibatkan skala stres, tes penilaian akademik, serta kuesioner kesenangan sosial. Dengan penelitian ini, akan terbuka pemahaman lebih luas tentang secara praktis mengimplementasikan TTA di lingkungan sekolah. Selain itu, hasilnya dapat mendukung kebijakan pendidikan tentang integrasi seni sebagai media pengelolaan stres. Akhirnya, penelitian semacam ini dapat melengkapi studi sebelumnya dan memperkuat validitas eksternal intervensi. Penelitian ini juga dapat melibatkan observasi langsung selama sesi intervensi untuk menilai dinamika bergerak siswa. Selain itu, kolaborasi antara dosen, guru, dan praktisi seni dapat memperkuat implementasi program. Hasilnya dapat menjadi dasar bagi pengembangan kurikulum sekolah yang menekankan kesejahteraan mental siswa..
<br>The new learning systems applied in the new normal era after the COVIDAc19 pandemic have triggered stress among elementary school students who had to adapt to learn within limited space for movement.In this research, TATA was developed to reduce the stress level of elementary school students during their adaptation to the new learning systems.Future studies are encouraged to conduct deeper research on the implementation of TATA for pathological patients
<br>Terapi Tari Seni Tradisional (TATA) untuk Mengurangi Tingkat Stress pada Siswa Sekolah Dasar. Pandemi COVIDAc19 telah mempercepat pengembangan sistem pembelajaran baru yang lebih berpusat pada siswa. Sayangnya, siswa sekolah dasar mengalami stres dan kesulitan dalam beradaptasi dari sistem pembelajaran tatap muka ke sistem pembelajaran online. Lingkungan belajar online kurang mengakomod:true kegiatan di luar ruangan yang penting bagi anakAcanak. Beberapa teknik dapat diterapkan untuk mengurangi stres, termasuk menari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Terapi Tari...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/1/gerak-siswa-sampel-v-skala-stres-interaksi-sekolah-thumb-8506d.webp" type="image/webp" length="93002" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/gerak-siswa-sampel-v-skala-stres-interaksi-sekolah-thumb-b316a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/gerak-siswa-sampel-v-skala-stres-interaksi-sekolah-thumb-8506d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/gerak-siswa-sampel-v-skala-stres-interaksi-sekolah-thumb-bb8f3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-328-ceric.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3212-jurnal-keperawatan-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Pada Lansia Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Pada Lansia Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Pada Lansia Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53510-stroke-prevalensi-hipertensi-pralansia-lansia-hipe</link>
	<guid isPermaLink="false">2f2bae2a68b8afacd16e835c113cc342</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 15:12:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ arie wahyudi ]]></category>
	<category><![CDATA[ eka harsanto ]]></category>
	<category><![CDATA[ ali harokan ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ali,arie,eka,harokan,harsanto,wahyudi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program motivasi berbasis komunitas yang dirancang khusus untuk lansia hipertensi, dengan mengukur perubahan tingkat kepatuhan obat selama enam bulan. Selain itu, studi intervensi teknologi informasi seperti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Pada Lansia Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program motivasi berbasis komunitas yang dirancang khusus untuk lansia hipertensi, dengan mengukur perubahan tingkat kepatuhan obat selama enam bulan. Selain itu, studi intervensi teknologi informasi seperti pengingat digital melalui ponsel dapat dibandingkan dengan pendekatan konvensional untuk menilai peningkatan kepatuhan pada populasi serupa. Penelitian longitudinal yang melibatkan beberapa puskesmas di wilayah Ogan Ilir dapat menggali pengaruh pelatihan intensif bagi petugas kesehatan terhadap perubahan perilaku pasien selama setahun. Analisis kualitatif melalui wawancara mendalam dengan pasien dan tenaga medis dapat mengidentifikasi hambatan budaya atau persepsi yang belum terdeteksi dalam studi kuantitatif sebelumnya. Dengan menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif, penelitian selanjutnya dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih terarah untuk meningkatkan kepatuhan minum obat hipertensi pada lansia di wilayah pedesaan. Penelitian juga dapat menilai peran dukungan keluarga secara terstruktur, misalnya dengan melibatkan anggota keluarga dalam sesi edukasi bersama, untuk melihat apakah keterlibatan mereka meningkatkan kepatuhan pasien. Akhirnya, evaluasi biaya-efektivitas dari berbagai strategi intervensi akan memberikan gambaran nilai ekonomi yang penting bagi pembuat kebijakan kesehatan daerah.. Prevalensi hipertensi di Indonesia meningkat sebesar 34,1%, namun cukup disayangkan dari seluruh pasien hipertensi terdapat 32,3% masyarakat yang tidak rutin minum obat dan 13,3% yang tidak minum obat penurun tekanan darah.Padahal mengkonsumsi obat penurun tekanan darah secara rutin dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat hipertensi pada lansia di Puskesmas Pegayut Kabupaten Ogan Ilir tahun 2024.Desain penelitian ini adalah kuantitatif survey analitik dengan pendekatan crossectional.Populasi penelitian ini adalah 1788 lansia yang hipertensi berkunjung di Puskesmas Pegayut Kabupaten Ogan Ilir tahun 2023, dengan jumlah sampel penelitian berjumlah 95 responden.Cara pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive sampling.Kriteria sampel yaitu bersedia menjadi responden dan tidak dalam keadaan sakit.Penelitian ini telah di laksanakan pada tanggal 07-24 Februari 2024.Pelaksanaan pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang dikumpulkan dengan cara melakukan wawancara pada responden dengan menggunakan alat bantu kuisioner.Analisis data bivariat menggunakan uji Chi-Square dan multivariat regresi logistik.Berdasarkan analisis bivariat diketahui ada hubungan jenis kelamin (p value 0,022) , motivasi (p value 0,031) dan peran petugas (p value 0,024).Faktor yang paling dominan dengan dengan kepatuhan minum obat hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Pegayut Kabupaten Ogan Ilir tahun 2024, yaitu jenis kelamin (p value 0,00) (OR 45,2).Kesimpulan pada penelitian ini adalah ada hubungan jenis, motivasi dan peran petugas.Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program motivasi berbasis komunitas yang dirancang khusus untuk lansia hipertensi, dengan mengukur perubahan tingkat kepatuhan obat selama enam bulan.Selain itu, studi intervensi teknologi informasi seperti pengingat digital melalui ponsel dapat dibandingkan dengan pendekatan konvensional untuk menilai peningkatan kepatuhan pada populasi serupa.Penelitian longitudinal yang melibatkan beberapa puskesmas di wilayah Ogan Ilir dapat menggali pengaruh pelatihan intensif bagi petugas kesehatan terhadap perubahan perilaku pasien selama setahun.Analisis kualitatif melalui wawancara mendalam dengan pasien dan tenaga medis dapat mengidentifikasi hambatan budaya atau persepsi yang belum terdeteksi dalam studi kuantitatif sebelumnya.Dengan menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif, penelitian selanjutnya dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih terarah untuk meningkatkan kepatuhan minum obat hipertensi pada lansia di wilayah pedesaan.Penelitian juga dapat menilai peran dukungan keluarga secara terstruktur, misalnya dengan melibatkan anggota keluarga dalam sesi edukasi bersama, untuk melihat apakah keterlibatan mereka meningkatkan kepatuhan pasien.Akhirnya, evaluasi biaya-efektivitas dari berbagai strategi intervensi akan memberikan gambaran nilai ekonomi yang penting bagi pembuat kebijakan kesehatan daerah.ANALYSIS OF ADHERENCE TO TAKING HYPERTENSION MEDICATION OGAN ILIR REGENCY IN 2024.Prevalensi hipertensi di Indonesia meningkat sebesar 34,1%, namun cukup disayangkan dari seluruh pasien hipertensi terdapat 32,3% masyarakat yang tidak rutin minum obat dan 13,3% yang tidak minum obat penurun tekanan darah.Padahal mengkonsumsi obat penurun tekanan darah secara rutin dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat hipertensi pada lansia di Puskesmas Pegayut Kabupaten Ogan Ilir tahun 2024.Desain penelitian ini adalah kuantitatif survey analitik dengan pendekatan crossectional.Populasi penelitian ini adalah 1788 lansia yang hipertensi berkunjung di Puskesmas Pegayut Kabupaten Ogan Ilir tahun 2023, dengan jumlah sampel penelitian berjumlah 95 responden.Cara pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive sampling.Kriteria sampel yaitu bersedia menjadi responden dan tidak dalam keadaan sakit.Penelitian ini telah di laksanakan pada tanggal 07-24 Februari 2024.Pelaksanaan pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang dikumpulkan dengan cara melakukan wawancara pada responden dengan menggunakan alat bantu kuisioner.Analisis data bivariat menggunakan uji Chi-Square dan multivariat regresi logistik.Berdasarkan analisis bivariat diketahui ada hubungan jenis kelamin (p value 0,022) , motivasi (p value 0,031) dan peran petugas (p value 0,024).Faktor yang paling dominan dengan dengan kepatuhan minum obat hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Pegayut Kabupaten Ogan Ilir tahun 2024, yaitu jenis kelamin (p value 0,00) (OR 45,2).Kesimpulan pada penelitian ini adalah ada hubungan jenis, motivasi dan peran petugas Prevalensi hipertensi di Indonesia meningkat sebesar 34,1%, namun cukup disayangkan dari seluruh pasien hipertensi terdapat 32,3% masyarakat yang tidak rutin minum obat dan 13,3% yang tidak minum obat penurun tekanan darah. Padahal mengkonsumsi obat penurun tekanan darah secara rutin dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat hipertensi pada lansia di Puskesmas Pegayut Kabupaten Ogan Ilir tahun 2024. Desain penelitian ini adalah kuantitatif survey analitik dengan pendekatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/f/stroke-prevalensi-hipertensi-pralansia-lansia-minu-thumb-b49fd.webp" title="JURIS - Analisis Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Pada Lansia Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/stroke-prevalensi-hipertensi-pralansia-lansia-minu-thumb-b49fd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/stroke-prevalensi-hipertensi-pralansia-lansia-minu-thumb-b49fd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/stroke-prevalensi-hipertensi-pralansia-lansia-minu-thumb-b49fd.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Pada Lansia Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024" alt="JURIS - Analisis Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Pada Lansia Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/stroke-prevalensi-hipertensi-pralansia-lansia-minu-thumb-c1449.webp" title="JURIS - Analisis Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Pada Lansia Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/stroke-prevalensi-hipertensi-pralansia-lansia-minu-thumb-c1449.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/stroke-prevalensi-hipertensi-pralansia-lansia-minu-thumb-c1449.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/stroke-prevalensi-hipertensi-pralansia-lansia-minu-thumb-c1449.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Pada Lansia Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024" alt="JURIS - Analisis Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Pada Lansia Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/stroke-prevalensi-hipertensi-pralansia-lansia-minu-thumb-bd3b4.webp" title="JURIS - Analisis Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Pada Lansia Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/stroke-prevalensi-hipertensi-pralansia-lansia-minu-thumb-bd3b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/stroke-prevalensi-hipertensi-pralansia-lansia-minu-thumb-bd3b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/stroke-prevalensi-hipertensi-pralansia-lansia-minu-thumb-bd3b4.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Pada Lansia Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024" alt="JURIS - Analisis Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Pada Lansia Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53510-stroke-prevalensi-hipertensi-pralansia-lansia-hipe" title="JURIS - Analisis Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Pada Lansia Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024" target="_blank">Analisis Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Pada Lansia Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program motivasi berbasis komunitas yang dirancang khusus untuk lansia hipertensi, dengan mengukur perubahan tingkat kepatuhan obat selama enam bulan. Selain itu, studi intervensi teknologi informasi seperti pengingat digital melalui ponsel dapat dibandingkan dengan pendekatan konvensional untuk menilai peningkatan kepatuhan pada populasi serupa. Penelitian longitudinal yang melibatkan beberapa puskesmas di wilayah Ogan Ilir dapat menggali pengaruh pelatihan intensif bagi petugas kesehatan terhadap perubahan perilaku pasien selama setahun. Analisis kualitatif melalui wawancara mendalam dengan pasien dan tenaga medis dapat mengidentifikasi hambatan budaya atau persepsi yang belum terdeteksi dalam studi kuantitatif sebelumnya. Dengan menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif, penelitian selanjutnya dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih terarah untuk meningkatkan kepatuhan minum obat hipertensi pada lansia di wilayah pedesaan. Penelitian juga dapat menilai peran dukungan keluarga secara terstruktur, misalnya dengan melibatkan anggota keluarga dalam sesi edukasi bersama, untuk melihat apakah keterlibatan mereka meningkatkan kepatuhan pasien. Akhirnya, evaluasi biaya-efektivitas dari berbagai strategi intervensi akan memberikan gambaran nilai ekonomi yang penting bagi pembuat kebijakan kesehatan daerah..
<br>Prevalensi hipertensi di Indonesia meningkat sebesar 34,1%, namun cukup disayangkan dari seluruh pasien hipertensi terdapat 32,3% masyarakat yang tidak rutin minum obat dan 13,3% yang tidak minum obat penurun tekanan darah.Padahal mengkonsumsi obat penurun tekanan darah secara rutin dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat hipertensi pada lansia di Puskesmas Pegayut Kabupaten Ogan Ilir tahun 2024.Desain penelitian ini adalah kuantitatif survey analitik dengan pendekatan crossectional.Populasi penelitian ini adalah 1788 lansia yang hipertensi berkunjung di Puskesmas Pegayut Kabupaten Ogan Ilir tahun 2023, dengan jumlah sampel penelitian berjumlah 95 responden.Cara pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive sampling.Kriteria sampel yaitu bersedia menjadi responden dan tidak dalam keadaan sakit.Penelitian ini telah di laksanakan pada tanggal 07-24 Februari 2024.Pelaksanaan pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang dikumpulkan dengan cara melakukan wawancara pada responden dengan menggunakan alat bantu kuisioner.Analisis data bivariat menggunakan uji Chi-Square dan multivariat regresi logistik.Berdasarkan analisis bivariat diketahui ada hubungan jenis kelamin (p value 0,022) , motivasi (p value 0,031) dan peran petugas (p value 0,024).Faktor yang paling dominan dengan dengan kepatuhan minum obat hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Pegayut Kabupaten Ogan Ilir tahun 2024, yaitu jenis kelamin (p value 0,00) (OR 45,2).Kesimpulan pada penelitian ini adalah ada hubungan jenis, motivasi dan peran petugas.Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program motivasi berbasis komunitas yang dirancang khusus untuk lansia hipertensi, dengan mengukur perubahan tingkat kepatuhan obat selama enam bulan.Selain itu, studi intervensi teknologi informasi seperti pengingat digital melalui ponsel dapat dibandingkan dengan pendekatan konvensional untuk menilai peningkatan kepatuhan pada populasi serupa.Penelitian longitudinal yang melibatkan beberapa puskesmas di wilayah Ogan Ilir dapat menggali pengaruh pelatihan intensif bagi petugas kesehatan terhadap perubahan perilaku pasien selama setahun.Analisis kualitatif melalui wawancara mendalam dengan pasien dan tenaga medis dapat mengidentifikasi hambatan budaya atau persepsi yang belum terdeteksi dalam studi kuantitatif sebelumnya.Dengan menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif, penelitian selanjutnya dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih terarah untuk meningkatkan kepatuhan minum obat hipertensi pada lansia di wilayah pedesaan.Penelitian juga dapat menilai peran dukungan keluarga secara terstruktur, misalnya dengan melibatkan anggota keluarga dalam sesi edukasi bersama, untuk melihat apakah keterlibatan mereka meningkatkan kepatuhan pasien.Akhirnya, evaluasi biaya-efektivitas dari berbagai strategi intervensi akan memberikan gambaran nilai ekonomi yang penting bagi pembuat kebijakan kesehatan daerah.ANALYSIS OF ADHERENCE TO TAKING HYPERTENSION MEDICATION OGAN ILIR REGENCY IN 2024.Prevalensi hipertensi di Indonesia meningkat sebesar 34,1%, namun cukup disayangkan dari seluruh pasien hipertensi terdapat 32,3% masyarakat yang tidak rutin minum obat dan 13,3% yang tidak minum obat penurun tekanan darah.Padahal mengkonsumsi obat penurun tekanan darah secara rutin dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat hipertensi pada lansia di Puskesmas Pegayut Kabupaten Ogan Ilir tahun 2024.Desain penelitian ini adalah kuantitatif survey analitik dengan pendekatan crossectional.Populasi penelitian ini adalah 1788 lansia yang hipertensi berkunjung di Puskesmas Pegayut Kabupaten Ogan Ilir tahun 2023, dengan jumlah sampel penelitian berjumlah 95 responden.Cara pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive sampling.Kriteria sampel yaitu bersedia menjadi responden dan tidak dalam keadaan sakit.Penelitian ini telah di laksanakan pada tanggal 07-24 Februari 2024.Pelaksanaan pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang dikumpulkan dengan cara melakukan wawancara pada responden dengan menggunakan alat bantu kuisioner.Analisis data bivariat menggunakan uji Chi-Square dan multivariat regresi logistik.Berdasarkan analisis bivariat diketahui ada hubungan jenis kelamin (p value 0,022) , motivasi (p value 0,031) dan peran petugas (p value 0,024).Faktor yang paling dominan dengan dengan kepatuhan minum obat hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Pegayut Kabupaten Ogan Ilir tahun 2024, yaitu jenis kelamin (p value 0,00) (OR 45,2).Kesimpulan pada penelitian ini adalah ada hubungan jenis, motivasi dan peran petugas
<br>Prevalensi hipertensi di Indonesia meningkat sebesar 34,1%, namun cukup disayangkan dari seluruh pasien hipertensi terdapat 32,3% masyarakat yang tidak rutin minum obat dan 13,3% yang tidak minum obat penurun tekanan darah. Padahal mengkonsumsi obat penurun tekanan darah secara rutin dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat hipertensi pada lansia di Puskesmas Pegayut Kabupaten Ogan Ilir tahun 2024. Desain penelitian ini adalah kuantitatif survey analitik dengan pendekatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/f/stroke-prevalensi-hipertensi-pralansia-lansia-minu-thumb-bd3b4.webp" type="image/webp" length="115534" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/stroke-prevalensi-hipertensi-pralansia-lansia-minu-thumb-b49fd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/stroke-prevalensi-hipertensi-pralansia-lansia-minu-thumb-c1449.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/stroke-prevalensi-hipertensi-pralansia-lansia-minu-thumb-bd3b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1985-stikesalmaarif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14394-cendekia-medika-jurnal-stikes-al-ma-arif-baturaja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Grieving to Heal Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart 2021 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Grieving to Heal Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart 2021 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Grieving to Heal Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart 2021 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53507-crying-h-mart-2021-tahap-berkabung-dukacit</link>
	<guid isPermaLink="false">223469733a0de9fd90155ddd5537a460</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 14:08:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ suicide note ]]></category>
	<category><![CDATA[ nuralfi lail ]]></category>
	<category><![CDATA[ hotma berutu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[berutu,hotma,lail,note,nuralfi,suicide]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat mencakup: (1) Menganalisis bagaimana pembaca dari berbagai kelompok usia bereaksi terhadap dukacita dalam karya sastra. Usia dapat dianggap sebagai aspek yang mempengaruhi cara orang mendekati ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Grieving to Heal: Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart (2021): Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat mencakup: (1) Menganalisis bagaimana pembaca dari berbagai kelompok usia bereaksi terhadap dukacita dalam karya sastra. Usia dapat dianggap sebagai aspek yang mempengaruhi cara orang mendekati dan mengelola dukacita mereka. Membandingkan sikap pembaca yang lebih muda dan lebih tua terhadap dukacita dapat mengarah pada pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana dukacita dipahami dalam masyarakat modern saat ini. (2) Memeriksa bagaimana penerimaan memoar dapat dianggap sebagai refleksi sikap masyarakat terhadap berkabung. Studi masa depan tentang topik ini dapat mengeksplorasi bagaimana pembaca menyambut terus-menerus 'memoar yang menyedihkan' dan bagaimana hal itu dapat memengaruhi cara dukacita ditangani dalam masyarakat. (3) Meneliti bagaimana sastra dapat memberikan ruang untuk menggambarkan cara-cara yang tepat untuk menangani dukacita dan bagaimana hal itu dapat mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap dukacita.. Penampilan tokoh utama dalam memoar Crying in H Mart (2021) telah menunjukkan kesesuaian dengan lima tahap berkabung.Tahap-tahap ini mengidentifikasi pengalaman setelah kehilangan menjadi (1) penolakan, (2) kemarahan, (3) tawar-menawar, (4) depresi, dan (5) penerimaan (Kybler-Ross & Kessler, 2014).Setelah kematian ibunya, Zauner menghadapi duka yang tak terelakkan dan harus menavigasi hidupnya dalam perubahan drastis.Semua tahap yang disebutkan dapat ditemukan dalam cara dia menghadapi situasi baru.bagaimanapun, mereka tidak terjadi dalam garis waktu tertentu.Selain itu, ada tahap-tahap tertentu yang lebih menonjol dalam memoar daripada yang lain, yaitu pengalaman depresi, kemarahan, dan penerimaan Duka adalah pengalaman manusia yang universal yang telah menjadi tema berulang dalam berbagai genre sastra, terutama dalam memoar. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan cara dukacita digambarkan dalam memoar kontemporer. Menggunakan teori lima tahap berkabung Kybler-Ross dan Kessler (2014), penelitian kualitatif ini memeriksa perwujudan dukacita yang diekspresikan oleh tokoh utama, Michelle, dalam memoar Crying in H Mart (2021). Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada kesadaran dan pemahaman yang lebih baik... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-72325.webp" title="JURIS - Grieving to Heal: Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart (2021)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-72325.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-72325.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-72325.webp 1x" title="JURIS - Grieving to Heal: Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart (2021)" alt="JURIS - Grieving to Heal: Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart (2021)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-048ee.webp" title="JURIS - Grieving to Heal: Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart (2021)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-048ee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-048ee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-048ee.webp 1x" title="JURIS - Grieving to Heal: Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart (2021)" alt="JURIS - Grieving to Heal: Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart (2021)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-fc782.webp" title="JURIS - Grieving to Heal: Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart (2021)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-fc782.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-fc782.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-fc782.webp 1x" title="JURIS - Grieving to Heal: Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart (2021)" alt="JURIS - Grieving to Heal: Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart (2021)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53507-crying-h-mart-2021-tahap-berkabung-dukacit" title="JURIS - Grieving to Heal: Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart (2021)" target="_blank">Grieving to Heal: Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart (2021)</a>: Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat mencakup: (1) Menganalisis bagaimana pembaca dari berbagai kelompok usia bereaksi terhadap dukacita dalam karya sastra. Usia dapat dianggap sebagai aspek yang mempengaruhi cara orang mendekati dan mengelola dukacita mereka. Membandingkan sikap pembaca yang lebih muda dan lebih tua terhadap dukacita dapat mengarah pada pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana dukacita dipahami dalam masyarakat modern saat ini. (2) Memeriksa bagaimana penerimaan memoar dapat dianggap sebagai refleksi sikap masyarakat terhadap berkabung. Studi masa depan tentang topik ini dapat mengeksplorasi bagaimana pembaca menyambut terus-menerus 'memoar yang menyedihkan' dan bagaimana hal itu dapat memengaruhi cara dukacita ditangani dalam masyarakat. (3) Meneliti bagaimana sastra dapat memberikan ruang untuk menggambarkan cara-cara yang tepat untuk menangani dukacita dan bagaimana hal itu dapat mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap dukacita..
<br>Penampilan tokoh utama dalam memoar Crying in H Mart (2021) telah menunjukkan kesesuaian dengan lima tahap berkabung.Tahap-tahap ini mengidentifikasi pengalaman setelah kehilangan menjadi (1) penolakan, (2) kemarahan, (3) tawar-menawar, (4) depresi, dan (5) penerimaan (Kybler-Ross & Kessler, 2014).Setelah kematian ibunya, Zauner menghadapi duka yang tak terelakkan dan harus menavigasi hidupnya dalam perubahan drastis.Semua tahap yang disebutkan dapat ditemukan dalam cara dia menghadapi situasi baru.bagaimanapun, mereka tidak terjadi dalam garis waktu tertentu.Selain itu, ada tahap-tahap tertentu yang lebih menonjol dalam memoar daripada yang lain, yaitu pengalaman depresi, kemarahan, dan penerimaan
<br>Duka adalah pengalaman manusia yang universal yang telah menjadi tema berulang dalam berbagai genre sastra, terutama dalam memoar. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan cara dukacita digambarkan dalam memoar kontemporer. Menggunakan teori lima tahap berkabung Kybler-Ross dan Kessler (2014), penelitian kualitatif ini memeriksa perwujudan dukacita yang diekspresikan oleh tokoh utama, Michelle, dalam memoar Crying in H Mart (2021). Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada kesadaran dan pemahaman yang lebih baik...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-fc782.webp" type="image/webp" length="97578" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-72325.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-048ee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-fc782.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1090-bumigora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11051-humanitatis-journal-language-literature.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners A Case Study at English Literature Students ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners A Case Study at English Literature Students ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners A Case Study at English Literature Students ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53508-tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguis</link>
	<guid isPermaLink="false">4b5c8a2b43bb2926deb0daeb6dc06e9e</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 13:52:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ suicide note ]]></category>
	<category><![CDATA[ nuralfi lail ]]></category>
	<category><![CDATA[ hotma berutu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[berutu,hotma,lail,note,nuralfi,suicide]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki strategi pengajaran yang efektif dalam mengatasi kesalahan tata bahasa yang umum terjadi pada ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners: A Case Study at English Literature Students: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki strategi pengajaran yang efektif dalam mengatasi kesalahan tata bahasa yang umum terjadi pada pembelajar Sasak. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan metode pengajaran yang menyesuaikan diri dengan kebutuhan spesifik pembelajar Sasak, dengan mempertimbangkan pengaruh bahasa pertama mereka. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran umpan balik dalam mengurangi kesalahan tata bahasa. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana umpan balik yang diberikan oleh guru atau rekan sebaya dapat membantu pembelajar Sasak dalam memperbaiki kesalahan mereka dan meningkatkan ketepatan tata bahasa. Ketiga, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh lingkungan pembelajaran dan paparan bahasa Inggris pada kesalahan tata bahasa. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana konteks pembelajaran dan paparan bahasa Inggris yang berbeda dapat mempengaruhi perkembangan tata bahasa pembelajar Sasak.. Analisis menunjukkan bahwa kesalahan tata bahasa yang dibuat oleh pembelajar Sasak sangat dipengaruhi oleh campur tangan bahasa pertama mereka dan tantangan bawaan dalam mempelajari bahasa kedua.Persistensi kesalahan, terutama dalam kategori penghilangan dan penambahan, menunjukkan kompleksitas pembicara Sasak dalam menyesuaikan diri dengan struktur tata bahasa Inggris yang berbeda dari bahasa ibu mereka.Peningkatan kesalahan tertentu dari siklus 1 ke siklus 2, seperti kesesuaian subjek-predikat dan penghilangan atau penambahan artikel, menekankan kebutuhan akan strategi instruksional yang ditargetkan.Hal ini harus fokus pada area kesulitan yang signifikan, yang tampaknya dipengaruhi oleh transfer struktur linguistik dari Sasak ke bahasa Inggris, dan upaya pembelajar untuk menggeneralisasi aturan bahasa Inggris berdasarkan pemahaman bahasa pertama mereka.Selain itu, kesalahan yang relatif stabil atau sedikit meningkat dalam kategori lainnya menunjukkan bahwa dengan umpan balik dan metode pengajaran yang tepat, pembelajar dapat menyesuaikan dan meningkatkan ketepatan tata bahasa Inggris mereka.Hal ini implikasinya bahwa baik pengaruh bahasa pertama maupun proses pembelajaran berkontribusi terhadap kesalahan, dengan campur tangan bahasa pertama sebagai faktor yang signifikan, tetapi tidak tak tertahankan.Dengan mengenali pola kesalahan dan asal usul potensialnya, pendidik dapat menyesuaikan pendekatan pengajaran mereka untuk lebih memenuhi kebutuhan pembicara Sasak yang belajar bahasa Inggris, pada akhirnya memfasilitasi proses akuisisi bahasa yang lebih efektif Kebutuhan belajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing meningkat seiring dengan keterhubungan dunia saat ini, di mana bahasa Inggris menjadi bahasa universal dalam akademis, bisnis, hiburan, dan budaya. Hal ini telah meningkatkan minat dalam pendekatan otomatis untuk mengevaluasi kompetensi bahasa lisan. Dalam hal ini, belajar tata bahasa adalah salah satu komponen terpenting dari kompetensi bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan tata bahasa dalam berbicara yang dibuat oleh mahasiswa Universitas Bumigora tahun kedua yang belajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing dalam kursus Speaking 3.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-8a8e9.webp" title="JURIS - The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners: A Case Study at English Literature Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-8a8e9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-8a8e9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-8a8e9.webp 1x" title="JURIS - The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners: A Case Study at English Literature Students" alt="JURIS - The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners: A Case Study at English Literature Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-f739e.webp" title="JURIS - The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners: A Case Study at English Literature Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-f739e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-f739e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-f739e.webp 1x" title="JURIS - The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners: A Case Study at English Literature Students" alt="JURIS - The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners: A Case Study at English Literature Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-dc17e.webp" title="JURIS - The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners: A Case Study at English Literature Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-dc17e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-dc17e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-dc17e.webp 1x" title="JURIS - The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners: A Case Study at English Literature Students" alt="JURIS - The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners: A Case Study at English Literature Students" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53508-tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguis" title="JURIS - The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners: A Case Study at English Literature Students" target="_blank">The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners: A Case Study at English Literature Students</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki strategi pengajaran yang efektif dalam mengatasi kesalahan tata bahasa yang umum terjadi pada pembelajar Sasak. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan metode pengajaran yang menyesuaikan diri dengan kebutuhan spesifik pembelajar Sasak, dengan mempertimbangkan pengaruh bahasa pertama mereka. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran umpan balik dalam mengurangi kesalahan tata bahasa. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana umpan balik yang diberikan oleh guru atau rekan sebaya dapat membantu pembelajar Sasak dalam memperbaiki kesalahan mereka dan meningkatkan ketepatan tata bahasa. Ketiga, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh lingkungan pembelajaran dan paparan bahasa Inggris pada kesalahan tata bahasa. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana konteks pembelajaran dan paparan bahasa Inggris yang berbeda dapat mempengaruhi perkembangan tata bahasa pembelajar Sasak..
<br>Analisis menunjukkan bahwa kesalahan tata bahasa yang dibuat oleh pembelajar Sasak sangat dipengaruhi oleh campur tangan bahasa pertama mereka dan tantangan bawaan dalam mempelajari bahasa kedua.Persistensi kesalahan, terutama dalam kategori penghilangan dan penambahan, menunjukkan kompleksitas pembicara Sasak dalam menyesuaikan diri dengan struktur tata bahasa Inggris yang berbeda dari bahasa ibu mereka.Peningkatan kesalahan tertentu dari siklus 1 ke siklus 2, seperti kesesuaian subjek-predikat dan penghilangan atau penambahan artikel, menekankan kebutuhan akan strategi instruksional yang ditargetkan.Hal ini harus fokus pada area kesulitan yang signifikan, yang tampaknya dipengaruhi oleh transfer struktur linguistik dari Sasak ke bahasa Inggris, dan upaya pembelajar untuk menggeneralisasi aturan bahasa Inggris berdasarkan pemahaman bahasa pertama mereka.Selain itu, kesalahan yang relatif stabil atau sedikit meningkat dalam kategori lainnya menunjukkan bahwa dengan umpan balik dan metode pengajaran yang tepat, pembelajar dapat menyesuaikan dan meningkatkan ketepatan tata bahasa Inggris mereka.Hal ini implikasinya bahwa baik pengaruh bahasa pertama maupun proses pembelajaran berkontribusi terhadap kesalahan, dengan campur tangan bahasa pertama sebagai faktor yang signifikan, tetapi tidak tak tertahankan.Dengan mengenali pola kesalahan dan asal usul potensialnya, pendidik dapat menyesuaikan pendekatan pengajaran mereka untuk lebih memenuhi kebutuhan pembicara Sasak yang belajar bahasa Inggris, pada akhirnya memfasilitasi proses akuisisi bahasa yang lebih efektif
<br>Kebutuhan belajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing meningkat seiring dengan keterhubungan dunia saat ini, di mana bahasa Inggris menjadi bahasa universal dalam akademis, bisnis, hiburan, dan budaya. Hal ini telah meningkatkan minat dalam pendekatan otomatis untuk mengevaluasi kompetensi bahasa lisan. Dalam hal ini, belajar tata bahasa adalah salah satu komponen terpenting dari kompetensi bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan tata bahasa dalam berbicara yang dibuat oleh mahasiswa Universitas Bumigora tahun kedua yang belajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing dalam kursus Speaking 3....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-dc17e.webp" type="image/webp" length="85182" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-8a8e9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-f739e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-dc17e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1090-bumigora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11051-humanitatis-journal-language-literature.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Wed, 08 Jul 2026 19:24:24 +0700. 24 items. Served in: 5.416 seconds [rss] -->
