<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.246-23jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.246-23jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sun, 26 Jul 2026 06:00:09 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 06:00:09 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-26T06:00:09+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Potret Pra Inkarnasi Yesus sebagai Malakh YHWH Kutipan Langsung Maleakhi 3 1 dalam Prolog Injil Markus ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Potret Pra Inkarnasi Yesus sebagai Malakh YHWH Kutipan Langsung Maleakhi 3 1 dalam Prolog Injil Markus ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Potret Pra Inkarnasi Yesus sebagai Malakh YHWH Kutipan Langsung Maleakhi 3 1 dalam Prolog Injil Markus ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56587-malakh-yhwh-kristologi-pra-inkarnasi-yesus-potret</link>
	<guid isPermaLink="false">a722f143881baf46f482a0568895785b</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 05:17:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ barcode issn ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,barcode,fees,focus,issn,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengkaji lebih mendalam tentang konsep Malakh YHWH dalam Perjanjian Lama dan bagaimana hal ini berkaitan dengan doktrin Trinitas. Penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Potret Pra-Inkarnasi Yesus sebagai Malakh YHWH: Kutipan Langsung Maleakhi 3:1 dalam Prolog Injil Markus: Berdasarkan hasil penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengkaji lebih mendalam tentang konsep Malakh YHWH dalam Perjanjian Lama dan bagaimana hal ini berkaitan dengan doktrin Trinitas. Penelitian ini dapat fokus pada analisis teks-teks Alkitab yang berkaitan dengan Malakh YHWH dan bagaimana pemahaman ini berkembang dalam tradisi Kristen.2. Meneliti lebih lanjut tentang peran Yohanes Pembaptis sebagai Utusan yang mempersiapkan jalan bagi Yesus. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana Yohanes Pembaptis dipandang sebagai figur penting dalam tradisi Kristen dan bagaimana ia terkait dengan konsep Malakh YHWH.3. Menganalisis lebih lanjut tentang penggunaan Maleakhi 3:1 dalam Injil Markus dan bagaimana hal ini berkaitan dengan penggenapan janji-janji Allah dalam Perjanjian Lama. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana Markus menggunakan kutipan-kutipan Alkitab untuk memperkuat kesaksiannya tentang Yesus dan bagaimana hal ini berkaitan dengan pemahaman teologis tentang Kristus.. Istilah "malaikat" tidak dapat digeneralisir dipahami secara ontologis yang merujuk kepada mahkluk roh yang mengabdi kepada Allah.Pengertian "malaikat" seharusnya dapat dipahami juga secara fungsional yang dapat disematkan pada siapapun, termasuk Allah, tergantung pada konteksnya.Potret Malakh YHWH di Perjanjian Lama mendeskripsikan bahwasanya Dia adalah Allah sekaligus menyingkapkan kejamakan Pribadi di dalam diri-Nya.1 memuat echo atau gema keberadaan Malakh YHWH ini dengan nama lain di Perjanjian Lama.Ketika membaca title "Malaikat Perjanjian", Maleakhi mengingatkan secara sekilas kepada pembaca kitabnya bahwa Malaikat Perjanjian (dibaca.Utusan) adalah Malakh YHWH yang selalu mengikat kovenan dengan setiap orang-orang untuk terlibat dalam pekerjaan besar yang Allah rancang.Melalui prolog Injil Markus, Ia bersaksi tentang Yesus adalah Malakh YHWH yang sudah dijanjikan oleh Allah, kedatangan-Nya disambut dan dipersiapkan oleh Utusan yang khusus.Dengan kata lain, pra-inkarnasi Yesus sudah diberitakan oleh Perjanjian Lama sebagai Malakh YHWH.Jadi, bisa dipahami klaim potret pra-inkarnasi Kristus di PL merujuk pada Allah yang ber-teofani berupa Malakh YHWH telah diverifikasi oleh Markus yang mengutip langsung Maleakhi 3.1 sebagai prolog kesaksian Injil tentang Yesus Umumnya, Teologi Sistematika tidak terhindarkan untuk mengangkat topik Kristologi dan Angelologi. Mayoritas Teolog Teologi Sistematika sepakat bahwa Malakh YHWH merujuk kepada eksistensi pra-inkarnasi Yesus. Sayangnya tidak ada argumentasi alkitabiah mengapa Yesus diasosiasikan sebagai Malakh YHWH di PL. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah kualitatif, studi pustaka dengan pendekatan intertekstual. Melalui artikel ini, Peneliti menandaskan bahwa natur Malakh YHWH dideskripsikan oleh PL bahwa Ia adalah Allah yang dilayani oleh tokoh-tokoh yang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/0/malakh-yhwh-kristologi-pra-inkarnasi-yesus-potret-thumb-f055e.webp" title="JURIS - Potret Pra-Inkarnasi Yesus sebagai Malakh YHWH: Kutipan Langsung Maleakhi 3:1 dalam Prolog Injil Markus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/malakh-yhwh-kristologi-pra-inkarnasi-yesus-potret-thumb-f055e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/malakh-yhwh-kristologi-pra-inkarnasi-yesus-potret-thumb-f055e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/malakh-yhwh-kristologi-pra-inkarnasi-yesus-potret-thumb-f055e.webp 1x" title="JURIS - Potret Pra-Inkarnasi Yesus sebagai Malakh YHWH: Kutipan Langsung Maleakhi 3:1 dalam Prolog Injil Markus" alt="JURIS - Potret Pra-Inkarnasi Yesus sebagai Malakh YHWH: Kutipan Langsung Maleakhi 3:1 dalam Prolog Injil Markus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/0/malakh-yhwh-kristologi-pra-inkarnasi-yesus-potret-thumb-02788.webp" title="JURIS - Potret Pra-Inkarnasi Yesus sebagai Malakh YHWH: Kutipan Langsung Maleakhi 3:1 dalam Prolog Injil Markus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/malakh-yhwh-kristologi-pra-inkarnasi-yesus-potret-thumb-02788.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/malakh-yhwh-kristologi-pra-inkarnasi-yesus-potret-thumb-02788.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/malakh-yhwh-kristologi-pra-inkarnasi-yesus-potret-thumb-02788.webp 1x" title="JURIS - Potret Pra-Inkarnasi Yesus sebagai Malakh YHWH: Kutipan Langsung Maleakhi 3:1 dalam Prolog Injil Markus" alt="JURIS - Potret Pra-Inkarnasi Yesus sebagai Malakh YHWH: Kutipan Langsung Maleakhi 3:1 dalam Prolog Injil Markus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/0/malakh-yhwh-kristologi-pra-inkarnasi-yesus-potret-thumb-a1884.webp" title="JURIS - Potret Pra-Inkarnasi Yesus sebagai Malakh YHWH: Kutipan Langsung Maleakhi 3:1 dalam Prolog Injil Markus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/malakh-yhwh-kristologi-pra-inkarnasi-yesus-potret-thumb-a1884.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/malakh-yhwh-kristologi-pra-inkarnasi-yesus-potret-thumb-a1884.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/malakh-yhwh-kristologi-pra-inkarnasi-yesus-potret-thumb-a1884.webp 1x" title="JURIS - Potret Pra-Inkarnasi Yesus sebagai Malakh YHWH: Kutipan Langsung Maleakhi 3:1 dalam Prolog Injil Markus" alt="JURIS - Potret Pra-Inkarnasi Yesus sebagai Malakh YHWH: Kutipan Langsung Maleakhi 3:1 dalam Prolog Injil Markus" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56587-malakh-yhwh-kristologi-pra-inkarnasi-yesus-potret" title="JURIS - Potret Pra-Inkarnasi Yesus sebagai Malakh YHWH: Kutipan Langsung Maleakhi 3:1 dalam Prolog Injil Markus" target="_blank">Potret Pra-Inkarnasi Yesus sebagai Malakh YHWH: Kutipan Langsung Maleakhi 3:1 dalam Prolog Injil Markus</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengkaji lebih mendalam tentang konsep Malakh YHWH dalam Perjanjian Lama dan bagaimana hal ini berkaitan dengan doktrin Trinitas. Penelitian ini dapat fokus pada analisis teks-teks Alkitab yang berkaitan dengan Malakh YHWH dan bagaimana pemahaman ini berkembang dalam tradisi Kristen.2. Meneliti lebih lanjut tentang peran Yohanes Pembaptis sebagai Utusan yang mempersiapkan jalan bagi Yesus. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana Yohanes Pembaptis dipandang sebagai figur penting dalam tradisi Kristen dan bagaimana ia terkait dengan konsep Malakh YHWH.3. Menganalisis lebih lanjut tentang penggunaan Maleakhi 3:1 dalam Injil Markus dan bagaimana hal ini berkaitan dengan penggenapan janji-janji Allah dalam Perjanjian Lama. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana Markus menggunakan kutipan-kutipan Alkitab untuk memperkuat kesaksiannya tentang Yesus dan bagaimana hal ini berkaitan dengan pemahaman teologis tentang Kristus..
<br>Istilah "malaikat" tidak dapat digeneralisir dipahami secara ontologis yang merujuk kepada mahkluk roh yang mengabdi kepada Allah.Pengertian "malaikat" seharusnya dapat dipahami juga secara fungsional yang dapat disematkan pada siapapun, termasuk Allah, tergantung pada konteksnya.Potret Malakh YHWH di Perjanjian Lama mendeskripsikan bahwasanya Dia adalah Allah sekaligus menyingkapkan kejamakan Pribadi di dalam diri-Nya.1 memuat echo atau gema keberadaan Malakh YHWH ini dengan nama lain di Perjanjian Lama.Ketika membaca title "Malaikat Perjanjian", Maleakhi mengingatkan secara sekilas kepada pembaca kitabnya bahwa Malaikat Perjanjian (dibaca.Utusan) adalah Malakh YHWH yang selalu mengikat kovenan dengan setiap orang-orang untuk terlibat dalam pekerjaan besar yang Allah rancang.Melalui prolog Injil Markus, Ia bersaksi tentang Yesus adalah Malakh YHWH yang sudah dijanjikan oleh Allah, kedatangan-Nya disambut dan dipersiapkan oleh Utusan yang khusus.Dengan kata lain, pra-inkarnasi Yesus sudah diberitakan oleh Perjanjian Lama sebagai Malakh YHWH.Jadi, bisa dipahami klaim potret pra-inkarnasi Kristus di PL merujuk pada Allah yang ber-teofani berupa Malakh YHWH telah diverifikasi oleh Markus yang mengutip langsung Maleakhi 3.1 sebagai prolog kesaksian Injil tentang Yesus
<br>Umumnya, Teologi Sistematika tidak terhindarkan untuk mengangkat topik Kristologi dan Angelologi. Mayoritas Teolog Teologi Sistematika sepakat bahwa Malakh YHWH merujuk kepada eksistensi pra-inkarnasi Yesus. Sayangnya tidak ada argumentasi alkitabiah mengapa Yesus diasosiasikan sebagai Malakh YHWH di PL. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah kualitatif, studi pustaka dengan pendekatan intertekstual. Melalui artikel ini, Peneliti menandaskan bahwa natur Malakh YHWH dideskripsikan oleh PL bahwa Ia adalah Allah yang dilayani oleh tokoh-tokoh yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/0/malakh-yhwh-kristologi-pra-inkarnasi-yesus-potret-thumb-a1884.webp" type="image/webp" length="91032" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/malakh-yhwh-kristologi-pra-inkarnasi-yesus-potret-thumb-f055e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/malakh-yhwh-kristologi-pra-inkarnasi-yesus-potret-thumb-02788.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/malakh-yhwh-kristologi-pra-inkarnasi-yesus-potret-thumb-a1884.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3193-sttia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17140-skenoo-jurnal-teologi-pendidikan-agama-kristen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kajian Kristologis Lukas Pasal 7 Dimensi Keilahian Yesus dan Implikasinya bagi Iman Kristen ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kajian Kristologis Lukas Pasal 7 Dimensi Keilahian Yesus dan Implikasinya bagi Iman Kristen ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kajian Kristologis Lukas Pasal 7 Dimensi Keilahian Yesus dan Implikasinya bagi Iman Kristen ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56586-ketuhanan-yesus-kristus-kristologi-lukas-7-keilahi</link>
	<guid isPermaLink="false">f84d56d27801b2d6ff3d7c1d8f62ac5f</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 05:07:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ barcode issn ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,barcode,fees,focus,issn,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi perbandingan naratif antara Lukas 7 dan paralelnya di Injil Matius dan Markus untuk menilai perbedaan teologis dan implikasinya terhadap pemahaman Kristus; selanjutnya, sebuah studi empiris dengan pendekatan survei ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kajian Kristologis Lukas Pasal 7: Dimensi Keilahian Yesus dan Implikasinya bagi Iman Kristen: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi perbandingan naratif antara Lukas 7 dan paralelnya di Injil Matius dan Markus untuk menilai perbedaan teologis dan implikasinya terhadap pemahaman Kristus; selanjutnya, sebuah studi empiris dengan pendekatan survei dapat menyelidiki persepsi umat Kristen kontemporer terhadap keilahian Yesus serta kaitannya dengan tingkat skeptisisme dan praktik keagamaan, sehingga mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kepercayaan; terakhir, penelitian interdisipliner yang menggabungkan perspektif sosiologi agama dan psikologi dapat meneliti dampak ajaran Kristologi Lukas 7 terhadap perilaku sosial, empati, dan tindakan pelayanan dalam komunitas gereja, guna memberikan wawasan tentang bagaimana teks teologis dapat memotivasi perubahan sosial yang konkret.. Pembelajaran dari Lukas 7 mengajak refleksi mendalam tentang peran keilahian Yesus dalam membentuk identitas dan tindakan umat Kristen sebagai garam dan terang dunia.Keilahian Yesus yang tercermin dalam penyembuhan, kebangkitan, pekerjaan mesianis, pengetahuan isi hati, dan pengampunan dosa memberikan dasar bagi gereja untuk menguatkan iman, mengembangkan kasih universal, dan memfasilitasi pertobatan.Implementasi ajaran tersebut menuntun umat Kristen untuk menerapkan kasih, pengampunan, dan pelayanan inklusif dalam konteks masyarakat modern Sikap skeptis pada keilahian Kristus terus berkembang hingga saat ini. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aspek-aspek Kristologis dalam Injil Lukas pasal 7, dengan fokus pada pemahaman tentang Keilahian Yesus dan implikasinya bagi iman Kristen. Lukas pasal 7 menyajikan narasi-narasi kunci yang memperlihatkan keilahian Yesus melalui tindakan, pengajaran, dan interaksi-Nya dengan berbagai karakter. Melalui metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis naratif yakni tafsir terhadap Lukas 7, akan mengidentifikasi tema-tema teologis yang menunjukkan otoritas Yesus sebagai Mesias, Anak Allah. Hasil penemuan penelitian ini dari peristiwa-peristiwa penting seperti penyembuhan, pengampunan dosa, dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/6/ketuhanan-yesus-kristus-kristologi-lukas-7-keilahi-thumb-ad6ab.webp" title="JURIS - Kajian Kristologis Lukas Pasal 7: Dimensi Keilahian Yesus dan Implikasinya bagi Iman Kristen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/ketuhanan-yesus-kristus-kristologi-lukas-7-keilahi-thumb-ad6ab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/ketuhanan-yesus-kristus-kristologi-lukas-7-keilahi-thumb-ad6ab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/ketuhanan-yesus-kristus-kristologi-lukas-7-keilahi-thumb-ad6ab.webp 1x" title="JURIS - Kajian Kristologis Lukas Pasal 7: Dimensi Keilahian Yesus dan Implikasinya bagi Iman Kristen" alt="JURIS - Kajian Kristologis Lukas Pasal 7: Dimensi Keilahian Yesus dan Implikasinya bagi Iman Kristen" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/ketuhanan-yesus-kristus-kristologi-lukas-7-keilahi-thumb-30901.webp" title="JURIS - Kajian Kristologis Lukas Pasal 7: Dimensi Keilahian Yesus dan Implikasinya bagi Iman Kristen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/ketuhanan-yesus-kristus-kristologi-lukas-7-keilahi-thumb-30901.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/ketuhanan-yesus-kristus-kristologi-lukas-7-keilahi-thumb-30901.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/ketuhanan-yesus-kristus-kristologi-lukas-7-keilahi-thumb-30901.webp 1x" title="JURIS - Kajian Kristologis Lukas Pasal 7: Dimensi Keilahian Yesus dan Implikasinya bagi Iman Kristen" alt="JURIS - Kajian Kristologis Lukas Pasal 7: Dimensi Keilahian Yesus dan Implikasinya bagi Iman Kristen" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/ketuhanan-yesus-kristus-kristologi-lukas-7-keilahi-thumb-65efb.webp" title="JURIS - Kajian Kristologis Lukas Pasal 7: Dimensi Keilahian Yesus dan Implikasinya bagi Iman Kristen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/ketuhanan-yesus-kristus-kristologi-lukas-7-keilahi-thumb-65efb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/ketuhanan-yesus-kristus-kristologi-lukas-7-keilahi-thumb-65efb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/ketuhanan-yesus-kristus-kristologi-lukas-7-keilahi-thumb-65efb.webp 1x" title="JURIS - Kajian Kristologis Lukas Pasal 7: Dimensi Keilahian Yesus dan Implikasinya bagi Iman Kristen" alt="JURIS - Kajian Kristologis Lukas Pasal 7: Dimensi Keilahian Yesus dan Implikasinya bagi Iman Kristen" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56586-ketuhanan-yesus-kristus-kristologi-lukas-7-keilahi" title="JURIS - Kajian Kristologis Lukas Pasal 7: Dimensi Keilahian Yesus dan Implikasinya bagi Iman Kristen" target="_blank">Kajian Kristologis Lukas Pasal 7: Dimensi Keilahian Yesus dan Implikasinya bagi Iman Kristen</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi perbandingan naratif antara Lukas 7 dan paralelnya di Injil Matius dan Markus untuk menilai perbedaan teologis dan implikasinya terhadap pemahaman Kristus; selanjutnya, sebuah studi empiris dengan pendekatan survei dapat menyelidiki persepsi umat Kristen kontemporer terhadap keilahian Yesus serta kaitannya dengan tingkat skeptisisme dan praktik keagamaan, sehingga mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kepercayaan; terakhir, penelitian interdisipliner yang menggabungkan perspektif sosiologi agama dan psikologi dapat meneliti dampak ajaran Kristologi Lukas 7 terhadap perilaku sosial, empati, dan tindakan pelayanan dalam komunitas gereja, guna memberikan wawasan tentang bagaimana teks teologis dapat memotivasi perubahan sosial yang konkret..
<br>Pembelajaran dari Lukas 7 mengajak refleksi mendalam tentang peran keilahian Yesus dalam membentuk identitas dan tindakan umat Kristen sebagai garam dan terang dunia.Keilahian Yesus yang tercermin dalam penyembuhan, kebangkitan, pekerjaan mesianis, pengetahuan isi hati, dan pengampunan dosa memberikan dasar bagi gereja untuk menguatkan iman, mengembangkan kasih universal, dan memfasilitasi pertobatan.Implementasi ajaran tersebut menuntun umat Kristen untuk menerapkan kasih, pengampunan, dan pelayanan inklusif dalam konteks masyarakat modern
<br>Sikap skeptis pada keilahian Kristus terus berkembang hingga saat ini. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aspek-aspek Kristologis dalam Injil Lukas pasal 7, dengan fokus pada pemahaman tentang Keilahian Yesus dan implikasinya bagi iman Kristen. Lukas pasal 7 menyajikan narasi-narasi kunci yang memperlihatkan keilahian Yesus melalui tindakan, pengajaran, dan interaksi-Nya dengan berbagai karakter. Melalui metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis naratif yakni tafsir terhadap Lukas 7, akan mengidentifikasi tema-tema teologis yang menunjukkan otoritas Yesus sebagai Mesias, Anak Allah. Hasil penemuan penelitian ini dari peristiwa-peristiwa penting seperti penyembuhan, pengampunan dosa, dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/6/ketuhanan-yesus-kristus-kristologi-lukas-7-keilahi-thumb-30901.webp" type="image/webp" length="88364" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/ketuhanan-yesus-kristus-kristologi-lukas-7-keilahi-thumb-ad6ab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/ketuhanan-yesus-kristus-kristologi-lukas-7-keilahi-thumb-30901.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/ketuhanan-yesus-kristus-kristologi-lukas-7-keilahi-thumb-65efb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3193-sttia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17140-skenoo-jurnal-teologi-pendidikan-agama-kristen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Tanggung Jawab Sosial Misi Kristen Sebuah Panggilan bagi Gereja untuk Berpartisipasi dalam Misi Allah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tanggung Jawab Sosial Misi Kristen Sebuah Panggilan bagi Gereja untuk Berpartisipasi dalam Misi Allah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tanggung Jawab Sosial Misi Kristen Sebuah Panggilan bagi Gereja untuk Berpartisipasi dalam Misi Allah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56585-misi-allah-gereja-peran-aktif-ko</link>
	<guid isPermaLink="false">eaa22d67f1dddb01a6b222247dba5994</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 03:31:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ barcode issn ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,barcode,fees,focus,issn,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara empiris bagaimana gereja-gereja mengimplementasikan tanggung jawab sosial dalam era digital, khususnya strategi penggunaan media sosial untuk penyebaran Kabar Baik dan mitigasi dampak negatif informasi; selanjutnya, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Tanggung Jawab Sosial Misi Kristen: Sebuah Panggilan bagi Gereja untuk Berpartisipasi dalam Misi Allah: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara empiris bagaimana gereja-gereja mengimplementasikan tanggung jawab sosial dalam era digital, khususnya strategi penggunaan media sosial untuk penyebaran Kabar Baik dan mitigasi dampak negatif informasi; selanjutnya, studi perbandingan lintas wilayah dapat meneliti peran gereja dalam pelestarian lingkungan hidup, mengidentifikasi praktik terbaik serta tantangan kontekstual yang dihadapi di daerah tropis versus nonActropis; terakhir, penelitian dapat meneliti efektivitas program pelatihan vokasional yang diprakarsai gereja dalam mengurangi risiko perbudakan modern, dengan fokus pada dampak jangka panjang terhadap pemberdayaan ekonomi komunitas rentan. Ketiga arah penelitian ini akan memperkaya pemahaman teologis dan praktis mengenai panggilan misional gereja dalam konteks sosial kontemporer, memberikan dasar bagi kebijakan gerejawi yang lebih responsif dan berkelanjutan.. Penelitian ini menegaskan bahwa orientasi panggilan misi Kristen meliputi penyampaian Kabar Baik serta partisipasi aktif dalam masalah sosial seperti dunia kerja, lingkungan hidup, dan dunia digital.Partisipasi gereja dalam misi sosial merupakan bagian integral dari panggilan ilahi dan wajib untuk mengatasi ancaman terhadap kesejahteraan manusia.Oleh karena itu, gereja harus secara konkret terlibat dalam ketiga isu tersebut untuk mewujudkan mandat pembebasan Allah dan menyebarkan keselamatan Terus berkembang menjadi masalah-masalah sosial yang ancaman nyata bagi kehidupan manusia, sehingga memerlukan tanggapan serta partisipasi aktif untuk penyelesaiannya. Dalam konteks ini, gereja memiliki peran dan tanggung jawab yang penting sebagai bagian dari misi Allah yang harus diwujudkan secara nyata. Penelitian ini bertujuan menyelidiki prinsip panggilan misi Kristen dalam kaitannya dengan masalah-masalah sosial yang belum sepenuhnya menjadi fokus perhatian gereja global. Penelitian dilakukan melalui metode kepustakaan dengan pendekatan sosiologis. Hasilnya menunjukkan bahwa masalah sosial merupakan bagian integral dari tanggung jawab gereja dalam menjalankan misi Allah. Sebagaimana Allah berkarya di tengah umatAcNya, gereja pun dipanggil untuk berperan aktif dalam menyikapi tantangan sosial masa kini. Penelitian ini menyoroti isu dunia kerja, lingkungan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/e/misi-allah-gereja-peran-aktif-konteks-kristen-tant-thumb-a53c0.webp" title="JURIS - Tanggung Jawab Sosial Misi Kristen: Sebuah Panggilan bagi Gereja untuk Berpartisipasi dalam Misi Allah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/misi-allah-gereja-peran-aktif-konteks-kristen-tant-thumb-a53c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/misi-allah-gereja-peran-aktif-konteks-kristen-tant-thumb-a53c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/misi-allah-gereja-peran-aktif-konteks-kristen-tant-thumb-a53c0.webp 1x" title="JURIS - Tanggung Jawab Sosial Misi Kristen: Sebuah Panggilan bagi Gereja untuk Berpartisipasi dalam Misi Allah" alt="JURIS - Tanggung Jawab Sosial Misi Kristen: Sebuah Panggilan bagi Gereja untuk Berpartisipasi dalam Misi Allah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/e/misi-allah-gereja-peran-aktif-konteks-kristen-tant-thumb-84d71.webp" title="JURIS - Tanggung Jawab Sosial Misi Kristen: Sebuah Panggilan bagi Gereja untuk Berpartisipasi dalam Misi Allah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/misi-allah-gereja-peran-aktif-konteks-kristen-tant-thumb-84d71.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/misi-allah-gereja-peran-aktif-konteks-kristen-tant-thumb-84d71.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/misi-allah-gereja-peran-aktif-konteks-kristen-tant-thumb-84d71.webp 1x" title="JURIS - Tanggung Jawab Sosial Misi Kristen: Sebuah Panggilan bagi Gereja untuk Berpartisipasi dalam Misi Allah" alt="JURIS - Tanggung Jawab Sosial Misi Kristen: Sebuah Panggilan bagi Gereja untuk Berpartisipasi dalam Misi Allah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/e/misi-allah-gereja-peran-aktif-konteks-kristen-tant-thumb-59c35.webp" title="JURIS - Tanggung Jawab Sosial Misi Kristen: Sebuah Panggilan bagi Gereja untuk Berpartisipasi dalam Misi Allah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/misi-allah-gereja-peran-aktif-konteks-kristen-tant-thumb-59c35.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/misi-allah-gereja-peran-aktif-konteks-kristen-tant-thumb-59c35.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/misi-allah-gereja-peran-aktif-konteks-kristen-tant-thumb-59c35.webp 1x" title="JURIS - Tanggung Jawab Sosial Misi Kristen: Sebuah Panggilan bagi Gereja untuk Berpartisipasi dalam Misi Allah" alt="JURIS - Tanggung Jawab Sosial Misi Kristen: Sebuah Panggilan bagi Gereja untuk Berpartisipasi dalam Misi Allah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56585-misi-allah-gereja-peran-aktif-ko" title="JURIS - Tanggung Jawab Sosial Misi Kristen: Sebuah Panggilan bagi Gereja untuk Berpartisipasi dalam Misi Allah" target="_blank">Tanggung Jawab Sosial Misi Kristen: Sebuah Panggilan bagi Gereja untuk Berpartisipasi dalam Misi Allah</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara empiris bagaimana gereja-gereja mengimplementasikan tanggung jawab sosial dalam era digital, khususnya strategi penggunaan media sosial untuk penyebaran Kabar Baik dan mitigasi dampak negatif informasi; selanjutnya, studi perbandingan lintas wilayah dapat meneliti peran gereja dalam pelestarian lingkungan hidup, mengidentifikasi praktik terbaik serta tantangan kontekstual yang dihadapi di daerah tropis versus nonActropis; terakhir, penelitian dapat meneliti efektivitas program pelatihan vokasional yang diprakarsai gereja dalam mengurangi risiko perbudakan modern, dengan fokus pada dampak jangka panjang terhadap pemberdayaan ekonomi komunitas rentan. Ketiga arah penelitian ini akan memperkaya pemahaman teologis dan praktis mengenai panggilan misional gereja dalam konteks sosial kontemporer, memberikan dasar bagi kebijakan gerejawi yang lebih responsif dan berkelanjutan..
<br>Penelitian ini menegaskan bahwa orientasi panggilan misi Kristen meliputi penyampaian Kabar Baik serta partisipasi aktif dalam masalah sosial seperti dunia kerja, lingkungan hidup, dan dunia digital.Partisipasi gereja dalam misi sosial merupakan bagian integral dari panggilan ilahi dan wajib untuk mengatasi ancaman terhadap kesejahteraan manusia.Oleh karena itu, gereja harus secara konkret terlibat dalam ketiga isu tersebut untuk mewujudkan mandat pembebasan Allah dan menyebarkan keselamatan
<br>Terus berkembang menjadi masalah-masalah sosial yang ancaman nyata bagi kehidupan manusia, sehingga memerlukan tanggapan serta partisipasi aktif untuk penyelesaiannya. Dalam konteks ini, gereja memiliki peran dan tanggung jawab yang penting sebagai bagian dari misi Allah yang harus diwujudkan secara nyata. Penelitian ini bertujuan menyelidiki prinsip panggilan misi Kristen dalam kaitannya dengan masalah-masalah sosial yang belum sepenuhnya menjadi fokus perhatian gereja global. Penelitian dilakukan melalui metode kepustakaan dengan pendekatan sosiologis. Hasilnya menunjukkan bahwa masalah sosial merupakan bagian integral dari tanggung jawab gereja dalam menjalankan misi Allah. Sebagaimana Allah berkarya di tengah umatAcNya, gereja pun dipanggil untuk berperan aktif dalam menyikapi tantangan sosial masa kini. Penelitian ini menyoroti isu dunia kerja, lingkungan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/e/misi-allah-gereja-peran-aktif-konteks-kristen-tant-thumb-a53c0.webp" type="image/webp" length="129480" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/misi-allah-gereja-peran-aktif-konteks-kristen-tant-thumb-a53c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/misi-allah-gereja-peran-aktif-konteks-kristen-tant-thumb-84d71.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/misi-allah-gereja-peran-aktif-konteks-kristen-tant-thumb-59c35.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3193-sttia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17140-skenoo-jurnal-teologi-pendidikan-agama-kristen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Transformasi Kurikulum Pendidikan Agama Kristen Kompetensi Guru PAK pada Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Digital ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Transformasi Kurikulum Pendidikan Agama Kristen Kompetensi Guru PAK pada Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Digital ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Transformasi Kurikulum Pendidikan Agama Kristen Kompetensi Guru PAK pada Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Digital ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56584-sekolah-kristen-gmim-agama-inklusif-karakt</link>
	<guid isPermaLink="false">b1cfbe3060e89c611c5a6f0754118060</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 03:03:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ barcode issn ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,barcode,fees,focus,issn,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas Kurikulum Merdeka Berbasis Digital dalam pendidikan agama Kristen, diperlukan upaya-upaya sebagai berikut: Pertama, perlu ada pelatihan dan peningkatan kompetensi digital bagi guru PAK, terutama dalam hal penggunaan teknologi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Transformasi Kurikulum Pendidikan Agama Kristen: Kompetensi Guru PAK pada Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Digital: Untuk meningkatkan efektivitas Kurikulum Merdeka Berbasis Digital dalam pendidikan agama Kristen, diperlukan upaya-upaya sebagai berikut: Pertama, perlu ada pelatihan dan peningkatan kompetensi digital bagi guru PAK, terutama dalam hal penggunaan teknologi sebagai sarana pembelajaran yang efektif. Kedua, penting untuk menyediakan dukungan teknis yang memadai, seperti infrastruktur teknologi yang memadai dan aksesibilitas terhadap sumber daya digital. Ketiga, perlu ada pendekatan inovatif dalam mengintegrasikan nilai-nilai Kristen ke dalam pembelajaran digital, agar tetap sesuai dan bernilai bagi siswa. Keempat, penting untuk melibatkan orang tua dan masyarakat dalam mendukung proses pendidikan, terutama dalam memahami dan mendukung pendekatan inovatif dalam kurikulum ini. Kelima, perlu ada evaluasi berkala terhadap implementasi kurikulum merdeka berbasis digital dalam pembelajaran PAK, untuk memastikan keberhasilannya dan terus meningkatkan kualitas pendidikan agama Kristen.. Kurikulum Merdeka di sekolah Kristen membuka babak baru dalam pembelajaran berbasis digital, memberikan dampak positif pada kompetensi guru dan hasil belajar siswa, terutama dalam pengembangan keterampilan guru PAK dan penerapan teknologi dalam pengajaran.Namun, untuk mencapai hasil yang diinginkan, beberapa masalah seperti akses teknologi yang berkelanjutan dan kebutuhan pelatihan guru perlu diatasi.Jika dirancang secara optimal dan dilengkapi dengan sumber daya yang memadai, kurikulum digital dapat menjadi sarana yang efektif dalam menanamkan karakter siswa berdasarkan nilai-nilai Kristiani.Pendidikan agama Kristen dapat berkembang seiring dengan tuntutan zaman melalui kolaborasi antara guru, siswa, dan teknologi.Secara keseluruhan, Kurikulum Merdeka Berbasis Digital memberikan peluang besar dalam menghadirkan pendidikan agama Kristen yang lebih sesuai dengan perkembangan zaman.Keberhasilannya bergantung pada dukungan menyeluruh, termasuk pelatihan intensif, kolaborasi antar guru, serta keterlibatan masyarakat.Kurikulum ini berpotensi mencetak siswa yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat yang berlandaskan nilai-nilai Kristiani.Kunci sukses dalam transformasi pendidikan agama Kristen di Indonesia terletak pada pelatihan guru yang komprehensif dan terencana, serta peningkatan kesadaran akan pentingnya integrasi nilai-nilai agama dalam pembelajaran digital Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran kompetensi guru PAK dalam penerapan Kurikulum Merdeka berbasis digital melalui studi literatur yang menganalisis kompetensi guru, perubahan kurikulum, dan integrasi teknologi dalam pembelajaran. Tulisan ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa kompetensi guru PAK mencakup aspek pedagogis, profesional, sosial, dan pribadi yang mendukung efektivitas pembelajaran digital. Selain itu, guru... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/7/sekolah-kristen-gmim-agama-inklusif-karakter-siswa-thumb-631da.webp" title="JURIS - Transformasi Kurikulum Pendidikan Agama Kristen: Kompetensi Guru PAK pada Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/sekolah-kristen-gmim-agama-inklusif-karakter-siswa-thumb-631da.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/sekolah-kristen-gmim-agama-inklusif-karakter-siswa-thumb-631da.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/sekolah-kristen-gmim-agama-inklusif-karakter-siswa-thumb-631da.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Kurikulum Pendidikan Agama Kristen: Kompetensi Guru PAK pada Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Digital" alt="JURIS - Transformasi Kurikulum Pendidikan Agama Kristen: Kompetensi Guru PAK pada Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/7/sekolah-kristen-gmim-agama-inklusif-karakter-siswa-thumb-40ce1.webp" title="JURIS - Transformasi Kurikulum Pendidikan Agama Kristen: Kompetensi Guru PAK pada Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/sekolah-kristen-gmim-agama-inklusif-karakter-siswa-thumb-40ce1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/sekolah-kristen-gmim-agama-inklusif-karakter-siswa-thumb-40ce1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/sekolah-kristen-gmim-agama-inklusif-karakter-siswa-thumb-40ce1.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Kurikulum Pendidikan Agama Kristen: Kompetensi Guru PAK pada Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Digital" alt="JURIS - Transformasi Kurikulum Pendidikan Agama Kristen: Kompetensi Guru PAK pada Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/7/sekolah-kristen-gmim-agama-inklusif-karakter-siswa-thumb-a2dba.webp" title="JURIS - Transformasi Kurikulum Pendidikan Agama Kristen: Kompetensi Guru PAK pada Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/sekolah-kristen-gmim-agama-inklusif-karakter-siswa-thumb-a2dba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/sekolah-kristen-gmim-agama-inklusif-karakter-siswa-thumb-a2dba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/sekolah-kristen-gmim-agama-inklusif-karakter-siswa-thumb-a2dba.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Kurikulum Pendidikan Agama Kristen: Kompetensi Guru PAK pada Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Digital" alt="JURIS - Transformasi Kurikulum Pendidikan Agama Kristen: Kompetensi Guru PAK pada Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Digital" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56584-sekolah-kristen-gmim-agama-inklusif-karakt" title="JURIS - Transformasi Kurikulum Pendidikan Agama Kristen: Kompetensi Guru PAK pada Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Digital" target="_blank">Transformasi Kurikulum Pendidikan Agama Kristen: Kompetensi Guru PAK pada Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Digital</a>: Untuk meningkatkan efektivitas Kurikulum Merdeka Berbasis Digital dalam pendidikan agama Kristen, diperlukan upaya-upaya sebagai berikut: Pertama, perlu ada pelatihan dan peningkatan kompetensi digital bagi guru PAK, terutama dalam hal penggunaan teknologi sebagai sarana pembelajaran yang efektif. Kedua, penting untuk menyediakan dukungan teknis yang memadai, seperti infrastruktur teknologi yang memadai dan aksesibilitas terhadap sumber daya digital. Ketiga, perlu ada pendekatan inovatif dalam mengintegrasikan nilai-nilai Kristen ke dalam pembelajaran digital, agar tetap sesuai dan bernilai bagi siswa. Keempat, penting untuk melibatkan orang tua dan masyarakat dalam mendukung proses pendidikan, terutama dalam memahami dan mendukung pendekatan inovatif dalam kurikulum ini. Kelima, perlu ada evaluasi berkala terhadap implementasi kurikulum merdeka berbasis digital dalam pembelajaran PAK, untuk memastikan keberhasilannya dan terus meningkatkan kualitas pendidikan agama Kristen..
<br>Kurikulum Merdeka di sekolah Kristen membuka babak baru dalam pembelajaran berbasis digital, memberikan dampak positif pada kompetensi guru dan hasil belajar siswa, terutama dalam pengembangan keterampilan guru PAK dan penerapan teknologi dalam pengajaran.Namun, untuk mencapai hasil yang diinginkan, beberapa masalah seperti akses teknologi yang berkelanjutan dan kebutuhan pelatihan guru perlu diatasi.Jika dirancang secara optimal dan dilengkapi dengan sumber daya yang memadai, kurikulum digital dapat menjadi sarana yang efektif dalam menanamkan karakter siswa berdasarkan nilai-nilai Kristiani.Pendidikan agama Kristen dapat berkembang seiring dengan tuntutan zaman melalui kolaborasi antara guru, siswa, dan teknologi.Secara keseluruhan, Kurikulum Merdeka Berbasis Digital memberikan peluang besar dalam menghadirkan pendidikan agama Kristen yang lebih sesuai dengan perkembangan zaman.Keberhasilannya bergantung pada dukungan menyeluruh, termasuk pelatihan intensif, kolaborasi antar guru, serta keterlibatan masyarakat.Kurikulum ini berpotensi mencetak siswa yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat yang berlandaskan nilai-nilai Kristiani.Kunci sukses dalam transformasi pendidikan agama Kristen di Indonesia terletak pada pelatihan guru yang komprehensif dan terencana, serta peningkatan kesadaran akan pentingnya integrasi nilai-nilai agama dalam pembelajaran digital
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran kompetensi guru PAK dalam penerapan Kurikulum Merdeka berbasis digital melalui studi literatur yang menganalisis kompetensi guru, perubahan kurikulum, dan integrasi teknologi dalam pembelajaran. Tulisan ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa kompetensi guru PAK mencakup aspek pedagogis, profesional, sosial, dan pribadi yang mendukung efektivitas pembelajaran digital. Selain itu, guru...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/7/sekolah-kristen-gmim-agama-inklusif-karakter-siswa-thumb-40ce1.webp" type="image/webp" length="86764" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/sekolah-kristen-gmim-agama-inklusif-karakter-siswa-thumb-631da.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/sekolah-kristen-gmim-agama-inklusif-karakter-siswa-thumb-40ce1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/sekolah-kristen-gmim-agama-inklusif-karakter-siswa-thumb-a2dba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3193-sttia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17140-skenoo-jurnal-teologi-pendidikan-agama-kristen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Meningkatkan Hasil Belajar Matematika melalui Model Pembelajaran Numbered Head Together NHT Pada Siswa Sekolah Dasar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Meningkatkan Hasil Belajar Matematika melalui Model Pembelajaran Numbered Head Together NHT Pada Siswa Sekolah Dasar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Meningkatkan Hasil Belajar Matematika melalui Model Pembelajaran Numbered Head Together NHT Pada Siswa Sekolah Dasar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56581-hasil-belajar-siswa-konsep-matematika-ekolog</link>
	<guid isPermaLink="false">9031d5891cee48eb0ed05712c265110b</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 00:10:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ site stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,header,page,site,stats]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak integrasi model Numbered Head Together dengan media pembelajaran digital terhadap pencapaian matematika siswa, sehingga dapat diketahui apakah penggunaan teknologi meningkatkan efektivitas NHT. Selain itu, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Meningkatkan Hasil Belajar Matematika melalui Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) Pada Siswa Sekolah Dasar: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak integrasi model Numbered Head Together dengan media pembelajaran digital terhadap pencapaian matematika siswa, sehingga dapat diketahui apakah penggunaan teknologi meningkatkan efektivitas NHT. Selain itu, diperlukan studi longitudinal yang meneliti retensi jangka panjang konsep matematika setelah penerapan NHT pada berbagai tingkatan kelas, untuk mengevaluasi keberlanjutan peningkatan hasil belajar. Selanjutnya, penelitian mengenai kebutuhan pengembangan profesional guru dalam memfasilitasi NHT secara optimal dapat memperjelas bagaimana peningkatan kompetensi guru mempengaruhi motivasi dan partisipasi siswa selama proses pembelajaran.. Penerapan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) pada pembelajaran matematika kelas IV SDN 3 Tinanggea meningkatkan aktivitas guru dan siswa pada tiap siklus.Akibat peningkatan aktivitas tersebut, hasil belajar kognitif siswa meningkat secara signifikan, dengan rataAcrata nilai naik dari 60,65 pada praAcsiklus menjadi 84,78 pada siklus II serta tingkat ketuntasan naik dari 34,78% menjadi 78,26%.Oleh karena itu, model NHT dapat dijadikan alternatif efektif bagi guru untuk memotivasi siswa, menciptakan suasana kelas yang menyenangkan, dan meningkatkan pencapaian belajar Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar matematika melalui model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) pada siswa kelas IV SDN 3 Tinanggea. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan desain Kemmis & Mc Taggart. Subjek penelitian adalah 23 siswa (11 laki-laki dan 12 perempuan) yang datanya diperoleh melalui observasi dan hasil belajar yang dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil observasi menunjukkan peningkatan aktivitas guru dan siswa pada setiap siklus, dengan persentase aktivitas guru naik dari 3,71% pada siklus satu menjadi 11,11% pada siklus dua, dan persentase aktivitas siswa naik dari 7,41% menjadi 14,82%. RataAcrata nilai belajar meningkat dari 60,65 pada praAcsiklus menjadi 73,70 pada siklus I dan 84,78 pada siklus II, serta tingkat ketuntasan naik dari 34,78% menjadi 78,26%. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-belajar-siswa-konsep-matematika-ekologis-kog-thumb-34ba7.webp" title="JURIS - Meningkatkan Hasil Belajar Matematika melalui Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) Pada Siswa Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-belajar-siswa-konsep-matematika-ekologis-kog-thumb-34ba7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-belajar-siswa-konsep-matematika-ekologis-kog-thumb-34ba7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-belajar-siswa-konsep-matematika-ekologis-kog-thumb-34ba7.webp 1x" title="JURIS - Meningkatkan Hasil Belajar Matematika melalui Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) Pada Siswa Sekolah Dasar" alt="JURIS - Meningkatkan Hasil Belajar Matematika melalui Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) Pada Siswa Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-belajar-siswa-konsep-matematika-ekologis-kog-thumb-70059.webp" title="JURIS - Meningkatkan Hasil Belajar Matematika melalui Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) Pada Siswa Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-belajar-siswa-konsep-matematika-ekologis-kog-thumb-70059.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-belajar-siswa-konsep-matematika-ekologis-kog-thumb-70059.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-belajar-siswa-konsep-matematika-ekologis-kog-thumb-70059.webp 1x" title="JURIS - Meningkatkan Hasil Belajar Matematika melalui Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) Pada Siswa Sekolah Dasar" alt="JURIS - Meningkatkan Hasil Belajar Matematika melalui Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) Pada Siswa Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-belajar-siswa-konsep-matematika-ekologis-kog-thumb-ac956.webp" title="JURIS - Meningkatkan Hasil Belajar Matematika melalui Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) Pada Siswa Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-belajar-siswa-konsep-matematika-ekologis-kog-thumb-ac956.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-belajar-siswa-konsep-matematika-ekologis-kog-thumb-ac956.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-belajar-siswa-konsep-matematika-ekologis-kog-thumb-ac956.webp 1x" title="JURIS - Meningkatkan Hasil Belajar Matematika melalui Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) Pada Siswa Sekolah Dasar" alt="JURIS - Meningkatkan Hasil Belajar Matematika melalui Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) Pada Siswa Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56581-hasil-belajar-siswa-konsep-matematika-ekolog" title="JURIS - Meningkatkan Hasil Belajar Matematika melalui Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) Pada Siswa Sekolah Dasar" target="_blank">Meningkatkan Hasil Belajar Matematika melalui Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) Pada Siswa Sekolah Dasar</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak integrasi model Numbered Head Together dengan media pembelajaran digital terhadap pencapaian matematika siswa, sehingga dapat diketahui apakah penggunaan teknologi meningkatkan efektivitas NHT. Selain itu, diperlukan studi longitudinal yang meneliti retensi jangka panjang konsep matematika setelah penerapan NHT pada berbagai tingkatan kelas, untuk mengevaluasi keberlanjutan peningkatan hasil belajar. Selanjutnya, penelitian mengenai kebutuhan pengembangan profesional guru dalam memfasilitasi NHT secara optimal dapat memperjelas bagaimana peningkatan kompetensi guru mempengaruhi motivasi dan partisipasi siswa selama proses pembelajaran..
<br>Penerapan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) pada pembelajaran matematika kelas IV SDN 3 Tinanggea meningkatkan aktivitas guru dan siswa pada tiap siklus.Akibat peningkatan aktivitas tersebut, hasil belajar kognitif siswa meningkat secara signifikan, dengan rataAcrata nilai naik dari 60,65 pada praAcsiklus menjadi 84,78 pada siklus II serta tingkat ketuntasan naik dari 34,78% menjadi 78,26%.Oleh karena itu, model NHT dapat dijadikan alternatif efektif bagi guru untuk memotivasi siswa, menciptakan suasana kelas yang menyenangkan, dan meningkatkan pencapaian belajar
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar matematika melalui model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) pada siswa kelas IV SDN 3 Tinanggea. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan desain Kemmis & Mc Taggart. Subjek penelitian adalah 23 siswa (11 laki-laki dan 12 perempuan) yang datanya diperoleh melalui observasi dan hasil belajar yang dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil observasi menunjukkan peningkatan aktivitas guru dan siswa pada setiap siklus, dengan persentase aktivitas guru naik dari 3,71% pada siklus satu menjadi 11,11% pada siklus dua, dan persentase aktivitas siswa naik dari 7,41% menjadi 14,82%. RataAcrata nilai belajar meningkat dari 60,65 pada praAcsiklus menjadi 73,70 pada siklus I dan 84,78 pada siklus II, serta tingkat ketuntasan naik dari 34,78% menjadi 78,26%.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-belajar-siswa-konsep-matematika-ekologis-kog-thumb-ac956.webp" type="image/webp" length="66702" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-belajar-siswa-konsep-matematika-ekologis-kog-thumb-34ba7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-belajar-siswa-konsep-matematika-ekologis-kog-thumb-70059.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-belajar-siswa-konsep-matematika-ekologis-kog-thumb-ac956.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-814-iain-kendari.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9706-diniyah-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Beyond Family Ties Intergenerational Trauma as a Predictor of Mental Well being Among Indonesian Youth ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Beyond Family Ties Intergenerational Trauma as a Predictor of Mental Well being Among Indonesian Youth ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Beyond Family Ties Intergenerational Trauma as a Predictor of Mental Well being Among Indonesian Youth ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56579-kesehatan-mental-sekolah-sanggar</link>
	<guid isPermaLink="false">e28b6545ab4bcedb2cc2a174932d4e65</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 00:08:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rahmi fauzia ]]></category>
	<category><![CDATA[ ida fitrina ]]></category>
	<category><![CDATA[ back top ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[back,fauzia,fitrina,ida,rahmi,top]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji secara longitudinal bagaimana trauma antargenerasi memengaruhi kesejahteraan mental pada individu Indonesia selama periode waktu yang lebih panjang, sehingga dapat mengidentifikasi pola perubahan dan faktor protektif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Beyond Family Ties: Intergenerational Trauma as a Predictor of Mental Well-being Among Indonesian Youth: Penelitian selanjutnya dapat menguji secara longitudinal bagaimana trauma antargenerasi memengaruhi kesejahteraan mental pada individu Indonesia selama periode waktu yang lebih panjang, sehingga dapat mengidentifikasi pola perubahan dan faktor protektif yang muncul seiring waktu. Selanjutnya, studi kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi mekanisme komunikasi keluarga yang menyalurkan trauma, termasuk peran nilai budaya seperti kolektivisme dan rasa hormat kepada orang tua, guna memahami bagaimana narasi keluarga membentuk pengalaman emosional generasi muda. Terakhir, penelitian eksperimental yang menguji efektivitas program psikoedukasi keluarga dan dialog intergenerasi sebagai intervensi dapat menilai dampaknya terhadap penurunan tingkat trauma yang diturunkan serta peningkatan kesejahteraan mental, dengan membandingkan kelompok yang menerima intervensi versus kelompok kontrol. Selain itu, pendekatan metode campuran yang menggabungkan data kuantitatif longitudinal dengan wawancara kualitatif dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai faktor-faktor yang memediasi atau memoderasi hubungan antara trauma antargenerasi dan kesejahteraan mental.. Penelitian ini menunjukkan bahwa trauma antargenerasi secara signifikan memengaruhi kesejahteraan mental dewasa muda di Indonesia, sementara fungsi keluarga tidak memiliki efek independen.Temuan ini mengindikasikan bahwa pengalaman emosional yang diwariskan dari generasi sebelumnya tetap menjadi penentu utama kesehatan psikologis, khususnya ketika komunikasi keluarga mengenai trauma masa lalu terbatas.Penguatan psikoedukasi keluarga dan dialog intergenerasi dapat menjadi pendekatan efektif untuk mencegah kelanjutan dampak psikologis trauma serta meningkatkan kesejahteraan mental pada dewasa muda Indonesia Trauma antar generasi telah diakui sebagai faktor psikologis signifikan yang memengaruhi hasil kesehatan mental lintas generasi. Studi ini meneliti pengaruh trauma antar generasi dan hubungan keluarga terhadap kesejahteraan mental kaum muda di Indonesia. Sebanyak 103 partisipan direkrut melalui pengambilan sampel acak dan menyelesaikan versi adaptasi bahasa Indonesia dari Historical Intergenerational Trauma Transmission Questionnaire (HITT-Q), the General Functioning of Family scale, dan the Warwick-Edinburgh Mental Well-being Scale (WEMWBS). Hasil dari analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa model regresi secara keseluruhan signifikan secara... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-mental-sekolah-sanggar-seni-lintas-gener-thumb-bff2c.webp" title="JURIS - Beyond Family Ties: Intergenerational Trauma as a Predictor of Mental Well-being Among Indonesian Youth" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-mental-sekolah-sanggar-seni-lintas-gener-thumb-bff2c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-mental-sekolah-sanggar-seni-lintas-gener-thumb-bff2c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-mental-sekolah-sanggar-seni-lintas-gener-thumb-bff2c.webp 1x" title="JURIS - Beyond Family Ties: Intergenerational Trauma as a Predictor of Mental Well-being Among Indonesian Youth" alt="JURIS - Beyond Family Ties: Intergenerational Trauma as a Predictor of Mental Well-being Among Indonesian Youth" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-mental-sekolah-sanggar-seni-lintas-gener-thumb-88890.webp" title="JURIS - Beyond Family Ties: Intergenerational Trauma as a Predictor of Mental Well-being Among Indonesian Youth" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-mental-sekolah-sanggar-seni-lintas-gener-thumb-88890.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-mental-sekolah-sanggar-seni-lintas-gener-thumb-88890.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-mental-sekolah-sanggar-seni-lintas-gener-thumb-88890.webp 1x" title="JURIS - Beyond Family Ties: Intergenerational Trauma as a Predictor of Mental Well-being Among Indonesian Youth" alt="JURIS - Beyond Family Ties: Intergenerational Trauma as a Predictor of Mental Well-being Among Indonesian Youth" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-mental-sekolah-sanggar-seni-lintas-gener-thumb-7c5f9.webp" title="JURIS - Beyond Family Ties: Intergenerational Trauma as a Predictor of Mental Well-being Among Indonesian Youth" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-mental-sekolah-sanggar-seni-lintas-gener-thumb-7c5f9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-mental-sekolah-sanggar-seni-lintas-gener-thumb-7c5f9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-mental-sekolah-sanggar-seni-lintas-gener-thumb-7c5f9.webp 1x" title="JURIS - Beyond Family Ties: Intergenerational Trauma as a Predictor of Mental Well-being Among Indonesian Youth" alt="JURIS - Beyond Family Ties: Intergenerational Trauma as a Predictor of Mental Well-being Among Indonesian Youth" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56579-kesehatan-mental-sekolah-sanggar" title="JURIS - Beyond Family Ties: Intergenerational Trauma as a Predictor of Mental Well-being Among Indonesian Youth" target="_blank">Beyond Family Ties: Intergenerational Trauma as a Predictor of Mental Well-being Among Indonesian Youth</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji secara longitudinal bagaimana trauma antargenerasi memengaruhi kesejahteraan mental pada individu Indonesia selama periode waktu yang lebih panjang, sehingga dapat mengidentifikasi pola perubahan dan faktor protektif yang muncul seiring waktu. Selanjutnya, studi kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi mekanisme komunikasi keluarga yang menyalurkan trauma, termasuk peran nilai budaya seperti kolektivisme dan rasa hormat kepada orang tua, guna memahami bagaimana narasi keluarga membentuk pengalaman emosional generasi muda. Terakhir, penelitian eksperimental yang menguji efektivitas program psikoedukasi keluarga dan dialog intergenerasi sebagai intervensi dapat menilai dampaknya terhadap penurunan tingkat trauma yang diturunkan serta peningkatan kesejahteraan mental, dengan membandingkan kelompok yang menerima intervensi versus kelompok kontrol. Selain itu, pendekatan metode campuran yang menggabungkan data kuantitatif longitudinal dengan wawancara kualitatif dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai faktor-faktor yang memediasi atau memoderasi hubungan antara trauma antargenerasi dan kesejahteraan mental..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa trauma antargenerasi secara signifikan memengaruhi kesejahteraan mental dewasa muda di Indonesia, sementara fungsi keluarga tidak memiliki efek independen.Temuan ini mengindikasikan bahwa pengalaman emosional yang diwariskan dari generasi sebelumnya tetap menjadi penentu utama kesehatan psikologis, khususnya ketika komunikasi keluarga mengenai trauma masa lalu terbatas.Penguatan psikoedukasi keluarga dan dialog intergenerasi dapat menjadi pendekatan efektif untuk mencegah kelanjutan dampak psikologis trauma serta meningkatkan kesejahteraan mental pada dewasa muda Indonesia
<br>Trauma antar generasi telah diakui sebagai faktor psikologis signifikan yang memengaruhi hasil kesehatan mental lintas generasi. Studi ini meneliti pengaruh trauma antar generasi dan hubungan keluarga terhadap kesejahteraan mental kaum muda di Indonesia. Sebanyak 103 partisipan direkrut melalui pengambilan sampel acak dan menyelesaikan versi adaptasi bahasa Indonesia dari Historical Intergenerational Trauma Transmission Questionnaire (HITT-Q), the General Functioning of Family scale, dan the Warwick-Edinburgh Mental Well-being Scale (WEMWBS). Hasil dari analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa model regresi secara keseluruhan signifikan secara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-mental-sekolah-sanggar-seni-lintas-gener-thumb-88890.webp" type="image/webp" length="143682" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-mental-sekolah-sanggar-seni-lintas-gener-thumb-bff2c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-mental-sekolah-sanggar-seni-lintas-gener-thumb-88890.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/kesehatan-mental-sekolah-sanggar-seni-lintas-gener-thumb-7c5f9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-803-ukinstitute.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17132-nusantara-journal-behavioral-social-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Adolescent Perceptions of Climate Change on the Outskirts of the Nusantara Capital City ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Adolescent Perceptions of Climate Change on the Outskirts of the Nusantara Capital City ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Adolescent Perceptions of Climate Change on the Outskirts of the Nusantara Capital City ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56577-persepsi-remaja-komunitas-pendidikan-perubahan-ikl</link>
	<guid isPermaLink="false">5112e948454dd2ec90021a98a39d1de7</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 00:08:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rahmi fauzia ]]></category>
	<category><![CDATA[ ida fitrina ]]></category>
	<category><![CDATA[ back top ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[back,fauzia,fitrina,ida,rahmi,top]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide penelitian baru, seperti: 1. Menganalisis dampak perubahan iklim terhadap kesehatan mental remaja di daerah pinggiran IKN, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti stres, kecemasan, dan depresi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Adolescent Perceptions of Climate Change on the Outskirts of the Nusantara Capital City: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide penelitian baru, seperti: 1. Menganalisis dampak perubahan iklim terhadap kesehatan mental remaja di daerah pinggiran IKN, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti stres, kecemasan, dan depresi yang mungkin timbul akibat perubahan lingkungan dan cuaca yang ekstrem.2. Meneliti strategi adaptasi dan mitigasi yang dikembangkan oleh remaja di daerah pinggiran IKN, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan strategi tersebut. Hal ini dapat mencakup studi tentang peran sekolah, komunitas, dan pemerintah dalam mendukung upaya adaptasi dan mitigasi remaja.3. Melakukan studi komparatif tentang persepsi dan pengetahuan remaja tentang perubahan iklim di berbagai daerah di Indonesia, termasuk daerah perkotaan dan pedesaan, untuk memahami perbedaan dan kesamaan dalam pemahaman mereka tentang isu ini. Studi komparatif ini dapat membantu mengidentifikasi faktor-faktor sosial, budaya, dan ekonomi yang memengaruhi persepsi remaja tentang perubahan iklim.. Adolescents in this study formed their perceptions of climate change through their daily experiences in the outskirts of the Nusantara Capital City (IKN).Through an in-depth qualitative approach using photovoice and interviews, it was found that adolescents understand climate change through experiences of seasonal instability, limited access to clean water, and suboptimal environmental management practices.The transformation of the IKN from a forest and residential area into a national development center has shaped the unique environmental experiences of adolescents, which have not been widely studied in previous research.Therefore, this study makes an important contribution to understanding adolescents' perceptions of climate change in the outskirts of the IKN.This study recommends strengthening the role of schools as contextual learning spaces by linking the issue of climate change to the daily environmental experiences of adolescents.The local government is also expected to provide structural support, more stable access to clean water, and improvements to basic infrastructure so that adolescents' environmental awareness can develop into sustainable practices Perubahan iklim merupakan masalah global yang memiliki dampak luas terhadap kehidupan manusia. Dampak ini dirasakan di hampir semua negara, termasuk Indonesia yang memiliki kondisi geografis dan geologis yang rentan. Di antara generasi muda yang terdampak perubahan iklim, remaja menempati posisi penting sebagai kelompok yang rentan namun memiliki potensi besar dalam menghadapi dinamika lingkungan yang berubah. Berdasarkan hal tersebut, studi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi remaja di pinggiran Ibu Kota Nusantara (IKN) tentang perubahan iklim. Studi ini menggunakan metode pendekatan kualitatif.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/d/persepsi-remaja-komunitas-pendidikan-perubahan-ikl-thumb-81e6b.webp" title="JURIS - Adolescent Perceptions of Climate Change on the Outskirts of the Nusantara Capital City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/persepsi-remaja-komunitas-pendidikan-perubahan-ikl-thumb-81e6b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/persepsi-remaja-komunitas-pendidikan-perubahan-ikl-thumb-81e6b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/persepsi-remaja-komunitas-pendidikan-perubahan-ikl-thumb-81e6b.webp 1x" title="JURIS - Adolescent Perceptions of Climate Change on the Outskirts of the Nusantara Capital City" alt="JURIS - Adolescent Perceptions of Climate Change on the Outskirts of the Nusantara Capital City" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/persepsi-remaja-komunitas-pendidikan-perubahan-ikl-thumb-342ed.webp" title="JURIS - Adolescent Perceptions of Climate Change on the Outskirts of the Nusantara Capital City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/persepsi-remaja-komunitas-pendidikan-perubahan-ikl-thumb-342ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/persepsi-remaja-komunitas-pendidikan-perubahan-ikl-thumb-342ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/persepsi-remaja-komunitas-pendidikan-perubahan-ikl-thumb-342ed.webp 1x" title="JURIS - Adolescent Perceptions of Climate Change on the Outskirts of the Nusantara Capital City" alt="JURIS - Adolescent Perceptions of Climate Change on the Outskirts of the Nusantara Capital City" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/persepsi-remaja-komunitas-pendidikan-perubahan-ikl-thumb-2b54d.webp" title="JURIS - Adolescent Perceptions of Climate Change on the Outskirts of the Nusantara Capital City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/persepsi-remaja-komunitas-pendidikan-perubahan-ikl-thumb-2b54d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/persepsi-remaja-komunitas-pendidikan-perubahan-ikl-thumb-2b54d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/persepsi-remaja-komunitas-pendidikan-perubahan-ikl-thumb-2b54d.webp 1x" title="JURIS - Adolescent Perceptions of Climate Change on the Outskirts of the Nusantara Capital City" alt="JURIS - Adolescent Perceptions of Climate Change on the Outskirts of the Nusantara Capital City" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56577-persepsi-remaja-komunitas-pendidikan-perubahan-ikl" title="JURIS - Adolescent Perceptions of Climate Change on the Outskirts of the Nusantara Capital City" target="_blank">Adolescent Perceptions of Climate Change on the Outskirts of the Nusantara Capital City</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide penelitian baru, seperti: 1. Menganalisis dampak perubahan iklim terhadap kesehatan mental remaja di daerah pinggiran IKN, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti stres, kecemasan, dan depresi yang mungkin timbul akibat perubahan lingkungan dan cuaca yang ekstrem.2. Meneliti strategi adaptasi dan mitigasi yang dikembangkan oleh remaja di daerah pinggiran IKN, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan strategi tersebut. Hal ini dapat mencakup studi tentang peran sekolah, komunitas, dan pemerintah dalam mendukung upaya adaptasi dan mitigasi remaja.3. Melakukan studi komparatif tentang persepsi dan pengetahuan remaja tentang perubahan iklim di berbagai daerah di Indonesia, termasuk daerah perkotaan dan pedesaan, untuk memahami perbedaan dan kesamaan dalam pemahaman mereka tentang isu ini. Studi komparatif ini dapat membantu mengidentifikasi faktor-faktor sosial, budaya, dan ekonomi yang memengaruhi persepsi remaja tentang perubahan iklim..
<br>Adolescents in this study formed their perceptions of climate change through their daily experiences in the outskirts of the Nusantara Capital City (IKN).Through an in-depth qualitative approach using photovoice and interviews, it was found that adolescents understand climate change through experiences of seasonal instability, limited access to clean water, and suboptimal environmental management practices.The transformation of the IKN from a forest and residential area into a national development center has shaped the unique environmental experiences of adolescents, which have not been widely studied in previous research.Therefore, this study makes an important contribution to understanding adolescents' perceptions of climate change in the outskirts of the IKN.This study recommends strengthening the role of schools as contextual learning spaces by linking the issue of climate change to the daily environmental experiences of adolescents.The local government is also expected to provide structural support, more stable access to clean water, and improvements to basic infrastructure so that adolescents' environmental awareness can develop into sustainable practices
<br>Perubahan iklim merupakan masalah global yang memiliki dampak luas terhadap kehidupan manusia. Dampak ini dirasakan di hampir semua negara, termasuk Indonesia yang memiliki kondisi geografis dan geologis yang rentan. Di antara generasi muda yang terdampak perubahan iklim, remaja menempati posisi penting sebagai kelompok yang rentan namun memiliki potensi besar dalam menghadapi dinamika lingkungan yang berubah. Berdasarkan hal tersebut, studi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi remaja di pinggiran Ibu Kota Nusantara (IKN) tentang perubahan iklim. Studi ini menggunakan metode pendekatan kualitatif....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/d/persepsi-remaja-komunitas-pendidikan-perubahan-ikl-thumb-342ed.webp" type="image/webp" length="184180" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/persepsi-remaja-komunitas-pendidikan-perubahan-ikl-thumb-81e6b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/persepsi-remaja-komunitas-pendidikan-perubahan-ikl-thumb-342ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/persepsi-remaja-komunitas-pendidikan-perubahan-ikl-thumb-2b54d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-803-ukinstitute.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17132-nusantara-journal-behavioral-social-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Intensitas Pemanfaatan Informasi Spasial dalam Game Online terhadap Perilaku Keruangan Mahasiswa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Intensitas Pemanfaatan Informasi Spasial dalam Game Online terhadap Perilaku Keruangan Mahasiswa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Intensitas Pemanfaatan Informasi Spasial dalam Game Online terhadap Perilaku Keruangan Mahasiswa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56576-mahasiswa-program-loyalitas-maha</link>
	<guid isPermaLink="false">1799abac14eb97014066a2c45232f6d9</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 00:08:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ issn barcode ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ niswan saleh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[barcode,content,issn,main,niswan,saleh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif yang melibatkan responden dari berbagai latar belakang pendidikan dan usia untuk melihat apakah pengaruh intensitas pemanfaatan informasi spasial dalam game online terhadap perilaku keruangan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Intensitas Pemanfaatan Informasi Spasial dalam Game Online terhadap Perilaku Keruangan Mahasiswa: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif yang melibatkan responden dari berbagai latar belakang pendidikan dan usia untuk melihat apakah pengaruh intensitas pemanfaatan informasi spasial dalam game online terhadap perilaku keruangan mahasiswa berlaku secara umum atau hanya terbatas pada mahasiswa pendidikan geografi. Selain itu, penelitian dapat dikembangkan dengan memasukkan variabel-variabel lain yang juga berpotensi memengaruhi perilaku keruangan mahasiswa, seperti pengalaman mobilitas, kemampuan kognitif spasial, dan pengalaman belajar. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang membentuk perilaku keruangan mahasiswa di era digital.. Penelitian ini menunjukkan bahwa intensitas pemanfaatan informasi spasial dalam game online berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keruangan mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi.Hasil tersebut mengindikasikan bahwa semakin tinggi intensitas mahasiswa dalam memanfaatkan informasi spasial yang terdapat dalam game online, maka semakin baik pula perilaku keruangan yang ditunjukkan.Intensitas pemanfaatan informasi spasial dalam game online memberikan kontribusi sebesar 28,8% terhadap variasi perilaku keruangan mahasiswa, sedangkan 71,2% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dianalisis dalam penelitian ini.Temuan ini menunjukkan bahwa lingkungan virtual dalam game online tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga dapat menjadi sumber pengalaman spasial yang berkontribusi terhadap pembentukan perilaku keruangan mahasiswa Perkembangan game online telah menghadirkan lingkungan virtual yang kaya akan informasi spasial dan berpotensi memengaruhi perilaku keruangan penggunanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas pemanfaatan informasi spasial dalam game online terhadap perilaku keruangan mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas pemanfaatan informasi spasial dalam game online berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keruangan mahasiswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,002 (p < 0,05). Koefisien determinasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/b/mahasiswa-program-loyalitas-pendidikan-agama-islam-thumb-aaa5f.webp" title="JURIS - Pengaruh Intensitas Pemanfaatan Informasi Spasial dalam Game Online terhadap Perilaku Keruangan Mahasiswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/mahasiswa-program-loyalitas-pendidikan-agama-islam-thumb-aaa5f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/mahasiswa-program-loyalitas-pendidikan-agama-islam-thumb-aaa5f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/mahasiswa-program-loyalitas-pendidikan-agama-islam-thumb-aaa5f.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Intensitas Pemanfaatan Informasi Spasial dalam Game Online terhadap Perilaku Keruangan Mahasiswa" alt="JURIS - Pengaruh Intensitas Pemanfaatan Informasi Spasial dalam Game Online terhadap Perilaku Keruangan Mahasiswa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/mahasiswa-program-loyalitas-pendidikan-agama-islam-thumb-f8321.webp" title="JURIS - Pengaruh Intensitas Pemanfaatan Informasi Spasial dalam Game Online terhadap Perilaku Keruangan Mahasiswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/mahasiswa-program-loyalitas-pendidikan-agama-islam-thumb-f8321.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/mahasiswa-program-loyalitas-pendidikan-agama-islam-thumb-f8321.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/mahasiswa-program-loyalitas-pendidikan-agama-islam-thumb-f8321.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Intensitas Pemanfaatan Informasi Spasial dalam Game Online terhadap Perilaku Keruangan Mahasiswa" alt="JURIS - Pengaruh Intensitas Pemanfaatan Informasi Spasial dalam Game Online terhadap Perilaku Keruangan Mahasiswa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/mahasiswa-program-loyalitas-pendidikan-agama-islam-thumb-0d802.webp" title="JURIS - Pengaruh Intensitas Pemanfaatan Informasi Spasial dalam Game Online terhadap Perilaku Keruangan Mahasiswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/mahasiswa-program-loyalitas-pendidikan-agama-islam-thumb-0d802.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/mahasiswa-program-loyalitas-pendidikan-agama-islam-thumb-0d802.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/mahasiswa-program-loyalitas-pendidikan-agama-islam-thumb-0d802.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Intensitas Pemanfaatan Informasi Spasial dalam Game Online terhadap Perilaku Keruangan Mahasiswa" alt="JURIS - Pengaruh Intensitas Pemanfaatan Informasi Spasial dalam Game Online terhadap Perilaku Keruangan Mahasiswa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56576-mahasiswa-program-loyalitas-maha" title="JURIS - Pengaruh Intensitas Pemanfaatan Informasi Spasial dalam Game Online terhadap Perilaku Keruangan Mahasiswa" target="_blank">Pengaruh Intensitas Pemanfaatan Informasi Spasial dalam Game Online terhadap Perilaku Keruangan Mahasiswa</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif yang melibatkan responden dari berbagai latar belakang pendidikan dan usia untuk melihat apakah pengaruh intensitas pemanfaatan informasi spasial dalam game online terhadap perilaku keruangan mahasiswa berlaku secara umum atau hanya terbatas pada mahasiswa pendidikan geografi. Selain itu, penelitian dapat dikembangkan dengan memasukkan variabel-variabel lain yang juga berpotensi memengaruhi perilaku keruangan mahasiswa, seperti pengalaman mobilitas, kemampuan kognitif spasial, dan pengalaman belajar. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang membentuk perilaku keruangan mahasiswa di era digital..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa intensitas pemanfaatan informasi spasial dalam game online berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keruangan mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi.Hasil tersebut mengindikasikan bahwa semakin tinggi intensitas mahasiswa dalam memanfaatkan informasi spasial yang terdapat dalam game online, maka semakin baik pula perilaku keruangan yang ditunjukkan.Intensitas pemanfaatan informasi spasial dalam game online memberikan kontribusi sebesar 28,8% terhadap variasi perilaku keruangan mahasiswa, sedangkan 71,2% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dianalisis dalam penelitian ini.Temuan ini menunjukkan bahwa lingkungan virtual dalam game online tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga dapat menjadi sumber pengalaman spasial yang berkontribusi terhadap pembentukan perilaku keruangan mahasiswa
<br>Perkembangan game online telah menghadirkan lingkungan virtual yang kaya akan informasi spasial dan berpotensi memengaruhi perilaku keruangan penggunanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas pemanfaatan informasi spasial dalam game online terhadap perilaku keruangan mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas pemanfaatan informasi spasial dalam game online berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keruangan mahasiswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,002 (p < 0,05). Koefisien determinasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/b/mahasiswa-program-loyalitas-pendidikan-agama-islam-thumb-0d802.webp" type="image/webp" length="112892" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/mahasiswa-program-loyalitas-pendidikan-agama-islam-thumb-aaa5f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/mahasiswa-program-loyalitas-pendidikan-agama-islam-thumb-f8321.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/mahasiswa-program-loyalitas-pendidikan-agama-islam-thumb-0d802.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2553-gumpublisher.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10968-eduversity-journal-future-interdisciplinary-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Literasi Geospasial Terhadap Kemampuan Orientasi Spasial Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Literasi Geospasial Terhadap Kemampuan Orientasi Spasial Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Literasi Geospasial Terhadap Kemampuan Orientasi Spasial Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56575-orientasi-spasial-era-digital-literasi-pengaruh-li</link>
	<guid isPermaLink="false">49ca448205a744dade3a46fa25e1391e</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 00:08:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ issn barcode ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ niswan saleh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[barcode,content,issn,main,niswan,saleh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas intervensi kurikulum berbasis GIS dengan desain eksperimental berkelompok kontrol untuk mengetahui peningkatan kemampuan orientasi spasial secara langsung; selanjutnya, perlu dilakukan studi multivariat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Literasi Geospasial Terhadap Kemampuan Orientasi Spasial Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas intervensi kurikulum berbasis GIS dengan desain eksperimental berkelompok kontrol untuk mengetahui peningkatan kemampuan orientasi spasial secara langsung; selanjutnya, perlu dilakukan studi multivariat yang melibatkan variabel mediator dan moderator seperti kemampuan visualAcspasial, motivasi belajar, dan pengalaman penggunaan teknologi geospasial guna memahami mekanisme hubungan literasi geospasial dan orientasi spasial pada mahasiswa di beberapa universitas; terakhir, sebuah penelitian longitudinal dapat dirancang untuk memantau perkembangan literasi geospasial dan orientasi spasial selama periode studi akademik, sehingga dapat menilai dampak jangka panjang serta kontribusinya terhadap prestasi akademik dalam pendidikan geografi.. Penelitian ini menemukan bahwa literasi geospasial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan orientasi spasial mahasiswa, dengan koefisien regresi 0,954 dan RA 0,636 yang menjelaskan 63,6% variasi kemampuan spasial.Instrumen yang digunakan terbukti valid dan reliabel, serta data memenuhi asumsi normalitas dan linearitas, sehingga hasil regresi dapat dipertanggungjawabkan.Oleh karena itu, perlu terus menguatkan literasi geospasial melalui pembelajaran berbasis peta, SIG, penginderaan jauh, dan WebAcGIS untuk meningkatkan kompetensi spasial mahasiswa geografi di era digital Perkembangan teknologi geospasial pada era digital menuntut mahasiswa pendidikan geografi memiliki kemampuan memahami dan memanfaatkan informasi keruangan secara tepat. Salah satu kompetensi penting adalah literasi geospasial yang diduga berpengaruh terhadap kemampuan orientasi spasial mahasiswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi geospasial terhadap kemampuan orientasi spasial mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, desain eksplanatori, dan desain asosiatif kausal pada sampel 26 mahasiswa yang dipilih purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan tes literasi geospasial dan tes kemampuan orientasi spasial, kemudian dianalisis dengan statistik... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/f/orientasi-spasial-era-digital-literasi-pengaruh-pa-thumb-adfcf.webp" title="JURIS - Pengaruh Literasi Geospasial Terhadap Kemampuan Orientasi Spasial Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/orientasi-spasial-era-digital-literasi-pengaruh-pa-thumb-adfcf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/orientasi-spasial-era-digital-literasi-pengaruh-pa-thumb-adfcf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/orientasi-spasial-era-digital-literasi-pengaruh-pa-thumb-adfcf.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Literasi Geospasial Terhadap Kemampuan Orientasi Spasial Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi" alt="JURIS - Pengaruh Literasi Geospasial Terhadap Kemampuan Orientasi Spasial Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/f/orientasi-spasial-era-digital-literasi-pengaruh-pa-thumb-e177a.webp" title="JURIS - Pengaruh Literasi Geospasial Terhadap Kemampuan Orientasi Spasial Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/orientasi-spasial-era-digital-literasi-pengaruh-pa-thumb-e177a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/orientasi-spasial-era-digital-literasi-pengaruh-pa-thumb-e177a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/orientasi-spasial-era-digital-literasi-pengaruh-pa-thumb-e177a.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Literasi Geospasial Terhadap Kemampuan Orientasi Spasial Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi" alt="JURIS - Pengaruh Literasi Geospasial Terhadap Kemampuan Orientasi Spasial Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/f/orientasi-spasial-era-digital-literasi-pengaruh-pa-thumb-dff15.webp" title="JURIS - Pengaruh Literasi Geospasial Terhadap Kemampuan Orientasi Spasial Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/orientasi-spasial-era-digital-literasi-pengaruh-pa-thumb-dff15.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/orientasi-spasial-era-digital-literasi-pengaruh-pa-thumb-dff15.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/orientasi-spasial-era-digital-literasi-pengaruh-pa-thumb-dff15.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Literasi Geospasial Terhadap Kemampuan Orientasi Spasial Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi" alt="JURIS - Pengaruh Literasi Geospasial Terhadap Kemampuan Orientasi Spasial Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56575-orientasi-spasial-era-digital-literasi-pengaruh-li" title="JURIS - Pengaruh Literasi Geospasial Terhadap Kemampuan Orientasi Spasial Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi" target="_blank">Pengaruh Literasi Geospasial Terhadap Kemampuan Orientasi Spasial Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas intervensi kurikulum berbasis GIS dengan desain eksperimental berkelompok kontrol untuk mengetahui peningkatan kemampuan orientasi spasial secara langsung; selanjutnya, perlu dilakukan studi multivariat yang melibatkan variabel mediator dan moderator seperti kemampuan visualAcspasial, motivasi belajar, dan pengalaman penggunaan teknologi geospasial guna memahami mekanisme hubungan literasi geospasial dan orientasi spasial pada mahasiswa di beberapa universitas; terakhir, sebuah penelitian longitudinal dapat dirancang untuk memantau perkembangan literasi geospasial dan orientasi spasial selama periode studi akademik, sehingga dapat menilai dampak jangka panjang serta kontribusinya terhadap prestasi akademik dalam pendidikan geografi..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa literasi geospasial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan orientasi spasial mahasiswa, dengan koefisien regresi 0,954 dan RA 0,636 yang menjelaskan 63,6% variasi kemampuan spasial.Instrumen yang digunakan terbukti valid dan reliabel, serta data memenuhi asumsi normalitas dan linearitas, sehingga hasil regresi dapat dipertanggungjawabkan.Oleh karena itu, perlu terus menguatkan literasi geospasial melalui pembelajaran berbasis peta, SIG, penginderaan jauh, dan WebAcGIS untuk meningkatkan kompetensi spasial mahasiswa geografi di era digital
<br>Perkembangan teknologi geospasial pada era digital menuntut mahasiswa pendidikan geografi memiliki kemampuan memahami dan memanfaatkan informasi keruangan secara tepat. Salah satu kompetensi penting adalah literasi geospasial yang diduga berpengaruh terhadap kemampuan orientasi spasial mahasiswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi geospasial terhadap kemampuan orientasi spasial mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, desain eksplanatori, dan desain asosiatif kausal pada sampel 26 mahasiswa yang dipilih purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan tes literasi geospasial dan tes kemampuan orientasi spasial, kemudian dianalisis dengan statistik...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/f/orientasi-spasial-era-digital-literasi-pengaruh-pa-thumb-adfcf.webp" type="image/webp" length="105982" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/orientasi-spasial-era-digital-literasi-pengaruh-pa-thumb-adfcf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/orientasi-spasial-era-digital-literasi-pengaruh-pa-thumb-e177a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/orientasi-spasial-era-digital-literasi-pengaruh-pa-thumb-dff15.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2553-gumpublisher.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10968-eduversity-journal-future-interdisciplinary-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Tingkat Pengetahuan Mitigasi Bencana dan Kesiapsiagaan Gempa Bumi Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Tingkat Pengetahuan Mitigasi Bencana dan Kesiapsiagaan Gempa Bumi Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Tingkat Pengetahuan Mitigasi Bencana dan Kesiapsiagaan Gempa Bumi Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56574-daerah-rawan-gempa-bumi-data-wila</link>
	<guid isPermaLink="false">e6ff7886484a6530cec1a312ef855487</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 00:08:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ issn barcode ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ niswan saleh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[barcode,content,issn,main,niswan,saleh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas pelatihan berbasis simulasi dalam meningkatkan kesiapsiagaan gempa bumi mahasiswa, dengan mengukur perubahan perilaku sebelum dan sesudah intervensi. Selain itu, studi longitudinal diperlukan untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Tingkat Pengetahuan Mitigasi Bencana dan Kesiapsiagaan Gempa Bumi Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas pelatihan berbasis simulasi dalam meningkatkan kesiapsiagaan gempa bumi mahasiswa, dengan mengukur perubahan perilaku sebelum dan sesudah intervensi. Selain itu, studi longitudinal diperlukan untuk menilai retensi pengetahuan mitigasi bencana selama beberapa tahun setelah penyelesaian mata kuliah kebencanaan, guna memahami faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan pengetahuan. Selanjutnya, penelitian komparatif antar universitas di wilayah rawan gempa dapat mengidentifikasi perbedaan praktik pendidikan kebencanaan dan mengembangkan model kurikulum nasional yang lebih responsif terhadap kebutuhan mitigasi dan kesiapsiagaan mahasiswa.. Berdasarkan Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan mitigasi bencana mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi berada pada kategori sangat tinggi dengan nilai rata-rata sebesar 49,233, sedangkan tingkat kesiapsiagaan gempa bumi berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata sebesar 45,733.Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa telah memiliki pemahaman yang sangat baik mengenai mitigasi bencana serta kesiapan yang baik dalam menghadapi gempa bumi.Oleh karena itu, Program Studi Pendidikan Geografi diharapkan terus memperkuat pendidikan kebencanaan melalui pembelajaran yang terintegrasi dengan kegiatan praktik, simulasi, dan pelatihan kebencanaan sehingga kesiapsiagaan mahasiswa dapat semakin meningkat Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki tingkat kerawanan gempa bumi yang tinggi karena berada pada pertemuan tiga lempeng tektonik utama dunia. Kondisi ini menuntut peningkatan pengetahuan mitigasi bencana dan kesiapsiagaan, terutama bagi mahasiswa sebagai calon pendidik dan agen perubahan dalam upaya pengurangan risiko bencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan mitigasi bencana dan kesiapsiagaan gempa bumi mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif survei terhadap 30 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif yang meliputi nilai rata-rata, skor minimum, skor maksimum, persentase, standar deviasi, dan kategorisasi. Hasil penelitian menunjukkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/0/daerah-rawan-gempa-bumi-data-wilayah-mahasiswa-pen-thumb-f734c.webp" title="JURIS - Analisis Tingkat Pengetahuan Mitigasi Bencana dan Kesiapsiagaan Gempa Bumi Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/daerah-rawan-gempa-bumi-data-wilayah-mahasiswa-pen-thumb-f734c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/daerah-rawan-gempa-bumi-data-wilayah-mahasiswa-pen-thumb-f734c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/daerah-rawan-gempa-bumi-data-wilayah-mahasiswa-pen-thumb-f734c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Tingkat Pengetahuan Mitigasi Bencana dan Kesiapsiagaan Gempa Bumi Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi" alt="JURIS - Analisis Tingkat Pengetahuan Mitigasi Bencana dan Kesiapsiagaan Gempa Bumi Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/daerah-rawan-gempa-bumi-data-wilayah-mahasiswa-pen-thumb-82eca.webp" title="JURIS - Analisis Tingkat Pengetahuan Mitigasi Bencana dan Kesiapsiagaan Gempa Bumi Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/daerah-rawan-gempa-bumi-data-wilayah-mahasiswa-pen-thumb-82eca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/daerah-rawan-gempa-bumi-data-wilayah-mahasiswa-pen-thumb-82eca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/daerah-rawan-gempa-bumi-data-wilayah-mahasiswa-pen-thumb-82eca.webp 1x" title="JURIS - Analisis Tingkat Pengetahuan Mitigasi Bencana dan Kesiapsiagaan Gempa Bumi Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi" alt="JURIS - Analisis Tingkat Pengetahuan Mitigasi Bencana dan Kesiapsiagaan Gempa Bumi Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/daerah-rawan-gempa-bumi-data-wilayah-mahasiswa-pen-thumb-06639.webp" title="JURIS - Analisis Tingkat Pengetahuan Mitigasi Bencana dan Kesiapsiagaan Gempa Bumi Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/daerah-rawan-gempa-bumi-data-wilayah-mahasiswa-pen-thumb-06639.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/daerah-rawan-gempa-bumi-data-wilayah-mahasiswa-pen-thumb-06639.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/daerah-rawan-gempa-bumi-data-wilayah-mahasiswa-pen-thumb-06639.webp 1x" title="JURIS - Analisis Tingkat Pengetahuan Mitigasi Bencana dan Kesiapsiagaan Gempa Bumi Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi" alt="JURIS - Analisis Tingkat Pengetahuan Mitigasi Bencana dan Kesiapsiagaan Gempa Bumi Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56574-daerah-rawan-gempa-bumi-data-wila" title="JURIS - Analisis Tingkat Pengetahuan Mitigasi Bencana dan Kesiapsiagaan Gempa Bumi Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi" target="_blank">Analisis Tingkat Pengetahuan Mitigasi Bencana dan Kesiapsiagaan Gempa Bumi Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas pelatihan berbasis simulasi dalam meningkatkan kesiapsiagaan gempa bumi mahasiswa, dengan mengukur perubahan perilaku sebelum dan sesudah intervensi. Selain itu, studi longitudinal diperlukan untuk menilai retensi pengetahuan mitigasi bencana selama beberapa tahun setelah penyelesaian mata kuliah kebencanaan, guna memahami faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan pengetahuan. Selanjutnya, penelitian komparatif antar universitas di wilayah rawan gempa dapat mengidentifikasi perbedaan praktik pendidikan kebencanaan dan mengembangkan model kurikulum nasional yang lebih responsif terhadap kebutuhan mitigasi dan kesiapsiagaan mahasiswa..
<br>Berdasarkan Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan mitigasi bencana mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi berada pada kategori sangat tinggi dengan nilai rata-rata sebesar 49,233, sedangkan tingkat kesiapsiagaan gempa bumi berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata sebesar 45,733.Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa telah memiliki pemahaman yang sangat baik mengenai mitigasi bencana serta kesiapan yang baik dalam menghadapi gempa bumi.Oleh karena itu, Program Studi Pendidikan Geografi diharapkan terus memperkuat pendidikan kebencanaan melalui pembelajaran yang terintegrasi dengan kegiatan praktik, simulasi, dan pelatihan kebencanaan sehingga kesiapsiagaan mahasiswa dapat semakin meningkat
<br>Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki tingkat kerawanan gempa bumi yang tinggi karena berada pada pertemuan tiga lempeng tektonik utama dunia. Kondisi ini menuntut peningkatan pengetahuan mitigasi bencana dan kesiapsiagaan, terutama bagi mahasiswa sebagai calon pendidik dan agen perubahan dalam upaya pengurangan risiko bencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan mitigasi bencana dan kesiapsiagaan gempa bumi mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif survei terhadap 30 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif yang meliputi nilai rata-rata, skor minimum, skor maksimum, persentase, standar deviasi, dan kategorisasi. Hasil penelitian menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/0/daerah-rawan-gempa-bumi-data-wilayah-mahasiswa-pen-thumb-06639.webp" type="image/webp" length="92402" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/daerah-rawan-gempa-bumi-data-wilayah-mahasiswa-pen-thumb-f734c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/daerah-rawan-gempa-bumi-data-wilayah-mahasiswa-pen-thumb-82eca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/daerah-rawan-gempa-bumi-data-wilayah-mahasiswa-pen-thumb-06639.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2553-gumpublisher.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10968-eduversity-journal-future-interdisciplinary-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Studi Deskriptif Intensitas Penggunaan Kecerdasan Buatan AI dan Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Geografi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Studi Deskriptif Intensitas Penggunaan Kecerdasan Buatan AI dan Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Geografi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Studi Deskriptif Intensitas Penggunaan Kecerdasan Buatan AI dan Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Geografi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56573-literasi-digital-ai-peran-mahasiswa-pembelajaran-m</link>
	<guid isPermaLink="false">9630e8fbb5e02c305dd392a211c4ec24</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 00:08:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ issn barcode ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ niswan saleh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[barcode,content,issn,main,niswan,saleh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada pengembangan strategi pembelajaran yang memanfaatkan AI secara optimal. Studi ini dapat mengeksplorasi cara-cara kreatif dalam mengintegrasikan AI ke dalam proses ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Studi Deskriptif Intensitas Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dan Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Geografi: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada pengembangan strategi pembelajaran yang memanfaatkan AI secara optimal. Studi ini dapat mengeksplorasi cara-cara kreatif dalam mengintegrasikan AI ke dalam proses pembelajaran, seperti penggunaan AI untuk membantu mahasiswa dalam merancang dan mengembangkan proyek penelitian, atau memanfaatkan AI sebagai alat bantu dalam proses penulisan ilmiah. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat menyelidiki dampak penggunaan AI terhadap kemampuan berpikir kritis dan kreatif mahasiswa, serta bagaimana AI dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah dan kemampuan analisis mahasiswa. Dengan demikian, studi lanjutan ini dapat memberikan kontribusi dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang memanfaatkan AI secara efektif dan bertanggung jawab, serta meningkatkan kualitas pendidikan di perguruan tinggi.. Berdasarkan hasil penelitian, intensitas penggunaan Artificial Intelligence (AI) pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi berada pada kategori tinggi, demikian pula tingkat kemandirian belajar mahasiswa yang juga berada pada kategori tinggi.Hasil tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan AI telah menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa, terutama dalam mencari informasi, memahami materi perkuliahan, dan menyelesaikan tugas akademik.Tingginya penggunaan AI tidak menyebabkan menurunnya kemandirian belajar, tetapi justru dapat mendukung proses pembelajaran apabila dimanfaatkan secara bijaksana dan bertanggung jawab.Mahasiswa tetap mampu mengatur tujuan belajar, mengelola waktu, memilih strategi belajar, serta mengevaluasi hasil belajarnya secara mandiri meskipun memanfaatkan AI sebagai media pendukung pembelajaran.Temuan ini menunjukkan bahwa AI berperan sebagai alat bantu yang dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi belajar tanpa menggantikan peran mahasiswa dalam membangun pengetahuan secara mandiri.Oleh karena itu, pemanfaatan AI dalam pembelajaran di perguruan tinggi perlu diintegrasikan secara tepat melalui strategi pembelajaran yang mendorong kemampuan berpikir kritis, literasi digital, dan kemandirian belajar sehingga teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas pendidikan Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat intensitas penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan tingkat kemandirian belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan AI berada pada kategori tinggi dengan persentase 73,3% dan nilai rata-rata 48,37, sedangkan kemandirian belajar juga berada pada kategori tinggi dengan persentase 80,0% dan nilai rata-rata 55,60. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa mampu memanfaatkan AI sebagai pendukung pembelajaran tanpa mengurangi kemampuan belajar secara mandiri. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi program studi dalam menyusun strategi pemanfaatan AI yang mendukung proses pembelajaran secara optimal. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/a/literasi-digital-ai-peran-mahasiswa-pembelajaran-k-thumb-d01e7.webp" title="JURIS - Studi Deskriptif Intensitas Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dan Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Geografi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/literasi-digital-ai-peran-mahasiswa-pembelajaran-k-thumb-d01e7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/literasi-digital-ai-peran-mahasiswa-pembelajaran-k-thumb-d01e7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/literasi-digital-ai-peran-mahasiswa-pembelajaran-k-thumb-d01e7.webp 1x" title="JURIS - Studi Deskriptif Intensitas Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dan Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Geografi" alt="JURIS - Studi Deskriptif Intensitas Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dan Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Geografi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/literasi-digital-ai-peran-mahasiswa-pembelajaran-k-thumb-4b594.webp" title="JURIS - Studi Deskriptif Intensitas Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dan Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Geografi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/literasi-digital-ai-peran-mahasiswa-pembelajaran-k-thumb-4b594.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/literasi-digital-ai-peran-mahasiswa-pembelajaran-k-thumb-4b594.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/literasi-digital-ai-peran-mahasiswa-pembelajaran-k-thumb-4b594.webp 1x" title="JURIS - Studi Deskriptif Intensitas Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dan Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Geografi" alt="JURIS - Studi Deskriptif Intensitas Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dan Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Geografi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/literasi-digital-ai-peran-mahasiswa-pembelajaran-k-thumb-047a8.webp" title="JURIS - Studi Deskriptif Intensitas Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dan Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Geografi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/literasi-digital-ai-peran-mahasiswa-pembelajaran-k-thumb-047a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/literasi-digital-ai-peran-mahasiswa-pembelajaran-k-thumb-047a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/literasi-digital-ai-peran-mahasiswa-pembelajaran-k-thumb-047a8.webp 1x" title="JURIS - Studi Deskriptif Intensitas Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dan Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Geografi" alt="JURIS - Studi Deskriptif Intensitas Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dan Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Geografi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56573-literasi-digital-ai-peran-mahasiswa-pembelajaran-m" title="JURIS - Studi Deskriptif Intensitas Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dan Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Geografi" target="_blank">Studi Deskriptif Intensitas Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dan Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Geografi</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada pengembangan strategi pembelajaran yang memanfaatkan AI secara optimal. Studi ini dapat mengeksplorasi cara-cara kreatif dalam mengintegrasikan AI ke dalam proses pembelajaran, seperti penggunaan AI untuk membantu mahasiswa dalam merancang dan mengembangkan proyek penelitian, atau memanfaatkan AI sebagai alat bantu dalam proses penulisan ilmiah. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat menyelidiki dampak penggunaan AI terhadap kemampuan berpikir kritis dan kreatif mahasiswa, serta bagaimana AI dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah dan kemampuan analisis mahasiswa. Dengan demikian, studi lanjutan ini dapat memberikan kontribusi dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang memanfaatkan AI secara efektif dan bertanggung jawab, serta meningkatkan kualitas pendidikan di perguruan tinggi..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, intensitas penggunaan Artificial Intelligence (AI) pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi berada pada kategori tinggi, demikian pula tingkat kemandirian belajar mahasiswa yang juga berada pada kategori tinggi.Hasil tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan AI telah menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa, terutama dalam mencari informasi, memahami materi perkuliahan, dan menyelesaikan tugas akademik.Tingginya penggunaan AI tidak menyebabkan menurunnya kemandirian belajar, tetapi justru dapat mendukung proses pembelajaran apabila dimanfaatkan secara bijaksana dan bertanggung jawab.Mahasiswa tetap mampu mengatur tujuan belajar, mengelola waktu, memilih strategi belajar, serta mengevaluasi hasil belajarnya secara mandiri meskipun memanfaatkan AI sebagai media pendukung pembelajaran.Temuan ini menunjukkan bahwa AI berperan sebagai alat bantu yang dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi belajar tanpa menggantikan peran mahasiswa dalam membangun pengetahuan secara mandiri.Oleh karena itu, pemanfaatan AI dalam pembelajaran di perguruan tinggi perlu diintegrasikan secara tepat melalui strategi pembelajaran yang mendorong kemampuan berpikir kritis, literasi digital, dan kemandirian belajar sehingga teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas pendidikan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat intensitas penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan tingkat kemandirian belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan AI berada pada kategori tinggi dengan persentase 73,3% dan nilai rata-rata 48,37, sedangkan kemandirian belajar juga berada pada kategori tinggi dengan persentase 80,0% dan nilai rata-rata 55,60. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa mampu memanfaatkan AI sebagai pendukung pembelajaran tanpa mengurangi kemampuan belajar secara mandiri. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi program studi dalam menyusun strategi pemanfaatan AI yang mendukung proses pembelajaran secara optimal.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/a/literasi-digital-ai-peran-mahasiswa-pembelajaran-k-thumb-047a8.webp" type="image/webp" length="105550" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/literasi-digital-ai-peran-mahasiswa-pembelajaran-k-thumb-d01e7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/literasi-digital-ai-peran-mahasiswa-pembelajaran-k-thumb-4b594.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/literasi-digital-ai-peran-mahasiswa-pembelajaran-k-thumb-047a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2553-gumpublisher.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10968-eduversity-journal-future-interdisciplinary-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Integrasi Information Technology IT Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Matematika Di Sekolah Dasar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Integrasi Information Technology IT Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Matematika Di Sekolah Dasar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Integrasi Information Technology IT Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Matematika Di Sekolah Dasar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56572-matematika-materi-anak-mater</link>
	<guid isPermaLink="false">ea447e3d17f606288db07239131c1981</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 00:08:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ issn barcode ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ niswan saleh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[barcode,content,issn,main,niswan,saleh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi retensi jangka panjang hasil belajar matematika setelah integrasi IT dengan desain longitudinal selama satu tahun untuk melihat apakah peningkatan yang signifikan tetap bertahan; penelitian lain dapat membandingkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Integrasi Information Technology (IT) Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Matematika Di Sekolah Dasar: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi retensi jangka panjang hasil belajar matematika setelah integrasi IT dengan desain longitudinal selama satu tahun untuk melihat apakah peningkatan yang signifikan tetap bertahan; penelitian lain dapat membandingkan efektivitas integrasi IT pada berbagai tingkat kelas (kelas IAcV) serta konteks geografis (pedesaan vs perkotaan) guna mengidentifikasi faktor lingkungan yang memoderasi dampak teknologi; serta penelitian ketiga dapat menyelidiki peran kompetensi digital guru dalam memfasilitasi pembelajaran berbasis IT, misalnya dengan menguji apakah program pelatihan TPACK meningkatkan efektivitas integrasi teknologi dan mengurangi efek novelty pada motivasi serta hasil belajar siswa.. Integrasi IT secara signifikan meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas III SD melalui visualisasi dinamis dan umpan balik langsung yang menciptakan lingkungan belajar interaktif dan menyenangkan.Integrasi IT memberikan pengaruh positif yang nyata terhadap hasil belajar matematika, karena manipulatif virtual membantu siswa memahami konsep abstrak seperti pecahan sehingga performa tes meningkat secara substansial.Keberhasilan pemanfaatan IT tidak hanya bergantung pada teknologi, melainkan pada kemampuan guru merancang skenario pembelajaran yang mengintegrasikan konten akademik, strategi pedagogis, dan fitur teknologi secara harmonis (kerangka kerja TPACK) Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh integrasi Information Technology (IT) terhadap motivasi belajar dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika di tingkat Sekolah Dasar (SD). Menggunakan pendekatan kuantitatif metode eksperimen kuasi (quasi-experimental design) dengan rancangan Pretest-Posttest Non-Equivalent Control Group Design, penelitian ini melibatkan dua kelompok sampel dari siswa kelas III SD di perkotaan dan sub-perkotaan. Kelompok eksperimen diajar menggunakan integrasi IT berupa media interaktif, game edukasi, dan platform penilaian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/7/matematika-materi-anak-segitiga-proses-pembelajara-thumb-ca7f2.webp" title="JURIS - Pengaruh Integrasi Information Technology (IT) Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Matematika Di Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/matematika-materi-anak-segitiga-proses-pembelajara-thumb-ca7f2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/matematika-materi-anak-segitiga-proses-pembelajara-thumb-ca7f2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/matematika-materi-anak-segitiga-proses-pembelajara-thumb-ca7f2.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Integrasi Information Technology (IT) Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Matematika Di Sekolah Dasar" alt="JURIS - Pengaruh Integrasi Information Technology (IT) Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Matematika Di Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/matematika-materi-anak-segitiga-proses-pembelajara-thumb-9c987.webp" title="JURIS - Pengaruh Integrasi Information Technology (IT) Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Matematika Di Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/matematika-materi-anak-segitiga-proses-pembelajara-thumb-9c987.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/matematika-materi-anak-segitiga-proses-pembelajara-thumb-9c987.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/matematika-materi-anak-segitiga-proses-pembelajara-thumb-9c987.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Integrasi Information Technology (IT) Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Matematika Di Sekolah Dasar" alt="JURIS - Pengaruh Integrasi Information Technology (IT) Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Matematika Di Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56572-matematika-materi-anak-mater" title="JURIS - Pengaruh Integrasi Information Technology (IT) Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Matematika Di Sekolah Dasar" target="_blank">Pengaruh Integrasi Information Technology (IT) Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Matematika Di Sekolah Dasar</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi retensi jangka panjang hasil belajar matematika setelah integrasi IT dengan desain longitudinal selama satu tahun untuk melihat apakah peningkatan yang signifikan tetap bertahan; penelitian lain dapat membandingkan efektivitas integrasi IT pada berbagai tingkat kelas (kelas IAcV) serta konteks geografis (pedesaan vs perkotaan) guna mengidentifikasi faktor lingkungan yang memoderasi dampak teknologi; serta penelitian ketiga dapat menyelidiki peran kompetensi digital guru dalam memfasilitasi pembelajaran berbasis IT, misalnya dengan menguji apakah program pelatihan TPACK meningkatkan efektivitas integrasi teknologi dan mengurangi efek novelty pada motivasi serta hasil belajar siswa..
<br>Integrasi IT secara signifikan meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas III SD melalui visualisasi dinamis dan umpan balik langsung yang menciptakan lingkungan belajar interaktif dan menyenangkan.Integrasi IT memberikan pengaruh positif yang nyata terhadap hasil belajar matematika, karena manipulatif virtual membantu siswa memahami konsep abstrak seperti pecahan sehingga performa tes meningkat secara substansial.Keberhasilan pemanfaatan IT tidak hanya bergantung pada teknologi, melainkan pada kemampuan guru merancang skenario pembelajaran yang mengintegrasikan konten akademik, strategi pedagogis, dan fitur teknologi secara harmonis (kerangka kerja TPACK)
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh integrasi Information Technology (IT) terhadap motivasi belajar dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika di tingkat Sekolah Dasar (SD). Menggunakan pendekatan kuantitatif metode eksperimen kuasi (quasi-experimental design) dengan rancangan Pretest-Posttest Non-Equivalent Control Group Design, penelitian ini melibatkan dua kelompok sampel dari siswa kelas III SD di perkotaan dan sub-perkotaan. Kelompok eksperimen diajar menggunakan integrasi IT berupa media interaktif, game edukasi, dan platform penilaian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/7/matematika-materi-anak-segitiga-proses-pembelajara-thumb-ca7f2.webp" type="image/webp" length="100374" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/matematika-materi-anak-segitiga-proses-pembelajara-thumb-ca7f2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/matematika-materi-anak-segitiga-proses-pembelajara-thumb-9c987.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2553-gumpublisher.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10968-eduversity-journal-future-interdisciplinary-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Inovasi Pembelajaran E Learning Berbasis Google Classroom dalam Meningkatkan Kualitas Hasil Belajar IPS di Sekolah Dasar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Inovasi Pembelajaran E Learning Berbasis Google Classroom dalam Meningkatkan Kualitas Hasil Belajar IPS di Sekolah Dasar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Inovasi Pembelajaran E Learning Berbasis Google Classroom dalam Meningkatkan Kualitas Hasil Belajar IPS di Sekolah Dasar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56571-kualitas-hasil-puisi-google-classroom-class</link>
	<guid isPermaLink="false">18d9dd05313f5c1fb1246d07507d74e9</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 00:08:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ issn barcode ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ niswan saleh ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[barcode,content,issn,main,niswan,saleh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana variasi akses perangkat digital di antara kelompok sosioAcekonomi memengaruhi efektivitas penggunaan Google Classroom dalam pembelajaran IPS, sehingga dapat mengidentifikasi kesenjangan teknologi yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Inovasi Pembelajaran E-Learning Berbasis Google Classroom dalam Meningkatkan Kualitas Hasil Belajar IPS di Sekolah Dasar: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana variasi akses perangkat digital di antara kelompok sosioAcekonomi memengaruhi efektivitas penggunaan Google Classroom dalam pembelajaran IPS, sehingga dapat mengidentifikasi kesenjangan teknologi yang perlu diatasi. Selain itu, diperlukan studi longitudinal yang membandingkan retensi jangka panjang konsep IPS yang dipelajari melalui Google Classroom dengan metode konvensional, misalnya dengan melakukan tes tertunda setelah beberapa bulan untuk menilai keberlanjutan pembelajaran. Selanjutnya, peneliti dapat merancang dan menguji integrasi elemen gamifikasi interaktif dalam Google Classroom untuk meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS, sehingga dapat memberikan wawasan tentang strategi pembelajaran digital yang lebih menarik dan efektif.. Penggunaan platform Google Classroom dalam pembelajaran IPS di sekolah dasar terbukti memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan kualitas hasil belajar siswa.Temuan menunjukkan lonjakan nilai rata-rata yang nyata pada siswa yang menggunakan media digital dibandingkan dengan pembelajaran konvensional, serta indeks gain berada pada kategori sedang yang menegaskan efektivitas integrasi TI dalam memfasilitasi pemahaman konsep sosial yang kompleks.Keberhasilan ini membuktikan bahwa media eAclearning tidak hanya sebagai alat bantu distribusi materi, tetapi juga menjadi instrumen krusial untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih mendalam dan terstruktur Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di sekolah dasar sering kali dihadapkan pada tantangan materi yang padat konseptual dan kecenderungan pola pengajaran konvensional yang monoton. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas inovasi pembelajaran e-learning berbasis platform Google Classroom dalam meningkatkan kualitas hasil belajar IPS siswa sekolah dasar. Pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experimental research) dan desain Pretest-Posttest Control Group Design diterapkan dalam penelitian ini. Subjek penelitian melibatkan dua kelompok siswa kelas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/7/kualitas-hasil-puisi-google-classroom-form-penelit-thumb-5ffdc.webp" title="JURIS - Efektivitas Inovasi Pembelajaran E-Learning Berbasis Google Classroom dalam Meningkatkan Kualitas Hasil Belajar IPS di Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/kualitas-hasil-puisi-google-classroom-form-penelit-thumb-5ffdc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/kualitas-hasil-puisi-google-classroom-form-penelit-thumb-5ffdc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/kualitas-hasil-puisi-google-classroom-form-penelit-thumb-5ffdc.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Inovasi Pembelajaran E-Learning Berbasis Google Classroom dalam Meningkatkan Kualitas Hasil Belajar IPS di Sekolah Dasar" alt="JURIS - Efektivitas Inovasi Pembelajaran E-Learning Berbasis Google Classroom dalam Meningkatkan Kualitas Hasil Belajar IPS di Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/kualitas-hasil-puisi-google-classroom-form-penelit-thumb-baa81.webp" title="JURIS - Efektivitas Inovasi Pembelajaran E-Learning Berbasis Google Classroom dalam Meningkatkan Kualitas Hasil Belajar IPS di Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/kualitas-hasil-puisi-google-classroom-form-penelit-thumb-baa81.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/kualitas-hasil-puisi-google-classroom-form-penelit-thumb-baa81.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/kualitas-hasil-puisi-google-classroom-form-penelit-thumb-baa81.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Inovasi Pembelajaran E-Learning Berbasis Google Classroom dalam Meningkatkan Kualitas Hasil Belajar IPS di Sekolah Dasar" alt="JURIS - Efektivitas Inovasi Pembelajaran E-Learning Berbasis Google Classroom dalam Meningkatkan Kualitas Hasil Belajar IPS di Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56571-kualitas-hasil-puisi-google-classroom-class" title="JURIS - Efektivitas Inovasi Pembelajaran E-Learning Berbasis Google Classroom dalam Meningkatkan Kualitas Hasil Belajar IPS di Sekolah Dasar" target="_blank">Efektivitas Inovasi Pembelajaran E-Learning Berbasis Google Classroom dalam Meningkatkan Kualitas Hasil Belajar IPS di Sekolah Dasar</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana variasi akses perangkat digital di antara kelompok sosioAcekonomi memengaruhi efektivitas penggunaan Google Classroom dalam pembelajaran IPS, sehingga dapat mengidentifikasi kesenjangan teknologi yang perlu diatasi. Selain itu, diperlukan studi longitudinal yang membandingkan retensi jangka panjang konsep IPS yang dipelajari melalui Google Classroom dengan metode konvensional, misalnya dengan melakukan tes tertunda setelah beberapa bulan untuk menilai keberlanjutan pembelajaran. Selanjutnya, peneliti dapat merancang dan menguji integrasi elemen gamifikasi interaktif dalam Google Classroom untuk meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS, sehingga dapat memberikan wawasan tentang strategi pembelajaran digital yang lebih menarik dan efektif..
<br>Penggunaan platform Google Classroom dalam pembelajaran IPS di sekolah dasar terbukti memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan kualitas hasil belajar siswa.Temuan menunjukkan lonjakan nilai rata-rata yang nyata pada siswa yang menggunakan media digital dibandingkan dengan pembelajaran konvensional, serta indeks gain berada pada kategori sedang yang menegaskan efektivitas integrasi TI dalam memfasilitasi pemahaman konsep sosial yang kompleks.Keberhasilan ini membuktikan bahwa media eAclearning tidak hanya sebagai alat bantu distribusi materi, tetapi juga menjadi instrumen krusial untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih mendalam dan terstruktur
<br>Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di sekolah dasar sering kali dihadapkan pada tantangan materi yang padat konseptual dan kecenderungan pola pengajaran konvensional yang monoton. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas inovasi pembelajaran e-learning berbasis platform Google Classroom dalam meningkatkan kualitas hasil belajar IPS siswa sekolah dasar. Pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experimental research) dan desain Pretest-Posttest Control Group Design diterapkan dalam penelitian ini. Subjek penelitian melibatkan dua kelompok siswa kelas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/7/kualitas-hasil-puisi-google-classroom-form-penelit-thumb-baa81.webp" type="image/webp" length="100752" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/kualitas-hasil-puisi-google-classroom-form-penelit-thumb-5ffdc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/kualitas-hasil-puisi-google-classroom-form-penelit-thumb-baa81.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2553-gumpublisher.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10968-eduversity-journal-future-interdisciplinary-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Teknik Permainan Biola Pada Lagu Pie Jesu Karya Andrew Lloyd Webber ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Teknik Permainan Biola Pada Lagu Pie Jesu Karya Andrew Lloyd Webber ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Teknik Permainan Biola Pada Lagu Pie Jesu Karya Andrew Lloyd Webber ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56570-makna-lagu-tongtolang-variasi-teknik-permai</link>
	<guid isPermaLink="false">c3ffa4491017ce5f654a77982e01c32d</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 00:08:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ martha malau ]]></category>
	<category><![CDATA[ jati rw 001 ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurnal jts ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[001,jati,jts,jurnal,malau,martha,rw]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh variasi teknik bowing terhadap ekspresi makna spiritual dalam lagu Pie Jesu. Selain itu, perlu dilakukan studi perbandingan antara ekspresi emosional dalam versi vokal dan instrumen lagu ini. Penelitian juga ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Teknik Permainan Biola Pada Lagu Pie Jesu Karya Andrew Lloyd Webber: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh variasi teknik bowing terhadap ekspresi makna spiritual dalam lagu Pie Jesu. Selain itu, perlu dilakukan studi perbandingan antara ekspresi emosional dalam versi vokal dan instrumen lagu ini. Penelitian juga bisa mengeksplorasi bagaimana dinamika permainan biola memengaruhi kesan spiritual yang ingin disampaikan oleh komposer. Hal ini dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang adaptasi musik liturgi ke bentuk instrumen. Peneliti juga dapat mengevaluasi efektivitas teknik legato dan articulation dalam menyampaikan pesan keagamaan melalui instrumen biola. Dengan demikian, akan tercipta pemahaman yang lebih utuh tentang peran musik instrumen dalam memperkuat pesan teologis lagu.. Berdasarkan hasil analisis data, lagu yang sama namun bentuk penyampaiannya berbeda.Perbedaan utama antara musik vokal dan instrumen biola adalah ketiadaan lirik dalam musik instrumental dan perbedaan teknis permainan biola dibandingkan vokal.Analisis konteks lagu dan syair sebelum diinterpretasikan ke dalam musik instrumental diperlukan untuk memastikan makna lagu Pie Jesu tentang Requiem tetap tersampaikan meskipun tanpa lirik verbal Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti mengenai analisis teknik permainan biola pada lagu Pie Jesu karya Andrew Llyod Webber. Teknik permainan biola yang umumnya menerapkan teknik permainan biola secara umum dengan memahami partitur asli dari versi vokal lagu yang diinterpretasikan menjadi teknik permainan biola, hal ini memudahkan analisis teknik permainan biola termasuk bowing, ekspresi, dinamika, dan articulation. Diperlukan interpretasi mendalam dalam mengubah musik vokal menjadi musik instrumen agar makna yang terkandung dalam lagu tetap tersampaikan. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/7/makna-lagu-tongtolang-variasi-teknik-permainan-str-thumb-d9703.webp" title="JURIS - Analisis Teknik Permainan Biola Pada Lagu Pie Jesu Karya Andrew Lloyd Webber" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/makna-lagu-tongtolang-variasi-teknik-permainan-str-thumb-d9703.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/makna-lagu-tongtolang-variasi-teknik-permainan-str-thumb-d9703.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/makna-lagu-tongtolang-variasi-teknik-permainan-str-thumb-d9703.webp 1x" title="JURIS - Analisis Teknik Permainan Biola Pada Lagu Pie Jesu Karya Andrew Lloyd Webber" alt="JURIS - Analisis Teknik Permainan Biola Pada Lagu Pie Jesu Karya Andrew Lloyd Webber" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/makna-lagu-tongtolang-variasi-teknik-permainan-str-thumb-b9966.webp" title="JURIS - Analisis Teknik Permainan Biola Pada Lagu Pie Jesu Karya Andrew Lloyd Webber" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/makna-lagu-tongtolang-variasi-teknik-permainan-str-thumb-b9966.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/makna-lagu-tongtolang-variasi-teknik-permainan-str-thumb-b9966.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/makna-lagu-tongtolang-variasi-teknik-permainan-str-thumb-b9966.webp 1x" title="JURIS - Analisis Teknik Permainan Biola Pada Lagu Pie Jesu Karya Andrew Lloyd Webber" alt="JURIS - Analisis Teknik Permainan Biola Pada Lagu Pie Jesu Karya Andrew Lloyd Webber" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/makna-lagu-tongtolang-variasi-teknik-permainan-str-thumb-cb3cf.webp" title="JURIS - Analisis Teknik Permainan Biola Pada Lagu Pie Jesu Karya Andrew Lloyd Webber" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/makna-lagu-tongtolang-variasi-teknik-permainan-str-thumb-cb3cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/makna-lagu-tongtolang-variasi-teknik-permainan-str-thumb-cb3cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/makna-lagu-tongtolang-variasi-teknik-permainan-str-thumb-cb3cf.webp 1x" title="JURIS - Analisis Teknik Permainan Biola Pada Lagu Pie Jesu Karya Andrew Lloyd Webber" alt="JURIS - Analisis Teknik Permainan Biola Pada Lagu Pie Jesu Karya Andrew Lloyd Webber" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56570-makna-lagu-tongtolang-variasi-teknik-permai" title="JURIS - Analisis Teknik Permainan Biola Pada Lagu Pie Jesu Karya Andrew Lloyd Webber" target="_blank">Analisis Teknik Permainan Biola Pada Lagu Pie Jesu Karya Andrew Lloyd Webber</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh variasi teknik bowing terhadap ekspresi makna spiritual dalam lagu Pie Jesu. Selain itu, perlu dilakukan studi perbandingan antara ekspresi emosional dalam versi vokal dan instrumen lagu ini. Penelitian juga bisa mengeksplorasi bagaimana dinamika permainan biola memengaruhi kesan spiritual yang ingin disampaikan oleh komposer. Hal ini dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang adaptasi musik liturgi ke bentuk instrumen. Peneliti juga dapat mengevaluasi efektivitas teknik legato dan articulation dalam menyampaikan pesan keagamaan melalui instrumen biola. Dengan demikian, akan tercipta pemahaman yang lebih utuh tentang peran musik instrumen dalam memperkuat pesan teologis lagu..
<br>Berdasarkan hasil analisis data, lagu yang sama namun bentuk penyampaiannya berbeda.Perbedaan utama antara musik vokal dan instrumen biola adalah ketiadaan lirik dalam musik instrumental dan perbedaan teknis permainan biola dibandingkan vokal.Analisis konteks lagu dan syair sebelum diinterpretasikan ke dalam musik instrumental diperlukan untuk memastikan makna lagu Pie Jesu tentang Requiem tetap tersampaikan meskipun tanpa lirik verbal
<br>Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti mengenai analisis teknik permainan biola pada lagu Pie Jesu karya Andrew Llyod Webber. Teknik permainan biola yang umumnya menerapkan teknik permainan biola secara umum dengan memahami partitur asli dari versi vokal lagu yang diinterpretasikan menjadi teknik permainan biola, hal ini memudahkan analisis teknik permainan biola termasuk bowing, ekspresi, dinamika, dan articulation. Diperlukan interpretasi mendalam dalam mengubah musik vokal menjadi musik instrumen agar makna yang terkandung dalam lagu tetap tersampaikan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/7/makna-lagu-tongtolang-variasi-teknik-permainan-str-thumb-d9703.webp" type="image/webp" length="114318" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/makna-lagu-tongtolang-variasi-teknik-permainan-str-thumb-d9703.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/makna-lagu-tongtolang-variasi-teknik-permainan-str-thumb-b9966.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/makna-lagu-tongtolang-variasi-teknik-permainan-str-thumb-cb3cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3470-sttkao.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14004-jurnal-theological-students-jurnal-teologi-jurnal-pendidika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Model Pembelajaran Berbasis Project Based Learning pada Mata Pelajaran Agama Kristen ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Model Pembelajaran Berbasis Project Based Learning pada Mata Pelajaran Agama Kristen ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Model Pembelajaran Berbasis Project Based Learning pada Mata Pelajaran Agama Kristen ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56569-project-based-learning-model-projec</link>
	<guid isPermaLink="false">4df53bd91517c99b9f9c0e6375a6fa6f</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 00:08:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ martha malau ]]></category>
	<category><![CDATA[ jati rw 001 ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurnal jts ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[001,jati,jts,jurnal,malau,martha,rw]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas model pembelajaran project based learning, guru perlu menentukan tujuan pembelajaran dengan jelas. Misalnya, apakah tujuan penerapan model ini adalah untuk meningkatkan efektivitas proses pembelajaran atau untuk memudahkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Model Pembelajaran Berbasis Project Based Learning pada Mata Pelajaran Agama Kristen: Untuk meningkatkan efektivitas model pembelajaran project based learning, guru perlu menentukan tujuan pembelajaran dengan jelas. Misalnya, apakah tujuan penerapan model ini adalah untuk meningkatkan efektivitas proses pembelajaran atau untuk memudahkan siswa dalam belajar dengan cara yang lebih menyenangkan. Selain itu, siswa diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar dan melakukan pembelajaran dengan maksimal, sehingga dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan efektif dalam menerapkan model project based learning di kelas, serta mengeksplorasi cara-cara untuk melibatkan semua siswa dalam kerja kelompok secara optimal.. Setelah melakukan penelitian terhadap project based learning pada mata pelajaran agama Kristen di kelas X-XII SMK Negeri 3 Lahewa, diperoleh nilai 53,29 yang masuk dalam kategori sedang (41-60).Siswa dalam menjalankan pembelajaran project based learning di sekolah tersebut berada dalam kategori sedang.Model pembelajaran project based learning adalah salah satu model pembelajaran yang membuat siswa aktif dan mandiri dalam pembelajaran di dalam kelas Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat implementasi model pembelajaran berbasis Project Based Learning pada mata pelajaran agama Kristen untuk siswa kelas X-XII SMK Negeri 3 Lahewa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif, yang bertujuan untuk memberikan gambaran tentang implementasi model pembelajaran berbasis Project Based Learning pada mata pelajaran agama Kristen untuk siswa kelas XXII SMK Negeri 3 Lahewa. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner atau angket. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa Ho diterima dan Ha ditolak. Hal ini karena nilai hipotesis (AA0) 60% atau sama dengan 51, tidak sama dengan nilai skor empiris atau lebih kecil, yaitu 45,29. Variabel... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/0/project-based-learning-model-curriculum-pembelajar-thumb-a6f83.webp" title="JURIS - Model Pembelajaran Berbasis Project Based Learning pada Mata Pelajaran Agama Kristen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/project-based-learning-model-curriculum-pembelajar-thumb-a6f83.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/project-based-learning-model-curriculum-pembelajar-thumb-a6f83.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/project-based-learning-model-curriculum-pembelajar-thumb-a6f83.webp 1x" title="JURIS - Model Pembelajaran Berbasis Project Based Learning pada Mata Pelajaran Agama Kristen" alt="JURIS - Model Pembelajaran Berbasis Project Based Learning pada Mata Pelajaran Agama Kristen" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/project-based-learning-model-curriculum-pembelajar-thumb-18c3b.webp" title="JURIS - Model Pembelajaran Berbasis Project Based Learning pada Mata Pelajaran Agama Kristen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/project-based-learning-model-curriculum-pembelajar-thumb-18c3b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/project-based-learning-model-curriculum-pembelajar-thumb-18c3b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/project-based-learning-model-curriculum-pembelajar-thumb-18c3b.webp 1x" title="JURIS - Model Pembelajaran Berbasis Project Based Learning pada Mata Pelajaran Agama Kristen" alt="JURIS - Model Pembelajaran Berbasis Project Based Learning pada Mata Pelajaran Agama Kristen" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/project-based-learning-model-curriculum-pembelajar-thumb-8da20.webp" title="JURIS - Model Pembelajaran Berbasis Project Based Learning pada Mata Pelajaran Agama Kristen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/project-based-learning-model-curriculum-pembelajar-thumb-8da20.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/project-based-learning-model-curriculum-pembelajar-thumb-8da20.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/project-based-learning-model-curriculum-pembelajar-thumb-8da20.webp 1x" title="JURIS - Model Pembelajaran Berbasis Project Based Learning pada Mata Pelajaran Agama Kristen" alt="JURIS - Model Pembelajaran Berbasis Project Based Learning pada Mata Pelajaran Agama Kristen" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56569-project-based-learning-model-projec" title="JURIS - Model Pembelajaran Berbasis Project Based Learning pada Mata Pelajaran Agama Kristen" target="_blank">Model Pembelajaran Berbasis Project Based Learning pada Mata Pelajaran Agama Kristen</a>: Untuk meningkatkan efektivitas model pembelajaran project based learning, guru perlu menentukan tujuan pembelajaran dengan jelas. Misalnya, apakah tujuan penerapan model ini adalah untuk meningkatkan efektivitas proses pembelajaran atau untuk memudahkan siswa dalam belajar dengan cara yang lebih menyenangkan. Selain itu, siswa diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar dan melakukan pembelajaran dengan maksimal, sehingga dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan efektif dalam menerapkan model project based learning di kelas, serta mengeksplorasi cara-cara untuk melibatkan semua siswa dalam kerja kelompok secara optimal..
<br>Setelah melakukan penelitian terhadap project based learning pada mata pelajaran agama Kristen di kelas X-XII SMK Negeri 3 Lahewa, diperoleh nilai 53,29 yang masuk dalam kategori sedang (41-60).Siswa dalam menjalankan pembelajaran project based learning di sekolah tersebut berada dalam kategori sedang.Model pembelajaran project based learning adalah salah satu model pembelajaran yang membuat siswa aktif dan mandiri dalam pembelajaran di dalam kelas
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat implementasi model pembelajaran berbasis Project Based Learning pada mata pelajaran agama Kristen untuk siswa kelas X-XII SMK Negeri 3 Lahewa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif, yang bertujuan untuk memberikan gambaran tentang implementasi model pembelajaran berbasis Project Based Learning pada mata pelajaran agama Kristen untuk siswa kelas XXII SMK Negeri 3 Lahewa. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner atau angket. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa Ho diterima dan Ha ditolak. Hal ini karena nilai hipotesis (AA0) 60% atau sama dengan 51, tidak sama dengan nilai skor empiris atau lebih kecil, yaitu 45,29. Variabel...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/0/project-based-learning-model-curriculum-pembelajar-thumb-8da20.webp" type="image/webp" length="180384" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/project-based-learning-model-curriculum-pembelajar-thumb-a6f83.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/project-based-learning-model-curriculum-pembelajar-thumb-18c3b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/project-based-learning-model-curriculum-pembelajar-thumb-8da20.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3470-sttkao.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14004-jurnal-theological-students-jurnal-teologi-jurnal-pendidika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Model Pembelajaran Blended Learning Pada Masa Pandemi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Model Pembelajaran Blended Learning Pada Masa Pandemi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Model Pembelajaran Blended Learning Pada Masa Pandemi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56568-efektivitas-model-pembelajaran-blended-learning-pa</link>
	<guid isPermaLink="false">62d1cfaa832009e9a3baf202f16b90e0</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 00:08:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ martha malau ]]></category>
	<category><![CDATA[ jati rw 001 ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurnal jts ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[001,jati,jts,jurnal,malau,martha,rw]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas model blended learning, perlu dipertimbangkan beberapa aspek. Pertama, penting untuk memastikan bahwa sarana dan prasarana yang diperlukan untuk mendukung pembelajaran blended learning tersedia dan memadai. Kedua, perlu ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Model Pembelajaran Blended Learning Pada Masa Pandemi: Untuk meningkatkan efektivitas model blended learning, perlu dipertimbangkan beberapa aspek. Pertama, penting untuk memastikan bahwa sarana dan prasarana yang diperlukan untuk mendukung pembelajaran blended learning tersedia dan memadai. Kedua, perlu ada upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya siswa dan guru, terhadap penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Ketiga, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi yang dapat meningkatkan interaksi dan kepuasan siswa dalam pembelajaran blended learning, serta untuk meningkatkan kinerja siswa dalam memahami materi pelajaran.. 28% dapat diinterpretasikan dalam kategori sedang (40-60).Hal ini dipengaruhi oleh pelaksanaan model blended learning dalam proses pembelajaran yang mendorong siswa untuk dapat menerima materi pembelajaran, semakin aktif, mandiri dan dapat mengikuti proses pembelajaran online dan offline Telah disarankan bahwa model blended learning di SMK Negeri 3 Lahewa kurang efektif. Hal ini disebabkan sebagian besar siswa menyatakan bahwa penggunaan model blended learning kurang membantu siswa dalam memahami materi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat efektivitas blended learning selama pandemi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripsi kuantitatif. Berdasarkan pengujian hipotesis, diperoleh tingkat efektivitas pembelajaran blended learning selama pandemi di SMK Negeri 3 Lahewa tahun ajaran 2021/2022 berada dalam kategori sedang, yaitu 57,28%. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/9/efektivitas-model-pembelajaran-blended-learning-pa-thumb-f4abe.webp" title="JURIS - Efektivitas Model Pembelajaran Blended Learning Pada Masa Pandemi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/efektivitas-model-pembelajaran-blended-learning-pa-thumb-f4abe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/efektivitas-model-pembelajaran-blended-learning-pa-thumb-f4abe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/efektivitas-model-pembelajaran-blended-learning-pa-thumb-f4abe.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Model Pembelajaran Blended Learning Pada Masa Pandemi" alt="JURIS - Efektivitas Model Pembelajaran Blended Learning Pada Masa Pandemi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/9/efektivitas-model-pembelajaran-blended-learning-pa-thumb-ab8b6.webp" title="JURIS - Efektivitas Model Pembelajaran Blended Learning Pada Masa Pandemi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/efektivitas-model-pembelajaran-blended-learning-pa-thumb-ab8b6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/efektivitas-model-pembelajaran-blended-learning-pa-thumb-ab8b6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/efektivitas-model-pembelajaran-blended-learning-pa-thumb-ab8b6.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Model Pembelajaran Blended Learning Pada Masa Pandemi" alt="JURIS - Efektivitas Model Pembelajaran Blended Learning Pada Masa Pandemi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/9/efektivitas-model-pembelajaran-blended-learning-pa-thumb-1e1e9.webp" title="JURIS - Efektivitas Model Pembelajaran Blended Learning Pada Masa Pandemi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/efektivitas-model-pembelajaran-blended-learning-pa-thumb-1e1e9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/efektivitas-model-pembelajaran-blended-learning-pa-thumb-1e1e9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/efektivitas-model-pembelajaran-blended-learning-pa-thumb-1e1e9.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Model Pembelajaran Blended Learning Pada Masa Pandemi" alt="JURIS - Efektivitas Model Pembelajaran Blended Learning Pada Masa Pandemi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56568-efektivitas-model-pembelajaran-blended-learning-pa" title="JURIS - Efektivitas Model Pembelajaran Blended Learning Pada Masa Pandemi" target="_blank">Efektivitas Model Pembelajaran Blended Learning Pada Masa Pandemi</a>: Untuk meningkatkan efektivitas model blended learning, perlu dipertimbangkan beberapa aspek. Pertama, penting untuk memastikan bahwa sarana dan prasarana yang diperlukan untuk mendukung pembelajaran blended learning tersedia dan memadai. Kedua, perlu ada upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya siswa dan guru, terhadap penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Ketiga, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi yang dapat meningkatkan interaksi dan kepuasan siswa dalam pembelajaran blended learning, serta untuk meningkatkan kinerja siswa dalam memahami materi pelajaran..
<br>28% dapat diinterpretasikan dalam kategori sedang (40-60).Hal ini dipengaruhi oleh pelaksanaan model blended learning dalam proses pembelajaran yang mendorong siswa untuk dapat menerima materi pembelajaran, semakin aktif, mandiri dan dapat mengikuti proses pembelajaran online dan offline
<br>Telah disarankan bahwa model blended learning di SMK Negeri 3 Lahewa kurang efektif. Hal ini disebabkan sebagian besar siswa menyatakan bahwa penggunaan model blended learning kurang membantu siswa dalam memahami materi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat efektivitas blended learning selama pandemi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripsi kuantitatif. Berdasarkan pengujian hipotesis, diperoleh tingkat efektivitas pembelajaran blended learning selama pandemi di SMK Negeri 3 Lahewa tahun ajaran 2021/2022 berada dalam kategori sedang, yaitu 57,28%.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/9/efektivitas-model-pembelajaran-blended-learning-pa-thumb-f4abe.webp" type="image/webp" length="178632" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/efektivitas-model-pembelajaran-blended-learning-pa-thumb-f4abe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/efektivitas-model-pembelajaran-blended-learning-pa-thumb-ab8b6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/efektivitas-model-pembelajaran-blended-learning-pa-thumb-1e1e9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3470-sttkao.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14004-jurnal-theological-students-jurnal-teologi-jurnal-pendidika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Strategi Pembelajaran Problem Solving Pada Kalangan Mahasiswa Pendidikan Agama Kristen ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Strategi Pembelajaran Problem Solving Pada Kalangan Mahasiswa Pendidikan Agama Kristen ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Strategi Pembelajaran Problem Solving Pada Kalangan Mahasiswa Pendidikan Agama Kristen ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56567-problem-solving-a3-prestasi-akadem</link>
	<guid isPermaLink="false">4d21e5d92e25c0348e8818d3cc78e4ed</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 00:08:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ martha malau ]]></category>
	<category><![CDATA[ jati rw 001 ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurnal jts ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[001,jati,jts,jurnal,malau,martha,rw]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam tentang strategi pembelajaran problem solving di kalangan mahasiswa PAK dengan fokus pada aspek-aspek tertentu, seperti pengembangan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Strategi Pembelajaran Problem Solving Pada Kalangan Mahasiswa Pendidikan Agama Kristen: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam tentang strategi pembelajaran problem solving di kalangan mahasiswa PAK dengan fokus pada aspek-aspek tertentu, seperti pengembangan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan keterampilan komunikasi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari strategi pembelajaran problem solving terhadap prestasi akademik dan pengembangan diri mahasiswa. Penelitian juga dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas strategi pembelajaran problem solving di berbagai institusi pendidikan agama kristen dan mencari cara-cara untuk meningkatkan efektivitasnya.. Berdasarkan penelitian, efektivitas strategi pembelajaran problem solving di kalangan mahasiswa PAK Sekolah Tinggi Teologi Kristus Alfa Omega Semarang dinilai sangat efektif.Hal ini terbukti dari hasil analisis data kuantitatif dan kualitatif yang menunjukkan bahwa strategi pembelajaran problem solving telah diterapkan dengan baik oleh dosen dan dirasakan oleh mahasiswa.Meskipun masih ada beberapa kendala dalam penerapannya, strategi ini telah memberikan dampak positif terhadap mahasiswa, seperti peningkatan kreativitas, kemandirian, objektivitas, dan kepercayaan diri dalam memecahkan masalah.Namun, bagi mahasiswa yang merasa kurang terlatih, terampil, atau kreatif dalam memecahkan masalah, dapat disimpulkan bahwa mereka kurang fokus, kurang mampu mengelola waktu, malas belajar, dan kurang mengembangkan diri dalam memecahkan masalah Penelitian ini bertujuan untuk menentukan seberapa besar dan efektifkah penerapan strategi pembelajaran problem solving di kalangan mahasiswa Pendidikan Agama Kristen (PAK) di Sekolah Tinggi Teologi Kristus Alfa Omega Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kombinasi (mixed methods). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis sebelumnya sebesar 60% ditolak karena analisis data kuantitatif dan kualitatif menunjukkan efektivitas sebesar 84%, yang lebih tinggi dari hipotesis sebelumnya dan masuk dalam kategori sangat baik. Hal... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/e/problem-solving-a3-prestasi-akademik-mahasiswa-pen-thumb-b2d7b.webp" title="JURIS - Efektivitas Strategi Pembelajaran Problem Solving Pada Kalangan Mahasiswa Pendidikan Agama Kristen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/problem-solving-a3-prestasi-akademik-mahasiswa-pen-thumb-b2d7b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/problem-solving-a3-prestasi-akademik-mahasiswa-pen-thumb-b2d7b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/problem-solving-a3-prestasi-akademik-mahasiswa-pen-thumb-b2d7b.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Strategi Pembelajaran Problem Solving Pada Kalangan Mahasiswa Pendidikan Agama Kristen" alt="JURIS - Efektivitas Strategi Pembelajaran Problem Solving Pada Kalangan Mahasiswa Pendidikan Agama Kristen" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/e/problem-solving-a3-prestasi-akademik-mahasiswa-pen-thumb-cdbbb.webp" title="JURIS - Efektivitas Strategi Pembelajaran Problem Solving Pada Kalangan Mahasiswa Pendidikan Agama Kristen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/problem-solving-a3-prestasi-akademik-mahasiswa-pen-thumb-cdbbb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/problem-solving-a3-prestasi-akademik-mahasiswa-pen-thumb-cdbbb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/problem-solving-a3-prestasi-akademik-mahasiswa-pen-thumb-cdbbb.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Strategi Pembelajaran Problem Solving Pada Kalangan Mahasiswa Pendidikan Agama Kristen" alt="JURIS - Efektivitas Strategi Pembelajaran Problem Solving Pada Kalangan Mahasiswa Pendidikan Agama Kristen" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/e/problem-solving-a3-prestasi-akademik-mahasiswa-pen-thumb-b0d93.webp" title="JURIS - Efektivitas Strategi Pembelajaran Problem Solving Pada Kalangan Mahasiswa Pendidikan Agama Kristen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/problem-solving-a3-prestasi-akademik-mahasiswa-pen-thumb-b0d93.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/problem-solving-a3-prestasi-akademik-mahasiswa-pen-thumb-b0d93.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/problem-solving-a3-prestasi-akademik-mahasiswa-pen-thumb-b0d93.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Strategi Pembelajaran Problem Solving Pada Kalangan Mahasiswa Pendidikan Agama Kristen" alt="JURIS - Efektivitas Strategi Pembelajaran Problem Solving Pada Kalangan Mahasiswa Pendidikan Agama Kristen" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56567-problem-solving-a3-prestasi-akadem" title="JURIS - Efektivitas Strategi Pembelajaran Problem Solving Pada Kalangan Mahasiswa Pendidikan Agama Kristen" target="_blank">Efektivitas Strategi Pembelajaran Problem Solving Pada Kalangan Mahasiswa Pendidikan Agama Kristen</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam tentang strategi pembelajaran problem solving di kalangan mahasiswa PAK dengan fokus pada aspek-aspek tertentu, seperti pengembangan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan keterampilan komunikasi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari strategi pembelajaran problem solving terhadap prestasi akademik dan pengembangan diri mahasiswa. Penelitian juga dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas strategi pembelajaran problem solving di berbagai institusi pendidikan agama kristen dan mencari cara-cara untuk meningkatkan efektivitasnya..
<br>Berdasarkan penelitian, efektivitas strategi pembelajaran problem solving di kalangan mahasiswa PAK Sekolah Tinggi Teologi Kristus Alfa Omega Semarang dinilai sangat efektif.Hal ini terbukti dari hasil analisis data kuantitatif dan kualitatif yang menunjukkan bahwa strategi pembelajaran problem solving telah diterapkan dengan baik oleh dosen dan dirasakan oleh mahasiswa.Meskipun masih ada beberapa kendala dalam penerapannya, strategi ini telah memberikan dampak positif terhadap mahasiswa, seperti peningkatan kreativitas, kemandirian, objektivitas, dan kepercayaan diri dalam memecahkan masalah.Namun, bagi mahasiswa yang merasa kurang terlatih, terampil, atau kreatif dalam memecahkan masalah, dapat disimpulkan bahwa mereka kurang fokus, kurang mampu mengelola waktu, malas belajar, dan kurang mengembangkan diri dalam memecahkan masalah
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menentukan seberapa besar dan efektifkah penerapan strategi pembelajaran problem solving di kalangan mahasiswa Pendidikan Agama Kristen (PAK) di Sekolah Tinggi Teologi Kristus Alfa Omega Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kombinasi (mixed methods). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis sebelumnya sebesar 60% ditolak karena analisis data kuantitatif dan kualitatif menunjukkan efektivitas sebesar 84%, yang lebih tinggi dari hipotesis sebelumnya dan masuk dalam kategori sangat baik. Hal...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/e/problem-solving-a3-prestasi-akademik-mahasiswa-pen-thumb-b2d7b.webp" type="image/webp" length="193670" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/problem-solving-a3-prestasi-akademik-mahasiswa-pen-thumb-b2d7b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/problem-solving-a3-prestasi-akademik-mahasiswa-pen-thumb-cdbbb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/problem-solving-a3-prestasi-akademik-mahasiswa-pen-thumb-b0d93.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3470-sttkao.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14004-jurnal-theological-students-jurnal-teologi-jurnal-pendidika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemahaman Karunia Karunia Roh Kudus Terhadap Kualitas Kerohanian Jemaat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemahaman Karunia Karunia Roh Kudus Terhadap Kualitas Kerohanian Jemaat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemahaman Karunia Karunia Roh Kudus Terhadap Kualitas Kerohanian Jemaat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56566-sembilan-karunia-roh-kudus</link>
	<guid isPermaLink="false">3d3a60ffb0f263d7d5d2a162f739c035</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 00:08:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ martha malau ]]></category>
	<category><![CDATA[ jati rw 001 ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurnal jts ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[001,jati,jts,jurnal,malau,martha,rw]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pemahaman karunia-karunia Roh Kudus dan kualitas kerohanian jemaat di gereja-gereja yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat fokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman karunia-karunia ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemahaman Karunia-Karunia Roh Kudus Terhadap Kualitas Kerohanian Jemaat: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pemahaman karunia-karunia Roh Kudus dan kualitas kerohanian jemaat di gereja-gereja yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat fokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman karunia-karunia Roh Kudus, seperti pendidikan teologi atau pelatihan khusus. Terakhir, studi longitudinal dapat dilakukan untuk melihat perkembangan kualitas kerohanian jemaat seiring dengan peningkatan pemahaman karunia-karunia Roh Kudus.. Pemimpin gereja telah berhasil meningkatkan pemahaman jemaat tentang karunia-karunia Roh Kudus, yang mencapai angka 88% dan masuk dalam kategori sangat baik.Meskipun kualitas kerohanian jemaat juga baik, yaitu 69%, pemimpin gereja perlu terus memaksimalkan kualitas kerohanian jemaat dengan mendorong hubungan pribadi dengan Tuhan dan membantu jemaat mengidentifikasi dan mengembangkan karunia yang mereka miliki.Karunia-karunia Roh Kudus adalah faktor dominan yang mempengaruhi kualitas kerohanian jemaat Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari seberapa jauh pemahaman jemaat tentang karunia-karunia Roh Kudus, tingkat kualitas kerohanian jemaat, dan pengaruh pemahaman karunia-karunia Roh Kudus terhadap kualitas kerohanian. Setelah melakukan penelitian secara menyeluruh, ditemukan bahwa pemahaman jemaat mencapai nilai 88% dalam kategori sangat baik, kualitas kerohanian jemaat sebesar 69% dalam kategori baik, dan pengaruh pemahaman karunia-karunia Roh Kudus terhadap kualitas kerohanian jemaat memiliki nilai kuat sebesar 0.742. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/3/sembilan-karunia-roh-kudus-baptisan-pemahaman-karu-thumb-664ad.webp" title="JURIS - Pemahaman Karunia-Karunia Roh Kudus Terhadap Kualitas Kerohanian Jemaat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/sembilan-karunia-roh-kudus-baptisan-pemahaman-karu-thumb-664ad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/sembilan-karunia-roh-kudus-baptisan-pemahaman-karu-thumb-664ad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/sembilan-karunia-roh-kudus-baptisan-pemahaman-karu-thumb-664ad.webp 1x" title="JURIS - Pemahaman Karunia-Karunia Roh Kudus Terhadap Kualitas Kerohanian Jemaat" alt="JURIS - Pemahaman Karunia-Karunia Roh Kudus Terhadap Kualitas Kerohanian Jemaat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/sembilan-karunia-roh-kudus-baptisan-pemahaman-karu-thumb-b50d6.webp" title="JURIS - Pemahaman Karunia-Karunia Roh Kudus Terhadap Kualitas Kerohanian Jemaat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/sembilan-karunia-roh-kudus-baptisan-pemahaman-karu-thumb-b50d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/sembilan-karunia-roh-kudus-baptisan-pemahaman-karu-thumb-b50d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/sembilan-karunia-roh-kudus-baptisan-pemahaman-karu-thumb-b50d6.webp 1x" title="JURIS - Pemahaman Karunia-Karunia Roh Kudus Terhadap Kualitas Kerohanian Jemaat" alt="JURIS - Pemahaman Karunia-Karunia Roh Kudus Terhadap Kualitas Kerohanian Jemaat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/sembilan-karunia-roh-kudus-baptisan-pemahaman-karu-thumb-626c8.webp" title="JURIS - Pemahaman Karunia-Karunia Roh Kudus Terhadap Kualitas Kerohanian Jemaat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/sembilan-karunia-roh-kudus-baptisan-pemahaman-karu-thumb-626c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/sembilan-karunia-roh-kudus-baptisan-pemahaman-karu-thumb-626c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/sembilan-karunia-roh-kudus-baptisan-pemahaman-karu-thumb-626c8.webp 1x" title="JURIS - Pemahaman Karunia-Karunia Roh Kudus Terhadap Kualitas Kerohanian Jemaat" alt="JURIS - Pemahaman Karunia-Karunia Roh Kudus Terhadap Kualitas Kerohanian Jemaat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56566-sembilan-karunia-roh-kudus" title="JURIS - Pemahaman Karunia-Karunia Roh Kudus Terhadap Kualitas Kerohanian Jemaat" target="_blank">Pemahaman Karunia-Karunia Roh Kudus Terhadap Kualitas Kerohanian Jemaat</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pemahaman karunia-karunia Roh Kudus dan kualitas kerohanian jemaat di gereja-gereja yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat fokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman karunia-karunia Roh Kudus, seperti pendidikan teologi atau pelatihan khusus. Terakhir, studi longitudinal dapat dilakukan untuk melihat perkembangan kualitas kerohanian jemaat seiring dengan peningkatan pemahaman karunia-karunia Roh Kudus..
<br>Pemimpin gereja telah berhasil meningkatkan pemahaman jemaat tentang karunia-karunia Roh Kudus, yang mencapai angka 88% dan masuk dalam kategori sangat baik.Meskipun kualitas kerohanian jemaat juga baik, yaitu 69%, pemimpin gereja perlu terus memaksimalkan kualitas kerohanian jemaat dengan mendorong hubungan pribadi dengan Tuhan dan membantu jemaat mengidentifikasi dan mengembangkan karunia yang mereka miliki.Karunia-karunia Roh Kudus adalah faktor dominan yang mempengaruhi kualitas kerohanian jemaat
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari seberapa jauh pemahaman jemaat tentang karunia-karunia Roh Kudus, tingkat kualitas kerohanian jemaat, dan pengaruh pemahaman karunia-karunia Roh Kudus terhadap kualitas kerohanian. Setelah melakukan penelitian secara menyeluruh, ditemukan bahwa pemahaman jemaat mencapai nilai 88% dalam kategori sangat baik, kualitas kerohanian jemaat sebesar 69% dalam kategori baik, dan pengaruh pemahaman karunia-karunia Roh Kudus terhadap kualitas kerohanian jemaat memiliki nilai kuat sebesar 0.742.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/3/sembilan-karunia-roh-kudus-baptisan-pemahaman-karu-thumb-664ad.webp" type="image/webp" length="165888" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/sembilan-karunia-roh-kudus-baptisan-pemahaman-karu-thumb-664ad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/sembilan-karunia-roh-kudus-baptisan-pemahaman-karu-thumb-b50d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/sembilan-karunia-roh-kudus-baptisan-pemahaman-karu-thumb-626c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3470-sttkao.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14004-jurnal-theological-students-jurnal-teologi-jurnal-pendidika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Pelatihan Karunia Roh Allah PEKA Dalam Pemberdayaan Sembilan Karunia Roh Allah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Pelatihan Karunia Roh Allah PEKA Dalam Pemberdayaan Sembilan Karunia Roh Allah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Pelatihan Karunia Roh Allah PEKA Dalam Pemberdayaan Sembilan Karunia Roh Allah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56565-roh-allah-efektivitas-pelatihan-pemberdayaan-karun</link>
	<guid isPermaLink="false">2f4a50495297fefa2173c8c5916af75e</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 00:08:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ martha malau ]]></category>
	<category><![CDATA[ jati rw 001 ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurnal jts ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[001,jati,jts,jurnal,malau,martha,rw]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas PEKA, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan metode pelatihan yang lebih interaktif dan kolaboratif. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi strategi yang dapat membantu pengerja GBI Sukawarna Gedebage dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Pelatihan Karunia Roh Allah (PEKA) Dalam Pemberdayaan Sembilan Karunia Roh Allah: Untuk meningkatkan efektivitas PEKA, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan metode pelatihan yang lebih interaktif dan kolaboratif. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi strategi yang dapat membantu pengerja GBI Sukawarna Gedebage dalam mengelola waktu dan prioritas mereka agar dapat melatih karunia-karunia Roh Allah secara rutin. Penelitian juga dapat menyelidiki dampak PEKA terhadap pertumbuhan dan kesaksian jemaat, serta bagaimana PEKA dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan konteks lokal gereja.. Analisis data per-item menunjukkan bahwa lima item memiliki penerapan kurang maksimal (O80%), yaitu item nomor 9, 13, 19, 20, dan 21.Hipotesis bahwa tingkat efektivitas PEKA dalam memberdayakan sembilan karunia Roh Allah pada pengerja GBI Sukawarna Gedebage kurang dari 60% dari nilai maksimum tidak diterima.Nilai persentase efektivitas PEKA dalam memberdayakan sembilan karunia Roh Allah pada pengerja GBI Sukawarna Gedebage adalah 84%, yang berada dalam kategori sangat baik (81-100) Peneliti mencurigai bahwa efektivitas Pelatihan Karunia Roh Allah (PEKA) dalam memberdayakan sembilan karunia Roh Allah pada pengerja GBI Sukawarna Gedebage kurang efektif berdasarkan pengamatan dan wawancara. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat efektivitas PEKA dalam memberdayakan sembilan karunia Roh Allah pada pengerja GBI Sukawarna Gedebage menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, diperoleh tingkat efektivitas PEKA dalam memberdayakan sembilan karunia Roh Allah pada pengerja GBI Sukawarna Gedebage berada dalam kategori sangat baik, yaitu sebesar 84%. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/1/roh-allah-efektivitas-pelatihan-pemberdayaan-karun-thumb-29740.webp" title="JURIS - Efektivitas Pelatihan Karunia Roh Allah (PEKA) Dalam Pemberdayaan Sembilan Karunia Roh Allah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/roh-allah-efektivitas-pelatihan-pemberdayaan-karun-thumb-29740.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/roh-allah-efektivitas-pelatihan-pemberdayaan-karun-thumb-29740.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/roh-allah-efektivitas-pelatihan-pemberdayaan-karun-thumb-29740.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Pelatihan Karunia Roh Allah (PEKA) Dalam Pemberdayaan Sembilan Karunia Roh Allah" alt="JURIS - Efektivitas Pelatihan Karunia Roh Allah (PEKA) Dalam Pemberdayaan Sembilan Karunia Roh Allah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/roh-allah-efektivitas-pelatihan-pemberdayaan-karun-thumb-1f428.webp" title="JURIS - Efektivitas Pelatihan Karunia Roh Allah (PEKA) Dalam Pemberdayaan Sembilan Karunia Roh Allah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/roh-allah-efektivitas-pelatihan-pemberdayaan-karun-thumb-1f428.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/roh-allah-efektivitas-pelatihan-pemberdayaan-karun-thumb-1f428.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/roh-allah-efektivitas-pelatihan-pemberdayaan-karun-thumb-1f428.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Pelatihan Karunia Roh Allah (PEKA) Dalam Pemberdayaan Sembilan Karunia Roh Allah" alt="JURIS - Efektivitas Pelatihan Karunia Roh Allah (PEKA) Dalam Pemberdayaan Sembilan Karunia Roh Allah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/roh-allah-efektivitas-pelatihan-pemberdayaan-karun-thumb-0b1bc.webp" title="JURIS - Efektivitas Pelatihan Karunia Roh Allah (PEKA) Dalam Pemberdayaan Sembilan Karunia Roh Allah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/roh-allah-efektivitas-pelatihan-pemberdayaan-karun-thumb-0b1bc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/roh-allah-efektivitas-pelatihan-pemberdayaan-karun-thumb-0b1bc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/roh-allah-efektivitas-pelatihan-pemberdayaan-karun-thumb-0b1bc.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Pelatihan Karunia Roh Allah (PEKA) Dalam Pemberdayaan Sembilan Karunia Roh Allah" alt="JURIS - Efektivitas Pelatihan Karunia Roh Allah (PEKA) Dalam Pemberdayaan Sembilan Karunia Roh Allah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56565-roh-allah-efektivitas-pelatihan-pemberdayaan-karun" title="JURIS - Efektivitas Pelatihan Karunia Roh Allah (PEKA) Dalam Pemberdayaan Sembilan Karunia Roh Allah" target="_blank">Efektivitas Pelatihan Karunia Roh Allah (PEKA) Dalam Pemberdayaan Sembilan Karunia Roh Allah</a>: Untuk meningkatkan efektivitas PEKA, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan metode pelatihan yang lebih interaktif dan kolaboratif. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi strategi yang dapat membantu pengerja GBI Sukawarna Gedebage dalam mengelola waktu dan prioritas mereka agar dapat melatih karunia-karunia Roh Allah secara rutin. Penelitian juga dapat menyelidiki dampak PEKA terhadap pertumbuhan dan kesaksian jemaat, serta bagaimana PEKA dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan konteks lokal gereja..
<br>Analisis data per-item menunjukkan bahwa lima item memiliki penerapan kurang maksimal (O80%), yaitu item nomor 9, 13, 19, 20, dan 21.Hipotesis bahwa tingkat efektivitas PEKA dalam memberdayakan sembilan karunia Roh Allah pada pengerja GBI Sukawarna Gedebage kurang dari 60% dari nilai maksimum tidak diterima.Nilai persentase efektivitas PEKA dalam memberdayakan sembilan karunia Roh Allah pada pengerja GBI Sukawarna Gedebage adalah 84%, yang berada dalam kategori sangat baik (81-100)
<br>Peneliti mencurigai bahwa efektivitas Pelatihan Karunia Roh Allah (PEKA) dalam memberdayakan sembilan karunia Roh Allah pada pengerja GBI Sukawarna Gedebage kurang efektif berdasarkan pengamatan dan wawancara. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat efektivitas PEKA dalam memberdayakan sembilan karunia Roh Allah pada pengerja GBI Sukawarna Gedebage menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, diperoleh tingkat efektivitas PEKA dalam memberdayakan sembilan karunia Roh Allah pada pengerja GBI Sukawarna Gedebage berada dalam kategori sangat baik, yaitu sebesar 84%.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/1/roh-allah-efektivitas-pelatihan-pemberdayaan-karun-thumb-1f428.webp" type="image/webp" length="80718" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/roh-allah-efektivitas-pelatihan-pemberdayaan-karun-thumb-29740.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/roh-allah-efektivitas-pelatihan-pemberdayaan-karun-thumb-1f428.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/roh-allah-efektivitas-pelatihan-pemberdayaan-karun-thumb-0b1bc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3470-sttkao.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14004-jurnal-theological-students-jurnal-teologi-jurnal-pendidika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Psychological Violence in the Workplace and the Emergence of Reactive Disorders ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Psychological Violence in the Workplace and the Emergence of Reactive Disorders ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Psychological Violence in the Workplace and the Emergence of Reactive Disorders ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56564-kekerasan-psikologis-gangguan-psikopatologis-penga</link>
	<guid isPermaLink="false">a36260029ab7f847d95095a79241a3a1</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 00:08:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rahmi fauzia ]]></category>
	<category><![CDATA[ ida fitrina ]]></category>
	<category><![CDATA[ back top ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[back,fauzia,fitrina,ida,rahmi,top]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi yang lebih luas dengan sampel yang lebih besar dan beragam, serta menggunakan desain penelitian yang lebih kuat untuk menguji hubungan kausal antara kekerasan psikologis di tempat kerja dan gangguan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Psychological Violence in the Workplace and the Emergence of Reactive Disorders: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi yang lebih luas dengan sampel yang lebih besar dan beragam, serta menggunakan desain penelitian yang lebih kuat untuk menguji hubungan kausal antara kekerasan psikologis di tempat kerja dan gangguan reaktif. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan dan implementasi intervensi psikologis yang efektif untuk membantu pekerja yang mengalami kekerasan psikologis di tempat kerja, serta mengeksplorasi strategi pencegahan dan intervensi untuk mengurangi kekerasan psikologis di tempat kerja.. Penelitian ini mengeksplorasi pengalaman psikologis kekerasan di tempat kerja dengan mengkaji profil klinis, faktor risiko psikososial, dan proses psikologis yang mendasari.Temuan menunjukkan bahwa paparan kekerasan psikologis di tempat kerja terkait dengan gangguan reaktif, khususnya gangguan kecemasan dan suasana hati, dalam konteks kumulatif dari kerentanan.Untuk mengatasi masalah ini, kami merekomendasikan pembentukan unit dukungan psikologis independen di institusi pendidikan, dengan memastikan kerahasiaan, perlindungan dari pembalasan, dan jalur rujukan klinis yang terstruktur.Inisiatif ini dapat menjadi dasar bagi kebijakan kesehatan mental tempat kerja yang lebih luas di tingkat institusi dan kementerian Penelitian mengenai kekerasan psikologis di tempat kerja umumnya berfokus pada munculnya gangguan-gangguan tertentu, dan lebih jarang menempatkannya dalam kerangka nosografis yang lebih luas. Studi ini, yang menelaah pengalaman kekerasan psikologis di tempat kerja, mengkaji gangguan reaktif yang terkait dengan kekerasan tersebut, faktor-faktor risiko psikososial yang terlibat, serta proses psikologis yang mendasarinya. Dengan menggunakan desain penelitian kualitatif studi multi-kasus yang dilengkapi dengan asesmen diagnostik klinis, data dikumpulkan melalui versi bahasa Prancis dari Leymann Inventory of Psychological Terror (LIPT),... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/b/kekerasan-psikologis-gangguan-psikopatologis-penga-thumb-77daf.webp" title="JURIS - Psychological Violence in the Workplace and the Emergence of Reactive Disorders" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/kekerasan-psikologis-gangguan-psikopatologis-penga-thumb-77daf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/kekerasan-psikologis-gangguan-psikopatologis-penga-thumb-77daf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/kekerasan-psikologis-gangguan-psikopatologis-penga-thumb-77daf.webp 1x" title="JURIS - Psychological Violence in the Workplace and the Emergence of Reactive Disorders" alt="JURIS - Psychological Violence in the Workplace and the Emergence of Reactive Disorders" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/b/kekerasan-psikologis-gangguan-psikopatologis-penga-thumb-b7b50.webp" title="JURIS - Psychological Violence in the Workplace and the Emergence of Reactive Disorders" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/kekerasan-psikologis-gangguan-psikopatologis-penga-thumb-b7b50.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/kekerasan-psikologis-gangguan-psikopatologis-penga-thumb-b7b50.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/kekerasan-psikologis-gangguan-psikopatologis-penga-thumb-b7b50.webp 1x" title="JURIS - Psychological Violence in the Workplace and the Emergence of Reactive Disorders" alt="JURIS - Psychological Violence in the Workplace and the Emergence of Reactive Disorders" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/b/kekerasan-psikologis-gangguan-psikopatologis-penga-thumb-02488.webp" title="JURIS - Psychological Violence in the Workplace and the Emergence of Reactive Disorders" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/kekerasan-psikologis-gangguan-psikopatologis-penga-thumb-02488.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/kekerasan-psikologis-gangguan-psikopatologis-penga-thumb-02488.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/kekerasan-psikologis-gangguan-psikopatologis-penga-thumb-02488.webp 1x" title="JURIS - Psychological Violence in the Workplace and the Emergence of Reactive Disorders" alt="JURIS - Psychological Violence in the Workplace and the Emergence of Reactive Disorders" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56564-kekerasan-psikologis-gangguan-psikopatologis-penga" title="JURIS - Psychological Violence in the Workplace and the Emergence of Reactive Disorders" target="_blank">Psychological Violence in the Workplace and the Emergence of Reactive Disorders</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi yang lebih luas dengan sampel yang lebih besar dan beragam, serta menggunakan desain penelitian yang lebih kuat untuk menguji hubungan kausal antara kekerasan psikologis di tempat kerja dan gangguan reaktif. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan dan implementasi intervensi psikologis yang efektif untuk membantu pekerja yang mengalami kekerasan psikologis di tempat kerja, serta mengeksplorasi strategi pencegahan dan intervensi untuk mengurangi kekerasan psikologis di tempat kerja..
<br>Penelitian ini mengeksplorasi pengalaman psikologis kekerasan di tempat kerja dengan mengkaji profil klinis, faktor risiko psikososial, dan proses psikologis yang mendasari.Temuan menunjukkan bahwa paparan kekerasan psikologis di tempat kerja terkait dengan gangguan reaktif, khususnya gangguan kecemasan dan suasana hati, dalam konteks kumulatif dari kerentanan.Untuk mengatasi masalah ini, kami merekomendasikan pembentukan unit dukungan psikologis independen di institusi pendidikan, dengan memastikan kerahasiaan, perlindungan dari pembalasan, dan jalur rujukan klinis yang terstruktur.Inisiatif ini dapat menjadi dasar bagi kebijakan kesehatan mental tempat kerja yang lebih luas di tingkat institusi dan kementerian
<br>Penelitian mengenai kekerasan psikologis di tempat kerja umumnya berfokus pada munculnya gangguan-gangguan tertentu, dan lebih jarang menempatkannya dalam kerangka nosografis yang lebih luas. Studi ini, yang menelaah pengalaman kekerasan psikologis di tempat kerja, mengkaji gangguan reaktif yang terkait dengan kekerasan tersebut, faktor-faktor risiko psikososial yang terlibat, serta proses psikologis yang mendasarinya. Dengan menggunakan desain penelitian kualitatif studi multi-kasus yang dilengkapi dengan asesmen diagnostik klinis, data dikumpulkan melalui versi bahasa Prancis dari Leymann Inventory of Psychological Terror (LIPT),...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/b/kekerasan-psikologis-gangguan-psikopatologis-penga-thumb-02488.webp" type="image/webp" length="120754" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/kekerasan-psikologis-gangguan-psikopatologis-penga-thumb-77daf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/kekerasan-psikologis-gangguan-psikopatologis-penga-thumb-b7b50.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/kekerasan-psikologis-gangguan-psikopatologis-penga-thumb-02488.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-803-ukinstitute.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17132-nusantara-journal-behavioral-social-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Transformasi Pemikiran Hukum Islam Perbandingan Tokoh Klasik dan Kontemporer dalam Konteks Hukum Modern ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Transformasi Pemikiran Hukum Islam Perbandingan Tokoh Klasik dan Kontemporer dalam Konteks Hukum Modern ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Transformasi Pemikiran Hukum Islam Perbandingan Tokoh Klasik dan Kontemporer dalam Konteks Hukum Modern ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56563-era-modern-jihad-psikologis-sosial-islam</link>
	<guid isPermaLink="false">500dd5b310d2edee950845bce836a365</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 00:08:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ saifullah sa ]]></category>
	<category><![CDATA[ desi asmaret ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asmaret,common,crawl,desi,sa,saifullah]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide, seperti: 1. Menganalisis lebih lanjut bagaimana pemikiran hukum Islam klasik dan kontemporer dapat diterapkan dalam konteks hukum keluarga modern, khususnya dalam hal hak-hak perempuan dan kesetaraan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Transformasi Pemikiran Hukum Islam: Perbandingan Tokoh Klasik dan Kontemporer dalam Konteks Hukum Modern: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide, seperti: 1. Menganalisis lebih lanjut bagaimana pemikiran hukum Islam klasik dan kontemporer dapat diterapkan dalam konteks hukum keluarga modern, khususnya dalam hal hak-hak perempuan dan kesetaraan gender.2. Meneliti dan membandingkan pendekatan ijtihad dalam hukum Islam klasik dan kontemporer, serta implikasinya dalam menjawab tantangan hukum modern yang terkait dengan teknologi dan perkembangan sosial-ekonomi.3. Mengkaji peran maqasid syariah dalam membentuk kebijakan hukum Islam di era modern, khususnya dalam hal perlindungan hak asasi manusia dan keadilan sosial.. Transformasi pemikiran hukum Islam dari era klasik ke era kontemporer menunjukkan adanya pergeseran dari pendekatan tekstual menuju pendekatan yang lebih kontekstual dan berbasis maqasid.Para pemikir kontemporer telah berusaha mengadaptasi hukum Islam agar tetap relevan dengan tantangan zaman, tanpa menghilangkan esensi dasar dari syariat.Oleh karena itu, pendekatan maqasid al-shari'ah dan ijtihad kontekstual menjadi kunci utama dalam mengembangkan hukum Islam yang lebih fleksibel dan aplikatif di era modern Pemikiran hukum Islam mengalami perkembangan dinamis dari era klasik hingga kontemporer, dipengaruhi oleh perubahan sosial, politik, dan budaya. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan pemikiran hukum Islam dari tokoh klasik, seperti Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam al-Syafi'i, dan Imam Ahmad bin Hanbal, dengan pemikiran tokoh kontemporer, seperti Muhammad Abduh, Rashid Rida, Fazlur Rahman, dan Abdullahi Ahmed An-Na'im, dalam menghadapi tantangan hukum modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan historis-komparatif untuk mengidentifikasi transformasi pemikiran hukum Islam serta relevansinya dalam praktik hukum kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran klasik lebih berorientasi pada teks-teks syariah dengan metodologi istinbath hukum yang sistematis dan berlandaskan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/5/era-modern-jihad-psikologis-sosial-islam-keluarga-thumb-21d46.webp" title="JURIS - Transformasi Pemikiran Hukum Islam: Perbandingan Tokoh Klasik dan Kontemporer dalam Konteks Hukum Modern" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/5/era-modern-jihad-psikologis-sosial-islam-keluarga-thumb-21d46.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/5/era-modern-jihad-psikologis-sosial-islam-keluarga-thumb-21d46.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/5/era-modern-jihad-psikologis-sosial-islam-keluarga-thumb-21d46.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Pemikiran Hukum Islam: Perbandingan Tokoh Klasik dan Kontemporer dalam Konteks Hukum Modern" alt="JURIS - Transformasi Pemikiran Hukum Islam: Perbandingan Tokoh Klasik dan Kontemporer dalam Konteks Hukum Modern" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/5/era-modern-jihad-psikologis-sosial-islam-keluarga-thumb-55009.webp" title="JURIS - Transformasi Pemikiran Hukum Islam: Perbandingan Tokoh Klasik dan Kontemporer dalam Konteks Hukum Modern" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/5/era-modern-jihad-psikologis-sosial-islam-keluarga-thumb-55009.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/5/era-modern-jihad-psikologis-sosial-islam-keluarga-thumb-55009.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/5/era-modern-jihad-psikologis-sosial-islam-keluarga-thumb-55009.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Pemikiran Hukum Islam: Perbandingan Tokoh Klasik dan Kontemporer dalam Konteks Hukum Modern" alt="JURIS - Transformasi Pemikiran Hukum Islam: Perbandingan Tokoh Klasik dan Kontemporer dalam Konteks Hukum Modern" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/5/era-modern-jihad-psikologis-sosial-islam-keluarga-thumb-3345d.webp" title="JURIS - Transformasi Pemikiran Hukum Islam: Perbandingan Tokoh Klasik dan Kontemporer dalam Konteks Hukum Modern" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/5/era-modern-jihad-psikologis-sosial-islam-keluarga-thumb-3345d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/5/era-modern-jihad-psikologis-sosial-islam-keluarga-thumb-3345d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/5/era-modern-jihad-psikologis-sosial-islam-keluarga-thumb-3345d.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Pemikiran Hukum Islam: Perbandingan Tokoh Klasik dan Kontemporer dalam Konteks Hukum Modern" alt="JURIS - Transformasi Pemikiran Hukum Islam: Perbandingan Tokoh Klasik dan Kontemporer dalam Konteks Hukum Modern" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56563-era-modern-jihad-psikologis-sosial-islam" title="JURIS - Transformasi Pemikiran Hukum Islam: Perbandingan Tokoh Klasik dan Kontemporer dalam Konteks Hukum Modern" target="_blank">Transformasi Pemikiran Hukum Islam: Perbandingan Tokoh Klasik dan Kontemporer dalam Konteks Hukum Modern</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide, seperti: 1. Menganalisis lebih lanjut bagaimana pemikiran hukum Islam klasik dan kontemporer dapat diterapkan dalam konteks hukum keluarga modern, khususnya dalam hal hak-hak perempuan dan kesetaraan gender.2. Meneliti dan membandingkan pendekatan ijtihad dalam hukum Islam klasik dan kontemporer, serta implikasinya dalam menjawab tantangan hukum modern yang terkait dengan teknologi dan perkembangan sosial-ekonomi.3. Mengkaji peran maqasid syariah dalam membentuk kebijakan hukum Islam di era modern, khususnya dalam hal perlindungan hak asasi manusia dan keadilan sosial..
<br>Transformasi pemikiran hukum Islam dari era klasik ke era kontemporer menunjukkan adanya pergeseran dari pendekatan tekstual menuju pendekatan yang lebih kontekstual dan berbasis maqasid.Para pemikir kontemporer telah berusaha mengadaptasi hukum Islam agar tetap relevan dengan tantangan zaman, tanpa menghilangkan esensi dasar dari syariat.Oleh karena itu, pendekatan maqasid al-shari'ah dan ijtihad kontekstual menjadi kunci utama dalam mengembangkan hukum Islam yang lebih fleksibel dan aplikatif di era modern
<br>Pemikiran hukum Islam mengalami perkembangan dinamis dari era klasik hingga kontemporer, dipengaruhi oleh perubahan sosial, politik, dan budaya. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan pemikiran hukum Islam dari tokoh klasik, seperti Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam al-Syafi'i, dan Imam Ahmad bin Hanbal, dengan pemikiran tokoh kontemporer, seperti Muhammad Abduh, Rashid Rida, Fazlur Rahman, dan Abdullahi Ahmed An-Na'im, dalam menghadapi tantangan hukum modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan historis-komparatif untuk mengidentifikasi transformasi pemikiran hukum Islam serta relevansinya dalam praktik hukum kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran klasik lebih berorientasi pada teks-teks syariah dengan metodologi istinbath hukum yang sistematis dan berlandaskan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/5/era-modern-jihad-psikologis-sosial-islam-keluarga-thumb-21d46.webp" type="image/webp" length="80930" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/5/era-modern-jihad-psikologis-sosial-islam-keluarga-thumb-21d46.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/5/era-modern-jihad-psikologis-sosial-islam-keluarga-thumb-55009.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/5/era-modern-jihad-psikologis-sosial-islam-keluarga-thumb-3345d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3010-stain-madina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13121-islamic-circle.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Injunctive Norms or Descriptive Norms Ae Explaining Intention of Energy Dense Food Intake among Adolescents ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Injunctive Norms or Descriptive Norms Ae Explaining Intention of Energy Dense Food Intake among Adolescents ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Injunctive Norms or Descriptive Norms Ae Explaining Intention of Energy Dense Food Intake among Adolescents ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56582-studi-lintas-seksi-pojok-sehat-remaja-niat-perilak</link>
	<guid isPermaLink="false">1fd4acd24889b7f042e1785bbdc1bb81</guid>
	<pubDate>Sat, 25 Jul 2026 23:27:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ back top ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[back,top]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, penting untuk mengeksplorasi lebih lanjut peran norma deskriptif dalam mempromosikan perilaku makan sehat di kalangan remaja Indonesia. Studi longitudinal ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Injunctive Norms or Descriptive Norms Ae Explaining Intention of Energy-Dense Food Intake among Adolescents: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, penting untuk mengeksplorasi lebih lanjut peran norma deskriptif dalam mempromosikan perilaku makan sehat di kalangan remaja Indonesia. Studi longitudinal dapat dilakukan untuk menyelidiki bagaimana norma deskriptif mempengaruhi niat dan perilaku makan sehat remaja dalam jangka panjang. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi intervensi yang efektif untuk melibatkan pemimpin sebaya sebagai model peran dalam mendorong kebiasaan makan yang lebih sehat. Kedua, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk menyelidiki tekanan normatif dari orang tua terhadap niat dan perilaku makan remaja. Penelitian ini dapat membantu memahami bagaimana pengaruh orang tua dapat mempengaruhi niat dan perilaku makan remaja, terutama dalam konteks budaya Indonesia yang kolektif. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan dan menguji intervensi berbasis teori perilaku yang direncanakan (TPB) yang disesuaikan dengan konteks budaya Indonesia. Studi ini dapat membantu meningkatkan efektivitas intervensi kesehatan dan gizi di kalangan remaja Indonesia.. Temuan penelitian ini mendukung konstruk TPB yang ditemukan dapat memprediksi faktor-faktor yang mempengaruhi niat perilaku.Temuan ini menunjukkan bahwa TPB dapat digunakan untuk memprediksi niat untuk makan makanan padat energi.Niat untuk makan makanan padat energi diprediksi dengan baik oleh sikap, norma injunktif, dan PBC.Temuan ini sejalan dengan studi sebelumnya dalam literatur ini (Ajzen, 2011, Zoellner et al.Kothe & Mullan, 2015), bahwa tiga penentu (sikap terhadap perilaku, norma subyektif, dan PBC) adalah prediktor niat perilaku.Dalam investigasi niat makan remaja, sikap adalah prediktor terkuat dari niat untuk makan makanan padat energi.Temuan ini konsisten dengan studi sebelumnya di antara remaja perkotaan di Asia (Patcheep, 2015).Norma subyektif dan kontrol perilaku yang dirasakan juga berkontribusi dalam memprediksi niat remaja untuk mengonsumsi makanan padat energi.Pengukuran normatif yang digunakan dalam studi ini menunjukkan prediksi diferensial dari niat.Norma injunktif dan deskriptif adalah prediktor signifikan dari niat untuk mengonsumsi makanan padat energi.Dampak norma injunktif dan deskriptif pada niat dalam TPB mendukung penelitian lain (Conner & McMillan, 1999.McMillan & Conner, 2003) yang menunjukkan pentingnya orang lain yang dirasakan makan makanan padat energi.Studi ini juga membandingkan efek prediktif norma injunktif dan deskriptif.Hasil menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara norma injunktif dan deskriptif.Norma deskriptif lebih penting menjelaskan niat daripada norma injunktif.Hasil ini tidak sejalan dengan hipotesis kami (hipotesis 2), tetapi konsisten dengan studi sebelumnya yang menunjukkan bahwa individu makan lebih banyak ketika teman makan mereka makan lebih banyak dan makan lebih sedikit ketika teman makan mereka makan lebih sedikit (misalnya Pedersen et al.Temuan ini juga konsisten dengan studi lain yang menunjukkan bahwa norma deskriptif berkontribusi pada prediksi niat secara independen dari norma injunktif (Smith & Louis, 2008.Meskipun Indonesia memiliki budaya kolektif yang cenderung mencetak skor lebih tinggi pada sensitivitas terhadap "apa yang dipikirkan orang lain adalah baik atau buruk" (Chen & Hong, 2015., 2015), dalam studi ini, norma deskriptif lebih memprediksi niat remaja untuk mengonsumsi makanan padat energi daripada norma injunktif.Hal ini mungkin terkait dengan fakta bahwa peserta kami adalah remaja, tahap perkembangan di mana penciptaan dan pemeliharaan citra sosial positif menjadi prioritas (Erikson, 1968).Konsisten dengan penelitian sebelumnya, perilaku makan remaja sering selaras dengan perilaku teman sebaya mereka (de la Haye et al., 2011), karena mereka berusaha untuk mendapatkan penerimaan dan cocok dengan mengikuti perilaku teman sebaya (Stok et al.Temuan saat ini, oleh karena itu, menekankan pentingnya mempertimbangkan norma deskriptif dalam promosi perilaku makan sehat Penelitian ini menguji model Teori Perilaku Rencana (TPB) yang diperluas, termasuk efek interaksi antara penentu TPB (yaitu sikap, norma subyektif/norma injunktif, kontrol perilaku yang dirasakan (PBC), dan niat), serta variabel tambahan (norma deskriptif) di antara remaja Indonesia. Studi lintas-seksional dilakukan di antara 411 remaja (Mage = 12,02 tahun, SD = 0,45, 53,3% laki-laki) dari lima sekolah swasta di daerah perkotaan dan suburban Indonesia. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang disesuaikan. Regresi Linier Berganda digunakan untuk memeriksa asosiasi dan interaksi antara penentu (sikap, norma injunktif dan deskriptif, dan kontrol perilaku yang dirasakan) dan niat mengonsumsi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/6/studi-lintas-seksi-pojok-sehat-remaja-niat-perilak-thumb-61be2.webp" title="JURIS - Injunctive Norms or Descriptive Norms Ae Explaining Intention of Energy-Dense Food Intake among Adolescents" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/studi-lintas-seksi-pojok-sehat-remaja-niat-perilak-thumb-61be2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/studi-lintas-seksi-pojok-sehat-remaja-niat-perilak-thumb-61be2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/studi-lintas-seksi-pojok-sehat-remaja-niat-perilak-thumb-61be2.webp 1x" title="JURIS - Injunctive Norms or Descriptive Norms Ae Explaining Intention of Energy-Dense Food Intake among Adolescents" alt="JURIS - Injunctive Norms or Descriptive Norms Ae Explaining Intention of Energy-Dense Food Intake among Adolescents" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/6/studi-lintas-seksi-pojok-sehat-remaja-niat-perilak-thumb-61f8e.webp" title="JURIS - Injunctive Norms or Descriptive Norms Ae Explaining Intention of Energy-Dense Food Intake among Adolescents" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/studi-lintas-seksi-pojok-sehat-remaja-niat-perilak-thumb-61f8e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/studi-lintas-seksi-pojok-sehat-remaja-niat-perilak-thumb-61f8e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/studi-lintas-seksi-pojok-sehat-remaja-niat-perilak-thumb-61f8e.webp 1x" title="JURIS - Injunctive Norms or Descriptive Norms Ae Explaining Intention of Energy-Dense Food Intake among Adolescents" alt="JURIS - Injunctive Norms or Descriptive Norms Ae Explaining Intention of Energy-Dense Food Intake among Adolescents" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/6/studi-lintas-seksi-pojok-sehat-remaja-niat-perilak-thumb-95bc7.webp" title="JURIS - Injunctive Norms or Descriptive Norms Ae Explaining Intention of Energy-Dense Food Intake among Adolescents" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/studi-lintas-seksi-pojok-sehat-remaja-niat-perilak-thumb-95bc7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/studi-lintas-seksi-pojok-sehat-remaja-niat-perilak-thumb-95bc7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/studi-lintas-seksi-pojok-sehat-remaja-niat-perilak-thumb-95bc7.webp 1x" title="JURIS - Injunctive Norms or Descriptive Norms Ae Explaining Intention of Energy-Dense Food Intake among Adolescents" alt="JURIS - Injunctive Norms or Descriptive Norms Ae Explaining Intention of Energy-Dense Food Intake among Adolescents" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56582-studi-lintas-seksi-pojok-sehat-remaja-niat-perilak" title="JURIS - Injunctive Norms or Descriptive Norms Ae Explaining Intention of Energy-Dense Food Intake among Adolescents" target="_blank">Injunctive Norms or Descriptive Norms Ae Explaining Intention of Energy-Dense Food Intake among Adolescents</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, penting untuk mengeksplorasi lebih lanjut peran norma deskriptif dalam mempromosikan perilaku makan sehat di kalangan remaja Indonesia. Studi longitudinal dapat dilakukan untuk menyelidiki bagaimana norma deskriptif mempengaruhi niat dan perilaku makan sehat remaja dalam jangka panjang. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi intervensi yang efektif untuk melibatkan pemimpin sebaya sebagai model peran dalam mendorong kebiasaan makan yang lebih sehat. Kedua, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk menyelidiki tekanan normatif dari orang tua terhadap niat dan perilaku makan remaja. Penelitian ini dapat membantu memahami bagaimana pengaruh orang tua dapat mempengaruhi niat dan perilaku makan remaja, terutama dalam konteks budaya Indonesia yang kolektif. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan dan menguji intervensi berbasis teori perilaku yang direncanakan (TPB) yang disesuaikan dengan konteks budaya Indonesia. Studi ini dapat membantu meningkatkan efektivitas intervensi kesehatan dan gizi di kalangan remaja Indonesia..
<br>Temuan penelitian ini mendukung konstruk TPB yang ditemukan dapat memprediksi faktor-faktor yang mempengaruhi niat perilaku.Temuan ini menunjukkan bahwa TPB dapat digunakan untuk memprediksi niat untuk makan makanan padat energi.Niat untuk makan makanan padat energi diprediksi dengan baik oleh sikap, norma injunktif, dan PBC.Temuan ini sejalan dengan studi sebelumnya dalam literatur ini (Ajzen, 2011, Zoellner et al.Kothe & Mullan, 2015), bahwa tiga penentu (sikap terhadap perilaku, norma subyektif, dan PBC) adalah prediktor niat perilaku.Dalam investigasi niat makan remaja, sikap adalah prediktor terkuat dari niat untuk makan makanan padat energi.Temuan ini konsisten dengan studi sebelumnya di antara remaja perkotaan di Asia (Patcheep, 2015).Norma subyektif dan kontrol perilaku yang dirasakan juga berkontribusi dalam memprediksi niat remaja untuk mengonsumsi makanan padat energi.Pengukuran normatif yang digunakan dalam studi ini menunjukkan prediksi diferensial dari niat.Norma injunktif dan deskriptif adalah prediktor signifikan dari niat untuk mengonsumsi makanan padat energi.Dampak norma injunktif dan deskriptif pada niat dalam TPB mendukung penelitian lain (Conner & McMillan, 1999.McMillan & Conner, 2003) yang menunjukkan pentingnya orang lain yang dirasakan makan makanan padat energi.Studi ini juga membandingkan efek prediktif norma injunktif dan deskriptif.Hasil menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara norma injunktif dan deskriptif.Norma deskriptif lebih penting menjelaskan niat daripada norma injunktif.Hasil ini tidak sejalan dengan hipotesis kami (hipotesis 2), tetapi konsisten dengan studi sebelumnya yang menunjukkan bahwa individu makan lebih banyak ketika teman makan mereka makan lebih banyak dan makan lebih sedikit ketika teman makan mereka makan lebih sedikit (misalnya Pedersen et al.Temuan ini juga konsisten dengan studi lain yang menunjukkan bahwa norma deskriptif berkontribusi pada prediksi niat secara independen dari norma injunktif (Smith & Louis, 2008.Meskipun Indonesia memiliki budaya kolektif yang cenderung mencetak skor lebih tinggi pada sensitivitas terhadap "apa yang dipikirkan orang lain adalah baik atau buruk" (Chen & Hong, 2015., 2015), dalam studi ini, norma deskriptif lebih memprediksi niat remaja untuk mengonsumsi makanan padat energi daripada norma injunktif.Hal ini mungkin terkait dengan fakta bahwa peserta kami adalah remaja, tahap perkembangan di mana penciptaan dan pemeliharaan citra sosial positif menjadi prioritas (Erikson, 1968).Konsisten dengan penelitian sebelumnya, perilaku makan remaja sering selaras dengan perilaku teman sebaya mereka (de la Haye et al., 2011), karena mereka berusaha untuk mendapatkan penerimaan dan cocok dengan mengikuti perilaku teman sebaya (Stok et al.Temuan saat ini, oleh karena itu, menekankan pentingnya mempertimbangkan norma deskriptif dalam promosi perilaku makan sehat
<br>Penelitian ini menguji model Teori Perilaku Rencana (TPB) yang diperluas, termasuk efek interaksi antara penentu TPB (yaitu sikap, norma subyektif/norma injunktif, kontrol perilaku yang dirasakan (PBC), dan niat), serta variabel tambahan (norma deskriptif) di antara remaja Indonesia. Studi lintas-seksional dilakukan di antara 411 remaja (Mage = 12,02 tahun, SD = 0,45, 53,3% laki-laki) dari lima sekolah swasta di daerah perkotaan dan suburban Indonesia. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang disesuaikan. Regresi Linier Berganda digunakan untuk memeriksa asosiasi dan interaksi antara penentu (sikap, norma injunktif dan deskriptif, dan kontrol perilaku yang dirasakan) dan niat mengonsumsi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/6/studi-lintas-seksi-pojok-sehat-remaja-niat-perilak-thumb-61be2.webp" type="image/webp" length="133014" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/studi-lintas-seksi-pojok-sehat-remaja-niat-perilak-thumb-61be2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/studi-lintas-seksi-pojok-sehat-remaja-niat-perilak-thumb-61f8e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/studi-lintas-seksi-pojok-sehat-remaja-niat-perilak-thumb-95bc7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-803-ukinstitute.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17132-nusantara-journal-behavioral-social-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pola Asuh Orang Tua Dalam Membentuk Kepribadian Anak Usia Dini Di Desa Akacipong Kab Bombana ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pola Asuh Orang Tua Dalam Membentuk Kepribadian Anak Usia Dini Di Desa Akacipong Kab Bombana ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pola Asuh Orang Tua Dalam Membentuk Kepribadian Anak Usia Dini Di Desa Akacipong Kab Bombana ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56580-pola-asuh-sumber-data-primer-nilai-peran</link>
	<guid isPermaLink="false">43eb8f108cccd0fd3d37136adfd1fc7f</guid>
	<pubDate>Sat, 25 Jul 2026 22:04:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ archive team ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[archive,header,page,team]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat meneliti bagaimana tingkat pendidikan orang tua memengaruhi pilihan pola asuh dan perkembangan kepribadian anak di wilayah pedesaan yang serupa, sehingga dapat mengidentifikasi faktor edukatif yang penting dalam pembentukan karakter ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pola Asuh Orang Tua Dalam Membentuk Kepribadian Anak Usia Dini Di Desa Akacipong Kab. Bombana: Penelitian lanjutan dapat meneliti bagaimana tingkat pendidikan orang tua memengaruhi pilihan pola asuh dan perkembangan kepribadian anak di wilayah pedesaan yang serupa, sehingga dapat mengidentifikasi faktor edukatif yang penting dalam pembentukan karakter anak. Selain itu, studi longitudinal yang membandingkan dampak jangka panjang pola asuh demokratis dan otoriter terhadap prestasi akademik serta perkembangan sosialAcemosional anak dari usia dini hingga masa remaja akan memberikan wawasan mendalam tentang konsekuensi pola asuh dalam konteks perkembangan jangka panjang. Selanjutnya, intervensi berbasis komunitas, seperti workshop parenting yang melibatkan keluarga petani, dapat dievaluasi untuk melihat efektivitasnya dalam mengubah pola asuh serta meningkatkan kualitas kepribadian anak, khususnya dalam mengurangi sifat otoriter dan memperkuat karakter sanguin yang adaptif.. Penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua di Desa Akacipong beragam, dengan pola asuh demokratis paling dominan (7 dari 10 orang tua) diikuti pola asuh otoriter (3 orang tua), sementara pola asuh permisif dan penelantaran tidak ditemukan.Sebagian besar anak (7 dari 10) memiliki kepribadian sanguin, sedangkan 3 anak menunjukkan kepribadian plegmatis.Hubungan antara pola asuh demokratis dan kepribadian sanguin tampak kuat, namun pola asuh otoriter juga memengaruhi perkembangan kepribadian anak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) bentuk pola asuh orang tua di desa akacipong kab. Bombana, 2) bentuk kepribadian anak usia dini di desa akacipong kab. Bombana, 3) bentuk pola asuh orang tua dalam membentuk kepribadian anak usia dini di desa akacipong kab. Bombana. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Jenis data dalam penelitian ini di klasifikasi menjadi data primer dan sekunder. Metode wawancara, observasi dan dokumentasi digunakan peneliti dengan cara mengumpulkan data yang selanjutnya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/3/pola-asuh-sumber-data-primer-nilai-peran-tua-membe-thumb-15256.webp" title="JURIS - Pola Asuh Orang Tua Dalam Membentuk Kepribadian Anak Usia Dini Di Desa Akacipong Kab. Bombana" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/pola-asuh-sumber-data-primer-nilai-peran-tua-membe-thumb-15256.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/pola-asuh-sumber-data-primer-nilai-peran-tua-membe-thumb-15256.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/pola-asuh-sumber-data-primer-nilai-peran-tua-membe-thumb-15256.webp 1x" title="JURIS - Pola Asuh Orang Tua Dalam Membentuk Kepribadian Anak Usia Dini Di Desa Akacipong Kab. Bombana" alt="JURIS - Pola Asuh Orang Tua Dalam Membentuk Kepribadian Anak Usia Dini Di Desa Akacipong Kab. Bombana" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/pola-asuh-sumber-data-primer-nilai-peran-tua-membe-thumb-77f88.webp" title="JURIS - Pola Asuh Orang Tua Dalam Membentuk Kepribadian Anak Usia Dini Di Desa Akacipong Kab. Bombana" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/pola-asuh-sumber-data-primer-nilai-peran-tua-membe-thumb-77f88.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/pola-asuh-sumber-data-primer-nilai-peran-tua-membe-thumb-77f88.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/pola-asuh-sumber-data-primer-nilai-peran-tua-membe-thumb-77f88.webp 1x" title="JURIS - Pola Asuh Orang Tua Dalam Membentuk Kepribadian Anak Usia Dini Di Desa Akacipong Kab. Bombana" alt="JURIS - Pola Asuh Orang Tua Dalam Membentuk Kepribadian Anak Usia Dini Di Desa Akacipong Kab. Bombana" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/pola-asuh-sumber-data-primer-nilai-peran-tua-membe-thumb-31db8.webp" title="JURIS - Pola Asuh Orang Tua Dalam Membentuk Kepribadian Anak Usia Dini Di Desa Akacipong Kab. Bombana" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/pola-asuh-sumber-data-primer-nilai-peran-tua-membe-thumb-31db8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/pola-asuh-sumber-data-primer-nilai-peran-tua-membe-thumb-31db8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/pola-asuh-sumber-data-primer-nilai-peran-tua-membe-thumb-31db8.webp 1x" title="JURIS - Pola Asuh Orang Tua Dalam Membentuk Kepribadian Anak Usia Dini Di Desa Akacipong Kab. Bombana" alt="JURIS - Pola Asuh Orang Tua Dalam Membentuk Kepribadian Anak Usia Dini Di Desa Akacipong Kab. Bombana" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56580-pola-asuh-sumber-data-primer-nilai-peran" title="JURIS - Pola Asuh Orang Tua Dalam Membentuk Kepribadian Anak Usia Dini Di Desa Akacipong Kab. Bombana" target="_blank">Pola Asuh Orang Tua Dalam Membentuk Kepribadian Anak Usia Dini Di Desa Akacipong Kab. Bombana</a>: Penelitian lanjutan dapat meneliti bagaimana tingkat pendidikan orang tua memengaruhi pilihan pola asuh dan perkembangan kepribadian anak di wilayah pedesaan yang serupa, sehingga dapat mengidentifikasi faktor edukatif yang penting dalam pembentukan karakter anak. Selain itu, studi longitudinal yang membandingkan dampak jangka panjang pola asuh demokratis dan otoriter terhadap prestasi akademik serta perkembangan sosialAcemosional anak dari usia dini hingga masa remaja akan memberikan wawasan mendalam tentang konsekuensi pola asuh dalam konteks perkembangan jangka panjang. Selanjutnya, intervensi berbasis komunitas, seperti workshop parenting yang melibatkan keluarga petani, dapat dievaluasi untuk melihat efektivitasnya dalam mengubah pola asuh serta meningkatkan kualitas kepribadian anak, khususnya dalam mengurangi sifat otoriter dan memperkuat karakter sanguin yang adaptif..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua di Desa Akacipong beragam, dengan pola asuh demokratis paling dominan (7 dari 10 orang tua) diikuti pola asuh otoriter (3 orang tua), sementara pola asuh permisif dan penelantaran tidak ditemukan.Sebagian besar anak (7 dari 10) memiliki kepribadian sanguin, sedangkan 3 anak menunjukkan kepribadian plegmatis.Hubungan antara pola asuh demokratis dan kepribadian sanguin tampak kuat, namun pola asuh otoriter juga memengaruhi perkembangan kepribadian anak
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) bentuk pola asuh orang tua di desa akacipong kab. Bombana, 2) bentuk kepribadian anak usia dini di desa akacipong kab. Bombana, 3) bentuk pola asuh orang tua dalam membentuk kepribadian anak usia dini di desa akacipong kab. Bombana. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Jenis data dalam penelitian ini di klasifikasi menjadi data primer dan sekunder. Metode wawancara, observasi dan dokumentasi digunakan peneliti dengan cara mengumpulkan data yang selanjutnya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/3/pola-asuh-sumber-data-primer-nilai-peran-tua-membe-thumb-31db8.webp" type="image/webp" length="102246" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/pola-asuh-sumber-data-primer-nilai-peran-tua-membe-thumb-15256.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/pola-asuh-sumber-data-primer-nilai-peran-tua-membe-thumb-77f88.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/pola-asuh-sumber-data-primer-nilai-peran-tua-membe-thumb-31db8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-814-iain-kendari.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9707-author-guidelines.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Effects of Braille Mathematical Code Instruction and Concrete Materials on Mathematics Performance in Primary School Learners with Total Blindness A Quasi Experimental Study in Oyo State Nigeria ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Effects of Braille Mathematical Code Instruction and Concrete Materials on Mathematics Performance in Primary School Learners with Total Blindness A Quasi Experimental Study in Oyo State Nigeria ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Effects of Braille Mathematical Code Instruction and Concrete Materials on Mathematics Performance in Primary School Learners with Total Blindness A Quasi Experimental Study in Oyo State Nigeria ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56578-akurasi-siswa-kecemasan-mengajar-matematika-konsep</link>
	<guid isPermaLink="false">3d23f3581bd52c93944275d31e4c1cb9</guid>
	<pubDate>Sat, 25 Jul 2026 22:02:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rahmi fauzia ]]></category>
	<category><![CDATA[ ida fitrina ]]></category>
	<category><![CDATA[ back top ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[back,fauzia,fitrina,ida,rahmi,top]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperkuat desain penelitian dengan menggunakan sampel yang lebih besar dan model multilevel/cluster-robust. Selain itu, penelitian harus mencakup metrik kesetiaan (dosis, kepatuhan, keahlian guru) dan menggunakan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Effects of Braille Mathematical Code Instruction and Concrete Materials on Mathematics Performance in Primary School Learners with Total Blindness: A Quasi-Experimental Study in Oyo State, Nigeria: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperkuat desain penelitian dengan menggunakan sampel yang lebih besar dan model multilevel/cluster-robust. Selain itu, penelitian harus mencakup metrik kesetiaan (dosis, kepatuhan, keahlian guru) dan menggunakan pengukuran kinerja yang jelas memisahkan pemahaman konsep, ketepatan prosedur, dan literasi notasi. Penting juga untuk mempertimbangkan ekosistem aksesibilitas yang lebih luas, termasuk teknologi pendukung yang memungkinkan siswa buta mengakses konten dan penilaian matematika. Penelitian masa depan juga harus menyelidiki interaksi antara intervensi dan infrastruktur aksesibilitas, serta mengintegrasikan pendekatan instruksional dengan jalur produksi bahan dan penilaian yang dapat diakses.. Penelitian ini menyelidiki efek Kode Matematika Braille (KMB) dan Bahan Konkret (BK) pada kinerja matematika siswa dengan kebutaan total.Hasil menunjukkan bahwa kedua intervensi terkait dengan peningkatan kinerja matematika dibandingkan dengan kondisi kontrol.KMB tampaknya mendukung pemahaman dan akurasi siswa dalam menyelesaikan masalah matematika dengan menyediakan cara yang terstruktur dan standar untuk membaca dan menulis notasi matematika, sedangkan BK menawarkan pengalaman belajar yang membantu siswa membangun dan memperkuat konsep matematika kunci melalui eksplorasi tangan.pembuat kebijakan pendidikan harus mengintegrasikan KMB dan BK untuk mengajar matematika kepada siswa dengan kebutaan total.pembuat kebijakan juga harus mengembangkan panduan implementasi yang jelas dan menyediakan pelatihan untuk mendukung penggunaan kelas yang efektif dari kedua pendekatan.pemerintah harus memastikan bahwa sumber daya untuk memproduksi, memperbarui, dan memelihara bahan Braille dan bantuan instruksional konkret didanai secara memadai dan dibuat tersedia untuk siswa dengan gangguan penglihatan.pembuat kebijakan harus mengalokasikan pendanaan yang didedikasikan untuk pengadaan bahan KMB dan bantuan instruksional konkret untuk memperkuat pengajaran matematika.dan sekolah harus mempromosikan lingkungan belajar inklusif yang memungkinkan siswa dengan kebutaan total belajar secara bermakna dan berkembang bersama rekan-rekan mereka Belajar matematika bagi siswa dengan kebutaan total dibatasi oleh akses terbatas ke representasi simbolik dan taktil. Penelitian ini meneliti apakah instruksi Kode Matematika Braille (KMB) dan Bahan Konkret (BK) meningkatkan kinerja matematika di antara siswa sekolah dasar dengan kebutaan total di Negara Oyo, Nigeria, dan menilai efek gender dan efektivitas diri akademik. Menggunakan desain quasi-eksperimen kontrol kelompok pretest-posttest dengan tiga kondisi perlakuan (KMB, BK, dan instruksi konvensional), 45 siswa dengan kebutaan total menyelesaikan program enam minggu (satu minggu pretest, empat minggu intervensi, satu... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/9/akurasi-siswa-kecemasan-mengajar-matematika-konsep-thumb-90133.webp" title="JURIS - Effects of Braille Mathematical Code Instruction and Concrete Materials on Mathematics Performance in Primary School Learners with Total Blindness: A Quasi-Experimental Study in Oyo State, Nigeria" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/akurasi-siswa-kecemasan-mengajar-matematika-konsep-thumb-90133.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/akurasi-siswa-kecemasan-mengajar-matematika-konsep-thumb-90133.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/akurasi-siswa-kecemasan-mengajar-matematika-konsep-thumb-90133.webp 1x" title="JURIS - Effects of Braille Mathematical Code Instruction and Concrete Materials on Mathematics Performance in Primary School Learners with Total Blindness: A Quasi-Experimental Study in Oyo State, Nigeria" alt="JURIS - Effects of Braille Mathematical Code Instruction and Concrete Materials on Mathematics Performance in Primary School Learners with Total Blindness: A Quasi-Experimental Study in Oyo State, Nigeria" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/akurasi-siswa-kecemasan-mengajar-matematika-konsep-thumb-bdecf.webp" title="JURIS - Effects of Braille Mathematical Code Instruction and Concrete Materials on Mathematics Performance in Primary School Learners with Total Blindness: A Quasi-Experimental Study in Oyo State, Nigeria" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/akurasi-siswa-kecemasan-mengajar-matematika-konsep-thumb-bdecf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/akurasi-siswa-kecemasan-mengajar-matematika-konsep-thumb-bdecf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/akurasi-siswa-kecemasan-mengajar-matematika-konsep-thumb-bdecf.webp 1x" title="JURIS - Effects of Braille Mathematical Code Instruction and Concrete Materials on Mathematics Performance in Primary School Learners with Total Blindness: A Quasi-Experimental Study in Oyo State, Nigeria" alt="JURIS - Effects of Braille Mathematical Code Instruction and Concrete Materials on Mathematics Performance in Primary School Learners with Total Blindness: A Quasi-Experimental Study in Oyo State, Nigeria" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/akurasi-siswa-kecemasan-mengajar-matematika-konsep-thumb-64008.webp" title="JURIS - Effects of Braille Mathematical Code Instruction and Concrete Materials on Mathematics Performance in Primary School Learners with Total Blindness: A Quasi-Experimental Study in Oyo State, Nigeria" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/akurasi-siswa-kecemasan-mengajar-matematika-konsep-thumb-64008.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/akurasi-siswa-kecemasan-mengajar-matematika-konsep-thumb-64008.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/akurasi-siswa-kecemasan-mengajar-matematika-konsep-thumb-64008.webp 1x" title="JURIS - Effects of Braille Mathematical Code Instruction and Concrete Materials on Mathematics Performance in Primary School Learners with Total Blindness: A Quasi-Experimental Study in Oyo State, Nigeria" alt="JURIS - Effects of Braille Mathematical Code Instruction and Concrete Materials on Mathematics Performance in Primary School Learners with Total Blindness: A Quasi-Experimental Study in Oyo State, Nigeria" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56578-akurasi-siswa-kecemasan-mengajar-matematika-konsep" title="JURIS - Effects of Braille Mathematical Code Instruction and Concrete Materials on Mathematics Performance in Primary School Learners with Total Blindness: A Quasi-Experimental Study in Oyo State, Nigeria" target="_blank">Effects of Braille Mathematical Code Instruction and Concrete Materials on Mathematics Performance in Primary School Learners with Total Blindness: A Quasi-Experimental Study in Oyo State, Nigeria</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperkuat desain penelitian dengan menggunakan sampel yang lebih besar dan model multilevel/cluster-robust. Selain itu, penelitian harus mencakup metrik kesetiaan (dosis, kepatuhan, keahlian guru) dan menggunakan pengukuran kinerja yang jelas memisahkan pemahaman konsep, ketepatan prosedur, dan literasi notasi. Penting juga untuk mempertimbangkan ekosistem aksesibilitas yang lebih luas, termasuk teknologi pendukung yang memungkinkan siswa buta mengakses konten dan penilaian matematika. Penelitian masa depan juga harus menyelidiki interaksi antara intervensi dan infrastruktur aksesibilitas, serta mengintegrasikan pendekatan instruksional dengan jalur produksi bahan dan penilaian yang dapat diakses..
<br>Penelitian ini menyelidiki efek Kode Matematika Braille (KMB) dan Bahan Konkret (BK) pada kinerja matematika siswa dengan kebutaan total.Hasil menunjukkan bahwa kedua intervensi terkait dengan peningkatan kinerja matematika dibandingkan dengan kondisi kontrol.KMB tampaknya mendukung pemahaman dan akurasi siswa dalam menyelesaikan masalah matematika dengan menyediakan cara yang terstruktur dan standar untuk membaca dan menulis notasi matematika, sedangkan BK menawarkan pengalaman belajar yang membantu siswa membangun dan memperkuat konsep matematika kunci melalui eksplorasi tangan.pembuat kebijakan pendidikan harus mengintegrasikan KMB dan BK untuk mengajar matematika kepada siswa dengan kebutaan total.pembuat kebijakan juga harus mengembangkan panduan implementasi yang jelas dan menyediakan pelatihan untuk mendukung penggunaan kelas yang efektif dari kedua pendekatan.pemerintah harus memastikan bahwa sumber daya untuk memproduksi, memperbarui, dan memelihara bahan Braille dan bantuan instruksional konkret didanai secara memadai dan dibuat tersedia untuk siswa dengan gangguan penglihatan.pembuat kebijakan harus mengalokasikan pendanaan yang didedikasikan untuk pengadaan bahan KMB dan bantuan instruksional konkret untuk memperkuat pengajaran matematika.dan sekolah harus mempromosikan lingkungan belajar inklusif yang memungkinkan siswa dengan kebutaan total belajar secara bermakna dan berkembang bersama rekan-rekan mereka
<br>Belajar matematika bagi siswa dengan kebutaan total dibatasi oleh akses terbatas ke representasi simbolik dan taktil. Penelitian ini meneliti apakah instruksi Kode Matematika Braille (KMB) dan Bahan Konkret (BK) meningkatkan kinerja matematika di antara siswa sekolah dasar dengan kebutaan total di Negara Oyo, Nigeria, dan menilai efek gender dan efektivitas diri akademik. Menggunakan desain quasi-eksperimen kontrol kelompok pretest-posttest dengan tiga kondisi perlakuan (KMB, BK, dan instruksi konvensional), 45 siswa dengan kebutaan total menyelesaikan program enam minggu (satu minggu pretest, empat minggu intervensi, satu...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/9/akurasi-siswa-kecemasan-mengajar-matematika-konsep-thumb-90133.webp" type="image/webp" length="103580" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/akurasi-siswa-kecemasan-mengajar-matematika-konsep-thumb-90133.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/akurasi-siswa-kecemasan-mengajar-matematika-konsep-thumb-bdecf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/akurasi-siswa-kecemasan-mengajar-matematika-konsep-thumb-64008.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-803-ukinstitute.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17132-nusantara-journal-behavioral-social-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sun, 26 Jul 2026 06:00:09 +0700. 24 items. Served in: 4.691 seconds [rss] -->
