<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sat, 20 Jun 2026 19:02:34 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 19:02:34 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-06-20T19:02:34+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pelaksanaan Sertifikat Laik Fungsi Pada Perumahan Subsidi Di Provinsi Nusa Tenggara Timur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pelaksanaan Sertifikat Laik Fungsi Pada Perumahan Subsidi Di Provinsi Nusa Tenggara Timur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pelaksanaan Sertifikat Laik Fungsi Pada Perumahan Subsidi Di Provinsi Nusa Tenggara Timur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49775-rumah-subsidi-sertifikat-laik-fungsi-la</link>
	<guid isPermaLink="false">d114d93190af8850c6a1fccc45e1db03</guid>
	<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 18:26:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ metode basah ]]></category>
	<category><![CDATA[ allium cepa ]]></category>
	<category><![CDATA[ s3manajemen ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[allium,basah,cepa,metode,s3manajemen]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis pelaksanaan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) pada perumahan subsidi di Provinsi NTT, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan sistem dan prosedur penerbitan SLF yang lebih efisien dan terintegrasi. Hal ini dapat mencakup ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pelaksanaan Sertifikat Laik Fungsi Pada Perumahan Subsidi Di Provinsi Nusa Tenggara Timur: Berdasarkan analisis pelaksanaan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) pada perumahan subsidi di Provinsi NTT, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan sistem dan prosedur penerbitan SLF yang lebih efisien dan terintegrasi. Hal ini dapat mencakup studi tentang implementasi teknologi informasi dalam proses verifikasi dan inspeksi bangunan, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang inspeksi bangunan. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi strategi komunikasi dan edukasi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya SLF dan manfaatnya bagi keselamatan dan kenyamanan penghuni. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat berkontribusi pada perbaikan sistem SLF, peningkatan kepatuhan, dan akhirnya, peningkatan kualitas perumahan subsidi di Indonesia.. Dari hasil penelitian dan pembahasan yang telah disampaikan, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.Kesiapan dan kepedulian pengembang perumahan subsididi Provinsi NTT terhadap Sertifikat Laik Fungsi (SLF) bangunan rumah subsidi termasuk kedalam kategori belum siap.Dengan hasil perbandingan 27% pengembang yang sudah mengurus SLF dan 73% pengembang belum melakukan pengurusan SLF.Tidak ada kendala utama yang dihadapi para pengembang dalam permohonan Sertifikat Laik Fungsi (SLF).Hal ini dapat dilihat dari pihak pengembang cukup memahami tentang metode dan alat pemeriksaan bangunan gedung yang sesuai dengan kriteria bangungan yang andal sesuai daftar simak SLF sesuai Peraturan Menteri PUPR No.Pelaksanaan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) Bangunan Rumah Subsididi Di Provinsi NTT rata rata sudah memiliki dokumen pengawasan pembangunan rumah subsidi Permasalahan pelaksanaan pembangunan konstruksi rumah subsidi, seperti dimensi/ukuran beton sloof yang tidak sesuai standar hingga ketersediaan air minum, jaringan listrik, dan utilitas di perumahan yang dibangun para pengembang, bahkan ada temuan rumah yang belum dialiri listrik. Untuk mengantisipasi agar kejadian seperti di atas tidak terulang kembali, maka pihak pengembang wajib untuk melengkapi dokumen SLF (Sertifikat Laik Fungsi). Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pelaksanaan sertifikat laik fungsi pada rumah subsidi di Provinsi NTT.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/7/rumah-subsidi-sertifikat-laik-fungsi-bangunan-gedu-thumb-5eccf.webp" title="JURIS - Analisis Pelaksanaan Sertifikat Laik Fungsi Pada Perumahan Subsidi Di Provinsi Nusa Tenggara Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/rumah-subsidi-sertifikat-laik-fungsi-bangunan-gedu-thumb-5eccf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/rumah-subsidi-sertifikat-laik-fungsi-bangunan-gedu-thumb-5eccf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/rumah-subsidi-sertifikat-laik-fungsi-bangunan-gedu-thumb-5eccf.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pelaksanaan Sertifikat Laik Fungsi Pada Perumahan Subsidi Di Provinsi Nusa Tenggara Timur" alt="JURIS - Analisis Pelaksanaan Sertifikat Laik Fungsi Pada Perumahan Subsidi Di Provinsi Nusa Tenggara Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/7/rumah-subsidi-sertifikat-laik-fungsi-bangunan-gedu-thumb-08396.webp" title="JURIS - Analisis Pelaksanaan Sertifikat Laik Fungsi Pada Perumahan Subsidi Di Provinsi Nusa Tenggara Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/rumah-subsidi-sertifikat-laik-fungsi-bangunan-gedu-thumb-08396.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/rumah-subsidi-sertifikat-laik-fungsi-bangunan-gedu-thumb-08396.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/rumah-subsidi-sertifikat-laik-fungsi-bangunan-gedu-thumb-08396.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pelaksanaan Sertifikat Laik Fungsi Pada Perumahan Subsidi Di Provinsi Nusa Tenggara Timur" alt="JURIS - Analisis Pelaksanaan Sertifikat Laik Fungsi Pada Perumahan Subsidi Di Provinsi Nusa Tenggara Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/7/rumah-subsidi-sertifikat-laik-fungsi-bangunan-gedu-thumb-8c823.webp" title="JURIS - Analisis Pelaksanaan Sertifikat Laik Fungsi Pada Perumahan Subsidi Di Provinsi Nusa Tenggara Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/rumah-subsidi-sertifikat-laik-fungsi-bangunan-gedu-thumb-8c823.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/rumah-subsidi-sertifikat-laik-fungsi-bangunan-gedu-thumb-8c823.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/rumah-subsidi-sertifikat-laik-fungsi-bangunan-gedu-thumb-8c823.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pelaksanaan Sertifikat Laik Fungsi Pada Perumahan Subsidi Di Provinsi Nusa Tenggara Timur" alt="JURIS - Analisis Pelaksanaan Sertifikat Laik Fungsi Pada Perumahan Subsidi Di Provinsi Nusa Tenggara Timur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49775-rumah-subsidi-sertifikat-laik-fungsi-la" title="JURIS - Analisis Pelaksanaan Sertifikat Laik Fungsi Pada Perumahan Subsidi Di Provinsi Nusa Tenggara Timur" target="_blank">Analisis Pelaksanaan Sertifikat Laik Fungsi Pada Perumahan Subsidi Di Provinsi Nusa Tenggara Timur</a>: Berdasarkan analisis pelaksanaan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) pada perumahan subsidi di Provinsi NTT, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan sistem dan prosedur penerbitan SLF yang lebih efisien dan terintegrasi. Hal ini dapat mencakup studi tentang implementasi teknologi informasi dalam proses verifikasi dan inspeksi bangunan, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang inspeksi bangunan. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi strategi komunikasi dan edukasi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya SLF dan manfaatnya bagi keselamatan dan kenyamanan penghuni. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat berkontribusi pada perbaikan sistem SLF, peningkatan kepatuhan, dan akhirnya, peningkatan kualitas perumahan subsidi di Indonesia..
<br>Dari hasil penelitian dan pembahasan yang telah disampaikan, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.Kesiapan dan kepedulian pengembang perumahan subsididi Provinsi NTT terhadap Sertifikat Laik Fungsi (SLF) bangunan rumah subsidi termasuk kedalam kategori belum siap.Dengan hasil perbandingan 27% pengembang yang sudah mengurus SLF dan 73% pengembang belum melakukan pengurusan SLF.Tidak ada kendala utama yang dihadapi para pengembang dalam permohonan Sertifikat Laik Fungsi (SLF).Hal ini dapat dilihat dari pihak pengembang cukup memahami tentang metode dan alat pemeriksaan bangunan gedung yang sesuai dengan kriteria bangungan yang andal sesuai daftar simak SLF sesuai Peraturan Menteri PUPR No.Pelaksanaan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) Bangunan Rumah Subsididi Di Provinsi NTT rata rata sudah memiliki dokumen pengawasan pembangunan rumah subsidi
<br>Permasalahan pelaksanaan pembangunan konstruksi rumah subsidi, seperti dimensi/ukuran beton sloof yang tidak sesuai standar hingga ketersediaan air minum, jaringan listrik, dan utilitas di perumahan yang dibangun para pengembang, bahkan ada temuan rumah yang belum dialiri listrik. Untuk mengantisipasi agar kejadian seperti di atas tidak terulang kembali, maka pihak pengembang wajib untuk melengkapi dokumen SLF (Sertifikat Laik Fungsi). Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pelaksanaan sertifikat laik fungsi pada rumah subsidi di Provinsi NTT....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/7/rumah-subsidi-sertifikat-laik-fungsi-bangunan-gedu-thumb-5eccf.webp" type="image/webp" length="105452" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/rumah-subsidi-sertifikat-laik-fungsi-bangunan-gedu-thumb-5eccf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/rumah-subsidi-sertifikat-laik-fungsi-bangunan-gedu-thumb-08396.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/rumah-subsidi-sertifikat-laik-fungsi-bangunan-gedu-thumb-8c823.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-189-univa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17367-jurnal-al-ulum-lppm-universitas-al-washliyah-medan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisa Korelasi Temperatur Air Terhadap Waktu Pada Saat Pemanasan Dan Pendinginan Menggunakan Bahan Bakar Gas Dengan Tekanan Konstan 5 Bar Dan Bukaaan Valve Gas 25 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisa Korelasi Temperatur Air Terhadap Waktu Pada Saat Pemanasan Dan Pendinginan Menggunakan Bahan Bakar Gas Dengan Tekanan Konstan 5 Bar Dan Bukaaan Valve Gas 25 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisa Korelasi Temperatur Air Terhadap Waktu Pada Saat Pemanasan Dan Pendinginan Menggunakan Bahan Bakar Gas Dengan Tekanan Konstan 5 Bar Dan Bukaaan Valve Gas 25 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49762-temperatur-air-hidroponik-korelasi</link>
	<guid isPermaLink="false">ac8686ee5fdafb524c7fe21a16feaabe</guid>
	<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 18:12:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rini susanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ s3manajemen ]]></category>
	<category><![CDATA[ iman arman ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[arman,iman,rini,s3manajemen,susanti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, dapat dilakukan penelitian lanjutan dengan menambahkan variabel tekanan gas yang bervariasi untuk menilai apakah peningkatan tekanan gas dapat memperkuat atau melemahkan korelasi antara waktu pemanasan dan kenaikan temperatur, sehingga dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisa Korelasi Temperatur Air Terhadap Waktu Pada Saat Pemanasan Dan Pendinginan Menggunakan Bahan Bakar Gas Dengan Tekanan Konstan 5 Bar Dan Bukaaan Valve Gas 25%: Pertama, dapat dilakukan penelitian lanjutan dengan menambahkan variabel tekanan gas yang bervariasi untuk menilai apakah peningkatan tekanan gas dapat memperkuat atau melemahkan korelasi antara waktu pemanasan dan kenaikan temperatur, sehingga dapat menentukan batas optimal tekanan dalam proses pemanasan bergas. Kedua, disarankan untuk memeriksa efek jenis bahan bakar gas yang berbeda (misalnya propana vs butana) terhadap laju peningkatan dan penurunan temperatur, serta hubungan korelasi, guna mengidentifikasi bahan bakar yang paling efisien. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat mencakup analisis sensitivitas material wadah (misalnya stainless steel vs aluminium) terhadap distribusi suhu dan kecepatan pendinginan, sehingga dapat mengevaluasi pengaruh isolasi termal wadah terhadap efisiensi proses pemanasan dan pendinginan.. Pada kondisi pemanasan air dijumpai bahwa posisi stagnasi kenaikan temperatur air dipanaskan pada tekanan atmosfir mulai terjadi bukan pada temperatur 100AAC tetapi sudah terjadi pada temperatur 94.8AAC dan berikutnya ada sedikit penurunan temperatur sampai pada titik terakhir waktu pengukuran.Koefisien korelasi diketahui bahwa tingkat korelasi paling besar ada pada kondisi pendinginan yaitu rxyA=A-0.9374 (korelasi negatif) dibandingkan dengan koefisien korelasi untuk pemanasan rxyA=A0.8788 (korelasi positif), walaupun demikian baik pemanasan dan pendinginan terhadap waktu masingAcmasing memiliki hubungan yang relatif kuat Panas yang diberikan terhadap suatu fluida akan menyebakan kenaikan temperatur pada fluida tersebut melalui perpindahan panas dari sumber pemanas melalui rambatan panas radiasi, konveksi dan konduksi sampai ke objek fluida yang dipanaskan. Dalam hal ini air sebagai bahan penelitian yang ditampung dalam suatu wadah stainless steel kapasitas 1000 ml. Dari penelitian ini didapatkan bahwa pada posisi pemanasan dengan waktu 10 menit terjadi kenaikan temperature paling tinggi yaitu 94.8AAC dan berikutnya terjadi stagnasi kenaikan temperatur serta sedikit... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/1/temperatur-air-hidroponik-korelasi-negatif-lemah-d-thumb-12939.webp" title="JURIS - Analisa Korelasi Temperatur Air Terhadap Waktu Pada Saat Pemanasan Dan Pendinginan Menggunakan Bahan Bakar Gas Dengan Tekanan Konstan 5 Bar Dan Bukaaan Valve Gas 25%" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/temperatur-air-hidroponik-korelasi-negatif-lemah-d-thumb-12939.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/temperatur-air-hidroponik-korelasi-negatif-lemah-d-thumb-12939.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/temperatur-air-hidroponik-korelasi-negatif-lemah-d-thumb-12939.webp 1x" title="JURIS - Analisa Korelasi Temperatur Air Terhadap Waktu Pada Saat Pemanasan Dan Pendinginan Menggunakan Bahan Bakar Gas Dengan Tekanan Konstan 5 Bar Dan Bukaaan Valve Gas 25%" alt="JURIS - Analisa Korelasi Temperatur Air Terhadap Waktu Pada Saat Pemanasan Dan Pendinginan Menggunakan Bahan Bakar Gas Dengan Tekanan Konstan 5 Bar Dan Bukaaan Valve Gas 25%" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/temperatur-air-hidroponik-korelasi-negatif-lemah-d-thumb-158f7.webp" title="JURIS - Analisa Korelasi Temperatur Air Terhadap Waktu Pada Saat Pemanasan Dan Pendinginan Menggunakan Bahan Bakar Gas Dengan Tekanan Konstan 5 Bar Dan Bukaaan Valve Gas 25%" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/temperatur-air-hidroponik-korelasi-negatif-lemah-d-thumb-158f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/temperatur-air-hidroponik-korelasi-negatif-lemah-d-thumb-158f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/temperatur-air-hidroponik-korelasi-negatif-lemah-d-thumb-158f7.webp 1x" title="JURIS - Analisa Korelasi Temperatur Air Terhadap Waktu Pada Saat Pemanasan Dan Pendinginan Menggunakan Bahan Bakar Gas Dengan Tekanan Konstan 5 Bar Dan Bukaaan Valve Gas 25%" alt="JURIS - Analisa Korelasi Temperatur Air Terhadap Waktu Pada Saat Pemanasan Dan Pendinginan Menggunakan Bahan Bakar Gas Dengan Tekanan Konstan 5 Bar Dan Bukaaan Valve Gas 25%" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/temperatur-air-hidroponik-korelasi-negatif-lemah-d-thumb-468b7.webp" title="JURIS - Analisa Korelasi Temperatur Air Terhadap Waktu Pada Saat Pemanasan Dan Pendinginan Menggunakan Bahan Bakar Gas Dengan Tekanan Konstan 5 Bar Dan Bukaaan Valve Gas 25%" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/temperatur-air-hidroponik-korelasi-negatif-lemah-d-thumb-468b7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/temperatur-air-hidroponik-korelasi-negatif-lemah-d-thumb-468b7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/temperatur-air-hidroponik-korelasi-negatif-lemah-d-thumb-468b7.webp 1x" title="JURIS - Analisa Korelasi Temperatur Air Terhadap Waktu Pada Saat Pemanasan Dan Pendinginan Menggunakan Bahan Bakar Gas Dengan Tekanan Konstan 5 Bar Dan Bukaaan Valve Gas 25%" alt="JURIS - Analisa Korelasi Temperatur Air Terhadap Waktu Pada Saat Pemanasan Dan Pendinginan Menggunakan Bahan Bakar Gas Dengan Tekanan Konstan 5 Bar Dan Bukaaan Valve Gas 25%" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49762-temperatur-air-hidroponik-korelasi" title="JURIS - Analisa Korelasi Temperatur Air Terhadap Waktu Pada Saat Pemanasan Dan Pendinginan Menggunakan Bahan Bakar Gas Dengan Tekanan Konstan 5 Bar Dan Bukaaan Valve Gas 25%" target="_blank">Analisa Korelasi Temperatur Air Terhadap Waktu Pada Saat Pemanasan Dan Pendinginan Menggunakan Bahan Bakar Gas Dengan Tekanan Konstan 5 Bar Dan Bukaaan Valve Gas 25%</a>: Pertama, dapat dilakukan penelitian lanjutan dengan menambahkan variabel tekanan gas yang bervariasi untuk menilai apakah peningkatan tekanan gas dapat memperkuat atau melemahkan korelasi antara waktu pemanasan dan kenaikan temperatur, sehingga dapat menentukan batas optimal tekanan dalam proses pemanasan bergas. Kedua, disarankan untuk memeriksa efek jenis bahan bakar gas yang berbeda (misalnya propana vs butana) terhadap laju peningkatan dan penurunan temperatur, serta hubungan korelasi, guna mengidentifikasi bahan bakar yang paling efisien. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat mencakup analisis sensitivitas material wadah (misalnya stainless steel vs aluminium) terhadap distribusi suhu dan kecepatan pendinginan, sehingga dapat mengevaluasi pengaruh isolasi termal wadah terhadap efisiensi proses pemanasan dan pendinginan..
<br>Pada kondisi pemanasan air dijumpai bahwa posisi stagnasi kenaikan temperatur air dipanaskan pada tekanan atmosfir mulai terjadi bukan pada temperatur 100AAC tetapi sudah terjadi pada temperatur 94.8AAC dan berikutnya ada sedikit penurunan temperatur sampai pada titik terakhir waktu pengukuran.Koefisien korelasi diketahui bahwa tingkat korelasi paling besar ada pada kondisi pendinginan yaitu rxyA=A-0.9374 (korelasi negatif) dibandingkan dengan koefisien korelasi untuk pemanasan rxyA=A0.8788 (korelasi positif), walaupun demikian baik pemanasan dan pendinginan terhadap waktu masingAcmasing memiliki hubungan yang relatif kuat
<br>Panas yang diberikan terhadap suatu fluida akan menyebakan kenaikan temperatur pada fluida tersebut melalui perpindahan panas dari sumber pemanas melalui rambatan panas radiasi, konveksi dan konduksi sampai ke objek fluida yang dipanaskan. Dalam hal ini air sebagai bahan penelitian yang ditampung dalam suatu wadah stainless steel kapasitas 1000 ml. Dari penelitian ini didapatkan bahwa pada posisi pemanasan dengan waktu 10 menit terjadi kenaikan temperature paling tinggi yaitu 94.8AAC dan berikutnya terjadi stagnasi kenaikan temperatur serta sedikit...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/1/temperatur-air-hidroponik-korelasi-negatif-lemah-d-thumb-468b7.webp" type="image/webp" length="81378" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/temperatur-air-hidroponik-korelasi-negatif-lemah-d-thumb-12939.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/temperatur-air-hidroponik-korelasi-negatif-lemah-d-thumb-158f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/temperatur-air-hidroponik-korelasi-negatif-lemah-d-thumb-468b7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-189-univa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17367-jurnal-al-ulum-lppm-universitas-al-washliyah-medan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Studi Produksi Garam Dengan Metode Plts Untuk Perbandingan Air Laut Dengan Air Tambak ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Studi Produksi Garam Dengan Metode Plts Untuk Perbandingan Air Laut Dengan Air Tambak ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Studi Produksi Garam Dengan Metode Plts Untuk Perbandingan Air Laut Dengan Air Tambak ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49784-batas-volume-air-laut-limbah-tambak-efisie</link>
	<guid isPermaLink="false">171ac1a4cfd23453cd8aa888182e347a</guid>
	<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 18:06:36 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ izza anshory ]]></category>
	<category><![CDATA[ lena afrilia ]]></category>
	<category><![CDATA[ tania sirait ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[afrilia,anshory,izza,lena,sirait,tania]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana meningkatkan efisiensi output energi PLTS khusus untuk proses produksi garam, misalnya dengan menguji kontrol MPPT yang lebih canggih atau penyimpanan energi berbasis baterai berkapasitas tinggi; selanjutnya, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Studi Produksi Garam Dengan Metode Plts Untuk Perbandingan Air Laut Dengan Air Tambak: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana meningkatkan efisiensi output energi PLTS khusus untuk proses produksi garam, misalnya dengan menguji kontrol MPPT yang lebih canggih atau penyimpanan energi berbasis baterai berkapasitas tinggi; selanjutnya, studi skala besar yang mengintegrasikan sistem PLTS dengan evaporator berkapasitas lebih tinggi serta analisis kelayakan ekonomi dapat memberikan gambaran tentang potensi komersialisasi teknologi ini; terakhir, perbandingan performa antara PLTS tunggal dengan sistem hibrida yang menggabungkan tenaga surya dan energi angin atau biomassa pada kondisi iklim tropis dapat mengidentifikasi solusi energi terbarukan yang paling optimal untuk produksi garam di daerah dengan variasi intensitas cahaya matahari.. Pada penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan pembangkit listrik tenaga surya dalam proses pemasakan garam belum sepenuhnya efektif.Dari hasil pengujian menunujkan bahwa air laut menghasilkan garam lebih banyak sebanyak 6 gram garam dibanding air tambak sebanyak 4 gram garam dengan proses pemasakan yang sama, disini dapat dilihat bahwasanya air tambak dan air laut untuk dibuat menjadi garam lebih efisien menggunakan air laut dikarenekan kandungan garamnya lebih tinggi Penelitian ini membahas pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dalam proses produksi garam dengan membandingkan efektivitas penggunaan air laut dan air tambak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan proses pembuatan garam menggunakan air tambak dan air laut. Sistem yang dirancang meliputi pemanas otomatis, kontrol suhu, dan sistem pemompaan otomatis yang dioperasikan dengan energi dari PLTS. Pengujian dilakukan selama 1,5 jam dengan interval pengukuran 10 menit. Hasil menunjukkan bahwa air laut menghasilkan garam lebih banyak, yakni 6 gram, dibandingkan air tambak yang hanya menghasilkan 4 gram, dengan volume air hasil evaporasi masing-masing berkisar 5Ae8 mL. Perbedaan ini menunjukkan bahwa kandungan garam dalam air laut lebih... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/9/batas-volume-air-laut-limbah-tambak-efisiensi-sist-thumb-ce167.webp" title="JURIS - Studi Produksi Garam Dengan Metode Plts Untuk Perbandingan Air Laut Dengan Air Tambak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/batas-volume-air-laut-limbah-tambak-efisiensi-sist-thumb-ce167.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/batas-volume-air-laut-limbah-tambak-efisiensi-sist-thumb-ce167.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/batas-volume-air-laut-limbah-tambak-efisiensi-sist-thumb-ce167.webp 1x" title="JURIS - Studi Produksi Garam Dengan Metode Plts Untuk Perbandingan Air Laut Dengan Air Tambak" alt="JURIS - Studi Produksi Garam Dengan Metode Plts Untuk Perbandingan Air Laut Dengan Air Tambak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/batas-volume-air-laut-limbah-tambak-efisiensi-sist-thumb-be4de.webp" title="JURIS - Studi Produksi Garam Dengan Metode Plts Untuk Perbandingan Air Laut Dengan Air Tambak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/batas-volume-air-laut-limbah-tambak-efisiensi-sist-thumb-be4de.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/batas-volume-air-laut-limbah-tambak-efisiensi-sist-thumb-be4de.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/batas-volume-air-laut-limbah-tambak-efisiensi-sist-thumb-be4de.webp 1x" title="JURIS - Studi Produksi Garam Dengan Metode Plts Untuk Perbandingan Air Laut Dengan Air Tambak" alt="JURIS - Studi Produksi Garam Dengan Metode Plts Untuk Perbandingan Air Laut Dengan Air Tambak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/batas-volume-air-laut-limbah-tambak-efisiensi-sist-thumb-d9105.webp" title="JURIS - Studi Produksi Garam Dengan Metode Plts Untuk Perbandingan Air Laut Dengan Air Tambak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/batas-volume-air-laut-limbah-tambak-efisiensi-sist-thumb-d9105.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/batas-volume-air-laut-limbah-tambak-efisiensi-sist-thumb-d9105.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/batas-volume-air-laut-limbah-tambak-efisiensi-sist-thumb-d9105.webp 1x" title="JURIS - Studi Produksi Garam Dengan Metode Plts Untuk Perbandingan Air Laut Dengan Air Tambak" alt="JURIS - Studi Produksi Garam Dengan Metode Plts Untuk Perbandingan Air Laut Dengan Air Tambak" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49784-batas-volume-air-laut-limbah-tambak-efisie" title="JURIS - Studi Produksi Garam Dengan Metode Plts Untuk Perbandingan Air Laut Dengan Air Tambak" target="_blank">Studi Produksi Garam Dengan Metode Plts Untuk Perbandingan Air Laut Dengan Air Tambak</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana meningkatkan efisiensi output energi PLTS khusus untuk proses produksi garam, misalnya dengan menguji kontrol MPPT yang lebih canggih atau penyimpanan energi berbasis baterai berkapasitas tinggi; selanjutnya, studi skala besar yang mengintegrasikan sistem PLTS dengan evaporator berkapasitas lebih tinggi serta analisis kelayakan ekonomi dapat memberikan gambaran tentang potensi komersialisasi teknologi ini; terakhir, perbandingan performa antara PLTS tunggal dengan sistem hibrida yang menggabungkan tenaga surya dan energi angin atau biomassa pada kondisi iklim tropis dapat mengidentifikasi solusi energi terbarukan yang paling optimal untuk produksi garam di daerah dengan variasi intensitas cahaya matahari..
<br>Pada penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan pembangkit listrik tenaga surya dalam proses pemasakan garam belum sepenuhnya efektif.Dari hasil pengujian menunujkan bahwa air laut menghasilkan garam lebih banyak sebanyak 6 gram garam dibanding air tambak sebanyak 4 gram garam dengan proses pemasakan yang sama, disini dapat dilihat bahwasanya air tambak dan air laut untuk dibuat menjadi garam lebih efisien menggunakan air laut dikarenekan kandungan garamnya lebih tinggi
<br>Penelitian ini membahas pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dalam proses produksi garam dengan membandingkan efektivitas penggunaan air laut dan air tambak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan proses pembuatan garam menggunakan air tambak dan air laut. Sistem yang dirancang meliputi pemanas otomatis, kontrol suhu, dan sistem pemompaan otomatis yang dioperasikan dengan energi dari PLTS. Pengujian dilakukan selama 1,5 jam dengan interval pengukuran 10 menit. Hasil menunjukkan bahwa air laut menghasilkan garam lebih banyak, yakni 6 gram, dibandingkan air tambak yang hanya menghasilkan 4 gram, dengan volume air hasil evaporasi masing-masing berkisar 5Ae8 mL. Perbedaan ini menunjukkan bahwa kandungan garam dalam air laut lebih...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/9/batas-volume-air-laut-limbah-tambak-efisiensi-sist-thumb-d9105.webp" type="image/webp" length="82634" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/batas-volume-air-laut-limbah-tambak-efisiensi-sist-thumb-ce167.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/batas-volume-air-laut-limbah-tambak-efisiensi-sist-thumb-be4de.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/batas-volume-air-laut-limbah-tambak-efisiensi-sist-thumb-d9105.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-189-univa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17367-jurnal-al-ulum-lppm-universitas-al-washliyah-medan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Pembelajaran Daring Masa Pandemi Covid 19 Terhadap Stres Siswa SMA Negeri 1 Medan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Pembelajaran Daring Masa Pandemi Covid 19 Terhadap Stres Siswa SMA Negeri 1 Medan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Pembelajaran Daring Masa Pandemi Covid 19 Terhadap Stres Siswa SMA Negeri 1 Medan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49769-siswa-sma-subjektif-remaja</link>
	<guid isPermaLink="false">ed7e0aa27de061fef68d97c04f8be7aa</guid>
	<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 18:04:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rini susanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ s3manajemen ]]></category>
	<category><![CDATA[ iman arman ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[arman,iman,rini,s3manajemen,susanti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara dampak pembelajaran daring pada stres siswa di berbagai daerah dengan kondisi sosial-ekonomi yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat fokus pada strategi intervensi yang efektif untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Pembelajaran Daring Masa Pandemi Covid-19 Terhadap Stres Siswa SMA Negeri 1 Medan: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara dampak pembelajaran daring pada stres siswa di berbagai daerah dengan kondisi sosial-ekonomi yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat fokus pada strategi intervensi yang efektif untuk mengurangi stres siswa selama pembelajaran daring, seperti pelatihan ketahanan mental atau program dukungan sosial. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran orang tua dan keluarga dalam mendukung siswa selama masa pandemi, dan bagaimana interaksi keluarga dapat mempengaruhi tingkat stres siswa.. Hasil analisis penelitian terdapat dampak pengaruh yang signifikan antara variabel pembelajaran daring terhadap variabel stres pada siswa pada masa Pandemi Covid-19 (p ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/0/siswa-sma-subjektif-remaja-kritis-sekolah-menengah-thumb-d0794.webp" title="JURIS - Hubungan Pembelajaran Daring Masa Pandemi Covid-19 Terhadap Stres Siswa SMA Negeri 1 Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/siswa-sma-subjektif-remaja-kritis-sekolah-menengah-thumb-d0794.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/siswa-sma-subjektif-remaja-kritis-sekolah-menengah-thumb-d0794.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/siswa-sma-subjektif-remaja-kritis-sekolah-menengah-thumb-d0794.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Pembelajaran Daring Masa Pandemi Covid-19 Terhadap Stres Siswa SMA Negeri 1 Medan" alt="JURIS - Hubungan Pembelajaran Daring Masa Pandemi Covid-19 Terhadap Stres Siswa SMA Negeri 1 Medan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/siswa-sma-subjektif-remaja-kritis-sekolah-menengah-thumb-e2f2a.webp" title="JURIS - Hubungan Pembelajaran Daring Masa Pandemi Covid-19 Terhadap Stres Siswa SMA Negeri 1 Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/siswa-sma-subjektif-remaja-kritis-sekolah-menengah-thumb-e2f2a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/siswa-sma-subjektif-remaja-kritis-sekolah-menengah-thumb-e2f2a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/siswa-sma-subjektif-remaja-kritis-sekolah-menengah-thumb-e2f2a.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Pembelajaran Daring Masa Pandemi Covid-19 Terhadap Stres Siswa SMA Negeri 1 Medan" alt="JURIS - Hubungan Pembelajaran Daring Masa Pandemi Covid-19 Terhadap Stres Siswa SMA Negeri 1 Medan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49769-siswa-sma-subjektif-remaja" title="JURIS - Hubungan Pembelajaran Daring Masa Pandemi Covid-19 Terhadap Stres Siswa SMA Negeri 1 Medan" target="_blank">Hubungan Pembelajaran Daring Masa Pandemi Covid-19 Terhadap Stres Siswa SMA Negeri 1 Medan</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara dampak pembelajaran daring pada stres siswa di berbagai daerah dengan kondisi sosial-ekonomi yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat fokus pada strategi intervensi yang efektif untuk mengurangi stres siswa selama pembelajaran daring, seperti pelatihan ketahanan mental atau program dukungan sosial. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran orang tua dan keluarga dalam mendukung siswa selama masa pandemi, dan bagaimana interaksi keluarga dapat mempengaruhi tingkat stres siswa..
<br>Hasil analisis penelitian terdapat dampak pengaruh yang signifikan antara variabel pembelajaran daring terhadap variabel stres pada siswa pada masa Pandemi Covid-19 (p<0,05).Hipotesis alternatif (Ha) diterima, yaitu terdapat hubungan pembelajaran daring masa pandemi Covid-19 terhadap tingkat stres siswa SMA Negeri 1 Medan.Penggunaan teknologi dan aplikasi media di jaman sekarang ini sangatlah mudah diakses, bahkan bagi para remaja sekolah menengah atas dalam penggunaannya dalam pembelajaran daring.Masa pandemi banyak perubahan orientasi dalam pembelajaran siswa remaja, tentunya para remaja dituntut untuk mampu beradaptasi dengan lingkungan yang baru.Perubahan tentunya akan menstimulus stres siswa remaja dengan dampak yang berbeda-beda.Fenomena ini tentunya peran orang tua dan keluarga penting dalam memberikan dukungan terhadap siswa remaja dalam menekuni pendidikannya dimasa perubahan pandemi Covid-19
<br>Pandemi Covid-19 telah memberikan dampak besar pada sistem pendidikan di seluruh dunia. Pembatasan sosial dan fisik yang diterapkan untuk memutus rantai penularan virus telah memaksa institusi pendidikan untuk beralih ke pembelajaran daring. Meskipun pembelajaran daring jauh lebih aman dari segi kesehatan, ini telah membawa tantangan baru bagi siswa, dimana mereka harus menyesuaikan diri dengan lingkungan belajar yang berbeda dan menavigasi kurikulum baru melalui platform virtual, serta kurangnya interaksi langsung dengan guru dan teman sekelas, dan tuntutan akademik yang lebih berat di rumah. Jenis penelitian ini...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/0/siswa-sma-subjektif-remaja-kritis-sekolah-menengah-thumb-d0794.webp" type="image/webp" length="81566" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/siswa-sma-subjektif-remaja-kritis-sekolah-menengah-thumb-d0794.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/siswa-sma-subjektif-remaja-kritis-sekolah-menengah-thumb-e2f2a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-189-univa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17367-jurnal-al-ulum-lppm-universitas-al-washliyah-medan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PENGARUH PEMBERIAN ABU SEKAM PADI DAN KOTORAN KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN BAYAM MERAH Amaranthus Gangeticus ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PENGARUH PEMBERIAN ABU SEKAM PADI DAN KOTORAN KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN BAYAM MERAH Amaranthus Gangeticus ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PENGARUH PEMBERIAN ABU SEKAM PADI DAN KOTORAN KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN BAYAM MERAH Amaranthus Gangeticus ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49770-biochar-sekam-padi-ekstrak-bayam-merah-substitusi</link>
	<guid isPermaLink="false">39ca4f1f7c248454d4a60b1d7a3e9cee</guid>
	<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 18:02:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rini susanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ s3manajemen ]]></category>
	<category><![CDATA[ iman arman ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[arman,iman,rini,s3manajemen,susanti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efek jangka panjang pemberian abu sekam padi dan kotoran kambing terhadap kesuburan tanah serta perubahan profil nutrisi mikroba tanah, sehingga dapat menilai kontribusi praktik ini terhadap keberlanjutan agroekosistem. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PENGARUH PEMBERIAN ABU SEKAM PADI DAN KOTORAN KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN BAYAM MERAH (Amaranthus Gangeticus): Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efek jangka panjang pemberian abu sekam padi dan kotoran kambing terhadap kesuburan tanah serta perubahan profil nutrisi mikroba tanah, sehingga dapat menilai kontribusi praktik ini terhadap keberlanjutan agroekosistem. Selain itu, dibutuhkan studi komparatif yang menguji kombinasi abu sekam padi dan kotoran kambing dengan pupuk organik atau anorganik lainnya untuk mengetahui sinergi atau antagonisme yang muncul pada pertumbuhan bayam merah. Selanjutnya, penting juga melakukan analisis biaya-manfaat dan kajian adopsi oleh petani lokal, guna memahami faktor ekonomi, sosial, dan kebijakan yang mempengaruhi penerapan teknologi ini secara luas.. Pemberian kotoran kambing sebesar 4 ton/ha (setara 400Ag/mA) meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, dan berat per tanaman bayam merah.Sedangkan aplikasi abu sekam padi sebesar 1,5 ton/ha (setara 75Ag/mA) meningkatkan tinggi tanaman dan jumlah daun bayam merah Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis abu sekam padi dan dosis pupuk kandang serta interaksi dosis yang optimal untuk pertumbuhan dan hasil bayam. Penelitian ini dilakukan di Mas Graha Village, Kabupaten Labuhanbatu yang berada pada ketinggian 26 meter di atas permukaan laut pada bulan Agustus sampai bulan Desember 2020. Penelitian menggunakan rancangan kelompok faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama abu sekam padi (A) terdiri dari 4 taraf, yaitu: A0 = 0 ton/ha (kontrol), A1 = 1 ton/ha setara dengan 50Ag/mA (dosis anjuran), A2 = 1,5 ton/ha setara dengan 75Ag/mA. Faktor kedua yakni pemberian kotoran kambing (K) dengan tiga taraf yaitu: K0 = 0 ton/ha (kontrol), K1 = 2 ton/ha setara dengan 200Ag/mA (dosis anjuran), K2 = 4 ton/ha... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/3/biochar-sekam-padi-ekstrak-bayam-merah-substitusi-thumb-acb57.webp" title="JURIS - PENGARUH PEMBERIAN ABU SEKAM PADI DAN KOTORAN  KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN BAYAM  MERAH  (Amaranthus Gangeticus)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/biochar-sekam-padi-ekstrak-bayam-merah-substitusi-thumb-acb57.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/biochar-sekam-padi-ekstrak-bayam-merah-substitusi-thumb-acb57.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/biochar-sekam-padi-ekstrak-bayam-merah-substitusi-thumb-acb57.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH PEMBERIAN ABU SEKAM PADI DAN KOTORAN  KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN BAYAM  MERAH  (Amaranthus Gangeticus)" alt="JURIS - PENGARUH PEMBERIAN ABU SEKAM PADI DAN KOTORAN  KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN BAYAM  MERAH  (Amaranthus Gangeticus)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/biochar-sekam-padi-ekstrak-bayam-merah-substitusi-thumb-4d8ac.webp" title="JURIS - PENGARUH PEMBERIAN ABU SEKAM PADI DAN KOTORAN  KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN BAYAM  MERAH  (Amaranthus Gangeticus)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/biochar-sekam-padi-ekstrak-bayam-merah-substitusi-thumb-4d8ac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/biochar-sekam-padi-ekstrak-bayam-merah-substitusi-thumb-4d8ac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/biochar-sekam-padi-ekstrak-bayam-merah-substitusi-thumb-4d8ac.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH PEMBERIAN ABU SEKAM PADI DAN KOTORAN  KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN BAYAM  MERAH  (Amaranthus Gangeticus)" alt="JURIS - PENGARUH PEMBERIAN ABU SEKAM PADI DAN KOTORAN  KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN BAYAM  MERAH  (Amaranthus Gangeticus)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49770-biochar-sekam-padi-ekstrak-bayam-merah-substitusi" title="JURIS - PENGARUH PEMBERIAN ABU SEKAM PADI DAN KOTORAN  KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN BAYAM  MERAH  (Amaranthus Gangeticus)" target="_blank">PENGARUH PEMBERIAN ABU SEKAM PADI DAN KOTORAN  KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN BAYAM  MERAH  (Amaranthus Gangeticus)</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efek jangka panjang pemberian abu sekam padi dan kotoran kambing terhadap kesuburan tanah serta perubahan profil nutrisi mikroba tanah, sehingga dapat menilai kontribusi praktik ini terhadap keberlanjutan agroekosistem. Selain itu, dibutuhkan studi komparatif yang menguji kombinasi abu sekam padi dan kotoran kambing dengan pupuk organik atau anorganik lainnya untuk mengetahui sinergi atau antagonisme yang muncul pada pertumbuhan bayam merah. Selanjutnya, penting juga melakukan analisis biaya-manfaat dan kajian adopsi oleh petani lokal, guna memahami faktor ekonomi, sosial, dan kebijakan yang mempengaruhi penerapan teknologi ini secara luas..
<br>Pemberian kotoran kambing sebesar 4 ton/ha (setara 400Ag/mA) meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, dan berat per tanaman bayam merah.Sedangkan aplikasi abu sekam padi sebesar 1,5 ton/ha (setara 75Ag/mA) meningkatkan tinggi tanaman dan jumlah daun bayam merah
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis abu sekam padi dan dosis pupuk kandang serta interaksi dosis yang optimal untuk pertumbuhan dan hasil bayam. Penelitian ini dilakukan di Mas Graha Village, Kabupaten Labuhanbatu yang berada pada ketinggian 26 meter di atas permukaan laut pada bulan Agustus sampai bulan Desember 2020. Penelitian menggunakan rancangan kelompok faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama abu sekam padi (A) terdiri dari 4 taraf, yaitu: A0 = 0 ton/ha (kontrol), A1 = 1 ton/ha setara dengan 50Ag/mA (dosis anjuran), A2 = 1,5 ton/ha setara dengan 75Ag/mA. Faktor kedua yakni pemberian kotoran kambing (K) dengan tiga taraf yaitu: K0 = 0 ton/ha (kontrol), K1 = 2 ton/ha setara dengan 200Ag/mA (dosis anjuran), K2 = 4 ton/ha...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/3/biochar-sekam-padi-ekstrak-bayam-merah-substitusi-thumb-acb57.webp" type="image/webp" length="106526" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/biochar-sekam-padi-ekstrak-bayam-merah-substitusi-thumb-acb57.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/biochar-sekam-padi-ekstrak-bayam-merah-substitusi-thumb-4d8ac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-189-univa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17367-jurnal-al-ulum-lppm-universitas-al-washliyah-medan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ UJI BEBERAPA EKSTRAK TEPUNG DAUN SIRIH Piper sp TERHADAP JAMUR AKAR PUTIH Rigidoporus lignosus SECARA IN VITRO ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ UJI BEBERAPA EKSTRAK TEPUNG DAUN SIRIH Piper sp TERHADAP JAMUR AKAR PUTIH Rigidoporus lignosus SECARA IN VITRO ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ UJI BEBERAPA EKSTRAK TEPUNG DAUN SIRIH Piper sp TERHADAP JAMUR AKAR PUTIH Rigidoporus lignosus SECARA IN VITRO ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49771-daun-sirih-hijau-piper-sp-biofungisida</link>
	<guid isPermaLink="false">8e014dafaa77b106d9c4f55ad07a57be</guid>
	<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 17:52:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rini susanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ s3manajemen ]]></category>
	<category><![CDATA[ iman arman ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[arman,iman,rini,s3manajemen,susanti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menguji efek ekstrak daun sirih pada berbagai jenis jamur akar putih dan tanaman lain untuk mengetahui spektrum aktivitasnya sebagai biofungisida. 2. Mempelajari ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - UJI BEBERAPA EKSTRAK TEPUNG DAUN SIRIH (Piper sp.) TERHADAP JAMUR AKAR PUTIH (Rigidoporus lignosus) SECARA IN VITRO: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menguji efek ekstrak daun sirih pada berbagai jenis jamur akar putih dan tanaman lain untuk mengetahui spektrum aktivitasnya sebagai biofungisida. 2. Mempelajari mekanisme kerja senyawa aktif dalam ekstrak daun sirih terhadap jamur akar putih, seperti Eugenol, untuk memahami cara kerjanya secara lebih mendalam. 3. Mengembangkan formulasi dan metode aplikasi ekstrak daun sirih sebagai biofungisida yang efektif dan mudah diterapkan di lapangan, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti stabilitas, dosis, dan metode aplikasi yang optimal.. Pemberian ekstrak tepung sirih hutan dapat menghambat pertumbuhan Jamur Akar Putih (R.Lignosus) dengan konsentrasi 50gr/l aquades secara in vitro melalui media PDA dengan daya hambat pertumbuhan 80,88% Penelitian ini bertujuan untuk menentukan ekstrak daun sirih yang tepat untuk menghambat pertumbuhan jamur akar putih (Rigidoporus lignosus) secara in vitro. Daun sirih (Piper sp.) mengandung senyawa-senyawa seperti heksana, sianida, saponin, tanin, flafonoid, steroid, alkanoid, dan minyak atsiri yang diduga berfungsi sebagai pestisida nabati. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Institut Teknologi Sawit Indonesia dari Maret hingga Mei 2022. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Non Faktorial dengan perlakuan S0 (kontrol), S1 (sirih hutan), S2 (sirih hijau), dan S3 (sirih merah). Parameter yang diamati adalah kecepatan pertumbuhan jamur, diameter koloni jamur, dan uji daya hambat jamur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak tepung... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/d/daun-sirih-hijau-piper-sp-biofungisida-rigidoporus-thumb-a622c.webp" title="JURIS - UJI BEBERAPA EKSTRAK TEPUNG DAUN SIRIH (Piper sp.)  TERHADAP JAMUR AKAR PUTIH (Rigidoporus lignosus) SECARA IN VITRO" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/daun-sirih-hijau-piper-sp-biofungisida-rigidoporus-thumb-a622c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/daun-sirih-hijau-piper-sp-biofungisida-rigidoporus-thumb-a622c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/daun-sirih-hijau-piper-sp-biofungisida-rigidoporus-thumb-a622c.webp 1x" title="JURIS - UJI BEBERAPA EKSTRAK TEPUNG DAUN SIRIH (Piper sp.)  TERHADAP JAMUR AKAR PUTIH (Rigidoporus lignosus) SECARA IN VITRO" alt="JURIS - UJI BEBERAPA EKSTRAK TEPUNG DAUN SIRIH (Piper sp.)  TERHADAP JAMUR AKAR PUTIH (Rigidoporus lignosus) SECARA IN VITRO" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/daun-sirih-hijau-piper-sp-biofungisida-rigidoporus-thumb-4c9ba.webp" title="JURIS - UJI BEBERAPA EKSTRAK TEPUNG DAUN SIRIH (Piper sp.)  TERHADAP JAMUR AKAR PUTIH (Rigidoporus lignosus) SECARA IN VITRO" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/daun-sirih-hijau-piper-sp-biofungisida-rigidoporus-thumb-4c9ba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/daun-sirih-hijau-piper-sp-biofungisida-rigidoporus-thumb-4c9ba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/daun-sirih-hijau-piper-sp-biofungisida-rigidoporus-thumb-4c9ba.webp 1x" title="JURIS - UJI BEBERAPA EKSTRAK TEPUNG DAUN SIRIH (Piper sp.)  TERHADAP JAMUR AKAR PUTIH (Rigidoporus lignosus) SECARA IN VITRO" alt="JURIS - UJI BEBERAPA EKSTRAK TEPUNG DAUN SIRIH (Piper sp.)  TERHADAP JAMUR AKAR PUTIH (Rigidoporus lignosus) SECARA IN VITRO" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/daun-sirih-hijau-piper-sp-biofungisida-rigidoporus-thumb-6c324.webp" title="JURIS - UJI BEBERAPA EKSTRAK TEPUNG DAUN SIRIH (Piper sp.)  TERHADAP JAMUR AKAR PUTIH (Rigidoporus lignosus) SECARA IN VITRO" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/daun-sirih-hijau-piper-sp-biofungisida-rigidoporus-thumb-6c324.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/daun-sirih-hijau-piper-sp-biofungisida-rigidoporus-thumb-6c324.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/daun-sirih-hijau-piper-sp-biofungisida-rigidoporus-thumb-6c324.webp 1x" title="JURIS - UJI BEBERAPA EKSTRAK TEPUNG DAUN SIRIH (Piper sp.)  TERHADAP JAMUR AKAR PUTIH (Rigidoporus lignosus) SECARA IN VITRO" alt="JURIS - UJI BEBERAPA EKSTRAK TEPUNG DAUN SIRIH (Piper sp.)  TERHADAP JAMUR AKAR PUTIH (Rigidoporus lignosus) SECARA IN VITRO" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49771-daun-sirih-hijau-piper-sp-biofungisida" title="JURIS - UJI BEBERAPA EKSTRAK TEPUNG DAUN SIRIH (Piper sp.)  TERHADAP JAMUR AKAR PUTIH (Rigidoporus lignosus) SECARA IN VITRO" target="_blank">UJI BEBERAPA EKSTRAK TEPUNG DAUN SIRIH (Piper sp.)  TERHADAP JAMUR AKAR PUTIH (Rigidoporus lignosus) SECARA IN VITRO</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menguji efek ekstrak daun sirih pada berbagai jenis jamur akar putih dan tanaman lain untuk mengetahui spektrum aktivitasnya sebagai biofungisida. 2. Mempelajari mekanisme kerja senyawa aktif dalam ekstrak daun sirih terhadap jamur akar putih, seperti Eugenol, untuk memahami cara kerjanya secara lebih mendalam. 3. Mengembangkan formulasi dan metode aplikasi ekstrak daun sirih sebagai biofungisida yang efektif dan mudah diterapkan di lapangan, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti stabilitas, dosis, dan metode aplikasi yang optimal..
<br>Pemberian ekstrak tepung sirih hutan dapat menghambat pertumbuhan Jamur Akar Putih (R.Lignosus) dengan konsentrasi 50gr/l aquades secara in vitro melalui media PDA dengan daya hambat pertumbuhan 80,88%
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menentukan ekstrak daun sirih yang tepat untuk menghambat pertumbuhan jamur akar putih (Rigidoporus lignosus) secara in vitro. Daun sirih (Piper sp.) mengandung senyawa-senyawa seperti heksana, sianida, saponin, tanin, flafonoid, steroid, alkanoid, dan minyak atsiri yang diduga berfungsi sebagai pestisida nabati. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Institut Teknologi Sawit Indonesia dari Maret hingga Mei 2022. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Non Faktorial dengan perlakuan S0 (kontrol), S1 (sirih hutan), S2 (sirih hijau), dan S3 (sirih merah). Parameter yang diamati adalah kecepatan pertumbuhan jamur, diameter koloni jamur, dan uji daya hambat jamur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak tepung...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/d/daun-sirih-hijau-piper-sp-biofungisida-rigidoporus-thumb-a622c.webp" type="image/webp" length="97556" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/daun-sirih-hijau-piper-sp-biofungisida-rigidoporus-thumb-a622c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/daun-sirih-hijau-piper-sp-biofungisida-rigidoporus-thumb-4c9ba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/daun-sirih-hijau-piper-sp-biofungisida-rigidoporus-thumb-6c324.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-189-univa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17367-jurnal-al-ulum-lppm-universitas-al-washliyah-medan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Lagu Tematik terhadap Kecerdasan Musikal Anak Usia Dini di Pendidikan Anak Usia Dini Terpadu Hauriyah Halum ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Lagu Tematik terhadap Kecerdasan Musikal Anak Usia Dini di Pendidikan Anak Usia Dini Terpadu Hauriyah Halum ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Lagu Tematik terhadap Kecerdasan Musikal Anak Usia Dini di Pendidikan Anak Usia Dini Terpadu Hauriyah Halum ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49772-alquran-anak-usia-pendidikan-tematik-tema-pen</link>
	<guid isPermaLink="false">966afe03624c09ce952c4c13047fbfaf</guid>
	<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 17:52:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nepi apriana ]]></category>
	<category><![CDATA[ bandar togel ]]></category>
	<category><![CDATA[ mahjong ways ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[apriana,bandar,mahjong,nepi,togel,ways]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat memeriksa efektivitas lagu tematik pada populasi yang lebih besar dan beragam demografis, sehingga dapat menilai generalisasi efeknya. Selain itu, studi perbandingan antara lagu tematik berbasis budaya lokal dan lagu tematik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Lagu Tematik terhadap Kecerdasan Musikal Anak Usia Dini di Pendidikan Anak Usia Dini Terpadu Hauriyah Halum: Penelitian lanjutan dapat memeriksa efektivitas lagu tematik pada populasi yang lebih besar dan beragam demografis, sehingga dapat menilai generalisasi efeknya. Selain itu, studi perbandingan antara lagu tematik berbasis budaya lokal dan lagu tematik tema global akan membantu memahami perbedaan dampak pedagogisnya pada anak-anak. Terakhir, evaluasi jangka panjang dengan mengikuti perkembangan anak selama satu tahun setelah intervensi akan mengungkap apakah peningkatan kecerdasan musikal yang diobservasi bersifat berkelanjutan dan mendukung perkembangan kognitif secara keseluruhan.. Penggunaan lagu tematik secara signifikan meningkatkan kecerdasan musikal anak usia dini dibandingkan pengaplikasian lagu bebas.Peningkatan skor preActest ke postActest pada grup eksperimen mencapai 52 poin, sedangkan pada grup kontrol hanya 30 poin.Perbandingan antara kedua grup menunjukkan selisih kenaikan 22 poin, menandakan efektivitas lagu tematik sebagai intervensi pendidikan musik Penelitian ini dilakukan melalui tujuan untuk mengetahui pengaruh lagu tematik pada kecerdasan musikal anak usia dini di Pendidikan Anak Usia Terpadu (PAUD) Hauriyah Halum. Penelitian memakai metode kuantitatif melalui pendekatan eksperimen di PAUD Hauriyah Halum, Padang. Populasi penelitian melibatkan 51 anak usia dini, dengan sampel 22 anak dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Data dikumpulkan melalui tes sebelum dan setelah perlakuan. Analisis data memakai pengujian normalitas, homogenitas, paired sample t-test, dan independent sample t-test. Hasil penelitian memperlihatkan peningkatan yang signifikan dalam kecerdasan musikal anak pada kelompok eksperimen yang mendapatkan treatment lagu tematik dibandingkan kelompok kontrol. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/d/alquran-anak-usia-pendidikan-tematik-tema-sekolah-thumb-3638f.webp" title="JURIS - Pengaruh Lagu Tematik terhadap Kecerdasan Musikal Anak Usia Dini di Pendidikan Anak Usia Dini  Terpadu Hauriyah Halum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/alquran-anak-usia-pendidikan-tematik-tema-sekolah-thumb-3638f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/alquran-anak-usia-pendidikan-tematik-tema-sekolah-thumb-3638f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/alquran-anak-usia-pendidikan-tematik-tema-sekolah-thumb-3638f.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Lagu Tematik terhadap Kecerdasan Musikal Anak Usia Dini di Pendidikan Anak Usia Dini  Terpadu Hauriyah Halum" alt="JURIS - Pengaruh Lagu Tematik terhadap Kecerdasan Musikal Anak Usia Dini di Pendidikan Anak Usia Dini  Terpadu Hauriyah Halum" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/alquran-anak-usia-pendidikan-tematik-tema-sekolah-thumb-bfc06.webp" title="JURIS - Pengaruh Lagu Tematik terhadap Kecerdasan Musikal Anak Usia Dini di Pendidikan Anak Usia Dini  Terpadu Hauriyah Halum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/alquran-anak-usia-pendidikan-tematik-tema-sekolah-thumb-bfc06.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/alquran-anak-usia-pendidikan-tematik-tema-sekolah-thumb-bfc06.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/alquran-anak-usia-pendidikan-tematik-tema-sekolah-thumb-bfc06.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Lagu Tematik terhadap Kecerdasan Musikal Anak Usia Dini di Pendidikan Anak Usia Dini  Terpadu Hauriyah Halum" alt="JURIS - Pengaruh Lagu Tematik terhadap Kecerdasan Musikal Anak Usia Dini di Pendidikan Anak Usia Dini  Terpadu Hauriyah Halum" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/alquran-anak-usia-pendidikan-tematik-tema-sekolah-thumb-0d699.webp" title="JURIS - Pengaruh Lagu Tematik terhadap Kecerdasan Musikal Anak Usia Dini di Pendidikan Anak Usia Dini  Terpadu Hauriyah Halum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/alquran-anak-usia-pendidikan-tematik-tema-sekolah-thumb-0d699.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/alquran-anak-usia-pendidikan-tematik-tema-sekolah-thumb-0d699.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/alquran-anak-usia-pendidikan-tematik-tema-sekolah-thumb-0d699.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Lagu Tematik terhadap Kecerdasan Musikal Anak Usia Dini di Pendidikan Anak Usia Dini  Terpadu Hauriyah Halum" alt="JURIS - Pengaruh Lagu Tematik terhadap Kecerdasan Musikal Anak Usia Dini di Pendidikan Anak Usia Dini  Terpadu Hauriyah Halum" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49772-alquran-anak-usia-pendidikan-tematik-tema-pen" title="JURIS - Pengaruh Lagu Tematik terhadap Kecerdasan Musikal Anak Usia Dini di Pendidikan Anak Usia Dini  Terpadu Hauriyah Halum" target="_blank">Pengaruh Lagu Tematik terhadap Kecerdasan Musikal Anak Usia Dini di Pendidikan Anak Usia Dini  Terpadu Hauriyah Halum</a>: Penelitian lanjutan dapat memeriksa efektivitas lagu tematik pada populasi yang lebih besar dan beragam demografis, sehingga dapat menilai generalisasi efeknya. Selain itu, studi perbandingan antara lagu tematik berbasis budaya lokal dan lagu tematik tema global akan membantu memahami perbedaan dampak pedagogisnya pada anak-anak. Terakhir, evaluasi jangka panjang dengan mengikuti perkembangan anak selama satu tahun setelah intervensi akan mengungkap apakah peningkatan kecerdasan musikal yang diobservasi bersifat berkelanjutan dan mendukung perkembangan kognitif secara keseluruhan..
<br>Penggunaan lagu tematik secara signifikan meningkatkan kecerdasan musikal anak usia dini dibandingkan pengaplikasian lagu bebas.Peningkatan skor preActest ke postActest pada grup eksperimen mencapai 52 poin, sedangkan pada grup kontrol hanya 30 poin.Perbandingan antara kedua grup menunjukkan selisih kenaikan 22 poin, menandakan efektivitas lagu tematik sebagai intervensi pendidikan musik
<br>Penelitian ini dilakukan melalui tujuan untuk mengetahui pengaruh lagu tematik pada kecerdasan musikal anak usia dini di Pendidikan Anak Usia Terpadu (PAUD) Hauriyah Halum. Penelitian memakai metode kuantitatif melalui pendekatan eksperimen di PAUD Hauriyah Halum, Padang. Populasi penelitian melibatkan 51 anak usia dini, dengan sampel 22 anak dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Data dikumpulkan melalui tes sebelum dan setelah perlakuan. Analisis data memakai pengujian normalitas, homogenitas, paired sample t-test, dan independent sample t-test. Hasil penelitian memperlihatkan peningkatan yang signifikan dalam kecerdasan musikal anak pada kelompok eksperimen yang mendapatkan treatment lagu tematik dibandingkan kelompok kontrol.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/d/alquran-anak-usia-pendidikan-tematik-tema-sekolah-thumb-bfc06.webp" type="image/webp" length="78212" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/alquran-anak-usia-pendidikan-tematik-tema-sekolah-thumb-3638f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/alquran-anak-usia-pendidikan-tematik-tema-sekolah-thumb-bfc06.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/alquran-anak-usia-pendidikan-tematik-tema-sekolah-thumb-0d699.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2216-stit-alkifayahriau.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10141-ar-raihanah-jurnal-pendidikan-islam-anak-usia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PENGARUH SISTEM LAMPU LED DAN REFLEKTOR DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEEP FLOW TECHNIQUE PADA TANAMAN KALE Brassica Oleracea Var Sabellica ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PENGARUH SISTEM LAMPU LED DAN REFLEKTOR DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEEP FLOW TECHNIQUE PADA TANAMAN KALE Brassica Oleracea Var Sabellica ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PENGARUH SISTEM LAMPU LED DAN REFLEKTOR DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEEP FLOW TECHNIQUE PADA TANAMAN KALE Brassica Oleracea Var Sabellica ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49779-sistem-lampu-merah-dft-led-reflektor-kale-br</link>
	<guid isPermaLink="false">9b0e7cf03f51e80353f1dc0ba4fc7b71</guid>
	<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 17:45:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ izza anshory ]]></category>
	<category><![CDATA[ lena afrilia ]]></category>
	<category><![CDATA[ tania sirait ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[afrilia,anshory,izza,lena,sirait,tania]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh variasi spektrum warna lampu LED (misalnya perbandingan panjang gelombang merah dan biru) yang dipadukan dengan reflektor terhadap pertumbuhan dan kualitas kale, sehingga dapat menentukan kombinasi cahaya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PENGARUH SISTEM LAMPU LED DAN REFLEKTOR DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEEP FLOW TECHNIQUE PADA TANAMAN KALE (Brassica Oleracea Var. Sabellica): Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh variasi spektrum warna lampu LED (misalnya perbandingan panjang gelombang merah dan biru) yang dipadukan dengan reflektor terhadap pertumbuhan dan kualitas kale, sehingga dapat menentukan kombinasi cahaya yang paling optimal. Selain itu, penting untuk mengevaluasi kinerja sistem lampu LED dan reflektor di bawah kondisi lingkungan yang berbeda, seperti variasi suhu, kelembaban, dan intensitas cahaya alami, serta menguji skalabilitas teknologi ini pada skala komersial untuk menilai konsistensi hasil produksi. Selanjutnya, analisis biayaAcmanfaat dan dampak lingkungan dari penggunaan lampu LED bersama reflektor dibandingkan dengan metode pencahayaan konvensional dapat memberikan wawasan ekonomi dan keberlanjutan yang diperlukan bagi petani hidroponik. Penelitian ini juga dapat memperluas jenis varietas kale yang diuji untuk mengetahui apakah respons terhadap pencahayaan serupa pada varietas lain, serta meneliti interaksi antara nutrisi larutan dan intensitas cahaya guna mengoptimalkan manajemen nutrisi dalam sistem DFT.. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan reflektor MARDI pada perlakuan 4 LMR memberikan pengaruh positif terhadap pertumbuhan kale, terlihat dari peningkatan tinggi tanaman, jumlah daun, dan kadar klorofil pada umur 28 MST.Meskipun semua perlakuan menunjukkan peningkatan signifikan, nilai Leaf Area Index (LAI) hampir serupa, menandakan bahwa pencahayaan yang lebih efisien mendukung perkembangan daun secara optimal.Secara keseluruhan, reflektor MARDI terbukti efektif meningkatkan pertumbuhan tanaman kale dalam sistem hidroponik Deep Flow Technique Tanaman kale (Brassica oleracea var. sabellica) merupakan sayuran bernilai ekonomi tinggi yang membutuhkan pencahayaan cukup untuk menunjang fotosintesis, terutama saat dibudidayakan secara hidroponik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan lampu LED dan reflektor terhadap pertumbuhan kale dengan metode Deep Flow Technique (DFT). Penelitian dilakukan pada September 2024 di Pusat Penyelidikan Hortikultura, MARDI Serdang, Malaysia, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan: 4 lampu (4L), 4 lampu dengan reflektor (4 LMR), dan 5 lampu (5L), masing-masing diulang lima kali dengan total 1.000 tanaman. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, kadar klorofil, dan Leaf Area Index (LAI). Hasil menunjukkan bahwa perlakuan 4 LMR menghasilkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/2/sistem-lampu-merah-dft-led-reflektor-kale-brassica-thumb-fc595.webp" title="JURIS - PENGARUH SISTEM LAMPU LED DAN REFLEKTOR DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEEP FLOW TECHNIQUE PADA TANAMAN KALE (Brassica Oleracea Var. Sabellica)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/sistem-lampu-merah-dft-led-reflektor-kale-brassica-thumb-fc595.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/sistem-lampu-merah-dft-led-reflektor-kale-brassica-thumb-fc595.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/sistem-lampu-merah-dft-led-reflektor-kale-brassica-thumb-fc595.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH SISTEM LAMPU LED DAN REFLEKTOR DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEEP FLOW TECHNIQUE PADA TANAMAN KALE (Brassica Oleracea Var. Sabellica)" alt="JURIS - PENGARUH SISTEM LAMPU LED DAN REFLEKTOR DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEEP FLOW TECHNIQUE PADA TANAMAN KALE (Brassica Oleracea Var. Sabellica)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/2/sistem-lampu-merah-dft-led-reflektor-kale-brassica-thumb-b458b.webp" title="JURIS - PENGARUH SISTEM LAMPU LED DAN REFLEKTOR DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEEP FLOW TECHNIQUE PADA TANAMAN KALE (Brassica Oleracea Var. Sabellica)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/sistem-lampu-merah-dft-led-reflektor-kale-brassica-thumb-b458b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/sistem-lampu-merah-dft-led-reflektor-kale-brassica-thumb-b458b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/sistem-lampu-merah-dft-led-reflektor-kale-brassica-thumb-b458b.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH SISTEM LAMPU LED DAN REFLEKTOR DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEEP FLOW TECHNIQUE PADA TANAMAN KALE (Brassica Oleracea Var. Sabellica)" alt="JURIS - PENGARUH SISTEM LAMPU LED DAN REFLEKTOR DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEEP FLOW TECHNIQUE PADA TANAMAN KALE (Brassica Oleracea Var. Sabellica)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/2/sistem-lampu-merah-dft-led-reflektor-kale-brassica-thumb-7dbfb.webp" title="JURIS - PENGARUH SISTEM LAMPU LED DAN REFLEKTOR DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEEP FLOW TECHNIQUE PADA TANAMAN KALE (Brassica Oleracea Var. Sabellica)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/sistem-lampu-merah-dft-led-reflektor-kale-brassica-thumb-7dbfb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/sistem-lampu-merah-dft-led-reflektor-kale-brassica-thumb-7dbfb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/sistem-lampu-merah-dft-led-reflektor-kale-brassica-thumb-7dbfb.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH SISTEM LAMPU LED DAN REFLEKTOR DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEEP FLOW TECHNIQUE PADA TANAMAN KALE (Brassica Oleracea Var. Sabellica)" alt="JURIS - PENGARUH SISTEM LAMPU LED DAN REFLEKTOR DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEEP FLOW TECHNIQUE PADA TANAMAN KALE (Brassica Oleracea Var. Sabellica)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49779-sistem-lampu-merah-dft-led-reflektor-kale-br" title="JURIS - PENGARUH SISTEM LAMPU LED DAN REFLEKTOR DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEEP FLOW TECHNIQUE PADA TANAMAN KALE (Brassica Oleracea Var. Sabellica)" target="_blank">PENGARUH SISTEM LAMPU LED DAN REFLEKTOR DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEEP FLOW TECHNIQUE PADA TANAMAN KALE (Brassica Oleracea Var. Sabellica)</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh variasi spektrum warna lampu LED (misalnya perbandingan panjang gelombang merah dan biru) yang dipadukan dengan reflektor terhadap pertumbuhan dan kualitas kale, sehingga dapat menentukan kombinasi cahaya yang paling optimal. Selain itu, penting untuk mengevaluasi kinerja sistem lampu LED dan reflektor di bawah kondisi lingkungan yang berbeda, seperti variasi suhu, kelembaban, dan intensitas cahaya alami, serta menguji skalabilitas teknologi ini pada skala komersial untuk menilai konsistensi hasil produksi. Selanjutnya, analisis biayaAcmanfaat dan dampak lingkungan dari penggunaan lampu LED bersama reflektor dibandingkan dengan metode pencahayaan konvensional dapat memberikan wawasan ekonomi dan keberlanjutan yang diperlukan bagi petani hidroponik. Penelitian ini juga dapat memperluas jenis varietas kale yang diuji untuk mengetahui apakah respons terhadap pencahayaan serupa pada varietas lain, serta meneliti interaksi antara nutrisi larutan dan intensitas cahaya guna mengoptimalkan manajemen nutrisi dalam sistem DFT..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan reflektor MARDI pada perlakuan 4 LMR memberikan pengaruh positif terhadap pertumbuhan kale, terlihat dari peningkatan tinggi tanaman, jumlah daun, dan kadar klorofil pada umur 28 MST.Meskipun semua perlakuan menunjukkan peningkatan signifikan, nilai Leaf Area Index (LAI) hampir serupa, menandakan bahwa pencahayaan yang lebih efisien mendukung perkembangan daun secara optimal.Secara keseluruhan, reflektor MARDI terbukti efektif meningkatkan pertumbuhan tanaman kale dalam sistem hidroponik Deep Flow Technique
<br>Tanaman kale (Brassica oleracea var. sabellica) merupakan sayuran bernilai ekonomi tinggi yang membutuhkan pencahayaan cukup untuk menunjang fotosintesis, terutama saat dibudidayakan secara hidroponik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan lampu LED dan reflektor terhadap pertumbuhan kale dengan metode Deep Flow Technique (DFT). Penelitian dilakukan pada September 2024 di Pusat Penyelidikan Hortikultura, MARDI Serdang, Malaysia, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan: 4 lampu (4L), 4 lampu dengan reflektor (4 LMR), dan 5 lampu (5L), masing-masing diulang lima kali dengan total 1.000 tanaman. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, kadar klorofil, dan Leaf Area Index (LAI). Hasil menunjukkan bahwa perlakuan 4 LMR menghasilkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/2/sistem-lampu-merah-dft-led-reflektor-kale-brassica-thumb-7dbfb.webp" type="image/webp" length="103328" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/sistem-lampu-merah-dft-led-reflektor-kale-brassica-thumb-fc595.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/sistem-lampu-merah-dft-led-reflektor-kale-brassica-thumb-b458b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/sistem-lampu-merah-dft-led-reflektor-kale-brassica-thumb-7dbfb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-189-univa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17367-jurnal-al-ulum-lppm-universitas-al-washliyah-medan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Standar Mutu Pekerjaan Struktur Terhadap Keberhasilan Pekerjaan Struktur Pada Proyek Pembangunan Gedung Kuliah Dan Laboratorium ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Standar Mutu Pekerjaan Struktur Terhadap Keberhasilan Pekerjaan Struktur Pada Proyek Pembangunan Gedung Kuliah Dan Laboratorium ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Standar Mutu Pekerjaan Struktur Terhadap Keberhasilan Pekerjaan Struktur Pada Proyek Pembangunan Gedung Kuliah Dan Laboratorium ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49761-mutu-konstruksi-struktur-sel-kayu-standar-kue</link>
	<guid isPermaLink="false">481c260a80c7bb90ad50366cbad2b8c2</guid>
	<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 17:24:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rini susanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ s3manajemen ]]></category>
	<category><![CDATA[ iman arman ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[arman,iman,rini,s3manajemen,susanti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji secara mendalam bagaimana penerapan teknologi Building Information Modeling (BIM) mempengaruhi kepatuhan standar mutu pada pekerjaan struktur di proyek konstruksi serupa, dengan membandingkan tingkat akurasi dokumen ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Standar Mutu Pekerjaan Struktur Terhadap Keberhasilan Pekerjaan Struktur Pada Proyek Pembangunan Gedung Kuliah Dan Laboratorium: Penelitian lanjutan dapat mengkaji secara mendalam bagaimana penerapan teknologi Building Information Modeling (BIM) mempengaruhi kepatuhan standar mutu pada pekerjaan struktur di proyek konstruksi serupa, dengan membandingkan tingkat akurasi dokumen digital, efisiensi koordinasi tim, dan dampaknya terhadap keberhasilan struktural, sehingga dapat diketahui apakah digitalisasi meningkatkan tingkat keberhasilan secara signifikan. Selanjutnya, studi komparatif antara proyek pembangunan gedung kuliah di beberapa wilayah Indonesia dapat dilakukan untuk menilai variasi pengaruh faktor budaya organisasi, regulasi lokal, dan ketersediaan sumber daya manusia terhadap pencapaian standar mutu serta keberhasilan struktural, yang dapat memberikan rekomendasi kebijakan adaptif bagi masingAcmasing daerah. Akhirnya, penelitian longitudinal yang melacak performa standar mutu dan keberhasilan pekerjaan struktur selama siklus hidup bangunan, mulai dari fase perencanaan, konstruksi, hingga operasi dan pemeliharaan, dapat memberikan insight tentang keberlanjutan kualitas, identifikasi titik lemah jangka panjang, serta potensi perbaikan berkelanjutan dalam manajemen mutu konstruksi.. Standar mutu pekerjaan struktur pada proyek pembangunan Gedung Kuliah dan Laboratorium didasarkan pada Quality Target PT.Hasil pekerjaan struktur pada proyek tersebut secara umum sangat sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan.Semakin tinggi kesesuaian standar mutu pada variabel maupun subAcvariabel pekerjaan struktur, maka tingkat keberhasilan pekerjaan struktur juga semakin tinggi Standar mutu merupakan indikator dari kinerja sistem suatu unit meliputi masukan, prosedur, hasil, keluaran serta manfaat yang harus dipenuhi oleh tiap unit kerja. Pekerjaan Konstruksi merupakan keseluruhan atau sebagian kegiatan yang mencakup pembangunan, pembongkaran, pemeliharaan, pengoperasian, dan pembangunan kembali suatu bangunan. Peranan standar mutu dalam dunia konstruksi sangat besar, yaitu untuk memperoleh hasil pekerjaan yang diinginkan secara konsisten. Penelitian ini bertujuan menganalisa standar mutu pada pekerjaan struktur dan pengaruhnya dengan keberhasilan pekerjaan struktur. Dalam penelitian ini... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/3/mutu-konstruksi-struktur-sel-kayu-standar-kue-mana-thumb-1398f.webp" title="JURIS - Analisis Standar Mutu Pekerjaan Struktur Terhadap Keberhasilan Pekerjaan Struktur Pada Proyek Pembangunan Gedung Kuliah Dan Laboratorium" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/mutu-konstruksi-struktur-sel-kayu-standar-kue-mana-thumb-1398f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/mutu-konstruksi-struktur-sel-kayu-standar-kue-mana-thumb-1398f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/mutu-konstruksi-struktur-sel-kayu-standar-kue-mana-thumb-1398f.webp 1x" title="JURIS - Analisis Standar Mutu Pekerjaan Struktur Terhadap Keberhasilan Pekerjaan Struktur Pada Proyek Pembangunan Gedung Kuliah Dan Laboratorium" alt="JURIS - Analisis Standar Mutu Pekerjaan Struktur Terhadap Keberhasilan Pekerjaan Struktur Pada Proyek Pembangunan Gedung Kuliah Dan Laboratorium" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/mutu-konstruksi-struktur-sel-kayu-standar-kue-mana-thumb-ca2e9.webp" title="JURIS - Analisis Standar Mutu Pekerjaan Struktur Terhadap Keberhasilan Pekerjaan Struktur Pada Proyek Pembangunan Gedung Kuliah Dan Laboratorium" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/mutu-konstruksi-struktur-sel-kayu-standar-kue-mana-thumb-ca2e9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/mutu-konstruksi-struktur-sel-kayu-standar-kue-mana-thumb-ca2e9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/mutu-konstruksi-struktur-sel-kayu-standar-kue-mana-thumb-ca2e9.webp 1x" title="JURIS - Analisis Standar Mutu Pekerjaan Struktur Terhadap Keberhasilan Pekerjaan Struktur Pada Proyek Pembangunan Gedung Kuliah Dan Laboratorium" alt="JURIS - Analisis Standar Mutu Pekerjaan Struktur Terhadap Keberhasilan Pekerjaan Struktur Pada Proyek Pembangunan Gedung Kuliah Dan Laboratorium" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/mutu-konstruksi-struktur-sel-kayu-standar-kue-mana-thumb-10e07.webp" title="JURIS - Analisis Standar Mutu Pekerjaan Struktur Terhadap Keberhasilan Pekerjaan Struktur Pada Proyek Pembangunan Gedung Kuliah Dan Laboratorium" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/mutu-konstruksi-struktur-sel-kayu-standar-kue-mana-thumb-10e07.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/mutu-konstruksi-struktur-sel-kayu-standar-kue-mana-thumb-10e07.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/mutu-konstruksi-struktur-sel-kayu-standar-kue-mana-thumb-10e07.webp 1x" title="JURIS - Analisis Standar Mutu Pekerjaan Struktur Terhadap Keberhasilan Pekerjaan Struktur Pada Proyek Pembangunan Gedung Kuliah Dan Laboratorium" alt="JURIS - Analisis Standar Mutu Pekerjaan Struktur Terhadap Keberhasilan Pekerjaan Struktur Pada Proyek Pembangunan Gedung Kuliah Dan Laboratorium" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49761-mutu-konstruksi-struktur-sel-kayu-standar-kue" title="JURIS - Analisis Standar Mutu Pekerjaan Struktur Terhadap Keberhasilan Pekerjaan Struktur Pada Proyek Pembangunan Gedung Kuliah Dan Laboratorium" target="_blank">Analisis Standar Mutu Pekerjaan Struktur Terhadap Keberhasilan Pekerjaan Struktur Pada Proyek Pembangunan Gedung Kuliah Dan Laboratorium</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji secara mendalam bagaimana penerapan teknologi Building Information Modeling (BIM) mempengaruhi kepatuhan standar mutu pada pekerjaan struktur di proyek konstruksi serupa, dengan membandingkan tingkat akurasi dokumen digital, efisiensi koordinasi tim, dan dampaknya terhadap keberhasilan struktural, sehingga dapat diketahui apakah digitalisasi meningkatkan tingkat keberhasilan secara signifikan. Selanjutnya, studi komparatif antara proyek pembangunan gedung kuliah di beberapa wilayah Indonesia dapat dilakukan untuk menilai variasi pengaruh faktor budaya organisasi, regulasi lokal, dan ketersediaan sumber daya manusia terhadap pencapaian standar mutu serta keberhasilan struktural, yang dapat memberikan rekomendasi kebijakan adaptif bagi masingAcmasing daerah. Akhirnya, penelitian longitudinal yang melacak performa standar mutu dan keberhasilan pekerjaan struktur selama siklus hidup bangunan, mulai dari fase perencanaan, konstruksi, hingga operasi dan pemeliharaan, dapat memberikan insight tentang keberlanjutan kualitas, identifikasi titik lemah jangka panjang, serta potensi perbaikan berkelanjutan dalam manajemen mutu konstruksi..
<br>Standar mutu pekerjaan struktur pada proyek pembangunan Gedung Kuliah dan Laboratorium didasarkan pada Quality Target PT.Hasil pekerjaan struktur pada proyek tersebut secara umum sangat sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan.Semakin tinggi kesesuaian standar mutu pada variabel maupun subAcvariabel pekerjaan struktur, maka tingkat keberhasilan pekerjaan struktur juga semakin tinggi
<br>Standar mutu merupakan indikator dari kinerja sistem suatu unit meliputi masukan, prosedur, hasil, keluaran serta manfaat yang harus dipenuhi oleh tiap unit kerja. Pekerjaan Konstruksi merupakan keseluruhan atau sebagian kegiatan yang mencakup pembangunan, pembongkaran, pemeliharaan, pengoperasian, dan pembangunan kembali suatu bangunan. Peranan standar mutu dalam dunia konstruksi sangat besar, yaitu untuk memperoleh hasil pekerjaan yang diinginkan secara konsisten. Penelitian ini bertujuan menganalisa standar mutu pada pekerjaan struktur dan pengaruhnya dengan keberhasilan pekerjaan struktur. Dalam penelitian ini...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/3/mutu-konstruksi-struktur-sel-kayu-standar-kue-mana-thumb-10e07.webp" type="image/webp" length="99182" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/mutu-konstruksi-struktur-sel-kayu-standar-kue-mana-thumb-1398f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/mutu-konstruksi-struktur-sel-kayu-standar-kue-mana-thumb-ca2e9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/mutu-konstruksi-struktur-sel-kayu-standar-kue-mana-thumb-10e07.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-189-univa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17367-jurnal-al-ulum-lppm-universitas-al-washliyah-medan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sistem Monitoring Gas Dan Suhu Pada Biogas Digester Untuk Meningkatkan Kinerja Kompor ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sistem Monitoring Gas Dan Suhu Pada Biogas Digester Untuk Meningkatkan Kinerja Kompor ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sistem Monitoring Gas Dan Suhu Pada Biogas Digester Untuk Meningkatkan Kinerja Kompor ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49777-data-sensor-limbah-kondisi</link>
	<guid isPermaLink="false">e2a97316db60421fed530dfeedb74f5e</guid>
	<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 17:21:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ izza anshory ]]></category>
	<category><![CDATA[ lena afrilia ]]></category>
	<category><![CDATA[ tania sirait ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[afrilia,anshory,izza,lena,sirait,tania]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi integrasi sensor tambahan seperti pH, tekanan, dan komposisi gas lain untuk memperoleh gambaran yang lebih lengkap tentang proses fermentasi biogas, sehingga memungkinkan pengoptimalan lebih jauh. Selain itu, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sistem Monitoring Gas Dan Suhu Pada Biogas Digester Untuk Meningkatkan Kinerja Kompor: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi integrasi sensor tambahan seperti pH, tekanan, dan komposisi gas lain untuk memperoleh gambaran yang lebih lengkap tentang proses fermentasi biogas, sehingga memungkinkan pengoptimalan lebih jauh. Selain itu, pengembangan sistem kontrol adaptif yang menyesuaikan suplai gas kompor secara real-time berdasarkan data sensor dapat meningkatkan efisiensi pembakaran dan mengurangi emisi, sehingga memberikan manfaat lingkungan yang lebih signifikan. Terakhir, dilakukan evaluasi jangka panjang dan skala lapangan pada berbagai rumah tangga untuk menilai keandalan, biaya operasional, serta dampak sosialAcekonomi penerapan teknologi ini secara luas.. Sistem monitoring gas dan suhu pada digester biogas terbukti efektif dalam memantau kondisi secara real-time.Dengan sensor DS18B20 dan MQAc4, sistem dapat mengukur suhu serta kadar metana secara akurat, sehingga meningkatkan efisiensi fermentasi dan kinerja kompor.Data yang diperoleh dapat diakses melalui aplikasi Blynk, memberikan kemudahan pemantauan dan pengelolaan biogas bagi pengguna, serta mendukung solusi energi berkelanjutan untuk rumah tangga dan industri Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pemantauan berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu mengawasi gas dan suhu dalam digester biogas guna meningkatkan efisiensi operasional kompor berbahan bakar biogas. Sistem ini memanfaatkan sensor DS18B20 untuk memastikan suhu fermentasi tetap optimal dan sensor MQ-4 untuk mendeteksi kadar metana. Data yang dikumpulkan oleh sensor diolah menggunakan mikrokontroler ESP32 dan ditampilkan secara langsung melalui aplikasi Blynk. Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan kinerja kompor dan produksi biogas serta memaksimalkan penggunaannya sebagai energi terbarukan yang ramah lingkungan.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/d/data-sensor-limbah-kondisi-integrasi-iot-sistem-mo-thumb-c3d9e.webp" title="JURIS - Sistem Monitoring Gas Dan Suhu Pada Biogas Digester Untuk Meningkatkan Kinerja Kompor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/data-sensor-limbah-kondisi-integrasi-iot-sistem-mo-thumb-c3d9e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/data-sensor-limbah-kondisi-integrasi-iot-sistem-mo-thumb-c3d9e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/data-sensor-limbah-kondisi-integrasi-iot-sistem-mo-thumb-c3d9e.webp 1x" title="JURIS - Sistem Monitoring Gas Dan Suhu Pada Biogas Digester Untuk Meningkatkan Kinerja Kompor" alt="JURIS - Sistem Monitoring Gas Dan Suhu Pada Biogas Digester Untuk Meningkatkan Kinerja Kompor" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/d/data-sensor-limbah-kondisi-integrasi-iot-sistem-mo-thumb-a0602.webp" title="JURIS - Sistem Monitoring Gas Dan Suhu Pada Biogas Digester Untuk Meningkatkan Kinerja Kompor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/data-sensor-limbah-kondisi-integrasi-iot-sistem-mo-thumb-a0602.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/data-sensor-limbah-kondisi-integrasi-iot-sistem-mo-thumb-a0602.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/data-sensor-limbah-kondisi-integrasi-iot-sistem-mo-thumb-a0602.webp 1x" title="JURIS - Sistem Monitoring Gas Dan Suhu Pada Biogas Digester Untuk Meningkatkan Kinerja Kompor" alt="JURIS - Sistem Monitoring Gas Dan Suhu Pada Biogas Digester Untuk Meningkatkan Kinerja Kompor" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/d/data-sensor-limbah-kondisi-integrasi-iot-sistem-mo-thumb-9e45d.webp" title="JURIS - Sistem Monitoring Gas Dan Suhu Pada Biogas Digester Untuk Meningkatkan Kinerja Kompor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/data-sensor-limbah-kondisi-integrasi-iot-sistem-mo-thumb-9e45d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/data-sensor-limbah-kondisi-integrasi-iot-sistem-mo-thumb-9e45d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/data-sensor-limbah-kondisi-integrasi-iot-sistem-mo-thumb-9e45d.webp 1x" title="JURIS - Sistem Monitoring Gas Dan Suhu Pada Biogas Digester Untuk Meningkatkan Kinerja Kompor" alt="JURIS - Sistem Monitoring Gas Dan Suhu Pada Biogas Digester Untuk Meningkatkan Kinerja Kompor" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49777-data-sensor-limbah-kondisi" title="JURIS - Sistem Monitoring Gas Dan Suhu Pada Biogas Digester Untuk Meningkatkan Kinerja Kompor" target="_blank">Sistem Monitoring Gas Dan Suhu Pada Biogas Digester Untuk Meningkatkan Kinerja Kompor</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi integrasi sensor tambahan seperti pH, tekanan, dan komposisi gas lain untuk memperoleh gambaran yang lebih lengkap tentang proses fermentasi biogas, sehingga memungkinkan pengoptimalan lebih jauh. Selain itu, pengembangan sistem kontrol adaptif yang menyesuaikan suplai gas kompor secara real-time berdasarkan data sensor dapat meningkatkan efisiensi pembakaran dan mengurangi emisi, sehingga memberikan manfaat lingkungan yang lebih signifikan. Terakhir, dilakukan evaluasi jangka panjang dan skala lapangan pada berbagai rumah tangga untuk menilai keandalan, biaya operasional, serta dampak sosialAcekonomi penerapan teknologi ini secara luas..
<br>Sistem monitoring gas dan suhu pada digester biogas terbukti efektif dalam memantau kondisi secara real-time.Dengan sensor DS18B20 dan MQAc4, sistem dapat mengukur suhu serta kadar metana secara akurat, sehingga meningkatkan efisiensi fermentasi dan kinerja kompor.Data yang diperoleh dapat diakses melalui aplikasi Blynk, memberikan kemudahan pemantauan dan pengelolaan biogas bagi pengguna, serta mendukung solusi energi berkelanjutan untuk rumah tangga dan industri
<br>Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pemantauan berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu mengawasi gas dan suhu dalam digester biogas guna meningkatkan efisiensi operasional kompor berbahan bakar biogas. Sistem ini memanfaatkan sensor DS18B20 untuk memastikan suhu fermentasi tetap optimal dan sensor MQ-4 untuk mendeteksi kadar metana. Data yang dikumpulkan oleh sensor diolah menggunakan mikrokontroler ESP32 dan ditampilkan secara langsung melalui aplikasi Blynk. Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan kinerja kompor dan produksi biogas serta memaksimalkan penggunaannya sebagai energi terbarukan yang ramah lingkungan....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/d/data-sensor-limbah-kondisi-integrasi-iot-sistem-mo-thumb-c3d9e.webp" type="image/webp" length="88852" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/data-sensor-limbah-kondisi-integrasi-iot-sistem-mo-thumb-c3d9e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/data-sensor-limbah-kondisi-integrasi-iot-sistem-mo-thumb-a0602.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/data-sensor-limbah-kondisi-integrasi-iot-sistem-mo-thumb-9e45d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-189-univa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17367-jurnal-al-ulum-lppm-universitas-al-washliyah-medan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimasi Variasi Penggunaan Admixture Additon Superfluid L Dan Superplast W9 Terhadap Karakteristik Beton Mutu Tinggi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimasi Variasi Penggunaan Admixture Additon Superfluid L Dan Superplast W9 Terhadap Karakteristik Beton Mutu Tinggi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimasi Variasi Penggunaan Admixture Additon Superfluid L Dan Superplast W9 Terhadap Karakteristik Beton Mutu Tinggi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49764-analisis-mutu-beton-kuat-tekan-benda-uji-ksp</link>
	<guid isPermaLink="false">35bdaa321b56d94d4a3cfc916e686c28</guid>
	<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 17:20:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rini susanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ s3manajemen ]]></category>
	<category><![CDATA[ iman arman ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[arman,iman,rini,s3manajemen,susanti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efek kombinasi simultan Additon Superfluid L dan Superplast W9 pada beton mutu tinggi untuk mengetahui sinergi peningkatan sifat mekanik; selanjutnya, studi ketahanan jangka panjang seperti siklus pembekuan-pencairan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimasi Variasi Penggunaan Admixture Additon Superfluid L Dan Superplast W9 Terhadap Karakteristik Beton Mutu Tinggi: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efek kombinasi simultan Additon Superfluid L dan Superplast W9 pada beton mutu tinggi untuk mengetahui sinergi peningkatan sifat mekanik; selanjutnya, studi ketahanan jangka panjang seperti siklus pembekuan-pencairan dan serangan sulfat terhadap campuran optimal diperlukan guna menilai daya tahan dalam kondisi lingkungan ekstrim; akhirnya, pengembangan model prediktif berbasis pembelajaran mesin yang mengintegrasikan variabel desain campuran, persentase admixture, dan sifat material dapat membantu merumuskan dosis admixture yang optimal secara otomatis untuk berbagai aplikasi konstruksi.. Penambahan admixture Additon Superfluid L maupun Superplast W9 meningkatkan workabilitas beton.Nilai kuat tekan berbanding lurus dengan modulus elastisitas dan berbanding terbalik dengan porositas, sehingga peningkatan kuat tekan dan modulus elastisitas menyebabkan penurunan porositas.Campuran beton paling optimum diperoleh dengan admixture Additon Superfluid L pada variasi 1,5% (kekuatan 45,59AMPa, modulus 31051AMPa, porositas 11,35A%, slump 6,75Acm) serta admixture Superplast W9 pada variasi 0,5% (kekuatan 47,82AMPa, modulus 48707AMPa, porositas 10,92A%, slump 20Acm) Beton mutu tinggi merupakan jenis beton yang dibuat dengan perlakuan secara khusus. Penggunaan faktor air semen harus seminimal mungkin dikarenakan semakin rendah faktor air semen (FAS) yang digunakan, akan menyebabkan karakteristik beton semakin baik, sehingga perlu ditambahkan admixture agar beton yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan dan penggunaan paling optimal dari admixture Additon Superfluid L dan Superplast W9 terhadap hasil karakteristik beton mutu tinggi. Dalam penelitian ini, digunakan faktor air semen sebesar 0,294 untuk semua benda uji dengan variasi persentase 0,5%, 1,0%, 1,5%, 2,0% dari berat semen dengan perencanaan desain campuran menggunakan metode ACI (American Concrete Institute)... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/6/analisis-mutu-beton-kuat-tekan-benda-uji-ksp-admix-thumb-aee05.webp" title="JURIS - Optimasi Variasi Penggunaan Admixture Additon Superfluid L Dan Superplast W9 Terhadap Karakteristik Beton Mutu Tinggi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/analisis-mutu-beton-kuat-tekan-benda-uji-ksp-admix-thumb-aee05.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/analisis-mutu-beton-kuat-tekan-benda-uji-ksp-admix-thumb-aee05.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/analisis-mutu-beton-kuat-tekan-benda-uji-ksp-admix-thumb-aee05.webp 1x" title="JURIS - Optimasi Variasi Penggunaan Admixture Additon Superfluid L Dan Superplast W9 Terhadap Karakteristik Beton Mutu Tinggi" alt="JURIS - Optimasi Variasi Penggunaan Admixture Additon Superfluid L Dan Superplast W9 Terhadap Karakteristik Beton Mutu Tinggi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/6/analisis-mutu-beton-kuat-tekan-benda-uji-ksp-admix-thumb-b4cc9.webp" title="JURIS - Optimasi Variasi Penggunaan Admixture Additon Superfluid L Dan Superplast W9 Terhadap Karakteristik Beton Mutu Tinggi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/analisis-mutu-beton-kuat-tekan-benda-uji-ksp-admix-thumb-b4cc9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/analisis-mutu-beton-kuat-tekan-benda-uji-ksp-admix-thumb-b4cc9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/analisis-mutu-beton-kuat-tekan-benda-uji-ksp-admix-thumb-b4cc9.webp 1x" title="JURIS - Optimasi Variasi Penggunaan Admixture Additon Superfluid L Dan Superplast W9 Terhadap Karakteristik Beton Mutu Tinggi" alt="JURIS - Optimasi Variasi Penggunaan Admixture Additon Superfluid L Dan Superplast W9 Terhadap Karakteristik Beton Mutu Tinggi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/6/analisis-mutu-beton-kuat-tekan-benda-uji-ksp-admix-thumb-371f2.webp" title="JURIS - Optimasi Variasi Penggunaan Admixture Additon Superfluid L Dan Superplast W9 Terhadap Karakteristik Beton Mutu Tinggi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/analisis-mutu-beton-kuat-tekan-benda-uji-ksp-admix-thumb-371f2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/analisis-mutu-beton-kuat-tekan-benda-uji-ksp-admix-thumb-371f2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/analisis-mutu-beton-kuat-tekan-benda-uji-ksp-admix-thumb-371f2.webp 1x" title="JURIS - Optimasi Variasi Penggunaan Admixture Additon Superfluid L Dan Superplast W9 Terhadap Karakteristik Beton Mutu Tinggi" alt="JURIS - Optimasi Variasi Penggunaan Admixture Additon Superfluid L Dan Superplast W9 Terhadap Karakteristik Beton Mutu Tinggi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49764-analisis-mutu-beton-kuat-tekan-benda-uji-ksp" title="JURIS - Optimasi Variasi Penggunaan Admixture Additon Superfluid L Dan Superplast W9 Terhadap Karakteristik Beton Mutu Tinggi" target="_blank">Optimasi Variasi Penggunaan Admixture Additon Superfluid L Dan Superplast W9 Terhadap Karakteristik Beton Mutu Tinggi</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efek kombinasi simultan Additon Superfluid L dan Superplast W9 pada beton mutu tinggi untuk mengetahui sinergi peningkatan sifat mekanik; selanjutnya, studi ketahanan jangka panjang seperti siklus pembekuan-pencairan dan serangan sulfat terhadap campuran optimal diperlukan guna menilai daya tahan dalam kondisi lingkungan ekstrim; akhirnya, pengembangan model prediktif berbasis pembelajaran mesin yang mengintegrasikan variabel desain campuran, persentase admixture, dan sifat material dapat membantu merumuskan dosis admixture yang optimal secara otomatis untuk berbagai aplikasi konstruksi..
<br>Penambahan admixture Additon Superfluid L maupun Superplast W9 meningkatkan workabilitas beton.Nilai kuat tekan berbanding lurus dengan modulus elastisitas dan berbanding terbalik dengan porositas, sehingga peningkatan kuat tekan dan modulus elastisitas menyebabkan penurunan porositas.Campuran beton paling optimum diperoleh dengan admixture Additon Superfluid L pada variasi 1,5% (kekuatan 45,59AMPa, modulus 31051AMPa, porositas 11,35A%, slump 6,75Acm) serta admixture Superplast W9 pada variasi 0,5% (kekuatan 47,82AMPa, modulus 48707AMPa, porositas 10,92A%, slump 20Acm)
<br>Beton mutu tinggi merupakan jenis beton yang dibuat dengan perlakuan secara khusus. Penggunaan faktor air semen harus seminimal mungkin dikarenakan semakin rendah faktor air semen (FAS) yang digunakan, akan menyebabkan karakteristik beton semakin baik, sehingga perlu ditambahkan admixture agar beton yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan dan penggunaan paling optimal dari admixture Additon Superfluid L dan Superplast W9 terhadap hasil karakteristik beton mutu tinggi. Dalam penelitian ini, digunakan faktor air semen sebesar 0,294 untuk semua benda uji dengan variasi persentase 0,5%, 1,0%, 1,5%, 2,0% dari berat semen dengan perencanaan desain campuran menggunakan metode ACI (American Concrete Institute)...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/6/analisis-mutu-beton-kuat-tekan-benda-uji-ksp-admix-thumb-b4cc9.webp" type="image/webp" length="108672" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/analisis-mutu-beton-kuat-tekan-benda-uji-ksp-admix-thumb-aee05.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/analisis-mutu-beton-kuat-tekan-benda-uji-ksp-admix-thumb-b4cc9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/analisis-mutu-beton-kuat-tekan-benda-uji-ksp-admix-thumb-371f2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-189-univa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17367-jurnal-al-ulum-lppm-universitas-al-washliyah-medan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kajian Penerimaan Panelis Terhadap Produk Coklat Batangan Pendawa Sibiru Biru Deli Serdang Sumatra Utara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kajian Penerimaan Panelis Terhadap Produk Coklat Batangan Pendawa Sibiru Biru Deli Serdang Sumatra Utara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kajian Penerimaan Panelis Terhadap Produk Coklat Batangan Pendawa Sibiru Biru Deli Serdang Sumatra Utara ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49776-umur-simpan-produk-pangan-pengembangan-prod</link>
	<guid isPermaLink="false">ad1da2ee9aebf52dc309278cc48524ba</guid>
	<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 17:15:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ deli serdang ]]></category>
	<category><![CDATA[ hilwa walida ]]></category>
	<category><![CDATA[ fuad balatif ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[balatif,deli,fuad,hilwa,serdang,walida]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti pengaruh penggunaan minyak kelapa terhidrogenasi pada titik leleh cokelat batangan pendawa untuk meningkatkan kestabilan produk. Kajian lain dapat mengevaluasi persepsi konsumen pada kelompok usia berbeda dan latar ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kajian Penerimaan Panelis Terhadap Produk Coklat Batangan Pendawa, Sibiru-Biru, Deli Serdang, Sumatra Utara: Penelitian selanjutnya dapat meneliti pengaruh penggunaan minyak kelapa terhidrogenasi pada titik leleh cokelat batangan pendawa untuk meningkatkan kestabilan produk. Kajian lain dapat mengevaluasi persepsi konsumen pada kelompok usia berbeda dan latar belakang budaya guna memperluas pemahaman tentang preferensi sensori cokelat. Penelitian tambahan dapat memeriksa pengaruh kombinasi minyak sawit dan minyak kelapa dalam dosis berbeda terhadap umur simpan serta perubahan tekstur selama penyimpanan pada suhu ruang.. Produk cokelat batangan pendawa dengan penambahan cocoa butter substitute (CBS) dari minyak sawit dan minyak kelapa secara keseluruhan dapat diterima oleh panelis.Nilai hedonic rasa, aroma, warna, dan tekstur paling tinggi pada formulasi F6 yang menggunakan minyak kelapa 60%.Penelitian menunjukkan bahwa minyak kelapa secara signifikan meningkatkan kualitas organoleptik cokelat batangan pendawa dibandingkan dengan penambahan minyak sawit Kakao termasuk tanaman pangan pertanian yang memiliki produktivitas yang sangat tinggi. Indonesia termasuk penghasil dan penyuplai kebutuhan kakao terbesar dunia. Pemanfaatan tanaman pangan kakao menjadi coklat batangan sebagai wujud pengembangan produk pangan di Sumatera Utara. Selain sebagai produk pangan, coklat juga dijadikan sebagai penyedap tambahan dalam berbagai produk dan nutraseutikal. Tujuan dari penelitian untuk melihat pengaruh dari cocoa butter substitute (CBS) minyak nabati dalam memperbaiki produk akhir cokelat batangan pendawa. Daya terima terhadap produk coklat menggunakan panelis dari masyarakat dan juga mahasiswa. Penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/b/umur-simpan-produk-pangan-pengembangan-abu-bakar-m-thumb-e1bd8.webp" title="JURIS - Kajian Penerimaan Panelis Terhadap Produk Coklat Batangan Pendawa, Sibiru-Biru, Deli Serdang, Sumatra Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/umur-simpan-produk-pangan-pengembangan-abu-bakar-m-thumb-e1bd8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/umur-simpan-produk-pangan-pengembangan-abu-bakar-m-thumb-e1bd8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/umur-simpan-produk-pangan-pengembangan-abu-bakar-m-thumb-e1bd8.webp 1x" title="JURIS - Kajian Penerimaan Panelis Terhadap Produk Coklat Batangan Pendawa, Sibiru-Biru, Deli Serdang, Sumatra Utara" alt="JURIS - Kajian Penerimaan Panelis Terhadap Produk Coklat Batangan Pendawa, Sibiru-Biru, Deli Serdang, Sumatra Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/b/umur-simpan-produk-pangan-pengembangan-abu-bakar-m-thumb-50209.webp" title="JURIS - Kajian Penerimaan Panelis Terhadap Produk Coklat Batangan Pendawa, Sibiru-Biru, Deli Serdang, Sumatra Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/umur-simpan-produk-pangan-pengembangan-abu-bakar-m-thumb-50209.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/umur-simpan-produk-pangan-pengembangan-abu-bakar-m-thumb-50209.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/umur-simpan-produk-pangan-pengembangan-abu-bakar-m-thumb-50209.webp 1x" title="JURIS - Kajian Penerimaan Panelis Terhadap Produk Coklat Batangan Pendawa, Sibiru-Biru, Deli Serdang, Sumatra Utara" alt="JURIS - Kajian Penerimaan Panelis Terhadap Produk Coklat Batangan Pendawa, Sibiru-Biru, Deli Serdang, Sumatra Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/b/umur-simpan-produk-pangan-pengembangan-abu-bakar-m-thumb-b3c93.webp" title="JURIS - Kajian Penerimaan Panelis Terhadap Produk Coklat Batangan Pendawa, Sibiru-Biru, Deli Serdang, Sumatra Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/umur-simpan-produk-pangan-pengembangan-abu-bakar-m-thumb-b3c93.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/umur-simpan-produk-pangan-pengembangan-abu-bakar-m-thumb-b3c93.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/umur-simpan-produk-pangan-pengembangan-abu-bakar-m-thumb-b3c93.webp 1x" title="JURIS - Kajian Penerimaan Panelis Terhadap Produk Coklat Batangan Pendawa, Sibiru-Biru, Deli Serdang, Sumatra Utara" alt="JURIS - Kajian Penerimaan Panelis Terhadap Produk Coklat Batangan Pendawa, Sibiru-Biru, Deli Serdang, Sumatra Utara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49776-umur-simpan-produk-pangan-pengembangan-prod" title="JURIS - Kajian Penerimaan Panelis Terhadap Produk Coklat Batangan Pendawa, Sibiru-Biru, Deli Serdang, Sumatra Utara" target="_blank">Kajian Penerimaan Panelis Terhadap Produk Coklat Batangan Pendawa, Sibiru-Biru, Deli Serdang, Sumatra Utara</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti pengaruh penggunaan minyak kelapa terhidrogenasi pada titik leleh cokelat batangan pendawa untuk meningkatkan kestabilan produk. Kajian lain dapat mengevaluasi persepsi konsumen pada kelompok usia berbeda dan latar belakang budaya guna memperluas pemahaman tentang preferensi sensori cokelat. Penelitian tambahan dapat memeriksa pengaruh kombinasi minyak sawit dan minyak kelapa dalam dosis berbeda terhadap umur simpan serta perubahan tekstur selama penyimpanan pada suhu ruang..
<br>Produk cokelat batangan pendawa dengan penambahan cocoa butter substitute (CBS) dari minyak sawit dan minyak kelapa secara keseluruhan dapat diterima oleh panelis.Nilai hedonic rasa, aroma, warna, dan tekstur paling tinggi pada formulasi F6 yang menggunakan minyak kelapa 60%.Penelitian menunjukkan bahwa minyak kelapa secara signifikan meningkatkan kualitas organoleptik cokelat batangan pendawa dibandingkan dengan penambahan minyak sawit
<br>Kakao termasuk tanaman pangan pertanian yang memiliki produktivitas yang sangat tinggi. Indonesia termasuk penghasil dan penyuplai kebutuhan kakao terbesar dunia. Pemanfaatan tanaman pangan kakao menjadi coklat batangan sebagai wujud pengembangan produk pangan di Sumatera Utara. Selain sebagai produk pangan, coklat juga dijadikan sebagai penyedap tambahan dalam berbagai produk dan nutraseutikal. Tujuan dari penelitian untuk melihat pengaruh dari cocoa butter substitute (CBS) minyak nabati dalam memperbaiki produk akhir cokelat batangan pendawa. Daya terima terhadap produk coklat menggunakan panelis dari masyarakat dan juga mahasiswa. Penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/b/umur-simpan-produk-pangan-pengembangan-abu-bakar-m-thumb-e1bd8.webp" type="image/webp" length="92972" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/umur-simpan-produk-pangan-pengembangan-abu-bakar-m-thumb-e1bd8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/umur-simpan-produk-pangan-pengembangan-abu-bakar-m-thumb-50209.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/umur-simpan-produk-pangan-pengembangan-abu-bakar-m-thumb-b3c93.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-189-univa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17367-jurnal-al-ulum-lppm-universitas-al-washliyah-medan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemanfaatan Belalang Sebagai Sumber Kitin Melalui Proses Ekstraksi Ramah Lingkungan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemanfaatan Belalang Sebagai Sumber Kitin Melalui Proses Ekstraksi Ramah Lingkungan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemanfaatan Belalang Sebagai Sumber Kitin Melalui Proses Ekstraksi Ramah Lingkungan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49783-proses-ekstraksi-antosianin-pektin-hasil</link>
	<guid isPermaLink="false">cc36c14518202aaa79227828bcf259a5</guid>
	<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 17:04:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ izza anshory ]]></category>
	<category><![CDATA[ lena afrilia ]]></category>
	<category><![CDATA[ tania sirait ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[afrilia,anshory,izza,lena,sirait,tania]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan metode ekstraksi kitin yang lebih ramah lingkungan dan efektif, dengan menggunakan berbagai jenis Deep Eutectic Solvents (DES) dan mengoptimalkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemanfaatan Belalang Sebagai Sumber Kitin Melalui Proses Ekstraksi Ramah Lingkungan: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan metode ekstraksi kitin yang lebih ramah lingkungan dan efektif, dengan menggunakan berbagai jenis Deep Eutectic Solvents (DES) dan mengoptimalkan kondisi ekstraksi. 2. Menganalisis lebih lanjut pengaruh metode ekstraksi terhadap kualitas kitin yang dihasilkan, termasuk karakteristik fisik dan kimia, serta potensi aplikasinya dalam industri. 3. Meneliti potensi penggunaan kitin dari belalang sebagai bahan baku dalam industri farmasi, makanan, dan kosmetik, serta mengeksplorasi aplikasi baru yang dapat memanfaatkan sifat-sifat unik kitin.. Metode ekstraksi menggunakan DES memiliki beberapa keunggulan dibandingkan metode konvensional yaitu penggunaan DES berhasil mengurangi kadar protein secara lebih signifikan dengan metode konvensional.DES efektif dalam melarutkan protein tanpa merusak struktur kitin.Analisis spektrum infra merah (FTIR) spektrum kitin yang berasal dari proses ekstraksi DES memiliki pola yang serupa dengan spektrum kitin komersial.Metode ekstraksi kitin menggunakan DES lebih ramah lingkungan dan efektif dibandingkan dengan metode konvensional Penelitian ini bertujuan untuk mengekstrak kitin dari belalang sawah menggunakan metode Deep Eutectic Solvent (DES). Proses ekstraksi kitin melibatkan beberapa tahap, yaitu delipidasi, demineralisasi, dan deproteinasi. Pada tahap demineralisasi dan deproteinasi dibandingkan dua metode ekstraksi, yaitu metode konvensional menggunakan asam dan basa kuat serta metode ramah lingkungan menggunakan Deep Eutectic Solvent (DES). Metode konvensional menggunakan asam klorida (HCl) untuk demineralisasi dan natrium hidroksida (NaOH) untuk deproteinasi. DES merupakan pelarut yang efektif dalam melarutkan protein tanpa merusak struktur kitin. Keberhasilan ini dibuktikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/9/proses-ekstraksi-antosianin-pektin-hasil-modifikas-thumb-08e40.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Belalang Sebagai Sumber Kitin Melalui Proses Ekstraksi Ramah Lingkungan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/proses-ekstraksi-antosianin-pektin-hasil-modifikas-thumb-08e40.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/proses-ekstraksi-antosianin-pektin-hasil-modifikas-thumb-08e40.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/proses-ekstraksi-antosianin-pektin-hasil-modifikas-thumb-08e40.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Belalang Sebagai Sumber Kitin Melalui Proses Ekstraksi Ramah Lingkungan" alt="JURIS - Pemanfaatan Belalang Sebagai Sumber Kitin Melalui Proses Ekstraksi Ramah Lingkungan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/proses-ekstraksi-antosianin-pektin-hasil-modifikas-thumb-b914c.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Belalang Sebagai Sumber Kitin Melalui Proses Ekstraksi Ramah Lingkungan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/proses-ekstraksi-antosianin-pektin-hasil-modifikas-thumb-b914c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/proses-ekstraksi-antosianin-pektin-hasil-modifikas-thumb-b914c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/proses-ekstraksi-antosianin-pektin-hasil-modifikas-thumb-b914c.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Belalang Sebagai Sumber Kitin Melalui Proses Ekstraksi Ramah Lingkungan" alt="JURIS - Pemanfaatan Belalang Sebagai Sumber Kitin Melalui Proses Ekstraksi Ramah Lingkungan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/proses-ekstraksi-antosianin-pektin-hasil-modifikas-thumb-2e1a1.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Belalang Sebagai Sumber Kitin Melalui Proses Ekstraksi Ramah Lingkungan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/proses-ekstraksi-antosianin-pektin-hasil-modifikas-thumb-2e1a1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/proses-ekstraksi-antosianin-pektin-hasil-modifikas-thumb-2e1a1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/proses-ekstraksi-antosianin-pektin-hasil-modifikas-thumb-2e1a1.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Belalang Sebagai Sumber Kitin Melalui Proses Ekstraksi Ramah Lingkungan" alt="JURIS - Pemanfaatan Belalang Sebagai Sumber Kitin Melalui Proses Ekstraksi Ramah Lingkungan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49783-proses-ekstraksi-antosianin-pektin-hasil" title="JURIS - Pemanfaatan Belalang Sebagai Sumber Kitin Melalui Proses Ekstraksi Ramah Lingkungan" target="_blank">Pemanfaatan Belalang Sebagai Sumber Kitin Melalui Proses Ekstraksi Ramah Lingkungan</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan metode ekstraksi kitin yang lebih ramah lingkungan dan efektif, dengan menggunakan berbagai jenis Deep Eutectic Solvents (DES) dan mengoptimalkan kondisi ekstraksi. 2. Menganalisis lebih lanjut pengaruh metode ekstraksi terhadap kualitas kitin yang dihasilkan, termasuk karakteristik fisik dan kimia, serta potensi aplikasinya dalam industri. 3. Meneliti potensi penggunaan kitin dari belalang sebagai bahan baku dalam industri farmasi, makanan, dan kosmetik, serta mengeksplorasi aplikasi baru yang dapat memanfaatkan sifat-sifat unik kitin..
<br>Metode ekstraksi menggunakan DES memiliki beberapa keunggulan dibandingkan metode konvensional yaitu penggunaan DES berhasil mengurangi kadar protein secara lebih signifikan dengan metode konvensional.DES efektif dalam melarutkan protein tanpa merusak struktur kitin.Analisis spektrum infra merah (FTIR) spektrum kitin yang berasal dari proses ekstraksi DES memiliki pola yang serupa dengan spektrum kitin komersial.Metode ekstraksi kitin menggunakan DES lebih ramah lingkungan dan efektif dibandingkan dengan metode konvensional
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengekstrak kitin dari belalang sawah menggunakan metode Deep Eutectic Solvent (DES). Proses ekstraksi kitin melibatkan beberapa tahap, yaitu delipidasi, demineralisasi, dan deproteinasi. Pada tahap demineralisasi dan deproteinasi dibandingkan dua metode ekstraksi, yaitu metode konvensional menggunakan asam dan basa kuat serta metode ramah lingkungan menggunakan Deep Eutectic Solvent (DES). Metode konvensional menggunakan asam klorida (HCl) untuk demineralisasi dan natrium hidroksida (NaOH) untuk deproteinasi. DES merupakan pelarut yang efektif dalam melarutkan protein tanpa merusak struktur kitin. Keberhasilan ini dibuktikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/9/proses-ekstraksi-antosianin-pektin-hasil-modifikas-thumb-08e40.webp" type="image/webp" length="107064" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/proses-ekstraksi-antosianin-pektin-hasil-modifikas-thumb-08e40.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/proses-ekstraksi-antosianin-pektin-hasil-modifikas-thumb-b914c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/proses-ekstraksi-antosianin-pektin-hasil-modifikas-thumb-2e1a1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-189-univa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17367-jurnal-al-ulum-lppm-universitas-al-washliyah-medan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ KEANEKARAGAMAN MUSUH ALAMI ULAT PEMAKAN DAUN KELAPA SAWIT PADA BUNGA PUKUL DELAPAN Turnera subulata ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ KEANEKARAGAMAN MUSUH ALAMI ULAT PEMAKAN DAUN KELAPA SAWIT PADA BUNGA PUKUL DELAPAN Turnera subulata ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ KEANEKARAGAMAN MUSUH ALAMI ULAT PEMAKAN DAUN KELAPA SAWIT PADA BUNGA PUKUL DELAPAN Turnera subulata ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49774-bunga-delapan-musuh-alami-predator-ala</link>
	<guid isPermaLink="false">d76b0b6079285fbfd346785ea74c7ff0</guid>
	<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 17:04:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ metode basah ]]></category>
	<category><![CDATA[ allium cepa ]]></category>
	<category><![CDATA[ s3manajemen ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[allium,basah,cepa,metode,s3manajemen]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memfokuskan pada pengaruh interaksi antara parasitoid dan predator di Turnera subulata dengan variasi kondisi lingkungan seperti suhu dan kelembaban, guna menentukan efeknya terhadap penurunan populasi UPDKS. Selanjutnya, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - KEANEKARAGAMAN MUSUH ALAMI ULAT PEMAKAN DAUN KELAPA SAWIT PADA BUNGA PUKUL DELAPAN (Turnera subulata): Penelitian selanjutnya dapat memfokuskan pada pengaruh interaksi antara parasitoid dan predator di Turnera subulata dengan variasi kondisi lingkungan seperti suhu dan kelembaban, guna menentukan efeknya terhadap penurunan populasi UPDKS. Selanjutnya, studi dapat menilai dampak penambahan tanaman nabati sumber nektar lain terhadap kepadatan musuh alami, sehingga meningkatkan efektivitas biokontrol secara alami. Terakhir, pengamatan jangka panjang mengenai dinamika musuh alami di beberapa blok perkebunan akan membantu memahami pola temporer dan menjaga keberlanjutan strategi pengendalian hama yang ramah lingkungan.. Nilai indeks keanekaragaman [H'] serangga yang tertangkap pada bunga pukul delapan Turnera subulata di Afdeling II kebun Adolina PT Perkebunan Nusantara IV yaitu 1.19 termasuk pada kriteria sedang, jenis serangga yang tertangkap yaitu 5 ordo dan 15 famili dengan total 327 serangga tertangkap, Serangga musuh alami ulat pemakan daun kelapa sawit yaitu 233 Predator dan 21 Parasitoid Pengendalian hayati yang menekankan penggunaan musuh alami seperti parasitoid dan predator merupakan salah satu metode pengendalian hama yang aman namun tetap mendukung perolehan hasil panen yang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman musuh alami ulat pemakan daun kelapa sawit (UPDKS) yang terdapat pada bunga pukul delapan sehingga dapat digunakan sebagai sumber informasi untuk penelitian selanjutnya. Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2023 di seksi II perkebunan Adolina PT Perkebunan Nusantara IV. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif, pengumpulan data primer melalui survei, data sekunder melalui penggunaan jaring serangga. Pengamatan dilakukan dalam 4 blok, dengan 2 titik pengamatan pada setiap... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/9/bunga-delapan-musuh-alami-predator-ulat-serangga-k-thumb-d3444.webp" title="JURIS - KEANEKARAGAMAN MUSUH ALAMI ULAT PEMAKAN DAUN KELAPA SAWIT PADA BUNGA PUKUL DELAPAN (Turnera subulata)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/bunga-delapan-musuh-alami-predator-ulat-serangga-k-thumb-d3444.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/bunga-delapan-musuh-alami-predator-ulat-serangga-k-thumb-d3444.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/bunga-delapan-musuh-alami-predator-ulat-serangga-k-thumb-d3444.webp 1x" title="JURIS - KEANEKARAGAMAN MUSUH ALAMI ULAT PEMAKAN DAUN KELAPA SAWIT PADA BUNGA PUKUL DELAPAN (Turnera subulata)" alt="JURIS - KEANEKARAGAMAN MUSUH ALAMI ULAT PEMAKAN DAUN KELAPA SAWIT PADA BUNGA PUKUL DELAPAN (Turnera subulata)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/bunga-delapan-musuh-alami-predator-ulat-serangga-k-thumb-37fd5.webp" title="JURIS - KEANEKARAGAMAN MUSUH ALAMI ULAT PEMAKAN DAUN KELAPA SAWIT PADA BUNGA PUKUL DELAPAN (Turnera subulata)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/bunga-delapan-musuh-alami-predator-ulat-serangga-k-thumb-37fd5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/bunga-delapan-musuh-alami-predator-ulat-serangga-k-thumb-37fd5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/bunga-delapan-musuh-alami-predator-ulat-serangga-k-thumb-37fd5.webp 1x" title="JURIS - KEANEKARAGAMAN MUSUH ALAMI ULAT PEMAKAN DAUN KELAPA SAWIT PADA BUNGA PUKUL DELAPAN (Turnera subulata)" alt="JURIS - KEANEKARAGAMAN MUSUH ALAMI ULAT PEMAKAN DAUN KELAPA SAWIT PADA BUNGA PUKUL DELAPAN (Turnera subulata)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49774-bunga-delapan-musuh-alami-predator-ala" title="JURIS - KEANEKARAGAMAN MUSUH ALAMI ULAT PEMAKAN DAUN KELAPA SAWIT PADA BUNGA PUKUL DELAPAN (Turnera subulata)" target="_blank">KEANEKARAGAMAN MUSUH ALAMI ULAT PEMAKAN DAUN KELAPA SAWIT PADA BUNGA PUKUL DELAPAN (Turnera subulata)</a>: Penelitian selanjutnya dapat memfokuskan pada pengaruh interaksi antara parasitoid dan predator di Turnera subulata dengan variasi kondisi lingkungan seperti suhu dan kelembaban, guna menentukan efeknya terhadap penurunan populasi UPDKS. Selanjutnya, studi dapat menilai dampak penambahan tanaman nabati sumber nektar lain terhadap kepadatan musuh alami, sehingga meningkatkan efektivitas biokontrol secara alami. Terakhir, pengamatan jangka panjang mengenai dinamika musuh alami di beberapa blok perkebunan akan membantu memahami pola temporer dan menjaga keberlanjutan strategi pengendalian hama yang ramah lingkungan..
<br>Nilai indeks keanekaragaman [H'] serangga yang tertangkap pada bunga pukul delapan Turnera subulata di Afdeling II kebun Adolina PT Perkebunan Nusantara IV yaitu 1.19 termasuk pada kriteria sedang, jenis serangga yang tertangkap yaitu 5 ordo dan 15 famili dengan total 327 serangga tertangkap, Serangga musuh alami ulat pemakan daun kelapa sawit yaitu 233 Predator dan 21 Parasitoid
<br>Pengendalian hayati yang menekankan penggunaan musuh alami seperti parasitoid dan predator merupakan salah satu metode pengendalian hama yang aman namun tetap mendukung perolehan hasil panen yang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman musuh alami ulat pemakan daun kelapa sawit (UPDKS) yang terdapat pada bunga pukul delapan sehingga dapat digunakan sebagai sumber informasi untuk penelitian selanjutnya. Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2023 di seksi II perkebunan Adolina PT Perkebunan Nusantara IV. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif, pengumpulan data primer melalui survei, data sekunder melalui penggunaan jaring serangga. Pengamatan dilakukan dalam 4 blok, dengan 2 titik pengamatan pada setiap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/9/bunga-delapan-musuh-alami-predator-ulat-serangga-k-thumb-37fd5.webp" type="image/webp" length="90852" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/bunga-delapan-musuh-alami-predator-ulat-serangga-k-thumb-d3444.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/bunga-delapan-musuh-alami-predator-ulat-serangga-k-thumb-37fd5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-189-univa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17367-jurnal-al-ulum-lppm-universitas-al-washliyah-medan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Dinamika Struktur pada Balok Kantilever Fix Free dengan Menggunakan Analisa Metode Elemen Hingga ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Dinamika Struktur pada Balok Kantilever Fix Free dengan Menggunakan Analisa Metode Elemen Hingga ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Dinamika Struktur pada Balok Kantilever Fix Free dengan Menggunakan Analisa Metode Elemen Hingga ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49781-titik-nodal-quartic-beban-dinamis-mesin-dina</link>
	<guid isPermaLink="false">46d5cdeeb57f07e923ede44095f79eb8</guid>
	<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 17:01:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ izza anshory ]]></category>
	<category><![CDATA[ lena afrilia ]]></category>
	<category><![CDATA[ tania sirait ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[afrilia,anshory,izza,lena,sirait,tania]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih lanjut mengenai pengaruh dimensi balok dan metode pemasangan balok terhadap faktor keamanan konstruksi balok kantilever. Selain itu, studi tentang kekuatan dan elastisitas bahan yang digunakan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluasi Dinamika Struktur pada Balok Kantilever Fix-Free dengan Menggunakan Analisa Metode Elemen Hingga: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih lanjut mengenai pengaruh dimensi balok dan metode pemasangan balok terhadap faktor keamanan konstruksi balok kantilever. Selain itu, studi tentang kekuatan dan elastisitas bahan yang digunakan dalam konstruksi juga perlu ditingkatkan untuk menentukan kualitas material. Penelitian ini juga dapat dikembangkan dengan menggunakan metode analisa riwayat waktu (Time History Analysis) untuk menganalisa respon dinamik dari struktur balok kantilever terhadap beban yang berubah-ubah sesuai dengan waktu.. Defleksi terbesar terjadi pada titik nodal nomor 9 (0,2555 m) yang merupakan titik diberikannya gaya dan putaran sudut terbesar terjadi pada titik nodal nomor 10 yaitu sebesar 0,0958 rad.Makin jauh titik nodal dari titik pembebanan maka dihasilkan nilai defleksi dan sudut putar yang lebih kecil dan pada posisi batang dijepit maka pada titik tersebut tidak terjadi sama sekali defleksi.Terlihat juga arah defleksi yang dihasilkan terjadi pada arah yang sama untuk setiap nodal.Dengan asumsi berat batang diabaikan maka reaksi yang terjadi pada titik tumpuan diperoleh besarnya sama dengan terjadi pada nodal pembebanan gaya yang dengan arah yang berbeda.Pemilihan bahan balok, dimensi balok, metode pemasangan balok serta penentuan beban luar yang diberikan sangat menentukan faktor keamanan konstruksi balok kantilever dan untuk menghindari terjadi delfleksi yang cukup besar kerusakan pada batang Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik beban dinamis yang terjadi pada balok yang dijepit salah satu ujung dan ujung yang lain dalam kondisi bebas. Pada salah satu ujung batang diberikan beban sehingga akan menyebabkan terjadinya beban dinamis pada batang yang lebih besar. Metode yang digunakan untuk menganalisa dinamika struktur batang kantilever ini menggunakan metode elemen hingga. Batang kantilever akan dibagi dalam empat elemen dan memiliki 10 titik nodal, nodal bergetar terjadi pada nodal 3 hingga nodal 10. Dari hasil perhitungan menggunakan analisa matriks kekakuan dan massa diperoleh nilai defleksi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/3/titik-nodal-quartic-beban-dinamis-mesin-defleksi-k-thumb-0bef2.webp" title="JURIS - Evaluasi Dinamika Struktur pada Balok Kantilever Fix-Free dengan Menggunakan Analisa Metode Elemen Hingga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/titik-nodal-quartic-beban-dinamis-mesin-defleksi-k-thumb-0bef2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/titik-nodal-quartic-beban-dinamis-mesin-defleksi-k-thumb-0bef2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/titik-nodal-quartic-beban-dinamis-mesin-defleksi-k-thumb-0bef2.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Dinamika Struktur pada Balok Kantilever Fix-Free dengan Menggunakan Analisa Metode Elemen Hingga" alt="JURIS - Evaluasi Dinamika Struktur pada Balok Kantilever Fix-Free dengan Menggunakan Analisa Metode Elemen Hingga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/titik-nodal-quartic-beban-dinamis-mesin-defleksi-k-thumb-4f485.webp" title="JURIS - Evaluasi Dinamika Struktur pada Balok Kantilever Fix-Free dengan Menggunakan Analisa Metode Elemen Hingga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/titik-nodal-quartic-beban-dinamis-mesin-defleksi-k-thumb-4f485.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/titik-nodal-quartic-beban-dinamis-mesin-defleksi-k-thumb-4f485.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/titik-nodal-quartic-beban-dinamis-mesin-defleksi-k-thumb-4f485.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Dinamika Struktur pada Balok Kantilever Fix-Free dengan Menggunakan Analisa Metode Elemen Hingga" alt="JURIS - Evaluasi Dinamika Struktur pada Balok Kantilever Fix-Free dengan Menggunakan Analisa Metode Elemen Hingga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/titik-nodal-quartic-beban-dinamis-mesin-defleksi-k-thumb-5d043.webp" title="JURIS - Evaluasi Dinamika Struktur pada Balok Kantilever Fix-Free dengan Menggunakan Analisa Metode Elemen Hingga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/titik-nodal-quartic-beban-dinamis-mesin-defleksi-k-thumb-5d043.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/titik-nodal-quartic-beban-dinamis-mesin-defleksi-k-thumb-5d043.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/titik-nodal-quartic-beban-dinamis-mesin-defleksi-k-thumb-5d043.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Dinamika Struktur pada Balok Kantilever Fix-Free dengan Menggunakan Analisa Metode Elemen Hingga" alt="JURIS - Evaluasi Dinamika Struktur pada Balok Kantilever Fix-Free dengan Menggunakan Analisa Metode Elemen Hingga" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49781-titik-nodal-quartic-beban-dinamis-mesin-dina" title="JURIS - Evaluasi Dinamika Struktur pada Balok Kantilever Fix-Free dengan Menggunakan Analisa Metode Elemen Hingga" target="_blank">Evaluasi Dinamika Struktur pada Balok Kantilever Fix-Free dengan Menggunakan Analisa Metode Elemen Hingga</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih lanjut mengenai pengaruh dimensi balok dan metode pemasangan balok terhadap faktor keamanan konstruksi balok kantilever. Selain itu, studi tentang kekuatan dan elastisitas bahan yang digunakan dalam konstruksi juga perlu ditingkatkan untuk menentukan kualitas material. Penelitian ini juga dapat dikembangkan dengan menggunakan metode analisa riwayat waktu (Time History Analysis) untuk menganalisa respon dinamik dari struktur balok kantilever terhadap beban yang berubah-ubah sesuai dengan waktu..
<br>Defleksi terbesar terjadi pada titik nodal nomor 9 (0,2555 m) yang merupakan titik diberikannya gaya dan putaran sudut terbesar terjadi pada titik nodal nomor 10 yaitu sebesar 0,0958 rad.Makin jauh titik nodal dari titik pembebanan maka dihasilkan nilai defleksi dan sudut putar yang lebih kecil dan pada posisi batang dijepit maka pada titik tersebut tidak terjadi sama sekali defleksi.Terlihat juga arah defleksi yang dihasilkan terjadi pada arah yang sama untuk setiap nodal.Dengan asumsi berat batang diabaikan maka reaksi yang terjadi pada titik tumpuan diperoleh besarnya sama dengan terjadi pada nodal pembebanan gaya yang dengan arah yang berbeda.Pemilihan bahan balok, dimensi balok, metode pemasangan balok serta penentuan beban luar yang diberikan sangat menentukan faktor keamanan konstruksi balok kantilever dan untuk menghindari terjadi delfleksi yang cukup besar kerusakan pada batang
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik beban dinamis yang terjadi pada balok yang dijepit salah satu ujung dan ujung yang lain dalam kondisi bebas. Pada salah satu ujung batang diberikan beban sehingga akan menyebabkan terjadinya beban dinamis pada batang yang lebih besar. Metode yang digunakan untuk menganalisa dinamika struktur batang kantilever ini menggunakan metode elemen hingga. Batang kantilever akan dibagi dalam empat elemen dan memiliki 10 titik nodal, nodal bergetar terjadi pada nodal 3 hingga nodal 10. Dari hasil perhitungan menggunakan analisa matriks kekakuan dan massa diperoleh nilai defleksi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/3/titik-nodal-quartic-beban-dinamis-mesin-defleksi-k-thumb-4f485.webp" type="image/webp" length="95188" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/titik-nodal-quartic-beban-dinamis-mesin-defleksi-k-thumb-0bef2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/titik-nodal-quartic-beban-dinamis-mesin-defleksi-k-thumb-4f485.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/titik-nodal-quartic-beban-dinamis-mesin-defleksi-k-thumb-5d043.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-189-univa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17367-jurnal-al-ulum-lppm-universitas-al-washliyah-medan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Temperatur Dan Laju Alir Lean Glycol Terhadap Kadar Uap Air Pada Dry Gas Di Unit Dehidrasi Gas ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Temperatur Dan Laju Alir Lean Glycol Terhadap Kadar Uap Air Pada Dry Gas Di Unit Dehidrasi Gas ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Temperatur Dan Laju Alir Lean Glycol Terhadap Kadar Uap Air Pada Dry Gas Di Unit Dehidrasi Gas ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49773-addition-ethylene-glycol-suhu-rendah-laju-aliran</link>
	<guid isPermaLink="false">5c310ba4a88fd0a2db8ca737ab0764a8</guid>
	<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 16:53:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ deli serdang ]]></category>
	<category><![CDATA[ hilwa walida ]]></category>
	<category><![CDATA[ fuad balatif ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[balatif,deli,fuad,hilwa,serdang,walida]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat melakukan pengujian eksperimental terhadap berbagai kombinasi suhu dan laju alir lean glycol pada sampel gas alam dengan komposisi berbeda, sehingga dapat memvalidasi akurasi model Unisim Design R451 serta mengidentifikasi batas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Temperatur Dan Laju Alir Lean Glycol Terhadap Kadar Uap Air Pada Dry Gas Di Unit Dehidrasi Gas: Penelitian lanjutan dapat melakukan pengujian eksperimental terhadap berbagai kombinasi suhu dan laju alir lean glycol pada sampel gas alam dengan komposisi berbeda, sehingga dapat memvalidasi akurasi model Unisim Design R451 serta mengidentifikasi batas optimal pengurangan kadar air. Selain itu, diperlukan pengembangan sistem kontrol otomatis berbasis sensor realActime yang dapat menyesuaikan suhu serta laju alir lean glycol secara dinamis, guna mengurangi risiko terjadinya foaming, peningkatan viskositas, dan kehilangan glycol pada kontaktor. Selanjutnya, studi komparatif antara penggunaan Triethylene Glycol dengan alternatif seperti Diethylene Glycol atau proses dehidrasi pada suhu rendah harus dilakukan untuk mengevaluasi aspek ekonomi, konsumsi energi, dan dampak lingkungan, serta untuk menentukan apakah strategi tersebut dapat meningkatkan efisiensi operasional unit dehidrasi gas pada skala lapangan. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memberikan dasar ilmiah yang lebih kuat untuk optimalisasi proses dehidrasi gas, meningkatkan keandalan operasional, dan mendukung pengembangan teknologi yang lebih berkelanjutan dalam industri minyak dan gas.. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa laju alir lean glycol sebesar 2,187 x 105 lb/hr dan suhu lean glycol 87oF menghasilkan dry gas dengan kadar air yang lebih rendah.Namun, sebaiknya suhu dan laju untuk aliran meminimalkan kenaikan atau penurunan suhu dan laju aliran lean glycol.Analisa menggunakan software Unisim Design R451 berguna menjadi industri gas alam, untuk masukan bagi mengestimasi kondisi proses dehidrasi gas di lapangan Dehidrasi gas merupakan salah satu proses penting dalam industri minyak dan gas. Dehidrasi gas diharapkan dapat menurunkan uap air dan air yang terdapat dalam gas alam, sehingga memenuhi standar gas kering yang diinginkan dengan memperhatikan parameter dehidrasi gas. Temperatur proses dan temperatur Triethylene Glycol yang berperan sebagai lean glycol merupakan salah satu parameter penting yang harus diperhatikan untuk menghasilkan dry gas dengan kadar air yang rendah dan sesuai standar. Oleh karena itu, dilakukan analisis suhu dan laju aliran lean glycol untuk dapat menerapkan proses dehidrasi agar berjalan optimal. Analisis dilakukan dengan bantuan software Unisim Design R451 dengan variasi laju alir lean glycol sebesar... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/c/addition-ethylene-glycol-suhu-rendah-laju-aliran-d-thumb-07ddc.webp" title="JURIS - Analisis Temperatur Dan Laju Alir Lean Glycol Terhadap Kadar Uap Air Pada Dry Gas Di Unit Dehidrasi Gas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/addition-ethylene-glycol-suhu-rendah-laju-aliran-d-thumb-07ddc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/addition-ethylene-glycol-suhu-rendah-laju-aliran-d-thumb-07ddc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/addition-ethylene-glycol-suhu-rendah-laju-aliran-d-thumb-07ddc.webp 1x" title="JURIS - Analisis Temperatur Dan Laju Alir Lean Glycol Terhadap Kadar Uap Air Pada Dry Gas Di Unit Dehidrasi Gas" alt="JURIS - Analisis Temperatur Dan Laju Alir Lean Glycol Terhadap Kadar Uap Air Pada Dry Gas Di Unit Dehidrasi Gas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/addition-ethylene-glycol-suhu-rendah-laju-aliran-d-thumb-e9032.webp" title="JURIS - Analisis Temperatur Dan Laju Alir Lean Glycol Terhadap Kadar Uap Air Pada Dry Gas Di Unit Dehidrasi Gas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/addition-ethylene-glycol-suhu-rendah-laju-aliran-d-thumb-e9032.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/addition-ethylene-glycol-suhu-rendah-laju-aliran-d-thumb-e9032.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/addition-ethylene-glycol-suhu-rendah-laju-aliran-d-thumb-e9032.webp 1x" title="JURIS - Analisis Temperatur Dan Laju Alir Lean Glycol Terhadap Kadar Uap Air Pada Dry Gas Di Unit Dehidrasi Gas" alt="JURIS - Analisis Temperatur Dan Laju Alir Lean Glycol Terhadap Kadar Uap Air Pada Dry Gas Di Unit Dehidrasi Gas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/addition-ethylene-glycol-suhu-rendah-laju-aliran-d-thumb-350a4.webp" title="JURIS - Analisis Temperatur Dan Laju Alir Lean Glycol Terhadap Kadar Uap Air Pada Dry Gas Di Unit Dehidrasi Gas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/addition-ethylene-glycol-suhu-rendah-laju-aliran-d-thumb-350a4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/addition-ethylene-glycol-suhu-rendah-laju-aliran-d-thumb-350a4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/addition-ethylene-glycol-suhu-rendah-laju-aliran-d-thumb-350a4.webp 1x" title="JURIS - Analisis Temperatur Dan Laju Alir Lean Glycol Terhadap Kadar Uap Air Pada Dry Gas Di Unit Dehidrasi Gas" alt="JURIS - Analisis Temperatur Dan Laju Alir Lean Glycol Terhadap Kadar Uap Air Pada Dry Gas Di Unit Dehidrasi Gas" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49773-addition-ethylene-glycol-suhu-rendah-laju-aliran" title="JURIS - Analisis Temperatur Dan Laju Alir Lean Glycol Terhadap Kadar Uap Air Pada Dry Gas Di Unit Dehidrasi Gas" target="_blank">Analisis Temperatur Dan Laju Alir Lean Glycol Terhadap Kadar Uap Air Pada Dry Gas Di Unit Dehidrasi Gas</a>: Penelitian lanjutan dapat melakukan pengujian eksperimental terhadap berbagai kombinasi suhu dan laju alir lean glycol pada sampel gas alam dengan komposisi berbeda, sehingga dapat memvalidasi akurasi model Unisim Design R451 serta mengidentifikasi batas optimal pengurangan kadar air. Selain itu, diperlukan pengembangan sistem kontrol otomatis berbasis sensor realActime yang dapat menyesuaikan suhu serta laju alir lean glycol secara dinamis, guna mengurangi risiko terjadinya foaming, peningkatan viskositas, dan kehilangan glycol pada kontaktor. Selanjutnya, studi komparatif antara penggunaan Triethylene Glycol dengan alternatif seperti Diethylene Glycol atau proses dehidrasi pada suhu rendah harus dilakukan untuk mengevaluasi aspek ekonomi, konsumsi energi, dan dampak lingkungan, serta untuk menentukan apakah strategi tersebut dapat meningkatkan efisiensi operasional unit dehidrasi gas pada skala lapangan. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memberikan dasar ilmiah yang lebih kuat untuk optimalisasi proses dehidrasi gas, meningkatkan keandalan operasional, dan mendukung pengembangan teknologi yang lebih berkelanjutan dalam industri minyak dan gas..
<br>Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa laju alir lean glycol sebesar 2,187 x 105 lb/hr dan suhu lean glycol 87oF menghasilkan dry gas dengan kadar air yang lebih rendah.Namun, sebaiknya suhu dan laju untuk aliran meminimalkan kenaikan atau penurunan suhu dan laju aliran lean glycol.Analisa menggunakan software Unisim Design R451 berguna menjadi industri gas alam, untuk masukan bagi mengestimasi kondisi proses dehidrasi gas di lapangan
<br>Dehidrasi gas merupakan salah satu proses penting dalam industri minyak dan gas. Dehidrasi gas diharapkan dapat menurunkan uap air dan air yang terdapat dalam gas alam, sehingga memenuhi standar gas kering yang diinginkan dengan memperhatikan parameter dehidrasi gas. Temperatur proses dan temperatur Triethylene Glycol yang berperan sebagai lean glycol merupakan salah satu parameter penting yang harus diperhatikan untuk menghasilkan dry gas dengan kadar air yang rendah dan sesuai standar. Oleh karena itu, dilakukan analisis suhu dan laju aliran lean glycol untuk dapat menerapkan proses dehidrasi agar berjalan optimal. Analisis dilakukan dengan bantuan software Unisim Design R451 dengan variasi laju alir lean glycol sebesar...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/c/addition-ethylene-glycol-suhu-rendah-laju-aliran-d-thumb-07ddc.webp" type="image/webp" length="115930" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/addition-ethylene-glycol-suhu-rendah-laju-aliran-d-thumb-07ddc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/addition-ethylene-glycol-suhu-rendah-laju-aliran-d-thumb-e9032.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/addition-ethylene-glycol-suhu-rendah-laju-aliran-d-thumb-350a4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-189-univa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17367-jurnal-al-ulum-lppm-universitas-al-washliyah-medan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PENGARUH JENIS BAHAN ORGANIK DAN TIPE PEMUPUKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PADI GOGO VARIETAS LIMBOTO ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PENGARUH JENIS BAHAN ORGANIK DAN TIPE PEMUPUKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PADI GOGO VARIETAS LIMBOTO ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PENGARUH JENIS BAHAN ORGANIK DAN TIPE PEMUPUKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PADI GOGO VARIETAS LIMBOTO ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49782-organik-tanah-pupuk-padi-gogo-limboto-tipe-pemupuk</link>
	<guid isPermaLink="false">4587b22c2c94cef9fcbff1d2a4d29d15</guid>
	<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 16:41:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ deli serdang ]]></category>
	<category><![CDATA[ hilwa walida ]]></category>
	<category><![CDATA[ fuad balatif ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[balatif,deli,fuad,hilwa,serdang,walida]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan produktivitas padi gogo di lahan kering, perlu dilakukan strategi inovasi teknologi spesifik lokasi. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan teknologi pemupukan yang lebih rasional dan berimbang, dengan mempertimbangkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PENGARUH JENIS BAHAN ORGANIK DAN TIPE PEMUPUKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PADI GOGO VARIETAS LIMBOTO: Untuk meningkatkan produktivitas padi gogo di lahan kering, perlu dilakukan strategi inovasi teknologi spesifik lokasi. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan teknologi pemupukan yang lebih rasional dan berimbang, dengan mempertimbangkan jenis dan mutu pupuk, kadar unsur hara dalam tanah, kondisi pedo-agroklimat, serta kebutuhan hara tanaman. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi potensi bahan organik sisa panen dan limbah kotoran ternak untuk meningkatkan kandungan bahan organik tanah dan efisiensi penggunaan air. Varietas padi gogo yang adaptif di lahan kering, seperti Limboto, juga dapat menjadi fokus penelitian untuk meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan tanaman.. Jenis bahan organik berpengaruh nyata terhadap jumlah anakan, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah anakan produktif per rumpun, bobot 1000 butir, dan berat gabah per petak.Tipe pemupukan berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter yang diamati.Interaksi antara jenis bahan organik dan tipe pemupukan juga berpengaruh tidak nyata terhadap seluruh parameter Penelitian ini dilaksanakan dari Agustus hingga April di Kwala Begumit, Binjai, Langkat, Sumatera Utara. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh jenis bahan organik dan tipe pemupukan terhadap pertumbuhan dan produksi padi gogo varietas Limboto. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan dua faktor, yaitu Faktor Jenis Bahan Organik (O) dengan tiga taraf: O0 (tanpa bahan organik), O1 (bahan organik insitu), O2 (bahan organik kompos granular); dan Faktor Tipe Pemupukan (P) dengan tiga taraf: P0 (tanpa pemupukan), P1 (pemupukan rekomendasi petani), P2 (pemupukan hara spesifik lokasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis bahan organik berpengaruh nyata terhadap jumlah anakan, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah anakan produktif per rumpun, bobot 1000 butir, dan berat gabah per petak. Sedangkan tipe pemupukan dan interaksi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/5/organik-tanah-pupuk-padi-gogo-limboto-tipe-pemupuk-thumb-01789.webp" title="JURIS - PENGARUH JENIS BAHAN ORGANIK DAN TIPE PEMUPUKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PADI GOGO VARIETAS LIMBOTO" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/organik-tanah-pupuk-padi-gogo-limboto-tipe-pemupuk-thumb-01789.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/organik-tanah-pupuk-padi-gogo-limboto-tipe-pemupuk-thumb-01789.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/organik-tanah-pupuk-padi-gogo-limboto-tipe-pemupuk-thumb-01789.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH JENIS BAHAN ORGANIK DAN TIPE PEMUPUKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PADI GOGO VARIETAS LIMBOTO" alt="JURIS - PENGARUH JENIS BAHAN ORGANIK DAN TIPE PEMUPUKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PADI GOGO VARIETAS LIMBOTO" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/organik-tanah-pupuk-padi-gogo-limboto-tipe-pemupuk-thumb-ce173.webp" title="JURIS - PENGARUH JENIS BAHAN ORGANIK DAN TIPE PEMUPUKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PADI GOGO VARIETAS LIMBOTO" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/organik-tanah-pupuk-padi-gogo-limboto-tipe-pemupuk-thumb-ce173.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/organik-tanah-pupuk-padi-gogo-limboto-tipe-pemupuk-thumb-ce173.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/organik-tanah-pupuk-padi-gogo-limboto-tipe-pemupuk-thumb-ce173.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH JENIS BAHAN ORGANIK DAN TIPE PEMUPUKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PADI GOGO VARIETAS LIMBOTO" alt="JURIS - PENGARUH JENIS BAHAN ORGANIK DAN TIPE PEMUPUKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PADI GOGO VARIETAS LIMBOTO" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49782-organik-tanah-pupuk-padi-gogo-limboto-tipe-pemupuk" title="JURIS - PENGARUH JENIS BAHAN ORGANIK DAN TIPE PEMUPUKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PADI GOGO VARIETAS LIMBOTO" target="_blank">PENGARUH JENIS BAHAN ORGANIK DAN TIPE PEMUPUKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PADI GOGO VARIETAS LIMBOTO</a>: Untuk meningkatkan produktivitas padi gogo di lahan kering, perlu dilakukan strategi inovasi teknologi spesifik lokasi. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan teknologi pemupukan yang lebih rasional dan berimbang, dengan mempertimbangkan jenis dan mutu pupuk, kadar unsur hara dalam tanah, kondisi pedo-agroklimat, serta kebutuhan hara tanaman. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi potensi bahan organik sisa panen dan limbah kotoran ternak untuk meningkatkan kandungan bahan organik tanah dan efisiensi penggunaan air. Varietas padi gogo yang adaptif di lahan kering, seperti Limboto, juga dapat menjadi fokus penelitian untuk meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan tanaman..
<br>Jenis bahan organik berpengaruh nyata terhadap jumlah anakan, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah anakan produktif per rumpun, bobot 1000 butir, dan berat gabah per petak.Tipe pemupukan berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter yang diamati.Interaksi antara jenis bahan organik dan tipe pemupukan juga berpengaruh tidak nyata terhadap seluruh parameter
<br>Penelitian ini dilaksanakan dari Agustus hingga April di Kwala Begumit, Binjai, Langkat, Sumatera Utara. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh jenis bahan organik dan tipe pemupukan terhadap pertumbuhan dan produksi padi gogo varietas Limboto. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan dua faktor, yaitu Faktor Jenis Bahan Organik (O) dengan tiga taraf: O0 (tanpa bahan organik), O1 (bahan organik insitu), O2 (bahan organik kompos granular); dan Faktor Tipe Pemupukan (P) dengan tiga taraf: P0 (tanpa pemupukan), P1 (pemupukan rekomendasi petani), P2 (pemupukan hara spesifik lokasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis bahan organik berpengaruh nyata terhadap jumlah anakan, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah anakan produktif per rumpun, bobot 1000 butir, dan berat gabah per petak. Sedangkan tipe pemupukan dan interaksi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/5/organik-tanah-pupuk-padi-gogo-limboto-tipe-pemupuk-thumb-ce173.webp" type="image/webp" length="87152" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/organik-tanah-pupuk-padi-gogo-limboto-tipe-pemupuk-thumb-01789.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/organik-tanah-pupuk-padi-gogo-limboto-tipe-pemupuk-thumb-ce173.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-189-univa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17367-jurnal-al-ulum-lppm-universitas-al-washliyah-medan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Inverter Sebagai Pencatu Jala Jala Pada Sistem Emergency ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Inverter Sebagai Pencatu Jala Jala Pada Sistem Emergency ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Inverter Sebagai Pencatu Jala Jala Pada Sistem Emergency ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49765-kondisi-beban-listrik-inverter-dcacac-emergency-ko</link>
	<guid isPermaLink="false">b86097e611e22ac131e69e5e52ba34ea</guid>
	<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 16:39:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rini susanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ s3manajemen ]]></category>
	<category><![CDATA[ iman arman ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[arman,iman,rini,s3manajemen,susanti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana meningkatkan kapasitas daya inverter sehingga dapat melayani beban lebih dari 100AW, misalnya dengan merancang rangkaian paralel atau menggunakan baterai bertegangan lebih tinggi, serta menguji stabilitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Inverter Sebagai Pencatu Jala-Jala Pada Sistem Emergency: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana meningkatkan kapasitas daya inverter sehingga dapat melayani beban lebih dari 100AW, misalnya dengan merancang rangkaian paralel atau menggunakan baterai bertegangan lebih tinggi, serta menguji stabilitas output pada beban yang lebih besar. Selain itu, diperlukan studi yang menilai kinerja inverter ketika diberi beban induktif seperti motor atau pompa, termasuk analisis faktor daya dan kebutuhan kompensasi untuk menjaga cosAI mendekati satu. Selanjutnya, dapat dikembangkan algoritma kontrol PWM yang lebih canggih atau penggunaan mikroprosesor modern untuk meningkatkan efisiensi konversi dan mengurangi distorsi harmonik pada tegangan keluaran, serta menguji integrasi inverter dengan sumber energi terbarukan seperti panel surya untuk aplikasi sistem UPS yang lebih mandiri. Penelitian-penelitian ini diharapkan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang performa inverter dalam kondisi operasional yang beragam dan membuka peluang penerapan yang lebih luas di lingkungan rumah tangga dan industri ringan. Selain itu, analisis termal dan keandalan jangka panjang inverter dalam kondisi beban berkelanjutan dapat memberikan insight penting untuk perancangan sistem yang tahan lama.. Inverter ini sangat berguna untuk digunakan baik di bengkel maupun rumah karena dapat mengubah tegangan baterai DC menjadi tegangan AC.Namun inverter hanya mampu melayani beban hingga 100AW dengan sumber baterai 12AV.Beban yang cocok dilayani adalah beban resistif seperti lampu pijar, karena faktor daya (cosAI) bernilai 1 Untuk mendapatkan arus yang lebih besar, tiap sel (unsur) biasanya mempunyai banyak pelat positif dan banyak pelat negatif, dijadikan dua kelompok, kelompok positif dan kelompok negatif. Di samping ini terbentuk air (H2O), jadi kadar H2SO4 berkurang, berarti berat jenis elektrolit turun. Untuk mengisi baterai dengan kapasitas 60 Ah, misalkan dengan arus 5A, dipakai waktu lebih dari 15 jam, karena tidak semua enersi yang dimasukkan diubah menjadi tenaga kimiawi. Muatan positif tidak dapat mengalir melalui ujung kutub negatif dan sebaliknya muatan negatif tidak bisa menuju ke ujung kutub positif, karena terpisah oleh bahan dielektrik yang non-konduktif. Pengisian kapasitor akan berhenti jika tegangan kapasitor VC yang sama dengan tegangan ambang pasak 6 lebih besar dari tegangan ambang atas VAA atau V2,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/c/kondisi-beban-listrik-inverter-dcacac-emergency-pe-thumb-66c10.webp" title="JURIS - Inverter Sebagai Pencatu Jala-Jala Pada Sistem Emergency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/c/kondisi-beban-listrik-inverter-dcacac-emergency-pe-thumb-66c10.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/c/kondisi-beban-listrik-inverter-dcacac-emergency-pe-thumb-66c10.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/c/kondisi-beban-listrik-inverter-dcacac-emergency-pe-thumb-66c10.webp 1x" title="JURIS - Inverter Sebagai Pencatu Jala-Jala Pada Sistem Emergency" alt="JURIS - Inverter Sebagai Pencatu Jala-Jala Pada Sistem Emergency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/c/kondisi-beban-listrik-inverter-dcacac-emergency-pe-thumb-f9b08.webp" title="JURIS - Inverter Sebagai Pencatu Jala-Jala Pada Sistem Emergency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/c/kondisi-beban-listrik-inverter-dcacac-emergency-pe-thumb-f9b08.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/c/kondisi-beban-listrik-inverter-dcacac-emergency-pe-thumb-f9b08.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/c/kondisi-beban-listrik-inverter-dcacac-emergency-pe-thumb-f9b08.webp 1x" title="JURIS - Inverter Sebagai Pencatu Jala-Jala Pada Sistem Emergency" alt="JURIS - Inverter Sebagai Pencatu Jala-Jala Pada Sistem Emergency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/c/kondisi-beban-listrik-inverter-dcacac-emergency-pe-thumb-748af.webp" title="JURIS - Inverter Sebagai Pencatu Jala-Jala Pada Sistem Emergency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/c/kondisi-beban-listrik-inverter-dcacac-emergency-pe-thumb-748af.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/c/kondisi-beban-listrik-inverter-dcacac-emergency-pe-thumb-748af.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/c/kondisi-beban-listrik-inverter-dcacac-emergency-pe-thumb-748af.webp 1x" title="JURIS - Inverter Sebagai Pencatu Jala-Jala Pada Sistem Emergency" alt="JURIS - Inverter Sebagai Pencatu Jala-Jala Pada Sistem Emergency" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49765-kondisi-beban-listrik-inverter-dcacac-emergency-ko" title="JURIS - Inverter Sebagai Pencatu Jala-Jala Pada Sistem Emergency" target="_blank">Inverter Sebagai Pencatu Jala-Jala Pada Sistem Emergency</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana meningkatkan kapasitas daya inverter sehingga dapat melayani beban lebih dari 100AW, misalnya dengan merancang rangkaian paralel atau menggunakan baterai bertegangan lebih tinggi, serta menguji stabilitas output pada beban yang lebih besar. Selain itu, diperlukan studi yang menilai kinerja inverter ketika diberi beban induktif seperti motor atau pompa, termasuk analisis faktor daya dan kebutuhan kompensasi untuk menjaga cosAI mendekati satu. Selanjutnya, dapat dikembangkan algoritma kontrol PWM yang lebih canggih atau penggunaan mikroprosesor modern untuk meningkatkan efisiensi konversi dan mengurangi distorsi harmonik pada tegangan keluaran, serta menguji integrasi inverter dengan sumber energi terbarukan seperti panel surya untuk aplikasi sistem UPS yang lebih mandiri. Penelitian-penelitian ini diharapkan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang performa inverter dalam kondisi operasional yang beragam dan membuka peluang penerapan yang lebih luas di lingkungan rumah tangga dan industri ringan. Selain itu, analisis termal dan keandalan jangka panjang inverter dalam kondisi beban berkelanjutan dapat memberikan insight penting untuk perancangan sistem yang tahan lama..
<br>Inverter ini sangat berguna untuk digunakan baik di bengkel maupun rumah karena dapat mengubah tegangan baterai DC menjadi tegangan AC.Namun inverter hanya mampu melayani beban hingga 100AW dengan sumber baterai 12AV.Beban yang cocok dilayani adalah beban resistif seperti lampu pijar, karena faktor daya (cosAI) bernilai 1
<br>Untuk mendapatkan arus yang lebih besar, tiap sel (unsur) biasanya mempunyai banyak pelat positif dan banyak pelat negatif, dijadikan dua kelompok, kelompok positif dan kelompok negatif. Di samping ini terbentuk air (H2O), jadi kadar H2SO4 berkurang, berarti berat jenis elektrolit turun. Untuk mengisi baterai dengan kapasitas 60 Ah, misalkan dengan arus 5A, dipakai waktu lebih dari 15 jam, karena tidak semua enersi yang dimasukkan diubah menjadi tenaga kimiawi. Muatan positif tidak dapat mengalir melalui ujung kutub negatif dan sebaliknya muatan negatif tidak bisa menuju ke ujung kutub positif, karena terpisah oleh bahan dielektrik yang non-konduktif. Pengisian kapasitor akan berhenti jika tegangan kapasitor VC yang sama dengan tegangan ambang pasak 6 lebih besar dari tegangan ambang atas VAA atau V2,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/c/kondisi-beban-listrik-inverter-dcacac-emergency-pe-thumb-748af.webp" type="image/webp" length="111726" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/c/kondisi-beban-listrik-inverter-dcacac-emergency-pe-thumb-66c10.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/c/kondisi-beban-listrik-inverter-dcacac-emergency-pe-thumb-f9b08.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/c/kondisi-beban-listrik-inverter-dcacac-emergency-pe-thumb-748af.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-189-univa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17367-jurnal-al-ulum-lppm-universitas-al-washliyah-medan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Equality Bagi Disable Menuju Sustainable Transportation ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Equality Bagi Disable Menuju Sustainable Transportation ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Equality Bagi Disable Menuju Sustainable Transportation ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49763-moda-transportasi-udara-berkelanjutan</link>
	<guid isPermaLink="false">3bfea90aafdd9dc99dc15a7062c761e2</guid>
	<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 16:14:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rini susanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ s3manajemen ]]></category>
	<category><![CDATA[ iman arman ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[arman,iman,rini,s3manajemen,susanti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada evaluasi efektivitas desain ramp yang mengakomodasi keberlanjutan dan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, serta menilai dampaknya terhadap penggunaan Trans Jakarta secara kuantitatif. Selanjutnya, dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Equality Bagi Disable Menuju Sustainable Transportation: Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada evaluasi efektivitas desain ramp yang mengakomodasi keberlanjutan dan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, serta menilai dampaknya terhadap penggunaan Trans Jakarta secara kuantitatif. Selanjutnya, dapat dijalankan studi perbandingan antara area dengan dan tanpa guiding block serta signifikasi visual untuk menilai perbedaan tingkat penggunaan pedestrian oleh pengguna biasa dan penyandang disabilitas. Terakhir, penelitian baru dapat mengkaji integrasi teknologi real-time, seperti sensor penerangan dan aplikasi mobile, untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pedestrian serta memfasilitasi pergerakan penyandang disabilitas ke halte Trans Jakarta, sehingga mendukung tujuan transportasi berkelanjutan yang inklusif.. Fasilitas JPO dan Pedestrian adalah jalur yang terkoneksi sangat baik, sebagai penyeberangan umum termasuk disable digunakan menuju halte bus Trans Jakarta di Perumnas Kelender.JPO yang ada dilokasi halte Perumnas Kelender tidak dapat diperguakan oleh disable karena kondisi halte yang sangat tinggi (lebih 6 meter).Memaksimalkan fungsi pedestrian disisi Jalan I Gusti Ngurah Ray agar dapat dipergunakan sebagaimana tujuan dibangun calon pedestrian Transportasi berkelanjutan adalah menjaga kelangsungan operasional sistem transportasi agar berjalan selaras dalam lingkungan yang sehat. Dalam menjaga keutuhan sistem transportasi, tentunya memperhatikan unsur-unsur keberlanjutan yaitu Equality, Economy, Environmental, Energy, dan Engagement. Kesetaraan sebagai prinsip persamaan hak bagi kehidupan manusia di bumi tanpa memandang sempurna atau tidaknya pengguna. Penyandang disabilitas memiliki hak yang sama dalam memperoleh layanan transportasi, termasuk menerima layanan dalam memilih moda transportasi, hak mengakses fasilitas perjalanan di ruang publik. Penelitian ini membahas perjalanan penyandang disabilitas untuk mengakses bus Trans Jakarta, khususnya pencapaian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/0/moda-transportasi-udara-berkelanjutan-disabilitas-thumb-3f5a8.webp" title="JURIS - Equality Bagi Disable Menuju Sustainable Transportation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/0/moda-transportasi-udara-berkelanjutan-disabilitas-thumb-3f5a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/0/moda-transportasi-udara-berkelanjutan-disabilitas-thumb-3f5a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/0/moda-transportasi-udara-berkelanjutan-disabilitas-thumb-3f5a8.webp 1x" title="JURIS - Equality Bagi Disable Menuju Sustainable Transportation" alt="JURIS - Equality Bagi Disable Menuju Sustainable Transportation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/0/moda-transportasi-udara-berkelanjutan-disabilitas-thumb-a2abb.webp" title="JURIS - Equality Bagi Disable Menuju Sustainable Transportation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/0/moda-transportasi-udara-berkelanjutan-disabilitas-thumb-a2abb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/0/moda-transportasi-udara-berkelanjutan-disabilitas-thumb-a2abb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/0/moda-transportasi-udara-berkelanjutan-disabilitas-thumb-a2abb.webp 1x" title="JURIS - Equality Bagi Disable Menuju Sustainable Transportation" alt="JURIS - Equality Bagi Disable Menuju Sustainable Transportation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/0/moda-transportasi-udara-berkelanjutan-disabilitas-thumb-3db4a.webp" title="JURIS - Equality Bagi Disable Menuju Sustainable Transportation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/0/moda-transportasi-udara-berkelanjutan-disabilitas-thumb-3db4a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/0/moda-transportasi-udara-berkelanjutan-disabilitas-thumb-3db4a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/0/moda-transportasi-udara-berkelanjutan-disabilitas-thumb-3db4a.webp 1x" title="JURIS - Equality Bagi Disable Menuju Sustainable Transportation" alt="JURIS - Equality Bagi Disable Menuju Sustainable Transportation" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49763-moda-transportasi-udara-berkelanjutan" title="JURIS - Equality Bagi Disable Menuju Sustainable Transportation" target="_blank">Equality Bagi Disable Menuju Sustainable Transportation</a>: Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada evaluasi efektivitas desain ramp yang mengakomodasi keberlanjutan dan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, serta menilai dampaknya terhadap penggunaan Trans Jakarta secara kuantitatif. Selanjutnya, dapat dijalankan studi perbandingan antara area dengan dan tanpa guiding block serta signifikasi visual untuk menilai perbedaan tingkat penggunaan pedestrian oleh pengguna biasa dan penyandang disabilitas. Terakhir, penelitian baru dapat mengkaji integrasi teknologi real-time, seperti sensor penerangan dan aplikasi mobile, untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pedestrian serta memfasilitasi pergerakan penyandang disabilitas ke halte Trans Jakarta, sehingga mendukung tujuan transportasi berkelanjutan yang inklusif..
<br>Fasilitas JPO dan Pedestrian adalah jalur yang terkoneksi sangat baik, sebagai penyeberangan umum termasuk disable digunakan menuju halte bus Trans Jakarta di Perumnas Kelender.JPO yang ada dilokasi halte Perumnas Kelender tidak dapat diperguakan oleh disable karena kondisi halte yang sangat tinggi (lebih 6 meter).Memaksimalkan fungsi pedestrian disisi Jalan I Gusti Ngurah Ray agar dapat dipergunakan sebagaimana tujuan dibangun calon pedestrian
<br>Transportasi berkelanjutan adalah menjaga kelangsungan operasional sistem transportasi agar berjalan selaras dalam lingkungan yang sehat. Dalam menjaga keutuhan sistem transportasi, tentunya memperhatikan unsur-unsur keberlanjutan yaitu Equality, Economy, Environmental, Energy, dan Engagement. Kesetaraan sebagai prinsip persamaan hak bagi kehidupan manusia di bumi tanpa memandang sempurna atau tidaknya pengguna. Penyandang disabilitas memiliki hak yang sama dalam memperoleh layanan transportasi, termasuk menerima layanan dalam memilih moda transportasi, hak mengakses fasilitas perjalanan di ruang publik. Penelitian ini membahas perjalanan penyandang disabilitas untuk mengakses bus Trans Jakarta, khususnya pencapaian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/0/moda-transportasi-udara-berkelanjutan-disabilitas-thumb-3f5a8.webp" type="image/webp" length="115700" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/0/moda-transportasi-udara-berkelanjutan-disabilitas-thumb-3f5a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/0/moda-transportasi-udara-berkelanjutan-disabilitas-thumb-a2abb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/0/moda-transportasi-udara-berkelanjutan-disabilitas-thumb-3db4a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-189-univa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17367-jurnal-al-ulum-lppm-universitas-al-washliyah-medan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perbandingan Status Kesuburan Tanah Di Dua Dataran Tinggi Studi Kasus Desa Doulu Berastagi Dan Desa Nalela Toba ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbandingan Status Kesuburan Tanah Di Dua Dataran Tinggi Studi Kasus Desa Doulu Berastagi Dan Desa Nalela Toba ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbandingan Status Kesuburan Tanah Di Dua Dataran Tinggi Studi Kasus Desa Doulu Berastagi Dan Desa Nalela Toba ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49785-lahan-pertanian-ph-tanah-efisiensi-pupuk-kimia-tan</link>
	<guid isPermaLink="false">e2148b53fb005b23242d25891b0a95cc</guid>
	<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 16:12:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ izza anshory ]]></category>
	<category><![CDATA[ lena afrilia ]]></category>
	<category><![CDATA[ tania sirait ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[afrilia,anshory,izza,lena,sirait,tania]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki pengaruh berbagai jenis bahan organik sebagai amendment terhadap dinamika karbon dan nitrogen pada tanah Andisol dataran tinggi yang digunakan untuk budidaya bawang merah, sehingga dapat mengidentifikasi strategi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perbandingan Status Kesuburan Tanah Di Dua Dataran Tinggi: Studi Kasus Desa Doulu (Berastagi) Dan Desa Nalela (Toba): Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki pengaruh berbagai jenis bahan organik sebagai amendment terhadap dinamika karbon dan nitrogen pada tanah Andisol dataran tinggi yang digunakan untuk budidaya bawang merah, sehingga dapat mengidentifikasi strategi peningkatan bahan organik yang paling efektif. Selain itu, diperlukan kajian jangka panjang mengenai dampak kombinasi liming dan pemupukan berimbang NAcPK terhadap perubahan pH, kapasitas tukar kation, dan hasil panen pada lahan asam di Doulu dan Nalela, untuk menentukan dosis optimal yang menyeimbangkan peningkatan kesuburan dengan keberlanjutan lingkungan. Akhirnya, pengembangan model keputusan berbasis data yang mengintegrasikan indikator kesuburan tanah, kondisi iklim, dan karakteristik lahan dapat membantu petani dan perencana wilayah merumuskan strategi penggunaan lahan yang tepat guna meningkatkan produktivitas dan menjaga keberlanjutan agroekosistem dataran tinggi.. Kedua agroekosistem di Desa Doulu (hortikultura bawang merah) dan Desa Nalela (sawah tadah hujan) menunjukkan kondisi kesuburan tanah yang berbeda dan memerlukan pengelolaan yang spesifik sesuai karakteristik masing-masing.Tanah di Doulu memiliki pH masam, KTK tinggi, dan ketersediaan kalium sedang tetapi fosfor sangat rendah, sedangkan tanah di Nalela memiliki pH asam, kandungan nitrogen dan bahan organik relatif tinggi, KTK rendah, dan fosfor sangat minim.Oleh karena itu, direkomendasikan pengapuran untuk menaikkan pH, penambahan bahan organik untuk meningkatkan KTK, serta pemupukan fosfor intensif guna mengatasi defisiensi hara dan meningkatkan produktivitas pertanian di dataran tinggi Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi status kesuburan tanah pada dua jenis lahan pertanian, yaitu lahan budidaya bawang merah di Desa Doulu, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, dan lahan sawah padi di Desa Nalela, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba Samosir, Provinsi Sumatera Utara. Metode penelitian yang digunakan meliputi survei lapangan, pengambilan sampel tanah secara acak, dan analisis laboratorium terhadap sifat fisik dan kimia tanah, termasuk pH, kapasitas tukar kation (KTK), kejenuhan basa (KB), kandungan C-organik,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/0/lahan-pertanian-ph-tanah-efisiensi-pupuk-kimia-kes-thumb-70aa4.webp" title="JURIS - Perbandingan Status Kesuburan Tanah Di Dua Dataran Tinggi: Studi Kasus Desa Doulu (Berastagi) Dan Desa Nalela (Toba)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/lahan-pertanian-ph-tanah-efisiensi-pupuk-kimia-kes-thumb-70aa4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/lahan-pertanian-ph-tanah-efisiensi-pupuk-kimia-kes-thumb-70aa4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/lahan-pertanian-ph-tanah-efisiensi-pupuk-kimia-kes-thumb-70aa4.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Status Kesuburan Tanah Di Dua Dataran Tinggi: Studi Kasus Desa Doulu (Berastagi) Dan Desa Nalela (Toba)" alt="JURIS - Perbandingan Status Kesuburan Tanah Di Dua Dataran Tinggi: Studi Kasus Desa Doulu (Berastagi) Dan Desa Nalela (Toba)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/lahan-pertanian-ph-tanah-efisiensi-pupuk-kimia-kes-thumb-c97be.webp" title="JURIS - Perbandingan Status Kesuburan Tanah Di Dua Dataran Tinggi: Studi Kasus Desa Doulu (Berastagi) Dan Desa Nalela (Toba)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/lahan-pertanian-ph-tanah-efisiensi-pupuk-kimia-kes-thumb-c97be.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/lahan-pertanian-ph-tanah-efisiensi-pupuk-kimia-kes-thumb-c97be.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/lahan-pertanian-ph-tanah-efisiensi-pupuk-kimia-kes-thumb-c97be.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Status Kesuburan Tanah Di Dua Dataran Tinggi: Studi Kasus Desa Doulu (Berastagi) Dan Desa Nalela (Toba)" alt="JURIS - Perbandingan Status Kesuburan Tanah Di Dua Dataran Tinggi: Studi Kasus Desa Doulu (Berastagi) Dan Desa Nalela (Toba)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/lahan-pertanian-ph-tanah-efisiensi-pupuk-kimia-kes-thumb-580f3.webp" title="JURIS - Perbandingan Status Kesuburan Tanah Di Dua Dataran Tinggi: Studi Kasus Desa Doulu (Berastagi) Dan Desa Nalela (Toba)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/lahan-pertanian-ph-tanah-efisiensi-pupuk-kimia-kes-thumb-580f3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/lahan-pertanian-ph-tanah-efisiensi-pupuk-kimia-kes-thumb-580f3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/lahan-pertanian-ph-tanah-efisiensi-pupuk-kimia-kes-thumb-580f3.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Status Kesuburan Tanah Di Dua Dataran Tinggi: Studi Kasus Desa Doulu (Berastagi) Dan Desa Nalela (Toba)" alt="JURIS - Perbandingan Status Kesuburan Tanah Di Dua Dataran Tinggi: Studi Kasus Desa Doulu (Berastagi) Dan Desa Nalela (Toba)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49785-lahan-pertanian-ph-tanah-efisiensi-pupuk-kimia-tan" title="JURIS - Perbandingan Status Kesuburan Tanah Di Dua Dataran Tinggi: Studi Kasus Desa Doulu (Berastagi) Dan Desa Nalela (Toba)" target="_blank">Perbandingan Status Kesuburan Tanah Di Dua Dataran Tinggi: Studi Kasus Desa Doulu (Berastagi) Dan Desa Nalela (Toba)</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki pengaruh berbagai jenis bahan organik sebagai amendment terhadap dinamika karbon dan nitrogen pada tanah Andisol dataran tinggi yang digunakan untuk budidaya bawang merah, sehingga dapat mengidentifikasi strategi peningkatan bahan organik yang paling efektif. Selain itu, diperlukan kajian jangka panjang mengenai dampak kombinasi liming dan pemupukan berimbang NAcPK terhadap perubahan pH, kapasitas tukar kation, dan hasil panen pada lahan asam di Doulu dan Nalela, untuk menentukan dosis optimal yang menyeimbangkan peningkatan kesuburan dengan keberlanjutan lingkungan. Akhirnya, pengembangan model keputusan berbasis data yang mengintegrasikan indikator kesuburan tanah, kondisi iklim, dan karakteristik lahan dapat membantu petani dan perencana wilayah merumuskan strategi penggunaan lahan yang tepat guna meningkatkan produktivitas dan menjaga keberlanjutan agroekosistem dataran tinggi..
<br>Kedua agroekosistem di Desa Doulu (hortikultura bawang merah) dan Desa Nalela (sawah tadah hujan) menunjukkan kondisi kesuburan tanah yang berbeda dan memerlukan pengelolaan yang spesifik sesuai karakteristik masing-masing.Tanah di Doulu memiliki pH masam, KTK tinggi, dan ketersediaan kalium sedang tetapi fosfor sangat rendah, sedangkan tanah di Nalela memiliki pH asam, kandungan nitrogen dan bahan organik relatif tinggi, KTK rendah, dan fosfor sangat minim.Oleh karena itu, direkomendasikan pengapuran untuk menaikkan pH, penambahan bahan organik untuk meningkatkan KTK, serta pemupukan fosfor intensif guna mengatasi defisiensi hara dan meningkatkan produktivitas pertanian di dataran tinggi
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi status kesuburan tanah pada dua jenis lahan pertanian, yaitu lahan budidaya bawang merah di Desa Doulu, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, dan lahan sawah padi di Desa Nalela, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba Samosir, Provinsi Sumatera Utara. Metode penelitian yang digunakan meliputi survei lapangan, pengambilan sampel tanah secara acak, dan analisis laboratorium terhadap sifat fisik dan kimia tanah, termasuk pH, kapasitas tukar kation (KTK), kejenuhan basa (KB), kandungan C-organik,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/0/lahan-pertanian-ph-tanah-efisiensi-pupuk-kimia-kes-thumb-c97be.webp" type="image/webp" length="110262" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/lahan-pertanian-ph-tanah-efisiensi-pupuk-kimia-kes-thumb-70aa4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/lahan-pertanian-ph-tanah-efisiensi-pupuk-kimia-kes-thumb-c97be.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/lahan-pertanian-ph-tanah-efisiensi-pupuk-kimia-kes-thumb-580f3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-189-univa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17367-jurnal-al-ulum-lppm-universitas-al-washliyah-medan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ RANCANG BANGUN PERALATAN PENGUSIR HAMA TIKUS DENGAN SISTEM KOMUNIKASI BERBASIS LoRA Bahasa Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ RANCANG BANGUN PERALATAN PENGUSIR HAMA TIKUS DENGAN SISTEM KOMUNIKASI BERBASIS LoRA Bahasa Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ RANCANG BANGUN PERALATAN PENGUSIR HAMA TIKUS DENGAN SISTEM KOMUNIKASI BERBASIS LoRA Bahasa Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49778-rawan-hama-tikus-kinerja-sistem-pengendalian-inter</link>
	<guid isPermaLink="false">a13c7caefb5fdc26337115094406cadf</guid>
	<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 16:09:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ izza anshory ]]></category>
	<category><![CDATA[ lena afrilia ]]></category>
	<category><![CDATA[ tania sirait ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[afrilia,anshory,izza,lena,sirait,tania]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan pengembangan sistem pengusir hama tikus berbasis LoRa dengan menambahkan fitur-fitur baru seperti sistem peringatan dini, sistem pelacakan hama, dan sistem analisis data. Pengembangan ini dapat meningkatkan efektivitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - RANCANG BANGUN PERALATAN PENGUSIR HAMA TIKUS DENGAN SISTEM KOMUNIKASI BERBASIS LoRA: Bahasa Indonesia: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan pengembangan sistem pengusir hama tikus berbasis LoRa dengan menambahkan fitur-fitur baru seperti sistem peringatan dini, sistem pelacakan hama, dan sistem analisis data. Pengembangan ini dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi sistem dalam mengendalikan hama tikus. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi penggunaan teknologi LoRa dalam aplikasi pertanian lainnya, seperti sistem pemantauan kelembaban tanah, sistem pengendalian hama tanaman, dan sistem pemantauan kualitas udara di area pertanian. Dengan demikian, teknologi LoRa dapat dimanfaatkan secara lebih luas dalam industri pertanian, meningkatkan produktivitas dan mengurangi dampak negatif hama terhadap hasil panen.. Sistem pengusir hama tikus berbasis LoRa menggunakan kombinasi sensor dan pemancar frekuensi ultrasonik untuk mendeteksi dan mengusir tikus.Dengan teknologi LoRa (Long Range), sistem ini dapat mengirim dan menerima data dari jarak jauh dengan sedikit daya, yang memungkinkan pemantauan dan pengendalian perangkat melalui jaringan nirkabel secara real-time.Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat berfungsi secara optimal dalam berbagai kondisi lingkungan, memiliki jangkauan komunikasi yang luas, dan merespons hama dengan cepat.Ini menunjukkan bahwa integrasi LoRa dalam sistem pengusir tikus dapat meningkatkan pengendalian hama secara lebih efisien dan ramah lingkungan daripada metode konvensional Hama mengganggu petani baik selama penanaman maupun setelah panen. Salah satu hama yang paling sering menyebabkan panen gagal selama masa panen adalah tikus. Hama ini biasanya menyerang komunitas yang terdiri dari puluhan hingga ribuan orang, menyebabkan banyak kerugian. Karena hama tikus menyerang menjelang panen, para petani biasanya mengusir hama tikus dari sawah. Motode penelitian ini menggunakan metode R&D. Penelitian ini bertujuan untuk membantu para petani dalam mengusir hama tikus untuk mendapat padi dengan kualitas bagus. Pengujian yang akan digunakan yaitu uji parsial. Dimana, uji parsial yang akan dilakukan pada bagian-bagian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/b/rawan-hama-tikus-kinerja-sistem-pengendalian-inter-thumb-6d2e7.webp" title="JURIS - RANCANG BANGUN PERALATAN PENGUSIR HAMA TIKUS DENGAN SISTEM KOMUNIKASI BERBASIS LoRA: Bahasa Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/rawan-hama-tikus-kinerja-sistem-pengendalian-inter-thumb-6d2e7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/rawan-hama-tikus-kinerja-sistem-pengendalian-inter-thumb-6d2e7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/rawan-hama-tikus-kinerja-sistem-pengendalian-inter-thumb-6d2e7.webp 1x" title="JURIS - RANCANG BANGUN PERALATAN PENGUSIR HAMA TIKUS DENGAN SISTEM KOMUNIKASI BERBASIS LoRA: Bahasa Indonesia" alt="JURIS - RANCANG BANGUN PERALATAN PENGUSIR HAMA TIKUS DENGAN SISTEM KOMUNIKASI BERBASIS LoRA: Bahasa Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/rawan-hama-tikus-kinerja-sistem-pengendalian-inter-thumb-afe61.webp" title="JURIS - RANCANG BANGUN PERALATAN PENGUSIR HAMA TIKUS DENGAN SISTEM KOMUNIKASI BERBASIS LoRA: Bahasa Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/rawan-hama-tikus-kinerja-sistem-pengendalian-inter-thumb-afe61.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/rawan-hama-tikus-kinerja-sistem-pengendalian-inter-thumb-afe61.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/rawan-hama-tikus-kinerja-sistem-pengendalian-inter-thumb-afe61.webp 1x" title="JURIS - RANCANG BANGUN PERALATAN PENGUSIR HAMA TIKUS DENGAN SISTEM KOMUNIKASI BERBASIS LoRA: Bahasa Indonesia" alt="JURIS - RANCANG BANGUN PERALATAN PENGUSIR HAMA TIKUS DENGAN SISTEM KOMUNIKASI BERBASIS LoRA: Bahasa Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/rawan-hama-tikus-kinerja-sistem-pengendalian-inter-thumb-faf1c.webp" title="JURIS - RANCANG BANGUN PERALATAN PENGUSIR HAMA TIKUS DENGAN SISTEM KOMUNIKASI BERBASIS LoRA: Bahasa Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/rawan-hama-tikus-kinerja-sistem-pengendalian-inter-thumb-faf1c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/rawan-hama-tikus-kinerja-sistem-pengendalian-inter-thumb-faf1c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/rawan-hama-tikus-kinerja-sistem-pengendalian-inter-thumb-faf1c.webp 1x" title="JURIS - RANCANG BANGUN PERALATAN PENGUSIR HAMA TIKUS DENGAN SISTEM KOMUNIKASI BERBASIS LoRA: Bahasa Indonesia" alt="JURIS - RANCANG BANGUN PERALATAN PENGUSIR HAMA TIKUS DENGAN SISTEM KOMUNIKASI BERBASIS LoRA: Bahasa Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49778-rawan-hama-tikus-kinerja-sistem-pengendalian-inter" title="JURIS - RANCANG BANGUN PERALATAN PENGUSIR HAMA TIKUS DENGAN SISTEM KOMUNIKASI BERBASIS LoRA: Bahasa Indonesia" target="_blank">RANCANG BANGUN PERALATAN PENGUSIR HAMA TIKUS DENGAN SISTEM KOMUNIKASI BERBASIS LoRA: Bahasa Indonesia</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan pengembangan sistem pengusir hama tikus berbasis LoRa dengan menambahkan fitur-fitur baru seperti sistem peringatan dini, sistem pelacakan hama, dan sistem analisis data. Pengembangan ini dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi sistem dalam mengendalikan hama tikus. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi penggunaan teknologi LoRa dalam aplikasi pertanian lainnya, seperti sistem pemantauan kelembaban tanah, sistem pengendalian hama tanaman, dan sistem pemantauan kualitas udara di area pertanian. Dengan demikian, teknologi LoRa dapat dimanfaatkan secara lebih luas dalam industri pertanian, meningkatkan produktivitas dan mengurangi dampak negatif hama terhadap hasil panen..
<br>Sistem pengusir hama tikus berbasis LoRa menggunakan kombinasi sensor dan pemancar frekuensi ultrasonik untuk mendeteksi dan mengusir tikus.Dengan teknologi LoRa (Long Range), sistem ini dapat mengirim dan menerima data dari jarak jauh dengan sedikit daya, yang memungkinkan pemantauan dan pengendalian perangkat melalui jaringan nirkabel secara real-time.Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat berfungsi secara optimal dalam berbagai kondisi lingkungan, memiliki jangkauan komunikasi yang luas, dan merespons hama dengan cepat.Ini menunjukkan bahwa integrasi LoRa dalam sistem pengusir tikus dapat meningkatkan pengendalian hama secara lebih efisien dan ramah lingkungan daripada metode konvensional
<br>Hama mengganggu petani baik selama penanaman maupun setelah panen. Salah satu hama yang paling sering menyebabkan panen gagal selama masa panen adalah tikus. Hama ini biasanya menyerang komunitas yang terdiri dari puluhan hingga ribuan orang, menyebabkan banyak kerugian. Karena hama tikus menyerang menjelang panen, para petani biasanya mengusir hama tikus dari sawah. Motode penelitian ini menggunakan metode R&D. Penelitian ini bertujuan untuk membantu para petani dalam mengusir hama tikus untuk mendapat padi dengan kualitas bagus. Pengujian yang akan digunakan yaitu uji parsial. Dimana, uji parsial yang akan dilakukan pada bagian-bagian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/b/rawan-hama-tikus-kinerja-sistem-pengendalian-inter-thumb-afe61.webp" type="image/webp" length="109034" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/rawan-hama-tikus-kinerja-sistem-pengendalian-inter-thumb-6d2e7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/rawan-hama-tikus-kinerja-sistem-pengendalian-inter-thumb-afe61.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/rawan-hama-tikus-kinerja-sistem-pengendalian-inter-thumb-faf1c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-189-univa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17367-jurnal-al-ulum-lppm-universitas-al-washliyah-medan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisa Hubungan Kepadatan dan Swelling pada Tanah Lempung Ekspansif ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisa Hubungan Kepadatan dan Swelling pada Tanah Lempung Ekspansif ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisa Hubungan Kepadatan dan Swelling pada Tanah Lempung Ekspansif ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49767-tanah-ekspansif-dukung-lempu</link>
	<guid isPermaLink="false">9432511e1100e4fe2e11fb5e5fd97358</guid>
	<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 16:04:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rini susanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ s3manajemen ]]></category>
	<category><![CDATA[ iman arman ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[arman,iman,rini,s3manajemen,susanti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang pengaruh stabilisasi tanah terhadap penurunan potensi pengembangan (swelling potential) pada tanah lempung ekspansif. Penelitian ini dapat berfokus pada berbagai metode stabilisasi, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisa Hubungan Kepadatan dan Swelling pada Tanah Lempung Ekspansif: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang pengaruh stabilisasi tanah terhadap penurunan potensi pengembangan (swelling potential) pada tanah lempung ekspansif. Penelitian ini dapat berfokus pada berbagai metode stabilisasi, seperti stabilisasi kimia dan mekanik, dan menganalisis efektivitasnya dalam mengurangi potensi pengembangan tanah. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi pengaruh variasi kadar air dan kepadatan tanah pada tingkat pengembangan tanah lempung ekspansif yang telah distabilisasi. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan rekomendasi praktis tentang metode stabilisasi yang paling efektif untuk mengurangi potensi kerusakan pada struktur bangunan di atas tanah lempung ekspansif.. Tingkat pengembangan tanah ekspansif sangat dipengaruhi oleh besarnya kadar air awal (Natural Moisture Content).Tingkat pengembangan yang besar akan terjadi pada saat kadar air optimumnya belum tercapai.Sedangkan pada saat kadar airnya telah melebih nilai kadar air optimum, potensi pengembangannya akan mengecil.Tingkat pengembangan tanah ekspansif juga dipengaruhi kepadatan tanah.Tanah yang memiliki kepadatan yang lebih besar akan memiliki potensi pengembangan yang lebih besar jika dibandingkan dengan tanah yang memiliki tingkat kepadatan yang relatif kecil pada kadar air awal yang sama.Indeks Plastisitas dapat digunakan untuk memprediksi karakteristik swelling tanah ekspansif, di mana tanah ekspansif yang mempunyai Indeks Plastisitas yang tinggi akan mempunyai kecenderungan mengembang yang besar Masalah pada tanah lempung dengan indeks plastisitas tinggi, selain daya dukung rendah, adalah masalah pengembangan (swelling) yang cukup besar yang sering menyebabkan kerusakan pada struktur bangunan seperti retaknya dinding, terangkatnya pondasi, dan jalan bergelombang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari besarnya pengembangan dari tanah lempung ekspansif pada tingkat pemadatan dan kadar air awal yang berbeda-beda. Untuk mengetahui besarnya tingkat pengembangan (ekspansivitas) tanah, perlu dilakukan penelitian di laboratorium, seperti uji Indeks Propertis, California Bearing Ratio (CBR), dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/c/tanah-ekspansif-dukung-lempung-daya-swelling-indek-thumb-d27fd.webp" title="JURIS - Analisa Hubungan Kepadatan dan Swelling pada Tanah Lempung Ekspansif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/tanah-ekspansif-dukung-lempung-daya-swelling-indek-thumb-d27fd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/tanah-ekspansif-dukung-lempung-daya-swelling-indek-thumb-d27fd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/tanah-ekspansif-dukung-lempung-daya-swelling-indek-thumb-d27fd.webp 1x" title="JURIS - Analisa Hubungan Kepadatan dan Swelling pada Tanah Lempung Ekspansif" alt="JURIS - Analisa Hubungan Kepadatan dan Swelling pada Tanah Lempung Ekspansif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/tanah-ekspansif-dukung-lempung-daya-swelling-indek-thumb-ecb26.webp" title="JURIS - Analisa Hubungan Kepadatan dan Swelling pada Tanah Lempung Ekspansif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/tanah-ekspansif-dukung-lempung-daya-swelling-indek-thumb-ecb26.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/tanah-ekspansif-dukung-lempung-daya-swelling-indek-thumb-ecb26.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/tanah-ekspansif-dukung-lempung-daya-swelling-indek-thumb-ecb26.webp 1x" title="JURIS - Analisa Hubungan Kepadatan dan Swelling pada Tanah Lempung Ekspansif" alt="JURIS - Analisa Hubungan Kepadatan dan Swelling pada Tanah Lempung Ekspansif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/tanah-ekspansif-dukung-lempung-daya-swelling-indek-thumb-ca46c.webp" title="JURIS - Analisa Hubungan Kepadatan dan Swelling pada Tanah Lempung Ekspansif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/tanah-ekspansif-dukung-lempung-daya-swelling-indek-thumb-ca46c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/tanah-ekspansif-dukung-lempung-daya-swelling-indek-thumb-ca46c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/tanah-ekspansif-dukung-lempung-daya-swelling-indek-thumb-ca46c.webp 1x" title="JURIS - Analisa Hubungan Kepadatan dan Swelling pada Tanah Lempung Ekspansif" alt="JURIS - Analisa Hubungan Kepadatan dan Swelling pada Tanah Lempung Ekspansif" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49767-tanah-ekspansif-dukung-lempu" title="JURIS - Analisa Hubungan Kepadatan dan Swelling pada Tanah Lempung Ekspansif" target="_blank">Analisa Hubungan Kepadatan dan Swelling pada Tanah Lempung Ekspansif</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang pengaruh stabilisasi tanah terhadap penurunan potensi pengembangan (swelling potential) pada tanah lempung ekspansif. Penelitian ini dapat berfokus pada berbagai metode stabilisasi, seperti stabilisasi kimia dan mekanik, dan menganalisis efektivitasnya dalam mengurangi potensi pengembangan tanah. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi pengaruh variasi kadar air dan kepadatan tanah pada tingkat pengembangan tanah lempung ekspansif yang telah distabilisasi. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan rekomendasi praktis tentang metode stabilisasi yang paling efektif untuk mengurangi potensi kerusakan pada struktur bangunan di atas tanah lempung ekspansif..
<br>Tingkat pengembangan tanah ekspansif sangat dipengaruhi oleh besarnya kadar air awal (Natural Moisture Content).Tingkat pengembangan yang besar akan terjadi pada saat kadar air optimumnya belum tercapai.Sedangkan pada saat kadar airnya telah melebih nilai kadar air optimum, potensi pengembangannya akan mengecil.Tingkat pengembangan tanah ekspansif juga dipengaruhi kepadatan tanah.Tanah yang memiliki kepadatan yang lebih besar akan memiliki potensi pengembangan yang lebih besar jika dibandingkan dengan tanah yang memiliki tingkat kepadatan yang relatif kecil pada kadar air awal yang sama.Indeks Plastisitas dapat digunakan untuk memprediksi karakteristik swelling tanah ekspansif, di mana tanah ekspansif yang mempunyai Indeks Plastisitas yang tinggi akan mempunyai kecenderungan mengembang yang besar
<br>Masalah pada tanah lempung dengan indeks plastisitas tinggi, selain daya dukung rendah, adalah masalah pengembangan (swelling) yang cukup besar yang sering menyebabkan kerusakan pada struktur bangunan seperti retaknya dinding, terangkatnya pondasi, dan jalan bergelombang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari besarnya pengembangan dari tanah lempung ekspansif pada tingkat pemadatan dan kadar air awal yang berbeda-beda. Untuk mengetahui besarnya tingkat pengembangan (ekspansivitas) tanah, perlu dilakukan penelitian di laboratorium, seperti uji Indeks Propertis, California Bearing Ratio (CBR), dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/c/tanah-ekspansif-dukung-lempung-daya-swelling-indek-thumb-ecb26.webp" type="image/webp" length="108426" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/tanah-ekspansif-dukung-lempung-daya-swelling-indek-thumb-d27fd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/tanah-ekspansif-dukung-lempung-daya-swelling-indek-thumb-ecb26.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/tanah-ekspansif-dukung-lempung-daya-swelling-indek-thumb-ca46c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-189-univa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17367-jurnal-al-ulum-lppm-universitas-al-washliyah-medan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PENGARUH PEMBERIAN PUPUK GUANO DAN PUPUK SP 36 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BUNCIS Phaseolus vulgaris L ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PENGARUH PEMBERIAN PUPUK GUANO DAN PUPUK SP 36 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BUNCIS Phaseolus vulgaris L ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PENGARUH PEMBERIAN PUPUK GUANO DAN PUPUK SP 36 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BUNCIS Phaseolus vulgaris L ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49780-manfaat-pupuk-guano-hayati-dosis-pugam</link>
	<guid isPermaLink="false">91bc7081343b970d54d5e40a94b0961c</guid>
	<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 15:56:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ izza anshory ]]></category>
	<category><![CDATA[ lena afrilia ]]></category>
	<category><![CDATA[ tania sirait ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[afrilia,anshory,izza,lena,sirait,tania]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, melakukan penelitian dengan dosis pupuk Guano yang lebih tinggi atau lebih sering untuk menentukan ambang batas pengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil buncis. Kedua, mengkaji kombinasi pupuk organik Guano dengan pupuk anorganik NPK dalam berbagai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PENGARUH PEMBERIAN PUPUK GUANO DAN PUPUK SP-36 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.): Pertama, melakukan penelitian dengan dosis pupuk Guano yang lebih tinggi atau lebih sering untuk menentukan ambang batas pengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil buncis. Kedua, mengkaji kombinasi pupuk organik Guano dengan pupuk anorganik NPK dalam berbagai proporsi guna memaksimalkan sinergi nutrisi dan meningkatkan produktivitas. Ketiga, menyelidiki efek jangka panjang penerapan pupuk Guano terhadap sifat fisik dan biologi tanah serta keberlanjutan produksi buncis secara ekonomis dan lingkungan.. Pemberian pupuk Guano tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang primer, jumlah polong, maupun berat polong pada tanaman buncis.Pupuk Guano berfungsi sebagai pupuk hayati untuk menambah bahan organik, namun dosis yang diterapkan tidak memengaruhi pertumbuhan dan hasil tanaman dalam skala percobaan ini Tanaman buncis merupakan salah satu kelompok kacang-kacangan yang digemari masyarakat. Selain itu, buncis menjadi salah satu sumber protein nabati, vitamin A, B, dan C yang terdapat pada bijinya. Permintaan akan kacang buncis yang semakin meningkat setiap tahun. Pemupukan merupakan usaha untuk menaikkan hasil panen dari suatu budidaya tanaman. Penggunaan pupuk hayati baik cair maupun padat dapat menjadi solusi dalam mengurangi aplikasi pupuk anorganik yang berlebihan, karena pupuk hayati mampu memperbaiki sifat fisika, kimia, dan biologi tanah. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis pupuk Guano dan pupuk SP-36 terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman buncis. Penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/e/manfaat-pupuk-guano-hayati-dosis-pugam-phonska-pen-thumb-4d3c4.webp" title="JURIS - PENGARUH PEMBERIAN PUPUK GUANO DAN PUPUK SP-36 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/manfaat-pupuk-guano-hayati-dosis-pugam-phonska-pen-thumb-4d3c4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/manfaat-pupuk-guano-hayati-dosis-pugam-phonska-pen-thumb-4d3c4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/manfaat-pupuk-guano-hayati-dosis-pugam-phonska-pen-thumb-4d3c4.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH PEMBERIAN PUPUK GUANO DAN PUPUK SP-36 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.)" alt="JURIS - PENGARUH PEMBERIAN PUPUK GUANO DAN PUPUK SP-36 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/manfaat-pupuk-guano-hayati-dosis-pugam-phonska-pen-thumb-50461.webp" title="JURIS - PENGARUH PEMBERIAN PUPUK GUANO DAN PUPUK SP-36 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/manfaat-pupuk-guano-hayati-dosis-pugam-phonska-pen-thumb-50461.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/manfaat-pupuk-guano-hayati-dosis-pugam-phonska-pen-thumb-50461.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/manfaat-pupuk-guano-hayati-dosis-pugam-phonska-pen-thumb-50461.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH PEMBERIAN PUPUK GUANO DAN PUPUK SP-36 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.)" alt="JURIS - PENGARUH PEMBERIAN PUPUK GUANO DAN PUPUK SP-36 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/manfaat-pupuk-guano-hayati-dosis-pugam-phonska-pen-thumb-26a40.webp" title="JURIS - PENGARUH PEMBERIAN PUPUK GUANO DAN PUPUK SP-36 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/manfaat-pupuk-guano-hayati-dosis-pugam-phonska-pen-thumb-26a40.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/manfaat-pupuk-guano-hayati-dosis-pugam-phonska-pen-thumb-26a40.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/manfaat-pupuk-guano-hayati-dosis-pugam-phonska-pen-thumb-26a40.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH PEMBERIAN PUPUK GUANO DAN PUPUK SP-36 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.)" alt="JURIS - PENGARUH PEMBERIAN PUPUK GUANO DAN PUPUK SP-36 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49780-manfaat-pupuk-guano-hayati-dosis-pugam" title="JURIS - PENGARUH PEMBERIAN PUPUK GUANO DAN PUPUK SP-36 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.)" target="_blank">PENGARUH PEMBERIAN PUPUK GUANO DAN PUPUK SP-36 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.)</a>: Pertama, melakukan penelitian dengan dosis pupuk Guano yang lebih tinggi atau lebih sering untuk menentukan ambang batas pengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil buncis. Kedua, mengkaji kombinasi pupuk organik Guano dengan pupuk anorganik NPK dalam berbagai proporsi guna memaksimalkan sinergi nutrisi dan meningkatkan produktivitas. Ketiga, menyelidiki efek jangka panjang penerapan pupuk Guano terhadap sifat fisik dan biologi tanah serta keberlanjutan produksi buncis secara ekonomis dan lingkungan..
<br>Pemberian pupuk Guano tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang primer, jumlah polong, maupun berat polong pada tanaman buncis.Pupuk Guano berfungsi sebagai pupuk hayati untuk menambah bahan organik, namun dosis yang diterapkan tidak memengaruhi pertumbuhan dan hasil tanaman dalam skala percobaan ini
<br>Tanaman buncis merupakan salah satu kelompok kacang-kacangan yang digemari masyarakat. Selain itu, buncis menjadi salah satu sumber protein nabati, vitamin A, B, dan C yang terdapat pada bijinya. Permintaan akan kacang buncis yang semakin meningkat setiap tahun. Pemupukan merupakan usaha untuk menaikkan hasil panen dari suatu budidaya tanaman. Penggunaan pupuk hayati baik cair maupun padat dapat menjadi solusi dalam mengurangi aplikasi pupuk anorganik yang berlebihan, karena pupuk hayati mampu memperbaiki sifat fisika, kimia, dan biologi tanah. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis pupuk Guano dan pupuk SP-36 terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman buncis. Penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/e/manfaat-pupuk-guano-hayati-dosis-pugam-phonska-pen-thumb-50461.webp" type="image/webp" length="102352" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/manfaat-pupuk-guano-hayati-dosis-pugam-phonska-pen-thumb-4d3c4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/manfaat-pupuk-guano-hayati-dosis-pugam-phonska-pen-thumb-50461.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/manfaat-pupuk-guano-hayati-dosis-pugam-phonska-pen-thumb-26a40.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-189-univa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17367-jurnal-al-ulum-lppm-universitas-al-washliyah-medan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Eksplorasi Gulma Di Bukit Kor Marang Terengganu Malaysia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Eksplorasi Gulma Di Bukit Kor Marang Terengganu Malaysia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Eksplorasi Gulma Di Bukit Kor Marang Terengganu Malaysia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49768-spesies-gulma-rumput-bukit-kor-dominansi</link>
	<guid isPermaLink="false">4a9cfd8df6c6f300cdd42409b0db9f66</guid>
	<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 15:39:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rini susanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ s3manajemen ]]></category>
	<category><![CDATA[ iman arman ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[arman,iman,rini,s3manajemen,susanti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat meneliti pergerakan jangka panjang spesies gulma di bukit kor melalui pemetaan tahunan guna memahami dinamika perubahan flora. Selain itu, perlu dilakukan uji coba metode pengendalian gulma terpadu, termasuk penggunaan nematoda ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Eksplorasi Gulma Di Bukit Kor Marang Terengganu Malaysia: Penelitian lanjutan dapat meneliti pergerakan jangka panjang spesies gulma di bukit kor melalui pemetaan tahunan guna memahami dinamika perubahan flora. Selain itu, perlu dilakukan uji coba metode pengendalian gulma terpadu, termasuk penggunaan nematoda dan herbisida organik, untuk menilai efektivitas dan dampaknya pada produktivitas tanaman. Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi kaitan antara komunitas mikroba tanah dan kehadiran gulma guna mengembangkan strategi pengelolaan tanah yang berkelanjutan.. Hasil penelitian eksplorasi gulma di bukit kor Malaysia diketahui bahwa ada 9 jenis gulma yang hidup dan tumbuh di bukit kor yaitu Dectyloctenium aegyptium, Eleusine indica, imperata cylindryca, Ludwigia sp, Ludwigia octovalvis, Leptochloa chinensis, Melochia chorhorifolia, mimosa pudica dan sesamun indicum.Gulma yang mendominasi dan banyak tumbuh adalah Leptochloa chinensis Eksplorasi gulma di bukit kor Marang Terengganu Malaysia yang di lakukan pada bulan September 2023 di lahan percobaan pertanian bukit kor Marang,Terengganu Malaysia. Dilakukan menggunakan metode deskriptif dengan observasi langsung ke lapangan dengan mengambil langsung gulma dan mengidentifikasinya juga menimbang berat dari setiap jenis jenis gulma yang di ambil dengan ukuran petakan, hasil penelitian di dapatkan ada 9 jenis gulma yaitu Dectyloctenium aegyptium, Eleusine indica, imperata cylindryca, Ludwigia sp, Ludwigia octovalvis, Leptochloa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/a/spesies-gulma-rumput-bukit-kor-dominansi-marang-te-thumb-b2309.webp" title="JURIS - Eksplorasi Gulma Di Bukit Kor Marang Terengganu Malaysia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/spesies-gulma-rumput-bukit-kor-dominansi-marang-te-thumb-b2309.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/spesies-gulma-rumput-bukit-kor-dominansi-marang-te-thumb-b2309.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/spesies-gulma-rumput-bukit-kor-dominansi-marang-te-thumb-b2309.webp 1x" title="JURIS - Eksplorasi Gulma Di Bukit Kor Marang Terengganu Malaysia" alt="JURIS - Eksplorasi Gulma Di Bukit Kor Marang Terengganu Malaysia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/spesies-gulma-rumput-bukit-kor-dominansi-marang-te-thumb-c8602.webp" title="JURIS - Eksplorasi Gulma Di Bukit Kor Marang Terengganu Malaysia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/spesies-gulma-rumput-bukit-kor-dominansi-marang-te-thumb-c8602.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/spesies-gulma-rumput-bukit-kor-dominansi-marang-te-thumb-c8602.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/spesies-gulma-rumput-bukit-kor-dominansi-marang-te-thumb-c8602.webp 1x" title="JURIS - Eksplorasi Gulma Di Bukit Kor Marang Terengganu Malaysia" alt="JURIS - Eksplorasi Gulma Di Bukit Kor Marang Terengganu Malaysia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/spesies-gulma-rumput-bukit-kor-dominansi-marang-te-thumb-46198.webp" title="JURIS - Eksplorasi Gulma Di Bukit Kor Marang Terengganu Malaysia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/spesies-gulma-rumput-bukit-kor-dominansi-marang-te-thumb-46198.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/spesies-gulma-rumput-bukit-kor-dominansi-marang-te-thumb-46198.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/spesies-gulma-rumput-bukit-kor-dominansi-marang-te-thumb-46198.webp 1x" title="JURIS - Eksplorasi Gulma Di Bukit Kor Marang Terengganu Malaysia" alt="JURIS - Eksplorasi Gulma Di Bukit Kor Marang Terengganu Malaysia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49768-spesies-gulma-rumput-bukit-kor-dominansi" title="JURIS - Eksplorasi Gulma Di Bukit Kor Marang Terengganu Malaysia" target="_blank">Eksplorasi Gulma Di Bukit Kor Marang Terengganu Malaysia</a>: Penelitian lanjutan dapat meneliti pergerakan jangka panjang spesies gulma di bukit kor melalui pemetaan tahunan guna memahami dinamika perubahan flora. Selain itu, perlu dilakukan uji coba metode pengendalian gulma terpadu, termasuk penggunaan nematoda dan herbisida organik, untuk menilai efektivitas dan dampaknya pada produktivitas tanaman. Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi kaitan antara komunitas mikroba tanah dan kehadiran gulma guna mengembangkan strategi pengelolaan tanah yang berkelanjutan..
<br>Hasil penelitian eksplorasi gulma di bukit kor Malaysia diketahui bahwa ada 9 jenis gulma yang hidup dan tumbuh di bukit kor yaitu Dectyloctenium aegyptium, Eleusine indica, imperata cylindryca, Ludwigia sp, Ludwigia octovalvis, Leptochloa chinensis, Melochia chorhorifolia, mimosa pudica dan sesamun indicum.Gulma yang mendominasi dan banyak tumbuh adalah Leptochloa chinensis
<br>Eksplorasi gulma di bukit  kor Marang Terengganu Malaysia yang di lakukan pada bulan September 2023 di lahan percobaan pertanian bukit kor Marang,Terengganu Malaysia. Dilakukan menggunakan metode  deskriptif  dengan  observasi  langsung  ke  lapangan  dengan  mengambil langsung gulma  dan  mengidentifikasinya juga menimbang berat dari setiap jenis jenis gulma yang di ambil dengan ukuran petakan,  hasil penelitian di dapatkan ada 9 jenis gulma  yaitu Dectyloctenium aegyptium, Eleusine indica, imperata cylindryca, Ludwigia sp, Ludwigia octovalvis, Leptochloa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/a/spesies-gulma-rumput-bukit-kor-dominansi-marang-te-thumb-c8602.webp" type="image/webp" length="91056" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/spesies-gulma-rumput-bukit-kor-dominansi-marang-te-thumb-b2309.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/spesies-gulma-rumput-bukit-kor-dominansi-marang-te-thumb-c8602.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/spesies-gulma-rumput-bukit-kor-dominansi-marang-te-thumb-46198.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-189-univa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17367-jurnal-al-ulum-lppm-universitas-al-washliyah-medan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sat, 20 Jun 2026 19:02:34 +0700. 24 items. Served in: 8.265 seconds [rss] -->
