<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.375-21sep2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.375-21sep2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Fri, 25 Sep 2026 16:33:08 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 16:33:08 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-09-25T16:33:08+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Pre Marriage Course in Indonesia and Malaysia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pre Marriage Course in Indonesia and Malaysia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pre Marriage Course in Indonesia and Malaysia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69111-kursus-pra-nikah-masla</link>
	<guid isPermaLink="false">eec72a1f0d4ce159c419e386e927a8b6</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 16:20:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<category><![CDATA[ site map ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,fees,focus,map,scope,site]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak penggunaan teknologi digital dalam penyelenggaraan Kursus Pra-Nikah terhadap partisipasi peserta, terutama di daerah pedesaan. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang peran faktor budaya dalam efektivitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pre-Marriage Course in Indonesia and Malaysia: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak penggunaan teknologi digital dalam penyelenggaraan Kursus Pra-Nikah terhadap partisipasi peserta, terutama di daerah pedesaan. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang peran faktor budaya dalam efektivitas program ini di berbagai wilayah Indonesia dan Malaysia. Terakhir, penelitian bisa fokus pada pengembangan model pendampingan berbasis komunitas untuk meningkatkan komitmen pasangan calon pengantin dalam memperkuat hubungan pernikahan.. Kursus Pra-Nikah di Indonesia dan Malaysia memiliki perbedaan dalam regulasi dan implementasi.Di Indonesia, kursus ini bersifat rekomendasi, sementara di Malaysia bersifat wajib.Meski demikian, kedua negara menghadapi tantangan serupa seperti keterbatasan infrastruktur dan dukungan finansial.Kursus Pra-Nikah termasuk dalam kategori maslahah al-mursalah yang tidak bertentangan dengan prinsip hukum Islam dan Hak Asasi Manusia.Implementasi kursus ini perlu disesuaikan dengan kemampuan calon pengantin untuk memperkuat perlindungan hak keluarga dan mengurangi tingkat perceraian Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan aturan Kursus Pra-Nikah dan penerapannya di Indonesia dan Malaysia. Penelitian ini juga berupaya mencari jawaban dan menemukan titik temu antara teori maslahah dengan Hak Asasi Manusia dalam melihat Kursus Pra-Nikah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menekankan pada kajian literatur secara komprehensif. Dari kajian tersebut, ditemukan bahwa tidak ada pertentangan antara aturan dan praktik Kursus Pra-Nikah baik dengan teori maslahah maupun Hak Asasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/0/kursus-pra-nikah-pra-nikah-maslahah-hak-asasi-manu-thumb-4f7f2.webp" title="JURIS - Pre-Marriage Course in Indonesia and Malaysia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/kursus-pra-nikah-pra-nikah-maslahah-hak-asasi-manu-thumb-4f7f2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/kursus-pra-nikah-pra-nikah-maslahah-hak-asasi-manu-thumb-4f7f2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/kursus-pra-nikah-pra-nikah-maslahah-hak-asasi-manu-thumb-4f7f2.webp 1x" title="JURIS - Pre-Marriage Course in Indonesia and Malaysia" alt="JURIS - Pre-Marriage Course in Indonesia and Malaysia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/kursus-pra-nikah-pra-nikah-maslahah-hak-asasi-manu-thumb-1224c.webp" title="JURIS - Pre-Marriage Course in Indonesia and Malaysia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/kursus-pra-nikah-pra-nikah-maslahah-hak-asasi-manu-thumb-1224c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/kursus-pra-nikah-pra-nikah-maslahah-hak-asasi-manu-thumb-1224c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/kursus-pra-nikah-pra-nikah-maslahah-hak-asasi-manu-thumb-1224c.webp 1x" title="JURIS - Pre-Marriage Course in Indonesia and Malaysia" alt="JURIS - Pre-Marriage Course in Indonesia and Malaysia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/kursus-pra-nikah-pra-nikah-maslahah-hak-asasi-manu-thumb-97ddb.webp" title="JURIS - Pre-Marriage Course in Indonesia and Malaysia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/kursus-pra-nikah-pra-nikah-maslahah-hak-asasi-manu-thumb-97ddb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/kursus-pra-nikah-pra-nikah-maslahah-hak-asasi-manu-thumb-97ddb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/kursus-pra-nikah-pra-nikah-maslahah-hak-asasi-manu-thumb-97ddb.webp 1x" title="JURIS - Pre-Marriage Course in Indonesia and Malaysia" alt="JURIS - Pre-Marriage Course in Indonesia and Malaysia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69111-kursus-pra-nikah-masla" title="JURIS - Pre-Marriage Course in Indonesia and Malaysia" target="_blank">Pre-Marriage Course in Indonesia and Malaysia</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak penggunaan teknologi digital dalam penyelenggaraan Kursus Pra-Nikah terhadap partisipasi peserta, terutama di daerah pedesaan. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang peran faktor budaya dalam efektivitas program ini di berbagai wilayah Indonesia dan Malaysia. Terakhir, penelitian bisa fokus pada pengembangan model pendampingan berbasis komunitas untuk meningkatkan komitmen pasangan calon pengantin dalam memperkuat hubungan pernikahan..
<br>Kursus Pra-Nikah di Indonesia dan Malaysia memiliki perbedaan dalam regulasi dan implementasi.Di Indonesia, kursus ini bersifat rekomendasi, sementara di Malaysia bersifat wajib.Meski demikian, kedua negara menghadapi tantangan serupa seperti keterbatasan infrastruktur dan dukungan finansial.Kursus Pra-Nikah termasuk dalam kategori maslahah al-mursalah yang tidak bertentangan dengan prinsip hukum Islam dan Hak Asasi Manusia.Implementasi kursus ini perlu disesuaikan dengan kemampuan calon pengantin untuk memperkuat perlindungan hak keluarga dan mengurangi tingkat perceraian
<br>Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan aturan Kursus Pra-Nikah dan penerapannya di Indonesia dan Malaysia. Penelitian ini juga berupaya mencari jawaban dan menemukan titik temu antara teori maslahah dengan Hak Asasi Manusia dalam melihat Kursus Pra-Nikah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menekankan pada kajian literatur secara komprehensif. Dari kajian tersebut, ditemukan bahwa tidak ada pertentangan antara aturan dan praktik Kursus Pra-Nikah baik dengan teori maslahah maupun Hak Asasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/0/kursus-pra-nikah-pra-nikah-maslahah-hak-asasi-manu-thumb-4f7f2.webp" type="image/webp" length="58790" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/kursus-pra-nikah-pra-nikah-maslahah-hak-asasi-manu-thumb-4f7f2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/kursus-pra-nikah-pra-nikah-maslahah-hak-asasi-manu-thumb-1224c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/kursus-pra-nikah-pra-nikah-maslahah-hak-asasi-manu-thumb-97ddb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-622-uin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-118-ahkam-jurnal-ilmu-syariah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Indonesia dalam Mendorong Diplomasi Maritim ASEAN untuk Membangun Stabilitas Keamanan Regional di tengah Dinamika Konflik Laut China Selatan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Indonesia dalam Mendorong Diplomasi Maritim ASEAN untuk Membangun Stabilitas Keamanan Regional di tengah Dinamika Konflik Laut China Selatan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Indonesia dalam Mendorong Diplomasi Maritim ASEAN untuk Membangun Stabilitas Keamanan Regional di tengah Dinamika Konflik Laut China Selatan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69091-diplomasi-maritim-sumber-daya-ma</link>
	<guid isPermaLink="false">508381ce8fa50866ba77fd19fbde95d3</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 15:28:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji potensi ekonomi biru di Laut China Selatan sebagai alat diplomasi maritim yang berkelanjutan, dengan fokus pada kerja sama ekonomi antara ASEAN dan Tiongkok. 2. Analisis peran non-pemerintah seperti komunitas nelayan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Indonesia dalam Mendorong Diplomasi Maritim ASEAN untuk Membangun Stabilitas Keamanan Regional di tengah Dinamika Konflik Laut China Selatan: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji potensi ekonomi biru di Laut China Selatan sebagai alat diplomasi maritim yang berkelanjutan, dengan fokus pada kerja sama ekonomi antara ASEAN dan Tiongkok. 2. Analisis peran non-pemerintah seperti komunitas nelayan dalam pengelolaan sumber daya laut di LCS dapat menjadi arah studi baru untuk memperkuat keamanan maritim regional. 3. Studi tentang efektivitas mekanisme konsensus ASEAN dalam menangani dinamika keamanan maritim di LCS, khususnya dalam menghadapi ancaman non-tradisional seperti perburuan ikan ilegal dan kerusakan ekosistem.. Strategi diplomasi maritim Indonesia di Laut China Selatan menonjolkan pendekatan non-konfrontatif berbasis hukum internasional dan prinsip bebas aktif.Indonesia berperan sebagai mediator netral, memfasilitasi dialog ASEAN-Tiongkok, termasuk penyusunan Code of Conduct (CoC).Namun, ruang lingkup diplomasi maritim Indonesia yang terbatas pada isu perbatasan dan kerja sama konvensional perlu diperluas untuk memanfaatkan potensi strategis lebih besar, seperti pengelolaan konflik, penguatan kerja sama ekonomi biru, dan pencegahan ancaman lintas negara.Diplomasi maritim Indonesia perlu dibuat dalam kebijakan konvergensi bersama dengan Malaysia, yang dinilai memiliki strategi serupa dalam konteks LCS dengan Indonesia, guna menjaga stabilitas kawasan Konflik Laut China Selatan (LCS) menjadi tantangan keamanan maritim yang kompleks di Asia Tenggara, melibatkan klaim teritorial antara negara-negara ASEAN dan Tiongkok. Sebagai negara kepulauan terbesar dan pendiri ASEAN, Indonesia berperan strategis dalam mendorong diplomasi maritim untuk menjaga stabilitas kawasan. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor pendukung dan penghambat keberhasilan Indonesia dalam diplomasi maritim ASEAN, serta merumuskan strategi peningkatan stabilitas keamanan regional di LCS. Penelitian ini menggunakan metode... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/0/diplomasi-maritim-sumber-daya-laut-china-stabilita-thumb-74d12.webp" title="JURIS - Strategi Indonesia dalam Mendorong Diplomasi Maritim ASEAN untuk Membangun Stabilitas Keamanan Regional di tengah Dinamika Konflik Laut China Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/0/diplomasi-maritim-sumber-daya-laut-china-stabilita-thumb-74d12.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/0/diplomasi-maritim-sumber-daya-laut-china-stabilita-thumb-74d12.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/0/diplomasi-maritim-sumber-daya-laut-china-stabilita-thumb-74d12.webp 1x" title="JURIS - Strategi Indonesia dalam Mendorong Diplomasi Maritim ASEAN untuk Membangun Stabilitas Keamanan Regional di tengah Dinamika Konflik Laut China Selatan" alt="JURIS - Strategi Indonesia dalam Mendorong Diplomasi Maritim ASEAN untuk Membangun Stabilitas Keamanan Regional di tengah Dinamika Konflik Laut China Selatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/0/diplomasi-maritim-sumber-daya-laut-china-stabilita-thumb-964eb.webp" title="JURIS - Strategi Indonesia dalam Mendorong Diplomasi Maritim ASEAN untuk Membangun Stabilitas Keamanan Regional di tengah Dinamika Konflik Laut China Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/0/diplomasi-maritim-sumber-daya-laut-china-stabilita-thumb-964eb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/0/diplomasi-maritim-sumber-daya-laut-china-stabilita-thumb-964eb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/0/diplomasi-maritim-sumber-daya-laut-china-stabilita-thumb-964eb.webp 1x" title="JURIS - Strategi Indonesia dalam Mendorong Diplomasi Maritim ASEAN untuk Membangun Stabilitas Keamanan Regional di tengah Dinamika Konflik Laut China Selatan" alt="JURIS - Strategi Indonesia dalam Mendorong Diplomasi Maritim ASEAN untuk Membangun Stabilitas Keamanan Regional di tengah Dinamika Konflik Laut China Selatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/0/diplomasi-maritim-sumber-daya-laut-china-stabilita-thumb-78066.webp" title="JURIS - Strategi Indonesia dalam Mendorong Diplomasi Maritim ASEAN untuk Membangun Stabilitas Keamanan Regional di tengah Dinamika Konflik Laut China Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/0/diplomasi-maritim-sumber-daya-laut-china-stabilita-thumb-78066.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/0/diplomasi-maritim-sumber-daya-laut-china-stabilita-thumb-78066.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/0/diplomasi-maritim-sumber-daya-laut-china-stabilita-thumb-78066.webp 1x" title="JURIS - Strategi Indonesia dalam Mendorong Diplomasi Maritim ASEAN untuk Membangun Stabilitas Keamanan Regional di tengah Dinamika Konflik Laut China Selatan" alt="JURIS - Strategi Indonesia dalam Mendorong Diplomasi Maritim ASEAN untuk Membangun Stabilitas Keamanan Regional di tengah Dinamika Konflik Laut China Selatan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69091-diplomasi-maritim-sumber-daya-ma" title="JURIS - Strategi Indonesia dalam Mendorong Diplomasi Maritim ASEAN untuk Membangun Stabilitas Keamanan Regional di tengah Dinamika Konflik Laut China Selatan" target="_blank">Strategi Indonesia dalam Mendorong Diplomasi Maritim ASEAN untuk Membangun Stabilitas Keamanan Regional di tengah Dinamika Konflik Laut China Selatan</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji potensi ekonomi biru di Laut China Selatan sebagai alat diplomasi maritim yang berkelanjutan, dengan fokus pada kerja sama ekonomi antara ASEAN dan Tiongkok. 2. Analisis peran non-pemerintah seperti komunitas nelayan dalam pengelolaan sumber daya laut di LCS dapat menjadi arah studi baru untuk memperkuat keamanan maritim regional. 3. Studi tentang efektivitas mekanisme konsensus ASEAN dalam menangani dinamika keamanan maritim di LCS, khususnya dalam menghadapi ancaman non-tradisional seperti perburuan ikan ilegal dan kerusakan ekosistem..
<br>Strategi diplomasi maritim Indonesia di Laut China Selatan menonjolkan pendekatan non-konfrontatif berbasis hukum internasional dan prinsip bebas aktif.Indonesia berperan sebagai mediator netral, memfasilitasi dialog ASEAN-Tiongkok, termasuk penyusunan Code of Conduct (CoC).Namun, ruang lingkup diplomasi maritim Indonesia yang terbatas pada isu perbatasan dan kerja sama konvensional perlu diperluas untuk memanfaatkan potensi strategis lebih besar, seperti pengelolaan konflik, penguatan kerja sama ekonomi biru, dan pencegahan ancaman lintas negara.Diplomasi maritim Indonesia perlu dibuat dalam kebijakan konvergensi bersama dengan Malaysia, yang dinilai memiliki strategi serupa dalam konteks LCS dengan Indonesia, guna menjaga stabilitas kawasan
<br>Konflik Laut China Selatan (LCS) menjadi tantangan keamanan maritim yang kompleks di Asia Tenggara, melibatkan klaim teritorial antara negara-negara ASEAN dan Tiongkok. Sebagai negara kepulauan terbesar dan pendiri ASEAN, Indonesia berperan strategis dalam mendorong diplomasi maritim untuk menjaga stabilitas kawasan. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor pendukung dan penghambat keberhasilan Indonesia dalam diplomasi maritim ASEAN, serta merumuskan strategi peningkatan stabilitas keamanan regional di LCS. Penelitian ini menggunakan metode...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/0/diplomasi-maritim-sumber-daya-laut-china-stabilita-thumb-78066.webp" type="image/webp" length="98294" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/0/diplomasi-maritim-sumber-daya-laut-china-stabilita-thumb-74d12.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/0/diplomasi-maritim-sumber-daya-laut-china-stabilita-thumb-964eb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/0/diplomasi-maritim-sumber-daya-laut-china-stabilita-thumb-78066.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-508-undip.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19742-indonesian-perspective.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analysis Of The Meaning Shift Of The Loanword Technology In Indonesian Using The Word Embedding Technique ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analysis Of The Meaning Shift Of The Loanword Technology In Indonesian Using The Word Embedding Technique ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analysis Of The Meaning Shift Of The Loanword Technology In Indonesian Using The Word Embedding Technique ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69106-perubahan-makna-semantic-shift-technology-loanword</link>
	<guid isPermaLink="false">293901a8ad6fa694e0508b95772f4558</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 15:10:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hannatul ma ]]></category>
	<category><![CDATA[ alfan habib ]]></category>
	<category><![CDATA[ 2 days avg ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[2,alfan,avg,days,habib,hannatul,ma]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan korpus yang lebih luas dengan menggabungkan sumber data digital seperti komentar pembaca dan platform media sosial lainnya untuk representasi penggunaan bahasa Indonesia yang lebih komprehensif. Selanjutnya, penggunaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analysis Of The Meaning Shift Of The Loanword Technology In Indonesian Using The Word Embedding Technique: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan korpus yang lebih luas dengan menggabungkan sumber data digital seperti komentar pembaca dan platform media sosial lainnya untuk representasi penggunaan bahasa Indonesia yang lebih komprehensif. Selanjutnya, penggunaan model bahasa kontekstual yang lebih canggih dapat meningkatkan akurasi dalam menangkap nuansa makna yang bergantung pada konteks kalimat. Terakhir, hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar untuk meningkatkan literasi digital dan kesadaran bahasa yang adaptif dalam era teknologi, dengan fokus pada pemahaman pergeseran makna kosakata teknologi.. Perkembangan teknologi informasi berdampak signifikan pada dinamika bahasa, terutama penggunaan kata serapan teknologi dalam bahasa Indonesia.Studi ini menunjukkan bahwa teknik embedding kata efektif untuk menganalisis perubahan makna kata serapan.Temuan menunjukkan pergeseran makna yang sistematis, termasuk perluasan makna dan perubahan asosiasi semantik.Penelitian ini memperkaya studi semantik Indonesia dengan pendekatan data besar dan menunjukkan potensi kolaborasi antara linguistik dan teknologi informasi Perkembangan teknologi informasi telah mendorong penyebaran kata serapan terkait teknologi dalam bahasa Indonesia, khususnya dalam komunikasi digital. Penggunaan intensif kata serapan ini di berbagai konteks menyebabkan perubahan makna. Studi ini bertujuan menganalisis perubahan makna kata serapan teknologi dalam bahasa Indonesia dengan teknik embedding kata sebagai pendekatan linguistik komputasional. Penelitian menggunakan metode kuantitatif berdasarkan analisis korpus teks digital yang merepresentasikan penggunaan bahasa di berbagai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/3/perubahan-makna-semantic-shift-technology-loanword-thumb-dbcad.webp" title="JURIS - Analysis Of The Meaning Shift Of The Loanword Technology In Indonesian Using The Word Embedding Technique" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/3/perubahan-makna-semantic-shift-technology-loanword-thumb-dbcad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/3/perubahan-makna-semantic-shift-technology-loanword-thumb-dbcad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/3/perubahan-makna-semantic-shift-technology-loanword-thumb-dbcad.webp 1x" title="JURIS - Analysis Of The Meaning Shift Of The Loanword Technology In Indonesian Using The Word Embedding Technique" alt="JURIS - Analysis Of The Meaning Shift Of The Loanword Technology In Indonesian Using The Word Embedding Technique" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/3/perubahan-makna-semantic-shift-technology-loanword-thumb-2987f.webp" title="JURIS - Analysis Of The Meaning Shift Of The Loanword Technology In Indonesian Using The Word Embedding Technique" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/3/perubahan-makna-semantic-shift-technology-loanword-thumb-2987f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/3/perubahan-makna-semantic-shift-technology-loanword-thumb-2987f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/3/perubahan-makna-semantic-shift-technology-loanword-thumb-2987f.webp 1x" title="JURIS - Analysis Of The Meaning Shift Of The Loanword Technology In Indonesian Using The Word Embedding Technique" alt="JURIS - Analysis Of The Meaning Shift Of The Loanword Technology In Indonesian Using The Word Embedding Technique" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/3/perubahan-makna-semantic-shift-technology-loanword-thumb-addb2.webp" title="JURIS - Analysis Of The Meaning Shift Of The Loanword Technology In Indonesian Using The Word Embedding Technique" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/3/perubahan-makna-semantic-shift-technology-loanword-thumb-addb2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/3/perubahan-makna-semantic-shift-technology-loanword-thumb-addb2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/3/perubahan-makna-semantic-shift-technology-loanword-thumb-addb2.webp 1x" title="JURIS - Analysis Of The Meaning Shift Of The Loanword Technology In Indonesian Using The Word Embedding Technique" alt="JURIS - Analysis Of The Meaning Shift Of The Loanword Technology In Indonesian Using The Word Embedding Technique" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69106-perubahan-makna-semantic-shift-technology-loanword" title="JURIS - Analysis Of The Meaning Shift Of The Loanword Technology In Indonesian Using The Word Embedding Technique" target="_blank">Analysis Of The Meaning Shift Of The Loanword Technology In Indonesian Using The Word Embedding Technique</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan korpus yang lebih luas dengan menggabungkan sumber data digital seperti komentar pembaca dan platform media sosial lainnya untuk representasi penggunaan bahasa Indonesia yang lebih komprehensif. Selanjutnya, penggunaan model bahasa kontekstual yang lebih canggih dapat meningkatkan akurasi dalam menangkap nuansa makna yang bergantung pada konteks kalimat. Terakhir, hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar untuk meningkatkan literasi digital dan kesadaran bahasa yang adaptif dalam era teknologi, dengan fokus pada pemahaman pergeseran makna kosakata teknologi..
<br>Perkembangan teknologi informasi berdampak signifikan pada dinamika bahasa, terutama penggunaan kata serapan teknologi dalam bahasa Indonesia.Studi ini menunjukkan bahwa teknik embedding kata efektif untuk menganalisis perubahan makna kata serapan.Temuan menunjukkan pergeseran makna yang sistematis, termasuk perluasan makna dan perubahan asosiasi semantik.Penelitian ini memperkaya studi semantik Indonesia dengan pendekatan data besar dan menunjukkan potensi kolaborasi antara linguistik dan teknologi informasi
<br>Perkembangan teknologi informasi telah mendorong penyebaran kata serapan terkait teknologi dalam bahasa Indonesia, khususnya dalam komunikasi digital. Penggunaan intensif kata serapan ini di berbagai konteks menyebabkan perubahan makna. Studi ini bertujuan menganalisis perubahan makna kata serapan teknologi dalam bahasa Indonesia dengan teknik embedding kata sebagai pendekatan linguistik komputasional. Penelitian menggunakan metode kuantitatif berdasarkan analisis korpus teks digital yang merepresentasikan penggunaan bahasa di berbagai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/3/perubahan-makna-semantic-shift-technology-loanword-thumb-2987f.webp" type="image/webp" length="122288" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/3/perubahan-makna-semantic-shift-technology-loanword-thumb-dbcad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/3/perubahan-makna-semantic-shift-technology-loanword-thumb-2987f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/3/perubahan-makna-semantic-shift-technology-loanword-thumb-addb2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7715-bufnets.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21229-bulletin-network-engineer-informatics.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Religious Economic and Political Values Shifting in Inheritance System of Suku Anak Dalam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Religious Economic and Political Values Shifting in Inheritance System of Suku Anak Dalam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Religious Economic and Political Values Shifting in Inheritance System of Suku Anak Dalam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69109-sistem-waris-islam-ajaran-harta</link>
	<guid isPermaLink="false">fe8c4b4e27a7f0f33565a71538f0d687</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 15:08:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<category><![CDATA[ site map ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,fees,focus,map,scope,site]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang dampak konversi agama terhadap sistem kewarisan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Religious, Economic, and Political Values Shifting in Inheritance System of Suku Anak Dalam: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang dampak konversi agama terhadap sistem kewarisan Suku Anak Dalam, khususnya dalam hal penerapan hukum waris Islam dan hukum waris adat. Kedua, penelitian tentang interaksi sosial antara Suku Anak Dalam dengan masyarakat pendatang dan bagaimana hal ini mempengaruhi pergeseran nilai-nilai sosial dan budaya mereka. Ketiga, penelitian tentang migrasi Suku Anak Dalam dari satu wilayah ke wilayah lain dan bagaimana hal ini mempengaruhi sistem kewarisan mereka, termasuk perubahan bentuk dan klasifikasi harta waris. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang pergeseran nilai-nilai sosial, ekonomi, dan politik dalam sistem kewarisan Suku Anak Dalam.. Inklusi ajaran Islam memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perubahan tatanan hidup masyarakat Suku Anak Dalam.Perubahan ini juga mencakup ketentuan terkait sistem kewarisan.Namun, dalam praktiknya, terdapat dualisme dalam penerapan hukum waris, yaitu hukum waris Islam dan hukum waris adat.Meskipun telah memeluk Islam, tampaknya penggunaan hukum waris adat lebih dominan daripada hukum Islam.Tidak dapat dipungkiri bahwa keberadaan hukum waris yang pluralistik di Indonesia juga mempengaruhi hal ini.Selanjutnya, proses perubahan sistem kewarisan yang terjadi di kalangan Suku Anak Dalam juga mempengaruhi pergeseran nilai-nilai agama, ekonomi, dan politik.Perubahan ini dimulai dari proses pengorganisasian jenazah.Beberapa faktor yang mempengaruhi pergeseran ini meliputi konversi agama menjadi Islam, interaksi sosial dengan masyarakat pendatang, migrasi dari satu wilayah ke wilayah lain, dan pendidikan Suku Anak Dalam dikenal sebagai kelompok masyarakat terasing di Jambi. Mereka menganut kepercayaan animisme dan dinamisme. Namun, dalam beberapa dekade terakhir, Suku Anak Dalam telah melakukan konversi agama menjadi Islam. Artikel ini mengkaji tentang bentuk pergeseran sistem kewarisan ini serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan analisis kualitatif dalam perspektif normatif-sosiologis. Sementara itu, pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam praktiknya, berlaku dualisme hukum, yaitu hukum waris Islam dan hukum waris adat. Namun, penggunaan hukum waris adat terlihat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/7/sistem-waris-islam-ajaran-harta-anak-interaksi-sos-thumb-64d61.webp" title="JURIS - Religious, Economic, and Political Values Shifting in Inheritance System of Suku Anak Dalam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/sistem-waris-islam-ajaran-harta-anak-interaksi-sos-thumb-64d61.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/sistem-waris-islam-ajaran-harta-anak-interaksi-sos-thumb-64d61.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/sistem-waris-islam-ajaran-harta-anak-interaksi-sos-thumb-64d61.webp 1x" title="JURIS - Religious, Economic, and Political Values Shifting in Inheritance System of Suku Anak Dalam" alt="JURIS - Religious, Economic, and Political Values Shifting in Inheritance System of Suku Anak Dalam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/sistem-waris-islam-ajaran-harta-anak-interaksi-sos-thumb-33834.webp" title="JURIS - Religious, Economic, and Political Values Shifting in Inheritance System of Suku Anak Dalam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/sistem-waris-islam-ajaran-harta-anak-interaksi-sos-thumb-33834.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/sistem-waris-islam-ajaran-harta-anak-interaksi-sos-thumb-33834.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/sistem-waris-islam-ajaran-harta-anak-interaksi-sos-thumb-33834.webp 1x" title="JURIS - Religious, Economic, and Political Values Shifting in Inheritance System of Suku Anak Dalam" alt="JURIS - Religious, Economic, and Political Values Shifting in Inheritance System of Suku Anak Dalam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/sistem-waris-islam-ajaran-harta-anak-interaksi-sos-thumb-39a9e.webp" title="JURIS - Religious, Economic, and Political Values Shifting in Inheritance System of Suku Anak Dalam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/sistem-waris-islam-ajaran-harta-anak-interaksi-sos-thumb-39a9e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/sistem-waris-islam-ajaran-harta-anak-interaksi-sos-thumb-39a9e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/sistem-waris-islam-ajaran-harta-anak-interaksi-sos-thumb-39a9e.webp 1x" title="JURIS - Religious, Economic, and Political Values Shifting in Inheritance System of Suku Anak Dalam" alt="JURIS - Religious, Economic, and Political Values Shifting in Inheritance System of Suku Anak Dalam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69109-sistem-waris-islam-ajaran-harta" title="JURIS - Religious, Economic, and Political Values Shifting in Inheritance System of Suku Anak Dalam" target="_blank">Religious, Economic, and Political Values Shifting in Inheritance System of Suku Anak Dalam</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang dampak konversi agama terhadap sistem kewarisan Suku Anak Dalam, khususnya dalam hal penerapan hukum waris Islam dan hukum waris adat. Kedua, penelitian tentang interaksi sosial antara Suku Anak Dalam dengan masyarakat pendatang dan bagaimana hal ini mempengaruhi pergeseran nilai-nilai sosial dan budaya mereka. Ketiga, penelitian tentang migrasi Suku Anak Dalam dari satu wilayah ke wilayah lain dan bagaimana hal ini mempengaruhi sistem kewarisan mereka, termasuk perubahan bentuk dan klasifikasi harta waris. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang pergeseran nilai-nilai sosial, ekonomi, dan politik dalam sistem kewarisan Suku Anak Dalam..
<br>Inklusi ajaran Islam memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perubahan tatanan hidup masyarakat Suku Anak Dalam.Perubahan ini juga mencakup ketentuan terkait sistem kewarisan.Namun, dalam praktiknya, terdapat dualisme dalam penerapan hukum waris, yaitu hukum waris Islam dan hukum waris adat.Meskipun telah memeluk Islam, tampaknya penggunaan hukum waris adat lebih dominan daripada hukum Islam.Tidak dapat dipungkiri bahwa keberadaan hukum waris yang pluralistik di Indonesia juga mempengaruhi hal ini.Selanjutnya, proses perubahan sistem kewarisan yang terjadi di kalangan Suku Anak Dalam juga mempengaruhi pergeseran nilai-nilai agama, ekonomi, dan politik.Perubahan ini dimulai dari proses pengorganisasian jenazah.Beberapa faktor yang mempengaruhi pergeseran ini meliputi konversi agama menjadi Islam, interaksi sosial dengan masyarakat pendatang, migrasi dari satu wilayah ke wilayah lain, dan pendidikan
<br>Suku Anak Dalam dikenal sebagai kelompok masyarakat terasing di Jambi. Mereka menganut kepercayaan animisme dan dinamisme. Namun, dalam beberapa dekade terakhir, Suku Anak Dalam telah melakukan konversi agama menjadi Islam. Artikel ini mengkaji tentang bentuk pergeseran sistem kewarisan ini serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan analisis kualitatif dalam perspektif normatif-sosiologis. Sementara itu, pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam praktiknya, berlaku dualisme hukum, yaitu hukum waris Islam dan hukum waris adat. Namun, penggunaan hukum waris adat terlihat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/7/sistem-waris-islam-ajaran-harta-anak-interaksi-sos-thumb-64d61.webp" type="image/webp" length="59248" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/sistem-waris-islam-ajaran-harta-anak-interaksi-sos-thumb-64d61.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/sistem-waris-islam-ajaran-harta-anak-interaksi-sos-thumb-33834.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/sistem-waris-islam-ajaran-harta-anak-interaksi-sos-thumb-39a9e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-622-uin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-118-ahkam-jurnal-ilmu-syariah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Diplomasi Kopi Indonesia di Kancah Dunia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Diplomasi Kopi Indonesia di Kancah Dunia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Diplomasi Kopi Indonesia di Kancah Dunia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69099-simpul-produksi-kopi-frekuensi-minum</link>
	<guid isPermaLink="false">25429f4deb11d2bc274b8d658838bf50</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 15:06:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ resensi buku ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[buku,header,page,resensi,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat berfokus pada eksplorasi mendalam mengenai persepsi dan preferensi konsumen, baik di pasar domestik maupun internasional, terhadap kopi single-origin Indonesia. Hal ini penting untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi daya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Diplomasi Kopi Indonesia di Kancah Dunia: Penelitian lanjutan dapat berfokus pada eksplorasi mendalam mengenai persepsi dan preferensi konsumen, baik di pasar domestik maupun internasional, terhadap kopi single-origin Indonesia. Hal ini penting untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi daya saing kopi di tingkat ritel, melengkapi studi yang selama ini cenderung berpusat pada aspek komoditas ekspor. Selanjutnya, diperlukan investigasi terhadap model kolaborasi lintas sektor yang paling efektif, melibatkan pemerintah, akademisi, dan petani, untuk meningkatkan kualitas dan volume produksi kopi spesialti Indonesia. Studi ini dapat mengkaji keberhasilan program seperti Perhutanan Sosial dalam mendukung pengembangan varietas kopi unggul yang adaptif terhadap kondisi iklim, sekaligus memastikan praktik pertanian yang berkelanjutan. Terakhir, sangat krusial untuk melakukan analisis komparatif terhadap insentif dan hambatan yang dihadapi petani kecil dalam mengadopsi praktik pertanian berkelanjutan dan memperoleh sertifikasi fair trade. Penelitian ini harus mempertimbangkan bagaimana kebijakan pemerintah daerah, pedagang kopi, dan koperasi dapat berperan aktif dalam mengatasi isu-isu lingkungan dan sosial seperti deforestasi, penggunaan pestisida, serta kesejahteraan petani, demi mewujudkan diplomasi kopi yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi tetapi juga bertanggung jawab secara sosial dan ekologis.. Diplomasi ekonomi melalui pemanfaatan komoditas kopi sebagai instrumen soft power gastrodiplomacy terbukti efektif dalam mencapai tujuan nasional yang lebih besar.Pendekatan ini tidak hanya berbagi cerita dan nilai budaya kopi Indonesia, tetapi juga meningkatkan nation branding dan citra positif negara di kancah global.Kolaborasi aktif antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam diplomasi kopi dapat menghasilkan peningkatan penjualan komoditas, keuntungan bagi negara, serta kesejahteraan bagi petani dan buruh tani kopi secara nyata Indonesia merupakan salah satu produsen sekaligus eksportir biji kopi terbesar keempat di dunia. Kopi dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan budaya Indonesia ke luar negeri sekaligus untuk meningkatkan potensi kopi dalam mendukung perekonomian bangsa. Upaya ini disebut dengan Diplomasi Kopi, yaitu sebuah pendekatan gastrodiplomasi dengan memanfaatkan kopi dalam bentuk sajian minuman. Diplomasi kopi menjadi alat baru soft power diplomacy Indonesia untuk mempererat hubungan bilateral maupun multilateral Indonesia dengan berbagai negara, yang dilakukan oleh tidak terbatas hanya aktor negara, tetapi juga aktor non-negara termasuk individu.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/8/simpul-produksi-kopi-frekuensi-minum-curah-biji-ta-thumb-cd3e6.webp" title="JURIS - Diplomasi Kopi Indonesia di Kancah Dunia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/8/simpul-produksi-kopi-frekuensi-minum-curah-biji-ta-thumb-cd3e6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/8/simpul-produksi-kopi-frekuensi-minum-curah-biji-ta-thumb-cd3e6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/8/simpul-produksi-kopi-frekuensi-minum-curah-biji-ta-thumb-cd3e6.webp 1x" title="JURIS - Diplomasi Kopi Indonesia di Kancah Dunia" alt="JURIS - Diplomasi Kopi Indonesia di Kancah Dunia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/8/simpul-produksi-kopi-frekuensi-minum-curah-biji-ta-thumb-545af.webp" title="JURIS - Diplomasi Kopi Indonesia di Kancah Dunia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/8/simpul-produksi-kopi-frekuensi-minum-curah-biji-ta-thumb-545af.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/8/simpul-produksi-kopi-frekuensi-minum-curah-biji-ta-thumb-545af.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/8/simpul-produksi-kopi-frekuensi-minum-curah-biji-ta-thumb-545af.webp 1x" title="JURIS - Diplomasi Kopi Indonesia di Kancah Dunia" alt="JURIS - Diplomasi Kopi Indonesia di Kancah Dunia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/8/simpul-produksi-kopi-frekuensi-minum-curah-biji-ta-thumb-1bf99.webp" title="JURIS - Diplomasi Kopi Indonesia di Kancah Dunia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/8/simpul-produksi-kopi-frekuensi-minum-curah-biji-ta-thumb-1bf99.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/8/simpul-produksi-kopi-frekuensi-minum-curah-biji-ta-thumb-1bf99.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/8/simpul-produksi-kopi-frekuensi-minum-curah-biji-ta-thumb-1bf99.webp 1x" title="JURIS - Diplomasi Kopi Indonesia di Kancah Dunia" alt="JURIS - Diplomasi Kopi Indonesia di Kancah Dunia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69099-simpul-produksi-kopi-frekuensi-minum" title="JURIS - Diplomasi Kopi Indonesia di Kancah Dunia" target="_blank">Diplomasi Kopi Indonesia di Kancah Dunia</a>: Penelitian lanjutan dapat berfokus pada eksplorasi mendalam mengenai persepsi dan preferensi konsumen, baik di pasar domestik maupun internasional, terhadap kopi single-origin Indonesia. Hal ini penting untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi daya saing kopi di tingkat ritel, melengkapi studi yang selama ini cenderung berpusat pada aspek komoditas ekspor. Selanjutnya, diperlukan investigasi terhadap model kolaborasi lintas sektor yang paling efektif, melibatkan pemerintah, akademisi, dan petani, untuk meningkatkan kualitas dan volume produksi kopi spesialti Indonesia. Studi ini dapat mengkaji keberhasilan program seperti Perhutanan Sosial dalam mendukung pengembangan varietas kopi unggul yang adaptif terhadap kondisi iklim, sekaligus memastikan praktik pertanian yang berkelanjutan. Terakhir, sangat krusial untuk melakukan analisis komparatif terhadap insentif dan hambatan yang dihadapi petani kecil dalam mengadopsi praktik pertanian berkelanjutan dan memperoleh sertifikasi fair trade. Penelitian ini harus mempertimbangkan bagaimana kebijakan pemerintah daerah, pedagang kopi, dan koperasi dapat berperan aktif dalam mengatasi isu-isu lingkungan dan sosial seperti deforestasi, penggunaan pestisida, serta kesejahteraan petani, demi mewujudkan diplomasi kopi yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi tetapi juga bertanggung jawab secara sosial dan ekologis..
<br>Diplomasi ekonomi melalui pemanfaatan komoditas kopi sebagai instrumen soft power gastrodiplomacy terbukti efektif dalam mencapai tujuan nasional yang lebih besar.Pendekatan ini tidak hanya berbagi cerita dan nilai budaya kopi Indonesia, tetapi juga meningkatkan nation branding dan citra positif negara di kancah global.Kolaborasi aktif antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam diplomasi kopi dapat menghasilkan peningkatan penjualan komoditas, keuntungan bagi negara, serta kesejahteraan bagi petani dan buruh tani kopi secara nyata
<br>Indonesia merupakan salah satu produsen sekaligus eksportir biji kopi terbesar keempat di dunia. Kopi dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan budaya Indonesia ke luar negeri sekaligus untuk meningkatkan potensi kopi dalam mendukung perekonomian bangsa. Upaya ini disebut dengan Diplomasi Kopi, yaitu sebuah pendekatan gastrodiplomasi dengan memanfaatkan kopi dalam bentuk sajian minuman. Diplomasi kopi menjadi alat baru soft power diplomacy Indonesia untuk mempererat hubungan bilateral maupun multilateral Indonesia dengan berbagai negara, yang dilakukan oleh tidak terbatas hanya aktor negara, tetapi juga aktor non-negara termasuk individu....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/8/simpul-produksi-kopi-frekuensi-minum-curah-biji-ta-thumb-cd3e6.webp" type="image/webp" length="76290" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/8/simpul-produksi-kopi-frekuensi-minum-curah-biji-ta-thumb-cd3e6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/8/simpul-produksi-kopi-frekuensi-minum-curah-biji-ta-thumb-545af.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/8/simpul-produksi-kopi-frekuensi-minum-curah-biji-ta-thumb-1bf99.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-508-undip.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19742-indonesian-perspective.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Factors Associated with the Implementation of Medical Records at the Konawe District Health Center Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Factors Associated with the Implementation of Medical Records at the Konawe District Health Center Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Factors Associated with the Implementation of Medical Records at the Konawe District Health Center Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69103-manajemen-rekam-berkas-medis-fleksibilitas-p</link>
	<guid isPermaLink="false">fe8d835f8c5a188fc8d4fcd95749b4f1</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 15:05:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ cited byview ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ la ode saafi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[byview,cited,content,la,main,ode,saafi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak sistem rekam medis elektronik (EMR) terhadap efisiensi dan akurasi data di puskesmas daerah. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang pengembangan program pelatihan khusus untuk staf medis dalam manajemen ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Factors Associated with the Implementation of Medical Records at the Konawe District Health Center, Indonesia: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak sistem rekam medis elektronik (EMR) terhadap efisiensi dan akurasi data di puskesmas daerah. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang pengembangan program pelatihan khusus untuk staf medis dalam manajemen rekam medis. Terakhir, penelitian juga bisa mengeksplorasi peran kepemimpinan dan kebijakan pemerintah daerah dalam memperbaiki infrastruktur dan sumber daya untuk mendukung penerapan rekam medis yang optimal. Ketiga arah ini dapat memberikan wawasan baru tentang solusi berbasis teknologi, pendidikan, dan kebijakan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan.. Studi ini menyimpulkan bahwa ada hubungan signifikan antara faktor finansial, sumber daya manusia, waktu, faktor organisasi, dan infrastruktur dengan penerapan rekam medis.Faktor finansial yang memadai meningkatkan praktik rekam medis, personel terlatih meningkatkan implementasinya, manajemen waktu yang efektif dan adaptasi mendukung praktik yang lebih baik, kepemimpinan yang kuat dan dukungan organisasi meningkatkan proses rekam medis, serta infrastruktur yang memadai sangat penting untuk manajemen rekam medis yang sukses.Menangani faktor-faktor ini sangat penting untuk meningkatkan praktik rekam medis dan kualitas layanan kesehatan secara keseluruhan Latar belakang: Penerapan rekam medis penting untuk memastikan kualitas layanan kesehatan dengan mendukung perawatan pasien, fungsi administratif, dan pengembangan kebijakan. Namun, tantangan seperti keterbatasan sumber daya, pelatihan yang tidak memadai, dan infrastruktur yang tidak cukup sering menghambat praktik optimal rekam medis di puskesmas, terutama di wilayah berkembang seperti Kabupaten Konawe, Indonesia. Tujuan: Studi ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang terkait dengan penerapan rekam medis di Puskesmas Kabupaten Konawe. Metode: Desain penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan studi kasus kontrol. Populasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/6/manajemen-rekam-berkas-medis-fleksibilitas-praktik-thumb-930f8.webp" title="JURIS - Factors Associated with the Implementation of Medical Records at the Konawe District Health Center, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/manajemen-rekam-berkas-medis-fleksibilitas-praktik-thumb-930f8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/manajemen-rekam-berkas-medis-fleksibilitas-praktik-thumb-930f8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/manajemen-rekam-berkas-medis-fleksibilitas-praktik-thumb-930f8.webp 1x" title="JURIS - Factors Associated with the Implementation of Medical Records at the Konawe District Health Center, Indonesia" alt="JURIS - Factors Associated with the Implementation of Medical Records at the Konawe District Health Center, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/manajemen-rekam-berkas-medis-fleksibilitas-praktik-thumb-a9153.webp" title="JURIS - Factors Associated with the Implementation of Medical Records at the Konawe District Health Center, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/manajemen-rekam-berkas-medis-fleksibilitas-praktik-thumb-a9153.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/manajemen-rekam-berkas-medis-fleksibilitas-praktik-thumb-a9153.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/manajemen-rekam-berkas-medis-fleksibilitas-praktik-thumb-a9153.webp 1x" title="JURIS - Factors Associated with the Implementation of Medical Records at the Konawe District Health Center, Indonesia" alt="JURIS - Factors Associated with the Implementation of Medical Records at the Konawe District Health Center, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/manajemen-rekam-berkas-medis-fleksibilitas-praktik-thumb-53cc0.webp" title="JURIS - Factors Associated with the Implementation of Medical Records at the Konawe District Health Center, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/manajemen-rekam-berkas-medis-fleksibilitas-praktik-thumb-53cc0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/manajemen-rekam-berkas-medis-fleksibilitas-praktik-thumb-53cc0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/manajemen-rekam-berkas-medis-fleksibilitas-praktik-thumb-53cc0.webp 1x" title="JURIS - Factors Associated with the Implementation of Medical Records at the Konawe District Health Center, Indonesia" alt="JURIS - Factors Associated with the Implementation of Medical Records at the Konawe District Health Center, Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69103-manajemen-rekam-berkas-medis-fleksibilitas-p" title="JURIS - Factors Associated with the Implementation of Medical Records at the Konawe District Health Center, Indonesia" target="_blank">Factors Associated with the Implementation of Medical Records at the Konawe District Health Center, Indonesia</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak sistem rekam medis elektronik (EMR) terhadap efisiensi dan akurasi data di puskesmas daerah. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang pengembangan program pelatihan khusus untuk staf medis dalam manajemen rekam medis. Terakhir, penelitian juga bisa mengeksplorasi peran kepemimpinan dan kebijakan pemerintah daerah dalam memperbaiki infrastruktur dan sumber daya untuk mendukung penerapan rekam medis yang optimal. Ketiga arah ini dapat memberikan wawasan baru tentang solusi berbasis teknologi, pendidikan, dan kebijakan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan..
<br>Studi ini menyimpulkan bahwa ada hubungan signifikan antara faktor finansial, sumber daya manusia, waktu, faktor organisasi, dan infrastruktur dengan penerapan rekam medis.Faktor finansial yang memadai meningkatkan praktik rekam medis, personel terlatih meningkatkan implementasinya, manajemen waktu yang efektif dan adaptasi mendukung praktik yang lebih baik, kepemimpinan yang kuat dan dukungan organisasi meningkatkan proses rekam medis, serta infrastruktur yang memadai sangat penting untuk manajemen rekam medis yang sukses.Menangani faktor-faktor ini sangat penting untuk meningkatkan praktik rekam medis dan kualitas layanan kesehatan secara keseluruhan
<br>Latar belakang: Penerapan rekam medis penting untuk memastikan kualitas layanan kesehatan dengan mendukung perawatan pasien, fungsi administratif, dan pengembangan kebijakan. Namun, tantangan seperti keterbatasan sumber daya, pelatihan yang tidak memadai, dan infrastruktur yang tidak cukup sering menghambat praktik optimal rekam medis di puskesmas, terutama di wilayah berkembang seperti Kabupaten Konawe, Indonesia. Tujuan: Studi ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang terkait dengan penerapan rekam medis di Puskesmas Kabupaten Konawe. Metode: Desain penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan studi kasus kontrol. Populasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/6/manajemen-rekam-berkas-medis-fleksibilitas-praktik-thumb-a9153.webp" type="image/webp" length="102608" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/manajemen-rekam-berkas-medis-fleksibilitas-praktik-thumb-930f8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/manajemen-rekam-berkas-medis-fleksibilitas-praktik-thumb-a9153.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/manajemen-rekam-berkas-medis-fleksibilitas-praktik-thumb-53cc0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-816-stikbar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3242-public-health-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Middle Income Trap Mengapa Indonesia Sulit Menembus Major Power Global ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Middle Income Trap Mengapa Indonesia Sulit Menembus Major Power Global ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Middle Income Trap Mengapa Indonesia Sulit Menembus Major Power Global ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69089-middle-power-indonesia-gdp-trap-statu</link>
	<guid isPermaLink="false">bbe87aa7b9cbed9e59a0baaa43894336</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 15:01:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Bagaimana Indonesia dapat memanfaatkan keterlibatan aktifnya dalam forum internasional untuk mengejar ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Middle Income Trap: Mengapa Indonesia Sulit Menembus Major Power Global?: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Bagaimana Indonesia dapat memanfaatkan keterlibatan aktifnya dalam forum internasional untuk mengejar status major power? Apakah Indonesia perlu mengubah peran dari hanya sebatas fasilitator menjadi negara dengan peran sebagai penentu dalam forum internasional?2. Bagaimana Indonesia dapat melepaskan diri dari ketergantungan terhadap major power dan melakukan perimbangan kekuatan dalam forum internasional? Apakah Indonesia perlu melakukan diversifikasi pasar dan memasuk pasokan komoditas vital terhadap negara-negara lower power, terutama di kawasan Afrika?3. Bagaimana Indonesia dapat melakukan pergeseran dari posisi sebagai penyeimbang menjadi pengarah terhadap lower power? Apakah Indonesia perlu memperkuat peran sebagai penghubung (bridge builder) antara kepentingan regional dan global, dan bagaimana hal ini dapat membantu Indonesia dalam mengejar status sebagai major power?. Merumuskan kesimpulan dari penjabaran di atas, bahwa keterlibatan Indonesia dalam beragam forum multilateral didorong oleh semangat Indonesia untuk membawa semangat kekuatan menengah dalam forum global.Hanya saja semangat tersebut hanya merefleksikan posisi mediator/bridger kepentingan major power.Kecenderungan Indonesia yang hanya menjadi fasilitator ditengarai oleh pilihan Indonesia yang cenderung enggan melepaskan diri status middle power.Padahal pemaknaan dan pemahaman terhadap identitas merupakan langkah awal untuk menyandang status sebagai major relevace power.Tak ayal apabila Indonesia terperangkap dalam middle income country selama 29 tahun yang ditengarai oleh kegagalan dalam mendefinisikan peran secara jelas dalam pergaulan internasional.Interdependensi ekonomi hanyalah alat, namun signifikansi peran dalam multilateralisme harus didahului dengan identifikasi peran dalam pergaulan internasional.Pada akhirnya, penulis ingin menegaskan bahwa keberhasilan Indonesia untuk menjadi major relevance power global tidak semata-mata didasarkan pada kapasitas ekonomi atau material, namun didasarkan pemaknaan akan identitas.Untuk itu, yang pertama kali harus Indonesia lakukan adalah mencitrakan ulang status sebagai AobridgerAo menjadi aktor dengan peran AodeciderAo.Kedua, Indonesia perlu melakukan pemerataan aktivitas ekonomi guna melepaskan (detach) ketergantungan terhadap major power.Ketiga, perlu dilakukan pergeseran (remapping) dari yang sebelumnya cenderung balancing terhadap major power menjadi negara dengan peran sebagai pengarah (navigator) terhadap lower power Proyeksi Indonesia sebagai negara dengan kekuatan ekonomi terbesar keempat di tahun 2045 menjadi salah satu diskursus yang banyak diperbincangkan, terutama pada periode kedua Pemerintahan Presiden Joko Widodo. Argumen utamanya adalah karena di tahun tersebut Indonesia akan mendapatkan apa yang disebut sebagai demographic dividend. Nyatanya, ditinjau dari kapasitas material ekonomi, sumbangsih Indonesia terhadap perekonomian global berdasarkan GDP misalnya, masih jauh tertinggal dengan major power. Jika hanya mengandalkan pada pertumbuhan GDP, eksposur pembangunan ekonomi Indonesia tidak akan terjadi secara eksponensial. GDP Indonesia di tahun 2023 bahkan setara dengan GDP Italia di tahun 2002. Artinya, Indonesia mesti menunggu... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/e/middle-power-gdp-trap-status-major-negara-lower-gl-thumb-e42df.webp" title="JURIS - Middle Income Trap: Mengapa Indonesia Sulit Menembus Major Power Global?" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/middle-power-gdp-trap-status-major-negara-lower-gl-thumb-e42df.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/middle-power-gdp-trap-status-major-negara-lower-gl-thumb-e42df.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/middle-power-gdp-trap-status-major-negara-lower-gl-thumb-e42df.webp 1x" title="JURIS - Middle Income Trap: Mengapa Indonesia Sulit Menembus Major Power Global?" alt="JURIS - Middle Income Trap: Mengapa Indonesia Sulit Menembus Major Power Global?" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/middle-power-gdp-trap-status-major-negara-lower-gl-thumb-8bf34.webp" title="JURIS - Middle Income Trap: Mengapa Indonesia Sulit Menembus Major Power Global?" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/middle-power-gdp-trap-status-major-negara-lower-gl-thumb-8bf34.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/middle-power-gdp-trap-status-major-negara-lower-gl-thumb-8bf34.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/middle-power-gdp-trap-status-major-negara-lower-gl-thumb-8bf34.webp 1x" title="JURIS - Middle Income Trap: Mengapa Indonesia Sulit Menembus Major Power Global?" alt="JURIS - Middle Income Trap: Mengapa Indonesia Sulit Menembus Major Power Global?" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/middle-power-gdp-trap-status-major-negara-lower-gl-thumb-24b15.webp" title="JURIS - Middle Income Trap: Mengapa Indonesia Sulit Menembus Major Power Global?" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/middle-power-gdp-trap-status-major-negara-lower-gl-thumb-24b15.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/middle-power-gdp-trap-status-major-negara-lower-gl-thumb-24b15.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/middle-power-gdp-trap-status-major-negara-lower-gl-thumb-24b15.webp 1x" title="JURIS - Middle Income Trap: Mengapa Indonesia Sulit Menembus Major Power Global?" alt="JURIS - Middle Income Trap: Mengapa Indonesia Sulit Menembus Major Power Global?" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69089-middle-power-indonesia-gdp-trap-statu" title="JURIS - Middle Income Trap: Mengapa Indonesia Sulit Menembus Major Power Global?" target="_blank">Middle Income Trap: Mengapa Indonesia Sulit Menembus Major Power Global?</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Bagaimana Indonesia dapat memanfaatkan keterlibatan aktifnya dalam forum internasional untuk mengejar status major power? Apakah Indonesia perlu mengubah peran dari hanya sebatas fasilitator menjadi negara dengan peran sebagai penentu dalam forum internasional?2. Bagaimana Indonesia dapat melepaskan diri dari ketergantungan terhadap major power dan melakukan perimbangan kekuatan dalam forum internasional? Apakah Indonesia perlu melakukan diversifikasi pasar dan memasuk pasokan komoditas vital terhadap negara-negara lower power, terutama di kawasan Afrika?3. Bagaimana Indonesia dapat melakukan pergeseran dari posisi sebagai penyeimbang menjadi pengarah terhadap lower power? Apakah Indonesia perlu memperkuat peran sebagai penghubung (bridge builder) antara kepentingan regional dan global, dan bagaimana hal ini dapat membantu Indonesia dalam mengejar status sebagai major power?.
<br>Merumuskan kesimpulan dari penjabaran di atas, bahwa keterlibatan Indonesia dalam beragam forum multilateral didorong oleh semangat Indonesia untuk membawa semangat kekuatan menengah dalam forum global.Hanya saja semangat tersebut hanya merefleksikan posisi mediator/bridger kepentingan major power.Kecenderungan Indonesia yang hanya menjadi fasilitator ditengarai oleh pilihan Indonesia yang cenderung enggan melepaskan diri status middle power.Padahal pemaknaan dan pemahaman terhadap identitas merupakan langkah awal untuk menyandang status sebagai major relevace power.Tak ayal apabila Indonesia terperangkap dalam middle income country selama 29 tahun yang ditengarai oleh kegagalan dalam mendefinisikan peran secara jelas dalam pergaulan internasional.Interdependensi ekonomi hanyalah alat, namun signifikansi peran dalam multilateralisme harus didahului dengan identifikasi peran dalam pergaulan internasional.Pada akhirnya, penulis ingin menegaskan bahwa keberhasilan Indonesia untuk menjadi major relevance power global tidak semata-mata didasarkan pada kapasitas ekonomi atau material, namun didasarkan pemaknaan akan identitas.Untuk itu, yang pertama kali harus Indonesia lakukan adalah mencitrakan ulang status sebagai AobridgerAo menjadi aktor dengan peran AodeciderAo.Kedua, Indonesia perlu melakukan pemerataan aktivitas ekonomi guna melepaskan (detach) ketergantungan terhadap major power.Ketiga, perlu dilakukan pergeseran (remapping) dari yang sebelumnya cenderung balancing terhadap major power menjadi negara dengan peran sebagai pengarah (navigator) terhadap lower power
<br>Proyeksi Indonesia sebagai negara dengan kekuatan ekonomi terbesar keempat di tahun 2045 menjadi salah satu diskursus yang banyak diperbincangkan, terutama pada periode kedua Pemerintahan Presiden Joko Widodo. Argumen utamanya adalah karena di tahun tersebut Indonesia akan mendapatkan apa yang disebut sebagai demographic dividend. Nyatanya, ditinjau dari kapasitas material ekonomi, sumbangsih Indonesia terhadap perekonomian global berdasarkan GDP misalnya, masih jauh tertinggal dengan major power. Jika hanya mengandalkan pada pertumbuhan GDP, eksposur pembangunan ekonomi Indonesia tidak akan terjadi secara eksponensial. GDP Indonesia di tahun 2023 bahkan setara dengan GDP Italia di tahun 2002. Artinya, Indonesia mesti menunggu...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/e/middle-power-gdp-trap-status-major-negara-lower-gl-thumb-e42df.webp" type="image/webp" length="80358" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/middle-power-gdp-trap-status-major-negara-lower-gl-thumb-e42df.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/middle-power-gdp-trap-status-major-negara-lower-gl-thumb-8bf34.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/middle-power-gdp-trap-status-major-negara-lower-gl-thumb-24b15.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-508-undip.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19742-indonesian-perspective.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pregnant Womens Knowledge And Attitudes About High Risk Pregnancy The Effect of Using the JIPH Educational Application ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pregnant Womens Knowledge And Attitudes About High Risk Pregnancy The Effect of Using the JIPH Educational Application ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pregnant Womens Knowledge And Attitudes About High Risk Pregnancy The Effect of Using the JIPH Educational Application ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69108-fitur-aplikasi-omspan-perubahan-sikap-makan-wanita</link>
	<guid isPermaLink="false">3ade036f86a470d67f697101de9856ea</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 14:45:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ cited byview ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ la ode saafi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[byview,cited,content,la,main,ode,saafi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan fitur aplikasi JIHP untuk mengintegrasikan konsultasi langsung dengan tenaga kesehatan melalui video call, sehingga memperkuat interaksi dan pemahaman pengguna. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang efektivitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pregnant Women's Knowledge And Attitudes About High-Risk Pregnancy: The Effect of Using the JIPH Educational Application: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan fitur aplikasi JIHP untuk mengintegrasikan konsultasi langsung dengan tenaga kesehatan melalui video call, sehingga memperkuat interaksi dan pemahaman pengguna. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang efektivitas aplikasi JIHP dalam meningkatkan partisipasi aktif masyarakat pedesaan dalam deteksi dini risiko kehamilan, khususnya di daerah dengan akses kesehatan terbatas. Terakhir, penelitian bisa fokus pada pengembangan modul pendidikan berbasis gamifikasi untuk meningkatkan keterlibatan dan retensi informasi pengguna aplikasi.. Studi menyimpulkan bahwa pendidikan melalui aplikasi JIHP secara signifikan memengaruhi pengetahuan dan sikap wanita hamil tentang kehamilan berisiko.Selain itu, terdapat peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan dan sikap setelah intervensi pendidikan.Diharapkan wanita hamil dapat menerapkan pengetahuan online yang diperoleh untuk membuat keputusan yang informasi dalam mengelola kehamilannya Latar belakang: Deteksi dini dan skrining faktor risiko pada wanita hamil merupakan upaya penting untuk mengidentifikasi potensi risiko selama kehamilan. Dampak dari risiko ini dapat mencakup keguguran, persalinan tersumbat, perdarahan antepartum, kematian bayi dalam kandungan, keracunan kehamilan, kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, dan kematian ibu. Mengingat tingginya insiden kehamilan berisiko, tenaga kesehatan tidak mampu mengidentifikasi semua kasus secara individu. Oleh karena itu, keterlibatan masyarakat dalam mendeteksi risiko kehamilan sangat penting. Alat diperlukan untuk memungkinkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/5/fitur-aplikasi-omspan-perubahan-sikap-makan-wanita-thumb-72a17.webp" title="JURIS - Pregnant Women&#039;s Knowledge And Attitudes About High-Risk Pregnancy: The Effect of Using the JIPH Educational Application" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/fitur-aplikasi-omspan-perubahan-sikap-makan-wanita-thumb-72a17.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/fitur-aplikasi-omspan-perubahan-sikap-makan-wanita-thumb-72a17.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/fitur-aplikasi-omspan-perubahan-sikap-makan-wanita-thumb-72a17.webp 1x" title="JURIS - Pregnant Women&#039;s Knowledge And Attitudes About High-Risk Pregnancy: The Effect of Using the JIPH Educational Application" alt="JURIS - Pregnant Women&#039;s Knowledge And Attitudes About High-Risk Pregnancy: The Effect of Using the JIPH Educational Application" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/fitur-aplikasi-omspan-perubahan-sikap-makan-wanita-thumb-99579.webp" title="JURIS - Pregnant Women&#039;s Knowledge And Attitudes About High-Risk Pregnancy: The Effect of Using the JIPH Educational Application" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/fitur-aplikasi-omspan-perubahan-sikap-makan-wanita-thumb-99579.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/fitur-aplikasi-omspan-perubahan-sikap-makan-wanita-thumb-99579.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/fitur-aplikasi-omspan-perubahan-sikap-makan-wanita-thumb-99579.webp 1x" title="JURIS - Pregnant Women&#039;s Knowledge And Attitudes About High-Risk Pregnancy: The Effect of Using the JIPH Educational Application" alt="JURIS - Pregnant Women&#039;s Knowledge And Attitudes About High-Risk Pregnancy: The Effect of Using the JIPH Educational Application" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/fitur-aplikasi-omspan-perubahan-sikap-makan-wanita-thumb-30071.webp" title="JURIS - Pregnant Women&#039;s Knowledge And Attitudes About High-Risk Pregnancy: The Effect of Using the JIPH Educational Application" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/fitur-aplikasi-omspan-perubahan-sikap-makan-wanita-thumb-30071.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/fitur-aplikasi-omspan-perubahan-sikap-makan-wanita-thumb-30071.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/fitur-aplikasi-omspan-perubahan-sikap-makan-wanita-thumb-30071.webp 1x" title="JURIS - Pregnant Women&#039;s Knowledge And Attitudes About High-Risk Pregnancy: The Effect of Using the JIPH Educational Application" alt="JURIS - Pregnant Women&#039;s Knowledge And Attitudes About High-Risk Pregnancy: The Effect of Using the JIPH Educational Application" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69108-fitur-aplikasi-omspan-perubahan-sikap-makan-wanita" title="JURIS - Pregnant Women&#039;s Knowledge And Attitudes About High-Risk Pregnancy: The Effect of Using the JIPH Educational Application" target="_blank">Pregnant Women's Knowledge And Attitudes About High-Risk Pregnancy: The Effect of Using the JIPH Educational Application</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan fitur aplikasi JIHP untuk mengintegrasikan konsultasi langsung dengan tenaga kesehatan melalui video call, sehingga memperkuat interaksi dan pemahaman pengguna. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang efektivitas aplikasi JIHP dalam meningkatkan partisipasi aktif masyarakat pedesaan dalam deteksi dini risiko kehamilan, khususnya di daerah dengan akses kesehatan terbatas. Terakhir, penelitian bisa fokus pada pengembangan modul pendidikan berbasis gamifikasi untuk meningkatkan keterlibatan dan retensi informasi pengguna aplikasi..
<br>Studi menyimpulkan bahwa pendidikan melalui aplikasi JIHP secara signifikan memengaruhi pengetahuan dan sikap wanita hamil tentang kehamilan berisiko.Selain itu, terdapat peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan dan sikap setelah intervensi pendidikan.Diharapkan wanita hamil dapat menerapkan pengetahuan online yang diperoleh untuk membuat keputusan yang informasi dalam mengelola kehamilannya
<br>Latar belakang: Deteksi dini dan skrining faktor risiko pada wanita hamil merupakan upaya penting untuk mengidentifikasi potensi risiko selama kehamilan. Dampak dari risiko ini dapat mencakup keguguran, persalinan tersumbat, perdarahan antepartum, kematian bayi dalam kandungan, keracunan kehamilan, kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, dan kematian ibu. Mengingat tingginya insiden kehamilan berisiko, tenaga kesehatan tidak mampu mengidentifikasi semua kasus secara individu. Oleh karena itu, keterlibatan masyarakat dalam mendeteksi risiko kehamilan sangat penting. Alat diperlukan untuk memungkinkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/5/fitur-aplikasi-omspan-perubahan-sikap-makan-wanita-thumb-30071.webp" type="image/webp" length="82524" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/fitur-aplikasi-omspan-perubahan-sikap-makan-wanita-thumb-72a17.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/fitur-aplikasi-omspan-perubahan-sikap-makan-wanita-thumb-99579.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/fitur-aplikasi-omspan-perubahan-sikap-makan-wanita-thumb-30071.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-816-stikbar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3242-public-health-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Human Security and Civil Liberties In Protest Policing A Comparative Study of Indonesia and South Korea ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Human Security and Civil Liberties In Protest Policing A Comparative Study of Indonesia and South Korea ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Human Security and Civil Liberties In Protest Policing A Comparative Study of Indonesia and South Korea ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69087-keamanan-negara-manusia-mem-pelang</link>
	<guid isPermaLink="false">e57798ed6aaef9cd0053e582f14da6a9</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 14:29:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Menganalisis lebih lanjut bagaimana teknologi dan pengawasan digital mempengaruhi praktik keamanan di negara-negara demokratis, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Human Security and Civil Liberties In Protest Policing: A Comparative Study of Indonesia and South Korea: Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Menganalisis lebih lanjut bagaimana teknologi dan pengawasan digital mempengaruhi praktik keamanan di negara-negara demokratis, khususnya dalam konteks Indonesia dan Korea Selatan. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana negara-negara tersebut menggunakan teknologi untuk mengawasi dan mengendalikan demonstrasi, serta implikasi yang lebih luas dari praktik tersebut terhadap kebebasan sipil dan demokrasi.2. Mengeksplorasi dinamika antara keamanan nasional dan kebebasan sipil dalam konteks demokrasi pasca-otoriter. Penelitian ini dapat berfokus pada bagaimana negara-negara tersebut mengelola konflik antara kepentingan keamanan dan hak-hak warga negara, serta strategi yang dapat diterapkan untuk mencapai keseimbangan yang lebih baik antara kontrol dan perlindungan hak-hak sipil.3. Meneliti peran dan efektivitas lembaga pengawasan sipil dalam memastikan akuntabilitas dan perlindungan hak asasi manusia dalam konteks penegakan hukum terhadap demonstrasi. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana lembaga-lembaga tersebut dapat memperkuat tata kelola demokratis dan memastikan bahwa praktik keamanan sejalan dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia.. Studi ini mengonfirmasi bahwa perbedaan antara Indonesia dan Korea Selatan dalam menangani demonstrasi mencerminkan orientasi keamanan yang berbeda, yang berdampak langsung pada kualitas demokrasi dan persepsi internasional.Di Indonesia, legalisme paksa, pengawasan digital, dan mekanisme akuntabilitas yang lemah menggambarkan kelanjutan paradigma keamanan negara yang memprioritaskan stabilitas daripada perlindungan hak-hak warga negara.Sebaliknya, Korea Selatan menunjukkan kapasitas institusional yang lebih konsisten untuk menyeimbangkan keamanan publik dengan kebebasan sipil melalui pengawasan sipil yang kuat dan internalisasi norma-norma hak asasi manusia.Temuan ini menunjukkan bahwa keamanan manusia bukan hanya masalah domestik, tetapi juga indikator kunci kredibilitas demokrasi sebuah negara di mata komunitas internasional.Dalam konteks perbandingan, kedua negara menunjukkan bahwa kualitas tata kelola keamanan sangat mempengaruhi kemampuan negara untuk mempertahankan ruang sipil yang sehat dan memastikan kepercayaan publik terhadap institusi demokrasi Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penegakan hukum terhadap demonstrasi di Indonesia dan Korea Selatan mencerminkan hubungan antara keamanan manusia dan kebebasan sipil dalam konteks demokrasi pasca-otoriter. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan desain Sistem Terdekat (MSSD), penelitian ini menggabungkan analisis tematik dan perbandingan naratif dari dokumen hukum, laporan lembaga hak asasi manusia, serta sumber media nasional dan internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kedua negara memiliki sistem demokrasi elektoral, perbedaan mendasar muncul dalam cara negara menafsirkan dan menerapkan keamanan publik. Di Indonesia, penegakan hukum terhadap demonstrasi cenderung mempertahankan warisan otoriter melalui legalisme paksa dan pengawasan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/9/keamanan-negara-manusia-mem-pelanggaran-berat-hak-thumb-52953.webp" title="JURIS - Human Security and Civil Liberties In Protest Policing: A Comparative Study of Indonesia and South Korea" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/keamanan-negara-manusia-mem-pelanggaran-berat-hak-thumb-52953.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/keamanan-negara-manusia-mem-pelanggaran-berat-hak-thumb-52953.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/keamanan-negara-manusia-mem-pelanggaran-berat-hak-thumb-52953.webp 1x" title="JURIS - Human Security and Civil Liberties In Protest Policing: A Comparative Study of Indonesia and South Korea" alt="JURIS - Human Security and Civil Liberties In Protest Policing: A Comparative Study of Indonesia and South Korea" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/keamanan-negara-manusia-mem-pelanggaran-berat-hak-thumb-38c46.webp" title="JURIS - Human Security and Civil Liberties In Protest Policing: A Comparative Study of Indonesia and South Korea" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/keamanan-negara-manusia-mem-pelanggaran-berat-hak-thumb-38c46.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/keamanan-negara-manusia-mem-pelanggaran-berat-hak-thumb-38c46.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/keamanan-negara-manusia-mem-pelanggaran-berat-hak-thumb-38c46.webp 1x" title="JURIS - Human Security and Civil Liberties In Protest Policing: A Comparative Study of Indonesia and South Korea" alt="JURIS - Human Security and Civil Liberties In Protest Policing: A Comparative Study of Indonesia and South Korea" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/keamanan-negara-manusia-mem-pelanggaran-berat-hak-thumb-a7992.webp" title="JURIS - Human Security and Civil Liberties In Protest Policing: A Comparative Study of Indonesia and South Korea" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/keamanan-negara-manusia-mem-pelanggaran-berat-hak-thumb-a7992.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/keamanan-negara-manusia-mem-pelanggaran-berat-hak-thumb-a7992.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/keamanan-negara-manusia-mem-pelanggaran-berat-hak-thumb-a7992.webp 1x" title="JURIS - Human Security and Civil Liberties In Protest Policing: A Comparative Study of Indonesia and South Korea" alt="JURIS - Human Security and Civil Liberties In Protest Policing: A Comparative Study of Indonesia and South Korea" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69087-keamanan-negara-manusia-mem-pelang" title="JURIS - Human Security and Civil Liberties In Protest Policing: A Comparative Study of Indonesia and South Korea" target="_blank">Human Security and Civil Liberties In Protest Policing: A Comparative Study of Indonesia and South Korea</a>: Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Menganalisis lebih lanjut bagaimana teknologi dan pengawasan digital mempengaruhi praktik keamanan di negara-negara demokratis, khususnya dalam konteks Indonesia dan Korea Selatan. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana negara-negara tersebut menggunakan teknologi untuk mengawasi dan mengendalikan demonstrasi, serta implikasi yang lebih luas dari praktik tersebut terhadap kebebasan sipil dan demokrasi.2. Mengeksplorasi dinamika antara keamanan nasional dan kebebasan sipil dalam konteks demokrasi pasca-otoriter. Penelitian ini dapat berfokus pada bagaimana negara-negara tersebut mengelola konflik antara kepentingan keamanan dan hak-hak warga negara, serta strategi yang dapat diterapkan untuk mencapai keseimbangan yang lebih baik antara kontrol dan perlindungan hak-hak sipil.3. Meneliti peran dan efektivitas lembaga pengawasan sipil dalam memastikan akuntabilitas dan perlindungan hak asasi manusia dalam konteks penegakan hukum terhadap demonstrasi. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana lembaga-lembaga tersebut dapat memperkuat tata kelola demokratis dan memastikan bahwa praktik keamanan sejalan dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia..
<br>Studi ini mengonfirmasi bahwa perbedaan antara Indonesia dan Korea Selatan dalam menangani demonstrasi mencerminkan orientasi keamanan yang berbeda, yang berdampak langsung pada kualitas demokrasi dan persepsi internasional.Di Indonesia, legalisme paksa, pengawasan digital, dan mekanisme akuntabilitas yang lemah menggambarkan kelanjutan paradigma keamanan negara yang memprioritaskan stabilitas daripada perlindungan hak-hak warga negara.Sebaliknya, Korea Selatan menunjukkan kapasitas institusional yang lebih konsisten untuk menyeimbangkan keamanan publik dengan kebebasan sipil melalui pengawasan sipil yang kuat dan internalisasi norma-norma hak asasi manusia.Temuan ini menunjukkan bahwa keamanan manusia bukan hanya masalah domestik, tetapi juga indikator kunci kredibilitas demokrasi sebuah negara di mata komunitas internasional.Dalam konteks perbandingan, kedua negara menunjukkan bahwa kualitas tata kelola keamanan sangat mempengaruhi kemampuan negara untuk mempertahankan ruang sipil yang sehat dan memastikan kepercayaan publik terhadap institusi demokrasi
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penegakan hukum terhadap demonstrasi di Indonesia dan Korea Selatan mencerminkan hubungan antara keamanan manusia dan kebebasan sipil dalam konteks demokrasi pasca-otoriter. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan desain Sistem Terdekat (MSSD), penelitian ini menggabungkan analisis tematik dan perbandingan naratif dari dokumen hukum, laporan lembaga hak asasi manusia, serta sumber media nasional dan internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kedua negara memiliki sistem demokrasi elektoral, perbedaan mendasar muncul dalam cara negara menafsirkan dan menerapkan keamanan publik. Di Indonesia, penegakan hukum terhadap demonstrasi cenderung mempertahankan warisan otoriter melalui legalisme paksa dan pengawasan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/9/keamanan-negara-manusia-mem-pelanggaran-berat-hak-thumb-52953.webp" type="image/webp" length="93228" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/keamanan-negara-manusia-mem-pelanggaran-berat-hak-thumb-52953.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/keamanan-negara-manusia-mem-pelanggaran-berat-hak-thumb-38c46.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/keamanan-negara-manusia-mem-pelanggaran-berat-hak-thumb-a7992.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-508-undip.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19742-indonesian-perspective.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Konsep Strategi dan Realita Poros Maritim Dunia Sebuah Resensi Buku ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Konsep Strategi dan Realita Poros Maritim Dunia Sebuah Resensi Buku ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Konsep Strategi dan Realita Poros Maritim Dunia Sebuah Resensi Buku ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69102-sumber-daya-maritim-visi-poros-resensi-buk</link>
	<guid isPermaLink="false">f49708699b910e7ff689813e7e26603e</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 14:26:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ resensi buku ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[buku,header,page,resensi,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang lebih mendalam tentang pilar-pilar PMD, terutama Budaya Maritim dan Pertahanan dan Keamanan Maritim. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana pilar-pilar tersebut dapat diwujudkan dan bagaimana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Konsep, Strategi, dan Realita Poros Maritim Dunia: Sebuah Resensi Buku: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang lebih mendalam tentang pilar-pilar PMD, terutama Budaya Maritim dan Pertahanan dan Keamanan Maritim. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana pilar-pilar tersebut dapat diwujudkan dan bagaimana mereka dapat berkontribusi terhadap visi Indonesia sebagai fulcrum aktivitas kemaritiman dunia. Selain itu, penelitian juga dapat menyelidiki bagaimana PMD dapat mengubah orientasi strategi kemaritiman Indonesia dari inward looking menjadi outward looking, serta bagaimana PMD dapat menjadi kekuatan penyeimbang dalam percaturan geopolitik dan geoekonomi kemaritiman global.. Secara garis besar, buku ini sangat menarik dan dapat berkontribusi bagi pengambil kebijakan, akademisi, maupun masyarakat umum untuk memahami PMD, konsep strategi maritim, serta sejarah dan latar belakang situasi yang mendasari penerapannya.Penulis menyarankan agar edisi selanjutnya difokuskan untuk membedah pilar-pilar PMD, khususnya dua pilar yang telah memperoleh sorotan dalam tulisan resensi buku ini, yaitu Budaya Maritim dan Pertahanan dan Keamanan Maritim Buku ini menyoroti visi sekaligus kebijakan utama Presiden Joko Widodo pada periode pertamanya, yakni Poros Maritim Dunia (PMD), melalui sudut pandang yang unik. Penulis membedah PMD ke dalam tiga tataran yang berbeda namun saling berkesinambungan, yaitu konsep, strategi, dan realita bagaimana visi tersebut berusaha untuk dicapai. Buku ini bertujuan untuk membangun kembali budaya maritim Indonesia dengan menjelaskan perjalanan Indonesia sebagai negara maritim secara terperinci. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/c/sumber-daya-maritim-visi-poros-resensi-buku-sopo-k-thumb-f8a09.webp" title="JURIS - Konsep, Strategi, dan Realita Poros Maritim Dunia: Sebuah Resensi Buku" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/sumber-daya-maritim-visi-poros-resensi-buku-sopo-k-thumb-f8a09.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/sumber-daya-maritim-visi-poros-resensi-buku-sopo-k-thumb-f8a09.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/sumber-daya-maritim-visi-poros-resensi-buku-sopo-k-thumb-f8a09.webp 1x" title="JURIS - Konsep, Strategi, dan Realita Poros Maritim Dunia: Sebuah Resensi Buku" alt="JURIS - Konsep, Strategi, dan Realita Poros Maritim Dunia: Sebuah Resensi Buku" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/sumber-daya-maritim-visi-poros-resensi-buku-sopo-k-thumb-becd1.webp" title="JURIS - Konsep, Strategi, dan Realita Poros Maritim Dunia: Sebuah Resensi Buku" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/sumber-daya-maritim-visi-poros-resensi-buku-sopo-k-thumb-becd1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/sumber-daya-maritim-visi-poros-resensi-buku-sopo-k-thumb-becd1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/sumber-daya-maritim-visi-poros-resensi-buku-sopo-k-thumb-becd1.webp 1x" title="JURIS - Konsep, Strategi, dan Realita Poros Maritim Dunia: Sebuah Resensi Buku" alt="JURIS - Konsep, Strategi, dan Realita Poros Maritim Dunia: Sebuah Resensi Buku" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69102-sumber-daya-maritim-visi-poros-resensi-buk" title="JURIS - Konsep, Strategi, dan Realita Poros Maritim Dunia: Sebuah Resensi Buku" target="_blank">Konsep, Strategi, dan Realita Poros Maritim Dunia: Sebuah Resensi Buku</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang lebih mendalam tentang pilar-pilar PMD, terutama Budaya Maritim dan Pertahanan dan Keamanan Maritim. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana pilar-pilar tersebut dapat diwujudkan dan bagaimana mereka dapat berkontribusi terhadap visi Indonesia sebagai fulcrum aktivitas kemaritiman dunia. Selain itu, penelitian juga dapat menyelidiki bagaimana PMD dapat mengubah orientasi strategi kemaritiman Indonesia dari inward looking menjadi outward looking, serta bagaimana PMD dapat menjadi kekuatan penyeimbang dalam percaturan geopolitik dan geoekonomi kemaritiman global..
<br>Secara garis besar, buku ini sangat menarik dan dapat berkontribusi bagi pengambil kebijakan, akademisi, maupun masyarakat umum untuk memahami PMD, konsep strategi maritim, serta sejarah dan latar belakang situasi yang mendasari penerapannya.Penulis menyarankan agar edisi selanjutnya difokuskan untuk membedah pilar-pilar PMD, khususnya dua pilar yang telah memperoleh sorotan dalam tulisan resensi buku ini, yaitu Budaya Maritim dan Pertahanan dan Keamanan Maritim
<br>Buku ini menyoroti visi sekaligus kebijakan utama Presiden Joko Widodo pada periode pertamanya, yakni Poros Maritim Dunia (PMD), melalui sudut pandang yang unik. Penulis membedah PMD ke dalam tiga tataran yang berbeda namun saling berkesinambungan, yaitu konsep, strategi, dan realita bagaimana visi tersebut berusaha untuk dicapai. Buku ini bertujuan untuk membangun kembali budaya maritim Indonesia dengan menjelaskan perjalanan Indonesia sebagai negara maritim secara terperinci.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/c/sumber-daya-maritim-visi-poros-resensi-buku-sopo-k-thumb-f8a09.webp" type="image/webp" length="84968" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/sumber-daya-maritim-visi-poros-resensi-buku-sopo-k-thumb-f8a09.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/sumber-daya-maritim-visi-poros-resensi-buku-sopo-k-thumb-becd1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-508-undip.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19742-indonesian-perspective.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kisah Selera dari Negeri Rempah Memahami Gastrodiplomasi dari Perspektif Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kisah Selera dari Negeri Rempah Memahami Gastrodiplomasi dari Perspektif Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kisah Selera dari Negeri Rempah Memahami Gastrodiplomasi dari Perspektif Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69101-gastrodiplomasi-cita-nusantara-rempah</link>
	<guid isPermaLink="false">6c45fd22a8ab16818704d4efb333dd7c</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 14:24:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ resensi buku ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[buku,header,page,resensi,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengembangkan gastrodiplomasi Indonesia, perlu ada koordinasi yang kuat antara berbagai institusi yang terlibat dalam gastronomi dan kuliner. Selain itu, peran non-negara, seperti diaspora dan komunitas pecinta makanan, sangat penting dalam mempromosikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kisah Selera dari Negeri Rempah: Memahami Gastrodiplomasi dari Perspektif Indonesia: Untuk mengembangkan gastrodiplomasi Indonesia, perlu ada koordinasi yang kuat antara berbagai institusi yang terlibat dalam gastronomi dan kuliner. Selain itu, peran non-negara, seperti diaspora dan komunitas pecinta makanan, sangat penting dalam mempromosikan makanan khas Indonesia di luar negeri. Dengan melibatkan berbagai aktor, termasuk pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan individu, Indonesia dapat meningkatkan kesadaran akan tradisi leluhur melalui gastronomi dan memperkuat citra negara di mata internasional. Selain itu, perlu ada strategi yang jelas dan terkoordinasi untuk meningkatkan jumlah restoran Indonesia di luar negeri, serta mempromosikan makanan khas Indonesia melalui berbagai platform, seperti media sosial dan acara gastronomi internasional.. Ada dua hal yang perlu dipertimbangkan agar gastrodiplomasi Indonesia berjalan dengan baik.Pertama, dalam mengoperasikan gastrodiplomasi diperlukan 'sang pengatur' untuk mengkoordinasi antar lini institusi yang bergerak di bidang gastronomi dan kuliner.Kedua, aktor yang tidak berafiliasi dengan pemerintah atau negara perlu diaktifkan, disokong untuk turut serta berkontribusi membangun gastrodiplomasi Indonesia.Ketiga, perlu mengajak peran serta seluruh aktor yang terlibat dalam gastronomi.Berkaca dari Thailand, Korea Selatan dan bahkan Malaysia, mereka memiliki grand design terhadap operasionalisasi kebijakan luar negeri gastrodiplomasi, mereka juga memiliki lembaga yang mengatur atau bercorak gastrodiplomasi, agar lebih tertata rapi, efektif dan efisien.Peranan non-state actors yang bertemakan gastronomi perlu didukung oleh pemerintah, mereka akan bermain peran langsung dilapangan, mengimplementasikan kegiatan yang memiliki destinasi sama dengan kebijakan luar negeri Indonesia.Selain itu, peningkatan jumlah restoran yang memiliki kedekatan narasi dengan kebudayaan Indonesia dan juga kebijakan pemerintah.Kebangkitan selera nasional dalam wujud gastrodiplomasi akan berjalan dengan baik jika setiap elemen bangsa turut serta menjadi bagian di dalamnya.Perlu membentuk sebuah gerakan demi kesadaran masyarakat dalam menjunjung tinggi tradisi leluhur melalui gastronomi dan mempromosikan makanan khas Indonesia di luar negeri Tulisan ini melengkapi berbagai ragam teori dan praktik yang telah dikemukakan oleh para ahli gastrodiplomasi dan juga adalah kelanjutan dari tulisan saya yang sudah diterbitkan terlebih dahulu dengan tema konseptualisasi dalam gastrodiplomasi. Tulisan ini menekankan pada konteks gastrodiplomasi Indonesia. Tulisan ini bertujuan untuk melacak asal-muasal gastrodiplomasi dalam sejarah Indonesia. Hasil temuan dari studi ini adalah gastrodiplomasi merupakan teori yang elusif di mana seringkali banyak kalangan masih gagal memahaminya secara holistik. Selain itu, cita rasa Nusantara yang menjadi cikal bakal gastrodiplomasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/9/gastrodiplomasi-cita-nusantara-rempah-rempah-lemba-thumb-ca372.webp" title="JURIS - Kisah Selera dari Negeri Rempah: Memahami Gastrodiplomasi dari Perspektif Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/gastrodiplomasi-cita-nusantara-rempah-rempah-lemba-thumb-ca372.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/gastrodiplomasi-cita-nusantara-rempah-rempah-lemba-thumb-ca372.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/gastrodiplomasi-cita-nusantara-rempah-rempah-lemba-thumb-ca372.webp 1x" title="JURIS - Kisah Selera dari Negeri Rempah: Memahami Gastrodiplomasi dari Perspektif Indonesia" alt="JURIS - Kisah Selera dari Negeri Rempah: Memahami Gastrodiplomasi dari Perspektif Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/gastrodiplomasi-cita-nusantara-rempah-rempah-lemba-thumb-89c74.webp" title="JURIS - Kisah Selera dari Negeri Rempah: Memahami Gastrodiplomasi dari Perspektif Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/gastrodiplomasi-cita-nusantara-rempah-rempah-lemba-thumb-89c74.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/gastrodiplomasi-cita-nusantara-rempah-rempah-lemba-thumb-89c74.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/gastrodiplomasi-cita-nusantara-rempah-rempah-lemba-thumb-89c74.webp 1x" title="JURIS - Kisah Selera dari Negeri Rempah: Memahami Gastrodiplomasi dari Perspektif Indonesia" alt="JURIS - Kisah Selera dari Negeri Rempah: Memahami Gastrodiplomasi dari Perspektif Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/gastrodiplomasi-cita-nusantara-rempah-rempah-lemba-thumb-2eb41.webp" title="JURIS - Kisah Selera dari Negeri Rempah: Memahami Gastrodiplomasi dari Perspektif Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/gastrodiplomasi-cita-nusantara-rempah-rempah-lemba-thumb-2eb41.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/gastrodiplomasi-cita-nusantara-rempah-rempah-lemba-thumb-2eb41.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/gastrodiplomasi-cita-nusantara-rempah-rempah-lemba-thumb-2eb41.webp 1x" title="JURIS - Kisah Selera dari Negeri Rempah: Memahami Gastrodiplomasi dari Perspektif Indonesia" alt="JURIS - Kisah Selera dari Negeri Rempah: Memahami Gastrodiplomasi dari Perspektif Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69101-gastrodiplomasi-cita-nusantara-rempah" title="JURIS - Kisah Selera dari Negeri Rempah: Memahami Gastrodiplomasi dari Perspektif Indonesia" target="_blank">Kisah Selera dari Negeri Rempah: Memahami Gastrodiplomasi dari Perspektif Indonesia</a>: Untuk mengembangkan gastrodiplomasi Indonesia, perlu ada koordinasi yang kuat antara berbagai institusi yang terlibat dalam gastronomi dan kuliner. Selain itu, peran non-negara, seperti diaspora dan komunitas pecinta makanan, sangat penting dalam mempromosikan makanan khas Indonesia di luar negeri. Dengan melibatkan berbagai aktor, termasuk pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan individu, Indonesia dapat meningkatkan kesadaran akan tradisi leluhur melalui gastronomi dan memperkuat citra negara di mata internasional. Selain itu, perlu ada strategi yang jelas dan terkoordinasi untuk meningkatkan jumlah restoran Indonesia di luar negeri, serta mempromosikan makanan khas Indonesia melalui berbagai platform, seperti media sosial dan acara gastronomi internasional..
<br>Ada dua hal yang perlu dipertimbangkan agar gastrodiplomasi Indonesia berjalan dengan baik.Pertama, dalam mengoperasikan gastrodiplomasi diperlukan 'sang pengatur' untuk mengkoordinasi antar lini institusi yang bergerak di bidang gastronomi dan kuliner.Kedua, aktor yang tidak berafiliasi dengan pemerintah atau negara perlu diaktifkan, disokong untuk turut serta berkontribusi membangun gastrodiplomasi Indonesia.Ketiga, perlu mengajak peran serta seluruh aktor yang terlibat dalam gastronomi.Berkaca dari Thailand, Korea Selatan dan bahkan Malaysia, mereka memiliki grand design terhadap operasionalisasi kebijakan luar negeri gastrodiplomasi, mereka juga memiliki lembaga yang mengatur atau bercorak gastrodiplomasi, agar lebih tertata rapi, efektif dan efisien.Peranan non-state actors yang bertemakan gastronomi perlu didukung oleh pemerintah, mereka akan bermain peran langsung dilapangan, mengimplementasikan kegiatan yang memiliki destinasi sama dengan kebijakan luar negeri Indonesia.Selain itu, peningkatan jumlah restoran yang memiliki kedekatan narasi dengan kebudayaan Indonesia dan juga kebijakan pemerintah.Kebangkitan selera nasional dalam wujud gastrodiplomasi akan berjalan dengan baik jika setiap elemen bangsa turut serta menjadi bagian di dalamnya.Perlu membentuk sebuah gerakan demi kesadaran masyarakat dalam menjunjung tinggi tradisi leluhur melalui gastronomi dan mempromosikan makanan khas Indonesia di luar negeri
<br>Tulisan ini melengkapi berbagai ragam teori dan praktik yang telah dikemukakan oleh para ahli gastrodiplomasi dan juga adalah kelanjutan dari tulisan saya yang sudah diterbitkan terlebih dahulu dengan tema konseptualisasi dalam gastrodiplomasi. Tulisan ini menekankan pada konteks gastrodiplomasi Indonesia. Tulisan ini bertujuan untuk melacak asal-muasal gastrodiplomasi dalam sejarah Indonesia. Hasil temuan dari studi ini adalah gastrodiplomasi merupakan teori yang elusif di mana seringkali banyak kalangan masih gagal memahaminya secara holistik. Selain itu, cita rasa Nusantara yang menjadi cikal bakal gastrodiplomasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/9/gastrodiplomasi-cita-nusantara-rempah-rempah-lemba-thumb-2eb41.webp" type="image/webp" length="52674" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/gastrodiplomasi-cita-nusantara-rempah-rempah-lemba-thumb-ca372.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/gastrodiplomasi-cita-nusantara-rempah-rempah-lemba-thumb-89c74.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/gastrodiplomasi-cita-nusantara-rempah-rempah-lemba-thumb-2eb41.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-508-undip.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19742-indonesian-perspective.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Potensi Minyak Bumi Indonesia di Laut Timor dalam Rangka Pencarian Sumber Energi Alternatif ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Potensi Minyak Bumi Indonesia di Laut Timor dalam Rangka Pencarian Sumber Energi Alternatif ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Potensi Minyak Bumi Indonesia di Laut Timor dalam Rangka Pencarian Sumber Energi Alternatif ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69088-wilayah-laut-natuna-negara-tetangga-l</link>
	<guid isPermaLink="false">85fe321866672eeb4258ecc5dfee1dd3</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 14:23:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak geopolitik eksplorasi migas di Laut Timor terhadap hubungan internasional Indonesia dengan negara tetangga, terutama terkait perbatasan maritim. Selain itu, studi tentang inovasi teknologi untuk eksploitasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Potensi Minyak Bumi Indonesia di Laut Timor dalam Rangka Pencarian Sumber Energi Alternatif: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak geopolitik eksplorasi migas di Laut Timor terhadap hubungan internasional Indonesia dengan negara tetangga, terutama terkait perbatasan maritim. Selain itu, studi tentang inovasi teknologi untuk eksploitasi migas yang berkelanjutan di Laut Timor dapat menjadi arah penelitian baru, dengan fokus pada mitigasi kerusakan lingkungan dan efisiensi pengelolaan sumber daya. Terakhir, analisis ekonomi makro terhadap pengaruh peningkatan produksi migas di Laut Timor terhadap stabilitas harga energi nasional dan kesejahteraan masyarakat juga perlu dikembangkan, khususnya dalam konteks kebijakan energi nasional yang berkelanjutan.. Kebutuhan manusia terhadap energi telah dan akan terus berkembang untuk dibahas dalam studi Hubungan Internasional sebagai keamanan energi.Keamanan energi Indonesia sendiri memiliki sekumpulan isu yang perlu diperbaiki, terutama melalui penggunaan migas sebagai sumber energi.Dengan terbatasnya aktivitas eksploitasi potensi migas Laut Timor Indonesia, status quo tersebut memberikan kesempatan yang cocok bagi Indonesia untuk memulai aktivitas ekonomi di Laut Timor sesuai dengan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutanAeterutama dalam blue economy yang berfokus pada kelautan.Sehingga jika Indonesia dapat menjalankan pembangunan dan eksploitasi SDA dengan tepat, potensi migas di Laut Timor dapat menjadi sumber energi yang memperkuat keamanan energi Indonesia dalam jangka panjang.Telah dibahas dalam artikel ini bagaimana bentuk pembangunan aktivitas ekonomi eksploitasi migas dengan menggunakan 4A keamanan energi dan konsep blue economy.Asas Availability menekankan kepada peran cadangan migas di Laut Timor sebagai salah satu suplai energi yang berarti adanya ketersediaan mutlak dari komoditas energi ini, yang tidak akan terhambatAebahkan menjadi salah satu fokusAeoleh prinsip-prinsip keberlanjutan pembangunan.Asas Accessibility dalam kasus migas Laut Timor ini dapat diartikan dalam dua dimensi, dimensi geopolitik dan dimensi aksesibilitas fisik dari komoditas energi, namun kedua dimensi tersebut berkaitan sama dengan bagaimana migas di Laut Timor terletak di laut terbuka, rawan akan aktivitas ekonomi tidak terpantau dan akan faktor eksternal yang menghambat penggunaan migas di Laut Timor secara optimal.Seperti yang telah dibahas, asas Acceptability akan sangat terikat dengan prinsip-prinsip blue economy, mengingat dimensi kesehatan lingkungan dan persetujuan masyarakat yang ada dalam kedua konsep tersebut, sebagai elemen-elemen yang perlu diperhatikan selama berjalannya aktivitas ekonomi ini.Dan terakhir asas Affordability diharapkan akan tercapai dengan berjalan penuhnya potensi migas yang ada di Laut Timor, dimana aktivitas ekonomi tersebut mengimplikasikan suplai migas sebagai komoditas energi di pasar Indonesia meningkat, menurunkan harga komoditas energi agar lebih tercapai bagi masyarakat Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki perairan yang sangat luas, oleh karenanya minyak dan gas yang ada di dasar laut di belum sepenuhnya dieksplorasi. Saat ini Indonesia masih banyak melakukan impor minyak bumi dari negara tetangga, dan Indonesia mengalami penurunan cadangan minyak dari tahun ke tahun. Sehingga pengelolaan minyak bumi perlu lebih ditingkatkan lagi agar selaras dengan blue economy. Blue economy memiliki tujuan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang memaksimalkan pengelolaan laut. Laut Timor menjadi wilayah yang kaya akan minyaknya namun belum dieksplorasi sepenuhnya. Eksplorasi dan pemanfaatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/0/wilayah-laut-natuna-negara-tetangga-minyak-bumi-ek-thumb-7958e.webp" title="JURIS - Potensi Minyak Bumi Indonesia di Laut Timor dalam Rangka Pencarian Sumber Energi Alternatif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/0/wilayah-laut-natuna-negara-tetangga-minyak-bumi-ek-thumb-7958e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/0/wilayah-laut-natuna-negara-tetangga-minyak-bumi-ek-thumb-7958e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/0/wilayah-laut-natuna-negara-tetangga-minyak-bumi-ek-thumb-7958e.webp 1x" title="JURIS - Potensi Minyak Bumi Indonesia di Laut Timor dalam Rangka Pencarian Sumber Energi Alternatif" alt="JURIS - Potensi Minyak Bumi Indonesia di Laut Timor dalam Rangka Pencarian Sumber Energi Alternatif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/0/wilayah-laut-natuna-negara-tetangga-minyak-bumi-ek-thumb-34e19.webp" title="JURIS - Potensi Minyak Bumi Indonesia di Laut Timor dalam Rangka Pencarian Sumber Energi Alternatif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/0/wilayah-laut-natuna-negara-tetangga-minyak-bumi-ek-thumb-34e19.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/0/wilayah-laut-natuna-negara-tetangga-minyak-bumi-ek-thumb-34e19.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/0/wilayah-laut-natuna-negara-tetangga-minyak-bumi-ek-thumb-34e19.webp 1x" title="JURIS - Potensi Minyak Bumi Indonesia di Laut Timor dalam Rangka Pencarian Sumber Energi Alternatif" alt="JURIS - Potensi Minyak Bumi Indonesia di Laut Timor dalam Rangka Pencarian Sumber Energi Alternatif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/0/wilayah-laut-natuna-negara-tetangga-minyak-bumi-ek-thumb-cce3a.webp" title="JURIS - Potensi Minyak Bumi Indonesia di Laut Timor dalam Rangka Pencarian Sumber Energi Alternatif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/0/wilayah-laut-natuna-negara-tetangga-minyak-bumi-ek-thumb-cce3a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/0/wilayah-laut-natuna-negara-tetangga-minyak-bumi-ek-thumb-cce3a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/0/wilayah-laut-natuna-negara-tetangga-minyak-bumi-ek-thumb-cce3a.webp 1x" title="JURIS - Potensi Minyak Bumi Indonesia di Laut Timor dalam Rangka Pencarian Sumber Energi Alternatif" alt="JURIS - Potensi Minyak Bumi Indonesia di Laut Timor dalam Rangka Pencarian Sumber Energi Alternatif" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69088-wilayah-laut-natuna-negara-tetangga-l" title="JURIS - Potensi Minyak Bumi Indonesia di Laut Timor dalam Rangka Pencarian Sumber Energi Alternatif" target="_blank">Potensi Minyak Bumi Indonesia di Laut Timor dalam Rangka Pencarian Sumber Energi Alternatif</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak geopolitik eksplorasi migas di Laut Timor terhadap hubungan internasional Indonesia dengan negara tetangga, terutama terkait perbatasan maritim. Selain itu, studi tentang inovasi teknologi untuk eksploitasi migas yang berkelanjutan di Laut Timor dapat menjadi arah penelitian baru, dengan fokus pada mitigasi kerusakan lingkungan dan efisiensi pengelolaan sumber daya. Terakhir, analisis ekonomi makro terhadap pengaruh peningkatan produksi migas di Laut Timor terhadap stabilitas harga energi nasional dan kesejahteraan masyarakat juga perlu dikembangkan, khususnya dalam konteks kebijakan energi nasional yang berkelanjutan..
<br>Kebutuhan manusia terhadap energi telah dan akan terus berkembang untuk dibahas dalam studi Hubungan Internasional sebagai keamanan energi.Keamanan energi Indonesia sendiri memiliki sekumpulan isu yang perlu diperbaiki, terutama melalui penggunaan migas sebagai sumber energi.Dengan terbatasnya aktivitas eksploitasi potensi migas Laut Timor Indonesia, status quo tersebut memberikan kesempatan yang cocok bagi Indonesia untuk memulai aktivitas ekonomi di Laut Timor sesuai dengan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutanAeterutama dalam blue economy yang berfokus pada kelautan.Sehingga jika Indonesia dapat menjalankan pembangunan dan eksploitasi SDA dengan tepat, potensi migas di Laut Timor dapat menjadi sumber energi yang memperkuat keamanan energi Indonesia dalam jangka panjang.Telah dibahas dalam artikel ini bagaimana bentuk pembangunan aktivitas ekonomi eksploitasi migas dengan menggunakan 4A keamanan energi dan konsep blue economy.Asas Availability menekankan kepada peran cadangan migas di Laut Timor sebagai salah satu suplai energi yang berarti adanya ketersediaan mutlak dari komoditas energi ini, yang tidak akan terhambatAebahkan menjadi salah satu fokusAeoleh prinsip-prinsip keberlanjutan pembangunan.Asas Accessibility dalam kasus migas Laut Timor ini dapat diartikan dalam dua dimensi, dimensi geopolitik dan dimensi aksesibilitas fisik dari komoditas energi, namun kedua dimensi tersebut berkaitan sama dengan bagaimana migas di Laut Timor terletak di laut terbuka, rawan akan aktivitas ekonomi tidak terpantau dan akan faktor eksternal yang menghambat penggunaan migas di Laut Timor secara optimal.Seperti yang telah dibahas, asas Acceptability akan sangat terikat dengan prinsip-prinsip blue economy, mengingat dimensi kesehatan lingkungan dan persetujuan masyarakat yang ada dalam kedua konsep tersebut, sebagai elemen-elemen yang perlu diperhatikan selama berjalannya aktivitas ekonomi ini.Dan terakhir asas Affordability diharapkan akan tercapai dengan berjalan penuhnya potensi migas yang ada di Laut Timor, dimana aktivitas ekonomi tersebut mengimplikasikan suplai migas sebagai komoditas energi di pasar Indonesia meningkat, menurunkan harga komoditas energi agar lebih tercapai bagi masyarakat
<br>Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki perairan yang sangat luas, oleh karenanya minyak dan gas yang ada di dasar laut di belum sepenuhnya dieksplorasi. Saat ini Indonesia masih banyak melakukan impor minyak bumi dari negara tetangga, dan Indonesia mengalami penurunan cadangan minyak dari tahun ke tahun. Sehingga pengelolaan minyak bumi perlu lebih ditingkatkan lagi agar selaras dengan blue economy. Blue economy memiliki tujuan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang memaksimalkan pengelolaan laut. Laut Timor menjadi wilayah yang kaya akan minyaknya namun belum dieksplorasi sepenuhnya. Eksplorasi dan pemanfaatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/0/wilayah-laut-natuna-negara-tetangga-minyak-bumi-ek-thumb-7958e.webp" type="image/webp" length="220362" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/0/wilayah-laut-natuna-negara-tetangga-minyak-bumi-ek-thumb-7958e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/0/wilayah-laut-natuna-negara-tetangga-minyak-bumi-ek-thumb-34e19.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/0/wilayah-laut-natuna-negara-tetangga-minyak-bumi-ek-thumb-cce3a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-508-undip.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19742-indonesian-perspective.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Relationship Model of Sharia and Financial Authorities ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Relationship Model of Sharia and Financial Authorities ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Relationship Model of Sharia and Financial Authorities ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69112-politik-ekonomi-negara-fatwa-dewan-syariah-struktu</link>
	<guid isPermaLink="false">132273bd61ce96aa03b06a052b8c02bc</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 14:23:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<category><![CDATA[ site map ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,fees,focus,map,scope,site]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan untuk mengeksplorasi lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi hubungan antara otoritas syariah dan keuangan di berbagai negara, termasuk sejarah hubungan, pengaruh internal dan eksternal, kolonialisme, kepentingan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Relationship Model of Sharia and Financial Authorities: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan untuk mengeksplorasi lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi hubungan antara otoritas syariah dan keuangan di berbagai negara, termasuk sejarah hubungan, pengaruh internal dan eksternal, kolonialisme, kepentingan politik, dan gerakan masyarakat. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak independensi dan efektivitas penerapan fatwa ekonomi syariah terhadap pengawasan lembaga keuangan Islam, serta bagaimana hal ini dapat ditingkatkan di berbagai negara. Terakhir, studi komparatif tentang model hubungan antara otoritas syariah dan keuangan di negara-negara dengan sistem hukum dan budaya yang berbeda dapat memberikan wawasan yang berharga tentang praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi.. Singkatnya, setiap negara memiliki keunikan sendiri dalam mengatur hubungan antara Dewan Syariah dan otoritas keuangan.Hubungan antara Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia dan otoritas negara menunjukkan kekuatan masyarakat sipil di hadapan negara.Hubungan antara kedua entitas ini selalu dinamis dan terus berkembang, seiring dengan situasi sosial-politik yang sedang berlangsung.Di Indonesia, Dewan Syariah Nasional adalah institusi independen di luar struktur negara, sedangkan Dewan Syariah di Malaysia dan negara-negara Timur Tengah adalah bagian dari negara.Hubungan ini berdampak pada independensi, kelayakan, dukungan anggaran, dan hubungan dengan lembaga keuangan Islam Politik ekonomi dan kebijakan agama mempengaruhi hubungan antara otoritas syariah dan otoritas keuangan. Negara yang menjadikan Islam sebagai agama resmi menempatkan otoritas syariah dalam ruang lingkup negara. Malaysia adalah salah satu negara yang menempatkan otoritas Syariah dalam struktur otoritas negara, meskipun tetap independen. Sementara itu, Indonesia menggabungkan dua model hubungan: 1) memberikan independensi yang lebih luas kepada otoritas syariah (Majelis Ulama Indonesia) dan 2) membentuk dewan syariah untuk menangani hal yang berkaitan dengan keuangan syariah. Perbandingan sistem Indonesia,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/1/politik-ekonomi-negara-fatwa-dewan-syariah-struktu-thumb-35f32.webp" title="JURIS - The Relationship Model of Sharia and Financial Authorities" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/1/politik-ekonomi-negara-fatwa-dewan-syariah-struktu-thumb-35f32.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/1/politik-ekonomi-negara-fatwa-dewan-syariah-struktu-thumb-35f32.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/1/politik-ekonomi-negara-fatwa-dewan-syariah-struktu-thumb-35f32.webp 1x" title="JURIS - The Relationship Model of Sharia and Financial Authorities" alt="JURIS - The Relationship Model of Sharia and Financial Authorities" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/1/politik-ekonomi-negara-fatwa-dewan-syariah-struktu-thumb-0a73d.webp" title="JURIS - The Relationship Model of Sharia and Financial Authorities" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/1/politik-ekonomi-negara-fatwa-dewan-syariah-struktu-thumb-0a73d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/1/politik-ekonomi-negara-fatwa-dewan-syariah-struktu-thumb-0a73d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/1/politik-ekonomi-negara-fatwa-dewan-syariah-struktu-thumb-0a73d.webp 1x" title="JURIS - The Relationship Model of Sharia and Financial Authorities" alt="JURIS - The Relationship Model of Sharia and Financial Authorities" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/1/politik-ekonomi-negara-fatwa-dewan-syariah-struktu-thumb-5cdac.webp" title="JURIS - The Relationship Model of Sharia and Financial Authorities" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/1/politik-ekonomi-negara-fatwa-dewan-syariah-struktu-thumb-5cdac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/1/politik-ekonomi-negara-fatwa-dewan-syariah-struktu-thumb-5cdac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/1/politik-ekonomi-negara-fatwa-dewan-syariah-struktu-thumb-5cdac.webp 1x" title="JURIS - The Relationship Model of Sharia and Financial Authorities" alt="JURIS - The Relationship Model of Sharia and Financial Authorities" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69112-politik-ekonomi-negara-fatwa-dewan-syariah-struktu" title="JURIS - The Relationship Model of Sharia and Financial Authorities" target="_blank">The Relationship Model of Sharia and Financial Authorities</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan untuk mengeksplorasi lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi hubungan antara otoritas syariah dan keuangan di berbagai negara, termasuk sejarah hubungan, pengaruh internal dan eksternal, kolonialisme, kepentingan politik, dan gerakan masyarakat. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak independensi dan efektivitas penerapan fatwa ekonomi syariah terhadap pengawasan lembaga keuangan Islam, serta bagaimana hal ini dapat ditingkatkan di berbagai negara. Terakhir, studi komparatif tentang model hubungan antara otoritas syariah dan keuangan di negara-negara dengan sistem hukum dan budaya yang berbeda dapat memberikan wawasan yang berharga tentang praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi..
<br>Singkatnya, setiap negara memiliki keunikan sendiri dalam mengatur hubungan antara Dewan Syariah dan otoritas keuangan.Hubungan antara Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia dan otoritas negara menunjukkan kekuatan masyarakat sipil di hadapan negara.Hubungan antara kedua entitas ini selalu dinamis dan terus berkembang, seiring dengan situasi sosial-politik yang sedang berlangsung.Di Indonesia, Dewan Syariah Nasional adalah institusi independen di luar struktur negara, sedangkan Dewan Syariah di Malaysia dan negara-negara Timur Tengah adalah bagian dari negara.Hubungan ini berdampak pada independensi, kelayakan, dukungan anggaran, dan hubungan dengan lembaga keuangan Islam
<br>Politik ekonomi dan kebijakan agama mempengaruhi hubungan antara otoritas syariah dan otoritas keuangan. Negara yang menjadikan Islam sebagai agama resmi menempatkan otoritas syariah dalam ruang lingkup negara. Malaysia adalah salah satu negara yang menempatkan otoritas Syariah dalam struktur otoritas negara, meskipun tetap independen. Sementara itu, Indonesia menggabungkan dua model hubungan: 1) memberikan independensi yang lebih luas kepada otoritas syariah (Majelis Ulama Indonesia) dan 2) membentuk dewan syariah untuk menangani hal yang berkaitan dengan keuangan syariah. Perbandingan sistem Indonesia,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/1/politik-ekonomi-negara-fatwa-dewan-syariah-struktu-thumb-35f32.webp" type="image/webp" length="36984" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/1/politik-ekonomi-negara-fatwa-dewan-syariah-struktu-thumb-35f32.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/1/politik-ekonomi-negara-fatwa-dewan-syariah-struktu-thumb-0a73d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/1/politik-ekonomi-negara-fatwa-dewan-syariah-struktu-thumb-5cdac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-622-uin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-118-ahkam-jurnal-ilmu-syariah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ External Perceptions and Indonesias Leadership Role in Indo Pacific Maritime Affairs ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ External Perceptions and Indonesias Leadership Role in Indo Pacific Maritime Affairs ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ External Perceptions and Indonesias Leadership Role in Indo Pacific Maritime Affairs ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69090-sumber-daya-maritim-poros-keamanan</link>
	<guid isPermaLink="false">a6bbdff96d113e0073fbfad8e2cae480</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 14:22:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan yang menyoroti kesenjangan antara identifikasi diri Indonesia sebagai pemimpin maritim dan persepsi eksternal yang lemah, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang krusial untuk dipelajari. Pertama, penting untuk menyelidiki secara ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - External Perceptions and Indonesia's Leadership Role in Indo-Pacific Maritime Affairs: Berdasarkan temuan yang menyoroti kesenjangan antara identifikasi diri Indonesia sebagai pemimpin maritim dan persepsi eksternal yang lemah, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang krusial untuk dipelajari. Pertama, penting untuk menyelidiki secara mendalam bagaimana Indonesia dapat secara konkret mengembangkan dan mengimplementasikan inisiatif yang menyediakan "public goods" maritim yang nyata, seperti kerja sama keamanan maritim regional atau proyek konektivitas infrastruktur yang melampaui fokus domestik. Penelitian ini dapat menganalisis studi kasus negara-negara yang berhasil menyalurkan "public goods" di wilayah mereka, kemudian mengevaluasi potensi adaptasinya dalam konteks kebijakan luar negeri Indonesia. Kedua, perlu diteliti bagaimana doktrin Poros Maritim Dunia (PMD) dapat ditransformasi atau diperinci menjadi kerangka kerja yang lebih komprehensif dan berorientasi regional, tidak hanya sebagai panduan domestik, melainkan juga sebagai tawaran gagasan inovatif untuk tata kelola maritim Indo-Pasifik. Studi ini dapat mengeksplorasi potensi PMD untuk menjadi "kepemimpinan ideasional" dengan membandingkan strukturnya dengan strategi maritim regional sukses lainnya dan mengidentifikasi elemen-elemen yang dapat diperkuat agar lebih menarik bagi negara-negara di kawasan. Ketiga, mengingat tantangan ASEAN dalam mencapai "sentralitas substansial," penelitian dapat mengidentifikasi strategi diplomatik atau inisiatif kolaboratif inovatif yang dapat dipimpin Indonesia dalam kerangka ASEAN. Tujuannya adalah untuk benar-benar mengkonversi sentralitas ini menjadi kepemimpinan maritim regional yang efektif, mungkin dengan mengevaluasi model-model kerja sama intra-regional yang berhasil diadaptasi untuk memperkuat kapasitas Indonesia melalui platform ASEAN.. Indonesia sangat berambisi untuk menjadi pemimpin dalam urusan maritim Indo-Pasifik, terlihat dari dokumen kebijakan nasional seperti Kebijakan Kelautan Indonesia dan Rencana Aksi Kebijakan Kelautan Indonesia yang mendorong peningkatan kepemimpinan di kawasan.Namun, identifikasi diri ini tidak sejalan dengan persepsi negara lain karena Indonesia masih kesulitan menyediakan "public goods" regional seperti keamanan, pembangunan, atau gagasan tata kelola maritim yang jelas, serta kebijakan PMD-nya (Poros Maritim Dunia) dianggap kurang memiliki tujuan dan tindakan yang komprehensif.Akibatnya, Indonesia perlu merumuskan inisiatif maritim regional yang lebih terarah dengan tujuan dan tindakan yang konkret, mengikuti jejak negara-negara lain yang telah berhasil menunjukkan kepemimpinan nyata di kawasan Visi Indonesia untuk menjadi pemimpin kawasan dalam hal kemaritiman telah menjadi isu yang diperdebatkan oleh akademisi maupun politis. Beberapa akademisi berargumen bahwa Indonesia tidak dapat menjalankan peran sebagai pemimpin kawasan dalam hal kemaritiman karena lemahnya kehendak politik, kurangnya sumber daya, serta lemahnya persepsi diri sebagai pemimpin. Dengan menggunakan kerangka analisis teori peran, tulisan ini menghadirkan jawaban alternatif terhadap isu kepimpinan regional Indonesia dalam hal kemaritiman. Tulisan ini berargumen bahwa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/3/sumber-daya-maritim-poros-keamanan-dunia-kepemimpi-thumb-56fe7.webp" title="JURIS - External Perceptions and Indonesia&#039;s Leadership Role in Indo-Pacific Maritime Affairs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/sumber-daya-maritim-poros-keamanan-dunia-kepemimpi-thumb-56fe7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/sumber-daya-maritim-poros-keamanan-dunia-kepemimpi-thumb-56fe7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/sumber-daya-maritim-poros-keamanan-dunia-kepemimpi-thumb-56fe7.webp 1x" title="JURIS - External Perceptions and Indonesia&#039;s Leadership Role in Indo-Pacific Maritime Affairs" alt="JURIS - External Perceptions and Indonesia&#039;s Leadership Role in Indo-Pacific Maritime Affairs" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/sumber-daya-maritim-poros-keamanan-dunia-kepemimpi-thumb-9073d.webp" title="JURIS - External Perceptions and Indonesia&#039;s Leadership Role in Indo-Pacific Maritime Affairs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/sumber-daya-maritim-poros-keamanan-dunia-kepemimpi-thumb-9073d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/sumber-daya-maritim-poros-keamanan-dunia-kepemimpi-thumb-9073d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/sumber-daya-maritim-poros-keamanan-dunia-kepemimpi-thumb-9073d.webp 1x" title="JURIS - External Perceptions and Indonesia&#039;s Leadership Role in Indo-Pacific Maritime Affairs" alt="JURIS - External Perceptions and Indonesia&#039;s Leadership Role in Indo-Pacific Maritime Affairs" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/sumber-daya-maritim-poros-keamanan-dunia-kepemimpi-thumb-fd895.webp" title="JURIS - External Perceptions and Indonesia&#039;s Leadership Role in Indo-Pacific Maritime Affairs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/sumber-daya-maritim-poros-keamanan-dunia-kepemimpi-thumb-fd895.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/sumber-daya-maritim-poros-keamanan-dunia-kepemimpi-thumb-fd895.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/sumber-daya-maritim-poros-keamanan-dunia-kepemimpi-thumb-fd895.webp 1x" title="JURIS - External Perceptions and Indonesia&#039;s Leadership Role in Indo-Pacific Maritime Affairs" alt="JURIS - External Perceptions and Indonesia&#039;s Leadership Role in Indo-Pacific Maritime Affairs" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69090-sumber-daya-maritim-poros-keamanan" title="JURIS - External Perceptions and Indonesia&#039;s Leadership Role in Indo-Pacific Maritime Affairs" target="_blank">External Perceptions and Indonesia's Leadership Role in Indo-Pacific Maritime Affairs</a>: Berdasarkan temuan yang menyoroti kesenjangan antara identifikasi diri Indonesia sebagai pemimpin maritim dan persepsi eksternal yang lemah, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang krusial untuk dipelajari. Pertama, penting untuk menyelidiki secara mendalam bagaimana Indonesia dapat secara konkret mengembangkan dan mengimplementasikan inisiatif yang menyediakan "public goods" maritim yang nyata, seperti kerja sama keamanan maritim regional atau proyek konektivitas infrastruktur yang melampaui fokus domestik. Penelitian ini dapat menganalisis studi kasus negara-negara yang berhasil menyalurkan "public goods" di wilayah mereka, kemudian mengevaluasi potensi adaptasinya dalam konteks kebijakan luar negeri Indonesia. Kedua, perlu diteliti bagaimana doktrin Poros Maritim Dunia (PMD) dapat ditransformasi atau diperinci menjadi kerangka kerja yang lebih komprehensif dan berorientasi regional, tidak hanya sebagai panduan domestik, melainkan juga sebagai tawaran gagasan inovatif untuk tata kelola maritim Indo-Pasifik. Studi ini dapat mengeksplorasi potensi PMD untuk menjadi "kepemimpinan ideasional" dengan membandingkan strukturnya dengan strategi maritim regional sukses lainnya dan mengidentifikasi elemen-elemen yang dapat diperkuat agar lebih menarik bagi negara-negara di kawasan. Ketiga, mengingat tantangan ASEAN dalam mencapai "sentralitas substansial," penelitian dapat mengidentifikasi strategi diplomatik atau inisiatif kolaboratif inovatif yang dapat dipimpin Indonesia dalam kerangka ASEAN. Tujuannya adalah untuk benar-benar mengkonversi sentralitas ini menjadi kepemimpinan maritim regional yang efektif, mungkin dengan mengevaluasi model-model kerja sama intra-regional yang berhasil diadaptasi untuk memperkuat kapasitas Indonesia melalui platform ASEAN..
<br>Indonesia sangat berambisi untuk menjadi pemimpin dalam urusan maritim Indo-Pasifik, terlihat dari dokumen kebijakan nasional seperti Kebijakan Kelautan Indonesia dan Rencana Aksi Kebijakan Kelautan Indonesia yang mendorong peningkatan kepemimpinan di kawasan.Namun, identifikasi diri ini tidak sejalan dengan persepsi negara lain karena Indonesia masih kesulitan menyediakan "public goods" regional seperti keamanan, pembangunan, atau gagasan tata kelola maritim yang jelas, serta kebijakan PMD-nya (Poros Maritim Dunia) dianggap kurang memiliki tujuan dan tindakan yang komprehensif.Akibatnya, Indonesia perlu merumuskan inisiatif maritim regional yang lebih terarah dengan tujuan dan tindakan yang konkret, mengikuti jejak negara-negara lain yang telah berhasil menunjukkan kepemimpinan nyata di kawasan
<br>Visi Indonesia untuk menjadi pemimpin kawasan dalam hal kemaritiman telah menjadi isu yang diperdebatkan oleh akademisi maupun politis. Beberapa akademisi berargumen bahwa Indonesia tidak dapat menjalankan peran sebagai pemimpin kawasan dalam hal kemaritiman karena lemahnya kehendak politik, kurangnya sumber daya, serta lemahnya persepsi diri sebagai pemimpin. Dengan menggunakan kerangka analisis teori peran, tulisan ini menghadirkan jawaban alternatif terhadap isu kepimpinan regional Indonesia dalam hal kemaritiman. Tulisan ini berargumen bahwa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/3/sumber-daya-maritim-poros-keamanan-dunia-kepemimpi-thumb-fd895.webp" type="image/webp" length="212614" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/sumber-daya-maritim-poros-keamanan-dunia-kepemimpi-thumb-56fe7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/sumber-daya-maritim-poros-keamanan-dunia-kepemimpi-thumb-9073d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/sumber-daya-maritim-poros-keamanan-dunia-kepemimpi-thumb-fd895.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-508-undip.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19742-indonesian-perspective.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ User Interface Design Of A Web And Mobile Based Sales Information System For Gbl Chicken Modayag Msme ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ User Interface Design Of A Web And Mobile Based Sales Information System For Gbl Chicken Modayag Msme ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ User Interface Design Of A Web And Mobile Based Sales Information System For Gbl Chicken Modayag Msme ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69107-perancangan-sistem-analisis-reward</link>
	<guid isPermaLink="false">fd342e8cdf4e01c9046e4162a7fa07d8</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 13:47:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hannatul ma ]]></category>
	<category><![CDATA[ alfan habib ]]></category>
	<category><![CDATA[ 2 days avg ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[2,alfan,avg,days,habib,hannatul,ma]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengujian ketergunaan sistem dengan melibatkan pengguna sebenarnya untuk memastikan antarmuka yang dirancang benar-benar efektif dan intuitif. Selain itu, perlu dikembangkan sistem serupa untuk sektor UMKM lainnya, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - User Interface Design Of A Web- And Mobile-Based Sales Information System For Gbl Chicken Modayag Msme: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengujian ketergunaan sistem dengan melibatkan pengguna sebenarnya untuk memastikan antarmuka yang dirancang benar-benar efektif dan intuitif. Selain itu, perlu dikembangkan sistem serupa untuk sektor UMKM lainnya, seperti pertanian atau tekstil, untuk mengevaluasi adaptabilitas desain antarmuka di berbagai konteks bisnis. Terakhir, integrasi teknologi analisis data, seperti AI, dapat ditambahkan ke sistem untuk meningkatkan prediksi permintaan dan optimasi stok barang, sehingga membantu pengelola bisnis membuat keputusan yang lebih akurat.. Penelitian ini menghasilkan desain antarmuka sistem informasi penjualan berbasis web dan mobile yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional GBL Chicken Modayag MSME.Antarmuka dirancang untuk mendukung digitalisasi proses penjualan, mulai dari pemesanan dan manajemen transaksi hingga penyajian laporan penjualan, yang melibatkan beberapa peran pengguna, yaitu admin, kasir, kurir, dan pelanggan.Hasil desain menunjukkan bahwa sistem yang diusulkan mampu meningkatkan efisiensi manajemen data penjualan dan pesanan, serta meningkatkan efektivitas layanan bagi pelanggan.Dengan tampilan yang terstruktur dan ramah pengguna, desain sistem yang diusulkan diharapkan dapat meminimalkan masalah yang timbul dari pencatatan manual, seperti kehilangan data dan keterlambatan dalam persiapan laporan.Desain antarmuka sistem informasi penjualan ini dapat menjadi referensi awal untuk pengembangan dan implementasi sistem informasi penjualan berbasis web dan mobile di UMKM, khususnya di sektor kuliner, untuk mendukung peningkatan efisiensi operasional dan pemanfaatan teknologi digital secara berkelanjutan GBL Chicken Modayag adalah bisnis kuliner skala mikro yang masih bergantung pada pencatatan transaksi manual dan belum optimal memanfaatkan media digital untuk aktivitas penjualan dan pemasaran. Kondisi ini menyebabkan risiko tinggi kehilangan data, jangkauan promosi terbatas, serta penyebaran informasi menu dan promosi kepada pelanggan yang tidak efektif. Penelitian ini bertujuan merancang antarmuka sistem informasi penjualan berbasis web dan mobile sebagai solusi digital untuk masalah tersebut. Metode penelitian mencakup observasi langsung dan wawancara dengan pemilik bisnis untuk menganalisis sistem yang ada, diikuti oleh perancangan sistem yang diusulkan menggunakan flowchart, Diagram Hubungan Entitas (ERD), dan desain antarmuka pengguna yang dikembangkan dengan Figma. Hasil penelitian menghasilkan desain sistem... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/1/perancangan-sistem-analisis-reward-data-pencatatan-thumb-9ba7b.webp" title="JURIS - User Interface Design Of A Web- And Mobile-Based Sales Information System For Gbl Chicken Modayag Msme" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/perancangan-sistem-analisis-reward-data-pencatatan-thumb-9ba7b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/perancangan-sistem-analisis-reward-data-pencatatan-thumb-9ba7b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/perancangan-sistem-analisis-reward-data-pencatatan-thumb-9ba7b.webp 1x" title="JURIS - User Interface Design Of A Web- And Mobile-Based Sales Information System For Gbl Chicken Modayag Msme" alt="JURIS - User Interface Design Of A Web- And Mobile-Based Sales Information System For Gbl Chicken Modayag Msme" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/perancangan-sistem-analisis-reward-data-pencatatan-thumb-51d74.webp" title="JURIS - User Interface Design Of A Web- And Mobile-Based Sales Information System For Gbl Chicken Modayag Msme" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/perancangan-sistem-analisis-reward-data-pencatatan-thumb-51d74.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/perancangan-sistem-analisis-reward-data-pencatatan-thumb-51d74.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/perancangan-sistem-analisis-reward-data-pencatatan-thumb-51d74.webp 1x" title="JURIS - User Interface Design Of A Web- And Mobile-Based Sales Information System For Gbl Chicken Modayag Msme" alt="JURIS - User Interface Design Of A Web- And Mobile-Based Sales Information System For Gbl Chicken Modayag Msme" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/perancangan-sistem-analisis-reward-data-pencatatan-thumb-66aec.webp" title="JURIS - User Interface Design Of A Web- And Mobile-Based Sales Information System For Gbl Chicken Modayag Msme" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/perancangan-sistem-analisis-reward-data-pencatatan-thumb-66aec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/perancangan-sistem-analisis-reward-data-pencatatan-thumb-66aec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/perancangan-sistem-analisis-reward-data-pencatatan-thumb-66aec.webp 1x" title="JURIS - User Interface Design Of A Web- And Mobile-Based Sales Information System For Gbl Chicken Modayag Msme" alt="JURIS - User Interface Design Of A Web- And Mobile-Based Sales Information System For Gbl Chicken Modayag Msme" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69107-perancangan-sistem-analisis-reward" title="JURIS - User Interface Design Of A Web- And Mobile-Based Sales Information System For Gbl Chicken Modayag Msme" target="_blank">User Interface Design Of A Web- And Mobile-Based Sales Information System For Gbl Chicken Modayag Msme</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengujian ketergunaan sistem dengan melibatkan pengguna sebenarnya untuk memastikan antarmuka yang dirancang benar-benar efektif dan intuitif. Selain itu, perlu dikembangkan sistem serupa untuk sektor UMKM lainnya, seperti pertanian atau tekstil, untuk mengevaluasi adaptabilitas desain antarmuka di berbagai konteks bisnis. Terakhir, integrasi teknologi analisis data, seperti AI, dapat ditambahkan ke sistem untuk meningkatkan prediksi permintaan dan optimasi stok barang, sehingga membantu pengelola bisnis membuat keputusan yang lebih akurat..
<br>Penelitian ini menghasilkan desain antarmuka sistem informasi penjualan berbasis web dan mobile yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional GBL Chicken Modayag MSME.Antarmuka dirancang untuk mendukung digitalisasi proses penjualan, mulai dari pemesanan dan manajemen transaksi hingga penyajian laporan penjualan, yang melibatkan beberapa peran pengguna, yaitu admin, kasir, kurir, dan pelanggan.Hasil desain menunjukkan bahwa sistem yang diusulkan mampu meningkatkan efisiensi manajemen data penjualan dan pesanan, serta meningkatkan efektivitas layanan bagi pelanggan.Dengan tampilan yang terstruktur dan ramah pengguna, desain sistem yang diusulkan diharapkan dapat meminimalkan masalah yang timbul dari pencatatan manual, seperti kehilangan data dan keterlambatan dalam persiapan laporan.Desain antarmuka sistem informasi penjualan ini dapat menjadi referensi awal untuk pengembangan dan implementasi sistem informasi penjualan berbasis web dan mobile di UMKM, khususnya di sektor kuliner, untuk mendukung peningkatan efisiensi operasional dan pemanfaatan teknologi digital secara berkelanjutan
<br>GBL Chicken Modayag adalah bisnis kuliner skala mikro yang masih bergantung pada pencatatan transaksi manual dan belum optimal memanfaatkan media digital untuk aktivitas penjualan dan pemasaran. Kondisi ini menyebabkan risiko tinggi kehilangan data, jangkauan promosi terbatas, serta penyebaran informasi menu dan promosi kepada pelanggan yang tidak efektif. Penelitian ini bertujuan merancang antarmuka sistem informasi penjualan berbasis web dan mobile sebagai solusi digital untuk masalah tersebut. Metode penelitian mencakup observasi langsung dan wawancara dengan pemilik bisnis untuk menganalisis sistem yang ada, diikuti oleh perancangan sistem yang diusulkan menggunakan flowchart, Diagram Hubungan Entitas (ERD), dan desain antarmuka pengguna yang dikembangkan dengan Figma. Hasil penelitian menghasilkan desain sistem...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/1/perancangan-sistem-analisis-reward-data-pencatatan-thumb-66aec.webp" type="image/webp" length="111820" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/perancangan-sistem-analisis-reward-data-pencatatan-thumb-9ba7b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/perancangan-sistem-analisis-reward-data-pencatatan-thumb-51d74.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/perancangan-sistem-analisis-reward-data-pencatatan-thumb-66aec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7715-bufnets.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21229-bulletin-network-engineer-informatics.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Strategy of Indonesias Economic Diplomacy in Building Mandalika Special Economic Zone 2017 2021 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Strategy of Indonesias Economic Diplomacy in Building Mandalika Special Economic Zone 2017 2021 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Strategy of Indonesias Economic Diplomacy in Building Mandalika Special Economic Zone 2017 2021 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69097-pariwisata-olahraga-kawasan-pe</link>
	<guid isPermaLink="false">c98b70e94ea70da5f3e708c8f5fb6ff8</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 13:41:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[full,header,issue,page,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam dampak jangka panjang dari strategi diplomasi ekonomi yang diterapkan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, khususnya terhadap kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal dan keberlanjutan lingkungan. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Strategy of Indonesia's Economic Diplomacy in Building Mandalika Special Economic Zone (2017-2021): Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam dampak jangka panjang dari strategi diplomasi ekonomi yang diterapkan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, khususnya terhadap kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal dan keberlanjutan lingkungan. Mengingat adanya isu-isu sosial dan hak asasi manusia yang sempat mencuat, penting untuk meneliti bagaimana pengelolaan KEK pariwisata dapat mengintegrasikan aspek pembangunan ekonomi dengan perlindungan sosial-lingkungan secara lebih holistik, serta menganalisis efektivitas langkah-langkah mitigasi dan respons terhadap tantangan eksternal seperti pandemi atau bencana alam. Lebih lanjut, sebuah studi komparatif bisa dilakukan untuk membandingkan model tata kelola dan konfigurasi peran berbagai aktorAimisalnya antara peran dominan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti ITDC dengan kementerian-kementerian lain atau bahkan sektor swasta murniAidalam pengembangan KEK pariwisata di Indonesia. Penelitian ini akan membantu mengidentifikasi praktik terbaik dan potensi optimalisasi peran masing-masing pihak untuk mencapai tujuan diplomasi ekonomi dan pembangunan daerah secara lebih efisien dan berkelanjutan. Misalnya, sejauh mana Kementerian Luar Negeri dapat meningkatkan kontribusinya dalam diplomasi ekonomi untuk KEK, atau bagaimana BUMN dapat lebih memberdayakan partisipasi masyarakat dalam setiap fase pembangunan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa pengembangan KEK Mandalika tidak hanya sukses secara ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat yang merata dan berkelanjutan bagi semua pemangku kepentingan. Selain itu, penelitian masa depan dapat mengeksplorasi persepsi dan partisipasi langsung masyarakat lokal terhadap inisiatif diplomasi ekonomi dan pengembangan pariwisata di KEK Mandalika. Bagaimana program pemberdayaan komunitas dapat diperkuat agar dampak positif terasa lebih luas dan merata, sekaligus memitigasi potensi konflik sosial akibat pembangunan skala besar?. Diplomasi ekonomi Indonesia semakin meningkat, dengan pemanfaatan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) seperti Mandalika sebagai destinasi pariwisata olahraga strategis untuk menarik investasi dan meningkatkan daya saing internasional.Penelitian ini menunjukkan bahwa Indonesia telah berhasil menerapkan keempat fase diplomasi ekonomi menurut Kishan S.Rana dalam pengembangan KEK Mandalika, yang mencakup pemasaran, jaringan, pembangunan citra pariwisata dan investasi, serta pengelolaan regulasi.Dalam implementasi strategi ini, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) sebagai Badan Usaha Pengelola dan Pembangun (BUPP) KEK Mandalika berperan sangat dominan, sementara keterlibatan Kementerian Luar Negeri relatif minimal dibandingkan kementerian terkait lainnya Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah secara aktif mengejar diplomasi ekonomi untuk meningkatkan posisinya di dunia internasional melalui perdagangan, pariwisata, investasi, dan jasa (TTIS). Penelitian ini berfokus pada analisis strategi diplomasi ekonomi Indonesia dalam pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika dari tahun 2017 hingga 2021. Dengan menggunakan metodologi kualitatif yang melibatkan analisis data dan wawancara, penelitian ini mengikuti empat tahap diplomasi ekonomi yang diuraikan oleh Kishan S. Rana, meliputi pemasaran ekonomi, jaringan ekonomi, pembangunan citra, dan pengelolaan regulasi dengan mobilisasi sumber daya. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap komitmen Indonesia dalam mengembangkan pariwisata sebagai sektor strategis, dengan memanfaatkan KEK Mandalika untuk menarik investasi.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/8/pariwisata-olahraga-kawasan-pengembangan-tata-kelo-thumb-49260.webp" title="JURIS - The Strategy of Indonesia&#039;s Economic Diplomacy in Building Mandalika Special Economic Zone (2017-2021)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/pariwisata-olahraga-kawasan-pengembangan-tata-kelo-thumb-49260.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/pariwisata-olahraga-kawasan-pengembangan-tata-kelo-thumb-49260.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/pariwisata-olahraga-kawasan-pengembangan-tata-kelo-thumb-49260.webp 1x" title="JURIS - The Strategy of Indonesia&#039;s Economic Diplomacy in Building Mandalika Special Economic Zone (2017-2021)" alt="JURIS - The Strategy of Indonesia&#039;s Economic Diplomacy in Building Mandalika Special Economic Zone (2017-2021)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/8/pariwisata-olahraga-kawasan-pengembangan-tata-kelo-thumb-a6614.webp" title="JURIS - The Strategy of Indonesia&#039;s Economic Diplomacy in Building Mandalika Special Economic Zone (2017-2021)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/pariwisata-olahraga-kawasan-pengembangan-tata-kelo-thumb-a6614.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/pariwisata-olahraga-kawasan-pengembangan-tata-kelo-thumb-a6614.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/pariwisata-olahraga-kawasan-pengembangan-tata-kelo-thumb-a6614.webp 1x" title="JURIS - The Strategy of Indonesia&#039;s Economic Diplomacy in Building Mandalika Special Economic Zone (2017-2021)" alt="JURIS - The Strategy of Indonesia&#039;s Economic Diplomacy in Building Mandalika Special Economic Zone (2017-2021)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/8/pariwisata-olahraga-kawasan-pengembangan-tata-kelo-thumb-d8c8c.webp" title="JURIS - The Strategy of Indonesia&#039;s Economic Diplomacy in Building Mandalika Special Economic Zone (2017-2021)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/pariwisata-olahraga-kawasan-pengembangan-tata-kelo-thumb-d8c8c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/pariwisata-olahraga-kawasan-pengembangan-tata-kelo-thumb-d8c8c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/pariwisata-olahraga-kawasan-pengembangan-tata-kelo-thumb-d8c8c.webp 1x" title="JURIS - The Strategy of Indonesia&#039;s Economic Diplomacy in Building Mandalika Special Economic Zone (2017-2021)" alt="JURIS - The Strategy of Indonesia&#039;s Economic Diplomacy in Building Mandalika Special Economic Zone (2017-2021)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69097-pariwisata-olahraga-kawasan-pe" title="JURIS - The Strategy of Indonesia&#039;s Economic Diplomacy in Building Mandalika Special Economic Zone (2017-2021)" target="_blank">The Strategy of Indonesia's Economic Diplomacy in Building Mandalika Special Economic Zone (2017-2021)</a>: Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam dampak jangka panjang dari strategi diplomasi ekonomi yang diterapkan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, khususnya terhadap kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal dan keberlanjutan lingkungan. Mengingat adanya isu-isu sosial dan hak asasi manusia yang sempat mencuat, penting untuk meneliti bagaimana pengelolaan KEK pariwisata dapat mengintegrasikan aspek pembangunan ekonomi dengan perlindungan sosial-lingkungan secara lebih holistik, serta menganalisis efektivitas langkah-langkah mitigasi dan respons terhadap tantangan eksternal seperti pandemi atau bencana alam. Lebih lanjut, sebuah studi komparatif bisa dilakukan untuk membandingkan model tata kelola dan konfigurasi peran berbagai aktorAimisalnya antara peran dominan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti ITDC dengan kementerian-kementerian lain atau bahkan sektor swasta murniAidalam pengembangan KEK pariwisata di Indonesia. Penelitian ini akan membantu mengidentifikasi praktik terbaik dan potensi optimalisasi peran masing-masing pihak untuk mencapai tujuan diplomasi ekonomi dan pembangunan daerah secara lebih efisien dan berkelanjutan. Misalnya, sejauh mana Kementerian Luar Negeri dapat meningkatkan kontribusinya dalam diplomasi ekonomi untuk KEK, atau bagaimana BUMN dapat lebih memberdayakan partisipasi masyarakat dalam setiap fase pembangunan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa pengembangan KEK Mandalika tidak hanya sukses secara ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat yang merata dan berkelanjutan bagi semua pemangku kepentingan. Selain itu, penelitian masa depan dapat mengeksplorasi persepsi dan partisipasi langsung masyarakat lokal terhadap inisiatif diplomasi ekonomi dan pengembangan pariwisata di KEK Mandalika. Bagaimana program pemberdayaan komunitas dapat diperkuat agar dampak positif terasa lebih luas dan merata, sekaligus memitigasi potensi konflik sosial akibat pembangunan skala besar?.
<br>Diplomasi ekonomi Indonesia semakin meningkat, dengan pemanfaatan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) seperti Mandalika sebagai destinasi pariwisata olahraga strategis untuk menarik investasi dan meningkatkan daya saing internasional.Penelitian ini menunjukkan bahwa Indonesia telah berhasil menerapkan keempat fase diplomasi ekonomi menurut Kishan S.Rana dalam pengembangan KEK Mandalika, yang mencakup pemasaran, jaringan, pembangunan citra pariwisata dan investasi, serta pengelolaan regulasi.Dalam implementasi strategi ini, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) sebagai Badan Usaha Pengelola dan Pembangun (BUPP) KEK Mandalika berperan sangat dominan, sementara keterlibatan Kementerian Luar Negeri relatif minimal dibandingkan kementerian terkait lainnya
<br>Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah secara aktif mengejar diplomasi ekonomi untuk meningkatkan posisinya di dunia internasional melalui perdagangan, pariwisata, investasi, dan jasa (TTIS). Penelitian ini berfokus pada analisis strategi diplomasi ekonomi Indonesia dalam pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika dari tahun 2017 hingga 2021. Dengan menggunakan metodologi kualitatif yang melibatkan analisis data dan wawancara, penelitian ini mengikuti empat tahap diplomasi ekonomi yang diuraikan oleh Kishan S. Rana, meliputi pemasaran ekonomi, jaringan ekonomi, pembangunan citra, dan pengelolaan regulasi dengan mobilisasi sumber daya. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap komitmen Indonesia dalam mengembangkan pariwisata sebagai sektor strategis, dengan memanfaatkan KEK Mandalika untuk menarik investasi....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/8/pariwisata-olahraga-kawasan-pengembangan-tata-kelo-thumb-49260.webp" type="image/webp" length="169588" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/pariwisata-olahraga-kawasan-pengembangan-tata-kelo-thumb-49260.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/pariwisata-olahraga-kawasan-pengembangan-tata-kelo-thumb-a6614.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/pariwisata-olahraga-kawasan-pengembangan-tata-kelo-thumb-d8c8c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-508-undip.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19742-indonesian-perspective.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Music Matters Diplomasi Budaya Indonesia terhadap Negara di Kawasan Pasifik Melalui Aothe Symphony of FriendshipAo di Selandia Baru ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Music Matters Diplomasi Budaya Indonesia terhadap Negara di Kawasan Pasifik Melalui Aothe Symphony of FriendshipAo di Selandia Baru ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Music Matters Diplomasi Budaya Indonesia terhadap Negara di Kawasan Pasifik Melalui Aothe Symphony of FriendshipAo di Selandia Baru ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69100-negara-pasifik-diplomasi-budaya-indonesia-selandia</link>
	<guid isPermaLink="false">7e0502b89962d0b1ae2a41f8cadeb836</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 13:32:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ resensi buku ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[buku,header,page,resensi,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis dampak dari event The Symphony of Friendship terhadap perubahan persepsi masyarakat Pasifik Selatan terhadap Indonesia, khususnya dalam hal isu separatisme di Papua. 2. Meneliti strategi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Music Matters: Diplomasi Budaya Indonesia terhadap Negara di Kawasan Pasifik Melalui Aothe Symphony of FriendshipAo di Selandia Baru: Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis dampak dari event The Symphony of Friendship terhadap perubahan persepsi masyarakat Pasifik Selatan terhadap Indonesia, khususnya dalam hal isu separatisme di Papua. 2. Meneliti strategi diplomasi kebudayaan Indonesia di negara-negara Pasifik lainnya, seperti Fiji, Solomon Islands, Vanuatu, dan Papua Nugini, untuk memahami bagaimana diplomasi kebudayaan dapat digunakan sebagai alat untuk membangun citra positif Indonesia di mata negara-negara tersebut. 3. Melakukan studi komparatif antara diplomasi kebudayaan Indonesia di Selandia Baru dengan negara-negara Pasifik lainnya, untuk mengidentifikasi strategi dan pendekatan yang efektif dalam membangun hubungan dan citra positif Indonesia di kawasan Pasifik Selatan.. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan di dalam penelitian ini.Dapat disimpulkan bahwa Diplomasi Kebudayaan Indonesia terhadap negara-negara Pasifik Selatan melalui event The Symphony of Friendship (TSF) dilakukan berlandaskan aspek seni dan kebudayaan dalam mencapai tujuan politik untuk membangun persepsi dan citra Indonesia di mata negara-negara Pasifik Selatan.Selandia Baru dipilih atas dasar realitas bahwa negara tersebut adalah melting pot komunitas Pasifik Selatan.Oleh karenanya, melaksanakan event besar terkait kebudayaan Indonesia-Pasifik di sana akan menjadi etalase penting dari kedekatan Indonesia dengan seluruh masyarakat Pasifik secara kultural.Aspek kultural menjadi perekat yang digunakan untuk membangun ikatan persahabatan dengan negara-negara Pasifik Selatan, dan meniadakan permusuhan yang beberapa kali di panggung diplomasi global seperti perdebatan antara Indonesia dengan beberapa negara Pasifik di forum majelis umum PBB terkait isu Papua.Namun kepentingan untuk membangun kedekatan dengan masyarakat Pasifik bukan hanya berbicara masalah keamanan, namun juga potensi dagang yang menjadikan Kawasan Pasifik sangat penting dalam kaitan rute dagang ke Barat.Demikian penelitian ini telah menemukan berbagai aspek penting yang terjadi dalam upaya diplomasi kebudayaan tersebut di Selandia Baru Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi Indonesia dalam menerapkan diplomasi budaya dan soft power diplomacy melalui event kultural 'The Symphony of Friendship' (TSF) oleh KBRI Indonesia di Selandia Baru. Menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam semi terstruktur yang kemudian dianalisis secara mendalam didukung oleh teknik pemeriksaan kepercayaan melalui triangulasi sumber data. Temuan dalam penelitian ini adalah diplomasi kebudayaan yang dilakukan bertujuan membangun citra Indonesia di kawasan Pasifik Selatan dalam menghadapi isu separatis di Papua yang diangkat di dunia Internasional oleh beberapa negara yakni Fiji, Solomon Islands, Vanuatu dan Papua Nugini. Ada tiga aspek penting yang disasar... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/6/negara-pasifik-diplomasi-budaya-selandia-kawasan-m-thumb-c0a90.webp" title="JURIS - Music Matters: Diplomasi Budaya Indonesia terhadap Negara di Kawasan Pasifik Melalui Aothe Symphony of FriendshipAo di Selandia Baru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/negara-pasifik-diplomasi-budaya-selandia-kawasan-m-thumb-c0a90.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/negara-pasifik-diplomasi-budaya-selandia-kawasan-m-thumb-c0a90.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/negara-pasifik-diplomasi-budaya-selandia-kawasan-m-thumb-c0a90.webp 1x" title="JURIS - Music Matters: Diplomasi Budaya Indonesia terhadap Negara di Kawasan Pasifik Melalui Aothe Symphony of FriendshipAo di Selandia Baru" alt="JURIS - Music Matters: Diplomasi Budaya Indonesia terhadap Negara di Kawasan Pasifik Melalui Aothe Symphony of FriendshipAo di Selandia Baru" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/negara-pasifik-diplomasi-budaya-selandia-kawasan-m-thumb-027ff.webp" title="JURIS - Music Matters: Diplomasi Budaya Indonesia terhadap Negara di Kawasan Pasifik Melalui Aothe Symphony of FriendshipAo di Selandia Baru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/negara-pasifik-diplomasi-budaya-selandia-kawasan-m-thumb-027ff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/negara-pasifik-diplomasi-budaya-selandia-kawasan-m-thumb-027ff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/negara-pasifik-diplomasi-budaya-selandia-kawasan-m-thumb-027ff.webp 1x" title="JURIS - Music Matters: Diplomasi Budaya Indonesia terhadap Negara di Kawasan Pasifik Melalui Aothe Symphony of FriendshipAo di Selandia Baru" alt="JURIS - Music Matters: Diplomasi Budaya Indonesia terhadap Negara di Kawasan Pasifik Melalui Aothe Symphony of FriendshipAo di Selandia Baru" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/negara-pasifik-diplomasi-budaya-selandia-kawasan-m-thumb-830e0.webp" title="JURIS - Music Matters: Diplomasi Budaya Indonesia terhadap Negara di Kawasan Pasifik Melalui Aothe Symphony of FriendshipAo di Selandia Baru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/negara-pasifik-diplomasi-budaya-selandia-kawasan-m-thumb-830e0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/negara-pasifik-diplomasi-budaya-selandia-kawasan-m-thumb-830e0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/negara-pasifik-diplomasi-budaya-selandia-kawasan-m-thumb-830e0.webp 1x" title="JURIS - Music Matters: Diplomasi Budaya Indonesia terhadap Negara di Kawasan Pasifik Melalui Aothe Symphony of FriendshipAo di Selandia Baru" alt="JURIS - Music Matters: Diplomasi Budaya Indonesia terhadap Negara di Kawasan Pasifik Melalui Aothe Symphony of FriendshipAo di Selandia Baru" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69100-negara-pasifik-diplomasi-budaya-indonesia-selandia" title="JURIS - Music Matters: Diplomasi Budaya Indonesia terhadap Negara di Kawasan Pasifik Melalui Aothe Symphony of FriendshipAo di Selandia Baru" target="_blank">Music Matters: Diplomasi Budaya Indonesia terhadap Negara di Kawasan Pasifik Melalui Aothe Symphony of FriendshipAo di Selandia Baru</a>: Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis dampak dari event The Symphony of Friendship terhadap perubahan persepsi masyarakat Pasifik Selatan terhadap Indonesia, khususnya dalam hal isu separatisme di Papua. 2. Meneliti strategi diplomasi kebudayaan Indonesia di negara-negara Pasifik lainnya, seperti Fiji, Solomon Islands, Vanuatu, dan Papua Nugini, untuk memahami bagaimana diplomasi kebudayaan dapat digunakan sebagai alat untuk membangun citra positif Indonesia di mata negara-negara tersebut. 3. Melakukan studi komparatif antara diplomasi kebudayaan Indonesia di Selandia Baru dengan negara-negara Pasifik lainnya, untuk mengidentifikasi strategi dan pendekatan yang efektif dalam membangun hubungan dan citra positif Indonesia di kawasan Pasifik Selatan..
<br>Berdasarkan analisis yang telah dilakukan di dalam penelitian ini.Dapat disimpulkan bahwa Diplomasi Kebudayaan Indonesia terhadap negara-negara Pasifik Selatan melalui event The Symphony of Friendship (TSF) dilakukan berlandaskan aspek seni dan kebudayaan dalam mencapai tujuan politik untuk membangun persepsi dan citra Indonesia di mata negara-negara Pasifik Selatan.Selandia Baru dipilih atas dasar realitas bahwa negara tersebut adalah melting pot komunitas Pasifik Selatan.Oleh karenanya, melaksanakan event besar terkait kebudayaan Indonesia-Pasifik di sana akan menjadi etalase penting dari kedekatan Indonesia dengan seluruh masyarakat Pasifik secara kultural.Aspek kultural menjadi perekat yang digunakan untuk membangun ikatan persahabatan dengan negara-negara Pasifik Selatan, dan meniadakan permusuhan yang beberapa kali di panggung diplomasi global seperti perdebatan antara Indonesia dengan beberapa negara Pasifik di forum majelis umum PBB terkait isu Papua.Namun kepentingan untuk membangun kedekatan dengan masyarakat Pasifik bukan hanya berbicara masalah keamanan, namun juga potensi dagang yang menjadikan Kawasan Pasifik sangat penting dalam kaitan rute dagang ke Barat.Demikian penelitian ini telah menemukan berbagai aspek penting yang terjadi dalam upaya diplomasi kebudayaan tersebut di Selandia Baru
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi Indonesia dalam menerapkan diplomasi budaya dan soft power diplomacy melalui event kultural 'The Symphony of Friendship' (TSF) oleh KBRI Indonesia di Selandia Baru. Menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam semi terstruktur yang kemudian dianalisis secara mendalam didukung oleh teknik pemeriksaan kepercayaan melalui triangulasi sumber data. Temuan dalam penelitian ini adalah diplomasi kebudayaan yang dilakukan bertujuan membangun citra Indonesia di kawasan Pasifik Selatan dalam menghadapi isu separatis di Papua yang diangkat di dunia Internasional oleh beberapa negara yakni Fiji, Solomon Islands, Vanuatu dan Papua Nugini. Ada tiga aspek penting yang disasar...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/6/negara-pasifik-diplomasi-budaya-selandia-kawasan-m-thumb-027ff.webp" type="image/webp" length="82914" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/negara-pasifik-diplomasi-budaya-selandia-kawasan-m-thumb-c0a90.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/negara-pasifik-diplomasi-budaya-selandia-kawasan-m-thumb-027ff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/negara-pasifik-diplomasi-budaya-selandia-kawasan-m-thumb-830e0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-508-undip.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19742-indonesian-perspective.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Cooperation of Indonesia and China to Escalate IndonesiaAos Maritime Infrastructure by Maritime Silk Road in the First Regime of Joko Widodo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Cooperation of Indonesia and China to Escalate IndonesiaAos Maritime Infrastructure by Maritime Silk Road in the First Regime of Joko Widodo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Cooperation of Indonesia and China to Escalate IndonesiaAos Maritime Infrastructure by Maritime Silk Road in the First Regime of Joko Widodo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69086-country-maritime-silk-visi-poros-maritim-industri</link>
	<guid isPermaLink="false">de38ed2294c8ce515d8c80a11d9e8526</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 13:32:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis dampak jangka panjang proyek Belt and Road Initiative terhadap keberlanjutan lingkungan di Indonesia. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi efek sosial-ekonomi dari pembangunan infrastruktur maritim terhadap ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Cooperation of Indonesia and China to Escalate IndonesiaAos Maritime Infrastructure by Maritime Silk Road in the First Regime of Joko Widodo: Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis dampak jangka panjang proyek Belt and Road Initiative terhadap keberlanjutan lingkungan di Indonesia. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi efek sosial-ekonomi dari pembangunan infrastruktur maritim terhadap masyarakat lokal di sekitar proyek. Terakhir, penelitian dapat menggali konsekuensi geopolitik dari kemitraan strategis Indonesia dengan China dalam konteks dinamika kekuatan regional. Ketiga saran ini memberikan arah studi baru yang melengkapi temuan penelitian sebelumnya dan memperluas pemahaman tentang tantangan serta peluang yang muncul dari kerja sama ini.. Indonesia telah meluncurkan visi Global Maritime Fulcrum di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo untuk memperkuat konektivitas antar daerah dan kesejahteraan nasional.Visi ini memiliki lima pilar yang menjadi fokus analisis peneliti.memperkuat infrastruktur dan konektivitas maritim, seperti jalan tol laut, pelabuhan laut dalam, dan sistem logistik.Kerjasama antara Indonesia dan China dalam kerangka Belt and Road Initiative (BRI) telah menjadi pilar utama dalam memperkuat infrastruktur maritim Indonesia selama masa jabatan pertama Presiden Joko Widodo.Melalui 21st Century Maritime Silk Road, kedua negara telah membangun kemitraan strategis yang mencakup pengembangan pelabuhan, jalur logistik maritim, dan kawasan industri maritim Indonesia memiliki potensi ekonomi maritim yang besar dan berambisi untuk menjadi Poros Maritim Dunia, namun Indonesia memiliki sejumlah tantangan untuk mengimplementasikan pembangunan infrastruktur maritim, seperti kapital dan jalur logistik strategis. Kemudian, Indonesia menjalin kemitraan strategis dengan China melalui Belt Road Initiative (BRI), yang menyediakan pendanaan, teknologi, dan pengalaman pengembangan. Kerjasama ini mempercepat pembangunan, memperkuat konektivitas antar pulau, dan meningkatkan daya saing global. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Kerangka konsep penelitian ini menggunakan kerjasama ekonomi bilateral dan Global Maritime Fulcrum (GMF) sebagai unit analisis. Kerjasama antara China dan Indonesia berpengaruh positif bagi geoekonomi maritim Indonesia, seperti peningkatan investasi dalam pengembangan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/f/country-maritime-silk-visi-poros-maritim-industri-thumb-6a131.webp" title="JURIS - Cooperation of Indonesia and China to Escalate IndonesiaAos Maritime Infrastructure by Maritime Silk Road in the First Regime of Joko Widodo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/country-maritime-silk-visi-poros-maritim-industri-thumb-6a131.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/country-maritime-silk-visi-poros-maritim-industri-thumb-6a131.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/country-maritime-silk-visi-poros-maritim-industri-thumb-6a131.webp 1x" title="JURIS - Cooperation of Indonesia and China to Escalate IndonesiaAos Maritime Infrastructure by Maritime Silk Road in the First Regime of Joko Widodo" alt="JURIS - Cooperation of Indonesia and China to Escalate IndonesiaAos Maritime Infrastructure by Maritime Silk Road in the First Regime of Joko Widodo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/f/country-maritime-silk-visi-poros-maritim-industri-thumb-2d16d.webp" title="JURIS - Cooperation of Indonesia and China to Escalate IndonesiaAos Maritime Infrastructure by Maritime Silk Road in the First Regime of Joko Widodo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/country-maritime-silk-visi-poros-maritim-industri-thumb-2d16d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/country-maritime-silk-visi-poros-maritim-industri-thumb-2d16d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/country-maritime-silk-visi-poros-maritim-industri-thumb-2d16d.webp 1x" title="JURIS - Cooperation of Indonesia and China to Escalate IndonesiaAos Maritime Infrastructure by Maritime Silk Road in the First Regime of Joko Widodo" alt="JURIS - Cooperation of Indonesia and China to Escalate IndonesiaAos Maritime Infrastructure by Maritime Silk Road in the First Regime of Joko Widodo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/f/country-maritime-silk-visi-poros-maritim-industri-thumb-87bb3.webp" title="JURIS - Cooperation of Indonesia and China to Escalate IndonesiaAos Maritime Infrastructure by Maritime Silk Road in the First Regime of Joko Widodo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/country-maritime-silk-visi-poros-maritim-industri-thumb-87bb3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/country-maritime-silk-visi-poros-maritim-industri-thumb-87bb3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/country-maritime-silk-visi-poros-maritim-industri-thumb-87bb3.webp 1x" title="JURIS - Cooperation of Indonesia and China to Escalate IndonesiaAos Maritime Infrastructure by Maritime Silk Road in the First Regime of Joko Widodo" alt="JURIS - Cooperation of Indonesia and China to Escalate IndonesiaAos Maritime Infrastructure by Maritime Silk Road in the First Regime of Joko Widodo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69086-country-maritime-silk-visi-poros-maritim-industri" title="JURIS - Cooperation of Indonesia and China to Escalate IndonesiaAos Maritime Infrastructure by Maritime Silk Road in the First Regime of Joko Widodo" target="_blank">Cooperation of Indonesia and China to Escalate IndonesiaAos Maritime Infrastructure by Maritime Silk Road in the First Regime of Joko Widodo</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis dampak jangka panjang proyek Belt and Road Initiative terhadap keberlanjutan lingkungan di Indonesia. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi efek sosial-ekonomi dari pembangunan infrastruktur maritim terhadap masyarakat lokal di sekitar proyek. Terakhir, penelitian dapat menggali konsekuensi geopolitik dari kemitraan strategis Indonesia dengan China dalam konteks dinamika kekuatan regional. Ketiga saran ini memberikan arah studi baru yang melengkapi temuan penelitian sebelumnya dan memperluas pemahaman tentang tantangan serta peluang yang muncul dari kerja sama ini..
<br>Indonesia telah meluncurkan visi Global Maritime Fulcrum di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo untuk memperkuat konektivitas antar daerah dan kesejahteraan nasional.Visi ini memiliki lima pilar yang menjadi fokus analisis peneliti.memperkuat infrastruktur dan konektivitas maritim, seperti jalan tol laut, pelabuhan laut dalam, dan sistem logistik.Kerjasama antara Indonesia dan China dalam kerangka Belt and Road Initiative (BRI) telah menjadi pilar utama dalam memperkuat infrastruktur maritim Indonesia selama masa jabatan pertama Presiden Joko Widodo.Melalui 21st Century Maritime Silk Road, kedua negara telah membangun kemitraan strategis yang mencakup pengembangan pelabuhan, jalur logistik maritim, dan kawasan industri maritim
<br>Indonesia memiliki potensi ekonomi maritim yang besar dan berambisi untuk menjadi Poros Maritim Dunia, namun Indonesia memiliki sejumlah tantangan untuk mengimplementasikan pembangunan infrastruktur maritim, seperti kapital dan jalur logistik strategis. Kemudian, Indonesia menjalin kemitraan strategis dengan China melalui Belt Road Initiative (BRI), yang menyediakan pendanaan, teknologi, dan pengalaman pengembangan. Kerjasama ini mempercepat pembangunan, memperkuat konektivitas antar pulau, dan meningkatkan daya saing global. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Kerangka konsep penelitian ini menggunakan kerjasama ekonomi bilateral dan Global Maritime Fulcrum (GMF) sebagai unit analisis. Kerjasama antara China dan Indonesia berpengaruh positif bagi geoekonomi maritim Indonesia, seperti peningkatan investasi dalam pengembangan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/f/country-maritime-silk-visi-poros-maritim-industri-thumb-2d16d.webp" type="image/webp" length="79598" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/country-maritime-silk-visi-poros-maritim-industri-thumb-6a131.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/country-maritime-silk-visi-poros-maritim-industri-thumb-2d16d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/country-maritime-silk-visi-poros-maritim-industri-thumb-87bb3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-508-undip.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19742-indonesian-perspective.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ ChinaAos Political Worldview and Chinese Exceptionalism A Book Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ ChinaAos Political Worldview and Chinese Exceptionalism A Book Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ ChinaAos Political Worldview and Chinese Exceptionalism A Book Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69080-ekonomi-politik-internasional-faktor-sosial-politi</link>
	<guid isPermaLink="false">c7241fde322a94eed44cc09b2983729d</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 13:26:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ book review ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[book,header,page,review,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh eksklusivitas Tiongkok di kawasan Timur Tengah dan Amerika Latin, yang belum tercakup dalam studi ini. Selain itu, perlu dilakukan survei publik di Indonesia, Vietnam, dan Singapura untuk memahami persepsi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - ChinaAos Political Worldview and Chinese Exceptionalism: A Book Review: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh eksklusivitas Tiongkok di kawasan Timur Tengah dan Amerika Latin, yang belum tercakup dalam studi ini. Selain itu, perlu dilakukan survei publik di Indonesia, Vietnam, dan Singapura untuk memahami persepsi masyarakat terhadap pandangan politik Tiongkok dan eksklusivitasnya. Terakhir, analisis lebih mendalam tentang bagaimana strategi Tiongkok di kawasan tersebut terkait dengan wacana eksklusivitasnya dapat menjadi arah penelitian baru yang relevan.. Penelitian ini menunjukkan bahwa eksklusivitas Tiongkok secara signifikan memengaruhi cara Tiongkok memandang dunia luar dan pandangannya terhadap hubungan internasional.Eksklusivitas ini mencerminkan rasa nasionalisme yang kuat dan visi global yang berbeda sejak ribuan tahun lalu.Namun, penelitian ini juga menekankan bahwa eksklusivitas Tiongkok bukan satu-satunya faktor dalam menganalisis interaksi Tiongkok dengan komunitas internasional, karena faktor-faktor lain perlu dipertimbangkan Buku ini merupakan hasil dari disertasi Benjamin Ho, yang mengeksplorasi konsep eksklusivitas yang berbeda dari pandangan Barat. Buku ini menyajikan analisis sistematis dan terstruktur mengenai bagaimana naiknya China sebagai kekuatan global dan perspektif politik internasionalnya dijelaskan melalui wacana eksklusivitas Tiongkok. Perbandingan empat pemikiran hubungan internasional Tiongkok dengan teori hubungan internasional utama yang berasal dari realisme, liberalisme, dan konstruktivisme memberikan berbagai perspektif untuk memahami studi hubungan internasional Tiongkok. Melalui penelitiannya, Ho mengungkap eksklusivitas Tiongkok dalam memandang dirinya sebagai unik dan berbeda dalam menjalankan hubungan internasional,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/c/ekonomi-politik-internasional-faktor-sosial-chines-thumb-61ac4.webp" title="JURIS - ChinaAos Political Worldview and Chinese Exceptionalism: A Book Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/ekonomi-politik-internasional-faktor-sosial-chines-thumb-61ac4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/ekonomi-politik-internasional-faktor-sosial-chines-thumb-61ac4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/ekonomi-politik-internasional-faktor-sosial-chines-thumb-61ac4.webp 1x" title="JURIS - ChinaAos Political Worldview and Chinese Exceptionalism: A Book Review" alt="JURIS - ChinaAos Political Worldview and Chinese Exceptionalism: A Book Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/c/ekonomi-politik-internasional-faktor-sosial-chines-thumb-48a2b.webp" title="JURIS - ChinaAos Political Worldview and Chinese Exceptionalism: A Book Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/ekonomi-politik-internasional-faktor-sosial-chines-thumb-48a2b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/ekonomi-politik-internasional-faktor-sosial-chines-thumb-48a2b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/ekonomi-politik-internasional-faktor-sosial-chines-thumb-48a2b.webp 1x" title="JURIS - ChinaAos Political Worldview and Chinese Exceptionalism: A Book Review" alt="JURIS - ChinaAos Political Worldview and Chinese Exceptionalism: A Book Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69080-ekonomi-politik-internasional-faktor-sosial-politi" title="JURIS - ChinaAos Political Worldview and Chinese Exceptionalism: A Book Review" target="_blank">ChinaAos Political Worldview and Chinese Exceptionalism: A Book Review</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh eksklusivitas Tiongkok di kawasan Timur Tengah dan Amerika Latin, yang belum tercakup dalam studi ini. Selain itu, perlu dilakukan survei publik di Indonesia, Vietnam, dan Singapura untuk memahami persepsi masyarakat terhadap pandangan politik Tiongkok dan eksklusivitasnya. Terakhir, analisis lebih mendalam tentang bagaimana strategi Tiongkok di kawasan tersebut terkait dengan wacana eksklusivitasnya dapat menjadi arah penelitian baru yang relevan..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa eksklusivitas Tiongkok secara signifikan memengaruhi cara Tiongkok memandang dunia luar dan pandangannya terhadap hubungan internasional.Eksklusivitas ini mencerminkan rasa nasionalisme yang kuat dan visi global yang berbeda sejak ribuan tahun lalu.Namun, penelitian ini juga menekankan bahwa eksklusivitas Tiongkok bukan satu-satunya faktor dalam menganalisis interaksi Tiongkok dengan komunitas internasional, karena faktor-faktor lain perlu dipertimbangkan
<br>Buku ini merupakan hasil dari disertasi Benjamin Ho, yang mengeksplorasi konsep eksklusivitas yang berbeda dari pandangan Barat. Buku ini menyajikan analisis sistematis dan terstruktur mengenai bagaimana naiknya China sebagai kekuatan global dan perspektif politik internasionalnya dijelaskan melalui wacana eksklusivitas Tiongkok. Perbandingan empat pemikiran hubungan internasional Tiongkok dengan teori hubungan internasional utama yang berasal dari realisme, liberalisme, dan konstruktivisme memberikan berbagai perspektif untuk memahami studi hubungan internasional Tiongkok. Melalui penelitiannya, Ho mengungkap eksklusivitas Tiongkok dalam memandang dirinya sebagai unik dan berbeda dalam menjalankan hubungan internasional,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/c/ekonomi-politik-internasional-faktor-sosial-chines-thumb-61ac4.webp" type="image/webp" length="68018" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/ekonomi-politik-internasional-faktor-sosial-chines-thumb-61ac4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/ekonomi-politik-internasional-faktor-sosial-chines-thumb-48a2b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-508-undip.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19742-indonesian-perspective.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Indonesias Imperative Steps in the Progress of Accessing into the Organisation for Economic Co operation and DevelopmentA OECD ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Indonesias Imperative Steps in the Progress of Accessing into the Organisation for Economic Co operation and DevelopmentA OECD ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Indonesias Imperative Steps in the Progress of Accessing into the Organisation for Economic Co operation and DevelopmentA OECD ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69079-sumber-daya-negara-pendapatan-oecd-indonesi</link>
	<guid isPermaLink="false">5af4eedeede8d5915d86b4a44b488b86</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 13:22:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ book review ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[book,header,page,review,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis dampak keanggotaan BRICS terhadap proses aksesi Indonesia ke OECD, khususnya dalam konteks hubungan ekonomi dengan Tiongkok. Selain itu, perlu dilakukan studi mendalam tentang strategi pengembangan sumber ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Indonesia's Imperative Steps in the Progress of Accessing into the Organisation for Economic Co-operation and DevelopmentA(OECD): Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis dampak keanggotaan BRICS terhadap proses aksesi Indonesia ke OECD, khususnya dalam konteks hubungan ekonomi dengan Tiongkok. Selain itu, perlu dilakukan studi mendalam tentang strategi pengembangan sumber daya manusia yang efektif untuk meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global. Terakhir, penelitian dapat mengevaluasi peran infrastruktur dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia sebagai langkah mendukung aksesi OECD.. Pemerintah Indonesia telah melakukan inisiatif pengembangan untuk mempersiapkan aksesi ke OECD.Pemerintah Indonesia telah meningkatkan ekonominya dengan menetapkan tujuh prioritas dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) hingga 2024.Untuk meningkatkan daya saing sumber daya manusia Indonesia, pemerintah telah meningkatkan akses pendidikan dan koneksi antar pulau.Namun, mengingat bahwa pendapatan nasional Indonesia masih tertinggal dibandingkan negara-negara industri yang ada di OECD, langkah-langkah ini perlu diperkuat lebih lanjut.Untuk mencapai Indonesia Emas 2045, pemerintah perlu meningkatkan sumber daya manusia unggul dan menetapkan kerangka regulasi tambahan yang memfasilitasi akses perdagangan lintas batas Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) merupakan organisasi internasional yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan ekonomi dan sosial melalui kebijakan. Dalam perannya OECD merupakan salah satu bentuk dari IGO (Intergovernmental Organisation) karena memenuhi keempat syarat IGO antara lain, Norms, Rule making, Rule application, Rule adjudication, dan operations. Kesuksesan OECD dapat ditinjau melalui rata-rata pendapatan per kapita negara-negara anggota OECD diatas US$ 10,000. Melihat hal ini Indonesia, salah satu mitra utama OECD, menunjukkan keinginan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/9/sumber-daya-negara-pendapatan-oecd-aksesi-manusia-thumb-bfbbb.webp" title="JURIS - Indonesia&#039;s Imperative Steps in the Progress of Accessing into the Organisation for Economic Co-operation and DevelopmentA(OECD)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/9/sumber-daya-negara-pendapatan-oecd-aksesi-manusia-thumb-bfbbb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/9/sumber-daya-negara-pendapatan-oecd-aksesi-manusia-thumb-bfbbb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/9/sumber-daya-negara-pendapatan-oecd-aksesi-manusia-thumb-bfbbb.webp 1x" title="JURIS - Indonesia&#039;s Imperative Steps in the Progress of Accessing into the Organisation for Economic Co-operation and DevelopmentA(OECD)" alt="JURIS - Indonesia&#039;s Imperative Steps in the Progress of Accessing into the Organisation for Economic Co-operation and DevelopmentA(OECD)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/9/sumber-daya-negara-pendapatan-oecd-aksesi-manusia-thumb-6fb1c.webp" title="JURIS - Indonesia&#039;s Imperative Steps in the Progress of Accessing into the Organisation for Economic Co-operation and DevelopmentA(OECD)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/9/sumber-daya-negara-pendapatan-oecd-aksesi-manusia-thumb-6fb1c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/9/sumber-daya-negara-pendapatan-oecd-aksesi-manusia-thumb-6fb1c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/9/sumber-daya-negara-pendapatan-oecd-aksesi-manusia-thumb-6fb1c.webp 1x" title="JURIS - Indonesia&#039;s Imperative Steps in the Progress of Accessing into the Organisation for Economic Co-operation and DevelopmentA(OECD)" alt="JURIS - Indonesia&#039;s Imperative Steps in the Progress of Accessing into the Organisation for Economic Co-operation and DevelopmentA(OECD)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/9/sumber-daya-negara-pendapatan-oecd-aksesi-manusia-thumb-1dc92.webp" title="JURIS - Indonesia&#039;s Imperative Steps in the Progress of Accessing into the Organisation for Economic Co-operation and DevelopmentA(OECD)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/9/sumber-daya-negara-pendapatan-oecd-aksesi-manusia-thumb-1dc92.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/9/sumber-daya-negara-pendapatan-oecd-aksesi-manusia-thumb-1dc92.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/9/sumber-daya-negara-pendapatan-oecd-aksesi-manusia-thumb-1dc92.webp 1x" title="JURIS - Indonesia&#039;s Imperative Steps in the Progress of Accessing into the Organisation for Economic Co-operation and DevelopmentA(OECD)" alt="JURIS - Indonesia&#039;s Imperative Steps in the Progress of Accessing into the Organisation for Economic Co-operation and DevelopmentA(OECD)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69079-sumber-daya-negara-pendapatan-oecd-indonesi" title="JURIS - Indonesia&#039;s Imperative Steps in the Progress of Accessing into the Organisation for Economic Co-operation and DevelopmentA(OECD)" target="_blank">Indonesia's Imperative Steps in the Progress of Accessing into the Organisation for Economic Co-operation and DevelopmentA(OECD)</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis dampak keanggotaan BRICS terhadap proses aksesi Indonesia ke OECD, khususnya dalam konteks hubungan ekonomi dengan Tiongkok. Selain itu, perlu dilakukan studi mendalam tentang strategi pengembangan sumber daya manusia yang efektif untuk meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global. Terakhir, penelitian dapat mengevaluasi peran infrastruktur dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia sebagai langkah mendukung aksesi OECD..
<br>Pemerintah Indonesia telah melakukan inisiatif pengembangan untuk mempersiapkan aksesi ke OECD.Pemerintah Indonesia telah meningkatkan ekonominya dengan menetapkan tujuh prioritas dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) hingga 2024.Untuk meningkatkan daya saing sumber daya manusia Indonesia, pemerintah telah meningkatkan akses pendidikan dan koneksi antar pulau.Namun, mengingat bahwa pendapatan nasional Indonesia masih tertinggal dibandingkan negara-negara industri yang ada di OECD, langkah-langkah ini perlu diperkuat lebih lanjut.Untuk mencapai Indonesia Emas 2045, pemerintah perlu meningkatkan sumber daya manusia unggul dan menetapkan kerangka regulasi tambahan yang memfasilitasi akses perdagangan lintas batas
<br>Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) merupakan organisasi internasional yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan ekonomi dan sosial melalui kebijakan. Dalam perannya OECD merupakan salah satu bentuk dari IGO (Intergovernmental Organisation) karena memenuhi keempat syarat IGO antara lain, Norms, Rule making, Rule application, Rule adjudication, dan operations. Kesuksesan OECD dapat ditinjau melalui rata-rata pendapatan per kapita negara-negara anggota OECD diatas US$ 10,000. Melihat hal ini Indonesia, salah satu mitra utama OECD, menunjukkan keinginan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/9/sumber-daya-negara-pendapatan-oecd-aksesi-manusia-thumb-6fb1c.webp" type="image/webp" length="99362" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/9/sumber-daya-negara-pendapatan-oecd-aksesi-manusia-thumb-bfbbb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/9/sumber-daya-negara-pendapatan-oecd-aksesi-manusia-thumb-6fb1c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/9/sumber-daya-negara-pendapatan-oecd-aksesi-manusia-thumb-1dc92.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-508-undip.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19742-indonesian-perspective.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Web Based Decision Support System for Kpps Member Selection Using Smart Method ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Web Based Decision Support System for Kpps Member Selection Using Smart Method ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Web Based Decision Support System for Kpps Member Selection Using Smart Method ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69104-efektivitas-sistem-adaptasi-pendukun</link>
	<guid isPermaLink="false">4eca8d30c0199c8e3cc66ba5b714e07f</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 13:20:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hannatul ma ]]></category>
	<category><![CDATA[ alfan habib ]]></category>
	<category><![CDATA[ 2 days avg ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[2,alfan,avg,days,habib,hannatul,ma]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi kriteria tambahan seperti pengalaman kerja atau keahlian teknis dalam seleksi KPPS. Selain itu, integrasi teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk analisis data lebih mendalam bisa menjadi arah studi baru. Terakhir, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Web-Based Decision Support System for Kpps Member Selection Using Smart Method: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi kriteria tambahan seperti pengalaman kerja atau keahlian teknis dalam seleksi KPPS. Selain itu, integrasi teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk analisis data lebih mendalam bisa menjadi arah studi baru. Terakhir, pengujian sistem di wilayah dengan karakteristik demografis berbeda dapat memperluas validitas dan adaptasi sistem.. Sistem pendukung keputusan berbasis web menggunakan metode SMART berhasil memenuhi tujuan penelitian dengan meningkatkan objektivitas dan transparansi dalam seleksi KPPS.Sistem terbukti efektif, mudah diadopsi, dan memberikan rekomendasi keputusan yang akurat berdasarkan kriteria yang ditetapkan.Uji coba pengguna menunjukkan tingkat kepuasan pengguna yang tinggi dan efektivitas sistem mencapai 93% Pemilihan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dalam pemilu memerlukan sistem yang objektif dan transparan. Penelitian ini mengembangkan sistem pendukung keputusan berbasis web menggunakan metode Simple Multi-Attribute Rating Technique (SMART) untuk membantu Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam proses seleksi KPPS. Sistem dirancang dengan model Waterfall dan teknologi PHP serta MySQL. Hasil menunjukkan bahwa sistem meningkatkan objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas organisasi dalam... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/7/efektivitas-sistem-adaptasi-pendukung-keputusan-kl-thumb-25f60.webp" title="JURIS - Web-Based Decision Support System for Kpps Member Selection Using Smart Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/efektivitas-sistem-adaptasi-pendukung-keputusan-kl-thumb-25f60.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/efektivitas-sistem-adaptasi-pendukung-keputusan-kl-thumb-25f60.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/efektivitas-sistem-adaptasi-pendukung-keputusan-kl-thumb-25f60.webp 1x" title="JURIS - Web-Based Decision Support System for Kpps Member Selection Using Smart Method" alt="JURIS - Web-Based Decision Support System for Kpps Member Selection Using Smart Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/efektivitas-sistem-adaptasi-pendukung-keputusan-kl-thumb-e946b.webp" title="JURIS - Web-Based Decision Support System for Kpps Member Selection Using Smart Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/efektivitas-sistem-adaptasi-pendukung-keputusan-kl-thumb-e946b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/efektivitas-sistem-adaptasi-pendukung-keputusan-kl-thumb-e946b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/efektivitas-sistem-adaptasi-pendukung-keputusan-kl-thumb-e946b.webp 1x" title="JURIS - Web-Based Decision Support System for Kpps Member Selection Using Smart Method" alt="JURIS - Web-Based Decision Support System for Kpps Member Selection Using Smart Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/efektivitas-sistem-adaptasi-pendukung-keputusan-kl-thumb-57724.webp" title="JURIS - Web-Based Decision Support System for Kpps Member Selection Using Smart Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/efektivitas-sistem-adaptasi-pendukung-keputusan-kl-thumb-57724.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/efektivitas-sistem-adaptasi-pendukung-keputusan-kl-thumb-57724.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/efektivitas-sistem-adaptasi-pendukung-keputusan-kl-thumb-57724.webp 1x" title="JURIS - Web-Based Decision Support System for Kpps Member Selection Using Smart Method" alt="JURIS - Web-Based Decision Support System for Kpps Member Selection Using Smart Method" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69104-efektivitas-sistem-adaptasi-pendukun" title="JURIS - Web-Based Decision Support System for Kpps Member Selection Using Smart Method" target="_blank">Web-Based Decision Support System for Kpps Member Selection Using Smart Method</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi kriteria tambahan seperti pengalaman kerja atau keahlian teknis dalam seleksi KPPS. Selain itu, integrasi teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk analisis data lebih mendalam bisa menjadi arah studi baru. Terakhir, pengujian sistem di wilayah dengan karakteristik demografis berbeda dapat memperluas validitas dan adaptasi sistem..
<br>Sistem pendukung keputusan berbasis web menggunakan metode SMART berhasil memenuhi tujuan penelitian dengan meningkatkan objektivitas dan transparansi dalam seleksi KPPS.Sistem terbukti efektif, mudah diadopsi, dan memberikan rekomendasi keputusan yang akurat berdasarkan kriteria yang ditetapkan.Uji coba pengguna menunjukkan tingkat kepuasan pengguna yang tinggi dan efektivitas sistem mencapai 93%
<br>Pemilihan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dalam pemilu memerlukan sistem yang objektif dan transparan. Penelitian ini mengembangkan sistem pendukung keputusan berbasis web menggunakan metode Simple Multi-Attribute Rating Technique (SMART) untuk membantu Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam proses seleksi KPPS. Sistem dirancang dengan model Waterfall dan teknologi PHP serta MySQL. Hasil menunjukkan bahwa sistem meningkatkan objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas organisasi dalam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/7/efektivitas-sistem-adaptasi-pendukung-keputusan-kl-thumb-25f60.webp" type="image/webp" length="75934" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/efektivitas-sistem-adaptasi-pendukung-keputusan-kl-thumb-25f60.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/efektivitas-sistem-adaptasi-pendukung-keputusan-kl-thumb-e946b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/efektivitas-sistem-adaptasi-pendukung-keputusan-kl-thumb-57724.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7715-bufnets.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21229-bulletin-network-engineer-informatics.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Dilemma of Asylum Seekers in Indonesia Between National Security and Human Security ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Dilemma of Asylum Seekers in Indonesia Between National Security and Human Security ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Dilemma of Asylum Seekers in Indonesia Between National Security and Human Security ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69078-keamanan-manusia-hak-asasi-k</link>
	<guid isPermaLink="false">838368893c048da2a04217f829e33ada</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 13:20:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ book review ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[book,header,page,review,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, serta bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengkaji lebih lanjut dampak sosial dan ekonomi dari kedatangan pengungsi di negara-negara ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Dilemma of Asylum Seekers in Indonesia: Between National Security and Human Security: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, serta bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengkaji lebih lanjut dampak sosial dan ekonomi dari kedatangan pengungsi di negara-negara transit, termasuk Indonesia, dan bagaimana hal ini dapat mempengaruhi stabilitas sosial dan keamanan nasional. Penelitian ini dapat fokus pada aspek-aspek seperti integrasi sosial, akses pendidikan dan kesehatan, serta dampak ekonomi dari kedatangan pengungsi.2. Menganalisis peran media dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap pengungsi. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana media dapat membantu atau menghambat penerimaan masyarakat terhadap pengungsi, dan bagaimana media dapat digunakan untuk mempromosikan nilai-nilai kemanusiaan dan hak asasi manusia.3. Meneliti mekanisme dan kerangka kerja internasional yang ada untuk menangani masalah yang disebabkan oleh pengungsi di negara-negara transit dan tujuan. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana mekanisme dan kerangka kerja tersebut dapat ditingkatkan dan disesuaikan dengan kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh negara-negara transit dan tujuan dalam menangani pengungsi.. The refugee phenomenon is something that can be studied in the context of International Relations in several aspects.Some interesting aspects are national security and human security.In the context of Indonesia, the refugee phenomenon has received several forms of response such as rejection and acceptance of refugees.The rejection of refugees is based on aspects of national security involving social stability.Meanwhile, the acceptance of refugees is based on human security aspects based on the protection of refugees' basic rights.In this paper, we see that maintaining national security with a broader definition can be done without having to put aside the basic rights of refugees in Indonesia.This is shown in several alternative forms of action such as Presidential Regulation 125/2016.Achieving national security can be done while maintaining human security aspects.Thus, the concept of national security cannot be seen only in territorial sovereignty but is seen in a broader aspect including maintaining social stability within the country.The demand for refugee protection internationally is urgent, but handling the problems caused by refugees in destination or transit countries is equally important Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji sikap Indonesia terhadap pengungsi dari beberapa negara. Fenomena ini menarik karena terlihat dari sikap Indonesia yang tidak meratifikasi konvensi imigran internasional, di sisi lain Indonesia berupaya memenuhi norma-norma internasional terkait hak asasi manusia. Tulisan ini menggunakan kerangka konseptual/teoritis keamanan nasional dan keamanan manusia. Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Indonesia tidak memiliki kewajiban untuk menerima imigran berdasarkan konvensi imigran internasional. Akan tetapi, Indonesia memilih untuk menerima imigran dari beberapa negara berdasarkan nilai hak asasi manusia. Dengan demikian, prioritas Indonesia antara keamanan nasional dan keamanan manusia pengungsi seharusnya lebih mengutamakan keamanan nasional jika terancam oleh kedatangan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/8/keamanan-manusia-hak-asasi-kawin-pelanggaran-berat-thumb-068fe.webp" title="JURIS - The Dilemma of Asylum Seekers in Indonesia:  Between National Security and Human Security" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/keamanan-manusia-hak-asasi-kawin-pelanggaran-berat-thumb-068fe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/keamanan-manusia-hak-asasi-kawin-pelanggaran-berat-thumb-068fe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/keamanan-manusia-hak-asasi-kawin-pelanggaran-berat-thumb-068fe.webp 1x" title="JURIS - The Dilemma of Asylum Seekers in Indonesia:  Between National Security and Human Security" alt="JURIS - The Dilemma of Asylum Seekers in Indonesia:  Between National Security and Human Security" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/8/keamanan-manusia-hak-asasi-kawin-pelanggaran-berat-thumb-2b999.webp" title="JURIS - The Dilemma of Asylum Seekers in Indonesia:  Between National Security and Human Security" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/keamanan-manusia-hak-asasi-kawin-pelanggaran-berat-thumb-2b999.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/keamanan-manusia-hak-asasi-kawin-pelanggaran-berat-thumb-2b999.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/keamanan-manusia-hak-asasi-kawin-pelanggaran-berat-thumb-2b999.webp 1x" title="JURIS - The Dilemma of Asylum Seekers in Indonesia:  Between National Security and Human Security" alt="JURIS - The Dilemma of Asylum Seekers in Indonesia:  Between National Security and Human Security" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/8/keamanan-manusia-hak-asasi-kawin-pelanggaran-berat-thumb-5a322.webp" title="JURIS - The Dilemma of Asylum Seekers in Indonesia:  Between National Security and Human Security" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/keamanan-manusia-hak-asasi-kawin-pelanggaran-berat-thumb-5a322.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/keamanan-manusia-hak-asasi-kawin-pelanggaran-berat-thumb-5a322.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/keamanan-manusia-hak-asasi-kawin-pelanggaran-berat-thumb-5a322.webp 1x" title="JURIS - The Dilemma of Asylum Seekers in Indonesia:  Between National Security and Human Security" alt="JURIS - The Dilemma of Asylum Seekers in Indonesia:  Between National Security and Human Security" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69078-keamanan-manusia-hak-asasi-k" title="JURIS - The Dilemma of Asylum Seekers in Indonesia:  Between National Security and Human Security" target="_blank">The Dilemma of Asylum Seekers in Indonesia:  Between National Security and Human Security</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, serta bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengkaji lebih lanjut dampak sosial dan ekonomi dari kedatangan pengungsi di negara-negara transit, termasuk Indonesia, dan bagaimana hal ini dapat mempengaruhi stabilitas sosial dan keamanan nasional. Penelitian ini dapat fokus pada aspek-aspek seperti integrasi sosial, akses pendidikan dan kesehatan, serta dampak ekonomi dari kedatangan pengungsi.2. Menganalisis peran media dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap pengungsi. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana media dapat membantu atau menghambat penerimaan masyarakat terhadap pengungsi, dan bagaimana media dapat digunakan untuk mempromosikan nilai-nilai kemanusiaan dan hak asasi manusia.3. Meneliti mekanisme dan kerangka kerja internasional yang ada untuk menangani masalah yang disebabkan oleh pengungsi di negara-negara transit dan tujuan. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana mekanisme dan kerangka kerja tersebut dapat ditingkatkan dan disesuaikan dengan kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh negara-negara transit dan tujuan dalam menangani pengungsi..
<br>The refugee phenomenon is something that can be studied in the context of International Relations in several aspects.Some interesting aspects are national security and human security.In the context of Indonesia, the refugee phenomenon has received several forms of response such as rejection and acceptance of refugees.The rejection of refugees is based on aspects of national security involving social stability.Meanwhile, the acceptance of refugees is based on human security aspects based on the protection of refugees' basic rights.In this paper, we see that maintaining national security with a broader definition can be done without having to put aside the basic rights of refugees in Indonesia.This is shown in several alternative forms of action such as Presidential Regulation 125/2016.Achieving national security can be done while maintaining human security aspects.Thus, the concept of national security cannot be seen only in territorial sovereignty but is seen in a broader aspect including maintaining social stability within the country.The demand for refugee protection internationally is urgent, but handling the problems caused by refugees in destination or transit countries is equally important
<br>Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji sikap Indonesia terhadap pengungsi dari beberapa negara. Fenomena ini menarik karena terlihat dari sikap Indonesia yang tidak meratifikasi konvensi imigran internasional, di sisi lain Indonesia berupaya memenuhi norma-norma internasional terkait hak asasi manusia. Tulisan ini menggunakan kerangka konseptual/teoritis keamanan nasional dan keamanan manusia. Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Indonesia tidak memiliki kewajiban untuk menerima imigran berdasarkan konvensi imigran internasional. Akan tetapi, Indonesia memilih untuk menerima imigran dari beberapa negara berdasarkan nilai hak asasi manusia. Dengan demikian, prioritas Indonesia antara keamanan nasional dan keamanan manusia pengungsi seharusnya lebih mengutamakan keamanan nasional jika terancam oleh kedatangan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/8/keamanan-manusia-hak-asasi-kawin-pelanggaran-berat-thumb-068fe.webp" type="image/webp" length="219252" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/keamanan-manusia-hak-asasi-kawin-pelanggaran-berat-thumb-068fe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/keamanan-manusia-hak-asasi-kawin-pelanggaran-berat-thumb-2b999.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/keamanan-manusia-hak-asasi-kawin-pelanggaran-berat-thumb-5a322.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-508-undip.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19742-indonesian-perspective.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ INITIAL DEVELOPMENT OF KITABOOKA AS A COLLABORATIVE ENGLISH LEARNING PLATFORM THAT INTEGRATES CULTURAL LITERACY AND SOFT SKILLS THROUGH A WEB BASED MENTORING PROGRAM USING THE R D ADDIE MODEL ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ INITIAL DEVELOPMENT OF KITABOOKA AS A COLLABORATIVE ENGLISH LEARNING PLATFORM THAT INTEGRATES CULTURAL LITERACY AND SOFT SKILLS THROUGH A WEB BASED MENTORING PROGRAM USING THE R D ADDIE MODEL ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ INITIAL DEVELOPMENT OF KITABOOKA AS A COLLABORATIVE ENGLISH LEARNING PLATFORM THAT INTEGRATES CULTURAL LITERACY AND SOFT SKILLS THROUGH A WEB BASED MENTORING PROGRAM USING THE R D ADDIE MODEL ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69105-fitur-platform-pembelajaran-seluler-era</link>
	<guid isPermaLink="false">0d155a460b35360da992409fea96ca23</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 13:02:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hannatul ma ]]></category>
	<category><![CDATA[ alfan habib ]]></category>
	<category><![CDATA[ 2 days avg ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[2,alfan,avg,days,habib,hannatul,ma]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Melakukan uji coba terbatas platform KITABOOKA di madrasah-madrasah di Lombok untuk mengukur efektivitas dan penerimaan pengguna. (2) Mengembangkan modul pembelajaran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - INITIAL DEVELOPMENT OF KITABOOKA AS A COLLABORATIVE ENGLISH LEARNING PLATFORM THAT INTEGRATES CULTURAL LITERACY AND SOFT SKILLS THROUGH A WEB-BASED MENTORING PROGRAM USING THE R&D ADDIE MODEL: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Melakukan uji coba terbatas platform KITABOOKA di madrasah-madrasah di Lombok untuk mengukur efektivitas dan penerimaan pengguna. (2) Mengembangkan modul pembelajaran bahasa Inggris yang lebih komprehensif dengan mempertimbangkan kebutuhan dan konteks lokal, serta mengintegrasikan nilai-nilai budaya Sasak secara lebih mendalam. (3) Meneliti dan mengimplementasikan strategi untuk meningkatkan keterlibatan dan partisipasi pengguna dalam platform, terutama dalam hal kolaborasi dan refleksi budaya. (4) Menganalisis dan mengoptimalkan fitur-fitur platform KITABOOKA untuk memastikan kemudahan akses dan navigasi, terutama bagi pengguna dengan keterbatasan akses internet. (5) Melakukan penelitian lebih lanjut tentang dampak platform KITABOOKA terhadap pengembangan kompetensi bahasa Inggris, literasi budaya, dan keterampilan lunak peserta, serta mengukur keberhasilan program mentoring dalam meningkatkan interaksi dan kolaborasi antar peserta.. Hasil penelitian, berdasarkan analisis kebutuhan, menunjukkan bahwa pengguna mengharapkan KITABOOKA tidak hanya berfungsi sebagai media pembelajaran bahasa Inggris, tetapi juga sebagai platform kolaboratif dan reflektif yang dapat memperkuat interaksi mentor-mentee, meningkatkan literasi budaya lokal, dan mengembangkan keterampilan lunak peserta.Temuan ini menjadi dasar untuk merancang empat modul utama KITABOOKA, yaitu Modul Pembelajaran Bahasa Inggris Kolaboratif, Modul Literasi Budaya, Modul Pengembangan Keterampilan Lunak, dan Modul Sistem Mentoring.Sementara itu, hasil analisis validasi ahli menunjukkan bahwa semua aspek penilaian menerima skor di atas 4,5, yang masuk dalam kategori sangat valid.Ahli juga memberikan beberapa saran perbaikan, termasuk menyederhanakan tata letak menu utama, menambahkan elemen budaya Sasak lokal ke konten pembelajaran, dan mengembangkan mode lite untuk akses di area dengan konektivitas internet terbatas.Secara umum, hasil penilaian ahli ini mengonfirmasi bahwa desain awal KITABOOKA telah memenuhi kriteria kelayakan sebagai medium pembelajaran digital kolaboratif yang mengintegrasikan kompetensi bahasa Inggris, literasi budaya, dan peningkatan keterampilan lunak.Oleh karena itu, platform KITABOOKA dinyatakan siap untuk melanjutkan ke fase uji terbatas dalam penelitian selanjutnya Era digital menuntut inovasi dalam pembelajaran bahasa Inggris yang tidak hanya berfokus pada kompetensi linguistik, tetapi juga mengintegrasikan literasi budaya dan keterampilan lunak. Platform pembelajaran kolaboratif berbasis web menjadi solusi untuk menciptakan lingkungan belajar yang otentik dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan platform KITABOOKA awal sebagai media pembelajaran bahasa Inggris kolaboratif yang mengintegrasikan literasi budaya dan keterampilan lunak melalui program mentoring berbasis web menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/8/fitur-platform-pembelajaran-seluler-era-digital-li-thumb-b3087.webp" title="JURIS - INITIAL DEVELOPMENT OF KITABOOKA AS A COLLABORATIVE ENGLISH LEARNING PLATFORM THAT INTEGRATES CULTURAL LITERACY AND SOFT SKILLS THROUGH A WEB-BASED MENTORING PROGRAM USING THE R&amp;D ADDIE MODEL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/fitur-platform-pembelajaran-seluler-era-digital-li-thumb-b3087.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/fitur-platform-pembelajaran-seluler-era-digital-li-thumb-b3087.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/fitur-platform-pembelajaran-seluler-era-digital-li-thumb-b3087.webp 1x" title="JURIS - INITIAL DEVELOPMENT OF KITABOOKA AS A COLLABORATIVE ENGLISH LEARNING PLATFORM THAT INTEGRATES CULTURAL LITERACY AND SOFT SKILLS THROUGH A WEB-BASED MENTORING PROGRAM USING THE R&amp;D ADDIE MODEL" alt="JURIS - INITIAL DEVELOPMENT OF KITABOOKA AS A COLLABORATIVE ENGLISH LEARNING PLATFORM THAT INTEGRATES CULTURAL LITERACY AND SOFT SKILLS THROUGH A WEB-BASED MENTORING PROGRAM USING THE R&amp;D ADDIE MODEL" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/fitur-platform-pembelajaran-seluler-era-digital-li-thumb-734bb.webp" title="JURIS - INITIAL DEVELOPMENT OF KITABOOKA AS A COLLABORATIVE ENGLISH LEARNING PLATFORM THAT INTEGRATES CULTURAL LITERACY AND SOFT SKILLS THROUGH A WEB-BASED MENTORING PROGRAM USING THE R&amp;D ADDIE MODEL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/fitur-platform-pembelajaran-seluler-era-digital-li-thumb-734bb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/fitur-platform-pembelajaran-seluler-era-digital-li-thumb-734bb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/fitur-platform-pembelajaran-seluler-era-digital-li-thumb-734bb.webp 1x" title="JURIS - INITIAL DEVELOPMENT OF KITABOOKA AS A COLLABORATIVE ENGLISH LEARNING PLATFORM THAT INTEGRATES CULTURAL LITERACY AND SOFT SKILLS THROUGH A WEB-BASED MENTORING PROGRAM USING THE R&amp;D ADDIE MODEL" alt="JURIS - INITIAL DEVELOPMENT OF KITABOOKA AS A COLLABORATIVE ENGLISH LEARNING PLATFORM THAT INTEGRATES CULTURAL LITERACY AND SOFT SKILLS THROUGH A WEB-BASED MENTORING PROGRAM USING THE R&amp;D ADDIE MODEL" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69105-fitur-platform-pembelajaran-seluler-era" title="JURIS - INITIAL DEVELOPMENT OF KITABOOKA AS A COLLABORATIVE ENGLISH LEARNING PLATFORM THAT INTEGRATES CULTURAL LITERACY AND SOFT SKILLS THROUGH A WEB-BASED MENTORING PROGRAM USING THE R&amp;D ADDIE MODEL" target="_blank">INITIAL DEVELOPMENT OF KITABOOKA AS A COLLABORATIVE ENGLISH LEARNING PLATFORM THAT INTEGRATES CULTURAL LITERACY AND SOFT SKILLS THROUGH A WEB-BASED MENTORING PROGRAM USING THE R&D ADDIE MODEL</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Melakukan uji coba terbatas platform KITABOOKA di madrasah-madrasah di Lombok untuk mengukur efektivitas dan penerimaan pengguna. (2) Mengembangkan modul pembelajaran bahasa Inggris yang lebih komprehensif dengan mempertimbangkan kebutuhan dan konteks lokal, serta mengintegrasikan nilai-nilai budaya Sasak secara lebih mendalam. (3) Meneliti dan mengimplementasikan strategi untuk meningkatkan keterlibatan dan partisipasi pengguna dalam platform, terutama dalam hal kolaborasi dan refleksi budaya. (4) Menganalisis dan mengoptimalkan fitur-fitur platform KITABOOKA untuk memastikan kemudahan akses dan navigasi, terutama bagi pengguna dengan keterbatasan akses internet. (5) Melakukan penelitian lebih lanjut tentang dampak platform KITABOOKA terhadap pengembangan kompetensi bahasa Inggris, literasi budaya, dan keterampilan lunak peserta, serta mengukur keberhasilan program mentoring dalam meningkatkan interaksi dan kolaborasi antar peserta..
<br>Hasil penelitian, berdasarkan analisis kebutuhan, menunjukkan bahwa pengguna mengharapkan KITABOOKA tidak hanya berfungsi sebagai media pembelajaran bahasa Inggris, tetapi juga sebagai platform kolaboratif dan reflektif yang dapat memperkuat interaksi mentor-mentee, meningkatkan literasi budaya lokal, dan mengembangkan keterampilan lunak peserta.Temuan ini menjadi dasar untuk merancang empat modul utama KITABOOKA, yaitu Modul Pembelajaran Bahasa Inggris Kolaboratif, Modul Literasi Budaya, Modul Pengembangan Keterampilan Lunak, dan Modul Sistem Mentoring.Sementara itu, hasil analisis validasi ahli menunjukkan bahwa semua aspek penilaian menerima skor di atas 4,5, yang masuk dalam kategori sangat valid.Ahli juga memberikan beberapa saran perbaikan, termasuk menyederhanakan tata letak menu utama, menambahkan elemen budaya Sasak lokal ke konten pembelajaran, dan mengembangkan mode lite untuk akses di area dengan konektivitas internet terbatas.Secara umum, hasil penilaian ahli ini mengonfirmasi bahwa desain awal KITABOOKA telah memenuhi kriteria kelayakan sebagai medium pembelajaran digital kolaboratif yang mengintegrasikan kompetensi bahasa Inggris, literasi budaya, dan peningkatan keterampilan lunak.Oleh karena itu, platform KITABOOKA dinyatakan siap untuk melanjutkan ke fase uji terbatas dalam penelitian selanjutnya
<br>Era digital menuntut inovasi dalam pembelajaran bahasa Inggris yang tidak hanya berfokus pada kompetensi linguistik, tetapi juga mengintegrasikan literasi budaya dan keterampilan lunak. Platform pembelajaran kolaboratif berbasis web menjadi solusi untuk menciptakan lingkungan belajar yang otentik dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan platform KITABOOKA awal sebagai media pembelajaran bahasa Inggris kolaboratif yang mengintegrasikan literasi budaya dan keterampilan lunak melalui program mentoring berbasis web menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/8/fitur-platform-pembelajaran-seluler-era-digital-li-thumb-b3087.webp" type="image/webp" length="112958" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/fitur-platform-pembelajaran-seluler-era-digital-li-thumb-b3087.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/fitur-platform-pembelajaran-seluler-era-digital-li-thumb-734bb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7715-bufnets.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21229-bulletin-network-engineer-informatics.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ IndonesiaAos G20 Presidency 2022 Connecting Soft Power and Digital Diplomacy Practice on Instagram ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ IndonesiaAos G20 Presidency 2022 Connecting Soft Power and Digital Diplomacy Practice on Instagram ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ IndonesiaAos G20 Presidency 2022 Connecting Soft Power and Digital Diplomacy Practice on Instagram ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69098-komitmen-presidensi-g20-soft-power</link>
	<guid isPermaLink="false">a46997da586b923c63830c8435dde8b9</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 12:56:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ resensi buku ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[buku,header,page,resensi,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan analisis lebih mendalam tentang dampak dan efektivitas diplomasi digital Indonesia di Instagram dalam menjangkau dan melibatkan publik, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - IndonesiaAos G20 Presidency 2022: Connecting Soft Power and Digital Diplomacy Practice on Instagram: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan analisis lebih mendalam tentang dampak dan efektivitas diplomasi digital Indonesia di Instagram dalam menjangkau dan melibatkan publik, khususnya generasi muda. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran dan kontribusi aktor non-negara, seperti Maudy Ayunda sebagai juru bicara, dalam diplomasi digital Indonesia. Bagaimana keterlibatan mereka dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi publik dalam agenda G20? Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis strategi dan metode yang digunakan oleh Indonesia dalam mempromosikan budaya dan nilai-nilai Indonesia di kancah global melalui G20. Bagaimana Indonesia dapat memanfaatkan budaya sebagai sumber daya soft power yang kuat dan efektif?. Artikel ini bertujuan untuk menjawab dua pertanyaan penelitian.Pertama, bagaimana Indonesia memanfaatkan budaya sebagai sumber daya soft power dalam Presidensi G20 2022.Artikel ini menemukan bahwa Indonesia menggunakan unsur budaya sebagai bagian dari promosi soft power di kancah global melalui forum G20.Indonesia memanfaatkan kesempatan ini untuk menyebarkan nilai-nilai dan identitas budaya Indonesia di panggung internasional.Logo Presidensi G20 Indonesia 2022 menampilkan unsur-unsur budaya Indonesia, seperti warna merah dan putih yang melambangkan keberanian dan kesucian, serta motif gunungan dan kawung batik yang melambangkan kehidupan dan semangat untuk bermanfaat bagi orang lain.Selain itu, Indonesia juga menekankan isu-isu strategis terkait budaya dan pemulihan pandemi COVID-19, seperti gaya hidup berkelanjutan dan peran budaya dalam pemulihan.Kedua, artikel ini juga menyelidiki praktik diplomasi digital Indonesia di Instagram pada Presidensi G20 2022, khususnya dalam hal agenda-setting.g20 telah menggunakan tiga metode untuk menyebarkan informasi tentang agenda G20, yaitu dengan memberikan informasi teknis, menjelaskan pesan substantif area prioritas G20, dan mengundang keterlibatan aktif melalui kuis dan permainan.Artikel ini juga menemukan bahwa akun tersebut melibatkan aktor non-negara, seperti Maudy Ayunda sebagai juru bicara dan wawancara dengan masyarakat umum untuk meningkatkan kesadaran tentang G20.Kesimpulannya, Presidensi G20 Indonesia 2022 telah memanfaatkan unsur-unsur budaya untuk memperkuat soft power Indonesia dan telah menerapkan diplomasi digital di Instagram untuk menjangkau publik yang lebih luas Tujuan dari tulisan ini adalah untuk menjawab dua rumusan masalah, yaitu bagaimana Indonesia memanfaatkan budaya sebagai sumber soft power di Presidensi G20 tahun 2022 dan bagaimana praktik diplomasi digital Indonesia di Instagram pada Presidensi G20 2022. Paper ini menggunakan dua konsep yaitu konsep soft power dan unsur budaya di dalamnya, serta konsep diplomasi publik dan diplomasi digital. Metodologi yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode kualitatif. Data primer dikumpulkan dari pernyataan pemerintah Indonesia dan akun Instagram resmi yang telah diverifikasi, @indonesia.g20. Data sekunder artikel ini diambil dari jurnal... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/6/komitmen-presidensi-g20-soft-power-diplomasi-integ-thumb-95b63.webp" title="JURIS - IndonesiaAos G20 Presidency 2022: Connecting Soft Power and Digital Diplomacy Practice on Instagram" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/komitmen-presidensi-g20-soft-power-diplomasi-integ-thumb-95b63.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/komitmen-presidensi-g20-soft-power-diplomasi-integ-thumb-95b63.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/komitmen-presidensi-g20-soft-power-diplomasi-integ-thumb-95b63.webp 1x" title="JURIS - IndonesiaAos G20 Presidency 2022: Connecting Soft Power and Digital Diplomacy Practice on Instagram" alt="JURIS - IndonesiaAos G20 Presidency 2022: Connecting Soft Power and Digital Diplomacy Practice on Instagram" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/komitmen-presidensi-g20-soft-power-diplomasi-integ-thumb-2ad98.webp" title="JURIS - IndonesiaAos G20 Presidency 2022: Connecting Soft Power and Digital Diplomacy Practice on Instagram" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/komitmen-presidensi-g20-soft-power-diplomasi-integ-thumb-2ad98.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/komitmen-presidensi-g20-soft-power-diplomasi-integ-thumb-2ad98.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/komitmen-presidensi-g20-soft-power-diplomasi-integ-thumb-2ad98.webp 1x" title="JURIS - IndonesiaAos G20 Presidency 2022: Connecting Soft Power and Digital Diplomacy Practice on Instagram" alt="JURIS - IndonesiaAos G20 Presidency 2022: Connecting Soft Power and Digital Diplomacy Practice on Instagram" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/komitmen-presidensi-g20-soft-power-diplomasi-integ-thumb-d37bd.webp" title="JURIS - IndonesiaAos G20 Presidency 2022: Connecting Soft Power and Digital Diplomacy Practice on Instagram" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/komitmen-presidensi-g20-soft-power-diplomasi-integ-thumb-d37bd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/komitmen-presidensi-g20-soft-power-diplomasi-integ-thumb-d37bd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/komitmen-presidensi-g20-soft-power-diplomasi-integ-thumb-d37bd.webp 1x" title="JURIS - IndonesiaAos G20 Presidency 2022: Connecting Soft Power and Digital Diplomacy Practice on Instagram" alt="JURIS - IndonesiaAos G20 Presidency 2022: Connecting Soft Power and Digital Diplomacy Practice on Instagram" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69098-komitmen-presidensi-g20-soft-power" title="JURIS - IndonesiaAos G20 Presidency 2022: Connecting Soft Power and Digital Diplomacy Practice on Instagram" target="_blank">IndonesiaAos G20 Presidency 2022: Connecting Soft Power and Digital Diplomacy Practice on Instagram</a>: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan analisis lebih mendalam tentang dampak dan efektivitas diplomasi digital Indonesia di Instagram dalam menjangkau dan melibatkan publik, khususnya generasi muda. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran dan kontribusi aktor non-negara, seperti Maudy Ayunda sebagai juru bicara, dalam diplomasi digital Indonesia. Bagaimana keterlibatan mereka dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi publik dalam agenda G20? Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis strategi dan metode yang digunakan oleh Indonesia dalam mempromosikan budaya dan nilai-nilai Indonesia di kancah global melalui G20. Bagaimana Indonesia dapat memanfaatkan budaya sebagai sumber daya soft power yang kuat dan efektif?.
<br>Artikel ini bertujuan untuk menjawab dua pertanyaan penelitian.Pertama, bagaimana Indonesia memanfaatkan budaya sebagai sumber daya soft power dalam Presidensi G20 2022.Artikel ini menemukan bahwa Indonesia menggunakan unsur budaya sebagai bagian dari promosi soft power di kancah global melalui forum G20.Indonesia memanfaatkan kesempatan ini untuk menyebarkan nilai-nilai dan identitas budaya Indonesia di panggung internasional.Logo Presidensi G20 Indonesia 2022 menampilkan unsur-unsur budaya Indonesia, seperti warna merah dan putih yang melambangkan keberanian dan kesucian, serta motif gunungan dan kawung batik yang melambangkan kehidupan dan semangat untuk bermanfaat bagi orang lain.Selain itu, Indonesia juga menekankan isu-isu strategis terkait budaya dan pemulihan pandemi COVID-19, seperti gaya hidup berkelanjutan dan peran budaya dalam pemulihan.Kedua, artikel ini juga menyelidiki praktik diplomasi digital Indonesia di Instagram pada Presidensi G20 2022, khususnya dalam hal agenda-setting.g20 telah menggunakan tiga metode untuk menyebarkan informasi tentang agenda G20, yaitu dengan memberikan informasi teknis, menjelaskan pesan substantif area prioritas G20, dan mengundang keterlibatan aktif melalui kuis dan permainan.Artikel ini juga menemukan bahwa akun tersebut melibatkan aktor non-negara, seperti Maudy Ayunda sebagai juru bicara dan wawancara dengan masyarakat umum untuk meningkatkan kesadaran tentang G20.Kesimpulannya, Presidensi G20 Indonesia 2022 telah memanfaatkan unsur-unsur budaya untuk memperkuat soft power Indonesia dan telah menerapkan diplomasi digital di Instagram untuk menjangkau publik yang lebih luas
<br>Tujuan dari tulisan ini adalah untuk menjawab dua rumusan masalah, yaitu bagaimana Indonesia memanfaatkan budaya sebagai sumber soft power di Presidensi G20 tahun 2022 dan bagaimana praktik diplomasi digital Indonesia di Instagram pada Presidensi G20 2022. Paper ini menggunakan dua konsep yaitu konsep soft power dan unsur budaya di dalamnya, serta konsep diplomasi publik dan diplomasi digital. Metodologi yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode kualitatif. Data primer dikumpulkan dari pernyataan pemerintah Indonesia dan akun Instagram resmi yang telah diverifikasi, @indonesia.g20. Data sekunder artikel ini diambil dari jurnal...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/6/komitmen-presidensi-g20-soft-power-diplomasi-integ-thumb-d37bd.webp" type="image/webp" length="89020" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/komitmen-presidensi-g20-soft-power-diplomasi-integ-thumb-95b63.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/komitmen-presidensi-g20-soft-power-diplomasi-integ-thumb-2ad98.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/komitmen-presidensi-g20-soft-power-diplomasi-integ-thumb-d37bd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-508-undip.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19742-indonesian-perspective.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Fri, 25 Sep 2026 16:33:08 +0700. 24 items. Served in: 5.364 seconds [rss] -->
