<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 23 Jun 2026 08:33:24 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 08:33:24 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-06-23T08:33:24+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Program Parenting Sebagai Penguatan Pola Asuhan Orang Tua Untuk Mencegah Angka Putus Sekolah Studi Kasus SPNF SKB Kota Serang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Program Parenting Sebagai Penguatan Pola Asuhan Orang Tua Untuk Mencegah Angka Putus Sekolah Studi Kasus SPNF SKB Kota Serang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Program Parenting Sebagai Penguatan Pola Asuhan Orang Tua Untuk Mencegah Angka Putus Sekolah Studi Kasus SPNF SKB Kota Serang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51205-program-pelatihan-implementasi-efektivitas</link>
	<guid isPermaLink="false">a504b44180eeecf91ce7beff7dc211f7</guid>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 08:19:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ submit paper ]]></category>
	<category><![CDATA[ deiksis film ]]></category>
	<category><![CDATA[ dedi kusnadi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dedi,deiksis,film,kusnadi,paper,submit]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Dari hasil penelitian, disarankan untuk pertamaAckali mengeksplorasi pengaruh penggunaan media digital interaktif sebagai alat pelatihan parenting yang dapat memperluas jangkauan dan efektivitas program, sehingga orangActua dapat belajar secara fleksibel ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Program Parenting Sebagai Penguatan Pola Asuhan Orang Tua Untuk Mencegah Angka Putus Sekolah (Studi Kasus SPNF-SKB Kota Serang): Dari hasil penelitian, disarankan untuk pertamaAckali mengeksplorasi pengaruh penggunaan media digital interaktif sebagai alat pelatihan parenting yang dapat memperluas jangkauan dan efektivitas program, sehingga orangActua dapat belajar secara fleksibel tanpa batasan waktu dan tempat. Selanjutnya, perlu dilakukan studi longitudinal untuk menilai jangka panjang dampak program parenting terhadap prestasi akademik dan tingkat retensi siswa, sehingga data tersebut dapat memandu penyesuaian kurikulum dan strategi intervensi. Akhirnya, pendekatan kolaboratif antara SPNFAcSKB, lembaga pendukung, dan pemerintah daerah dapat dikembangkan untuk merancang modul pendampingan yang terintegrasi dengan program pelatihan orang tua, guna memastikan kesinambungan dukungan bagi keluarga dan memperkuat sinergi antara pendidikan formal dan nonAcformal.. Program parenting yang dilaksanakan di SPNFAcSKB Kota Serang terbukti efektif memperkuat pola asuhan orang tua dan mengurangi risiko putus sekolah.Perubahan positif dalam perilaku dan keterlibatan orang tua menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif di rumah dan sekolah.Oleh karena itu, program ini dapat dianggap sebagai langkah proaktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan nonAcformal di wilayah lain Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas Program Parenting sebagai upaya penguatan pola asuhan orang tua dalam mencegah angka putus sekolah, dengan menitikberatkan pada studi kasus Sekolah Pendidikan NonAcFormalAcSekolah Kesetaraan (SPNFAcSKB) di Kota Serang. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumen terkait pelaksanaan Program Parenting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Parenting efektif memperkuat pola asuhan orang tua, berkontribusi pada pencegahan putus sekolah, serta memberikan dampak positif terhadap perkembangan sosial dan akademis anak. Temuan ini memberikan dasar bagi rekomendasi kebijakan untuk memperkuat Program Parenting di SPNFAcSKB,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/0/program-pelatihan-implementasi-efektivitas-fakir-u-thumb-2c139.webp" title="JURIS - Program Parenting Sebagai Penguatan Pola Asuhan Orang Tua Untuk Mencegah Angka Putus Sekolah (Studi Kasus SPNF-SKB Kota Serang)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/program-pelatihan-implementasi-efektivitas-fakir-u-thumb-2c139.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/program-pelatihan-implementasi-efektivitas-fakir-u-thumb-2c139.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/program-pelatihan-implementasi-efektivitas-fakir-u-thumb-2c139.webp 1x" title="JURIS - Program Parenting Sebagai Penguatan Pola Asuhan Orang Tua Untuk Mencegah Angka Putus Sekolah (Studi Kasus SPNF-SKB Kota Serang)" alt="JURIS - Program Parenting Sebagai Penguatan Pola Asuhan Orang Tua Untuk Mencegah Angka Putus Sekolah (Studi Kasus SPNF-SKB Kota Serang)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/program-pelatihan-implementasi-efektivitas-fakir-u-thumb-512ef.webp" title="JURIS - Program Parenting Sebagai Penguatan Pola Asuhan Orang Tua Untuk Mencegah Angka Putus Sekolah (Studi Kasus SPNF-SKB Kota Serang)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/program-pelatihan-implementasi-efektivitas-fakir-u-thumb-512ef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/program-pelatihan-implementasi-efektivitas-fakir-u-thumb-512ef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/program-pelatihan-implementasi-efektivitas-fakir-u-thumb-512ef.webp 1x" title="JURIS - Program Parenting Sebagai Penguatan Pola Asuhan Orang Tua Untuk Mencegah Angka Putus Sekolah (Studi Kasus SPNF-SKB Kota Serang)" alt="JURIS - Program Parenting Sebagai Penguatan Pola Asuhan Orang Tua Untuk Mencegah Angka Putus Sekolah (Studi Kasus SPNF-SKB Kota Serang)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/program-pelatihan-implementasi-efektivitas-fakir-u-thumb-e6efc.webp" title="JURIS - Program Parenting Sebagai Penguatan Pola Asuhan Orang Tua Untuk Mencegah Angka Putus Sekolah (Studi Kasus SPNF-SKB Kota Serang)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/program-pelatihan-implementasi-efektivitas-fakir-u-thumb-e6efc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/program-pelatihan-implementasi-efektivitas-fakir-u-thumb-e6efc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/program-pelatihan-implementasi-efektivitas-fakir-u-thumb-e6efc.webp 1x" title="JURIS - Program Parenting Sebagai Penguatan Pola Asuhan Orang Tua Untuk Mencegah Angka Putus Sekolah (Studi Kasus SPNF-SKB Kota Serang)" alt="JURIS - Program Parenting Sebagai Penguatan Pola Asuhan Orang Tua Untuk Mencegah Angka Putus Sekolah (Studi Kasus SPNF-SKB Kota Serang)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51205-program-pelatihan-implementasi-efektivitas" title="JURIS - Program Parenting Sebagai Penguatan Pola Asuhan Orang Tua Untuk Mencegah Angka Putus Sekolah (Studi Kasus SPNF-SKB Kota Serang)" target="_blank">Program Parenting Sebagai Penguatan Pola Asuhan Orang Tua Untuk Mencegah Angka Putus Sekolah (Studi Kasus SPNF-SKB Kota Serang)</a>: Dari hasil penelitian, disarankan untuk pertamaAckali mengeksplorasi pengaruh penggunaan media digital interaktif sebagai alat pelatihan parenting yang dapat memperluas jangkauan dan efektivitas program, sehingga orangActua dapat belajar secara fleksibel tanpa batasan waktu dan tempat. Selanjutnya, perlu dilakukan studi longitudinal untuk menilai jangka panjang dampak program parenting terhadap prestasi akademik dan tingkat retensi siswa, sehingga data tersebut dapat memandu penyesuaian kurikulum dan strategi intervensi. Akhirnya, pendekatan kolaboratif antara SPNFAcSKB, lembaga pendukung, dan pemerintah daerah dapat dikembangkan untuk merancang modul pendampingan yang terintegrasi dengan program pelatihan orang tua, guna memastikan kesinambungan dukungan bagi keluarga dan memperkuat sinergi antara pendidikan formal dan nonAcformal..
<br>Program parenting yang dilaksanakan di SPNFAcSKB Kota Serang terbukti efektif memperkuat pola asuhan orang tua dan mengurangi risiko putus sekolah.Perubahan positif dalam perilaku dan keterlibatan orang tua menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif di rumah dan sekolah.Oleh karena itu, program ini dapat dianggap sebagai langkah proaktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan nonAcformal di wilayah lain
<br>Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas Program Parenting sebagai upaya penguatan pola asuhan orang tua dalam mencegah angka putus sekolah, dengan menitikberatkan pada studi kasus Sekolah Pendidikan NonAcFormalAcSekolah Kesetaraan (SPNFAcSKB) di Kota Serang. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumen terkait pelaksanaan Program Parenting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Parenting efektif memperkuat pola asuhan orang tua, berkontribusi pada pencegahan putus sekolah, serta memberikan dampak positif terhadap perkembangan sosial dan akademis anak. Temuan ini memberikan dasar bagi rekomendasi kebijakan untuk memperkuat Program Parenting di SPNFAcSKB,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/0/program-pelatihan-implementasi-efektivitas-fakir-u-thumb-2c139.webp" type="image/webp" length="84498" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/program-pelatihan-implementasi-efektivitas-fakir-u-thumb-2c139.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/program-pelatihan-implementasi-efektivitas-fakir-u-thumb-512ef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/program-pelatihan-implementasi-efektivitas-fakir-u-thumb-e6efc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1302-stikesbanyuwangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10667-jurnal-pendidikan-pengajaran-jupe2.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pentingnya Menggali Karakteristik dan Klasifikasi Anak Berkebutuhan Khusus Secara Mental Emosional dan Akademik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pentingnya Menggali Karakteristik dan Klasifikasi Anak Berkebutuhan Khusus Secara Mental Emosional dan Akademik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pentingnya Menggali Karakteristik dan Klasifikasi Anak Berkebutuhan Khusus Secara Mental Emosional dan Akademik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51206-keterbelakangan-mental-adaptasi-emosional-anak-pre</link>
	<guid isPermaLink="false">9d62e6a1bd927936b61b1b9797e1a7fb</guid>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 08:06:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ submit paper ]]></category>
	<category><![CDATA[ deiksis film ]]></category>
	<category><![CDATA[ dedi kusnadi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dedi,deiksis,film,kusnadi,paper,submit]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian berikutnya dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi digital untuk identifikasi dini karakteristik mentalAcemosional anak berkebutuhan khusus, sehingga mempermudah deteksi awal dan intervensi tepat waktu. Selanjutnya, studi longitudinal dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pentingnya Menggali Karakteristik dan Klasifikasi Anak Berkebutuhan Khusus Secara Mental Emosional dan Akademik: Penelitian berikutnya dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi digital untuk identifikasi dini karakteristik mentalAcemosional anak berkebutuhan khusus, sehingga mempermudah deteksi awal dan intervensi tepat waktu. Selanjutnya, studi longitudinal dapat menilai dampak penerapan kurikulum inklusif yang dimodifikasi pada prestasi akademik ABK dari tingkat dasar hingga menengah, guna memahami efektivitas strategi pembelajaran berkelanjutan. Selain itu, penelitian dapat mengembangkan model kolaboratif antara orang tua, guru, dan terapis dalam perancangan Rencana Pendidikan Individual (IEP) yang melibatkan partisipasi semua pihak, serta mengevaluasi kepuasan dan perkembangan anak sebagai indikator keberhasilan program.. Penelitian menunjukkan bahwa Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) merupakan istilah yang menggantikan "Anak Luar Biasa" dan memiliki karakteristik serta klasifikasi yang beragam, sehingga memerlukan pendidikan khusus yang disesuaikan dengan kemampuan dan potensi unik mereka.Pendidikan ABK mencakup jenjang formal mulai dari PAUD hingga pendidikan menengah.Penelitian selanjutnya sebaiknya memperdalam klasifikasi mental, emosional, dan akademik ABK, mengembangkan strategi intervensi yang efektif, serta melibatkan orang tua dan pendidik dalam proses pendidikan Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang menyandang disabilitas atau cacat fisik, mental, intelektual, sosial atau emosional. Contoh dari anak-anak ini termasuk anak dengan autisme atau keterbelakangan mental, tuna rungu, anak dengan kesulitan belajar, gangguan konsentrasi dan anak yang memiliki bakat luar biasa. Dalam konteks pertumbuhan dan perkembangan, kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh anak-anak ini seringkali sangat berbeda dan lebih kompleks dibandingkan dengan anak-anak seusianya. Untuk penelitian ini, kami menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pentingnya mengenal ciri-ciri dan klasifikasi anak berkebutuhan khusus secara mental, emosional dan akademis. Dalam berbagai dimensi, seperti akademis, anak-anak... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/f/keterbelakangan-mental-adaptasi-emosional-anak-pre-thumb-015f5.webp" title="JURIS - Pentingnya Menggali Karakteristik dan Klasifikasi Anak Berkebutuhan Khusus Secara Mental Emosional dan Akademik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/keterbelakangan-mental-adaptasi-emosional-anak-pre-thumb-015f5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/keterbelakangan-mental-adaptasi-emosional-anak-pre-thumb-015f5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/keterbelakangan-mental-adaptasi-emosional-anak-pre-thumb-015f5.webp 1x" title="JURIS - Pentingnya Menggali Karakteristik dan Klasifikasi Anak Berkebutuhan Khusus Secara Mental Emosional dan Akademik" alt="JURIS - Pentingnya Menggali Karakteristik dan Klasifikasi Anak Berkebutuhan Khusus Secara Mental Emosional dan Akademik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/f/keterbelakangan-mental-adaptasi-emosional-anak-pre-thumb-61588.webp" title="JURIS - Pentingnya Menggali Karakteristik dan Klasifikasi Anak Berkebutuhan Khusus Secara Mental Emosional dan Akademik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/keterbelakangan-mental-adaptasi-emosional-anak-pre-thumb-61588.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/keterbelakangan-mental-adaptasi-emosional-anak-pre-thumb-61588.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/keterbelakangan-mental-adaptasi-emosional-anak-pre-thumb-61588.webp 1x" title="JURIS - Pentingnya Menggali Karakteristik dan Klasifikasi Anak Berkebutuhan Khusus Secara Mental Emosional dan Akademik" alt="JURIS - Pentingnya Menggali Karakteristik dan Klasifikasi Anak Berkebutuhan Khusus Secara Mental Emosional dan Akademik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/f/keterbelakangan-mental-adaptasi-emosional-anak-pre-thumb-15a24.webp" title="JURIS - Pentingnya Menggali Karakteristik dan Klasifikasi Anak Berkebutuhan Khusus Secara Mental Emosional dan Akademik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/keterbelakangan-mental-adaptasi-emosional-anak-pre-thumb-15a24.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/keterbelakangan-mental-adaptasi-emosional-anak-pre-thumb-15a24.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/keterbelakangan-mental-adaptasi-emosional-anak-pre-thumb-15a24.webp 1x" title="JURIS - Pentingnya Menggali Karakteristik dan Klasifikasi Anak Berkebutuhan Khusus Secara Mental Emosional dan Akademik" alt="JURIS - Pentingnya Menggali Karakteristik dan Klasifikasi Anak Berkebutuhan Khusus Secara Mental Emosional dan Akademik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51206-keterbelakangan-mental-adaptasi-emosional-anak-pre" title="JURIS - Pentingnya Menggali Karakteristik dan Klasifikasi Anak Berkebutuhan Khusus Secara Mental Emosional dan Akademik" target="_blank">Pentingnya Menggali Karakteristik dan Klasifikasi Anak Berkebutuhan Khusus Secara Mental Emosional dan Akademik</a>: Penelitian berikutnya dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi digital untuk identifikasi dini karakteristik mentalAcemosional anak berkebutuhan khusus, sehingga mempermudah deteksi awal dan intervensi tepat waktu. Selanjutnya, studi longitudinal dapat menilai dampak penerapan kurikulum inklusif yang dimodifikasi pada prestasi akademik ABK dari tingkat dasar hingga menengah, guna memahami efektivitas strategi pembelajaran berkelanjutan. Selain itu, penelitian dapat mengembangkan model kolaboratif antara orang tua, guru, dan terapis dalam perancangan Rencana Pendidikan Individual (IEP) yang melibatkan partisipasi semua pihak, serta mengevaluasi kepuasan dan perkembangan anak sebagai indikator keberhasilan program..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) merupakan istilah yang menggantikan "Anak Luar Biasa" dan memiliki karakteristik serta klasifikasi yang beragam, sehingga memerlukan pendidikan khusus yang disesuaikan dengan kemampuan dan potensi unik mereka.Pendidikan ABK mencakup jenjang formal mulai dari PAUD hingga pendidikan menengah.Penelitian selanjutnya sebaiknya memperdalam klasifikasi mental, emosional, dan akademik ABK, mengembangkan strategi intervensi yang efektif, serta melibatkan orang tua dan pendidik dalam proses pendidikan
<br>Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang menyandang disabilitas atau cacat fisik, mental, intelektual, sosial atau emosional. Contoh dari anak-anak ini termasuk anak dengan autisme atau keterbelakangan mental, tuna rungu, anak dengan kesulitan belajar, gangguan konsentrasi dan anak yang memiliki bakat luar biasa. Dalam konteks pertumbuhan dan perkembangan, kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh anak-anak ini seringkali sangat berbeda dan lebih kompleks dibandingkan dengan anak-anak seusianya. Untuk penelitian ini, kami menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pentingnya mengenal ciri-ciri dan klasifikasi anak berkebutuhan khusus secara mental, emosional dan akademis. Dalam berbagai dimensi, seperti akademis, anak-anak...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/f/keterbelakangan-mental-adaptasi-emosional-anak-pre-thumb-015f5.webp" type="image/webp" length="75528" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/keterbelakangan-mental-adaptasi-emosional-anak-pre-thumb-015f5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/keterbelakangan-mental-adaptasi-emosional-anak-pre-thumb-61588.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/keterbelakangan-mental-adaptasi-emosional-anak-pre-thumb-15a24.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1302-stikesbanyuwangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10667-jurnal-pendidikan-pengajaran-jupe2.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Deiksis Dalam Film Mulan Analisis Pragmatik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Deiksis Dalam Film Mulan Analisis Pragmatik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Deiksis Dalam Film Mulan Analisis Pragmatik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51203-analisis-wacana-film-pragmatik-deiksis-fi</link>
	<guid isPermaLink="false">b7814157dfb3fafc8fa6707c1f8ea846</guid>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 07:47:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ submit paper ]]></category>
	<category><![CDATA[ deiksis film ]]></category>
	<category><![CDATA[ dedi kusnadi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dedi,deiksis,film,kusnadi,paper,submit]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang peran deiksis dalam membangun karakter dan dinamika hubungan antar karakter dalam film 'Mulan'. Selain itu, dapat juga dieksplorasi bagaimana deiksis digunakan untuk menciptakan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Deiksis Dalam Film 'Mulan': Analisis Pragmatik: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang peran deiksis dalam membangun karakter dan dinamika hubungan antar karakter dalam film 'Mulan'. Selain itu, dapat juga dieksplorasi bagaimana deiksis digunakan untuk menciptakan efek dramatis dan bagaimana deiksis mempengaruhi interpretasi penonton terhadap cerita dan pesan yang disampaikan dalam film. Penelitian ini dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam memahami penggunaan deiksis dalam film dan implikasinya dalam komunikasi dan pengalaman menonton.. Deiksis dapat digunakan untuk berbagai tujuan, seperti membangun karakter, menciptakan suasana, menyampaikan pesan, dan menciptakan efek dramatis.Dalam film 'Mulan', deiksis digunakan secara luas untuk berbagai tujuan tersebut.Deiksis persona digunakan untuk membangun karakter Mulan sebagai sosok yang pemberani, tangguh, dan loyal.Deiksis tempat digunakan untuk menciptakan suasana latar tempat yang realistis dan dramatis.Deiksis waktu digunakan untuk membangun alur cerita yang menarik.Deiksis wacana digunakan untuk menghubungkan antar adegan, membangun alur cerita, dan menciptakan efek dramatis.Studi ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana deiksis digunakan dalam film 'Mulan' untuk membentuk makna dan mempengaruhi interpretasi penonton.Hasil analisis dapat memberikan kontribusi pada pemahaman linguistik dan pragmatik dalam konteks film, sekaligus memperkaya pemahaman terhadap elemen budaya yang disajikan dalam film tersebut Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis penggunaan deiksis dalam film 'Mulan' dengan pendekatan pragmatik. Deiksis adalah fenomena linguistik di mana makna suatu ungkapan bergantung pada konteks komunikatifnya. Dalam konteks film, deiksis dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pemahaman karakter, hubungan interpersonal, dan dinamika cerita. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis pragmatik, dengan fokus pada pengidentifikasian tipe deiksis yang muncul dalam dialog, visual, dan penggunaan ruang dalam adegan tertentu. Penelitian ini juga melibatkan analisis wacana untuk mengeksplorasi bagaimana deiksis berkontribusi pada konstruksi makna dan hubungan antar karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deiksis dalam film 'Mulan' digunakan secara cermat untuk memperkuat dimensi karakter,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/d/analisis-wacana-film-pragmatik-deiksis-mulan-mulan-thumb-f02e3.webp" title="JURIS - Deiksis Dalam Film &#039;Mulan&#039;: Analisis Pragmatik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/analisis-wacana-film-pragmatik-deiksis-mulan-mulan-thumb-f02e3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/analisis-wacana-film-pragmatik-deiksis-mulan-mulan-thumb-f02e3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/analisis-wacana-film-pragmatik-deiksis-mulan-mulan-thumb-f02e3.webp 1x" title="JURIS - Deiksis Dalam Film &#039;Mulan&#039;: Analisis Pragmatik" alt="JURIS - Deiksis Dalam Film &#039;Mulan&#039;: Analisis Pragmatik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/analisis-wacana-film-pragmatik-deiksis-mulan-mulan-thumb-ba18d.webp" title="JURIS - Deiksis Dalam Film &#039;Mulan&#039;: Analisis Pragmatik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/analisis-wacana-film-pragmatik-deiksis-mulan-mulan-thumb-ba18d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/analisis-wacana-film-pragmatik-deiksis-mulan-mulan-thumb-ba18d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/analisis-wacana-film-pragmatik-deiksis-mulan-mulan-thumb-ba18d.webp 1x" title="JURIS - Deiksis Dalam Film &#039;Mulan&#039;: Analisis Pragmatik" alt="JURIS - Deiksis Dalam Film &#039;Mulan&#039;: Analisis Pragmatik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/analisis-wacana-film-pragmatik-deiksis-mulan-mulan-thumb-f8fa7.webp" title="JURIS - Deiksis Dalam Film &#039;Mulan&#039;: Analisis Pragmatik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/analisis-wacana-film-pragmatik-deiksis-mulan-mulan-thumb-f8fa7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/analisis-wacana-film-pragmatik-deiksis-mulan-mulan-thumb-f8fa7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/analisis-wacana-film-pragmatik-deiksis-mulan-mulan-thumb-f8fa7.webp 1x" title="JURIS - Deiksis Dalam Film &#039;Mulan&#039;: Analisis Pragmatik" alt="JURIS - Deiksis Dalam Film &#039;Mulan&#039;: Analisis Pragmatik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51203-analisis-wacana-film-pragmatik-deiksis-fi" title="JURIS - Deiksis Dalam Film &#039;Mulan&#039;: Analisis Pragmatik" target="_blank">Deiksis Dalam Film 'Mulan': Analisis Pragmatik</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang peran deiksis dalam membangun karakter dan dinamika hubungan antar karakter dalam film 'Mulan'. Selain itu, dapat juga dieksplorasi bagaimana deiksis digunakan untuk menciptakan efek dramatis dan bagaimana deiksis mempengaruhi interpretasi penonton terhadap cerita dan pesan yang disampaikan dalam film. Penelitian ini dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam memahami penggunaan deiksis dalam film dan implikasinya dalam komunikasi dan pengalaman menonton..
<br>Deiksis dapat digunakan untuk berbagai tujuan, seperti membangun karakter, menciptakan suasana, menyampaikan pesan, dan menciptakan efek dramatis.Dalam film 'Mulan', deiksis digunakan secara luas untuk berbagai tujuan tersebut.Deiksis persona digunakan untuk membangun karakter Mulan sebagai sosok yang pemberani, tangguh, dan loyal.Deiksis tempat digunakan untuk menciptakan suasana latar tempat yang realistis dan dramatis.Deiksis waktu digunakan untuk membangun alur cerita yang menarik.Deiksis wacana digunakan untuk menghubungkan antar adegan, membangun alur cerita, dan menciptakan efek dramatis.Studi ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana deiksis digunakan dalam film 'Mulan' untuk membentuk makna dan mempengaruhi interpretasi penonton.Hasil analisis dapat memberikan kontribusi pada pemahaman linguistik dan pragmatik dalam konteks film, sekaligus memperkaya pemahaman terhadap elemen budaya yang disajikan dalam film tersebut
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis penggunaan deiksis dalam film 'Mulan' dengan pendekatan pragmatik. Deiksis adalah fenomena linguistik di mana makna suatu ungkapan bergantung pada konteks komunikatifnya. Dalam konteks film, deiksis dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pemahaman karakter, hubungan interpersonal, dan dinamika cerita. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis pragmatik, dengan fokus pada pengidentifikasian tipe deiksis yang muncul dalam dialog, visual, dan penggunaan ruang dalam adegan tertentu. Penelitian ini juga melibatkan analisis wacana untuk mengeksplorasi bagaimana deiksis berkontribusi pada konstruksi makna dan hubungan antar karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deiksis dalam film 'Mulan' digunakan secara cermat untuk memperkuat dimensi karakter,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/d/analisis-wacana-film-pragmatik-deiksis-mulan-mulan-thumb-f8fa7.webp" type="image/webp" length="72634" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/analisis-wacana-film-pragmatik-deiksis-mulan-mulan-thumb-f02e3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/analisis-wacana-film-pragmatik-deiksis-mulan-mulan-thumb-ba18d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/analisis-wacana-film-pragmatik-deiksis-mulan-mulan-thumb-f8fa7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1302-stikesbanyuwangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10667-jurnal-pendidikan-pengajaran-jupe2.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektifitas Pembelajaran Kooperatif Implementing Team Game Tournament TGT Pada Materi Matematika Sosial Dengan Pendekatan Matematika Realistik Pada Siswa Kelas VII SMP Yapis Timika Papua ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektifitas Pembelajaran Kooperatif Implementing Team Game Tournament TGT Pada Materi Matematika Sosial Dengan Pendekatan Matematika Realistik Pada Siswa Kelas VII SMP Yapis Timika Papua ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektifitas Pembelajaran Kooperatif Implementing Team Game Tournament TGT Pada Materi Matematika Sosial Dengan Pendekatan Matematika Realistik Pada Siswa Kelas VII SMP Yapis Timika Papua ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51191-perilaku-belajar-siswa-ide-kreatif-matematik</link>
	<guid isPermaLink="false">f35db36bd5419f521ead0167da1a2e33</guid>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 07:44:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ submit paper ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot depo 5k ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot bet 200 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[200,5k,bet,depo,paper,slot,submit]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi integrasi teknologi digital dalam model Team Games Tournament, misalnya penggunaan aplikasi kuis interaktif atau platform pembelajaran daring untuk menambah motivasi dan kolaborasi siswa. Selain itu, penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektifitas Pembelajaran Kooperatif Implementing Team Game Tournament (TGT) Pada Materi Matematika Sosial Dengan Pendekatan Matematika Realistik Pada Siswa Kelas VII SMP Yapis Timika Papua.: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi integrasi teknologi digital dalam model Team Games Tournament, misalnya penggunaan aplikasi kuis interaktif atau platform pembelajaran daring untuk menambah motivasi dan kolaborasi siswa. Selain itu, penelitian kuasiAceksperimental dengan kelompok kontrol dapat menilai perbandingan efektivitas TGT terhadap metode pembelajaran tradisional atau model kooperatif lain, guna memberikan data empiris yang lebih kuat mengenai dampak jangka panjang. Terakhir, studi longitudinal yang memantau perkembangan keterampilan berpikir kritis dan kreatif siswa selama satu tahun ajaran dapat mengidentifikasi kontribusi jangka panjang dari pendekatan matematika realistik dalam pembelajaran kooperatif.}. Penggunaan model pembelajaran kooperatif Team Games Tournament (TGT) dengan pendekatan matematika realistik terbukti efektif meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Yapis Timika.RataAcrata nilai postActest melebihi kriteria ketuntasan minimal dan mayoritas siswa mencapai penilaian tinggi.Selain peningkatan nilai, aktivitas belajar siswa sangat baik dan respon terhadap metode TGT positif Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektifnya penerapan model pembelajaran kooperatif Team Games Tournament (TGT) dengan pendekatan matematika realistik pada siswa kelas VII SMP Yapis Timika. Metode yang digunakan adalah preAceksperimen dengan desain One Group PretestAcPosttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMP Yapis Timika tahun ajaran 2021/2022, sedangkan sampel yang dipilih menggunakan cluster random sampling adalah kelas VII-3 dengan 28 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataAcrata hasil belajar siswa meningkat signifikan setelah penerapan TGT, dengan rataAcrata postActest sebesar 81,92 dibandingkan preActest 18,72. Selain peningkatan nilai, sebagian besar siswa mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) dan menunjukkan aktivitas belajar yang sangat baik serta respon positif terhadap metode TGT.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/5/perilaku-belajar-siswa-ide-kreatif-matematika-real-thumb-b16ce.webp" title="JURIS - Efektifitas Pembelajaran Kooperatif Implementing Team Game Tournament (TGT) Pada Materi Matematika Sosial Dengan Pendekatan Matematika Realistik Pada Siswa Kelas VII SMP Yapis Timika Papua." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/perilaku-belajar-siswa-ide-kreatif-matematika-real-thumb-b16ce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/perilaku-belajar-siswa-ide-kreatif-matematika-real-thumb-b16ce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/perilaku-belajar-siswa-ide-kreatif-matematika-real-thumb-b16ce.webp 1x" title="JURIS - Efektifitas Pembelajaran Kooperatif Implementing Team Game Tournament (TGT) Pada Materi Matematika Sosial Dengan Pendekatan Matematika Realistik Pada Siswa Kelas VII SMP Yapis Timika Papua." alt="JURIS - Efektifitas Pembelajaran Kooperatif Implementing Team Game Tournament (TGT) Pada Materi Matematika Sosial Dengan Pendekatan Matematika Realistik Pada Siswa Kelas VII SMP Yapis Timika Papua." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/perilaku-belajar-siswa-ide-kreatif-matematika-real-thumb-3c95f.webp" title="JURIS - Efektifitas Pembelajaran Kooperatif Implementing Team Game Tournament (TGT) Pada Materi Matematika Sosial Dengan Pendekatan Matematika Realistik Pada Siswa Kelas VII SMP Yapis Timika Papua." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/perilaku-belajar-siswa-ide-kreatif-matematika-real-thumb-3c95f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/perilaku-belajar-siswa-ide-kreatif-matematika-real-thumb-3c95f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/perilaku-belajar-siswa-ide-kreatif-matematika-real-thumb-3c95f.webp 1x" title="JURIS - Efektifitas Pembelajaran Kooperatif Implementing Team Game Tournament (TGT) Pada Materi Matematika Sosial Dengan Pendekatan Matematika Realistik Pada Siswa Kelas VII SMP Yapis Timika Papua." alt="JURIS - Efektifitas Pembelajaran Kooperatif Implementing Team Game Tournament (TGT) Pada Materi Matematika Sosial Dengan Pendekatan Matematika Realistik Pada Siswa Kelas VII SMP Yapis Timika Papua." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/perilaku-belajar-siswa-ide-kreatif-matematika-real-thumb-ffb71.webp" title="JURIS - Efektifitas Pembelajaran Kooperatif Implementing Team Game Tournament (TGT) Pada Materi Matematika Sosial Dengan Pendekatan Matematika Realistik Pada Siswa Kelas VII SMP Yapis Timika Papua." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/perilaku-belajar-siswa-ide-kreatif-matematika-real-thumb-ffb71.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/perilaku-belajar-siswa-ide-kreatif-matematika-real-thumb-ffb71.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/perilaku-belajar-siswa-ide-kreatif-matematika-real-thumb-ffb71.webp 1x" title="JURIS - Efektifitas Pembelajaran Kooperatif Implementing Team Game Tournament (TGT) Pada Materi Matematika Sosial Dengan Pendekatan Matematika Realistik Pada Siswa Kelas VII SMP Yapis Timika Papua." alt="JURIS - Efektifitas Pembelajaran Kooperatif Implementing Team Game Tournament (TGT) Pada Materi Matematika Sosial Dengan Pendekatan Matematika Realistik Pada Siswa Kelas VII SMP Yapis Timika Papua." >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51191-perilaku-belajar-siswa-ide-kreatif-matematik" title="JURIS - Efektifitas Pembelajaran Kooperatif Implementing Team Game Tournament (TGT) Pada Materi Matematika Sosial Dengan Pendekatan Matematika Realistik Pada Siswa Kelas VII SMP Yapis Timika Papua." target="_blank">Efektifitas Pembelajaran Kooperatif Implementing Team Game Tournament (TGT) Pada Materi Matematika Sosial Dengan Pendekatan Matematika Realistik Pada Siswa Kelas VII SMP Yapis Timika Papua.</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi integrasi teknologi digital dalam model Team Games Tournament, misalnya penggunaan aplikasi kuis interaktif atau platform pembelajaran daring untuk menambah motivasi dan kolaborasi siswa. Selain itu, penelitian kuasiAceksperimental dengan kelompok kontrol dapat menilai perbandingan efektivitas TGT terhadap metode pembelajaran tradisional atau model kooperatif lain, guna memberikan data empiris yang lebih kuat mengenai dampak jangka panjang. Terakhir, studi longitudinal yang memantau perkembangan keterampilan berpikir kritis dan kreatif siswa selama satu tahun ajaran dapat mengidentifikasi kontribusi jangka panjang dari pendekatan matematika realistik dalam pembelajaran kooperatif.}.
<br>Penggunaan model pembelajaran kooperatif Team Games Tournament (TGT) dengan pendekatan matematika realistik terbukti efektif meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Yapis Timika.RataAcrata nilai postActest melebihi kriteria ketuntasan minimal dan mayoritas siswa mencapai penilaian tinggi.Selain peningkatan nilai, aktivitas belajar siswa sangat baik dan respon terhadap metode TGT positif
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektifnya penerapan model pembelajaran kooperatif Team Games Tournament (TGT) dengan pendekatan matematika realistik pada siswa kelas VII SMP Yapis Timika. Metode yang digunakan adalah preAceksperimen dengan desain One Group PretestAcPosttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMP Yapis Timika tahun ajaran 2021/2022, sedangkan sampel yang dipilih menggunakan cluster random sampling adalah kelas VII-3 dengan 28 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataAcrata hasil belajar siswa meningkat signifikan setelah penerapan TGT, dengan rataAcrata postActest sebesar 81,92 dibandingkan preActest 18,72. Selain peningkatan nilai, sebagian besar siswa mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) dan menunjukkan aktivitas belajar yang sangat baik serta respon positif terhadap metode TGT....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/5/perilaku-belajar-siswa-ide-kreatif-matematika-real-thumb-ffb71.webp" type="image/webp" length="77842" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/perilaku-belajar-siswa-ide-kreatif-matematika-real-thumb-b16ce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/perilaku-belajar-siswa-ide-kreatif-matematika-real-thumb-3c95f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/perilaku-belajar-siswa-ide-kreatif-matematika-real-thumb-ffb71.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1302-stikesbanyuwangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10667-jurnal-pendidikan-pengajaran-jupe2.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Sentimen Ulasan Pengguna Online Single Submission Menggunakan SVM dan Random Forest Sebuah Studi Perbandingan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Sentimen Ulasan Pengguna Online Single Submission Menggunakan SVM dan Random Forest Sebuah Studi Perbandingan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Sentimen Ulasan Pengguna Online Single Submission Menggunakan SVM dan Random Forest Sebuah Studi Perbandingan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51202-klasifikasi-sentimen-akurasi-deteksi-eval</link>
	<guid isPermaLink="false">2cf6c7ba118b7e00041a94b54512d4cc</guid>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 07:41:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jiki vol 5 2 ]]></category>
	<category><![CDATA[ irma erviana ]]></category>
	<category><![CDATA[ jiki jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[2,5,erviana,irma,jiki,jurnal,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi (1) efektivitas teknik augmentasi data berbasis teks, seperti SMOTEAcNLP atau generative adversarial networks, untuk meningkatkan jumlah sampel sentimen netral pada korpus ulasan berbahasa Indonesia, sehingga memperbaiki ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Sentimen Ulasan Pengguna Online Single Submission Menggunakan SVM dan Random Forest: Sebuah Studi Perbandingan: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi (1) efektivitas teknik augmentasi data berbasis teks, seperti SMOTEAcNLP atau generative adversarial networks, untuk meningkatkan jumlah sampel sentimen netral pada korpus ulasan berbahasa Indonesia, sehingga memperbaiki representasi kelas minoritas dan evaluasi performa menggunakan metrik kelasAcspesifik; (2) pengembangan model hibrida yang menggabungkan representasi konteksual transformer (misalnya BERT Bahasa Indonesia) dengan classifier tradisional seperti SVM atau Random Forest, untuk memanfaatkan keunggulan fitur semantik dalam mendeteksi sentimen netral yang ambigu serta analisis error pada kelas netral; serta (3) penerapan pembelajaran transfer dari dataset sentimen berbahasa Inggris yang kaya akan contoh netral ke bahasa Indonesia, dengan melakukan fineActuning model multilingual dan membandingkan strategi oversampling tradisional, guna menilai apakah pengetahuan lintas bahasa dapat mengurangi dampak ketidakseimbangan kelas. Ketiga arah penelitian ini tidak hanya menjawab keterbatasan yang diidentifikasi dalam studi ini, tetapi juga membuka peluang untuk meningkatkan akurasi dan keandalan sistem analisis sentimen pada aplikasi seluler di lingkungan berbahasa Indonesia.. Penelitian ini membandingkan algoritma SVM dan Random Forest untuk analisis sentimen multiAckelas pada ulasan aplikasi Indonesia, dimana SVM menunjukkan akurasi keseluruhan 86,52A% dan lebih unggul dibandingkan Random Forest.Kedua model berhasil membedakan sentimen negatif dan positif namun gagal total mengklasifikasikan sentimen netral akibat ketidakseimbangan kelas yang sangat tinggi.Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk mengatasi ketidakseimbangan tersebut melalui teknik resampling atau pendekatan pembelajaran transfer, atau mempertimbangkan pengubahan masalah menjadi klasifikasi biner untuk memperoleh hasil yang lebih andal Pertumbuhan pesat aplikasi seluler telah menghasilkan volume besar ulasan pengguna, sehingga analisis sentimen otomatis menjadi penting untuk memahami persepsi pengguna. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa meskipun model pembelajaran mesin dapat berprestasi baik pada klasifikasi sentimen biner, mereka sering mengalami kesulitan pada pengaturan multiAckelas, khususnya dalam mengidentifikasi sentimen netral karena ambiguitas linguistik dan ketidakseimbangan kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara komparatif kinerja Support Vector Machine (SVM) dan Random Forest dalam analisis sentimen multiAckelas, dengan fokus khusus pada kemampuan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/6/klasifikasi-sentimen-akurasi-deteksi-evaluasi-perf-thumb-def8a.webp" title="JURIS - Analisis Sentimen Ulasan Pengguna Online Single Submission Menggunakan SVM dan Random Forest: Sebuah Studi Perbandingan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/klasifikasi-sentimen-akurasi-deteksi-evaluasi-perf-thumb-def8a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/klasifikasi-sentimen-akurasi-deteksi-evaluasi-perf-thumb-def8a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/klasifikasi-sentimen-akurasi-deteksi-evaluasi-perf-thumb-def8a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sentimen Ulasan Pengguna Online Single Submission Menggunakan SVM dan Random Forest: Sebuah Studi Perbandingan" alt="JURIS - Analisis Sentimen Ulasan Pengguna Online Single Submission Menggunakan SVM dan Random Forest: Sebuah Studi Perbandingan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/klasifikasi-sentimen-akurasi-deteksi-evaluasi-perf-thumb-0a9a2.webp" title="JURIS - Analisis Sentimen Ulasan Pengguna Online Single Submission Menggunakan SVM dan Random Forest: Sebuah Studi Perbandingan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/klasifikasi-sentimen-akurasi-deteksi-evaluasi-perf-thumb-0a9a2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/klasifikasi-sentimen-akurasi-deteksi-evaluasi-perf-thumb-0a9a2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/klasifikasi-sentimen-akurasi-deteksi-evaluasi-perf-thumb-0a9a2.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sentimen Ulasan Pengguna Online Single Submission Menggunakan SVM dan Random Forest: Sebuah Studi Perbandingan" alt="JURIS - Analisis Sentimen Ulasan Pengguna Online Single Submission Menggunakan SVM dan Random Forest: Sebuah Studi Perbandingan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/klasifikasi-sentimen-akurasi-deteksi-evaluasi-perf-thumb-e1cb6.webp" title="JURIS - Analisis Sentimen Ulasan Pengguna Online Single Submission Menggunakan SVM dan Random Forest: Sebuah Studi Perbandingan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/klasifikasi-sentimen-akurasi-deteksi-evaluasi-perf-thumb-e1cb6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/klasifikasi-sentimen-akurasi-deteksi-evaluasi-perf-thumb-e1cb6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/klasifikasi-sentimen-akurasi-deteksi-evaluasi-perf-thumb-e1cb6.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sentimen Ulasan Pengguna Online Single Submission Menggunakan SVM dan Random Forest: Sebuah Studi Perbandingan" alt="JURIS - Analisis Sentimen Ulasan Pengguna Online Single Submission Menggunakan SVM dan Random Forest: Sebuah Studi Perbandingan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51202-klasifikasi-sentimen-akurasi-deteksi-eval" title="JURIS - Analisis Sentimen Ulasan Pengguna Online Single Submission Menggunakan SVM dan Random Forest: Sebuah Studi Perbandingan" target="_blank">Analisis Sentimen Ulasan Pengguna Online Single Submission Menggunakan SVM dan Random Forest: Sebuah Studi Perbandingan</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi (1) efektivitas teknik augmentasi data berbasis teks, seperti SMOTEAcNLP atau generative adversarial networks, untuk meningkatkan jumlah sampel sentimen netral pada korpus ulasan berbahasa Indonesia, sehingga memperbaiki representasi kelas minoritas dan evaluasi performa menggunakan metrik kelasAcspesifik; (2) pengembangan model hibrida yang menggabungkan representasi konteksual transformer (misalnya BERT Bahasa Indonesia) dengan classifier tradisional seperti SVM atau Random Forest, untuk memanfaatkan keunggulan fitur semantik dalam mendeteksi sentimen netral yang ambigu serta analisis error pada kelas netral; serta (3) penerapan pembelajaran transfer dari dataset sentimen berbahasa Inggris yang kaya akan contoh netral ke bahasa Indonesia, dengan melakukan fineActuning model multilingual dan membandingkan strategi oversampling tradisional, guna menilai apakah pengetahuan lintas bahasa dapat mengurangi dampak ketidakseimbangan kelas. Ketiga arah penelitian ini tidak hanya menjawab keterbatasan yang diidentifikasi dalam studi ini, tetapi juga membuka peluang untuk meningkatkan akurasi dan keandalan sistem analisis sentimen pada aplikasi seluler di lingkungan berbahasa Indonesia..
<br>Penelitian ini membandingkan algoritma SVM dan Random Forest untuk analisis sentimen multiAckelas pada ulasan aplikasi Indonesia, dimana SVM menunjukkan akurasi keseluruhan 86,52A% dan lebih unggul dibandingkan Random Forest.Kedua model berhasil membedakan sentimen negatif dan positif namun gagal total mengklasifikasikan sentimen netral akibat ketidakseimbangan kelas yang sangat tinggi.Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk mengatasi ketidakseimbangan tersebut melalui teknik resampling atau pendekatan pembelajaran transfer, atau mempertimbangkan pengubahan masalah menjadi klasifikasi biner untuk memperoleh hasil yang lebih andal
<br>Pertumbuhan pesat aplikasi seluler telah menghasilkan volume besar ulasan pengguna, sehingga analisis sentimen otomatis menjadi penting untuk memahami persepsi pengguna. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa meskipun model pembelajaran mesin dapat berprestasi baik pada klasifikasi sentimen biner, mereka sering mengalami kesulitan pada pengaturan multiAckelas, khususnya dalam mengidentifikasi sentimen netral karena ambiguitas linguistik dan ketidakseimbangan kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara komparatif kinerja Support Vector Machine (SVM) dan Random Forest dalam analisis sentimen multiAckelas, dengan fokus khusus pada kemampuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/6/klasifikasi-sentimen-akurasi-deteksi-evaluasi-perf-thumb-def8a.webp" type="image/webp" length="62816" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/klasifikasi-sentimen-akurasi-deteksi-evaluasi-perf-thumb-def8a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/klasifikasi-sentimen-akurasi-deteksi-evaluasi-perf-thumb-0a9a2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/klasifikasi-sentimen-akurasi-deteksi-evaluasi-perf-thumb-e1cb6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3736-id.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16130-jurnal-ilmu-komputer-informatika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Improving the Seventh Grade StudentsAo Speaking Ability Through Fishbowl Game at SMP Muhammadiyah I Genteng Academic Year ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Improving the Seventh Grade StudentsAo Speaking Ability Through Fishbowl Game at SMP Muhammadiyah I Genteng Academic Year ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Improving the Seventh Grade StudentsAo Speaking Ability Through Fishbowl Game at SMP Muhammadiyah I Genteng Academic Year ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51200-siswa-sekolah-menengah-ma-tata-bahasa</link>
	<guid isPermaLink="false">17547bd3e644be8d624da7017bcf8870</guid>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 07:25:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ submit paper ]]></category>
	<category><![CDATA[ deiksis film ]]></category>
	<category><![CDATA[ dedi kusnadi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dedi,deiksis,film,kusnadi,paper,submit]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penerapan permainan Fishbowl memengaruhi kemampuan berbicara siswa pada tingkatan kelas yang berbeda, misalnya kelas VI atau VIII, serta pada sekolah menengah pertama di wilayah lain, untuk menguji ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Improving the Seventh-Grade StudentsAo Speaking Ability Through Fishbowl Game at SMP Muhammadiyah I Genteng Academic Year: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penerapan permainan Fishbowl memengaruhi kemampuan berbicara siswa pada tingkatan kelas yang berbeda, misalnya kelas VI atau VIII, serta pada sekolah menengah pertama di wilayah lain, untuk menguji generalisasi temuan. Selanjutnya, sebuah studi komparatif antara Fishbowl dan metode permainan edukatif lain, seperti roleAcplay atau digital gamification, dapat memberikan wawasan mengenai strategi pembelajaran yang paling efektif dalam meningkatkan kefasihan berbicara. Selain itu, penting untuk meneliti dampak jangka panjang dari intervensi Fishbowl terhadap retensi kemampuan berbicara, misalnya dengan melakukan evaluasi setelah tiga atau enam bulan pascaAcintervensi, guna menilai keberlanjutan peningkatan yang dicapai. Penelitian-penelitian tersebut akan memperluas pemahaman tentang kelebihan dan batasan Fishbowl serta memberikan rekomendasi praktis bagi guru bahasa Inggris dalam merancang pembelajaran yang menumbuhkan keterampilan berbicara secara berkelanjutan.. Penggunaan permainan fishbowl di SMP Muhammadiyah I Genteng pada tahun ajaran 2019Ae2020 terbukti meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas VII, sebagaimana tercermin dari hasil tes berbicara pada siklus pertama dan kedua.Dengan memodifikasi fishbowl, guru dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang teks prosedur, termasuk fitur tata bahasa, struktur generic, dan fungsi sosial, serta memperkaya kosakata siswa seperti konjungsi, urutan, dan imperatif melalui latihan pengucapan.Hasil siklus kedua menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan berbicara siswa dalam teks prosedur Belajar berbicara merupakan salah satu kesulitan yang dihadapi siswa; di tingkat sekolah menengah pertama, itu adalah aspek yang paling penting dari kurikulum. Hasil akhir pembelajaran bahasa Inggris untuk SMP adalah komunikasi lisan dan tulisan. Kemampuan untuk memahami kalimat dalam bahasa Inggris adalah batasannya. Mengacu pada kurikulum KTSP atau kurikulum pada tingkat satuan pendidikan. Kurikulum ini berfokus pada keterampilan komunikasi dan menulis. Siswa mampu menginterpretasikan dan membuat teks berbentuk procedure text, recount text, narrative text, dan descriptive text yang dapat dimaknai sebagai keterbatasan fungsi literasi. Teks prosedur digunakan untuk menjelaskan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/2/siswa-sekolah-menengah-ma-tata-bahasa-kosakata-kel-thumb-fad95.webp" title="JURIS - Improving the Seventh-Grade StudentsAo Speaking Ability Through Fishbowl Game at SMP Muhammadiyah I Genteng Academic Year" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/siswa-sekolah-menengah-ma-tata-bahasa-kosakata-kel-thumb-fad95.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/siswa-sekolah-menengah-ma-tata-bahasa-kosakata-kel-thumb-fad95.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/siswa-sekolah-menengah-ma-tata-bahasa-kosakata-kel-thumb-fad95.webp 1x" title="JURIS - Improving the Seventh-Grade StudentsAo Speaking Ability Through Fishbowl Game at SMP Muhammadiyah I Genteng Academic Year" alt="JURIS - Improving the Seventh-Grade StudentsAo Speaking Ability Through Fishbowl Game at SMP Muhammadiyah I Genteng Academic Year" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/siswa-sekolah-menengah-ma-tata-bahasa-kosakata-kel-thumb-3a97f.webp" title="JURIS - Improving the Seventh-Grade StudentsAo Speaking Ability Through Fishbowl Game at SMP Muhammadiyah I Genteng Academic Year" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/siswa-sekolah-menengah-ma-tata-bahasa-kosakata-kel-thumb-3a97f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/siswa-sekolah-menengah-ma-tata-bahasa-kosakata-kel-thumb-3a97f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/siswa-sekolah-menengah-ma-tata-bahasa-kosakata-kel-thumb-3a97f.webp 1x" title="JURIS - Improving the Seventh-Grade StudentsAo Speaking Ability Through Fishbowl Game at SMP Muhammadiyah I Genteng Academic Year" alt="JURIS - Improving the Seventh-Grade StudentsAo Speaking Ability Through Fishbowl Game at SMP Muhammadiyah I Genteng Academic Year" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/siswa-sekolah-menengah-ma-tata-bahasa-kosakata-kel-thumb-5e52a.webp" title="JURIS - Improving the Seventh-Grade StudentsAo Speaking Ability Through Fishbowl Game at SMP Muhammadiyah I Genteng Academic Year" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/siswa-sekolah-menengah-ma-tata-bahasa-kosakata-kel-thumb-5e52a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/siswa-sekolah-menengah-ma-tata-bahasa-kosakata-kel-thumb-5e52a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/siswa-sekolah-menengah-ma-tata-bahasa-kosakata-kel-thumb-5e52a.webp 1x" title="JURIS - Improving the Seventh-Grade StudentsAo Speaking Ability Through Fishbowl Game at SMP Muhammadiyah I Genteng Academic Year" alt="JURIS - Improving the Seventh-Grade StudentsAo Speaking Ability Through Fishbowl Game at SMP Muhammadiyah I Genteng Academic Year" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51200-siswa-sekolah-menengah-ma-tata-bahasa" title="JURIS - Improving the Seventh-Grade StudentsAo Speaking Ability Through Fishbowl Game at SMP Muhammadiyah I Genteng Academic Year" target="_blank">Improving the Seventh-Grade StudentsAo Speaking Ability Through Fishbowl Game at SMP Muhammadiyah I Genteng Academic Year</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penerapan permainan Fishbowl memengaruhi kemampuan berbicara siswa pada tingkatan kelas yang berbeda, misalnya kelas VI atau VIII, serta pada sekolah menengah pertama di wilayah lain, untuk menguji generalisasi temuan. Selanjutnya, sebuah studi komparatif antara Fishbowl dan metode permainan edukatif lain, seperti roleAcplay atau digital gamification, dapat memberikan wawasan mengenai strategi pembelajaran yang paling efektif dalam meningkatkan kefasihan berbicara. Selain itu, penting untuk meneliti dampak jangka panjang dari intervensi Fishbowl terhadap retensi kemampuan berbicara, misalnya dengan melakukan evaluasi setelah tiga atau enam bulan pascaAcintervensi, guna menilai keberlanjutan peningkatan yang dicapai. Penelitian-penelitian tersebut akan memperluas pemahaman tentang kelebihan dan batasan Fishbowl serta memberikan rekomendasi praktis bagi guru bahasa Inggris dalam merancang pembelajaran yang menumbuhkan keterampilan berbicara secara berkelanjutan..
<br>Penggunaan permainan fishbowl di SMP Muhammadiyah I Genteng pada tahun ajaran 2019Ae2020 terbukti meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas VII, sebagaimana tercermin dari hasil tes berbicara pada siklus pertama dan kedua.Dengan memodifikasi fishbowl, guru dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang teks prosedur, termasuk fitur tata bahasa, struktur generic, dan fungsi sosial, serta memperkaya kosakata siswa seperti konjungsi, urutan, dan imperatif melalui latihan pengucapan.Hasil siklus kedua menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan berbicara siswa dalam teks prosedur
<br>Belajar berbicara merupakan salah satu kesulitan yang dihadapi siswa; di tingkat sekolah menengah pertama, itu adalah aspek yang paling penting dari kurikulum. Hasil akhir pembelajaran bahasa Inggris untuk SMP adalah komunikasi lisan dan tulisan. Kemampuan untuk memahami kalimat dalam bahasa Inggris adalah batasannya. Mengacu pada kurikulum KTSP atau kurikulum pada tingkat satuan pendidikan. Kurikulum ini berfokus pada keterampilan komunikasi dan menulis. Siswa mampu menginterpretasikan dan membuat teks berbentuk procedure text, recount text, narrative text, dan descriptive text yang dapat dimaknai sebagai keterbatasan fungsi literasi. Teks prosedur digunakan untuk menjelaskan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/2/siswa-sekolah-menengah-ma-tata-bahasa-kosakata-kel-thumb-fad95.webp" type="image/webp" length="115968" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/siswa-sekolah-menengah-ma-tata-bahasa-kosakata-kel-thumb-fad95.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/siswa-sekolah-menengah-ma-tata-bahasa-kosakata-kel-thumb-3a97f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/siswa-sekolah-menengah-ma-tata-bahasa-kosakata-kel-thumb-5e52a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1302-stikesbanyuwangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10667-jurnal-pendidikan-pengajaran-jupe2.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Role of Teacher Professionalism on the Development of ChildrenAos Critical Thinking ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Role of Teacher Professionalism on the Development of ChildrenAos Critical Thinking ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Role of Teacher Professionalism on the Development of ChildrenAos Critical Thinking ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51207-makro-tugas-guru-kritis-anak-usia-positif-pik</link>
	<guid isPermaLink="false">990b51009b6be11eb0c18d5b9b1cd461</guid>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 07:23:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ submit paper ]]></category>
	<category><![CDATA[ deiksis film ]]></category>
	<category><![CDATA[ dedi kusnadi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dedi,deiksis,film,kusnadi,paper,submit]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi yang dapat dikembangkan lebih lanjut. Pertama, penelitian dapat fokus pada identifikasi strategi khusus yang dapat diterapkan dalam lingkungan pendidikan untuk meningkatkan efek positif guru ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Role of Teacher Professionalism on the Development of ChildrenAos Critical Thinking: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi yang dapat dikembangkan lebih lanjut. Pertama, penelitian dapat fokus pada identifikasi strategi khusus yang dapat diterapkan dalam lingkungan pendidikan untuk meningkatkan efek positif guru terhadap pengembangan berpikir kritis siswa. Penelitian ini dapat melibatkan kerja sama antara guru, administrator sekolah, dan pakar pendidikan dalam mengembangkan pelatihan khusus yang berkaitan dengan peningkatan keterampilan profesional guru dalam pembelajaran berpikir kritis. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana pembelajaran inkuiri dapat diterapkan secara efektif dalam berbagai mata pelajaran, bukan hanya IPS. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana pendekatan inkuiri dapat diterapkan dalam mata pelajaran lain seperti matematika, sains, atau bahasa, dan bagaimana hal itu dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Ketiga, penelitian dapat menyelidiki peran teknologi dalam pembelajaran berpikir kritis. Dengan perkembangan teknologi, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana teknologi dapat digunakan sebagai alat untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, dan bagaimana guru dapat memanfaatkan teknologi tersebut dalam pembelajaran. Penelitian ini dapat memberikan wawasan praktis bagi guru dan pengambil kebijakan dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang efektif dan inovatif.. Tugas guru tidak hanya sekedar menyampaikan informasi, tetapi mengarahkan siswa untuk memahami secara kritis, mengevaluasi dan menganalisis informasi.Peran penting guru adalah membantu siswa bersiap menghadapi tantangan masa depan yang kompleks.Dalam pembelajaran, siswa belajar tentang alam dan lingkungan sosial untuk memahami realitas dan berbagai permasalahan dan fenomena sosial.Dengan bantuan pembelajaran eksploratif, siswa dapat dibentuk menjadi anggota masyarakat yang bertanggung jawab.Guru menggunakan pendekatan IPS bertujuan untuk menghasilkan fakta, konsep, generalisasi, dan teori.Model pembelajaran inkuiri menekankan pentingnya berpikir kritis dan analitis, mendorong siswa untuk menemukan jawaban atas permasalahan yang dihadapinya.Dialog tanya jawab antara guru dan siswa memperkuat proses berpikir itu sendiri.Dengan pendekatan ini, siswa dalam kelompok pembelajaran eksploratif dapat mengeksplorasi pertanyaan atau menemukan jawaban atas pertanyaan yang diajukan.Tahap awal berpikir kritis dimulai ketika siswa mengkomunikasikan gagasan atau gagasan baru.Hal ini mencakup penilaian berdasarkan kriteria akuntabilitas.Tahap kedua disebut berpikir kritis, menekankan pentingnya evaluasi dan penilaian berdasarkan kriteria yang jelas.Keberhasilan pembelajaran inkuiri dan berpikir kritis dicapai ketika guru menghargai pemikiran divergen dan mendorong siswa untuk berpikir mandiri.Peran guru dalam merangsang kemampuan berpikir kritis anak merupakan suatu proses yang mendasari pertumbuhan intelektual yang memungkinkan anak memperkuat kemampuan menganalisis dan menyaring serta berkembang menjadi pribadi yang lebih cerdas dan berpikiran terbuka.Usulan penelitian tambahan mencakup identifikasi strategi khusus yang dapat diterapkan dalam lingkungan pendidikan untuk meningkatkan efek positif guru terhadap pengembangan berpikir kritis siswa, yang memerlukan kerja sama guru, administrator sekolah, dan pakar pendidikan dalam pengembangan kemampuan khusus.program yang berkaitan dengan peningkatan keterampilan profesional guru dalam pembelajaran berpikir kritis.Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru dan solusi praktis yang dapat diterapkan di tingkat sekolah atau bahkan pada kebijakan pendidikan.Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pendidikan dalam mengembangkan pemikiran kritis pada anak yang bersiap menghadapi tuntutan masa depan yang kompleks dan dinamis Kemampuan berpikir kritis merupakan bagian penting dalam pertumbuhan intelektual anak. Artikel ini membahas peran guru profesional dalam mendorong pengembangan keterampilan tersebut. Berpikir kritis melibatkan kemampuan anak untuk mengevaluasi, menganalisis dan merumuskan pemikiran kritis berdasarkan informasi yang diperoleh. Guru profesional mampu menciptakan lingkungan belajar yang merangsang pengembangan keterampilan tersebut dengan menggunakan strategi pengajaran yang berbeda. Artikel ini menggunakan penelitian kualitatif dan penelitian kepustakaan. Pembahasan dalam artikel... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/4/makro-tugas-guru-kritis-anak-usia-positif-pikir-si-thumb-2b01e.webp" title="JURIS - The Role of Teacher Professionalism on the Development of ChildrenAos Critical Thinking" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/makro-tugas-guru-kritis-anak-usia-positif-pikir-si-thumb-2b01e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/makro-tugas-guru-kritis-anak-usia-positif-pikir-si-thumb-2b01e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/makro-tugas-guru-kritis-anak-usia-positif-pikir-si-thumb-2b01e.webp 1x" title="JURIS - The Role of Teacher Professionalism on the Development of ChildrenAos Critical Thinking" alt="JURIS - The Role of Teacher Professionalism on the Development of ChildrenAos Critical Thinking" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/makro-tugas-guru-kritis-anak-usia-positif-pikir-si-thumb-6d4cf.webp" title="JURIS - The Role of Teacher Professionalism on the Development of ChildrenAos Critical Thinking" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/makro-tugas-guru-kritis-anak-usia-positif-pikir-si-thumb-6d4cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/makro-tugas-guru-kritis-anak-usia-positif-pikir-si-thumb-6d4cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/makro-tugas-guru-kritis-anak-usia-positif-pikir-si-thumb-6d4cf.webp 1x" title="JURIS - The Role of Teacher Professionalism on the Development of ChildrenAos Critical Thinking" alt="JURIS - The Role of Teacher Professionalism on the Development of ChildrenAos Critical Thinking" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/makro-tugas-guru-kritis-anak-usia-positif-pikir-si-thumb-ce252.webp" title="JURIS - The Role of Teacher Professionalism on the Development of ChildrenAos Critical Thinking" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/makro-tugas-guru-kritis-anak-usia-positif-pikir-si-thumb-ce252.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/makro-tugas-guru-kritis-anak-usia-positif-pikir-si-thumb-ce252.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/makro-tugas-guru-kritis-anak-usia-positif-pikir-si-thumb-ce252.webp 1x" title="JURIS - The Role of Teacher Professionalism on the Development of ChildrenAos Critical Thinking" alt="JURIS - The Role of Teacher Professionalism on the Development of ChildrenAos Critical Thinking" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51207-makro-tugas-guru-kritis-anak-usia-positif-pik" title="JURIS - The Role of Teacher Professionalism on the Development of ChildrenAos Critical Thinking" target="_blank">The Role of Teacher Professionalism on the Development of ChildrenAos Critical Thinking</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi yang dapat dikembangkan lebih lanjut. Pertama, penelitian dapat fokus pada identifikasi strategi khusus yang dapat diterapkan dalam lingkungan pendidikan untuk meningkatkan efek positif guru terhadap pengembangan berpikir kritis siswa. Penelitian ini dapat melibatkan kerja sama antara guru, administrator sekolah, dan pakar pendidikan dalam mengembangkan pelatihan khusus yang berkaitan dengan peningkatan keterampilan profesional guru dalam pembelajaran berpikir kritis. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana pembelajaran inkuiri dapat diterapkan secara efektif dalam berbagai mata pelajaran, bukan hanya IPS. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana pendekatan inkuiri dapat diterapkan dalam mata pelajaran lain seperti matematika, sains, atau bahasa, dan bagaimana hal itu dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Ketiga, penelitian dapat menyelidiki peran teknologi dalam pembelajaran berpikir kritis. Dengan perkembangan teknologi, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana teknologi dapat digunakan sebagai alat untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, dan bagaimana guru dapat memanfaatkan teknologi tersebut dalam pembelajaran. Penelitian ini dapat memberikan wawasan praktis bagi guru dan pengambil kebijakan dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang efektif dan inovatif..
<br>Tugas guru tidak hanya sekedar menyampaikan informasi, tetapi mengarahkan siswa untuk memahami secara kritis, mengevaluasi dan menganalisis informasi.Peran penting guru adalah membantu siswa bersiap menghadapi tantangan masa depan yang kompleks.Dalam pembelajaran, siswa belajar tentang alam dan lingkungan sosial untuk memahami realitas dan berbagai permasalahan dan fenomena sosial.Dengan bantuan pembelajaran eksploratif, siswa dapat dibentuk menjadi anggota masyarakat yang bertanggung jawab.Guru menggunakan pendekatan IPS bertujuan untuk menghasilkan fakta, konsep, generalisasi, dan teori.Model pembelajaran inkuiri menekankan pentingnya berpikir kritis dan analitis, mendorong siswa untuk menemukan jawaban atas permasalahan yang dihadapinya.Dialog tanya jawab antara guru dan siswa memperkuat proses berpikir itu sendiri.Dengan pendekatan ini, siswa dalam kelompok pembelajaran eksploratif dapat mengeksplorasi pertanyaan atau menemukan jawaban atas pertanyaan yang diajukan.Tahap awal berpikir kritis dimulai ketika siswa mengkomunikasikan gagasan atau gagasan baru.Hal ini mencakup penilaian berdasarkan kriteria akuntabilitas.Tahap kedua disebut berpikir kritis, menekankan pentingnya evaluasi dan penilaian berdasarkan kriteria yang jelas.Keberhasilan pembelajaran inkuiri dan berpikir kritis dicapai ketika guru menghargai pemikiran divergen dan mendorong siswa untuk berpikir mandiri.Peran guru dalam merangsang kemampuan berpikir kritis anak merupakan suatu proses yang mendasari pertumbuhan intelektual yang memungkinkan anak memperkuat kemampuan menganalisis dan menyaring serta berkembang menjadi pribadi yang lebih cerdas dan berpikiran terbuka.Usulan penelitian tambahan mencakup identifikasi strategi khusus yang dapat diterapkan dalam lingkungan pendidikan untuk meningkatkan efek positif guru terhadap pengembangan berpikir kritis siswa, yang memerlukan kerja sama guru, administrator sekolah, dan pakar pendidikan dalam pengembangan kemampuan khusus.program yang berkaitan dengan peningkatan keterampilan profesional guru dalam pembelajaran berpikir kritis.Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru dan solusi praktis yang dapat diterapkan di tingkat sekolah atau bahkan pada kebijakan pendidikan.Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pendidikan dalam mengembangkan pemikiran kritis pada anak yang bersiap menghadapi tuntutan masa depan yang kompleks dan dinamis
<br>Kemampuan berpikir kritis merupakan bagian penting dalam pertumbuhan intelektual anak. Artikel ini membahas peran guru profesional dalam mendorong pengembangan keterampilan tersebut. Berpikir kritis melibatkan kemampuan anak untuk mengevaluasi, menganalisis dan merumuskan pemikiran kritis berdasarkan informasi yang diperoleh. Guru profesional mampu menciptakan lingkungan belajar yang merangsang pengembangan keterampilan tersebut dengan menggunakan strategi pengajaran yang berbeda. Artikel ini menggunakan penelitian kualitatif dan penelitian kepustakaan. Pembahasan dalam artikel...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/4/makro-tugas-guru-kritis-anak-usia-positif-pikir-si-thumb-ce252.webp" type="image/webp" length="81164" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/makro-tugas-guru-kritis-anak-usia-positif-pikir-si-thumb-2b01e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/makro-tugas-guru-kritis-anak-usia-positif-pikir-si-thumb-6d4cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/makro-tugas-guru-kritis-anak-usia-positif-pikir-si-thumb-ce252.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1302-stikesbanyuwangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10667-jurnal-pendidikan-pengajaran-jupe2.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Penggunaan Media Alat Peraga Roda Berputar terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SDN 26 Dompu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Penggunaan Media Alat Peraga Roda Berputar terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SDN 26 Dompu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Penggunaan Media Alat Peraga Roda Berputar terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SDN 26 Dompu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51201-kurikulum-ipa-kimia-alat-peraga-pernapasan-pe</link>
	<guid isPermaLink="false">8f7a2ddf64301ef66c1355551037af72</guid>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 07:17:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ submit paper ]]></category>
	<category><![CDATA[ deiksis film ]]></category>
	<category><![CDATA[ dedi kusnadi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dedi,deiksis,film,kusnadi,paper,submit]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, peneliti dapat melakukan studi eksperimental yang melibatkan beberapa sekolah dasar di wilayah berbeda dan memperluas sampel ke kelas IVAcVI untuk menguji apakah pengaruh media ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Penggunaan Media Alat Peraga Roda Berputar terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SDN 26 Dompu: Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, peneliti dapat melakukan studi eksperimental yang melibatkan beberapa sekolah dasar di wilayah berbeda dan memperluas sampel ke kelas IVAcVI untuk menguji apakah pengaruh media alat peraga roda berputar terhadap hasil belajar IPA tetap signifikan pada populasi yang lebih luas serta memperhitungkan variasi konteks sosioAcekonomi. Kedua, penelitian selanjutnya dapat membandingkan efektivitas roda berputar dengan media pembelajaran interaktif lain, seperti model tiga dimensi atau aplikasi berbasis augmented reality, sehingga dapat diidentifikasi media mana yang paling meningkatkan pemahaman konsep perubahan wujud benda pada siswa. Ketiga, peneliti dapat merancang penelitian longitudinal yang mengamati dampak penggunaan media roda berputar terhadap retensi pengetahuan, motivasi belajar, dan perkembangan afektif siswa selama satu semester atau tahun ajaran, guna menilai keberlanjutan manfaat pedagogik yang dihasilkan. Selain itu, penelitian dapat mengevaluasi peran guru dalam integrasi media tersebut, termasuk pelatihan profesional dan adaptasi silabus, untuk mengetahui faktor-faktor pendukung atau penghambat implementasi yang efektif. Dengan memperluas cakupan sampel, membandingkan jenis media, dan meneliti efek jangka panjang, diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang lebih komprehensif bagi pengembangan kurikulum IPA yang inovatif.. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka kesimpulan bahwa terdapat pengaruh media alat peraga roda berputar terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SDN 26 Dompu.Hal ini dapat dilihat dari hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji t yang menunjukan signifikan sebesar 0,001 ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/6/kurikulum-ipa-kimia-alat-peraga-pernapasan-uji-nor-thumb-1c856.webp" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Media Alat Peraga Roda Berputar terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SDN 26 Dompu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/kurikulum-ipa-kimia-alat-peraga-pernapasan-uji-nor-thumb-1c856.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/kurikulum-ipa-kimia-alat-peraga-pernapasan-uji-nor-thumb-1c856.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/kurikulum-ipa-kimia-alat-peraga-pernapasan-uji-nor-thumb-1c856.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Media Alat Peraga Roda Berputar terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SDN 26 Dompu" alt="JURIS - Pengaruh Penggunaan Media Alat Peraga Roda Berputar terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SDN 26 Dompu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/6/kurikulum-ipa-kimia-alat-peraga-pernapasan-uji-nor-thumb-dcd5d.webp" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Media Alat Peraga Roda Berputar terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SDN 26 Dompu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/kurikulum-ipa-kimia-alat-peraga-pernapasan-uji-nor-thumb-dcd5d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/kurikulum-ipa-kimia-alat-peraga-pernapasan-uji-nor-thumb-dcd5d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/kurikulum-ipa-kimia-alat-peraga-pernapasan-uji-nor-thumb-dcd5d.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Media Alat Peraga Roda Berputar terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SDN 26 Dompu" alt="JURIS - Pengaruh Penggunaan Media Alat Peraga Roda Berputar terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SDN 26 Dompu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/6/kurikulum-ipa-kimia-alat-peraga-pernapasan-uji-nor-thumb-1cc02.webp" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Media Alat Peraga Roda Berputar terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SDN 26 Dompu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/kurikulum-ipa-kimia-alat-peraga-pernapasan-uji-nor-thumb-1cc02.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/kurikulum-ipa-kimia-alat-peraga-pernapasan-uji-nor-thumb-1cc02.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/kurikulum-ipa-kimia-alat-peraga-pernapasan-uji-nor-thumb-1cc02.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Media Alat Peraga Roda Berputar terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SDN 26 Dompu" alt="JURIS - Pengaruh Penggunaan Media Alat Peraga Roda Berputar terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SDN 26 Dompu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51201-kurikulum-ipa-kimia-alat-peraga-pernapasan-pe" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Media Alat Peraga Roda Berputar terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SDN 26 Dompu" target="_blank">Pengaruh Penggunaan Media Alat Peraga Roda Berputar terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SDN 26 Dompu</a>: Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, peneliti dapat melakukan studi eksperimental yang melibatkan beberapa sekolah dasar di wilayah berbeda dan memperluas sampel ke kelas IVAcVI untuk menguji apakah pengaruh media alat peraga roda berputar terhadap hasil belajar IPA tetap signifikan pada populasi yang lebih luas serta memperhitungkan variasi konteks sosioAcekonomi. Kedua, penelitian selanjutnya dapat membandingkan efektivitas roda berputar dengan media pembelajaran interaktif lain, seperti model tiga dimensi atau aplikasi berbasis augmented reality, sehingga dapat diidentifikasi media mana yang paling meningkatkan pemahaman konsep perubahan wujud benda pada siswa. Ketiga, peneliti dapat merancang penelitian longitudinal yang mengamati dampak penggunaan media roda berputar terhadap retensi pengetahuan, motivasi belajar, dan perkembangan afektif siswa selama satu semester atau tahun ajaran, guna menilai keberlanjutan manfaat pedagogik yang dihasilkan. Selain itu, penelitian dapat mengevaluasi peran guru dalam integrasi media tersebut, termasuk pelatihan profesional dan adaptasi silabus, untuk mengetahui faktor-faktor pendukung atau penghambat implementasi yang efektif. Dengan memperluas cakupan sampel, membandingkan jenis media, dan meneliti efek jangka panjang, diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang lebih komprehensif bagi pengembangan kurikulum IPA yang inovatif..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka kesimpulan bahwa terdapat pengaruh media alat peraga roda berputar terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SDN 26 Dompu.Hal ini dapat dilihat dari hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji t yang menunjukan signifikan sebesar 0,001<0,05 yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan.Selanjutnya terdapat dari nilai hasil belajar siswa yang diperoleh setelah penerapan media alat peraga roda berputar
<br>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya efektivitas penerapan media pelajaran pada proses pembelajaran sehingga siswa kurang efektif dalam memahami materi, dilihat dari hasil evaluasi pembelajaran pada tema 7 sub tema 1 pembelajaran 1, peneliti menawarkan media alat peraga roda berputar yang sesuai dengan tahap operasional konkret agar memberikan pengaruh langsung pada siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah yaitu untuk mengetahui pengaruh penggunaan media alat peraga roda berputar terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SDN 26 Dompu. Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen, Teknik pengumpulan data dalam penelitian adalah observasi, tes, dan dokumentasi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/6/kurikulum-ipa-kimia-alat-peraga-pernapasan-uji-nor-thumb-dcd5d.webp" type="image/webp" length="108086" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/kurikulum-ipa-kimia-alat-peraga-pernapasan-uji-nor-thumb-1c856.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/kurikulum-ipa-kimia-alat-peraga-pernapasan-uji-nor-thumb-dcd5d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/kurikulum-ipa-kimia-alat-peraga-pernapasan-uji-nor-thumb-1cc02.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1302-stikesbanyuwangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10667-jurnal-pendidikan-pengajaran-jupe2.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penggunaan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS di SMPN 3 Woja ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penggunaan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS di SMPN 3 Woja ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penggunaan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS di SMPN 3 Woja ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51198-konsep-sejarah-siswa-holland-aktivitas-pikir</link>
	<guid isPermaLink="false">72398a65fae57b1e0da10ee456771791</guid>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 07:15:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ submit paper ]]></category>
	<category><![CDATA[ deiksis film ]]></category>
	<category><![CDATA[ dedi kusnadi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dedi,deiksis,film,kusnadi,paper,submit]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan media audio visual berbasis realitas augmented (AR) untuk meningkatkan pemahaman konsep sejarah pada siswa IPS, dengan menguji apakah interaksi tiga dimensi memperdalam retensi materi dibandingkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penggunaan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS di SMPN 3 Woja: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan media audio visual berbasis realitas augmented (AR) untuk meningkatkan pemahaman konsep sejarah pada siswa IPS, dengan menguji apakah interaksi tiga dimensi memperdalam retensi materi dibandingkan media tradisional. Selain itu, studi longitudinal dapat meneliti dampak penerapan media audio visual secara berkelanjutan selama satu tahun ajaran penuh terhadap motivasi belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa, sehingga dapat mengidentifikasi perubahan perilaku belajar jangka panjang. Selanjutnya, penelitian dapat membandingkan efektivitas media audio visual dengan pendekatan pembelajaran berbasis proyek (projectAcbased learning) dalam meningkatkan kolaborasi antar siswa dan kemampuan aplikasi pengetahuan sosial, untuk menentukan strategi pembelajaran hybrid yang optimal di kelas IPS.. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran Media Audio Visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS SMP Negeri 3 Woja kelas VIII-A.Hal ini terlihat dari peningkatan aktivitas belajar siswa dan aktivitas mengajar guru dari siklus 1 ke siklus 2.Sementara itu, ketuntasan belajar klasikal siswa mencapai 62% pada siklus I, meningkat menjadi 90% pada siklus II Pendidikan harus diterapkan secara maksimal agar berdampak positif bagi pembangunan bangsa. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan ilmu yang mempelajari kumpulan peristiwa, fakta, konsep dan generalisasi yang berkaitan dengan masalah sosial. Namun kenyataan menunjukkan bahwa pembelajaran IPS belum meningkatkan hasil belajar siswa seperti yang diharapkan. Dalam pembelajaran IPS, guru tetap menggunakan metode ceramah/tradisional dalam pembelajaran. Guru masih kurang kreatif dan inovatif dalam mengembangkan teknik pengajaran. Penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus digunakan untuk penelitian ini. Lembar eksperimen dan observasi digunakan sebagai alat pengumpulan data, sedangkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/4/konsep-sejarah-siswa-holland-aktivitas-pikir-kriti-thumb-b1901.webp" title="JURIS - Penggunaan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS di SMPN 3 Woja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/konsep-sejarah-siswa-holland-aktivitas-pikir-kriti-thumb-b1901.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/konsep-sejarah-siswa-holland-aktivitas-pikir-kriti-thumb-b1901.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/konsep-sejarah-siswa-holland-aktivitas-pikir-kriti-thumb-b1901.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS di SMPN 3 Woja" alt="JURIS - Penggunaan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS di SMPN 3 Woja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/konsep-sejarah-siswa-holland-aktivitas-pikir-kriti-thumb-b0865.webp" title="JURIS - Penggunaan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS di SMPN 3 Woja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/konsep-sejarah-siswa-holland-aktivitas-pikir-kriti-thumb-b0865.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/konsep-sejarah-siswa-holland-aktivitas-pikir-kriti-thumb-b0865.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/konsep-sejarah-siswa-holland-aktivitas-pikir-kriti-thumb-b0865.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS di SMPN 3 Woja" alt="JURIS - Penggunaan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS di SMPN 3 Woja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/konsep-sejarah-siswa-holland-aktivitas-pikir-kriti-thumb-c1406.webp" title="JURIS - Penggunaan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS di SMPN 3 Woja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/konsep-sejarah-siswa-holland-aktivitas-pikir-kriti-thumb-c1406.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/konsep-sejarah-siswa-holland-aktivitas-pikir-kriti-thumb-c1406.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/konsep-sejarah-siswa-holland-aktivitas-pikir-kriti-thumb-c1406.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS di SMPN 3 Woja" alt="JURIS - Penggunaan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS di SMPN 3 Woja" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51198-konsep-sejarah-siswa-holland-aktivitas-pikir" title="JURIS - Penggunaan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS di SMPN 3 Woja" target="_blank">Penggunaan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS di SMPN 3 Woja</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan media audio visual berbasis realitas augmented (AR) untuk meningkatkan pemahaman konsep sejarah pada siswa IPS, dengan menguji apakah interaksi tiga dimensi memperdalam retensi materi dibandingkan media tradisional. Selain itu, studi longitudinal dapat meneliti dampak penerapan media audio visual secara berkelanjutan selama satu tahun ajaran penuh terhadap motivasi belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa, sehingga dapat mengidentifikasi perubahan perilaku belajar jangka panjang. Selanjutnya, penelitian dapat membandingkan efektivitas media audio visual dengan pendekatan pembelajaran berbasis proyek (projectAcbased learning) dalam meningkatkan kolaborasi antar siswa dan kemampuan aplikasi pengetahuan sosial, untuk menentukan strategi pembelajaran hybrid yang optimal di kelas IPS..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran Media Audio Visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS SMP Negeri 3 Woja kelas VIII-A.Hal ini terlihat dari peningkatan aktivitas belajar siswa dan aktivitas mengajar guru dari siklus 1 ke siklus 2.Sementara itu, ketuntasan belajar klasikal siswa mencapai 62% pada siklus I, meningkat menjadi 90% pada siklus II
<br>Pendidikan harus diterapkan secara maksimal agar berdampak positif bagi pembangunan bangsa. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan ilmu yang mempelajari kumpulan peristiwa, fakta, konsep dan generalisasi yang berkaitan dengan masalah sosial. Namun kenyataan menunjukkan bahwa pembelajaran IPS belum meningkatkan hasil belajar siswa seperti yang diharapkan. Dalam pembelajaran IPS, guru tetap menggunakan metode ceramah/tradisional dalam pembelajaran. Guru masih kurang kreatif dan inovatif dalam mengembangkan teknik pengajaran. Penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus digunakan untuk penelitian ini. Lembar eksperimen dan observasi digunakan sebagai alat pengumpulan data, sedangkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/4/konsep-sejarah-siswa-holland-aktivitas-pikir-kriti-thumb-b0865.webp" type="image/webp" length="75222" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/konsep-sejarah-siswa-holland-aktivitas-pikir-kriti-thumb-b1901.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/konsep-sejarah-siswa-holland-aktivitas-pikir-kriti-thumb-b0865.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/konsep-sejarah-siswa-holland-aktivitas-pikir-kriti-thumb-c1406.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1302-stikesbanyuwangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10667-jurnal-pendidikan-pengajaran-jupe2.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Antara Kecepatan Dan Kelincahan Terhadap Keterampilan Teknik Menggiring Bola Pada Permainan Sepakbola Siswa Kelas XI SMK Taruna Timika ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Antara Kecepatan Dan Kelincahan Terhadap Keterampilan Teknik Menggiring Bola Pada Permainan Sepakbola Siswa Kelas XI SMK Taruna Timika ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Antara Kecepatan Dan Kelincahan Terhadap Keterampilan Teknik Menggiring Bola Pada Permainan Sepakbola Siswa Kelas XI SMK Taruna Timika ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51194-siswa-smk-islamiyah-supporter-sepak-bola-bol</link>
	<guid isPermaLink="false">5c7f7dcdb96fb2cfd93032adeaa6f0be</guid>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 07:13:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ submit paper ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot depo 5k ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot bet 200 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[200,5k,bet,depo,paper,slot,submit]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian yang telah dilakukan ini menunjukkan adanya hubungan antara kecepatan dan kelincahan dengan keterampilan menggiring bola pada siswa SMK. Untuk memperkaya pemahaman kita tentang topik ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Antara Kecepatan Dan Kelincahan Terhadap Keterampilan Teknik Menggiring Bola Pada Permainan Sepakbola Siswa Kelas XI SMK Taruna Timika: Penelitian yang telah dilakukan ini menunjukkan adanya hubungan antara kecepatan dan kelincahan dengan keterampilan menggiring bola pada siswa SMK. Untuk memperkaya pemahaman kita tentang topik ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan penelitian intervensi, yaitu dengan merancang dan menerapkan program latihan kecepatan dan kelincahan tertentu, lalu melihat secara langsung apakah program tersebut benar-benar dapat meningkatkan kemampuan menggiring bola para pemain sepak bola. Ini akan memberikan bukti kausalitas, bukan hanya korelasi. Kedua, cakupan penelitian bisa diperluas ke kelompok usia atau tingkat keahlian yang berbeda. Misalnya, meneliti hubungan ini pada pemain sepak bola usia dini (di bawah 12 tahun) atau bahkan pemain profesional untuk melihat apakah pola hubungannya berbeda seiring dengan perkembangan fisik dan teknis. Ini akan membantu kita memahami bagaimana pentingnya kecepatan dan kelincahan dalam dribbling berubah di berbagai tahapan karir seorang atlet. Ketiga, selain kecepatan dan kelincahan, peneliti selanjutnya dapat mempertimbangkan untuk memasukkan faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi keterampilan menggiring bola, seperti koordinasi mata-kaki, keseimbangan tubuh, atau bahkan aspek psikologis seperti pengambilan keputusan di bawah tekanan. Menambahkan variabel-variabel ini bisa memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang apa saja yang berkontribusi pada kemampuan dribbling yang superior, sehingga program pelatihan bisa dirancang lebih holistik dan efektif. Ide-ide penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam pengembangan metode pelatihan sepak bola.. Penelitian ini menyimpulkan adanya korelasi parsial signifikan antara kecepatan (r=0,527.p=0,003 < 0,05) dan keterampilan menggiring bola pada siswa kelas XI SMK Taruna Timika.Terdapat juga korelasi parsial signifikan antara kelincahan (r=0,81.p=0,005 < 0,05) dengan keterampilan menggiring bola siswa tersebut.Secara keseluruhan, analisis korelasi ganda menunjukkan hubungan signifikan antara kecepatan dan kelincahan secara bersama-sama terhadap keterampilan teknik menggiring bola siswa (R=0,538 Keterampilan dasar bermain sepak bola erat kaitannya dengan kemampuan mengkoordinasikan gerakan fisik dan taktik. Diantara sekian banyak teknik dasar dalam sepak bola, dribbling merupakan teknik dasar yang harus dikuasai karena merupakan teknik yang paling dominan dalam permainan. Unsur kebugaran jasmani yang berperan penting dalam lemparan bola adalah kecepatan dan kelincahan. Kecepatan dan kelincahan adalah elemen yang berperan penting dalam melakukan teknik dasar dribbling. Jika seorang ingin memiliki gerakan yang indah dan cepat dalam permainan sepakbola, ia harus melatih elemen kecepatan dan kelincahan.Penelitian ini termasuk penelitian korelasional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 30 siswa yang dipilih secara acak dari seluruh siswa kelas XI SMK Taruna Timika.Hasil penelitian menunjukkan: 1) Perhitungan korelasi parsial variabel... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/6/siswa-smk-islamiyah-supporter-sepak-bola-analisis-thumb-d2864.webp" title="JURIS - Hubungan Antara Kecepatan Dan Kelincahan Terhadap Keterampilan  Teknik Menggiring Bola Pada Permainan Sepakbola  Siswa Kelas XI SMK Taruna Timika" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/siswa-smk-islamiyah-supporter-sepak-bola-analisis-thumb-d2864.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/siswa-smk-islamiyah-supporter-sepak-bola-analisis-thumb-d2864.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/siswa-smk-islamiyah-supporter-sepak-bola-analisis-thumb-d2864.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Antara Kecepatan Dan Kelincahan Terhadap Keterampilan  Teknik Menggiring Bola Pada Permainan Sepakbola  Siswa Kelas XI SMK Taruna Timika" alt="JURIS - Hubungan Antara Kecepatan Dan Kelincahan Terhadap Keterampilan  Teknik Menggiring Bola Pada Permainan Sepakbola  Siswa Kelas XI SMK Taruna Timika" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/siswa-smk-islamiyah-supporter-sepak-bola-analisis-thumb-9cfe8.webp" title="JURIS - Hubungan Antara Kecepatan Dan Kelincahan Terhadap Keterampilan  Teknik Menggiring Bola Pada Permainan Sepakbola  Siswa Kelas XI SMK Taruna Timika" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/siswa-smk-islamiyah-supporter-sepak-bola-analisis-thumb-9cfe8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/siswa-smk-islamiyah-supporter-sepak-bola-analisis-thumb-9cfe8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/siswa-smk-islamiyah-supporter-sepak-bola-analisis-thumb-9cfe8.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Antara Kecepatan Dan Kelincahan Terhadap Keterampilan  Teknik Menggiring Bola Pada Permainan Sepakbola  Siswa Kelas XI SMK Taruna Timika" alt="JURIS - Hubungan Antara Kecepatan Dan Kelincahan Terhadap Keterampilan  Teknik Menggiring Bola Pada Permainan Sepakbola  Siswa Kelas XI SMK Taruna Timika" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/siswa-smk-islamiyah-supporter-sepak-bola-analisis-thumb-d98f7.webp" title="JURIS - Hubungan Antara Kecepatan Dan Kelincahan Terhadap Keterampilan  Teknik Menggiring Bola Pada Permainan Sepakbola  Siswa Kelas XI SMK Taruna Timika" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/siswa-smk-islamiyah-supporter-sepak-bola-analisis-thumb-d98f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/siswa-smk-islamiyah-supporter-sepak-bola-analisis-thumb-d98f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/siswa-smk-islamiyah-supporter-sepak-bola-analisis-thumb-d98f7.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Antara Kecepatan Dan Kelincahan Terhadap Keterampilan  Teknik Menggiring Bola Pada Permainan Sepakbola  Siswa Kelas XI SMK Taruna Timika" alt="JURIS - Hubungan Antara Kecepatan Dan Kelincahan Terhadap Keterampilan  Teknik Menggiring Bola Pada Permainan Sepakbola  Siswa Kelas XI SMK Taruna Timika" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51194-siswa-smk-islamiyah-supporter-sepak-bola-bol" title="JURIS - Hubungan Antara Kecepatan Dan Kelincahan Terhadap Keterampilan  Teknik Menggiring Bola Pada Permainan Sepakbola  Siswa Kelas XI SMK Taruna Timika" target="_blank">Hubungan Antara Kecepatan Dan Kelincahan Terhadap Keterampilan  Teknik Menggiring Bola Pada Permainan Sepakbola  Siswa Kelas XI SMK Taruna Timika</a>: Penelitian yang telah dilakukan ini menunjukkan adanya hubungan antara kecepatan dan kelincahan dengan keterampilan menggiring bola pada siswa SMK. Untuk memperkaya pemahaman kita tentang topik ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan penelitian intervensi, yaitu dengan merancang dan menerapkan program latihan kecepatan dan kelincahan tertentu, lalu melihat secara langsung apakah program tersebut benar-benar dapat meningkatkan kemampuan menggiring bola para pemain sepak bola. Ini akan memberikan bukti kausalitas, bukan hanya korelasi. Kedua, cakupan penelitian bisa diperluas ke kelompok usia atau tingkat keahlian yang berbeda. Misalnya, meneliti hubungan ini pada pemain sepak bola usia dini (di bawah 12 tahun) atau bahkan pemain profesional untuk melihat apakah pola hubungannya berbeda seiring dengan perkembangan fisik dan teknis. Ini akan membantu kita memahami bagaimana pentingnya kecepatan dan kelincahan dalam dribbling berubah di berbagai tahapan karir seorang atlet. Ketiga, selain kecepatan dan kelincahan, peneliti selanjutnya dapat mempertimbangkan untuk memasukkan faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi keterampilan menggiring bola, seperti koordinasi mata-kaki, keseimbangan tubuh, atau bahkan aspek psikologis seperti pengambilan keputusan di bawah tekanan. Menambahkan variabel-variabel ini bisa memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang apa saja yang berkontribusi pada kemampuan dribbling yang superior, sehingga program pelatihan bisa dirancang lebih holistik dan efektif. Ide-ide penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam pengembangan metode pelatihan sepak bola..
<br>Penelitian ini menyimpulkan adanya korelasi parsial signifikan antara kecepatan (r=0,527.p=0,003 < 0,05) dan keterampilan menggiring bola pada siswa kelas XI SMK Taruna Timika.Terdapat juga korelasi parsial signifikan antara kelincahan (r=0,81.p=0,005 < 0,05) dengan keterampilan menggiring bola siswa tersebut.Secara keseluruhan, analisis korelasi ganda menunjukkan hubungan signifikan antara kecepatan dan kelincahan secara bersama-sama terhadap keterampilan teknik menggiring bola siswa (R=0,538
<br>Keterampilan dasar bermain sepak bola erat kaitannya dengan kemampuan mengkoordinasikan gerakan fisik dan taktik. Diantara sekian banyak teknik dasar dalam sepak bola, dribbling merupakan teknik dasar yang harus dikuasai karena merupakan teknik yang paling dominan dalam permainan. Unsur kebugaran jasmani yang berperan penting dalam lemparan bola adalah kecepatan dan kelincahan. Kecepatan dan kelincahan adalah elemen yang berperan penting dalam melakukan teknik dasar dribbling. Jika seorang ingin memiliki gerakan yang indah dan cepat dalam permainan sepakbola, ia harus melatih elemen kecepatan dan kelincahan.Penelitian ini termasuk penelitian korelasional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 30 siswa yang dipilih secara acak dari seluruh siswa kelas XI SMK Taruna Timika.Hasil penelitian menunjukkan: 1) Perhitungan korelasi parsial variabel...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/6/siswa-smk-islamiyah-supporter-sepak-bola-analisis-thumb-d2864.webp" type="image/webp" length="76956" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/siswa-smk-islamiyah-supporter-sepak-bola-analisis-thumb-d2864.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/siswa-smk-islamiyah-supporter-sepak-bola-analisis-thumb-9cfe8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/siswa-smk-islamiyah-supporter-sepak-bola-analisis-thumb-d98f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1302-stikesbanyuwangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10667-jurnal-pendidikan-pengajaran-jupe2.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimizing Decision Tree Hyperparameters via Random Search for Accurate Heart Failure Risk Prediction ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimizing Decision Tree Hyperparameters via Random Search for Accurate Heart Failure Risk Prediction ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimizing Decision Tree Hyperparameters via Random Search for Accurate Heart Failure Risk Prediction ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51199-drowsiness-detection-model-decision-tree-c4-artifi</link>
	<guid isPermaLink="false">d5dc5981fd5edbdef769dc18e182b45f</guid>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 07:10:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jiki vol 5 2 ]]></category>
	<category><![CDATA[ irma erviana ]]></category>
	<category><![CDATA[ jiki jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[2,5,erviana,irma,jiki,jurnal,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat memanfaatkan metode pencarian bayesian atau perbaikan evolusioner untuk mengidentifikasi konfigurasi hyperparameter yang lebih optimal pada data gagal jantung, dengan tujuan meningkatkan akurasi lebih tinggi tanpa mengorbankan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimizing Decision Tree Hyperparameters via Random Search for Accurate Heart Failure Risk Prediction: Penelitian lanjutan dapat memanfaatkan metode pencarian bayesian atau perbaikan evolusioner untuk mengidentifikasi konfigurasi hyperparameter yang lebih optimal pada data gagal jantung, dengan tujuan meningkatkan akurasi lebih tinggi tanpa mengorbankan interpretabilitas. Selain itu, studi dapat memperluas validasi eksternal dengan mengaplikasikan model yang dioptimalkan pada dataset multiAcpusat, sehingga dapat menilai generalisasi dan ketahanan model di berbagai populasi klinis. Akhirnya, pengembangan hybrid antara Decision Tree dan metode ensemble ringan seperti Gradient Boosting dapat dieksplorasi untuk mengeksploitasi keunggulan interpretasi sekaligus menambah kekuatan prediksi, dengan fokus pada minimalisasi overhead komputasi agar cocok untuk aplikasi di perangkat mobile atau rumah sakit dengan sumber daya terbatas.. Penggunaan Random Search untuk mengoptimalkan hyperparameter Decision Tree meningkatkan akurasi dan sensitivitas prediksi risiko gagal jantung, khususnya dengan menurunkan jumlah kesalahan negatif palsu.Meskipun mencapai performa yang kompetitif dengan model ensemble yang lebih kompleks, model tunggal ini tetap mempertahankan kejelasan dan interpretabilitas.Penelitian ini menegaskan bahwa pemilihan hyperparameter yang tepat dapat membuat model sederhana menjadi alat bantu keputusan klinis yang andal dan efisien Heart failure remains one of the leading causes of mortality worldwide, highlighting the need for reliable earlyAcdetection models to support clinical decisionAcmaking. This study investigates the effect of Random SearchAebased hyperparameter optimization on a Decision Tree model for heart failure risk prediction using a clinical dataset comprising 918 samples and 11 demographic and cardiovascular features. Rather than introducing a novel optimization algorithm, this work focuses on analyzing model performance sensitivity to hyperparameter tuning in a realAcworld medical dataset. The... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/c/drowsiness-detection-model-decision-tree-c4-artifi-thumb-374ed.webp" title="JURIS - Optimizing Decision Tree Hyperparameters via Random Search for Accurate Heart Failure Risk Prediction" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/drowsiness-detection-model-decision-tree-c4-artifi-thumb-374ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/drowsiness-detection-model-decision-tree-c4-artifi-thumb-374ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/drowsiness-detection-model-decision-tree-c4-artifi-thumb-374ed.webp 1x" title="JURIS - Optimizing Decision Tree Hyperparameters via Random Search for Accurate Heart Failure Risk Prediction" alt="JURIS - Optimizing Decision Tree Hyperparameters via Random Search for Accurate Heart Failure Risk Prediction" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/c/drowsiness-detection-model-decision-tree-c4-artifi-thumb-1c2fb.webp" title="JURIS - Optimizing Decision Tree Hyperparameters via Random Search for Accurate Heart Failure Risk Prediction" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/drowsiness-detection-model-decision-tree-c4-artifi-thumb-1c2fb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/drowsiness-detection-model-decision-tree-c4-artifi-thumb-1c2fb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/drowsiness-detection-model-decision-tree-c4-artifi-thumb-1c2fb.webp 1x" title="JURIS - Optimizing Decision Tree Hyperparameters via Random Search for Accurate Heart Failure Risk Prediction" alt="JURIS - Optimizing Decision Tree Hyperparameters via Random Search for Accurate Heart Failure Risk Prediction" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/c/drowsiness-detection-model-decision-tree-c4-artifi-thumb-65428.webp" title="JURIS - Optimizing Decision Tree Hyperparameters via Random Search for Accurate Heart Failure Risk Prediction" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/drowsiness-detection-model-decision-tree-c4-artifi-thumb-65428.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/drowsiness-detection-model-decision-tree-c4-artifi-thumb-65428.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/drowsiness-detection-model-decision-tree-c4-artifi-thumb-65428.webp 1x" title="JURIS - Optimizing Decision Tree Hyperparameters via Random Search for Accurate Heart Failure Risk Prediction" alt="JURIS - Optimizing Decision Tree Hyperparameters via Random Search for Accurate Heart Failure Risk Prediction" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51199-drowsiness-detection-model-decision-tree-c4-artifi" title="JURIS - Optimizing Decision Tree Hyperparameters via Random Search for Accurate Heart Failure Risk Prediction" target="_blank">Optimizing Decision Tree Hyperparameters via Random Search for Accurate Heart Failure Risk Prediction</a>: Penelitian lanjutan dapat memanfaatkan metode pencarian bayesian atau perbaikan evolusioner untuk mengidentifikasi konfigurasi hyperparameter yang lebih optimal pada data gagal jantung, dengan tujuan meningkatkan akurasi lebih tinggi tanpa mengorbankan interpretabilitas. Selain itu, studi dapat memperluas validasi eksternal dengan mengaplikasikan model yang dioptimalkan pada dataset multiAcpusat, sehingga dapat menilai generalisasi dan ketahanan model di berbagai populasi klinis. Akhirnya, pengembangan hybrid antara Decision Tree dan metode ensemble ringan seperti Gradient Boosting dapat dieksplorasi untuk mengeksploitasi keunggulan interpretasi sekaligus menambah kekuatan prediksi, dengan fokus pada minimalisasi overhead komputasi agar cocok untuk aplikasi di perangkat mobile atau rumah sakit dengan sumber daya terbatas..
<br>Penggunaan Random Search untuk mengoptimalkan hyperparameter Decision Tree meningkatkan akurasi dan sensitivitas prediksi risiko gagal jantung, khususnya dengan menurunkan jumlah kesalahan negatif palsu.Meskipun mencapai performa yang kompetitif dengan model ensemble yang lebih kompleks, model tunggal ini tetap mempertahankan kejelasan dan interpretabilitas.Penelitian ini menegaskan bahwa pemilihan hyperparameter yang tepat dapat membuat model sederhana menjadi alat bantu keputusan klinis yang andal dan efisien
<br>Heart failure remains one of the leading causes of mortality worldwide, highlighting the need for reliable earlyAcdetection models to support clinical decisionAcmaking. This study investigates the effect of Random SearchAebased hyperparameter optimization on a Decision Tree model for heart failure risk prediction using a clinical dataset comprising 918 samples and 11 demographic and cardiovascular features. Rather than introducing a novel optimization algorithm, this work focuses on analyzing model performance sensitivity to hyperparameter tuning in a realAcworld medical dataset. The...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/c/drowsiness-detection-model-decision-tree-c4-artifi-thumb-65428.webp" type="image/webp" length="82350" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/drowsiness-detection-model-decision-tree-c4-artifi-thumb-374ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/drowsiness-detection-model-decision-tree-c4-artifi-thumb-1c2fb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/drowsiness-detection-model-decision-tree-c4-artifi-thumb-65428.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3736-id.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16130-jurnal-ilmu-komputer-informatika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Metode Latihan Circuit Training Terhadap Peningkatan Power Otot Tungkai Pada Siswa Ekstrakurikuler Volley Ball ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Metode Latihan Circuit Training Terhadap Peningkatan Power Otot Tungkai Pada Siswa Ekstrakurikuler Volley Ball ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Metode Latihan Circuit Training Terhadap Peningkatan Power Otot Tungkai Pada Siswa Ekstrakurikuler Volley Ball ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51204-power-otot-daya-ledak-kaki-tungkai-atlet</link>
	<guid isPermaLink="false">26e277a08d21b7e726adbfcebde6545f</guid>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 06:59:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ submit paper ]]></category>
	<category><![CDATA[ deiksis film ]]></category>
	<category><![CDATA[ dedi kusnadi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dedi,deiksis,film,kusnadi,paper,submit]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat memperluas sampel dengan melibatkan beberapa SMA di berbagai wilayah dan menggunakan desain eksperimental berkelompok (randomized controlled trial) untuk membandingkan efektivitas latihan circuit training dengan metode latihan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Metode Latihan Circuit Training Terhadap Peningkatan Power Otot Tungkai Pada Siswa Ekstrakurikuler Volley Ball: Penelitian lanjutan dapat memperluas sampel dengan melibatkan beberapa SMA di berbagai wilayah dan menggunakan desain eksperimental berkelompok (randomized controlled trial) untuk membandingkan efektivitas latihan circuit training dengan metode latihan tradisional dalam meningkatkan power otot tungkai serta parameter kebugaran lain pada pemain voli; apakah terdapat perbedaan signifikan dalam peningkatan power otot, kelincahan, dan performa smash antara kedua kelompok. Selain itu, studi jangka panjang diperlukan untuk mengevaluasi retensi peningkatan power otot setelah penghentian program circuit training, sehingga dapat diketahui berapa lama manfaat tersebut bertahan dan faktor apa yang mempengaruhi penurunan performa. Selanjutnya, penelitian dapat meneliti pengaruh circuit training terhadap risiko cedera dan variabel psikologis seperti motivasi dan kepuasan latihan pada atlet voli, serta menguji apakah terdapat perbedaan respons antara siswa lakiAclaki dan perempuan.. Latihan circuit training selama 15 sesi dengan enam jenis latihan khusus menghasilkan peningkatan signifikan pada power otot tungkai siswa ekstrakurikuler voli ball.Analisis statistik menunjukkan t = 18,812 lebih besar dari t tabel = 1,76131 dengan p < 0,05, mengindikasikan peningkatan sebesar 5,01% dalam power otot tungkai.Peningkatan tersebut disebabkan oleh sifat komprehensif circuit training yang melatih kekuatan, daya tahan, daya ledak, fleksibilitas, koordinasi, kelincahan, kecepatan, reaksi, dan keseimbangan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode latihan circuit training terhadap peningkatan power otot tungkai pada siswa Ekstrakurikuler volley ball. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif, dengan memakai metode penelitian One-Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa ekstrakurikuler yang berada di SMA Negeri 2 Manggelewa yang berjumlah 15 orang siswa. Instrumen untuk mengukur kekuatan power otot tungkai adalah tes vertical jump. Data diperoleh melalui pretest dan posttest. Dari hasil teknik analisis data menggunakan uji-t. Dari hasil penelitian pengaruh metode latihan circuit... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/7/power-otot-daya-ledak-kaki-tungkai-atlet-siswa-lak-thumb-dc698.webp" title="JURIS - Pengaruh Metode Latihan Circuit Training Terhadap Peningkatan Power Otot Tungkai Pada Siswa Ekstrakurikuler Volley Ball" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/power-otot-daya-ledak-kaki-tungkai-atlet-siswa-lak-thumb-dc698.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/power-otot-daya-ledak-kaki-tungkai-atlet-siswa-lak-thumb-dc698.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/power-otot-daya-ledak-kaki-tungkai-atlet-siswa-lak-thumb-dc698.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Metode Latihan Circuit Training Terhadap Peningkatan Power Otot Tungkai Pada Siswa Ekstrakurikuler Volley Ball" alt="JURIS - Pengaruh Metode Latihan Circuit Training Terhadap Peningkatan Power Otot Tungkai Pada Siswa Ekstrakurikuler Volley Ball" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/7/power-otot-daya-ledak-kaki-tungkai-atlet-siswa-lak-thumb-16aee.webp" title="JURIS - Pengaruh Metode Latihan Circuit Training Terhadap Peningkatan Power Otot Tungkai Pada Siswa Ekstrakurikuler Volley Ball" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/power-otot-daya-ledak-kaki-tungkai-atlet-siswa-lak-thumb-16aee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/power-otot-daya-ledak-kaki-tungkai-atlet-siswa-lak-thumb-16aee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/power-otot-daya-ledak-kaki-tungkai-atlet-siswa-lak-thumb-16aee.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Metode Latihan Circuit Training Terhadap Peningkatan Power Otot Tungkai Pada Siswa Ekstrakurikuler Volley Ball" alt="JURIS - Pengaruh Metode Latihan Circuit Training Terhadap Peningkatan Power Otot Tungkai Pada Siswa Ekstrakurikuler Volley Ball" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/7/power-otot-daya-ledak-kaki-tungkai-atlet-siswa-lak-thumb-f61a7.webp" title="JURIS - Pengaruh Metode Latihan Circuit Training Terhadap Peningkatan Power Otot Tungkai Pada Siswa Ekstrakurikuler Volley Ball" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/power-otot-daya-ledak-kaki-tungkai-atlet-siswa-lak-thumb-f61a7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/power-otot-daya-ledak-kaki-tungkai-atlet-siswa-lak-thumb-f61a7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/power-otot-daya-ledak-kaki-tungkai-atlet-siswa-lak-thumb-f61a7.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Metode Latihan Circuit Training Terhadap Peningkatan Power Otot Tungkai Pada Siswa Ekstrakurikuler Volley Ball" alt="JURIS - Pengaruh Metode Latihan Circuit Training Terhadap Peningkatan Power Otot Tungkai Pada Siswa Ekstrakurikuler Volley Ball" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51204-power-otot-daya-ledak-kaki-tungkai-atlet" title="JURIS - Pengaruh Metode Latihan Circuit Training Terhadap Peningkatan Power Otot Tungkai Pada Siswa Ekstrakurikuler Volley Ball" target="_blank">Pengaruh Metode Latihan Circuit Training Terhadap Peningkatan Power Otot Tungkai Pada Siswa Ekstrakurikuler Volley Ball</a>: Penelitian lanjutan dapat memperluas sampel dengan melibatkan beberapa SMA di berbagai wilayah dan menggunakan desain eksperimental berkelompok (randomized controlled trial) untuk membandingkan efektivitas latihan circuit training dengan metode latihan tradisional dalam meningkatkan power otot tungkai serta parameter kebugaran lain pada pemain voli; apakah terdapat perbedaan signifikan dalam peningkatan power otot, kelincahan, dan performa smash antara kedua kelompok. Selain itu, studi jangka panjang diperlukan untuk mengevaluasi retensi peningkatan power otot setelah penghentian program circuit training, sehingga dapat diketahui berapa lama manfaat tersebut bertahan dan faktor apa yang mempengaruhi penurunan performa. Selanjutnya, penelitian dapat meneliti pengaruh circuit training terhadap risiko cedera dan variabel psikologis seperti motivasi dan kepuasan latihan pada atlet voli, serta menguji apakah terdapat perbedaan respons antara siswa lakiAclaki dan perempuan..
<br>Latihan circuit training selama 15 sesi dengan enam jenis latihan khusus menghasilkan peningkatan signifikan pada power otot tungkai siswa ekstrakurikuler voli ball.Analisis statistik menunjukkan t = 18,812 lebih besar dari t tabel = 1,76131 dengan p < 0,05, mengindikasikan peningkatan sebesar 5,01% dalam power otot tungkai.Peningkatan tersebut disebabkan oleh sifat komprehensif circuit training yang melatih kekuatan, daya tahan, daya ledak, fleksibilitas, koordinasi, kelincahan, kecepatan, reaksi, dan keseimbangan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode latihan circuit training terhadap peningkatan power otot tungkai pada siswa Ekstrakurikuler volley ball. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif, dengan memakai metode penelitian One-Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa ekstrakurikuler yang berada di SMA Negeri 2 Manggelewa yang berjumlah 15 orang siswa. Instrumen untuk mengukur kekuatan power otot tungkai adalah tes vertical jump. Data diperoleh melalui pretest dan posttest. Dari hasil teknik analisis data menggunakan uji-t. Dari hasil penelitian pengaruh metode latihan circuit...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/7/power-otot-daya-ledak-kaki-tungkai-atlet-siswa-lak-thumb-f61a7.webp" type="image/webp" length="82750" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/power-otot-daya-ledak-kaki-tungkai-atlet-siswa-lak-thumb-dc698.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/power-otot-daya-ledak-kaki-tungkai-atlet-siswa-lak-thumb-16aee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/power-otot-daya-ledak-kaki-tungkai-atlet-siswa-lak-thumb-f61a7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1302-stikesbanyuwangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10667-jurnal-pendidikan-pengajaran-jupe2.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Building Information Modeling BIM untuk Menghitung Quantity Take Off Struktur Gedung Bertingkat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Building Information Modeling BIM untuk Menghitung Quantity Take Off Struktur Gedung Bertingkat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Building Information Modeling BIM untuk Menghitung Quantity Take Off Struktur Gedung Bertingkat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51188-bim-autodesk-revit-robot-struct</link>
	<guid isPermaLink="false">fc60384f3109b610c3f5d02e77a1540f</guid>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 06:52:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ usaha cerdas ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ dunia usaha ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cerdas,content,dunia,main,usaha]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan integrasi Revit dan RSAP pada perhitungan volume keseluruhan elemen gedung, serta meneliti lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan hasil perhitungan volume, khususnya terkait perhitungan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Building Information Modeling (BIM) untuk Menghitung Quantity Take Off Struktur Gedung Bertingkat: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan integrasi Revit dan RSAP pada perhitungan volume keseluruhan elemen gedung, serta meneliti lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan hasil perhitungan volume, khususnya terkait perhitungan panjang penyaluran dan overlap. Selain itu, studi komparatif antara BIM dan metode manual dapat dilakukan pada proyek-proyek konstruksi skala besar untuk menguji keakuratan dan efisiensi BIM dalam konteks yang lebih luas.. Berdasarkan hasil analisis perbandingan perhitungan volume struktur menggunakan BIM dan metode manual, pemodelan struktur berhasil dilakukan menggunakan integrasi Autodesk Revit dan Robot Structural Analysis Professional.2019 menunjukkan partisipasi massa melampaui 95% pada kedua arah, memenuhi persyaratan gaya geser dasar, dan verifikasi gaya aksial pada kolom 163 menunjukkan kesesuaian 99% antara hasil pemodelan dengan perhitungan manual.Perbandingan volume menunjukkan selisih yang minimal yaitu 0.09% untuk volume beton akibat pembulatan angka BIM, 0.04% untuk tulangan Grade 420 akibat konsistensi perhitungan, dan 1.06% untuk tulangan Grade 280 akibat perbedaan panjang penyaluran.67% lebih cepat dengan kemudahan revisi dan integrasi namun investasi tinggi, sedangkan metode manual lebih fleksibel dengan investasi minimal namun waktu pengerjaan lebih lama.Hasil ini membuktikan bahwa metode BIM dapat menjadi alternatif yang akurat dalam perencanaan konstruksi, dengan tingkat presisi yang sebanding dengan metode manual Perkembangan teknologi konstruksi terkini menghadirkan inovasi dalam bentuk Building Information Modeling (BIM), sebuah pendekatan digital yang menyatukan berbagai aspek informasi proyek konstruksi ke dalam visualisasi model tiga dimensi. Kajian ini menelaah implementasi sistem BIM dalam proses perhitungan Quantity Take Off (QTO) pada struktur bangunan berlantai banyak melalui penggunaan terpadu aplikasi Autodesk Revit dan Robot Structural Analysis. Penelitian mencakup penyusunan model struktural tiga dimensi dan perhitungan kuantitas material berdasarkan SNI 1727:2020 dan SNI 2847:2019. Objek pengamatan dibatasi pada kolom lantai 3 Gedung Mako Paspampres. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode BIM menghasilkan volume beton sebesar 53.04 mA dibandingkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/e/bim-autodesk-revit-robot-structural-analysis-quant-thumb-41767.webp" title="JURIS - Analisis Building Information Modeling (BIM) untuk Menghitung Quantity Take Off Struktur Gedung Bertingkat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/bim-autodesk-revit-robot-structural-analysis-quant-thumb-41767.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/bim-autodesk-revit-robot-structural-analysis-quant-thumb-41767.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/bim-autodesk-revit-robot-structural-analysis-quant-thumb-41767.webp 1x" title="JURIS - Analisis Building Information Modeling (BIM) untuk Menghitung Quantity Take Off Struktur Gedung Bertingkat" alt="JURIS - Analisis Building Information Modeling (BIM) untuk Menghitung Quantity Take Off Struktur Gedung Bertingkat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/bim-autodesk-revit-robot-structural-analysis-quant-thumb-2d9d0.webp" title="JURIS - Analisis Building Information Modeling (BIM) untuk Menghitung Quantity Take Off Struktur Gedung Bertingkat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/bim-autodesk-revit-robot-structural-analysis-quant-thumb-2d9d0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/bim-autodesk-revit-robot-structural-analysis-quant-thumb-2d9d0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/bim-autodesk-revit-robot-structural-analysis-quant-thumb-2d9d0.webp 1x" title="JURIS - Analisis Building Information Modeling (BIM) untuk Menghitung Quantity Take Off Struktur Gedung Bertingkat" alt="JURIS - Analisis Building Information Modeling (BIM) untuk Menghitung Quantity Take Off Struktur Gedung Bertingkat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/bim-autodesk-revit-robot-structural-analysis-quant-thumb-7ece5.webp" title="JURIS - Analisis Building Information Modeling (BIM) untuk Menghitung Quantity Take Off Struktur Gedung Bertingkat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/bim-autodesk-revit-robot-structural-analysis-quant-thumb-7ece5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/bim-autodesk-revit-robot-structural-analysis-quant-thumb-7ece5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/bim-autodesk-revit-robot-structural-analysis-quant-thumb-7ece5.webp 1x" title="JURIS - Analisis Building Information Modeling (BIM) untuk Menghitung Quantity Take Off Struktur Gedung Bertingkat" alt="JURIS - Analisis Building Information Modeling (BIM) untuk Menghitung Quantity Take Off Struktur Gedung Bertingkat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51188-bim-autodesk-revit-robot-struct" title="JURIS - Analisis Building Information Modeling (BIM) untuk Menghitung Quantity Take Off Struktur Gedung Bertingkat" target="_blank">Analisis Building Information Modeling (BIM) untuk Menghitung Quantity Take Off Struktur Gedung Bertingkat</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan integrasi Revit dan RSAP pada perhitungan volume keseluruhan elemen gedung, serta meneliti lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan hasil perhitungan volume, khususnya terkait perhitungan panjang penyaluran dan overlap. Selain itu, studi komparatif antara BIM dan metode manual dapat dilakukan pada proyek-proyek konstruksi skala besar untuk menguji keakuratan dan efisiensi BIM dalam konteks yang lebih luas..
<br>Berdasarkan hasil analisis perbandingan perhitungan volume struktur menggunakan BIM dan metode manual, pemodelan struktur berhasil dilakukan menggunakan integrasi Autodesk Revit dan Robot Structural Analysis Professional.2019 menunjukkan partisipasi massa melampaui 95% pada kedua arah, memenuhi persyaratan gaya geser dasar, dan verifikasi gaya aksial pada kolom 163 menunjukkan kesesuaian 99% antara hasil pemodelan dengan perhitungan manual.Perbandingan volume menunjukkan selisih yang minimal yaitu 0.09% untuk volume beton akibat pembulatan angka BIM, 0.04% untuk tulangan Grade 420 akibat konsistensi perhitungan, dan 1.06% untuk tulangan Grade 280 akibat perbedaan panjang penyaluran.67% lebih cepat dengan kemudahan revisi dan integrasi namun investasi tinggi, sedangkan metode manual lebih fleksibel dengan investasi minimal namun waktu pengerjaan lebih lama.Hasil ini membuktikan bahwa metode BIM dapat menjadi alternatif yang akurat dalam perencanaan konstruksi, dengan tingkat presisi yang sebanding dengan metode manual
<br>Perkembangan teknologi konstruksi terkini menghadirkan inovasi dalam bentuk Building Information Modeling (BIM), sebuah pendekatan digital yang menyatukan berbagai aspek informasi proyek konstruksi ke dalam visualisasi model tiga dimensi. Kajian ini menelaah implementasi sistem BIM dalam proses perhitungan Quantity Take Off (QTO) pada struktur bangunan berlantai banyak melalui penggunaan terpadu aplikasi Autodesk Revit dan Robot Structural Analysis. Penelitian mencakup penyusunan model struktural tiga dimensi dan perhitungan kuantitas material berdasarkan SNI 1727:2020 dan SNI 2847:2019. Objek pengamatan dibatasi pada kolom lantai 3 Gedung Mako Paspampres. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode BIM menghasilkan volume beton sebesar 53.04 mA dibandingkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/e/bim-autodesk-revit-robot-structural-analysis-quant-thumb-7ece5.webp" type="image/webp" length="105352" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/bim-autodesk-revit-robot-structural-analysis-quant-thumb-41767.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/bim-autodesk-revit-robot-structural-analysis-quant-thumb-2d9d0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/bim-autodesk-revit-robot-structural-analysis-quant-thumb-7ece5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2142-itpln.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14903-forum-mekanika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Keterampilan Menulis Siswa Kelas 3 Sekolah Perkumpulan Mandiri Melalui Penggunaan Metode Plan Do Study Act ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Keterampilan Menulis Siswa Kelas 3 Sekolah Perkumpulan Mandiri Melalui Penggunaan Metode Plan Do Study Act ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Keterampilan Menulis Siswa Kelas 3 Sekolah Perkumpulan Mandiri Melalui Penggunaan Metode Plan Do Study Act ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51196-motivasi-siswa-kompetensi-penerimaa</link>
	<guid isPermaLink="false">847e8f0b94876f58432f98bb2b6b8417</guid>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 06:51:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ submit paper ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot depo 5k ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot bet 200 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[200,5k,bet,depo,paper,slot,submit]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan metode PDSA yang lebih terstruktur dan terintegrasi dengan kurikulum sekolah. Penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak kelas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Keterampilan Menulis Siswa Kelas 3 Sekolah Perkumpulan Mandiri Melalui Penggunaan Metode Plan, Do, Study, Act: Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan metode PDSA yang lebih terstruktur dan terintegrasi dengan kurikulum sekolah. Penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak kelas dan siswa, serta mengukur dampak jangka panjang dari metode ini terhadap keterampilan menulis siswa. Selain itu, dapat juga dilakukan studi komparatif antara metode PDSA dengan metode pembelajaran menulis lainnya untuk mengetahui efektivitas dan keunggulan metode PDSA dalam meningkatkan keterampilan menulis siswa. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi peran guru dalam penerapan metode PDSA dan bagaimana cara terbaik untuk mendukung dan memotivasi siswa dalam proses belajar menulis.. Ada perbedaan dari keterampilan menulis siswa sebelum dan setelah mengikuti pembelajaran dengan metode PDSA.Secara umum peningkatan keterampilan menulis siswa mencapai 11,8 %.Ini menunjukkan bahwa pembelajaran dengan metode ini mampu meningkatkan keterampilan menulis pada siswa secara keseluruhan Keberhasilan siswa dalam mengikuti proses kegiatan belajar-mengajar di sekolah seringkali diukur melalui kemampuan menulis mereka. Pentingnya kemampuan menulis juga terlihat dari kenyataan saat ini ketika orang tua mendaftarkan anaknya masuk Sekolah Dasar (SD), maka salah satu persyaratan yang harus dipenuhi pada saat seleksi penerimaan siswa baru adalah menulis. Melihat kenyataan tersebut, kemampuan menulis merupakan keterampilan dasar yang wajib dikuasai oleh peserta didik pada tingkat pendidikan dasar saat ini. Sekolah Perkumpulan Mandiri berusaha untuk memampukan siswa-siswanya menjadi penulis yang terlatih sejak dini. Salah satu metode yang digunakan adalah dengan menggunakan siklus PDSA (Plan, Do, Study, Act). Metode ini mengajarkan siswa untuk secara bertahap menjalani proses menulis dan memperbaiki tulisan. Desain penelitian ini menggunakan pengukuran awal dan pengukuran... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/0/motivasi-siswa-kompetensi-penerimaan-mahasiswa-lem-thumb-b2bf3.webp" title="JURIS - Peningkatan Keterampilan Menulis Siswa Kelas 3 Sekolah Perkumpulan Mandiri Melalui Penggunaan Metode Plan, Do, Study, Act" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/motivasi-siswa-kompetensi-penerimaan-mahasiswa-lem-thumb-b2bf3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/motivasi-siswa-kompetensi-penerimaan-mahasiswa-lem-thumb-b2bf3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/motivasi-siswa-kompetensi-penerimaan-mahasiswa-lem-thumb-b2bf3.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Keterampilan Menulis Siswa Kelas 3 Sekolah Perkumpulan Mandiri Melalui Penggunaan Metode Plan, Do, Study, Act" alt="JURIS - Peningkatan Keterampilan Menulis Siswa Kelas 3 Sekolah Perkumpulan Mandiri Melalui Penggunaan Metode Plan, Do, Study, Act" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/0/motivasi-siswa-kompetensi-penerimaan-mahasiswa-lem-thumb-a6bec.webp" title="JURIS - Peningkatan Keterampilan Menulis Siswa Kelas 3 Sekolah Perkumpulan Mandiri Melalui Penggunaan Metode Plan, Do, Study, Act" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/motivasi-siswa-kompetensi-penerimaan-mahasiswa-lem-thumb-a6bec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/motivasi-siswa-kompetensi-penerimaan-mahasiswa-lem-thumb-a6bec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/motivasi-siswa-kompetensi-penerimaan-mahasiswa-lem-thumb-a6bec.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Keterampilan Menulis Siswa Kelas 3 Sekolah Perkumpulan Mandiri Melalui Penggunaan Metode Plan, Do, Study, Act" alt="JURIS - Peningkatan Keterampilan Menulis Siswa Kelas 3 Sekolah Perkumpulan Mandiri Melalui Penggunaan Metode Plan, Do, Study, Act" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/0/motivasi-siswa-kompetensi-penerimaan-mahasiswa-lem-thumb-2e246.webp" title="JURIS - Peningkatan Keterampilan Menulis Siswa Kelas 3 Sekolah Perkumpulan Mandiri Melalui Penggunaan Metode Plan, Do, Study, Act" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/motivasi-siswa-kompetensi-penerimaan-mahasiswa-lem-thumb-2e246.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/motivasi-siswa-kompetensi-penerimaan-mahasiswa-lem-thumb-2e246.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/motivasi-siswa-kompetensi-penerimaan-mahasiswa-lem-thumb-2e246.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Keterampilan Menulis Siswa Kelas 3 Sekolah Perkumpulan Mandiri Melalui Penggunaan Metode Plan, Do, Study, Act" alt="JURIS - Peningkatan Keterampilan Menulis Siswa Kelas 3 Sekolah Perkumpulan Mandiri Melalui Penggunaan Metode Plan, Do, Study, Act" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51196-motivasi-siswa-kompetensi-penerimaa" title="JURIS - Peningkatan Keterampilan Menulis Siswa Kelas 3 Sekolah Perkumpulan Mandiri Melalui Penggunaan Metode Plan, Do, Study, Act" target="_blank">Peningkatan Keterampilan Menulis Siswa Kelas 3 Sekolah Perkumpulan Mandiri Melalui Penggunaan Metode Plan, Do, Study, Act</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan metode PDSA yang lebih terstruktur dan terintegrasi dengan kurikulum sekolah. Penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak kelas dan siswa, serta mengukur dampak jangka panjang dari metode ini terhadap keterampilan menulis siswa. Selain itu, dapat juga dilakukan studi komparatif antara metode PDSA dengan metode pembelajaran menulis lainnya untuk mengetahui efektivitas dan keunggulan metode PDSA dalam meningkatkan keterampilan menulis siswa. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi peran guru dalam penerapan metode PDSA dan bagaimana cara terbaik untuk mendukung dan memotivasi siswa dalam proses belajar menulis..
<br>Ada perbedaan dari keterampilan menulis siswa sebelum dan setelah mengikuti pembelajaran dengan metode PDSA.Secara umum peningkatan keterampilan menulis siswa mencapai 11,8 %.Ini menunjukkan bahwa pembelajaran dengan metode ini mampu meningkatkan keterampilan menulis pada siswa secara keseluruhan
<br>Keberhasilan siswa dalam mengikuti proses kegiatan belajar-mengajar di sekolah seringkali diukur melalui kemampuan menulis mereka. Pentingnya kemampuan menulis juga terlihat dari kenyataan saat ini ketika orang tua mendaftarkan anaknya masuk Sekolah Dasar (SD), maka salah satu persyaratan yang harus dipenuhi pada saat seleksi penerimaan siswa baru adalah menulis. Melihat kenyataan tersebut, kemampuan menulis merupakan keterampilan dasar yang wajib dikuasai oleh peserta didik pada tingkat pendidikan dasar saat ini. Sekolah Perkumpulan Mandiri berusaha untuk memampukan siswa-siswanya menjadi penulis yang terlatih sejak dini. Salah satu metode yang digunakan adalah dengan menggunakan siklus PDSA (Plan, Do, Study, Act). Metode ini mengajarkan siswa untuk secara bertahap menjalani proses menulis dan memperbaiki tulisan. Desain penelitian ini menggunakan pengukuran awal dan pengukuran...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/0/motivasi-siswa-kompetensi-penerimaan-mahasiswa-lem-thumb-2e246.webp" type="image/webp" length="102728" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/motivasi-siswa-kompetensi-penerimaan-mahasiswa-lem-thumb-b2bf3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/motivasi-siswa-kompetensi-penerimaan-mahasiswa-lem-thumb-a6bec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/motivasi-siswa-kompetensi-penerimaan-mahasiswa-lem-thumb-2e246.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1302-stikesbanyuwangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10667-jurnal-pendidikan-pengajaran-jupe2.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Effectiveness Of Ethnomathematics Based Contextual Teaching And Learning CTL On The Mathematical Communication Skills Of Elementary School Students ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effectiveness Of Ethnomathematics Based Contextual Teaching And Learning CTL On The Mathematical Communication Skills Of Elementary School Students ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effectiveness Of Ethnomathematics Based Contextual Teaching And Learning CTL On The Mathematical Communication Skills Of Elementary School Students ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51195-kemampuan-komunikasi-matematis-matemati</link>
	<guid isPermaLink="false">b7f1e6ab7e124a109ed5b61a50c64726</guid>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 06:47:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ submit paper ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot depo 5k ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot bet 200 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[200,5k,bet,depo,paper,slot,submit]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat melakukan studi longitudinal untuk menilai sejauh mana peningkatan kemampuan komunikasi matematis yang diperoleh dari pembelajaran CTL berbasis etnomatematika bertahan dalam jangka waktu satu hingga dua tahun setelah intervensi, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effectiveness Of Ethnomathematics-Based Contextual Teaching And Learning (CTL) On The Mathematical Communication Skills Of Elementary School Students: Penelitian selanjutnya dapat melakukan studi longitudinal untuk menilai sejauh mana peningkatan kemampuan komunikasi matematis yang diperoleh dari pembelajaran CTL berbasis etnomatematika bertahan dalam jangka waktu satu hingga dua tahun setelah intervensi, sehingga dapat dipastikan keberlanjutan efek positifnya. Selain itu, perlu dilakukan perbandingan efektivitas model pembelajaran ini di berbagai daerah dengan latar budaya yang berbeda, misalnya antara wilayah Jawa, Sumatra, dan Papua, untuk mengevaluasi apakah keberagaman budaya memengaruhi penerapan etnomatematika dalam konteks pembelajaran matematika. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi integrasi teknologi digital, seperti aplikasi interaktif atau platform eAclearning, dengan pendekatan CTL berbasis etnomatematika, guna mengidentifikasi bagaimana penggunaan media digital dapat memperkaya pengalaman belajar dan meningkatkan motivasi serta kemampuan komunikasi matematis siswa.. Berdasarkan hasil dan pembahasan, data pretest dan posttest menunjukkan distribusi normal serta terdapat perbedaan rataAcrata yang signifikan antara kelas eksperimen (72,43) dan kelas kontrol (64,63) yang mengindikasikan keunggulan pembelajaran CTL berbasis etnomatematika.Pembelajaran tersebut memberikan pengaruh positif yang kuat (80,2%) terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa dan terbukti efektif diterapkan pada siswa sekolah dasar.Akibatnya, kemampuan komunikasi matematis siswa meningkat serta meningkatkan antusiasme mereka dalam proses belajar, sehingga diperlukan penelitian lanjutan untuk mengembangkan dan memperbaiki kemampuan tersebut Kemampuan siswa dalam memahami konsep dasar matematika yang rendah menjadi faktor utama menurunnya kemampuan komunikasi matematis mereka. Penelitian ini mengkaji efektivitas pembelajaran berbasis etnomatematika dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain kuasiAceksperimental pada dua kelas siswa kelas V di SDN 01 Ungaran, yaitu kelas eksperimen yang mendapatkan pembelajaran CTL berbasis etnomatematika dan kelas kontrol yang mendapatkan pembelajaran berbasis mobile learning. Instrumen pengukuran meliputi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/5/kemampuan-komunikasi-matematis-literasi-siswa-mora-thumb-f3441.webp" title="JURIS - The Effectiveness Of Ethnomathematics-Based Contextual Teaching And Learning (CTL) On The Mathematical Communication Skills Of Elementary School Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/5/kemampuan-komunikasi-matematis-literasi-siswa-mora-thumb-f3441.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/5/kemampuan-komunikasi-matematis-literasi-siswa-mora-thumb-f3441.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/5/kemampuan-komunikasi-matematis-literasi-siswa-mora-thumb-f3441.webp 1x" title="JURIS - The Effectiveness Of Ethnomathematics-Based Contextual Teaching And Learning (CTL) On The Mathematical Communication Skills Of Elementary School Students" alt="JURIS - The Effectiveness Of Ethnomathematics-Based Contextual Teaching And Learning (CTL) On The Mathematical Communication Skills Of Elementary School Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/5/kemampuan-komunikasi-matematis-literasi-siswa-mora-thumb-32e72.webp" title="JURIS - The Effectiveness Of Ethnomathematics-Based Contextual Teaching And Learning (CTL) On The Mathematical Communication Skills Of Elementary School Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/5/kemampuan-komunikasi-matematis-literasi-siswa-mora-thumb-32e72.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/5/kemampuan-komunikasi-matematis-literasi-siswa-mora-thumb-32e72.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/5/kemampuan-komunikasi-matematis-literasi-siswa-mora-thumb-32e72.webp 1x" title="JURIS - The Effectiveness Of Ethnomathematics-Based Contextual Teaching And Learning (CTL) On The Mathematical Communication Skills Of Elementary School Students" alt="JURIS - The Effectiveness Of Ethnomathematics-Based Contextual Teaching And Learning (CTL) On The Mathematical Communication Skills Of Elementary School Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/5/kemampuan-komunikasi-matematis-literasi-siswa-mora-thumb-694ee.webp" title="JURIS - The Effectiveness Of Ethnomathematics-Based Contextual Teaching And Learning (CTL) On The Mathematical Communication Skills Of Elementary School Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/5/kemampuan-komunikasi-matematis-literasi-siswa-mora-thumb-694ee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/5/kemampuan-komunikasi-matematis-literasi-siswa-mora-thumb-694ee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/5/kemampuan-komunikasi-matematis-literasi-siswa-mora-thumb-694ee.webp 1x" title="JURIS - The Effectiveness Of Ethnomathematics-Based Contextual Teaching And Learning (CTL) On The Mathematical Communication Skills Of Elementary School Students" alt="JURIS - The Effectiveness Of Ethnomathematics-Based Contextual Teaching And Learning (CTL) On The Mathematical Communication Skills Of Elementary School Students" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51195-kemampuan-komunikasi-matematis-matemati" title="JURIS - The Effectiveness Of Ethnomathematics-Based Contextual Teaching And Learning (CTL) On The Mathematical Communication Skills Of Elementary School Students" target="_blank">The Effectiveness Of Ethnomathematics-Based Contextual Teaching And Learning (CTL) On The Mathematical Communication Skills Of Elementary School Students</a>: Penelitian selanjutnya dapat melakukan studi longitudinal untuk menilai sejauh mana peningkatan kemampuan komunikasi matematis yang diperoleh dari pembelajaran CTL berbasis etnomatematika bertahan dalam jangka waktu satu hingga dua tahun setelah intervensi, sehingga dapat dipastikan keberlanjutan efek positifnya. Selain itu, perlu dilakukan perbandingan efektivitas model pembelajaran ini di berbagai daerah dengan latar budaya yang berbeda, misalnya antara wilayah Jawa, Sumatra, dan Papua, untuk mengevaluasi apakah keberagaman budaya memengaruhi penerapan etnomatematika dalam konteks pembelajaran matematika. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi integrasi teknologi digital, seperti aplikasi interaktif atau platform eAclearning, dengan pendekatan CTL berbasis etnomatematika, guna mengidentifikasi bagaimana penggunaan media digital dapat memperkaya pengalaman belajar dan meningkatkan motivasi serta kemampuan komunikasi matematis siswa..
<br>Berdasarkan hasil dan pembahasan, data pretest dan posttest menunjukkan distribusi normal serta terdapat perbedaan rataAcrata yang signifikan antara kelas eksperimen (72,43) dan kelas kontrol (64,63) yang mengindikasikan keunggulan pembelajaran CTL berbasis etnomatematika.Pembelajaran tersebut memberikan pengaruh positif yang kuat (80,2%) terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa dan terbukti efektif diterapkan pada siswa sekolah dasar.Akibatnya, kemampuan komunikasi matematis siswa meningkat serta meningkatkan antusiasme mereka dalam proses belajar, sehingga diperlukan penelitian lanjutan untuk mengembangkan dan memperbaiki kemampuan tersebut
<br>Kemampuan siswa dalam memahami konsep dasar matematika yang rendah menjadi faktor utama menurunnya kemampuan komunikasi matematis mereka. Penelitian ini mengkaji efektivitas pembelajaran berbasis etnomatematika dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain kuasiAceksperimental pada dua kelas siswa kelas V di SDN 01 Ungaran, yaitu kelas eksperimen yang mendapatkan pembelajaran CTL berbasis etnomatematika dan kelas kontrol yang mendapatkan pembelajaran berbasis mobile learning. Instrumen pengukuran meliputi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/5/kemampuan-komunikasi-matematis-literasi-siswa-mora-thumb-f3441.webp" type="image/webp" length="91194" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/5/kemampuan-komunikasi-matematis-literasi-siswa-mora-thumb-f3441.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/5/kemampuan-komunikasi-matematis-literasi-siswa-mora-thumb-32e72.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/5/kemampuan-komunikasi-matematis-literasi-siswa-mora-thumb-694ee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1302-stikesbanyuwangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10667-jurnal-pendidikan-pengajaran-jupe2.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Transformational Journey Islamic Education in the Perspective of Imam Al Ghazali ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Transformational Journey Islamic Education in the Perspective of Imam Al Ghazali ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Transformational Journey Islamic Education in the Perspective of Imam Al Ghazali ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51208-pendidikan-islam-alacghazali-transformasi-alghazal</link>
	<guid isPermaLink="false">e02d65f8b4b5f29a12bb6c2179514dc0</guid>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 06:20:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ submit paper ]]></category>
	<category><![CDATA[ deiksis film ]]></category>
	<category><![CDATA[ dedi kusnadi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dedi,deiksis,film,kusnadi,paper,submit]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Sebuah penelitian komparatif dapat dilakukan untuk menilai seberapa efektif penerapan tiga tahap pendidikan Imam AlAcGhazali (Tadb, Tahdhib, dan TaAolim) dalam kurikulum pendidikan Islam kontemporer di Indonesia, khususnya di sekolah swasta Muslim; pertanyaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Transformational Journey: Islamic Education in the Perspective of Imam Al-Ghazali: Sebuah penelitian komparatif dapat dilakukan untuk menilai seberapa efektif penerapan tiga tahap pendidikan Imam AlAcGhazali (Tadb, Tahdhib, dan TaAolim) dalam kurikulum pendidikan Islam kontemporer di Indonesia, khususnya di sekolah swasta Muslim; pertanyaan penelitian: sejauh mana pemahaman guru dan siswa tentang ketiga tahap tersebut mempengaruhi perkembangan karakter dan pencapaian akademik mereka? Penelitian longitudinal juga penting untuk mengevaluasi dampak jangka panjang program pendidikan karakter yang berlandaskan pemikiran AlAcGhazali terhadap integritas dan kepatuhan moral mahasiswa di perguruan tinggi Islam; pertanyaan: bagaimana perubahan nilai moral mahasiswa tercermin dalam perilaku sehariAchari dan prestasi akademik? Terakhir, studi eksperimental dapat menguji intervensi pelatihan pengajaran berbasis spiritualitas AlAcGhazali pada pendidik di tingkat dasar, bertujuan menilai peningkatan keterampilan pengelolaan kelas, motivasi belajar siswa, dan kesejahteraan emosional; pertanyaan: apakah pelatihan spiritualitas AlAcGhazali dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan kelas dan mengurangi tingkat stres di antara siswa?. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemikiran Imam AlAcGhazali dalam bidang pendidikan bersifat eksperiensial, menempatkan perhatian besar pada pengaruh pendidikan terhadap peserta didik.Ia menegaskan bahwa tujuan utama pendidikan adalah pencarian ilmu yang berfokus pada keridhaan Allah dan pelestarian jiwa manusia melalui penyucian spiritual serta pengembangan karakter.Etika pendidikan yang diusung AlAcGhazali menuntut guru dan siswa untuk menjalankan prinsip kebajikan, rendah hati, dan kesungguhan ajar, serta menekankan pentingnya keseimbangan antara aspek spiritual dan praktikal dalam proses belajar mengajar Pemikiran Imam AlAcGhazali tentang pendidikan Islam mengedepankan nilaiAcnilai agama, menjadikan pendidikan sebagai alat penting untuk mengubah prinsipAcprinsip agama. Konsep yang cenderung lebih empiris ini menekankan pada besarnya peran pendidikan dalam membentuk individu. Pendekatan yang digunakan dalam artikel ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (Library Research), yang menganalisis secara mendalam tahapanActahapan perubahan dan perkembangan dengan pendekatan yang berfokus pada dokumentasi sejarah dan penelusuran literatur. Hasil penelitian ini memberikan gambaran yang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/b/pendidikan-islam-alacghazali-transformasi-alghazal-thumb-73067.webp" title="JURIS - Transformational Journey: Islamic Education in the Perspective of Imam Al-Ghazali" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/pendidikan-islam-alacghazali-transformasi-alghazal-thumb-73067.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/pendidikan-islam-alacghazali-transformasi-alghazal-thumb-73067.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/pendidikan-islam-alacghazali-transformasi-alghazal-thumb-73067.webp 1x" title="JURIS - Transformational Journey: Islamic Education in the Perspective of Imam Al-Ghazali" alt="JURIS - Transformational Journey: Islamic Education in the Perspective of Imam Al-Ghazali" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/b/pendidikan-islam-alacghazali-transformasi-alghazal-thumb-bde8e.webp" title="JURIS - Transformational Journey: Islamic Education in the Perspective of Imam Al-Ghazali" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/pendidikan-islam-alacghazali-transformasi-alghazal-thumb-bde8e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/pendidikan-islam-alacghazali-transformasi-alghazal-thumb-bde8e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/pendidikan-islam-alacghazali-transformasi-alghazal-thumb-bde8e.webp 1x" title="JURIS - Transformational Journey: Islamic Education in the Perspective of Imam Al-Ghazali" alt="JURIS - Transformational Journey: Islamic Education in the Perspective of Imam Al-Ghazali" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/b/pendidikan-islam-alacghazali-transformasi-alghazal-thumb-48587.webp" title="JURIS - Transformational Journey: Islamic Education in the Perspective of Imam Al-Ghazali" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/pendidikan-islam-alacghazali-transformasi-alghazal-thumb-48587.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/pendidikan-islam-alacghazali-transformasi-alghazal-thumb-48587.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/pendidikan-islam-alacghazali-transformasi-alghazal-thumb-48587.webp 1x" title="JURIS - Transformational Journey: Islamic Education in the Perspective of Imam Al-Ghazali" alt="JURIS - Transformational Journey: Islamic Education in the Perspective of Imam Al-Ghazali" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51208-pendidikan-islam-alacghazali-transformasi-alghazal" title="JURIS - Transformational Journey: Islamic Education in the Perspective of Imam Al-Ghazali" target="_blank">Transformational Journey: Islamic Education in the Perspective of Imam Al-Ghazali</a>: Sebuah penelitian komparatif dapat dilakukan untuk menilai seberapa efektif penerapan tiga tahap pendidikan Imam AlAcGhazali (Tadb, Tahdhib, dan TaAolim) dalam kurikulum pendidikan Islam kontemporer di Indonesia, khususnya di sekolah swasta Muslim; pertanyaan penelitian: sejauh mana pemahaman guru dan siswa tentang ketiga tahap tersebut mempengaruhi perkembangan karakter dan pencapaian akademik mereka? Penelitian longitudinal juga penting untuk mengevaluasi dampak jangka panjang program pendidikan karakter yang berlandaskan pemikiran AlAcGhazali terhadap integritas dan kepatuhan moral mahasiswa di perguruan tinggi Islam; pertanyaan: bagaimana perubahan nilai moral mahasiswa tercermin dalam perilaku sehariAchari dan prestasi akademik? Terakhir, studi eksperimental dapat menguji intervensi pelatihan pengajaran berbasis spiritualitas AlAcGhazali pada pendidik di tingkat dasar, bertujuan menilai peningkatan keterampilan pengelolaan kelas, motivasi belajar siswa, dan kesejahteraan emosional; pertanyaan: apakah pelatihan spiritualitas AlAcGhazali dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan kelas dan mengurangi tingkat stres di antara siswa?.
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa pemikiran Imam AlAcGhazali dalam bidang pendidikan bersifat eksperiensial, menempatkan perhatian besar pada pengaruh pendidikan terhadap peserta didik.Ia menegaskan bahwa tujuan utama pendidikan adalah pencarian ilmu yang berfokus pada keridhaan Allah dan pelestarian jiwa manusia melalui penyucian spiritual serta pengembangan karakter.Etika pendidikan yang diusung AlAcGhazali menuntut guru dan siswa untuk menjalankan prinsip kebajikan, rendah hati, dan kesungguhan ajar, serta menekankan pentingnya keseimbangan antara aspek spiritual dan praktikal dalam proses belajar mengajar
<br>Pemikiran Imam AlAcGhazali tentang pendidikan Islam mengedepankan nilaiAcnilai agama, menjadikan pendidikan sebagai alat penting untuk mengubah prinsipAcprinsip agama. Konsep yang cenderung lebih empiris ini menekankan pada besarnya peran pendidikan dalam membentuk individu. Pendekatan yang digunakan dalam artikel ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (Library Research), yang menganalisis secara mendalam tahapanActahapan perubahan dan perkembangan dengan pendekatan yang berfokus pada dokumentasi sejarah dan penelusuran literatur. Hasil penelitian ini memberikan gambaran yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/b/pendidikan-islam-alacghazali-transformasi-alghazal-thumb-48587.webp" type="image/webp" length="75200" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/pendidikan-islam-alacghazali-transformasi-alghazal-thumb-73067.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/pendidikan-islam-alacghazali-transformasi-alghazal-thumb-bde8e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/pendidikan-islam-alacghazali-transformasi-alghazal-thumb-48587.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1302-stikesbanyuwangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10667-jurnal-pendidikan-pengajaran-jupe2.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengukuran Keterbacaan Teks Materi Ajar pada Siswa Sekolah Menengah Atas ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengukuran Keterbacaan Teks Materi Ajar pada Siswa Sekolah Menengah Atas ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengukuran Keterbacaan Teks Materi Ajar pada Siswa Sekolah Menengah Atas ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51192-beban-materi-ajar-analisis-wacana-da-kelayakan-buk</link>
	<guid isPermaLink="false">27a5a5b50c236be0ce94d71ca97d07c7</guid>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 06:04:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ submit paper ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot depo 5k ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot bet 200 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[200,5k,bet,depo,paper,slot,submit]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, penting untuk mempertimbangkan tingkat keterbacaan teks materi ajar. Penelitian ini menunjukkan bahwa formula Grafik Fry dapat digunakan untuk mengukur tingkat keterbacaan wacana dalam buku ajar siswa sekolah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengukuran Keterbacaan Teks Materi Ajar pada Siswa Sekolah Menengah Atas: Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, penting untuk mempertimbangkan tingkat keterbacaan teks materi ajar. Penelitian ini menunjukkan bahwa formula Grafik Fry dapat digunakan untuk mengukur tingkat keterbacaan wacana dalam buku ajar siswa sekolah menengah atas. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar pengembangan buku ajar yang sesuai dengan tingkatan usia pembacanya. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan bahwa tidak semua bacaan dalam buku ajar sudah sesuai dengan tingkat keterbacaan. Oleh karena itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode pengukuran tingkat keterbacaan yang lebih akurat dan komprehensif, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat keterbacaan, seperti susunan kalimat, kepadatan kata, dan kata-kata sulit. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan membantu siswa dalam memahami teks bacaan dengan lebih baik.. Berdasarkan analisis data, maka dapat disimpulkan bahwa artikel keterbacaan Kearifan Lokal Yang Tersisa tingkat keterbacaan dapat ditentukan atau wacana tersebut memiliki tingkat keterbacaan untuk peringkat kelas 10,11, dan 12 yaitu mahasiswa perguruan tinggi semester 1,2 dan tiga Tingkat keterbacaan sebuah wacana akan memberi dampak pada tingkat kemampuan membaca dan pemahaman terhadap bacaan. Rumusan masalah tulisan ini bagaimanakah tingkat keterbacaan teks bacaan dalam buku ajar siswa sekolah menengah atas berdasarkan formula Grafik Fry. Tujuan tulisan ini untuk mengetahui tingkat keterbacaan wacana tersebut dengan formula Grafik Fry. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif deskriptif. Data berupa teks wacana dalam buku ajar yang telah dikumpulkan sebagai sampling, dengan mengambil teks bacaan di awal, di tengah, dan di akhir buku. Analisis data dalam tulisan ini dilakukan dengan Grafik Fry. Hasil perhitungan wacana ini diperoleh 6,0 jumlah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/9/beban-materi-ajar-analisis-wacana-da-kelayakan-buk-thumb-c1557.webp" title="JURIS - Pengukuran Keterbacaan Teks Materi Ajar pada Siswa Sekolah Menengah Atas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/beban-materi-ajar-analisis-wacana-da-kelayakan-buk-thumb-c1557.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/beban-materi-ajar-analisis-wacana-da-kelayakan-buk-thumb-c1557.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/beban-materi-ajar-analisis-wacana-da-kelayakan-buk-thumb-c1557.webp 1x" title="JURIS - Pengukuran Keterbacaan Teks Materi Ajar pada Siswa Sekolah Menengah Atas" alt="JURIS - Pengukuran Keterbacaan Teks Materi Ajar pada Siswa Sekolah Menengah Atas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/beban-materi-ajar-analisis-wacana-da-kelayakan-buk-thumb-7b8b3.webp" title="JURIS - Pengukuran Keterbacaan Teks Materi Ajar pada Siswa Sekolah Menengah Atas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/beban-materi-ajar-analisis-wacana-da-kelayakan-buk-thumb-7b8b3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/beban-materi-ajar-analisis-wacana-da-kelayakan-buk-thumb-7b8b3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/beban-materi-ajar-analisis-wacana-da-kelayakan-buk-thumb-7b8b3.webp 1x" title="JURIS - Pengukuran Keterbacaan Teks Materi Ajar pada Siswa Sekolah Menengah Atas" alt="JURIS - Pengukuran Keterbacaan Teks Materi Ajar pada Siswa Sekolah Menengah Atas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/beban-materi-ajar-analisis-wacana-da-kelayakan-buk-thumb-94789.webp" title="JURIS - Pengukuran Keterbacaan Teks Materi Ajar pada Siswa Sekolah Menengah Atas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/beban-materi-ajar-analisis-wacana-da-kelayakan-buk-thumb-94789.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/beban-materi-ajar-analisis-wacana-da-kelayakan-buk-thumb-94789.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/beban-materi-ajar-analisis-wacana-da-kelayakan-buk-thumb-94789.webp 1x" title="JURIS - Pengukuran Keterbacaan Teks Materi Ajar pada Siswa Sekolah Menengah Atas" alt="JURIS - Pengukuran Keterbacaan Teks Materi Ajar pada Siswa Sekolah Menengah Atas" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51192-beban-materi-ajar-analisis-wacana-da-kelayakan-buk" title="JURIS - Pengukuran Keterbacaan Teks Materi Ajar pada Siswa Sekolah Menengah Atas" target="_blank">Pengukuran Keterbacaan Teks Materi Ajar pada Siswa Sekolah Menengah Atas</a>: Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, penting untuk mempertimbangkan tingkat keterbacaan teks materi ajar. Penelitian ini menunjukkan bahwa formula Grafik Fry dapat digunakan untuk mengukur tingkat keterbacaan wacana dalam buku ajar siswa sekolah menengah atas. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar pengembangan buku ajar yang sesuai dengan tingkatan usia pembacanya. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan bahwa tidak semua bacaan dalam buku ajar sudah sesuai dengan tingkat keterbacaan. Oleh karena itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode pengukuran tingkat keterbacaan yang lebih akurat dan komprehensif, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat keterbacaan, seperti susunan kalimat, kepadatan kata, dan kata-kata sulit. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan membantu siswa dalam memahami teks bacaan dengan lebih baik..
<br>Berdasarkan analisis data, maka dapat disimpulkan bahwa artikel keterbacaan Kearifan Lokal Yang Tersisa tingkat keterbacaan dapat ditentukan atau wacana tersebut memiliki tingkat keterbacaan untuk peringkat kelas 10,11, dan 12 yaitu mahasiswa perguruan tinggi semester 1,2 dan tiga
<br>Tingkat keterbacaan sebuah wacana akan memberi dampak pada tingkat kemampuan membaca dan pemahaman terhadap bacaan. Rumusan masalah tulisan ini bagaimanakah tingkat keterbacaan teks bacaan dalam buku ajar siswa sekolah menengah atas berdasarkan formula Grafik Fry. Tujuan tulisan ini untuk mengetahui tingkat keterbacaan wacana tersebut dengan formula Grafik Fry. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif deskriptif. Data berupa teks wacana dalam buku ajar yang telah dikumpulkan sebagai sampling, dengan mengambil teks bacaan di awal, di tengah, dan di akhir buku. Analisis data dalam tulisan ini dilakukan dengan Grafik Fry. Hasil perhitungan wacana ini diperoleh 6,0 jumlah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/9/beban-materi-ajar-analisis-wacana-da-kelayakan-buk-thumb-94789.webp" type="image/webp" length="74732" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/beban-materi-ajar-analisis-wacana-da-kelayakan-buk-thumb-c1557.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/beban-materi-ajar-analisis-wacana-da-kelayakan-buk-thumb-7b8b3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/beban-materi-ajar-analisis-wacana-da-kelayakan-buk-thumb-94789.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1302-stikesbanyuwangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10667-jurnal-pendidikan-pengajaran-jupe2.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Potret Kondisi Sekolah Daerah Terpencil di Dusun Bandealit Desa Andongrejo Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Potret Kondisi Sekolah Daerah Terpencil di Dusun Bandealit Desa Andongrejo Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Potret Kondisi Sekolah Daerah Terpencil di Dusun Bandealit Desa Andongrejo Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51190-akses-pendidikan-daerah-terpencil-kualitas-sekolah</link>
	<guid isPermaLink="false">cf66b249ce123c0c260835b678ebeeed</guid>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 05:57:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ submit paper ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot depo 5k ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot bet 200 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[200,5k,bet,depo,paper,slot,submit]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi sejauh mana penggunaan platform pembelajaran digital dapat meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah terpencil dengan infrastruktur fisik yang terbatas, sehingga dapat memberikan alternatif akses belajar bagi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Potret Kondisi Sekolah Daerah Terpencil di Dusun Bandealit Desa Andongrejo Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi sejauh mana penggunaan platform pembelajaran digital dapat meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah terpencil dengan infrastruktur fisik yang terbatas, sehingga dapat memberikan alternatif akses belajar bagi siswa. Selain itu, diperlukan studi tentang model pembiayaan berbasis komunitas yang melibatkan warga setempat untuk mendanai perbaikan infrastruktur sekolah, guna menilai keberlanjutan dan efektivitas mekanisme tersebut dalam mengurangi kesenjangan fasilitas. Selanjutnya, penelitian tentang efektivitas program pelatihan guru yang dirancang khusus untuk kelas multiAcgrade di daerah terpencil dapat memberikan insight mengenai peningkatan kompetensi pengajar dan dampaknya terhadap hasil belajar siswa. Ketiga arah studi tersebut diharapkan dapat menghasilkan kebijakan yang lebih tepat sasaran untuk mengatasi permasalahan pendidikan di wilayah 3T.. Pendidikan merupakan faktor penting dalam menghasilkan sumber daya manusia yang mapan, namun kondisi pendidikan di wilayah terpencil Dusun Bandealit, Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember masih kurang mendapatkan perhatian pemerintah sehingga terjadi ketertinggalan dibandingkan sekolah lain.Akses pendidikan terhambat oleh jalan yang sulit dilalui, jauh dari SMA, serta sarana dan prasarana yang tidak memadai seperti tidak adanya laboratorium IPA, laboratorium komputer, dan buku perpustakaan yang lengkap, yang bersama dengan kondisi ekonomi masyarakat menyebabkan tingginya angka putus sekolah.Oleh karena itu, diperlukan intervensi pemerintah segera berupa perbaikan infrastruktur jalan, peningkatan fasilitas sekolah, dan penyediaan beasiswa pendidikan agar siswa dapat melanjutkan pendidikan tanpa beban ekonomi Kondisi dari kualitas sumber daya manusia itu sendiri dicetak dari proses pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan fenomena kondisi pendidikan di daerah terpencil di Kabupaten Jember yang jauh dari sudut keramaian kota dan pemerintahan. Metode penelitian yang digunakan termasuk jenis penelitian kualitatif melalui pendekatan studi kasus dengan mengumpulkan sumber data secara primer maupun sekunder. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara, dokumentasi serta studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwasannya kondisi pendidikan di daerah terpencil Dusun Bandealit... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/0/akses-pendidikan-daerah-terpencil-kualitas-sekolah-thumb-79c8f.webp" title="JURIS - Potret Kondisi Sekolah Daerah Terpencil di Dusun Bandealit Desa Andongrejo Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/akses-pendidikan-daerah-terpencil-kualitas-sekolah-thumb-79c8f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/akses-pendidikan-daerah-terpencil-kualitas-sekolah-thumb-79c8f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/akses-pendidikan-daerah-terpencil-kualitas-sekolah-thumb-79c8f.webp 1x" title="JURIS - Potret Kondisi Sekolah Daerah Terpencil di Dusun Bandealit Desa Andongrejo Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember" alt="JURIS - Potret Kondisi Sekolah Daerah Terpencil di Dusun Bandealit Desa Andongrejo Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/0/akses-pendidikan-daerah-terpencil-kualitas-sekolah-thumb-1a58b.webp" title="JURIS - Potret Kondisi Sekolah Daerah Terpencil di Dusun Bandealit Desa Andongrejo Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/akses-pendidikan-daerah-terpencil-kualitas-sekolah-thumb-1a58b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/akses-pendidikan-daerah-terpencil-kualitas-sekolah-thumb-1a58b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/akses-pendidikan-daerah-terpencil-kualitas-sekolah-thumb-1a58b.webp 1x" title="JURIS - Potret Kondisi Sekolah Daerah Terpencil di Dusun Bandealit Desa Andongrejo Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember" alt="JURIS - Potret Kondisi Sekolah Daerah Terpencil di Dusun Bandealit Desa Andongrejo Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/0/akses-pendidikan-daerah-terpencil-kualitas-sekolah-thumb-f109c.webp" title="JURIS - Potret Kondisi Sekolah Daerah Terpencil di Dusun Bandealit Desa Andongrejo Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/akses-pendidikan-daerah-terpencil-kualitas-sekolah-thumb-f109c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/akses-pendidikan-daerah-terpencil-kualitas-sekolah-thumb-f109c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/akses-pendidikan-daerah-terpencil-kualitas-sekolah-thumb-f109c.webp 1x" title="JURIS - Potret Kondisi Sekolah Daerah Terpencil di Dusun Bandealit Desa Andongrejo Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember" alt="JURIS - Potret Kondisi Sekolah Daerah Terpencil di Dusun Bandealit Desa Andongrejo Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51190-akses-pendidikan-daerah-terpencil-kualitas-sekolah" title="JURIS - Potret Kondisi Sekolah Daerah Terpencil di Dusun Bandealit Desa Andongrejo Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember" target="_blank">Potret Kondisi Sekolah Daerah Terpencil di Dusun Bandealit Desa Andongrejo Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi sejauh mana penggunaan platform pembelajaran digital dapat meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah terpencil dengan infrastruktur fisik yang terbatas, sehingga dapat memberikan alternatif akses belajar bagi siswa. Selain itu, diperlukan studi tentang model pembiayaan berbasis komunitas yang melibatkan warga setempat untuk mendanai perbaikan infrastruktur sekolah, guna menilai keberlanjutan dan efektivitas mekanisme tersebut dalam mengurangi kesenjangan fasilitas. Selanjutnya, penelitian tentang efektivitas program pelatihan guru yang dirancang khusus untuk kelas multiAcgrade di daerah terpencil dapat memberikan insight mengenai peningkatan kompetensi pengajar dan dampaknya terhadap hasil belajar siswa. Ketiga arah studi tersebut diharapkan dapat menghasilkan kebijakan yang lebih tepat sasaran untuk mengatasi permasalahan pendidikan di wilayah 3T..
<br>Pendidikan merupakan faktor penting dalam menghasilkan sumber daya manusia yang mapan, namun kondisi pendidikan di wilayah terpencil Dusun Bandealit, Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember masih kurang mendapatkan perhatian pemerintah sehingga terjadi ketertinggalan dibandingkan sekolah lain.Akses pendidikan terhambat oleh jalan yang sulit dilalui, jauh dari SMA, serta sarana dan prasarana yang tidak memadai seperti tidak adanya laboratorium IPA, laboratorium komputer, dan buku perpustakaan yang lengkap, yang bersama dengan kondisi ekonomi masyarakat menyebabkan tingginya angka putus sekolah.Oleh karena itu, diperlukan intervensi pemerintah segera berupa perbaikan infrastruktur jalan, peningkatan fasilitas sekolah, dan penyediaan beasiswa pendidikan agar siswa dapat melanjutkan pendidikan tanpa beban ekonomi
<br>Kondisi dari kualitas sumber daya manusia itu sendiri dicetak dari proses pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan fenomena kondisi pendidikan di daerah terpencil di Kabupaten Jember yang jauh dari sudut keramaian kota dan pemerintahan. Metode penelitian yang digunakan termasuk jenis penelitian kualitatif melalui pendekatan studi kasus dengan mengumpulkan sumber data secara primer maupun sekunder. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara, dokumentasi serta studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwasannya kondisi pendidikan di daerah terpencil Dusun Bandealit...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/0/akses-pendidikan-daerah-terpencil-kualitas-sekolah-thumb-1a58b.webp" type="image/webp" length="83592" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/akses-pendidikan-daerah-terpencil-kualitas-sekolah-thumb-79c8f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/akses-pendidikan-daerah-terpencil-kualitas-sekolah-thumb-1a58b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/akses-pendidikan-daerah-terpencil-kualitas-sekolah-thumb-f109c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1302-stikesbanyuwangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10667-jurnal-pendidikan-pengajaran-jupe2.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Keaktifan Siswa Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament TGT Pada Siswa SDN 2 Banjar Tengah Jembrana Ae Bali ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Keaktifan Siswa Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament TGT Pada Siswa SDN 2 Banjar Tengah Jembrana Ae Bali ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Keaktifan Siswa Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament TGT Pada Siswa SDN 2 Banjar Tengah Jembrana Ae Bali ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51209-signifikan-siklus-iii-model-pembelajaran-daring-pe</link>
	<guid isPermaLink="false">a2243546359386c326d4dce891db1a56</guid>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 05:33:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ submit paper ]]></category>
	<category><![CDATA[ deiksis film ]]></category>
	<category><![CDATA[ dedi kusnadi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dedi,deiksis,film,kusnadi,paper,submit]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti keberlanjutan penerapan model TGT selama satu tahun penuh dengan siklus tindakan yang terpisah secara berkala untuk menguji apakah peningkatan keaktifan siswa dapat dipertahankan secara jangka panjang. Selain itu, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Keaktifan Siswa Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament (TGT) Pada Siswa SDN 2 Banjar Tengah Jembrana Ae Bali: Penelitian selanjutnya dapat meneliti keberlanjutan penerapan model TGT selama satu tahun penuh dengan siklus tindakan yang terpisah secara berkala untuk menguji apakah peningkatan keaktifan siswa dapat dipertahankan secara jangka panjang. Selain itu, studi komparatif antar sekolah dasar yang berbeda karakteristik sosialAcekonomi dan budaya dapat dilakukan untuk mengevaluasi generalisasi efektivitas model TGT serta mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang mempengaruhi hasilnya. Selanjutnya, integrasi teknologi digital seperti platform pembelajaran daring atau aplikasi interaktif ke dalam tiap tahap TGT dapat dieksplorasi untuk melihat apakah penggunaan alat digital dapat lebih meningkatkan motivasi, partisipasi, dan keaktifan siswa dibandingkan metode konvensional.. Penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Cooperative Learning tipe Teams Games Tournament (TGT) berhasil meningkatkan keaktifan siswa pada semua siklus, dengan pencapaian 79,31A% pada siklus I, 93,10A% pada siklus II, dan 96,55A% pada siklus III.Keaktifan siswa meningkat signifikan dari 23,68A% pada siklus I menjadi 71,05A% pada siklus II dan 86,84A% pada siklus III, melampaui target 70A%.Dengan demikian, model TGT terbukti efektif meningkatkan partisipasi dan aktivitas belajar siswa dalam mata pelajaran PPKn Penelitian ini bertujuan untuk mengadakan penelitian tindakan kelas dengan judul AuUpaya Meningkatkan Keaktifan Siswa Dalam Pembelajaran Materi PPKn Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament (TGT) Pada Siswa Kelas 5 Semester 1 di SDN 2 Banjar Tengah, Jembrana, Bali. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experiment. Terdapat 3 variabel dalam penelitian ini yaitu variabel bebas, variabel terikat dan variabel kontrol. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas atau PTK (Classroom Action Research). Penelitian ini dilakukan oleh guru yang sekaligus sebagai peneliti di kelasnya dengan jalan merancang, melaksanakan dan merefleksikan tindakan secara kolaboratif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/d/signifikan-siklus-iii-model-pembelajaran-daring-pe-thumb-8a4fb.webp" title="JURIS - Keaktifan Siswa Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament (TGT) Pada Siswa SDN 2 Banjar Tengah Jembrana Ae Bali" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/signifikan-siklus-iii-model-pembelajaran-daring-pe-thumb-8a4fb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/signifikan-siklus-iii-model-pembelajaran-daring-pe-thumb-8a4fb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/signifikan-siklus-iii-model-pembelajaran-daring-pe-thumb-8a4fb.webp 1x" title="JURIS - Keaktifan Siswa Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament (TGT) Pada Siswa SDN 2 Banjar Tengah Jembrana Ae Bali" alt="JURIS - Keaktifan Siswa Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament (TGT) Pada Siswa SDN 2 Banjar Tengah Jembrana Ae Bali" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/d/signifikan-siklus-iii-model-pembelajaran-daring-pe-thumb-0e5f7.webp" title="JURIS - Keaktifan Siswa Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament (TGT) Pada Siswa SDN 2 Banjar Tengah Jembrana Ae Bali" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/signifikan-siklus-iii-model-pembelajaran-daring-pe-thumb-0e5f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/signifikan-siklus-iii-model-pembelajaran-daring-pe-thumb-0e5f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/signifikan-siklus-iii-model-pembelajaran-daring-pe-thumb-0e5f7.webp 1x" title="JURIS - Keaktifan Siswa Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament (TGT) Pada Siswa SDN 2 Banjar Tengah Jembrana Ae Bali" alt="JURIS - Keaktifan Siswa Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament (TGT) Pada Siswa SDN 2 Banjar Tengah Jembrana Ae Bali" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/d/signifikan-siklus-iii-model-pembelajaran-daring-pe-thumb-7b3bf.webp" title="JURIS - Keaktifan Siswa Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament (TGT) Pada Siswa SDN 2 Banjar Tengah Jembrana Ae Bali" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/signifikan-siklus-iii-model-pembelajaran-daring-pe-thumb-7b3bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/signifikan-siklus-iii-model-pembelajaran-daring-pe-thumb-7b3bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/signifikan-siklus-iii-model-pembelajaran-daring-pe-thumb-7b3bf.webp 1x" title="JURIS - Keaktifan Siswa Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament (TGT) Pada Siswa SDN 2 Banjar Tengah Jembrana Ae Bali" alt="JURIS - Keaktifan Siswa Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament (TGT) Pada Siswa SDN 2 Banjar Tengah Jembrana Ae Bali" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51209-signifikan-siklus-iii-model-pembelajaran-daring-pe" title="JURIS - Keaktifan Siswa Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament (TGT) Pada Siswa SDN 2 Banjar Tengah Jembrana Ae Bali" target="_blank">Keaktifan Siswa Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament (TGT) Pada Siswa SDN 2 Banjar Tengah Jembrana Ae Bali</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti keberlanjutan penerapan model TGT selama satu tahun penuh dengan siklus tindakan yang terpisah secara berkala untuk menguji apakah peningkatan keaktifan siswa dapat dipertahankan secara jangka panjang. Selain itu, studi komparatif antar sekolah dasar yang berbeda karakteristik sosialAcekonomi dan budaya dapat dilakukan untuk mengevaluasi generalisasi efektivitas model TGT serta mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang mempengaruhi hasilnya. Selanjutnya, integrasi teknologi digital seperti platform pembelajaran daring atau aplikasi interaktif ke dalam tiap tahap TGT dapat dieksplorasi untuk melihat apakah penggunaan alat digital dapat lebih meningkatkan motivasi, partisipasi, dan keaktifan siswa dibandingkan metode konvensional..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Cooperative Learning tipe Teams Games Tournament (TGT) berhasil meningkatkan keaktifan siswa pada semua siklus, dengan pencapaian 79,31A% pada siklus I, 93,10A% pada siklus II, dan 96,55A% pada siklus III.Keaktifan siswa meningkat signifikan dari 23,68A% pada siklus I menjadi 71,05A% pada siklus II dan 86,84A% pada siklus III, melampaui target 70A%.Dengan demikian, model TGT terbukti efektif meningkatkan partisipasi dan aktivitas belajar siswa dalam mata pelajaran PPKn
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengadakan penelitian tindakan kelas dengan judul AuUpaya Meningkatkan Keaktifan Siswa Dalam Pembelajaran Materi PPKn Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament (TGT) Pada Siswa Kelas 5 Semester 1 di SDN 2 Banjar Tengah, Jembrana, Bali. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experiment. Terdapat 3 variabel dalam penelitian ini yaitu variabel bebas, variabel terikat dan variabel kontrol. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas atau PTK (Classroom Action Research). Penelitian ini dilakukan oleh guru yang sekaligus sebagai peneliti di kelasnya dengan jalan merancang, melaksanakan dan merefleksikan tindakan secara kolaboratif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/d/signifikan-siklus-iii-model-pembelajaran-daring-pe-thumb-0e5f7.webp" type="image/webp" length="120038" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/signifikan-siklus-iii-model-pembelajaran-daring-pe-thumb-8a4fb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/signifikan-siklus-iii-model-pembelajaran-daring-pe-thumb-0e5f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/signifikan-siklus-iii-model-pembelajaran-daring-pe-thumb-7b3bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1302-stikesbanyuwangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10667-jurnal-pendidikan-pengajaran-jupe2.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Harmonizing Language Acquisition Exploring the Link between English Song Listening Frequency and Vocabulary Proficiency ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Harmonizing Language Acquisition Exploring the Link between English Song Listening Frequency and Vocabulary Proficiency ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Harmonizing Language Acquisition Exploring the Link between English Song Listening Frequency and Vocabulary Proficiency ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51197-pencapaian-berbahasa-inggris-retensi-kosakata-sisw</link>
	<guid isPermaLink="false">fca66b988bbc00c170e8797f406a5e71</guid>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 05:29:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ submit paper ]]></category>
	<category><![CDATA[ deiksis film ]]></category>
	<category><![CDATA[ dedi kusnadi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dedi,deiksis,film,kusnadi,paper,submit]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan dari paper ini adalah: 1. Memilih sampel yang lebih spesifik, seperti mereka yang secara aktif berusaha memahami lirik lagu Inggris, dan membandingkan efektivitas mendengarkan lagu Inggris dengan metode ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Harmonizing Language Acquisition: Exploring the Link between English Song Listening Frequency and Vocabulary Proficiency: Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan dari paper ini adalah: 1. Memilih sampel yang lebih spesifik, seperti mereka yang secara aktif berusaha memahami lirik lagu Inggris, dan membandingkan efektivitas mendengarkan lagu Inggris dengan metode lain untuk memperkaya kosakata, seperti membaca buku atau menonton film berbahasa Inggris.2. Mengkaji lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi korelasi antara frekuensi mendengarkan lagu dan penguasaan kosakata, seperti pengalaman pendengar dengan bahasa Inggris, motivasi belajar, dan preferensi musik. 3. Menjelajahi peran teknologi dalam meningkatkan minat dan motivasi siswa dalam belajar bahasa Inggris melalui lagu, serta bagaimana teknologi dapat digunakan secara efektif dalam pengajaran kelas.. Penelitian ini menemukan bahwa frekuensi mendengarkan lagu berbahasa Inggris memiliki hubungan lemah dengan penguasaan kosakata.Hal ini menunjukkan bahwa mendengarkan lagu Inggris dapat membantu meningkatkan pemahaman kosakata, tetapi tidak cukup untuk mencapai penguasaan kosakata yang optimal.Oleh karena itu, dalam proses belajar bahasa Inggris, diperlukan pendekatan yang lebih holistik dan terintegrasi.Studi ini menunjukkan bahwa penggunaan lagu sebagai bahan belajar bahasa Inggris perlu digabungkan dengan pendekatan belajar lainnya, seperti belajar formal dan praktik langsung, untuk mencapai hasil yang optimal.Selain mendengarkan lagu Inggris, penggunaan berbagai sumber belajar seperti buku teks, platform belajar daring, film, dan musik dapat membantu meningkatkan kemampuan bahasa Inggris secara keseluruhan.Dengan demikian, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih luas dan mendalam tentang bahasa Inggris, sehingga meningkatkan kemampuan berbicara, menulis, membaca, dan mendengarkan dalam bahasa Inggris secara keseluruhan Siswa perlu memiliki kosakata yang luas untuk dapat berkomunikasi dengan efektif. Namun, banyak siswa menghadapi masalah terkait kosakata seperti kurangnya kosakata dan kesulitan dalam mengidentifikasi arti kata. Salah satu metode yang dapat membantu meningkatkan kosakata siswa adalah dengan mendengarkan lagu-lagu bahasa Inggris secara berulang-ulang dan memperoleh kosakata melalui lirik lagu tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara frekuensi mendengarkan lagu berbahasa Inggris dan penguasaan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/0/pencapaian-berbahasa-inggris-retensi-kosakata-sisw-thumb-36426.webp" title="JURIS - Harmonizing Language Acquisition: Exploring the Link between English Song Listening Frequency and Vocabulary Proficiency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/pencapaian-berbahasa-inggris-retensi-kosakata-sisw-thumb-36426.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/pencapaian-berbahasa-inggris-retensi-kosakata-sisw-thumb-36426.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/pencapaian-berbahasa-inggris-retensi-kosakata-sisw-thumb-36426.webp 1x" title="JURIS - Harmonizing Language Acquisition: Exploring the Link between English Song Listening Frequency and Vocabulary Proficiency" alt="JURIS - Harmonizing Language Acquisition: Exploring the Link between English Song Listening Frequency and Vocabulary Proficiency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/0/pencapaian-berbahasa-inggris-retensi-kosakata-sisw-thumb-ae42c.webp" title="JURIS - Harmonizing Language Acquisition: Exploring the Link between English Song Listening Frequency and Vocabulary Proficiency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/pencapaian-berbahasa-inggris-retensi-kosakata-sisw-thumb-ae42c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/pencapaian-berbahasa-inggris-retensi-kosakata-sisw-thumb-ae42c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/pencapaian-berbahasa-inggris-retensi-kosakata-sisw-thumb-ae42c.webp 1x" title="JURIS - Harmonizing Language Acquisition: Exploring the Link between English Song Listening Frequency and Vocabulary Proficiency" alt="JURIS - Harmonizing Language Acquisition: Exploring the Link between English Song Listening Frequency and Vocabulary Proficiency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/0/pencapaian-berbahasa-inggris-retensi-kosakata-sisw-thumb-0c72f.webp" title="JURIS - Harmonizing Language Acquisition: Exploring the Link between English Song Listening Frequency and Vocabulary Proficiency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/pencapaian-berbahasa-inggris-retensi-kosakata-sisw-thumb-0c72f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/pencapaian-berbahasa-inggris-retensi-kosakata-sisw-thumb-0c72f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/pencapaian-berbahasa-inggris-retensi-kosakata-sisw-thumb-0c72f.webp 1x" title="JURIS - Harmonizing Language Acquisition: Exploring the Link between English Song Listening Frequency and Vocabulary Proficiency" alt="JURIS - Harmonizing Language Acquisition: Exploring the Link between English Song Listening Frequency and Vocabulary Proficiency" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51197-pencapaian-berbahasa-inggris-retensi-kosakata-sisw" title="JURIS - Harmonizing Language Acquisition: Exploring the Link between English Song Listening Frequency and Vocabulary Proficiency" target="_blank">Harmonizing Language Acquisition: Exploring the Link between English Song Listening Frequency and Vocabulary Proficiency</a>: Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan dari paper ini adalah: 1. Memilih sampel yang lebih spesifik, seperti mereka yang secara aktif berusaha memahami lirik lagu Inggris, dan membandingkan efektivitas mendengarkan lagu Inggris dengan metode lain untuk memperkaya kosakata, seperti membaca buku atau menonton film berbahasa Inggris.2. Mengkaji lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi korelasi antara frekuensi mendengarkan lagu dan penguasaan kosakata, seperti pengalaman pendengar dengan bahasa Inggris, motivasi belajar, dan preferensi musik. 3. Menjelajahi peran teknologi dalam meningkatkan minat dan motivasi siswa dalam belajar bahasa Inggris melalui lagu, serta bagaimana teknologi dapat digunakan secara efektif dalam pengajaran kelas..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa frekuensi mendengarkan lagu berbahasa Inggris memiliki hubungan lemah dengan penguasaan kosakata.Hal ini menunjukkan bahwa mendengarkan lagu Inggris dapat membantu meningkatkan pemahaman kosakata, tetapi tidak cukup untuk mencapai penguasaan kosakata yang optimal.Oleh karena itu, dalam proses belajar bahasa Inggris, diperlukan pendekatan yang lebih holistik dan terintegrasi.Studi ini menunjukkan bahwa penggunaan lagu sebagai bahan belajar bahasa Inggris perlu digabungkan dengan pendekatan belajar lainnya, seperti belajar formal dan praktik langsung, untuk mencapai hasil yang optimal.Selain mendengarkan lagu Inggris, penggunaan berbagai sumber belajar seperti buku teks, platform belajar daring, film, dan musik dapat membantu meningkatkan kemampuan bahasa Inggris secara keseluruhan.Dengan demikian, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih luas dan mendalam tentang bahasa Inggris, sehingga meningkatkan kemampuan berbicara, menulis, membaca, dan mendengarkan dalam bahasa Inggris secara keseluruhan
<br>Siswa perlu memiliki kosakata yang luas untuk dapat berkomunikasi dengan efektif. Namun, banyak siswa menghadapi masalah terkait kosakata seperti kurangnya kosakata dan kesulitan dalam mengidentifikasi arti kata. Salah satu metode yang dapat membantu meningkatkan kosakata siswa adalah dengan mendengarkan lagu-lagu bahasa Inggris secara berulang-ulang dan memperoleh kosakata melalui lirik lagu tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara frekuensi mendengarkan lagu berbahasa Inggris dan penguasaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/0/pencapaian-berbahasa-inggris-retensi-kosakata-sisw-thumb-0c72f.webp" type="image/webp" length="86786" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/pencapaian-berbahasa-inggris-retensi-kosakata-sisw-thumb-36426.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/pencapaian-berbahasa-inggris-retensi-kosakata-sisw-thumb-ae42c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/pencapaian-berbahasa-inggris-retensi-kosakata-sisw-thumb-0c72f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1302-stikesbanyuwangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10667-jurnal-pendidikan-pengajaran-jupe2.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Profesionalisme Guru Dalam Pendidikan Komprehensif ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Profesionalisme Guru Dalam Pendidikan Komprehensif ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Profesionalisme Guru Dalam Pendidikan Komprehensif ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51189-profesionalisme-guru-kompetensi-profesional</link>
	<guid isPermaLink="false">74a37b29ca63919c201d449571b6da3f</guid>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 05:29:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ submit paper ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot depo 5k ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot bet 200 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[200,5k,bet,depo,paper,slot,submit]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, meneliti efektivitas pelatihan berkelanjutan terhadap peningkatan kompetensi guru di sekolah menengah, dengan mengevaluasi perubahan dalam proses pembelajaran dan hasil belajar siswa. Kedua, mengeksplorasi hubungan antara tingkat kepercayaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan Profesionalisme Guru Dalam Pendidikan Komprehensif: Pertama, meneliti efektivitas pelatihan berkelanjutan terhadap peningkatan kompetensi guru di sekolah menengah, dengan mengevaluasi perubahan dalam proses pembelajaran dan hasil belajar siswa. Kedua, mengeksplorasi hubungan antara tingkat kepercayaan diri guru dan produktivitas kerja mereka dalam konteks manajemen pendidikan komprehensif, menggunakan pendekatan longitudinal untuk menilai perubahan dalam kepercayaan diri dan kinerja. Ketiga, mengkaji peran konsep basis pengetahuan yang kuat dalam pembentukan strategi inovatif di kelas, melalui studi kasus guru yang sukses menerapkan pendekatan berbasis teknologi dan pedagogi kreatif.. Pengembangan keterampilan profesional guru dalam manajemen pendidikan holistik didasarkan pada pelatihan, pembinaan, basis pengetahuan yang kuat, dan penguasaan nasihat profesional.Produktivitas kerja guru di bidang pendidikan komprehensif meliputi kemampuan intelektual, rasa percaya diri, semangat, orientasi hasil, serta kemampuan interpersonal Guru adalah ujung tombak sistem pendidikan. Secara umum, perhatian utama dan konsentrasi harus diberikan kepada guru. Tanpa dukungan guru yang profesional dan berkualitas, perbaikan apapun yang ditujukan untuk peningkatan mutu pendidikan tidak akan memberikan dampak yang berarti. Peneliti memfokuskan pada masalah pengembangan kemampuan profesional guru dalam administrasi pendidikan secara komprehensif dan produktivitas aktivitas guru dalam administrasi pendidikan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan sifat fenomenologis; data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan beberapa guru, kemudian dianalisis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/7/profesionalisme-guru-kompetensi-profesional-analis-thumb-104b7.webp" title="JURIS - Pengembangan Profesionalisme Guru Dalam Pendidikan Komprehensif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/profesionalisme-guru-kompetensi-profesional-analis-thumb-104b7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/profesionalisme-guru-kompetensi-profesional-analis-thumb-104b7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/profesionalisme-guru-kompetensi-profesional-analis-thumb-104b7.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Profesionalisme Guru Dalam Pendidikan Komprehensif" alt="JURIS - Pengembangan Profesionalisme Guru Dalam Pendidikan Komprehensif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/profesionalisme-guru-kompetensi-profesional-analis-thumb-0713d.webp" title="JURIS - Pengembangan Profesionalisme Guru Dalam Pendidikan Komprehensif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/profesionalisme-guru-kompetensi-profesional-analis-thumb-0713d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/profesionalisme-guru-kompetensi-profesional-analis-thumb-0713d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/profesionalisme-guru-kompetensi-profesional-analis-thumb-0713d.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Profesionalisme Guru Dalam Pendidikan Komprehensif" alt="JURIS - Pengembangan Profesionalisme Guru Dalam Pendidikan Komprehensif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/profesionalisme-guru-kompetensi-profesional-analis-thumb-d578b.webp" title="JURIS - Pengembangan Profesionalisme Guru Dalam Pendidikan Komprehensif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/profesionalisme-guru-kompetensi-profesional-analis-thumb-d578b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/profesionalisme-guru-kompetensi-profesional-analis-thumb-d578b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/profesionalisme-guru-kompetensi-profesional-analis-thumb-d578b.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Profesionalisme Guru Dalam Pendidikan Komprehensif" alt="JURIS - Pengembangan Profesionalisme Guru Dalam Pendidikan Komprehensif" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51189-profesionalisme-guru-kompetensi-profesional" title="JURIS - Pengembangan Profesionalisme Guru Dalam Pendidikan Komprehensif" target="_blank">Pengembangan Profesionalisme Guru Dalam Pendidikan Komprehensif</a>: Pertama, meneliti efektivitas pelatihan berkelanjutan terhadap peningkatan kompetensi guru di sekolah menengah, dengan mengevaluasi perubahan dalam proses pembelajaran dan hasil belajar siswa. Kedua, mengeksplorasi hubungan antara tingkat kepercayaan diri guru dan produktivitas kerja mereka dalam konteks manajemen pendidikan komprehensif, menggunakan pendekatan longitudinal untuk menilai perubahan dalam kepercayaan diri dan kinerja. Ketiga, mengkaji peran konsep basis pengetahuan yang kuat dalam pembentukan strategi inovatif di kelas, melalui studi kasus guru yang sukses menerapkan pendekatan berbasis teknologi dan pedagogi kreatif..
<br>Pengembangan keterampilan profesional guru dalam manajemen pendidikan holistik didasarkan pada pelatihan, pembinaan, basis pengetahuan yang kuat, dan penguasaan nasihat profesional.Produktivitas kerja guru di bidang pendidikan komprehensif meliputi kemampuan intelektual, rasa percaya diri, semangat, orientasi hasil, serta kemampuan interpersonal
<br>Guru adalah ujung tombak sistem pendidikan. Secara umum, perhatian utama dan konsentrasi harus diberikan kepada guru. Tanpa dukungan guru yang profesional dan berkualitas, perbaikan apapun yang ditujukan untuk peningkatan mutu pendidikan tidak akan memberikan dampak yang berarti. Peneliti memfokuskan pada masalah pengembangan kemampuan profesional guru dalam administrasi pendidikan secara komprehensif dan produktivitas aktivitas guru dalam administrasi pendidikan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan sifat fenomenologis; data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan beberapa guru, kemudian dianalisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/7/profesionalisme-guru-kompetensi-profesional-analis-thumb-0713d.webp" type="image/webp" length="80972" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/profesionalisme-guru-kompetensi-profesional-analis-thumb-104b7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/profesionalisme-guru-kompetensi-profesional-analis-thumb-0713d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/profesionalisme-guru-kompetensi-profesional-analis-thumb-d578b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1302-stikesbanyuwangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10667-jurnal-pendidikan-pengajaran-jupe2.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Jigsaw disertai Media Power Point Tema Makanan Sehat Kelas V SDN 01 Pandean ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Jigsaw disertai Media Power Point Tema Makanan Sehat Kelas V SDN 01 Pandean ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Jigsaw disertai Media Power Point Tema Makanan Sehat Kelas V SDN 01 Pandean ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51193-model-jigsaw-perilaku-belajar-siswa-mahasiswa-lemb</link>
	<guid isPermaLink="false">7c5a8512d05e5ca6fb418d86128fce19</guid>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 05:14:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ submit paper ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot depo 5k ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot bet 200 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[200,5k,bet,depo,paper,slot,submit]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang bahwa guru di SDN 01 Pandean masih menghadapi keterbatasan dalam menciptakan aktivitas belajar yang menarik, maka penelitian lanjutan dapat menanyakan: (1) Bagaimana pengaruh penggunaan media interaktif berbasis perangkat lunak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Model Pembelajaran Jigsaw disertai Media Power Point Tema Makanan Sehat Kelas V SDN 01 Pandean: Berdasarkan latar belakang bahwa guru di SDN 01 Pandean masih menghadapi keterbatasan dalam menciptakan aktivitas belajar yang menarik, maka penelitian lanjutan dapat menanyakan: (1) Bagaimana pengaruh penggunaan media interaktif berbasis perangkat lunak (misalnya aplikasi simulasi makanan sehat) dalam model Jigsaw terhadap motivasi dan pemahaman konsep STEM di kelas V? (2) Apakah variasi strategi pengelompokkan dalam model Jigsaw (kelompok sejenis usia, kemampuan, atau minat) mempengaruhi kolaborasi dan kemandirian siswa, serta bagaimana pengukuran efektivitasnya? (3) Bagaimana peran guru sebagai fasilitator dalam memonitor dan menilai proses kolaboratif secara real-time, dan faktor apaAcapa yang memengaruhi keefektifan pengawasan tersebut, sehingga dapat dikembangkan sistem pendukung berbasis teknologi bagi guru di tingkat sekolah dasar?. Penerapan model Jigsaw disertai media Power Point tema makanan sehat kelas V di SDN 01 Pandean sangat baik diterapkan pada siswa sekolah dasar.Dalam pembelajaran ini, siswa menjadi lebih mandiri dan lebih aktif selama proses pembelajaran, hasil pembelajaran meningkat, dan juga permasalahan siswa dapat terselesaikan dengan baik, terutama permasalahan berani mengungkapkan ide-ide baru yang ada dalam pemikirannya.Respon siswa dalam penerapan model Jigsaw disertai media Power Point tema makanan sehat kelas V sangat baik dan siswa sangat antusias bersemangat dalam mengikuti kegiatan pembelajaran Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Jigsaw disertai media Power Point sebagai sarana dalam identifikasi pemahaman tema makanan sehat pembelajaran IPA. Penelitian ini dilakukan di SDN 01 Pandean kelas V dengan jumlah 32 siswa. Penelitian ini berjenis kualitatif deskriptif. Adapun tahapan penelitian antara lain dilakukan dengan tahap perencanaan, tahap pelaksanaan dan tahap akhir. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi, wawancara dan angket untuk mendapatkan data keterlaksanaan model dan media pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan penerapan model dan media pembelajaran terlaksana dengan baik dari tahap perencanaan, pelaksanaan dan tahap akhir. Tahap pelaksanaan proses pembelajaran, guru secara profesional melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai waktu dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/5/model-jigsaw-perilaku-belajar-siswa-mahasiswa-lemb-thumb-3426e.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Jigsaw disertai Media Power Point Tema Makanan Sehat Kelas V SDN 01 Pandean" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/model-jigsaw-perilaku-belajar-siswa-mahasiswa-lemb-thumb-3426e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/model-jigsaw-perilaku-belajar-siswa-mahasiswa-lemb-thumb-3426e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/model-jigsaw-perilaku-belajar-siswa-mahasiswa-lemb-thumb-3426e.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Jigsaw disertai Media Power Point Tema Makanan Sehat Kelas V SDN 01 Pandean" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Jigsaw disertai Media Power Point Tema Makanan Sehat Kelas V SDN 01 Pandean" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/5/model-jigsaw-perilaku-belajar-siswa-mahasiswa-lemb-thumb-421a3.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Jigsaw disertai Media Power Point Tema Makanan Sehat Kelas V SDN 01 Pandean" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/model-jigsaw-perilaku-belajar-siswa-mahasiswa-lemb-thumb-421a3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/model-jigsaw-perilaku-belajar-siswa-mahasiswa-lemb-thumb-421a3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/model-jigsaw-perilaku-belajar-siswa-mahasiswa-lemb-thumb-421a3.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Jigsaw disertai Media Power Point Tema Makanan Sehat Kelas V SDN 01 Pandean" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Jigsaw disertai Media Power Point Tema Makanan Sehat Kelas V SDN 01 Pandean" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51193-model-jigsaw-perilaku-belajar-siswa-mahasiswa-lemb" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Jigsaw disertai Media Power Point Tema Makanan Sehat Kelas V SDN 01 Pandean" target="_blank">Penerapan Model Pembelajaran Jigsaw disertai Media Power Point Tema Makanan Sehat Kelas V SDN 01 Pandean</a>: Berdasarkan latar belakang bahwa guru di SDN 01 Pandean masih menghadapi keterbatasan dalam menciptakan aktivitas belajar yang menarik, maka penelitian lanjutan dapat menanyakan: (1) Bagaimana pengaruh penggunaan media interaktif berbasis perangkat lunak (misalnya aplikasi simulasi makanan sehat) dalam model Jigsaw terhadap motivasi dan pemahaman konsep STEM di kelas V? (2) Apakah variasi strategi pengelompokkan dalam model Jigsaw (kelompok sejenis usia, kemampuan, atau minat) mempengaruhi kolaborasi dan kemandirian siswa, serta bagaimana pengukuran efektivitasnya? (3) Bagaimana peran guru sebagai fasilitator dalam memonitor dan menilai proses kolaboratif secara real-time, dan faktor apaAcapa yang memengaruhi keefektifan pengawasan tersebut, sehingga dapat dikembangkan sistem pendukung berbasis teknologi bagi guru di tingkat sekolah dasar?.
<br>Penerapan model Jigsaw disertai media Power Point tema makanan sehat kelas V di SDN 01 Pandean sangat baik diterapkan pada siswa sekolah dasar.Dalam pembelajaran ini, siswa menjadi lebih mandiri dan lebih aktif selama proses pembelajaran, hasil pembelajaran meningkat, dan juga permasalahan siswa dapat terselesaikan dengan baik, terutama permasalahan berani mengungkapkan ide-ide baru yang ada dalam pemikirannya.Respon siswa dalam penerapan model Jigsaw disertai media Power Point tema makanan sehat kelas V sangat baik dan siswa sangat antusias bersemangat dalam mengikuti kegiatan pembelajaran
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Jigsaw disertai media Power Point sebagai sarana dalam identifikasi pemahaman tema makanan sehat pembelajaran IPA. Penelitian ini dilakukan di SDN 01 Pandean kelas V dengan jumlah 32 siswa. Penelitian ini berjenis kualitatif deskriptif. Adapun tahapan penelitian antara lain dilakukan dengan tahap perencanaan, tahap pelaksanaan dan tahap akhir. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi, wawancara dan angket untuk mendapatkan data keterlaksanaan model dan media pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan penerapan model dan media pembelajaran terlaksana dengan baik dari tahap perencanaan, pelaksanaan dan tahap akhir. Tahap pelaksanaan proses pembelajaran, guru secara profesional melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai waktu dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/5/model-jigsaw-perilaku-belajar-siswa-mahasiswa-lemb-thumb-421a3.webp" type="image/webp" length="79564" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/model-jigsaw-perilaku-belajar-siswa-mahasiswa-lemb-thumb-3426e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/model-jigsaw-perilaku-belajar-siswa-mahasiswa-lemb-thumb-421a3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1302-stikesbanyuwangi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10667-jurnal-pendidikan-pengajaran-jupe2.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PjBL UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS XI SMAN 1 SAKTI ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PjBL UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS XI SMAN 1 SAKTI ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PjBL UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS XI SMAN 1 SAKTI ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51187-kualitatif-hasil-observasi-film-belaja</link>
	<guid isPermaLink="false">658c6cb2ecfd1ce176ccb3fd468ca76f</guid>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 04:59:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ khairol razi ]]></category>
	<category><![CDATA[ aslan abidin ]]></category>
	<category><![CDATA[ main menu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abidin,aslan,khairol,main,menu,razi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi tiga arah penting. Pertama, bagaimana efektivitas model pembelajaran PjBL bila diterapkan pada berbagai tingkat kelas (XI, XII) dan mata pelajaran selain sejarah, seperti matematika atau ilmu pengetahuan alam? ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PjBL UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS XI SMAN 1 SAKTI: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi tiga arah penting. Pertama, bagaimana efektivitas model pembelajaran PjBL bila diterapkan pada berbagai tingkat kelas (XI, XII) dan mata pelajaran selain sejarah, seperti matematika atau ilmu pengetahuan alam? Kedua, apakah terdapat perbedaan signifikan antara PjBL dengan pendekatan pembelajaran aktif lain, misalnya pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning) atau pembelajaran kooperatif, dalam meningkatkan motivasi dan prestasi siswa? Ketiga, bagaimana dampak jangka panjang penerapan PjBL terhadap retensi pengetahuan dan perkembangan keterampilan kritis siswa jika dipantau selama beberapa siklus belajar? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, peneliti dapat merancang studi eksperimental dengan sampel yang lebih besar, melibatkan beberapa sekolah, serta menambahkan instrumen observasi dan tes standar. Hasilnya diharapkan memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai potensi PjBL dalam pendidikan menengah serta memberi dasar kebijakan bagi guru dan pembuat kurikulum.. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode PjBL dapat meningkatkan minat belajar siswa, terbukti dari 50% siswa yang menunjukkan peningkatan semangat dan minat yang tinggi terhadap proses pembelajaran Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas IX materi Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 melalui model pembelajaran PBL (Problem Basic Learning) pada SMPN 3 Sakti. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri atas1 siklus. Subyek penelitian adalah siswa kelas IX tahun ajaran 2021/2022 sebanyak 30 orang. Analisis data menggunakan teknik analisis diskriptif komparatif dengan membandingkan kondisi awal dengan hasil-hasil yang dicapai pada siklus, dan analisis deskriptif kualitatif hasil observasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/7/kualitatif-hasil-observasi-film-belajar-aqidah-akh-thumb-307a5.webp" title="JURIS - PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PjBL UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS XI SMAN 1 SAKTI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/kualitatif-hasil-observasi-film-belajar-aqidah-akh-thumb-307a5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/kualitatif-hasil-observasi-film-belajar-aqidah-akh-thumb-307a5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/kualitatif-hasil-observasi-film-belajar-aqidah-akh-thumb-307a5.webp 1x" title="JURIS - PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PjBL UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS XI SMAN 1 SAKTI" alt="JURIS - PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PjBL UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS XI SMAN 1 SAKTI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/kualitatif-hasil-observasi-film-belajar-aqidah-akh-thumb-7d097.webp" title="JURIS - PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PjBL UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS XI SMAN 1 SAKTI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/kualitatif-hasil-observasi-film-belajar-aqidah-akh-thumb-7d097.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/kualitatif-hasil-observasi-film-belajar-aqidah-akh-thumb-7d097.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/kualitatif-hasil-observasi-film-belajar-aqidah-akh-thumb-7d097.webp 1x" title="JURIS - PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PjBL UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS XI SMAN 1 SAKTI" alt="JURIS - PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PjBL UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS XI SMAN 1 SAKTI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/kualitatif-hasil-observasi-film-belajar-aqidah-akh-thumb-c39c8.webp" title="JURIS - PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PjBL UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS XI SMAN 1 SAKTI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/kualitatif-hasil-observasi-film-belajar-aqidah-akh-thumb-c39c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/kualitatif-hasil-observasi-film-belajar-aqidah-akh-thumb-c39c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/kualitatif-hasil-observasi-film-belajar-aqidah-akh-thumb-c39c8.webp 1x" title="JURIS - PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PjBL UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS XI SMAN 1 SAKTI" alt="JURIS - PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PjBL UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS XI SMAN 1 SAKTI" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51187-kualitatif-hasil-observasi-film-belaja" title="JURIS - PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PjBL UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS XI SMAN 1 SAKTI" target="_blank">PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PjBL UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS XI SMAN 1 SAKTI</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi tiga arah penting. Pertama, bagaimana efektivitas model pembelajaran PjBL bila diterapkan pada berbagai tingkat kelas (XI, XII) dan mata pelajaran selain sejarah, seperti matematika atau ilmu pengetahuan alam? Kedua, apakah terdapat perbedaan signifikan antara PjBL dengan pendekatan pembelajaran aktif lain, misalnya pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning) atau pembelajaran kooperatif, dalam meningkatkan motivasi dan prestasi siswa? Ketiga, bagaimana dampak jangka panjang penerapan PjBL terhadap retensi pengetahuan dan perkembangan keterampilan kritis siswa jika dipantau selama beberapa siklus belajar? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, peneliti dapat merancang studi eksperimental dengan sampel yang lebih besar, melibatkan beberapa sekolah, serta menambahkan instrumen observasi dan tes standar. Hasilnya diharapkan memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai potensi PjBL dalam pendidikan menengah serta memberi dasar kebijakan bagi guru dan pembuat kurikulum..
<br>Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode PjBL dapat meningkatkan minat belajar siswa, terbukti dari 50% siswa yang menunjukkan peningkatan semangat dan minat yang tinggi terhadap proses pembelajaran
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas IX materi Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 melalui model pembelajaran PBL (Problem Basic Learning) pada SMPN 3 Sakti. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri atas1 siklus. Subyek penelitian adalah siswa kelas IX tahun ajaran 2021/2022 sebanyak 30 orang. Analisis data menggunakan teknik analisis diskriptif komparatif dengan membandingkan kondisi awal dengan hasil-hasil yang dicapai pada siklus, dan analisis deskriptif kualitatif hasil observasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/7/kualitatif-hasil-observasi-film-belajar-aqidah-akh-thumb-307a5.webp" type="image/webp" length="88114" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/kualitatif-hasil-observasi-film-belajar-aqidah-akh-thumb-307a5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/kualitatif-hasil-observasi-film-belajar-aqidah-akh-thumb-7d097.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/kualitatif-hasil-observasi-film-belajar-aqidah-akh-thumb-c39c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1928-sagita.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9489-future-academia-journal-multidisciplinary-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hidup Dalam Kuasa Kerjaan Allah Membentuk Pemahaman tentang Visi Allah dan Membangun Spiritualitas Melalui Kegiatan Kingdom Power Camp ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hidup Dalam Kuasa Kerjaan Allah Membentuk Pemahaman tentang Visi Allah dan Membangun Spiritualitas Melalui Kegiatan Kingdom Power Camp ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hidup Dalam Kuasa Kerjaan Allah Membentuk Pemahaman tentang Visi Allah dan Membangun Spiritualitas Melalui Kegiatan Kingdom Power Camp ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51186-kuasa-kerajaan-allah-visi-kingdom-power-kuas</link>
	<guid isPermaLink="false">4f41a6c3e34554da910f7abebfc01d6f</guid>
	<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 04:49:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sudiria hura ]]></category>
	<category><![CDATA[ jawa tengahe ]]></category>
	<category><![CDATA[ metrics icon ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[hura,icon,jawa,metrics,sudiria,tengahe]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan studi komparatif tentang pengaruh kegiatan Kingdom Power Camp terhadap pertumbuhan spiritualitas peserta dari berbagai latar belakang keagamaan. Selain itu, penelitian kualitatif mendalam tentang pengalaman ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hidup Dalam Kuasa Kerjaan Allah: Membentuk Pemahaman tentang Visi Allah dan Membangun Spiritualitas Melalui Kegiatan Kingdom Power Camp: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan studi komparatif tentang pengaruh kegiatan Kingdom Power Camp terhadap pertumbuhan spiritualitas peserta dari berbagai latar belakang keagamaan. Selain itu, penelitian kualitatif mendalam tentang pengalaman peserta selama kegiatan dan dampak jangka panjangnya terhadap spiritualitas mereka juga dapat dilakukan. Terakhir, penelitian tentang efektivitas metode ceramah, diskusi, dan sharing dalam membangun pemahaman visi Allah dan spiritualitas peserta dapat menjadi fokus penelitian lanjutan.. Memahami visi Allah serta membangun spiritualitas hidup merupakan dua hal yang penting bagi umat Allah menghadapi tantangan dunia yang semakin menuju ke arah kemerosotan rohani.Untuk mengatasinya, diperlukan dorongan bagi umat Tuhan untuk memprioritaskan hidup pada hal-hal tersebut, agar melaluinya hidup Kristen yang dijalani semakin otentik sesuai dengan panggilan dan maksud Allah.Kegiatan Kingdom Power Camp memberi dampak sebab melalui pemahaman peserta tentang visi Allah berdasarkan pengajaran Alkitab, serta pengalaman spiritualitas mereka turut dibangun melalui pelayanan serta pujian dan penyembahan selama acara berlangsung.Diharapkan agar pengalaman dalam kegiatan tersebut dapat terus berkelanjutan dalam praksis hidup para peserta, baik untuk diri mereka sendiri maupun terhadap orang-orang disekitar Visi Allah merupakan landasan mendasar dalam hidup orang Kristen, sebab tanpa itu orang Kristen tidak dapat menjalani dan menunjukkan identitasnya secara otentik dengan spiritualitas yang baik. Spiritualitas hidup yang baik hanya dapat dibangun di atas pengajaran Alkitabiah, serta perubahan hidup sebagai perwujudannya. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui Kingdom Power Camp adalah membimbing mahasiswa STT ATI memahami visi Allah sehingga spiritualitas mereka bertumbuh sesuai dengan maksud dan tujuan Allah. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/0/kuasa-kerajaan-allah-visi-kingdom-power-ati-hidup-thumb-2fc49.webp" title="JURIS - Hidup Dalam Kuasa Kerjaan Allah: Membentuk Pemahaman tentang Visi Allah dan Membangun Spiritualitas Melalui Kegiatan Kingdom Power Camp" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/kuasa-kerajaan-allah-visi-kingdom-power-ati-hidup-thumb-2fc49.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/kuasa-kerajaan-allah-visi-kingdom-power-ati-hidup-thumb-2fc49.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/kuasa-kerajaan-allah-visi-kingdom-power-ati-hidup-thumb-2fc49.webp 1x" title="JURIS - Hidup Dalam Kuasa Kerjaan Allah: Membentuk Pemahaman tentang Visi Allah dan Membangun Spiritualitas Melalui Kegiatan Kingdom Power Camp" alt="JURIS - Hidup Dalam Kuasa Kerjaan Allah: Membentuk Pemahaman tentang Visi Allah dan Membangun Spiritualitas Melalui Kegiatan Kingdom Power Camp" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/kuasa-kerajaan-allah-visi-kingdom-power-ati-hidup-thumb-b42f9.webp" title="JURIS - Hidup Dalam Kuasa Kerjaan Allah: Membentuk Pemahaman tentang Visi Allah dan Membangun Spiritualitas Melalui Kegiatan Kingdom Power Camp" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/kuasa-kerajaan-allah-visi-kingdom-power-ati-hidup-thumb-b42f9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/kuasa-kerajaan-allah-visi-kingdom-power-ati-hidup-thumb-b42f9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/kuasa-kerajaan-allah-visi-kingdom-power-ati-hidup-thumb-b42f9.webp 1x" title="JURIS - Hidup Dalam Kuasa Kerjaan Allah: Membentuk Pemahaman tentang Visi Allah dan Membangun Spiritualitas Melalui Kegiatan Kingdom Power Camp" alt="JURIS - Hidup Dalam Kuasa Kerjaan Allah: Membentuk Pemahaman tentang Visi Allah dan Membangun Spiritualitas Melalui Kegiatan Kingdom Power Camp" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/kuasa-kerajaan-allah-visi-kingdom-power-ati-hidup-thumb-05509.webp" title="JURIS - Hidup Dalam Kuasa Kerjaan Allah: Membentuk Pemahaman tentang Visi Allah dan Membangun Spiritualitas Melalui Kegiatan Kingdom Power Camp" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/kuasa-kerajaan-allah-visi-kingdom-power-ati-hidup-thumb-05509.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/kuasa-kerajaan-allah-visi-kingdom-power-ati-hidup-thumb-05509.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/kuasa-kerajaan-allah-visi-kingdom-power-ati-hidup-thumb-05509.webp 1x" title="JURIS - Hidup Dalam Kuasa Kerjaan Allah: Membentuk Pemahaman tentang Visi Allah dan Membangun Spiritualitas Melalui Kegiatan Kingdom Power Camp" alt="JURIS - Hidup Dalam Kuasa Kerjaan Allah: Membentuk Pemahaman tentang Visi Allah dan Membangun Spiritualitas Melalui Kegiatan Kingdom Power Camp" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51186-kuasa-kerajaan-allah-visi-kingdom-power-kuas" title="JURIS - Hidup Dalam Kuasa Kerjaan Allah: Membentuk Pemahaman tentang Visi Allah dan Membangun Spiritualitas Melalui Kegiatan Kingdom Power Camp" target="_blank">Hidup Dalam Kuasa Kerjaan Allah: Membentuk Pemahaman tentang Visi Allah dan Membangun Spiritualitas Melalui Kegiatan Kingdom Power Camp</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan studi komparatif tentang pengaruh kegiatan Kingdom Power Camp terhadap pertumbuhan spiritualitas peserta dari berbagai latar belakang keagamaan. Selain itu, penelitian kualitatif mendalam tentang pengalaman peserta selama kegiatan dan dampak jangka panjangnya terhadap spiritualitas mereka juga dapat dilakukan. Terakhir, penelitian tentang efektivitas metode ceramah, diskusi, dan sharing dalam membangun pemahaman visi Allah dan spiritualitas peserta dapat menjadi fokus penelitian lanjutan..
<br>Memahami visi Allah serta membangun spiritualitas hidup merupakan dua hal yang penting bagi umat Allah menghadapi tantangan dunia yang semakin menuju ke arah kemerosotan rohani.Untuk mengatasinya, diperlukan dorongan bagi umat Tuhan untuk memprioritaskan hidup pada hal-hal tersebut, agar melaluinya hidup Kristen yang dijalani semakin otentik sesuai dengan panggilan dan maksud Allah.Kegiatan Kingdom Power Camp memberi dampak sebab melalui pemahaman peserta tentang visi Allah berdasarkan pengajaran Alkitab, serta pengalaman spiritualitas mereka turut dibangun melalui pelayanan serta pujian dan penyembahan selama acara berlangsung.Diharapkan agar pengalaman dalam kegiatan tersebut dapat terus berkelanjutan dalam praksis hidup para peserta, baik untuk diri mereka sendiri maupun terhadap orang-orang disekitar
<br>Visi Allah merupakan landasan mendasar dalam hidup orang Kristen, sebab tanpa itu orang Kristen tidak dapat menjalani dan menunjukkan identitasnya secara otentik dengan spiritualitas yang baik. Spiritualitas hidup yang baik hanya dapat dibangun di atas pengajaran Alkitabiah, serta perubahan hidup sebagai perwujudannya. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui Kingdom Power Camp adalah membimbing mahasiswa STT ATI memahami visi Allah sehingga spiritualitas mereka bertumbuh sesuai dengan maksud dan tujuan Allah.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/0/kuasa-kerajaan-allah-visi-kingdom-power-ati-hidup-thumb-2fc49.webp" type="image/webp" length="83258" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/kuasa-kerajaan-allah-visi-kingdom-power-ati-hidup-thumb-2fc49.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/kuasa-kerajaan-allah-visi-kingdom-power-ati-hidup-thumb-b42f9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/kuasa-kerajaan-allah-visi-kingdom-power-ati-hidup-thumb-05509.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3629-stak.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15092-tikkun-olam-jurnal-penelitian-pkm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 23 Jun 2026 08:33:24 +0700. 24 items. Served in: 14.119 seconds [rss] -->
