<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sun, 20 Sep 2026 12:14:20 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 12:14:20 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-09-20T12:14:20+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Faktor Pada Minat Menabung Nasabah di Bank Muamalat Kabupaten Banyuwangi dengan Metode Confirmatory Factor Analysis CFA ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Faktor Pada Minat Menabung Nasabah di Bank Muamalat Kabupaten Banyuwangi dengan Metode Confirmatory Factor Analysis CFA ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Faktor Pada Minat Menabung Nasabah di Bank Muamalat Kabupaten Banyuwangi dengan Metode Confirmatory Factor Analysis CFA ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67451-minat-transaksional-nasabah-usia-nasab</link>
	<guid isPermaLink="false">f764c0408ce00155998926cd265258cc</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 11:44:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ alfi wahyuni ]]></category>
	<category><![CDATA[ common size ]]></category>
	<category><![CDATA[ tatik amani ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alfi,amani,common,size,tatik,wahyuni]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran yang dapat diajukan adalah sebagai berikut: 1. Perusahaan dapat meningkatkan minat nasabah dengan fokus pada faktor religiusitas (X1) dan faktor bagi hasil (X2). Perusahaan dapat memberikan dakwah dan syiar ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Faktor Pada Minat Menabung Nasabah di Bank Muamalat Kabupaten Banyuwangi dengan Metode Confirmatory Factor Analysis (CFA): Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran yang dapat diajukan adalah sebagai berikut: 1. Perusahaan dapat meningkatkan minat nasabah dengan fokus pada faktor religiusitas (X1) dan faktor bagi hasil (X2). Perusahaan dapat memberikan dakwah dan syiar terhadap prinsip pengetahuan serta ajaran Agama Islam, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan melalui peningkatan atau inovasi fitur dalam media dakwah. 2. Perusahaan juga dapat meningkatkan minat nasabah dengan memperhatikan faktor lokasi (X3). Keputusan tersebut dapat digunakan sebagai referensi untuk membuka kantor cabang baru dengan mempertimbangkan lokasi yang strategis, seperti dekat dengan perumahan dan fasilitas penunjang. 3. Perusahaan dapat meningkatkan kualitas produk dan pelayanan dengan fokus pada faktor produk (X4). Indikator keestetikan produk dan kualitas produk dapat menjadi fokus untuk meningkatkan minat nasabah. 4. Perusahaan juga dapat meningkatkan kepercayaan nasabah dengan fokus pada faktor kepercayaan (X5). Perusahaan dapat meningkatkan nilai kejujuran dan integritas dalam perjanjian dengan nasabah. 5. Perusahaan dapat meningkatkan promosi dan memperkenalkan produk dengan fokus pada minat menabung (Y). Perusahaan dapat memperkenalkan klasifikasi produk yang ditawarkan, sehingga masyarakat terus mencari informasi tentang produk yang menarik minatnya. 6. Untuk penelitian selanjutnya, diharapkan dapat menambahkan faktor atau variabel lain yang lebih luas, seperti promosi, kajian islami, dan lainnya. Penelitian selanjutnya juga dapat menguji teori lain untuk mencapai hasil yang berbeda, sehingga hasil penelitian lebih dapat diandalkan secara teoritis dan praktis.. Hasil analisis penelitian menggunakan metode Confirmatory Factor Analysis (CFA) untuk variabel faktor religiusitas (X1), faktor bagi hasil (X2), faktor lokasi (X3), faktor produk (X4), faktor kepercayaan (X5) dan minat menabung (Y) menunjukkan adanya indikator-indikator yang kosisten dan tidak konsisten pada masing-masing variabel.Faktor religiusitas (X1) memiliki 2 indikator yang konsisten, yaitu indikator pengetahuan (intelektual) dan keyakinan (ideology).Indikator pengetahuan (intelektual) memiliki nilai factor loading tinggi pada faktor religiusitas (X1).Faktor bagi hasil (X2) memiliki 3 indikator yang konsisten.Indikator budaya, keluarga dan peran keluarga dan status memiliki nilai factor loading tinggi pada faktor bagi hasil (X2).Faktor lokasi (X3) memiliki 5 indikator, indikator yang konsisten terhadap faktor lokasi (X3) ada 4 yaitu, indikator dekat dengan pasar, dekat dengan perumahan, terdapat fasilitas angkutan dan adanya fasilitas penunjang.Indikator dekat dengan perumahan mempunyai nilai factor loading tinggi pada faktor lokasi (X3).Faktor produk (X4) memiliki 8 indikator, indikator yang konsisten terhadap faktor produk (X4) ada 5 yaitu, indikator kesesuaian produk (conformance specification), keandalan (reliability), keestetikan produk, kualitas produk dan perbaikan dan pelayanan (service).Indikator keestetikan produk mempunyai nilai factor loading tinggi pada faktor produk (X4).Faktor kepercayaan (X5) memiliki 5 indikator, indikator yang konsisten terhadap faktor kepercayaan (X5) ada 2 yaitu, indikator niat yang baik (benevolence) dan kepercayaan pada kejujuran (integrity).Indikator benevolence yang mempunyai nilai factor loading tinggi pada faktor kepercayaan (X5).Minat menabung (Y) memiliki 4 indikator, minat yang konsisten terhadap minat menabung (Y) ada 3 yaitu, minat transaksional, minat referensial dan minat eksploratif.Indikator eksploratif mempunyai nilai factor loading tinggi pada minat menabung (Y) Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis indikator dalam Faktor Religiusitas (X1), Bagi Hasil (X2), Lokasi (X3), Produk (X4), Kepercayaan (X5) dan minat menabung iB Hijrah Haji nasabah (Y) di Bank Muamalat Sub-Cabang Genteng apakah masih konsisten dengan variabel-variabel tersebut setelah dilakukan penelitian menggunakan metode Confirmatory Factor Analysis (CFA). Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan ex-post facto. Hasil dan kesimpulan dari indikator yang konsisten dan memiliki nilai factor loading tinggi adalah: faktor... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/6/minat-transaksional-nasabah-usia-confirmatory-fact-thumb-ef7d0.webp" title="JURIS - Analisis Faktor Pada Minat Menabung Nasabah di Bank Muamalat Kabupaten Banyuwangi dengan Metode Confirmatory Factor Analysis (CFA)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/minat-transaksional-nasabah-usia-confirmatory-fact-thumb-ef7d0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/minat-transaksional-nasabah-usia-confirmatory-fact-thumb-ef7d0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/minat-transaksional-nasabah-usia-confirmatory-fact-thumb-ef7d0.webp 1x" title="JURIS - Analisis Faktor Pada Minat Menabung Nasabah di Bank Muamalat Kabupaten Banyuwangi dengan Metode Confirmatory Factor Analysis (CFA)" alt="JURIS - Analisis Faktor Pada Minat Menabung Nasabah di Bank Muamalat Kabupaten Banyuwangi dengan Metode Confirmatory Factor Analysis (CFA)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/minat-transaksional-nasabah-usia-confirmatory-fact-thumb-d3ea7.webp" title="JURIS - Analisis Faktor Pada Minat Menabung Nasabah di Bank Muamalat Kabupaten Banyuwangi dengan Metode Confirmatory Factor Analysis (CFA)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/minat-transaksional-nasabah-usia-confirmatory-fact-thumb-d3ea7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/minat-transaksional-nasabah-usia-confirmatory-fact-thumb-d3ea7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/minat-transaksional-nasabah-usia-confirmatory-fact-thumb-d3ea7.webp 1x" title="JURIS - Analisis Faktor Pada Minat Menabung Nasabah di Bank Muamalat Kabupaten Banyuwangi dengan Metode Confirmatory Factor Analysis (CFA)" alt="JURIS - Analisis Faktor Pada Minat Menabung Nasabah di Bank Muamalat Kabupaten Banyuwangi dengan Metode Confirmatory Factor Analysis (CFA)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/minat-transaksional-nasabah-usia-confirmatory-fact-thumb-83676.webp" title="JURIS - Analisis Faktor Pada Minat Menabung Nasabah di Bank Muamalat Kabupaten Banyuwangi dengan Metode Confirmatory Factor Analysis (CFA)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/minat-transaksional-nasabah-usia-confirmatory-fact-thumb-83676.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/minat-transaksional-nasabah-usia-confirmatory-fact-thumb-83676.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/minat-transaksional-nasabah-usia-confirmatory-fact-thumb-83676.webp 1x" title="JURIS - Analisis Faktor Pada Minat Menabung Nasabah di Bank Muamalat Kabupaten Banyuwangi dengan Metode Confirmatory Factor Analysis (CFA)" alt="JURIS - Analisis Faktor Pada Minat Menabung Nasabah di Bank Muamalat Kabupaten Banyuwangi dengan Metode Confirmatory Factor Analysis (CFA)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67451-minat-transaksional-nasabah-usia-nasab" title="JURIS - Analisis Faktor Pada Minat Menabung Nasabah di Bank Muamalat Kabupaten Banyuwangi dengan Metode Confirmatory Factor Analysis (CFA)" target="_blank">Analisis Faktor Pada Minat Menabung Nasabah di Bank Muamalat Kabupaten Banyuwangi dengan Metode Confirmatory Factor Analysis (CFA)</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran yang dapat diajukan adalah sebagai berikut: 1. Perusahaan dapat meningkatkan minat nasabah dengan fokus pada faktor religiusitas (X1) dan faktor bagi hasil (X2). Perusahaan dapat memberikan dakwah dan syiar terhadap prinsip pengetahuan serta ajaran Agama Islam, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan melalui peningkatan atau inovasi fitur dalam media dakwah. 2. Perusahaan juga dapat meningkatkan minat nasabah dengan memperhatikan faktor lokasi (X3). Keputusan tersebut dapat digunakan sebagai referensi untuk membuka kantor cabang baru dengan mempertimbangkan lokasi yang strategis, seperti dekat dengan perumahan dan fasilitas penunjang. 3. Perusahaan dapat meningkatkan kualitas produk dan pelayanan dengan fokus pada faktor produk (X4). Indikator keestetikan produk dan kualitas produk dapat menjadi fokus untuk meningkatkan minat nasabah. 4. Perusahaan juga dapat meningkatkan kepercayaan nasabah dengan fokus pada faktor kepercayaan (X5). Perusahaan dapat meningkatkan nilai kejujuran dan integritas dalam perjanjian dengan nasabah. 5. Perusahaan dapat meningkatkan promosi dan memperkenalkan produk dengan fokus pada minat menabung (Y). Perusahaan dapat memperkenalkan klasifikasi produk yang ditawarkan, sehingga masyarakat terus mencari informasi tentang produk yang menarik minatnya. 6. Untuk penelitian selanjutnya, diharapkan dapat menambahkan faktor atau variabel lain yang lebih luas, seperti promosi, kajian islami, dan lainnya. Penelitian selanjutnya juga dapat menguji teori lain untuk mencapai hasil yang berbeda, sehingga hasil penelitian lebih dapat diandalkan secara teoritis dan praktis..
<br>Hasil analisis penelitian menggunakan metode Confirmatory Factor Analysis (CFA) untuk variabel faktor religiusitas (X1), faktor bagi hasil (X2), faktor lokasi (X3), faktor produk (X4), faktor kepercayaan (X5) dan minat menabung (Y) menunjukkan adanya indikator-indikator yang kosisten dan tidak konsisten pada masing-masing variabel.Faktor religiusitas (X1) memiliki 2 indikator yang konsisten, yaitu indikator pengetahuan (intelektual) dan keyakinan (ideology).Indikator pengetahuan (intelektual) memiliki nilai factor loading tinggi pada faktor religiusitas (X1).Faktor bagi hasil (X2) memiliki 3 indikator yang konsisten.Indikator budaya, keluarga dan peran keluarga dan status memiliki nilai factor loading tinggi pada faktor bagi hasil (X2).Faktor lokasi (X3) memiliki 5 indikator, indikator yang konsisten terhadap faktor lokasi (X3) ada 4 yaitu, indikator dekat dengan pasar, dekat dengan perumahan, terdapat fasilitas angkutan dan adanya fasilitas penunjang.Indikator dekat dengan perumahan mempunyai nilai factor loading tinggi pada faktor lokasi (X3).Faktor produk (X4) memiliki 8 indikator, indikator yang konsisten terhadap faktor produk (X4) ada 5 yaitu, indikator kesesuaian produk (conformance specification), keandalan (reliability), keestetikan produk, kualitas produk dan perbaikan dan pelayanan (service).Indikator keestetikan produk mempunyai nilai factor loading tinggi pada faktor produk (X4).Faktor kepercayaan (X5) memiliki 5 indikator, indikator yang konsisten terhadap faktor kepercayaan (X5) ada 2 yaitu, indikator niat yang baik (benevolence) dan kepercayaan pada kejujuran (integrity).Indikator benevolence yang mempunyai nilai factor loading tinggi pada faktor kepercayaan (X5).Minat menabung (Y) memiliki 4 indikator, minat yang konsisten terhadap minat menabung (Y) ada 3 yaitu, minat transaksional, minat referensial dan minat eksploratif.Indikator eksploratif mempunyai nilai factor loading tinggi pada minat menabung (Y)
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis indikator dalam Faktor Religiusitas (X1), Bagi Hasil (X2), Lokasi (X3), Produk (X4), Kepercayaan (X5) dan minat menabung iB Hijrah Haji nasabah (Y) di Bank Muamalat Sub-Cabang Genteng apakah masih konsisten dengan variabel-variabel tersebut setelah dilakukan penelitian menggunakan metode Confirmatory Factor Analysis (CFA). Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan ex-post facto. Hasil dan kesimpulan dari indikator yang konsisten dan memiliki nilai factor loading tinggi adalah: faktor...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/6/minat-transaksional-nasabah-usia-confirmatory-fact-thumb-d3ea7.webp" type="image/webp" length="206764" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/minat-transaksional-nasabah-usia-confirmatory-fact-thumb-ef7d0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/minat-transaksional-nasabah-usia-confirmatory-fact-thumb-d3ea7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/minat-transaksional-nasabah-usia-confirmatory-fact-thumb-83676.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-68-unars.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18814-growth.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Mekanisme Pelaksanaan Lelang Barang Rampasan oleh Kejaksaan Negeri Pematangsiantar Berdasarkan Putusan yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mekanisme Pelaksanaan Lelang Barang Rampasan oleh Kejaksaan Negeri Pematangsiantar Berdasarkan Putusan yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mekanisme Pelaksanaan Lelang Barang Rampasan oleh Kejaksaan Negeri Pematangsiantar Berdasarkan Putusan yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67448-lelang-eksekusi-pengembalian-benda-sitaan</link>
	<guid isPermaLink="false">6f1a8fd0150207f457ede144f873ba74</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 11:43:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ yunda amalia ]]></category>
	<category><![CDATA[ henry aspan ]]></category>
	<category><![CDATA[ beby sendy ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amalia,aspan,beby,henry,sendy,yunda]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan lelang barang rampasan, perlu dilakukan koordinasi yang lebih erat antara Kejaksaan Negeri Pematangsiantar dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Koordinasi ini dapat mencakup percepatan proses ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Mekanisme Pelaksanaan Lelang Barang Rampasan oleh Kejaksaan Negeri Pematangsiantar Berdasarkan Putusan yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap: Untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan lelang barang rampasan, perlu dilakukan koordinasi yang lebih erat antara Kejaksaan Negeri Pematangsiantar dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Koordinasi ini dapat mencakup percepatan proses penerbitan izin lelang dan penetapan harga limit, serta pemeliharaan rutin barang rampasan selama masih berada dalam penguasaan kejaksaan. Selain itu, penting juga untuk meningkatkan jumlah peserta lelang melalui promosi dan sosialisasi yang lebih luas, sehingga dapat meningkatkan persaingan penawaran dan mencapai harga penjualan yang optimal. Dalam hal ini, kejaksaan dapat bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk media massa dan organisasi masyarakat, untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelelangan barang rampasan. Selain itu, perlu juga dilakukan evaluasi dan perbaikan terhadap sistem administrasi dan dokumen perkara, agar proses penyelesaian barang rampasan dapat berjalan lebih lancar dan efisien. Evaluasi ini dapat mencakup pengidentifikasian dan penyelesaian kendala teknis serta yuridis yang dihadapi oleh kejaksaan dalam pelaksanaan eksekusi barang rampasan. Dengan demikian, pelaksanaan lelang barang rampasan dapat menjadi lebih efektif dan responsif terhadap berbagai tantangan yang dihadapi.. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan eksekusi barang rampasan oleh Kejaksaan Negeri Pematangsiantar dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu pra-lelang, pelaksanaan lelang, dan pasca-lelang.Pada tahap pra-lelang, barang rampasan yang akan dijual terlebih dahulu harus memperoleh izin dari pejabat yang berwenang.Selanjutnya, pada tahap pelaksanaan lelang, proses penjualan barang rampasan dilakukan dengan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan serta tidak boleh bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.Setelah kegiatan lelang selesai, tahap pasca-lelang dilakukan melalui penyetoran hasil penjualan, penyusunan laporan hasil lelang, serta pembuatan risalah lelang sebagai bentuk pertanggungjawaban administratif.Dalam pelaksanaan eksekusi barang rampasan melalui penjualan langsung, jaksa selaku eksekutor menghadapi berbagai hambatan yang dapat dikelompokkan menjadi kendala teknis dan kendala yuridis.Kendala teknis terutama berkaitan dengan kelengkapan administrasi dan dokumen perkara yang diperlukan dalam proses penyelesaian barang rampasan.Sementara itu, kendala yuridis antara lain adanya perbedaan atau ketidaksesuaian ketentuan antara instansi kejaksaan dan kepolisian, khususnya mengenai persyaratan registrasi kendaraan bermotor yang diperoleh melalui mekanisme penjualan langsung.Selain hambatan tersebut, pelaksanaan lelang eksekusi juga menghadapi beberapa permasalahan lain, seperti proses penerbitan izin lelang barang rampasan oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia yang membutuhkan waktu karena melalui tahapan pertimbangan, penetapan harga limit yang memerlukan penilaian dari tenaga ahli atau instansi yang memiliki kompetensi terhadap objek barang rampasan, serta kondisi fisik barang yang mengalami penurunan kualitas.Jumlah peserta yang mengikuti lelang juga menjadi faktor yang memengaruhi keberhasilan penjualan barang rampasan.Rendahnya jumlah peserta dapat menyebabkan persaingan penawaran menjadi terbatas sehingga berpotensi memengaruhi pencapaian harga penjualan yang optimal Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tahapan pelaksanaan lelang dalam benda sitaan yang berada dalam penguasaan kejaksaan setelah ketetapan mahkamah memperoleh kekuatan hukum tetap. Selain itu, penelitian ini juga diarahkan untuk mengidentifikasi berbagai hambatan yang muncul dalam proses pelelangan benda sitaan kejaksaan setelah adanya ketetapan hakim yang telah berkekuatan hukum tetap. Hasil penelitian menunjukkan yakni pelaksanaan eksekusi dalam benda rampasan di Kejaksaan Negeri Jambi dilakukan melalui tiga tahapan utama. Tahap pertama adalah pra-lelang, yaitu proses persiapan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/d/lelang-eksekusi-pengembalian-benda-sitaan-pelaksan-thumb-5cd90.webp" title="JURIS - Mekanisme Pelaksanaan Lelang Barang Rampasan oleh Kejaksaan Negeri Pematangsiantar Berdasarkan Putusan yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/lelang-eksekusi-pengembalian-benda-sitaan-pelaksan-thumb-5cd90.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/lelang-eksekusi-pengembalian-benda-sitaan-pelaksan-thumb-5cd90.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/lelang-eksekusi-pengembalian-benda-sitaan-pelaksan-thumb-5cd90.webp 1x" title="JURIS - Mekanisme Pelaksanaan Lelang Barang Rampasan oleh Kejaksaan Negeri Pematangsiantar Berdasarkan Putusan yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap" alt="JURIS - Mekanisme Pelaksanaan Lelang Barang Rampasan oleh Kejaksaan Negeri Pematangsiantar Berdasarkan Putusan yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/lelang-eksekusi-pengembalian-benda-sitaan-pelaksan-thumb-1c3fa.webp" title="JURIS - Mekanisme Pelaksanaan Lelang Barang Rampasan oleh Kejaksaan Negeri Pematangsiantar Berdasarkan Putusan yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/lelang-eksekusi-pengembalian-benda-sitaan-pelaksan-thumb-1c3fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/lelang-eksekusi-pengembalian-benda-sitaan-pelaksan-thumb-1c3fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/lelang-eksekusi-pengembalian-benda-sitaan-pelaksan-thumb-1c3fa.webp 1x" title="JURIS - Mekanisme Pelaksanaan Lelang Barang Rampasan oleh Kejaksaan Negeri Pematangsiantar Berdasarkan Putusan yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap" alt="JURIS - Mekanisme Pelaksanaan Lelang Barang Rampasan oleh Kejaksaan Negeri Pematangsiantar Berdasarkan Putusan yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/lelang-eksekusi-pengembalian-benda-sitaan-pelaksan-thumb-5102a.webp" title="JURIS - Mekanisme Pelaksanaan Lelang Barang Rampasan oleh Kejaksaan Negeri Pematangsiantar Berdasarkan Putusan yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/lelang-eksekusi-pengembalian-benda-sitaan-pelaksan-thumb-5102a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/lelang-eksekusi-pengembalian-benda-sitaan-pelaksan-thumb-5102a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/lelang-eksekusi-pengembalian-benda-sitaan-pelaksan-thumb-5102a.webp 1x" title="JURIS - Mekanisme Pelaksanaan Lelang Barang Rampasan oleh Kejaksaan Negeri Pematangsiantar Berdasarkan Putusan yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap" alt="JURIS - Mekanisme Pelaksanaan Lelang Barang Rampasan oleh Kejaksaan Negeri Pematangsiantar Berdasarkan Putusan yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67448-lelang-eksekusi-pengembalian-benda-sitaan" title="JURIS - Mekanisme Pelaksanaan Lelang Barang Rampasan oleh Kejaksaan Negeri Pematangsiantar Berdasarkan Putusan yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap" target="_blank">Mekanisme Pelaksanaan Lelang Barang Rampasan oleh Kejaksaan Negeri Pematangsiantar Berdasarkan Putusan yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap</a>: Untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan lelang barang rampasan, perlu dilakukan koordinasi yang lebih erat antara Kejaksaan Negeri Pematangsiantar dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Koordinasi ini dapat mencakup percepatan proses penerbitan izin lelang dan penetapan harga limit, serta pemeliharaan rutin barang rampasan selama masih berada dalam penguasaan kejaksaan. Selain itu, penting juga untuk meningkatkan jumlah peserta lelang melalui promosi dan sosialisasi yang lebih luas, sehingga dapat meningkatkan persaingan penawaran dan mencapai harga penjualan yang optimal. Dalam hal ini, kejaksaan dapat bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk media massa dan organisasi masyarakat, untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelelangan barang rampasan. Selain itu, perlu juga dilakukan evaluasi dan perbaikan terhadap sistem administrasi dan dokumen perkara, agar proses penyelesaian barang rampasan dapat berjalan lebih lancar dan efisien. Evaluasi ini dapat mencakup pengidentifikasian dan penyelesaian kendala teknis serta yuridis yang dihadapi oleh kejaksaan dalam pelaksanaan eksekusi barang rampasan. Dengan demikian, pelaksanaan lelang barang rampasan dapat menjadi lebih efektif dan responsif terhadap berbagai tantangan yang dihadapi..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan eksekusi barang rampasan oleh Kejaksaan Negeri Pematangsiantar dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu pra-lelang, pelaksanaan lelang, dan pasca-lelang.Pada tahap pra-lelang, barang rampasan yang akan dijual terlebih dahulu harus memperoleh izin dari pejabat yang berwenang.Selanjutnya, pada tahap pelaksanaan lelang, proses penjualan barang rampasan dilakukan dengan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan serta tidak boleh bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.Setelah kegiatan lelang selesai, tahap pasca-lelang dilakukan melalui penyetoran hasil penjualan, penyusunan laporan hasil lelang, serta pembuatan risalah lelang sebagai bentuk pertanggungjawaban administratif.Dalam pelaksanaan eksekusi barang rampasan melalui penjualan langsung, jaksa selaku eksekutor menghadapi berbagai hambatan yang dapat dikelompokkan menjadi kendala teknis dan kendala yuridis.Kendala teknis terutama berkaitan dengan kelengkapan administrasi dan dokumen perkara yang diperlukan dalam proses penyelesaian barang rampasan.Sementara itu, kendala yuridis antara lain adanya perbedaan atau ketidaksesuaian ketentuan antara instansi kejaksaan dan kepolisian, khususnya mengenai persyaratan registrasi kendaraan bermotor yang diperoleh melalui mekanisme penjualan langsung.Selain hambatan tersebut, pelaksanaan lelang eksekusi juga menghadapi beberapa permasalahan lain, seperti proses penerbitan izin lelang barang rampasan oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia yang membutuhkan waktu karena melalui tahapan pertimbangan, penetapan harga limit yang memerlukan penilaian dari tenaga ahli atau instansi yang memiliki kompetensi terhadap objek barang rampasan, serta kondisi fisik barang yang mengalami penurunan kualitas.Jumlah peserta yang mengikuti lelang juga menjadi faktor yang memengaruhi keberhasilan penjualan barang rampasan.Rendahnya jumlah peserta dapat menyebabkan persaingan penawaran menjadi terbatas sehingga berpotensi memengaruhi pencapaian harga penjualan yang optimal
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tahapan pelaksanaan lelang dalam benda sitaan yang berada dalam penguasaan kejaksaan setelah ketetapan mahkamah memperoleh kekuatan hukum tetap. Selain itu, penelitian ini juga diarahkan untuk mengidentifikasi berbagai hambatan yang muncul dalam proses pelelangan benda sitaan kejaksaan setelah adanya ketetapan hakim yang telah berkekuatan hukum tetap. Hasil penelitian menunjukkan yakni pelaksanaan eksekusi dalam benda rampasan di Kejaksaan Negeri Jambi dilakukan melalui tiga tahapan utama. Tahap pertama adalah pra-lelang, yaitu proses persiapan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/d/lelang-eksekusi-pengembalian-benda-sitaan-pelaksan-thumb-5cd90.webp" type="image/webp" length="76474" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/lelang-eksekusi-pengembalian-benda-sitaan-pelaksan-thumb-5cd90.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/lelang-eksekusi-pengembalian-benda-sitaan-pelaksan-thumb-1c3fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/lelang-eksekusi-pengembalian-benda-sitaan-pelaksan-thumb-5102a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1646-cattleyadf.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16541-judge-jurnal-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Store Atmosphere Dan Instagram Ads Terhadap Keputusan Pembelian Pada Cafy Kopi Kuni Di Medan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Store Atmosphere Dan Instagram Ads Terhadap Keputusan Pembelian Pada Cafy Kopi Kuni Di Medan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Store Atmosphere Dan Instagram Ads Terhadap Keputusan Pembelian Pada Cafy Kopi Kuni Di Medan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67452-kafe-kopi-atmosfer-toko-iklan-instagram-keputusan</link>
	<guid isPermaLink="false">b9c28140f1f1d61ff17e7034ff724ac3</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 11:35:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ alfi wahyuni ]]></category>
	<category><![CDATA[ common size ]]></category>
	<category><![CDATA[ tatik amani ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alfi,amani,common,size,tatik,wahyuni]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak promosi musiman terhadap keputusan pembelian konsumen di Kopi Kuni, serta mempelajari peran genre musik di kafe terhadap kepuasan dan pengeluaran pelanggan. Selain itu, penting untuk meneliti bagaimana ulasan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Store Atmosphere Dan Instagram Ads Terhadap Keputusan Pembelian Pada Cafy Kopi Kuni Di Medan: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak promosi musiman terhadap keputusan pembelian konsumen di Kopi Kuni, serta mempelajari peran genre musik di kafe terhadap kepuasan dan pengeluaran pelanggan. Selain itu, penting untuk meneliti bagaimana ulasan pelanggan di media sosial memengaruhi keputusan pembelian, terutama dalam konteks digital marketing. Penelitian juga dapat fokus pada perbandingan efektivitas berbagai platform media sosial dalam meningkatkan kesadaran merek dan loyalitas pelanggan. Selain itu, mempelajari pengaruh desain interior kafe terhadap persepsi pelanggan tentang kualitas produk dan pengalaman berbelanja bisa menjadi arah studi yang menarik. Penelitian lanjutan juga bisa menggabungkan aspek psikologis konsumen, seperti motivasi dan kebiasaan belanja, untuk memahami lebih dalam faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian. Selain itu, mengevaluasi dampak kebijakan harga dan diskon terhadap frekuensi kunjungan dan loyalitas pelanggan juga layak dikaji. Penelitian tentang hubungan antara citra merek dan keputusan pembelian di lingkungan digital dapat memberikan wawasan baru. Terakhir, mempelajari peran pengalaman sosial di kafe, seperti interaksi dengan staf atau pengunjung lain, terhadap kepuasan dan loyalitas pelanggan juga menjadi saran penelitian yang relevan.. Store Atmosphere dan Instagram Ads memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap keputusan pembelian di Kopi Kuni.Kedua faktor ini mampu menjelaskan 32% variasi dalam keputusan pembelian, sedangkan 68% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor di luar penelitian ini.Dengan demikian, Kopi Kuni dapat mempertimbangkan pengoptimalan penerapan Store Atmosphere dan strategi iklan Instagram untuk meningkatkan keputusan pembelian pelanggan Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh Store Atmosphere dan Iklan Instagram terhadap Keputusan Pembelian di Kopi Kuni Cafe di Medan. Penelitian dilakukan di Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara, dengan populasi 61.877 pengunjung Kopi Kuni dari tahun 2021 hingga 2023 dan sampel 130 responden yang dipilih menggunakan metode Non-Probability Sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda dengan SPSS versi 27 setelah uji validitas, reliabilitas, normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/0/kafe-kopi-atmosfer-toko-instagram-keputusan-pembel-thumb-75659.webp" title="JURIS - Pengaruh Store Atmosphere Dan Instagram Ads Terhadap Keputusan Pembelian Pada Cafy Kopi Kuni Di Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/kafe-kopi-atmosfer-toko-instagram-keputusan-pembel-thumb-75659.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/kafe-kopi-atmosfer-toko-instagram-keputusan-pembel-thumb-75659.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/kafe-kopi-atmosfer-toko-instagram-keputusan-pembel-thumb-75659.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Store Atmosphere Dan Instagram Ads Terhadap Keputusan Pembelian Pada Cafy Kopi Kuni Di Medan" alt="JURIS - Pengaruh Store Atmosphere Dan Instagram Ads Terhadap Keputusan Pembelian Pada Cafy Kopi Kuni Di Medan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/kafe-kopi-atmosfer-toko-instagram-keputusan-pembel-thumb-b1207.webp" title="JURIS - Pengaruh Store Atmosphere Dan Instagram Ads Terhadap Keputusan Pembelian Pada Cafy Kopi Kuni Di Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/kafe-kopi-atmosfer-toko-instagram-keputusan-pembel-thumb-b1207.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/kafe-kopi-atmosfer-toko-instagram-keputusan-pembel-thumb-b1207.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/kafe-kopi-atmosfer-toko-instagram-keputusan-pembel-thumb-b1207.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Store Atmosphere Dan Instagram Ads Terhadap Keputusan Pembelian Pada Cafy Kopi Kuni Di Medan" alt="JURIS - Pengaruh Store Atmosphere Dan Instagram Ads Terhadap Keputusan Pembelian Pada Cafy Kopi Kuni Di Medan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/kafe-kopi-atmosfer-toko-instagram-keputusan-pembel-thumb-0f241.webp" title="JURIS - Pengaruh Store Atmosphere Dan Instagram Ads Terhadap Keputusan Pembelian Pada Cafy Kopi Kuni Di Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/kafe-kopi-atmosfer-toko-instagram-keputusan-pembel-thumb-0f241.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/kafe-kopi-atmosfer-toko-instagram-keputusan-pembel-thumb-0f241.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/kafe-kopi-atmosfer-toko-instagram-keputusan-pembel-thumb-0f241.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Store Atmosphere Dan Instagram Ads Terhadap Keputusan Pembelian Pada Cafy Kopi Kuni Di Medan" alt="JURIS - Pengaruh Store Atmosphere Dan Instagram Ads Terhadap Keputusan Pembelian Pada Cafy Kopi Kuni Di Medan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67452-kafe-kopi-atmosfer-toko-iklan-instagram-keputusan" title="JURIS - Pengaruh Store Atmosphere Dan Instagram Ads Terhadap Keputusan Pembelian Pada Cafy Kopi Kuni Di Medan" target="_blank">Pengaruh Store Atmosphere Dan Instagram Ads Terhadap Keputusan Pembelian Pada Cafy Kopi Kuni Di Medan</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak promosi musiman terhadap keputusan pembelian konsumen di Kopi Kuni, serta mempelajari peran genre musik di kafe terhadap kepuasan dan pengeluaran pelanggan. Selain itu, penting untuk meneliti bagaimana ulasan pelanggan di media sosial memengaruhi keputusan pembelian, terutama dalam konteks digital marketing. Penelitian juga dapat fokus pada perbandingan efektivitas berbagai platform media sosial dalam meningkatkan kesadaran merek dan loyalitas pelanggan. Selain itu, mempelajari pengaruh desain interior kafe terhadap persepsi pelanggan tentang kualitas produk dan pengalaman berbelanja bisa menjadi arah studi yang menarik. Penelitian lanjutan juga bisa menggabungkan aspek psikologis konsumen, seperti motivasi dan kebiasaan belanja, untuk memahami lebih dalam faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian. Selain itu, mengevaluasi dampak kebijakan harga dan diskon terhadap frekuensi kunjungan dan loyalitas pelanggan juga layak dikaji. Penelitian tentang hubungan antara citra merek dan keputusan pembelian di lingkungan digital dapat memberikan wawasan baru. Terakhir, mempelajari peran pengalaman sosial di kafe, seperti interaksi dengan staf atau pengunjung lain, terhadap kepuasan dan loyalitas pelanggan juga menjadi saran penelitian yang relevan..
<br>Store Atmosphere dan Instagram Ads memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap keputusan pembelian di Kopi Kuni.Kedua faktor ini mampu menjelaskan 32% variasi dalam keputusan pembelian, sedangkan 68% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor di luar penelitian ini.Dengan demikian, Kopi Kuni dapat mempertimbangkan pengoptimalan penerapan Store Atmosphere dan strategi iklan Instagram untuk meningkatkan keputusan pembelian pelanggan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh Store Atmosphere dan Iklan Instagram terhadap Keputusan Pembelian di Kopi Kuni Cafe di Medan. Penelitian dilakukan di Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara, dengan populasi 61.877 pengunjung Kopi Kuni dari tahun 2021 hingga 2023 dan sampel 130 responden yang dipilih menggunakan metode Non-Probability Sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda dengan SPSS versi 27 setelah uji validitas, reliabilitas, normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/0/kafe-kopi-atmosfer-toko-instagram-keputusan-pembel-thumb-0f241.webp" type="image/webp" length="81870" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/kafe-kopi-atmosfer-toko-instagram-keputusan-pembel-thumb-75659.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/kafe-kopi-atmosfer-toko-instagram-keputusan-pembel-thumb-b1207.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/kafe-kopi-atmosfer-toko-instagram-keputusan-pembel-thumb-0f241.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-68-unars.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18814-growth.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Lingkungan Kerja Fisik Dan Non Fisik Terhadap Peningkatan Kinerja Pegawai Dinas Pendidikan Bondowoso ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Lingkungan Kerja Fisik Dan Non Fisik Terhadap Peningkatan Kinerja Pegawai Dinas Pendidikan Bondowoso ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Lingkungan Kerja Fisik Dan Non Fisik Terhadap Peningkatan Kinerja Pegawai Dinas Pendidikan Bondowoso ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67449-non-fisik-da-lingkungan-ling</link>
	<guid isPermaLink="false">babcb106580132dc71de3e21b17f83ed</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 11:30:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eka martiana ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti mualfa ]]></category>
	<category><![CDATA[ ika tyas ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eka,ika,martiana,mualfa,siti,tyas]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menggali peran teknologi dalam memperbaiki lingkungan kerja fisik dan non fisik, misalnya dengan mengkaji dampak penggunaan sistem manajemen lingkungan berbasis digital terhadap produktivitas pegawai. Selain itu, perlu diteliti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Lingkungan Kerja Fisik Dan Non Fisik Terhadap Peningkatan Kinerja Pegawai Dinas Pendidikan Bondowoso: Penelitian lanjutan dapat menggali peran teknologi dalam memperbaiki lingkungan kerja fisik dan non fisik, misalnya dengan mengkaji dampak penggunaan sistem manajemen lingkungan berbasis digital terhadap produktivitas pegawai. Selain itu, perlu diteliti pengaruh model kerja hybrid (campuran kerja di kantor dan remote) terhadap kinerja pegawai, terutama dalam konteks daerah pedesaan yang belum sepenuhnya memiliki infrastruktur digital yang memadai. Penelitian juga bisa fokus pada perbedaan pengaruh lingkungan kerja di antara generasi milenial dan generasi X/Y, termasuk bagaimana nilai budaya organisasi dan kepemimpinan inklusif memediasi hubungan antara lingkungan kerja dan kinerja. Ketiga arah penelitian ini tidak hanya melengkapi temuan yang ada, tetapi juga memberikan panduan praktis bagi pemerintah daerah dalam merancang kebijakan manajemen sumber daya manusia yang lebih inklusif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan generasi baru.. Lingkungan kerja fisik berpengaruh signifikan dan positif terhadap kinerja pegawai.Aspek lingkungan kerja fisik seperti pencahayaan memadai, sirkulasi udara baik, kebersihan, suhu yang sesuai, dan keamanan kerja meningkatkan kenyamanan dan motivasi kerja pegawai.Lingkungan kerja non fisik juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai.Faktor pengawasan yang efektif, suasana kerja harmonis, sistem pemberian imbalan adil, rasa aman psikologis, serta perlakuan yang adil dan objektif dalam tugas dan penilaian kerja membangun kepercayaan, loyalitas, semangat kerja, dan motivasi pegawai Penelitian ini menganalisis pengaruh lingkungan kerja fisik dan non fisik terhadap kinerja pegawai di instansi pemerintah dan organisasi lainnya. Lingkungan kerja fisik yang mencakup aspek seperti pencahayaan, sirkulasi udara, kebersihan, suhu, dan keamanan secara empiris terbukti memiliki efek signifikan terhadap kenyamanan, kesehatan, dan produktivitas pegawai. Sementara itu, lingkungan kerja non fisik, yang diukur melalui indikator seperti pengawasan, suasana kerja, sistem penghargaan, rasa aman, dan perlakuan adil, juga memberikan kontribusi penting terhadap motivasi, loyalitas, dan optimalisasi kinerja pegawai. Metode penelitian menggunakan kuesioner dan analisis regresi linear berganda dengan responden dari berbagai sektor.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/d/non-fisik-da-lingkungan-kinerja-pegawai-dinas-peng-thumb-6d266.webp" title="JURIS - Pengaruh Lingkungan Kerja Fisik Dan Non Fisik Terhadap Peningkatan Kinerja Pegawai Dinas Pendidikan Bondowoso" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/non-fisik-da-lingkungan-kinerja-pegawai-dinas-peng-thumb-6d266.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/non-fisik-da-lingkungan-kinerja-pegawai-dinas-peng-thumb-6d266.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/non-fisik-da-lingkungan-kinerja-pegawai-dinas-peng-thumb-6d266.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Lingkungan Kerja Fisik Dan Non Fisik Terhadap Peningkatan Kinerja Pegawai Dinas Pendidikan Bondowoso" alt="JURIS - Pengaruh Lingkungan Kerja Fisik Dan Non Fisik Terhadap Peningkatan Kinerja Pegawai Dinas Pendidikan Bondowoso" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/non-fisik-da-lingkungan-kinerja-pegawai-dinas-peng-thumb-133b8.webp" title="JURIS - Pengaruh Lingkungan Kerja Fisik Dan Non Fisik Terhadap Peningkatan Kinerja Pegawai Dinas Pendidikan Bondowoso" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/non-fisik-da-lingkungan-kinerja-pegawai-dinas-peng-thumb-133b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/non-fisik-da-lingkungan-kinerja-pegawai-dinas-peng-thumb-133b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/non-fisik-da-lingkungan-kinerja-pegawai-dinas-peng-thumb-133b8.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Lingkungan Kerja Fisik Dan Non Fisik Terhadap Peningkatan Kinerja Pegawai Dinas Pendidikan Bondowoso" alt="JURIS - Pengaruh Lingkungan Kerja Fisik Dan Non Fisik Terhadap Peningkatan Kinerja Pegawai Dinas Pendidikan Bondowoso" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/non-fisik-da-lingkungan-kinerja-pegawai-dinas-peng-thumb-0406e.webp" title="JURIS - Pengaruh Lingkungan Kerja Fisik Dan Non Fisik Terhadap Peningkatan Kinerja Pegawai Dinas Pendidikan Bondowoso" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/non-fisik-da-lingkungan-kinerja-pegawai-dinas-peng-thumb-0406e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/non-fisik-da-lingkungan-kinerja-pegawai-dinas-peng-thumb-0406e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/non-fisik-da-lingkungan-kinerja-pegawai-dinas-peng-thumb-0406e.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Lingkungan Kerja Fisik Dan Non Fisik Terhadap Peningkatan Kinerja Pegawai Dinas Pendidikan Bondowoso" alt="JURIS - Pengaruh Lingkungan Kerja Fisik Dan Non Fisik Terhadap Peningkatan Kinerja Pegawai Dinas Pendidikan Bondowoso" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67449-non-fisik-da-lingkungan-ling" title="JURIS - Pengaruh Lingkungan Kerja Fisik Dan Non Fisik Terhadap Peningkatan Kinerja Pegawai Dinas Pendidikan Bondowoso" target="_blank">Pengaruh Lingkungan Kerja Fisik Dan Non Fisik Terhadap Peningkatan Kinerja Pegawai Dinas Pendidikan Bondowoso</a>: Penelitian lanjutan dapat menggali peran teknologi dalam memperbaiki lingkungan kerja fisik dan non fisik, misalnya dengan mengkaji dampak penggunaan sistem manajemen lingkungan berbasis digital terhadap produktivitas pegawai. Selain itu, perlu diteliti pengaruh model kerja hybrid (campuran kerja di kantor dan remote) terhadap kinerja pegawai, terutama dalam konteks daerah pedesaan yang belum sepenuhnya memiliki infrastruktur digital yang memadai. Penelitian juga bisa fokus pada perbedaan pengaruh lingkungan kerja di antara generasi milenial dan generasi X/Y, termasuk bagaimana nilai budaya organisasi dan kepemimpinan inklusif memediasi hubungan antara lingkungan kerja dan kinerja. Ketiga arah penelitian ini tidak hanya melengkapi temuan yang ada, tetapi juga memberikan panduan praktis bagi pemerintah daerah dalam merancang kebijakan manajemen sumber daya manusia yang lebih inklusif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan generasi baru..
<br>Lingkungan kerja fisik berpengaruh signifikan dan positif terhadap kinerja pegawai.Aspek lingkungan kerja fisik seperti pencahayaan memadai, sirkulasi udara baik, kebersihan, suhu yang sesuai, dan keamanan kerja meningkatkan kenyamanan dan motivasi kerja pegawai.Lingkungan kerja non fisik juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai.Faktor pengawasan yang efektif, suasana kerja harmonis, sistem pemberian imbalan adil, rasa aman psikologis, serta perlakuan yang adil dan objektif dalam tugas dan penilaian kerja membangun kepercayaan, loyalitas, semangat kerja, dan motivasi pegawai
<br>Penelitian ini menganalisis pengaruh lingkungan kerja fisik dan non fisik terhadap kinerja pegawai di instansi pemerintah dan organisasi lainnya. Lingkungan kerja fisik yang mencakup aspek seperti pencahayaan, sirkulasi udara, kebersihan, suhu, dan keamanan secara empiris terbukti memiliki efek signifikan terhadap kenyamanan, kesehatan, dan produktivitas pegawai. Sementara itu, lingkungan kerja non fisik, yang diukur melalui indikator seperti pengawasan, suasana kerja, sistem penghargaan, rasa aman, dan perlakuan adil, juga memberikan kontribusi penting terhadap motivasi, loyalitas, dan optimalisasi kinerja pegawai. Metode penelitian menggunakan kuesioner dan analisis regresi linear berganda dengan responden dari berbagai sektor....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/d/non-fisik-da-lingkungan-kinerja-pegawai-dinas-peng-thumb-0406e.webp" type="image/webp" length="99448" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/non-fisik-da-lingkungan-kinerja-pegawai-dinas-peng-thumb-6d266.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/non-fisik-da-lingkungan-kinerja-pegawai-dinas-peng-thumb-133b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/non-fisik-da-lingkungan-kinerja-pegawai-dinas-peng-thumb-0406e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-68-unars.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18814-growth.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Investment Literacy Herding Experience and Risk Tolerance An Empirical Study of Beginner Generation Z Investors ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Investment Literacy Herding Experience and Risk Tolerance An Empirical Study of Beginner Generation Z Investors ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Investment Literacy Herding Experience and Risk Tolerance An Empirical Study of Beginner Generation Z Investors ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67457-toleransi-risiko-profil-importir-nilai-inve</link>
	<guid isPermaLink="false">4a1a665aafa2b17bf4a5ee0d1d26504d</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 11:22:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menggunakan data longitudinal, memasukkan ukuran kinerja investasi objektif, dan menyelidiki variabel perilaku tambahan seperti overconfidence, financial self-efficacy, atau bias emosional untuk memahami lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Investment Literacy, Herding, Experience, and Risk Tolerance: An Empirical Study of Beginner Generation Z Investors: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menggunakan data longitudinal, memasukkan ukuran kinerja investasi objektif, dan menyelidiki variabel perilaku tambahan seperti overconfidence, financial self-efficacy, atau bias emosional untuk memahami lebih komprehensif proses pengambilan keputusan investasi di pasar modal emerging.. Penelitian ini menemukan bahwa literasi investasi adalah faktor paling berpengaruh dalam keputusan investasi investor pemula Generasi Z.Perilaku herding tidak langsung mempengaruhi keputusan investasi, tetapi meningkatkan toleransi risiko, yang kemudian mempengaruhi keputusan investasi.Pengalaman investasi tidak memediasi hubungan antara herding, literasi investasi, dan keputusan investasi.Temuan ini menekankan pentingnya pendidikan keuangan yang komprehensif untuk meningkatkan kualitas keputusan investasi dan mempromosikan partisipasi berkelanjutan dalam pasar modal Studi ini meneliti pengaruh perilaku herding dan literasi investasi terhadap keputusan investasi investor pemula Generasi Z di Sumatera Utara, dengan pengalaman investasi dan toleransi risiko sebagai variabel mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku herding tidak berpengaruh langsung terhadap keputusan investasi, namun berpengaruh negatif pada pengalaman investasi dan positif pada toleransi risiko. Sebaliknya, literasi investasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengalaman investasi, toleransi risiko, serta keputusan investasi, menjadikannya prediktor terkuat. Toleransi risiko berperan sebagai mediator penting yang menghubungkan perilaku herding dan literasi investasi dengan keputusan investasi, sementara pengalaman investasi tidak memediasi secara signifikan. Model ini mampu menjelaskan 87,4% varians dalam keputusan investasi. Secara teoritis, studi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/1/toleransi-risiko-profil-importir-nilai-investasi-t-thumb-9c85d.webp" title="JURIS - Investment Literacy, Herding, Experience, and Risk Tolerance: An Empirical Study of Beginner Generation Z Investors" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/toleransi-risiko-profil-importir-nilai-investasi-t-thumb-9c85d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/toleransi-risiko-profil-importir-nilai-investasi-t-thumb-9c85d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/toleransi-risiko-profil-importir-nilai-investasi-t-thumb-9c85d.webp 1x" title="JURIS - Investment Literacy, Herding, Experience, and Risk Tolerance: An Empirical Study of Beginner Generation Z Investors" alt="JURIS - Investment Literacy, Herding, Experience, and Risk Tolerance: An Empirical Study of Beginner Generation Z Investors" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/toleransi-risiko-profil-importir-nilai-investasi-t-thumb-9c74f.webp" title="JURIS - Investment Literacy, Herding, Experience, and Risk Tolerance: An Empirical Study of Beginner Generation Z Investors" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/toleransi-risiko-profil-importir-nilai-investasi-t-thumb-9c74f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/toleransi-risiko-profil-importir-nilai-investasi-t-thumb-9c74f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/toleransi-risiko-profil-importir-nilai-investasi-t-thumb-9c74f.webp 1x" title="JURIS - Investment Literacy, Herding, Experience, and Risk Tolerance: An Empirical Study of Beginner Generation Z Investors" alt="JURIS - Investment Literacy, Herding, Experience, and Risk Tolerance: An Empirical Study of Beginner Generation Z Investors" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/toleransi-risiko-profil-importir-nilai-investasi-t-thumb-b5787.webp" title="JURIS - Investment Literacy, Herding, Experience, and Risk Tolerance: An Empirical Study of Beginner Generation Z Investors" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/toleransi-risiko-profil-importir-nilai-investasi-t-thumb-b5787.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/toleransi-risiko-profil-importir-nilai-investasi-t-thumb-b5787.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/toleransi-risiko-profil-importir-nilai-investasi-t-thumb-b5787.webp 1x" title="JURIS - Investment Literacy, Herding, Experience, and Risk Tolerance: An Empirical Study of Beginner Generation Z Investors" alt="JURIS - Investment Literacy, Herding, Experience, and Risk Tolerance: An Empirical Study of Beginner Generation Z Investors" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67457-toleransi-risiko-profil-importir-nilai-inve" title="JURIS - Investment Literacy, Herding, Experience, and Risk Tolerance: An Empirical Study of Beginner Generation Z Investors" target="_blank">Investment Literacy, Herding, Experience, and Risk Tolerance: An Empirical Study of Beginner Generation Z Investors</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menggunakan data longitudinal, memasukkan ukuran kinerja investasi objektif, dan menyelidiki variabel perilaku tambahan seperti overconfidence, financial self-efficacy, atau bias emosional untuk memahami lebih komprehensif proses pengambilan keputusan investasi di pasar modal emerging..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa literasi investasi adalah faktor paling berpengaruh dalam keputusan investasi investor pemula Generasi Z.Perilaku herding tidak langsung mempengaruhi keputusan investasi, tetapi meningkatkan toleransi risiko, yang kemudian mempengaruhi keputusan investasi.Pengalaman investasi tidak memediasi hubungan antara herding, literasi investasi, dan keputusan investasi.Temuan ini menekankan pentingnya pendidikan keuangan yang komprehensif untuk meningkatkan kualitas keputusan investasi dan mempromosikan partisipasi berkelanjutan dalam pasar modal
<br>Studi ini meneliti pengaruh perilaku herding dan literasi investasi terhadap keputusan investasi investor pemula Generasi Z di Sumatera Utara, dengan pengalaman investasi dan toleransi risiko sebagai variabel mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku herding tidak berpengaruh langsung terhadap keputusan investasi, namun berpengaruh negatif pada pengalaman investasi dan positif pada toleransi risiko. Sebaliknya, literasi investasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengalaman investasi, toleransi risiko, serta keputusan investasi, menjadikannya prediktor terkuat. Toleransi risiko berperan sebagai mediator penting yang menghubungkan perilaku herding dan literasi investasi dengan keputusan investasi, sementara pengalaman investasi tidak memediasi secara signifikan. Model ini mampu menjelaskan 87,4% varians dalam keputusan investasi. Secara teoritis, studi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/1/toleransi-risiko-profil-importir-nilai-investasi-t-thumb-9c74f.webp" type="image/webp" length="115978" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/toleransi-risiko-profil-importir-nilai-investasi-t-thumb-9c85d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/toleransi-risiko-profil-importir-nilai-investasi-t-thumb-9c74f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/toleransi-risiko-profil-importir-nilai-investasi-t-thumb-b5787.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1920-perbanas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18784-journal-economics-business-accountancy-ventura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Influencer Marketing Dalam Membangun Brand Image Dan Kepercayaan Konsumen Digital Dalam Menghadapi Gempuran Produk Tiruan Studi Kasus Produk Buttonscarves Nagita Series 2026 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Influencer Marketing Dalam Membangun Brand Image Dan Kepercayaan Konsumen Digital Dalam Menghadapi Gempuran Produk Tiruan Studi Kasus Produk Buttonscarves Nagita Series 2026 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Influencer Marketing Dalam Membangun Brand Image Dan Kepercayaan Konsumen Digital Dalam Menghadapi Gempuran Produk Tiruan Studi Kasus Produk Buttonscarves Nagita Series 2026 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67454-produk-tiruan-merek-palsu-keputusan-pembeli</link>
	<guid isPermaLink="false">ddebaba2c2e2529bf67400a7dc5ef799</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 11:14:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eka martiana ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti mualfa ]]></category>
	<category><![CDATA[ ika tyas ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eka,ika,martiana,mualfa,siti,tyas]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lebih lanjut tentang dampak kolaborasi influencer dengan berbagai segmen generasi untuk memahami preferensi konsumen yang berbeda. 2. Analisis efektivitas strategi pemasaran digital dalam melindungi merek dari produk tiruan secara jangka ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Influencer Marketing Dalam Membangun Brand Image Dan Kepercayaan Konsumen Digital Dalam Menghadapi Gempuran Produk Tiruan: Studi Kasus Produk Buttonscarves Nagita Series 2026: 1. Penelitian lebih lanjut tentang dampak kolaborasi influencer dengan berbagai segmen generasi untuk memahami preferensi konsumen yang berbeda. 2. Analisis efektivitas strategi pemasaran digital dalam melindungi merek dari produk tiruan secara jangka panjang. 3. Studi tentang pengaruh kepercayaan konsumen terhadap merek terhadap keputusan pembelian di pasar produk fesyen, khususnya pada produk premium yang rentan terhadap pemalsuan.. Influencer marketing berperan signifikan dalam membangun brand image dan kepercayaan konsumen digital, terutama dalam menghadapi produk tiruan.Kolaborasi dengan influencer seperti Nagita Slavina meningkatkan kredibilitas merek dan memperkuat loyalitas pelanggan.Namun, produk tiruan tetap menjadi ancaman serius bagi reputasi merek dan penjualan asli Penelitian dengan metode kualitatif ini, bertujuan untuk mengetahui peran dari influencer dalam pembangunan brand image dan kepercayaan konsumen digital dalam menghadapi gempuran produk palsu atau tiruan. Yang menadi fokus penelitian utama dalam penelitian adalah peta usia generasi segmen pasar produk Buttonscarves, keputusan pembelian dan perilaku pembelian, alasan pembelian produk dan kesetiaan mereka terhadap merek Buttonscarves. Pengumpulan data dalam penelitian ini, dilakukan dengan cara fokus grub diskusi, wawancara dan pengamatan perilaku subjek penelitian.dari hasil penelitian didapatkan hasil peranan influencer dalam hal ini Nagita Slavina memiliki imej yang kuat dalam membangun segmen, branding dan pola pembelian bagi pelanggan setia, serta kekuatan imej yang dapat memperkuat keinginan konsumen untuk lebih memilih produk asli Buttonscarves... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/9/produk-tiruan-merek-palsu-keputusan-pembelian-fash-thumb-a08ca.webp" title="JURIS - Peran Influencer Marketing Dalam Membangun Brand Image Dan Kepercayaan Konsumen Digital Dalam Menghadapi Gempuran Produk Tiruan: Studi Kasus Produk Buttonscarves Nagita Series 2026" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/produk-tiruan-merek-palsu-keputusan-pembelian-fash-thumb-a08ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/produk-tiruan-merek-palsu-keputusan-pembelian-fash-thumb-a08ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/produk-tiruan-merek-palsu-keputusan-pembelian-fash-thumb-a08ca.webp 1x" title="JURIS - Peran Influencer Marketing Dalam Membangun Brand Image Dan Kepercayaan Konsumen Digital Dalam Menghadapi Gempuran Produk Tiruan: Studi Kasus Produk Buttonscarves Nagita Series 2026" alt="JURIS - Peran Influencer Marketing Dalam Membangun Brand Image Dan Kepercayaan Konsumen Digital Dalam Menghadapi Gempuran Produk Tiruan: Studi Kasus Produk Buttonscarves Nagita Series 2026" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/produk-tiruan-merek-palsu-keputusan-pembelian-fash-thumb-2a992.webp" title="JURIS - Peran Influencer Marketing Dalam Membangun Brand Image Dan Kepercayaan Konsumen Digital Dalam Menghadapi Gempuran Produk Tiruan: Studi Kasus Produk Buttonscarves Nagita Series 2026" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/produk-tiruan-merek-palsu-keputusan-pembelian-fash-thumb-2a992.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/produk-tiruan-merek-palsu-keputusan-pembelian-fash-thumb-2a992.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/produk-tiruan-merek-palsu-keputusan-pembelian-fash-thumb-2a992.webp 1x" title="JURIS - Peran Influencer Marketing Dalam Membangun Brand Image Dan Kepercayaan Konsumen Digital Dalam Menghadapi Gempuran Produk Tiruan: Studi Kasus Produk Buttonscarves Nagita Series 2026" alt="JURIS - Peran Influencer Marketing Dalam Membangun Brand Image Dan Kepercayaan Konsumen Digital Dalam Menghadapi Gempuran Produk Tiruan: Studi Kasus Produk Buttonscarves Nagita Series 2026" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/produk-tiruan-merek-palsu-keputusan-pembelian-fash-thumb-44997.webp" title="JURIS - Peran Influencer Marketing Dalam Membangun Brand Image Dan Kepercayaan Konsumen Digital Dalam Menghadapi Gempuran Produk Tiruan: Studi Kasus Produk Buttonscarves Nagita Series 2026" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/produk-tiruan-merek-palsu-keputusan-pembelian-fash-thumb-44997.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/produk-tiruan-merek-palsu-keputusan-pembelian-fash-thumb-44997.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/produk-tiruan-merek-palsu-keputusan-pembelian-fash-thumb-44997.webp 1x" title="JURIS - Peran Influencer Marketing Dalam Membangun Brand Image Dan Kepercayaan Konsumen Digital Dalam Menghadapi Gempuran Produk Tiruan: Studi Kasus Produk Buttonscarves Nagita Series 2026" alt="JURIS - Peran Influencer Marketing Dalam Membangun Brand Image Dan Kepercayaan Konsumen Digital Dalam Menghadapi Gempuran Produk Tiruan: Studi Kasus Produk Buttonscarves Nagita Series 2026" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67454-produk-tiruan-merek-palsu-keputusan-pembeli" title="JURIS - Peran Influencer Marketing Dalam Membangun Brand Image Dan Kepercayaan Konsumen Digital Dalam Menghadapi Gempuran Produk Tiruan: Studi Kasus Produk Buttonscarves Nagita Series 2026" target="_blank">Peran Influencer Marketing Dalam Membangun Brand Image Dan Kepercayaan Konsumen Digital Dalam Menghadapi Gempuran Produk Tiruan: Studi Kasus Produk Buttonscarves Nagita Series 2026</a>: 1. Penelitian lebih lanjut tentang dampak kolaborasi influencer dengan berbagai segmen generasi untuk memahami preferensi konsumen yang berbeda. 2. Analisis efektivitas strategi pemasaran digital dalam melindungi merek dari produk tiruan secara jangka panjang. 3. Studi tentang pengaruh kepercayaan konsumen terhadap merek terhadap keputusan pembelian di pasar produk fesyen, khususnya pada produk premium yang rentan terhadap pemalsuan..
<br>Influencer marketing berperan signifikan dalam membangun brand image dan kepercayaan konsumen digital, terutama dalam menghadapi produk tiruan.Kolaborasi dengan influencer seperti Nagita Slavina meningkatkan kredibilitas merek dan memperkuat loyalitas pelanggan.Namun, produk tiruan tetap menjadi ancaman serius bagi reputasi merek dan penjualan asli
<br>Penelitian dengan metode kualitatif ini, bertujuan untuk mengetahui peran dari influencer dalam pembangunan brand image dan kepercayaan konsumen digital dalam menghadapi gempuran produk palsu atau tiruan. Yang menadi fokus penelitian utama dalam penelitian adalah peta usia generasi segmen pasar produk Buttonscarves, keputusan pembelian dan perilaku pembelian, alasan pembelian produk dan kesetiaan mereka terhadap merek Buttonscarves. Pengumpulan data dalam penelitian ini, dilakukan dengan cara fokus grub diskusi, wawancara dan pengamatan perilaku subjek penelitian.dari hasil penelitian didapatkan hasil peranan influencer dalam hal ini Nagita Slavina memiliki imej yang kuat dalam membangun segmen, branding dan pola pembelian bagi pelanggan setia, serta kekuatan imej yang dapat memperkuat keinginan konsumen untuk lebih memilih produk asli Buttonscarves...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/9/produk-tiruan-merek-palsu-keputusan-pembelian-fash-thumb-2a992.webp" type="image/webp" length="93744" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/produk-tiruan-merek-palsu-keputusan-pembelian-fash-thumb-a08ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/produk-tiruan-merek-palsu-keputusan-pembelian-fash-thumb-2a992.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/produk-tiruan-merek-palsu-keputusan-pembelian-fash-thumb-44997.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-68-unars.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18814-growth.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Formulasi Strategi Pemasaran Digital Berbasis Analisis Swot Pada Usaha Kriya Kayu Desa Bugeman Situbondo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Formulasi Strategi Pemasaran Digital Berbasis Analisis Swot Pada Usaha Kriya Kayu Desa Bugeman Situbondo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Formulasi Strategi Pemasaran Digital Berbasis Analisis Swot Pada Usaha Kriya Kayu Desa Bugeman Situbondo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67450-swot-analysis-woodcraft-digital-marketing-strategy</link>
	<guid isPermaLink="false">083ff0876fe6bb767e66b99706440ec2</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 11:07:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eka martiana ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti mualfa ]]></category>
	<category><![CDATA[ ika tyas ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eka,ika,martiana,mualfa,siti,tyas]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan pelatihan digital literacy secara intensif untuk pengrajin kriya kayu, sehingga meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola konten media sosial dan platform e-commerce. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Formulasi Strategi Pemasaran Digital Berbasis Analisis Swot Pada Usaha Kriya Kayu Desa Bugeman Situbondo: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan pelatihan digital literacy secara intensif untuk pengrajin kriya kayu, sehingga meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola konten media sosial dan platform e-commerce. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi potensi kolaborasi dengan influencer lokal atau internasional untuk meningkatkan visibilitas produk kriya kayu Bugeman. Terakhir, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengevaluasi dampak penggunaan teknologi augmented reality dalam promosi produk kriya kayu, sebagai upaya menarik generasi muda dan meningkatkan daya tarik estetika produk secara interaktif.. Melalui pendekatan analisis SWOT, dapat disimpulkan bahwa usaha kriya kayu di Desa Bugeman memiliki kekuatan internal yang sangat besar pada aspek kualitas material kayu jati dan nilai seni tinggi.Namun, kelemahan berupa rendahnya literasi digital menghambat akselerasi penjualan.Integrasi matrik SWOT merekomendasikan restrukturisasi pemasaran dari pasif-konvensional menuju aktif-digital (GoDigital).Memanfaatkan ekosistem media sosial dan platform e-commerce merupakan kunci krusial untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan daya saing global, dan mencapai pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) specializing in woodcraft in Bugeman Village, Situbondo Regency, hold significant economic potential due to the utilization of high-quality teak wood and the aesthetic skills of local artisans. However, limited digital literacy causes these business owners to still rely on passive and conventional marketing methods, resulting in a narrow market reach. This study aims to analyze the competitive position of the woodcraft business using a SWOT (Strengths, Weaknesses,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/5/swot-analysis-woodcraft-digital-marketing-strategy-thumb-afb20.webp" title="JURIS - Formulasi Strategi Pemasaran Digital Berbasis Analisis Swot Pada Usaha Kriya Kayu Desa Bugeman Situbondo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/5/swot-analysis-woodcraft-digital-marketing-strategy-thumb-afb20.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/5/swot-analysis-woodcraft-digital-marketing-strategy-thumb-afb20.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/5/swot-analysis-woodcraft-digital-marketing-strategy-thumb-afb20.webp 1x" title="JURIS - Formulasi Strategi Pemasaran Digital Berbasis Analisis Swot Pada Usaha Kriya Kayu Desa Bugeman Situbondo" alt="JURIS - Formulasi Strategi Pemasaran Digital Berbasis Analisis Swot Pada Usaha Kriya Kayu Desa Bugeman Situbondo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/5/swot-analysis-woodcraft-digital-marketing-strategy-thumb-7606d.webp" title="JURIS - Formulasi Strategi Pemasaran Digital Berbasis Analisis Swot Pada Usaha Kriya Kayu Desa Bugeman Situbondo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/5/swot-analysis-woodcraft-digital-marketing-strategy-thumb-7606d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/5/swot-analysis-woodcraft-digital-marketing-strategy-thumb-7606d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/5/swot-analysis-woodcraft-digital-marketing-strategy-thumb-7606d.webp 1x" title="JURIS - Formulasi Strategi Pemasaran Digital Berbasis Analisis Swot Pada Usaha Kriya Kayu Desa Bugeman Situbondo" alt="JURIS - Formulasi Strategi Pemasaran Digital Berbasis Analisis Swot Pada Usaha Kriya Kayu Desa Bugeman Situbondo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/5/swot-analysis-woodcraft-digital-marketing-strategy-thumb-cec2a.webp" title="JURIS - Formulasi Strategi Pemasaran Digital Berbasis Analisis Swot Pada Usaha Kriya Kayu Desa Bugeman Situbondo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/5/swot-analysis-woodcraft-digital-marketing-strategy-thumb-cec2a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/5/swot-analysis-woodcraft-digital-marketing-strategy-thumb-cec2a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/5/swot-analysis-woodcraft-digital-marketing-strategy-thumb-cec2a.webp 1x" title="JURIS - Formulasi Strategi Pemasaran Digital Berbasis Analisis Swot Pada Usaha Kriya Kayu Desa Bugeman Situbondo" alt="JURIS - Formulasi Strategi Pemasaran Digital Berbasis Analisis Swot Pada Usaha Kriya Kayu Desa Bugeman Situbondo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67450-swot-analysis-woodcraft-digital-marketing-strategy" title="JURIS - Formulasi Strategi Pemasaran Digital Berbasis Analisis Swot Pada Usaha Kriya Kayu Desa Bugeman Situbondo" target="_blank">Formulasi Strategi Pemasaran Digital Berbasis Analisis Swot Pada Usaha Kriya Kayu Desa Bugeman Situbondo</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan pelatihan digital literacy secara intensif untuk pengrajin kriya kayu, sehingga meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola konten media sosial dan platform e-commerce. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi potensi kolaborasi dengan influencer lokal atau internasional untuk meningkatkan visibilitas produk kriya kayu Bugeman. Terakhir, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengevaluasi dampak penggunaan teknologi augmented reality dalam promosi produk kriya kayu, sebagai upaya menarik generasi muda dan meningkatkan daya tarik estetika produk secara interaktif..
<br>Melalui pendekatan analisis SWOT, dapat disimpulkan bahwa usaha kriya kayu di Desa Bugeman memiliki kekuatan internal yang sangat besar pada aspek kualitas material kayu jati dan nilai seni tinggi.Namun, kelemahan berupa rendahnya literasi digital menghambat akselerasi penjualan.Integrasi matrik SWOT merekomendasikan restrukturisasi pemasaran dari pasif-konvensional menuju aktif-digital (GoDigital).Memanfaatkan ekosistem media sosial dan platform e-commerce merupakan kunci krusial untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan daya saing global, dan mencapai pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan
<br>Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) specializing in woodcraft in Bugeman Village, Situbondo Regency, hold significant economic potential due to the utilization of high-quality teak wood and the aesthetic skills of local artisans. However, limited digital literacy causes these business owners to still rely on passive and conventional marketing methods, resulting in a narrow market reach. This study aims to analyze the competitive position of the woodcraft business using a SWOT (Strengths, Weaknesses,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/5/swot-analysis-woodcraft-digital-marketing-strategy-thumb-afb20.webp" type="image/webp" length="80624" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/5/swot-analysis-woodcraft-digital-marketing-strategy-thumb-afb20.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/5/swot-analysis-woodcraft-digital-marketing-strategy-thumb-7606d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/5/swot-analysis-woodcraft-digital-marketing-strategy-thumb-cec2a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-68-unars.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18814-growth.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Penilaian Kinerja Keuangan Dengan Menggunakan Rasio Profitabilitas Economic Value Added Eva Dan Common Size Pada Pt Pelabuhan Indonesia Sub Region Jawa Regional 3 Probolinggo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Penilaian Kinerja Keuangan Dengan Menggunakan Rasio Profitabilitas Economic Value Added Eva Dan Common Size Pada Pt Pelabuhan Indonesia Sub Region Jawa Regional 3 Probolinggo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Penilaian Kinerja Keuangan Dengan Menggunakan Rasio Profitabilitas Economic Value Added Eva Dan Common Size Pada Pt Pelabuhan Indonesia Sub Region Jawa Regional 3 Probolinggo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67460-value-added-eva-target-laba-usaha-bersih-vari</link>
	<guid isPermaLink="false">7c4aa0b1ec164575b677a29d173b7685</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 10:55:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ alfi wahyuni ]]></category>
	<category><![CDATA[ common size ]]></category>
	<category><![CDATA[ tatik amani ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alfi,amani,common,size,tatik,wahyuni]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan antara metode penilaian kinerja keuangan yang digunakan dalam penelitian ini dengan model lain seperti Economic Value Added (EVA) dan Common Size untuk mengevaluasi efektivitasnya. 2. Analisis faktor ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Penilaian Kinerja Keuangan Dengan Menggunakan Rasio Profitabilitas, Economic Value Added (Eva), Dan Common Size Pada Pt. Pelabuhan Indonesia Sub Region Jawa Regional 3 Probolinggo: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan antara metode penilaian kinerja keuangan yang digunakan dalam penelitian ini dengan model lain seperti Economic Value Added (EVA) dan Common Size untuk mengevaluasi efektivitasnya. 2. Analisis faktor industri dan lingkungan eksternal yang memengaruhi kinerja keuangan perusahaan, seperti perubahan regulasi atau dinamika pasar, dapat menjadi arah penelitian baru. 3. Penelitian lebih lanjut dapat menggali hubungan antara struktur modal dan kinerja keuangan dengan mempertimbangkan variabel seperti ukuran perusahaan dan pertumbuhan pasar, serta mengembangkan indikator kinerja yang lebih holistik untuk menilai kesehatan keuangan perusahaan.. Pelabuhan Indonesia Sub Region Jawa Regional 3 Probolinggo mencapai standar ROE 40% selama 2020-2022.EVA mengalami fluktuasi, positif pada 2020-2021 dan negatif pada 2022.Analisis Common Size menunjukkan perusahaan belum optimal dalam manajemen aktiva, tetapi memiliki struktur modal aman dan meningkatkan laba bersih Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Penilaian Kinerja Keuangan Dengan Menggunakan Rasio Profitabilitas, Economic Value Added (EVA), dan Common Size dalam hal laporan posisi keuangan dan laporan rugi laba untuk tahun 2020-2022. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan posisi keuangan dan laporan rugi laba tahun 2020-2022. Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Sub Region Jawa Regional 3 Probolinggo berhasil mencapai standar ROE, yaitu ROE > 40% selama tiga tahun terakhir. Berdasarkan analisis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/2/value-added-eva-target-laba-usaha-bersih-variasi-r-thumb-9f466.webp" title="JURIS - Analisis Penilaian Kinerja Keuangan Dengan Menggunakan Rasio Profitabilitas, Economic Value Added (Eva), Dan Common Size Pada Pt. Pelabuhan Indonesia Sub Region Jawa Regional 3 Probolinggo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/value-added-eva-target-laba-usaha-bersih-variasi-r-thumb-9f466.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/value-added-eva-target-laba-usaha-bersih-variasi-r-thumb-9f466.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/value-added-eva-target-laba-usaha-bersih-variasi-r-thumb-9f466.webp 1x" title="JURIS - Analisis Penilaian Kinerja Keuangan Dengan Menggunakan Rasio Profitabilitas, Economic Value Added (Eva), Dan Common Size Pada Pt. Pelabuhan Indonesia Sub Region Jawa Regional 3 Probolinggo" alt="JURIS - Analisis Penilaian Kinerja Keuangan Dengan Menggunakan Rasio Profitabilitas, Economic Value Added (Eva), Dan Common Size Pada Pt. Pelabuhan Indonesia Sub Region Jawa Regional 3 Probolinggo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/2/value-added-eva-target-laba-usaha-bersih-variasi-r-thumb-4eee1.webp" title="JURIS - Analisis Penilaian Kinerja Keuangan Dengan Menggunakan Rasio Profitabilitas, Economic Value Added (Eva), Dan Common Size Pada Pt. Pelabuhan Indonesia Sub Region Jawa Regional 3 Probolinggo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/value-added-eva-target-laba-usaha-bersih-variasi-r-thumb-4eee1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/value-added-eva-target-laba-usaha-bersih-variasi-r-thumb-4eee1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/value-added-eva-target-laba-usaha-bersih-variasi-r-thumb-4eee1.webp 1x" title="JURIS - Analisis Penilaian Kinerja Keuangan Dengan Menggunakan Rasio Profitabilitas, Economic Value Added (Eva), Dan Common Size Pada Pt. Pelabuhan Indonesia Sub Region Jawa Regional 3 Probolinggo" alt="JURIS - Analisis Penilaian Kinerja Keuangan Dengan Menggunakan Rasio Profitabilitas, Economic Value Added (Eva), Dan Common Size Pada Pt. Pelabuhan Indonesia Sub Region Jawa Regional 3 Probolinggo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/2/value-added-eva-target-laba-usaha-bersih-variasi-r-thumb-c1c38.webp" title="JURIS - Analisis Penilaian Kinerja Keuangan Dengan Menggunakan Rasio Profitabilitas, Economic Value Added (Eva), Dan Common Size Pada Pt. Pelabuhan Indonesia Sub Region Jawa Regional 3 Probolinggo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/value-added-eva-target-laba-usaha-bersih-variasi-r-thumb-c1c38.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/value-added-eva-target-laba-usaha-bersih-variasi-r-thumb-c1c38.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/value-added-eva-target-laba-usaha-bersih-variasi-r-thumb-c1c38.webp 1x" title="JURIS - Analisis Penilaian Kinerja Keuangan Dengan Menggunakan Rasio Profitabilitas, Economic Value Added (Eva), Dan Common Size Pada Pt. Pelabuhan Indonesia Sub Region Jawa Regional 3 Probolinggo" alt="JURIS - Analisis Penilaian Kinerja Keuangan Dengan Menggunakan Rasio Profitabilitas, Economic Value Added (Eva), Dan Common Size Pada Pt. Pelabuhan Indonesia Sub Region Jawa Regional 3 Probolinggo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67460-value-added-eva-target-laba-usaha-bersih-vari" title="JURIS - Analisis Penilaian Kinerja Keuangan Dengan Menggunakan Rasio Profitabilitas, Economic Value Added (Eva), Dan Common Size Pada Pt. Pelabuhan Indonesia Sub Region Jawa Regional 3 Probolinggo" target="_blank">Analisis Penilaian Kinerja Keuangan Dengan Menggunakan Rasio Profitabilitas, Economic Value Added (Eva), Dan Common Size Pada Pt. Pelabuhan Indonesia Sub Region Jawa Regional 3 Probolinggo</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan antara metode penilaian kinerja keuangan yang digunakan dalam penelitian ini dengan model lain seperti Economic Value Added (EVA) dan Common Size untuk mengevaluasi efektivitasnya. 2. Analisis faktor industri dan lingkungan eksternal yang memengaruhi kinerja keuangan perusahaan, seperti perubahan regulasi atau dinamika pasar, dapat menjadi arah penelitian baru. 3. Penelitian lebih lanjut dapat menggali hubungan antara struktur modal dan kinerja keuangan dengan mempertimbangkan variabel seperti ukuran perusahaan dan pertumbuhan pasar, serta mengembangkan indikator kinerja yang lebih holistik untuk menilai kesehatan keuangan perusahaan..
<br>Pelabuhan Indonesia Sub Region Jawa Regional 3 Probolinggo mencapai standar ROE 40% selama 2020-2022.EVA mengalami fluktuasi, positif pada 2020-2021 dan negatif pada 2022.Analisis Common Size menunjukkan perusahaan belum optimal dalam manajemen aktiva, tetapi memiliki struktur modal aman dan meningkatkan laba bersih
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Penilaian Kinerja Keuangan Dengan Menggunakan Rasio Profitabilitas, Economic Value Added (EVA), dan Common Size dalam hal laporan posisi keuangan dan laporan rugi laba untuk tahun 2020-2022. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan posisi keuangan dan laporan rugi laba tahun 2020-2022. Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Sub Region Jawa Regional 3 Probolinggo berhasil mencapai standar ROE, yaitu ROE > 40% selama tiga tahun terakhir. Berdasarkan analisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/2/value-added-eva-target-laba-usaha-bersih-variasi-r-thumb-c1c38.webp" type="image/webp" length="84224" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/value-added-eva-target-laba-usaha-bersih-variasi-r-thumb-9f466.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/value-added-eva-target-laba-usaha-bersih-variasi-r-thumb-4eee1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/value-added-eva-target-laba-usaha-bersih-variasi-r-thumb-c1c38.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-68-unars.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18814-growth.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penguatan Fungsi Legislasi dan Pengawasan Tuha Peut dalam Mewujudkan Sistem Check and Balances Pemerintahan Gampong Studi pada Gampong Labuhan Keude Kecamatan Sungai Raya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penguatan Fungsi Legislasi dan Pengawasan Tuha Peut dalam Mewujudkan Sistem Check and Balances Pemerintahan Gampong Studi pada Gampong Labuhan Keude Kecamatan Sungai Raya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penguatan Fungsi Legislasi dan Pengawasan Tuha Peut dalam Mewujudkan Sistem Check and Balances Pemerintahan Gampong Studi pada Gampong Labuhan Keude Kecamatan Sungai Raya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67443-pemerintahan-gampong-fungsi-legislasi-dpr-l</link>
	<guid isPermaLink="false">b20edb0242b72f1a77417bf6945dbeaa</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 10:50:36 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ yunda amalia ]]></category>
	<category><![CDATA[ henry aspan ]]></category>
	<category><![CDATA[ beby sendy ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amalia,aspan,beby,henry,sendy,yunda]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkuat sistem check and balances dalam pemerintahan gampong, penelitian ini mengusulkan beberapa strategi. Pertama, perlu dipertahankan komposisi Tuha Peut yang berbasis tokoh adat dan tokoh masyarakat sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penguatan Fungsi Legislasi dan Pengawasan Tuha Peut dalam Mewujudkan Sistem Check and Balances Pemerintahan Gampong (Studi pada Gampong Labuhan Keude Kecamatan Sungai Raya): Untuk memperkuat sistem check and balances dalam pemerintahan gampong, penelitian ini mengusulkan beberapa strategi. Pertama, perlu dipertahankan komposisi Tuha Peut yang berbasis tokoh adat dan tokoh masyarakat sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai lokal Aceh. Kedua, membentuk Tim Pendamping Legislasi Gampong yang melibatkan akademisi, praktisi hukum, dan pendamping desa untuk mendukung penyusunan qanun gampong. Ketiga, menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) pengawasan sebagai pedoman pelaksanaan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan gampong. Keempat, melaksanakan pendidikan dan pelatihan secara berkala mengenai legislasi, tata kelola pemerintahan, dan pengawasan anggaran bagi anggota Tuha Peut. Kelima, membangun kemitraan antara pemerintah gampong, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi dalam penguatan kapasitas kelembagaan Tuha Peut. Dengan demikian, Tuha Peut dapat mempertahankan karakteristiknya sebagai lembaga adat sekaligus menjalankan fungsi legislasi dan pengawasan secara profesional dalam kerangka check and balances pemerintahan gampong.. Pelaksanaan fungsi legislasi dan pengawasan Tuha Peut di Gampong Labuhan Keude Kecamatan Sungai Raya belum terlaksana secara optimal sebagaimana amanat peraturan perundang-undangan.Meskipun secara normatif Tuha Peut memiliki kedudukan sebagai badan permusyawaratan gampong yang berfungsi membahas qanun gampong, mengawasi penyelenggaraan pemerintahan, serta menyetujui Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong, implementasinya masih didominasi oleh pelaksanaan fungsi sosial dan penyelesaian persoalan adat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi tersebut dipengaruhi oleh komposisi keanggotaan Tuha Peut yang mayoritas berasal dari tokoh adat dan tokoh masyarakat dengan latar belakang pendidikan formal yang relatif terbatas, sehingga kapasitas dalam menjalankan fungsi legislasi dan pengawasan belum berkembang secara optimal.Akibatnya, mekanisme check and balances antara Keuchik dan Tuha Peut belum berjalan secara efektif dalam mewujudkan pemerintahan gampong yang akuntabel.Rekonstruksi sistem check and balances tidak memerlukan perubahan terhadap kedudukan maupun komposisi Tuha Peut sebagai representasi masyarakat adat, melainkan diarahkan pada penguatan kapasitas kelembagaan dalam menjalankan kewenangan yang telah diberikan oleh hukum Tuha Peut merupakan badan permusyawaratan gampong yang berfungsi menjalankan legislasi, pengawasan, dan penyaluran aspirasi masyarakat sebagai implementasi prinsip check and balances dalam pemerintahan gampong. Namun, pelaksanaan fungsi tersebut di Gampong Labuhan Keude Kecamatan Sungai Raya belum berjalan optimal karena peran Tuha Peut masih dominan pada penyelesaian persoalan adat, sementara legislasi dan fungsi pengawasan belum dilaksanakan secara efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis problematika pelaksanaan legislasi dan pengawasan Tuha Peut serta merumuskan model... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/e/pemerintahan-gampong-fungsi-legislasi-dpr-lembaga-thumb-c8d5a.webp" title="JURIS - Penguatan Fungsi Legislasi dan Pengawasan Tuha Peut dalam Mewujudkan Sistem Check and Balances Pemerintahan Gampong (Studi pada Gampong Labuhan Keude Kecamatan Sungai Raya)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/pemerintahan-gampong-fungsi-legislasi-dpr-lembaga-thumb-c8d5a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/pemerintahan-gampong-fungsi-legislasi-dpr-lembaga-thumb-c8d5a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/pemerintahan-gampong-fungsi-legislasi-dpr-lembaga-thumb-c8d5a.webp 1x" title="JURIS - Penguatan Fungsi Legislasi dan Pengawasan Tuha Peut dalam Mewujudkan Sistem Check and Balances Pemerintahan Gampong (Studi pada Gampong Labuhan Keude Kecamatan Sungai Raya)" alt="JURIS - Penguatan Fungsi Legislasi dan Pengawasan Tuha Peut dalam Mewujudkan Sistem Check and Balances Pemerintahan Gampong (Studi pada Gampong Labuhan Keude Kecamatan Sungai Raya)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/e/pemerintahan-gampong-fungsi-legislasi-dpr-lembaga-thumb-1a4f7.webp" title="JURIS - Penguatan Fungsi Legislasi dan Pengawasan Tuha Peut dalam Mewujudkan Sistem Check and Balances Pemerintahan Gampong (Studi pada Gampong Labuhan Keude Kecamatan Sungai Raya)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/pemerintahan-gampong-fungsi-legislasi-dpr-lembaga-thumb-1a4f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/pemerintahan-gampong-fungsi-legislasi-dpr-lembaga-thumb-1a4f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/pemerintahan-gampong-fungsi-legislasi-dpr-lembaga-thumb-1a4f7.webp 1x" title="JURIS - Penguatan Fungsi Legislasi dan Pengawasan Tuha Peut dalam Mewujudkan Sistem Check and Balances Pemerintahan Gampong (Studi pada Gampong Labuhan Keude Kecamatan Sungai Raya)" alt="JURIS - Penguatan Fungsi Legislasi dan Pengawasan Tuha Peut dalam Mewujudkan Sistem Check and Balances Pemerintahan Gampong (Studi pada Gampong Labuhan Keude Kecamatan Sungai Raya)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/e/pemerintahan-gampong-fungsi-legislasi-dpr-lembaga-thumb-1ef5b.webp" title="JURIS - Penguatan Fungsi Legislasi dan Pengawasan Tuha Peut dalam Mewujudkan Sistem Check and Balances Pemerintahan Gampong (Studi pada Gampong Labuhan Keude Kecamatan Sungai Raya)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/pemerintahan-gampong-fungsi-legislasi-dpr-lembaga-thumb-1ef5b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/pemerintahan-gampong-fungsi-legislasi-dpr-lembaga-thumb-1ef5b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/pemerintahan-gampong-fungsi-legislasi-dpr-lembaga-thumb-1ef5b.webp 1x" title="JURIS - Penguatan Fungsi Legislasi dan Pengawasan Tuha Peut dalam Mewujudkan Sistem Check and Balances Pemerintahan Gampong (Studi pada Gampong Labuhan Keude Kecamatan Sungai Raya)" alt="JURIS - Penguatan Fungsi Legislasi dan Pengawasan Tuha Peut dalam Mewujudkan Sistem Check and Balances Pemerintahan Gampong (Studi pada Gampong Labuhan Keude Kecamatan Sungai Raya)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67443-pemerintahan-gampong-fungsi-legislasi-dpr-l" title="JURIS - Penguatan Fungsi Legislasi dan Pengawasan Tuha Peut dalam Mewujudkan Sistem Check and Balances Pemerintahan Gampong (Studi pada Gampong Labuhan Keude Kecamatan Sungai Raya)" target="_blank">Penguatan Fungsi Legislasi dan Pengawasan Tuha Peut dalam Mewujudkan Sistem Check and Balances Pemerintahan Gampong (Studi pada Gampong Labuhan Keude Kecamatan Sungai Raya)</a>: Untuk memperkuat sistem check and balances dalam pemerintahan gampong, penelitian ini mengusulkan beberapa strategi. Pertama, perlu dipertahankan komposisi Tuha Peut yang berbasis tokoh adat dan tokoh masyarakat sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai lokal Aceh. Kedua, membentuk Tim Pendamping Legislasi Gampong yang melibatkan akademisi, praktisi hukum, dan pendamping desa untuk mendukung penyusunan qanun gampong. Ketiga, menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) pengawasan sebagai pedoman pelaksanaan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan gampong. Keempat, melaksanakan pendidikan dan pelatihan secara berkala mengenai legislasi, tata kelola pemerintahan, dan pengawasan anggaran bagi anggota Tuha Peut. Kelima, membangun kemitraan antara pemerintah gampong, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi dalam penguatan kapasitas kelembagaan Tuha Peut. Dengan demikian, Tuha Peut dapat mempertahankan karakteristiknya sebagai lembaga adat sekaligus menjalankan fungsi legislasi dan pengawasan secara profesional dalam kerangka check and balances pemerintahan gampong..
<br>Pelaksanaan fungsi legislasi dan pengawasan Tuha Peut di Gampong Labuhan Keude Kecamatan Sungai Raya belum terlaksana secara optimal sebagaimana amanat peraturan perundang-undangan.Meskipun secara normatif Tuha Peut memiliki kedudukan sebagai badan permusyawaratan gampong yang berfungsi membahas qanun gampong, mengawasi penyelenggaraan pemerintahan, serta menyetujui Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong, implementasinya masih didominasi oleh pelaksanaan fungsi sosial dan penyelesaian persoalan adat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi tersebut dipengaruhi oleh komposisi keanggotaan Tuha Peut yang mayoritas berasal dari tokoh adat dan tokoh masyarakat dengan latar belakang pendidikan formal yang relatif terbatas, sehingga kapasitas dalam menjalankan fungsi legislasi dan pengawasan belum berkembang secara optimal.Akibatnya, mekanisme check and balances antara Keuchik dan Tuha Peut belum berjalan secara efektif dalam mewujudkan pemerintahan gampong yang akuntabel.Rekonstruksi sistem check and balances tidak memerlukan perubahan terhadap kedudukan maupun komposisi Tuha Peut sebagai representasi masyarakat adat, melainkan diarahkan pada penguatan kapasitas kelembagaan dalam menjalankan kewenangan yang telah diberikan oleh hukum
<br>Tuha Peut merupakan badan permusyawaratan gampong yang berfungsi menjalankan legislasi, pengawasan, dan penyaluran aspirasi masyarakat sebagai implementasi prinsip check and balances dalam pemerintahan gampong. Namun, pelaksanaan fungsi tersebut di Gampong Labuhan Keude Kecamatan Sungai Raya belum berjalan optimal karena peran Tuha Peut masih dominan pada penyelesaian persoalan adat, sementara legislasi dan fungsi pengawasan belum dilaksanakan secara efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis problematika pelaksanaan legislasi dan pengawasan Tuha Peut serta merumuskan model...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/e/pemerintahan-gampong-fungsi-legislasi-dpr-lembaga-thumb-c8d5a.webp" type="image/webp" length="77514" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/pemerintahan-gampong-fungsi-legislasi-dpr-lembaga-thumb-c8d5a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/pemerintahan-gampong-fungsi-legislasi-dpr-lembaga-thumb-1a4f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/pemerintahan-gampong-fungsi-legislasi-dpr-lembaga-thumb-1ef5b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1646-cattleyadf.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16541-judge-jurnal-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Trend Produk Tas Sekolah Sebagai Preferensi Konsumen Menggunakan Google Trends Dan Marketplace Shopee ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Trend Produk Tas Sekolah Sebagai Preferensi Konsumen Menggunakan Google Trends Dan Marketplace Shopee ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Trend Produk Tas Sekolah Sebagai Preferensi Konsumen Menggunakan Google Trends Dan Marketplace Shopee ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67455-obesitas-gaya-hidup-tarik-produk-wisata-pemilihan</link>
	<guid isPermaLink="false">468bdb62cca8763b5cd4d42a16538ae6</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 10:41:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eka martiana ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti mualfa ]]></category>
	<category><![CDATA[ ika tyas ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eka,ika,martiana,mualfa,siti,tyas]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat mengeksplorasi dampak penggunaan media sosial seperti Instagram atau TikTok terhadap preferensi konsumen terhadap produk tas sekolah, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Trend Produk Tas Sekolah Sebagai Preferensi Konsumen Menggunakan Google Trends Dan Marketplace Shopee: Berdasarkan temuan penelitian, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat mengeksplorasi dampak penggunaan media sosial seperti Instagram atau TikTok terhadap preferensi konsumen terhadap produk tas sekolah, karena platform tersebut sering menjadi sumber inspirasi belanja. Kedua, penelitian bisa membandingkan tren produk tas sekolah di berbagai wilayah Indonesia untuk melihat perbedaan preferensi berdasarkan budaya lokal atau kebutuhan spesifik masyarakat. Ketiga, penelitian lanjutan dapat fokus pada aspek keberlanjutan, seperti penggunaan bahan ramah lingkungan dalam produksi tas sekolah, untuk mengetahui sejauh mana konsumen bersedia membayar lebih tinggi demi produk yang lebih ramah lingkungan. Selain itu, penelitian juga bisa mengevaluasi efektivitas strategi pemasaran berbasis data besar (big data) untuk meningkatkan daya tarik produk. Dengan memperluas cakupan analisis, penelitian ini dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang dinamika pasar dan kebutuhan konsumen yang berubah seiring perkembangan teknologi dan tren sosial.. Berdasarkan data dari kata kunci "tas sekolah" di Google Trends, meskipun menunjukkan penurunan frekuensi setiap tahunnya, akan tetapi di marketplace Shopee masih menunjukkan penjualan yang tinggi.Dengan demikian disimpulkan bahwa adanya perubahan terhadap kata kunci yang digunakan, yaitu menjadi lebih spesifik dan berbahasa kekinian, atau bahkan menunjukkan pergeseran preferensi gaya hidup masyarakat terhadap produk tas sekolah Perkembangan teknologi yang pesat telah menghasilkan berbagai sumber data yang dapat dimanfaatkan untuk memahami tren pasar dan perilaku konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis trend produk tas sekolah menggunakan Google Trends serta membandingkan produk tas sekolah yang tersedia pada marketplace Shopee guna mengidentifikasi produk yang paling direkomendasikan. Kriteria pemilihan produk tas sekolah pada Shopee meliputi jumlah penjualan lebih dari 10.000 unit dan tingkat rating yang tinggi, yaitu berkisar antara 4,8 hingga 4,9. Sementara itu, data Google Trends diperoleh melalui analisis kata kunci "school bag" untuk mengamati perkembangan tren pasar. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan minat pencarian yang berulang pada periode tertentu setiap tahunnya, tetapi peningkatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/d/obesitas-gaya-hidup-tarik-produk-wisata-pemilihan-thumb-0b0d2.webp" title="JURIS - Analisis Trend Produk Tas Sekolah Sebagai Preferensi Konsumen Menggunakan Google Trends Dan Marketplace Shopee" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/obesitas-gaya-hidup-tarik-produk-wisata-pemilihan-thumb-0b0d2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/obesitas-gaya-hidup-tarik-produk-wisata-pemilihan-thumb-0b0d2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/obesitas-gaya-hidup-tarik-produk-wisata-pemilihan-thumb-0b0d2.webp 1x" title="JURIS - Analisis Trend Produk Tas Sekolah Sebagai Preferensi Konsumen Menggunakan Google Trends Dan Marketplace Shopee" alt="JURIS - Analisis Trend Produk Tas Sekolah Sebagai Preferensi Konsumen Menggunakan Google Trends Dan Marketplace Shopee" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/obesitas-gaya-hidup-tarik-produk-wisata-pemilihan-thumb-d73b2.webp" title="JURIS - Analisis Trend Produk Tas Sekolah Sebagai Preferensi Konsumen Menggunakan Google Trends Dan Marketplace Shopee" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/obesitas-gaya-hidup-tarik-produk-wisata-pemilihan-thumb-d73b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/obesitas-gaya-hidup-tarik-produk-wisata-pemilihan-thumb-d73b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/obesitas-gaya-hidup-tarik-produk-wisata-pemilihan-thumb-d73b2.webp 1x" title="JURIS - Analisis Trend Produk Tas Sekolah Sebagai Preferensi Konsumen Menggunakan Google Trends Dan Marketplace Shopee" alt="JURIS - Analisis Trend Produk Tas Sekolah Sebagai Preferensi Konsumen Menggunakan Google Trends Dan Marketplace Shopee" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/obesitas-gaya-hidup-tarik-produk-wisata-pemilihan-thumb-74592.webp" title="JURIS - Analisis Trend Produk Tas Sekolah Sebagai Preferensi Konsumen Menggunakan Google Trends Dan Marketplace Shopee" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/obesitas-gaya-hidup-tarik-produk-wisata-pemilihan-thumb-74592.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/obesitas-gaya-hidup-tarik-produk-wisata-pemilihan-thumb-74592.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/obesitas-gaya-hidup-tarik-produk-wisata-pemilihan-thumb-74592.webp 1x" title="JURIS - Analisis Trend Produk Tas Sekolah Sebagai Preferensi Konsumen Menggunakan Google Trends Dan Marketplace Shopee" alt="JURIS - Analisis Trend Produk Tas Sekolah Sebagai Preferensi Konsumen Menggunakan Google Trends Dan Marketplace Shopee" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67455-obesitas-gaya-hidup-tarik-produk-wisata-pemilihan" title="JURIS - Analisis Trend Produk Tas Sekolah Sebagai Preferensi Konsumen Menggunakan Google Trends Dan Marketplace Shopee" target="_blank">Analisis Trend Produk Tas Sekolah Sebagai Preferensi Konsumen Menggunakan Google Trends Dan Marketplace Shopee</a>: Berdasarkan temuan penelitian, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat mengeksplorasi dampak penggunaan media sosial seperti Instagram atau TikTok terhadap preferensi konsumen terhadap produk tas sekolah, karena platform tersebut sering menjadi sumber inspirasi belanja. Kedua, penelitian bisa membandingkan tren produk tas sekolah di berbagai wilayah Indonesia untuk melihat perbedaan preferensi berdasarkan budaya lokal atau kebutuhan spesifik masyarakat. Ketiga, penelitian lanjutan dapat fokus pada aspek keberlanjutan, seperti penggunaan bahan ramah lingkungan dalam produksi tas sekolah, untuk mengetahui sejauh mana konsumen bersedia membayar lebih tinggi demi produk yang lebih ramah lingkungan. Selain itu, penelitian juga bisa mengevaluasi efektivitas strategi pemasaran berbasis data besar (big data) untuk meningkatkan daya tarik produk. Dengan memperluas cakupan analisis, penelitian ini dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang dinamika pasar dan kebutuhan konsumen yang berubah seiring perkembangan teknologi dan tren sosial..
<br>Berdasarkan data dari kata kunci "tas sekolah" di Google Trends, meskipun menunjukkan penurunan frekuensi setiap tahunnya, akan tetapi di marketplace Shopee masih menunjukkan penjualan yang tinggi.Dengan demikian disimpulkan bahwa adanya perubahan terhadap kata kunci yang digunakan, yaitu menjadi lebih spesifik dan berbahasa kekinian, atau bahkan menunjukkan pergeseran preferensi gaya hidup masyarakat terhadap produk tas sekolah
<br>Perkembangan teknologi yang pesat telah menghasilkan berbagai sumber data yang dapat dimanfaatkan untuk memahami tren pasar dan perilaku konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis trend produk tas sekolah menggunakan Google Trends serta membandingkan produk tas sekolah yang tersedia pada marketplace Shopee guna mengidentifikasi produk yang paling direkomendasikan. Kriteria pemilihan produk tas sekolah pada Shopee meliputi jumlah penjualan lebih dari 10.000 unit dan tingkat rating yang tinggi, yaitu berkisar antara 4,8 hingga 4,9. Sementara itu, data Google Trends diperoleh melalui analisis kata kunci "school bag" untuk mengamati perkembangan tren pasar. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan minat pencarian yang berulang pada periode tertentu setiap tahunnya, tetapi peningkatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/d/obesitas-gaya-hidup-tarik-produk-wisata-pemilihan-thumb-74592.webp" type="image/webp" length="88234" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/obesitas-gaya-hidup-tarik-produk-wisata-pemilihan-thumb-0b0d2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/obesitas-gaya-hidup-tarik-produk-wisata-pemilihan-thumb-d73b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/obesitas-gaya-hidup-tarik-produk-wisata-pemilihan-thumb-74592.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-68-unars.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18814-growth.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Visiting Tourism Destination Is It Influenced by Smart Tourism Technology ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Visiting Tourism Destination Is It Influenced by Smart Tourism Technology ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Visiting Tourism Destination Is It Influenced by Smart Tourism Technology ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67439-pariwisata-cerdas-kawasan-v-hasil-studi</link>
	<guid isPermaLink="false">48e1393fe5cc35779270347e096ddced</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 10:39:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak teknologi pariwisata cerdas terhadap kepuasan wisatawan di wilayah lain di Indonesia. 2. Analisis peran media sosial dalam meningkatkan pengalaman pariwisata cerdas melalui interaksi pengguna. 3. Studi tentang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Visiting Tourism Destination: Is It Influenced by Smart Tourism Technology?: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak teknologi pariwisata cerdas terhadap kepuasan wisatawan di wilayah lain di Indonesia. 2. Analisis peran media sosial dalam meningkatkan pengalaman pariwisata cerdas melalui interaksi pengguna. 3. Studi tentang pengaruh jangka panjang teknologi pariwisata cerdas terhadap loyalitas wisatawan terhadap destinasi tertentu.. Teknologi pariwisata cerdas memiliki pengaruh signifikan terhadap niat mengunjungi destinasi pariwisata.Atribut seperti sistem informasi cerdas, manajemen pariwisata cerdas, dan keamanan cerdas berkontribusi terhadap peningkatan niat kunjungan.Studi ini menunjukkan pentingnya pengintegrasian teknologi dalam meningkatkan pengalaman wisata dan daya tarik destinasi pariwisata Perkembangan teknologi telah mengubah berbagai sektor kehidupan menjadi lebih cerdas, termasuk pariwisata. Studi ini bertujuan menganalisis pengaruh atribut teknologi pariwisata cerdas terhadap niat mengunjungi destinasi pariwisata. Studi ini menggunakan sampel 324 wisatawan di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Partial Least Square digunakan untuk menguji hubungan antara variabel. Hasil studi menunjukkan bahwa atribut teknologi pariwisata cerdas seperti sistem informasi cerdas, manajemen pariwisata cerdas, wisata cerdas, sistem e-commerce, keamanan cerdas, lalu lintas cerdas, dan objek pariwisata virtual mempengaruhi niat mengunjungi. Studi juga menunjukkan pengaruh niat mengunjungi terhadap kunjungan ke destinasi pariwisata. Temuan studi ini memberikan dasar untuk merumuskan strategi implementasi teknologi pariwisata cerdas yang sesuai dalam menarik kunjungan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/d/pariwisata-cerdas-kawasan-v-hasil-studi-sistem-man-thumb-10e4c.webp" title="JURIS - Visiting Tourism Destination: Is It Influenced by Smart Tourism Technology?" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/pariwisata-cerdas-kawasan-v-hasil-studi-sistem-man-thumb-10e4c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/pariwisata-cerdas-kawasan-v-hasil-studi-sistem-man-thumb-10e4c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/pariwisata-cerdas-kawasan-v-hasil-studi-sistem-man-thumb-10e4c.webp 1x" title="JURIS - Visiting Tourism Destination: Is It Influenced by Smart Tourism Technology?" alt="JURIS - Visiting Tourism Destination: Is It Influenced by Smart Tourism Technology?" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/pariwisata-cerdas-kawasan-v-hasil-studi-sistem-man-thumb-0a75c.webp" title="JURIS - Visiting Tourism Destination: Is It Influenced by Smart Tourism Technology?" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/pariwisata-cerdas-kawasan-v-hasil-studi-sistem-man-thumb-0a75c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/pariwisata-cerdas-kawasan-v-hasil-studi-sistem-man-thumb-0a75c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/pariwisata-cerdas-kawasan-v-hasil-studi-sistem-man-thumb-0a75c.webp 1x" title="JURIS - Visiting Tourism Destination: Is It Influenced by Smart Tourism Technology?" alt="JURIS - Visiting Tourism Destination: Is It Influenced by Smart Tourism Technology?" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/pariwisata-cerdas-kawasan-v-hasil-studi-sistem-man-thumb-abd5c.webp" title="JURIS - Visiting Tourism Destination: Is It Influenced by Smart Tourism Technology?" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/pariwisata-cerdas-kawasan-v-hasil-studi-sistem-man-thumb-abd5c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/pariwisata-cerdas-kawasan-v-hasil-studi-sistem-man-thumb-abd5c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/pariwisata-cerdas-kawasan-v-hasil-studi-sistem-man-thumb-abd5c.webp 1x" title="JURIS - Visiting Tourism Destination: Is It Influenced by Smart Tourism Technology?" alt="JURIS - Visiting Tourism Destination: Is It Influenced by Smart Tourism Technology?" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67439-pariwisata-cerdas-kawasan-v-hasil-studi" title="JURIS - Visiting Tourism Destination: Is It Influenced by Smart Tourism Technology?" target="_blank">Visiting Tourism Destination: Is It Influenced by Smart Tourism Technology?</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak teknologi pariwisata cerdas terhadap kepuasan wisatawan di wilayah lain di Indonesia. 2. Analisis peran media sosial dalam meningkatkan pengalaman pariwisata cerdas melalui interaksi pengguna. 3. Studi tentang pengaruh jangka panjang teknologi pariwisata cerdas terhadap loyalitas wisatawan terhadap destinasi tertentu..
<br>Teknologi pariwisata cerdas memiliki pengaruh signifikan terhadap niat mengunjungi destinasi pariwisata.Atribut seperti sistem informasi cerdas, manajemen pariwisata cerdas, dan keamanan cerdas berkontribusi terhadap peningkatan niat kunjungan.Studi ini menunjukkan pentingnya pengintegrasian teknologi dalam meningkatkan pengalaman wisata dan daya tarik destinasi pariwisata
<br>Perkembangan teknologi telah mengubah berbagai sektor kehidupan menjadi lebih cerdas, termasuk pariwisata. Studi ini bertujuan menganalisis pengaruh atribut teknologi pariwisata cerdas terhadap niat mengunjungi destinasi pariwisata. Studi ini menggunakan sampel 324 wisatawan di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Partial Least Square digunakan untuk menguji hubungan antara variabel. Hasil studi menunjukkan bahwa atribut teknologi pariwisata cerdas seperti sistem informasi cerdas, manajemen pariwisata cerdas, wisata cerdas, sistem e-commerce, keamanan cerdas, lalu lintas cerdas, dan objek pariwisata virtual mempengaruhi niat mengunjungi. Studi juga menunjukkan pengaruh niat mengunjungi terhadap kunjungan ke destinasi pariwisata. Temuan studi ini memberikan dasar untuk merumuskan strategi implementasi teknologi pariwisata cerdas yang sesuai dalam menarik kunjungan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/d/pariwisata-cerdas-kawasan-v-hasil-studi-sistem-man-thumb-abd5c.webp" type="image/webp" length="252106" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/pariwisata-cerdas-kawasan-v-hasil-studi-sistem-man-thumb-10e4c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/pariwisata-cerdas-kawasan-v-hasil-studi-sistem-man-thumb-0a75c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/pariwisata-cerdas-kawasan-v-hasil-studi-sistem-man-thumb-abd5c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-482-ub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17328-journal-indonesian-tourism-development-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penguatan Peran Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Timur dalam Perlindungan Hukum Tenaga Kerja Freelance ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penguatan Peran Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Timur dalam Perlindungan Hukum Tenaga Kerja Freelance ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penguatan Peran Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Timur dalam Perlindungan Hukum Tenaga Kerja Freelance ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67446-aceh-tim-konten-hak-tenaga-sengketa-fre</link>
	<guid isPermaLink="false">491d9b3cec76059755ac26410c1af360</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 10:34:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ yunda amalia ]]></category>
	<category><![CDATA[ henry aspan ]]></category>
	<category><![CDATA[ beby sendy ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amalia,aspan,beby,henry,sendy,yunda]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas Peraturan Bupati Aceh Timur dalam melindungi hak-hak tenaga kerja freelance, terutama dalam penyelesaian sengketa dan akses jaminan sosial. 2. Studi perbandingan antara kebijakan perlindungan tenaga kerja ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penguatan Peran Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Timur dalam Perlindungan Hukum Tenaga Kerja Freelance: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas Peraturan Bupati Aceh Timur dalam melindungi hak-hak tenaga kerja freelance, terutama dalam penyelesaian sengketa dan akses jaminan sosial. 2. Studi perbandingan antara kebijakan perlindungan tenaga kerja freelance di Kabupaten Aceh Timur dengan daerah lain di Indonesia untuk mengidentifikasi best practices dan tantangan umum. 3. Penelitian tentang dampak platform digital terhadap dinamika hubungan kerja freelance, termasuk bagaimana regulasi lokal dapat mengakomodasi perubahan struktur ketenagakerjaan yang semakin fleksibel.. Kedudukan tenaga kerja freelance di Indonesia masih ambigu karena belum diakui secara tegas sebagai subjek hubungan kerja.Di Kabupaten Aceh Timur, peran pemerintah daerah dalam perlindungan hukum tenaga kerja freelance sangat penting, terutama melalui kebijakan administratif seperti Peraturan Bupati.Rekomendasi penelitian ini menekankan perlunya regulasi yang lebih komprehensif untuk memastikan kepastian hukum dan akses jaminan sosial bagi pekerja freelance.Selain itu, diperlukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan yang ada dan membandingkan dengan model lain di daerah lain Perkembangan gig economy telah mendorong meningkatnya jumlah tenaga kerja lepas (freelance) di Indonesia, termasuk di Kabupaten Aceh Timur. Namun, sistem hukum ketenagakerjaan nasional belum memberikan pengakuan yang tegas terhadap kedudukan freelance sebagai subjek hubungan kerja, sehingga perlindungan hukumnya masih bersifat parsial. Penelitian ini bertujuan menganalisis kedudukan hukum tenaga kerja freelance serta peran Dinas Perindustrian, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Aceh Timur dalam membangun kerangka perlindungan hukum bagi pekerja freelance. Penelitian menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, konseptual, dan studi lapangan melalui pengumpulan data primer... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/9/aceh-tim-konten-hak-tenaga-sengketa-freelance-perl-thumb-727db.webp" title="JURIS - Penguatan Peran Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Timur dalam Perlindungan Hukum Tenaga Kerja Freelance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/aceh-tim-konten-hak-tenaga-sengketa-freelance-perl-thumb-727db.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/aceh-tim-konten-hak-tenaga-sengketa-freelance-perl-thumb-727db.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/aceh-tim-konten-hak-tenaga-sengketa-freelance-perl-thumb-727db.webp 1x" title="JURIS - Penguatan Peran Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Timur dalam Perlindungan Hukum Tenaga Kerja Freelance" alt="JURIS - Penguatan Peran Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Timur dalam Perlindungan Hukum Tenaga Kerja Freelance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/aceh-tim-konten-hak-tenaga-sengketa-freelance-perl-thumb-03331.webp" title="JURIS - Penguatan Peran Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Timur dalam Perlindungan Hukum Tenaga Kerja Freelance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/aceh-tim-konten-hak-tenaga-sengketa-freelance-perl-thumb-03331.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/aceh-tim-konten-hak-tenaga-sengketa-freelance-perl-thumb-03331.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/aceh-tim-konten-hak-tenaga-sengketa-freelance-perl-thumb-03331.webp 1x" title="JURIS - Penguatan Peran Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Timur dalam Perlindungan Hukum Tenaga Kerja Freelance" alt="JURIS - Penguatan Peran Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Timur dalam Perlindungan Hukum Tenaga Kerja Freelance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/aceh-tim-konten-hak-tenaga-sengketa-freelance-perl-thumb-0c8a9.webp" title="JURIS - Penguatan Peran Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Timur dalam Perlindungan Hukum Tenaga Kerja Freelance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/aceh-tim-konten-hak-tenaga-sengketa-freelance-perl-thumb-0c8a9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/aceh-tim-konten-hak-tenaga-sengketa-freelance-perl-thumb-0c8a9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/aceh-tim-konten-hak-tenaga-sengketa-freelance-perl-thumb-0c8a9.webp 1x" title="JURIS - Penguatan Peran Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Timur dalam Perlindungan Hukum Tenaga Kerja Freelance" alt="JURIS - Penguatan Peran Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Timur dalam Perlindungan Hukum Tenaga Kerja Freelance" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67446-aceh-tim-konten-hak-tenaga-sengketa-fre" title="JURIS - Penguatan Peran Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Timur dalam Perlindungan Hukum Tenaga Kerja Freelance" target="_blank">Penguatan Peran Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Timur dalam Perlindungan Hukum Tenaga Kerja Freelance</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas Peraturan Bupati Aceh Timur dalam melindungi hak-hak tenaga kerja freelance, terutama dalam penyelesaian sengketa dan akses jaminan sosial. 2. Studi perbandingan antara kebijakan perlindungan tenaga kerja freelance di Kabupaten Aceh Timur dengan daerah lain di Indonesia untuk mengidentifikasi best practices dan tantangan umum. 3. Penelitian tentang dampak platform digital terhadap dinamika hubungan kerja freelance, termasuk bagaimana regulasi lokal dapat mengakomodasi perubahan struktur ketenagakerjaan yang semakin fleksibel..
<br>Kedudukan tenaga kerja freelance di Indonesia masih ambigu karena belum diakui secara tegas sebagai subjek hubungan kerja.Di Kabupaten Aceh Timur, peran pemerintah daerah dalam perlindungan hukum tenaga kerja freelance sangat penting, terutama melalui kebijakan administratif seperti Peraturan Bupati.Rekomendasi penelitian ini menekankan perlunya regulasi yang lebih komprehensif untuk memastikan kepastian hukum dan akses jaminan sosial bagi pekerja freelance.Selain itu, diperlukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan yang ada dan membandingkan dengan model lain di daerah lain
<br>Perkembangan gig economy telah mendorong meningkatnya jumlah tenaga kerja lepas (freelance) di Indonesia, termasuk di Kabupaten Aceh Timur. Namun, sistem hukum ketenagakerjaan nasional belum memberikan pengakuan yang tegas terhadap kedudukan freelance sebagai subjek hubungan kerja, sehingga perlindungan hukumnya masih bersifat parsial. Penelitian ini bertujuan menganalisis kedudukan hukum tenaga kerja freelance serta peran Dinas Perindustrian, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Aceh Timur dalam membangun kerangka perlindungan hukum bagi pekerja freelance. Penelitian menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, konseptual, dan studi lapangan melalui pengumpulan data primer...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/9/aceh-tim-konten-hak-tenaga-sengketa-freelance-perl-thumb-03331.webp" type="image/webp" length="81440" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/aceh-tim-konten-hak-tenaga-sengketa-freelance-perl-thumb-727db.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/aceh-tim-konten-hak-tenaga-sengketa-freelance-perl-thumb-03331.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/aceh-tim-konten-hak-tenaga-sengketa-freelance-perl-thumb-0c8a9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1646-cattleyadf.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16541-judge-jurnal-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Exploring the Influence of Cultural and Privacy Perceptions on the Adoption of Mobile Banking ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Exploring the Influence of Cultural and Privacy Perceptions on the Adoption of Mobile Banking ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Exploring the Influence of Cultural and Privacy Perceptions on the Adoption of Mobile Banking ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67456-budaya-digital-sehat-eksplorasi-pengaruh-pr</link>
	<guid isPermaLink="false">b529b5f10cc2a266e6d9e2bb3e2a52b2</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 10:31:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif yang menyelidiki pengaruh budaya dan literasi teknologi pada persepsi privasi dan keamanan di berbagai negara dengan latar belakang budaya yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Exploring the Influence of Cultural and Privacy Perceptions on the Adoption of Mobile Banking: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif yang menyelidiki pengaruh budaya dan literasi teknologi pada persepsi privasi dan keamanan di berbagai negara dengan latar belakang budaya yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan strategi edukasi dan pelatihan untuk meningkatkan literasi teknologi dan kesadaran akan privasi dan keamanan data, terutama di kalangan pengguna yang kurang melek teknologi. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran teknologi baru seperti blockchain dalam meningkatkan keamanan dan privasi data di mobile banking. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki strategi yang dapat digunakan perusahaan untuk meningkatkan loyalitas pengguna, seperti program loyalitas atau fitur menarik. Penelitian juga dapat menyelidiki pengaruh regulasi pemerintah dan perkembangan teknologi pada adopsi dan loyalitas mobile banking.. The findings indicate that cultural orientation exerts a statistically significant influence on both perceptions of privacy and behavioral intention to adopt mobile banking.Specifically, culture demonstrates a positive effect on perceptions of privacy and data security ( = 0.002), suggesting that stronger cultural awareness or alignment enhances usersAo sensitivity to privacy-related issues.However, culture exhibits a significant negative effect on the intention to use mobile banking ( = -0.Technological literacy is found to have a significant negative effect on perceptions of privacy and data security ( = -0.Perceptions of privacy and data security emerge as critical determinants within the model.The results show that PRIVACY has a significant positive effect on intention to use mobile banking ( = 0.005) and on user loyalty ( = 0.Furthermore, intention to use mobile banking significantly influences user loyalty ( = 0.001), indicating that repeated and sustained usage behavior strengthens commitment to the platform.Overall, the results suggest that perceptions of privacy and data security, along with behavioral intention, function as key mediating variables within the model.The influence of cultural orientation and technological literacy on mobile banking loyalty is largely indirect, operating through usersAo perceptions and subsequent behavioral intentions Model penelitian ini mengkaji dampak orientasi budaya dan literasi digital terhadap persepsi privasi dan keamanan, yang kemudian memengaruhi niat penggunaan dan loyalitas. Survei dilakukan kepada mahasiswa untuk mengukur latar belakang budaya, literasi teknologi, persepsi privasi dan keamanan, serta niat menggunakan mobile banking. Temuan menunjukkan bahwa budaya secara signifikan memengaruhi persepsi privasi dan keamanan, yang berdampak positif pada niat dan loyalitas penggunaan mobile banking. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa memperkuat persepsi privasi dan niat penggunaan sistem adalah kunci untuk meningkatkan loyalitas. Penelitian ini mendukung temuan sebelumnya tentang pengaruh budaya digital terhadap persepsi privasi dan perannya dalam membangun kepercayaan pengguna. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/2/budaya-digital-sehat-eksplorasi-pengaruh-program-o-thumb-ab8f8.webp" title="JURIS - Exploring the Influence of Cultural and Privacy Perceptions on the Adoption of Mobile Banking" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/budaya-digital-sehat-eksplorasi-pengaruh-program-o-thumb-ab8f8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/budaya-digital-sehat-eksplorasi-pengaruh-program-o-thumb-ab8f8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/budaya-digital-sehat-eksplorasi-pengaruh-program-o-thumb-ab8f8.webp 1x" title="JURIS - Exploring the Influence of Cultural and Privacy Perceptions on the Adoption of Mobile Banking" alt="JURIS - Exploring the Influence of Cultural and Privacy Perceptions on the Adoption of Mobile Banking" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/budaya-digital-sehat-eksplorasi-pengaruh-program-o-thumb-f0b86.webp" title="JURIS - Exploring the Influence of Cultural and Privacy Perceptions on the Adoption of Mobile Banking" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/budaya-digital-sehat-eksplorasi-pengaruh-program-o-thumb-f0b86.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/budaya-digital-sehat-eksplorasi-pengaruh-program-o-thumb-f0b86.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/budaya-digital-sehat-eksplorasi-pengaruh-program-o-thumb-f0b86.webp 1x" title="JURIS - Exploring the Influence of Cultural and Privacy Perceptions on the Adoption of Mobile Banking" alt="JURIS - Exploring the Influence of Cultural and Privacy Perceptions on the Adoption of Mobile Banking" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/budaya-digital-sehat-eksplorasi-pengaruh-program-o-thumb-d772c.webp" title="JURIS - Exploring the Influence of Cultural and Privacy Perceptions on the Adoption of Mobile Banking" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/budaya-digital-sehat-eksplorasi-pengaruh-program-o-thumb-d772c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/budaya-digital-sehat-eksplorasi-pengaruh-program-o-thumb-d772c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/budaya-digital-sehat-eksplorasi-pengaruh-program-o-thumb-d772c.webp 1x" title="JURIS - Exploring the Influence of Cultural and Privacy Perceptions on the Adoption of Mobile Banking" alt="JURIS - Exploring the Influence of Cultural and Privacy Perceptions on the Adoption of Mobile Banking" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67456-budaya-digital-sehat-eksplorasi-pengaruh-pr" title="JURIS - Exploring the Influence of Cultural and Privacy Perceptions on the Adoption of Mobile Banking" target="_blank">Exploring the Influence of Cultural and Privacy Perceptions on the Adoption of Mobile Banking</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif yang menyelidiki pengaruh budaya dan literasi teknologi pada persepsi privasi dan keamanan di berbagai negara dengan latar belakang budaya yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan strategi edukasi dan pelatihan untuk meningkatkan literasi teknologi dan kesadaran akan privasi dan keamanan data, terutama di kalangan pengguna yang kurang melek teknologi. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran teknologi baru seperti blockchain dalam meningkatkan keamanan dan privasi data di mobile banking. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki strategi yang dapat digunakan perusahaan untuk meningkatkan loyalitas pengguna, seperti program loyalitas atau fitur menarik. Penelitian juga dapat menyelidiki pengaruh regulasi pemerintah dan perkembangan teknologi pada adopsi dan loyalitas mobile banking..
<br>The findings indicate that cultural orientation exerts a statistically significant influence on both perceptions of privacy and behavioral intention to adopt mobile banking.Specifically, culture demonstrates a positive effect on perceptions of privacy and data security ( = 0.002), suggesting that stronger cultural awareness or alignment enhances usersAo sensitivity to privacy-related issues.However, culture exhibits a significant negative effect on the intention to use mobile banking ( = -0.Technological literacy is found to have a significant negative effect on perceptions of privacy and data security ( = -0.Perceptions of privacy and data security emerge as critical determinants within the model.The results show that PRIVACY has a significant positive effect on intention to use mobile banking ( = 0.005) and on user loyalty ( = 0.Furthermore, intention to use mobile banking significantly influences user loyalty ( = 0.001), indicating that repeated and sustained usage behavior strengthens commitment to the platform.Overall, the results suggest that perceptions of privacy and data security, along with behavioral intention, function as key mediating variables within the model.The influence of cultural orientation and technological literacy on mobile banking loyalty is largely indirect, operating through usersAo perceptions and subsequent behavioral intentions
<br>Model penelitian ini mengkaji dampak orientasi budaya dan literasi digital terhadap persepsi privasi dan keamanan, yang kemudian memengaruhi niat penggunaan dan loyalitas. Survei dilakukan kepada mahasiswa untuk mengukur latar belakang budaya, literasi teknologi, persepsi privasi dan keamanan, serta niat menggunakan mobile banking. Temuan menunjukkan bahwa budaya secara signifikan memengaruhi persepsi privasi dan keamanan, yang berdampak positif pada niat dan loyalitas penggunaan mobile banking. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa memperkuat persepsi privasi dan niat penggunaan sistem adalah kunci untuk meningkatkan loyalitas. Penelitian ini mendukung temuan sebelumnya tentang pengaruh budaya digital terhadap persepsi privasi dan perannya dalam membangun kepercayaan pengguna.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/2/budaya-digital-sehat-eksplorasi-pengaruh-program-o-thumb-f0b86.webp" type="image/webp" length="124258" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/budaya-digital-sehat-eksplorasi-pengaruh-program-o-thumb-ab8f8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/budaya-digital-sehat-eksplorasi-pengaruh-program-o-thumb-f0b86.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/budaya-digital-sehat-eksplorasi-pengaruh-program-o-thumb-d772c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1920-perbanas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18784-journal-economics-business-accountancy-ventura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Economic Globalization and Fertility Rate Evidence from Leading Export Oriented Provinces in Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Economic Globalization and Fertility Rate Evidence from Leading Export Oriented Provinces in Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Economic Globalization and Fertility Rate Evidence from Leading Export Oriented Provinces in Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67458-globalisasi-ekonomi-fertilitas-pendidikan-perempua</link>
	<guid isPermaLink="false">16eb0754639105427c2b8947aa19d90e</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 10:29:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada kebijakan keluarga ramah pekerja, termasuk perlindungan pekerja yang lebih kuat, cuti kerja yang terjangkau, perawatan anak yang terjangkau, dan fleksibilitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Economic Globalization and Fertility Rate: Evidence from Leading Export-Oriented Provinces in Indonesia: Berdasarkan temuan penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada kebijakan keluarga ramah pekerja, termasuk perlindungan pekerja yang lebih kuat, cuti kerja yang terjangkau, perawatan anak yang terjangkau, dan fleksibilitas tempat kerja yang lebih besar. Kebijakan-kebijakan ini tidak hanya dirancang untuk meningkatkan fertilitas, tetapi juga untuk mengurangi konflik antara pekerjaan dan pembentukan keluarga, serta memungkinkan perempuan dan rumah tangga untuk membuat keputusan reproduksi dengan dukungan institusional yang lebih besar. Penelitian masa depan harus menggunakan periode observasi yang lebih lama, data tingkat rumah tangga, dan pendekatan mediasi atau spasial untuk lebih menyelidiki mekanisme yang menghubungkan globalisasi, institusi pasar kerja, dan fertilitas.. Studi ini mengungkapkan bahwa dinamika fertilitas di provinsi-provinsi pengekspor utama Indonesia dibentuk oleh interaksi antara globalisasi ekonomi, transformasi sosial-ekonomi perempuan, pengembangan keluarga, dukungan perawatan anak, dan pengaturan institusional terkait tenaga kerja.Fertilitas bukanlah fenomena demografis seragam, melainkan mencerminkan heterogenitas regional yang signifikan dalam struktur ekonomi, kondisi sosial, dan kapasitas institusional.Pendidikan tinggi perempuan, ketersediaan perawatan anak, dan perdagangan terbuka muncul sebagai faktor paling berpengaruh yang terkait dengan penurunan fertilitas, sementara FDI, pengembangan keluarga, dan regulasi cuti kerja menunjukkan efek yang lebih lemah.Namun, penyerapan tenaga kerja perempuan tidak menjelaskan perubahan fertilitas secara signifikan, menunjukkan bahwa status pekerjaan saja mungkin tidak cukup tanpa mempertimbangkan kualitas pekerjaan, keamanan, fleksibilitas, dan kondisi dukungan keluarga Penelitian ini menguji pengaruh globalisasi ekonomi dan tingkat fertilitas pada 14 provinsi pengekspor utama di Indonesia selama periode 2021-2025. Menggunakan data panel seimbang sebanyak 70 observasi, model ini diestimasi menggunakan Random Effects Model dengan metode Panel EGLS Cross-section Random Effects. Fertility Rate (FER) bertindak sebagai variabel terikat, sedangkan Women in Higher Education (WHE), Female Labour Employment (FLE), Family Development Index (FAM), Child Care (CLD), Foreign Direct Investment (FDI), Trade Openness (TO), dan Labour Leave Regulation... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/0/globalisasi-ekonomi-fertilitas-pendidikan-perempua-thumb-23e41.webp" title="JURIS - Economic Globalization and Fertility Rate: Evidence from Leading Export-Oriented Provinces in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/0/globalisasi-ekonomi-fertilitas-pendidikan-perempua-thumb-23e41.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/0/globalisasi-ekonomi-fertilitas-pendidikan-perempua-thumb-23e41.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/0/globalisasi-ekonomi-fertilitas-pendidikan-perempua-thumb-23e41.webp 1x" title="JURIS - Economic Globalization and Fertility Rate: Evidence from Leading Export-Oriented Provinces in Indonesia" alt="JURIS - Economic Globalization and Fertility Rate: Evidence from Leading Export-Oriented Provinces in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/0/globalisasi-ekonomi-fertilitas-pendidikan-perempua-thumb-72ce3.webp" title="JURIS - Economic Globalization and Fertility Rate: Evidence from Leading Export-Oriented Provinces in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/0/globalisasi-ekonomi-fertilitas-pendidikan-perempua-thumb-72ce3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/0/globalisasi-ekonomi-fertilitas-pendidikan-perempua-thumb-72ce3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/0/globalisasi-ekonomi-fertilitas-pendidikan-perempua-thumb-72ce3.webp 1x" title="JURIS - Economic Globalization and Fertility Rate: Evidence from Leading Export-Oriented Provinces in Indonesia" alt="JURIS - Economic Globalization and Fertility Rate: Evidence from Leading Export-Oriented Provinces in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/0/globalisasi-ekonomi-fertilitas-pendidikan-perempua-thumb-cf8fa.webp" title="JURIS - Economic Globalization and Fertility Rate: Evidence from Leading Export-Oriented Provinces in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/0/globalisasi-ekonomi-fertilitas-pendidikan-perempua-thumb-cf8fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/0/globalisasi-ekonomi-fertilitas-pendidikan-perempua-thumb-cf8fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/0/globalisasi-ekonomi-fertilitas-pendidikan-perempua-thumb-cf8fa.webp 1x" title="JURIS - Economic Globalization and Fertility Rate: Evidence from Leading Export-Oriented Provinces in Indonesia" alt="JURIS - Economic Globalization and Fertility Rate: Evidence from Leading Export-Oriented Provinces in Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67458-globalisasi-ekonomi-fertilitas-pendidikan-perempua" title="JURIS - Economic Globalization and Fertility Rate: Evidence from Leading Export-Oriented Provinces in Indonesia" target="_blank">Economic Globalization and Fertility Rate: Evidence from Leading Export-Oriented Provinces in Indonesia</a>: Berdasarkan temuan penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada kebijakan keluarga ramah pekerja, termasuk perlindungan pekerja yang lebih kuat, cuti kerja yang terjangkau, perawatan anak yang terjangkau, dan fleksibilitas tempat kerja yang lebih besar. Kebijakan-kebijakan ini tidak hanya dirancang untuk meningkatkan fertilitas, tetapi juga untuk mengurangi konflik antara pekerjaan dan pembentukan keluarga, serta memungkinkan perempuan dan rumah tangga untuk membuat keputusan reproduksi dengan dukungan institusional yang lebih besar. Penelitian masa depan harus menggunakan periode observasi yang lebih lama, data tingkat rumah tangga, dan pendekatan mediasi atau spasial untuk lebih menyelidiki mekanisme yang menghubungkan globalisasi, institusi pasar kerja, dan fertilitas..
<br>Studi ini mengungkapkan bahwa dinamika fertilitas di provinsi-provinsi pengekspor utama Indonesia dibentuk oleh interaksi antara globalisasi ekonomi, transformasi sosial-ekonomi perempuan, pengembangan keluarga, dukungan perawatan anak, dan pengaturan institusional terkait tenaga kerja.Fertilitas bukanlah fenomena demografis seragam, melainkan mencerminkan heterogenitas regional yang signifikan dalam struktur ekonomi, kondisi sosial, dan kapasitas institusional.Pendidikan tinggi perempuan, ketersediaan perawatan anak, dan perdagangan terbuka muncul sebagai faktor paling berpengaruh yang terkait dengan penurunan fertilitas, sementara FDI, pengembangan keluarga, dan regulasi cuti kerja menunjukkan efek yang lebih lemah.Namun, penyerapan tenaga kerja perempuan tidak menjelaskan perubahan fertilitas secara signifikan, menunjukkan bahwa status pekerjaan saja mungkin tidak cukup tanpa mempertimbangkan kualitas pekerjaan, keamanan, fleksibilitas, dan kondisi dukungan keluarga
<br>Penelitian ini menguji pengaruh globalisasi ekonomi dan tingkat fertilitas pada 14 provinsi pengekspor utama di Indonesia selama periode 2021-2025. Menggunakan data panel seimbang sebanyak 70 observasi, model ini diestimasi menggunakan Random Effects Model dengan metode Panel EGLS Cross-section Random Effects. Fertility Rate (FER) bertindak sebagai variabel terikat, sedangkan Women in Higher Education (WHE), Female Labour Employment (FLE), Family Development Index (FAM), Child Care (CLD), Foreign Direct Investment (FDI), Trade Openness (TO), dan Labour Leave Regulation...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/0/globalisasi-ekonomi-fertilitas-pendidikan-perempua-thumb-72ce3.webp" type="image/webp" length="124544" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/0/globalisasi-ekonomi-fertilitas-pendidikan-perempua-thumb-23e41.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/0/globalisasi-ekonomi-fertilitas-pendidikan-perempua-thumb-72ce3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/0/globalisasi-ekonomi-fertilitas-pendidikan-perempua-thumb-cf8fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1920-perbanas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18784-journal-economics-business-accountancy-ventura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Undang Undang No 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik Dalam Menjamin Akuntabilitas Pemerintahan Desa Di Kabupaten Aceh Timur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Undang Undang No 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik Dalam Menjamin Akuntabilitas Pemerintahan Desa Di Kabupaten Aceh Timur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Undang Undang No 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik Dalam Menjamin Akuntabilitas Pemerintahan Desa Di Kabupaten Aceh Timur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67444-aceh-tim-konten-aparatur-gampong</link>
	<guid isPermaLink="false">8e12e13c71cb26610bc47475d87d73c7</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 10:29:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ yunda amalia ]]></category>
	<category><![CDATA[ henry aspan ]]></category>
	<category><![CDATA[ beby sendy ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amalia,aspan,beby,henry,sendy,yunda]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan akuntabilitas pemerintahan gampong di Kabupaten Aceh Timur, penelitian ini menawarkan dua solusi hukum. Pertama, penguatan implementasi Sistem Informasi Gampong sebagai instrumen wajib keterbukaan informasi publik pada seluruh gampong. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Undang Undang No. 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik Dalam Menjamin Akuntabilitas Pemerintahan Desa Di Kabupaten Aceh Timur: Untuk meningkatkan akuntabilitas pemerintahan gampong di Kabupaten Aceh Timur, penelitian ini menawarkan dua solusi hukum. Pertama, penguatan implementasi Sistem Informasi Gampong sebagai instrumen wajib keterbukaan informasi publik pada seluruh gampong. Kedua, peningkatan kapasitas aparatur gampong melalui pembinaan dan pengawasan berkelanjutan. Kedua solusi ini bertujuan membangun model akuntabilitas pemerintahan gampong yang berbasis keterbukaan informasi publik. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh akses informasi pemerintahan gampong secara cepat, mudah, dan transparan, sehingga partisipasi dan pengawasan publik dapat ditingkatkan.. Implementasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik pada pemerintahan gampong di Kabupaten Aceh Timur telah berjalan secara formal melalui penyediaan media informasi berbasis website pada beberapa gampong, termasuk Gampong Bayeun dan Gampong Rantau Selamat.Namun demikian, pelaksanaannya belum optimal karena informasi yang tersedia belum memenuhi standar Sistem Informasi Gampong sebagaimana diatur dalam Peraturan Gubernur Aceh Nomor 33 Tahun 2021.Berbagai informasi penting yang wajib dipublikasikan, seperti dokumen pembangunan, laporan keuangan, data kependudukan, dan layanan pengaduan masyarakat, belum tersedia secara lengkap dan berkelanjutan.Kondisi tersebut menunjukkan masih adanya kesenjangan antara pengaturan normatif mengenai keterbukaan informasi publik dengan praktik penyelenggaraan pemerintahan gampong di lapangan.Belum optimalnya implementasi Sistem Informasi Gampong berdampak pada belum maksimalnya akuntabilitas pemerintahan gampong karena masyarakat belum memperoleh akses informasi yang memadai untuk melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan pengelolaan keuangan desa.Untuk mengatasi kondisi tersebut, diperlukan penguatan implementasi Sistem Informasi Gampong sebagai instrumen utama keterbukaan informasi publik serta peningkatan kapasitas aparatur gampong melalui pembinaan dan pengawasan yang berkelanjutan.Optimalisasi kedua aspek tersebut menjadi langkah strategis dalam mewujudkan pemerintahan gampong yang transparan, partisipatif, dan akuntabel di Kabupaten Aceh Timur Keterbukaan informasi publik merupakan instrumen penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, termasuk pada tingkat gampong. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dalam penyelenggaraan pemerintahan gampong di Kabupaten Aceh Timur serta mengkaji perannya dalam menjamin akuntabilitas pemerintahan gampong. Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan yuridis-sosiologis. Data... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/e/aceh-tim-konten-aparatur-gampong-paloh-tata-kelola-thumb-78fb1.webp" title="JURIS - Implementasi Undang Undang No. 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik Dalam Menjamin Akuntabilitas Pemerintahan Desa Di Kabupaten Aceh Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/aceh-tim-konten-aparatur-gampong-paloh-tata-kelola-thumb-78fb1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/aceh-tim-konten-aparatur-gampong-paloh-tata-kelola-thumb-78fb1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/aceh-tim-konten-aparatur-gampong-paloh-tata-kelola-thumb-78fb1.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Undang Undang No. 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik Dalam Menjamin Akuntabilitas Pemerintahan Desa Di Kabupaten Aceh Timur" alt="JURIS - Implementasi Undang Undang No. 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik Dalam Menjamin Akuntabilitas Pemerintahan Desa Di Kabupaten Aceh Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/aceh-tim-konten-aparatur-gampong-paloh-tata-kelola-thumb-6486d.webp" title="JURIS - Implementasi Undang Undang No. 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik Dalam Menjamin Akuntabilitas Pemerintahan Desa Di Kabupaten Aceh Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/aceh-tim-konten-aparatur-gampong-paloh-tata-kelola-thumb-6486d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/aceh-tim-konten-aparatur-gampong-paloh-tata-kelola-thumb-6486d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/aceh-tim-konten-aparatur-gampong-paloh-tata-kelola-thumb-6486d.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Undang Undang No. 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik Dalam Menjamin Akuntabilitas Pemerintahan Desa Di Kabupaten Aceh Timur" alt="JURIS - Implementasi Undang Undang No. 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik Dalam Menjamin Akuntabilitas Pemerintahan Desa Di Kabupaten Aceh Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/aceh-tim-konten-aparatur-gampong-paloh-tata-kelola-thumb-90607.webp" title="JURIS - Implementasi Undang Undang No. 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik Dalam Menjamin Akuntabilitas Pemerintahan Desa Di Kabupaten Aceh Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/aceh-tim-konten-aparatur-gampong-paloh-tata-kelola-thumb-90607.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/aceh-tim-konten-aparatur-gampong-paloh-tata-kelola-thumb-90607.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/aceh-tim-konten-aparatur-gampong-paloh-tata-kelola-thumb-90607.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Undang Undang No. 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik Dalam Menjamin Akuntabilitas Pemerintahan Desa Di Kabupaten Aceh Timur" alt="JURIS - Implementasi Undang Undang No. 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik Dalam Menjamin Akuntabilitas Pemerintahan Desa Di Kabupaten Aceh Timur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67444-aceh-tim-konten-aparatur-gampong" title="JURIS - Implementasi Undang Undang No. 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik Dalam Menjamin Akuntabilitas Pemerintahan Desa Di Kabupaten Aceh Timur" target="_blank">Implementasi Undang Undang No. 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik Dalam Menjamin Akuntabilitas Pemerintahan Desa Di Kabupaten Aceh Timur</a>: Untuk meningkatkan akuntabilitas pemerintahan gampong di Kabupaten Aceh Timur, penelitian ini menawarkan dua solusi hukum. Pertama, penguatan implementasi Sistem Informasi Gampong sebagai instrumen wajib keterbukaan informasi publik pada seluruh gampong. Kedua, peningkatan kapasitas aparatur gampong melalui pembinaan dan pengawasan berkelanjutan. Kedua solusi ini bertujuan membangun model akuntabilitas pemerintahan gampong yang berbasis keterbukaan informasi publik. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh akses informasi pemerintahan gampong secara cepat, mudah, dan transparan, sehingga partisipasi dan pengawasan publik dapat ditingkatkan..
<br>Implementasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik pada pemerintahan gampong di Kabupaten Aceh Timur telah berjalan secara formal melalui penyediaan media informasi berbasis website pada beberapa gampong, termasuk Gampong Bayeun dan Gampong Rantau Selamat.Namun demikian, pelaksanaannya belum optimal karena informasi yang tersedia belum memenuhi standar Sistem Informasi Gampong sebagaimana diatur dalam Peraturan Gubernur Aceh Nomor 33 Tahun 2021.Berbagai informasi penting yang wajib dipublikasikan, seperti dokumen pembangunan, laporan keuangan, data kependudukan, dan layanan pengaduan masyarakat, belum tersedia secara lengkap dan berkelanjutan.Kondisi tersebut menunjukkan masih adanya kesenjangan antara pengaturan normatif mengenai keterbukaan informasi publik dengan praktik penyelenggaraan pemerintahan gampong di lapangan.Belum optimalnya implementasi Sistem Informasi Gampong berdampak pada belum maksimalnya akuntabilitas pemerintahan gampong karena masyarakat belum memperoleh akses informasi yang memadai untuk melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan pengelolaan keuangan desa.Untuk mengatasi kondisi tersebut, diperlukan penguatan implementasi Sistem Informasi Gampong sebagai instrumen utama keterbukaan informasi publik serta peningkatan kapasitas aparatur gampong melalui pembinaan dan pengawasan yang berkelanjutan.Optimalisasi kedua aspek tersebut menjadi langkah strategis dalam mewujudkan pemerintahan gampong yang transparan, partisipatif, dan akuntabel di Kabupaten Aceh Timur
<br>Keterbukaan informasi publik merupakan instrumen penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, termasuk pada tingkat gampong. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dalam penyelenggaraan pemerintahan gampong di Kabupaten Aceh Timur serta mengkaji perannya dalam menjamin akuntabilitas pemerintahan gampong. Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan yuridis-sosiologis. Data...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/e/aceh-tim-konten-aparatur-gampong-paloh-tata-kelola-thumb-90607.webp" type="image/webp" length="92888" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/aceh-tim-konten-aparatur-gampong-paloh-tata-kelola-thumb-78fb1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/aceh-tim-konten-aparatur-gampong-paloh-tata-kelola-thumb-6486d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/aceh-tim-konten-aparatur-gampong-paloh-tata-kelola-thumb-90607.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1646-cattleyadf.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16541-judge-jurnal-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Digital Culture and Intellectual Capital in Sustainability Accounting Its Impact on the Reputation and Performance of Manufacturing Companies in Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Digital Culture and Intellectual Capital in Sustainability Accounting Its Impact on the Reputation and Performance of Manufacturing Companies in Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Digital Culture and Intellectual Capital in Sustainability Accounting Its Impact on the Reputation and Performance of Manufacturing Companies in Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67461-modal-intelektual-hijau-adopsi-p</link>
	<guid isPermaLink="false">36b6646bc87f7af56977aabff1bf4a3c</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 10:13:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ fitri santi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fitri,santi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal yang mengamati dampak jangka panjang transformasi digital terhadap kinerja perusahaan dan memberikan bukti kausalitas yang lebih kuat. Selain itu, penelitian lintas industri (misalnya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Digital Culture and Intellectual Capital in Sustainability Accounting: Its Impact on the Reputation and Performance of Manufacturing Companies in Indonesia: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal yang mengamati dampak jangka panjang transformasi digital terhadap kinerja perusahaan dan memberikan bukti kausalitas yang lebih kuat. Selain itu, penelitian lintas industri (misalnya di sektor jasa, pertanian, atau teknologi) penting untuk memeriksa apakah temuan ini bersifat universal atau spesifik untuk sektor manufaktur. Penelitian juga dapat menggabungkan data primer dan sekunder, seperti laporan keberlanjutan dan laporan keuangan, untuk mengurangi bias subjektif. Selain itu, variabel eksternal seperti kondisi makroekonomi dan kesiapan infrastruktur digital dapat memperkaya model penelitian di masa depan.. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana integrasi budaya digital dan modal intelektual memperkuat praktik akuntansi keberlanjutan (ESG) dan pengaruhnya terhadap reputasi perusahaan dan kinerja bisnis di antara perusahaan manufaktur Indonesia.Dengan menggunakan perspektif dari Teori Pandangan Berbasis Sumber Daya (RBV), Teori Kemampuan Dinamis, dan Teori Legitimasi-Stakeholder, penelitian ini berusaha memberikan pemahaman komprehensif tentang interaksi antara kemampuan organisasi internal dan ekspektasi stakeholder eksternal dalam membentuk kinerja bisnis berkelanjutan.Temuan penelitian ini mendukung teori-teori tersebut dan menunjukkan bahwa integrasi budaya digital, modal intelektual, dan praktik ESG menciptakan sinergi strategis yang meningkatkan daya saing, reputasi perusahaan, dan kinerja keuangan jangka panjang Penelitian ini menganalisis dampak budaya digital, modal intelektual, dan akuntansi keberlanjutan (ESG) terhadap kinerja keuangan serta reputasi perusahaan di sektor manufaktur Indonesia, dengan kebijakan pemerintah sebagai variabel pemoderasi. Menggunakan metode survei kuantitatif pada 358 perusahaan dan analisis Structural Equation Modeling (SEM), hasilnya mengungkapkan bahwa budaya digital berperan signifikan dalam meningkatkan modal intelektual, ESG, dan reputasi. Selain itu, modal intelektual dan ESG memediasi parsial hubungan antara... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/d/modal-intelektual-hijau-adopsi-praktik-esg-budaya-thumb-6b1bc.webp" title="JURIS - Digital Culture and Intellectual Capital in Sustainability Accounting: Its Impact on the Reputation and Performance of Manufacturing Companies in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/modal-intelektual-hijau-adopsi-praktik-esg-budaya-thumb-6b1bc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/modal-intelektual-hijau-adopsi-praktik-esg-budaya-thumb-6b1bc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/modal-intelektual-hijau-adopsi-praktik-esg-budaya-thumb-6b1bc.webp 1x" title="JURIS - Digital Culture and Intellectual Capital in Sustainability Accounting: Its Impact on the Reputation and Performance of Manufacturing Companies in Indonesia" alt="JURIS - Digital Culture and Intellectual Capital in Sustainability Accounting: Its Impact on the Reputation and Performance of Manufacturing Companies in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/d/modal-intelektual-hijau-adopsi-praktik-esg-budaya-thumb-9216a.webp" title="JURIS - Digital Culture and Intellectual Capital in Sustainability Accounting: Its Impact on the Reputation and Performance of Manufacturing Companies in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/modal-intelektual-hijau-adopsi-praktik-esg-budaya-thumb-9216a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/modal-intelektual-hijau-adopsi-praktik-esg-budaya-thumb-9216a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/modal-intelektual-hijau-adopsi-praktik-esg-budaya-thumb-9216a.webp 1x" title="JURIS - Digital Culture and Intellectual Capital in Sustainability Accounting: Its Impact on the Reputation and Performance of Manufacturing Companies in Indonesia" alt="JURIS - Digital Culture and Intellectual Capital in Sustainability Accounting: Its Impact on the Reputation and Performance of Manufacturing Companies in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/d/modal-intelektual-hijau-adopsi-praktik-esg-budaya-thumb-418c7.webp" title="JURIS - Digital Culture and Intellectual Capital in Sustainability Accounting: Its Impact on the Reputation and Performance of Manufacturing Companies in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/modal-intelektual-hijau-adopsi-praktik-esg-budaya-thumb-418c7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/modal-intelektual-hijau-adopsi-praktik-esg-budaya-thumb-418c7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/modal-intelektual-hijau-adopsi-praktik-esg-budaya-thumb-418c7.webp 1x" title="JURIS - Digital Culture and Intellectual Capital in Sustainability Accounting: Its Impact on the Reputation and Performance of Manufacturing Companies in Indonesia" alt="JURIS - Digital Culture and Intellectual Capital in Sustainability Accounting: Its Impact on the Reputation and Performance of Manufacturing Companies in Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67461-modal-intelektual-hijau-adopsi-p" title="JURIS - Digital Culture and Intellectual Capital in Sustainability Accounting: Its Impact on the Reputation and Performance of Manufacturing Companies in Indonesia" target="_blank">Digital Culture and Intellectual Capital in Sustainability Accounting: Its Impact on the Reputation and Performance of Manufacturing Companies in Indonesia</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal yang mengamati dampak jangka panjang transformasi digital terhadap kinerja perusahaan dan memberikan bukti kausalitas yang lebih kuat. Selain itu, penelitian lintas industri (misalnya di sektor jasa, pertanian, atau teknologi) penting untuk memeriksa apakah temuan ini bersifat universal atau spesifik untuk sektor manufaktur. Penelitian juga dapat menggabungkan data primer dan sekunder, seperti laporan keberlanjutan dan laporan keuangan, untuk mengurangi bias subjektif. Selain itu, variabel eksternal seperti kondisi makroekonomi dan kesiapan infrastruktur digital dapat memperkaya model penelitian di masa depan..
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana integrasi budaya digital dan modal intelektual memperkuat praktik akuntansi keberlanjutan (ESG) dan pengaruhnya terhadap reputasi perusahaan dan kinerja bisnis di antara perusahaan manufaktur Indonesia.Dengan menggunakan perspektif dari Teori Pandangan Berbasis Sumber Daya (RBV), Teori Kemampuan Dinamis, dan Teori Legitimasi-Stakeholder, penelitian ini berusaha memberikan pemahaman komprehensif tentang interaksi antara kemampuan organisasi internal dan ekspektasi stakeholder eksternal dalam membentuk kinerja bisnis berkelanjutan.Temuan penelitian ini mendukung teori-teori tersebut dan menunjukkan bahwa integrasi budaya digital, modal intelektual, dan praktik ESG menciptakan sinergi strategis yang meningkatkan daya saing, reputasi perusahaan, dan kinerja keuangan jangka panjang
<br>Penelitian ini menganalisis dampak budaya digital, modal intelektual, dan akuntansi keberlanjutan (ESG) terhadap kinerja keuangan serta reputasi perusahaan di sektor manufaktur Indonesia, dengan kebijakan pemerintah sebagai variabel pemoderasi. Menggunakan metode survei kuantitatif pada 358 perusahaan dan analisis Structural Equation Modeling (SEM), hasilnya mengungkapkan bahwa budaya digital berperan signifikan dalam meningkatkan modal intelektual, ESG, dan reputasi. Selain itu, modal intelektual dan ESG memediasi parsial hubungan antara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/d/modal-intelektual-hijau-adopsi-praktik-esg-budaya-thumb-9216a.webp" type="image/webp" length="120658" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/modal-intelektual-hijau-adopsi-praktik-esg-budaya-thumb-6b1bc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/modal-intelektual-hijau-adopsi-praktik-esg-budaya-thumb-9216a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/modal-intelektual-hijau-adopsi-praktik-esg-budaya-thumb-418c7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1920-perbanas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18784-journal-economics-business-accountancy-ventura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Suasana Toko Terhadap Minat Beli Ulang Melalui Kepuasan Konsumen Pada Meuligoe Kupi Atjeh Binjai ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Suasana Toko Terhadap Minat Beli Ulang Melalui Kepuasan Konsumen Pada Meuligoe Kupi Atjeh Binjai ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Suasana Toko Terhadap Minat Beli Ulang Melalui Kepuasan Konsumen Pada Meuligoe Kupi Atjeh Binjai ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67459-variabel-suasana-toko-keputusan-pembelian-konsumen</link>
	<guid isPermaLink="false">d01f315302ad0c67aa35a5694412467a</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 10:12:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ alfi wahyuni ]]></category>
	<category><![CDATA[ common size ]]></category>
	<category><![CDATA[ tatik amani ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alfi,amani,common,size,tatik,wahyuni]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji peran digital marketing dalam memengaruhi kepuasan konsumen dan minat beli ulang di kafe-kafe seperti Meuligoe Kupi Atjeh. Selain itu, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi dampak perubahan ekonomi makro ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Suasana Toko Terhadap Minat Beli Ulang Melalui Kepuasan Konsumen Pada Meuligoe Kupi Atjeh Binjai: Penelitian lanjutan dapat mengkaji peran digital marketing dalam memengaruhi kepuasan konsumen dan minat beli ulang di kafe-kafe seperti Meuligoe Kupi Atjeh. Selain itu, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi dampak perubahan ekonomi makro terhadap perilaku pembelian konsumen di lingkungan bisnis kafe. Selanjutnya, penelitian dapat mengembangkan model prediksi minat beli ulang dengan memasukkan variabel baru seperti interaksi sosial di media digital dan preferensi konsumen terhadap produk ramah lingkungan.. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasannya, disimpulkan bahwa kualitas layanan dan suasana toko signifikan mempengaruhi kepuasan konsumen.Kemudian, suasana toko dan kualitas pelayanan mempengaruhi minat beli ulang secara positif dan signifikan.Selain itu, kepuasan pelanggan juga secara parsial memediasi hubungan antara kualitas pelayanan dan suasana toko terhadap minat beli kembali Tingkat minat beli ulang MKA dari hasil penelitian sebelumnya sekitar 39,2%, yang cukup rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kepuasan konsumen memengaruhi minat beli ulang di Meuligoe Kupi Atjeh dalam kaitannya dengan kualitas pelayanan dan suasana toko. Penelitian ini menggunakan metode kausal asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Dengan metode sampling accidental, kuesioner diberikan kepada 100 pelanggan MKA untuk mengumpulkan data. Analisis jalur dan bootstrapping digunakan untuk menganalisis data untuk menentukan apakah kepuasan konsumen berperan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/8/variabel-suasana-toko-keputusan-pembelian-konsumen-thumb-baeff.webp" title="JURIS - Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Suasana Toko Terhadap Minat Beli Ulang Melalui Kepuasan Konsumen Pada Meuligoe Kupi Atjeh Binjai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/variabel-suasana-toko-keputusan-pembelian-konsumen-thumb-baeff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/variabel-suasana-toko-keputusan-pembelian-konsumen-thumb-baeff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/variabel-suasana-toko-keputusan-pembelian-konsumen-thumb-baeff.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Suasana Toko Terhadap Minat Beli Ulang Melalui Kepuasan Konsumen Pada Meuligoe Kupi Atjeh Binjai" alt="JURIS - Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Suasana Toko Terhadap Minat Beli Ulang Melalui Kepuasan Konsumen Pada Meuligoe Kupi Atjeh Binjai" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/8/variabel-suasana-toko-keputusan-pembelian-konsumen-thumb-a60cd.webp" title="JURIS - Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Suasana Toko Terhadap Minat Beli Ulang Melalui Kepuasan Konsumen Pada Meuligoe Kupi Atjeh Binjai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/variabel-suasana-toko-keputusan-pembelian-konsumen-thumb-a60cd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/variabel-suasana-toko-keputusan-pembelian-konsumen-thumb-a60cd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/variabel-suasana-toko-keputusan-pembelian-konsumen-thumb-a60cd.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Suasana Toko Terhadap Minat Beli Ulang Melalui Kepuasan Konsumen Pada Meuligoe Kupi Atjeh Binjai" alt="JURIS - Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Suasana Toko Terhadap Minat Beli Ulang Melalui Kepuasan Konsumen Pada Meuligoe Kupi Atjeh Binjai" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/8/variabel-suasana-toko-keputusan-pembelian-konsumen-thumb-4211b.webp" title="JURIS - Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Suasana Toko Terhadap Minat Beli Ulang Melalui Kepuasan Konsumen Pada Meuligoe Kupi Atjeh Binjai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/variabel-suasana-toko-keputusan-pembelian-konsumen-thumb-4211b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/variabel-suasana-toko-keputusan-pembelian-konsumen-thumb-4211b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/variabel-suasana-toko-keputusan-pembelian-konsumen-thumb-4211b.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Suasana Toko Terhadap Minat Beli Ulang Melalui Kepuasan Konsumen Pada Meuligoe Kupi Atjeh Binjai" alt="JURIS - Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Suasana Toko Terhadap Minat Beli Ulang Melalui Kepuasan Konsumen Pada Meuligoe Kupi Atjeh Binjai" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67459-variabel-suasana-toko-keputusan-pembelian-konsumen" title="JURIS - Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Suasana Toko Terhadap Minat Beli Ulang Melalui Kepuasan Konsumen Pada Meuligoe Kupi Atjeh Binjai" target="_blank">Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Suasana Toko Terhadap Minat Beli Ulang Melalui Kepuasan Konsumen Pada Meuligoe Kupi Atjeh Binjai</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji peran digital marketing dalam memengaruhi kepuasan konsumen dan minat beli ulang di kafe-kafe seperti Meuligoe Kupi Atjeh. Selain itu, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi dampak perubahan ekonomi makro terhadap perilaku pembelian konsumen di lingkungan bisnis kafe. Selanjutnya, penelitian dapat mengembangkan model prediksi minat beli ulang dengan memasukkan variabel baru seperti interaksi sosial di media digital dan preferensi konsumen terhadap produk ramah lingkungan..
<br>Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasannya, disimpulkan bahwa kualitas layanan dan suasana toko signifikan mempengaruhi kepuasan konsumen.Kemudian, suasana toko dan kualitas pelayanan mempengaruhi minat beli ulang secara positif dan signifikan.Selain itu, kepuasan pelanggan juga secara parsial memediasi hubungan antara kualitas pelayanan dan suasana toko terhadap minat beli kembali
<br>Tingkat minat beli ulang MKA dari hasil penelitian sebelumnya sekitar 39,2%, yang cukup rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kepuasan konsumen memengaruhi minat beli ulang di Meuligoe Kupi Atjeh dalam kaitannya dengan kualitas pelayanan dan suasana toko. Penelitian ini menggunakan metode kausal asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Dengan metode sampling accidental, kuesioner diberikan kepada 100 pelanggan MKA untuk mengumpulkan data. Analisis jalur dan bootstrapping digunakan untuk menganalisis data untuk menentukan apakah kepuasan konsumen berperan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/8/variabel-suasana-toko-keputusan-pembelian-konsumen-thumb-a60cd.webp" type="image/webp" length="85068" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/variabel-suasana-toko-keputusan-pembelian-konsumen-thumb-baeff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/variabel-suasana-toko-keputusan-pembelian-konsumen-thumb-a60cd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/variabel-suasana-toko-keputusan-pembelian-konsumen-thumb-4211b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-68-unars.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18814-growth.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Inspektorat Pengawasan Daerah ITWASDA dalam Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Pidana Korupsi yang Dilakukan Aparatur Kepolisian Studi pada Polda Sumatera Utara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Inspektorat Pengawasan Daerah ITWASDA dalam Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Pidana Korupsi yang Dilakukan Aparatur Kepolisian Studi pada Polda Sumatera Utara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Inspektorat Pengawasan Daerah ITWASDA dalam Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Pidana Korupsi yang Dilakukan Aparatur Kepolisian Studi pada Polda Sumatera Utara ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67445-praktik-korupsi-kolusi-pencegahan</link>
	<guid isPermaLink="false">a18ba819bdb223c21cf27e8656b34d67</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 09:49:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ yunda amalia ]]></category>
	<category><![CDATA[ henry aspan ]]></category>
	<category><![CDATA[ beby sendy ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amalia,aspan,beby,henry,sendy,yunda]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak independensi Itwasda terhadap efektivitas pencegahan korupsi di lingkungan kepolisian. 2. Analisis perlu dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan auditor internal dalam meningkatkan kapasitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Inspektorat Pengawasan Daerah (ITWASDA) dalam Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Pidana Korupsi yang Dilakukan Aparatur Kepolisian (Studi pada Polda Sumatera Utara): 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak independensi Itwasda terhadap efektivitas pencegahan korupsi di lingkungan kepolisian. 2. Analisis perlu dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan auditor internal dalam meningkatkan kapasitas pengawasan berbasis risiko. 3. Studi tentang peran budaya organisasi dalam mendukung atau menghambat pelaksanaan pengawasan internal dapat memberikan wawasan baru untuk reformasi sistem pencegahan korupsi.. Itwasda memiliki peran strategis dalam pencegahan korupsi di lingkungan kepolisian, tetapi implementasinya masih terkendala oleh keterbatasan independensi dan budaya organisasi.Rekomendasi penelitian menggarisbawahi pentingnya penguatan kapasitas pengawas serta integrasi hasil pengawasan ke dalam kebijakan internal.Efektivitas pengawasan memerlukan perbaikan sistem deteksi dini dan peningkatan transparansi pelaporan pelanggaran Tindak pidana korupsi yang melibatkan aparatur kepolisian merupakan persoalan serius karena tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga melemahkan legitimasi institusi penegak hukum. Oleh karena itu, pengawasan internal menjadi instrumen strategis dalam pencegahan dan penanggulangan korupsi di lingkungan kepolisian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Sumatera Utara dalam penanggulangan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh aparatur kepolisian serta menilai efektivitas perannya dalam pencegahan korupsi ditinjau dari fungsi pengawasan internal. Penelitian ini menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/a/praktik-korupsi-kolusi-pencegahan-itwasda-pengawas-thumb-50c1a.webp" title="JURIS - Peran Inspektorat Pengawasan Daerah (ITWASDA) dalam Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Pidana Korupsi yang Dilakukan Aparatur Kepolisian (Studi pada Polda Sumatera Utara)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/praktik-korupsi-kolusi-pencegahan-itwasda-pengawas-thumb-50c1a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/praktik-korupsi-kolusi-pencegahan-itwasda-pengawas-thumb-50c1a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/praktik-korupsi-kolusi-pencegahan-itwasda-pengawas-thumb-50c1a.webp 1x" title="JURIS - Peran Inspektorat Pengawasan Daerah (ITWASDA) dalam Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Pidana Korupsi yang Dilakukan Aparatur Kepolisian (Studi pada Polda Sumatera Utara)" alt="JURIS - Peran Inspektorat Pengawasan Daerah (ITWASDA) dalam Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Pidana Korupsi yang Dilakukan Aparatur Kepolisian (Studi pada Polda Sumatera Utara)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/a/praktik-korupsi-kolusi-pencegahan-itwasda-pengawas-thumb-04acc.webp" title="JURIS - Peran Inspektorat Pengawasan Daerah (ITWASDA) dalam Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Pidana Korupsi yang Dilakukan Aparatur Kepolisian (Studi pada Polda Sumatera Utara)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/praktik-korupsi-kolusi-pencegahan-itwasda-pengawas-thumb-04acc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/praktik-korupsi-kolusi-pencegahan-itwasda-pengawas-thumb-04acc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/praktik-korupsi-kolusi-pencegahan-itwasda-pengawas-thumb-04acc.webp 1x" title="JURIS - Peran Inspektorat Pengawasan Daerah (ITWASDA) dalam Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Pidana Korupsi yang Dilakukan Aparatur Kepolisian (Studi pada Polda Sumatera Utara)" alt="JURIS - Peran Inspektorat Pengawasan Daerah (ITWASDA) dalam Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Pidana Korupsi yang Dilakukan Aparatur Kepolisian (Studi pada Polda Sumatera Utara)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/a/praktik-korupsi-kolusi-pencegahan-itwasda-pengawas-thumb-75696.webp" title="JURIS - Peran Inspektorat Pengawasan Daerah (ITWASDA) dalam Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Pidana Korupsi yang Dilakukan Aparatur Kepolisian (Studi pada Polda Sumatera Utara)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/praktik-korupsi-kolusi-pencegahan-itwasda-pengawas-thumb-75696.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/praktik-korupsi-kolusi-pencegahan-itwasda-pengawas-thumb-75696.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/praktik-korupsi-kolusi-pencegahan-itwasda-pengawas-thumb-75696.webp 1x" title="JURIS - Peran Inspektorat Pengawasan Daerah (ITWASDA) dalam Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Pidana Korupsi yang Dilakukan Aparatur Kepolisian (Studi pada Polda Sumatera Utara)" alt="JURIS - Peran Inspektorat Pengawasan Daerah (ITWASDA) dalam Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Pidana Korupsi yang Dilakukan Aparatur Kepolisian (Studi pada Polda Sumatera Utara)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67445-praktik-korupsi-kolusi-pencegahan" title="JURIS - Peran Inspektorat Pengawasan Daerah (ITWASDA) dalam Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Pidana Korupsi yang Dilakukan Aparatur Kepolisian (Studi pada Polda Sumatera Utara)" target="_blank">Peran Inspektorat Pengawasan Daerah (ITWASDA) dalam Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Pidana Korupsi yang Dilakukan Aparatur Kepolisian (Studi pada Polda Sumatera Utara)</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak independensi Itwasda terhadap efektivitas pencegahan korupsi di lingkungan kepolisian. 2. Analisis perlu dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan auditor internal dalam meningkatkan kapasitas pengawasan berbasis risiko. 3. Studi tentang peran budaya organisasi dalam mendukung atau menghambat pelaksanaan pengawasan internal dapat memberikan wawasan baru untuk reformasi sistem pencegahan korupsi..
<br>Itwasda memiliki peran strategis dalam pencegahan korupsi di lingkungan kepolisian, tetapi implementasinya masih terkendala oleh keterbatasan independensi dan budaya organisasi.Rekomendasi penelitian menggarisbawahi pentingnya penguatan kapasitas pengawas serta integrasi hasil pengawasan ke dalam kebijakan internal.Efektivitas pengawasan memerlukan perbaikan sistem deteksi dini dan peningkatan transparansi pelaporan pelanggaran
<br>Tindak pidana korupsi yang melibatkan aparatur kepolisian merupakan persoalan serius karena tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga melemahkan legitimasi institusi penegak hukum. Oleh karena itu, pengawasan internal menjadi instrumen strategis dalam pencegahan dan penanggulangan korupsi di lingkungan kepolisian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Sumatera Utara dalam penanggulangan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh aparatur kepolisian serta menilai efektivitas perannya dalam pencegahan korupsi ditinjau dari fungsi pengawasan internal. Penelitian ini menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/a/praktik-korupsi-kolusi-pencegahan-itwasda-pengawas-thumb-04acc.webp" type="image/webp" length="91890" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/praktik-korupsi-kolusi-pencegahan-itwasda-pengawas-thumb-50c1a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/praktik-korupsi-kolusi-pencegahan-itwasda-pengawas-thumb-04acc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/praktik-korupsi-kolusi-pencegahan-itwasda-pengawas-thumb-75696.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1646-cattleyadf.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16541-judge-jurnal-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Budaya Kerja Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu SPKT Polsek Maron Pada Pelayanan Penerimaan Pengaduan Publik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Budaya Kerja Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu SPKT Polsek Maron Pada Pelayanan Penerimaan Pengaduan Publik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Budaya Kerja Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu SPKT Polsek Maron Pada Pelayanan Penerimaan Pengaduan Publik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67442-pusat-kegiatan-masyarakat-pkbm-kepercayaan-publik</link>
	<guid isPermaLink="false">c023c4622b0b2b4acb6fd2a01266e2ef</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 09:47:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eka martiana ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti mualfa ]]></category>
	<category><![CDATA[ ika tyas ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eka,ika,martiana,mualfa,siti,tyas]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran yang dapat diberikan adalah sebagai berikut: 1) Bagi SPKT Polsek Maron, perlu dilakukan penguatan budaya kerja yang menekankan responsivitas dan keberlanjutan dalam penanganan pengaduan masyarakat. Aparat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Budaya Kerja Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Maron Pada Pelayanan Penerimaan Pengaduan Publik: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran yang dapat diberikan adalah sebagai berikut: 1) Bagi SPKT Polsek Maron, perlu dilakukan penguatan budaya kerja yang menekankan responsivitas dan keberlanjutan dalam penanganan pengaduan masyarakat. Aparat kepolisian diharapkan tidak hanya berfokus pada penerimaan laporan, tetapi juga memberikan umpan balik dan informasi perkembangan penanganan perkara secara berkala kepada pelapor. 2) Peningkatan transparansi pelayanan perlu dilakukan melalui penyampaian informasi yang jelas mengenai tahapan penanganan perkara, termasuk pemberian Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP), agar masyarakat merasa dilibatkan dan dihargai dalam proses penegakan hukum. 3) Penguatan sinergi antara kepolisian dan masyarakat perlu terus ditingkatkan melalui peran aktif Bhabinkamtibmas, forum musyawarah desa, serta kegiatan preventif berbasis masyarakat. Sinergi ini diharapkan dapat membangun kerja kolaboratif dan memperkuat kepercayaan publik. 4) Bagi pemerintah dan institusi kepolisian secara umum, hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan untuk evaluasi kebijakan dan pengembangan pembinaan sumber daya manusia kepolisian, khususnya dalam internalisasi nilai budaya kerja pelayanan prima di tingkat polsek. 5) Bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk mengembangkan penelitian dengan pendekatan kuantitatif atau metode campuran (mixed methods) guna mengukur secara lebih mendalam pengaruh budaya kerja terhadap kepuasan dan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai budaya kerja Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Maron dalam penerimaan pengaduan publik, dapat disimpulkan bahwa budaya kerja aparat SPKT Polsek Maron telah berjalan cukup baik pada aspek pelayanan administrasi.Hal ini tercermin dari kemudahan dan kecepatan pelayanan pengurusan administrasi seperti SKCK, informasi SIM keliling, serta perizinan kegiatan masyarakat yang dirasakan langsung oleh warga di Kecamatan Maron.Namun demikian, budaya kerja SPKT Polsek Maron dalam penanganan pengaduan tindak kejahatan belum berjalan secara optimal.Masyarakat dari Desa Maron, Desa Brani Wetan, dan Desa Satreyan menilai bahwa tindak kriminal yang disampaikan sering kali berhenti pada tahap penerimaan laporan, tanpa adanya tindak lanjut yang berkelanjutan.Kondisi ini mengakibatkan tindak kejahatan, seperti kenakalan remaja, pencurian kendaraan bermotor dan hewan ternak, serta kekerasan seksual pada anak, cenderung berulang dan tidak terselesaikan secara tuntas.Perbedaan persepsi antara masyarakat dan aparat kepolisian menunjukkan adanya kesenjangan dalam budaya kerja pelayanan.Aparat SPKT memandang bahwa pelayanan telah dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur (SOP), sementara masyarakat menilai kualitas pelayanan dari adanya respons cepat, kepastian penanganan, serta umpan balik yang transparan.Berdasarkan perspektif teori budaya organisasi Schein dan Robbins & Judge, kondisi tersebut menunjukkan bahwa budaya kerja SPKT Polsek Maron masih dominan pada level prosedural dan administratif, namun belum sepenuhnya terinternalisasi pada nilai dan asumsi dasar pelayanan prima, kepercayaan, dan kepuasan masyarakat.Dengan demikian, permasalahan pelayanan penerimaan pengaduan publik di SPKT Polsek Maron tidak hanya bersifat teknis dan struktural, tetapi juga mencerminkan perlunya penguatan budaya kerja yang lebih responsif, profesional, transparan, dan berorientasi pada penyelesaian masalah guna meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis budaya kerja Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Maron dalam menangani pengaduan publik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data melalui observasi lapangan, wawancara dengan warga dan tokoh masyarakat di Maron, Brani Wetan, dan Satreyan, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya kerja SPKT Polsek Maron dalam pelayanan administrasi telah berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Namun, budaya kerja dalam penanganan pengaduan kriminal belum optimal, ditandai dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/5/pusat-kegiatan-masyarakat-pkbm-kepercayaan-publik-thumb-9660f.webp" title="JURIS - Budaya Kerja Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Maron Pada Pelayanan Penerimaan Pengaduan Publik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/5/pusat-kegiatan-masyarakat-pkbm-kepercayaan-publik-thumb-9660f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/5/pusat-kegiatan-masyarakat-pkbm-kepercayaan-publik-thumb-9660f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/5/pusat-kegiatan-masyarakat-pkbm-kepercayaan-publik-thumb-9660f.webp 1x" title="JURIS - Budaya Kerja Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Maron Pada Pelayanan Penerimaan Pengaduan Publik" alt="JURIS - Budaya Kerja Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Maron Pada Pelayanan Penerimaan Pengaduan Publik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/5/pusat-kegiatan-masyarakat-pkbm-kepercayaan-publik-thumb-8b524.webp" title="JURIS - Budaya Kerja Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Maron Pada Pelayanan Penerimaan Pengaduan Publik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/5/pusat-kegiatan-masyarakat-pkbm-kepercayaan-publik-thumb-8b524.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/5/pusat-kegiatan-masyarakat-pkbm-kepercayaan-publik-thumb-8b524.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/5/pusat-kegiatan-masyarakat-pkbm-kepercayaan-publik-thumb-8b524.webp 1x" title="JURIS - Budaya Kerja Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Maron Pada Pelayanan Penerimaan Pengaduan Publik" alt="JURIS - Budaya Kerja Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Maron Pada Pelayanan Penerimaan Pengaduan Publik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/5/pusat-kegiatan-masyarakat-pkbm-kepercayaan-publik-thumb-df29e.webp" title="JURIS - Budaya Kerja Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Maron Pada Pelayanan Penerimaan Pengaduan Publik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/5/pusat-kegiatan-masyarakat-pkbm-kepercayaan-publik-thumb-df29e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/5/pusat-kegiatan-masyarakat-pkbm-kepercayaan-publik-thumb-df29e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/5/pusat-kegiatan-masyarakat-pkbm-kepercayaan-publik-thumb-df29e.webp 1x" title="JURIS - Budaya Kerja Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Maron Pada Pelayanan Penerimaan Pengaduan Publik" alt="JURIS - Budaya Kerja Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Maron Pada Pelayanan Penerimaan Pengaduan Publik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67442-pusat-kegiatan-masyarakat-pkbm-kepercayaan-publik" title="JURIS - Budaya Kerja Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Maron Pada Pelayanan Penerimaan Pengaduan Publik" target="_blank">Budaya Kerja Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Maron Pada Pelayanan Penerimaan Pengaduan Publik</a>: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran yang dapat diberikan adalah sebagai berikut: 1) Bagi SPKT Polsek Maron, perlu dilakukan penguatan budaya kerja yang menekankan responsivitas dan keberlanjutan dalam penanganan pengaduan masyarakat. Aparat kepolisian diharapkan tidak hanya berfokus pada penerimaan laporan, tetapi juga memberikan umpan balik dan informasi perkembangan penanganan perkara secara berkala kepada pelapor. 2) Peningkatan transparansi pelayanan perlu dilakukan melalui penyampaian informasi yang jelas mengenai tahapan penanganan perkara, termasuk pemberian Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP), agar masyarakat merasa dilibatkan dan dihargai dalam proses penegakan hukum. 3) Penguatan sinergi antara kepolisian dan masyarakat perlu terus ditingkatkan melalui peran aktif Bhabinkamtibmas, forum musyawarah desa, serta kegiatan preventif berbasis masyarakat. Sinergi ini diharapkan dapat membangun kerja kolaboratif dan memperkuat kepercayaan publik. 4) Bagi pemerintah dan institusi kepolisian secara umum, hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan untuk evaluasi kebijakan dan pengembangan pembinaan sumber daya manusia kepolisian, khususnya dalam internalisasi nilai budaya kerja pelayanan prima di tingkat polsek. 5) Bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk mengembangkan penelitian dengan pendekatan kuantitatif atau metode campuran (mixed methods) guna mengukur secara lebih mendalam pengaruh budaya kerja terhadap kepuasan dan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai budaya kerja Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Maron dalam penerimaan pengaduan publik, dapat disimpulkan bahwa budaya kerja aparat SPKT Polsek Maron telah berjalan cukup baik pada aspek pelayanan administrasi.Hal ini tercermin dari kemudahan dan kecepatan pelayanan pengurusan administrasi seperti SKCK, informasi SIM keliling, serta perizinan kegiatan masyarakat yang dirasakan langsung oleh warga di Kecamatan Maron.Namun demikian, budaya kerja SPKT Polsek Maron dalam penanganan pengaduan tindak kejahatan belum berjalan secara optimal.Masyarakat dari Desa Maron, Desa Brani Wetan, dan Desa Satreyan menilai bahwa tindak kriminal yang disampaikan sering kali berhenti pada tahap penerimaan laporan, tanpa adanya tindak lanjut yang berkelanjutan.Kondisi ini mengakibatkan tindak kejahatan, seperti kenakalan remaja, pencurian kendaraan bermotor dan hewan ternak, serta kekerasan seksual pada anak, cenderung berulang dan tidak terselesaikan secara tuntas.Perbedaan persepsi antara masyarakat dan aparat kepolisian menunjukkan adanya kesenjangan dalam budaya kerja pelayanan.Aparat SPKT memandang bahwa pelayanan telah dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur (SOP), sementara masyarakat menilai kualitas pelayanan dari adanya respons cepat, kepastian penanganan, serta umpan balik yang transparan.Berdasarkan perspektif teori budaya organisasi Schein dan Robbins & Judge, kondisi tersebut menunjukkan bahwa budaya kerja SPKT Polsek Maron masih dominan pada level prosedural dan administratif, namun belum sepenuhnya terinternalisasi pada nilai dan asumsi dasar pelayanan prima, kepercayaan, dan kepuasan masyarakat.Dengan demikian, permasalahan pelayanan penerimaan pengaduan publik di SPKT Polsek Maron tidak hanya bersifat teknis dan struktural, tetapi juga mencerminkan perlunya penguatan budaya kerja yang lebih responsif, profesional, transparan, dan berorientasi pada penyelesaian masalah guna meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis budaya kerja Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Maron dalam menangani pengaduan publik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data melalui observasi lapangan, wawancara dengan warga dan tokoh masyarakat di Maron, Brani Wetan, dan Satreyan, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya kerja SPKT Polsek Maron dalam pelayanan administrasi telah berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Namun, budaya kerja dalam penanganan pengaduan kriminal belum optimal, ditandai dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/5/pusat-kegiatan-masyarakat-pkbm-kepercayaan-publik-thumb-8b524.webp" type="image/webp" length="90744" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/5/pusat-kegiatan-masyarakat-pkbm-kepercayaan-publik-thumb-9660f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/5/pusat-kegiatan-masyarakat-pkbm-kepercayaan-publik-thumb-8b524.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/5/pusat-kegiatan-masyarakat-pkbm-kepercayaan-publik-thumb-df29e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-68-unars.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18814-growth.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Ketimpangan Pembangunan Wilayah Dan Strategi Perencanaan Pembangunan Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Ketimpangan Pembangunan Wilayah Dan Strategi Perencanaan Pembangunan Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Ketimpangan Pembangunan Wilayah Dan Strategi Perencanaan Pembangunan Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67441-wilayah-kulon-progo-ketimpangan-perencanaa</link>
	<guid isPermaLink="false">fc2d520196e373b32209b662c189e68f</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 09:46:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eka martiana ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti mualfa ]]></category>
	<category><![CDATA[ ika tyas ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eka,ika,martiana,mualfa,siti,tyas]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak infrastruktur terhadap ketimpangan regional di DIY dengan pendekatan analisis geospasial. 2. Studi tentang efektivitas strategi SWOT dalam merumuskan kebijakan pembangunan daerah yang berkelanjutan. 3. Analisis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Ketimpangan Pembangunan Wilayah Dan Strategi Perencanaan Pembangunan Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak infrastruktur terhadap ketimpangan regional di DIY dengan pendekatan analisis geospasial. 2. Studi tentang efektivitas strategi SWOT dalam merumuskan kebijakan pembangunan daerah yang berkelanjutan. 3. Analisis peran ekonomi kreatif dan UMKM dalam memperkuat struktur ekonomi lokal untuk mengurangi ketergantungan pada sektor pariwisata di wilayah tertinggal.. Ketimpangan pembangunan wilayah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta masih signifikan, dengan konsentrasi pertumbuhan di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman.Wilayah seperti Gunungkidul, Kulon Progo, dan Bantul menunjukkan kondisi relatif tertinggal.Analisis Tipologi Klassen menegaskan fenomena ketimpangan spasial yang dipengaruhi oleh teori kausalitas kumulatif Myrdal.Kebijakan perencanaan pembangunan harus berfokus pada pemerataan melalui diversifikasi ekonomi lokal, penguatan kapasitas fiskal, dan integrasi antarwilayah untuk menciptakan kesejahteraan yang inklusif dan berkelanjutan Studi ini bertujuan menganalisis ketimpangan pembangunan wilayah dan merumuskan strategi perencanaan pembangunan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Pendekatan metode campuran digunakan, melibatkan analisis kuantitatif dengan Tipologi Klassen dan analisis kualitatif menggunakan analisis SWOT. Data yang digunakan adalah data sekunder dari Badan Pusat Statistik dan lembaga terkait untuk periode 2021Ae2025. Temuan menunjukkan adanya ketimpangan pembangunan antar kabupaten/kota, dengan Kota Yogyakarta termasuk wilayah berkembang pesat, Sleman sebagai wilayah berkembang tetapi tertekan, Gunungkidul... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/b/wilayah-kulon-progo-ketimpangan-perencanaan-pemban-thumb-39af5.webp" title="JURIS - Analisis Ketimpangan Pembangunan Wilayah Dan Strategi Perencanaan Pembangunan Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/wilayah-kulon-progo-ketimpangan-perencanaan-pemban-thumb-39af5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/wilayah-kulon-progo-ketimpangan-perencanaan-pemban-thumb-39af5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/wilayah-kulon-progo-ketimpangan-perencanaan-pemban-thumb-39af5.webp 1x" title="JURIS - Analisis Ketimpangan Pembangunan Wilayah Dan Strategi Perencanaan Pembangunan Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta" alt="JURIS - Analisis Ketimpangan Pembangunan Wilayah Dan Strategi Perencanaan Pembangunan Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/wilayah-kulon-progo-ketimpangan-perencanaan-pemban-thumb-ebed9.webp" title="JURIS - Analisis Ketimpangan Pembangunan Wilayah Dan Strategi Perencanaan Pembangunan Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/wilayah-kulon-progo-ketimpangan-perencanaan-pemban-thumb-ebed9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/wilayah-kulon-progo-ketimpangan-perencanaan-pemban-thumb-ebed9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/wilayah-kulon-progo-ketimpangan-perencanaan-pemban-thumb-ebed9.webp 1x" title="JURIS - Analisis Ketimpangan Pembangunan Wilayah Dan Strategi Perencanaan Pembangunan Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta" alt="JURIS - Analisis Ketimpangan Pembangunan Wilayah Dan Strategi Perencanaan Pembangunan Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/wilayah-kulon-progo-ketimpangan-perencanaan-pemban-thumb-5268d.webp" title="JURIS - Analisis Ketimpangan Pembangunan Wilayah Dan Strategi Perencanaan Pembangunan Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/wilayah-kulon-progo-ketimpangan-perencanaan-pemban-thumb-5268d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/wilayah-kulon-progo-ketimpangan-perencanaan-pemban-thumb-5268d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/wilayah-kulon-progo-ketimpangan-perencanaan-pemban-thumb-5268d.webp 1x" title="JURIS - Analisis Ketimpangan Pembangunan Wilayah Dan Strategi Perencanaan Pembangunan Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta" alt="JURIS - Analisis Ketimpangan Pembangunan Wilayah Dan Strategi Perencanaan Pembangunan Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67441-wilayah-kulon-progo-ketimpangan-perencanaa" title="JURIS - Analisis Ketimpangan Pembangunan Wilayah Dan Strategi Perencanaan Pembangunan Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta" target="_blank">Analisis Ketimpangan Pembangunan Wilayah Dan Strategi Perencanaan Pembangunan Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak infrastruktur terhadap ketimpangan regional di DIY dengan pendekatan analisis geospasial. 2. Studi tentang efektivitas strategi SWOT dalam merumuskan kebijakan pembangunan daerah yang berkelanjutan. 3. Analisis peran ekonomi kreatif dan UMKM dalam memperkuat struktur ekonomi lokal untuk mengurangi ketergantungan pada sektor pariwisata di wilayah tertinggal..
<br>Ketimpangan pembangunan wilayah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta masih signifikan, dengan konsentrasi pertumbuhan di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman.Wilayah seperti Gunungkidul, Kulon Progo, dan Bantul menunjukkan kondisi relatif tertinggal.Analisis Tipologi Klassen menegaskan fenomena ketimpangan spasial yang dipengaruhi oleh teori kausalitas kumulatif Myrdal.Kebijakan perencanaan pembangunan harus berfokus pada pemerataan melalui diversifikasi ekonomi lokal, penguatan kapasitas fiskal, dan integrasi antarwilayah untuk menciptakan kesejahteraan yang inklusif dan berkelanjutan
<br>Studi ini bertujuan menganalisis ketimpangan pembangunan wilayah dan merumuskan strategi perencanaan pembangunan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Pendekatan metode campuran digunakan, melibatkan analisis kuantitatif dengan Tipologi Klassen dan analisis kualitatif menggunakan analisis SWOT. Data yang digunakan adalah data sekunder dari Badan Pusat Statistik dan lembaga terkait untuk periode 2021Ae2025. Temuan menunjukkan adanya ketimpangan pembangunan antar kabupaten/kota, dengan Kota Yogyakarta termasuk wilayah berkembang pesat, Sleman sebagai wilayah berkembang tetapi tertekan, Gunungkidul...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/b/wilayah-kulon-progo-ketimpangan-perencanaan-pemban-thumb-ebed9.webp" type="image/webp" length="86434" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/wilayah-kulon-progo-ketimpangan-perencanaan-pemban-thumb-39af5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/wilayah-kulon-progo-ketimpangan-perencanaan-pemban-thumb-ebed9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/wilayah-kulon-progo-ketimpangan-perencanaan-pemban-thumb-5268d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-68-unars.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18814-growth.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perencanaan Pembangunan Berbasis Potensi Lokal dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Situbondo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perencanaan Pembangunan Berbasis Potensi Lokal dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Situbondo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perencanaan Pembangunan Berbasis Potensi Lokal dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Situbondo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67438-ekonomi-daerah-kontribusi-sektor-pariwisata-pemban</link>
	<guid isPermaLink="false">800e545e3787bd64271454c542e5cb36</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 09:40:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eka martiana ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti mualfa ]]></category>
	<category><![CDATA[ ika tyas ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eka,ika,martiana,mualfa,siti,tyas]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak penggunaan teknologi digital terhadap transformasi ekonomi daerah, seperti pengembangan ekosistem usaha berbasis digital di Kabupaten Situbondo. Selain itu, studi tentang efektivitas pengembangan agroindustri ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perencanaan Pembangunan Berbasis Potensi Lokal dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Situbondo: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak penggunaan teknologi digital terhadap transformasi ekonomi daerah, seperti pengembangan ekosistem usaha berbasis digital di Kabupaten Situbondo. Selain itu, studi tentang efektivitas pengembangan agroindustri berbasis komunitas, seperti hilirisasi produk pertanian lokal, dapat memberikan wawasan baru untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi. Terakhir, penelitian tentang peran pendidikan dan pelatihan vokasional dalam meningkatkan daya saing sektor unggulan daerah juga relevan untuk memperkuat fondasi ekonomi jangka panjang.. Struktur ekonomi Kabupaten Situbondo masih didominasi oleh sektor primer dan jasa.Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menjadi sektor basis utama, sementara sektor industri pengolahan, informasi dan komunikasi, serta jasa pendidikan memiliki potensi kompetitif untuk mendukung transformasi ekonomi berbasis nilai tambah.Perencanaan pembangunan daerah perlu diarahkan pada pengembangan hilirisasi sektor unggulan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan penguatan partisipasi masyarakat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur ekonomi Kabupaten Situbondo, kontribusi sektor unggulan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, serta efektivitas perencanaan pembangunan berbasis potensi lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan analisis Location Quotient (LQ) dan shift-share berdasarkan data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Situbondo dan Provinsi Jawa Timur tahun 2024Ae2025. Hasil menunjukkan bahwa Kabupaten Situbondo memiliki sembilan sektor basis, dengan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan sebagai sektor unggulan. Namun, sebagian besar sektor basis masih menunjukkan kompetitivitas rendah, sedangkan sektor industri pengolahan, informasi dan komunikasi, serta jasa pendidikan memiliki potensi kuat untuk mendukung transformasi ekonomi daerah. Perencanaan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/a/ekonomi-daerah-kontribusi-sektor-pariwisata-pemban-thumb-fa4ea.webp" title="JURIS - Perencanaan Pembangunan Berbasis Potensi Lokal dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Situbondo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/a/ekonomi-daerah-kontribusi-sektor-pariwisata-pemban-thumb-fa4ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/a/ekonomi-daerah-kontribusi-sektor-pariwisata-pemban-thumb-fa4ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/a/ekonomi-daerah-kontribusi-sektor-pariwisata-pemban-thumb-fa4ea.webp 1x" title="JURIS - Perencanaan Pembangunan Berbasis Potensi Lokal dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Situbondo" alt="JURIS - Perencanaan Pembangunan Berbasis Potensi Lokal dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Situbondo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/a/ekonomi-daerah-kontribusi-sektor-pariwisata-pemban-thumb-843f5.webp" title="JURIS - Perencanaan Pembangunan Berbasis Potensi Lokal dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Situbondo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/a/ekonomi-daerah-kontribusi-sektor-pariwisata-pemban-thumb-843f5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/a/ekonomi-daerah-kontribusi-sektor-pariwisata-pemban-thumb-843f5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/a/ekonomi-daerah-kontribusi-sektor-pariwisata-pemban-thumb-843f5.webp 1x" title="JURIS - Perencanaan Pembangunan Berbasis Potensi Lokal dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Situbondo" alt="JURIS - Perencanaan Pembangunan Berbasis Potensi Lokal dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Situbondo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/a/ekonomi-daerah-kontribusi-sektor-pariwisata-pemban-thumb-7b8a3.webp" title="JURIS - Perencanaan Pembangunan Berbasis Potensi Lokal dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Situbondo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/a/ekonomi-daerah-kontribusi-sektor-pariwisata-pemban-thumb-7b8a3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/a/ekonomi-daerah-kontribusi-sektor-pariwisata-pemban-thumb-7b8a3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/a/ekonomi-daerah-kontribusi-sektor-pariwisata-pemban-thumb-7b8a3.webp 1x" title="JURIS - Perencanaan Pembangunan Berbasis Potensi Lokal dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Situbondo" alt="JURIS - Perencanaan Pembangunan Berbasis Potensi Lokal dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Situbondo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67438-ekonomi-daerah-kontribusi-sektor-pariwisata-pemban" title="JURIS - Perencanaan Pembangunan Berbasis Potensi Lokal dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Situbondo" target="_blank">Perencanaan Pembangunan Berbasis Potensi Lokal dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Situbondo</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak penggunaan teknologi digital terhadap transformasi ekonomi daerah, seperti pengembangan ekosistem usaha berbasis digital di Kabupaten Situbondo. Selain itu, studi tentang efektivitas pengembangan agroindustri berbasis komunitas, seperti hilirisasi produk pertanian lokal, dapat memberikan wawasan baru untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi. Terakhir, penelitian tentang peran pendidikan dan pelatihan vokasional dalam meningkatkan daya saing sektor unggulan daerah juga relevan untuk memperkuat fondasi ekonomi jangka panjang..
<br>Struktur ekonomi Kabupaten Situbondo masih didominasi oleh sektor primer dan jasa.Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menjadi sektor basis utama, sementara sektor industri pengolahan, informasi dan komunikasi, serta jasa pendidikan memiliki potensi kompetitif untuk mendukung transformasi ekonomi berbasis nilai tambah.Perencanaan pembangunan daerah perlu diarahkan pada pengembangan hilirisasi sektor unggulan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan penguatan partisipasi masyarakat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur ekonomi Kabupaten Situbondo, kontribusi sektor unggulan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, serta efektivitas perencanaan pembangunan berbasis potensi lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan analisis Location Quotient (LQ) dan shift-share berdasarkan data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Situbondo dan Provinsi Jawa Timur tahun 2024Ae2025. Hasil menunjukkan bahwa Kabupaten Situbondo memiliki sembilan sektor basis, dengan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan sebagai sektor unggulan. Namun, sebagian besar sektor basis masih menunjukkan kompetitivitas rendah, sedangkan sektor industri pengolahan, informasi dan komunikasi, serta jasa pendidikan memiliki potensi kuat untuk mendukung transformasi ekonomi daerah. Perencanaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/a/ekonomi-daerah-kontribusi-sektor-pariwisata-pemban-thumb-843f5.webp" type="image/webp" length="85752" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/a/ekonomi-daerah-kontribusi-sektor-pariwisata-pemban-thumb-fa4ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/a/ekonomi-daerah-kontribusi-sektor-pariwisata-pemban-thumb-843f5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/a/ekonomi-daerah-kontribusi-sektor-pariwisata-pemban-thumb-7b8a3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-68-unars.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18814-growth.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Yuridis Pertimbangan Hakim dalam Mengabulkan Perkara Cerai Gugat Terhadap Suami yang Tidak Diketahui Keberadaannya Studi Putusan Nomor 1177 Pdt G 2025 PA Srh pada Pengadilan Agama Sei Rampah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Yuridis Pertimbangan Hakim dalam Mengabulkan Perkara Cerai Gugat Terhadap Suami yang Tidak Diketahui Keberadaannya Studi Putusan Nomor 1177 Pdt G 2025 PA Srh pada Pengadilan Agama Sei Rampah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Yuridis Pertimbangan Hakim dalam Mengabulkan Perkara Cerai Gugat Terhadap Suami yang Tidak Diketahui Keberadaannya Studi Putusan Nomor 1177 Pdt G 2025 PA Srh pada Pengadilan Agama Sei Rampah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67447-pertimbangan-hakim-cerai-gugat-suami-hilang-ratio</link>
	<guid isPermaLink="false">a7d51efaf3e1abceda82d0c0f4f576da</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 09:38:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ yunda amalia ]]></category>
	<category><![CDATA[ henry aspan ]]></category>
	<category><![CDATA[ beby sendy ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amalia,aspan,beby,henry,sendy,yunda]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas penggunaan e-summons dibandingkan metode konvensional dalam memanggil tergugat yang tidak diketahui keberadaannya. Selain itu, diperlukan analisis mendalam tentang dampak hambatan eksekusi hak finansial pasca-perceraian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Yuridis Pertimbangan Hakim dalam Mengabulkan Perkara Cerai Gugat Terhadap Suami yang Tidak Diketahui Keberadaannya (Studi Putusan Nomor 1177/Pdt.G/2025/PA.Srh pada Pengadilan Agama Sei Rampah: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas penggunaan e-summons dibandingkan metode konvensional dalam memanggil tergugat yang tidak diketahui keberadaannya. Selain itu, diperlukan analisis mendalam tentang dampak hambatan eksekusi hak finansial pasca-perceraian terhadap kesejahteraan ekonomi istri. Penelitian juga dapat fokus pada peran kesadaran masyarakat dan lembaga bantuan hukum dalam memperkuat akses keadilan bagi perempuan yang menghadapi perceraian gugat.. Putusan Pengadilan Agama Sei Rampah Kelas I B dalam perkara cerai gugat terhadap suami yang tidak diketahui keberadaannya memenuhi aspek hukum dan keadilan.Proses pemanggilan melalui radio dan sumpah penggugat menjadi dasar hukum yang sah.Meskipun putusan berhasil melindungi hak istri, eksekusi hak finansial tetap menghadapi tantangan karena ketidakjelasan keberadaan Tergugat.Perlu peningkatan penggunaan teknologi digital untuk mempercepat proses hukum dan perlindungan lebih maksimal bagi pihak yang teraniaya Institusi pernikahan dalam hukum Islam dipandang sebagai suatu ikatan lahir batin yang sangat kokoh dan suci (mithaqan ghalizhan) demi mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah. Namun, disfungsi perkawinan kerap kali terjadi akibat suami meninggalkan tanggung jawab nafkah dan komunikasi tanpa kabar keberadaan yang jelas (mafqud atau ghoib). Analisis ini membedah secara mendalam dasar pertimbangan hukum (ratio decidendi) Hakim Pengadilan Agama Sei Rampah Kelas I B dalam mengabulkan perkara cerai gugat terhadap suami yang tidak diketahui keberadaannya pada Putusan Nomor 1177/Pdt.G/2025/PA.Srh. Melalui metode penelitian hukum normatif dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/2/pertimbangan-hakim-cerai-gugat-suami-hilang-ratio-thumb-b8a03.webp" title="JURIS - Analisis Yuridis Pertimbangan Hakim dalam Mengabulkan Perkara Cerai Gugat Terhadap Suami yang Tidak Diketahui Keberadaannya (Studi Putusan Nomor 1177/Pdt.G/2025/PA.Srh pada Pengadilan Agama Sei Rampah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/pertimbangan-hakim-cerai-gugat-suami-hilang-ratio-thumb-b8a03.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/pertimbangan-hakim-cerai-gugat-suami-hilang-ratio-thumb-b8a03.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/pertimbangan-hakim-cerai-gugat-suami-hilang-ratio-thumb-b8a03.webp 1x" title="JURIS - Analisis Yuridis Pertimbangan Hakim dalam Mengabulkan Perkara Cerai Gugat Terhadap Suami yang Tidak Diketahui Keberadaannya (Studi Putusan Nomor 1177/Pdt.G/2025/PA.Srh pada Pengadilan Agama Sei Rampah" alt="JURIS - Analisis Yuridis Pertimbangan Hakim dalam Mengabulkan Perkara Cerai Gugat Terhadap Suami yang Tidak Diketahui Keberadaannya (Studi Putusan Nomor 1177/Pdt.G/2025/PA.Srh pada Pengadilan Agama Sei Rampah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/2/pertimbangan-hakim-cerai-gugat-suami-hilang-ratio-thumb-2d6c6.webp" title="JURIS - Analisis Yuridis Pertimbangan Hakim dalam Mengabulkan Perkara Cerai Gugat Terhadap Suami yang Tidak Diketahui Keberadaannya (Studi Putusan Nomor 1177/Pdt.G/2025/PA.Srh pada Pengadilan Agama Sei Rampah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/pertimbangan-hakim-cerai-gugat-suami-hilang-ratio-thumb-2d6c6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/pertimbangan-hakim-cerai-gugat-suami-hilang-ratio-thumb-2d6c6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/pertimbangan-hakim-cerai-gugat-suami-hilang-ratio-thumb-2d6c6.webp 1x" title="JURIS - Analisis Yuridis Pertimbangan Hakim dalam Mengabulkan Perkara Cerai Gugat Terhadap Suami yang Tidak Diketahui Keberadaannya (Studi Putusan Nomor 1177/Pdt.G/2025/PA.Srh pada Pengadilan Agama Sei Rampah" alt="JURIS - Analisis Yuridis Pertimbangan Hakim dalam Mengabulkan Perkara Cerai Gugat Terhadap Suami yang Tidak Diketahui Keberadaannya (Studi Putusan Nomor 1177/Pdt.G/2025/PA.Srh pada Pengadilan Agama Sei Rampah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/2/pertimbangan-hakim-cerai-gugat-suami-hilang-ratio-thumb-42613.webp" title="JURIS - Analisis Yuridis Pertimbangan Hakim dalam Mengabulkan Perkara Cerai Gugat Terhadap Suami yang Tidak Diketahui Keberadaannya (Studi Putusan Nomor 1177/Pdt.G/2025/PA.Srh pada Pengadilan Agama Sei Rampah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/pertimbangan-hakim-cerai-gugat-suami-hilang-ratio-thumb-42613.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/pertimbangan-hakim-cerai-gugat-suami-hilang-ratio-thumb-42613.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/pertimbangan-hakim-cerai-gugat-suami-hilang-ratio-thumb-42613.webp 1x" title="JURIS - Analisis Yuridis Pertimbangan Hakim dalam Mengabulkan Perkara Cerai Gugat Terhadap Suami yang Tidak Diketahui Keberadaannya (Studi Putusan Nomor 1177/Pdt.G/2025/PA.Srh pada Pengadilan Agama Sei Rampah" alt="JURIS - Analisis Yuridis Pertimbangan Hakim dalam Mengabulkan Perkara Cerai Gugat Terhadap Suami yang Tidak Diketahui Keberadaannya (Studi Putusan Nomor 1177/Pdt.G/2025/PA.Srh pada Pengadilan Agama Sei Rampah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67447-pertimbangan-hakim-cerai-gugat-suami-hilang-ratio" title="JURIS - Analisis Yuridis Pertimbangan Hakim dalam Mengabulkan Perkara Cerai Gugat Terhadap Suami yang Tidak Diketahui Keberadaannya (Studi Putusan Nomor 1177/Pdt.G/2025/PA.Srh pada Pengadilan Agama Sei Rampah" target="_blank">Analisis Yuridis Pertimbangan Hakim dalam Mengabulkan Perkara Cerai Gugat Terhadap Suami yang Tidak Diketahui Keberadaannya (Studi Putusan Nomor 1177/Pdt.G/2025/PA.Srh pada Pengadilan Agama Sei Rampah</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas penggunaan e-summons dibandingkan metode konvensional dalam memanggil tergugat yang tidak diketahui keberadaannya. Selain itu, diperlukan analisis mendalam tentang dampak hambatan eksekusi hak finansial pasca-perceraian terhadap kesejahteraan ekonomi istri. Penelitian juga dapat fokus pada peran kesadaran masyarakat dan lembaga bantuan hukum dalam memperkuat akses keadilan bagi perempuan yang menghadapi perceraian gugat..
<br>Putusan Pengadilan Agama Sei Rampah Kelas I B dalam perkara cerai gugat terhadap suami yang tidak diketahui keberadaannya memenuhi aspek hukum dan keadilan.Proses pemanggilan melalui radio dan sumpah penggugat menjadi dasar hukum yang sah.Meskipun putusan berhasil melindungi hak istri, eksekusi hak finansial tetap menghadapi tantangan karena ketidakjelasan keberadaan Tergugat.Perlu peningkatan penggunaan teknologi digital untuk mempercepat proses hukum dan perlindungan lebih maksimal bagi pihak yang teraniaya
<br>Institusi pernikahan dalam hukum Islam dipandang sebagai suatu ikatan lahir batin yang sangat kokoh dan suci (mithaqan ghalizhan) demi mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah. Namun, disfungsi perkawinan kerap kali terjadi akibat suami meninggalkan tanggung jawab nafkah dan komunikasi tanpa kabar keberadaan yang jelas (mafqud atau ghoib). Analisis ini membedah secara mendalam dasar pertimbangan hukum (ratio decidendi) Hakim Pengadilan Agama Sei Rampah Kelas I B dalam mengabulkan perkara cerai gugat terhadap suami yang tidak diketahui keberadaannya pada Putusan Nomor 1177/Pdt.G/2025/PA.Srh. Melalui metode penelitian hukum normatif dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/2/pertimbangan-hakim-cerai-gugat-suami-hilang-ratio-thumb-2d6c6.webp" type="image/webp" length="94774" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/pertimbangan-hakim-cerai-gugat-suami-hilang-ratio-thumb-b8a03.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/pertimbangan-hakim-cerai-gugat-suami-hilang-ratio-thumb-2d6c6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/pertimbangan-hakim-cerai-gugat-suami-hilang-ratio-thumb-42613.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1646-cattleyadf.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16541-judge-jurnal-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Mengapa Shopee Dan TikTok Menjadi Platform E Commerce Favorit Belanja Saat Ini Di Situbondo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mengapa Shopee Dan TikTok Menjadi Platform E Commerce Favorit Belanja Saat Ini Di Situbondo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mengapa Shopee Dan TikTok Menjadi Platform E Commerce Favorit Belanja Saat Ini Di Situbondo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67453-platform-e-commerce-pemilihan</link>
	<guid isPermaLink="false">c55c237e5949b33e8d4ae771808c5dc1</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 09:15:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eka martiana ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti mualfa ]]></category>
	<category><![CDATA[ ika tyas ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eka,ika,martiana,mualfa,siti,tyas]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang strategi promosi berbasis diskon terhadap loyalitas konsumen di platform e-commerce. 2. Analisis pengaruh live commerce terhadap perilaku pembelian impulsif pada berbagai kelompok usia di Situbondo. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Mengapa Shopee Dan TikTok Menjadi Platform E-Commerce Favorit Belanja Saat Ini Di Situbondo: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang strategi promosi berbasis diskon terhadap loyalitas konsumen di platform e-commerce. 2. Analisis pengaruh live commerce terhadap perilaku pembelian impulsif pada berbagai kelompok usia di Situbondo. 3. Studi tentang efektivitas program literasi digital untuk meningkatkan kemampuan UMKM dalam memanfaatkan fitur konten dan live commerce di platform seperti TikTok dan Shopee.. Shopee dan TikTok menjadi platform e-commerce favorit di Situbondo karena kombinasi strategi promosi, harga kompetitif, dan pengalaman berbelanja interaktif.Shopee unggul dalam kebutuhan rutin dengan stabilitas harga dan program gratis ongkir, sementara TikTok dominan dalam pembelian impulsif melalui konten video dan live commerce.Faktor shoppertainment berpengaruh signifikan pada penemuan produk baru, yang berkontribusi pada peningkatan transaksi.Perkembangan ekosistem digital dan keandalan logistik juga memperkuat pertumbuhan e-commerce di daerah tersebut Perkembangan cepat teknologi digital dan akses internet yang meningkat telah mengubah perilaku belanja konsumen serta mempercepat pertumbuhan e-commerce di Indonesia, termasuk di Kabupaten Situbondo. Shopee dan TikTok muncul sebagai dua platform paling diminati karena harga kompetitif, strategi promosi, dan pengalaman berbelanja interaktif. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis faktor yang membuat Shopee dan TikTok menjadi platform e-commerce favorit di kalangan konsumen Situbondo, terutama dalam hal promosi, harga, insentif, shoppertainment,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/f/platform-e-commerce-pemilihan-harga-kompetitif-asb-thumb-44a96.webp" title="JURIS - Mengapa Shopee Dan TikTok Menjadi Platform E-Commerce Favorit Belanja Saat Ini Di Situbondo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/platform-e-commerce-pemilihan-harga-kompetitif-asb-thumb-44a96.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/platform-e-commerce-pemilihan-harga-kompetitif-asb-thumb-44a96.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/platform-e-commerce-pemilihan-harga-kompetitif-asb-thumb-44a96.webp 1x" title="JURIS - Mengapa Shopee Dan TikTok Menjadi Platform E-Commerce Favorit Belanja Saat Ini Di Situbondo" alt="JURIS - Mengapa Shopee Dan TikTok Menjadi Platform E-Commerce Favorit Belanja Saat Ini Di Situbondo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/f/platform-e-commerce-pemilihan-harga-kompetitif-asb-thumb-fffc9.webp" title="JURIS - Mengapa Shopee Dan TikTok Menjadi Platform E-Commerce Favorit Belanja Saat Ini Di Situbondo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/platform-e-commerce-pemilihan-harga-kompetitif-asb-thumb-fffc9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/platform-e-commerce-pemilihan-harga-kompetitif-asb-thumb-fffc9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/platform-e-commerce-pemilihan-harga-kompetitif-asb-thumb-fffc9.webp 1x" title="JURIS - Mengapa Shopee Dan TikTok Menjadi Platform E-Commerce Favorit Belanja Saat Ini Di Situbondo" alt="JURIS - Mengapa Shopee Dan TikTok Menjadi Platform E-Commerce Favorit Belanja Saat Ini Di Situbondo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/f/platform-e-commerce-pemilihan-harga-kompetitif-asb-thumb-8e0df.webp" title="JURIS - Mengapa Shopee Dan TikTok Menjadi Platform E-Commerce Favorit Belanja Saat Ini Di Situbondo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/platform-e-commerce-pemilihan-harga-kompetitif-asb-thumb-8e0df.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/platform-e-commerce-pemilihan-harga-kompetitif-asb-thumb-8e0df.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/platform-e-commerce-pemilihan-harga-kompetitif-asb-thumb-8e0df.webp 1x" title="JURIS - Mengapa Shopee Dan TikTok Menjadi Platform E-Commerce Favorit Belanja Saat Ini Di Situbondo" alt="JURIS - Mengapa Shopee Dan TikTok Menjadi Platform E-Commerce Favorit Belanja Saat Ini Di Situbondo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67453-platform-e-commerce-pemilihan" title="JURIS - Mengapa Shopee Dan TikTok Menjadi Platform E-Commerce Favorit Belanja Saat Ini Di Situbondo" target="_blank">Mengapa Shopee Dan TikTok Menjadi Platform E-Commerce Favorit Belanja Saat Ini Di Situbondo</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang strategi promosi berbasis diskon terhadap loyalitas konsumen di platform e-commerce. 2. Analisis pengaruh live commerce terhadap perilaku pembelian impulsif pada berbagai kelompok usia di Situbondo. 3. Studi tentang efektivitas program literasi digital untuk meningkatkan kemampuan UMKM dalam memanfaatkan fitur konten dan live commerce di platform seperti TikTok dan Shopee..
<br>Shopee dan TikTok menjadi platform e-commerce favorit di Situbondo karena kombinasi strategi promosi, harga kompetitif, dan pengalaman berbelanja interaktif.Shopee unggul dalam kebutuhan rutin dengan stabilitas harga dan program gratis ongkir, sementara TikTok dominan dalam pembelian impulsif melalui konten video dan live commerce.Faktor shoppertainment berpengaruh signifikan pada penemuan produk baru, yang berkontribusi pada peningkatan transaksi.Perkembangan ekosistem digital dan keandalan logistik juga memperkuat pertumbuhan e-commerce di daerah tersebut
<br>Perkembangan cepat teknologi digital dan akses internet yang meningkat telah mengubah perilaku belanja konsumen serta mempercepat pertumbuhan e-commerce di Indonesia, termasuk di Kabupaten Situbondo. Shopee dan TikTok muncul sebagai dua platform paling diminati karena harga kompetitif, strategi promosi, dan pengalaman berbelanja interaktif. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis faktor yang membuat Shopee dan TikTok menjadi platform e-commerce favorit di kalangan konsumen Situbondo, terutama dalam hal promosi, harga, insentif, shoppertainment,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/f/platform-e-commerce-pemilihan-harga-kompetitif-asb-thumb-44a96.webp" type="image/webp" length="104710" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/platform-e-commerce-pemilihan-harga-kompetitif-asb-thumb-44a96.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/platform-e-commerce-pemilihan-harga-kompetitif-asb-thumb-fffc9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/platform-e-commerce-pemilihan-harga-kompetitif-asb-thumb-8e0df.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-68-unars.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18814-growth.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Penguatan Sistem Pelatihan Dan Penilaian Kinerja Berbasis Human Capital Untuk Pengembangan Karir Yang Berkelanjutan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Penguatan Sistem Pelatihan Dan Penilaian Kinerja Berbasis Human Capital Untuk Pengembangan Karir Yang Berkelanjutan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Penguatan Sistem Pelatihan Dan Penilaian Kinerja Berbasis Human Capital Untuk Pengembangan Karir Yang Berkelanjutan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-67440-human-capital-investment-integrasi-teknologi</link>
	<guid isPermaLink="false">e1a7d40374b0426c38de294052fa50f8</guid>
	<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 08:37:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ eka martiana ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti mualfa ]]></category>
	<category><![CDATA[ ika tyas ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[eka,ika,martiana,mualfa,siti,tyas]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1) Meneliti dampak penggunaan teknologi AI dalam pelatihan karyawan untuk meningkatkan efisiensi dan personalisasi pembelajaran. 2) Mengeksplorasi hubungan antara kerja jarak jauh (remote work) dan pengembangan karir berkelanjutan di era digital. 3) Membandingkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Penguatan Sistem Pelatihan Dan Penilaian Kinerja Berbasis Human Capital Untuk Pengembangan Karir Yang Berkelanjutan: 1) Meneliti dampak penggunaan teknologi AI dalam pelatihan karyawan untuk meningkatkan efisiensi dan personalisasi pembelajaran. 2) Mengeksplorasi hubungan antara kerja jarak jauh (remote work) dan pengembangan karir berkelanjutan di era digital. 3) Membandingkan efektivitas sistem penilaian kinerja berbasis KPI dengan pendekatan kolaboratif yang lebih inklusif untuk meningkatkan motivasi dan retensi karyawan.. Penguatan sistem pelatihan dan penilaian kinerja berbasis human capital menjadi langkah penting untuk menghadapi persaingan global.Pelatihan efektif dan penilaian transparan meningkatkan kompetensi, produktivitas, motivasi, dan loyalitas karyawan.Studi kasus PT Bank Mandiri Area Depok menunjukkan bahwa minimnya pelatihan dan ketidakjelasan jalur pengembangan karir menyebabkan penurunan efektivitas kerja.Pendekatan human capital yang terencana, terukur, dan berkelanjutan diperlukan untuk menciptakan ekosistem pengembangan karir yang adaptif dan kompetitif Penelitian ini mengevaluasi pentingnya penguatan sistem pelatihan dan penilaian kinerja berbasis human capital di PT Bank Mandiri Area Depok untuk mendukung pengembangan karir yang berkelanjutan di era persaingan global dan digital. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, penelitian ini mengumpulkan dan menganalisis data sekunder dari jurnal ilmiah, buku, dan sumber relevan terkait konteks perusahaan. Hasil menunjukkan bahwa implementasi sistem pelatihan dan penilaian berbasis human capital, termasuk pengembangan keterampilan teknis, soft skills, dan evaluasi melalui Key Performance Indicators (KPI), memiliki dampak signifikan pada peningkatan produktivitas, retensi karyawan, dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/9/human-capital-investment-integrasi-teknologi-human-thumb-8e280.webp" title="JURIS - Strategi Penguatan Sistem Pelatihan Dan Penilaian Kinerja Berbasis Human Capital Untuk Pengembangan Karir Yang Berkelanjutan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/human-capital-investment-integrasi-teknologi-human-thumb-8e280.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/human-capital-investment-integrasi-teknologi-human-thumb-8e280.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/human-capital-investment-integrasi-teknologi-human-thumb-8e280.webp 1x" title="JURIS - Strategi Penguatan Sistem Pelatihan Dan Penilaian Kinerja Berbasis Human Capital Untuk Pengembangan Karir Yang Berkelanjutan" alt="JURIS - Strategi Penguatan Sistem Pelatihan Dan Penilaian Kinerja Berbasis Human Capital Untuk Pengembangan Karir Yang Berkelanjutan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/9/human-capital-investment-integrasi-teknologi-human-thumb-cc48d.webp" title="JURIS - Strategi Penguatan Sistem Pelatihan Dan Penilaian Kinerja Berbasis Human Capital Untuk Pengembangan Karir Yang Berkelanjutan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/human-capital-investment-integrasi-teknologi-human-thumb-cc48d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/human-capital-investment-integrasi-teknologi-human-thumb-cc48d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/human-capital-investment-integrasi-teknologi-human-thumb-cc48d.webp 1x" title="JURIS - Strategi Penguatan Sistem Pelatihan Dan Penilaian Kinerja Berbasis Human Capital Untuk Pengembangan Karir Yang Berkelanjutan" alt="JURIS - Strategi Penguatan Sistem Pelatihan Dan Penilaian Kinerja Berbasis Human Capital Untuk Pengembangan Karir Yang Berkelanjutan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/9/human-capital-investment-integrasi-teknologi-human-thumb-8c9da.webp" title="JURIS - Strategi Penguatan Sistem Pelatihan Dan Penilaian Kinerja Berbasis Human Capital Untuk Pengembangan Karir Yang Berkelanjutan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/human-capital-investment-integrasi-teknologi-human-thumb-8c9da.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/human-capital-investment-integrasi-teknologi-human-thumb-8c9da.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/human-capital-investment-integrasi-teknologi-human-thumb-8c9da.webp 1x" title="JURIS - Strategi Penguatan Sistem Pelatihan Dan Penilaian Kinerja Berbasis Human Capital Untuk Pengembangan Karir Yang Berkelanjutan" alt="JURIS - Strategi Penguatan Sistem Pelatihan Dan Penilaian Kinerja Berbasis Human Capital Untuk Pengembangan Karir Yang Berkelanjutan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67440-human-capital-investment-integrasi-teknologi" title="JURIS - Strategi Penguatan Sistem Pelatihan Dan Penilaian Kinerja Berbasis Human Capital Untuk Pengembangan Karir Yang Berkelanjutan" target="_blank">Strategi Penguatan Sistem Pelatihan Dan Penilaian Kinerja Berbasis Human Capital Untuk Pengembangan Karir Yang Berkelanjutan</a>: 1) Meneliti dampak penggunaan teknologi AI dalam pelatihan karyawan untuk meningkatkan efisiensi dan personalisasi pembelajaran. 2) Mengeksplorasi hubungan antara kerja jarak jauh (remote work) dan pengembangan karir berkelanjutan di era digital. 3) Membandingkan efektivitas sistem penilaian kinerja berbasis KPI dengan pendekatan kolaboratif yang lebih inklusif untuk meningkatkan motivasi dan retensi karyawan..
<br>Penguatan sistem pelatihan dan penilaian kinerja berbasis human capital menjadi langkah penting untuk menghadapi persaingan global.Pelatihan efektif dan penilaian transparan meningkatkan kompetensi, produktivitas, motivasi, dan loyalitas karyawan.Studi kasus PT Bank Mandiri Area Depok menunjukkan bahwa minimnya pelatihan dan ketidakjelasan jalur pengembangan karir menyebabkan penurunan efektivitas kerja.Pendekatan human capital yang terencana, terukur, dan berkelanjutan diperlukan untuk menciptakan ekosistem pengembangan karir yang adaptif dan kompetitif
<br>Penelitian ini mengevaluasi pentingnya penguatan sistem pelatihan dan penilaian kinerja berbasis human capital di PT Bank Mandiri Area Depok untuk mendukung pengembangan karir yang berkelanjutan di era persaingan global dan digital. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, penelitian ini mengumpulkan dan menganalisis data sekunder dari jurnal ilmiah, buku, dan sumber relevan terkait konteks perusahaan. Hasil menunjukkan bahwa implementasi sistem pelatihan dan penilaian berbasis human capital, termasuk pengembangan keterampilan teknis, soft skills, dan evaluasi melalui Key Performance Indicators (KPI), memiliki dampak signifikan pada peningkatan produktivitas, retensi karyawan, dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/9/human-capital-investment-integrasi-teknologi-human-thumb-8c9da.webp" type="image/webp" length="85208" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/human-capital-investment-integrasi-teknologi-human-thumb-8e280.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/human-capital-investment-integrasi-teknologi-human-thumb-cc48d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/human-capital-investment-integrasi-teknologi-human-thumb-8c9da.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-68-unars.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18814-growth.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sun, 20 Sep 2026 12:14:20 +0700. 24 items. Served in: 5.881 seconds [rss] -->
