<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Wed, 09 Sep 2026 14:27:40 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 14:27:40 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-09-09T14:27:40+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Industrial Growth Housing Gaps Assessing Flat Needs for Workers Case of Pringapus Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Industrial Growth Housing Gaps Assessing Flat Needs for Workers Case of Pringapus Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Industrial Growth Housing Gaps Assessing Flat Needs for Workers Case of Pringapus Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65109-flat-pekerja-industri-perencanaan-perumahan-kecama</link>
	<guid isPermaLink="false">6ff30a851ceeddbb682eb1be463ca9c4</guid>
	<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 14:12:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ housing gaps ]]></category>
	<category><![CDATA[ faculty law ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[faculty,focus,gaps,housing,law,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan kesimpulan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang dampak sosial dan ekonomi dari pembangunan flat bagi pekerja industri di Pringapus. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Industrial Growth, Housing Gaps: Assessing Flat Needs for Workers (Case of Pringapus, Indonesia): Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan kesimpulan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang dampak sosial dan ekonomi dari pembangunan flat bagi pekerja industri di Pringapus. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana flat yang terjangkau dan layak dapat meningkatkan kualitas hidup pekerja, mengurangi kesenjangan sosial, dan meningkatkan produktivitas kerja. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada aspek-aspek teknis dan lingkungan dalam perencanaan flat, seperti penggunaan bahan bangunan ramah lingkungan, sistem pengelolaan sampah dan air limbah yang efektif, serta desain bangunan yang efisien dan berkelanjutan. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas dan keberlanjutan model perencanaan flat yang diusulkan dalam penelitian ini. Penelitian ini dapat mengukur tingkat kepuasan pekerja terhadap flat yang dibangun, serta dampak sosial dan lingkungan dari pembangunan flat tersebut.. Kebutuhan akan perumahan layak bagi pekerja di Kecamatan Pringapus merupakan masalah kritis yang membutuhkan perhatian serius.Berdasarkan data demografi dan kepadatan tenaga kerja, kawasan industri Pringapus telah mengalami peningkatan signifikan dalam jumlah pekerja, terutama dengan kehadiran industri besar seperti PT Ungaran Sari Garment dan pabrik lainnya.Sebagian besar pekerja adalah migran dari luar daerah dan tidak memiliki tempat tinggal permanen.Batasan perumahan formal menyebabkan sebagian besar dari mereka menyewa di lingkungan yang tidak memadai atau tinggal di rumah sewaan dengan kondisi kepadatan tinggi.Aspek teknis, sosial, dan lingkungan sangat mempengaruhi kesuksesan perencanaan flat yang layak bagi pekerja.Secara teknis, pemilihan lokasi strategis dekat dengan pusat industri, penggunaan lahan yang efisien, desain bangunan yang adaptif terhadap iklim tropis, dan sistem konstruksi modular adalah pertimbangan utama.Secara sosial, terjangkau sewa, ketersediaan fasilitas publik, dan pendekatan berbasis komunitas diperlukan untuk menciptakan kehidupan sosial yang harmonis.Secara lingkungan, prinsip bangunan hijau harus diterapkan dengan baik melalui konservasi energi, pengelolaan sampah yang efektif, dan penyediaan ruang terbuka hijau untuk menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan dan perencanaan flat bagi pekerja di kawasan industri Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang. Seiring dengan perkembangan sektor industri di kawasan ini, permintaan akan perumahan layak bagi pekerja semakin meningkat, tetapi belum seimbang dengan penyediaan flat yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Berdasarkan data demografi dan kepadatan tenaga kerja di kawasan tersebut, penelitian ini akan mengidentifikasi kondisi kebutuhan perumahan serta aspek teknis, sosial, dan lingkungan yang perlu dipertimbangkan dalam merencanakan flat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/8/flat-pekerja-industri-perencanaan-perumahan-pringa-thumb-e71ae.webp" title="JURIS - Industrial Growth, Housing Gaps: Assessing Flat Needs for Workers (Case of Pringapus, Indonesia)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/8/flat-pekerja-industri-perencanaan-perumahan-pringa-thumb-e71ae.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/8/flat-pekerja-industri-perencanaan-perumahan-pringa-thumb-e71ae.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/8/flat-pekerja-industri-perencanaan-perumahan-pringa-thumb-e71ae.webp 1x" title="JURIS - Industrial Growth, Housing Gaps: Assessing Flat Needs for Workers (Case of Pringapus, Indonesia)" alt="JURIS - Industrial Growth, Housing Gaps: Assessing Flat Needs for Workers (Case of Pringapus, Indonesia)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/8/flat-pekerja-industri-perencanaan-perumahan-pringa-thumb-65d56.webp" title="JURIS - Industrial Growth, Housing Gaps: Assessing Flat Needs for Workers (Case of Pringapus, Indonesia)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/8/flat-pekerja-industri-perencanaan-perumahan-pringa-thumb-65d56.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/8/flat-pekerja-industri-perencanaan-perumahan-pringa-thumb-65d56.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/8/flat-pekerja-industri-perencanaan-perumahan-pringa-thumb-65d56.webp 1x" title="JURIS - Industrial Growth, Housing Gaps: Assessing Flat Needs for Workers (Case of Pringapus, Indonesia)" alt="JURIS - Industrial Growth, Housing Gaps: Assessing Flat Needs for Workers (Case of Pringapus, Indonesia)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/8/flat-pekerja-industri-perencanaan-perumahan-pringa-thumb-d009e.webp" title="JURIS - Industrial Growth, Housing Gaps: Assessing Flat Needs for Workers (Case of Pringapus, Indonesia)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/8/flat-pekerja-industri-perencanaan-perumahan-pringa-thumb-d009e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/8/flat-pekerja-industri-perencanaan-perumahan-pringa-thumb-d009e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/8/flat-pekerja-industri-perencanaan-perumahan-pringa-thumb-d009e.webp 1x" title="JURIS - Industrial Growth, Housing Gaps: Assessing Flat Needs for Workers (Case of Pringapus, Indonesia)" alt="JURIS - Industrial Growth, Housing Gaps: Assessing Flat Needs for Workers (Case of Pringapus, Indonesia)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65109-flat-pekerja-industri-perencanaan-perumahan-kecama" title="JURIS - Industrial Growth, Housing Gaps: Assessing Flat Needs for Workers (Case of Pringapus, Indonesia)" target="_blank">Industrial Growth, Housing Gaps: Assessing Flat Needs for Workers (Case of Pringapus, Indonesia)</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan kesimpulan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang dampak sosial dan ekonomi dari pembangunan flat bagi pekerja industri di Pringapus. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana flat yang terjangkau dan layak dapat meningkatkan kualitas hidup pekerja, mengurangi kesenjangan sosial, dan meningkatkan produktivitas kerja. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada aspek-aspek teknis dan lingkungan dalam perencanaan flat, seperti penggunaan bahan bangunan ramah lingkungan, sistem pengelolaan sampah dan air limbah yang efektif, serta desain bangunan yang efisien dan berkelanjutan. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas dan keberlanjutan model perencanaan flat yang diusulkan dalam penelitian ini. Penelitian ini dapat mengukur tingkat kepuasan pekerja terhadap flat yang dibangun, serta dampak sosial dan lingkungan dari pembangunan flat tersebut..
<br>Kebutuhan akan perumahan layak bagi pekerja di Kecamatan Pringapus merupakan masalah kritis yang membutuhkan perhatian serius.Berdasarkan data demografi dan kepadatan tenaga kerja, kawasan industri Pringapus telah mengalami peningkatan signifikan dalam jumlah pekerja, terutama dengan kehadiran industri besar seperti PT Ungaran Sari Garment dan pabrik lainnya.Sebagian besar pekerja adalah migran dari luar daerah dan tidak memiliki tempat tinggal permanen.Batasan perumahan formal menyebabkan sebagian besar dari mereka menyewa di lingkungan yang tidak memadai atau tinggal di rumah sewaan dengan kondisi kepadatan tinggi.Aspek teknis, sosial, dan lingkungan sangat mempengaruhi kesuksesan perencanaan flat yang layak bagi pekerja.Secara teknis, pemilihan lokasi strategis dekat dengan pusat industri, penggunaan lahan yang efisien, desain bangunan yang adaptif terhadap iklim tropis, dan sistem konstruksi modular adalah pertimbangan utama.Secara sosial, terjangkau sewa, ketersediaan fasilitas publik, dan pendekatan berbasis komunitas diperlukan untuk menciptakan kehidupan sosial yang harmonis.Secara lingkungan, prinsip bangunan hijau harus diterapkan dengan baik melalui konservasi energi, pengelolaan sampah yang efektif, dan penyediaan ruang terbuka hijau untuk menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan dan perencanaan flat bagi pekerja di kawasan industri Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang. Seiring dengan perkembangan sektor industri di kawasan ini, permintaan akan perumahan layak bagi pekerja semakin meningkat, tetapi belum seimbang dengan penyediaan flat yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Berdasarkan data demografi dan kepadatan tenaga kerja di kawasan tersebut, penelitian ini akan mengidentifikasi kondisi kebutuhan perumahan serta aspek teknis, sosial, dan lingkungan yang perlu dipertimbangkan dalam merencanakan flat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/8/flat-pekerja-industri-perencanaan-perumahan-pringa-thumb-e71ae.webp" type="image/webp" length="27530" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/8/flat-pekerja-industri-perencanaan-perumahan-pringa-thumb-e71ae.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/8/flat-pekerja-industri-perencanaan-perumahan-pringa-thumb-65d56.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/8/flat-pekerja-industri-perencanaan-perumahan-pringa-thumb-d009e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-557-unnes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-919-indonesian-journal-agrarian-law.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ QurAoanic Ethics in Digital Ecology A Solution to Overcoming the Environmental Crisis in the Technological Era ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ QurAoanic Ethics in Digital Ecology A Solution to Overcoming the Environmental Crisis in the Technological Era ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ QurAoanic Ethics in Digital Ecology A Solution to Overcoming the Environmental Crisis in the Technological Era ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65107-kesehatan-manusia-ekologi-digital-etika-qur-ani-mi</link>
	<guid isPermaLink="false">eb05e9b985d2eaaede190f9fa2f63d1f</guid>
	<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 14:09:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ journal al ]]></category>
	<category><![CDATA[ causal b ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,b,causal,journal,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Melihat kompleksitas krisis ekologis digital yang diuraikan dalam penelitian ini, riset lanjutan dapat berfokus pada pengembangan solusi yang lebih konkret dan terukur. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi empiris yang menguji efektivitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - QurAoanic Ethics in Digital Ecology: A Solution to Overcoming the Environmental Crisis in the Technological Era: Melihat kompleksitas krisis ekologis digital yang diuraikan dalam penelitian ini, riset lanjutan dapat berfokus pada pengembangan solusi yang lebih konkret dan terukur. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi empiris yang menguji efektivitas implementasi konsep Minimalisme Digital Islami dalam skala komunitas. Penelitian ini dapat merancang sebuah intervensi berbasis kurikulum atau program edukasi yang mengajarkan praktik minimalisme digital sesuai dengan nilai-nilai QurAoani, kemudian mengukur dampaknya terhadap pengurangan limbah elektronik (e-waste), jejak karbon individu, serta perubahan perilaku konsumsi teknologi di kalangan umat Muslim. Misalnya, bagaimana penerapan disiplin digital yang didasari *maqasid syariAoah* secara nyata mempengaruhi siklus penggantian gawai atau penggunaan energi internet. Kedua, karena dampak polusi digital terhadap kesehatan manusia ditekankan, studi lebih lanjut dapat menelaah secara mendalam bagaimana kerangka bioetika Islam, terutama prinsip *hifz al-nafs* (menjaga jiwa), dapat memberikan panduan etis untuk merumuskan kebijakan publik yang efektif dalam mitigasi risiko kesehatan akibat paparan teknologi. Ini bisa melibatkan analisis kasus atau perbandingan kebijakan di berbagai wilayah, melihat bagaimana prinsip *hifz al-nafs* dapat menginspirasi regulasi yang lebih kuat untuk melindungi kesehatan masyarakat dari dampak digitalisasi. Ketiga, mengingat pentingnya kesadaran ekologis digital, sebuah studi pengembangan kurikulum dapat merancang dan menguji efektivitas modul pendidikan literasi ekologis digital yang terintegrasi dengan ajaran *maqasid al-syariAoah* untuk berbagai jenjang pendidikan. Kurikulum ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman mendalam tentang tanggung jawab manusia sebagai *khalifah fil-ardh* dalam mengelola teknologi, serta mendorong perilaku digital yang bijak dan berkelanjutan sejak usia dini.. Penelitian ini menegaskan bahwa etika Qur'ani, khususnya melalui konsep Minimalisme Digital Islami, berkontribusi penting dalam mengembangkan paradigma teknologi berkelanjutan berbasis maqasid syariAoah untuk mengatasi krisis ekologis digital.Al-Qur'an menempatkan manusia sebagai khalifah di bumi dengan amanah menjaga keseimbangan alam, yang menuntut penggunaan teknologi secara bijak, adil, dan berkelanjutan, bukan hanya sebagai solusi teknis melainkan juga moral dan spiritual.Dengan demikian, penerapan nilai-nilai Qur'ani dan Minimalisme Digital Islami menjadi strategi preventif untuk mengurangi dampak negatif digitalisasi, seperti e-waste dan jejak karbon, sekaligus memperkuat harmoni antara manusia, alam, dan spiritualitas Artikel ini mengkaji krisis ekologi di era digital sebagai konsekuensi dari pesatnya perkembangan teknologi, khususnya peningkatan limbah elektronik (e-waste), jejak karbon, dan polusi digital. Penanganan isu-isu ini tidak hanya memerlukan solusi teknis dan kebijakan publik, tetapi juga kerangka etis dan spiritual yang berakar pada nilai-nilai Al-Qur'an. Studi ini menggunakan metode penelitian kualitatif kepustakaan yang berfokus pada kerangka maqasid al-syariAoah, khususnya prinsip hifz al-biAoah (pemeliharaan lingkungan), serta menganalisis ayat-ayat Al-Qur'an melalui Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab. Temuan menunjukkan bahwa Al-Qur'an menekankan peran manusia sebagai khalifah fi al-ardh, yang diamanahi untuk menjaga keseimbangan lingkungan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/b/kesehatan-manusia-ekologi-digital-etika-qurani-min-thumb-7ff68.webp" title="JURIS - QurAoanic Ethics in Digital Ecology: A Solution to Overcoming the Environmental Crisis in the Technological Era" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/kesehatan-manusia-ekologi-digital-etika-qurani-min-thumb-7ff68.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/kesehatan-manusia-ekologi-digital-etika-qurani-min-thumb-7ff68.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/kesehatan-manusia-ekologi-digital-etika-qurani-min-thumb-7ff68.webp 1x" title="JURIS - QurAoanic Ethics in Digital Ecology: A Solution to Overcoming the Environmental Crisis in the Technological Era" alt="JURIS - QurAoanic Ethics in Digital Ecology: A Solution to Overcoming the Environmental Crisis in the Technological Era" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/b/kesehatan-manusia-ekologi-digital-etika-qurani-min-thumb-d1419.webp" title="JURIS - QurAoanic Ethics in Digital Ecology: A Solution to Overcoming the Environmental Crisis in the Technological Era" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/kesehatan-manusia-ekologi-digital-etika-qurani-min-thumb-d1419.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/kesehatan-manusia-ekologi-digital-etika-qurani-min-thumb-d1419.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/kesehatan-manusia-ekologi-digital-etika-qurani-min-thumb-d1419.webp 1x" title="JURIS - QurAoanic Ethics in Digital Ecology: A Solution to Overcoming the Environmental Crisis in the Technological Era" alt="JURIS - QurAoanic Ethics in Digital Ecology: A Solution to Overcoming the Environmental Crisis in the Technological Era" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/b/kesehatan-manusia-ekologi-digital-etika-qurani-min-thumb-93c56.webp" title="JURIS - QurAoanic Ethics in Digital Ecology: A Solution to Overcoming the Environmental Crisis in the Technological Era" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/kesehatan-manusia-ekologi-digital-etika-qurani-min-thumb-93c56.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/kesehatan-manusia-ekologi-digital-etika-qurani-min-thumb-93c56.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/kesehatan-manusia-ekologi-digital-etika-qurani-min-thumb-93c56.webp 1x" title="JURIS - QurAoanic Ethics in Digital Ecology: A Solution to Overcoming the Environmental Crisis in the Technological Era" alt="JURIS - QurAoanic Ethics in Digital Ecology: A Solution to Overcoming the Environmental Crisis in the Technological Era" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65107-kesehatan-manusia-ekologi-digital-etika-qur-ani-mi" title="JURIS - QurAoanic Ethics in Digital Ecology: A Solution to Overcoming the Environmental Crisis in the Technological Era" target="_blank">QurAoanic Ethics in Digital Ecology: A Solution to Overcoming the Environmental Crisis in the Technological Era</a>: Melihat kompleksitas krisis ekologis digital yang diuraikan dalam penelitian ini, riset lanjutan dapat berfokus pada pengembangan solusi yang lebih konkret dan terukur. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi empiris yang menguji efektivitas implementasi konsep Minimalisme Digital Islami dalam skala komunitas. Penelitian ini dapat merancang sebuah intervensi berbasis kurikulum atau program edukasi yang mengajarkan praktik minimalisme digital sesuai dengan nilai-nilai QurAoani, kemudian mengukur dampaknya terhadap pengurangan limbah elektronik (e-waste), jejak karbon individu, serta perubahan perilaku konsumsi teknologi di kalangan umat Muslim. Misalnya, bagaimana penerapan disiplin digital yang didasari *maqasid syariAoah* secara nyata mempengaruhi siklus penggantian gawai atau penggunaan energi internet. Kedua, karena dampak polusi digital terhadap kesehatan manusia ditekankan, studi lebih lanjut dapat menelaah secara mendalam bagaimana kerangka bioetika Islam, terutama prinsip *hifz al-nafs* (menjaga jiwa), dapat memberikan panduan etis untuk merumuskan kebijakan publik yang efektif dalam mitigasi risiko kesehatan akibat paparan teknologi. Ini bisa melibatkan analisis kasus atau perbandingan kebijakan di berbagai wilayah, melihat bagaimana prinsip *hifz al-nafs* dapat menginspirasi regulasi yang lebih kuat untuk melindungi kesehatan masyarakat dari dampak digitalisasi. Ketiga, mengingat pentingnya kesadaran ekologis digital, sebuah studi pengembangan kurikulum dapat merancang dan menguji efektivitas modul pendidikan literasi ekologis digital yang terintegrasi dengan ajaran *maqasid al-syariAoah* untuk berbagai jenjang pendidikan. Kurikulum ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman mendalam tentang tanggung jawab manusia sebagai *khalifah fil-ardh* dalam mengelola teknologi, serta mendorong perilaku digital yang bijak dan berkelanjutan sejak usia dini..
<br>Penelitian ini menegaskan bahwa etika Qur'ani, khususnya melalui konsep Minimalisme Digital Islami, berkontribusi penting dalam mengembangkan paradigma teknologi berkelanjutan berbasis maqasid syariAoah untuk mengatasi krisis ekologis digital.Al-Qur'an menempatkan manusia sebagai khalifah di bumi dengan amanah menjaga keseimbangan alam, yang menuntut penggunaan teknologi secara bijak, adil, dan berkelanjutan, bukan hanya sebagai solusi teknis melainkan juga moral dan spiritual.Dengan demikian, penerapan nilai-nilai Qur'ani dan Minimalisme Digital Islami menjadi strategi preventif untuk mengurangi dampak negatif digitalisasi, seperti e-waste dan jejak karbon, sekaligus memperkuat harmoni antara manusia, alam, dan spiritualitas
<br>Artikel ini mengkaji krisis ekologi di era digital sebagai konsekuensi dari pesatnya perkembangan teknologi, khususnya peningkatan limbah elektronik (e-waste), jejak karbon, dan polusi digital. Penanganan isu-isu ini tidak hanya memerlukan solusi teknis dan kebijakan publik, tetapi juga kerangka etis dan spiritual yang berakar pada nilai-nilai Al-Qur'an. Studi ini menggunakan metode penelitian kualitatif kepustakaan yang berfokus pada kerangka maqasid al-syariAoah, khususnya prinsip hifz al-biAoah (pemeliharaan lingkungan), serta menganalisis ayat-ayat Al-Qur'an melalui Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab. Temuan menunjukkan bahwa Al-Qur'an menekankan peran manusia sebagai khalifah fi al-ardh, yang diamanahi untuk menjaga keseimbangan lingkungan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/b/kesehatan-manusia-ekologi-digital-etika-qurani-min-thumb-7ff68.webp" type="image/webp" length="164916" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/kesehatan-manusia-ekologi-digital-etika-qurani-min-thumb-7ff68.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/kesehatan-manusia-ekologi-digital-etika-qurani-min-thumb-d1419.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/kesehatan-manusia-ekologi-digital-etika-qurani-min-thumb-93c56.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11915-tafasir-journal-quranic-studies-contextual-tafsir.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efeftivitas Perjanjian Bagi Hasil Tanah Garapan Di Wilayah Pedesaan Ntb Kajian Yuridis Dan Sosilogis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efeftivitas Perjanjian Bagi Hasil Tanah Garapan Di Wilayah Pedesaan Ntb Kajian Yuridis Dan Sosilogis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efeftivitas Perjanjian Bagi Hasil Tanah Garapan Di Wilayah Pedesaan Ntb Kajian Yuridis Dan Sosilogis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65113-perjanjian-lisan-oral-agreement-sharecropping-cust</link>
	<guid isPermaLink="false">f1ca6f40e2e5ba1f14065e2c8df3e0de</guid>
	<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 13:50:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ events https ]]></category>
	<category><![CDATA[ bandar togel ]]></category>
	<category><![CDATA[ mahjong ways ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bandar,events,https,mahjong,togel,ways]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan tentang dampak formalisasi perjanjian bagi hasil terhadap penyelesaian sengketa di tingkat desa. 2. Analisis kemungkinan integrasi hukum adat dengan ketentuan hukum perdata dalam melindungi hak petani. 3. Studi tentang peran regulasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efeftivitas Perjanjian Bagi Hasil Tanah Garapan Di Wilayah Pedesaan Ntb: Kajian Yuridis Dan Sosilogis: 1. Penelitian lanjutan tentang dampak formalisasi perjanjian bagi hasil terhadap penyelesaian sengketa di tingkat desa. 2. Analisis kemungkinan integrasi hukum adat dengan ketentuan hukum perdata dalam melindungi hak petani. 3. Studi tentang peran regulasi berbasis desa dalam memperkuat perlindungan hukum bagi pihak-pihak yang terlibat dalam perjanjian agraria, terutama dalam konteks ketimpangan sosial dan ekonomi.. Perjanjian bagi hasil tanah garapan secara lisan di wilayah pedesaan NTB sah secara hukum namun memiliki kelemahan dalam pembuktian dan perlindungan hukum bagi petani.Meski regulasi seperti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1960 tersedia, implementasinya masih lemah karena literasi hukum rendah dan dominasi pemilik lahan.Penyelesaian sengketa cenderung mengandalkan mekanisme informal yang tidak selalu menjamin keadilan substantif.Diperlukan peningkatan literasi hukum, penguatan peran aparat desa, serta integrasi antara hukum formal dan hukum adat untuk memastikan keadilan dalam perjanjian agraria Penelitian ini mengevaluasi praktik perjanjian bagi hasil tanah garapan antara petani dan pemilik lahan di wilayah pedesaan Nusa Tenggara Barat (NTB), yang secara umum masih dilakukan secara lisan berdasarkan kebiasaan turun-temurun dan nilai-nilai lokal. Perjanjian ini kerap disepakati secara informal tanpa dokumen tertulis, dengan mengandalkan kepercayaan dan relasi sosial antarpihak. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menilai efektivitas dan kekuatan hukum perjanjian bagi hasil secara lisan dalam kerangka hukum perdata... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/5/perjanjian-lisan-agreement-sharecropping-customary-thumb-d7610.webp" title="JURIS - Efeftivitas Perjanjian Bagi Hasil Tanah Garapan Di Wilayah Pedesaan Ntb: Kajian Yuridis Dan Sosilogis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/5/perjanjian-lisan-agreement-sharecropping-customary-thumb-d7610.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/5/perjanjian-lisan-agreement-sharecropping-customary-thumb-d7610.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/5/perjanjian-lisan-agreement-sharecropping-customary-thumb-d7610.webp 1x" title="JURIS - Efeftivitas Perjanjian Bagi Hasil Tanah Garapan Di Wilayah Pedesaan Ntb: Kajian Yuridis Dan Sosilogis" alt="JURIS - Efeftivitas Perjanjian Bagi Hasil Tanah Garapan Di Wilayah Pedesaan Ntb: Kajian Yuridis Dan Sosilogis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/5/perjanjian-lisan-agreement-sharecropping-customary-thumb-5eb1d.webp" title="JURIS - Efeftivitas Perjanjian Bagi Hasil Tanah Garapan Di Wilayah Pedesaan Ntb: Kajian Yuridis Dan Sosilogis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/5/perjanjian-lisan-agreement-sharecropping-customary-thumb-5eb1d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/5/perjanjian-lisan-agreement-sharecropping-customary-thumb-5eb1d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/5/perjanjian-lisan-agreement-sharecropping-customary-thumb-5eb1d.webp 1x" title="JURIS - Efeftivitas Perjanjian Bagi Hasil Tanah Garapan Di Wilayah Pedesaan Ntb: Kajian Yuridis Dan Sosilogis" alt="JURIS - Efeftivitas Perjanjian Bagi Hasil Tanah Garapan Di Wilayah Pedesaan Ntb: Kajian Yuridis Dan Sosilogis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/5/perjanjian-lisan-agreement-sharecropping-customary-thumb-a5a31.webp" title="JURIS - Efeftivitas Perjanjian Bagi Hasil Tanah Garapan Di Wilayah Pedesaan Ntb: Kajian Yuridis Dan Sosilogis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/5/perjanjian-lisan-agreement-sharecropping-customary-thumb-a5a31.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/5/perjanjian-lisan-agreement-sharecropping-customary-thumb-a5a31.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/5/perjanjian-lisan-agreement-sharecropping-customary-thumb-a5a31.webp 1x" title="JURIS - Efeftivitas Perjanjian Bagi Hasil Tanah Garapan Di Wilayah Pedesaan Ntb: Kajian Yuridis Dan Sosilogis" alt="JURIS - Efeftivitas Perjanjian Bagi Hasil Tanah Garapan Di Wilayah Pedesaan Ntb: Kajian Yuridis Dan Sosilogis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65113-perjanjian-lisan-oral-agreement-sharecropping-cust" title="JURIS - Efeftivitas Perjanjian Bagi Hasil Tanah Garapan Di Wilayah Pedesaan Ntb: Kajian Yuridis Dan Sosilogis" target="_blank">Efeftivitas Perjanjian Bagi Hasil Tanah Garapan Di Wilayah Pedesaan Ntb: Kajian Yuridis Dan Sosilogis</a>: 1. Penelitian lanjutan tentang dampak formalisasi perjanjian bagi hasil terhadap penyelesaian sengketa di tingkat desa. 2. Analisis kemungkinan integrasi hukum adat dengan ketentuan hukum perdata dalam melindungi hak petani. 3. Studi tentang peran regulasi berbasis desa dalam memperkuat perlindungan hukum bagi pihak-pihak yang terlibat dalam perjanjian agraria, terutama dalam konteks ketimpangan sosial dan ekonomi..
<br>Perjanjian bagi hasil tanah garapan secara lisan di wilayah pedesaan NTB sah secara hukum namun memiliki kelemahan dalam pembuktian dan perlindungan hukum bagi petani.Meski regulasi seperti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1960 tersedia, implementasinya masih lemah karena literasi hukum rendah dan dominasi pemilik lahan.Penyelesaian sengketa cenderung mengandalkan mekanisme informal yang tidak selalu menjamin keadilan substantif.Diperlukan peningkatan literasi hukum, penguatan peran aparat desa, serta integrasi antara hukum formal dan hukum adat untuk memastikan keadilan dalam perjanjian agraria
<br>Penelitian ini mengevaluasi praktik perjanjian bagi hasil tanah garapan antara petani dan pemilik lahan di wilayah pedesaan Nusa Tenggara Barat (NTB), yang secara umum masih dilakukan secara lisan berdasarkan kebiasaan turun-temurun dan nilai-nilai lokal. Perjanjian ini kerap disepakati secara informal tanpa dokumen tertulis, dengan mengandalkan kepercayaan dan relasi sosial antarpihak. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menilai efektivitas dan kekuatan hukum perjanjian bagi hasil secara lisan dalam kerangka hukum perdata...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/5/perjanjian-lisan-agreement-sharecropping-customary-thumb-d7610.webp" type="image/webp" length="95138" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/5/perjanjian-lisan-agreement-sharecropping-customary-thumb-d7610.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/5/perjanjian-lisan-agreement-sharecropping-customary-thumb-5eb1d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/5/perjanjian-lisan-agreement-sharecropping-customary-thumb-a5a31.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1994-harapan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9686-jurnal-perspektif-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Modest Fashion dan Halal Lifestyle terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Fashion Muslim ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Modest Fashion dan Halal Lifestyle terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Fashion Muslim ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Modest Fashion dan Halal Lifestyle terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Fashion Muslim ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65111-industri-fashion-anak-kesadaran-halal-tren</link>
	<guid isPermaLink="false">737deab4b3eb1215ac21bed73edc39f0</guid>
	<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 13:47:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pengaruh dps ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dps,pengaruh,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran influencer media sosial dalam memperkuat hubungan antara modest fashion dan keputusan pembelian konsumen Muslim. Selain itu, studi tentang perbedaan perilaku konsumen di berbagai wilayah Indonesia terkait ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Modest Fashion dan Halal Lifestyle terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Fashion Muslim: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran influencer media sosial dalam memperkuat hubungan antara modest fashion dan keputusan pembelian konsumen Muslim. Selain itu, studi tentang perbedaan perilaku konsumen di berbagai wilayah Indonesia terkait penerapan halal lifestyle dan tren fashion modern sangat relevan. Penelitian juga bisa fokus pada dampak literasi digital terhadap kesadaran konsumen dalam memilih produk fashion Muslim yang sesuai prinsip syariah.. Modest fashion dan halal lifestyle secara signifikan memengaruhi keputusan pembelian konsumen fashion Muslim, baik secara terpisah maupun bersamaan.Koefisien determinasi (RA) sebesar 71,7% menunjukkan tingkat penjelasan yang kuat.Temuan ini memperkuat teori perilaku konsumen Islam dengan mengkonfirmasi peran dimensi estetika dan religiusitas dalam pengambilan keputusan pembelian, serta memberikan rekomendasi strategi bisnis yang mengintegrasikan nilai syariah dan halal lifestyle untuk meningkatkan daya tarik produk fashion Muslim Pertumbuhan industri modest fashion di Indonesia yang didorong oleh meningkatnya kesadaran halal menghasilkan kebutuhan penelitian empiris tentang pengaruh kombinasi modest fashion dan halal lifestyle terhadap perilaku konsumen. Studi ini menganalisis efek keduanya terhadap keputusan pembelian konsumen fashion Muslim melalui pendekatan kuantitatif dengan survei 100 responden. Hasil uji regresi menunjukkan kedua variabel memiliki pengaruh signifikan positif secara parsial dan simultan (RA 71,7%). Temuan ini memperkaya teori perilaku konsumen Islam dengan menegaskan bahwa dimensi estetika dan religiusitas bersama-sama membentuk keputusan pembelian, serta memberikan implikasi praktis bagi industri fashion Muslim untuk mengintegrasikan desain syariah-compliant dengan nilai halal lifestyle. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/c/industri-fashion-anak-kesadaran-halal-tren-produk-thumb-69e27.webp" title="JURIS - Pengaruh Modest Fashion dan Halal Lifestyle terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Fashion Muslim" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/industri-fashion-anak-kesadaran-halal-tren-produk-thumb-69e27.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/industri-fashion-anak-kesadaran-halal-tren-produk-thumb-69e27.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/industri-fashion-anak-kesadaran-halal-tren-produk-thumb-69e27.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Modest Fashion dan Halal Lifestyle terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Fashion Muslim" alt="JURIS - Pengaruh Modest Fashion dan Halal Lifestyle terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Fashion Muslim" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/industri-fashion-anak-kesadaran-halal-tren-produk-thumb-9b977.webp" title="JURIS - Pengaruh Modest Fashion dan Halal Lifestyle terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Fashion Muslim" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/industri-fashion-anak-kesadaran-halal-tren-produk-thumb-9b977.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/industri-fashion-anak-kesadaran-halal-tren-produk-thumb-9b977.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/industri-fashion-anak-kesadaran-halal-tren-produk-thumb-9b977.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Modest Fashion dan Halal Lifestyle terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Fashion Muslim" alt="JURIS - Pengaruh Modest Fashion dan Halal Lifestyle terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Fashion Muslim" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/industri-fashion-anak-kesadaran-halal-tren-produk-thumb-58f78.webp" title="JURIS - Pengaruh Modest Fashion dan Halal Lifestyle terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Fashion Muslim" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/industri-fashion-anak-kesadaran-halal-tren-produk-thumb-58f78.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/industri-fashion-anak-kesadaran-halal-tren-produk-thumb-58f78.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/industri-fashion-anak-kesadaran-halal-tren-produk-thumb-58f78.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Modest Fashion dan Halal Lifestyle terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Fashion Muslim" alt="JURIS - Pengaruh Modest Fashion dan Halal Lifestyle terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Fashion Muslim" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65111-industri-fashion-anak-kesadaran-halal-tren" title="JURIS - Pengaruh Modest Fashion dan Halal Lifestyle terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Fashion Muslim" target="_blank">Pengaruh Modest Fashion dan Halal Lifestyle terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Fashion Muslim</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran influencer media sosial dalam memperkuat hubungan antara modest fashion dan keputusan pembelian konsumen Muslim. Selain itu, studi tentang perbedaan perilaku konsumen di berbagai wilayah Indonesia terkait penerapan halal lifestyle dan tren fashion modern sangat relevan. Penelitian juga bisa fokus pada dampak literasi digital terhadap kesadaran konsumen dalam memilih produk fashion Muslim yang sesuai prinsip syariah..
<br>Modest fashion dan halal lifestyle secara signifikan memengaruhi keputusan pembelian konsumen fashion Muslim, baik secara terpisah maupun bersamaan.Koefisien determinasi (RA) sebesar 71,7% menunjukkan tingkat penjelasan yang kuat.Temuan ini memperkuat teori perilaku konsumen Islam dengan mengkonfirmasi peran dimensi estetika dan religiusitas dalam pengambilan keputusan pembelian, serta memberikan rekomendasi strategi bisnis yang mengintegrasikan nilai syariah dan halal lifestyle untuk meningkatkan daya tarik produk fashion Muslim
<br>Pertumbuhan industri modest fashion di Indonesia yang didorong oleh meningkatnya kesadaran halal menghasilkan kebutuhan penelitian empiris tentang pengaruh kombinasi modest fashion dan halal lifestyle terhadap perilaku konsumen. Studi ini menganalisis efek keduanya terhadap keputusan pembelian konsumen fashion Muslim melalui pendekatan kuantitatif dengan survei 100 responden. Hasil uji regresi menunjukkan kedua variabel memiliki pengaruh signifikan positif secara parsial dan simultan (RA 71,7%). Temuan ini memperkaya teori perilaku konsumen Islam dengan menegaskan bahwa dimensi estetika dan religiusitas bersama-sama membentuk keputusan pembelian, serta memberikan implikasi praktis bagi industri fashion Muslim untuk mengintegrasikan desain syariah-compliant dengan nilai halal lifestyle.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/c/industri-fashion-anak-kesadaran-halal-tren-produk-thumb-58f78.webp" type="image/webp" length="86112" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/industri-fashion-anak-kesadaran-halal-tren-produk-thumb-69e27.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/industri-fashion-anak-kesadaran-halal-tren-produk-thumb-9b977.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/industri-fashion-anak-kesadaran-halal-tren-produk-thumb-58f78.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11917-kasbuna-journal-islamic-business-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ TINDAK PIDANA KORUPSI PENYALAHGUNAAN DANA RETRIBUSI SAMPAH DI PERCUT SEI TUAN Studi Putusan No 94 Pid Sus TPK 2022 PN Mdn ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ TINDAK PIDANA KORUPSI PENYALAHGUNAAN DANA RETRIBUSI SAMPAH DI PERCUT SEI TUAN Studi Putusan No 94 Pid Sus TPK 2022 PN Mdn ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ TINDAK PIDANA KORUPSI PENYALAHGUNAAN DANA RETRIBUSI SAMPAH DI PERCUT SEI TUAN Studi Putusan No 94 Pid Sus TPK 2022 PN Mdn ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65114-penyalahgunaan-dana-edukasi-masyarakat-udt-kinerja</link>
	<guid isPermaLink="false">99040a9ec2cc82054b0b76263d84e24c</guid>
	<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 13:40:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ events https ]]></category>
	<category><![CDATA[ bandar togel ]]></category>
	<category><![CDATA[ mahjong ways ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bandar,events,https,mahjong,togel,ways]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak partisipasi masyarakat dalam pengawasan penggunaan dana retribusi sampah, khususnya melalui mekanisme pelaporan digital atau platform transparansi. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - TINDAK PIDANA KORUPSI PENYALAHGUNAAN DANA RETRIBUSI SAMPAH DI PERCUT SEI TUAN Studi Putusan No: 94/Pid.Sus.TPK/2022/PN.Mdn: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak partisipasi masyarakat dalam pengawasan penggunaan dana retribusi sampah, khususnya melalui mekanisme pelaporan digital atau platform transparansi. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara daerah yang berhasil mengurangi korupsi di sektor sampah dengan daerah yang masih menghadapi tantangan, untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan. Terakhir, penelitian bisa mengkaji potensi penggunaan teknologi seperti blockchain untuk meningkatkan akuntabilitas dan mengurangi risiko penyalahgunaan dana retribusi sampah, terutama dalam pengelolaan keuangan daerah.. Ketentuan pemidanaan tindak pidana korupsi secara umum menegaskan bahwa hukum memberikan sanksi yang tegas dan jelas untuk menanggulangi praktik korupsi, mengingat dampak negatifnya yang luas bagi masyarakat dan negara.Pemidanaan dalam kasus korupsi tidak hanya mencakup hukuman penjara, tetapi juga denda dan pengembalian kerugian negara, yang bertujuan untuk memberikan efek jera dan memulihkan kepercayaan publik terhadap sistem hukum.Mengenai ketentuan pemidanaan penyalahgunaan dana retribusi sampah menekankan pentingnya integrasi antara aspek hukum, pengawasan, dan partisipasi masyarakat dalam mencegah korupsi.Ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 memberikan landasan hukum yang kuat untuk menindak pelaku penyalahgunaan, namun penegakan hukum yang efektif memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk lembaga penegak hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat.Penerapan hukum yang efektif tidak hanya bergantung pada penegakan sanksi yang tegas, tetapi juga pada upaya pencegahan melalui transparansi, pengawasan, dan edukasi masyarakat Tindak pidana korupsi merupakan masalah serius yang menghambat pembangunan dan merugikan masyarakat. Penyalahgunaan dana retribusi sampah yang seharusnya dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas layanan pengelolaan sampah, sering kali dialokasikan secara tidak transparan dan tidak akuntabel sehingga mengakibatkan kerugian signifikan bagi masyarakat dan lingkungan. Retribusi sampah, yang seharusnya dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas layanan pengelolaan sampah, sering kali dialokasikan secara tidak transparan dan tidak akuntabel. Penelitian ini mengkaji tindak pidana korupsi di Indonesia dengan menggunakan metode penelitian yuridis normatif, yang berfokus pada analisis terhadap norma hukum yang mengatur pemberantasan korupsi. Penerapan hukum sering kali menghadapi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/f/penyalahgunaan-dana-edukasi-masyarakat-udt-kinerja-thumb-f0b9b.webp" title="JURIS - TINDAK PIDANA KORUPSI PENYALAHGUNAAN DANA RETRIBUSI SAMPAH  DI PERCUT SEI TUAN Studi Putusan No: 94/Pid.Sus.TPK/2022/PN.Mdn" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/f/penyalahgunaan-dana-edukasi-masyarakat-udt-kinerja-thumb-f0b9b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/f/penyalahgunaan-dana-edukasi-masyarakat-udt-kinerja-thumb-f0b9b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/f/penyalahgunaan-dana-edukasi-masyarakat-udt-kinerja-thumb-f0b9b.webp 1x" title="JURIS - TINDAK PIDANA KORUPSI PENYALAHGUNAAN DANA RETRIBUSI SAMPAH  DI PERCUT SEI TUAN Studi Putusan No: 94/Pid.Sus.TPK/2022/PN.Mdn" alt="JURIS - TINDAK PIDANA KORUPSI PENYALAHGUNAAN DANA RETRIBUSI SAMPAH  DI PERCUT SEI TUAN Studi Putusan No: 94/Pid.Sus.TPK/2022/PN.Mdn" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/f/penyalahgunaan-dana-edukasi-masyarakat-udt-kinerja-thumb-a1b9c.webp" title="JURIS - TINDAK PIDANA KORUPSI PENYALAHGUNAAN DANA RETRIBUSI SAMPAH  DI PERCUT SEI TUAN Studi Putusan No: 94/Pid.Sus.TPK/2022/PN.Mdn" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/f/penyalahgunaan-dana-edukasi-masyarakat-udt-kinerja-thumb-a1b9c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/f/penyalahgunaan-dana-edukasi-masyarakat-udt-kinerja-thumb-a1b9c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/f/penyalahgunaan-dana-edukasi-masyarakat-udt-kinerja-thumb-a1b9c.webp 1x" title="JURIS - TINDAK PIDANA KORUPSI PENYALAHGUNAAN DANA RETRIBUSI SAMPAH  DI PERCUT SEI TUAN Studi Putusan No: 94/Pid.Sus.TPK/2022/PN.Mdn" alt="JURIS - TINDAK PIDANA KORUPSI PENYALAHGUNAAN DANA RETRIBUSI SAMPAH  DI PERCUT SEI TUAN Studi Putusan No: 94/Pid.Sus.TPK/2022/PN.Mdn" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/f/penyalahgunaan-dana-edukasi-masyarakat-udt-kinerja-thumb-255d3.webp" title="JURIS - TINDAK PIDANA KORUPSI PENYALAHGUNAAN DANA RETRIBUSI SAMPAH  DI PERCUT SEI TUAN Studi Putusan No: 94/Pid.Sus.TPK/2022/PN.Mdn" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/f/penyalahgunaan-dana-edukasi-masyarakat-udt-kinerja-thumb-255d3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/f/penyalahgunaan-dana-edukasi-masyarakat-udt-kinerja-thumb-255d3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/f/penyalahgunaan-dana-edukasi-masyarakat-udt-kinerja-thumb-255d3.webp 1x" title="JURIS - TINDAK PIDANA KORUPSI PENYALAHGUNAAN DANA RETRIBUSI SAMPAH  DI PERCUT SEI TUAN Studi Putusan No: 94/Pid.Sus.TPK/2022/PN.Mdn" alt="JURIS - TINDAK PIDANA KORUPSI PENYALAHGUNAAN DANA RETRIBUSI SAMPAH  DI PERCUT SEI TUAN Studi Putusan No: 94/Pid.Sus.TPK/2022/PN.Mdn" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65114-penyalahgunaan-dana-edukasi-masyarakat-udt-kinerja" title="JURIS - TINDAK PIDANA KORUPSI PENYALAHGUNAAN DANA RETRIBUSI SAMPAH  DI PERCUT SEI TUAN Studi Putusan No: 94/Pid.Sus.TPK/2022/PN.Mdn" target="_blank">TINDAK PIDANA KORUPSI PENYALAHGUNAAN DANA RETRIBUSI SAMPAH  DI PERCUT SEI TUAN Studi Putusan No: 94/Pid.Sus.TPK/2022/PN.Mdn</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak partisipasi masyarakat dalam pengawasan penggunaan dana retribusi sampah, khususnya melalui mekanisme pelaporan digital atau platform transparansi. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara daerah yang berhasil mengurangi korupsi di sektor sampah dengan daerah yang masih menghadapi tantangan, untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan. Terakhir, penelitian bisa mengkaji potensi penggunaan teknologi seperti blockchain untuk meningkatkan akuntabilitas dan mengurangi risiko penyalahgunaan dana retribusi sampah, terutama dalam pengelolaan keuangan daerah..
<br>Ketentuan pemidanaan tindak pidana korupsi secara umum menegaskan bahwa hukum memberikan sanksi yang tegas dan jelas untuk menanggulangi praktik korupsi, mengingat dampak negatifnya yang luas bagi masyarakat dan negara.Pemidanaan dalam kasus korupsi tidak hanya mencakup hukuman penjara, tetapi juga denda dan pengembalian kerugian negara, yang bertujuan untuk memberikan efek jera dan memulihkan kepercayaan publik terhadap sistem hukum.Mengenai ketentuan pemidanaan penyalahgunaan dana retribusi sampah menekankan pentingnya integrasi antara aspek hukum, pengawasan, dan partisipasi masyarakat dalam mencegah korupsi.Ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 memberikan landasan hukum yang kuat untuk menindak pelaku penyalahgunaan, namun penegakan hukum yang efektif memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk lembaga penegak hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat.Penerapan hukum yang efektif tidak hanya bergantung pada penegakan sanksi yang tegas, tetapi juga pada upaya pencegahan melalui transparansi, pengawasan, dan edukasi masyarakat
<br>Tindak pidana korupsi merupakan masalah serius yang menghambat pembangunan dan merugikan masyarakat. Penyalahgunaan dana retribusi sampah yang seharusnya dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas layanan pengelolaan sampah, sering kali dialokasikan secara tidak transparan dan tidak akuntabel sehingga mengakibatkan kerugian signifikan bagi masyarakat dan lingkungan. Retribusi sampah, yang seharusnya dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas layanan pengelolaan sampah, sering kali dialokasikan secara tidak transparan dan tidak akuntabel. Penelitian ini mengkaji tindak pidana korupsi di Indonesia dengan menggunakan metode penelitian yuridis normatif, yang berfokus pada analisis terhadap norma hukum yang mengatur pemberantasan korupsi. Penerapan hukum sering kali menghadapi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/f/penyalahgunaan-dana-edukasi-masyarakat-udt-kinerja-thumb-a1b9c.webp" type="image/webp" length="98546" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/f/penyalahgunaan-dana-edukasi-masyarakat-udt-kinerja-thumb-f0b9b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/f/penyalahgunaan-dana-edukasi-masyarakat-udt-kinerja-thumb-a1b9c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/f/penyalahgunaan-dana-edukasi-masyarakat-udt-kinerja-thumb-255d3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1994-harapan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9686-jurnal-perspektif-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Postmodernism and Religious Plurality in the Perspective of Modern Quranic Exegesis in Indonesia A Study of Q S Al KAfirn ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Postmodernism and Religious Plurality in the Perspective of Modern Quranic Exegesis in Indonesia A Study of Q S Al KAfirn ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Postmodernism and Religious Plurality in the Perspective of Modern Quranic Exegesis in Indonesia A Study of Q S Al KAfirn ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65098-legitimasi-tafsir-modern-pluralitas-agama-kajian</link>
	<guid isPermaLink="false">fc0f66b5b54282fd053cd4786ece7cb2</guid>
	<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 13:36:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ journal al ]]></category>
	<category><![CDATA[ causal b ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,b,causal,journal,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak postmodernisme pada tafsir Al-Qur'an di wilayah lain di Indonesia untuk membandingkan perbedaan interpretasi. Selain itu, studi tentang peran tafsir modern dalam membangun dialog antar agama di masyarakat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Postmodernism and Religious Plurality in the Perspective of Modern Qur'anic Exegesis in Indonesia: A Study of Q.S. Al-KAfirn: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak postmodernisme pada tafsir Al-Qur'an di wilayah lain di Indonesia untuk membandingkan perbedaan interpretasi. Selain itu, studi tentang peran tafsir modern dalam membangun dialog antar agama di masyarakat pluralistik dapat dikembangkan sebagai arah penelitian baru. Terakhir, penelitian yang mengkaji relevansi konsep toleransi dalam QS. Al-KAfirn dengan tantangan keberagaman agama di era digital juga menjadi ide penelitian yang menarik.. Tafsir modern Al-Qur'an di Indonesia menekankan toleransi sebagai kehidupan damai antar pemeluk agama yang berbeda.Perspektif postmodern memperkaya pendekatan interpretasi dengan mengakui keragaman tanpa mengabaikan prinsip Islam.Penelitian ini membuka peluang untuk pengembangan tafsir yang lebih inklusif dan relevan dengan dinamika sosial kontemporer Artikel ini mengeksplorasi hubungan antara postmodernisme, pluralitas agama, dan tafsir Al-Qur'an modern di Indonesia melalui studi tafsir QS. Al-KAfirn. Konteks sosial-religius Indonesia yang kaya akan keragaman agama sering menimbulkan ketegangan antara klaim kebenaran agama dan tuntutan toleransi. Kondisi ini membutuhkan kerangka interpretasi yang dapat mengakomodasi keragaman sosial tanpa menghilangkan batas normatif agama. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana tafsir Al-Qur'an modern di Indonesia tentang QS. Al-KAfirn membangun konsep toleransi agama dalam masyarakat pluralistik serta menjelaskan kontribusi perspektif postmodern dalam mengembangkan pendekatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/a/legitimasi-tafsir-modern-pluralitas-agama-kajian-a-thumb-ff749.webp" title="JURIS - Postmodernism and Religious Plurality in the Perspective of Modern Qur&#039;anic Exegesis in Indonesia: A Study of Q.S. Al-KAfirn" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/legitimasi-tafsir-modern-pluralitas-agama-kajian-a-thumb-ff749.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/legitimasi-tafsir-modern-pluralitas-agama-kajian-a-thumb-ff749.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/legitimasi-tafsir-modern-pluralitas-agama-kajian-a-thumb-ff749.webp 1x" title="JURIS - Postmodernism and Religious Plurality in the Perspective of Modern Qur&#039;anic Exegesis in Indonesia: A Study of Q.S. Al-KAfirn" alt="JURIS - Postmodernism and Religious Plurality in the Perspective of Modern Qur&#039;anic Exegesis in Indonesia: A Study of Q.S. Al-KAfirn" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/a/legitimasi-tafsir-modern-pluralitas-agama-kajian-a-thumb-11684.webp" title="JURIS - Postmodernism and Religious Plurality in the Perspective of Modern Qur&#039;anic Exegesis in Indonesia: A Study of Q.S. Al-KAfirn" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/legitimasi-tafsir-modern-pluralitas-agama-kajian-a-thumb-11684.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/legitimasi-tafsir-modern-pluralitas-agama-kajian-a-thumb-11684.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/legitimasi-tafsir-modern-pluralitas-agama-kajian-a-thumb-11684.webp 1x" title="JURIS - Postmodernism and Religious Plurality in the Perspective of Modern Qur&#039;anic Exegesis in Indonesia: A Study of Q.S. Al-KAfirn" alt="JURIS - Postmodernism and Religious Plurality in the Perspective of Modern Qur&#039;anic Exegesis in Indonesia: A Study of Q.S. Al-KAfirn" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/a/legitimasi-tafsir-modern-pluralitas-agama-kajian-a-thumb-83151.webp" title="JURIS - Postmodernism and Religious Plurality in the Perspective of Modern Qur&#039;anic Exegesis in Indonesia: A Study of Q.S. Al-KAfirn" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/legitimasi-tafsir-modern-pluralitas-agama-kajian-a-thumb-83151.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/legitimasi-tafsir-modern-pluralitas-agama-kajian-a-thumb-83151.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/legitimasi-tafsir-modern-pluralitas-agama-kajian-a-thumb-83151.webp 1x" title="JURIS - Postmodernism and Religious Plurality in the Perspective of Modern Qur&#039;anic Exegesis in Indonesia: A Study of Q.S. Al-KAfirn" alt="JURIS - Postmodernism and Religious Plurality in the Perspective of Modern Qur&#039;anic Exegesis in Indonesia: A Study of Q.S. Al-KAfirn" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65098-legitimasi-tafsir-modern-pluralitas-agama-kajian" title="JURIS - Postmodernism and Religious Plurality in the Perspective of Modern Qur&#039;anic Exegesis in Indonesia: A Study of Q.S. Al-KAfirn" target="_blank">Postmodernism and Religious Plurality in the Perspective of Modern Qur'anic Exegesis in Indonesia: A Study of Q.S. Al-KAfirn</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak postmodernisme pada tafsir Al-Qur'an di wilayah lain di Indonesia untuk membandingkan perbedaan interpretasi. Selain itu, studi tentang peran tafsir modern dalam membangun dialog antar agama di masyarakat pluralistik dapat dikembangkan sebagai arah penelitian baru. Terakhir, penelitian yang mengkaji relevansi konsep toleransi dalam QS. Al-KAfirn dengan tantangan keberagaman agama di era digital juga menjadi ide penelitian yang menarik..
<br>Tafsir modern Al-Qur'an di Indonesia menekankan toleransi sebagai kehidupan damai antar pemeluk agama yang berbeda.Perspektif postmodern memperkaya pendekatan interpretasi dengan mengakui keragaman tanpa mengabaikan prinsip Islam.Penelitian ini membuka peluang untuk pengembangan tafsir yang lebih inklusif dan relevan dengan dinamika sosial kontemporer
<br>Artikel ini mengeksplorasi hubungan antara postmodernisme, pluralitas agama, dan tafsir Al-Qur'an modern di Indonesia melalui studi tafsir QS. Al-KAfirn. Konteks sosial-religius Indonesia yang kaya akan keragaman agama sering menimbulkan ketegangan antara klaim kebenaran agama dan tuntutan toleransi. Kondisi ini membutuhkan kerangka interpretasi yang dapat mengakomodasi keragaman sosial tanpa menghilangkan batas normatif agama. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana tafsir Al-Qur'an modern di Indonesia tentang QS. Al-KAfirn membangun konsep toleransi agama dalam masyarakat pluralistik serta menjelaskan kontribusi perspektif postmodern dalam mengembangkan pendekatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/a/legitimasi-tafsir-modern-pluralitas-agama-kajian-a-thumb-11684.webp" type="image/webp" length="86128" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/legitimasi-tafsir-modern-pluralitas-agama-kajian-a-thumb-ff749.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/legitimasi-tafsir-modern-pluralitas-agama-kajian-a-thumb-11684.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/legitimasi-tafsir-modern-pluralitas-agama-kajian-a-thumb-83151.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11915-tafasir-journal-quranic-studies-contextual-tafsir.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Morals to the Environment on the Story of Prophet Salih as in the Interpretation of the Ministry Religion of Republic Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Morals to the Environment on the Story of Prophet Salih as in the Interpretation of the Ministry Religion of Republic Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Morals to the Environment on the Story of Prophet Salih as in the Interpretation of the Ministry Religion of Republic Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65097-pesan-moral-religius-nilai-agama-hak-allah-swt</link>
	<guid isPermaLink="false">e2f79a89ec53d94cb62f960ab2c57972</guid>
	<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 13:35:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ journal al ]]></category>
	<category><![CDATA[ causal b ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,b,causal,journal,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Investigasi perbedaan interpretasi kisah Nabi Salih dalam konteks lingkungan antara Penafsiran Kementerian Agama dan pendekatan tafsir lainnya. 2. Analisis dampak pesan moral lingkungan dalam kisah Nabi Salih terhadap praktik keberlanjutan di masyarakat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Morals to the Environment on the Story of Prophet Salih as in the Interpretation of the Ministry Religion of Republic Indonesia: 1. Investigasi perbedaan interpretasi kisah Nabi Salih dalam konteks lingkungan antara Penafsiran Kementerian Agama dan pendekatan tafsir lainnya. 2. Analisis dampak pesan moral lingkungan dalam kisah Nabi Salih terhadap praktik keberlanjutan di masyarakat modern. 3. Studi korelasi antara nilai-nilai agama dalam kisah Nabi Salih dan kebijakan lingkungan di tingkat nasional atau internasional.. Kisah Nabi Salih dalam Penafsiran Kementerian Agama mengandung pesan moral tentang pentingnya menjaga lingkungan.Nabi Salih diutus untuk mengingatkan umatnya agar tidak menyekutukan Allah dan menjalankan kebaikan.Hikmah kisah ini mencakup pentingnya kesadaran lingkungan dan kepatuhan terhadap ajaran agama Studi tentang kisah Nabi Salih terkait moral terhadap lingkungan dalam Penafsiran Kementerian Agama penting untuk membentuk moral yang baik. Studi ini bertujuan untuk menentukan interpretasi dan hikmah kisah tersebut. Studi menggunakan metode penelitian pustaka dengan pendekatan kualitatif. Sumber data dari data primer dan sekunder, berupa interpretasi Kementerian Agama 2011 serta karya penelitian terkait. Teknik pengumpulan data adalah dokumentasi interpretasi tema. Teknik analisis data menggunakan Miles dan Huberman. Hasil studi menyimpulkan bahwa: 1) Interpretasi Kementerian Agama dalam kisah Nabi Salih terkait moral terhadap lingkungan. Nabi Salih adalah utusan Allah Swt. kepada orang-orang Tsamud. Kebiasaan masyarakat beribadah kepada berhala,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/a/pesan-moral-religius-nilai-agama-hak-allah-swt-aja-thumb-36f17.webp" title="JURIS - Morals to the Environment on the Story of Prophet Salih as in the Interpretation of the Ministry Religion of Republic Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/pesan-moral-religius-nilai-agama-hak-allah-swt-aja-thumb-36f17.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/pesan-moral-religius-nilai-agama-hak-allah-swt-aja-thumb-36f17.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/pesan-moral-religius-nilai-agama-hak-allah-swt-aja-thumb-36f17.webp 1x" title="JURIS - Morals to the Environment on the Story of Prophet Salih as in the Interpretation of the Ministry Religion of Republic Indonesia" alt="JURIS - Morals to the Environment on the Story of Prophet Salih as in the Interpretation of the Ministry Religion of Republic Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/pesan-moral-religius-nilai-agama-hak-allah-swt-aja-thumb-bd489.webp" title="JURIS - Morals to the Environment on the Story of Prophet Salih as in the Interpretation of the Ministry Religion of Republic Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/pesan-moral-religius-nilai-agama-hak-allah-swt-aja-thumb-bd489.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/pesan-moral-religius-nilai-agama-hak-allah-swt-aja-thumb-bd489.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/pesan-moral-religius-nilai-agama-hak-allah-swt-aja-thumb-bd489.webp 1x" title="JURIS - Morals to the Environment on the Story of Prophet Salih as in the Interpretation of the Ministry Religion of Republic Indonesia" alt="JURIS - Morals to the Environment on the Story of Prophet Salih as in the Interpretation of the Ministry Religion of Republic Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/pesan-moral-religius-nilai-agama-hak-allah-swt-aja-thumb-7d844.webp" title="JURIS - Morals to the Environment on the Story of Prophet Salih as in the Interpretation of the Ministry Religion of Republic Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/pesan-moral-religius-nilai-agama-hak-allah-swt-aja-thumb-7d844.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/pesan-moral-religius-nilai-agama-hak-allah-swt-aja-thumb-7d844.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/pesan-moral-religius-nilai-agama-hak-allah-swt-aja-thumb-7d844.webp 1x" title="JURIS - Morals to the Environment on the Story of Prophet Salih as in the Interpretation of the Ministry Religion of Republic Indonesia" alt="JURIS - Morals to the Environment on the Story of Prophet Salih as in the Interpretation of the Ministry Religion of Republic Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65097-pesan-moral-religius-nilai-agama-hak-allah-swt" title="JURIS - Morals to the Environment on the Story of Prophet Salih as in the Interpretation of the Ministry Religion of Republic Indonesia" target="_blank">Morals to the Environment on the Story of Prophet Salih as in the Interpretation of the Ministry Religion of Republic Indonesia</a>: 1. Investigasi perbedaan interpretasi kisah Nabi Salih dalam konteks lingkungan antara Penafsiran Kementerian Agama dan pendekatan tafsir lainnya. 2. Analisis dampak pesan moral lingkungan dalam kisah Nabi Salih terhadap praktik keberlanjutan di masyarakat modern. 3. Studi korelasi antara nilai-nilai agama dalam kisah Nabi Salih dan kebijakan lingkungan di tingkat nasional atau internasional..
<br>Kisah Nabi Salih dalam Penafsiran Kementerian Agama mengandung pesan moral tentang pentingnya menjaga lingkungan.Nabi Salih diutus untuk mengingatkan umatnya agar tidak menyekutukan Allah dan menjalankan kebaikan.Hikmah kisah ini mencakup pentingnya kesadaran lingkungan dan kepatuhan terhadap ajaran agama
<br>Studi tentang kisah Nabi Salih terkait moral terhadap lingkungan dalam Penafsiran Kementerian Agama penting untuk membentuk moral yang baik. Studi ini bertujuan untuk menentukan interpretasi dan hikmah kisah tersebut. Studi menggunakan metode penelitian pustaka dengan pendekatan kualitatif. Sumber data dari data primer dan sekunder, berupa interpretasi Kementerian Agama 2011 serta karya penelitian terkait. Teknik pengumpulan data adalah dokumentasi interpretasi tema. Teknik analisis data menggunakan Miles dan Huberman. Hasil studi menyimpulkan bahwa: 1) Interpretasi Kementerian Agama dalam kisah Nabi Salih terkait moral terhadap lingkungan. Nabi Salih adalah utusan Allah Swt. kepada orang-orang Tsamud. Kebiasaan masyarakat beribadah kepada berhala,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/a/pesan-moral-religius-nilai-agama-hak-allah-swt-aja-thumb-7d844.webp" type="image/webp" length="41620" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/pesan-moral-religius-nilai-agama-hak-allah-swt-aja-thumb-36f17.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/pesan-moral-religius-nilai-agama-hak-allah-swt-aja-thumb-bd489.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/pesan-moral-religius-nilai-agama-hak-allah-swt-aja-thumb-7d844.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11915-tafasir-journal-quranic-studies-contextual-tafsir.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Prinsip Restorative Justice Pada Diversi Dalam Penegakan Hukum Pidana Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Prinsip Restorative Justice Pada Diversi Dalam Penegakan Hukum Pidana Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Prinsip Restorative Justice Pada Diversi Dalam Penegakan Hukum Pidana Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65117-anak-pelaku-kejahatan-perkara-kebijakan-perli</link>
	<guid isPermaLink="false">3c0934c056aa3f4e10e4b4f18b15455f</guid>
	<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 13:32:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ events https ]]></category>
	<category><![CDATA[ bandar togel ]]></category>
	<category><![CDATA[ mahjong ways ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bandar,events,https,mahjong,togel,ways]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak pelatihan intensif bagi aparat penegak hukum terhadap efektivitas implementasi restorative justice dalam kasus anak, khususnya dalam meningkatkan koordinasi antar lembaga. 2. Studi tentang pengembangan program ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Prinsip Restorative Justice Pada Diversi Dalam Penegakan Hukum Pidana Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak pelatihan intensif bagi aparat penegak hukum terhadap efektivitas implementasi restorative justice dalam kasus anak, khususnya dalam meningkatkan koordinasi antar lembaga. 2. Studi tentang pengembangan program reintegrasi sosial berbasis komunitas untuk anak pelaku tindak pidana, dengan fokus pada penggunaan sumber daya lokal dan partisipasi masyarakat. 3. Analisis jangka panjang terhadap hasil penerapan restorative justice, termasuk evaluasi tingkat keberhasilan dalam meminimalkan ulang pelanggaran hukum oleh anak serta dampaknya terhadap perkembangan sosial dan psikologis mereka.. Pengaturan hukum pidana anak di Indonesia mengedepankan pendekatan diversi dan restorative justice sebagai upaya untuk melindungi hak-hak anak dalam sistem peradilan pidana.Berdasarkan UU SPPA, anak yang terlibat tindak pidana dapat dialihkan dari proses peradilan formal melalui mekanisme diversi, seperti diatur dalam Pasal 1 ayat (6) yang mendefinisikan diversi sebagai pengalihan penyelesaian perkara anak ke luar jalur peradilan pidana.Hal ini bertujuan agar anak memperoleh kesempatan untuk memperbaiki diri tanpa harus melalui proses peradilan yang formal, menghindari stigma, dan mengurangi dampak negatif jangka panjang.Penerapan prinsip diversi dan restorative justice di Pengadilan Negeri Medan telah menunjukkan upaya untuk melindungi hak-hak anak sebagai pelaku tindak pidana.Putusan tersebut selaras dengan ketentuan Pasal 3 dan Pasal 59 ayat (2) huruf b UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, yang mengamanatkan bahwa negara wajib memberikan perlindungan khusus bagi anak yang berhadapan dengan hukum dan mengutamakan pemulihan, bukan penghukuman Peningkatan kasus anak yang berhadapan dengan hukum di Indonesia menggarisbawahi pentingnya pendekatan yang lebih manusiawi dalam penegakan hukum. Penelitian ini mengkaji implementasi prinsip restorative justice dalam pelaksanaan diversi terhadap anak sebagai pelaku tindak pidana, dengan studi kasus pada Putusan Pengadilan Negeri Medan Nomor 26/Pid.Sus-Anak/2019/PN Mdn. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan studi kasus untuk menelaah sejauh mana prinsip diversi diterapkan guna melindungi hak-hak anak dalam sistem peradilan pidana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, meskipun... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/9/anak-pelaku-kejahatan-perkara-kebijakan-perlindung-thumb-2c916.webp" title="JURIS - Prinsip Restorative Justice Pada Diversi Dalam Penegakan Hukum Pidana Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/anak-pelaku-kejahatan-perkara-kebijakan-perlindung-thumb-2c916.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/anak-pelaku-kejahatan-perkara-kebijakan-perlindung-thumb-2c916.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/anak-pelaku-kejahatan-perkara-kebijakan-perlindung-thumb-2c916.webp 1x" title="JURIS - Prinsip Restorative Justice Pada Diversi Dalam Penegakan Hukum Pidana Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana" alt="JURIS - Prinsip Restorative Justice Pada Diversi Dalam Penegakan Hukum Pidana Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/9/anak-pelaku-kejahatan-perkara-kebijakan-perlindung-thumb-74b14.webp" title="JURIS - Prinsip Restorative Justice Pada Diversi Dalam Penegakan Hukum Pidana Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/anak-pelaku-kejahatan-perkara-kebijakan-perlindung-thumb-74b14.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/anak-pelaku-kejahatan-perkara-kebijakan-perlindung-thumb-74b14.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/anak-pelaku-kejahatan-perkara-kebijakan-perlindung-thumb-74b14.webp 1x" title="JURIS - Prinsip Restorative Justice Pada Diversi Dalam Penegakan Hukum Pidana Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana" alt="JURIS - Prinsip Restorative Justice Pada Diversi Dalam Penegakan Hukum Pidana Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/9/anak-pelaku-kejahatan-perkara-kebijakan-perlindung-thumb-c663f.webp" title="JURIS - Prinsip Restorative Justice Pada Diversi Dalam Penegakan Hukum Pidana Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/anak-pelaku-kejahatan-perkara-kebijakan-perlindung-thumb-c663f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/anak-pelaku-kejahatan-perkara-kebijakan-perlindung-thumb-c663f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/anak-pelaku-kejahatan-perkara-kebijakan-perlindung-thumb-c663f.webp 1x" title="JURIS - Prinsip Restorative Justice Pada Diversi Dalam Penegakan Hukum Pidana Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana" alt="JURIS - Prinsip Restorative Justice Pada Diversi Dalam Penegakan Hukum Pidana Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65117-anak-pelaku-kejahatan-perkara-kebijakan-perli" title="JURIS - Prinsip Restorative Justice Pada Diversi Dalam Penegakan Hukum Pidana Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana" target="_blank">Prinsip Restorative Justice Pada Diversi Dalam Penegakan Hukum Pidana Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak pelatihan intensif bagi aparat penegak hukum terhadap efektivitas implementasi restorative justice dalam kasus anak, khususnya dalam meningkatkan koordinasi antar lembaga. 2. Studi tentang pengembangan program reintegrasi sosial berbasis komunitas untuk anak pelaku tindak pidana, dengan fokus pada penggunaan sumber daya lokal dan partisipasi masyarakat. 3. Analisis jangka panjang terhadap hasil penerapan restorative justice, termasuk evaluasi tingkat keberhasilan dalam meminimalkan ulang pelanggaran hukum oleh anak serta dampaknya terhadap perkembangan sosial dan psikologis mereka..
<br>Pengaturan hukum pidana anak di Indonesia mengedepankan pendekatan diversi dan restorative justice sebagai upaya untuk melindungi hak-hak anak dalam sistem peradilan pidana.Berdasarkan UU SPPA, anak yang terlibat tindak pidana dapat dialihkan dari proses peradilan formal melalui mekanisme diversi, seperti diatur dalam Pasal 1 ayat (6) yang mendefinisikan diversi sebagai pengalihan penyelesaian perkara anak ke luar jalur peradilan pidana.Hal ini bertujuan agar anak memperoleh kesempatan untuk memperbaiki diri tanpa harus melalui proses peradilan yang formal, menghindari stigma, dan mengurangi dampak negatif jangka panjang.Penerapan prinsip diversi dan restorative justice di Pengadilan Negeri Medan telah menunjukkan upaya untuk melindungi hak-hak anak sebagai pelaku tindak pidana.Putusan tersebut selaras dengan ketentuan Pasal 3 dan Pasal 59 ayat (2) huruf b UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, yang mengamanatkan bahwa negara wajib memberikan perlindungan khusus bagi anak yang berhadapan dengan hukum dan mengutamakan pemulihan, bukan penghukuman
<br>Peningkatan kasus anak yang berhadapan dengan hukum di Indonesia menggarisbawahi pentingnya pendekatan yang lebih manusiawi dalam penegakan hukum. Penelitian ini mengkaji implementasi prinsip restorative justice dalam pelaksanaan diversi terhadap anak sebagai pelaku tindak pidana, dengan studi kasus pada Putusan Pengadilan Negeri Medan Nomor 26/Pid.Sus-Anak/2019/PN Mdn. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan studi kasus untuk menelaah sejauh mana prinsip diversi diterapkan guna melindungi hak-hak anak dalam sistem peradilan pidana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, meskipun...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/9/anak-pelaku-kejahatan-perkara-kebijakan-perlindung-thumb-74b14.webp" type="image/webp" length="108172" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/anak-pelaku-kejahatan-perkara-kebijakan-perlindung-thumb-2c916.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/anak-pelaku-kejahatan-perkara-kebijakan-perlindung-thumb-74b14.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/anak-pelaku-kejahatan-perkara-kebijakan-perlindung-thumb-c663f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1994-harapan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9686-jurnal-perspektif-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ K Pop Hype di Kampus Islam Analisis Perilaku Konsumtif Mahasiswa FEBI UIN Ponorogo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ K Pop Hype di Kampus Islam Analisis Perilaku Konsumtif Mahasiswa FEBI UIN Ponorogo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ K Pop Hype di Kampus Islam Analisis Perilaku Konsumtif Mahasiswa FEBI UIN Ponorogo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65105-fenomena-konsumsi-tuak-skala-nilai-konsum</link>
	<guid isPermaLink="false">080756baac59e70c7d18d83063bcadc9</guid>
	<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 13:26:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pengaruh dps ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dps,pengaruh,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak media sosial terhadap perilaku konsumtif penggemar K-Pop melalui pendekatan kuantitatif untuk memperoleh data yang lebih representatif. Selain itu, perlu dikembangkan program literasi ekonomi syariah yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - K-Pop Hype di Kampus Islam: Analisis Perilaku Konsumtif Mahasiswa FEBI UIN Ponorogo: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak media sosial terhadap perilaku konsumtif penggemar K-Pop melalui pendekatan kuantitatif untuk memperoleh data yang lebih representatif. Selain itu, perlu dikembangkan program literasi ekonomi syariah yang fokus pada pengelolaan keuangan berbasis prinsip kesederhanaan dan qanaAoah. Penelitian juga dapat membandingkan fenomena konsumsi K-Pop di lingkungan pendidikan Islam dengan konteks budaya lain untuk memahami perbedaan nilai konsumsi dalam masyarakat global.. Perilaku konsumsi penggemar K-Pop di kalangan mahasiswa FEBI UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo menunjukkan kecenderungan konsumtif yang sejalan dengan delapan indikator Sumartono.Namun, perilaku ini belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip konsumsi Islam menurut Abdul Mannan, terutama prinsip kesederhanaan.Faktor dominan yang memengaruhi perilaku ini adalah faktor sosial, khususnya pengaruh media sosial.Dampaknya meliputi gaya hidup boros, kurangnya sikap qanaAoah, dan peningkatan pengeluaran konsumsi Penelitian ini mengkaji perilaku konsumtif mahasiswa penggemar K-Pop di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo dari perspektif konsumsi Islam. Penelitian menemukan bahwa perilaku konsumsi mahasiswa cenderung tidak sejalan dengan prinsip kesederhanaan (qanaAoah) dan keadilan dalam ekonomi Islam, terutama dipengaruhi oleh faktor sosial seperti media sosial, gengsi, dan keinginan untuk mendapatkan pengakuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya israf (kelebihan), tabdzir (pemborosan), dan peningkatan pengeluaran konsumsi. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/0/fenomena-konsumsi-tuak-skala-nilai-mahasiswa-pmm-n-thumb-6dc2f.webp" title="JURIS - K-Pop Hype di Kampus Islam: Analisis Perilaku Konsumtif Mahasiswa FEBI UIN Ponorogo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/fenomena-konsumsi-tuak-skala-nilai-mahasiswa-pmm-n-thumb-6dc2f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/fenomena-konsumsi-tuak-skala-nilai-mahasiswa-pmm-n-thumb-6dc2f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/fenomena-konsumsi-tuak-skala-nilai-mahasiswa-pmm-n-thumb-6dc2f.webp 1x" title="JURIS - K-Pop Hype di Kampus Islam: Analisis Perilaku Konsumtif Mahasiswa FEBI UIN Ponorogo" alt="JURIS - K-Pop Hype di Kampus Islam: Analisis Perilaku Konsumtif Mahasiswa FEBI UIN Ponorogo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/fenomena-konsumsi-tuak-skala-nilai-mahasiswa-pmm-n-thumb-6004e.webp" title="JURIS - K-Pop Hype di Kampus Islam: Analisis Perilaku Konsumtif Mahasiswa FEBI UIN Ponorogo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/fenomena-konsumsi-tuak-skala-nilai-mahasiswa-pmm-n-thumb-6004e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/fenomena-konsumsi-tuak-skala-nilai-mahasiswa-pmm-n-thumb-6004e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/fenomena-konsumsi-tuak-skala-nilai-mahasiswa-pmm-n-thumb-6004e.webp 1x" title="JURIS - K-Pop Hype di Kampus Islam: Analisis Perilaku Konsumtif Mahasiswa FEBI UIN Ponorogo" alt="JURIS - K-Pop Hype di Kampus Islam: Analisis Perilaku Konsumtif Mahasiswa FEBI UIN Ponorogo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/fenomena-konsumsi-tuak-skala-nilai-mahasiswa-pmm-n-thumb-20782.webp" title="JURIS - K-Pop Hype di Kampus Islam: Analisis Perilaku Konsumtif Mahasiswa FEBI UIN Ponorogo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/fenomena-konsumsi-tuak-skala-nilai-mahasiswa-pmm-n-thumb-20782.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/fenomena-konsumsi-tuak-skala-nilai-mahasiswa-pmm-n-thumb-20782.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/fenomena-konsumsi-tuak-skala-nilai-mahasiswa-pmm-n-thumb-20782.webp 1x" title="JURIS - K-Pop Hype di Kampus Islam: Analisis Perilaku Konsumtif Mahasiswa FEBI UIN Ponorogo" alt="JURIS - K-Pop Hype di Kampus Islam: Analisis Perilaku Konsumtif Mahasiswa FEBI UIN Ponorogo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65105-fenomena-konsumsi-tuak-skala-nilai-konsum" title="JURIS - K-Pop Hype di Kampus Islam: Analisis Perilaku Konsumtif Mahasiswa FEBI UIN Ponorogo" target="_blank">K-Pop Hype di Kampus Islam: Analisis Perilaku Konsumtif Mahasiswa FEBI UIN Ponorogo</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak media sosial terhadap perilaku konsumtif penggemar K-Pop melalui pendekatan kuantitatif untuk memperoleh data yang lebih representatif. Selain itu, perlu dikembangkan program literasi ekonomi syariah yang fokus pada pengelolaan keuangan berbasis prinsip kesederhanaan dan qanaAoah. Penelitian juga dapat membandingkan fenomena konsumsi K-Pop di lingkungan pendidikan Islam dengan konteks budaya lain untuk memahami perbedaan nilai konsumsi dalam masyarakat global..
<br>Perilaku konsumsi penggemar K-Pop di kalangan mahasiswa FEBI UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo menunjukkan kecenderungan konsumtif yang sejalan dengan delapan indikator Sumartono.Namun, perilaku ini belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip konsumsi Islam menurut Abdul Mannan, terutama prinsip kesederhanaan.Faktor dominan yang memengaruhi perilaku ini adalah faktor sosial, khususnya pengaruh media sosial.Dampaknya meliputi gaya hidup boros, kurangnya sikap qanaAoah, dan peningkatan pengeluaran konsumsi
<br>Penelitian ini mengkaji perilaku konsumtif mahasiswa penggemar K-Pop di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo dari perspektif konsumsi Islam. Penelitian menemukan bahwa perilaku konsumsi mahasiswa cenderung tidak sejalan dengan prinsip kesederhanaan (qanaAoah) dan keadilan dalam ekonomi Islam, terutama dipengaruhi oleh faktor sosial seperti media sosial, gengsi, dan keinginan untuk mendapatkan pengakuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya israf (kelebihan), tabdzir (pemborosan), dan peningkatan pengeluaran konsumsi.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/0/fenomena-konsumsi-tuak-skala-nilai-mahasiswa-pmm-n-thumb-6dc2f.webp" type="image/webp" length="76612" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/fenomena-konsumsi-tuak-skala-nilai-mahasiswa-pmm-n-thumb-6dc2f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/fenomena-konsumsi-tuak-skala-nilai-mahasiswa-pmm-n-thumb-6004e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/fenomena-konsumsi-tuak-skala-nilai-mahasiswa-pmm-n-thumb-20782.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11917-kasbuna-journal-islamic-business-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Manajemen Hubungan Pelanggan dan Kepercayaan Nasabah Sebuah Studi pada Industri Perbankan Syariah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Manajemen Hubungan Pelanggan dan Kepercayaan Nasabah Sebuah Studi pada Industri Perbankan Syariah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Manajemen Hubungan Pelanggan dan Kepercayaan Nasabah Sebuah Studi pada Industri Perbankan Syariah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65112-strategi-crm-adaptif-kepercayaan-nasabah-customer</link>
	<guid isPermaLink="false">bc0ed24b73370f014a36a2dfbad7eab1</guid>
	<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 13:16:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pengaruh dps ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dps,pengaruh,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak inovasi digital terhadap efektivitas CRM di perbankan syariah, khususnya dalam meningkatkan pengalaman nasabah melalui layanan digital. Selain itu, membandingkan strategi CRM antara perbankan syariah dan konvensional ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Manajemen Hubungan Pelanggan dan Kepercayaan Nasabah: Sebuah Studi pada Industri Perbankan Syariah: Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak inovasi digital terhadap efektivitas CRM di perbankan syariah, khususnya dalam meningkatkan pengalaman nasabah melalui layanan digital. Selain itu, membandingkan strategi CRM antara perbankan syariah dan konvensional dapat memberikan wawasan tentang perbedaan pendekatan dalam membangun kepercayaan. Terakhir, penting untuk mengeksplorasi peran pelatihan karyawan dalam meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan nasabah, terutama dalam menghadapi tantangan operasional yang dinamis.. Implementasi CRM di BSI KCP Madiun Kartoharjo melalui tiga dimensi utama (akuisisi, retensi, dan pengembangan nasabah) berhasil mempertahankan hubungan dan kepercayaan nasabah.Pelayanan yang ramah, komunikasi efektif, serta layanan tambahan menciptakan pengalaman positif yang memperkuat kedekatan antara bank dan nasabah.Meskipun ada kendala operasional, komunikasi terbuka dan perhatian yang diberikan oleh bank mampu mempertahankan kenyamanan dan persepsi positif nasabah Penelitian ini menganalisis implementasi Customer Relationship Management (CRM) di BSI KCP Madiun Kartoharjo dalam mempertahankan hubungan dan kepercayaan nasabah. Pendekatan kualitatif lapangan digunakan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Hasil menunjukkan bahwa CRM diterapkan melalui pelayanan yang ramah, komunikasi berkesinambungan, penanganan keluhan, serta layanan tambahan seperti pemeriksaan kesehatan gratis dan snack. Implementasi ini menciptakan pengalaman positif yang memperkuat kepercayaan nasabah meskipun ada kendala operasional. Kesimpulan menunjukkan bahwa CRM berhasil membangun hubungan jangka panjang dan mempertahankan kepercayaan nasabah melalui pendekatan relasional dan emosional. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/2/strategi-crm-adaptif-kepercayaan-nasabah-customer-thumb-85a82.webp" title="JURIS - Manajemen Hubungan Pelanggan dan Kepercayaan Nasabah: Sebuah Studi pada Industri Perbankan Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/strategi-crm-adaptif-kepercayaan-nasabah-customer-thumb-85a82.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/strategi-crm-adaptif-kepercayaan-nasabah-customer-thumb-85a82.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/strategi-crm-adaptif-kepercayaan-nasabah-customer-thumb-85a82.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Hubungan Pelanggan dan Kepercayaan Nasabah: Sebuah Studi pada Industri Perbankan Syariah" alt="JURIS - Manajemen Hubungan Pelanggan dan Kepercayaan Nasabah: Sebuah Studi pada Industri Perbankan Syariah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/2/strategi-crm-adaptif-kepercayaan-nasabah-customer-thumb-ec0c3.webp" title="JURIS - Manajemen Hubungan Pelanggan dan Kepercayaan Nasabah: Sebuah Studi pada Industri Perbankan Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/strategi-crm-adaptif-kepercayaan-nasabah-customer-thumb-ec0c3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/strategi-crm-adaptif-kepercayaan-nasabah-customer-thumb-ec0c3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/strategi-crm-adaptif-kepercayaan-nasabah-customer-thumb-ec0c3.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Hubungan Pelanggan dan Kepercayaan Nasabah: Sebuah Studi pada Industri Perbankan Syariah" alt="JURIS - Manajemen Hubungan Pelanggan dan Kepercayaan Nasabah: Sebuah Studi pada Industri Perbankan Syariah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/2/strategi-crm-adaptif-kepercayaan-nasabah-customer-thumb-62dd2.webp" title="JURIS - Manajemen Hubungan Pelanggan dan Kepercayaan Nasabah: Sebuah Studi pada Industri Perbankan Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/strategi-crm-adaptif-kepercayaan-nasabah-customer-thumb-62dd2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/strategi-crm-adaptif-kepercayaan-nasabah-customer-thumb-62dd2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/strategi-crm-adaptif-kepercayaan-nasabah-customer-thumb-62dd2.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Hubungan Pelanggan dan Kepercayaan Nasabah: Sebuah Studi pada Industri Perbankan Syariah" alt="JURIS - Manajemen Hubungan Pelanggan dan Kepercayaan Nasabah: Sebuah Studi pada Industri Perbankan Syariah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65112-strategi-crm-adaptif-kepercayaan-nasabah-customer" title="JURIS - Manajemen Hubungan Pelanggan dan Kepercayaan Nasabah: Sebuah Studi pada Industri Perbankan Syariah" target="_blank">Manajemen Hubungan Pelanggan dan Kepercayaan Nasabah: Sebuah Studi pada Industri Perbankan Syariah</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak inovasi digital terhadap efektivitas CRM di perbankan syariah, khususnya dalam meningkatkan pengalaman nasabah melalui layanan digital. Selain itu, membandingkan strategi CRM antara perbankan syariah dan konvensional dapat memberikan wawasan tentang perbedaan pendekatan dalam membangun kepercayaan. Terakhir, penting untuk mengeksplorasi peran pelatihan karyawan dalam meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan nasabah, terutama dalam menghadapi tantangan operasional yang dinamis..
<br>Implementasi CRM di BSI KCP Madiun Kartoharjo melalui tiga dimensi utama (akuisisi, retensi, dan pengembangan nasabah) berhasil mempertahankan hubungan dan kepercayaan nasabah.Pelayanan yang ramah, komunikasi efektif, serta layanan tambahan menciptakan pengalaman positif yang memperkuat kedekatan antara bank dan nasabah.Meskipun ada kendala operasional, komunikasi terbuka dan perhatian yang diberikan oleh bank mampu mempertahankan kenyamanan dan persepsi positif nasabah
<br>Penelitian ini menganalisis implementasi Customer Relationship Management (CRM) di BSI KCP Madiun Kartoharjo dalam mempertahankan hubungan dan kepercayaan nasabah. Pendekatan kualitatif lapangan digunakan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Hasil menunjukkan bahwa CRM diterapkan melalui pelayanan yang ramah, komunikasi berkesinambungan, penanganan keluhan, serta layanan tambahan seperti pemeriksaan kesehatan gratis dan snack. Implementasi ini menciptakan pengalaman positif yang memperkuat kepercayaan nasabah meskipun ada kendala operasional. Kesimpulan menunjukkan bahwa CRM berhasil membangun hubungan jangka panjang dan mempertahankan kepercayaan nasabah melalui pendekatan relasional dan emosional.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/2/strategi-crm-adaptif-kepercayaan-nasabah-customer-thumb-85a82.webp" type="image/webp" length="80688" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/strategi-crm-adaptif-kepercayaan-nasabah-customer-thumb-85a82.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/strategi-crm-adaptif-kepercayaan-nasabah-customer-thumb-ec0c3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/strategi-crm-adaptif-kepercayaan-nasabah-customer-thumb-62dd2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11917-kasbuna-journal-islamic-business-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Keunggulan Produk Digital Marketing dan Modal Usaha Terhadap Daya Saing Usaha Mikro Kecil Menengah Di desa Tambakmas ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Keunggulan Produk Digital Marketing dan Modal Usaha Terhadap Daya Saing Usaha Mikro Kecil Menengah Di desa Tambakmas ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Keunggulan Produk Digital Marketing dan Modal Usaha Terhadap Daya Saing Usaha Mikro Kecil Menengah Di desa Tambakmas ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65100-kapasitas-produksi-skala-analis</link>
	<guid isPermaLink="false">9435882e9785daa6afc9a8a491ce7717</guid>
	<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 13:05:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pengaruh dps ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dps,pengaruh,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi kasus spesifik produk UMKM lokal seperti kue manco cimut untuk memahami faktor-faktor unik yang memengaruhi daya saingnya. Selain itu, perlu dilakukan analisis tentang strategi ekspansi pasar internasional melalui ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Keunggulan Produk, Digital Marketing dan Modal Usaha Terhadap Daya Saing Usaha Mikro Kecil Menengah Di desa Tambakmas: Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi kasus spesifik produk UMKM lokal seperti kue manco cimut untuk memahami faktor-faktor unik yang memengaruhi daya saingnya. Selain itu, perlu dilakukan analisis tentang strategi ekspansi pasar internasional melalui platform digital untuk UMKM makanan lokal, termasuk tantangan logistik dan regulasi. Terakhir, penelitian bisa mengeksplorasi pengaruh variabel eksternal seperti perubahan cuaca terhadap kapasitas produksi UMKM dan bagaimana modal usaha dapat mengatasi kendala tersebut secara efektif.. Keunggulan produk, digital marketing, dan modal usaha secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap daya saing UMKM di Desa Tambakmas.Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM yang memiliki produk unggul, memanfaatkan digital marketing secara efektif, serta memiliki modal usaha yang memadai cenderung memiliki daya saing yang lebih tinggi.Peningkatan daya saing ini dapat dicapai melalui inovasi produk, strategi pemasaran digital, dan pengelolaan modal yang optimal Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh keunggulan produk, digital marketing, dan modal usaha terhadap daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Tambakmas. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel 40 responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa keunggulan produk, digital marketing, dan modal usaha memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap daya saing UMKM. Temuan ini menegaskan pentingnya penguasaan teknologi digital, inovasi produk, serta ketersediaan modal dalam meningkatkan daya saing UMKM lokal. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/3/kapasitas-produksi-skala-analisis-promosi-umkm-lok-thumb-41a68.webp" title="JURIS - Pengaruh Keunggulan Produk, Digital Marketing dan Modal Usaha Terhadap Daya Saing Usaha Mikro Kecil Menengah Di desa Tambakmas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/kapasitas-produksi-skala-analisis-promosi-umkm-lok-thumb-41a68.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/kapasitas-produksi-skala-analisis-promosi-umkm-lok-thumb-41a68.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/kapasitas-produksi-skala-analisis-promosi-umkm-lok-thumb-41a68.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Keunggulan Produk, Digital Marketing dan Modal Usaha Terhadap Daya Saing Usaha Mikro Kecil Menengah Di desa Tambakmas" alt="JURIS - Pengaruh Keunggulan Produk, Digital Marketing dan Modal Usaha Terhadap Daya Saing Usaha Mikro Kecil Menengah Di desa Tambakmas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/kapasitas-produksi-skala-analisis-promosi-umkm-lok-thumb-26750.webp" title="JURIS - Pengaruh Keunggulan Produk, Digital Marketing dan Modal Usaha Terhadap Daya Saing Usaha Mikro Kecil Menengah Di desa Tambakmas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/kapasitas-produksi-skala-analisis-promosi-umkm-lok-thumb-26750.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/kapasitas-produksi-skala-analisis-promosi-umkm-lok-thumb-26750.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/kapasitas-produksi-skala-analisis-promosi-umkm-lok-thumb-26750.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Keunggulan Produk, Digital Marketing dan Modal Usaha Terhadap Daya Saing Usaha Mikro Kecil Menengah Di desa Tambakmas" alt="JURIS - Pengaruh Keunggulan Produk, Digital Marketing dan Modal Usaha Terhadap Daya Saing Usaha Mikro Kecil Menengah Di desa Tambakmas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/kapasitas-produksi-skala-analisis-promosi-umkm-lok-thumb-9a795.webp" title="JURIS - Pengaruh Keunggulan Produk, Digital Marketing dan Modal Usaha Terhadap Daya Saing Usaha Mikro Kecil Menengah Di desa Tambakmas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/kapasitas-produksi-skala-analisis-promosi-umkm-lok-thumb-9a795.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/kapasitas-produksi-skala-analisis-promosi-umkm-lok-thumb-9a795.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/kapasitas-produksi-skala-analisis-promosi-umkm-lok-thumb-9a795.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Keunggulan Produk, Digital Marketing dan Modal Usaha Terhadap Daya Saing Usaha Mikro Kecil Menengah Di desa Tambakmas" alt="JURIS - Pengaruh Keunggulan Produk, Digital Marketing dan Modal Usaha Terhadap Daya Saing Usaha Mikro Kecil Menengah Di desa Tambakmas" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65100-kapasitas-produksi-skala-analis" title="JURIS - Pengaruh Keunggulan Produk, Digital Marketing dan Modal Usaha Terhadap Daya Saing Usaha Mikro Kecil Menengah Di desa Tambakmas" target="_blank">Pengaruh Keunggulan Produk, Digital Marketing dan Modal Usaha Terhadap Daya Saing Usaha Mikro Kecil Menengah Di desa Tambakmas</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi kasus spesifik produk UMKM lokal seperti kue manco cimut untuk memahami faktor-faktor unik yang memengaruhi daya saingnya. Selain itu, perlu dilakukan analisis tentang strategi ekspansi pasar internasional melalui platform digital untuk UMKM makanan lokal, termasuk tantangan logistik dan regulasi. Terakhir, penelitian bisa mengeksplorasi pengaruh variabel eksternal seperti perubahan cuaca terhadap kapasitas produksi UMKM dan bagaimana modal usaha dapat mengatasi kendala tersebut secara efektif..
<br>Keunggulan produk, digital marketing, dan modal usaha secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap daya saing UMKM di Desa Tambakmas.Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM yang memiliki produk unggul, memanfaatkan digital marketing secara efektif, serta memiliki modal usaha yang memadai cenderung memiliki daya saing yang lebih tinggi.Peningkatan daya saing ini dapat dicapai melalui inovasi produk, strategi pemasaran digital, dan pengelolaan modal yang optimal
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh keunggulan produk, digital marketing, dan modal usaha terhadap daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Tambakmas. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel 40 responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa keunggulan produk, digital marketing, dan modal usaha memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap daya saing UMKM. Temuan ini menegaskan pentingnya penguasaan teknologi digital, inovasi produk, serta ketersediaan modal dalam meningkatkan daya saing UMKM lokal.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/3/kapasitas-produksi-skala-analisis-promosi-umkm-lok-thumb-9a795.webp" type="image/webp" length="74616" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/kapasitas-produksi-skala-analisis-promosi-umkm-lok-thumb-41a68.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/kapasitas-produksi-skala-analisis-promosi-umkm-lok-thumb-26750.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/kapasitas-produksi-skala-analisis-promosi-umkm-lok-thumb-9a795.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11917-kasbuna-journal-islamic-business-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Tindak Tutur Persuasif dalam Film Pendek Au3M Ala EmakAy di Kanal Youtube Laskar Pascobra MAN 3 Nganjuk ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Tindak Tutur Persuasif dalam Film Pendek Au3M Ala EmakAy di Kanal Youtube Laskar Pascobra MAN 3 Nganjuk ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Tindak Tutur Persuasif dalam Film Pendek Au3M Ala EmakAy di Kanal Youtube Laskar Pascobra MAN 3 Nganjuk ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65093-film-pendek-analisis-isi-animasi</link>
	<guid isPermaLink="false">ff5ba2044956fa6bd0dd5042929a8739</guid>
	<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 12:49:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ far al hadar ]]></category>
	<category><![CDATA[ nurul azizah ]]></category>
	<category><![CDATA[ 3m ala emak ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[3m,al,ala,azizah,emak,far,hadar,nurul]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan temuan, berikut ini adalah saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: 1. Mengembangkan penelitian tentang efektivitas penggunaan media audiovisual, khususnya film pendek, dalam kampanye kesehatan dan edukasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Tindak Tutur Persuasif dalam Film Pendek Au3M Ala EmakAy di Kanal Youtube Laskar Pascobra MAN 3 Nganjuk: Berdasarkan hasil penelitian dan temuan, berikut ini adalah saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: 1. Mengembangkan penelitian tentang efektivitas penggunaan media audiovisual, khususnya film pendek, dalam kampanye kesehatan dan edukasi masyarakat. Penelitian ini dapat fokus pada analisis dampak film pendek terhadap perubahan perilaku dan kesadaran masyarakat tentang protokol kesehatan. 2. Melakukan studi komparatif antara film pendek Au3M Ala EmakAy dengan film pendek edukatif lainnya yang memiliki tema serupa, untuk menganalisis perbedaan strategi komunikasi persuasif dan efektivitasnya dalam menyampaikan pesan kesehatan. 3. Menganalisis peran dan pengaruh tokoh AuEmakAy dalam film pendek Au3M Ala EmakAy sebagai agen perubahan perilaku. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana karakter AuEmakAy yang otoritatif dan penuh kasih sayang mampu mempengaruhi sikap dan tindakan lawan tutur, serta bagaimana hal ini dapat diterapkan dalam kampanye kesehatan yang lebih luas.. Film pendek Au3M Ala EmakAy terbukti menjadi media yang efektif dalam menyampaikan pesan sosial mengenai protokol kesehatan selama pandemi Covid-19 melalui tindak tutur persuasif yang digunakan oleh tokoh AuEmakAy.Tuturan persuasif yang mencakup ajakan, saran, larangan, teguran halus, dan bujukan emosional disampaikan dengan pendekatan yang akrab dalam konteks komunikasi keluarga, sehingga pesan kesehatan dapat diterima dengan mudah.Strategi persuasif yang menggabungkan pendekatan logis, emosional, dan etis mampu mempengaruhi sikap dan perilaku audiens dengan cara yang halus namun efektif, sekaligus memperkuat nilai kedisiplinan dan kesadaran kolektif masyarakat.Hasil temuan penelitian ini mengimplikasikan bahwa media audiovisual, seperti film pendek, dapat menjadi sarana edukasi yang efektif dalam menyampaikan pesan sosial dan kesehatan.Mengingat kemampuannya untuk menjangkau audiens yang lebih luas dengan pendekatan emosional dan rasional, penting bagi pembuat kebijakan dan profesional media untuk mempertimbangkan penggunaan media semacam ini dalam kampanye kesehatan dan edukasi masyarakat.Penelitian ini juga membuka peluang untuk pengembangan materi audiovisual lain yang lebih kontekstual dan relevan dengan dinamika sosial masyarakat Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk serta tujuan penggunaan tindak tutur persuasif dalam film pendek Au3M Ala EmakAy yang diunggah di kanal YouTube Laskar Pascobra MAN 3 Nganjuk. Film ini merupakan media edukatif yang mengangkat tema pentingnya penerapan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19 melalui pendekatan komunikasi keluarga yang ringan dan emosional. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik dokumentasi dan analisis isi terhadap tuturan dalam film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh utama, Emak, menggunakan berbagai strategi tindak tutur persuasif seperti ajakan, nasihat, teguran halus, hingga bujukan emosional. Tuturan-tuturan tersebut disampaikan dengan pendekatan logis, etis, dan afektif yang bertujuan untuk mempengaruhi lawan tutur agar melakukan perilaku hidup sehat, seperti memakai masker, mencuci tangan,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/5/film-pendek-analisis-isi-animasi-komunikasi-edukat-thumb-8d8c0.webp" title="JURIS - Analisis Tindak Tutur Persuasif dalam Film Pendek Au3M Ala EmakAy di Kanal Youtube Laskar Pascobra MAN 3 Nganjuk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/film-pendek-analisis-isi-animasi-komunikasi-edukat-thumb-8d8c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/film-pendek-analisis-isi-animasi-komunikasi-edukat-thumb-8d8c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/film-pendek-analisis-isi-animasi-komunikasi-edukat-thumb-8d8c0.webp 1x" title="JURIS - Analisis Tindak Tutur Persuasif dalam Film Pendek Au3M Ala EmakAy di Kanal Youtube Laskar Pascobra MAN 3 Nganjuk" alt="JURIS - Analisis Tindak Tutur Persuasif dalam Film Pendek Au3M Ala EmakAy di Kanal Youtube Laskar Pascobra MAN 3 Nganjuk" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/film-pendek-analisis-isi-animasi-komunikasi-edukat-thumb-bac43.webp" title="JURIS - Analisis Tindak Tutur Persuasif dalam Film Pendek Au3M Ala EmakAy di Kanal Youtube Laskar Pascobra MAN 3 Nganjuk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/film-pendek-analisis-isi-animasi-komunikasi-edukat-thumb-bac43.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/film-pendek-analisis-isi-animasi-komunikasi-edukat-thumb-bac43.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/film-pendek-analisis-isi-animasi-komunikasi-edukat-thumb-bac43.webp 1x" title="JURIS - Analisis Tindak Tutur Persuasif dalam Film Pendek Au3M Ala EmakAy di Kanal Youtube Laskar Pascobra MAN 3 Nganjuk" alt="JURIS - Analisis Tindak Tutur Persuasif dalam Film Pendek Au3M Ala EmakAy di Kanal Youtube Laskar Pascobra MAN 3 Nganjuk" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/film-pendek-analisis-isi-animasi-komunikasi-edukat-thumb-70d0e.webp" title="JURIS - Analisis Tindak Tutur Persuasif dalam Film Pendek Au3M Ala EmakAy di Kanal Youtube Laskar Pascobra MAN 3 Nganjuk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/film-pendek-analisis-isi-animasi-komunikasi-edukat-thumb-70d0e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/film-pendek-analisis-isi-animasi-komunikasi-edukat-thumb-70d0e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/film-pendek-analisis-isi-animasi-komunikasi-edukat-thumb-70d0e.webp 1x" title="JURIS - Analisis Tindak Tutur Persuasif dalam Film Pendek Au3M Ala EmakAy di Kanal Youtube Laskar Pascobra MAN 3 Nganjuk" alt="JURIS - Analisis Tindak Tutur Persuasif dalam Film Pendek Au3M Ala EmakAy di Kanal Youtube Laskar Pascobra MAN 3 Nganjuk" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65093-film-pendek-analisis-isi-animasi" title="JURIS - Analisis Tindak Tutur Persuasif dalam Film Pendek Au3M Ala EmakAy di Kanal Youtube Laskar Pascobra MAN 3 Nganjuk" target="_blank">Analisis Tindak Tutur Persuasif dalam Film Pendek Au3M Ala EmakAy di Kanal Youtube Laskar Pascobra MAN 3 Nganjuk</a>: Berdasarkan hasil penelitian dan temuan, berikut ini adalah saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: 1. Mengembangkan penelitian tentang efektivitas penggunaan media audiovisual, khususnya film pendek, dalam kampanye kesehatan dan edukasi masyarakat. Penelitian ini dapat fokus pada analisis dampak film pendek terhadap perubahan perilaku dan kesadaran masyarakat tentang protokol kesehatan. 2. Melakukan studi komparatif antara film pendek Au3M Ala EmakAy dengan film pendek edukatif lainnya yang memiliki tema serupa, untuk menganalisis perbedaan strategi komunikasi persuasif dan efektivitasnya dalam menyampaikan pesan kesehatan. 3. Menganalisis peran dan pengaruh tokoh AuEmakAy dalam film pendek Au3M Ala EmakAy sebagai agen perubahan perilaku. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana karakter AuEmakAy yang otoritatif dan penuh kasih sayang mampu mempengaruhi sikap dan tindakan lawan tutur, serta bagaimana hal ini dapat diterapkan dalam kampanye kesehatan yang lebih luas..
<br>Film pendek Au3M Ala EmakAy terbukti menjadi media yang efektif dalam menyampaikan pesan sosial mengenai protokol kesehatan selama pandemi Covid-19 melalui tindak tutur persuasif yang digunakan oleh tokoh AuEmakAy.Tuturan persuasif yang mencakup ajakan, saran, larangan, teguran halus, dan bujukan emosional disampaikan dengan pendekatan yang akrab dalam konteks komunikasi keluarga, sehingga pesan kesehatan dapat diterima dengan mudah.Strategi persuasif yang menggabungkan pendekatan logis, emosional, dan etis mampu mempengaruhi sikap dan perilaku audiens dengan cara yang halus namun efektif, sekaligus memperkuat nilai kedisiplinan dan kesadaran kolektif masyarakat.Hasil temuan penelitian ini mengimplikasikan bahwa media audiovisual, seperti film pendek, dapat menjadi sarana edukasi yang efektif dalam menyampaikan pesan sosial dan kesehatan.Mengingat kemampuannya untuk menjangkau audiens yang lebih luas dengan pendekatan emosional dan rasional, penting bagi pembuat kebijakan dan profesional media untuk mempertimbangkan penggunaan media semacam ini dalam kampanye kesehatan dan edukasi masyarakat.Penelitian ini juga membuka peluang untuk pengembangan materi audiovisual lain yang lebih kontekstual dan relevan dengan dinamika sosial masyarakat
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk serta tujuan penggunaan tindak tutur persuasif dalam film pendek Au3M Ala EmakAy yang diunggah di kanal YouTube Laskar Pascobra MAN 3 Nganjuk. Film ini merupakan media edukatif yang mengangkat tema pentingnya penerapan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19 melalui pendekatan komunikasi keluarga yang ringan dan emosional. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik dokumentasi dan analisis isi terhadap tuturan dalam film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh utama, Emak, menggunakan berbagai strategi tindak tutur persuasif seperti ajakan, nasihat, teguran halus, hingga bujukan emosional. Tuturan-tuturan tersebut disampaikan dengan pendekatan logis, etis, dan afektif yang bertujuan untuk mempengaruhi lawan tutur agar melakukan perilaku hidup sehat, seperti memakai masker, mencuci tangan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/5/film-pendek-analisis-isi-animasi-komunikasi-edukat-thumb-bac43.webp" type="image/webp" length="127426" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/film-pendek-analisis-isi-animasi-komunikasi-edukat-thumb-8d8c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/film-pendek-analisis-isi-animasi-komunikasi-edukat-thumb-bac43.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/film-pendek-analisis-isi-animasi-komunikasi-edukat-thumb-70d0e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11914-dialektika-jurnal-keilmuan-bahasa-sastra-pengajarannya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Manajemen Konflik pada Karyawan di BSI KCP Surabaya Merr 1 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Manajemen Konflik pada Karyawan di BSI KCP Surabaya Merr 1 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Manajemen Konflik pada Karyawan di BSI KCP Surabaya Merr 1 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65104-konflik-fungsional-elit-batin-syifa-ketera</link>
	<guid isPermaLink="false">3e36502397a23c28db9e01ed76d8649f</guid>
	<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 12:42:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pengaruh dps ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dps,pengaruh,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kinerja karyawan dan menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, disarankan agar organisasi mengembangkan program pelatihan komunikasi efektif dan manajemen emosi bagi seluruh karyawan secara berkala. Pimpinan perlu menerapkan pendekatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Manajemen Konflik pada Karyawan di BSI KCP Surabaya Merr 1: Untuk meningkatkan kinerja karyawan dan menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, disarankan agar organisasi mengembangkan program pelatihan komunikasi efektif dan manajemen emosi bagi seluruh karyawan secara berkala. Pimpinan perlu menerapkan pendekatan kolaboratif secara lebih mendalam dengan melakukan identifikasi dan penyelesaian akar penyebab konflik. Selain itu, perlu dibentuk mekanisme umpan balik atau forum internal yang memungkinkan karyawan menyampaikan aspirasi secara aman dan terbuka. Manajemen BSI KCP Surabaya Merr 1 juga perlu merumuskan kebijakan organisasi yang secara eksplisit mengatur prosedur penanganan konflik agar penyelesaian bersifat sistematis dan tuntas. Dengan demikian, kinerja karyawan dapat dioptimalkan melalui budaya komunikasi terbuka yang dilembagakan dalam kebijakan organisasi.. Konflik di BSI KCP Surabaya Merr 1 sering terjadi karena mengingat cabang ini memiliki intensitas pelayanan dan tekanan target yang cukup tinggi sehingga konflik muncul.Manajemen konflik yang diterapkan oleh pimpinan BSI KCP Surabaya Merr 1 berupa musyawarah, diskusi terbuka, dan evaluasi.Bentuk konflik kerja yang terjadi pada karyawan di BSI KCP Surabaya Merr 1 yaitu.tekanan target kerja, stres, dilema, dan konflik batin dalam diri karyawan, sedangkan konflik interpersonal meliputi.perbedaan gaya kerja, karakter, perbedaan cara kerja dalam menyelesaikan masalah, kesalahpahaman komunikasi, dan perbedaan sudut pandang antarkaryawan.Di antara kedua bentuk tersebut, yang mendominasi adalah konflik interpersonal.Hal ini, disebabkan oleh perbedaan gaya kerja, karakter, kesalahpahaman komunikasi, dan perbedaan sudut pandang antarkaryawan.Konflik di BSI KCP Surabaya Merr 1 cenderung berdampak negatif apabila tidak dikelola dengan baik karena akan mengganggu hubungan kerja antarkaryawan.Pimpinan berperan sebagai penengah dengan mengutamakan musyawarah, komunikasi terbuka, dan diskusi guna menjaga harmoni dan kondusivitas lingkungan kerja.Dampak penerapan manajemen konflik terhadap kinerja karyawan mencakup dampak positif berupa meningkatnya kerja sama dan komunikasi antarkaryawan, serta dampak negatif berupa menurunnya fokus, kualitas kerja, inisiatif, dan munculnya stres kerja.Konflik di BSI KCP Surabaya Merr 1 cenderung berdampak negatif apabila tidak diselesaikan hingga ke akar permasalahan Konflik merupakan fenomena yang tidak dapat dihindari dalam kehidupan organisasi, termasuk pada lembaga perbankan syariah. Dalam lingkungan kerja, konflik sering muncul akibat adanya perbedaan karakter, gaya komunikasi, sudut pandang, dan cara kerja antarkaryawan yang heterogen. Perbedaan tersebut apabila tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan kesalahpahaman, menurunkan kerja sama, dan menghambat efektivitas organisasi secara keseluruhan. Secara teoritis, konflik dalam organisasi dapat dikategorikan menjadi konflik fungsional... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/f/konflik-fungsional-elit-batin-syifa-keterampilan-m-thumb-c65bc.webp" title="JURIS - Manajemen Konflik pada Karyawan di BSI KCP Surabaya Merr 1" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/f/konflik-fungsional-elit-batin-syifa-keterampilan-m-thumb-c65bc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/f/konflik-fungsional-elit-batin-syifa-keterampilan-m-thumb-c65bc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/f/konflik-fungsional-elit-batin-syifa-keterampilan-m-thumb-c65bc.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Konflik pada Karyawan di BSI KCP Surabaya Merr 1" alt="JURIS - Manajemen Konflik pada Karyawan di BSI KCP Surabaya Merr 1" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/f/konflik-fungsional-elit-batin-syifa-keterampilan-m-thumb-adce2.webp" title="JURIS - Manajemen Konflik pada Karyawan di BSI KCP Surabaya Merr 1" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/f/konflik-fungsional-elit-batin-syifa-keterampilan-m-thumb-adce2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/f/konflik-fungsional-elit-batin-syifa-keterampilan-m-thumb-adce2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/f/konflik-fungsional-elit-batin-syifa-keterampilan-m-thumb-adce2.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Konflik pada Karyawan di BSI KCP Surabaya Merr 1" alt="JURIS - Manajemen Konflik pada Karyawan di BSI KCP Surabaya Merr 1" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/f/konflik-fungsional-elit-batin-syifa-keterampilan-m-thumb-ed28c.webp" title="JURIS - Manajemen Konflik pada Karyawan di BSI KCP Surabaya Merr 1" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/f/konflik-fungsional-elit-batin-syifa-keterampilan-m-thumb-ed28c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/f/konflik-fungsional-elit-batin-syifa-keterampilan-m-thumb-ed28c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/f/konflik-fungsional-elit-batin-syifa-keterampilan-m-thumb-ed28c.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Konflik pada Karyawan di BSI KCP Surabaya Merr 1" alt="JURIS - Manajemen Konflik pada Karyawan di BSI KCP Surabaya Merr 1" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65104-konflik-fungsional-elit-batin-syifa-ketera" title="JURIS - Manajemen Konflik pada Karyawan di BSI KCP Surabaya Merr 1" target="_blank">Manajemen Konflik pada Karyawan di BSI KCP Surabaya Merr 1</a>: Untuk meningkatkan kinerja karyawan dan menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, disarankan agar organisasi mengembangkan program pelatihan komunikasi efektif dan manajemen emosi bagi seluruh karyawan secara berkala. Pimpinan perlu menerapkan pendekatan kolaboratif secara lebih mendalam dengan melakukan identifikasi dan penyelesaian akar penyebab konflik. Selain itu, perlu dibentuk mekanisme umpan balik atau forum internal yang memungkinkan karyawan menyampaikan aspirasi secara aman dan terbuka. Manajemen BSI KCP Surabaya Merr 1 juga perlu merumuskan kebijakan organisasi yang secara eksplisit mengatur prosedur penanganan konflik agar penyelesaian bersifat sistematis dan tuntas. Dengan demikian, kinerja karyawan dapat dioptimalkan melalui budaya komunikasi terbuka yang dilembagakan dalam kebijakan organisasi..
<br>Konflik di BSI KCP Surabaya Merr 1 sering terjadi karena mengingat cabang ini memiliki intensitas pelayanan dan tekanan target yang cukup tinggi sehingga konflik muncul.Manajemen konflik yang diterapkan oleh pimpinan BSI KCP Surabaya Merr 1 berupa musyawarah, diskusi terbuka, dan evaluasi.Bentuk konflik kerja yang terjadi pada karyawan di BSI KCP Surabaya Merr 1 yaitu.tekanan target kerja, stres, dilema, dan konflik batin dalam diri karyawan, sedangkan konflik interpersonal meliputi.perbedaan gaya kerja, karakter, perbedaan cara kerja dalam menyelesaikan masalah, kesalahpahaman komunikasi, dan perbedaan sudut pandang antarkaryawan.Di antara kedua bentuk tersebut, yang mendominasi adalah konflik interpersonal.Hal ini, disebabkan oleh perbedaan gaya kerja, karakter, kesalahpahaman komunikasi, dan perbedaan sudut pandang antarkaryawan.Konflik di BSI KCP Surabaya Merr 1 cenderung berdampak negatif apabila tidak dikelola dengan baik karena akan mengganggu hubungan kerja antarkaryawan.Pimpinan berperan sebagai penengah dengan mengutamakan musyawarah, komunikasi terbuka, dan diskusi guna menjaga harmoni dan kondusivitas lingkungan kerja.Dampak penerapan manajemen konflik terhadap kinerja karyawan mencakup dampak positif berupa meningkatnya kerja sama dan komunikasi antarkaryawan, serta dampak negatif berupa menurunnya fokus, kualitas kerja, inisiatif, dan munculnya stres kerja.Konflik di BSI KCP Surabaya Merr 1 cenderung berdampak negatif apabila tidak diselesaikan hingga ke akar permasalahan
<br>Konflik merupakan fenomena yang tidak dapat dihindari dalam kehidupan organisasi, termasuk pada lembaga perbankan syariah. Dalam lingkungan kerja, konflik sering muncul akibat adanya perbedaan karakter, gaya komunikasi, sudut pandang, dan cara kerja antarkaryawan yang heterogen. Perbedaan tersebut apabila tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan kesalahpahaman, menurunkan kerja sama, dan menghambat efektivitas organisasi secara keseluruhan. Secara teoritis, konflik dalam organisasi dapat dikategorikan menjadi konflik fungsional...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/f/konflik-fungsional-elit-batin-syifa-keterampilan-m-thumb-adce2.webp" type="image/webp" length="84544" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/f/konflik-fungsional-elit-batin-syifa-keterampilan-m-thumb-c65bc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/f/konflik-fungsional-elit-batin-syifa-keterampilan-m-thumb-adce2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/f/konflik-fungsional-elit-batin-syifa-keterampilan-m-thumb-ed28c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11917-kasbuna-journal-islamic-business-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ A Komunikasi Politik Ulama Jawa dan Madura dalam Kancah Nasional Sebuah Perbandingan Komunikasi Politik Ulama Jawa dan Madura dalam Kancah Nasional Sebuah Perbandingan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A Komunikasi Politik Ulama Jawa dan Madura dalam Kancah Nasional Sebuah Perbandingan Komunikasi Politik Ulama Jawa dan Madura dalam Kancah Nasional Sebuah Perbandingan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A Komunikasi Politik Ulama Jawa dan Madura dalam Kancah Nasional Sebuah Perbandingan Komunikasi Politik Ulama Jawa dan Madura dalam Kancah Nasional Sebuah Perbandingan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65094-ulama-perempuan-retorika-politik-metafora-dinamika</link>
	<guid isPermaLink="false">af87a80c31fb8f7508b0de72dd780cea</guid>
	<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 12:39:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ far al hadar ]]></category>
	<category><![CDATA[ nurul azizah ]]></category>
	<category><![CDATA[ 3m ala emak ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[3m,al,ala,azizah,emak,far,hadar,nurul]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi etnografi digital ulama di ruang publik daring untuk memahami dinamika komunikasi mereka melalui media sosial. Selain itu, perlu dilakukan perbandingan ulama dari wilayah lain seperti Sumatra, Kalimantan, atau ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - A Komunikasi Politik Ulama Jawa dan Madura dalam Kancah Nasional: Sebuah Perbandingan: Komunikasi Politik Ulama Jawa dan Madura dalam Kancah Nasional: Sebuah Perbandingan: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi etnografi digital ulama di ruang publik daring untuk memahami dinamika komunikasi mereka melalui media sosial. Selain itu, perlu dilakukan perbandingan ulama dari wilayah lain seperti Sumatra, Kalimantan, atau Sulawesi untuk melihat apakah pola komunikasi serupa atau berbeda tergantung konteks lokal. Terakhir, penting untuk mengkaji peran dan retorika politik ulama perempuan (nyai) yang selama ini kurang mendapat perhatian dalam diskursus akademis, karena kontribusi mereka bisa memberikan perspektif baru tentang keberagaman dalam komunikasi politik keagamaan.. Penelitian ini mengidentifikasi dua pola komunikasi politik ulama yang berbeda secara struktural namun saling melengkapi secara fungsional.Ulama Jawa menampilkan komunikasi partisipatif-inklusif dengan memandang politik sebagai madrasah sosial tempat nilai-nilai agama diterjemahkan ke dalam praksis kebangsaan, sedangkan ulama Madura menampilkan komunikasi moralistik-protektif dengan menjaga jarak dari politik praktis sebagai bentuk hirasah, yaitu penjagaan terhadap amanah spiritual umat.Perbedaan kedua pola ini berakar pada faktor struktural berupa kultur lokal, pandangan teologis, dan pengalaman historis.Temuan ini menegaskan bahwa komunikasi politik ulama adalah komunikasi moral, bukan sekadar strategi pengaruh, dan kultur lokal bukan sekadar latar, melainkan struktur epistemologi komunikasi Komunikasi politik ulama di Indonesia menampilkan ragam wajah yang dipengaruhi oleh kultur, tradisi keagamaan, dan konstruksi sosial yang melingkupinya. Penelitian ini mengkaji perbedaan pola komunikasi politik antara ulama Jawa dan ulama Madura dalam panggung nasional selama periode pasca-reformasi (1998Ae2024) dengan menggunakan pendekatan kualitatif-komparatif berbasis sosiologi komunikasi dan politik Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ulama Jawa cenderung menampilkan komunikasi partisipatif-inklusif, memandang politik sebagai ruang dakwah sosial, sedangkan ulama... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/7/ulama-perempuan-retorika-politik-metafora-dinamika-thumb-9b8ac.webp" title="JURIS - A Komunikasi Politik Ulama Jawa dan Madura dalam Kancah Nasional: Sebuah Perbandingan: Komunikasi Politik Ulama Jawa dan Madura dalam Kancah Nasional: Sebuah Perbandingan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/ulama-perempuan-retorika-politik-metafora-dinamika-thumb-9b8ac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/ulama-perempuan-retorika-politik-metafora-dinamika-thumb-9b8ac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/ulama-perempuan-retorika-politik-metafora-dinamika-thumb-9b8ac.webp 1x" title="JURIS - A Komunikasi Politik Ulama Jawa dan Madura dalam Kancah Nasional: Sebuah Perbandingan: Komunikasi Politik Ulama Jawa dan Madura dalam Kancah Nasional: Sebuah Perbandingan" alt="JURIS - A Komunikasi Politik Ulama Jawa dan Madura dalam Kancah Nasional: Sebuah Perbandingan: Komunikasi Politik Ulama Jawa dan Madura dalam Kancah Nasional: Sebuah Perbandingan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/ulama-perempuan-retorika-politik-metafora-dinamika-thumb-54140.webp" title="JURIS - A Komunikasi Politik Ulama Jawa dan Madura dalam Kancah Nasional: Sebuah Perbandingan: Komunikasi Politik Ulama Jawa dan Madura dalam Kancah Nasional: Sebuah Perbandingan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/ulama-perempuan-retorika-politik-metafora-dinamika-thumb-54140.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/ulama-perempuan-retorika-politik-metafora-dinamika-thumb-54140.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/ulama-perempuan-retorika-politik-metafora-dinamika-thumb-54140.webp 1x" title="JURIS - A Komunikasi Politik Ulama Jawa dan Madura dalam Kancah Nasional: Sebuah Perbandingan: Komunikasi Politik Ulama Jawa dan Madura dalam Kancah Nasional: Sebuah Perbandingan" alt="JURIS - A Komunikasi Politik Ulama Jawa dan Madura dalam Kancah Nasional: Sebuah Perbandingan: Komunikasi Politik Ulama Jawa dan Madura dalam Kancah Nasional: Sebuah Perbandingan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/ulama-perempuan-retorika-politik-metafora-dinamika-thumb-e5289.webp" title="JURIS - A Komunikasi Politik Ulama Jawa dan Madura dalam Kancah Nasional: Sebuah Perbandingan: Komunikasi Politik Ulama Jawa dan Madura dalam Kancah Nasional: Sebuah Perbandingan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/ulama-perempuan-retorika-politik-metafora-dinamika-thumb-e5289.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/ulama-perempuan-retorika-politik-metafora-dinamika-thumb-e5289.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/ulama-perempuan-retorika-politik-metafora-dinamika-thumb-e5289.webp 1x" title="JURIS - A Komunikasi Politik Ulama Jawa dan Madura dalam Kancah Nasional: Sebuah Perbandingan: Komunikasi Politik Ulama Jawa dan Madura dalam Kancah Nasional: Sebuah Perbandingan" alt="JURIS - A Komunikasi Politik Ulama Jawa dan Madura dalam Kancah Nasional: Sebuah Perbandingan: Komunikasi Politik Ulama Jawa dan Madura dalam Kancah Nasional: Sebuah Perbandingan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65094-ulama-perempuan-retorika-politik-metafora-dinamika" title="JURIS - A Komunikasi Politik Ulama Jawa dan Madura dalam Kancah Nasional: Sebuah Perbandingan: Komunikasi Politik Ulama Jawa dan Madura dalam Kancah Nasional: Sebuah Perbandingan" target="_blank">A Komunikasi Politik Ulama Jawa dan Madura dalam Kancah Nasional: Sebuah Perbandingan: Komunikasi Politik Ulama Jawa dan Madura dalam Kancah Nasional: Sebuah Perbandingan</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi etnografi digital ulama di ruang publik daring untuk memahami dinamika komunikasi mereka melalui media sosial. Selain itu, perlu dilakukan perbandingan ulama dari wilayah lain seperti Sumatra, Kalimantan, atau Sulawesi untuk melihat apakah pola komunikasi serupa atau berbeda tergantung konteks lokal. Terakhir, penting untuk mengkaji peran dan retorika politik ulama perempuan (nyai) yang selama ini kurang mendapat perhatian dalam diskursus akademis, karena kontribusi mereka bisa memberikan perspektif baru tentang keberagaman dalam komunikasi politik keagamaan..
<br>Penelitian ini mengidentifikasi dua pola komunikasi politik ulama yang berbeda secara struktural namun saling melengkapi secara fungsional.Ulama Jawa menampilkan komunikasi partisipatif-inklusif dengan memandang politik sebagai madrasah sosial tempat nilai-nilai agama diterjemahkan ke dalam praksis kebangsaan, sedangkan ulama Madura menampilkan komunikasi moralistik-protektif dengan menjaga jarak dari politik praktis sebagai bentuk hirasah, yaitu penjagaan terhadap amanah spiritual umat.Perbedaan kedua pola ini berakar pada faktor struktural berupa kultur lokal, pandangan teologis, dan pengalaman historis.Temuan ini menegaskan bahwa komunikasi politik ulama adalah komunikasi moral, bukan sekadar strategi pengaruh, dan kultur lokal bukan sekadar latar, melainkan struktur epistemologi komunikasi
<br>Komunikasi politik ulama di Indonesia menampilkan ragam wajah yang dipengaruhi oleh kultur, tradisi keagamaan, dan konstruksi sosial yang melingkupinya. Penelitian ini mengkaji perbedaan pola komunikasi politik antara ulama Jawa dan ulama Madura dalam panggung nasional selama periode pasca-reformasi (1998Ae2024) dengan menggunakan pendekatan kualitatif-komparatif berbasis sosiologi komunikasi dan politik Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ulama Jawa cenderung menampilkan komunikasi partisipatif-inklusif, memandang politik sebagai ruang dakwah sosial, sedangkan ulama...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/7/ulama-perempuan-retorika-politik-metafora-dinamika-thumb-9b8ac.webp" type="image/webp" length="122594" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/ulama-perempuan-retorika-politik-metafora-dinamika-thumb-9b8ac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/ulama-perempuan-retorika-politik-metafora-dinamika-thumb-54140.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/ulama-perempuan-retorika-politik-metafora-dinamika-thumb-e5289.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11914-dialektika-jurnal-keilmuan-bahasa-sastra-pengajarannya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Role of Women in Environmental Conservation The Convergence of Vandana ShivaAos Ecofeminism and Ecotheology in the Interpretation of the QurAoan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Role of Women in Environmental Conservation The Convergence of Vandana ShivaAos Ecofeminism and Ecotheology in the Interpretation of the QurAoan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Role of Women in Environmental Conservation The Convergence of Vandana ShivaAos Ecofeminism and Ecotheology in the Interpretation of the QurAoan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65099-perempuan-ekofeminisme-pelestarian-lingkungan-sind</link>
	<guid isPermaLink="false">16f0f18f1b8f618350df5d210838dfbf</guid>
	<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 12:29:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ journal al ]]></category>
	<category><![CDATA[ causal b ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,b,causal,journal,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat fokus pada implementasi konsep Ekofeminisme Qur'ani dalam praktik pelestarian lingkungan, dengan mengkaji bagaimana konsep ini dapat diterapkan dalam berbagai konteks sosial dan budaya yang berbeda. Selain itu, penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Role of Women in Environmental Conservation: The Convergence of Vandana ShivaAos Ecofeminism and Ecotheology in the Interpretation of the QurAoan: Penelitian selanjutnya dapat fokus pada implementasi konsep Ekofeminisme Qur'ani dalam praktik pelestarian lingkungan, dengan mengkaji bagaimana konsep ini dapat diterapkan dalam berbagai konteks sosial dan budaya yang berbeda. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran perempuan dalam gerakan ekologis lokal dan cara-cara mereka dalam mempraktikkan konsep ekofeminisme Qur'ani dalam kehidupan sehari-hari. Terakhir, penelitian dapat menganalisis dampak dari penerapan konsep ini terhadap keberlanjutan ekologis dan sosial, serta bagaimana konsep ini dapat menjadi dasar untuk kebijakan dan strategi pelestarian lingkungan yang lebih inklusif dan adil.. Kajian mengenai peran perempuan dalam pelestarian lingkungan melalui titik temu antara konsep ekofeminisme Vandana Shiva dan ayat-ayat ekoteologi dalam Al-Qur'an melahirkan konsep Ekofeminisme Qur'ani yang menunjukkan bahwa keduanya memiliki landasan filosofis dan etis yang saling menguatkan.Ekofeminisme Vandana Shiva menekankan bahwa perempuan memiliki kedekatan epistemologis, ekologis, dan historis dengan alam karena peran sosial yang melekat dalam ranah pemeliharaan kehidupan, pengelolaan sumber daya, serta kearifan ekologis berbasis pengalaman.Pandangan ini selaras dengan ekoteologi Islam yang menempatkan manusia, termasuk perempuan sebagai khalifah di bumi yang diberi amanah untuk menjaga, memakmurkan, dan melestarikan alam berdasarkan prinsip keseimbangan mizan dan larangan berbuat kerusakan fasad.Integrasi kedua perspektif tersebut menunjukkan bahwa posisi perempuan bukan hanya sebagai korban kerusakan lingkungan akibat eksploitasi kapitalis dan patriarkal, tetapi juga aktor strategis dalam gerakan penyelamatan ekologis.Kemudian untuk mewujudkan keberlanjutan ekologi memerlukan penguatan peran perempuan sebagai pemimpin ekologis, agen transformasi sosial, dan penjaga nilai spiritual ekologis dalam kehidupan umat manusia.Oleh karena itu, pemberdayaan perempuan melalui pendidikan lingkungan, partisipasi dalam pengambilan keputusan, dan penguatan akses terhadap sumber daya menjadi faktor kunci untuk mengoptimalkan peran ekologis perempuan Kerusakan lingkungan yang semakin marak terjadi telah menjadi ancaman serius bagi keberlanjutan hidup manusia dan alam. Fenomena ini tidak hanya berdampak pada aspek ekologis, tetapi juga sosial dan ekonomi. Fenomena ini mendapat perhatian dari aktivis lingkungan dari berbagai kalangan dan gender. Dapat dilihat bahwa saat ini banyak perempuan yang turut berpartisipasi dalam gerakan pelestarian lingkungan. Berbagai partisipasi tersebut menunjukkan bahwa peran perempuan dalam pelestarian lingkungan berpotensi sebagai bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan yang berkeadilan gender dan keberlanjutan ekologis. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/1/perempuan-ekofeminisme-pelestarian-lingkungan-role-thumb-32bf3.webp" title="JURIS - The Role of Women in Environmental Conservation: The Convergence of Vandana ShivaAos Ecofeminism and Ecotheology in the Interpretation of the QurAoan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/perempuan-ekofeminisme-pelestarian-lingkungan-role-thumb-32bf3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/perempuan-ekofeminisme-pelestarian-lingkungan-role-thumb-32bf3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/perempuan-ekofeminisme-pelestarian-lingkungan-role-thumb-32bf3.webp 1x" title="JURIS - The Role of Women in Environmental Conservation: The Convergence of Vandana ShivaAos Ecofeminism and Ecotheology in the Interpretation of the QurAoan" alt="JURIS - The Role of Women in Environmental Conservation: The Convergence of Vandana ShivaAos Ecofeminism and Ecotheology in the Interpretation of the QurAoan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/perempuan-ekofeminisme-pelestarian-lingkungan-role-thumb-0021c.webp" title="JURIS - The Role of Women in Environmental Conservation: The Convergence of Vandana ShivaAos Ecofeminism and Ecotheology in the Interpretation of the QurAoan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/perempuan-ekofeminisme-pelestarian-lingkungan-role-thumb-0021c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/perempuan-ekofeminisme-pelestarian-lingkungan-role-thumb-0021c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/perempuan-ekofeminisme-pelestarian-lingkungan-role-thumb-0021c.webp 1x" title="JURIS - The Role of Women in Environmental Conservation: The Convergence of Vandana ShivaAos Ecofeminism and Ecotheology in the Interpretation of the QurAoan" alt="JURIS - The Role of Women in Environmental Conservation: The Convergence of Vandana ShivaAos Ecofeminism and Ecotheology in the Interpretation of the QurAoan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/perempuan-ekofeminisme-pelestarian-lingkungan-role-thumb-2d073.webp" title="JURIS - The Role of Women in Environmental Conservation: The Convergence of Vandana ShivaAos Ecofeminism and Ecotheology in the Interpretation of the QurAoan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/perempuan-ekofeminisme-pelestarian-lingkungan-role-thumb-2d073.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/perempuan-ekofeminisme-pelestarian-lingkungan-role-thumb-2d073.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/perempuan-ekofeminisme-pelestarian-lingkungan-role-thumb-2d073.webp 1x" title="JURIS - The Role of Women in Environmental Conservation: The Convergence of Vandana ShivaAos Ecofeminism and Ecotheology in the Interpretation of the QurAoan" alt="JURIS - The Role of Women in Environmental Conservation: The Convergence of Vandana ShivaAos Ecofeminism and Ecotheology in the Interpretation of the QurAoan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65099-perempuan-ekofeminisme-pelestarian-lingkungan-sind" title="JURIS - The Role of Women in Environmental Conservation: The Convergence of Vandana ShivaAos Ecofeminism and Ecotheology in the Interpretation of the QurAoan" target="_blank">The Role of Women in Environmental Conservation: The Convergence of Vandana ShivaAos Ecofeminism and Ecotheology in the Interpretation of the QurAoan</a>: Penelitian selanjutnya dapat fokus pada implementasi konsep Ekofeminisme Qur'ani dalam praktik pelestarian lingkungan, dengan mengkaji bagaimana konsep ini dapat diterapkan dalam berbagai konteks sosial dan budaya yang berbeda. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran perempuan dalam gerakan ekologis lokal dan cara-cara mereka dalam mempraktikkan konsep ekofeminisme Qur'ani dalam kehidupan sehari-hari. Terakhir, penelitian dapat menganalisis dampak dari penerapan konsep ini terhadap keberlanjutan ekologis dan sosial, serta bagaimana konsep ini dapat menjadi dasar untuk kebijakan dan strategi pelestarian lingkungan yang lebih inklusif dan adil..
<br>Kajian mengenai peran perempuan dalam pelestarian lingkungan melalui titik temu antara konsep ekofeminisme Vandana Shiva dan ayat-ayat ekoteologi dalam Al-Qur'an melahirkan konsep Ekofeminisme Qur'ani yang menunjukkan bahwa keduanya memiliki landasan filosofis dan etis yang saling menguatkan.Ekofeminisme Vandana Shiva menekankan bahwa perempuan memiliki kedekatan epistemologis, ekologis, dan historis dengan alam karena peran sosial yang melekat dalam ranah pemeliharaan kehidupan, pengelolaan sumber daya, serta kearifan ekologis berbasis pengalaman.Pandangan ini selaras dengan ekoteologi Islam yang menempatkan manusia, termasuk perempuan sebagai khalifah di bumi yang diberi amanah untuk menjaga, memakmurkan, dan melestarikan alam berdasarkan prinsip keseimbangan mizan dan larangan berbuat kerusakan fasad.Integrasi kedua perspektif tersebut menunjukkan bahwa posisi perempuan bukan hanya sebagai korban kerusakan lingkungan akibat eksploitasi kapitalis dan patriarkal, tetapi juga aktor strategis dalam gerakan penyelamatan ekologis.Kemudian untuk mewujudkan keberlanjutan ekologi memerlukan penguatan peran perempuan sebagai pemimpin ekologis, agen transformasi sosial, dan penjaga nilai spiritual ekologis dalam kehidupan umat manusia.Oleh karena itu, pemberdayaan perempuan melalui pendidikan lingkungan, partisipasi dalam pengambilan keputusan, dan penguatan akses terhadap sumber daya menjadi faktor kunci untuk mengoptimalkan peran ekologis perempuan
<br>Kerusakan lingkungan yang semakin marak terjadi telah menjadi ancaman serius bagi keberlanjutan hidup manusia dan alam. Fenomena ini tidak hanya berdampak pada aspek ekologis, tetapi juga sosial dan ekonomi. Fenomena ini mendapat perhatian dari aktivis lingkungan dari berbagai kalangan dan gender. Dapat dilihat bahwa saat ini banyak perempuan yang turut berpartisipasi dalam gerakan pelestarian lingkungan. Berbagai partisipasi tersebut menunjukkan bahwa peran perempuan dalam pelestarian lingkungan berpotensi sebagai bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan yang berkeadilan gender dan keberlanjutan ekologis.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/1/perempuan-ekofeminisme-pelestarian-lingkungan-role-thumb-32bf3.webp" type="image/webp" length="80324" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/perempuan-ekofeminisme-pelestarian-lingkungan-role-thumb-32bf3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/perempuan-ekofeminisme-pelestarian-lingkungan-role-thumb-0021c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/perempuan-ekofeminisme-pelestarian-lingkungan-role-thumb-2d073.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11915-tafasir-journal-quranic-studies-contextual-tafsir.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ LAW ENFORCEMENT AGAINST ELECTRONIC TRANSACTION CRIMES USING THE PHISHING METHOD Decision of Study Number 764 Pid Sus 2022 PN Pbr ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ LAW ENFORCEMENT AGAINST ELECTRONIC TRANSACTION CRIMES USING THE PHISHING METHOD Decision of Study Number 764 Pid Sus 2022 PN Pbr ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ LAW ENFORCEMENT AGAINST ELECTRONIC TRANSACTION CRIMES USING THE PHISHING METHOD Decision of Study Number 764 Pid Sus 2022 PN Pbr ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65115-integritas-sistem-ballast-katamaran-elektro</link>
	<guid isPermaLink="false">259d53014780d0b6dff88a2ddf2b7b8b</guid>
	<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 12:16:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ events https ]]></category>
	<category><![CDATA[ bandar togel ]]></category>
	<category><![CDATA[ mahjong ways ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bandar,events,https,mahjong,togel,ways]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas regulasi UU ITE dalam menangani phishing, terutama dalam mengatasi kekosongan hukum untuk modus operandi yang kompleks. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak program edukasi masyarakat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - LAW ENFORCEMENT AGAINST ELECTRONIC TRANSACTION CRIMES USING THE PHISHING METHOD (Decision of Study Number: 764/Pid.Sus/2022/PN Pbr): Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas regulasi UU ITE dalam menangani phishing, terutama dalam mengatasi kekosongan hukum untuk modus operandi yang kompleks. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak program edukasi masyarakat tentang keamanan digital terhadap penurunan kejahatan phishing. Selain itu, penelitian dapat mengkaji kolaborasi internasional dalam penegakan hukum kejahatan siber, khususnya dalam melacak pelaku yang menggunakan teknologi anonim seperti VPN atau enkripsi.. Penegakan hukum terhadap kejahatan phishing di Indonesia masih menghadapi tantangan, terutama dalam pembuktian digital dan pelacakan pelaku yang menggunakan teknologi canggih.Regulasi seperti UU ITE telah mengatur akses ilegal ke sistem elektronik, namun masih terdapat kekosongan dalam mengatur modus operandi phishing yang memanfaatkan rekayasa sosial.Sus/2022/PN Pbr menunjukkan bahwa pelaku phishing dapat dijerat dengan pasal-pasal terkait, tetapi proses hukum tetap kompleks akibat sifat kejahatan digital yang dinamis Phishing merupakan tindak pidana yang perkembangannya pesat dan mengancam keamanan transaksi elektronik di Indonesia. Tindakan ini dilakukan melalui metode penipuan yang bertujuan untuk memperoleh informasi pribadi dan finansial secara ilegal, biasanya dengan memanfaatkan email atau website yang palsu. Dari perspektif hukum, phishing berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap sistem digital. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh individu yang menjadi korban, tetapi juga dapat mempengaruhi stabilitas sosial dan integritas sistem hukum secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penegakan hukum dan peraturan hukum yang mengatur phishing, termasuk ketentuan yang terdapat dalam KUHP dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Dengan mengkaji Putusan Nomor 764/Pid.Sus/2022/PN... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/1/integritas-sistem-ballast-katamaran-elektronik-dig-thumb-0c196.webp" title="JURIS - LAW ENFORCEMENT AGAINST ELECTRONIC TRANSACTION CRIMES USING THE PHISHING METHOD (Decision of Study Number: 764/Pid.Sus/2022/PN Pbr)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/integritas-sistem-ballast-katamaran-elektronik-dig-thumb-0c196.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/integritas-sistem-ballast-katamaran-elektronik-dig-thumb-0c196.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/integritas-sistem-ballast-katamaran-elektronik-dig-thumb-0c196.webp 1x" title="JURIS - LAW ENFORCEMENT AGAINST ELECTRONIC TRANSACTION CRIMES USING THE PHISHING METHOD (Decision of Study Number: 764/Pid.Sus/2022/PN Pbr)" alt="JURIS - LAW ENFORCEMENT AGAINST ELECTRONIC TRANSACTION CRIMES USING THE PHISHING METHOD (Decision of Study Number: 764/Pid.Sus/2022/PN Pbr)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/integritas-sistem-ballast-katamaran-elektronik-dig-thumb-096a0.webp" title="JURIS - LAW ENFORCEMENT AGAINST ELECTRONIC TRANSACTION CRIMES USING THE PHISHING METHOD (Decision of Study Number: 764/Pid.Sus/2022/PN Pbr)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/integritas-sistem-ballast-katamaran-elektronik-dig-thumb-096a0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/integritas-sistem-ballast-katamaran-elektronik-dig-thumb-096a0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/integritas-sistem-ballast-katamaran-elektronik-dig-thumb-096a0.webp 1x" title="JURIS - LAW ENFORCEMENT AGAINST ELECTRONIC TRANSACTION CRIMES USING THE PHISHING METHOD (Decision of Study Number: 764/Pid.Sus/2022/PN Pbr)" alt="JURIS - LAW ENFORCEMENT AGAINST ELECTRONIC TRANSACTION CRIMES USING THE PHISHING METHOD (Decision of Study Number: 764/Pid.Sus/2022/PN Pbr)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/integritas-sistem-ballast-katamaran-elektronik-dig-thumb-927df.webp" title="JURIS - LAW ENFORCEMENT AGAINST ELECTRONIC TRANSACTION CRIMES USING THE PHISHING METHOD (Decision of Study Number: 764/Pid.Sus/2022/PN Pbr)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/integritas-sistem-ballast-katamaran-elektronik-dig-thumb-927df.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/integritas-sistem-ballast-katamaran-elektronik-dig-thumb-927df.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/integritas-sistem-ballast-katamaran-elektronik-dig-thumb-927df.webp 1x" title="JURIS - LAW ENFORCEMENT AGAINST ELECTRONIC TRANSACTION CRIMES USING THE PHISHING METHOD (Decision of Study Number: 764/Pid.Sus/2022/PN Pbr)" alt="JURIS - LAW ENFORCEMENT AGAINST ELECTRONIC TRANSACTION CRIMES USING THE PHISHING METHOD (Decision of Study Number: 764/Pid.Sus/2022/PN Pbr)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65115-integritas-sistem-ballast-katamaran-elektro" title="JURIS - LAW ENFORCEMENT AGAINST ELECTRONIC TRANSACTION CRIMES USING THE PHISHING METHOD (Decision of Study Number: 764/Pid.Sus/2022/PN Pbr)" target="_blank">LAW ENFORCEMENT AGAINST ELECTRONIC TRANSACTION CRIMES USING THE PHISHING METHOD (Decision of Study Number: 764/Pid.Sus/2022/PN Pbr)</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas regulasi UU ITE dalam menangani phishing, terutama dalam mengatasi kekosongan hukum untuk modus operandi yang kompleks. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak program edukasi masyarakat tentang keamanan digital terhadap penurunan kejahatan phishing. Selain itu, penelitian dapat mengkaji kolaborasi internasional dalam penegakan hukum kejahatan siber, khususnya dalam melacak pelaku yang menggunakan teknologi anonim seperti VPN atau enkripsi..
<br>Penegakan hukum terhadap kejahatan phishing di Indonesia masih menghadapi tantangan, terutama dalam pembuktian digital dan pelacakan pelaku yang menggunakan teknologi canggih.Regulasi seperti UU ITE telah mengatur akses ilegal ke sistem elektronik, namun masih terdapat kekosongan dalam mengatur modus operandi phishing yang memanfaatkan rekayasa sosial.Sus/2022/PN Pbr menunjukkan bahwa pelaku phishing dapat dijerat dengan pasal-pasal terkait, tetapi proses hukum tetap kompleks akibat sifat kejahatan digital yang dinamis
<br>Phishing merupakan tindak pidana yang perkembangannya pesat dan mengancam keamanan transaksi elektronik di Indonesia. Tindakan ini dilakukan melalui metode penipuan yang bertujuan untuk memperoleh informasi pribadi dan finansial secara ilegal, biasanya dengan memanfaatkan email atau website yang palsu. Dari perspektif hukum, phishing berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap sistem digital. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh individu yang menjadi korban, tetapi juga dapat mempengaruhi stabilitas sosial dan integritas sistem hukum secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penegakan hukum dan peraturan hukum yang mengatur phishing, termasuk ketentuan yang terdapat dalam KUHP dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Dengan mengkaji Putusan Nomor 764/Pid.Sus/2022/PN...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/1/integritas-sistem-ballast-katamaran-elektronik-dig-thumb-0c196.webp" type="image/webp" length="88626" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/integritas-sistem-ballast-katamaran-elektronik-dig-thumb-0c196.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/integritas-sistem-ballast-katamaran-elektronik-dig-thumb-096a0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/integritas-sistem-ballast-katamaran-elektronik-dig-thumb-927df.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1994-harapan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9686-jurnal-perspektif-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Ancaman Terhadap Kedaulatan Moneter dalam Fenomena Mata Uang Digital Cryptocurrency Analisis Konstitusional Berdasarkan UUD 1945 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Ancaman Terhadap Kedaulatan Moneter dalam Fenomena Mata Uang Digital Cryptocurrency Analisis Konstitusional Berdasarkan UUD 1945 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Ancaman Terhadap Kedaulatan Moneter dalam Fenomena Mata Uang Digital Cryptocurrency Analisis Konstitusional Berdasarkan UUD 1945 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65106-analisis-lintas-negara-era-digital-pasal-36</link>
	<guid isPermaLink="false">133303e81d17ea66f1ece4b5c938cccd</guid>
	<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 12:09:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ uin ponorogo ]]></category>
	<category><![CDATA[ r saifullah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ponorogo,r,saifullah,uin]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Mengingat kompleksitas ancaman yang ditimbulkan oleh fenomena cryptocurrency terhadap kedaulatan konstitusional Indonesia, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat krusial. Pertama, studi komparatif mendalam mengenai bagaimana negara-negara ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Ancaman Terhadap Kedaulatan Moneter dalam Fenomena Mata Uang Digital Cryptocurrency: Analisis Konstitusional Berdasarkan UUD 1945: Mengingat kompleksitas ancaman yang ditimbulkan oleh fenomena cryptocurrency terhadap kedaulatan konstitusional Indonesia, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat krusial. Pertama, studi komparatif mendalam mengenai bagaimana negara-negara dengan sistem hukum dan ekonomi yang serupa di kawasan Asia Tenggara telah merespons 'kesenjangan konstitusional' akibat aset kripto dapat memberikan wawasan berharga. Penelitian ini bisa fokus pada model-model regulasi yang berhasil mengintegrasikan inovasi digital dengan prinsip kedaulatan moneter dan demokrasi ekonomi, serta menganalisis efektivitasnya dalam menjaga stabilitas keuangan dan keamanan nasional. Kedua, investigasi kuantitatif yang cermat diperlukan untuk memahami dampak aktual dan proyeksi dari peredaran aset kripto terhadap stabilitas nilai tukar Rupiah dan efektivitas kebijakan moneter Bank Indonesia. Studi ini harus mempertimbangkan berbagai skenario adopsi dan volatilitas aset kripto, serta implikasinya terhadap inflasi, daya beli masyarakat, dan alokasi modal dalam perekonomian nasional. Ketiga, pengembangan kerangka hukum dan teknis yang inovatif untuk meningkatkan kapasitas penegakan hukum dalam menghadapi kejahatan siber dan pencucian uang melalui cryptocurrency merupakan area penelitian vital. Ini mencakup eksplorasi penggunaan teknologi seperti kecerdasan buatan, analitik big data, dan forensik blockchain untuk melacak transaksi anonim dan lintas yurisdiksi, sekaligus memastikan bahwa tindakan penegakan hukum tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip negara hukum dan hak asasi manusia di era digital.. Cryptocurrency sebagai inovasi keuangan digital membawa dampak positif berupa peningkatan investasi, kecepatan transfer lintas negara, dan komoditas baru.Namun, dampak negatifnya lebih signifikan, mengancam stabilitas Rupiah dan ekonomi, serta berpotensi digunakan untuk kejahatan dan transaksi ilegal yang menggerus keamanan dan kedaulatan digital.Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah serius dari pemerintah untuk mengantisipasi risiko-risiko ini demi menjaga kedaulatan negara Perkembangan cryptocurrency sebagai aset keuangan digital menghadirkan tantangan baru bagi sistem hukum dan perekonomian nasional. Meskipun telah diakui sebagai komoditas dan kemudian sebagai aset keuangan digital, pengaturannya masih bersifat sektoral sehingga belum mampu menjawab implikasi konstitusional yang ditimbulkan. Penelitian terdahulu umumnya mengkaji cryptocurrency dari aspek legalitas, investasi, maupun perdagangan, sedangkan ancamannya terhadap kedaulatan negara berdasarkan UUD NRI 1945 belum dianalisis secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan menganalisis ancaman cryptocurrency terhadap kedaulatan negara berdasarkan Pasal 1 ayat (3), Pasal 23, dan Pasal 33 UUD NRI 1945. Penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/3/analisis-lintas-negara-era-digital-pasal-36-uu-mat-thumb-0a418.webp" title="JURIS - Ancaman Terhadap Kedaulatan Moneter dalam Fenomena Mata Uang Digital Cryptocurrency: Analisis Konstitusional Berdasarkan UUD 1945" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/3/analisis-lintas-negara-era-digital-pasal-36-uu-mat-thumb-0a418.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/3/analisis-lintas-negara-era-digital-pasal-36-uu-mat-thumb-0a418.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/3/analisis-lintas-negara-era-digital-pasal-36-uu-mat-thumb-0a418.webp 1x" title="JURIS - Ancaman Terhadap Kedaulatan Moneter dalam Fenomena Mata Uang Digital Cryptocurrency: Analisis Konstitusional Berdasarkan UUD 1945" alt="JURIS - Ancaman Terhadap Kedaulatan Moneter dalam Fenomena Mata Uang Digital Cryptocurrency: Analisis Konstitusional Berdasarkan UUD 1945" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/3/analisis-lintas-negara-era-digital-pasal-36-uu-mat-thumb-1c62c.webp" title="JURIS - Ancaman Terhadap Kedaulatan Moneter dalam Fenomena Mata Uang Digital Cryptocurrency: Analisis Konstitusional Berdasarkan UUD 1945" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/3/analisis-lintas-negara-era-digital-pasal-36-uu-mat-thumb-1c62c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/3/analisis-lintas-negara-era-digital-pasal-36-uu-mat-thumb-1c62c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/3/analisis-lintas-negara-era-digital-pasal-36-uu-mat-thumb-1c62c.webp 1x" title="JURIS - Ancaman Terhadap Kedaulatan Moneter dalam Fenomena Mata Uang Digital Cryptocurrency: Analisis Konstitusional Berdasarkan UUD 1945" alt="JURIS - Ancaman Terhadap Kedaulatan Moneter dalam Fenomena Mata Uang Digital Cryptocurrency: Analisis Konstitusional Berdasarkan UUD 1945" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/3/analisis-lintas-negara-era-digital-pasal-36-uu-mat-thumb-70eb1.webp" title="JURIS - Ancaman Terhadap Kedaulatan Moneter dalam Fenomena Mata Uang Digital Cryptocurrency: Analisis Konstitusional Berdasarkan UUD 1945" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/3/analisis-lintas-negara-era-digital-pasal-36-uu-mat-thumb-70eb1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/3/analisis-lintas-negara-era-digital-pasal-36-uu-mat-thumb-70eb1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/3/analisis-lintas-negara-era-digital-pasal-36-uu-mat-thumb-70eb1.webp 1x" title="JURIS - Ancaman Terhadap Kedaulatan Moneter dalam Fenomena Mata Uang Digital Cryptocurrency: Analisis Konstitusional Berdasarkan UUD 1945" alt="JURIS - Ancaman Terhadap Kedaulatan Moneter dalam Fenomena Mata Uang Digital Cryptocurrency: Analisis Konstitusional Berdasarkan UUD 1945" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65106-analisis-lintas-negara-era-digital-pasal-36" title="JURIS - Ancaman Terhadap Kedaulatan Moneter dalam Fenomena Mata Uang Digital Cryptocurrency: Analisis Konstitusional Berdasarkan UUD 1945" target="_blank">Ancaman Terhadap Kedaulatan Moneter dalam Fenomena Mata Uang Digital Cryptocurrency: Analisis Konstitusional Berdasarkan UUD 1945</a>: Mengingat kompleksitas ancaman yang ditimbulkan oleh fenomena cryptocurrency terhadap kedaulatan konstitusional Indonesia, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat krusial. Pertama, studi komparatif mendalam mengenai bagaimana negara-negara dengan sistem hukum dan ekonomi yang serupa di kawasan Asia Tenggara telah merespons 'kesenjangan konstitusional' akibat aset kripto dapat memberikan wawasan berharga. Penelitian ini bisa fokus pada model-model regulasi yang berhasil mengintegrasikan inovasi digital dengan prinsip kedaulatan moneter dan demokrasi ekonomi, serta menganalisis efektivitasnya dalam menjaga stabilitas keuangan dan keamanan nasional. Kedua, investigasi kuantitatif yang cermat diperlukan untuk memahami dampak aktual dan proyeksi dari peredaran aset kripto terhadap stabilitas nilai tukar Rupiah dan efektivitas kebijakan moneter Bank Indonesia. Studi ini harus mempertimbangkan berbagai skenario adopsi dan volatilitas aset kripto, serta implikasinya terhadap inflasi, daya beli masyarakat, dan alokasi modal dalam perekonomian nasional. Ketiga, pengembangan kerangka hukum dan teknis yang inovatif untuk meningkatkan kapasitas penegakan hukum dalam menghadapi kejahatan siber dan pencucian uang melalui cryptocurrency merupakan area penelitian vital. Ini mencakup eksplorasi penggunaan teknologi seperti kecerdasan buatan, analitik big data, dan forensik blockchain untuk melacak transaksi anonim dan lintas yurisdiksi, sekaligus memastikan bahwa tindakan penegakan hukum tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip negara hukum dan hak asasi manusia di era digital..
<br>Cryptocurrency sebagai inovasi keuangan digital membawa dampak positif berupa peningkatan investasi, kecepatan transfer lintas negara, dan komoditas baru.Namun, dampak negatifnya lebih signifikan, mengancam stabilitas Rupiah dan ekonomi, serta berpotensi digunakan untuk kejahatan dan transaksi ilegal yang menggerus keamanan dan kedaulatan digital.Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah serius dari pemerintah untuk mengantisipasi risiko-risiko ini demi menjaga kedaulatan negara
<br>Perkembangan cryptocurrency sebagai aset keuangan digital menghadirkan tantangan baru bagi sistem hukum dan perekonomian nasional. Meskipun telah diakui sebagai komoditas dan kemudian sebagai aset keuangan digital, pengaturannya masih bersifat sektoral sehingga belum mampu menjawab implikasi konstitusional yang ditimbulkan. Penelitian terdahulu umumnya mengkaji cryptocurrency dari aspek legalitas, investasi, maupun perdagangan, sedangkan ancamannya terhadap kedaulatan negara berdasarkan UUD NRI 1945 belum dianalisis secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan menganalisis ancaman cryptocurrency terhadap kedaulatan negara berdasarkan Pasal 1 ayat (3), Pasal 23, dan Pasal 33 UUD NRI 1945. Penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/3/analisis-lintas-negara-era-digital-pasal-36-uu-mat-thumb-1c62c.webp" type="image/webp" length="82430" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/3/analisis-lintas-negara-era-digital-pasal-36-uu-mat-thumb-0a418.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/3/analisis-lintas-negara-era-digital-pasal-36-uu-mat-thumb-1c62c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/3/analisis-lintas-negara-era-digital-pasal-36-uu-mat-thumb-70eb1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11912-el-dusturie.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Concept of Fiqh Ecotheology Integrated with MaqAid al Shar at and Sustainable Development ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Concept of Fiqh Ecotheology Integrated with MaqAid al Shar at and Sustainable Development ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Concept of Fiqh Ecotheology Integrated with MaqAid al Shar at and Sustainable Development ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65096-integrasi-prinsip-fiqh-ecotheolo</link>
	<guid isPermaLink="false">0fd2825fc3fc5d28284df9f3e43b6e2a</guid>
	<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 12:07:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ economic law ]]></category>
	<category><![CDATA[ budi sukardi ]]></category>
	<category><![CDATA[ ferdi arifin ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[arifin,budi,economic,ferdi,law,sukardi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan:1. Mengembangkan kerangka kerja fiqh ecotheology yang lebih komprehensif dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti keadilan sosial, partisipasi masyarakat, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Concept of Fiqh Ecotheology Integrated with MaqAid al-Shar`at and Sustainable Development: Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan:1. Mengembangkan kerangka kerja fiqh ecotheology yang lebih komprehensif dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti keadilan sosial, partisipasi masyarakat, dan peran institusi dalam pelestarian lingkungan. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana fiqh ecotheology dapat diterapkan dalam berbagai konteks sosial dan budaya yang berbeda, serta bagaimana nilai-nilai spiritual dan lingkungan dapat diintegrasikan dalam kebijakan publik dan praktik pembangunan berkelanjutan.2. Menganalisis lebih lanjut bagaimana prinsip-prinsip fiqh ecotheology dapat diterapkan dalam berbagai sektor ekonomi, seperti pertanian, industri, dan jasa, serta bagaimana hal ini dapat mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana fiqh ecotheology dapat menjadi landasan etis dalam praktik bisnis dan ekonomi yang berkelanjutan.3. Meneliti lebih dalam tentang bagaimana nilai-nilai spiritual dalam fiqh ecotheology dapat diintegrasikan dengan praktik-praktik filantropi Islam, seperti zakat, wakaf, dan keuangan syariah, untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana filantropi Islam dapat menjadi alat untuk mempromosikan pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan, serta bagaimana prinsip-prinsip fiqh ecotheology dapat diterapkan dalam praktik-praktik filantropi tersebut.. Studi ini menunjukkan bahwa konsep fiqh ecotheology yang dapat diintegrasikan dengan maqAid al-shar`at dan Sustainable Development Goals (SDGs) meliputi pemeliharaan lingkungan sebagai kewajiban agama, pencegahan kerusakan lingkungan, penggunaan sumber daya secara bijak, pembangunan berkelanjutan, konsumsi etis, perlindungan hewan dan tumbuhan, kerja sama dalam pelestarian lingkungan, pendidikan lingkungan, filantropi Islam, dan paradigma tawud ekologis.Prinsip-prinsip ini memiliki keterkaitan dengan dimensi perlindungan agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta dalam maqAid al-shar`at, serta mendukung berbagai sasaran SDGs, terutama tujuan 1, 2, 3, 4, 8, 10, 11, 12, 13, 14, dan 15.Nilai-nilai spiritual yang terdapat dalam fiqh ecotheology dalam maqAid al-shar`at dan SDGs meliputi keseimbangan (MzAn), tanggung jawab (AmAnat), larangan merusak bumi (FasAd f al-'Ars), pemeliharaan (ife), dan kesinambungan (IstidAmat).Penelitian ini menunjukkan integrasi yang kuat antara konsep fiqh ecotheology dengan maqAid al-shar`at dan SDGs.Hasil ini mendorong legislasi dan kebijakan publik untuk lebih mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan seperti MzAn, AmAnat, FasAd f al-'Ars, ife, IstidAmat, al-`adl, malauat, lA sarar wa lA sirAr, dan uabl min al-`Alam Penelitian ini mengkaji integrasi konsep ekoteologi dalam maqAid al-shar`at dan Sustainable Development Goals (SDGs), serta peran nilai spiritual dan lingkungan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur terhadap artikel ilmiah terbitan 2020Ae2025 dan referensi relevan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fiqh ekoteologi dapat dioperasionalkan melalui pemeliharaan lingkungan sebagai kewajiban agama, pencegahan kerusakan, penggunaan sumber daya secara bijak, pembangunan berkelanjutan, konsumsi etis, perlindungan flora dan fauna, kerja sama pelestarian, pendidikan lingkungan, filantropi Islam, serta paradigma tawud ekologis. Prinsip-prinsip tersebut memiliki keterkaitan dengan dimensi perlindungan agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta dalam maqAid al-shar`at, sekaligus mendukung berbagai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/3/integrasi-prinsip-fiqh-ecotheology-maqaid-al-shara-thumb-8d2cb.webp" title="JURIS - The Concept of Fiqh Ecotheology Integrated with MaqAid al-Shar`at and Sustainable Development" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/integrasi-prinsip-fiqh-ecotheology-maqaid-al-shara-thumb-8d2cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/integrasi-prinsip-fiqh-ecotheology-maqaid-al-shara-thumb-8d2cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/integrasi-prinsip-fiqh-ecotheology-maqaid-al-shara-thumb-8d2cb.webp 1x" title="JURIS - The Concept of Fiqh Ecotheology Integrated with MaqAid al-Shar`at and Sustainable Development" alt="JURIS - The Concept of Fiqh Ecotheology Integrated with MaqAid al-Shar`at and Sustainable Development" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/integrasi-prinsip-fiqh-ecotheology-maqaid-al-shara-thumb-42ff1.webp" title="JURIS - The Concept of Fiqh Ecotheology Integrated with MaqAid al-Shar`at and Sustainable Development" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/integrasi-prinsip-fiqh-ecotheology-maqaid-al-shara-thumb-42ff1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/integrasi-prinsip-fiqh-ecotheology-maqaid-al-shara-thumb-42ff1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/integrasi-prinsip-fiqh-ecotheology-maqaid-al-shara-thumb-42ff1.webp 1x" title="JURIS - The Concept of Fiqh Ecotheology Integrated with MaqAid al-Shar`at and Sustainable Development" alt="JURIS - The Concept of Fiqh Ecotheology Integrated with MaqAid al-Shar`at and Sustainable Development" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/integrasi-prinsip-fiqh-ecotheology-maqaid-al-shara-thumb-68927.webp" title="JURIS - The Concept of Fiqh Ecotheology Integrated with MaqAid al-Shar`at and Sustainable Development" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/integrasi-prinsip-fiqh-ecotheology-maqaid-al-shara-thumb-68927.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/integrasi-prinsip-fiqh-ecotheology-maqaid-al-shara-thumb-68927.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/integrasi-prinsip-fiqh-ecotheology-maqaid-al-shara-thumb-68927.webp 1x" title="JURIS - The Concept of Fiqh Ecotheology Integrated with MaqAid al-Shar`at and Sustainable Development" alt="JURIS - The Concept of Fiqh Ecotheology Integrated with MaqAid al-Shar`at and Sustainable Development" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65096-integrasi-prinsip-fiqh-ecotheolo" title="JURIS - The Concept of Fiqh Ecotheology Integrated with MaqAid al-Shar`at and Sustainable Development" target="_blank">The Concept of Fiqh Ecotheology Integrated with MaqAid al-Shar`at and Sustainable Development</a>: Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan:1. Mengembangkan kerangka kerja fiqh ecotheology yang lebih komprehensif dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti keadilan sosial, partisipasi masyarakat, dan peran institusi dalam pelestarian lingkungan. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana fiqh ecotheology dapat diterapkan dalam berbagai konteks sosial dan budaya yang berbeda, serta bagaimana nilai-nilai spiritual dan lingkungan dapat diintegrasikan dalam kebijakan publik dan praktik pembangunan berkelanjutan.2. Menganalisis lebih lanjut bagaimana prinsip-prinsip fiqh ecotheology dapat diterapkan dalam berbagai sektor ekonomi, seperti pertanian, industri, dan jasa, serta bagaimana hal ini dapat mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana fiqh ecotheology dapat menjadi landasan etis dalam praktik bisnis dan ekonomi yang berkelanjutan.3. Meneliti lebih dalam tentang bagaimana nilai-nilai spiritual dalam fiqh ecotheology dapat diintegrasikan dengan praktik-praktik filantropi Islam, seperti zakat, wakaf, dan keuangan syariah, untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana filantropi Islam dapat menjadi alat untuk mempromosikan pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan, serta bagaimana prinsip-prinsip fiqh ecotheology dapat diterapkan dalam praktik-praktik filantropi tersebut..
<br>Studi ini menunjukkan bahwa konsep fiqh ecotheology yang dapat diintegrasikan dengan maqAid al-shar`at dan Sustainable Development Goals (SDGs) meliputi pemeliharaan lingkungan sebagai kewajiban agama, pencegahan kerusakan lingkungan, penggunaan sumber daya secara bijak, pembangunan berkelanjutan, konsumsi etis, perlindungan hewan dan tumbuhan, kerja sama dalam pelestarian lingkungan, pendidikan lingkungan, filantropi Islam, dan paradigma tawud ekologis.Prinsip-prinsip ini memiliki keterkaitan dengan dimensi perlindungan agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta dalam maqAid al-shar`at, serta mendukung berbagai sasaran SDGs, terutama tujuan 1, 2, 3, 4, 8, 10, 11, 12, 13, 14, dan 15.Nilai-nilai spiritual yang terdapat dalam fiqh ecotheology dalam maqAid al-shar`at dan SDGs meliputi keseimbangan (MzAn), tanggung jawab (AmAnat), larangan merusak bumi (FasAd f al-'Ars), pemeliharaan (ife), dan kesinambungan (IstidAmat).Penelitian ini menunjukkan integrasi yang kuat antara konsep fiqh ecotheology dengan maqAid al-shar`at dan SDGs.Hasil ini mendorong legislasi dan kebijakan publik untuk lebih mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan seperti MzAn, AmAnat, FasAd f al-'Ars, ife, IstidAmat, al-`adl, malauat, lA sarar wa lA sirAr, dan uabl min al-`Alam
<br>Penelitian ini mengkaji integrasi konsep ekoteologi dalam maqAid al-shar`at dan Sustainable Development Goals (SDGs), serta peran nilai spiritual dan lingkungan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur terhadap artikel ilmiah terbitan 2020Ae2025 dan referensi relevan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fiqh ekoteologi dapat dioperasionalkan melalui pemeliharaan lingkungan sebagai kewajiban agama, pencegahan kerusakan, penggunaan sumber daya secara bijak, pembangunan berkelanjutan, konsumsi etis, perlindungan flora dan fauna, kerja sama pelestarian, pendidikan lingkungan, filantropi Islam, serta paradigma tawud ekologis. Prinsip-prinsip tersebut memiliki keterkaitan dengan dimensi perlindungan agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta dalam maqAid al-shar`at, sekaligus mendukung berbagai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/3/integrasi-prinsip-fiqh-ecotheology-maqaid-al-shara-thumb-68927.webp" type="image/webp" length="124246" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/integrasi-prinsip-fiqh-ecotheology-maqaid-al-shara-thumb-8d2cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/integrasi-prinsip-fiqh-ecotheology-maqaid-al-shara-thumb-42ff1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/integrasi-prinsip-fiqh-ecotheology-maqaid-al-shara-thumb-68927.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11911-invest-journal-sharia-economic-law.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Unfulfilled Promises Analyzing Delayed Strata Title Certificates Under IndonesiaAos Apartment Law in Surabaya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Unfulfilled Promises Analyzing Delayed Strata Title Certificates Under IndonesiaAos Apartment Law in Surabaya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Unfulfilled Promises Analyzing Delayed Strata Title Certificates Under IndonesiaAos Apartment Law in Surabaya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65110-pemilik-apartemen-apartment-developers-l</link>
	<guid isPermaLink="false">ad86e9ac193ec46a8cc437ae5368615c</guid>
	<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 12:07:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ housing gaps ]]></category>
	<category><![CDATA[ faculty law ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[faculty,focus,gaps,housing,law,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak penerapan teknologi digital dalam mempercepat penerbitan SHMSRS. 2. Analisis perbandingan mekanisme penegakan hukum antara Surabaya dengan kota-kota lain di Indonesia. 3. Studi tentang peran organisasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Unfulfilled Promises: Analyzing Delayed Strata Title Certificates Under IndonesiaAos Apartment Law in Surabaya: 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak penerapan teknologi digital dalam mempercepat penerbitan SHMSRS. 2. Analisis perbandingan mekanisme penegakan hukum antara Surabaya dengan kota-kota lain di Indonesia. 3. Studi tentang peran organisasi konsumen dalam memfasilitasi penyelesaian sengketa SHMSRS melalui mediasi dan advokasi.. Keterlambatan penerbitan SHMSRS di Surabaya melanggar hak konsumen apartemen.Meskipun ada kewajiban hukum, penegakan hukum tetap lemah karena masalah keuangan dan hambatan birokrasi.Diperlukan langkah komprehensif untuk melindungi konsumen dan meningkatkan industri properti Keterlambatan penerbitan Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun (SHMSRS) oleh pengembang apartemen di Surabaya telah menjadi masalah kronis yang merugikan konsumen. Studi ini menganalisis kewajiban pengembang berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2011 tentang Bangunan Apartemen dan remedy hukum yang tersedia bagi pemilik apartemen. Penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan studi kasus pada proyek apartemen di Surabaya yang mengalami keterlambatan SHMSRS. Temuan menunjukkan bahwa pengembang wajib menerbitkan SHMSRS setelah pembangunan selesai dan pembayaran lengkap, tetapi penegakan hukum tetap lemah karena hambatan birokrasi, keterbatasan keuangan pengembang, dan kurangnya pengawasan. Pemilik apartemen dapat mengambil tindakan hukum (gugatan perdata atau tuntutan kelas) atau jalur non-litigasi (melalui BPSK, OJK, atau lembaga terkait). Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/e/pemilik-apartemen-apartment-developers-law-consume-thumb-1b066.webp" title="JURIS - Unfulfilled Promises: Analyzing Delayed Strata Title Certificates Under IndonesiaAos Apartment Law in Surabaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/pemilik-apartemen-apartment-developers-law-consume-thumb-1b066.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/pemilik-apartemen-apartment-developers-law-consume-thumb-1b066.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/pemilik-apartemen-apartment-developers-law-consume-thumb-1b066.webp 1x" title="JURIS - Unfulfilled Promises: Analyzing Delayed Strata Title Certificates Under IndonesiaAos Apartment Law in Surabaya" alt="JURIS - Unfulfilled Promises: Analyzing Delayed Strata Title Certificates Under IndonesiaAos Apartment Law in Surabaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/e/pemilik-apartemen-apartment-developers-law-consume-thumb-1a89d.webp" title="JURIS - Unfulfilled Promises: Analyzing Delayed Strata Title Certificates Under IndonesiaAos Apartment Law in Surabaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/pemilik-apartemen-apartment-developers-law-consume-thumb-1a89d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/pemilik-apartemen-apartment-developers-law-consume-thumb-1a89d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/pemilik-apartemen-apartment-developers-law-consume-thumb-1a89d.webp 1x" title="JURIS - Unfulfilled Promises: Analyzing Delayed Strata Title Certificates Under IndonesiaAos Apartment Law in Surabaya" alt="JURIS - Unfulfilled Promises: Analyzing Delayed Strata Title Certificates Under IndonesiaAos Apartment Law in Surabaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/e/pemilik-apartemen-apartment-developers-law-consume-thumb-286aa.webp" title="JURIS - Unfulfilled Promises: Analyzing Delayed Strata Title Certificates Under IndonesiaAos Apartment Law in Surabaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/pemilik-apartemen-apartment-developers-law-consume-thumb-286aa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/pemilik-apartemen-apartment-developers-law-consume-thumb-286aa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/pemilik-apartemen-apartment-developers-law-consume-thumb-286aa.webp 1x" title="JURIS - Unfulfilled Promises: Analyzing Delayed Strata Title Certificates Under IndonesiaAos Apartment Law in Surabaya" alt="JURIS - Unfulfilled Promises: Analyzing Delayed Strata Title Certificates Under IndonesiaAos Apartment Law in Surabaya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65110-pemilik-apartemen-apartment-developers-l" title="JURIS - Unfulfilled Promises: Analyzing Delayed Strata Title Certificates Under IndonesiaAos Apartment Law in Surabaya" target="_blank">Unfulfilled Promises: Analyzing Delayed Strata Title Certificates Under IndonesiaAos Apartment Law in Surabaya</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak penerapan teknologi digital dalam mempercepat penerbitan SHMSRS. 2. Analisis perbandingan mekanisme penegakan hukum antara Surabaya dengan kota-kota lain di Indonesia. 3. Studi tentang peran organisasi konsumen dalam memfasilitasi penyelesaian sengketa SHMSRS melalui mediasi dan advokasi..
<br>Keterlambatan penerbitan SHMSRS di Surabaya melanggar hak konsumen apartemen.Meskipun ada kewajiban hukum, penegakan hukum tetap lemah karena masalah keuangan dan hambatan birokrasi.Diperlukan langkah komprehensif untuk melindungi konsumen dan meningkatkan industri properti
<br>Keterlambatan penerbitan Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun (SHMSRS) oleh pengembang apartemen di Surabaya telah menjadi masalah kronis yang merugikan konsumen. Studi ini menganalisis kewajiban pengembang berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2011 tentang Bangunan Apartemen dan remedy hukum yang tersedia bagi pemilik apartemen. Penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan studi kasus pada proyek apartemen di Surabaya yang mengalami keterlambatan SHMSRS. Temuan menunjukkan bahwa pengembang wajib menerbitkan SHMSRS setelah pembangunan selesai dan pembayaran lengkap, tetapi penegakan hukum tetap lemah karena hambatan birokrasi, keterbatasan keuangan pengembang, dan kurangnya pengawasan. Pemilik apartemen dapat mengambil tindakan hukum (gugatan perdata atau tuntutan kelas) atau jalur non-litigasi (melalui BPSK, OJK, atau lembaga terkait).
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/e/pemilik-apartemen-apartment-developers-law-consume-thumb-1a89d.webp" type="image/webp" length="27024" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/pemilik-apartemen-apartment-developers-law-consume-thumb-1b066.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/pemilik-apartemen-apartment-developers-law-consume-thumb-1a89d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/pemilik-apartemen-apartment-developers-law-consume-thumb-286aa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-557-unnes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-919-indonesian-journal-agrarian-law.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh DPS EPS ROE terhadap Harga Saham dengan Inflasi Sebagai Variabel Moderasi di JII70 Periode 2019 2023 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh DPS EPS ROE terhadap Harga Saham dengan Inflasi Sebagai Variabel Moderasi di JII70 Periode 2019 2023 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh DPS EPS ROE terhadap Harga Saham dengan Inflasi Sebagai Variabel Moderasi di JII70 Periode 2019 2023 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65103-indeks-harga-saham-gabungan-jakarta-islamic</link>
	<guid isPermaLink="false">f08e565db73abe14c47195466c3fd29c</guid>
	<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 11:48:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pengaruh dps ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dps,pengaruh,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh variabel makroekonomi lain seperti tingkat kurs terhadap harga saham di pasar modal syariah. Selain itu, penelitian dapat meneliti peran perilaku investor dalam memoderasi hubungan antara rasio keuangan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh DPS, EPS, ROE terhadap Harga Saham dengan Inflasi Sebagai Variabel Moderasi di JII70 Periode 2019-2023: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh variabel makroekonomi lain seperti tingkat kurs terhadap harga saham di pasar modal syariah. Selain itu, penelitian dapat meneliti peran perilaku investor dalam memoderasi hubungan antara rasio keuangan dan harga saham. Selanjutnya, studi tentang dampak sentimen pasar terhadap fluktuasi harga saham di indeks syariah juga menjadi arah penelitian yang relevan.. DPS dan EPS secara positif mempengaruhi harga saham, ROE memiliki efek negatif, dan inflasi tidak memoderasi hubungan tersebut di perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index 70 (JII70) Penelitian ini menguji pengaruh DPS, EPS, dan ROE terhadap harga saham dengan inflasi sebagai variabel moderasi, menggunakan data perusahaan yang terdaftar di JII70 periode 2019Ae2023. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/f/indeks-harga-saham-gabungan-jakarta-islamic-fluktu-thumb-bd9e4.webp" title="JURIS - Pengaruh DPS, EPS, ROE terhadap Harga Saham dengan Inflasi Sebagai Variabel Moderasi di JII70 Periode 2019-2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/indeks-harga-saham-gabungan-jakarta-islamic-fluktu-thumb-bd9e4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/indeks-harga-saham-gabungan-jakarta-islamic-fluktu-thumb-bd9e4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/indeks-harga-saham-gabungan-jakarta-islamic-fluktu-thumb-bd9e4.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh DPS, EPS, ROE terhadap Harga Saham dengan Inflasi Sebagai Variabel Moderasi di JII70 Periode 2019-2023" alt="JURIS - Pengaruh DPS, EPS, ROE terhadap Harga Saham dengan Inflasi Sebagai Variabel Moderasi di JII70 Periode 2019-2023" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/f/indeks-harga-saham-gabungan-jakarta-islamic-fluktu-thumb-32aa7.webp" title="JURIS - Pengaruh DPS, EPS, ROE terhadap Harga Saham dengan Inflasi Sebagai Variabel Moderasi di JII70 Periode 2019-2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/indeks-harga-saham-gabungan-jakarta-islamic-fluktu-thumb-32aa7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/indeks-harga-saham-gabungan-jakarta-islamic-fluktu-thumb-32aa7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/indeks-harga-saham-gabungan-jakarta-islamic-fluktu-thumb-32aa7.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh DPS, EPS, ROE terhadap Harga Saham dengan Inflasi Sebagai Variabel Moderasi di JII70 Periode 2019-2023" alt="JURIS - Pengaruh DPS, EPS, ROE terhadap Harga Saham dengan Inflasi Sebagai Variabel Moderasi di JII70 Periode 2019-2023" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/f/indeks-harga-saham-gabungan-jakarta-islamic-fluktu-thumb-e31bc.webp" title="JURIS - Pengaruh DPS, EPS, ROE terhadap Harga Saham dengan Inflasi Sebagai Variabel Moderasi di JII70 Periode 2019-2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/indeks-harga-saham-gabungan-jakarta-islamic-fluktu-thumb-e31bc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/indeks-harga-saham-gabungan-jakarta-islamic-fluktu-thumb-e31bc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/indeks-harga-saham-gabungan-jakarta-islamic-fluktu-thumb-e31bc.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh DPS, EPS, ROE terhadap Harga Saham dengan Inflasi Sebagai Variabel Moderasi di JII70 Periode 2019-2023" alt="JURIS - Pengaruh DPS, EPS, ROE terhadap Harga Saham dengan Inflasi Sebagai Variabel Moderasi di JII70 Periode 2019-2023" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65103-indeks-harga-saham-gabungan-jakarta-islamic" title="JURIS - Pengaruh DPS, EPS, ROE terhadap Harga Saham dengan Inflasi Sebagai Variabel Moderasi di JII70 Periode 2019-2023" target="_blank">Pengaruh DPS, EPS, ROE terhadap Harga Saham dengan Inflasi Sebagai Variabel Moderasi di JII70 Periode 2019-2023</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh variabel makroekonomi lain seperti tingkat kurs terhadap harga saham di pasar modal syariah. Selain itu, penelitian dapat meneliti peran perilaku investor dalam memoderasi hubungan antara rasio keuangan dan harga saham. Selanjutnya, studi tentang dampak sentimen pasar terhadap fluktuasi harga saham di indeks syariah juga menjadi arah penelitian yang relevan..
<br>DPS dan EPS secara positif mempengaruhi harga saham, ROE memiliki efek negatif, dan inflasi tidak memoderasi hubungan tersebut di perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index 70 (JII70)
<br>Penelitian ini menguji pengaruh DPS, EPS, dan ROE terhadap harga saham dengan inflasi sebagai variabel moderasi, menggunakan data perusahaan yang terdaftar di JII70 periode 2019Ae2023.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/f/indeks-harga-saham-gabungan-jakarta-islamic-fluktu-thumb-bd9e4.webp" type="image/webp" length="89658" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/indeks-harga-saham-gabungan-jakarta-islamic-fluktu-thumb-bd9e4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/indeks-harga-saham-gabungan-jakarta-islamic-fluktu-thumb-32aa7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/indeks-harga-saham-gabungan-jakarta-islamic-fluktu-thumb-e31bc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11917-kasbuna-journal-islamic-business-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Who Owns What Legal Analysis of Unit Ownership in Solo Urbana Residence under Indonesian Land Law ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Who Owns What Legal Analysis of Unit Ownership in Solo Urbana Residence under Indonesian Land Law ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Who Owns What Legal Analysis of Unit Ownership in Solo Urbana Residence under Indonesian Land Law ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65108-tipe-unit-apartemen-hak-kepemilikan</link>
	<guid isPermaLink="false">3be766a3795291a76beb2934b8050565</guid>
	<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 11:41:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ housing gaps ]]></category>
	<category><![CDATA[ faculty law ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[faculty,focus,gaps,housing,law,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak transparansi pengembang terhadap pengurangan sengketa kepemilikan unit apartemen, khususnya dalam konteks keterlibatan pihak ketiga. Kedua, studi tentang efektivitas program edukasi hukum untuk meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Who Owns What? Legal Analysis of Unit Ownership in Solo Urbana Residence under Indonesian Land Law: Pertama, penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak transparansi pengembang terhadap pengurangan sengketa kepemilikan unit apartemen, khususnya dalam konteks keterlibatan pihak ketiga. Kedua, studi tentang efektivitas program edukasi hukum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap hak dan kewajiban dalam kepemilikan unit apartemen. Ketiga, analisis mekanisme penyelesaian sengketa alternatif seperti mediasi dan arbitrase dalam kasus konflik kepemilikan apartemen, dengan fokus pada pengembangan kerangka hukum yang lebih inklusif dan responsif.. Kepemilikan unit apartemen di Indonesia, khususnya di Solo Urbana Residence, diatur melalui mekanisme Hak Milik atas Satuan Rumah Susun (HMSRS)Aibentuk kepemilikan individual yang terkait dengan hak kolektif atas tanah dan komponen bangunan bersama.Kepemilikan ini tidak otomatis diperoleh setelah pembelian, tetapi memerlukan pemenuhan beberapa kondisi hukum, termasuk status tanah yang jelas, legalitas bangunan (PBG), pertelaan yang sah, dan penyelesaian prosedur transaksi serta perpindahan nama di Kantor Pertanahan.Perlindungan hukum bagi pemilik unit secara menyeluruh diatur dalam aspek administratif, perdata, dan pidana.Dalam kasus sengketa, pemilik dapat menggunakan SHMSRS sebagai bukti hukum dan menuntut melalui proses peradilan atau penyelesaian sengketa alternatif seperti mediasi dan arbitrase.Perlindungan hukum ini bersifat preventif dan represif, tetapi hanya efektif jika pembeli secara aktif memastikan semua prosedur hukum dan dokumen selesai sejak awal Pengembangan perumahan vertikal di Indonesia meningkat pesat seiring kebutuhan masyarakat perkotaan akan tempat tinggal praktis dan strategis, salah satunya melalui pembangunan apartemen. Namun, di balik fenomena ini, terdapat isu penting terkait kepemilikan unit apartemen dari perspektif hukum pertanahan Indonesia. Artikel ini secara yuridis membahas bentuk kepemilikan unit apartemen melalui mekanisme Hak Milik atas Satuan Rumah Susun (HMSRS), dengan studi kasus Solo Urbana Residence di Kota Surakarta. Selain itu, artikel ini juga meninjau persyaratan hukum yang harus dipenuhi agar status kepemilikan unit... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/2/tipe-unit-apartemen-hak-kepemilikan-perlindungan-k-thumb-f9e30.webp" title="JURIS - Who Owns What? Legal Analysis of Unit Ownership in Solo Urbana Residence under Indonesian Land Law" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/tipe-unit-apartemen-hak-kepemilikan-perlindungan-k-thumb-f9e30.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/tipe-unit-apartemen-hak-kepemilikan-perlindungan-k-thumb-f9e30.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/tipe-unit-apartemen-hak-kepemilikan-perlindungan-k-thumb-f9e30.webp 1x" title="JURIS - Who Owns What? Legal Analysis of Unit Ownership in Solo Urbana Residence under Indonesian Land Law" alt="JURIS - Who Owns What? Legal Analysis of Unit Ownership in Solo Urbana Residence under Indonesian Land Law" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/tipe-unit-apartemen-hak-kepemilikan-perlindungan-k-thumb-00bb7.webp" title="JURIS - Who Owns What? Legal Analysis of Unit Ownership in Solo Urbana Residence under Indonesian Land Law" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/tipe-unit-apartemen-hak-kepemilikan-perlindungan-k-thumb-00bb7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/tipe-unit-apartemen-hak-kepemilikan-perlindungan-k-thumb-00bb7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/tipe-unit-apartemen-hak-kepemilikan-perlindungan-k-thumb-00bb7.webp 1x" title="JURIS - Who Owns What? Legal Analysis of Unit Ownership in Solo Urbana Residence under Indonesian Land Law" alt="JURIS - Who Owns What? Legal Analysis of Unit Ownership in Solo Urbana Residence under Indonesian Land Law" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/tipe-unit-apartemen-hak-kepemilikan-perlindungan-k-thumb-5c2ff.webp" title="JURIS - Who Owns What? Legal Analysis of Unit Ownership in Solo Urbana Residence under Indonesian Land Law" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/tipe-unit-apartemen-hak-kepemilikan-perlindungan-k-thumb-5c2ff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/tipe-unit-apartemen-hak-kepemilikan-perlindungan-k-thumb-5c2ff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/tipe-unit-apartemen-hak-kepemilikan-perlindungan-k-thumb-5c2ff.webp 1x" title="JURIS - Who Owns What? Legal Analysis of Unit Ownership in Solo Urbana Residence under Indonesian Land Law" alt="JURIS - Who Owns What? Legal Analysis of Unit Ownership in Solo Urbana Residence under Indonesian Land Law" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65108-tipe-unit-apartemen-hak-kepemilikan" title="JURIS - Who Owns What? Legal Analysis of Unit Ownership in Solo Urbana Residence under Indonesian Land Law" target="_blank">Who Owns What? Legal Analysis of Unit Ownership in Solo Urbana Residence under Indonesian Land Law</a>: Pertama, penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak transparansi pengembang terhadap pengurangan sengketa kepemilikan unit apartemen, khususnya dalam konteks keterlibatan pihak ketiga. Kedua, studi tentang efektivitas program edukasi hukum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap hak dan kewajiban dalam kepemilikan unit apartemen. Ketiga, analisis mekanisme penyelesaian sengketa alternatif seperti mediasi dan arbitrase dalam kasus konflik kepemilikan apartemen, dengan fokus pada pengembangan kerangka hukum yang lebih inklusif dan responsif..
<br>Kepemilikan unit apartemen di Indonesia, khususnya di Solo Urbana Residence, diatur melalui mekanisme Hak Milik atas Satuan Rumah Susun (HMSRS)Aibentuk kepemilikan individual yang terkait dengan hak kolektif atas tanah dan komponen bangunan bersama.Kepemilikan ini tidak otomatis diperoleh setelah pembelian, tetapi memerlukan pemenuhan beberapa kondisi hukum, termasuk status tanah yang jelas, legalitas bangunan (PBG), pertelaan yang sah, dan penyelesaian prosedur transaksi serta perpindahan nama di Kantor Pertanahan.Perlindungan hukum bagi pemilik unit secara menyeluruh diatur dalam aspek administratif, perdata, dan pidana.Dalam kasus sengketa, pemilik dapat menggunakan SHMSRS sebagai bukti hukum dan menuntut melalui proses peradilan atau penyelesaian sengketa alternatif seperti mediasi dan arbitrase.Perlindungan hukum ini bersifat preventif dan represif, tetapi hanya efektif jika pembeli secara aktif memastikan semua prosedur hukum dan dokumen selesai sejak awal
<br>Pengembangan perumahan vertikal di Indonesia meningkat pesat seiring kebutuhan masyarakat perkotaan akan tempat tinggal praktis dan strategis, salah satunya melalui pembangunan apartemen. Namun, di balik fenomena ini, terdapat isu penting terkait kepemilikan unit apartemen dari perspektif hukum pertanahan Indonesia. Artikel ini secara yuridis membahas bentuk kepemilikan unit apartemen melalui mekanisme Hak Milik atas Satuan Rumah Susun (HMSRS), dengan studi kasus Solo Urbana Residence di Kota Surakarta. Selain itu, artikel ini juga meninjau persyaratan hukum yang harus dipenuhi agar status kepemilikan unit...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/2/tipe-unit-apartemen-hak-kepemilikan-perlindungan-k-thumb-00bb7.webp" type="image/webp" length="31054" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/tipe-unit-apartemen-hak-kepemilikan-perlindungan-k-thumb-f9e30.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/tipe-unit-apartemen-hak-kepemilikan-perlindungan-k-thumb-00bb7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/tipe-unit-apartemen-hak-kepemilikan-perlindungan-k-thumb-5c2ff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-557-unnes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-919-indonesian-journal-agrarian-law.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Tradition of Reciting Al FAtiuah Before Drinking Coffee A Living QurAoan Study in Martapura South Kalimantan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Tradition of Reciting Al FAtiuah Before Drinking Coffee A Living QurAoan Study in Martapura South Kalimantan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Tradition of Reciting Al FAtiuah Before Drinking Coffee A Living QurAoan Study in Martapura South Kalimantan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65101-tradisi-lokal-bojonegoro-al-fatiuah</link>
	<guid isPermaLink="false">8d4e5a9742c797ec3ff9e2c85a4f234f</guid>
	<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 11:40:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ journal al ]]></category>
	<category><![CDATA[ causal b ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,b,causal,journal,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan praktik serupa di komunitas Hadhrami lain di Nusantara untuk memetakan sebaran dan transformasi tradisi ini. Selain itu, studi tentang peran media digital dalam mempertahankan tradisi melalui platform online ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Tradition of Reciting Al-FAtiuah Before Drinking Coffee: A Living QurAoan Study in Martapura, South Kalimantan: Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan praktik serupa di komunitas Hadhrami lain di Nusantara untuk memetakan sebaran dan transformasi tradisi ini. Selain itu, studi tentang peran media digital dalam mempertahankan tradisi melalui platform online bisa menjadi arah baru. Penelitian juga dapat mengeksplorasi dampak psikologis ritual ini terhadap pengalaman spiritual jamaah, khususnya dalam konteks modernisasi dan perubahan pola hidup masyarakat Banjar.. Tradisi pembacaan Al-FAtiuah sebelum minum kopi di Martapura adalah wujud konkret Living QurAoan dalam konteks budaya Banjar.Praktik ini mengintegrasikan teks QurAoani dengan tradisi sosial dan kebiasaan lokal, berakar pada jaringan ulama Hadhrami, serta memiliki fungsi spiritual dan sosial.Ritual ini tidak hanya sebagai kebiasaan, tetapi sebagai ekspresi adab spiritual dan perekat identitas komunal dalam masyarakat Banjar Penelitian ini mengkaji tradisi pembacaan Al-FAtiuah sebelum minum kopi di majelis taklim Martapura sebagai manifestasi kontemporer Living QurAoan dalam budaya Banjar. Praktik ini menggabungkan teks suci, nilai Sufi Hadhrami, dan tradisi lokal yang diturunkan melalui metode etnografi. Penelitian menemukan bahwa ritual ini terjadi saat kopi disajikan, diiringi tawassul dan pembacaan kolektif Al-FAtiuah, serta memiliki akar genealogis dari Habib Ahmad bin Hasan al-AoAtAs. Secara spiritual, praktik ini memberikan ketenangan dan koneksi dengan masyaikh, sementara secara sosial memperkuat solidaritas dan identitas komunal.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/2/tradisi-lokal-bojonegoro-al-fatiuah-kopi-living-qu-thumb-da347.webp" title="JURIS - The Tradition of Reciting Al-FAtiuah Before Drinking Coffee: A Living QurAoan Study in Martapura, South Kalimantan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/tradisi-lokal-bojonegoro-al-fatiuah-kopi-living-qu-thumb-da347.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/tradisi-lokal-bojonegoro-al-fatiuah-kopi-living-qu-thumb-da347.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/tradisi-lokal-bojonegoro-al-fatiuah-kopi-living-qu-thumb-da347.webp 1x" title="JURIS - The Tradition of Reciting Al-FAtiuah Before Drinking Coffee: A Living QurAoan Study in Martapura, South Kalimantan" alt="JURIS - The Tradition of Reciting Al-FAtiuah Before Drinking Coffee: A Living QurAoan Study in Martapura, South Kalimantan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/2/tradisi-lokal-bojonegoro-al-fatiuah-kopi-living-qu-thumb-ae893.webp" title="JURIS - The Tradition of Reciting Al-FAtiuah Before Drinking Coffee: A Living QurAoan Study in Martapura, South Kalimantan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/tradisi-lokal-bojonegoro-al-fatiuah-kopi-living-qu-thumb-ae893.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/tradisi-lokal-bojonegoro-al-fatiuah-kopi-living-qu-thumb-ae893.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/tradisi-lokal-bojonegoro-al-fatiuah-kopi-living-qu-thumb-ae893.webp 1x" title="JURIS - The Tradition of Reciting Al-FAtiuah Before Drinking Coffee: A Living QurAoan Study in Martapura, South Kalimantan" alt="JURIS - The Tradition of Reciting Al-FAtiuah Before Drinking Coffee: A Living QurAoan Study in Martapura, South Kalimantan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/2/tradisi-lokal-bojonegoro-al-fatiuah-kopi-living-qu-thumb-40dbb.webp" title="JURIS - The Tradition of Reciting Al-FAtiuah Before Drinking Coffee: A Living QurAoan Study in Martapura, South Kalimantan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/tradisi-lokal-bojonegoro-al-fatiuah-kopi-living-qu-thumb-40dbb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/tradisi-lokal-bojonegoro-al-fatiuah-kopi-living-qu-thumb-40dbb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/tradisi-lokal-bojonegoro-al-fatiuah-kopi-living-qu-thumb-40dbb.webp 1x" title="JURIS - The Tradition of Reciting Al-FAtiuah Before Drinking Coffee: A Living QurAoan Study in Martapura, South Kalimantan" alt="JURIS - The Tradition of Reciting Al-FAtiuah Before Drinking Coffee: A Living QurAoan Study in Martapura, South Kalimantan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65101-tradisi-lokal-bojonegoro-al-fatiuah" title="JURIS - The Tradition of Reciting Al-FAtiuah Before Drinking Coffee: A Living QurAoan Study in Martapura, South Kalimantan" target="_blank">The Tradition of Reciting Al-FAtiuah Before Drinking Coffee: A Living QurAoan Study in Martapura, South Kalimantan</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan praktik serupa di komunitas Hadhrami lain di Nusantara untuk memetakan sebaran dan transformasi tradisi ini. Selain itu, studi tentang peran media digital dalam mempertahankan tradisi melalui platform online bisa menjadi arah baru. Penelitian juga dapat mengeksplorasi dampak psikologis ritual ini terhadap pengalaman spiritual jamaah, khususnya dalam konteks modernisasi dan perubahan pola hidup masyarakat Banjar..
<br>Tradisi pembacaan Al-FAtiuah sebelum minum kopi di Martapura adalah wujud konkret Living QurAoan dalam konteks budaya Banjar.Praktik ini mengintegrasikan teks QurAoani dengan tradisi sosial dan kebiasaan lokal, berakar pada jaringan ulama Hadhrami, serta memiliki fungsi spiritual dan sosial.Ritual ini tidak hanya sebagai kebiasaan, tetapi sebagai ekspresi adab spiritual dan perekat identitas komunal dalam masyarakat Banjar
<br>Penelitian ini mengkaji tradisi pembacaan Al-FAtiuah sebelum minum kopi di majelis taklim Martapura sebagai manifestasi kontemporer Living QurAoan dalam budaya Banjar. Praktik ini menggabungkan teks suci, nilai Sufi Hadhrami, dan tradisi lokal yang diturunkan melalui metode etnografi. Penelitian menemukan bahwa ritual ini terjadi saat kopi disajikan, diiringi tawassul dan pembacaan kolektif Al-FAtiuah, serta memiliki akar genealogis dari Habib Ahmad bin Hasan al-AoAtAs. Secara spiritual, praktik ini memberikan ketenangan dan koneksi dengan masyaikh, sementara secara sosial memperkuat solidaritas dan identitas komunal....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/2/tradisi-lokal-bojonegoro-al-fatiuah-kopi-living-qu-thumb-ae893.webp" type="image/webp" length="73642" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/tradisi-lokal-bojonegoro-al-fatiuah-kopi-living-qu-thumb-da347.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/tradisi-lokal-bojonegoro-al-fatiuah-kopi-living-qu-thumb-ae893.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/tradisi-lokal-bojonegoro-al-fatiuah-kopi-living-qu-thumb-40dbb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11915-tafasir-journal-quranic-studies-contextual-tafsir.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Causal BA BA Sababiyyah and the Paradigm Shift of QiwAmah from Innate to Functional An Epistemological Construction of the Integration of Linguistics and MaqAid in Ibn Ashrs al Taurr wa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Causal BA BA Sababiyyah and the Paradigm Shift of QiwAmah from Innate to Functional An Epistemological Construction of the Integration of Linguistics and MaqAid in Ibn Ashrs al Taurr wa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Causal BA BA Sababiyyah and the Paradigm Shift of QiwAmah from Innate to Functional An Epistemological Construction of the Integration of Linguistics and MaqAid in Ibn Ashrs al Taurr wa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65102-sosial-ranah-publik-tafsir-ibn-kathir-ilmu-pengeta</link>
	<guid isPermaLink="false">690c21b32be9820ececd71d752bfeed6</guid>
	<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 11:16:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ journal al ]]></category>
	<category><![CDATA[ causal b ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,b,causal,journal,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penerapan maqAid asy-syarAoah dalam konteks hukum keluarga modern, studi dampak qiwAmah terhadap kebijakan pemerintah dalam mendorong partisipasi perempuan di ranah publik, serta pengembangan metode integrasi antara ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Causal BA (BA Sababiyyah) and the Paradigm Shift of QiwAmah from Innate to Functional: An Epistemological Construction of the Integration of Linguistics and MaqAid in Ibn Ashr's al-Taurr wa: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penerapan maqAid asy-syarAoah dalam konteks hukum keluarga modern, studi dampak qiwAmah terhadap kebijakan pemerintah dalam mendorong partisipasi perempuan di ranah publik, serta pengembangan metode integrasi antara ilmu pengetahuan kontemporer dan hermeneutika Islam untuk memperkaya pemahaman kontekstual Al-QurAoan. Selain itu, penelitian bisa fokus pada dinamika keseimbangan antara norma agama dan kebutuhan sosial dalam konteks globalisasi saat ini.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tafsir Ibn Asyr menawarkan model pembaruan hermeneutika Islam yang melampaui dikotomi antara tekstualisme klasik dan liberalisme modern.Integrasi epistemologis antara analisis linguistik dan maqAid asy-syarAoah memungkinkan pemahaman teks Al-QurAoan secara presisi dan kontekstual.Pendekatan ini menggeser qiwAmah dari keunggulan kodrati menjadi mandat fungsional yang bergantung pada kemampuan menafkahi dan tanggung jawab sosial.Implikasinya mencakup penolakan diskriminasi gender berbasis teks, dukungan kebijakan afirmatif seperti kuota 30% legislasi, serta relevansi Al-QurAoan sebagai sumber transformasi sosial Artikel ini mengeksplorasi konstruksi epistemologis integrasi antara analisis linguistik dan maqAid al-syarAoah dalam tafsir at-Taurr wa al-Tanwr karya Muuammad al-Ahir Ibn Asyr, dengan fokus pada qiwAmah (kepemimpinan perempuan) dalam QS. al-NisAAo/4:34. Penelitian menunjukkan bahwa Ibn Asyr membaca bAAo dalam bi-mA fassala sebagai bAAo sababiyyah (partikel sebab-akibat), menggeser qiwAmah dari klaim ontologis ke norma fungsional yang bergantung pada pemenuhan tanggung jawab ekonomi dan sosial. Pendekatan ini memberikan dasar teologis untuk menolak diskriminasi gender berbasis teks dan mendukung kebijakan seperti kuota 30% legislasi di Indonesia. Artikel menyimpulkan bahwa integrasi linguistik-maqAid dalam at-Taurr wa al-Tanwr merupakan model produktif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-ranah-publik-tafsir-ibn-kathir-ilmu-pengeta-thumb-354db.webp" title="JURIS - The Causal BA (BA Sababiyyah) and the Paradigm Shift of QiwAmah from Innate to Functional: An Epistemological Construction of the Integration of Linguistics and MaqAid in Ibn Ashr&#039;s al-Taurr wa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-ranah-publik-tafsir-ibn-kathir-ilmu-pengeta-thumb-354db.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-ranah-publik-tafsir-ibn-kathir-ilmu-pengeta-thumb-354db.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-ranah-publik-tafsir-ibn-kathir-ilmu-pengeta-thumb-354db.webp 1x" title="JURIS - The Causal BA (BA Sababiyyah) and the Paradigm Shift of QiwAmah from Innate to Functional: An Epistemological Construction of the Integration of Linguistics and MaqAid in Ibn Ashr&#039;s al-Taurr wa" alt="JURIS - The Causal BA (BA Sababiyyah) and the Paradigm Shift of QiwAmah from Innate to Functional: An Epistemological Construction of the Integration of Linguistics and MaqAid in Ibn Ashr&#039;s al-Taurr wa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-ranah-publik-tafsir-ibn-kathir-ilmu-pengeta-thumb-6ae1b.webp" title="JURIS - The Causal BA (BA Sababiyyah) and the Paradigm Shift of QiwAmah from Innate to Functional: An Epistemological Construction of the Integration of Linguistics and MaqAid in Ibn Ashr&#039;s al-Taurr wa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-ranah-publik-tafsir-ibn-kathir-ilmu-pengeta-thumb-6ae1b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-ranah-publik-tafsir-ibn-kathir-ilmu-pengeta-thumb-6ae1b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-ranah-publik-tafsir-ibn-kathir-ilmu-pengeta-thumb-6ae1b.webp 1x" title="JURIS - The Causal BA (BA Sababiyyah) and the Paradigm Shift of QiwAmah from Innate to Functional: An Epistemological Construction of the Integration of Linguistics and MaqAid in Ibn Ashr&#039;s al-Taurr wa" alt="JURIS - The Causal BA (BA Sababiyyah) and the Paradigm Shift of QiwAmah from Innate to Functional: An Epistemological Construction of the Integration of Linguistics and MaqAid in Ibn Ashr&#039;s al-Taurr wa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-ranah-publik-tafsir-ibn-kathir-ilmu-pengeta-thumb-581e5.webp" title="JURIS - The Causal BA (BA Sababiyyah) and the Paradigm Shift of QiwAmah from Innate to Functional: An Epistemological Construction of the Integration of Linguistics and MaqAid in Ibn Ashr&#039;s al-Taurr wa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-ranah-publik-tafsir-ibn-kathir-ilmu-pengeta-thumb-581e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-ranah-publik-tafsir-ibn-kathir-ilmu-pengeta-thumb-581e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-ranah-publik-tafsir-ibn-kathir-ilmu-pengeta-thumb-581e5.webp 1x" title="JURIS - The Causal BA (BA Sababiyyah) and the Paradigm Shift of QiwAmah from Innate to Functional: An Epistemological Construction of the Integration of Linguistics and MaqAid in Ibn Ashr&#039;s al-Taurr wa" alt="JURIS - The Causal BA (BA Sababiyyah) and the Paradigm Shift of QiwAmah from Innate to Functional: An Epistemological Construction of the Integration of Linguistics and MaqAid in Ibn Ashr&#039;s al-Taurr wa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65102-sosial-ranah-publik-tafsir-ibn-kathir-ilmu-pengeta" title="JURIS - The Causal BA (BA Sababiyyah) and the Paradigm Shift of QiwAmah from Innate to Functional: An Epistemological Construction of the Integration of Linguistics and MaqAid in Ibn Ashr&#039;s al-Taurr wa" target="_blank">The Causal BA (BA Sababiyyah) and the Paradigm Shift of QiwAmah from Innate to Functional: An Epistemological Construction of the Integration of Linguistics and MaqAid in Ibn Ashr's al-Taurr wa</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penerapan maqAid asy-syarAoah dalam konteks hukum keluarga modern, studi dampak qiwAmah terhadap kebijakan pemerintah dalam mendorong partisipasi perempuan di ranah publik, serta pengembangan metode integrasi antara ilmu pengetahuan kontemporer dan hermeneutika Islam untuk memperkaya pemahaman kontekstual Al-QurAoan. Selain itu, penelitian bisa fokus pada dinamika keseimbangan antara norma agama dan kebutuhan sosial dalam konteks globalisasi saat ini..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa tafsir Ibn Asyr menawarkan model pembaruan hermeneutika Islam yang melampaui dikotomi antara tekstualisme klasik dan liberalisme modern.Integrasi epistemologis antara analisis linguistik dan maqAid asy-syarAoah memungkinkan pemahaman teks Al-QurAoan secara presisi dan kontekstual.Pendekatan ini menggeser qiwAmah dari keunggulan kodrati menjadi mandat fungsional yang bergantung pada kemampuan menafkahi dan tanggung jawab sosial.Implikasinya mencakup penolakan diskriminasi gender berbasis teks, dukungan kebijakan afirmatif seperti kuota 30% legislasi, serta relevansi Al-QurAoan sebagai sumber transformasi sosial
<br>Artikel ini mengeksplorasi konstruksi epistemologis integrasi antara analisis linguistik dan maqAid al-syarAoah dalam tafsir at-Taurr wa al-Tanwr karya Muuammad al-Ahir Ibn Asyr, dengan fokus pada qiwAmah (kepemimpinan perempuan) dalam QS. al-NisAAo/4:34. Penelitian menunjukkan bahwa Ibn Asyr membaca bAAo dalam bi-mA fassala sebagai bAAo sababiyyah (partikel sebab-akibat), menggeser qiwAmah dari klaim ontologis ke norma fungsional yang bergantung pada pemenuhan tanggung jawab ekonomi dan sosial. Pendekatan ini memberikan dasar teologis untuk menolak diskriminasi gender berbasis teks dan mendukung kebijakan seperti kuota 30% legislasi di Indonesia. Artikel menyimpulkan bahwa integrasi linguistik-maqAid dalam at-Taurr wa al-Tanwr merupakan model produktif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-ranah-publik-tafsir-ibn-kathir-ilmu-pengeta-thumb-581e5.webp" type="image/webp" length="96644" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-ranah-publik-tafsir-ibn-kathir-ilmu-pengeta-thumb-354db.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-ranah-publik-tafsir-ibn-kathir-ilmu-pengeta-thumb-6ae1b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/sosial-ranah-publik-tafsir-ibn-kathir-ilmu-pengeta-thumb-581e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11915-tafasir-journal-quranic-studies-contextual-tafsir.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pengembangan Keterampilan Berbicara Siswa Sekolah Dasar Kajian Literatur dalam Perspektif Kompetensi Abad ke 21 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pengembangan Keterampilan Berbicara Siswa Sekolah Dasar Kajian Literatur dalam Perspektif Kompetensi Abad ke 21 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pengembangan Keterampilan Berbicara Siswa Sekolah Dasar Kajian Literatur dalam Perspektif Kompetensi Abad ke 21 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65095-kritis-siswa-madrasah-interaksi-sekolah-mora</link>
	<guid isPermaLink="false">4f77f2f4b07cfd7c294f07a9a3adb63c</guid>
	<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 11:10:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ far al hadar ]]></category>
	<category><![CDATA[ nurul azizah ]]></category>
	<category><![CDATA[ 3m ala emak ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[3m,al,ala,azizah,emak,far,hadar,nurul]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh jangka panjang penggunaan media digital terhadap perkembangan keterampilan berbicara siswa sekolah dasar, khususnya dalam konteks interaksi sosial yang terbatas. Selain itu, studi tentang efektivitas program ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pengembangan Keterampilan Berbicara Siswa Sekolah Dasar: Kajian Literatur dalam Perspektif Kompetensi Abad ke-21: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh jangka panjang penggunaan media digital terhadap perkembangan keterampilan berbicara siswa sekolah dasar, khususnya dalam konteks interaksi sosial yang terbatas. Selain itu, studi tentang efektivitas program pelatihan guru dalam meningkatkan keterampilan instruksi berbicara yang kontekstual dan partisipatif juga relevan. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi hubungan antara metode pembelajaran berbasis konteks dan peningkatan kepercayaan diri siswa dalam berbicara, terutama dalam situasi yang menuntut interaksi lisan intensif.. Berdasarkan hasil penelitian, keterampilan berbicara siswa sekolah dasar dipahami sebagai kompetensi berbahasa produktif yang bersifat multidimensional.Keterampilan berbicara tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengucapkan tuturan secara lisan, tetapi juga melibatkan kemampuan menyusun gagasan, berpikir logis, berinteraksi sosial, serta mengekspresikan pemahaman secara komunikatif.Temuan ini menegaskan bahwa keterampilan berbicara memiliki posisi strategis dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa sebagian besar literatur mengaitkan pengembangan keterampilan berbicara dengan tuntutan pendidikan abad dua puluh satu.Keterampilan berbicara berkontribusi langsung terhadap penguatan kemampuan komunikasi, kolaborasi, dan berpikir kritis siswa.Temuan ini mengindikasikan adanya pergeseran paradigma pembelajaran berbicara, dari pendekatan konvensional yang berpusat pada guru menuju pendekatan yang lebih aktif, partisipatif, dan berpusat pada siswa.Secara keseluruhan, pengembangan keterampilan berbicara di sekolah dasar memerlukan pendekatan pembelajaran yang sistematis, kontekstual, dan berkelanjutan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan keterampilan berbicara siswa sekolah dasar berdasarkan hasil kajian literatur ilmiah. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur dengan menganalisis 15 artikel ilmiah nasional dan internasional yang diterbitkan pada rentang tahun 2021Ae2026. Analisis dilakukan terhadap fokus kajian, pendekatan pembelajaran, serta temuan utama terkait keterampilan berbicara dalam konteks pendidikan dasar dan tuntutan pendidikan abad dua puluh satu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berbicara dipahami sebagai kompetensi berbahasa produktif yang bersifat multidimensional, melibatkan aspek linguistik, kognitif, sosial, dan afektif siswa. Mayoritas literatur... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/c/kritis-siswa-madrasah-interaksi-sekolah-moral-sosi-thumb-86daa.webp" title="JURIS - Analisis Pengembangan Keterampilan Berbicara Siswa Sekolah Dasar: Kajian Literatur dalam Perspektif Kompetensi Abad ke-21" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/kritis-siswa-madrasah-interaksi-sekolah-moral-sosi-thumb-86daa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/kritis-siswa-madrasah-interaksi-sekolah-moral-sosi-thumb-86daa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/kritis-siswa-madrasah-interaksi-sekolah-moral-sosi-thumb-86daa.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengembangan Keterampilan Berbicara Siswa Sekolah Dasar: Kajian Literatur dalam Perspektif Kompetensi Abad ke-21" alt="JURIS - Analisis Pengembangan Keterampilan Berbicara Siswa Sekolah Dasar: Kajian Literatur dalam Perspektif Kompetensi Abad ke-21" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/kritis-siswa-madrasah-interaksi-sekolah-moral-sosi-thumb-b493b.webp" title="JURIS - Analisis Pengembangan Keterampilan Berbicara Siswa Sekolah Dasar: Kajian Literatur dalam Perspektif Kompetensi Abad ke-21" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/kritis-siswa-madrasah-interaksi-sekolah-moral-sosi-thumb-b493b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/kritis-siswa-madrasah-interaksi-sekolah-moral-sosi-thumb-b493b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/kritis-siswa-madrasah-interaksi-sekolah-moral-sosi-thumb-b493b.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengembangan Keterampilan Berbicara Siswa Sekolah Dasar: Kajian Literatur dalam Perspektif Kompetensi Abad ke-21" alt="JURIS - Analisis Pengembangan Keterampilan Berbicara Siswa Sekolah Dasar: Kajian Literatur dalam Perspektif Kompetensi Abad ke-21" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/kritis-siswa-madrasah-interaksi-sekolah-moral-sosi-thumb-7b7e4.webp" title="JURIS - Analisis Pengembangan Keterampilan Berbicara Siswa Sekolah Dasar: Kajian Literatur dalam Perspektif Kompetensi Abad ke-21" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/kritis-siswa-madrasah-interaksi-sekolah-moral-sosi-thumb-7b7e4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/kritis-siswa-madrasah-interaksi-sekolah-moral-sosi-thumb-7b7e4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/kritis-siswa-madrasah-interaksi-sekolah-moral-sosi-thumb-7b7e4.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengembangan Keterampilan Berbicara Siswa Sekolah Dasar: Kajian Literatur dalam Perspektif Kompetensi Abad ke-21" alt="JURIS - Analisis Pengembangan Keterampilan Berbicara Siswa Sekolah Dasar: Kajian Literatur dalam Perspektif Kompetensi Abad ke-21" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65095-kritis-siswa-madrasah-interaksi-sekolah-mora" title="JURIS - Analisis Pengembangan Keterampilan Berbicara Siswa Sekolah Dasar: Kajian Literatur dalam Perspektif Kompetensi Abad ke-21" target="_blank">Analisis Pengembangan Keterampilan Berbicara Siswa Sekolah Dasar: Kajian Literatur dalam Perspektif Kompetensi Abad ke-21</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh jangka panjang penggunaan media digital terhadap perkembangan keterampilan berbicara siswa sekolah dasar, khususnya dalam konteks interaksi sosial yang terbatas. Selain itu, studi tentang efektivitas program pelatihan guru dalam meningkatkan keterampilan instruksi berbicara yang kontekstual dan partisipatif juga relevan. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi hubungan antara metode pembelajaran berbasis konteks dan peningkatan kepercayaan diri siswa dalam berbicara, terutama dalam situasi yang menuntut interaksi lisan intensif..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, keterampilan berbicara siswa sekolah dasar dipahami sebagai kompetensi berbahasa produktif yang bersifat multidimensional.Keterampilan berbicara tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengucapkan tuturan secara lisan, tetapi juga melibatkan kemampuan menyusun gagasan, berpikir logis, berinteraksi sosial, serta mengekspresikan pemahaman secara komunikatif.Temuan ini menegaskan bahwa keterampilan berbicara memiliki posisi strategis dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa sebagian besar literatur mengaitkan pengembangan keterampilan berbicara dengan tuntutan pendidikan abad dua puluh satu.Keterampilan berbicara berkontribusi langsung terhadap penguatan kemampuan komunikasi, kolaborasi, dan berpikir kritis siswa.Temuan ini mengindikasikan adanya pergeseran paradigma pembelajaran berbicara, dari pendekatan konvensional yang berpusat pada guru menuju pendekatan yang lebih aktif, partisipatif, dan berpusat pada siswa.Secara keseluruhan, pengembangan keterampilan berbicara di sekolah dasar memerlukan pendekatan pembelajaran yang sistematis, kontekstual, dan berkelanjutan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan keterampilan berbicara siswa sekolah dasar berdasarkan hasil kajian literatur ilmiah. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur dengan menganalisis 15 artikel ilmiah nasional dan internasional yang diterbitkan pada rentang tahun 2021Ae2026. Analisis dilakukan terhadap fokus kajian, pendekatan pembelajaran, serta temuan utama terkait keterampilan berbicara dalam konteks pendidikan dasar dan tuntutan pendidikan abad dua puluh satu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berbicara dipahami sebagai kompetensi berbahasa produktif yang bersifat multidimensional, melibatkan aspek linguistik, kognitif, sosial, dan afektif siswa. Mayoritas literatur...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/c/kritis-siswa-madrasah-interaksi-sekolah-moral-sosi-thumb-86daa.webp" type="image/webp" length="112540" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/kritis-siswa-madrasah-interaksi-sekolah-moral-sosi-thumb-86daa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/kritis-siswa-madrasah-interaksi-sekolah-moral-sosi-thumb-b493b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/kritis-siswa-madrasah-interaksi-sekolah-moral-sosi-thumb-7b7e4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11914-dialektika-jurnal-keilmuan-bahasa-sastra-pengajarannya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Wed, 09 Sep 2026 14:27:40 +0700. 24 items. Served in: 6.626 seconds [rss] -->
