<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sun, 26 Apr 2026 18:10:54 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 18:10:54 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-26T18:10:54+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Kriteria Guru Ideal Perspektif kitab TaAolim MutaAoallim karya Imam Az Zarnuji dan Relevansinya dengan Pembelajaran Abad 21 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kriteria Guru Ideal Perspektif kitab TaAolim MutaAoallim karya Imam Az Zarnuji dan Relevansinya dengan Pembelajaran Abad 21 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kriteria Guru Ideal Perspektif kitab TaAolim MutaAoallim karya Imam Az Zarnuji dan Relevansinya dengan Pembelajaran Abad 21 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41981-standar-karakter-guru-pengembangan-model-pemb</link>
	<guid isPermaLink="false">5d5793cbc7169cccfed18339d30b1b93</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 18:00:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ zaini miftah ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ licensed cc ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cc,counter,flag,licensed,miftah,zaini]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana penggunaan teknologi digital dapat mengakomodasi karakter guru AlAcalim dalam konteks pembelajaran berbasis daring, (2) menilai dampak sifat WaraAo terhadap kepercayaan siswa terhadap guru di lingkungan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kriteria Guru Ideal Perspektif kitab TaAolim MutaAoallim karya Imam Az-Zarnuji dan Relevansinya dengan Pembelajaran Abad 21: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana penggunaan teknologi digital dapat mengakomodasi karakter guru AlAcalim dalam konteks pembelajaran berbasis daring, (2) menilai dampak sifat WaraAo terhadap kepercayaan siswa terhadap guru di lingkungan sekolah Kristen dan Islam, dan (3) membandingkan efektivitas pelatihan pengembangan guru berusia dewasa dengan pelatihan bagi guru muda dalam meningkatkan kompetensi karakteristik guru ideal menurut perspektif TaAolim MutaAoallim di era industri 4.0.. Berdasarkan pemaparan di atas peneliti dapat menyimpulkan bahwa guru menjadi teladan yang baik bagi murid-muridnya, karena seorang guru adalah faktor kunci keberhasilan dalam proses belajar mengajar.Dalam kitab taAolim mutaAoalim Imam AzAZarnuji menjelaskan beberapa sifat yang harus dimiliki oleh seorang guru dalam membimbing anak didiknya dan ini sebagai acuan kriteria ideal seorang guru yang pertama AlAcalim (orang yang berilmu), yang kedua WaraAo (orang yang menjaga diri/berhatiAchati) dan yang ketiga adalah lebih tua/dewasa Guru merupakan seseorang yang penting di dunia pendidikan namun di abad 21 ini banyak sekali kasusAckasus yang melanggar kode etik seorang guru. Tindakan tersebut dilakukan oleh beberapa guru yang tidak bertanggung jawab sehingga dalam dunia pendidikan mengalami kemunduran beretika. Kitab taAolim mutaAoallim karya Imam AzAcZarnuji menjabarkan tentang kriteriaAckriteria guru ideal dan relevansinya dengan pembelajaran di abad 21. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) data diambil dari berbagai sumber bacaan seperti buku, jurnal dan penelitian sebelumnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru idealnya mempunyai tiga karakteristik yaitu: Alim, WaraAo dan lebih tua. Kesimpulan penelitian ini adalah relevansi antara kandungan yang ada... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/a/standar-karakter-guru-pengembangan-model-pembelaja-thumb-564c4.webp" title="JURIS - Kriteria Guru Ideal Perspektif kitab TaAolim MutaAoallim karya Imam Az-Zarnuji dan Relevansinya dengan Pembelajaran Abad 21" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/standar-karakter-guru-pengembangan-model-pembelaja-thumb-564c4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/standar-karakter-guru-pengembangan-model-pembelaja-thumb-564c4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/standar-karakter-guru-pengembangan-model-pembelaja-thumb-564c4.webp 1x" title="JURIS - Kriteria Guru Ideal Perspektif kitab TaAolim MutaAoallim karya Imam Az-Zarnuji dan Relevansinya dengan Pembelajaran Abad 21" alt="JURIS - Kriteria Guru Ideal Perspektif kitab TaAolim MutaAoallim karya Imam Az-Zarnuji dan Relevansinya dengan Pembelajaran Abad 21" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/a/standar-karakter-guru-pengembangan-model-pembelaja-thumb-0e035.webp" title="JURIS - Kriteria Guru Ideal Perspektif kitab TaAolim MutaAoallim karya Imam Az-Zarnuji dan Relevansinya dengan Pembelajaran Abad 21" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/standar-karakter-guru-pengembangan-model-pembelaja-thumb-0e035.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/standar-karakter-guru-pengembangan-model-pembelaja-thumb-0e035.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/standar-karakter-guru-pengembangan-model-pembelaja-thumb-0e035.webp 1x" title="JURIS - Kriteria Guru Ideal Perspektif kitab TaAolim MutaAoallim karya Imam Az-Zarnuji dan Relevansinya dengan Pembelajaran Abad 21" alt="JURIS - Kriteria Guru Ideal Perspektif kitab TaAolim MutaAoallim karya Imam Az-Zarnuji dan Relevansinya dengan Pembelajaran Abad 21" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/a/standar-karakter-guru-pengembangan-model-pembelaja-thumb-33873.webp" title="JURIS - Kriteria Guru Ideal Perspektif kitab TaAolim MutaAoallim karya Imam Az-Zarnuji dan Relevansinya dengan Pembelajaran Abad 21" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/standar-karakter-guru-pengembangan-model-pembelaja-thumb-33873.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/standar-karakter-guru-pengembangan-model-pembelaja-thumb-33873.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/standar-karakter-guru-pengembangan-model-pembelaja-thumb-33873.webp 1x" title="JURIS - Kriteria Guru Ideal Perspektif kitab TaAolim MutaAoallim karya Imam Az-Zarnuji dan Relevansinya dengan Pembelajaran Abad 21" alt="JURIS - Kriteria Guru Ideal Perspektif kitab TaAolim MutaAoallim karya Imam Az-Zarnuji dan Relevansinya dengan Pembelajaran Abad 21" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41981-standar-karakter-guru-pengembangan-model-pemb" title="JURIS - Kriteria Guru Ideal Perspektif kitab TaAolim MutaAoallim karya Imam Az-Zarnuji dan Relevansinya dengan Pembelajaran Abad 21" target="_blank">Kriteria Guru Ideal Perspektif kitab TaAolim MutaAoallim karya Imam Az-Zarnuji dan Relevansinya dengan Pembelajaran Abad 21</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana penggunaan teknologi digital dapat mengakomodasi karakter guru AlAcalim dalam konteks pembelajaran berbasis daring, (2) menilai dampak sifat WaraAo terhadap kepercayaan siswa terhadap guru di lingkungan sekolah Kristen dan Islam, dan (3) membandingkan efektivitas pelatihan pengembangan guru berusia dewasa dengan pelatihan bagi guru muda dalam meningkatkan kompetensi karakteristik guru ideal menurut perspektif TaAolim MutaAoallim di era industri 4.0..
<br>Berdasarkan pemaparan di atas peneliti dapat menyimpulkan bahwa guru menjadi teladan yang baik bagi murid-muridnya, karena seorang guru adalah faktor kunci keberhasilan dalam proses belajar mengajar.Dalam kitab taAolim mutaAoalim Imam AzAZarnuji menjelaskan beberapa sifat yang harus dimiliki oleh seorang guru dalam membimbing anak didiknya dan ini sebagai acuan kriteria ideal seorang guru yang pertama AlAcalim (orang yang berilmu), yang kedua WaraAo (orang yang menjaga diri/berhatiAchati) dan yang ketiga adalah lebih tua/dewasa
<br>Guru merupakan seseorang yang penting di dunia pendidikan namun di abad 21 ini banyak sekali kasusAckasus yang melanggar kode etik seorang guru. Tindakan tersebut dilakukan oleh beberapa guru yang tidak bertanggung jawab sehingga dalam dunia pendidikan mengalami kemunduran beretika. Kitab taAolim mutaAoallim karya Imam AzAcZarnuji menjabarkan tentang kriteriaAckriteria guru ideal dan relevansinya dengan pembelajaran di abad 21. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) data diambil dari berbagai sumber bacaan seperti buku, jurnal dan penelitian sebelumnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru idealnya mempunyai tiga karakteristik yaitu: Alim, WaraAo dan lebih tua. Kesimpulan penelitian ini adalah relevansi antara kandungan yang ada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/a/standar-karakter-guru-pengembangan-model-pembelaja-thumb-33873.webp" type="image/webp" length="61494" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/standar-karakter-guru-pengembangan-model-pembelaja-thumb-564c4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/standar-karakter-guru-pengembangan-model-pembelaja-thumb-0e035.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/standar-karakter-guru-pengembangan-model-pembelaja-thumb-33873.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3044-mutiarahatimoeslem.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12557-ahad-multidisciplinary-journal-islamic-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ A design of cross selling products based on frequent itemset mining for coffee shop business ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A design of cross selling products based on frequent itemset mining for coffee shop business ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A design of cross selling products based on frequent itemset mining for coffee shop business ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41980-strategi-bundling-produk-algoritma-apriori-frequen</link>
	<guid isPermaLink="false">b41386c27048ad8aa8a9836aa5567671</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 18:00:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jurnal sains ]]></category>
	<category><![CDATA[ fajar kholid ]]></category>
	<category><![CDATA[ design cross ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cross,design,fajar,jurnal,kholid,sains]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikembangkan penelitian yang mengeksplorasi hubungan antara jenis pelanggan (misalnya pelajar, pegawai kantoran) dengan pola pembelian mereka menggunakan data dari kartu loyalitas, untuk mengidentifikasi segmen pelanggan mana yang paling ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - A design of cross-selling products based on frequent itemset mining for coffee shop business: Pertama, perlu dikembangkan penelitian yang mengeksplorasi hubungan antara jenis pelanggan (misalnya pelajar, pegawai kantoran) dengan pola pembelian mereka menggunakan data dari kartu loyalitas, untuk mengidentifikasi segmen pelanggan mana yang paling responsif terhadap strategi bundling tertentu. Kedua, dapat dilakukan studi untuk menguji efektivitas rekomendasi bundling berbasis waktu (seperti siang hari untuk produk tertentu) dengan eksperimen terkendali di berbagai cabang kedai kopi, guna melihat konsistensi pola pembelian di lokasi berbeda. Ketiga, perlu ada penelitian lanjutan yang menggabungkan analisis cohort dan segmentasi pelanggan untuk mengevaluasi apakah personalisasi penawaran berdasarkan riwayat pembelian jangka panjang dapat meningkatkan nilai seumur hidup pelanggan (CLV) secara signifikan, serta bagaimana model prediktif dapat dioptimalkan dengan data perilaku yang lebih dalam.. Produk dengan kaitan positif dan frequent item set menunjukkan aturan yang bervariasi menurut waktu, sebagaimana ditentukan melalui ekstraksi pengetahuan dan mining aturan asosiasi pada data transaksi Kedai Kopi XYZ.Penelitian ini memberikan rekomendasi bundling produk untuk waktu makan siang, sore, dan malam berdasarkan periode hari kerja dan akhir pekan, yang secara efektif meningkatkan penjualan.Personalisasi melalui penerapan kartu loyalitas diperlukan untuk memfasilitasi ekstraksi aturan asosiasi, meskipun proses klasifikasi pelanggan berdasarkan profitabilitas belum dilakukan dalam penelitian ini Menggunakan studi kasus di kedai kopi XYZ di Bandar Lampung, Indonesia, penelitian ini melakukan ekstraksi pengetahuan pada dataset penjualan untuk membuat model cross-selling sebagai saran bundling produk. Ekstraksi pengetahuan dilakukan menggunakan teknik frequent itemset mining berbasis algoritma Apriori untuk mengekstrak serangkaian aturan asosiasi antar produk. Penelitian ini menerapkan struktur frequent itemset lima tahap yang mencakup pemahaman bisnis, persiapan data, eksplorasi data, pembuatan model menggunakan algoritma Apriori, dan evaluasi aturan. Kerangka kerja yang dihasilkan dari penelitian ini memberikan sejumlah aturan asosiasi bundling produk untuk strategi cross-selling yang melibatkan banyak produk dan kerangka waktu penjualan yang kompleks. Selain itu, disarankan aktivitas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/7/strategi-bundling-produk-algoritma-apriori-frequen-thumb-707c5.webp" title="JURIS - A design of cross-selling products based on frequent itemset mining for coffee shop business" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/strategi-bundling-produk-algoritma-apriori-frequen-thumb-707c5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/strategi-bundling-produk-algoritma-apriori-frequen-thumb-707c5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/strategi-bundling-produk-algoritma-apriori-frequen-thumb-707c5.webp 1x" title="JURIS - A design of cross-selling products based on frequent itemset mining for coffee shop business" alt="JURIS - A design of cross-selling products based on frequent itemset mining for coffee shop business" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/strategi-bundling-produk-algoritma-apriori-frequen-thumb-a68c0.webp" title="JURIS - A design of cross-selling products based on frequent itemset mining for coffee shop business" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/strategi-bundling-produk-algoritma-apriori-frequen-thumb-a68c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/strategi-bundling-produk-algoritma-apriori-frequen-thumb-a68c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/strategi-bundling-produk-algoritma-apriori-frequen-thumb-a68c0.webp 1x" title="JURIS - A design of cross-selling products based on frequent itemset mining for coffee shop business" alt="JURIS - A design of cross-selling products based on frequent itemset mining for coffee shop business" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/strategi-bundling-produk-algoritma-apriori-frequen-thumb-0d874.webp" title="JURIS - A design of cross-selling products based on frequent itemset mining for coffee shop business" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/strategi-bundling-produk-algoritma-apriori-frequen-thumb-0d874.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/strategi-bundling-produk-algoritma-apriori-frequen-thumb-0d874.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/strategi-bundling-produk-algoritma-apriori-frequen-thumb-0d874.webp 1x" title="JURIS - A design of cross-selling products based on frequent itemset mining for coffee shop business" alt="JURIS - A design of cross-selling products based on frequent itemset mining for coffee shop business" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41980-strategi-bundling-produk-algoritma-apriori-frequen" title="JURIS - A design of cross-selling products based on frequent itemset mining for coffee shop business" target="_blank">A design of cross-selling products based on frequent itemset mining for coffee shop business</a>: Pertama, perlu dikembangkan penelitian yang mengeksplorasi hubungan antara jenis pelanggan (misalnya pelajar, pegawai kantoran) dengan pola pembelian mereka menggunakan data dari kartu loyalitas, untuk mengidentifikasi segmen pelanggan mana yang paling responsif terhadap strategi bundling tertentu. Kedua, dapat dilakukan studi untuk menguji efektivitas rekomendasi bundling berbasis waktu (seperti siang hari untuk produk tertentu) dengan eksperimen terkendali di berbagai cabang kedai kopi, guna melihat konsistensi pola pembelian di lokasi berbeda. Ketiga, perlu ada penelitian lanjutan yang menggabungkan analisis cohort dan segmentasi pelanggan untuk mengevaluasi apakah personalisasi penawaran berdasarkan riwayat pembelian jangka panjang dapat meningkatkan nilai seumur hidup pelanggan (CLV) secara signifikan, serta bagaimana model prediktif dapat dioptimalkan dengan data perilaku yang lebih dalam..
<br>Produk dengan kaitan positif dan frequent item set menunjukkan aturan yang bervariasi menurut waktu, sebagaimana ditentukan melalui ekstraksi pengetahuan dan mining aturan asosiasi pada data transaksi Kedai Kopi XYZ.Penelitian ini memberikan rekomendasi bundling produk untuk waktu makan siang, sore, dan malam berdasarkan periode hari kerja dan akhir pekan, yang secara efektif meningkatkan penjualan.Personalisasi melalui penerapan kartu loyalitas diperlukan untuk memfasilitasi ekstraksi aturan asosiasi, meskipun proses klasifikasi pelanggan berdasarkan profitabilitas belum dilakukan dalam penelitian ini
<br>Menggunakan studi kasus di kedai kopi XYZ di Bandar Lampung, Indonesia, penelitian ini melakukan ekstraksi pengetahuan pada dataset penjualan untuk membuat model cross-selling sebagai saran bundling produk. Ekstraksi pengetahuan dilakukan menggunakan teknik frequent itemset mining berbasis algoritma Apriori untuk mengekstrak serangkaian aturan asosiasi antar produk. Penelitian ini menerapkan struktur frequent itemset lima tahap yang mencakup pemahaman bisnis, persiapan data, eksplorasi data, pembuatan model menggunakan algoritma Apriori, dan evaluasi aturan. Kerangka kerja yang dihasilkan dari penelitian ini memberikan sejumlah aturan asosiasi bundling produk untuk strategi cross-selling yang melibatkan banyak produk dan kerangka waktu penjualan yang kompleks. Selain itu, disarankan aktivitas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/7/strategi-bundling-produk-algoritma-apriori-frequen-thumb-a68c0.webp" type="image/webp" length="57950" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/strategi-bundling-produk-algoritma-apriori-frequen-thumb-707c5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/strategi-bundling-produk-algoritma-apriori-frequen-thumb-a68c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/strategi-bundling-produk-algoritma-apriori-frequen-thumb-0d874.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1700-sttmcileungsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8680-teknosains-jurnal-sains-teknologi-informatika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Halal E commerce Concept and Implementation in the Food and Beverage Industry ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Halal E commerce Concept and Implementation in the Food and Beverage Industry ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Halal E commerce Concept and Implementation in the Food and Beverage Industry ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41978-optimasi-segmentasi-pasar-konsep-halal-percepatan</link>
	<guid isPermaLink="false">f3002bdbaf29747fca22e9e175e08b4a</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 18:00:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rizkal fajri ]]></category>
	<category><![CDATA[ adawiyah al ]]></category>
	<category><![CDATA[ halal e ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adawiyah,al,e,fajri,halal,rizkal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana sistem blockchain dapat digunakan untuk melacak keaslian sertifikasi halal dalam transaksi e-commerce, sehingga konsumen dapat memverifikasi produk secara real-time sebelum membeli. Kedua, sebaiknya dikaji pengaruh desain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Halal E-commerce: Concept and Implementation in the Food and Beverage Industry: Pertama, perlu diteliti bagaimana sistem blockchain dapat digunakan untuk melacak keaslian sertifikasi halal dalam transaksi e-commerce, sehingga konsumen dapat memverifikasi produk secara real-time sebelum membeli. Kedua, sebaiknya dikaji pengaruh desain antarmuka platform e-commerce terhadap kepercayaan pengguna Muslim, terutama dalam penyajian informasi kehalalan, untuk mengetahui elemen apa saja yang paling meyakinkan calon pembeli. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang perilaku konsumen non-Muslim terhadap produk halal di platform e-commerce, untuk memahami potensi pasar lintas agama dan strategi pemasaran yang efektif tanpa mengorbankan prinsip kehalalan. Studi-studi ini akan melengkapi temuan sebelumnya dengan menawarkan pendekatan teknologi, pengalaman pengguna, dan ekspansi pasar yang lebih mendalam. Dengan menggabungkan aspek keamanan digital, kenyamanan berbelanja, dan inklusivitas pasar, hasil penelitian dapat membantu pengembangan ekosistem e-commerce halal yang lebih transparan, luas, dan berkelanjutan. Fokus pada verifikasi otomatis, kepercayaan pengguna, dan segmentasi pasar baru akan memperkuat fondasi bisnis halal di era digital. Penelitian lanjutan semacam ini sangat penting untuk menjawab tantangan implementasi halal e-commerce di tengah perkembangan teknologi dan keragaman konsumen global.. E-commerce halal telah berkembang untuk memenuhi permintaan yang meningkat dari populasi Muslim global yang mencari produk halal yang sesuai dengan ajaran Islam dan dapat dipercaya.Implementasi e-commerce halal memerlukan strategi berbasis teknologi informasi, pemasaran digital, rantai pasok, dan sistem organisasi yang mendukung kehalalan dan kepercayaan konsumen.Studi ini merekomendasikan perlunya standarisasi data dan ontologi e-bisnis untuk mendukung rantai pasok makanan dan minuman halal secara efektif E-commerce telah sangat meluas dalam penerapan dan jangkauannya. Semakin banyak industri tradisional yang kini terlibat dalam e-commerce, salah satunya adalah industri halal dalam kategori produk. Penelitian ini menggunakan studi literatur yang mencakup kajian mengenai konsep halal dalam Islam, prinsip muamalah dalam Islam, serta tinjauan literatur tentang e-commerce dan perkembangannya di Indonesia. Salah satu aspek utama dalam definisi halal adalah pengolahan makanan, bahan baku, dan metode produksinya. Perkembangan pasar makanan dan minuman bagi Muslim... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/f/optimasi-segmentasi-pasar-konsep-halal-percepatan-thumb-5cf10.webp" title="JURIS - Halal E-commerce: Concept and Implementation in the Food and Beverage Industry" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/f/optimasi-segmentasi-pasar-konsep-halal-percepatan-thumb-5cf10.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/f/optimasi-segmentasi-pasar-konsep-halal-percepatan-thumb-5cf10.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/f/optimasi-segmentasi-pasar-konsep-halal-percepatan-thumb-5cf10.webp 1x" title="JURIS - Halal E-commerce: Concept and Implementation in the Food and Beverage Industry" alt="JURIS - Halal E-commerce: Concept and Implementation in the Food and Beverage Industry" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/f/optimasi-segmentasi-pasar-konsep-halal-percepatan-thumb-13980.webp" title="JURIS - Halal E-commerce: Concept and Implementation in the Food and Beverage Industry" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/f/optimasi-segmentasi-pasar-konsep-halal-percepatan-thumb-13980.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/f/optimasi-segmentasi-pasar-konsep-halal-percepatan-thumb-13980.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/f/optimasi-segmentasi-pasar-konsep-halal-percepatan-thumb-13980.webp 1x" title="JURIS - Halal E-commerce: Concept and Implementation in the Food and Beverage Industry" alt="JURIS - Halal E-commerce: Concept and Implementation in the Food and Beverage Industry" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/f/optimasi-segmentasi-pasar-konsep-halal-percepatan-thumb-a5905.webp" title="JURIS - Halal E-commerce: Concept and Implementation in the Food and Beverage Industry" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/f/optimasi-segmentasi-pasar-konsep-halal-percepatan-thumb-a5905.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/f/optimasi-segmentasi-pasar-konsep-halal-percepatan-thumb-a5905.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/f/optimasi-segmentasi-pasar-konsep-halal-percepatan-thumb-a5905.webp 1x" title="JURIS - Halal E-commerce: Concept and Implementation in the Food and Beverage Industry" alt="JURIS - Halal E-commerce: Concept and Implementation in the Food and Beverage Industry" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41978-optimasi-segmentasi-pasar-konsep-halal-percepatan" title="JURIS - Halal E-commerce: Concept and Implementation in the Food and Beverage Industry" target="_blank">Halal E-commerce: Concept and Implementation in the Food and Beverage Industry</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana sistem blockchain dapat digunakan untuk melacak keaslian sertifikasi halal dalam transaksi e-commerce, sehingga konsumen dapat memverifikasi produk secara real-time sebelum membeli. Kedua, sebaiknya dikaji pengaruh desain antarmuka platform e-commerce terhadap kepercayaan pengguna Muslim, terutama dalam penyajian informasi kehalalan, untuk mengetahui elemen apa saja yang paling meyakinkan calon pembeli. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang perilaku konsumen non-Muslim terhadap produk halal di platform e-commerce, untuk memahami potensi pasar lintas agama dan strategi pemasaran yang efektif tanpa mengorbankan prinsip kehalalan. Studi-studi ini akan melengkapi temuan sebelumnya dengan menawarkan pendekatan teknologi, pengalaman pengguna, dan ekspansi pasar yang lebih mendalam. Dengan menggabungkan aspek keamanan digital, kenyamanan berbelanja, dan inklusivitas pasar, hasil penelitian dapat membantu pengembangan ekosistem e-commerce halal yang lebih transparan, luas, dan berkelanjutan. Fokus pada verifikasi otomatis, kepercayaan pengguna, dan segmentasi pasar baru akan memperkuat fondasi bisnis halal di era digital. Penelitian lanjutan semacam ini sangat penting untuk menjawab tantangan implementasi halal e-commerce di tengah perkembangan teknologi dan keragaman konsumen global..
<br>E-commerce halal telah berkembang untuk memenuhi permintaan yang meningkat dari populasi Muslim global yang mencari produk halal yang sesuai dengan ajaran Islam dan dapat dipercaya.Implementasi e-commerce halal memerlukan strategi berbasis teknologi informasi, pemasaran digital, rantai pasok, dan sistem organisasi yang mendukung kehalalan dan kepercayaan konsumen.Studi ini merekomendasikan perlunya standarisasi data dan ontologi e-bisnis untuk mendukung rantai pasok makanan dan minuman halal secara efektif
<br>E-commerce telah sangat meluas dalam penerapan dan jangkauannya. Semakin banyak industri tradisional yang kini terlibat dalam e-commerce, salah satunya adalah industri halal dalam kategori produk. Penelitian ini menggunakan studi literatur yang mencakup kajian mengenai konsep halal dalam Islam, prinsip muamalah dalam Islam, serta tinjauan literatur tentang e-commerce dan perkembangannya di Indonesia. Salah satu aspek utama dalam definisi halal adalah pengolahan makanan, bahan baku, dan metode produksinya. Perkembangan pasar makanan dan minuman bagi Muslim...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/f/optimasi-segmentasi-pasar-konsep-halal-percepatan-thumb-a5905.webp" type="image/webp" length="107998" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/f/optimasi-segmentasi-pasar-konsep-halal-percepatan-thumb-5cf10.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/f/optimasi-segmentasi-pasar-konsep-halal-percepatan-thumb-13980.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/f/optimasi-segmentasi-pasar-konsep-halal-percepatan-thumb-a5905.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1011-civiliza.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5085-ijois-indonesian-journal-islamic-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Management of ABC Project through Performance Measurement and Strategy Improvement Determination ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Management of ABC Project through Performance Measurement and Strategy Improvement Determination ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Management of ABC Project through Performance Measurement and Strategy Improvement Determination ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41976-kondisi-proyek-manajemen-kualitas</link>
	<guid isPermaLink="false">8187a542e76cd191d62456f7cbf735a6</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 18:00:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jurnal sains ]]></category>
	<category><![CDATA[ arif mursyid ]]></category>
	<category><![CDATA[ rozi mexiwel ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[arif,jurnal,mexiwel,mursyid,rozi,sains]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, lakukan penelitian kuantitatif untuk mengukur dampak spesifik antara variabel kinerja proses dengan variabel hasil proyek, sehingga dapat mengembangkan model prediktif yang komprehensif; kedua, evaluasi penerapan teknologi informasi seperti sensor ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Management of ABC Project through Performance Measurement and Strategy Improvement Determination: Pertama, lakukan penelitian kuantitatif untuk mengukur dampak spesifik antara variabel kinerja proses dengan variabel hasil proyek, sehingga dapat mengembangkan model prediktif yang komprehensif; kedua, evaluasi penerapan teknologi informasi seperti sensor IoT dan sistem data cloud atas efektivitas monitoring dan evaluasi, dengan fokus pada bagaimana integrasi data realActime dapat mengurangi risiko penundaan di fase inspeksi akhir; ketiga, analisis hubungan antara faktor keuangan proyekAimisalnya alokasi anggaran, kontrol biaya, dan aliran pendanaanAidengan kinerja proyek secara longitudinal, guna mengidentifikasi strategi perencanaan keuangan yang optimal untuk meningkatkan keberhasilan proyek di sektor manufaktur.. Analisis dan penilaian kinerja proyek ABC menunjukkan bahwa elemen proses merupakan kriteria utama dalam manajemennya.Aspek proses memiliki bobot 0,458, menjadikannya komponen paling penting dalam keberhasilan proyek ABC.Para pemangku kepentingan yang terlibat dalam aktivitas 14, yaitu fase inspeksi akhir, memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja keseluruhan proyek, dengan bobot terbesar dibandingkan pemangku kepentingan lainnya.Hal ini menegaskan pentingnya kontrol kualitas akhir untuk mencegah keluhan dan penundaan penyelesaian proyek.Metode Critical Success Factor (CSF) digunakan untuk menentukan faktor keberhasilan utama proyek, menghasilkan Aumonitoring dan evaluasiAy sebagai pengaruh paling signifikan terhadap kinerja proyek.Dengan memanfaatkan data tersebut, analisis SWOT dilakukan untuk mengembangkan 16 strategi perbaikan, yang dikategorikan menjadi empat kelompok.Teknik-teknik ini menekankan pemanfaatan teknologi, peningkatan komunikasi antar tim, dan penguatan sistem manajemen kualitas dan kontrol proses.Hasil penelitian ini menyoroti bahwa efektivitas manajemen proses dan kualitas pemantauan kinerja secara signifikan memengaruhi keberhasilan proyek.Oleh karena itu, pelaksanaan metode yang sesuai sangat penting untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi kemungkinan penundaan, dan meningkatkan daya saing perusahaan dalam manajemen proyek di masa depan.Penelitian tambahan disarankan untuk menyelidiki hubungan antara kinerja proyek dan faktor keuangan guna meningkatkan efektivitas perencanaan keuangan proyek Manajemen kinerja yang efektif dan kecocokan strategi perbaikan mempengaruhi keberhasilan proyek. Strategi yang tepat dapat membantu mengidentifikasi area perbaikan dan memaksimalkan sumber daya, sehingga meningkatkan peluang pencapaian tujuan proyek secara keseluruhan. Evaluasi berkala sangat penting, karena memungkinkan tim menyesuaikan pendekatan berdasarkan umpan balik dan hasil. Penerapan alat dan teknik manajemen kinerja yang sesuai akan sangat mendukung efektivitas strategi perbaikan, menciptakan lingkungan kerja yang lebih produktif dan responsif terhadap kebutuhan proyek yang berubah. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja proyek ABC dan menentukan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/7/kondisi-proyek-manajemen-kualitas-kinerja-strategi-thumb-1fc8c.webp" title="JURIS - Management of ABC Project through Performance Measurement  and Strategy Improvement Determination" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/kondisi-proyek-manajemen-kualitas-kinerja-strategi-thumb-1fc8c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/kondisi-proyek-manajemen-kualitas-kinerja-strategi-thumb-1fc8c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/kondisi-proyek-manajemen-kualitas-kinerja-strategi-thumb-1fc8c.webp 1x" title="JURIS - Management of ABC Project through Performance Measurement  and Strategy Improvement Determination" alt="JURIS - Management of ABC Project through Performance Measurement  and Strategy Improvement Determination" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/kondisi-proyek-manajemen-kualitas-kinerja-strategi-thumb-966bd.webp" title="JURIS - Management of ABC Project through Performance Measurement  and Strategy Improvement Determination" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/kondisi-proyek-manajemen-kualitas-kinerja-strategi-thumb-966bd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/kondisi-proyek-manajemen-kualitas-kinerja-strategi-thumb-966bd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/kondisi-proyek-manajemen-kualitas-kinerja-strategi-thumb-966bd.webp 1x" title="JURIS - Management of ABC Project through Performance Measurement  and Strategy Improvement Determination" alt="JURIS - Management of ABC Project through Performance Measurement  and Strategy Improvement Determination" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/kondisi-proyek-manajemen-kualitas-kinerja-strategi-thumb-774fd.webp" title="JURIS - Management of ABC Project through Performance Measurement  and Strategy Improvement Determination" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/kondisi-proyek-manajemen-kualitas-kinerja-strategi-thumb-774fd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/kondisi-proyek-manajemen-kualitas-kinerja-strategi-thumb-774fd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/kondisi-proyek-manajemen-kualitas-kinerja-strategi-thumb-774fd.webp 1x" title="JURIS - Management of ABC Project through Performance Measurement  and Strategy Improvement Determination" alt="JURIS - Management of ABC Project through Performance Measurement  and Strategy Improvement Determination" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41976-kondisi-proyek-manajemen-kualitas" title="JURIS - Management of ABC Project through Performance Measurement  and Strategy Improvement Determination" target="_blank">Management of ABC Project through Performance Measurement  and Strategy Improvement Determination</a>: Pertama, lakukan penelitian kuantitatif untuk mengukur dampak spesifik antara variabel kinerja proses dengan variabel hasil proyek, sehingga dapat mengembangkan model prediktif yang komprehensif; kedua, evaluasi penerapan teknologi informasi seperti sensor IoT dan sistem data cloud atas efektivitas monitoring dan evaluasi, dengan fokus pada bagaimana integrasi data realActime dapat mengurangi risiko penundaan di fase inspeksi akhir; ketiga, analisis hubungan antara faktor keuangan proyekAimisalnya alokasi anggaran, kontrol biaya, dan aliran pendanaanAidengan kinerja proyek secara longitudinal, guna mengidentifikasi strategi perencanaan keuangan yang optimal untuk meningkatkan keberhasilan proyek di sektor manufaktur..
<br>Analisis dan penilaian kinerja proyek ABC menunjukkan bahwa elemen proses merupakan kriteria utama dalam manajemennya.Aspek proses memiliki bobot 0,458, menjadikannya komponen paling penting dalam keberhasilan proyek ABC.Para pemangku kepentingan yang terlibat dalam aktivitas 14, yaitu fase inspeksi akhir, memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja keseluruhan proyek, dengan bobot terbesar dibandingkan pemangku kepentingan lainnya.Hal ini menegaskan pentingnya kontrol kualitas akhir untuk mencegah keluhan dan penundaan penyelesaian proyek.Metode Critical Success Factor (CSF) digunakan untuk menentukan faktor keberhasilan utama proyek, menghasilkan Aumonitoring dan evaluasiAy sebagai pengaruh paling signifikan terhadap kinerja proyek.Dengan memanfaatkan data tersebut, analisis SWOT dilakukan untuk mengembangkan 16 strategi perbaikan, yang dikategorikan menjadi empat kelompok.Teknik-teknik ini menekankan pemanfaatan teknologi, peningkatan komunikasi antar tim, dan penguatan sistem manajemen kualitas dan kontrol proses.Hasil penelitian ini menyoroti bahwa efektivitas manajemen proses dan kualitas pemantauan kinerja secara signifikan memengaruhi keberhasilan proyek.Oleh karena itu, pelaksanaan metode yang sesuai sangat penting untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi kemungkinan penundaan, dan meningkatkan daya saing perusahaan dalam manajemen proyek di masa depan.Penelitian tambahan disarankan untuk menyelidiki hubungan antara kinerja proyek dan faktor keuangan guna meningkatkan efektivitas perencanaan keuangan proyek
<br>Manajemen kinerja yang efektif dan kecocokan strategi perbaikan mempengaruhi keberhasilan proyek. Strategi yang tepat dapat membantu mengidentifikasi area perbaikan dan memaksimalkan sumber daya, sehingga meningkatkan peluang pencapaian tujuan proyek secara keseluruhan. Evaluasi berkala sangat penting, karena memungkinkan tim menyesuaikan pendekatan berdasarkan umpan balik dan hasil. Penerapan alat dan teknik manajemen kinerja yang sesuai akan sangat mendukung efektivitas strategi perbaikan, menciptakan lingkungan kerja yang lebih produktif dan responsif terhadap kebutuhan proyek yang berubah. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja proyek ABC dan menentukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/7/kondisi-proyek-manajemen-kualitas-kinerja-strategi-thumb-1fc8c.webp" type="image/webp" length="88616" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/kondisi-proyek-manajemen-kualitas-kinerja-strategi-thumb-1fc8c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/kondisi-proyek-manajemen-kualitas-kinerja-strategi-thumb-966bd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/kondisi-proyek-manajemen-kualitas-kinerja-strategi-thumb-774fd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1700-sttmcileungsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8680-teknosains-jurnal-sains-teknologi-informatika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ System design for turbidity control in aquaponic ponds ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ System design for turbidity control in aquaponic ponds ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ System design for turbidity control in aquaponic ponds ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41975-improving-system-design-teknologi-iot-sensor-akuap</link>
	<guid isPermaLink="false">c277e03f198e8e0664761c297acc9dc6</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 18:00:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jurnal sains ]]></category>
	<category><![CDATA[ arif mursyid ]]></category>
	<category><![CDATA[ rozi mexiwel ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[arif,jurnal,mexiwel,mursyid,rozi,sains]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji integrasi sensor tambahan seperti pH, TDS, dan suhu untuk memantau parameter kualitas air secara menyeluruh dalam satu platform IoT, sehingga dapat memperkirakan kebutuhan nutrisi dan keseimbangan mikroorganisme secara ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - System design for turbidity control in aquaponic ponds: Penelitian lanjutan dapat mengkaji integrasi sensor tambahan seperti pH, TDS, dan suhu untuk memantau parameter kualitas air secara menyeluruh dalam satu platform IoT, sehingga dapat memperkirakan kebutuhan nutrisi dan keseimbangan mikroorganisme secara otomatis; selanjutnya, riset dapat mengeksplorasi penerapan algoritma machine learning untuk memprediksi tren kekeruhan dan memicu tindakan preventif sebelum kondisi menjadi buruk, sehingga mengurangi downtime dan biaya operasional; akhirnya, studi masa depan dapat menilai skala penerapan sistem ini pada skala komersial, termasuk analisis biayaAcmanfaat serta keamanan data dan jaringan yang terhubung ke cloud, guna memastikan keberlanjutan dan skalabilitas solusi IoT ini di industri akuaponik.. Penelitian ini berhasil merancang dan mengimplementasikan sistem kendali otomatis untuk memantau serta mengatur tingkat kekeruhan air di kolam akuaponik dengan menggunakan sensor SEN0189, saklar float, dan mikrokontroler berbasis IoT (ESP8266 dan Firebase).Sistem tersebut dapat mengenali perubahan tingkat kekeruhan secara realActime dan melakukan tindakan otomatis berupa draining dan refilling tanpa tumpang tindih proses, dengan tingkat keberhasilan operasional 100%.Sensor SEN0189 menunjukkan sensitivitas tinggi terhadap peningkatan partikel di air, sedangkan pencahayaan lingkungan memengaruhi pembacaan sensor, khususnya di kondisi gelap.Secara keseluruhan, sistem ini dapat dipertimbangkan sebagai solusi yang andal dan efisien untuk menjaga kualitas air dalam kolam akuaponik secara terintegrasi dengan teknologi IoT Aquaponic systems combine aquaculture and hydroponics to grow fish and plants in a symbiotic relationship. This study aims to design and implement an automated system that monitors and controls water turbidity in aquaponic ponds using the SEN0189 turbidity sensor, float switches, and an IoT platform (NodeMCU ESP8266 and Firebase). The system automatically drains or refills water based on turbidity thresholds, and provides realActime remote monitoring via a cloud dashboard. Tests conducted 98 times yielded a sensor success rate of 92%, with an overall device operational success rate of 100%. The results demonstrate that the system effectively maintains water quality and can serve as an efficient remote monitoring solution for household and commercial aquaponics. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/f/improving-system-design-teknologi-iot-sensor-akuap-thumb-07d4c.webp" title="JURIS - System design for turbidity control in aquaponic ponds" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/improving-system-design-teknologi-iot-sensor-akuap-thumb-07d4c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/improving-system-design-teknologi-iot-sensor-akuap-thumb-07d4c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/improving-system-design-teknologi-iot-sensor-akuap-thumb-07d4c.webp 1x" title="JURIS - System design for turbidity control in aquaponic ponds" alt="JURIS - System design for turbidity control in aquaponic ponds" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/f/improving-system-design-teknologi-iot-sensor-akuap-thumb-1e942.webp" title="JURIS - System design for turbidity control in aquaponic ponds" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/improving-system-design-teknologi-iot-sensor-akuap-thumb-1e942.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/improving-system-design-teknologi-iot-sensor-akuap-thumb-1e942.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/improving-system-design-teknologi-iot-sensor-akuap-thumb-1e942.webp 1x" title="JURIS - System design for turbidity control in aquaponic ponds" alt="JURIS - System design for turbidity control in aquaponic ponds" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/f/improving-system-design-teknologi-iot-sensor-akuap-thumb-8349d.webp" title="JURIS - System design for turbidity control in aquaponic ponds" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/improving-system-design-teknologi-iot-sensor-akuap-thumb-8349d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/improving-system-design-teknologi-iot-sensor-akuap-thumb-8349d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/improving-system-design-teknologi-iot-sensor-akuap-thumb-8349d.webp 1x" title="JURIS - System design for turbidity control in aquaponic ponds" alt="JURIS - System design for turbidity control in aquaponic ponds" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41975-improving-system-design-teknologi-iot-sensor-akuap" title="JURIS - System design for turbidity control in aquaponic ponds" target="_blank">System design for turbidity control in aquaponic ponds</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji integrasi sensor tambahan seperti pH, TDS, dan suhu untuk memantau parameter kualitas air secara menyeluruh dalam satu platform IoT, sehingga dapat memperkirakan kebutuhan nutrisi dan keseimbangan mikroorganisme secara otomatis; selanjutnya, riset dapat mengeksplorasi penerapan algoritma machine learning untuk memprediksi tren kekeruhan dan memicu tindakan preventif sebelum kondisi menjadi buruk, sehingga mengurangi downtime dan biaya operasional; akhirnya, studi masa depan dapat menilai skala penerapan sistem ini pada skala komersial, termasuk analisis biayaAcmanfaat serta keamanan data dan jaringan yang terhubung ke cloud, guna memastikan keberlanjutan dan skalabilitas solusi IoT ini di industri akuaponik..
<br>Penelitian ini berhasil merancang dan mengimplementasikan sistem kendali otomatis untuk memantau serta mengatur tingkat kekeruhan air di kolam akuaponik dengan menggunakan sensor SEN0189, saklar float, dan mikrokontroler berbasis IoT (ESP8266 dan Firebase).Sistem tersebut dapat mengenali perubahan tingkat kekeruhan secara realActime dan melakukan tindakan otomatis berupa draining dan refilling tanpa tumpang tindih proses, dengan tingkat keberhasilan operasional 100%.Sensor SEN0189 menunjukkan sensitivitas tinggi terhadap peningkatan partikel di air, sedangkan pencahayaan lingkungan memengaruhi pembacaan sensor, khususnya di kondisi gelap.Secara keseluruhan, sistem ini dapat dipertimbangkan sebagai solusi yang andal dan efisien untuk menjaga kualitas air dalam kolam akuaponik secara terintegrasi dengan teknologi IoT
<br>Aquaponic systems combine aquaculture and hydroponics to grow fish and plants in a symbiotic relationship. This study aims to design and implement an automated system that monitors and controls water turbidity in aquaponic ponds using the SEN0189 turbidity sensor, float switches, and an IoT platform (NodeMCU ESP8266 and Firebase). The system automatically drains or refills water based on turbidity thresholds, and provides realActime remote monitoring via a cloud dashboard. Tests conducted 98 times yielded a sensor success rate of 92%, with an overall device operational success rate of 100%. The results demonstrate that the system effectively maintains water quality and can serve as an efficient remote monitoring solution for household and commercial aquaponics.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/f/improving-system-design-teknologi-iot-sensor-akuap-thumb-07d4c.webp" type="image/webp" length="88212" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/improving-system-design-teknologi-iot-sensor-akuap-thumb-07d4c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/improving-system-design-teknologi-iot-sensor-akuap-thumb-1e942.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/improving-system-design-teknologi-iot-sensor-akuap-thumb-8349d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1700-sttmcileungsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8680-teknosains-jurnal-sains-teknologi-informatika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Psikologi dalam Memahami dan Memfasilitasi Mindset Gotong Royong di Desa Sembahe Kabupaten Deli Serdang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Psikologi dalam Memahami dan Memfasilitasi Mindset Gotong Royong di Desa Sembahe Kabupaten Deli Serdang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Psikologi dalam Memahami dan Memfasilitasi Mindset Gotong Royong di Desa Sembahe Kabupaten Deli Serdang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41973-gotong-royong-dpr-perilaku-prososial-jemaat-nilai</link>
	<guid isPermaLink="false">984ea2c39be8ce40c6939ca211850a71</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 18:00:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ siti saidah ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti rahmah ]]></category>
	<category><![CDATA[ full paper ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[full,paper,rahmah,saidah,siti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikembangkan program pendampingan berkelanjutan yang melibatkan generasi muda dan lembaga pendidikan setempat untuk memastikan nilai gotong royong terus dilestarikan dan ditanamkan sejak dini, serta mengeksplorasi bagaimana media digital ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Psikologi dalam Memahami dan Memfasilitasi Mindset Gotong Royong di Desa Sembahe Kabupaten Deli Serdang: Pertama, perlu dikembangkan program pendampingan berkelanjutan yang melibatkan generasi muda dan lembaga pendidikan setempat untuk memastikan nilai gotong royong terus dilestarikan dan ditanamkan sejak dini, serta mengeksplorasi bagaimana media digital dapat dimanfaatkan sebagai alat edukasi kolektif berbasis psikologi sosial. Kedua, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas kader desa yang dilatih dalam pendekatan psikoedukatif sebagai agen perubahan lokal, termasuk bagaimana mereka dapat memfasilitasi diskusi rutin dan memantau konsistensi partisipasi masyarakat dalam kegiatan gotong royong dari waktu ke waktu. Ketiga, penting untuk menguji replikasi model intervensi ini di desa-desa lain dengan karakteristik sosial dan budaya berbeda, untuk memahami faktor-faktor kontekstual yang memengaruhi keberhasilan revitalisasi nilai gotong royong, serta merancang adaptasi pendekatan yang sesuai dengan dinamika lokal. Ketiga saran ini saling melengkapi untuk menciptakan ekosistem sosial yang mendukung keberlanjutan nilai gotong royong melalui penguatan struktur komunitas, kepemimpinan lokal, dan inovasi edukasi berbasis bukti. Dengan pendekatan sistematis dan berkelanjutan, intervensi psikologis dapat menjadi fondasi kuat dalam membangun ketahanan sosial masyarakat pedesaan di era modernisasi.. Pendekatan psikologi sosial melalui psikoedukasi partisipatif terbukti efektif dalam menghidupkan kembali nilai gotong royong di tengah perubahan sosial dan budaya.Gotong royong dipahami bukan hanya sebagai tradisi, tetapi sebagai bagian dari identitas sosial dan kekuatan kolektif masyarakat.Komitmen tokoh desa dan partisipasi aktif masyarakat menunjukkan terjadinya perubahan pola pikir dan penguatan solidaritas sosial Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membangkitkan kembali semangat gotong royong di antara masyarakat Desa Sembahe, Deli Serdang, melalui pendekatan psikoedukasional yang berakar pada psikologi sosial. Kegiatan ini mengadopsi metode Penelitian Aksi Partisipatif (Participatory Action Research), yang menekankan kolaborasi antara pelaksana program dan masyarakat dalam mengidentifikasi permasalahan serta merancang solusi. Intervensi dilakukan melalui sesi kuliah interaktif yang mengeksplorasi perilaku prososial, norma sosial, dan teori identitas kelompok dengan melibatkan 20 peserta, termasuk penduduk setempat dan pejabat desa, yang secara aktif terlibat dalam diskusi, berbagi pengalaman, dan merefleksikan praktik gotong... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/6/gotong-royong-dpr-perilaku-prososial-jemaat-nilai-thumb-4bdf7.webp" title="JURIS - Peran Psikologi dalam Memahami dan Memfasilitasi Mindset Gotong Royong di Desa Sembahe Kabupaten Deli Serdang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/gotong-royong-dpr-perilaku-prososial-jemaat-nilai-thumb-4bdf7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/gotong-royong-dpr-perilaku-prososial-jemaat-nilai-thumb-4bdf7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/gotong-royong-dpr-perilaku-prososial-jemaat-nilai-thumb-4bdf7.webp 1x" title="JURIS - Peran Psikologi dalam Memahami dan Memfasilitasi Mindset Gotong Royong di Desa Sembahe Kabupaten Deli Serdang" alt="JURIS - Peran Psikologi dalam Memahami dan Memfasilitasi Mindset Gotong Royong di Desa Sembahe Kabupaten Deli Serdang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/gotong-royong-dpr-perilaku-prososial-jemaat-nilai-thumb-d4001.webp" title="JURIS - Peran Psikologi dalam Memahami dan Memfasilitasi Mindset Gotong Royong di Desa Sembahe Kabupaten Deli Serdang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/gotong-royong-dpr-perilaku-prososial-jemaat-nilai-thumb-d4001.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/gotong-royong-dpr-perilaku-prososial-jemaat-nilai-thumb-d4001.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/gotong-royong-dpr-perilaku-prososial-jemaat-nilai-thumb-d4001.webp 1x" title="JURIS - Peran Psikologi dalam Memahami dan Memfasilitasi Mindset Gotong Royong di Desa Sembahe Kabupaten Deli Serdang" alt="JURIS - Peran Psikologi dalam Memahami dan Memfasilitasi Mindset Gotong Royong di Desa Sembahe Kabupaten Deli Serdang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/gotong-royong-dpr-perilaku-prososial-jemaat-nilai-thumb-1a873.webp" title="JURIS - Peran Psikologi dalam Memahami dan Memfasilitasi Mindset Gotong Royong di Desa Sembahe Kabupaten Deli Serdang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/gotong-royong-dpr-perilaku-prososial-jemaat-nilai-thumb-1a873.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/gotong-royong-dpr-perilaku-prososial-jemaat-nilai-thumb-1a873.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/gotong-royong-dpr-perilaku-prososial-jemaat-nilai-thumb-1a873.webp 1x" title="JURIS - Peran Psikologi dalam Memahami dan Memfasilitasi Mindset Gotong Royong di Desa Sembahe Kabupaten Deli Serdang" alt="JURIS - Peran Psikologi dalam Memahami dan Memfasilitasi Mindset Gotong Royong di Desa Sembahe Kabupaten Deli Serdang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41973-gotong-royong-dpr-perilaku-prososial-jemaat-nilai" title="JURIS - Peran Psikologi dalam Memahami dan Memfasilitasi Mindset Gotong Royong di Desa Sembahe Kabupaten Deli Serdang" target="_blank">Peran Psikologi dalam Memahami dan Memfasilitasi Mindset Gotong Royong di Desa Sembahe Kabupaten Deli Serdang</a>: Pertama, perlu dikembangkan program pendampingan berkelanjutan yang melibatkan generasi muda dan lembaga pendidikan setempat untuk memastikan nilai gotong royong terus dilestarikan dan ditanamkan sejak dini, serta mengeksplorasi bagaimana media digital dapat dimanfaatkan sebagai alat edukasi kolektif berbasis psikologi sosial. Kedua, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas kader desa yang dilatih dalam pendekatan psikoedukatif sebagai agen perubahan lokal, termasuk bagaimana mereka dapat memfasilitasi diskusi rutin dan memantau konsistensi partisipasi masyarakat dalam kegiatan gotong royong dari waktu ke waktu. Ketiga, penting untuk menguji replikasi model intervensi ini di desa-desa lain dengan karakteristik sosial dan budaya berbeda, untuk memahami faktor-faktor kontekstual yang memengaruhi keberhasilan revitalisasi nilai gotong royong, serta merancang adaptasi pendekatan yang sesuai dengan dinamika lokal. Ketiga saran ini saling melengkapi untuk menciptakan ekosistem sosial yang mendukung keberlanjutan nilai gotong royong melalui penguatan struktur komunitas, kepemimpinan lokal, dan inovasi edukasi berbasis bukti. Dengan pendekatan sistematis dan berkelanjutan, intervensi psikologis dapat menjadi fondasi kuat dalam membangun ketahanan sosial masyarakat pedesaan di era modernisasi..
<br>Pendekatan psikologi sosial melalui psikoedukasi partisipatif terbukti efektif dalam menghidupkan kembali nilai gotong royong di tengah perubahan sosial dan budaya.Gotong royong dipahami bukan hanya sebagai tradisi, tetapi sebagai bagian dari identitas sosial dan kekuatan kolektif masyarakat.Komitmen tokoh desa dan partisipasi aktif masyarakat menunjukkan terjadinya perubahan pola pikir dan penguatan solidaritas sosial
<br>Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membangkitkan kembali semangat gotong royong di antara masyarakat Desa Sembahe, Deli Serdang, melalui pendekatan psikoedukasional yang berakar pada psikologi sosial. Kegiatan ini mengadopsi metode Penelitian Aksi Partisipatif (Participatory Action Research), yang menekankan kolaborasi antara pelaksana program dan masyarakat dalam mengidentifikasi permasalahan serta merancang solusi. Intervensi dilakukan melalui sesi kuliah interaktif yang mengeksplorasi perilaku prososial, norma sosial, dan teori identitas kelompok dengan melibatkan 20 peserta, termasuk penduduk setempat dan pejabat desa, yang secara aktif terlibat dalam diskusi, berbagi pengalaman, dan merefleksikan praktik gotong...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/6/gotong-royong-dpr-perilaku-prososial-jemaat-nilai-thumb-d4001.webp" type="image/webp" length="107896" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/gotong-royong-dpr-perilaku-prososial-jemaat-nilai-thumb-4bdf7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/gotong-royong-dpr-perilaku-prososial-jemaat-nilai-thumb-d4001.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/gotong-royong-dpr-perilaku-prososial-jemaat-nilai-thumb-1a873.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1498-lp3kamandanu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14315-nuras-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Ekstraksi Rimpang Jahe Mengungkap Khasiat dari Metode Dekok dan Infusa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Ekstraksi Rimpang Jahe Mengungkap Khasiat dari Metode Dekok dan Infusa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Ekstraksi Rimpang Jahe Mengungkap Khasiat dari Metode Dekok dan Infusa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41972-rimpang-jahe-emprit-literasi-masyarakat-pengabdian</link>
	<guid isPermaLink="false">2a05c6ff0eace07c2f84f6b6ff7fd487</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 18:00:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ siti saidah ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti rahmah ]]></category>
	<category><![CDATA[ full paper ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[full,paper,rahmah,saidah,siti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas produk jahe instan yang diproduksi masyarakat pasca pelatihan, untuk menilai sejauh mana penerapan metode ekstraksi memengaruhi kualitas dan stabilitas senyawa aktif dalam jangka panjang. Kedua, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Ekstraksi Rimpang Jahe: Mengungkap Khasiat dari Metode Dekok dan Infusa: Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas produk jahe instan yang diproduksi masyarakat pasca pelatihan, untuk menilai sejauh mana penerapan metode ekstraksi memengaruhi kualitas dan stabilitas senyawa aktif dalam jangka panjang. Kedua, penting untuk mengevaluasi potensi ekonomi dari pengolahan jahe menjadi berbagai sediaan herbal seperti sirup atau kapsul, dengan mengkaji penerimaan pasar, daya simpan, dan profitabilitas usaha kecil berbasis rumah tangga. Ketiga, perlu dikaji perbedaan dampak edukasi daring dan luring terhadap penguasaan keterampilan ekstraksi tanaman obat, agar dapat dirancang pendekatan pengabdian yang optimal dalam konteks geografis dan sosial yang berbeda. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi kegiatan sebelumnya dengan memperkuat aspek pemberdayaan ekonomi, kualitas produk, dan efektivitas metode pelatihan. Dengan demikian, pemanfaatan jahe tidak hanya meningkatkan kesehatan keluarga, tetapi juga menjadi bagian dari ekonomi sirkular berbasis sumber daya lokal. Studi lebih lanjut akan membantu mengukur dampak jangka panjang dari kegiatan edukatif. Selain itu, inovasi dalam bentuk pelatihan hybrid dapat dieksplorasi untuk menjangkau lebih banyak masyarakat. Fokus pada aspek keberlanjutan dan kemandirian sangat penting dalam pengembangan program berbasis komunitas. Hasil penelitian dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan di tingkat lokal. Peningkatan kualitas sediaan herbal juga perlu didukung oleh standar prosedur operasional sederhana yang mudah diikuti masyarakat.. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga dalam memanfaatkan jahe sebagai tanaman obat melalui metode ekstraksi dekok dan infusa.Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari pre-test menjadi post-test, membuktikan efektivitas pendekatan edukatif berbasis praktik langsung.Metode infusa terbukti lebih efektif dalam menghasilkan senyawa fenolik dan aktivitas antioksidan, serta mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya standar dalam pengolahan herbal untuk produk yang aman, higienis, dan bernilai tinggi Jahe (Zingiber officinale Roscoe) merupakan salah satu tanaman obat yang banyak dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional di Indonesia, karena kandungan senyawa aktifnya yang beragam. Namun, masih banyak masyarakat yang belum memahami metode ekstraksi yang tepat untuk memaksimalkan perolehan senyawa berkhasiat dari rimpang jahe. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah jahe melalui metode dekok dan infusa. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif dan demonstrasi langsung mengenai persiapan simplisia, teknik ekstraksi, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing metode. Sebagai bagian dari evaluasi, dilakukan pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman peserta. Hasil menunjukkan rata-rata nilai pre-test sebesar 92,89 yang meningkat menjadi 96,67 pada... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/e/rimpang-jahe-emprit-literasi-masyarakat-pengabdian-thumb-1dca5.webp" title="JURIS - Ekstraksi Rimpang Jahe: Mengungkap Khasiat dari Metode Dekok dan Infusa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/rimpang-jahe-emprit-literasi-masyarakat-pengabdian-thumb-1dca5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/rimpang-jahe-emprit-literasi-masyarakat-pengabdian-thumb-1dca5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/rimpang-jahe-emprit-literasi-masyarakat-pengabdian-thumb-1dca5.webp 1x" title="JURIS - Ekstraksi Rimpang Jahe: Mengungkap Khasiat dari Metode Dekok dan Infusa" alt="JURIS - Ekstraksi Rimpang Jahe: Mengungkap Khasiat dari Metode Dekok dan Infusa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/rimpang-jahe-emprit-literasi-masyarakat-pengabdian-thumb-20dff.webp" title="JURIS - Ekstraksi Rimpang Jahe: Mengungkap Khasiat dari Metode Dekok dan Infusa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/rimpang-jahe-emprit-literasi-masyarakat-pengabdian-thumb-20dff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/rimpang-jahe-emprit-literasi-masyarakat-pengabdian-thumb-20dff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/rimpang-jahe-emprit-literasi-masyarakat-pengabdian-thumb-20dff.webp 1x" title="JURIS - Ekstraksi Rimpang Jahe: Mengungkap Khasiat dari Metode Dekok dan Infusa" alt="JURIS - Ekstraksi Rimpang Jahe: Mengungkap Khasiat dari Metode Dekok dan Infusa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/rimpang-jahe-emprit-literasi-masyarakat-pengabdian-thumb-ae183.webp" title="JURIS - Ekstraksi Rimpang Jahe: Mengungkap Khasiat dari Metode Dekok dan Infusa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/rimpang-jahe-emprit-literasi-masyarakat-pengabdian-thumb-ae183.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/rimpang-jahe-emprit-literasi-masyarakat-pengabdian-thumb-ae183.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/rimpang-jahe-emprit-literasi-masyarakat-pengabdian-thumb-ae183.webp 1x" title="JURIS - Ekstraksi Rimpang Jahe: Mengungkap Khasiat dari Metode Dekok dan Infusa" alt="JURIS - Ekstraksi Rimpang Jahe: Mengungkap Khasiat dari Metode Dekok dan Infusa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41972-rimpang-jahe-emprit-literasi-masyarakat-pengabdian" title="JURIS - Ekstraksi Rimpang Jahe: Mengungkap Khasiat dari Metode Dekok dan Infusa" target="_blank">Ekstraksi Rimpang Jahe: Mengungkap Khasiat dari Metode Dekok dan Infusa</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas produk jahe instan yang diproduksi masyarakat pasca pelatihan, untuk menilai sejauh mana penerapan metode ekstraksi memengaruhi kualitas dan stabilitas senyawa aktif dalam jangka panjang. Kedua, penting untuk mengevaluasi potensi ekonomi dari pengolahan jahe menjadi berbagai sediaan herbal seperti sirup atau kapsul, dengan mengkaji penerimaan pasar, daya simpan, dan profitabilitas usaha kecil berbasis rumah tangga. Ketiga, perlu dikaji perbedaan dampak edukasi daring dan luring terhadap penguasaan keterampilan ekstraksi tanaman obat, agar dapat dirancang pendekatan pengabdian yang optimal dalam konteks geografis dan sosial yang berbeda. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi kegiatan sebelumnya dengan memperkuat aspek pemberdayaan ekonomi, kualitas produk, dan efektivitas metode pelatihan. Dengan demikian, pemanfaatan jahe tidak hanya meningkatkan kesehatan keluarga, tetapi juga menjadi bagian dari ekonomi sirkular berbasis sumber daya lokal. Studi lebih lanjut akan membantu mengukur dampak jangka panjang dari kegiatan edukatif. Selain itu, inovasi dalam bentuk pelatihan hybrid dapat dieksplorasi untuk menjangkau lebih banyak masyarakat. Fokus pada aspek keberlanjutan dan kemandirian sangat penting dalam pengembangan program berbasis komunitas. Hasil penelitian dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan di tingkat lokal. Peningkatan kualitas sediaan herbal juga perlu didukung oleh standar prosedur operasional sederhana yang mudah diikuti masyarakat..
<br>Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga dalam memanfaatkan jahe sebagai tanaman obat melalui metode ekstraksi dekok dan infusa.Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari pre-test menjadi post-test, membuktikan efektivitas pendekatan edukatif berbasis praktik langsung.Metode infusa terbukti lebih efektif dalam menghasilkan senyawa fenolik dan aktivitas antioksidan, serta mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya standar dalam pengolahan herbal untuk produk yang aman, higienis, dan bernilai tinggi
<br>Jahe (Zingiber officinale Roscoe) merupakan salah satu tanaman obat yang banyak dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional di Indonesia, karena kandungan senyawa aktifnya yang beragam. Namun, masih banyak masyarakat yang belum memahami metode ekstraksi yang tepat untuk memaksimalkan perolehan senyawa berkhasiat dari rimpang jahe. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah jahe melalui metode dekok dan infusa. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif dan demonstrasi langsung mengenai persiapan simplisia, teknik ekstraksi, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing metode. Sebagai bagian dari evaluasi, dilakukan pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman peserta. Hasil menunjukkan rata-rata nilai pre-test sebesar 92,89 yang meningkat menjadi 96,67 pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/e/rimpang-jahe-emprit-literasi-masyarakat-pengabdian-thumb-ae183.webp" type="image/webp" length="85878" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/rimpang-jahe-emprit-literasi-masyarakat-pengabdian-thumb-1dca5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/rimpang-jahe-emprit-literasi-masyarakat-pengabdian-thumb-20dff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/rimpang-jahe-emprit-literasi-masyarakat-pengabdian-thumb-ae183.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1498-lp3kamandanu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14315-nuras-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Numerical Analysis of Load Behavior Due to Pile Eccentricity in a 2x2 Pile Group ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Numerical Analysis of Load Behavior Due to Pile Eccentricity in a 2x2 Pile Group ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Numerical Analysis of Load Behavior Due to Pile Eccentricity in a 2x2 Pile Group ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41968-pile-cap-dimensi-sisi-desain-aplikasi-duk</link>
	<guid isPermaLink="false">b98c52056cbecb0c27a503a1478bb04d</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 18:00:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ pdf abstract ]]></category>
	<category><![CDATA[ case study ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abstract,case,content,main,pdf,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan metode analisis yang lebih canggih untuk mengevaluasi dampak ketidaksejajaran posisi tiang pada sistem fondasi yang lebih kompleks. Misalnya, dapat dilakukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Numerical Analysis of Load Behavior Due to Pile Eccentricity in a 2x2 Pile Group: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan metode analisis yang lebih canggih untuk mengevaluasi dampak ketidaksejajaran posisi tiang pada sistem fondasi yang lebih kompleks. Misalnya, dapat dilakukan studi eksperimental untuk menyelidiki perilaku sistem fondasi dengan konfigurasi tiang yang berbeda, seperti kelompok tiang dengan jumlah dan posisi tiang yang bervariasi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh ketidaksejajaran posisi tiang pada kinerja fondasi dalam kondisi tanah yang berbeda, seperti tanah lunak atau tanah berpasir. Dengan demikian, studi lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dampak ketidaksejajaran posisi tiang pada kinerja fondasi dan membantu mengembangkan pedoman praktis bagi insinyur untuk membuat keputusan yang lebih baik dalam desain dan konstruksi fondasi.. Penelitian ini menyelidiki implikasi struktural dari ketidaksejajaran posisi tiang saat desain pile cap tetap tidak berubah.Studi ini menggunakan metode elemen hingga untuk mensimulasikan berbagai skenario ketidaksejajaran dan mengevaluasi dampak distribusi beban pada kelompok tiang.Hasil analisis menunjukkan bahwa hingga ketidaksejajaran 40 cm dari posisi desain, distribusi gaya tetap dalam batas aman.Namun, pada ketidaksejajaran 50 cm, beberapa tiang mengalami peningkatan gaya aksial lebih dari 23%, yang menunjukkan kebutuhan untuk penilaian ulang desain jika penyimpangan melampaui ambang batas ini.Temuan ini memberikan insinyur benchmark praktis, menawarkan panduan kuantitatif untuk toleransi penempatan tiang yang tidak memerlukan desain ulang pile cap secara keseluruhan.Hal ini menjembatani kesenjangan antara asumsi desain teoritis dan realitas lapangan Sebuah fondasi adalah elemen struktural yang mentransfer beban bangunan ke tanah. Salah satu jenis fondasi yang umum adalah fondasi tiang pancang yang digabungkan dengan elemen beton pengikat berupa pile cap untuk menyatukan ujung atas tiang dan mendistribusikan beban secara merata. Selama konstruksi, posisi tiang dapat menjadi tidak sejajar akibat kondisi lapangan tanpa memerlukan perubahan pada desain pile cap. Namun, ketidaksejajaran ini dapat mengubah distribusi gaya dalam sistem fondasi, yang dapat mempengaruhi keamanan dan kekakuan struktur. Masalah ini sering muncul akibat kondisi tanah yang tidak sesuai atau kendala fisik. Perangkat lunak elemen hingga digunakan untuk memodelkan perilaku struktur dalam berbagai skenario ketidaksejajaran titik tiang. Ketidaksejajaran... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/a/pile-cap-dimensi-sisi-desain-aplikasi-dukung-fonda-thumb-306b5.webp" title="JURIS - Numerical Analysis of Load Behavior Due to Pile Eccentricity in a 2x2 Pile Group" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/pile-cap-dimensi-sisi-desain-aplikasi-dukung-fonda-thumb-306b5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/pile-cap-dimensi-sisi-desain-aplikasi-dukung-fonda-thumb-306b5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/pile-cap-dimensi-sisi-desain-aplikasi-dukung-fonda-thumb-306b5.webp 1x" title="JURIS - Numerical Analysis of Load Behavior Due to Pile Eccentricity in a 2x2 Pile Group" alt="JURIS - Numerical Analysis of Load Behavior Due to Pile Eccentricity in a 2x2 Pile Group" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/pile-cap-dimensi-sisi-desain-aplikasi-dukung-fonda-thumb-15566.webp" title="JURIS - Numerical Analysis of Load Behavior Due to Pile Eccentricity in a 2x2 Pile Group" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/pile-cap-dimensi-sisi-desain-aplikasi-dukung-fonda-thumb-15566.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/pile-cap-dimensi-sisi-desain-aplikasi-dukung-fonda-thumb-15566.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/pile-cap-dimensi-sisi-desain-aplikasi-dukung-fonda-thumb-15566.webp 1x" title="JURIS - Numerical Analysis of Load Behavior Due to Pile Eccentricity in a 2x2 Pile Group" alt="JURIS - Numerical Analysis of Load Behavior Due to Pile Eccentricity in a 2x2 Pile Group" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/pile-cap-dimensi-sisi-desain-aplikasi-dukung-fonda-thumb-df8d9.webp" title="JURIS - Numerical Analysis of Load Behavior Due to Pile Eccentricity in a 2x2 Pile Group" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/pile-cap-dimensi-sisi-desain-aplikasi-dukung-fonda-thumb-df8d9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/pile-cap-dimensi-sisi-desain-aplikasi-dukung-fonda-thumb-df8d9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/pile-cap-dimensi-sisi-desain-aplikasi-dukung-fonda-thumb-df8d9.webp 1x" title="JURIS - Numerical Analysis of Load Behavior Due to Pile Eccentricity in a 2x2 Pile Group" alt="JURIS - Numerical Analysis of Load Behavior Due to Pile Eccentricity in a 2x2 Pile Group" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41968-pile-cap-dimensi-sisi-desain-aplikasi-duk" title="JURIS - Numerical Analysis of Load Behavior Due to Pile Eccentricity in a 2x2 Pile Group" target="_blank">Numerical Analysis of Load Behavior Due to Pile Eccentricity in a 2x2 Pile Group</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan metode analisis yang lebih canggih untuk mengevaluasi dampak ketidaksejajaran posisi tiang pada sistem fondasi yang lebih kompleks. Misalnya, dapat dilakukan studi eksperimental untuk menyelidiki perilaku sistem fondasi dengan konfigurasi tiang yang berbeda, seperti kelompok tiang dengan jumlah dan posisi tiang yang bervariasi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh ketidaksejajaran posisi tiang pada kinerja fondasi dalam kondisi tanah yang berbeda, seperti tanah lunak atau tanah berpasir. Dengan demikian, studi lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dampak ketidaksejajaran posisi tiang pada kinerja fondasi dan membantu mengembangkan pedoman praktis bagi insinyur untuk membuat keputusan yang lebih baik dalam desain dan konstruksi fondasi..
<br>Penelitian ini menyelidiki implikasi struktural dari ketidaksejajaran posisi tiang saat desain pile cap tetap tidak berubah.Studi ini menggunakan metode elemen hingga untuk mensimulasikan berbagai skenario ketidaksejajaran dan mengevaluasi dampak distribusi beban pada kelompok tiang.Hasil analisis menunjukkan bahwa hingga ketidaksejajaran 40 cm dari posisi desain, distribusi gaya tetap dalam batas aman.Namun, pada ketidaksejajaran 50 cm, beberapa tiang mengalami peningkatan gaya aksial lebih dari 23%, yang menunjukkan kebutuhan untuk penilaian ulang desain jika penyimpangan melampaui ambang batas ini.Temuan ini memberikan insinyur benchmark praktis, menawarkan panduan kuantitatif untuk toleransi penempatan tiang yang tidak memerlukan desain ulang pile cap secara keseluruhan.Hal ini menjembatani kesenjangan antara asumsi desain teoritis dan realitas lapangan
<br>Sebuah fondasi adalah elemen struktural yang mentransfer beban bangunan ke tanah. Salah satu jenis fondasi yang umum adalah fondasi tiang pancang yang digabungkan dengan elemen beton pengikat berupa pile cap untuk menyatukan ujung atas tiang dan mendistribusikan beban secara merata. Selama konstruksi, posisi tiang dapat menjadi tidak sejajar akibat kondisi lapangan tanpa memerlukan perubahan pada desain pile cap. Namun, ketidaksejajaran ini dapat mengubah distribusi gaya dalam sistem fondasi, yang dapat mempengaruhi keamanan dan kekakuan struktur. Masalah ini sering muncul akibat kondisi tanah yang tidak sesuai atau kendala fisik. Perangkat lunak elemen hingga digunakan untuk memodelkan perilaku struktur dalam berbagai skenario ketidaksejajaran titik tiang. Ketidaksejajaran...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/a/pile-cap-dimensi-sisi-desain-aplikasi-dukung-fonda-thumb-df8d9.webp" type="image/webp" length="67876" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/pile-cap-dimensi-sisi-desain-aplikasi-dukung-fonda-thumb-306b5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/pile-cap-dimensi-sisi-desain-aplikasi-dukung-fonda-thumb-15566.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/pile-cap-dimensi-sisi-desain-aplikasi-dukung-fonda-thumb-df8d9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-513-trisakti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6700-international-journal-livable-space.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Transfer Pengetahuan dalam Proyek Rehabilitasi Gereja Immanuel Bleduk Kota Semarang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Transfer Pengetahuan dalam Proyek Rehabilitasi Gereja Immanuel Bleduk Kota Semarang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Transfer Pengetahuan dalam Proyek Rehabilitasi Gereja Immanuel Bleduk Kota Semarang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41967-knowledge-transfer-kualitas-proyek-tetfund-histori</link>
	<guid isPermaLink="false">f5ac5834bfc69c68c4818c3988bf937f</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 18:00:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ pdf abstract ]]></category>
	<category><![CDATA[ case study ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abstract,case,content,main,pdf,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, penting untuk mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana strategi transfer pengetahuan yang efektif dapat diterapkan dalam proyek konservasi bangunan bersejarah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Transfer Pengetahuan dalam Proyek Rehabilitasi Gereja Immanuel (Bleduk), Kota Semarang: Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, penting untuk mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana strategi transfer pengetahuan yang efektif dapat diterapkan dalam proyek konservasi bangunan bersejarah di negara-negara berkembang, seperti Indonesia. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan sistem manajemen pengetahuan adaptif yang dapat mengakomodasi praktik-praktik sosial dan budaya lokal. Kedua, studi lanjutan dapat menyelidiki peran teknologi dalam transfer pengetahuan, terutama dalam konteks proyek konservasi. Bagaimana teknologi dapat digunakan untuk mendokumentasikan dan berbagi pengetahuan taktis secara efektif? Dan bagaimana teknologi dapat membantu dalam melestarikan nilai-nilai sejarah? Terakhir, penelitian dapat menyelidiki bagaimana strategi transfer pengetahuan dapat ditingkatkan melalui kolaborasi lintas disiplin dan lintas generasi. Bagaimana kolaborasi ini dapat meningkatkan pemahaman dan penerapan praktik konservasi yang berkelanjutan?. Penelitian ini mengidentifikasi strategi kunci yang digunakan oleh perusahaan konstruksi untuk menjaga pengetahuan.Strategi-strategi ini mencakup bimbingan berdasarkan pengalaman, dokumentasi visual dan digitalisasi informasi, kolaborasi lintas generasi dan lintas budaya, pelatihan lintas budaya, penggunaan teknologi kolaborasi sederhana, evaluasi reflektif, serta pengakuan formal terhadap kontribusi pekerja lapangan.Studi ini merekomendasikan penguatan sistem dokumentasi berdasarkan pengalaman, pengakuan formal terhadap kontribusi lapangan, dan integrasi teknologi kolaboratif sebagai langkah kritis menuju sistem manajemen pengetahuan yang lebih kontekstual dan berkelanjutan dalam proyek rehabilitasi bangunan bersejarah Transfer pengetahuan memainkan peran vital dalam menjaga kualitas proyek konstruksi, terutama dalam rehabilitasi bangunan bersejarah, yang menuntut keahlian kontekstual dan pemahaman mendalam tentang nilai-nilai sejarah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan menganalisis implementasi strategi transfer pengetahuan oleh perusahaan konstruksi dalam proyek konservasi bangunan bersejarah. Pendekatan kualitatif digunakan, dengan data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen proyek terpilih. Temuan menunjukkan bahwa transfer pengetahuan dalam proyek ini sebagian besar bersifat informal dan bergantung pada pengalaman individu, jaringan interpersonal, dan komunikasi lintas generasi. Pengetahuan taktis, termasuk teknik konservasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/1/knowledge-transfer-kualitas-proyek-tetfund-histori-thumb-d4b42.webp" title="JURIS - Strategi Transfer Pengetahuan dalam Proyek Rehabilitasi Gereja Immanuel (Bleduk), Kota Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/knowledge-transfer-kualitas-proyek-tetfund-histori-thumb-d4b42.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/knowledge-transfer-kualitas-proyek-tetfund-histori-thumb-d4b42.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/knowledge-transfer-kualitas-proyek-tetfund-histori-thumb-d4b42.webp 1x" title="JURIS - Strategi Transfer Pengetahuan dalam Proyek Rehabilitasi Gereja Immanuel (Bleduk), Kota Semarang" alt="JURIS - Strategi Transfer Pengetahuan dalam Proyek Rehabilitasi Gereja Immanuel (Bleduk), Kota Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/knowledge-transfer-kualitas-proyek-tetfund-histori-thumb-0a278.webp" title="JURIS - Strategi Transfer Pengetahuan dalam Proyek Rehabilitasi Gereja Immanuel (Bleduk), Kota Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/knowledge-transfer-kualitas-proyek-tetfund-histori-thumb-0a278.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/knowledge-transfer-kualitas-proyek-tetfund-histori-thumb-0a278.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/knowledge-transfer-kualitas-proyek-tetfund-histori-thumb-0a278.webp 1x" title="JURIS - Strategi Transfer Pengetahuan dalam Proyek Rehabilitasi Gereja Immanuel (Bleduk), Kota Semarang" alt="JURIS - Strategi Transfer Pengetahuan dalam Proyek Rehabilitasi Gereja Immanuel (Bleduk), Kota Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/knowledge-transfer-kualitas-proyek-tetfund-histori-thumb-8cada.webp" title="JURIS - Strategi Transfer Pengetahuan dalam Proyek Rehabilitasi Gereja Immanuel (Bleduk), Kota Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/knowledge-transfer-kualitas-proyek-tetfund-histori-thumb-8cada.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/knowledge-transfer-kualitas-proyek-tetfund-histori-thumb-8cada.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/knowledge-transfer-kualitas-proyek-tetfund-histori-thumb-8cada.webp 1x" title="JURIS - Strategi Transfer Pengetahuan dalam Proyek Rehabilitasi Gereja Immanuel (Bleduk), Kota Semarang" alt="JURIS - Strategi Transfer Pengetahuan dalam Proyek Rehabilitasi Gereja Immanuel (Bleduk), Kota Semarang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41967-knowledge-transfer-kualitas-proyek-tetfund-histori" title="JURIS - Strategi Transfer Pengetahuan dalam Proyek Rehabilitasi Gereja Immanuel (Bleduk), Kota Semarang" target="_blank">Strategi Transfer Pengetahuan dalam Proyek Rehabilitasi Gereja Immanuel (Bleduk), Kota Semarang</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, penting untuk mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana strategi transfer pengetahuan yang efektif dapat diterapkan dalam proyek konservasi bangunan bersejarah di negara-negara berkembang, seperti Indonesia. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan sistem manajemen pengetahuan adaptif yang dapat mengakomodasi praktik-praktik sosial dan budaya lokal. Kedua, studi lanjutan dapat menyelidiki peran teknologi dalam transfer pengetahuan, terutama dalam konteks proyek konservasi. Bagaimana teknologi dapat digunakan untuk mendokumentasikan dan berbagi pengetahuan taktis secara efektif? Dan bagaimana teknologi dapat membantu dalam melestarikan nilai-nilai sejarah? Terakhir, penelitian dapat menyelidiki bagaimana strategi transfer pengetahuan dapat ditingkatkan melalui kolaborasi lintas disiplin dan lintas generasi. Bagaimana kolaborasi ini dapat meningkatkan pemahaman dan penerapan praktik konservasi yang berkelanjutan?.
<br>Penelitian ini mengidentifikasi strategi kunci yang digunakan oleh perusahaan konstruksi untuk menjaga pengetahuan.Strategi-strategi ini mencakup bimbingan berdasarkan pengalaman, dokumentasi visual dan digitalisasi informasi, kolaborasi lintas generasi dan lintas budaya, pelatihan lintas budaya, penggunaan teknologi kolaborasi sederhana, evaluasi reflektif, serta pengakuan formal terhadap kontribusi pekerja lapangan.Studi ini merekomendasikan penguatan sistem dokumentasi berdasarkan pengalaman, pengakuan formal terhadap kontribusi lapangan, dan integrasi teknologi kolaboratif sebagai langkah kritis menuju sistem manajemen pengetahuan yang lebih kontekstual dan berkelanjutan dalam proyek rehabilitasi bangunan bersejarah
<br>Transfer pengetahuan memainkan peran vital dalam menjaga kualitas proyek konstruksi, terutama dalam rehabilitasi bangunan bersejarah, yang menuntut keahlian kontekstual dan pemahaman mendalam tentang nilai-nilai sejarah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan menganalisis implementasi strategi transfer pengetahuan oleh perusahaan konstruksi dalam proyek konservasi bangunan bersejarah. Pendekatan kualitatif digunakan, dengan data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen proyek terpilih. Temuan menunjukkan bahwa transfer pengetahuan dalam proyek ini sebagian besar bersifat informal dan bergantung pada pengalaman individu, jaringan interpersonal, dan komunikasi lintas generasi. Pengetahuan taktis, termasuk teknik konservasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/1/knowledge-transfer-kualitas-proyek-tetfund-histori-thumb-0a278.webp" type="image/webp" length="86426" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/knowledge-transfer-kualitas-proyek-tetfund-histori-thumb-d4b42.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/knowledge-transfer-kualitas-proyek-tetfund-histori-thumb-0a278.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/knowledge-transfer-kualitas-proyek-tetfund-histori-thumb-8cada.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-513-trisakti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6700-international-journal-livable-space.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Rainfall Correction Factor of Chirps Satellite Data Against Observation Data of Ciliwing Watershed Case Study of Kemayoran Meteorological Station ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Rainfall Correction Factor of Chirps Satellite Data Against Observation Data of Ciliwing Watershed Case Study of Kemayoran Meteorological Station ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Rainfall Correction Factor of Chirps Satellite Data Against Observation Data of Ciliwing Watershed Case Study of Kemayoran Meteorological Station ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41962-curah-hujan-fusing-satellite-data-intensitas</link>
	<guid isPermaLink="false">9f4902b94bff17c055e31c02a0c48656</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 18:00:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ pdf abstract ]]></category>
	<category><![CDATA[ feby milanie ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abstract,content,feby,main,milanie,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk mengembangkan model koreksi CHIRPS yang dinamis berdasarkan perubahan tutupan lahan di DAS Ciliwung, karena urbanisasi pesat di Jakarta dapat memengaruhi akurasi data satelit dari waktu ke waktu. Kedua, sebaiknya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Rainfall Correction Factor of Chirps Satellite Data Against Observation Data of Ciliwing Watershed (Case Study of Kemayoran Meteorological Station): Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk mengembangkan model koreksi CHIRPS yang dinamis berdasarkan perubahan tutupan lahan di DAS Ciliwung, karena urbanisasi pesat di Jakarta dapat memengaruhi akurasi data satelit dari waktu ke waktu. Kedua, sebaiknya dilakukan studi komparatif CHIRPS dengan data satelit lain seperti GPM atau IMERG di wilayah DKI Jakarta untuk mengetahui mana yang paling akurat dalam kondisi iklim perkotaan yang kompleks. Ketiga, diperlukan penelitian untuk mengintegrasikan data CHIRPS yang telah dikoreksi ke dalam model hidrologi DAS Ciliwung guna memprediksi banjir dan kekeringan di masa depan, terutama dalam skenario perubahan iklim. Penelitian-penelitian ini akan memperdalam pemanfaatan data satelit dalam manajemen sumber daya air perkotaan. Dengan model koreksi yang adaptif, keputusan terkait mitigasi bencana bisa lebih tepat dan cepat. Studi komparatif antar produk satelit akan memberi pilihan data terbaik bagi peneliti dan pengambil kebijakan. Sementara itu, simulasi hidrologi berbasis data CHIRPS dapat menjadi alat perencanaan jangka panjang yang efektif. Ketiga arah penelitian ini saling melengkapi dan memperkuat validitas serta aplikasi data curah hujan satelit. Fokus pada aspek dinamika lahan, validasi lintas produk, dan aplikasi praktis dalam model prediksi akan meningkatkan ketahanan kota terhadap perubahan iklim. Semua ini penting mengingat Jakarta rawan terhadap bencana hidrometeorologi. Penelitian lanjutan harus melibatkan pemangku kepentingan lokal agar hasilnya dapat langsung diimplementasikan.. Data CHIRPS memiliki akurasi yang sangat baik (R2 = 0,9111, bias = 9,27%) dalam memperkirakan curah hujan harian di DAS Ciliwung, terutama setelah dikoreksi dengan faktor koreksi khusus.Data CHIRPS cenderung melebihkan hujan ringan dan meremehkan hujan sedang hingga sangat lebat, sehingga perlu koreksi berdasarkan kategori intensitas hujan.Dengan koreksi, data CHIRPS dapat menjadi alternatif yang andal untuk analisis ketersediaan air di wilayah dengan data pengamatan terbatas seperti Jakarta Siklus hidrologi dan lingkungan di suatu wilayah sungai sangat dipengaruhi oleh intensitas dan pola musiman hujan. Untuk menilai kapasitas sumber daya air secara akurat, data hujan yang tepat dari setiap stasiun pengamatan sangat penting. Namun, sebaran alat penakar hujan yang tidak merata sering menjadi tantangan karena data yang tidak mencukupi dapat menghambat analisis. Dalam situasi tersebut, citra satelit dapat memberikan informasi tambahan yang berharga. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis akurasi data hujan satelit CHIRPS terhadap data pengamatan di DAS Ciliwung, khususnya di wilayah Provinsi DKI Jakarta, selama 30 tahun terakhir... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/8/curah-hujan-fusing-satellite-data-intensitas-suhu-thumb-1c467.webp" title="JURIS - Rainfall Correction Factor of Chirps Satellite Data Against Observation Data of Ciliwing Watershed (Case Study of Kemayoran Meteorological Station)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/curah-hujan-fusing-satellite-data-intensitas-suhu-thumb-1c467.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/curah-hujan-fusing-satellite-data-intensitas-suhu-thumb-1c467.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/curah-hujan-fusing-satellite-data-intensitas-suhu-thumb-1c467.webp 1x" title="JURIS - Rainfall Correction Factor of Chirps Satellite Data Against Observation Data of Ciliwing Watershed (Case Study of Kemayoran Meteorological Station)" alt="JURIS - Rainfall Correction Factor of Chirps Satellite Data Against Observation Data of Ciliwing Watershed (Case Study of Kemayoran Meteorological Station)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/8/curah-hujan-fusing-satellite-data-intensitas-suhu-thumb-9f5b8.webp" title="JURIS - Rainfall Correction Factor of Chirps Satellite Data Against Observation Data of Ciliwing Watershed (Case Study of Kemayoran Meteorological Station)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/curah-hujan-fusing-satellite-data-intensitas-suhu-thumb-9f5b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/curah-hujan-fusing-satellite-data-intensitas-suhu-thumb-9f5b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/curah-hujan-fusing-satellite-data-intensitas-suhu-thumb-9f5b8.webp 1x" title="JURIS - Rainfall Correction Factor of Chirps Satellite Data Against Observation Data of Ciliwing Watershed (Case Study of Kemayoran Meteorological Station)" alt="JURIS - Rainfall Correction Factor of Chirps Satellite Data Against Observation Data of Ciliwing Watershed (Case Study of Kemayoran Meteorological Station)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/8/curah-hujan-fusing-satellite-data-intensitas-suhu-thumb-bf318.webp" title="JURIS - Rainfall Correction Factor of Chirps Satellite Data Against Observation Data of Ciliwing Watershed (Case Study of Kemayoran Meteorological Station)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/curah-hujan-fusing-satellite-data-intensitas-suhu-thumb-bf318.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/curah-hujan-fusing-satellite-data-intensitas-suhu-thumb-bf318.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/curah-hujan-fusing-satellite-data-intensitas-suhu-thumb-bf318.webp 1x" title="JURIS - Rainfall Correction Factor of Chirps Satellite Data Against Observation Data of Ciliwing Watershed (Case Study of Kemayoran Meteorological Station)" alt="JURIS - Rainfall Correction Factor of Chirps Satellite Data Against Observation Data of Ciliwing Watershed (Case Study of Kemayoran Meteorological Station)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41962-curah-hujan-fusing-satellite-data-intensitas" title="JURIS - Rainfall Correction Factor of Chirps Satellite Data Against Observation Data of Ciliwing Watershed (Case Study of Kemayoran Meteorological Station)" target="_blank">Rainfall Correction Factor of Chirps Satellite Data Against Observation Data of Ciliwing Watershed (Case Study of Kemayoran Meteorological Station)</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk mengembangkan model koreksi CHIRPS yang dinamis berdasarkan perubahan tutupan lahan di DAS Ciliwung, karena urbanisasi pesat di Jakarta dapat memengaruhi akurasi data satelit dari waktu ke waktu. Kedua, sebaiknya dilakukan studi komparatif CHIRPS dengan data satelit lain seperti GPM atau IMERG di wilayah DKI Jakarta untuk mengetahui mana yang paling akurat dalam kondisi iklim perkotaan yang kompleks. Ketiga, diperlukan penelitian untuk mengintegrasikan data CHIRPS yang telah dikoreksi ke dalam model hidrologi DAS Ciliwung guna memprediksi banjir dan kekeringan di masa depan, terutama dalam skenario perubahan iklim. Penelitian-penelitian ini akan memperdalam pemanfaatan data satelit dalam manajemen sumber daya air perkotaan. Dengan model koreksi yang adaptif, keputusan terkait mitigasi bencana bisa lebih tepat dan cepat. Studi komparatif antar produk satelit akan memberi pilihan data terbaik bagi peneliti dan pengambil kebijakan. Sementara itu, simulasi hidrologi berbasis data CHIRPS dapat menjadi alat perencanaan jangka panjang yang efektif. Ketiga arah penelitian ini saling melengkapi dan memperkuat validitas serta aplikasi data curah hujan satelit. Fokus pada aspek dinamika lahan, validasi lintas produk, dan aplikasi praktis dalam model prediksi akan meningkatkan ketahanan kota terhadap perubahan iklim. Semua ini penting mengingat Jakarta rawan terhadap bencana hidrometeorologi. Penelitian lanjutan harus melibatkan pemangku kepentingan lokal agar hasilnya dapat langsung diimplementasikan..
<br>Data CHIRPS memiliki akurasi yang sangat baik (R2 = 0,9111, bias = 9,27%) dalam memperkirakan curah hujan harian di DAS Ciliwung, terutama setelah dikoreksi dengan faktor koreksi khusus.Data CHIRPS cenderung melebihkan hujan ringan dan meremehkan hujan sedang hingga sangat lebat, sehingga perlu koreksi berdasarkan kategori intensitas hujan.Dengan koreksi, data CHIRPS dapat menjadi alternatif yang andal untuk analisis ketersediaan air di wilayah dengan data pengamatan terbatas seperti Jakarta
<br>Siklus hidrologi dan lingkungan di suatu wilayah sungai sangat dipengaruhi oleh intensitas dan pola musiman hujan. Untuk menilai kapasitas sumber daya air secara akurat, data hujan yang tepat dari setiap stasiun pengamatan sangat penting. Namun, sebaran alat penakar hujan yang tidak merata sering menjadi tantangan karena data yang tidak mencukupi dapat menghambat analisis. Dalam situasi tersebut, citra satelit dapat memberikan informasi tambahan yang berharga. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis akurasi data hujan satelit CHIRPS terhadap data pengamatan di DAS Ciliwung, khususnya di wilayah Provinsi DKI Jakarta, selama 30 tahun terakhir...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/8/curah-hujan-fusing-satellite-data-intensitas-suhu-thumb-bf318.webp" type="image/webp" length="90940" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/curah-hujan-fusing-satellite-data-intensitas-suhu-thumb-1c467.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/curah-hujan-fusing-satellite-data-intensitas-suhu-thumb-9f5b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/curah-hujan-fusing-satellite-data-intensitas-suhu-thumb-bf318.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-513-trisakti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6700-international-journal-livable-space.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Suitability of Activities in the Trade Sub Zone The Corridor of Letda Sujono Road Medan Tembung Sub District Medan City ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Suitability of Activities in the Trade Sub Zone The Corridor of Letda Sujono Road Medan Tembung Sub District Medan City ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Suitability of Activities in the Trade Sub Zone The Corridor of Letda Sujono Road Medan Tembung Sub District Medan City ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41961-tata-ruang-pesisir-zonasi-aktivitas</link>
	<guid isPermaLink="false">9637d855bc63d70d2775830e7d373c38</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 18:00:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ pdf abstract ]]></category>
	<category><![CDATA[ feby milanie ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abstract,content,feby,main,milanie,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, lakukan evaluasi sistemik terhadap blok-blok di sepanjang koridor Jalan Letda Sujono dengan memanfaatkan teknologi realActime monitoring sehingga dapat mengidentifikasi aktivitas yang melanggar batas 10% secara lebih akurat dan cepat. Kedua, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Suitability of Activities in the Trade Sub-Zone (The Corridor of Letda Sujono Road, Medan Tembung Sub-District, Medan City): Pertama, lakukan evaluasi sistemik terhadap blok-blok di sepanjang koridor Jalan Letda Sujono dengan memanfaatkan teknologi realActime monitoring sehingga dapat mengidentifikasi aktivitas yang melanggar batas 10% secara lebih akurat dan cepat. Kedua, desain studi longitudinal yang meneliti dampak intervensi peraturan zonasi baru terhadap intensitas lalu lintas dan kualitas udara, agar kebijakan tidak hanya menegakkan batasan tetapi juga meminimalkan polusi dan kemacetan. Ketiga, kembangkan kerangka kerja partisipatif yang melibatkan masyarakat lokal, pengusaha, dan pemerintah daerah untuk menyusun pedoman zonasi berbasis kebutuhan komunitas sambil memadukan prinsip pengembangan berkelanjutan, sehingga perencanaan ruang menjadi lebih responsif dan inklusif.. Fokus analisis menunjukkan bahwa 60,84% aktivitas di zona sub-kegiatan perdagangan sesuai regulasi, sementara 39,16% tidak.Beberapa blok, khususnya Blok 17Ac07Ac01 di Tembung, melebihi batas 10% aktivitas, menandakan pelaksanaan zonasi belum sepenuhnya terwujud.Terdapat aktivitas tidak sah seperti sekolah terintegrasi dan layanan terkait kendaraan yang masih ada.Oleh karena itu, perlunya penegakan kebijakan zonasi dan revisi peraturan DSP agar lebih efektif dalam mengendalikan penggunaan ruang Pengembangan penduduk dan infrastruktur di kota dapat meningkatkan ekonomi lokal, seperti terlihat di koridor Jalan Letda Sujono. Kawasan ini, yang terletak di antara Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang serta berdekatan dengan Gerbang Tol Bandar Selamat, telah mengalami pertumbuhan signifikan dalam aktivitas perdagangan dan layanan. Pertumbuhan ini memicu pembangunan perumahan, layanan publik, ruang komersial, pergudangan, dan industri, meningkatkan permintaan lahan, serta menimbulkan konflik penggunaan lahan dan masalah lalu lintas. Penggunaan ruang yang tidak sesuai dapat menyebabkan pertumbuhan kota yang tidak terkontrol, seringkali akibat pengendalian perencanaan ruang yang tidak memadai. Rencana Detail Tata Ruang (DSP) Kota Medan menetapkan koridor Jalan Letda Sujono sebagai Zona Sub-Kegiatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/2/tata-ruang-pesisir-zonasi-aktivitas-perdagangan-de-thumb-2f35d.webp" title="JURIS - Suitability of Activities in the Trade Sub-Zone (The Corridor of Letda Sujono Road, Medan Tembung Sub-District, Medan City)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/2/tata-ruang-pesisir-zonasi-aktivitas-perdagangan-de-thumb-2f35d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/2/tata-ruang-pesisir-zonasi-aktivitas-perdagangan-de-thumb-2f35d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/2/tata-ruang-pesisir-zonasi-aktivitas-perdagangan-de-thumb-2f35d.webp 1x" title="JURIS - Suitability of Activities in the Trade Sub-Zone (The Corridor of Letda Sujono Road, Medan Tembung Sub-District, Medan City)" alt="JURIS - Suitability of Activities in the Trade Sub-Zone (The Corridor of Letda Sujono Road, Medan Tembung Sub-District, Medan City)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/2/tata-ruang-pesisir-zonasi-aktivitas-perdagangan-de-thumb-8bd0c.webp" title="JURIS - Suitability of Activities in the Trade Sub-Zone (The Corridor of Letda Sujono Road, Medan Tembung Sub-District, Medan City)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/2/tata-ruang-pesisir-zonasi-aktivitas-perdagangan-de-thumb-8bd0c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/2/tata-ruang-pesisir-zonasi-aktivitas-perdagangan-de-thumb-8bd0c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/2/tata-ruang-pesisir-zonasi-aktivitas-perdagangan-de-thumb-8bd0c.webp 1x" title="JURIS - Suitability of Activities in the Trade Sub-Zone (The Corridor of Letda Sujono Road, Medan Tembung Sub-District, Medan City)" alt="JURIS - Suitability of Activities in the Trade Sub-Zone (The Corridor of Letda Sujono Road, Medan Tembung Sub-District, Medan City)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/2/tata-ruang-pesisir-zonasi-aktivitas-perdagangan-de-thumb-9515d.webp" title="JURIS - Suitability of Activities in the Trade Sub-Zone (The Corridor of Letda Sujono Road, Medan Tembung Sub-District, Medan City)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/2/tata-ruang-pesisir-zonasi-aktivitas-perdagangan-de-thumb-9515d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/2/tata-ruang-pesisir-zonasi-aktivitas-perdagangan-de-thumb-9515d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/2/tata-ruang-pesisir-zonasi-aktivitas-perdagangan-de-thumb-9515d.webp 1x" title="JURIS - Suitability of Activities in the Trade Sub-Zone (The Corridor of Letda Sujono Road, Medan Tembung Sub-District, Medan City)" alt="JURIS - Suitability of Activities in the Trade Sub-Zone (The Corridor of Letda Sujono Road, Medan Tembung Sub-District, Medan City)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41961-tata-ruang-pesisir-zonasi-aktivitas" title="JURIS - Suitability of Activities in the Trade Sub-Zone (The Corridor of Letda Sujono Road, Medan Tembung Sub-District, Medan City)" target="_blank">Suitability of Activities in the Trade Sub-Zone (The Corridor of Letda Sujono Road, Medan Tembung Sub-District, Medan City)</a>: Pertama, lakukan evaluasi sistemik terhadap blok-blok di sepanjang koridor Jalan Letda Sujono dengan memanfaatkan teknologi realActime monitoring sehingga dapat mengidentifikasi aktivitas yang melanggar batas 10% secara lebih akurat dan cepat. Kedua, desain studi longitudinal yang meneliti dampak intervensi peraturan zonasi baru terhadap intensitas lalu lintas dan kualitas udara, agar kebijakan tidak hanya menegakkan batasan tetapi juga meminimalkan polusi dan kemacetan. Ketiga, kembangkan kerangka kerja partisipatif yang melibatkan masyarakat lokal, pengusaha, dan pemerintah daerah untuk menyusun pedoman zonasi berbasis kebutuhan komunitas sambil memadukan prinsip pengembangan berkelanjutan, sehingga perencanaan ruang menjadi lebih responsif dan inklusif..
<br>Fokus analisis menunjukkan bahwa 60,84% aktivitas di zona sub-kegiatan perdagangan sesuai regulasi, sementara 39,16% tidak.Beberapa blok, khususnya Blok 17Ac07Ac01 di Tembung, melebihi batas 10% aktivitas, menandakan pelaksanaan zonasi belum sepenuhnya terwujud.Terdapat aktivitas tidak sah seperti sekolah terintegrasi dan layanan terkait kendaraan yang masih ada.Oleh karena itu, perlunya penegakan kebijakan zonasi dan revisi peraturan DSP agar lebih efektif dalam mengendalikan penggunaan ruang
<br>Pengembangan penduduk dan infrastruktur di kota dapat meningkatkan ekonomi lokal, seperti terlihat di koridor Jalan Letda Sujono. Kawasan ini, yang terletak di antara Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang serta berdekatan dengan Gerbang Tol Bandar Selamat, telah mengalami pertumbuhan signifikan dalam aktivitas perdagangan dan layanan. Pertumbuhan ini memicu pembangunan perumahan, layanan publik, ruang komersial, pergudangan, dan industri, meningkatkan permintaan lahan, serta menimbulkan konflik penggunaan lahan dan masalah lalu lintas. Penggunaan ruang yang tidak sesuai dapat menyebabkan pertumbuhan kota yang tidak terkontrol, seringkali akibat pengendalian perencanaan ruang yang tidak memadai. Rencana Detail Tata Ruang (DSP) Kota Medan menetapkan koridor Jalan Letda Sujono sebagai Zona Sub-Kegiatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/2/tata-ruang-pesisir-zonasi-aktivitas-perdagangan-de-thumb-8bd0c.webp" type="image/webp" length="82508" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/2/tata-ruang-pesisir-zonasi-aktivitas-perdagangan-de-thumb-2f35d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/2/tata-ruang-pesisir-zonasi-aktivitas-perdagangan-de-thumb-8bd0c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/2/tata-ruang-pesisir-zonasi-aktivitas-perdagangan-de-thumb-9515d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-513-trisakti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6700-international-journal-livable-space.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Komunikasi Islam dalam Membangun Representasi Sosial dan Struktur Kekuasaan pada Tradisi Ruwahan di Sendangduwur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Komunikasi Islam dalam Membangun Representasi Sosial dan Struktur Kekuasaan pada Tradisi Ruwahan di Sendangduwur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Komunikasi Islam dalam Membangun Representasi Sosial dan Struktur Kekuasaan pada Tradisi Ruwahan di Sendangduwur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41982-peran-komunikasi-nilai-islam-isla</link>
	<guid isPermaLink="false">52f7760e2ab167507972d09dbc0f914a</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 15:59:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lukman hakim ]]></category>
	<category><![CDATA[ edi amin 271 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[271,amin,edi,hakim,lukman]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana aspek ekonomi lokal dipengaruhi oleh tradisi Ruwahan, misalnya melalui analisis alur distribusi dana, partisipasi pelaku usaha mikro, dan dampak festival terhadap pendapatan rumah tangga di Sendangduwur. Kedua, perlu ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Komunikasi Islam dalam Membangun Representasi Sosial dan Struktur Kekuasaan pada Tradisi Ruwahan di Sendangduwur: Pertama, perlu diteliti bagaimana aspek ekonomi lokal dipengaruhi oleh tradisi Ruwahan, misalnya melalui analisis alur distribusi dana, partisipasi pelaku usaha mikro, dan dampak festival terhadap pendapatan rumah tangga di Sendangduwur. Kedua, perlu dikaji bagaimana tradisi ini berkontribusi terhadap legitimasi politik desa, termasuk pengaruhnya terhadap kepercayaan masyarakat terhadap aparat desa dan tokoh agama dalam konteks pemilihan kepala desa atau pengambilan keputusan kebijakan lokal. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi dinamika generasi muda dalam tradisi Ruwahan, khususnya bagaimana nilai-nilai yang disampaikan melalui komunikasi Islam ditafsirkan, diterima, atau diubah oleh pelajar dan remaja dalam konteks kehidupan modern dan arus media digital. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dengan memperluas cakupan dari dimensi budaya semata ke ranah ekonomi, politik lokal, dan transformasi generasional, sehingga memberi gambaran utuh tentang keberlanjutan tradisi dalam tatanan sosial kontemporer.. Komunikasi Islam dalam tradisi Ruwahan di Sendangduwur berjalan secara kultural dan adaptif, menjadi media untuk mempertahankan nilai-nilai keislaman sekaligus membentuk identitas sosial masyarakat.Tradisi ini memperkuat posisi tokoh agama dan pemimpin adat dalam struktur kekuasaan lokal melalui akulturasi Islam dan budaya lokal.Komunikasi tersebut berperan ganda sebagai sarana dakwah kultural dan mekanisme reproduksi struktur sosial yang menjaga harmoni komunitas Tradisi Ruwahan di Desa Sendangduwur, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, merupakan bentuk pelestarian budaya lokal dengan nilai-nilai Islam yang diperkenalkan melalui dakwah kultural Sunan Sendangduwur. Komunikasi Islam dalam tradisi ini berperan penting dalam membangun representasi sosial masyarakat melalui ritual sedekahan dan selametan yang mengandung doa untuk sanak saudara yang telah meninggal, sekaligus memperkuat struktur kekuasaan agama dan sosial di komunitas tersebut. Pendekatan dakwah yang dilakukan Sunan Sendangduwur menginternalisasikan nilai-nilai Islam secara damai dan toleran dengan budaya Jawa, sehingga tradisi Ruwahan menjadi media komunikasi yang efektif dalam mempertahankan identitas sosial dan kekuasaan keagamaan di wilayah pesisir Lamongan. Festival Ruwahan yang digelar secara rutin tidak hanya memperkuat solidaritas sosial, tetapi juga... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/1/peran-komunikasi-nilai-nilai-islam-rumah-tangga-et-thumb-17462.webp" title="JURIS - Peran Komunikasi Islam dalam Membangun Representasi Sosial dan Struktur Kekuasaan pada Tradisi Ruwahan di Sendangduwur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/peran-komunikasi-nilai-nilai-islam-rumah-tangga-et-thumb-17462.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/peran-komunikasi-nilai-nilai-islam-rumah-tangga-et-thumb-17462.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/peran-komunikasi-nilai-nilai-islam-rumah-tangga-et-thumb-17462.webp 1x" title="JURIS - Peran Komunikasi Islam dalam Membangun Representasi Sosial dan Struktur Kekuasaan pada Tradisi Ruwahan di Sendangduwur" alt="JURIS - Peran Komunikasi Islam dalam Membangun Representasi Sosial dan Struktur Kekuasaan pada Tradisi Ruwahan di Sendangduwur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/peran-komunikasi-nilai-nilai-islam-rumah-tangga-et-thumb-fbfb6.webp" title="JURIS - Peran Komunikasi Islam dalam Membangun Representasi Sosial dan Struktur Kekuasaan pada Tradisi Ruwahan di Sendangduwur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/peran-komunikasi-nilai-nilai-islam-rumah-tangga-et-thumb-fbfb6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/peran-komunikasi-nilai-nilai-islam-rumah-tangga-et-thumb-fbfb6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/peran-komunikasi-nilai-nilai-islam-rumah-tangga-et-thumb-fbfb6.webp 1x" title="JURIS - Peran Komunikasi Islam dalam Membangun Representasi Sosial dan Struktur Kekuasaan pada Tradisi Ruwahan di Sendangduwur" alt="JURIS - Peran Komunikasi Islam dalam Membangun Representasi Sosial dan Struktur Kekuasaan pada Tradisi Ruwahan di Sendangduwur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/peran-komunikasi-nilai-nilai-islam-rumah-tangga-et-thumb-81551.webp" title="JURIS - Peran Komunikasi Islam dalam Membangun Representasi Sosial dan Struktur Kekuasaan pada Tradisi Ruwahan di Sendangduwur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/peran-komunikasi-nilai-nilai-islam-rumah-tangga-et-thumb-81551.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/peran-komunikasi-nilai-nilai-islam-rumah-tangga-et-thumb-81551.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/peran-komunikasi-nilai-nilai-islam-rumah-tangga-et-thumb-81551.webp 1x" title="JURIS - Peran Komunikasi Islam dalam Membangun Representasi Sosial dan Struktur Kekuasaan pada Tradisi Ruwahan di Sendangduwur" alt="JURIS - Peran Komunikasi Islam dalam Membangun Representasi Sosial dan Struktur Kekuasaan pada Tradisi Ruwahan di Sendangduwur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41982-peran-komunikasi-nilai-islam-isla" title="JURIS - Peran Komunikasi Islam dalam Membangun Representasi Sosial dan Struktur Kekuasaan pada Tradisi Ruwahan di Sendangduwur" target="_blank">Peran Komunikasi Islam dalam Membangun Representasi Sosial dan Struktur Kekuasaan pada Tradisi Ruwahan di Sendangduwur</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana aspek ekonomi lokal dipengaruhi oleh tradisi Ruwahan, misalnya melalui analisis alur distribusi dana, partisipasi pelaku usaha mikro, dan dampak festival terhadap pendapatan rumah tangga di Sendangduwur. Kedua, perlu dikaji bagaimana tradisi ini berkontribusi terhadap legitimasi politik desa, termasuk pengaruhnya terhadap kepercayaan masyarakat terhadap aparat desa dan tokoh agama dalam konteks pemilihan kepala desa atau pengambilan keputusan kebijakan lokal. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi dinamika generasi muda dalam tradisi Ruwahan, khususnya bagaimana nilai-nilai yang disampaikan melalui komunikasi Islam ditafsirkan, diterima, atau diubah oleh pelajar dan remaja dalam konteks kehidupan modern dan arus media digital. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dengan memperluas cakupan dari dimensi budaya semata ke ranah ekonomi, politik lokal, dan transformasi generasional, sehingga memberi gambaran utuh tentang keberlanjutan tradisi dalam tatanan sosial kontemporer..
<br>Komunikasi Islam dalam tradisi Ruwahan di Sendangduwur berjalan secara kultural dan adaptif, menjadi media untuk mempertahankan nilai-nilai keislaman sekaligus membentuk identitas sosial masyarakat.Tradisi ini memperkuat posisi tokoh agama dan pemimpin adat dalam struktur kekuasaan lokal melalui akulturasi Islam dan budaya lokal.Komunikasi tersebut berperan ganda sebagai sarana dakwah kultural dan mekanisme reproduksi struktur sosial yang menjaga harmoni komunitas
<br>Tradisi Ruwahan di Desa Sendangduwur, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, merupakan bentuk pelestarian budaya lokal dengan nilai-nilai Islam yang diperkenalkan melalui dakwah kultural Sunan Sendangduwur. Komunikasi Islam dalam tradisi ini berperan penting dalam membangun representasi sosial masyarakat melalui ritual sedekahan dan selametan yang mengandung doa untuk sanak saudara yang telah meninggal, sekaligus memperkuat struktur kekuasaan agama dan sosial di komunitas tersebut. Pendekatan dakwah yang dilakukan Sunan Sendangduwur menginternalisasikan nilai-nilai Islam secara damai dan toleran dengan budaya Jawa, sehingga tradisi Ruwahan menjadi media komunikasi yang efektif dalam mempertahankan identitas sosial dan kekuasaan keagamaan di wilayah pesisir Lamongan. Festival Ruwahan yang digelar secara rutin tidak hanya memperkuat solidaritas sosial, tetapi juga...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/1/peran-komunikasi-nilai-nilai-islam-rumah-tangga-et-thumb-fbfb6.webp" type="image/webp" length="74082" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/peran-komunikasi-nilai-nilai-islam-rumah-tangga-et-thumb-17462.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/peran-komunikasi-nilai-nilai-islam-rumah-tangga-et-thumb-fbfb6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/peran-komunikasi-nilai-nilai-islam-rumah-tangga-et-thumb-81551.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1439-iaipd-nganjuk.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16088-j-kis-jurnal-komunikasi-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Examining mobile learning adoption The role of ease of use usefulness and intention ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Examining mobile learning adoption The role of ease of use usefulness and intention ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Examining mobile learning adoption The role of ease of use usefulness and intention ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41977-behavioral-intention-bi-aplikasi-pembelajaran-apli</link>
	<guid isPermaLink="false">01b555946094bfef96fc0455b8a4d6ac</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 11:36:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jurnal sains ]]></category>
	<category><![CDATA[ arif mursyid ]]></category>
	<category><![CDATA[ rozi mexiwel ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[arif,jurnal,mexiwel,mursyid,rozi,sains]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, penelitian lanjutan dapat meninjau peran faktor eksternal seperti dukungan sosial, kebiasaan belajar, dan media edukasi dalam memoderasi hubungan antara persepsi kegunaan, niat perilaku, dan perilaku penggunaan aplikasi mobile learning. Kedua, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Examining mobile learning adoption: The role of ease of use, usefulness, and intention: Pertama, penelitian lanjutan dapat meninjau peran faktor eksternal seperti dukungan sosial, kebiasaan belajar, dan media edukasi dalam memoderasi hubungan antara persepsi kegunaan, niat perilaku, dan perilaku penggunaan aplikasi mobile learning. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas model TAM dengan model adopsi teknologi yang memperhitungkan variabel keterlibatan emosional dan kepercayaan pengguna pada aplikasi mobile learning di kalangan siswa dan dosen. Ketiga, penelitian berikutnya dapat memanfaatkan desain eksperimental atau longitudinal untuk mengukur dampak intervensi peningkatan fitur kegunaan dan pelatihan penggunaan aplikasi terhadap peningkatan tingkat penggunaan jangka panjang, serta menerapkan analisis sensitivitas guna menilai keandalan hasil. Penelitian-penelitian ini akan menambah pemahaman tentang mekanisme adopsi aplikasi mobile learning dan memberikan rekomendasi praktis bagi pengembang dan pendidik dalam merancang aplikasi yang lebih efektif.. Penelitian ini menganalisis faktor yang memengaruhi penerimaan dan penggunaan aplikasi pembelajaran berbasis mobile dengan menggunakan Model Acceptance Teknologi (TAM).Hasilnya menunjukkan bahwa Perceived Ease of Use (PEU) secara signifikan memengaruhi Perceived Usefulness (PU), namun tidak secara langsung memengaruhi Behavioral Intention (BI) atau Use Behavior (UB).PU terbukti memengaruhi BI secara signifikan, dan BI menjadi prediktor utama perilaku penggunaan aplikasi pembelajaran (UB).Pengaruh langsung PU terhadap UB tidak signifikan, menunjukkan bahwa persepsi kegunaan harus melalui niat pengguna untuk menggerakkan perilaku penggunaan.Temuan ini menegaskan pentingnya meningkatkan persepsi kegunaan sebagai kunci pengembangan strategi adopsi aplikasi mobile learning Perkembangan aplikasi pembelajaran berbasis mobile di Google Play Store didorong oleh kemajuan teknologi informasi. Namun, tingkat penggunaan optimal masih menjadi tantangan dengan beberapa masalah terkait: Perceived Ease of Use (PEU), Perceived Usefulness (PU), Behavioral Intention (BI), dan Use Behavior (UB). Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan (UB) aplikasi pembelajaran berbasis mobile dengan menggunakan Model Acceptance Teknologi (TAM). Model ini menggunakan variabel PEU, PU, BI, dan UB. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dengan 107 responden dan dianalisis menggunakan SEM-PLS. Hasil menunjukkan bahwa PEU memiliki pengaruh... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/4/behavioral-intention-bi-aplikasi-pembelajaran-m-cl-thumb-560b8.webp" title="JURIS - Examining mobile learning adoption: The role of ease of use, usefulness, and intention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/behavioral-intention-bi-aplikasi-pembelajaran-m-cl-thumb-560b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/behavioral-intention-bi-aplikasi-pembelajaran-m-cl-thumb-560b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/behavioral-intention-bi-aplikasi-pembelajaran-m-cl-thumb-560b8.webp 1x" title="JURIS - Examining mobile learning adoption: The role of ease of use, usefulness, and intention" alt="JURIS - Examining mobile learning adoption: The role of ease of use, usefulness, and intention" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/behavioral-intention-bi-aplikasi-pembelajaran-m-cl-thumb-fc146.webp" title="JURIS - Examining mobile learning adoption: The role of ease of use, usefulness, and intention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/behavioral-intention-bi-aplikasi-pembelajaran-m-cl-thumb-fc146.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/behavioral-intention-bi-aplikasi-pembelajaran-m-cl-thumb-fc146.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/behavioral-intention-bi-aplikasi-pembelajaran-m-cl-thumb-fc146.webp 1x" title="JURIS - Examining mobile learning adoption: The role of ease of use, usefulness, and intention" alt="JURIS - Examining mobile learning adoption: The role of ease of use, usefulness, and intention" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/behavioral-intention-bi-aplikasi-pembelajaran-m-cl-thumb-94fa1.webp" title="JURIS - Examining mobile learning adoption: The role of ease of use, usefulness, and intention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/behavioral-intention-bi-aplikasi-pembelajaran-m-cl-thumb-94fa1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/behavioral-intention-bi-aplikasi-pembelajaran-m-cl-thumb-94fa1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/behavioral-intention-bi-aplikasi-pembelajaran-m-cl-thumb-94fa1.webp 1x" title="JURIS - Examining mobile learning adoption: The role of ease of use, usefulness, and intention" alt="JURIS - Examining mobile learning adoption: The role of ease of use, usefulness, and intention" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41977-behavioral-intention-bi-aplikasi-pembelajaran-apli" title="JURIS - Examining mobile learning adoption: The role of ease of use, usefulness, and intention" target="_blank">Examining mobile learning adoption: The role of ease of use, usefulness, and intention</a>: Pertama, penelitian lanjutan dapat meninjau peran faktor eksternal seperti dukungan sosial, kebiasaan belajar, dan media edukasi dalam memoderasi hubungan antara persepsi kegunaan, niat perilaku, dan perilaku penggunaan aplikasi mobile learning. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas model TAM dengan model adopsi teknologi yang memperhitungkan variabel keterlibatan emosional dan kepercayaan pengguna pada aplikasi mobile learning di kalangan siswa dan dosen. Ketiga, penelitian berikutnya dapat memanfaatkan desain eksperimental atau longitudinal untuk mengukur dampak intervensi peningkatan fitur kegunaan dan pelatihan penggunaan aplikasi terhadap peningkatan tingkat penggunaan jangka panjang, serta menerapkan analisis sensitivitas guna menilai keandalan hasil. Penelitian-penelitian ini akan menambah pemahaman tentang mekanisme adopsi aplikasi mobile learning dan memberikan rekomendasi praktis bagi pengembang dan pendidik dalam merancang aplikasi yang lebih efektif..
<br>Penelitian ini menganalisis faktor yang memengaruhi penerimaan dan penggunaan aplikasi pembelajaran berbasis mobile dengan menggunakan Model Acceptance Teknologi (TAM).Hasilnya menunjukkan bahwa Perceived Ease of Use (PEU) secara signifikan memengaruhi Perceived Usefulness (PU), namun tidak secara langsung memengaruhi Behavioral Intention (BI) atau Use Behavior (UB).PU terbukti memengaruhi BI secara signifikan, dan BI menjadi prediktor utama perilaku penggunaan aplikasi pembelajaran (UB).Pengaruh langsung PU terhadap UB tidak signifikan, menunjukkan bahwa persepsi kegunaan harus melalui niat pengguna untuk menggerakkan perilaku penggunaan.Temuan ini menegaskan pentingnya meningkatkan persepsi kegunaan sebagai kunci pengembangan strategi adopsi aplikasi mobile learning
<br>Perkembangan aplikasi pembelajaran berbasis mobile di Google Play Store didorong oleh kemajuan teknologi informasi. Namun, tingkat penggunaan optimal masih menjadi tantangan dengan beberapa masalah terkait: Perceived Ease of Use (PEU), Perceived Usefulness (PU), Behavioral Intention (BI), dan Use Behavior (UB). Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan (UB) aplikasi pembelajaran berbasis mobile dengan menggunakan Model Acceptance Teknologi (TAM). Model ini menggunakan variabel PEU, PU, BI, dan UB. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dengan 107 responden dan dianalisis menggunakan SEM-PLS. Hasil menunjukkan bahwa PEU memiliki pengaruh...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/4/behavioral-intention-bi-aplikasi-pembelajaran-m-cl-thumb-560b8.webp" type="image/webp" length="57846" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/behavioral-intention-bi-aplikasi-pembelajaran-m-cl-thumb-560b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/behavioral-intention-bi-aplikasi-pembelajaran-m-cl-thumb-fc146.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/behavioral-intention-bi-aplikasi-pembelajaran-m-cl-thumb-94fa1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1700-sttmcileungsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8680-teknosains-jurnal-sains-teknologi-informatika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengolahan Limbah Plastik Menjadi Hiasan Kreatif Upaya Edukasi Pengurangan Sampah dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Desa Perampuan Lombok Barat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengolahan Limbah Plastik Menjadi Hiasan Kreatif Upaya Edukasi Pengurangan Sampah dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Desa Perampuan Lombok Barat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengolahan Limbah Plastik Menjadi Hiasan Kreatif Upaya Edukasi Pengurangan Sampah dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Desa Perampuan Lombok Barat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41971-pengolahan-limbah-pertanian-sampah-plastik-bahaya</link>
	<guid isPermaLink="false">d5807976c105fec8f68c153f95ac56e6</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 10:56:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ irfan jayadi ]]></category>
	<category><![CDATA[ pahmi husain ]]></category>
	<category><![CDATA[ jerami padi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[husain,irfan,jayadi,jerami,padi,pahmi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil pengabdian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas model pelatihan daur ulang berbasis komunitas dalam mengubah perilaku masyarakat terhadap ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengolahan Limbah Plastik Menjadi Hiasan Kreatif: Upaya Edukasi Pengurangan Sampah dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Desa Perampuan, Lombok Barat: Berdasarkan hasil pengabdian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas model pelatihan daur ulang berbasis komunitas dalam mengubah perilaku masyarakat terhadap pengelolaan sampah plastik jangka panjang. Kedua, studi mendalam mengenai potensi pasar produk hiasan dari limbah plastik di tingkat lokal, regional, dan nasional perlu dilakukan untuk mendukung pengembangan usaha mikro dan kecil yang berkelanjutan. Ketiga, penelitian mengenai inovasi teknologi pengolahan limbah plastik sederhana yang dapat diterapkan di tingkat rumah tangga atau desa, seperti pembuatan alat pencacah plastik manual atau mesin pirolisis sederhana, dapat menjadi solusi alternatif untuk mengurangi volume sampah plastik dan menghasilkan energi terbarukan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pengelolaan limbah plastik yang lebih efektif, berkelanjutan, dan memberdayakan masyarakat.. Kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran lingkungan peserta dalam memanfaatkan limbah plastik menjadi produk hiasan kreatif.Selain berkontribusi dalam pengurangan volume sampah plastik, kegiatan ini juga membuka peluang wirausaha kreatif berbasis ekonomi sirkular di masyarakat.Penguatan pembelajaran berbasis praktik serta pengembangan lanjutan berbasis kewirausahaan hijau direkomendasikan untuk kesinambungan program serupa di masa depan Limbah plastik rumah tangga menjadi permasalahan lingkungan yang kian serius apabila tidak dikelola secara tepat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat dalam mengelola limbah plastik melalui pelatihan pembuatan hiasan kreatif berbasis daur ulang. Peserta kegiatan adalah ibu rumah tangga dan pemuda di Desa Perampuan, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan experiential learning melalui tahapan sosialisasi, edukasi lingkungan,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/4/pengolahan-limbah-pertanian-sampah-plastik-bahaya-thumb-8ac0a.webp" title="JURIS - Pengolahan Limbah Plastik Menjadi Hiasan Kreatif: Upaya Edukasi Pengurangan Sampah dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Desa Perampuan, Lombok Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/pengolahan-limbah-pertanian-sampah-plastik-bahaya-thumb-8ac0a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/pengolahan-limbah-pertanian-sampah-plastik-bahaya-thumb-8ac0a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/pengolahan-limbah-pertanian-sampah-plastik-bahaya-thumb-8ac0a.webp 1x" title="JURIS - Pengolahan Limbah Plastik Menjadi Hiasan Kreatif: Upaya Edukasi Pengurangan Sampah dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Desa Perampuan, Lombok Barat" alt="JURIS - Pengolahan Limbah Plastik Menjadi Hiasan Kreatif: Upaya Edukasi Pengurangan Sampah dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Desa Perampuan, Lombok Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/pengolahan-limbah-pertanian-sampah-plastik-bahaya-thumb-edad2.webp" title="JURIS - Pengolahan Limbah Plastik Menjadi Hiasan Kreatif: Upaya Edukasi Pengurangan Sampah dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Desa Perampuan, Lombok Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/pengolahan-limbah-pertanian-sampah-plastik-bahaya-thumb-edad2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/pengolahan-limbah-pertanian-sampah-plastik-bahaya-thumb-edad2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/pengolahan-limbah-pertanian-sampah-plastik-bahaya-thumb-edad2.webp 1x" title="JURIS - Pengolahan Limbah Plastik Menjadi Hiasan Kreatif: Upaya Edukasi Pengurangan Sampah dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Desa Perampuan, Lombok Barat" alt="JURIS - Pengolahan Limbah Plastik Menjadi Hiasan Kreatif: Upaya Edukasi Pengurangan Sampah dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Desa Perampuan, Lombok Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/pengolahan-limbah-pertanian-sampah-plastik-bahaya-thumb-ec2be.webp" title="JURIS - Pengolahan Limbah Plastik Menjadi Hiasan Kreatif: Upaya Edukasi Pengurangan Sampah dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Desa Perampuan, Lombok Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/pengolahan-limbah-pertanian-sampah-plastik-bahaya-thumb-ec2be.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/pengolahan-limbah-pertanian-sampah-plastik-bahaya-thumb-ec2be.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/pengolahan-limbah-pertanian-sampah-plastik-bahaya-thumb-ec2be.webp 1x" title="JURIS - Pengolahan Limbah Plastik Menjadi Hiasan Kreatif: Upaya Edukasi Pengurangan Sampah dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Desa Perampuan, Lombok Barat" alt="JURIS - Pengolahan Limbah Plastik Menjadi Hiasan Kreatif: Upaya Edukasi Pengurangan Sampah dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Desa Perampuan, Lombok Barat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41971-pengolahan-limbah-pertanian-sampah-plastik-bahaya" title="JURIS - Pengolahan Limbah Plastik Menjadi Hiasan Kreatif: Upaya Edukasi Pengurangan Sampah dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Desa Perampuan, Lombok Barat" target="_blank">Pengolahan Limbah Plastik Menjadi Hiasan Kreatif: Upaya Edukasi Pengurangan Sampah dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Desa Perampuan, Lombok Barat</a>: Berdasarkan hasil pengabdian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas model pelatihan daur ulang berbasis komunitas dalam mengubah perilaku masyarakat terhadap pengelolaan sampah plastik jangka panjang. Kedua, studi mendalam mengenai potensi pasar produk hiasan dari limbah plastik di tingkat lokal, regional, dan nasional perlu dilakukan untuk mendukung pengembangan usaha mikro dan kecil yang berkelanjutan. Ketiga, penelitian mengenai inovasi teknologi pengolahan limbah plastik sederhana yang dapat diterapkan di tingkat rumah tangga atau desa, seperti pembuatan alat pencacah plastik manual atau mesin pirolisis sederhana, dapat menjadi solusi alternatif untuk mengurangi volume sampah plastik dan menghasilkan energi terbarukan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pengelolaan limbah plastik yang lebih efektif, berkelanjutan, dan memberdayakan masyarakat..
<br>Kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran lingkungan peserta dalam memanfaatkan limbah plastik menjadi produk hiasan kreatif.Selain berkontribusi dalam pengurangan volume sampah plastik, kegiatan ini juga membuka peluang wirausaha kreatif berbasis ekonomi sirkular di masyarakat.Penguatan pembelajaran berbasis praktik serta pengembangan lanjutan berbasis kewirausahaan hijau direkomendasikan untuk kesinambungan program serupa di masa depan
<br>Limbah plastik rumah tangga menjadi permasalahan lingkungan yang kian serius apabila tidak dikelola secara tepat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat dalam mengelola limbah plastik melalui pelatihan pembuatan hiasan kreatif berbasis daur ulang. Peserta kegiatan adalah ibu rumah tangga dan pemuda di Desa Perampuan, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan experiential learning melalui tahapan sosialisasi, edukasi lingkungan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/4/pengolahan-limbah-pertanian-sampah-plastik-bahaya-thumb-edad2.webp" type="image/webp" length="104088" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/pengolahan-limbah-pertanian-sampah-plastik-bahaya-thumb-8ac0a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/pengolahan-limbah-pertanian-sampah-plastik-bahaya-thumb-edad2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/pengolahan-limbah-pertanian-sampah-plastik-bahaya-thumb-ec2be.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1498-lp3kamandanu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14315-nuras-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ International Journal of Instruction ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ International Journal of Instruction ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ International Journal of Instruction ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41979-guru-biologi-al-pendidikan-islam</link>
	<guid isPermaLink="false">d8687a25f1283b03482ed05a549abe93</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 10:56:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ mimih aminah ]]></category>
	<category><![CDATA[ kiki hakiki ]]></category>
	<category><![CDATA[ m maulana ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aminah,hakiki,kiki,m,maulana,mimih]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan berbasis mikroteaching yang dirancang khusus untuk meningkatkan keterampilan kolaboratif calon guru dalam lingkungan BCPBL. Kedua, sebaiknya dikembangkan penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - International Journal of Instruction: Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan berbasis mikroteaching yang dirancang khusus untuk meningkatkan keterampilan kolaboratif calon guru dalam lingkungan BCPBL. Kedua, sebaiknya dikembangkan penelitian tentang pengaruh penggunaan platform digital tertentu terhadap keterlibatan siswa dan kualitas interaksi kolaboratif selama pembelajaran berbasis masalah. Ketiga, diperlukan studi tindakan kelas yang melibatkan pendampingan mentor selama satu semester penuh untuk melihat perkembangan kesiapan mengajar secara longitudinal. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan gambaran lebih mendalam mengenai strategi intervensi yang paling efektif dalam mempersiapkan guru pemula. Fokus pada integrasi teknologi dan pendekatan kolaboratif akan memperkuat relevansi model BCPBL di lapangan. Dengan pendekatan penelitian yang sistematis, lembaga pendidikan guru dapat menyempurnakan kurikulum pelatihan. Selain itu, hasil penelitian bisa menjadi dasar perumusan kebijakan peningkatan kualitas guru. Pengembangan instrumen penilaian kesiapan yang spesifik untuk BCPBL juga patut dieksplorasi. Studi-studi tersebut penting untuk memastikan kesiapan calon guru menyentuh aspek-aspek krusial dalam pembelajaran modern. Akhirnya, kombinasi antara pelatihan intensif, pendampingan, dan evaluasi berkelanjutan diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh.. Kesiapan guru biologi pemula dalam menerapkan BCPBL masih tergolong sedang.Aspek yang paling memerlukan peningkatan adalah keterampilan kolaboratif dan pemanfaatan teknologi pembelajaran.Pelatihan terstruktur dan pendampingan selama praktik mengajar perlu ditingkatkan untuk memperkuat kompetensi pedagogik dan kesiapan menghadapi kelas modern Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan guru biologi pemula dalam model pembelajaran Blended Collaborative Problem Based Learning (BCPBL). Kesiapan tersebut mencakup aspek pedagogik, penguasaan materi, keterampilan kolaboratif, dan kemampuan menggunakan teknologi dalam pembelajaran. Subjek penelitian adalah mahasiswa pendidikan biologi yang sedang menempuh semester akhir. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan guru pemula masih berada pada kategori sedang, terutama dalam penerapan pendekatan kolaboratif dan integrasi teknologi. Diperlukan pelatihan lebih lanjut dan pendampingan intensif agar calon guru mampu mengimplementasikan BCPBL secara efektif. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/b/guru-biologi-al-pendidikan-islam-kualitas-interaks-thumb-39994.webp" title="JURIS - International Journal of Instruction" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/guru-biologi-al-pendidikan-islam-kualitas-interaks-thumb-39994.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/guru-biologi-al-pendidikan-islam-kualitas-interaks-thumb-39994.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/guru-biologi-al-pendidikan-islam-kualitas-interaks-thumb-39994.webp 1x" title="JURIS - International Journal of Instruction" alt="JURIS - International Journal of Instruction" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/guru-biologi-al-pendidikan-islam-kualitas-interaks-thumb-27a11.webp" title="JURIS - International Journal of Instruction" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/guru-biologi-al-pendidikan-islam-kualitas-interaks-thumb-27a11.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/guru-biologi-al-pendidikan-islam-kualitas-interaks-thumb-27a11.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/guru-biologi-al-pendidikan-islam-kualitas-interaks-thumb-27a11.webp 1x" title="JURIS - International Journal of Instruction" alt="JURIS - International Journal of Instruction" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/guru-biologi-al-pendidikan-islam-kualitas-interaks-thumb-d8eae.webp" title="JURIS - International Journal of Instruction" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/guru-biologi-al-pendidikan-islam-kualitas-interaks-thumb-d8eae.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/guru-biologi-al-pendidikan-islam-kualitas-interaks-thumb-d8eae.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/guru-biologi-al-pendidikan-islam-kualitas-interaks-thumb-d8eae.webp 1x" title="JURIS - International Journal of Instruction" alt="JURIS - International Journal of Instruction" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41979-guru-biologi-al-pendidikan-islam" title="JURIS - International Journal of Instruction" target="_blank">International Journal of Instruction</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan berbasis mikroteaching yang dirancang khusus untuk meningkatkan keterampilan kolaboratif calon guru dalam lingkungan BCPBL. Kedua, sebaiknya dikembangkan penelitian tentang pengaruh penggunaan platform digital tertentu terhadap keterlibatan siswa dan kualitas interaksi kolaboratif selama pembelajaran berbasis masalah. Ketiga, diperlukan studi tindakan kelas yang melibatkan pendampingan mentor selama satu semester penuh untuk melihat perkembangan kesiapan mengajar secara longitudinal. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan gambaran lebih mendalam mengenai strategi intervensi yang paling efektif dalam mempersiapkan guru pemula. Fokus pada integrasi teknologi dan pendekatan kolaboratif akan memperkuat relevansi model BCPBL di lapangan. Dengan pendekatan penelitian yang sistematis, lembaga pendidikan guru dapat menyempurnakan kurikulum pelatihan. Selain itu, hasil penelitian bisa menjadi dasar perumusan kebijakan peningkatan kualitas guru. Pengembangan instrumen penilaian kesiapan yang spesifik untuk BCPBL juga patut dieksplorasi. Studi-studi tersebut penting untuk memastikan kesiapan calon guru menyentuh aspek-aspek krusial dalam pembelajaran modern. Akhirnya, kombinasi antara pelatihan intensif, pendampingan, dan evaluasi berkelanjutan diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh..
<br>Kesiapan guru biologi pemula dalam menerapkan BCPBL masih tergolong sedang.Aspek yang paling memerlukan peningkatan adalah keterampilan kolaboratif dan pemanfaatan teknologi pembelajaran.Pelatihan terstruktur dan pendampingan selama praktik mengajar perlu ditingkatkan untuk memperkuat kompetensi pedagogik dan kesiapan menghadapi kelas modern
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan guru biologi pemula dalam model pembelajaran Blended Collaborative Problem Based Learning (BCPBL). Kesiapan tersebut mencakup aspek pedagogik, penguasaan materi, keterampilan kolaboratif, dan kemampuan menggunakan teknologi dalam pembelajaran. Subjek penelitian adalah mahasiswa pendidikan biologi yang sedang menempuh semester akhir. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan guru pemula masih berada pada kategori sedang, terutama dalam penerapan pendekatan kolaboratif dan integrasi teknologi. Diperlukan pelatihan lebih lanjut dan pendampingan intensif agar calon guru mampu mengimplementasikan BCPBL secara efektif.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/b/guru-biologi-al-pendidikan-islam-kualitas-interaks-thumb-27a11.webp" type="image/webp" length="36502" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/guru-biologi-al-pendidikan-islam-kualitas-interaks-thumb-39994.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/guru-biologi-al-pendidikan-islam-kualitas-interaks-thumb-27a11.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/guru-biologi-al-pendidikan-islam-kualitas-interaks-thumb-d8eae.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1027-unsap.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5184-repository-fkip-unsap.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Repair Basic Condition Of Red Brick Printing Machine Using Axiomatic Design Method ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Repair Basic Condition Of Red Brick Printing Machine Using Axiomatic Design Method ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Repair Basic Condition Of Red Brick Printing Machine Using Axiomatic Design Method ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41970-mesin-cetak-pelet-mekanisme-alat-evaluasi-me</link>
	<guid isPermaLink="false">e5a0bb66f6200c1bb23371ccc2194797</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 10:11:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jurnal sains ]]></category>
	<category><![CDATA[ arif mursyid ]]></category>
	<category><![CDATA[ rozi mexiwel ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[arif,jurnal,mexiwel,mursyid,rozi,sains]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada (1) pengembangan sistem otomatisasi sensor kualitas brik secara realAatime untuk meminimalisir cacat produksi; (2) pengujian dampak penggunaan bahan baku alternatif, seperti limbah organik, terhadap sifat mekanik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Repair Basic Condition Of Red Brick Printing Machine Using Axiomatic Design Method: Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada (1) pengembangan sistem otomatisasi sensor kualitas brik secara realAatime untuk meminimalisir cacat produksi; (2) pengujian dampak penggunaan bahan baku alternatif, seperti limbah organik, terhadap sifat mekanik dan ekonomi produksi; dan (3) studi model prediktif penggunaan teknik pembelajaran mesin untuk mengoptimalkan parameter pneumatik dan kecepatan cetak guna mencapai output maksimal dengan konsumsi energi rendah. Penggabungan ketiga sistem tersebut akan membantu produsen brik menyesuaikan proses produksi dengan kondisi pasar yang dinamis dan meningkatkan daya saing produk di tingkat nasional.. Penelitian menunjukkan bahwa mesin cetak brik merah yang dirancang dengan Metode Desain Aksiomi dapat memenuhi kebutuhan pelanggan berupa efisiensi, kemudahan penggunaan, kualitas produk, daya tahan, dan biaya terjangkau.Desain ini termasuk kategori uncoupled design, sehingga setiap persyaratan fungsional dapat dipenuhi secara independen dan meminimalisir kompleksitas.Dengan kapasitas produksi 720 brik per jam, efisiensi produksi meningkat hingga 116,22A% dibandingkan proses manual, sedangkan periode pengembalian investasi sekitar 16Ahari Brik merupakan bahan bangunan yang banyak digunakan karena fleksibilitas dan kemudahan pengolahannya. Perusahaan UD. BKJ sebagai produsen brik menghadapi tantangan memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat. Penelitian ini bertujuan merancang alat cetak brik red dengan menggunakan Metode Desain Aksiomi dan mengimplementasikannya untuk menyederhanakan proses produksi. Metode penelitian yang digunakan bersifat evaluatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan kuesioner. Rancangan alat cetak brik didasarkan pada identifikasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/c/mesin-cetak-pelet-mekanisme-alat-evaluasi-kualitas-thumb-ec50b.webp" title="JURIS - Repair Basic Condition Of Red Brick Printing Machine Using Axiomatic Design Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/mesin-cetak-pelet-mekanisme-alat-evaluasi-kualitas-thumb-ec50b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/mesin-cetak-pelet-mekanisme-alat-evaluasi-kualitas-thumb-ec50b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/mesin-cetak-pelet-mekanisme-alat-evaluasi-kualitas-thumb-ec50b.webp 1x" title="JURIS - Repair Basic Condition Of Red Brick Printing Machine Using Axiomatic Design Method" alt="JURIS - Repair Basic Condition Of Red Brick Printing Machine Using Axiomatic Design Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/c/mesin-cetak-pelet-mekanisme-alat-evaluasi-kualitas-thumb-50481.webp" title="JURIS - Repair Basic Condition Of Red Brick Printing Machine Using Axiomatic Design Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/mesin-cetak-pelet-mekanisme-alat-evaluasi-kualitas-thumb-50481.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/mesin-cetak-pelet-mekanisme-alat-evaluasi-kualitas-thumb-50481.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/mesin-cetak-pelet-mekanisme-alat-evaluasi-kualitas-thumb-50481.webp 1x" title="JURIS - Repair Basic Condition Of Red Brick Printing Machine Using Axiomatic Design Method" alt="JURIS - Repair Basic Condition Of Red Brick Printing Machine Using Axiomatic Design Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/c/mesin-cetak-pelet-mekanisme-alat-evaluasi-kualitas-thumb-764d3.webp" title="JURIS - Repair Basic Condition Of Red Brick Printing Machine Using Axiomatic Design Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/mesin-cetak-pelet-mekanisme-alat-evaluasi-kualitas-thumb-764d3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/mesin-cetak-pelet-mekanisme-alat-evaluasi-kualitas-thumb-764d3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/mesin-cetak-pelet-mekanisme-alat-evaluasi-kualitas-thumb-764d3.webp 1x" title="JURIS - Repair Basic Condition Of Red Brick Printing Machine Using Axiomatic Design Method" alt="JURIS - Repair Basic Condition Of Red Brick Printing Machine Using Axiomatic Design Method" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41970-mesin-cetak-pelet-mekanisme-alat-evaluasi-me" title="JURIS - Repair Basic Condition Of Red Brick Printing Machine Using Axiomatic Design Method" target="_blank">Repair Basic Condition Of Red Brick Printing Machine Using Axiomatic Design Method</a>: Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada (1) pengembangan sistem otomatisasi sensor kualitas brik secara realAatime untuk meminimalisir cacat produksi; (2) pengujian dampak penggunaan bahan baku alternatif, seperti limbah organik, terhadap sifat mekanik dan ekonomi produksi; dan (3) studi model prediktif penggunaan teknik pembelajaran mesin untuk mengoptimalkan parameter pneumatik dan kecepatan cetak guna mencapai output maksimal dengan konsumsi energi rendah. Penggabungan ketiga sistem tersebut akan membantu produsen brik menyesuaikan proses produksi dengan kondisi pasar yang dinamis dan meningkatkan daya saing produk di tingkat nasional..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa mesin cetak brik merah yang dirancang dengan Metode Desain Aksiomi dapat memenuhi kebutuhan pelanggan berupa efisiensi, kemudahan penggunaan, kualitas produk, daya tahan, dan biaya terjangkau.Desain ini termasuk kategori uncoupled design, sehingga setiap persyaratan fungsional dapat dipenuhi secara independen dan meminimalisir kompleksitas.Dengan kapasitas produksi 720 brik per jam, efisiensi produksi meningkat hingga 116,22A% dibandingkan proses manual, sedangkan periode pengembalian investasi sekitar 16Ahari
<br>Brik merupakan bahan bangunan yang banyak digunakan karena fleksibilitas dan kemudahan pengolahannya. Perusahaan UD. BKJ sebagai produsen brik menghadapi tantangan memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat. Penelitian ini bertujuan merancang alat cetak brik red dengan menggunakan Metode Desain Aksiomi dan mengimplementasikannya untuk menyederhanakan proses produksi. Metode penelitian yang digunakan bersifat evaluatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan kuesioner. Rancangan alat cetak brik didasarkan pada identifikasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/c/mesin-cetak-pelet-mekanisme-alat-evaluasi-kualitas-thumb-50481.webp" type="image/webp" length="65172" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/mesin-cetak-pelet-mekanisme-alat-evaluasi-kualitas-thumb-ec50b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/mesin-cetak-pelet-mekanisme-alat-evaluasi-kualitas-thumb-50481.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/mesin-cetak-pelet-mekanisme-alat-evaluasi-kualitas-thumb-764d3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1700-sttmcileungsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8680-teknosains-jurnal-sains-teknologi-informatika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sosialisasi Pengaruh Aplikasi Youtube Terhadap Kondisi Anak Usia 3 12 Tahun ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sosialisasi Pengaruh Aplikasi Youtube Terhadap Kondisi Anak Usia 3 12 Tahun ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sosialisasi Pengaruh Aplikasi Youtube Terhadap Kondisi Anak Usia 3 12 Tahun ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41969-tingkah-laku-anak-akademik-perilaku-pola-peri</link>
	<guid isPermaLink="false">87b7393851802959ab3badca900c8288</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 09:37:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sungai alam ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs pkp ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alam,ojs,pkp,sungai]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada beberapa aspek penting untuk memahami lebih dalam pengaruh YouTube pada anak dan upaya pengawasannya. Pertama, menarik untuk meneliti sejauh mana fitur pengawasan orang tua yang telah diajarkan dalam sosialisasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sosialisasi Pengaruh Aplikasi Youtube Terhadap Kondisi Anak Usia 3-12 Tahun: Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada beberapa aspek penting untuk memahami lebih dalam pengaruh YouTube pada anak dan upaya pengawasannya. Pertama, menarik untuk meneliti sejauh mana fitur pengawasan orang tua yang telah diajarkan dalam sosialisasi ini benar-benar efektif dalam jangka panjang. Apakah penerapan fitur ini secara konsisten mampu mengurangi dampak negatif seperti paparan konten tidak sesuai atau ketergantungan pada gawai, dan faktor-faktor apa saja yang mendukung atau menghambat keberhasilannya di lingkungan keluarga? Kedua, mengingat adanya perbedaan tingkat pemahaman teknologi di kalangan orang tua, penelitian dapat mengeksplorasi pendekatan edukasi digital yang lebih personal dan bertahap. Misalnya, apakah modul pelatihan yang dirancang khusus untuk orang tua dengan tingkat pemahaman teknologi yang berbeda akan menghasilkan peningkatan kemampuan pengawasan yang lebih signifikan dibandingkan metode pelatihan yang umum? Ini bisa membantu menemukan cara terbaik untuk memberdayakan semua orang tua, termasuk mereka yang kurang familiar dengan teknologi, dalam mengelola penggunaan YouTube anak-anak mereka. Terakhir, sangat penting untuk menyelidiki bagaimana kolaborasi yang lebih luas antara berbagai pihak, seperti sekolah, tokoh masyarakat, dan pemerintah, dapat membentuk lingkungan digital yang lebih aman dan mendukung. Studi bisa dilakukan untuk menguji efektivitas kampanye kesadaran yang melibatkan banyak pihak dalam mengubah perilaku anak dan orang tua terhadap penggunaan media digital, serta mengidentifikasi strategi kolaborasi paling efisien untuk mencapai tujuan tersebut.. Kegiatan sosialisasi ini berhasil mencapai tujuannya dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman para orang tua, pengasuh, dan pendidik tentang pengaruh aplikasi YouTube terhadap kondisi anak usia 3-12 tahun.Metode penyuluhan, workshop praktis, dan diskusi yang diterapkan efektif dalam memberikan informasi dan solusi yang dapat langsung diterapkan oleh peserta di rumah.Ke depannya, upaya yang lebih berkelanjutan dan sinergis dengan berbagai pihak diperlukan untuk memastikan anak-anak dapat memanfaatkan teknologi secara positif tanpa harus terpapar pada konten yang merugikan perkembangan mereka Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pendidikan kepada orang tua yang memiliki anak uisia 3-12 tahun agar bijak dalam menentukan tontonan di YouTube. Dari hasil pengamatan anak usia 3-12 tahun suka melihat YouTube, sementara konten-konten di YouTube mungkin tidak layak untuk di tonton anak-anak. Metode pelaksanaan pengabdian masyakat ini adalah dengan sosialisasi kepada masyarakat sekitar Bence, Garum, Blitar. Sosialisasi di lakuakan dengan pembinaan kepada orang tua terhadap resiko dan manfaat penggunaan aplikasi YouTube oleh anak-anak dan memberikan strategi dan teknik kepada orang tua dan pengasuh dalam mengontrol dan mengawasi akses anak-anak mereka terhadap konten YouTube. Melalui kegiatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/6/tingkah-laku-anak-akademik-perilaku-pola-kondisi-a-thumb-68123.webp" title="JURIS - Sosialisasi Pengaruh Aplikasi Youtube Terhadap Kondisi Anak Usia 3-12 Tahun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/tingkah-laku-anak-akademik-perilaku-pola-kondisi-a-thumb-68123.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/tingkah-laku-anak-akademik-perilaku-pola-kondisi-a-thumb-68123.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/tingkah-laku-anak-akademik-perilaku-pola-kondisi-a-thumb-68123.webp 1x" title="JURIS - Sosialisasi Pengaruh Aplikasi Youtube Terhadap Kondisi Anak Usia 3-12 Tahun" alt="JURIS - Sosialisasi Pengaruh Aplikasi Youtube Terhadap Kondisi Anak Usia 3-12 Tahun" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/6/tingkah-laku-anak-akademik-perilaku-pola-kondisi-a-thumb-43ad7.webp" title="JURIS - Sosialisasi Pengaruh Aplikasi Youtube Terhadap Kondisi Anak Usia 3-12 Tahun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/tingkah-laku-anak-akademik-perilaku-pola-kondisi-a-thumb-43ad7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/tingkah-laku-anak-akademik-perilaku-pola-kondisi-a-thumb-43ad7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/tingkah-laku-anak-akademik-perilaku-pola-kondisi-a-thumb-43ad7.webp 1x" title="JURIS - Sosialisasi Pengaruh Aplikasi Youtube Terhadap Kondisi Anak Usia 3-12 Tahun" alt="JURIS - Sosialisasi Pengaruh Aplikasi Youtube Terhadap Kondisi Anak Usia 3-12 Tahun" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41969-tingkah-laku-anak-akademik-perilaku-pola-peri" title="JURIS - Sosialisasi Pengaruh Aplikasi Youtube Terhadap Kondisi Anak Usia 3-12 Tahun" target="_blank">Sosialisasi Pengaruh Aplikasi Youtube Terhadap Kondisi Anak Usia 3-12 Tahun</a>: Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada beberapa aspek penting untuk memahami lebih dalam pengaruh YouTube pada anak dan upaya pengawasannya. Pertama, menarik untuk meneliti sejauh mana fitur pengawasan orang tua yang telah diajarkan dalam sosialisasi ini benar-benar efektif dalam jangka panjang. Apakah penerapan fitur ini secara konsisten mampu mengurangi dampak negatif seperti paparan konten tidak sesuai atau ketergantungan pada gawai, dan faktor-faktor apa saja yang mendukung atau menghambat keberhasilannya di lingkungan keluarga? Kedua, mengingat adanya perbedaan tingkat pemahaman teknologi di kalangan orang tua, penelitian dapat mengeksplorasi pendekatan edukasi digital yang lebih personal dan bertahap. Misalnya, apakah modul pelatihan yang dirancang khusus untuk orang tua dengan tingkat pemahaman teknologi yang berbeda akan menghasilkan peningkatan kemampuan pengawasan yang lebih signifikan dibandingkan metode pelatihan yang umum? Ini bisa membantu menemukan cara terbaik untuk memberdayakan semua orang tua, termasuk mereka yang kurang familiar dengan teknologi, dalam mengelola penggunaan YouTube anak-anak mereka. Terakhir, sangat penting untuk menyelidiki bagaimana kolaborasi yang lebih luas antara berbagai pihak, seperti sekolah, tokoh masyarakat, dan pemerintah, dapat membentuk lingkungan digital yang lebih aman dan mendukung. Studi bisa dilakukan untuk menguji efektivitas kampanye kesadaran yang melibatkan banyak pihak dalam mengubah perilaku anak dan orang tua terhadap penggunaan media digital, serta mengidentifikasi strategi kolaborasi paling efisien untuk mencapai tujuan tersebut..
<br>Kegiatan sosialisasi ini berhasil mencapai tujuannya dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman para orang tua, pengasuh, dan pendidik tentang pengaruh aplikasi YouTube terhadap kondisi anak usia 3-12 tahun.Metode penyuluhan, workshop praktis, dan diskusi yang diterapkan efektif dalam memberikan informasi dan solusi yang dapat langsung diterapkan oleh peserta di rumah.Ke depannya, upaya yang lebih berkelanjutan dan sinergis dengan berbagai pihak diperlukan untuk memastikan anak-anak dapat memanfaatkan teknologi secara positif tanpa harus terpapar pada konten yang merugikan perkembangan mereka
<br>Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pendidikan kepada orang tua yang memiliki anak uisia 3-12 tahun agar bijak dalam menentukan tontonan di YouTube. Dari hasil pengamatan anak usia 3-12 tahun suka melihat YouTube, sementara konten-konten di YouTube mungkin tidak layak untuk di tonton anak-anak. Metode pelaksanaan pengabdian masyakat ini adalah dengan sosialisasi kepada masyarakat sekitar Bence, Garum, Blitar. Sosialisasi di lakuakan dengan pembinaan kepada orang tua terhadap resiko dan manfaat penggunaan aplikasi YouTube oleh anak-anak dan memberikan strategi dan teknik kepada orang tua dan pengasuh dalam mengontrol dan mengawasi akses anak-anak mereka terhadap konten YouTube. Melalui kegiatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/6/tingkah-laku-anak-akademik-perilaku-pola-kondisi-a-thumb-68123.webp" type="image/webp" length="107808" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/tingkah-laku-anak-akademik-perilaku-pola-kondisi-a-thumb-68123.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/tingkah-laku-anak-akademik-perilaku-pola-kondisi-a-thumb-43ad7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-901-isnjbengkalis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12145-khidmah-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Design of Parking the Lot Layout of HKBP Multi Purpose Building in Tangerang City ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Design of Parking the Lot Layout of HKBP Multi Purpose Building in Tangerang City ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Design of Parking the Lot Layout of HKBP Multi Purpose Building in Tangerang City ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41966-kapasitas-lahan-parkir-tata-letak-des</link>
	<guid isPermaLink="false">3d3a50d447226f7bdae0c6a7769c6ea6</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 09:24:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ pdf abstract ]]></category>
	<category><![CDATA[ case study ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abstract,case,content,main,pdf,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak pola parkir berbeda (misalnya sudut 30A atau 60A) terhadap kapasitas dan kenyamanan pengguna. Studi tentang integrasi teknologi seperti sistem monitoring real-time atau aplikasi digital untuk mengelola lahan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Design of Parking the Lot Layout of HKBP Multi-Purpose Building in Tangerang City: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak pola parkir berbeda (misalnya sudut 30A atau 60A) terhadap kapasitas dan kenyamanan pengguna. Studi tentang integrasi teknologi seperti sistem monitoring real-time atau aplikasi digital untuk mengelola lahan parkir secara dinamis juga relevan. Selain itu, analisis interaksi antara alur parkir dengan arus pejalan kaki di sekitar area gereja dapat memberikan wawasan baru tentang efisiensi tata letak. Penelitian ini juga bisa diperluas ke lokasi serupa di kota-kota lain untuk membandingkan strategi pengelolaan parkir berdasarkan karakteristik demografi dan infrastruktur lokal.. Masalah parkir menjadi perhatian utama karena kekurangan lahan parkir dapat menghambat penggunaan area untuk fasilitas lain.Desain tata letak parkir yang praktis dengan pola yang dirancang dengan baik dan alur yang efisien dapat mengoptimalkan penggunaan ruang.Pola parkir dengan sudut 45A dapat menampung 200 sepeda motor, sementara pola 90A dapat menampung 100 mobil.Selain itu, pola parkir 90A juga dapat menampung 40 sepeda motor Lahan parkir HKBP Tangerang Kota memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan parkir jemaat yang ingin beribadah di gereja tersebut. Lahan parkir terletak di sekitar bangunan multi-fungsi HKBP Tangerang Kota yang masih beroperasi, namun kapasitas parkir tidak mampu menampung jumlah kendaraan yang dibutuhkan. Tujuan penelitian ini adalah meninjau desain tata letak lahan parkir untuk mengoptimalkan jumlah kendaraan yang dapat diparkir. Metodologi penelitian menggunakan metode observasi yang dilakukan oleh beberapa surveyan lapangan, dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/c/kapasitas-lahan-parkir-tata-letak-desain-manajemen-thumb-b65e3.webp" title="JURIS - Design of Parking the Lot Layout of HKBP Multi-Purpose Building in Tangerang City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/kapasitas-lahan-parkir-tata-letak-desain-manajemen-thumb-b65e3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/kapasitas-lahan-parkir-tata-letak-desain-manajemen-thumb-b65e3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/kapasitas-lahan-parkir-tata-letak-desain-manajemen-thumb-b65e3.webp 1x" title="JURIS - Design of Parking the Lot Layout of HKBP Multi-Purpose Building in Tangerang City" alt="JURIS - Design of Parking the Lot Layout of HKBP Multi-Purpose Building in Tangerang City" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/kapasitas-lahan-parkir-tata-letak-desain-manajemen-thumb-5a94e.webp" title="JURIS - Design of Parking the Lot Layout of HKBP Multi-Purpose Building in Tangerang City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/kapasitas-lahan-parkir-tata-letak-desain-manajemen-thumb-5a94e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/kapasitas-lahan-parkir-tata-letak-desain-manajemen-thumb-5a94e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/kapasitas-lahan-parkir-tata-letak-desain-manajemen-thumb-5a94e.webp 1x" title="JURIS - Design of Parking the Lot Layout of HKBP Multi-Purpose Building in Tangerang City" alt="JURIS - Design of Parking the Lot Layout of HKBP Multi-Purpose Building in Tangerang City" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/kapasitas-lahan-parkir-tata-letak-desain-manajemen-thumb-90f6b.webp" title="JURIS - Design of Parking the Lot Layout of HKBP Multi-Purpose Building in Tangerang City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/kapasitas-lahan-parkir-tata-letak-desain-manajemen-thumb-90f6b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/kapasitas-lahan-parkir-tata-letak-desain-manajemen-thumb-90f6b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/kapasitas-lahan-parkir-tata-letak-desain-manajemen-thumb-90f6b.webp 1x" title="JURIS - Design of Parking the Lot Layout of HKBP Multi-Purpose Building in Tangerang City" alt="JURIS - Design of Parking the Lot Layout of HKBP Multi-Purpose Building in Tangerang City" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41966-kapasitas-lahan-parkir-tata-letak-des" title="JURIS - Design of Parking the Lot Layout of HKBP Multi-Purpose Building in Tangerang City" target="_blank">Design of Parking the Lot Layout of HKBP Multi-Purpose Building in Tangerang City</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak pola parkir berbeda (misalnya sudut 30A atau 60A) terhadap kapasitas dan kenyamanan pengguna. Studi tentang integrasi teknologi seperti sistem monitoring real-time atau aplikasi digital untuk mengelola lahan parkir secara dinamis juga relevan. Selain itu, analisis interaksi antara alur parkir dengan arus pejalan kaki di sekitar area gereja dapat memberikan wawasan baru tentang efisiensi tata letak. Penelitian ini juga bisa diperluas ke lokasi serupa di kota-kota lain untuk membandingkan strategi pengelolaan parkir berdasarkan karakteristik demografi dan infrastruktur lokal..
<br>Masalah parkir menjadi perhatian utama karena kekurangan lahan parkir dapat menghambat penggunaan area untuk fasilitas lain.Desain tata letak parkir yang praktis dengan pola yang dirancang dengan baik dan alur yang efisien dapat mengoptimalkan penggunaan ruang.Pola parkir dengan sudut 45A dapat menampung 200 sepeda motor, sementara pola 90A dapat menampung 100 mobil.Selain itu, pola parkir 90A juga dapat menampung 40 sepeda motor
<br>Lahan parkir HKBP Tangerang Kota memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan parkir jemaat yang ingin beribadah di gereja tersebut. Lahan parkir terletak di sekitar bangunan multi-fungsi HKBP Tangerang Kota yang masih beroperasi, namun kapasitas parkir tidak mampu menampung jumlah kendaraan yang dibutuhkan. Tujuan penelitian ini adalah meninjau desain tata letak lahan parkir untuk mengoptimalkan jumlah kendaraan yang dapat diparkir. Metodologi penelitian menggunakan metode observasi yang dilakukan oleh beberapa surveyan lapangan, dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/c/kapasitas-lahan-parkir-tata-letak-desain-manajemen-thumb-5a94e.webp" type="image/webp" length="66284" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/kapasitas-lahan-parkir-tata-letak-desain-manajemen-thumb-b65e3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/kapasitas-lahan-parkir-tata-letak-desain-manajemen-thumb-5a94e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/kapasitas-lahan-parkir-tata-letak-desain-manajemen-thumb-90f6b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-513-trisakti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6700-international-journal-livable-space.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Green Infrastructure Implementation to Increase Sustainability in the City of Surabaya Case Study Flora Park ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Green Infrastructure Implementation to Increase Sustainability in the City of Surabaya Case Study Flora Park ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Green Infrastructure Implementation to Increase Sustainability in the City of Surabaya Case Study Flora Park ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41963-ruang-terbuka-hijau-infrastruktur-terb</link>
	<guid isPermaLink="false">483c2d9e48748281f13a75a5af050497</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 09:17:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ pdf abstract ]]></category>
	<category><![CDATA[ case study ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abstract,case,content,main,pdf,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari perawatan infrastruktur hijau di Taman Flora terhadap kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, perlu dilakukan studi perbandingan antara Taman Flora ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Green Infrastructure Implementation to Increase Sustainability in the City of Surabaya (Case Study: Flora Park): Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari perawatan infrastruktur hijau di Taman Flora terhadap kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, perlu dilakukan studi perbandingan antara Taman Flora dengan ruang terbuka hijau lainnya di Surabaya untuk mengetahui efektivitas penerapan infrastruktur hijau secara menyeluruh. Penelitian juga bisa fokus pada pengaruh infrastruktur hijau terhadap mitigasi pulau panas perkotaan di Surabaya, khususnya dengan mempertimbangkan perubahan iklim yang semakin ekstrem.. Ruang terbuka hijau sangat penting dalam memastikan kota menjadi tempat yang layak huni.Taman Flora, salah satu ruang terbuka hijau di Kota Surabaya, telah menerapkan berbagai infrastruktur hijau untuk menjaga keberlanjutan lingkungan di area taman.Infrastruktur hijau yang ditemukan di Taman Flora mencakup pipa beralas lubang, paving block, penangkapan air hujan, xeriscaping, dan kanopi pohon.Meskipun taman ini berkontribusi terhadap isu lingkungan dan kesehatan mental masyarakat, perlu diperhatikan pemeliharaannya agar fungsi dan kegunaannya tetap terjaga Pengembangan kota yang pesat tidak hanya memengaruhi peningkatan aspek ekonomi, tetapi juga membawa masalah serius, khususnya penurunan kualitas lingkungan. Untuk memastikan kondisi lingkungan perkotaan tetap terjaga, diterapkan regulasi yang salah satunya mengatur ketersediaan ruang terbuka hijau. Regulasi ini bertujuan membatasi area terbangun agar ruang terbuka dapat digunakan untuk penanaman dan tersedia bagi masyarakat untuk aktivitas sosial dan rekreasi. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi penerapan infrastruktur hijau sebagai bagian dari ruang terbuka hijau di Surabaya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan data melalui observasi langsung... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/6/ruang-terbuka-hijau-infrastruktur-publik-green-inf-thumb-985f5.webp" title="JURIS - Green Infrastructure Implementation to Increase Sustainability in the City of Surabaya (Case Study: Flora Park)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/ruang-terbuka-hijau-infrastruktur-publik-green-inf-thumb-985f5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/ruang-terbuka-hijau-infrastruktur-publik-green-inf-thumb-985f5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/ruang-terbuka-hijau-infrastruktur-publik-green-inf-thumb-985f5.webp 1x" title="JURIS - Green Infrastructure Implementation to Increase Sustainability in the City of Surabaya (Case Study: Flora Park)" alt="JURIS - Green Infrastructure Implementation to Increase Sustainability in the City of Surabaya (Case Study: Flora Park)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/ruang-terbuka-hijau-infrastruktur-publik-green-inf-thumb-1238a.webp" title="JURIS - Green Infrastructure Implementation to Increase Sustainability in the City of Surabaya (Case Study: Flora Park)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/ruang-terbuka-hijau-infrastruktur-publik-green-inf-thumb-1238a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/ruang-terbuka-hijau-infrastruktur-publik-green-inf-thumb-1238a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/ruang-terbuka-hijau-infrastruktur-publik-green-inf-thumb-1238a.webp 1x" title="JURIS - Green Infrastructure Implementation to Increase Sustainability in the City of Surabaya (Case Study: Flora Park)" alt="JURIS - Green Infrastructure Implementation to Increase Sustainability in the City of Surabaya (Case Study: Flora Park)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/ruang-terbuka-hijau-infrastruktur-publik-green-inf-thumb-42d45.webp" title="JURIS - Green Infrastructure Implementation to Increase Sustainability in the City of Surabaya (Case Study: Flora Park)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/ruang-terbuka-hijau-infrastruktur-publik-green-inf-thumb-42d45.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/ruang-terbuka-hijau-infrastruktur-publik-green-inf-thumb-42d45.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/ruang-terbuka-hijau-infrastruktur-publik-green-inf-thumb-42d45.webp 1x" title="JURIS - Green Infrastructure Implementation to Increase Sustainability in the City of Surabaya (Case Study: Flora Park)" alt="JURIS - Green Infrastructure Implementation to Increase Sustainability in the City of Surabaya (Case Study: Flora Park)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41963-ruang-terbuka-hijau-infrastruktur-terb" title="JURIS - Green Infrastructure Implementation to Increase Sustainability in the City of Surabaya (Case Study: Flora Park)" target="_blank">Green Infrastructure Implementation to Increase Sustainability in the City of Surabaya (Case Study: Flora Park)</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari perawatan infrastruktur hijau di Taman Flora terhadap kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, perlu dilakukan studi perbandingan antara Taman Flora dengan ruang terbuka hijau lainnya di Surabaya untuk mengetahui efektivitas penerapan infrastruktur hijau secara menyeluruh. Penelitian juga bisa fokus pada pengaruh infrastruktur hijau terhadap mitigasi pulau panas perkotaan di Surabaya, khususnya dengan mempertimbangkan perubahan iklim yang semakin ekstrem..
<br>Ruang terbuka hijau sangat penting dalam memastikan kota menjadi tempat yang layak huni.Taman Flora, salah satu ruang terbuka hijau di Kota Surabaya, telah menerapkan berbagai infrastruktur hijau untuk menjaga keberlanjutan lingkungan di area taman.Infrastruktur hijau yang ditemukan di Taman Flora mencakup pipa beralas lubang, paving block, penangkapan air hujan, xeriscaping, dan kanopi pohon.Meskipun taman ini berkontribusi terhadap isu lingkungan dan kesehatan mental masyarakat, perlu diperhatikan pemeliharaannya agar fungsi dan kegunaannya tetap terjaga
<br>Pengembangan kota yang pesat tidak hanya memengaruhi peningkatan aspek ekonomi, tetapi juga membawa masalah serius, khususnya penurunan kualitas lingkungan. Untuk memastikan kondisi lingkungan perkotaan tetap terjaga, diterapkan regulasi yang salah satunya mengatur ketersediaan ruang terbuka hijau. Regulasi ini bertujuan membatasi area terbangun agar ruang terbuka dapat digunakan untuk penanaman dan tersedia bagi masyarakat untuk aktivitas sosial dan rekreasi. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi penerapan infrastruktur hijau sebagai bagian dari ruang terbuka hijau di Surabaya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan data melalui observasi langsung...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/6/ruang-terbuka-hijau-infrastruktur-publik-green-inf-thumb-42d45.webp" type="image/webp" length="122808" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/ruang-terbuka-hijau-infrastruktur-publik-green-inf-thumb-985f5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/ruang-terbuka-hijau-infrastruktur-publik-green-inf-thumb-1238a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/ruang-terbuka-hijau-infrastruktur-publik-green-inf-thumb-42d45.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-513-trisakti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6700-international-journal-livable-space.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Renjana Wedari Innovative Gardens as Public Healing Space ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Renjana Wedari Innovative Gardens as Public Healing Space ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Renjana Wedari Innovative Gardens as Public Healing Space ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41965-bangun-ruang-gangguan-mental-diskusi-publik-sms-ru</link>
	<guid isPermaLink="false">726f60d49cd6728c4c726fc3fcc35df5</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 09:05:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ pdf abstract ]]></category>
	<category><![CDATA[ case study ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abstract,case,content,main,pdf,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Renjana Wedari, Innovative Gardens as Public Healing Space: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari ruang penyembuhan publik terhadap kesehatan mental pekerja pabrik, dengan fokus pada pengukuran perubahan suasana hati, tingkat stres, dan kualitas tidur. Kedua, penelitian dapat menginvestigasi efektivitas berbagai elemen desain dalam ruang penyembuhan publik, seperti jenis tanaman, tata letak, dan fitur air, dalam mempromosikan relaksasi dan mengurangi kecemasan. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana ruang penyembuhan publik dapat diintegrasikan dengan program kesehatan mental yang ada untuk memberikan dukungan yang komprehensif bagi pekerja pabrik yang mengalami masalah kesehatan mental. Integrasi ini dapat mencakup penyediaan konseling, kelompok dukungan, dan lokakarya tentang keterampilan mengatasi stres. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pemahaman kita tentang bagaimana ruang penyembuhan publik dapat meningkatkan kesehatan mental dan kesejahteraan pekerja pabrik, serta memberikan panduan praktis untuk perancang dan pengembang ruang publik di masa depan.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa perencanaan taman untuk ruang penyembuhan publik dapat meredakan burnout dengan menyediakan lingkungan yang mendukung kesejahteraan fisik dan mental.pertama, hubungan dengan alam dapat memberikan akses mudah dan terbuka ke lingkungan hijau, memungkinkan pengguna untuk terhubung dengan alam.Kedua, perencanaan yang mencakup ruang terbuka untuk aktivitas fisik ringan dapat membantu mengurangi kelelahan dan meningkatkan energi fisik.Ketiga, perencanaan harus mempertimbangkan desain yang mendukung relaksasi, seperti area tempat duduk yang nyaman, fitur air, dan tanaman yang menenangkan Kesehatan mental menjadi topik diskusi publik yang familiar. Salah satu faktor yang menyebabkan gangguan kesehatan mental seseorang adalah tekanan dan tanggung jawab dari lingkungan. Indonesia dilaporkan oleh UNICEF sebagai salah satu dari 21 negara yang memiliki jumlah kasus depresi yang besar. Tekanan sosial di Indonesia juga merupakan salah satu penyebab gangguan mental. Semarang sebagai kota industri memiliki sejumlah besar pabrik. Kebanyakan pabrik menerapkan sistem intensif tenaga kerja yang memungkinkan tingkat kelelahan pekerja yang tinggi. Ide ruang penyembuhan publik adalah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/1/bangun-ruang-gangguan-mental-diskusi-publik-sms-te-thumb-d2b7e.webp" title="JURIS - Renjana Wedari, Innovative Gardens as Public Healing Space" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/bangun-ruang-gangguan-mental-diskusi-publik-sms-te-thumb-d2b7e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/bangun-ruang-gangguan-mental-diskusi-publik-sms-te-thumb-d2b7e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/bangun-ruang-gangguan-mental-diskusi-publik-sms-te-thumb-d2b7e.webp 1x" title="JURIS - Renjana Wedari, Innovative Gardens as Public Healing Space" alt="JURIS - Renjana Wedari, Innovative Gardens as Public Healing Space" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/bangun-ruang-gangguan-mental-diskusi-publik-sms-te-thumb-a267c.webp" title="JURIS - Renjana Wedari, Innovative Gardens as Public Healing Space" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/bangun-ruang-gangguan-mental-diskusi-publik-sms-te-thumb-a267c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/bangun-ruang-gangguan-mental-diskusi-publik-sms-te-thumb-a267c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/bangun-ruang-gangguan-mental-diskusi-publik-sms-te-thumb-a267c.webp 1x" title="JURIS - Renjana Wedari, Innovative Gardens as Public Healing Space" alt="JURIS - Renjana Wedari, Innovative Gardens as Public Healing Space" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/bangun-ruang-gangguan-mental-diskusi-publik-sms-te-thumb-680e5.webp" title="JURIS - Renjana Wedari, Innovative Gardens as Public Healing Space" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/bangun-ruang-gangguan-mental-diskusi-publik-sms-te-thumb-680e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/bangun-ruang-gangguan-mental-diskusi-publik-sms-te-thumb-680e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/bangun-ruang-gangguan-mental-diskusi-publik-sms-te-thumb-680e5.webp 1x" title="JURIS - Renjana Wedari, Innovative Gardens as Public Healing Space" alt="JURIS - Renjana Wedari, Innovative Gardens as Public Healing Space" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41965-bangun-ruang-gangguan-mental-diskusi-publik-sms-ru" title="JURIS - Renjana Wedari, Innovative Gardens as Public Healing Space" target="_blank">Renjana Wedari, Innovative Gardens as Public Healing Space</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari ruang penyembuhan publik terhadap kesehatan mental pekerja pabrik, dengan fokus pada pengukuran perubahan suasana hati, tingkat stres, dan kualitas tidur. Kedua, penelitian dapat menginvestigasi efektivitas berbagai elemen desain dalam ruang penyembuhan publik, seperti jenis tanaman, tata letak, dan fitur air, dalam mempromosikan relaksasi dan mengurangi kecemasan. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana ruang penyembuhan publik dapat diintegrasikan dengan program kesehatan mental yang ada untuk memberikan dukungan yang komprehensif bagi pekerja pabrik yang mengalami masalah kesehatan mental. Integrasi ini dapat mencakup penyediaan konseling, kelompok dukungan, dan lokakarya tentang keterampilan mengatasi stres. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pemahaman kita tentang bagaimana ruang penyembuhan publik dapat meningkatkan kesehatan mental dan kesejahteraan pekerja pabrik, serta memberikan panduan praktis untuk perancang dan pengembang ruang publik di masa depan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa perencanaan taman untuk ruang penyembuhan publik dapat meredakan burnout dengan menyediakan lingkungan yang mendukung kesejahteraan fisik dan mental.pertama, hubungan dengan alam dapat memberikan akses mudah dan terbuka ke lingkungan hijau, memungkinkan pengguna untuk terhubung dengan alam.Kedua, perencanaan yang mencakup ruang terbuka untuk aktivitas fisik ringan dapat membantu mengurangi kelelahan dan meningkatkan energi fisik.Ketiga, perencanaan harus mempertimbangkan desain yang mendukung relaksasi, seperti area tempat duduk yang nyaman, fitur air, dan tanaman yang menenangkan
<br>Kesehatan mental menjadi topik diskusi publik yang familiar. Salah satu faktor yang menyebabkan gangguan kesehatan mental seseorang adalah tekanan dan tanggung jawab dari lingkungan. Indonesia dilaporkan oleh UNICEF sebagai salah satu dari 21 negara yang memiliki jumlah kasus depresi yang besar. Tekanan sosial di Indonesia juga merupakan salah satu penyebab gangguan mental. Semarang sebagai kota industri memiliki sejumlah besar pabrik. Kebanyakan pabrik menerapkan sistem intensif tenaga kerja yang memungkinkan tingkat kelelahan pekerja yang tinggi. Ide ruang penyembuhan publik adalah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/1/bangun-ruang-gangguan-mental-diskusi-publik-sms-te-thumb-680e5.webp" type="image/webp" length="67320" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/bangun-ruang-gangguan-mental-diskusi-publik-sms-te-thumb-d2b7e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/bangun-ruang-gangguan-mental-diskusi-publik-sms-te-thumb-a267c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/bangun-ruang-gangguan-mental-diskusi-publik-sms-te-thumb-680e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-513-trisakti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6700-international-journal-livable-space.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Ketebalan Perkerasan Untuk Pengembangan Apron di Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar Menggunakan Metode CAN PCN ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Ketebalan Perkerasan Untuk Pengembangan Apron di Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar Menggunakan Metode CAN PCN ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Ketebalan Perkerasan Untuk Pengembangan Apron di Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar Menggunakan Metode CAN PCN ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41964-apron-perkerasan-acn-pcn-ketebalan-bandar-udara-de</link>
	<guid isPermaLink="false">d09a44ad298ddecb687918fd9b3c5551</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 09:04:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ pdf abstract ]]></category>
	<category><![CDATA[ case study ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abstract,case,content,main,pdf,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan pengelolaan perkerasan apron di Bandar Udara Sultan Hasanuddin. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif antara metode ACN/PCN ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluasi Ketebalan Perkerasan Untuk Pengembangan Apron di Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar Menggunakan Metode CAN/PCN: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan pengelolaan perkerasan apron di Bandar Udara Sultan Hasanuddin. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif antara metode ACN/PCN dengan metode mekanistik seperti MEPDG (Mechanistic-Empirical Pavement Design Guide) untuk memvalidasi hasil perhitungan dan mendapatkan prediksi kinerja perkerasan yang lebih akurat dalam jangka panjang. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis sensitivitas terhadap parameter-parameter desain seperti jenis material perkerasan, kadar air tanah, dan variasi lalu lintas pesawat, untuk mengidentifikasi faktor-faktor kritis yang mempengaruhi kinerja perkerasan. Ketiga, pengembangan sistem pemantauan kondisi perkerasan secara real-time menggunakan sensor dan teknologi IoT (Internet of Things) dapat memberikan data yang lebih akurat dan tepat waktu untuk pengambilan keputusan terkait pemeliharaan dan perbaikan perkerasan. Dengan menggabungkan hasil penelitian ini dengan data pemantauan kondisi perkerasan, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan perkerasan apron di Bandar Udara Sultan Hasanuddin, serta memastikan keselamatan dan kenyamanan operasional bandara.. Hasil perhitungan ketebalan perkerasan dan daya dukung menggunakan metode ACN/PCN adalah sebagai berikut.Untuk area pengembangan apron Zona 1, ketebalan perkerasan total adalah 84 cm dengan PCN 94/R/B/X/T.Untuk Zona 2, ketebalan perkerasan total adalah 91 cm dengan PCN 110/R/B/X/T.untuk Zona 3, ketebalan perkerasan total adalah 93 cm dengan PCN 115/R/B/X/T.Metode ACN/PCN memberikan desain ketebalan perkerasan menggunakan grafik desain perkerasan kaku berdasarkan pesawat desain kritis.Perkerasan yang dirancang untuk pengembangan apron di Bandar Udara Sultan Hasanuddin dalam studi ini menunjukkan ketebalan perkerasan yang berbeda dan daya dukung yang lebih tinggi dibandingkan dengan kondisi yang ada.Dengan mengintegrasikan metode ACN/PCN dengan pendekatan pemodelan lanjutan, desain perkerasan di Bandar Udara Sultan Hasanuddin dapat dioptimalkan untuk daya tahan dan efisiensi jangka panjang Sultan Hasanuddin Airport di Makassar telah mengalami peningkatan 11% dalam lalu lintas penumpang dan pertumbuhan tahunan 9% dalam pergerakan pesawat. Pada tahun 2019, Bandar Udara Sultan Hasanuddin melakukan pengembangan apron untuk mengatasi kebutuhan ini. Evaluasi pengembangan dilakukan untuk menentukan ketebalan perkerasan apron yang sesuai. Studi ini membandingkan metode perhitungan konvensional dengan kondisi yang ada menggunakan pendekatan ACN/PCN. Hasil studi menggunakan metode ACN/PCN memerlukan desain ketebalan agregat untuk perkerasan. Ketebalan untuk setiap area pengembangan apron adalah 84 cm, 91 cm, dan 93 cm. Perbandingan hasil dari tiga metode dengan kondisi saat ini, yaitu 95 cm dan 110 cm, menunjukkan bahwa ketebalan perkerasan dari pengembangan tahun 2019Ai84 cm, 91 cm, dan 93 cmAiaman untuk hingga 20 tahun dan mampu mendukung pesawat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/e/apron-perkerasan-acnpcn-ketebalan-bandar-udara-des-thumb-772f5.webp" title="JURIS - Evaluasi Ketebalan Perkerasan Untuk Pengembangan Apron di Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar Menggunakan Metode CAN/PCN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/apron-perkerasan-acnpcn-ketebalan-bandar-udara-des-thumb-772f5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/apron-perkerasan-acnpcn-ketebalan-bandar-udara-des-thumb-772f5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/apron-perkerasan-acnpcn-ketebalan-bandar-udara-des-thumb-772f5.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Ketebalan Perkerasan Untuk Pengembangan Apron di Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar Menggunakan Metode CAN/PCN" alt="JURIS - Evaluasi Ketebalan Perkerasan Untuk Pengembangan Apron di Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar Menggunakan Metode CAN/PCN" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/e/apron-perkerasan-acnpcn-ketebalan-bandar-udara-des-thumb-f9ed6.webp" title="JURIS - Evaluasi Ketebalan Perkerasan Untuk Pengembangan Apron di Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar Menggunakan Metode CAN/PCN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/apron-perkerasan-acnpcn-ketebalan-bandar-udara-des-thumb-f9ed6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/apron-perkerasan-acnpcn-ketebalan-bandar-udara-des-thumb-f9ed6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/apron-perkerasan-acnpcn-ketebalan-bandar-udara-des-thumb-f9ed6.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Ketebalan Perkerasan Untuk Pengembangan Apron di Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar Menggunakan Metode CAN/PCN" alt="JURIS - Evaluasi Ketebalan Perkerasan Untuk Pengembangan Apron di Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar Menggunakan Metode CAN/PCN" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/e/apron-perkerasan-acnpcn-ketebalan-bandar-udara-des-thumb-d66bb.webp" title="JURIS - Evaluasi Ketebalan Perkerasan Untuk Pengembangan Apron di Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar Menggunakan Metode CAN/PCN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/apron-perkerasan-acnpcn-ketebalan-bandar-udara-des-thumb-d66bb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/apron-perkerasan-acnpcn-ketebalan-bandar-udara-des-thumb-d66bb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/apron-perkerasan-acnpcn-ketebalan-bandar-udara-des-thumb-d66bb.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Ketebalan Perkerasan Untuk Pengembangan Apron di Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar Menggunakan Metode CAN/PCN" alt="JURIS - Evaluasi Ketebalan Perkerasan Untuk Pengembangan Apron di Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar Menggunakan Metode CAN/PCN" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41964-apron-perkerasan-acn-pcn-ketebalan-bandar-udara-de" title="JURIS - Evaluasi Ketebalan Perkerasan Untuk Pengembangan Apron di Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar Menggunakan Metode CAN/PCN" target="_blank">Evaluasi Ketebalan Perkerasan Untuk Pengembangan Apron di Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar Menggunakan Metode CAN/PCN</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan pengelolaan perkerasan apron di Bandar Udara Sultan Hasanuddin. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif antara metode ACN/PCN dengan metode mekanistik seperti MEPDG (Mechanistic-Empirical Pavement Design Guide) untuk memvalidasi hasil perhitungan dan mendapatkan prediksi kinerja perkerasan yang lebih akurat dalam jangka panjang. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis sensitivitas terhadap parameter-parameter desain seperti jenis material perkerasan, kadar air tanah, dan variasi lalu lintas pesawat, untuk mengidentifikasi faktor-faktor kritis yang mempengaruhi kinerja perkerasan. Ketiga, pengembangan sistem pemantauan kondisi perkerasan secara real-time menggunakan sensor dan teknologi IoT (Internet of Things) dapat memberikan data yang lebih akurat dan tepat waktu untuk pengambilan keputusan terkait pemeliharaan dan perbaikan perkerasan. Dengan menggabungkan hasil penelitian ini dengan data pemantauan kondisi perkerasan, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan perkerasan apron di Bandar Udara Sultan Hasanuddin, serta memastikan keselamatan dan kenyamanan operasional bandara..
<br>Hasil perhitungan ketebalan perkerasan dan daya dukung menggunakan metode ACN/PCN adalah sebagai berikut.Untuk area pengembangan apron Zona 1, ketebalan perkerasan total adalah 84 cm dengan PCN 94/R/B/X/T.Untuk Zona 2, ketebalan perkerasan total adalah 91 cm dengan PCN 110/R/B/X/T.untuk Zona 3, ketebalan perkerasan total adalah 93 cm dengan PCN 115/R/B/X/T.Metode ACN/PCN memberikan desain ketebalan perkerasan menggunakan grafik desain perkerasan kaku berdasarkan pesawat desain kritis.Perkerasan yang dirancang untuk pengembangan apron di Bandar Udara Sultan Hasanuddin dalam studi ini menunjukkan ketebalan perkerasan yang berbeda dan daya dukung yang lebih tinggi dibandingkan dengan kondisi yang ada.Dengan mengintegrasikan metode ACN/PCN dengan pendekatan pemodelan lanjutan, desain perkerasan di Bandar Udara Sultan Hasanuddin dapat dioptimalkan untuk daya tahan dan efisiensi jangka panjang
<br>Sultan Hasanuddin Airport di Makassar telah mengalami peningkatan 11% dalam lalu lintas penumpang dan pertumbuhan tahunan 9% dalam pergerakan pesawat. Pada tahun 2019, Bandar Udara Sultan Hasanuddin melakukan pengembangan apron untuk mengatasi kebutuhan ini. Evaluasi pengembangan dilakukan untuk menentukan ketebalan perkerasan apron yang sesuai. Studi ini membandingkan metode perhitungan konvensional dengan kondisi yang ada menggunakan pendekatan ACN/PCN. Hasil studi menggunakan metode ACN/PCN memerlukan desain ketebalan agregat untuk perkerasan. Ketebalan untuk setiap area pengembangan apron adalah 84 cm, 91 cm, dan 93 cm. Perbandingan hasil dari tiga metode dengan kondisi saat ini, yaitu 95 cm dan 110 cm, menunjukkan bahwa ketebalan perkerasan dari pengembangan tahun 2019Ai84 cm, 91 cm, dan 93 cmAiaman untuk hingga 20 tahun dan mampu mendukung pesawat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/e/apron-perkerasan-acnpcn-ketebalan-bandar-udara-des-thumb-772f5.webp" type="image/webp" length="67122" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/apron-perkerasan-acnpcn-ketebalan-bandar-udara-des-thumb-772f5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/apron-perkerasan-acnpcn-ketebalan-bandar-udara-des-thumb-f9ed6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/apron-perkerasan-acnpcn-ketebalan-bandar-udara-des-thumb-d66bb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-513-trisakti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6700-international-journal-livable-space.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ A completely randomized experimental design with 3 factors on tempe resistance ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A completely randomized experimental design with 3 factors on tempe resistance ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A completely randomized experimental design with 3 factors on tempe resistance ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41974-tempe-experimental-design-fermentation-beans-soybe</link>
	<guid isPermaLink="false">5390e788837cd05ae5e7d5e2f69d44af</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 08:30:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jurnal sains ]]></category>
	<category><![CDATA[ arif mursyid ]]></category>
	<category><![CDATA[ rozi mexiwel ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[arif,jurnal,mexiwel,mursyid,rozi,sains]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menguji pengaruh variasi jenis ragi tempe terhadap durabilitas tempe dari berbagai jenis kacang-kacangan, termasuk kacang lokal lainnya. Hal ini penting untuk menemukan kombinasi yang optimal yang dapat menghasilkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - A completely randomized experimental design with 3 factors on tempe resistance: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menguji pengaruh variasi jenis ragi tempe terhadap durabilitas tempe dari berbagai jenis kacang-kacangan, termasuk kacang lokal lainnya. Hal ini penting untuk menemukan kombinasi yang optimal yang dapat menghasilkan tempe dengan kualitas terbaik dan masa simpan yang lebih lama. Selain itu, studi mendalam mengenai mekanisme biologis yang mendasari perbedaan durabilitas tempe dari berbagai jenis kacang perlu dilakukan, termasuk analisis kandungan nutrisi, aktivitas enzim, dan profil mikrobiologis. Pemahaman yang lebih baik tentang mekanisme ini akan membantu mengembangkan strategi untuk meningkatkan durabilitas tempe secara alami. Terakhir, penelitian perlu difokuskan pada pengembangan metode pengemasan inovatif yang dapat memperpanjang masa simpan tempe tanpa mengurangi kualitasnya, misalnya dengan memanfaatkan teknologi kemasan aktif atau edible coating.. The research demonstrated that variations in beans, inoculum, fermentation time, and their interactions significantly impacted tempe durability.Cowpea tempe inoculated with yeast and fermented for 24 hours showed the longest shelf life.The study highlights the potential of cowpeas as a viable alternative to soybeans in tempe production, addressing the issue of soybean scarcity.These findings contribute to optimizing tempe production for improved quality and extended shelf life Tempe, a traditional Indonesian fermented food made from soybeans, is widely consumed due to its taste and nutritional content. However, its short shelf life (1-2 days) poses a challenge, especially with increasing per capita consumption and a reliance on imported soybeans to meet the 70% of national demand. This study investigates the durability of tempe using a 3-factor design to determine the optimal combination of beans (soybeans, cowpeas, sword beans), inoculum (yeast, yeast flour), and fermentation time (24, 36 hours). Results indicate... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/6/tempe-experimental-design-fermentation-beans-soybe-thumb-b9bbc.webp" title="JURIS - A completely randomized experimental design with 3 factors on tempe resistance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/tempe-experimental-design-fermentation-beans-soybe-thumb-b9bbc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/tempe-experimental-design-fermentation-beans-soybe-thumb-b9bbc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/tempe-experimental-design-fermentation-beans-soybe-thumb-b9bbc.webp 1x" title="JURIS - A completely randomized experimental design with 3 factors on tempe resistance" alt="JURIS - A completely randomized experimental design with 3 factors on tempe resistance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/6/tempe-experimental-design-fermentation-beans-soybe-thumb-917b3.webp" title="JURIS - A completely randomized experimental design with 3 factors on tempe resistance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/tempe-experimental-design-fermentation-beans-soybe-thumb-917b3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/tempe-experimental-design-fermentation-beans-soybe-thumb-917b3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/tempe-experimental-design-fermentation-beans-soybe-thumb-917b3.webp 1x" title="JURIS - A completely randomized experimental design with 3 factors on tempe resistance" alt="JURIS - A completely randomized experimental design with 3 factors on tempe resistance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/6/tempe-experimental-design-fermentation-beans-soybe-thumb-d70e6.webp" title="JURIS - A completely randomized experimental design with 3 factors on tempe resistance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/tempe-experimental-design-fermentation-beans-soybe-thumb-d70e6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/tempe-experimental-design-fermentation-beans-soybe-thumb-d70e6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/tempe-experimental-design-fermentation-beans-soybe-thumb-d70e6.webp 1x" title="JURIS - A completely randomized experimental design with 3 factors on tempe resistance" alt="JURIS - A completely randomized experimental design with 3 factors on tempe resistance" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41974-tempe-experimental-design-fermentation-beans-soybe" title="JURIS - A completely randomized experimental design with 3 factors on tempe resistance" target="_blank">A completely randomized experimental design with 3 factors on tempe resistance</a>: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menguji pengaruh variasi jenis ragi tempe terhadap durabilitas tempe dari berbagai jenis kacang-kacangan, termasuk kacang lokal lainnya. Hal ini penting untuk menemukan kombinasi yang optimal yang dapat menghasilkan tempe dengan kualitas terbaik dan masa simpan yang lebih lama. Selain itu, studi mendalam mengenai mekanisme biologis yang mendasari perbedaan durabilitas tempe dari berbagai jenis kacang perlu dilakukan, termasuk analisis kandungan nutrisi, aktivitas enzim, dan profil mikrobiologis. Pemahaman yang lebih baik tentang mekanisme ini akan membantu mengembangkan strategi untuk meningkatkan durabilitas tempe secara alami. Terakhir, penelitian perlu difokuskan pada pengembangan metode pengemasan inovatif yang dapat memperpanjang masa simpan tempe tanpa mengurangi kualitasnya, misalnya dengan memanfaatkan teknologi kemasan aktif atau edible coating..
<br>The research demonstrated that variations in beans, inoculum, fermentation time, and their interactions significantly impacted tempe durability.Cowpea tempe inoculated with yeast and fermented for 24 hours showed the longest shelf life.The study highlights the potential of cowpeas as a viable alternative to soybeans in tempe production, addressing the issue of soybean scarcity.These findings contribute to optimizing tempe production for improved quality and extended shelf life
<br>Tempe, a traditional Indonesian fermented food made from soybeans, is widely consumed due to its taste and nutritional content. However, its short shelf life (1-2 days) poses a challenge, especially with increasing per capita consumption and a reliance on imported soybeans to meet the 70% of national demand. This study investigates the durability of tempe using a 3-factor design to determine the optimal combination of beans (soybeans, cowpeas, sword beans), inoculum (yeast, yeast flour), and fermentation time (24, 36 hours). Results indicate...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/6/tempe-experimental-design-fermentation-beans-soybe-thumb-917b3.webp" type="image/webp" length="77556" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/tempe-experimental-design-fermentation-beans-soybe-thumb-b9bbc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/tempe-experimental-design-fermentation-beans-soybe-thumb-917b3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/tempe-experimental-design-fermentation-beans-soybe-thumb-d70e6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1700-sttmcileungsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8680-teknosains-jurnal-sains-teknologi-informatika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peranan Orangtua Dalam Mengembangkan Bina Diri Cuci Tangan Anak Autis Di Slb Negeri 1 Gowa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peranan Orangtua Dalam Mengembangkan Bina Diri Cuci Tangan Anak Autis Di Slb Negeri 1 Gowa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peranan Orangtua Dalam Mengembangkan Bina Diri Cuci Tangan Anak Autis Di Slb Negeri 1 Gowa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41959-langkah-cuci-tangan-rumah-tangga-anak</link>
	<guid isPermaLink="false">7f49319a071e37538cdd4a7af9ce3d75</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 08:27:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ published cv ]]></category>
	<category><![CDATA[ arthamara jl ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[arthamara,counter,cv,flag,jl,published]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas model pelatihan bina diri cuci tangan yang dikembangkan bersama antara orang tua dan guru di rumah maupun di sekolah, untuk melihat apakah pendekatan terpadu lebih mendorong kemandirian anak autis. Kedua, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peranan Orangtua Dalam Mengembangkan Bina Diri Cuci Tangan Anak Autis Di Slb Negeri 1 Gowa: Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas model pelatihan bina diri cuci tangan yang dikembangkan bersama antara orang tua dan guru di rumah maupun di sekolah, untuk melihat apakah pendekatan terpadu lebih mendorong kemandirian anak autis. Kedua, perlu dikaji bagaimana pengaruh penggunaan media visual seperti kartu langkah cuci tangan atau video pembelajaran terhadap kemampuan anak autis dalam mengingat dan mempraktikkan prosedur cuci tangan secara mandiri. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi bagaimana stres atau beban orang tua memengaruhi konsistensi mereka dalam melatih keterampilan bina diri, serta bagaimana sistem dukungan sosial atau pelatihan orang tua dapat meningkatkan kapasitas mereka sebagai pendidik utama anak autis. Penelitian lanjutan sebaiknya mempertimbangkan variasi karakteristik anak, lingkungan keluarga, dan akses terhadap sumber daya pendidikan. Studi-studi ini dapat membantu merancang intervensi yang lebih holistik dan berkelanjutan. Dengan memahami dinamika rumah tangga dan sekolah, pendekatan pendidikan untuk anak autis bisa lebih terkoordinasi. Penelitian juga bisa menguji model pelatihan orang tua berbasis komunitas atau daring. Fokus pada aspek emosional dan psikologis orang tua penting untuk menjaga konsistensi pendampingan. Upaya pengembangan kemandirian anak autis harus melibatkan seluruh ekosistem pendukungnya. Hasil penelitian baru diharapkan dapat menjadi acuan bagi kebijakan pendidikan inklusif yang lebih responsif.. Pemahaman orang tua terkait peran mereka dalam mendukung perkembangan kemandirian anak sangat penting, sehingga orang tua perlu memahami kondisi anak autis secara utuh.Bentuk peran orang tua dalam pelatihan bina diri cuci tangan dilakukan dengan kesabaran, konsistensi, dan pemberian motivasi verbal tanpa memanjakan anak.Orang tua memberikan contoh langsung, arahan, dan bantuan fisik sesuai kebutuhan, namun tetap mendorong anak untuk mandiri Masalah dalam penelitian ini adalah 1) bagaimanakah bentuk peranan orangtua dalam mengembangkan kemampuan bina diri cuci tangan anak autis, 2) bagaimanakah pemahaman orangtua terkait peran yang dimilikinya dalam mengembangkan kemampuan bina diri cuci tangan anak autis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) deskripsi bentuk peranan orangtua dalam mengembangkan kemampuan bina diri cuci tangan anak autis, 2) deskripsi pemahaman orangtua dalam mengembangkan kemampuan bina diri cuci tangan anak autis. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian berinisial H yang merupakan anak autis kelas III di SLB Negeri 1 Gowa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, wawancara, dan dokumentasi.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/c/langkah-cuci-tangan-rumah-tangga-anak-autis-perana-thumb-b1c96.webp" title="JURIS - Peranan Orangtua Dalam Mengembangkan Bina Diri Cuci Tangan Anak Autis Di Slb Negeri 1 Gowa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/langkah-cuci-tangan-rumah-tangga-anak-autis-perana-thumb-b1c96.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/langkah-cuci-tangan-rumah-tangga-anak-autis-perana-thumb-b1c96.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/langkah-cuci-tangan-rumah-tangga-anak-autis-perana-thumb-b1c96.webp 1x" title="JURIS - Peranan Orangtua Dalam Mengembangkan Bina Diri Cuci Tangan Anak Autis Di Slb Negeri 1 Gowa" alt="JURIS - Peranan Orangtua Dalam Mengembangkan Bina Diri Cuci Tangan Anak Autis Di Slb Negeri 1 Gowa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/langkah-cuci-tangan-rumah-tangga-anak-autis-perana-thumb-cc1a5.webp" title="JURIS - Peranan Orangtua Dalam Mengembangkan Bina Diri Cuci Tangan Anak Autis Di Slb Negeri 1 Gowa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/langkah-cuci-tangan-rumah-tangga-anak-autis-perana-thumb-cc1a5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/langkah-cuci-tangan-rumah-tangga-anak-autis-perana-thumb-cc1a5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/langkah-cuci-tangan-rumah-tangga-anak-autis-perana-thumb-cc1a5.webp 1x" title="JURIS - Peranan Orangtua Dalam Mengembangkan Bina Diri Cuci Tangan Anak Autis Di Slb Negeri 1 Gowa" alt="JURIS - Peranan Orangtua Dalam Mengembangkan Bina Diri Cuci Tangan Anak Autis Di Slb Negeri 1 Gowa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/langkah-cuci-tangan-rumah-tangga-anak-autis-perana-thumb-0f19e.webp" title="JURIS - Peranan Orangtua Dalam Mengembangkan Bina Diri Cuci Tangan Anak Autis Di Slb Negeri 1 Gowa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/langkah-cuci-tangan-rumah-tangga-anak-autis-perana-thumb-0f19e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/langkah-cuci-tangan-rumah-tangga-anak-autis-perana-thumb-0f19e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/langkah-cuci-tangan-rumah-tangga-anak-autis-perana-thumb-0f19e.webp 1x" title="JURIS - Peranan Orangtua Dalam Mengembangkan Bina Diri Cuci Tangan Anak Autis Di Slb Negeri 1 Gowa" alt="JURIS - Peranan Orangtua Dalam Mengembangkan Bina Diri Cuci Tangan Anak Autis Di Slb Negeri 1 Gowa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41959-langkah-cuci-tangan-rumah-tangga-anak" title="JURIS - Peranan Orangtua Dalam Mengembangkan Bina Diri Cuci Tangan Anak Autis Di Slb Negeri 1 Gowa" target="_blank">Peranan Orangtua Dalam Mengembangkan Bina Diri Cuci Tangan Anak Autis Di Slb Negeri 1 Gowa</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas model pelatihan bina diri cuci tangan yang dikembangkan bersama antara orang tua dan guru di rumah maupun di sekolah, untuk melihat apakah pendekatan terpadu lebih mendorong kemandirian anak autis. Kedua, perlu dikaji bagaimana pengaruh penggunaan media visual seperti kartu langkah cuci tangan atau video pembelajaran terhadap kemampuan anak autis dalam mengingat dan mempraktikkan prosedur cuci tangan secara mandiri. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi bagaimana stres atau beban orang tua memengaruhi konsistensi mereka dalam melatih keterampilan bina diri, serta bagaimana sistem dukungan sosial atau pelatihan orang tua dapat meningkatkan kapasitas mereka sebagai pendidik utama anak autis. Penelitian lanjutan sebaiknya mempertimbangkan variasi karakteristik anak, lingkungan keluarga, dan akses terhadap sumber daya pendidikan. Studi-studi ini dapat membantu merancang intervensi yang lebih holistik dan berkelanjutan. Dengan memahami dinamika rumah tangga dan sekolah, pendekatan pendidikan untuk anak autis bisa lebih terkoordinasi. Penelitian juga bisa menguji model pelatihan orang tua berbasis komunitas atau daring. Fokus pada aspek emosional dan psikologis orang tua penting untuk menjaga konsistensi pendampingan. Upaya pengembangan kemandirian anak autis harus melibatkan seluruh ekosistem pendukungnya. Hasil penelitian baru diharapkan dapat menjadi acuan bagi kebijakan pendidikan inklusif yang lebih responsif..
<br>Pemahaman orang tua terkait peran mereka dalam mendukung perkembangan kemandirian anak sangat penting, sehingga orang tua perlu memahami kondisi anak autis secara utuh.Bentuk peran orang tua dalam pelatihan bina diri cuci tangan dilakukan dengan kesabaran, konsistensi, dan pemberian motivasi verbal tanpa memanjakan anak.Orang tua memberikan contoh langsung, arahan, dan bantuan fisik sesuai kebutuhan, namun tetap mendorong anak untuk mandiri
<br>Masalah dalam penelitian ini adalah 1) bagaimanakah bentuk peranan orangtua dalam mengembangkan kemampuan bina diri cuci tangan anak autis, 2) bagaimanakah pemahaman orangtua terkait peran yang dimilikinya dalam mengembangkan kemampuan bina diri cuci tangan anak autis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) deskripsi bentuk peranan orangtua dalam mengembangkan kemampuan bina diri cuci tangan anak autis, 2) deskripsi pemahaman orangtua dalam mengembangkan kemampuan bina diri cuci tangan anak autis. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian berinisial H yang merupakan anak autis kelas III di SLB Negeri 1 Gowa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, wawancara, dan dokumentasi....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/c/langkah-cuci-tangan-rumah-tangga-anak-autis-perana-thumb-b1c96.webp" type="image/webp" length="76582" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/langkah-cuci-tangan-rumah-tangga-anak-autis-perana-thumb-b1c96.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/langkah-cuci-tangan-rumah-tangga-anak-autis-perana-thumb-cc1a5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/langkah-cuci-tangan-rumah-tangga-anak-autis-perana-thumb-0f19e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2734-arthamaramedia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11370-jurnal-metafora-pendidikan-jmp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Old Town of Kupang Persistent Elements and the Quality of the Space Based on Public Views ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Old Town of Kupang Persistent Elements and the Quality of the Space Based on Public Views ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Old Town of Kupang Persistent Elements and the Quality of the Space Based on Public Views ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-41960-konsumen-bukti-fisik-elemen-straat-fi</link>
	<guid isPermaLink="false">7c13a5d0c01a08bc35d05ba48adf3c41</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 08:06:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ pdf abstract ]]></category>
	<category><![CDATA[ feby milanie ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abstract,content,feby,main,milanie,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi: Pertama, mengkaji lebih lanjut tentang peran dan kontribusi elemen-elemen fisik yang bertahan dalam membentuk identitas dan karakter Kota Lama Kupang. Kedua, menyelidiki strategi-strategi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Old Town of Kupang: Persistent Elements and the Quality of the Space Based on Public Views: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi: Pertama, mengkaji lebih lanjut tentang peran dan kontribusi elemen-elemen fisik yang bertahan dalam membentuk identitas dan karakter Kota Lama Kupang. Kedua, menyelidiki strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk melestarikan dan memelihara bangunan-bangunan bersejarah di wilayah tersebut, serta mengkaji dampak positifnya terhadap pariwisata, pendidikan, dan ekonomi Kupang. Ketiga, meneliti dan mengembangkan pendekatan-pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat dalam perencanaan dan revitalisasi Kota Lama Kupang, dengan mempertimbangkan persepsi dan kebutuhan mereka dalam meningkatkan kualitas ruang di wilayah tersebut.. Perubahan pada elemen fisik Kota Lama Kupang selama berabad-abad telah menyebabkan hilangnya beberapa elemen, perubahan fungsi, dan dominasi elemen lainnya.Masyarakat tetap menghargai aspek-aspek yang bertahan, terutama bangunan bersejarah, yang dianggap sebagai bagian integral dari identitas wilayah tersebut.Ada keinginan untuk meningkatkan kualitas ruang di Kota Lama Kupang saat ini.Studi ini merekomendasikan pengembangan kebijakan yang mengintegrasikan pertumbuhan perkotaan, pelestarian sejarah, dan partisipasi pemangku kepentingan untuk mencapai pengelolaan yang seimbang di Kota Lama Kupang Kota Lama Kupang telah mengalami perubahan signifikan seiring waktu, dipengaruhi oleh intervensi asing yang meninggalkan berbagai cerita sejarah dan bukti fisik sebagai saksi bisu perkembangan Kota Lama Kupang. Namun, elemen-elemen sejarah ini saat ini terancam karena kurangnya perlindungan dan pengelolaan. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/d/konsumen-bukti-fisik-elemen-straat-morfologi-persi-thumb-bae71.webp" title="JURIS - The Old Town of Kupang: Persistent Elements and the Quality of the Space Based on Public Views" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/konsumen-bukti-fisik-elemen-straat-morfologi-persi-thumb-bae71.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/konsumen-bukti-fisik-elemen-straat-morfologi-persi-thumb-bae71.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/konsumen-bukti-fisik-elemen-straat-morfologi-persi-thumb-bae71.webp 1x" title="JURIS - The Old Town of Kupang: Persistent Elements and the Quality of the Space Based on Public Views" alt="JURIS - The Old Town of Kupang: Persistent Elements and the Quality of the Space Based on Public Views" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/konsumen-bukti-fisik-elemen-straat-morfologi-persi-thumb-9daa7.webp" title="JURIS - The Old Town of Kupang: Persistent Elements and the Quality of the Space Based on Public Views" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/konsumen-bukti-fisik-elemen-straat-morfologi-persi-thumb-9daa7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/konsumen-bukti-fisik-elemen-straat-morfologi-persi-thumb-9daa7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/konsumen-bukti-fisik-elemen-straat-morfologi-persi-thumb-9daa7.webp 1x" title="JURIS - The Old Town of Kupang: Persistent Elements and the Quality of the Space Based on Public Views" alt="JURIS - The Old Town of Kupang: Persistent Elements and the Quality of the Space Based on Public Views" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/konsumen-bukti-fisik-elemen-straat-morfologi-persi-thumb-4e893.webp" title="JURIS - The Old Town of Kupang: Persistent Elements and the Quality of the Space Based on Public Views" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/konsumen-bukti-fisik-elemen-straat-morfologi-persi-thumb-4e893.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/konsumen-bukti-fisik-elemen-straat-morfologi-persi-thumb-4e893.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/konsumen-bukti-fisik-elemen-straat-morfologi-persi-thumb-4e893.webp 1x" title="JURIS - The Old Town of Kupang: Persistent Elements and the Quality of the Space Based on Public Views" alt="JURIS - The Old Town of Kupang: Persistent Elements and the Quality of the Space Based on Public Views" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-41960-konsumen-bukti-fisik-elemen-straat-fi" title="JURIS - The Old Town of Kupang: Persistent Elements and the Quality of the Space Based on Public Views" target="_blank">The Old Town of Kupang: Persistent Elements and the Quality of the Space Based on Public Views</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi: Pertama, mengkaji lebih lanjut tentang peran dan kontribusi elemen-elemen fisik yang bertahan dalam membentuk identitas dan karakter Kota Lama Kupang. Kedua, menyelidiki strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk melestarikan dan memelihara bangunan-bangunan bersejarah di wilayah tersebut, serta mengkaji dampak positifnya terhadap pariwisata, pendidikan, dan ekonomi Kupang. Ketiga, meneliti dan mengembangkan pendekatan-pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat dalam perencanaan dan revitalisasi Kota Lama Kupang, dengan mempertimbangkan persepsi dan kebutuhan mereka dalam meningkatkan kualitas ruang di wilayah tersebut..
<br>Perubahan pada elemen fisik Kota Lama Kupang selama berabad-abad telah menyebabkan hilangnya beberapa elemen, perubahan fungsi, dan dominasi elemen lainnya.Masyarakat tetap menghargai aspek-aspek yang bertahan, terutama bangunan bersejarah, yang dianggap sebagai bagian integral dari identitas wilayah tersebut.Ada keinginan untuk meningkatkan kualitas ruang di Kota Lama Kupang saat ini.Studi ini merekomendasikan pengembangan kebijakan yang mengintegrasikan pertumbuhan perkotaan, pelestarian sejarah, dan partisipasi pemangku kepentingan untuk mencapai pengelolaan yang seimbang di Kota Lama Kupang
<br>Kota Lama Kupang telah mengalami perubahan signifikan seiring waktu, dipengaruhi oleh intervensi asing yang meninggalkan berbagai cerita sejarah dan bukti fisik sebagai saksi bisu perkembangan Kota Lama Kupang. Namun, elemen-elemen sejarah ini saat ini terancam karena kurangnya perlindungan dan pengelolaan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/d/konsumen-bukti-fisik-elemen-straat-morfologi-persi-thumb-4e893.webp" type="image/webp" length="69122" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/konsumen-bukti-fisik-elemen-straat-morfologi-persi-thumb-bae71.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/konsumen-bukti-fisik-elemen-straat-morfologi-persi-thumb-9daa7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/konsumen-bukti-fisik-elemen-straat-morfologi-persi-thumb-4e893.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-513-trisakti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6700-international-journal-livable-space.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sun, 26 Apr 2026 18:10:54 +0700. 24 items. Served in: 4.552 seconds [rss] -->
