<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Mon, 06 Apr 2026 14:47:43 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 14:47:43 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-06T14:47:43+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Rancang Bangun Mesin Pencacah Eceng Gondok Basah dengan Kapasitas 50 Kg Jam sebagai Bahan Pupuk Organik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Rancang Bangun Mesin Pencacah Eceng Gondok Basah dengan Kapasitas 50 Kg Jam sebagai Bahan Pupuk Organik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Rancang Bangun Mesin Pencacah Eceng Gondok Basah dengan Kapasitas 50 Kg Jam sebagai Bahan Pupuk Organik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34780-eceng-gondok-eichhornia-rancang-bangun-mesin</link>
	<guid isPermaLink="false">6101ac5c24f623903c18cbd99bcf0337</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 14:35:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan mesin pencacah eceng gondok dengan kapasitas yang lebih besar, misalnya 100 Kg/Jam, untuk meningkatkan efisiensi pengolahan eceng gondok. 2. Melakukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Rancang Bangun Mesin Pencacah Eceng Gondok Basah dengan Kapasitas 50 Kg/Jam sebagai Bahan Pupuk Organik: Berdasarkan hasil penelitian, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan mesin pencacah eceng gondok dengan kapasitas yang lebih besar, misalnya 100 Kg/Jam, untuk meningkatkan efisiensi pengolahan eceng gondok. 2. Melakukan studi lebih lanjut tentang komposisi kimia eceng gondok dan potensi manfaatnya sebagai pupuk organik, sehingga dapat memberikan rekomendasi yang lebih akurat untuk penggunaan eceng gondok dalam pertanian. 3. Meneliti dan mengoptimalkan proses fermentasi eceng gondok untuk produksi biogas, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi terbarukan. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam pengelolaan limbah eceng gondok dan pengembangan energi terbarukan.. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah mesin pencacah eceng gondok yang mampu mencacah eceng gondok menjadi kecil dengan kapasitas 50 Kg/ Jam.Mesin ini dapat menjadi solusi untuk mengolah eceng gondok yang mengganggu kelestarian lingkungan dan menghasilkan potongan eceng gondok yang dapat digunakan sebagai bahan pupuk organik Penelitian ini dilakukan untuk mengatasi masalah limbah di Kali Malang yang terganggu kelestariannya akibat pertumbuhan massal gulma air, khususnya eceng gondok (Eichornia crassipes). Dampak dari pertumbuhan gulma ini adalah peningkatan evapotranspirasi, sedangkan gulma yang mati dapat menimbulkan pulau-pulau terapung. Tujuan penelitian ini adalah membuat mesin pencacah yang dapat mengolah eceng gondok menjadi potongan dengan ukuran yang diinginkan. Mesin ini digerakkan oleh motor listrik dengan sistem kerja yang memutar poros utama dan pisau pencacah. Hasil penelitian adalah mesin pencacah eceng gondok dengan kapasitas 50 Kg/Jam. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/5/eceng-gondok-eichhornia-rancang-bangun-mesin-penca-thumb-0404f.webp" title="JURIS - Rancang Bangun Mesin Pencacah Eceng Gondok Basah dengan Kapasitas 50 Kg/Jam sebagai Bahan Pupuk Organik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/eceng-gondok-eichhornia-rancang-bangun-mesin-penca-thumb-0404f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/eceng-gondok-eichhornia-rancang-bangun-mesin-penca-thumb-0404f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/eceng-gondok-eichhornia-rancang-bangun-mesin-penca-thumb-0404f.webp 1x" title="JURIS - Rancang Bangun Mesin Pencacah Eceng Gondok Basah dengan Kapasitas 50 Kg/Jam sebagai Bahan Pupuk Organik" alt="JURIS - Rancang Bangun Mesin Pencacah Eceng Gondok Basah dengan Kapasitas 50 Kg/Jam sebagai Bahan Pupuk Organik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/eceng-gondok-eichhornia-rancang-bangun-mesin-penca-thumb-2fbc7.webp" title="JURIS - Rancang Bangun Mesin Pencacah Eceng Gondok Basah dengan Kapasitas 50 Kg/Jam sebagai Bahan Pupuk Organik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/eceng-gondok-eichhornia-rancang-bangun-mesin-penca-thumb-2fbc7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/eceng-gondok-eichhornia-rancang-bangun-mesin-penca-thumb-2fbc7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/eceng-gondok-eichhornia-rancang-bangun-mesin-penca-thumb-2fbc7.webp 1x" title="JURIS - Rancang Bangun Mesin Pencacah Eceng Gondok Basah dengan Kapasitas 50 Kg/Jam sebagai Bahan Pupuk Organik" alt="JURIS - Rancang Bangun Mesin Pencacah Eceng Gondok Basah dengan Kapasitas 50 Kg/Jam sebagai Bahan Pupuk Organik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/eceng-gondok-eichhornia-rancang-bangun-mesin-penca-thumb-0bb33.webp" title="JURIS - Rancang Bangun Mesin Pencacah Eceng Gondok Basah dengan Kapasitas 50 Kg/Jam sebagai Bahan Pupuk Organik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/eceng-gondok-eichhornia-rancang-bangun-mesin-penca-thumb-0bb33.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/eceng-gondok-eichhornia-rancang-bangun-mesin-penca-thumb-0bb33.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/eceng-gondok-eichhornia-rancang-bangun-mesin-penca-thumb-0bb33.webp 1x" title="JURIS - Rancang Bangun Mesin Pencacah Eceng Gondok Basah dengan Kapasitas 50 Kg/Jam sebagai Bahan Pupuk Organik" alt="JURIS - Rancang Bangun Mesin Pencacah Eceng Gondok Basah dengan Kapasitas 50 Kg/Jam sebagai Bahan Pupuk Organik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34780-eceng-gondok-eichhornia-rancang-bangun-mesin" title="JURIS - Rancang Bangun Mesin Pencacah Eceng Gondok Basah dengan Kapasitas 50 Kg/Jam sebagai Bahan Pupuk Organik" target="_blank">Rancang Bangun Mesin Pencacah Eceng Gondok Basah dengan Kapasitas 50 Kg/Jam sebagai Bahan Pupuk Organik</a>: Berdasarkan hasil penelitian, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan mesin pencacah eceng gondok dengan kapasitas yang lebih besar, misalnya 100 Kg/Jam, untuk meningkatkan efisiensi pengolahan eceng gondok. 2. Melakukan studi lebih lanjut tentang komposisi kimia eceng gondok dan potensi manfaatnya sebagai pupuk organik, sehingga dapat memberikan rekomendasi yang lebih akurat untuk penggunaan eceng gondok dalam pertanian. 3. Meneliti dan mengoptimalkan proses fermentasi eceng gondok untuk produksi biogas, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi terbarukan. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam pengelolaan limbah eceng gondok dan pengembangan energi terbarukan..
<br>Hasil dari penelitian ini adalah sebuah mesin pencacah eceng gondok yang mampu mencacah eceng gondok menjadi kecil dengan kapasitas 50 Kg/ Jam.Mesin ini dapat menjadi solusi untuk mengolah eceng gondok yang mengganggu kelestarian lingkungan dan menghasilkan potongan eceng gondok yang dapat digunakan sebagai bahan pupuk organik
<br>Penelitian ini dilakukan untuk mengatasi masalah limbah di Kali Malang yang terganggu kelestariannya akibat pertumbuhan massal gulma air, khususnya eceng gondok (Eichornia crassipes). Dampak dari pertumbuhan gulma ini adalah peningkatan evapotranspirasi, sedangkan gulma yang mati dapat menimbulkan pulau-pulau terapung. Tujuan penelitian ini adalah membuat mesin pencacah yang dapat mengolah eceng gondok menjadi potongan dengan ukuran yang diinginkan. Mesin ini digerakkan oleh motor listrik dengan sistem kerja yang memutar poros utama dan pisau pencacah. Hasil penelitian adalah mesin pencacah eceng gondok dengan kapasitas 50 Kg/Jam.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/5/eceng-gondok-eichhornia-rancang-bangun-mesin-penca-thumb-2fbc7.webp" type="image/webp" length="100864" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/eceng-gondok-eichhornia-rancang-bangun-mesin-penca-thumb-0404f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/eceng-gondok-eichhornia-rancang-bangun-mesin-penca-thumb-2fbc7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/eceng-gondok-eichhornia-rancang-bangun-mesin-penca-thumb-0bb33.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-368-untag.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6942-jurnal-kajian-teknik-mesin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis kekuatan rangka pada perangkat Grading Fish menggunakan software Solidworks ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis kekuatan rangka pada perangkat Grading Fish menggunakan software Solidworks ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis kekuatan rangka pada perangkat Grading Fish menggunakan software Solidworks ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34768-optimasi-desain-rangka-variasi-material-gra</link>
	<guid isPermaLink="false">42061ca8dcabb9e6615d65e4121d7d4d</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 14:28:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengujian fisik rangka perangkat grading fish untuk memvalidasi hasil simulasi yang diperoleh. Hal ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis kekuatan rangka pada perangkat Grading Fish menggunakan software Solidworks: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengujian fisik rangka perangkat grading fish untuk memvalidasi hasil simulasi yang diperoleh. Hal ini akan memberikan data empiris yang dapat dibandingkan dengan hasil simulasi, sehingga meningkatkan akurasi dan keandalan model. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan desain rangka perangkat grading fish dengan mempertimbangkan berbagai parameter desain, seperti dimensi, ketebalan material, dan konfigurasi rangka. Optimasi ini dapat dilakukan dengan menggunakan algoritma optimasi yang terintegrasi dalam perangkat lunak SolidWorks, sehingga menghasilkan desain rangka yang lebih efisien dan kuat. Ketiga, penelitian dapat mengkaji pengaruh berbagai jenis material terhadap kinerja rangka perangkat grading fish. Dengan membandingkan kinerja rangka yang terbuat dari berbagai jenis material, seperti aluminium, baja, atau komposit, dapat diidentifikasi material yang paling sesuai untuk aplikasi ini, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kekuatan, berat, dan biaya.. Berdasarkan hasil analisis parameter dengan menggunakan Stress, Displacement, Strain, dan Safety Factor, disimpulkan bahwa rangka perangkat grading fish yang terbuat dari stainless steel dengan ukuran 30 y 30 y 3 mm memenuhi standar perhitungan dan berada dalam kondisi pembebanan yang aman sebagai perangkat penyortir ikan.Hasil ini menunjukkan bahwa rangka perangkat memiliki kekuatan yang cukup untuk menahan beban yang diberikan selama proses penyortiran ikan.Hal ini mengindikasikan bahwa perangkat dapat digunakan secara efektif dan memenuhi kebutuhan operasional dengan aman Perangkat grading fish digunakan secara luas dalam industri perikanan untuk memisahkan ikan berdasarkan ukuran dan kualitasnya. Rangka perangkat memiliki peran krusial dalam menjaga kestabilan struktural perangkat saat beroperasi. Oleh karena itu, analisis kekuatan rangka menjadi penting untuk memastikan kinerja yang optimal dan menghindari kegagalan struktural yang dapat menghambat proses grading. Penelitian sebelumnya telah melakukan beberapa metode analisis kekuatan struktural pada perangkat grading fish, namun simulasi konvensional... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/1/optimasi-desain-rangka-variasi-material-grading-fi-thumb-392a7.webp" title="JURIS - Analisis kekuatan rangka pada perangkat Grading Fish menggunakan software Solidworks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/optimasi-desain-rangka-variasi-material-grading-fi-thumb-392a7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/optimasi-desain-rangka-variasi-material-grading-fi-thumb-392a7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/optimasi-desain-rangka-variasi-material-grading-fi-thumb-392a7.webp 1x" title="JURIS - Analisis kekuatan rangka pada perangkat Grading Fish menggunakan software Solidworks" alt="JURIS - Analisis kekuatan rangka pada perangkat Grading Fish menggunakan software Solidworks" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/optimasi-desain-rangka-variasi-material-grading-fi-thumb-6bbe0.webp" title="JURIS - Analisis kekuatan rangka pada perangkat Grading Fish menggunakan software Solidworks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/optimasi-desain-rangka-variasi-material-grading-fi-thumb-6bbe0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/optimasi-desain-rangka-variasi-material-grading-fi-thumb-6bbe0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/optimasi-desain-rangka-variasi-material-grading-fi-thumb-6bbe0.webp 1x" title="JURIS - Analisis kekuatan rangka pada perangkat Grading Fish menggunakan software Solidworks" alt="JURIS - Analisis kekuatan rangka pada perangkat Grading Fish menggunakan software Solidworks" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34768-optimasi-desain-rangka-variasi-material-gra" title="JURIS - Analisis kekuatan rangka pada perangkat Grading Fish menggunakan software Solidworks" target="_blank">Analisis kekuatan rangka pada perangkat Grading Fish menggunakan software Solidworks</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengujian fisik rangka perangkat grading fish untuk memvalidasi hasil simulasi yang diperoleh. Hal ini akan memberikan data empiris yang dapat dibandingkan dengan hasil simulasi, sehingga meningkatkan akurasi dan keandalan model. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan desain rangka perangkat grading fish dengan mempertimbangkan berbagai parameter desain, seperti dimensi, ketebalan material, dan konfigurasi rangka. Optimasi ini dapat dilakukan dengan menggunakan algoritma optimasi yang terintegrasi dalam perangkat lunak SolidWorks, sehingga menghasilkan desain rangka yang lebih efisien dan kuat. Ketiga, penelitian dapat mengkaji pengaruh berbagai jenis material terhadap kinerja rangka perangkat grading fish. Dengan membandingkan kinerja rangka yang terbuat dari berbagai jenis material, seperti aluminium, baja, atau komposit, dapat diidentifikasi material yang paling sesuai untuk aplikasi ini, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kekuatan, berat, dan biaya..
<br>Berdasarkan hasil analisis parameter dengan menggunakan Stress, Displacement, Strain, dan Safety Factor, disimpulkan bahwa rangka perangkat grading fish yang terbuat dari stainless steel dengan ukuran 30 y 30 y 3 mm memenuhi standar perhitungan dan berada dalam kondisi pembebanan yang aman sebagai perangkat penyortir ikan.Hasil ini menunjukkan bahwa rangka perangkat memiliki kekuatan yang cukup untuk menahan beban yang diberikan selama proses penyortiran ikan.Hal ini mengindikasikan bahwa perangkat dapat digunakan secara efektif dan memenuhi kebutuhan operasional dengan aman
<br>Perangkat grading fish digunakan secara luas dalam industri perikanan untuk memisahkan ikan berdasarkan ukuran dan kualitasnya. Rangka perangkat memiliki peran krusial dalam menjaga kestabilan struktural perangkat saat beroperasi. Oleh karena itu, analisis kekuatan rangka menjadi penting untuk memastikan kinerja yang optimal dan menghindari kegagalan struktural yang dapat menghambat proses grading. Penelitian sebelumnya telah melakukan beberapa metode analisis kekuatan struktural pada perangkat grading fish, namun simulasi konvensional...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/1/optimasi-desain-rangka-variasi-material-grading-fi-thumb-392a7.webp" type="image/webp" length="166700" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/optimasi-desain-rangka-variasi-material-grading-fi-thumb-392a7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/optimasi-desain-rangka-variasi-material-grading-fi-thumb-6bbe0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-368-untag.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6942-jurnal-kajian-teknik-mesin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Keluarga Harapan di Kecamatan Medan Belawan Kota Medan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Keluarga Harapan di Kecamatan Medan Belawan Kota Medan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Keluarga Harapan di Kecamatan Medan Belawan Kota Medan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34783-prinsip-kesetaraan-penerima-manfaat-dinas-sosial-p</link>
	<guid isPermaLink="false">a3eb135033367bc490548abbf1dbb813</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 14:25:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view mystat ]]></category>
	<category><![CDATA[ jp kp ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jp,kp,mystat,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat fokus pada aspek perubahan mindset para penerima manfaat, terutama dalam hal inovasi dan kewirausahaan. Penelitian dapat mengkaji ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Keluarga Harapan di Kecamatan Medan Belawan Kota Medan: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat fokus pada aspek perubahan mindset para penerima manfaat, terutama dalam hal inovasi dan kewirausahaan. Penelitian dapat mengkaji strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk mengubah mindset penerima manfaat agar lebih mandiri dan inovatif. Kedua, penelitian dapat menyelidiki cara-cara untuk meningkatkan sarana dan prasarana pendamping PKH, terutama dalam hal akomodasi dan fasilitas kerja yang memadai. Penelitian dapat mengusulkan solusi-solusi kreatif untuk mengatasi keterbatasan anggaran dan teknologi yang dihadapi oleh pendamping PKH. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran tokoh masyarakat dan mentor bisnis dalam mendorong semangat kewirausahaan di kalangan penerima manfaat. Penelitian dapat menganalisis dampak dari pelibatan tokoh masyarakat dan mentor bisnis dalam pemberdayaan masyarakat melalui PKH.. Pemberdayaan masyarakat melalui pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) terselenggara dengan cukup baik.Prinsip kesetaraan menunjukkan bahwa Dinas Sosial sebagai pelaksana kebijakan PKH serta koordinator dan pendamping PKH Kecamatan Medan Belawan bahkan para Keluarga Penerima Manfaat juga saling membantu dan bekerja sama dalam upaya mengentaskan kemiskinan.Prinsip partisipasi menunjukkan bahwa Dinas Sosial sebagai pelaksana kebijakan PKH serta koordinator dan pendamping PKH Kecamatan Medan Belawan semuanya saling terlibat dan berperan sesuai tugas masing-masing.Prinsip kemandirian menunjukkan bahwa para pelaksana PKH sudah memberikan berbagai saran dan masukannya untuk para Keluarga Penerima Manfaat, sisanya bagaimana para KPM menerima dan memanfaatkan kesempatan yang ada guna bersama-sama meningkatkan taraf hidup.Namun, masih terdapat tantangan rendahnya kepercayaan diri KPM, yang menunjukkan adanya pelibatan tokoh masyarakat dan mentor bisnis agar semangat kewirausahaan dapat dimiliki oleh para KPM.Prinsip berkelanjutan menunjukkan bahwa para pelaksana PKH dan para Keluarga Penerima Manfaat menginginkan kebijakan PKH terus berlanjut, yang artinya pemberdayaan masyarakat (KPM) berhasil sesuai peraturan dan pedoman.Selanjutnya para pelaksana dan KPM saling mendukung dan membantu bersama-sama meningkatkan taraf hidup.Namun keterbatasan sarana dan prasarana pendamping PKH masih terjadi.Para pendamping PKH mengeluarkan biaya akomodasi pelaksanaan PKH bidang pendidikan secara pribadi, padahal dari beberapa pendamping PKH masih adanya pendamping yang juga masuk komponen penerima PKH.Adapun rekomendasi ini adalah disarankan Dinas Sosial beserta pelaksana PKH dapat memperkuat aspek monitoring dan evaluasi berbagai kegiatan pendukung PKH kepada para KPM, dan dapat menyusun prioritas pengaturan sumber daya manusia, anggaran, dan teknologi sebagai faktor pendukung pelaksanaan PKH di Kecamatan Medan Belawan Kota Medan Salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia dalam menghadapi isu kemiskinan adalah dengan mengeluarkan kebijakan terkait program keluarga harapan. Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan di Kecamatan Medan Belawan Kota Medan mengalami peningkatan dalam tiga tahun terakhir, namun penelitian yang mengkaji tentang pemberdayaan masyarakat melalui program keluarga harapan masih minim dilakukan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran umum pemberdayaan masyarakat melalui... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/5/prinsip-kesetaraan-penerima-manfaat-dinas-sosial-p-thumb-27943.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Keluarga Harapan di Kecamatan Medan Belawan Kota Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/prinsip-kesetaraan-penerima-manfaat-dinas-sosial-p-thumb-27943.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/prinsip-kesetaraan-penerima-manfaat-dinas-sosial-p-thumb-27943.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/prinsip-kesetaraan-penerima-manfaat-dinas-sosial-p-thumb-27943.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Keluarga Harapan di Kecamatan Medan Belawan Kota Medan" alt="JURIS - Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Keluarga Harapan di Kecamatan Medan Belawan Kota Medan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/prinsip-kesetaraan-penerima-manfaat-dinas-sosial-p-thumb-7cf87.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Keluarga Harapan di Kecamatan Medan Belawan Kota Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/prinsip-kesetaraan-penerima-manfaat-dinas-sosial-p-thumb-7cf87.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/prinsip-kesetaraan-penerima-manfaat-dinas-sosial-p-thumb-7cf87.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/prinsip-kesetaraan-penerima-manfaat-dinas-sosial-p-thumb-7cf87.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Keluarga Harapan di Kecamatan Medan Belawan Kota Medan" alt="JURIS - Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Keluarga Harapan di Kecamatan Medan Belawan Kota Medan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/prinsip-kesetaraan-penerima-manfaat-dinas-sosial-p-thumb-7a31f.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Keluarga Harapan di Kecamatan Medan Belawan Kota Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/prinsip-kesetaraan-penerima-manfaat-dinas-sosial-p-thumb-7a31f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/prinsip-kesetaraan-penerima-manfaat-dinas-sosial-p-thumb-7a31f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/prinsip-kesetaraan-penerima-manfaat-dinas-sosial-p-thumb-7a31f.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Keluarga Harapan di Kecamatan Medan Belawan Kota Medan" alt="JURIS - Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Keluarga Harapan di Kecamatan Medan Belawan Kota Medan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34783-prinsip-kesetaraan-penerima-manfaat-dinas-sosial-p" title="JURIS - Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Keluarga Harapan di Kecamatan Medan Belawan Kota Medan" target="_blank">Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Keluarga Harapan di Kecamatan Medan Belawan Kota Medan</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat fokus pada aspek perubahan mindset para penerima manfaat, terutama dalam hal inovasi dan kewirausahaan. Penelitian dapat mengkaji strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk mengubah mindset penerima manfaat agar lebih mandiri dan inovatif. Kedua, penelitian dapat menyelidiki cara-cara untuk meningkatkan sarana dan prasarana pendamping PKH, terutama dalam hal akomodasi dan fasilitas kerja yang memadai. Penelitian dapat mengusulkan solusi-solusi kreatif untuk mengatasi keterbatasan anggaran dan teknologi yang dihadapi oleh pendamping PKH. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran tokoh masyarakat dan mentor bisnis dalam mendorong semangat kewirausahaan di kalangan penerima manfaat. Penelitian dapat menganalisis dampak dari pelibatan tokoh masyarakat dan mentor bisnis dalam pemberdayaan masyarakat melalui PKH..
<br>Pemberdayaan masyarakat melalui pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) terselenggara dengan cukup baik.Prinsip kesetaraan menunjukkan bahwa Dinas Sosial sebagai pelaksana kebijakan PKH serta koordinator dan pendamping PKH Kecamatan Medan Belawan bahkan para Keluarga Penerima Manfaat juga saling membantu dan bekerja sama dalam upaya mengentaskan kemiskinan.Prinsip partisipasi menunjukkan bahwa Dinas Sosial sebagai pelaksana kebijakan PKH serta koordinator dan pendamping PKH Kecamatan Medan Belawan semuanya saling terlibat dan berperan sesuai tugas masing-masing.Prinsip kemandirian menunjukkan bahwa para pelaksana PKH sudah memberikan berbagai saran dan masukannya untuk para Keluarga Penerima Manfaat, sisanya bagaimana para KPM menerima dan memanfaatkan kesempatan yang ada guna bersama-sama meningkatkan taraf hidup.Namun, masih terdapat tantangan rendahnya kepercayaan diri KPM, yang menunjukkan adanya pelibatan tokoh masyarakat dan mentor bisnis agar semangat kewirausahaan dapat dimiliki oleh para KPM.Prinsip berkelanjutan menunjukkan bahwa para pelaksana PKH dan para Keluarga Penerima Manfaat menginginkan kebijakan PKH terus berlanjut, yang artinya pemberdayaan masyarakat (KPM) berhasil sesuai peraturan dan pedoman.Selanjutnya para pelaksana dan KPM saling mendukung dan membantu bersama-sama meningkatkan taraf hidup.Namun keterbatasan sarana dan prasarana pendamping PKH masih terjadi.Para pendamping PKH mengeluarkan biaya akomodasi pelaksanaan PKH bidang pendidikan secara pribadi, padahal dari beberapa pendamping PKH masih adanya pendamping yang juga masuk komponen penerima PKH.Adapun rekomendasi ini adalah disarankan Dinas Sosial beserta pelaksana PKH dapat memperkuat aspek monitoring dan evaluasi berbagai kegiatan pendukung PKH kepada para KPM, dan dapat menyusun prioritas pengaturan sumber daya manusia, anggaran, dan teknologi sebagai faktor pendukung pelaksanaan PKH di Kecamatan Medan Belawan Kota Medan
<br>Salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia dalam menghadapi isu kemiskinan adalah dengan mengeluarkan kebijakan terkait program keluarga harapan. Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan di Kecamatan Medan Belawan Kota Medan mengalami peningkatan dalam tiga tahun terakhir, namun penelitian yang mengkaji tentang pemberdayaan masyarakat melalui program keluarga harapan masih minim dilakukan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran umum pemberdayaan masyarakat melalui...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/5/prinsip-kesetaraan-penerima-manfaat-dinas-sosial-p-thumb-7cf87.webp" type="image/webp" length="87906" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/prinsip-kesetaraan-penerima-manfaat-dinas-sosial-p-thumb-27943.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/prinsip-kesetaraan-penerima-manfaat-dinas-sosial-p-thumb-7cf87.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/prinsip-kesetaraan-penerima-manfaat-dinas-sosial-p-thumb-7a31f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-775-ipdn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2909-jurnal-pemerintahan-keamanan-publik-jp-kp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Pemerintah Desa dalam Pengembangan BUMDes Tarumajaya di Wilayah Hulu Sungai Citarum Kabupaten Bandung ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Pemerintah Desa dalam Pengembangan BUMDes Tarumajaya di Wilayah Hulu Sungai Citarum Kabupaten Bandung ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Pemerintah Desa dalam Pengembangan BUMDes Tarumajaya di Wilayah Hulu Sungai Citarum Kabupaten Bandung ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34782-bumdes-pengembangan-strategi-tarumajaya-sek</link>
	<guid isPermaLink="false">0c3a7025a8c474751da8e93f584c3ad3</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 14:04:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view mystat ]]></category>
	<category><![CDATA[ jp kp ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jp,kp,mystat,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Melihat keberhasilan Desa Tarumajaya dalam mengembangkan BUMDes melalui optimalisasi potensi lokal, terutama sektor pariwisata, penelitian lanjutan dapat memperluas fokus untuk menggali lebih dalam berbagai aspek penting. Pertama, akan sangat bermanfaat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Pemerintah Desa dalam Pengembangan BUMDes Tarumajaya di Wilayah Hulu Sungai Citarum Kabupaten Bandung: Melihat keberhasilan Desa Tarumajaya dalam mengembangkan BUMDes melalui optimalisasi potensi lokal, terutama sektor pariwisata, penelitian lanjutan dapat memperluas fokus untuk menggali lebih dalam berbagai aspek penting. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi komparatif antar-desa di wilayah Hulu Sungai Citarum yang memiliki karakteristik serupa, guna mengidentifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan BUMDes di tengah tantangan lingkungan dan sosial yang kompleks. Penelitian ini dapat membandingkan model pengelolaan BUMDes, dampak ekonomi yang dihasilkan, serta tingkat partisipasi masyarakat dalam pengembangan usaha di berbagai desa tersebut, sehingga dapat merumuskan rekomendasi kebijakan yang lebih holistik untuk seluruh wilayah. Kedua, mengingat temuan adanya kendala pada dukungan anggaran yang belum optimal dan kapasitas pengelola BUMDes, penelitian dapat diarahkan untuk menganalisis efektivitas berbagai program peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan model pembiayaan inovatif yang mampu mendukung keberlanjutan operasional BUMDes. Ini termasuk mengevaluasi dampak pelatihan spesifik terhadap peningkatan kinerja manajerial dan eksplorasi alternatif sumber pendanaan selain dana desa. Ketiga, mengingat pariwisata menjadi pilar utama pengembangan BUMDes Tarumajaya, sebuah studi mendalam tentang keberlanjutan ekowisata di wilayah tersebut, termasuk analisis dampak lingkungan dan sosial dari aktivitas pariwisata, serta strategi adaptasi terhadap perubahan iklim atau fluktuasi pasar, akan memberikan wawasan berharga. Fokusnya bisa pada bagaimana BUMDes dapat memastikan bahwa keuntungan ekonomi dari pariwisata juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat desa secara adil dan berkelanjutan.. Strategi Pemerintah Desa Tarumajaya dalam pengembangan BUMDes fokus pada pemanfaatan potensi desa, khususnya sektor pariwisata, yang telah berhasil meluncurkan destinasi wisata baru dan menjadikan Desa Tarumajaya sebagai Desa Wisata.Pendekatan ini selaras dengan teori Mintzberg, menunjukkan keselarasan antara tujuan, kebijakan, dan program BUMDes dalam memanfaatkan potensi serta sumber daya lokal untuk mendorong perkembangan organisasi.Penelitian ini masih terbatas pada satu desa, sehingga disarankan untuk melakukan kajian lebih lanjut pada desa-desa lain dengan karakteristik serupa di wilayah hulu Sungai Citarum Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan strategi pengembangan BUMDes Tarumajaya di Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Dalam penelitian ini difokuskan pada strategi pemerintah desa dalam mengembangkan BUMDes Tarumajaya berdasarkan teori strategi oleh Mintzberg, dengan 3 (tiga) indikator. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini dan penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling dari Pemerintah Desa Tarumajaya sebagai perancang strategi dan warga Desa Tarumajaya sebagai sasaran dari pengembangan BUMDes. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi lapangan dan pengumpulan dokumen. Proses analysis data dengan tahapan reduksi data, menyajikan data dan menarik Kesimpulan. Adapun hasil penelitian ini yaitu strategi yang digunakan pemerintah Desa Tarumajaya dalam pengembangan BUMDes dengan memanfaatkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/7/bumdes-pengembangan-strategi-tarumajaya-sektor-par-thumb-d3848.webp" title="JURIS - Strategi Pemerintah Desa dalam Pengembangan BUMDes Tarumajaya di Wilayah Hulu Sungai Citarum Kabupaten Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/bumdes-pengembangan-strategi-tarumajaya-sektor-par-thumb-d3848.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/bumdes-pengembangan-strategi-tarumajaya-sektor-par-thumb-d3848.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/bumdes-pengembangan-strategi-tarumajaya-sektor-par-thumb-d3848.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pemerintah Desa dalam Pengembangan BUMDes Tarumajaya di Wilayah Hulu Sungai Citarum Kabupaten Bandung" alt="JURIS - Strategi Pemerintah Desa dalam Pengembangan BUMDes Tarumajaya di Wilayah Hulu Sungai Citarum Kabupaten Bandung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/bumdes-pengembangan-strategi-tarumajaya-sektor-par-thumb-fdfbe.webp" title="JURIS - Strategi Pemerintah Desa dalam Pengembangan BUMDes Tarumajaya di Wilayah Hulu Sungai Citarum Kabupaten Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/bumdes-pengembangan-strategi-tarumajaya-sektor-par-thumb-fdfbe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/bumdes-pengembangan-strategi-tarumajaya-sektor-par-thumb-fdfbe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/bumdes-pengembangan-strategi-tarumajaya-sektor-par-thumb-fdfbe.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pemerintah Desa dalam Pengembangan BUMDes Tarumajaya di Wilayah Hulu Sungai Citarum Kabupaten Bandung" alt="JURIS - Strategi Pemerintah Desa dalam Pengembangan BUMDes Tarumajaya di Wilayah Hulu Sungai Citarum Kabupaten Bandung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/bumdes-pengembangan-strategi-tarumajaya-sektor-par-thumb-66110.webp" title="JURIS - Strategi Pemerintah Desa dalam Pengembangan BUMDes Tarumajaya di Wilayah Hulu Sungai Citarum Kabupaten Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/bumdes-pengembangan-strategi-tarumajaya-sektor-par-thumb-66110.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/bumdes-pengembangan-strategi-tarumajaya-sektor-par-thumb-66110.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/bumdes-pengembangan-strategi-tarumajaya-sektor-par-thumb-66110.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pemerintah Desa dalam Pengembangan BUMDes Tarumajaya di Wilayah Hulu Sungai Citarum Kabupaten Bandung" alt="JURIS - Strategi Pemerintah Desa dalam Pengembangan BUMDes Tarumajaya di Wilayah Hulu Sungai Citarum Kabupaten Bandung" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34782-bumdes-pengembangan-strategi-tarumajaya-sek" title="JURIS - Strategi Pemerintah Desa dalam Pengembangan BUMDes Tarumajaya di Wilayah Hulu Sungai Citarum Kabupaten Bandung" target="_blank">Strategi Pemerintah Desa dalam Pengembangan BUMDes Tarumajaya di Wilayah Hulu Sungai Citarum Kabupaten Bandung</a>: Melihat keberhasilan Desa Tarumajaya dalam mengembangkan BUMDes melalui optimalisasi potensi lokal, terutama sektor pariwisata, penelitian lanjutan dapat memperluas fokus untuk menggali lebih dalam berbagai aspek penting. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi komparatif antar-desa di wilayah Hulu Sungai Citarum yang memiliki karakteristik serupa, guna mengidentifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan BUMDes di tengah tantangan lingkungan dan sosial yang kompleks. Penelitian ini dapat membandingkan model pengelolaan BUMDes, dampak ekonomi yang dihasilkan, serta tingkat partisipasi masyarakat dalam pengembangan usaha di berbagai desa tersebut, sehingga dapat merumuskan rekomendasi kebijakan yang lebih holistik untuk seluruh wilayah. Kedua, mengingat temuan adanya kendala pada dukungan anggaran yang belum optimal dan kapasitas pengelola BUMDes, penelitian dapat diarahkan untuk menganalisis efektivitas berbagai program peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan model pembiayaan inovatif yang mampu mendukung keberlanjutan operasional BUMDes. Ini termasuk mengevaluasi dampak pelatihan spesifik terhadap peningkatan kinerja manajerial dan eksplorasi alternatif sumber pendanaan selain dana desa. Ketiga, mengingat pariwisata menjadi pilar utama pengembangan BUMDes Tarumajaya, sebuah studi mendalam tentang keberlanjutan ekowisata di wilayah tersebut, termasuk analisis dampak lingkungan dan sosial dari aktivitas pariwisata, serta strategi adaptasi terhadap perubahan iklim atau fluktuasi pasar, akan memberikan wawasan berharga. Fokusnya bisa pada bagaimana BUMDes dapat memastikan bahwa keuntungan ekonomi dari pariwisata juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat desa secara adil dan berkelanjutan..
<br>Strategi Pemerintah Desa Tarumajaya dalam pengembangan BUMDes fokus pada pemanfaatan potensi desa, khususnya sektor pariwisata, yang telah berhasil meluncurkan destinasi wisata baru dan menjadikan Desa Tarumajaya sebagai Desa Wisata.Pendekatan ini selaras dengan teori Mintzberg, menunjukkan keselarasan antara tujuan, kebijakan, dan program BUMDes dalam memanfaatkan potensi serta sumber daya lokal untuk mendorong perkembangan organisasi.Penelitian ini masih terbatas pada satu desa, sehingga disarankan untuk melakukan kajian lebih lanjut pada desa-desa lain dengan karakteristik serupa di wilayah hulu Sungai Citarum
<br>Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan strategi pengembangan BUMDes Tarumajaya di Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Dalam penelitian ini difokuskan pada strategi pemerintah desa dalam mengembangkan BUMDes Tarumajaya berdasarkan teori strategi oleh Mintzberg, dengan 3 (tiga) indikator. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini dan penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling dari Pemerintah Desa Tarumajaya sebagai perancang strategi dan warga Desa Tarumajaya sebagai sasaran dari pengembangan BUMDes. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi lapangan dan pengumpulan dokumen. Proses analysis data dengan tahapan reduksi data, menyajikan data dan menarik Kesimpulan. Adapun hasil penelitian ini yaitu strategi yang digunakan pemerintah Desa Tarumajaya dalam pengembangan BUMDes dengan memanfaatkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/7/bumdes-pengembangan-strategi-tarumajaya-sektor-par-thumb-d3848.webp" type="image/webp" length="71592" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/bumdes-pengembangan-strategi-tarumajaya-sektor-par-thumb-d3848.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/bumdes-pengembangan-strategi-tarumajaya-sektor-par-thumb-fdfbe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/bumdes-pengembangan-strategi-tarumajaya-sektor-par-thumb-66110.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-775-ipdn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2909-jurnal-pemerintahan-keamanan-publik-jp-kp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Proses Produksi Crank Case dengan Metode HPDC High Pressure Die Casting ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Proses Produksi Crank Case dengan Metode HPDC High Pressure Die Casting ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Proses Produksi Crank Case dengan Metode HPDC High Pressure Die Casting ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34779-pengecoran-logam-model-produk-kredit-proses</link>
	<guid isPermaLink="false">84927400a14e022b04aa58373df81353</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 14:00:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada variasi komposisi material Al-Si dengan penambahan unsur lain untuk meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Proses Produksi Crank Case dengan Metode HPDC (High Pressure Die Casting): Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada variasi komposisi material Al-Si dengan penambahan unsur lain untuk meningkatkan kekerasan dan ketahanan korosi permukaan coran. Kedua, perlu dilakukan studi komparatif terhadap metode pendinginan yang berbeda, seperti quenching dengan media selain air, untuk mengoptimalkan struktur mikro dan sifat mekanik coran. Ketiga, penelitian dapat mengkaji pengaruh parameter proses pengecoran, seperti suhu lelehan dan tekanan injeksi, terhadap cacat coran dan kualitas permukaan, sehingga dapat dikembangkan model prediksi yang akurat untuk pengendalian kualitas.. Berdasarkan kerja praktek yang telah dilaksanakan dan laporan yang telah disusun maka saya mendapat kesimpulan bahwa.Proses produksi dapat dikalukan jika perusahaan dapat menerima pesanan sebuah produk.Proses produksi yang menggunakan die casting sangat berpengaruh kepada kecepatan produksi produk secara masal agar tidak terjadinya penumpukan pesanan.Pada proses injection terjadinya beberapa tahapan di antara lain yaitu.Proses yang dilakukannya adalah dengan direndam kedalam air Pengecoran Logam ialah suatu proses manufaktur yang menggunakan logam Inti dirancang secara terpisah dari pada diasembling, didesain bahan-bahan ingot, scrap, dan bahan paduan, dilebur di bagian peleburan. Selesainya logam cair dan maka logam cair tadi dituang ke itu ditunggu hingga cairan logam tersebut membeku karena proses pendinginan. Industri manufaktur merupakan industri yang memproduksi bahan baku menjadi barang jadi atau industri yang memproduksi bahan baku menjadi barang setengah jadi. Tujuan industri... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/4/pengecoran-logam-model-produk-kredit-proses-produk-thumb-04d6b.webp" title="JURIS - Proses Produksi Crank Case dengan Metode HPDC (High Pressure Die Casting)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/pengecoran-logam-model-produk-kredit-proses-produk-thumb-04d6b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/pengecoran-logam-model-produk-kredit-proses-produk-thumb-04d6b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/pengecoran-logam-model-produk-kredit-proses-produk-thumb-04d6b.webp 1x" title="JURIS - Proses Produksi Crank Case dengan Metode HPDC (High Pressure Die Casting)" alt="JURIS - Proses Produksi Crank Case dengan Metode HPDC (High Pressure Die Casting)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/pengecoran-logam-model-produk-kredit-proses-produk-thumb-a3d7b.webp" title="JURIS - Proses Produksi Crank Case dengan Metode HPDC (High Pressure Die Casting)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/pengecoran-logam-model-produk-kredit-proses-produk-thumb-a3d7b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/pengecoran-logam-model-produk-kredit-proses-produk-thumb-a3d7b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/pengecoran-logam-model-produk-kredit-proses-produk-thumb-a3d7b.webp 1x" title="JURIS - Proses Produksi Crank Case dengan Metode HPDC (High Pressure Die Casting)" alt="JURIS - Proses Produksi Crank Case dengan Metode HPDC (High Pressure Die Casting)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34779-pengecoran-logam-model-produk-kredit-proses" title="JURIS - Proses Produksi Crank Case dengan Metode HPDC (High Pressure Die Casting)" target="_blank">Proses Produksi Crank Case dengan Metode HPDC (High Pressure Die Casting)</a>: Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada variasi komposisi material Al-Si dengan penambahan unsur lain untuk meningkatkan kekerasan dan ketahanan korosi permukaan coran. Kedua, perlu dilakukan studi komparatif terhadap metode pendinginan yang berbeda, seperti quenching dengan media selain air, untuk mengoptimalkan struktur mikro dan sifat mekanik coran. Ketiga, penelitian dapat mengkaji pengaruh parameter proses pengecoran, seperti suhu lelehan dan tekanan injeksi, terhadap cacat coran dan kualitas permukaan, sehingga dapat dikembangkan model prediksi yang akurat untuk pengendalian kualitas..
<br>Berdasarkan kerja praktek yang telah dilaksanakan dan laporan yang telah disusun maka saya mendapat kesimpulan bahwa.Proses produksi dapat dikalukan jika perusahaan dapat menerima pesanan sebuah produk.Proses produksi yang menggunakan die casting sangat berpengaruh kepada kecepatan produksi produk secara masal agar tidak terjadinya penumpukan pesanan.Pada proses injection terjadinya beberapa tahapan di antara lain yaitu.Proses yang dilakukannya adalah dengan direndam kedalam air
<br>Pengecoran Logam ialah suatu proses manufaktur yang menggunakan logam Inti dirancang secara terpisah dari pada diasembling, didesain bahan-bahan ingot, scrap, dan bahan paduan, dilebur di bagian peleburan. Selesainya logam cair dan maka logam cair tadi dituang ke itu ditunggu hingga cairan logam tersebut membeku karena proses pendinginan. Industri manufaktur merupakan industri yang memproduksi bahan baku menjadi barang jadi atau industri yang memproduksi bahan baku menjadi barang setengah jadi. Tujuan industri...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/4/pengecoran-logam-model-produk-kredit-proses-produk-thumb-a3d7b.webp" type="image/webp" length="148538" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/pengecoran-logam-model-produk-kredit-proses-produk-thumb-04d6b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/pengecoran-logam-model-produk-kredit-proses-produk-thumb-a3d7b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-368-untag.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6942-jurnal-kajian-teknik-mesin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisa Pengaruh Variasi Nilai Air Fuel Ratio AFR Terhadap Prestasi Mesin ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisa Pengaruh Variasi Nilai Air Fuel Ratio AFR Terhadap Prestasi Mesin ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisa Pengaruh Variasi Nilai Air Fuel Ratio AFR Terhadap Prestasi Mesin ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34773-nilai-afr-variasi-furnace-ruang-bakar</link>
	<guid isPermaLink="false">313284cbb46f5943fcadd985675cd880</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 13:55:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan yang menguji pengaruh kombinasi antara variasi nilai Air Fuel Ratio (AFR) dan perbedaan jenis bahan bakar, seperti pertalite, pertamax, dan pertamax turbo, untuk mengetahui kombinasi optimal yang menghasilkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisa Pengaruh Variasi Nilai Air Fuel Ratio (AFR) Terhadap Prestasi Mesin: Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan yang menguji pengaruh kombinasi antara variasi nilai Air Fuel Ratio (AFR) dan perbedaan jenis bahan bakar, seperti pertalite, pertamax, dan pertamax turbo, untuk mengetahui kombinasi optimal yang menghasilkan performa mesin paling tinggi. Kedua, perlu dikembangkan penelitian dengan menambahkan variabel ignition timing atau waktu pengapian, karena faktor ini turut memengaruhi proses pembakaran dan dapat diperlajari bagaimana interaksinya dengan setting AFR untuk mendapatkan efisiensi dan tenaga maksimal. Ketiga, penting untuk melakukan uji konsumsi bahan bakar dalam kondisi nyata seperti kemacetan jalan raya, tanjakan, dan stop-and-go, karena kondisi ini sangat relevan dengan penggunaan sepeda motor di Indonesia, sehingga hasil penelitian dapat memberikan gambaran lebih akurat mengenai konsumsi bahan bakar spesifik dan performa dinamis mesin di lapangan. Kombinasi ketiga pendekatan ini dapat membuka arah studi baru untuk mengoptimalkan sistem manajemen mesin secara holistik, baik dari sisi kontrol elektronik maupun kebutuhan aktual pengguna. Studi semacam ini juga dapat menjadi dasar pengembangan ECU adaptif yang mampu menyesuaikan AFR, waktu pengapian, dan strategi injeksi secara otomatis sesuai kondisi jalan dan bahan bakar yang digunakan. Penelitian lebih lanjut sebaiknya juga mencakup analisis emisi gas buang untuk menilai dampak lingkungan dari setting AFR yang diperbaiki. Dengan demikian, tidak hanya performa mesin yang ditingkatkan, tetapi juga efisiensi bahan bakar dan kebersihan emisi dapat dievaluasi secara komprehensif. Pendekatan multidimensi seperti ini akan memberikan kontribusi lebih besar terhadap rekayasa mesin kendaraan bermotor yang efisien dan ramah lingkungan. Selain itu, hasil penelitian dapat dijadikan acuan bagi produsen sepeda motor dalam mengembangkan sistem manajemen mesin yang lebih cerdas. Dengan memperhatikan semua variabel penting secara terintegrasi, penelitian lanjutan dapat menghasilkan solusi teknis yang lebih matang dan siap diaplikasikan secara praktis.. 1, daya maksimum mesin meningkat sebesar 3,2% dan dicapai pada putaran mesin yang sedikit lebih tinggi dibandingkan setting ECU standar.Torsi maksimum juga meningkat sebesar 2,2%, namun dicapai pada putaran mesin yang lebih rendah.Perubahan nilai AFR terbukti efektif dalam meningkatkan kinerja daya dan torsi sepeda motor Sistem suplai bahan bakar adalah cara untuk membawa bahan bakar ke ruang bakar, bisa berupa sistem bensin, diesel, atau bahan bakar lainnya. Untuk menciptakan pembakaran yang sempurna pada motor berbahan bakar bensin dimulai pada saat terjadinya loncatan bunga api pada spark plug atau busi kemudian membakar campuran bahan bakar dengan udara dalam kondisi campuran paling ideal yang telah diatur oleh ECU kemudian dikabutkan melalui throttle body ke dalam ruang bakar sehingga dengan komposisi percampuran yang paling ideal akan menghasilkan pembakaran yang sempurna. Pada saat pembakaran sempurna terjadi maka akan sangat berpengaruh terhadap performa mesin yang semakin maksimal. Metode yang digunakan untuk melakukan penelitian ini adalah metode eksperimental dengan pengujian daya dan torsi. Berdasarkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/5/nilai-afr-variasi-furnace-ruang-bakar-beban-dinami-thumb-ce555.webp" title="JURIS - Analisa Pengaruh Variasi Nilai Air Fuel Ratio (AFR) Terhadap Prestasi Mesin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/nilai-afr-variasi-furnace-ruang-bakar-beban-dinami-thumb-ce555.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/nilai-afr-variasi-furnace-ruang-bakar-beban-dinami-thumb-ce555.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/nilai-afr-variasi-furnace-ruang-bakar-beban-dinami-thumb-ce555.webp 1x" title="JURIS - Analisa Pengaruh Variasi Nilai Air Fuel Ratio (AFR) Terhadap Prestasi Mesin" alt="JURIS - Analisa Pengaruh Variasi Nilai Air Fuel Ratio (AFR) Terhadap Prestasi Mesin" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/nilai-afr-variasi-furnace-ruang-bakar-beban-dinami-thumb-a4ba9.webp" title="JURIS - Analisa Pengaruh Variasi Nilai Air Fuel Ratio (AFR) Terhadap Prestasi Mesin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/nilai-afr-variasi-furnace-ruang-bakar-beban-dinami-thumb-a4ba9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/nilai-afr-variasi-furnace-ruang-bakar-beban-dinami-thumb-a4ba9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/nilai-afr-variasi-furnace-ruang-bakar-beban-dinami-thumb-a4ba9.webp 1x" title="JURIS - Analisa Pengaruh Variasi Nilai Air Fuel Ratio (AFR) Terhadap Prestasi Mesin" alt="JURIS - Analisa Pengaruh Variasi Nilai Air Fuel Ratio (AFR) Terhadap Prestasi Mesin" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34773-nilai-afr-variasi-furnace-ruang-bakar" title="JURIS - Analisa Pengaruh Variasi Nilai Air Fuel Ratio (AFR) Terhadap Prestasi Mesin" target="_blank">Analisa Pengaruh Variasi Nilai Air Fuel Ratio (AFR) Terhadap Prestasi Mesin</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan yang menguji pengaruh kombinasi antara variasi nilai Air Fuel Ratio (AFR) dan perbedaan jenis bahan bakar, seperti pertalite, pertamax, dan pertamax turbo, untuk mengetahui kombinasi optimal yang menghasilkan performa mesin paling tinggi. Kedua, perlu dikembangkan penelitian dengan menambahkan variabel ignition timing atau waktu pengapian, karena faktor ini turut memengaruhi proses pembakaran dan dapat diperlajari bagaimana interaksinya dengan setting AFR untuk mendapatkan efisiensi dan tenaga maksimal. Ketiga, penting untuk melakukan uji konsumsi bahan bakar dalam kondisi nyata seperti kemacetan jalan raya, tanjakan, dan stop-and-go, karena kondisi ini sangat relevan dengan penggunaan sepeda motor di Indonesia, sehingga hasil penelitian dapat memberikan gambaran lebih akurat mengenai konsumsi bahan bakar spesifik dan performa dinamis mesin di lapangan. Kombinasi ketiga pendekatan ini dapat membuka arah studi baru untuk mengoptimalkan sistem manajemen mesin secara holistik, baik dari sisi kontrol elektronik maupun kebutuhan aktual pengguna. Studi semacam ini juga dapat menjadi dasar pengembangan ECU adaptif yang mampu menyesuaikan AFR, waktu pengapian, dan strategi injeksi secara otomatis sesuai kondisi jalan dan bahan bakar yang digunakan. Penelitian lebih lanjut sebaiknya juga mencakup analisis emisi gas buang untuk menilai dampak lingkungan dari setting AFR yang diperbaiki. Dengan demikian, tidak hanya performa mesin yang ditingkatkan, tetapi juga efisiensi bahan bakar dan kebersihan emisi dapat dievaluasi secara komprehensif. Pendekatan multidimensi seperti ini akan memberikan kontribusi lebih besar terhadap rekayasa mesin kendaraan bermotor yang efisien dan ramah lingkungan. Selain itu, hasil penelitian dapat dijadikan acuan bagi produsen sepeda motor dalam mengembangkan sistem manajemen mesin yang lebih cerdas. Dengan memperhatikan semua variabel penting secara terintegrasi, penelitian lanjutan dapat menghasilkan solusi teknis yang lebih matang dan siap diaplikasikan secara praktis..
<br>1, daya maksimum mesin meningkat sebesar 3,2% dan dicapai pada putaran mesin yang sedikit lebih tinggi dibandingkan setting ECU standar.Torsi maksimum juga meningkat sebesar 2,2%, namun dicapai pada putaran mesin yang lebih rendah.Perubahan nilai AFR terbukti efektif dalam meningkatkan kinerja daya dan torsi sepeda motor
<br>Sistem suplai bahan bakar adalah cara untuk membawa bahan bakar ke ruang bakar, bisa berupa sistem bensin, diesel, atau bahan bakar lainnya. Untuk menciptakan pembakaran yang sempurna pada motor berbahan bakar bensin dimulai pada saat terjadinya loncatan bunga api pada spark plug atau busi kemudian membakar campuran bahan bakar dengan udara dalam kondisi campuran paling ideal yang telah diatur oleh ECU kemudian dikabutkan melalui throttle body ke dalam ruang bakar sehingga dengan komposisi percampuran yang paling ideal akan menghasilkan pembakaran yang sempurna. Pada saat pembakaran sempurna terjadi maka akan sangat berpengaruh terhadap performa mesin yang semakin maksimal. Metode yang digunakan untuk melakukan penelitian ini adalah metode eksperimental dengan pengujian daya dan torsi. Berdasarkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/5/nilai-afr-variasi-furnace-ruang-bakar-beban-dinami-thumb-ce555.webp" type="image/webp" length="234140" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/nilai-afr-variasi-furnace-ruang-bakar-beban-dinami-thumb-ce555.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/nilai-afr-variasi-furnace-ruang-bakar-beban-dinami-thumb-a4ba9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-368-untag.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6942-jurnal-kajian-teknik-mesin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kontribusi Pemikiran Aswaja Terhadap Regulasi Hukum Ekonomi SyariAoah Di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kontribusi Pemikiran Aswaja Terhadap Regulasi Hukum Ekonomi SyariAoah Di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kontribusi Pemikiran Aswaja Terhadap Regulasi Hukum Ekonomi SyariAoah Di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34762-sosial-nilai-aswaja-nu-wal-jamaah-asw</link>
	<guid isPermaLink="false">9753d84d9d8aa8b2d87df5f729761de4</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 13:54:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, penelitian empiris diperlukan untuk mengukur sejauh mana nilai-nilai Aswaja diimplementasikan dalam praktik lembaga keuangan syariah dan perilaku ekonomi masyarakat. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kontribusi Pemikiran Aswaja Terhadap Regulasi Hukum Ekonomi SyariAoah Di Indonesia: Berdasarkan penelitian ini, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, penelitian empiris diperlukan untuk mengukur sejauh mana nilai-nilai Aswaja diimplementasikan dalam praktik lembaga keuangan syariah dan perilaku ekonomi masyarakat. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan pendekatan Aswaja dalam regulasi ekonomi syariah di Indonesia dengan negara-negara lain yang memiliki tradisi Islam yang berbeda. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat fokus pada peran Aswaja dalam menghadapi tantangan digitalisasi ekonomi dan pengembangan fintech syariah, dengan mempertimbangkan aspek etika, kehalalan, dan perlindungan konsumen, sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif terhadap pengembangan sistem hukum ekonomi syariah di Indonesia dan memastikan bahwa inovasi ekonomi tetap selaras dengan nilai-nilai Islam yang bersifat rahmatan lil Aoalamin.. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemikiran Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) berperan penting dalam membentuk karakter hukum ekonomi syariah yang moderat, seimbang, dan berorientasi pada kemaslahatan.Nilai-nilai Aswaja tercermin dalam berbagai regulasi ekonomi syariah yang disusun secara kontekstual, sehingga mampu beradaptasi dengan realitas sosial dan sistem hukum nasional tanpa kehilangan prinsip-prinsip syariah yang mendasar.Penelitian ini memperkuat pemahaman bahwa nilai-nilai moderasi dan kemaslahatan dalam Aswaja menjadi fondasi penting bagi terbentuknya hukum ekonomi syariah yang inklusif, dinamis, dan relevan dengan perkembangan ekonomi modern Kontribusi pemikiran Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) terhadap pembentukan dan pengembangan regulasi hukum ekonomi syariah di Indonesia. Sebagai salah satu arus utama pemikiran Islam di Indonesia, Aswaja berpengaruh signifikan dalam mengintegrasikan nilai-nilai fiqh muamalah, etika sosial, serta prinsip keadilan dalam regulasi hukum ekonomi syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, menganalisis sumber-sumber primer dan sumber-sumber sekunder terkait pemikiran Aswaja dan regulasi hukum ekonomi syariah di Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemikiran Aswaja berperan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/f/sosial-nilai-aswaja-nu-wal-jamaah-fintech-syariah-thumb-dbaea.webp" title="JURIS - Kontribusi Pemikiran Aswaja Terhadap Regulasi Hukum Ekonomi SyariAoah Di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/sosial-nilai-aswaja-nu-wal-jamaah-fintech-syariah-thumb-dbaea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/sosial-nilai-aswaja-nu-wal-jamaah-fintech-syariah-thumb-dbaea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/sosial-nilai-aswaja-nu-wal-jamaah-fintech-syariah-thumb-dbaea.webp 1x" title="JURIS - Kontribusi Pemikiran Aswaja Terhadap Regulasi Hukum Ekonomi SyariAoah Di Indonesia" alt="JURIS - Kontribusi Pemikiran Aswaja Terhadap Regulasi Hukum Ekonomi SyariAoah Di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/sosial-nilai-aswaja-nu-wal-jamaah-fintech-syariah-thumb-38337.webp" title="JURIS - Kontribusi Pemikiran Aswaja Terhadap Regulasi Hukum Ekonomi SyariAoah Di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/sosial-nilai-aswaja-nu-wal-jamaah-fintech-syariah-thumb-38337.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/sosial-nilai-aswaja-nu-wal-jamaah-fintech-syariah-thumb-38337.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/sosial-nilai-aswaja-nu-wal-jamaah-fintech-syariah-thumb-38337.webp 1x" title="JURIS - Kontribusi Pemikiran Aswaja Terhadap Regulasi Hukum Ekonomi SyariAoah Di Indonesia" alt="JURIS - Kontribusi Pemikiran Aswaja Terhadap Regulasi Hukum Ekonomi SyariAoah Di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/sosial-nilai-aswaja-nu-wal-jamaah-fintech-syariah-thumb-d056f.webp" title="JURIS - Kontribusi Pemikiran Aswaja Terhadap Regulasi Hukum Ekonomi SyariAoah Di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/sosial-nilai-aswaja-nu-wal-jamaah-fintech-syariah-thumb-d056f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/sosial-nilai-aswaja-nu-wal-jamaah-fintech-syariah-thumb-d056f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/sosial-nilai-aswaja-nu-wal-jamaah-fintech-syariah-thumb-d056f.webp 1x" title="JURIS - Kontribusi Pemikiran Aswaja Terhadap Regulasi Hukum Ekonomi SyariAoah Di Indonesia" alt="JURIS - Kontribusi Pemikiran Aswaja Terhadap Regulasi Hukum Ekonomi SyariAoah Di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34762-sosial-nilai-aswaja-nu-wal-jamaah-asw" title="JURIS - Kontribusi Pemikiran Aswaja Terhadap Regulasi Hukum Ekonomi SyariAoah Di Indonesia" target="_blank">Kontribusi Pemikiran Aswaja Terhadap Regulasi Hukum Ekonomi SyariAoah Di Indonesia</a>: Berdasarkan penelitian ini, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, penelitian empiris diperlukan untuk mengukur sejauh mana nilai-nilai Aswaja diimplementasikan dalam praktik lembaga keuangan syariah dan perilaku ekonomi masyarakat. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan pendekatan Aswaja dalam regulasi ekonomi syariah di Indonesia dengan negara-negara lain yang memiliki tradisi Islam yang berbeda. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat fokus pada peran Aswaja dalam menghadapi tantangan digitalisasi ekonomi dan pengembangan fintech syariah, dengan mempertimbangkan aspek etika, kehalalan, dan perlindungan konsumen, sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif terhadap pengembangan sistem hukum ekonomi syariah di Indonesia dan memastikan bahwa inovasi ekonomi tetap selaras dengan nilai-nilai Islam yang bersifat rahmatan lil Aoalamin..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa pemikiran Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) berperan penting dalam membentuk karakter hukum ekonomi syariah yang moderat, seimbang, dan berorientasi pada kemaslahatan.Nilai-nilai Aswaja tercermin dalam berbagai regulasi ekonomi syariah yang disusun secara kontekstual, sehingga mampu beradaptasi dengan realitas sosial dan sistem hukum nasional tanpa kehilangan prinsip-prinsip syariah yang mendasar.Penelitian ini memperkuat pemahaman bahwa nilai-nilai moderasi dan kemaslahatan dalam Aswaja menjadi fondasi penting bagi terbentuknya hukum ekonomi syariah yang inklusif, dinamis, dan relevan dengan perkembangan ekonomi modern
<br>Kontribusi pemikiran Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) terhadap pembentukan dan pengembangan regulasi hukum ekonomi syariah di Indonesia. Sebagai salah satu arus utama pemikiran Islam di Indonesia, Aswaja berpengaruh signifikan dalam mengintegrasikan nilai-nilai fiqh muamalah, etika sosial, serta prinsip keadilan dalam regulasi hukum ekonomi syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, menganalisis sumber-sumber primer dan sumber-sumber sekunder terkait pemikiran Aswaja dan regulasi hukum ekonomi syariah di Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemikiran Aswaja berperan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/f/sosial-nilai-aswaja-nu-wal-jamaah-fintech-syariah-thumb-dbaea.webp" type="image/webp" length="96710" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/sosial-nilai-aswaja-nu-wal-jamaah-fintech-syariah-thumb-dbaea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/sosial-nilai-aswaja-nu-wal-jamaah-fintech-syariah-thumb-38337.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/sosial-nilai-aswaja-nu-wal-jamaah-fintech-syariah-thumb-d056f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1422-unwaha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7152-istismar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pengaruh Proses Variasi Temperatur Pack Carburizing Arang Sekam Padi Terhadap Kekerasan Struktur Mikro Komposisi Kimia Baja Astm A36 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pengaruh Proses Variasi Temperatur Pack Carburizing Arang Sekam Padi Terhadap Kekerasan Struktur Mikro Komposisi Kimia Baja Astm A36 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pengaruh Proses Variasi Temperatur Pack Carburizing Arang Sekam Padi Terhadap Kekerasan Struktur Mikro Komposisi Kimia Baja Astm A36 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34772-pack-carburizing-sifat-mekanik-baja-uji-struktur-m</link>
	<guid isPermaLink="false">63fe5882267041c2a56716d68d8a4437</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 13:52:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, sangat menarik jika kita bisa memahami lebih dalam bagaimana berbagai jenis bahan aktif atau 'energizer' yang dicampur dengan arang sekam padi, atau bahkan jenis arang lainnya, dapat memengaruhi seberapa cepat dan seberapa ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pengaruh Proses Variasi Temperatur Pack Carburizing Arang Sekam Padi Terhadap Kekerasan, Struktur Mikro & Komposisi Kimia Baja Astm A36: Untuk penelitian selanjutnya, sangat menarik jika kita bisa memahami lebih dalam bagaimana berbagai jenis bahan aktif atau 'energizer' yang dicampur dengan arang sekam padi, atau bahkan jenis arang lainnya, dapat memengaruhi seberapa cepat dan seberapa banyak karbon bisa meresap ke dalam permukaan baja. Misalnya, apakah rasio campuran BaCO3 10% ini sudah paling optimal, atau adakah kombinasi lain yang bisa menghasilkan kekerasan dan kedalaman lapisan yang lebih baik dengan biaya yang efisien? Selain itu, mengingat baja hasil karburasi memiliki permukaan yang sangat keras namun bisa jadi rapuh, penting untuk meneliti lebih lanjut dampak penggunaan beragam jenis media pendingin selain air, seperti minyak atau larutan polimer, terhadap keseimbangan antara kekerasan yang tinggi dan ketangguhan baja. Penelitian ini bisa melihat bagaimana media pendingin yang berbeda memengaruhi struktur mikro akhir, khususnya jumlah austenit sisa dan bentuk martensit yang terbentuk, yang pada akhirnya akan berpengaruh pada ketahanan terhadap benturan dan keausan. Terakhir, meskipun penelitian ini telah membandingkan dua temperatur, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi yang lebih mendalam mengenai kombinasi waktu penahanan yang bervariasi bersamaan dengan temperatur karburasi yang berbeda. Ini akan membantu menemukan kondisi proses yang paling efisien untuk mencapai kedalaman lapisan keras yang spesifik dan distribusi karbon yang seragam, sehingga bisa diaplikasikan secara lebih presisi di industri.. Penelitian ini menunjukkan bahwa proses pack carburizing pada baja karbon rendah ASTM A36 menggunakan arang sekam padi dan BaCO3 secara signifikan meningkatkan kadar karbon hingga 94,4% serta kekerasan permukaan.Kenaikan temperatur proses dari 870AC menjadi 910AC secara efektif meningkatkan nilai kekerasan Rockwell rata-rata dari 22,41 HRC menjadi 41,93 HRC, dengan peningkatan persentase kekerasan sebesar 87,10%.Peningkatan kekerasan ini didukung oleh perubahan struktur mikro, terutama dominasi fasa perlit dan pembentukan martensit di bagian tepi, yang berkorelasi positif dengan peningkatan kadar karbon pada suhu yang lebih tinggi Pada proses perlakuan panas, terdapat beberapa metode perlakuan panas pada baja karbon yaitu pack carburizing, carbonitriding, cyaniding, dan nitriding. pack carburizing merupakan proses perlakuan panas (heat treatment) yang dilakukan dengan cara mendifusikan unsur karbon pada permukaan logam yang kemudian dipanaskan pada suhu austenitnya. Tujuan pack carburizing yaitu untuk menaikkan kadar karbon pada lapisan permukaan baja sehingga didapatkan material baja yang memiliki permukaan keras dan sifat mekanik lain-nya. Dalam... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/a/pack-carburizing-sifat-mekanik-baja-uji-struktur-m-thumb-7cd7d.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Proses Variasi Temperatur Pack Carburizing Arang Sekam Padi Terhadap Kekerasan, Struktur Mikro &amp; Komposisi Kimia Baja Astm A36" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/pack-carburizing-sifat-mekanik-baja-uji-struktur-m-thumb-7cd7d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/pack-carburizing-sifat-mekanik-baja-uji-struktur-m-thumb-7cd7d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/pack-carburizing-sifat-mekanik-baja-uji-struktur-m-thumb-7cd7d.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Proses Variasi Temperatur Pack Carburizing Arang Sekam Padi Terhadap Kekerasan, Struktur Mikro &amp; Komposisi Kimia Baja Astm A36" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Proses Variasi Temperatur Pack Carburizing Arang Sekam Padi Terhadap Kekerasan, Struktur Mikro &amp; Komposisi Kimia Baja Astm A36" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/pack-carburizing-sifat-mekanik-baja-uji-struktur-m-thumb-45562.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Proses Variasi Temperatur Pack Carburizing Arang Sekam Padi Terhadap Kekerasan, Struktur Mikro &amp; Komposisi Kimia Baja Astm A36" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/pack-carburizing-sifat-mekanik-baja-uji-struktur-m-thumb-45562.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/pack-carburizing-sifat-mekanik-baja-uji-struktur-m-thumb-45562.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/pack-carburizing-sifat-mekanik-baja-uji-struktur-m-thumb-45562.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Proses Variasi Temperatur Pack Carburizing Arang Sekam Padi Terhadap Kekerasan, Struktur Mikro &amp; Komposisi Kimia Baja Astm A36" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Proses Variasi Temperatur Pack Carburizing Arang Sekam Padi Terhadap Kekerasan, Struktur Mikro &amp; Komposisi Kimia Baja Astm A36" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/pack-carburizing-sifat-mekanik-baja-uji-struktur-m-thumb-62f95.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Proses Variasi Temperatur Pack Carburizing Arang Sekam Padi Terhadap Kekerasan, Struktur Mikro &amp; Komposisi Kimia Baja Astm A36" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/pack-carburizing-sifat-mekanik-baja-uji-struktur-m-thumb-62f95.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/pack-carburizing-sifat-mekanik-baja-uji-struktur-m-thumb-62f95.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/pack-carburizing-sifat-mekanik-baja-uji-struktur-m-thumb-62f95.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Proses Variasi Temperatur Pack Carburizing Arang Sekam Padi Terhadap Kekerasan, Struktur Mikro &amp; Komposisi Kimia Baja Astm A36" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Proses Variasi Temperatur Pack Carburizing Arang Sekam Padi Terhadap Kekerasan, Struktur Mikro &amp; Komposisi Kimia Baja Astm A36" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34772-pack-carburizing-sifat-mekanik-baja-uji-struktur-m" title="JURIS - Analisis Pengaruh Proses Variasi Temperatur Pack Carburizing Arang Sekam Padi Terhadap Kekerasan, Struktur Mikro &amp; Komposisi Kimia Baja Astm A36" target="_blank">Analisis Pengaruh Proses Variasi Temperatur Pack Carburizing Arang Sekam Padi Terhadap Kekerasan, Struktur Mikro & Komposisi Kimia Baja Astm A36</a>: Untuk penelitian selanjutnya, sangat menarik jika kita bisa memahami lebih dalam bagaimana berbagai jenis bahan aktif atau 'energizer' yang dicampur dengan arang sekam padi, atau bahkan jenis arang lainnya, dapat memengaruhi seberapa cepat dan seberapa banyak karbon bisa meresap ke dalam permukaan baja. Misalnya, apakah rasio campuran BaCO3 10% ini sudah paling optimal, atau adakah kombinasi lain yang bisa menghasilkan kekerasan dan kedalaman lapisan yang lebih baik dengan biaya yang efisien? Selain itu, mengingat baja hasil karburasi memiliki permukaan yang sangat keras namun bisa jadi rapuh, penting untuk meneliti lebih lanjut dampak penggunaan beragam jenis media pendingin selain air, seperti minyak atau larutan polimer, terhadap keseimbangan antara kekerasan yang tinggi dan ketangguhan baja. Penelitian ini bisa melihat bagaimana media pendingin yang berbeda memengaruhi struktur mikro akhir, khususnya jumlah austenit sisa dan bentuk martensit yang terbentuk, yang pada akhirnya akan berpengaruh pada ketahanan terhadap benturan dan keausan. Terakhir, meskipun penelitian ini telah membandingkan dua temperatur, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi yang lebih mendalam mengenai kombinasi waktu penahanan yang bervariasi bersamaan dengan temperatur karburasi yang berbeda. Ini akan membantu menemukan kondisi proses yang paling efisien untuk mencapai kedalaman lapisan keras yang spesifik dan distribusi karbon yang seragam, sehingga bisa diaplikasikan secara lebih presisi di industri..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa proses pack carburizing pada baja karbon rendah ASTM A36 menggunakan arang sekam padi dan BaCO3 secara signifikan meningkatkan kadar karbon hingga 94,4% serta kekerasan permukaan.Kenaikan temperatur proses dari 870AC menjadi 910AC secara efektif meningkatkan nilai kekerasan Rockwell rata-rata dari 22,41 HRC menjadi 41,93 HRC, dengan peningkatan persentase kekerasan sebesar 87,10%.Peningkatan kekerasan ini didukung oleh perubahan struktur mikro, terutama dominasi fasa perlit dan pembentukan martensit di bagian tepi, yang berkorelasi positif dengan peningkatan kadar karbon pada suhu yang lebih tinggi
<br>Pada proses perlakuan panas, terdapat beberapa metode perlakuan panas pada baja karbon yaitu pack carburizing, carbonitriding, cyaniding, dan nitriding. pack carburizing merupakan proses perlakuan panas (heat treatment) yang dilakukan dengan cara mendifusikan unsur karbon pada permukaan logam yang kemudian dipanaskan pada suhu austenitnya. Tujuan pack carburizing yaitu untuk menaikkan kadar karbon pada lapisan permukaan baja sehingga didapatkan material baja yang memiliki permukaan keras dan sifat mekanik lain-nya. Dalam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/a/pack-carburizing-sifat-mekanik-baja-uji-struktur-m-thumb-7cd7d.webp" type="image/webp" length="119492" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/pack-carburizing-sifat-mekanik-baja-uji-struktur-m-thumb-7cd7d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/pack-carburizing-sifat-mekanik-baja-uji-struktur-m-thumb-45562.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/pack-carburizing-sifat-mekanik-baja-uji-struktur-m-thumb-62f95.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-368-untag.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6942-jurnal-kajian-teknik-mesin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Variasi Jarak dan Letak Hole Joint pada Kekuatan Sambungan Baut ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Variasi Jarak dan Letak Hole Joint pada Kekuatan Sambungan Baut ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Variasi Jarak dan Letak Hole Joint pada Kekuatan Sambungan Baut ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34767-konfigurasi-sambungan-fsw-pengujian-tarik-beban-ma</link>
	<guid isPermaLink="false">88c7f3546c5f2f5117f9ce120a2c9839</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 13:50:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Menganalisis pengaruh variasi jarak dan letak hole joint pada kekuatan sambungan baut dengan menggunakan material yang berbeda, seperti baja tahan karat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Variasi Jarak dan Letak Hole Joint pada Kekuatan Sambungan Baut: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Menganalisis pengaruh variasi jarak dan letak hole joint pada kekuatan sambungan baut dengan menggunakan material yang berbeda, seperti baja tahan karat atau aluminium, untuk mengeksplorasi perilaku sambungan baut dalam berbagai kondisi material. 2. Melakukan studi komparatif antara konfigurasi sambungan baut horizontal, zig-zag, dan vertikal dalam hal distribusi beban dan deformasi, serta mengidentifikasi faktor-faktor kritis yang mempengaruhi kinerja sambungan baut. 3. Mengembangkan metode simulasi yang lebih canggih, seperti menggunakan teknik elemen hingga atau metode volume terbatas, untuk menganalisis perilaku sambungan baut secara lebih detail dan akurat, terutama dalam hal distribusi tegangan dan deformasi.. Berdasarkan hasil pengujian dan pembahasan, didapatkan hasil bahwa pengaruh konfigurasi sambungan baut memberikan beberapa pengaruh sebagai berikut.Pada pengujian tarik menggunakan mesin JTM didapatkan hasil konfigurasi baut secara horizontal sebesar 48479,6 N yang dimana hasil tersebut lebih baik daripada hasil uji tarik konfigurasi baut secara zig-zag sebesar 47002,3 dan vertikal sebesar 42234,2.Perbedaan hasil tersebut dipengaruhi oleh luas penampang bruto daerah tidak berulir dari sambungan tersebut dimana sambungan baut horizontal memiliki lebih besar dari pada penampang bruto sambungan baut zig-zag dan vertikal sehingga konfigurasi sambungan baut secara horizontal memiliki efektifitas lebih baik dalam menahan beban maksimal daripada konfigurasi sambungan lain.Pada simulasi solidworks dengan von misses hasil dapat diketahui bahwa konfigurasi sambungan baut secara horizontal memiliki kekuatan lebih baik daripada konfigurasi baut zig-zag dan vertikal.Dimana hasil simulasi von misses sendiri sambungan baut horizontal memiliki kekuatan sebesar 823 MPa sedangkan sambungan baut zig-zag hanya sebesar 648 MPa dan sambungan baut vertikal sebesar 400 Mpa.Sehingga dapat disimpulkan bahwa konfigurasi horizontal memiliki efektifitas dalam menagan suatu beban yang lebih baik daripada konfigurasi sambungan baut vertikal atau zig-zag.Nilai safety factor yang diperoleh juga menunjukan pada konfigurasi sambungan baut horizontal, zig zag, dan vertikal memiliki nilai safety factor yang cenderung baik dan dapat di kategorikan cukup aman ketika diaplikasikan.Nilai safety factor yang didapatkan sendiri antara lain sebesar 1,08, sambungan baut horizontal, sambungan baut zig zag sebesar 1,31 dan sambungan baut vertikal sebesar 2,08.Berdasarkan hasil pengujian tarik dan simulasi von misses solidworks dapat disimpulkan bahwa konfigurasi sambungan baut yang efektif diaplikasikan pada material ASTM A500 adalah konfigurasi sambungan baut horizontal.Hal tesebut dibuktikan juga dari data penelitian baik hasil uji tarik maupun hasil pengujian yang menunjukan bahwa sambungan baut horizontal lebih baik daripada efektifitas memiliki konfigurasi sambungan baut lain Variasi dalam sambungan baut telah menjadi fokus utama dalam industri manufaktur dan rekayasa struktural. Sambungan baut merupakan elemen penting dalam menghubungkan komponen struktural, dan pemahaman yang baik tentang variasi sambungan baut sangat penting untuk memastikan keamanan dan kehandalan struktur. Analisis variasi sambungan baut umum digunakan dalam praktek konstruksi, termasuk sambungan baut vertikal, horizontal, dan zig-zag. Variasi dalam geometri, ukuran baut, dan material dapat mempengaruhi kinerja sambungan tersebut. Beban aksial, momen lentur, dan gaya geser adalah faktor-faktor yang mempengaruhi ketegangan dan deformasi dalam sambungan baut. Penelitian ini melakukan analisis terhadap kinerja sambungan baut dengan konfigurasi vertikal, horizontal, dan zig-zag melalui pengujian tarik dan simulasi menggunakan perangkat lunak... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/b/konfigurasi-sambungan-fsw-pengujian-tarik-beban-ma-thumb-cc644.webp" title="JURIS - Pengaruh Variasi Jarak dan Letak Hole Joint pada Kekuatan Sambungan Baut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/konfigurasi-sambungan-fsw-pengujian-tarik-beban-ma-thumb-cc644.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/konfigurasi-sambungan-fsw-pengujian-tarik-beban-ma-thumb-cc644.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/konfigurasi-sambungan-fsw-pengujian-tarik-beban-ma-thumb-cc644.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Variasi Jarak dan Letak Hole Joint pada Kekuatan Sambungan Baut" alt="JURIS - Pengaruh Variasi Jarak dan Letak Hole Joint pada Kekuatan Sambungan Baut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/konfigurasi-sambungan-fsw-pengujian-tarik-beban-ma-thumb-a60d4.webp" title="JURIS - Pengaruh Variasi Jarak dan Letak Hole Joint pada Kekuatan Sambungan Baut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/konfigurasi-sambungan-fsw-pengujian-tarik-beban-ma-thumb-a60d4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/konfigurasi-sambungan-fsw-pengujian-tarik-beban-ma-thumb-a60d4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/konfigurasi-sambungan-fsw-pengujian-tarik-beban-ma-thumb-a60d4.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Variasi Jarak dan Letak Hole Joint pada Kekuatan Sambungan Baut" alt="JURIS - Pengaruh Variasi Jarak dan Letak Hole Joint pada Kekuatan Sambungan Baut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/konfigurasi-sambungan-fsw-pengujian-tarik-beban-ma-thumb-b66f0.webp" title="JURIS - Pengaruh Variasi Jarak dan Letak Hole Joint pada Kekuatan Sambungan Baut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/konfigurasi-sambungan-fsw-pengujian-tarik-beban-ma-thumb-b66f0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/konfigurasi-sambungan-fsw-pengujian-tarik-beban-ma-thumb-b66f0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/konfigurasi-sambungan-fsw-pengujian-tarik-beban-ma-thumb-b66f0.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Variasi Jarak dan Letak Hole Joint pada Kekuatan Sambungan Baut" alt="JURIS - Pengaruh Variasi Jarak dan Letak Hole Joint pada Kekuatan Sambungan Baut" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34767-konfigurasi-sambungan-fsw-pengujian-tarik-beban-ma" title="JURIS - Pengaruh Variasi Jarak dan Letak Hole Joint pada Kekuatan Sambungan Baut" target="_blank">Pengaruh Variasi Jarak dan Letak Hole Joint pada Kekuatan Sambungan Baut</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Menganalisis pengaruh variasi jarak dan letak hole joint pada kekuatan sambungan baut dengan menggunakan material yang berbeda, seperti baja tahan karat atau aluminium, untuk mengeksplorasi perilaku sambungan baut dalam berbagai kondisi material. 2. Melakukan studi komparatif antara konfigurasi sambungan baut horizontal, zig-zag, dan vertikal dalam hal distribusi beban dan deformasi, serta mengidentifikasi faktor-faktor kritis yang mempengaruhi kinerja sambungan baut. 3. Mengembangkan metode simulasi yang lebih canggih, seperti menggunakan teknik elemen hingga atau metode volume terbatas, untuk menganalisis perilaku sambungan baut secara lebih detail dan akurat, terutama dalam hal distribusi tegangan dan deformasi..
<br>Berdasarkan hasil pengujian dan pembahasan, didapatkan hasil bahwa pengaruh konfigurasi sambungan baut memberikan beberapa pengaruh sebagai berikut.Pada pengujian tarik menggunakan mesin JTM didapatkan hasil konfigurasi baut secara horizontal sebesar 48479,6 N yang dimana hasil tersebut lebih baik daripada hasil uji tarik konfigurasi baut secara zig-zag sebesar 47002,3 dan vertikal sebesar 42234,2.Perbedaan hasil tersebut dipengaruhi oleh luas penampang bruto daerah tidak berulir dari sambungan tersebut dimana sambungan baut horizontal memiliki lebih besar dari pada penampang bruto sambungan baut zig-zag dan vertikal sehingga konfigurasi sambungan baut secara horizontal memiliki efektifitas lebih baik dalam menahan beban maksimal daripada konfigurasi sambungan lain.Pada simulasi solidworks dengan von misses hasil dapat diketahui bahwa konfigurasi sambungan baut secara horizontal memiliki kekuatan lebih baik daripada konfigurasi baut zig-zag dan vertikal.Dimana hasil simulasi von misses sendiri sambungan baut horizontal memiliki kekuatan sebesar 823 MPa sedangkan sambungan baut zig-zag hanya sebesar 648 MPa dan sambungan baut vertikal sebesar 400 Mpa.Sehingga dapat disimpulkan bahwa konfigurasi horizontal memiliki efektifitas dalam menagan suatu beban yang lebih baik daripada konfigurasi sambungan baut vertikal atau zig-zag.Nilai safety factor yang diperoleh juga menunjukan pada konfigurasi sambungan baut horizontal, zig zag, dan vertikal memiliki nilai safety factor yang cenderung baik dan dapat di kategorikan cukup aman ketika diaplikasikan.Nilai safety factor yang didapatkan sendiri antara lain sebesar 1,08, sambungan baut horizontal, sambungan baut zig zag sebesar 1,31 dan sambungan baut vertikal sebesar 2,08.Berdasarkan hasil pengujian tarik dan simulasi von misses solidworks dapat disimpulkan bahwa konfigurasi sambungan baut yang efektif diaplikasikan pada material ASTM A500 adalah konfigurasi sambungan baut horizontal.Hal tesebut dibuktikan juga dari data penelitian baik hasil uji tarik maupun hasil pengujian yang menunjukan bahwa sambungan baut horizontal lebih baik daripada efektifitas memiliki konfigurasi sambungan baut lain
<br>Variasi dalam sambungan baut telah menjadi fokus utama dalam industri manufaktur dan rekayasa struktural. Sambungan baut merupakan elemen penting dalam menghubungkan komponen struktural, dan pemahaman yang baik tentang variasi sambungan baut sangat penting untuk memastikan keamanan dan kehandalan struktur. Analisis variasi sambungan baut umum digunakan dalam praktek konstruksi, termasuk sambungan baut vertikal, horizontal, dan zig-zag. Variasi dalam geometri, ukuran baut, dan material dapat mempengaruhi kinerja sambungan tersebut. Beban aksial, momen lentur, dan gaya geser adalah faktor-faktor yang mempengaruhi ketegangan dan deformasi dalam sambungan baut. Penelitian ini melakukan analisis terhadap kinerja sambungan baut dengan konfigurasi vertikal, horizontal, dan zig-zag melalui pengujian tarik dan simulasi menggunakan perangkat lunak...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/b/konfigurasi-sambungan-fsw-pengujian-tarik-beban-ma-thumb-cc644.webp" type="image/webp" length="90152" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/konfigurasi-sambungan-fsw-pengujian-tarik-beban-ma-thumb-cc644.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/konfigurasi-sambungan-fsw-pengujian-tarik-beban-ma-thumb-a60d4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/konfigurasi-sambungan-fsw-pengujian-tarik-beban-ma-thumb-b66f0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-368-untag.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6942-jurnal-kajian-teknik-mesin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Penerapan Smart Governance Di Kawasan Perbatasan Studi Kasus Kabupaten Nunukan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Penerapan Smart Governance Di Kawasan Perbatasan Studi Kasus Kabupaten Nunukan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Penerapan Smart Governance Di Kawasan Perbatasan Studi Kasus Kabupaten Nunukan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34784-smart-governance-nalar-digital-masyarakat-partisip</link>
	<guid isPermaLink="false">6390996c8c8d8aa16abb4918ed3a037e</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 13:41:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view mystat ]]></category>
	<category><![CDATA[ jp kp ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jp,kp,mystat,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang terdapat dalam paper, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan:Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Penerapan Smart Governance Di Kawasan Perbatasan: Studi Kasus Kabupaten Nunukan: Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang terdapat dalam paper, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan:Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat literasi digital masyarakat di wilayah perbatasan, khususnya Kabupaten Nunukan. Hal ini penting untuk memahami mengapa partisipasi masyarakat dalam layanan digital masih rendah, dan bagaimana cara meningkatkan pemahaman serta keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi untuk mengakses layanan publik. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada masyarakat, atau pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam kepada perwakilan masyarakat dari berbagai latar belakang.Kedua, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan model integrasi sistem informasi antar-OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang efektif dan efisien di Kabupaten Nunukan. Model ini harus mempertimbangkan aspek interoperabilitas data, keamanan informasi, dan kemudahan akses bagi pengguna. Penelitian ini dapat menggunakan metode pengembangan sistem berbasis penelitian aksi partisipatif (Participatory Action Research/PAR), di mana para pemangku kepentingan (OPD, masyarakat, akademisi) terlibat secara aktif dalam proses perancangan dan implementasi model integrasi sistem informasi.Ketiga, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi potensi pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk meningkatkan kualitas layanan publik di Kabupaten Nunukan. AI dapat digunakan untuk mengembangkan chatbot yang dapat memberikan informasi dan bantuan kepada masyarakat secara cepat dan akurat, atau untuk menganalisis data layanan publik guna mengidentifikasi pola-pola yang dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan eksperimen dengan menguji coba penerapan AI pada beberapa layanan publik terpilih, dan mengukur dampaknya terhadap kepuasan masyarakat dan kinerja OPD.. Penerapan smart governance di Kabupaten Nunukan sudah berjalan cukup baik.Namun, masih diperlukan perbaikan dan peningkatan di beberapa aspek.Implikasi akademiknya, penelitian ini mengisi celah literatur dengan memberikan wawasan mendalam mengenai dinamika implementasi smart governance di wilayah perbatasan, yang memiliki karakteristik berbeda dari wilayah perkotaan pada umumnya Salah satu wujud penerapan smart governance adalah terselenggaranya sistem pemerintahan berbasis elektronik di Kabupaten Nunukan. Indeks yang diperoleh Kabupaten Nunukan masih berada pada level menengah. Di sisi lain, penerapan smart governance pada daerah perbatasan seperti Kabupaten Nunukan masih belum banyak dikaji secara mendalam. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan smart governance di Kabupaten Nunukan. Metode penelitian ini deskriptif kualitatif. Hasil penelitiannya, penerapan smart governance di Kabupaten Nunukan masih didominasi oleh mekanisme tradisional, sementara pemanfaatan platform digital untuk partisipasi masyarakat belum optimal. Integrasi dan interoperabilitas aplikasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/1/smart-governance-nalar-digital-masyarakat-partisip-thumb-6d433.webp" title="JURIS - Analisis Penerapan Smart Governance Di Kawasan Perbatasan: Studi Kasus Kabupaten Nunukan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/smart-governance-nalar-digital-masyarakat-partisip-thumb-6d433.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/smart-governance-nalar-digital-masyarakat-partisip-thumb-6d433.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/smart-governance-nalar-digital-masyarakat-partisip-thumb-6d433.webp 1x" title="JURIS - Analisis Penerapan Smart Governance Di Kawasan Perbatasan: Studi Kasus Kabupaten Nunukan" alt="JURIS - Analisis Penerapan Smart Governance Di Kawasan Perbatasan: Studi Kasus Kabupaten Nunukan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/1/smart-governance-nalar-digital-masyarakat-partisip-thumb-a50fb.webp" title="JURIS - Analisis Penerapan Smart Governance Di Kawasan Perbatasan: Studi Kasus Kabupaten Nunukan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/smart-governance-nalar-digital-masyarakat-partisip-thumb-a50fb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/smart-governance-nalar-digital-masyarakat-partisip-thumb-a50fb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/smart-governance-nalar-digital-masyarakat-partisip-thumb-a50fb.webp 1x" title="JURIS - Analisis Penerapan Smart Governance Di Kawasan Perbatasan: Studi Kasus Kabupaten Nunukan" alt="JURIS - Analisis Penerapan Smart Governance Di Kawasan Perbatasan: Studi Kasus Kabupaten Nunukan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/1/smart-governance-nalar-digital-masyarakat-partisip-thumb-27d3e.webp" title="JURIS - Analisis Penerapan Smart Governance Di Kawasan Perbatasan: Studi Kasus Kabupaten Nunukan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/smart-governance-nalar-digital-masyarakat-partisip-thumb-27d3e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/smart-governance-nalar-digital-masyarakat-partisip-thumb-27d3e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/smart-governance-nalar-digital-masyarakat-partisip-thumb-27d3e.webp 1x" title="JURIS - Analisis Penerapan Smart Governance Di Kawasan Perbatasan: Studi Kasus Kabupaten Nunukan" alt="JURIS - Analisis Penerapan Smart Governance Di Kawasan Perbatasan: Studi Kasus Kabupaten Nunukan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34784-smart-governance-nalar-digital-masyarakat-partisip" title="JURIS - Analisis Penerapan Smart Governance Di Kawasan Perbatasan: Studi Kasus Kabupaten Nunukan" target="_blank">Analisis Penerapan Smart Governance Di Kawasan Perbatasan: Studi Kasus Kabupaten Nunukan</a>: Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang terdapat dalam paper, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan:Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat literasi digital masyarakat di wilayah perbatasan, khususnya Kabupaten Nunukan. Hal ini penting untuk memahami mengapa partisipasi masyarakat dalam layanan digital masih rendah, dan bagaimana cara meningkatkan pemahaman serta keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi untuk mengakses layanan publik. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada masyarakat, atau pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam kepada perwakilan masyarakat dari berbagai latar belakang.Kedua, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan model integrasi sistem informasi antar-OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang efektif dan efisien di Kabupaten Nunukan. Model ini harus mempertimbangkan aspek interoperabilitas data, keamanan informasi, dan kemudahan akses bagi pengguna. Penelitian ini dapat menggunakan metode pengembangan sistem berbasis penelitian aksi partisipatif (Participatory Action Research/PAR), di mana para pemangku kepentingan (OPD, masyarakat, akademisi) terlibat secara aktif dalam proses perancangan dan implementasi model integrasi sistem informasi.Ketiga, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi potensi pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk meningkatkan kualitas layanan publik di Kabupaten Nunukan. AI dapat digunakan untuk mengembangkan chatbot yang dapat memberikan informasi dan bantuan kepada masyarakat secara cepat dan akurat, atau untuk menganalisis data layanan publik guna mengidentifikasi pola-pola yang dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan eksperimen dengan menguji coba penerapan AI pada beberapa layanan publik terpilih, dan mengukur dampaknya terhadap kepuasan masyarakat dan kinerja OPD..
<br>Penerapan smart governance di Kabupaten Nunukan sudah berjalan cukup baik.Namun, masih diperlukan perbaikan dan peningkatan di beberapa aspek.Implikasi akademiknya, penelitian ini mengisi celah literatur dengan memberikan wawasan mendalam mengenai dinamika implementasi smart governance di wilayah perbatasan, yang memiliki karakteristik berbeda dari wilayah perkotaan pada umumnya
<br>Salah satu wujud penerapan smart governance adalah terselenggaranya sistem pemerintahan berbasis elektronik di Kabupaten Nunukan. Indeks yang diperoleh Kabupaten Nunukan masih berada pada level menengah. Di sisi lain, penerapan smart governance pada daerah perbatasan seperti Kabupaten Nunukan masih belum banyak dikaji secara mendalam. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan smart governance di Kabupaten Nunukan. Metode penelitian ini deskriptif kualitatif. Hasil penelitiannya, penerapan smart governance di Kabupaten Nunukan masih didominasi oleh mekanisme tradisional, sementara pemanfaatan platform digital untuk partisipasi masyarakat belum optimal. Integrasi dan interoperabilitas aplikasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/1/smart-governance-nalar-digital-masyarakat-partisip-thumb-a50fb.webp" type="image/webp" length="89778" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/smart-governance-nalar-digital-masyarakat-partisip-thumb-6d433.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/smart-governance-nalar-digital-masyarakat-partisip-thumb-a50fb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/smart-governance-nalar-digital-masyarakat-partisip-thumb-27d3e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-775-ipdn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2909-jurnal-pemerintahan-keamanan-publik-jp-kp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Variasi Bahan Bakar dengan Perubahan Sudut Waktu Pembakaran Ignation Timing terhadap performa Mesin Sepeda Motor Vario 125 cc ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Variasi Bahan Bakar dengan Perubahan Sudut Waktu Pembakaran Ignation Timing terhadap performa Mesin Sepeda Motor Vario 125 cc ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Variasi Bahan Bakar dengan Perubahan Sudut Waktu Pembakaran Ignation Timing terhadap performa Mesin Sepeda Motor Vario 125 cc ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34774-torsi-sepeda-motor-bakar-alternatif-ramah-abu-baka</link>
	<guid isPermaLink="false">4ef34fe214c9e45631d43589e26abfdc</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 13:39:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh variasi waktu pengapian pada mesin dengan konfigurasi dan settingan yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak penggunaan bahan bakar alternatif, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Variasi Bahan Bakar dengan Perubahan Sudut Waktu Pembakaran (Ignation Timing) terhadap performa Mesin Sepeda Motor Vario 125 cc: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh variasi waktu pengapian pada mesin dengan konfigurasi dan settingan yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak penggunaan bahan bakar alternatif, seperti bahan bakar ramah lingkungan, terhadap performa mesin dan emisi gas buang. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan algoritma pengapian yang lebih canggih dan efisien, dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti kecepatan mesin, beban, dan suhu.. Hasil pengujian performa mesin dengan menggunakan dynotest menunjukkan bahwa variasi waktu pengapian sebesar 13A menggunakan ECU Juken 5 memberikan performa mesin yang lebih baik dibandingkan dengan ECU standar bawaan motor.Dengan menggunakan bahan bakar pertalite, ECU Juken 5 mampu menghasilkan daya tertinggi sebesar 11,2 HP dan torsi tertinggi sebesar 30,82 Nm.Sementara itu, dengan bahan bakar pertamax, ECU Juken 5 menghasilkan daya tertinggi sebesar 11,3 HP dan torsi tertinggi sebesar 30,95 Nm.Penelitian ini menunjukkan bahwa variasi waktu pengapian dapat meningkatkan performa mesin sepeda motor Dalam teknologi masa kini, penggunaan sepeda motor terus meningkat, dan sepeda motor telah menjadi alat transportasi utama bagi masyarakat karena dianggap lebih cepat dan mudah digunakan. Perkembangan jumlah sepeda motor dari tahun 2018 hingga 2020 menunjukkan peningkatan yang signifikan, dengan angka pertumbuhan mencapai 8.365.087 unit dalam kurun waktu 3 tahun. Kenaikan jumlah ini berdampak pada kebutuhan akan bahan bakar minyak (BBM) yang meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis performa mesin sepeda motor dengan menggunakan campuran bahan bakar dan variasi waktu pengapian. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/e/torsi-sepeda-motor-bakar-alternatif-ramah-abu-miny-thumb-ebb82.webp" title="JURIS - Pengaruh Variasi Bahan Bakar  dengan Perubahan Sudut Waktu Pembakaran (Ignation Timing) terhadap performa Mesin Sepeda Motor Vario 125 cc" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/torsi-sepeda-motor-bakar-alternatif-ramah-abu-miny-thumb-ebb82.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/torsi-sepeda-motor-bakar-alternatif-ramah-abu-miny-thumb-ebb82.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/torsi-sepeda-motor-bakar-alternatif-ramah-abu-miny-thumb-ebb82.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Variasi Bahan Bakar  dengan Perubahan Sudut Waktu Pembakaran (Ignation Timing) terhadap performa Mesin Sepeda Motor Vario 125 cc" alt="JURIS - Pengaruh Variasi Bahan Bakar  dengan Perubahan Sudut Waktu Pembakaran (Ignation Timing) terhadap performa Mesin Sepeda Motor Vario 125 cc" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/torsi-sepeda-motor-bakar-alternatif-ramah-abu-miny-thumb-e982e.webp" title="JURIS - Pengaruh Variasi Bahan Bakar  dengan Perubahan Sudut Waktu Pembakaran (Ignation Timing) terhadap performa Mesin Sepeda Motor Vario 125 cc" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/torsi-sepeda-motor-bakar-alternatif-ramah-abu-miny-thumb-e982e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/torsi-sepeda-motor-bakar-alternatif-ramah-abu-miny-thumb-e982e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/torsi-sepeda-motor-bakar-alternatif-ramah-abu-miny-thumb-e982e.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Variasi Bahan Bakar  dengan Perubahan Sudut Waktu Pembakaran (Ignation Timing) terhadap performa Mesin Sepeda Motor Vario 125 cc" alt="JURIS - Pengaruh Variasi Bahan Bakar  dengan Perubahan Sudut Waktu Pembakaran (Ignation Timing) terhadap performa Mesin Sepeda Motor Vario 125 cc" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34774-torsi-sepeda-motor-bakar-alternatif-ramah-abu-baka" title="JURIS - Pengaruh Variasi Bahan Bakar  dengan Perubahan Sudut Waktu Pembakaran (Ignation Timing) terhadap performa Mesin Sepeda Motor Vario 125 cc" target="_blank">Pengaruh Variasi Bahan Bakar  dengan Perubahan Sudut Waktu Pembakaran (Ignation Timing) terhadap performa Mesin Sepeda Motor Vario 125 cc</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh variasi waktu pengapian pada mesin dengan konfigurasi dan settingan yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak penggunaan bahan bakar alternatif, seperti bahan bakar ramah lingkungan, terhadap performa mesin dan emisi gas buang. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan algoritma pengapian yang lebih canggih dan efisien, dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti kecepatan mesin, beban, dan suhu..
<br>Hasil pengujian performa mesin dengan menggunakan dynotest menunjukkan bahwa variasi waktu pengapian sebesar 13A menggunakan ECU Juken 5 memberikan performa mesin yang lebih baik dibandingkan dengan ECU standar bawaan motor.Dengan menggunakan bahan bakar pertalite, ECU Juken 5 mampu menghasilkan daya tertinggi sebesar 11,2 HP dan torsi tertinggi sebesar 30,82 Nm.Sementara itu, dengan bahan bakar pertamax, ECU Juken 5 menghasilkan daya tertinggi sebesar 11,3 HP dan torsi tertinggi sebesar 30,95 Nm.Penelitian ini menunjukkan bahwa variasi waktu pengapian dapat meningkatkan performa mesin sepeda motor
<br>Dalam teknologi masa kini, penggunaan sepeda motor terus meningkat, dan sepeda motor telah menjadi alat transportasi utama bagi masyarakat karena dianggap lebih cepat dan mudah digunakan. Perkembangan jumlah sepeda motor dari tahun 2018 hingga 2020 menunjukkan peningkatan yang signifikan, dengan angka pertumbuhan mencapai 8.365.087 unit dalam kurun waktu 3 tahun. Kenaikan jumlah ini berdampak pada kebutuhan akan bahan bakar minyak (BBM) yang meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis performa mesin sepeda motor dengan menggunakan campuran bahan bakar dan variasi waktu pengapian.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/e/torsi-sepeda-motor-bakar-alternatif-ramah-abu-miny-thumb-e982e.webp" type="image/webp" length="220538" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/torsi-sepeda-motor-bakar-alternatif-ramah-abu-miny-thumb-ebb82.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/torsi-sepeda-motor-bakar-alternatif-ramah-abu-miny-thumb-e982e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-368-untag.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6942-jurnal-kajian-teknik-mesin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Cacat Kake pada Produk Cylinder Blok hasil Die Casting di PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Cacat Kake pada Produk Cylinder Blok hasil Die Casting di PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Cacat Kake pada Produk Cylinder Blok hasil Die Casting di PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34777-analisis-cacat-kake-produk-galon</link>
	<guid isPermaLink="false">bec8ae6441b6be129fe88ebe981c8427</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 13:38:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh parameter proses HPDC seperti tekanan injeksi, kecepatan penuangan, dan suhu cetakan secara sistematis terhadap terbentuknya cacat kake, untuk menentukan kombinasi optimal yang dapat mengurangi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Cacat Kake pada Produk Cylinder Blok hasil Die Casting di PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh parameter proses HPDC seperti tekanan injeksi, kecepatan penuangan, dan suhu cetakan secara sistematis terhadap terbentuknya cacat kake, untuk menentukan kombinasi optimal yang dapat mengurangi ketergantungan pada pembersihan manual. Kedua, perlu dikaji desain cetakan (die) secara mendalam untuk mengidentifikasi area yang rentan menahan sisa aluminium, serta mengusulkan modifikasi geometri seperti saluran peluncur atau pelapis permukaan yang anti-lengket guna mencegah penempelan material. Ketiga, sebaiknya dikembangkan sistem monitoring real-time berbasis sensor pada area cavity untuk mendeteksi keberadaan residu aluminium sebelum proses penuangan berikutnya, yang dapat diintegrasikan dengan sistem kontrol otomatis untuk memberikan peringatan atau menghentikan proses secara otomatis jika ditemukan potensi cacat kake, sehingga meningkatkan konsistensi kualitas produk secara proaktif.. Cacat kake pada proses die casting di PT.TMMIN terjadi karena sisa aluminium yang menempel pada area cavity akibat pembersihan yang tidak optimal.Cacat ini dapat diatasi dengan melakukan pembersihan rutin pada cavity dan cetakan sesuai SOP yang berlaku.Pencegahan lebih lanjut dapat dilakukan melalui tindakan preventif pada mesin die casting agar tetap dalam kondisi optimal dan menghindari munculnya cacat produk Proses pengecoran merupakan salah satu proses dasar dalam pengembangan industri, salah satunya adalah High Pressure Die Casting (HPDC). Proses ini rentan terhadap berbagai jenis cacat produk, salah satunya adalah cacat kake yang disebabkan oleh sisa aluminium yang menempel pada cavity cetakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab cacat kake di PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia menggunakan metode 4M (Man, Method, Machine, Material) dan diagram Pareto. Hasil analisis menunjukkan bahwa cacat kake terjadi akibat ketidaksesuaian prosedur pembersihan, metode pembersihan yang kurang maksimal, sisa material pada cavity, serta ketidaksesuaian material baku. Perbaikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/0/analisis-cacat-kake-produk-galon-high-pressure-die-thumb-01729.webp" title="JURIS - Analisis Cacat Kake pada Produk Cylinder Blok hasil Die Casting di PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/analisis-cacat-kake-produk-galon-high-pressure-die-thumb-01729.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/analisis-cacat-kake-produk-galon-high-pressure-die-thumb-01729.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/analisis-cacat-kake-produk-galon-high-pressure-die-thumb-01729.webp 1x" title="JURIS - Analisis Cacat Kake pada Produk Cylinder Blok hasil Die Casting di PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia" alt="JURIS - Analisis Cacat Kake pada Produk Cylinder Blok hasil Die Casting di PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/analisis-cacat-kake-produk-galon-high-pressure-die-thumb-3e29a.webp" title="JURIS - Analisis Cacat Kake pada Produk Cylinder Blok hasil Die Casting di PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/analisis-cacat-kake-produk-galon-high-pressure-die-thumb-3e29a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/analisis-cacat-kake-produk-galon-high-pressure-die-thumb-3e29a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/analisis-cacat-kake-produk-galon-high-pressure-die-thumb-3e29a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Cacat Kake pada Produk Cylinder Blok hasil Die Casting di PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia" alt="JURIS - Analisis Cacat Kake pada Produk Cylinder Blok hasil Die Casting di PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/analisis-cacat-kake-produk-galon-high-pressure-die-thumb-28c13.webp" title="JURIS - Analisis Cacat Kake pada Produk Cylinder Blok hasil Die Casting di PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/analisis-cacat-kake-produk-galon-high-pressure-die-thumb-28c13.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/analisis-cacat-kake-produk-galon-high-pressure-die-thumb-28c13.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/analisis-cacat-kake-produk-galon-high-pressure-die-thumb-28c13.webp 1x" title="JURIS - Analisis Cacat Kake pada Produk Cylinder Blok hasil Die Casting di PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia" alt="JURIS - Analisis Cacat Kake pada Produk Cylinder Blok hasil Die Casting di PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34777-analisis-cacat-kake-produk-galon" title="JURIS - Analisis Cacat Kake pada Produk Cylinder Blok hasil Die Casting di PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia" target="_blank">Analisis Cacat Kake pada Produk Cylinder Blok hasil Die Casting di PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh parameter proses HPDC seperti tekanan injeksi, kecepatan penuangan, dan suhu cetakan secara sistematis terhadap terbentuknya cacat kake, untuk menentukan kombinasi optimal yang dapat mengurangi ketergantungan pada pembersihan manual. Kedua, perlu dikaji desain cetakan (die) secara mendalam untuk mengidentifikasi area yang rentan menahan sisa aluminium, serta mengusulkan modifikasi geometri seperti saluran peluncur atau pelapis permukaan yang anti-lengket guna mencegah penempelan material. Ketiga, sebaiknya dikembangkan sistem monitoring real-time berbasis sensor pada area cavity untuk mendeteksi keberadaan residu aluminium sebelum proses penuangan berikutnya, yang dapat diintegrasikan dengan sistem kontrol otomatis untuk memberikan peringatan atau menghentikan proses secara otomatis jika ditemukan potensi cacat kake, sehingga meningkatkan konsistensi kualitas produk secara proaktif..
<br>Cacat kake pada proses die casting di PT.TMMIN terjadi karena sisa aluminium yang menempel pada area cavity akibat pembersihan yang tidak optimal.Cacat ini dapat diatasi dengan melakukan pembersihan rutin pada cavity dan cetakan sesuai SOP yang berlaku.Pencegahan lebih lanjut dapat dilakukan melalui tindakan preventif pada mesin die casting agar tetap dalam kondisi optimal dan menghindari munculnya cacat produk
<br>Proses pengecoran merupakan salah satu proses dasar dalam pengembangan industri, salah satunya adalah High Pressure Die Casting (HPDC). Proses ini rentan terhadap berbagai jenis cacat produk, salah satunya adalah cacat kake yang disebabkan oleh sisa aluminium yang menempel pada cavity cetakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab cacat kake di PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia menggunakan metode 4M (Man, Method, Machine, Material) dan diagram Pareto. Hasil analisis menunjukkan bahwa cacat kake terjadi akibat ketidaksesuaian prosedur pembersihan, metode pembersihan yang kurang maksimal, sisa material pada cavity, serta ketidaksesuaian material baku. Perbaikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/0/analisis-cacat-kake-produk-galon-high-pressure-die-thumb-28c13.webp" type="image/webp" length="248680" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/analisis-cacat-kake-produk-galon-high-pressure-die-thumb-01729.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/analisis-cacat-kake-produk-galon-high-pressure-die-thumb-3e29a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/analisis-cacat-kake-produk-galon-high-pressure-die-thumb-28c13.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-368-untag.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6942-jurnal-kajian-teknik-mesin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Starling Penjual Kopi Pasuruan Go Syariah Potret Tentang QRIS BSI Menembus Ekosistem Jalanan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Starling Penjual Kopi Pasuruan Go Syariah Potret Tentang QRIS BSI Menembus Ekosistem Jalanan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Starling Penjual Kopi Pasuruan Go Syariah Potret Tentang QRIS BSI Menembus Ekosistem Jalanan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34763-adaptasi-nilai-syariah-model-adopsi-qris-qr</link>
	<guid isPermaLink="false">6ae57ada8e728d44770bd27111a0b5da</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 13:19:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana strategi pemasaran BSI dapat ditingkatkan agar lebih efektif dalam menjangkau pedagang sektor informal, khususnya dalam hal edukasi dan pendampingan. Kedua, bagaimana peran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Starling Penjual Kopi Pasuruan Go Syariah: Potret Tentang QRIS BSI Menembus Ekosistem Jalanan: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana strategi pemasaran BSI dapat ditingkatkan agar lebih efektif dalam menjangkau pedagang sektor informal, khususnya dalam hal edukasi dan pendampingan. Kedua, bagaimana peran pemerintah daerah dalam mendukung inklusi keuangan syariah di sektor informal, termasuk dalam hal infrastruktur digital dan edukasi keuangan. Ketiga, bagaimana QRIS BSI dapat dimanfaatkan sebagai alat untuk meningkatkan profesionalitas dan citra pedagang informal, serta bagaimana hal ini dapat berdampak pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan mereka.. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan QRIS BSI oleh pedagang Starling Bakol Kopi Pasuruan didorong oleh kombinasi antara perubahan perilaku pelanggan, manfaat operasional, dan preferensi terhadap layanan keuangan yang sesuai prinsip syariah.Pedagang merasakan kemudahan dan keamanan yang lebih baik dibandingkan transaksi tunai, sementara nilai syariah memberikan ketenangan batin yang memperkuat kepercayaan mereka.Persepsi positif ini juga muncul dari sisi pelanggan yang mengutamakan kepraktisan, kecepatan, serta kenyamanan dalam bertransaksi.Dengan demikian, QRIS BSI tidak hanya berfungsi sebagai alat pembayaran, tetapi juga sebagai sarana peningkatan profesionalitas pedagang informal.Strategi pemasaran BSI yang dilakukan melalui pendekatan langsung ke lapangan terbukti efektif dalam menjangkau pedagang sektor informal yang umumnya memiliki literasi digital terbatas.Peningkatan jumlah pedagang dan pelanggan yang menggunakan QRIS menunjukkan keberhasilan adaptasi teknologi syariah di lingkungan ekonomi jalanan.Meski demikian, keberlanjutan adopsi masih membutuhkan dukungan edukasi lanjutan dan penguatan infrastruktur jaringan.Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa QRIS BSI memiliki potensi besar memperluas ekosistem keuangan syariah di sektor informal apabila didukung strategi pemasaran dan pendampingan yang konsisten Penelitian ini membahas fenomena Starling atau pedagang bakol kopi keliling di Pasuruan yang mulai memanfaatkan QRIS BSI Go Syariah sebagai media transaksi harian. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bagaimana penggunaan QRIS BSI oleh pedagang Starling dapat mendukung kemudahan transaksi, meningkatkan pengalaman pelanggan, serta memperkuat posisi BSI sebagai penyedia layanan keuangan syariah yang adaptif terhadap kebutuhan pasar akar rumput. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam dengan pedagang Starling... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/c/adaptasi-nilai-syariah-model-adopsi-qris-strategi-thumb-cafb1.webp" title="JURIS - Starling Penjual Kopi Pasuruan Go Syariah: Potret Tentang QRIS BSI Menembus Ekosistem Jalanan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/adaptasi-nilai-syariah-model-adopsi-qris-strategi-thumb-cafb1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/adaptasi-nilai-syariah-model-adopsi-qris-strategi-thumb-cafb1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/adaptasi-nilai-syariah-model-adopsi-qris-strategi-thumb-cafb1.webp 1x" title="JURIS - Starling Penjual Kopi Pasuruan Go Syariah: Potret Tentang QRIS BSI Menembus Ekosistem Jalanan" alt="JURIS - Starling Penjual Kopi Pasuruan Go Syariah: Potret Tentang QRIS BSI Menembus Ekosistem Jalanan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/c/adaptasi-nilai-syariah-model-adopsi-qris-strategi-thumb-1fe98.webp" title="JURIS - Starling Penjual Kopi Pasuruan Go Syariah: Potret Tentang QRIS BSI Menembus Ekosistem Jalanan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/adaptasi-nilai-syariah-model-adopsi-qris-strategi-thumb-1fe98.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/adaptasi-nilai-syariah-model-adopsi-qris-strategi-thumb-1fe98.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/adaptasi-nilai-syariah-model-adopsi-qris-strategi-thumb-1fe98.webp 1x" title="JURIS - Starling Penjual Kopi Pasuruan Go Syariah: Potret Tentang QRIS BSI Menembus Ekosistem Jalanan" alt="JURIS - Starling Penjual Kopi Pasuruan Go Syariah: Potret Tentang QRIS BSI Menembus Ekosistem Jalanan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/c/adaptasi-nilai-syariah-model-adopsi-qris-strategi-thumb-3be82.webp" title="JURIS - Starling Penjual Kopi Pasuruan Go Syariah: Potret Tentang QRIS BSI Menembus Ekosistem Jalanan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/adaptasi-nilai-syariah-model-adopsi-qris-strategi-thumb-3be82.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/adaptasi-nilai-syariah-model-adopsi-qris-strategi-thumb-3be82.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/adaptasi-nilai-syariah-model-adopsi-qris-strategi-thumb-3be82.webp 1x" title="JURIS - Starling Penjual Kopi Pasuruan Go Syariah: Potret Tentang QRIS BSI Menembus Ekosistem Jalanan" alt="JURIS - Starling Penjual Kopi Pasuruan Go Syariah: Potret Tentang QRIS BSI Menembus Ekosistem Jalanan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34763-adaptasi-nilai-syariah-model-adopsi-qris-qr" title="JURIS - Starling Penjual Kopi Pasuruan Go Syariah: Potret Tentang QRIS BSI Menembus Ekosistem Jalanan" target="_blank">Starling Penjual Kopi Pasuruan Go Syariah: Potret Tentang QRIS BSI Menembus Ekosistem Jalanan</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana strategi pemasaran BSI dapat ditingkatkan agar lebih efektif dalam menjangkau pedagang sektor informal, khususnya dalam hal edukasi dan pendampingan. Kedua, bagaimana peran pemerintah daerah dalam mendukung inklusi keuangan syariah di sektor informal, termasuk dalam hal infrastruktur digital dan edukasi keuangan. Ketiga, bagaimana QRIS BSI dapat dimanfaatkan sebagai alat untuk meningkatkan profesionalitas dan citra pedagang informal, serta bagaimana hal ini dapat berdampak pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan mereka..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan QRIS BSI oleh pedagang Starling Bakol Kopi Pasuruan didorong oleh kombinasi antara perubahan perilaku pelanggan, manfaat operasional, dan preferensi terhadap layanan keuangan yang sesuai prinsip syariah.Pedagang merasakan kemudahan dan keamanan yang lebih baik dibandingkan transaksi tunai, sementara nilai syariah memberikan ketenangan batin yang memperkuat kepercayaan mereka.Persepsi positif ini juga muncul dari sisi pelanggan yang mengutamakan kepraktisan, kecepatan, serta kenyamanan dalam bertransaksi.Dengan demikian, QRIS BSI tidak hanya berfungsi sebagai alat pembayaran, tetapi juga sebagai sarana peningkatan profesionalitas pedagang informal.Strategi pemasaran BSI yang dilakukan melalui pendekatan langsung ke lapangan terbukti efektif dalam menjangkau pedagang sektor informal yang umumnya memiliki literasi digital terbatas.Peningkatan jumlah pedagang dan pelanggan yang menggunakan QRIS menunjukkan keberhasilan adaptasi teknologi syariah di lingkungan ekonomi jalanan.Meski demikian, keberlanjutan adopsi masih membutuhkan dukungan edukasi lanjutan dan penguatan infrastruktur jaringan.Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa QRIS BSI memiliki potensi besar memperluas ekosistem keuangan syariah di sektor informal apabila didukung strategi pemasaran dan pendampingan yang konsisten
<br>Penelitian ini membahas fenomena Starling atau pedagang bakol kopi keliling di Pasuruan yang mulai memanfaatkan QRIS BSI Go Syariah sebagai media transaksi harian. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bagaimana penggunaan QRIS BSI oleh pedagang Starling dapat mendukung kemudahan transaksi, meningkatkan pengalaman pelanggan, serta memperkuat posisi BSI sebagai penyedia layanan keuangan syariah yang adaptif terhadap kebutuhan pasar akar rumput. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam dengan pedagang Starling...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/c/adaptasi-nilai-syariah-model-adopsi-qris-strategi-thumb-1fe98.webp" type="image/webp" length="57848" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/adaptasi-nilai-syariah-model-adopsi-qris-strategi-thumb-cafb1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/adaptasi-nilai-syariah-model-adopsi-qris-strategi-thumb-1fe98.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/adaptasi-nilai-syariah-model-adopsi-qris-strategi-thumb-3be82.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1422-unwaha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7152-istismar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Melalui Manajemen Pemanfaatan Teknologi Pertanian Ramah Lingkungan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Melalui Manajemen Pemanfaatan Teknologi Pertanian Ramah Lingkungan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Melalui Manajemen Pemanfaatan Teknologi Pertanian Ramah Lingkungan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34770-teknologi-ramah-tenaga-lingkungan-beton-rama</link>
	<guid isPermaLink="false">0a93dae2704376b9126d4c43daada214</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 13:14:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ cabang ambon ]]></category>
	<category><![CDATA[ radar ambon ]]></category>
	<category><![CDATA[ jemseng c ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ambon,c,cabang,jemseng,radar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk menguji efektivitas kombinasi pupuk organik lokal dengan sistem irigasi tetes di berbagai jenis tanah dan iklim mikro dalam skala yang lebih luas, agar dapat diketahui adaptabilitas model pertanian ramah lingkungan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Melalui Manajemen Pemanfaatan Teknologi Pertanian Ramah Lingkungan: Perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk menguji efektivitas kombinasi pupuk organik lokal dengan sistem irigasi tetes di berbagai jenis tanah dan iklim mikro dalam skala yang lebih luas, agar dapat diketahui adaptabilitas model pertanian ramah lingkungan di berbagai wilayah terluar. Selain itu, perlu dikaji pula bagaimana penerapan sistem integrasi ternak dan tanaman secara optimal dapat meningkatkan nilai ekonomi limbah pertanian dan kotoran ternak dalam rangka menciptakan ekosistem pertanian yang mandiri dan berkelanjutan. Penelitian juga perlu dirancang untuk mengeksplorasi dampak sosial dan perubahan pola pikir petani setelah menerapkan teknologi ramah lingkungan, termasuk tingkat ketergantungan terhadap subsidi pemerintah dan motivasi berkelanjutan dalam mengadopsi inovasi, sehingga dapat dirumuskan model pendampingan yang efektif bagi petani di daerah terpencil.. Model pertanian berbasis ramah lingkungan memiliki kekuatan yang lebih besar dibandingkan kelemahannya, serta peluang yang lebih besar daripada ancamannya.Petani dapat didorong untuk mencoba model pertanian ramah lingkungan guna mengurangi biaya produksi.Penerapan model ini juga mampu meningkatkan kualitas hasil pertanian secara berkelanjutan Peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat melalui teknologi pertanian tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi dan pendapatan, tetapi juga pemberdayaan masyarakat. Dengan menguasai teknologi, petani dapat mengelola sumber daya mereka dengan lebih efektif, mengurangi ketergantungan pada pihak luar, dan menciptakan nilai tambah dari hasil pertanian mereka. Selain itu, pengelolaan teknologi yang baik juga dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, mendukung pertanian berkelanjutan, dan pada akhirnya meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan. Adopsi teknologi pertanian juga dapat menciptakan lapangan kerja baru di pedesaan, misalnya melalui pengembangan layanan teknis, pemasaran digital, dan pengolahan hasil pertanian. Dengan demikian, teknologi tidak hanya menjadi alat untuk meningkatkan efisiensi pertanian, tetapi juga sebagai motor... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/0/teknologi-ramah-tenaga-lingkungan-beton-kemandiria-thumb-727c8.webp" title="JURIS - Peningkatan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Melalui Manajemen Pemanfaatan Teknologi Pertanian Ramah Lingkungan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/teknologi-ramah-tenaga-lingkungan-beton-kemandiria-thumb-727c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/teknologi-ramah-tenaga-lingkungan-beton-kemandiria-thumb-727c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/teknologi-ramah-tenaga-lingkungan-beton-kemandiria-thumb-727c8.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Melalui Manajemen Pemanfaatan Teknologi Pertanian Ramah Lingkungan" alt="JURIS - Peningkatan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Melalui Manajemen Pemanfaatan Teknologi Pertanian Ramah Lingkungan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/teknologi-ramah-tenaga-lingkungan-beton-kemandiria-thumb-88d1a.webp" title="JURIS - Peningkatan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Melalui Manajemen Pemanfaatan Teknologi Pertanian Ramah Lingkungan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/teknologi-ramah-tenaga-lingkungan-beton-kemandiria-thumb-88d1a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/teknologi-ramah-tenaga-lingkungan-beton-kemandiria-thumb-88d1a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/teknologi-ramah-tenaga-lingkungan-beton-kemandiria-thumb-88d1a.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Melalui Manajemen Pemanfaatan Teknologi Pertanian Ramah Lingkungan" alt="JURIS - Peningkatan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Melalui Manajemen Pemanfaatan Teknologi Pertanian Ramah Lingkungan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/teknologi-ramah-tenaga-lingkungan-beton-kemandiria-thumb-17163.webp" title="JURIS - Peningkatan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Melalui Manajemen Pemanfaatan Teknologi Pertanian Ramah Lingkungan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/teknologi-ramah-tenaga-lingkungan-beton-kemandiria-thumb-17163.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/teknologi-ramah-tenaga-lingkungan-beton-kemandiria-thumb-17163.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/teknologi-ramah-tenaga-lingkungan-beton-kemandiria-thumb-17163.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Melalui Manajemen Pemanfaatan Teknologi Pertanian Ramah Lingkungan" alt="JURIS - Peningkatan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Melalui Manajemen Pemanfaatan Teknologi Pertanian Ramah Lingkungan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34770-teknologi-ramah-tenaga-lingkungan-beton-rama" title="JURIS - Peningkatan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Melalui Manajemen Pemanfaatan Teknologi Pertanian Ramah Lingkungan" target="_blank">Peningkatan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Melalui Manajemen Pemanfaatan Teknologi Pertanian Ramah Lingkungan</a>: Perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk menguji efektivitas kombinasi pupuk organik lokal dengan sistem irigasi tetes di berbagai jenis tanah dan iklim mikro dalam skala yang lebih luas, agar dapat diketahui adaptabilitas model pertanian ramah lingkungan di berbagai wilayah terluar. Selain itu, perlu dikaji pula bagaimana penerapan sistem integrasi ternak dan tanaman secara optimal dapat meningkatkan nilai ekonomi limbah pertanian dan kotoran ternak dalam rangka menciptakan ekosistem pertanian yang mandiri dan berkelanjutan. Penelitian juga perlu dirancang untuk mengeksplorasi dampak sosial dan perubahan pola pikir petani setelah menerapkan teknologi ramah lingkungan, termasuk tingkat ketergantungan terhadap subsidi pemerintah dan motivasi berkelanjutan dalam mengadopsi inovasi, sehingga dapat dirumuskan model pendampingan yang efektif bagi petani di daerah terpencil..
<br>Model pertanian berbasis ramah lingkungan memiliki kekuatan yang lebih besar dibandingkan kelemahannya, serta peluang yang lebih besar daripada ancamannya.Petani dapat didorong untuk mencoba model pertanian ramah lingkungan guna mengurangi biaya produksi.Penerapan model ini juga mampu meningkatkan kualitas hasil pertanian secara berkelanjutan
<br>Peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat melalui teknologi pertanian tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi dan pendapatan, tetapi juga pemberdayaan masyarakat. Dengan menguasai teknologi, petani dapat mengelola sumber daya mereka dengan lebih efektif, mengurangi ketergantungan pada pihak luar, dan menciptakan nilai tambah dari hasil pertanian mereka. Selain itu, pengelolaan teknologi yang baik juga dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, mendukung pertanian berkelanjutan, dan pada akhirnya meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan. Adopsi teknologi pertanian juga dapat menciptakan lapangan kerja baru di pedesaan, misalnya melalui pengembangan layanan teknis, pemasaran digital, dan pengolahan hasil pertanian. Dengan demikian, teknologi tidak hanya menjadi alat untuk meningkatkan efisiensi pertanian, tetapi juga sebagai motor...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/0/teknologi-ramah-tenaga-lingkungan-beton-kemandiria-thumb-88d1a.webp" type="image/webp" length="119054" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/teknologi-ramah-tenaga-lingkungan-beton-kemandiria-thumb-727c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/teknologi-ramah-tenaga-lingkungan-beton-kemandiria-thumb-88d1a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/teknologi-ramah-tenaga-lingkungan-beton-kemandiria-thumb-17163.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1424-polnam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7151-jurnal-administrasi-terapan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Manajemen Risiko Keselamatan Wisatawan Pada Objek Wisata Broken Beach Nusa Penida Kabupaten Klungkung Provinsi Bali ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Manajemen Risiko Keselamatan Wisatawan Pada Objek Wisata Broken Beach Nusa Penida Kabupaten Klungkung Provinsi Bali ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Manajemen Risiko Keselamatan Wisatawan Pada Objek Wisata Broken Beach Nusa Penida Kabupaten Klungkung Provinsi Bali ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34785-mitigasi-risiko-nilai-benca</link>
	<guid isPermaLink="false">0bf67ded9dc66c30c49e57274d20efce</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 13:06:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view mystat ]]></category>
	<category><![CDATA[ jp kp ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jp,kp,mystat,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis dan temuan penelitian, beberapa saran untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan wisatawan di Objek Wisata Broken Beach, Nusa Penida, meliputi: Peningkatan fasilitas keselamatan seperti penambahan oksigen set, tandu, APAR, dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Manajemen Risiko Keselamatan Wisatawan Pada Objek Wisata Broken Beach Nusa Penida Kabupaten Klungkung Provinsi Bali: Berdasarkan analisis dan temuan penelitian, beberapa saran untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan wisatawan di Objek Wisata Broken Beach, Nusa Penida, meliputi: Peningkatan fasilitas keselamatan seperti penambahan oksigen set, tandu, APAR, dan pembangunan posko keamanan; Perbaikan akses jalan yang masih berupa tanah kapur dan rawan licin; Peningkatan pelatihan rutin bagi petugas keamanan dan lifeguard; serta Penguatan pengelolaan sampah dengan menyediakan tempat sampah terpisah untuk organik dan non-organik. Selain itu, sosialisasi peraturan keselamatan dan pembatasan jumlah pengunjung di area rawan bahaya perlu ditingkatkan untuk mencegah overcrowding dan memastikan keselamatan wisatawan, sehingga mendukung keberlanjutan pariwisata di Broken Beach. Upaya ini juga diharapkan dapat mendorong penelitian lebih lanjut mengenai dampak perubahan iklim terhadap infrastruktur pariwisata di Nusa Penida, serta pengembangan strategi adaptasi yang lebih efektif untuk memitigasi risiko bencana alam. Terakhir, perlu adanya studi komparatif mengenai efektivitas model manajemen risiko yang diterapkan di Broken Beach dengan destinasi wisata serupa di Indonesia, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan merekomendasikan implementasi yang lebih luas.. Penelitian ini menekankan pentingnya menjaga keselamatan dan kenyamanan wisatawan serta meminimalkan kemungkinan terjadinya insiden yang merugikan, baik bagi wisatawan itu sendiri maupun pengelola objek wisata.Manajemen risiko menjadi bagian integral dari pengelolaan pariwisata, terutama di destinasi wisata yang memiliki potensi bahaya.Penerapan manajemen risiko yang efektif dapat meningkatkan kualitas layanan dan keamanan dalam sektor pariwisata, sehingga meningkatkan daya tarik serta keberlanjutan sektor ini Objek Wisata Broken Beach Nusa Penida Kabupaten Klungkung merupakan destinasi populer dengan keindahan alamnya, namun beresiko tinggi bagi keselamatan wisatawan. Maraknya kecelakaan wisatawan memerlukan analisis manajemen risiko untuk memastikan keselamatan. Penelitian ini menggunakan Teori Manajemen Risiko dengan lima dimensi: Fasilitas/Infrastruktur, Akses, Sumber Daya Manusia, Lingkungan, dan Peraturan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas keselamatan seperti rambu peringatan dan pagar pembatas masih kurang optimal. Akses jalan menuju lokasi belum memadai, dan sumber daya manusia seperti petugas keamanan telah berperan aktif,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/5/mitigasi-risiko-nilai-bencana-banjir-manajemen-ti-thumb-4da35.webp" title="JURIS - Manajemen Risiko Keselamatan Wisatawan Pada Objek Wisata Broken Beach Nusa Penida Kabupaten Klungkung Provinsi Bali" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/mitigasi-risiko-nilai-bencana-banjir-manajemen-ti-thumb-4da35.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/mitigasi-risiko-nilai-bencana-banjir-manajemen-ti-thumb-4da35.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/mitigasi-risiko-nilai-bencana-banjir-manajemen-ti-thumb-4da35.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Risiko Keselamatan Wisatawan Pada Objek Wisata Broken Beach Nusa Penida Kabupaten Klungkung Provinsi Bali" alt="JURIS - Manajemen Risiko Keselamatan Wisatawan Pada Objek Wisata Broken Beach Nusa Penida Kabupaten Klungkung Provinsi Bali" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/5/mitigasi-risiko-nilai-bencana-banjir-manajemen-ti-thumb-cdd29.webp" title="JURIS - Manajemen Risiko Keselamatan Wisatawan Pada Objek Wisata Broken Beach Nusa Penida Kabupaten Klungkung Provinsi Bali" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/mitigasi-risiko-nilai-bencana-banjir-manajemen-ti-thumb-cdd29.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/mitigasi-risiko-nilai-bencana-banjir-manajemen-ti-thumb-cdd29.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/mitigasi-risiko-nilai-bencana-banjir-manajemen-ti-thumb-cdd29.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Risiko Keselamatan Wisatawan Pada Objek Wisata Broken Beach Nusa Penida Kabupaten Klungkung Provinsi Bali" alt="JURIS - Manajemen Risiko Keselamatan Wisatawan Pada Objek Wisata Broken Beach Nusa Penida Kabupaten Klungkung Provinsi Bali" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/5/mitigasi-risiko-nilai-bencana-banjir-manajemen-ti-thumb-6b4a6.webp" title="JURIS - Manajemen Risiko Keselamatan Wisatawan Pada Objek Wisata Broken Beach Nusa Penida Kabupaten Klungkung Provinsi Bali" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/mitigasi-risiko-nilai-bencana-banjir-manajemen-ti-thumb-6b4a6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/mitigasi-risiko-nilai-bencana-banjir-manajemen-ti-thumb-6b4a6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/mitigasi-risiko-nilai-bencana-banjir-manajemen-ti-thumb-6b4a6.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Risiko Keselamatan Wisatawan Pada Objek Wisata Broken Beach Nusa Penida Kabupaten Klungkung Provinsi Bali" alt="JURIS - Manajemen Risiko Keselamatan Wisatawan Pada Objek Wisata Broken Beach Nusa Penida Kabupaten Klungkung Provinsi Bali" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34785-mitigasi-risiko-nilai-benca" title="JURIS - Manajemen Risiko Keselamatan Wisatawan Pada Objek Wisata Broken Beach Nusa Penida Kabupaten Klungkung Provinsi Bali" target="_blank">Manajemen Risiko Keselamatan Wisatawan Pada Objek Wisata Broken Beach Nusa Penida Kabupaten Klungkung Provinsi Bali</a>: Berdasarkan analisis dan temuan penelitian, beberapa saran untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan wisatawan di Objek Wisata Broken Beach, Nusa Penida, meliputi: Peningkatan fasilitas keselamatan seperti penambahan oksigen set, tandu, APAR, dan pembangunan posko keamanan; Perbaikan akses jalan yang masih berupa tanah kapur dan rawan licin; Peningkatan pelatihan rutin bagi petugas keamanan dan lifeguard; serta Penguatan pengelolaan sampah dengan menyediakan tempat sampah terpisah untuk organik dan non-organik. Selain itu, sosialisasi peraturan keselamatan dan pembatasan jumlah pengunjung di area rawan bahaya perlu ditingkatkan untuk mencegah overcrowding dan memastikan keselamatan wisatawan, sehingga mendukung keberlanjutan pariwisata di Broken Beach. Upaya ini juga diharapkan dapat mendorong penelitian lebih lanjut mengenai dampak perubahan iklim terhadap infrastruktur pariwisata di Nusa Penida, serta pengembangan strategi adaptasi yang lebih efektif untuk memitigasi risiko bencana alam. Terakhir, perlu adanya studi komparatif mengenai efektivitas model manajemen risiko yang diterapkan di Broken Beach dengan destinasi wisata serupa di Indonesia, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan merekomendasikan implementasi yang lebih luas..
<br>Penelitian ini menekankan pentingnya menjaga keselamatan dan kenyamanan wisatawan serta meminimalkan kemungkinan terjadinya insiden yang merugikan, baik bagi wisatawan itu sendiri maupun pengelola objek wisata.Manajemen risiko menjadi bagian integral dari pengelolaan pariwisata, terutama di destinasi wisata yang memiliki potensi bahaya.Penerapan manajemen risiko yang efektif dapat meningkatkan kualitas layanan dan keamanan dalam sektor pariwisata, sehingga meningkatkan daya tarik serta keberlanjutan sektor ini
<br>Objek Wisata Broken Beach Nusa Penida Kabupaten Klungkung merupakan destinasi populer dengan keindahan alamnya, namun beresiko tinggi bagi keselamatan wisatawan. Maraknya kecelakaan wisatawan memerlukan analisis manajemen risiko untuk memastikan keselamatan. Penelitian ini menggunakan Teori Manajemen Risiko dengan lima dimensi: Fasilitas/Infrastruktur, Akses, Sumber Daya Manusia, Lingkungan, dan Peraturan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas keselamatan seperti rambu peringatan dan pagar pembatas masih kurang optimal. Akses jalan menuju lokasi belum memadai, dan sumber daya manusia seperti petugas keamanan telah berperan aktif,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/5/mitigasi-risiko-nilai-bencana-banjir-manajemen-ti-thumb-cdd29.webp" type="image/webp" length="75070" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/mitigasi-risiko-nilai-bencana-banjir-manajemen-ti-thumb-4da35.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/mitigasi-risiko-nilai-bencana-banjir-manajemen-ti-thumb-cdd29.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/mitigasi-risiko-nilai-bencana-banjir-manajemen-ti-thumb-6b4a6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-775-ipdn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2909-jurnal-pemerintahan-keamanan-publik-jp-kp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Blockchain dalam Ekonomi Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Blockchain dalam Ekonomi Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Blockchain dalam Ekonomi Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34765-model-bisnis-syariah-teknologi-blockchain-koperasi</link>
	<guid isPermaLink="false">20d12a9a899d6629d8e40bef0c84a597</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 13:06:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ yono yono ]]></category>
	<category><![CDATA[ p2mw ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[p2mw,yono]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai implikasi hukum penggunaan blockchain dalam transaksi keuangan syariah, khususnya terkait dengan kepastian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Blockchain dalam Ekonomi Islam: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai implikasi hukum penggunaan blockchain dalam transaksi keuangan syariah, khususnya terkait dengan kepastian hukum dan perlindungan konsumen. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model bisnis fintech syariah berbasis blockchain yang berkelanjutan dan inklusif, dengan mempertimbangkan karakteristik masyarakat Indonesia yang beragam. Ketiga, penting untuk dilakukan studi komparatif antara penerapan blockchain di sektor keuangan syariah di Indonesia dengan negara-negara lain yang lebih maju, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi.. Blockchain muncul sebagai sebuah inovasi dalam dunia teknologi keuangan yang memberikan kemudahan kepada masyarakat.Blockchain menjadi topik perbincangan yang sering disorot, terutama karena hubungannya dengan mata uang kripto.Pemanfaatan teknologi blockchain pada sektor keuangan syariah membuka peluang pemanfaatannya.Memanfaatkan teknologi blockchain mencakup adaptasi kontrak cerdas, pengumpulan zakat, perluasan rantai pasokan halal yang produktif, efektif dan efisien, serta memaksimalkan sukuk ritel.Meskipun blockchain adalah catatan terdistribusi, perusahaan atau organisasi mempunyai hak untuk mengendalikannya secara eksklusif dan membatasi jumlah individu yang dapat terlibat dalam transaksi Blockchain saat ini tengah banyak dibicarakan, terutama arsitektur dengan mata uang kripto. Dalam pengembangan keuangan syariah, antusiasme masyarakat terhadap praktik ekonomi syariah dan inovasi layanan syariah seperti fintech memiliki peran penting. Tujuan di balik penelitian ini adalah untuk memahami pandangan Islam terhadap Blockchain. Dalam penelitian ini, pengumpulan data dilakukan dengan metode penelitian kepustakaan, di mana informasi diperoleh melalui kajian pustaka dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, peraturan, dan tulisan ilmiah lainnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif deskriptif. Pengembangan keuangan syariah di berbagai bidang, termasuk... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/c/model-bisnis-syariah-teknologi-blockchain-koperasi-thumb-7adaa.webp" title="JURIS - Blockchain dalam Ekonomi Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/c/model-bisnis-syariah-teknologi-blockchain-koperasi-thumb-7adaa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/c/model-bisnis-syariah-teknologi-blockchain-koperasi-thumb-7adaa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/c/model-bisnis-syariah-teknologi-blockchain-koperasi-thumb-7adaa.webp 1x" title="JURIS - Blockchain dalam Ekonomi Islam" alt="JURIS - Blockchain dalam Ekonomi Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/c/model-bisnis-syariah-teknologi-blockchain-koperasi-thumb-c519b.webp" title="JURIS - Blockchain dalam Ekonomi Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/c/model-bisnis-syariah-teknologi-blockchain-koperasi-thumb-c519b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/c/model-bisnis-syariah-teknologi-blockchain-koperasi-thumb-c519b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/c/model-bisnis-syariah-teknologi-blockchain-koperasi-thumb-c519b.webp 1x" title="JURIS - Blockchain dalam Ekonomi Islam" alt="JURIS - Blockchain dalam Ekonomi Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/c/model-bisnis-syariah-teknologi-blockchain-koperasi-thumb-2f2c6.webp" title="JURIS - Blockchain dalam Ekonomi Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/c/model-bisnis-syariah-teknologi-blockchain-koperasi-thumb-2f2c6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/c/model-bisnis-syariah-teknologi-blockchain-koperasi-thumb-2f2c6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/c/model-bisnis-syariah-teknologi-blockchain-koperasi-thumb-2f2c6.webp 1x" title="JURIS - Blockchain dalam Ekonomi Islam" alt="JURIS - Blockchain dalam Ekonomi Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34765-model-bisnis-syariah-teknologi-blockchain-koperasi" title="JURIS - Blockchain dalam Ekonomi Islam" target="_blank">Blockchain dalam Ekonomi Islam</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai implikasi hukum penggunaan blockchain dalam transaksi keuangan syariah, khususnya terkait dengan kepastian hukum dan perlindungan konsumen. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model bisnis fintech syariah berbasis blockchain yang berkelanjutan dan inklusif, dengan mempertimbangkan karakteristik masyarakat Indonesia yang beragam. Ketiga, penting untuk dilakukan studi komparatif antara penerapan blockchain di sektor keuangan syariah di Indonesia dengan negara-negara lain yang lebih maju, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi..
<br>Blockchain muncul sebagai sebuah inovasi dalam dunia teknologi keuangan yang memberikan kemudahan kepada masyarakat.Blockchain menjadi topik perbincangan yang sering disorot, terutama karena hubungannya dengan mata uang kripto.Pemanfaatan teknologi blockchain pada sektor keuangan syariah membuka peluang pemanfaatannya.Memanfaatkan teknologi blockchain mencakup adaptasi kontrak cerdas, pengumpulan zakat, perluasan rantai pasokan halal yang produktif, efektif dan efisien, serta memaksimalkan sukuk ritel.Meskipun blockchain adalah catatan terdistribusi, perusahaan atau organisasi mempunyai hak untuk mengendalikannya secara eksklusif dan membatasi jumlah individu yang dapat terlibat dalam transaksi
<br>Blockchain saat ini tengah banyak dibicarakan, terutama arsitektur dengan mata uang kripto. Dalam pengembangan keuangan syariah, antusiasme masyarakat terhadap praktik ekonomi syariah dan inovasi layanan syariah seperti fintech memiliki peran penting. Tujuan di balik penelitian ini adalah untuk memahami pandangan Islam terhadap Blockchain. Dalam penelitian ini, pengumpulan data dilakukan dengan metode penelitian kepustakaan, di mana informasi diperoleh melalui kajian pustaka dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, peraturan, dan tulisan ilmiah lainnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif deskriptif. Pengembangan keuangan syariah di berbagai bidang, termasuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/c/model-bisnis-syariah-teknologi-blockchain-koperasi-thumb-7adaa.webp" type="image/webp" length="111824" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/c/model-bisnis-syariah-teknologi-blockchain-koperasi-thumb-7adaa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/c/model-bisnis-syariah-teknologi-blockchain-koperasi-thumb-c519b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/c/model-bisnis-syariah-teknologi-blockchain-koperasi-thumb-2f2c6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1422-unwaha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7152-istismar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Penerapan Hibah Produktif Melalui Pembinaan Mahasiswa Wirausaha P2Mw 2023 Studi Pada Startup Dimension Lab Surabaya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Penerapan Hibah Produktif Melalui Pembinaan Mahasiswa Wirausaha P2Mw 2023 Studi Pada Startup Dimension Lab Surabaya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Penerapan Hibah Produktif Melalui Pembinaan Mahasiswa Wirausaha P2Mw 2023 Studi Pada Startup Dimension Lab Surabaya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34771-usaha-mahasiswa-umkm-hibah-produktif-p2mw-dimensio</link>
	<guid isPermaLink="false">95627dbb2762157ccdf86698839d2078</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 12:41:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ yono yono ]]></category>
	<category><![CDATA[ p2mw ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[p2mw,yono]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas pendampingan mentor dalam meningkatkan keberlanjutan usaha mahasiswa penerima hibah, mengingat dalam penelitian ini disebutkan adanya dukungan coach atau mentor dari P2MW. Kedua, penting untuk mengkaji lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Penerapan Hibah Produktif Melalui Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2Mw) 2023 (Studi Pada Startup Dimension Lab Surabaya): Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas pendampingan mentor dalam meningkatkan keberlanjutan usaha mahasiswa penerima hibah, mengingat dalam penelitian ini disebutkan adanya dukungan coach atau mentor dari P2MW. Kedua, penting untuk mengkaji lebih jauh dampak penggunaan mesin 3D printing terhadap produktivitas dan kualitas prototipe produk startup mahasiswa, karena dalam studi ini teknologi tersebut menjadi komponen utama dari penggunaan dana hibah. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang strategi pemasaran digital yang digunakan oleh startup seperti Dimension Lab dalam menjangkau pelanggan UMKM dan pabrikan, guna memahami bagaimana mahasiswa membangun jaringan bisnis di sektor riil. Penelitian-penelitian ini dapat membuka jalan bagi pengembangan program P2MW yang lebih berkelanjutan dan berdampak luas. Selain itu, studi lanjutan bisa mengeksplorasi bagaimana model bisnis konsultasi prototipe berbasis teknologi dapat direplikasi di perguruan tinggi lain. Dengan demikian, hasil penelitian dapat memberikan rekomendasi konkret bagi kebijakan pendanaan mahasiswa wirausaha. Fokus pada aspek teknologi, pendampingan, dan pemasaran akan melengkapi temuan penelitian awal secara komprehensif. Penelitian juga dapat mengukur kontribusi startup mahasiswa terhadap inovasi lokal dan substitusi impor. Akhirnya, eksplorasi terhadap hambatan non-finansial yang dihadapi mahasiswa setelah masa hibah berakhir perlu dikaji lebih dalam.. Penggunaan dana hibah oleh Dimension Lab telah sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh Kemendikbud Ristek berdasarkan Buku Pedoman Program P2MW 2023.Semua persyaratan peserta P2MW telah terpenuhi oleh Dimension Lab sebagai bentuk kepatuhan terhadap program.Usaha ini memberikan dampak positif berupa penyerapan tenaga kerja dan pengurangan pengangguran, sehingga mampu mewujudkan tujuan P2MW sebagai wadah pencipta lapangan kerja oleh mahasiswa Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah penggunaan dana hibah yang diperoleh pihak Dimension Lab sudah sesuai dengan syarat yang ditentukan oleh Kemendikbud Ristek kepada P2MW. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data yang bersumber dari wawancara dengan pihak Founder Dimension Lab dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan dana hibah oleh pihak Dimension Lab sudah sesuai dengan syarat yang ditentukan oleh Kemendikbud Ristek kepada... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/c/usaha-mahasiswa-umkm-hibah-produktif-p2mw-dimensio-thumb-8306e.webp" title="JURIS - Analisis Penerapan Hibah Produktif Melalui Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2Mw) 2023 (Studi Pada Startup Dimension Lab Surabaya)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/usaha-mahasiswa-umkm-hibah-produktif-p2mw-dimensio-thumb-8306e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/usaha-mahasiswa-umkm-hibah-produktif-p2mw-dimensio-thumb-8306e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/usaha-mahasiswa-umkm-hibah-produktif-p2mw-dimensio-thumb-8306e.webp 1x" title="JURIS - Analisis Penerapan Hibah Produktif Melalui Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2Mw) 2023 (Studi Pada Startup Dimension Lab Surabaya)" alt="JURIS - Analisis Penerapan Hibah Produktif Melalui Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2Mw) 2023 (Studi Pada Startup Dimension Lab Surabaya)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/c/usaha-mahasiswa-umkm-hibah-produktif-p2mw-dimensio-thumb-d7211.webp" title="JURIS - Analisis Penerapan Hibah Produktif Melalui Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2Mw) 2023 (Studi Pada Startup Dimension Lab Surabaya)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/usaha-mahasiswa-umkm-hibah-produktif-p2mw-dimensio-thumb-d7211.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/usaha-mahasiswa-umkm-hibah-produktif-p2mw-dimensio-thumb-d7211.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/usaha-mahasiswa-umkm-hibah-produktif-p2mw-dimensio-thumb-d7211.webp 1x" title="JURIS - Analisis Penerapan Hibah Produktif Melalui Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2Mw) 2023 (Studi Pada Startup Dimension Lab Surabaya)" alt="JURIS - Analisis Penerapan Hibah Produktif Melalui Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2Mw) 2023 (Studi Pada Startup Dimension Lab Surabaya)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/c/usaha-mahasiswa-umkm-hibah-produktif-p2mw-dimensio-thumb-5d8aa.webp" title="JURIS - Analisis Penerapan Hibah Produktif Melalui Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2Mw) 2023 (Studi Pada Startup Dimension Lab Surabaya)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/usaha-mahasiswa-umkm-hibah-produktif-p2mw-dimensio-thumb-5d8aa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/usaha-mahasiswa-umkm-hibah-produktif-p2mw-dimensio-thumb-5d8aa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/usaha-mahasiswa-umkm-hibah-produktif-p2mw-dimensio-thumb-5d8aa.webp 1x" title="JURIS - Analisis Penerapan Hibah Produktif Melalui Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2Mw) 2023 (Studi Pada Startup Dimension Lab Surabaya)" alt="JURIS - Analisis Penerapan Hibah Produktif Melalui Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2Mw) 2023 (Studi Pada Startup Dimension Lab Surabaya)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34771-usaha-mahasiswa-umkm-hibah-produktif-p2mw-dimensio" title="JURIS - Analisis Penerapan Hibah Produktif Melalui Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2Mw) 2023 (Studi Pada Startup Dimension Lab Surabaya)" target="_blank">Analisis Penerapan Hibah Produktif Melalui Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2Mw) 2023 (Studi Pada Startup Dimension Lab Surabaya)</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas pendampingan mentor dalam meningkatkan keberlanjutan usaha mahasiswa penerima hibah, mengingat dalam penelitian ini disebutkan adanya dukungan coach atau mentor dari P2MW. Kedua, penting untuk mengkaji lebih jauh dampak penggunaan mesin 3D printing terhadap produktivitas dan kualitas prototipe produk startup mahasiswa, karena dalam studi ini teknologi tersebut menjadi komponen utama dari penggunaan dana hibah. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang strategi pemasaran digital yang digunakan oleh startup seperti Dimension Lab dalam menjangkau pelanggan UMKM dan pabrikan, guna memahami bagaimana mahasiswa membangun jaringan bisnis di sektor riil. Penelitian-penelitian ini dapat membuka jalan bagi pengembangan program P2MW yang lebih berkelanjutan dan berdampak luas. Selain itu, studi lanjutan bisa mengeksplorasi bagaimana model bisnis konsultasi prototipe berbasis teknologi dapat direplikasi di perguruan tinggi lain. Dengan demikian, hasil penelitian dapat memberikan rekomendasi konkret bagi kebijakan pendanaan mahasiswa wirausaha. Fokus pada aspek teknologi, pendampingan, dan pemasaran akan melengkapi temuan penelitian awal secara komprehensif. Penelitian juga dapat mengukur kontribusi startup mahasiswa terhadap inovasi lokal dan substitusi impor. Akhirnya, eksplorasi terhadap hambatan non-finansial yang dihadapi mahasiswa setelah masa hibah berakhir perlu dikaji lebih dalam..
<br>Penggunaan dana hibah oleh Dimension Lab telah sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh Kemendikbud Ristek berdasarkan Buku Pedoman Program P2MW 2023.Semua persyaratan peserta P2MW telah terpenuhi oleh Dimension Lab sebagai bentuk kepatuhan terhadap program.Usaha ini memberikan dampak positif berupa penyerapan tenaga kerja dan pengurangan pengangguran, sehingga mampu mewujudkan tujuan P2MW sebagai wadah pencipta lapangan kerja oleh mahasiswa
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah penggunaan dana hibah yang diperoleh pihak Dimension Lab sudah sesuai dengan syarat yang ditentukan oleh Kemendikbud Ristek kepada P2MW. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data yang bersumber dari wawancara dengan pihak Founder Dimension Lab dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan dana hibah oleh pihak Dimension Lab sudah sesuai dengan syarat yang ditentukan oleh Kemendikbud Ristek kepada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/c/usaha-mahasiswa-umkm-hibah-produktif-p2mw-dimensio-thumb-5d8aa.webp" type="image/webp" length="66714" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/usaha-mahasiswa-umkm-hibah-produktif-p2mw-dimensio-thumb-8306e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/usaha-mahasiswa-umkm-hibah-produktif-p2mw-dimensio-thumb-d7211.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/usaha-mahasiswa-umkm-hibah-produktif-p2mw-dimensio-thumb-5d8aa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1422-unwaha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7152-istismar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Variasi Waktu Pada Stainless Steel 201 Terhadap Kekuatan Tarik Dengan Menggunakan Mesin Spot Welding ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Variasi Waktu Pada Stainless Steel 201 Terhadap Kekuatan Tarik Dengan Menggunakan Mesin Spot Welding ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Variasi Waktu Pada Stainless Steel 201 Terhadap Kekuatan Tarik Dengan Menggunakan Mesin Spot Welding ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34778-spot-welding-pengujian-tarik-variasi-struktu</link>
	<guid isPermaLink="false">a056ab13106ecf30bcf199007eee5450</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 12:15:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh kombinasi variasi waktu dan arus pengelasan terhadap kekuatan sambungan las spot welding, dengan tujuan menemukan parameter optimal yang menghasilkan kekuatan tarik tertinggi. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Variasi Waktu Pada Stainless Steel 201 Terhadap Kekuatan Tarik Dengan Menggunakan Mesin Spot Welding: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh kombinasi variasi waktu dan arus pengelasan terhadap kekuatan sambungan las spot welding, dengan tujuan menemukan parameter optimal yang menghasilkan kekuatan tarik tertinggi. Selain itu, studi mendalam mengenai struktur mikro sambungan las pada berbagai variasi waktu pengelasan perlu dilakukan untuk memahami mekanisme peningkatan kekuatan tarik. Terakhir, penelitian dapat diperluas dengan menguji material stainless steel dengan komposisi yang berbeda untuk melihat pengaruhnya terhadap hasil pengelasan spot welding, sehingga dapat memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif untuk aplikasi industri.. Penelitian ini menunjukkan bahwa variasi waktu pengelasan memiliki pengaruh signifikan terhadap kekuatan sambungan las spot welding pada material stainless steel 201.Peningkatan waktu pengelasan secara umum berkorelasi dengan peningkatan kekuatan tarik sambungan.Beban maksimum terendah diperoleh pada sampel dengan waktu pengelasan terpendek, sementara beban maksimum tertinggi diperoleh pada sampel dengan waktu pengelasan terpanjang Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi waktu terhadap kekuatan sambungan las spot welding, serta menentukan nilai kekuatan sambungan las plat Baja Stainless Steel 201 melalui pengujian tarik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa variasi waktu las berpengaruh terhadap kekuatan sambungan las spot welding. Semakin lama waktu pengelasan, semakin kuat pula sambungannya. Data pengujian tarik menunjukkan bahwa beban maksimum terendah didapatkan pada sampel A1 (742,82 N) dan beban maksimum tertinggi pada sampel A5 (2047,23... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/2/spot-welding-pengujian-tarik-variasi-struktur-mikr-thumb-1e49f.webp" title="JURIS - Analisis Variasi Waktu Pada Stainless Steel 201 Terhadap Kekuatan Tarik Dengan Menggunakan Mesin Spot Welding" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/spot-welding-pengujian-tarik-variasi-struktur-mikr-thumb-1e49f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/spot-welding-pengujian-tarik-variasi-struktur-mikr-thumb-1e49f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/spot-welding-pengujian-tarik-variasi-struktur-mikr-thumb-1e49f.webp 1x" title="JURIS - Analisis Variasi Waktu Pada Stainless Steel 201 Terhadap Kekuatan Tarik Dengan Menggunakan Mesin Spot Welding" alt="JURIS - Analisis Variasi Waktu Pada Stainless Steel 201 Terhadap Kekuatan Tarik Dengan Menggunakan Mesin Spot Welding" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/2/spot-welding-pengujian-tarik-variasi-struktur-mikr-thumb-9d543.webp" title="JURIS - Analisis Variasi Waktu Pada Stainless Steel 201 Terhadap Kekuatan Tarik Dengan Menggunakan Mesin Spot Welding" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/spot-welding-pengujian-tarik-variasi-struktur-mikr-thumb-9d543.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/spot-welding-pengujian-tarik-variasi-struktur-mikr-thumb-9d543.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/spot-welding-pengujian-tarik-variasi-struktur-mikr-thumb-9d543.webp 1x" title="JURIS - Analisis Variasi Waktu Pada Stainless Steel 201 Terhadap Kekuatan Tarik Dengan Menggunakan Mesin Spot Welding" alt="JURIS - Analisis Variasi Waktu Pada Stainless Steel 201 Terhadap Kekuatan Tarik Dengan Menggunakan Mesin Spot Welding" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34778-spot-welding-pengujian-tarik-variasi-struktu" title="JURIS - Analisis Variasi Waktu Pada Stainless Steel 201 Terhadap Kekuatan Tarik Dengan Menggunakan Mesin Spot Welding" target="_blank">Analisis Variasi Waktu Pada Stainless Steel 201 Terhadap Kekuatan Tarik Dengan Menggunakan Mesin Spot Welding</a>: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh kombinasi variasi waktu dan arus pengelasan terhadap kekuatan sambungan las spot welding, dengan tujuan menemukan parameter optimal yang menghasilkan kekuatan tarik tertinggi. Selain itu, studi mendalam mengenai struktur mikro sambungan las pada berbagai variasi waktu pengelasan perlu dilakukan untuk memahami mekanisme peningkatan kekuatan tarik. Terakhir, penelitian dapat diperluas dengan menguji material stainless steel dengan komposisi yang berbeda untuk melihat pengaruhnya terhadap hasil pengelasan spot welding, sehingga dapat memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif untuk aplikasi industri..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa variasi waktu pengelasan memiliki pengaruh signifikan terhadap kekuatan sambungan las spot welding pada material stainless steel 201.Peningkatan waktu pengelasan secara umum berkorelasi dengan peningkatan kekuatan tarik sambungan.Beban maksimum terendah diperoleh pada sampel dengan waktu pengelasan terpendek, sementara beban maksimum tertinggi diperoleh pada sampel dengan waktu pengelasan terpanjang
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi waktu terhadap kekuatan sambungan las spot welding, serta menentukan nilai kekuatan sambungan las plat Baja Stainless Steel 201 melalui pengujian tarik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa variasi waktu las berpengaruh terhadap kekuatan sambungan las spot welding. Semakin lama waktu pengelasan, semakin kuat pula sambungannya. Data pengujian tarik menunjukkan bahwa beban maksimum terendah didapatkan pada sampel A1 (742,82 N) dan beban maksimum tertinggi pada sampel A5 (2047,23...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/2/spot-welding-pengujian-tarik-variasi-struktur-mikr-thumb-1e49f.webp" type="image/webp" length="80538" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/spot-welding-pengujian-tarik-variasi-struktur-mikr-thumb-1e49f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/spot-welding-pengujian-tarik-variasi-struktur-mikr-thumb-9d543.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-368-untag.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6942-jurnal-kajian-teknik-mesin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Cacat Kake Pada Produk Cylinder Blok Hasil Proses Die Casting Di Pt Toyota Motor Manufacturing Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Cacat Kake Pada Produk Cylinder Blok Hasil Proses Die Casting Di Pt Toyota Motor Manufacturing Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Cacat Kake Pada Produk Cylinder Blok Hasil Proses Die Casting Di Pt Toyota Motor Manufacturing Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34776-cacat-produk-galon-analisis-kake-cylinder-bl</link>
	<guid isPermaLink="false">6be2767b152beb0fb8f7c265407eb796</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 12:12:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji lebih dalam mengenai pengaruh kondisi thermal cavity pada area C3 terhadap pembentukan sisa aluminium yang menyebabkan cacat kake, melalui pemantauan suhu secara real-time selama siklus produksi. Kedua, penting untuk meneliti efektivitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Cacat Kake Pada Produk Cylinder Blok Hasil Proses Die Casting Di Pt. Toyota Motor Manufacturing Indonesia: Pertama, perlu dikaji lebih dalam mengenai pengaruh kondisi thermal cavity pada area C3 terhadap pembentukan sisa aluminium yang menyebabkan cacat kake, melalui pemantauan suhu secara real-time selama siklus produksi. Kedua, penting untuk meneliti efektivitas modifikasi desain die agar sisa aluminium tidak mudah menempel, dengan mempertimbangkan sudut draft, pelapisan permukaan, dan sistem pendinginan internal. Ketiga, perlu dilakukan studi tentang integrasi sistem monitoring otomatis berbasis sensor untuk mendeteksi adanya residu logam sebelum injeksi berikutnya, sehingga pembersihan dapat dilakukan secara tepat waktu dan mengurangi risiko cacat. Penelitian-penelitian ini dapat membuka jalan bagi sistem produksi yang lebih andal dan otonom, meminimalkan ketergantungan pada sumber daya manusia dalam deteksi dini kegagalan proses. Dengan pendekatan ini, bukan hanya cacat kake yang dapat ditekan, tetapi juga kualitas produk secara keseluruhan bisa ditingkatkan secara konsisten. Selain itu, hasil penelitian dapat dijadikan acuan untuk standarisasi proses perawatan mesin di berbagai lini produksi serupa. Pemahaman mendalam terhadap variabel proses dan respon material akan mendukung pengambilan keputusan yang lebih presisi dalam operasional harian. Kombinasi antara perbaikan desain, monitoring otomatis, dan pengendalian proses dapat menjadi fondasi bagi transformasi digital di lini produksi die casting. Penelitian lanjutan sebaiknya dilakukan dalam skala pilot terlebih dahulu untuk menilai kelayakan teknis dan ekonomisnya. Hasilnya nanti dapat dikembangkan menjadi sistem prediktif yang terintegrasi dengan manajemen kualitas pabrik.. Jenis-jenis cacat pada proses die casting di PT TMMIN meliputi kajiri, ibutsu, yumawari, yujiwa, crack, pin patah, kake, dan lain-lain.Cacat kake terjadi terutama karena sisa aluminium yang menempel pada area cavity di bagian C3.Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui pembersihan rutin area cavity dan die sesuai SOP serta pelaksanaan preventive maintenance pada mesin die casting Proses pengecoran dengan istilah lain foundry merupakan proses dasar dalam pengembangan di dunia industri. Negara Korea sekarang ini merupakan negara yang sangat maju dalam dunia industri. Hal ini dikarenakan teknologi pengecoran atau foundry yang pertama kali mereka kuasai. Pengecoran merupakan salah satu proses pembentukan bahan baku/bahan benda dimana pengendalian kualitas benda kerja dimulai sejak bahan masih dalam keadaan mentah. Cacat kake atau cacat produk yang disebabkan karena adanya sisa aluminium yang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/0/cacat-produk-galon-analisis-kake-cylinder-blok-die-thumb-cd758.webp" title="JURIS - Analisis Cacat Kake Pada Produk Cylinder Blok Hasil Proses Die Casting Di Pt. Toyota Motor Manufacturing Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/cacat-produk-galon-analisis-kake-cylinder-blok-die-thumb-cd758.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/cacat-produk-galon-analisis-kake-cylinder-blok-die-thumb-cd758.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/cacat-produk-galon-analisis-kake-cylinder-blok-die-thumb-cd758.webp 1x" title="JURIS - Analisis Cacat Kake Pada Produk Cylinder Blok Hasil Proses Die Casting Di Pt. Toyota Motor Manufacturing Indonesia" alt="JURIS - Analisis Cacat Kake Pada Produk Cylinder Blok Hasil Proses Die Casting Di Pt. Toyota Motor Manufacturing Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/cacat-produk-galon-analisis-kake-cylinder-blok-die-thumb-7f9f1.webp" title="JURIS - Analisis Cacat Kake Pada Produk Cylinder Blok Hasil Proses Die Casting Di Pt. Toyota Motor Manufacturing Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/cacat-produk-galon-analisis-kake-cylinder-blok-die-thumb-7f9f1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/cacat-produk-galon-analisis-kake-cylinder-blok-die-thumb-7f9f1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/cacat-produk-galon-analisis-kake-cylinder-blok-die-thumb-7f9f1.webp 1x" title="JURIS - Analisis Cacat Kake Pada Produk Cylinder Blok Hasil Proses Die Casting Di Pt. Toyota Motor Manufacturing Indonesia" alt="JURIS - Analisis Cacat Kake Pada Produk Cylinder Blok Hasil Proses Die Casting Di Pt. Toyota Motor Manufacturing Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/cacat-produk-galon-analisis-kake-cylinder-blok-die-thumb-ef959.webp" title="JURIS - Analisis Cacat Kake Pada Produk Cylinder Blok Hasil Proses Die Casting Di Pt. Toyota Motor Manufacturing Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/cacat-produk-galon-analisis-kake-cylinder-blok-die-thumb-ef959.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/cacat-produk-galon-analisis-kake-cylinder-blok-die-thumb-ef959.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/cacat-produk-galon-analisis-kake-cylinder-blok-die-thumb-ef959.webp 1x" title="JURIS - Analisis Cacat Kake Pada Produk Cylinder Blok Hasil Proses Die Casting Di Pt. Toyota Motor Manufacturing Indonesia" alt="JURIS - Analisis Cacat Kake Pada Produk Cylinder Blok Hasil Proses Die Casting Di Pt. Toyota Motor Manufacturing Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34776-cacat-produk-galon-analisis-kake-cylinder-bl" title="JURIS - Analisis Cacat Kake Pada Produk Cylinder Blok Hasil Proses Die Casting Di Pt. Toyota Motor Manufacturing Indonesia" target="_blank">Analisis Cacat Kake Pada Produk Cylinder Blok Hasil Proses Die Casting Di Pt. Toyota Motor Manufacturing Indonesia</a>: Pertama, perlu dikaji lebih dalam mengenai pengaruh kondisi thermal cavity pada area C3 terhadap pembentukan sisa aluminium yang menyebabkan cacat kake, melalui pemantauan suhu secara real-time selama siklus produksi. Kedua, penting untuk meneliti efektivitas modifikasi desain die agar sisa aluminium tidak mudah menempel, dengan mempertimbangkan sudut draft, pelapisan permukaan, dan sistem pendinginan internal. Ketiga, perlu dilakukan studi tentang integrasi sistem monitoring otomatis berbasis sensor untuk mendeteksi adanya residu logam sebelum injeksi berikutnya, sehingga pembersihan dapat dilakukan secara tepat waktu dan mengurangi risiko cacat. Penelitian-penelitian ini dapat membuka jalan bagi sistem produksi yang lebih andal dan otonom, meminimalkan ketergantungan pada sumber daya manusia dalam deteksi dini kegagalan proses. Dengan pendekatan ini, bukan hanya cacat kake yang dapat ditekan, tetapi juga kualitas produk secara keseluruhan bisa ditingkatkan secara konsisten. Selain itu, hasil penelitian dapat dijadikan acuan untuk standarisasi proses perawatan mesin di berbagai lini produksi serupa. Pemahaman mendalam terhadap variabel proses dan respon material akan mendukung pengambilan keputusan yang lebih presisi dalam operasional harian. Kombinasi antara perbaikan desain, monitoring otomatis, dan pengendalian proses dapat menjadi fondasi bagi transformasi digital di lini produksi die casting. Penelitian lanjutan sebaiknya dilakukan dalam skala pilot terlebih dahulu untuk menilai kelayakan teknis dan ekonomisnya. Hasilnya nanti dapat dikembangkan menjadi sistem prediktif yang terintegrasi dengan manajemen kualitas pabrik..
<br>Jenis-jenis cacat pada proses die casting di PT TMMIN meliputi kajiri, ibutsu, yumawari, yujiwa, crack, pin patah, kake, dan lain-lain.Cacat kake terjadi terutama karena sisa aluminium yang menempel pada area cavity di bagian C3.Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui pembersihan rutin area cavity dan die sesuai SOP serta pelaksanaan preventive maintenance pada mesin die casting
<br>Proses pengecoran dengan istilah lain foundry merupakan proses dasar dalam pengembangan di dunia industri. Negara Korea sekarang ini merupakan negara yang sangat maju dalam dunia industri. Hal ini dikarenakan teknologi pengecoran atau foundry yang pertama kali mereka kuasai. Pengecoran merupakan salah satu proses pembentukan bahan baku/bahan benda dimana pengendalian kualitas benda kerja dimulai sejak bahan masih dalam keadaan mentah. Cacat kake atau cacat produk yang disebabkan karena adanya sisa aluminium yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/0/cacat-produk-galon-analisis-kake-cylinder-blok-die-thumb-ef959.webp" type="image/webp" length="68940" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/cacat-produk-galon-analisis-kake-cylinder-blok-die-thumb-cd758.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/cacat-produk-galon-analisis-kake-cylinder-blok-die-thumb-7f9f1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/cacat-produk-galon-analisis-kake-cylinder-blok-die-thumb-ef959.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-368-untag.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6942-jurnal-kajian-teknik-mesin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Risiko Bencana di Pesisir Provinsi Banten Sebagai Upaya Mitigasi Bencana ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Risiko Bencana di Pesisir Provinsi Banten Sebagai Upaya Mitigasi Bencana ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Risiko Bencana di Pesisir Provinsi Banten Sebagai Upaya Mitigasi Bencana ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34781-pengelolaan-risiko-provinsi-banten-wilayah-pesisir</link>
	<guid isPermaLink="false">f4663028d5656bce182df82ee4786456</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 12:04:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view mystat ]]></category>
	<category><![CDATA[ jp kp ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[jp,kp,mystat,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas berbagai strategi mitigasi bencana yang telah diterapkan di wilayah pesisir Banten, dengan fokus pada partisipasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Risiko Bencana di Pesisir Provinsi Banten Sebagai Upaya Mitigasi Bencana: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas berbagai strategi mitigasi bencana yang telah diterapkan di wilayah pesisir Banten, dengan fokus pada partisipasi aktif masyarakat dalam perencanaan dan implementasi. Kedua, penelitian tentang dampak perubahan iklim terhadap pola bencana di wilayah pesisir Banten perlu diperluas, termasuk analisis risiko jangka panjang dan pengembangan model prediksi bencana yang lebih akurat. Ketiga, penting untuk mengkaji peran teknologi dalam meningkatkan sistem peringatan dini dan respons cepat terhadap bencana, serta mengidentifikasi hambatan dan peluang dalam penerapan teknologi tersebut di masyarakat pesisir. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang tantangan dan peluang dalam pengelolaan risiko bencana di wilayah pesisir Banten, sehingga dapat menghasilkan kebijakan dan program yang lebih efektif dan berkelanjutan.. Wilayah pesisir Banten memiliki tingkat risiko yang bervariasi, dengan Pandeglang dan Serang sebagai daerah berisiko tinggi.Faktor utama penyebab risiko ini adalah kerentanan geografis, rendahnya kesadaran masyarakat, dan kurangnya infrastruktur mitigasi.Upaya mitigasi yang lebih efektif dan terintegrasi diperlukan untuk mengurangi risiko bencana di masa depan, termasuk penguatan sistem edukasi kebencanaan, peningkatan infrastruktur mitigasi, serta pemberdayaan masyarakat Pesisir Provinsi Banten merupakan wilayah yang rentan terhadap berbagai bencana, seperti tsunami, banjir rob, dan abrasi. Tingginya aktivitas penduduk dan pembangunan infrastruktur di daerah ini meningkatkan risiko kerugian akibat bencana. Oleh karena itu, dibutuhkan analisis risiko bencana yang komprehensif untuk mendukung upaya mitigasi yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat risiko bencana di wilayah pesisir Provinsi Banten serta memberikan rekomendasi strategi mitigasi yang dapat diterapkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis risiko berbasis kombinasi data sekunder dan survei lapangan. Data yang dianalisis mencakup peta kerentanan wilayah, sejarah bencana, dan faktor sosial ekonomi. Selain itu, wawancara dengan pemangku kepentingan lokal dilakukan untuk menggali kapasitas adaptasi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/a/pengelolaan-risiko-provinsi-banten-wilayah-pesisir-thumb-378a2.webp" title="JURIS - Analisis Risiko Bencana di Pesisir Provinsi Banten Sebagai Upaya Mitigasi Bencana" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/pengelolaan-risiko-provinsi-banten-wilayah-pesisir-thumb-378a2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/pengelolaan-risiko-provinsi-banten-wilayah-pesisir-thumb-378a2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/pengelolaan-risiko-provinsi-banten-wilayah-pesisir-thumb-378a2.webp 1x" title="JURIS - Analisis Risiko Bencana di Pesisir Provinsi Banten Sebagai Upaya Mitigasi Bencana" alt="JURIS - Analisis Risiko Bencana di Pesisir Provinsi Banten Sebagai Upaya Mitigasi Bencana" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/pengelolaan-risiko-provinsi-banten-wilayah-pesisir-thumb-9ea1f.webp" title="JURIS - Analisis Risiko Bencana di Pesisir Provinsi Banten Sebagai Upaya Mitigasi Bencana" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/pengelolaan-risiko-provinsi-banten-wilayah-pesisir-thumb-9ea1f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/pengelolaan-risiko-provinsi-banten-wilayah-pesisir-thumb-9ea1f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/pengelolaan-risiko-provinsi-banten-wilayah-pesisir-thumb-9ea1f.webp 1x" title="JURIS - Analisis Risiko Bencana di Pesisir Provinsi Banten Sebagai Upaya Mitigasi Bencana" alt="JURIS - Analisis Risiko Bencana di Pesisir Provinsi Banten Sebagai Upaya Mitigasi Bencana" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/pengelolaan-risiko-provinsi-banten-wilayah-pesisir-thumb-6a79d.webp" title="JURIS - Analisis Risiko Bencana di Pesisir Provinsi Banten Sebagai Upaya Mitigasi Bencana" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/pengelolaan-risiko-provinsi-banten-wilayah-pesisir-thumb-6a79d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/pengelolaan-risiko-provinsi-banten-wilayah-pesisir-thumb-6a79d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/pengelolaan-risiko-provinsi-banten-wilayah-pesisir-thumb-6a79d.webp 1x" title="JURIS - Analisis Risiko Bencana di Pesisir Provinsi Banten Sebagai Upaya Mitigasi Bencana" alt="JURIS - Analisis Risiko Bencana di Pesisir Provinsi Banten Sebagai Upaya Mitigasi Bencana" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34781-pengelolaan-risiko-provinsi-banten-wilayah-pesisir" title="JURIS - Analisis Risiko Bencana di Pesisir Provinsi Banten Sebagai Upaya Mitigasi Bencana" target="_blank">Analisis Risiko Bencana di Pesisir Provinsi Banten Sebagai Upaya Mitigasi Bencana</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas berbagai strategi mitigasi bencana yang telah diterapkan di wilayah pesisir Banten, dengan fokus pada partisipasi aktif masyarakat dalam perencanaan dan implementasi. Kedua, penelitian tentang dampak perubahan iklim terhadap pola bencana di wilayah pesisir Banten perlu diperluas, termasuk analisis risiko jangka panjang dan pengembangan model prediksi bencana yang lebih akurat. Ketiga, penting untuk mengkaji peran teknologi dalam meningkatkan sistem peringatan dini dan respons cepat terhadap bencana, serta mengidentifikasi hambatan dan peluang dalam penerapan teknologi tersebut di masyarakat pesisir. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang tantangan dan peluang dalam pengelolaan risiko bencana di wilayah pesisir Banten, sehingga dapat menghasilkan kebijakan dan program yang lebih efektif dan berkelanjutan..
<br>Wilayah pesisir Banten memiliki tingkat risiko yang bervariasi, dengan Pandeglang dan Serang sebagai daerah berisiko tinggi.Faktor utama penyebab risiko ini adalah kerentanan geografis, rendahnya kesadaran masyarakat, dan kurangnya infrastruktur mitigasi.Upaya mitigasi yang lebih efektif dan terintegrasi diperlukan untuk mengurangi risiko bencana di masa depan, termasuk penguatan sistem edukasi kebencanaan, peningkatan infrastruktur mitigasi, serta pemberdayaan masyarakat
<br>Pesisir Provinsi Banten merupakan wilayah yang rentan terhadap berbagai bencana, seperti tsunami, banjir rob, dan abrasi. Tingginya aktivitas penduduk dan pembangunan infrastruktur di daerah ini meningkatkan risiko kerugian akibat bencana. Oleh karena itu, dibutuhkan analisis risiko bencana yang komprehensif untuk mendukung upaya mitigasi yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat risiko bencana di wilayah pesisir Provinsi Banten serta memberikan rekomendasi strategi mitigasi yang dapat diterapkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis risiko berbasis kombinasi data sekunder dan survei lapangan. Data yang dianalisis mencakup peta kerentanan wilayah, sejarah bencana, dan faktor sosial ekonomi. Selain itu, wawancara dengan pemangku kepentingan lokal dilakukan untuk menggali kapasitas adaptasi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/a/pengelolaan-risiko-provinsi-banten-wilayah-pesisir-thumb-378a2.webp" type="image/webp" length="70438" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/pengelolaan-risiko-provinsi-banten-wilayah-pesisir-thumb-378a2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/pengelolaan-risiko-provinsi-banten-wilayah-pesisir-thumb-9ea1f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/pengelolaan-risiko-provinsi-banten-wilayah-pesisir-thumb-6a79d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-775-ipdn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2909-jurnal-pemerintahan-keamanan-publik-jp-kp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Digital Payment Untuk Menjaga Portofolio Keuangan Studi Kasus Qris Bank Syariah Indonesia Dan Bank Muamalat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Digital Payment Untuk Menjaga Portofolio Keuangan Studi Kasus Qris Bank Syariah Indonesia Dan Bank Muamalat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Digital Payment Untuk Menjaga Portofolio Keuangan Studi Kasus Qris Bank Syariah Indonesia Dan Bank Muamalat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34769-model-adopsi-qris-manajemen-bank-muama</link>
	<guid isPermaLink="false">0db5955a0c2c1494cd09705d340797f6</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 12:03:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ yono yono ]]></category>
	<category><![CDATA[ p2mw ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[p2mw,yono]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu penelitian lanjutan tentang pengaruh literasi keuangan dan teknologi terhadap adopsi QRIS di kalangan nasabah bank syariah di daerah terpencil, untuk memahami hambatan spesifik dan merancang intervensi edukasi yang lebih tepat sasaran. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Digital Payment Untuk Menjaga Portofolio Keuangan Studi Kasus Qris Bank Syariah Indonesia Dan Bank Muamalat: Pertama, perlu penelitian lanjutan tentang pengaruh literasi keuangan dan teknologi terhadap adopsi QRIS di kalangan nasabah bank syariah di daerah terpencil, untuk memahami hambatan spesifik dan merancang intervensi edukasi yang lebih tepat sasaran. Kedua, perlu dikaji bagaimana integrasi prinsip syariah dalam fitur keamanan dan insentif digital payment dapat memengaruhi kepercayaan dan loyalitas nasabah, agar inovasi teknologi tetap selaras dengan nilai-nilai syariah. Ketiga, penting untuk mengevaluasi efektivitas kolaborasi antara bank syariah, pemerintah daerah, dan pelaku UMKM dalam membangun ekosistem QRIS yang inklusif dan berkelanjutan, khususnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui transaksi digital yang tercatat dan transparan.. Pemanfaatan QRIS di Bank Syariah Indonesia dan Bank Muamalat memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan efisiensi transaksi, inklusi keuangan, serta memperluas jangkauan layanan perbankan.Strategi seperti promosi, pelatihan, dan kerja sama dengan merchant telah efektif dalam meningkatkan adopsi QRIS.Untuk mengatasi tantangan, perlu peningkatan infrastruktur internet, edukasi masyarakat, serta penguatan keamanan dan transparansi transaksi digital Efektivitas adalah suatu ukuran yang menyatakan seberapa jauh suatu program dari segi kualitas, kuantitas dan waktu yang telah mencapai tujuannya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis bagaimana efektivitas digital payment meningkatkan portofolio keuangan perbankan syariah dan pengaruh digital payment QRIS serta strategi yang tepat untuk memanfaatkan peluang implementasi QRIS pada bank syariah. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data berupa data primer dan sekunder dengan studi wawancara dan observasi. Hasil... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/b/model-adopsi-qris-manajemen-bank-muamalat-nasabah-thumb-5f70d.webp" title="JURIS - Efektivitas Digital Payment Untuk Menjaga Portofolio Keuangan Studi Kasus Qris Bank Syariah Indonesia Dan Bank Muamalat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/model-adopsi-qris-manajemen-bank-muamalat-nasabah-thumb-5f70d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/model-adopsi-qris-manajemen-bank-muamalat-nasabah-thumb-5f70d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/model-adopsi-qris-manajemen-bank-muamalat-nasabah-thumb-5f70d.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Digital Payment Untuk Menjaga Portofolio Keuangan Studi Kasus Qris Bank Syariah Indonesia Dan Bank Muamalat" alt="JURIS - Efektivitas Digital Payment Untuk Menjaga Portofolio Keuangan Studi Kasus Qris Bank Syariah Indonesia Dan Bank Muamalat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/model-adopsi-qris-manajemen-bank-muamalat-nasabah-thumb-0f534.webp" title="JURIS - Efektivitas Digital Payment Untuk Menjaga Portofolio Keuangan Studi Kasus Qris Bank Syariah Indonesia Dan Bank Muamalat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/model-adopsi-qris-manajemen-bank-muamalat-nasabah-thumb-0f534.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/model-adopsi-qris-manajemen-bank-muamalat-nasabah-thumb-0f534.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/model-adopsi-qris-manajemen-bank-muamalat-nasabah-thumb-0f534.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Digital Payment Untuk Menjaga Portofolio Keuangan Studi Kasus Qris Bank Syariah Indonesia Dan Bank Muamalat" alt="JURIS - Efektivitas Digital Payment Untuk Menjaga Portofolio Keuangan Studi Kasus Qris Bank Syariah Indonesia Dan Bank Muamalat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/model-adopsi-qris-manajemen-bank-muamalat-nasabah-thumb-85085.webp" title="JURIS - Efektivitas Digital Payment Untuk Menjaga Portofolio Keuangan Studi Kasus Qris Bank Syariah Indonesia Dan Bank Muamalat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/model-adopsi-qris-manajemen-bank-muamalat-nasabah-thumb-85085.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/model-adopsi-qris-manajemen-bank-muamalat-nasabah-thumb-85085.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/model-adopsi-qris-manajemen-bank-muamalat-nasabah-thumb-85085.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Digital Payment Untuk Menjaga Portofolio Keuangan Studi Kasus Qris Bank Syariah Indonesia Dan Bank Muamalat" alt="JURIS - Efektivitas Digital Payment Untuk Menjaga Portofolio Keuangan Studi Kasus Qris Bank Syariah Indonesia Dan Bank Muamalat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34769-model-adopsi-qris-manajemen-bank-muama" title="JURIS - Efektivitas Digital Payment Untuk Menjaga Portofolio Keuangan Studi Kasus Qris Bank Syariah Indonesia Dan Bank Muamalat" target="_blank">Efektivitas Digital Payment Untuk Menjaga Portofolio Keuangan Studi Kasus Qris Bank Syariah Indonesia Dan Bank Muamalat</a>: Pertama, perlu penelitian lanjutan tentang pengaruh literasi keuangan dan teknologi terhadap adopsi QRIS di kalangan nasabah bank syariah di daerah terpencil, untuk memahami hambatan spesifik dan merancang intervensi edukasi yang lebih tepat sasaran. Kedua, perlu dikaji bagaimana integrasi prinsip syariah dalam fitur keamanan dan insentif digital payment dapat memengaruhi kepercayaan dan loyalitas nasabah, agar inovasi teknologi tetap selaras dengan nilai-nilai syariah. Ketiga, penting untuk mengevaluasi efektivitas kolaborasi antara bank syariah, pemerintah daerah, dan pelaku UMKM dalam membangun ekosistem QRIS yang inklusif dan berkelanjutan, khususnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui transaksi digital yang tercatat dan transparan..
<br>Pemanfaatan QRIS di Bank Syariah Indonesia dan Bank Muamalat memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan efisiensi transaksi, inklusi keuangan, serta memperluas jangkauan layanan perbankan.Strategi seperti promosi, pelatihan, dan kerja sama dengan merchant telah efektif dalam meningkatkan adopsi QRIS.Untuk mengatasi tantangan, perlu peningkatan infrastruktur internet, edukasi masyarakat, serta penguatan keamanan dan transparansi transaksi digital
<br>Efektivitas adalah suatu ukuran yang menyatakan seberapa jauh suatu program dari segi kualitas, kuantitas dan waktu yang telah mencapai tujuannya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis bagaimana efektivitas digital payment meningkatkan portofolio keuangan perbankan syariah dan pengaruh digital payment QRIS serta strategi yang tepat untuk memanfaatkan peluang implementasi QRIS pada bank syariah. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data berupa data primer dan sekunder dengan studi wawancara dan observasi. Hasil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/b/model-adopsi-qris-manajemen-bank-muamalat-nasabah-thumb-85085.webp" type="image/webp" length="63544" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/model-adopsi-qris-manajemen-bank-muamalat-nasabah-thumb-5f70d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/model-adopsi-qris-manajemen-bank-muamalat-nasabah-thumb-0f534.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/model-adopsi-qris-manajemen-bank-muamalat-nasabah-thumb-85085.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1422-unwaha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7152-istismar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Perhitungan Heat Loss Aliran Pipa 471 FN03 Pada Keluaran Preheater Menuju Coal Mill PT Semen Gresik Pabrik Rembang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Perhitungan Heat Loss Aliran Pipa 471 FN03 Pada Keluaran Preheater Menuju Coal Mill PT Semen Gresik Pabrik Rembang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Perhitungan Heat Loss Aliran Pipa 471 FN03 Pada Keluaran Preheater Menuju Coal Mill PT Semen Gresik Pabrik Rembang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34786-isolasi-pipa-heat-loss-perpindahan-panas-analisis</link>
	<guid isPermaLink="false">2607b8902245bb834ca3e9d2a9a98339</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 11:57:36 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efisiensi proses pengeringan batu bara, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai optimasi desain dan material pipa, serta isolasi pipa. Penelitian ini dapat fokus pada pengembangan model matematis yang mempertimbangkan berbagai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Perhitungan Heat Loss Aliran Pipa 471 FN03 Pada Keluaran Preheater Menuju Coal Mill PT Semen Gresik Pabrik Rembang: Untuk meningkatkan efisiensi proses pengeringan batu bara, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai optimasi desain dan material pipa, serta isolasi pipa. Penelitian ini dapat fokus pada pengembangan model matematis yang mempertimbangkan berbagai faktor seperti geometri pipa, material pipa dan isolasi, serta kondisi aliran fluida. Selain itu, studi eksperimental juga dapat dilakukan untuk menguji efektivitas berbagai jenis isolasi pipa dalam mengurangi heat loss. Dengan demikian, dapat ditemukan solusi optimal untuk mengurangi heat loss dan meningkatkan efisiensi proses pengeringan batu bara.. Berdasarkan perhitungan dan pembahasan, diketahui bahwa perpindahan panas yang terjadi pada aliran 471 FN03 sebesar 30879,73 W atau 30,88 kW, dan total hambatan panas yang terjadi sebesar 0,011 k/W.Pemilihan isolasi pipa cukup baik dalam menangani hambatan termal, tetapi tidak dengan perpindahan panas karena nilai jari-jari kritis (Rc) lebih besar dari jari-jari luar (r2).Dimana nilai r2 sebesar 1124 mm dan nilai Rc sebesar 6525 mm PT Semen Gresik Pabrik Rembang adalah perusahaan manufaktur semen terbesar di Indonesia yang berlokasi di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Perusahaan ini memiliki kapasitas terpasang sebesar 3.000.000 ton/tahun. Proses utama pembuatan semen adalah pembakaran yang terjadi di preheater dan kiln pada temperatur tinggi hingga mencapai 1450oC, menghasilkan udara panas yang digunakan sebagai media pengeringan, salah satunya pada alat coal mill. Namun, suhu udara panas yang masuk menuju coal mill mengalami penurunan selama distribusi pada aliran pipa 471 FN03 yang berasal dari keluaran preheater. Hal ini diyakini akan mempengaruhi proses pengeringan batu bara, sehingga diperlukan analisis perhitungan heat loss pada aliran pipa 471 FN03 untuk mengetahui kerugian yang terjadi akibat hilangnya energi. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/f/isolasi-pipa-heat-loss-perpindahan-panas-analisis-thumb-06b32.webp" title="JURIS - Analisis Perhitungan Heat Loss Aliran Pipa 471 FN03 Pada Keluaran Preheater Menuju Coal Mill PT Semen Gresik Pabrik Rembang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/f/isolasi-pipa-heat-loss-perpindahan-panas-analisis-thumb-06b32.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/f/isolasi-pipa-heat-loss-perpindahan-panas-analisis-thumb-06b32.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/f/isolasi-pipa-heat-loss-perpindahan-panas-analisis-thumb-06b32.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perhitungan Heat Loss Aliran Pipa 471 FN03 Pada Keluaran Preheater Menuju Coal Mill PT Semen Gresik Pabrik Rembang" alt="JURIS - Analisis Perhitungan Heat Loss Aliran Pipa 471 FN03 Pada Keluaran Preheater Menuju Coal Mill PT Semen Gresik Pabrik Rembang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/f/isolasi-pipa-heat-loss-perpindahan-panas-analisis-thumb-3e55e.webp" title="JURIS - Analisis Perhitungan Heat Loss Aliran Pipa 471 FN03 Pada Keluaran Preheater Menuju Coal Mill PT Semen Gresik Pabrik Rembang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/f/isolasi-pipa-heat-loss-perpindahan-panas-analisis-thumb-3e55e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/f/isolasi-pipa-heat-loss-perpindahan-panas-analisis-thumb-3e55e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/f/isolasi-pipa-heat-loss-perpindahan-panas-analisis-thumb-3e55e.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perhitungan Heat Loss Aliran Pipa 471 FN03 Pada Keluaran Preheater Menuju Coal Mill PT Semen Gresik Pabrik Rembang" alt="JURIS - Analisis Perhitungan Heat Loss Aliran Pipa 471 FN03 Pada Keluaran Preheater Menuju Coal Mill PT Semen Gresik Pabrik Rembang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34786-isolasi-pipa-heat-loss-perpindahan-panas-analisis" title="JURIS - Analisis Perhitungan Heat Loss Aliran Pipa 471 FN03 Pada Keluaran Preheater Menuju Coal Mill PT Semen Gresik Pabrik Rembang" target="_blank">Analisis Perhitungan Heat Loss Aliran Pipa 471 FN03 Pada Keluaran Preheater Menuju Coal Mill PT Semen Gresik Pabrik Rembang</a>: Untuk meningkatkan efisiensi proses pengeringan batu bara, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai optimasi desain dan material pipa, serta isolasi pipa. Penelitian ini dapat fokus pada pengembangan model matematis yang mempertimbangkan berbagai faktor seperti geometri pipa, material pipa dan isolasi, serta kondisi aliran fluida. Selain itu, studi eksperimental juga dapat dilakukan untuk menguji efektivitas berbagai jenis isolasi pipa dalam mengurangi heat loss. Dengan demikian, dapat ditemukan solusi optimal untuk mengurangi heat loss dan meningkatkan efisiensi proses pengeringan batu bara..
<br>Berdasarkan perhitungan dan pembahasan, diketahui bahwa perpindahan panas yang terjadi pada aliran 471 FN03 sebesar 30879,73 W atau 30,88 kW, dan total hambatan panas yang terjadi sebesar 0,011 k/W.Pemilihan isolasi pipa cukup baik dalam menangani hambatan termal, tetapi tidak dengan perpindahan panas karena nilai jari-jari kritis (Rc) lebih besar dari jari-jari luar (r2).Dimana nilai r2 sebesar 1124 mm dan nilai Rc sebesar 6525 mm
<br>PT Semen Gresik Pabrik Rembang adalah perusahaan manufaktur semen terbesar di Indonesia yang berlokasi di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Perusahaan ini memiliki kapasitas terpasang sebesar 3.000.000 ton/tahun. Proses utama pembuatan semen adalah pembakaran yang terjadi di preheater dan kiln pada temperatur tinggi hingga mencapai 1450oC, menghasilkan udara panas yang digunakan sebagai media pengeringan, salah satunya pada alat coal mill. Namun, suhu udara panas yang masuk menuju coal mill mengalami penurunan selama distribusi pada aliran pipa 471 FN03 yang berasal dari keluaran preheater. Hal ini diyakini akan mempengaruhi proses pengeringan batu bara, sehingga diperlukan analisis perhitungan heat loss pada aliran pipa 471 FN03 untuk mengetahui kerugian yang terjadi akibat hilangnya energi.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/f/isolasi-pipa-heat-loss-perpindahan-panas-analisis-thumb-06b32.webp" type="image/webp" length="76618" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/f/isolasi-pipa-heat-loss-perpindahan-panas-analisis-thumb-06b32.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/f/isolasi-pipa-heat-loss-perpindahan-panas-analisis-thumb-3e55e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-368-untag.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6942-jurnal-kajian-teknik-mesin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Lift Performance Sayap Pesawat Terhadap Penambahan Winglet dan Variasi Aspect Ratio ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Lift Performance Sayap Pesawat Terhadap Penambahan Winglet dan Variasi Aspect Ratio ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Lift Performance Sayap Pesawat Terhadap Penambahan Winglet dan Variasi Aspect Ratio ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34775-aspect-ratio-efisiensi-koefisien-drag-li</link>
	<guid isPermaLink="false">eeab68a8ee1e697c1c1a8acea767686b</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 11:48:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh variasi aspect ratio dan penambahan winglet pada sayap pesawat terhadap performa penerbangan secara keseluruhan. Penelitian ini dapat fokus pada analisis aerodinamika ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Lift Performance Sayap Pesawat Terhadap Penambahan Winglet dan Variasi Aspect Ratio: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh variasi aspect ratio dan penambahan winglet pada sayap pesawat terhadap performa penerbangan secara keseluruhan. Penelitian ini dapat fokus pada analisis aerodinamika yang lebih komprehensif, termasuk studi tentang pengaruh sudut serang dan kecepatan udara pada performa sayap. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi desain winglet yang optimal untuk berbagai jenis pesawat, dengan mempertimbangkan aspek seperti bentuk, ukuran, dan sudut cant. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan efisiensi dan performa penerbangan pesawat secara keseluruhan.. Hasil analisis menunjukkan bahwa dengan menggabungkan variasi aspect ratio dan penambahan winglet pada planform sayap maka menghasilkan sayap yang mampu meraih sudut serang maksimum yang lebih rendah dari variasi sayap yang lain dan koefisien lift yang lebih tinggi.Selain itu, sayap juga mampu menghasilkan efisiensi yang lebih tinggi pada jenis sayap dengan winglet Sayap merupakan komponen vital dalam sebuah pesawat terbang karena berperan dalam terbentuknya gaya angkat pesawat. Sayap pesawat juga memiliki beragam parameter yang bertujuan menunjang performa gaya angkat pesawat, seperti aspect ratio, tapper ratio, sudut sibak dan sudut twist. Dalam penelitian ini parameter aspect ratio dianalisis lebih dalam untuk melihat pengaruhnya terhadap lift performance sayap seperti Cl dan Cd. Selain itu, efek penambahan winglet akan ikut dikaji dalam penelitian ini karena komponen ini umum ditemui pada sayap pesawat saat ini yang ditujukan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/a/aspect-ratio-efisiensi-koefisien-drag-lift-winglet-thumb-c1931.webp" title="JURIS - Analisis Lift Performance Sayap Pesawat Terhadap Penambahan  Winglet dan Variasi Aspect Ratio" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/aspect-ratio-efisiensi-koefisien-drag-lift-winglet-thumb-c1931.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/aspect-ratio-efisiensi-koefisien-drag-lift-winglet-thumb-c1931.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/aspect-ratio-efisiensi-koefisien-drag-lift-winglet-thumb-c1931.webp 1x" title="JURIS - Analisis Lift Performance Sayap Pesawat Terhadap Penambahan  Winglet dan Variasi Aspect Ratio" alt="JURIS - Analisis Lift Performance Sayap Pesawat Terhadap Penambahan  Winglet dan Variasi Aspect Ratio" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/a/aspect-ratio-efisiensi-koefisien-drag-lift-winglet-thumb-6b97c.webp" title="JURIS - Analisis Lift Performance Sayap Pesawat Terhadap Penambahan  Winglet dan Variasi Aspect Ratio" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/aspect-ratio-efisiensi-koefisien-drag-lift-winglet-thumb-6b97c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/aspect-ratio-efisiensi-koefisien-drag-lift-winglet-thumb-6b97c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/aspect-ratio-efisiensi-koefisien-drag-lift-winglet-thumb-6b97c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Lift Performance Sayap Pesawat Terhadap Penambahan  Winglet dan Variasi Aspect Ratio" alt="JURIS - Analisis Lift Performance Sayap Pesawat Terhadap Penambahan  Winglet dan Variasi Aspect Ratio" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/a/aspect-ratio-efisiensi-koefisien-drag-lift-winglet-thumb-01b28.webp" title="JURIS - Analisis Lift Performance Sayap Pesawat Terhadap Penambahan  Winglet dan Variasi Aspect Ratio" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/aspect-ratio-efisiensi-koefisien-drag-lift-winglet-thumb-01b28.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/aspect-ratio-efisiensi-koefisien-drag-lift-winglet-thumb-01b28.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/aspect-ratio-efisiensi-koefisien-drag-lift-winglet-thumb-01b28.webp 1x" title="JURIS - Analisis Lift Performance Sayap Pesawat Terhadap Penambahan  Winglet dan Variasi Aspect Ratio" alt="JURIS - Analisis Lift Performance Sayap Pesawat Terhadap Penambahan  Winglet dan Variasi Aspect Ratio" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34775-aspect-ratio-efisiensi-koefisien-drag-li" title="JURIS - Analisis Lift Performance Sayap Pesawat Terhadap Penambahan  Winglet dan Variasi Aspect Ratio" target="_blank">Analisis Lift Performance Sayap Pesawat Terhadap Penambahan  Winglet dan Variasi Aspect Ratio</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh variasi aspect ratio dan penambahan winglet pada sayap pesawat terhadap performa penerbangan secara keseluruhan. Penelitian ini dapat fokus pada analisis aerodinamika yang lebih komprehensif, termasuk studi tentang pengaruh sudut serang dan kecepatan udara pada performa sayap. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi desain winglet yang optimal untuk berbagai jenis pesawat, dengan mempertimbangkan aspek seperti bentuk, ukuran, dan sudut cant. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan efisiensi dan performa penerbangan pesawat secara keseluruhan..
<br>Hasil analisis menunjukkan bahwa dengan menggabungkan variasi aspect ratio dan penambahan winglet pada planform sayap maka menghasilkan sayap yang mampu meraih sudut serang maksimum yang lebih rendah dari variasi sayap yang lain dan koefisien lift yang lebih tinggi.Selain itu, sayap juga mampu menghasilkan efisiensi yang lebih tinggi pada jenis sayap dengan winglet
<br>Sayap merupakan komponen vital dalam sebuah pesawat terbang karena berperan dalam terbentuknya gaya angkat pesawat. Sayap pesawat juga memiliki beragam parameter yang bertujuan menunjang performa gaya angkat pesawat, seperti aspect ratio, tapper ratio, sudut sibak dan sudut twist. Dalam penelitian ini parameter aspect ratio dianalisis lebih dalam untuk melihat pengaruhnya terhadap lift performance sayap seperti Cl dan Cd. Selain itu, efek penambahan winglet akan ikut dikaji dalam penelitian ini karena komponen ini umum ditemui pada sayap pesawat saat ini yang ditujukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/a/aspect-ratio-efisiensi-koefisien-drag-lift-winglet-thumb-01b28.webp" type="image/webp" length="92414" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/aspect-ratio-efisiensi-koefisien-drag-lift-winglet-thumb-c1931.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/aspect-ratio-efisiensi-koefisien-drag-lift-winglet-thumb-6b97c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/aspect-ratio-efisiensi-koefisien-drag-lift-winglet-thumb-01b28.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-368-untag.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6942-jurnal-kajian-teknik-mesin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Upah Perspektif Islam Dalam Pengembangan Ekonomi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Upah Perspektif Islam Dalam Pengembangan Ekonomi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Upah Perspektif Islam Dalam Pengembangan Ekonomi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-34766-upah-minimum-regional-sistem-ekonomi</link>
	<guid isPermaLink="false">166d7ecbff1a0230b9609ae7c55e2ed4</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 11:28:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ yono yono ]]></category>
	<category><![CDATA[ p2mw ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[p2mw,yono]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan pembahasan mengenai upah dalam perspektif Islam dan dampaknya terhadap pengembangan ekonomi, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji implementasi prinsip-prinsip upah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Upah Perspektif Islam Dalam Pengembangan Ekonomi: Berdasarkan pembahasan mengenai upah dalam perspektif Islam dan dampaknya terhadap pengembangan ekonomi, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji implementasi prinsip-prinsip upah Islam dalam praktik di berbagai sektor industri di Indonesia, dengan fokus pada dampaknya terhadap kesejahteraan pekerja dan produktivitas perusahaan. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan antara sistem upah yang diterapkan di Indonesia dengan negara-negara lain yang menerapkan prinsip-prinsip ekonomi Islam, untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik yang dapat diadopsi. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model upah minimum yang berbasis pada kebutuhan dasar pekerja dan mempertimbangkan faktor-faktor ekonomi lokal, dengan tujuan menciptakan sistem upah yang adil dan berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan kebijakan upah yang lebih berkeadilan dan sesuai dengan nilai-nilai Islam, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.. Kedudukan agama terhadap perkembangan ekonomi dan taraf ekonomi sangatlah relevan.Jika ekonomi masyarakat kuat dan dipergunakan sebagai alat untuk penyebaran agama, maka peningkatan ekonomi Islam akan berdampak positif bagi perkembangan ekonomi.Tujuan dasar ekonomi Islam adalah untuk menuju kebahagiaan manusia di dunia dan akhirat (falah) serta kemaslahatan umat.Sistem pengupahan di Indonesia yaitu upah murah, dan Islam menawarkan sistem ekonomi yang adil dan bermartabat Agama sebagai bentuk keyakinan adalah bagian dan inti dari susunan nilai yang ada dan menjadi budaya atau adat istiadat dalam masyarakat. Agama yaitu serangkaian rencana atas perilaku yang berdasar atas nilai dan aturan. Ekonomi digunakan mempelajari perilaku manusia dalam menggunakan sumber daya yang langka untuk memproduksi barang dan jasa yang dibutuhkan manusia. Hubungan serta kedudukan antara perkembangan agama dan kenaikan taraf ekonomi sangatlah relevan, hubungannya juga dapat saling mempengaruhi. Problematika dalam memberi upah adalah cara pandang pengusaha dan pemerintah terhadap pekerja yang hanya menjadikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/1/upah-minimum-regional-sistem-ekonomi-perspektif-is-thumb-2d358.webp" title="JURIS - Upah Perspektif Islam Dalam Pengembangan Ekonomi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/upah-minimum-regional-sistem-ekonomi-perspektif-is-thumb-2d358.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/upah-minimum-regional-sistem-ekonomi-perspektif-is-thumb-2d358.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/upah-minimum-regional-sistem-ekonomi-perspektif-is-thumb-2d358.webp 1x" title="JURIS - Upah Perspektif Islam Dalam Pengembangan Ekonomi" alt="JURIS - Upah Perspektif Islam Dalam Pengembangan Ekonomi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/upah-minimum-regional-sistem-ekonomi-perspektif-is-thumb-2bc04.webp" title="JURIS - Upah Perspektif Islam Dalam Pengembangan Ekonomi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/upah-minimum-regional-sistem-ekonomi-perspektif-is-thumb-2bc04.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/upah-minimum-regional-sistem-ekonomi-perspektif-is-thumb-2bc04.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/upah-minimum-regional-sistem-ekonomi-perspektif-is-thumb-2bc04.webp 1x" title="JURIS - Upah Perspektif Islam Dalam Pengembangan Ekonomi" alt="JURIS - Upah Perspektif Islam Dalam Pengembangan Ekonomi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/upah-minimum-regional-sistem-ekonomi-perspektif-is-thumb-c34ff.webp" title="JURIS - Upah Perspektif Islam Dalam Pengembangan Ekonomi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/upah-minimum-regional-sistem-ekonomi-perspektif-is-thumb-c34ff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/upah-minimum-regional-sistem-ekonomi-perspektif-is-thumb-c34ff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/upah-minimum-regional-sistem-ekonomi-perspektif-is-thumb-c34ff.webp 1x" title="JURIS - Upah Perspektif Islam Dalam Pengembangan Ekonomi" alt="JURIS - Upah Perspektif Islam Dalam Pengembangan Ekonomi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-34766-upah-minimum-regional-sistem-ekonomi" title="JURIS - Upah Perspektif Islam Dalam Pengembangan Ekonomi" target="_blank">Upah Perspektif Islam Dalam Pengembangan Ekonomi</a>: Berdasarkan pembahasan mengenai upah dalam perspektif Islam dan dampaknya terhadap pengembangan ekonomi, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji implementasi prinsip-prinsip upah Islam dalam praktik di berbagai sektor industri di Indonesia, dengan fokus pada dampaknya terhadap kesejahteraan pekerja dan produktivitas perusahaan. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan antara sistem upah yang diterapkan di Indonesia dengan negara-negara lain yang menerapkan prinsip-prinsip ekonomi Islam, untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik yang dapat diadopsi. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model upah minimum yang berbasis pada kebutuhan dasar pekerja dan mempertimbangkan faktor-faktor ekonomi lokal, dengan tujuan menciptakan sistem upah yang adil dan berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan kebijakan upah yang lebih berkeadilan dan sesuai dengan nilai-nilai Islam, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan..
<br>Kedudukan agama terhadap perkembangan ekonomi dan taraf ekonomi sangatlah relevan.Jika ekonomi masyarakat kuat dan dipergunakan sebagai alat untuk penyebaran agama, maka peningkatan ekonomi Islam akan berdampak positif bagi perkembangan ekonomi.Tujuan dasar ekonomi Islam adalah untuk menuju kebahagiaan manusia di dunia dan akhirat (falah) serta kemaslahatan umat.Sistem pengupahan di Indonesia yaitu upah murah, dan Islam menawarkan sistem ekonomi yang adil dan bermartabat
<br>Agama sebagai bentuk keyakinan adalah bagian dan inti dari susunan nilai yang ada dan menjadi budaya atau adat istiadat dalam masyarakat. Agama yaitu serangkaian rencana atas perilaku yang berdasar atas nilai dan aturan. Ekonomi digunakan mempelajari perilaku manusia dalam menggunakan sumber daya yang langka untuk memproduksi barang dan jasa yang dibutuhkan manusia. Hubungan serta kedudukan antara perkembangan agama dan kenaikan taraf ekonomi sangatlah relevan, hubungannya juga dapat saling mempengaruhi. Problematika dalam memberi upah adalah cara pandang pengusaha dan pemerintah terhadap pekerja yang hanya menjadikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/1/upah-minimum-regional-sistem-ekonomi-perspektif-is-thumb-c34ff.webp" type="image/webp" length="65612" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/upah-minimum-regional-sistem-ekonomi-perspektif-is-thumb-2d358.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/upah-minimum-regional-sistem-ekonomi-perspektif-is-thumb-2bc04.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/upah-minimum-regional-sistem-ekonomi-perspektif-is-thumb-c34ff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1422-unwaha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7152-istismar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Mon, 06 Apr 2026 14:47:43 +0700. 24 items. Served in: 5.948 seconds [rss] -->
