<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 07 Apr 2026 19:32:04 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 19:32:04 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-07T19:32:04+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Tantangan dan Konsep Keluarga Sakinah Mawaddah Wa Rahmah di Era Millenial Ditinjau dari Perspektif Hukum Keluarga Studi Kasus Provinsi Aceh ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tantangan dan Konsep Keluarga Sakinah Mawaddah Wa Rahmah di Era Millenial Ditinjau dari Perspektif Hukum Keluarga Studi Kasus Provinsi Aceh ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tantangan dan Konsep Keluarga Sakinah Mawaddah Wa Rahmah di Era Millenial Ditinjau dari Perspektif Hukum Keluarga Studi Kasus Provinsi Aceh ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35362-keluarga-sakinah-hukum-era-milenial-aceh</link>
	<guid isPermaLink="false">04336f5936970aaf0444c090d4793191</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 19:15:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ ius civile ]]></category>
	<category><![CDATA[ free stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[civile,counter,flag,free,ius,stats]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas program pembinaan keluarga yang sudah ada di Provinsi Aceh, dengan fokus pada pendekatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Tantangan dan Konsep Keluarga Sakinah Mawaddah Wa Rahmah di Era Millenial Ditinjau dari Perspektif Hukum Keluarga (Studi Kasus Provinsi Aceh): Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas program pembinaan keluarga yang sudah ada di Provinsi Aceh, dengan fokus pada pendekatan yang lebih adaptif terhadap karakteristik generasi milenial. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor sosio-ekonomi dan budaya yang paling berpengaruh terhadap tingkat perceraian di Aceh, sehingga dapat dirumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami persepsi dan pengalaman generasi milenial terhadap konsep keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah, serta bagaimana mereka mengaplikasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menggabungkan hasil penelitian ini, diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai tantangan dan peluang dalam mewujudkan keluarga islami yang harmonis dan sejahtera di era milenial.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Alquran merupakan petunjuk jalan dan pedoman terbaik dalam kehidupan yang memberikan keselamatan.Berbagai tantangan di era milenial, seperti narkoba dan hubungan bebas, harus menjadi perhatian dalam keluarga.Penting untuk mempertahankan sistem pendidikan yang berpedoman pada nilai-nilai agama Islam, serta pemerintah dan semua pihak harus memiliki strategi untuk membina masyarakat dan keluarga agar dapat mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah warrahmah Indonesia, termasuk Aceh, telah memasuki era milenial, sehingga dibutuhkan strategi dan kebijakan dalam membentuk keluarga sakinah, mawaddah wa rahmah, agar tercipta generasi milenial yang memiliki karakter baik, berakhlak mulia, dan bermoral. Islam sebenarnya telah mengatur dan memberikan petunjuk dalam upaya membina rumah tangga yang harmonis dan diberkahi Allah SWT. Tuntunan agama dapat mencegah perceraian, meskipun tingkat perceraian masih cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana konsep keluarga islami dalam menghadapi permasalahan dan tantangan dalam mewujudkan keluarga islami di Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/3/keluarga-sakinah-era-milenial-aceh-pendidikan-isla-thumb-f2274.webp" title="JURIS - Tantangan dan Konsep Keluarga Sakinah Mawaddah Wa Rahmah di Era Millenial Ditinjau dari Perspektif Hukum Keluarga (Studi Kasus Provinsi Aceh)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/3/keluarga-sakinah-era-milenial-aceh-pendidikan-isla-thumb-f2274.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/3/keluarga-sakinah-era-milenial-aceh-pendidikan-isla-thumb-f2274.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/3/keluarga-sakinah-era-milenial-aceh-pendidikan-isla-thumb-f2274.webp 1x" title="JURIS - Tantangan dan Konsep Keluarga Sakinah Mawaddah Wa Rahmah di Era Millenial Ditinjau dari Perspektif Hukum Keluarga (Studi Kasus Provinsi Aceh)" alt="JURIS - Tantangan dan Konsep Keluarga Sakinah Mawaddah Wa Rahmah di Era Millenial Ditinjau dari Perspektif Hukum Keluarga (Studi Kasus Provinsi Aceh)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/3/keluarga-sakinah-era-milenial-aceh-pendidikan-isla-thumb-dadb5.webp" title="JURIS - Tantangan dan Konsep Keluarga Sakinah Mawaddah Wa Rahmah di Era Millenial Ditinjau dari Perspektif Hukum Keluarga (Studi Kasus Provinsi Aceh)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/3/keluarga-sakinah-era-milenial-aceh-pendidikan-isla-thumb-dadb5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/3/keluarga-sakinah-era-milenial-aceh-pendidikan-isla-thumb-dadb5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/3/keluarga-sakinah-era-milenial-aceh-pendidikan-isla-thumb-dadb5.webp 1x" title="JURIS - Tantangan dan Konsep Keluarga Sakinah Mawaddah Wa Rahmah di Era Millenial Ditinjau dari Perspektif Hukum Keluarga (Studi Kasus Provinsi Aceh)" alt="JURIS - Tantangan dan Konsep Keluarga Sakinah Mawaddah Wa Rahmah di Era Millenial Ditinjau dari Perspektif Hukum Keluarga (Studi Kasus Provinsi Aceh)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/3/keluarga-sakinah-era-milenial-aceh-pendidikan-isla-thumb-ac339.webp" title="JURIS - Tantangan dan Konsep Keluarga Sakinah Mawaddah Wa Rahmah di Era Millenial Ditinjau dari Perspektif Hukum Keluarga (Studi Kasus Provinsi Aceh)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/3/keluarga-sakinah-era-milenial-aceh-pendidikan-isla-thumb-ac339.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/3/keluarga-sakinah-era-milenial-aceh-pendidikan-isla-thumb-ac339.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/3/keluarga-sakinah-era-milenial-aceh-pendidikan-isla-thumb-ac339.webp 1x" title="JURIS - Tantangan dan Konsep Keluarga Sakinah Mawaddah Wa Rahmah di Era Millenial Ditinjau dari Perspektif Hukum Keluarga (Studi Kasus Provinsi Aceh)" alt="JURIS - Tantangan dan Konsep Keluarga Sakinah Mawaddah Wa Rahmah di Era Millenial Ditinjau dari Perspektif Hukum Keluarga (Studi Kasus Provinsi Aceh)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35362-keluarga-sakinah-hukum-era-milenial-aceh" title="JURIS - Tantangan dan Konsep Keluarga Sakinah Mawaddah Wa Rahmah di Era Millenial Ditinjau dari Perspektif Hukum Keluarga (Studi Kasus Provinsi Aceh)" target="_blank">Tantangan dan Konsep Keluarga Sakinah Mawaddah Wa Rahmah di Era Millenial Ditinjau dari Perspektif Hukum Keluarga (Studi Kasus Provinsi Aceh)</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas program pembinaan keluarga yang sudah ada di Provinsi Aceh, dengan fokus pada pendekatan yang lebih adaptif terhadap karakteristik generasi milenial. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor sosio-ekonomi dan budaya yang paling berpengaruh terhadap tingkat perceraian di Aceh, sehingga dapat dirumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami persepsi dan pengalaman generasi milenial terhadap konsep keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah, serta bagaimana mereka mengaplikasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menggabungkan hasil penelitian ini, diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai tantangan dan peluang dalam mewujudkan keluarga islami yang harmonis dan sejahtera di era milenial..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa Alquran merupakan petunjuk jalan dan pedoman terbaik dalam kehidupan yang memberikan keselamatan.Berbagai tantangan di era milenial, seperti narkoba dan hubungan bebas, harus menjadi perhatian dalam keluarga.Penting untuk mempertahankan sistem pendidikan yang berpedoman pada nilai-nilai agama Islam, serta pemerintah dan semua pihak harus memiliki strategi untuk membina masyarakat dan keluarga agar dapat mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah warrahmah
<br>Indonesia, termasuk Aceh, telah memasuki era milenial, sehingga dibutuhkan strategi dan kebijakan dalam membentuk keluarga sakinah, mawaddah wa rahmah, agar tercipta generasi milenial yang memiliki karakter baik, berakhlak mulia, dan bermoral. Islam sebenarnya telah mengatur dan memberikan petunjuk dalam upaya membina rumah tangga yang harmonis dan diberkahi Allah SWT. Tuntunan agama dapat mencegah perceraian, meskipun tingkat perceraian masih cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana konsep keluarga islami dalam menghadapi permasalahan dan tantangan dalam mewujudkan keluarga islami di Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/3/keluarga-sakinah-era-milenial-aceh-pendidikan-isla-thumb-ac339.webp" type="image/webp" length="65522" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/3/keluarga-sakinah-era-milenial-aceh-pendidikan-isla-thumb-f2274.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/3/keluarga-sakinah-era-milenial-aceh-pendidikan-isla-thumb-dadb5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/3/keluarga-sakinah-era-milenial-aceh-pendidikan-isla-thumb-ac339.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2995-41.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15067-ius-civile-refleksi-penegakan-hukum-keadilan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Dukungan Sosial Remaja Di Panti Asuhan Melalui Intervensi Psikososial ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Dukungan Sosial Remaja Di Panti Asuhan Melalui Intervensi Psikososial ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Dukungan Sosial Remaja Di Panti Asuhan Melalui Intervensi Psikososial ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35351-lemah-proporsi-remaja-panti</link>
	<guid isPermaLink="false">c7b9acd61976725f07f453d8424e5154</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 18:56:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anwar anwar ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anwar,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti apakah intervensi psikososial yang dilakukan secara berkala dan berkelanjutan selama satu tahun dapat menghasilkan peningkatan yang lebih besar dan bertahan lama dalam dukungan sosial remaja dibandingkan dengan intervensi singkat. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Dukungan Sosial Remaja Di Panti Asuhan Melalui Intervensi Psikososial: Pertama, perlu diteliti apakah intervensi psikososial yang dilakukan secara berkala dan berkelanjutan selama satu tahun dapat menghasilkan peningkatan yang lebih besar dan bertahan lama dalam dukungan sosial remaja dibandingkan dengan intervensi singkat. Kedua, penting untuk mengeksplorasi efektivitas kombinasi antara kegiatan kelompok dan pendekatan mentoring satu lawan satu antara remaja dengan pengasuh atau konselor dalam membangun kedekatan emosional dan memperkuat sistem pendukung internal di panti asuhan. Ketiga, perlu dikaji bagaimana pengaruh integrasi kegiatan pengembangan keterampilan hidup (life skills) seperti komunikasi, pengambilan keputusan, dan koping stres ke dalam intervensi psikososial terhadap penguatan identitas diri dan kesiapan remaja menghadapi transisi ke kehidupan mandiri setelah meninggalkan panti asuhan. Studi-studi ini dapat memperdalam pemahaman tentang komponen kunci yang membuat intervensi sosial menjadi lebih relevan, berkelanjutan, dan adaptif terhadap kebutuhan dinamis remaja di panti asuhan.. Kegiatan intervensi psikososial terbukti secara signifikan meningkatkan tingkat dukungan sosial yang dirasakan remaja di panti asuhan, dengan rata-rata skor meningkat dari 61,15 menjadi 63,26 dan nilai p < 0,05.Proporsi remaja dengan kategori dukungan tinggi meningkat dari 58,8% menjadi 64,7%, dan tidak ada lagi yang berada pada kategori rendah setelah intervensi.Intervensi ini efektif dalam memperkuat hubungan sosial, rasa diterima, dan koneksi interpersonal di lingkungan panti asuhan Intervensi psikososial ini bertujuan untuk meningkatkan perceived social support bagi remaja di panti asuhan melalui kegiatan yang membangun kebersamaan dan rasa saling mendukung. Salah satu luaran utama dari kegiatan ini adalah peningkatan perceived social support, yang akan diukur menggunakan Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS). MSPSS menilai dukungan dari tiga dimensi utama yaitu keluarga, teman, dan significant others. Jumlah partisipan dalam kegiatan ini sebanyak 34 subjek. Analisis pada kegiatan ini menggunakan Wilcoxon test. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat perceived social support saat pre-test dan post-test dengan nilai t sebesar 2,118 dengan signifikansi 0,010 (p ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/7/lemah-proporsi-remaja-panti-asuhan-perceived-socia-thumb-6a9ec.webp" title="JURIS - Peningkatan Dukungan Sosial Remaja Di Panti Asuhan Melalui Intervensi Psikososial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/lemah-proporsi-remaja-panti-asuhan-perceived-socia-thumb-6a9ec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/lemah-proporsi-remaja-panti-asuhan-perceived-socia-thumb-6a9ec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/lemah-proporsi-remaja-panti-asuhan-perceived-socia-thumb-6a9ec.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Dukungan Sosial Remaja Di Panti Asuhan Melalui Intervensi Psikososial" alt="JURIS - Peningkatan Dukungan Sosial Remaja Di Panti Asuhan Melalui Intervensi Psikososial" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/lemah-proporsi-remaja-panti-asuhan-perceived-socia-thumb-9b962.webp" title="JURIS - Peningkatan Dukungan Sosial Remaja Di Panti Asuhan Melalui Intervensi Psikososial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/lemah-proporsi-remaja-panti-asuhan-perceived-socia-thumb-9b962.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/lemah-proporsi-remaja-panti-asuhan-perceived-socia-thumb-9b962.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/lemah-proporsi-remaja-panti-asuhan-perceived-socia-thumb-9b962.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Dukungan Sosial Remaja Di Panti Asuhan Melalui Intervensi Psikososial" alt="JURIS - Peningkatan Dukungan Sosial Remaja Di Panti Asuhan Melalui Intervensi Psikososial" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/lemah-proporsi-remaja-panti-asuhan-perceived-socia-thumb-e9937.webp" title="JURIS - Peningkatan Dukungan Sosial Remaja Di Panti Asuhan Melalui Intervensi Psikososial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/lemah-proporsi-remaja-panti-asuhan-perceived-socia-thumb-e9937.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/lemah-proporsi-remaja-panti-asuhan-perceived-socia-thumb-e9937.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/lemah-proporsi-remaja-panti-asuhan-perceived-socia-thumb-e9937.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Dukungan Sosial Remaja Di Panti Asuhan Melalui Intervensi Psikososial" alt="JURIS - Peningkatan Dukungan Sosial Remaja Di Panti Asuhan Melalui Intervensi Psikososial" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35351-lemah-proporsi-remaja-panti" title="JURIS - Peningkatan Dukungan Sosial Remaja Di Panti Asuhan Melalui Intervensi Psikososial" target="_blank">Peningkatan Dukungan Sosial Remaja Di Panti Asuhan Melalui Intervensi Psikososial</a>: Pertama, perlu diteliti apakah intervensi psikososial yang dilakukan secara berkala dan berkelanjutan selama satu tahun dapat menghasilkan peningkatan yang lebih besar dan bertahan lama dalam dukungan sosial remaja dibandingkan dengan intervensi singkat. Kedua, penting untuk mengeksplorasi efektivitas kombinasi antara kegiatan kelompok dan pendekatan mentoring satu lawan satu antara remaja dengan pengasuh atau konselor dalam membangun kedekatan emosional dan memperkuat sistem pendukung internal di panti asuhan. Ketiga, perlu dikaji bagaimana pengaruh integrasi kegiatan pengembangan keterampilan hidup (life skills) seperti komunikasi, pengambilan keputusan, dan koping stres ke dalam intervensi psikososial terhadap penguatan identitas diri dan kesiapan remaja menghadapi transisi ke kehidupan mandiri setelah meninggalkan panti asuhan. Studi-studi ini dapat memperdalam pemahaman tentang komponen kunci yang membuat intervensi sosial menjadi lebih relevan, berkelanjutan, dan adaptif terhadap kebutuhan dinamis remaja di panti asuhan..
<br>Kegiatan intervensi psikososial terbukti secara signifikan meningkatkan tingkat dukungan sosial yang dirasakan remaja di panti asuhan, dengan rata-rata skor meningkat dari 61,15 menjadi 63,26 dan nilai p < 0,05.Proporsi remaja dengan kategori dukungan tinggi meningkat dari 58,8% menjadi 64,7%, dan tidak ada lagi yang berada pada kategori rendah setelah intervensi.Intervensi ini efektif dalam memperkuat hubungan sosial, rasa diterima, dan koneksi interpersonal di lingkungan panti asuhan
<br>Intervensi psikososial ini bertujuan untuk meningkatkan perceived social support bagi remaja di panti asuhan melalui kegiatan yang membangun kebersamaan dan rasa saling mendukung. Salah satu luaran utama dari kegiatan ini adalah peningkatan perceived social support, yang akan diukur menggunakan Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS). MSPSS menilai dukungan dari tiga dimensi utama yaitu keluarga, teman, dan significant others. Jumlah partisipan dalam kegiatan ini sebanyak 34 subjek. Analisis pada kegiatan ini menggunakan Wilcoxon test. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat perceived social support saat pre-test dan post-test dengan nilai t sebesar 2,118 dengan signifikansi 0,010 (p<0,05)....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/7/lemah-proporsi-remaja-panti-asuhan-perceived-socia-thumb-e9937.webp" type="image/webp" length="64486" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/lemah-proporsi-remaja-panti-asuhan-perceived-socia-thumb-6a9ec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/lemah-proporsi-remaja-panti-asuhan-perceived-socia-thumb-9b962.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/lemah-proporsi-remaja-panti-asuhan-perceived-socia-thumb-e9937.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-269-ubharajaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6091-jurnal-psikologi-atribusi-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Review Horay CRH Berbantuan Kartu Uno Dengan LKPD Word Square Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas IX Di SMP Negeri 3 Tana Righu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Review Horay CRH Berbantuan Kartu Uno Dengan LKPD Word Square Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas IX Di SMP Negeri 3 Tana Righu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Review Horay CRH Berbantuan Kartu Uno Dengan LKPD Word Square Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas IX Di SMP Negeri 3 Tana Righu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35355-siswa-pra-siklus-hasil-penelitian</link>
	<guid isPermaLink="false">e7928313bf20a6a30c6830a74cd52e42</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 18:43:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nova telussa ]]></category>
	<category><![CDATA[ fkipjalan r ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fkipjalan,nova,r,telussa,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi pengaruh model pembelajaran CRH terhadap ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Review Horay (CRH) Berbantuan Kartu Uno Dengan LKPD Word Square Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas IX Di SMP Negeri 3 Tana Righu: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi pengaruh model pembelajaran CRH terhadap motivasi belajar siswa, dengan fokus pada bagaimana elemen permainan dan interaksi kelompok dapat meningkatkan minat dan ketekunan siswa dalam belajar IPA. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas model CRH dalam materi IPA yang lebih kompleks, seperti materi tentang energi atau ekosistem, untuk melihat apakah model ini dapat membantu siswa memahami konsep-konsep yang lebih abstrak. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan LKPD Word Square yang lebih inovatif dan sesuai dengan karakteristik siswa, misalnya dengan menggabungkan elemen gamifikasi atau pemanfaatan teknologi digital, untuk meningkatkan keterlibatan dan efektivitas pembelajaran.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif Course Review Horay (CRH) secara signifikan meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA.Pendekatan ini tidak hanya menumbuhkan keterlibatan dan partisipasi peserta didik yang lebih besar namun juga memfasilitasi pemahaman dan potensi materi yang lebih baik.Secara spesifik, terdapat peningkatan nilai tes yang nyata dari pra siklus ke siklus I, dan Siklus II.Peningkatan hasil belajar sudah sesuai dengan standar ketuntasan Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik kelas IX B SMP Negeri 3 Tana Righu setelah menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe course review horay. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan dua siklus masing-masing yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian yang dijadikan sampel adalah peserta didik kelas IX B SMP Negeri 3 Tana Righu Semester Ganjil TA 2024/2025, dengan jumlah 28 orang terdiri dari 17 laki-laki dan 11 perempuan yang dilaksanakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe course review horay pada siklus I dan II terlihat jelas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/8/siswa-pra-siklus-hasil-penelitian-belajar-fikih-aq-thumb-03c2c.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Review Horay (CRH) Berbantuan Kartu Uno Dengan LKPD Word Square Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas IX Di SMP Negeri 3 Tana Righu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/siswa-pra-siklus-hasil-penelitian-belajar-fikih-aq-thumb-03c2c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/siswa-pra-siklus-hasil-penelitian-belajar-fikih-aq-thumb-03c2c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/siswa-pra-siklus-hasil-penelitian-belajar-fikih-aq-thumb-03c2c.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Review Horay (CRH) Berbantuan Kartu Uno Dengan LKPD Word Square Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas IX Di SMP Negeri 3 Tana Righu" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Review Horay (CRH) Berbantuan Kartu Uno Dengan LKPD Word Square Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas IX Di SMP Negeri 3 Tana Righu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/siswa-pra-siklus-hasil-penelitian-belajar-fikih-aq-thumb-6d039.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Review Horay (CRH) Berbantuan Kartu Uno Dengan LKPD Word Square Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas IX Di SMP Negeri 3 Tana Righu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/siswa-pra-siklus-hasil-penelitian-belajar-fikih-aq-thumb-6d039.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/siswa-pra-siklus-hasil-penelitian-belajar-fikih-aq-thumb-6d039.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/siswa-pra-siklus-hasil-penelitian-belajar-fikih-aq-thumb-6d039.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Review Horay (CRH) Berbantuan Kartu Uno Dengan LKPD Word Square Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas IX Di SMP Negeri 3 Tana Righu" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Review Horay (CRH) Berbantuan Kartu Uno Dengan LKPD Word Square Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas IX Di SMP Negeri 3 Tana Righu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/siswa-pra-siklus-hasil-penelitian-belajar-fikih-aq-thumb-4db17.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Review Horay (CRH) Berbantuan Kartu Uno Dengan LKPD Word Square Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas IX Di SMP Negeri 3 Tana Righu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/siswa-pra-siklus-hasil-penelitian-belajar-fikih-aq-thumb-4db17.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/siswa-pra-siklus-hasil-penelitian-belajar-fikih-aq-thumb-4db17.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/siswa-pra-siklus-hasil-penelitian-belajar-fikih-aq-thumb-4db17.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Review Horay (CRH) Berbantuan Kartu Uno Dengan LKPD Word Square Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas IX Di SMP Negeri 3 Tana Righu" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Review Horay (CRH) Berbantuan Kartu Uno Dengan LKPD Word Square Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas IX Di SMP Negeri 3 Tana Righu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35355-siswa-pra-siklus-hasil-penelitian" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Review Horay (CRH) Berbantuan Kartu Uno Dengan LKPD Word Square Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas IX Di SMP Negeri 3 Tana Righu" target="_blank">Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Review Horay (CRH) Berbantuan Kartu Uno Dengan LKPD Word Square Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas IX Di SMP Negeri 3 Tana Righu</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi pengaruh model pembelajaran CRH terhadap motivasi belajar siswa, dengan fokus pada bagaimana elemen permainan dan interaksi kelompok dapat meningkatkan minat dan ketekunan siswa dalam belajar IPA. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas model CRH dalam materi IPA yang lebih kompleks, seperti materi tentang energi atau ekosistem, untuk melihat apakah model ini dapat membantu siswa memahami konsep-konsep yang lebih abstrak. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan LKPD Word Square yang lebih inovatif dan sesuai dengan karakteristik siswa, misalnya dengan menggabungkan elemen gamifikasi atau pemanfaatan teknologi digital, untuk meningkatkan keterlibatan dan efektivitas pembelajaran..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif Course Review Horay (CRH) secara signifikan meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA.Pendekatan ini tidak hanya menumbuhkan keterlibatan dan partisipasi peserta didik yang lebih besar namun juga memfasilitasi pemahaman dan potensi materi yang lebih baik.Secara spesifik, terdapat peningkatan nilai tes yang nyata dari pra siklus ke siklus I, dan Siklus II.Peningkatan hasil belajar sudah sesuai dengan standar ketuntasan
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik kelas IX B SMP Negeri 3 Tana Righu setelah menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe course review horay. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan dua siklus masing-masing yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian yang dijadikan sampel adalah peserta didik kelas IX B SMP Negeri 3 Tana Righu Semester Ganjil TA 2024/2025, dengan jumlah 28 orang terdiri dari 17 laki-laki dan 11 perempuan yang dilaksanakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe course review horay pada siklus I dan II terlihat jelas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/8/siswa-pra-siklus-hasil-penelitian-belajar-fikih-aq-thumb-4db17.webp" type="image/webp" length="118474" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/siswa-pra-siklus-hasil-penelitian-belajar-fikih-aq-thumb-03c2c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/siswa-pra-siklus-hasil-penelitian-belajar-fikih-aq-thumb-6d039.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/siswa-pra-siklus-hasil-penelitian-belajar-fikih-aq-thumb-4db17.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1300-unkriswina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6487-prosiding-seminar-nasional-pendidikan-fkip-unkriswina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ KEDUDUKAN HUKUM BADAN PERTANAHAN ACEH SEBAGAI BAGIAN DARI PERANGKAT DAERAH ACEH ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ KEDUDUKAN HUKUM BADAN PERTANAHAN ACEH SEBAGAI BAGIAN DARI PERANGKAT DAERAH ACEH ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ KEDUDUKAN HUKUM BADAN PERTANAHAN ACEH SEBAGAI BAGIAN DARI PERANGKAT DAERAH ACEH ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35359-simeulue-provinsi-aceh-fungsi-badan-daerah-otonom</link>
	<guid isPermaLink="false">c1c9aa48824ed859997139da50c19512</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 18:43:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ ius civile ]]></category>
	<category><![CDATA[ free stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[civile,counter,flag,free,ius,stats]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai dampak hukum dari ketidakjelasan status hukum Badan Pertanahan Aceh terhadap kepastian hukum dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - KEDUDUKAN HUKUM BADAN PERTANAHAN ACEH SEBAGAI BAGIAN DARI PERANGKAT DAERAH ACEH.: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai dampak hukum dari ketidakjelasan status hukum Badan Pertanahan Aceh terhadap kepastian hukum dalam pengelolaan pertanahan di Aceh. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan studi kasus untuk menganalisis beberapa permasalahan pertanahan yang terjadi akibat ketidakjelasan status hukum Badan Pertanahan Aceh. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis komparatif antara implementasi otonomi khusus di Aceh dengan daerah lain yang memiliki otonomi khusus, seperti Papua. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi otonomi khusus dan memberikan rekomendasi perbaikan bagi Aceh. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi pengembangan model tata kelola pemerintahan daerah yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di Aceh, dengan mempertimbangkan karakteristik unik dari masyarakat Aceh, seperti nilai-nilai adat dan budaya lokal. Ketiga saran ini saling terkait dan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan pemerintahan daerah di Aceh, serta memperkuat kepastian hukum dalam pengelolaan pertanahan.. Pemberian otonomi khusus oleh Pemerintah Pusat kepada Provinsi Aceh telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 44 Tahun 1999 dan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2001.Namun, implementasi otonomi khusus tersebut belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip dasar daerah otonom, di mana seharusnya daerah otonom memiliki kewenangan untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat.Terkait dengan kewenangan pertanahan, masih terdapat konflik kewenangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, yang menghambat proses administrasi pertanahan di Aceh.Kantor Wilayah Pertanahan Aceh belum beralih menjadi Badan Pertanahan Aceh, dan belum terbentuknya Qanun yang mengatur secara konkret mengenai kewenangan Badan Pertanahan Aceh menjadi faktor utama yang menghambat fungsi Badan Pertanahan Aceh Aceh merupakan provinsi di Republik Indonesia, dengan kewenangan otonomi khusus, seperti yang diatur dalam pasal 213, pasal 214, dan pasal 253 ayat 1 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh. Kewenangan ini ditindaklanjuti dengan Peraturan Presiden Nomor 23 Tahun 2015 tentang pengalihan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Aceh dan Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota menjadi Badan Pertanahan Aceh dan Kantor Pertanahan Aceh Kabupaten/Kota. Namun, peralihan status ini belum diimplementasikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif, pengumpulan data melalui... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/7/simeulue-provinsi-aceh-fungsi-badan-daerah-otonom-thumb-6b69f.webp" title="JURIS - KEDUDUKAN HUKUM BADAN PERTANAHAN ACEH SEBAGAI BAGIAN DARI PERANGKAT DAERAH ACEH." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/simeulue-provinsi-aceh-fungsi-badan-daerah-otonom-thumb-6b69f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/simeulue-provinsi-aceh-fungsi-badan-daerah-otonom-thumb-6b69f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/simeulue-provinsi-aceh-fungsi-badan-daerah-otonom-thumb-6b69f.webp 1x" title="JURIS - KEDUDUKAN HUKUM BADAN PERTANAHAN ACEH SEBAGAI BAGIAN DARI PERANGKAT DAERAH ACEH." alt="JURIS - KEDUDUKAN HUKUM BADAN PERTANAHAN ACEH SEBAGAI BAGIAN DARI PERANGKAT DAERAH ACEH." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/simeulue-provinsi-aceh-fungsi-badan-daerah-otonom-thumb-8f0f7.webp" title="JURIS - KEDUDUKAN HUKUM BADAN PERTANAHAN ACEH SEBAGAI BAGIAN DARI PERANGKAT DAERAH ACEH." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/simeulue-provinsi-aceh-fungsi-badan-daerah-otonom-thumb-8f0f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/simeulue-provinsi-aceh-fungsi-badan-daerah-otonom-thumb-8f0f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/simeulue-provinsi-aceh-fungsi-badan-daerah-otonom-thumb-8f0f7.webp 1x" title="JURIS - KEDUDUKAN HUKUM BADAN PERTANAHAN ACEH SEBAGAI BAGIAN DARI PERANGKAT DAERAH ACEH." alt="JURIS - KEDUDUKAN HUKUM BADAN PERTANAHAN ACEH SEBAGAI BAGIAN DARI PERANGKAT DAERAH ACEH." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/simeulue-provinsi-aceh-fungsi-badan-daerah-otonom-thumb-5a98e.webp" title="JURIS - KEDUDUKAN HUKUM BADAN PERTANAHAN ACEH SEBAGAI BAGIAN DARI PERANGKAT DAERAH ACEH." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/simeulue-provinsi-aceh-fungsi-badan-daerah-otonom-thumb-5a98e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/simeulue-provinsi-aceh-fungsi-badan-daerah-otonom-thumb-5a98e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/simeulue-provinsi-aceh-fungsi-badan-daerah-otonom-thumb-5a98e.webp 1x" title="JURIS - KEDUDUKAN HUKUM BADAN PERTANAHAN ACEH SEBAGAI BAGIAN DARI PERANGKAT DAERAH ACEH." alt="JURIS - KEDUDUKAN HUKUM BADAN PERTANAHAN ACEH SEBAGAI BAGIAN DARI PERANGKAT DAERAH ACEH." >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35359-simeulue-provinsi-aceh-fungsi-badan-daerah-otonom" title="JURIS - KEDUDUKAN HUKUM BADAN PERTANAHAN ACEH SEBAGAI BAGIAN DARI PERANGKAT DAERAH ACEH." target="_blank">KEDUDUKAN HUKUM BADAN PERTANAHAN ACEH SEBAGAI BAGIAN DARI PERANGKAT DAERAH ACEH.</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai dampak hukum dari ketidakjelasan status hukum Badan Pertanahan Aceh terhadap kepastian hukum dalam pengelolaan pertanahan di Aceh. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan studi kasus untuk menganalisis beberapa permasalahan pertanahan yang terjadi akibat ketidakjelasan status hukum Badan Pertanahan Aceh. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis komparatif antara implementasi otonomi khusus di Aceh dengan daerah lain yang memiliki otonomi khusus, seperti Papua. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi otonomi khusus dan memberikan rekomendasi perbaikan bagi Aceh. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi pengembangan model tata kelola pemerintahan daerah yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di Aceh, dengan mempertimbangkan karakteristik unik dari masyarakat Aceh, seperti nilai-nilai adat dan budaya lokal. Ketiga saran ini saling terkait dan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan pemerintahan daerah di Aceh, serta memperkuat kepastian hukum dalam pengelolaan pertanahan..
<br>Pemberian otonomi khusus oleh Pemerintah Pusat kepada Provinsi Aceh telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 44 Tahun 1999 dan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2001.Namun, implementasi otonomi khusus tersebut belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip dasar daerah otonom, di mana seharusnya daerah otonom memiliki kewenangan untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat.Terkait dengan kewenangan pertanahan, masih terdapat konflik kewenangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, yang menghambat proses administrasi pertanahan di Aceh.Kantor Wilayah Pertanahan Aceh belum beralih menjadi Badan Pertanahan Aceh, dan belum terbentuknya Qanun yang mengatur secara konkret mengenai kewenangan Badan Pertanahan Aceh menjadi faktor utama yang menghambat fungsi Badan Pertanahan Aceh
<br>Aceh merupakan provinsi di Republik Indonesia, dengan kewenangan otonomi khusus, seperti yang diatur dalam pasal 213, pasal 214, dan pasal 253 ayat 1 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh. Kewenangan ini ditindaklanjuti dengan Peraturan Presiden Nomor 23 Tahun 2015 tentang pengalihan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Aceh dan Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota menjadi Badan Pertanahan Aceh dan Kantor Pertanahan Aceh Kabupaten/Kota. Namun, peralihan status ini belum diimplementasikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif, pengumpulan data melalui...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/7/simeulue-provinsi-aceh-fungsi-badan-daerah-otonom-thumb-8f0f7.webp" type="image/webp" length="53256" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/simeulue-provinsi-aceh-fungsi-badan-daerah-otonom-thumb-6b69f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/simeulue-provinsi-aceh-fungsi-badan-daerah-otonom-thumb-8f0f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/simeulue-provinsi-aceh-fungsi-badan-daerah-otonom-thumb-5a98e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2995-41.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15067-ius-civile-refleksi-penegakan-hukum-keadilan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN PENCABULAN DIKAITKAN DENGAN UNDANG UNDANG NO 35 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK Studi Kasus Putusan Nomor 778 Pid B 2014 PN Lbp LD ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN PENCABULAN DIKAITKAN DENGAN UNDANG UNDANG NO 35 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK Studi Kasus Putusan Nomor 778 Pid B 2014 PN Lbp LD ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN PENCABULAN DIKAITKAN DENGAN UNDANG UNDANG NO 35 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK Studi Kasus Putusan Nomor 778 Pid B 2014 PN Lbp LD ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35358-perlindungan-anak-korban-trauma-u</link>
	<guid isPermaLink="false">7b00b0ea96fdeb4d2ca35bdde0e01f88</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 18:38:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ ius civile ]]></category>
	<category><![CDATA[ free stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[civile,counter,flag,free,ius,stats]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode penelitian, hasil penelitian, dan keterbatasan yang ada, serta mempertimbangkan saran penelitian lanjutan yang telah diungkapkan dalam paper, dapat dirumuskan beberapa saran penelitian lanjutan yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN PENCABULAN DIKAITKAN DENGAN UNDANG-UNDANG NO 35 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK (Studi Kasus Putusan Nomor 778/Pid.B/2014/PN-Lbp-LD): Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode penelitian, hasil penelitian, dan keterbatasan yang ada, serta mempertimbangkan saran penelitian lanjutan yang telah diungkapkan dalam paper, dapat dirumuskan beberapa saran penelitian lanjutan yang diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam pengembangan ilmu hukum dan perlindungan anak. Pertama, perlu dilakukan penelitian komparatif terhadap efektivitas berbagai model pendampingan hukum bagi anak korban kekerasan di berbagai wilayah di Indonesia, dengan fokus pada identifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan pendampingan dan rekomendasi strategi peningkatan kualitas layanan. Kedua, penelitian kualitatif mendalam mengenai dampak psikologis jangka panjang terhadap anak korban pencabulan, dengan melibatkan ahli psikologi dan psikiatri untuk mengembangkan intervensi yang tepat sasaran dan efektif dalam pemulihan trauma. Ketiga, penelitian hukum normatif dan empiris mengenai implementasi Undang-Undang Perlindungan Anak dalam konteks penanganan kasus pencabulan, dengan mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dihadapi aparat penegak hukum dan memberikan rekomendasi perbaikan sistem yang berorientasi pada pemberdayaan anak sebagai korban dan perlindungan hak-haknya secara komprehensif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan dasar empiris dan normatif yang kuat untuk merumuskan kebijakan dan program perlindungan anak yang lebih efektif dan berkeadilan.. Pertimbangan hukum Hakim didasarkan pada pendakwaan Jaksa Penuntut Umum, alat bukti yang sah dan syarat subyektif dan obyektif seseorang dapat dipidana.Hakim Pengadilan Negeri Lubuk Pakam yang memeriksa dan mengadili perkara Nomor 778/Pid.B/2014/PN-Lbp-LD, setelah menelusuri dan menganalisa kembali secara seksama hubungan serta persesuaian keterangan dari para saksi, serta keterangan terdakwa anak, menurut ketentuan yang digariskan dalam Pasal 185 ayat (6) KUHAP, dikaitkan pula dengan barang bukti dan berkas perkara penyidikan maka Hakim memperoleh hal-hal yang kait mengait dan saling menopang satu sama lainnya, berdasarkan mana Hakim menyimpulkan fakta-fakta hukum.Perlindungan Hukum terhadap anak dimana Anak berhak untuk mendapatkan perlindungan hukum dari segala bentuk kekerasan fisik, mental, penelantaran, perlakuan buruk dan pelecehan seksual selama dalam pengasuhan orangtua atau walinya atau pihak lainnya yang bertanggungjawab atas pengasuhan anak tersebut Anak adalah bagian yang tak terpisahkan dari keberlangsungan hidup manusia dan keberlangsungan hidup bangsa dan Negara. Dalam konstitusi Indonesia, anak memiliki peran strategis yang secara tegas dinyatakan bahwa negara menjamin hak setiap anak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta atas pelindung dari kekerasan dan diskriminasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana fakta-fakta hukum yang terungkap didalam persidangan Pengadilan Negeri Lubuk Pakam dihubungkan dengan Putusan Nomor: 778/Pid.B/2014/PN-Lbp-LD, untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana Perlindungan Hukum Terhadap Anak dalam putusan Pengadilan Negeri Nomor : 778/Pid.B/2014/PN-Lbp-LD. Penelitian ini bersifat deskriptif dalam artian tidak... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/9/perlindungan-anak-korban-trauma-undang-undang-penc-thumb-8bd61.webp" title="JURIS - PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN PENCABULAN DIKAITKAN DENGAN UNDANG-UNDANG NO 35 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK (Studi Kasus Putusan Nomor 778/Pid.B/2014/PN-Lbp-LD)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/perlindungan-anak-korban-trauma-undang-undang-penc-thumb-8bd61.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/perlindungan-anak-korban-trauma-undang-undang-penc-thumb-8bd61.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/perlindungan-anak-korban-trauma-undang-undang-penc-thumb-8bd61.webp 1x" title="JURIS - PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN PENCABULAN DIKAITKAN DENGAN UNDANG-UNDANG NO 35 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK (Studi Kasus Putusan Nomor 778/Pid.B/2014/PN-Lbp-LD)" alt="JURIS - PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN PENCABULAN DIKAITKAN DENGAN UNDANG-UNDANG NO 35 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK (Studi Kasus Putusan Nomor 778/Pid.B/2014/PN-Lbp-LD)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/perlindungan-anak-korban-trauma-undang-undang-penc-thumb-bc2ff.webp" title="JURIS - PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN PENCABULAN DIKAITKAN DENGAN UNDANG-UNDANG NO 35 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK (Studi Kasus Putusan Nomor 778/Pid.B/2014/PN-Lbp-LD)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/perlindungan-anak-korban-trauma-undang-undang-penc-thumb-bc2ff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/perlindungan-anak-korban-trauma-undang-undang-penc-thumb-bc2ff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/perlindungan-anak-korban-trauma-undang-undang-penc-thumb-bc2ff.webp 1x" title="JURIS - PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN PENCABULAN DIKAITKAN DENGAN UNDANG-UNDANG NO 35 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK (Studi Kasus Putusan Nomor 778/Pid.B/2014/PN-Lbp-LD)" alt="JURIS - PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN PENCABULAN DIKAITKAN DENGAN UNDANG-UNDANG NO 35 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK (Studi Kasus Putusan Nomor 778/Pid.B/2014/PN-Lbp-LD)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/perlindungan-anak-korban-trauma-undang-undang-penc-thumb-3b135.webp" title="JURIS - PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN PENCABULAN DIKAITKAN DENGAN UNDANG-UNDANG NO 35 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK (Studi Kasus Putusan Nomor 778/Pid.B/2014/PN-Lbp-LD)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/perlindungan-anak-korban-trauma-undang-undang-penc-thumb-3b135.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/perlindungan-anak-korban-trauma-undang-undang-penc-thumb-3b135.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/perlindungan-anak-korban-trauma-undang-undang-penc-thumb-3b135.webp 1x" title="JURIS - PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN PENCABULAN DIKAITKAN DENGAN UNDANG-UNDANG NO 35 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK (Studi Kasus Putusan Nomor 778/Pid.B/2014/PN-Lbp-LD)" alt="JURIS - PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN PENCABULAN DIKAITKAN DENGAN UNDANG-UNDANG NO 35 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK (Studi Kasus Putusan Nomor 778/Pid.B/2014/PN-Lbp-LD)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35358-perlindungan-anak-korban-trauma-u" title="JURIS - PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN PENCABULAN DIKAITKAN DENGAN UNDANG-UNDANG NO 35 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK (Studi Kasus Putusan Nomor 778/Pid.B/2014/PN-Lbp-LD)" target="_blank">PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN PENCABULAN DIKAITKAN DENGAN UNDANG-UNDANG NO 35 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK (Studi Kasus Putusan Nomor 778/Pid.B/2014/PN-Lbp-LD)</a>: Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode penelitian, hasil penelitian, dan keterbatasan yang ada, serta mempertimbangkan saran penelitian lanjutan yang telah diungkapkan dalam paper, dapat dirumuskan beberapa saran penelitian lanjutan yang diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam pengembangan ilmu hukum dan perlindungan anak. Pertama, perlu dilakukan penelitian komparatif terhadap efektivitas berbagai model pendampingan hukum bagi anak korban kekerasan di berbagai wilayah di Indonesia, dengan fokus pada identifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan pendampingan dan rekomendasi strategi peningkatan kualitas layanan. Kedua, penelitian kualitatif mendalam mengenai dampak psikologis jangka panjang terhadap anak korban pencabulan, dengan melibatkan ahli psikologi dan psikiatri untuk mengembangkan intervensi yang tepat sasaran dan efektif dalam pemulihan trauma. Ketiga, penelitian hukum normatif dan empiris mengenai implementasi Undang-Undang Perlindungan Anak dalam konteks penanganan kasus pencabulan, dengan mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dihadapi aparat penegak hukum dan memberikan rekomendasi perbaikan sistem yang berorientasi pada pemberdayaan anak sebagai korban dan perlindungan hak-haknya secara komprehensif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan dasar empiris dan normatif yang kuat untuk merumuskan kebijakan dan program perlindungan anak yang lebih efektif dan berkeadilan..
<br>Pertimbangan hukum Hakim didasarkan pada pendakwaan Jaksa Penuntut Umum, alat bukti yang sah dan syarat subyektif dan obyektif seseorang dapat dipidana.Hakim Pengadilan Negeri Lubuk Pakam yang memeriksa dan mengadili perkara Nomor 778/Pid.B/2014/PN-Lbp-LD, setelah menelusuri dan menganalisa kembali secara seksama hubungan serta persesuaian keterangan dari para saksi, serta keterangan terdakwa anak, menurut ketentuan yang digariskan dalam Pasal 185 ayat (6) KUHAP, dikaitkan pula dengan barang bukti dan berkas perkara penyidikan maka Hakim memperoleh hal-hal yang kait mengait dan saling menopang satu sama lainnya, berdasarkan mana Hakim menyimpulkan fakta-fakta hukum.Perlindungan Hukum terhadap anak dimana Anak berhak untuk mendapatkan perlindungan hukum dari segala bentuk kekerasan fisik, mental, penelantaran, perlakuan buruk dan pelecehan seksual selama dalam pengasuhan orangtua atau walinya atau pihak lainnya yang bertanggungjawab atas pengasuhan anak tersebut
<br>Anak adalah bagian yang tak terpisahkan dari keberlangsungan hidup manusia dan keberlangsungan hidup bangsa dan Negara. Dalam konstitusi Indonesia, anak memiliki peran strategis yang secara tegas dinyatakan bahwa negara menjamin hak setiap anak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta atas pelindung dari kekerasan dan diskriminasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana fakta-fakta hukum yang terungkap didalam persidangan Pengadilan Negeri Lubuk Pakam dihubungkan dengan Putusan Nomor: 778/Pid.B/2014/PN-Lbp-LD, untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana Perlindungan Hukum Terhadap Anak dalam putusan Pengadilan Negeri Nomor : 778/Pid.B/2014/PN-Lbp-LD. Penelitian ini bersifat deskriptif dalam artian tidak...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/9/perlindungan-anak-korban-trauma-undang-undang-penc-thumb-bc2ff.webp" type="image/webp" length="63824" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/perlindungan-anak-korban-trauma-undang-undang-penc-thumb-8bd61.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/perlindungan-anak-korban-trauma-undang-undang-penc-thumb-bc2ff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/perlindungan-anak-korban-trauma-undang-undang-penc-thumb-3b135.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2995-41.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15067-ius-civile-refleksi-penegakan-hukum-keadilan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Acievement Division STAD Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 1 Waingapu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Acievement Division STAD Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 1 Waingapu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Acievement Division STAD Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 1 Waingapu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35349-chikmawati-pengaruh-model-pendidikan-matematika-pe</link>
	<guid isPermaLink="false">651650d221c2be7c50182eb9bb9da163</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 18:22:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ fkipjalan r ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fkipjalan,r]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh model STAD terhadap aspek lain dari kemampuan matematika siswa, seperti kemampuan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Acievement Division (STAD) Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 1 Waingapu: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh model STAD terhadap aspek lain dari kemampuan matematika siswa, seperti kemampuan pemecahan masalah dan keterampilan berpikir kritis. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan melibatkan lebih banyak sekolah dan siswa untuk meningkatkan generalisasi hasil penelitian. Ketiga, penelitian dapat menggali lebih dalam faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas model STAD, seperti karakteristik siswa, gaya belajar, dan kompetensi guru. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang potensi model STAD dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di tingkat sekolah menengah pertama, serta memberikan informasi yang berguna bagi guru dan pembuat kebijakan dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif dan inovatif. Dengan demikian, diharapkan kualitas pendidikan matematika di Indonesia dapat terus ditingkatkan dan menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berpengaruh positif terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Waingapu.Peningkatan nilai rata-rata posttest dibandingkan pretest, serta hasil uji Z yang signifikan, mengindikasikan efektivitas model STAD dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa.Oleh karena itu, model pembelajaran STAD direkomendasikan sebagai salah satu pendekatan pembelajaran yang efektif dalam mata pelajaran matematika Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) terhadap kemampuan siswa dalam memahami konsep matematika pada kelas VIII di SMP Negeri 1 Waingapu selama tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini menggunakan metode pra-eksperimen dengan rancangan one group pretest and posttest, dengan pengumpulan data melalui pretest dan posttest terkait pemahaman konsep matematis siswa. Analisis data menggunakan metode deskriptif, uji prasyarat, dan uji Z. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan pada nilai rata-rata posttest (79.56) dibandingkan pretest (39.06). Pengujian hipotesis dengan uji Z menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0.000, sehingga hipotesis alternatif diterima, yang mengindikasikan adanya dampak signifikan dari model pembelajaran STAD terhadap kemampuan siswa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/a/chikmawati-pengaruh-model-pendidikan-matematika-re-thumb-d0fe2.webp" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Acievement Division (STAD) Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 1 Waingapu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/chikmawati-pengaruh-model-pendidikan-matematika-re-thumb-d0fe2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/chikmawati-pengaruh-model-pendidikan-matematika-re-thumb-d0fe2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/chikmawati-pengaruh-model-pendidikan-matematika-re-thumb-d0fe2.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Acievement Division (STAD) Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 1 Waingapu" alt="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Acievement Division (STAD) Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 1 Waingapu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/a/chikmawati-pengaruh-model-pendidikan-matematika-re-thumb-238b9.webp" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Acievement Division (STAD) Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 1 Waingapu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/chikmawati-pengaruh-model-pendidikan-matematika-re-thumb-238b9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/chikmawati-pengaruh-model-pendidikan-matematika-re-thumb-238b9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/chikmawati-pengaruh-model-pendidikan-matematika-re-thumb-238b9.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Acievement Division (STAD) Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 1 Waingapu" alt="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Acievement Division (STAD) Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 1 Waingapu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/a/chikmawati-pengaruh-model-pendidikan-matematika-re-thumb-4e320.webp" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Acievement Division (STAD) Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 1 Waingapu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/chikmawati-pengaruh-model-pendidikan-matematika-re-thumb-4e320.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/chikmawati-pengaruh-model-pendidikan-matematika-re-thumb-4e320.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/chikmawati-pengaruh-model-pendidikan-matematika-re-thumb-4e320.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Acievement Division (STAD) Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 1 Waingapu" alt="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Acievement Division (STAD) Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 1 Waingapu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35349-chikmawati-pengaruh-model-pendidikan-matematika-pe" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Acievement Division (STAD) Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 1 Waingapu" target="_blank">Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Acievement Division (STAD) Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 1 Waingapu</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh model STAD terhadap aspek lain dari kemampuan matematika siswa, seperti kemampuan pemecahan masalah dan keterampilan berpikir kritis. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan melibatkan lebih banyak sekolah dan siswa untuk meningkatkan generalisasi hasil penelitian. Ketiga, penelitian dapat menggali lebih dalam faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas model STAD, seperti karakteristik siswa, gaya belajar, dan kompetensi guru. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang potensi model STAD dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di tingkat sekolah menengah pertama, serta memberikan informasi yang berguna bagi guru dan pembuat kebijakan dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif dan inovatif. Dengan demikian, diharapkan kualitas pendidikan matematika di Indonesia dapat terus ditingkatkan dan menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berpengaruh positif terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Waingapu.Peningkatan nilai rata-rata posttest dibandingkan pretest, serta hasil uji Z yang signifikan, mengindikasikan efektivitas model STAD dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa.Oleh karena itu, model pembelajaran STAD direkomendasikan sebagai salah satu pendekatan pembelajaran yang efektif dalam mata pelajaran matematika
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) terhadap kemampuan siswa dalam memahami konsep matematika pada kelas VIII di SMP Negeri 1 Waingapu selama tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini menggunakan metode pra-eksperimen dengan rancangan one group pretest and posttest, dengan pengumpulan data melalui pretest dan posttest terkait pemahaman konsep matematis siswa. Analisis data menggunakan metode deskriptif, uji prasyarat, dan uji Z. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan pada nilai rata-rata posttest (79.56) dibandingkan pretest (39.06). Pengujian hipotesis dengan uji Z menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0.000, sehingga hipotesis alternatif diterima, yang mengindikasikan adanya dampak signifikan dari model pembelajaran STAD terhadap kemampuan siswa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/a/chikmawati-pengaruh-model-pendidikan-matematika-re-thumb-d0fe2.webp" type="image/webp" length="111068" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/chikmawati-pengaruh-model-pendidikan-matematika-re-thumb-d0fe2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/chikmawati-pengaruh-model-pendidikan-matematika-re-thumb-238b9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/chikmawati-pengaruh-model-pendidikan-matematika-re-thumb-4e320.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1300-unkriswina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6487-prosiding-seminar-nasional-pendidikan-fkip-unkriswina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Psikoedukasi Teenage dan Sex Education pada Remaja ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Psikoedukasi Teenage dan Sex Education pada Remaja ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Psikoedukasi Teenage dan Sex Education pada Remaja ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35352-tingkah-laku-remaja-sikap-perilaku-kekerasa</link>
	<guid isPermaLink="false">cf3aaee2079b9cac35a8b2d13cc3a15a</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 18:02:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anwar anwar ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anwar,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji efektivitas model psikoedukasi berbasis digital dalam meningkatkan pemahaman remaja tentang pelecehan seksual, mengingat penggunaan media daring yang tinggi di kalangan mereka. Penelitian ini bisa mengeksplorasi apakah platform interaktif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Psikoedukasi Teenage dan Sex Education pada Remaja: Pertama, perlu dikaji efektivitas model psikoedukasi berbasis digital dalam meningkatkan pemahaman remaja tentang pelecehan seksual, mengingat penggunaan media daring yang tinggi di kalangan mereka. Penelitian ini bisa mengeksplorasi apakah platform interaktif seperti aplikasi atau game edukasi mampu menyampaikan materi lebih menarik dan mudah diakses dibanding metode tatap muka. Kedua, penting untuk meneliti bagaimana keterlibatan orang tua dalam program edukasi seksual memengaruhi sikap dan perilaku remaja dalam mencegah pelecehan, termasuk hambatan komunikasi antara orang tua dan anak mengenai topik sensitif ini. Ketiga, perlu dikembangkan dan dievaluasi kurikulum pendidikan seksual berbasis sekolah yang terintegrasi dalam mata pelajaran reguler, untuk memastikan pendekatan yang berkelanjutan dan sistematis, bukan hanya kegiatan insidental, serta mempertimbangkan keragaman budaya dan agama di Indonesia agar materi diterima secara luas tanpa menimbulkan resistensi sosial.. Masa remaja adalah periode rentan terhadap pelecehan seksual karena perubahan fisik dan emosional yang belum diimbangi dengan pemahaman batasan sosial, terutama di lingkungan seperti sekolah.Program psikoedukasi yang melibatkan diskusi interaktif dan simulasi terbukti efektif meningkatkan kesadaran dan keterampilan remaja dalam mengenali serta menanggapi pelecehan seksual.Edukasi berkelanjutan yang melibatkan guru dan orang tua sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi remaja Masa remaja merupakan fase perkembangan yang ditandai oleh perubahan biologis, psikologis, dan sosial yang signifikan, sehingga menjadikan remaja kelompok yang rentan terhadap berbagai permasalahan, termasuk pelecehan seksual. Tingginya dorongan seksual yang belum diimbangi dengan kematangan kontrol diri, minimnya pendidikan kesehatan reproduksi, serta pengaruh lingkungan dan media digital menjadi faktor utama meningkatnya kasus pelecehan seksual pada remaja. Data nasional menunjukkan peningkatan signifikan kasus kekerasan seksual dari tahun ke tahun, baik yang terjadi di lingkungan sekolah, ruang publik, maupun media daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena pelecehan seksual pada remaja, bentuk-bentuk yang sering terjadi,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/0/tingkah-laku-remaja-sikap-perilaku-kekerasan-seksu-thumb-d1d69.webp" title="JURIS - Implementasi Psikoedukasi Teenage dan Sex Education pada Remaja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/tingkah-laku-remaja-sikap-perilaku-kekerasan-seksu-thumb-d1d69.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/tingkah-laku-remaja-sikap-perilaku-kekerasan-seksu-thumb-d1d69.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/tingkah-laku-remaja-sikap-perilaku-kekerasan-seksu-thumb-d1d69.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Psikoedukasi Teenage dan Sex Education pada Remaja" alt="JURIS - Implementasi Psikoedukasi Teenage dan Sex Education pada Remaja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/0/tingkah-laku-remaja-sikap-perilaku-kekerasan-seksu-thumb-909c8.webp" title="JURIS - Implementasi Psikoedukasi Teenage dan Sex Education pada Remaja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/tingkah-laku-remaja-sikap-perilaku-kekerasan-seksu-thumb-909c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/tingkah-laku-remaja-sikap-perilaku-kekerasan-seksu-thumb-909c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/tingkah-laku-remaja-sikap-perilaku-kekerasan-seksu-thumb-909c8.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Psikoedukasi Teenage dan Sex Education pada Remaja" alt="JURIS - Implementasi Psikoedukasi Teenage dan Sex Education pada Remaja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/0/tingkah-laku-remaja-sikap-perilaku-kekerasan-seksu-thumb-3e248.webp" title="JURIS - Implementasi Psikoedukasi Teenage dan Sex Education pada Remaja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/tingkah-laku-remaja-sikap-perilaku-kekerasan-seksu-thumb-3e248.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/tingkah-laku-remaja-sikap-perilaku-kekerasan-seksu-thumb-3e248.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/tingkah-laku-remaja-sikap-perilaku-kekerasan-seksu-thumb-3e248.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Psikoedukasi Teenage dan Sex Education pada Remaja" alt="JURIS - Implementasi Psikoedukasi Teenage dan Sex Education pada Remaja" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35352-tingkah-laku-remaja-sikap-perilaku-kekerasa" title="JURIS - Implementasi Psikoedukasi Teenage dan Sex Education pada Remaja" target="_blank">Implementasi Psikoedukasi Teenage dan Sex Education pada Remaja</a>: Pertama, perlu dikaji efektivitas model psikoedukasi berbasis digital dalam meningkatkan pemahaman remaja tentang pelecehan seksual, mengingat penggunaan media daring yang tinggi di kalangan mereka. Penelitian ini bisa mengeksplorasi apakah platform interaktif seperti aplikasi atau game edukasi mampu menyampaikan materi lebih menarik dan mudah diakses dibanding metode tatap muka. Kedua, penting untuk meneliti bagaimana keterlibatan orang tua dalam program edukasi seksual memengaruhi sikap dan perilaku remaja dalam mencegah pelecehan, termasuk hambatan komunikasi antara orang tua dan anak mengenai topik sensitif ini. Ketiga, perlu dikembangkan dan dievaluasi kurikulum pendidikan seksual berbasis sekolah yang terintegrasi dalam mata pelajaran reguler, untuk memastikan pendekatan yang berkelanjutan dan sistematis, bukan hanya kegiatan insidental, serta mempertimbangkan keragaman budaya dan agama di Indonesia agar materi diterima secara luas tanpa menimbulkan resistensi sosial..
<br>Masa remaja adalah periode rentan terhadap pelecehan seksual karena perubahan fisik dan emosional yang belum diimbangi dengan pemahaman batasan sosial, terutama di lingkungan seperti sekolah.Program psikoedukasi yang melibatkan diskusi interaktif dan simulasi terbukti efektif meningkatkan kesadaran dan keterampilan remaja dalam mengenali serta menanggapi pelecehan seksual.Edukasi berkelanjutan yang melibatkan guru dan orang tua sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi remaja
<br>Masa remaja merupakan fase perkembangan yang ditandai oleh perubahan biologis, psikologis, dan sosial yang signifikan, sehingga menjadikan remaja kelompok yang rentan terhadap berbagai permasalahan, termasuk pelecehan seksual. Tingginya dorongan seksual yang belum diimbangi dengan kematangan kontrol diri, minimnya pendidikan kesehatan reproduksi, serta pengaruh lingkungan dan media digital menjadi faktor utama meningkatnya kasus pelecehan seksual pada remaja. Data nasional menunjukkan peningkatan signifikan kasus kekerasan seksual dari tahun ke tahun, baik yang terjadi di lingkungan sekolah, ruang publik, maupun media daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena pelecehan seksual pada remaja, bentuk-bentuk yang sering terjadi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/0/tingkah-laku-remaja-sikap-perilaku-kekerasan-seksu-thumb-d1d69.webp" type="image/webp" length="44210" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/tingkah-laku-remaja-sikap-perilaku-kekerasan-seksu-thumb-d1d69.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/tingkah-laku-remaja-sikap-perilaku-kekerasan-seksu-thumb-909c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/tingkah-laku-remaja-sikap-perilaku-kekerasan-seksu-thumb-3e248.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-269-ubharajaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6091-jurnal-psikologi-atribusi-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Gambaran Kualitas Udara serta Analisis Risiko Nitrogen Dioksida NO2 dan Sulfur Dioksida SO2 di Kabupaten Bekasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gambaran Kualitas Udara serta Analisis Risiko Nitrogen Dioksida NO2 dan Sulfur Dioksida SO2 di Kabupaten Bekasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gambaran Kualitas Udara serta Analisis Risiko Nitrogen Dioksida NO2 dan Sulfur Dioksida SO2 di Kabupaten Bekasi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35365-air-quality-monitoring-kualitas-udara-no2-so2-anal</link>
	<guid isPermaLink="false">f9531b3a6ed1395051279d7be78ed20d</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 17:53:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ peer review ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fee ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,fee,peer,review,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengukur kualitas udara secara langsung di lokasi penelitian dengan menggunakan instrumen yang lebih akurat dan mempertimbangkan faktor meteorologi. Studi lebih lanjut dapat difokuskan pada wilayah-wilayah yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Gambaran Kualitas Udara serta Analisis Risiko Nitrogen Dioksida (NO2) dan Sulfur Dioksida (SO2) di Kabupaten Bekasi: Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengukur kualitas udara secara langsung di lokasi penelitian dengan menggunakan instrumen yang lebih akurat dan mempertimbangkan faktor meteorologi. Studi lebih lanjut dapat difokuskan pada wilayah-wilayah yang memiliki konsentrasi polutan di atas baku mutu, serta mengaitkan data kualitas udara dengan kasus penyakit pernapasan yang terjadi di masyarakat. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas berbagai strategi pengendalian pencemaran udara, seperti pembuatan jalur hijau, pembatasan kendaraan berat, dan penerapan teknologi ramah lingkungan, dalam mengurangi paparan polutan dan melindungi kesehatan masyarakat. Penelitian ini juga dapat diperluas dengan menganalisis dampak paparan polutan terhadap kelompok rentan, seperti anak-anak dan lansia, serta mengidentifikasi faktor-faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi tingkat paparan dan risiko kesehatan.. Penelitian ini menunjukkan bahwa konsentrasi polutan NO2 dan SO2 di Kabupaten Bekasi, khususnya di sektor transportasi, umumnya masih berada di bawah baku mutu udara ambien.Namun, pada wilayah Polsek Cikarang Selatan, konsentrasi polutan NO2 dan SO2 pada tahun 2019 melebihi baku mutu.Analisis risiko menunjukkan bahwa wilayah Kecamatan Babelan memiliki tingkat risiko yang aman untuk kedua polutan, sedangkan wilayah Polsek Cikarang Selatan memiliki risiko gangguan pernapasan akibat paparan SO2 NO2 and SO2 are sources of pollution that are mostly produced from the combustion of fossil fuel. The health effect of NO2 and SO2 on humans is that it attacks the respiratory system. Kabupaten Bekasi is an area that has various transportation and industrial activities as a result of increasing regional growth. The purpose of this study is to determine air quality and to predict the risk of health from exposure NO2 and SO2 in Kabupaten Bekasi, especially the location of Kecamatan Babelan and Polsek Cikarang Selatan. This research is using a quantitative descriptive study, with a risk analysis study method. The results showed that the air quality at the sampling point... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/c/air-quality-monitoring-kualitas-udara-no2-so2-anal-thumb-52e12.webp" title="JURIS - Gambaran Kualitas Udara serta Analisis Risiko Nitrogen Dioksida (NO2) dan Sulfur Dioksida (SO2) di Kabupaten Bekasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/air-quality-monitoring-kualitas-udara-no2-so2-anal-thumb-52e12.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/air-quality-monitoring-kualitas-udara-no2-so2-anal-thumb-52e12.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/air-quality-monitoring-kualitas-udara-no2-so2-anal-thumb-52e12.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Kualitas Udara serta Analisis Risiko Nitrogen Dioksida (NO2) dan Sulfur Dioksida (SO2) di Kabupaten Bekasi" alt="JURIS - Gambaran Kualitas Udara serta Analisis Risiko Nitrogen Dioksida (NO2) dan Sulfur Dioksida (SO2) di Kabupaten Bekasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/air-quality-monitoring-kualitas-udara-no2-so2-anal-thumb-1129e.webp" title="JURIS - Gambaran Kualitas Udara serta Analisis Risiko Nitrogen Dioksida (NO2) dan Sulfur Dioksida (SO2) di Kabupaten Bekasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/air-quality-monitoring-kualitas-udara-no2-so2-anal-thumb-1129e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/air-quality-monitoring-kualitas-udara-no2-so2-anal-thumb-1129e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/air-quality-monitoring-kualitas-udara-no2-so2-anal-thumb-1129e.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Kualitas Udara serta Analisis Risiko Nitrogen Dioksida (NO2) dan Sulfur Dioksida (SO2) di Kabupaten Bekasi" alt="JURIS - Gambaran Kualitas Udara serta Analisis Risiko Nitrogen Dioksida (NO2) dan Sulfur Dioksida (SO2) di Kabupaten Bekasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/air-quality-monitoring-kualitas-udara-no2-so2-anal-thumb-54329.webp" title="JURIS - Gambaran Kualitas Udara serta Analisis Risiko Nitrogen Dioksida (NO2) dan Sulfur Dioksida (SO2) di Kabupaten Bekasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/air-quality-monitoring-kualitas-udara-no2-so2-anal-thumb-54329.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/air-quality-monitoring-kualitas-udara-no2-so2-anal-thumb-54329.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/air-quality-monitoring-kualitas-udara-no2-so2-anal-thumb-54329.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Kualitas Udara serta Analisis Risiko Nitrogen Dioksida (NO2) dan Sulfur Dioksida (SO2) di Kabupaten Bekasi" alt="JURIS - Gambaran Kualitas Udara serta Analisis Risiko Nitrogen Dioksida (NO2) dan Sulfur Dioksida (SO2) di Kabupaten Bekasi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35365-air-quality-monitoring-kualitas-udara-no2-so2-anal" title="JURIS - Gambaran Kualitas Udara serta Analisis Risiko Nitrogen Dioksida (NO2) dan Sulfur Dioksida (SO2) di Kabupaten Bekasi" target="_blank">Gambaran Kualitas Udara serta Analisis Risiko Nitrogen Dioksida (NO2) dan Sulfur Dioksida (SO2) di Kabupaten Bekasi</a>: Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengukur kualitas udara secara langsung di lokasi penelitian dengan menggunakan instrumen yang lebih akurat dan mempertimbangkan faktor meteorologi. Studi lebih lanjut dapat difokuskan pada wilayah-wilayah yang memiliki konsentrasi polutan di atas baku mutu, serta mengaitkan data kualitas udara dengan kasus penyakit pernapasan yang terjadi di masyarakat. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas berbagai strategi pengendalian pencemaran udara, seperti pembuatan jalur hijau, pembatasan kendaraan berat, dan penerapan teknologi ramah lingkungan, dalam mengurangi paparan polutan dan melindungi kesehatan masyarakat. Penelitian ini juga dapat diperluas dengan menganalisis dampak paparan polutan terhadap kelompok rentan, seperti anak-anak dan lansia, serta mengidentifikasi faktor-faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi tingkat paparan dan risiko kesehatan..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa konsentrasi polutan NO2 dan SO2 di Kabupaten Bekasi, khususnya di sektor transportasi, umumnya masih berada di bawah baku mutu udara ambien.Namun, pada wilayah Polsek Cikarang Selatan, konsentrasi polutan NO2 dan SO2 pada tahun 2019 melebihi baku mutu.Analisis risiko menunjukkan bahwa wilayah Kecamatan Babelan memiliki tingkat risiko yang aman untuk kedua polutan, sedangkan wilayah Polsek Cikarang Selatan memiliki risiko gangguan pernapasan akibat paparan SO2
<br>NO2 and SO2 are sources of pollution that are mostly produced from the combustion of fossil fuel. The health effect of NO2 and SO2 on humans is that it attacks the respiratory system. Kabupaten Bekasi is an area that has various transportation and industrial activities as a result of increasing regional growth. The purpose of this study is to determine air quality and to predict the risk of health from exposure NO2 and SO2 in Kabupaten Bekasi, especially the location of Kecamatan Babelan and Polsek Cikarang Selatan. This research is using a quantitative descriptive study, with a risk analysis study method. The results showed that the air quality at the sampling point...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/c/air-quality-monitoring-kualitas-udara-no2-so2-anal-thumb-52e12.webp" type="image/webp" length="78230" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/air-quality-monitoring-kualitas-udara-no2-so2-anal-thumb-52e12.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/air-quality-monitoring-kualitas-udara-no2-so2-anal-thumb-1129e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/air-quality-monitoring-kualitas-udara-no2-so2-anal-thumb-54329.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-269-ubharajaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6092-journal-engineering-environtmental-energy-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Business Research Methods and Methodology in Practice Understanding the Advanced SmartPls Path Models in Structural Equation Modeling ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Business Research Methods and Methodology in Practice Understanding the Advanced SmartPls Path Models in Structural Equation Modeling ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Business Research Methods and Methodology in Practice Understanding the Advanced SmartPls Path Models in Structural Equation Modeling ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35345-tata-kelola-korporasi-keuangan</link>
	<guid isPermaLink="false">4f2dc010b81687805c8d2821c0a3daa2</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 17:51:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ issn barcode ]]></category>
	<category><![CDATA[ quick links ]]></category>
	<category><![CDATA[ based msmes ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[barcode,based,issn,links,msmes,quick]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengembangkan penelitian lebih lanjut tentang penggunaan SmartPLS dalam penelitian bisnis, dengan fokus ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Business Research Methods and Methodology in Practice: Understanding the Advanced SmartPls Path Models in Structural Equation Modeling: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengembangkan penelitian lebih lanjut tentang penggunaan SmartPLS dalam penelitian bisnis, dengan fokus pada pemahaman lebih lanjut tentang bagaimana alat ini dapat digunakan untuk menganalisis hubungan kausal antara variabel teramati dan laten. Penelitian ini dapat mengeksplorasi cara-cara baru untuk menerapkan SmartPLS dalam konteks bisnis yang berbeda, dan bagaimana hasilnya dapat digunakan untuk meningkatkan pengambilan keputusan dan strategi bisnis.2. Meneliti lebih lanjut tentang pengaruh disiplin, tata kelola yang baik, dan kejujuran dalam konteks bisnis. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana variabel-variabel ini saling berhubungan dan bagaimana mereka dapat mempengaruhi kinerja bisnis. Dengan memahami hubungan antara disiplin, tata kelola yang baik, dan kejujuran, penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang praktik-praktik bisnis yang efektif dan etis.3. Menganalisis lebih lanjut tentang validitas dan keandalan konstruk dalam penelitian bisnis. Penelitian ini dapat mengeksplorasi cara-cara baru untuk meningkatkan validitas dan keandalan konstruk, serta bagaimana hal ini dapat mempengaruhi hasil penelitian. Dengan meningkatkan validitas dan keandalan konstruk, penelitian ini dapat memberikan hasil yang lebih akurat dan dapat diandalkan dalam analisis bisnis.Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam memahami dan menerapkan metode penelitian bisnis yang lebih baik, serta meningkatkan pemahaman tentang peran disiplin, tata kelola yang baik, dan kejujuran dalam konteks bisnis.. Beban luar faktor, bersama dengan nilai p yang sesuai, menunjukkan bahwa sebagian besar faktor dimuat secara signifikan. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/4/tata-kelola-korporasi-keuangan-publik-beban-faktor-thumb-9b5bc.webp" title="JURIS - Business Research Methods and Methodology in Practice: Understanding the Advanced SmartPls Path Models in Structural Equation Modeling" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/tata-kelola-korporasi-keuangan-publik-beban-faktor-thumb-9b5bc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/tata-kelola-korporasi-keuangan-publik-beban-faktor-thumb-9b5bc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/tata-kelola-korporasi-keuangan-publik-beban-faktor-thumb-9b5bc.webp 1x" title="JURIS - Business Research Methods and Methodology in Practice: Understanding the Advanced SmartPls Path Models in Structural Equation Modeling" alt="JURIS - Business Research Methods and Methodology in Practice: Understanding the Advanced SmartPls Path Models in Structural Equation Modeling" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/4/tata-kelola-korporasi-keuangan-publik-beban-faktor-thumb-ff04b.webp" title="JURIS - Business Research Methods and Methodology in Practice: Understanding the Advanced SmartPls Path Models in Structural Equation Modeling" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/tata-kelola-korporasi-keuangan-publik-beban-faktor-thumb-ff04b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/tata-kelola-korporasi-keuangan-publik-beban-faktor-thumb-ff04b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/tata-kelola-korporasi-keuangan-publik-beban-faktor-thumb-ff04b.webp 1x" title="JURIS - Business Research Methods and Methodology in Practice: Understanding the Advanced SmartPls Path Models in Structural Equation Modeling" alt="JURIS - Business Research Methods and Methodology in Practice: Understanding the Advanced SmartPls Path Models in Structural Equation Modeling" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/4/tata-kelola-korporasi-keuangan-publik-beban-faktor-thumb-ae89d.webp" title="JURIS - Business Research Methods and Methodology in Practice: Understanding the Advanced SmartPls Path Models in Structural Equation Modeling" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/tata-kelola-korporasi-keuangan-publik-beban-faktor-thumb-ae89d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/tata-kelola-korporasi-keuangan-publik-beban-faktor-thumb-ae89d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/tata-kelola-korporasi-keuangan-publik-beban-faktor-thumb-ae89d.webp 1x" title="JURIS - Business Research Methods and Methodology in Practice: Understanding the Advanced SmartPls Path Models in Structural Equation Modeling" alt="JURIS - Business Research Methods and Methodology in Practice: Understanding the Advanced SmartPls Path Models in Structural Equation Modeling" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35345-tata-kelola-korporasi-keuangan" title="JURIS - Business Research Methods and Methodology in Practice: Understanding the Advanced SmartPls Path Models in Structural Equation Modeling" target="_blank">Business Research Methods and Methodology in Practice: Understanding the Advanced SmartPls Path Models in Structural Equation Modeling</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengembangkan penelitian lebih lanjut tentang penggunaan SmartPLS dalam penelitian bisnis, dengan fokus pada pemahaman lebih lanjut tentang bagaimana alat ini dapat digunakan untuk menganalisis hubungan kausal antara variabel teramati dan laten. Penelitian ini dapat mengeksplorasi cara-cara baru untuk menerapkan SmartPLS dalam konteks bisnis yang berbeda, dan bagaimana hasilnya dapat digunakan untuk meningkatkan pengambilan keputusan dan strategi bisnis.2. Meneliti lebih lanjut tentang pengaruh disiplin, tata kelola yang baik, dan kejujuran dalam konteks bisnis. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana variabel-variabel ini saling berhubungan dan bagaimana mereka dapat mempengaruhi kinerja bisnis. Dengan memahami hubungan antara disiplin, tata kelola yang baik, dan kejujuran, penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang praktik-praktik bisnis yang efektif dan etis.3. Menganalisis lebih lanjut tentang validitas dan keandalan konstruk dalam penelitian bisnis. Penelitian ini dapat mengeksplorasi cara-cara baru untuk meningkatkan validitas dan keandalan konstruk, serta bagaimana hal ini dapat mempengaruhi hasil penelitian. Dengan meningkatkan validitas dan keandalan konstruk, penelitian ini dapat memberikan hasil yang lebih akurat dan dapat diandalkan dalam analisis bisnis.Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam memahami dan menerapkan metode penelitian bisnis yang lebih baik, serta meningkatkan pemahaman tentang peran disiplin, tata kelola yang baik, dan kejujuran dalam konteks bisnis..
<br>Beban luar faktor, bersama dengan nilai p yang sesuai, menunjukkan bahwa sebagian besar faktor dimuat secara signifikan.<- Tata Kelola yang Baik, dan 2a.<- Pengendalian Korupsi tidak dimuat secara signifikan karena berarti bahwa ada efek tertentu yang mempengaruhi Tata Kelola yang Baik dan pengendalian korupsi.Ini berarti bahwa kesepakatan yang diperoleh pengukuran sangat rendah untuk mendukung pertanyaan-pertanyaan ini.<- Tata Kelola yang Baik, dan 2a.<- Pengendalian Korupsi tidak dimuat secara signifikan, sedangkan faktor lainnya memiliki bobot yang signifikan.Juga jelas bahwa konstruk Tata Kelola yang Baik gagal dalam uji keandalan dan validitasnya, yang berarti bahwa pengukuran tidak mendukung konstruk variabel.Tanggung jawab dan disiplin gagal dalam uji validitas diskriminan, menunjukkan bahwa faktor Follow Responsibility dan variabel Disiplin tidak sesuai dengan pengukuran, yang berarti bahwa faktor-faktor tertentu mempengaruhi hubungan variabel-faktor ini.Statistik kolinearitas menunjukkan bahwa VIF telah melewati uji kolinearitas.Statistik model fit memenuhi beberapa komponen tetapi tidak semuanya.d_ULS dan d_G memenuhi Model Fit, sedangkan SRMR dan NFI tidak
<br>Tujuan dari makalah ini adalah untuk mendukung penggunaan SmartPLS dalam penelitian ilmiah dengan mengadopsi metodologi bisnis dan variabel, yaitu disiplin, tata kelola yang baik, dan kejujuran. Tujuannya adalah untuk menyajikan temuan dan analisis data menggunakan komponen SmartPLS 4.1.1.4. Populasi studi terdiri dari 187 mahasiswa di kelas HRM Level 300, dan ukuran sampel 126 ditentukan menggunakan rumus Krejcie dan Morgan (1970). Hasilnya didasarkan pada faktor beban, validitas diskriminan, keandalan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/4/tata-kelola-korporasi-keuangan-publik-beban-faktor-thumb-ae89d.webp" type="image/webp" length="107676" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/tata-kelola-korporasi-keuangan-publik-beban-faktor-thumb-9b5bc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/tata-kelola-korporasi-keuangan-publik-beban-faktor-thumb-ff04b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/tata-kelola-korporasi-keuangan-publik-beban-faktor-thumb-ae89d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1305-risetpress.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6536-journal-business-management-economic-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ KAJIAN YURIDIS TENTANG KEDUDUKAN MoU HELSINKI DAN KEKHUSUSAN DALAM UNDANG UNDANG PEMERINTAHAN ACEH ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ KAJIAN YURIDIS TENTANG KEDUDUKAN MoU HELSINKI DAN KEKHUSUSAN DALAM UNDANG UNDANG PEMERINTAHAN ACEH ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ KAJIAN YURIDIS TENTANG KEDUDUKAN MoU HELSINKI DAN KEKHUSUSAN DALAM UNDANG UNDANG PEMERINTAHAN ACEH ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35360-pemerintahan-aceh-islam-masyarakat</link>
	<guid isPermaLink="false">00ba496db682568190b746e71456e94b</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 17:50:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ ius civile ]]></category>
	<category><![CDATA[ free stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[civile,counter,flag,free,ius,stats]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang kekuatan mengikat MoU Helsinki dan bagaimana implementasinya dalam praktik. Kedua, penelitian dapat fokus ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - KAJIAN YURIDIS TENTANG KEDUDUKAN MoU HELSINKI DAN KEKHUSUSAN DALAM UNDANG-UNDANG PEMERINTAHAN ACEH: Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang kekuatan mengikat MoU Helsinki dan bagaimana implementasinya dalam praktik. Kedua, penelitian dapat fokus pada analisis yuridis terhadap eksklusivitas Aceh yang diatur dalam Undang-Undang Pemerintahan Aceh, termasuk dampak dan implikasinya bagi Aceh dan Indonesia secara keseluruhan. Ketiga, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran dan fungsi lembaga-lembaga khusus yang diatur dalam UUPA, seperti Wali Nangroe dan Mahkamah Syar'iyah, serta kontribusinya dalam menjaga perdamaian dan kesejahteraan masyarakat Aceh.. MoU tidak memiliki kekuatan mengikat secara yuridis, melainkan hanya kesepakatan antara kedua belah pihak dengan dasar moral dan itikan baik untuk melaksanakan kesepakatan yang telah dirumuskan dalam dokumen MoU.Otonomi Khusus Aceh berdasarkan Undang-Undang Pemerintahan Aceh memiliki kekhususan, antara lain Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki adalah kesepakatan yang mengakhiri konflik antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Pemerintah Republik Indonesia. MoU ini menjadi komitmen bersama kedua belah pihak yang kemudian memberikan legitimasi terhadap Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif untuk melihat posisi MoU Helsinki dalam Undang-Undang Pemerintahan Aceh. Dengan metode ini, penulis melihat kekuatan mengikat MoU Helsinki dan eksklusivitas yang dimiliki oleh Undang-Undang Pemerintahan Aceh. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa MoU Helsinki tidak memiliki kekuatan mengikat secara yuridis, dan terdapat beberapa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/7/pemerintahan-aceh-islam-masyarakat-mou-helsinki-un-thumb-e954d.webp" title="JURIS - KAJIAN YURIDIS TENTANG KEDUDUKAN MoU HELSINKI DAN KEKHUSUSAN DALAM UNDANG-UNDANG PEMERINTAHAN ACEH" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/pemerintahan-aceh-islam-masyarakat-mou-helsinki-un-thumb-e954d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/pemerintahan-aceh-islam-masyarakat-mou-helsinki-un-thumb-e954d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/pemerintahan-aceh-islam-masyarakat-mou-helsinki-un-thumb-e954d.webp 1x" title="JURIS - KAJIAN YURIDIS TENTANG KEDUDUKAN MoU HELSINKI DAN KEKHUSUSAN DALAM UNDANG-UNDANG PEMERINTAHAN ACEH" alt="JURIS - KAJIAN YURIDIS TENTANG KEDUDUKAN MoU HELSINKI DAN KEKHUSUSAN DALAM UNDANG-UNDANG PEMERINTAHAN ACEH" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/pemerintahan-aceh-islam-masyarakat-mou-helsinki-un-thumb-c454f.webp" title="JURIS - KAJIAN YURIDIS TENTANG KEDUDUKAN MoU HELSINKI DAN KEKHUSUSAN DALAM UNDANG-UNDANG PEMERINTAHAN ACEH" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/pemerintahan-aceh-islam-masyarakat-mou-helsinki-un-thumb-c454f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/pemerintahan-aceh-islam-masyarakat-mou-helsinki-un-thumb-c454f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/pemerintahan-aceh-islam-masyarakat-mou-helsinki-un-thumb-c454f.webp 1x" title="JURIS - KAJIAN YURIDIS TENTANG KEDUDUKAN MoU HELSINKI DAN KEKHUSUSAN DALAM UNDANG-UNDANG PEMERINTAHAN ACEH" alt="JURIS - KAJIAN YURIDIS TENTANG KEDUDUKAN MoU HELSINKI DAN KEKHUSUSAN DALAM UNDANG-UNDANG PEMERINTAHAN ACEH" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/pemerintahan-aceh-islam-masyarakat-mou-helsinki-un-thumb-d356c.webp" title="JURIS - KAJIAN YURIDIS TENTANG KEDUDUKAN MoU HELSINKI DAN KEKHUSUSAN DALAM UNDANG-UNDANG PEMERINTAHAN ACEH" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/pemerintahan-aceh-islam-masyarakat-mou-helsinki-un-thumb-d356c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/pemerintahan-aceh-islam-masyarakat-mou-helsinki-un-thumb-d356c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/pemerintahan-aceh-islam-masyarakat-mou-helsinki-un-thumb-d356c.webp 1x" title="JURIS - KAJIAN YURIDIS TENTANG KEDUDUKAN MoU HELSINKI DAN KEKHUSUSAN DALAM UNDANG-UNDANG PEMERINTAHAN ACEH" alt="JURIS - KAJIAN YURIDIS TENTANG KEDUDUKAN MoU HELSINKI DAN KEKHUSUSAN DALAM UNDANG-UNDANG PEMERINTAHAN ACEH" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35360-pemerintahan-aceh-islam-masyarakat" title="JURIS - KAJIAN YURIDIS TENTANG KEDUDUKAN MoU HELSINKI DAN KEKHUSUSAN DALAM UNDANG-UNDANG PEMERINTAHAN ACEH" target="_blank">KAJIAN YURIDIS TENTANG KEDUDUKAN MoU HELSINKI DAN KEKHUSUSAN DALAM UNDANG-UNDANG PEMERINTAHAN ACEH</a>: Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang kekuatan mengikat MoU Helsinki dan bagaimana implementasinya dalam praktik. Kedua, penelitian dapat fokus pada analisis yuridis terhadap eksklusivitas Aceh yang diatur dalam Undang-Undang Pemerintahan Aceh, termasuk dampak dan implikasinya bagi Aceh dan Indonesia secara keseluruhan. Ketiga, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran dan fungsi lembaga-lembaga khusus yang diatur dalam UUPA, seperti Wali Nangroe dan Mahkamah Syar'iyah, serta kontribusinya dalam menjaga perdamaian dan kesejahteraan masyarakat Aceh..
<br>MoU tidak memiliki kekuatan mengikat secara yuridis, melainkan hanya kesepakatan antara kedua belah pihak dengan dasar moral dan itikan baik untuk melaksanakan kesepakatan yang telah dirumuskan dalam dokumen MoU.Otonomi Khusus Aceh berdasarkan Undang-Undang Pemerintahan Aceh memiliki kekhususan, antara lain
<br>Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki adalah kesepakatan yang mengakhiri konflik antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Pemerintah Republik Indonesia. MoU ini menjadi komitmen bersama kedua belah pihak yang kemudian memberikan legitimasi terhadap Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif untuk melihat posisi MoU Helsinki dalam Undang-Undang Pemerintahan Aceh. Dengan metode ini, penulis melihat kekuatan mengikat MoU Helsinki dan eksklusivitas yang dimiliki oleh Undang-Undang Pemerintahan Aceh. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa MoU Helsinki tidak memiliki kekuatan mengikat secara yuridis, dan terdapat beberapa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/7/pemerintahan-aceh-islam-masyarakat-mou-helsinki-un-thumb-c454f.webp" type="image/webp" length="64756" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/pemerintahan-aceh-islam-masyarakat-mou-helsinki-un-thumb-e954d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/pemerintahan-aceh-islam-masyarakat-mou-helsinki-un-thumb-c454f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/pemerintahan-aceh-islam-masyarakat-mou-helsinki-un-thumb-d356c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2995-41.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15067-ius-civile-refleksi-penegakan-hukum-keadilan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Korelasi Kebiasaan Latihan Hatha Yoga Dan Level Aktivitas Fisik Pada Pralansia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Korelasi Kebiasaan Latihan Hatha Yoga Dan Level Aktivitas Fisik Pada Pralansia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Korelasi Kebiasaan Latihan Hatha Yoga Dan Level Aktivitas Fisik Pada Pralansia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35346-persepsi-masyarakat-bajo-pra-islam-pers</link>
	<guid isPermaLink="false">7ffe5716608423471b572320f7001945</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 17:46:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ atom logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ rss2 logo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[atom,focus,logo,rss2,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam untuk memperkuat generalisasi temuan. Kedua, studi intervensi yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Korelasi Kebiasaan Latihan Hatha Yoga Dan Level Aktivitas Fisik Pada Pralansia: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam untuk memperkuat generalisasi temuan. Kedua, studi intervensi yang dirancang secara khusus untuk meningkatkan kebiasaan latihan Hatha Yoga pada masyarakat pralansia perlu dilakukan untuk menguji efektivitasnya secara langsung. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi masyarakat pralansia terhadap manfaat latihan Hatha Yoga, termasuk faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambat partisipasi mereka. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran Hatha Yoga dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat pralansia dan memberikan dasar bagi pengembangan program kesehatan yang lebih efektif.. Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat antara kebiasaan latihan Hatha Yoga dengan level aktivitas fisik pada masyarakat pralansia.Mayoritas responden memiliki level aktivitas fisik yang tinggi, menunjukkan bahwa latihan Hatha Yoga berkontribusi pada peningkatan aktivitas fisik.Dengan demikian, latihan Hatha Yoga direkomendasikan sebagai upaya untuk menjaga kesehatan dan kebugaran pada masa pralansia Masyarakat pralansia memiliki gaya hidup tidak sehat, salah satunya 33,5% kurang melakukan aktivitas fisik. Dalam aktivitas fisik diperlukan penunjang, seperti keseimbangan dan kelenturan yang bisa didapat dari latihan Hatha Yoga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kebiasaan latihan Hatha Yoga dengan level aktivitas fisik pada masyarakat pralansia. Penelitian ini menggunakan rancangan kuantitatif dengan metode deskriptif korelatif cross-sectional. Sampel ditentukan dengan purposive sampling yang berjumlah 55 orang yang berusia 45-59 tahun dan seluruhnya sudah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/3/persepsi-masyarakat-bajo-pra-islam-kualitas-hidup-thumb-ecfa2.webp" title="JURIS - Korelasi Kebiasaan Latihan Hatha Yoga Dan Level Aktivitas Fisik Pada Pralansia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/persepsi-masyarakat-bajo-pra-islam-kualitas-hidup-thumb-ecfa2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/persepsi-masyarakat-bajo-pra-islam-kualitas-hidup-thumb-ecfa2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/persepsi-masyarakat-bajo-pra-islam-kualitas-hidup-thumb-ecfa2.webp 1x" title="JURIS - Korelasi Kebiasaan Latihan Hatha Yoga Dan Level Aktivitas Fisik Pada Pralansia" alt="JURIS - Korelasi Kebiasaan Latihan Hatha Yoga Dan Level Aktivitas Fisik Pada Pralansia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/persepsi-masyarakat-bajo-pra-islam-kualitas-hidup-thumb-e6676.webp" title="JURIS - Korelasi Kebiasaan Latihan Hatha Yoga Dan Level Aktivitas Fisik Pada Pralansia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/persepsi-masyarakat-bajo-pra-islam-kualitas-hidup-thumb-e6676.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/persepsi-masyarakat-bajo-pra-islam-kualitas-hidup-thumb-e6676.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/persepsi-masyarakat-bajo-pra-islam-kualitas-hidup-thumb-e6676.webp 1x" title="JURIS - Korelasi Kebiasaan Latihan Hatha Yoga Dan Level Aktivitas Fisik Pada Pralansia" alt="JURIS - Korelasi Kebiasaan Latihan Hatha Yoga Dan Level Aktivitas Fisik Pada Pralansia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/persepsi-masyarakat-bajo-pra-islam-kualitas-hidup-thumb-b33aa.webp" title="JURIS - Korelasi Kebiasaan Latihan Hatha Yoga Dan Level Aktivitas Fisik Pada Pralansia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/persepsi-masyarakat-bajo-pra-islam-kualitas-hidup-thumb-b33aa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/persepsi-masyarakat-bajo-pra-islam-kualitas-hidup-thumb-b33aa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/persepsi-masyarakat-bajo-pra-islam-kualitas-hidup-thumb-b33aa.webp 1x" title="JURIS - Korelasi Kebiasaan Latihan Hatha Yoga Dan Level Aktivitas Fisik Pada Pralansia" alt="JURIS - Korelasi Kebiasaan Latihan Hatha Yoga Dan Level Aktivitas Fisik Pada Pralansia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35346-persepsi-masyarakat-bajo-pra-islam-pers" title="JURIS - Korelasi Kebiasaan Latihan Hatha Yoga Dan Level Aktivitas Fisik Pada Pralansia" target="_blank">Korelasi Kebiasaan Latihan Hatha Yoga Dan Level Aktivitas Fisik Pada Pralansia</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam untuk memperkuat generalisasi temuan. Kedua, studi intervensi yang dirancang secara khusus untuk meningkatkan kebiasaan latihan Hatha Yoga pada masyarakat pralansia perlu dilakukan untuk menguji efektivitasnya secara langsung. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi masyarakat pralansia terhadap manfaat latihan Hatha Yoga, termasuk faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambat partisipasi mereka. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran Hatha Yoga dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat pralansia dan memberikan dasar bagi pengembangan program kesehatan yang lebih efektif..
<br>Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat antara kebiasaan latihan Hatha Yoga dengan level aktivitas fisik pada masyarakat pralansia.Mayoritas responden memiliki level aktivitas fisik yang tinggi, menunjukkan bahwa latihan Hatha Yoga berkontribusi pada peningkatan aktivitas fisik.Dengan demikian, latihan Hatha Yoga direkomendasikan sebagai upaya untuk menjaga kesehatan dan kebugaran pada masa pralansia
<br>Masyarakat pralansia memiliki gaya hidup tidak sehat, salah satunya 33,5% kurang melakukan aktivitas fisik. Dalam aktivitas fisik diperlukan penunjang, seperti keseimbangan dan kelenturan yang bisa didapat dari latihan Hatha Yoga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kebiasaan latihan Hatha Yoga dengan level aktivitas fisik pada masyarakat pralansia. Penelitian ini menggunakan rancangan kuantitatif dengan metode deskriptif korelatif cross-sectional. Sampel ditentukan dengan purposive sampling yang berjumlah 55 orang yang berusia 45-59 tahun dan seluruhnya sudah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/3/persepsi-masyarakat-bajo-pra-islam-kualitas-hidup-thumb-e6676.webp" type="image/webp" length="79828" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/persepsi-masyarakat-bajo-pra-islam-kualitas-hidup-thumb-ecfa2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/persepsi-masyarakat-bajo-pra-islam-kualitas-hidup-thumb-e6676.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/persepsi-masyarakat-bajo-pra-islam-kualitas-hidup-thumb-b33aa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-529-unud.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6486-community-publishing-nursing.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Gambaran Kesiapsiagaan River Guide Dalam Memberi Pertolongan Pertama Pada Kegawatdaruratan Wisata Air ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gambaran Kesiapsiagaan River Guide Dalam Memberi Pertolongan Pertama Pada Kegawatdaruratan Wisata Air ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gambaran Kesiapsiagaan River Guide Dalam Memberi Pertolongan Pertama Pada Kegawatdaruratan Wisata Air ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35341-sektor-pariwisata-lokal-kesiapsiagaan-pertolongan</link>
	<guid isPermaLink="false">6ad735d5028e30f70f2ffbaa12f12ee3</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 17:46:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ atom logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ rss2 logo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[atom,focus,logo,rss2,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan pengembangan lebih lanjut terkait kesiapsiagaan river guide dalam menghadapi kegawatdaruratan wisata air. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam mengenai pengetahuan dan keterampilan spesifik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Gambaran Kesiapsiagaan River Guide Dalam Memberi Pertolongan Pertama Pada Kegawatdaruratan Wisata Air: Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan pengembangan lebih lanjut terkait kesiapsiagaan river guide dalam menghadapi kegawatdaruratan wisata air. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam mengenai pengetahuan dan keterampilan spesifik river guide dalam menangani berbagai jenis cedera yang umum terjadi pada kegiatan arung jeram, seperti patah tulang, cedera kepala, atau hipotermia. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan implementasi program pelatihan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan bagi river guide, yang tidak hanya mencakup teori pertolongan pertama, tetapi juga simulasi praktik lapangan dengan skenario yang realistis. Ketiga, penelitian perlu menginvestigasi faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi kesiapsiagaan river guide, seperti tingkat kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, dan koordinasi dengan tim penyelamat atau fasilitas kesehatan terdekat, untuk kemudian dirumuskan strategi peningkatan kesiapsiagaan yang lebih efektif dan terarah. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan keselamatan wisatawan dan kualitas pelayanan wisata air di Bali.. Penelitian ini menunjukkan bahwa nilai mean usia responden adalah 34,37 tahun, seluruh responden berjenis kelamin laki-laki, dan mayoritas (88%) berpendidikan terakhir SMA/SMK.Responden memiliki durasi kerja median 10 tahun, sebagian besar memiliki pengalaman menolong wisatawan dan mengikuti pelatihan (98%).Nilai median skor pengetahuan adalah 7,00, skor sikap 31,00, dan rencana tanggap darurat 3,00.Alat-alat P3K di ketiga perusahaan wisata air masih belum lengkap Perkembangan sektor pariwisata di Bali semakin meningkat dari tahun ke tahun, hal ini berkaitan juga dengan peningkatan risiko terjadinya kegawatdaruratan wisata di Bali, tak terkecuali pada wisata perairan. Angka kecelakaan water sport di Bali pada tahun 2019 terdapat sebanyak 265 wisatawan yang mengalami cedera seperti luka, dislokasi, fraktur, strain, dan sesak napas. Kehadiran kader siap siaga yang kompeten sangat diperlukan untuk melakukan pertolongan pra-hospital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesiapsiagaan river guide dalam memberi pertolongan pertama kegawatdaruratan wisata air di Telaga Waja Rafting Karangasem Bali. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/b/sektor-pariwisata-lokal-kesiapsiagaan-pertolongan-thumb-63f56.webp" title="JURIS - Gambaran Kesiapsiagaan River Guide Dalam Memberi Pertolongan Pertama Pada Kegawatdaruratan Wisata Air" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/sektor-pariwisata-lokal-kesiapsiagaan-pertolongan-thumb-63f56.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/sektor-pariwisata-lokal-kesiapsiagaan-pertolongan-thumb-63f56.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/sektor-pariwisata-lokal-kesiapsiagaan-pertolongan-thumb-63f56.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Kesiapsiagaan River Guide Dalam Memberi Pertolongan Pertama Pada Kegawatdaruratan Wisata Air" alt="JURIS - Gambaran Kesiapsiagaan River Guide Dalam Memberi Pertolongan Pertama Pada Kegawatdaruratan Wisata Air" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/sektor-pariwisata-lokal-kesiapsiagaan-pertolongan-thumb-491cc.webp" title="JURIS - Gambaran Kesiapsiagaan River Guide Dalam Memberi Pertolongan Pertama Pada Kegawatdaruratan Wisata Air" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/sektor-pariwisata-lokal-kesiapsiagaan-pertolongan-thumb-491cc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/sektor-pariwisata-lokal-kesiapsiagaan-pertolongan-thumb-491cc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/sektor-pariwisata-lokal-kesiapsiagaan-pertolongan-thumb-491cc.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Kesiapsiagaan River Guide Dalam Memberi Pertolongan Pertama Pada Kegawatdaruratan Wisata Air" alt="JURIS - Gambaran Kesiapsiagaan River Guide Dalam Memberi Pertolongan Pertama Pada Kegawatdaruratan Wisata Air" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/sektor-pariwisata-lokal-kesiapsiagaan-pertolongan-thumb-3bded.webp" title="JURIS - Gambaran Kesiapsiagaan River Guide Dalam Memberi Pertolongan Pertama Pada Kegawatdaruratan Wisata Air" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/sektor-pariwisata-lokal-kesiapsiagaan-pertolongan-thumb-3bded.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/sektor-pariwisata-lokal-kesiapsiagaan-pertolongan-thumb-3bded.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/sektor-pariwisata-lokal-kesiapsiagaan-pertolongan-thumb-3bded.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Kesiapsiagaan River Guide Dalam Memberi Pertolongan Pertama Pada Kegawatdaruratan Wisata Air" alt="JURIS - Gambaran Kesiapsiagaan River Guide Dalam Memberi Pertolongan Pertama Pada Kegawatdaruratan Wisata Air" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35341-sektor-pariwisata-lokal-kesiapsiagaan-pertolongan" title="JURIS - Gambaran Kesiapsiagaan River Guide Dalam Memberi Pertolongan Pertama Pada Kegawatdaruratan Wisata Air" target="_blank">Gambaran Kesiapsiagaan River Guide Dalam Memberi Pertolongan Pertama Pada Kegawatdaruratan Wisata Air</a>: Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan pengembangan lebih lanjut terkait kesiapsiagaan river guide dalam menghadapi kegawatdaruratan wisata air. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam mengenai pengetahuan dan keterampilan spesifik river guide dalam menangani berbagai jenis cedera yang umum terjadi pada kegiatan arung jeram, seperti patah tulang, cedera kepala, atau hipotermia. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan implementasi program pelatihan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan bagi river guide, yang tidak hanya mencakup teori pertolongan pertama, tetapi juga simulasi praktik lapangan dengan skenario yang realistis. Ketiga, penelitian perlu menginvestigasi faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi kesiapsiagaan river guide, seperti tingkat kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, dan koordinasi dengan tim penyelamat atau fasilitas kesehatan terdekat, untuk kemudian dirumuskan strategi peningkatan kesiapsiagaan yang lebih efektif dan terarah. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan keselamatan wisatawan dan kualitas pelayanan wisata air di Bali..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa nilai mean usia responden adalah 34,37 tahun, seluruh responden berjenis kelamin laki-laki, dan mayoritas (88%) berpendidikan terakhir SMA/SMK.Responden memiliki durasi kerja median 10 tahun, sebagian besar memiliki pengalaman menolong wisatawan dan mengikuti pelatihan (98%).Nilai median skor pengetahuan adalah 7,00, skor sikap 31,00, dan rencana tanggap darurat 3,00.Alat-alat P3K di ketiga perusahaan wisata air masih belum lengkap
<br>Perkembangan sektor pariwisata di Bali semakin meningkat dari tahun ke tahun, hal ini berkaitan juga dengan peningkatan risiko terjadinya kegawatdaruratan wisata di Bali, tak terkecuali pada wisata perairan. Angka kecelakaan water sport di Bali pada tahun 2019 terdapat sebanyak 265 wisatawan yang mengalami cedera seperti luka, dislokasi, fraktur, strain, dan sesak napas. Kehadiran kader siap siaga yang kompeten sangat diperlukan untuk melakukan pertolongan pra-hospital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesiapsiagaan river guide dalam memberi pertolongan pertama kegawatdaruratan wisata air di Telaga Waja Rafting Karangasem Bali. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/b/sektor-pariwisata-lokal-kesiapsiagaan-pertolongan-thumb-63f56.webp" type="image/webp" length="94364" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/sektor-pariwisata-lokal-kesiapsiagaan-pertolongan-thumb-63f56.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/sektor-pariwisata-lokal-kesiapsiagaan-pertolongan-thumb-491cc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/sektor-pariwisata-lokal-kesiapsiagaan-pertolongan-thumb-3bded.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-529-unud.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6486-community-publishing-nursing.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ GAMBARAN KEJADIAN PERDARAHAN POSTPARTUM DI RSUP PROF Dr I G N G NGOERAH PADA TAHUN 2020 2022 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ GAMBARAN KEJADIAN PERDARAHAN POSTPARTUM DI RSUP PROF Dr I G N G NGOERAH PADA TAHUN 2020 2022 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ GAMBARAN KEJADIAN PERDARAHAN POSTPARTUM DI RSUP PROF Dr I G N G NGOERAH PADA TAHUN 2020 2022 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35344-perdarahan-postpartum-karakteristik-manajemen</link>
	<guid isPermaLink="false">8505e9b99fd2a24491a99c8f2bf01520</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 17:42:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ atom logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ rss2 logo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[atom,focus,logo,rss2,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti lebih lanjut mengapa ibu dengan usia 20Ae35 tahun, yang secara fisiologis dianggap ideal untuk melahirkan, tetap berisiko tinggi mengalami perdarahan postpartum, dengan fokus pada faktor sosial, akses pelayanan antenatal, serta ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - GAMBARAN KEJADIAN PERDARAHAN POSTPARTUM DI RSUP PROF. Dr. I. G. N. G. NGOERAH PADA TAHUN 2020-2022: Pertama, perlu diteliti lebih lanjut mengapa ibu dengan usia 20Ae35 tahun, yang secara fisiologis dianggap ideal untuk melahirkan, tetap berisiko tinggi mengalami perdarahan postpartum, dengan fokus pada faktor sosial, akses pelayanan antenatal, serta kualitas penanganan saat persalinan. Kedua, penting untuk mengkaji efektivitas manajemen aktif kala III di tingkat fasilitas kesehatan primer, terutama dalam konteks keterlambatan pertolongan dan keterbatasan tenaga terampil, guna mengetahui bagaimana intervensi tersebut bisa diperkuat sebelum kasus merujuk ke rumah sakit rujukan. Ketiga, diperlukan penelitian tentang alasan rendahnya pemberian transfusi darah pada kasus perdarahan postpartum, apakah disebabkan oleh ketersediaan darah, pertimbangan klinis, atau faktor lain seperti protokol rumah sakit dan kesiapan sistem rujukan, agar dapat dirumuskan strategi peningkatan penatalaksanaan perdarahan secara komprehensif.. Perdarahan postpartum primer (early PPH) merupakan jenis perdarahan yang paling banyak ditemukan, yaitu sebesar 81,1% dari seluruh kasus.Penyebab utama perdarahan postpartum adalah sisa plasenta yang terjadi pada 35,1% kasus.Mayoritas ibu yang mengalami perdarahan berada pada kelompok usia 20Ae35 tahun, paritas multipara, mengalami anemia, dan menjalani persalinan normal, namun sebagian besar tidak diberikan transfusi darah sebagai penatalaksanaan Perdarahan postpartum adalah hilangnya darah sebanyak 500 ml setelah bayi lahir akibat persalinan pervaginam atau kehilangan darah lebih dari 1000 ml akibat persalinan caesar. Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya perdarahan postpartum yaitu umur, paritas, lama kala, kadar Hb, jarak kehamilan, dan riwayat persalinan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran atas kasus perdarahan postpartum di RSUP Prof. Dr. I. G. N. G. Ngoerah. Jenis studi ini adalah deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Populasi riset ini yaitu rekam medis pasien rawat inap yang mengalami perdarahan postpartum di RSUP Prof Ngoerah tahun 2020-2022 sebanyak 37 kasus. Hasil penelitian menunjukkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/c/perdarahan-postpartum-karakteristik-manajemen-iii-thumb-2c34c.webp" title="JURIS - GAMBARAN KEJADIAN PERDARAHAN POSTPARTUM DI RSUP PROF. Dr. I. G. N. G. NGOERAH PADA TAHUN 2020-2022" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/perdarahan-postpartum-karakteristik-manajemen-iii-thumb-2c34c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/perdarahan-postpartum-karakteristik-manajemen-iii-thumb-2c34c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/perdarahan-postpartum-karakteristik-manajemen-iii-thumb-2c34c.webp 1x" title="JURIS - GAMBARAN KEJADIAN PERDARAHAN POSTPARTUM DI RSUP PROF. Dr. I. G. N. G. NGOERAH PADA TAHUN 2020-2022" alt="JURIS - GAMBARAN KEJADIAN PERDARAHAN POSTPARTUM DI RSUP PROF. Dr. I. G. N. G. NGOERAH PADA TAHUN 2020-2022" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/perdarahan-postpartum-karakteristik-manajemen-iii-thumb-d0cd8.webp" title="JURIS - GAMBARAN KEJADIAN PERDARAHAN POSTPARTUM DI RSUP PROF. Dr. I. G. N. G. NGOERAH PADA TAHUN 2020-2022" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/perdarahan-postpartum-karakteristik-manajemen-iii-thumb-d0cd8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/perdarahan-postpartum-karakteristik-manajemen-iii-thumb-d0cd8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/perdarahan-postpartum-karakteristik-manajemen-iii-thumb-d0cd8.webp 1x" title="JURIS - GAMBARAN KEJADIAN PERDARAHAN POSTPARTUM DI RSUP PROF. Dr. I. G. N. G. NGOERAH PADA TAHUN 2020-2022" alt="JURIS - GAMBARAN KEJADIAN PERDARAHAN POSTPARTUM DI RSUP PROF. Dr. I. G. N. G. NGOERAH PADA TAHUN 2020-2022" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/perdarahan-postpartum-karakteristik-manajemen-iii-thumb-f811e.webp" title="JURIS - GAMBARAN KEJADIAN PERDARAHAN POSTPARTUM DI RSUP PROF. Dr. I. G. N. G. NGOERAH PADA TAHUN 2020-2022" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/perdarahan-postpartum-karakteristik-manajemen-iii-thumb-f811e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/perdarahan-postpartum-karakteristik-manajemen-iii-thumb-f811e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/perdarahan-postpartum-karakteristik-manajemen-iii-thumb-f811e.webp 1x" title="JURIS - GAMBARAN KEJADIAN PERDARAHAN POSTPARTUM DI RSUP PROF. Dr. I. G. N. G. NGOERAH PADA TAHUN 2020-2022" alt="JURIS - GAMBARAN KEJADIAN PERDARAHAN POSTPARTUM DI RSUP PROF. Dr. I. G. N. G. NGOERAH PADA TAHUN 2020-2022" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35344-perdarahan-postpartum-karakteristik-manajemen" title="JURIS - GAMBARAN KEJADIAN PERDARAHAN POSTPARTUM DI RSUP PROF. Dr. I. G. N. G. NGOERAH PADA TAHUN 2020-2022" target="_blank">GAMBARAN KEJADIAN PERDARAHAN POSTPARTUM DI RSUP PROF. Dr. I. G. N. G. NGOERAH PADA TAHUN 2020-2022</a>: Pertama, perlu diteliti lebih lanjut mengapa ibu dengan usia 20Ae35 tahun, yang secara fisiologis dianggap ideal untuk melahirkan, tetap berisiko tinggi mengalami perdarahan postpartum, dengan fokus pada faktor sosial, akses pelayanan antenatal, serta kualitas penanganan saat persalinan. Kedua, penting untuk mengkaji efektivitas manajemen aktif kala III di tingkat fasilitas kesehatan primer, terutama dalam konteks keterlambatan pertolongan dan keterbatasan tenaga terampil, guna mengetahui bagaimana intervensi tersebut bisa diperkuat sebelum kasus merujuk ke rumah sakit rujukan. Ketiga, diperlukan penelitian tentang alasan rendahnya pemberian transfusi darah pada kasus perdarahan postpartum, apakah disebabkan oleh ketersediaan darah, pertimbangan klinis, atau faktor lain seperti protokol rumah sakit dan kesiapan sistem rujukan, agar dapat dirumuskan strategi peningkatan penatalaksanaan perdarahan secara komprehensif..
<br>Perdarahan postpartum primer (early PPH) merupakan jenis perdarahan yang paling banyak ditemukan, yaitu sebesar 81,1% dari seluruh kasus.Penyebab utama perdarahan postpartum adalah sisa plasenta yang terjadi pada 35,1% kasus.Mayoritas ibu yang mengalami perdarahan berada pada kelompok usia 20Ae35 tahun, paritas multipara, mengalami anemia, dan menjalani persalinan normal, namun sebagian besar tidak diberikan transfusi darah sebagai penatalaksanaan
<br>Perdarahan postpartum adalah hilangnya darah sebanyak 500 ml setelah bayi lahir akibat persalinan pervaginam atau kehilangan darah lebih dari 1000 ml akibat persalinan caesar. Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya perdarahan postpartum yaitu umur, paritas, lama kala, kadar Hb, jarak kehamilan, dan riwayat persalinan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran atas kasus perdarahan postpartum di RSUP Prof. Dr. I. G. N. G. Ngoerah. Jenis studi ini adalah deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Populasi riset ini yaitu rekam medis pasien rawat inap yang mengalami perdarahan postpartum di RSUP Prof Ngoerah tahun 2020-2022 sebanyak 37 kasus. Hasil penelitian menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/c/perdarahan-postpartum-karakteristik-manajemen-iii-thumb-f811e.webp" type="image/webp" length="111858" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/perdarahan-postpartum-karakteristik-manajemen-iii-thumb-2c34c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/perdarahan-postpartum-karakteristik-manajemen-iii-thumb-d0cd8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/perdarahan-postpartum-karakteristik-manajemen-iii-thumb-f811e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-529-unud.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6486-community-publishing-nursing.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengendalian Produktivitas Karyawan Terhadap Kesehatan Dan Keselamatan Kerja PT Dirgantara Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengendalian Produktivitas Karyawan Terhadap Kesehatan Dan Keselamatan Kerja PT Dirgantara Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengendalian Produktivitas Karyawan Terhadap Kesehatan Dan Keselamatan Kerja PT Dirgantara Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35364-uji-normalitas-data-efektivitas-program-wisata-ala</link>
	<guid isPermaLink="false">3428aedf3c2073c18233a8d8c2492f83</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 17:21:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ peer review ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fee ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,fee,peer,review,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain di luar program K3 yang secara signifikan mempengaruhi produktivitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengendalian Produktivitas Karyawan Terhadap Kesehatan Dan Keselamatan Kerja PT. Dirgantara Indonesia: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain di luar program K3 yang secara signifikan mempengaruhi produktivitas karyawan, seperti motivasi kerja, pelatihan, atau kondisi lingkungan kerja yang lebih spesifik. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas program K3 di PT Dirgantara Indonesia dengan perusahaan sejenis lainnya, baik di dalam maupun luar negeri, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan area yang perlu ditingkatkan. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model intervensi yang lebih efektif untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi karyawan dalam program K3, serta mengukur dampaknya terhadap penurunan angka kecelakaan kerja dan peningkatan produktivitas secara berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam upaya meningkatkan kinerja dan kesejahteraan karyawan di PT Dirgantara Indonesia.. Pelaksanaan K3 pada manufacturing di jalankan dengan baik, produktivitas manufacturing di PT.Dirgantara Indonesia sudah baik, dan terdapat pengaruh yang signifikan pada Program K3 terhadap produktivitas kinerja karyawan manufacturing di PT Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana proses pelaksanaan program keselamatan dan kesehatan kerja di bagian produksi PT Dirgantara Indonesia, penelitian ini juga dapat diketahui tentang produktivitas kerja di PT Dirgantara Indonesia. Penelitian ini dilakukan pada 117 responden yang merupakan karyawan direktur produksi detil divisi manufaktur PT.Dirgantara Indonesia. Penelitian ini menggunakan data primer dengan menggunakan kuesioner dan wawancara juga menggunakan data sekunder yang diperoleh dari buku dan jurnal. Uji prinsip klasik yang digunakan untuk penelitian ini adalah uji normalitas, uji heteroskedastisitas, dan uji linieritas. Hasilnya adalah produktivitas karyawan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/6/uji-normalitas-data-efektivitas-program-wisata-ala-thumb-fbf3a.webp" title="JURIS - Pengendalian Produktivitas Karyawan Terhadap Kesehatan Dan Keselamatan Kerja PT. Dirgantara Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/uji-normalitas-data-efektivitas-program-wisata-ala-thumb-fbf3a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/uji-normalitas-data-efektivitas-program-wisata-ala-thumb-fbf3a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/uji-normalitas-data-efektivitas-program-wisata-ala-thumb-fbf3a.webp 1x" title="JURIS - Pengendalian Produktivitas Karyawan Terhadap Kesehatan Dan Keselamatan Kerja PT. Dirgantara Indonesia" alt="JURIS - Pengendalian Produktivitas Karyawan Terhadap Kesehatan Dan Keselamatan Kerja PT. Dirgantara Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/uji-normalitas-data-efektivitas-program-wisata-ala-thumb-f3897.webp" title="JURIS - Pengendalian Produktivitas Karyawan Terhadap Kesehatan Dan Keselamatan Kerja PT. Dirgantara Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/uji-normalitas-data-efektivitas-program-wisata-ala-thumb-f3897.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/uji-normalitas-data-efektivitas-program-wisata-ala-thumb-f3897.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/uji-normalitas-data-efektivitas-program-wisata-ala-thumb-f3897.webp 1x" title="JURIS - Pengendalian Produktivitas Karyawan Terhadap Kesehatan Dan Keselamatan Kerja PT. Dirgantara Indonesia" alt="JURIS - Pengendalian Produktivitas Karyawan Terhadap Kesehatan Dan Keselamatan Kerja PT. Dirgantara Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/uji-normalitas-data-efektivitas-program-wisata-ala-thumb-f6ac3.webp" title="JURIS - Pengendalian Produktivitas Karyawan Terhadap Kesehatan Dan Keselamatan Kerja PT. Dirgantara Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/uji-normalitas-data-efektivitas-program-wisata-ala-thumb-f6ac3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/uji-normalitas-data-efektivitas-program-wisata-ala-thumb-f6ac3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/uji-normalitas-data-efektivitas-program-wisata-ala-thumb-f6ac3.webp 1x" title="JURIS - Pengendalian Produktivitas Karyawan Terhadap Kesehatan Dan Keselamatan Kerja PT. Dirgantara Indonesia" alt="JURIS - Pengendalian Produktivitas Karyawan Terhadap Kesehatan Dan Keselamatan Kerja PT. Dirgantara Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35364-uji-normalitas-data-efektivitas-program-wisata-ala" title="JURIS - Pengendalian Produktivitas Karyawan Terhadap Kesehatan Dan Keselamatan Kerja PT. Dirgantara Indonesia" target="_blank">Pengendalian Produktivitas Karyawan Terhadap Kesehatan Dan Keselamatan Kerja PT. Dirgantara Indonesia</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain di luar program K3 yang secara signifikan mempengaruhi produktivitas karyawan, seperti motivasi kerja, pelatihan, atau kondisi lingkungan kerja yang lebih spesifik. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas program K3 di PT Dirgantara Indonesia dengan perusahaan sejenis lainnya, baik di dalam maupun luar negeri, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan area yang perlu ditingkatkan. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model intervensi yang lebih efektif untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi karyawan dalam program K3, serta mengukur dampaknya terhadap penurunan angka kecelakaan kerja dan peningkatan produktivitas secara berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam upaya meningkatkan kinerja dan kesejahteraan karyawan di PT Dirgantara Indonesia..
<br>Pelaksanaan K3 pada manufacturing di jalankan dengan baik, produktivitas manufacturing di PT.Dirgantara Indonesia sudah baik, dan terdapat pengaruh yang signifikan pada Program K3 terhadap produktivitas kinerja karyawan manufacturing di PT
<br>Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana proses pelaksanaan program keselamatan dan kesehatan kerja di bagian produksi PT Dirgantara Indonesia, penelitian ini juga dapat diketahui tentang produktivitas kerja di PT Dirgantara Indonesia. Penelitian ini dilakukan pada 117 responden yang merupakan karyawan direktur produksi detil divisi manufaktur PT.Dirgantara Indonesia. Penelitian ini menggunakan data primer dengan menggunakan kuesioner dan wawancara juga menggunakan data sekunder yang diperoleh dari buku dan jurnal. Uji prinsip klasik yang digunakan untuk penelitian ini adalah uji normalitas, uji heteroskedastisitas, dan uji linieritas. Hasilnya adalah produktivitas karyawan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/6/uji-normalitas-data-efektivitas-program-wisata-ala-thumb-f3897.webp" type="image/webp" length="107118" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/uji-normalitas-data-efektivitas-program-wisata-ala-thumb-fbf3a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/uji-normalitas-data-efektivitas-program-wisata-ala-thumb-f3897.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/uji-normalitas-data-efektivitas-program-wisata-ala-thumb-f6ac3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-269-ubharajaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6092-journal-engineering-environtmental-energy-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Tinjauan Yuridis Indikasi Geografis Sebagai Hak Kekayaan Intelektual Non Individual Komunal ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tinjauan Yuridis Indikasi Geografis Sebagai Hak Kekayaan Intelektual Non Individual Komunal ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tinjauan Yuridis Indikasi Geografis Sebagai Hak Kekayaan Intelektual Non Individual Komunal ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35361-perlindungan-hukum-indikasi-geografis-komunal-lang</link>
	<guid isPermaLink="false">f1a48aa6b629a62951f9805078049369</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 17:19:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ ius civile ]]></category>
	<category><![CDATA[ free stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[civile,counter,flag,free,ius,stats]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas implementasi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 dalam melindungi produk lokal dari klaim pihak asing, terutama di daerah yang memiliki potensi Indikasi Geografis namun belum mendaftarkan produknya. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Tinjauan Yuridis Indikasi Geografis Sebagai Hak Kekayaan Intelektual Non-Individual (Komunal): Pertama, perlu penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas implementasi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 dalam melindungi produk lokal dari klaim pihak asing, terutama di daerah yang memiliki potensi Indikasi Geografis namun belum mendaftarkan produknya. Kedua, penting untuk mengkaji bagaimana lembaga masyarakat lokal dapat diperkuat kapasitasnya dalam mengelola dan mempertahankan hak atas Indikasi Geografis secara kolektif, agar tidak bergantung pada pemerintah daerah semata. Ketiga, perlu dikembangkan model pendampingan hukum berbasis komunitas guna membantu petani atau pelaku usaha mikro di daerah terpencil dalam proses pendaftaran dan penegakan hak Indikasi Geografis, mengingat kompleksitas prosedur dan keterbatasan akses informasi hukum. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi saran dalam paper yang cenderung fokus pada aspek regulasi, dengan menekankan aspek operasional, partisipatif, dan inklusif dalam perlindungan hak komunal. Dengan demikian, perlindungan Indikasi Geografis tidak hanya menjadi kewenangan formal negara, tetapi juga dijalankan secara aktif oleh masyarakat sebagai pemilik sebenarnya dari produk tersebut.. Indikasi Geografis di Indonesia diatur melalui Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis, setelah sebelumnya diatur dalam beberapa undang-undang yang telah dicabut.Indikasi Geografis merupakan tanda yang menunjukkan asal suatu barang atau produk yang memiliki reputasi, kualitas, dan karakteristik khusus karena faktor lingkungan geografis, termasuk alam dan manusia.Perlindungan Indikasi Geografis bersifat komunal dan diberikan setelah pendaftaran resmi, dengan menerapkan asas first to file Era Revolusi Industri 4.0 menuntut inovasi yang mahal dan harus dilindungi. Salah satu langkah perlindungan inovasi adalah dengan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Indikasi Geografis sebagai salah satu bentuk Hak Kekayaan Intelektual memiliki nilai ekonomi, sehingga perlu mendapatkan perlindungan hukum. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan Yuridis Normatif. Indikasi Geografis adalah tanda yang menunjukkan daerah asal suatu barang dan/atau produk yang karena faktor lingkungan geografis, termasuk faktor alam, faktor manusia, atau kombinasi keduanya, memberikan reputasi, kualitas, dan karakteristik tertentu pada barang dan/atau produk yang dihasilkan. Untuk mendapatkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/c/perlindungan-indikasi-geografis-komunal-langkah-in-thumb-41364.webp" title="JURIS - Tinjauan Yuridis Indikasi Geografis Sebagai Hak Kekayaan Intelektual Non-Individual (Komunal)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/c/perlindungan-indikasi-geografis-komunal-langkah-in-thumb-41364.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/c/perlindungan-indikasi-geografis-komunal-langkah-in-thumb-41364.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/c/perlindungan-indikasi-geografis-komunal-langkah-in-thumb-41364.webp 1x" title="JURIS - Tinjauan Yuridis Indikasi Geografis Sebagai Hak Kekayaan Intelektual Non-Individual (Komunal)" alt="JURIS - Tinjauan Yuridis Indikasi Geografis Sebagai Hak Kekayaan Intelektual Non-Individual (Komunal)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/c/perlindungan-indikasi-geografis-komunal-langkah-in-thumb-d8e3b.webp" title="JURIS - Tinjauan Yuridis Indikasi Geografis Sebagai Hak Kekayaan Intelektual Non-Individual (Komunal)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/c/perlindungan-indikasi-geografis-komunal-langkah-in-thumb-d8e3b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/c/perlindungan-indikasi-geografis-komunal-langkah-in-thumb-d8e3b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/c/perlindungan-indikasi-geografis-komunal-langkah-in-thumb-d8e3b.webp 1x" title="JURIS - Tinjauan Yuridis Indikasi Geografis Sebagai Hak Kekayaan Intelektual Non-Individual (Komunal)" alt="JURIS - Tinjauan Yuridis Indikasi Geografis Sebagai Hak Kekayaan Intelektual Non-Individual (Komunal)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/c/perlindungan-indikasi-geografis-komunal-langkah-in-thumb-ad8bd.webp" title="JURIS - Tinjauan Yuridis Indikasi Geografis Sebagai Hak Kekayaan Intelektual Non-Individual (Komunal)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/c/perlindungan-indikasi-geografis-komunal-langkah-in-thumb-ad8bd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/c/perlindungan-indikasi-geografis-komunal-langkah-in-thumb-ad8bd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/c/perlindungan-indikasi-geografis-komunal-langkah-in-thumb-ad8bd.webp 1x" title="JURIS - Tinjauan Yuridis Indikasi Geografis Sebagai Hak Kekayaan Intelektual Non-Individual (Komunal)" alt="JURIS - Tinjauan Yuridis Indikasi Geografis Sebagai Hak Kekayaan Intelektual Non-Individual (Komunal)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35361-perlindungan-hukum-indikasi-geografis-komunal-lang" title="JURIS - Tinjauan Yuridis Indikasi Geografis Sebagai Hak Kekayaan Intelektual Non-Individual (Komunal)" target="_blank">Tinjauan Yuridis Indikasi Geografis Sebagai Hak Kekayaan Intelektual Non-Individual (Komunal)</a>: Pertama, perlu penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas implementasi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 dalam melindungi produk lokal dari klaim pihak asing, terutama di daerah yang memiliki potensi Indikasi Geografis namun belum mendaftarkan produknya. Kedua, penting untuk mengkaji bagaimana lembaga masyarakat lokal dapat diperkuat kapasitasnya dalam mengelola dan mempertahankan hak atas Indikasi Geografis secara kolektif, agar tidak bergantung pada pemerintah daerah semata. Ketiga, perlu dikembangkan model pendampingan hukum berbasis komunitas guna membantu petani atau pelaku usaha mikro di daerah terpencil dalam proses pendaftaran dan penegakan hak Indikasi Geografis, mengingat kompleksitas prosedur dan keterbatasan akses informasi hukum. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi saran dalam paper yang cenderung fokus pada aspek regulasi, dengan menekankan aspek operasional, partisipatif, dan inklusif dalam perlindungan hak komunal. Dengan demikian, perlindungan Indikasi Geografis tidak hanya menjadi kewenangan formal negara, tetapi juga dijalankan secara aktif oleh masyarakat sebagai pemilik sebenarnya dari produk tersebut..
<br>Indikasi Geografis di Indonesia diatur melalui Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis, setelah sebelumnya diatur dalam beberapa undang-undang yang telah dicabut.Indikasi Geografis merupakan tanda yang menunjukkan asal suatu barang atau produk yang memiliki reputasi, kualitas, dan karakteristik khusus karena faktor lingkungan geografis, termasuk alam dan manusia.Perlindungan Indikasi Geografis bersifat komunal dan diberikan setelah pendaftaran resmi, dengan menerapkan asas first to file
<br>Era Revolusi Industri 4.0 menuntut inovasi yang mahal dan harus dilindungi. Salah satu langkah perlindungan inovasi adalah dengan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Indikasi Geografis sebagai salah satu bentuk Hak Kekayaan Intelektual memiliki nilai ekonomi, sehingga perlu mendapatkan perlindungan hukum. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan Yuridis Normatif. Indikasi Geografis adalah tanda yang menunjukkan daerah asal suatu barang dan/atau produk yang karena faktor lingkungan geografis, termasuk faktor alam, faktor manusia, atau kombinasi keduanya, memberikan reputasi, kualitas, dan karakteristik tertentu pada barang dan/atau produk yang dihasilkan. Untuk mendapatkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/c/perlindungan-indikasi-geografis-komunal-langkah-in-thumb-d8e3b.webp" type="image/webp" length="55852" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/c/perlindungan-indikasi-geografis-komunal-langkah-in-thumb-41364.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/c/perlindungan-indikasi-geografis-komunal-langkah-in-thumb-d8e3b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/c/perlindungan-indikasi-geografis-komunal-langkah-in-thumb-ad8bd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2995-41.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15067-ius-civile-refleksi-penegakan-hukum-keadilan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Antara Harga Diri Dengan Academic Burnout Pada Siswa SMA Negeri 1 Kuta Utara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Antara Harga Diri Dengan Academic Burnout Pada Siswa SMA Negeri 1 Kuta Utara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Antara Harga Diri Dengan Academic Burnout Pada Siswa SMA Negeri 1 Kuta Utara ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35343-mbi-maslach-burnout-engagement-uji-korelasi-analis</link>
	<guid isPermaLink="false">5153cf7f92ff540c562187518e1d17f2</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 17:10:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ atom logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ rss2 logo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[atom,focus,logo,rss2,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang berkontribusi terhadap academic burnout pada siswa SMA, seperti dukungan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Antara Harga Diri Dengan Academic Burnout Pada Siswa SMA Negeri 1 Kuta Utara: Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang berkontribusi terhadap academic burnout pada siswa SMA, seperti dukungan sosial dari keluarga dan teman sebaya, serta gaya belajar yang efektif. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi program intervensi yang efektif dalam meningkatkan harga diri dan mengurangi academic burnout pada siswa, misalnya melalui pelatihan keterampilan sosial, konseling, atau program mentoring. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilengkapi dengan penelitian kualitatif untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang pengalaman siswa dalam menghadapi academic burnout, serta strategi koping yang mereka gunakan.. Melalui hasil penelitian yang telah diselenggarakan di SMA Negeri 1 Kuta Utara, dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat harga diri pada kategori rendah hingga sedang, dan mayoritas responden menunjukkan tingkat academic burnout yang rendah.Hasil analisis korelasi menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan dengan kekuatan korelasi rendah antara harga diri dan academic burnout pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Kuta Utara Academic Burnout merupakan kondisi kelelahan emosional akibat tekanan akademik yang berkepanjangan, yang ditunjukkan melalui penurunan motivasi, rasa kompeten, dan keterlibatan dalam proses belajar. Penelitian ini ditujukan untuk menganalisa korelasi antara harga diri terhadap academic burnout pada pelajar SMA Negeri 1 Kuta Utara. Jenis penelitian ini ialah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini ialah 713 pelajar kelas X SMAN 1 Kuta Utara. Sampel penelitian sejumlah 257 pelajar dihimpun melalui teknik stratified random sampling. Data penelitian diperoleh melalui instrumen Maslach Burnout Inventory-Student Survey (MBI-SS) untuk mengukur... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/a/mbi-maslach-burnout-engagement-uji-korelasi-analis-thumb-415c6.webp" title="JURIS - Hubungan Antara Harga Diri Dengan Academic Burnout Pada Siswa SMA Negeri 1 Kuta Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/mbi-maslach-burnout-engagement-uji-korelasi-analis-thumb-415c6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/mbi-maslach-burnout-engagement-uji-korelasi-analis-thumb-415c6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/mbi-maslach-burnout-engagement-uji-korelasi-analis-thumb-415c6.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Antara Harga Diri Dengan Academic Burnout Pada Siswa SMA Negeri 1 Kuta Utara" alt="JURIS - Hubungan Antara Harga Diri Dengan Academic Burnout Pada Siswa SMA Negeri 1 Kuta Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/a/mbi-maslach-burnout-engagement-uji-korelasi-analis-thumb-fdb2c.webp" title="JURIS - Hubungan Antara Harga Diri Dengan Academic Burnout Pada Siswa SMA Negeri 1 Kuta Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/mbi-maslach-burnout-engagement-uji-korelasi-analis-thumb-fdb2c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/mbi-maslach-burnout-engagement-uji-korelasi-analis-thumb-fdb2c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/mbi-maslach-burnout-engagement-uji-korelasi-analis-thumb-fdb2c.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Antara Harga Diri Dengan Academic Burnout Pada Siswa SMA Negeri 1 Kuta Utara" alt="JURIS - Hubungan Antara Harga Diri Dengan Academic Burnout Pada Siswa SMA Negeri 1 Kuta Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/a/mbi-maslach-burnout-engagement-uji-korelasi-analis-thumb-dc98e.webp" title="JURIS - Hubungan Antara Harga Diri Dengan Academic Burnout Pada Siswa SMA Negeri 1 Kuta Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/mbi-maslach-burnout-engagement-uji-korelasi-analis-thumb-dc98e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/mbi-maslach-burnout-engagement-uji-korelasi-analis-thumb-dc98e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/mbi-maslach-burnout-engagement-uji-korelasi-analis-thumb-dc98e.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Antara Harga Diri Dengan Academic Burnout Pada Siswa SMA Negeri 1 Kuta Utara" alt="JURIS - Hubungan Antara Harga Diri Dengan Academic Burnout Pada Siswa SMA Negeri 1 Kuta Utara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35343-mbi-maslach-burnout-engagement-uji-korelasi-analis" title="JURIS - Hubungan Antara Harga Diri Dengan Academic Burnout Pada Siswa SMA Negeri 1 Kuta Utara" target="_blank">Hubungan Antara Harga Diri Dengan Academic Burnout Pada Siswa SMA Negeri 1 Kuta Utara</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang berkontribusi terhadap academic burnout pada siswa SMA, seperti dukungan sosial dari keluarga dan teman sebaya, serta gaya belajar yang efektif. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi program intervensi yang efektif dalam meningkatkan harga diri dan mengurangi academic burnout pada siswa, misalnya melalui pelatihan keterampilan sosial, konseling, atau program mentoring. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilengkapi dengan penelitian kualitatif untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang pengalaman siswa dalam menghadapi academic burnout, serta strategi koping yang mereka gunakan..
<br>Melalui hasil penelitian yang telah diselenggarakan di SMA Negeri 1 Kuta Utara, dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat harga diri pada kategori rendah hingga sedang, dan mayoritas responden menunjukkan tingkat academic burnout yang rendah.Hasil analisis korelasi menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan dengan kekuatan korelasi rendah antara harga diri dan academic burnout pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Kuta Utara
<br>Academic Burnout merupakan kondisi kelelahan emosional akibat tekanan akademik yang berkepanjangan, yang ditunjukkan melalui penurunan motivasi, rasa kompeten, dan keterlibatan dalam proses belajar. Penelitian ini ditujukan untuk menganalisa korelasi antara harga diri terhadap academic burnout pada pelajar SMA Negeri 1 Kuta Utara. Jenis penelitian ini ialah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini ialah 713 pelajar kelas X SMAN 1 Kuta Utara. Sampel penelitian sejumlah 257 pelajar dihimpun melalui teknik stratified random sampling. Data penelitian diperoleh melalui instrumen Maslach Burnout Inventory-Student Survey (MBI-SS) untuk mengukur...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/a/mbi-maslach-burnout-engagement-uji-korelasi-analis-thumb-fdb2c.webp" type="image/webp" length="217846" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/mbi-maslach-burnout-engagement-uji-korelasi-analis-thumb-415c6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/mbi-maslach-burnout-engagement-uji-korelasi-analis-thumb-fdb2c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/mbi-maslach-burnout-engagement-uji-korelasi-analis-thumb-dc98e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-529-unud.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6486-community-publishing-nursing.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Keanekaragaman Jenis Mangrove Di Pesisir Pantai Kandangu Buku Desa Matawai Atu Kabupaten Sumba Timur Sebagai Media Pembelajaran Biologi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Keanekaragaman Jenis Mangrove Di Pesisir Pantai Kandangu Buku Desa Matawai Atu Kabupaten Sumba Timur Sebagai Media Pembelajaran Biologi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Keanekaragaman Jenis Mangrove Di Pesisir Pantai Kandangu Buku Desa Matawai Atu Kabupaten Sumba Timur Sebagai Media Pembelajaran Biologi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35353-keanekaragaman-mangrove-matawai-atu-pesisir-pantai</link>
	<guid isPermaLink="false">b8e05f365bec76b00f25fa37998a44e1</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 17:03:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ fkipjalan r ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fkipjalan,r]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk menjaga kelestarian dan budidaya tanaman mangrove di pesisir Pantai Kandangu Buku, perlu adanya plang atau banner tentang pelestarian mangrove sebagai perhatian dari pemerintah Desa Matawai Atu dan masyarakat sekitar. Selain itu, penting juga dilakukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Keanekaragaman Jenis Mangrove Di Pesisir Pantai Kandangu Buku Desa Matawai Atu Kabupaten Sumba Timur Sebagai Media Pembelajaran Biologi: Untuk menjaga kelestarian dan budidaya tanaman mangrove di pesisir Pantai Kandangu Buku, perlu adanya plang atau banner tentang pelestarian mangrove sebagai perhatian dari pemerintah Desa Matawai Atu dan masyarakat sekitar. Selain itu, penting juga dilakukan studi lanjutan terkait hal ini, seperti pengamatan terhadap salinitas, kecerahan cahaya, dan kelembapan di lokasi penelitian untuk memperoleh data yang lebih akurat tentang tingkat kerusakan dan pencemaran di area tersebut.. Jenis mangrove yang ditemukan di kawasan pesisir Pantai Kandangu Buku yaitu Avicennia marina dan Lumnitzera racemosa.Jumlah individu yang ditemukan sebanyak 144 individu.Keanekaragaman jenis mangrove di kawasan pesisir Pantai Kandangu Buku yaitu keanekaragaman rendah (H' ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/5/keanekaragaman-mangrove-matawai-atu-pesisir-pantai-thumb-3e2b3.webp" title="JURIS - The Keanekaragaman Jenis Mangrove Di Pesisir Pantai Kandangu Buku Desa Matawai Atu Kabupaten Sumba Timur Sebagai Media Pembelajaran Biologi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/keanekaragaman-mangrove-matawai-atu-pesisir-pantai-thumb-3e2b3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/keanekaragaman-mangrove-matawai-atu-pesisir-pantai-thumb-3e2b3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/keanekaragaman-mangrove-matawai-atu-pesisir-pantai-thumb-3e2b3.webp 1x" title="JURIS - The Keanekaragaman Jenis Mangrove Di Pesisir Pantai Kandangu Buku Desa Matawai Atu Kabupaten Sumba Timur Sebagai Media Pembelajaran Biologi" alt="JURIS - The Keanekaragaman Jenis Mangrove Di Pesisir Pantai Kandangu Buku Desa Matawai Atu Kabupaten Sumba Timur Sebagai Media Pembelajaran Biologi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/keanekaragaman-mangrove-matawai-atu-pesisir-pantai-thumb-b787b.webp" title="JURIS - The Keanekaragaman Jenis Mangrove Di Pesisir Pantai Kandangu Buku Desa Matawai Atu Kabupaten Sumba Timur Sebagai Media Pembelajaran Biologi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/keanekaragaman-mangrove-matawai-atu-pesisir-pantai-thumb-b787b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/keanekaragaman-mangrove-matawai-atu-pesisir-pantai-thumb-b787b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/keanekaragaman-mangrove-matawai-atu-pesisir-pantai-thumb-b787b.webp 1x" title="JURIS - The Keanekaragaman Jenis Mangrove Di Pesisir Pantai Kandangu Buku Desa Matawai Atu Kabupaten Sumba Timur Sebagai Media Pembelajaran Biologi" alt="JURIS - The Keanekaragaman Jenis Mangrove Di Pesisir Pantai Kandangu Buku Desa Matawai Atu Kabupaten Sumba Timur Sebagai Media Pembelajaran Biologi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/keanekaragaman-mangrove-matawai-atu-pesisir-pantai-thumb-4bb54.webp" title="JURIS - The Keanekaragaman Jenis Mangrove Di Pesisir Pantai Kandangu Buku Desa Matawai Atu Kabupaten Sumba Timur Sebagai Media Pembelajaran Biologi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/keanekaragaman-mangrove-matawai-atu-pesisir-pantai-thumb-4bb54.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/keanekaragaman-mangrove-matawai-atu-pesisir-pantai-thumb-4bb54.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/keanekaragaman-mangrove-matawai-atu-pesisir-pantai-thumb-4bb54.webp 1x" title="JURIS - The Keanekaragaman Jenis Mangrove Di Pesisir Pantai Kandangu Buku Desa Matawai Atu Kabupaten Sumba Timur Sebagai Media Pembelajaran Biologi" alt="JURIS - The Keanekaragaman Jenis Mangrove Di Pesisir Pantai Kandangu Buku Desa Matawai Atu Kabupaten Sumba Timur Sebagai Media Pembelajaran Biologi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35353-keanekaragaman-mangrove-matawai-atu-pesisir-pantai" title="JURIS - The Keanekaragaman Jenis Mangrove Di Pesisir Pantai Kandangu Buku Desa Matawai Atu Kabupaten Sumba Timur Sebagai Media Pembelajaran Biologi" target="_blank">The Keanekaragaman Jenis Mangrove Di Pesisir Pantai Kandangu Buku Desa Matawai Atu Kabupaten Sumba Timur Sebagai Media Pembelajaran Biologi</a>: Untuk menjaga kelestarian dan budidaya tanaman mangrove di pesisir Pantai Kandangu Buku, perlu adanya plang atau banner tentang pelestarian mangrove sebagai perhatian dari pemerintah Desa Matawai Atu dan masyarakat sekitar. Selain itu, penting juga dilakukan studi lanjutan terkait hal ini, seperti pengamatan terhadap salinitas, kecerahan cahaya, dan kelembapan di lokasi penelitian untuk memperoleh data yang lebih akurat tentang tingkat kerusakan dan pencemaran di area tersebut..
<br>Jenis mangrove yang ditemukan di kawasan pesisir Pantai Kandangu Buku yaitu Avicennia marina dan Lumnitzera racemosa.Jumlah individu yang ditemukan sebanyak 144 individu.Keanekaragaman jenis mangrove di kawasan pesisir Pantai Kandangu Buku yaitu keanekaragaman rendah (H'<1).Hasil uji validasi media pembelajaran berupa poster menunjukkan bahwa poster yang telah dibuat baik dan layak digunakan sebagai media pembelajaran Biologi
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keanekaragaman jenis mangrove di pesisir Pantai Kandangu Buku, Desa Matawai Atu, Kabupaten Sumba Timur dan mendeskripsikan pemanfaatan keanekaragaman jenis mangrove di pesisir Pantai Kandangu Buku, Desa Matawai Atu, Kabupaten Sumba Timur sebagai media pembelajaran biologi. Jenis penelitian yang digunakan adalah ekologi dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Teknik analisis data meliputi kerapatan, frekuensi, dominansi, indeks nilai penting, dan indeks keanekaragaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keanekaragaman jenis mangrove di kawasan pesisir Pantai Kandangu Buku Desa Matawai Atu yaitu keanekaragaman rendah (H'<1). Hasil uji validasi media pembelajaran berupa poster oleh validator 1 dan 2 menunjukkan persentase yang tinggi.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/5/keanekaragaman-mangrove-matawai-atu-pesisir-pantai-thumb-3e2b3.webp" type="image/webp" length="102852" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/keanekaragaman-mangrove-matawai-atu-pesisir-pantai-thumb-3e2b3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/keanekaragaman-mangrove-matawai-atu-pesisir-pantai-thumb-b787b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/keanekaragaman-mangrove-matawai-atu-pesisir-pantai-thumb-4bb54.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1300-unkriswina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6487-prosiding-seminar-nasional-pendidikan-fkip-unkriswina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Poster Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI Mipa 3 Di SMA Negeri 3 Waingapu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Poster Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI Mipa 3 Di SMA Negeri 3 Waingapu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Poster Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI Mipa 3 Di SMA Negeri 3 Waingapu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35354-hipertensi-hasil-pre-konsep-biologi-siswa-ajar-sis</link>
	<guid isPermaLink="false">c91608348198f515e351bb6fd42964b4</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 17:00:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ fkipjalan r ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fkipjalan,r]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan variasi media pendukung PBL lainnya, seperti video interaktif atau simulasi digital, untuk mengidentifikasi media mana yang paling efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep biologi yang kompleks. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Poster Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI Mipa 3 Di SMA Negeri 3 Waingapu: Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan variasi media pendukung PBL lainnya, seperti video interaktif atau simulasi digital, untuk mengidentifikasi media mana yang paling efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep biologi yang kompleks. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh PBL berbantuan media poster terhadap keterampilan berpikir kritis dan kreativitas siswa, tidak hanya pada hasil belajar kognitif. Terakhir, penelitian dapat diperluas dengan melibatkan siswa dari berbagai latar belakang sosial ekonomi dan kemampuan akademik untuk menguji generalisasi efektivitas model PBL berbantuan media poster dalam konteks pendidikan yang lebih inklusif. Dengan demikian, penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan model pembelajaran yang inovatif dan efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan biologi di Indonesia.. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media poster pada materi pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup meningkatkan hasil belajar siswa.Hal ini dibuktikan dengan prestasi KKM kelas eksperimen yang lebih tinggi, yaitu 81,00, dibandingkan kelas kontrol sebesar 77,22.Penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning dengan bantuan media poster memberikan dampak signifikan terhadap hasil belajar siswa pada materi pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup di SMA Negeri 3 Waingapu Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) yang didukung media Poster terhadap hasil akademik IPA 3 siswa kelas XI SMA Negeri 3 Waingapu. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif, pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Seluruh siswa IPA kelas XII SMA Negeri 3 Waingapu pada semester ganjil tahun ajaran 2023/2024 mengikuti penelitian ini. Sampel penelitian ini adalah 36 siswa Kelas XI IPA 1 sebagai kelas kontrol dan 36 siswa Kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen. Hasil analisis deskriptif menunjukkan skor pre-test dan post-test kelas eksperimen... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/3/hipertensi-hasil-pre-konsep-biologi-siswa-ajar-per-thumb-55a6e.webp" title="JURIS - The Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan  Media Poster Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI Mipa 3 Di SMA Negeri 3 Waingapu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/hipertensi-hasil-pre-konsep-biologi-siswa-ajar-per-thumb-55a6e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/hipertensi-hasil-pre-konsep-biologi-siswa-ajar-per-thumb-55a6e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/hipertensi-hasil-pre-konsep-biologi-siswa-ajar-per-thumb-55a6e.webp 1x" title="JURIS - The Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan  Media Poster Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI Mipa 3 Di SMA Negeri 3 Waingapu" alt="JURIS - The Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan  Media Poster Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI Mipa 3 Di SMA Negeri 3 Waingapu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/hipertensi-hasil-pre-konsep-biologi-siswa-ajar-per-thumb-a1e8d.webp" title="JURIS - The Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan  Media Poster Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI Mipa 3 Di SMA Negeri 3 Waingapu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/hipertensi-hasil-pre-konsep-biologi-siswa-ajar-per-thumb-a1e8d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/hipertensi-hasil-pre-konsep-biologi-siswa-ajar-per-thumb-a1e8d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/hipertensi-hasil-pre-konsep-biologi-siswa-ajar-per-thumb-a1e8d.webp 1x" title="JURIS - The Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan  Media Poster Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI Mipa 3 Di SMA Negeri 3 Waingapu" alt="JURIS - The Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan  Media Poster Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI Mipa 3 Di SMA Negeri 3 Waingapu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/hipertensi-hasil-pre-konsep-biologi-siswa-ajar-per-thumb-d4aca.webp" title="JURIS - The Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan  Media Poster Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI Mipa 3 Di SMA Negeri 3 Waingapu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/hipertensi-hasil-pre-konsep-biologi-siswa-ajar-per-thumb-d4aca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/hipertensi-hasil-pre-konsep-biologi-siswa-ajar-per-thumb-d4aca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/hipertensi-hasil-pre-konsep-biologi-siswa-ajar-per-thumb-d4aca.webp 1x" title="JURIS - The Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan  Media Poster Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI Mipa 3 Di SMA Negeri 3 Waingapu" alt="JURIS - The Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan  Media Poster Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI Mipa 3 Di SMA Negeri 3 Waingapu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35354-hipertensi-hasil-pre-konsep-biologi-siswa-ajar-sis" title="JURIS - The Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan  Media Poster Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI Mipa 3 Di SMA Negeri 3 Waingapu" target="_blank">The Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan  Media Poster Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI Mipa 3 Di SMA Negeri 3 Waingapu</a>: Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan variasi media pendukung PBL lainnya, seperti video interaktif atau simulasi digital, untuk mengidentifikasi media mana yang paling efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep biologi yang kompleks. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh PBL berbantuan media poster terhadap keterampilan berpikir kritis dan kreativitas siswa, tidak hanya pada hasil belajar kognitif. Terakhir, penelitian dapat diperluas dengan melibatkan siswa dari berbagai latar belakang sosial ekonomi dan kemampuan akademik untuk menguji generalisasi efektivitas model PBL berbantuan media poster dalam konteks pendidikan yang lebih inklusif. Dengan demikian, penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan model pembelajaran yang inovatif dan efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan biologi di Indonesia..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media poster pada materi pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup meningkatkan hasil belajar siswa.Hal ini dibuktikan dengan prestasi KKM kelas eksperimen yang lebih tinggi, yaitu 81,00, dibandingkan kelas kontrol sebesar 77,22.Penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning dengan bantuan media poster memberikan dampak signifikan terhadap hasil belajar siswa pada materi pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup di SMA Negeri 3 Waingapu
<br>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) yang didukung media Poster terhadap hasil akademik IPA 3 siswa kelas XI SMA Negeri 3 Waingapu. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif, pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Seluruh siswa IPA kelas XII SMA Negeri 3 Waingapu pada semester ganjil tahun ajaran 2023/2024 mengikuti penelitian ini. Sampel penelitian ini adalah 36 siswa Kelas XI IPA 1 sebagai kelas kontrol dan 36 siswa Kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen. Hasil analisis deskriptif menunjukkan skor pre-test dan post-test kelas eksperimen...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/3/hipertensi-hasil-pre-konsep-biologi-siswa-ajar-per-thumb-d4aca.webp" type="image/webp" length="125210" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/hipertensi-hasil-pre-konsep-biologi-siswa-ajar-per-thumb-55a6e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/hipertensi-hasil-pre-konsep-biologi-siswa-ajar-per-thumb-a1e8d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/hipertensi-hasil-pre-konsep-biologi-siswa-ajar-per-thumb-d4aca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1300-unkriswina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6487-prosiding-seminar-nasional-pendidikan-fkip-unkriswina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Tinjauan Yuridis Kewenangan Pengadilan Negeri Dalam Menyelesaikan Sengketa Bisnis Yang Memuat Klausula Arbitrase ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tinjauan Yuridis Kewenangan Pengadilan Negeri Dalam Menyelesaikan Sengketa Bisnis Yang Memuat Klausula Arbitrase ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tinjauan Yuridis Kewenangan Pengadilan Negeri Dalam Menyelesaikan Sengketa Bisnis Yang Memuat Klausula Arbitrase ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35357-sengketa-bisnis-fintech-penyelesaian-tana</link>
	<guid isPermaLink="false">9f4642d86026bafb96ea3397fa9160b1</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 16:57:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ ius civile ]]></category>
	<category><![CDATA[ free stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[civile,counter,flag,free,ius,stats]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai implementasi asas pacta sunt servanda dalam konteks perjanjian arbitrase di Indonesia, khususnya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Tinjauan Yuridis Kewenangan Pengadilan Negeri Dalam Menyelesaikan Sengketa Bisnis Yang Memuat Klausula Arbitrase: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai implementasi asas pacta sunt servanda dalam konteks perjanjian arbitrase di Indonesia, khususnya terkait dengan sejauh mana pengadilan dapat mengintervensi putusan arbitrase dengan alasan adanya pelanggaran terhadap ketertiban umum dan hukum. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada efektivitas mekanisme pembatalan putusan arbitrase yang diatur dalam Pasal 70 UU Arbitrase dan APS, termasuk kriteria pembatalan yang jelas dan prosedur yang transparan untuk mencegah penyalahgunaan mekanisme tersebut. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengkaji peran mediasi sebagai alternatif penyelesaian sengketa sebelum arbitrase, terutama dalam kasus-kasus di mana terdapat potensi negosiasi yang konstruktif antara para pihak. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan sistem penyelesaian sengketa yang lebih efektif dan efisien di Indonesia, serta memperkuat kepastian hukum dalam transaksi bisnis.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lembaga peradilan wajib menghormati lembaga arbitrase sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Arbitrase dan APS.Sengketa dengan klausula arbitrase tidak dapat diajukan ke pengadilan negeri, kecuali jika terdapat unsur perbuatan melawan hukum dalam pengambilan keputusan arbitrase.Pengadilan negeri berwenang mengadili sengketa bisnis yang mengandung klausula arbitrase terkait pembatalan putusan arbitrase, berdasarkan perbuatan melawan hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 70 Undang-Undang Arbitrase dan APS Undang-Undang Arbitrase dan APS memberikan kewenangan kepada arbitrase untuk menyelesaikan sengketa yang telah disepakati melalui arbitrase. Namun, dalam praktiknya, pengadilan negeri masih memeriksa sengketa dan membuat keputusan, meskipun dalam perjanjian telah tercantum klausula arbitrase, seperti kasus antara PT. Pertamina Hulu Energy Raja Tempirai (PHE RT) melawan PT. Golden Spike Energy Indonesia (GSEI). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menjelaskan kewenangan pengadilan negeri dalam memeriksa dan memutus sengketa bisnis yang mengandung klausula arbitrase. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan studi terhadap prinsip dan aturan hukum. Hasil penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/7/sengketa-bisnis-fintech-penyelesaian-tanah-kewenan-thumb-c5ba0.webp" title="JURIS - Tinjauan Yuridis Kewenangan Pengadilan Negeri Dalam Menyelesaikan Sengketa Bisnis Yang Memuat Klausula Arbitrase" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/sengketa-bisnis-fintech-penyelesaian-tanah-kewenan-thumb-c5ba0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/sengketa-bisnis-fintech-penyelesaian-tanah-kewenan-thumb-c5ba0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/sengketa-bisnis-fintech-penyelesaian-tanah-kewenan-thumb-c5ba0.webp 1x" title="JURIS - Tinjauan Yuridis Kewenangan Pengadilan Negeri Dalam Menyelesaikan Sengketa Bisnis Yang Memuat Klausula Arbitrase" alt="JURIS - Tinjauan Yuridis Kewenangan Pengadilan Negeri Dalam Menyelesaikan Sengketa Bisnis Yang Memuat Klausula Arbitrase" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/sengketa-bisnis-fintech-penyelesaian-tanah-kewenan-thumb-fd31f.webp" title="JURIS - Tinjauan Yuridis Kewenangan Pengadilan Negeri Dalam Menyelesaikan Sengketa Bisnis Yang Memuat Klausula Arbitrase" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/sengketa-bisnis-fintech-penyelesaian-tanah-kewenan-thumb-fd31f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/sengketa-bisnis-fintech-penyelesaian-tanah-kewenan-thumb-fd31f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/sengketa-bisnis-fintech-penyelesaian-tanah-kewenan-thumb-fd31f.webp 1x" title="JURIS - Tinjauan Yuridis Kewenangan Pengadilan Negeri Dalam Menyelesaikan Sengketa Bisnis Yang Memuat Klausula Arbitrase" alt="JURIS - Tinjauan Yuridis Kewenangan Pengadilan Negeri Dalam Menyelesaikan Sengketa Bisnis Yang Memuat Klausula Arbitrase" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/sengketa-bisnis-fintech-penyelesaian-tanah-kewenan-thumb-901f0.webp" title="JURIS - Tinjauan Yuridis Kewenangan Pengadilan Negeri Dalam Menyelesaikan Sengketa Bisnis Yang Memuat Klausula Arbitrase" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/sengketa-bisnis-fintech-penyelesaian-tanah-kewenan-thumb-901f0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/sengketa-bisnis-fintech-penyelesaian-tanah-kewenan-thumb-901f0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/sengketa-bisnis-fintech-penyelesaian-tanah-kewenan-thumb-901f0.webp 1x" title="JURIS - Tinjauan Yuridis Kewenangan Pengadilan Negeri Dalam Menyelesaikan Sengketa Bisnis Yang Memuat Klausula Arbitrase" alt="JURIS - Tinjauan Yuridis Kewenangan Pengadilan Negeri Dalam Menyelesaikan Sengketa Bisnis Yang Memuat Klausula Arbitrase" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35357-sengketa-bisnis-fintech-penyelesaian-tana" title="JURIS - Tinjauan Yuridis Kewenangan Pengadilan Negeri Dalam Menyelesaikan Sengketa Bisnis Yang Memuat Klausula Arbitrase" target="_blank">Tinjauan Yuridis Kewenangan Pengadilan Negeri Dalam Menyelesaikan Sengketa Bisnis Yang Memuat Klausula Arbitrase</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai implementasi asas pacta sunt servanda dalam konteks perjanjian arbitrase di Indonesia, khususnya terkait dengan sejauh mana pengadilan dapat mengintervensi putusan arbitrase dengan alasan adanya pelanggaran terhadap ketertiban umum dan hukum. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada efektivitas mekanisme pembatalan putusan arbitrase yang diatur dalam Pasal 70 UU Arbitrase dan APS, termasuk kriteria pembatalan yang jelas dan prosedur yang transparan untuk mencegah penyalahgunaan mekanisme tersebut. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengkaji peran mediasi sebagai alternatif penyelesaian sengketa sebelum arbitrase, terutama dalam kasus-kasus di mana terdapat potensi negosiasi yang konstruktif antara para pihak. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan sistem penyelesaian sengketa yang lebih efektif dan efisien di Indonesia, serta memperkuat kepastian hukum dalam transaksi bisnis..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa lembaga peradilan wajib menghormati lembaga arbitrase sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Arbitrase dan APS.Sengketa dengan klausula arbitrase tidak dapat diajukan ke pengadilan negeri, kecuali jika terdapat unsur perbuatan melawan hukum dalam pengambilan keputusan arbitrase.Pengadilan negeri berwenang mengadili sengketa bisnis yang mengandung klausula arbitrase terkait pembatalan putusan arbitrase, berdasarkan perbuatan melawan hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 70 Undang-Undang Arbitrase dan APS
<br>Undang-Undang Arbitrase dan APS memberikan kewenangan kepada arbitrase untuk menyelesaikan sengketa yang telah disepakati melalui arbitrase. Namun, dalam praktiknya, pengadilan negeri masih memeriksa sengketa dan membuat keputusan, meskipun dalam perjanjian telah tercantum klausula arbitrase, seperti kasus antara PT. Pertamina Hulu Energy Raja Tempirai (PHE RT) melawan PT. Golden Spike Energy Indonesia (GSEI). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menjelaskan kewenangan pengadilan negeri dalam memeriksa dan memutus sengketa bisnis yang mengandung klausula arbitrase. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan studi terhadap prinsip dan aturan hukum. Hasil penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/7/sengketa-bisnis-fintech-penyelesaian-tanah-kewenan-thumb-901f0.webp" type="image/webp" length="70790" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/sengketa-bisnis-fintech-penyelesaian-tanah-kewenan-thumb-c5ba0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/sengketa-bisnis-fintech-penyelesaian-tanah-kewenan-thumb-fd31f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/sengketa-bisnis-fintech-penyelesaian-tanah-kewenan-thumb-901f0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2995-41.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15067-ius-civile-refleksi-penegakan-hukum-keadilan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Psikoedukasi Time Management untuk Mengatasi Work Life Balance Buruh Pabrik dengan Budaya Kolektivis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Psikoedukasi Time Management untuk Mengatasi Work Life Balance Buruh Pabrik dengan Budaya Kolektivis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Psikoedukasi Time Management untuk Mengatasi Work Life Balance Buruh Pabrik dengan Budaya Kolektivis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35350-work-life-balance-time-management-psikoedukasi-sos</link>
	<guid isPermaLink="false">9c14f0b9f00ba57f3cb8ffc9636a8cfa</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 16:53:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anwar anwar ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anwar,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan:1. Mengembangkan program psikoedukasi yang lebih komprehensif dan berkelanjutan untuk buruh UMKM, dengan mempertimbangkan faktor-faktor sosial dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Psikoedukasi Time Management untuk Mengatasi Work Life Balance Buruh Pabrik dengan Budaya Kolektivis: Berdasarkan hasil penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan:1. Mengembangkan program psikoedukasi yang lebih komprehensif dan berkelanjutan untuk buruh UMKM, dengan mempertimbangkan faktor-faktor sosial dan budaya yang spesifik dalam lingkungan kerja mereka. Program ini dapat mencakup pelatihan manajemen waktu yang lebih terstruktur, serta strategi untuk mengatasi konflik peran dan tekanan sosial dalam budaya kolektivis.2. Melakukan studi longitudinal untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari psikoedukasi manajemen waktu terhadap keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi buruh UMKM. Studi ini dapat mengukur perubahan perilaku, produktivitas, dan kesejahteraan psikologis buruh dalam jangka waktu yang lebih lama, serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan penerapan manajemen waktu.3. Meneliti dan mengembangkan strategi intervensi yang lebih holistik untuk mendukung keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi buruh UMKM. Studi ini dapat mencakup analisis mendalam tentang dinamika sosial dan budaya di lingkungan kerja, serta kolaborasi dengan pengelola UMKM untuk menciptakan kebijakan dan praktik kerja yang lebih mendukung keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan rekomendasi praktis bagi pengelola UMKM dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat dan produktif bagi buruh.. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program psikoedukasi work-life balance dan time management yang dilaksanakan di Pabrik Kerupuk Barokah Situbondo telah berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi buruh sebagai mitra kegiatan.Berdasarkan hasil evaluasi pretest dan posttest, terdapat peningkatan pemahaman buruh mengenai pentingnya pengelolaan waktu, penetapan prioritas, serta keseimbangan antara tuntutan pekerjaan dan kehidupan pribadi.Hal ini menunjukkan bahwa psikoedukasi yang diberikan mampu meningkatkan kesadaran kognitif buruh terhadap pengelolaan aktivitas kerja dan non-kerja secara lebih terarah.Selain peningkatan pemahaman secara kuantitatif, hasil refleksi kualitatif juga menunjukkan adanya perubahan awal dalam sikap dan perilaku buruh, seperti mulai menyusun rencana kerja harian, mempertimbangkan skala prioritas sebelum meninggalkan pekerjaan, serta mengurangi kecenderungan menunda tugas.Meskipun demikian, penerapan manajemen waktu secara konsisten masih menghadapi tantangan, terutama terkait dengan kuatnya tuntutan keluarga dan kewajiban sosial yang melekat dalam budaya kolektivis masyarakat Situbondo.Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini membuktikan bahwa psikoedukasi merupakan pendekatan yang relevan dan aplikatif untuk meningkatkan pemahaman buruh UMKM mengenai work-life balance dan time management dalam konteks budaya kolektivis.Program ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran buruh untuk mengelola peran lebih seimbang.Ke depannya, diperlukan pendampingan lanjutan serta dukungan dari pihak pengelola UMKM agar keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam aktivitas kerja sehari-hari Buruh pabrik pada sektor UMKM sering menghadapi tuntutan kerja yang tidak teratur, beban sosial-budaya kolektivis, serta keterbatasan keterampilan dalam mengelola waktu. Kondisi tersebut membuat mereka rentan mengalami ketidakseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Berdasarkan permasalahan ini, kegiatan psikoedukasi dilaksanakan untuk melihat efektivitas intervensi Work Life Balance dan Time Management dalam meningkatkan pemahaman serta keterampilan buruh dalam mengatur peran sehari-hari. Sasaran kegiatan terdiri dari 21 buruh Pabrik Kerupuk Barokah Situbondo. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari melalui psikoedukasi menggunakan metode penyampaian materi, FGD/permainan edukatif.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/a/work-life-balance-time-management-psikoedukasi-sos-thumb-fabc8.webp" title="JURIS - Psikoedukasi Time Management untuk Mengatasi Work Life Balance Buruh Pabrik dengan Budaya Kolektivis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/work-life-balance-time-management-psikoedukasi-sos-thumb-fabc8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/work-life-balance-time-management-psikoedukasi-sos-thumb-fabc8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/work-life-balance-time-management-psikoedukasi-sos-thumb-fabc8.webp 1x" title="JURIS - Psikoedukasi Time Management untuk Mengatasi Work Life Balance Buruh Pabrik dengan Budaya Kolektivis" alt="JURIS - Psikoedukasi Time Management untuk Mengatasi Work Life Balance Buruh Pabrik dengan Budaya Kolektivis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/work-life-balance-time-management-psikoedukasi-sos-thumb-99d12.webp" title="JURIS - Psikoedukasi Time Management untuk Mengatasi Work Life Balance Buruh Pabrik dengan Budaya Kolektivis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/work-life-balance-time-management-psikoedukasi-sos-thumb-99d12.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/work-life-balance-time-management-psikoedukasi-sos-thumb-99d12.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/work-life-balance-time-management-psikoedukasi-sos-thumb-99d12.webp 1x" title="JURIS - Psikoedukasi Time Management untuk Mengatasi Work Life Balance Buruh Pabrik dengan Budaya Kolektivis" alt="JURIS - Psikoedukasi Time Management untuk Mengatasi Work Life Balance Buruh Pabrik dengan Budaya Kolektivis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/work-life-balance-time-management-psikoedukasi-sos-thumb-4374f.webp" title="JURIS - Psikoedukasi Time Management untuk Mengatasi Work Life Balance Buruh Pabrik dengan Budaya Kolektivis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/work-life-balance-time-management-psikoedukasi-sos-thumb-4374f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/work-life-balance-time-management-psikoedukasi-sos-thumb-4374f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/work-life-balance-time-management-psikoedukasi-sos-thumb-4374f.webp 1x" title="JURIS - Psikoedukasi Time Management untuk Mengatasi Work Life Balance Buruh Pabrik dengan Budaya Kolektivis" alt="JURIS - Psikoedukasi Time Management untuk Mengatasi Work Life Balance Buruh Pabrik dengan Budaya Kolektivis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35350-work-life-balance-time-management-psikoedukasi-sos" title="JURIS - Psikoedukasi Time Management untuk Mengatasi Work Life Balance Buruh Pabrik dengan Budaya Kolektivis" target="_blank">Psikoedukasi Time Management untuk Mengatasi Work Life Balance Buruh Pabrik dengan Budaya Kolektivis</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan:1. Mengembangkan program psikoedukasi yang lebih komprehensif dan berkelanjutan untuk buruh UMKM, dengan mempertimbangkan faktor-faktor sosial dan budaya yang spesifik dalam lingkungan kerja mereka. Program ini dapat mencakup pelatihan manajemen waktu yang lebih terstruktur, serta strategi untuk mengatasi konflik peran dan tekanan sosial dalam budaya kolektivis.2. Melakukan studi longitudinal untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari psikoedukasi manajemen waktu terhadap keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi buruh UMKM. Studi ini dapat mengukur perubahan perilaku, produktivitas, dan kesejahteraan psikologis buruh dalam jangka waktu yang lebih lama, serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan penerapan manajemen waktu.3. Meneliti dan mengembangkan strategi intervensi yang lebih holistik untuk mendukung keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi buruh UMKM. Studi ini dapat mencakup analisis mendalam tentang dinamika sosial dan budaya di lingkungan kerja, serta kolaborasi dengan pengelola UMKM untuk menciptakan kebijakan dan praktik kerja yang lebih mendukung keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan rekomendasi praktis bagi pengelola UMKM dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat dan produktif bagi buruh..
<br>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program psikoedukasi work-life balance dan time management yang dilaksanakan di Pabrik Kerupuk Barokah Situbondo telah berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi buruh sebagai mitra kegiatan.Berdasarkan hasil evaluasi pretest dan posttest, terdapat peningkatan pemahaman buruh mengenai pentingnya pengelolaan waktu, penetapan prioritas, serta keseimbangan antara tuntutan pekerjaan dan kehidupan pribadi.Hal ini menunjukkan bahwa psikoedukasi yang diberikan mampu meningkatkan kesadaran kognitif buruh terhadap pengelolaan aktivitas kerja dan non-kerja secara lebih terarah.Selain peningkatan pemahaman secara kuantitatif, hasil refleksi kualitatif juga menunjukkan adanya perubahan awal dalam sikap dan perilaku buruh, seperti mulai menyusun rencana kerja harian, mempertimbangkan skala prioritas sebelum meninggalkan pekerjaan, serta mengurangi kecenderungan menunda tugas.Meskipun demikian, penerapan manajemen waktu secara konsisten masih menghadapi tantangan, terutama terkait dengan kuatnya tuntutan keluarga dan kewajiban sosial yang melekat dalam budaya kolektivis masyarakat Situbondo.Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini membuktikan bahwa psikoedukasi merupakan pendekatan yang relevan dan aplikatif untuk meningkatkan pemahaman buruh UMKM mengenai work-life balance dan time management dalam konteks budaya kolektivis.Program ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran buruh untuk mengelola peran lebih seimbang.Ke depannya, diperlukan pendampingan lanjutan serta dukungan dari pihak pengelola UMKM agar keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam aktivitas kerja sehari-hari
<br>Buruh pabrik pada sektor UMKM sering menghadapi tuntutan kerja yang tidak teratur, beban sosial-budaya kolektivis, serta keterbatasan keterampilan dalam mengelola waktu. Kondisi tersebut membuat mereka rentan mengalami ketidakseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Berdasarkan permasalahan ini, kegiatan psikoedukasi dilaksanakan untuk melihat efektivitas intervensi Work Life Balance dan Time Management dalam meningkatkan pemahaman serta keterampilan buruh dalam mengatur peran sehari-hari. Sasaran kegiatan terdiri dari 21 buruh Pabrik Kerupuk Barokah Situbondo. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari melalui psikoedukasi menggunakan metode penyampaian materi, FGD/permainan edukatif....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/a/work-life-balance-time-management-psikoedukasi-sos-thumb-99d12.webp" type="image/webp" length="75992" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/work-life-balance-time-management-psikoedukasi-sos-thumb-fabc8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/work-life-balance-time-management-psikoedukasi-sos-thumb-99d12.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/work-life-balance-time-management-psikoedukasi-sos-thumb-4374f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-269-ubharajaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6091-jurnal-psikologi-atribusi-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kodifikasi Hukum Islam Sebagai Ius Constituendum Terhadap Living Law Yang Hidup Di Dalam Masyarakat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kodifikasi Hukum Islam Sebagai Ius Constituendum Terhadap Living Law Yang Hidup Di Dalam Masyarakat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kodifikasi Hukum Islam Sebagai Ius Constituendum Terhadap Living Law Yang Hidup Di Dalam Masyarakat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35356-adat-masyarakat-sasak-nilai-islam-prinsip</link>
	<guid isPermaLink="false">03113e5fddcd048ecadedac55e7dc728</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 16:50:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ ius civile ]]></category>
	<category><![CDATA[ free stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[civile,counter,flag,free,ius,stats]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai mekanisme harmonisasi antara hukum Islam yang dikodifikasi dengan living law ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kodifikasi Hukum Islam Sebagai Ius Constituendum Terhadap Living Law Yang Hidup Di Dalam Masyarakat: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai mekanisme harmonisasi antara hukum Islam yang dikodifikasi dengan living law yang telah ada di berbagai daerah di Indonesia, dengan mempertimbangkan konteks sosial-budaya lokal. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada identifikasi nilai-nilai Islam yang telah terinternalisasi dalam adat istiadat masyarakat, untuk memperkuat dasar argumentasi kodifikasi hukum Islam yang relevan dengan kondisi sosial Indonesia. Ketiga, studi komparatif mengenai model kodifikasi hukum Islam di negara-negara lain dengan karakteristik masyarakat yang serupa dapat memberikan wawasan berharga bagi pengembangan sistem hukum Islam di Indonesia. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya mewujudkan sistem hukum yang adil, berkeadilan, dan sesuai dengan nilai-nilai agama serta budaya bangsa, dengan mempertimbangkan kompleksitas pluralisme yang ada di masyarakat Indonesia. Dengan demikian, proses kodifikasi hukum Islam dapat berjalan secara harmonis dan memberikan manfaat yang optimal bagi seluruh lapisan masyarakat.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa masyarakat Indonesia yang heterogen dengan berbagai pluralitasnya menghadirkan tantangan dalam mewujudkan kodifikasi hukum Islam sebagai ius constituendum.Meskipun demikian, nilai-nilai Islam telah terinternalisasi dalam adat dan budaya masyarakat, menunjukkan potensi harmonisasi antara hukum Islam dan living law.Oleh karena itu, kodifikasi hukum Islam tetap perlu dilakukan untuk menciptakan landasan hukum yang adil dan sesuai dengan nilai-nilai agama mayoritas di Indonesia Indonesia menerapkan sistem kodifikasi terhadap hukum Islam, melalui jalur kompilasi, meskipun terdapat perbedaan pemahaman di kalangan ahli hukum mengenai istilah kompilasi yang berbeda dari kodifikasi. Namun, yang terpenting untuk dipahami adalah ketentuan hukum Islam yang berlaku di Indonesia memerlukan urgensi kesetaraan hukum dan untuk menutupi kekosongan hukum dalam masyarakat, sehingga kodifikasi merupakan solusi untuk menjawab masalah-masalah tersebut (ius constituendum). Akan tetapi, dapat diproyeksikan bahwa gagasan pengkodean terhambat oleh berbagai pluralitas yang ada di masyarakat, khususnya living law yang merupakan hukum tidak tertulis yang berlaku... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/8/adat-masyarakat-sasak-nilai-nilai-islam-prinsip-ni-thumb-e7dd9.webp" title="JURIS - Kodifikasi Hukum Islam Sebagai Ius Constituendum Terhadap Living Law Yang Hidup Di Dalam Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/adat-masyarakat-sasak-nilai-nilai-islam-prinsip-ni-thumb-e7dd9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/adat-masyarakat-sasak-nilai-nilai-islam-prinsip-ni-thumb-e7dd9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/adat-masyarakat-sasak-nilai-nilai-islam-prinsip-ni-thumb-e7dd9.webp 1x" title="JURIS - Kodifikasi Hukum Islam Sebagai Ius Constituendum Terhadap Living Law Yang Hidup Di Dalam Masyarakat" alt="JURIS - Kodifikasi Hukum Islam Sebagai Ius Constituendum Terhadap Living Law Yang Hidup Di Dalam Masyarakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/8/adat-masyarakat-sasak-nilai-nilai-islam-prinsip-ni-thumb-d70a3.webp" title="JURIS - Kodifikasi Hukum Islam Sebagai Ius Constituendum Terhadap Living Law Yang Hidup Di Dalam Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/adat-masyarakat-sasak-nilai-nilai-islam-prinsip-ni-thumb-d70a3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/adat-masyarakat-sasak-nilai-nilai-islam-prinsip-ni-thumb-d70a3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/adat-masyarakat-sasak-nilai-nilai-islam-prinsip-ni-thumb-d70a3.webp 1x" title="JURIS - Kodifikasi Hukum Islam Sebagai Ius Constituendum Terhadap Living Law Yang Hidup Di Dalam Masyarakat" alt="JURIS - Kodifikasi Hukum Islam Sebagai Ius Constituendum Terhadap Living Law Yang Hidup Di Dalam Masyarakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/8/adat-masyarakat-sasak-nilai-nilai-islam-prinsip-ni-thumb-95233.webp" title="JURIS - Kodifikasi Hukum Islam Sebagai Ius Constituendum Terhadap Living Law Yang Hidup Di Dalam Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/adat-masyarakat-sasak-nilai-nilai-islam-prinsip-ni-thumb-95233.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/adat-masyarakat-sasak-nilai-nilai-islam-prinsip-ni-thumb-95233.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/adat-masyarakat-sasak-nilai-nilai-islam-prinsip-ni-thumb-95233.webp 1x" title="JURIS - Kodifikasi Hukum Islam Sebagai Ius Constituendum Terhadap Living Law Yang Hidup Di Dalam Masyarakat" alt="JURIS - Kodifikasi Hukum Islam Sebagai Ius Constituendum Terhadap Living Law Yang Hidup Di Dalam Masyarakat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35356-adat-masyarakat-sasak-nilai-islam-prinsip" title="JURIS - Kodifikasi Hukum Islam Sebagai Ius Constituendum Terhadap Living Law Yang Hidup Di Dalam Masyarakat" target="_blank">Kodifikasi Hukum Islam Sebagai Ius Constituendum Terhadap Living Law Yang Hidup Di Dalam Masyarakat</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai mekanisme harmonisasi antara hukum Islam yang dikodifikasi dengan living law yang telah ada di berbagai daerah di Indonesia, dengan mempertimbangkan konteks sosial-budaya lokal. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada identifikasi nilai-nilai Islam yang telah terinternalisasi dalam adat istiadat masyarakat, untuk memperkuat dasar argumentasi kodifikasi hukum Islam yang relevan dengan kondisi sosial Indonesia. Ketiga, studi komparatif mengenai model kodifikasi hukum Islam di negara-negara lain dengan karakteristik masyarakat yang serupa dapat memberikan wawasan berharga bagi pengembangan sistem hukum Islam di Indonesia. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya mewujudkan sistem hukum yang adil, berkeadilan, dan sesuai dengan nilai-nilai agama serta budaya bangsa, dengan mempertimbangkan kompleksitas pluralisme yang ada di masyarakat Indonesia. Dengan demikian, proses kodifikasi hukum Islam dapat berjalan secara harmonis dan memberikan manfaat yang optimal bagi seluruh lapisan masyarakat..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa masyarakat Indonesia yang heterogen dengan berbagai pluralitasnya menghadirkan tantangan dalam mewujudkan kodifikasi hukum Islam sebagai ius constituendum.Meskipun demikian, nilai-nilai Islam telah terinternalisasi dalam adat dan budaya masyarakat, menunjukkan potensi harmonisasi antara hukum Islam dan living law.Oleh karena itu, kodifikasi hukum Islam tetap perlu dilakukan untuk menciptakan landasan hukum yang adil dan sesuai dengan nilai-nilai agama mayoritas di Indonesia
<br>Indonesia menerapkan sistem kodifikasi terhadap hukum Islam, melalui jalur kompilasi, meskipun terdapat perbedaan pemahaman di kalangan ahli hukum mengenai istilah kompilasi yang berbeda dari kodifikasi. Namun, yang terpenting untuk dipahami adalah ketentuan hukum Islam yang berlaku di Indonesia memerlukan urgensi kesetaraan hukum dan untuk menutupi kekosongan hukum dalam masyarakat, sehingga kodifikasi merupakan solusi untuk menjawab masalah-masalah tersebut (ius constituendum). Akan tetapi, dapat diproyeksikan bahwa gagasan pengkodean terhambat oleh berbagai pluralitas yang ada di masyarakat, khususnya living law yang merupakan hukum tidak tertulis yang berlaku...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/8/adat-masyarakat-sasak-nilai-nilai-islam-prinsip-ni-thumb-e7dd9.webp" type="image/webp" length="51818" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/adat-masyarakat-sasak-nilai-nilai-islam-prinsip-ni-thumb-e7dd9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/adat-masyarakat-sasak-nilai-nilai-islam-prinsip-ni-thumb-d70a3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/adat-masyarakat-sasak-nilai-nilai-islam-prinsip-ni-thumb-95233.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2995-41.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15067-ius-civile-refleksi-penegakan-hukum-keadilan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Tinjauan Politik Hukum Hubungan Antara Partai Politik Lokal Dengan Konstituen Pemilih Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2007 tentang Partai Lokal Aceh ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tinjauan Politik Hukum Hubungan Antara Partai Politik Lokal Dengan Konstituen Pemilih Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2007 tentang Partai Lokal Aceh ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tinjauan Politik Hukum Hubungan Antara Partai Politik Lokal Dengan Konstituen Pemilih Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2007 tentang Partai Lokal Aceh ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35363-manggis-lokal-aceh-politik-partisipasi-polit</link>
	<guid isPermaLink="false">f9a9bd8682b32a18920046e8ac2b5a1f</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 16:41:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ ius civile ]]></category>
	<category><![CDATA[ free stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[civile,counter,flag,free,ius,stats]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh penguatan ideologi partai terhadap loyalitas pemilih di Aceh, apakah partai lokal yang memiliki platform ideologis jelas mampu mempertahankan konstituen dibandingkan partai yang bersifat transaksional. Kedua, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Tinjauan Politik Hukum Hubungan Antara Partai Politik Lokal Dengan Konstituen Pemilih Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2007 tentang Partai Lokal Aceh: Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh penguatan ideologi partai terhadap loyalitas pemilih di Aceh, apakah partai lokal yang memiliki platform ideologis jelas mampu mempertahankan konstituen dibandingkan partai yang bersifat transaksional. Kedua, perlu dikaji efektivitas komunikasi dua arah antara partai politik lokal dan masyarakat pedesaan di Aceh, mengingat masyarakat desa memiliki akses informasi terbatas dan pola keterlibatan politik yang berbeda dibanding masyarakat perkotaan. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang model infrastruktur partai lokal berbasis komunitas yang mampu mengakomodasi aspirasi lokal secara sistematis, serta bagaimana model tersebut dapat meningkatkan partisipasi politik jangka panjang. Penelitian-penelitian ini penting untuk menjawab tantangan melemahnya keterwakilan politik lokal dan menemukan format baru hubungan partai-konstituen yang berkelanjutan. Pendekatan kualitatif mendalam di berbagai wilayah Aceh bisa mengungkap dinamika unik yang tidak terlihat dalam data nasional. Fokus pada aspek lokal memungkinkan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran. Penelitian juga dapat mengungkap peran tokoh adat dan agama dalam memperkuat hubungan partai dengan masyarakat. Temuan dari studi ini dapat menjadi acuan bagi partai lokal di daerah otonom lain di Indonesia. Dengan memahami akar permasalahan struktural dalam hubungan partai-konstituen, maka dapat dirancang sistem kaderisasi dan kepemimpinan partai yang lebih inklusif. Secara keseluruhan, penelitian lanjutan harus mampu menghasilkan model partai lokal yang benar-benar lahir dari dan untuk rakyat Aceh.. Mekanisme hubungan antara partai politik dan masyarakat pada dasarnya sederhana, yakni partai membutuhkan suara pemilih dalam pemilu sehingga harus memperhatikan keinginan dan kepentingan masyarakat.Partai politik perlu memiliki kemampuan responsif terhadap aspirasi konstituen agar dapat memaksimalkan perolehan suara.Untuk membangun hubungan yang stabil dan berkelanjutan, partai harus memperkuat ideologi, nilai dasar, serta infrastruktur internal partai Keberadaan partai politik lokal di Aceh diakui secara resmi dan sah, sejalan dengan penandatangan MoU (Memorandum of Understanding) antara Pemerintah Republik Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang kemudian dituangkan dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006, sebagai bentuk kekhususan yang dimiliki oleh Aceh. Pengaturan teknisnya diatur dalam peraturan pelaksana, yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2007. Berdasarkan fakta dari beberapa pemilu sebelumnya, keterpilihan partai lokal terus menurun, sehingga muncul rumusan masalah mengenai bagaimana hubungan antara partai politik lokal dengan konstituen dari perspektif politik hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara dasar mekanisme hubungan antara partai politik dan masyarakat bersifat sederhana: partai politik membutuhkan suara pemilih dalam pemilihan umum. Oleh karena itu, partai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/9/manggis-lokal-aceh-politik-partisipasi-organisasi-thumb-dfa3d.webp" title="JURIS - Tinjauan Politik Hukum Hubungan Antara Partai Politik Lokal Dengan Konstituen Pemilih Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2007 tentang Partai Lokal Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/manggis-lokal-aceh-politik-partisipasi-organisasi-thumb-dfa3d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/manggis-lokal-aceh-politik-partisipasi-organisasi-thumb-dfa3d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/manggis-lokal-aceh-politik-partisipasi-organisasi-thumb-dfa3d.webp 1x" title="JURIS - Tinjauan Politik Hukum Hubungan Antara Partai Politik Lokal Dengan Konstituen Pemilih Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2007 tentang Partai Lokal Aceh" alt="JURIS - Tinjauan Politik Hukum Hubungan Antara Partai Politik Lokal Dengan Konstituen Pemilih Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2007 tentang Partai Lokal Aceh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/manggis-lokal-aceh-politik-partisipasi-organisasi-thumb-f171f.webp" title="JURIS - Tinjauan Politik Hukum Hubungan Antara Partai Politik Lokal Dengan Konstituen Pemilih Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2007 tentang Partai Lokal Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/manggis-lokal-aceh-politik-partisipasi-organisasi-thumb-f171f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/manggis-lokal-aceh-politik-partisipasi-organisasi-thumb-f171f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/manggis-lokal-aceh-politik-partisipasi-organisasi-thumb-f171f.webp 1x" title="JURIS - Tinjauan Politik Hukum Hubungan Antara Partai Politik Lokal Dengan Konstituen Pemilih Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2007 tentang Partai Lokal Aceh" alt="JURIS - Tinjauan Politik Hukum Hubungan Antara Partai Politik Lokal Dengan Konstituen Pemilih Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2007 tentang Partai Lokal Aceh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/manggis-lokal-aceh-politik-partisipasi-organisasi-thumb-45e3a.webp" title="JURIS - Tinjauan Politik Hukum Hubungan Antara Partai Politik Lokal Dengan Konstituen Pemilih Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2007 tentang Partai Lokal Aceh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/manggis-lokal-aceh-politik-partisipasi-organisasi-thumb-45e3a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/manggis-lokal-aceh-politik-partisipasi-organisasi-thumb-45e3a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/manggis-lokal-aceh-politik-partisipasi-organisasi-thumb-45e3a.webp 1x" title="JURIS - Tinjauan Politik Hukum Hubungan Antara Partai Politik Lokal Dengan Konstituen Pemilih Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2007 tentang Partai Lokal Aceh" alt="JURIS - Tinjauan Politik Hukum Hubungan Antara Partai Politik Lokal Dengan Konstituen Pemilih Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2007 tentang Partai Lokal Aceh" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35363-manggis-lokal-aceh-politik-partisipasi-polit" title="JURIS - Tinjauan Politik Hukum Hubungan Antara Partai Politik Lokal Dengan Konstituen Pemilih Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2007 tentang Partai Lokal Aceh" target="_blank">Tinjauan Politik Hukum Hubungan Antara Partai Politik Lokal Dengan Konstituen Pemilih Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2007 tentang Partai Lokal Aceh</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh penguatan ideologi partai terhadap loyalitas pemilih di Aceh, apakah partai lokal yang memiliki platform ideologis jelas mampu mempertahankan konstituen dibandingkan partai yang bersifat transaksional. Kedua, perlu dikaji efektivitas komunikasi dua arah antara partai politik lokal dan masyarakat pedesaan di Aceh, mengingat masyarakat desa memiliki akses informasi terbatas dan pola keterlibatan politik yang berbeda dibanding masyarakat perkotaan. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang model infrastruktur partai lokal berbasis komunitas yang mampu mengakomodasi aspirasi lokal secara sistematis, serta bagaimana model tersebut dapat meningkatkan partisipasi politik jangka panjang. Penelitian-penelitian ini penting untuk menjawab tantangan melemahnya keterwakilan politik lokal dan menemukan format baru hubungan partai-konstituen yang berkelanjutan. Pendekatan kualitatif mendalam di berbagai wilayah Aceh bisa mengungkap dinamika unik yang tidak terlihat dalam data nasional. Fokus pada aspek lokal memungkinkan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran. Penelitian juga dapat mengungkap peran tokoh adat dan agama dalam memperkuat hubungan partai dengan masyarakat. Temuan dari studi ini dapat menjadi acuan bagi partai lokal di daerah otonom lain di Indonesia. Dengan memahami akar permasalahan struktural dalam hubungan partai-konstituen, maka dapat dirancang sistem kaderisasi dan kepemimpinan partai yang lebih inklusif. Secara keseluruhan, penelitian lanjutan harus mampu menghasilkan model partai lokal yang benar-benar lahir dari dan untuk rakyat Aceh..
<br>Mekanisme hubungan antara partai politik dan masyarakat pada dasarnya sederhana, yakni partai membutuhkan suara pemilih dalam pemilu sehingga harus memperhatikan keinginan dan kepentingan masyarakat.Partai politik perlu memiliki kemampuan responsif terhadap aspirasi konstituen agar dapat memaksimalkan perolehan suara.Untuk membangun hubungan yang stabil dan berkelanjutan, partai harus memperkuat ideologi, nilai dasar, serta infrastruktur internal partai
<br>Keberadaan partai politik lokal di Aceh diakui secara resmi dan sah, sejalan dengan penandatangan MoU (Memorandum of Understanding) antara Pemerintah Republik Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang kemudian dituangkan dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006, sebagai bentuk kekhususan yang dimiliki oleh Aceh. Pengaturan teknisnya diatur dalam peraturan pelaksana, yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2007. Berdasarkan fakta dari beberapa pemilu sebelumnya, keterpilihan partai lokal terus menurun, sehingga muncul rumusan masalah mengenai bagaimana hubungan antara partai politik lokal dengan konstituen dari perspektif politik hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara dasar mekanisme hubungan antara partai politik dan masyarakat bersifat sederhana: partai politik membutuhkan suara pemilih dalam pemilihan umum. Oleh karena itu, partai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/9/manggis-lokal-aceh-politik-partisipasi-organisasi-thumb-dfa3d.webp" type="image/webp" length="61196" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/manggis-lokal-aceh-politik-partisipasi-organisasi-thumb-dfa3d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/manggis-lokal-aceh-politik-partisipasi-organisasi-thumb-f171f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/manggis-lokal-aceh-politik-partisipasi-organisasi-thumb-45e3a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2995-41.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15067-ius-civile-refleksi-penegakan-hukum-keadilan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Komposisi Fungsi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Komposisi Fungsi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Komposisi Fungsi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35348-hasil-belajar-aqidah-akhlak-fikih-pr</link>
	<guid isPermaLink="false">425c27cbd64331255095ea5917a5a1b2</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 16:10:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ fkipjalan r ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fkipjalan,r]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) yang lebih terstruktur dan terintegrasi dengan kurikulum matematika. Penelitian ini dapat mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Komposisi Fungsi: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) yang lebih terstruktur dan terintegrasi dengan kurikulum matematika. Penelitian ini dapat mengeksplorasi cara-cara kreatif untuk mengimplementasikan PjBL dalam berbagai topik matematika, termasuk komposisi fungsi. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak PjBL terhadap keterampilan berpikir kritis dan kreatif peserta didik, serta kemampuan mereka dalam menerapkan konsep matematika dalam konteks nyata. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan sumbangsih yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika dan mendorong peserta didik untuk menjadi pembelajar yang aktif dan mandiri.. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan selama dua siklus, dapat diberikan kesimpulan bahwa dengan Penerapan model project based learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi komposisi fungsi.Peningkatan tersebut diperoleh selama kegiatan pra siklus, siklus I dan siklus II yang dilaksanakan.Peningkatan hasil belajar peserta didik terlihat dari persentasi mulai tahap pra siklus senilai 16%, siklus I senilai 48% serta pada siklus II mengalami peningkatan hasil belajar yang cukup tinggi sekitar 84%.Seiring dari peningkatan hasil balajar peserta didik dengan menggunakan model PjBL tersebut diiringi kegiatan observasi aktivitas peserta didik maupun guru di SMA Negeri 1 Rindi kelas XI pada materi komposisi fungsi yang dapat dinyatakan atau dikategorikan baik.Dengan demikian, tujuan dari penelitian ini dapat meningkatkan hasil belajar dengan menggunakan model pembelajaran PjBL pada materi komposisi fungsi Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik terkait materi komposisi fungsi kelas XI. Jenis penelitian yang digunakan ialah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan 2 siklus tiga sesi. Siklus pertama dilaksanakan pertemuan sebanyak 2 sesi, sedangkan siklus II dilaksanakan 1 sesi. Masing-masing siklus terdiri dari beberapa tahap diantaranya: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian ini ialah peserta didik kelas XI 1 SMA Negeri 1 Rindi berjumlah 25 orang. Teknik pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian ini mencakup: observasi, tes tertulis, dan studi dokumentasi. Penilaian hasil belajar menitik beratkan pada ranah kognitif. Kriterian Ketuntasan Minimum (KKM) untuk matematika... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-belajar-aqidah-akhlak-fikih-pra-siklus-siswa-thumb-03e96.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Komposisi Fungsi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-belajar-aqidah-akhlak-fikih-pra-siklus-siswa-thumb-03e96.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-belajar-aqidah-akhlak-fikih-pra-siklus-siswa-thumb-03e96.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-belajar-aqidah-akhlak-fikih-pra-siklus-siswa-thumb-03e96.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Komposisi Fungsi" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Komposisi Fungsi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-belajar-aqidah-akhlak-fikih-pra-siklus-siswa-thumb-cb8f7.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Komposisi Fungsi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-belajar-aqidah-akhlak-fikih-pra-siklus-siswa-thumb-cb8f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-belajar-aqidah-akhlak-fikih-pra-siklus-siswa-thumb-cb8f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-belajar-aqidah-akhlak-fikih-pra-siklus-siswa-thumb-cb8f7.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Komposisi Fungsi" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Komposisi Fungsi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-belajar-aqidah-akhlak-fikih-pra-siklus-siswa-thumb-46650.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Komposisi Fungsi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-belajar-aqidah-akhlak-fikih-pra-siklus-siswa-thumb-46650.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-belajar-aqidah-akhlak-fikih-pra-siklus-siswa-thumb-46650.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-belajar-aqidah-akhlak-fikih-pra-siklus-siswa-thumb-46650.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Komposisi Fungsi" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Komposisi Fungsi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35348-hasil-belajar-aqidah-akhlak-fikih-pr" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Komposisi Fungsi" target="_blank">Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Komposisi Fungsi</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) yang lebih terstruktur dan terintegrasi dengan kurikulum matematika. Penelitian ini dapat mengeksplorasi cara-cara kreatif untuk mengimplementasikan PjBL dalam berbagai topik matematika, termasuk komposisi fungsi. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak PjBL terhadap keterampilan berpikir kritis dan kreatif peserta didik, serta kemampuan mereka dalam menerapkan konsep matematika dalam konteks nyata. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan sumbangsih yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika dan mendorong peserta didik untuk menjadi pembelajar yang aktif dan mandiri..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan selama dua siklus, dapat diberikan kesimpulan bahwa dengan Penerapan model project based learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi komposisi fungsi.Peningkatan tersebut diperoleh selama kegiatan pra siklus, siklus I dan siklus II yang dilaksanakan.Peningkatan hasil belajar peserta didik terlihat dari persentasi mulai tahap pra siklus senilai 16%, siklus I senilai 48% serta pada siklus II mengalami peningkatan hasil belajar yang cukup tinggi sekitar 84%.Seiring dari peningkatan hasil balajar peserta didik dengan menggunakan model PjBL tersebut diiringi kegiatan observasi aktivitas peserta didik maupun guru di SMA Negeri 1 Rindi kelas XI pada materi komposisi fungsi yang dapat dinyatakan atau dikategorikan baik.Dengan demikian, tujuan dari penelitian ini dapat meningkatkan hasil belajar dengan menggunakan model pembelajaran PjBL pada materi komposisi fungsi
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik terkait materi komposisi fungsi kelas XI. Jenis penelitian yang digunakan ialah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan 2 siklus tiga sesi. Siklus pertama dilaksanakan pertemuan sebanyak 2 sesi, sedangkan siklus II dilaksanakan 1 sesi. Masing-masing siklus terdiri dari beberapa tahap diantaranya: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian ini ialah peserta didik kelas XI 1 SMA Negeri 1 Rindi berjumlah 25 orang. Teknik pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian ini mencakup: observasi, tes tertulis, dan studi dokumentasi. Penilaian hasil belajar menitik beratkan pada ranah kognitif. Kriterian Ketuntasan Minimum (KKM) untuk matematika...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-belajar-aqidah-akhlak-fikih-pra-siklus-siswa-thumb-03e96.webp" type="image/webp" length="96894" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-belajar-aqidah-akhlak-fikih-pra-siklus-siswa-thumb-03e96.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-belajar-aqidah-akhlak-fikih-pra-siklus-siswa-thumb-cb8f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-belajar-aqidah-akhlak-fikih-pra-siklus-siswa-thumb-46650.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1300-unkriswina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6487-prosiding-seminar-nasional-pendidikan-fkip-unkriswina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Kekerasan Verbal Orang Tua Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Sekolah Dasar Di Kota Denpasar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Kekerasan Verbal Orang Tua Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Sekolah Dasar Di Kota Denpasar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Kekerasan Verbal Orang Tua Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Sekolah Dasar Di Kota Denpasar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35342-pola-pikir-tua-rumah-tangga-anak-belajar-keke</link>
	<guid isPermaLink="false">43c0e5ac1a1c3dfa5f34f393c7816524</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 15:40:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ atom logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ rss2 logo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[atom,focus,logo,rss2,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana stres pengasuhan berperan sebagai variabel perantara antara latar belakang pendidikan orang tua dengan kejadian kekerasan verbal di lingkungan rumah tangga urban. Selain itu, perlu dikembangkan penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Kekerasan Verbal Orang Tua Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Sekolah Dasar Di Kota Denpasar: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana stres pengasuhan berperan sebagai variabel perantara antara latar belakang pendidikan orang tua dengan kejadian kekerasan verbal di lingkungan rumah tangga urban. Selain itu, perlu dikembangkan penelitian yang mengeksplorasi efektivitas intervensi psikologis seperti Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dalam memulihkan perkembangan kognitif anak yang telah terpapar kekerasan verbal secara kronis. Penelitian lanjutan juga dapat menguji pengaruh pola asuh demokratis terhadap pengurangan kekerasan verbal serta dampaknya terhadap kinerja akademik anak di sekolah, untuk memberikan gambaran komprehensif tentang hubungan antara lingkungan keluarga dan hasil belajar anak.. Terdapat hubungan yang bermakna antara kekerasan verbal orang tua terhadap perkembangan kognitif anak.Nilai koefisien korelasi sebesar -0,275 menunjukkan hubungan yang lemah dengan arah negatif, artinya semakin tinggi kekerasan verbal dari orang tua maka semakin rendah perkembangan kognitif anak, dan sebaliknya.Oleh karena itu, orang tua diharapkan memahami bentuk dan dampak kekerasan verbal agar dapat mengurangi tindakan tersebut terhadap anak Kekerasan verbal merupakan tindakan negatif yang sering dilakukan orang tua terhadap anak. Tindakan ini berdampak buruk karena dapat menghambat pola pikir positif dan kreatif pada anak. Aspek pola pikir tersebut sangat berkaitan dengan perkembangan kognitif, hambatan yang terjadi pada proses berpikir pada anak akhirnya akan mengganggu perkembangan kognitifnya secara keseluruhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan kekerasan verbal dengan perkembangan kognitif anak. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan pendekatan yang digunakan yaitu cross sectional. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu proportional stratified random sampling, dengan jumlah responden sebanyak... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/1/pola-pikir-tua-rumah-tangga-anak-belajar-kekerasan-thumb-9e5ee.webp" title="JURIS - Hubungan Kekerasan Verbal Orang Tua Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Sekolah Dasar Di Kota Denpasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/pola-pikir-tua-rumah-tangga-anak-belajar-kekerasan-thumb-9e5ee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/pola-pikir-tua-rumah-tangga-anak-belajar-kekerasan-thumb-9e5ee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/pola-pikir-tua-rumah-tangga-anak-belajar-kekerasan-thumb-9e5ee.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Kekerasan Verbal Orang Tua Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Sekolah Dasar Di Kota Denpasar" alt="JURIS - Hubungan Kekerasan Verbal Orang Tua Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Sekolah Dasar Di Kota Denpasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/1/pola-pikir-tua-rumah-tangga-anak-belajar-kekerasan-thumb-d421d.webp" title="JURIS - Hubungan Kekerasan Verbal Orang Tua Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Sekolah Dasar Di Kota Denpasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/pola-pikir-tua-rumah-tangga-anak-belajar-kekerasan-thumb-d421d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/pola-pikir-tua-rumah-tangga-anak-belajar-kekerasan-thumb-d421d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/pola-pikir-tua-rumah-tangga-anak-belajar-kekerasan-thumb-d421d.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Kekerasan Verbal Orang Tua Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Sekolah Dasar Di Kota Denpasar" alt="JURIS - Hubungan Kekerasan Verbal Orang Tua Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Sekolah Dasar Di Kota Denpasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/1/pola-pikir-tua-rumah-tangga-anak-belajar-kekerasan-thumb-11a94.webp" title="JURIS - Hubungan Kekerasan Verbal Orang Tua Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Sekolah Dasar Di Kota Denpasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/pola-pikir-tua-rumah-tangga-anak-belajar-kekerasan-thumb-11a94.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/pola-pikir-tua-rumah-tangga-anak-belajar-kekerasan-thumb-11a94.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/pola-pikir-tua-rumah-tangga-anak-belajar-kekerasan-thumb-11a94.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Kekerasan Verbal Orang Tua Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Sekolah Dasar Di Kota Denpasar" alt="JURIS - Hubungan Kekerasan Verbal Orang Tua Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Sekolah Dasar Di Kota Denpasar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35342-pola-pikir-tua-rumah-tangga-anak-belajar-keke" title="JURIS - Hubungan Kekerasan Verbal Orang Tua Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Sekolah Dasar Di Kota Denpasar" target="_blank">Hubungan Kekerasan Verbal Orang Tua Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Sekolah Dasar Di Kota Denpasar</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana stres pengasuhan berperan sebagai variabel perantara antara latar belakang pendidikan orang tua dengan kejadian kekerasan verbal di lingkungan rumah tangga urban. Selain itu, perlu dikembangkan penelitian yang mengeksplorasi efektivitas intervensi psikologis seperti Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dalam memulihkan perkembangan kognitif anak yang telah terpapar kekerasan verbal secara kronis. Penelitian lanjutan juga dapat menguji pengaruh pola asuh demokratis terhadap pengurangan kekerasan verbal serta dampaknya terhadap kinerja akademik anak di sekolah, untuk memberikan gambaran komprehensif tentang hubungan antara lingkungan keluarga dan hasil belajar anak..
<br>Terdapat hubungan yang bermakna antara kekerasan verbal orang tua terhadap perkembangan kognitif anak.Nilai koefisien korelasi sebesar -0,275 menunjukkan hubungan yang lemah dengan arah negatif, artinya semakin tinggi kekerasan verbal dari orang tua maka semakin rendah perkembangan kognitif anak, dan sebaliknya.Oleh karena itu, orang tua diharapkan memahami bentuk dan dampak kekerasan verbal agar dapat mengurangi tindakan tersebut terhadap anak
<br>Kekerasan verbal merupakan tindakan negatif yang sering dilakukan orang tua terhadap anak. Tindakan ini berdampak buruk karena dapat menghambat pola pikir positif dan kreatif pada anak. Aspek pola pikir tersebut sangat berkaitan dengan perkembangan kognitif, hambatan yang terjadi pada proses berpikir pada anak akhirnya akan mengganggu perkembangan kognitifnya secara keseluruhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan kekerasan verbal dengan perkembangan kognitif anak. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan pendekatan yang digunakan yaitu cross sectional. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu proportional stratified random sampling, dengan jumlah responden sebanyak...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/1/pola-pikir-tua-rumah-tangga-anak-belajar-kekerasan-thumb-9e5ee.webp" type="image/webp" length="73638" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/pola-pikir-tua-rumah-tangga-anak-belajar-kekerasan-thumb-9e5ee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/pola-pikir-tua-rumah-tangga-anak-belajar-kekerasan-thumb-d421d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/pola-pikir-tua-rumah-tangga-anak-belajar-kekerasan-thumb-11a94.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-529-unud.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6486-community-publishing-nursing.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 07 Apr 2026 19:32:04 +0700. 24 items. Served in: 3.856 seconds [rss] -->
