<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.84-28jun2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.84-28jun2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sun, 28 Jun 2026 22:03:21 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 22:03:21 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-06-28T22:03:21+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Aktivitas Antioksidan Masker Gel Peel off Ekstrak Rimpang Temu Ireng Curcuma aeruginosa Roxb ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Aktivitas Antioksidan Masker Gel Peel off Ekstrak Rimpang Temu Ireng Curcuma aeruginosa Roxb ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Aktivitas Antioksidan Masker Gel Peel off Ekstrak Rimpang Temu Ireng Curcuma aeruginosa Roxb ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52081-ekstrak-curcuma-aeruginosa-masker-gel-peel-off</link>
	<guid isPermaLink="false">de0d17e9995bb31e79fed850e73fe357</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 22:01:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ tuty taslim ]]></category>
	<category><![CDATA[ okti satria ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,okti,satria,taslim,tuty]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memperluas kajian dengan menguji efektivitas antioksidan masker gel peelAcoff menggunakan metode lain seperti ABTS atau FRAP untuk membandingkan hasil DPPH; apakah kombinasi ekstrak rimpang temu ireng dengan bahan antioksidan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Aktivitas Antioksidan Masker Gel Peel-off Ekstrak Rimpang Temu Ireng (Curcuma aeruginosa Roxb.): Penelitian selanjutnya dapat memperluas kajian dengan menguji efektivitas antioksidan masker gel peelAcoff menggunakan metode lain seperti ABTS atau FRAP untuk membandingkan hasil DPPH; apakah kombinasi ekstrak rimpang temu ireng dengan bahan antioksidan lain (misalnya vitamin E atau ekstrak teh hijau) dapat meningkatkan kekuatan antioksidan pada formulasi masker gel peelAcoff? Selanjutnya, diperlukan evaluasi keamanan dermatologis secara inAvivo pada kulit manusia untuk menilai potensi iritasi atau alergi, sehingga dapat dipastikan keamanan penggunaan jangka panjang; apakah masker gel peelAcoff yang mengandung ekstrak rimpang temu ireng aman dan tolerabel pada kulit sensitif? Terakhir, studi stabilitas jangka panjang formulasi masker gel peelAcoff perlu dilakukan untuk mengetahui perubahan sifat fisik, kimia, dan aktivitas antioksidan selama penyimpanan; berapa lama produk tetap stabil dan efektif bila disimpan pada kondisi suhu dan cahaya berbeda?. Masker gel peel-off ekstrak rimpang temu ireng memiliki aktivitas antioksidan IC50 berdaya sangat lemah dengan 5 Temu ireng (Curcuma aeruginosa Roxb.) mengandung senyawa flavonoid yang memiliki daya antioksidan dan dapat dijadikan sediaan masker gel peel-off. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui aktivitas antioksidan masker gel peel-off ekstrak rimpang ireng menggunakan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl). Ekstrak rimpang temu ireng diperoleh dengan cara maserasi menggunakan etanol 70%. Ekstrak rimpang temu ireng dimanfaatkan sebagai bahan aktif dalam pembuatan masker gel peel-off. Metode DPPH digunakan untuk menentukan aktivitas antioksidan berdasarkan nilai IC50. Nilai IC50 ekstrak rimpang temu ireng sebesar 746,75g/mL, nilai IC50 masker gel peel-off ekstrak rimpang temu ireng sebesar 5.569,90g/mL, dan nilai IC50 vitamin C sebesar 24,65g/mL. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa masker gel peel-off ekstrak rimpang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/b/ekstrak-curcuma-aeruginosa-masker-gel-peel-off-pee-thumb-42127.webp" title="JURIS - Aktivitas Antioksidan Masker Gel Peel-off Ekstrak Rimpang Temu Ireng (Curcuma aeruginosa Roxb.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/ekstrak-curcuma-aeruginosa-masker-gel-peel-off-pee-thumb-42127.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/ekstrak-curcuma-aeruginosa-masker-gel-peel-off-pee-thumb-42127.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/ekstrak-curcuma-aeruginosa-masker-gel-peel-off-pee-thumb-42127.webp 1x" title="JURIS - Aktivitas Antioksidan Masker Gel Peel-off Ekstrak Rimpang Temu Ireng (Curcuma aeruginosa Roxb.)" alt="JURIS - Aktivitas Antioksidan Masker Gel Peel-off Ekstrak Rimpang Temu Ireng (Curcuma aeruginosa Roxb.)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/b/ekstrak-curcuma-aeruginosa-masker-gel-peel-off-pee-thumb-e4d09.webp" title="JURIS - Aktivitas Antioksidan Masker Gel Peel-off Ekstrak Rimpang Temu Ireng (Curcuma aeruginosa Roxb.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/ekstrak-curcuma-aeruginosa-masker-gel-peel-off-pee-thumb-e4d09.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/ekstrak-curcuma-aeruginosa-masker-gel-peel-off-pee-thumb-e4d09.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/ekstrak-curcuma-aeruginosa-masker-gel-peel-off-pee-thumb-e4d09.webp 1x" title="JURIS - Aktivitas Antioksidan Masker Gel Peel-off Ekstrak Rimpang Temu Ireng (Curcuma aeruginosa Roxb.)" alt="JURIS - Aktivitas Antioksidan Masker Gel Peel-off Ekstrak Rimpang Temu Ireng (Curcuma aeruginosa Roxb.)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/b/ekstrak-curcuma-aeruginosa-masker-gel-peel-off-pee-thumb-af662.webp" title="JURIS - Aktivitas Antioksidan Masker Gel Peel-off Ekstrak Rimpang Temu Ireng (Curcuma aeruginosa Roxb.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/ekstrak-curcuma-aeruginosa-masker-gel-peel-off-pee-thumb-af662.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/ekstrak-curcuma-aeruginosa-masker-gel-peel-off-pee-thumb-af662.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/ekstrak-curcuma-aeruginosa-masker-gel-peel-off-pee-thumb-af662.webp 1x" title="JURIS - Aktivitas Antioksidan Masker Gel Peel-off Ekstrak Rimpang Temu Ireng (Curcuma aeruginosa Roxb.)" alt="JURIS - Aktivitas Antioksidan Masker Gel Peel-off Ekstrak Rimpang Temu Ireng (Curcuma aeruginosa Roxb.)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52081-ekstrak-curcuma-aeruginosa-masker-gel-peel-off" title="JURIS - Aktivitas Antioksidan Masker Gel Peel-off Ekstrak Rimpang Temu Ireng (Curcuma aeruginosa Roxb.)" target="_blank">Aktivitas Antioksidan Masker Gel Peel-off Ekstrak Rimpang Temu Ireng (Curcuma aeruginosa Roxb.)</a>: Penelitian selanjutnya dapat memperluas kajian dengan menguji efektivitas antioksidan masker gel peelAcoff menggunakan metode lain seperti ABTS atau FRAP untuk membandingkan hasil DPPH; apakah kombinasi ekstrak rimpang temu ireng dengan bahan antioksidan lain (misalnya vitamin E atau ekstrak teh hijau) dapat meningkatkan kekuatan antioksidan pada formulasi masker gel peelAcoff? Selanjutnya, diperlukan evaluasi keamanan dermatologis secara inAvivo pada kulit manusia untuk menilai potensi iritasi atau alergi, sehingga dapat dipastikan keamanan penggunaan jangka panjang; apakah masker gel peelAcoff yang mengandung ekstrak rimpang temu ireng aman dan tolerabel pada kulit sensitif? Terakhir, studi stabilitas jangka panjang formulasi masker gel peelAcoff perlu dilakukan untuk mengetahui perubahan sifat fisik, kimia, dan aktivitas antioksidan selama penyimpanan; berapa lama produk tetap stabil dan efektif bila disimpan pada kondisi suhu dan cahaya berbeda?.
<br>Masker gel peel-off ekstrak rimpang temu ireng memiliki aktivitas antioksidan IC50 berdaya sangat lemah dengan 5
<br>Temu ireng (Curcuma aeruginosa Roxb.) mengandung senyawa flavonoid yang memiliki daya antioksidan dan dapat dijadikan sediaan masker gel peel-off. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui aktivitas antioksidan masker gel peel-off ekstrak rimpang ireng menggunakan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl). Ekstrak rimpang temu ireng diperoleh dengan cara maserasi menggunakan etanol 70%. Ekstrak rimpang temu ireng dimanfaatkan sebagai bahan aktif dalam pembuatan masker gel peel-off. Metode DPPH digunakan untuk menentukan aktivitas antioksidan berdasarkan nilai IC50. Nilai IC50 ekstrak rimpang temu ireng sebesar 746,75g/mL, nilai IC50 masker gel peel-off ekstrak rimpang temu ireng sebesar 5.569,90g/mL, dan nilai IC50 vitamin C sebesar 24,65g/mL. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa masker gel peel-off ekstrak rimpang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/b/ekstrak-curcuma-aeruginosa-masker-gel-peel-off-pee-thumb-af662.webp" type="image/webp" length="81574" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/ekstrak-curcuma-aeruginosa-masker-gel-peel-off-pee-thumb-42127.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/ekstrak-curcuma-aeruginosa-masker-gel-peel-off-pee-thumb-e4d09.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/ekstrak-curcuma-aeruginosa-masker-gel-peel-off-pee-thumb-af662.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-785-upertis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3034-jurnal-kesehatan-perintis-perintis-s-helath-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kebiasaan Makan pada Balita Stunting di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kebiasaan Makan pada Balita Stunting di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kebiasaan Makan pada Balita Stunting di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52082-pemberian-makan-palsu-pola-y</link>
	<guid isPermaLink="false">ebe59a0334cb91a80c9c5077bf3424e0</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 21:24:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ tuty taslim ]]></category>
	<category><![CDATA[ okti satria ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,okti,satria,taslim,tuty]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan intervensi edukasi kepada ibu-ibu tentang pentingnya pola makan yang tepat dan seimbang untuk mencegah stunting pada anak. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kebiasaan Makan pada Balita Stunting di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan intervensi edukasi kepada ibu-ibu tentang pentingnya pola makan yang tepat dan seimbang untuk mencegah stunting pada anak. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin berkontribusi terhadap kejadian stunting, seperti akses terhadap makanan bergizi dan peran pendidikan dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya gizi seimbang. Penelitian lanjutan juga dapat fokus pada pengembangan strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan kebiasaan makan yang tepat pada balita, serta mengevaluasi dampak intervensi tersebut terhadap penurunan angka stunting.. Terdapat hubungan kebiasaan pemberian makan dengan kejadian stunting pada anak usia 1-5 tahun.Balita yang memiliki kebiasaan makan yang tepat dapat menurunkan angka kejadian stunting Stunting masih menjadi permasalahan dalam gizi anak, walaupun angka kejadian sudah menurun akan tetapi masih menjadi prioritas masalah dikarenakan pemerintah menetapkan target angka stunting ini sebesar 14% di tahun 2024. Salah satu faktor dari ibu adalah perilaku atau kebiasaan pemberian makan yang kurang baik dimana ibu belum memberikan asupan gizi yang baik dan cukup. Penelitian ini memiliki tujuan menganalisis kebiasaan makan pada anak pada balita stunting. Metode penelitian menggunakan rancangan penelitian case kontrol. Pada penelitian ini variabel independen adalah pola konsumsi makanan, sedangkan variabel dependen stunting. Penelitian ini lakukan di Posyandu wilayah kerja Kecamatan Grogol pada bulan Februari 2024 dengan jumlah responden sebanyak 30 balita stunting dan 30 balita normal. Instrument... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/5/pemberian-makan-palsu-pola-yuyu-perilaku-konsumsi-thumb-a7e12.webp" title="JURIS - Kebiasaan Makan pada Balita Stunting di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/pemberian-makan-palsu-pola-yuyu-perilaku-konsumsi-thumb-a7e12.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/pemberian-makan-palsu-pola-yuyu-perilaku-konsumsi-thumb-a7e12.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/pemberian-makan-palsu-pola-yuyu-perilaku-konsumsi-thumb-a7e12.webp 1x" title="JURIS - Kebiasaan Makan pada Balita Stunting di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri" alt="JURIS - Kebiasaan Makan pada Balita Stunting di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/5/pemberian-makan-palsu-pola-yuyu-perilaku-konsumsi-thumb-fc5ed.webp" title="JURIS - Kebiasaan Makan pada Balita Stunting di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/pemberian-makan-palsu-pola-yuyu-perilaku-konsumsi-thumb-fc5ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/pemberian-makan-palsu-pola-yuyu-perilaku-konsumsi-thumb-fc5ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/pemberian-makan-palsu-pola-yuyu-perilaku-konsumsi-thumb-fc5ed.webp 1x" title="JURIS - Kebiasaan Makan pada Balita Stunting di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri" alt="JURIS - Kebiasaan Makan pada Balita Stunting di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52082-pemberian-makan-palsu-pola-y" title="JURIS - Kebiasaan Makan pada Balita Stunting di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri" target="_blank">Kebiasaan Makan pada Balita Stunting di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan intervensi edukasi kepada ibu-ibu tentang pentingnya pola makan yang tepat dan seimbang untuk mencegah stunting pada anak. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin berkontribusi terhadap kejadian stunting, seperti akses terhadap makanan bergizi dan peran pendidikan dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya gizi seimbang. Penelitian lanjutan juga dapat fokus pada pengembangan strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan kebiasaan makan yang tepat pada balita, serta mengevaluasi dampak intervensi tersebut terhadap penurunan angka stunting..
<br>Terdapat hubungan kebiasaan pemberian makan dengan kejadian stunting pada anak usia 1-5 tahun.Balita yang memiliki kebiasaan makan yang tepat dapat menurunkan angka kejadian stunting
<br>Stunting masih menjadi permasalahan dalam gizi anak, walaupun angka kejadian sudah menurun akan tetapi masih menjadi prioritas masalah dikarenakan pemerintah menetapkan target angka stunting ini sebesar 14% di tahun 2024. Salah satu faktor dari ibu adalah perilaku atau kebiasaan pemberian makan yang kurang baik dimana ibu belum memberikan asupan gizi yang baik dan cukup. Penelitian ini memiliki tujuan menganalisis kebiasaan makan pada anak pada balita stunting. Metode penelitian menggunakan rancangan penelitian case kontrol. Pada penelitian ini variabel independen adalah pola konsumsi makanan, sedangkan variabel dependen stunting. Penelitian ini lakukan di Posyandu wilayah kerja Kecamatan Grogol pada bulan Februari 2024 dengan jumlah responden sebanyak 30 balita stunting dan 30 balita normal. Instrument...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/5/pemberian-makan-palsu-pola-yuyu-perilaku-konsumsi-thumb-a7e12.webp" type="image/webp" length="94666" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/pemberian-makan-palsu-pola-yuyu-perilaku-konsumsi-thumb-a7e12.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/pemberian-makan-palsu-pola-yuyu-perilaku-konsumsi-thumb-fc5ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-785-upertis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3034-jurnal-kesehatan-perintis-perintis-s-helath-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kombinasi Totok Wajah Rebusan Jahe dan Vitamin B6 terhadap Mual Muntah Ibu Hamil Trimester I ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kombinasi Totok Wajah Rebusan Jahe dan Vitamin B6 terhadap Mual Muntah Ibu Hamil Trimester I ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kombinasi Totok Wajah Rebusan Jahe dan Vitamin B6 terhadap Mual Muntah Ibu Hamil Trimester I ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52078-dosis-optimal-vitamin-mual-muntah-kehamilan-frekue</link>
	<guid isPermaLink="false">36c3a8b3c16b86db444496a445aeea97</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 21:24:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ tuty taslim ]]></category>
	<category><![CDATA[ okti satria ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,okti,satria,taslim,tuty]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efek dosis bertahap rebusan jahe terhadap tingkat penurunan mual muntah untuk menentukan dosis optimal yang paling aman bagi ibu hamil; penelitian dapat membandingkan efektivitas titik akupresur wajah yang berbeda ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kombinasi Totok Wajah, Rebusan Jahe dan Vitamin B6 terhadap Mual Muntah Ibu Hamil Trimester I: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efek dosis bertahap rebusan jahe terhadap tingkat penurunan mual muntah untuk menentukan dosis optimal yang paling aman bagi ibu hamil; penelitian dapat membandingkan efektivitas titik akupresur wajah yang berbeda (misalnya ST1AcST3 versus titik lain pada zona perikardium) guna mengidentifikasi titik yang memberikan respon paling signifikan; serta dilakukan uji coba multiAcpusat dengan populasi yang lebih besar dan kontrol ketat terhadap variabel confounding seperti aktivitas fisik, asupan makanan, dan riwayat kesehatan, sehingga memungkinkan evaluasi yang lebih kuat terhadap keunggulan relatif masingAcmasing intervensi.. Ketiga intervensi (totok wajah dengan vitamin B6, rebusan jahe dengan vitamin B6, dan vitamin B6 saja) secara signifikan mengurangi frekuensi mualAcmuntah pada ibu hamil trimester I di Puskesmas Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang.Namun penelitian ini tidak dapat menentukan intervensi yang paling efektif karena data tidak berdistribusi normal dan tidak mengontrol faktor-faktor potensial seperti aktivitas fisik dan pola makan.Oleh karena itu, penelitian lanjutan disarankan untuk memperbesar ukuran sampel serta mengendalikan variabelAcvariabel pemicu mualAcmuntah guna memungkinkan desain trueAcexperimental yang lebih kuat Mual muntah merupakan salah satu ketidaknyamanan yang dialami oleh ibu hamil pada trimester pertama yang terjadi hampir 50% ibu hamil. Berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi mual muntah pada masa kehamilan bisa dilakukan secara farmakologis, komplementer atau mengkombinasikan keduanya. Beberapa penggunaan terapi komplementer oleh bidan dalam mengatasi mual dan muntah ibu hamil diantaranya yaitu terapi pijat, obat herbal, tehnik relaksasi, suplemen nutrisi, aromaterapi, homeopati akupresur dan akupunktur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kombinasi totok wajah, rebusan jahe dan vitamin B6 terhadap mual muntah ibu hamil trimester I. Desain penelitian yang digunakan metode eksperimen semu (Quasi Eksperimen) dengan NonEquivalent Pretest and Posttest with Control Group Design.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/1/dosis-optimal-vitamin-mual-muntah-kehamilan-frekue-thumb-deb74.webp" title="JURIS - Kombinasi Totok Wajah, Rebusan Jahe dan Vitamin B6 terhadap Mual Muntah Ibu Hamil Trimester I" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/dosis-optimal-vitamin-mual-muntah-kehamilan-frekue-thumb-deb74.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/dosis-optimal-vitamin-mual-muntah-kehamilan-frekue-thumb-deb74.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/dosis-optimal-vitamin-mual-muntah-kehamilan-frekue-thumb-deb74.webp 1x" title="JURIS - Kombinasi Totok Wajah, Rebusan Jahe dan Vitamin B6 terhadap Mual Muntah Ibu Hamil Trimester I" alt="JURIS - Kombinasi Totok Wajah, Rebusan Jahe dan Vitamin B6 terhadap Mual Muntah Ibu Hamil Trimester I" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/dosis-optimal-vitamin-mual-muntah-kehamilan-frekue-thumb-b3fd6.webp" title="JURIS - Kombinasi Totok Wajah, Rebusan Jahe dan Vitamin B6 terhadap Mual Muntah Ibu Hamil Trimester I" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/dosis-optimal-vitamin-mual-muntah-kehamilan-frekue-thumb-b3fd6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/dosis-optimal-vitamin-mual-muntah-kehamilan-frekue-thumb-b3fd6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/dosis-optimal-vitamin-mual-muntah-kehamilan-frekue-thumb-b3fd6.webp 1x" title="JURIS - Kombinasi Totok Wajah, Rebusan Jahe dan Vitamin B6 terhadap Mual Muntah Ibu Hamil Trimester I" alt="JURIS - Kombinasi Totok Wajah, Rebusan Jahe dan Vitamin B6 terhadap Mual Muntah Ibu Hamil Trimester I" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/dosis-optimal-vitamin-mual-muntah-kehamilan-frekue-thumb-f32bd.webp" title="JURIS - Kombinasi Totok Wajah, Rebusan Jahe dan Vitamin B6 terhadap Mual Muntah Ibu Hamil Trimester I" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/dosis-optimal-vitamin-mual-muntah-kehamilan-frekue-thumb-f32bd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/dosis-optimal-vitamin-mual-muntah-kehamilan-frekue-thumb-f32bd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/dosis-optimal-vitamin-mual-muntah-kehamilan-frekue-thumb-f32bd.webp 1x" title="JURIS - Kombinasi Totok Wajah, Rebusan Jahe dan Vitamin B6 terhadap Mual Muntah Ibu Hamil Trimester I" alt="JURIS - Kombinasi Totok Wajah, Rebusan Jahe dan Vitamin B6 terhadap Mual Muntah Ibu Hamil Trimester I" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52078-dosis-optimal-vitamin-mual-muntah-kehamilan-frekue" title="JURIS - Kombinasi Totok Wajah, Rebusan Jahe dan Vitamin B6 terhadap Mual Muntah Ibu Hamil Trimester I" target="_blank">Kombinasi Totok Wajah, Rebusan Jahe dan Vitamin B6 terhadap Mual Muntah Ibu Hamil Trimester I</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efek dosis bertahap rebusan jahe terhadap tingkat penurunan mual muntah untuk menentukan dosis optimal yang paling aman bagi ibu hamil; penelitian dapat membandingkan efektivitas titik akupresur wajah yang berbeda (misalnya ST1AcST3 versus titik lain pada zona perikardium) guna mengidentifikasi titik yang memberikan respon paling signifikan; serta dilakukan uji coba multiAcpusat dengan populasi yang lebih besar dan kontrol ketat terhadap variabel confounding seperti aktivitas fisik, asupan makanan, dan riwayat kesehatan, sehingga memungkinkan evaluasi yang lebih kuat terhadap keunggulan relatif masingAcmasing intervensi..
<br>Ketiga intervensi (totok wajah dengan vitamin B6, rebusan jahe dengan vitamin B6, dan vitamin B6 saja) secara signifikan mengurangi frekuensi mualAcmuntah pada ibu hamil trimester I di Puskesmas Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang.Namun penelitian ini tidak dapat menentukan intervensi yang paling efektif karena data tidak berdistribusi normal dan tidak mengontrol faktor-faktor potensial seperti aktivitas fisik dan pola makan.Oleh karena itu, penelitian lanjutan disarankan untuk memperbesar ukuran sampel serta mengendalikan variabelAcvariabel pemicu mualAcmuntah guna memungkinkan desain trueAcexperimental yang lebih kuat
<br>Mual muntah merupakan salah satu ketidaknyamanan yang dialami oleh ibu hamil pada trimester pertama yang terjadi hampir 50% ibu hamil. Berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi mual muntah pada masa kehamilan bisa dilakukan secara farmakologis, komplementer atau mengkombinasikan keduanya. Beberapa penggunaan terapi komplementer oleh bidan dalam mengatasi mual dan muntah ibu hamil diantaranya yaitu terapi pijat, obat herbal, tehnik relaksasi, suplemen nutrisi, aromaterapi, homeopati akupresur dan akupunktur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kombinasi totok wajah, rebusan jahe dan vitamin B6 terhadap mual muntah ibu hamil trimester I. Desain penelitian yang digunakan metode eksperimen semu (Quasi Eksperimen) dengan NonEquivalent Pretest and Posttest with Control Group Design....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/1/dosis-optimal-vitamin-mual-muntah-kehamilan-frekue-thumb-f32bd.webp" type="image/webp" length="100624" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/dosis-optimal-vitamin-mual-muntah-kehamilan-frekue-thumb-deb74.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/dosis-optimal-vitamin-mual-muntah-kehamilan-frekue-thumb-b3fd6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/dosis-optimal-vitamin-mual-muntah-kehamilan-frekue-thumb-f32bd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-785-upertis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3034-jurnal-kesehatan-perintis-perintis-s-helath-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2 7 Hari ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2 7 Hari ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2 7 Hari ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52086-analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-pij</link>
	<guid isPermaLink="false">fb064a91f1b26fc5e559d1f805d02f12</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 21:18:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ tuty taslim ]]></category>
	<category><![CDATA[ okti satria ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,okti,satria,taslim,tuty]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti frekuensi dan durasi optimal pijat oksitoksin untuk meningkatkan volume ASI pada ibu nifas dalam dua minggu pertama pasca melahirkan, sehingga dapat memberikan panduan praktis bagi tenaga kesehatan. Selain itu, studi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari: Penelitian selanjutnya dapat meneliti frekuensi dan durasi optimal pijat oksitoksin untuk meningkatkan volume ASI pada ibu nifas dalam dua minggu pertama pasca melahirkan, sehingga dapat memberikan panduan praktis bagi tenaga kesehatan. Selain itu, studi komparatif antara pijat oksitoksin dengan intervensi non-farmakologis lain seperti kompres hangat atau perawatan payudara dapat mengevaluasi efektivitas masingAcmasing dalam meningkatkan sekresi ASI dan mengurangi tingkat stres ibu. Selanjutnya, penting untuk menilai dampak jangka panjang pijat oksitoksin terhadap pertumbuhan bayi dan kepatuhan menyusui eksklusif hingga enam bulan, guna memastikan manfaat tidak hanya bersifat sementara. Dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkuat bukti ilmiah serta memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat.. Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik untuk bayi yang baru lahir dan merupakan satu Ae satunya makanan sehat yang diperlukan bayi pada awal Ae awal kehidupannya.Pengeluaran ASI merupakan rangsangan yang sangat kompleks antara saraf dan bermacam- macam hormone.Agar produksi ASI berjalan dengan lancar, maka diperlukan pengetahuan ibu nifas tentang pijat oksitosin dalam kelancaran ASI.Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat oksitoksin terhadap pengeluaran ASI di Klinik Smile Mom and Baby Spa Kota Padang Panjang.Study ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain one group pretest and posttest terhadap 18 orang ibu post partum yang dipilih secara purposive.Intervensi dilakukan pada bulan Agustus 2022 Ae April 2023 di Klinik Smile Mom and Baby Spa.Analisis data yang digunakan adalah paired T-Test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pijat oksitoksin berpengaruh bermakna terhadap produksi ASI ibu postpartum dengan nilai P = 0.Rerata nilai peningkatan produksi ASI adalah 8,25 cc.Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pijat oksitoksin terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas.Pijat oksitoksin dapat membantu meningkatkan produksi ASI pada ibu nifas.Penelitian selanjutnya dapat meneliti frekuensi dan durasi optimal pijat oksitoksin untuk meningkatkan volume ASI pada ibu nifas dalam dua minggu pertama pasca melahirkan, sehingga dapat memberikan panduan praktis bagi tenaga kesehatan.Selain itu, studi komparatif antara pijat oksitoksin dengan intervensi non-farmakologis lain seperti kompres hangat atau perawatan payudara dapat mengevaluasi efektivitas masingAcmasing dalam meningkatkan sekresi ASI dan mengurangi tingkat stres ibu.Selanjutnya, penting untuk menilai dampak jangka panjang pijat oksitoksin terhadap pertumbuhan bayi dan kepatuhan menyusui eksklusif hingga enam bulan, guna memastikan manfaat tidak hanya bersifat sementara.Dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkuat bukti ilmiah serta memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat.Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik untuk bayi yang baru lahir dan merupakan satu Ae satunya makanan sehat yang diperlukan bayi pada awal Ae awal kehidupannya.Pengeluaran ASI merupakan rangsangan yang sangat kompleks antara saraf dan bermacam- macam hormone.Agar produksi ASI berjalan dengan lancar, maka diperlukan pengetahuan ibu nifas tentang pijat oksitosin dalam kelancaran ASI.Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat oksitoksin terhadap pengeluaran ASI di Klinik Smile Mom and Baby Spa Kota Padang Panjang.Study ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain one group pretest and posttest terhadap 18 orang ibu post partum yang dipilih secara purposive.Intervensi dilakukan pada bulan Agustus 2022 Ae April 2023 di Klinik Smile Mom and Baby Spa.Analisis data yang digunakan adalah paired T-Test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pijat oksitoksin berpengaruh bermakna terhadap produksi ASI ibu postpartum dengan nilai P = 0.Rerata nilai peningkatan produksi ASI adalah 8,25 cc.Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pijat oksitoksin terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik untuk bayi yang baru lahir dan merupakan satu Ae satunya makanan sehat yang diperlukan bayi pada awal Ae awal kehidupannya. Pengeluaran ASI merupakan rangsangan yang sangat kompleks antara saraf dan bermacam- macam hormone. Agar produksi ASI berjalan dengan lancar, maka diperlukan pengetahuan ibu nifas tentang pijat oksitosin dalam kelancaran ASI. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat oksitoksin terhadap pengeluaran ASI di Klinik Smile Mom and Baby Spa Kota Padang Panjang. Study ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain one group pretest and posttest terhadap... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-1f2a8.webp" title="JURIS - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-1f2a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-1f2a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-1f2a8.webp 1x" title="JURIS - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari" alt="JURIS - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-76ffb.webp" title="JURIS - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-76ffb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-76ffb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-76ffb.webp 1x" title="JURIS - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari" alt="JURIS - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-6faaf.webp" title="JURIS - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-6faaf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-6faaf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-6faaf.webp 1x" title="JURIS - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari" alt="JURIS - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52086-analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-pij" title="JURIS - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari" target="_blank">Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti frekuensi dan durasi optimal pijat oksitoksin untuk meningkatkan volume ASI pada ibu nifas dalam dua minggu pertama pasca melahirkan, sehingga dapat memberikan panduan praktis bagi tenaga kesehatan. Selain itu, studi komparatif antara pijat oksitoksin dengan intervensi non-farmakologis lain seperti kompres hangat atau perawatan payudara dapat mengevaluasi efektivitas masingAcmasing dalam meningkatkan sekresi ASI dan mengurangi tingkat stres ibu. Selanjutnya, penting untuk menilai dampak jangka panjang pijat oksitoksin terhadap pertumbuhan bayi dan kepatuhan menyusui eksklusif hingga enam bulan, guna memastikan manfaat tidak hanya bersifat sementara. Dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkuat bukti ilmiah serta memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat..
<br>Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik untuk bayi yang baru lahir dan merupakan satu Ae satunya makanan sehat yang diperlukan bayi pada awal Ae awal kehidupannya.Pengeluaran ASI merupakan rangsangan yang sangat kompleks antara saraf dan bermacam- macam hormone.Agar produksi ASI berjalan dengan lancar, maka diperlukan pengetahuan ibu nifas tentang pijat oksitosin dalam kelancaran ASI.Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat oksitoksin terhadap pengeluaran ASI di Klinik Smile Mom and Baby Spa Kota Padang Panjang.Study ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain one group pretest and posttest terhadap 18 orang ibu post partum yang dipilih secara purposive.Intervensi dilakukan pada bulan Agustus 2022 Ae April 2023 di Klinik Smile Mom and Baby Spa.Analisis data yang digunakan adalah paired T-Test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pijat oksitoksin berpengaruh bermakna terhadap produksi ASI ibu postpartum dengan nilai P = 0.Rerata nilai peningkatan produksi ASI adalah 8,25 cc.Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pijat oksitoksin terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas.Pijat oksitoksin dapat membantu meningkatkan produksi ASI pada ibu nifas.Penelitian selanjutnya dapat meneliti frekuensi dan durasi optimal pijat oksitoksin untuk meningkatkan volume ASI pada ibu nifas dalam dua minggu pertama pasca melahirkan, sehingga dapat memberikan panduan praktis bagi tenaga kesehatan.Selain itu, studi komparatif antara pijat oksitoksin dengan intervensi non-farmakologis lain seperti kompres hangat atau perawatan payudara dapat mengevaluasi efektivitas masingAcmasing dalam meningkatkan sekresi ASI dan mengurangi tingkat stres ibu.Selanjutnya, penting untuk menilai dampak jangka panjang pijat oksitoksin terhadap pertumbuhan bayi dan kepatuhan menyusui eksklusif hingga enam bulan, guna memastikan manfaat tidak hanya bersifat sementara.Dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkuat bukti ilmiah serta memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat.Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik untuk bayi yang baru lahir dan merupakan satu Ae satunya makanan sehat yang diperlukan bayi pada awal Ae awal kehidupannya.Pengeluaran ASI merupakan rangsangan yang sangat kompleks antara saraf dan bermacam- macam hormone.Agar produksi ASI berjalan dengan lancar, maka diperlukan pengetahuan ibu nifas tentang pijat oksitosin dalam kelancaran ASI.Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat oksitoksin terhadap pengeluaran ASI di Klinik Smile Mom and Baby Spa Kota Padang Panjang.Study ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain one group pretest and posttest terhadap 18 orang ibu post partum yang dipilih secara purposive.Intervensi dilakukan pada bulan Agustus 2022 Ae April 2023 di Klinik Smile Mom and Baby Spa.Analisis data yang digunakan adalah paired T-Test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pijat oksitoksin berpengaruh bermakna terhadap produksi ASI ibu postpartum dengan nilai P = 0.Rerata nilai peningkatan produksi ASI adalah 8,25 cc.Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pijat oksitoksin terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas
<br>Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik untuk bayi yang baru lahir dan merupakan satu Ae satunya makanan sehat yang diperlukan bayi pada awal Ae awal kehidupannya. Pengeluaran ASI merupakan rangsangan yang sangat kompleks antara saraf dan bermacam- macam hormone. Agar produksi ASI berjalan dengan lancar, maka diperlukan pengetahuan ibu nifas tentang pijat oksitosin dalam kelancaran ASI. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat oksitoksin terhadap pengeluaran ASI di Klinik Smile Mom and Baby Spa Kota Padang Panjang. Study ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain one group pretest and posttest terhadap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-1f2a8.webp" type="image/webp" length="142794" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-1f2a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-76ffb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-6faaf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-785-upertis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3034-jurnal-kesehatan-perintis-perintis-s-helath-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Use of Transportation Song in Teaching Vocabulary ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Use of Transportation Song in Teaching Vocabulary ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Use of Transportation Song in Teaching Vocabulary ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52077-struktur-teks-lagu-motivasi-belajar-belaj</link>
	<guid isPermaLink="false">1d1dac17c6500de436f95d43af2287e8</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 21:07:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ putri amanda ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ peer review ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amanda,counter,flag,peer,putri,review]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi lebih lanjut dampak lagu transportasi pada motivasi siswa dan bagaimana hal itu dapat diintegrasikan ke dalam pengajaran kosa kata. Penelitian ini dapat fokus pada pemilihan lagu yang sesuai dengan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Use of 'Transportation Song' in Teaching Vocabulary: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi lebih lanjut dampak lagu transportasi pada motivasi siswa dan bagaimana hal itu dapat diintegrasikan ke dalam pengajaran kosa kata. Penelitian ini dapat fokus pada pemilihan lagu yang sesuai dengan kebutuhan dan minat siswa, serta bagaimana lagu-lagu tersebut dapat meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa dalam pembelajaran kosa kata. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki efek lagu transportasi pada kepercayaan diri siswa dalam menggunakan bahasa baru. Studi ini dapat mengukur bagaimana lagu-lagu ini dapat membantu siswa merasa lebih nyaman menggunakan bahasa baru dalam situasi komunikasi sehari-hari, sehingga meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam belajar bahasa. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak lagu transportasi pada kemampuan siswa dalam mengingat dan menggunakan kosa kata yang diajarkan. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana struktur berulang dalam lagu-lagu ini dapat membantu konsolidasi memori dan akuisisi bahasa, sehingga meningkatkan kemampuan siswa dalam mengingat kosa kata yang diajarkan.. Penelitian ini memberikan wawasan berharga tentang penerapan lagu transportasi sebagai alat bantu pengajaran kosa kata di sekolah bahasa Inggris.Melalui observasi kualitatif dan analisis, ditemukan bahwa penggunaan lagu transportasi dalam pelatihan kosa kata memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap motivasi siswa untuk belajar.Elemen interaktif dari lagu-lagu ini tidak hanya memicu rasa ingin tahu dan antusiasme siswa, tetapi juga membantu menciptakan lingkungan belajar yang positif di mana siswa merasa tertarik dan terlibat dalam pendidikan mereka.Penelitian ini mendukung penggunaan musik dalam pengajaran bahasa dengan mengonfirmasi manfaatnya dalam mendukung teknik pendidikan modern yang memprioritaskan pembelajaran berpusat siswa dan keterlibatan aktif.Penelitian ini juga menekankan pentingnya menggunakan teknik pengajaran multimodal, seperti musik, untuk meningkatkan hasil pembelajaran bahasa.Dengan bantuan lagu transportasi, siswa dapat mempelajari kosa kata dalam konteks yang bermakna yang meningkatkan dan mempertahankan proses pembelajaran.Paparan berulang terhadap istilah kosa kata dalam konteks lagu meningkatkan kemampuan siswa dalam mengingat dan kemampuan memori mereka.Hal ini menekankan manfaat pendidikan menggunakan musik sebagai alat tambahan untuk mendukung konsolidasi memori dan akuisisi bahasa Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki penggunaan lagu transportasi dalam mengajar kosa kata bahasa Inggris, dengan fokus pada bagaimana hal itu mempengaruhi motivasi siswa untuk belajar. Penelitian ini menggunakan metode observasional untuk mengumpulkan data yang relevan, dengan tujuan penelitian yang berpusat pada penggunaan musik transportasi untuk meningkatkan motivasi pembelajar dan dampaknya terhadap pembelajaran topik. Penggunaan metode observasi memungkinkan pengamatan interaksi antara... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/0/struktur-teks-lagu-motivasi-belajar-akademik-emosi-thumb-ceb16.webp" title="JURIS - The Use of &#039;Transportation Song&#039; in Teaching Vocabulary" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/struktur-teks-lagu-motivasi-belajar-akademik-emosi-thumb-ceb16.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/struktur-teks-lagu-motivasi-belajar-akademik-emosi-thumb-ceb16.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/struktur-teks-lagu-motivasi-belajar-akademik-emosi-thumb-ceb16.webp 1x" title="JURIS - The Use of &#039;Transportation Song&#039; in Teaching Vocabulary" alt="JURIS - The Use of &#039;Transportation Song&#039; in Teaching Vocabulary" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/struktur-teks-lagu-motivasi-belajar-akademik-emosi-thumb-759ce.webp" title="JURIS - The Use of &#039;Transportation Song&#039; in Teaching Vocabulary" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/struktur-teks-lagu-motivasi-belajar-akademik-emosi-thumb-759ce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/struktur-teks-lagu-motivasi-belajar-akademik-emosi-thumb-759ce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/struktur-teks-lagu-motivasi-belajar-akademik-emosi-thumb-759ce.webp 1x" title="JURIS - The Use of &#039;Transportation Song&#039; in Teaching Vocabulary" alt="JURIS - The Use of &#039;Transportation Song&#039; in Teaching Vocabulary" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/struktur-teks-lagu-motivasi-belajar-akademik-emosi-thumb-da53a.webp" title="JURIS - The Use of &#039;Transportation Song&#039; in Teaching Vocabulary" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/struktur-teks-lagu-motivasi-belajar-akademik-emosi-thumb-da53a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/struktur-teks-lagu-motivasi-belajar-akademik-emosi-thumb-da53a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/struktur-teks-lagu-motivasi-belajar-akademik-emosi-thumb-da53a.webp 1x" title="JURIS - The Use of &#039;Transportation Song&#039; in Teaching Vocabulary" alt="JURIS - The Use of &#039;Transportation Song&#039; in Teaching Vocabulary" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52077-struktur-teks-lagu-motivasi-belajar-belaj" title="JURIS - The Use of &#039;Transportation Song&#039; in Teaching Vocabulary" target="_blank">The Use of 'Transportation Song' in Teaching Vocabulary</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi lebih lanjut dampak lagu transportasi pada motivasi siswa dan bagaimana hal itu dapat diintegrasikan ke dalam pengajaran kosa kata. Penelitian ini dapat fokus pada pemilihan lagu yang sesuai dengan kebutuhan dan minat siswa, serta bagaimana lagu-lagu tersebut dapat meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa dalam pembelajaran kosa kata. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki efek lagu transportasi pada kepercayaan diri siswa dalam menggunakan bahasa baru. Studi ini dapat mengukur bagaimana lagu-lagu ini dapat membantu siswa merasa lebih nyaman menggunakan bahasa baru dalam situasi komunikasi sehari-hari, sehingga meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam belajar bahasa. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak lagu transportasi pada kemampuan siswa dalam mengingat dan menggunakan kosa kata yang diajarkan. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana struktur berulang dalam lagu-lagu ini dapat membantu konsolidasi memori dan akuisisi bahasa, sehingga meningkatkan kemampuan siswa dalam mengingat kosa kata yang diajarkan..
<br>Penelitian ini memberikan wawasan berharga tentang penerapan lagu transportasi sebagai alat bantu pengajaran kosa kata di sekolah bahasa Inggris.Melalui observasi kualitatif dan analisis, ditemukan bahwa penggunaan lagu transportasi dalam pelatihan kosa kata memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap motivasi siswa untuk belajar.Elemen interaktif dari lagu-lagu ini tidak hanya memicu rasa ingin tahu dan antusiasme siswa, tetapi juga membantu menciptakan lingkungan belajar yang positif di mana siswa merasa tertarik dan terlibat dalam pendidikan mereka.Penelitian ini mendukung penggunaan musik dalam pengajaran bahasa dengan mengonfirmasi manfaatnya dalam mendukung teknik pendidikan modern yang memprioritaskan pembelajaran berpusat siswa dan keterlibatan aktif.Penelitian ini juga menekankan pentingnya menggunakan teknik pengajaran multimodal, seperti musik, untuk meningkatkan hasil pembelajaran bahasa.Dengan bantuan lagu transportasi, siswa dapat mempelajari kosa kata dalam konteks yang bermakna yang meningkatkan dan mempertahankan proses pembelajaran.Paparan berulang terhadap istilah kosa kata dalam konteks lagu meningkatkan kemampuan siswa dalam mengingat dan kemampuan memori mereka.Hal ini menekankan manfaat pendidikan menggunakan musik sebagai alat tambahan untuk mendukung konsolidasi memori dan akuisisi bahasa
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki penggunaan lagu transportasi dalam mengajar kosa kata bahasa Inggris, dengan fokus pada bagaimana hal itu mempengaruhi motivasi siswa untuk belajar. Penelitian ini menggunakan metode observasional untuk mengumpulkan data yang relevan, dengan tujuan penelitian yang berpusat pada penggunaan musik transportasi untuk meningkatkan motivasi pembelajar dan dampaknya terhadap pembelajaran topik. Penggunaan metode observasi memungkinkan pengamatan interaksi antara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/0/struktur-teks-lagu-motivasi-belajar-akademik-emosi-thumb-ceb16.webp" type="image/webp" length="94690" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/struktur-teks-lagu-motivasi-belajar-akademik-emosi-thumb-ceb16.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/struktur-teks-lagu-motivasi-belajar-akademik-emosi-thumb-759ce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/struktur-teks-lagu-motivasi-belajar-akademik-emosi-thumb-da53a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2959-madanipublisherindonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11989-journal-advances-linguistics-english-teaching-jalet.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Use of Scrabble for Learning English Vocabulary ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Use of Scrabble for Learning English Vocabulary ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Use of Scrabble for Learning English Vocabulary ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52079-penguasaan-kosakata-retensi-santri-retens</link>
	<guid isPermaLink="false">44e6de98e5dece1bdc7c74e55c035de9</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 21:04:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ putri amanda ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ peer review ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amanda,counter,flag,peer,putri,review]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi sejauh mana efek jangka panjang penggunaan Scrabble terhadap retensi kosakata siswa, dengan mengamati peningkatan kemampuan mengingat kata setelah satu, tiga, dan enam bulan pasca intervensi. Selain itu, perbandingan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Use of Scrabble for Learning English Vocabulary: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi sejauh mana efek jangka panjang penggunaan Scrabble terhadap retensi kosakata siswa, dengan mengamati peningkatan kemampuan mengingat kata setelah satu, tiga, dan enam bulan pasca intervensi. Selain itu, perbandingan antara Scrabble tradisional dengan permainan kosakata berbasis digital dapat diteliti untuk menentukan keunggulan masing-masing dalam meningkatkan motivasi dan keterlibatan belajar. Selanjutnya, studi dapat menyelidiki pengaruh tingkat awal kemampuan bahasa siswa terhadap efektivitas Scrabble, yaitu apakah siswa dengan kemampuan rendah, menengah, atau tinggi memperoleh manfaat yang berbeda. Penelitian juga dapat mengevaluasi peran strategi scaffolding guru selama sesi Scrabble, dengan menguji variasi bantuan verbal atau visual terhadap hasil pembelajaran. Akhirnya, penerapan Scrabble pada mata pelajaran selain bahasa Inggris, seperti mata pelajaran ilmu pengetahuan atau sejarah, dapat dipelajari untuk menilai transferabilitas metode ini dalam meningkatkan kosakata lintas disiplin. Semua gagasan tersebut diharapkan memperluas pemahaman tentang potensi edukatif Scrabble dan memberikan panduan praktis bagi pendidik.. Studi ini menunjukkan bahwa penggunaan Scrabble efektif meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Inggris, keterlibatan, dan keterampilan kolaboratif siswa kelas X-1 SMAN 3 Panyabungan.Peserta yang mengikuti sesi Scrabble menunjukkan kemajuan signifikan dalam pengayaan kosakata serta motivasi dan partisipasi aktif, yang memperkuat retensi kosakata.Temuan tersebut konsisten dengan teori sosiokultural yang menekankan pentingnya interaksi sosial dalam perkembangan bahasa, sehingga integrasi Scrabble dalam pengajaran dapat meningkatkan hasil belajar secara dinamis Empat kemampuan bahasa yang harus dikuasai meliputi berbicara, menulis, mendengarkan, dan membaca. Komponen bahasa seperti kosakata, tata bahasa, ejaan, dan pelafalan termasuk dalam kemampuan tersebut. Sebagai salah satu aspek paling penting dalam pemahaman bahasa, kosakata dapat ditingkatkan melalui berbagai media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan memberikan informasi mendalam mengenai potensi Scrabble sebagai metode yang menyenangkan dan dinamis untuk mendukung pengembangan kosakata dalam konteks kelas. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif untuk menelaah bagaimana penggunaan Scrabble sebagai alat pengajar dapat meningkatkan penguasaan kosakata pada siswa Kelas X-1 SMAN 3 Panyabungan. Hasilnya diharapkan memberikan implikasi bagi guru yang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/c/penguasaan-kosakata-retensi-santri-siswa-scrabble-thumb-60f79.webp" title="JURIS - The Use of Scrabble for Learning English Vocabulary" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/penguasaan-kosakata-retensi-santri-siswa-scrabble-thumb-60f79.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/penguasaan-kosakata-retensi-santri-siswa-scrabble-thumb-60f79.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/penguasaan-kosakata-retensi-santri-siswa-scrabble-thumb-60f79.webp 1x" title="JURIS - The Use of Scrabble for Learning English Vocabulary" alt="JURIS - The Use of Scrabble for Learning English Vocabulary" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/penguasaan-kosakata-retensi-santri-siswa-scrabble-thumb-d19ff.webp" title="JURIS - The Use of Scrabble for Learning English Vocabulary" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/penguasaan-kosakata-retensi-santri-siswa-scrabble-thumb-d19ff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/penguasaan-kosakata-retensi-santri-siswa-scrabble-thumb-d19ff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/penguasaan-kosakata-retensi-santri-siswa-scrabble-thumb-d19ff.webp 1x" title="JURIS - The Use of Scrabble for Learning English Vocabulary" alt="JURIS - The Use of Scrabble for Learning English Vocabulary" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/penguasaan-kosakata-retensi-santri-siswa-scrabble-thumb-e2ce5.webp" title="JURIS - The Use of Scrabble for Learning English Vocabulary" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/penguasaan-kosakata-retensi-santri-siswa-scrabble-thumb-e2ce5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/penguasaan-kosakata-retensi-santri-siswa-scrabble-thumb-e2ce5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/penguasaan-kosakata-retensi-santri-siswa-scrabble-thumb-e2ce5.webp 1x" title="JURIS - The Use of Scrabble for Learning English Vocabulary" alt="JURIS - The Use of Scrabble for Learning English Vocabulary" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52079-penguasaan-kosakata-retensi-santri-retens" title="JURIS - The Use of Scrabble for Learning English Vocabulary" target="_blank">The Use of Scrabble for Learning English Vocabulary</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi sejauh mana efek jangka panjang penggunaan Scrabble terhadap retensi kosakata siswa, dengan mengamati peningkatan kemampuan mengingat kata setelah satu, tiga, dan enam bulan pasca intervensi. Selain itu, perbandingan antara Scrabble tradisional dengan permainan kosakata berbasis digital dapat diteliti untuk menentukan keunggulan masing-masing dalam meningkatkan motivasi dan keterlibatan belajar. Selanjutnya, studi dapat menyelidiki pengaruh tingkat awal kemampuan bahasa siswa terhadap efektivitas Scrabble, yaitu apakah siswa dengan kemampuan rendah, menengah, atau tinggi memperoleh manfaat yang berbeda. Penelitian juga dapat mengevaluasi peran strategi scaffolding guru selama sesi Scrabble, dengan menguji variasi bantuan verbal atau visual terhadap hasil pembelajaran. Akhirnya, penerapan Scrabble pada mata pelajaran selain bahasa Inggris, seperti mata pelajaran ilmu pengetahuan atau sejarah, dapat dipelajari untuk menilai transferabilitas metode ini dalam meningkatkan kosakata lintas disiplin. Semua gagasan tersebut diharapkan memperluas pemahaman tentang potensi edukatif Scrabble dan memberikan panduan praktis bagi pendidik..
<br>Studi ini menunjukkan bahwa penggunaan Scrabble efektif meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Inggris, keterlibatan, dan keterampilan kolaboratif siswa kelas X-1 SMAN 3 Panyabungan.Peserta yang mengikuti sesi Scrabble menunjukkan kemajuan signifikan dalam pengayaan kosakata serta motivasi dan partisipasi aktif, yang memperkuat retensi kosakata.Temuan tersebut konsisten dengan teori sosiokultural yang menekankan pentingnya interaksi sosial dalam perkembangan bahasa, sehingga integrasi Scrabble dalam pengajaran dapat meningkatkan hasil belajar secara dinamis
<br>Empat kemampuan bahasa yang harus dikuasai meliputi berbicara, menulis, mendengarkan, dan membaca. Komponen bahasa seperti kosakata, tata bahasa, ejaan, dan pelafalan termasuk dalam kemampuan tersebut. Sebagai salah satu aspek paling penting dalam pemahaman bahasa, kosakata dapat ditingkatkan melalui berbagai media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan memberikan informasi mendalam mengenai potensi Scrabble sebagai metode yang menyenangkan dan dinamis untuk mendukung pengembangan kosakata dalam konteks kelas. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif untuk menelaah bagaimana penggunaan Scrabble sebagai alat pengajar dapat meningkatkan penguasaan kosakata pada siswa Kelas X-1 SMAN 3 Panyabungan. Hasilnya diharapkan memberikan implikasi bagi guru yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/c/penguasaan-kosakata-retensi-santri-siswa-scrabble-thumb-d19ff.webp" type="image/webp" length="91996" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/penguasaan-kosakata-retensi-santri-siswa-scrabble-thumb-60f79.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/penguasaan-kosakata-retensi-santri-siswa-scrabble-thumb-d19ff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/penguasaan-kosakata-retensi-santri-siswa-scrabble-thumb-e2ce5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2959-madanipublisherindonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11989-journal-advances-linguistics-english-teaching-jalet.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Ekstrak Air Buah Pepaya Muda Carica papaya L terhadap Gambaran Folikel Sekunder De Graaf dan Korpus Luteum Ovarium Tikus Betina Rattus norvegicus ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Ekstrak Air Buah Pepaya Muda Carica papaya L terhadap Gambaran Folikel Sekunder De Graaf dan Korpus Luteum Ovarium Tikus Betina Rattus norvegicus ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Ekstrak Air Buah Pepaya Muda Carica papaya L terhadap Gambaran Folikel Sekunder De Graaf dan Korpus Luteum Ovarium Tikus Betina Rattus norvegicus ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52085-efek-ekstrak-kacang-control-group-design</link>
	<guid isPermaLink="false">db243f2b202c5504c700b7742630bda8</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 21:00:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ tuty taslim ]]></category>
	<category><![CDATA[ okti satria ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,okti,satria,taslim,tuty]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menguji efek dosis yang lebih rendah dari ekstrak air buah pepaya muda terhadap folikel sekunder dan folikel de Graaf untuk menentukan ambang batas dosis yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Ekstrak Air Buah Pepaya Muda (Carica papaya.L) terhadap Gambaran Folikel Sekunder, De Graaf dan Korpus Luteum Ovarium Tikus Betina (Rattus norvegicus): Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menguji efek dosis yang lebih rendah dari ekstrak air buah pepaya muda terhadap folikel sekunder dan folikel de Graaf untuk menentukan ambang batas dosis yang aman dan efektif. (2) Menganalisis lebih lanjut mekanisme kerja senyawa aktif dalam ekstrak air buah pepaya muda, seperti saponin dan flavonoid, terhadap jalur hipotalamus hipofise dan sekresi hormon gonad. (3) Melakukan studi lebih komprehensif tentang efek ekstrak air buah pepaya muda pada siklus estrus tikus betina, termasuk fase metestrus dan diestrus, untuk memahami pengaruhnya terhadap fertilitas secara keseluruhan.. Dapat disimpulkan dari hasil penelitian ini bahwa pemberian Ekstrak Air Buah Pepaya Muda tidak berpengaruh secara signifikan terhadap jumlah folikel sekunder dan folikel de graaf dibandingkan kelompok kontrol, namun memberikan pengaruh pada korpus luteum Pepaya mengandung polisakarida, alkaloid, saponin, dan flavonoid, yang diduga dapat mengganggu jalur hipotalamus hipofise dan menyebabkan gangguan sekresi GnRH, yang mempengaruhi pembentukan, perkembangan, dan pematangan folikel. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efek pemberian ekstrak air buah pepaya muda (Carica papaya L.) terhadap folikel sekunder, folikel de Graaf, dan korpus luteum ovarium tikus betina (Rattus novergicus). Penelitian ini menggunakan desain eksperimental dengan Post Test Only Control Group. Sampel terdiri dari 24 tikus betina berusia 12 minggu, berat 200-300 gram, yang dibagi secara acak menjadi 4 kelompok. Setiap kelompok diberi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/9/efek-ekstrak-kacang-control-group-design-air-buah-thumb-5665f.webp" title="JURIS - Ekstrak Air Buah Pepaya Muda (Carica papaya.L) terhadap Gambaran Folikel Sekunder, De Graaf dan Korpus Luteum Ovarium Tikus Betina (Rattus norvegicus)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/efek-ekstrak-kacang-control-group-design-air-buah-thumb-5665f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/efek-ekstrak-kacang-control-group-design-air-buah-thumb-5665f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/efek-ekstrak-kacang-control-group-design-air-buah-thumb-5665f.webp 1x" title="JURIS - Ekstrak Air Buah Pepaya Muda (Carica papaya.L) terhadap Gambaran Folikel Sekunder, De Graaf dan Korpus Luteum Ovarium Tikus Betina (Rattus norvegicus)" alt="JURIS - Ekstrak Air Buah Pepaya Muda (Carica papaya.L) terhadap Gambaran Folikel Sekunder, De Graaf dan Korpus Luteum Ovarium Tikus Betina (Rattus norvegicus)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/efek-ekstrak-kacang-control-group-design-air-buah-thumb-de7dd.webp" title="JURIS - Ekstrak Air Buah Pepaya Muda (Carica papaya.L) terhadap Gambaran Folikel Sekunder, De Graaf dan Korpus Luteum Ovarium Tikus Betina (Rattus norvegicus)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/efek-ekstrak-kacang-control-group-design-air-buah-thumb-de7dd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/efek-ekstrak-kacang-control-group-design-air-buah-thumb-de7dd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/efek-ekstrak-kacang-control-group-design-air-buah-thumb-de7dd.webp 1x" title="JURIS - Ekstrak Air Buah Pepaya Muda (Carica papaya.L) terhadap Gambaran Folikel Sekunder, De Graaf dan Korpus Luteum Ovarium Tikus Betina (Rattus norvegicus)" alt="JURIS - Ekstrak Air Buah Pepaya Muda (Carica papaya.L) terhadap Gambaran Folikel Sekunder, De Graaf dan Korpus Luteum Ovarium Tikus Betina (Rattus norvegicus)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/efek-ekstrak-kacang-control-group-design-air-buah-thumb-1bdf8.webp" title="JURIS - Ekstrak Air Buah Pepaya Muda (Carica papaya.L) terhadap Gambaran Folikel Sekunder, De Graaf dan Korpus Luteum Ovarium Tikus Betina (Rattus norvegicus)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/efek-ekstrak-kacang-control-group-design-air-buah-thumb-1bdf8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/efek-ekstrak-kacang-control-group-design-air-buah-thumb-1bdf8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/efek-ekstrak-kacang-control-group-design-air-buah-thumb-1bdf8.webp 1x" title="JURIS - Ekstrak Air Buah Pepaya Muda (Carica papaya.L) terhadap Gambaran Folikel Sekunder, De Graaf dan Korpus Luteum Ovarium Tikus Betina (Rattus norvegicus)" alt="JURIS - Ekstrak Air Buah Pepaya Muda (Carica papaya.L) terhadap Gambaran Folikel Sekunder, De Graaf dan Korpus Luteum Ovarium Tikus Betina (Rattus norvegicus)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52085-efek-ekstrak-kacang-control-group-design" title="JURIS - Ekstrak Air Buah Pepaya Muda (Carica papaya.L) terhadap Gambaran Folikel Sekunder, De Graaf dan Korpus Luteum Ovarium Tikus Betina (Rattus norvegicus)" target="_blank">Ekstrak Air Buah Pepaya Muda (Carica papaya.L) terhadap Gambaran Folikel Sekunder, De Graaf dan Korpus Luteum Ovarium Tikus Betina (Rattus norvegicus)</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menguji efek dosis yang lebih rendah dari ekstrak air buah pepaya muda terhadap folikel sekunder dan folikel de Graaf untuk menentukan ambang batas dosis yang aman dan efektif. (2) Menganalisis lebih lanjut mekanisme kerja senyawa aktif dalam ekstrak air buah pepaya muda, seperti saponin dan flavonoid, terhadap jalur hipotalamus hipofise dan sekresi hormon gonad. (3) Melakukan studi lebih komprehensif tentang efek ekstrak air buah pepaya muda pada siklus estrus tikus betina, termasuk fase metestrus dan diestrus, untuk memahami pengaruhnya terhadap fertilitas secara keseluruhan..
<br>Dapat disimpulkan dari hasil penelitian ini bahwa pemberian Ekstrak Air Buah Pepaya Muda tidak berpengaruh secara signifikan terhadap jumlah folikel sekunder dan folikel de graaf dibandingkan kelompok kontrol, namun memberikan pengaruh pada korpus luteum
<br>Pepaya mengandung polisakarida, alkaloid, saponin, dan flavonoid, yang diduga dapat mengganggu jalur hipotalamus hipofise dan menyebabkan gangguan sekresi GnRH, yang mempengaruhi pembentukan, perkembangan, dan pematangan folikel. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efek pemberian ekstrak air buah pepaya muda (Carica papaya L.) terhadap folikel sekunder, folikel de Graaf, dan korpus luteum ovarium tikus betina (Rattus novergicus). Penelitian ini menggunakan desain eksperimental dengan Post Test Only Control Group. Sampel terdiri dari 24 tikus betina berusia 12 minggu, berat 200-300 gram, yang dibagi secara acak menjadi 4 kelompok. Setiap kelompok diberi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/9/efek-ekstrak-kacang-control-group-design-air-buah-thumb-de7dd.webp" type="image/webp" length="99224" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/efek-ekstrak-kacang-control-group-design-air-buah-thumb-5665f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/efek-ekstrak-kacang-control-group-design-air-buah-thumb-de7dd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/efek-ekstrak-kacang-control-group-design-air-buah-thumb-1bdf8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-785-upertis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3034-jurnal-kesehatan-perintis-perintis-s-helath-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52084-pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me</link>
	<guid isPermaLink="false">53c0a2a7cc02a941c6115ab126192595</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 20:43:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ tuty taslim ]]></category>
	<category><![CDATA[ okti satria ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,okti,satria,taslim,tuty]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana intervensi edukasi digital yang disesuaikan dengan tingkat literasi dan akses teknologi ibu mempengaruhi selfAcefficacy serta keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada ibu primipara di wilayah pedesaan. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif: Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana intervensi edukasi digital yang disesuaikan dengan tingkat literasi dan akses teknologi ibu mempengaruhi selfAcefficacy serta keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada ibu primipara di wilayah pedesaan. Selanjutnya, sebuah studi longitudinal yang membandingkan efek dukungan sosial dari keluarga inti dengan dukungan profesional tenaga kesehatan terhadap keyakinan ibu, kepuasan bayi, dan tingkat kelangsungan ASI eksklusif selama enam bulan pertama dapat mengidentifikasi faktor mediasi yang paling berpengaruh. Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dapat mengeksplorasi persepsi ibu mengenai hambatan psikologis, budaya, dan norma sosial yang mempengaruhi keputusan menyusui eksklusif, sehingga menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih sensitif terhadap konteks lokal. Selain itu, uji coba intervensi berbasis komunitas yang melibatkan pelatihan peerAccounseling oleh ibu menyusui berpengalaman dapat dievaluasi untuk melihat peningkatan selfAcefficacy dan penurunan tingkat kegagalan ASI eksklusif pada kelompok kontrol. Terakhir, analisis faktor ekonomi seperti pendapatan keluarga dan biaya kesempatan kerja ibu dapat diteliti secara multivariat untuk memahami kontribusinya terhadap keberlanjutan ASI eksklusif dan merumuskan strategi kebijakan yang inklusif.. Terdapat hubungan erat antara efikasi diri ibu menyusui dengan pemberian ASI eksklusif yang dibuktikan dengan analisis statistik p ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-61324.webp" title="JURIS - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-61324.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-61324.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-61324.webp 1x" title="JURIS - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif" alt="JURIS - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-d0d80.webp" title="JURIS - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-d0d80.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-d0d80.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-d0d80.webp 1x" title="JURIS - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif" alt="JURIS - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-2987e.webp" title="JURIS - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-2987e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-2987e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-2987e.webp 1x" title="JURIS - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif" alt="JURIS - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52084-pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me" title="JURIS - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif" target="_blank">Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana intervensi edukasi digital yang disesuaikan dengan tingkat literasi dan akses teknologi ibu mempengaruhi selfAcefficacy serta keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada ibu primipara di wilayah pedesaan. Selanjutnya, sebuah studi longitudinal yang membandingkan efek dukungan sosial dari keluarga inti dengan dukungan profesional tenaga kesehatan terhadap keyakinan ibu, kepuasan bayi, dan tingkat kelangsungan ASI eksklusif selama enam bulan pertama dapat mengidentifikasi faktor mediasi yang paling berpengaruh. Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dapat mengeksplorasi persepsi ibu mengenai hambatan psikologis, budaya, dan norma sosial yang mempengaruhi keputusan menyusui eksklusif, sehingga menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih sensitif terhadap konteks lokal. Selain itu, uji coba intervensi berbasis komunitas yang melibatkan pelatihan peerAccounseling oleh ibu menyusui berpengalaman dapat dievaluasi untuk melihat peningkatan selfAcefficacy dan penurunan tingkat kegagalan ASI eksklusif pada kelompok kontrol. Terakhir, analisis faktor ekonomi seperti pendapatan keluarga dan biaya kesempatan kerja ibu dapat diteliti secara multivariat untuk memahami kontribusinya terhadap keberlanjutan ASI eksklusif dan merumuskan strategi kebijakan yang inklusif..
<br>Terdapat hubungan erat antara efikasi diri ibu menyusui dengan pemberian ASI eksklusif yang dibuktikan dengan analisis statistik p<0,05 yang membandingkan ibu yang berhasil memberikan ASI eksklusif (kelompok kasus) dengan ibu yang gagal memberikan ASI eksklusif (kelompok kontrol).Direkomendasikan pentingnya program edukasi berkelanjutan kepada ibu menyusui dapat meningkatkan keyakinan ibu menyusui sehingga program ASI eksklusif dapat ditingkatkan
<br>Kegagalan pemberian ASI eksklusif dapat disebabkan oleh banyak faktor. Rendahnya keyakinan diri ibu menyusui menjadi salah satu faktor yang penting untuk digali kaitannya dengan kegagalan pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keyakinan ibu menyusui dengan ASI eksklusif. Desain penelitian adalah case control, dengan kelompok kasus adalah ibu yang berhasil memberikan ASI eksklusif sementara kelompok control adalah ibu yang gagal memberikan ASI eksklusif. Populasi penelitian ini adalah ibu menyusui yang memiliki anak usia 0-24 bulan di wilayah kerja Puskemas Belimbing, Puskesmas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-d0d80.webp" type="image/webp" length="99570" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-61324.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-d0d80.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-2987e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-785-upertis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3034-jurnal-kesehatan-perintis-perintis-s-helath-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Students Challenges in Pronouncing Vocabulary at SD IT Adnani ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Students Challenges in Pronouncing Vocabulary at SD IT Adnani ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Students Challenges in Pronouncing Vocabulary at SD IT Adnani ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52076-siswa-sumber-daya-retensi-kosakata</link>
	<guid isPermaLink="false">425f21904dce97b676ffe28633f8d981</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 20:36:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ putri amanda ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ peer review ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amanda,counter,flag,peer,putri,review]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan aplikasi permainan digital yang menggabungkan latihan pengucapan dapat mempengaruhi tingkat akurasi kosakata siswa kelas dua SD IT Adnani secara sistematis. Selain itu, penting untuk menyelidiki ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Students' Challenges in Pronouncing Vocabulary at SD IT Adnani: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan aplikasi permainan digital yang menggabungkan latihan pengucapan dapat mempengaruhi tingkat akurasi kosakata siswa kelas dua SD IT Adnani secara sistematis. Selain itu, penting untuk menyelidiki pengaruh keterlibatan orang tua dalam kegiatan latihan fonetik di rumah secara terstruktur terhadap kepercayaan diri dan kemajuan pengucapan anak. Penelitian juga dapat membandingkan efektivitas pendekatan pembelajaran multimodal visual versus auditorial secara terukur dalam meningkatkan kemampuan mengucapkan kata yang mengandung huruf vokal dan konsonan. Selanjutnya, studi longitudinal dapat menilai dampak intervensi kolaboratif antara guru, siswa, dan komunitas sekolah dengan metodologi campuran dalam mengurangi rasa malu serta meningkatkan motivasi belajar bahasa Inggris. Dengan mengevaluasi strategi-strategi tersebut, diharapkan dapat ditemukan model pembelajaran yang lebih adaptif dan berkelanjutan yang dapat diimplementasikan secara luas untuk mengatasi tantangan pengucapan pada tahap pendidikan dasar.. Penelitian ini menyoroti tantangan yang dihadapi siswa sekolah dasar di SD IT Adnani dalam mengucapkan kosakata, terutama kata-kata yang mengandung huruf vokal dan konsonan, yang dapat menimbulkan rasa frustrasi, malu, dan kebingungan.Ditemukan bahwa siswa dapat mengatasi hambatan tersebut melalui latihan pengucapan secara rutin, mendapatkan umpan balik dari guru dan teman sebaya, serta memanfaatkan bantuan visual.Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengajaran dan pembelajaran bahasa, menekankan perlunya kesempatan praktik pengucapan secara berkelanjutan serta penggunaan media visual dalam proses belajar Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif dengan observasi dan wawancara untuk menyelidiki kesulitan pengucapan yang dialami siswa sekolah dasar SD IT Adnani. Hasil menunjukkan bahwa siswa mengalami berbagai hambatan, yang sebagian besar disebabkan oleh fonetik bahasa ibu, kurangnya kesadaran fonetik, praktik yang tidak merata, serta terbatasnya akses ke sumber daya fonologis. Faktor tambahan seperti rasa malu dan ketakutan membuat kesalahan juga mengurangi frekuensi latihan dan memperlambat kemajuan. Disarankan kerja sama antara guru, orang tua, siswa,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/1/siswa-sumber-daya-retensi-kosakata-sekolah-moral-s-thumb-609d7.webp" title="JURIS - Students&#039; Challenges in Pronouncing Vocabulary at SD IT Adnani" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/siswa-sumber-daya-retensi-kosakata-sekolah-moral-s-thumb-609d7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/siswa-sumber-daya-retensi-kosakata-sekolah-moral-s-thumb-609d7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/siswa-sumber-daya-retensi-kosakata-sekolah-moral-s-thumb-609d7.webp 1x" title="JURIS - Students&#039; Challenges in Pronouncing Vocabulary at SD IT Adnani" alt="JURIS - Students&#039; Challenges in Pronouncing Vocabulary at SD IT Adnani" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/1/siswa-sumber-daya-retensi-kosakata-sekolah-moral-s-thumb-7d66a.webp" title="JURIS - Students&#039; Challenges in Pronouncing Vocabulary at SD IT Adnani" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/siswa-sumber-daya-retensi-kosakata-sekolah-moral-s-thumb-7d66a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/siswa-sumber-daya-retensi-kosakata-sekolah-moral-s-thumb-7d66a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/siswa-sumber-daya-retensi-kosakata-sekolah-moral-s-thumb-7d66a.webp 1x" title="JURIS - Students&#039; Challenges in Pronouncing Vocabulary at SD IT Adnani" alt="JURIS - Students&#039; Challenges in Pronouncing Vocabulary at SD IT Adnani" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/1/siswa-sumber-daya-retensi-kosakata-sekolah-moral-s-thumb-1f9e4.webp" title="JURIS - Students&#039; Challenges in Pronouncing Vocabulary at SD IT Adnani" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/siswa-sumber-daya-retensi-kosakata-sekolah-moral-s-thumb-1f9e4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/siswa-sumber-daya-retensi-kosakata-sekolah-moral-s-thumb-1f9e4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/siswa-sumber-daya-retensi-kosakata-sekolah-moral-s-thumb-1f9e4.webp 1x" title="JURIS - Students&#039; Challenges in Pronouncing Vocabulary at SD IT Adnani" alt="JURIS - Students&#039; Challenges in Pronouncing Vocabulary at SD IT Adnani" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52076-siswa-sumber-daya-retensi-kosakata" title="JURIS - Students&#039; Challenges in Pronouncing Vocabulary at SD IT Adnani" target="_blank">Students' Challenges in Pronouncing Vocabulary at SD IT Adnani</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan aplikasi permainan digital yang menggabungkan latihan pengucapan dapat mempengaruhi tingkat akurasi kosakata siswa kelas dua SD IT Adnani secara sistematis. Selain itu, penting untuk menyelidiki pengaruh keterlibatan orang tua dalam kegiatan latihan fonetik di rumah secara terstruktur terhadap kepercayaan diri dan kemajuan pengucapan anak. Penelitian juga dapat membandingkan efektivitas pendekatan pembelajaran multimodal visual versus auditorial secara terukur dalam meningkatkan kemampuan mengucapkan kata yang mengandung huruf vokal dan konsonan. Selanjutnya, studi longitudinal dapat menilai dampak intervensi kolaboratif antara guru, siswa, dan komunitas sekolah dengan metodologi campuran dalam mengurangi rasa malu serta meningkatkan motivasi belajar bahasa Inggris. Dengan mengevaluasi strategi-strategi tersebut, diharapkan dapat ditemukan model pembelajaran yang lebih adaptif dan berkelanjutan yang dapat diimplementasikan secara luas untuk mengatasi tantangan pengucapan pada tahap pendidikan dasar..
<br>Penelitian ini menyoroti tantangan yang dihadapi siswa sekolah dasar di SD IT Adnani dalam mengucapkan kosakata, terutama kata-kata yang mengandung huruf vokal dan konsonan, yang dapat menimbulkan rasa frustrasi, malu, dan kebingungan.Ditemukan bahwa siswa dapat mengatasi hambatan tersebut melalui latihan pengucapan secara rutin, mendapatkan umpan balik dari guru dan teman sebaya, serta memanfaatkan bantuan visual.Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengajaran dan pembelajaran bahasa, menekankan perlunya kesempatan praktik pengucapan secara berkelanjutan serta penggunaan media visual dalam proses belajar
<br>Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif dengan observasi dan wawancara untuk menyelidiki kesulitan pengucapan yang dialami siswa sekolah dasar SD IT Adnani. Hasil menunjukkan bahwa siswa mengalami berbagai hambatan, yang sebagian besar disebabkan oleh fonetik bahasa ibu, kurangnya kesadaran fonetik, praktik yang tidak merata, serta terbatasnya akses ke sumber daya fonologis. Faktor tambahan seperti rasa malu dan ketakutan membuat kesalahan juga mengurangi frekuensi latihan dan memperlambat kemajuan. Disarankan kerja sama antara guru, orang tua, siswa,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/1/siswa-sumber-daya-retensi-kosakata-sekolah-moral-s-thumb-609d7.webp" type="image/webp" length="226642" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/siswa-sumber-daya-retensi-kosakata-sekolah-moral-s-thumb-609d7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/siswa-sumber-daya-retensi-kosakata-sekolah-moral-s-thumb-7d66a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/siswa-sumber-daya-retensi-kosakata-sekolah-moral-s-thumb-1f9e4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2959-madanipublisherindonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11989-journal-advances-linguistics-english-teaching-jalet.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kinetika Transesterifikasi Minyak Biji Kemiri Aleurites moluccanus Menjadi Fatty Acid Methyl Ester ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kinetika Transesterifikasi Minyak Biji Kemiri Aleurites moluccanus Menjadi Fatty Acid Methyl Ester ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kinetika Transesterifikasi Minyak Biji Kemiri Aleurites moluccanus Menjadi Fatty Acid Methyl Ester ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52074-peran-minyak-biji-laju-reaksi-kimia-mi</link>
	<guid isPermaLink="false">97889904edbd44a8011ba14446f33c7c</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 20:09:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ abstrak view ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abstrak,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam mengenai pengaruh variasi konsentrasi katalis KOH terhadap kinetika transesterifikasi minyak biji kemiri. Selain itu, dapat juga dieksplorasi potensi penggunaan katalis alternatif yang lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kinetika Transesterifikasi Minyak Biji Kemiri (Aleurites moluccanus) Menjadi Fatty Acid Methyl Ester: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam mengenai pengaruh variasi konsentrasi katalis KOH terhadap kinetika transesterifikasi minyak biji kemiri. Selain itu, dapat juga dieksplorasi potensi penggunaan katalis alternatif yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan proses transesterifikasi dengan menggunakan metode eksperimen desain, seperti desain faktorial atau desain respon permukaan, untuk menentukan kombinasi variabel optimal yang dapat menghasilkan metil ester dengan yield yang tinggi dan kualitas yang baik. Penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk menguji efektivitas penggunaan katalis yang berbeda, seperti katalis asam atau katalis enzim, dalam proses transesterifikasi minyak biji kemiri. Penelitian ini dapat memberikan wawasan mengenai pengaruh jenis katalis terhadap kinetika reaksi dan kualitas produk metil ester yang dihasilkan.. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, didapatkan kesimpulan sebagai berikut.Reaksi transesterifikasi minyak kemiri dengan menggunakan katalis KOH merupakan reaksi yang dapat didekati dengan reaksi orde 1 dan orde 1 semu b.Nilai energi aktivasi untuk orde 1 didapatkan sebesar 51008,05 kJ/mol.K dan persamaan tetapan laju reaksi (cid.Nilai energi aktivasi untuk orde 1 semu didapatkan sebesar 51008,05 kJ/mol.K dan persamaan tetapan laju reaksi (cid.Nilai R2 dari orde 1 dan orde 1 semu didapatkan 0,9982 Minyak biji kemiri dapat digunakan sebagai metil ester. Metil ester dapat diproduksi dengan satu metode transesterifikasi atau dengan menggabungkan metode transesterifikasi dan esterifikasi menggunakan katalis untuk mempercepat reaksi. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh metil ester asam lemak dari minyak biji kemiri dengan proses transesterifikasi menggunakan variabel suhu 30AC, 40AC, 50AC pada waktu 40, 50, 60, 70, 80, 90 menit. Proses refluks dilakukan dengan variabel suhu yang telah ditentukan dan pengambilan sampel dilakukan pada waktu yang telah ditentukan. Pengeringan dilakukan pada titik didih etanol. Studi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/b/peran-minyak-biji-laju-reaksi-kimia-kemiri-metil-e-thumb-84e05.webp" title="JURIS - Kinetika Transesterifikasi Minyak Biji Kemiri (Aleurites moluccanus) Menjadi Fatty Acid Methyl Ester" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/peran-minyak-biji-laju-reaksi-kimia-kemiri-metil-e-thumb-84e05.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/peran-minyak-biji-laju-reaksi-kimia-kemiri-metil-e-thumb-84e05.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/peran-minyak-biji-laju-reaksi-kimia-kemiri-metil-e-thumb-84e05.webp 1x" title="JURIS - Kinetika Transesterifikasi Minyak Biji Kemiri (Aleurites moluccanus) Menjadi Fatty Acid Methyl Ester" alt="JURIS - Kinetika Transesterifikasi Minyak Biji Kemiri (Aleurites moluccanus) Menjadi Fatty Acid Methyl Ester" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/b/peran-minyak-biji-laju-reaksi-kimia-kemiri-metil-e-thumb-579c2.webp" title="JURIS - Kinetika Transesterifikasi Minyak Biji Kemiri (Aleurites moluccanus) Menjadi Fatty Acid Methyl Ester" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/peran-minyak-biji-laju-reaksi-kimia-kemiri-metil-e-thumb-579c2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/peran-minyak-biji-laju-reaksi-kimia-kemiri-metil-e-thumb-579c2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/peran-minyak-biji-laju-reaksi-kimia-kemiri-metil-e-thumb-579c2.webp 1x" title="JURIS - Kinetika Transesterifikasi Minyak Biji Kemiri (Aleurites moluccanus) Menjadi Fatty Acid Methyl Ester" alt="JURIS - Kinetika Transesterifikasi Minyak Biji Kemiri (Aleurites moluccanus) Menjadi Fatty Acid Methyl Ester" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/b/peran-minyak-biji-laju-reaksi-kimia-kemiri-metil-e-thumb-c1a81.webp" title="JURIS - Kinetika Transesterifikasi Minyak Biji Kemiri (Aleurites moluccanus) Menjadi Fatty Acid Methyl Ester" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/peran-minyak-biji-laju-reaksi-kimia-kemiri-metil-e-thumb-c1a81.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/peran-minyak-biji-laju-reaksi-kimia-kemiri-metil-e-thumb-c1a81.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/peran-minyak-biji-laju-reaksi-kimia-kemiri-metil-e-thumb-c1a81.webp 1x" title="JURIS - Kinetika Transesterifikasi Minyak Biji Kemiri (Aleurites moluccanus) Menjadi Fatty Acid Methyl Ester" alt="JURIS - Kinetika Transesterifikasi Minyak Biji Kemiri (Aleurites moluccanus) Menjadi Fatty Acid Methyl Ester" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52074-peran-minyak-biji-laju-reaksi-kimia-mi" title="JURIS - Kinetika Transesterifikasi Minyak Biji Kemiri (Aleurites moluccanus) Menjadi Fatty Acid Methyl Ester" target="_blank">Kinetika Transesterifikasi Minyak Biji Kemiri (Aleurites moluccanus) Menjadi Fatty Acid Methyl Ester</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam mengenai pengaruh variasi konsentrasi katalis KOH terhadap kinetika transesterifikasi minyak biji kemiri. Selain itu, dapat juga dieksplorasi potensi penggunaan katalis alternatif yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan proses transesterifikasi dengan menggunakan metode eksperimen desain, seperti desain faktorial atau desain respon permukaan, untuk menentukan kombinasi variabel optimal yang dapat menghasilkan metil ester dengan yield yang tinggi dan kualitas yang baik. Penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk menguji efektivitas penggunaan katalis yang berbeda, seperti katalis asam atau katalis enzim, dalam proses transesterifikasi minyak biji kemiri. Penelitian ini dapat memberikan wawasan mengenai pengaruh jenis katalis terhadap kinetika reaksi dan kualitas produk metil ester yang dihasilkan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, didapatkan kesimpulan sebagai berikut.Reaksi transesterifikasi minyak kemiri dengan menggunakan katalis KOH merupakan reaksi yang dapat didekati dengan reaksi orde 1 dan orde 1 semu b.Nilai energi aktivasi untuk orde 1 didapatkan sebesar 51008,05 kJ/mol.K dan persamaan tetapan laju reaksi (cid.Nilai energi aktivasi untuk orde 1 semu didapatkan sebesar 51008,05 kJ/mol.K dan persamaan tetapan laju reaksi (cid.Nilai R2 dari orde 1 dan orde 1 semu didapatkan 0,9982
<br>Minyak biji kemiri dapat digunakan sebagai metil ester. Metil ester dapat diproduksi dengan satu metode transesterifikasi atau dengan menggabungkan metode transesterifikasi dan esterifikasi menggunakan katalis untuk mempercepat reaksi. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh metil ester asam lemak dari minyak biji kemiri dengan proses transesterifikasi menggunakan variabel suhu 30AC, 40AC, 50AC pada waktu 40, 50, 60, 70, 80, 90 menit. Proses refluks dilakukan dengan variabel suhu yang telah ditentukan dan pengambilan sampel dilakukan pada waktu yang telah ditentukan. Pengeringan dilakukan pada titik didih etanol. Studi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/b/peran-minyak-biji-laju-reaksi-kimia-kemiri-metil-e-thumb-84e05.webp" type="image/webp" length="51368" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/peran-minyak-biji-laju-reaksi-kimia-kemiri-metil-e-thumb-84e05.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/peran-minyak-biji-laju-reaksi-kimia-kemiri-metil-e-thumb-579c2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/peran-minyak-biji-laju-reaksi-kimia-kemiri-metil-e-thumb-c1a81.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1821-lldikti4.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9059-jurnal-tekno-insentif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Use of Flashcards on Student Vocabulary Mastery ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Use of Flashcards on Student Vocabulary Mastery ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Use of Flashcards on Student Vocabulary Mastery ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52080-faktor-motivasi-siswa-kesiapan-belajar-bahasa-ingg</link>
	<guid isPermaLink="false">a5b88d97176d68bff851134676dc2f17</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 20:05:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ putri amanda ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ peer review ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amanda,counter,flag,peer,putri,review]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan:1. Mengembangkan penelitian kuantitatif yang lebih luas untuk mengukur dampak kartu kilat pada berbagai kelompok usia dan tingkat kemampuan bahasa. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Use of Flashcards on Student Vocabulary Mastery: Berdasarkan hasil penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan:1. Mengembangkan penelitian kuantitatif yang lebih luas untuk mengukur dampak kartu kilat pada berbagai kelompok usia dan tingkat kemampuan bahasa. Penelitian ini dapat mencakup berbagai tingkat pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi, untuk memahami bagaimana kartu kilat dapat membantu siswa dengan kebutuhan dan kemampuan yang berbeda.2. Mengeksplorasi penggunaan kartu kilat dalam konteks pembelajaran bahasa asing. Penelitian ini dapat menyelidiki apakah kartu kilat memiliki manfaat yang sama dalam membantu siswa belajar kosa kata dalam bahasa asing, dan apakah ada perbedaan dalam efektivitasnya antara bahasa yang berbeda.3. Mempertimbangkan faktor-faktor sosial dan kolaboratif dalam pembelajaran bahasa. Penelitian dapat menyelidiki bagaimana kartu kilat dapat digunakan dalam lingkungan belajar kolaboratif, seperti kelompok belajar atau tutor sebaya, dan bagaimana interaksi sosial ini dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam belajar kosa kata.Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang bagaimana kartu kilat dapat digunakan secara efektif dalam berbagai konteks pembelajaran bahasa, dan bagaimana hal itu dapat membantu siswa mencapai penguasaan kosa kata yang lebih baik.. Kesimpulan penelitian ini menekankan pengaruh penting penggunaan kartu kilat terhadap retensi dan pembelajaran kosa kata siswa.Temuan kualitatif observasional menunjukkan bahwa kartu kilat sangat penting dalam memperkuat asosiasi memori, meningkatkan kecepatan dan akurasi ingatan, meningkatkan kepercayaan diri siswa, mendorong kebiasaan belajar mandiri, dan menciptakan lingkungan belajar yang positif.Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menekankan nilai paparan rutin, keterlibatan aktif, dan faktor motivasi dalam strategi akuisisi kosa kata yang berhasil.Penggunaan kartu kilat dalam pelajaran bahasa memberikan guru cara yang fleksibel dan menarik untuk membantu siswa menjadi pembelajar bahasa yang mahir Untuk meningkatkan penguasaan kosa kata siswa, penelitian kualitatif ini menyelidiki efektivitas kartu kilat. Penelitian ini menyelidiki bagaimana penggunaan kartu kilat mempengaruhi retensi dan ingatan siswa terhadap kosa kata baru yang dipelajari melalui pendekatan observasional. Hasilnya menunjukkan betapa efektifnya kartu kilat saat digunakan dalam pendidikan kosa kata, menunjukkan peningkatan yang signifikan baik dalam retensi maupun kecepatan ingatan di antara siswa yang menggunakannya. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan kartu kilat bersama dengan teknik pembelajaran kosa kata dapat memiliki dampak positif yang menonjol pada pembelajaran bahasa. Kartu kilat menyediakan metode yang berguna dan efektif untuk belajar bahasa dengan mendorong peningkatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/6/faktor-motivasi-siswa-kesiapan-belajar-bahasa-ingg-thumb-c9e4f.webp" title="JURIS - The Use of Flashcards on Student Vocabulary Mastery" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/faktor-motivasi-siswa-kesiapan-belajar-bahasa-ingg-thumb-c9e4f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/faktor-motivasi-siswa-kesiapan-belajar-bahasa-ingg-thumb-c9e4f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/faktor-motivasi-siswa-kesiapan-belajar-bahasa-ingg-thumb-c9e4f.webp 1x" title="JURIS - The Use of Flashcards on Student Vocabulary Mastery" alt="JURIS - The Use of Flashcards on Student Vocabulary Mastery" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/faktor-motivasi-siswa-kesiapan-belajar-bahasa-ingg-thumb-9282d.webp" title="JURIS - The Use of Flashcards on Student Vocabulary Mastery" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/faktor-motivasi-siswa-kesiapan-belajar-bahasa-ingg-thumb-9282d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/faktor-motivasi-siswa-kesiapan-belajar-bahasa-ingg-thumb-9282d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/faktor-motivasi-siswa-kesiapan-belajar-bahasa-ingg-thumb-9282d.webp 1x" title="JURIS - The Use of Flashcards on Student Vocabulary Mastery" alt="JURIS - The Use of Flashcards on Student Vocabulary Mastery" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/faktor-motivasi-siswa-kesiapan-belajar-bahasa-ingg-thumb-a3146.webp" title="JURIS - The Use of Flashcards on Student Vocabulary Mastery" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/faktor-motivasi-siswa-kesiapan-belajar-bahasa-ingg-thumb-a3146.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/faktor-motivasi-siswa-kesiapan-belajar-bahasa-ingg-thumb-a3146.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/faktor-motivasi-siswa-kesiapan-belajar-bahasa-ingg-thumb-a3146.webp 1x" title="JURIS - The Use of Flashcards on Student Vocabulary Mastery" alt="JURIS - The Use of Flashcards on Student Vocabulary Mastery" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52080-faktor-motivasi-siswa-kesiapan-belajar-bahasa-ingg" title="JURIS - The Use of Flashcards on Student Vocabulary Mastery" target="_blank">The Use of Flashcards on Student Vocabulary Mastery</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan:1. Mengembangkan penelitian kuantitatif yang lebih luas untuk mengukur dampak kartu kilat pada berbagai kelompok usia dan tingkat kemampuan bahasa. Penelitian ini dapat mencakup berbagai tingkat pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi, untuk memahami bagaimana kartu kilat dapat membantu siswa dengan kebutuhan dan kemampuan yang berbeda.2. Mengeksplorasi penggunaan kartu kilat dalam konteks pembelajaran bahasa asing. Penelitian ini dapat menyelidiki apakah kartu kilat memiliki manfaat yang sama dalam membantu siswa belajar kosa kata dalam bahasa asing, dan apakah ada perbedaan dalam efektivitasnya antara bahasa yang berbeda.3. Mempertimbangkan faktor-faktor sosial dan kolaboratif dalam pembelajaran bahasa. Penelitian dapat menyelidiki bagaimana kartu kilat dapat digunakan dalam lingkungan belajar kolaboratif, seperti kelompok belajar atau tutor sebaya, dan bagaimana interaksi sosial ini dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam belajar kosa kata.Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang bagaimana kartu kilat dapat digunakan secara efektif dalam berbagai konteks pembelajaran bahasa, dan bagaimana hal itu dapat membantu siswa mencapai penguasaan kosa kata yang lebih baik..
<br>Kesimpulan penelitian ini menekankan pengaruh penting penggunaan kartu kilat terhadap retensi dan pembelajaran kosa kata siswa.Temuan kualitatif observasional menunjukkan bahwa kartu kilat sangat penting dalam memperkuat asosiasi memori, meningkatkan kecepatan dan akurasi ingatan, meningkatkan kepercayaan diri siswa, mendorong kebiasaan belajar mandiri, dan menciptakan lingkungan belajar yang positif.Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menekankan nilai paparan rutin, keterlibatan aktif, dan faktor motivasi dalam strategi akuisisi kosa kata yang berhasil.Penggunaan kartu kilat dalam pelajaran bahasa memberikan guru cara yang fleksibel dan menarik untuk membantu siswa menjadi pembelajar bahasa yang mahir
<br>Untuk meningkatkan penguasaan kosa kata siswa, penelitian kualitatif ini menyelidiki efektivitas kartu kilat. Penelitian ini menyelidiki bagaimana penggunaan kartu kilat mempengaruhi retensi dan ingatan siswa terhadap kosa kata baru yang dipelajari melalui pendekatan observasional. Hasilnya menunjukkan betapa efektifnya kartu kilat saat digunakan dalam pendidikan kosa kata, menunjukkan peningkatan yang signifikan baik dalam retensi maupun kecepatan ingatan di antara siswa yang menggunakannya. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan kartu kilat bersama dengan teknik pembelajaran kosa kata dapat memiliki dampak positif yang menonjol pada pembelajaran bahasa. Kartu kilat menyediakan metode yang berguna dan efektif untuk belajar bahasa dengan mendorong peningkatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/6/faktor-motivasi-siswa-kesiapan-belajar-bahasa-ingg-thumb-a3146.webp" type="image/webp" length="110888" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/faktor-motivasi-siswa-kesiapan-belajar-bahasa-ingg-thumb-c9e4f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/faktor-motivasi-siswa-kesiapan-belajar-bahasa-ingg-thumb-9282d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/faktor-motivasi-siswa-kesiapan-belajar-bahasa-ingg-thumb-a3146.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2959-madanipublisherindonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11989-journal-advances-linguistics-english-teaching-jalet.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perbandingn Jumlah Eritrosit Trombosit Mode Whole Blood dan Prediluted Menggunakan Hematology Analyzer ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbandingn Jumlah Eritrosit Trombosit Mode Whole Blood dan Prediluted Menggunakan Hematology Analyzer ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbandingn Jumlah Eritrosit Trombosit Mode Whole Blood dan Prediluted Menggunakan Hematology Analyzer ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52083-sampel-darah-vena-strategi-pengambilan-samp</link>
	<guid isPermaLink="false">49a7c11188ae35712bc2b221906aa4d7</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 19:57:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ tuty taslim ]]></category>
	<category><![CDATA[ okti satria ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,okti,satria,taslim,tuty]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi lebih dalam faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan hitung sel antara mode whole blood dan prediluted. Sebuah arah studi yang menarik adalah untuk secara sistematis membandingkan dampak penggunaan berbagai jenis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perbandingn Jumlah Eritrosit, Trombosit Mode Whole Blood dan Prediluted Menggunakan Hematology Analyzer: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi lebih dalam faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan hitung sel antara mode whole blood dan prediluted. Sebuah arah studi yang menarik adalah untuk secara sistematis membandingkan dampak penggunaan berbagai jenis material wadah pencampur dan protokol pengenceran pada integritas sel darah, terutama eritrosit dan trombosit. Misalnya, penelitian dapat menginvestigasi apakah penggunaan tabung reaksi berlapis silikon atau mikrotube plastik, sebagaimana direkomendasikan oleh produsen alat, secara signifikan dapat mengurangi tingkat hemolisis dan agregasi trombosit pada sampel prediluted, sehingga menghasilkan hitungan sel yang lebih akurat dan konsisten dengan mode whole blood. Selain itu, penting juga untuk memperluas cakupan penelitian ini ke populasi pasien yang lebih beragam. Studi dapat dilakukan pada kelompok usia dan kondisi klinis yang berbeda, seperti pasien pediatri, geriatri, atau mereka dengan kondisi hematologi tertentu yang memerlukan volume sampel minimal, guna memastikan bahwa kesimpulan mengenai tidak adanya dampak signifikan terhadap interpretasi hasil tetap valid secara luas. Lebih lanjut, investigasi mengenai kinerja mode prediluted pada berbagai merek dan model hematology analyzer yang berbeda juga akan memberikan pemahaman komprehensif tentang generalisasi temuan. Ini termasuk evaluasi terhadap parameter hematologi lainnya seperti hitung jenis leukosit dan indeks eritrosit, untuk mengidentifikasi apakah ada perbedaan bermakna yang mungkin timbul pada parameter-parameter tersebut dan bagaimana hal ini dapat mempengaruhi diagnosis atau pemantauan kondisi pasien.. Terdapat perbedaan yang bermakna antara mode whole blood dan prediluted akan tetapi mode predluted tetap dapat dijadikan alternatif untuk pemeriksaan karena tidak mempengaruhi interpretasi hasil Pemeriksaan laboratorium yang sering digunakan dalam menunjang diagnosis salah satunya pemerkxaan eritrosit dan trombosit. Pemeriksaan tersebut dapat dilakukan dengan metode otomatis hematology analyzer. Alat ini memiliki 2 mode yaitu whole blood dan prediluted. Mode whole blood digunakan ketika sampel darah yang digunakan minimal 1 mL dan mode prediluted digunakan minimal sampel 20 AAL (kesulitan dalam pengambilan sampel). Tujuan penelitian untuk membandingkan jumlah eritrosit, trombosit mode whole blood dan prediluted menggunakan hematology analyzer. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel penelitian ini yaitu pasien yang melakukan pemeriksaan darah lengkap di Puskesmas Pengasih... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/c/sampel-darah-vena-strategi-pengambilan-whole-blood-thumb-e94d6.webp" title="JURIS - Perbandingn Jumlah Eritrosit, Trombosit Mode Whole Blood dan Prediluted Menggunakan Hematology Analyzer" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/sampel-darah-vena-strategi-pengambilan-whole-blood-thumb-e94d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/sampel-darah-vena-strategi-pengambilan-whole-blood-thumb-e94d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/sampel-darah-vena-strategi-pengambilan-whole-blood-thumb-e94d6.webp 1x" title="JURIS - Perbandingn Jumlah Eritrosit, Trombosit Mode Whole Blood dan Prediluted Menggunakan Hematology Analyzer" alt="JURIS - Perbandingn Jumlah Eritrosit, Trombosit Mode Whole Blood dan Prediluted Menggunakan Hematology Analyzer" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/sampel-darah-vena-strategi-pengambilan-whole-blood-thumb-5c97e.webp" title="JURIS - Perbandingn Jumlah Eritrosit, Trombosit Mode Whole Blood dan Prediluted Menggunakan Hematology Analyzer" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/sampel-darah-vena-strategi-pengambilan-whole-blood-thumb-5c97e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/sampel-darah-vena-strategi-pengambilan-whole-blood-thumb-5c97e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/sampel-darah-vena-strategi-pengambilan-whole-blood-thumb-5c97e.webp 1x" title="JURIS - Perbandingn Jumlah Eritrosit, Trombosit Mode Whole Blood dan Prediluted Menggunakan Hematology Analyzer" alt="JURIS - Perbandingn Jumlah Eritrosit, Trombosit Mode Whole Blood dan Prediluted Menggunakan Hematology Analyzer" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52083-sampel-darah-vena-strategi-pengambilan-samp" title="JURIS - Perbandingn Jumlah Eritrosit, Trombosit Mode Whole Blood dan Prediluted Menggunakan Hematology Analyzer" target="_blank">Perbandingn Jumlah Eritrosit, Trombosit Mode Whole Blood dan Prediluted Menggunakan Hematology Analyzer</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi lebih dalam faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan hitung sel antara mode whole blood dan prediluted. Sebuah arah studi yang menarik adalah untuk secara sistematis membandingkan dampak penggunaan berbagai jenis material wadah pencampur dan protokol pengenceran pada integritas sel darah, terutama eritrosit dan trombosit. Misalnya, penelitian dapat menginvestigasi apakah penggunaan tabung reaksi berlapis silikon atau mikrotube plastik, sebagaimana direkomendasikan oleh produsen alat, secara signifikan dapat mengurangi tingkat hemolisis dan agregasi trombosit pada sampel prediluted, sehingga menghasilkan hitungan sel yang lebih akurat dan konsisten dengan mode whole blood. Selain itu, penting juga untuk memperluas cakupan penelitian ini ke populasi pasien yang lebih beragam. Studi dapat dilakukan pada kelompok usia dan kondisi klinis yang berbeda, seperti pasien pediatri, geriatri, atau mereka dengan kondisi hematologi tertentu yang memerlukan volume sampel minimal, guna memastikan bahwa kesimpulan mengenai tidak adanya dampak signifikan terhadap interpretasi hasil tetap valid secara luas. Lebih lanjut, investigasi mengenai kinerja mode prediluted pada berbagai merek dan model hematology analyzer yang berbeda juga akan memberikan pemahaman komprehensif tentang generalisasi temuan. Ini termasuk evaluasi terhadap parameter hematologi lainnya seperti hitung jenis leukosit dan indeks eritrosit, untuk mengidentifikasi apakah ada perbedaan bermakna yang mungkin timbul pada parameter-parameter tersebut dan bagaimana hal ini dapat mempengaruhi diagnosis atau pemantauan kondisi pasien..
<br>Terdapat perbedaan yang bermakna antara mode whole blood dan prediluted akan tetapi mode predluted tetap dapat dijadikan alternatif untuk pemeriksaan karena tidak mempengaruhi interpretasi hasil
<br>Pemeriksaan laboratorium yang sering digunakan dalam menunjang diagnosis salah satunya pemerkxaan eritrosit dan trombosit. Pemeriksaan tersebut dapat dilakukan dengan metode otomatis hematology analyzer. Alat ini memiliki 2 mode yaitu whole blood dan prediluted. Mode whole blood digunakan ketika sampel darah yang digunakan minimal 1 mL dan mode prediluted digunakan minimal sampel 20 AAL (kesulitan dalam pengambilan sampel). Tujuan penelitian untuk membandingkan jumlah eritrosit, trombosit mode whole blood dan prediluted menggunakan hematology analyzer. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel penelitian ini yaitu pasien yang melakukan pemeriksaan darah lengkap di Puskesmas Pengasih...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/c/sampel-darah-vena-strategi-pengambilan-whole-blood-thumb-e94d6.webp" type="image/webp" length="107332" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/sampel-darah-vena-strategi-pengambilan-whole-blood-thumb-e94d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/sampel-darah-vena-strategi-pengambilan-whole-blood-thumb-5c97e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-785-upertis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3034-jurnal-kesehatan-perintis-perintis-s-helath-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Use of Origami Papers to Practice English Speaking ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Use of Origami Papers to Practice English Speaking ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Use of Origami Papers to Practice English Speaking ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52075-komunikasi-lisan-siswa-perilaku-belajar-sisw</link>
	<guid isPermaLink="false">f21589db376dfdbd43608c6de213c8b1</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 19:36:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ putri amanda ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ peer review ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amanda,counter,flag,peer,putri,review]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan untuk mengeksplorasi dampak penggunaan origami dalam konteks bahasa lain selain bahasa Inggris. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menilai efektivitas origami dalam meningkatkan keterampilan komunikasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Use of Origami Papers to Practice English Speaking: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan untuk mengeksplorasi dampak penggunaan origami dalam konteks bahasa lain selain bahasa Inggris. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menilai efektivitas origami dalam meningkatkan keterampilan komunikasi non-verbal, seperti bahasa tubuh dan ekspresi wajah. Terakhir, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan dampak origami dengan metode pembelajaran konvensional dalam meningkatkan keterampilan berbicara dan motivasi belajar siswa.. Penelitian tentang penggunaan origami sebagai alat pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa menunjukkan bahwa pendekatan ini memiliki potensi untuk meningkatkan kemampuan komunikasi lisan.Melalui aktivitas origami, siswa tidak hanya meningkatkan keterampilan berbicara mereka tetapi juga mengembangkan keterampilan komunikasi, kreativitas, dan kolaborasi dalam konteks belajar.Meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan, penggunaan origami sebagai media pembelajaran tampaknya memberikan pengalaman belajar yang menarik dan mendalam bagi siswa Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi origami sebagai metode untuk membantu siswa belajar dengan lebih efektif. Microteaching adalah metode yang membantu guru meningkatkan keterampilan mereka, dan penelitian ini menguji apakah origami dapat menjadi alat yang berguna. Para peneliti meminta siswa kelas 12 di SMA Negeri 2 Panyabungan untuk mencoba origami dalam pelajaran mereka. Mereka mengamati siswa, mendiskusikannya kemudian, dan mengumpulkan pendapat mereka. Hasilnya menunjukkan bahwa menggunakan origami membantu siswa menjadi guru yang lebih baik, meningkatkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/0/komunikasi-lisan-siswa-perilaku-belajar-kelas-ajar-thumb-20133.webp" title="JURIS - The Use of Origami Papers to Practice English Speaking" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/komunikasi-lisan-siswa-perilaku-belajar-kelas-ajar-thumb-20133.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/komunikasi-lisan-siswa-perilaku-belajar-kelas-ajar-thumb-20133.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/komunikasi-lisan-siswa-perilaku-belajar-kelas-ajar-thumb-20133.webp 1x" title="JURIS - The Use of Origami Papers to Practice English Speaking" alt="JURIS - The Use of Origami Papers to Practice English Speaking" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/komunikasi-lisan-siswa-perilaku-belajar-kelas-ajar-thumb-b825f.webp" title="JURIS - The Use of Origami Papers to Practice English Speaking" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/komunikasi-lisan-siswa-perilaku-belajar-kelas-ajar-thumb-b825f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/komunikasi-lisan-siswa-perilaku-belajar-kelas-ajar-thumb-b825f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/komunikasi-lisan-siswa-perilaku-belajar-kelas-ajar-thumb-b825f.webp 1x" title="JURIS - The Use of Origami Papers to Practice English Speaking" alt="JURIS - The Use of Origami Papers to Practice English Speaking" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52075-komunikasi-lisan-siswa-perilaku-belajar-sisw" title="JURIS - The Use of Origami Papers to Practice English Speaking" target="_blank">The Use of Origami Papers to Practice English Speaking</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan untuk mengeksplorasi dampak penggunaan origami dalam konteks bahasa lain selain bahasa Inggris. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menilai efektivitas origami dalam meningkatkan keterampilan komunikasi non-verbal, seperti bahasa tubuh dan ekspresi wajah. Terakhir, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan dampak origami dengan metode pembelajaran konvensional dalam meningkatkan keterampilan berbicara dan motivasi belajar siswa..
<br>Penelitian tentang penggunaan origami sebagai alat pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa menunjukkan bahwa pendekatan ini memiliki potensi untuk meningkatkan kemampuan komunikasi lisan.Melalui aktivitas origami, siswa tidak hanya meningkatkan keterampilan berbicara mereka tetapi juga mengembangkan keterampilan komunikasi, kreativitas, dan kolaborasi dalam konteks belajar.Meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan, penggunaan origami sebagai media pembelajaran tampaknya memberikan pengalaman belajar yang menarik dan mendalam bagi siswa
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi origami sebagai metode untuk membantu siswa belajar dengan lebih efektif. Microteaching adalah metode yang membantu guru meningkatkan keterampilan mereka, dan penelitian ini menguji apakah origami dapat menjadi alat yang berguna. Para peneliti meminta siswa kelas 12 di SMA Negeri 2 Panyabungan untuk mencoba origami dalam pelajaran mereka. Mereka mengamati siswa, mendiskusikannya kemudian, dan mengumpulkan pendapat mereka. Hasilnya menunjukkan bahwa menggunakan origami membantu siswa menjadi guru yang lebih baik, meningkatkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/0/komunikasi-lisan-siswa-perilaku-belajar-kelas-ajar-thumb-b825f.webp" type="image/webp" length="119968" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/komunikasi-lisan-siswa-perilaku-belajar-kelas-ajar-thumb-20133.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/komunikasi-lisan-siswa-perilaku-belajar-kelas-ajar-thumb-b825f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2959-madanipublisherindonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11989-journal-advances-linguistics-english-teaching-jalet.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Improving StudentsAo Writing Descriptive Text by Using Audio Visual at The Grade X SMA Negeri 1 Portibi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Improving StudentsAo Writing Descriptive Text by Using Audio Visual at The Grade X SMA Negeri 1 Portibi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Improving StudentsAo Writing Descriptive Text by Using Audio Visual at The Grade X SMA Negeri 1 Portibi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52072-audio-visual-teks-deskriptif-teknik-konten-v</link>
	<guid isPermaLink="false">3cf39465d69507103b3dcbfd4bf249fe</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 19:28:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ alfa pustaka ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurnal alfa ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alfa,full,issue,jurnal,pustaka]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi apakah variasi jenis audio visual (misalnya video interaktif versus presentasi statis) memberikan dampak berbeda terhadap peningkatan kemampuan menulis deskriptif siswa kelas X SMA Negeri 1 Portibi; Penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Improving StudentsAo Writing Descriptive Text by Using Audio Visual at The Grade X SMA Negeri 1 Portibi: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi apakah variasi jenis audio visual (misalnya video interaktif versus presentasi statis) memberikan dampak berbeda terhadap peningkatan kemampuan menulis deskriptif siswa kelas X SMA Negeri 1 Portibi; Penelitian selanjutnya dapat meneliti pengaruh penggunaan audio visual pada aspek mekanik menulis, khususnya ejaan dan tata bahasa, dengan membandingkan hasil belajar sebelum dan sesudah intervensi serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perbaikan; Penelitian berikutnya dapat menguji efektivitas integrasi audio visual dengan pendekatan kolaboratif, seperti kerja kelompok atau peerAcreview, untuk melihat apakah kombinasi tersebut dapat lebih meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan hasil tulisan deskriptif secara signifikan.. Kesulitan siswa terletak pada kurangnya penguasaan mekanik dan konten dalam menulis teks deskriptif.Sebelum penerapan media audioAcvisual, siswa menunjukkan rasa bosan yang tinggi selama proses pembelajaran menulis teks deskriptif.Penerapan media audioAcvisual terbukti meningkatkan motivasi dan kualitas tulisan deskriptif siswa Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan penggunaan audio visual dalam meningkatkan kemampuan menulis teks descriptive siswa kelas X SMA Negeri 1 Portibi. Peneliti menggunakan penelitian tindak kelas sebagai metode penelitian. Peneliti menggunakan purposive sampling pada siswa kelas X dengan jumlah sampel 23 siswa. Objek penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Portibi. Peneliti memberikan pre-test yaitu menulis teks deskriptif tentang objek wisata, kemudian peneliti mengajar siswa dengan menggunakan audio visual tentang teks deskriptif, memberikan post-test untuk mendapatkan perbandingan kemudian mewawancarai dan memberikan angket untuk mendapatkan hasil yang akurat. Hasil dari penelitian ini adalah nilai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/9/audio-visual-teks-deskriptif-teknik-konten-tata-ba-thumb-45fce.webp" title="JURIS - The Improving StudentsAo Writing Descriptive Text by Using Audio Visual at The Grade X SMA Negeri 1 Portibi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/audio-visual-teks-deskriptif-teknik-konten-tata-ba-thumb-45fce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/audio-visual-teks-deskriptif-teknik-konten-tata-ba-thumb-45fce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/audio-visual-teks-deskriptif-teknik-konten-tata-ba-thumb-45fce.webp 1x" title="JURIS - The Improving StudentsAo Writing Descriptive Text by Using Audio Visual at The Grade X SMA Negeri 1 Portibi" alt="JURIS - The Improving StudentsAo Writing Descriptive Text by Using Audio Visual at The Grade X SMA Negeri 1 Portibi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/audio-visual-teks-deskriptif-teknik-konten-tata-ba-thumb-f3079.webp" title="JURIS - The Improving StudentsAo Writing Descriptive Text by Using Audio Visual at The Grade X SMA Negeri 1 Portibi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/audio-visual-teks-deskriptif-teknik-konten-tata-ba-thumb-f3079.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/audio-visual-teks-deskriptif-teknik-konten-tata-ba-thumb-f3079.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/audio-visual-teks-deskriptif-teknik-konten-tata-ba-thumb-f3079.webp 1x" title="JURIS - The Improving StudentsAo Writing Descriptive Text by Using Audio Visual at The Grade X SMA Negeri 1 Portibi" alt="JURIS - The Improving StudentsAo Writing Descriptive Text by Using Audio Visual at The Grade X SMA Negeri 1 Portibi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/audio-visual-teks-deskriptif-teknik-konten-tata-ba-thumb-8ec92.webp" title="JURIS - The Improving StudentsAo Writing Descriptive Text by Using Audio Visual at The Grade X SMA Negeri 1 Portibi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/audio-visual-teks-deskriptif-teknik-konten-tata-ba-thumb-8ec92.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/audio-visual-teks-deskriptif-teknik-konten-tata-ba-thumb-8ec92.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/audio-visual-teks-deskriptif-teknik-konten-tata-ba-thumb-8ec92.webp 1x" title="JURIS - The Improving StudentsAo Writing Descriptive Text by Using Audio Visual at The Grade X SMA Negeri 1 Portibi" alt="JURIS - The Improving StudentsAo Writing Descriptive Text by Using Audio Visual at The Grade X SMA Negeri 1 Portibi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52072-audio-visual-teks-deskriptif-teknik-konten-v" title="JURIS - The Improving StudentsAo Writing Descriptive Text by Using Audio Visual at The Grade X SMA Negeri 1 Portibi" target="_blank">The Improving StudentsAo Writing Descriptive Text by Using Audio Visual at The Grade X SMA Negeri 1 Portibi</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi apakah variasi jenis audio visual (misalnya video interaktif versus presentasi statis) memberikan dampak berbeda terhadap peningkatan kemampuan menulis deskriptif siswa kelas X SMA Negeri 1 Portibi; Penelitian selanjutnya dapat meneliti pengaruh penggunaan audio visual pada aspek mekanik menulis, khususnya ejaan dan tata bahasa, dengan membandingkan hasil belajar sebelum dan sesudah intervensi serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perbaikan; Penelitian berikutnya dapat menguji efektivitas integrasi audio visual dengan pendekatan kolaboratif, seperti kerja kelompok atau peerAcreview, untuk melihat apakah kombinasi tersebut dapat lebih meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan hasil tulisan deskriptif secara signifikan..
<br>Kesulitan siswa terletak pada kurangnya penguasaan mekanik dan konten dalam menulis teks deskriptif.Sebelum penerapan media audioAcvisual, siswa menunjukkan rasa bosan yang tinggi selama proses pembelajaran menulis teks deskriptif.Penerapan media audioAcvisual terbukti meningkatkan motivasi dan kualitas tulisan deskriptif siswa
<br>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan penggunaan audio visual dalam meningkatkan kemampuan menulis teks descriptive siswa kelas X SMA Negeri 1 Portibi. Peneliti menggunakan penelitian tindak kelas sebagai metode penelitian. Peneliti menggunakan purposive sampling pada siswa kelas X dengan jumlah sampel 23 siswa. Objek penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Portibi. Peneliti memberikan pre-test yaitu menulis teks deskriptif tentang objek wisata, kemudian peneliti mengajar siswa dengan menggunakan audio visual tentang teks deskriptif, memberikan post-test untuk mendapatkan perbandingan kemudian mewawancarai dan memberikan angket untuk mendapatkan hasil yang akurat. Hasil dari penelitian ini adalah nilai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/9/audio-visual-teks-deskriptif-teknik-konten-tata-ba-thumb-f3079.webp" type="image/webp" length="99010" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/audio-visual-teks-deskriptif-teknik-konten-tata-ba-thumb-45fce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/audio-visual-teks-deskriptif-teknik-konten-tata-ba-thumb-f3079.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/audio-visual-teks-deskriptif-teknik-konten-tata-ba-thumb-8ec92.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3196-alfa-pustaka.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12853-jurnal-alfa-penelitian-pendidikan-bahasa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Energi dan Eksergi Generator dan Turbin Uap untuk Pompa Air pada Kapal Laut ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Energi dan Eksergi Generator dan Turbin Uap untuk Pompa Air pada Kapal Laut ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Energi dan Eksergi Generator dan Turbin Uap untuk Pompa Air pada Kapal Laut ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52069-beli-kapal-laut-efisiensi-eksergi-nilai</link>
	<guid isPermaLink="false">56f20ba7a6a0cda04f80c76a4484ccba</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 19:04:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ abstrak view ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abstrak,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efisiensi sistem propulsi uap pada kapal laut, penelitian selanjutnya dapat fokus pada optimisasi energi dan eksergi dari seluruh sistem propulsi uap. Selain itu, studi tentang substitusi turbin uap MFP dengan motor listrik dapat dilakukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Energi dan Eksergi Generator dan Turbin Uap untuk Pompa Air pada Kapal Laut: Untuk meningkatkan efisiensi sistem propulsi uap pada kapal laut, penelitian selanjutnya dapat fokus pada optimisasi energi dan eksergi dari seluruh sistem propulsi uap. Selain itu, studi tentang substitusi turbin uap MFP dengan motor listrik dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi energi dan eksergi turbo-generator. Selain itu, penelitian atau analisis juga dapat dilakukan terhadap komponen lain dari sistem propulsi kelautan seperti Engine Room Electronic Management (EREM) atau Smart Control System (SCS) yang saat ini banyak digunakan pada kendaraan tanpa awak.. Berdasarkan data pengukuran dari kapal pengangkut LNG (LNG Carriers) maka dilakukan reviu terhadap analisis yang dilakukan oleh penulis-penulis sebelumnya.Reviu analisis difokuskan kepada 2 komponen utama pembangkit tenaga listrik yaitu turbin uap dan turbo generator sebagai penggerak main feed water pump (MFP).Untuk turbin uap berdaya rendah, dapat disimpulkan bahwa.Efisiensi energi dan eksergi cukup rendah (antara 46.8% sampai 62%), nilai tersebut lebih rendah dibandingkan dengan turbin uap berdaya tinggi.Efisiensi energi dan eksergi memiliki tren perubahan yang hampir identik.Suhu lingkungan memiliki pengaruh terhadap efisiensi eksergi (perubahan suhu sekitar untuk 10AC menyebabkan perubahan efisiensi eksergi kurang dari 1%).Meskipun memiliki pengaruh, namun pengaruh yang ditimbulkan tidak terlalu signifikan.Dengan melihat variasi aliran massa uap pada berbagai kondisi operasi (tabel 2), penulis mendapatkan pengetahuan tentang berbagai efisiensi energi dan eksergi.Energi tertinggi dan efisiensi eksergi turbo-generator dicapai pada 71.5% dari daya pembangkitan maksimum, sedangkan turbin uap MFP mencapai efisiensi tertinggi pada daya maksimumnya.Efisiensi energi dan eksergi turbo-generatordan turbin uap MFP yang diukur, didapatkan nilai yang jauh lebih rendah daripada nilai rentang atasnya.Oleh karena itu, disarankan untuk melakukan optimisasi energi dan eksergi dari seluruh sistem propulsi uap untuk mencapai efisiensi yang optimal dalam kondisi operasi yang bervariasi Sebagian besar kapal laut masih menggunakan mesin diesel sebagai penggerak. Namun pada jenis kapal tertentu, penggeraknya sudah berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Uap. Turbin uap digunakan tidak hanya untuk penggerak baling-baling kapal, tetapi juga berguna sebagai penggerak pompa MFP. Pengukuran dilakukan di semua kondisi operasi mulai dari kapal berakselerasi, beroperasi maksimum, hingga kembali berhenti. Berdasarkan berbagai evaluasi dan analisis diperoleh bahwa efisiensi energi dan eksergi dari turbin berdaya rendah bervariasi antara 46% sampai 62%. Suhu lingkungan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/3/beli-kapal-laut-efisiensi-eksergi-nilai-usaha-pemb-thumb-2df96.webp" title="JURIS - Analisis Energi dan Eksergi Generator dan Turbin Uap untuk Pompa Air pada Kapal Laut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/beli-kapal-laut-efisiensi-eksergi-nilai-usaha-pemb-thumb-2df96.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/beli-kapal-laut-efisiensi-eksergi-nilai-usaha-pemb-thumb-2df96.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/beli-kapal-laut-efisiensi-eksergi-nilai-usaha-pemb-thumb-2df96.webp 1x" title="JURIS - Analisis Energi dan Eksergi Generator dan Turbin Uap untuk Pompa Air pada Kapal Laut" alt="JURIS - Analisis Energi dan Eksergi Generator dan Turbin Uap untuk Pompa Air pada Kapal Laut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/beli-kapal-laut-efisiensi-eksergi-nilai-usaha-pemb-thumb-c00ea.webp" title="JURIS - Analisis Energi dan Eksergi Generator dan Turbin Uap untuk Pompa Air pada Kapal Laut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/beli-kapal-laut-efisiensi-eksergi-nilai-usaha-pemb-thumb-c00ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/beli-kapal-laut-efisiensi-eksergi-nilai-usaha-pemb-thumb-c00ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/beli-kapal-laut-efisiensi-eksergi-nilai-usaha-pemb-thumb-c00ea.webp 1x" title="JURIS - Analisis Energi dan Eksergi Generator dan Turbin Uap untuk Pompa Air pada Kapal Laut" alt="JURIS - Analisis Energi dan Eksergi Generator dan Turbin Uap untuk Pompa Air pada Kapal Laut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/beli-kapal-laut-efisiensi-eksergi-nilai-usaha-pemb-thumb-881ea.webp" title="JURIS - Analisis Energi dan Eksergi Generator dan Turbin Uap untuk Pompa Air pada Kapal Laut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/beli-kapal-laut-efisiensi-eksergi-nilai-usaha-pemb-thumb-881ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/beli-kapal-laut-efisiensi-eksergi-nilai-usaha-pemb-thumb-881ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/beli-kapal-laut-efisiensi-eksergi-nilai-usaha-pemb-thumb-881ea.webp 1x" title="JURIS - Analisis Energi dan Eksergi Generator dan Turbin Uap untuk Pompa Air pada Kapal Laut" alt="JURIS - Analisis Energi dan Eksergi Generator dan Turbin Uap untuk Pompa Air pada Kapal Laut" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52069-beli-kapal-laut-efisiensi-eksergi-nilai" title="JURIS - Analisis Energi dan Eksergi Generator dan Turbin Uap untuk Pompa Air pada Kapal Laut" target="_blank">Analisis Energi dan Eksergi Generator dan Turbin Uap untuk Pompa Air pada Kapal Laut</a>: Untuk meningkatkan efisiensi sistem propulsi uap pada kapal laut, penelitian selanjutnya dapat fokus pada optimisasi energi dan eksergi dari seluruh sistem propulsi uap. Selain itu, studi tentang substitusi turbin uap MFP dengan motor listrik dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi energi dan eksergi turbo-generator. Selain itu, penelitian atau analisis juga dapat dilakukan terhadap komponen lain dari sistem propulsi kelautan seperti Engine Room Electronic Management (EREM) atau Smart Control System (SCS) yang saat ini banyak digunakan pada kendaraan tanpa awak..
<br>Berdasarkan data pengukuran dari kapal pengangkut LNG (LNG Carriers) maka dilakukan reviu terhadap analisis yang dilakukan oleh penulis-penulis sebelumnya.Reviu analisis difokuskan kepada 2 komponen utama pembangkit tenaga listrik yaitu turbin uap dan turbo generator sebagai penggerak main feed water pump (MFP).Untuk turbin uap berdaya rendah, dapat disimpulkan bahwa.Efisiensi energi dan eksergi cukup rendah (antara 46.8% sampai 62%), nilai tersebut lebih rendah dibandingkan dengan turbin uap berdaya tinggi.Efisiensi energi dan eksergi memiliki tren perubahan yang hampir identik.Suhu lingkungan memiliki pengaruh terhadap efisiensi eksergi (perubahan suhu sekitar untuk 10AC menyebabkan perubahan efisiensi eksergi kurang dari 1%).Meskipun memiliki pengaruh, namun pengaruh yang ditimbulkan tidak terlalu signifikan.Dengan melihat variasi aliran massa uap pada berbagai kondisi operasi (tabel 2), penulis mendapatkan pengetahuan tentang berbagai efisiensi energi dan eksergi.Energi tertinggi dan efisiensi eksergi turbo-generator dicapai pada 71.5% dari daya pembangkitan maksimum, sedangkan turbin uap MFP mencapai efisiensi tertinggi pada daya maksimumnya.Efisiensi energi dan eksergi turbo-generatordan turbin uap MFP yang diukur, didapatkan nilai yang jauh lebih rendah daripada nilai rentang atasnya.Oleh karena itu, disarankan untuk melakukan optimisasi energi dan eksergi dari seluruh sistem propulsi uap untuk mencapai efisiensi yang optimal dalam kondisi operasi yang bervariasi
<br>Sebagian besar kapal laut masih menggunakan mesin diesel sebagai penggerak. Namun pada jenis kapal tertentu, penggeraknya sudah berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Uap. Turbin uap digunakan tidak hanya untuk penggerak baling-baling kapal, tetapi juga berguna sebagai penggerak pompa MFP. Pengukuran dilakukan di semua kondisi operasi mulai dari kapal berakselerasi, beroperasi maksimum, hingga kembali berhenti. Berdasarkan berbagai evaluasi dan analisis diperoleh bahwa efisiensi energi dan eksergi dari turbin berdaya rendah bervariasi antara 46% sampai 62%. Suhu lingkungan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/3/beli-kapal-laut-efisiensi-eksergi-nilai-usaha-pemb-thumb-2df96.webp" type="image/webp" length="90200" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/beli-kapal-laut-efisiensi-eksergi-nilai-usaha-pemb-thumb-2df96.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/beli-kapal-laut-efisiensi-eksergi-nilai-usaha-pemb-thumb-c00ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/beli-kapal-laut-efisiensi-eksergi-nilai-usaha-pemb-thumb-881ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1821-lldikti4.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9059-jurnal-tekno-insentif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Effect of Acidity on the Growth and Chlorophyll a Content of Latoh Caulerpa racemosa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effect of Acidity on the Growth and Chlorophyll a Content of Latoh Caulerpa racemosa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effect of Acidity on the Growth and Chlorophyll a Content of Latoh Caulerpa racemosa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52067-caulerpa-racemosa-budidaya-acidi</link>
	<guid isPermaLink="false">f78fbb5477235cd8e53e8f4719da72cb</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 19:04:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ annisa afiva ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[afiva,annisa,full,issue,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh pH pada kandungan klorofil a dan pertumbuhan C. racemosa. Penelitian ini dapat berfokus pada identifikasi pH optimal yang mendukung pertumbuhan dan kandungan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effect of Acidity on the Growth and Chlorophyll a Content of Latoh (Caulerpa racemosa): Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh pH pada kandungan klorofil a dan pertumbuhan C. racemosa. Penelitian ini dapat berfokus pada identifikasi pH optimal yang mendukung pertumbuhan dan kandungan klorofil a yang tinggi. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh pH pada komposisi kimia dan nutrisi C. racemosa, serta potensi manfaat kesehatan yang terkait dengan kandungan klorofil a. Dengan memahami hubungan antara pH dan pertumbuhan rumput laut, kita dapat mengembangkan strategi budidaya yang optimal untuk meningkatkan produksi dan kualitas C. racemosa.. PH air laut berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan dan klorofil a pada C.Pertumbuhan tertinggi terjadi pada pH 8,25 (P1), dengan iW = 133,47 A 9,10 g dan SGR = 3,02 A 0,10% per hari, sedangkan klorofil-a tertinggi pada pH alami 9,0Ae9,3 (P0.Kondisi agak basa (8,25) mengoptimalkan akumulasi biomassa, sedangkan pH alami di lapangan memaksimalkan klorofil a Caulerpa racemosa adalah alga hijau makro yang kaya akan klorofil. pH merupakan faktor lingkungan kunci yang mempengaruhi kinerja rumput laut, termasuk pertumbuhan dan kandungan klorofil. Penelitian ini menguji bagaimana pH mempengaruhi pertumbuhan dan klorofil a pada C. racemosa dan mengidentifikasi pH optimal. Percobaan dilakukan dari November 2024 hingga Januari 2025 di Pusat Budidaya Air Payau (BBPBAP), Jepara, Jawa Tengah, menggunakan rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan dan tiga ulangan: P0 (pH alami), P1 (pH 8,25), P2 (pH 8,00), dan P3 (pH 7,75). Pertumbuhan biomassa tertinggi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/f/caulerpa-racemosa-budidaya-acidification-chlorophy-thumb-25ad9.webp" title="JURIS - The Effect of Acidity on the Growth and Chlorophyll a Content of Latoh (Caulerpa racemosa)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/caulerpa-racemosa-budidaya-acidification-chlorophy-thumb-25ad9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/caulerpa-racemosa-budidaya-acidification-chlorophy-thumb-25ad9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/caulerpa-racemosa-budidaya-acidification-chlorophy-thumb-25ad9.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Acidity on the Growth and Chlorophyll a Content of Latoh (Caulerpa racemosa)" alt="JURIS - The Effect of Acidity on the Growth and Chlorophyll a Content of Latoh (Caulerpa racemosa)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/caulerpa-racemosa-budidaya-acidification-chlorophy-thumb-e5084.webp" title="JURIS - The Effect of Acidity on the Growth and Chlorophyll a Content of Latoh (Caulerpa racemosa)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/caulerpa-racemosa-budidaya-acidification-chlorophy-thumb-e5084.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/caulerpa-racemosa-budidaya-acidification-chlorophy-thumb-e5084.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/caulerpa-racemosa-budidaya-acidification-chlorophy-thumb-e5084.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Acidity on the Growth and Chlorophyll a Content of Latoh (Caulerpa racemosa)" alt="JURIS - The Effect of Acidity on the Growth and Chlorophyll a Content of Latoh (Caulerpa racemosa)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/caulerpa-racemosa-budidaya-acidification-chlorophy-thumb-adb8c.webp" title="JURIS - The Effect of Acidity on the Growth and Chlorophyll a Content of Latoh (Caulerpa racemosa)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/caulerpa-racemosa-budidaya-acidification-chlorophy-thumb-adb8c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/caulerpa-racemosa-budidaya-acidification-chlorophy-thumb-adb8c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/caulerpa-racemosa-budidaya-acidification-chlorophy-thumb-adb8c.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Acidity on the Growth and Chlorophyll a Content of Latoh (Caulerpa racemosa)" alt="JURIS - The Effect of Acidity on the Growth and Chlorophyll a Content of Latoh (Caulerpa racemosa)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52067-caulerpa-racemosa-budidaya-acidi" title="JURIS - The Effect of Acidity on the Growth and Chlorophyll a Content of Latoh (Caulerpa racemosa)" target="_blank">The Effect of Acidity on the Growth and Chlorophyll a Content of Latoh (Caulerpa racemosa)</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh pH pada kandungan klorofil a dan pertumbuhan C. racemosa. Penelitian ini dapat berfokus pada identifikasi pH optimal yang mendukung pertumbuhan dan kandungan klorofil a yang tinggi. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh pH pada komposisi kimia dan nutrisi C. racemosa, serta potensi manfaat kesehatan yang terkait dengan kandungan klorofil a. Dengan memahami hubungan antara pH dan pertumbuhan rumput laut, kita dapat mengembangkan strategi budidaya yang optimal untuk meningkatkan produksi dan kualitas C. racemosa..
<br>PH air laut berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan dan klorofil a pada C.Pertumbuhan tertinggi terjadi pada pH 8,25 (P1), dengan iW = 133,47 A 9,10 g dan SGR = 3,02 A 0,10% per hari, sedangkan klorofil-a tertinggi pada pH alami 9,0Ae9,3 (P0.Kondisi agak basa (8,25) mengoptimalkan akumulasi biomassa, sedangkan pH alami di lapangan memaksimalkan klorofil a
<br>Caulerpa racemosa adalah alga hijau makro yang kaya akan klorofil. pH merupakan faktor lingkungan kunci yang mempengaruhi kinerja rumput laut, termasuk pertumbuhan dan kandungan klorofil. Penelitian ini menguji bagaimana pH mempengaruhi pertumbuhan dan klorofil a pada C. racemosa dan mengidentifikasi pH optimal. Percobaan dilakukan dari November 2024 hingga Januari 2025 di Pusat Budidaya Air Payau (BBPBAP), Jepara, Jawa Tengah, menggunakan rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan dan tiga ulangan: P0 (pH alami), P1 (pH 8,25), P2 (pH 8,00), dan P3 (pH 7,75). Pertumbuhan biomassa tertinggi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/f/caulerpa-racemosa-budidaya-acidification-chlorophy-thumb-25ad9.webp" type="image/webp" length="108800" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/caulerpa-racemosa-budidaya-acidification-chlorophy-thumb-25ad9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/caulerpa-racemosa-budidaya-acidification-chlorophy-thumb-e5084.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/caulerpa-racemosa-budidaya-acidification-chlorophy-thumb-adb8c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-621-itb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14272-3bio-journal-biological-science-technology-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ In Silico Phylogenetic Analysis of Lamiaceae Based on ITS matK and rbcL DNA Barcodes ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ In Silico Phylogenetic Analysis of Lamiaceae Based on ITS matK and rbcL DNA Barcodes ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ In Silico Phylogenetic Analysis of Lamiaceae Based on ITS matK and rbcL DNA Barcodes ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52068-dna-barcodes-lamiaceae-autentikasi-spesies-filogen</link>
	<guid isPermaLink="false">558aa5a84407038f6368087904830fb2</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 19:03:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ annisa afiva ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[afiva,annisa,full,issue,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan pertama, yaitu menguji bagaimana penambahan penanda mitokondria seperti apocytochromeAb (COB) atau COI bersama dengan barcode nuklir dan kloroplas (ITS, matK, rbcL) dapat meningkatkan resolusi filogenetik pada genusAcgenus Lamiaceae ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - In Silico Phylogenetic Analysis of Lamiaceae Based on ITS, matK, and rbcL DNA Barcodes: Saran penelitian lanjutan pertama, yaitu menguji bagaimana penambahan penanda mitokondria seperti apocytochromeAb (COB) atau COI bersama dengan barcode nuklir dan kloroplas (ITS, matK, rbcL) dapat meningkatkan resolusi filogenetik pada genusAcgenus Lamiaceae yang masih tidak terdefinisi, misalnya Callicarpa dan Clerodendrum. Kedua, melakukan survei taksonomi global dengan melibatkan sampel dari daerah tropis, subtropis, dan temperate, termasuk genera incertaeAsedis, untuk menilai pola biogeografi dan menguji konsistensi pohon filogenetik multilikat di seluruh rentang geografis Lamiaceae. Ketiga, mengembangkan protokol deteksi cepat berbasis SCAR atau qPCR yang memanfaatkan urutan gabungan barcode untuk mengidentifikasi secara tepat spesies autentik dan mengungkap keberadaan adulteran dalam produk herbal komersial, serta mengevaluasi keakuratan metode ini pada sampel pasar nyata. Keempat, meneliti efek panjang urutan DNA yang lebih besar, misalnya dengan menggabungkan seluruh gen plastid atau nuklir, terhadap stabilitas bootstrap dan kehandalan model parsimonis serta likelihood pada dataset yang lebih besar. Kelima, membandingkan model filogenetik alternatif, seperti Bayesian inference dengan model evolusi heterogen, untuk menentukan pendekatan paling efisien dalam merekonstruksi hubungan evolusi Lamiaceae dan memberikan dasar yang kuat bagi upaya konservasi serta regulasi kualitas produk herbal.. Dalam penelitian ini, barcode DNA parsial individu (ITS, matK, dan rbcL) secara konsisten mengelompokkan genus yang berkerabat dekat, menegaskan kemampuan mereka dalam merekonstruksi filogeni Lamiaceae yang relatif akurat.Penggabungan ketiga barcode memperbaiki resolusi filogenetik, menghasilkan enam klad monofiletik yang kuat, meskipun terdapat beberapa perbedaan penempatan taksonomik dibandingkan studi sebelumnya.Temuan ini menonjolkan kegunaan barcode DNA multilikat dalam memperjelas hubungan evolusi Lamiaceae serta mendukung autentikasi spesies dan pencegahan adulterasi pada produk herbal Lamiaceae, yang banyak digunakan sebagai obat herbal, semakin rentan terhadap adulterasi yang dipicu oleh permintaan pasar, sehingga mengancam keamanan dan efektivitas produk. Pencegahan menjadi tantangan karena kemiripan morfologi; oleh karena itu, filogenetika berbasis DNA menawarkan alternatif untuk autentikasi spesies yang akurat. Namun, filogenetika Lamiaceae tetap kompleks akibat ketidaksesuaian antara data morfologi dan DNA. Penelitian ini merekonstruksi filogeni Lamiaceae menggunakan barcode ITS, matK, dan rbcL parsial untuk mengevaluasi aplikasi potensialnya dalam autentikasi spesies dan pencegahan adulterasi. Sekuen untuk 52 spesies dari 11 genera (Spathodea campanulata sebagai outgroup) diambil dari NCBI GenBank, kemudian disejajarkan dan dipangkas. Empat pohon parsimonis maksimum (MP) dibangun di MEGA 11 (tiga barcode tunggal dan satu gabungan). Dataset gabungan juga dianalisis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/2/dna-barcodes-lamiaceae-autentikasi-spesies-filogen-thumb-4b066.webp" title="JURIS - In Silico Phylogenetic Analysis of Lamiaceae Based on ITS, matK, and rbcL DNA Barcodes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/dna-barcodes-lamiaceae-autentikasi-spesies-filogen-thumb-4b066.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/dna-barcodes-lamiaceae-autentikasi-spesies-filogen-thumb-4b066.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/dna-barcodes-lamiaceae-autentikasi-spesies-filogen-thumb-4b066.webp 1x" title="JURIS - In Silico Phylogenetic Analysis of Lamiaceae Based on ITS, matK, and rbcL DNA Barcodes" alt="JURIS - In Silico Phylogenetic Analysis of Lamiaceae Based on ITS, matK, and rbcL DNA Barcodes" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/dna-barcodes-lamiaceae-autentikasi-spesies-filogen-thumb-b4ec0.webp" title="JURIS - In Silico Phylogenetic Analysis of Lamiaceae Based on ITS, matK, and rbcL DNA Barcodes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/dna-barcodes-lamiaceae-autentikasi-spesies-filogen-thumb-b4ec0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/dna-barcodes-lamiaceae-autentikasi-spesies-filogen-thumb-b4ec0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/dna-barcodes-lamiaceae-autentikasi-spesies-filogen-thumb-b4ec0.webp 1x" title="JURIS - In Silico Phylogenetic Analysis of Lamiaceae Based on ITS, matK, and rbcL DNA Barcodes" alt="JURIS - In Silico Phylogenetic Analysis of Lamiaceae Based on ITS, matK, and rbcL DNA Barcodes" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/dna-barcodes-lamiaceae-autentikasi-spesies-filogen-thumb-8d249.webp" title="JURIS - In Silico Phylogenetic Analysis of Lamiaceae Based on ITS, matK, and rbcL DNA Barcodes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/dna-barcodes-lamiaceae-autentikasi-spesies-filogen-thumb-8d249.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/dna-barcodes-lamiaceae-autentikasi-spesies-filogen-thumb-8d249.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/dna-barcodes-lamiaceae-autentikasi-spesies-filogen-thumb-8d249.webp 1x" title="JURIS - In Silico Phylogenetic Analysis of Lamiaceae Based on ITS, matK, and rbcL DNA Barcodes" alt="JURIS - In Silico Phylogenetic Analysis of Lamiaceae Based on ITS, matK, and rbcL DNA Barcodes" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52068-dna-barcodes-lamiaceae-autentikasi-spesies-filogen" title="JURIS - In Silico Phylogenetic Analysis of Lamiaceae Based on ITS, matK, and rbcL DNA Barcodes" target="_blank">In Silico Phylogenetic Analysis of Lamiaceae Based on ITS, matK, and rbcL DNA Barcodes</a>: Saran penelitian lanjutan pertama, yaitu menguji bagaimana penambahan penanda mitokondria seperti apocytochromeAb (COB) atau COI bersama dengan barcode nuklir dan kloroplas (ITS, matK, rbcL) dapat meningkatkan resolusi filogenetik pada genusAcgenus Lamiaceae yang masih tidak terdefinisi, misalnya Callicarpa dan Clerodendrum. Kedua, melakukan survei taksonomi global dengan melibatkan sampel dari daerah tropis, subtropis, dan temperate, termasuk genera incertaeAsedis, untuk menilai pola biogeografi dan menguji konsistensi pohon filogenetik multilikat di seluruh rentang geografis Lamiaceae. Ketiga, mengembangkan protokol deteksi cepat berbasis SCAR atau qPCR yang memanfaatkan urutan gabungan barcode untuk mengidentifikasi secara tepat spesies autentik dan mengungkap keberadaan adulteran dalam produk herbal komersial, serta mengevaluasi keakuratan metode ini pada sampel pasar nyata. Keempat, meneliti efek panjang urutan DNA yang lebih besar, misalnya dengan menggabungkan seluruh gen plastid atau nuklir, terhadap stabilitas bootstrap dan kehandalan model parsimonis serta likelihood pada dataset yang lebih besar. Kelima, membandingkan model filogenetik alternatif, seperti Bayesian inference dengan model evolusi heterogen, untuk menentukan pendekatan paling efisien dalam merekonstruksi hubungan evolusi Lamiaceae dan memberikan dasar yang kuat bagi upaya konservasi serta regulasi kualitas produk herbal..
<br>Dalam penelitian ini, barcode DNA parsial individu (ITS, matK, dan rbcL) secara konsisten mengelompokkan genus yang berkerabat dekat, menegaskan kemampuan mereka dalam merekonstruksi filogeni Lamiaceae yang relatif akurat.Penggabungan ketiga barcode memperbaiki resolusi filogenetik, menghasilkan enam klad monofiletik yang kuat, meskipun terdapat beberapa perbedaan penempatan taksonomik dibandingkan studi sebelumnya.Temuan ini menonjolkan kegunaan barcode DNA multilikat dalam memperjelas hubungan evolusi Lamiaceae serta mendukung autentikasi spesies dan pencegahan adulterasi pada produk herbal
<br>Lamiaceae, yang banyak digunakan sebagai obat herbal, semakin rentan terhadap adulterasi yang dipicu oleh permintaan pasar, sehingga mengancam keamanan dan efektivitas produk. Pencegahan menjadi tantangan karena kemiripan morfologi; oleh karena itu, filogenetika berbasis DNA menawarkan alternatif untuk autentikasi spesies yang akurat. Namun, filogenetika Lamiaceae tetap kompleks akibat ketidaksesuaian antara data morfologi dan DNA. Penelitian ini merekonstruksi filogeni Lamiaceae menggunakan barcode ITS, matK, dan rbcL parsial untuk mengevaluasi aplikasi potensialnya dalam autentikasi spesies dan pencegahan adulterasi. Sekuen untuk 52 spesies dari 11 genera (Spathodea campanulata sebagai outgroup) diambil dari NCBI GenBank, kemudian disejajarkan dan dipangkas. Empat pohon parsimonis maksimum (MP) dibangun di MEGA 11 (tiga barcode tunggal dan satu gabungan). Dataset gabungan juga dianalisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/2/dna-barcodes-lamiaceae-autentikasi-spesies-filogen-thumb-b4ec0.webp" type="image/webp" length="109514" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/dna-barcodes-lamiaceae-autentikasi-spesies-filogen-thumb-4b066.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/dna-barcodes-lamiaceae-autentikasi-spesies-filogen-thumb-b4ec0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/dna-barcodes-lamiaceae-autentikasi-spesies-filogen-thumb-8d249.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-621-itb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14272-3bio-journal-biological-science-technology-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Nanoemulsions of Biosurfactant and Cinnamon Essential Oil A Promising Antimicrobial Approach for Oral Pathogens ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Nanoemulsions of Biosurfactant and Cinnamon Essential Oil A Promising Antimicrobial Approach for Oral Pathogens ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Nanoemulsions of Biosurfactant and Cinnamon Essential Oil A Promising Antimicrobial Approach for Oral Pathogens ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52063-biosurfaktan-nanoemulsi-patogen-oral-isolat-bakter</link>
	<guid isPermaLink="false">3f0c4c051235ba0460f4a38b7b8f2562</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 18:22:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ annisa afiva ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[afiva,annisa,full,issue,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Melihat hasil penelitian yang menjanjikan, ada beberapa arah studi lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman dan aplikasi nanoemulsi biosurfaktan dan minyak esensial kayu manis ini. Pertama, perlu diselidiki lebih lanjut mengapa kombinasi biosurfaktan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Nanoemulsions of Biosurfactant and Cinnamon Essential Oil: A Promising Antimicrobial Approach for Oral Pathogens: Melihat hasil penelitian yang menjanjikan, ada beberapa arah studi lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman dan aplikasi nanoemulsi biosurfaktan dan minyak esensial kayu manis ini. Pertama, perlu diselidiki lebih lanjut mengapa kombinasi biosurfaktan dan minyak esensial kayu manis menunjukkan hubungan indiferen terhadap Streptococcus mutans, berbeda dengan patogen lain yang menunjukkan sinergi. Penelitian dapat difokuskan untuk mengidentifikasi mekanisme yang mendasari perbedaan respons ini, serta mengembangkan modifikasi formulasi, mungkin dengan variasi jenis biosurfaktan atau konsentrasi minyak esensial, untuk mencapai efek sinergis yang lebih luas terhadap semua patogen oral. Kedua, karena nanoemulsi yang dibuat dengan metode energi rendah (NEL) menunjukkan efektivitas yang lebih baik terhadap Candida albicans meskipun ukuran partikelnya lebih besar dan kurang homogen dibandingkan metode energi tinggi (NEH), maka penting untuk memahami hubungan kompleks antara ukuran partikel, stabilitas, dan aktivitas antimikroba pada berbagai kondisi. Studi mendalam tentang peran nilai HLB biosurfaktan dan eksplorasi ko-surfaktan alami lainnya dapat membantu mengoptimalkan formulasi untuk mencapai stabilitas yang superior sekaligus efektivitas maksimal. Terakhir, meskipun potensi antimikroba secara in vitro telah terbukti, evaluasi yang lebih komprehensif diperlukan dalam lingkungan in vivo yang lebih kompleks. Pertanyaan kunci yang perlu dijawab adalah bagaimana nanoemulsi ini berinteraksi dengan biofilm multispies, saliva, dan ekosistem mikroba oral yang beragam, serta apakah penggunaan jangka panjangnya berpotensi memicu pengembangan resistensi pada patogen. Selain itu, penelitian tentang toksisitas pada sel-sel inang dan dampak pada keseimbangan mikrobioma mulut juga krusial untuk memastikan keamanan dan kelayakan aplikasi komersial di masa depan.. Penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi biosurfaktan mikroba dan minyak esensial kayu manis (CEO) dalam nanoemulsi sangat efektif menghambat pertumbuhan patogen oral umum.Senyawa alami ini, dengan toksisitas rendah, merupakan alternatif menjanjikan pengganti SLS dalam produk perawatan gigi dan mulut, sekaligus meningkatkan kelarutan dan bioavailabilitas agen antimikroba hidrofobik.Untuk pengembangan lebih lanjut, penelitian masa depan dapat berfokus pada optimasi formulasi untuk aplikasi komersial serta evaluasi efikasi dan keamanannya dalam jangka panjang di lingkungan klinis Produk perawatan gigi dan mulut sering mengandung Sodium Lauryl Sulfate (SLS), yang dapat menyebabkan reaksi alergi dan infeksi mukosa. Biosurfaktan (BS) dan minyak esensial kayu manis (CEO) adalah alternatif yang lebih aman karena sifat antimikrobanya. Penelitian ini menyaring BS dari lima isolat bakteri, CEO, dan nanoemulsi keduanya yang dibuat dengan metode energi rendah (NEL) dan metode energi tinggi (NEH) untuk menghambat patogen oral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BS dari Bacillus altitudinis paling efektif terhadap Candida albicans, sementara BS dari Bacillus siamensis paling efektif terhadap Streptococcus mutans dan Enterococcus faecalis. Konsentrasi minimum CEO yang menghambat C. albicans adalah 1900 ppm dan untuk S. mutans serta... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/a/biosurfaktan-nanoemulsi-patogen-isolat-bakteri-ceo-thumb-b2e42.webp" title="JURIS - Nanoemulsions of Biosurfactant and Cinnamon Essential Oil: A Promising Antimicrobial Approach for Oral Pathogens" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/biosurfaktan-nanoemulsi-patogen-isolat-bakteri-ceo-thumb-b2e42.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/biosurfaktan-nanoemulsi-patogen-isolat-bakteri-ceo-thumb-b2e42.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/biosurfaktan-nanoemulsi-patogen-isolat-bakteri-ceo-thumb-b2e42.webp 1x" title="JURIS - Nanoemulsions of Biosurfactant and Cinnamon Essential Oil: A Promising Antimicrobial Approach for Oral Pathogens" alt="JURIS - Nanoemulsions of Biosurfactant and Cinnamon Essential Oil: A Promising Antimicrobial Approach for Oral Pathogens" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/a/biosurfaktan-nanoemulsi-patogen-isolat-bakteri-ceo-thumb-a7ca5.webp" title="JURIS - Nanoemulsions of Biosurfactant and Cinnamon Essential Oil: A Promising Antimicrobial Approach for Oral Pathogens" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/biosurfaktan-nanoemulsi-patogen-isolat-bakteri-ceo-thumb-a7ca5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/biosurfaktan-nanoemulsi-patogen-isolat-bakteri-ceo-thumb-a7ca5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/biosurfaktan-nanoemulsi-patogen-isolat-bakteri-ceo-thumb-a7ca5.webp 1x" title="JURIS - Nanoemulsions of Biosurfactant and Cinnamon Essential Oil: A Promising Antimicrobial Approach for Oral Pathogens" alt="JURIS - Nanoemulsions of Biosurfactant and Cinnamon Essential Oil: A Promising Antimicrobial Approach for Oral Pathogens" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/a/biosurfaktan-nanoemulsi-patogen-isolat-bakteri-ceo-thumb-de009.webp" title="JURIS - Nanoemulsions of Biosurfactant and Cinnamon Essential Oil: A Promising Antimicrobial Approach for Oral Pathogens" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/biosurfaktan-nanoemulsi-patogen-isolat-bakteri-ceo-thumb-de009.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/biosurfaktan-nanoemulsi-patogen-isolat-bakteri-ceo-thumb-de009.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/biosurfaktan-nanoemulsi-patogen-isolat-bakteri-ceo-thumb-de009.webp 1x" title="JURIS - Nanoemulsions of Biosurfactant and Cinnamon Essential Oil: A Promising Antimicrobial Approach for Oral Pathogens" alt="JURIS - Nanoemulsions of Biosurfactant and Cinnamon Essential Oil: A Promising Antimicrobial Approach for Oral Pathogens" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52063-biosurfaktan-nanoemulsi-patogen-oral-isolat-bakter" title="JURIS - Nanoemulsions of Biosurfactant and Cinnamon Essential Oil: A Promising Antimicrobial Approach for Oral Pathogens" target="_blank">Nanoemulsions of Biosurfactant and Cinnamon Essential Oil: A Promising Antimicrobial Approach for Oral Pathogens</a>: Melihat hasil penelitian yang menjanjikan, ada beberapa arah studi lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman dan aplikasi nanoemulsi biosurfaktan dan minyak esensial kayu manis ini. Pertama, perlu diselidiki lebih lanjut mengapa kombinasi biosurfaktan dan minyak esensial kayu manis menunjukkan hubungan indiferen terhadap Streptococcus mutans, berbeda dengan patogen lain yang menunjukkan sinergi. Penelitian dapat difokuskan untuk mengidentifikasi mekanisme yang mendasari perbedaan respons ini, serta mengembangkan modifikasi formulasi, mungkin dengan variasi jenis biosurfaktan atau konsentrasi minyak esensial, untuk mencapai efek sinergis yang lebih luas terhadap semua patogen oral. Kedua, karena nanoemulsi yang dibuat dengan metode energi rendah (NEL) menunjukkan efektivitas yang lebih baik terhadap Candida albicans meskipun ukuran partikelnya lebih besar dan kurang homogen dibandingkan metode energi tinggi (NEH), maka penting untuk memahami hubungan kompleks antara ukuran partikel, stabilitas, dan aktivitas antimikroba pada berbagai kondisi. Studi mendalam tentang peran nilai HLB biosurfaktan dan eksplorasi ko-surfaktan alami lainnya dapat membantu mengoptimalkan formulasi untuk mencapai stabilitas yang superior sekaligus efektivitas maksimal. Terakhir, meskipun potensi antimikroba secara in vitro telah terbukti, evaluasi yang lebih komprehensif diperlukan dalam lingkungan in vivo yang lebih kompleks. Pertanyaan kunci yang perlu dijawab adalah bagaimana nanoemulsi ini berinteraksi dengan biofilm multispies, saliva, dan ekosistem mikroba oral yang beragam, serta apakah penggunaan jangka panjangnya berpotensi memicu pengembangan resistensi pada patogen. Selain itu, penelitian tentang toksisitas pada sel-sel inang dan dampak pada keseimbangan mikrobioma mulut juga krusial untuk memastikan keamanan dan kelayakan aplikasi komersial di masa depan..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi biosurfaktan mikroba dan minyak esensial kayu manis (CEO) dalam nanoemulsi sangat efektif menghambat pertumbuhan patogen oral umum.Senyawa alami ini, dengan toksisitas rendah, merupakan alternatif menjanjikan pengganti SLS dalam produk perawatan gigi dan mulut, sekaligus meningkatkan kelarutan dan bioavailabilitas agen antimikroba hidrofobik.Untuk pengembangan lebih lanjut, penelitian masa depan dapat berfokus pada optimasi formulasi untuk aplikasi komersial serta evaluasi efikasi dan keamanannya dalam jangka panjang di lingkungan klinis
<br>Produk perawatan gigi dan mulut sering mengandung Sodium Lauryl Sulfate (SLS), yang dapat menyebabkan reaksi alergi dan infeksi mukosa. Biosurfaktan (BS) dan minyak esensial kayu manis (CEO) adalah alternatif yang lebih aman karena sifat antimikrobanya. Penelitian ini menyaring BS dari lima isolat bakteri, CEO, dan nanoemulsi keduanya yang dibuat dengan metode energi rendah (NEL) dan metode energi tinggi (NEH) untuk menghambat patogen oral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BS dari Bacillus altitudinis paling efektif terhadap Candida albicans, sementara BS dari Bacillus siamensis paling efektif terhadap Streptococcus mutans dan Enterococcus faecalis. Konsentrasi minimum CEO yang menghambat C. albicans adalah 1900 ppm dan untuk S. mutans serta...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/a/biosurfaktan-nanoemulsi-patogen-isolat-bakteri-ceo-thumb-a7ca5.webp" type="image/webp" length="94320" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/biosurfaktan-nanoemulsi-patogen-isolat-bakteri-ceo-thumb-b2e42.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/biosurfaktan-nanoemulsi-patogen-isolat-bakteri-ceo-thumb-a7ca5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/biosurfaktan-nanoemulsi-patogen-isolat-bakteri-ceo-thumb-de009.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-621-itb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14272-3bio-journal-biological-science-technology-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dampak Pendidikan Pembebasan Paulo Freire dalam Kurikulum Merdeka Belajar Perspektif Filsafat Pendidikan Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dampak Pendidikan Pembebasan Paulo Freire dalam Kurikulum Merdeka Belajar Perspektif Filsafat Pendidikan Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dampak Pendidikan Pembebasan Paulo Freire dalam Kurikulum Merdeka Belajar Perspektif Filsafat Pendidikan Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52065-ritual-islam-perawatan-spiritual-kurikulum</link>
	<guid isPermaLink="false">73c2d36dc599cf69c5d1e74ef93645e5</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 18:13:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ alfa pustaka ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurnal alfa ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alfa,full,issue,jurnal,pustaka]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program pelatihan guru yang menggabungkan metode dialogis Freire dengan nilai-nilai Islam dalam meningkatkan partisipasi aktif siswa; selanjutnya, perlu dipelajari bagaimana platform pembelajaran digital ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dampak Pendidikan Pembebasan Paulo Freire dalam Kurikulum Merdeka Belajar Perspektif Filsafat Pendidikan Islam: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program pelatihan guru yang menggabungkan metode dialogis Freire dengan nilai-nilai Islam dalam meningkatkan partisipasi aktif siswa; selanjutnya, perlu dipelajari bagaimana platform pembelajaran digital yang mengadopsi pedagogi pembebasan dapat memperluas akses pendidikan secara merata antara daerah perkotaan dan pedesaan; serta, sebuah studi kualitatif dapat mengeksplorasi persepsi siswa terhadap perkembangan kesadaran kritis ketika prinsip Freire diterapkan dalam Kurikulum Merdeka, dengan memperhatikan konteks budaya dan keagamaan mereka, untuk memberikan wawasan tentang adaptasi metodologi yang paling relevan dalam lingkungan belajar Indonesia.. Pendidikan pembebasan Paulo Freire memberikan perspektif kritis dan dialogis yang dapat diimplementasikan dalam Kurikulum Merdeka Belajar untuk menciptakan sistem pendidikan yang inklusif, adaptif, dan relevan dengan tantangan zaman.Keberhasilan implementasinya memerlukan adaptasi, pelatihan berkelanjutan, serta dukungan semua pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, guru, dan masyarakat.Integrasi nilai-nilai spiritual Islam seperti tazkiyah, ijtihad, dan rahmatan lil Aoalamin memperkaya pendekatan ini dengan dimensi moral dan sosial, sehingga dapat menjadi landasan kebijakan pendidikan yang lebih demokratis dan berkeadilan Konsep pendidikan pembebasan memiliki kesamaan dengan gagasan Merdeka Belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep pendidikan pembebasan Paulo Freire dan relevansinya dalam Kurikulum Merdeka Belajar dari perspektif Filsafat Pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip pendidikan pembebasan, seperti dialog, partisipasi aktif, dan kesadaran kritis, sejalan dengan kebijakan Kurikulum Merdeka Belajar yang menekankan fleksibilitas, pemberdayaan siswa, dan relevansi dengan kebutuhan zaman. Perspektif Filsafat Pendidikan Islam memperkaya konsep pendidikan pembebasan dengan menambahkan nilai-nilai spiritual dan etika, seperti keadilan, tanggung jawab, dan rahmatan lil 'alamin. Integrasi antara pendidikan pembebasan dan nilai-nilai Islam... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/e/ritual-islam-perawatan-spiritual-kurikulum-al-nila-thumb-1fce4.webp" title="JURIS - Dampak Pendidikan Pembebasan Paulo Freire dalam Kurikulum Merdeka Belajar Perspektif Filsafat Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/ritual-islam-perawatan-spiritual-kurikulum-al-nila-thumb-1fce4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/ritual-islam-perawatan-spiritual-kurikulum-al-nila-thumb-1fce4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/ritual-islam-perawatan-spiritual-kurikulum-al-nila-thumb-1fce4.webp 1x" title="JURIS - Dampak Pendidikan Pembebasan Paulo Freire dalam Kurikulum Merdeka Belajar Perspektif Filsafat Pendidikan Islam" alt="JURIS - Dampak Pendidikan Pembebasan Paulo Freire dalam Kurikulum Merdeka Belajar Perspektif Filsafat Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/e/ritual-islam-perawatan-spiritual-kurikulum-al-nila-thumb-604b9.webp" title="JURIS - Dampak Pendidikan Pembebasan Paulo Freire dalam Kurikulum Merdeka Belajar Perspektif Filsafat Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/ritual-islam-perawatan-spiritual-kurikulum-al-nila-thumb-604b9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/ritual-islam-perawatan-spiritual-kurikulum-al-nila-thumb-604b9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/ritual-islam-perawatan-spiritual-kurikulum-al-nila-thumb-604b9.webp 1x" title="JURIS - Dampak Pendidikan Pembebasan Paulo Freire dalam Kurikulum Merdeka Belajar Perspektif Filsafat Pendidikan Islam" alt="JURIS - Dampak Pendidikan Pembebasan Paulo Freire dalam Kurikulum Merdeka Belajar Perspektif Filsafat Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/e/ritual-islam-perawatan-spiritual-kurikulum-al-nila-thumb-4d866.webp" title="JURIS - Dampak Pendidikan Pembebasan Paulo Freire dalam Kurikulum Merdeka Belajar Perspektif Filsafat Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/ritual-islam-perawatan-spiritual-kurikulum-al-nila-thumb-4d866.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/ritual-islam-perawatan-spiritual-kurikulum-al-nila-thumb-4d866.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/ritual-islam-perawatan-spiritual-kurikulum-al-nila-thumb-4d866.webp 1x" title="JURIS - Dampak Pendidikan Pembebasan Paulo Freire dalam Kurikulum Merdeka Belajar Perspektif Filsafat Pendidikan Islam" alt="JURIS - Dampak Pendidikan Pembebasan Paulo Freire dalam Kurikulum Merdeka Belajar Perspektif Filsafat Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52065-ritual-islam-perawatan-spiritual-kurikulum" title="JURIS - Dampak Pendidikan Pembebasan Paulo Freire dalam Kurikulum Merdeka Belajar Perspektif Filsafat Pendidikan Islam" target="_blank">Dampak Pendidikan Pembebasan Paulo Freire dalam Kurikulum Merdeka Belajar Perspektif Filsafat Pendidikan Islam</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program pelatihan guru yang menggabungkan metode dialogis Freire dengan nilai-nilai Islam dalam meningkatkan partisipasi aktif siswa; selanjutnya, perlu dipelajari bagaimana platform pembelajaran digital yang mengadopsi pedagogi pembebasan dapat memperluas akses pendidikan secara merata antara daerah perkotaan dan pedesaan; serta, sebuah studi kualitatif dapat mengeksplorasi persepsi siswa terhadap perkembangan kesadaran kritis ketika prinsip Freire diterapkan dalam Kurikulum Merdeka, dengan memperhatikan konteks budaya dan keagamaan mereka, untuk memberikan wawasan tentang adaptasi metodologi yang paling relevan dalam lingkungan belajar Indonesia..
<br>Pendidikan pembebasan Paulo Freire memberikan perspektif kritis dan dialogis yang dapat diimplementasikan dalam Kurikulum Merdeka Belajar untuk menciptakan sistem pendidikan yang inklusif, adaptif, dan relevan dengan tantangan zaman.Keberhasilan implementasinya memerlukan adaptasi, pelatihan berkelanjutan, serta dukungan semua pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, guru, dan masyarakat.Integrasi nilai-nilai spiritual Islam seperti tazkiyah, ijtihad, dan rahmatan lil Aoalamin memperkaya pendekatan ini dengan dimensi moral dan sosial, sehingga dapat menjadi landasan kebijakan pendidikan yang lebih demokratis dan berkeadilan
<br>Konsep pendidikan pembebasan memiliki kesamaan dengan gagasan Merdeka Belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep pendidikan pembebasan Paulo Freire dan relevansinya dalam Kurikulum Merdeka Belajar dari perspektif Filsafat Pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip pendidikan pembebasan, seperti dialog, partisipasi aktif, dan kesadaran kritis, sejalan dengan kebijakan Kurikulum Merdeka Belajar yang menekankan fleksibilitas, pemberdayaan siswa, dan relevansi dengan kebutuhan zaman. Perspektif Filsafat Pendidikan Islam memperkaya konsep pendidikan pembebasan dengan menambahkan nilai-nilai spiritual dan etika, seperti keadilan, tanggung jawab, dan rahmatan lil 'alamin. Integrasi antara pendidikan pembebasan dan nilai-nilai Islam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/e/ritual-islam-perawatan-spiritual-kurikulum-al-nila-thumb-4d866.webp" type="image/webp" length="67316" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/ritual-islam-perawatan-spiritual-kurikulum-al-nila-thumb-1fce4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/ritual-islam-perawatan-spiritual-kurikulum-al-nila-thumb-604b9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/ritual-islam-perawatan-spiritual-kurikulum-al-nila-thumb-4d866.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3196-alfa-pustaka.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12853-jurnal-alfa-penelitian-pendidikan-bahasa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Memprediksi Tingkat Atrisi Karyawan Menggunakan Machine Learning ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Memprediksi Tingkat Atrisi Karyawan Menggunakan Machine Learning ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Memprediksi Tingkat Atrisi Karyawan Menggunakan Machine Learning ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52073-pengurangan-karyawan-dataset-hracanalytics-seleksi</link>
	<guid isPermaLink="false">ebab8f19039520cdf9c9ef54d66b560e</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 18:02:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ abstrak view ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abstrak,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan algoritma ensemble seperti Random Forest, Gradient Boosting, atau XGBoost untuk meningkatkan akurasi prediksi atrisi karyawan dibandingkan model yang telah diuji sebelumnya. Selain itu, penting untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Memprediksi Tingkat Atrisi Karyawan Menggunakan Machine Learning: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan algoritma ensemble seperti Random Forest, Gradient Boosting, atau XGBoost untuk meningkatkan akurasi prediksi atrisi karyawan dibandingkan model yang telah diuji sebelumnya. Selain itu, penting untuk menguji generalisasi model dengan mengumpulkan dan menganalisis data HR dari berbagai perusahaan dan sektor industri, sehingga dapat diketahui apakah faktorAcfaktor yang mempengaruhi atrisi bersifat universal atau spesifik konteks organisasi. Selanjutnya, pendekatan temporal seperti analisis survival atau model jaringan saraf berurutan (LSTM) dapat diterapkan untuk memprediksi waktu terjadinya atrisi, sehingga perusahaan dapat merencanakan intervensi retensi secara proaktif dan menyesuaikan kebijakan sumber daya manusia. Penelitian juga dapat menambahkan variabel psikologis atau lingkungan kerja yang tidak terukur dalam dataset saat ini, seperti tingkat stres atau budaya perusahaan, untuk memperkaya model prediktif. Dengan menggabungkan metodeAcmetode tersebut, diharapkan hasil penelitian dapat memperluas pemahaman tentang dinamika atrisi karyawan dan memberikan solusi yang lebih efektif bagi manajemen.. Penelitian ini memprediksi atrisi karyawan dengan machine learning menggunakan dua model, regresi logistik dan Support Vector Machine (SVM), dan menemukan perbedaan signifikan dalam performa.Model SVM mencapai akurasi 94,17% dan nilai F1Acscore lebih seimbang dibandingkan regresi logistik (92,91%).Dengan mengadopsi model SVM, perusahaan dapat meningkatkan retensi karyawan dan mencapai tujuan jangka panjang Pengurangan karyawan dapat menjadi masalah serius bagi keunggulan kompetitif suatu organisasi dan mahal dalam hal biaya. Biaya pengurangan karyawan meliputi siklus hidup sumber daya manusia, hilangnya pengetahuan, semangat kerja, dan budaya organisasi. Atrisi karyawan terjadi secara alami dalam suatu organisasi karena berbagai faktor tak terhindarkan. Hal ini dapat menyebabkan kerugian besar bagi organisasi. Untuk mengatasi hal ini, penting bagi perusahaan untuk memahami faktor-faktor yang berpengaruh pada atrisi karyawan. Dalam penelitian ini, digunakan metode pemilihan fitur untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh dan menyederhanakan pelatihan data menggunakan dataset atrisi HR-analytics. Model... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/4/pengurangan-karyawan-dataset-hracanalytics-seleksi-thumb-5d9d4.webp" title="JURIS - Memprediksi Tingkat Atrisi Karyawan Menggunakan Machine Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/pengurangan-karyawan-dataset-hracanalytics-seleksi-thumb-5d9d4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/pengurangan-karyawan-dataset-hracanalytics-seleksi-thumb-5d9d4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/pengurangan-karyawan-dataset-hracanalytics-seleksi-thumb-5d9d4.webp 1x" title="JURIS - Memprediksi Tingkat Atrisi Karyawan Menggunakan Machine Learning" alt="JURIS - Memprediksi Tingkat Atrisi Karyawan Menggunakan Machine Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/4/pengurangan-karyawan-dataset-hracanalytics-seleksi-thumb-cad82.webp" title="JURIS - Memprediksi Tingkat Atrisi Karyawan Menggunakan Machine Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/pengurangan-karyawan-dataset-hracanalytics-seleksi-thumb-cad82.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/pengurangan-karyawan-dataset-hracanalytics-seleksi-thumb-cad82.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/pengurangan-karyawan-dataset-hracanalytics-seleksi-thumb-cad82.webp 1x" title="JURIS - Memprediksi Tingkat Atrisi Karyawan Menggunakan Machine Learning" alt="JURIS - Memprediksi Tingkat Atrisi Karyawan Menggunakan Machine Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/4/pengurangan-karyawan-dataset-hracanalytics-seleksi-thumb-17d44.webp" title="JURIS - Memprediksi Tingkat Atrisi Karyawan Menggunakan Machine Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/pengurangan-karyawan-dataset-hracanalytics-seleksi-thumb-17d44.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/pengurangan-karyawan-dataset-hracanalytics-seleksi-thumb-17d44.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/pengurangan-karyawan-dataset-hracanalytics-seleksi-thumb-17d44.webp 1x" title="JURIS - Memprediksi Tingkat Atrisi Karyawan Menggunakan Machine Learning" alt="JURIS - Memprediksi Tingkat Atrisi Karyawan Menggunakan Machine Learning" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52073-pengurangan-karyawan-dataset-hracanalytics-seleksi" title="JURIS - Memprediksi Tingkat Atrisi Karyawan Menggunakan Machine Learning" target="_blank">Memprediksi Tingkat Atrisi Karyawan Menggunakan Machine Learning</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan algoritma ensemble seperti Random Forest, Gradient Boosting, atau XGBoost untuk meningkatkan akurasi prediksi atrisi karyawan dibandingkan model yang telah diuji sebelumnya. Selain itu, penting untuk menguji generalisasi model dengan mengumpulkan dan menganalisis data HR dari berbagai perusahaan dan sektor industri, sehingga dapat diketahui apakah faktorAcfaktor yang mempengaruhi atrisi bersifat universal atau spesifik konteks organisasi. Selanjutnya, pendekatan temporal seperti analisis survival atau model jaringan saraf berurutan (LSTM) dapat diterapkan untuk memprediksi waktu terjadinya atrisi, sehingga perusahaan dapat merencanakan intervensi retensi secara proaktif dan menyesuaikan kebijakan sumber daya manusia. Penelitian juga dapat menambahkan variabel psikologis atau lingkungan kerja yang tidak terukur dalam dataset saat ini, seperti tingkat stres atau budaya perusahaan, untuk memperkaya model prediktif. Dengan menggabungkan metodeAcmetode tersebut, diharapkan hasil penelitian dapat memperluas pemahaman tentang dinamika atrisi karyawan dan memberikan solusi yang lebih efektif bagi manajemen..
<br>Penelitian ini memprediksi atrisi karyawan dengan machine learning menggunakan dua model, regresi logistik dan Support Vector Machine (SVM), dan menemukan perbedaan signifikan dalam performa.Model SVM mencapai akurasi 94,17% dan nilai F1Acscore lebih seimbang dibandingkan regresi logistik (92,91%).Dengan mengadopsi model SVM, perusahaan dapat meningkatkan retensi karyawan dan mencapai tujuan jangka panjang
<br>Pengurangan karyawan dapat menjadi masalah serius bagi keunggulan kompetitif suatu organisasi dan mahal dalam hal biaya. Biaya pengurangan karyawan meliputi siklus hidup sumber daya manusia, hilangnya pengetahuan, semangat kerja, dan budaya organisasi. Atrisi karyawan terjadi secara alami dalam suatu organisasi karena berbagai faktor tak terhindarkan. Hal ini dapat menyebabkan kerugian besar bagi organisasi. Untuk mengatasi hal ini, penting bagi perusahaan untuk memahami faktor-faktor yang berpengaruh pada atrisi karyawan. Dalam penelitian ini, digunakan metode pemilihan fitur untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh dan menyederhanakan pelatihan data menggunakan dataset atrisi HR-analytics. Model...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/4/pengurangan-karyawan-dataset-hracanalytics-seleksi-thumb-17d44.webp" type="image/webp" length="95370" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/pengurangan-karyawan-dataset-hracanalytics-seleksi-thumb-5d9d4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/pengurangan-karyawan-dataset-hracanalytics-seleksi-thumb-cad82.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/pengurangan-karyawan-dataset-hracanalytics-seleksi-thumb-17d44.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1821-lldikti4.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9059-jurnal-tekno-insentif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Pencairan Batubara Langsung Dan Tidak Langsung Terhadap Parameter Operasi PLTU ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Pencairan Batubara Langsung Dan Tidak Langsung Terhadap Parameter Operasi PLTU ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Pencairan Batubara Langsung Dan Tidak Langsung Terhadap Parameter Operasi PLTU ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52071-pembangkit-listrik-tenaga-sampah-pembangki</link>
	<guid isPermaLink="false">6207d77a113f9cc0eb1f45bca366cea1</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 17:58:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ abstrak view ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abstrak,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan fleksibilitas dan efisiensi pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang optimasi teknologi konversi energi yang diterapkan dalam PLTU. Selain itu, studi tentang dampak lingkungan dari penggunaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluasi Pencairan Batubara Langsung Dan Tidak Langsung Terhadap Parameter Operasi PLTU: Untuk meningkatkan fleksibilitas dan efisiensi pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang optimasi teknologi konversi energi yang diterapkan dalam PLTU. Selain itu, studi tentang dampak lingkungan dari penggunaan batubara sebagai bahan bakar juga penting untuk dilakukan, terutama dalam konteks emisi gas rumah kaca dan polusi udara. Penelitian lanjutan juga dapat fokus pada pengembangan teknologi pencairan batubara langsung (DCL) dan tidak langsung (ICL) untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya produksi energi listrik.. Perbandingan pencairan batubara baik pencairan batubara langsung dan pencairan batubara tidak langsung dapat secara signifikan mengurangi emisi gas rumah kaca dan meminimalkan biaya operasi.Secara umum, distribusi produk batubara melalui proses pencairan adalah pilihan paling ekonomis.Tanggapan atau pendapat penulis mengenai teknologi proses pencairan batubara adalah sangat disarankan karena disamping dapat mengurangi polusi juga dapat menghemat biaya Pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) adalah pembangkit listrik yang menggunakan batubara sebagai bahan bakarnya. Batubara merupakan jenis batuan sedimen, dengan kandungan karbon sebagai mineral utama dan juga hidrogen, belerang serta oksigen dalam mineral sekundernya. Tingginya kandungan senyawa ini membuat batubara mudah terbakar. Di Indonesia, dengan meningkatnya kegiatan industri dan meningkatnya jumlah penduduk, maka kebutuhan energi listrik juga semakin meningkat. Upaya yang dapat ditempuh oleh perusahaan untuk mendapatkan biaya operasi yang ekonomis adalah dengan mengganti pemakaian bahan bakar, pengoptimalan efisiensi dan pemeliharaan pembangkit yang sudah ada. Oleh karena itu, perlunya pergantian bahan bakar sehingga biaya produksi energi listrik lebih ekonomis. Tujuan dari makalah ini adalah untuk mendalami pengetahuan tentang pembangkit... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/f/pembangkit-listrik-tenaga-sampah-surya-uap-evaluas-thumb-54f7c.webp" title="JURIS - Evaluasi Pencairan Batubara Langsung Dan Tidak Langsung Terhadap Parameter Operasi PLTU" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/f/pembangkit-listrik-tenaga-sampah-surya-uap-evaluas-thumb-54f7c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/f/pembangkit-listrik-tenaga-sampah-surya-uap-evaluas-thumb-54f7c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/f/pembangkit-listrik-tenaga-sampah-surya-uap-evaluas-thumb-54f7c.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Pencairan Batubara Langsung Dan Tidak Langsung Terhadap Parameter Operasi PLTU" alt="JURIS - Evaluasi Pencairan Batubara Langsung Dan Tidak Langsung Terhadap Parameter Operasi PLTU" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/f/pembangkit-listrik-tenaga-sampah-surya-uap-evaluas-thumb-28824.webp" title="JURIS - Evaluasi Pencairan Batubara Langsung Dan Tidak Langsung Terhadap Parameter Operasi PLTU" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/f/pembangkit-listrik-tenaga-sampah-surya-uap-evaluas-thumb-28824.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/f/pembangkit-listrik-tenaga-sampah-surya-uap-evaluas-thumb-28824.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/f/pembangkit-listrik-tenaga-sampah-surya-uap-evaluas-thumb-28824.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Pencairan Batubara Langsung Dan Tidak Langsung Terhadap Parameter Operasi PLTU" alt="JURIS - Evaluasi Pencairan Batubara Langsung Dan Tidak Langsung Terhadap Parameter Operasi PLTU" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/f/pembangkit-listrik-tenaga-sampah-surya-uap-evaluas-thumb-32ac1.webp" title="JURIS - Evaluasi Pencairan Batubara Langsung Dan Tidak Langsung Terhadap Parameter Operasi PLTU" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/f/pembangkit-listrik-tenaga-sampah-surya-uap-evaluas-thumb-32ac1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/f/pembangkit-listrik-tenaga-sampah-surya-uap-evaluas-thumb-32ac1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/f/pembangkit-listrik-tenaga-sampah-surya-uap-evaluas-thumb-32ac1.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Pencairan Batubara Langsung Dan Tidak Langsung Terhadap Parameter Operasi PLTU" alt="JURIS - Evaluasi Pencairan Batubara Langsung Dan Tidak Langsung Terhadap Parameter Operasi PLTU" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52071-pembangkit-listrik-tenaga-sampah-pembangki" title="JURIS - Evaluasi Pencairan Batubara Langsung Dan Tidak Langsung Terhadap Parameter Operasi PLTU" target="_blank">Evaluasi Pencairan Batubara Langsung Dan Tidak Langsung Terhadap Parameter Operasi PLTU</a>: Untuk meningkatkan fleksibilitas dan efisiensi pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang optimasi teknologi konversi energi yang diterapkan dalam PLTU. Selain itu, studi tentang dampak lingkungan dari penggunaan batubara sebagai bahan bakar juga penting untuk dilakukan, terutama dalam konteks emisi gas rumah kaca dan polusi udara. Penelitian lanjutan juga dapat fokus pada pengembangan teknologi pencairan batubara langsung (DCL) dan tidak langsung (ICL) untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya produksi energi listrik..
<br>Perbandingan pencairan batubara baik pencairan batubara langsung dan pencairan batubara tidak langsung dapat secara signifikan mengurangi emisi gas rumah kaca dan meminimalkan biaya operasi.Secara umum, distribusi produk batubara melalui proses pencairan adalah pilihan paling ekonomis.Tanggapan atau pendapat penulis mengenai teknologi proses pencairan batubara adalah sangat disarankan karena disamping dapat mengurangi polusi juga dapat menghemat biaya
<br>Pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) adalah pembangkit listrik yang menggunakan batubara sebagai bahan bakarnya. Batubara merupakan jenis batuan sedimen, dengan kandungan karbon sebagai mineral utama dan juga hidrogen, belerang serta oksigen dalam mineral sekundernya. Tingginya kandungan senyawa ini membuat batubara mudah terbakar. Di Indonesia, dengan meningkatnya kegiatan industri dan meningkatnya jumlah penduduk, maka kebutuhan energi listrik juga semakin meningkat. Upaya yang dapat ditempuh oleh perusahaan untuk mendapatkan biaya operasi yang ekonomis adalah dengan mengganti pemakaian bahan bakar, pengoptimalan efisiensi dan pemeliharaan pembangkit yang sudah ada. Oleh karena itu, perlunya pergantian bahan bakar sehingga biaya produksi energi listrik lebih ekonomis. Tujuan dari makalah ini adalah untuk mendalami pengetahuan tentang pembangkit...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/f/pembangkit-listrik-tenaga-sampah-surya-uap-evaluas-thumb-54f7c.webp" type="image/webp" length="70702" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/f/pembangkit-listrik-tenaga-sampah-surya-uap-evaluas-thumb-54f7c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/f/pembangkit-listrik-tenaga-sampah-surya-uap-evaluas-thumb-28824.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/f/pembangkit-listrik-tenaga-sampah-surya-uap-evaluas-thumb-32ac1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1821-lldikti4.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9059-jurnal-tekno-insentif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ An Analysis of Grammatical Errors in StudentsAo Writing Recount Text at Grade VIII SMP N 3 Padangsidimpuan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ An Analysis of Grammatical Errors in StudentsAo Writing Recount Text at Grade VIII SMP N 3 Padangsidimpuan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ An Analysis of Grammatical Errors in StudentsAo Writing Recount Text at Grade VIII SMP N 3 Padangsidimpuan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52070-pencapaian-berbahasa-inggris-pemahaman-siswa-reten</link>
	<guid isPermaLink="false">4b4285fc0c0081565b8108bb4b32f4f1</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 17:33:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ alfa pustaka ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurnal alfa ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alfa,full,issue,jurnal,pustaka]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Mengingat hasil penelitian ini menunjukkan tingginya tingkat kesalahan tata bahasa, khususnya pada tanda baca dan penggunaan simple past tense, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada efektivitas intervensi pengajaran yang ditargetkan. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - An Analysis of Grammatical Errors in StudentsAo Writing Recount Text at Grade VIII SMP N 3 Padangsidimpuan: Mengingat hasil penelitian ini menunjukkan tingginya tingkat kesalahan tata bahasa, khususnya pada tanda baca dan penggunaan simple past tense, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada efektivitas intervensi pengajaran yang ditargetkan. Misalnya, sebuah studi dapat dirancang untuk membandingkan dampak metode pengajaran yang berbedaAiseperti instruksi eksplisit tentang aturan tanda baca versus pendekatan berbasis tugas komunikatifAiterhadap penurunan kesalahan-kesalahan spesifik ini dalam penulisan teks recount oleh siswa. Hal ini akan memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang strategi pedagogis mana yang paling efektif untuk mengatasi masalah fundamental yang teridentifikasi. Selain itu, karena kurangnya kosakata dan pemahaman simple past tense diidentifikasi sebagai penyebab utama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi hubungan antara penguasaan kosakata siswa, kualitas materi ajar (termasuk buku teks), dan tingkat kesalahan tata bahasa mereka. Dapatkah desain kurikulum yang lebih komprehensif atau penggunaan sumber belajar tambahan secara signifikan mengurangi jenis kesalahan ini? Pertanyaan ini penting untuk mengembangkan rekomendasi yang lebih spesifik bagi pengembangan materi pembelajaran. Terakhir, temuan tentang kurangnya jam belajar bahasa Inggris di sekolah dasar sebagai faktor yang berkontribusi membuka peluang untuk penelitian komparatif atau longitudinal. Bagaimana tingkat paparan bahasa Inggris sejak dini memengaruhi fondasi tata bahasa siswa saat mereka mencapai jenjang SMP? Memahami korelasi antara pendidikan bahasa Inggris awal dan kemampuan menulis di kemudian hari dapat membantu merancang kebijakan pendidikan yang lebih baik untuk mempersiapkan siswa dalam menghadapi tantangan berbahasa Inggris.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa siswa di SMP N 3 Padangsidimpuan membuat berbagai jenis kesalahan tata bahasa dalam menulis teks recount, dengan kesalahan tanda baca dan kapitalisasi menjadi yang paling dominan.Semua jenis kesalahan yang diusulkan oleh Azar (dalam Kusuma, 2020) ditemukan, menunjukkan bahwa pemahaman siswa terhadap aturan bahasa Inggris masih perlu ditingkatkan.Faktor-faktor penyebab kesalahan tersebut meliputi kurangnya kosakata, kesulitan dalam penggunaan tanda baca dan huruf kapital, serta jam belajar bahasa Inggris yang minim sejak sekolah dasar Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis kesalahan yang dibuat oleh siswa, untuk mengetahui jenis-jenis kesalahan yang paling banyak terjadi oleh siswa, untuk mengetahui alasan mengapa siswa membuat kesalahan ketika mereka menulis teks recount. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode campuran. Teknik pengumpulan datanya adalah tes tertulis dan wawancara. Penulis menemukan seluruh kesalahan yang berjumlah 14. Kesalahan yang paling dominan adalah tanda baca sebesar 21,14%. Diikuti oleh kapitalisasi sebesar 18,12%. Sumber kesalahan yang ditemukan adalah kesalahan intralingual sebesar 88,21% dan kesalahan interlingual sebesar 11,78%. Peneliti juga menemukan mengapa siswa membuat kesalahan saat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/e/pencapaian-berbahasa-inggris-pemahaman-siswa-reten-thumb-98d41.webp" title="JURIS - An Analysis of Grammatical Errors in StudentsAo Writing Recount Text at Grade VIII SMP N 3 Padangsidimpuan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/pencapaian-berbahasa-inggris-pemahaman-siswa-reten-thumb-98d41.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/pencapaian-berbahasa-inggris-pemahaman-siswa-reten-thumb-98d41.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/pencapaian-berbahasa-inggris-pemahaman-siswa-reten-thumb-98d41.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of Grammatical Errors in StudentsAo Writing Recount Text at Grade VIII SMP N 3 Padangsidimpuan" alt="JURIS - An Analysis of Grammatical Errors in StudentsAo Writing Recount Text at Grade VIII SMP N 3 Padangsidimpuan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/pencapaian-berbahasa-inggris-pemahaman-siswa-reten-thumb-3c757.webp" title="JURIS - An Analysis of Grammatical Errors in StudentsAo Writing Recount Text at Grade VIII SMP N 3 Padangsidimpuan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/pencapaian-berbahasa-inggris-pemahaman-siswa-reten-thumb-3c757.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/pencapaian-berbahasa-inggris-pemahaman-siswa-reten-thumb-3c757.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/pencapaian-berbahasa-inggris-pemahaman-siswa-reten-thumb-3c757.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of Grammatical Errors in StudentsAo Writing Recount Text at Grade VIII SMP N 3 Padangsidimpuan" alt="JURIS - An Analysis of Grammatical Errors in StudentsAo Writing Recount Text at Grade VIII SMP N 3 Padangsidimpuan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/pencapaian-berbahasa-inggris-pemahaman-siswa-reten-thumb-7747f.webp" title="JURIS - An Analysis of Grammatical Errors in StudentsAo Writing Recount Text at Grade VIII SMP N 3 Padangsidimpuan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/pencapaian-berbahasa-inggris-pemahaman-siswa-reten-thumb-7747f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/pencapaian-berbahasa-inggris-pemahaman-siswa-reten-thumb-7747f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/pencapaian-berbahasa-inggris-pemahaman-siswa-reten-thumb-7747f.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of Grammatical Errors in StudentsAo Writing Recount Text at Grade VIII SMP N 3 Padangsidimpuan" alt="JURIS - An Analysis of Grammatical Errors in StudentsAo Writing Recount Text at Grade VIII SMP N 3 Padangsidimpuan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52070-pencapaian-berbahasa-inggris-pemahaman-siswa-reten" title="JURIS - An Analysis of Grammatical Errors in StudentsAo Writing Recount Text at Grade VIII SMP N 3 Padangsidimpuan" target="_blank">An Analysis of Grammatical Errors in StudentsAo Writing Recount Text at Grade VIII SMP N 3 Padangsidimpuan</a>: Mengingat hasil penelitian ini menunjukkan tingginya tingkat kesalahan tata bahasa, khususnya pada tanda baca dan penggunaan simple past tense, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada efektivitas intervensi pengajaran yang ditargetkan. Misalnya, sebuah studi dapat dirancang untuk membandingkan dampak metode pengajaran yang berbedaAiseperti instruksi eksplisit tentang aturan tanda baca versus pendekatan berbasis tugas komunikatifAiterhadap penurunan kesalahan-kesalahan spesifik ini dalam penulisan teks recount oleh siswa. Hal ini akan memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang strategi pedagogis mana yang paling efektif untuk mengatasi masalah fundamental yang teridentifikasi. Selain itu, karena kurangnya kosakata dan pemahaman simple past tense diidentifikasi sebagai penyebab utama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi hubungan antara penguasaan kosakata siswa, kualitas materi ajar (termasuk buku teks), dan tingkat kesalahan tata bahasa mereka. Dapatkah desain kurikulum yang lebih komprehensif atau penggunaan sumber belajar tambahan secara signifikan mengurangi jenis kesalahan ini? Pertanyaan ini penting untuk mengembangkan rekomendasi yang lebih spesifik bagi pengembangan materi pembelajaran. Terakhir, temuan tentang kurangnya jam belajar bahasa Inggris di sekolah dasar sebagai faktor yang berkontribusi membuka peluang untuk penelitian komparatif atau longitudinal. Bagaimana tingkat paparan bahasa Inggris sejak dini memengaruhi fondasi tata bahasa siswa saat mereka mencapai jenjang SMP? Memahami korelasi antara pendidikan bahasa Inggris awal dan kemampuan menulis di kemudian hari dapat membantu merancang kebijakan pendidikan yang lebih baik untuk mempersiapkan siswa dalam menghadapi tantangan berbahasa Inggris..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa siswa di SMP N 3 Padangsidimpuan membuat berbagai jenis kesalahan tata bahasa dalam menulis teks recount, dengan kesalahan tanda baca dan kapitalisasi menjadi yang paling dominan.Semua jenis kesalahan yang diusulkan oleh Azar (dalam Kusuma, 2020) ditemukan, menunjukkan bahwa pemahaman siswa terhadap aturan bahasa Inggris masih perlu ditingkatkan.Faktor-faktor penyebab kesalahan tersebut meliputi kurangnya kosakata, kesulitan dalam penggunaan tanda baca dan huruf kapital, serta jam belajar bahasa Inggris yang minim sejak sekolah dasar
<br>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis kesalahan yang dibuat oleh siswa, untuk mengetahui jenis-jenis kesalahan yang paling banyak terjadi oleh siswa, untuk mengetahui alasan mengapa siswa membuat kesalahan ketika mereka menulis teks recount. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode campuran. Teknik pengumpulan datanya adalah tes tertulis dan wawancara. Penulis menemukan seluruh kesalahan yang berjumlah 14. Kesalahan yang paling dominan adalah tanda baca sebesar 21,14%. Diikuti oleh kapitalisasi sebesar 18,12%. Sumber kesalahan yang ditemukan adalah kesalahan intralingual sebesar 88,21% dan kesalahan interlingual sebesar 11,78%. Peneliti juga menemukan mengapa siswa membuat kesalahan saat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/e/pencapaian-berbahasa-inggris-pemahaman-siswa-reten-thumb-3c757.webp" type="image/webp" length="76162" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/pencapaian-berbahasa-inggris-pemahaman-siswa-reten-thumb-98d41.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/pencapaian-berbahasa-inggris-pemahaman-siswa-reten-thumb-3c757.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/pencapaian-berbahasa-inggris-pemahaman-siswa-reten-thumb-7747f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3196-alfa-pustaka.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12853-jurnal-alfa-penelitian-pendidikan-bahasa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perencanaan Tempat Penyimpanan Sementara Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun B3 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perencanaan Tempat Penyimpanan Sementara Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun B3 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perencanaan Tempat Penyimpanan Sementara Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun B3 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52064-limbah-b3-covid-19-penanganan-tps</link>
	<guid isPermaLink="false">5eef67d2a5ceb9326ac4b56f4dda51af</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 16:42:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ abstrak view ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abstrak,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah berhasil merencanakan Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) Limbah B3 PT. X sesuai dengan regulasi yang berlaku. Untuk pengembangan lebih lanjut, disarankan agar penelitian masa depan dapat menggali potensi optimasi desain TPS secara ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perencanaan Tempat Penyimpanan Sementara Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3): Penelitian ini telah berhasil merencanakan Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) Limbah B3 PT. X sesuai dengan regulasi yang berlaku. Untuk pengembangan lebih lanjut, disarankan agar penelitian masa depan dapat menggali potensi optimasi desain TPS secara lebih mendalam. Misalnya, studi dapat dilakukan untuk mengevaluasi penggunaan material konstruksi alternatif yang tidak hanya memenuhi standar keamanan namun juga ramah lingkungan dan efisien secara biaya, atau eksplorasi desain modular yang memungkinkan perluasan fleksibel di masa depan. Selain itu, dengan kemajuan teknologi saat ini, sangat relevan untuk meneliti implementasi sistem pemantauan dan keamanan cerdas berbasis Internet of Things (IoT) pada TPS yang telah dirancang. Hal ini dapat mencakup sensor untuk deteksi dini kebocoran atau perubahan komposisi limbah, sistem otomatisasi untuk ventilasi dan pencahayaan adaptif, serta integrasi dengan sistem peringatan dini yang terpusat, guna meningkatkan keselamatan operasional dan respons darurat. Terakhir, aspek sumber daya manusia dan operasional tidak kalah pentingnya. Oleh karena itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan kerangka kerja pelatihan komprehensif bagi personel yang akan mengelola TPS, serta perancangan sistem manajemen operasional standar yang memastikan kepatuhan berkelanjutan terhadap regulasi dan praktik terbaik dalam penanganan limbah B3 sehari-hari. Investigasi ini akan melengkapi perencanaan fisik dengan strategi operasional yang kokoh, sehingga TPS tidak hanya berfungsi secara struktural tetapi juga berjalan dengan efektif dan aman dalam jangka panjang.. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh luas lahan bangunan yang dibutuhkan untuk TPS Limbah B3 PT X dengan dimensi panjang, lebar dan tinggi secara berturut-turut adalah 12 m x 2,4 m x 3,2 m dengan luas total 30 m2.Kebutuhan untuk luas bak penampung tumpahan dengan dimensi panjang, lebar dan kedalaman berturut-turut berukuran 1 m x 0,5 m x 0,5.Selain itu, dibutuhkan dua buah alat pendeteksi asap, ventilasi udara dengan luas minimal 2,47 m2, dan tiga buah lampu LED dengan daya masing-masing lampu 18 watt pada bangunan perencanaan ini Industri manufaktur merupakan sektor penting yang memenuhi kebutuhan masyarakat namun bahan yang digunakan memiliki sifat berbahaya dan beracun. Industri manufaktur dapat menghasilkan limbah B3 yang membahayakan kesehatan pekerja dan pencemaran lingkungan. Sehingga perlu dilakukan perencanaan Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) Limbah B3. Tujuan penelitian adalah merencanakan TPS limbah B3 sesuai dengan peraturan yang berlaku. Tahap awal perencanaan ini adalah pengumpulan data primer berupa jenis, jumlah, dan karakteristik limbah B3. Setelah melakukan pengumpulan data, tahap selanjutnya melakukan perencanaan yang disesuaikan dengan peraturan yang berlaku, yaitu PerMenLHK nomor 6 tahun 2021, SNI 02-6572-2001, SNI 03-6575-2001, dan PerMenaKer dan transmigrasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/2/limbah-b3-covid-19-penanganan-tps-perencanaan-komp-thumb-8ffdb.webp" title="JURIS - Perencanaan Tempat Penyimpanan Sementara Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/limbah-b3-covid-19-penanganan-tps-perencanaan-komp-thumb-8ffdb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/limbah-b3-covid-19-penanganan-tps-perencanaan-komp-thumb-8ffdb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/limbah-b3-covid-19-penanganan-tps-perencanaan-komp-thumb-8ffdb.webp 1x" title="JURIS - Perencanaan Tempat Penyimpanan Sementara Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)" alt="JURIS - Perencanaan Tempat Penyimpanan Sementara Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/2/limbah-b3-covid-19-penanganan-tps-perencanaan-komp-thumb-ab023.webp" title="JURIS - Perencanaan Tempat Penyimpanan Sementara Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/limbah-b3-covid-19-penanganan-tps-perencanaan-komp-thumb-ab023.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/limbah-b3-covid-19-penanganan-tps-perencanaan-komp-thumb-ab023.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/limbah-b3-covid-19-penanganan-tps-perencanaan-komp-thumb-ab023.webp 1x" title="JURIS - Perencanaan Tempat Penyimpanan Sementara Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)" alt="JURIS - Perencanaan Tempat Penyimpanan Sementara Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/2/limbah-b3-covid-19-penanganan-tps-perencanaan-komp-thumb-e2159.webp" title="JURIS - Perencanaan Tempat Penyimpanan Sementara Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/limbah-b3-covid-19-penanganan-tps-perencanaan-komp-thumb-e2159.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/limbah-b3-covid-19-penanganan-tps-perencanaan-komp-thumb-e2159.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/limbah-b3-covid-19-penanganan-tps-perencanaan-komp-thumb-e2159.webp 1x" title="JURIS - Perencanaan Tempat Penyimpanan Sementara Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)" alt="JURIS - Perencanaan Tempat Penyimpanan Sementara Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52064-limbah-b3-covid-19-penanganan-tps" title="JURIS - Perencanaan Tempat Penyimpanan Sementara Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)" target="_blank">Perencanaan Tempat Penyimpanan Sementara Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)</a>: Penelitian ini telah berhasil merencanakan Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) Limbah B3 PT. X sesuai dengan regulasi yang berlaku. Untuk pengembangan lebih lanjut, disarankan agar penelitian masa depan dapat menggali potensi optimasi desain TPS secara lebih mendalam. Misalnya, studi dapat dilakukan untuk mengevaluasi penggunaan material konstruksi alternatif yang tidak hanya memenuhi standar keamanan namun juga ramah lingkungan dan efisien secara biaya, atau eksplorasi desain modular yang memungkinkan perluasan fleksibel di masa depan. Selain itu, dengan kemajuan teknologi saat ini, sangat relevan untuk meneliti implementasi sistem pemantauan dan keamanan cerdas berbasis Internet of Things (IoT) pada TPS yang telah dirancang. Hal ini dapat mencakup sensor untuk deteksi dini kebocoran atau perubahan komposisi limbah, sistem otomatisasi untuk ventilasi dan pencahayaan adaptif, serta integrasi dengan sistem peringatan dini yang terpusat, guna meningkatkan keselamatan operasional dan respons darurat. Terakhir, aspek sumber daya manusia dan operasional tidak kalah pentingnya. Oleh karena itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan kerangka kerja pelatihan komprehensif bagi personel yang akan mengelola TPS, serta perancangan sistem manajemen operasional standar yang memastikan kepatuhan berkelanjutan terhadap regulasi dan praktik terbaik dalam penanganan limbah B3 sehari-hari. Investigasi ini akan melengkapi perencanaan fisik dengan strategi operasional yang kokoh, sehingga TPS tidak hanya berfungsi secara struktural tetapi juga berjalan dengan efektif dan aman dalam jangka panjang..
<br>Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh luas lahan bangunan yang dibutuhkan untuk TPS Limbah B3 PT X dengan dimensi panjang, lebar dan tinggi secara berturut-turut adalah 12 m x 2,4 m x 3,2 m dengan luas total 30 m2.Kebutuhan untuk luas bak penampung tumpahan dengan dimensi panjang, lebar dan kedalaman berturut-turut berukuran 1 m x 0,5 m x 0,5.Selain itu, dibutuhkan dua buah alat pendeteksi asap, ventilasi udara dengan luas minimal 2,47 m2, dan tiga buah lampu LED dengan daya masing-masing lampu 18 watt pada bangunan perencanaan ini
<br>Industri manufaktur merupakan sektor penting yang memenuhi kebutuhan masyarakat namun bahan yang digunakan memiliki sifat berbahaya dan beracun. Industri manufaktur dapat menghasilkan limbah B3 yang membahayakan kesehatan pekerja dan pencemaran lingkungan. Sehingga perlu dilakukan perencanaan Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) Limbah B3. Tujuan penelitian adalah merencanakan TPS limbah B3 sesuai dengan peraturan yang berlaku. Tahap awal perencanaan ini adalah pengumpulan data primer berupa jenis, jumlah, dan karakteristik limbah B3. Setelah melakukan pengumpulan data, tahap selanjutnya melakukan perencanaan yang disesuaikan dengan peraturan yang berlaku, yaitu PerMenLHK nomor 6 tahun 2021, SNI 02-6572-2001, SNI 03-6575-2001, dan PerMenaKer dan transmigrasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/2/limbah-b3-covid-19-penanganan-tps-perencanaan-komp-thumb-8ffdb.webp" type="image/webp" length="65536" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/limbah-b3-covid-19-penanganan-tps-perencanaan-komp-thumb-8ffdb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/limbah-b3-covid-19-penanganan-tps-perencanaan-komp-thumb-ab023.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/limbah-b3-covid-19-penanganan-tps-perencanaan-komp-thumb-e2159.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1821-lldikti4.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9059-jurnal-tekno-insentif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ StudentsAo Writing Descriptive Text Towards Online Experimental Model At Grade XI SMA N 1 Batangtoru ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ StudentsAo Writing Descriptive Text Towards Online Experimental Model At Grade XI SMA N 1 Batangtoru ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ StudentsAo Writing Descriptive Text Towards Online Experimental Model At Grade XI SMA N 1 Batangtoru ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52066-teks-deskriptif-hasil-belajar-siswa-deskripti</link>
	<guid isPermaLink="false">1bedc1b5807c817b2525654c17ec664a</guid>
	<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 16:36:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ alfa pustaka ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurnal alfa ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alfa,full,issue,jurnal,pustaka]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki pengaruh variasi metode pengajaran (misalnya, pembelajaran berbasis proyek versus pembelajaran eksperimental daring) terhadap kemampuan menulis teks deskriptif siswa di tingkat SMA, dengan membandingkan hasil belajar ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - StudentsAo Writing Descriptive Text Towards Online Experimental Model At Grade XI SMA N 1 Batangtoru: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki pengaruh variasi metode pengajaran (misalnya, pembelajaran berbasis proyek versus pembelajaran eksperimental daring) terhadap kemampuan menulis teks deskriptif siswa di tingkat SMA, dengan membandingkan hasil belajar dan motivasi. Selanjutnya, dapat dieksplorasi efektivitas penggunaan media multimedia lain (seperti video interaktif atau simulasi) dalam mendukung model eksperimen daring, untuk menilai apakah integrasi media tersebut meningkatkan pemahaman struktural teks deskriptif. Terakhir, penelitian dapat meneliti faktor-faktor yang mempengaruhi keaslian dan orisinalitas karya siswa dalam konteks penggunaan platform daring, khususnya mengidentifikasi strategi pembelajaran yang dapat mencegah praktik copyAcpaste sekaligus meningkatkan kreativitas menulis.. Penelitian ini menemukan bahwa kesulitan utama siswa terletak pada keterbatasan kosakata dan kebingungan tata bahasa dalam menulis teks deskriptif.Sebelum penerapan model eksperimen daring, siswa mengalami kebosanan dan nilai menulis yang rendah, namun setelah penggunaan Google Classroom secara signifikan meningkatkan motivasi dan pemahaman mereka.Implementasi model eksperimen daring terbukti efektif, menghasilkan peningkatan nilai menulis yang drastis dan mengurangi kebosanan siswa dalam proses pembelajaran Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan siswa menulis teks deskriptif menggunakan model eksperimen daring pada siswa kelas XI SMA N 1 Batangtoru. Untuk mendapatkan data penelitian, peneliti menggunakan pre-test dan post-test. Pengumpulan data penelitian menggunakan metode kuantitatif, data jumlah siswa di kelas adalah 10 siswa. Hasil peneliti menunjukkan bahwa SMA N 1 Batangtoru menerima dan menggunakan model eksperimen daring dengan baik di sekolah. Untuk mengumpulkan data, peneliti menggunakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Berdasarkan analisis dapat ditemukan bahwa (1) nilai penulisan teks deskriptif siswa sebelumnya dengan menggunakan model eksperimen online di kelas XI SMA N 1 Batangtoru adalah 55,5 (2) nilai siswa menulis teks deskriptif setelah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/d/teks-deskriptif-hasil-belajar-siswa-teknik-tata-ba-thumb-cdf86.webp" title="JURIS - StudentsAo Writing Descriptive Text Towards Online Experimental Model At Grade XI SMA N 1 Batangtoru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/teks-deskriptif-hasil-belajar-siswa-teknik-tata-ba-thumb-cdf86.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/teks-deskriptif-hasil-belajar-siswa-teknik-tata-ba-thumb-cdf86.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/teks-deskriptif-hasil-belajar-siswa-teknik-tata-ba-thumb-cdf86.webp 1x" title="JURIS - StudentsAo Writing Descriptive Text Towards Online Experimental Model At Grade XI SMA N 1 Batangtoru" alt="JURIS - StudentsAo Writing Descriptive Text Towards Online Experimental Model At Grade XI SMA N 1 Batangtoru" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/d/teks-deskriptif-hasil-belajar-siswa-teknik-tata-ba-thumb-327bc.webp" title="JURIS - StudentsAo Writing Descriptive Text Towards Online Experimental Model At Grade XI SMA N 1 Batangtoru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/teks-deskriptif-hasil-belajar-siswa-teknik-tata-ba-thumb-327bc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/teks-deskriptif-hasil-belajar-siswa-teknik-tata-ba-thumb-327bc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/teks-deskriptif-hasil-belajar-siswa-teknik-tata-ba-thumb-327bc.webp 1x" title="JURIS - StudentsAo Writing Descriptive Text Towards Online Experimental Model At Grade XI SMA N 1 Batangtoru" alt="JURIS - StudentsAo Writing Descriptive Text Towards Online Experimental Model At Grade XI SMA N 1 Batangtoru" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/d/teks-deskriptif-hasil-belajar-siswa-teknik-tata-ba-thumb-85413.webp" title="JURIS - StudentsAo Writing Descriptive Text Towards Online Experimental Model At Grade XI SMA N 1 Batangtoru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/teks-deskriptif-hasil-belajar-siswa-teknik-tata-ba-thumb-85413.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/teks-deskriptif-hasil-belajar-siswa-teknik-tata-ba-thumb-85413.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/teks-deskriptif-hasil-belajar-siswa-teknik-tata-ba-thumb-85413.webp 1x" title="JURIS - StudentsAo Writing Descriptive Text Towards Online Experimental Model At Grade XI SMA N 1 Batangtoru" alt="JURIS - StudentsAo Writing Descriptive Text Towards Online Experimental Model At Grade XI SMA N 1 Batangtoru" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52066-teks-deskriptif-hasil-belajar-siswa-deskripti" title="JURIS - StudentsAo Writing Descriptive Text Towards Online Experimental Model At Grade XI SMA N 1 Batangtoru" target="_blank">StudentsAo Writing Descriptive Text Towards Online Experimental Model At Grade XI SMA N 1 Batangtoru</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki pengaruh variasi metode pengajaran (misalnya, pembelajaran berbasis proyek versus pembelajaran eksperimental daring) terhadap kemampuan menulis teks deskriptif siswa di tingkat SMA, dengan membandingkan hasil belajar dan motivasi. Selanjutnya, dapat dieksplorasi efektivitas penggunaan media multimedia lain (seperti video interaktif atau simulasi) dalam mendukung model eksperimen daring, untuk menilai apakah integrasi media tersebut meningkatkan pemahaman struktural teks deskriptif. Terakhir, penelitian dapat meneliti faktor-faktor yang mempengaruhi keaslian dan orisinalitas karya siswa dalam konteks penggunaan platform daring, khususnya mengidentifikasi strategi pembelajaran yang dapat mencegah praktik copyAcpaste sekaligus meningkatkan kreativitas menulis..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa kesulitan utama siswa terletak pada keterbatasan kosakata dan kebingungan tata bahasa dalam menulis teks deskriptif.Sebelum penerapan model eksperimen daring, siswa mengalami kebosanan dan nilai menulis yang rendah, namun setelah penggunaan Google Classroom secara signifikan meningkatkan motivasi dan pemahaman mereka.Implementasi model eksperimen daring terbukti efektif, menghasilkan peningkatan nilai menulis yang drastis dan mengurangi kebosanan siswa dalam proses pembelajaran
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan siswa menulis teks deskriptif menggunakan model eksperimen daring pada siswa kelas XI SMA N 1 Batangtoru. Untuk mendapatkan data penelitian, peneliti menggunakan pre-test dan post-test. Pengumpulan data penelitian menggunakan metode kuantitatif, data jumlah siswa di kelas adalah 10 siswa. Hasil peneliti menunjukkan bahwa SMA N 1 Batangtoru menerima dan menggunakan model eksperimen daring dengan baik di sekolah. Untuk mengumpulkan data, peneliti menggunakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Berdasarkan analisis dapat ditemukan bahwa (1) nilai penulisan teks deskriptif siswa sebelumnya dengan menggunakan model eksperimen online di kelas XI SMA N 1 Batangtoru adalah 55,5 (2) nilai siswa menulis teks deskriptif setelah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/d/teks-deskriptif-hasil-belajar-siswa-teknik-tata-ba-thumb-327bc.webp" type="image/webp" length="69896" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/teks-deskriptif-hasil-belajar-siswa-teknik-tata-ba-thumb-cdf86.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/teks-deskriptif-hasil-belajar-siswa-teknik-tata-ba-thumb-327bc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/teks-deskriptif-hasil-belajar-siswa-teknik-tata-ba-thumb-85413.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3196-alfa-pustaka.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12853-jurnal-alfa-penelitian-pendidikan-bahasa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sun, 28 Jun 2026 22:03:21 +0700. 24 items. Served in: 4.68 seconds [rss] -->
