<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.273-18aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.273-18aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 18 Aug 2026 19:21:48 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 19:21:48 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-08-18T19:21:48+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Penggunaan Media Sosial TikTok Terhadap Manajemen Waktu Belajar Dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Di Kelas IX SMPN 1 Rambipuji ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Penggunaan Media Sosial TikTok Terhadap Manajemen Waktu Belajar Dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Di Kelas IX SMPN 1 Rambipuji ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Penggunaan Media Sosial TikTok Terhadap Manajemen Waktu Belajar Dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Di Kelas IX SMPN 1 Rambipuji ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59416-ilmu-pengetahuan-siswa-kelas-ix-sosial-tiktok-x-il</link>
	<guid isPermaLink="false">f7777ee27c3b0784b63b3ac922e73a38</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 19:09:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fee ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,counter,fee,flag,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut pengaruh media sosial TikTok terhadap aspek-aspek lain dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial, seperti motivasi belajar, kreativitas, dan partisipasi siswa. 2. Meneliti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Penggunaan Media Sosial TikTok Terhadap Manajemen Waktu Belajar Dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Di Kelas IX SMPN 1 Rambipuji: Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut pengaruh media sosial TikTok terhadap aspek-aspek lain dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial, seperti motivasi belajar, kreativitas, dan partisipasi siswa. 2. Meneliti dampak penggunaan media sosial TikTok dalam pembelajaran IPS pada tingkat pendidikan yang berbeda, seperti SMA atau perguruan tinggi, untuk melihat apakah ada perbedaan pengaruh. 3. Menganalisis strategi pengintegrasian media sosial TikTok dalam pembelajaran IPS secara optimal, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti relevansi konten, interaksi siswa, dan pengelolaan waktu. Penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang cara memanfaatkan media sosial TikTok secara efektif dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial, serta membantu guru dan peneliti dalam mengembangkan metode pembelajaran yang inovatif dan menarik bagi siswa.. Berdasarkan analisis regresi linier sederhana yang digunakan dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa media sosial TikTok tidak memberikan dampak yang begitu signifikan dalam proses belajar mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), nilai tersebut dengan angka sig 0,108>0,05 menandakan H0 diterima dan Ha ditolak.Kemudian berdasarkan uji koefisien determinasi yang dilakukan dalam penelitian ini ditemukan besaran nilai R square sebesar 0,66 dan angka pengaruh media TikTok pada mata pelajaran IPS yakni 6%.Sedangkan 94% lainnya dan aspek lain juga dipengaruhi dari luar dan peneliti lakukan di kelas IX SMP Negeri 1 Rambipuji Perkembangan kecanggihan teknologi yang telah dikembangkan manusia, salah satunya adalah media sosial TikTok. Sektor pendidikan juga menjadi salah satu sektor yang memanfaatkan media sosial TikTok sebagai sarana atau wadah dalam melakukan proses pembelajaran. Manajemen waktu pembelajaran menjadi faktor penting dalam melihat keberhasilan pendidikan. Fokus penelitian adalah mengetahui pengaruh penggunaan media sosial TikTok terhadap manajemen waktu belajar ilmu pengetahuan sosial siswa kelas IX di SMP Negeri 1 Rambipuji tahun 2023/2024. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media sosial TikTok terhadap manajemen waktu... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/8/ilmu-pengetahuan-siswa-kelas-ix-sosial-tiktok-x-al-thumb-9e676.webp" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Media Sosial TikTok Terhadap Manajemen Waktu Belajar Dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Di Kelas IX SMPN 1 Rambipuji" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/ilmu-pengetahuan-siswa-kelas-ix-sosial-tiktok-x-al-thumb-9e676.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/ilmu-pengetahuan-siswa-kelas-ix-sosial-tiktok-x-al-thumb-9e676.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/ilmu-pengetahuan-siswa-kelas-ix-sosial-tiktok-x-al-thumb-9e676.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Media Sosial TikTok Terhadap Manajemen Waktu Belajar Dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Di Kelas IX SMPN 1 Rambipuji" alt="JURIS - Pengaruh Penggunaan Media Sosial TikTok Terhadap Manajemen Waktu Belajar Dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Di Kelas IX SMPN 1 Rambipuji" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/8/ilmu-pengetahuan-siswa-kelas-ix-sosial-tiktok-x-al-thumb-9691c.webp" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Media Sosial TikTok Terhadap Manajemen Waktu Belajar Dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Di Kelas IX SMPN 1 Rambipuji" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/ilmu-pengetahuan-siswa-kelas-ix-sosial-tiktok-x-al-thumb-9691c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/ilmu-pengetahuan-siswa-kelas-ix-sosial-tiktok-x-al-thumb-9691c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/ilmu-pengetahuan-siswa-kelas-ix-sosial-tiktok-x-al-thumb-9691c.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Media Sosial TikTok Terhadap Manajemen Waktu Belajar Dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Di Kelas IX SMPN 1 Rambipuji" alt="JURIS - Pengaruh Penggunaan Media Sosial TikTok Terhadap Manajemen Waktu Belajar Dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Di Kelas IX SMPN 1 Rambipuji" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/8/ilmu-pengetahuan-siswa-kelas-ix-sosial-tiktok-x-al-thumb-99a56.webp" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Media Sosial TikTok Terhadap Manajemen Waktu Belajar Dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Di Kelas IX SMPN 1 Rambipuji" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/ilmu-pengetahuan-siswa-kelas-ix-sosial-tiktok-x-al-thumb-99a56.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/ilmu-pengetahuan-siswa-kelas-ix-sosial-tiktok-x-al-thumb-99a56.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/ilmu-pengetahuan-siswa-kelas-ix-sosial-tiktok-x-al-thumb-99a56.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Media Sosial TikTok Terhadap Manajemen Waktu Belajar Dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Di Kelas IX SMPN 1 Rambipuji" alt="JURIS - Pengaruh Penggunaan Media Sosial TikTok Terhadap Manajemen Waktu Belajar Dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Di Kelas IX SMPN 1 Rambipuji" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59416-ilmu-pengetahuan-siswa-kelas-ix-sosial-tiktok-x-il" title="JURIS - Pengaruh Penggunaan Media Sosial TikTok Terhadap Manajemen Waktu Belajar Dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Di Kelas IX SMPN 1 Rambipuji" target="_blank">Pengaruh Penggunaan Media Sosial TikTok Terhadap Manajemen Waktu Belajar Dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Di Kelas IX SMPN 1 Rambipuji</a>: Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut pengaruh media sosial TikTok terhadap aspek-aspek lain dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial, seperti motivasi belajar, kreativitas, dan partisipasi siswa. 2. Meneliti dampak penggunaan media sosial TikTok dalam pembelajaran IPS pada tingkat pendidikan yang berbeda, seperti SMA atau perguruan tinggi, untuk melihat apakah ada perbedaan pengaruh. 3. Menganalisis strategi pengintegrasian media sosial TikTok dalam pembelajaran IPS secara optimal, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti relevansi konten, interaksi siswa, dan pengelolaan waktu. Penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang cara memanfaatkan media sosial TikTok secara efektif dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial, serta membantu guru dan peneliti dalam mengembangkan metode pembelajaran yang inovatif dan menarik bagi siswa..
<br>Berdasarkan analisis regresi linier sederhana yang digunakan dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa media sosial TikTok tidak memberikan dampak yang begitu signifikan dalam proses belajar mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), nilai tersebut dengan angka sig 0,108>0,05 menandakan H0 diterima dan Ha ditolak.Kemudian berdasarkan uji koefisien determinasi yang dilakukan dalam penelitian ini ditemukan besaran nilai R square sebesar 0,66 dan angka pengaruh media TikTok pada mata pelajaran IPS yakni 6%.Sedangkan 94% lainnya dan aspek lain juga dipengaruhi dari luar dan peneliti lakukan di kelas IX SMP Negeri 1 Rambipuji
<br>Perkembangan kecanggihan teknologi yang telah dikembangkan manusia, salah satunya adalah media sosial TikTok. Sektor pendidikan juga menjadi salah satu sektor yang memanfaatkan media sosial TikTok sebagai sarana atau wadah dalam melakukan proses pembelajaran. Manajemen waktu pembelajaran menjadi faktor penting dalam melihat keberhasilan pendidikan. Fokus penelitian adalah mengetahui pengaruh penggunaan media sosial TikTok terhadap manajemen waktu belajar ilmu pengetahuan sosial siswa kelas IX di SMP Negeri 1 Rambipuji tahun 2023/2024. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media sosial TikTok terhadap manajemen waktu...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/8/ilmu-pengetahuan-siswa-kelas-ix-sosial-tiktok-x-al-thumb-9e676.webp" type="image/webp" length="64672" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/ilmu-pengetahuan-siswa-kelas-ix-sosial-tiktok-x-al-thumb-9e676.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/ilmu-pengetahuan-siswa-kelas-ix-sosial-tiktok-x-al-thumb-9691c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/ilmu-pengetahuan-siswa-kelas-ix-sosial-tiktok-x-al-thumb-99a56.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15614-jiipsi-jurnal-ilmiah-ilmu-pengetahuan-sosial-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Nilai Pendidikan Karakter Dalam Film Keluarga Cemara Karya Yandy Laurens Serta Pemanfaatannya Sebagai Materi Penguatan Profil Pelajar Pancasila Di SMP ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Nilai Pendidikan Karakter Dalam Film Keluarga Cemara Karya Yandy Laurens Serta Pemanfaatannya Sebagai Materi Penguatan Profil Pelajar Pancasila Di SMP ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Nilai Pendidikan Karakter Dalam Film Keluarga Cemara Karya Yandy Laurens Serta Pemanfaatannya Sebagai Materi Penguatan Profil Pelajar Pancasila Di SMP ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59415-film-keluarga-cemara-nilai-pendidikan-karakter-fil</link>
	<guid isPermaLink="false">612ceaaba5106c0e71b8239dfe515c0a</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 19:09:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fee ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,counter,fee,flag,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam mengenai pengaruh pemanfaatan film Keluarga Cemara sebagai materi penguatan Profil Pelajar Pancasila terhadap peningkatan nilai-nilai pendidikan karakter pada siswa SMP. Selain itu, dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Nilai Pendidikan Karakter Dalam Film Keluarga Cemara Karya Yandy Laurens Serta Pemanfaatannya Sebagai Materi Penguatan Profil Pelajar Pancasila Di SMP: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam mengenai pengaruh pemanfaatan film Keluarga Cemara sebagai materi penguatan Profil Pelajar Pancasila terhadap peningkatan nilai-nilai pendidikan karakter pada siswa SMP. Selain itu, dapat juga dilakukan studi komparatif antara film Keluarga Cemara dengan film-film lainnya yang mengandung nilai-nilai pendidikan karakter untuk melihat perbedaan dan kesamaan dalam hal pemaparan nilai-nilai tersebut. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut mengenai dampak penggunaan film sebagai media pembelajaran terhadap motivasi dan minat belajar siswa dalam mata pelajaran bahasa Indonesia.. Dalam film Keluarga Cemara karya Yandy Laurens terdapat empat nilai pendidikan karakter yang sesuai dengan program Penguatan Pendidikan Karakter, yaitu nilai religius, mandiri, integritas, dan gotong royong.Nilai-nilai ini digambarkan melalui adegan-adegan dalam film, seperti kejujuran Abah, Emak, dan Euis, kemandirian Euis dalam membantu menjual opak buatan Emak dan pergi sendiri untuk menemui sahabatnya, serta tanggung jawab Abah dalam memberikan gaji kepada karyawannya meskipun bangkrut, mencari pekerjaan, dan bekerja sebagai kuli bangunan dan ojek online.Nilai gotong royong ditunjukkan oleh tetangga yang membantu Abah membersihkan rumahnya dan Ceu Salmah yang membantu mencarikan pembeli rumah Abah.Film Keluarga Cemara dapat dimanfaatkan sebagai materi penguatan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMP karena memiliki cerita yang menarik dan mengandung nilai-nilai pendidikan karakter.Tokoh-tokoh dalam film menggambarkan arti sebuah keluarga ketika diberikan cobaan dalam hidup, sehingga film ini sangat pantas untuk dijadikan materi penguatan dalam pembelajaran bahasa Indonesia Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter dalam film Keluarga Cemara dan pemanfaatan film Keluarga Cemara sebagai materi penguatan Profil Pelajar Pancasila. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa film Keluarga Cemara, buku, jurnal, dan guru sebagai narasumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Keluarga Cemara mengandung empat nilai pendidikan karakter yang sesuai dengan program Penguatan Pendidikan Karakter, yaitu nilai religius, mandiri, integritas, dan gotong royong. Nilai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/a/film-keluarga-cemara-nilai-pendidikan-karakter-pro-thumb-a10b2.webp" title="JURIS - Nilai Pendidikan Karakter Dalam Film Keluarga Cemara Karya Yandy Laurens Serta Pemanfaatannya Sebagai Materi Penguatan Profil Pelajar Pancasila Di SMP" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/film-keluarga-cemara-nilai-pendidikan-karakter-pro-thumb-a10b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/film-keluarga-cemara-nilai-pendidikan-karakter-pro-thumb-a10b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/film-keluarga-cemara-nilai-pendidikan-karakter-pro-thumb-a10b2.webp 1x" title="JURIS - Nilai Pendidikan Karakter Dalam Film Keluarga Cemara Karya Yandy Laurens Serta Pemanfaatannya Sebagai Materi Penguatan Profil Pelajar Pancasila Di SMP" alt="JURIS - Nilai Pendidikan Karakter Dalam Film Keluarga Cemara Karya Yandy Laurens Serta Pemanfaatannya Sebagai Materi Penguatan Profil Pelajar Pancasila Di SMP" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/a/film-keluarga-cemara-nilai-pendidikan-karakter-pro-thumb-4d7ea.webp" title="JURIS - Nilai Pendidikan Karakter Dalam Film Keluarga Cemara Karya Yandy Laurens Serta Pemanfaatannya Sebagai Materi Penguatan Profil Pelajar Pancasila Di SMP" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/film-keluarga-cemara-nilai-pendidikan-karakter-pro-thumb-4d7ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/film-keluarga-cemara-nilai-pendidikan-karakter-pro-thumb-4d7ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/film-keluarga-cemara-nilai-pendidikan-karakter-pro-thumb-4d7ea.webp 1x" title="JURIS - Nilai Pendidikan Karakter Dalam Film Keluarga Cemara Karya Yandy Laurens Serta Pemanfaatannya Sebagai Materi Penguatan Profil Pelajar Pancasila Di SMP" alt="JURIS - Nilai Pendidikan Karakter Dalam Film Keluarga Cemara Karya Yandy Laurens Serta Pemanfaatannya Sebagai Materi Penguatan Profil Pelajar Pancasila Di SMP" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/a/film-keluarga-cemara-nilai-pendidikan-karakter-pro-thumb-56f51.webp" title="JURIS - Nilai Pendidikan Karakter Dalam Film Keluarga Cemara Karya Yandy Laurens Serta Pemanfaatannya Sebagai Materi Penguatan Profil Pelajar Pancasila Di SMP" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/film-keluarga-cemara-nilai-pendidikan-karakter-pro-thumb-56f51.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/film-keluarga-cemara-nilai-pendidikan-karakter-pro-thumb-56f51.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/film-keluarga-cemara-nilai-pendidikan-karakter-pro-thumb-56f51.webp 1x" title="JURIS - Nilai Pendidikan Karakter Dalam Film Keluarga Cemara Karya Yandy Laurens Serta Pemanfaatannya Sebagai Materi Penguatan Profil Pelajar Pancasila Di SMP" alt="JURIS - Nilai Pendidikan Karakter Dalam Film Keluarga Cemara Karya Yandy Laurens Serta Pemanfaatannya Sebagai Materi Penguatan Profil Pelajar Pancasila Di SMP" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59415-film-keluarga-cemara-nilai-pendidikan-karakter-fil" title="JURIS - Nilai Pendidikan Karakter Dalam Film Keluarga Cemara Karya Yandy Laurens Serta Pemanfaatannya Sebagai Materi Penguatan Profil Pelajar Pancasila Di SMP" target="_blank">Nilai Pendidikan Karakter Dalam Film Keluarga Cemara Karya Yandy Laurens Serta Pemanfaatannya Sebagai Materi Penguatan Profil Pelajar Pancasila Di SMP</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam mengenai pengaruh pemanfaatan film Keluarga Cemara sebagai materi penguatan Profil Pelajar Pancasila terhadap peningkatan nilai-nilai pendidikan karakter pada siswa SMP. Selain itu, dapat juga dilakukan studi komparatif antara film Keluarga Cemara dengan film-film lainnya yang mengandung nilai-nilai pendidikan karakter untuk melihat perbedaan dan kesamaan dalam hal pemaparan nilai-nilai tersebut. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut mengenai dampak penggunaan film sebagai media pembelajaran terhadap motivasi dan minat belajar siswa dalam mata pelajaran bahasa Indonesia..
<br>Dalam film Keluarga Cemara karya Yandy Laurens terdapat empat nilai pendidikan karakter yang sesuai dengan program Penguatan Pendidikan Karakter, yaitu nilai religius, mandiri, integritas, dan gotong royong.Nilai-nilai ini digambarkan melalui adegan-adegan dalam film, seperti kejujuran Abah, Emak, dan Euis, kemandirian Euis dalam membantu menjual opak buatan Emak dan pergi sendiri untuk menemui sahabatnya, serta tanggung jawab Abah dalam memberikan gaji kepada karyawannya meskipun bangkrut, mencari pekerjaan, dan bekerja sebagai kuli bangunan dan ojek online.Nilai gotong royong ditunjukkan oleh tetangga yang membantu Abah membersihkan rumahnya dan Ceu Salmah yang membantu mencarikan pembeli rumah Abah.Film Keluarga Cemara dapat dimanfaatkan sebagai materi penguatan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMP karena memiliki cerita yang menarik dan mengandung nilai-nilai pendidikan karakter.Tokoh-tokoh dalam film menggambarkan arti sebuah keluarga ketika diberikan cobaan dalam hidup, sehingga film ini sangat pantas untuk dijadikan materi penguatan dalam pembelajaran bahasa Indonesia
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter dalam film Keluarga Cemara dan pemanfaatan film Keluarga Cemara sebagai materi penguatan Profil Pelajar Pancasila. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa film Keluarga Cemara, buku, jurnal, dan guru sebagai narasumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Keluarga Cemara mengandung empat nilai pendidikan karakter yang sesuai dengan program Penguatan Pendidikan Karakter, yaitu nilai religius, mandiri, integritas, dan gotong royong. Nilai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/a/film-keluarga-cemara-nilai-pendidikan-karakter-pro-thumb-4d7ea.webp" type="image/webp" length="89326" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/film-keluarga-cemara-nilai-pendidikan-karakter-pro-thumb-a10b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/film-keluarga-cemara-nilai-pendidikan-karakter-pro-thumb-4d7ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/film-keluarga-cemara-nilai-pendidikan-karakter-pro-thumb-56f51.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15614-jiipsi-jurnal-ilmiah-ilmu-pengetahuan-sosial-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Makna Simbolis Sego Jangkrik Dalam Tradisi Buka Luwur Sebagai Pembelajaran Ips Kelas Vii Mts N 2 Kudus ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Makna Simbolis Sego Jangkrik Dalam Tradisi Buka Luwur Sebagai Pembelajaran Ips Kelas Vii Mts N 2 Kudus ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Makna Simbolis Sego Jangkrik Dalam Tradisi Buka Luwur Sebagai Pembelajaran Ips Kelas Vii Mts N 2 Kudus ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59414-makna-simbolis-sumber-pembelajaran-ips-tradisi-buk</link>
	<guid isPermaLink="false">34df79587a6356e5495734b47ed21765</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 19:09:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fee ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,counter,fee,flag,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang pengaruh tradisi Buka Luwur terhadap perilaku ekonomi masyarakat Kudus. Bagaimana tradisi ini mempengaruhi pola konsumsi, tabungan, dan investasi masyarakat? Apakah ada hubungan antara ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Makna Simbolis Sego Jangkrik Dalam Tradisi Buka Luwur Sebagai Pembelajaran Ips Kelas Vii Mts N 2 Kudus: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang pengaruh tradisi Buka Luwur terhadap perilaku ekonomi masyarakat Kudus. Bagaimana tradisi ini mempengaruhi pola konsumsi, tabungan, dan investasi masyarakat? Apakah ada hubungan antara partisipasi dalam tradisi ini dengan tingkat kesejahteraan ekonomi individu atau keluarga? Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut makna simbolis Sega Jangkrik dalam konteks budaya Jawa, khususnya di Kudus. Bagaimana simbolisme ini terkait dengan nilai-nilai dan kepercayaan masyarakat setempat? Apakah ada aspek-aspek lain dari tradisi Buka Luwur yang belum terungkap dan dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya? Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak tradisi Buka Luwur terhadap pariwisata dan ekonomi lokal. Bagaimana tradisi ini menarik wisatawan dan mempromosikan budaya Kudus? Apakah ada manfaat ekonomi yang signifikan bagi masyarakat setempat melalui pariwisata budaya ini?. Makna Simbolis Sega Jangkrik sebagai sumber pembelajaran IPS.Dari beberapa makna simbolis diatas bisa disimpulkan bahwa makna simbolis dalam Sega Jangkrik ini salah satunya tadi sebagai simbol kesejahteraan dengan simbol kesejahteraan dalam pembelajaran IPS yaitu pada pembelajaran aspek perilaku ekonomi dan kesejahteraan.Kesejahteraan masyarakat sebenarnya adalah objek formal kajian ilmu ekonomi.Semua orang yang melakukan kegiatan ekonomi adalah dalam rangka memenuthi kebutuhan hidupnya untuk memperoleh sebuah kesejahteraan Buka luwur adalah upacara tukar kelambu di makam Sunan Kudus. Aplikasi luwur terbuka yang berlangsung di dekat Pemakaman Umum Dukuh. Tradisi Buka Luwuri tidak hanya ada, tetapi hanya ada di Sunan Kudu dan dipraktikkan di beberapa daerah di Indonesia. Upacara pembukaan tradisi Luwur kanjeng Sunan Kudus merupakan tradisi yang diwariskan secara turun temurun oleh masyarakat yang disakralkan. Buka luuur berasal dari kata buka artinya membuka dan luuur artinya kain penutup makam Sunan Kudus. Upacara pembukaan Luwur kanjeng Sunan Kudus berlangsung setahun sekali yaitu pada hari ke 10 Muharram, simbol ritual antara lain makanan yang disajikan dalam ritual perlindungan, perawatan, dll. Hal ini dilakukan untuk mengenali semangat, keinginan dan perasaan penjahat untuk mendekati Tuhan. Mendekati sedekah, pesta, ucapan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/3/makna-simbolis-sumber-pembelajaran-ips-tradisi-buk-thumb-a5de1.webp" title="JURIS - Makna Simbolis Sego Jangkrik Dalam Tradisi Buka Luwur Sebagai Pembelajaran Ips Kelas Vii Mts N 2 Kudus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/makna-simbolis-sumber-pembelajaran-ips-tradisi-buk-thumb-a5de1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/makna-simbolis-sumber-pembelajaran-ips-tradisi-buk-thumb-a5de1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/makna-simbolis-sumber-pembelajaran-ips-tradisi-buk-thumb-a5de1.webp 1x" title="JURIS - Makna Simbolis Sego Jangkrik Dalam Tradisi Buka Luwur Sebagai Pembelajaran Ips Kelas Vii Mts N 2 Kudus" alt="JURIS - Makna Simbolis Sego Jangkrik Dalam Tradisi Buka Luwur Sebagai Pembelajaran Ips Kelas Vii Mts N 2 Kudus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/makna-simbolis-sumber-pembelajaran-ips-tradisi-buk-thumb-30d6d.webp" title="JURIS - Makna Simbolis Sego Jangkrik Dalam Tradisi Buka Luwur Sebagai Pembelajaran Ips Kelas Vii Mts N 2 Kudus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/makna-simbolis-sumber-pembelajaran-ips-tradisi-buk-thumb-30d6d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/makna-simbolis-sumber-pembelajaran-ips-tradisi-buk-thumb-30d6d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/makna-simbolis-sumber-pembelajaran-ips-tradisi-buk-thumb-30d6d.webp 1x" title="JURIS - Makna Simbolis Sego Jangkrik Dalam Tradisi Buka Luwur Sebagai Pembelajaran Ips Kelas Vii Mts N 2 Kudus" alt="JURIS - Makna Simbolis Sego Jangkrik Dalam Tradisi Buka Luwur Sebagai Pembelajaran Ips Kelas Vii Mts N 2 Kudus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/makna-simbolis-sumber-pembelajaran-ips-tradisi-buk-thumb-28b8a.webp" title="JURIS - Makna Simbolis Sego Jangkrik Dalam Tradisi Buka Luwur Sebagai Pembelajaran Ips Kelas Vii Mts N 2 Kudus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/makna-simbolis-sumber-pembelajaran-ips-tradisi-buk-thumb-28b8a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/makna-simbolis-sumber-pembelajaran-ips-tradisi-buk-thumb-28b8a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/makna-simbolis-sumber-pembelajaran-ips-tradisi-buk-thumb-28b8a.webp 1x" title="JURIS - Makna Simbolis Sego Jangkrik Dalam Tradisi Buka Luwur Sebagai Pembelajaran Ips Kelas Vii Mts N 2 Kudus" alt="JURIS - Makna Simbolis Sego Jangkrik Dalam Tradisi Buka Luwur Sebagai Pembelajaran Ips Kelas Vii Mts N 2 Kudus" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59414-makna-simbolis-sumber-pembelajaran-ips-tradisi-buk" title="JURIS - Makna Simbolis Sego Jangkrik Dalam Tradisi Buka Luwur Sebagai Pembelajaran Ips Kelas Vii Mts N 2 Kudus" target="_blank">Makna Simbolis Sego Jangkrik Dalam Tradisi Buka Luwur Sebagai Pembelajaran Ips Kelas Vii Mts N 2 Kudus</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang pengaruh tradisi Buka Luwur terhadap perilaku ekonomi masyarakat Kudus. Bagaimana tradisi ini mempengaruhi pola konsumsi, tabungan, dan investasi masyarakat? Apakah ada hubungan antara partisipasi dalam tradisi ini dengan tingkat kesejahteraan ekonomi individu atau keluarga? Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut makna simbolis Sega Jangkrik dalam konteks budaya Jawa, khususnya di Kudus. Bagaimana simbolisme ini terkait dengan nilai-nilai dan kepercayaan masyarakat setempat? Apakah ada aspek-aspek lain dari tradisi Buka Luwur yang belum terungkap dan dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya? Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak tradisi Buka Luwur terhadap pariwisata dan ekonomi lokal. Bagaimana tradisi ini menarik wisatawan dan mempromosikan budaya Kudus? Apakah ada manfaat ekonomi yang signifikan bagi masyarakat setempat melalui pariwisata budaya ini?.
<br>Makna Simbolis Sega Jangkrik sebagai sumber pembelajaran IPS.Dari beberapa makna simbolis diatas bisa disimpulkan bahwa makna simbolis dalam Sega Jangkrik ini salah satunya tadi sebagai simbol kesejahteraan dengan simbol kesejahteraan dalam pembelajaran IPS yaitu pada pembelajaran aspek perilaku ekonomi dan kesejahteraan.Kesejahteraan masyarakat sebenarnya adalah objek formal kajian ilmu ekonomi.Semua orang yang melakukan kegiatan ekonomi adalah dalam rangka memenuthi kebutuhan hidupnya untuk memperoleh sebuah kesejahteraan
<br>Buka luwur adalah upacara tukar kelambu di makam Sunan Kudus. Aplikasi luwur terbuka yang berlangsung di dekat Pemakaman Umum Dukuh. Tradisi Buka Luwuri tidak hanya ada, tetapi hanya ada di Sunan Kudu dan dipraktikkan di beberapa daerah di Indonesia. Upacara pembukaan tradisi Luwur kanjeng Sunan Kudus merupakan tradisi yang diwariskan secara turun temurun oleh masyarakat yang disakralkan. Buka luuur berasal dari kata buka artinya membuka dan luuur artinya kain penutup makam Sunan Kudus. Upacara pembukaan Luwur kanjeng Sunan Kudus berlangsung setahun sekali yaitu pada hari ke 10 Muharram, simbol ritual antara lain makanan yang disajikan dalam ritual perlindungan, perawatan, dll. Hal ini dilakukan untuk mengenali semangat, keinginan dan perasaan penjahat untuk mendekati Tuhan. Mendekati sedekah, pesta, ucapan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/3/makna-simbolis-sumber-pembelajaran-ips-tradisi-buk-thumb-30d6d.webp" type="image/webp" length="91628" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/makna-simbolis-sumber-pembelajaran-ips-tradisi-buk-thumb-a5de1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/makna-simbolis-sumber-pembelajaran-ips-tradisi-buk-thumb-30d6d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/makna-simbolis-sumber-pembelajaran-ips-tradisi-buk-thumb-28b8a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15614-jiipsi-jurnal-ilmiah-ilmu-pengetahuan-sosial-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Upaya Guru IPS Dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Pada Peserta Didik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Upaya Guru IPS Dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Pada Peserta Didik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Upaya Guru IPS Dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Pada Peserta Didik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59413-interaksi-sosial-siswa-aksi-sosia</link>
	<guid isPermaLink="false">7c9cb02853b97349f54b582425279c52</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 19:09:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fee ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,counter,fee,flag,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: 1. Menganalisis dampak penggunaan model pembelajaran inkuiri dan kooperatif secara lebih mendalam, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti tingkat keterlibatan siswa, kualitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Upaya Guru IPS Dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Pada Peserta Didik: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: 1. Menganalisis dampak penggunaan model pembelajaran inkuiri dan kooperatif secara lebih mendalam, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti tingkat keterlibatan siswa, kualitas diskusi, dan perkembangan keterampilan sosial secara keseluruhan. 2. Meneliti efektivitas strategi pembelajaran yang melibatkan kerja bakti dalam mengembangkan keterampilan sosial, serta mengukur dampak jangka panjangnya terhadap perilaku dan sikap siswa. 3. Mengembangkan model pembelajaran inovatif yang menggabungkan aspek-aspek dari model inkuiri dan kooperatif, dengan tujuan meningkatkan keterampilan sosial dan kemampuan berpikir kritis siswa secara simultan.. Keterampilan sosial merupakan kapasitas untuk membina hubungan yang positif, menyelesaikan konflik yang muncul dari interaksi sosial dengan lingkungan, dan dapat menyesuaikan diri dengan norma yang berlaku.Kemampuan keterampilan sosial membimbing anak-anak untuk lebih berani menyuarakan pendapat, mengajukan diri, dan mengungkapkan perasaan dengan lebih berani.Keterampilan sosial berfungsi sebagai alat untuk menerima umpan balik yang positif selama berinteraksi dengan orang lain.Upaya yang perlu dilakukan oleh guru IPS dalam meningkatkan atau mengembangkan keterampilan sosial pada peserta didik melibatkan penggunaan metode pembelajaran yang sesuai, serta melibatkan diskusi untuk menyelesaikan masalah atau konflik, mengajak peserta didik berpartisipasi dalam kegiatan kerja bakti, dan tindakan lainnya.Dalam konteks peningkatan keterampilan sosial, guru dapat memanfaatkan model pembelajaran inkuiri dan kooperatif Keterampilan sosial mencakup kemampuan untuk membina hubungan yang positif, menyelesaikan konflik hasil dari interaksi sosial dengan lingkungan, dan beradaptasi dengan norma yang berlaku. Penguasaan keterampilan ini dapat membantu anak-anak menjadi lebih berani dalam menyampaikan pendapat, mengajukan diri, serta mengungkapkan perasaan mereka. Guru IPS berupaya meningkatkan keterampilan sosial peserta didik dengan menerapkan strategi pembelajaran yang sesuai, seperti melibatkan diskusi dalam menangani permasalahan yang muncul, mengajak peserta didik untuk berpartisipasi dalam kegiatan kerja bakti, dan tindakan lainnya. Dalam upaya meningkatkan keterampilan sosial, guru dapat menggunakan model pembelajaran inkuiri dan kooperatif. Model pembelajaran inkuiri mengedepankan proses... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/5/interaksi-sosial-siswa-aksi-guru-keterampilan-mode-thumb-c7e80.webp" title="JURIS - Upaya Guru IPS Dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Pada Peserta Didik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/5/interaksi-sosial-siswa-aksi-guru-keterampilan-mode-thumb-c7e80.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/5/interaksi-sosial-siswa-aksi-guru-keterampilan-mode-thumb-c7e80.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/5/interaksi-sosial-siswa-aksi-guru-keterampilan-mode-thumb-c7e80.webp 1x" title="JURIS - Upaya Guru IPS Dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Pada Peserta Didik" alt="JURIS - Upaya Guru IPS Dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Pada Peserta Didik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/5/interaksi-sosial-siswa-aksi-guru-keterampilan-mode-thumb-f31b8.webp" title="JURIS - Upaya Guru IPS Dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Pada Peserta Didik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/5/interaksi-sosial-siswa-aksi-guru-keterampilan-mode-thumb-f31b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/5/interaksi-sosial-siswa-aksi-guru-keterampilan-mode-thumb-f31b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/5/interaksi-sosial-siswa-aksi-guru-keterampilan-mode-thumb-f31b8.webp 1x" title="JURIS - Upaya Guru IPS Dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Pada Peserta Didik" alt="JURIS - Upaya Guru IPS Dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Pada Peserta Didik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/5/interaksi-sosial-siswa-aksi-guru-keterampilan-mode-thumb-e812d.webp" title="JURIS - Upaya Guru IPS Dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Pada Peserta Didik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/5/interaksi-sosial-siswa-aksi-guru-keterampilan-mode-thumb-e812d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/5/interaksi-sosial-siswa-aksi-guru-keterampilan-mode-thumb-e812d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/5/interaksi-sosial-siswa-aksi-guru-keterampilan-mode-thumb-e812d.webp 1x" title="JURIS - Upaya Guru IPS Dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Pada Peserta Didik" alt="JURIS - Upaya Guru IPS Dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Pada Peserta Didik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59413-interaksi-sosial-siswa-aksi-sosia" title="JURIS - Upaya Guru IPS Dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Pada Peserta Didik" target="_blank">Upaya Guru IPS Dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Pada Peserta Didik</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: 1. Menganalisis dampak penggunaan model pembelajaran inkuiri dan kooperatif secara lebih mendalam, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti tingkat keterlibatan siswa, kualitas diskusi, dan perkembangan keterampilan sosial secara keseluruhan. 2. Meneliti efektivitas strategi pembelajaran yang melibatkan kerja bakti dalam mengembangkan keterampilan sosial, serta mengukur dampak jangka panjangnya terhadap perilaku dan sikap siswa. 3. Mengembangkan model pembelajaran inovatif yang menggabungkan aspek-aspek dari model inkuiri dan kooperatif, dengan tujuan meningkatkan keterampilan sosial dan kemampuan berpikir kritis siswa secara simultan..
<br>Keterampilan sosial merupakan kapasitas untuk membina hubungan yang positif, menyelesaikan konflik yang muncul dari interaksi sosial dengan lingkungan, dan dapat menyesuaikan diri dengan norma yang berlaku.Kemampuan keterampilan sosial membimbing anak-anak untuk lebih berani menyuarakan pendapat, mengajukan diri, dan mengungkapkan perasaan dengan lebih berani.Keterampilan sosial berfungsi sebagai alat untuk menerima umpan balik yang positif selama berinteraksi dengan orang lain.Upaya yang perlu dilakukan oleh guru IPS dalam meningkatkan atau mengembangkan keterampilan sosial pada peserta didik melibatkan penggunaan metode pembelajaran yang sesuai, serta melibatkan diskusi untuk menyelesaikan masalah atau konflik, mengajak peserta didik berpartisipasi dalam kegiatan kerja bakti, dan tindakan lainnya.Dalam konteks peningkatan keterampilan sosial, guru dapat memanfaatkan model pembelajaran inkuiri dan kooperatif
<br>Keterampilan sosial mencakup kemampuan untuk membina hubungan yang positif, menyelesaikan konflik hasil dari interaksi sosial dengan lingkungan, dan beradaptasi dengan norma yang berlaku. Penguasaan keterampilan ini dapat membantu anak-anak menjadi lebih berani dalam menyampaikan pendapat, mengajukan diri, serta mengungkapkan perasaan mereka. Guru IPS berupaya meningkatkan keterampilan sosial peserta didik dengan menerapkan strategi pembelajaran yang sesuai, seperti melibatkan diskusi dalam menangani permasalahan yang muncul, mengajak peserta didik untuk berpartisipasi dalam kegiatan kerja bakti, dan tindakan lainnya. Dalam upaya meningkatkan keterampilan sosial, guru dapat menggunakan model pembelajaran inkuiri dan kooperatif. Model pembelajaran inkuiri mengedepankan proses...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/5/interaksi-sosial-siswa-aksi-guru-keterampilan-mode-thumb-c7e80.webp" type="image/webp" length="95224" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/5/interaksi-sosial-siswa-aksi-guru-keterampilan-mode-thumb-c7e80.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/5/interaksi-sosial-siswa-aksi-guru-keterampilan-mode-thumb-f31b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/5/interaksi-sosial-siswa-aksi-guru-keterampilan-mode-thumb-e812d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15614-jiipsi-jurnal-ilmiah-ilmu-pengetahuan-sosial-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Numbered Head Together untuk Meningkatkan Sikap Kerjasama Peserta Didik Kelas IX pada Mata Pelajaran IPS ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Numbered Head Together untuk Meningkatkan Sikap Kerjasama Peserta Didik Kelas IX pada Mata Pelajaran IPS ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Numbered Head Together untuk Meningkatkan Sikap Kerjasama Peserta Didik Kelas IX pada Mata Pelajaran IPS ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59412-model-gotong-royong-otonomi-peserta-didik-pe</link>
	<guid isPermaLink="false">a528f67c11644d90605daa95ab24acc4</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 19:09:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fee ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,counter,fee,flag,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada pengembangan model pembelajaran kooperatif Numbered Head Together dengan tema-tema lain di mata pelajaran IPS. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana model ini ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Numbered Head Together untuk Meningkatkan Sikap Kerjasama Peserta Didik Kelas IX pada Mata Pelajaran IPS: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada pengembangan model pembelajaran kooperatif Numbered Head Together dengan tema-tema lain di mata pelajaran IPS. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana model ini dapat diterapkan pada topik-topik IPS yang berbeda dan mengukur efektivitasnya dalam meningkatkan kerja sama dan motivasi belajar peserta didik. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak jangka panjang dari penerapan model ini terhadap prestasi akademik dan keterampilan sosial peserta didik. Terakhir, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas model Numbered Head Together dengan model pembelajaran kooperatif lainnya dalam meningkatkan kerja sama dan motivasi belajar peserta didik.. Penerapan model pembelajaran kooperatif Numbered Head Together efektif meningkatkan sikap kerja sama peserta didik kelas IX pada mata pelajaran IPS di MTs Miftaahul Uluum Sutojayan Blitar.Model ini mendorong peserta didik untuk berpikir secara baik, meningkatkan motivasi belajar, dan menumbuhkan nilai-nilai gotong royong serta saling berbagi pengetahuan.Faktor pendukung penerapan model ini adalah keaktifan peserta didik dan tenaga pendidik, sedangkan faktor penghambatnya adalah kurangnya kesadaran peserta didik dan sumber belajar yang kurang memadai.Keefektifan model ini terlihat dari meningkatnya kemampuan berpikir peserta didik dan tumbuhnya motivasi belajar Pembelajaran dalam kelas IX, terutama pada mata pelajaran IPS, dianggap membosankan oleh peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif Numbered Head Together untuk meningkatkan sikap kerja sama peserta didik kelas IX di MTs Miftaahul Uluum Sutojayan Blitar. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif Numbered Head Together efektif meningkatkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/0/model-gotong-royong-otonomi-peserta-didik-pembelaj-thumb-d26e9.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Numbered Head Together untuk Meningkatkan Sikap Kerjasama Peserta Didik Kelas IX pada Mata Pelajaran IPS" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/model-gotong-royong-otonomi-peserta-didik-pembelaj-thumb-d26e9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/model-gotong-royong-otonomi-peserta-didik-pembelaj-thumb-d26e9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/model-gotong-royong-otonomi-peserta-didik-pembelaj-thumb-d26e9.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Numbered Head Together untuk Meningkatkan Sikap Kerjasama Peserta Didik Kelas IX pada Mata Pelajaran IPS" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Numbered Head Together untuk Meningkatkan Sikap Kerjasama Peserta Didik Kelas IX pada Mata Pelajaran IPS" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/0/model-gotong-royong-otonomi-peserta-didik-pembelaj-thumb-4e996.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Numbered Head Together untuk Meningkatkan Sikap Kerjasama Peserta Didik Kelas IX pada Mata Pelajaran IPS" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/model-gotong-royong-otonomi-peserta-didik-pembelaj-thumb-4e996.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/model-gotong-royong-otonomi-peserta-didik-pembelaj-thumb-4e996.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/model-gotong-royong-otonomi-peserta-didik-pembelaj-thumb-4e996.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Numbered Head Together untuk Meningkatkan Sikap Kerjasama Peserta Didik Kelas IX pada Mata Pelajaran IPS" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Numbered Head Together untuk Meningkatkan Sikap Kerjasama Peserta Didik Kelas IX pada Mata Pelajaran IPS" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/0/model-gotong-royong-otonomi-peserta-didik-pembelaj-thumb-b35a6.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Numbered Head Together untuk Meningkatkan Sikap Kerjasama Peserta Didik Kelas IX pada Mata Pelajaran IPS" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/model-gotong-royong-otonomi-peserta-didik-pembelaj-thumb-b35a6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/model-gotong-royong-otonomi-peserta-didik-pembelaj-thumb-b35a6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/model-gotong-royong-otonomi-peserta-didik-pembelaj-thumb-b35a6.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Numbered Head Together untuk Meningkatkan Sikap Kerjasama Peserta Didik Kelas IX pada Mata Pelajaran IPS" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Numbered Head Together untuk Meningkatkan Sikap Kerjasama Peserta Didik Kelas IX pada Mata Pelajaran IPS" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59412-model-gotong-royong-otonomi-peserta-didik-pe" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Numbered Head Together untuk Meningkatkan Sikap Kerjasama Peserta Didik Kelas IX pada Mata Pelajaran IPS" target="_blank">Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Numbered Head Together untuk Meningkatkan Sikap Kerjasama Peserta Didik Kelas IX pada Mata Pelajaran IPS</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada pengembangan model pembelajaran kooperatif Numbered Head Together dengan tema-tema lain di mata pelajaran IPS. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana model ini dapat diterapkan pada topik-topik IPS yang berbeda dan mengukur efektivitasnya dalam meningkatkan kerja sama dan motivasi belajar peserta didik. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak jangka panjang dari penerapan model ini terhadap prestasi akademik dan keterampilan sosial peserta didik. Terakhir, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas model Numbered Head Together dengan model pembelajaran kooperatif lainnya dalam meningkatkan kerja sama dan motivasi belajar peserta didik..
<br>Penerapan model pembelajaran kooperatif Numbered Head Together efektif meningkatkan sikap kerja sama peserta didik kelas IX pada mata pelajaran IPS di MTs Miftaahul Uluum Sutojayan Blitar.Model ini mendorong peserta didik untuk berpikir secara baik, meningkatkan motivasi belajar, dan menumbuhkan nilai-nilai gotong royong serta saling berbagi pengetahuan.Faktor pendukung penerapan model ini adalah keaktifan peserta didik dan tenaga pendidik, sedangkan faktor penghambatnya adalah kurangnya kesadaran peserta didik dan sumber belajar yang kurang memadai.Keefektifan model ini terlihat dari meningkatnya kemampuan berpikir peserta didik dan tumbuhnya motivasi belajar
<br>Pembelajaran dalam kelas IX, terutama pada mata pelajaran IPS, dianggap membosankan oleh peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif Numbered Head Together untuk meningkatkan sikap kerja sama peserta didik kelas IX di MTs Miftaahul Uluum Sutojayan Blitar. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif Numbered Head Together efektif meningkatkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/0/model-gotong-royong-otonomi-peserta-didik-pembelaj-thumb-b35a6.webp" type="image/webp" length="87152" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/model-gotong-royong-otonomi-peserta-didik-pembelaj-thumb-d26e9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/model-gotong-royong-otonomi-peserta-didik-pembelaj-thumb-4e996.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/model-gotong-royong-otonomi-peserta-didik-pembelaj-thumb-b35a6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15614-jiipsi-jurnal-ilmiah-ilmu-pengetahuan-sosial-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pelatihan Digital Enterpreneur bagi Usaha Mikro Kecil Menengah Belitung TimurA ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pelatihan Digital Enterpreneur bagi Usaha Mikro Kecil Menengah Belitung TimurA ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pelatihan Digital Enterpreneur bagi Usaha Mikro Kecil Menengah Belitung TimurA ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59411-mahasiswa-pelaku-umkm-produksi-konten</link>
	<guid isPermaLink="false">70d0bf36730c40fd62fb4c24cd377d13</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 19:09:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ think hacker ]]></category>
	<category><![CDATA[ act defender ]]></category>
	<category><![CDATA[ martinus hia ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[act,defender,hacker,hia,martinus,think]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan program, disarankan agar tim pengabdian selanjutnya melakukan pendampingan lanjutan secara intensif kepada pelaku UMKM. Pendampingan ini dapat dilakukan dalam bentuk pelatihan lanjutan atau mentoring individu, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pelatihan Digital Enterpreneur bagi Usaha Mikro Kecil Menengah Belitung TimurA: Untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan program, disarankan agar tim pengabdian selanjutnya melakukan pendampingan lanjutan secara intensif kepada pelaku UMKM. Pendampingan ini dapat dilakukan dalam bentuk pelatihan lanjutan atau mentoring individu, dengan fokus pada pengembangan kemampuan praktis dalam produksi konten dan strategi pemasaran digital. Selain itu, pemerintah daerah juga dapat berperan aktif dalam mendukung UMKM dengan menyediakan akses pendanaan dan memperluas pasar digital, terutama bagi UMKM yang telah memiliki literasi konten yang baik. Dengan demikian, UMKM dapat terus meningkatkan kompetensi dan daya saing mereka di pasar global, serta menjaga keberlangsungan usaha di ekosistem digital yang berkelanjutan.. Berdasarkan hasil kegiatan yang telah dicapai, disarankan beberapa hal sebagai berikut.Diharapkan dapat menjaga konsistensi praktik produksi konten secara rutin agar visibilitas produk di mesin pencari (SEO) tetap terjaga secara organik.Perlu adanya dukungan berkelanjutan dalam memfasilitasi akses pendanaan dan perluasan pasar digital bagi UMKM yang telah memiliki literasi konten yang baik.Perlu dilakukan pendampingan lanjutan secara intensif (bukan hanya satu kali pelatihan) untuk memantau perkembangan efektivitas konten pemasaran yang dibuat oleh mitra dalam meningkatkan volume penjualan Kehadiran teknologi digital membuka peluang sekaligus tantangan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Kegiatan Pengabdian Kepada Masyaratak (PKM) internasional ini merupakan bentuk kolaborasi strategis antara tiga universitas, yaitu Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta, Kalbis University, dan Universiti Malaysia Kelantan (UMK). Program ini bertujuan membantu UMKM di Belitung Timur dalam mengatasi kendala pengelolaan konten dan memperluas jangkauan pasar hingga ke tingkat internasional dengan pemasaran digital. Kegiatan PKM dilaksanakan pada tanggal 29 Desember 2025. Metode pelaksanaan dilakukan melalui... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/4/mahasiswa-pelaku-umkm-produksi-konten-pendek-penge-thumb-a9a57.webp" title="JURIS - Pelatihan Digital Enterpreneur bagi Usaha Mikro Kecil Menengah Belitung TimurA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/mahasiswa-pelaku-umkm-produksi-konten-pendek-penge-thumb-a9a57.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/mahasiswa-pelaku-umkm-produksi-konten-pendek-penge-thumb-a9a57.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/mahasiswa-pelaku-umkm-produksi-konten-pendek-penge-thumb-a9a57.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Digital Enterpreneur bagi Usaha Mikro Kecil Menengah Belitung TimurA" alt="JURIS - Pelatihan Digital Enterpreneur bagi Usaha Mikro Kecil Menengah Belitung TimurA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/4/mahasiswa-pelaku-umkm-produksi-konten-pendek-penge-thumb-03da8.webp" title="JURIS - Pelatihan Digital Enterpreneur bagi Usaha Mikro Kecil Menengah Belitung TimurA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/mahasiswa-pelaku-umkm-produksi-konten-pendek-penge-thumb-03da8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/mahasiswa-pelaku-umkm-produksi-konten-pendek-penge-thumb-03da8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/mahasiswa-pelaku-umkm-produksi-konten-pendek-penge-thumb-03da8.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Digital Enterpreneur bagi Usaha Mikro Kecil Menengah Belitung TimurA" alt="JURIS - Pelatihan Digital Enterpreneur bagi Usaha Mikro Kecil Menengah Belitung TimurA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/4/mahasiswa-pelaku-umkm-produksi-konten-pendek-penge-thumb-38466.webp" title="JURIS - Pelatihan Digital Enterpreneur bagi Usaha Mikro Kecil Menengah Belitung TimurA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/mahasiswa-pelaku-umkm-produksi-konten-pendek-penge-thumb-38466.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/mahasiswa-pelaku-umkm-produksi-konten-pendek-penge-thumb-38466.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/mahasiswa-pelaku-umkm-produksi-konten-pendek-penge-thumb-38466.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Digital Enterpreneur bagi Usaha Mikro Kecil Menengah Belitung TimurA" alt="JURIS - Pelatihan Digital Enterpreneur bagi Usaha Mikro Kecil Menengah Belitung TimurA" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59411-mahasiswa-pelaku-umkm-produksi-konten" title="JURIS - Pelatihan Digital Enterpreneur bagi Usaha Mikro Kecil Menengah Belitung TimurA" target="_blank">Pelatihan Digital Enterpreneur bagi Usaha Mikro Kecil Menengah Belitung TimurA</a>: Untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan program, disarankan agar tim pengabdian selanjutnya melakukan pendampingan lanjutan secara intensif kepada pelaku UMKM. Pendampingan ini dapat dilakukan dalam bentuk pelatihan lanjutan atau mentoring individu, dengan fokus pada pengembangan kemampuan praktis dalam produksi konten dan strategi pemasaran digital. Selain itu, pemerintah daerah juga dapat berperan aktif dalam mendukung UMKM dengan menyediakan akses pendanaan dan memperluas pasar digital, terutama bagi UMKM yang telah memiliki literasi konten yang baik. Dengan demikian, UMKM dapat terus meningkatkan kompetensi dan daya saing mereka di pasar global, serta menjaga keberlangsungan usaha di ekosistem digital yang berkelanjutan..
<br>Berdasarkan hasil kegiatan yang telah dicapai, disarankan beberapa hal sebagai berikut.Diharapkan dapat menjaga konsistensi praktik produksi konten secara rutin agar visibilitas produk di mesin pencari (SEO) tetap terjaga secara organik.Perlu adanya dukungan berkelanjutan dalam memfasilitasi akses pendanaan dan perluasan pasar digital bagi UMKM yang telah memiliki literasi konten yang baik.Perlu dilakukan pendampingan lanjutan secara intensif (bukan hanya satu kali pelatihan) untuk memantau perkembangan efektivitas konten pemasaran yang dibuat oleh mitra dalam meningkatkan volume penjualan
<br>Kehadiran teknologi digital membuka peluang sekaligus tantangan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Kegiatan Pengabdian Kepada Masyaratak (PKM) internasional ini merupakan bentuk kolaborasi strategis antara tiga universitas, yaitu Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta, Kalbis University, dan Universiti Malaysia Kelantan (UMK). Program ini bertujuan membantu UMKM di Belitung Timur dalam mengatasi kendala pengelolaan konten dan memperluas jangkauan pasar hingga ke tingkat internasional dengan pemasaran digital. Kegiatan PKM dilaksanakan pada tanggal 29 Desember 2025. Metode pelaksanaan dilakukan melalui...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/4/mahasiswa-pelaku-umkm-produksi-konten-pendek-penge-thumb-a9a57.webp" type="image/webp" length="215966" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/mahasiswa-pelaku-umkm-produksi-konten-pendek-penge-thumb-a9a57.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/mahasiswa-pelaku-umkm-produksi-konten-pendek-penge-thumb-03da8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/mahasiswa-pelaku-umkm-produksi-konten-pendek-penge-thumb-38466.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1585-kalbis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18961-abdimas-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemberdayaan Pengrajin Gula Aren Berbasis Keberlanjutan Pendampingan Produksi Branding dan Digitalisasi di Kampung Naga Desa Neglasari Kecamatan Salawu Tasikmalaya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemberdayaan Pengrajin Gula Aren Berbasis Keberlanjutan Pendampingan Produksi Branding dan Digitalisasi di Kampung Naga Desa Neglasari Kecamatan Salawu Tasikmalaya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemberdayaan Pengrajin Gula Aren Berbasis Keberlanjutan Pendampingan Produksi Branding dan Digitalisasi di Kampung Naga Desa Neglasari Kecamatan Salawu Tasikmalaya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59409-teknologi-produksi-garam-kapasitas-skala</link>
	<guid isPermaLink="false">136d710022339893459980ea3b855bd7</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 19:09:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anwar hilman ]]></category>
	<category><![CDATA[ ari nurfikri ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats 1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[1,anwar,ari,hilman,nurfikri,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkuat keberlanjutan program, disarankan untuk memfasilitasi pembentukan koperasi atau kelompok usaha bersama pengrajin gula aren berbasis komunitas adat. Kelembagaan ini berperan dalam pengadaan bahan baku, pengelolaan produksi, dan penguatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemberdayaan Pengrajin Gula Aren Berbasis Keberlanjutan: Pendampingan Produksi, Branding, dan Digitalisasi di Kampung Naga, Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Tasikmalaya: Untuk memperkuat keberlanjutan program, disarankan untuk memfasilitasi pembentukan koperasi atau kelompok usaha bersama pengrajin gula aren berbasis komunitas adat. Kelembagaan ini berperan dalam pengadaan bahan baku, pengelolaan produksi, dan penguatan posisi tawar pengrajin dalam rantai nilai. Selain itu, perlu dilakukan pendampingan terkait sertifikasi PIRT dan Halal, serta penguatan standar mutu produk untuk memperluas distribusi ke pasar modern dan pusat oleh-oleh regional. Pengrajin juga didorong untuk mengembangkan diversifikasi produk turunan seperti gula semut aren, sirup aren, dan produk olahan lainnya untuk meningkatkan nilai dan mengurangi risiko fluktuasi permintaan pasar. Pelatihan digitalisasi perlu dilanjutkan secara bertahap dengan fokus pada pengelolaan konten dan pencatatan transaksi. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dinas UMKM, dan pelaku pasar dapat memperluas dampak program dan mempercepat replikasi model pemberdayaan di wilayah lain.. Program pengabdian masyarakat di Kampung Naga berhasil meningkatkan kapasitas pengrajin gula aren melalui pendekatan pendampingan keberlanjutan, produksi, branding, dan digitalisasi.Perubahan signifikan terjadi dalam hal standar mutu produksi, nilai tambah produk, dan perluasan pasar.Pengrajin kini lebih siap bersaing di pasar modern dan memiliki pemahaman kuat mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan regenerasi sumber daya alam.Secara keseluruhan, program pengabdian ini tidak hanya menghasilkan peningkatan kapasitas teknis pengrajin, tetapi juga memperkuat kesadaran keberlanjutan ekologis, kemandirian ekonomi, dan kohesi sosial masyarakat Kampung Naga.Integrasi antara pendampingan produksi, branding, dan digitalisasi dalam kerangka keberlanjutan terbukti menjadi model pemberdayaan yang relevan dan berpotensi direplikasi pada komunitas adat dan desa berbasis komoditas lokal lainnya Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Kampung Naga, Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, yang dikenal sebagai komunitas adat dengan tradisi kuat dalam pengolahan hasil hutan non-kayu, termasuk gula aren. Pengrajin gula aren di wilayah ini memiliki potensi besar dalam meningkatkan nilai ekonomi desa, namun masih menghadapi sejumlah tantangan seperti keterbatasan teknologi produksi, standar mutu yang belum seragam, minimnya pemanfaatan digitalisasi, serta belum optimalnya pemahaman tentang keberlanjutan lingkungan dan ekonomi. Melalui metode kualitatif berbasis observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, program ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi, efisiensi, branding, hingga pemasaran digital bagi para pengrajin. Hasil program menunjukkan meningkatnya pengetahuan mengenai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/6/teknologi-produksi-garam-kapasitas-skala-gula-aren-thumb-9b527.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Pengrajin Gula Aren Berbasis Keberlanjutan: Pendampingan Produksi, Branding, dan Digitalisasi di Kampung Naga, Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Tasikmalaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/teknologi-produksi-garam-kapasitas-skala-gula-aren-thumb-9b527.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/teknologi-produksi-garam-kapasitas-skala-gula-aren-thumb-9b527.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/teknologi-produksi-garam-kapasitas-skala-gula-aren-thumb-9b527.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Pengrajin Gula Aren Berbasis Keberlanjutan: Pendampingan Produksi, Branding, dan Digitalisasi di Kampung Naga, Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Tasikmalaya" alt="JURIS - Pemberdayaan Pengrajin Gula Aren Berbasis Keberlanjutan: Pendampingan Produksi, Branding, dan Digitalisasi di Kampung Naga, Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Tasikmalaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/teknologi-produksi-garam-kapasitas-skala-gula-aren-thumb-381a2.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Pengrajin Gula Aren Berbasis Keberlanjutan: Pendampingan Produksi, Branding, dan Digitalisasi di Kampung Naga, Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Tasikmalaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/teknologi-produksi-garam-kapasitas-skala-gula-aren-thumb-381a2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/teknologi-produksi-garam-kapasitas-skala-gula-aren-thumb-381a2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/teknologi-produksi-garam-kapasitas-skala-gula-aren-thumb-381a2.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Pengrajin Gula Aren Berbasis Keberlanjutan: Pendampingan Produksi, Branding, dan Digitalisasi di Kampung Naga, Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Tasikmalaya" alt="JURIS - Pemberdayaan Pengrajin Gula Aren Berbasis Keberlanjutan: Pendampingan Produksi, Branding, dan Digitalisasi di Kampung Naga, Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Tasikmalaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/teknologi-produksi-garam-kapasitas-skala-gula-aren-thumb-8980b.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Pengrajin Gula Aren Berbasis Keberlanjutan: Pendampingan Produksi, Branding, dan Digitalisasi di Kampung Naga, Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Tasikmalaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/teknologi-produksi-garam-kapasitas-skala-gula-aren-thumb-8980b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/teknologi-produksi-garam-kapasitas-skala-gula-aren-thumb-8980b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/teknologi-produksi-garam-kapasitas-skala-gula-aren-thumb-8980b.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Pengrajin Gula Aren Berbasis Keberlanjutan: Pendampingan Produksi, Branding, dan Digitalisasi di Kampung Naga, Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Tasikmalaya" alt="JURIS - Pemberdayaan Pengrajin Gula Aren Berbasis Keberlanjutan: Pendampingan Produksi, Branding, dan Digitalisasi di Kampung Naga, Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Tasikmalaya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59409-teknologi-produksi-garam-kapasitas-skala" title="JURIS - Pemberdayaan Pengrajin Gula Aren Berbasis Keberlanjutan: Pendampingan Produksi, Branding, dan Digitalisasi di Kampung Naga, Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Tasikmalaya" target="_blank">Pemberdayaan Pengrajin Gula Aren Berbasis Keberlanjutan: Pendampingan Produksi, Branding, dan Digitalisasi di Kampung Naga, Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Tasikmalaya</a>: Untuk memperkuat keberlanjutan program, disarankan untuk memfasilitasi pembentukan koperasi atau kelompok usaha bersama pengrajin gula aren berbasis komunitas adat. Kelembagaan ini berperan dalam pengadaan bahan baku, pengelolaan produksi, dan penguatan posisi tawar pengrajin dalam rantai nilai. Selain itu, perlu dilakukan pendampingan terkait sertifikasi PIRT dan Halal, serta penguatan standar mutu produk untuk memperluas distribusi ke pasar modern dan pusat oleh-oleh regional. Pengrajin juga didorong untuk mengembangkan diversifikasi produk turunan seperti gula semut aren, sirup aren, dan produk olahan lainnya untuk meningkatkan nilai dan mengurangi risiko fluktuasi permintaan pasar. Pelatihan digitalisasi perlu dilanjutkan secara bertahap dengan fokus pada pengelolaan konten dan pencatatan transaksi. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dinas UMKM, dan pelaku pasar dapat memperluas dampak program dan mempercepat replikasi model pemberdayaan di wilayah lain..
<br>Program pengabdian masyarakat di Kampung Naga berhasil meningkatkan kapasitas pengrajin gula aren melalui pendekatan pendampingan keberlanjutan, produksi, branding, dan digitalisasi.Perubahan signifikan terjadi dalam hal standar mutu produksi, nilai tambah produk, dan perluasan pasar.Pengrajin kini lebih siap bersaing di pasar modern dan memiliki pemahaman kuat mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan regenerasi sumber daya alam.Secara keseluruhan, program pengabdian ini tidak hanya menghasilkan peningkatan kapasitas teknis pengrajin, tetapi juga memperkuat kesadaran keberlanjutan ekologis, kemandirian ekonomi, dan kohesi sosial masyarakat Kampung Naga.Integrasi antara pendampingan produksi, branding, dan digitalisasi dalam kerangka keberlanjutan terbukti menjadi model pemberdayaan yang relevan dan berpotensi direplikasi pada komunitas adat dan desa berbasis komoditas lokal lainnya
<br>Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Kampung Naga, Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, yang dikenal sebagai komunitas adat dengan tradisi kuat dalam pengolahan hasil hutan non-kayu, termasuk gula aren. Pengrajin gula aren di wilayah ini memiliki potensi besar dalam meningkatkan nilai ekonomi desa, namun masih menghadapi sejumlah tantangan seperti keterbatasan teknologi produksi, standar mutu yang belum seragam, minimnya pemanfaatan digitalisasi, serta belum optimalnya pemahaman tentang keberlanjutan lingkungan dan ekonomi. Melalui metode kualitatif berbasis observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, program ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi, efisiensi, branding, hingga pemasaran digital bagi para pengrajin. Hasil program menunjukkan meningkatnya pengetahuan mengenai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/6/teknologi-produksi-garam-kapasitas-skala-gula-aren-thumb-381a2.webp" type="image/webp" length="100744" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/teknologi-produksi-garam-kapasitas-skala-gula-aren-thumb-9b527.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/teknologi-produksi-garam-kapasitas-skala-gula-aren-thumb-381a2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/teknologi-produksi-garam-kapasitas-skala-gula-aren-thumb-8980b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1585-kalbis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18961-abdimas-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimalisasi Efisiensi Bisnis Melalui Upskill BPM dan Solusi Web bagi Siswa SMA SMK ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimalisasi Efisiensi Bisnis Melalui Upskill BPM dan Solusi Web bagi Siswa SMA SMK ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimalisasi Efisiensi Bisnis Melalui Upskill BPM dan Solusi Web bagi Siswa SMA SMK ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59408-kompetensi-digital-siswa-sma-amerika-m</link>
	<guid isPermaLink="false">37a176c8ec10b76d7b92ca1943ac57b1</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 19:09:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anwar hilman ]]></category>
	<category><![CDATA[ ari nurfikri ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats 1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[1,anwar,ari,hilman,nurfikri,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan pengembangan model pelatihan teknologi terapan yang lebih komprehensif dan terintegrasi dengan kurikulum sekolah. Model ini dapat mencakup modul-modul tambahan seperti pengembangan aplikasi mobile, strategi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimalisasi Efisiensi Bisnis Melalui Upskill BPM dan Solusi Web bagi Siswa SMA/SMK: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan pengembangan model pelatihan teknologi terapan yang lebih komprehensif dan terintegrasi dengan kurikulum sekolah. Model ini dapat mencakup modul-modul tambahan seperti pengembangan aplikasi mobile, strategi pemasaran digital, dan manajemen proyek teknologi. Selain itu, penelitian dapat fokus pada evaluasi dampak jangka panjang dari pelatihan ini terhadap karier dan kewirausahaan siswa. Apakah pelatihan ini benar-benar meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan mendorong semangat technopreneurship? Bagaimana pelatihan ini mempengaruhi keputusan karier siswa dan apakah mereka berhasil menerapkan keterampilan yang diperoleh dalam proyek-proyek nyata? Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi potensi kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah menengah, dan industri lokal untuk menciptakan ekosistem kewirausahaan teknologi yang berkelanjutan di wilayah Karawang.. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil menjawab kebutuhan siswa SMA/SMK dalam memahami dan menerapkan konsep teknologi bisnis secara praktis.Melalui pendekatan hands-on workshop, siswa mampu meningkatkan kompetensinya dalam pemetaan proses bisnis, perancangan solusi web, dan analisis sistem yang aplikatif.Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman serta antusiasme tinggi terhadap teknologi dan kewirausahaan digital.Dampak positif juga dirasakan oleh sekolah mitra yang mendapatkan inspirasi pengembangan kurikulum praktis berbasis industri.Selain sebagai upaya transfer pengetahuan, kegiatan ini menjadi sarana membangun kemitraan antara perguruan tinggi dan sekolah menengah untuk mendukung program literasi digital nasional.Dengan keberhasilan pelaksanaan ini, diharapkan kegiatan serupa dapat direplikasi di sekolah-sekolah lain di wilayah Karawang dan sekitarnya Kemajuan teknologi dan perkembangan ekosistem digital menuntut generasi muda untuk memiliki kompetensi praktis dalam merancang solusi berbasis teknologi informasi. Namun, siswa tingkat SMA/SMK sering kali mengalami kesenjangan antara pembelajaran teoretis di sekolah dengan keterampilan yang dibutuhkan oleh dunia industri dan startup. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan praktis melalui workshop bertema AuOptimizing Business Efficiency: Practical Approaches to Business Process Management and Web SolutionsAy kepada siswa SMAN 1 Telagasari dan SMK Wirasaba di Kabupaten Karawang.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/2/kompetensi-digital-siswa-sma-amerika-ma-generasi-m-thumb-4bca9.webp" title="JURIS - Optimalisasi Efisiensi Bisnis Melalui Upskill BPM dan Solusi Web bagi Siswa SMA/SMK" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/kompetensi-digital-siswa-sma-amerika-ma-generasi-m-thumb-4bca9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/kompetensi-digital-siswa-sma-amerika-ma-generasi-m-thumb-4bca9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/kompetensi-digital-siswa-sma-amerika-ma-generasi-m-thumb-4bca9.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Efisiensi Bisnis Melalui Upskill BPM dan Solusi Web bagi Siswa SMA/SMK" alt="JURIS - Optimalisasi Efisiensi Bisnis Melalui Upskill BPM dan Solusi Web bagi Siswa SMA/SMK" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/2/kompetensi-digital-siswa-sma-amerika-ma-generasi-m-thumb-ce930.webp" title="JURIS - Optimalisasi Efisiensi Bisnis Melalui Upskill BPM dan Solusi Web bagi Siswa SMA/SMK" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/kompetensi-digital-siswa-sma-amerika-ma-generasi-m-thumb-ce930.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/kompetensi-digital-siswa-sma-amerika-ma-generasi-m-thumb-ce930.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/kompetensi-digital-siswa-sma-amerika-ma-generasi-m-thumb-ce930.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Efisiensi Bisnis Melalui Upskill BPM dan Solusi Web bagi Siswa SMA/SMK" alt="JURIS - Optimalisasi Efisiensi Bisnis Melalui Upskill BPM dan Solusi Web bagi Siswa SMA/SMK" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/2/kompetensi-digital-siswa-sma-amerika-ma-generasi-m-thumb-a7c35.webp" title="JURIS - Optimalisasi Efisiensi Bisnis Melalui Upskill BPM dan Solusi Web bagi Siswa SMA/SMK" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/kompetensi-digital-siswa-sma-amerika-ma-generasi-m-thumb-a7c35.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/kompetensi-digital-siswa-sma-amerika-ma-generasi-m-thumb-a7c35.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/kompetensi-digital-siswa-sma-amerika-ma-generasi-m-thumb-a7c35.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Efisiensi Bisnis Melalui Upskill BPM dan Solusi Web bagi Siswa SMA/SMK" alt="JURIS - Optimalisasi Efisiensi Bisnis Melalui Upskill BPM dan Solusi Web bagi Siswa SMA/SMK" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59408-kompetensi-digital-siswa-sma-amerika-m" title="JURIS - Optimalisasi Efisiensi Bisnis Melalui Upskill BPM dan Solusi Web bagi Siswa SMA/SMK" target="_blank">Optimalisasi Efisiensi Bisnis Melalui Upskill BPM dan Solusi Web bagi Siswa SMA/SMK</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan pengembangan model pelatihan teknologi terapan yang lebih komprehensif dan terintegrasi dengan kurikulum sekolah. Model ini dapat mencakup modul-modul tambahan seperti pengembangan aplikasi mobile, strategi pemasaran digital, dan manajemen proyek teknologi. Selain itu, penelitian dapat fokus pada evaluasi dampak jangka panjang dari pelatihan ini terhadap karier dan kewirausahaan siswa. Apakah pelatihan ini benar-benar meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan mendorong semangat technopreneurship? Bagaimana pelatihan ini mempengaruhi keputusan karier siswa dan apakah mereka berhasil menerapkan keterampilan yang diperoleh dalam proyek-proyek nyata? Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi potensi kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah menengah, dan industri lokal untuk menciptakan ekosistem kewirausahaan teknologi yang berkelanjutan di wilayah Karawang..
<br>Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil menjawab kebutuhan siswa SMA/SMK dalam memahami dan menerapkan konsep teknologi bisnis secara praktis.Melalui pendekatan hands-on workshop, siswa mampu meningkatkan kompetensinya dalam pemetaan proses bisnis, perancangan solusi web, dan analisis sistem yang aplikatif.Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman serta antusiasme tinggi terhadap teknologi dan kewirausahaan digital.Dampak positif juga dirasakan oleh sekolah mitra yang mendapatkan inspirasi pengembangan kurikulum praktis berbasis industri.Selain sebagai upaya transfer pengetahuan, kegiatan ini menjadi sarana membangun kemitraan antara perguruan tinggi dan sekolah menengah untuk mendukung program literasi digital nasional.Dengan keberhasilan pelaksanaan ini, diharapkan kegiatan serupa dapat direplikasi di sekolah-sekolah lain di wilayah Karawang dan sekitarnya
<br>Kemajuan teknologi dan perkembangan ekosistem digital menuntut generasi muda untuk memiliki kompetensi praktis dalam merancang solusi berbasis teknologi informasi. Namun, siswa tingkat SMA/SMK sering kali mengalami kesenjangan antara pembelajaran teoretis di sekolah dengan keterampilan yang dibutuhkan oleh dunia industri dan startup. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan praktis melalui workshop bertema AuOptimizing Business Efficiency: Practical Approaches to Business Process Management and Web SolutionsAy kepada siswa SMAN 1 Telagasari dan SMK Wirasaba di Kabupaten Karawang....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/2/kompetensi-digital-siswa-sma-amerika-ma-generasi-m-thumb-a7c35.webp" type="image/webp" length="93114" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/kompetensi-digital-siswa-sma-amerika-ma-generasi-m-thumb-4bca9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/kompetensi-digital-siswa-sma-amerika-ma-generasi-m-thumb-ce930.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/kompetensi-digital-siswa-sma-amerika-ma-generasi-m-thumb-a7c35.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1585-kalbis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18961-abdimas-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pendidikan Seksual dan Kesehatan Reproduksi Remaja Panti Asuhan pada Yayasan ABAS Bogor ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pendidikan Seksual dan Kesehatan Reproduksi Remaja Panti Asuhan pada Yayasan ABAS Bogor ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pendidikan Seksual dan Kesehatan Reproduksi Remaja Panti Asuhan pada Yayasan ABAS Bogor ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59407-kartu-kesehatan-reproduksi-panti-asuhan-al-mubarok</link>
	<guid isPermaLink="false">c0073e8f1f19af43d354f9c92a24c37a</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 19:09:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anwar hilman ]]></category>
	<category><![CDATA[ ari nurfikri ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats 1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[1,anwar,ari,hilman,nurfikri,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa arah studi. Pertama, mengukur dampak jangka panjang program pendidikan seksual dan kesehatan reproduksi terhadap perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku seksual remaja secara terukur. Kedua, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pendidikan Seksual dan Kesehatan Reproduksi Remaja Panti Asuhan pada Yayasan ABAS Bogor: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa arah studi. Pertama, mengukur dampak jangka panjang program pendidikan seksual dan kesehatan reproduksi terhadap perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku seksual remaja secara terukur. Kedua, mengembangkan modul khusus tentang literasi digital seksual untuk remaja panti asuhan, mengingat tingginya paparan konten seksual melalui media sosial dan internet. Ketiga, mengkaji potensi kolaborasi lintas disiplin, seperti komunikasi, kesehatan, psikologi, dan hukum, untuk memperkuat mekanisme pelaporan dan perlindungan korban kekerasan seksual di lingkungan panti asuhan.. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pendidikan seksual dan kesehatan reproduksi bagi remaja panti asuhan menunjukkan bahwa penyuluhan berbasis komunikasi partisipatif (ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan permainan edukatif) dapat diterima dengan baik.Kegiatan ini meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai perubahan tubuh, perilaku seksual berisiko, kekerasan seksual, serta pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan menghormati batas tubuh.Program ini juga berkontribusi pada penguatan diri remaja, terutama keberanian bertanya, menyampaikan pendapat, dan menolak ajakan yang tidak diinginkan secara asertif.Rekomendasi untuk ditindaklanjuti adalah penguatan program berkelanjutan di panti asuhan, pengembangan modul tambahan terkait literasi digital seksual, dan kolaborasi lintas disiplin Pendidikan seksual dan kesehatan reproduksi merupakan kebutuhan penting bagi remaja, terutama yang tinggal di panti asuhan dengan akses informasi dan pendampingan orang tua yang terbatas. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja panti asuhan mengenai kesehatan reproduksi melalui program penyuluhan berbasis komunikasi. Metode yang digunakan memadukan ceramah, tanya jawab, dan permainan partisipatif untuk mendorong keterbukaan dan keaktifan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai perubahan tubuh, perilaku seksual berisiko, kekerasan seksual, serta jalur pelaporan dan bantuan. Kegiatan ini menawarkan model praktis komunikasi kesehatan partisipatif untuk pendidikan kesehatan reproduksi remaja di panti asuhan. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/9/kartu-kesehatan-reproduksi-panti-asuhan-al-mubarok-thumb-1ba79.webp" title="JURIS - Pendidikan Seksual dan Kesehatan Reproduksi Remaja Panti Asuhan pada Yayasan ABAS Bogor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/kartu-kesehatan-reproduksi-panti-asuhan-al-mubarok-thumb-1ba79.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/kartu-kesehatan-reproduksi-panti-asuhan-al-mubarok-thumb-1ba79.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/kartu-kesehatan-reproduksi-panti-asuhan-al-mubarok-thumb-1ba79.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan Seksual dan Kesehatan Reproduksi Remaja Panti Asuhan pada Yayasan ABAS Bogor" alt="JURIS - Pendidikan Seksual dan Kesehatan Reproduksi Remaja Panti Asuhan pada Yayasan ABAS Bogor" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/kartu-kesehatan-reproduksi-panti-asuhan-al-mubarok-thumb-dfe7e.webp" title="JURIS - Pendidikan Seksual dan Kesehatan Reproduksi Remaja Panti Asuhan pada Yayasan ABAS Bogor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/kartu-kesehatan-reproduksi-panti-asuhan-al-mubarok-thumb-dfe7e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/kartu-kesehatan-reproduksi-panti-asuhan-al-mubarok-thumb-dfe7e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/kartu-kesehatan-reproduksi-panti-asuhan-al-mubarok-thumb-dfe7e.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan Seksual dan Kesehatan Reproduksi Remaja Panti Asuhan pada Yayasan ABAS Bogor" alt="JURIS - Pendidikan Seksual dan Kesehatan Reproduksi Remaja Panti Asuhan pada Yayasan ABAS Bogor" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/kartu-kesehatan-reproduksi-panti-asuhan-al-mubarok-thumb-bf5a8.webp" title="JURIS - Pendidikan Seksual dan Kesehatan Reproduksi Remaja Panti Asuhan pada Yayasan ABAS Bogor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/kartu-kesehatan-reproduksi-panti-asuhan-al-mubarok-thumb-bf5a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/kartu-kesehatan-reproduksi-panti-asuhan-al-mubarok-thumb-bf5a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/kartu-kesehatan-reproduksi-panti-asuhan-al-mubarok-thumb-bf5a8.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan Seksual dan Kesehatan Reproduksi Remaja Panti Asuhan pada Yayasan ABAS Bogor" alt="JURIS - Pendidikan Seksual dan Kesehatan Reproduksi Remaja Panti Asuhan pada Yayasan ABAS Bogor" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59407-kartu-kesehatan-reproduksi-panti-asuhan-al-mubarok" title="JURIS - Pendidikan Seksual dan Kesehatan Reproduksi Remaja Panti Asuhan pada Yayasan ABAS Bogor" target="_blank">Pendidikan Seksual dan Kesehatan Reproduksi Remaja Panti Asuhan pada Yayasan ABAS Bogor</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa arah studi. Pertama, mengukur dampak jangka panjang program pendidikan seksual dan kesehatan reproduksi terhadap perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku seksual remaja secara terukur. Kedua, mengembangkan modul khusus tentang literasi digital seksual untuk remaja panti asuhan, mengingat tingginya paparan konten seksual melalui media sosial dan internet. Ketiga, mengkaji potensi kolaborasi lintas disiplin, seperti komunikasi, kesehatan, psikologi, dan hukum, untuk memperkuat mekanisme pelaporan dan perlindungan korban kekerasan seksual di lingkungan panti asuhan..
<br>Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pendidikan seksual dan kesehatan reproduksi bagi remaja panti asuhan menunjukkan bahwa penyuluhan berbasis komunikasi partisipatif (ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan permainan edukatif) dapat diterima dengan baik.Kegiatan ini meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai perubahan tubuh, perilaku seksual berisiko, kekerasan seksual, serta pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan menghormati batas tubuh.Program ini juga berkontribusi pada penguatan diri remaja, terutama keberanian bertanya, menyampaikan pendapat, dan menolak ajakan yang tidak diinginkan secara asertif.Rekomendasi untuk ditindaklanjuti adalah penguatan program berkelanjutan di panti asuhan, pengembangan modul tambahan terkait literasi digital seksual, dan kolaborasi lintas disiplin
<br>Pendidikan seksual dan kesehatan reproduksi merupakan kebutuhan penting bagi remaja, terutama yang tinggal di panti asuhan dengan akses informasi dan pendampingan orang tua yang terbatas. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja panti asuhan mengenai kesehatan reproduksi melalui program penyuluhan berbasis komunikasi. Metode yang digunakan memadukan ceramah, tanya jawab, dan permainan partisipatif untuk mendorong keterbukaan dan keaktifan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai perubahan tubuh, perilaku seksual berisiko, kekerasan seksual, serta jalur pelaporan dan bantuan. Kegiatan ini menawarkan model praktis komunikasi kesehatan partisipatif untuk pendidikan kesehatan reproduksi remaja di panti asuhan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/9/kartu-kesehatan-reproduksi-panti-asuhan-al-mubarok-thumb-bf5a8.webp" type="image/webp" length="108476" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/kartu-kesehatan-reproduksi-panti-asuhan-al-mubarok-thumb-1ba79.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/kartu-kesehatan-reproduksi-panti-asuhan-al-mubarok-thumb-dfe7e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/kartu-kesehatan-reproduksi-panti-asuhan-al-mubarok-thumb-bf5a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1585-kalbis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18961-abdimas-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Kecerdasan Buatan AI untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa Sekolah Menengah Atas A ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Kecerdasan Buatan AI untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa Sekolah Menengah Atas A ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Kecerdasan Buatan AI untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa Sekolah Menengah Atas A ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59406-pengadopsian-teknologi-ai-prestasi-akademik-siswa</link>
	<guid isPermaLink="false">43bdb1bb3cedba57eb92833e48328e7b</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 19:09:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anwar hilman ]]></category>
	<category><![CDATA[ ari nurfikri ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats 1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[1,anwar,ari,hilman,nurfikri,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa ide berikut: Pertama, mengukur dampak jangka panjang dari program ini terhadap prestasi akademik dan minat siswa dalam bidang AI. Kedua, mengeksplorasi strategi untuk mengintegrasikan AI dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa Sekolah Menengah Atas A: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa ide berikut: Pertama, mengukur dampak jangka panjang dari program ini terhadap prestasi akademik dan minat siswa dalam bidang AI. Kedua, mengeksplorasi strategi untuk mengintegrasikan AI dalam kurikulum secara lebih menyeluruh, termasuk pengembangan modul pembelajaran yang lebih komprehensif dan terstruktur. Ketiga, menjajaki kerja sama dengan industri untuk memperkenalkan tantangan dunia nyata dan semakin memotivasi siswa dalam mempelajari AI. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan kompetensi AI siswa secara holistik, mulai dari pemahaman dasar hingga penerapan praktis, serta menghubungkan pengetahuan mereka dengan tantangan industri yang relevan.. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berjudul "Penerapan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan" di SMA Negeri 3 Cikampek berhasil memberikan dampak positif terhadap pemahaman, keterampilan, dan minat siswa dalam bidang AI.Melalui pendekatan yang terstruktur dan kombinasi antara sesi teori dan praktik berbasis proyek, para siswa dapat memahami konsep dasar AI sekaligus mengimplementasikannya dalam bentuk aplikasi sederhana, seperti chatbot, sistem pengenalan objek, dan sistem rekomendasi.Pembentukan kelompok heterogen dan penerapan pembelajaran kolaboratif terbukti efektif dalam mendorong peer learning serta memperkuat dinamika kelompok.Meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan awal, dan kendala teknis, hal ini berhasil diatasi dengan dukungan mentor, penyediaan materi ramah pemula, serta fasilitasi infrastruktur sekolah yang memadai.Antusiasme siswa, peningkatan kepercayaan diri, dan minat lanjutan dalam studi AI menjadi indikator keberhasilan utama dari kegiatan ini Studi ini mengeksplorasi penerapan kecerdasan buatan (AI) sebagai alat untuk meningkatkan kompetensi siswa sekolah menengah kejuruan yang dilakukan melalui proyek pengabdian kepada masyarakat di SMA Negeri 3 Cikampek. Kemajuan teknologi yang pesat mengharuskan lembaga pendidikan menyesuaikan metode pembelajarannya untuk mempersiapkan siswa menghadapi tuntutan dalam dunia kerja. Proyek ini bertujuan untuk mengintegrasikan perangkat pembelajaran berbasis AI ke dalam kurikulum, memberikan siswa pengalaman langsung dan pengetahuan praktis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/8/pengadopsian-teknologi-ai-prestasi-akademik-siswa-thumb-eeaa8.webp" title="JURIS - Penerapan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa Sekolah Menengah Atas A" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/pengadopsian-teknologi-ai-prestasi-akademik-siswa-thumb-eeaa8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/pengadopsian-teknologi-ai-prestasi-akademik-siswa-thumb-eeaa8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/pengadopsian-teknologi-ai-prestasi-akademik-siswa-thumb-eeaa8.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa Sekolah Menengah Atas A" alt="JURIS - Penerapan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa Sekolah Menengah Atas A" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/pengadopsian-teknologi-ai-prestasi-akademik-siswa-thumb-1ed25.webp" title="JURIS - Penerapan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa Sekolah Menengah Atas A" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/pengadopsian-teknologi-ai-prestasi-akademik-siswa-thumb-1ed25.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/pengadopsian-teknologi-ai-prestasi-akademik-siswa-thumb-1ed25.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/pengadopsian-teknologi-ai-prestasi-akademik-siswa-thumb-1ed25.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa Sekolah Menengah Atas A" alt="JURIS - Penerapan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa Sekolah Menengah Atas A" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/pengadopsian-teknologi-ai-prestasi-akademik-siswa-thumb-8796f.webp" title="JURIS - Penerapan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa Sekolah Menengah Atas A" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/pengadopsian-teknologi-ai-prestasi-akademik-siswa-thumb-8796f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/pengadopsian-teknologi-ai-prestasi-akademik-siswa-thumb-8796f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/pengadopsian-teknologi-ai-prestasi-akademik-siswa-thumb-8796f.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa Sekolah Menengah Atas A" alt="JURIS - Penerapan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa Sekolah Menengah Atas A" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59406-pengadopsian-teknologi-ai-prestasi-akademik-siswa" title="JURIS - Penerapan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa Sekolah Menengah Atas A" target="_blank">Penerapan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa Sekolah Menengah Atas A</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa ide berikut: Pertama, mengukur dampak jangka panjang dari program ini terhadap prestasi akademik dan minat siswa dalam bidang AI. Kedua, mengeksplorasi strategi untuk mengintegrasikan AI dalam kurikulum secara lebih menyeluruh, termasuk pengembangan modul pembelajaran yang lebih komprehensif dan terstruktur. Ketiga, menjajaki kerja sama dengan industri untuk memperkenalkan tantangan dunia nyata dan semakin memotivasi siswa dalam mempelajari AI. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan kompetensi AI siswa secara holistik, mulai dari pemahaman dasar hingga penerapan praktis, serta menghubungkan pengetahuan mereka dengan tantangan industri yang relevan..
<br>Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berjudul "Penerapan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan" di SMA Negeri 3 Cikampek berhasil memberikan dampak positif terhadap pemahaman, keterampilan, dan minat siswa dalam bidang AI.Melalui pendekatan yang terstruktur dan kombinasi antara sesi teori dan praktik berbasis proyek, para siswa dapat memahami konsep dasar AI sekaligus mengimplementasikannya dalam bentuk aplikasi sederhana, seperti chatbot, sistem pengenalan objek, dan sistem rekomendasi.Pembentukan kelompok heterogen dan penerapan pembelajaran kolaboratif terbukti efektif dalam mendorong peer learning serta memperkuat dinamika kelompok.Meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan awal, dan kendala teknis, hal ini berhasil diatasi dengan dukungan mentor, penyediaan materi ramah pemula, serta fasilitasi infrastruktur sekolah yang memadai.Antusiasme siswa, peningkatan kepercayaan diri, dan minat lanjutan dalam studi AI menjadi indikator keberhasilan utama dari kegiatan ini
<br>Studi ini mengeksplorasi penerapan kecerdasan buatan (AI) sebagai alat untuk meningkatkan kompetensi siswa sekolah menengah kejuruan yang dilakukan melalui proyek pengabdian kepada masyarakat di SMA Negeri 3 Cikampek. Kemajuan teknologi yang pesat mengharuskan lembaga pendidikan menyesuaikan metode pembelajarannya untuk mempersiapkan siswa menghadapi tuntutan dalam dunia kerja. Proyek ini bertujuan untuk mengintegrasikan perangkat pembelajaran berbasis AI ke dalam kurikulum, memberikan siswa pengalaman langsung dan pengetahuan praktis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/8/pengadopsian-teknologi-ai-prestasi-akademik-siswa-thumb-eeaa8.webp" type="image/webp" length="123266" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/pengadopsian-teknologi-ai-prestasi-akademik-siswa-thumb-eeaa8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/pengadopsian-teknologi-ai-prestasi-akademik-siswa-thumb-1ed25.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/pengadopsian-teknologi-ai-prestasi-akademik-siswa-thumb-8796f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1585-kalbis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18961-abdimas-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pembuatan Profil Usaha Joy Healthy Cookies sebagai Upaya Membangun Brand Awareness ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pembuatan Profil Usaha Joy Healthy Cookies sebagai Upaya Membangun Brand Awareness ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pembuatan Profil Usaha Joy Healthy Cookies sebagai Upaya Membangun Brand Awareness ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59405-keunggulan-produk-pelaku-usaha-daya-saing-st</link>
	<guid isPermaLink="false">e4abb52a923b562d7f81ac9b32f07e58</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 19:09:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anwar hilman ]]></category>
	<category><![CDATA[ ari nurfikri ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats 1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[1,anwar,ari,hilman,nurfikri,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa saran berikut: Pertama, perlu dilakukan evaluasi dan analisis mendalam terhadap efektivitas video profil usaha dalam membangun brand awareness dan meningkatkan penjualan produk JHC. Kedua, penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pembuatan Profil Usaha Joy Healthy Cookies sebagai Upaya Membangun Brand Awareness: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa saran berikut: Pertama, perlu dilakukan evaluasi dan analisis mendalam terhadap efektivitas video profil usaha dalam membangun brand awareness dan meningkatkan penjualan produk JHC. Kedua, penelitian dapat berfokus pada strategi pemasaran digital yang efektif untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing produk JHC di tengah persaingan pelaku usaha serupa. Ketiga, studi kasus dapat dilakukan untuk menganalisis dampak penggunaan video profil usaha pada kepercayaan konsumen terhadap merek dan produk JHC.. Kegiatan pembuatan video profil usaha ini bermanfaat bagi UMKM Joy Healthy Cookies karena berhasil menghasilkan media baru sebagai landasan promosi untuk membangun brand awareness.Strategi manajemen public relations dalam bentuk media audiovisual terbukti efektif.Kelebihan kegiatan ini adalah alur kerja yang terstruktur, mulai dari riset, pengembangan konsep, penyusunan shootlist, perencanaan anggaran, produksi, hingga pasca produksi, sehingga hasil akhir video dapat mendukung tujuan UMKM.Keterbatasan alat dan anggaran menjadi kekurangan kegiatan ini, namun dapat dioptimalkan di masa mendatang dengan memperluas penyebaran video melalui berbagai media digital untuk memperkuat brand awareness Joy Healthy Cookies (JHC) adalah sebuah usaha kecil dan menengah (UKM) yang memproduksi kue kering bebas gula atau gluten-free sebagai alternatif makanan sehat. Namun, masyarakat belum banyak yang mengenal produk JHC. Untuk mengatasi masalah ini, diterapkan strategi manajemen public relations dengan tujuan membangun brand awareness dan positioning produk sebagai landasan promosi. Implementasinya adalah pembuatan video profil usaha yang menampilkan identitas merek, proses produksi, keunggulan produk, dan nilai yang ditawarkan. Kegiatan ini diharapkan dapat dikembangkan dengan memperluas penyebaran video JHC melalui berbagai media digital, sehingga brand awareness dapat terbentuk dan menjadi melekat di benak konsumen. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/7/keunggulan-produk-pelaku-usaha-daya-saing-strategi-thumb-d386a.webp" title="JURIS - Pembuatan Profil Usaha Joy Healthy Cookies sebagai Upaya Membangun Brand Awareness" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/keunggulan-produk-pelaku-usaha-daya-saing-strategi-thumb-d386a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/keunggulan-produk-pelaku-usaha-daya-saing-strategi-thumb-d386a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/keunggulan-produk-pelaku-usaha-daya-saing-strategi-thumb-d386a.webp 1x" title="JURIS - Pembuatan Profil Usaha Joy Healthy Cookies sebagai Upaya Membangun Brand Awareness" alt="JURIS - Pembuatan Profil Usaha Joy Healthy Cookies sebagai Upaya Membangun Brand Awareness" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/keunggulan-produk-pelaku-usaha-daya-saing-strategi-thumb-389f8.webp" title="JURIS - Pembuatan Profil Usaha Joy Healthy Cookies sebagai Upaya Membangun Brand Awareness" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/keunggulan-produk-pelaku-usaha-daya-saing-strategi-thumb-389f8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/keunggulan-produk-pelaku-usaha-daya-saing-strategi-thumb-389f8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/keunggulan-produk-pelaku-usaha-daya-saing-strategi-thumb-389f8.webp 1x" title="JURIS - Pembuatan Profil Usaha Joy Healthy Cookies sebagai Upaya Membangun Brand Awareness" alt="JURIS - Pembuatan Profil Usaha Joy Healthy Cookies sebagai Upaya Membangun Brand Awareness" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59405-keunggulan-produk-pelaku-usaha-daya-saing-st" title="JURIS - Pembuatan Profil Usaha Joy Healthy Cookies sebagai Upaya Membangun Brand Awareness" target="_blank">Pembuatan Profil Usaha Joy Healthy Cookies sebagai Upaya Membangun Brand Awareness</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa saran berikut: Pertama, perlu dilakukan evaluasi dan analisis mendalam terhadap efektivitas video profil usaha dalam membangun brand awareness dan meningkatkan penjualan produk JHC. Kedua, penelitian dapat berfokus pada strategi pemasaran digital yang efektif untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing produk JHC di tengah persaingan pelaku usaha serupa. Ketiga, studi kasus dapat dilakukan untuk menganalisis dampak penggunaan video profil usaha pada kepercayaan konsumen terhadap merek dan produk JHC..
<br>Kegiatan pembuatan video profil usaha ini bermanfaat bagi UMKM Joy Healthy Cookies karena berhasil menghasilkan media baru sebagai landasan promosi untuk membangun brand awareness.Strategi manajemen public relations dalam bentuk media audiovisual terbukti efektif.Kelebihan kegiatan ini adalah alur kerja yang terstruktur, mulai dari riset, pengembangan konsep, penyusunan shootlist, perencanaan anggaran, produksi, hingga pasca produksi, sehingga hasil akhir video dapat mendukung tujuan UMKM.Keterbatasan alat dan anggaran menjadi kekurangan kegiatan ini, namun dapat dioptimalkan di masa mendatang dengan memperluas penyebaran video melalui berbagai media digital untuk memperkuat brand awareness
<br>Joy Healthy Cookies (JHC) adalah sebuah usaha kecil dan menengah (UKM) yang memproduksi kue kering bebas gula atau gluten-free sebagai alternatif makanan sehat. Namun, masyarakat belum banyak yang mengenal produk JHC. Untuk mengatasi masalah ini, diterapkan strategi manajemen public relations dengan tujuan membangun brand awareness dan positioning produk sebagai landasan promosi. Implementasinya adalah pembuatan video profil usaha yang menampilkan identitas merek, proses produksi, keunggulan produk, dan nilai yang ditawarkan. Kegiatan ini diharapkan dapat dikembangkan dengan memperluas penyebaran video JHC melalui berbagai media digital, sehingga brand awareness dapat terbentuk dan menjadi melekat di benak konsumen.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/7/keunggulan-produk-pelaku-usaha-daya-saing-strategi-thumb-389f8.webp" type="image/webp" length="218766" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/keunggulan-produk-pelaku-usaha-daya-saing-strategi-thumb-d386a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/keunggulan-produk-pelaku-usaha-daya-saing-strategi-thumb-389f8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1585-kalbis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18961-abdimas-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ MENGUNGKAP IDEOLOGI TEKS BERITA COVID 19 BERDASARKAN PENDEKATAN ANALISIS WACANA KRITIS THEO VAN LEEUWEN ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ MENGUNGKAP IDEOLOGI TEKS BERITA COVID 19 BERDASARKAN PENDEKATAN ANALISIS WACANA KRITIS THEO VAN LEEUWEN ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ MENGUNGKAP IDEOLOGI TEKS BERITA COVID 19 BERDASARKAN PENDEKATAN ANALISIS WACANA KRITIS THEO VAN LEEUWEN ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59404-asean-analisis-wacana-kritis-anali</link>
	<guid isPermaLink="false">e69197581871d306e1db5403006fa293</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 19:09:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kirim naskah ]]></category>
	<category><![CDATA[ nurmaya sari ]]></category>
	<category><![CDATA[ mayong maman ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[kirim,maman,mayong,naskah,nurmaya,sari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan identifikasi objek material dan sumber data yang lebih menyeluruh dalam pendekatan analisis wacana kritis Theo van Leeuwen. Selain itu, pemberitaan tindak kejahatan dapat dijadikan tema alternatif untuk mengungkap ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - MENGUNGKAP IDEOLOGI TEKS BERITA COVID-19 BERDASARKAN PENDEKATAN ANALISIS WACANA KRITIS THEO VAN LEEUWEN: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan identifikasi objek material dan sumber data yang lebih menyeluruh dalam pendekatan analisis wacana kritis Theo van Leeuwen. Selain itu, pemberitaan tindak kejahatan dapat dijadikan tema alternatif untuk mengungkap ciri ideologi tersembunyi dengan menggunakan model analisis wacana kritis lainnya.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ciri ideologi eksklusi pemberitaan Covid-19 dalam media daring SINDOnews.id berupa strategi wacana pasivasi dan nominalisasi terhadap aktor-aktor sosial yang dihilangkan dalam teks berita.Sementara itu, ciri ideologi inklusi dalam media daring SINDOnews.id berupa penggunaan strategi wacana objektivasi, nominasi, dan individualisasi terhadap aktor-aktor sosial yang direpresentasikan secara apa adanya.Perbedaan strategi eksklusi dan inklusi antara kedua media tersebut adalah media daring Fajar.id lebih mengarah pada penggunaan strategi wacana objektivasi dan aktor-aktor sosial yang direpresentasikan secara apa adanya, sedangkan media daring SINDOnews.com lebih mengarah pada strategi wacana terhadap aktor-aktor sosial yang direpresentasikan melalui maksud atau makna tertentu Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap ciri ideologi eksklusi dan inklusi pemberitaan Covid-19 mengenai tindak kejahatan dalam media daring SINDOnews.com dan Fajar.co.id model Theo van Leeuwen, serta mengidentifikasi perbedaan strategi eksklusi dan inklusi pada kedua media tersebut. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/e/asean-analisis-wacana-kritis-model-penelitian-bert-thumb-06a80.webp" title="JURIS - MENGUNGKAP IDEOLOGI TEKS BERITA COVID-19 BERDASARKAN PENDEKATAN ANALISIS WACANA KRITIS THEO VAN LEEUWEN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/asean-analisis-wacana-kritis-model-penelitian-bert-thumb-06a80.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/asean-analisis-wacana-kritis-model-penelitian-bert-thumb-06a80.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/asean-analisis-wacana-kritis-model-penelitian-bert-thumb-06a80.webp 1x" title="JURIS - MENGUNGKAP IDEOLOGI TEKS BERITA COVID-19 BERDASARKAN PENDEKATAN ANALISIS WACANA KRITIS THEO VAN LEEUWEN" alt="JURIS - MENGUNGKAP IDEOLOGI TEKS BERITA COVID-19 BERDASARKAN PENDEKATAN ANALISIS WACANA KRITIS THEO VAN LEEUWEN" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/e/asean-analisis-wacana-kritis-model-penelitian-bert-thumb-fb703.webp" title="JURIS - MENGUNGKAP IDEOLOGI TEKS BERITA COVID-19 BERDASARKAN PENDEKATAN ANALISIS WACANA KRITIS THEO VAN LEEUWEN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/asean-analisis-wacana-kritis-model-penelitian-bert-thumb-fb703.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/asean-analisis-wacana-kritis-model-penelitian-bert-thumb-fb703.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/asean-analisis-wacana-kritis-model-penelitian-bert-thumb-fb703.webp 1x" title="JURIS - MENGUNGKAP IDEOLOGI TEKS BERITA COVID-19 BERDASARKAN PENDEKATAN ANALISIS WACANA KRITIS THEO VAN LEEUWEN" alt="JURIS - MENGUNGKAP IDEOLOGI TEKS BERITA COVID-19 BERDASARKAN PENDEKATAN ANALISIS WACANA KRITIS THEO VAN LEEUWEN" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/e/asean-analisis-wacana-kritis-model-penelitian-bert-thumb-b2dcd.webp" title="JURIS - MENGUNGKAP IDEOLOGI TEKS BERITA COVID-19 BERDASARKAN PENDEKATAN ANALISIS WACANA KRITIS THEO VAN LEEUWEN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/asean-analisis-wacana-kritis-model-penelitian-bert-thumb-b2dcd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/asean-analisis-wacana-kritis-model-penelitian-bert-thumb-b2dcd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/asean-analisis-wacana-kritis-model-penelitian-bert-thumb-b2dcd.webp 1x" title="JURIS - MENGUNGKAP IDEOLOGI TEKS BERITA COVID-19 BERDASARKAN PENDEKATAN ANALISIS WACANA KRITIS THEO VAN LEEUWEN" alt="JURIS - MENGUNGKAP IDEOLOGI TEKS BERITA COVID-19 BERDASARKAN PENDEKATAN ANALISIS WACANA KRITIS THEO VAN LEEUWEN" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59404-asean-analisis-wacana-kritis-anali" title="JURIS - MENGUNGKAP IDEOLOGI TEKS BERITA COVID-19 BERDASARKAN PENDEKATAN ANALISIS WACANA KRITIS THEO VAN LEEUWEN" target="_blank">MENGUNGKAP IDEOLOGI TEKS BERITA COVID-19 BERDASARKAN PENDEKATAN ANALISIS WACANA KRITIS THEO VAN LEEUWEN</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan identifikasi objek material dan sumber data yang lebih menyeluruh dalam pendekatan analisis wacana kritis Theo van Leeuwen. Selain itu, pemberitaan tindak kejahatan dapat dijadikan tema alternatif untuk mengungkap ciri ideologi tersembunyi dengan menggunakan model analisis wacana kritis lainnya..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa ciri ideologi eksklusi pemberitaan Covid-19 dalam media daring SINDOnews.id berupa strategi wacana pasivasi dan nominalisasi terhadap aktor-aktor sosial yang dihilangkan dalam teks berita.Sementara itu, ciri ideologi inklusi dalam media daring SINDOnews.id berupa penggunaan strategi wacana objektivasi, nominasi, dan individualisasi terhadap aktor-aktor sosial yang direpresentasikan secara apa adanya.Perbedaan strategi eksklusi dan inklusi antara kedua media tersebut adalah media daring Fajar.id lebih mengarah pada penggunaan strategi wacana objektivasi dan aktor-aktor sosial yang direpresentasikan secara apa adanya, sedangkan media daring SINDOnews.com lebih mengarah pada strategi wacana terhadap aktor-aktor sosial yang direpresentasikan melalui maksud atau makna tertentu
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap ciri ideologi eksklusi dan inklusi pemberitaan Covid-19 mengenai tindak kejahatan dalam media daring SINDOnews.com dan Fajar.co.id model Theo van Leeuwen, serta mengidentifikasi perbedaan strategi eksklusi dan inklusi pada kedua media tersebut.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/e/asean-analisis-wacana-kritis-model-penelitian-bert-thumb-06a80.webp" type="image/webp" length="98824" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/asean-analisis-wacana-kritis-model-penelitian-bert-thumb-06a80.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/asean-analisis-wacana-kritis-model-penelitian-bert-thumb-fb703.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/asean-analisis-wacana-kritis-model-penelitian-bert-thumb-b2dcd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-101-uniku.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18949-fon-jurnal-pendidikan-bahasa-sastra-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Menumbuhkan Kemampuan Menulis Akademik dengan Teknik In Stages Guidance ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Menumbuhkan Kemampuan Menulis Akademik dengan Teknik In Stages Guidance ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Menumbuhkan Kemampuan Menulis Akademik dengan Teknik In Stages Guidance ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59403-hasil-validasi-model-kompetensi-akademik-mahasiswa</link>
	<guid isPermaLink="false">62fca86b4a526a68da60d9e0c5cdfc33</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 19:09:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kirim naskah ]]></category>
	<category><![CDATA[ nurmaya sari ]]></category>
	<category><![CDATA[ mayong maman ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[kirim,maman,mayong,naskah,nurmaya,sari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, teknik pembelajaran menulis berbasis In Stages Guidance efektif digunakan untuk menumbuhkan kemampuan menulis akademik mahasiswa. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menguji efektivitas teknik ini dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Menumbuhkan Kemampuan Menulis Akademik dengan Teknik In Stages Guidance: Berdasarkan hasil penelitian, teknik pembelajaran menulis berbasis In Stages Guidance efektif digunakan untuk menumbuhkan kemampuan menulis akademik mahasiswa. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menguji efektivitas teknik ini dalam konteks yang lebih luas. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi cara-cara kreatif dalam pembelajaran menulis akademik, seperti penggunaan teknologi atau pendekatan kolaboratif, agar dapat meningkatkan keterampilan menulis mahasiswa secara lebih efektif dan menarik.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pembelajaran Menulis Akademik dengan Teknik in Stages Guidance sangat efektif digunakan.Teori tentang hakikat menulis dan hakikat pembelajaran menulis sangat baik dijadikan pijakan dalam pembelajaran menulis akademik.Melalui tulisan ini, penulis merekomendasikan kepada orang-orang yang berkepentingan untuk mengkaji lebih lanjut pembelejaran menulis akademik ini agar menjadi khasanah ilmu yang bermanfaat Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan teknik pembelajaran in Stage Guidance dalam menumbuhkan kemampuan menulis akademik mahasiswa. Dalam menguji keefetifan teknik pembelajaran tersebut, dikaji dengan menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (Rsearch & Development) pada mahasiswa semester lima di Universitas Siliwangi tahu akademik 2018/2019. Prosedur penelitian yang ditempuh melalui tahapan (1) pemmbentukan model awal/konseptual, (2) pengujan lapangan model awal, (3) revisi model awal, (4) Pengujian lapangan model hasil revisi, (5) validasi model, (6) diseminasi model baik melalui forum ilmiah seperti seminar, maupun melalui publikasi ilmiah. Melalui tahapan tersebut diketahui bahwa model pembelajaran menulis akademik berbasis in stages guidance teruji... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/d/hasil-validasi-model-kompetensi-akademik-mahasiswa-thumb-8b408.webp" title="JURIS - Menumbuhkan Kemampuan Menulis Akademik dengan Teknik In Stages Guidance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/hasil-validasi-model-kompetensi-akademik-mahasiswa-thumb-8b408.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/hasil-validasi-model-kompetensi-akademik-mahasiswa-thumb-8b408.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/hasil-validasi-model-kompetensi-akademik-mahasiswa-thumb-8b408.webp 1x" title="JURIS - Menumbuhkan Kemampuan Menulis Akademik dengan Teknik In Stages Guidance" alt="JURIS - Menumbuhkan Kemampuan Menulis Akademik dengan Teknik In Stages Guidance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/hasil-validasi-model-kompetensi-akademik-mahasiswa-thumb-161a7.webp" title="JURIS - Menumbuhkan Kemampuan Menulis Akademik dengan Teknik In Stages Guidance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/hasil-validasi-model-kompetensi-akademik-mahasiswa-thumb-161a7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/hasil-validasi-model-kompetensi-akademik-mahasiswa-thumb-161a7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/hasil-validasi-model-kompetensi-akademik-mahasiswa-thumb-161a7.webp 1x" title="JURIS - Menumbuhkan Kemampuan Menulis Akademik dengan Teknik In Stages Guidance" alt="JURIS - Menumbuhkan Kemampuan Menulis Akademik dengan Teknik In Stages Guidance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/hasil-validasi-model-kompetensi-akademik-mahasiswa-thumb-28472.webp" title="JURIS - Menumbuhkan Kemampuan Menulis Akademik dengan Teknik In Stages Guidance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/hasil-validasi-model-kompetensi-akademik-mahasiswa-thumb-28472.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/hasil-validasi-model-kompetensi-akademik-mahasiswa-thumb-28472.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/hasil-validasi-model-kompetensi-akademik-mahasiswa-thumb-28472.webp 1x" title="JURIS - Menumbuhkan Kemampuan Menulis Akademik dengan Teknik In Stages Guidance" alt="JURIS - Menumbuhkan Kemampuan Menulis Akademik dengan Teknik In Stages Guidance" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59403-hasil-validasi-model-kompetensi-akademik-mahasiswa" title="JURIS - Menumbuhkan Kemampuan Menulis Akademik dengan Teknik In Stages Guidance" target="_blank">Menumbuhkan Kemampuan Menulis Akademik dengan Teknik In Stages Guidance</a>: Berdasarkan hasil penelitian, teknik pembelajaran menulis berbasis In Stages Guidance efektif digunakan untuk menumbuhkan kemampuan menulis akademik mahasiswa. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menguji efektivitas teknik ini dalam konteks yang lebih luas. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi cara-cara kreatif dalam pembelajaran menulis akademik, seperti penggunaan teknologi atau pendekatan kolaboratif, agar dapat meningkatkan keterampilan menulis mahasiswa secara lebih efektif dan menarik..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pembelajaran Menulis Akademik dengan Teknik in Stages Guidance sangat efektif digunakan.Teori tentang hakikat menulis dan hakikat pembelajaran menulis sangat baik dijadikan pijakan dalam pembelajaran menulis akademik.Melalui tulisan ini, penulis merekomendasikan kepada orang-orang yang berkepentingan untuk mengkaji lebih lanjut pembelejaran menulis akademik ini agar menjadi khasanah ilmu yang bermanfaat
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan teknik pembelajaran in Stage Guidance dalam menumbuhkan kemampuan menulis akademik mahasiswa. Dalam menguji keefetifan teknik pembelajaran tersebut, dikaji dengan menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (Rsearch & Development) pada mahasiswa semester lima di Universitas Siliwangi tahu akademik 2018/2019. Prosedur penelitian yang ditempuh melalui tahapan (1) pemmbentukan model awal/konseptual, (2) pengujan lapangan model awal, (3) revisi model awal, (4) Pengujian lapangan model hasil revisi, (5) validasi model, (6) diseminasi model baik melalui forum ilmiah seperti seminar, maupun melalui publikasi ilmiah. Melalui tahapan tersebut diketahui bahwa model pembelajaran menulis akademik berbasis in stages guidance teruji...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/d/hasil-validasi-model-kompetensi-akademik-mahasiswa-thumb-28472.webp" type="image/webp" length="94500" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/hasil-validasi-model-kompetensi-akademik-mahasiswa-thumb-8b408.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/hasil-validasi-model-kompetensi-akademik-mahasiswa-thumb-161a7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/hasil-validasi-model-kompetensi-akademik-mahasiswa-thumb-28472.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-101-uniku.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18949-fon-jurnal-pendidikan-bahasa-sastra-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Edukasi Affiliate Marketing dan Personal Branding Affiliator di Media Sosial ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Edukasi Affiliate Marketing dan Personal Branding Affiliator di Media Sosial ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Edukasi Affiliate Marketing dan Personal Branding Affiliator di Media Sosial ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59402-komunikasi-sosial-personal-branding-cherry-k</link>
	<guid isPermaLink="false">93c204a23ff3a11752b1c8d8830674eb</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 19:09:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anwar hilman ]]></category>
	<category><![CDATA[ ari nurfikri ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats 1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[1,anwar,ari,hilman,nurfikri,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: Pertama, mengkaji lebih dalam tentang strategi personal branding yang efektif bagi affiliator di media sosial, terutama dalam membangun kepercayaan dan kredibilitas di hadapan audiens. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Edukasi Affiliate Marketing dan Personal Branding Affiliator di Media Sosial: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: Pertama, mengkaji lebih dalam tentang strategi personal branding yang efektif bagi affiliator di media sosial, terutama dalam membangun kepercayaan dan kredibilitas di hadapan audiens. Kedua, meneliti dampak affiliate marketing terhadap perilaku konsumen dan keputusan pembelian mereka, serta bagaimana afiliator dapat memanfaatkan rekomendasi dari sumber eksternal yang terpercaya untuk meningkatkan konversi pembelian. Ketiga, menyelidiki fenomena penipuan berkedok program afiliasi dan mengembangkan strategi pencegahan serta edukasi bagi para affiliator pemula agar tidak menjadi korban penipuan.. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilaksanakan di SMKN 49 Jakarta berhasil memberikan pemahaman dasar yang signifikan kepada siswa-siswi mengenai affiliate marketing dan personal branding affiliator di media sosial.Keberhasilan ini tercermin dari peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti kegiatan.Kegiatan ini merupakan tahun keenam pelaksanaan PKM Universitas Mercu Buana yang bekerja sama dengan SMKN 49 Jakarta.Diharapkan, melalui kegiatan ini para siswa tidak hanya mampu menggunakan platform digital secara lebih bijak dan produktif, tetapi juga memiliki kompetensi yang relevan untuk bersaing di era ekonomi digital yang terus berkembang Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada pemberian keterampilan affiliate marketing dan personal branding di media sosial kepada siswa-siswi SMKN 49 Jakarta. Affiliate marketing di media sosial berkembang pesat dan menjadi peluang memperoleh pendapatan yang menarik, akan tetapi memerlukan pemahaman tentang cara kerja affiliate marketing, teknis pembuatan konten, hingga personal branding. Siswa-siswi menghadapi masalah kurangnya pengetahuan terkini terkait affiliate marketing, kesulitan membangun kepercayaan audiens, hingga kebingungan akibat banyaknya informasi yang beredar di internet. Kegiatan ini memberi pemahaman dasar tentang affiliate marketing, personal branding sebagai pendukung kegiatan affiliate marketing, dan cara mengidentifikasi penipuan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/3/komunikasi-sosial-personal-branding-edukasi-affili-thumb-e8302.webp" title="JURIS - Edukasi Affiliate Marketing dan Personal Branding Affiliator di Media Sosial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/komunikasi-sosial-personal-branding-edukasi-affili-thumb-e8302.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/komunikasi-sosial-personal-branding-edukasi-affili-thumb-e8302.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/komunikasi-sosial-personal-branding-edukasi-affili-thumb-e8302.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Affiliate Marketing dan Personal Branding Affiliator di Media Sosial" alt="JURIS - Edukasi Affiliate Marketing dan Personal Branding Affiliator di Media Sosial" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/3/komunikasi-sosial-personal-branding-edukasi-affili-thumb-877b8.webp" title="JURIS - Edukasi Affiliate Marketing dan Personal Branding Affiliator di Media Sosial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/komunikasi-sosial-personal-branding-edukasi-affili-thumb-877b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/komunikasi-sosial-personal-branding-edukasi-affili-thumb-877b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/komunikasi-sosial-personal-branding-edukasi-affili-thumb-877b8.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Affiliate Marketing dan Personal Branding Affiliator di Media Sosial" alt="JURIS - Edukasi Affiliate Marketing dan Personal Branding Affiliator di Media Sosial" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59402-komunikasi-sosial-personal-branding-cherry-k" title="JURIS - Edukasi Affiliate Marketing dan Personal Branding Affiliator di Media Sosial" target="_blank">Edukasi Affiliate Marketing dan Personal Branding Affiliator di Media Sosial</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: Pertama, mengkaji lebih dalam tentang strategi personal branding yang efektif bagi affiliator di media sosial, terutama dalam membangun kepercayaan dan kredibilitas di hadapan audiens. Kedua, meneliti dampak affiliate marketing terhadap perilaku konsumen dan keputusan pembelian mereka, serta bagaimana afiliator dapat memanfaatkan rekomendasi dari sumber eksternal yang terpercaya untuk meningkatkan konversi pembelian. Ketiga, menyelidiki fenomena penipuan berkedok program afiliasi dan mengembangkan strategi pencegahan serta edukasi bagi para affiliator pemula agar tidak menjadi korban penipuan..
<br>Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilaksanakan di SMKN 49 Jakarta berhasil memberikan pemahaman dasar yang signifikan kepada siswa-siswi mengenai affiliate marketing dan personal branding affiliator di media sosial.Keberhasilan ini tercermin dari peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti kegiatan.Kegiatan ini merupakan tahun keenam pelaksanaan PKM Universitas Mercu Buana yang bekerja sama dengan SMKN 49 Jakarta.Diharapkan, melalui kegiatan ini para siswa tidak hanya mampu menggunakan platform digital secara lebih bijak dan produktif, tetapi juga memiliki kompetensi yang relevan untuk bersaing di era ekonomi digital yang terus berkembang
<br>Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada pemberian keterampilan affiliate marketing dan personal branding di media sosial kepada siswa-siswi SMKN 49 Jakarta. Affiliate marketing di media sosial berkembang pesat dan menjadi peluang memperoleh pendapatan yang menarik, akan tetapi memerlukan pemahaman tentang cara kerja affiliate marketing, teknis pembuatan konten, hingga personal branding. Siswa-siswi menghadapi masalah kurangnya pengetahuan terkini terkait affiliate marketing, kesulitan membangun kepercayaan audiens, hingga kebingungan akibat banyaknya informasi yang beredar di internet. Kegiatan ini memberi pemahaman dasar tentang affiliate marketing, personal branding sebagai pendukung kegiatan affiliate marketing, dan cara mengidentifikasi penipuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/3/komunikasi-sosial-personal-branding-edukasi-affili-thumb-877b8.webp" type="image/webp" length="181076" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/komunikasi-sosial-personal-branding-edukasi-affili-thumb-e8302.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/komunikasi-sosial-personal-branding-edukasi-affili-thumb-877b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1585-kalbis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18961-abdimas-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Bimbingan Teknis Keamanan Informasi bagi Guru Guru SMK Cipta Insani Mandiri Depok ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Bimbingan Teknis Keamanan Informasi bagi Guru Guru SMK Cipta Insani Mandiri Depok ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Bimbingan Teknis Keamanan Informasi bagi Guru Guru SMK Cipta Insani Mandiri Depok ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59401-pengabdian-masyarakat-keamanan-informasi-sm</link>
	<guid isPermaLink="false">8b65d9cb18e9c96999eea96d4b3adcc4</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 19:09:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anwar hilman ]]></category>
	<category><![CDATA[ ari nurfikri ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats 1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[1,anwar,ari,hilman,nurfikri,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari bimbingan teknis ini terhadap perilaku dan praktik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Bimbingan Teknis Keamanan Informasi bagi Guru-Guru SMK Cipta Insani Mandiri Depok: Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari bimbingan teknis ini terhadap perilaku dan praktik keamanan informasi di SMK Cipta Insani Mandiri. Penelitian ini dapat mengukur apakah peningkatan kesadaran dan pengetahuan yang dicapai selama bimbingan teknis dapat bertahan dan diterapkan dalam jangka panjang. Kedua, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan modul atau materi pelatihan yang lebih komprehensif dan interaktif, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik SMK. Modul ini dapat mencakup skenario praktis dan latihan simulasi untuk meningkatkan pemahaman peserta tentang keamanan informasi. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi implementasi keamanan informasi yang efektif di sekolah-sekolah dengan sumber daya terbatas. Penelitian ini dapat mengidentifikasi praktik terbaik dan solusi inovatif untuk mengatasi tantangan keamanan informasi di lingkungan pendidikan yang terbatas sumber daya.. Pelaksanaan kegiatan bimbingan teknis keamanan informasi telah memenuhi indikator keberhasilan yang ditetapkan.Penilaian terhadap pelatihan mencakup penilaian terhadap kesesuaian pelaksanaan kegiatan dengan jadwal yang telah direncanakan.Indikator keberhasilan diukur berdasarkan partisipasi jumlah peserta serta hasil survei terkait tingkat kepuasan mereka terhadap pelatihan.Seluruh rangkaian kegiatan dan tindak lanjutnya diharapkan mampu memberikan kontribusi positif secara nyata.Memiliki pengetahuan dasar tentang dasar hukum, Kebutuhan Keamanan Informasi, Resiko jika tidak dilindungi keamanannya dan sebagainya.Meningkatnya kesadaran guru-guru dan siswa-siswi SMK Cipta Insani Mandiri Depok akan pentingnya menjaga Keamanan Informasi di lingkungan Sekolah maupun pribadi.Mengimplementasikan pengetahuan tentang Keamanan Informasi dalam lingkungan sekolah dalam Tindakan nyata Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran guru serta siswa SMK Cipta Insani Mandiri Depok terhadap pentingnya keamanan informasi dalam lingkungan pendidikan. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara awal, ditemukan bahwa pengelolaan informasi penting di sekolah masih memiliki kelemahan dalam aspek keamanan dan pengendalian akses. Oleh karena itu, Tim PKM dari Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer, Institut Bisnis dan Informatika Kosgoro 1957 mengadakan bimbingan teknis mengenai konsep dasar, risiko, hingga praktik keamanan informasi. Kegiatan dilaksanakan secara luring pada bulan Desember 2023, melibatkan 30 peserta, dan mencakup materi seperti dasar hukum keamanan informasi, ancaman keamanan digital, serta praktik perlindungan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/9/pengabdian-masyarakat-keamanan-smk-guru-literasi-d-thumb-f257e.webp" title="JURIS - Bimbingan Teknis Keamanan Informasi bagi Guru-Guru SMK Cipta Insani Mandiri Depok" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/pengabdian-masyarakat-keamanan-smk-guru-literasi-d-thumb-f257e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/pengabdian-masyarakat-keamanan-smk-guru-literasi-d-thumb-f257e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/pengabdian-masyarakat-keamanan-smk-guru-literasi-d-thumb-f257e.webp 1x" title="JURIS - Bimbingan Teknis Keamanan Informasi bagi Guru-Guru SMK Cipta Insani Mandiri Depok" alt="JURIS - Bimbingan Teknis Keamanan Informasi bagi Guru-Guru SMK Cipta Insani Mandiri Depok" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/pengabdian-masyarakat-keamanan-smk-guru-literasi-d-thumb-30c4b.webp" title="JURIS - Bimbingan Teknis Keamanan Informasi bagi Guru-Guru SMK Cipta Insani Mandiri Depok" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/pengabdian-masyarakat-keamanan-smk-guru-literasi-d-thumb-30c4b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/pengabdian-masyarakat-keamanan-smk-guru-literasi-d-thumb-30c4b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/pengabdian-masyarakat-keamanan-smk-guru-literasi-d-thumb-30c4b.webp 1x" title="JURIS - Bimbingan Teknis Keamanan Informasi bagi Guru-Guru SMK Cipta Insani Mandiri Depok" alt="JURIS - Bimbingan Teknis Keamanan Informasi bagi Guru-Guru SMK Cipta Insani Mandiri Depok" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/pengabdian-masyarakat-keamanan-smk-guru-literasi-d-thumb-05556.webp" title="JURIS - Bimbingan Teknis Keamanan Informasi bagi Guru-Guru SMK Cipta Insani Mandiri Depok" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/pengabdian-masyarakat-keamanan-smk-guru-literasi-d-thumb-05556.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/pengabdian-masyarakat-keamanan-smk-guru-literasi-d-thumb-05556.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/pengabdian-masyarakat-keamanan-smk-guru-literasi-d-thumb-05556.webp 1x" title="JURIS - Bimbingan Teknis Keamanan Informasi bagi Guru-Guru SMK Cipta Insani Mandiri Depok" alt="JURIS - Bimbingan Teknis Keamanan Informasi bagi Guru-Guru SMK Cipta Insani Mandiri Depok" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59401-pengabdian-masyarakat-keamanan-informasi-sm" title="JURIS - Bimbingan Teknis Keamanan Informasi bagi Guru-Guru SMK Cipta Insani Mandiri Depok" target="_blank">Bimbingan Teknis Keamanan Informasi bagi Guru-Guru SMK Cipta Insani Mandiri Depok</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari bimbingan teknis ini terhadap perilaku dan praktik keamanan informasi di SMK Cipta Insani Mandiri. Penelitian ini dapat mengukur apakah peningkatan kesadaran dan pengetahuan yang dicapai selama bimbingan teknis dapat bertahan dan diterapkan dalam jangka panjang. Kedua, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan modul atau materi pelatihan yang lebih komprehensif dan interaktif, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik SMK. Modul ini dapat mencakup skenario praktis dan latihan simulasi untuk meningkatkan pemahaman peserta tentang keamanan informasi. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi implementasi keamanan informasi yang efektif di sekolah-sekolah dengan sumber daya terbatas. Penelitian ini dapat mengidentifikasi praktik terbaik dan solusi inovatif untuk mengatasi tantangan keamanan informasi di lingkungan pendidikan yang terbatas sumber daya..
<br>Pelaksanaan kegiatan bimbingan teknis keamanan informasi telah memenuhi indikator keberhasilan yang ditetapkan.Penilaian terhadap pelatihan mencakup penilaian terhadap kesesuaian pelaksanaan kegiatan dengan jadwal yang telah direncanakan.Indikator keberhasilan diukur berdasarkan partisipasi jumlah peserta serta hasil survei terkait tingkat kepuasan mereka terhadap pelatihan.Seluruh rangkaian kegiatan dan tindak lanjutnya diharapkan mampu memberikan kontribusi positif secara nyata.Memiliki pengetahuan dasar tentang dasar hukum, Kebutuhan Keamanan Informasi, Resiko jika tidak dilindungi keamanannya dan sebagainya.Meningkatnya kesadaran guru-guru dan siswa-siswi SMK Cipta Insani Mandiri Depok akan pentingnya menjaga Keamanan Informasi di lingkungan Sekolah maupun pribadi.Mengimplementasikan pengetahuan tentang Keamanan Informasi dalam lingkungan sekolah dalam Tindakan nyata
<br>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran guru serta siswa SMK Cipta Insani Mandiri Depok terhadap pentingnya keamanan informasi dalam lingkungan pendidikan. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara awal, ditemukan bahwa pengelolaan informasi penting di sekolah masih memiliki kelemahan dalam aspek keamanan dan pengendalian akses. Oleh karena itu, Tim PKM dari Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer, Institut Bisnis dan Informatika Kosgoro 1957 mengadakan bimbingan teknis mengenai konsep dasar, risiko, hingga praktik keamanan informasi. Kegiatan dilaksanakan secara luring pada bulan Desember 2023, melibatkan 30 peserta, dan mencakup materi seperti dasar hukum keamanan informasi, ancaman keamanan digital, serta praktik perlindungan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/9/pengabdian-masyarakat-keamanan-smk-guru-literasi-d-thumb-30c4b.webp" type="image/webp" length="166036" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/pengabdian-masyarakat-keamanan-smk-guru-literasi-d-thumb-f257e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/pengabdian-masyarakat-keamanan-smk-guru-literasi-d-thumb-30c4b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/pengabdian-masyarakat-keamanan-smk-guru-literasi-d-thumb-05556.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1585-kalbis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18961-abdimas-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemberdayaan Ibu Ibu PKK dalam Pembuatan Pupuk Organik untuk Mendukung Urban Farming di Kelurahan Kalirejo Kecamatan Gunungpati Kota Semarang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemberdayaan Ibu Ibu PKK dalam Pembuatan Pupuk Organik untuk Mendukung Urban Farming di Kelurahan Kalirejo Kecamatan Gunungpati Kota Semarang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemberdayaan Ibu Ibu PKK dalam Pembuatan Pupuk Organik untuk Mendukung Urban Farming di Kelurahan Kalirejo Kecamatan Gunungpati Kota Semarang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59400-organik-hasil-fermentasi-program-pengabdian-masyar</link>
	<guid isPermaLink="false">c819545885fc54329b39fc9b54d2a6dc</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 19:09:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anwar hilman ]]></category>
	<category><![CDATA[ ari nurfikri ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats 1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[1,anwar,ari,hilman,nurfikri,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan dampak program pengabdian masyarakat ini, perlu dipertimbangkan pengembangan berkelanjutan yang berfokus pada aspek-aspek berikut: Pertama, perluasan jangkauan program ke RT-RW lain di Kelurahan Kalisegoro, guna meningkatkan kesadaran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK dalam Pembuatan Pupuk Organik untuk Mendukung Urban Farming di Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang: Untuk meningkatkan dampak program pengabdian masyarakat ini, perlu dipertimbangkan pengembangan berkelanjutan yang berfokus pada aspek-aspek berikut: Pertama, perluasan jangkauan program ke RT-RW lain di Kelurahan Kalisegoro, guna meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam praktik urban farming. Kedua, penguatan kapasitas ibu-ibu PKK dalam pengelolaan sampah organik, termasuk pelatihan lanjutan tentang pembuatan pupuk organik dan pestisida nabati. Ketiga, mendorong kolaborasi antara ibu-ibu PKK dengan petani lokal atau kelompok pertanian perkotaan untuk menciptakan pasar dan jaringan distribusi yang berkelanjutan bagi produk pertanian organik mereka. Dengan demikian, program ini dapat berkontribusi lebih luas terhadap ketahanan pangan lokal, pengelolaan sampah organik, dan pembangunan komunitas yang berkelanjutan.. Dari program kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan keterampilan yang diberikan dapat membuka wawasan peserta tentang budidaya sayuran organik terutama dalam pembuatan pupuk organik yang dapat digunakan dalam budidaya sayuran bebas bahan kimia sehingga meningkatan gizi sayuran dan dan praktik urban farming di perkotaan.Disarankan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini dalam pembuatan kompos padat agar di bolak balik untuk mempersepat proses fermentasi serta peserta dalam kegiatan ini harus tetap konsisten dalam mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan melaui pendampingan berkelanjutan Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ibu-ibu anggota PKK di RT 03/RW 05, pada pembuatan pupuk organik dari limbah rumah tangga. Pelatihan ini dilakukan guna mendorong peningkatan pemahaman serta keterampilan ibu-ibu PKK dalam pembuatan pupuk organik berkualitas secara mandiri. Selain itu program ini bertujuan dalam mendorong praktik urban farming di lingkungan perkotaan, yang berkontribusi pada ketahanan pangan lokal, pengelolaan sampah organik yang lebih baik, dan menciptakan lingkungan yang lebih hijau... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/b/organik-hasil-fermentasi-program-pengabdian-masyar-thumb-1d90b.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK dalam Pembuatan Pupuk Organik untuk Mendukung Urban Farming di Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/organik-hasil-fermentasi-program-pengabdian-masyar-thumb-1d90b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/organik-hasil-fermentasi-program-pengabdian-masyar-thumb-1d90b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/organik-hasil-fermentasi-program-pengabdian-masyar-thumb-1d90b.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK dalam Pembuatan Pupuk Organik untuk Mendukung Urban Farming di Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang" alt="JURIS - Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK dalam Pembuatan Pupuk Organik untuk Mendukung Urban Farming di Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/organik-hasil-fermentasi-program-pengabdian-masyar-thumb-bff2b.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK dalam Pembuatan Pupuk Organik untuk Mendukung Urban Farming di Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/organik-hasil-fermentasi-program-pengabdian-masyar-thumb-bff2b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/organik-hasil-fermentasi-program-pengabdian-masyar-thumb-bff2b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/organik-hasil-fermentasi-program-pengabdian-masyar-thumb-bff2b.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK dalam Pembuatan Pupuk Organik untuk Mendukung Urban Farming di Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang" alt="JURIS - Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK dalam Pembuatan Pupuk Organik untuk Mendukung Urban Farming di Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/organik-hasil-fermentasi-program-pengabdian-masyar-thumb-d4e92.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK dalam Pembuatan Pupuk Organik untuk Mendukung Urban Farming di Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/organik-hasil-fermentasi-program-pengabdian-masyar-thumb-d4e92.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/organik-hasil-fermentasi-program-pengabdian-masyar-thumb-d4e92.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/organik-hasil-fermentasi-program-pengabdian-masyar-thumb-d4e92.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK dalam Pembuatan Pupuk Organik untuk Mendukung Urban Farming di Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang" alt="JURIS - Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK dalam Pembuatan Pupuk Organik untuk Mendukung Urban Farming di Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59400-organik-hasil-fermentasi-program-pengabdian-masyar" title="JURIS - Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK dalam Pembuatan Pupuk Organik untuk Mendukung Urban Farming di Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang" target="_blank">Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK dalam Pembuatan Pupuk Organik untuk Mendukung Urban Farming di Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang</a>: Untuk meningkatkan dampak program pengabdian masyarakat ini, perlu dipertimbangkan pengembangan berkelanjutan yang berfokus pada aspek-aspek berikut: Pertama, perluasan jangkauan program ke RT-RW lain di Kelurahan Kalisegoro, guna meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam praktik urban farming. Kedua, penguatan kapasitas ibu-ibu PKK dalam pengelolaan sampah organik, termasuk pelatihan lanjutan tentang pembuatan pupuk organik dan pestisida nabati. Ketiga, mendorong kolaborasi antara ibu-ibu PKK dengan petani lokal atau kelompok pertanian perkotaan untuk menciptakan pasar dan jaringan distribusi yang berkelanjutan bagi produk pertanian organik mereka. Dengan demikian, program ini dapat berkontribusi lebih luas terhadap ketahanan pangan lokal, pengelolaan sampah organik, dan pembangunan komunitas yang berkelanjutan..
<br>Dari program kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan keterampilan yang diberikan dapat membuka wawasan peserta tentang budidaya sayuran organik terutama dalam pembuatan pupuk organik yang dapat digunakan dalam budidaya sayuran bebas bahan kimia sehingga meningkatan gizi sayuran dan dan praktik urban farming di perkotaan.Disarankan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini dalam pembuatan kompos padat agar di bolak balik untuk mempersepat proses fermentasi serta peserta dalam kegiatan ini harus tetap konsisten dalam mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan melaui pendampingan berkelanjutan
<br>Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ibu-ibu anggota PKK di RT 03/RW 05, pada pembuatan pupuk organik dari limbah rumah tangga. Pelatihan ini dilakukan guna mendorong peningkatan pemahaman serta keterampilan ibu-ibu PKK dalam pembuatan pupuk organik berkualitas secara mandiri. Selain itu program ini bertujuan dalam mendorong praktik urban farming di lingkungan perkotaan, yang berkontribusi pada ketahanan pangan lokal, pengelolaan sampah organik yang lebih baik, dan menciptakan lingkungan yang lebih hijau...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/b/organik-hasil-fermentasi-program-pengabdian-masyar-thumb-1d90b.webp" type="image/webp" length="188256" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/organik-hasil-fermentasi-program-pengabdian-masyar-thumb-1d90b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/organik-hasil-fermentasi-program-pengabdian-masyar-thumb-bff2b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/organik-hasil-fermentasi-program-pengabdian-masyar-thumb-d4e92.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1585-kalbis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18961-abdimas-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kasus Hoaks Pandemi Covid 19 Suatu Tinjauan Linguistik Forensik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kasus Hoaks Pandemi Covid 19 Suatu Tinjauan Linguistik Forensik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kasus Hoaks Pandemi Covid 19 Suatu Tinjauan Linguistik Forensik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59399-covid-19-hoaks-linguistik-forensik-pandemi-c</link>
	<guid isPermaLink="false">d24eb180f1374db173b06978bf9a51eb</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 19:09:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kirim naskah ]]></category>
	<category><![CDATA[ nurmaya sari ]]></category>
	<category><![CDATA[ mayong maman ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[kirim,maman,mayong,naskah,nurmaya,sari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang dampak sosial dan psikologis dari penyebaran hoaks terkait pandemi Covid-19. Kedua, penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kasus Hoaks Pandemi Covid-19: Suatu Tinjauan Linguistik Forensik: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang dampak sosial dan psikologis dari penyebaran hoaks terkait pandemi Covid-19. Kedua, penelitian tentang strategi komunikasi yang efektif untuk melawan penyebaran hoaks dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya hoaks. Ketiga, penelitian tentang peran media sosial dalam penyebaran hoaks dan cara-cara untuk mengatasinya. Dengan melakukan penelitian-penelitian lanjutan ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyebaran hoaks terkait pandemi Covid-19.. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan dalam penelitian ini terdapat dua kategori kasus hoaks mengenai pandemi Covid-19 yang banyak beredar di sosial media, yakni kasus hoaks berjenis misinformasi dan kasus hoaks berjenis disinformasi.Adapun dasar hukum untuk pengkategorian kasus hoaks di atas dan yang dapat menjerat para pelaku penyebar kategori kasus hoaks tersebut berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1945 tentang peraturan hukum pidana, berita bohong (hoaks) diatur dalanm pasal 14 dan 15, dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik pasal 27.Selain itu dalam penelitian ini ditemukan beberapa analisis fitur linguistik yang menjadi penanda kebohongan 1) penggunaan diksi kosa-kata menggunakan ragam bahasa santai yang bersifat verba, nomina dan adjektiva.2) Bentuk kalimat pada teks kasus hoaks mengenai pandemi Covid-19 banyak menggunakan deklaratif (pernyataan), lalu imperatif (perintah) dan interogatif (pernyataan), tentu pemilihan bentuk kalimat ini menunjukkan jejak ideologis penulisnya.3) Menganalisis berdasarkan konteks, seorang kosumen terus terpacu teks mengonfirmasi kebenaran isi teks yang dibacanya Penelitian ini berfokus pada kajian linguistik forensik yang membahas mengenai Kasus Hoaks Pandemi Covid-19 yang beredar di media sosial. Adapun tujuan penelitian ini mendeskripsikan kategori kasus hoaks Covid-19 dan menganalisis karakteristik kebahasaan pada kasus kejahatan berbahasa yakni kasus hoaks dimasa pandemi Covid-19. Data dalam penelitian ini didapatkan melalui laman resmi kementrian komunikasi dan informatika (kemenkominfo). Teknik pengumpulan data teknik catat. Proses analisis data dalam dilakukan dengan mendeskripsikan kategori hoaks pandemi Covid-19 dengan mengidentifikasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/2/covid-19-hoaks-linguistik-forensik-pandemi-covid-p-thumb-727cf.webp" title="JURIS - Kasus Hoaks Pandemi Covid-19: Suatu Tinjauan Linguistik Forensik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/covid-19-hoaks-linguistik-forensik-pandemi-covid-p-thumb-727cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/covid-19-hoaks-linguistik-forensik-pandemi-covid-p-thumb-727cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/covid-19-hoaks-linguistik-forensik-pandemi-covid-p-thumb-727cf.webp 1x" title="JURIS - Kasus Hoaks Pandemi Covid-19: Suatu Tinjauan Linguistik Forensik" alt="JURIS - Kasus Hoaks Pandemi Covid-19: Suatu Tinjauan Linguistik Forensik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/covid-19-hoaks-linguistik-forensik-pandemi-covid-p-thumb-72d2f.webp" title="JURIS - Kasus Hoaks Pandemi Covid-19: Suatu Tinjauan Linguistik Forensik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/covid-19-hoaks-linguistik-forensik-pandemi-covid-p-thumb-72d2f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/covid-19-hoaks-linguistik-forensik-pandemi-covid-p-thumb-72d2f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/covid-19-hoaks-linguistik-forensik-pandemi-covid-p-thumb-72d2f.webp 1x" title="JURIS - Kasus Hoaks Pandemi Covid-19: Suatu Tinjauan Linguistik Forensik" alt="JURIS - Kasus Hoaks Pandemi Covid-19: Suatu Tinjauan Linguistik Forensik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/covid-19-hoaks-linguistik-forensik-pandemi-covid-p-thumb-a98d4.webp" title="JURIS - Kasus Hoaks Pandemi Covid-19: Suatu Tinjauan Linguistik Forensik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/covid-19-hoaks-linguistik-forensik-pandemi-covid-p-thumb-a98d4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/covid-19-hoaks-linguistik-forensik-pandemi-covid-p-thumb-a98d4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/covid-19-hoaks-linguistik-forensik-pandemi-covid-p-thumb-a98d4.webp 1x" title="JURIS - Kasus Hoaks Pandemi Covid-19: Suatu Tinjauan Linguistik Forensik" alt="JURIS - Kasus Hoaks Pandemi Covid-19: Suatu Tinjauan Linguistik Forensik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59399-covid-19-hoaks-linguistik-forensik-pandemi-c" title="JURIS - Kasus Hoaks Pandemi Covid-19: Suatu Tinjauan Linguistik Forensik" target="_blank">Kasus Hoaks Pandemi Covid-19: Suatu Tinjauan Linguistik Forensik</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang dampak sosial dan psikologis dari penyebaran hoaks terkait pandemi Covid-19. Kedua, penelitian tentang strategi komunikasi yang efektif untuk melawan penyebaran hoaks dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya hoaks. Ketiga, penelitian tentang peran media sosial dalam penyebaran hoaks dan cara-cara untuk mengatasinya. Dengan melakukan penelitian-penelitian lanjutan ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyebaran hoaks terkait pandemi Covid-19..
<br>Berdasarkan analisis yang telah dilakukan dalam penelitian ini terdapat dua kategori kasus hoaks mengenai pandemi Covid-19 yang banyak beredar di sosial media, yakni kasus hoaks berjenis misinformasi dan kasus hoaks berjenis disinformasi.Adapun dasar hukum untuk pengkategorian kasus hoaks di atas dan yang dapat menjerat para pelaku penyebar kategori kasus hoaks tersebut berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1945 tentang peraturan hukum pidana, berita bohong (hoaks) diatur dalanm pasal 14 dan 15, dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik pasal 27.Selain itu dalam penelitian ini ditemukan beberapa analisis fitur linguistik yang menjadi penanda kebohongan 1) penggunaan diksi kosa-kata menggunakan ragam bahasa santai yang bersifat verba, nomina dan adjektiva.2) Bentuk kalimat pada teks kasus hoaks mengenai pandemi Covid-19 banyak menggunakan deklaratif (pernyataan), lalu imperatif (perintah) dan interogatif (pernyataan), tentu pemilihan bentuk kalimat ini menunjukkan jejak ideologis penulisnya.3) Menganalisis berdasarkan konteks, seorang kosumen terus terpacu teks mengonfirmasi kebenaran isi teks yang dibacanya
<br>Penelitian ini berfokus pada kajian linguistik forensik yang membahas mengenai Kasus Hoaks Pandemi Covid-19 yang beredar di media sosial. Adapun tujuan penelitian ini mendeskripsikan kategori kasus hoaks Covid-19 dan menganalisis karakteristik kebahasaan pada kasus kejahatan berbahasa yakni kasus hoaks dimasa pandemi Covid-19. Data dalam penelitian ini didapatkan melalui laman resmi kementrian komunikasi dan informatika (kemenkominfo). Teknik pengumpulan data teknik catat. Proses analisis data dalam dilakukan dengan mendeskripsikan kategori hoaks pandemi Covid-19 dengan mengidentifikasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/2/covid-19-hoaks-linguistik-forensik-pandemi-covid-p-thumb-72d2f.webp" type="image/webp" length="175196" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/covid-19-hoaks-linguistik-forensik-pandemi-covid-p-thumb-727cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/covid-19-hoaks-linguistik-forensik-pandemi-covid-p-thumb-72d2f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/covid-19-hoaks-linguistik-forensik-pandemi-covid-p-thumb-a98d4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-101-uniku.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18949-fon-jurnal-pendidikan-bahasa-sastra-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kejahatan Berbahasa dalam Bersosial Media Linguistik Forensik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kejahatan Berbahasa dalam Bersosial Media Linguistik Forensik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kejahatan Berbahasa dalam Bersosial Media Linguistik Forensik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59398-fitnah-kejahatan-berbahas-linguistik-forensik-maki</link>
	<guid isPermaLink="false">33c281c722b76e7cd960968702f6bbea</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 19:09:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kirim naskah ]]></category>
	<category><![CDATA[ nurmaya sari ]]></category>
	<category><![CDATA[ mayong maman ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[kirim,maman,mayong,naskah,nurmaya,sari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang dampak kejahatan berbahasa di media sosial terhadap masyarakat, khususnya dalam konteks politik dan pemilihan kepala daerah. Selain itu, penelitian lanjutan dapat berfokus ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kejahatan Berbahasa dalam Bersosial Media (Linguistik Forensik): Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang dampak kejahatan berbahasa di media sosial terhadap masyarakat, khususnya dalam konteks politik dan pemilihan kepala daerah. Selain itu, penelitian lanjutan dapat berfokus pada analisis linguistik forensik yang lebih mendalam, termasuk analisis semantik dan pragmatik, untuk memahami cara-cara dan strategi yang digunakan dalam kejahatan berbahasa. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran dan tanggung jawab platform media sosial dalam mencegah dan menangani kejahatan berbahasa, serta strategi edukasi dan pencegahan yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak negatif dari kejahatan berbahasa di media sosial.. Ditemukan kejahatan berbahasa berdampak hukum pada tindak tutur ilokusi ekspresif bentuk penghinaan, fitnah, dan makian.Pertama, Bentuk-bentuk ilokusi penghinaan yang terjadi di media sosial pada masa pra dan pasca pemilihan Walikota Makassar 2020 ditemukan bebarapa bentuk ilokusi tindak tutur ekspresif penghinaan yaitu omong kosong, omong doang, pakai otak,bohong, iqnya rendah, mempermalukan diri sendiri, otak kosong, tong kosong nyaring bunyinya, banyak ballena, ular berkepala dua, dan seribu wajah.Kedua, Bentuk-bentuk ilokusi fitnah yang terjadi di media sosial pada masa pra dan pasca pemilihan Walikota Makassar 2020 ditemukan bebarapa bentuk ilokusi tindak tutur ekspresif fitnah yaitu, tidak ada sekali sama sekali kinerja yang diberikan, melakukan korupsi, melakukan kecuangan, calon koruptor, menjadi provokator, melakukan kelicikan, dan mendapatkan bantuan.Ketiga, Bentuk-bentuk ilokusi fitnah yang terjadi di media sosial pada masa pra dan pasca pemilihan Walikota Makassar 2020 ditemukan bebarapa bentuk ilokusi tindak tutur ekspresif makian yaitu, telaso, sundala, tidak punya rasa malu, munafik, calon ahli neraka, balao, rakus harta, bau tanah, mulut comberan, kongkong, dan tolo-tolo Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kejahatan berbahasa berdampak hukum pada tindak tutur ilokusi ekspresif bentuk penghinaan, fitnah, dan makian. Ditemukan dalam penelitian berupa kejahatan berbahasa berdampak hukum pada tindak tutur ilokusi ekspresif bentuk penghinaan, fitnah, dan makian. Pertama, Bentuk-bentuk ilokusi penghinaan yang dilakukan oleh pengguna media sosial pada masa pra dan pasca pemilihan Walikota Makassar 2020 ditemukan bebarapa bentuk ilokusi tindak tutur ekspresif penghinaan yaitu omong kosong, omong doang, pakai otak, bohong, iqnya rendah, mempermalukan diri sendiri, otak kosong, tong kosong nyaring bunyinya, banyak ballena, ular berkepala dua, dan seribu wajah. Kedua, Bentuk-bentuk ilokusi fitnah yang dilakukan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/d/fitnah-kejahatan-berbahas-linguistik-forensik-maki-thumb-0d11d.webp" title="JURIS - Analisis Kejahatan Berbahasa dalam Bersosial Media (Linguistik Forensik)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/fitnah-kejahatan-berbahas-linguistik-forensik-maki-thumb-0d11d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/fitnah-kejahatan-berbahas-linguistik-forensik-maki-thumb-0d11d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/fitnah-kejahatan-berbahas-linguistik-forensik-maki-thumb-0d11d.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kejahatan Berbahasa dalam Bersosial Media (Linguistik Forensik)" alt="JURIS - Analisis Kejahatan Berbahasa dalam Bersosial Media (Linguistik Forensik)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/fitnah-kejahatan-berbahas-linguistik-forensik-maki-thumb-c76ce.webp" title="JURIS - Analisis Kejahatan Berbahasa dalam Bersosial Media (Linguistik Forensik)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/fitnah-kejahatan-berbahas-linguistik-forensik-maki-thumb-c76ce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/fitnah-kejahatan-berbahas-linguistik-forensik-maki-thumb-c76ce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/fitnah-kejahatan-berbahas-linguistik-forensik-maki-thumb-c76ce.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kejahatan Berbahasa dalam Bersosial Media (Linguistik Forensik)" alt="JURIS - Analisis Kejahatan Berbahasa dalam Bersosial Media (Linguistik Forensik)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/fitnah-kejahatan-berbahas-linguistik-forensik-maki-thumb-f3482.webp" title="JURIS - Analisis Kejahatan Berbahasa dalam Bersosial Media (Linguistik Forensik)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/fitnah-kejahatan-berbahas-linguistik-forensik-maki-thumb-f3482.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/fitnah-kejahatan-berbahas-linguistik-forensik-maki-thumb-f3482.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/fitnah-kejahatan-berbahas-linguistik-forensik-maki-thumb-f3482.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kejahatan Berbahasa dalam Bersosial Media (Linguistik Forensik)" alt="JURIS - Analisis Kejahatan Berbahasa dalam Bersosial Media (Linguistik Forensik)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59398-fitnah-kejahatan-berbahas-linguistik-forensik-maki" title="JURIS - Analisis Kejahatan Berbahasa dalam Bersosial Media (Linguistik Forensik)" target="_blank">Analisis Kejahatan Berbahasa dalam Bersosial Media (Linguistik Forensik)</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang dampak kejahatan berbahasa di media sosial terhadap masyarakat, khususnya dalam konteks politik dan pemilihan kepala daerah. Selain itu, penelitian lanjutan dapat berfokus pada analisis linguistik forensik yang lebih mendalam, termasuk analisis semantik dan pragmatik, untuk memahami cara-cara dan strategi yang digunakan dalam kejahatan berbahasa. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran dan tanggung jawab platform media sosial dalam mencegah dan menangani kejahatan berbahasa, serta strategi edukasi dan pencegahan yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak negatif dari kejahatan berbahasa di media sosial..
<br>Ditemukan kejahatan berbahasa berdampak hukum pada tindak tutur ilokusi ekspresif bentuk penghinaan, fitnah, dan makian.Pertama, Bentuk-bentuk ilokusi penghinaan yang terjadi di media sosial pada masa pra dan pasca pemilihan Walikota Makassar 2020 ditemukan bebarapa bentuk ilokusi tindak tutur ekspresif penghinaan yaitu omong kosong, omong doang, pakai otak,bohong, iqnya rendah, mempermalukan diri sendiri, otak kosong, tong kosong nyaring bunyinya, banyak ballena, ular berkepala dua, dan seribu wajah.Kedua, Bentuk-bentuk ilokusi fitnah yang terjadi di media sosial pada masa pra dan pasca pemilihan Walikota Makassar 2020 ditemukan bebarapa bentuk ilokusi tindak tutur ekspresif fitnah yaitu, tidak ada sekali sama sekali kinerja yang diberikan, melakukan korupsi, melakukan kecuangan, calon koruptor, menjadi provokator, melakukan kelicikan, dan mendapatkan bantuan.Ketiga, Bentuk-bentuk ilokusi fitnah yang terjadi di media sosial pada masa pra dan pasca pemilihan Walikota Makassar 2020 ditemukan bebarapa bentuk ilokusi tindak tutur ekspresif makian yaitu, telaso, sundala, tidak punya rasa malu, munafik, calon ahli neraka, balao, rakus harta, bau tanah, mulut comberan, kongkong, dan tolo-tolo
<br>Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kejahatan berbahasa berdampak hukum pada tindak tutur ilokusi ekspresif bentuk penghinaan, fitnah, dan makian. Ditemukan dalam penelitian berupa kejahatan berbahasa berdampak hukum pada tindak tutur ilokusi ekspresif bentuk penghinaan, fitnah, dan makian. Pertama, Bentuk-bentuk ilokusi penghinaan yang dilakukan oleh pengguna media sosial pada masa pra dan pasca pemilihan Walikota Makassar 2020 ditemukan bebarapa bentuk ilokusi tindak tutur ekspresif penghinaan yaitu omong kosong, omong doang, pakai otak, bohong, iqnya rendah, mempermalukan diri sendiri, otak kosong, tong kosong nyaring bunyinya, banyak ballena, ular berkepala dua, dan seribu wajah. Kedua, Bentuk-bentuk ilokusi fitnah yang dilakukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/d/fitnah-kejahatan-berbahas-linguistik-forensik-maki-thumb-c76ce.webp" type="image/webp" length="98982" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/fitnah-kejahatan-berbahas-linguistik-forensik-maki-thumb-0d11d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/fitnah-kejahatan-berbahas-linguistik-forensik-maki-thumb-c76ce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/fitnah-kejahatan-berbahas-linguistik-forensik-maki-thumb-f3482.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-101-uniku.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18949-fon-jurnal-pendidikan-bahasa-sastra-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PERTARUNGAN SIMBOLIK DALAM SLOGAN PILKADA SULAWESI SELATAN TAHUN 2020 SUATU TINJAUAN ANALISIS WACANA KRITIS PIERRE BOUDIEU ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PERTARUNGAN SIMBOLIK DALAM SLOGAN PILKADA SULAWESI SELATAN TAHUN 2020 SUATU TINJAUAN ANALISIS WACANA KRITIS PIERRE BOUDIEU ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PERTARUNGAN SIMBOLIK DALAM SLOGAN PILKADA SULAWESI SELATAN TAHUN 2020 SUATU TINJAUAN ANALISIS WACANA KRITIS PIERRE BOUDIEU ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59397-simbolik-pierre-bourdieu-pertarungan-eufe</link>
	<guid isPermaLink="false">f25886feee407438d54bc0cd146ba1ee</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 19:09:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kirim naskah ]]></category>
	<category><![CDATA[ nurmaya sari ]]></category>
	<category><![CDATA[ mayong maman ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[kirim,maman,mayong,naskah,nurmaya,sari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa bentuk pertarungan simbolik pada aspek eufemisasi yang tidak disebutkan oleh Pierre Bourdieu dalam teorinya. Penelitian selanjutnya dapat dilakukan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk eufemisasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PERTARUNGAN SIMBOLIK DALAM SLOGAN PILKADA SULAWESI SELATAN TAHUN 2020: SUATU TINJAUAN ANALISIS WACANA KRITIS PIERRE BOUDIEU: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa bentuk pertarungan simbolik pada aspek eufemisasi yang tidak disebutkan oleh Pierre Bourdieu dalam teorinya. Penelitian selanjutnya dapat dilakukan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk eufemisasi dan sensorisasi yang muncul dalam slogan pilkada di daerah-daerah lain di Indonesia, serta bagaimana pengaruhnya terhadap pemilih. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis bagaimana bahasa dan ideologi digunakan dalam pertarungan simbolik untuk memengaruhi opini publik dan keputusan pemilih. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki bagaimana habitus, modal, dan arena mempengaruhi penggunaan bahasa dan strategi komunikasi dalam kampanye politik, serta bagaimana hal ini dapat mempengaruhi hasil pemilihan kepala daerah.. Hasil dalam penelitian ini ditemukan bentuk pertarungan simbolik dalam slogan pilkada Sulawesi-Selatan Tahun 2020.Bentuk pertarungan simbolik aspek eufemisasi dalam slogan pilkada Sulawesi Selatan tahun 2020 terdiri atas bentuk perubahan, kebangkitan, keren, harapan, lanjutkan, kesediaan, kebersamaan, persatuan, kesejahteraan, kebaruan, identitas sosial, dan merakyat.Bentuk pertarungan simbolik aspek sensorisasi dalam slogan pilkada Sulawesi Selatan tahun 2020 terdiri atas bentuk sindiran, kesantunan, dan kejujuran Penelitian ini bertujuan untuk merepresentasikan bentuk-bentuk pertarungan simbolik aspek eufemisasi dan aspek sensorisasi dalam slogan pilkada Sulawesi Selatan tahun 2020. Fokus penelitian ini yaitu slogan pilkada Sulawesi Selatan tahun 2020. Jenis penelitian deskriptif yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi, teknik baca, dan teknik catat. Data dalam penelitian ini adalah kata, frasa, klausa, dan kalimat yang memuat slogan pilkada Sulawesi Selatan tahun 2020. Sumber data dalam penelitian ini adalah media cetak berupa spanduk, banner,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/1/simbolik-pierre-bourdieu-pertarungan-eufemisasi-se-thumb-30071.webp" title="JURIS - PERTARUNGAN SIMBOLIK DALAM SLOGAN PILKADA SULAWESI SELATAN TAHUN 2020: SUATU TINJAUAN ANALISIS WACANA KRITIS PIERRE BOUDIEU" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/simbolik-pierre-bourdieu-pertarungan-eufemisasi-se-thumb-30071.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/simbolik-pierre-bourdieu-pertarungan-eufemisasi-se-thumb-30071.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/simbolik-pierre-bourdieu-pertarungan-eufemisasi-se-thumb-30071.webp 1x" title="JURIS - PERTARUNGAN SIMBOLIK DALAM SLOGAN PILKADA SULAWESI SELATAN TAHUN 2020: SUATU TINJAUAN ANALISIS WACANA KRITIS PIERRE BOUDIEU" alt="JURIS - PERTARUNGAN SIMBOLIK DALAM SLOGAN PILKADA SULAWESI SELATAN TAHUN 2020: SUATU TINJAUAN ANALISIS WACANA KRITIS PIERRE BOUDIEU" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/1/simbolik-pierre-bourdieu-pertarungan-eufemisasi-se-thumb-83f9f.webp" title="JURIS - PERTARUNGAN SIMBOLIK DALAM SLOGAN PILKADA SULAWESI SELATAN TAHUN 2020: SUATU TINJAUAN ANALISIS WACANA KRITIS PIERRE BOUDIEU" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/simbolik-pierre-bourdieu-pertarungan-eufemisasi-se-thumb-83f9f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/simbolik-pierre-bourdieu-pertarungan-eufemisasi-se-thumb-83f9f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/simbolik-pierre-bourdieu-pertarungan-eufemisasi-se-thumb-83f9f.webp 1x" title="JURIS - PERTARUNGAN SIMBOLIK DALAM SLOGAN PILKADA SULAWESI SELATAN TAHUN 2020: SUATU TINJAUAN ANALISIS WACANA KRITIS PIERRE BOUDIEU" alt="JURIS - PERTARUNGAN SIMBOLIK DALAM SLOGAN PILKADA SULAWESI SELATAN TAHUN 2020: SUATU TINJAUAN ANALISIS WACANA KRITIS PIERRE BOUDIEU" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/1/simbolik-pierre-bourdieu-pertarungan-eufemisasi-se-thumb-3e538.webp" title="JURIS - PERTARUNGAN SIMBOLIK DALAM SLOGAN PILKADA SULAWESI SELATAN TAHUN 2020: SUATU TINJAUAN ANALISIS WACANA KRITIS PIERRE BOUDIEU" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/simbolik-pierre-bourdieu-pertarungan-eufemisasi-se-thumb-3e538.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/simbolik-pierre-bourdieu-pertarungan-eufemisasi-se-thumb-3e538.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/simbolik-pierre-bourdieu-pertarungan-eufemisasi-se-thumb-3e538.webp 1x" title="JURIS - PERTARUNGAN SIMBOLIK DALAM SLOGAN PILKADA SULAWESI SELATAN TAHUN 2020: SUATU TINJAUAN ANALISIS WACANA KRITIS PIERRE BOUDIEU" alt="JURIS - PERTARUNGAN SIMBOLIK DALAM SLOGAN PILKADA SULAWESI SELATAN TAHUN 2020: SUATU TINJAUAN ANALISIS WACANA KRITIS PIERRE BOUDIEU" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59397-simbolik-pierre-bourdieu-pertarungan-eufe" title="JURIS - PERTARUNGAN SIMBOLIK DALAM SLOGAN PILKADA SULAWESI SELATAN TAHUN 2020: SUATU TINJAUAN ANALISIS WACANA KRITIS PIERRE BOUDIEU" target="_blank">PERTARUNGAN SIMBOLIK DALAM SLOGAN PILKADA SULAWESI SELATAN TAHUN 2020: SUATU TINJAUAN ANALISIS WACANA KRITIS PIERRE BOUDIEU</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa bentuk pertarungan simbolik pada aspek eufemisasi yang tidak disebutkan oleh Pierre Bourdieu dalam teorinya. Penelitian selanjutnya dapat dilakukan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk eufemisasi dan sensorisasi yang muncul dalam slogan pilkada di daerah-daerah lain di Indonesia, serta bagaimana pengaruhnya terhadap pemilih. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis bagaimana bahasa dan ideologi digunakan dalam pertarungan simbolik untuk memengaruhi opini publik dan keputusan pemilih. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki bagaimana habitus, modal, dan arena mempengaruhi penggunaan bahasa dan strategi komunikasi dalam kampanye politik, serta bagaimana hal ini dapat mempengaruhi hasil pemilihan kepala daerah..
<br>Hasil dalam penelitian ini ditemukan bentuk pertarungan simbolik dalam slogan pilkada Sulawesi-Selatan Tahun 2020.Bentuk pertarungan simbolik aspek eufemisasi dalam slogan pilkada Sulawesi Selatan tahun 2020 terdiri atas bentuk perubahan, kebangkitan, keren, harapan, lanjutkan, kesediaan, kebersamaan, persatuan, kesejahteraan, kebaruan, identitas sosial, dan merakyat.Bentuk pertarungan simbolik aspek sensorisasi dalam slogan pilkada Sulawesi Selatan tahun 2020 terdiri atas bentuk sindiran, kesantunan, dan kejujuran
<br>Penelitian ini bertujuan untuk merepresentasikan bentuk-bentuk pertarungan simbolik aspek eufemisasi dan aspek sensorisasi dalam slogan pilkada Sulawesi Selatan tahun 2020. Fokus penelitian ini yaitu slogan pilkada Sulawesi Selatan tahun 2020. Jenis penelitian deskriptif yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi, teknik baca, dan teknik catat. Data dalam penelitian ini adalah kata, frasa, klausa, dan kalimat yang memuat slogan pilkada Sulawesi Selatan tahun 2020. Sumber data dalam penelitian ini adalah media cetak berupa spanduk, banner,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/1/simbolik-pierre-bourdieu-pertarungan-eufemisasi-se-thumb-3e538.webp" type="image/webp" length="110748" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/simbolik-pierre-bourdieu-pertarungan-eufemisasi-se-thumb-30071.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/simbolik-pierre-bourdieu-pertarungan-eufemisasi-se-thumb-83f9f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/simbolik-pierre-bourdieu-pertarungan-eufemisasi-se-thumb-3e538.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-101-uniku.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18949-fon-jurnal-pendidikan-bahasa-sastra-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Novel Tarian Bumi Karya Oka Rusmini Kajian Semiotika Charles Sanders Peirce ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Novel Tarian Bumi Karya Oka Rusmini Kajian Semiotika Charles Sanders Peirce ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Novel Tarian Bumi Karya Oka Rusmini Kajian Semiotika Charles Sanders Peirce ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59396-hasil-analisis-novel-karakter-tokoh-pengu</link>
	<guid isPermaLink="false">dab37709fec269a7bf5e56cb4f1ada5e</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 19:09:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kirim naskah ]]></category>
	<category><![CDATA[ nurmaya sari ]]></category>
	<category><![CDATA[ mayong maman ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[kirim,maman,mayong,naskah,nurmaya,sari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih mendalam tentang ikon, indeks, dan simbol dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini dengan menggunakan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Novel Tarian Bumi Karya Oka Rusmini (Kajian Semiotika Charles Sanders Peirce): Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih mendalam tentang ikon, indeks, dan simbol dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini dengan menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengkaji lebih lanjut tentang pengaruh budaya Bali dalam novel Tarian Bumi, terutama dalam hal penggunaan simbol-simbol budaya Bali yang ada dalam novel tersebut. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis karakter-karakter dalam novel Tarian Bumi, terutama karakter Luh Sekar, Telaga, dan Sagra, serta bagaimana mereka merepresentasikan ikon, indeks, dan simbol dalam novel tersebut.. Hasil dalam penelitian ini ditemukan bentuk ikon, indeks, dan simbol dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini dengan menggunakan kajian semiotika C.Ikon yang ditemukan dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini yaitu tokoh Luh Sekar sebagai ikon perempuan ambisius karena begitu banyak keinginannya yang harus terwujud apapun sanksinya.Tokoh Telaga sebagai ikon perempuan keras tergambar jelas dalam novel ketika prempuan itu sudah dewasa dia sangat membenci proses yang terjadi pada tubuh dan kehidupannya karena begitu banyak aturan-aturan yang harus dipatuhi sebagai wanita yang yang berdarah bangsawan.Tokoh Sagra sebagai ikon perempuan yang tegas karena perempuan tua itu merupakan putri bangsawan kaya, perempuan yang sangat mengagungkan nilai-nilai kebangsawanan.Indeks yang ditemukan dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini yaitu indeks penderitaan tokoh Sekar dan indeks malangnya nasib tokoh Telaga.Tokoh Sekar disebabkan dia menikah bersama lelaki yang berasal dari kasta Brahmana atau keturunan bangsawan.Indeks malangnya nasib tokoh Telaga tergambar setelah Telaga menikah bersama lelaki yang tidak sekasta yaitu laki-laki yang berasal dari kasta Sudra.Simbol yang ditemukan dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini adalah simbol budaya Bali.Simbol budaya Bali yang begitu banyak digunakan oleh pengarang dalam novel ini.Novel yang mengisahkan tentang kehidupan budaya Bali sehingga banyak menyuguhkan istilah-istilah masyarakat Bali, misalnya dari segi penggunaan bahasa sehari-hari, tempat, kata ganti orang, maupun perlengkapan upacara.Simbol tersebut memiliki makna tersendiri sehingga dapat menjadi pedoman hidup bagi masyarakat Bali Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif. Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk deskripsi yang dianalisis dengan cara pandang teori Semiotika Charles Sanders Peirce. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data-data yang dimaksud tersebut berupa kata, frasa, atau klausa yang mengandung ikon, indeks, dan simbol dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini. Fokus dalam penelitian ini adalah analisis novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini dengan menggunakan kajian semiotika melalui deskripsi makna ikon, indeks, dan simbol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi, teknik baca, dan teknik catat. Analisis data yang akan dilakukan pada penelitian ini mengikuti tiga tahap, yaitu:... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/c/hasil-analisis-novel-karakter-tokoh-pengumpulan-da-thumb-8a055.webp" title="JURIS - Novel Tarian Bumi Karya Oka Rusmini (Kajian Semiotika Charles Sanders Peirce)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/hasil-analisis-novel-karakter-tokoh-pengumpulan-da-thumb-8a055.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/hasil-analisis-novel-karakter-tokoh-pengumpulan-da-thumb-8a055.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/hasil-analisis-novel-karakter-tokoh-pengumpulan-da-thumb-8a055.webp 1x" title="JURIS - Novel Tarian Bumi Karya Oka Rusmini (Kajian Semiotika Charles Sanders Peirce)" alt="JURIS - Novel Tarian Bumi Karya Oka Rusmini (Kajian Semiotika Charles Sanders Peirce)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/c/hasil-analisis-novel-karakter-tokoh-pengumpulan-da-thumb-346b3.webp" title="JURIS - Novel Tarian Bumi Karya Oka Rusmini (Kajian Semiotika Charles Sanders Peirce)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/hasil-analisis-novel-karakter-tokoh-pengumpulan-da-thumb-346b3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/hasil-analisis-novel-karakter-tokoh-pengumpulan-da-thumb-346b3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/hasil-analisis-novel-karakter-tokoh-pengumpulan-da-thumb-346b3.webp 1x" title="JURIS - Novel Tarian Bumi Karya Oka Rusmini (Kajian Semiotika Charles Sanders Peirce)" alt="JURIS - Novel Tarian Bumi Karya Oka Rusmini (Kajian Semiotika Charles Sanders Peirce)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/c/hasil-analisis-novel-karakter-tokoh-pengumpulan-da-thumb-ee867.webp" title="JURIS - Novel Tarian Bumi Karya Oka Rusmini (Kajian Semiotika Charles Sanders Peirce)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/hasil-analisis-novel-karakter-tokoh-pengumpulan-da-thumb-ee867.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/hasil-analisis-novel-karakter-tokoh-pengumpulan-da-thumb-ee867.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/hasil-analisis-novel-karakter-tokoh-pengumpulan-da-thumb-ee867.webp 1x" title="JURIS - Novel Tarian Bumi Karya Oka Rusmini (Kajian Semiotika Charles Sanders Peirce)" alt="JURIS - Novel Tarian Bumi Karya Oka Rusmini (Kajian Semiotika Charles Sanders Peirce)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59396-hasil-analisis-novel-karakter-tokoh-pengu" title="JURIS - Novel Tarian Bumi Karya Oka Rusmini (Kajian Semiotika Charles Sanders Peirce)" target="_blank">Novel Tarian Bumi Karya Oka Rusmini (Kajian Semiotika Charles Sanders Peirce)</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih mendalam tentang ikon, indeks, dan simbol dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini dengan menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengkaji lebih lanjut tentang pengaruh budaya Bali dalam novel Tarian Bumi, terutama dalam hal penggunaan simbol-simbol budaya Bali yang ada dalam novel tersebut. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis karakter-karakter dalam novel Tarian Bumi, terutama karakter Luh Sekar, Telaga, dan Sagra, serta bagaimana mereka merepresentasikan ikon, indeks, dan simbol dalam novel tersebut..
<br>Hasil dalam penelitian ini ditemukan bentuk ikon, indeks, dan simbol dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini dengan menggunakan kajian semiotika C.Ikon yang ditemukan dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini yaitu tokoh Luh Sekar sebagai ikon perempuan ambisius karena begitu banyak keinginannya yang harus terwujud apapun sanksinya.Tokoh Telaga sebagai ikon perempuan keras tergambar jelas dalam novel ketika prempuan itu sudah dewasa dia sangat membenci proses yang terjadi pada tubuh dan kehidupannya karena begitu banyak aturan-aturan yang harus dipatuhi sebagai wanita yang yang berdarah bangsawan.Tokoh Sagra sebagai ikon perempuan yang tegas karena perempuan tua itu merupakan putri bangsawan kaya, perempuan yang sangat mengagungkan nilai-nilai kebangsawanan.Indeks yang ditemukan dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini yaitu indeks penderitaan tokoh Sekar dan indeks malangnya nasib tokoh Telaga.Tokoh Sekar disebabkan dia menikah bersama lelaki yang berasal dari kasta Brahmana atau keturunan bangsawan.Indeks malangnya nasib tokoh Telaga tergambar setelah Telaga menikah bersama lelaki yang tidak sekasta yaitu laki-laki yang berasal dari kasta Sudra.Simbol yang ditemukan dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini adalah simbol budaya Bali.Simbol budaya Bali yang begitu banyak digunakan oleh pengarang dalam novel ini.Novel yang mengisahkan tentang kehidupan budaya Bali sehingga banyak menyuguhkan istilah-istilah masyarakat Bali, misalnya dari segi penggunaan bahasa sehari-hari, tempat, kata ganti orang, maupun perlengkapan upacara.Simbol tersebut memiliki makna tersendiri sehingga dapat menjadi pedoman hidup bagi masyarakat Bali
<br>Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif. Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk deskripsi yang dianalisis dengan cara pandang teori Semiotika Charles Sanders Peirce. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data-data yang dimaksud tersebut berupa kata, frasa, atau klausa yang mengandung ikon, indeks, dan simbol dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini. Fokus dalam penelitian ini adalah analisis novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini dengan menggunakan kajian semiotika melalui deskripsi makna ikon, indeks, dan simbol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi, teknik baca, dan teknik catat. Analisis data yang akan dilakukan pada penelitian ini mengikuti tiga tahap, yaitu:...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/c/hasil-analisis-novel-karakter-tokoh-pengumpulan-da-thumb-8a055.webp" type="image/webp" length="95106" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/hasil-analisis-novel-karakter-tokoh-pengumpulan-da-thumb-8a055.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/hasil-analisis-novel-karakter-tokoh-pengumpulan-da-thumb-346b3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/hasil-analisis-novel-karakter-tokoh-pengumpulan-da-thumb-ee867.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-101-uniku.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18949-fon-jurnal-pendidikan-bahasa-sastra-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59395-kritik-sastra-feminis-pengaruh-struk</link>
	<guid isPermaLink="false">a28a50756b304ba81fa2cfe9e5f3aba8</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 19:09:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kirim naskah ]]></category>
	<category><![CDATA[ nurmaya sari ]]></category>
	<category><![CDATA[ mayong maman ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[kirim,maman,mayong,naskah,nurmaya,sari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan dari penelitian ini adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut pengaruh struktur produksi pada masa Orba terhadap corak produksi sastra dan ideologi kepengarangan, serta bagaimana hal tersebut memengaruhi ideologi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA: MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS: Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan dari penelitian ini adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut pengaruh struktur produksi pada masa Orba terhadap corak produksi sastra dan ideologi kepengarangan, serta bagaimana hal tersebut memengaruhi ideologi estetik dalam karya sastra. 2. Meneliti lebih dalam tentang strategi kritik sastra yang digunakan oleh Seno Gumira Ajidarma dalam cerpen AuTelingaAy, khususnya dalam hal penggunaan simbol-simbol dan narasi satire sebagai bentuk perlawanan terhadap rezim Orba. 3. Melakukan studi komparatif antara karya-karya Seno Gumira Ajidarma dengan penulis-penulis lain yang juga menggunakan kritik sastra materialistis Terry Eagleton, untuk melihat perbedaan dan kesamaan strategi kritik yang digunakan dalam karya-karya mereka.. Berdasarkan hasil analisis terhadap cerpen AuTelingaAy karya SGA dengan pendekatan kritik sastra materialistis Terry Eagleton, penelitian ini sampai pada kesimpulan sebagai berikut.Pertama, cerpen AuTelingaAy hadir melalui proses yang cukup kompleks di lingkaran Orba.Dalam hal ini, cerpen AuTelingaAy perlu melalui atau menerobos struktur produksi pada masa Orba.Pada masa Orba, corak produksi umum (CPU) didominasi oleh penguasa.Segala bentuk produksi diatur oleh pemerintah sehingga muncul ideologi umum (IU) represif yang berada dalam naungan ideologi Pancasila.Hal tersebut juga memengaruhi corak produksi sastra (CPS) yang dituntut pro-pemerintah sehingga karya-karya sastra yang muncul berada dalam jalur tematik tertentu, seperti karya sastra bertemakan cinta.Hal ini justru mengungkung pemikiran sastrawan yang tidak secara bebas dapat bersuara karena dominasi IU.Namun, justru dari hal tersebut, SGA hadir sebagai bentuk resistensi kepada pemerintah sehingga ideologi estetik (IE) dalam karya SGA, khususnya cerpen AuTelingaAy, berbentuk kontradiksi dengan IU pada masa Orba.Kedua, elemen internal (ideologi teks) cerpen AuTelingaAy hadir melalui teks yang merupakan artikulasi dari kebijakan otoriter pada masa Orba.Pemanfaatan ideologi teks dalam cerpen AuTelingaAy juga berusaha menampilkan fakta realitas yang terjadi pada masa Orba.Oleh karena itu, ideologi teks yang muncul menghasilkan cerpen AuTelingaAy sebagai media kritik dan menghadirkan semangat resistensi untuk mencapai keadilan.Hal tersebut dihadirkan melalui simbol-simbol yang secara estetik muncul di dalam teks.Pada akhirnya, melalui ruang estetik, ideologi teks cerpen AuTelingaAy berhasil menghadirkan sebuah kritik untuk menyampaikan fakta realitas yang tidak tersampaikan pada masa Orba, sekaligus memantik resistensi terhadap rezim Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan strategi kritik cerpen AuTelingaAy karya Seno Gumira Ajidarma (SGA) terhadap rezim Orde Baru (Orba) Indonesia. Hal tersebut akan dijelaskan dengan cara meninjau struktur produksi dan ideologi teks cerpen AuTelingaAy karya SGA. Untuk menjelaskannya, penelitian ini menggunakan teori kritik sastra materialistis Terry Eagleton. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode dialektika. Metode ini memungkinkan peneliti untuk menjelaskan ideologi teks sebagai produk pengolahan estetik atas struktur produksi pada masa Orba. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut. Pertama, cerpen AuTelingaAy sebagai kritik hadir dengan cara menerobos struktur produksi pada masa Orba yang selalu diatur oleh pemerintah. Struktur produksi pada masa Orba yang berkaitan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-a883f.webp" title="JURIS - STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA: MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-a883f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-a883f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-a883f.webp 1x" title="JURIS - STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA: MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS" alt="JURIS - STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA: MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-9c9fe.webp" title="JURIS - STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA: MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-9c9fe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-9c9fe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-9c9fe.webp 1x" title="JURIS - STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA: MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS" alt="JURIS - STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA: MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-a7181.webp" title="JURIS - STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA: MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-a7181.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-a7181.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-a7181.webp 1x" title="JURIS - STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA: MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS" alt="JURIS - STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA: MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59395-kritik-sastra-feminis-pengaruh-struk" title="JURIS - STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA: MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS" target="_blank">STRATEGI KRITIK CERPEN AuTELINGAAy TERHADAP ORBA: MENINJAU STRUKTUR PRODUKSI DAN IDEOLOGI TEKS</a>: Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan dari penelitian ini adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut pengaruh struktur produksi pada masa Orba terhadap corak produksi sastra dan ideologi kepengarangan, serta bagaimana hal tersebut memengaruhi ideologi estetik dalam karya sastra. 2. Meneliti lebih dalam tentang strategi kritik sastra yang digunakan oleh Seno Gumira Ajidarma dalam cerpen AuTelingaAy, khususnya dalam hal penggunaan simbol-simbol dan narasi satire sebagai bentuk perlawanan terhadap rezim Orba. 3. Melakukan studi komparatif antara karya-karya Seno Gumira Ajidarma dengan penulis-penulis lain yang juga menggunakan kritik sastra materialistis Terry Eagleton, untuk melihat perbedaan dan kesamaan strategi kritik yang digunakan dalam karya-karya mereka..
<br>Berdasarkan hasil analisis terhadap cerpen AuTelingaAy karya SGA dengan pendekatan kritik sastra materialistis Terry Eagleton, penelitian ini sampai pada kesimpulan sebagai berikut.Pertama, cerpen AuTelingaAy hadir melalui proses yang cukup kompleks di lingkaran Orba.Dalam hal ini, cerpen AuTelingaAy perlu melalui atau menerobos struktur produksi pada masa Orba.Pada masa Orba, corak produksi umum (CPU) didominasi oleh penguasa.Segala bentuk produksi diatur oleh pemerintah sehingga muncul ideologi umum (IU) represif yang berada dalam naungan ideologi Pancasila.Hal tersebut juga memengaruhi corak produksi sastra (CPS) yang dituntut pro-pemerintah sehingga karya-karya sastra yang muncul berada dalam jalur tematik tertentu, seperti karya sastra bertemakan cinta.Hal ini justru mengungkung pemikiran sastrawan yang tidak secara bebas dapat bersuara karena dominasi IU.Namun, justru dari hal tersebut, SGA hadir sebagai bentuk resistensi kepada pemerintah sehingga ideologi estetik (IE) dalam karya SGA, khususnya cerpen AuTelingaAy, berbentuk kontradiksi dengan IU pada masa Orba.Kedua, elemen internal (ideologi teks) cerpen AuTelingaAy hadir melalui teks yang merupakan artikulasi dari kebijakan otoriter pada masa Orba.Pemanfaatan ideologi teks dalam cerpen AuTelingaAy juga berusaha menampilkan fakta realitas yang terjadi pada masa Orba.Oleh karena itu, ideologi teks yang muncul menghasilkan cerpen AuTelingaAy sebagai media kritik dan menghadirkan semangat resistensi untuk mencapai keadilan.Hal tersebut dihadirkan melalui simbol-simbol yang secara estetik muncul di dalam teks.Pada akhirnya, melalui ruang estetik, ideologi teks cerpen AuTelingaAy berhasil menghadirkan sebuah kritik untuk menyampaikan fakta realitas yang tidak tersampaikan pada masa Orba, sekaligus memantik resistensi terhadap rezim
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan strategi kritik cerpen AuTelingaAy karya Seno Gumira Ajidarma (SGA) terhadap rezim Orde Baru (Orba) Indonesia. Hal tersebut akan dijelaskan dengan cara meninjau struktur produksi dan ideologi teks cerpen AuTelingaAy karya SGA. Untuk menjelaskannya, penelitian ini menggunakan teori kritik sastra materialistis Terry Eagleton. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode dialektika. Metode ini memungkinkan peneliti untuk menjelaskan ideologi teks sebagai produk pengolahan estetik atas struktur produksi pada masa Orba. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut. Pertama, cerpen AuTelingaAy sebagai kritik hadir dengan cara menerobos struktur produksi pada masa Orba yang selalu diatur oleh pemerintah. Struktur produksi pada masa Orba yang berkaitan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-9c9fe.webp" type="image/webp" length="102940" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-a883f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-9c9fe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/kritik-sastra-feminis-pengaruh-struktur-modal-kary-thumb-a7181.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-101-uniku.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18949-fon-jurnal-pendidikan-bahasa-sastra-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Objektifikasi dan Resiliensi Perempuan dalam Novel Perempuan Bayangan Karya Netty Virgiantini ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Objektifikasi dan Resiliensi Perempuan dalam Novel Perempuan Bayangan Karya Netty Virgiantini ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Objektifikasi dan Resiliensi Perempuan dalam Novel Perempuan Bayangan Karya Netty Virgiantini ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59394-tokoh-perempuan-tangguh-kritik-sastra-feminis-nett</link>
	<guid isPermaLink="false">fadd816eae416f21792936f55b72e110</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 19:09:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kirim naskah ]]></category>
	<category><![CDATA[ nurmaya sari ]]></category>
	<category><![CDATA[ mayong maman ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[kirim,maman,mayong,naskah,nurmaya,sari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan fokus pada strategi kebertahanan tokoh utama sebagai perempuan lajang. Kajian ini dapat menemukan berbagai stigma yang dialami tokoh dan strateginya untuk bertahan dan keluar dari stigma tersebut. Selain itu, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Objektifikasi dan Resiliensi Perempuan dalam Novel Perempuan Bayangan Karya Netty Virgiantini: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan fokus pada strategi kebertahanan tokoh utama sebagai perempuan lajang. Kajian ini dapat menemukan berbagai stigma yang dialami tokoh dan strateginya untuk bertahan dan keluar dari stigma tersebut. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengungkap makna kelajangan dan perjodohan dalam novel Jodoh Terakhir karya Netty Virgiantini, yang memperlihatkan adanya resistensi dan negosiasi pada tokoh perempuan. Penelitian terhadap novel Perempuan Bayangan maupun karya-karya Netty Virgiantini masih dapat dilanjutkan, karena masih banyak celah dan permasalahan yang dapat dipelajari. Pendekatan lain pun dapat digunakan untuk mengupas karya-karya kontemporer dengan menggunakan antropologi sastra, sosiologi sastra, maupun psikologi sastra.. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan rentan mengalami objektifikasi, sebagaimana yang diterima oleh Ningrum.Objektifikasi dilakukan oleh orangtua, kedua calon mertuanya, pasangan, dan arwah Utari.Tokoh utama perempuan kemudian menunjukkan resiliensi baik secara verbal maupun dalam bentuk tindakan.Objektifikasi yang dialami tokoh perempuan menunjukkan bahwa perempuan masih dianggap sebagai objek, baik disadari ataupun tidak, dan laki-laki sebagai subjek.Resiliensi yang ditunjukkan perempuan merupakan bentuk perlawanan, namun tidak dapat dinilai memadai karena tidak sepenuhnya mengubah hakikat objektifikasi yang telah terjadi.Pembebasan perempuan dari objektifikasi hanya dapat dilakukan melalui penghancuran ideologi patriarki yang menjadi gagasan residual di dalam novel karya Netty Virgiantini ini Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap adanya objektifikasi dan resiliensi perempuan di dalam novel Perempuan Bayangan karya Netty Virgiantini. Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan pendekatan kritik sastra feminis. Data berupa kata, frasa, dan kalimat dari objek penelitian dipilih dengan teknik simak-catat setelah melalui pembacaan tertutup. Data kemudian diklasifikasi, diinterpretasi, dan dikaji dengan teori yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan rentan mengalami objektifikasi, sebagaimana yang dialami oleh tokoh utama perempuan, Ningrum. Objektifikasi tersebut dilakukan oleh orangtua yang memaksanya untuk menikah, kedua calon mertuanya yang menolaknya karena tidak dapat memberikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/b/tokoh-perempuan-tangguh-kritik-sastra-feminis-nett-thumb-17d97.webp" title="JURIS - Objektifikasi dan Resiliensi Perempuan dalam Novel Perempuan Bayangan Karya Netty Virgiantini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/b/tokoh-perempuan-tangguh-kritik-sastra-feminis-nett-thumb-17d97.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/b/tokoh-perempuan-tangguh-kritik-sastra-feminis-nett-thumb-17d97.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/b/tokoh-perempuan-tangguh-kritik-sastra-feminis-nett-thumb-17d97.webp 1x" title="JURIS - Objektifikasi dan Resiliensi Perempuan dalam Novel Perempuan Bayangan Karya Netty Virgiantini" alt="JURIS - Objektifikasi dan Resiliensi Perempuan dalam Novel Perempuan Bayangan Karya Netty Virgiantini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/b/tokoh-perempuan-tangguh-kritik-sastra-feminis-nett-thumb-d593e.webp" title="JURIS - Objektifikasi dan Resiliensi Perempuan dalam Novel Perempuan Bayangan Karya Netty Virgiantini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/b/tokoh-perempuan-tangguh-kritik-sastra-feminis-nett-thumb-d593e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/b/tokoh-perempuan-tangguh-kritik-sastra-feminis-nett-thumb-d593e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/b/tokoh-perempuan-tangguh-kritik-sastra-feminis-nett-thumb-d593e.webp 1x" title="JURIS - Objektifikasi dan Resiliensi Perempuan dalam Novel Perempuan Bayangan Karya Netty Virgiantini" alt="JURIS - Objektifikasi dan Resiliensi Perempuan dalam Novel Perempuan Bayangan Karya Netty Virgiantini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/b/tokoh-perempuan-tangguh-kritik-sastra-feminis-nett-thumb-2226b.webp" title="JURIS - Objektifikasi dan Resiliensi Perempuan dalam Novel Perempuan Bayangan Karya Netty Virgiantini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/b/tokoh-perempuan-tangguh-kritik-sastra-feminis-nett-thumb-2226b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/b/tokoh-perempuan-tangguh-kritik-sastra-feminis-nett-thumb-2226b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/b/tokoh-perempuan-tangguh-kritik-sastra-feminis-nett-thumb-2226b.webp 1x" title="JURIS - Objektifikasi dan Resiliensi Perempuan dalam Novel Perempuan Bayangan Karya Netty Virgiantini" alt="JURIS - Objektifikasi dan Resiliensi Perempuan dalam Novel Perempuan Bayangan Karya Netty Virgiantini" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59394-tokoh-perempuan-tangguh-kritik-sastra-feminis-nett" title="JURIS - Objektifikasi dan Resiliensi Perempuan dalam Novel Perempuan Bayangan Karya Netty Virgiantini" target="_blank">Objektifikasi dan Resiliensi Perempuan dalam Novel Perempuan Bayangan Karya Netty Virgiantini</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan fokus pada strategi kebertahanan tokoh utama sebagai perempuan lajang. Kajian ini dapat menemukan berbagai stigma yang dialami tokoh dan strateginya untuk bertahan dan keluar dari stigma tersebut. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengungkap makna kelajangan dan perjodohan dalam novel Jodoh Terakhir karya Netty Virgiantini, yang memperlihatkan adanya resistensi dan negosiasi pada tokoh perempuan. Penelitian terhadap novel Perempuan Bayangan maupun karya-karya Netty Virgiantini masih dapat dilanjutkan, karena masih banyak celah dan permasalahan yang dapat dipelajari. Pendekatan lain pun dapat digunakan untuk mengupas karya-karya kontemporer dengan menggunakan antropologi sastra, sosiologi sastra, maupun psikologi sastra..
<br>Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan rentan mengalami objektifikasi, sebagaimana yang diterima oleh Ningrum.Objektifikasi dilakukan oleh orangtua, kedua calon mertuanya, pasangan, dan arwah Utari.Tokoh utama perempuan kemudian menunjukkan resiliensi baik secara verbal maupun dalam bentuk tindakan.Objektifikasi yang dialami tokoh perempuan menunjukkan bahwa perempuan masih dianggap sebagai objek, baik disadari ataupun tidak, dan laki-laki sebagai subjek.Resiliensi yang ditunjukkan perempuan merupakan bentuk perlawanan, namun tidak dapat dinilai memadai karena tidak sepenuhnya mengubah hakikat objektifikasi yang telah terjadi.Pembebasan perempuan dari objektifikasi hanya dapat dilakukan melalui penghancuran ideologi patriarki yang menjadi gagasan residual di dalam novel karya Netty Virgiantini ini
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap adanya objektifikasi dan resiliensi perempuan di dalam novel Perempuan Bayangan karya Netty Virgiantini. Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan pendekatan kritik sastra feminis. Data berupa kata, frasa, dan kalimat dari objek penelitian dipilih dengan teknik simak-catat setelah melalui pembacaan tertutup. Data kemudian diklasifikasi, diinterpretasi, dan dikaji dengan teori yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan rentan mengalami objektifikasi, sebagaimana yang dialami oleh tokoh utama perempuan, Ningrum. Objektifikasi tersebut dilakukan oleh orangtua yang memaksanya untuk menikah, kedua calon mertuanya yang menolaknya karena tidak dapat memberikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/b/tokoh-perempuan-tangguh-kritik-sastra-feminis-nett-thumb-2226b.webp" type="image/webp" length="95264" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/b/tokoh-perempuan-tangguh-kritik-sastra-feminis-nett-thumb-17d97.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/b/tokoh-perempuan-tangguh-kritik-sastra-feminis-nett-thumb-d593e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/b/tokoh-perempuan-tangguh-kritik-sastra-feminis-nett-thumb-2226b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-101-uniku.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18949-fon-jurnal-pendidikan-bahasa-sastra-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Politics and Policy of Islamic Education during the Old Order Era A Study of the Role of the Ministry of Religion Islamic Religious Colleges PTKI and the Implementation of the National Education ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Politics and Policy of Islamic Education during the Old Order Era A Study of the Role of the Ministry of Religion Islamic Religious Colleges PTKI and the Implementation of the National Education ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Politics and Policy of Islamic Education during the Old Order Era A Study of the Role of the Ministry of Religion Islamic Religious Colleges PTKI and the Implementation of the National Education ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59393-pendidikan-islam-sejarah-sustaina</link>
	<guid isPermaLink="false">6332b499433efde25d0ad9aeb5886c18</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 19:09:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ piety social ]]></category>
	<category><![CDATA[ budi setyono ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[budi,counter,flag,piety,setyono,social]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada: (1) Perbandingan implementasi kebijakan pendidikan Islam di berbagai provinsi atau daerah, untuk memahami variasi dan tantangan yang dihadapi di tingkat lokal. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Politics and Policy of Islamic Education during the Old Order Era: A Study of the Role of the Ministry of Religion, Islamic Religious Colleges (PTKI), and the Implementation of the National Education: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada: (1) Perbandingan implementasi kebijakan pendidikan Islam di berbagai provinsi atau daerah, untuk memahami variasi dan tantangan yang dihadapi di tingkat lokal. (2) Pengembangan pendekatan sejarah lisan untuk menangkap pengalaman kelompok non-elit seperti guru madrasah desa, santri, atau keluarga santri, yang seringkali kurang terwakili dalam sejarah pendidikan. (3) Analisis komparatif antara Orde Lama, Orde Baru, dan era Reformasi untuk mengidentifikasi kontinuitas dan perubahan dalam pola kebijakan pendidikan Islam. Penelitian komparatif ini akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika pendidikan Islam di Indonesia dan membantu merumuskan kebijakan yang lebih responsif, adil, dan berkelanjutan.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa masa Orde Lama merupakan fase krusial yang membentuk fondasi kelembagaan dan politik pendidikan Islam di Indonesia.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan Islam pada masa Orde Lama sangat dipengaruhi oleh konfigurasi politik negara dan cenderung bersifat kompromistis.Kementrian Agama terbukti berperan sebagai aktor kunci dalam mempertahankan eksistensi madrasah, memperluas pelajaran agama di sekolah umum, serta membangun fondasi pendidikan tinggi Islam melalui PTKI.Penelitian ini juga menemukan bahwa pengaturan pelajaran agama dalam UU No.12 Tahun 1954 mencerminkan bentuk akomodasi negara terhadap aspirasi Islam, tetapi belum sepenuhnya menjamin kesetaraan substantif dalam implementasinya.Temuan ini memberikan kontribusi bagi kajian politik pendidikan Islam dengan menunjukkan bahwa perkembangan pendidikan Islam merupakan hasil negosiasi antara negara, agama, dan masyarakat, bukan semata proses pedagogis Pendidikan Islam selama Orde Lama adalah isu penting dalam sejarah pendidikan Indonesia karena berkembang di tengah dinamika politik negara yang belum stabil, pertarungan ideologi nasionalisme, Islam, dan komunisme, serta upaya awal pembentukan sistem pendidikan nasional pascakemerdekaan. Topik ini relevan dikaji karena kebijakan pendidikan Islam pada periode 1945-1966 tidak hanya menentukan posisi madrasah, pelajaran agama, dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) dalam sistem nasional, tetapi juga meletakkan fondasi yang berpengaruh hingga masa kini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis politik dan kebijakan pendidikan Islam pada masa Orde Lama dengan menyoroti pengaruh dinamika politik nasional, peran strategis Kementrian Agama, proses pendirian dan perkembangan PTKI, pengaturan pelajaran agama dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, serta tantangan dan peluang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/0/pendidikan-islam-sejarah-sustainable-islamic-educa-thumb-94715.webp" title="JURIS - Politics and Policy of Islamic Education during the Old Order Era: A Study of the Role of the Ministry of Religion, Islamic Religious Colleges (PTKI), and the Implementation of the National Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/pendidikan-islam-sejarah-sustainable-islamic-educa-thumb-94715.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/pendidikan-islam-sejarah-sustainable-islamic-educa-thumb-94715.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/pendidikan-islam-sejarah-sustainable-islamic-educa-thumb-94715.webp 1x" title="JURIS - Politics and Policy of Islamic Education during the Old Order Era: A Study of the Role of the Ministry of Religion, Islamic Religious Colleges (PTKI), and the Implementation of the National Education" alt="JURIS - Politics and Policy of Islamic Education during the Old Order Era: A Study of the Role of the Ministry of Religion, Islamic Religious Colleges (PTKI), and the Implementation of the National Education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/0/pendidikan-islam-sejarah-sustainable-islamic-educa-thumb-f4af2.webp" title="JURIS - Politics and Policy of Islamic Education during the Old Order Era: A Study of the Role of the Ministry of Religion, Islamic Religious Colleges (PTKI), and the Implementation of the National Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/pendidikan-islam-sejarah-sustainable-islamic-educa-thumb-f4af2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/pendidikan-islam-sejarah-sustainable-islamic-educa-thumb-f4af2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/pendidikan-islam-sejarah-sustainable-islamic-educa-thumb-f4af2.webp 1x" title="JURIS - Politics and Policy of Islamic Education during the Old Order Era: A Study of the Role of the Ministry of Religion, Islamic Religious Colleges (PTKI), and the Implementation of the National Education" alt="JURIS - Politics and Policy of Islamic Education during the Old Order Era: A Study of the Role of the Ministry of Religion, Islamic Religious Colleges (PTKI), and the Implementation of the National Education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/0/pendidikan-islam-sejarah-sustainable-islamic-educa-thumb-31a3e.webp" title="JURIS - Politics and Policy of Islamic Education during the Old Order Era: A Study of the Role of the Ministry of Religion, Islamic Religious Colleges (PTKI), and the Implementation of the National Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/pendidikan-islam-sejarah-sustainable-islamic-educa-thumb-31a3e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/pendidikan-islam-sejarah-sustainable-islamic-educa-thumb-31a3e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/pendidikan-islam-sejarah-sustainable-islamic-educa-thumb-31a3e.webp 1x" title="JURIS - Politics and Policy of Islamic Education during the Old Order Era: A Study of the Role of the Ministry of Religion, Islamic Religious Colleges (PTKI), and the Implementation of the National Education" alt="JURIS - Politics and Policy of Islamic Education during the Old Order Era: A Study of the Role of the Ministry of Religion, Islamic Religious Colleges (PTKI), and the Implementation of the National Education" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59393-pendidikan-islam-sejarah-sustaina" title="JURIS - Politics and Policy of Islamic Education during the Old Order Era: A Study of the Role of the Ministry of Religion, Islamic Religious Colleges (PTKI), and the Implementation of the National Education" target="_blank">Politics and Policy of Islamic Education during the Old Order Era: A Study of the Role of the Ministry of Religion, Islamic Religious Colleges (PTKI), and the Implementation of the National Education</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada: (1) Perbandingan implementasi kebijakan pendidikan Islam di berbagai provinsi atau daerah, untuk memahami variasi dan tantangan yang dihadapi di tingkat lokal. (2) Pengembangan pendekatan sejarah lisan untuk menangkap pengalaman kelompok non-elit seperti guru madrasah desa, santri, atau keluarga santri, yang seringkali kurang terwakili dalam sejarah pendidikan. (3) Analisis komparatif antara Orde Lama, Orde Baru, dan era Reformasi untuk mengidentifikasi kontinuitas dan perubahan dalam pola kebijakan pendidikan Islam. Penelitian komparatif ini akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika pendidikan Islam di Indonesia dan membantu merumuskan kebijakan yang lebih responsif, adil, dan berkelanjutan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa masa Orde Lama merupakan fase krusial yang membentuk fondasi kelembagaan dan politik pendidikan Islam di Indonesia.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan Islam pada masa Orde Lama sangat dipengaruhi oleh konfigurasi politik negara dan cenderung bersifat kompromistis.Kementrian Agama terbukti berperan sebagai aktor kunci dalam mempertahankan eksistensi madrasah, memperluas pelajaran agama di sekolah umum, serta membangun fondasi pendidikan tinggi Islam melalui PTKI.Penelitian ini juga menemukan bahwa pengaturan pelajaran agama dalam UU No.12 Tahun 1954 mencerminkan bentuk akomodasi negara terhadap aspirasi Islam, tetapi belum sepenuhnya menjamin kesetaraan substantif dalam implementasinya.Temuan ini memberikan kontribusi bagi kajian politik pendidikan Islam dengan menunjukkan bahwa perkembangan pendidikan Islam merupakan hasil negosiasi antara negara, agama, dan masyarakat, bukan semata proses pedagogis
<br>Pendidikan Islam selama Orde Lama adalah isu penting dalam sejarah pendidikan Indonesia karena berkembang di tengah dinamika politik negara yang belum stabil, pertarungan ideologi nasionalisme, Islam, dan komunisme, serta upaya awal pembentukan sistem pendidikan nasional pascakemerdekaan. Topik ini relevan dikaji karena kebijakan pendidikan Islam pada periode 1945-1966 tidak hanya menentukan posisi madrasah, pelajaran agama, dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) dalam sistem nasional, tetapi juga meletakkan fondasi yang berpengaruh hingga masa kini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis politik dan kebijakan pendidikan Islam pada masa Orde Lama dengan menyoroti pengaruh dinamika politik nasional, peran strategis Kementrian Agama, proses pendirian dan perkembangan PTKI, pengaturan pelajaran agama dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, serta tantangan dan peluang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/0/pendidikan-islam-sejarah-sustainable-islamic-educa-thumb-31a3e.webp" type="image/webp" length="104332" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/pendidikan-islam-sejarah-sustainable-islamic-educa-thumb-94715.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/pendidikan-islam-sejarah-sustainable-islamic-educa-thumb-f4af2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/pendidikan-islam-sejarah-sustainable-islamic-educa-thumb-31a3e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-974-iaiannawawi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18947-jurnal-tarbiyat-jurnal-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Think Like a Hacker Act Like a Defender Pelatihan Ethical Hacking bagi Siswa SMA Kristen Karunia Jakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Think Like a Hacker Act Like a Defender Pelatihan Ethical Hacking bagi Siswa SMA Kristen Karunia Jakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Think Like a Hacker Act Like a Defender Pelatihan Ethical Hacking bagi Siswa SMA Kristen Karunia Jakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59410-serangan-siber-ethical-hacking-keamanan-lite</link>
	<guid isPermaLink="false">f5e177654ff0347db0e79b77aeefca32</guid>
	<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 16:50:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ think hacker ]]></category>
	<category><![CDATA[ act defender ]]></category>
	<category><![CDATA[ martinus hia ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[act,defender,hacker,hia,martinus,think]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa ide berikut: Pertama, mengkaji dampak jangka panjang dari pelatihan Ethical Hacking terhadap perilaku dan pemahaman siswa tentang keamanan siber. Penelitian ini dapat dilakukan dengan melakukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Think Like a Hacker, Act Like a Defender: Pelatihan Ethical Hacking bagi Siswa SMA Kristen Karunia Jakarta: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa ide berikut: Pertama, mengkaji dampak jangka panjang dari pelatihan Ethical Hacking terhadap perilaku dan pemahaman siswa tentang keamanan siber. Penelitian ini dapat dilakukan dengan melakukan survei atau wawancara mendalam terhadap peserta pelatihan dalam jangka waktu tertentu. Kedua, mengembangkan modul pelatihan Ethical Hacking yang lebih aplikatif dan interaktif, dengan fokus pada skenario nyata yang dihadapi oleh siswa dalam penggunaan teknologi sehari-hari. Ketiga, mengeksplorasi peran Ethical Hacking dalam membangun ekosistem digital yang aman dan bertanggung jawab, dengan melibatkan berbagai pihak seperti pemerintah, industri, dan masyarakat.. Pelatihan Ethical Hacking di SMA Kristen berhasil meningkatkan literasi keamanan siber siswa melalui pemahaman mengenai konsep dasar Ethical Hacking, identifikasi kerentanan sistem, dan etika dalam penggunaan teknologi.Kegiatan ini membentuk pola pikir yang lebih kritis, waspada, dan bertanggung jawab terhadap ancaman digital.Untuk ke depannya, pelatihan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan materi yang lebih aplikatif agar kemampuan keamanan siber siswa terus berkembang sejalan dengan meningkatnya tantangan di era transformasi digital Transformasi digital yang semakin pesat telah meningkatkan kompleksitas ancaman siber, sehingga menuntut peningkatan literasi keamanan digital, khususnya di kalangan generasi muda. Siswa SMA sebagai digital native perlu dibekali pemahaman mengenai keamanan siber agar mampu melindungi data pribadi dan menggunakan teknologi secara bertanggung jawab. Kegiatan pelatihan ini bertujuan memperkenalkan konsep dasar Ethical Hacking sebagai pendekatan untuk memahami cara kerja serangan siber dalam rangka membangun sistem pertahanan yang lebih kuat, bukan untuk melakukan tindakan peretasan ilegal. Materi pelatihan mencakup pengenalan prinsip-prinsip Ethical Hacking, identifikasi kerentanan sistem, teknik pengumpulan informasi, serta strategi mitigasi terhadap potensi serangan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/7/serangan-siber-ethical-hacking-keamanan-literasi-p-thumb-24b3d.webp" title="JURIS - Think Like a Hacker, Act Like a Defender: Pelatihan Ethical Hacking bagi Siswa SMA Kristen  Karunia Jakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/serangan-siber-ethical-hacking-keamanan-literasi-p-thumb-24b3d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/serangan-siber-ethical-hacking-keamanan-literasi-p-thumb-24b3d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/serangan-siber-ethical-hacking-keamanan-literasi-p-thumb-24b3d.webp 1x" title="JURIS - Think Like a Hacker, Act Like a Defender: Pelatihan Ethical Hacking bagi Siswa SMA Kristen  Karunia Jakarta" alt="JURIS - Think Like a Hacker, Act Like a Defender: Pelatihan Ethical Hacking bagi Siswa SMA Kristen  Karunia Jakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/serangan-siber-ethical-hacking-keamanan-literasi-p-thumb-fe26e.webp" title="JURIS - Think Like a Hacker, Act Like a Defender: Pelatihan Ethical Hacking bagi Siswa SMA Kristen  Karunia Jakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/serangan-siber-ethical-hacking-keamanan-literasi-p-thumb-fe26e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/serangan-siber-ethical-hacking-keamanan-literasi-p-thumb-fe26e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/serangan-siber-ethical-hacking-keamanan-literasi-p-thumb-fe26e.webp 1x" title="JURIS - Think Like a Hacker, Act Like a Defender: Pelatihan Ethical Hacking bagi Siswa SMA Kristen  Karunia Jakarta" alt="JURIS - Think Like a Hacker, Act Like a Defender: Pelatihan Ethical Hacking bagi Siswa SMA Kristen  Karunia Jakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59410-serangan-siber-ethical-hacking-keamanan-lite" title="JURIS - Think Like a Hacker, Act Like a Defender: Pelatihan Ethical Hacking bagi Siswa SMA Kristen  Karunia Jakarta" target="_blank">Think Like a Hacker, Act Like a Defender: Pelatihan Ethical Hacking bagi Siswa SMA Kristen  Karunia Jakarta</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa ide berikut: Pertama, mengkaji dampak jangka panjang dari pelatihan Ethical Hacking terhadap perilaku dan pemahaman siswa tentang keamanan siber. Penelitian ini dapat dilakukan dengan melakukan survei atau wawancara mendalam terhadap peserta pelatihan dalam jangka waktu tertentu. Kedua, mengembangkan modul pelatihan Ethical Hacking yang lebih aplikatif dan interaktif, dengan fokus pada skenario nyata yang dihadapi oleh siswa dalam penggunaan teknologi sehari-hari. Ketiga, mengeksplorasi peran Ethical Hacking dalam membangun ekosistem digital yang aman dan bertanggung jawab, dengan melibatkan berbagai pihak seperti pemerintah, industri, dan masyarakat..
<br>Pelatihan Ethical Hacking di SMA Kristen berhasil meningkatkan literasi keamanan siber siswa melalui pemahaman mengenai konsep dasar Ethical Hacking, identifikasi kerentanan sistem, dan etika dalam penggunaan teknologi.Kegiatan ini membentuk pola pikir yang lebih kritis, waspada, dan bertanggung jawab terhadap ancaman digital.Untuk ke depannya, pelatihan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan materi yang lebih aplikatif agar kemampuan keamanan siber siswa terus berkembang sejalan dengan meningkatnya tantangan di era transformasi digital
<br>Transformasi digital yang semakin pesat telah meningkatkan kompleksitas ancaman siber, sehingga menuntut peningkatan literasi keamanan digital, khususnya di kalangan generasi muda. Siswa SMA sebagai digital native perlu dibekali pemahaman mengenai keamanan siber agar mampu melindungi data pribadi dan menggunakan teknologi secara bertanggung jawab. Kegiatan pelatihan ini bertujuan memperkenalkan konsep dasar Ethical Hacking sebagai pendekatan untuk memahami cara kerja serangan siber dalam rangka membangun sistem pertahanan yang lebih kuat, bukan untuk melakukan tindakan peretasan ilegal. Materi pelatihan mencakup pengenalan prinsip-prinsip Ethical Hacking, identifikasi kerentanan sistem, teknik pengumpulan informasi, serta strategi mitigasi terhadap potensi serangan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/7/serangan-siber-ethical-hacking-keamanan-literasi-p-thumb-24b3d.webp" type="image/webp" length="223440" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/serangan-siber-ethical-hacking-keamanan-literasi-p-thumb-24b3d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/serangan-siber-ethical-hacking-keamanan-literasi-p-thumb-fe26e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1585-kalbis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18961-abdimas-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 18 Aug 2026 19:21:48 +0700. 24 items. Served in: 7.197 seconds [rss] -->
