<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sat, 18 Apr 2026 02:04:52 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 02:04:52 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-18T02:04:52+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Hambatan Kurikulum Merdeka Di Kelas IV Sdn 3 Apuan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hambatan Kurikulum Merdeka Di Kelas IV Sdn 3 Apuan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hambatan Kurikulum Merdeka Di Kelas IV Sdn 3 Apuan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39825-numerasi-siswa-sdn-karakter-sd-ajar-pa</link>
	<guid isPermaLink="false">341bd3600c954b1438207c4e861d1206</guid>
	<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 01:29:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ garuda logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ sinta logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[garuda,logo,sinta,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa ide penelitian baru dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas berbagai model pelatihan Kurikulum Merdeka untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hambatan Kurikulum Merdeka Di Kelas IV Sdn 3 Apuan: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa ide penelitian baru dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas berbagai model pelatihan Kurikulum Merdeka untuk guru, dengan fokus pada pendekatan yang lebih aplikatif dan berkelanjutan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan kebutuhan siswa di berbagai daerah, dengan melibatkan partisipasi aktif guru dan masyarakat setempat. Ketiga, penting untuk mengkaji dampak implementasi Kurikulum Merdeka terhadap pemerataan kualitas pendidikan, khususnya bagi siswa dari keluarga kurang mampu dan daerah terpencil. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk menganalisis data dari berbagai sumber, seperti hasil belajar siswa, survei kepuasan orang tua, dan observasi lapangan. Dengan demikian, hasil penelitian dapat memberikan rekomendasi yang komprehensif dan terukur untuk meningkatkan kualitas implementasi Kurikulum Merdeka dan mencapai tujuan pendidikan yang lebih inklusif dan berkeadilan.. Penelitian ini menguatkan temuan penelitian terdahulu bahwa implementasi Kurikulum Merdeka belum berjalan efektif karena beberapa hal, seperti belum semua guru mendapatkan pelatihan, guru belum memahami substansi kurikulum, dukungan sekolah masih rendah, dan kurang matangnya perencanaan implementasi.Koordinasi yang lemah antar jenjang pemerintahan juga menjadi penghambat.Perlu adanya perencanaan yang matang, peningkatan koordinasi, dan dukungan yang lebih baik untuk mengatasi masalah implementasi Kurikulum Merdeka Perubahan kurikulum merupakan suatu keniscayaan, perubahan kurikulum dimaknai dengan pengembangan kurikulum yang harus dilaksanakan karena merupakan tuntutan zaman. Namun dalam implementasinya perubahan atau pengembangan kurikulum, dari kurikulum 2006 (KTSP) ke kurikulum 2013 mengalami permasalahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji masalah penerapan Kurikulum Merdeka yang dihadapi sekolah, guru dan siswa. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, sumber data dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, dan siswa SDN 3 Apuan. Teknik pengumpulan data dengan kajian dokumen, observasi partisipatif dan wawancara mendalam. Analisis data digunakan model interaktif,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/c/numerasi-siswa-sdn-karakter-sd-ajar-partisipasi-ak-thumb-d93b9.webp" title="JURIS - Hambatan Kurikulum Merdeka Di Kelas IV Sdn 3 Apuan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/numerasi-siswa-sdn-karakter-sd-ajar-partisipasi-ak-thumb-d93b9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/numerasi-siswa-sdn-karakter-sd-ajar-partisipasi-ak-thumb-d93b9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/numerasi-siswa-sdn-karakter-sd-ajar-partisipasi-ak-thumb-d93b9.webp 1x" title="JURIS - Hambatan Kurikulum Merdeka Di Kelas IV Sdn 3 Apuan" alt="JURIS - Hambatan Kurikulum Merdeka Di Kelas IV Sdn 3 Apuan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/numerasi-siswa-sdn-karakter-sd-ajar-partisipasi-ak-thumb-8a03c.webp" title="JURIS - Hambatan Kurikulum Merdeka Di Kelas IV Sdn 3 Apuan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/numerasi-siswa-sdn-karakter-sd-ajar-partisipasi-ak-thumb-8a03c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/numerasi-siswa-sdn-karakter-sd-ajar-partisipasi-ak-thumb-8a03c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/numerasi-siswa-sdn-karakter-sd-ajar-partisipasi-ak-thumb-8a03c.webp 1x" title="JURIS - Hambatan Kurikulum Merdeka Di Kelas IV Sdn 3 Apuan" alt="JURIS - Hambatan Kurikulum Merdeka Di Kelas IV Sdn 3 Apuan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/numerasi-siswa-sdn-karakter-sd-ajar-partisipasi-ak-thumb-3ab31.webp" title="JURIS - Hambatan Kurikulum Merdeka Di Kelas IV Sdn 3 Apuan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/numerasi-siswa-sdn-karakter-sd-ajar-partisipasi-ak-thumb-3ab31.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/numerasi-siswa-sdn-karakter-sd-ajar-partisipasi-ak-thumb-3ab31.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/numerasi-siswa-sdn-karakter-sd-ajar-partisipasi-ak-thumb-3ab31.webp 1x" title="JURIS - Hambatan Kurikulum Merdeka Di Kelas IV Sdn 3 Apuan" alt="JURIS - Hambatan Kurikulum Merdeka Di Kelas IV Sdn 3 Apuan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39825-numerasi-siswa-sdn-karakter-sd-ajar-pa" title="JURIS - Hambatan Kurikulum Merdeka Di Kelas IV Sdn 3 Apuan" target="_blank">Hambatan Kurikulum Merdeka Di Kelas IV Sdn 3 Apuan</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa ide penelitian baru dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas berbagai model pelatihan Kurikulum Merdeka untuk guru, dengan fokus pada pendekatan yang lebih aplikatif dan berkelanjutan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan kebutuhan siswa di berbagai daerah, dengan melibatkan partisipasi aktif guru dan masyarakat setempat. Ketiga, penting untuk mengkaji dampak implementasi Kurikulum Merdeka terhadap pemerataan kualitas pendidikan, khususnya bagi siswa dari keluarga kurang mampu dan daerah terpencil. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk menganalisis data dari berbagai sumber, seperti hasil belajar siswa, survei kepuasan orang tua, dan observasi lapangan. Dengan demikian, hasil penelitian dapat memberikan rekomendasi yang komprehensif dan terukur untuk meningkatkan kualitas implementasi Kurikulum Merdeka dan mencapai tujuan pendidikan yang lebih inklusif dan berkeadilan..
<br>Penelitian ini menguatkan temuan penelitian terdahulu bahwa implementasi Kurikulum Merdeka belum berjalan efektif karena beberapa hal, seperti belum semua guru mendapatkan pelatihan, guru belum memahami substansi kurikulum, dukungan sekolah masih rendah, dan kurang matangnya perencanaan implementasi.Koordinasi yang lemah antar jenjang pemerintahan juga menjadi penghambat.Perlu adanya perencanaan yang matang, peningkatan koordinasi, dan dukungan yang lebih baik untuk mengatasi masalah implementasi Kurikulum Merdeka
<br>Perubahan kurikulum merupakan suatu keniscayaan, perubahan kurikulum dimaknai dengan pengembangan kurikulum yang harus dilaksanakan karena merupakan tuntutan zaman. Namun dalam implementasinya perubahan atau pengembangan kurikulum, dari kurikulum 2006 (KTSP) ke kurikulum 2013 mengalami permasalahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji masalah penerapan Kurikulum Merdeka yang dihadapi sekolah, guru dan siswa. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, sumber data dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, dan siswa SDN 3 Apuan. Teknik pengumpulan data dengan kajian dokumen, observasi partisipatif dan wawancara mendalam. Analisis data digunakan model interaktif,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/c/numerasi-siswa-sdn-karakter-sd-ajar-partisipasi-ak-thumb-8a03c.webp" type="image/webp" length="94848" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/numerasi-siswa-sdn-karakter-sd-ajar-partisipasi-ak-thumb-d93b9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/numerasi-siswa-sdn-karakter-sd-ajar-partisipasi-ak-thumb-8a03c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/numerasi-siswa-sdn-karakter-sd-ajar-partisipasi-ak-thumb-3ab31.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2683-markandeyabali.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11308-jurnal-pendidikan-rare-pustaka.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pendekatan Saintifik Berbasis Mind Mapping Untuk Meningkatkan Penguasaan Kompetensi Kognitif Siswa Kelas V Sd awp Suar Dwipa Giri Mekar Tahun Ajaran 2022 2023 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pendekatan Saintifik Berbasis Mind Mapping Untuk Meningkatkan Penguasaan Kompetensi Kognitif Siswa Kelas V Sd awp Suar Dwipa Giri Mekar Tahun Ajaran 2022 2023 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pendekatan Saintifik Berbasis Mind Mapping Untuk Meningkatkan Penguasaan Kompetensi Kognitif Siswa Kelas V Sd awp Suar Dwipa Giri Mekar Tahun Ajaran 2022 2023 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39814-siswa-kelas-busana-sikap-nilai-ajar</link>
	<guid isPermaLink="false">38ac3cccbbdcf4c886868f5b6202638d</guid>
	<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 00:55:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ luh mardiani ]]></category>
	<category><![CDATA[ ketut santi ]]></category>
	<category><![CDATA[ garuda logo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[garuda,ketut,logo,luh,mardiani,santi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas pendekatan saintifik berbasis *mind mapping* dengan metode pembelajaran lain yang relevan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pendekatan Saintifik Berbasis Mind Mapping Untuk Meningkatkan Penguasaan Kompetensi Kognitif Siswa Kelas V Sd/awp Suar Dwipa Giri Mekar Tahun Ajaran 2022/2023: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas pendekatan saintifik berbasis *mind mapping* dengan metode pembelajaran lain yang relevan untuk mengidentifikasi pendekatan yang paling optimal dalam meningkatkan kompetensi kognitif siswa. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan melibatkan lebih banyak subjek penelitian dari berbagai latar belakang sosial dan ekonomi untuk menguji generalisasi temuan penelitian. Ketiga, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan instrumen penilaian yang lebih komprehensif dan valid untuk mengukur dampak pendekatan saintifik berbasis *mind mapping* terhadap berbagai aspek perkembangan kognitif siswa, seperti kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kreativitas. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan model pembelajaran yang inovatif dan efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis *mind mapping* secara signifikan meningkatkan penguasaan kompetensi kognitif IPAS siswa kelas V SD/AWP Suar Dwipa Giri Mekar.Peningkatan ini terlihat dari perbandingan nilai rata-rata dan ketuntasan klasikal pada setiap siklus penelitian.Dengan demikian, pendekatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan penguasaan kompetensi kognitif IPAS tema sejarah peradaban Indonesia melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis mind mapping. Penelitian ini dilakukan di SD/AWP Suar Dwipa Giri Mekar dengan siswa kelas V tahun ajaran 2022/2023 sebagai subjek penelitiannya. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK), yang dilakukan dalam dua siklus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes. Data dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan kriteria keberhasilan adalah nilai siswa mencapai minimum 75. Hasil yang diperoleh adalah, pada pra- siklus, nilai rata-rata siswa adalah 65.60 dengan ketuntasan klasikal hanya 23.68% yang tergolong belum tuntas. Pada siklus I, nilai rata-rata kelas mencapai 75.74 dengan ketuntasan klasikal mencapai 63.16%, namun belum dapat dikatakan tuntas karena belum mencapai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/2/siswa-kelas-busana-sikap-nilai-ajar-kompetensi-kog-thumb-a7709.webp" title="JURIS - Pendekatan Saintifik Berbasis Mind Mapping Untuk Meningkatkan Penguasaan Kompetensi Kognitif Siswa Kelas V Sd/awp Suar Dwipa Giri Mekar Tahun Ajaran 2022/2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/siswa-kelas-busana-sikap-nilai-ajar-kompetensi-kog-thumb-a7709.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/siswa-kelas-busana-sikap-nilai-ajar-kompetensi-kog-thumb-a7709.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/siswa-kelas-busana-sikap-nilai-ajar-kompetensi-kog-thumb-a7709.webp 1x" title="JURIS - Pendekatan Saintifik Berbasis Mind Mapping Untuk Meningkatkan Penguasaan Kompetensi Kognitif Siswa Kelas V Sd/awp Suar Dwipa Giri Mekar Tahun Ajaran 2022/2023" alt="JURIS - Pendekatan Saintifik Berbasis Mind Mapping Untuk Meningkatkan Penguasaan Kompetensi Kognitif Siswa Kelas V Sd/awp Suar Dwipa Giri Mekar Tahun Ajaran 2022/2023" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/2/siswa-kelas-busana-sikap-nilai-ajar-kompetensi-kog-thumb-9881f.webp" title="JURIS - Pendekatan Saintifik Berbasis Mind Mapping Untuk Meningkatkan Penguasaan Kompetensi Kognitif Siswa Kelas V Sd/awp Suar Dwipa Giri Mekar Tahun Ajaran 2022/2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/siswa-kelas-busana-sikap-nilai-ajar-kompetensi-kog-thumb-9881f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/siswa-kelas-busana-sikap-nilai-ajar-kompetensi-kog-thumb-9881f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/siswa-kelas-busana-sikap-nilai-ajar-kompetensi-kog-thumb-9881f.webp 1x" title="JURIS - Pendekatan Saintifik Berbasis Mind Mapping Untuk Meningkatkan Penguasaan Kompetensi Kognitif Siswa Kelas V Sd/awp Suar Dwipa Giri Mekar Tahun Ajaran 2022/2023" alt="JURIS - Pendekatan Saintifik Berbasis Mind Mapping Untuk Meningkatkan Penguasaan Kompetensi Kognitif Siswa Kelas V Sd/awp Suar Dwipa Giri Mekar Tahun Ajaran 2022/2023" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/2/siswa-kelas-busana-sikap-nilai-ajar-kompetensi-kog-thumb-3670e.webp" title="JURIS - Pendekatan Saintifik Berbasis Mind Mapping Untuk Meningkatkan Penguasaan Kompetensi Kognitif Siswa Kelas V Sd/awp Suar Dwipa Giri Mekar Tahun Ajaran 2022/2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/siswa-kelas-busana-sikap-nilai-ajar-kompetensi-kog-thumb-3670e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/siswa-kelas-busana-sikap-nilai-ajar-kompetensi-kog-thumb-3670e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/siswa-kelas-busana-sikap-nilai-ajar-kompetensi-kog-thumb-3670e.webp 1x" title="JURIS - Pendekatan Saintifik Berbasis Mind Mapping Untuk Meningkatkan Penguasaan Kompetensi Kognitif Siswa Kelas V Sd/awp Suar Dwipa Giri Mekar Tahun Ajaran 2022/2023" alt="JURIS - Pendekatan Saintifik Berbasis Mind Mapping Untuk Meningkatkan Penguasaan Kompetensi Kognitif Siswa Kelas V Sd/awp Suar Dwipa Giri Mekar Tahun Ajaran 2022/2023" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39814-siswa-kelas-busana-sikap-nilai-ajar" title="JURIS - Pendekatan Saintifik Berbasis Mind Mapping Untuk Meningkatkan Penguasaan Kompetensi Kognitif Siswa Kelas V Sd/awp Suar Dwipa Giri Mekar Tahun Ajaran 2022/2023" target="_blank">Pendekatan Saintifik Berbasis Mind Mapping Untuk Meningkatkan Penguasaan Kompetensi Kognitif Siswa Kelas V Sd/awp Suar Dwipa Giri Mekar Tahun Ajaran 2022/2023</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas pendekatan saintifik berbasis *mind mapping* dengan metode pembelajaran lain yang relevan untuk mengidentifikasi pendekatan yang paling optimal dalam meningkatkan kompetensi kognitif siswa. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan melibatkan lebih banyak subjek penelitian dari berbagai latar belakang sosial dan ekonomi untuk menguji generalisasi temuan penelitian. Ketiga, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan instrumen penilaian yang lebih komprehensif dan valid untuk mengukur dampak pendekatan saintifik berbasis *mind mapping* terhadap berbagai aspek perkembangan kognitif siswa, seperti kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kreativitas. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan model pembelajaran yang inovatif dan efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis *mind mapping* secara signifikan meningkatkan penguasaan kompetensi kognitif IPAS siswa kelas V SD/AWP Suar Dwipa Giri Mekar.Peningkatan ini terlihat dari perbandingan nilai rata-rata dan ketuntasan klasikal pada setiap siklus penelitian.Dengan demikian, pendekatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan penguasaan kompetensi kognitif IPAS tema sejarah peradaban Indonesia melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis mind mapping. Penelitian ini dilakukan di SD/AWP Suar Dwipa Giri Mekar dengan siswa kelas V tahun ajaran 2022/2023 sebagai subjek penelitiannya. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK), yang dilakukan dalam dua siklus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes. Data dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan kriteria keberhasilan adalah nilai siswa mencapai minimum 75. Hasil yang diperoleh adalah, pada pra- siklus, nilai rata-rata siswa adalah 65.60 dengan ketuntasan klasikal hanya 23.68% yang tergolong belum tuntas. Pada siklus I, nilai rata-rata kelas mencapai 75.74 dengan ketuntasan klasikal mencapai 63.16%, namun belum dapat dikatakan tuntas karena belum mencapai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/2/siswa-kelas-busana-sikap-nilai-ajar-kompetensi-kog-thumb-3670e.webp" type="image/webp" length="57358" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/siswa-kelas-busana-sikap-nilai-ajar-kompetensi-kog-thumb-a7709.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/siswa-kelas-busana-sikap-nilai-ajar-kompetensi-kog-thumb-9881f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/siswa-kelas-busana-sikap-nilai-ajar-kompetensi-kog-thumb-3670e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2683-markandeyabali.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11308-jurnal-pendidikan-rare-pustaka.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Ipa Kelas V Di Sd N 1 Cempaga ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Ipa Kelas V Di Sd N 1 Cempaga ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Ipa Kelas V Di Sd N 1 Cempaga ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39823-konsep-ipa-guru-smp-pelaksanaan-pembelajaran</link>
	<guid isPermaLink="false">027cb60ba0ddf3e6e787d35e8ba4ca16</guid>
	<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 00:45:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ garuda logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ sinta logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[garuda,logo,sinta,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh penggunaan media pembelajaran yang lebih inovatif, seperti simulasi virtual atau augmented ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Ipa Kelas V Di Sd N 1 Cempaga: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh penggunaan media pembelajaran yang lebih inovatif, seperti simulasi virtual atau augmented reality, terhadap peningkatan pemahaman konsep IPA siswa. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran IPA yang lebih kontekstual, dengan mempertimbangkan karakteristik lokal dan kebutuhan siswa. Ketiga, perlu dilakukan studi mendalam mengenai tantangan dan solusi dalam meningkatkan kompetensi profesional guru IPA, khususnya dalam hal pengembangan instrumen penilaian yang valid dan reliabel. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di sekolah dasar, sehingga siswa dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang ilmu pengetahuan alam dan mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, pendidikan IPA dapat menjadi fondasi yang kuat bagi pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing.. Berdasarkan hasil penelitian, pelaksanaan pembelajaran IPA di Kelas V di SD N 1 Cempaga dapat dikategorikan sangat baik pada indikator pedagogik dan profesional.Hal ini dibuktikan dengan hasil analisis data yang menunjukkan mayoritas responden memberikan penilaian positif terhadap pelaksanaan pembelajaran.Penelitian ini mengindikasikan bahwa guru telah menerapkan berbagai pendekatan, strategi, dan metode pembelajaran yang kreatif serta mengolah materi pelajaran secara efektif Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran IPA Kelas V di SD N 1 Cempaga. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 26 orang yang merupakan siswa kelas V. Instrumen yang digunakan yaitu berupa Angket, Wawancara dan dokumentasi. Teknis analisis data pada penelitian ini menggunakan skala Likert, kemudian data akan dijumlahkan dan total skor yang diperoleh dikonversikan menjadi data kualitatif dengan skala lima. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pelaksanaan Pembelajaran IPA Kelas V Di SD N 1 Cempaga pada indikator pedagogik dapat dikategorikan sangat baik dengan responden tertinggi adalah 16 dan terendah adalah 2 responden, sedangkan pada indikator... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/a/konsep-ipa-guru-smp-pelaksanaan-pembelajaran-sekol-thumb-e6f8d.webp" title="JURIS - Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Ipa Kelas V Di Sd N 1 Cempaga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/konsep-ipa-guru-smp-pelaksanaan-pembelajaran-sekol-thumb-e6f8d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/konsep-ipa-guru-smp-pelaksanaan-pembelajaran-sekol-thumb-e6f8d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/konsep-ipa-guru-smp-pelaksanaan-pembelajaran-sekol-thumb-e6f8d.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Ipa Kelas V Di Sd N 1 Cempaga" alt="JURIS - Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Ipa Kelas V Di Sd N 1 Cempaga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/konsep-ipa-guru-smp-pelaksanaan-pembelajaran-sekol-thumb-7c1c0.webp" title="JURIS - Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Ipa Kelas V Di Sd N 1 Cempaga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/konsep-ipa-guru-smp-pelaksanaan-pembelajaran-sekol-thumb-7c1c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/konsep-ipa-guru-smp-pelaksanaan-pembelajaran-sekol-thumb-7c1c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/konsep-ipa-guru-smp-pelaksanaan-pembelajaran-sekol-thumb-7c1c0.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Ipa Kelas V Di Sd N 1 Cempaga" alt="JURIS - Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Ipa Kelas V Di Sd N 1 Cempaga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/konsep-ipa-guru-smp-pelaksanaan-pembelajaran-sekol-thumb-220b2.webp" title="JURIS - Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Ipa Kelas V Di Sd N 1 Cempaga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/konsep-ipa-guru-smp-pelaksanaan-pembelajaran-sekol-thumb-220b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/konsep-ipa-guru-smp-pelaksanaan-pembelajaran-sekol-thumb-220b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/konsep-ipa-guru-smp-pelaksanaan-pembelajaran-sekol-thumb-220b2.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Ipa Kelas V Di Sd N 1 Cempaga" alt="JURIS - Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Ipa Kelas V Di Sd N 1 Cempaga" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39823-konsep-ipa-guru-smp-pelaksanaan-pembelajaran" title="JURIS - Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Ipa Kelas V Di Sd N 1 Cempaga" target="_blank">Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Ipa Kelas V Di Sd N 1 Cempaga</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh penggunaan media pembelajaran yang lebih inovatif, seperti simulasi virtual atau augmented reality, terhadap peningkatan pemahaman konsep IPA siswa. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran IPA yang lebih kontekstual, dengan mempertimbangkan karakteristik lokal dan kebutuhan siswa. Ketiga, perlu dilakukan studi mendalam mengenai tantangan dan solusi dalam meningkatkan kompetensi profesional guru IPA, khususnya dalam hal pengembangan instrumen penilaian yang valid dan reliabel. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di sekolah dasar, sehingga siswa dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang ilmu pengetahuan alam dan mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, pendidikan IPA dapat menjadi fondasi yang kuat bagi pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, pelaksanaan pembelajaran IPA di Kelas V di SD N 1 Cempaga dapat dikategorikan sangat baik pada indikator pedagogik dan profesional.Hal ini dibuktikan dengan hasil analisis data yang menunjukkan mayoritas responden memberikan penilaian positif terhadap pelaksanaan pembelajaran.Penelitian ini mengindikasikan bahwa guru telah menerapkan berbagai pendekatan, strategi, dan metode pembelajaran yang kreatif serta mengolah materi pelajaran secara efektif
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran IPA Kelas V di SD N 1 Cempaga. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 26 orang yang merupakan siswa kelas V. Instrumen yang digunakan yaitu berupa Angket, Wawancara dan dokumentasi. Teknis analisis data pada penelitian ini menggunakan skala Likert, kemudian data akan dijumlahkan dan total skor yang diperoleh dikonversikan menjadi data kualitatif dengan skala lima. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pelaksanaan Pembelajaran IPA Kelas V Di SD N 1 Cempaga pada indikator pedagogik dapat dikategorikan sangat baik dengan responden tertinggi adalah 16 dan terendah adalah 2 responden, sedangkan pada indikator...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/a/konsep-ipa-guru-smp-pelaksanaan-pembelajaran-sekol-thumb-220b2.webp" type="image/webp" length="85542" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/konsep-ipa-guru-smp-pelaksanaan-pembelajaran-sekol-thumb-e6f8d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/konsep-ipa-guru-smp-pelaksanaan-pembelajaran-sekol-thumb-7c1c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/konsep-ipa-guru-smp-pelaksanaan-pembelajaran-sekol-thumb-220b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2683-markandeyabali.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11308-jurnal-pendidikan-rare-pustaka.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kesulitan Belajar IPA Siswa Kelas 3 B Sekolah Dasar Negeri 1 Bebalang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kesulitan Belajar IPA Siswa Kelas 3 B Sekolah Dasar Negeri 1 Bebalang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kesulitan Belajar IPA Siswa Kelas 3 B Sekolah Dasar Negeri 1 Bebalang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39819-sumber-belajar-ipa-pembelajaran-terpadu-konsep</link>
	<guid isPermaLink="false">e6406670c42babd3272bd197257337cb</guid>
	<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 00:14:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ garuda logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ sinta logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[garuda,logo,sinta,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam pelajaran IPA, diperlukan metode dan teknik baru dalam mengatasi kesulitan belajar yang dialami siswa. Selain itu, guru juga perlu menggunakan metode pengajaran yang tepat dan menarik agar siswa lebih mudah memahami ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kesulitan Belajar IPA Siswa Kelas 3 B Sekolah Dasar Negeri 1 Bebalang: Untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam pelajaran IPA, diperlukan metode dan teknik baru dalam mengatasi kesulitan belajar yang dialami siswa. Selain itu, guru juga perlu menggunakan metode pengajaran yang tepat dan menarik agar siswa lebih mudah memahami materi dan tidak mudah merasa bosan. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode pembelajaran IPA yang inovatif dan interaktif, serta mengeksplorasi cara-cara untuk meningkatkan minat dan partisipasi siswa dalam pembelajaran IPA.. Berdasarkan hasil analisis penelitian dan pembahasan, penulis dapat menarik kesimpulan dari beberapa hal dalam penelitian ini.Adapun kesimpulan tersebut yaitu kesulitan pelajaran IPA yang dialami siswa kelas 3B SDN 1 Bebalang.Siswa kelas 3B mengatakan mereka menyukai pelajaran IPA tetapi menurut mereka pelajaran IPA merupakan pelajaran yang sulit.Adapun kesulitan yang dialami siswa kelas 3B adalah dari materi wujud benda, terutama materi tentang gas.Faktor penyebabnya yaitu karena mereka kurang memahami apa itu gas, dan mereka tidak dapat mengetahui secara langsung wujud gas tersebut sehingga hal tersebut yang membuat mereka susah dan sulit untuk memahami materi tetang wujud benda terutama tentang gas.Degan mereka tidak dapat melakukan pengamatan langsung terkait hal tersebutlah yang menjadi salah satu faktor kesulitan belajar yang mereka alami.Disamping itu juga metode yang dilakukan oleh guru lebih sering menggunakan metode ceramah dan tanya jawab sehingga membuat siswa menjadi cepat bosan.Guru perlu mengubah cara belajar atau cara mengajar kepada siswanya agar tercipta peningkatan yang lebih baik dalam proses pembelajaran selain itu juga agar siswa dapat bersemangat dan lebih mudah memahami materi yang dijelaskan.Karena faktor pengajaran atau metode pengajaran yang salah juga dapat meyebabakan kegagalan atau kesulitan belajar siswa / peserta didik Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan belajar IPA siswa kelas 3B SDN 1 Bebalang. Pada penelitian ini peneliti menggunakan jenis metode kualitatif. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu berupa instrumen angket dan wawancara. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 1 Bebalang kepada siswa kelas 3B semester 1 tahun ajaran 2022/2023. Hasil penelitian yang didapat oleh peneliti dalam penelitian ini bahwa kesulitan belajar IPA yang dialami siswa kelas 3B SDN 1 Bebalang yaitu materi wujud benda. Faktor yang mempengaruhi kesulitan yang dialami siswa adalah dikarenakan siswa tidak dapat melihat wujudnya secara langsung, sehingga mereka kurang memahami materi tersebut. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/4/sumber-belajar-ipa-pembelajaran-terpadu-konsep-sis-thumb-58fa5.webp" title="JURIS - Analisis Kesulitan Belajar IPA Siswa Kelas 3 B Sekolah Dasar Negeri 1 Bebalang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/sumber-belajar-ipa-pembelajaran-terpadu-konsep-sis-thumb-58fa5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/sumber-belajar-ipa-pembelajaran-terpadu-konsep-sis-thumb-58fa5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/sumber-belajar-ipa-pembelajaran-terpadu-konsep-sis-thumb-58fa5.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kesulitan Belajar IPA Siswa Kelas 3 B Sekolah Dasar Negeri 1 Bebalang" alt="JURIS - Analisis Kesulitan Belajar IPA Siswa Kelas 3 B Sekolah Dasar Negeri 1 Bebalang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/sumber-belajar-ipa-pembelajaran-terpadu-konsep-sis-thumb-c65b0.webp" title="JURIS - Analisis Kesulitan Belajar IPA Siswa Kelas 3 B Sekolah Dasar Negeri 1 Bebalang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/sumber-belajar-ipa-pembelajaran-terpadu-konsep-sis-thumb-c65b0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/sumber-belajar-ipa-pembelajaran-terpadu-konsep-sis-thumb-c65b0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/sumber-belajar-ipa-pembelajaran-terpadu-konsep-sis-thumb-c65b0.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kesulitan Belajar IPA Siswa Kelas 3 B Sekolah Dasar Negeri 1 Bebalang" alt="JURIS - Analisis Kesulitan Belajar IPA Siswa Kelas 3 B Sekolah Dasar Negeri 1 Bebalang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/sumber-belajar-ipa-pembelajaran-terpadu-konsep-sis-thumb-4c842.webp" title="JURIS - Analisis Kesulitan Belajar IPA Siswa Kelas 3 B Sekolah Dasar Negeri 1 Bebalang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/sumber-belajar-ipa-pembelajaran-terpadu-konsep-sis-thumb-4c842.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/sumber-belajar-ipa-pembelajaran-terpadu-konsep-sis-thumb-4c842.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/sumber-belajar-ipa-pembelajaran-terpadu-konsep-sis-thumb-4c842.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kesulitan Belajar IPA Siswa Kelas 3 B Sekolah Dasar Negeri 1 Bebalang" alt="JURIS - Analisis Kesulitan Belajar IPA Siswa Kelas 3 B Sekolah Dasar Negeri 1 Bebalang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39819-sumber-belajar-ipa-pembelajaran-terpadu-konsep" title="JURIS - Analisis Kesulitan Belajar IPA Siswa Kelas 3 B Sekolah Dasar Negeri 1 Bebalang" target="_blank">Analisis Kesulitan Belajar IPA Siswa Kelas 3 B Sekolah Dasar Negeri 1 Bebalang</a>: Untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam pelajaran IPA, diperlukan metode dan teknik baru dalam mengatasi kesulitan belajar yang dialami siswa. Selain itu, guru juga perlu menggunakan metode pengajaran yang tepat dan menarik agar siswa lebih mudah memahami materi dan tidak mudah merasa bosan. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode pembelajaran IPA yang inovatif dan interaktif, serta mengeksplorasi cara-cara untuk meningkatkan minat dan partisipasi siswa dalam pembelajaran IPA..
<br>Berdasarkan hasil analisis penelitian dan pembahasan, penulis dapat menarik kesimpulan dari beberapa hal dalam penelitian ini.Adapun kesimpulan tersebut yaitu kesulitan pelajaran IPA yang dialami siswa kelas 3B SDN 1 Bebalang.Siswa kelas 3B mengatakan mereka menyukai pelajaran IPA tetapi menurut mereka pelajaran IPA merupakan pelajaran yang sulit.Adapun kesulitan yang dialami siswa kelas 3B adalah dari materi wujud benda, terutama materi tentang gas.Faktor penyebabnya yaitu karena mereka kurang memahami apa itu gas, dan mereka tidak dapat mengetahui secara langsung wujud gas tersebut sehingga hal tersebut yang membuat mereka susah dan sulit untuk memahami materi tetang wujud benda terutama tentang gas.Degan mereka tidak dapat melakukan pengamatan langsung terkait hal tersebutlah yang menjadi salah satu faktor kesulitan belajar yang mereka alami.Disamping itu juga metode yang dilakukan oleh guru lebih sering menggunakan metode ceramah dan tanya jawab sehingga membuat siswa menjadi cepat bosan.Guru perlu mengubah cara belajar atau cara mengajar kepada siswanya agar tercipta peningkatan yang lebih baik dalam proses pembelajaran selain itu juga agar siswa dapat bersemangat dan lebih mudah memahami materi yang dijelaskan.Karena faktor pengajaran atau metode pengajaran yang salah juga dapat meyebabakan kegagalan atau kesulitan belajar siswa / peserta didik
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan belajar IPA siswa kelas 3B SDN 1 Bebalang. Pada penelitian ini peneliti menggunakan jenis metode kualitatif. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu berupa instrumen angket dan wawancara. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 1 Bebalang kepada siswa kelas 3B semester 1 tahun ajaran 2022/2023. Hasil penelitian yang didapat oleh peneliti dalam penelitian ini bahwa kesulitan belajar IPA yang dialami siswa kelas 3B SDN 1 Bebalang yaitu materi wujud benda. Faktor yang mempengaruhi kesulitan yang dialami siswa adalah dikarenakan siswa tidak dapat melihat wujudnya secara langsung, sehingga mereka kurang memahami materi tersebut.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/4/sumber-belajar-ipa-pembelajaran-terpadu-konsep-sis-thumb-4c842.webp" type="image/webp" length="96584" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/sumber-belajar-ipa-pembelajaran-terpadu-konsep-sis-thumb-58fa5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/sumber-belajar-ipa-pembelajaran-terpadu-konsep-sis-thumb-c65b0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/sumber-belajar-ipa-pembelajaran-terpadu-konsep-sis-thumb-4c842.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2683-markandeyabali.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11308-jurnal-pendidikan-rare-pustaka.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kesiapan Belajar Siswa Kelas IV Dengan Kurikulum Merdeka ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kesiapan Belajar Siswa Kelas IV Dengan Kurikulum Merdeka ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kesiapan Belajar Siswa Kelas IV Dengan Kurikulum Merdeka ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39812-motivasi-siswa-perilaku-belajar-minat-motiva</link>
	<guid isPermaLink="false">82d0a0a02c096addb98647007984c79e</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 23:54:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ garuda logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ sinta logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[garuda,logo,sinta,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang berkontribusi terhadap rendahnya kesiapan belajar siswa kelas IV, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kesiapan Belajar Siswa Kelas IV Dengan Kurikulum Merdeka: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang berkontribusi terhadap rendahnya kesiapan belajar siswa kelas IV, seperti faktor lingkungan keluarga, sosial ekonomi, atau gaya belajar individu. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan implementasi intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan kesiapan belajar siswa, misalnya melalui pelatihan keterampilan belajar, peningkatan motivasi, atau penyediaan sumber belajar yang lebih relevan. Ketiga, penelitian perlu dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana kurikulum merdeka dapat diadaptasi dan diimplementasikan secara lebih efektif untuk memenuhi kebutuhan dan karakteristik siswa dengan tingkat kesiapan belajar yang berbeda-beda, sehingga dapat memastikan bahwa semua siswa memiliki kesempatan yang sama untuk berhasil dalam pembelajaran. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan membantu siswa mencapai potensi maksimal mereka.. Kesiapan merupakan kondisi awal dari suatu kegiatan belajar yang membuat seseorang siap untuk memberi respon atau jawaban.Kesiapan belajar siswa mengenai motivasi siswa dapat merasakan bahwa pembelajaran bukan beban bagi mereka melainkan suatu kesenangan bagi mereka untuk mencapai cita-cita mereka.Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa siswa yang masih rendah dalam menyiapkan pembelajaran dan perlu diberikan bimbingan lebih lanjut Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan belajar siswa dalam mengikuti proses pembelajaran yang menggunakan sistem kurikulum merdeka. Jenis metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas IV SD yang berjumlah 32 orang. Data kesiapan belajar siswa diperoleh melalui hasil observasi dan melalui teks lisan. Agar siswa mampu memahami pembelajaran dengan baik maka siswa harus meningkatkan kesiapan belajar yaitu pada kondisi fisik, mental, kebutuhan dan pengetahuan yang baik demi tercapainya tujuan kesiapan pembelajaran. Hasil dari penelitian ini menunjukkan rata-rata kesiapan belajar siswa melalui angket adalah nilai kategori AuKurangAy sebanyak 20 siswa dengan persentase 90/32%, sedangkan nilai kategori AuCukupAy sebanyak 11 siswa dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/c/motivasi-siswa-perilaku-belajar-minat-sosial-ekono-thumb-af79b.webp" title="JURIS - Analisis Kesiapan Belajar Siswa Kelas IV Dengan Kurikulum Merdeka" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/motivasi-siswa-perilaku-belajar-minat-sosial-ekono-thumb-af79b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/motivasi-siswa-perilaku-belajar-minat-sosial-ekono-thumb-af79b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/motivasi-siswa-perilaku-belajar-minat-sosial-ekono-thumb-af79b.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kesiapan Belajar Siswa Kelas IV Dengan Kurikulum Merdeka" alt="JURIS - Analisis Kesiapan Belajar Siswa Kelas IV Dengan Kurikulum Merdeka" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/motivasi-siswa-perilaku-belajar-minat-sosial-ekono-thumb-475be.webp" title="JURIS - Analisis Kesiapan Belajar Siswa Kelas IV Dengan Kurikulum Merdeka" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/motivasi-siswa-perilaku-belajar-minat-sosial-ekono-thumb-475be.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/motivasi-siswa-perilaku-belajar-minat-sosial-ekono-thumb-475be.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/motivasi-siswa-perilaku-belajar-minat-sosial-ekono-thumb-475be.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kesiapan Belajar Siswa Kelas IV Dengan Kurikulum Merdeka" alt="JURIS - Analisis Kesiapan Belajar Siswa Kelas IV Dengan Kurikulum Merdeka" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/motivasi-siswa-perilaku-belajar-minat-sosial-ekono-thumb-e1964.webp" title="JURIS - Analisis Kesiapan Belajar Siswa Kelas IV Dengan Kurikulum Merdeka" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/motivasi-siswa-perilaku-belajar-minat-sosial-ekono-thumb-e1964.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/motivasi-siswa-perilaku-belajar-minat-sosial-ekono-thumb-e1964.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/motivasi-siswa-perilaku-belajar-minat-sosial-ekono-thumb-e1964.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kesiapan Belajar Siswa Kelas IV Dengan Kurikulum Merdeka" alt="JURIS - Analisis Kesiapan Belajar Siswa Kelas IV Dengan Kurikulum Merdeka" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39812-motivasi-siswa-perilaku-belajar-minat-motiva" title="JURIS - Analisis Kesiapan Belajar Siswa Kelas IV Dengan Kurikulum Merdeka" target="_blank">Analisis Kesiapan Belajar Siswa Kelas IV Dengan Kurikulum Merdeka</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang berkontribusi terhadap rendahnya kesiapan belajar siswa kelas IV, seperti faktor lingkungan keluarga, sosial ekonomi, atau gaya belajar individu. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan implementasi intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan kesiapan belajar siswa, misalnya melalui pelatihan keterampilan belajar, peningkatan motivasi, atau penyediaan sumber belajar yang lebih relevan. Ketiga, penelitian perlu dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana kurikulum merdeka dapat diadaptasi dan diimplementasikan secara lebih efektif untuk memenuhi kebutuhan dan karakteristik siswa dengan tingkat kesiapan belajar yang berbeda-beda, sehingga dapat memastikan bahwa semua siswa memiliki kesempatan yang sama untuk berhasil dalam pembelajaran. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan membantu siswa mencapai potensi maksimal mereka..
<br>Kesiapan merupakan kondisi awal dari suatu kegiatan belajar yang membuat seseorang siap untuk memberi respon atau jawaban.Kesiapan belajar siswa mengenai motivasi siswa dapat merasakan bahwa pembelajaran bukan beban bagi mereka melainkan suatu kesenangan bagi mereka untuk mencapai cita-cita mereka.Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa siswa yang masih rendah dalam menyiapkan pembelajaran dan perlu diberikan bimbingan lebih lanjut
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan belajar siswa dalam mengikuti proses pembelajaran yang menggunakan sistem kurikulum merdeka. Jenis metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas IV SD yang berjumlah 32 orang. Data kesiapan belajar siswa diperoleh melalui hasil observasi dan melalui teks lisan. Agar siswa mampu memahami pembelajaran dengan baik maka siswa harus meningkatkan kesiapan belajar yaitu pada kondisi fisik, mental, kebutuhan dan pengetahuan yang baik demi tercapainya tujuan kesiapan pembelajaran. Hasil dari penelitian ini menunjukkan rata-rata kesiapan belajar siswa melalui angket adalah nilai kategori AuKurangAy sebanyak 20 siswa dengan persentase 90/32%, sedangkan nilai kategori AuCukupAy sebanyak 11 siswa dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/c/motivasi-siswa-perilaku-belajar-minat-sosial-ekono-thumb-475be.webp" type="image/webp" length="99038" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/motivasi-siswa-perilaku-belajar-minat-sosial-ekono-thumb-af79b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/motivasi-siswa-perilaku-belajar-minat-sosial-ekono-thumb-475be.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/motivasi-siswa-perilaku-belajar-minat-sosial-ekono-thumb-e1964.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2683-markandeyabali.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11308-jurnal-pendidikan-rare-pustaka.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Metode Pembelajaran Talking Stick untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD AWP Suar Dwipa Giri Mekar Tahun Ajaran 2022 2023 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Metode Pembelajaran Talking Stick untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD AWP Suar Dwipa Giri Mekar Tahun Ajaran 2022 2023 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Metode Pembelajaran Talking Stick untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD AWP Suar Dwipa Giri Mekar Tahun Ajaran 2022 2023 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39818-hasil-belajar-fikih-talking-stick</link>
	<guid isPermaLink="false">306cc9f938508c56b4b07fd395eb2b6c</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 23:53:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ garuda logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ sinta logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[garuda,logo,sinta,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk menginvestigasi pengaruh metode Talking Stick terhadap motivasi belajar siswa IPAS, dengan fokus pada bagaimana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Metode Pembelajaran Talking Stick untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD/AWP Suar Dwipa Giri Mekar Tahun Ajaran 2022/2023: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk menginvestigasi pengaruh metode Talking Stick terhadap motivasi belajar siswa IPAS, dengan fokus pada bagaimana interaksi dan partisipasi aktif dalam pembelajaran dapat meningkatkan minat siswa terhadap mata pelajaran tersebut. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas metode Talking Stick dengan metode pembelajaran lain yang umum digunakan dalam pengajaran IPAS di sekolah dasar, guna mengidentifikasi keunggulan dan kelemahan masing-masing pendekatan. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana metode Talking Stick dapat dimodifikasi atau diintegrasikan dengan teknologi digital, seperti penggunaan aplikasi atau platform pembelajaran interaktif, untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan relevan bagi siswa di era digital.. Dari hasil perbaikan pembelajaran yang telah dilaksanakan dapat ditarik kesimpulan bahwa dengan penerapan Metode pembelajaran Talking Stick hasil belajar IPAS siswa kelas V SD/AWP Suar Dwipa Giri Mekar dapat diringkatkan.Hal ini terlihat adanya peningkatan hasil belajar IPAS yang diperoleh siswa yaitu adanya peningkatan nilai rata Ae rata siswa dari pra-siklus, siklus I dan siklus II.Selanjutkan, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji efektivitas metode ini pada materi pelajaran lain dan tingkat kelas yang berbeda Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPAS siswa setelah diterapkannya metode pembelajaran Talking Stick siswa Kelas V SD/AWP Suar Dwipa Giri Mekar. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas, dengan dua siklus yang berjumlah 11 orang pada setiap siklusnya terdapat empat komponen yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD/AWP Suar Dwipa Giri Mekar tahun pelajaran 2022/2023. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melalui tes dan observasi. Metode analisis yang digunakan adalah untuk meganalisis deskriptif, kualitatif, dan kuantitatif dengan kreteria keberhasilan nilai siswa mencapai rerata minimum 80 dan ketuntasan klasikal minimum 85%. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah metode pembelajaran Talking Stick... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/0/hasil-belajar-fikih-talking-stick-aqidah-akhlak-pe-thumb-e592a.webp" title="JURIS - Penerapan Metode Pembelajaran Talking Stick untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD/AWP Suar Dwipa Giri Mekar Tahun Ajaran 2022/2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/0/hasil-belajar-fikih-talking-stick-aqidah-akhlak-pe-thumb-e592a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/0/hasil-belajar-fikih-talking-stick-aqidah-akhlak-pe-thumb-e592a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/0/hasil-belajar-fikih-talking-stick-aqidah-akhlak-pe-thumb-e592a.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Metode Pembelajaran Talking Stick untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD/AWP Suar Dwipa Giri Mekar Tahun Ajaran 2022/2023" alt="JURIS - Penerapan Metode Pembelajaran Talking Stick untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD/AWP Suar Dwipa Giri Mekar Tahun Ajaran 2022/2023" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/0/hasil-belajar-fikih-talking-stick-aqidah-akhlak-pe-thumb-652cf.webp" title="JURIS - Penerapan Metode Pembelajaran Talking Stick untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD/AWP Suar Dwipa Giri Mekar Tahun Ajaran 2022/2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/0/hasil-belajar-fikih-talking-stick-aqidah-akhlak-pe-thumb-652cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/0/hasil-belajar-fikih-talking-stick-aqidah-akhlak-pe-thumb-652cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/0/hasil-belajar-fikih-talking-stick-aqidah-akhlak-pe-thumb-652cf.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Metode Pembelajaran Talking Stick untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD/AWP Suar Dwipa Giri Mekar Tahun Ajaran 2022/2023" alt="JURIS - Penerapan Metode Pembelajaran Talking Stick untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD/AWP Suar Dwipa Giri Mekar Tahun Ajaran 2022/2023" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/0/hasil-belajar-fikih-talking-stick-aqidah-akhlak-pe-thumb-46f9f.webp" title="JURIS - Penerapan Metode Pembelajaran Talking Stick untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD/AWP Suar Dwipa Giri Mekar Tahun Ajaran 2022/2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/0/hasil-belajar-fikih-talking-stick-aqidah-akhlak-pe-thumb-46f9f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/0/hasil-belajar-fikih-talking-stick-aqidah-akhlak-pe-thumb-46f9f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/0/hasil-belajar-fikih-talking-stick-aqidah-akhlak-pe-thumb-46f9f.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Metode Pembelajaran Talking Stick untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD/AWP Suar Dwipa Giri Mekar Tahun Ajaran 2022/2023" alt="JURIS - Penerapan Metode Pembelajaran Talking Stick untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD/AWP Suar Dwipa Giri Mekar Tahun Ajaran 2022/2023" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39818-hasil-belajar-fikih-talking-stick" title="JURIS - Penerapan Metode Pembelajaran Talking Stick untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD/AWP Suar Dwipa Giri Mekar Tahun Ajaran 2022/2023" target="_blank">Penerapan Metode Pembelajaran Talking Stick untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD/AWP Suar Dwipa Giri Mekar Tahun Ajaran 2022/2023</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk menginvestigasi pengaruh metode Talking Stick terhadap motivasi belajar siswa IPAS, dengan fokus pada bagaimana interaksi dan partisipasi aktif dalam pembelajaran dapat meningkatkan minat siswa terhadap mata pelajaran tersebut. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas metode Talking Stick dengan metode pembelajaran lain yang umum digunakan dalam pengajaran IPAS di sekolah dasar, guna mengidentifikasi keunggulan dan kelemahan masing-masing pendekatan. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana metode Talking Stick dapat dimodifikasi atau diintegrasikan dengan teknologi digital, seperti penggunaan aplikasi atau platform pembelajaran interaktif, untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan relevan bagi siswa di era digital..
<br>Dari hasil perbaikan pembelajaran yang telah dilaksanakan dapat ditarik kesimpulan bahwa dengan penerapan Metode pembelajaran Talking Stick hasil belajar IPAS siswa kelas V SD/AWP Suar Dwipa Giri Mekar dapat diringkatkan.Hal ini terlihat adanya peningkatan hasil belajar IPAS yang diperoleh siswa yaitu adanya peningkatan nilai rata Ae rata siswa dari pra-siklus, siklus I dan siklus II.Selanjutkan, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji efektivitas metode ini pada materi pelajaran lain dan tingkat kelas yang berbeda
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPAS siswa setelah diterapkannya metode pembelajaran Talking Stick siswa Kelas V SD/AWP Suar Dwipa Giri Mekar. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas, dengan dua siklus yang berjumlah 11 orang pada setiap siklusnya terdapat empat komponen yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD/AWP Suar Dwipa Giri Mekar tahun pelajaran 2022/2023. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melalui tes dan observasi. Metode analisis yang digunakan adalah untuk meganalisis deskriptif, kualitatif, dan kuantitatif dengan kreteria keberhasilan nilai siswa mencapai rerata minimum 80 dan ketuntasan klasikal minimum 85%. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah metode pembelajaran Talking Stick...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/0/hasil-belajar-fikih-talking-stick-aqidah-akhlak-pe-thumb-46f9f.webp" type="image/webp" length="98254" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/0/hasil-belajar-fikih-talking-stick-aqidah-akhlak-pe-thumb-e592a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/0/hasil-belajar-fikih-talking-stick-aqidah-akhlak-pe-thumb-652cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/0/hasil-belajar-fikih-talking-stick-aqidah-akhlak-pe-thumb-46f9f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2683-markandeyabali.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11308-jurnal-pendidikan-rare-pustaka.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Sektor Pariwisata ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Sektor Pariwisata ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Sektor Pariwisata ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39807-sengketa-hubungan-industrial-bisnis-bisni</link>
	<guid isPermaLink="false">5add852e712cc1f81ae05c124fa8f897</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 23:50:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ yani apriani ]]></category>
	<category><![CDATA[ zaki ulya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[apriani,ulya,yani,zaki]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas mediasi daring dalam menyelesaikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Sektor Pariwisata: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas mediasi daring dalam menyelesaikan sengketa pariwisata, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kualitas mediator, akses teknologi, dan tingkat kepercayaan para pihak. Kedua, penting untuk mengkaji bagaimana penerapan prinsip-prinsip keadilan restoratif dalam mediasi sengketa pariwisata dapat meningkatkan kepuasan para pihak dan memulihkan hubungan bisnis yang rusak. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model mediasi yang adaptif terhadap karakteristik unik sektor pariwisata, seperti melibatkan pemangku kepentingan yang beragam (pemerintah, pelaku usaha, masyarakat lokal) dan mempertimbangkan dampak sosial-budaya dari sengketa. Ketiga saran ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas penyelesaian sengketa di sektor pariwisata, sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan menciptakan lingkungan bisnis yang harmonis.. Berdasarkan hasil pembahasan, dapat disimpulkan bahwa mediasi merupakan mekanisme penyelesaian sengketa yang paling relevan dan efektif dalam menangani konflik bisnis di sektor pariwisata, khususnya dalam kasus yang berkaitan dengan pemutusan hubungan kerja akibat penurunan omzet.Sengketa yang timbul akibat wanprestasi atau kelalaian perusahaan sebagai dampak dari fluktuasi ekonomi, seperti pandemi atau beban pajak tinggi, lebih baik diselesaikan melalui jalur non-litigasi karena sifatnya yang fleksibel, cepat, hemat biaya, dan menjaga hubungan baik antara para pihak.Mediasi sebagai salah satu bentuk alternatif penyelesaian sengketa (ADR) tidak hanya menjadi solusi hukum, tetapi juga sarana membangun keadilan yang restoratif dalam hubungan industrial pariwisata Pariwisata merupakan salah satu industri gaya baru yang mampu menyediakan pertumbuhan ekonomi yang cepat dalam hal kesempatan kerja, pendapatan, taraf hidup dan dalam mengaktifkan sektor produksi lain di dalam negara penerima wisatawan. Bisnis merupakan suatu kegiatan untuk memperoleh keuntungan. Di dalam menjalankan bisnis, adakalanya ditemui perselisihan antara pelaku usaha dengan pelaku usaha lainnya. Terkadang sengketa yang terjadi adalah karena adanya salah satu pihak yang melakukan wanprestasi dan pihak lain merasa dirugikan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan, dengan pendekatan kualitatif normatif. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa sengketa bisnis dapat terjadi kapan saja. Sebagai contoh... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/7/sengketa-hubungan-industrial-bisnis-pariwisata-pol-thumb-13cbe.webp" title="JURIS - Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Sektor Pariwisata" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/sengketa-hubungan-industrial-bisnis-pariwisata-pol-thumb-13cbe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/sengketa-hubungan-industrial-bisnis-pariwisata-pol-thumb-13cbe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/sengketa-hubungan-industrial-bisnis-pariwisata-pol-thumb-13cbe.webp 1x" title="JURIS - Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Sektor Pariwisata" alt="JURIS - Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Sektor Pariwisata" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/sengketa-hubungan-industrial-bisnis-pariwisata-pol-thumb-280ec.webp" title="JURIS - Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Sektor Pariwisata" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/sengketa-hubungan-industrial-bisnis-pariwisata-pol-thumb-280ec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/sengketa-hubungan-industrial-bisnis-pariwisata-pol-thumb-280ec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/sengketa-hubungan-industrial-bisnis-pariwisata-pol-thumb-280ec.webp 1x" title="JURIS - Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Sektor Pariwisata" alt="JURIS - Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Sektor Pariwisata" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/sengketa-hubungan-industrial-bisnis-pariwisata-pol-thumb-07f25.webp" title="JURIS - Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Sektor Pariwisata" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/sengketa-hubungan-industrial-bisnis-pariwisata-pol-thumb-07f25.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/sengketa-hubungan-industrial-bisnis-pariwisata-pol-thumb-07f25.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/sengketa-hubungan-industrial-bisnis-pariwisata-pol-thumb-07f25.webp 1x" title="JURIS - Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Sektor Pariwisata" alt="JURIS - Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Sektor Pariwisata" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39807-sengketa-hubungan-industrial-bisnis-bisni" title="JURIS - Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Sektor Pariwisata" target="_blank">Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Sektor Pariwisata</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas mediasi daring dalam menyelesaikan sengketa pariwisata, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kualitas mediator, akses teknologi, dan tingkat kepercayaan para pihak. Kedua, penting untuk mengkaji bagaimana penerapan prinsip-prinsip keadilan restoratif dalam mediasi sengketa pariwisata dapat meningkatkan kepuasan para pihak dan memulihkan hubungan bisnis yang rusak. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model mediasi yang adaptif terhadap karakteristik unik sektor pariwisata, seperti melibatkan pemangku kepentingan yang beragam (pemerintah, pelaku usaha, masyarakat lokal) dan mempertimbangkan dampak sosial-budaya dari sengketa. Ketiga saran ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas penyelesaian sengketa di sektor pariwisata, sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan menciptakan lingkungan bisnis yang harmonis..
<br>Berdasarkan hasil pembahasan, dapat disimpulkan bahwa mediasi merupakan mekanisme penyelesaian sengketa yang paling relevan dan efektif dalam menangani konflik bisnis di sektor pariwisata, khususnya dalam kasus yang berkaitan dengan pemutusan hubungan kerja akibat penurunan omzet.Sengketa yang timbul akibat wanprestasi atau kelalaian perusahaan sebagai dampak dari fluktuasi ekonomi, seperti pandemi atau beban pajak tinggi, lebih baik diselesaikan melalui jalur non-litigasi karena sifatnya yang fleksibel, cepat, hemat biaya, dan menjaga hubungan baik antara para pihak.Mediasi sebagai salah satu bentuk alternatif penyelesaian sengketa (ADR) tidak hanya menjadi solusi hukum, tetapi juga sarana membangun keadilan yang restoratif dalam hubungan industrial pariwisata
<br>Pariwisata merupakan salah satu industri gaya baru yang mampu menyediakan pertumbuhan ekonomi yang cepat dalam hal kesempatan kerja, pendapatan, taraf hidup dan dalam mengaktifkan sektor produksi lain di dalam negara penerima wisatawan. Bisnis merupakan suatu kegiatan untuk memperoleh keuntungan. Di dalam menjalankan bisnis, adakalanya ditemui perselisihan antara pelaku usaha dengan pelaku usaha lainnya. Terkadang sengketa yang terjadi adalah karena adanya salah satu pihak yang melakukan wanprestasi dan pihak lain merasa dirugikan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan, dengan pendekatan kualitatif normatif. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa sengketa bisnis dapat terjadi kapan saja. Sebagai contoh...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/7/sengketa-hubungan-industrial-bisnis-pariwisata-pol-thumb-07f25.webp" type="image/webp" length="84230" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/sengketa-hubungan-industrial-bisnis-pariwisata-pol-thumb-13cbe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/sengketa-hubungan-industrial-bisnis-pariwisata-pol-thumb-280ec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/sengketa-hubungan-industrial-bisnis-pariwisata-pol-thumb-07f25.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1396-dewansengketa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15505-jurnal-mediasi-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kesiapan Guru Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Di Sdn 2 Cempaga ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kesiapan Guru Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Di Sdn 2 Cempaga ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kesiapan Guru Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Di Sdn 2 Cempaga ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39816-guru-sd-kkg-kelas-mata-kompetensi-ma-kes</link>
	<guid isPermaLink="false">6844988f1fbaa49f3201dbdbc8278dc2</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 23:37:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ garuda logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ sinta logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[garuda,logo,sinta,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan pengembangan profesional guru secara berkelanjutan melalui pelatihan intensif mengenai struktur dan filosofi Kurikulum Merdeka. Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan yang efektif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kesiapan Guru Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Di Sdn 2 Cempaga: Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan pengembangan profesional guru secara berkelanjutan melalui pelatihan intensif mengenai struktur dan filosofi Kurikulum Merdeka. Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan yang efektif dan relevan dengan kebutuhan guru di tingkat sekolah dasar, khususnya dalam penyusunan modul ajar yang kontekstual. Selain itu, penting untuk menginvestigasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi kesiapan guru, seperti dukungan infrastruktur dan sumber daya sekolah, serta motivasi dan keyakinan guru terhadap Kurikulum Merdeka. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang komprehensif untuk meningkatkan kualitas implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar, sehingga dapat mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik.. Secara keseluruhan, guru di SD N 2 Cempaga masih belum siap dalam menerapkan kurikulum merdeka.Hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman terkait struktur kurikulum merdeka dan kebutuhan akan pelatihan penyusunan modul ajar serta penilaian pembelajaran.Penelitian ini mengindikasikan perlunya respons cepat dari lembaga pendidikan untuk mengatasi kesenjangan kesiapan guru agar implementasi kurikulum merdeka dapat berjalan optimal Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan guru SD dalam penerapan kurikulum merdeka. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 2 orang guru kelas 1 dan kelas 4 di SD N 2 Cempaga. Instrumen yang digunakan berupa pedoman wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif, yaitu merangkum hasil data wawancara yang sudah dideskripsikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan guru masih belum siap dalam menerapkan kurikulum... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/5/guru-sd-kkg-kelas-mata-kompetensi-ma-kesiapan-anal-thumb-3616c.webp" title="JURIS - Analisis Kesiapan Guru Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Di Sdn 2 Cempaga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/guru-sd-kkg-kelas-mata-kompetensi-ma-kesiapan-anal-thumb-3616c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/guru-sd-kkg-kelas-mata-kompetensi-ma-kesiapan-anal-thumb-3616c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/guru-sd-kkg-kelas-mata-kompetensi-ma-kesiapan-anal-thumb-3616c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kesiapan Guru Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Di Sdn 2 Cempaga" alt="JURIS - Analisis Kesiapan Guru Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Di Sdn 2 Cempaga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/guru-sd-kkg-kelas-mata-kompetensi-ma-kesiapan-anal-thumb-f9f9e.webp" title="JURIS - Analisis Kesiapan Guru Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Di Sdn 2 Cempaga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/guru-sd-kkg-kelas-mata-kompetensi-ma-kesiapan-anal-thumb-f9f9e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/guru-sd-kkg-kelas-mata-kompetensi-ma-kesiapan-anal-thumb-f9f9e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/guru-sd-kkg-kelas-mata-kompetensi-ma-kesiapan-anal-thumb-f9f9e.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kesiapan Guru Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Di Sdn 2 Cempaga" alt="JURIS - Analisis Kesiapan Guru Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Di Sdn 2 Cempaga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/guru-sd-kkg-kelas-mata-kompetensi-ma-kesiapan-anal-thumb-7b08b.webp" title="JURIS - Analisis Kesiapan Guru Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Di Sdn 2 Cempaga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/guru-sd-kkg-kelas-mata-kompetensi-ma-kesiapan-anal-thumb-7b08b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/guru-sd-kkg-kelas-mata-kompetensi-ma-kesiapan-anal-thumb-7b08b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/guru-sd-kkg-kelas-mata-kompetensi-ma-kesiapan-anal-thumb-7b08b.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kesiapan Guru Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Di Sdn 2 Cempaga" alt="JURIS - Analisis Kesiapan Guru Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Di Sdn 2 Cempaga" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39816-guru-sd-kkg-kelas-mata-kompetensi-ma-kes" title="JURIS - Analisis Kesiapan Guru Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Di Sdn 2 Cempaga" target="_blank">Analisis Kesiapan Guru Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Di Sdn 2 Cempaga</a>: Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan pengembangan profesional guru secara berkelanjutan melalui pelatihan intensif mengenai struktur dan filosofi Kurikulum Merdeka. Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan yang efektif dan relevan dengan kebutuhan guru di tingkat sekolah dasar, khususnya dalam penyusunan modul ajar yang kontekstual. Selain itu, penting untuk menginvestigasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi kesiapan guru, seperti dukungan infrastruktur dan sumber daya sekolah, serta motivasi dan keyakinan guru terhadap Kurikulum Merdeka. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang komprehensif untuk meningkatkan kualitas implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar, sehingga dapat mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik..
<br>Secara keseluruhan, guru di SD N 2 Cempaga masih belum siap dalam menerapkan kurikulum merdeka.Hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman terkait struktur kurikulum merdeka dan kebutuhan akan pelatihan penyusunan modul ajar serta penilaian pembelajaran.Penelitian ini mengindikasikan perlunya respons cepat dari lembaga pendidikan untuk mengatasi kesenjangan kesiapan guru agar implementasi kurikulum merdeka dapat berjalan optimal
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan guru SD dalam penerapan kurikulum merdeka. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 2 orang guru kelas 1 dan kelas 4 di SD N 2 Cempaga. Instrumen yang digunakan berupa pedoman wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif, yaitu merangkum hasil data wawancara yang sudah dideskripsikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan guru masih belum siap dalam menerapkan kurikulum...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/5/guru-sd-kkg-kelas-mata-kompetensi-ma-kesiapan-anal-thumb-7b08b.webp" type="image/webp" length="111972" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/guru-sd-kkg-kelas-mata-kompetensi-ma-kesiapan-anal-thumb-3616c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/guru-sd-kkg-kelas-mata-kompetensi-ma-kesiapan-anal-thumb-f9f9e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/guru-sd-kkg-kelas-mata-kompetensi-ma-kesiapan-anal-thumb-7b08b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2683-markandeyabali.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11308-jurnal-pendidikan-rare-pustaka.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Penerapan Percobaan Terstruktur Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ips Pada Siswa Kelas V Sd No 2 Mengwi Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2023 2024 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Penerapan Percobaan Terstruktur Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ips Pada Siswa Kelas V Sd No 2 Mengwi Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2023 2024 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Penerapan Percobaan Terstruktur Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ips Pada Siswa Kelas V Sd No 2 Mengwi Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2023 2024 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39815-islami-kompetensi-guru-hasil-observasi-belaj</link>
	<guid isPermaLink="false">7c4d358055998528d32a1daba75c4913</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 23:34:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ garuda logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ sinta logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[garuda,logo,sinta,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas metode percobaan terstruktur pada mata pelajaran lain selain IPS, untuk melihat apakah peningkatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Penerapan Percobaan Terstruktur Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ips Pada Siswa Kelas V Sd No 2 Mengwi Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2023/2024: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas metode percobaan terstruktur pada mata pelajaran lain selain IPS, untuk melihat apakah peningkatan hasil belajar juga terjadi pada konteks yang berbeda. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi metode percobaan terstruktur, seperti karakteristik siswa, kompetensi guru, dan dukungan sumber daya sekolah. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan model pembelajaran yang mengintegrasikan metode percobaan terstruktur dengan teknologi digital, untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan efisiensi pembelajaran. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar, khususnya dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa dan mengembangkan kompetensi guru.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan metode percobaan terstruktur dapat meningkatkan hasil belajar IPS pada siswa kelas V SDN 2 Mengwi semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024.Peningkatan ini terlihat dari hasil observasi, di mana hasil belajar siswa meningkat dari 43,70% pada siklus I menjadi 84,27% pada siklus II, dengan peningkatan sebesar 40,57%.Hal ini menunjukkan bahwa metode ini efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dan guru berperan sebagai fasilitator yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk berekspresi Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar, dalam hal ini kualitas profesi mengajar seorang guru ditentukan oleh komitmen dan kemampuan. Fokus guru lebih pada kemampuan menyajikan pembelajaran, sementara komitmen guru jarang diperhatikan, terutama melalui program profesional guru. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan implementasi penerapan percobaan terstruktur untuk meningkatkan hasil belajar IPS pada siswa kelas V SD No 2 Mengwi semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024, mengumpulkan data kualitatif dan kuantitatif selama satu semester melalui beberapa siklus. Hasil penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/3/islami-kompetensi-guru-hasil-observasi-belajar-aqi-thumb-bed75.webp" title="JURIS - Implementasi Penerapan Percobaan Terstruktur Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ips Pada Siswa Kelas V Sd No 2 Mengwi Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2023/2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/islami-kompetensi-guru-hasil-observasi-belajar-aqi-thumb-bed75.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/islami-kompetensi-guru-hasil-observasi-belajar-aqi-thumb-bed75.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/islami-kompetensi-guru-hasil-observasi-belajar-aqi-thumb-bed75.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Penerapan Percobaan Terstruktur Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ips Pada Siswa Kelas V Sd No 2 Mengwi Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2023/2024" alt="JURIS - Implementasi Penerapan Percobaan Terstruktur Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ips Pada Siswa Kelas V Sd No 2 Mengwi Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2023/2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/3/islami-kompetensi-guru-hasil-observasi-belajar-aqi-thumb-1fc4d.webp" title="JURIS - Implementasi Penerapan Percobaan Terstruktur Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ips Pada Siswa Kelas V Sd No 2 Mengwi Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2023/2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/islami-kompetensi-guru-hasil-observasi-belajar-aqi-thumb-1fc4d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/islami-kompetensi-guru-hasil-observasi-belajar-aqi-thumb-1fc4d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/islami-kompetensi-guru-hasil-observasi-belajar-aqi-thumb-1fc4d.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Penerapan Percobaan Terstruktur Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ips Pada Siswa Kelas V Sd No 2 Mengwi Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2023/2024" alt="JURIS - Implementasi Penerapan Percobaan Terstruktur Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ips Pada Siswa Kelas V Sd No 2 Mengwi Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2023/2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/3/islami-kompetensi-guru-hasil-observasi-belajar-aqi-thumb-1ef4e.webp" title="JURIS - Implementasi Penerapan Percobaan Terstruktur Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ips Pada Siswa Kelas V Sd No 2 Mengwi Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2023/2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/islami-kompetensi-guru-hasil-observasi-belajar-aqi-thumb-1ef4e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/islami-kompetensi-guru-hasil-observasi-belajar-aqi-thumb-1ef4e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/islami-kompetensi-guru-hasil-observasi-belajar-aqi-thumb-1ef4e.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Penerapan Percobaan Terstruktur Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ips Pada Siswa Kelas V Sd No 2 Mengwi Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2023/2024" alt="JURIS - Implementasi Penerapan Percobaan Terstruktur Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ips Pada Siswa Kelas V Sd No 2 Mengwi Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2023/2024" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39815-islami-kompetensi-guru-hasil-observasi-belaj" title="JURIS - Implementasi Penerapan Percobaan Terstruktur Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ips Pada Siswa Kelas V Sd No 2 Mengwi Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2023/2024" target="_blank">Implementasi Penerapan Percobaan Terstruktur Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ips Pada Siswa Kelas V Sd No 2 Mengwi Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2023/2024</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas metode percobaan terstruktur pada mata pelajaran lain selain IPS, untuk melihat apakah peningkatan hasil belajar juga terjadi pada konteks yang berbeda. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi metode percobaan terstruktur, seperti karakteristik siswa, kompetensi guru, dan dukungan sumber daya sekolah. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan model pembelajaran yang mengintegrasikan metode percobaan terstruktur dengan teknologi digital, untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan efisiensi pembelajaran. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar, khususnya dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa dan mengembangkan kompetensi guru..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan metode percobaan terstruktur dapat meningkatkan hasil belajar IPS pada siswa kelas V SDN 2 Mengwi semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024.Peningkatan ini terlihat dari hasil observasi, di mana hasil belajar siswa meningkat dari 43,70% pada siklus I menjadi 84,27% pada siklus II, dengan peningkatan sebesar 40,57%.Hal ini menunjukkan bahwa metode ini efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dan guru berperan sebagai fasilitator yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk berekspresi
<br>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar, dalam hal ini kualitas profesi mengajar seorang guru ditentukan oleh komitmen dan kemampuan. Fokus guru lebih pada kemampuan menyajikan pembelajaran, sementara komitmen guru jarang diperhatikan, terutama melalui program profesional guru. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan implementasi penerapan percobaan terstruktur untuk meningkatkan hasil belajar IPS pada siswa kelas V SD No 2 Mengwi semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024, mengumpulkan data kualitatif dan kuantitatif selama satu semester melalui beberapa siklus. Hasil penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/3/islami-kompetensi-guru-hasil-observasi-belajar-aqi-thumb-1ef4e.webp" type="image/webp" length="93470" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/islami-kompetensi-guru-hasil-observasi-belajar-aqi-thumb-bed75.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/islami-kompetensi-guru-hasil-observasi-belajar-aqi-thumb-1fc4d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/islami-kompetensi-guru-hasil-observasi-belajar-aqi-thumb-1ef4e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2683-markandeyabali.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11308-jurnal-pendidikan-rare-pustaka.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Keterampilan Menulis Lanjutan Kelas V Sd N 2 Kawan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Keterampilan Menulis Lanjutan Kelas V Sd N 2 Kawan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Keterampilan Menulis Lanjutan Kelas V Sd N 2 Kawan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39827-siswa-kelas-busana-komunikasi-lisan-tulisan</link>
	<guid isPermaLink="false">bb92cd8a296603ef4892cd2456e5e8b5</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 23:30:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ garuda logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ sinta logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[garuda,logo,sinta,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas penggunaan media visual seperti gambar atau video pendek dalam meningkatkan penguasaan tanda baca pada kegiatan menulis lanjutan siswa kelas V. Kedua, penelitian selanjutnya dapat menguji penerapan pendekatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Keterampilan Menulis Lanjutan Kelas V Sd N 2 Kawan: Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas penggunaan media visual seperti gambar atau video pendek dalam meningkatkan penguasaan tanda baca pada kegiatan menulis lanjutan siswa kelas V. Kedua, penelitian selanjutnya dapat menguji penerapan pendekatan kontekstual berbantuan mind mapping terhadap kemampuan penggunaan ejaan dan struktur kalimat, terutama dalam mengatasi kesalahan penulisan huruf kapital. Ketiga, diperlukan kajian mendalam mengenai strategi guru dalam mengatasi rasa bosan siswa saat menulis, termasuk eksplorasi model pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan, seperti permainan bahasa atau menulis berbasis proyek sederhana, untuk meningkatkan motivasi dan kualitas kerapian tulisan siswa.. Keterampilan menulis lanjutan di SD N 2 Kawan dikategorikan baik dengan rata-rata nilai klasikal sebesar 95,55 berdasarkan analisis observasi dan tes.Sebagian besar siswa masih mengalami kesulitan dalam penggunaan tanda baca dan membedakan huruf kapital dengan huruf biasa.Faktor yang memengaruhi kemampuan menulis siswa antara lain pengalaman belajar yang kurang, kebiasaan bercerita daripada menulis, serta rasa bosan dalam mengekspresikan gagasan secara tertulis Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan menulis lanjutan siswa pada kelas V SD N 2 Kawan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V (lima) yang berjumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan skala likert. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa keterampilan menulis lanjutan di SD N 2 Kawan dapat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/9/siswa-kelas-busana-komunikasi-lisan-tulisan-ketera-thumb-d51f3.webp" title="JURIS - Analisis Keterampilan Menulis Lanjutan Kelas V Sd N 2 Kawan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/9/siswa-kelas-busana-komunikasi-lisan-tulisan-ketera-thumb-d51f3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/9/siswa-kelas-busana-komunikasi-lisan-tulisan-ketera-thumb-d51f3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/9/siswa-kelas-busana-komunikasi-lisan-tulisan-ketera-thumb-d51f3.webp 1x" title="JURIS - Analisis Keterampilan Menulis Lanjutan Kelas V Sd N 2 Kawan" alt="JURIS - Analisis Keterampilan Menulis Lanjutan Kelas V Sd N 2 Kawan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/9/siswa-kelas-busana-komunikasi-lisan-tulisan-ketera-thumb-d02c2.webp" title="JURIS - Analisis Keterampilan Menulis Lanjutan Kelas V Sd N 2 Kawan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/9/siswa-kelas-busana-komunikasi-lisan-tulisan-ketera-thumb-d02c2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/9/siswa-kelas-busana-komunikasi-lisan-tulisan-ketera-thumb-d02c2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/9/siswa-kelas-busana-komunikasi-lisan-tulisan-ketera-thumb-d02c2.webp 1x" title="JURIS - Analisis Keterampilan Menulis Lanjutan Kelas V Sd N 2 Kawan" alt="JURIS - Analisis Keterampilan Menulis Lanjutan Kelas V Sd N 2 Kawan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/9/siswa-kelas-busana-komunikasi-lisan-tulisan-ketera-thumb-dd5c3.webp" title="JURIS - Analisis Keterampilan Menulis Lanjutan Kelas V Sd N 2 Kawan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/9/siswa-kelas-busana-komunikasi-lisan-tulisan-ketera-thumb-dd5c3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/9/siswa-kelas-busana-komunikasi-lisan-tulisan-ketera-thumb-dd5c3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/9/siswa-kelas-busana-komunikasi-lisan-tulisan-ketera-thumb-dd5c3.webp 1x" title="JURIS - Analisis Keterampilan Menulis Lanjutan Kelas V Sd N 2 Kawan" alt="JURIS - Analisis Keterampilan Menulis Lanjutan Kelas V Sd N 2 Kawan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39827-siswa-kelas-busana-komunikasi-lisan-tulisan" title="JURIS - Analisis Keterampilan Menulis Lanjutan Kelas V Sd N 2 Kawan" target="_blank">Analisis Keterampilan Menulis Lanjutan Kelas V Sd N 2 Kawan</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas penggunaan media visual seperti gambar atau video pendek dalam meningkatkan penguasaan tanda baca pada kegiatan menulis lanjutan siswa kelas V. Kedua, penelitian selanjutnya dapat menguji penerapan pendekatan kontekstual berbantuan mind mapping terhadap kemampuan penggunaan ejaan dan struktur kalimat, terutama dalam mengatasi kesalahan penulisan huruf kapital. Ketiga, diperlukan kajian mendalam mengenai strategi guru dalam mengatasi rasa bosan siswa saat menulis, termasuk eksplorasi model pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan, seperti permainan bahasa atau menulis berbasis proyek sederhana, untuk meningkatkan motivasi dan kualitas kerapian tulisan siswa..
<br>Keterampilan menulis lanjutan di SD N 2 Kawan dikategorikan baik dengan rata-rata nilai klasikal sebesar 95,55 berdasarkan analisis observasi dan tes.Sebagian besar siswa masih mengalami kesulitan dalam penggunaan tanda baca dan membedakan huruf kapital dengan huruf biasa.Faktor yang memengaruhi kemampuan menulis siswa antara lain pengalaman belajar yang kurang, kebiasaan bercerita daripada menulis, serta rasa bosan dalam mengekspresikan gagasan secara tertulis
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan menulis lanjutan siswa pada kelas V SD N 2 Kawan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V (lima) yang berjumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan skala likert. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa keterampilan menulis lanjutan di SD N 2 Kawan dapat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/9/siswa-kelas-busana-komunikasi-lisan-tulisan-ketera-thumb-d51f3.webp" type="image/webp" length="84164" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/9/siswa-kelas-busana-komunikasi-lisan-tulisan-ketera-thumb-d51f3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/9/siswa-kelas-busana-komunikasi-lisan-tulisan-ketera-thumb-d02c2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/9/siswa-kelas-busana-komunikasi-lisan-tulisan-ketera-thumb-dd5c3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2683-markandeyabali.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11308-jurnal-pendidikan-rare-pustaka.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Model Pembelajaran Problem Based Learning Pbl Berbasis Tri Hita Karana Sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Siswa Kelas V Di Sd Negeri 1 Nongan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Model Pembelajaran Problem Based Learning Pbl Berbasis Tri Hita Karana Sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Siswa Kelas V Di Sd Negeri 1 Nongan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Model Pembelajaran Problem Based Learning Pbl Berbasis Tri Hita Karana Sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Siswa Kelas V Di Sd Negeri 1 Nongan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39813-elements-tri-hita-karana-bahasa-pembelajaran</link>
	<guid isPermaLink="false">52e0c287af35bbff3be485fdbce773d4</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 23:03:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ garuda logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ sinta logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[garuda,logo,sinta,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh model PBL berbasis Tri Hita Karana terhadap aspek afektif siswa, seperti motivasi belajar ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Model Pembelajaran Problem Based Learning (Pbl) Berbasis Tri Hita Karana Sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Siswa Kelas V Di Sd Negeri 1 Nongan: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh model PBL berbasis Tri Hita Karana terhadap aspek afektif siswa, seperti motivasi belajar dan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan melibatkan lebih banyak sekolah dan siswa untuk menguji generalisasi efektivitas model pembelajaran ini. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pembelajaran IPA berbasis PBL dan Tri Hita Karana yang lebih komprehensif dan mudah diterapkan oleh guru. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di sekolah dasar, serta menumbuhkan karakter siswa yang peduli terhadap lingkungan dan memiliki kemampuan berpikir kritis serta pemecahan masalah yang baik. Pengembangan modul pembelajaran yang terintegrasi dengan kearifan lokal Tri Hita Karana juga dapat menjadi inovasi yang menarik untuk memperkaya kurikulum IPA dan meningkatkan relevansi pembelajaran dengan konteks budaya siswa.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran IPA dengan model Problem Based Learning (PBL) berbasis Tri Hita Karana di kelas V SD Negeri 1 Nongan menunjukkan hasil yang sangat baik.Indikator pedagogik dan profesional guru dalam implementasi model pembelajaran ini telah terpenuhi dengan baik.Meskipun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi adanya kendala terkait kurangnya fasilitas laboratorium, yang perlu menjadi perhatian dalam pengembangan pembelajaran IPA di masa mendatang Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya dalam meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD Negeri 1 Nongan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan desain Non-equivalen Post-test Only Control Group Desain. Penelitian ini melibatkan seluruh kelas V SD Negeri 1 Nongan Tahun Pelajaran 2023/2024, berjumlah 9 siswa (6 laki-laki dan 3 perempuan). Instrumen yang digunakan meliputi angket, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan skala Likert, dengan data yang dikonversi menjadi data kualitatif berskala lima. Data dikumpulkan melalui tes dan observasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan nilai rata-rata siswa kelas V pada pembelajaran IPA dengan model Problem Based Learning (PBL) berbasis Tri Hita Karana, terdapat peningkatan dari Pra Siklus (76,66) ke Siklus I (82,22) dan Siklus II (87,77). Hal... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/e/elements-tri-hita-karana-bahasa-pembelajaran-ipa-s-thumb-f91f1.webp" title="JURIS - Model Pembelajaran Problem Based Learning (Pbl) Berbasis Tri Hita Karana Sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Siswa Kelas V Di Sd Negeri 1 Nongan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/elements-tri-hita-karana-bahasa-pembelajaran-ipa-s-thumb-f91f1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/elements-tri-hita-karana-bahasa-pembelajaran-ipa-s-thumb-f91f1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/elements-tri-hita-karana-bahasa-pembelajaran-ipa-s-thumb-f91f1.webp 1x" title="JURIS - Model Pembelajaran Problem Based Learning (Pbl) Berbasis Tri Hita Karana Sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Siswa Kelas V Di Sd Negeri 1 Nongan" alt="JURIS - Model Pembelajaran Problem Based Learning (Pbl) Berbasis Tri Hita Karana Sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Siswa Kelas V Di Sd Negeri 1 Nongan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/elements-tri-hita-karana-bahasa-pembelajaran-ipa-s-thumb-69f7c.webp" title="JURIS - Model Pembelajaran Problem Based Learning (Pbl) Berbasis Tri Hita Karana Sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Siswa Kelas V Di Sd Negeri 1 Nongan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/elements-tri-hita-karana-bahasa-pembelajaran-ipa-s-thumb-69f7c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/elements-tri-hita-karana-bahasa-pembelajaran-ipa-s-thumb-69f7c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/elements-tri-hita-karana-bahasa-pembelajaran-ipa-s-thumb-69f7c.webp 1x" title="JURIS - Model Pembelajaran Problem Based Learning (Pbl) Berbasis Tri Hita Karana Sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Siswa Kelas V Di Sd Negeri 1 Nongan" alt="JURIS - Model Pembelajaran Problem Based Learning (Pbl) Berbasis Tri Hita Karana Sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Siswa Kelas V Di Sd Negeri 1 Nongan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/elements-tri-hita-karana-bahasa-pembelajaran-ipa-s-thumb-afd93.webp" title="JURIS - Model Pembelajaran Problem Based Learning (Pbl) Berbasis Tri Hita Karana Sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Siswa Kelas V Di Sd Negeri 1 Nongan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/elements-tri-hita-karana-bahasa-pembelajaran-ipa-s-thumb-afd93.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/elements-tri-hita-karana-bahasa-pembelajaran-ipa-s-thumb-afd93.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/elements-tri-hita-karana-bahasa-pembelajaran-ipa-s-thumb-afd93.webp 1x" title="JURIS - Model Pembelajaran Problem Based Learning (Pbl) Berbasis Tri Hita Karana Sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Siswa Kelas V Di Sd Negeri 1 Nongan" alt="JURIS - Model Pembelajaran Problem Based Learning (Pbl) Berbasis Tri Hita Karana Sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Siswa Kelas V Di Sd Negeri 1 Nongan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39813-elements-tri-hita-karana-bahasa-pembelajaran" title="JURIS - Model Pembelajaran Problem Based Learning (Pbl) Berbasis Tri Hita Karana Sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Siswa Kelas V Di Sd Negeri 1 Nongan" target="_blank">Model Pembelajaran Problem Based Learning (Pbl) Berbasis Tri Hita Karana Sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Siswa Kelas V Di Sd Negeri 1 Nongan</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh model PBL berbasis Tri Hita Karana terhadap aspek afektif siswa, seperti motivasi belajar dan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan melibatkan lebih banyak sekolah dan siswa untuk menguji generalisasi efektivitas model pembelajaran ini. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pembelajaran IPA berbasis PBL dan Tri Hita Karana yang lebih komprehensif dan mudah diterapkan oleh guru. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di sekolah dasar, serta menumbuhkan karakter siswa yang peduli terhadap lingkungan dan memiliki kemampuan berpikir kritis serta pemecahan masalah yang baik. Pengembangan modul pembelajaran yang terintegrasi dengan kearifan lokal Tri Hita Karana juga dapat menjadi inovasi yang menarik untuk memperkaya kurikulum IPA dan meningkatkan relevansi pembelajaran dengan konteks budaya siswa..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran IPA dengan model Problem Based Learning (PBL) berbasis Tri Hita Karana di kelas V SD Negeri 1 Nongan menunjukkan hasil yang sangat baik.Indikator pedagogik dan profesional guru dalam implementasi model pembelajaran ini telah terpenuhi dengan baik.Meskipun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi adanya kendala terkait kurangnya fasilitas laboratorium, yang perlu menjadi perhatian dalam pengembangan pembelajaran IPA di masa mendatang
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya dalam meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD Negeri 1 Nongan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan desain Non-equivalen Post-test Only Control Group Desain. Penelitian ini melibatkan seluruh kelas V SD Negeri 1 Nongan Tahun Pelajaran 2023/2024, berjumlah 9 siswa (6 laki-laki dan 3 perempuan). Instrumen yang digunakan meliputi angket, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan skala Likert, dengan data yang dikonversi menjadi data kualitatif berskala lima. Data dikumpulkan melalui tes dan observasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan nilai rata-rata siswa kelas V pada pembelajaran IPA dengan model Problem Based Learning (PBL) berbasis Tri Hita Karana, terdapat peningkatan dari Pra Siklus (76,66) ke Siklus I (82,22) dan Siklus II (87,77). Hal...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/e/elements-tri-hita-karana-bahasa-pembelajaran-ipa-s-thumb-f91f1.webp" type="image/webp" length="91210" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/elements-tri-hita-karana-bahasa-pembelajaran-ipa-s-thumb-f91f1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/elements-tri-hita-karana-bahasa-pembelajaran-ipa-s-thumb-69f7c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/elements-tri-hita-karana-bahasa-pembelajaran-ipa-s-thumb-afd93.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2683-markandeyabali.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11308-jurnal-pendidikan-rare-pustaka.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Implementasi Metode Pembelajaran IPA Dalam Merdeka Belajar Di Kelas IV SD Negeri 4 Abuan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Implementasi Metode Pembelajaran IPA Dalam Merdeka Belajar Di Kelas IV SD Negeri 4 Abuan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Implementasi Metode Pembelajaran IPA Dalam Merdeka Belajar Di Kelas IV SD Negeri 4 Abuan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39817-konsep-sains-siswa-sumber-belajar-ipa-pembelajaran</link>
	<guid isPermaLink="false">e0b032fbfc769eb0f4e862327aaf9f3f</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 23:00:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ garuda logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ sinta logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[garuda,logo,sinta,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan media pembelajaran daring yang interaktif dan menarik bagi siswa. Selain itu, perlu dilakukan penelitian tentang strategi-strategi inovatif dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Implementasi Metode Pembelajaran IPA Dalam Merdeka Belajar Di Kelas IV SD Negeri 4 Abuan: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan media pembelajaran daring yang interaktif dan menarik bagi siswa. Selain itu, perlu dilakukan penelitian tentang strategi-strategi inovatif dalam pembelajaran IPA yang dapat meningkatkan keterampilan sains siswa, seperti penggunaan metode pembelajaran berbasis proyek atau penelitian lapangan. Terakhir, penelitian tentang dampak implementasi konsep "Merdeka Belajar" terhadap motivasi belajar siswa dan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran juga dapat menjadi arah studi yang menarik.. Hasil analisis implementasi metode pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan konsep "Merdeka Belajar" di kelas IV SD Negeri 4 Abuan menunjukkan pencapaian efektivitas sebesar 68,571%.Meskipun telah menunjukkan tingkat yang cukup baik, terdapat ruang untuk perbaikan, khususnya dalam penggunaan media pembelajaran daring serta sumber belajar yang lebih bervariasi.Penelitian juga menyoroti pengembangan keterampilan sains melalui berbagai skema pembelajaran yang melibatkan diskusi, penelitian lapangan, dan pemanfaatan media pembelajaran.Konsep "Merdeka Belajar" memberikan keleluasaan bagi guru dalam berinovasi tanpa terlalu terpaku pada aturan administratif yang kaku, sehingga diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih terstruktur bagi guru dalam menyampaikan materi pembelajaran, terutama dalam mata pelajaran IPA yang dianggap sulit oleh sebagian siswa.Kesimpulannya, penelitian ini menekankan pentingnya pemahaman yang mendalam terkait implementasi konsep "Merdeka Belajar" dan metode pembelajaran IPA untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di SD Negeri 4 Abuan, sambil menekankan perlunya upaya terus-menerus dalam meningkatkan aspek-aspek tertentu guna memperbaiki efektivitas pembelajaran serta pemahaman siswa terhadap mata pelajaran IPA Studi ini menganalisis implementasi metode pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan konsep "Merdeka Belajar" di kelas IV SD Negeri 4 Abuan. Penelitian ini melibatkan 35 responden dari kalangan guru untuk mengevaluasi efektivitas pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode pembelajaran IPA dan konsep "Merdeka Belajar" mencapai tingkat efektivitas sebesar 68,571%. Meskipun hasil ini cukup baik, terdapat kebutuhan untuk peningkatan terutama dalam penggunaan media pembelajaran daring dan keragaman sumber belajar. Studi ini juga menyoroti pentingnya pengembangan keterampilan sains melalui skema pembelajaran yang melibatkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/1/konsep-sains-siswa-sumber-belajar-ipa-pembelajaran-thumb-69abb.webp" title="JURIS - Analisis Implementasi Metode Pembelajaran IPA Dalam Merdeka Belajar Di Kelas IV SD Negeri 4 Abuan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/konsep-sains-siswa-sumber-belajar-ipa-pembelajaran-thumb-69abb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/konsep-sains-siswa-sumber-belajar-ipa-pembelajaran-thumb-69abb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/konsep-sains-siswa-sumber-belajar-ipa-pembelajaran-thumb-69abb.webp 1x" title="JURIS - Analisis Implementasi Metode Pembelajaran IPA Dalam Merdeka Belajar Di Kelas IV SD Negeri 4 Abuan" alt="JURIS - Analisis Implementasi Metode Pembelajaran IPA Dalam Merdeka Belajar Di Kelas IV SD Negeri 4 Abuan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/1/konsep-sains-siswa-sumber-belajar-ipa-pembelajaran-thumb-86ca4.webp" title="JURIS - Analisis Implementasi Metode Pembelajaran IPA Dalam Merdeka Belajar Di Kelas IV SD Negeri 4 Abuan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/konsep-sains-siswa-sumber-belajar-ipa-pembelajaran-thumb-86ca4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/konsep-sains-siswa-sumber-belajar-ipa-pembelajaran-thumb-86ca4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/konsep-sains-siswa-sumber-belajar-ipa-pembelajaran-thumb-86ca4.webp 1x" title="JURIS - Analisis Implementasi Metode Pembelajaran IPA Dalam Merdeka Belajar Di Kelas IV SD Negeri 4 Abuan" alt="JURIS - Analisis Implementasi Metode Pembelajaran IPA Dalam Merdeka Belajar Di Kelas IV SD Negeri 4 Abuan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39817-konsep-sains-siswa-sumber-belajar-ipa-pembelajaran" title="JURIS - Analisis Implementasi Metode Pembelajaran IPA Dalam Merdeka Belajar Di Kelas IV SD Negeri 4 Abuan" target="_blank">Analisis Implementasi Metode Pembelajaran IPA Dalam Merdeka Belajar Di Kelas IV SD Negeri 4 Abuan</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan media pembelajaran daring yang interaktif dan menarik bagi siswa. Selain itu, perlu dilakukan penelitian tentang strategi-strategi inovatif dalam pembelajaran IPA yang dapat meningkatkan keterampilan sains siswa, seperti penggunaan metode pembelajaran berbasis proyek atau penelitian lapangan. Terakhir, penelitian tentang dampak implementasi konsep "Merdeka Belajar" terhadap motivasi belajar siswa dan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran juga dapat menjadi arah studi yang menarik..
<br>Hasil analisis implementasi metode pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan konsep "Merdeka Belajar" di kelas IV SD Negeri 4 Abuan menunjukkan pencapaian efektivitas sebesar 68,571%.Meskipun telah menunjukkan tingkat yang cukup baik, terdapat ruang untuk perbaikan, khususnya dalam penggunaan media pembelajaran daring serta sumber belajar yang lebih bervariasi.Penelitian juga menyoroti pengembangan keterampilan sains melalui berbagai skema pembelajaran yang melibatkan diskusi, penelitian lapangan, dan pemanfaatan media pembelajaran.Konsep "Merdeka Belajar" memberikan keleluasaan bagi guru dalam berinovasi tanpa terlalu terpaku pada aturan administratif yang kaku, sehingga diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih terstruktur bagi guru dalam menyampaikan materi pembelajaran, terutama dalam mata pelajaran IPA yang dianggap sulit oleh sebagian siswa.Kesimpulannya, penelitian ini menekankan pentingnya pemahaman yang mendalam terkait implementasi konsep "Merdeka Belajar" dan metode pembelajaran IPA untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di SD Negeri 4 Abuan, sambil menekankan perlunya upaya terus-menerus dalam meningkatkan aspek-aspek tertentu guna memperbaiki efektivitas pembelajaran serta pemahaman siswa terhadap mata pelajaran IPA
<br>Studi ini menganalisis implementasi metode pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan konsep "Merdeka Belajar" di kelas IV SD Negeri 4 Abuan. Penelitian ini melibatkan 35 responden dari kalangan guru untuk mengevaluasi efektivitas pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode pembelajaran IPA dan konsep "Merdeka Belajar" mencapai tingkat efektivitas sebesar 68,571%. Meskipun hasil ini cukup baik, terdapat kebutuhan untuk peningkatan terutama dalam penggunaan media pembelajaran daring dan keragaman sumber belajar. Studi ini juga menyoroti pentingnya pengembangan keterampilan sains melalui skema pembelajaran yang melibatkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/1/konsep-sains-siswa-sumber-belajar-ipa-pembelajaran-thumb-86ca4.webp" type="image/webp" length="92406" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/konsep-sains-siswa-sumber-belajar-ipa-pembelajaran-thumb-69abb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/konsep-sains-siswa-sumber-belajar-ipa-pembelajaran-thumb-86ca4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2683-markandeyabali.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11308-jurnal-pendidikan-rare-pustaka.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Keterampilan Menulis Pengalaman Pribadi Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Selat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Keterampilan Menulis Pengalaman Pribadi Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Selat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Keterampilan Menulis Pengalaman Pribadi Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Selat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39811-kelas-iv-sd-ipas-kritis-siswa-pola</link>
	<guid isPermaLink="false">9ecf1cb3998c4fb59747b306920d0c2a</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 22:59:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ luh mardiani ]]></category>
	<category><![CDATA[ ketut santi ]]></category>
	<category><![CDATA[ garuda logo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[garuda,ketut,logo,luh,mardiani,santi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi keterampilan menulis siswa kelas IV, seperti motivasi belajar, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Keterampilan Menulis Pengalaman Pribadi Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Selat: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi keterampilan menulis siswa kelas IV, seperti motivasi belajar, lingkungan keluarga, dan kualitas pengajaran. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pendampingan keterampilan menulis yang lebih efektif dan sesuai dengan karakteristik siswa kelas IV. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi penggunaan teknologi dalam pembelajaran menulis, seperti aplikasi atau platform digital yang dapat meningkatkan minat dan kreativitas siswa dalam menulis.. Siswa kelas IV sering mengalami kesulitan menulis dan menyelesaikannya dengan baik.Mereka mengatakan bahwa ini karena mereka menggunakan media yang tidak teratur dan tidak teratur saat mereka mulai belajar menulis.Untuk menyelesaikan masalah ini, guru di SD Negeri 1 Selat melakukan pendampingan keterampilan menulis.Pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, meningkatkan pengetahuan budaya mereka, meningkatkan kemampuan menulis mereka, dan meningkatkan keterampilan komunikasi mereka secara keseluruhan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan menulis siswa kelas IV di SD Negeri 1 Selat. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan subjek guru dan siswa. Dengan menggunakan sampel 29 siswa kelas IV di SD Negeri 1 Selat, penelitian ini menunjukkan bahwa siswa kelas IV sering mengalami kesulitan menulis dan menyelesaikannya dengan baik. Untuk mengatasi masalah ini, guru di SD Negeri 1 Selat melakukan pendampingan keterampilan menulis. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/0/kelas-iv-sd-ipas-kritis-siswa-pola-analisis-ketera-thumb-bcfbe.webp" title="JURIS - Analisis Keterampilan Menulis Pengalaman Pribadi Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Selat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/kelas-iv-sd-ipas-kritis-siswa-pola-analisis-ketera-thumb-bcfbe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/kelas-iv-sd-ipas-kritis-siswa-pola-analisis-ketera-thumb-bcfbe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/kelas-iv-sd-ipas-kritis-siswa-pola-analisis-ketera-thumb-bcfbe.webp 1x" title="JURIS - Analisis Keterampilan Menulis Pengalaman Pribadi Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Selat" alt="JURIS - Analisis Keterampilan Menulis Pengalaman Pribadi Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Selat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/kelas-iv-sd-ipas-kritis-siswa-pola-analisis-ketera-thumb-bb2d1.webp" title="JURIS - Analisis Keterampilan Menulis Pengalaman Pribadi Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Selat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/kelas-iv-sd-ipas-kritis-siswa-pola-analisis-ketera-thumb-bb2d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/kelas-iv-sd-ipas-kritis-siswa-pola-analisis-ketera-thumb-bb2d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/kelas-iv-sd-ipas-kritis-siswa-pola-analisis-ketera-thumb-bb2d1.webp 1x" title="JURIS - Analisis Keterampilan Menulis Pengalaman Pribadi Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Selat" alt="JURIS - Analisis Keterampilan Menulis Pengalaman Pribadi Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Selat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/kelas-iv-sd-ipas-kritis-siswa-pola-analisis-ketera-thumb-df552.webp" title="JURIS - Analisis Keterampilan Menulis Pengalaman Pribadi Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Selat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/kelas-iv-sd-ipas-kritis-siswa-pola-analisis-ketera-thumb-df552.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/kelas-iv-sd-ipas-kritis-siswa-pola-analisis-ketera-thumb-df552.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/kelas-iv-sd-ipas-kritis-siswa-pola-analisis-ketera-thumb-df552.webp 1x" title="JURIS - Analisis Keterampilan Menulis Pengalaman Pribadi Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Selat" alt="JURIS - Analisis Keterampilan Menulis Pengalaman Pribadi Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Selat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39811-kelas-iv-sd-ipas-kritis-siswa-pola" title="JURIS - Analisis Keterampilan Menulis Pengalaman Pribadi Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Selat" target="_blank">Analisis Keterampilan Menulis Pengalaman Pribadi Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Selat</a>: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi keterampilan menulis siswa kelas IV, seperti motivasi belajar, lingkungan keluarga, dan kualitas pengajaran. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pendampingan keterampilan menulis yang lebih efektif dan sesuai dengan karakteristik siswa kelas IV. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi penggunaan teknologi dalam pembelajaran menulis, seperti aplikasi atau platform digital yang dapat meningkatkan minat dan kreativitas siswa dalam menulis..
<br>Siswa kelas IV sering mengalami kesulitan menulis dan menyelesaikannya dengan baik.Mereka mengatakan bahwa ini karena mereka menggunakan media yang tidak teratur dan tidak teratur saat mereka mulai belajar menulis.Untuk menyelesaikan masalah ini, guru di SD Negeri 1 Selat melakukan pendampingan keterampilan menulis.Pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, meningkatkan pengetahuan budaya mereka, meningkatkan kemampuan menulis mereka, dan meningkatkan keterampilan komunikasi mereka secara keseluruhan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan menulis siswa kelas IV di SD Negeri 1 Selat. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan subjek guru dan siswa. Dengan menggunakan sampel 29 siswa kelas IV di SD Negeri 1 Selat, penelitian ini menunjukkan bahwa siswa kelas IV sering mengalami kesulitan menulis dan menyelesaikannya dengan baik. Untuk mengatasi masalah ini, guru di SD Negeri 1 Selat melakukan pendampingan keterampilan menulis.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/0/kelas-iv-sd-ipas-kritis-siswa-pola-analisis-ketera-thumb-df552.webp" type="image/webp" length="81472" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/kelas-iv-sd-ipas-kritis-siswa-pola-analisis-ketera-thumb-bcfbe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/kelas-iv-sd-ipas-kritis-siswa-pola-analisis-ketera-thumb-bb2d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/kelas-iv-sd-ipas-kritis-siswa-pola-analisis-ketera-thumb-df552.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2683-markandeyabali.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11308-jurnal-pendidikan-rare-pustaka.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Metode Role Playing pada Mata Pelajaran PKN di SD Negeri 1 Nongan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Metode Role Playing pada Mata Pelajaran PKN di SD Negeri 1 Nongan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Metode Role Playing pada Mata Pelajaran PKN di SD Negeri 1 Nongan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39821-sikap-toleransi-siswa-model-pembelajaran-circ-pema</link>
	<guid isPermaLink="false">26604e83709dfd4a76555c532b06aeec</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 22:55:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ garuda logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ sinta logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[garuda,logo,sinta,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar para guru lebih sering menggunakan Model Pembelajaran Role-Playing sebagai alternatif metode pembelajaran. Penggunaan metode ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa dan membentuk sikap positif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Metode Role-Playing pada Mata Pelajaran PKN di SD Negeri 1 Nongan: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar para guru lebih sering menggunakan Model Pembelajaran Role-Playing sebagai alternatif metode pembelajaran. Penggunaan metode ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa dan membentuk sikap positif terhadap materi PKN. Selain itu, pihak sekolah dan kepala sekolah diharapkan memberikan dukungan dan fasilitasi yang memadai untuk pelaksanaan model pembelajaran ini, termasuk penyediaan ruang yang kondusif dan pengadaan bahan atau peralatan yang mendukung. Dengan demikian, diharapkan pembelajaran PKN dapat lebih bermakna dan efektif dalam membentuk karakter serta keterampilan kewarganegaraan siswa.. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan Model Pembelajaran Role-Playing dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN).Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model ini berhasil meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran PKN, serta memberikan dampak positif pada aspek nilai-nilai, sikap, dan perasaan siswa.Melalui proses bermain peran, siswa dapat mengembangkan empati dan memahami perspektif orang lain Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan Model Pembelajaran Role-Playing dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menggali pemahaman mendalam tentang implementasi model pembelajaran bermain peran dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di kelas 4 SD Negeri 1 Nongan. Subjek penelitian adalah siswa dengan jumlah 11 orang di sekolah tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui tiga metode utama, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ditemukan bahwa (1) terdapat peningkatan yang signifikan pada pemahaman siswa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/5/sikap-toleransi-siswa-model-pembelajaran-circ-pema-thumb-cddd1.webp" title="JURIS - Penerapan Metode Role-Playing pada Mata Pelajaran PKN di SD Negeri 1 Nongan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/5/sikap-toleransi-siswa-model-pembelajaran-circ-pema-thumb-cddd1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/5/sikap-toleransi-siswa-model-pembelajaran-circ-pema-thumb-cddd1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/5/sikap-toleransi-siswa-model-pembelajaran-circ-pema-thumb-cddd1.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Metode Role-Playing pada Mata Pelajaran PKN di SD Negeri 1 Nongan" alt="JURIS - Penerapan Metode Role-Playing pada Mata Pelajaran PKN di SD Negeri 1 Nongan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/5/sikap-toleransi-siswa-model-pembelajaran-circ-pema-thumb-d1a2e.webp" title="JURIS - Penerapan Metode Role-Playing pada Mata Pelajaran PKN di SD Negeri 1 Nongan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/5/sikap-toleransi-siswa-model-pembelajaran-circ-pema-thumb-d1a2e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/5/sikap-toleransi-siswa-model-pembelajaran-circ-pema-thumb-d1a2e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/5/sikap-toleransi-siswa-model-pembelajaran-circ-pema-thumb-d1a2e.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Metode Role-Playing pada Mata Pelajaran PKN di SD Negeri 1 Nongan" alt="JURIS - Penerapan Metode Role-Playing pada Mata Pelajaran PKN di SD Negeri 1 Nongan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/5/sikap-toleransi-siswa-model-pembelajaran-circ-pema-thumb-223fe.webp" title="JURIS - Penerapan Metode Role-Playing pada Mata Pelajaran PKN di SD Negeri 1 Nongan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/5/sikap-toleransi-siswa-model-pembelajaran-circ-pema-thumb-223fe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/5/sikap-toleransi-siswa-model-pembelajaran-circ-pema-thumb-223fe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/5/sikap-toleransi-siswa-model-pembelajaran-circ-pema-thumb-223fe.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Metode Role-Playing pada Mata Pelajaran PKN di SD Negeri 1 Nongan" alt="JURIS - Penerapan Metode Role-Playing pada Mata Pelajaran PKN di SD Negeri 1 Nongan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39821-sikap-toleransi-siswa-model-pembelajaran-circ-pema" title="JURIS - Penerapan Metode Role-Playing pada Mata Pelajaran PKN di SD Negeri 1 Nongan" target="_blank">Penerapan Metode Role-Playing pada Mata Pelajaran PKN di SD Negeri 1 Nongan</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar para guru lebih sering menggunakan Model Pembelajaran Role-Playing sebagai alternatif metode pembelajaran. Penggunaan metode ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa dan membentuk sikap positif terhadap materi PKN. Selain itu, pihak sekolah dan kepala sekolah diharapkan memberikan dukungan dan fasilitasi yang memadai untuk pelaksanaan model pembelajaran ini, termasuk penyediaan ruang yang kondusif dan pengadaan bahan atau peralatan yang mendukung. Dengan demikian, diharapkan pembelajaran PKN dapat lebih bermakna dan efektif dalam membentuk karakter serta keterampilan kewarganegaraan siswa..
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan Model Pembelajaran Role-Playing dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN).Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model ini berhasil meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran PKN, serta memberikan dampak positif pada aspek nilai-nilai, sikap, dan perasaan siswa.Melalui proses bermain peran, siswa dapat mengembangkan empati dan memahami perspektif orang lain
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan Model Pembelajaran Role-Playing dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menggali pemahaman mendalam tentang implementasi model pembelajaran bermain peran dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di kelas 4 SD Negeri 1 Nongan. Subjek penelitian adalah siswa dengan jumlah 11 orang di sekolah tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui tiga metode utama, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ditemukan bahwa (1) terdapat peningkatan yang signifikan pada pemahaman siswa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/5/sikap-toleransi-siswa-model-pembelajaran-circ-pema-thumb-223fe.webp" type="image/webp" length="85380" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/5/sikap-toleransi-siswa-model-pembelajaran-circ-pema-thumb-cddd1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/5/sikap-toleransi-siswa-model-pembelajaran-circ-pema-thumb-d1a2e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/5/sikap-toleransi-siswa-model-pembelajaran-circ-pema-thumb-223fe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2683-markandeyabali.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11308-jurnal-pendidikan-rare-pustaka.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penggunaan Bahan Bacaan Cerita Ogoh Ogoh Bali Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Kelas 2 Sd Negeri 7 Pempatan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penggunaan Bahan Bacaan Cerita Ogoh Ogoh Bali Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Kelas 2 Sd Negeri 7 Pempatan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penggunaan Bahan Bacaan Cerita Ogoh Ogoh Bali Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Kelas 2 Sd Negeri 7 Pempatan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39820-hasil-pembelajaran-afektif-data-wawancara</link>
	<guid isPermaLink="false">7ecb6fbb1a4281f9cb6ccf560f403b65</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 22:49:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ bacaan ogoh ]]></category>
	<category><![CDATA[ garuda logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ sinta logo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bacaan,garuda,logo,ogoh,sinta]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh penggunaan cerita ogoh-ogoh Bali terhadap aspek-aspek lain dari kemampuan berbahasa siswa, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penggunaan Bahan Bacaan Cerita Ogoh-Ogoh Bali Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Kelas 2 Sd Negeri 7 Pempatan: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh penggunaan cerita ogoh-ogoh Bali terhadap aspek-aspek lain dari kemampuan berbahasa siswa, seperti kemampuan menulis dan berbicara. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran yang lebih komprehensif yang mengintegrasikan cerita ogoh-ogoh Bali dengan materi pembelajaran lainnya untuk meningkatkan minat baca dan pemahaman siswa. Ketiga, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat sekitar, khususnya seniman ogoh-ogoh, dalam proses pembuatan dan penyampaian cerita untuk memperkaya konten pembelajaran dan meningkatkan relevansi budaya lokal. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan melestarikan budaya Bali.. Pembelajaran dengan penggunaan bahan bacaan cerita ogoh-ogoh Bali terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas 2 SD Negeri 7 Pempatan pada tahun ajaran 2022/2023.Ketuntasan belajar membaca siswa meningkat secara signifikan dari 36,36% pada prasiklus menjadi 100% pada siklus II.Rata-rata hasil belajar membaca siswa juga mengalami peningkatan dari 63,69 pada prasiklus menjadi 81,42 pada siklus II Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa dengan cerita ogoh-ogoh Bali, siswa kelas 2 SD Negeri 7 Pemempatan tahun ajaran 2022/2023. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes. Metode tes digunakan untuk mengumpulkan data hasil belajar membaca siswa. Penelitian ini melibatkan siswa kelas II SD Negeri 7 Pemempatan yang berjumlah 26 anak. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Pembelajaran dengan pemanfaatan bahan bacaan dengan penggunaan cerita ogoh-ogoh Bali dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas 3 SD Negeri... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/9/hasil-pembelajaran-afektif-data-wawancara-belajar-thumb-9aa69.webp" title="JURIS - Penggunaan Bahan Bacaan Cerita Ogoh-Ogoh Bali Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Kelas 2 Sd Negeri 7 Pempatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/hasil-pembelajaran-afektif-data-wawancara-belajar-thumb-9aa69.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/hasil-pembelajaran-afektif-data-wawancara-belajar-thumb-9aa69.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/hasil-pembelajaran-afektif-data-wawancara-belajar-thumb-9aa69.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Bahan Bacaan Cerita Ogoh-Ogoh Bali Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Kelas 2 Sd Negeri 7 Pempatan" alt="JURIS - Penggunaan Bahan Bacaan Cerita Ogoh-Ogoh Bali Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Kelas 2 Sd Negeri 7 Pempatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/9/hasil-pembelajaran-afektif-data-wawancara-belajar-thumb-2f3de.webp" title="JURIS - Penggunaan Bahan Bacaan Cerita Ogoh-Ogoh Bali Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Kelas 2 Sd Negeri 7 Pempatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/hasil-pembelajaran-afektif-data-wawancara-belajar-thumb-2f3de.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/hasil-pembelajaran-afektif-data-wawancara-belajar-thumb-2f3de.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/hasil-pembelajaran-afektif-data-wawancara-belajar-thumb-2f3de.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Bahan Bacaan Cerita Ogoh-Ogoh Bali Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Kelas 2 Sd Negeri 7 Pempatan" alt="JURIS - Penggunaan Bahan Bacaan Cerita Ogoh-Ogoh Bali Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Kelas 2 Sd Negeri 7 Pempatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/9/hasil-pembelajaran-afektif-data-wawancara-belajar-thumb-8331f.webp" title="JURIS - Penggunaan Bahan Bacaan Cerita Ogoh-Ogoh Bali Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Kelas 2 Sd Negeri 7 Pempatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/hasil-pembelajaran-afektif-data-wawancara-belajar-thumb-8331f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/hasil-pembelajaran-afektif-data-wawancara-belajar-thumb-8331f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/hasil-pembelajaran-afektif-data-wawancara-belajar-thumb-8331f.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Bahan Bacaan Cerita Ogoh-Ogoh Bali Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Kelas 2 Sd Negeri 7 Pempatan" alt="JURIS - Penggunaan Bahan Bacaan Cerita Ogoh-Ogoh Bali Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Kelas 2 Sd Negeri 7 Pempatan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39820-hasil-pembelajaran-afektif-data-wawancara" title="JURIS - Penggunaan Bahan Bacaan Cerita Ogoh-Ogoh Bali Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Kelas 2 Sd Negeri 7 Pempatan" target="_blank">Penggunaan Bahan Bacaan Cerita Ogoh-Ogoh Bali Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Kelas 2 Sd Negeri 7 Pempatan</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh penggunaan cerita ogoh-ogoh Bali terhadap aspek-aspek lain dari kemampuan berbahasa siswa, seperti kemampuan menulis dan berbicara. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran yang lebih komprehensif yang mengintegrasikan cerita ogoh-ogoh Bali dengan materi pembelajaran lainnya untuk meningkatkan minat baca dan pemahaman siswa. Ketiga, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat sekitar, khususnya seniman ogoh-ogoh, dalam proses pembuatan dan penyampaian cerita untuk memperkaya konten pembelajaran dan meningkatkan relevansi budaya lokal. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan melestarikan budaya Bali..
<br>Pembelajaran dengan penggunaan bahan bacaan cerita ogoh-ogoh Bali terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas 2 SD Negeri 7 Pempatan pada tahun ajaran 2022/2023.Ketuntasan belajar membaca siswa meningkat secara signifikan dari 36,36% pada prasiklus menjadi 100% pada siklus II.Rata-rata hasil belajar membaca siswa juga mengalami peningkatan dari 63,69 pada prasiklus menjadi 81,42 pada siklus II
<br>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa dengan cerita ogoh-ogoh Bali, siswa kelas 2 SD Negeri 7 Pemempatan tahun ajaran 2022/2023. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes. Metode tes digunakan untuk mengumpulkan data hasil belajar membaca siswa. Penelitian ini melibatkan siswa kelas II SD Negeri 7 Pemempatan yang berjumlah 26 anak. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Pembelajaran dengan pemanfaatan bahan bacaan dengan penggunaan cerita ogoh-ogoh Bali dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas 3 SD Negeri...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/9/hasil-pembelajaran-afektif-data-wawancara-belajar-thumb-8331f.webp" type="image/webp" length="93000" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/hasil-pembelajaran-afektif-data-wawancara-belajar-thumb-9aa69.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/hasil-pembelajaran-afektif-data-wawancara-belajar-thumb-2f3de.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/hasil-pembelajaran-afektif-data-wawancara-belajar-thumb-8331f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2683-markandeyabali.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11308-jurnal-pendidikan-rare-pustaka.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemanfaatan Pojok Baca untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa di SD Negeri 1 Menanga ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemanfaatan Pojok Baca untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa di SD Negeri 1 Menanga ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemanfaatan Pojok Baca untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa di SD Negeri 1 Menanga ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39822-kelas-iv-sd-guru-agama-kristen-hasil-pe</link>
	<guid isPermaLink="false">e8c7d22c53cdab59bfc6d482456c33f8</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 22:49:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ bacaan ogoh ]]></category>
	<category><![CDATA[ garuda logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ sinta logo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bacaan,garuda,logo,ogoh,sinta]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai strategi intervensi dalam meningkatkan inisiatif siswa untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemanfaatan Pojok Baca untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa di SD Negeri 1 Menanga: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai strategi intervensi dalam meningkatkan inisiatif siswa untuk membaca di pojok baca, seperti program penghargaan atau kegiatan diskusi buku yang dipandu oleh guru. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang pemanfaatan pojok baca terhadap kemampuan membaca dan pemahaman siswa. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami persepsi siswa dan guru terhadap manfaat dan tantangan dalam pemanfaatan pojok baca, serta mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang memengaruhi keberhasilan program ini.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa perencanaan pojok baca di SD Negeri 1 Menanga melibatkan beberapa tahapan penting, termasuk rapat dewan guru, perencanaan pengadaan buku melalui Dana Bos, dan pelaksanaan kegiatan literasi 15 menit sebelum pembelajaran.Pemanfaatan pojok baca sebagai bagian dari Gerakan Literasi Sekolah, sumber referensi, dan kegiatan pengisi waktu luang siswa secara signifikan berkontribusi pada peningkatan minat baca.Kendala yang dihadapi oleh guru meliputi keterbatasan koleksi buku dan kurangnya inisiatif siswa untuk membaca Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan minat baca kelas IV SD Negeri 1 Menanga dengan pemanfaatan pojok baca. Jenis penelitian ini kualitatif deskripsi. Pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Adapun analisis data yaitu reduksi data, pemaparan data dan verifikasi. Subjek penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru Wali, Guru Agama Hindu dan siswa kelas IV. Hasil penelitian, menunjukkan bahwa Perencanaan pojok baca di SD Negeri 1 Menanga terdapat 3 tahapan yaitu pertama mengadakan rapat dengan para dewan guru terkait dengan adanya program pojok baca di setiap ruang kelas. Kedua tahap perencanaan pengadaan buku cerita yang dianggarkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/3/kelas-iv-sd-guru-agama-kristen-hasil-persepsi-sisw-thumb-e2f8f.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Pojok Baca untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa di SD Negeri 1 Menanga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/kelas-iv-sd-guru-agama-kristen-hasil-persepsi-sisw-thumb-e2f8f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/kelas-iv-sd-guru-agama-kristen-hasil-persepsi-sisw-thumb-e2f8f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/kelas-iv-sd-guru-agama-kristen-hasil-persepsi-sisw-thumb-e2f8f.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Pojok Baca untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa di SD Negeri 1 Menanga" alt="JURIS - Pemanfaatan Pojok Baca untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa di SD Negeri 1 Menanga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/3/kelas-iv-sd-guru-agama-kristen-hasil-persepsi-sisw-thumb-4ab29.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Pojok Baca untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa di SD Negeri 1 Menanga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/kelas-iv-sd-guru-agama-kristen-hasil-persepsi-sisw-thumb-4ab29.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/kelas-iv-sd-guru-agama-kristen-hasil-persepsi-sisw-thumb-4ab29.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/kelas-iv-sd-guru-agama-kristen-hasil-persepsi-sisw-thumb-4ab29.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Pojok Baca untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa di SD Negeri 1 Menanga" alt="JURIS - Pemanfaatan Pojok Baca untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa di SD Negeri 1 Menanga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/3/kelas-iv-sd-guru-agama-kristen-hasil-persepsi-sisw-thumb-8ab8e.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Pojok Baca untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa di SD Negeri 1 Menanga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/kelas-iv-sd-guru-agama-kristen-hasil-persepsi-sisw-thumb-8ab8e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/kelas-iv-sd-guru-agama-kristen-hasil-persepsi-sisw-thumb-8ab8e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/kelas-iv-sd-guru-agama-kristen-hasil-persepsi-sisw-thumb-8ab8e.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Pojok Baca untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa di SD Negeri 1 Menanga" alt="JURIS - Pemanfaatan Pojok Baca untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa di SD Negeri 1 Menanga" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39822-kelas-iv-sd-guru-agama-kristen-hasil-pe" title="JURIS - Pemanfaatan Pojok Baca untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa di SD Negeri 1 Menanga" target="_blank">Pemanfaatan Pojok Baca untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa di SD Negeri 1 Menanga</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai strategi intervensi dalam meningkatkan inisiatif siswa untuk membaca di pojok baca, seperti program penghargaan atau kegiatan diskusi buku yang dipandu oleh guru. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang pemanfaatan pojok baca terhadap kemampuan membaca dan pemahaman siswa. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami persepsi siswa dan guru terhadap manfaat dan tantangan dalam pemanfaatan pojok baca, serta mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang memengaruhi keberhasilan program ini..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa perencanaan pojok baca di SD Negeri 1 Menanga melibatkan beberapa tahapan penting, termasuk rapat dewan guru, perencanaan pengadaan buku melalui Dana Bos, dan pelaksanaan kegiatan literasi 15 menit sebelum pembelajaran.Pemanfaatan pojok baca sebagai bagian dari Gerakan Literasi Sekolah, sumber referensi, dan kegiatan pengisi waktu luang siswa secara signifikan berkontribusi pada peningkatan minat baca.Kendala yang dihadapi oleh guru meliputi keterbatasan koleksi buku dan kurangnya inisiatif siswa untuk membaca
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan minat baca kelas IV SD Negeri 1 Menanga dengan pemanfaatan pojok baca. Jenis penelitian ini kualitatif deskripsi. Pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Adapun analisis data yaitu reduksi data, pemaparan data dan verifikasi. Subjek penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru Wali, Guru Agama Hindu dan siswa kelas IV. Hasil penelitian, menunjukkan bahwa Perencanaan pojok baca di SD Negeri 1 Menanga terdapat 3 tahapan yaitu pertama mengadakan rapat dengan para dewan guru terkait dengan adanya program pojok baca di setiap ruang kelas. Kedua tahap perencanaan pengadaan buku cerita yang dianggarkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/3/kelas-iv-sd-guru-agama-kristen-hasil-persepsi-sisw-thumb-4ab29.webp" type="image/webp" length="117222" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/kelas-iv-sd-guru-agama-kristen-hasil-persepsi-sisw-thumb-e2f8f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/kelas-iv-sd-guru-agama-kristen-hasil-persepsi-sisw-thumb-4ab29.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/kelas-iv-sd-guru-agama-kristen-hasil-persepsi-sisw-thumb-8ab8e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2683-markandeyabali.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11308-jurnal-pendidikan-rare-pustaka.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Tri Hita Karana Muatan Ilmu Pengetahuan Alam Sosial IPAS Di Sdn 1 Nongan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Tri Hita Karana Muatan Ilmu Pengetahuan Alam Sosial IPAS Di Sdn 1 Nongan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Tri Hita Karana Muatan Ilmu Pengetahuan Alam Sosial IPAS Di Sdn 1 Nongan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39826-siswa-aktif-senang-konsep-ipa-aj</link>
	<guid isPermaLink="false">ab7cac69a647c3e6e0b23066a2658398</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 22:47:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ garuda logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ sinta logo ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[garuda,logo,sinta,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh penerapan model discovery learning berbasis Tri Hita Karana terhadap pengembangan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Tri Hita Karana Muatan Ilmu Pengetahuan Alam Sosial (IPAS) Di Sdn 1 Nongan: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh penerapan model discovery learning berbasis Tri Hita Karana terhadap pengembangan karakter siswa, khususnya nilai-nilai spiritual dan moral. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen penilaian yang lebih komprehensif untuk mengukur dampak model pembelajaran ini terhadap berbagai aspek perkembangan siswa, termasuk kognitif, afektif, dan psikomotorik. Ketiga, penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak sekolah dan siswa dari berbagai latar belakang sosial budaya untuk menguji generalisasi temuan penelitian ini dan mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang dapat mempengaruhi efektivitas model pembelajaran discovery learning berbasis Tri Hita Karana. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan terhadap pengembangan model pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan pendidikan di era modern, serta memperkuat pendidikan karakter berbasis kearifan lokal.. Penerapan metode discovery learning melibatkan siswa dalam pengalaman belajar dengan penemuan, di mana mereka dihadapkan pada masalah atau situasi menantang untuk mencari solusi.Guru berperan sebagai fasilitator yang membimbing siswa melalui berbagai langkah pembelajaran.Penerapan model pembelajaran discovery learning berbasis Tri Hita Karana dalam muatan IPA di SD Negeri 1 Nongan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa, peningkatan keaktifan belajar, dan kerjasama antar siswa Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak penerapan metode Discovery Learning terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di SD Negeri 1 Nongan, Bali. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas 5 SD Negeri 1 Nongan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Discovery Learning menciptakan pengalaman belajar interaktif dengan guru sebagai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/e/siswa-aktif-senang-konsep-ipa-ajar-perilaku-belaja-thumb-8cf6b.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Tri Hita Karana Muatan Ilmu Pengetahuan Alam Sosial (IPAS) Di Sdn 1 Nongan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/siswa-aktif-senang-konsep-ipa-ajar-perilaku-belaja-thumb-8cf6b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/siswa-aktif-senang-konsep-ipa-ajar-perilaku-belaja-thumb-8cf6b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/siswa-aktif-senang-konsep-ipa-ajar-perilaku-belaja-thumb-8cf6b.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Tri Hita Karana Muatan Ilmu Pengetahuan Alam Sosial (IPAS) Di Sdn 1 Nongan" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Tri Hita Karana Muatan Ilmu Pengetahuan Alam Sosial (IPAS) Di Sdn 1 Nongan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/siswa-aktif-senang-konsep-ipa-ajar-perilaku-belaja-thumb-e8153.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Tri Hita Karana Muatan Ilmu Pengetahuan Alam Sosial (IPAS) Di Sdn 1 Nongan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/siswa-aktif-senang-konsep-ipa-ajar-perilaku-belaja-thumb-e8153.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/siswa-aktif-senang-konsep-ipa-ajar-perilaku-belaja-thumb-e8153.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/siswa-aktif-senang-konsep-ipa-ajar-perilaku-belaja-thumb-e8153.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Tri Hita Karana Muatan Ilmu Pengetahuan Alam Sosial (IPAS) Di Sdn 1 Nongan" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Tri Hita Karana Muatan Ilmu Pengetahuan Alam Sosial (IPAS) Di Sdn 1 Nongan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/siswa-aktif-senang-konsep-ipa-ajar-perilaku-belaja-thumb-6fcd5.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Tri Hita Karana Muatan Ilmu Pengetahuan Alam Sosial (IPAS) Di Sdn 1 Nongan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/siswa-aktif-senang-konsep-ipa-ajar-perilaku-belaja-thumb-6fcd5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/siswa-aktif-senang-konsep-ipa-ajar-perilaku-belaja-thumb-6fcd5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/siswa-aktif-senang-konsep-ipa-ajar-perilaku-belaja-thumb-6fcd5.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Tri Hita Karana Muatan Ilmu Pengetahuan Alam Sosial (IPAS) Di Sdn 1 Nongan" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Tri Hita Karana Muatan Ilmu Pengetahuan Alam Sosial (IPAS) Di Sdn 1 Nongan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39826-siswa-aktif-senang-konsep-ipa-aj" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Tri Hita Karana Muatan Ilmu Pengetahuan Alam Sosial (IPAS) Di Sdn 1 Nongan" target="_blank">Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Tri Hita Karana Muatan Ilmu Pengetahuan Alam Sosial (IPAS) Di Sdn 1 Nongan</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh penerapan model discovery learning berbasis Tri Hita Karana terhadap pengembangan karakter siswa, khususnya nilai-nilai spiritual dan moral. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen penilaian yang lebih komprehensif untuk mengukur dampak model pembelajaran ini terhadap berbagai aspek perkembangan siswa, termasuk kognitif, afektif, dan psikomotorik. Ketiga, penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak sekolah dan siswa dari berbagai latar belakang sosial budaya untuk menguji generalisasi temuan penelitian ini dan mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang dapat mempengaruhi efektivitas model pembelajaran discovery learning berbasis Tri Hita Karana. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan terhadap pengembangan model pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan pendidikan di era modern, serta memperkuat pendidikan karakter berbasis kearifan lokal..
<br>Penerapan metode discovery learning melibatkan siswa dalam pengalaman belajar dengan penemuan, di mana mereka dihadapkan pada masalah atau situasi menantang untuk mencari solusi.Guru berperan sebagai fasilitator yang membimbing siswa melalui berbagai langkah pembelajaran.Penerapan model pembelajaran discovery learning berbasis Tri Hita Karana dalam muatan IPA di SD Negeri 1 Nongan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa, peningkatan keaktifan belajar, dan kerjasama antar siswa
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak penerapan metode Discovery Learning terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di SD Negeri 1 Nongan, Bali. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas 5 SD Negeri 1 Nongan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Discovery Learning menciptakan pengalaman belajar interaktif dengan guru sebagai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/e/siswa-aktif-senang-konsep-ipa-ajar-perilaku-belaja-thumb-6fcd5.webp" type="image/webp" length="103898" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/siswa-aktif-senang-konsep-ipa-ajar-perilaku-belaja-thumb-8cf6b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/siswa-aktif-senang-konsep-ipa-ajar-perilaku-belaja-thumb-e8153.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/siswa-aktif-senang-konsep-ipa-ajar-perilaku-belaja-thumb-6fcd5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2683-markandeyabali.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11308-jurnal-pendidikan-rare-pustaka.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PERAN PKn DALAM MEMBENTUK KARAKTER KEWARGANEGARAAN MELALUI PENDEKATAN BERBASIS NILAI DI TINGKAT DASAR ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PERAN PKn DALAM MEMBENTUK KARAKTER KEWARGANEGARAAN MELALUI PENDEKATAN BERBASIS NILAI DI TINGKAT DASAR ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PERAN PKn DALAM MEMBENTUK KARAKTER KEWARGANEGARAAN MELALUI PENDEKATAN BERBASIS NILAI DI TINGKAT DASAR ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39810-pembelajaran-pkn-karakter-kewarganegaraan-nila</link>
	<guid isPermaLink="false">fbcdbb286e156f747f1acd219dd44974</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 22:32:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ luh mardiani ]]></category>
	<category><![CDATA[ ketut santi ]]></category>
	<category><![CDATA[ garuda logo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[garuda,ketut,logo,luh,mardiani,santi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai efektivitas berbagai pendekatan berbasis nilai dalam pembelajaran PKn di perguruan tinggi, dengan membandingkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PERAN PKn DALAM MEMBENTUK KARAKTER KEWARGANEGARAAN MELALUI PENDEKATAN BERBASIS NILAI DI TINGKAT DASAR: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai efektivitas berbagai pendekatan berbasis nilai dalam pembelajaran PKn di perguruan tinggi, dengan membandingkan hasil belajar dan pembentukan karakter mahasiswa yang menggunakan pendekatan yang berbeda. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran PKn yang lebih kontekstual dan relevan dengan isu-isu kebangsaan terkini, seperti radikalisme, intoleransi, dan disinformasi, sehingga mahasiswa dapat memiliki kemampuan berpikir kritis dan bertindak secara bertanggung jawab. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengkaji peran keluarga dan masyarakat dalam mendukung pembentukan karakter kewarganegaraan mahasiswa, mengingat pendidikan karakter merupakan tanggung jawab bersama antara lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan kewarganegaraan di Indonesia dan menghasilkan generasi muda yang berkarakter kuat, nasionalis, dan cinta tanah air.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa eksistensi PKn memiliki kaitan erat dengan pembentukan karakter kewarganegaraan mahasiswa melalui pendekatan berbasis nilai.Pembentukan karakter ini tidak hanya melibatkan pengenalan nilai-nilai, tetapi juga internalisasi nilai-nilai tersebut agar mahasiswa dapat mewujudkan atribut masyarakat madani yang berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.Untuk memacu terwujudnya karakteristik kewarganegaraan, peran dosen dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar PKn perlu ditingkatkan, terutama dalam memvariasikan sumber bahan ajar yang relevan dan dapat meningkatkan kualitas good citizen dalam diri mahasiswa Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peranan PKn dalam upaya pembentukan karakter kewarganegaraan mahasiswa melalui proses pendekatan berbasis nilai pada pembelajaran PKn dalam perguruan tinggi sehingga mewujudkan good citizen. PKn di pendidikan dasar adalah bagaimana mendidik para siswa sebagai calon intelektual bangsa menjadi warga negara yang baik yang dapat memahami tentang substansi nilai-nilai falsafah negaranya, memiliki kepribadian yang mantap, berpandangan luas dan mampu bersikap demokratis yang berkeadaban. Kompetensi dasar dari pendidikan kewarganegaraan di pendidikan dasar adalah agar siswa nantinya dapat menjadi ilmuwan dan profesional yang memiliki rasa kebangsaan (nasionalisme) dan cinta tanah air (patriotisme),... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/3/pembelajaran-pkn-karakter-kewarganegaraan-nilai-su-thumb-f4d60.webp" title="JURIS - PERAN PKn DALAM MEMBENTUK KARAKTER KEWARGANEGARAAN MELALUI PENDEKATAN BERBASIS NILAI DI TINGKAT DASAR" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/pembelajaran-pkn-karakter-kewarganegaraan-nilai-su-thumb-f4d60.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/pembelajaran-pkn-karakter-kewarganegaraan-nilai-su-thumb-f4d60.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/pembelajaran-pkn-karakter-kewarganegaraan-nilai-su-thumb-f4d60.webp 1x" title="JURIS - PERAN PKn DALAM MEMBENTUK KARAKTER KEWARGANEGARAAN MELALUI PENDEKATAN BERBASIS NILAI DI TINGKAT DASAR" alt="JURIS - PERAN PKn DALAM MEMBENTUK KARAKTER KEWARGANEGARAAN MELALUI PENDEKATAN BERBASIS NILAI DI TINGKAT DASAR" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/pembelajaran-pkn-karakter-kewarganegaraan-nilai-su-thumb-451ab.webp" title="JURIS - PERAN PKn DALAM MEMBENTUK KARAKTER KEWARGANEGARAAN MELALUI PENDEKATAN BERBASIS NILAI DI TINGKAT DASAR" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/pembelajaran-pkn-karakter-kewarganegaraan-nilai-su-thumb-451ab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/pembelajaran-pkn-karakter-kewarganegaraan-nilai-su-thumb-451ab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/pembelajaran-pkn-karakter-kewarganegaraan-nilai-su-thumb-451ab.webp 1x" title="JURIS - PERAN PKn DALAM MEMBENTUK KARAKTER KEWARGANEGARAAN MELALUI PENDEKATAN BERBASIS NILAI DI TINGKAT DASAR" alt="JURIS - PERAN PKn DALAM MEMBENTUK KARAKTER KEWARGANEGARAAN MELALUI PENDEKATAN BERBASIS NILAI DI TINGKAT DASAR" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39810-pembelajaran-pkn-karakter-kewarganegaraan-nila" title="JURIS - PERAN PKn DALAM MEMBENTUK KARAKTER KEWARGANEGARAAN MELALUI PENDEKATAN BERBASIS NILAI DI TINGKAT DASAR" target="_blank">PERAN PKn DALAM MEMBENTUK KARAKTER KEWARGANEGARAAN MELALUI PENDEKATAN BERBASIS NILAI DI TINGKAT DASAR</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai efektivitas berbagai pendekatan berbasis nilai dalam pembelajaran PKn di perguruan tinggi, dengan membandingkan hasil belajar dan pembentukan karakter mahasiswa yang menggunakan pendekatan yang berbeda. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran PKn yang lebih kontekstual dan relevan dengan isu-isu kebangsaan terkini, seperti radikalisme, intoleransi, dan disinformasi, sehingga mahasiswa dapat memiliki kemampuan berpikir kritis dan bertindak secara bertanggung jawab. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengkaji peran keluarga dan masyarakat dalam mendukung pembentukan karakter kewarganegaraan mahasiswa, mengingat pendidikan karakter merupakan tanggung jawab bersama antara lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan kewarganegaraan di Indonesia dan menghasilkan generasi muda yang berkarakter kuat, nasionalis, dan cinta tanah air..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa eksistensi PKn memiliki kaitan erat dengan pembentukan karakter kewarganegaraan mahasiswa melalui pendekatan berbasis nilai.Pembentukan karakter ini tidak hanya melibatkan pengenalan nilai-nilai, tetapi juga internalisasi nilai-nilai tersebut agar mahasiswa dapat mewujudkan atribut masyarakat madani yang berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.Untuk memacu terwujudnya karakteristik kewarganegaraan, peran dosen dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar PKn perlu ditingkatkan, terutama dalam memvariasikan sumber bahan ajar yang relevan dan dapat meningkatkan kualitas good citizen dalam diri mahasiswa
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peranan PKn dalam upaya pembentukan karakter kewarganegaraan mahasiswa melalui proses pendekatan berbasis nilai pada pembelajaran PKn dalam perguruan tinggi sehingga mewujudkan good citizen. PKn di pendidikan dasar adalah bagaimana mendidik para siswa sebagai calon intelektual bangsa menjadi warga negara yang baik yang dapat memahami tentang substansi nilai-nilai falsafah negaranya, memiliki kepribadian yang mantap, berpandangan luas dan mampu bersikap demokratis yang berkeadaban. Kompetensi dasar dari pendidikan kewarganegaraan di pendidikan dasar adalah agar siswa nantinya dapat menjadi ilmuwan dan profesional yang memiliki rasa kebangsaan (nasionalisme) dan cinta tanah air (patriotisme),...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/3/pembelajaran-pkn-karakter-kewarganegaraan-nilai-su-thumb-451ab.webp" type="image/webp" length="100208" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/pembelajaran-pkn-karakter-kewarganegaraan-nilai-su-thumb-f4d60.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/pembelajaran-pkn-karakter-kewarganegaraan-nilai-su-thumb-451ab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2683-markandeyabali.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11308-jurnal-pendidikan-rare-pustaka.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penggunaan Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Olahraga ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penggunaan Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Olahraga ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penggunaan Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Olahraga ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39805-belas-undang-nomor-4-2023-peny</link>
	<guid isPermaLink="false">7b895a553091e1df2b1ad1e971ccc9af</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 21:56:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ yani apriani ]]></category>
	<category><![CDATA[ zaki ulya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[apriani,ulya,yani,zaki]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai efektivitas NDRC dalam menyelesaikan sengketa upah pemain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penggunaan Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Olahraga: Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai efektivitas NDRC dalam menyelesaikan sengketa upah pemain sepakbola profesional, termasuk analisis terhadap tingkat kepuasan para pihak yang terlibat. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan mekanisme penyelesaian sengketa olahraga di Indonesia dengan negara-negara lain yang telah menerapkan Lex Sportiva secara komprehensif, guna mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diadopsi. Ketiga, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi peran mediasi dalam menyelesaikan sengketa non-finansial dalam olahraga, seperti sengketa terkait doping, transfer pemain, atau pelanggaran kode etik, dengan mempertimbangkan karakteristik unik dari masing-masing jenis sengketa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan sistem penyelesaian sengketa olahraga yang lebih adil, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan para pemangku kepentingan.. Penyelesaian sengketa upah pemain sepakbola profesional setelah Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan memiliki pendekatan yang berbeda dibandingkan dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional.Pemerintah Indonesia telah mengakomodir Lex Sportiva secara menyeluruh, yang menekankan pentingnya aturan khusus dalam olahraga.Mekanisme penyelesaian sengketa dimulai dengan upaya musyawarah dan mufakat melalui NDRC, dan jika tidak tercapai, para pihak dapat memilih mediasi, konsiliasi, atau arbitrase Mediasi merupakan bentuk alternatif penyelesaian sengketa di mana para pihak yang bersengketa sepakat untuk menghadirkan pihak ketiga yang independen sebagai mediator. Mediasi menjadi alternatif di luar pengadilan karena penyelesaian perkara melalui pengadilan dianggap lambat, membuang waktu, mahal, dan berbelit-belit. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan mengubah mekanisme penyelesaian sengketa keolahragaan, khususnya sepakbola, yang kini mengacu pada Statuta FIFA dan PSSI. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif konseptual dan menemukan bahwa penyelesaian sengketa upah pemain sepakbola profesional pasca Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 menganut paradigma berbeda dibandingkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005. Pemerintah Indonesia telah mengakomodir Lex Sportiva secara utuh, dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/a/belas-undang-nomor-undang-undang-42023-penyelesaia-thumb-e750d.webp" title="JURIS - Penggunaan Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Olahraga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/belas-undang-nomor-undang-undang-42023-penyelesaia-thumb-e750d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/belas-undang-nomor-undang-undang-42023-penyelesaia-thumb-e750d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/belas-undang-nomor-undang-undang-42023-penyelesaia-thumb-e750d.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Olahraga" alt="JURIS - Penggunaan Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Olahraga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/a/belas-undang-nomor-undang-undang-42023-penyelesaia-thumb-e03f9.webp" title="JURIS - Penggunaan Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Olahraga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/belas-undang-nomor-undang-undang-42023-penyelesaia-thumb-e03f9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/belas-undang-nomor-undang-undang-42023-penyelesaia-thumb-e03f9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/belas-undang-nomor-undang-undang-42023-penyelesaia-thumb-e03f9.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Olahraga" alt="JURIS - Penggunaan Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Olahraga" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39805-belas-undang-nomor-4-2023-peny" title="JURIS - Penggunaan Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Olahraga" target="_blank">Penggunaan Mediasi Sebagai Alternatif Dispute Resolution Dalam Penyelesaian Sengketa Olahraga</a>: Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai efektivitas NDRC dalam menyelesaikan sengketa upah pemain sepakbola profesional, termasuk analisis terhadap tingkat kepuasan para pihak yang terlibat. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan mekanisme penyelesaian sengketa olahraga di Indonesia dengan negara-negara lain yang telah menerapkan Lex Sportiva secara komprehensif, guna mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diadopsi. Ketiga, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi peran mediasi dalam menyelesaikan sengketa non-finansial dalam olahraga, seperti sengketa terkait doping, transfer pemain, atau pelanggaran kode etik, dengan mempertimbangkan karakteristik unik dari masing-masing jenis sengketa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan sistem penyelesaian sengketa olahraga yang lebih adil, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan para pemangku kepentingan..
<br>Penyelesaian sengketa upah pemain sepakbola profesional setelah Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan memiliki pendekatan yang berbeda dibandingkan dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional.Pemerintah Indonesia telah mengakomodir Lex Sportiva secara menyeluruh, yang menekankan pentingnya aturan khusus dalam olahraga.Mekanisme penyelesaian sengketa dimulai dengan upaya musyawarah dan mufakat melalui NDRC, dan jika tidak tercapai, para pihak dapat memilih mediasi, konsiliasi, atau arbitrase
<br>Mediasi merupakan bentuk alternatif penyelesaian sengketa di mana para pihak yang bersengketa sepakat untuk menghadirkan pihak ketiga yang independen sebagai mediator. Mediasi menjadi alternatif di luar pengadilan karena penyelesaian perkara melalui pengadilan dianggap lambat, membuang waktu, mahal, dan berbelit-belit. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan mengubah mekanisme penyelesaian sengketa keolahragaan, khususnya sepakbola, yang kini mengacu pada Statuta FIFA dan PSSI. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif konseptual dan menemukan bahwa penyelesaian sengketa upah pemain sepakbola profesional pasca Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 menganut paradigma berbeda dibandingkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005. Pemerintah Indonesia telah mengakomodir Lex Sportiva secara utuh, dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/a/belas-undang-nomor-undang-undang-42023-penyelesaia-thumb-e750d.webp" type="image/webp" length="81328" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/belas-undang-nomor-undang-undang-42023-penyelesaia-thumb-e750d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/belas-undang-nomor-undang-undang-42023-penyelesaia-thumb-e03f9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1396-dewansengketa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15505-jurnal-mediasi-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Komunikasi Masyarakat Gayo Lues dalam Upacara Pernikahan Studi Kasus Proses Komunikasi Antarbudaya Pernikahan Juelen Adat Gayo Kabupaten Gayo Lues ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Komunikasi Masyarakat Gayo Lues dalam Upacara Pernikahan Studi Kasus Proses Komunikasi Antarbudaya Pernikahan Juelen Adat Gayo Kabupaten Gayo Lues ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Komunikasi Masyarakat Gayo Lues dalam Upacara Pernikahan Studi Kasus Proses Komunikasi Antarbudaya Pernikahan Juelen Adat Gayo Kabupaten Gayo Lues ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39803-majelis-adat-gayo-ritual-pernikahan-pern</link>
	<guid isPermaLink="false">1e0fafe0a4ffdc9183f7080b665ab445</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 21:56:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ studi ilmu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ilmu,studi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar masyarakat Gayo tetap mempertahankan nilai-nilai budaya Gayo khususnya pada upacara pernikahan adat Gayo walaupun berada di tempat/ daerah lain di luar Gayo Lues. Selain itu, sebelum memulai pesta pernikahan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Komunikasi Masyarakat Gayo Lues dalam Upacara Pernikahan (Studi Kasus Proses Komunikasi Antarbudaya Pernikahan Juelen Adat Gayo Kabupaten Gayo Lues): Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar masyarakat Gayo tetap mempertahankan nilai-nilai budaya Gayo khususnya pada upacara pernikahan adat Gayo walaupun berada di tempat/ daerah lain di luar Gayo Lues. Selain itu, sebelum memulai pesta pernikahan adat Gayo, masyarakat Gayo lebih mempersiapkan dengan waktu yang sesuai sehingga tidak ada proses yang dihilangkan dalam upacara pernikahan adat Gayo. Terakhir, setiap calon pengantin memahami segala proses pernikahan adat Gayo, sehingga mengerti dan memahami setiap proses yang akan dilewatinya.. Dari hasil penelitian tentang proses komunikasi antarbudaya dalam upacara pernikahan adat Gayo, maka dapat ditarik kesimpulan.Ketiga pengantin adat Gayo memiliki komitmen dan rasa memiliki terhadap suku dan adatnya.Hal tersebut ditunjukkan dengan menyelenggarakan pesta pernikahan adat Gayo lues walaupun beberapa dari pengantin adat Gayo ini menetap di luar kota.Ada terdapat pergeseran nilai-nilai pada acara berguru (pembekalan atau nasehat), mahbai (mengantar pengantin untuk dinikahkan), atas delem (kunjungan selama tiga atau tujuh hari kerumah kediaman pengantin perempuan).Pergeseran tersebut telah mendapatkan kesepakatan di antara keluarga kedua belah pihak sehingga prosesi pernikahan dapat berlangsung baik.Faktor-faktor yang menyebabkan pergeseran nilai-nilai perkawinan secara adat antara lain faktor pekerjaan, ekonomi dan jarak tempat tinggal Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui proses komunikasi juelen adat suku Gayo dan antarbudaya upacara pernikahan untuk mengetahui pergeseran nilai-nilai yang mungkin terjadi pada pernikahan adat suku Gayo Lues di Desa Kutelintang Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues. Penelitian ini menggunakan studi kasus, yaitu penelitian yang dilakukan secara terperinci tentang seorang (individu) suatu unit sosial selama kurun waktu tertentu. Subjek penelitian adalah pengantin adat Gayo yang melangsungkan pernikahan juelen, yang berada di Desa Kutelintang Kecamatan Blangkejeren... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/c/majelis-adat-gayo-ritual-pernikahan-komunikasi-ant-thumb-5fc08.webp" title="JURIS - Komunikasi Masyarakat Gayo Lues dalam Upacara Pernikahan (Studi Kasus Proses Komunikasi Antarbudaya Pernikahan Juelen Adat Gayo Kabupaten Gayo Lues)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/majelis-adat-gayo-ritual-pernikahan-komunikasi-ant-thumb-5fc08.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/majelis-adat-gayo-ritual-pernikahan-komunikasi-ant-thumb-5fc08.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/majelis-adat-gayo-ritual-pernikahan-komunikasi-ant-thumb-5fc08.webp 1x" title="JURIS - Komunikasi Masyarakat Gayo Lues dalam Upacara Pernikahan (Studi Kasus Proses Komunikasi Antarbudaya Pernikahan Juelen Adat Gayo Kabupaten Gayo Lues)" alt="JURIS - Komunikasi Masyarakat Gayo Lues dalam Upacara Pernikahan (Studi Kasus Proses Komunikasi Antarbudaya Pernikahan Juelen Adat Gayo Kabupaten Gayo Lues)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/majelis-adat-gayo-ritual-pernikahan-komunikasi-ant-thumb-2d782.webp" title="JURIS - Komunikasi Masyarakat Gayo Lues dalam Upacara Pernikahan (Studi Kasus Proses Komunikasi Antarbudaya Pernikahan Juelen Adat Gayo Kabupaten Gayo Lues)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/majelis-adat-gayo-ritual-pernikahan-komunikasi-ant-thumb-2d782.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/majelis-adat-gayo-ritual-pernikahan-komunikasi-ant-thumb-2d782.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/majelis-adat-gayo-ritual-pernikahan-komunikasi-ant-thumb-2d782.webp 1x" title="JURIS - Komunikasi Masyarakat Gayo Lues dalam Upacara Pernikahan (Studi Kasus Proses Komunikasi Antarbudaya Pernikahan Juelen Adat Gayo Kabupaten Gayo Lues)" alt="JURIS - Komunikasi Masyarakat Gayo Lues dalam Upacara Pernikahan (Studi Kasus Proses Komunikasi Antarbudaya Pernikahan Juelen Adat Gayo Kabupaten Gayo Lues)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/majelis-adat-gayo-ritual-pernikahan-komunikasi-ant-thumb-d1280.webp" title="JURIS - Komunikasi Masyarakat Gayo Lues dalam Upacara Pernikahan (Studi Kasus Proses Komunikasi Antarbudaya Pernikahan Juelen Adat Gayo Kabupaten Gayo Lues)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/majelis-adat-gayo-ritual-pernikahan-komunikasi-ant-thumb-d1280.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/majelis-adat-gayo-ritual-pernikahan-komunikasi-ant-thumb-d1280.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/majelis-adat-gayo-ritual-pernikahan-komunikasi-ant-thumb-d1280.webp 1x" title="JURIS - Komunikasi Masyarakat Gayo Lues dalam Upacara Pernikahan (Studi Kasus Proses Komunikasi Antarbudaya Pernikahan Juelen Adat Gayo Kabupaten Gayo Lues)" alt="JURIS - Komunikasi Masyarakat Gayo Lues dalam Upacara Pernikahan (Studi Kasus Proses Komunikasi Antarbudaya Pernikahan Juelen Adat Gayo Kabupaten Gayo Lues)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39803-majelis-adat-gayo-ritual-pernikahan-pern" title="JURIS - Komunikasi Masyarakat Gayo Lues dalam Upacara Pernikahan (Studi Kasus Proses Komunikasi Antarbudaya Pernikahan Juelen Adat Gayo Kabupaten Gayo Lues)" target="_blank">Komunikasi Masyarakat Gayo Lues dalam Upacara Pernikahan (Studi Kasus Proses Komunikasi Antarbudaya Pernikahan Juelen Adat Gayo Kabupaten Gayo Lues)</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar masyarakat Gayo tetap mempertahankan nilai-nilai budaya Gayo khususnya pada upacara pernikahan adat Gayo walaupun berada di tempat/ daerah lain di luar Gayo Lues. Selain itu, sebelum memulai pesta pernikahan adat Gayo, masyarakat Gayo lebih mempersiapkan dengan waktu yang sesuai sehingga tidak ada proses yang dihilangkan dalam upacara pernikahan adat Gayo. Terakhir, setiap calon pengantin memahami segala proses pernikahan adat Gayo, sehingga mengerti dan memahami setiap proses yang akan dilewatinya..
<br>Dari hasil penelitian tentang proses komunikasi antarbudaya dalam upacara pernikahan adat Gayo, maka dapat ditarik kesimpulan.Ketiga pengantin adat Gayo memiliki komitmen dan rasa memiliki terhadap suku dan adatnya.Hal tersebut ditunjukkan dengan menyelenggarakan pesta pernikahan adat Gayo lues walaupun beberapa dari pengantin adat Gayo ini menetap di luar kota.Ada terdapat pergeseran nilai-nilai pada acara berguru (pembekalan atau nasehat), mahbai (mengantar pengantin untuk dinikahkan), atas delem (kunjungan selama tiga atau tujuh hari kerumah kediaman pengantin perempuan).Pergeseran tersebut telah mendapatkan kesepakatan di antara keluarga kedua belah pihak sehingga prosesi pernikahan dapat berlangsung baik.Faktor-faktor yang menyebabkan pergeseran nilai-nilai perkawinan secara adat antara lain faktor pekerjaan, ekonomi dan jarak tempat tinggal
<br>Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui proses komunikasi juelen adat suku Gayo dan antarbudaya upacara pernikahan untuk mengetahui pergeseran nilai-nilai yang mungkin terjadi pada pernikahan adat suku Gayo Lues di Desa Kutelintang Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues. Penelitian ini menggunakan studi kasus, yaitu penelitian yang dilakukan secara terperinci tentang seorang (individu) suatu unit sosial selama kurun waktu tertentu. Subjek penelitian adalah pengantin adat Gayo yang melangsungkan pernikahan juelen, yang berada di Desa Kutelintang Kecamatan Blangkejeren...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/c/majelis-adat-gayo-ritual-pernikahan-komunikasi-ant-thumb-5fc08.webp" type="image/webp" length="62532" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/majelis-adat-gayo-ritual-pernikahan-komunikasi-ant-thumb-5fc08.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/majelis-adat-gayo-ritual-pernikahan-komunikasi-ant-thumb-2d782.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/majelis-adat-gayo-ritual-pernikahan-komunikasi-ant-thumb-d1280.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-83-serambi-mekkah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2732-serambi-syariah-studi-ilmu-ilmu-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Nilai Nilai Budaya Sosial Etnis dalam Pergaulan Sehari hari Etnis Sunda dan Etnis Tionghoa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Nilai Nilai Budaya Sosial Etnis dalam Pergaulan Sehari hari Etnis Sunda dan Etnis Tionghoa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Nilai Nilai Budaya Sosial Etnis dalam Pergaulan Sehari hari Etnis Sunda dan Etnis Tionghoa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39802-remaja-etnis-tionghoa-masyarakat</link>
	<guid isPermaLink="false">06b28c6b2e812ed906a8c8f78211e2c5</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 21:51:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ studi ilmu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ilmu,studi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan kajian lebih lanjut dan mendalam guna melengkapi dan menyempurnakan penelitian ini. Penelitian lanjutan dapat fokus pada aspek-aspek berikut: 1. Menganalisis lebih dalam tentang bagaimana budaya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Nilai-Nilai Budaya Sosial Etnis dalam Pergaulan Sehari-hari Etnis Sunda dan Etnis Tionghoa: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan kajian lebih lanjut dan mendalam guna melengkapi dan menyempurnakan penelitian ini. Penelitian lanjutan dapat fokus pada aspek-aspek berikut: 1. Menganalisis lebih dalam tentang bagaimana budaya dan bahasa Tionghoa telah terintegrasi dengan budaya setempat, khususnya dalam konteks pergaulan sehari-hari. 2. Meneliti lebih lanjut tentang bagaimana pernikahan antara etnis Tionghoa dan Indonesia telah mempengaruhi pergaulan dan komunikasi antar budaya di masyarakat. 3. Mengkaji secara mendalam tentang bagaimana sistem dan nilai budaya Tionghoa telah mempengaruhi cara berpikir dan perilaku sosial mereka di Indonesia. 4. Melakukan penelitian tentang peran-peran normatif dalam komunikasi budaya antara etnis Tionghoa dan Sunda, serta bagaimana identitas budaya mereka saling mempengaruhi. 5. Meneliti lebih lanjut tentang bagaimana orang Tionghoa di Indonesia telah beradaptasi dan mengadopsi budaya setempat, serta bagaimana hal ini mempengaruhi identitas dan persepsi mereka sebagai bagian dari masyarakat Indonesia.. Melihat beberapa keterangan yang disampaikan informan serta hasil pengamatan yang dilakukan penulis dilapangan dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa komunikasi antar budaya memerlukan pemahaman yang lebih dibanding komunikasi intrabudaya atau yang mempunyai kebudayaan yang sama.Pemaknaan budaya antar dua etnis yang berbeda tidak hanya sekedar mengetahui dan mengerti kebudayaan yang berbeda tetapi bagaimana kedua etnis yang mempunyai kebudayaan yang berbeda dapat hidup rukun dalam pergaulan dimasyarakat serta saling menguatkan satu sama lain.Pandangan orang etnis/keturunan Tionghoa terhadap pergaulan dengan masyarakat etnis Sunda dalam perspektif komunikasi antar budaya sangat menjunjung nilai-nilai etika dan saling menghormati Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pandangan orang etnis/keturunan Tionghoa terhadap pergaulan bersama masyarakat etnis Sunda dalam perspektif komunikasi antar budaya. Budaya Tiongkok/Tionghoa yang melekat dalam kehidupan sehari-hari masuk dalam kebudayaan setempat melalui pernikahan, pertemanan, hubungan dagang, hingga pergaulan sosial. Budaya itu dengan sendirinya membaur dan melekat dalam kehidupan dua budaya yang berbeda. Tak hanya budaya, bahasa pergaulan yang digunakan oleh orang Tionghoa juga diserap menjadi bahasa Sunda. Misalnya kata pacul, pare, mutu, halu, coet, wuluku, gowah, galeng, itu semua berasal dari bahasa China Hokian. Budaya dan bahasa ini pengaruhnya sangat banyak digunakan oleh budaya setempat. Misalnya, kata... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/d/remaja-etnis-tionghoa-masyarakat-norma-budaya-sosi-thumb-830bf.webp" title="JURIS - Nilai-Nilai Budaya Sosial Etnis dalam Pergaulan Sehari-hari Etnis Sunda dan Etnis Tionghoa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/remaja-etnis-tionghoa-masyarakat-norma-budaya-sosi-thumb-830bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/remaja-etnis-tionghoa-masyarakat-norma-budaya-sosi-thumb-830bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/remaja-etnis-tionghoa-masyarakat-norma-budaya-sosi-thumb-830bf.webp 1x" title="JURIS - Nilai-Nilai Budaya Sosial Etnis dalam Pergaulan Sehari-hari Etnis Sunda dan Etnis Tionghoa" alt="JURIS - Nilai-Nilai Budaya Sosial Etnis dalam Pergaulan Sehari-hari Etnis Sunda dan Etnis Tionghoa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/d/remaja-etnis-tionghoa-masyarakat-norma-budaya-sosi-thumb-47721.webp" title="JURIS - Nilai-Nilai Budaya Sosial Etnis dalam Pergaulan Sehari-hari Etnis Sunda dan Etnis Tionghoa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/remaja-etnis-tionghoa-masyarakat-norma-budaya-sosi-thumb-47721.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/remaja-etnis-tionghoa-masyarakat-norma-budaya-sosi-thumb-47721.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/remaja-etnis-tionghoa-masyarakat-norma-budaya-sosi-thumb-47721.webp 1x" title="JURIS - Nilai-Nilai Budaya Sosial Etnis dalam Pergaulan Sehari-hari Etnis Sunda dan Etnis Tionghoa" alt="JURIS - Nilai-Nilai Budaya Sosial Etnis dalam Pergaulan Sehari-hari Etnis Sunda dan Etnis Tionghoa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/d/remaja-etnis-tionghoa-masyarakat-norma-budaya-sosi-thumb-2f368.webp" title="JURIS - Nilai-Nilai Budaya Sosial Etnis dalam Pergaulan Sehari-hari Etnis Sunda dan Etnis Tionghoa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/remaja-etnis-tionghoa-masyarakat-norma-budaya-sosi-thumb-2f368.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/remaja-etnis-tionghoa-masyarakat-norma-budaya-sosi-thumb-2f368.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/remaja-etnis-tionghoa-masyarakat-norma-budaya-sosi-thumb-2f368.webp 1x" title="JURIS - Nilai-Nilai Budaya Sosial Etnis dalam Pergaulan Sehari-hari Etnis Sunda dan Etnis Tionghoa" alt="JURIS - Nilai-Nilai Budaya Sosial Etnis dalam Pergaulan Sehari-hari Etnis Sunda dan Etnis Tionghoa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39802-remaja-etnis-tionghoa-masyarakat" title="JURIS - Nilai-Nilai Budaya Sosial Etnis dalam Pergaulan Sehari-hari Etnis Sunda dan Etnis Tionghoa" target="_blank">Nilai-Nilai Budaya Sosial Etnis dalam Pergaulan Sehari-hari Etnis Sunda dan Etnis Tionghoa</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan kajian lebih lanjut dan mendalam guna melengkapi dan menyempurnakan penelitian ini. Penelitian lanjutan dapat fokus pada aspek-aspek berikut: 1. Menganalisis lebih dalam tentang bagaimana budaya dan bahasa Tionghoa telah terintegrasi dengan budaya setempat, khususnya dalam konteks pergaulan sehari-hari. 2. Meneliti lebih lanjut tentang bagaimana pernikahan antara etnis Tionghoa dan Indonesia telah mempengaruhi pergaulan dan komunikasi antar budaya di masyarakat. 3. Mengkaji secara mendalam tentang bagaimana sistem dan nilai budaya Tionghoa telah mempengaruhi cara berpikir dan perilaku sosial mereka di Indonesia. 4. Melakukan penelitian tentang peran-peran normatif dalam komunikasi budaya antara etnis Tionghoa dan Sunda, serta bagaimana identitas budaya mereka saling mempengaruhi. 5. Meneliti lebih lanjut tentang bagaimana orang Tionghoa di Indonesia telah beradaptasi dan mengadopsi budaya setempat, serta bagaimana hal ini mempengaruhi identitas dan persepsi mereka sebagai bagian dari masyarakat Indonesia..
<br>Melihat beberapa keterangan yang disampaikan informan serta hasil pengamatan yang dilakukan penulis dilapangan dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa komunikasi antar budaya memerlukan pemahaman yang lebih dibanding komunikasi intrabudaya atau yang mempunyai kebudayaan yang sama.Pemaknaan budaya antar dua etnis yang berbeda tidak hanya sekedar mengetahui dan mengerti kebudayaan yang berbeda tetapi bagaimana kedua etnis yang mempunyai kebudayaan yang berbeda dapat hidup rukun dalam pergaulan dimasyarakat serta saling menguatkan satu sama lain.Pandangan orang etnis/keturunan Tionghoa terhadap pergaulan dengan masyarakat etnis Sunda dalam perspektif komunikasi antar budaya sangat menjunjung nilai-nilai etika dan saling menghormati
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pandangan orang etnis/keturunan Tionghoa terhadap pergaulan bersama masyarakat etnis Sunda dalam perspektif komunikasi antar budaya. Budaya Tiongkok/Tionghoa yang melekat dalam kehidupan sehari-hari masuk dalam kebudayaan setempat melalui pernikahan, pertemanan, hubungan dagang, hingga pergaulan sosial. Budaya itu dengan sendirinya membaur dan melekat dalam kehidupan dua budaya yang berbeda. Tak hanya budaya, bahasa pergaulan yang digunakan oleh orang Tionghoa juga diserap menjadi bahasa Sunda. Misalnya kata pacul, pare, mutu, halu, coet, wuluku, gowah, galeng, itu semua berasal dari bahasa China Hokian. Budaya dan bahasa ini pengaruhnya sangat banyak digunakan oleh budaya setempat. Misalnya, kata...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/d/remaja-etnis-tionghoa-masyarakat-norma-budaya-sosi-thumb-2f368.webp" type="image/webp" length="56942" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/remaja-etnis-tionghoa-masyarakat-norma-budaya-sosi-thumb-830bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/remaja-etnis-tionghoa-masyarakat-norma-budaya-sosi-thumb-47721.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/remaja-etnis-tionghoa-masyarakat-norma-budaya-sosi-thumb-2f368.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-83-serambi-mekkah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2732-serambi-syariah-studi-ilmu-ilmu-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pembingkaian Berita poligami Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho di Waspada online dan Medan Tribunnews ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pembingkaian Berita poligami Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho di Waspada online dan Medan Tribunnews ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pembingkaian Berita poligami Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho di Waspada online dan Medan Tribunnews ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39808-pembingkaian-konstruksi-sosial-online-poliga</link>
	<guid isPermaLink="false">a42f844afcc8ee2caf55c71e3178edf0</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 21:39:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ studi ilmu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ilmu,studi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut dampak pemberitaan poligami terhadap citra publik Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho, serta implikasinya terhadap kinerja pemerintahan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pembingkaian Berita poligami Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho di Waspada online dan Medan.Tribunnews.com: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut dampak pemberitaan poligami terhadap citra publik Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho, serta implikasinya terhadap kinerja pemerintahan daerah.2. Meneliti peran media online dalam membentuk opini publik terkait isu-isu sensitif, seperti poligami, dan bagaimana hal ini dapat mempengaruhi dinamika sosial dan politik di Sumatera Utara.3. Melakukan studi komparatif antara dua media online, Waspada online dan Medan.Tribunnews.com, untuk memahami perbedaan pendekatan dan framing mereka dalam pemberitaan poligami, serta bagaimana hal ini mencerminkan ideologi dan kepentingan masing-masing media.. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa media waspada mengemukakan persoalan ini sebagai masalah pribadi.com mengemukakan persoalan ini sebagai masalah sosial dan dalam arti sempit terkait dengan agama.Tujuan lain dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses redaksional pemberitaan.Hasil lain dari penelitian mengemukakann bahwa redaktur pelaksana merupakan faktor dominan dalam proses pemberitaan Penelitian ini menganalisis pembingkaian pemberitaan di media online. Objek penelitian adalah berita poligami yang dimuat di dua media online, Waspada online dan Medan.Tribunnews.com. Berita yang dianalisis berjumlah 4 (empat) berita yang disajikan media online tersebut. Teori-teori yang digunakan adalah kontruksi sosial Berger dan Luckman dan teori-teori framing. Adapun tekhnik analisa data framing model Robert Entmant dengan empat pendekatan yaitu pendefinisian, penjelasan, evaluasi dan rekomendasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/7/pembingkaian-konstruksi-sosial-poligami-gubernur-s-thumb-45608.webp" title="JURIS - Analisis Pembingkaian Berita poligami Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho di Waspada online dan Medan.Tribunnews.com" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/pembingkaian-konstruksi-sosial-poligami-gubernur-s-thumb-45608.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/pembingkaian-konstruksi-sosial-poligami-gubernur-s-thumb-45608.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/pembingkaian-konstruksi-sosial-poligami-gubernur-s-thumb-45608.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pembingkaian Berita poligami Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho di Waspada online dan Medan.Tribunnews.com" alt="JURIS - Analisis Pembingkaian Berita poligami Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho di Waspada online dan Medan.Tribunnews.com" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/pembingkaian-konstruksi-sosial-poligami-gubernur-s-thumb-b5a40.webp" title="JURIS - Analisis Pembingkaian Berita poligami Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho di Waspada online dan Medan.Tribunnews.com" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/pembingkaian-konstruksi-sosial-poligami-gubernur-s-thumb-b5a40.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/pembingkaian-konstruksi-sosial-poligami-gubernur-s-thumb-b5a40.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/pembingkaian-konstruksi-sosial-poligami-gubernur-s-thumb-b5a40.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pembingkaian Berita poligami Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho di Waspada online dan Medan.Tribunnews.com" alt="JURIS - Analisis Pembingkaian Berita poligami Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho di Waspada online dan Medan.Tribunnews.com" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/pembingkaian-konstruksi-sosial-poligami-gubernur-s-thumb-2bf21.webp" title="JURIS - Analisis Pembingkaian Berita poligami Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho di Waspada online dan Medan.Tribunnews.com" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/pembingkaian-konstruksi-sosial-poligami-gubernur-s-thumb-2bf21.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/pembingkaian-konstruksi-sosial-poligami-gubernur-s-thumb-2bf21.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/pembingkaian-konstruksi-sosial-poligami-gubernur-s-thumb-2bf21.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pembingkaian Berita poligami Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho di Waspada online dan Medan.Tribunnews.com" alt="JURIS - Analisis Pembingkaian Berita poligami Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho di Waspada online dan Medan.Tribunnews.com" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39808-pembingkaian-konstruksi-sosial-online-poliga" title="JURIS - Analisis Pembingkaian Berita poligami Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho di Waspada online dan Medan.Tribunnews.com" target="_blank">Analisis Pembingkaian Berita poligami Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho di Waspada online dan Medan.Tribunnews.com</a>: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut dampak pemberitaan poligami terhadap citra publik Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho, serta implikasinya terhadap kinerja pemerintahan daerah.2. Meneliti peran media online dalam membentuk opini publik terkait isu-isu sensitif, seperti poligami, dan bagaimana hal ini dapat mempengaruhi dinamika sosial dan politik di Sumatera Utara.3. Melakukan studi komparatif antara dua media online, Waspada online dan Medan.Tribunnews.com, untuk memahami perbedaan pendekatan dan framing mereka dalam pemberitaan poligami, serta bagaimana hal ini mencerminkan ideologi dan kepentingan masing-masing media..
<br>Hasil penelitian menyimpulkan bahwa media waspada mengemukakan persoalan ini sebagai masalah pribadi.com mengemukakan persoalan ini sebagai masalah sosial dan dalam arti sempit terkait dengan agama.Tujuan lain dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses redaksional pemberitaan.Hasil lain dari penelitian mengemukakann bahwa redaktur pelaksana merupakan faktor dominan dalam proses pemberitaan
<br>Penelitian ini menganalisis pembingkaian pemberitaan di media online. Objek penelitian adalah berita poligami yang dimuat di dua media online, Waspada online dan Medan.Tribunnews.com. Berita yang dianalisis berjumlah 4 (empat) berita yang disajikan media online tersebut. Teori-teori yang digunakan adalah kontruksi sosial Berger dan Luckman dan teori-teori framing. Adapun tekhnik analisa data framing model Robert Entmant dengan empat pendekatan yaitu pendefinisian, penjelasan, evaluasi dan rekomendasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/7/pembingkaian-konstruksi-sosial-poligami-gubernur-s-thumb-b5a40.webp" type="image/webp" length="54480" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/pembingkaian-konstruksi-sosial-poligami-gubernur-s-thumb-45608.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/pembingkaian-konstruksi-sosial-poligami-gubernur-s-thumb-b5a40.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/pembingkaian-konstruksi-sosial-poligami-gubernur-s-thumb-2bf21.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-83-serambi-mekkah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2732-serambi-syariah-studi-ilmu-ilmu-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Kampanye Hubungan Masyarakat Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara Dalam Mengedukasi Publik Tentang Sensus Ekonomi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Kampanye Hubungan Masyarakat Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara Dalam Mengedukasi Publik Tentang Sensus Ekonomi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Kampanye Hubungan Masyarakat Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara Dalam Mengedukasi Publik Tentang Sensus Ekonomi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39804-bps-provinsi-sumatera-strategi-kampanye-humas</link>
	<guid isPermaLink="false">6978cbabd18480fcc44811b9513d6f47</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 21:35:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ studi ilmu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ilmu,studi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai media kampanye yang digunakan, dengan fokus pada media yang paling ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Kampanye Hubungan Masyarakat Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara Dalam Mengedukasi Publik Tentang Sensus Ekonomi: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai media kampanye yang digunakan, dengan fokus pada media yang paling efektif menjangkau target sasaran utama, yaitu pengusaha menengah dan besar. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi komunikasi yang lebih efektif dalam mengatasi resistensi masyarakat terhadap pendataan, terutama terkait kekhawatiran mengenai dampak pada pajak. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan model struktur organisasi humas BPS yang lebih terstruktur dan terintegrasi, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas kegiatan kampanye dan komunikasi publik secara keseluruhan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya data statistik dan mendorong partisipasi aktif dalam program-program BPS di masa mendatang, serta membantu BPS dalam merumuskan strategi komunikasi yang lebih tepat sasaran dan efektif.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi kampanye yang dilakukan oleh humas BPS Provinsi Sumatera Utara melibatkan beberapa elemen kunci, yaitu komunikator, target sasaran, isi pesan, dan media yang digunakan.Berbagai aktivitas kampanye telah dilaksanakan, termasuk sosialisasi, pemasangan media luar ruang, pameran, dan acara pelepasan petugas Sensus Ekonomi 2016.Dalam pelaksanaannya, humas BPS Provinsi Sumatera Utara menghadapi berbagai faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi keberhasilan kampanye Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi kampanye humas BPS Provinsi Sumatera Utara, bagaimana proses kampanye humas BPS serta untuk mengetahui apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat yang dihadapi oleh humas BPS dalam mengedukasi publik tentang program Sensus Ekonomi 2016. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitiannya adalah pegawai humas BPS yang menangani dan bertanggung jawab terhadap proses kampanye Sensus Ekonomi 2016. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif melalui tahap pemrosesan satuan, kategorisasi dan penafsiran data.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/6/bps-provinsi-sumatera-strategi-kampanye-humas-komu-thumb-14dbc.webp" title="JURIS - Strategi Kampanye Hubungan Masyarakat Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara Dalam Mengedukasi Publik Tentang Sensus Ekonomi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/bps-provinsi-sumatera-strategi-kampanye-humas-komu-thumb-14dbc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/bps-provinsi-sumatera-strategi-kampanye-humas-komu-thumb-14dbc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/bps-provinsi-sumatera-strategi-kampanye-humas-komu-thumb-14dbc.webp 1x" title="JURIS - Strategi Kampanye Hubungan Masyarakat Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara Dalam Mengedukasi Publik Tentang Sensus Ekonomi" alt="JURIS - Strategi Kampanye Hubungan Masyarakat Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara Dalam Mengedukasi Publik Tentang Sensus Ekonomi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/6/bps-provinsi-sumatera-strategi-kampanye-humas-komu-thumb-2b3f9.webp" title="JURIS - Strategi Kampanye Hubungan Masyarakat Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara Dalam Mengedukasi Publik Tentang Sensus Ekonomi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/bps-provinsi-sumatera-strategi-kampanye-humas-komu-thumb-2b3f9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/bps-provinsi-sumatera-strategi-kampanye-humas-komu-thumb-2b3f9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/bps-provinsi-sumatera-strategi-kampanye-humas-komu-thumb-2b3f9.webp 1x" title="JURIS - Strategi Kampanye Hubungan Masyarakat Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara Dalam Mengedukasi Publik Tentang Sensus Ekonomi" alt="JURIS - Strategi Kampanye Hubungan Masyarakat Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara Dalam Mengedukasi Publik Tentang Sensus Ekonomi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/6/bps-provinsi-sumatera-strategi-kampanye-humas-komu-thumb-a55cc.webp" title="JURIS - Strategi Kampanye Hubungan Masyarakat Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara Dalam Mengedukasi Publik Tentang Sensus Ekonomi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/bps-provinsi-sumatera-strategi-kampanye-humas-komu-thumb-a55cc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/bps-provinsi-sumatera-strategi-kampanye-humas-komu-thumb-a55cc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/bps-provinsi-sumatera-strategi-kampanye-humas-komu-thumb-a55cc.webp 1x" title="JURIS - Strategi Kampanye Hubungan Masyarakat Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara Dalam Mengedukasi Publik Tentang Sensus Ekonomi" alt="JURIS - Strategi Kampanye Hubungan Masyarakat Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara Dalam Mengedukasi Publik Tentang Sensus Ekonomi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39804-bps-provinsi-sumatera-strategi-kampanye-humas" title="JURIS - Strategi Kampanye Hubungan Masyarakat Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara Dalam Mengedukasi Publik Tentang Sensus Ekonomi" target="_blank">Strategi Kampanye Hubungan Masyarakat Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara Dalam Mengedukasi Publik Tentang Sensus Ekonomi</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai media kampanye yang digunakan, dengan fokus pada media yang paling efektif menjangkau target sasaran utama, yaitu pengusaha menengah dan besar. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi komunikasi yang lebih efektif dalam mengatasi resistensi masyarakat terhadap pendataan, terutama terkait kekhawatiran mengenai dampak pada pajak. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan model struktur organisasi humas BPS yang lebih terstruktur dan terintegrasi, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas kegiatan kampanye dan komunikasi publik secara keseluruhan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya data statistik dan mendorong partisipasi aktif dalam program-program BPS di masa mendatang, serta membantu BPS dalam merumuskan strategi komunikasi yang lebih tepat sasaran dan efektif..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi kampanye yang dilakukan oleh humas BPS Provinsi Sumatera Utara melibatkan beberapa elemen kunci, yaitu komunikator, target sasaran, isi pesan, dan media yang digunakan.Berbagai aktivitas kampanye telah dilaksanakan, termasuk sosialisasi, pemasangan media luar ruang, pameran, dan acara pelepasan petugas Sensus Ekonomi 2016.Dalam pelaksanaannya, humas BPS Provinsi Sumatera Utara menghadapi berbagai faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi keberhasilan kampanye
<br>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi kampanye humas BPS Provinsi Sumatera Utara, bagaimana proses kampanye humas BPS serta untuk mengetahui apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat yang dihadapi oleh humas BPS dalam mengedukasi publik tentang program Sensus Ekonomi 2016. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitiannya adalah pegawai humas BPS yang menangani dan bertanggung jawab terhadap proses kampanye Sensus Ekonomi 2016. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif melalui tahap pemrosesan satuan, kategorisasi dan penafsiran data....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/6/bps-provinsi-sumatera-strategi-kampanye-humas-komu-thumb-a55cc.webp" type="image/webp" length="50300" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/bps-provinsi-sumatera-strategi-kampanye-humas-komu-thumb-14dbc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/bps-provinsi-sumatera-strategi-kampanye-humas-komu-thumb-2b3f9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/bps-provinsi-sumatera-strategi-kampanye-humas-komu-thumb-a55cc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-83-serambi-mekkah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2732-serambi-syariah-studi-ilmu-ilmu-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Mauruts Tirkah Berdasarkan Hukum Adat Di Provinsi Jambi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Mauruts Tirkah Berdasarkan Hukum Adat Di Provinsi Jambi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Mauruts Tirkah Berdasarkan Hukum Adat Di Provinsi Jambi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-39806-sastra-melayu-jambi-bnn-provinsi-ja</link>
	<guid isPermaLink="false">1398ac58477f79589a0d0cd18f77bb1a</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 21:07:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ yani apriani ]]></category>
	<category><![CDATA[ zaki ulya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[apriani,ulya,yani,zaki]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas Lembaga Adat Melayu Jambi dalam menyelesaikan sengketa warisan di era digital, termasuk bagaimana proses musyawarah diadaptasi dalam platform daring dan dampaknya terhadap keputusan adat. Kedua, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Mauruts Tirkah Berdasarkan Hukum Adat Di Provinsi Jambi: Pertama, perlu penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas Lembaga Adat Melayu Jambi dalam menyelesaikan sengketa warisan di era digital, termasuk bagaimana proses musyawarah diadaptasi dalam platform daring dan dampaknya terhadap keputusan adat. Kedua, perlu dikaji bagaimana generasi muda di Jambi memahami dan menerima prinsip 'Adat Bersendi Syara' dalam konteks pembagian warisan, mengingat pengaruh media sosial dan sistem pendidikan nasional yang cenderung mengabaikan nilai lokal. Ketiga, perlu dikembangkan model integrasi hukum adat dan hukum formal dalam sistem peradilan Indonesia, khususnya dalam menyelesaikan konflik warisan yang melibatkan klaim ganda antara hukum adat dan hukum nasional, agar dapat dirancang kerangka hukum yang saling menguatkan tanpa menghilangkan otonomi adat. Penelitian-penelitian ini akan membantu memperkuat posisi hukum adat di tengah dinamika sosial dan hukum modern, sekaligus memastikan keberlangsungan tradisi yang adil dan harmonis bagi masyarakat Jambi.. Hukum adat di Jambi memiliki peran penting dalam mengatur kehidupan masyarakat, menjaga keseimbangan sosial, dan melestarikan nilai-nilai budaya tradisional.Meskipun dihormati, keberadaan hukum adat tidak sejajar dengan hukum nasional, sehingga diperlukan upaya harmonisasi untuk memastikan perlindungan hak masyarakat adat dan kelestarian hukum adat.Penguatan lembaga adat, integrasi nilai syariat Islam, dan pengakuan hukum formal terhadap adat menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan tradisi pembagian warisan di Jambi Penelitian ini membahas strategi pembagian harta warisan (tirkah) berdasarkan hukum adat di Provinsi Jambi, yang memadukan nilai-nilai adat Melayu dengan prinsip-prinsip syariat Islam. Dalam masyarakat Melayu Jambi, pembagian warisan berlandaskan pada filosofi 'Adat Bersendi Syara', Syara' Bersendi Kitabullah', yang menjadi panduan utama untuk menjaga keadilan serta keharmonisan sosial. Proses pembagian biasanya dilakukan melalui musyawarah yang melibatkan anggota keluarga, tokoh adat, dan ulama guna mencapai mufakat, sekaligus memastikan hak-hak individu tetap dihormati sesuai dengan hukum... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/5/sastra-melayu-jambi-bnn-provinsi-sistem-peradilan-thumb-f77ef.webp" title="JURIS - Strategi Mauruts Tirkah Berdasarkan Hukum Adat Di Provinsi Jambi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/sastra-melayu-jambi-bnn-provinsi-sistem-peradilan-thumb-f77ef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/sastra-melayu-jambi-bnn-provinsi-sistem-peradilan-thumb-f77ef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/sastra-melayu-jambi-bnn-provinsi-sistem-peradilan-thumb-f77ef.webp 1x" title="JURIS - Strategi Mauruts Tirkah Berdasarkan Hukum Adat Di Provinsi Jambi" alt="JURIS - Strategi Mauruts Tirkah Berdasarkan Hukum Adat Di Provinsi Jambi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/5/sastra-melayu-jambi-bnn-provinsi-sistem-peradilan-thumb-73f83.webp" title="JURIS - Strategi Mauruts Tirkah Berdasarkan Hukum Adat Di Provinsi Jambi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/sastra-melayu-jambi-bnn-provinsi-sistem-peradilan-thumb-73f83.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/sastra-melayu-jambi-bnn-provinsi-sistem-peradilan-thumb-73f83.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/sastra-melayu-jambi-bnn-provinsi-sistem-peradilan-thumb-73f83.webp 1x" title="JURIS - Strategi Mauruts Tirkah Berdasarkan Hukum Adat Di Provinsi Jambi" alt="JURIS - Strategi Mauruts Tirkah Berdasarkan Hukum Adat Di Provinsi Jambi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/5/sastra-melayu-jambi-bnn-provinsi-sistem-peradilan-thumb-3002f.webp" title="JURIS - Strategi Mauruts Tirkah Berdasarkan Hukum Adat Di Provinsi Jambi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/sastra-melayu-jambi-bnn-provinsi-sistem-peradilan-thumb-3002f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/sastra-melayu-jambi-bnn-provinsi-sistem-peradilan-thumb-3002f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/sastra-melayu-jambi-bnn-provinsi-sistem-peradilan-thumb-3002f.webp 1x" title="JURIS - Strategi Mauruts Tirkah Berdasarkan Hukum Adat Di Provinsi Jambi" alt="JURIS - Strategi Mauruts Tirkah Berdasarkan Hukum Adat Di Provinsi Jambi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-39806-sastra-melayu-jambi-bnn-provinsi-ja" title="JURIS - Strategi Mauruts Tirkah Berdasarkan Hukum Adat Di Provinsi Jambi" target="_blank">Strategi Mauruts Tirkah Berdasarkan Hukum Adat Di Provinsi Jambi</a>: Pertama, perlu penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas Lembaga Adat Melayu Jambi dalam menyelesaikan sengketa warisan di era digital, termasuk bagaimana proses musyawarah diadaptasi dalam platform daring dan dampaknya terhadap keputusan adat. Kedua, perlu dikaji bagaimana generasi muda di Jambi memahami dan menerima prinsip 'Adat Bersendi Syara' dalam konteks pembagian warisan, mengingat pengaruh media sosial dan sistem pendidikan nasional yang cenderung mengabaikan nilai lokal. Ketiga, perlu dikembangkan model integrasi hukum adat dan hukum formal dalam sistem peradilan Indonesia, khususnya dalam menyelesaikan konflik warisan yang melibatkan klaim ganda antara hukum adat dan hukum nasional, agar dapat dirancang kerangka hukum yang saling menguatkan tanpa menghilangkan otonomi adat. Penelitian-penelitian ini akan membantu memperkuat posisi hukum adat di tengah dinamika sosial dan hukum modern, sekaligus memastikan keberlangsungan tradisi yang adil dan harmonis bagi masyarakat Jambi..
<br>Hukum adat di Jambi memiliki peran penting dalam mengatur kehidupan masyarakat, menjaga keseimbangan sosial, dan melestarikan nilai-nilai budaya tradisional.Meskipun dihormati, keberadaan hukum adat tidak sejajar dengan hukum nasional, sehingga diperlukan upaya harmonisasi untuk memastikan perlindungan hak masyarakat adat dan kelestarian hukum adat.Penguatan lembaga adat, integrasi nilai syariat Islam, dan pengakuan hukum formal terhadap adat menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan tradisi pembagian warisan di Jambi
<br>Penelitian ini membahas strategi pembagian harta warisan (tirkah) berdasarkan hukum adat di Provinsi Jambi, yang memadukan nilai-nilai adat Melayu dengan prinsip-prinsip syariat Islam. Dalam masyarakat Melayu Jambi, pembagian warisan berlandaskan pada filosofi 'Adat Bersendi Syara', Syara' Bersendi Kitabullah', yang menjadi panduan utama untuk menjaga keadilan serta keharmonisan sosial. Proses pembagian biasanya dilakukan melalui musyawarah yang melibatkan anggota keluarga, tokoh adat, dan ulama guna mencapai mufakat, sekaligus memastikan hak-hak individu tetap dihormati sesuai dengan hukum...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/5/sastra-melayu-jambi-bnn-provinsi-sistem-peradilan-thumb-73f83.webp" type="image/webp" length="152974" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/sastra-melayu-jambi-bnn-provinsi-sistem-peradilan-thumb-f77ef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/sastra-melayu-jambi-bnn-provinsi-sistem-peradilan-thumb-73f83.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/sastra-melayu-jambi-bnn-provinsi-sistem-peradilan-thumb-3002f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1396-dewansengketa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15505-jurnal-mediasi-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sat, 18 Apr 2026 02:04:52 +0700. 24 items. Served in: 3.682 seconds [rss] -->
