<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.8-27apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.8-27apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Wed, 29 Apr 2026 20:12:26 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 20:12:26 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-29T20:12:26+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Teknik Self Emotional Freedom Technique SEFT Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Petani Di Era Pandemi Covid 19 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Teknik Self Emotional Freedom Technique SEFT Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Petani Di Era Pandemi Covid 19 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Teknik Self Emotional Freedom Technique SEFT Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Petani Di Era Pandemi Covid 19 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42863-terapi-seft-freedom-technique-duduk-nyeri</link>
	<guid isPermaLink="false">01161e5d7c7bab1fe85b05ab06fe9df7</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 19:55:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan desain eksperimental yang lebih kuat, seperti randomized controlled trial, untuk menguji efektivitas terapi SEFT terhadap nyeri punggung pada petani dibandingkan dengan kelompok kontrol yang tidak mendapatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Teknik Self Emotional Freedom Technique (SEFT) Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Petani Di Era Pandemi Covid 19: Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan desain eksperimental yang lebih kuat, seperti randomized controlled trial, untuk menguji efektivitas terapi SEFT terhadap nyeri punggung pada petani dibandingkan dengan kelompok kontrol yang tidak mendapatkan intervensi atau mendapatkan terapi konvensional. Kedua, penelitian dapat dieksplorasi lebih dalam untuk melihat pengaruh durasi dan frekuensi pelaksanaan terapi SEFT terhadap intensitas nyeri, apakah terdapat dosis terapi yang optimal dalam memberikan efek pereda nyeri dalam jangka pendek maupun panjang. Ketiga, perlu dikaji pula dampak terapi SEFT terhadap aspek psikologis dan spiritual petani, seperti tingkat stres, kecemasan, serta keyakinan terhadap kesembuhan, mengingat terapi ini menggabungkan unsur spiritualitas dan relaksasi emosional yang mungkin memberikan manfaat holistik lebih luas di luar aspek fisik semata. Penelitian-penelitian ini akan memperkuat bukti ilmiah dan relevansi terapi SEFT dalam konteks kesehatan komunitas pertanian, terutama di masa pasca pandemi yang masih membutuhkan solusi kesehatan non-farmakologis yang terjangkau dan mandiri.. Secara deskriptif, lebih dari separuh petani di Mojoparon, Pasuruan, mengalami nyeri tingkat sedang sebelum mendapatkan terapi SEFT, dan sebagian besar mengalami penurunan menjadi nyeri ringan setelah terapi.Hasil uji statistik menunjukkan adanya pengaruh signifikan pemberian terapi SEFT terhadap penurunan intensitas nyeri pada petani.Dengan demikian, terapi SEFT merupakan alternatif penanganan nyeri punggung yang sederhana, aman, dan terjangkau bagi petani Bertani merupakan salah satu dari sekian banyak pekerjaan yang disandang masyarakat Indonesia. Indonesia merupakan negara berkembang penghasil beras tertinggi ke-3 di dunia, sehingga pertanian menjadi sektor utama mata pencaharian, terutama di daerah pedesaan. Data menunjukkan sebagian besar usia petani telah mendekati usia tua. Faktor degeneratif dan posisi ergonomis yang kurang baik saat bekerja di sawah menimbulkan berbagai masalah kesehatan, terutama nyeri punggung. Pandemi Covid-19 memperburuk kondisi ekonomi petani, sehingga mereka terus bekerja keras meskipun usia tidak muda lagi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi Spiritual Emotional... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/b/terapi-seft-freedom-technique-duduk-nyeri-punggung-thumb-fdd74.webp" title="JURIS - Efektivitas Teknik Self Emotional Freedom Technique (SEFT) Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Petani Di Era Pandemi Covid 19" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/terapi-seft-freedom-technique-duduk-nyeri-punggung-thumb-fdd74.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/terapi-seft-freedom-technique-duduk-nyeri-punggung-thumb-fdd74.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/terapi-seft-freedom-technique-duduk-nyeri-punggung-thumb-fdd74.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Teknik Self Emotional Freedom Technique (SEFT) Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Petani Di Era Pandemi Covid 19" alt="JURIS - Efektivitas Teknik Self Emotional Freedom Technique (SEFT) Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Petani Di Era Pandemi Covid 19" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/terapi-seft-freedom-technique-duduk-nyeri-punggung-thumb-e8bbf.webp" title="JURIS - Efektivitas Teknik Self Emotional Freedom Technique (SEFT) Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Petani Di Era Pandemi Covid 19" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/terapi-seft-freedom-technique-duduk-nyeri-punggung-thumb-e8bbf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/terapi-seft-freedom-technique-duduk-nyeri-punggung-thumb-e8bbf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/terapi-seft-freedom-technique-duduk-nyeri-punggung-thumb-e8bbf.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Teknik Self Emotional Freedom Technique (SEFT) Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Petani Di Era Pandemi Covid 19" alt="JURIS - Efektivitas Teknik Self Emotional Freedom Technique (SEFT) Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Petani Di Era Pandemi Covid 19" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/terapi-seft-freedom-technique-duduk-nyeri-punggung-thumb-d24bb.webp" title="JURIS - Efektivitas Teknik Self Emotional Freedom Technique (SEFT) Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Petani Di Era Pandemi Covid 19" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/terapi-seft-freedom-technique-duduk-nyeri-punggung-thumb-d24bb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/terapi-seft-freedom-technique-duduk-nyeri-punggung-thumb-d24bb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/terapi-seft-freedom-technique-duduk-nyeri-punggung-thumb-d24bb.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Teknik Self Emotional Freedom Technique (SEFT) Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Petani Di Era Pandemi Covid 19" alt="JURIS - Efektivitas Teknik Self Emotional Freedom Technique (SEFT) Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Petani Di Era Pandemi Covid 19" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42863-terapi-seft-freedom-technique-duduk-nyeri" title="JURIS - Efektivitas Teknik Self Emotional Freedom Technique (SEFT) Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Petani Di Era Pandemi Covid 19" target="_blank">Efektivitas Teknik Self Emotional Freedom Technique (SEFT) Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Petani Di Era Pandemi Covid 19</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan desain eksperimental yang lebih kuat, seperti randomized controlled trial, untuk menguji efektivitas terapi SEFT terhadap nyeri punggung pada petani dibandingkan dengan kelompok kontrol yang tidak mendapatkan intervensi atau mendapatkan terapi konvensional. Kedua, penelitian dapat dieksplorasi lebih dalam untuk melihat pengaruh durasi dan frekuensi pelaksanaan terapi SEFT terhadap intensitas nyeri, apakah terdapat dosis terapi yang optimal dalam memberikan efek pereda nyeri dalam jangka pendek maupun panjang. Ketiga, perlu dikaji pula dampak terapi SEFT terhadap aspek psikologis dan spiritual petani, seperti tingkat stres, kecemasan, serta keyakinan terhadap kesembuhan, mengingat terapi ini menggabungkan unsur spiritualitas dan relaksasi emosional yang mungkin memberikan manfaat holistik lebih luas di luar aspek fisik semata. Penelitian-penelitian ini akan memperkuat bukti ilmiah dan relevansi terapi SEFT dalam konteks kesehatan komunitas pertanian, terutama di masa pasca pandemi yang masih membutuhkan solusi kesehatan non-farmakologis yang terjangkau dan mandiri..
<br>Secara deskriptif, lebih dari separuh petani di Mojoparon, Pasuruan, mengalami nyeri tingkat sedang sebelum mendapatkan terapi SEFT, dan sebagian besar mengalami penurunan menjadi nyeri ringan setelah terapi.Hasil uji statistik menunjukkan adanya pengaruh signifikan pemberian terapi SEFT terhadap penurunan intensitas nyeri pada petani.Dengan demikian, terapi SEFT merupakan alternatif penanganan nyeri punggung yang sederhana, aman, dan terjangkau bagi petani
<br>Bertani merupakan salah satu dari sekian banyak pekerjaan yang disandang masyarakat Indonesia. Indonesia merupakan negara berkembang penghasil beras tertinggi ke-3 di dunia, sehingga pertanian menjadi sektor utama mata pencaharian, terutama di daerah pedesaan. Data menunjukkan sebagian besar usia petani telah mendekati usia tua. Faktor degeneratif dan posisi ergonomis yang kurang baik saat bekerja di sawah menimbulkan berbagai masalah kesehatan, terutama nyeri punggung. Pandemi Covid-19 memperburuk kondisi ekonomi petani, sehingga mereka terus bekerja keras meskipun usia tidak muda lagi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi Spiritual Emotional...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/b/terapi-seft-freedom-technique-duduk-nyeri-punggung-thumb-e8bbf.webp" type="image/webp" length="114022" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/terapi-seft-freedom-technique-duduk-nyeri-punggung-thumb-fdd74.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/terapi-seft-freedom-technique-duduk-nyeri-punggung-thumb-e8bbf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/terapi-seft-freedom-technique-duduk-nyeri-punggung-thumb-d24bb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4573-stikespamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17970-jurnal-ilmiah-pamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PENGGUNAAN BAHAN TAMBAHAN PANGAN TERLARANG BORAKS DAN FORMALIN PADA MAKANAN DI JALAN TERUSAN AMBARAWA KOTA MALANG ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PENGGUNAAN BAHAN TAMBAHAN PANGAN TERLARANG BORAKS DAN FORMALIN PADA MAKANAN DI JALAN TERUSAN AMBARAWA KOTA MALANG ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PENGGUNAAN BAHAN TAMBAHAN PANGAN TERLARANG BORAKS DAN FORMALIN PADA MAKANAN DI JALAN TERUSAN AMBARAWA KOTA MALANG ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42845-strategi-pengambilan-sampel-boraks-formalin-jajana</link>
	<guid isPermaLink="false">fc1314ffa5a8d33a8714c70260666c53</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 19:49:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ malang city ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[city,malang,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan wilayah penelitian untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai penggunaan bahan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PENGGUNAAN BAHAN TAMBAHAN PANGAN TERLARANG BORAKS DAN FORMALIN PADA MAKANAN DI JALAN TERUSAN AMBARAWA KOTA MALANG: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan wilayah penelitian untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai penggunaan bahan tambahan pangan terlarang di berbagai wilayah. Hal ini penting untuk mengidentifikasi potensi risiko kesehatan yang lebih luas dan merumuskan strategi pencegahan yang lebih efektif. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis mendalam mengenai faktor-faktor yang mendorong pedagang makanan menggunakan bahan tambahan pangan terlarang, seperti tekanan ekonomi, kurangnya pengetahuan, atau lemahnya pengawasan. Pemahaman yang lebih baik mengenai faktor-faktor ini akan membantu dalam merancang intervensi yang tepat sasaran untuk mencegah praktik ilegal tersebut. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas berbagai metode deteksi formalin dan boraks yang lebih sensitif dan cepat, sehingga dapat digunakan secara praktis oleh petugas pengawas pangan di lapangan. Pengembangan metode deteksi yang lebih baik akan meningkatkan kemampuan untuk mengidentifikasi dan menindak pelaku yang melanggar peraturan.. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa hasil uji keberadaan boraks pada makanan yang dijual di sekitar Jalan Terusan Ambarawa menunjukkan bahwa dari 15 sampel yang diuji (0% negatif).Sedangkan uji keberadaan formalin pada 15 sampel makanan yang dijual di Jalan Terusan Ambarawa ditemukan bahwa 7 sampel makanan mengandung formalin diantaranya yaitu ikan asin, bakso daging, tahu putih, bakso ikan, mie ayam, cilok, serta tahu cilok Pada zaman modern seperti saat ini banyak sekali jajanan yang baru. Kemajuan teknologi pangan khususnya dalam produksi makanan kemasan dan hidangan cepat saji biasanya mengandalkan berbagai zat aditif makanan untuk meningkatkan cita rasa dan kualitas tampilan menjadi lebih awet. Salah satunya penggunaan formalin dan boraks seagai pengawet pada makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahan makanan yang mengandung zat formalin & boraks dan mengetahui makanan yang aman dikonsumsi dan meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait bahan makanan yang mengandung formalin dan boraks. Pengambilan sampel dilakukan dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/9/strategi-pengambilan-sampel-boraks-formalin-jajana-thumb-b4103.webp" title="JURIS - PENGGUNAAN BAHAN TAMBAHAN PANGAN TERLARANG BORAKS DAN FORMALIN PADA MAKANAN DI JALAN TERUSAN AMBARAWA KOTA MALANG" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/strategi-pengambilan-sampel-boraks-formalin-jajana-thumb-b4103.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/strategi-pengambilan-sampel-boraks-formalin-jajana-thumb-b4103.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/strategi-pengambilan-sampel-boraks-formalin-jajana-thumb-b4103.webp 1x" title="JURIS - PENGGUNAAN BAHAN TAMBAHAN PANGAN TERLARANG BORAKS DAN FORMALIN PADA MAKANAN DI JALAN TERUSAN AMBARAWA KOTA MALANG" alt="JURIS - PENGGUNAAN BAHAN TAMBAHAN PANGAN TERLARANG BORAKS DAN FORMALIN PADA MAKANAN DI JALAN TERUSAN AMBARAWA KOTA MALANG" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/strategi-pengambilan-sampel-boraks-formalin-jajana-thumb-ec803.webp" title="JURIS - PENGGUNAAN BAHAN TAMBAHAN PANGAN TERLARANG BORAKS DAN FORMALIN PADA MAKANAN DI JALAN TERUSAN AMBARAWA KOTA MALANG" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/strategi-pengambilan-sampel-boraks-formalin-jajana-thumb-ec803.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/strategi-pengambilan-sampel-boraks-formalin-jajana-thumb-ec803.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/strategi-pengambilan-sampel-boraks-formalin-jajana-thumb-ec803.webp 1x" title="JURIS - PENGGUNAAN BAHAN TAMBAHAN PANGAN TERLARANG BORAKS DAN FORMALIN PADA MAKANAN DI JALAN TERUSAN AMBARAWA KOTA MALANG" alt="JURIS - PENGGUNAAN BAHAN TAMBAHAN PANGAN TERLARANG BORAKS DAN FORMALIN PADA MAKANAN DI JALAN TERUSAN AMBARAWA KOTA MALANG" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/strategi-pengambilan-sampel-boraks-formalin-jajana-thumb-23b0d.webp" title="JURIS - PENGGUNAAN BAHAN TAMBAHAN PANGAN TERLARANG BORAKS DAN FORMALIN PADA MAKANAN DI JALAN TERUSAN AMBARAWA KOTA MALANG" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/strategi-pengambilan-sampel-boraks-formalin-jajana-thumb-23b0d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/strategi-pengambilan-sampel-boraks-formalin-jajana-thumb-23b0d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/strategi-pengambilan-sampel-boraks-formalin-jajana-thumb-23b0d.webp 1x" title="JURIS - PENGGUNAAN BAHAN TAMBAHAN PANGAN TERLARANG BORAKS DAN FORMALIN PADA MAKANAN DI JALAN TERUSAN AMBARAWA KOTA MALANG" alt="JURIS - PENGGUNAAN BAHAN TAMBAHAN PANGAN TERLARANG BORAKS DAN FORMALIN PADA MAKANAN DI JALAN TERUSAN AMBARAWA KOTA MALANG" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42845-strategi-pengambilan-sampel-boraks-formalin-jajana" title="JURIS - PENGGUNAAN BAHAN TAMBAHAN PANGAN TERLARANG BORAKS DAN FORMALIN PADA MAKANAN DI JALAN TERUSAN AMBARAWA KOTA MALANG" target="_blank">PENGGUNAAN BAHAN TAMBAHAN PANGAN TERLARANG BORAKS DAN FORMALIN PADA MAKANAN DI JALAN TERUSAN AMBARAWA KOTA MALANG</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan wilayah penelitian untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai penggunaan bahan tambahan pangan terlarang di berbagai wilayah. Hal ini penting untuk mengidentifikasi potensi risiko kesehatan yang lebih luas dan merumuskan strategi pencegahan yang lebih efektif. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis mendalam mengenai faktor-faktor yang mendorong pedagang makanan menggunakan bahan tambahan pangan terlarang, seperti tekanan ekonomi, kurangnya pengetahuan, atau lemahnya pengawasan. Pemahaman yang lebih baik mengenai faktor-faktor ini akan membantu dalam merancang intervensi yang tepat sasaran untuk mencegah praktik ilegal tersebut. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas berbagai metode deteksi formalin dan boraks yang lebih sensitif dan cepat, sehingga dapat digunakan secara praktis oleh petugas pengawas pangan di lapangan. Pengembangan metode deteksi yang lebih baik akan meningkatkan kemampuan untuk mengidentifikasi dan menindak pelaku yang melanggar peraturan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa hasil uji keberadaan boraks pada makanan yang dijual di sekitar Jalan Terusan Ambarawa menunjukkan bahwa dari 15 sampel yang diuji (0% negatif).Sedangkan uji keberadaan formalin pada 15 sampel makanan yang dijual di Jalan Terusan Ambarawa ditemukan bahwa 7 sampel makanan mengandung formalin diantaranya yaitu ikan asin, bakso daging, tahu putih, bakso ikan, mie ayam, cilok, serta tahu cilok
<br>Pada zaman modern seperti saat ini banyak sekali jajanan yang baru. Kemajuan teknologi pangan khususnya dalam produksi makanan kemasan dan hidangan cepat saji biasanya mengandalkan berbagai zat aditif makanan untuk meningkatkan cita rasa dan kualitas tampilan menjadi lebih awet. Salah satunya penggunaan formalin dan boraks seagai pengawet pada makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahan makanan yang mengandung zat formalin & boraks dan mengetahui makanan yang aman dikonsumsi dan meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait bahan makanan yang mengandung formalin dan boraks. Pengambilan sampel dilakukan dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/9/strategi-pengambilan-sampel-boraks-formalin-jajana-thumb-b4103.webp" type="image/webp" length="98776" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/strategi-pengambilan-sampel-boraks-formalin-jajana-thumb-b4103.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/strategi-pengambilan-sampel-boraks-formalin-jajana-thumb-ec803.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/strategi-pengambilan-sampel-boraks-formalin-jajana-thumb-23b0d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4573-stikespamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17970-jurnal-ilmiah-pamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ HUBUNGAN SUPERVISI OLEH TIM PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI PPI DENGAN KEPATUHAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI APD HANDSCOON DALAM TINDAKAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP PENYAKIT DALAM RUM ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ HUBUNGAN SUPERVISI OLEH TIM PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI PPI DENGAN KEPATUHAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI APD HANDSCOON DALAM TINDAKAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP PENYAKIT DALAM RUM ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ HUBUNGAN SUPERVISI OLEH TIM PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI PPI DENGAN KEPATUHAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI APD HANDSCOON DALAM TINDAKAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP PENYAKIT DALAM RUM ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42844-model-supervisi-tim-kepatuhan-alat-pelindung</link>
	<guid isPermaLink="false">6c705d22a314a8ef233c1653c837dba3</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 19:22:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ malang city ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[city,malang,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak supervisi berkelanjutan terhadap kepatuhan perawat dalam jangka panjang. 2. Studi perbandingan antara efektivitas supervisi di rumah sakit dengan tipe dan kondisi lingkungan berbeda. 3. Penelitian tentang faktor-faktor ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - HUBUNGAN SUPERVISI OLEH TIM PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI) DENGAN KEPATUHAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) HANDSCOON DALAM TINDAKAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP PENYAKIT DALAM RUM: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak supervisi berkelanjutan terhadap kepatuhan perawat dalam jangka panjang. 2. Studi perbandingan antara efektivitas supervisi di rumah sakit dengan tipe dan kondisi lingkungan berbeda. 3. Penelitian tentang faktor-faktor lain seperti pelatihan tambahan atau ketersediaan sumber daya yang memengaruhi kepatuhan penggunaan APD.. Ada hubungan signifikan antara keefektifan supervisi oleh Tim PPI IPCN dengan kepatuhan penggunaan APD handscoon dalam tindakan keperawatan di Rumah Sakit Dr.Supervisi yang efektif berkontribusi besar dalam meningkatkan kepatuhan perawat.Rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas supervisi agar kepatuhan penggunaan APD semakin optimal Masih sering ditemukan perawat yang tidak patuh dalam menggunakan Alat pelindung diri (APD), padahal APD berfungsi untuk melindungi diri terhadap bahaya infeksi nosokomial yang dapat terjadi pada petugas di rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan supervisi tim PPI dengan kepatuhan perawat menggunakan APD handscoon. Jenis penelitian analitik dengan teknik cross sectional. Jumlah sampel penelitian sebanyak 30 perawat yang dipilih dengan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen lembar observasi yang berisi ceklis kepatuhan penggunaan APD dan penilaian efektivitas supervisi yang dinilai dari parameter ketepatan waktu, akurasi, bersifat memberikan petunjuk dan teknis operasional serta dapat diterima. Penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/0/model-supervisi-tim-kepatuhan-alat-pelindung-ppi-h-thumb-7ca2b.webp" title="JURIS - HUBUNGAN SUPERVISI OLEH TIM PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI) DENGAN KEPATUHAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD)  HANDSCOON DALAM TINDAKAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP PENYAKIT DALAM RUM" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/model-supervisi-tim-kepatuhan-alat-pelindung-ppi-h-thumb-7ca2b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/model-supervisi-tim-kepatuhan-alat-pelindung-ppi-h-thumb-7ca2b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/model-supervisi-tim-kepatuhan-alat-pelindung-ppi-h-thumb-7ca2b.webp 1x" title="JURIS - HUBUNGAN SUPERVISI OLEH TIM PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI) DENGAN KEPATUHAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD)  HANDSCOON DALAM TINDAKAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP PENYAKIT DALAM RUM" alt="JURIS - HUBUNGAN SUPERVISI OLEH TIM PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI) DENGAN KEPATUHAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD)  HANDSCOON DALAM TINDAKAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP PENYAKIT DALAM RUM" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/0/model-supervisi-tim-kepatuhan-alat-pelindung-ppi-h-thumb-cae28.webp" title="JURIS - HUBUNGAN SUPERVISI OLEH TIM PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI) DENGAN KEPATUHAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD)  HANDSCOON DALAM TINDAKAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP PENYAKIT DALAM RUM" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/model-supervisi-tim-kepatuhan-alat-pelindung-ppi-h-thumb-cae28.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/model-supervisi-tim-kepatuhan-alat-pelindung-ppi-h-thumb-cae28.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/model-supervisi-tim-kepatuhan-alat-pelindung-ppi-h-thumb-cae28.webp 1x" title="JURIS - HUBUNGAN SUPERVISI OLEH TIM PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI) DENGAN KEPATUHAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD)  HANDSCOON DALAM TINDAKAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP PENYAKIT DALAM RUM" alt="JURIS - HUBUNGAN SUPERVISI OLEH TIM PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI) DENGAN KEPATUHAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD)  HANDSCOON DALAM TINDAKAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP PENYAKIT DALAM RUM" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42844-model-supervisi-tim-kepatuhan-alat-pelindung" title="JURIS - HUBUNGAN SUPERVISI OLEH TIM PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI) DENGAN KEPATUHAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD)  HANDSCOON DALAM TINDAKAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP PENYAKIT DALAM RUM" target="_blank">HUBUNGAN SUPERVISI OLEH TIM PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI) DENGAN KEPATUHAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD)  HANDSCOON DALAM TINDAKAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP PENYAKIT DALAM RUM</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak supervisi berkelanjutan terhadap kepatuhan perawat dalam jangka panjang. 2. Studi perbandingan antara efektivitas supervisi di rumah sakit dengan tipe dan kondisi lingkungan berbeda. 3. Penelitian tentang faktor-faktor lain seperti pelatihan tambahan atau ketersediaan sumber daya yang memengaruhi kepatuhan penggunaan APD..
<br>Ada hubungan signifikan antara keefektifan supervisi oleh Tim PPI IPCN dengan kepatuhan penggunaan APD handscoon dalam tindakan keperawatan di Rumah Sakit Dr.Supervisi yang efektif berkontribusi besar dalam meningkatkan kepatuhan perawat.Rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas supervisi agar kepatuhan penggunaan APD semakin optimal
<br>Masih sering ditemukan perawat yang tidak patuh dalam menggunakan Alat pelindung diri (APD), padahal APD berfungsi untuk melindungi diri terhadap bahaya infeksi nosokomial yang dapat terjadi pada petugas di rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan supervisi tim PPI dengan kepatuhan perawat menggunakan APD handscoon. Jenis penelitian analitik dengan teknik cross sectional. Jumlah sampel penelitian sebanyak 30 perawat yang dipilih dengan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen lembar observasi yang berisi ceklis kepatuhan penggunaan APD dan penilaian efektivitas supervisi yang dinilai dari parameter ketepatan waktu, akurasi, bersifat memberikan petunjuk dan teknis operasional serta dapat diterima. Penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/0/model-supervisi-tim-kepatuhan-alat-pelindung-ppi-h-thumb-cae28.webp" type="image/webp" length="113500" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/model-supervisi-tim-kepatuhan-alat-pelindung-ppi-h-thumb-7ca2b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/model-supervisi-tim-kepatuhan-alat-pelindung-ppi-h-thumb-cae28.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4573-stikespamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17970-jurnal-ilmiah-pamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Knee Osteoarthritis Exercise Therapy Terhadap Penurunan Nyeri Lutut Lansia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Knee Osteoarthritis Exercise Therapy Terhadap Penurunan Nyeri Lutut Lansia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Knee Osteoarthritis Exercise Therapy Terhadap Penurunan Nyeri Lutut Lansia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42859-mayoritas-responden-lansia-osteoarthritis-lutut-ny</link>
	<guid isPermaLink="false">62d8c4155f7c100d0daed14a8f402751</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 19:19:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperluas pemahaman efek jangka panjang KOET, studi longitudinal dapat dilakukan dengan mengikuti lansia selama 6Ae12 bulan guna menilai keberlanjutan penurunan nyeri dan peningkatan fungsi mobilitas. Penelitian berikutnya dapat mengkaji perbandingan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Knee Osteoarthritis Exercise Therapy Terhadap Penurunan Nyeri Lutut Lansia: Untuk memperluas pemahaman efek jangka panjang KOET, studi longitudinal dapat dilakukan dengan mengikuti lansia selama 6Ae12 bulan guna menilai keberlanjutan penurunan nyeri dan peningkatan fungsi mobilitas. Penelitian berikutnya dapat mengkaji perbandingan efektivitas KOET dengan program latihan lain (misalnya latihan kekuatan otot atau latihan fleksibilitas) pada lansia di lingkungan pedesaan, sehingga dapat dipilih intervensi yang paling sesuai dengan kebutuhan sumber daya lokal. Akhirnya, penelitian terkoordinasi dengan kelompok kontrol dan penggunaan instrumen validitas serta reliabilitas yang teruji dapat meningkatkan validitas temuan, serta menilai dampak intervensi terhadap kepatuhan berlatih dan kualitas hidup pasien secara keseluruhan.. Pengaruh Knee Osteoarthritis Exercise Therapy berpengaruh signifikan terhadap penurunan nyeri sendi lutut pada lansia di Posyandu Lansia Desa Simo.Setelah 12 sesi latihan, mayoritas responden mengalami berkurangnya intensitas nyeri.Program KOET dapat diimplementasikan sebagai bagian dari promosi kesehatan lansia di level komunitas Osteoarthritis lutut adalah penyakit degeneratif yang menyebabkan keterbatasan gerak dan fungsi. Penelitian ini bertujuan mengetahui efek Knee Osteoarthritis Exercise Therapy (KOET) pada penurunan nyeri lutut di kalangan lansia. Desain preAceksperimental oneAcgroup preActest Ae postActest dilakukan pada 32 lansia di Posyandu Lansia Desa Simo. Intensity nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale sebelum dan sesudah intervensi 12 sesi (2 kali seminggu, 20Ae30Amenit). Uji Wilcoxon Signed Rank menunjukkan nilai pA=A0,000, menandakan penurunan nyeri yang signifikan. Hasilnya menunjukkan bahwa KOET secara rutin dapat menurunkan intensitas nyeri lutut pada lansia, sehingga direkomendasikan sebagai program... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/5/mayoritas-responden-lansia-osteoarthritis-lutut-ny-thumb-5c184.webp" title="JURIS - Pengaruh Knee Osteoarthritis Exercise Therapy Terhadap Penurunan Nyeri Lutut Lansia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/mayoritas-responden-lansia-osteoarthritis-lutut-ny-thumb-5c184.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/mayoritas-responden-lansia-osteoarthritis-lutut-ny-thumb-5c184.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/mayoritas-responden-lansia-osteoarthritis-lutut-ny-thumb-5c184.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Knee Osteoarthritis Exercise Therapy Terhadap Penurunan Nyeri Lutut Lansia" alt="JURIS - Pengaruh Knee Osteoarthritis Exercise Therapy Terhadap Penurunan Nyeri Lutut Lansia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/5/mayoritas-responden-lansia-osteoarthritis-lutut-ny-thumb-ab35d.webp" title="JURIS - Pengaruh Knee Osteoarthritis Exercise Therapy Terhadap Penurunan Nyeri Lutut Lansia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/mayoritas-responden-lansia-osteoarthritis-lutut-ny-thumb-ab35d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/mayoritas-responden-lansia-osteoarthritis-lutut-ny-thumb-ab35d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/mayoritas-responden-lansia-osteoarthritis-lutut-ny-thumb-ab35d.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Knee Osteoarthritis Exercise Therapy Terhadap Penurunan Nyeri Lutut Lansia" alt="JURIS - Pengaruh Knee Osteoarthritis Exercise Therapy Terhadap Penurunan Nyeri Lutut Lansia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/5/mayoritas-responden-lansia-osteoarthritis-lutut-ny-thumb-91baa.webp" title="JURIS - Pengaruh Knee Osteoarthritis Exercise Therapy Terhadap Penurunan Nyeri Lutut Lansia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/mayoritas-responden-lansia-osteoarthritis-lutut-ny-thumb-91baa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/mayoritas-responden-lansia-osteoarthritis-lutut-ny-thumb-91baa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/mayoritas-responden-lansia-osteoarthritis-lutut-ny-thumb-91baa.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Knee Osteoarthritis Exercise Therapy Terhadap Penurunan Nyeri Lutut Lansia" alt="JURIS - Pengaruh Knee Osteoarthritis Exercise Therapy Terhadap Penurunan Nyeri Lutut Lansia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42859-mayoritas-responden-lansia-osteoarthritis-lutut-ny" title="JURIS - Pengaruh Knee Osteoarthritis Exercise Therapy Terhadap Penurunan Nyeri Lutut Lansia" target="_blank">Pengaruh Knee Osteoarthritis Exercise Therapy Terhadap Penurunan Nyeri Lutut Lansia</a>: Untuk memperluas pemahaman efek jangka panjang KOET, studi longitudinal dapat dilakukan dengan mengikuti lansia selama 6Ae12 bulan guna menilai keberlanjutan penurunan nyeri dan peningkatan fungsi mobilitas. Penelitian berikutnya dapat mengkaji perbandingan efektivitas KOET dengan program latihan lain (misalnya latihan kekuatan otot atau latihan fleksibilitas) pada lansia di lingkungan pedesaan, sehingga dapat dipilih intervensi yang paling sesuai dengan kebutuhan sumber daya lokal. Akhirnya, penelitian terkoordinasi dengan kelompok kontrol dan penggunaan instrumen validitas serta reliabilitas yang teruji dapat meningkatkan validitas temuan, serta menilai dampak intervensi terhadap kepatuhan berlatih dan kualitas hidup pasien secara keseluruhan..
<br>Pengaruh Knee Osteoarthritis Exercise Therapy berpengaruh signifikan terhadap penurunan nyeri sendi lutut pada lansia di Posyandu Lansia Desa Simo.Setelah 12 sesi latihan, mayoritas responden mengalami berkurangnya intensitas nyeri.Program KOET dapat diimplementasikan sebagai bagian dari promosi kesehatan lansia di level komunitas
<br>Osteoarthritis lutut adalah penyakit degeneratif yang menyebabkan keterbatasan gerak dan fungsi. Penelitian ini bertujuan mengetahui efek Knee Osteoarthritis Exercise Therapy (KOET) pada penurunan nyeri lutut di kalangan lansia. Desain preAceksperimental oneAcgroup preActest Ae postActest dilakukan pada 32 lansia di Posyandu Lansia Desa Simo. Intensity nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale sebelum dan sesudah intervensi 12 sesi (2 kali seminggu, 20Ae30Amenit). Uji Wilcoxon Signed Rank menunjukkan nilai pA=A0,000, menandakan penurunan nyeri yang signifikan. Hasilnya menunjukkan bahwa KOET secara rutin dapat menurunkan intensitas nyeri lutut pada lansia, sehingga direkomendasikan sebagai program...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/5/mayoritas-responden-lansia-osteoarthritis-lutut-ny-thumb-91baa.webp" type="image/webp" length="103066" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/mayoritas-responden-lansia-osteoarthritis-lutut-ny-thumb-5c184.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/mayoritas-responden-lansia-osteoarthritis-lutut-ny-thumb-ab35d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/mayoritas-responden-lansia-osteoarthritis-lutut-ny-thumb-91baa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4573-stikespamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17970-jurnal-ilmiah-pamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Keberadaan Ambulan Mobil Siaga Desa Bagi Masyarakat Di Desa Pelem Kecamatan Pare Kabupaten Kediri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Keberadaan Ambulan Mobil Siaga Desa Bagi Masyarakat Di Desa Pelem Kecamatan Pare Kabupaten Kediri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Keberadaan Ambulan Mobil Siaga Desa Bagi Masyarakat Di Desa Pelem Kecamatan Pare Kabupaten Kediri ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42851-mobil-siaga-kesiapan-masyarakat-kesehatan-masyarak</link>
	<guid isPermaLink="false">95966382da98efad23628d51491df90a</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 19:17:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana efektivitas mobil siaga desa sebagai alat transportasi kesehatan darurat di wilayah yang jauh dari fasilitas rumah sakit, mengingat masyarakat Desa Pelem merasa wilayahnya sudah terlalu dekat dengan layanan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Keberadaan Ambulan Mobil Siaga Desa Bagi Masyarakat Di Desa Pelem, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri: Pertama, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana efektivitas mobil siaga desa sebagai alat transportasi kesehatan darurat di wilayah yang jauh dari fasilitas rumah sakit, mengingat masyarakat Desa Pelem merasa wilayahnya sudah terlalu dekat dengan layanan kesehatan. Kedua, perlu diteliti bagaimana penerapan Standar Prosedur Operasional (SPO) untuk mobil siaga desa dapat meningkatkan kepercayaan dan partisipasi masyarakat dalam pemanfaatannya, termasuk peran kepala desa dalam mengatur penggunaan secara transparan. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi desain mobil siaga desa yang dilengkapi peralatan dan personel medis dasar, serta bagaimana pelatihan masyarakat dalam penanganan darurat dapat meningkatkan kinerja sistem rujukan pra-rumah sakit di tingkat desa. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini yang terbatas secara lokasi dan mendalami aspek operasional serta desain layanan yang lebih layak. Dengan begitu, keberadaan mobil siaga desa dapat benar-benar dioptimalkan untuk kebutuhan kesehatan masyarakat, terutama di daerah terpencil. Studi lanjutan juga harus mempertimbangkan kesiapan masyarakat dalam menggunakan mobil tersebut sesuai prosedur medis yang aman. Selain itu, perlu dievaluasi model pengelolaan bersama antara pemerintah desa dan tenaga kesehatan lokal. Temuan dari penelitian baru ini dapat menjadi acuan penyusunan kebijakan daerah yang lebih inklusif. Penekanan pada aspek kemanusiaan dan keadilan distribusi juga harus menjadi fokus utama. Akhirnya, hasil penelitian dapat menjadi dasar pengembangan sistem transportasi darurat yang terintegrasi di tingkat kabupaten.. Keberadaan ambulan mobil siaga desa di Desa Pelem belum sepenuhnya dipahami manfaatnya oleh masyarakat dalam konteks pelayanan kesehatan darurat.Mobil tersebut dapat digunakan untuk mengangkut pasien yang memungkinkan secara kondisi, namun dinilai belum layak sebagai alat transportasi pra-rumah sakit karena fasilitas dan tenaga pendukung yang tidak memadai.Penelitian ini disarankan dilanjutkan dengan cakupan lebih luas untuk memperoleh temuan yang lebih komprehensif Pendahuluan: Layanan kesehatan memerlukan alat transportasi yang memadai yaitu ambulan. Mobil siaga desa diharapkan mampu mengoptimalkan pelayanan pada masyarakat salah satunya pada penanganan kasus darurat. Fasilitas seadanya sebagai alat transportasi pra-rumah sakit, mobil siaga desa telah memberikan nuansa di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan, perasaan, pendapat, keinginan dan harapan masyarakat terhadap ambulan mobil siaga desa sebagai transportasi kesehatan. Metode: Penelitian kualitatif ini dilakukan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/9/mobil-siaga-kesiapan-masyarakat-kesehatan-pusat-am-thumb-43a65.webp" title="JURIS - Keberadaan Ambulan Mobil Siaga Desa Bagi Masyarakat Di Desa Pelem, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/mobil-siaga-kesiapan-masyarakat-kesehatan-pusat-am-thumb-43a65.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/mobil-siaga-kesiapan-masyarakat-kesehatan-pusat-am-thumb-43a65.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/mobil-siaga-kesiapan-masyarakat-kesehatan-pusat-am-thumb-43a65.webp 1x" title="JURIS - Keberadaan Ambulan Mobil Siaga Desa Bagi Masyarakat Di Desa Pelem, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri" alt="JURIS - Keberadaan Ambulan Mobil Siaga Desa Bagi Masyarakat Di Desa Pelem, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/mobil-siaga-kesiapan-masyarakat-kesehatan-pusat-am-thumb-bc24f.webp" title="JURIS - Keberadaan Ambulan Mobil Siaga Desa Bagi Masyarakat Di Desa Pelem, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/mobil-siaga-kesiapan-masyarakat-kesehatan-pusat-am-thumb-bc24f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/mobil-siaga-kesiapan-masyarakat-kesehatan-pusat-am-thumb-bc24f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/mobil-siaga-kesiapan-masyarakat-kesehatan-pusat-am-thumb-bc24f.webp 1x" title="JURIS - Keberadaan Ambulan Mobil Siaga Desa Bagi Masyarakat Di Desa Pelem, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri" alt="JURIS - Keberadaan Ambulan Mobil Siaga Desa Bagi Masyarakat Di Desa Pelem, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42851-mobil-siaga-kesiapan-masyarakat-kesehatan-masyarak" title="JURIS - Keberadaan Ambulan Mobil Siaga Desa Bagi Masyarakat Di Desa Pelem, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri" target="_blank">Keberadaan Ambulan Mobil Siaga Desa Bagi Masyarakat Di Desa Pelem, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri</a>: Pertama, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana efektivitas mobil siaga desa sebagai alat transportasi kesehatan darurat di wilayah yang jauh dari fasilitas rumah sakit, mengingat masyarakat Desa Pelem merasa wilayahnya sudah terlalu dekat dengan layanan kesehatan. Kedua, perlu diteliti bagaimana penerapan Standar Prosedur Operasional (SPO) untuk mobil siaga desa dapat meningkatkan kepercayaan dan partisipasi masyarakat dalam pemanfaatannya, termasuk peran kepala desa dalam mengatur penggunaan secara transparan. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi desain mobil siaga desa yang dilengkapi peralatan dan personel medis dasar, serta bagaimana pelatihan masyarakat dalam penanganan darurat dapat meningkatkan kinerja sistem rujukan pra-rumah sakit di tingkat desa. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini yang terbatas secara lokasi dan mendalami aspek operasional serta desain layanan yang lebih layak. Dengan begitu, keberadaan mobil siaga desa dapat benar-benar dioptimalkan untuk kebutuhan kesehatan masyarakat, terutama di daerah terpencil. Studi lanjutan juga harus mempertimbangkan kesiapan masyarakat dalam menggunakan mobil tersebut sesuai prosedur medis yang aman. Selain itu, perlu dievaluasi model pengelolaan bersama antara pemerintah desa dan tenaga kesehatan lokal. Temuan dari penelitian baru ini dapat menjadi acuan penyusunan kebijakan daerah yang lebih inklusif. Penekanan pada aspek kemanusiaan dan keadilan distribusi juga harus menjadi fokus utama. Akhirnya, hasil penelitian dapat menjadi dasar pengembangan sistem transportasi darurat yang terintegrasi di tingkat kabupaten..
<br>Keberadaan ambulan mobil siaga desa di Desa Pelem belum sepenuhnya dipahami manfaatnya oleh masyarakat dalam konteks pelayanan kesehatan darurat.Mobil tersebut dapat digunakan untuk mengangkut pasien yang memungkinkan secara kondisi, namun dinilai belum layak sebagai alat transportasi pra-rumah sakit karena fasilitas dan tenaga pendukung yang tidak memadai.Penelitian ini disarankan dilanjutkan dengan cakupan lebih luas untuk memperoleh temuan yang lebih komprehensif
<br>Pendahuluan: Layanan kesehatan memerlukan alat transportasi yang memadai yaitu ambulan. Mobil siaga desa diharapkan mampu mengoptimalkan pelayanan pada masyarakat salah satunya pada penanganan kasus darurat. Fasilitas seadanya sebagai alat transportasi pra-rumah sakit, mobil siaga desa telah memberikan nuansa di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan, perasaan, pendapat, keinginan dan harapan masyarakat terhadap ambulan mobil siaga desa sebagai transportasi kesehatan. Metode: Penelitian kualitatif ini dilakukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/9/mobil-siaga-kesiapan-masyarakat-kesehatan-pusat-am-thumb-bc24f.webp" type="image/webp" length="113300" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/mobil-siaga-kesiapan-masyarakat-kesehatan-pusat-am-thumb-43a65.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/mobil-siaga-kesiapan-masyarakat-kesehatan-pusat-am-thumb-bc24f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4573-stikespamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17970-jurnal-ilmiah-pamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Asuhan Keperawatan Gawat Darurat Pada Pasien Penderita Stroke Hemoragik Dengan Masalah Keperawatan Pola Napas Tidak Efektif ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Asuhan Keperawatan Gawat Darurat Pada Pasien Penderita Stroke Hemoragik Dengan Masalah Keperawatan Pola Napas Tidak Efektif ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Asuhan Keperawatan Gawat Darurat Pada Pasien Penderita Stroke Hemoragik Dengan Masalah Keperawatan Pola Napas Tidak Efektif ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42862-kondisi-pasien-kepuasan-stroke-spesi</link>
	<guid isPermaLink="false">d443e0ecb902e01f1a3ed975a1e8c802</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 19:13:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Sebuah penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efek jangka panjang penggunaan posisi semiAcFowler 30A dibandingkan posisi lain pada pasien stroke hemoragik, menilai parameter oksigenasi dan kepuasan pasien. Peneliti berikutnya dapat mengembangkan protokol ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Asuhan Keperawatan Gawat Darurat Pada Pasien Penderita Stroke Hemoragik Dengan Masalah Keperawatan Pola Napas Tidak Efektif: Sebuah penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efek jangka panjang penggunaan posisi semiAcFowler 30A dibandingkan posisi lain pada pasien stroke hemoragik, menilai parameter oksigenasi dan kepuasan pasien. Peneliti berikutnya dapat mengembangkan protokol intervensi multimekanisme yang menggabungkan terapi ventilasi nonAcinvasif, obat bronkodilator, dan fisioterapi pernapasan, serta menyelidiki pengaruhnya terhadap waktu pemulihan fungsi pernapasan. Selain itu, kajian tentang pengukuran tekanan inspirasi dan ekspirasi secara realActime pada pasien stroke hemoragik dapat memanfaatkan teknologi sensor tekanan untuk memantau perubahan pola napas dan memberikan alarm dini bila terjadi disfungsi pernapasan.. Akhirnya, kedua pasien stroke hemoragik mengalami pola napas tidak efektif yang memerlukan manajemen jalan napas.Penempatan posisi semiAcFowler 30A dan pemberian bronkodilator dapat meningkatkan aliran oksigen, mengurangi sesak napas, dan memperbaiki fungsi pernapasan sebagian.Namun, manajemen harus disesuaikan dengan kondisi pasien secara individual untuk mencegah kematian akibat komplikasi pernapasan Stroke Hemoragik terjadi ketika adanya pecah pembuluh intraserebral yang mengakibatkan kelemahan ototAcotot pernapasan dan kesulitan bernapas. Studi kasus ini bertujuan mendeskripsikan asuhan keperawatan gawat darurat pada pasien stroke hemoragik dengan masalah keperawatan pola napas tidak efektif. Metode yang digunakan adalah pemecahan masalah dengan pendekatan proses keperawatan secara deskriptif pada dua pasien di Ruang HCU Mahakam RSUD Dr. Saiful Anwar selama periode November 2024. Hasil pengkajian menunjukkan kedua pasien mengalami penurunan kesadaran, takipnea, otot bantu pernapasan, dan napas cuping hidung, sehingga pola napas tidak efektif menjadi prioritas. Intervensi meliputi pemantauan pola napas, posisi semiAcFowler 30A, pemberian minum hangat, kolaborasi pemberian bronkodilator, serta pemberian oksigen bila diperlukan. Evaluasi pada... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/7/kondisi-pasien-kepuasan-stroke-spesifik-hbv-asuhan-thumb-0303b.webp" title="JURIS - Asuhan Keperawatan Gawat Darurat Pada Pasien Penderita Stroke Hemoragik Dengan Masalah Keperawatan Pola Napas Tidak Efektif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/7/kondisi-pasien-kepuasan-stroke-spesifik-hbv-asuhan-thumb-0303b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/7/kondisi-pasien-kepuasan-stroke-spesifik-hbv-asuhan-thumb-0303b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/7/kondisi-pasien-kepuasan-stroke-spesifik-hbv-asuhan-thumb-0303b.webp 1x" title="JURIS - Asuhan Keperawatan Gawat Darurat Pada Pasien Penderita Stroke Hemoragik Dengan Masalah Keperawatan Pola Napas Tidak Efektif" alt="JURIS - Asuhan Keperawatan Gawat Darurat Pada Pasien Penderita Stroke Hemoragik Dengan Masalah Keperawatan Pola Napas Tidak Efektif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/7/kondisi-pasien-kepuasan-stroke-spesifik-hbv-asuhan-thumb-31d50.webp" title="JURIS - Asuhan Keperawatan Gawat Darurat Pada Pasien Penderita Stroke Hemoragik Dengan Masalah Keperawatan Pola Napas Tidak Efektif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/7/kondisi-pasien-kepuasan-stroke-spesifik-hbv-asuhan-thumb-31d50.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/7/kondisi-pasien-kepuasan-stroke-spesifik-hbv-asuhan-thumb-31d50.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/7/kondisi-pasien-kepuasan-stroke-spesifik-hbv-asuhan-thumb-31d50.webp 1x" title="JURIS - Asuhan Keperawatan Gawat Darurat Pada Pasien Penderita Stroke Hemoragik Dengan Masalah Keperawatan Pola Napas Tidak Efektif" alt="JURIS - Asuhan Keperawatan Gawat Darurat Pada Pasien Penderita Stroke Hemoragik Dengan Masalah Keperawatan Pola Napas Tidak Efektif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/7/kondisi-pasien-kepuasan-stroke-spesifik-hbv-asuhan-thumb-96cee.webp" title="JURIS - Asuhan Keperawatan Gawat Darurat Pada Pasien Penderita Stroke Hemoragik Dengan Masalah Keperawatan Pola Napas Tidak Efektif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/7/kondisi-pasien-kepuasan-stroke-spesifik-hbv-asuhan-thumb-96cee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/7/kondisi-pasien-kepuasan-stroke-spesifik-hbv-asuhan-thumb-96cee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/7/kondisi-pasien-kepuasan-stroke-spesifik-hbv-asuhan-thumb-96cee.webp 1x" title="JURIS - Asuhan Keperawatan Gawat Darurat Pada Pasien Penderita Stroke Hemoragik Dengan Masalah Keperawatan Pola Napas Tidak Efektif" alt="JURIS - Asuhan Keperawatan Gawat Darurat Pada Pasien Penderita Stroke Hemoragik Dengan Masalah Keperawatan Pola Napas Tidak Efektif" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42862-kondisi-pasien-kepuasan-stroke-spesi" title="JURIS - Asuhan Keperawatan Gawat Darurat Pada Pasien Penderita Stroke Hemoragik Dengan Masalah Keperawatan Pola Napas Tidak Efektif" target="_blank">Asuhan Keperawatan Gawat Darurat Pada Pasien Penderita Stroke Hemoragik Dengan Masalah Keperawatan Pola Napas Tidak Efektif</a>: Sebuah penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efek jangka panjang penggunaan posisi semiAcFowler 30A dibandingkan posisi lain pada pasien stroke hemoragik, menilai parameter oksigenasi dan kepuasan pasien. Peneliti berikutnya dapat mengembangkan protokol intervensi multimekanisme yang menggabungkan terapi ventilasi nonAcinvasif, obat bronkodilator, dan fisioterapi pernapasan, serta menyelidiki pengaruhnya terhadap waktu pemulihan fungsi pernapasan. Selain itu, kajian tentang pengukuran tekanan inspirasi dan ekspirasi secara realActime pada pasien stroke hemoragik dapat memanfaatkan teknologi sensor tekanan untuk memantau perubahan pola napas dan memberikan alarm dini bila terjadi disfungsi pernapasan..
<br>Akhirnya, kedua pasien stroke hemoragik mengalami pola napas tidak efektif yang memerlukan manajemen jalan napas.Penempatan posisi semiAcFowler 30A dan pemberian bronkodilator dapat meningkatkan aliran oksigen, mengurangi sesak napas, dan memperbaiki fungsi pernapasan sebagian.Namun, manajemen harus disesuaikan dengan kondisi pasien secara individual untuk mencegah kematian akibat komplikasi pernapasan
<br>Stroke Hemoragik terjadi ketika adanya pecah pembuluh intraserebral yang mengakibatkan kelemahan ototAcotot pernapasan dan kesulitan bernapas. Studi kasus ini bertujuan mendeskripsikan asuhan keperawatan gawat darurat pada pasien stroke hemoragik dengan masalah keperawatan pola napas tidak efektif. Metode yang digunakan adalah pemecahan masalah dengan pendekatan proses keperawatan secara deskriptif pada dua pasien di Ruang HCU Mahakam RSUD Dr. Saiful Anwar selama periode November 2024. Hasil pengkajian menunjukkan kedua pasien mengalami penurunan kesadaran, takipnea, otot bantu pernapasan, dan napas cuping hidung, sehingga pola napas tidak efektif menjadi prioritas. Intervensi meliputi pemantauan pola napas, posisi semiAcFowler 30A, pemberian minum hangat, kolaborasi pemberian bronkodilator, serta pemberian oksigen bila diperlukan. Evaluasi pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/7/kondisi-pasien-kepuasan-stroke-spesifik-hbv-asuhan-thumb-96cee.webp" type="image/webp" length="112700" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/7/kondisi-pasien-kepuasan-stroke-spesifik-hbv-asuhan-thumb-0303b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/7/kondisi-pasien-kepuasan-stroke-spesifik-hbv-asuhan-thumb-31d50.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/7/kondisi-pasien-kepuasan-stroke-spesifik-hbv-asuhan-thumb-96cee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4573-stikespamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17970-jurnal-ilmiah-pamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kualitas Soal Try Out Kompetensi Tenaga Teknis Kefarmasian Tahun 2022 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kualitas Soal Try Out Kompetensi Tenaga Teknis Kefarmasian Tahun 2022 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kualitas Soal Try Out Kompetensi Tenaga Teknis Kefarmasian Tahun 2022 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42864-kompetensi-tenaga-hasil-uji-daya-pembeda-kompetens</link>
	<guid isPermaLink="false">d3448025bd6be157ead41fa277e02124</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 19:09:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai fungsi distraktor pada pilihan jawaban soal try out internal untuk meningkatkan efektivitas soal ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kualitas Soal Try Out Kompetensi Tenaga Teknis Kefarmasian Tahun 2022: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai fungsi distraktor pada pilihan jawaban soal try out internal untuk meningkatkan efektivitas soal dalam menguji pemahaman peserta. Kedua, disarankan untuk melakukan validasi soal secara komprehensif, termasuk validitas konten dan validitas konstruk, untuk memastikan keselarasan soal dengan tujuan pembelajaran dan kompetensi yang diharapkan. Ketiga, perlu adanya pengembangan bank soal yang terstandarisasi dan terkelola dengan baik, sehingga soal-soal yang digunakan dalam try out internal memiliki kualitas yang terjamin dan relevan dengan perkembangan kurikulum.. Hasil uji validitas menunjukkan dari 180 soal, terdapat 18,89% (34 soal) yang tidak valid namun nilai cronbach alpha nya berada pada nilai yang cukup baik yaitu 0,921.Sedangkan untuk uji kesukaran dan daya pembeda soal mayoritas soal berada pada tingkat kesukaran sukar 28% (50 soal) dan memiliki daya pembeda yang buruk 40% (72 soal).Sebaiknya dilakukan perbaikan kualitas soal try out internal dengan melakukan uji kesukaran soal, daya pembeda soal sebelum digunakan dalam try out internal Uji Kompetensi Tenaga Teknis Kefarmasian (UKTTK) merupakan salah satu ujian kompetensi yang dilakukan oleh Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK) pada akhir masa pendidikan vokasi guna sebagai syarat memperoleh Sertifikat Kompetensi (Serkom). Pelaksanaan UKTTK dimaksudkan sebagai upaya peningkatan kompetensi TTK dalam pekerjaan kefarmasian. Penelitian ini dilakukan untuk mengukur tingkat kesukaran dan daya pembeda masing-masing soal try-out internal UKTTK di STIKes IKIFA tahun 2022. Hasil uji validitas empiris menunjukkan dari 180 soal, terdapat 18,89% (34 soal) yang tidak valid, namun nilai Cronbach Alpha pada uji reliabilitas berada pada nilai yang cukup baik yaitu 0,921. Sedangkan untuk uji kesukaran dan daya pembeda soal, mayoritas soal berada pada kategori sukar 28% (50 soal) dan memiliki daya pembeda yang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/b/kompetensi-tenaga-hasil-uji-daya-pembeda-kesehatan-thumb-23eb5.webp" title="JURIS - Analisis Kualitas Soal Try Out Kompetensi Tenaga Teknis Kefarmasian Tahun 2022" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/kompetensi-tenaga-hasil-uji-daya-pembeda-kesehatan-thumb-23eb5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/kompetensi-tenaga-hasil-uji-daya-pembeda-kesehatan-thumb-23eb5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/kompetensi-tenaga-hasil-uji-daya-pembeda-kesehatan-thumb-23eb5.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kualitas Soal Try Out Kompetensi Tenaga Teknis Kefarmasian Tahun 2022" alt="JURIS - Analisis Kualitas Soal Try Out Kompetensi Tenaga Teknis Kefarmasian Tahun 2022" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/kompetensi-tenaga-hasil-uji-daya-pembeda-kesehatan-thumb-9db21.webp" title="JURIS - Analisis Kualitas Soal Try Out Kompetensi Tenaga Teknis Kefarmasian Tahun 2022" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/kompetensi-tenaga-hasil-uji-daya-pembeda-kesehatan-thumb-9db21.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/kompetensi-tenaga-hasil-uji-daya-pembeda-kesehatan-thumb-9db21.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/kompetensi-tenaga-hasil-uji-daya-pembeda-kesehatan-thumb-9db21.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kualitas Soal Try Out Kompetensi Tenaga Teknis Kefarmasian Tahun 2022" alt="JURIS - Analisis Kualitas Soal Try Out Kompetensi Tenaga Teknis Kefarmasian Tahun 2022" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/kompetensi-tenaga-hasil-uji-daya-pembeda-kesehatan-thumb-f7f21.webp" title="JURIS - Analisis Kualitas Soal Try Out Kompetensi Tenaga Teknis Kefarmasian Tahun 2022" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/kompetensi-tenaga-hasil-uji-daya-pembeda-kesehatan-thumb-f7f21.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/kompetensi-tenaga-hasil-uji-daya-pembeda-kesehatan-thumb-f7f21.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/kompetensi-tenaga-hasil-uji-daya-pembeda-kesehatan-thumb-f7f21.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kualitas Soal Try Out Kompetensi Tenaga Teknis Kefarmasian Tahun 2022" alt="JURIS - Analisis Kualitas Soal Try Out Kompetensi Tenaga Teknis Kefarmasian Tahun 2022" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42864-kompetensi-tenaga-hasil-uji-daya-pembeda-kompetens" title="JURIS - Analisis Kualitas Soal Try Out Kompetensi Tenaga Teknis Kefarmasian Tahun 2022" target="_blank">Analisis Kualitas Soal Try Out Kompetensi Tenaga Teknis Kefarmasian Tahun 2022</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai fungsi distraktor pada pilihan jawaban soal try out internal untuk meningkatkan efektivitas soal dalam menguji pemahaman peserta. Kedua, disarankan untuk melakukan validasi soal secara komprehensif, termasuk validitas konten dan validitas konstruk, untuk memastikan keselarasan soal dengan tujuan pembelajaran dan kompetensi yang diharapkan. Ketiga, perlu adanya pengembangan bank soal yang terstandarisasi dan terkelola dengan baik, sehingga soal-soal yang digunakan dalam try out internal memiliki kualitas yang terjamin dan relevan dengan perkembangan kurikulum..
<br>Hasil uji validitas menunjukkan dari 180 soal, terdapat 18,89% (34 soal) yang tidak valid namun nilai cronbach alpha nya berada pada nilai yang cukup baik yaitu 0,921.Sedangkan untuk uji kesukaran dan daya pembeda soal mayoritas soal berada pada tingkat kesukaran sukar 28% (50 soal) dan memiliki daya pembeda yang buruk 40% (72 soal).Sebaiknya dilakukan perbaikan kualitas soal try out internal dengan melakukan uji kesukaran soal, daya pembeda soal sebelum digunakan dalam try out internal
<br>Uji Kompetensi Tenaga Teknis Kefarmasian (UKTTK) merupakan salah satu ujian kompetensi yang dilakukan oleh Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK) pada akhir masa pendidikan vokasi guna sebagai syarat memperoleh Sertifikat Kompetensi (Serkom). Pelaksanaan UKTTK dimaksudkan sebagai upaya peningkatan kompetensi TTK dalam pekerjaan kefarmasian. Penelitian ini dilakukan untuk mengukur tingkat kesukaran dan daya pembeda masing-masing soal try-out internal UKTTK di STIKes IKIFA tahun 2022. Hasil uji validitas empiris menunjukkan dari 180 soal, terdapat 18,89% (34 soal) yang tidak valid, namun nilai Cronbach Alpha pada uji reliabilitas berada pada nilai yang cukup baik yaitu 0,921. Sedangkan untuk uji kesukaran dan daya pembeda soal, mayoritas soal berada pada kategori sukar 28% (50 soal) dan memiliki daya pembeda yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/b/kompetensi-tenaga-hasil-uji-daya-pembeda-kesehatan-thumb-23eb5.webp" type="image/webp" length="135174" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/kompetensi-tenaga-hasil-uji-daya-pembeda-kesehatan-thumb-23eb5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/kompetensi-tenaga-hasil-uji-daya-pembeda-kesehatan-thumb-9db21.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/kompetensi-tenaga-hasil-uji-daya-pembeda-kesehatan-thumb-f7f21.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4573-stikespamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17970-jurnal-ilmiah-pamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Keefektifan Jus Buah Bit Dan Jus Buah Alpukat Dalam Kenaikan Kadar Hemoglobin Dengan Anemia Ibu Hamil ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Keefektifan Jus Buah Bit Dan Jus Buah Alpukat Dalam Kenaikan Kadar Hemoglobin Dengan Anemia Ibu Hamil ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Keefektifan Jus Buah Bit Dan Jus Buah Alpukat Dalam Kenaikan Kadar Hemoglobin Dengan Anemia Ibu Hamil ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42850-zat-besi-hemoglobin-jus-buah-naga-merah-bit-k</link>
	<guid isPermaLink="false">fbb062d3f20901e10953a5281ebc20db</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 19:05:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan desain eksperimen terkontrol acak (RCT) yang membandingkan efektivitas kombinasi jus bit dan alpukat terhadap peningkatan hemoglobin dengan kelompok yang hanya menerima tablet zat besi saja, untuk mengetahui ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Keefektifan Jus Buah Bit Dan Jus Buah Alpukat Dalam Kenaikan Kadar Hemoglobin Dengan Anemia Ibu Hamil: Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan desain eksperimen terkontrol acak (RCT) yang membandingkan efektivitas kombinasi jus bit dan alpukat terhadap peningkatan hemoglobin dengan kelompok yang hanya menerima tablet zat besi saja, untuk mengetahui kontribusi spesifik jus terhadap peningkatan hemoglobin secara lebih valid. Kedua, sebaiknya dilakukan studi longitudinal yang melibatkan ibu hamil dari berbagai trimester untuk mengeksplorasi apakah efektivitas kombinasi jus ini berbeda berdasarkan usia kehamilan, mengingat kebutuhan zat besi meningkat pada trimester kedua dan ketiga. Ketiga, penelitian dapat dikembangkan dengan menguji variasi komposisi jus, seperti penambahan buah kaya vitamin C (contohnya jeruk atau lemon), untuk melihat apakah kombinasi tertentu dapat lebih optimal dalam mendukung penyerapan zat besi dan meningkatkan hemoglobin pada ibu hamil anemia.. Kombinasi jus buah bit dan jus buah alpukat yang diberikan bersama tablet Fe sangat efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil yang mengalami anemia.Peningkatan signifikan terjadi dari rata-rata 10,25 g/dl sebelum intervensi menjadi 11,35 g/dl setelah intervensi selama lima hari.Hasil uji statistik menunjukkan nilai p 0,000 < (0,05), sehingga terdapat perbedaan bermakna dalam kadar hemoglobin sebelum dan sesudah pemberian jus Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2018, anemia selama kehamilan menyumbang 40% kematian ibu di negara berkembang. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melaporkan bahwa anemia memengaruhi 40% hingga 50% ibu hamil, yang berarti lima dari sepuluh ibu hamil menderita anemia. Defisiensi zat besi selama kehamilan, terutama pada trimester terakhir, dan jumlah suplemen zat besi yang diberikan kepada ibu hamil meningkat sekitar 1000 mg. Sumber zat besi non-farmakologis lainnya yang dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil adalah jus bit dan jus alpukat. Penelitian ini bertujuan untuk memastikan apakah jus bit dan jus alpukat dapat meningkatkan kadar hemoglobin... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/6/zat-besi-hemoglobin-jus-buah-naga-merah-bit-kombin-thumb-9886c.webp" title="JURIS - Keefektifan Jus Buah Bit Dan Jus Buah Alpukat Dalam Kenaikan Kadar Hemoglobin Dengan Anemia Ibu Hamil" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/zat-besi-hemoglobin-jus-buah-naga-merah-bit-kombin-thumb-9886c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/zat-besi-hemoglobin-jus-buah-naga-merah-bit-kombin-thumb-9886c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/zat-besi-hemoglobin-jus-buah-naga-merah-bit-kombin-thumb-9886c.webp 1x" title="JURIS - Keefektifan Jus Buah Bit Dan Jus Buah Alpukat Dalam Kenaikan Kadar Hemoglobin Dengan Anemia Ibu Hamil" alt="JURIS - Keefektifan Jus Buah Bit Dan Jus Buah Alpukat Dalam Kenaikan Kadar Hemoglobin Dengan Anemia Ibu Hamil" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/6/zat-besi-hemoglobin-jus-buah-naga-merah-bit-kombin-thumb-6a4d0.webp" title="JURIS - Keefektifan Jus Buah Bit Dan Jus Buah Alpukat Dalam Kenaikan Kadar Hemoglobin Dengan Anemia Ibu Hamil" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/zat-besi-hemoglobin-jus-buah-naga-merah-bit-kombin-thumb-6a4d0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/zat-besi-hemoglobin-jus-buah-naga-merah-bit-kombin-thumb-6a4d0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/zat-besi-hemoglobin-jus-buah-naga-merah-bit-kombin-thumb-6a4d0.webp 1x" title="JURIS - Keefektifan Jus Buah Bit Dan Jus Buah Alpukat Dalam Kenaikan Kadar Hemoglobin Dengan Anemia Ibu Hamil" alt="JURIS - Keefektifan Jus Buah Bit Dan Jus Buah Alpukat Dalam Kenaikan Kadar Hemoglobin Dengan Anemia Ibu Hamil" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42850-zat-besi-hemoglobin-jus-buah-naga-merah-bit-k" title="JURIS - Keefektifan Jus Buah Bit Dan Jus Buah Alpukat Dalam Kenaikan Kadar Hemoglobin Dengan Anemia Ibu Hamil" target="_blank">Keefektifan Jus Buah Bit Dan Jus Buah Alpukat Dalam Kenaikan Kadar Hemoglobin Dengan Anemia Ibu Hamil</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan desain eksperimen terkontrol acak (RCT) yang membandingkan efektivitas kombinasi jus bit dan alpukat terhadap peningkatan hemoglobin dengan kelompok yang hanya menerima tablet zat besi saja, untuk mengetahui kontribusi spesifik jus terhadap peningkatan hemoglobin secara lebih valid. Kedua, sebaiknya dilakukan studi longitudinal yang melibatkan ibu hamil dari berbagai trimester untuk mengeksplorasi apakah efektivitas kombinasi jus ini berbeda berdasarkan usia kehamilan, mengingat kebutuhan zat besi meningkat pada trimester kedua dan ketiga. Ketiga, penelitian dapat dikembangkan dengan menguji variasi komposisi jus, seperti penambahan buah kaya vitamin C (contohnya jeruk atau lemon), untuk melihat apakah kombinasi tertentu dapat lebih optimal dalam mendukung penyerapan zat besi dan meningkatkan hemoglobin pada ibu hamil anemia..
<br>Kombinasi jus buah bit dan jus buah alpukat yang diberikan bersama tablet Fe sangat efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil yang mengalami anemia.Peningkatan signifikan terjadi dari rata-rata 10,25 g/dl sebelum intervensi menjadi 11,35 g/dl setelah intervensi selama lima hari.Hasil uji statistik menunjukkan nilai p 0,000 <  (0,05), sehingga terdapat perbedaan bermakna dalam kadar hemoglobin sebelum dan sesudah pemberian jus
<br>Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2018, anemia selama kehamilan menyumbang 40% kematian ibu di negara berkembang. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melaporkan bahwa anemia memengaruhi 40% hingga 50% ibu hamil, yang berarti lima dari sepuluh ibu hamil menderita anemia. Defisiensi zat besi selama kehamilan, terutama pada trimester terakhir, dan jumlah suplemen zat besi yang diberikan kepada ibu hamil meningkat sekitar 1000 mg. Sumber zat besi non-farmakologis lainnya yang dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil adalah jus bit dan jus alpukat. Penelitian ini bertujuan untuk memastikan apakah jus bit dan jus alpukat dapat meningkatkan kadar hemoglobin...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/6/zat-besi-hemoglobin-jus-buah-naga-merah-bit-kombin-thumb-9886c.webp" type="image/webp" length="168158" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/zat-besi-hemoglobin-jus-buah-naga-merah-bit-kombin-thumb-9886c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/zat-besi-hemoglobin-jus-buah-naga-merah-bit-kombin-thumb-6a4d0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4573-stikespamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17970-jurnal-ilmiah-pamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Impact of Android Based Reproductive Health Education on Knowledge Improvement Among Adolescent Girls in Takalar Indonesia A Quasi Experimental Study in a Senior High School ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Impact of Android Based Reproductive Health Education on Knowledge Improvement Among Adolescent Girls in Takalar Indonesia A Quasi Experimental Study in a Senior High School ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Impact of Android Based Reproductive Health Education on Knowledge Improvement Among Adolescent Girls in Takalar Indonesia A Quasi Experimental Study in a Senior High School ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42842-posttest-kelompok-intervensi-kesehatan-reproduksi</link>
	<guid isPermaLink="false">5f6ab58a4a59062a25eb85c7b2f19499</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 18:56:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ full text ]]></category>
	<category><![CDATA[ alwi alwi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alwi,full,text,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian longitudinal perlu dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang pendidikan kesehatan reproduksi berbasis Android pada pengetahuan dan perilaku ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Impact of Android-Based Reproductive Health Education on Knowledge Improvement Among Adolescent Girls in Takalar, Indonesia: A Quasi-Experimental Study in a Senior High School: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian longitudinal perlu dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang pendidikan kesehatan reproduksi berbasis Android pada pengetahuan dan perilaku remaja perempuan. Kedua, penelitian perlu diperluas ke wilayah lain dengan sampel yang lebih besar untuk memverifikasi efektivitas intervensi dalam konteks yang berbeda. Ketiga, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengkaji hubungan antara peningkatan pengetahuan dan perubahan sikap serta perilaku seksual berisiko, dengan fokus pada indikator seperti kepatuhan terhadap pemeriksaan kesehatan reproduksi dan penggunaan alat kontrasepsi. Saran-saran ini bertujuan untuk memperkaya pemahaman tentang potensi pendidikan digital dalam meningkatkan kesehatan reproduksi remaja secara menyeluruh.. Pendidikan kesehatan reproduksi berbasis Android secara efektif meningkatkan pengetahuan remaja perempuan dan merupakan pendekatan digital yang menjanjikan untuk promosi kesehatan berbasis sekolah.Pendidikan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta yang menerima intervensi dibandingkan kelompok kontrol.Pendekatan ini dapat menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan pemahaman kesehatan reproduksi di lingkungan sekolah Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Volume 12 (2), 242-249 https://doi.org/10.33755/jkk.v12i2.1011. Latar belakang: Remaja perempuan sangat rentan terhadap masalah kesehatan reproduksi karena pengetahuan yang terbatas dan akses yang tidak memadai. Strategi pendidikan inovatif diperlukan untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang kesehatan reproduksi. Tujuan: Studi ini bertujuan mengevaluasi efektivitas pendidikan kesehatan reproduksi berbasis Android dalam meningkatkan pengetahuan remaja perempuan. Metode: Studi kuasi-eksperimental dengan desain kelompok kontrol pra-uji-coba dan pasca-uji-coba dilakukan pada 100 siswi di sekolah menengah atas di Takalar, Indonesia. Peserta dibagi menjadi kelompok intervensi (n = 50) dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/0/posttest-kelompok-intervensi-kesehatan-reproduksi-thumb-21e7c.webp" title="JURIS - Impact of Android-Based Reproductive Health Education on Knowledge Improvement Among Adolescent Girls in Takalar, Indonesia: A Quasi-Experimental Study in a Senior High School" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/posttest-kelompok-intervensi-kesehatan-reproduksi-thumb-21e7c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/posttest-kelompok-intervensi-kesehatan-reproduksi-thumb-21e7c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/posttest-kelompok-intervensi-kesehatan-reproduksi-thumb-21e7c.webp 1x" title="JURIS - Impact of Android-Based Reproductive Health Education on Knowledge Improvement Among Adolescent Girls in Takalar, Indonesia: A Quasi-Experimental Study in a Senior High School" alt="JURIS - Impact of Android-Based Reproductive Health Education on Knowledge Improvement Among Adolescent Girls in Takalar, Indonesia: A Quasi-Experimental Study in a Senior High School" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/0/posttest-kelompok-intervensi-kesehatan-reproduksi-thumb-101ff.webp" title="JURIS - Impact of Android-Based Reproductive Health Education on Knowledge Improvement Among Adolescent Girls in Takalar, Indonesia: A Quasi-Experimental Study in a Senior High School" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/posttest-kelompok-intervensi-kesehatan-reproduksi-thumb-101ff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/posttest-kelompok-intervensi-kesehatan-reproduksi-thumb-101ff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/posttest-kelompok-intervensi-kesehatan-reproduksi-thumb-101ff.webp 1x" title="JURIS - Impact of Android-Based Reproductive Health Education on Knowledge Improvement Among Adolescent Girls in Takalar, Indonesia: A Quasi-Experimental Study in a Senior High School" alt="JURIS - Impact of Android-Based Reproductive Health Education on Knowledge Improvement Among Adolescent Girls in Takalar, Indonesia: A Quasi-Experimental Study in a Senior High School" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/0/posttest-kelompok-intervensi-kesehatan-reproduksi-thumb-0e5d3.webp" title="JURIS - Impact of Android-Based Reproductive Health Education on Knowledge Improvement Among Adolescent Girls in Takalar, Indonesia: A Quasi-Experimental Study in a Senior High School" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/posttest-kelompok-intervensi-kesehatan-reproduksi-thumb-0e5d3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/posttest-kelompok-intervensi-kesehatan-reproduksi-thumb-0e5d3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/posttest-kelompok-intervensi-kesehatan-reproduksi-thumb-0e5d3.webp 1x" title="JURIS - Impact of Android-Based Reproductive Health Education on Knowledge Improvement Among Adolescent Girls in Takalar, Indonesia: A Quasi-Experimental Study in a Senior High School" alt="JURIS - Impact of Android-Based Reproductive Health Education on Knowledge Improvement Among Adolescent Girls in Takalar, Indonesia: A Quasi-Experimental Study in a Senior High School" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42842-posttest-kelompok-intervensi-kesehatan-reproduksi" title="JURIS - Impact of Android-Based Reproductive Health Education on Knowledge Improvement Among Adolescent Girls in Takalar, Indonesia: A Quasi-Experimental Study in a Senior High School" target="_blank">Impact of Android-Based Reproductive Health Education on Knowledge Improvement Among Adolescent Girls in Takalar, Indonesia: A Quasi-Experimental Study in a Senior High School</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian longitudinal perlu dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang pendidikan kesehatan reproduksi berbasis Android pada pengetahuan dan perilaku remaja perempuan. Kedua, penelitian perlu diperluas ke wilayah lain dengan sampel yang lebih besar untuk memverifikasi efektivitas intervensi dalam konteks yang berbeda. Ketiga, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengkaji hubungan antara peningkatan pengetahuan dan perubahan sikap serta perilaku seksual berisiko, dengan fokus pada indikator seperti kepatuhan terhadap pemeriksaan kesehatan reproduksi dan penggunaan alat kontrasepsi. Saran-saran ini bertujuan untuk memperkaya pemahaman tentang potensi pendidikan digital dalam meningkatkan kesehatan reproduksi remaja secara menyeluruh..
<br>Pendidikan kesehatan reproduksi berbasis Android secara efektif meningkatkan pengetahuan remaja perempuan dan merupakan pendekatan digital yang menjanjikan untuk promosi kesehatan berbasis sekolah.Pendidikan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta yang menerima intervensi dibandingkan kelompok kontrol.Pendekatan ini dapat menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan pemahaman kesehatan reproduksi di lingkungan sekolah
<br>Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Volume 12 (2), 242-249 https://doi.org/10.33755/jkk.v12i2.1011. Latar belakang: Remaja perempuan sangat rentan terhadap masalah kesehatan reproduksi karena pengetahuan yang terbatas dan akses yang tidak memadai. Strategi pendidikan inovatif diperlukan untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang kesehatan reproduksi. Tujuan: Studi ini bertujuan mengevaluasi efektivitas pendidikan kesehatan reproduksi berbasis Android dalam meningkatkan pengetahuan remaja perempuan. Metode: Studi kuasi-eksperimental dengan desain kelompok kontrol pra-uji-coba dan pasca-uji-coba dilakukan pada 100 siswi di sekolah menengah atas di Takalar, Indonesia. Peserta dibagi menjadi kelompok intervensi (n = 50) dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/0/posttest-kelompok-intervensi-kesehatan-reproduksi-thumb-101ff.webp" type="image/webp" length="83842" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/posttest-kelompok-intervensi-kesehatan-reproduksi-thumb-21e7c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/posttest-kelompok-intervensi-kesehatan-reproduksi-thumb-101ff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/posttest-kelompok-intervensi-kesehatan-reproduksi-thumb-0e5d3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1421-stikep-ppnijabar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17971-jurnal-keperawatan-komprehensif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Psikodinamika Kehilangan Studi Tentang Respon Emosional Dan Psikologi Ibu Pasca Kematian Bayi Baru Lahir ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Psikodinamika Kehilangan Studi Tentang Respon Emosional Dan Psikologi Ibu Pasca Kematian Bayi Baru Lahir ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Psikodinamika Kehilangan Studi Tentang Respon Emosional Dan Psikologi Ibu Pasca Kematian Bayi Baru Lahir ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42861-kehilangan-bayi-nifas-intervensi-psikososial</link>
	<guid isPermaLink="false">f705b42acd1ba8eaaaabfe372bcd14af</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 18:35:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang intervensi psikososial pada ibu yang mengalami kehilangan bayi, dengan fokus pada perubahan psikologis dalam periode 6 bulan hingga 1 tahun pasca-kehilangan. 2. Penelitian perlu menggali ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Psikodinamika Kehilangan: Studi Tentang Respon Emosional Dan Psikologi Ibu Pasca Kematian Bayi Baru Lahir: 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang intervensi psikososial pada ibu yang mengalami kehilangan bayi, dengan fokus pada perubahan psikologis dalam periode 6 bulan hingga 1 tahun pasca-kehilangan. 2. Penelitian perlu menggali faktor budaya yang memengaruhi respons emosional ibu dalam konteks kehilangan, terutama di daerah dengan norma sosial yang ketat terkait kematian bayi. 3. Evaluasi efektivitas program layanan kesehatan mental melalui telehealth untuk ibu yang mengalami duka perinatal, terutama di daerah terpencil dengan akses terbatas ke layanan psikososial.. Pendekatan psikososial berperan penting dalam mendampingi ibu yang mengalami kehilangan bayi baru lahir.T terbukti mampu mendukung proses pemulihan emosional.Dukungan sosial dari suami dan keluarga menjadi faktor utama dalam memperkuat daya tahan mental ibu.Studi ini menegaskan bahwa proses psikodinamika kehilangan tidak dapat dipisahkan dari konteks dukungan psikososial yang menyeluruh Kematian bayi baru lahir merupakan peristiwa traumatis yang berdampak besar terhadap kondisi emosional dan psikologis ibu, khususnya pada masa nifas. Ibu dapat mengalami kesedihan mendalam, kecemasan, bahkan depresi apabila tidak mendapatkan dukungan yang tepat. Sayangnya, aspek psikososial ini masih kurang mendapat perhatian dalam praktik kebidanan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami respons emosional ibu yang mengalami kehilangan bayi serta mengeksplorasi efektivitas pendekatan asuhan kebidanan berkelanjutan melalui intervensi psikososial dalam... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/e/kehilangan-bayi-nifas-intervensi-psikososial-psiko-thumb-993db.webp" title="JURIS - Psikodinamika Kehilangan: Studi Tentang Respon Emosional Dan Psikologi Ibu Pasca Kematian Bayi Baru Lahir" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/kehilangan-bayi-nifas-intervensi-psikososial-psiko-thumb-993db.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/kehilangan-bayi-nifas-intervensi-psikososial-psiko-thumb-993db.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/kehilangan-bayi-nifas-intervensi-psikososial-psiko-thumb-993db.webp 1x" title="JURIS - Psikodinamika Kehilangan: Studi Tentang Respon Emosional Dan Psikologi Ibu Pasca Kematian Bayi Baru Lahir" alt="JURIS - Psikodinamika Kehilangan: Studi Tentang Respon Emosional Dan Psikologi Ibu Pasca Kematian Bayi Baru Lahir" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/kehilangan-bayi-nifas-intervensi-psikososial-psiko-thumb-b45bb.webp" title="JURIS - Psikodinamika Kehilangan: Studi Tentang Respon Emosional Dan Psikologi Ibu Pasca Kematian Bayi Baru Lahir" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/kehilangan-bayi-nifas-intervensi-psikososial-psiko-thumb-b45bb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/kehilangan-bayi-nifas-intervensi-psikososial-psiko-thumb-b45bb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/kehilangan-bayi-nifas-intervensi-psikososial-psiko-thumb-b45bb.webp 1x" title="JURIS - Psikodinamika Kehilangan: Studi Tentang Respon Emosional Dan Psikologi Ibu Pasca Kematian Bayi Baru Lahir" alt="JURIS - Psikodinamika Kehilangan: Studi Tentang Respon Emosional Dan Psikologi Ibu Pasca Kematian Bayi Baru Lahir" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/kehilangan-bayi-nifas-intervensi-psikososial-psiko-thumb-d0b2c.webp" title="JURIS - Psikodinamika Kehilangan: Studi Tentang Respon Emosional Dan Psikologi Ibu Pasca Kematian Bayi Baru Lahir" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/kehilangan-bayi-nifas-intervensi-psikososial-psiko-thumb-d0b2c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/kehilangan-bayi-nifas-intervensi-psikososial-psiko-thumb-d0b2c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/kehilangan-bayi-nifas-intervensi-psikososial-psiko-thumb-d0b2c.webp 1x" title="JURIS - Psikodinamika Kehilangan: Studi Tentang Respon Emosional Dan Psikologi Ibu Pasca Kematian Bayi Baru Lahir" alt="JURIS - Psikodinamika Kehilangan: Studi Tentang Respon Emosional Dan Psikologi Ibu Pasca Kematian Bayi Baru Lahir" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42861-kehilangan-bayi-nifas-intervensi-psikososial" title="JURIS - Psikodinamika Kehilangan: Studi Tentang Respon Emosional Dan Psikologi Ibu Pasca Kematian Bayi Baru Lahir" target="_blank">Psikodinamika Kehilangan: Studi Tentang Respon Emosional Dan Psikologi Ibu Pasca Kematian Bayi Baru Lahir</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang intervensi psikososial pada ibu yang mengalami kehilangan bayi, dengan fokus pada perubahan psikologis dalam periode 6 bulan hingga 1 tahun pasca-kehilangan. 2. Penelitian perlu menggali faktor budaya yang memengaruhi respons emosional ibu dalam konteks kehilangan, terutama di daerah dengan norma sosial yang ketat terkait kematian bayi. 3. Evaluasi efektivitas program layanan kesehatan mental melalui telehealth untuk ibu yang mengalami duka perinatal, terutama di daerah terpencil dengan akses terbatas ke layanan psikososial..
<br>Pendekatan psikososial berperan penting dalam mendampingi ibu yang mengalami kehilangan bayi baru lahir.T terbukti mampu mendukung proses pemulihan emosional.Dukungan sosial dari suami dan keluarga menjadi faktor utama dalam memperkuat daya tahan mental ibu.Studi ini menegaskan bahwa proses psikodinamika kehilangan tidak dapat dipisahkan dari konteks dukungan psikososial yang menyeluruh
<br>Kematian bayi baru lahir merupakan peristiwa traumatis yang berdampak besar terhadap kondisi emosional dan psikologis ibu, khususnya pada masa nifas. Ibu dapat mengalami kesedihan mendalam, kecemasan, bahkan depresi apabila tidak mendapatkan dukungan yang tepat. Sayangnya, aspek psikososial ini masih kurang mendapat perhatian dalam praktik kebidanan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami respons emosional ibu yang mengalami kehilangan bayi serta mengeksplorasi efektivitas pendekatan asuhan kebidanan berkelanjutan melalui intervensi psikososial dalam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/e/kehilangan-bayi-nifas-intervensi-psikososial-psiko-thumb-b45bb.webp" type="image/webp" length="109850" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/kehilangan-bayi-nifas-intervensi-psikososial-psiko-thumb-993db.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/kehilangan-bayi-nifas-intervensi-psikososial-psiko-thumb-b45bb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/kehilangan-bayi-nifas-intervensi-psikososial-psiko-thumb-d0b2c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4573-stikespamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17970-jurnal-ilmiah-pamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Asuhan Keperawatan Gawat Darurat Pada Pasien Penderita Cerebrovascular Accident Bleeding Dengan Masalah Keperawatan Penurunan Kapasitas Adaptif Intrakranial ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Asuhan Keperawatan Gawat Darurat Pada Pasien Penderita Cerebrovascular Accident Bleeding Dengan Masalah Keperawatan Penurunan Kapasitas Adaptif Intrakranial ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Asuhan Keperawatan Gawat Darurat Pada Pasien Penderita Cerebrovascular Accident Bleeding Dengan Masalah Keperawatan Penurunan Kapasitas Adaptif Intrakranial ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42860-kondisi-klinis-pasien-cva-bleeding-penurunan-kapas</link>
	<guid isPermaLink="false">1896b33d9699804f9684f85d257b1746</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 18:33:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu penelitian lanjutan yang mengukur secara langsung nilai tekanan intrakranial selama pemberian posisi head up 30A untuk mengevaluasi efektivitas posisi tersebut sebagai bagian dari manajemen PTIK secara objektif. Kedua, diperlukan studi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Asuhan Keperawatan Gawat Darurat Pada Pasien Penderita Cerebrovascular Accident Bleeding Dengan Masalah Keperawatan Penurunan Kapasitas Adaptif Intrakranial: Pertama, perlu penelitian lanjutan yang mengukur secara langsung nilai tekanan intrakranial selama pemberian posisi head up 30A untuk mengevaluasi efektivitas posisi tersebut sebagai bagian dari manajemen PTIK secara objektif. Kedua, diperlukan studi dengan jumlah sampel yang lebih besar untuk mengeksplorasi pengaruh volume perdarahan terhadap respons terhadap intervensi keperawatan, sehingga dapat dikembangkan protokol penanganan berbasis risiko. Ketiga, perlu dikaji lebih lanjut kombinasi optimal antara terapi farmakologis dan tindakan nonfarmakologis seperti posisi tubuh dan modifikasi lingkungan dalam jangka waktu yang lebih panjang untuk menilai dampaknya terhadap pemulihan neurologis jangka panjang pasien CVA bleeding.. Tindakan manajemen tekanan intrakranial dengan pemberian posisi head up 30A dan terapi farmakologis terbukti menurunkan tekanan intrakranial dan memperbaiki status neurologis pasien secara sebagian.Kedua pasien menunjukkan peningkatan kesadaran dan perbaikan parameter sirkulasi serta pola napas.Perbedaan respon antar pasien diduga dipengaruhi oleh volume perdarahan dan kondisi klinis masing-masing Cerebrovascular Accident Bleeding (CVA Bleeding) menyumbang Disability-Adjusted Life Years sebesar 49,6% dari stroke secara keseluruhan. CVA Bleeding terjadi ketika pembuluh darah di otak pecah kemudian menyebabkan peningkatan tekanan intrakranial (PTIK) sehingga terjadi penurunan kapasitas adaptif intrakranial. Tindakan yang perlu dilakukan adalah manajemen PTIK. Tujuan studi kasus ini untuk mendiskripsikan asuhan keperawatan gawat darurat pada pasien CVA Bleeding dengan masalah keperawatan penurunan kapasitas adaptif intrakranial. Metode yang digunakan adalah deskriptif karena mampu menggambarkan kondisi perkembangan pasien secara rinci. Tindakan diberikan kepada dua pasien di Ruang HCU Mahakam RSUD Dr. Saiful Anwar... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/5/kondisi-klinis-pasien-cva-bleeding-penurunan-kapas-thumb-f5798.webp" title="JURIS - Asuhan Keperawatan Gawat Darurat Pada Pasien Penderita Cerebrovascular Accident Bleeding Dengan Masalah Keperawatan Penurunan Kapasitas Adaptif Intrakranial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/kondisi-klinis-pasien-cva-bleeding-penurunan-kapas-thumb-f5798.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/kondisi-klinis-pasien-cva-bleeding-penurunan-kapas-thumb-f5798.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/kondisi-klinis-pasien-cva-bleeding-penurunan-kapas-thumb-f5798.webp 1x" title="JURIS - Asuhan Keperawatan Gawat Darurat Pada Pasien Penderita Cerebrovascular Accident Bleeding Dengan Masalah Keperawatan Penurunan Kapasitas Adaptif Intrakranial" alt="JURIS - Asuhan Keperawatan Gawat Darurat Pada Pasien Penderita Cerebrovascular Accident Bleeding Dengan Masalah Keperawatan Penurunan Kapasitas Adaptif Intrakranial" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/kondisi-klinis-pasien-cva-bleeding-penurunan-kapas-thumb-6b68e.webp" title="JURIS - Asuhan Keperawatan Gawat Darurat Pada Pasien Penderita Cerebrovascular Accident Bleeding Dengan Masalah Keperawatan Penurunan Kapasitas Adaptif Intrakranial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/kondisi-klinis-pasien-cva-bleeding-penurunan-kapas-thumb-6b68e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/kondisi-klinis-pasien-cva-bleeding-penurunan-kapas-thumb-6b68e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/kondisi-klinis-pasien-cva-bleeding-penurunan-kapas-thumb-6b68e.webp 1x" title="JURIS - Asuhan Keperawatan Gawat Darurat Pada Pasien Penderita Cerebrovascular Accident Bleeding Dengan Masalah Keperawatan Penurunan Kapasitas Adaptif Intrakranial" alt="JURIS - Asuhan Keperawatan Gawat Darurat Pada Pasien Penderita Cerebrovascular Accident Bleeding Dengan Masalah Keperawatan Penurunan Kapasitas Adaptif Intrakranial" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/kondisi-klinis-pasien-cva-bleeding-penurunan-kapas-thumb-c09f7.webp" title="JURIS - Asuhan Keperawatan Gawat Darurat Pada Pasien Penderita Cerebrovascular Accident Bleeding Dengan Masalah Keperawatan Penurunan Kapasitas Adaptif Intrakranial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/kondisi-klinis-pasien-cva-bleeding-penurunan-kapas-thumb-c09f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/kondisi-klinis-pasien-cva-bleeding-penurunan-kapas-thumb-c09f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/kondisi-klinis-pasien-cva-bleeding-penurunan-kapas-thumb-c09f7.webp 1x" title="JURIS - Asuhan Keperawatan Gawat Darurat Pada Pasien Penderita Cerebrovascular Accident Bleeding Dengan Masalah Keperawatan Penurunan Kapasitas Adaptif Intrakranial" alt="JURIS - Asuhan Keperawatan Gawat Darurat Pada Pasien Penderita Cerebrovascular Accident Bleeding Dengan Masalah Keperawatan Penurunan Kapasitas Adaptif Intrakranial" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42860-kondisi-klinis-pasien-cva-bleeding-penurunan-kapas" title="JURIS - Asuhan Keperawatan Gawat Darurat Pada Pasien Penderita Cerebrovascular Accident Bleeding Dengan Masalah Keperawatan Penurunan Kapasitas Adaptif Intrakranial" target="_blank">Asuhan Keperawatan Gawat Darurat Pada Pasien Penderita Cerebrovascular Accident Bleeding Dengan Masalah Keperawatan Penurunan Kapasitas Adaptif Intrakranial</a>: Pertama, perlu penelitian lanjutan yang mengukur secara langsung nilai tekanan intrakranial selama pemberian posisi head up 30A untuk mengevaluasi efektivitas posisi tersebut sebagai bagian dari manajemen PTIK secara objektif. Kedua, diperlukan studi dengan jumlah sampel yang lebih besar untuk mengeksplorasi pengaruh volume perdarahan terhadap respons terhadap intervensi keperawatan, sehingga dapat dikembangkan protokol penanganan berbasis risiko. Ketiga, perlu dikaji lebih lanjut kombinasi optimal antara terapi farmakologis dan tindakan nonfarmakologis seperti posisi tubuh dan modifikasi lingkungan dalam jangka waktu yang lebih panjang untuk menilai dampaknya terhadap pemulihan neurologis jangka panjang pasien CVA bleeding..
<br>Tindakan manajemen tekanan intrakranial dengan pemberian posisi head up 30A dan terapi farmakologis terbukti menurunkan tekanan intrakranial dan memperbaiki status neurologis pasien secara sebagian.Kedua pasien menunjukkan peningkatan kesadaran dan perbaikan parameter sirkulasi serta pola napas.Perbedaan respon antar pasien diduga dipengaruhi oleh volume perdarahan dan kondisi klinis masing-masing
<br>Cerebrovascular Accident Bleeding (CVA Bleeding) menyumbang Disability-Adjusted Life Years sebesar 49,6% dari stroke secara keseluruhan. CVA Bleeding terjadi ketika pembuluh darah di otak pecah kemudian menyebabkan peningkatan tekanan intrakranial (PTIK) sehingga terjadi penurunan kapasitas adaptif intrakranial. Tindakan yang perlu dilakukan adalah manajemen PTIK. Tujuan studi kasus ini untuk mendiskripsikan asuhan keperawatan gawat darurat pada pasien CVA Bleeding dengan masalah keperawatan penurunan kapasitas adaptif intrakranial. Metode yang digunakan adalah deskriptif karena mampu menggambarkan kondisi perkembangan pasien secara rinci. Tindakan diberikan kepada dua pasien di Ruang HCU Mahakam RSUD Dr. Saiful Anwar...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/5/kondisi-klinis-pasien-cva-bleeding-penurunan-kapas-thumb-c09f7.webp" type="image/webp" length="121954" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/kondisi-klinis-pasien-cva-bleeding-penurunan-kapas-thumb-f5798.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/kondisi-klinis-pasien-cva-bleeding-penurunan-kapas-thumb-6b68e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/kondisi-klinis-pasien-cva-bleeding-penurunan-kapas-thumb-c09f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4573-stikespamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17970-jurnal-ilmiah-pamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Terapi Rice Heat Pack Terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Pada Remaja Di Desa Repok Masbagik Lombok Timur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Terapi Rice Heat Pack Terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Pada Remaja Di Desa Repok Masbagik Lombok Timur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Terapi Rice Heat Pack Terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Pada Remaja Di Desa Repok Masbagik Lombok Timur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42865-pola-makan-remaja-penurunan-nyeri-terapi-ric</link>
	<guid isPermaLink="false">d93797e1233d6c54d1b5a3e68f3d1e2a</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 18:24:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ malang city ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[city,malang,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan bahwa rice hot pack dapat mengurangi nyeri dismenore pada remaja, penelitian lanjutan dapat menanyakan: (1) apakah efektivitas rice hot pack tetap signifikan pada remaja dengan dismenore tipe sekunder atau dismenore yang bersifat kronis, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Terapi Rice Heat Pack Terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Pada Remaja Di Desa Repok Masbagik Lombok Timur: Berdasarkan temuan bahwa rice hot pack dapat mengurangi nyeri dismenore pada remaja, penelitian lanjutan dapat menanyakan: (1) apakah efektivitas rice hot pack tetap signifikan pada remaja dengan dismenore tipe sekunder atau dismenore yang bersifat kronis, (2) bagaimana mekanisme fisiologis di balik penurunan nyeri ketika menggunakan rice hot pack, terutama terkait perubahan aliran darah dan kontraksi otot, dan (3) apakah kombinasi rice hot pack dengan intervensi pola makan sehat atau latihan peregangan dapat meningkatkan efektivitas lebih dibandingkan rice hot pack tunggal? PenelitianAcpenelitian tersebut akan memperluas pemahaman tentang jangkauan aplikasi terapi ini.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rataAcrata nyeri dismenore pada responden yang mendapatkan terapi Rice Hot Pack menurun dari 6,30 (nyeri sedang) menjadi 3,13 (nyeri ringan) dengan rerata perbedaan 3,17.Analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan pAcvalue ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/f/pola-makan-remaja-penurunan-nyeri-terapi-rice-pack-thumb-2c459.webp" title="JURIS - Pengaruh Terapi Rice Heat Pack Terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Pada Remaja Di Desa Repok Masbagik Lombok Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/f/pola-makan-remaja-penurunan-nyeri-terapi-rice-pack-thumb-2c459.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/f/pola-makan-remaja-penurunan-nyeri-terapi-rice-pack-thumb-2c459.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/f/pola-makan-remaja-penurunan-nyeri-terapi-rice-pack-thumb-2c459.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Terapi Rice Heat Pack Terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Pada Remaja Di Desa Repok Masbagik Lombok Timur" alt="JURIS - Pengaruh Terapi Rice Heat Pack Terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Pada Remaja Di Desa Repok Masbagik Lombok Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/f/pola-makan-remaja-penurunan-nyeri-terapi-rice-pack-thumb-b9dbe.webp" title="JURIS - Pengaruh Terapi Rice Heat Pack Terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Pada Remaja Di Desa Repok Masbagik Lombok Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/f/pola-makan-remaja-penurunan-nyeri-terapi-rice-pack-thumb-b9dbe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/f/pola-makan-remaja-penurunan-nyeri-terapi-rice-pack-thumb-b9dbe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/f/pola-makan-remaja-penurunan-nyeri-terapi-rice-pack-thumb-b9dbe.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Terapi Rice Heat Pack Terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Pada Remaja Di Desa Repok Masbagik Lombok Timur" alt="JURIS - Pengaruh Terapi Rice Heat Pack Terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Pada Remaja Di Desa Repok Masbagik Lombok Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/f/pola-makan-remaja-penurunan-nyeri-terapi-rice-pack-thumb-36c72.webp" title="JURIS - Pengaruh Terapi Rice Heat Pack Terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Pada Remaja Di Desa Repok Masbagik Lombok Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/f/pola-makan-remaja-penurunan-nyeri-terapi-rice-pack-thumb-36c72.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/f/pola-makan-remaja-penurunan-nyeri-terapi-rice-pack-thumb-36c72.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/f/pola-makan-remaja-penurunan-nyeri-terapi-rice-pack-thumb-36c72.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Terapi Rice Heat Pack Terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Pada Remaja Di Desa Repok Masbagik Lombok Timur" alt="JURIS - Pengaruh Terapi Rice Heat Pack Terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Pada Remaja Di Desa Repok Masbagik Lombok Timur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42865-pola-makan-remaja-penurunan-nyeri-terapi-ric" title="JURIS - Pengaruh Terapi Rice Heat Pack Terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Pada Remaja Di Desa Repok Masbagik Lombok Timur" target="_blank">Pengaruh Terapi Rice Heat Pack Terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Pada Remaja Di Desa Repok Masbagik Lombok Timur</a>: Berdasarkan temuan bahwa rice hot pack dapat mengurangi nyeri dismenore pada remaja, penelitian lanjutan dapat menanyakan: (1) apakah efektivitas rice hot pack tetap signifikan pada remaja dengan dismenore tipe sekunder atau dismenore yang bersifat kronis, (2) bagaimana mekanisme fisiologis di balik penurunan nyeri ketika menggunakan rice hot pack, terutama terkait perubahan aliran darah dan kontraksi otot, dan (3) apakah kombinasi rice hot pack dengan intervensi pola makan sehat atau latihan peregangan dapat meningkatkan efektivitas lebih dibandingkan rice hot pack tunggal? PenelitianAcpenelitian tersebut akan memperluas pemahaman tentang jangkauan aplikasi terapi ini..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rataAcrata nyeri dismenore pada responden yang mendapatkan terapi Rice Hot Pack menurun dari 6,30 (nyeri sedang) menjadi 3,13 (nyeri ringan) dengan rerata perbedaan 3,17.Analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan pAcvalue <0,05, sehingga terapi rice hot pack secara signifikan mengurangi nyeri dismenore pada remaja.Oleh karena itu, penggunaan rice hot pack dapat dipertimbangkan sebagai intervensi nonAcfarmakologis yang efektif dan sederhana untuk mengurangi nyeri dismenore pada remaja
<br>Beberapa cara dapat dilakukan untuk mengatasi rasa tidak nyaman akibat dismenore. Secara farmakologi dilakukan dengan pemberian obat-obatan, sedangkan non farmakologi dilakukan dengan memberikan intervensi fisioterapi seperti heat pack. Ada ide praktis menggunakan heat pack yang menggunakan biji beras. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi hot pack berisi biji beras terhadap penurunan nyeri dismenore. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan group pretestAcposttest design. Populasi penelitian ini adalah remaja di Puskesmas Terpadu Remaja...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/f/pola-makan-remaja-penurunan-nyeri-terapi-rice-pack-thumb-2c459.webp" type="image/webp" length="122374" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/f/pola-makan-remaja-penurunan-nyeri-terapi-rice-pack-thumb-2c459.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/f/pola-makan-remaja-penurunan-nyeri-terapi-rice-pack-thumb-b9dbe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/f/pola-makan-remaja-penurunan-nyeri-terapi-rice-pack-thumb-36c72.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4573-stikespamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17970-jurnal-ilmiah-pamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Terapi Pijat Refleksi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Terapi Pijat Refleksi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Terapi Pijat Refleksi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42849-darah-sistolik-tekanan-risiko-komplikasi-hip</link>
	<guid isPermaLink="false">6268422629bd7b61f04a4d03b07f5401</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 18:20:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi efek jangka panjang terapi pijat refleksi pada pasien hipertensi, terutama dalam mengurangi risiko komplikasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Terapi Pijat Refleksi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi efek jangka panjang terapi pijat refleksi pada pasien hipertensi, terutama dalam mengurangi risiko komplikasi jangka panjang. Kedua, studi perbandingan antara efektivitas pijat refleksi dengan metode non farmakologis lainnya, seperti yoga atau meditasi, dapat memberikan wawasan tentang pendekatan terbaik dalam manajemen hipertensi. Ketiga, penelitian lebih mendalam tentang mekanisme fisiologis pijat refleksi dalam menurunkan tekanan darah, termasuk pengaruhnya terhadap sistem saraf otonom dan respons stres, dapat memperkuat dasar ilmiah untuk penerapan terapi ini secara lebih luas.. Pijat refleksi adalah terapi komplementer yang efektif dalam mengurangi gangguan rasa nyaman dan menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.Penelitian ini menunjukkan bahwa terapi non farmakologi seperti pijat refleksi dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan kenyamanan pasien dan mengurangi ketergantungan pada obat.Pijat refleksi berpotensi menjadi metode terapeutik yang aman dan efisien untuk manajemen hipertensi, terutama pada lansia Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan diastolik 90 mmHg. Jumlah penderita hipertensi terus meningkat setiap tahun, diperkirakan pada tahun 2025 akan ada 1,5 milyar orang terkena hipertensi dan diperkirakan setiap tahunnya 10,44 juta orang meninggal akibat hipertensi dan komplikasinya. Hipertensi adalah salah satu penyakit degeneratif dengan prevalensi terbanyak yang dijumpai pada lansia. Keluhan yang dirasakan oleh penderita biasanya pusing, sakit kepala, dan kelelahan. Terdapat dua jenis penatalaksanaan hipertensi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/b/darah-sistolik-tekanan-risiko-komplikasi-hipertens-thumb-964e3.webp" title="JURIS - Pengaruh Terapi Pijat Refleksi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/darah-sistolik-tekanan-risiko-komplikasi-hipertens-thumb-964e3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/darah-sistolik-tekanan-risiko-komplikasi-hipertens-thumb-964e3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/darah-sistolik-tekanan-risiko-komplikasi-hipertens-thumb-964e3.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Terapi Pijat Refleksi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi" alt="JURIS - Pengaruh Terapi Pijat Refleksi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/darah-sistolik-tekanan-risiko-komplikasi-hipertens-thumb-24a0f.webp" title="JURIS - Pengaruh Terapi Pijat Refleksi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/darah-sistolik-tekanan-risiko-komplikasi-hipertens-thumb-24a0f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/darah-sistolik-tekanan-risiko-komplikasi-hipertens-thumb-24a0f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/darah-sistolik-tekanan-risiko-komplikasi-hipertens-thumb-24a0f.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Terapi Pijat Refleksi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi" alt="JURIS - Pengaruh Terapi Pijat Refleksi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/darah-sistolik-tekanan-risiko-komplikasi-hipertens-thumb-7b532.webp" title="JURIS - Pengaruh Terapi Pijat Refleksi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/darah-sistolik-tekanan-risiko-komplikasi-hipertens-thumb-7b532.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/darah-sistolik-tekanan-risiko-komplikasi-hipertens-thumb-7b532.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/darah-sistolik-tekanan-risiko-komplikasi-hipertens-thumb-7b532.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Terapi Pijat Refleksi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi" alt="JURIS - Pengaruh Terapi Pijat Refleksi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42849-darah-sistolik-tekanan-risiko-komplikasi-hip" title="JURIS - Pengaruh Terapi Pijat Refleksi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi" target="_blank">Pengaruh Terapi Pijat Refleksi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi efek jangka panjang terapi pijat refleksi pada pasien hipertensi, terutama dalam mengurangi risiko komplikasi jangka panjang. Kedua, studi perbandingan antara efektivitas pijat refleksi dengan metode non farmakologis lainnya, seperti yoga atau meditasi, dapat memberikan wawasan tentang pendekatan terbaik dalam manajemen hipertensi. Ketiga, penelitian lebih mendalam tentang mekanisme fisiologis pijat refleksi dalam menurunkan tekanan darah, termasuk pengaruhnya terhadap sistem saraf otonom dan respons stres, dapat memperkuat dasar ilmiah untuk penerapan terapi ini secara lebih luas..
<br>Pijat refleksi adalah terapi komplementer yang efektif dalam mengurangi gangguan rasa nyaman dan menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.Penelitian ini menunjukkan bahwa terapi non farmakologi seperti pijat refleksi dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan kenyamanan pasien dan mengurangi ketergantungan pada obat.Pijat refleksi berpotensi menjadi metode terapeutik yang aman dan efisien untuk manajemen hipertensi, terutama pada lansia
<br>Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan diastolik 90 mmHg. Jumlah penderita hipertensi terus meningkat setiap tahun, diperkirakan pada tahun 2025 akan ada 1,5 milyar orang terkena hipertensi dan diperkirakan setiap tahunnya 10,44 juta orang meninggal akibat hipertensi dan komplikasinya. Hipertensi adalah salah satu penyakit degeneratif dengan prevalensi terbanyak yang dijumpai pada lansia. Keluhan yang dirasakan oleh penderita biasanya pusing, sakit kepala, dan kelelahan. Terdapat dua jenis penatalaksanaan hipertensi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/b/darah-sistolik-tekanan-risiko-komplikasi-hipertens-thumb-24a0f.webp" type="image/webp" length="110400" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/darah-sistolik-tekanan-risiko-komplikasi-hipertens-thumb-964e3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/darah-sistolik-tekanan-risiko-komplikasi-hipertens-thumb-24a0f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/darah-sistolik-tekanan-risiko-komplikasi-hipertens-thumb-7b532.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4573-stikespamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17970-jurnal-ilmiah-pamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pencegahan Stunting Melalui Sosialisasi Dan Edukasi Gizi Seimbang Di Desa Sukamanah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pencegahan Stunting Melalui Sosialisasi Dan Edukasi Gizi Seimbang Di Desa Sukamanah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pencegahan Stunting Melalui Sosialisasi Dan Edukasi Gizi Seimbang Di Desa Sukamanah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42858-asupan-gizi-faktor-kekurangan-edukasi-po</link>
	<guid isPermaLink="false">b14abe3dfe58a74ce4df9ff077c1133f</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 18:06:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ mobil siaga ]]></category>
	<category><![CDATA[ fluor albus ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[albus,fluor,mobil,siaga,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1) Penelitian menilai efektivitas program jangka panjang dengan survei hasil gizi balita setelah 12Abulan; apakah peningkatan pengetahuan berlanjut pada praktik pemberian makanan? 2) Eksplorasi model intervensi digital (chatbot edukasi) di Desa Sukamanah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pencegahan Stunting Melalui Sosialisasi Dan Edukasi Gizi Seimbang Di Desa Sukamanah: 1) Penelitian menilai efektivitas program jangka panjang dengan survei hasil gizi balita setelah 12Abulan; apakah peningkatan pengetahuan berlanjut pada praktik pemberian makanan? 2) Eksplorasi model intervensi digital (chatbot edukasi) di Desa Sukamanah untuk memperluas jangkauan informasi gizi kepada ibu yang sulit hadir secara fisik. Apakah penggunaan chatbot dapat meningkatkan partisipasi dan pengetahuan? 3) Analisis faktor lain yang mempengaruhi penerapan gizi seimbang seperti akses pasar, harga makanan, dan budaya. Bagaimana variabel-variabel ini memediasi hubungan pengetahuanAcpraktek gizi pada balita?. Peningkatan pengetahuan ini diharapkan dapat mendorong pemberian asupan gizi yang tepat pada balita.Dengan demikian, program dapat mendukung upaya pencegahan stunting di tingkat komunitas Stunting merupakan kondisi di mana tinggi badan anak lebih rendah dibandingkan usia menurut kurva WHO, diakibatkan kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang. Dampak stunting dapat bertahan hingga dewasa dan mengganggu perkembangan kognitif, motorik, serta sistem metabolik. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan ibu mengenai pemberian gizi seimbang sebagai upaya pencegahan stunting pada balita. Metode penyuluhan kesehatan dengan media PowerPoint dilakukan kepada 57 ibu di 17 RW Desa Sukamanah. Perubahan pengetahuan diukur oleh preActest dan postActest, kemudian diuji dengan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan peningkatan mean preActest (65,6) menjadi postActest (71,2) dengan pAcvalue 0,012, menandakan pengaruh signifikan. Penyuluhan kesehatan terbukti... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/5/asupan-gizi-faktor-kekurangan-edukasi-pola-balita-thumb-28d27.webp" title="JURIS - Pencegahan Stunting Melalui Sosialisasi Dan Edukasi Gizi Seimbang Di Desa Sukamanah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/asupan-gizi-faktor-kekurangan-edukasi-pola-balita-thumb-28d27.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/asupan-gizi-faktor-kekurangan-edukasi-pola-balita-thumb-28d27.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/asupan-gizi-faktor-kekurangan-edukasi-pola-balita-thumb-28d27.webp 1x" title="JURIS - Pencegahan Stunting Melalui Sosialisasi Dan Edukasi Gizi Seimbang Di Desa Sukamanah" alt="JURIS - Pencegahan Stunting Melalui Sosialisasi Dan Edukasi Gizi Seimbang Di Desa Sukamanah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/asupan-gizi-faktor-kekurangan-edukasi-pola-balita-thumb-01cc9.webp" title="JURIS - Pencegahan Stunting Melalui Sosialisasi Dan Edukasi Gizi Seimbang Di Desa Sukamanah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/asupan-gizi-faktor-kekurangan-edukasi-pola-balita-thumb-01cc9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/asupan-gizi-faktor-kekurangan-edukasi-pola-balita-thumb-01cc9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/asupan-gizi-faktor-kekurangan-edukasi-pola-balita-thumb-01cc9.webp 1x" title="JURIS - Pencegahan Stunting Melalui Sosialisasi Dan Edukasi Gizi Seimbang Di Desa Sukamanah" alt="JURIS - Pencegahan Stunting Melalui Sosialisasi Dan Edukasi Gizi Seimbang Di Desa Sukamanah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/asupan-gizi-faktor-kekurangan-edukasi-pola-balita-thumb-3a613.webp" title="JURIS - Pencegahan Stunting Melalui Sosialisasi Dan Edukasi Gizi Seimbang Di Desa Sukamanah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/asupan-gizi-faktor-kekurangan-edukasi-pola-balita-thumb-3a613.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/asupan-gizi-faktor-kekurangan-edukasi-pola-balita-thumb-3a613.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/asupan-gizi-faktor-kekurangan-edukasi-pola-balita-thumb-3a613.webp 1x" title="JURIS - Pencegahan Stunting Melalui Sosialisasi Dan Edukasi Gizi Seimbang Di Desa Sukamanah" alt="JURIS - Pencegahan Stunting Melalui Sosialisasi Dan Edukasi Gizi Seimbang Di Desa Sukamanah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42858-asupan-gizi-faktor-kekurangan-edukasi-po" title="JURIS - Pencegahan Stunting Melalui Sosialisasi Dan Edukasi Gizi Seimbang Di Desa Sukamanah" target="_blank">Pencegahan Stunting Melalui Sosialisasi Dan Edukasi Gizi Seimbang Di Desa Sukamanah</a>: 1) Penelitian menilai efektivitas program jangka panjang dengan survei hasil gizi balita setelah 12Abulan; apakah peningkatan pengetahuan berlanjut pada praktik pemberian makanan? 2) Eksplorasi model intervensi digital (chatbot edukasi) di Desa Sukamanah untuk memperluas jangkauan informasi gizi kepada ibu yang sulit hadir secara fisik. Apakah penggunaan chatbot dapat meningkatkan partisipasi dan pengetahuan? 3) Analisis faktor lain yang mempengaruhi penerapan gizi seimbang seperti akses pasar, harga makanan, dan budaya. Bagaimana variabel-variabel ini memediasi hubungan pengetahuanAcpraktek gizi pada balita?.
<br>Peningkatan pengetahuan ini diharapkan dapat mendorong pemberian asupan gizi yang tepat pada balita.Dengan demikian, program dapat mendukung upaya pencegahan stunting di tingkat komunitas
<br>Stunting merupakan kondisi di mana tinggi badan anak lebih rendah dibandingkan usia menurut kurva WHO, diakibatkan kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang. Dampak stunting dapat bertahan hingga dewasa dan mengganggu perkembangan kognitif, motorik, serta sistem metabolik. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan ibu mengenai pemberian gizi seimbang sebagai upaya pencegahan stunting pada balita. Metode penyuluhan kesehatan dengan media PowerPoint dilakukan kepada 57 ibu di 17 RW Desa Sukamanah. Perubahan pengetahuan diukur oleh preActest dan postActest, kemudian diuji dengan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan peningkatan mean preActest (65,6) menjadi postActest (71,2) dengan pAcvalue 0,012, menandakan pengaruh signifikan. Penyuluhan kesehatan terbukti...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/5/asupan-gizi-faktor-kekurangan-edukasi-pola-balita-thumb-3a613.webp" type="image/webp" length="89782" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/asupan-gizi-faktor-kekurangan-edukasi-pola-balita-thumb-28d27.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/asupan-gizi-faktor-kekurangan-edukasi-pola-balita-thumb-01cc9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/asupan-gizi-faktor-kekurangan-edukasi-pola-balita-thumb-3a613.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4573-stikespamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17970-jurnal-ilmiah-pamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Tingkat Depresi Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien TB Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Bendo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Tingkat Depresi Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien TB Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Bendo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Tingkat Depresi Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien TB Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Bendo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42846-tb-paru-studi-pasien-ro</link>
	<guid isPermaLink="false">9afce8b93afd56f4e44f0e9665ff6d44</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 18:02:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam dari berbagai wilayah geografis untuk memperkuat generalisasi temuan. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Tingkat Depresi Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien TB Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Bendo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam dari berbagai wilayah geografis untuk memperkuat generalisasi temuan. Kedua, studi kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman hidup pasien TB paru yang mengalami depresi, termasuk faktor-faktor sosial, budaya, dan ekonomi yang berkontribusi terhadap kondisi tersebut. Ketiga, penelitian intervensi dapat dirancang untuk menguji efektivitas program dukungan psikologis dan sosial dalam meningkatkan kualitas hidup pasien TB paru yang mengalami depresi, misalnya melalui kelompok dukungan sebaya atau konseling individu. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang hubungan antara depresi dan kualitas hidup pada pasien TB paru, serta memberikan dasar bagi pengembangan strategi pencegahan dan penanganan yang lebih efektif.. Depresi dapat ditimbulkan karena rasa takut akan kesehatan yang semakin memburuk dari hari ke hari, serta pengobatan yang dijalani terlalu lama maka hal tersebut dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien TB Paru.Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat depresi dengan kualitas hidup pada pasien TB paru di Wilayah Kerja Puskesmas Bendo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri.Sebagian besar responden dalam penelitian ini tidak mengalami depresi dan memiliki kualitas hidup sedang Pendahuluan : Infeksi menular yang disebabkan oleh mycobacterium tuberculosis, suatu bakteri aerobik tahan asam, yang ditularkan melalui (airbon). Pengobatan penyakit TB membutuhkan waktu yang lama menyebabkan sering terjadinya kondisi stress atau depresi, sehingga tidak jarang pasien dengan penyakit TB mempunyai nilai kualitas hidup yang rendah dikarenakan depresi yang dialami pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat depresi dengan kualitas hidup pada pasien TB paru. Metode : Penelitian analitik korelasional yang digunakan pendekatan cross sectional dengan Spearman Rank. teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh Pasien TB paru di Wilayah Kerja Puskesmas Bendo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri sebanyak 30 responden. Instrument penelitian berupa kuesioner yang baku adalah. Zung Self-rating... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/b/tb-paru-studi-pasien-ro-hubungan-depresi-kualitas-thumb-32da0.webp" title="JURIS - Hubungan Tingkat Depresi Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien TB Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Bendo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/tb-paru-studi-pasien-ro-hubungan-depresi-kualitas-thumb-32da0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/tb-paru-studi-pasien-ro-hubungan-depresi-kualitas-thumb-32da0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/tb-paru-studi-pasien-ro-hubungan-depresi-kualitas-thumb-32da0.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Tingkat Depresi Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien TB Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Bendo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri" alt="JURIS - Hubungan Tingkat Depresi Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien TB Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Bendo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/tb-paru-studi-pasien-ro-hubungan-depresi-kualitas-thumb-ab90a.webp" title="JURIS - Hubungan Tingkat Depresi Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien TB Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Bendo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/tb-paru-studi-pasien-ro-hubungan-depresi-kualitas-thumb-ab90a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/tb-paru-studi-pasien-ro-hubungan-depresi-kualitas-thumb-ab90a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/tb-paru-studi-pasien-ro-hubungan-depresi-kualitas-thumb-ab90a.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Tingkat Depresi Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien TB Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Bendo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri" alt="JURIS - Hubungan Tingkat Depresi Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien TB Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Bendo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/tb-paru-studi-pasien-ro-hubungan-depresi-kualitas-thumb-4cfdc.webp" title="JURIS - Hubungan Tingkat Depresi Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien TB Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Bendo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/tb-paru-studi-pasien-ro-hubungan-depresi-kualitas-thumb-4cfdc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/tb-paru-studi-pasien-ro-hubungan-depresi-kualitas-thumb-4cfdc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/tb-paru-studi-pasien-ro-hubungan-depresi-kualitas-thumb-4cfdc.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Tingkat Depresi Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien TB Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Bendo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri" alt="JURIS - Hubungan Tingkat Depresi Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien TB Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Bendo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42846-tb-paru-studi-pasien-ro" title="JURIS - Hubungan Tingkat Depresi Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien TB Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Bendo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri" target="_blank">Hubungan Tingkat Depresi Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien TB Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Bendo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam dari berbagai wilayah geografis untuk memperkuat generalisasi temuan. Kedua, studi kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman hidup pasien TB paru yang mengalami depresi, termasuk faktor-faktor sosial, budaya, dan ekonomi yang berkontribusi terhadap kondisi tersebut. Ketiga, penelitian intervensi dapat dirancang untuk menguji efektivitas program dukungan psikologis dan sosial dalam meningkatkan kualitas hidup pasien TB paru yang mengalami depresi, misalnya melalui kelompok dukungan sebaya atau konseling individu. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang hubungan antara depresi dan kualitas hidup pada pasien TB paru, serta memberikan dasar bagi pengembangan strategi pencegahan dan penanganan yang lebih efektif..
<br>Depresi dapat ditimbulkan karena rasa takut akan kesehatan yang semakin memburuk dari hari ke hari, serta pengobatan yang dijalani terlalu lama maka hal tersebut dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien TB Paru.Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat depresi dengan kualitas hidup pada pasien TB paru di Wilayah Kerja Puskesmas Bendo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri.Sebagian besar responden dalam penelitian ini tidak mengalami depresi dan memiliki kualitas hidup sedang
<br>Pendahuluan : Infeksi menular yang disebabkan oleh mycobacterium tuberculosis, suatu bakteri aerobik tahan asam, yang ditularkan melalui (airbon). Pengobatan penyakit TB membutuhkan waktu yang lama menyebabkan sering terjadinya kondisi stress atau depresi, sehingga tidak jarang pasien dengan penyakit TB mempunyai nilai kualitas hidup yang rendah dikarenakan depresi yang dialami pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat depresi dengan kualitas hidup pada pasien TB paru. Metode : Penelitian analitik korelasional yang digunakan pendekatan cross sectional dengan Spearman Rank. teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh Pasien TB paru di Wilayah Kerja Puskesmas Bendo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri sebanyak 30 responden. Instrument penelitian berupa kuesioner yang baku adalah. Zung Self-rating...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/b/tb-paru-studi-pasien-ro-hubungan-depresi-kualitas-thumb-32da0.webp" type="image/webp" length="70238" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/tb-paru-studi-pasien-ro-hubungan-depresi-kualitas-thumb-32da0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/tb-paru-studi-pasien-ro-hubungan-depresi-kualitas-thumb-ab90a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/tb-paru-studi-pasien-ro-hubungan-depresi-kualitas-thumb-4cfdc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4573-stikespamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17970-jurnal-ilmiah-pamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ ANALISIS RANCANGAN ALAT DETEKSI DINI ANEMIA PADA REMAJA SEBAGAI SOLUSI PENANGANAN STUNTING SEJAK DINI Analysis Of The Design Of An Early Detection Tool For Anemia In Adolescents As A Solution For Han ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ ANALISIS RANCANGAN ALAT DETEKSI DINI ANEMIA PADA REMAJA SEBAGAI SOLUSI PENANGANAN STUNTING SEJAK DINI Analysis Of The Design Of An Early Detection Tool For Anemia In Adolescents As A Solution For Han ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ ANALISIS RANCANGAN ALAT DETEKSI DINI ANEMIA PADA REMAJA SEBAGAI SOLUSI PENANGANAN STUNTING SEJAK DINI Analysis Of The Design Of An Early Detection Tool For Anemia In Adolescents As A Solution For Han ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42857-hemoglobin-gejala-anemia-posyandu-remaja-status-gi</link>
	<guid isPermaLink="false">c3bcdaa7214eef15f87501103cdb3067</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 17:59:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji efektivitas aplikasi dalam jangka panjang dengan meneliti apakah penggunaan rutin aplikasi selama enam bulan hingga satu tahun benar-benar menurunkan angka kejadian anemia pada remaja putri di wilayah pedesaan. Kedua, penting untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - ANALISIS RANCANGAN ALAT DETEKSI DINI ANEMIA PADA REMAJA SEBAGAI SOLUSI PENANGANAN STUNTING SEJAK DINI: Analysis Of The Design Of An Early Detection Tool For Anemia In Adolescents As A Solution For Han: Pertama, perlu dikaji efektivitas aplikasi dalam jangka panjang dengan meneliti apakah penggunaan rutin aplikasi selama enam bulan hingga satu tahun benar-benar menurunkan angka kejadian anemia pada remaja putri di wilayah pedesaan. Kedua, penting untuk mengevaluasi integrasi aplikasi ini dengan sistem kesehatan daerah, misalnya dengan meneliti bagaimana data dari aplikasi dapat langsung terhubung ke puskesmas atau posyandu agar pemantauan status gizi menjadi lebih terkoordinasi. Ketiga, perlu dikembangkan versi aplikasi yang lebih inklusif dengan fitur berbasis kecerdasan buatan untuk menganalisis gejala anemia melalui pengambilan foto konjungtiva mata, lalu diteliti sejauh mana akurasi metode non-invasif ini dibandingkan dengan pemeriksaan hemoglobin konvensional. Ketiga arah penelitian ini dapat memperkuat bukti tentang keberlanjutan, keterhubungan, dan inovasi teknologi dari aplikasi deteksi dini anemia, serta membuka peluang pengembangan sistem pencegahan stunting berbasis digital yang lebih holistik dan berkelanjutan di tingkat komunitas.. Kualitas sistem, informasi, layanan, tingkat penggunaan, kepuasan pengguna, dan manfaat bersih saling berhubungan erat dan saling memengaruhi dalam konteks penggunaan aplikasi deteksi dini anemia oleh remaja.Sistem yang andal, cepat, dan stabil, didukung informasi yang akurat dan layanan yang responsif, meningkatkan kepuasan dan intensitas penggunaan aplikasi, yang pada akhirnya meningkatkan manfaat kesehatan bagi pengguna.Secara keseluruhan, aplikasi ini terbukti efektif mendukung deteksi dan pencegahan anemia dengan meningkatkan efisiensi, kenyamanan, dan perubahan perilaku kesehatan Anemia pada remaja putri merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, dengan prevalensi global mencapai 29% dan bahkan lebih tinggi di negara berkembang. Kondisi ini dapat memicu berbagai komplikasi jangka panjang, termasuk risiko stunting pada anak di masa depan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Research and Development (R&D). Pemilihan metode ini didasarkan pada tujuan penelitian untuk mengembangkan desain awal aplikasi deteksi dini anemia non-invasif berbasis mobile serta mengevaluasi kualitasnya berdasarkan model kesuksesan sistem informasi Delone dan McLean. Penelitian dilaksanakan di Posyandu Remaja Desa Penatarsewu dengan melibatkan 60 remaja putri sebagai responden serta wawancara dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/6/hemoglobin-gejala-anemia-posyandu-remaja-status-gi-thumb-78070.webp" title="JURIS - ANALISIS RANCANGAN ALAT DETEKSI DINI ANEMIA PADA REMAJA SEBAGAI SOLUSI PENANGANAN STUNTING SEJAK DINI: Analysis Of The Design Of An Early Detection Tool For Anemia In Adolescents As A Solution For Han" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/hemoglobin-gejala-anemia-posyandu-remaja-status-gi-thumb-78070.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/hemoglobin-gejala-anemia-posyandu-remaja-status-gi-thumb-78070.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/hemoglobin-gejala-anemia-posyandu-remaja-status-gi-thumb-78070.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS RANCANGAN ALAT DETEKSI DINI ANEMIA PADA REMAJA SEBAGAI SOLUSI PENANGANAN STUNTING SEJAK DINI: Analysis Of The Design Of An Early Detection Tool For Anemia In Adolescents As A Solution For Han" alt="JURIS - ANALISIS RANCANGAN ALAT DETEKSI DINI ANEMIA PADA REMAJA SEBAGAI SOLUSI PENANGANAN STUNTING SEJAK DINI: Analysis Of The Design Of An Early Detection Tool For Anemia In Adolescents As A Solution For Han" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/hemoglobin-gejala-anemia-posyandu-remaja-status-gi-thumb-4ea61.webp" title="JURIS - ANALISIS RANCANGAN ALAT DETEKSI DINI ANEMIA PADA REMAJA SEBAGAI SOLUSI PENANGANAN STUNTING SEJAK DINI: Analysis Of The Design Of An Early Detection Tool For Anemia In Adolescents As A Solution For Han" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/hemoglobin-gejala-anemia-posyandu-remaja-status-gi-thumb-4ea61.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/hemoglobin-gejala-anemia-posyandu-remaja-status-gi-thumb-4ea61.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/hemoglobin-gejala-anemia-posyandu-remaja-status-gi-thumb-4ea61.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS RANCANGAN ALAT DETEKSI DINI ANEMIA PADA REMAJA SEBAGAI SOLUSI PENANGANAN STUNTING SEJAK DINI: Analysis Of The Design Of An Early Detection Tool For Anemia In Adolescents As A Solution For Han" alt="JURIS - ANALISIS RANCANGAN ALAT DETEKSI DINI ANEMIA PADA REMAJA SEBAGAI SOLUSI PENANGANAN STUNTING SEJAK DINI: Analysis Of The Design Of An Early Detection Tool For Anemia In Adolescents As A Solution For Han" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/hemoglobin-gejala-anemia-posyandu-remaja-status-gi-thumb-1857b.webp" title="JURIS - ANALISIS RANCANGAN ALAT DETEKSI DINI ANEMIA PADA REMAJA SEBAGAI SOLUSI PENANGANAN STUNTING SEJAK DINI: Analysis Of The Design Of An Early Detection Tool For Anemia In Adolescents As A Solution For Han" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/hemoglobin-gejala-anemia-posyandu-remaja-status-gi-thumb-1857b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/hemoglobin-gejala-anemia-posyandu-remaja-status-gi-thumb-1857b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/hemoglobin-gejala-anemia-posyandu-remaja-status-gi-thumb-1857b.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS RANCANGAN ALAT DETEKSI DINI ANEMIA PADA REMAJA SEBAGAI SOLUSI PENANGANAN STUNTING SEJAK DINI: Analysis Of The Design Of An Early Detection Tool For Anemia In Adolescents As A Solution For Han" alt="JURIS - ANALISIS RANCANGAN ALAT DETEKSI DINI ANEMIA PADA REMAJA SEBAGAI SOLUSI PENANGANAN STUNTING SEJAK DINI: Analysis Of The Design Of An Early Detection Tool For Anemia In Adolescents As A Solution For Han" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42857-hemoglobin-gejala-anemia-posyandu-remaja-status-gi" title="JURIS - ANALISIS RANCANGAN ALAT DETEKSI DINI ANEMIA PADA REMAJA SEBAGAI SOLUSI PENANGANAN STUNTING SEJAK DINI: Analysis Of The Design Of An Early Detection Tool For Anemia In Adolescents As A Solution For Han" target="_blank">ANALISIS RANCANGAN ALAT DETEKSI DINI ANEMIA PADA REMAJA SEBAGAI SOLUSI PENANGANAN STUNTING SEJAK DINI: Analysis Of The Design Of An Early Detection Tool For Anemia In Adolescents As A Solution For Han</a>: Pertama, perlu dikaji efektivitas aplikasi dalam jangka panjang dengan meneliti apakah penggunaan rutin aplikasi selama enam bulan hingga satu tahun benar-benar menurunkan angka kejadian anemia pada remaja putri di wilayah pedesaan. Kedua, penting untuk mengevaluasi integrasi aplikasi ini dengan sistem kesehatan daerah, misalnya dengan meneliti bagaimana data dari aplikasi dapat langsung terhubung ke puskesmas atau posyandu agar pemantauan status gizi menjadi lebih terkoordinasi. Ketiga, perlu dikembangkan versi aplikasi yang lebih inklusif dengan fitur berbasis kecerdasan buatan untuk menganalisis gejala anemia melalui pengambilan foto konjungtiva mata, lalu diteliti sejauh mana akurasi metode non-invasif ini dibandingkan dengan pemeriksaan hemoglobin konvensional. Ketiga arah penelitian ini dapat memperkuat bukti tentang keberlanjutan, keterhubungan, dan inovasi teknologi dari aplikasi deteksi dini anemia, serta membuka peluang pengembangan sistem pencegahan stunting berbasis digital yang lebih holistik dan berkelanjutan di tingkat komunitas..
<br>Kualitas sistem, informasi, layanan, tingkat penggunaan, kepuasan pengguna, dan manfaat bersih saling berhubungan erat dan saling memengaruhi dalam konteks penggunaan aplikasi deteksi dini anemia oleh remaja.Sistem yang andal, cepat, dan stabil, didukung informasi yang akurat dan layanan yang responsif, meningkatkan kepuasan dan intensitas penggunaan aplikasi, yang pada akhirnya meningkatkan manfaat kesehatan bagi pengguna.Secara keseluruhan, aplikasi ini terbukti efektif mendukung deteksi dan pencegahan anemia dengan meningkatkan efisiensi, kenyamanan, dan perubahan perilaku kesehatan
<br>Anemia pada remaja putri merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, dengan prevalensi global mencapai 29% dan bahkan lebih tinggi di negara berkembang. Kondisi ini dapat memicu berbagai komplikasi jangka panjang, termasuk risiko stunting pada anak di masa depan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Research and Development (R&D). Pemilihan metode ini didasarkan pada tujuan penelitian untuk mengembangkan desain awal aplikasi deteksi dini anemia non-invasif berbasis mobile serta mengevaluasi kualitasnya berdasarkan model kesuksesan sistem informasi Delone dan McLean. Penelitian dilaksanakan di Posyandu Remaja Desa Penatarsewu dengan melibatkan 60 remaja putri sebagai responden serta wawancara dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/6/hemoglobin-gejala-anemia-posyandu-remaja-status-gi-thumb-1857b.webp" type="image/webp" length="131506" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/hemoglobin-gejala-anemia-posyandu-remaja-status-gi-thumb-78070.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/hemoglobin-gejala-anemia-posyandu-remaja-status-gi-thumb-4ea61.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/hemoglobin-gejala-anemia-posyandu-remaja-status-gi-thumb-1857b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4573-stikespamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17970-jurnal-ilmiah-pamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Survey Pemberian ASI Di Falisitas Pelayanan Kesehatan Di Wilayah Kabupaten Banyumas ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Survey Pemberian ASI Di Falisitas Pelayanan Kesehatan Di Wilayah Kabupaten Banyumas ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Survey Pemberian ASI Di Falisitas Pelayanan Kesehatan Di Wilayah Kabupaten Banyumas ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42856-lokasi-pelayanan-kesehatan-asi-eksklusif-imd-breas</link>
	<guid isPermaLink="false">494767132f99e69c656287b9760407fe</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 17:53:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ malang city ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[city,malang,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi keputusan ibu dalam memberikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Survey Pemberian ASI Di Falisitas Pelayanan Kesehatan Di Wilayah Kabupaten Banyumas: Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi keputusan ibu dalam memberikan ASI, termasuk pengaruh dukungan keluarga, sosioekonomi, dan akses terhadap informasi yang akurat. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman ibu dalam memberikan ASI di fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk tantangan yang dihadapi dan dukungan yang dibutuhkan. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang pemberian ASI terhadap kesehatan bayi dan ibu, serta mengidentifikasi intervensi yang efektif untuk meningkatkan praktik pemberian ASI yang optimal.. Sebagian besar responden melakukan immediate breastfeeding, mendapatkan bantuan menyusui, dan tidak melakukan promosi susu formula di pelayanan kesehatan di wilayah Kabupaten Banyumas.Hasil penelitian ini mengindikasikan pentingnya dukungan fasilitas pelayanan kesehatan dalam memfasilitasi pemberian ASI eksklusif dan menghindari promosi susu formula.Peningkatan kesadaran dan edukasi mengenai manfaat ASI eksklusif perlu terus dilakukan untuk mencapai target cakupan ASI eksklusif yang optimal Penyelenggara pelayanan kesehatan melindungi, mempromosikan dan mendukung pemberian ASI. Maraknya pemasaran dan promosi pengganti ASI menjadi salah satu faktor menurunnya cakupan ASI eksklusif. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang bertujuan untuk survey pemberian ASI di fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah Kabupaten Banyumas. Penelitian ini dilakukan pada ibu yang memiliki bayi 7-12 bulan di Kabupaten Banyumas sejumlah 82 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 47 responden (57,31%) memberikan ASI langsung, 64 orang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/0/lokasi-pelayanan-kesehatan-asi-eksklusif-imd-breas-thumb-ca48b.webp" title="JURIS - Survey Pemberian ASI Di Falisitas Pelayanan Kesehatan Di Wilayah Kabupaten Banyumas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/lokasi-pelayanan-kesehatan-asi-eksklusif-imd-breas-thumb-ca48b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/lokasi-pelayanan-kesehatan-asi-eksklusif-imd-breas-thumb-ca48b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/lokasi-pelayanan-kesehatan-asi-eksklusif-imd-breas-thumb-ca48b.webp 1x" title="JURIS - Survey Pemberian ASI Di Falisitas Pelayanan Kesehatan Di Wilayah Kabupaten Banyumas" alt="JURIS - Survey Pemberian ASI Di Falisitas Pelayanan Kesehatan Di Wilayah Kabupaten Banyumas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/lokasi-pelayanan-kesehatan-asi-eksklusif-imd-breas-thumb-f6402.webp" title="JURIS - Survey Pemberian ASI Di Falisitas Pelayanan Kesehatan Di Wilayah Kabupaten Banyumas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/lokasi-pelayanan-kesehatan-asi-eksklusif-imd-breas-thumb-f6402.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/lokasi-pelayanan-kesehatan-asi-eksklusif-imd-breas-thumb-f6402.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/lokasi-pelayanan-kesehatan-asi-eksklusif-imd-breas-thumb-f6402.webp 1x" title="JURIS - Survey Pemberian ASI Di Falisitas Pelayanan Kesehatan Di Wilayah Kabupaten Banyumas" alt="JURIS - Survey Pemberian ASI Di Falisitas Pelayanan Kesehatan Di Wilayah Kabupaten Banyumas" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42856-lokasi-pelayanan-kesehatan-asi-eksklusif-imd-breas" title="JURIS - Survey Pemberian ASI Di Falisitas Pelayanan Kesehatan Di Wilayah Kabupaten Banyumas" target="_blank">Survey Pemberian ASI Di Falisitas Pelayanan Kesehatan Di Wilayah Kabupaten Banyumas</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi keputusan ibu dalam memberikan ASI, termasuk pengaruh dukungan keluarga, sosioekonomi, dan akses terhadap informasi yang akurat. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman ibu dalam memberikan ASI di fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk tantangan yang dihadapi dan dukungan yang dibutuhkan. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang pemberian ASI terhadap kesehatan bayi dan ibu, serta mengidentifikasi intervensi yang efektif untuk meningkatkan praktik pemberian ASI yang optimal..
<br>Sebagian besar responden melakukan immediate breastfeeding, mendapatkan bantuan menyusui, dan tidak melakukan promosi susu formula di pelayanan kesehatan di wilayah Kabupaten Banyumas.Hasil penelitian ini mengindikasikan pentingnya dukungan fasilitas pelayanan kesehatan dalam memfasilitasi pemberian ASI eksklusif dan menghindari promosi susu formula.Peningkatan kesadaran dan edukasi mengenai manfaat ASI eksklusif perlu terus dilakukan untuk mencapai target cakupan ASI eksklusif yang optimal
<br>Penyelenggara pelayanan kesehatan melindungi, mempromosikan dan mendukung pemberian ASI. Maraknya pemasaran dan promosi pengganti ASI menjadi salah satu faktor menurunnya cakupan ASI eksklusif. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang bertujuan untuk survey pemberian ASI di fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah Kabupaten Banyumas. Penelitian ini dilakukan pada ibu yang memiliki bayi 7-12 bulan di Kabupaten Banyumas sejumlah 82 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 47 responden (57,31%) memberikan ASI langsung, 64 orang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/0/lokasi-pelayanan-kesehatan-asi-eksklusif-imd-breas-thumb-f6402.webp" type="image/webp" length="101890" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/lokasi-pelayanan-kesehatan-asi-eksklusif-imd-breas-thumb-ca48b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/lokasi-pelayanan-kesehatan-asi-eksklusif-imd-breas-thumb-f6402.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4573-stikespamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17970-jurnal-ilmiah-pamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Lingkar Kepala Dengan Tingkat Kecerdasan Intelektual ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Lingkar Kepala Dengan Tingkat Kecerdasan Intelektual ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Lingkar Kepala Dengan Tingkat Kecerdasan Intelektual ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42853-anak-asia-tenggara-kembang-sdidt</link>
	<guid isPermaLink="false">dfab4f8282935d3e89c96b99e35cf908</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 17:52:13 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi longitudinal yang lebih komprehensif untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi hubungan antara lingkar kepala dan kecerdasan intelektual. Selain itu, penelitian dapat fokus pada intervensi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Lingkar Kepala Dengan Tingkat Kecerdasan Intelektual: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi longitudinal yang lebih komprehensif untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi hubungan antara lingkar kepala dan kecerdasan intelektual. Selain itu, penelitian dapat fokus pada intervensi dini dan edukasi orang tua serta guru dalam memantau perkembangan anak secara holistik, serta mengkaji efektivitas intervensi tersebut dalam meningkatkan kecerdasan intelektual anak.. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis statistik, terdapat hubungan yang signifikan antara ukuran lingkar kepala dan tingkat kecerdasan intelektual anak usia 6Ae8 tahun dengan hasil analisis menunjukkan nilai p = 0,000.Temuan ini menggaris bawahi pentingnya pemantauan pertumbuhan fisik dan mental anak sejak dini.Upaya promotif dan preventif melalui keterlibatan orang tua, sekolah, dan layanan kesehatan sangat krusial untuk mendeteksi dini dan mengoptimalkan tumbuh kembang anak secara menyeluruh Kecerdasan intelektual (IQ) merupakan salah satu aspek penting dalam tumbuh kembang anak karena berkaitan erat dengan kemampuan berpikir, memecahkan masalah, dan belajar. Salah satu indikator yang sering digunakan untuk menilai perkembangan otak secara tidak langsung adalah lingkar kepala, karena mencerminkan volume intrakranial. Data dari Lynn menunjukkan bahwa rata-rata IQ anak-anak di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, tergolong rendah. Hal ini menjadi perhatian khusus dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lingkar kepala dengan tingkat kecerdasan intelektual (IQ)... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/4/anak-asia-tenggara-kembang-sdidtka-fisik-mental-sd-thumb-fd281.webp" title="JURIS - Hubungan Lingkar Kepala Dengan Tingkat Kecerdasan Intelektual" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/anak-asia-tenggara-kembang-sdidtka-fisik-mental-sd-thumb-fd281.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/anak-asia-tenggara-kembang-sdidtka-fisik-mental-sd-thumb-fd281.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/anak-asia-tenggara-kembang-sdidtka-fisik-mental-sd-thumb-fd281.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Lingkar Kepala Dengan Tingkat Kecerdasan Intelektual" alt="JURIS - Hubungan Lingkar Kepala Dengan Tingkat Kecerdasan Intelektual" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/anak-asia-tenggara-kembang-sdidtka-fisik-mental-sd-thumb-d085c.webp" title="JURIS - Hubungan Lingkar Kepala Dengan Tingkat Kecerdasan Intelektual" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/anak-asia-tenggara-kembang-sdidtka-fisik-mental-sd-thumb-d085c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/anak-asia-tenggara-kembang-sdidtka-fisik-mental-sd-thumb-d085c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/anak-asia-tenggara-kembang-sdidtka-fisik-mental-sd-thumb-d085c.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Lingkar Kepala Dengan Tingkat Kecerdasan Intelektual" alt="JURIS - Hubungan Lingkar Kepala Dengan Tingkat Kecerdasan Intelektual" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/anak-asia-tenggara-kembang-sdidtka-fisik-mental-sd-thumb-de150.webp" title="JURIS - Hubungan Lingkar Kepala Dengan Tingkat Kecerdasan Intelektual" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/anak-asia-tenggara-kembang-sdidtka-fisik-mental-sd-thumb-de150.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/anak-asia-tenggara-kembang-sdidtka-fisik-mental-sd-thumb-de150.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/anak-asia-tenggara-kembang-sdidtka-fisik-mental-sd-thumb-de150.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Lingkar Kepala Dengan Tingkat Kecerdasan Intelektual" alt="JURIS - Hubungan Lingkar Kepala Dengan Tingkat Kecerdasan Intelektual" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42853-anak-asia-tenggara-kembang-sdidt" title="JURIS - Hubungan Lingkar Kepala Dengan Tingkat Kecerdasan Intelektual" target="_blank">Hubungan Lingkar Kepala Dengan Tingkat Kecerdasan Intelektual</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi longitudinal yang lebih komprehensif untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi hubungan antara lingkar kepala dan kecerdasan intelektual. Selain itu, penelitian dapat fokus pada intervensi dini dan edukasi orang tua serta guru dalam memantau perkembangan anak secara holistik, serta mengkaji efektivitas intervensi tersebut dalam meningkatkan kecerdasan intelektual anak..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan analisis statistik, terdapat hubungan yang signifikan antara ukuran lingkar kepala dan tingkat kecerdasan intelektual anak usia 6Ae8 tahun dengan hasil analisis menunjukkan nilai p = 0,000.Temuan ini menggaris bawahi pentingnya pemantauan pertumbuhan fisik dan mental anak sejak dini.Upaya promotif dan preventif melalui keterlibatan orang tua, sekolah, dan layanan kesehatan sangat krusial untuk mendeteksi dini dan mengoptimalkan tumbuh kembang anak secara menyeluruh
<br>Kecerdasan intelektual (IQ) merupakan salah satu aspek penting dalam tumbuh kembang anak karena berkaitan erat dengan kemampuan berpikir, memecahkan masalah, dan belajar. Salah satu indikator yang sering digunakan untuk menilai perkembangan otak secara tidak langsung adalah lingkar kepala, karena mencerminkan volume intrakranial. Data dari Lynn menunjukkan bahwa rata-rata IQ anak-anak di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, tergolong rendah. Hal ini menjadi perhatian khusus dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lingkar kepala dengan tingkat kecerdasan intelektual (IQ)...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/4/anak-asia-tenggara-kembang-sdidtka-fisik-mental-sd-thumb-de150.webp" type="image/webp" length="111322" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/anak-asia-tenggara-kembang-sdidtka-fisik-mental-sd-thumb-fd281.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/anak-asia-tenggara-kembang-sdidtka-fisik-mental-sd-thumb-d085c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/anak-asia-tenggara-kembang-sdidtka-fisik-mental-sd-thumb-de150.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4573-stikespamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17970-jurnal-ilmiah-pamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Cara Meminum Tablet Fe Terhadap Penyerapan Zat Besi Pada Ibu Hamil ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Cara Meminum Tablet Fe Terhadap Penyerapan Zat Besi Pada Ibu Hamil ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Cara Meminum Tablet Fe Terhadap Penyerapan Zat Besi Pada Ibu Hamil ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42843-kombinasi-vitamin-d3-sistem-peredaran-darah-konsum</link>
	<guid isPermaLink="false">e1633cfdc56f6fcbc3640af0b530220d</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 17:47:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ malang city ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[city,malang,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efek kombinasi vitamin C dengan nutrisi lain seperti asam folat pada penyerapan zat besi pada ibu hamil. 2. Perlu dilakukan studi tentang pengaruh konsumsi makanan tinggi polifenol selama kehamilan terhadap kadar ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Cara Meminum Tablet Fe Terhadap Penyerapan Zat Besi Pada Ibu Hamil: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efek kombinasi vitamin C dengan nutrisi lain seperti asam folat pada penyerapan zat besi pada ibu hamil. 2. Perlu dilakukan studi tentang pengaruh konsumsi makanan tinggi polifenol selama kehamilan terhadap kadar hemoglobin dan risiko anemia. 3. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas pendekatan edukasi berbasis teknologi dalam meningkatkan kepatuhan ibu hamil mengonsumsi tablet Fe dengan vitamin C.. Ibu hamil perlu mengonsumsi vitamin C untuk meningkatkan penyerapan zat besi dan menghindari polifenol seperti teh, kopi, dan gandum yang menghambat penyerapan zat besi dalam darah.Vitamin C berperan sebagai pemicu penyerapan zat besi, sedangkan polifenol berfungsi sebagai penghambat.Penyerapan zat besi yang optimal sangat penting untuk menjaga kadar hemoglobin dan mencegah anemia pada ibu hamil Latar belakang: Anemia pada ibu hamil menjadi masalah kesehatan global karena telah mempengaruhi setengah dari semua wanita hamil di seluruh dunia. Kekurangan zat besi akan menurunkan kecepatan pembentukan dan konsentrasi hemoglobin dalam peredaran darah. Salah satu faktor yang mempengaruhi kadar hemoglobin adalah penyerapan zat besi dalam tubuh. Penyerapan zat besi erat kaitanya dengan konsumsi vitamin C sebagai pendukung zat dalam penyerapan dan polifenol sebagai penghambat penyerapan zat besi dalam darah. Cara minum Fe yang benar akan berpengaruh terhadap penyerapan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/d/kombinasi-vitamin-d3-sistem-peredaran-darah-konsum-thumb-e1936.webp" title="JURIS - Pengaruh Cara Meminum Tablet Fe Terhadap Penyerapan Zat Besi Pada Ibu Hamil" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/kombinasi-vitamin-d3-sistem-peredaran-darah-konsum-thumb-e1936.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/kombinasi-vitamin-d3-sistem-peredaran-darah-konsum-thumb-e1936.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/kombinasi-vitamin-d3-sistem-peredaran-darah-konsum-thumb-e1936.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Cara Meminum Tablet Fe Terhadap Penyerapan Zat Besi Pada Ibu Hamil" alt="JURIS - Pengaruh Cara Meminum Tablet Fe Terhadap Penyerapan Zat Besi Pada Ibu Hamil" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/d/kombinasi-vitamin-d3-sistem-peredaran-darah-konsum-thumb-430ab.webp" title="JURIS - Pengaruh Cara Meminum Tablet Fe Terhadap Penyerapan Zat Besi Pada Ibu Hamil" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/kombinasi-vitamin-d3-sistem-peredaran-darah-konsum-thumb-430ab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/kombinasi-vitamin-d3-sistem-peredaran-darah-konsum-thumb-430ab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/kombinasi-vitamin-d3-sistem-peredaran-darah-konsum-thumb-430ab.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Cara Meminum Tablet Fe Terhadap Penyerapan Zat Besi Pada Ibu Hamil" alt="JURIS - Pengaruh Cara Meminum Tablet Fe Terhadap Penyerapan Zat Besi Pada Ibu Hamil" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/d/kombinasi-vitamin-d3-sistem-peredaran-darah-konsum-thumb-a1aa4.webp" title="JURIS - Pengaruh Cara Meminum Tablet Fe Terhadap Penyerapan Zat Besi Pada Ibu Hamil" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/kombinasi-vitamin-d3-sistem-peredaran-darah-konsum-thumb-a1aa4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/kombinasi-vitamin-d3-sistem-peredaran-darah-konsum-thumb-a1aa4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/kombinasi-vitamin-d3-sistem-peredaran-darah-konsum-thumb-a1aa4.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Cara Meminum Tablet Fe Terhadap Penyerapan Zat Besi Pada Ibu Hamil" alt="JURIS - Pengaruh Cara Meminum Tablet Fe Terhadap Penyerapan Zat Besi Pada Ibu Hamil" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42843-kombinasi-vitamin-d3-sistem-peredaran-darah-konsum" title="JURIS - Pengaruh Cara Meminum Tablet Fe Terhadap Penyerapan Zat Besi Pada Ibu Hamil" target="_blank">Pengaruh Cara Meminum Tablet Fe Terhadap Penyerapan Zat Besi Pada Ibu Hamil</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efek kombinasi vitamin C dengan nutrisi lain seperti asam folat pada penyerapan zat besi pada ibu hamil. 2. Perlu dilakukan studi tentang pengaruh konsumsi makanan tinggi polifenol selama kehamilan terhadap kadar hemoglobin dan risiko anemia. 3. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas pendekatan edukasi berbasis teknologi dalam meningkatkan kepatuhan ibu hamil mengonsumsi tablet Fe dengan vitamin C..
<br>Ibu hamil perlu mengonsumsi vitamin C untuk meningkatkan penyerapan zat besi dan menghindari polifenol seperti teh, kopi, dan gandum yang menghambat penyerapan zat besi dalam darah.Vitamin C berperan sebagai pemicu penyerapan zat besi, sedangkan polifenol berfungsi sebagai penghambat.Penyerapan zat besi yang optimal sangat penting untuk menjaga kadar hemoglobin dan mencegah anemia pada ibu hamil
<br>Latar belakang: Anemia pada ibu hamil menjadi masalah kesehatan global karena telah mempengaruhi setengah dari semua wanita hamil di seluruh dunia. Kekurangan zat besi akan menurunkan kecepatan pembentukan dan konsentrasi hemoglobin dalam peredaran darah. Salah satu faktor yang mempengaruhi kadar hemoglobin adalah penyerapan zat besi dalam tubuh. Penyerapan zat besi erat kaitanya dengan konsumsi vitamin C sebagai pendukung zat dalam penyerapan dan polifenol sebagai penghambat penyerapan zat besi dalam darah. Cara minum Fe yang benar akan berpengaruh terhadap penyerapan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/d/kombinasi-vitamin-d3-sistem-peredaran-darah-konsum-thumb-e1936.webp" type="image/webp" length="110294" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/kombinasi-vitamin-d3-sistem-peredaran-darah-konsum-thumb-e1936.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/kombinasi-vitamin-d3-sistem-peredaran-darah-konsum-thumb-430ab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/kombinasi-vitamin-d3-sistem-peredaran-darah-konsum-thumb-a1aa4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4573-stikespamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17970-jurnal-ilmiah-pamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Pemberian Baby Field Massage Therapy Terhadap Kadar Bilirubin Serum Pada Bayi Dengan Hiperbilirubinemia Systematic Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Pemberian Baby Field Massage Therapy Terhadap Kadar Bilirubin Serum Pada Bayi Dengan Hiperbilirubinemia Systematic Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Pemberian Baby Field Massage Therapy Terhadap Kadar Bilirubin Serum Pada Bayi Dengan Hiperbilirubinemia Systematic Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42847-bilirubin-serum-total-kognitif-bayi-bblr-baby-fiel</link>
	<guid isPermaLink="false">f8ac6e4a8a0f3f6af3b1a043727f0d31</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 17:44:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengaruh durasi dan frekuensi baby field massage yang optimal untuk menurunkan bilirubin serum pada bayi preterm dan term dalam kondisi fototerapi. Kedua, studi longitudinal dapat dilakukan untuk menilai dampak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Pemberian Baby Field Massage Therapy Terhadap Kadar Bilirubin Serum Pada Bayi Dengan Hiperbilirubinemia: Systematic Review: Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengaruh durasi dan frekuensi baby field massage yang optimal untuk menurunkan bilirubin serum pada bayi preterm dan term dalam kondisi fototerapi. Kedua, studi longitudinal dapat dilakukan untuk menilai dampak jangka panjang baby field massage terhadap pertumbuhan dan perkembangan kognitif bayi, serta kemungkinan pengurangan risiko komplikasi neonatal lainnya. Ketiga, penelitian eksperimental terkontrol dapat mengevaluasi kombinasi baby field massage dengan intervensi non-pharmacologic lainnya, seperti stimulasi sensorik atau nutrisi tambahan, guna menentukan strategi integratif maksimal untuk mengelola hiperbilirubinemia neonatal.. Penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh signifikan pemberian baby field massage sebagai terapi komplementer terhadap penurunan kadar bilirubin serum pada bayi hiperbilirubinemia yang menjalani fototerapi.Field massage dapat menjadi intervensi efektif untuk mengatasi masalah hiperbilirubinemia fisiologis pada neonatus.Dengan demikian, baby massage dapat dijadikan sebagai praktik berbasis bukti untuk menurunkan hiperbilirubinemia pada bayi Hiperbilirubinemia merupakan salah satu komplikasi umum pada bayi baru lahir. Fototerapi sebagai pengobatan hiperbilirubinemia dapat menimbulkan efek samping sehingga diperlukan terapi komplementer. Baby field massage sebagai terapi pelengkap diduga dapat meningkatkan ekskresi bilirubin selama bayi menjalani fototerapi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian baby field massage therapy terhadap kadar bilirubin serum pada bayi dengan hiperbilirubinemia. Metodologi penelitian ini menggunakan systematic review yang terdiri dari 5 fase yaitu mengidentifikasi masalah dengan menggunakan framework PICO; mencari literature melalui database yang relevan, yaitu PubMed, Science Direct, dan Wiley dengan rentang waktu pencarian artikel selama 1 bulan; menetapkan kriteria inklusi dan eksklusi; membuat PRISMA flowchart;... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/0/bilirubin-serum-total-kognitif-bayi-bblr-baby-fiel-thumb-3cf4f.webp" title="JURIS - Pengaruh Pemberian Baby Field Massage Therapy Terhadap Kadar Bilirubin Serum Pada Bayi Dengan Hiperbilirubinemia: Systematic Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/bilirubin-serum-total-kognitif-bayi-bblr-baby-fiel-thumb-3cf4f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/bilirubin-serum-total-kognitif-bayi-bblr-baby-fiel-thumb-3cf4f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/bilirubin-serum-total-kognitif-bayi-bblr-baby-fiel-thumb-3cf4f.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pemberian Baby Field Massage Therapy Terhadap Kadar Bilirubin Serum Pada Bayi Dengan Hiperbilirubinemia: Systematic Review" alt="JURIS - Pengaruh Pemberian Baby Field Massage Therapy Terhadap Kadar Bilirubin Serum Pada Bayi Dengan Hiperbilirubinemia: Systematic Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/bilirubin-serum-total-kognitif-bayi-bblr-baby-fiel-thumb-766b3.webp" title="JURIS - Pengaruh Pemberian Baby Field Massage Therapy Terhadap Kadar Bilirubin Serum Pada Bayi Dengan Hiperbilirubinemia: Systematic Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/bilirubin-serum-total-kognitif-bayi-bblr-baby-fiel-thumb-766b3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/bilirubin-serum-total-kognitif-bayi-bblr-baby-fiel-thumb-766b3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/bilirubin-serum-total-kognitif-bayi-bblr-baby-fiel-thumb-766b3.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pemberian Baby Field Massage Therapy Terhadap Kadar Bilirubin Serum Pada Bayi Dengan Hiperbilirubinemia: Systematic Review" alt="JURIS - Pengaruh Pemberian Baby Field Massage Therapy Terhadap Kadar Bilirubin Serum Pada Bayi Dengan Hiperbilirubinemia: Systematic Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/bilirubin-serum-total-kognitif-bayi-bblr-baby-fiel-thumb-94d5d.webp" title="JURIS - Pengaruh Pemberian Baby Field Massage Therapy Terhadap Kadar Bilirubin Serum Pada Bayi Dengan Hiperbilirubinemia: Systematic Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/bilirubin-serum-total-kognitif-bayi-bblr-baby-fiel-thumb-94d5d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/bilirubin-serum-total-kognitif-bayi-bblr-baby-fiel-thumb-94d5d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/bilirubin-serum-total-kognitif-bayi-bblr-baby-fiel-thumb-94d5d.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pemberian Baby Field Massage Therapy Terhadap Kadar Bilirubin Serum Pada Bayi Dengan Hiperbilirubinemia: Systematic Review" alt="JURIS - Pengaruh Pemberian Baby Field Massage Therapy Terhadap Kadar Bilirubin Serum Pada Bayi Dengan Hiperbilirubinemia: Systematic Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42847-bilirubin-serum-total-kognitif-bayi-bblr-baby-fiel" title="JURIS - Pengaruh Pemberian Baby Field Massage Therapy Terhadap Kadar Bilirubin Serum Pada Bayi Dengan Hiperbilirubinemia: Systematic Review" target="_blank">Pengaruh Pemberian Baby Field Massage Therapy Terhadap Kadar Bilirubin Serum Pada Bayi Dengan Hiperbilirubinemia: Systematic Review</a>: Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengaruh durasi dan frekuensi baby field massage yang optimal untuk menurunkan bilirubin serum pada bayi preterm dan term dalam kondisi fototerapi. Kedua, studi longitudinal dapat dilakukan untuk menilai dampak jangka panjang baby field massage terhadap pertumbuhan dan perkembangan kognitif bayi, serta kemungkinan pengurangan risiko komplikasi neonatal lainnya. Ketiga, penelitian eksperimental terkontrol dapat mengevaluasi kombinasi baby field massage dengan intervensi non-pharmacologic lainnya, seperti stimulasi sensorik atau nutrisi tambahan, guna menentukan strategi integratif maksimal untuk mengelola hiperbilirubinemia neonatal..
<br>Penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh signifikan pemberian baby field massage sebagai terapi komplementer terhadap penurunan kadar bilirubin serum pada bayi hiperbilirubinemia yang menjalani fototerapi.Field massage dapat menjadi intervensi efektif untuk mengatasi masalah hiperbilirubinemia fisiologis pada neonatus.Dengan demikian, baby massage dapat dijadikan sebagai praktik berbasis bukti untuk menurunkan hiperbilirubinemia pada bayi
<br>Hiperbilirubinemia merupakan salah satu komplikasi umum pada bayi baru lahir. Fototerapi sebagai pengobatan hiperbilirubinemia dapat menimbulkan efek samping sehingga diperlukan terapi komplementer. Baby field massage sebagai terapi pelengkap diduga dapat meningkatkan ekskresi bilirubin selama bayi menjalani fototerapi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian baby field massage therapy terhadap kadar bilirubin serum pada bayi dengan hiperbilirubinemia. Metodologi penelitian ini menggunakan systematic review yang terdiri dari 5 fase yaitu mengidentifikasi masalah dengan menggunakan framework PICO; mencari literature melalui database yang relevan, yaitu PubMed, Science Direct, dan Wiley dengan rentang waktu pencarian artikel selama 1 bulan; menetapkan kriteria inklusi dan eksklusi; membuat PRISMA flowchart;...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/0/bilirubin-serum-total-kognitif-bayi-bblr-baby-fiel-thumb-94d5d.webp" type="image/webp" length="123508" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/bilirubin-serum-total-kognitif-bayi-bblr-baby-fiel-thumb-3cf4f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/bilirubin-serum-total-kognitif-bayi-bblr-baby-fiel-thumb-766b3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/bilirubin-serum-total-kognitif-bayi-bblr-baby-fiel-thumb-94d5d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4573-stikespamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17970-jurnal-ilmiah-pamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penurunan Tekanan Darah Dengan Intervensi Senam Tera Dan Konsumsi Puding Buah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penurunan Tekanan Darah Dengan Intervensi Senam Tera Dan Konsumsi Puding Buah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penurunan Tekanan Darah Dengan Intervensi Senam Tera Dan Konsumsi Puding Buah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42854-senam-tera-teknik-pernapasan-darah-kual</link>
	<guid isPermaLink="false">dd27774b32178f3b4a5bae86ca56e1cc</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 17:38:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jambi city ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[city,jambi,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan melibatkan kelompok kontrol untuk membandingkan efektivitas intervensi senam tera dan konsumsi puding kelor dengan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penurunan Tekanan Darah Dengan Intervensi Senam Tera Dan Konsumsi Puding Buah: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan melibatkan kelompok kontrol untuk membandingkan efektivitas intervensi senam tera dan konsumsi puding kelor dengan metode penanganan hipertensi lainnya. Kedua, studi kualitatif dapat dilakukan untuk menggali pengalaman dan persepsi responden terhadap intervensi ini, termasuk faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan dan keberhasilan intervensi. Ketiga, penelitian jangka panjang diperlukan untuk mengevaluasi dampak berkelanjutan dari intervensi ini terhadap kualitas hidup dan pencegahan komplikasi hipertensi pada populasi pralansia. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang manfaat senam tera dan konsumsi puding kelor sebagai strategi non-farmakologis dalam pengelolaan hipertensi, serta memberikan dasar bagi pengembangan program intervensi yang lebih efektif dan berkelanjutan bagi masyarakat.. Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami hipertensi tingkat 1 sebelum diberikan intervensi senam tera dan konsumsi puding kelor, dan hampir seluruh responden mengalami penurunan tekanan darah dengan kategori pra-hipertensi setelah intervensi.Pemberian senam tera dan konsumsi puding kelor berpengaruh terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi.Kombinasi intervensi ini dapat menjadi alternatif efektif dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi dan mudah dilaksanakan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian senam tera dan konsumsi puding kelor terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi. Desain penelitian yang digunakan adalah Pre-Eksperimen dengan one group pre-test-post-test design. Populasi penelitian berjumlah 116 dengan jumlah sampel 25 responden dengan teknik Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan berupa lembar kuesioner dan lembar observasi. Data analisis menggunakan uji Wilcoxon Signe Rank Test untuk menguji pre-test dan post-test. Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/e/senam-tera-teknik-pernapasan-darah-kualitas-hidup-thumb-27485.webp" title="JURIS - Penurunan Tekanan Darah Dengan Intervensi Senam Tera Dan Konsumsi Puding Buah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/senam-tera-teknik-pernapasan-darah-kualitas-hidup-thumb-27485.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/senam-tera-teknik-pernapasan-darah-kualitas-hidup-thumb-27485.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/senam-tera-teknik-pernapasan-darah-kualitas-hidup-thumb-27485.webp 1x" title="JURIS - Penurunan Tekanan Darah Dengan Intervensi Senam Tera Dan Konsumsi Puding Buah" alt="JURIS - Penurunan Tekanan Darah Dengan Intervensi Senam Tera Dan Konsumsi Puding Buah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/senam-tera-teknik-pernapasan-darah-kualitas-hidup-thumb-0cfb4.webp" title="JURIS - Penurunan Tekanan Darah Dengan Intervensi Senam Tera Dan Konsumsi Puding Buah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/senam-tera-teknik-pernapasan-darah-kualitas-hidup-thumb-0cfb4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/senam-tera-teknik-pernapasan-darah-kualitas-hidup-thumb-0cfb4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/senam-tera-teknik-pernapasan-darah-kualitas-hidup-thumb-0cfb4.webp 1x" title="JURIS - Penurunan Tekanan Darah Dengan Intervensi Senam Tera Dan Konsumsi Puding Buah" alt="JURIS - Penurunan Tekanan Darah Dengan Intervensi Senam Tera Dan Konsumsi Puding Buah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/senam-tera-teknik-pernapasan-darah-kualitas-hidup-thumb-75de0.webp" title="JURIS - Penurunan Tekanan Darah Dengan Intervensi Senam Tera Dan Konsumsi Puding Buah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/senam-tera-teknik-pernapasan-darah-kualitas-hidup-thumb-75de0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/senam-tera-teknik-pernapasan-darah-kualitas-hidup-thumb-75de0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/senam-tera-teknik-pernapasan-darah-kualitas-hidup-thumb-75de0.webp 1x" title="JURIS - Penurunan Tekanan Darah Dengan Intervensi Senam Tera Dan Konsumsi Puding Buah" alt="JURIS - Penurunan Tekanan Darah Dengan Intervensi Senam Tera Dan Konsumsi Puding Buah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42854-senam-tera-teknik-pernapasan-darah-kual" title="JURIS - Penurunan Tekanan Darah Dengan Intervensi Senam Tera Dan Konsumsi Puding Buah" target="_blank">Penurunan Tekanan Darah Dengan Intervensi Senam Tera Dan Konsumsi Puding Buah</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan melibatkan kelompok kontrol untuk membandingkan efektivitas intervensi senam tera dan konsumsi puding kelor dengan metode penanganan hipertensi lainnya. Kedua, studi kualitatif dapat dilakukan untuk menggali pengalaman dan persepsi responden terhadap intervensi ini, termasuk faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan dan keberhasilan intervensi. Ketiga, penelitian jangka panjang diperlukan untuk mengevaluasi dampak berkelanjutan dari intervensi ini terhadap kualitas hidup dan pencegahan komplikasi hipertensi pada populasi pralansia. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang manfaat senam tera dan konsumsi puding kelor sebagai strategi non-farmakologis dalam pengelolaan hipertensi, serta memberikan dasar bagi pengembangan program intervensi yang lebih efektif dan berkelanjutan bagi masyarakat..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami hipertensi tingkat 1 sebelum diberikan intervensi senam tera dan konsumsi puding kelor, dan hampir seluruh responden mengalami penurunan tekanan darah dengan kategori pra-hipertensi setelah intervensi.Pemberian senam tera dan konsumsi puding kelor berpengaruh terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi.Kombinasi intervensi ini dapat menjadi alternatif efektif dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi dan mudah dilaksanakan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian senam tera dan konsumsi puding kelor terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi. Desain penelitian yang digunakan adalah Pre-Eksperimen dengan one group pre-test-post-test design. Populasi penelitian berjumlah 116 dengan jumlah sampel 25 responden dengan teknik Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan berupa lembar kuesioner dan lembar observasi. Data analisis menggunakan uji Wilcoxon Signe Rank Test untuk menguji pre-test dan post-test. Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/e/senam-tera-teknik-pernapasan-darah-kualitas-hidup-thumb-0cfb4.webp" type="image/webp" length="89900" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/senam-tera-teknik-pernapasan-darah-kualitas-hidup-thumb-27485.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/senam-tera-teknik-pernapasan-darah-kualitas-hidup-thumb-0cfb4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/senam-tera-teknik-pernapasan-darah-kualitas-hidup-thumb-75de0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4573-stikespamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17970-jurnal-ilmiah-pamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Mekanisme Koping pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Mekanisme Koping pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Mekanisme Koping pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42848-occurrence-type-ii-intrinsik-pasien-dm-diabetes</link>
	<guid isPermaLink="false">5aaad3955d163466314ec560efa1c30f</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 17:37:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas variasi karakteristik responden dan mempertimbangkan faktor-faktor eksternal yang dapat mempengaruhi mekanisme koping, seperti dukungan sosial dan lingkungan. Selain itu, studi komparatif antara pasien ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Mekanisme Koping pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas variasi karakteristik responden dan mempertimbangkan faktor-faktor eksternal yang dapat mempengaruhi mekanisme koping, seperti dukungan sosial dan lingkungan. Selain itu, studi komparatif antara pasien diabetes mellitus tipe II dengan tipe lain dapat memberikan pemahaman lebih mendalam tentang hubungan antara tingkat kecemasan dan mekanisme koping. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi intervensi yang efektif dalam membantu pasien mengelola kecemasan dan meningkatkan mekanisme koping adaptif.. Hasil penelitian yang dilakukan di Palembang Puskesmas Taman Bacaan menyimpulkan bahwa.Penderita Diabetes Mellitus Tipe II pada Puskesmas Taman Bacaan Palembang menunjukkan tingkat kecemasan yang tinggi, dengan 21 responden (67,7%) mengalami kecemasan, sementara 10 responden (32,2%) lainnya tidak mengalami kecemasan.Pasien Diabetes Mellitus tipe II di Palembang Puskesmas Taman Bacaan menunjukkan sebagian besar menggunakan mekanisme koping adaptif, dengan 17 responden (54,8%), sementara sebagian lainnya menggunakan mekanisme koping maladaptif, berjumlah 14 responden (45,2%).Terdapat relasi cukup signifikan antara tingkat kecemasan dengan mekanisme koping pasien Diabetes Mellitus tipe II di Puskesmas Taman Bacaan Palembang pada tahun 2023, hal ini didukung dengan p-value sebesar 0,007 Diabetes Mellitus adalah kondisi kesehatan yang tidak menular dan menjadi perhatian global. Indonesia menduduki peringkat ke-7 di dunia dengan jumlah penderita mencapai 10 juta orang. Individu yang menderita diabetes mellitus mengalami transformasi besar dalam gaya hidup mereka, termasuk dalam hal mengatur pola makan, berolahraga, dan memantau kadar gula darah. Perubahan ini seringkali menyebabkan respons psikologis negatif seperti kemarahan, perasaan tidak berarti, peningkatan kecemasan, dan depresi. Mekanisme koping merupakan cara untuk mengatasi, menghadapi, atau mengelola situasi stres dengan baik, baik secara mental maupun perilaku,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/0/occurrence-type-ii-intrinsik-pasien-dm-diabetes-me-thumb-0047b.webp" title="JURIS - Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Mekanisme Koping pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/occurrence-type-ii-intrinsik-pasien-dm-diabetes-me-thumb-0047b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/occurrence-type-ii-intrinsik-pasien-dm-diabetes-me-thumb-0047b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/occurrence-type-ii-intrinsik-pasien-dm-diabetes-me-thumb-0047b.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Mekanisme Koping pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II" alt="JURIS - Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Mekanisme Koping pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/0/occurrence-type-ii-intrinsik-pasien-dm-diabetes-me-thumb-eb196.webp" title="JURIS - Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Mekanisme Koping pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/occurrence-type-ii-intrinsik-pasien-dm-diabetes-me-thumb-eb196.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/occurrence-type-ii-intrinsik-pasien-dm-diabetes-me-thumb-eb196.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/occurrence-type-ii-intrinsik-pasien-dm-diabetes-me-thumb-eb196.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Mekanisme Koping pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II" alt="JURIS - Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Mekanisme Koping pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/0/occurrence-type-ii-intrinsik-pasien-dm-diabetes-me-thumb-72979.webp" title="JURIS - Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Mekanisme Koping pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/occurrence-type-ii-intrinsik-pasien-dm-diabetes-me-thumb-72979.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/occurrence-type-ii-intrinsik-pasien-dm-diabetes-me-thumb-72979.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/occurrence-type-ii-intrinsik-pasien-dm-diabetes-me-thumb-72979.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Mekanisme Koping pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II" alt="JURIS - Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Mekanisme Koping pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42848-occurrence-type-ii-intrinsik-pasien-dm-diabetes" title="JURIS - Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Mekanisme Koping pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II" target="_blank">Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Mekanisme Koping pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas variasi karakteristik responden dan mempertimbangkan faktor-faktor eksternal yang dapat mempengaruhi mekanisme koping, seperti dukungan sosial dan lingkungan. Selain itu, studi komparatif antara pasien diabetes mellitus tipe II dengan tipe lain dapat memberikan pemahaman lebih mendalam tentang hubungan antara tingkat kecemasan dan mekanisme koping. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi intervensi yang efektif dalam membantu pasien mengelola kecemasan dan meningkatkan mekanisme koping adaptif..
<br>Hasil penelitian yang dilakukan di Palembang Puskesmas Taman Bacaan menyimpulkan bahwa.Penderita Diabetes Mellitus Tipe II pada Puskesmas Taman Bacaan Palembang menunjukkan tingkat kecemasan yang tinggi, dengan 21 responden (67,7%) mengalami kecemasan, sementara 10 responden (32,2%) lainnya tidak mengalami kecemasan.Pasien Diabetes Mellitus tipe II di Palembang Puskesmas Taman Bacaan menunjukkan sebagian besar menggunakan mekanisme koping adaptif, dengan 17 responden (54,8%), sementara sebagian lainnya menggunakan mekanisme koping maladaptif, berjumlah 14 responden (45,2%).Terdapat relasi cukup signifikan antara tingkat kecemasan dengan mekanisme koping pasien Diabetes Mellitus tipe II di Puskesmas Taman Bacaan Palembang pada tahun 2023, hal ini didukung dengan p-value sebesar 0,007
<br>Diabetes Mellitus adalah kondisi kesehatan yang tidak menular dan menjadi perhatian global. Indonesia menduduki peringkat ke-7 di dunia dengan jumlah penderita mencapai 10 juta orang. Individu yang menderita diabetes mellitus mengalami transformasi besar dalam gaya hidup mereka, termasuk dalam hal mengatur pola makan, berolahraga, dan memantau kadar gula darah. Perubahan ini seringkali menyebabkan respons psikologis negatif seperti kemarahan, perasaan tidak berarti, peningkatan kecemasan, dan depresi. Mekanisme koping merupakan cara untuk mengatasi, menghadapi, atau mengelola situasi stres dengan baik, baik secara mental maupun perilaku,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/0/occurrence-type-ii-intrinsik-pasien-dm-diabetes-me-thumb-72979.webp" type="image/webp" length="135996" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/occurrence-type-ii-intrinsik-pasien-dm-diabetes-me-thumb-0047b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/occurrence-type-ii-intrinsik-pasien-dm-diabetes-me-thumb-eb196.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/occurrence-type-ii-intrinsik-pasien-dm-diabetes-me-thumb-72979.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4573-stikespamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17970-jurnal-ilmiah-pamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Elektronik Perawat Pendamping Stunting Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Tentang Stunting di Desa Pungging Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Elektronik Perawat Pendamping Stunting Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Tentang Stunting di Desa Pungging Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Elektronik Perawat Pendamping Stunting Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Tentang Stunting di Desa Pungging Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42855-employees-mojokerto-district-stunting-pengetahuan</link>
	<guid isPermaLink="false">0be42680bae6d1ed1a53c89aa9ae3734</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 17:18:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi efektivitas E-Peramping dalam jangka waktu yang lebih panjang untuk melihat dampak berkelanjutan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Elektronik Perawat Pendamping Stunting Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Tentang Stunting di Desa Pungging Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi efektivitas E-Peramping dalam jangka waktu yang lebih panjang untuk melihat dampak berkelanjutan terhadap perilaku ibu dalam memberikan perawatan dan nutrisi yang optimal bagi anak. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi efektivitas E-Peramping, seperti tingkat pendidikan ibu, akses internet, dan dukungan sosial dari keluarga dan komunitas. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi integrasi E-Peramping dengan program kesehatan lainnya, seperti posyandu dan layanan kesehatan ibu dan anak, untuk menciptakan sistem rujukan yang terpadu dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan secara keseluruhan. Dengan demikian, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran teknologi dalam pencegahan stunting dan peningkatan kesehatan ibu dan anak di Indonesia.. E-Peramping (elektronik perawat pendamping stunting) merupakan media yang efektif mempengaruhi pengetahuan dan sikap ibu tentang stunting.Peningkatan pengetahuan dan sikap ibu tentang stunting dapat dicapai melalui pemanfaatan media elektronik yang mudah diakses dan memberikan informasi yang relevan.Dengan demikian, intervensi berbasis teknologi dapat menjadi solusi untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pencegahan stunting Stunting menurut WHO adalah gangguan tumbuh kembang yang dialami anak akibat gizi buruk, infeksi berulang, dan stimulasi psikososial yang tidak memadai. Sebagai upaya menekan terjadinya stunting diperlukan perhatian khusus bagi ibu hamil dan anak (dalam masa kehidupan 1000 hari pertama). Pemerintah Kabupaten Mojokerto berhasil menurunkan angka stunting dari 27,4% dari tahun 2022 menjadi 11,6% di tahun 2023. Pemerintah Kabupaten Mojokerto telah berhasil mencapai di bawah target nasional angka prevalensi stunting, namun Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berkomitmen untuk menurunkan angka kasus stunting hingga 0%. Hasil penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas pendidikan kesehatan melalui media elektronik perawat pendamping stunting (e-peramping) terhadap pengetahuan dan sikap ibu... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/4/employees-mojokerto-district-stunting-pengetahuan-thumb-bdb29.webp" title="JURIS - Efektivitas Elektronik Perawat Pendamping Stunting Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Tentang Stunting di Desa Pungging Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/4/employees-mojokerto-district-stunting-pengetahuan-thumb-bdb29.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/4/employees-mojokerto-district-stunting-pengetahuan-thumb-bdb29.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/4/employees-mojokerto-district-stunting-pengetahuan-thumb-bdb29.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Elektronik Perawat Pendamping Stunting Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Tentang Stunting di Desa Pungging Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto" alt="JURIS - Efektivitas Elektronik Perawat Pendamping Stunting Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Tentang Stunting di Desa Pungging Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/4/employees-mojokerto-district-stunting-pengetahuan-thumb-be482.webp" title="JURIS - Efektivitas Elektronik Perawat Pendamping Stunting Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Tentang Stunting di Desa Pungging Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/4/employees-mojokerto-district-stunting-pengetahuan-thumb-be482.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/4/employees-mojokerto-district-stunting-pengetahuan-thumb-be482.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/4/employees-mojokerto-district-stunting-pengetahuan-thumb-be482.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Elektronik Perawat Pendamping Stunting Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Tentang Stunting di Desa Pungging Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto" alt="JURIS - Efektivitas Elektronik Perawat Pendamping Stunting Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Tentang Stunting di Desa Pungging Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/4/employees-mojokerto-district-stunting-pengetahuan-thumb-c7561.webp" title="JURIS - Efektivitas Elektronik Perawat Pendamping Stunting Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Tentang Stunting di Desa Pungging Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/4/employees-mojokerto-district-stunting-pengetahuan-thumb-c7561.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/4/employees-mojokerto-district-stunting-pengetahuan-thumb-c7561.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/4/employees-mojokerto-district-stunting-pengetahuan-thumb-c7561.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Elektronik Perawat Pendamping Stunting Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Tentang Stunting di Desa Pungging Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto" alt="JURIS - Efektivitas Elektronik Perawat Pendamping Stunting Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Tentang Stunting di Desa Pungging Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42855-employees-mojokerto-district-stunting-pengetahuan" title="JURIS - Efektivitas Elektronik Perawat Pendamping Stunting Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Tentang Stunting di Desa Pungging Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto" target="_blank">Efektivitas Elektronik Perawat Pendamping Stunting Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Tentang Stunting di Desa Pungging Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi efektivitas E-Peramping dalam jangka waktu yang lebih panjang untuk melihat dampak berkelanjutan terhadap perilaku ibu dalam memberikan perawatan dan nutrisi yang optimal bagi anak. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi efektivitas E-Peramping, seperti tingkat pendidikan ibu, akses internet, dan dukungan sosial dari keluarga dan komunitas. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi integrasi E-Peramping dengan program kesehatan lainnya, seperti posyandu dan layanan kesehatan ibu dan anak, untuk menciptakan sistem rujukan yang terpadu dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan secara keseluruhan. Dengan demikian, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran teknologi dalam pencegahan stunting dan peningkatan kesehatan ibu dan anak di Indonesia..
<br>E-Peramping (elektronik perawat pendamping stunting) merupakan media yang efektif mempengaruhi pengetahuan dan sikap ibu tentang stunting.Peningkatan pengetahuan dan sikap ibu tentang stunting dapat dicapai melalui pemanfaatan media elektronik yang mudah diakses dan memberikan informasi yang relevan.Dengan demikian, intervensi berbasis teknologi dapat menjadi solusi untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pencegahan stunting
<br>Stunting menurut WHO adalah gangguan tumbuh kembang yang dialami anak akibat gizi buruk, infeksi berulang, dan stimulasi psikososial yang tidak memadai. Sebagai upaya menekan terjadinya stunting diperlukan perhatian khusus bagi ibu hamil dan anak (dalam masa kehidupan 1000 hari pertama). Pemerintah Kabupaten Mojokerto berhasil menurunkan angka stunting dari 27,4% dari tahun 2022 menjadi 11,6% di tahun 2023. Pemerintah Kabupaten Mojokerto telah berhasil mencapai di bawah target nasional angka prevalensi stunting, namun Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berkomitmen untuk menurunkan angka kasus stunting hingga 0%. Hasil penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas pendidikan kesehatan melalui media elektronik perawat pendamping stunting (e-peramping) terhadap pengetahuan dan sikap ibu...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/4/employees-mojokerto-district-stunting-pengetahuan-thumb-be482.webp" type="image/webp" length="119348" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/4/employees-mojokerto-district-stunting-pengetahuan-thumb-bdb29.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/4/employees-mojokerto-district-stunting-pengetahuan-thumb-be482.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/4/employees-mojokerto-district-stunting-pengetahuan-thumb-c7561.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4573-stikespamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17970-jurnal-ilmiah-pamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemantauan Status Gizi Melalui Indeks Massa Tubuh Untuk Mendeteksi Dini Masalah Gizi Pada Anak Usia Dini Di Tkq Matlaul Khoir ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemantauan Status Gizi Melalui Indeks Massa Tubuh Untuk Mendeteksi Dini Masalah Gizi Pada Anak Usia Dini Di Tkq Matlaul Khoir ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemantauan Status Gizi Melalui Indeks Massa Tubuh Untuk Mendeteksi Dini Masalah Gizi Pada Anak Usia Dini Di Tkq Matlaul Khoir ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42852-status-gizi-siswa-nilai-sumberdaya-massa</link>
	<guid isPermaLink="false">0dc08d58ef86569728a05229c09804ed</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 17:08:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang pemantauan IMT terhadap perkembangan kognitif dan fisik anak usia dini. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang efektivitas program edukasi orang tua dalam meningkatkan kesadaran pola makan sehat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemantauan Status Gizi Melalui Indeks Massa Tubuh Untuk Mendeteksi Dini Masalah Gizi Pada Anak Usia Dini Di Tkq Matlaul Khoir: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang pemantauan IMT terhadap perkembangan kognitif dan fisik anak usia dini. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang efektivitas program edukasi orang tua dalam meningkatkan kesadaran pola makan sehat di lingkungan pendidikan. Terakhir, penelitian lebih lanjut dapat membandingkan metode pemantauan status gizi yang berbeda untuk menemukan pendekatan yang paling efisien dalam mendeteksi dini masalah gizi di TKQ Matlaul Khoir.. Penggunaan Indeks Massa Tubuh (IMT) dapat menjadi salah satu alat yang efektif dalam menilai status gizi anak usia dini.Dengan memantau IMT, dapat diketahui apakah anak tersebut mengalami masalah gizi, baik kekurangan, kelebihan, maupun dalam kategori gizi normal.Hasil perhitungan status gizi berdasarkan IMT kepada 5 anak yang diteliti, dengan mengukur BB/TB atau BB/PB maka didapat sebanyak 100% anak memiliki IMT berada dalam rentang -2 SD dengan 1 SD.Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa anak usia 4-5 tahun di TKQ Matlaul Khoir memiliki status gizi yang normal atau gizi baik.Berdasarkan hasil penelitian ini dapat menunjukkan pentingnya pemantauan status gizi pada anak usia dini untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang optimal dan perlunya perhatian lebih terhadap pola makan dan kebiasaan hidup sehat bagi anak-anak di lingkungan pendidikan Pemantauan status gizi pada anak usia dini merupakan salah satu aspek yang sangat penting karena status gizi pada anak usia dini akan menentukan kualitas hidup anak di awal kehidupannya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pertumbuhan fisik, perkembangan otak dan fungsi tubuh yang optimal berdasarkan status status gizi agar anak tumbuh dengan sehat dan berkembang sesuai usianya. Jenis Penelitian ini adalah kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan melakukan studi lapangan. Pendekatan penelitian menggunakan metode antropometri dalam menilai status gizi. Sample penelitian ini pada anak usia dini di TKQ Matlaul Khoir yang berusia 4-5 tahun berjumlah 5 orang anak. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan tiga metode utama yaitu, pengukuran berat dan tinggi badan anak, wawancara... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/c/status-gizi-siswa-nilai-sumberdaya-massa-tubuh-imt-thumb-9f752.webp" title="JURIS - Pemantauan Status Gizi Melalui Indeks Massa Tubuh Untuk Mendeteksi Dini Masalah Gizi Pada Anak Usia Dini Di Tkq Matlaul Khoir" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/status-gizi-siswa-nilai-sumberdaya-massa-tubuh-imt-thumb-9f752.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/status-gizi-siswa-nilai-sumberdaya-massa-tubuh-imt-thumb-9f752.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/status-gizi-siswa-nilai-sumberdaya-massa-tubuh-imt-thumb-9f752.webp 1x" title="JURIS - Pemantauan Status Gizi Melalui Indeks Massa Tubuh Untuk Mendeteksi Dini Masalah Gizi Pada Anak Usia Dini Di Tkq Matlaul Khoir" alt="JURIS - Pemantauan Status Gizi Melalui Indeks Massa Tubuh Untuk Mendeteksi Dini Masalah Gizi Pada Anak Usia Dini Di Tkq Matlaul Khoir" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/c/status-gizi-siswa-nilai-sumberdaya-massa-tubuh-imt-thumb-78232.webp" title="JURIS - Pemantauan Status Gizi Melalui Indeks Massa Tubuh Untuk Mendeteksi Dini Masalah Gizi Pada Anak Usia Dini Di Tkq Matlaul Khoir" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/status-gizi-siswa-nilai-sumberdaya-massa-tubuh-imt-thumb-78232.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/status-gizi-siswa-nilai-sumberdaya-massa-tubuh-imt-thumb-78232.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/status-gizi-siswa-nilai-sumberdaya-massa-tubuh-imt-thumb-78232.webp 1x" title="JURIS - Pemantauan Status Gizi Melalui Indeks Massa Tubuh Untuk Mendeteksi Dini Masalah Gizi Pada Anak Usia Dini Di Tkq Matlaul Khoir" alt="JURIS - Pemantauan Status Gizi Melalui Indeks Massa Tubuh Untuk Mendeteksi Dini Masalah Gizi Pada Anak Usia Dini Di Tkq Matlaul Khoir" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42852-status-gizi-siswa-nilai-sumberdaya-massa" title="JURIS - Pemantauan Status Gizi Melalui Indeks Massa Tubuh Untuk Mendeteksi Dini Masalah Gizi Pada Anak Usia Dini Di Tkq Matlaul Khoir" target="_blank">Pemantauan Status Gizi Melalui Indeks Massa Tubuh Untuk Mendeteksi Dini Masalah Gizi Pada Anak Usia Dini Di Tkq Matlaul Khoir</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang pemantauan IMT terhadap perkembangan kognitif dan fisik anak usia dini. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang efektivitas program edukasi orang tua dalam meningkatkan kesadaran pola makan sehat di lingkungan pendidikan. Terakhir, penelitian lebih lanjut dapat membandingkan metode pemantauan status gizi yang berbeda untuk menemukan pendekatan yang paling efisien dalam mendeteksi dini masalah gizi di TKQ Matlaul Khoir..
<br>Penggunaan Indeks Massa Tubuh (IMT) dapat menjadi salah satu alat yang efektif dalam menilai status gizi anak usia dini.Dengan memantau IMT, dapat diketahui apakah anak tersebut mengalami masalah gizi, baik kekurangan, kelebihan, maupun dalam kategori gizi normal.Hasil perhitungan status gizi berdasarkan IMT kepada 5 anak yang diteliti, dengan mengukur BB/TB atau BB/PB maka didapat sebanyak 100% anak memiliki IMT berada dalam rentang -2 SD dengan  1 SD.Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa anak usia 4-5 tahun di TKQ Matlaul Khoir memiliki status gizi yang normal atau gizi baik.Berdasarkan hasil penelitian ini dapat menunjukkan pentingnya pemantauan status gizi pada anak usia dini untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang optimal dan perlunya perhatian lebih terhadap pola makan dan kebiasaan hidup sehat bagi anak-anak di lingkungan pendidikan
<br>Pemantauan status gizi pada anak usia dini merupakan salah satu aspek yang sangat penting karena status gizi pada anak usia dini akan menentukan kualitas hidup anak di awal kehidupannya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pertumbuhan fisik, perkembangan otak dan fungsi tubuh yang optimal berdasarkan status status gizi agar anak tumbuh dengan sehat dan berkembang sesuai usianya. Jenis Penelitian ini adalah kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan melakukan studi lapangan. Pendekatan penelitian menggunakan metode antropometri dalam menilai status gizi. Sample penelitian ini pada anak usia dini di TKQ Matlaul Khoir yang berusia 4-5 tahun berjumlah 5 orang anak. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan tiga metode utama yaitu, pengukuran berat dan tinggi badan anak, wawancara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/c/status-gizi-siswa-nilai-sumberdaya-massa-tubuh-imt-thumb-78232.webp" type="image/webp" length="102908" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/status-gizi-siswa-nilai-sumberdaya-massa-tubuh-imt-thumb-9f752.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/status-gizi-siswa-nilai-sumberdaya-massa-tubuh-imt-thumb-78232.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4573-stikespamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17970-jurnal-ilmiah-pamenang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Wed, 29 Apr 2026 20:12:26 +0700. 24 items. Served in: 13.133 seconds [rss] -->
