<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Thu, 30 Apr 2026 16:35:55 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 16:35:55 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-30T16:35:55+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Aktivitas Serangga Penyerbuk Pada Tanaman Berbunga Di Taman Pantai Berkas Kota Bengkulu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Aktivitas Serangga Penyerbuk Pada Tanaman Berbunga Di Taman Pantai Berkas Kota Bengkulu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Aktivitas Serangga Penyerbuk Pada Tanaman Berbunga Di Taman Pantai Berkas Kota Bengkulu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43268-pollinator-penyerbukan-keanekaragaman-ekosistem-fu</link>
	<guid isPermaLink="false">c796555a7ef784e118e631aca8a6d46b</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 16:09:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ devi anugrah ]]></category>
	<category><![CDATA[ ade hikmat ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ade,anugrah,devi,hikmat,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai pengaruh jenis tanaman berbunga terhadap preferensi serangga pollinator, termasuk analisis kandungan nektar dan serbuk sari ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Aktivitas Serangga Penyerbuk Pada Tanaman Berbunga Di Taman Pantai Berkas Kota Bengkulu: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai pengaruh jenis tanaman berbunga terhadap preferensi serangga pollinator, termasuk analisis kandungan nektar dan serbuk sari pada berbagai spesies tanaman. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada dampak perubahan iklim terhadap aktivitas dan distribusi serangga pollinator di kawasan pesisir, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti suhu, kelembaban, dan curah hujan. Ketiga, penting untuk menginvestigasi peran serangga pollinator dalam menjaga keanekaragaman genetik tanaman berbunga, serta potensi pemanfaatan serangga pollinator dalam upaya restorasi ekosistem pantai yang terdegradasi. Dengan demikian, pemahaman yang lebih komprehensif mengenai interaksi antara serangga pollinator dan tanaman berbunga dapat diperoleh, sehingga dapat mendukung upaya konservasi keanekaragaman hayati dan keberlanjutan ekosistem di kawasan pesisir.. Penelitian ini membuktikan bahwa tanaman berbunga di Taman Pantai Berkas mampu menarik beragam serangga penyerbuk, khususnya lebah dan kupu-kupu.Chirita fimbrisepala dan Wedelia chinensis terbukti paling menarik, dengan tingkat kunjungan tertinggi oleh lebah dan kupu-kupu.Aktivitas serangga lebih tinggi di pagi hari karena faktor suhu dan kelembaban yang mendukung.Frekuensi dan durasi kunjungan bervariasi tergantung spesies dan morfologi tubuhnya, memengaruhi efektivitas penyerbukan.Kondisi lingkungan seperti kelembaban dan ketersediaan pakan turut memengaruhi perilaku serangga.Temuan ini menegaskan pentingnya menjaga keberagaman flora di taman kota untuk menunjang populasi dan fungsi ekologis serangga penyerbuk dalam ekosistem urban Aktivitas kunjungan serangga pollinator pada tanaman berbunga di Taman Pantai Berkas Kota Bengkulu memperlihatkan peran penting serangga dalam mendukung proses penyerbukan alami. Beragam jenis serangga seperti lebah, dan kupu-kupu, ditemukan aktif mengunjungi bunga untuk mengumpulkan nektar dan serbuk sari. Intensitas kunjungan dipengaruhi oleh waktu, dengan puncak aktivitas terjadi pada pagi hingga sore hari. Durasi kunjungan bervariasi, seperti pada lebah kayu menghabiskan waktu sekitar 1-5 detik/bunga pada setiap kunjungan, sedangkan kupu-kupu menghabiskan waktu cukup lama, yaitu 5-10 detik/bunga. Pada Apis cerana durasi kunjungan tidak berbeda jauh dengan lebah kayu berkisar 1-6 detik/bunga. Variasi morfologi, warna, dan aroma bunga turut menarik minat serangga pollinator, sehingga meningkatkan frekuensi interaksi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/9/pollinator-penyerbukan-keanekaragaman-ekosistem-fu-thumb-8b774.webp" title="JURIS - Aktivitas Serangga Penyerbuk Pada Tanaman Berbunga Di Taman Pantai Berkas Kota Bengkulu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/pollinator-penyerbukan-keanekaragaman-ekosistem-fu-thumb-8b774.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/pollinator-penyerbukan-keanekaragaman-ekosistem-fu-thumb-8b774.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/pollinator-penyerbukan-keanekaragaman-ekosistem-fu-thumb-8b774.webp 1x" title="JURIS - Aktivitas Serangga Penyerbuk Pada Tanaman Berbunga Di Taman Pantai Berkas Kota Bengkulu" alt="JURIS - Aktivitas Serangga Penyerbuk Pada Tanaman Berbunga Di Taman Pantai Berkas Kota Bengkulu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/pollinator-penyerbukan-keanekaragaman-ekosistem-fu-thumb-33a8c.webp" title="JURIS - Aktivitas Serangga Penyerbuk Pada Tanaman Berbunga Di Taman Pantai Berkas Kota Bengkulu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/pollinator-penyerbukan-keanekaragaman-ekosistem-fu-thumb-33a8c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/pollinator-penyerbukan-keanekaragaman-ekosistem-fu-thumb-33a8c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/pollinator-penyerbukan-keanekaragaman-ekosistem-fu-thumb-33a8c.webp 1x" title="JURIS - Aktivitas Serangga Penyerbuk Pada Tanaman Berbunga Di Taman Pantai Berkas Kota Bengkulu" alt="JURIS - Aktivitas Serangga Penyerbuk Pada Tanaman Berbunga Di Taman Pantai Berkas Kota Bengkulu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/pollinator-penyerbukan-keanekaragaman-ekosistem-fu-thumb-57b4b.webp" title="JURIS - Aktivitas Serangga Penyerbuk Pada Tanaman Berbunga Di Taman Pantai Berkas Kota Bengkulu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/pollinator-penyerbukan-keanekaragaman-ekosistem-fu-thumb-57b4b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/pollinator-penyerbukan-keanekaragaman-ekosistem-fu-thumb-57b4b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/pollinator-penyerbukan-keanekaragaman-ekosistem-fu-thumb-57b4b.webp 1x" title="JURIS - Aktivitas Serangga Penyerbuk Pada Tanaman Berbunga Di Taman Pantai Berkas Kota Bengkulu" alt="JURIS - Aktivitas Serangga Penyerbuk Pada Tanaman Berbunga Di Taman Pantai Berkas Kota Bengkulu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43268-pollinator-penyerbukan-keanekaragaman-ekosistem-fu" title="JURIS - Aktivitas Serangga Penyerbuk Pada Tanaman Berbunga Di Taman Pantai Berkas Kota Bengkulu" target="_blank">Aktivitas Serangga Penyerbuk Pada Tanaman Berbunga Di Taman Pantai Berkas Kota Bengkulu</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai pengaruh jenis tanaman berbunga terhadap preferensi serangga pollinator, termasuk analisis kandungan nektar dan serbuk sari pada berbagai spesies tanaman. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada dampak perubahan iklim terhadap aktivitas dan distribusi serangga pollinator di kawasan pesisir, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti suhu, kelembaban, dan curah hujan. Ketiga, penting untuk menginvestigasi peran serangga pollinator dalam menjaga keanekaragaman genetik tanaman berbunga, serta potensi pemanfaatan serangga pollinator dalam upaya restorasi ekosistem pantai yang terdegradasi. Dengan demikian, pemahaman yang lebih komprehensif mengenai interaksi antara serangga pollinator dan tanaman berbunga dapat diperoleh, sehingga dapat mendukung upaya konservasi keanekaragaman hayati dan keberlanjutan ekosistem di kawasan pesisir..
<br>Penelitian ini membuktikan bahwa tanaman berbunga di Taman Pantai Berkas mampu menarik beragam serangga penyerbuk, khususnya lebah dan kupu-kupu.Chirita fimbrisepala dan Wedelia chinensis terbukti paling menarik, dengan tingkat kunjungan tertinggi oleh lebah dan kupu-kupu.Aktivitas serangga lebih tinggi di pagi hari karena faktor suhu dan kelembaban yang mendukung.Frekuensi dan durasi kunjungan bervariasi tergantung spesies dan morfologi tubuhnya, memengaruhi efektivitas penyerbukan.Kondisi lingkungan seperti kelembaban dan ketersediaan pakan turut memengaruhi perilaku serangga.Temuan ini menegaskan pentingnya menjaga keberagaman flora di taman kota untuk menunjang populasi dan fungsi ekologis serangga penyerbuk dalam ekosistem urban
<br>Aktivitas kunjungan serangga pollinator pada tanaman berbunga di Taman Pantai Berkas Kota Bengkulu memperlihatkan peran penting serangga dalam mendukung proses penyerbukan alami. Beragam jenis serangga seperti lebah, dan kupu-kupu, ditemukan aktif mengunjungi bunga untuk mengumpulkan nektar dan serbuk sari. Intensitas kunjungan dipengaruhi oleh waktu, dengan puncak aktivitas terjadi pada pagi hingga sore hari. Durasi kunjungan bervariasi, seperti pada lebah kayu menghabiskan waktu sekitar 1-5 detik/bunga pada setiap kunjungan, sedangkan kupu-kupu menghabiskan waktu cukup lama, yaitu 5-10 detik/bunga. Pada Apis cerana durasi kunjungan tidak berbeda jauh dengan lebah kayu berkisar 1-6 detik/bunga. Variasi morfologi, warna, dan aroma bunga turut menarik minat serangga pollinator, sehingga meningkatkan frekuensi interaksi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/9/pollinator-penyerbukan-keanekaragaman-ekosistem-fu-thumb-33a8c.webp" type="image/webp" length="264564" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/pollinator-penyerbukan-keanekaragaman-ekosistem-fu-thumb-8b774.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/pollinator-penyerbukan-keanekaragaman-ekosistem-fu-thumb-33a8c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/pollinator-penyerbukan-keanekaragaman-ekosistem-fu-thumb-57b4b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-157-umb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16693-jurnal-riset-inovasi-pendidikan-sains-jrips.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Challenges and Opportunities of AI Implementation in Financial Sector Early Warning System ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Challenges and Opportunities of AI Implementation in Financial Sector Early Warning System ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Challenges and Opportunities of AI Implementation in Financial Sector Early Warning System ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43266-sistem-pendukung-pengambilan-keputusan-ekosistem</link>
	<guid isPermaLink="false">6b5fe87587ea6345ccb526773fc6d75c</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 15:47:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ quick menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,menu,quick,us,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, penelitian lanjutan dapat meneliti dampak penerapan AI pada model peringatan dini di sektor perbankan mikro di Indonesia dengan mengumpulkan data real-time transaksi mikro dan menilai efektivitas algoritma deteksi penipuan relatif terhadap sistem ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Challenges and Opportunities of AI Implementation in Financial Sector Early Warning System: Pertama, penelitian lanjutan dapat meneliti dampak penerapan AI pada model peringatan dini di sektor perbankan mikro di Indonesia dengan mengumpulkan data real-time transaksi mikro dan menilai efektivitas algoritma deteksi penipuan relatif terhadap sistem tradisional. Kedua, penelitian berikutnya dapat mengembangkan kerangka kerja regulasi AI yang spesifik untuk sektor keuangan, termasuk pedoman audit dan penilaian bias, serta menguji penerapannya di beberapa bank besar untuk melihat kecepatan adaptasi dan kepatuhan. Ketiga, studi lebih lanjut dapat mengeksplorasi integrasi AI dengan teknologi blockchain untuk meningkatkan transparansi dan auditabilitas dalam sistem peringatan dini, serta menganalisis potensi sinergi antara keduanya dalam menurunkan risiko sistemik.. Penerapan AI di sistem peringatan dini sektor keuangan menawarkan peluang besar untuk meningkatkan efektivitas manajemen risiko, efisiensi operasional, dan akurasi deteksi ancaman.Namun, tantangan utama terkait kualitas data, keamanan, keandalan model, dan bias algoritma harus dikelola dengan baik melalui kebijakan tata kelola, pengamanan data, dan regulasi yang adaptif.Pendekatan terintegrasi yang melibatkan penguatan data governance, peningkatan cybersecurity, pengembangan sumber daya manusia, serta kolaborasi aktif dengan regulator diperlukan untuk memaksimalkan manfaat AI sambil meminimalkan risiko Transformasi digital di sektor keuangan mendorong adopsi Kecerdasan Buatan (AI) dalam sistem peringatan dini untuk meningkatkan deteksi dan mitigasi risiko. Penelitian ini menggunakan tinjauan literatur untuk mengevaluasi tantangan dan peluang AI di sistem peringatan dini sektor keuangan. Hasil menunjukkan bahwa AI meningkatkan akurasi deteksi penipuan, efisiensi operasional, personalisasi layanan, dan pengambilan keputusan berbasis data, namun dihadapkan pada tantangan kualitas data, keamanan, bias algoritma, sumber daya manusia terbatas, serta regulasi dan tata kelola yang belum sepenuhnya adaptif. Strategi optimal melibatkan penguatan tata kelola data, keamanan siber, pengembangan SDM, dan kolaborasi regulator. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/5/sistem-pendukung-pengambilan-keputusan-ekosistem-t-thumb-40895.webp" title="JURIS - Challenges and Opportunities of AI Implementation in Financial Sector Early Warning System" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/sistem-pendukung-pengambilan-keputusan-ekosistem-t-thumb-40895.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/sistem-pendukung-pengambilan-keputusan-ekosistem-t-thumb-40895.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/sistem-pendukung-pengambilan-keputusan-ekosistem-t-thumb-40895.webp 1x" title="JURIS - Challenges and Opportunities of AI Implementation in Financial Sector Early Warning System" alt="JURIS - Challenges and Opportunities of AI Implementation in Financial Sector Early Warning System" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/5/sistem-pendukung-pengambilan-keputusan-ekosistem-t-thumb-0ba72.webp" title="JURIS - Challenges and Opportunities of AI Implementation in Financial Sector Early Warning System" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/sistem-pendukung-pengambilan-keputusan-ekosistem-t-thumb-0ba72.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/sistem-pendukung-pengambilan-keputusan-ekosistem-t-thumb-0ba72.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/sistem-pendukung-pengambilan-keputusan-ekosistem-t-thumb-0ba72.webp 1x" title="JURIS - Challenges and Opportunities of AI Implementation in Financial Sector Early Warning System" alt="JURIS - Challenges and Opportunities of AI Implementation in Financial Sector Early Warning System" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/5/sistem-pendukung-pengambilan-keputusan-ekosistem-t-thumb-ebcee.webp" title="JURIS - Challenges and Opportunities of AI Implementation in Financial Sector Early Warning System" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/sistem-pendukung-pengambilan-keputusan-ekosistem-t-thumb-ebcee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/sistem-pendukung-pengambilan-keputusan-ekosistem-t-thumb-ebcee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/sistem-pendukung-pengambilan-keputusan-ekosistem-t-thumb-ebcee.webp 1x" title="JURIS - Challenges and Opportunities of AI Implementation in Financial Sector Early Warning System" alt="JURIS - Challenges and Opportunities of AI Implementation in Financial Sector Early Warning System" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43266-sistem-pendukung-pengambilan-keputusan-ekosistem" title="JURIS - Challenges and Opportunities of AI Implementation in Financial Sector Early Warning System" target="_blank">Challenges and Opportunities of AI Implementation in Financial Sector Early Warning System</a>: Pertama, penelitian lanjutan dapat meneliti dampak penerapan AI pada model peringatan dini di sektor perbankan mikro di Indonesia dengan mengumpulkan data real-time transaksi mikro dan menilai efektivitas algoritma deteksi penipuan relatif terhadap sistem tradisional. Kedua, penelitian berikutnya dapat mengembangkan kerangka kerja regulasi AI yang spesifik untuk sektor keuangan, termasuk pedoman audit dan penilaian bias, serta menguji penerapannya di beberapa bank besar untuk melihat kecepatan adaptasi dan kepatuhan. Ketiga, studi lebih lanjut dapat mengeksplorasi integrasi AI dengan teknologi blockchain untuk meningkatkan transparansi dan auditabilitas dalam sistem peringatan dini, serta menganalisis potensi sinergi antara keduanya dalam menurunkan risiko sistemik..
<br>Penerapan AI di sistem peringatan dini sektor keuangan menawarkan peluang besar untuk meningkatkan efektivitas manajemen risiko, efisiensi operasional, dan akurasi deteksi ancaman.Namun, tantangan utama terkait kualitas data, keamanan, keandalan model, dan bias algoritma harus dikelola dengan baik melalui kebijakan tata kelola, pengamanan data, dan regulasi yang adaptif.Pendekatan terintegrasi yang melibatkan penguatan data governance, peningkatan cybersecurity, pengembangan sumber daya manusia, serta kolaborasi aktif dengan regulator diperlukan untuk memaksimalkan manfaat AI sambil meminimalkan risiko
<br>Transformasi digital di sektor keuangan mendorong adopsi Kecerdasan Buatan (AI) dalam sistem peringatan dini untuk meningkatkan deteksi dan mitigasi risiko. Penelitian ini menggunakan tinjauan literatur untuk mengevaluasi tantangan dan peluang AI di sistem peringatan dini sektor keuangan. Hasil menunjukkan bahwa AI meningkatkan akurasi deteksi penipuan, efisiensi operasional, personalisasi layanan, dan pengambilan keputusan berbasis data, namun dihadapkan pada tantangan kualitas data, keamanan, bias algoritma, sumber daya manusia terbatas, serta regulasi dan tata kelola yang belum sepenuhnya adaptif. Strategi optimal melibatkan penguatan tata kelola data, keamanan siber, pengembangan SDM, dan kolaborasi regulator.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/5/sistem-pendukung-pengambilan-keputusan-ekosistem-t-thumb-ebcee.webp" type="image/webp" length="110492" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/sistem-pendukung-pengambilan-keputusan-ekosistem-t-thumb-40895.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/sistem-pendukung-pengambilan-keputusan-ekosistem-t-thumb-0ba72.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/sistem-pendukung-pengambilan-keputusan-ekosistem-t-thumb-ebcee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6884-sinomicsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16847-international-journal-social-science-education-communication.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Driven Clinical Decision Support for Early Detection of Sepsis in Resource ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Driven Clinical Decision Support for Early Detection of Sepsis in Resource ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Driven Clinical Decision Support for Early Detection of Sepsis in Resource ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43287-solusi-ai-nilai-saturasi-oksigen-sumber-daya-air-m</link>
	<guid isPermaLink="false">93d2945612d7a81c44f2f7d4d78069e6</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 15:38:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ahmad anzari ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,anzari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, kami menyarankan pengembangan model AI yang lebih lanjut dengan fokus pada interpretabilitas dan kesederhanaan. Model-model ini dapat dirancang untuk bekerja dengan data yang lebih sedikit dan lebih mudah diakses, seperti yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Driven Clinical Decision Support for Early Detection of Sepsis in Resource: Untuk penelitian lanjutan, kami menyarankan pengembangan model AI yang lebih lanjut dengan fokus pada interpretabilitas dan kesederhanaan. Model-model ini dapat dirancang untuk bekerja dengan data yang lebih sedikit dan lebih mudah diakses, seperti yang ditunjukkan dalam studi ini dengan menggunakan variabel vital dan laboratorium dasar. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi integrasi model AI dengan sistem kesehatan nasional, seperti yang diusulkan dalam studi ini dengan Thailand Health Data Center. Dengan demikian, penelitian ini dapat berkontribusi pada pengembangan solusi AI yang dapat diakses dan dapat diterapkan secara luas untuk deteksi dini sepsis di negara-negara LMIC.. Studi ini menunjukkan bahwa kecerdasan buatan, khususnya model Random Forest, dapat meningkatkan deteksi dini sepsis di Thailand dibandingkan dengan sistem skor tradisional seperti qSOFA dan regresi logistik.Dengan mencapai nilai AUROC dan AUPRC yang lebih tinggi di kedua rumah sakit tersier dan distrik, model AI membuktikan keandalannya dan adaptabilitasnya di berbagai pengaturan klinis.Temuan lebih lanjut menekankan pentingnya interpretabilitas model dan keselarasan dengan alur kerja klinis lokal.Di Thailand, di mana kepercayaan dan kemudahan penggunaan dokter sangat penting untuk adopsi, ketergantungan model pada variabel yang akrab seperti tekanan darah, frekuensi napas, dan hitung sel darah putih meningkatkan penerimaan klinisnya.Interpretabilitas ini memastikan bahwa kemajuan teknologi melengkapi, bukan mengganggu, praktik medis yang sudah mapan.Akhirnya, integrasi deteksi sepsis berbasis AI ke dalam sistem kesehatan Thailand sejalan dengan agenda kesehatan digital nasional dan Skema Universal Coverage.Dengan menjembatani kesenjangan perkotaan-pedesaan dan mendukung pengambilan keputusan secara real-time, inovasi ini memiliki potensi untuk memperkuat kesetaraan dan hasil kesehatan.Kasus Thailand memberikan wawasan berharga bagi negara-negara LMIC lainnya, menunjukkan bahwa solusi AI yang ringan dan dapat ditafsirkan dapat berfungsi sebagai alat yang dapat dikembangkan untuk peningkatan kesehatan global Sepsis tetap menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas di seluruh dunia, dengan beban yang tidak proporsional tinggi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah (LMIC) seperti Thailand. Alat skor klinis konvensional, termasuk qSOFA, seringkali menunjukkan akurasi terbatas dalam deteksi sepsis awal, terutama di lingkungan dengan sumber daya terbatas. Studi ini memenuhi kebutuhan mendesak akan model prediktif yang andal, dapat dikembangkan, dan dapat ditafsirkan dengan mengevaluasi kinerja pembelajaran mesin secara khusus Random Forest (RF) menggunakan dataset rumah sakit dari rumah sakit tersier dan distrik di Thailand. Temuan mengungkapkan bahwa model RF secara signifikan melebihi regresi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/6/solusi-ai-nilai-saturasi-oksigen-sumber-daya-air-m-thumb-56fcd.webp" title="JURIS - Driven Clinical Decision Support for Early Detection of Sepsis in Resource" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/solusi-ai-nilai-saturasi-oksigen-sumber-daya-air-m-thumb-56fcd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/solusi-ai-nilai-saturasi-oksigen-sumber-daya-air-m-thumb-56fcd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/solusi-ai-nilai-saturasi-oksigen-sumber-daya-air-m-thumb-56fcd.webp 1x" title="JURIS - Driven Clinical Decision Support for Early Detection of Sepsis in Resource" alt="JURIS - Driven Clinical Decision Support for Early Detection of Sepsis in Resource" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/solusi-ai-nilai-saturasi-oksigen-sumber-daya-air-m-thumb-087d8.webp" title="JURIS - Driven Clinical Decision Support for Early Detection of Sepsis in Resource" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/solusi-ai-nilai-saturasi-oksigen-sumber-daya-air-m-thumb-087d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/solusi-ai-nilai-saturasi-oksigen-sumber-daya-air-m-thumb-087d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/solusi-ai-nilai-saturasi-oksigen-sumber-daya-air-m-thumb-087d8.webp 1x" title="JURIS - Driven Clinical Decision Support for Early Detection of Sepsis in Resource" alt="JURIS - Driven Clinical Decision Support for Early Detection of Sepsis in Resource" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/solusi-ai-nilai-saturasi-oksigen-sumber-daya-air-m-thumb-fab91.webp" title="JURIS - Driven Clinical Decision Support for Early Detection of Sepsis in Resource" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/solusi-ai-nilai-saturasi-oksigen-sumber-daya-air-m-thumb-fab91.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/solusi-ai-nilai-saturasi-oksigen-sumber-daya-air-m-thumb-fab91.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/solusi-ai-nilai-saturasi-oksigen-sumber-daya-air-m-thumb-fab91.webp 1x" title="JURIS - Driven Clinical Decision Support for Early Detection of Sepsis in Resource" alt="JURIS - Driven Clinical Decision Support for Early Detection of Sepsis in Resource" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43287-solusi-ai-nilai-saturasi-oksigen-sumber-daya-air-m" title="JURIS - Driven Clinical Decision Support for Early Detection of Sepsis in Resource" target="_blank">Driven Clinical Decision Support for Early Detection of Sepsis in Resource</a>: Untuk penelitian lanjutan, kami menyarankan pengembangan model AI yang lebih lanjut dengan fokus pada interpretabilitas dan kesederhanaan. Model-model ini dapat dirancang untuk bekerja dengan data yang lebih sedikit dan lebih mudah diakses, seperti yang ditunjukkan dalam studi ini dengan menggunakan variabel vital dan laboratorium dasar. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi integrasi model AI dengan sistem kesehatan nasional, seperti yang diusulkan dalam studi ini dengan Thailand Health Data Center. Dengan demikian, penelitian ini dapat berkontribusi pada pengembangan solusi AI yang dapat diakses dan dapat diterapkan secara luas untuk deteksi dini sepsis di negara-negara LMIC..
<br>Studi ini menunjukkan bahwa kecerdasan buatan, khususnya model Random Forest, dapat meningkatkan deteksi dini sepsis di Thailand dibandingkan dengan sistem skor tradisional seperti qSOFA dan regresi logistik.Dengan mencapai nilai AUROC dan AUPRC yang lebih tinggi di kedua rumah sakit tersier dan distrik, model AI membuktikan keandalannya dan adaptabilitasnya di berbagai pengaturan klinis.Temuan lebih lanjut menekankan pentingnya interpretabilitas model dan keselarasan dengan alur kerja klinis lokal.Di Thailand, di mana kepercayaan dan kemudahan penggunaan dokter sangat penting untuk adopsi, ketergantungan model pada variabel yang akrab seperti tekanan darah, frekuensi napas, dan hitung sel darah putih meningkatkan penerimaan klinisnya.Interpretabilitas ini memastikan bahwa kemajuan teknologi melengkapi, bukan mengganggu, praktik medis yang sudah mapan.Akhirnya, integrasi deteksi sepsis berbasis AI ke dalam sistem kesehatan Thailand sejalan dengan agenda kesehatan digital nasional dan Skema Universal Coverage.Dengan menjembatani kesenjangan perkotaan-pedesaan dan mendukung pengambilan keputusan secara real-time, inovasi ini memiliki potensi untuk memperkuat kesetaraan dan hasil kesehatan.Kasus Thailand memberikan wawasan berharga bagi negara-negara LMIC lainnya, menunjukkan bahwa solusi AI yang ringan dan dapat ditafsirkan dapat berfungsi sebagai alat yang dapat dikembangkan untuk peningkatan kesehatan global
<br>Sepsis tetap menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas di seluruh dunia, dengan beban yang tidak proporsional tinggi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah (LMIC) seperti Thailand. Alat skor klinis konvensional, termasuk qSOFA, seringkali menunjukkan akurasi terbatas dalam deteksi sepsis awal, terutama di lingkungan dengan sumber daya terbatas. Studi ini memenuhi kebutuhan mendesak akan model prediktif yang andal, dapat dikembangkan, dan dapat ditafsirkan dengan mengevaluasi kinerja pembelajaran mesin secara khusus Random Forest (RF) menggunakan dataset rumah sakit dari rumah sakit tersier dan distrik di Thailand. Temuan mengungkapkan bahwa model RF secara signifikan melebihi regresi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/6/solusi-ai-nilai-saturasi-oksigen-sumber-daya-air-m-thumb-fab91.webp" type="image/webp" length="97648" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/solusi-ai-nilai-saturasi-oksigen-sumber-daya-air-m-thumb-56fcd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/solusi-ai-nilai-saturasi-oksigen-sumber-daya-air-m-thumb-087d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/solusi-ai-nilai-saturasi-oksigen-sumber-daya-air-m-thumb-fab91.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5875-lamintang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16692-international-journal-clinical-inventions-medical-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Corporate Risk Management Strategies Using Big Data and Predictive Analytics ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Corporate Risk Management Strategies Using Big Data and Predictive Analytics ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Corporate Risk Management Strategies Using Big Data and Predictive Analytics ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43267-big-data-analytics-science-era-admin</link>
	<guid isPermaLink="false">56fef6b2668f182a7dbfe41c3aa2dbe7</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 15:35:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ quick menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,menu,quick,us,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, lakukan penelitian penerapan Big Data dan analitik prediktif pada sektor publik untuk mengevaluasi efektivitas mitigasi risiko fiskal. Kedua, tinjau peran AI dalam memperkuat model prediktif risk scoring, dengan menilai akurasi dan keandalan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Corporate Risk Management Strategies Using Big Data and Predictive Analytics: Pertama, lakukan penelitian penerapan Big Data dan analitik prediktif pada sektor publik untuk mengevaluasi efektivitas mitigasi risiko fiskal. Kedua, tinjau peran AI dalam memperkuat model prediktif risk scoring, dengan menilai akurasi dan keandalan prediksi di lingkungan industri keuangan. Ketiga, jelajahi strategi pelatihan lintas fungsi yang memadukan data science dan risk management, guna meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dalam memanfaatkan teknologi data secara efektif.. Penggunaan Big Data dan analitik prediktif memberi keunggulan signifikan dalam mengidentifikasi, memantau, dan mengendalikan risiko secara cepat, akurat, dan proaktif.Teknologi ini mendorong transformasi budaya organisasi menuju pengambilan keputusan berbasis data, otomatisasi proses mitigasi risiko, dan peningkatan efisiensi.Keberhasilan implementasi sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur TI, kompetensi SDM, tata kelola data, dan komitmen manajemen Transformasi digital telah membawa perubahan signifikan dalam lanskap manajemen risiko perusahaan. Penerapan Big Data dan analitik prediktif memberi peluang baru bagi perusahaan untuk mengidentifikasi, memantau, dan mengendalikan risiko secara lebih efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi strategi implementasi Big Data dan analitik prediktif dalam manajemen risiko perusahaan melalui metode tinjauan literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi ini dapat mempercepat deteksi dini risiko, memperlancar pengambilan keputusan berbasis data, dan otomatisasi proses mitigasi risiko. Namun, keberhasilan implementasi dipengaruhi secara kuat oleh kesiapan infrastruktur teknologi, kompetensi sumber daya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/3/big-data-analytics-science-era-administrasi-bisnis-thumb-a7ee5.webp" title="JURIS - Corporate Risk Management Strategies Using Big Data and Predictive Analytics" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/big-data-analytics-science-era-administrasi-bisnis-thumb-a7ee5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/big-data-analytics-science-era-administrasi-bisnis-thumb-a7ee5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/big-data-analytics-science-era-administrasi-bisnis-thumb-a7ee5.webp 1x" title="JURIS - Corporate Risk Management Strategies Using Big Data and Predictive Analytics" alt="JURIS - Corporate Risk Management Strategies Using Big Data and Predictive Analytics" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/big-data-analytics-science-era-administrasi-bisnis-thumb-d07ba.webp" title="JURIS - Corporate Risk Management Strategies Using Big Data and Predictive Analytics" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/big-data-analytics-science-era-administrasi-bisnis-thumb-d07ba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/big-data-analytics-science-era-administrasi-bisnis-thumb-d07ba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/big-data-analytics-science-era-administrasi-bisnis-thumb-d07ba.webp 1x" title="JURIS - Corporate Risk Management Strategies Using Big Data and Predictive Analytics" alt="JURIS - Corporate Risk Management Strategies Using Big Data and Predictive Analytics" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/big-data-analytics-science-era-administrasi-bisnis-thumb-ed11c.webp" title="JURIS - Corporate Risk Management Strategies Using Big Data and Predictive Analytics" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/big-data-analytics-science-era-administrasi-bisnis-thumb-ed11c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/big-data-analytics-science-era-administrasi-bisnis-thumb-ed11c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/big-data-analytics-science-era-administrasi-bisnis-thumb-ed11c.webp 1x" title="JURIS - Corporate Risk Management Strategies Using Big Data and Predictive Analytics" alt="JURIS - Corporate Risk Management Strategies Using Big Data and Predictive Analytics" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43267-big-data-analytics-science-era-admin" title="JURIS - Corporate Risk Management Strategies Using Big Data and Predictive Analytics" target="_blank">Corporate Risk Management Strategies Using Big Data and Predictive Analytics</a>: Pertama, lakukan penelitian penerapan Big Data dan analitik prediktif pada sektor publik untuk mengevaluasi efektivitas mitigasi risiko fiskal. Kedua, tinjau peran AI dalam memperkuat model prediktif risk scoring, dengan menilai akurasi dan keandalan prediksi di lingkungan industri keuangan. Ketiga, jelajahi strategi pelatihan lintas fungsi yang memadukan data science dan risk management, guna meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dalam memanfaatkan teknologi data secara efektif..
<br>Penggunaan Big Data dan analitik prediktif memberi keunggulan signifikan dalam mengidentifikasi, memantau, dan mengendalikan risiko secara cepat, akurat, dan proaktif.Teknologi ini mendorong transformasi budaya organisasi menuju pengambilan keputusan berbasis data, otomatisasi proses mitigasi risiko, dan peningkatan efisiensi.Keberhasilan implementasi sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur TI, kompetensi SDM, tata kelola data, dan komitmen manajemen
<br>Transformasi digital telah membawa perubahan signifikan dalam lanskap manajemen risiko perusahaan. Penerapan Big Data dan analitik prediktif memberi peluang baru bagi perusahaan untuk mengidentifikasi, memantau, dan mengendalikan risiko secara lebih efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi strategi implementasi Big Data dan analitik prediktif dalam manajemen risiko perusahaan melalui metode tinjauan literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi ini dapat mempercepat deteksi dini risiko, memperlancar pengambilan keputusan berbasis data, dan otomatisasi proses mitigasi risiko. Namun, keberhasilan implementasi dipengaruhi secara kuat oleh kesiapan infrastruktur teknologi, kompetensi sumber daya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/3/big-data-analytics-science-era-administrasi-bisnis-thumb-a7ee5.webp" type="image/webp" length="124836" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/big-data-analytics-science-era-administrasi-bisnis-thumb-a7ee5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/big-data-analytics-science-era-administrasi-bisnis-thumb-d07ba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/big-data-analytics-science-era-administrasi-bisnis-thumb-ed11c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6884-sinomicsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16847-international-journal-social-science-education-communication.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Penggunaan Pupuk Feses Kelinci Terhadap Pertumbuhan Tanaman Caisim Brassica Juncea ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Penggunaan Pupuk Feses Kelinci Terhadap Pertumbuhan Tanaman Caisim Brassica Juncea ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Penggunaan Pupuk Feses Kelinci Terhadap Pertumbuhan Tanaman Caisim Brassica Juncea ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43275-pengaruh-pupuk-organik-sifat-biologi-tanah-kombina</link>
	<guid isPermaLink="false">a8ca65be7b105721276750117c695602</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 15:35:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ devi anugrah ]]></category>
	<category><![CDATA[ ade hikmat ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ade,anugrah,devi,hikmat,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk menguji efektivitas feses kelinci yang difermentasi dengan EM4 terhadap pertumbuhan caisim, mengingat kandungan hara yang lebih tinggi dari hasil studi Universitas Brawijaya. Kedua, perlu dikaji perbandingan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Penggunaan Pupuk Feses Kelinci Terhadap Pertumbuhan Tanaman Caisim (Brassica Juncea): Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk menguji efektivitas feses kelinci yang difermentasi dengan EM4 terhadap pertumbuhan caisim, mengingat kandungan hara yang lebih tinggi dari hasil studi Universitas Brawijaya. Kedua, perlu dikaji perbandingan antara pupuk feses kelinci dan pupuk organik lain seperti bekas magot untuk mengetahui efisiensi dan preferensi dalam budidaya sayuran secara organik. Ketiga, penting untuk meneliti dosis optimal feses kelinci dalam skala lapangan terbuka dengan mempertimbangkan faktor lingkungan seperti curah hujan dan suhu, mengingat penelitian ini dilakukan di green house yang terkontrol. Penelitian-penelitian baru ini dapat menjawab pertanyaan tentang efisiensi jangka panjang, kelayakan ekonomi, dan dampak terhadap kualitas tanah serta keberlanjutan pertanian organik. Dengan membandingkan berbagai sumber pupuk organik, penelitian dapat memberikan rekomendasi praktis bagi petani urban dan pertanian perkotaan. Pengujian di kondisi nyata juga penting untuk memastikan hasil laboratorium dapat direplikasi di luar lingkungan terkendali. Selain itu, analisis mikrobiologi tanah pasca-aplikasi feses kelinci dapat mengungkap dampak terhadap keanekaragaman mikroba. Studi tentang residu hara dan potensi akumulasi unsur berbahaya setelah aplikasi berulang juga perlu dipertimbangkan. Penelitian lebih lanjut dapat mengevaluasi kombinasi pupuk feses kelinci dengan pupuk hayati untuk memaksimalkan pertumbuhan tanaman secara alami. Dengan demikian, penelitian lanjutan tidak hanya memperdalam temuan saat ini tetapi juga mendukung pengembangan sistem pertanian organik yang lebih holistik dan berkelanjutan.. Pemberian pupuk feses kelinci berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan tanaman caisim, dengan hasil terbaik diperoleh pada perlakuan P2 (perbandingan tanah dan feses kelinci 2.Ketiga parameter pertumbuhan Ai berat segar, berat kering, dan panjang akar Ai menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan kontrol.Peningkatan tersebut mencapai 260,49%, 272,09%, dan 180,0% terhadap kontrol secara berturut-turut Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk feses kelinci terhadap pertumbuhan tanaman caisim (Brassica juncea L.). Penelitian ini dilaksanakan di Green House Biologi Kampus FKIP Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari 5 perlakuan dan 5 kali ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah P0 (kontrol), P1 tanah dan feses kelinci 1:1 (v:v), P2 tanah dan feses kelinci 2:1 (v:v), P3 tanah dan feses kelinci 3:1 (v:v), dan P4 tanah dan feses kelinci 4:1 (v:v). Uji statistik menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh signifikan terhadap parameter yang diamati. Hasil rata-rata terbaik untuk parameter berat segar, berat kering, dan panjang akar terdapat pada P2 dengan persentase terhadap kontrol... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/3/pengaruh-pupuk-organik-sifat-biologi-tanah-kombina-thumb-6acee.webp" title="JURIS - Efektivitas Penggunaan Pupuk Feses Kelinci Terhadap Pertumbuhan Tanaman Caisim (Brassica Juncea)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/pengaruh-pupuk-organik-sifat-biologi-tanah-kombina-thumb-6acee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/pengaruh-pupuk-organik-sifat-biologi-tanah-kombina-thumb-6acee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/pengaruh-pupuk-organik-sifat-biologi-tanah-kombina-thumb-6acee.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Penggunaan Pupuk Feses Kelinci Terhadap Pertumbuhan Tanaman Caisim (Brassica Juncea)" alt="JURIS - Efektivitas Penggunaan Pupuk Feses Kelinci Terhadap Pertumbuhan Tanaman Caisim (Brassica Juncea)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/pengaruh-pupuk-organik-sifat-biologi-tanah-kombina-thumb-7573c.webp" title="JURIS - Efektivitas Penggunaan Pupuk Feses Kelinci Terhadap Pertumbuhan Tanaman Caisim (Brassica Juncea)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/pengaruh-pupuk-organik-sifat-biologi-tanah-kombina-thumb-7573c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/pengaruh-pupuk-organik-sifat-biologi-tanah-kombina-thumb-7573c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/pengaruh-pupuk-organik-sifat-biologi-tanah-kombina-thumb-7573c.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Penggunaan Pupuk Feses Kelinci Terhadap Pertumbuhan Tanaman Caisim (Brassica Juncea)" alt="JURIS - Efektivitas Penggunaan Pupuk Feses Kelinci Terhadap Pertumbuhan Tanaman Caisim (Brassica Juncea)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/pengaruh-pupuk-organik-sifat-biologi-tanah-kombina-thumb-df8c9.webp" title="JURIS - Efektivitas Penggunaan Pupuk Feses Kelinci Terhadap Pertumbuhan Tanaman Caisim (Brassica Juncea)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/pengaruh-pupuk-organik-sifat-biologi-tanah-kombina-thumb-df8c9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/pengaruh-pupuk-organik-sifat-biologi-tanah-kombina-thumb-df8c9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/pengaruh-pupuk-organik-sifat-biologi-tanah-kombina-thumb-df8c9.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Penggunaan Pupuk Feses Kelinci Terhadap Pertumbuhan Tanaman Caisim (Brassica Juncea)" alt="JURIS - Efektivitas Penggunaan Pupuk Feses Kelinci Terhadap Pertumbuhan Tanaman Caisim (Brassica Juncea)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43275-pengaruh-pupuk-organik-sifat-biologi-tanah-kombina" title="JURIS - Efektivitas Penggunaan Pupuk Feses Kelinci Terhadap Pertumbuhan Tanaman Caisim (Brassica Juncea)" target="_blank">Efektivitas Penggunaan Pupuk Feses Kelinci Terhadap Pertumbuhan Tanaman Caisim (Brassica Juncea)</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk menguji efektivitas feses kelinci yang difermentasi dengan EM4 terhadap pertumbuhan caisim, mengingat kandungan hara yang lebih tinggi dari hasil studi Universitas Brawijaya. Kedua, perlu dikaji perbandingan antara pupuk feses kelinci dan pupuk organik lain seperti bekas magot untuk mengetahui efisiensi dan preferensi dalam budidaya sayuran secara organik. Ketiga, penting untuk meneliti dosis optimal feses kelinci dalam skala lapangan terbuka dengan mempertimbangkan faktor lingkungan seperti curah hujan dan suhu, mengingat penelitian ini dilakukan di green house yang terkontrol. Penelitian-penelitian baru ini dapat menjawab pertanyaan tentang efisiensi jangka panjang, kelayakan ekonomi, dan dampak terhadap kualitas tanah serta keberlanjutan pertanian organik. Dengan membandingkan berbagai sumber pupuk organik, penelitian dapat memberikan rekomendasi praktis bagi petani urban dan pertanian perkotaan. Pengujian di kondisi nyata juga penting untuk memastikan hasil laboratorium dapat direplikasi di luar lingkungan terkendali. Selain itu, analisis mikrobiologi tanah pasca-aplikasi feses kelinci dapat mengungkap dampak terhadap keanekaragaman mikroba. Studi tentang residu hara dan potensi akumulasi unsur berbahaya setelah aplikasi berulang juga perlu dipertimbangkan. Penelitian lebih lanjut dapat mengevaluasi kombinasi pupuk feses kelinci dengan pupuk hayati untuk memaksimalkan pertumbuhan tanaman secara alami. Dengan demikian, penelitian lanjutan tidak hanya memperdalam temuan saat ini tetapi juga mendukung pengembangan sistem pertanian organik yang lebih holistik dan berkelanjutan..
<br>Pemberian pupuk feses kelinci berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan tanaman caisim, dengan hasil terbaik diperoleh pada perlakuan P2 (perbandingan tanah dan feses kelinci 2.Ketiga parameter pertumbuhan Ai berat segar, berat kering, dan panjang akar Ai menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan kontrol.Peningkatan tersebut mencapai 260,49%, 272,09%, dan 180,0% terhadap kontrol secara berturut-turut
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk feses kelinci terhadap pertumbuhan tanaman caisim (Brassica juncea L.). Penelitian ini dilaksanakan di Green House Biologi Kampus FKIP Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari 5 perlakuan dan 5 kali ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah P0 (kontrol), P1 tanah dan feses kelinci 1:1 (v:v), P2 tanah dan feses kelinci 2:1 (v:v), P3 tanah dan feses kelinci 3:1 (v:v), dan P4 tanah dan feses kelinci 4:1 (v:v). Uji statistik menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh signifikan terhadap parameter yang diamati. Hasil rata-rata terbaik untuk parameter berat segar, berat kering, dan panjang akar terdapat pada P2 dengan persentase terhadap kontrol...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/3/pengaruh-pupuk-organik-sifat-biologi-tanah-kombina-thumb-6acee.webp" type="image/webp" length="52740" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/pengaruh-pupuk-organik-sifat-biologi-tanah-kombina-thumb-6acee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/pengaruh-pupuk-organik-sifat-biologi-tanah-kombina-thumb-7573c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/pengaruh-pupuk-organik-sifat-biologi-tanah-kombina-thumb-df8c9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-157-umb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16693-jurnal-riset-inovasi-pendidikan-sains-jrips.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Regulatory Challenges in the Face of the Gig Economy and Cross Border Remote Work ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Regulatory Challenges in the Face of the Gig Economy and Cross Border Remote Work ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Regulatory Challenges in the Face of the Gig Economy and Cross Border Remote Work ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43269-sistem-regulasi-commerce-lintas-negara-na</link>
	<guid isPermaLink="false">93f73522824a2e9452a2f8f225a4f946</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 15:30:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ quick menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,menu,quick,us,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana model perlindungan sosial yang dapat diterapkan secara lintas negara bagi pekerja gig dan pekerja jarak jauh, khususnya dalam skema portabilitas manfaat jaminan sosial antarnegara, agar pekerja tidak kehilangan hak atas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Regulatory Challenges in the Face of the Gig Economy and Cross-Border Remote Work: Pertama, perlu diteliti bagaimana model perlindungan sosial yang dapat diterapkan secara lintas negara bagi pekerja gig dan pekerja jarak jauh, khususnya dalam skema portabilitas manfaat jaminan sosial antarnegara, agar pekerja tidak kehilangan hak atas pensiun, kesehatan, atau jaminan kecelakaan kerja meskipun bekerja dari negara berbeda. Kedua, penting untuk mempelajari penerapan status pekerja hibrida yang berada di antara kategori pegawai tetap dan kontraktor independen, guna menciptakan kategori hukum baru yang memberikan keseimbangan antara fleksibilitas kerja dan jaminan perlindungan dasar seperti upah minimum dan cuti. Ketiga, perlu dikaji efektivitas kerangka hukum internasional atau kesepakatan regional untuk mengatur pekerjaan digital lintas batas, termasuk mekanisme penyelesaian sengketa hukum, yurisdiksi pajak, dan standar data pribadi, sehingga perusahaan dan pekerja memiliki kepastian hukum dalam menjalankan aktivitas kerja lintas yurisdiksi. Penelitian-penelitian ini akan membantu merancang sistem regulasi yang lebih inklusif, adil, dan responsif terhadap perkembangan dunia kerja digital global tanpa mengorbankan hak pekerja maupun daya saing perusahaan.. Tantangan regulasi dalam menghadapi ekonomi gig dan pekerjaan jarak jauh lintas negara sangat kompleks, mencakup aspek status hukum pekerja, perlindungan sosial, perpajakan, serta penegakan hukum lintas yurisdiksi.Sistem hukum ketenagakerjaan yang ada masih berorientasi pada hubungan kerja konvensional sehingga belum mampu menampung dinamika dan kebutuhan pekerja di era digital yang semakin fleksibel dan lintas batas.Upaya mengatasi tantangan ini memerlukan reformasi regulasi yang adaptif dan kolaborasi lintas negara agar ekosistem ekonomi gig dan pekerjaan jarak jauh lintas negara dapat tumbuh secara berkelanjutan tanpa mengabaikan perlindungan terhadap hak pekerja Perkembangan ekonomi gig dan pekerjaan jarak jauh lintas negara telah secara signifikan mengubah dunia kerja, namun juga menimbulkan tantangan regulasi yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tantangan regulasi yang dihadapi dalam konteks ekonomi gig dan pekerjaan jarak jauh lintas negara serta mengevaluasi respons kebijakan dari berbagai negara. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur dengan mengkaji literatur ilmiah, regulasi nasional dan internasional, serta laporan kebijakan terkait. Hasil menunjukkan bahwa status hukum pekerja yang tidak jelas, perbedaan regulasi antarnegara, isu perpajakan, dan perlindungan sosial yang terbatas merupakan hambatan utama.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/5/sistem-regulasi-commerce-lintas-negara-nasional-st-thumb-47a8f.webp" title="JURIS - Regulatory Challenges in the Face of the Gig Economy and Cross-Border Remote Work" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/sistem-regulasi-commerce-lintas-negara-nasional-st-thumb-47a8f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/sistem-regulasi-commerce-lintas-negara-nasional-st-thumb-47a8f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/sistem-regulasi-commerce-lintas-negara-nasional-st-thumb-47a8f.webp 1x" title="JURIS - Regulatory Challenges in the Face of the Gig Economy and Cross-Border Remote Work" alt="JURIS - Regulatory Challenges in the Face of the Gig Economy and Cross-Border Remote Work" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/5/sistem-regulasi-commerce-lintas-negara-nasional-st-thumb-6b3ac.webp" title="JURIS - Regulatory Challenges in the Face of the Gig Economy and Cross-Border Remote Work" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/sistem-regulasi-commerce-lintas-negara-nasional-st-thumb-6b3ac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/sistem-regulasi-commerce-lintas-negara-nasional-st-thumb-6b3ac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/sistem-regulasi-commerce-lintas-negara-nasional-st-thumb-6b3ac.webp 1x" title="JURIS - Regulatory Challenges in the Face of the Gig Economy and Cross-Border Remote Work" alt="JURIS - Regulatory Challenges in the Face of the Gig Economy and Cross-Border Remote Work" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/5/sistem-regulasi-commerce-lintas-negara-nasional-st-thumb-d0e23.webp" title="JURIS - Regulatory Challenges in the Face of the Gig Economy and Cross-Border Remote Work" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/sistem-regulasi-commerce-lintas-negara-nasional-st-thumb-d0e23.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/sistem-regulasi-commerce-lintas-negara-nasional-st-thumb-d0e23.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/sistem-regulasi-commerce-lintas-negara-nasional-st-thumb-d0e23.webp 1x" title="JURIS - Regulatory Challenges in the Face of the Gig Economy and Cross-Border Remote Work" alt="JURIS - Regulatory Challenges in the Face of the Gig Economy and Cross-Border Remote Work" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43269-sistem-regulasi-commerce-lintas-negara-na" title="JURIS - Regulatory Challenges in the Face of the Gig Economy and Cross-Border Remote Work" target="_blank">Regulatory Challenges in the Face of the Gig Economy and Cross-Border Remote Work</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana model perlindungan sosial yang dapat diterapkan secara lintas negara bagi pekerja gig dan pekerja jarak jauh, khususnya dalam skema portabilitas manfaat jaminan sosial antarnegara, agar pekerja tidak kehilangan hak atas pensiun, kesehatan, atau jaminan kecelakaan kerja meskipun bekerja dari negara berbeda. Kedua, penting untuk mempelajari penerapan status pekerja hibrida yang berada di antara kategori pegawai tetap dan kontraktor independen, guna menciptakan kategori hukum baru yang memberikan keseimbangan antara fleksibilitas kerja dan jaminan perlindungan dasar seperti upah minimum dan cuti. Ketiga, perlu dikaji efektivitas kerangka hukum internasional atau kesepakatan regional untuk mengatur pekerjaan digital lintas batas, termasuk mekanisme penyelesaian sengketa hukum, yurisdiksi pajak, dan standar data pribadi, sehingga perusahaan dan pekerja memiliki kepastian hukum dalam menjalankan aktivitas kerja lintas yurisdiksi. Penelitian-penelitian ini akan membantu merancang sistem regulasi yang lebih inklusif, adil, dan responsif terhadap perkembangan dunia kerja digital global tanpa mengorbankan hak pekerja maupun daya saing perusahaan..
<br>Tantangan regulasi dalam menghadapi ekonomi gig dan pekerjaan jarak jauh lintas negara sangat kompleks, mencakup aspek status hukum pekerja, perlindungan sosial, perpajakan, serta penegakan hukum lintas yurisdiksi.Sistem hukum ketenagakerjaan yang ada masih berorientasi pada hubungan kerja konvensional sehingga belum mampu menampung dinamika dan kebutuhan pekerja di era digital yang semakin fleksibel dan lintas batas.Upaya mengatasi tantangan ini memerlukan reformasi regulasi yang adaptif dan kolaborasi lintas negara agar ekosistem ekonomi gig dan pekerjaan jarak jauh lintas negara dapat tumbuh secara berkelanjutan tanpa mengabaikan perlindungan terhadap hak pekerja
<br>Perkembangan ekonomi gig dan pekerjaan jarak jauh lintas negara telah secara signifikan mengubah dunia kerja, namun juga menimbulkan tantangan regulasi yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tantangan regulasi yang dihadapi dalam konteks ekonomi gig dan pekerjaan jarak jauh lintas negara serta mengevaluasi respons kebijakan dari berbagai negara. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur dengan mengkaji literatur ilmiah, regulasi nasional dan internasional, serta laporan kebijakan terkait. Hasil menunjukkan bahwa status hukum pekerja yang tidak jelas, perbedaan regulasi antarnegara, isu perpajakan, dan perlindungan sosial yang terbatas merupakan hambatan utama....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/5/sistem-regulasi-commerce-lintas-negara-nasional-st-thumb-47a8f.webp" type="image/webp" length="115718" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/sistem-regulasi-commerce-lintas-negara-nasional-st-thumb-47a8f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/sistem-regulasi-commerce-lintas-negara-nasional-st-thumb-6b3ac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/sistem-regulasi-commerce-lintas-negara-nasional-st-thumb-d0e23.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6884-sinomicsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16847-international-journal-social-science-education-communication.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Ice Breaking Pada Motivasi dan Hasil Belajar Biologi Siswa di SMPN 18 Kota Bengkulu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Ice Breaking Pada Motivasi dan Hasil Belajar Biologi Siswa di SMPN 18 Kota Bengkulu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Ice Breaking Pada Motivasi dan Hasil Belajar Biologi Siswa di SMPN 18 Kota Bengkulu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43274-makam-studi-siswa-minat-motivasi-perilaku</link>
	<guid isPermaLink="false">b63ae526ea0f03ba8df438725387d965</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 15:28:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ devi anugrah ]]></category>
	<category><![CDATA[ ade hikmat ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ade,anugrah,devi,hikmat,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi efektivitas berbagai jenis ice breaking yang berbeda terhadap motivasi dan hasil belajar siswa, dengan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Ice Breaking Pada Motivasi dan Hasil Belajar Biologi Siswa di SMPN 18 Kota Bengkulu: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi efektivitas berbagai jenis ice breaking yang berbeda terhadap motivasi dan hasil belajar siswa, dengan mempertimbangkan karakteristik mata pelajaran dan tingkat kelas. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh ice breaking terhadap aspek afektif siswa, seperti rasa percaya diri dan minat terhadap mata pelajaran biologi. Ketiga, penelitian dapat mengkaji bagaimana ice breaking dapat diintegrasikan secara efektif ke dalam kurikulum biologi untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik dan memotivasi siswa.. Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar siswa dalam pelajaran IPA dan Biologi di SMPN 18, Kota Bengkulu, dipengaruhi oleh Ice Breaking.Selain itu, prestasi belajar siswa dalam pelajaran IPA dan Biologi di SMPN 18, Kota Bengkulu, juga dipengaruhi oleh Ice Breaking.Oleh karena itu, guru diharapkan mampu menguasai teknik ice breaking sebelum memulai proses pembelajaran Proses pembelajaran yang monoton membuat siswa merasa bosan dalam belajar, untuk itu diperlukan strategi pembelajaran yang inovatif. Salah satu strateginya adalah pemberian ice breaking. Penelitian ini dalam rangka menganalisis apakah terdapat pengaruh ice breaking terhadap hasil dan motivasi belajar Biologi siswa di SMPN 18 Bengkulu. Dengan Desain Kelompok Kontrol Nonekuivalen, penelitian ini bersifat kuasi-eksperimental. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 29 siswa dari dua kelas: VII.5 (kelompok eksperimen)... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/3/makam-studi-siswa-minat-motivasi-perilaku-belajar-thumb-1bb6a.webp" title="JURIS - Pengaruh Ice Breaking Pada Motivasi dan Hasil Belajar Biologi Siswa di SMPN 18 Kota Bengkulu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/makam-studi-siswa-minat-motivasi-perilaku-belajar-thumb-1bb6a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/makam-studi-siswa-minat-motivasi-perilaku-belajar-thumb-1bb6a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/makam-studi-siswa-minat-motivasi-perilaku-belajar-thumb-1bb6a.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Ice Breaking Pada Motivasi dan Hasil Belajar Biologi Siswa di SMPN 18 Kota Bengkulu" alt="JURIS - Pengaruh Ice Breaking Pada Motivasi dan Hasil Belajar Biologi Siswa di SMPN 18 Kota Bengkulu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/makam-studi-siswa-minat-motivasi-perilaku-belajar-thumb-53929.webp" title="JURIS - Pengaruh Ice Breaking Pada Motivasi dan Hasil Belajar Biologi Siswa di SMPN 18 Kota Bengkulu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/makam-studi-siswa-minat-motivasi-perilaku-belajar-thumb-53929.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/makam-studi-siswa-minat-motivasi-perilaku-belajar-thumb-53929.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/makam-studi-siswa-minat-motivasi-perilaku-belajar-thumb-53929.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Ice Breaking Pada Motivasi dan Hasil Belajar Biologi Siswa di SMPN 18 Kota Bengkulu" alt="JURIS - Pengaruh Ice Breaking Pada Motivasi dan Hasil Belajar Biologi Siswa di SMPN 18 Kota Bengkulu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/makam-studi-siswa-minat-motivasi-perilaku-belajar-thumb-c89b9.webp" title="JURIS - Pengaruh Ice Breaking Pada Motivasi dan Hasil Belajar Biologi Siswa di SMPN 18 Kota Bengkulu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/makam-studi-siswa-minat-motivasi-perilaku-belajar-thumb-c89b9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/makam-studi-siswa-minat-motivasi-perilaku-belajar-thumb-c89b9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/makam-studi-siswa-minat-motivasi-perilaku-belajar-thumb-c89b9.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Ice Breaking Pada Motivasi dan Hasil Belajar Biologi Siswa di SMPN 18 Kota Bengkulu" alt="JURIS - Pengaruh Ice Breaking Pada Motivasi dan Hasil Belajar Biologi Siswa di SMPN 18 Kota Bengkulu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43274-makam-studi-siswa-minat-motivasi-perilaku" title="JURIS - Pengaruh Ice Breaking Pada Motivasi dan Hasil Belajar Biologi Siswa di SMPN 18 Kota Bengkulu" target="_blank">Pengaruh Ice Breaking Pada Motivasi dan Hasil Belajar Biologi Siswa di SMPN 18 Kota Bengkulu</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi efektivitas berbagai jenis ice breaking yang berbeda terhadap motivasi dan hasil belajar siswa, dengan mempertimbangkan karakteristik mata pelajaran dan tingkat kelas. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh ice breaking terhadap aspek afektif siswa, seperti rasa percaya diri dan minat terhadap mata pelajaran biologi. Ketiga, penelitian dapat mengkaji bagaimana ice breaking dapat diintegrasikan secara efektif ke dalam kurikulum biologi untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik dan memotivasi siswa..
<br>Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar siswa dalam pelajaran IPA dan Biologi di SMPN 18, Kota Bengkulu, dipengaruhi oleh Ice Breaking.Selain itu, prestasi belajar siswa dalam pelajaran IPA dan Biologi di SMPN 18, Kota Bengkulu, juga dipengaruhi oleh Ice Breaking.Oleh karena itu, guru diharapkan mampu menguasai teknik ice breaking sebelum memulai proses pembelajaran
<br>Proses pembelajaran yang monoton membuat siswa merasa bosan dalam belajar, untuk itu diperlukan strategi pembelajaran yang inovatif. Salah satu strateginya adalah pemberian ice breaking. Penelitian ini dalam rangka menganalisis apakah terdapat pengaruh ice breaking terhadap hasil dan motivasi belajar Biologi siswa di SMPN 18 Bengkulu. Dengan Desain Kelompok Kontrol Nonekuivalen, penelitian ini bersifat kuasi-eksperimental. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 29 siswa dari dua kelas: VII.5 (kelompok eksperimen)...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/3/makam-studi-siswa-minat-motivasi-perilaku-belajar-thumb-53929.webp" type="image/webp" length="58884" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/makam-studi-siswa-minat-motivasi-perilaku-belajar-thumb-1bb6a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/makam-studi-siswa-minat-motivasi-perilaku-belajar-thumb-53929.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/makam-studi-siswa-minat-motivasi-perilaku-belajar-thumb-c89b9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-157-umb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16693-jurnal-riset-inovasi-pendidikan-sains-jrips.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Grievance Mechanism and Legal Dispute Resolution for Medical Personnel and Patients ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Grievance Mechanism and Legal Dispute Resolution for Medical Personnel and Patients ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Grievance Mechanism and Legal Dispute Resolution for Medical Personnel and Patients ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43286-complaint-mechanism-dispute-resolution-medic</link>
	<guid isPermaLink="false">559b7469a6467d188b6574142a3dac94</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 15:21:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ quick menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,menu,quick,us,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai model penyelesaian sengketa medis di Indonesia, termasuk mediasi, arbitrase, dan litigasi, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti biaya, waktu, dan kepuasan pihak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Grievance Mechanism and Legal Dispute Resolution for Medical Personnel and Patients: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai model penyelesaian sengketa medis di Indonesia, termasuk mediasi, arbitrase, dan litigasi, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti biaya, waktu, dan kepuasan pihak yang terlibat. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan untuk menganalisis praktik terbaik dari negara lain dalam menangani sengketa medis, serta mengidentifikasi potensi adaptasi untuk konteks Indonesia. Selanjutnya, penelitian kualitatif yang mendalam dapat dilakukan untuk memahami perspektif pasien dan tenaga medis mengenai mekanisme pengaduan yang ada, termasuk hambatan yang mereka hadapi dan harapan mereka untuk perbaikan. Penelitian ini dapat memberikan wawasan berharga untuk merancang mekanisme yang lebih responsif dan berpusat pada kebutuhan pengguna, sehingga meningkatkan kepercayaan dan kolaborasi antara pasien dan tenaga medis dalam sistem pelayanan kesehatan.. Grievance and legal dispute resolution mechanisms between medical personnel and patients are designed to provide justice for both parties and ensure standardized medical services.This process usually includes the filing of a complaint by the patient or family to the relevant institutions, such as hospitals, medical professional associations, or government health authorities.These complaints must be based on clear facts related to alleged offenses, such as malpractice, negligence, or medical actions deemed detrimental to the patient.As such, the grievance and legal dispute resolution mechanisms serve to protect the rights of patients while maintaining the professional integrity of medical personnel Complaints and legal dispute resolution mechanisms between medical personnel and patients are important processes in safeguarding patients' rights while ensuring that medical personnel carry out their profession with applicable standards. Complaints are usually made by patients or families to the relevant institutions, where the process may involve mediation as an initial attempt at resolution. If mediation is unsuccessful, the dispute may proceed through formal legal channels or alternative mechanisms such as... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/2/complaint-mechanism-dispute-resolution-medical-per-thumb-0c306.webp" title="JURIS - Grievance Mechanism and Legal Dispute Resolution for Medical Personnel and Patients" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/complaint-mechanism-dispute-resolution-medical-per-thumb-0c306.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/complaint-mechanism-dispute-resolution-medical-per-thumb-0c306.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/complaint-mechanism-dispute-resolution-medical-per-thumb-0c306.webp 1x" title="JURIS - Grievance Mechanism and Legal Dispute Resolution for Medical Personnel and Patients" alt="JURIS - Grievance Mechanism and Legal Dispute Resolution for Medical Personnel and Patients" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/complaint-mechanism-dispute-resolution-medical-per-thumb-09b7e.webp" title="JURIS - Grievance Mechanism and Legal Dispute Resolution for Medical Personnel and Patients" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/complaint-mechanism-dispute-resolution-medical-per-thumb-09b7e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/complaint-mechanism-dispute-resolution-medical-per-thumb-09b7e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/complaint-mechanism-dispute-resolution-medical-per-thumb-09b7e.webp 1x" title="JURIS - Grievance Mechanism and Legal Dispute Resolution for Medical Personnel and Patients" alt="JURIS - Grievance Mechanism and Legal Dispute Resolution for Medical Personnel and Patients" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/complaint-mechanism-dispute-resolution-medical-per-thumb-c8f4b.webp" title="JURIS - Grievance Mechanism and Legal Dispute Resolution for Medical Personnel and Patients" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/complaint-mechanism-dispute-resolution-medical-per-thumb-c8f4b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/complaint-mechanism-dispute-resolution-medical-per-thumb-c8f4b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/complaint-mechanism-dispute-resolution-medical-per-thumb-c8f4b.webp 1x" title="JURIS - Grievance Mechanism and Legal Dispute Resolution for Medical Personnel and Patients" alt="JURIS - Grievance Mechanism and Legal Dispute Resolution for Medical Personnel and Patients" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43286-complaint-mechanism-dispute-resolution-medic" title="JURIS - Grievance Mechanism and Legal Dispute Resolution for Medical Personnel and Patients" target="_blank">Grievance Mechanism and Legal Dispute Resolution for Medical Personnel and Patients</a>: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai model penyelesaian sengketa medis di Indonesia, termasuk mediasi, arbitrase, dan litigasi, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti biaya, waktu, dan kepuasan pihak yang terlibat. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan untuk menganalisis praktik terbaik dari negara lain dalam menangani sengketa medis, serta mengidentifikasi potensi adaptasi untuk konteks Indonesia.  Selanjutnya, penelitian kualitatif yang mendalam dapat dilakukan untuk memahami perspektif pasien dan tenaga medis mengenai mekanisme pengaduan yang ada, termasuk hambatan yang mereka hadapi dan harapan mereka untuk perbaikan.  Penelitian ini dapat memberikan wawasan berharga untuk merancang mekanisme yang lebih responsif dan berpusat pada kebutuhan pengguna, sehingga meningkatkan kepercayaan dan kolaborasi antara pasien dan tenaga medis dalam sistem pelayanan kesehatan..
<br>Grievance and legal dispute resolution mechanisms between medical personnel and patients are designed to provide justice for both parties and ensure standardized medical services.This process usually includes the filing of a complaint by the patient or family to the relevant institutions, such as hospitals, medical professional associations, or government health authorities.These complaints must be based on clear facts related to alleged offenses, such as malpractice, negligence, or medical actions deemed detrimental to the patient.As such, the grievance and legal dispute resolution mechanisms serve to protect the rights of patients while maintaining the professional integrity of medical personnel
<br>Complaints and legal dispute resolution mechanisms between medical personnel and patients are important processes in safeguarding patients' rights while ensuring that medical personnel carry out their profession with applicable standards. Complaints are usually made by patients or families to the relevant institutions, where the process may involve mediation as an initial attempt at resolution. If mediation is unsuccessful, the dispute may proceed through formal legal channels or alternative mechanisms such as...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/2/complaint-mechanism-dispute-resolution-medical-per-thumb-09b7e.webp" type="image/webp" length="107148" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/complaint-mechanism-dispute-resolution-medical-per-thumb-0c306.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/complaint-mechanism-dispute-resolution-medical-per-thumb-09b7e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/complaint-mechanism-dispute-resolution-medical-per-thumb-c8f4b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6884-sinomicsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16847-international-journal-social-science-education-communication.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Unveiling Antimicrobial Resistance Trends in Malaysia A Comparative Study with Global Pattern ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Unveiling Antimicrobial Resistance Trends in Malaysia A Comparative Study with Global Pattern ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Unveiling Antimicrobial Resistance Trends in Malaysia A Comparative Study with Global Pattern ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43281-resistensi-bakteri-vibrio-antimikroba</link>
	<guid isPermaLink="false">367be6186ad9c754bc373c1ac7f591f3</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 15:18:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ qadri mehedi ]]></category>
	<category><![CDATA[ nicola vasso ]]></category>
	<category><![CDATA[ guymer lisa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[guymer,lisa,mehedi,nicola,qadri,vasso]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1) Menyelidiki kaitan praktik penggunaan antibiotik di sektor pertanian dan peternakan dengan peningkatan resistensi bakteri di masyarakat, guna mengidentifikasi jalur transmisi yang mungkin. 2) Mengembangkan dan mengevaluasi intervensi berbasis sistem ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Unveiling Antimicrobial Resistance Trends in Malaysia: A Comparative Study with Global Pattern: 1) Menyelidiki kaitan praktik penggunaan antibiotik di sektor pertanian dan peternakan dengan peningkatan resistensi bakteri di masyarakat, guna mengidentifikasi jalur transmisi yang mungkin. 2) Mengembangkan dan mengevaluasi intervensi berbasis sistem informasi kesehatan yang terintegrasi untuk memantau resistensi secara realActime di rumah sakit, dan menilai dampaknya terhadap kebijakan preskripsi antibiotik. 3) Melakukan studi longitudinal di daerah perkotaan dan pedesaan untuk mengukur perubahan pola resistensi dalam dekade berikutnya, sehingga dapat merancang strategi penanggulangan yang disesuaikan dengan dinamika lokal.. Pemeriksaan data resistensi bakteri di Malaysia menunjukkan tingkat resistensi yang signifikan untuk MRSA, E.coli, Klebsiella, dan Pseudomonas, semuanya melampaui standar global.Faktor utama penyebabnya adalah praktik penggunaan antibiotik yang berlebihan, kontrol infeksi yang tidak memadai, dan keterbatasan sistem surveilans.Hasil ini menekankan perlunya memperkuat program pemantauan, pelatihan profesional kesehatan, serta kebijakan pengendalian penggunaan antibiotik, terutama di daerah perkotaan.Dengan strategi terpadu, Malaysia dapat menurunkan tingkat resistensi dan memitigasi dampak negatif AMR pada kesehatan publik Penelitian ini mengeksplorasi pola resistensi antimikroba (AMR) di Malaysia, dengan fokus pada strain bakteri utama seperti MRSA, E. coli, Klebsiella, dan Pseudomonas. Data dikumpulkan dari laboratorium mikrobiologi klinis di rumah sakit publik dan swasta menggunakan desain studi observasional crossAcsectional. Analisis menunjukkan bahwa MRSA memiliki tingkat resistensi 45%, yang melebihi standar global 30% (p < 0.01). Sementara E. coli, Klebsiella, dan Pseudomonas mencatat tingkat resistensi masingAcmasing 55%, 40%, dan 35%. Hasil ini menyoroti masalah meningkatnya AMR di Malaysia, khususnya di fasilitas kesehatan perkotaan. Penelitian menuntut peningkatan sistem pemantauan AMR dan promosi penggunaan antibiotik... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/b/resistensi-bakteri-vibrio-antimikroba-antibiotik-m-thumb-f1317.webp" title="JURIS - Unveiling Antimicrobial Resistance Trends in Malaysia: A Comparative Study with Global Pattern" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/resistensi-bakteri-vibrio-antimikroba-antibiotik-m-thumb-f1317.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/resistensi-bakteri-vibrio-antimikroba-antibiotik-m-thumb-f1317.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/resistensi-bakteri-vibrio-antimikroba-antibiotik-m-thumb-f1317.webp 1x" title="JURIS - Unveiling Antimicrobial Resistance Trends in Malaysia: A Comparative Study with Global Pattern" alt="JURIS - Unveiling Antimicrobial Resistance Trends in Malaysia: A Comparative Study with Global Pattern" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/resistensi-bakteri-vibrio-antimikroba-antibiotik-m-thumb-eb7e3.webp" title="JURIS - Unveiling Antimicrobial Resistance Trends in Malaysia: A Comparative Study with Global Pattern" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/resistensi-bakteri-vibrio-antimikroba-antibiotik-m-thumb-eb7e3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/resistensi-bakteri-vibrio-antimikroba-antibiotik-m-thumb-eb7e3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/resistensi-bakteri-vibrio-antimikroba-antibiotik-m-thumb-eb7e3.webp 1x" title="JURIS - Unveiling Antimicrobial Resistance Trends in Malaysia: A Comparative Study with Global Pattern" alt="JURIS - Unveiling Antimicrobial Resistance Trends in Malaysia: A Comparative Study with Global Pattern" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/resistensi-bakteri-vibrio-antimikroba-antibiotik-m-thumb-0aec0.webp" title="JURIS - Unveiling Antimicrobial Resistance Trends in Malaysia: A Comparative Study with Global Pattern" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/resistensi-bakteri-vibrio-antimikroba-antibiotik-m-thumb-0aec0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/resistensi-bakteri-vibrio-antimikroba-antibiotik-m-thumb-0aec0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/resistensi-bakteri-vibrio-antimikroba-antibiotik-m-thumb-0aec0.webp 1x" title="JURIS - Unveiling Antimicrobial Resistance Trends in Malaysia: A Comparative Study with Global Pattern" alt="JURIS - Unveiling Antimicrobial Resistance Trends in Malaysia: A Comparative Study with Global Pattern" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43281-resistensi-bakteri-vibrio-antimikroba" title="JURIS - Unveiling Antimicrobial Resistance Trends in Malaysia: A Comparative Study with Global Pattern" target="_blank">Unveiling Antimicrobial Resistance Trends in Malaysia: A Comparative Study with Global Pattern</a>: 1) Menyelidiki kaitan praktik penggunaan antibiotik di sektor pertanian dan peternakan dengan peningkatan resistensi bakteri di masyarakat, guna mengidentifikasi jalur transmisi yang mungkin. 2) Mengembangkan dan mengevaluasi intervensi berbasis sistem informasi kesehatan yang terintegrasi untuk memantau resistensi secara realActime di rumah sakit, dan menilai dampaknya terhadap kebijakan preskripsi antibiotik. 3) Melakukan studi longitudinal di daerah perkotaan dan pedesaan untuk mengukur perubahan pola resistensi dalam dekade berikutnya, sehingga dapat merancang strategi penanggulangan yang disesuaikan dengan dinamika lokal..
<br>Pemeriksaan data resistensi bakteri di Malaysia menunjukkan tingkat resistensi yang signifikan untuk MRSA, E.coli, Klebsiella, dan Pseudomonas, semuanya melampaui standar global.Faktor utama penyebabnya adalah praktik penggunaan antibiotik yang berlebihan, kontrol infeksi yang tidak memadai, dan keterbatasan sistem surveilans.Hasil ini menekankan perlunya memperkuat program pemantauan, pelatihan profesional kesehatan, serta kebijakan pengendalian penggunaan antibiotik, terutama di daerah perkotaan.Dengan strategi terpadu, Malaysia dapat menurunkan tingkat resistensi dan memitigasi dampak negatif AMR pada kesehatan publik
<br>Penelitian ini mengeksplorasi pola resistensi antimikroba (AMR) di Malaysia, dengan fokus pada strain bakteri utama seperti MRSA, E. coli, Klebsiella, dan Pseudomonas. Data dikumpulkan dari laboratorium mikrobiologi klinis di rumah sakit publik dan swasta menggunakan desain studi observasional crossAcsectional. Analisis menunjukkan bahwa MRSA memiliki tingkat resistensi 45%, yang melebihi standar global 30% (p < 0.01). Sementara E. coli, Klebsiella, dan Pseudomonas mencatat tingkat resistensi masingAcmasing 55%, 40%, dan 35%. Hasil ini menyoroti masalah meningkatnya AMR di Malaysia, khususnya di fasilitas kesehatan perkotaan. Penelitian menuntut peningkatan sistem pemantauan AMR dan promosi penggunaan antibiotik...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/b/resistensi-bakteri-vibrio-antimikroba-antibiotik-m-thumb-0aec0.webp" type="image/webp" length="113672" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/resistensi-bakteri-vibrio-antimikroba-antibiotik-m-thumb-f1317.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/resistensi-bakteri-vibrio-antimikroba-antibiotik-m-thumb-eb7e3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/resistensi-bakteri-vibrio-antimikroba-antibiotik-m-thumb-0aec0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5875-lamintang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16692-international-journal-clinical-inventions-medical-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ A Unified Operational Model for Dengue Control Bridging Community Data and Clinical Surveillance ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A Unified Operational Model for Dengue Control Bridging Community Data and Clinical Surveillance ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A Unified Operational Model for Dengue Control Bridging Community Data and Clinical Surveillance ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43283-coba-pilot-model-uji-sistem-pengumpulan-data</link>
	<guid isPermaLink="false">13ffbc35d6e7047ac666a46752357d34</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 15:13:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ahmad anzari ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,anzari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan dan pembahasan dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan implementasi pilot model yang diusulkan di distrik terpilih di Bangkok untuk mengonfirmasi kelayakan praktisnya, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - A Unified Operational Model for Dengue Control: Bridging Community Data and Clinical Surveillance: Berdasarkan temuan dan pembahasan dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan implementasi pilot model yang diusulkan di distrik terpilih di Bangkok untuk mengonfirmasi kelayakan praktisnya, mengevaluasi sistem teknis, dan menilai pengaruhnya terhadap waktu respons dan keterlibatan komunitas. Kedua, kemampuan sukarelawan kesehatan lokal dan pekerja kesehatan komunitas perlu ditingkatkan. Inisiatif pelatihan harus memprioritaskan literasi digital, inspeksi hama, dan manajemen respons darurat. Mereka adalah fondasi sistem; mereka mengumpulkan informasi larva, menginformasikan rumah tangga, dan bertindak sebagai penghubung utama dengan layanan kesehatan resmi. Program insentif mungkin juga diperlukan untuk mempertahankan keterlibatan sukarelawan dalam jangka panjang. Ketiga, penelitian menyarankan untuk mengintegrasikan teknologi pelaporan waktu nyata ke dalam sistem. Sebuah aplikasi pelaporan seluler dengan opsi penandaan geografis dan unggah foto dapat memungkinkan pelaporan langsung lokasi perkembangbiakan nyamuk dan kasus simtomatik. Aplikasi ini harus kompatibel dengan basis data kesehatan yang saat ini diawasi oleh BMA dan Kementerian Kesehatan Masyarakat. Otoritas dapat secara dinamis memprioritaskan area berisiko tinggi dengan mengoptimalkan pengumpulan data dan visualisasi.. Penelitian ini menyajikan dan menggambarkan kerangka klinis dan lingkungan yang kohesif untuk pemantauan dan pengelolaan vektor dengue di Bangkok, yang menyatukan pengamatan yang didorong komunitas, dokumentasi klinis, dan intervensi kesehatan menjadi satu sistem operasional.Model ini mengatasi kekurangan signifikan dalam sistem respons dengue saat ini, termasuk fragmentasi data, fogging yang tidak tepat waktu, dan sumber daya komunitas yang tidak dimanfaatkan secara memadai.Dengan mempromosikan saluran umpan balik langsung di antara anggota komunitas, klinik, dan pejabat kesehatan lokal, sistem ini memungkinkan respons yang lebih akurat, cepat, dan kooperatif terhadap wabah.Fitur-fitur penting seperti pergerakan data dari bawah ke atas, integrasi modular, dan tindakan kesehatan masyarakat yang melibatkan komunitas memastikan fleksibilitas model dalam berbagai lingkungan urban.Selain itu, model ini membantu kebijakan dengan sesuai dengan kerangka Manajemen Vektor Terpadu WHO dan rencana desentralisasi Thailand, yang mendorong tanggung jawab kolektif untuk pengendalian penyakit antara masyarakat dan institusi Demam dengue tetap menjadi masalah kesehatan urban yang signifikan di Bangkok, yang dipicu oleh kepadatan populasi, faktor lingkungan, dan sistem pengawasan yang tidak lengkap. Meskipun ada upaya kesehatan masyarakat yang berkelanjutan, masih ada kesenjangan antara inisiatif pengendalian vektor lokal dan pengawasan klinis institusional, yang menyebabkan respons wabah yang lebih lambat dan penggunaan sumber daya yang tidak efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan model klinis dan lingkungan yang kohesif yang menggabungkan pemantauan nyamuk yang didorong komunitas, pelacakan dengue klinis, dan inisiatif kesehatan masyarakat menjadi satu sistem operasional. Dengan menggunakan pendekatan metode campuran, penelitian ini dilakukan dari Januari hingga November 2025 di distrik dengan insiden tinggi di Bangkok dan provinsi sekitarnya.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/7/coba-pilot-model-uji-sistem-pengumpulan-data-rumah-thumb-b6e6d.webp" title="JURIS - A Unified Operational Model for Dengue Control: Bridging Community Data and Clinical Surveillance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/7/coba-pilot-model-uji-sistem-pengumpulan-data-rumah-thumb-b6e6d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/7/coba-pilot-model-uji-sistem-pengumpulan-data-rumah-thumb-b6e6d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/7/coba-pilot-model-uji-sistem-pengumpulan-data-rumah-thumb-b6e6d.webp 1x" title="JURIS - A Unified Operational Model for Dengue Control: Bridging Community Data and Clinical Surveillance" alt="JURIS - A Unified Operational Model for Dengue Control: Bridging Community Data and Clinical Surveillance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/7/coba-pilot-model-uji-sistem-pengumpulan-data-rumah-thumb-d629a.webp" title="JURIS - A Unified Operational Model for Dengue Control: Bridging Community Data and Clinical Surveillance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/7/coba-pilot-model-uji-sistem-pengumpulan-data-rumah-thumb-d629a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/7/coba-pilot-model-uji-sistem-pengumpulan-data-rumah-thumb-d629a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/7/coba-pilot-model-uji-sistem-pengumpulan-data-rumah-thumb-d629a.webp 1x" title="JURIS - A Unified Operational Model for Dengue Control: Bridging Community Data and Clinical Surveillance" alt="JURIS - A Unified Operational Model for Dengue Control: Bridging Community Data and Clinical Surveillance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/7/coba-pilot-model-uji-sistem-pengumpulan-data-rumah-thumb-4b3e6.webp" title="JURIS - A Unified Operational Model for Dengue Control: Bridging Community Data and Clinical Surveillance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/7/coba-pilot-model-uji-sistem-pengumpulan-data-rumah-thumb-4b3e6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/7/coba-pilot-model-uji-sistem-pengumpulan-data-rumah-thumb-4b3e6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/7/coba-pilot-model-uji-sistem-pengumpulan-data-rumah-thumb-4b3e6.webp 1x" title="JURIS - A Unified Operational Model for Dengue Control: Bridging Community Data and Clinical Surveillance" alt="JURIS - A Unified Operational Model for Dengue Control: Bridging Community Data and Clinical Surveillance" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43283-coba-pilot-model-uji-sistem-pengumpulan-data" title="JURIS - A Unified Operational Model for Dengue Control: Bridging Community Data and Clinical Surveillance" target="_blank">A Unified Operational Model for Dengue Control: Bridging Community Data and Clinical Surveillance</a>: Berdasarkan temuan dan pembahasan dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan implementasi pilot model yang diusulkan di distrik terpilih di Bangkok untuk mengonfirmasi kelayakan praktisnya, mengevaluasi sistem teknis, dan menilai pengaruhnya terhadap waktu respons dan keterlibatan komunitas. Kedua, kemampuan sukarelawan kesehatan lokal dan pekerja kesehatan komunitas perlu ditingkatkan. Inisiatif pelatihan harus memprioritaskan literasi digital, inspeksi hama, dan manajemen respons darurat. Mereka adalah fondasi sistem; mereka mengumpulkan informasi larva, menginformasikan rumah tangga, dan bertindak sebagai penghubung utama dengan layanan kesehatan resmi. Program insentif mungkin juga diperlukan untuk mempertahankan keterlibatan sukarelawan dalam jangka panjang. Ketiga, penelitian menyarankan untuk mengintegrasikan teknologi pelaporan waktu nyata ke dalam sistem. Sebuah aplikasi pelaporan seluler dengan opsi penandaan geografis dan unggah foto dapat memungkinkan pelaporan langsung lokasi perkembangbiakan nyamuk dan kasus simtomatik. Aplikasi ini harus kompatibel dengan basis data kesehatan yang saat ini diawasi oleh BMA dan Kementerian Kesehatan Masyarakat. Otoritas dapat secara dinamis memprioritaskan area berisiko tinggi dengan mengoptimalkan pengumpulan data dan visualisasi..
<br>Penelitian ini menyajikan dan menggambarkan kerangka klinis dan lingkungan yang kohesif untuk pemantauan dan pengelolaan vektor dengue di Bangkok, yang menyatukan pengamatan yang didorong komunitas, dokumentasi klinis, dan intervensi kesehatan menjadi satu sistem operasional.Model ini mengatasi kekurangan signifikan dalam sistem respons dengue saat ini, termasuk fragmentasi data, fogging yang tidak tepat waktu, dan sumber daya komunitas yang tidak dimanfaatkan secara memadai.Dengan mempromosikan saluran umpan balik langsung di antara anggota komunitas, klinik, dan pejabat kesehatan lokal, sistem ini memungkinkan respons yang lebih akurat, cepat, dan kooperatif terhadap wabah.Fitur-fitur penting seperti pergerakan data dari bawah ke atas, integrasi modular, dan tindakan kesehatan masyarakat yang melibatkan komunitas memastikan fleksibilitas model dalam berbagai lingkungan urban.Selain itu, model ini membantu kebijakan dengan sesuai dengan kerangka Manajemen Vektor Terpadu WHO dan rencana desentralisasi Thailand, yang mendorong tanggung jawab kolektif untuk pengendalian penyakit antara masyarakat dan institusi
<br>Demam dengue tetap menjadi masalah kesehatan urban yang signifikan di Bangkok, yang dipicu oleh kepadatan populasi, faktor lingkungan, dan sistem pengawasan yang tidak lengkap. Meskipun ada upaya kesehatan masyarakat yang berkelanjutan, masih ada kesenjangan antara inisiatif pengendalian vektor lokal dan pengawasan klinis institusional, yang menyebabkan respons wabah yang lebih lambat dan penggunaan sumber daya yang tidak efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan model klinis dan lingkungan yang kohesif yang menggabungkan pemantauan nyamuk yang didorong komunitas, pelacakan dengue klinis, dan inisiatif kesehatan masyarakat menjadi satu sistem operasional. Dengan menggunakan pendekatan metode campuran, penelitian ini dilakukan dari Januari hingga November 2025 di distrik dengan insiden tinggi di Bangkok dan provinsi sekitarnya....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/7/coba-pilot-model-uji-sistem-pengumpulan-data-rumah-thumb-d629a.webp" type="image/webp" length="84044" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/7/coba-pilot-model-uji-sistem-pengumpulan-data-rumah-thumb-b6e6d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/7/coba-pilot-model-uji-sistem-pengumpulan-data-rumah-thumb-d629a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/7/coba-pilot-model-uji-sistem-pengumpulan-data-rumah-thumb-4b3e6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5875-lamintang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16692-international-journal-clinical-inventions-medical-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Epidemiological Dynamics and Public Health Challenges of Mpox in Southern Thailand ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Epidemiological Dynamics and Public Health Challenges of Mpox in Southern Thailand ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Epidemiological Dynamics and Public Health Challenges of Mpox in Southern Thailand ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43278-public-health-leadership-mpox-zoonot</link>
	<guid isPermaLink="false">f36427fcd4c731a30c425faae721e217</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 15:11:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ qadri mehedi ]]></category>
	<category><![CDATA[ nicola vasso ]]></category>
	<category><![CDATA[ guymer lisa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[guymer,lisa,mehedi,nicola,qadri,vasso]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Further research should investigate the role of asymptomatic carriers in mpox transmission, particularly in rural areas, to refine surveillance strategies.  Additionally, studies are needed to identify the specific wildlife species acting as reservoirs ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Epidemiological Dynamics and Public Health Challenges of Mpox in Southern Thailand: Further research should investigate the role of asymptomatic carriers in mpox transmission, particularly in rural areas, to refine surveillance strategies. Additionally, studies are needed to identify the specific wildlife species acting as reservoirs in Southern Thailand, enabling targeted interventions to disrupt human-animal transmission pathways. Finally, evaluating the long-term effectiveness of current vaccination programs and addressing vaccine hesitancy in rural communities are crucial for sustainable outbreak control. These investigations should incorporate community-based surveillance systems to enhance early detection and response capabilities in regions with limited healthcare infrastructure. Understanding the complex interplay between human behavior, wildlife ecology, and public health interventions is essential for developing comprehensive strategies to mitigate the risk of future mpox outbreaks and protect vulnerable populations. This requires a multidisciplinary approach involving epidemiologists, virologists, wildlife biologists, and public health officials working in collaboration with local communities to ensure culturally appropriate and effective interventions. The findings from these studies will inform evidence-based policies and practices aimed at preventing and controlling mpox in Thailand and other regions facing similar challenges.. The study concludes that the mpox outbreak in Southern Thailand is concentrated in rural areas with significant wildlife interaction.The demographic data reveal a disproportionately high incidence among males aged 25-40, linked to occupational and travel-related exposures.Effective public health interventions in urban centers contrast with challenges in rural areas due to limited healthcare access and awareness, necessitating targeted strategies for improved surveillance, vaccination, and community engagement Mpox is a zoonotic viral disease that has emerged as a significant public health concern globally, especially since its spread beyond Central and West Africa in 2022. This study focuses on the epidemiological patterns of mpox in Southern Thailand, a region characterized by frequent human-wildlife interactions and cross-border activity. The findings reveal a high concentration of mpox cases in rural areas, with a prevalence rate of 15.4 per 100,000 population. The majority of cases occurred among males aged 25-40, highlighting a demographic trend linked to occupational and travel-related exposure. Transmission patterns indicate that close contact with infected individuals and wildlife are critical factors, with occupational exposure in rural... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/a/public-health-leadership-mpox-zoonotic-reservoirs-thumb-af6b9.webp" title="JURIS - Epidemiological Dynamics and Public Health Challenges of Mpox in Southern Thailand" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/public-health-leadership-mpox-zoonotic-reservoirs-thumb-af6b9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/public-health-leadership-mpox-zoonotic-reservoirs-thumb-af6b9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/public-health-leadership-mpox-zoonotic-reservoirs-thumb-af6b9.webp 1x" title="JURIS - Epidemiological Dynamics and Public Health Challenges of Mpox in Southern Thailand" alt="JURIS - Epidemiological Dynamics and Public Health Challenges of Mpox in Southern Thailand" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/public-health-leadership-mpox-zoonotic-reservoirs-thumb-5ec32.webp" title="JURIS - Epidemiological Dynamics and Public Health Challenges of Mpox in Southern Thailand" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/public-health-leadership-mpox-zoonotic-reservoirs-thumb-5ec32.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/public-health-leadership-mpox-zoonotic-reservoirs-thumb-5ec32.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/public-health-leadership-mpox-zoonotic-reservoirs-thumb-5ec32.webp 1x" title="JURIS - Epidemiological Dynamics and Public Health Challenges of Mpox in Southern Thailand" alt="JURIS - Epidemiological Dynamics and Public Health Challenges of Mpox in Southern Thailand" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/public-health-leadership-mpox-zoonotic-reservoirs-thumb-970a3.webp" title="JURIS - Epidemiological Dynamics and Public Health Challenges of Mpox in Southern Thailand" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/public-health-leadership-mpox-zoonotic-reservoirs-thumb-970a3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/public-health-leadership-mpox-zoonotic-reservoirs-thumb-970a3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/public-health-leadership-mpox-zoonotic-reservoirs-thumb-970a3.webp 1x" title="JURIS - Epidemiological Dynamics and Public Health Challenges of Mpox in Southern Thailand" alt="JURIS - Epidemiological Dynamics and Public Health Challenges of Mpox in Southern Thailand" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43278-public-health-leadership-mpox-zoonot" title="JURIS - Epidemiological Dynamics and Public Health Challenges of Mpox in Southern Thailand" target="_blank">Epidemiological Dynamics and Public Health Challenges of Mpox in Southern Thailand</a>: Further research should investigate the role of asymptomatic carriers in mpox transmission, particularly in rural areas, to refine surveillance strategies.  Additionally, studies are needed to identify the specific wildlife species acting as reservoirs in Southern Thailand, enabling targeted interventions to disrupt human-animal transmission pathways.  Finally, evaluating the long-term effectiveness of current vaccination programs and addressing vaccine hesitancy in rural communities are crucial for sustainable outbreak control.  These investigations should incorporate community-based surveillance systems to enhance early detection and response capabilities in regions with limited healthcare infrastructure.  Understanding the complex interplay between human behavior, wildlife ecology, and public health interventions is essential for developing comprehensive strategies to mitigate the risk of future mpox outbreaks and protect vulnerable populations.  This requires a multidisciplinary approach involving epidemiologists, virologists, wildlife biologists, and public health officials working in collaboration with local communities to ensure culturally appropriate and effective interventions.  The findings from these studies will inform evidence-based policies and practices aimed at preventing and controlling mpox in Thailand and other regions facing similar challenges..
<br>The study concludes that the mpox outbreak in Southern Thailand is concentrated in rural areas with significant wildlife interaction.The demographic data reveal a disproportionately high incidence among males aged 25-40, linked to occupational and travel-related exposures.Effective public health interventions in urban centers contrast with challenges in rural areas due to limited healthcare access and awareness, necessitating targeted strategies for improved surveillance, vaccination, and community engagement
<br>Mpox is a zoonotic viral disease that has emerged as a significant public health concern globally, especially since its spread beyond Central and West Africa in 2022. This study focuses on the epidemiological patterns of mpox in Southern Thailand, a region characterized by frequent human-wildlife interactions and cross-border activity. The findings reveal a high concentration of mpox cases in rural areas, with a prevalence rate of 15.4 per 100,000 population. The majority of cases occurred among males aged 25-40, highlighting a demographic trend linked to occupational and travel-related exposure. Transmission patterns indicate that close contact with infected individuals and wildlife are critical factors, with occupational exposure in rural...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/a/public-health-leadership-mpox-zoonotic-reservoirs-thumb-5ec32.webp" type="image/webp" length="107320" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/public-health-leadership-mpox-zoonotic-reservoirs-thumb-af6b9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/public-health-leadership-mpox-zoonotic-reservoirs-thumb-5ec32.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/public-health-leadership-mpox-zoonotic-reservoirs-thumb-970a3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5875-lamintang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16692-international-journal-clinical-inventions-medical-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Relationship between Motivation of the Midwife and the Mothers Compliance with Complete Basic Immunization in the Hana Kasih Clinic ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Relationship between Motivation of the Midwife and the Mothers Compliance with Complete Basic Immunization in the Hana Kasih Clinic ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Relationship between Motivation of the Midwife and the Mothers Compliance with Complete Basic Immunization in the Hana Kasih Clinic ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43277-status-imunisasi-intervensi-peran-bidan-imu</link>
	<guid isPermaLink="false">b616038e3ce8a8b7df1c2b11d0fe2159</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 15:08:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi yang lebih luas dengan melibatkan lebih banyak responden dari berbagai daerah di Indonesia. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang faktor-faktor lain yang mempengaruhi kepatuhan ibu dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Relationship between Motivation of the Midwife and the Mother's Compliance with Complete Basic Immunization in the Hana Kasih Clinic: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi yang lebih luas dengan melibatkan lebih banyak responden dari berbagai daerah di Indonesia. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang faktor-faktor lain yang mempengaruhi kepatuhan ibu dalam melakukan imunisasi dasar lengkap, seperti pengetahuan ibu tentang imunisasi, dukungan keluarga, dan faktor sosial budaya. Penelitian lanjutan juga dapat fokus pada strategi-strategi yang efektif dalam meningkatkan motivasi bidan dan kepatuhan ibu, serta mengeksplorasi peran teknologi dalam meningkatkan akses dan kesadaran akan pentingnya imunisasi dasar lengkap.. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dan disajikan pada bab sebelumnya.Motivasi bidan kepada ibu dalam mengimunisasi dasar lengkap di Klinik Hana Kasih pada tahun 2021 sebagian besar baik yaitu sebanyak 54,7% yang menyatakan kurang oleh 45,3%.Kepatuhan ibu dalam melakukan imunisasi dasar lengkap untuk bayi di Klinik Hana Kasih pada tahun 2021 sebagian besar patuh yaitu sebanyak 73,6% sedangkan yang minoritas adalah tidak patuh yaitu sebanyak 26,4%.Motivasi bidan berhubungan dengan kepatuhan ibu dalam melakukan imunisasi dasar lengkap untuk bayi di Klinik Hana Kasih pada tahun 2021, p-value 0,000 ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/4/status-imunisasi-intervensi-peran-bidan-anak-kelen-thumb-ab644.webp" title="JURIS - Relationship between Motivation of the Midwife and the Mother&#039;s Compliance with Complete Basic Immunization in the Hana Kasih Clinic" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/status-imunisasi-intervensi-peran-bidan-anak-kelen-thumb-ab644.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/status-imunisasi-intervensi-peran-bidan-anak-kelen-thumb-ab644.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/status-imunisasi-intervensi-peran-bidan-anak-kelen-thumb-ab644.webp 1x" title="JURIS - Relationship between Motivation of the Midwife and the Mother&#039;s Compliance with Complete Basic Immunization in the Hana Kasih Clinic" alt="JURIS - Relationship between Motivation of the Midwife and the Mother&#039;s Compliance with Complete Basic Immunization in the Hana Kasih Clinic" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/status-imunisasi-intervensi-peran-bidan-anak-kelen-thumb-446e3.webp" title="JURIS - Relationship between Motivation of the Midwife and the Mother&#039;s Compliance with Complete Basic Immunization in the Hana Kasih Clinic" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/status-imunisasi-intervensi-peran-bidan-anak-kelen-thumb-446e3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/status-imunisasi-intervensi-peran-bidan-anak-kelen-thumb-446e3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/status-imunisasi-intervensi-peran-bidan-anak-kelen-thumb-446e3.webp 1x" title="JURIS - Relationship between Motivation of the Midwife and the Mother&#039;s Compliance with Complete Basic Immunization in the Hana Kasih Clinic" alt="JURIS - Relationship between Motivation of the Midwife and the Mother&#039;s Compliance with Complete Basic Immunization in the Hana Kasih Clinic" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/status-imunisasi-intervensi-peran-bidan-anak-kelen-thumb-227a5.webp" title="JURIS - Relationship between Motivation of the Midwife and the Mother&#039;s Compliance with Complete Basic Immunization in the Hana Kasih Clinic" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/status-imunisasi-intervensi-peran-bidan-anak-kelen-thumb-227a5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/status-imunisasi-intervensi-peran-bidan-anak-kelen-thumb-227a5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/status-imunisasi-intervensi-peran-bidan-anak-kelen-thumb-227a5.webp 1x" title="JURIS - Relationship between Motivation of the Midwife and the Mother&#039;s Compliance with Complete Basic Immunization in the Hana Kasih Clinic" alt="JURIS - Relationship between Motivation of the Midwife and the Mother&#039;s Compliance with Complete Basic Immunization in the Hana Kasih Clinic" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43277-status-imunisasi-intervensi-peran-bidan-imu" title="JURIS - Relationship between Motivation of the Midwife and the Mother&#039;s Compliance with Complete Basic Immunization in the Hana Kasih Clinic" target="_blank">Relationship between Motivation of the Midwife and the Mother's Compliance with Complete Basic Immunization in the Hana Kasih Clinic</a>: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi yang lebih luas dengan melibatkan lebih banyak responden dari berbagai daerah di Indonesia. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang faktor-faktor lain yang mempengaruhi kepatuhan ibu dalam melakukan imunisasi dasar lengkap, seperti pengetahuan ibu tentang imunisasi, dukungan keluarga, dan faktor sosial budaya. Penelitian lanjutan juga dapat fokus pada strategi-strategi yang efektif dalam meningkatkan motivasi bidan dan kepatuhan ibu, serta mengeksplorasi peran teknologi dalam meningkatkan akses dan kesadaran akan pentingnya imunisasi dasar lengkap..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dan disajikan pada bab sebelumnya.Motivasi bidan kepada ibu dalam mengimunisasi dasar lengkap di Klinik Hana Kasih pada tahun 2021 sebagian besar baik yaitu sebanyak 54,7% yang menyatakan kurang oleh 45,3%.Kepatuhan ibu dalam melakukan imunisasi dasar lengkap untuk bayi di Klinik Hana Kasih pada tahun 2021 sebagian besar patuh yaitu sebanyak 73,6% sedangkan yang minoritas adalah tidak patuh yaitu sebanyak 26,4%.Motivasi bidan berhubungan dengan kepatuhan ibu dalam melakukan imunisasi dasar lengkap untuk bayi di Klinik Hana Kasih pada tahun 2021, p-value 0,000 <0,05
<br>Masalah kesehatan, terutama pada anak-anak, adalah terjadinya beberapa penyakit menular seperti Campak, Difteri, Batuk Rejan, Tetanus Neonatorum, Tuberkulosis, Hepatitis B dan Polio yang dapat menyebabkan kematian atau kecacatan pada anak. Masih banyak ibu yang tidak membawa anaknya ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan imunisasi dasar lengkap. Peran bidan dalam memberikan motivasi kepada keluarga, terutama ibu tentang status imunisasi, dianggap mampu meningkatkan kepatuhan ibu untuk meningkatkan cakupan dan kelengkapan imunisasi dasar bayi. Metode penelitian menggunakan analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/4/status-imunisasi-intervensi-peran-bidan-anak-kelen-thumb-227a5.webp" type="image/webp" length="59900" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/status-imunisasi-intervensi-peran-bidan-anak-kelen-thumb-ab644.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/status-imunisasi-intervensi-peran-bidan-anak-kelen-thumb-446e3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/status-imunisasi-intervensi-peran-bidan-anak-kelen-thumb-227a5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5875-lamintang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16692-international-journal-clinical-inventions-medical-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimized Nano Hydrogels for Tropical Wound Care Integrating Chromolaena odorata and Carbopol 980 for Enhanced Healing ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimized Nano Hydrogels for Tropical Wound Care Integrating Chromolaena odorata and Carbopol 980 for Enhanced Healing ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimized Nano Hydrogels for Tropical Wound Care Integrating Chromolaena odorata and Carbopol 980 for Enhanced Healing ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43276-chromolaena-odorata-linn-perawatan-luka-kaki-ulkus</link>
	<guid isPermaLink="false">c82355a62862f58c1fa88f9b73c78659</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 15:03:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ shwe thinzar ]]></category>
	<category><![CDATA[ tasian lisa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[lisa,shwe,tasian,thinzar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penting untuk menyelidiki mekanisme pasti bagaimana ekstrak Chromolaena odorata berinteraksi dengan matriks nano hydrogel untuk meningkatkan efektivitas penyembuhan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimized Nano Hydrogels for Tropical Wound Care: Integrating Chromolaena odorata and Carbopol 980 for Enhanced Healing: Berdasarkan temuan ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penting untuk menyelidiki mekanisme pasti bagaimana ekstrak Chromolaena odorata berinteraksi dengan matriks nano hydrogel untuk meningkatkan efektivitas penyembuhan luka. Penelitian ini dapat melibatkan studi in vitro untuk menganalisis pelepasan ekstrak dan pengaruhnya terhadap proliferasi sel dan migrasi sel. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi potensi kombinasi Chromolaena odorata dengan agen penyembuhan luka lain, seperti faktor pertumbuhan atau peptida antimikroba, untuk menciptakan formulasi sinergis yang meningkatkan hasil penyembuhan luka. Terakhir, studi klinis skala besar diperlukan untuk mengevaluasi efikasi dan keamanan nano hydrogel ini pada pasien dengan berbagai jenis luka, termasuk luka kronis seperti ulkus diabetik, untuk memastikan relevansi klinis dan potensi penerapannya dalam praktik perawatan luka sehari-hari. Dengan menggabungkan pendekatan ini, kita dapat lebih memahami potensi penuh nano hydrogel berbasis Chromolaena odorata sebagai solusi inovatif untuk perawatan luka di iklim tropis.. Studi ini berhasil memformulasikan dan mengevaluasi nano hydrogel yang mengandung ekstrak daun Chromolaena odorata menggunakan konsentrasi Carbopol 980 yang bervariasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi Carbopol 980 secara signifikan memengaruhi sifat fisik dan kimia dari hydrogel.Konsentrasi 0,5% Carbopol 980 diidentifikasi sebagai konsentrasi optimal, menghasilkan sifat yang paling diinginkan untuk digunakan sebagai perban luka di iklim tropis seperti Thailand.Integrasi ekstrak Chromolaena odorata dalam hydrogel tidak hanya menyediakan solusi perawatan luka alami dan hemat biaya, tetapi juga memanfaatkan sifat antibakteri dan anti-inflamasi yang telah didokumentasikan dengan baik dari tanaman tersebut.Penelitian lebih lanjut harus fokus pada uji klinis untuk lebih memvalidasi efikasi formulasi nano hydrogel ini dalam mengobati berbagai jenis luka Penelitian ini berfokus pada formulasi dan evaluasi nano hydrogel yang mengandung ekstrak daun Chromolaena odorata, menggunakan Carbopol 980 sebagai agen penggel. Chromolaena odorata, yang dikenal karena sifat antimikroba dan anti-inflamasi, secara tradisional digunakan di Asia Tenggara untuk penyembuhan luka. Tujuan utama adalah untuk menentukan konsentrasi optimal Carbopol 980 untuk formulasi nano hydrogel dengan sifat fisik dan kimia yang diinginkan, cocok untuk perawatan luka, terutama di iklim tropis seperti Thailand. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi 0,5% Carbopol 980 menghasilkan sifat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/8/chromolaena-odorata-linn-perawatan-luka-kaki-ulkus-thumb-78cf5.webp" title="JURIS - Optimized Nano Hydrogels for Tropical Wound Care: Integrating Chromolaena odorata and Carbopol 980 for Enhanced Healing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/8/chromolaena-odorata-linn-perawatan-luka-kaki-ulkus-thumb-78cf5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/8/chromolaena-odorata-linn-perawatan-luka-kaki-ulkus-thumb-78cf5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/8/chromolaena-odorata-linn-perawatan-luka-kaki-ulkus-thumb-78cf5.webp 1x" title="JURIS - Optimized Nano Hydrogels for Tropical Wound Care: Integrating Chromolaena odorata and Carbopol 980 for Enhanced Healing" alt="JURIS - Optimized Nano Hydrogels for Tropical Wound Care: Integrating Chromolaena odorata and Carbopol 980 for Enhanced Healing" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/8/chromolaena-odorata-linn-perawatan-luka-kaki-ulkus-thumb-36878.webp" title="JURIS - Optimized Nano Hydrogels for Tropical Wound Care: Integrating Chromolaena odorata and Carbopol 980 for Enhanced Healing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/8/chromolaena-odorata-linn-perawatan-luka-kaki-ulkus-thumb-36878.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/8/chromolaena-odorata-linn-perawatan-luka-kaki-ulkus-thumb-36878.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/8/chromolaena-odorata-linn-perawatan-luka-kaki-ulkus-thumb-36878.webp 1x" title="JURIS - Optimized Nano Hydrogels for Tropical Wound Care: Integrating Chromolaena odorata and Carbopol 980 for Enhanced Healing" alt="JURIS - Optimized Nano Hydrogels for Tropical Wound Care: Integrating Chromolaena odorata and Carbopol 980 for Enhanced Healing" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/8/chromolaena-odorata-linn-perawatan-luka-kaki-ulkus-thumb-01715.webp" title="JURIS - Optimized Nano Hydrogels for Tropical Wound Care: Integrating Chromolaena odorata and Carbopol 980 for Enhanced Healing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/8/chromolaena-odorata-linn-perawatan-luka-kaki-ulkus-thumb-01715.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/8/chromolaena-odorata-linn-perawatan-luka-kaki-ulkus-thumb-01715.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/8/chromolaena-odorata-linn-perawatan-luka-kaki-ulkus-thumb-01715.webp 1x" title="JURIS - Optimized Nano Hydrogels for Tropical Wound Care: Integrating Chromolaena odorata and Carbopol 980 for Enhanced Healing" alt="JURIS - Optimized Nano Hydrogels for Tropical Wound Care: Integrating Chromolaena odorata and Carbopol 980 for Enhanced Healing" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43276-chromolaena-odorata-linn-perawatan-luka-kaki-ulkus" title="JURIS - Optimized Nano Hydrogels for Tropical Wound Care: Integrating Chromolaena odorata and Carbopol 980 for Enhanced Healing" target="_blank">Optimized Nano Hydrogels for Tropical Wound Care: Integrating Chromolaena odorata and Carbopol 980 for Enhanced Healing</a>: Berdasarkan temuan ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penting untuk menyelidiki mekanisme pasti bagaimana ekstrak Chromolaena odorata berinteraksi dengan matriks nano hydrogel untuk meningkatkan efektivitas penyembuhan luka. Penelitian ini dapat melibatkan studi in vitro untuk menganalisis pelepasan ekstrak dan pengaruhnya terhadap proliferasi sel dan migrasi sel. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi potensi kombinasi Chromolaena odorata dengan agen penyembuhan luka lain, seperti faktor pertumbuhan atau peptida antimikroba, untuk menciptakan formulasi sinergis yang meningkatkan hasil penyembuhan luka. Terakhir, studi klinis skala besar diperlukan untuk mengevaluasi efikasi dan keamanan nano hydrogel ini pada pasien dengan berbagai jenis luka, termasuk luka kronis seperti ulkus diabetik, untuk memastikan relevansi klinis dan potensi penerapannya dalam praktik perawatan luka sehari-hari. Dengan menggabungkan pendekatan ini, kita dapat lebih memahami potensi penuh nano hydrogel berbasis Chromolaena odorata sebagai solusi inovatif untuk perawatan luka di iklim tropis..
<br>Studi ini berhasil memformulasikan dan mengevaluasi nano hydrogel yang mengandung ekstrak daun Chromolaena odorata menggunakan konsentrasi Carbopol 980 yang bervariasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi Carbopol 980 secara signifikan memengaruhi sifat fisik dan kimia dari hydrogel.Konsentrasi 0,5% Carbopol 980 diidentifikasi sebagai konsentrasi optimal, menghasilkan sifat yang paling diinginkan untuk digunakan sebagai perban luka di iklim tropis seperti Thailand.Integrasi ekstrak Chromolaena odorata dalam hydrogel tidak hanya menyediakan solusi perawatan luka alami dan hemat biaya, tetapi juga memanfaatkan sifat antibakteri dan anti-inflamasi yang telah didokumentasikan dengan baik dari tanaman tersebut.Penelitian lebih lanjut harus fokus pada uji klinis untuk lebih memvalidasi efikasi formulasi nano hydrogel ini dalam mengobati berbagai jenis luka
<br>Penelitian ini berfokus pada formulasi dan evaluasi nano hydrogel yang mengandung ekstrak daun Chromolaena odorata, menggunakan Carbopol 980 sebagai agen penggel. Chromolaena odorata, yang dikenal karena sifat antimikroba dan anti-inflamasi, secara tradisional digunakan di Asia Tenggara untuk penyembuhan luka. Tujuan utama adalah untuk menentukan konsentrasi optimal Carbopol 980 untuk formulasi nano hydrogel dengan sifat fisik dan kimia yang diinginkan, cocok untuk perawatan luka, terutama di iklim tropis seperti Thailand. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi 0,5% Carbopol 980 menghasilkan sifat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/8/chromolaena-odorata-linn-perawatan-luka-kaki-ulkus-thumb-36878.webp" type="image/webp" length="85162" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/8/chromolaena-odorata-linn-perawatan-luka-kaki-ulkus-thumb-78cf5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/8/chromolaena-odorata-linn-perawatan-luka-kaki-ulkus-thumb-36878.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/8/chromolaena-odorata-linn-perawatan-luka-kaki-ulkus-thumb-01715.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5875-lamintang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16692-international-journal-clinical-inventions-medical-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Keanekaragaman Jamur Makroskopis Di Taman Hutan Raya Rajo Lelo Bengkulu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Keanekaragaman Jamur Makroskopis Di Taman Hutan Raya Rajo Lelo Bengkulu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Keanekaragaman Jamur Makroskopis Di Taman Hutan Raya Rajo Lelo Bengkulu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43271-jamur-makroskopis-keanekaragaman-tatanan-ekologi</link>
	<guid isPermaLink="false">a581d2679233fee2966143c8285d205b</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 14:58:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ devi anugrah ]]></category>
	<category><![CDATA[ ade hikmat ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ade,anugrah,devi,hikmat,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada pengumpulan data semestera untuk merekam fluktuasi musim pada jumlah spesies jamur, sehingga dapat diidentifikasi faktor musiman yang mempengaruhi pertumbuhan jamur. Selain itu, studi perbandingan dengan taman ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Keanekaragaman Jamur Makroskopis Di Taman Hutan Raya Rajo Lelo Bengkulu: Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada pengumpulan data semestera untuk merekam fluktuasi musim pada jumlah spesies jamur, sehingga dapat diidentifikasi faktor musiman yang mempengaruhi pertumbuhan jamur. Selain itu, studi perbandingan dengan taman hutan konservasi lain di wilayah Sumatera dapat membantu menilai keunikan keanekaragaman spesies di Tahura Rajo Lelo. Terakhir, pengembangan eksperimen biohutan dapat dilakukan untuk menilai potensi jamur makroskopis yang dikumpulkan sebagai sumber bioaktif, bioinduktor, atau bahan ajar interaktif bagi pelajar dan mahasiswa di tingkat perguruan tinggi.. Penelitian ini menunjukkan bahwa Taman Hutan Raya (Tahura) Rajo Lelo Bengkulu memiliki keanekaragaman jamur makroskopis tinggi, dengan total 28 spesies yang terbelah ke dalam dua filum utama, yaitu Basidiomycota dan Ascomycota.Filum Basidiomycota mendominasi temuan (96,4%) dengan persebaran dalam tujuh ordo dan 16 famili, sedangkan Ascomycota hanya terwakili oleh satu spesies.Keberagaman ini menunjukkan bahwa kondisi ekologis Tahura Rajo Lelo sangat mendukung pertumbuhan jamur, khususnya jamur pelapuk kayu dan mikoriza, yang berperan penting dalam daur ulang bahan organik dan menjaga keseimbangan ekosistem hutan Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis keanekaragaman jamur makroskopis yang ditemukan di Taman Hutan Raya (Tahura) Rajo Lelo Bengkulu. Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2024 menggunakan metode eksploratif-deskriptif melalui eksplorasi langsung di lapangan. Spesies jamur dikarakterisasi berdasarkan morfologi makroskopis dan habitatnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 28 spesies jamur makroskopis yang teridentifikasi, terdiri dari dua filum yaitu Basidiomycota (96,4%) dan Ascomycota (3,6%), yang tersebar dalam tujuh ordo dan 16 famili. Ordo yang paling dominan adalah Agaricales (11 spesies), diikuti oleh Polyporales (9 spesies) dan Russulales (4 spesies). Sementara itu, ordo Pezizales dari filum Ascomycota hanya diwakili oleh satu spesies, yaitu Morchella esculenta.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/4/jamur-makroskopis-keanekaragaman-tatanan-ekologi-s-thumb-85302.webp" title="JURIS - Keanekaragaman Jamur Makroskopis Di Taman Hutan Raya Rajo Lelo Bengkulu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/jamur-makroskopis-keanekaragaman-tatanan-ekologi-s-thumb-85302.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/jamur-makroskopis-keanekaragaman-tatanan-ekologi-s-thumb-85302.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/jamur-makroskopis-keanekaragaman-tatanan-ekologi-s-thumb-85302.webp 1x" title="JURIS - Keanekaragaman Jamur Makroskopis Di Taman Hutan Raya Rajo Lelo Bengkulu" alt="JURIS - Keanekaragaman Jamur Makroskopis Di Taman Hutan Raya Rajo Lelo Bengkulu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/jamur-makroskopis-keanekaragaman-tatanan-ekologi-s-thumb-f9012.webp" title="JURIS - Keanekaragaman Jamur Makroskopis Di Taman Hutan Raya Rajo Lelo Bengkulu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/jamur-makroskopis-keanekaragaman-tatanan-ekologi-s-thumb-f9012.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/jamur-makroskopis-keanekaragaman-tatanan-ekologi-s-thumb-f9012.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/jamur-makroskopis-keanekaragaman-tatanan-ekologi-s-thumb-f9012.webp 1x" title="JURIS - Keanekaragaman Jamur Makroskopis Di Taman Hutan Raya Rajo Lelo Bengkulu" alt="JURIS - Keanekaragaman Jamur Makroskopis Di Taman Hutan Raya Rajo Lelo Bengkulu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/jamur-makroskopis-keanekaragaman-tatanan-ekologi-s-thumb-ccd88.webp" title="JURIS - Keanekaragaman Jamur Makroskopis Di Taman Hutan Raya Rajo Lelo Bengkulu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/jamur-makroskopis-keanekaragaman-tatanan-ekologi-s-thumb-ccd88.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/jamur-makroskopis-keanekaragaman-tatanan-ekologi-s-thumb-ccd88.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/jamur-makroskopis-keanekaragaman-tatanan-ekologi-s-thumb-ccd88.webp 1x" title="JURIS - Keanekaragaman Jamur Makroskopis Di Taman Hutan Raya Rajo Lelo Bengkulu" alt="JURIS - Keanekaragaman Jamur Makroskopis Di Taman Hutan Raya Rajo Lelo Bengkulu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43271-jamur-makroskopis-keanekaragaman-tatanan-ekologi" title="JURIS - Keanekaragaman Jamur Makroskopis Di Taman Hutan Raya Rajo Lelo Bengkulu" target="_blank">Keanekaragaman Jamur Makroskopis Di Taman Hutan Raya Rajo Lelo Bengkulu</a>: Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada pengumpulan data semestera untuk merekam fluktuasi musim pada jumlah spesies jamur, sehingga dapat diidentifikasi faktor musiman yang mempengaruhi pertumbuhan jamur. Selain itu, studi perbandingan dengan taman hutan konservasi lain di wilayah Sumatera dapat membantu menilai keunikan keanekaragaman spesies di Tahura Rajo Lelo. Terakhir, pengembangan eksperimen biohutan dapat dilakukan untuk menilai potensi jamur makroskopis yang dikumpulkan sebagai sumber bioaktif, bioinduktor, atau bahan ajar interaktif bagi pelajar dan mahasiswa di tingkat perguruan tinggi..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa Taman Hutan Raya (Tahura) Rajo Lelo Bengkulu memiliki keanekaragaman jamur makroskopis tinggi, dengan total 28 spesies yang terbelah ke dalam dua filum utama, yaitu Basidiomycota dan Ascomycota.Filum Basidiomycota mendominasi temuan (96,4%) dengan persebaran dalam tujuh ordo dan 16 famili, sedangkan Ascomycota hanya terwakili oleh satu spesies.Keberagaman ini menunjukkan bahwa kondisi ekologis Tahura Rajo Lelo sangat mendukung pertumbuhan jamur, khususnya jamur pelapuk kayu dan mikoriza, yang berperan penting dalam daur ulang bahan organik dan menjaga keseimbangan ekosistem hutan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis keanekaragaman jamur makroskopis yang ditemukan di Taman Hutan Raya (Tahura) Rajo Lelo Bengkulu. Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2024 menggunakan metode eksploratif-deskriptif melalui eksplorasi langsung di lapangan. Spesies jamur dikarakterisasi berdasarkan morfologi makroskopis dan habitatnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 28 spesies jamur makroskopis yang teridentifikasi, terdiri dari dua filum yaitu Basidiomycota (96,4%) dan Ascomycota (3,6%), yang tersebar dalam tujuh ordo dan 16 famili. Ordo yang paling dominan adalah Agaricales (11 spesies), diikuti oleh Polyporales (9 spesies) dan Russulales (4 spesies). Sementara itu, ordo Pezizales dari filum Ascomycota hanya diwakili oleh satu spesies, yaitu Morchella esculenta....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/4/jamur-makroskopis-keanekaragaman-tatanan-ekologi-s-thumb-ccd88.webp" type="image/webp" length="80684" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/jamur-makroskopis-keanekaragaman-tatanan-ekologi-s-thumb-85302.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/jamur-makroskopis-keanekaragaman-tatanan-ekologi-s-thumb-f9012.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/jamur-makroskopis-keanekaragaman-tatanan-ekologi-s-thumb-ccd88.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-157-umb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16693-jurnal-riset-inovasi-pendidikan-sains-jrips.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluating the Impact of Healthcare Access on Maternal and Child Mortality in a Rural Region of Myanmar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluating the Impact of Healthcare Access on Maternal and Child Mortality in a Rural Region of Myanmar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluating the Impact of Healthcare Access on Maternal and Child Mortality in a Rural Region of Myanmar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43280-risiko-mortalitas-anak-daerah-pedesaan-siswa-studi</link>
	<guid isPermaLink="false">90bea5d8a81510ba242e31ebebc395c7</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 14:35:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ qadri mehedi ]]></category>
	<category><![CDATA[ nicola vasso ]]></category>
	<category><![CDATA[ guymer lisa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[guymer,lisa,mehedi,nicola,qadri,vasso]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan hasil kesehatan ibu dan anak di Myanmar pedesaan, penting untuk mengatasi disparitas akses kesehatan yang signifikan. Penelitian masa depan dapat mengusulkan beberapa arah studi baru. Pertama, studi longitudinal dapat dilakukan untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluating the Impact of Healthcare Access on Maternal and Child Mortality in a Rural Region of Myanmar: Untuk meningkatkan hasil kesehatan ibu dan anak di Myanmar pedesaan, penting untuk mengatasi disparitas akses kesehatan yang signifikan. Penelitian masa depan dapat mengusulkan beberapa arah studi baru. Pertama, studi longitudinal dapat dilakukan untuk menilai dampak jangka panjang intervensi kesehatan tertentu, seperti pelatihan tenaga kesehatan dan peningkatan infrastruktur kesehatan, pada mortalitas ibu dan anak di daerah pedesaan. Kedua, penelitian dapat menyelidiki efektivitas program pendidikan kesehatan dalam meningkatkan pemanfaatan layanan kesehatan dan mengurangi disparitas kesehatan di daerah pedesaan. Selain itu, penting untuk memahami praktik budaya dan kepercayaan unik yang mempengaruhi akses kesehatan di berbagai daerah. Studi kualitatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana faktor-faktor budaya dan sosial mempengaruhi keputusan individu untuk mencari layanan kesehatan. Dengan memahami konteks ini, intervensi yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kepercayaan lokal dapat dikembangkan. Akhirnya, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi kesehatan dalam meningkatkan akses kesehatan di daerah pedesaan. Misalnya, apakah penggunaan telemedicine atau aplikasi kesehatan dapat membantu mengatasi hambatan geografis dan meningkatkan akses ke layanan kesehatan? Dengan menggabungkan pendekatan ini, penelitian masa depan dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang strategi yang efektif untuk mengurangi disparitas akses kesehatan dan meningkatkan hasil kesehatan ibu dan anak di Myanmar pedesaan.. Studi ini menyoroti dampak kritis akses kesehatan terhadap tingkat mortalitas ibu dan anak di daerah pedesaan Kayin State, Myanmar.Temuan mengungkapkan disparitas signifikan antara daerah pedesaan dan perkotaan, khususnya dalam ketersediaan fasilitas kesehatan, tenaga kesehatan terlatih, dan akses ke layanan esensial seperti perawatan prenatal dan pasca-natal.Dengan tingkat mortalitas ibu mencapai 250 per 100.000 kelahiran hidup dan tingkat mortalitas anak sebesar 80 per 1.000 kelahiran hidup, data menggarisbawahi kebutuhan mendesak untuk intervensi yang ditargetkan untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan bagi populasi rentan.Hambatan yang diidentifikasi, termasuk isolasi geografis, tantangan ekonomi, dan faktor budaya, lebih menyulitkan upaya untuk meningkatkan hasil kesehatan di komunitas ini.Meskipun penelitian ini memberikan wawasan berharga, masih ada kesenjangan yang memerlukan penjelajahan lebih lanjut.Penelitian masa depan harus berfokus pada studi longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang intervensi kesehatan tertentu di pengaturan pedesaan.Selain itu, menyelidiki efektivitas program pendidikan kesehatan dan peran mereka dalam meningkatkan pemanfaatan layanan kesehatan dapat memberikan wawasan tindakan untuk pembuat kebijakan.Memahami praktik budaya dan kepercayaan unik yang mempengaruhi akses kesehatan di berbagai daerah juga penting untuk intervensi yang disesuaikan dengan populasi lokal.Secara keseluruhan, mengatasi disparitas akses kesehatan adalah kunci untuk meningkatkan hasil kesehatan ibu dan anak di Myanmar pedesaan.Studi ini meletakkan dasar untuk penyelidikan lebih lanjut ke faktor-faktor yang berkontribusi terhadap disparitas ini dan menekankan kebutuhan untuk strategi komprehensif yang tidak hanya meningkatkan infrastruktur kesehatan, tetapi juga mempertimbangkan konteks sosioekonomi dan budaya komunitas pedesaan Studi ini mengevaluasi dampak akses kesehatan terhadap tingkat mortalitas ibu dan anak di daerah pedesaan Kayin State, Myanmar, di mana disparitas layanan kesehatan secara signifikan mempengaruhi populasi rentan. Menggunakan desain studi lintas-seksi dari Februari hingga Juli 2024, penelitian ini menerapkan metodologi kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif dikumpulkan dari catatan kesehatan pemerintah dan fasilitas kesehatan lokal, termasuk tingkat mortalitas ibu dan anak, ketersediaan fasilitas kesehatan, dan distribusi tenaga kesehatan. Wawasan kualitatif diperoleh melalui... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/2/risiko-mortalitas-anak-daerah-pedesaan-siswa-studi-thumb-b81fa.webp" title="JURIS - Evaluating the Impact of Healthcare Access on Maternal and Child Mortality in a Rural Region of Myanmar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/risiko-mortalitas-anak-daerah-pedesaan-siswa-studi-thumb-b81fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/risiko-mortalitas-anak-daerah-pedesaan-siswa-studi-thumb-b81fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/risiko-mortalitas-anak-daerah-pedesaan-siswa-studi-thumb-b81fa.webp 1x" title="JURIS - Evaluating the Impact of Healthcare Access on Maternal and Child Mortality in a Rural Region of Myanmar" alt="JURIS - Evaluating the Impact of Healthcare Access on Maternal and Child Mortality in a Rural Region of Myanmar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/risiko-mortalitas-anak-daerah-pedesaan-siswa-studi-thumb-4b26e.webp" title="JURIS - Evaluating the Impact of Healthcare Access on Maternal and Child Mortality in a Rural Region of Myanmar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/risiko-mortalitas-anak-daerah-pedesaan-siswa-studi-thumb-4b26e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/risiko-mortalitas-anak-daerah-pedesaan-siswa-studi-thumb-4b26e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/risiko-mortalitas-anak-daerah-pedesaan-siswa-studi-thumb-4b26e.webp 1x" title="JURIS - Evaluating the Impact of Healthcare Access on Maternal and Child Mortality in a Rural Region of Myanmar" alt="JURIS - Evaluating the Impact of Healthcare Access on Maternal and Child Mortality in a Rural Region of Myanmar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/risiko-mortalitas-anak-daerah-pedesaan-siswa-studi-thumb-39fde.webp" title="JURIS - Evaluating the Impact of Healthcare Access on Maternal and Child Mortality in a Rural Region of Myanmar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/risiko-mortalitas-anak-daerah-pedesaan-siswa-studi-thumb-39fde.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/risiko-mortalitas-anak-daerah-pedesaan-siswa-studi-thumb-39fde.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/risiko-mortalitas-anak-daerah-pedesaan-siswa-studi-thumb-39fde.webp 1x" title="JURIS - Evaluating the Impact of Healthcare Access on Maternal and Child Mortality in a Rural Region of Myanmar" alt="JURIS - Evaluating the Impact of Healthcare Access on Maternal and Child Mortality in a Rural Region of Myanmar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43280-risiko-mortalitas-anak-daerah-pedesaan-siswa-studi" title="JURIS - Evaluating the Impact of Healthcare Access on Maternal and Child Mortality in a Rural Region of Myanmar" target="_blank">Evaluating the Impact of Healthcare Access on Maternal and Child Mortality in a Rural Region of Myanmar</a>: Untuk meningkatkan hasil kesehatan ibu dan anak di Myanmar pedesaan, penting untuk mengatasi disparitas akses kesehatan yang signifikan. Penelitian masa depan dapat mengusulkan beberapa arah studi baru. Pertama, studi longitudinal dapat dilakukan untuk menilai dampak jangka panjang intervensi kesehatan tertentu, seperti pelatihan tenaga kesehatan dan peningkatan infrastruktur kesehatan, pada mortalitas ibu dan anak di daerah pedesaan. Kedua, penelitian dapat menyelidiki efektivitas program pendidikan kesehatan dalam meningkatkan pemanfaatan layanan kesehatan dan mengurangi disparitas kesehatan di daerah pedesaan. Selain itu, penting untuk memahami praktik budaya dan kepercayaan unik yang mempengaruhi akses kesehatan di berbagai daerah. Studi kualitatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana faktor-faktor budaya dan sosial mempengaruhi keputusan individu untuk mencari layanan kesehatan. Dengan memahami konteks ini, intervensi yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kepercayaan lokal dapat dikembangkan. Akhirnya, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi kesehatan dalam meningkatkan akses kesehatan di daerah pedesaan. Misalnya, apakah penggunaan telemedicine atau aplikasi kesehatan dapat membantu mengatasi hambatan geografis dan meningkatkan akses ke layanan kesehatan? Dengan menggabungkan pendekatan ini, penelitian masa depan dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang strategi yang efektif untuk mengurangi disparitas akses kesehatan dan meningkatkan hasil kesehatan ibu dan anak di Myanmar pedesaan..
<br>Studi ini menyoroti dampak kritis akses kesehatan terhadap tingkat mortalitas ibu dan anak di daerah pedesaan Kayin State, Myanmar.Temuan mengungkapkan disparitas signifikan antara daerah pedesaan dan perkotaan, khususnya dalam ketersediaan fasilitas kesehatan, tenaga kesehatan terlatih, dan akses ke layanan esensial seperti perawatan prenatal dan pasca-natal.Dengan tingkat mortalitas ibu mencapai 250 per 100.000 kelahiran hidup dan tingkat mortalitas anak sebesar 80 per 1.000 kelahiran hidup, data menggarisbawahi kebutuhan mendesak untuk intervensi yang ditargetkan untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan bagi populasi rentan.Hambatan yang diidentifikasi, termasuk isolasi geografis, tantangan ekonomi, dan faktor budaya, lebih menyulitkan upaya untuk meningkatkan hasil kesehatan di komunitas ini.Meskipun penelitian ini memberikan wawasan berharga, masih ada kesenjangan yang memerlukan penjelajahan lebih lanjut.Penelitian masa depan harus berfokus pada studi longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang intervensi kesehatan tertentu di pengaturan pedesaan.Selain itu, menyelidiki efektivitas program pendidikan kesehatan dan peran mereka dalam meningkatkan pemanfaatan layanan kesehatan dapat memberikan wawasan tindakan untuk pembuat kebijakan.Memahami praktik budaya dan kepercayaan unik yang mempengaruhi akses kesehatan di berbagai daerah juga penting untuk intervensi yang disesuaikan dengan populasi lokal.Secara keseluruhan, mengatasi disparitas akses kesehatan adalah kunci untuk meningkatkan hasil kesehatan ibu dan anak di Myanmar pedesaan.Studi ini meletakkan dasar untuk penyelidikan lebih lanjut ke faktor-faktor yang berkontribusi terhadap disparitas ini dan menekankan kebutuhan untuk strategi komprehensif yang tidak hanya meningkatkan infrastruktur kesehatan, tetapi juga mempertimbangkan konteks sosioekonomi dan budaya komunitas pedesaan
<br>Studi ini mengevaluasi dampak akses kesehatan terhadap tingkat mortalitas ibu dan anak di daerah pedesaan Kayin State, Myanmar, di mana disparitas layanan kesehatan secara signifikan mempengaruhi populasi rentan. Menggunakan desain studi lintas-seksi dari Februari hingga Juli 2024, penelitian ini menerapkan metodologi kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif dikumpulkan dari catatan kesehatan pemerintah dan fasilitas kesehatan lokal, termasuk tingkat mortalitas ibu dan anak, ketersediaan fasilitas kesehatan, dan distribusi tenaga kesehatan. Wawasan kualitatif diperoleh melalui...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/2/risiko-mortalitas-anak-daerah-pedesaan-siswa-studi-thumb-b81fa.webp" type="image/webp" length="108224" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/risiko-mortalitas-anak-daerah-pedesaan-siswa-studi-thumb-b81fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/risiko-mortalitas-anak-daerah-pedesaan-siswa-studi-thumb-4b26e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/risiko-mortalitas-anak-daerah-pedesaan-siswa-studi-thumb-39fde.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5875-lamintang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16692-international-journal-clinical-inventions-medical-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Improving Hospitals Legal Responsibility in Drug and Medical Device Management ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Improving Hospitals Legal Responsibility in Drug and Medical Device Management ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Improving Hospitals Legal Responsibility in Drug and Medical Device Management ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43285-puskesmas-rumah-sakit-pasien-sak</link>
	<guid isPermaLink="false">72c531eed01d7c53e29de671f6ed2af4</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 14:25:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ quick menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,menu,quick,us,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian mengenai efektivitas sistem digitalisasi dalam pelacakan rantai distribusi obat dan alat kesehatan di rumah sakit, untuk mengevaluasi sejauh mana teknologi informasi dapat meningkatkan transparansi dan kepatuhan terhadap ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Improving Hospital's Legal Responsibility in Drug and Medical Device Management: Pertama, perlu dilakukan penelitian mengenai efektivitas sistem digitalisasi dalam pelacakan rantai distribusi obat dan alat kesehatan di rumah sakit, untuk mengevaluasi sejauh mana teknologi informasi dapat meningkatkan transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi. Kedua, diperlukan studi tentang desain dan dampak pelatihan berbasis kompetensi bagi petugas kesehatan terkait kewajiban hukum dalam pengelolaan obat dan alat kesehatan, guna mengidentifikasi pendekatan terbaik dalam membangun kesadaran dan akuntabilitas. Ketiga, penting untuk meneliti peran mekanisme pengawasan gabungan antara internal rumah sakit dan lembaga eksternal dalam mendeteksi dini pelanggaran pengelolaan, serta bagaimana sistem pelaporan insiden dapat dioptimalkan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi upaya penguatan tata kelola dengan pendekatan yang lebih terukur, terstruktur, dan berkelanjutan, sehingga mampu menjawab tantangan spesifik dalam implementasi tanggung jawab hukum di lapangan.. Peningkatan tanggung jawab hukum rumah sakit dalam pengelolaan obat dan alat kesehatan merupakan faktor mendasar dalam menjamin kualitas layanan kesehatan.Rumah sakit wajib memastikan bahwa obat dan alat kesehatan yang digunakan memenuhi standar keamanan, efektivitas, dan legalitas berdasarkan peraturan yang berlaku.Penerapan tata kelola yang baik memerlukan sistem manajemen yang kuat, termasuk pelacakan rantai distribusi, pengelolaan stok, serta pengawasan ketat terhadap penggunaan obat dan alat kesehatan Meningkatkan tanggung jawab hukum rumah sakit dalam pengelolaan obat dan alat kesehatan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan serta melindungi hak pasien. Rumah sakit memiliki kewajiban memastikan bahwa semua obat dan alat kesehatan yang digunakan memenuhi standar keamanan, efektivitas, dan kesesuaian dengan peraturan yang berlaku. Tata kelola yang baik mencakup pengawasan distribusi, pengelolaan stok, dan kontrol penggunaan, yang berfungsi meminimalkan risiko terhadap pasien. Selain itu, pengelolaan yang tidak... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/2/puskesmas-rumah-sakit-pasien-kinerja-keuangan-tang-thumb-bffb3.webp" title="JURIS - Improving Hospital&#039;s Legal Responsibility in Drug and Medical Device Management" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/puskesmas-rumah-sakit-pasien-kinerja-keuangan-tang-thumb-bffb3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/puskesmas-rumah-sakit-pasien-kinerja-keuangan-tang-thumb-bffb3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/puskesmas-rumah-sakit-pasien-kinerja-keuangan-tang-thumb-bffb3.webp 1x" title="JURIS - Improving Hospital&#039;s Legal Responsibility in Drug and Medical Device Management" alt="JURIS - Improving Hospital&#039;s Legal Responsibility in Drug and Medical Device Management" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/puskesmas-rumah-sakit-pasien-kinerja-keuangan-tang-thumb-7e5bf.webp" title="JURIS - Improving Hospital&#039;s Legal Responsibility in Drug and Medical Device Management" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/puskesmas-rumah-sakit-pasien-kinerja-keuangan-tang-thumb-7e5bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/puskesmas-rumah-sakit-pasien-kinerja-keuangan-tang-thumb-7e5bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/puskesmas-rumah-sakit-pasien-kinerja-keuangan-tang-thumb-7e5bf.webp 1x" title="JURIS - Improving Hospital&#039;s Legal Responsibility in Drug and Medical Device Management" alt="JURIS - Improving Hospital&#039;s Legal Responsibility in Drug and Medical Device Management" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/puskesmas-rumah-sakit-pasien-kinerja-keuangan-tang-thumb-744ce.webp" title="JURIS - Improving Hospital&#039;s Legal Responsibility in Drug and Medical Device Management" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/puskesmas-rumah-sakit-pasien-kinerja-keuangan-tang-thumb-744ce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/puskesmas-rumah-sakit-pasien-kinerja-keuangan-tang-thumb-744ce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/puskesmas-rumah-sakit-pasien-kinerja-keuangan-tang-thumb-744ce.webp 1x" title="JURIS - Improving Hospital&#039;s Legal Responsibility in Drug and Medical Device Management" alt="JURIS - Improving Hospital&#039;s Legal Responsibility in Drug and Medical Device Management" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43285-puskesmas-rumah-sakit-pasien-sak" title="JURIS - Improving Hospital&#039;s Legal Responsibility in Drug and Medical Device Management" target="_blank">Improving Hospital's Legal Responsibility in Drug and Medical Device Management</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian mengenai efektivitas sistem digitalisasi dalam pelacakan rantai distribusi obat dan alat kesehatan di rumah sakit, untuk mengevaluasi sejauh mana teknologi informasi dapat meningkatkan transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi. Kedua, diperlukan studi tentang desain dan dampak pelatihan berbasis kompetensi bagi petugas kesehatan terkait kewajiban hukum dalam pengelolaan obat dan alat kesehatan, guna mengidentifikasi pendekatan terbaik dalam membangun kesadaran dan akuntabilitas. Ketiga, penting untuk meneliti peran mekanisme pengawasan gabungan antara internal rumah sakit dan lembaga eksternal dalam mendeteksi dini pelanggaran pengelolaan, serta bagaimana sistem pelaporan insiden dapat dioptimalkan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi upaya penguatan tata kelola dengan pendekatan yang lebih terukur, terstruktur, dan berkelanjutan, sehingga mampu menjawab tantangan spesifik dalam implementasi tanggung jawab hukum di lapangan..
<br>Peningkatan tanggung jawab hukum rumah sakit dalam pengelolaan obat dan alat kesehatan merupakan faktor mendasar dalam menjamin kualitas layanan kesehatan.Rumah sakit wajib memastikan bahwa obat dan alat kesehatan yang digunakan memenuhi standar keamanan, efektivitas, dan legalitas berdasarkan peraturan yang berlaku.Penerapan tata kelola yang baik memerlukan sistem manajemen yang kuat, termasuk pelacakan rantai distribusi, pengelolaan stok, serta pengawasan ketat terhadap penggunaan obat dan alat kesehatan
<br>Meningkatkan tanggung jawab hukum rumah sakit dalam pengelolaan obat dan alat kesehatan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan serta melindungi hak pasien. Rumah sakit memiliki kewajiban memastikan bahwa semua obat dan alat kesehatan yang digunakan memenuhi standar keamanan, efektivitas, dan kesesuaian dengan peraturan yang berlaku. Tata kelola yang baik mencakup pengawasan distribusi, pengelolaan stok, dan kontrol penggunaan, yang berfungsi meminimalkan risiko terhadap pasien. Selain itu, pengelolaan yang tidak...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/2/puskesmas-rumah-sakit-pasien-kinerja-keuangan-tang-thumb-744ce.webp" type="image/webp" length="107150" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/puskesmas-rumah-sakit-pasien-kinerja-keuangan-tang-thumb-bffb3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/puskesmas-rumah-sakit-pasien-kinerja-keuangan-tang-thumb-7e5bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/puskesmas-rumah-sakit-pasien-kinerja-keuangan-tang-thumb-744ce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6884-sinomicsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16847-international-journal-social-science-education-communication.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Impact Analysis of Gig Economy on Traditional Labour Structure ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Impact Analysis of Gig Economy on Traditional Labour Structure ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Impact Analysis of Gig Economy on Traditional Labour Structure ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43270-jaminan-sosial-badan-penyelenggara</link>
	<guid isPermaLink="false">2c4fc158f5c59c1f131f34aa2169b09e</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 14:23:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ quick menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,menu,quick,us,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap transformasi ekonomi gig, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak psikologis dan kesehatan mental pekerja gig akibat ketidakpastian pendapatan dan tekanan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Impact Analysis of Gig Economy on Traditional Labour Structure: Berdasarkan analisis terhadap transformasi ekonomi gig, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak psikologis dan kesehatan mental pekerja gig akibat ketidakpastian pendapatan dan tekanan kerja yang tinggi. Penelitian ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor risiko dan mengembangkan intervensi untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja gig. Kedua, penelitian kuantitatif diperlukan untuk mengukur secara akurat kontribusi ekonomi gig terhadap PDB Indonesia dan dampaknya terhadap sektor-sektor lain. Data ini dapat digunakan untuk merumuskan kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengalaman pekerja gig dari berbagai latar belakang dan sektor, dengan fokus pada tantangan dan peluang yang mereka hadapi dalam mengakses pelatihan keterampilan digital dan layanan perlindungan sosial. Hasil penelitian ini dapat memberikan masukan bagi pengembangan program pelatihan yang relevan dan sistem perlindungan sosial yang inklusif. Dengan menggabungkan ketiga saran penelitian ini, diharapkan pemahaman kita tentang ekonomi gig dapat semakin mendalam dan berkontribusi pada pengembangan kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.. Ekonomi gig telah merevolusi struktur tenaga kerja tradisional di Indonesia dengan memperkenalkan model kerja yang lebih fleksibel, berbasis proyek, dan digerakkan oleh digital.Transformasi angkatan kerja ini membuka peluang kerja baru, meningkatkan partisipasi, dan mendorong inovasi serta efisiensi di pasar tenaga kerja.Namun, pergeseran ini juga mengakibatkan penurunan stabilitas pekerjaan, erosi hubungan industrial formal, dan perlindungan sosial yang lemah bagi pekerja, terutama terkait asuransi kesehatan, pensiun, dan keamanan pendapatan.Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan kebijakan adaptif dan inklusif, mulai dari reformasi regulasi tenaga kerja, penguatan sistem jaminan sosial yang portabel, hingga perluasan akses pelatihan keterampilan digital.Kolaborasi antara pemerintah, platform digital, dan lembaga pendidikan sangat penting agar transformasi ekonomi gig dapat berjalan berkelanjutan, adil, dan memberikan perlindungan optimal bagi seluruh pekerja di era digital Pertumbuhan ekonomi gig di Indonesia telah memicu transformasi signifikan dalam struktur tenaga kerja tradisional. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dampak ekonomi gig terhadap pola kerja, pendapatan, dan perlindungan sosial pekerja menggunakan metode tinjauan literatur. Hasil analisis menunjukkan bahwa ekonomi gig menawarkan fleksibilitas dan peluang kerja baru, tetapi juga meningkatkan ketidakpastian pendapatan dan memperlebar kesenjangan perlindungan sosial antara pekerja gig dan pekerja tradisional. Selain itu, terdapat disrupsi keterampilan yang membutuhkan peningkatan literasi digital dan kemampuan beradaptasi pekerja. Penelitian ini merekomendasikan perlunya reformasi regulasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/6/jaminan-sosial-badan-penyelenggara-bpjs-perlindung-thumb-5b52e.webp" title="JURIS - Impact Analysis of Gig Economy on Traditional Labour Structure" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/jaminan-sosial-badan-penyelenggara-bpjs-perlindung-thumb-5b52e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/jaminan-sosial-badan-penyelenggara-bpjs-perlindung-thumb-5b52e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/jaminan-sosial-badan-penyelenggara-bpjs-perlindung-thumb-5b52e.webp 1x" title="JURIS - Impact Analysis of Gig Economy on Traditional Labour Structure" alt="JURIS - Impact Analysis of Gig Economy on Traditional Labour Structure" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/6/jaminan-sosial-badan-penyelenggara-bpjs-perlindung-thumb-4d14e.webp" title="JURIS - Impact Analysis of Gig Economy on Traditional Labour Structure" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/jaminan-sosial-badan-penyelenggara-bpjs-perlindung-thumb-4d14e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/jaminan-sosial-badan-penyelenggara-bpjs-perlindung-thumb-4d14e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/jaminan-sosial-badan-penyelenggara-bpjs-perlindung-thumb-4d14e.webp 1x" title="JURIS - Impact Analysis of Gig Economy on Traditional Labour Structure" alt="JURIS - Impact Analysis of Gig Economy on Traditional Labour Structure" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/6/jaminan-sosial-badan-penyelenggara-bpjs-perlindung-thumb-77020.webp" title="JURIS - Impact Analysis of Gig Economy on Traditional Labour Structure" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/jaminan-sosial-badan-penyelenggara-bpjs-perlindung-thumb-77020.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/jaminan-sosial-badan-penyelenggara-bpjs-perlindung-thumb-77020.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/jaminan-sosial-badan-penyelenggara-bpjs-perlindung-thumb-77020.webp 1x" title="JURIS - Impact Analysis of Gig Economy on Traditional Labour Structure" alt="JURIS - Impact Analysis of Gig Economy on Traditional Labour Structure" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43270-jaminan-sosial-badan-penyelenggara" title="JURIS - Impact Analysis of Gig Economy on Traditional Labour Structure" target="_blank">Impact Analysis of Gig Economy on Traditional Labour Structure</a>: Berdasarkan analisis terhadap transformasi ekonomi gig, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak psikologis dan kesehatan mental pekerja gig akibat ketidakpastian pendapatan dan tekanan kerja yang tinggi. Penelitian ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor risiko dan mengembangkan intervensi untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja gig. Kedua, penelitian kuantitatif diperlukan untuk mengukur secara akurat kontribusi ekonomi gig terhadap PDB Indonesia dan dampaknya terhadap sektor-sektor lain. Data ini dapat digunakan untuk merumuskan kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengalaman pekerja gig dari berbagai latar belakang dan sektor, dengan fokus pada tantangan dan peluang yang mereka hadapi dalam mengakses pelatihan keterampilan digital dan layanan perlindungan sosial. Hasil penelitian ini dapat memberikan masukan bagi pengembangan program pelatihan yang relevan dan sistem perlindungan sosial yang inklusif. Dengan menggabungkan ketiga saran penelitian ini, diharapkan pemahaman kita tentang ekonomi gig dapat semakin mendalam dan berkontribusi pada pengembangan kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan..
<br>Ekonomi gig telah merevolusi struktur tenaga kerja tradisional di Indonesia dengan memperkenalkan model kerja yang lebih fleksibel, berbasis proyek, dan digerakkan oleh digital.Transformasi angkatan kerja ini membuka peluang kerja baru, meningkatkan partisipasi, dan mendorong inovasi serta efisiensi di pasar tenaga kerja.Namun, pergeseran ini juga mengakibatkan penurunan stabilitas pekerjaan, erosi hubungan industrial formal, dan perlindungan sosial yang lemah bagi pekerja, terutama terkait asuransi kesehatan, pensiun, dan keamanan pendapatan.Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan kebijakan adaptif dan inklusif, mulai dari reformasi regulasi tenaga kerja, penguatan sistem jaminan sosial yang portabel, hingga perluasan akses pelatihan keterampilan digital.Kolaborasi antara pemerintah, platform digital, dan lembaga pendidikan sangat penting agar transformasi ekonomi gig dapat berjalan berkelanjutan, adil, dan memberikan perlindungan optimal bagi seluruh pekerja di era digital
<br>Pertumbuhan ekonomi gig di Indonesia telah memicu transformasi signifikan dalam struktur tenaga kerja tradisional. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dampak ekonomi gig terhadap pola kerja, pendapatan, dan perlindungan sosial pekerja menggunakan metode tinjauan literatur. Hasil analisis menunjukkan bahwa ekonomi gig menawarkan fleksibilitas dan peluang kerja baru, tetapi juga meningkatkan ketidakpastian pendapatan dan memperlebar kesenjangan perlindungan sosial antara pekerja gig dan pekerja tradisional. Selain itu, terdapat disrupsi keterampilan yang membutuhkan peningkatan literasi digital dan kemampuan beradaptasi pekerja. Penelitian ini merekomendasikan perlunya reformasi regulasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/6/jaminan-sosial-badan-penyelenggara-bpjs-perlindung-thumb-4d14e.webp" type="image/webp" length="117340" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/jaminan-sosial-badan-penyelenggara-bpjs-perlindung-thumb-5b52e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/jaminan-sosial-badan-penyelenggara-bpjs-perlindung-thumb-4d14e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/jaminan-sosial-badan-penyelenggara-bpjs-perlindung-thumb-77020.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6884-sinomicsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16847-international-journal-social-science-education-communication.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Reconstructing the Post Pandemic Economic Legal Framework Perspectives on Global Recovery and Stability ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Reconstructing the Post Pandemic Economic Legal Framework Perspectives on Global Recovery and Stability ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Reconstructing the Post Pandemic Economic Legal Framework Perspectives on Global Recovery and Stability ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43282-economic-law-post-pandemic-global-recovery</link>
	<guid isPermaLink="false">dfd5d26335eee89905b417f406dd19ce</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 14:23:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ quick menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,menu,quick,us,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Further research should investigate the development of adaptive legal frameworks capable of responding to future global crises, moving beyond traditional regulatory approaches.  A crucial area for exploration is the design of legal mechanisms that promote ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Reconstructing the Post-Pandemic Economic Legal Framework: Perspectives on Global Recovery and Stability: Further research should investigate the development of adaptive legal frameworks capable of responding to future global crises, moving beyond traditional regulatory approaches. A crucial area for exploration is the design of legal mechanisms that promote equitable access to resources and protections for vulnerable groups, including informal workers and small businesses, during economic disruptions. Additionally, studies should focus on strengthening international cooperation in economic law, particularly in areas like debt management, vaccine distribution, and financial system stability, to ensure a more coordinated and effective global response to future pandemics and economic shocks. These investigations should consider the existing legal landscape and build upon current efforts to create a more resilient, inclusive, and sustainable global economic order, fostering a system that prioritizes both economic growth and social well-being.. The pandemic has significantly impacted the global economic system, necessitating the reconstruction of the economic legal framework to ensure a resilient and sustainable recovery.Principles such as regulatory flexibility, digitalisation, and strengthening the international legal framework are crucial for addressing post-pandemic challenges.Ultimately, the success of this reconstruction relies on adaptability, multilateral cooperation, and a commitment to global justice to foster long-term economic stability The global pandemic has drastically altered the global economic landscape, necessitating the reconstruction of economic legal frameworks to support global recovery and stability. This article outlines the importance of implementing flexible, innovative, and multilateral cooperation-oriented legal frameworks to address various post-pandemic challenges. An approach based on strengthening inclusive financial systems, digitalisation, and local economic empowerment is seen as the main solution to reduce inequality and promote a sustainable economy. By emphasising the principles of global justice and adaptation to change, the reconstruction of the economic legal framework is expected to not only ensure short-term recovery but also build long-term resilience in the... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/d/economic-law-pandemic-global-recovery-system-foste-thumb-90272.webp" title="JURIS - Reconstructing the Post-Pandemic Economic Legal Framework: Perspectives on Global Recovery and Stability" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/economic-law-pandemic-global-recovery-system-foste-thumb-90272.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/economic-law-pandemic-global-recovery-system-foste-thumb-90272.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/economic-law-pandemic-global-recovery-system-foste-thumb-90272.webp 1x" title="JURIS - Reconstructing the Post-Pandemic Economic Legal Framework: Perspectives on Global Recovery and Stability" alt="JURIS - Reconstructing the Post-Pandemic Economic Legal Framework: Perspectives on Global Recovery and Stability" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/d/economic-law-pandemic-global-recovery-system-foste-thumb-6000f.webp" title="JURIS - Reconstructing the Post-Pandemic Economic Legal Framework: Perspectives on Global Recovery and Stability" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/economic-law-pandemic-global-recovery-system-foste-thumb-6000f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/economic-law-pandemic-global-recovery-system-foste-thumb-6000f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/economic-law-pandemic-global-recovery-system-foste-thumb-6000f.webp 1x" title="JURIS - Reconstructing the Post-Pandemic Economic Legal Framework: Perspectives on Global Recovery and Stability" alt="JURIS - Reconstructing the Post-Pandemic Economic Legal Framework: Perspectives on Global Recovery and Stability" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/d/economic-law-pandemic-global-recovery-system-foste-thumb-4996c.webp" title="JURIS - Reconstructing the Post-Pandemic Economic Legal Framework: Perspectives on Global Recovery and Stability" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/economic-law-pandemic-global-recovery-system-foste-thumb-4996c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/economic-law-pandemic-global-recovery-system-foste-thumb-4996c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/economic-law-pandemic-global-recovery-system-foste-thumb-4996c.webp 1x" title="JURIS - Reconstructing the Post-Pandemic Economic Legal Framework: Perspectives on Global Recovery and Stability" alt="JURIS - Reconstructing the Post-Pandemic Economic Legal Framework: Perspectives on Global Recovery and Stability" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43282-economic-law-post-pandemic-global-recovery" title="JURIS - Reconstructing the Post-Pandemic Economic Legal Framework: Perspectives on Global Recovery and Stability" target="_blank">Reconstructing the Post-Pandemic Economic Legal Framework: Perspectives on Global Recovery and Stability</a>: Further research should investigate the development of adaptive legal frameworks capable of responding to future global crises, moving beyond traditional regulatory approaches.  A crucial area for exploration is the design of legal mechanisms that promote equitable access to resources and protections for vulnerable groups, including informal workers and small businesses, during economic disruptions.  Additionally, studies should focus on strengthening international cooperation in economic law, particularly in areas like debt management, vaccine distribution, and financial system stability, to ensure a more coordinated and effective global response to future pandemics and economic shocks. These investigations should consider the existing legal landscape and build upon current efforts to create a more resilient, inclusive, and sustainable global economic order, fostering a system that prioritizes both economic growth and social well-being..
<br>The pandemic has significantly impacted the global economic system, necessitating the reconstruction of the economic legal framework to ensure a resilient and sustainable recovery.Principles such as regulatory flexibility, digitalisation, and strengthening the international legal framework are crucial for addressing post-pandemic challenges.Ultimately, the success of this reconstruction relies on adaptability, multilateral cooperation, and a commitment to global justice to foster long-term economic stability
<br>The global pandemic has drastically altered the global economic landscape, necessitating the reconstruction of economic legal frameworks to support global recovery and stability. This article outlines the importance of implementing flexible, innovative, and multilateral cooperation-oriented legal frameworks to address various post-pandemic challenges. An approach based on strengthening inclusive financial systems, digitalisation, and local economic empowerment is seen as the main solution to reduce inequality and promote a sustainable economy. By emphasising the principles of global justice and adaptation to change, the reconstruction of the economic legal framework is expected to not only ensure short-term recovery but also build long-term resilience in the...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/d/economic-law-pandemic-global-recovery-system-foste-thumb-90272.webp" type="image/webp" length="116558" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/economic-law-pandemic-global-recovery-system-foste-thumb-90272.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/economic-law-pandemic-global-recovery-system-foste-thumb-6000f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/economic-law-pandemic-global-recovery-system-foste-thumb-4996c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6884-sinomicsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16847-international-journal-social-science-education-communication.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementation Learning Organization in Realizing Child Friendly Madrasas in Madrasah Aliyah Bandung Regency ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementation Learning Organization in Realizing Child Friendly Madrasas in Madrasah Aliyah Bandung Regency ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementation Learning Organization in Realizing Child Friendly Madrasas in Madrasah Aliyah Bandung Regency ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43284-program-madrasah-diniyah-hak-anak-peran-aktif</link>
	<guid isPermaLink="false">54c58d1195a58efb0f3fef2fde526830</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 14:08:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ quick menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,menu,quick,us,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide penelitian baru, yaitu: 1. Menganalisis dampak jangka panjang dari program Learning Organization (LO) terhadap perkembangan akademik dan sosial siswa. 2. Meneliti strategi-strategi inovatif yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementation Learning Organization in Realizing Child-Friendly Madrasas in Madrasah Aliyah Bandung Regency: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide penelitian baru, yaitu: 1. Menganalisis dampak jangka panjang dari program Learning Organization (LO) terhadap perkembangan akademik dan sosial siswa. 2. Meneliti strategi-strategi inovatif yang dapat diterapkan oleh madrasah untuk mengatasi tantangan sumber daya dan manajemen waktu. 3. Mengeksplorasi peran teknologi dalam mendukung program madrasah ramah anak, seperti penggunaan platform digital untuk meningkatkan komunikasi dan keterlibatan antara siswa, guru, dan orang tua.. Secara keseluruhan, dampak Learning Organization (LO) di kedua madrasah mencakup tiga hal utama.1) Lingkungan Belajar yang Aman dan Inklusif.Siswa merasa lebih didukung, baik secara akademis maupun emosional, 2) Peningkatan Kompetensi Guru.Guru lebih mampu mengelola kelas heterogen dan mendukung kebutuhan individu siswa, dan 3) Keterlibatan Masyarakat yang Luas.Orang tua dan masyarakat setempat berperan aktif dalam mendukung program madrasah ramah anak.Namun, kedua madrasah juga menghadapi tantangan yang perlu diatasi, seperti beban kerja guru yang tinggi, keterbatasan anggaran, dan tingkat kesadaran siswa yang bervariasi tentang pentingnya partisipasi aktif Masalah seputar diskriminasi anak semakin muncul dalam kehidupan sosial masyarakat. Kenaikan kasus ketidakberesan, kekerasan, dan bullying terhadap anak menjadi alasan kuat akan pentingnya perlindungan hak-hak anak. Hal ini dikarenakan keberadaan anak sering menjadi pelampiasan kekerasan, baik di rumah, sekolah, maupun di lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi organisasi belajar dalam mewujudkan madrasah ramah anak di Madrasah Aliyah Kabupaten Bandung. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode penelitian yang digunakan dalam... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/1/program-madrasah-diniyah-hak-anak-peran-aktif-sumb-thumb-1f198.webp" title="JURIS - Implementation Learning Organization in Realizing Child-Friendly Madrasas in Madrasah Aliyah Bandung Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/program-madrasah-diniyah-hak-anak-peran-aktif-sumb-thumb-1f198.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/program-madrasah-diniyah-hak-anak-peran-aktif-sumb-thumb-1f198.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/program-madrasah-diniyah-hak-anak-peran-aktif-sumb-thumb-1f198.webp 1x" title="JURIS - Implementation Learning Organization in Realizing Child-Friendly Madrasas in Madrasah Aliyah Bandung Regency" alt="JURIS - Implementation Learning Organization in Realizing Child-Friendly Madrasas in Madrasah Aliyah Bandung Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/program-madrasah-diniyah-hak-anak-peran-aktif-sumb-thumb-dba8b.webp" title="JURIS - Implementation Learning Organization in Realizing Child-Friendly Madrasas in Madrasah Aliyah Bandung Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/program-madrasah-diniyah-hak-anak-peran-aktif-sumb-thumb-dba8b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/program-madrasah-diniyah-hak-anak-peran-aktif-sumb-thumb-dba8b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/program-madrasah-diniyah-hak-anak-peran-aktif-sumb-thumb-dba8b.webp 1x" title="JURIS - Implementation Learning Organization in Realizing Child-Friendly Madrasas in Madrasah Aliyah Bandung Regency" alt="JURIS - Implementation Learning Organization in Realizing Child-Friendly Madrasas in Madrasah Aliyah Bandung Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/program-madrasah-diniyah-hak-anak-peran-aktif-sumb-thumb-58454.webp" title="JURIS - Implementation Learning Organization in Realizing Child-Friendly Madrasas in Madrasah Aliyah Bandung Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/program-madrasah-diniyah-hak-anak-peran-aktif-sumb-thumb-58454.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/program-madrasah-diniyah-hak-anak-peran-aktif-sumb-thumb-58454.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/program-madrasah-diniyah-hak-anak-peran-aktif-sumb-thumb-58454.webp 1x" title="JURIS - Implementation Learning Organization in Realizing Child-Friendly Madrasas in Madrasah Aliyah Bandung Regency" alt="JURIS - Implementation Learning Organization in Realizing Child-Friendly Madrasas in Madrasah Aliyah Bandung Regency" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43284-program-madrasah-diniyah-hak-anak-peran-aktif" title="JURIS - Implementation Learning Organization in Realizing Child-Friendly Madrasas in Madrasah Aliyah Bandung Regency" target="_blank">Implementation Learning Organization in Realizing Child-Friendly Madrasas in Madrasah Aliyah Bandung Regency</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide penelitian baru, yaitu: 1. Menganalisis dampak jangka panjang dari program Learning Organization (LO) terhadap perkembangan akademik dan sosial siswa. 2. Meneliti strategi-strategi inovatif yang dapat diterapkan oleh madrasah untuk mengatasi tantangan sumber daya dan manajemen waktu. 3. Mengeksplorasi peran teknologi dalam mendukung program madrasah ramah anak, seperti penggunaan platform digital untuk meningkatkan komunikasi dan keterlibatan antara siswa, guru, dan orang tua..
<br>Secara keseluruhan, dampak Learning Organization (LO) di kedua madrasah mencakup tiga hal utama.1) Lingkungan Belajar yang Aman dan Inklusif.Siswa merasa lebih didukung, baik secara akademis maupun emosional, 2) Peningkatan Kompetensi Guru.Guru lebih mampu mengelola kelas heterogen dan mendukung kebutuhan individu siswa, dan 3) Keterlibatan Masyarakat yang Luas.Orang tua dan masyarakat setempat berperan aktif dalam mendukung program madrasah ramah anak.Namun, kedua madrasah juga menghadapi tantangan yang perlu diatasi, seperti beban kerja guru yang tinggi, keterbatasan anggaran, dan tingkat kesadaran siswa yang bervariasi tentang pentingnya partisipasi aktif
<br>Masalah seputar diskriminasi anak semakin muncul dalam kehidupan sosial masyarakat. Kenaikan kasus ketidakberesan, kekerasan, dan bullying terhadap anak menjadi alasan kuat akan pentingnya perlindungan hak-hak anak. Hal ini dikarenakan keberadaan anak sering menjadi pelampiasan kekerasan, baik di rumah, sekolah, maupun di lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi organisasi belajar dalam mewujudkan madrasah ramah anak di Madrasah Aliyah Kabupaten Bandung. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode penelitian yang digunakan dalam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/1/program-madrasah-diniyah-hak-anak-peran-aktif-sumb-thumb-58454.webp" type="image/webp" length="100350" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/program-madrasah-diniyah-hak-anak-peran-aktif-sumb-thumb-1f198.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/program-madrasah-diniyah-hak-anak-peran-aktif-sumb-thumb-dba8b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/program-madrasah-diniyah-hak-anak-peran-aktif-sumb-thumb-58454.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6884-sinomicsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16847-international-journal-social-science-education-communication.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Nanotechnology Based Drug Delivery Systems for Targeted Cancer Therapy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Nanotechnology Based Drug Delivery Systems for Targeted Cancer Therapy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Nanotechnology Based Drug Delivery Systems for Targeted Cancer Therapy ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43288-deteksi-kanker-payudara-terapi</link>
	<guid isPermaLink="false">0afbf6625e877de2dee793e5c6373379</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 13:45:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ahmad anzari ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,anzari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Bagaimana pengembangan platform nanopartikel berbasis protein endogen dapat disesuaikan dengan biomarker spesifik tumor untuk meningkatkan akurasi pengiriman? Dalam studi probed, apakah kombinasi terapi nanomedikinal dengan imunoterapi dapat meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Nanotechnology-Based Drug Delivery Systems for Targeted Cancer Therapy: Bagaimana pengembangan platform nanopartikel berbasis protein endogen dapat disesuaikan dengan biomarker spesifik tumor untuk meningkatkan akurasi pengiriman? Dalam studi probed, apakah kombinasi terapi nanomedikinal dengan imunoterapi dapat meningkatkan respons imun pasien dengan kanker bersifat heterogen? Sejauh mana penggunaan teknik bioprinting 3D dapat memfasilitasi pembuatan nanopartikel secara realActime dengan kontrol dimensi dan muatan yang lebih presisi?. Sistem pengiriman obat berbasis nanoteknologi menunjukkan peningkatan signifikan dalam efektivitas dan keamanan terapi kanker, namun masih terdampak oleh tantangan produksi, biaya, dan regulasi yang perlu diatasi.Adopsi lebih luas harus didorong melalui personalisasi nanomedikina, pemantauan jangka panjang, dan skala produksi yang lebih efisien.Pada akhirnya, integrasi dengan imunoterapi dan terapi gen dapat membuka kemungkinan baru bagi peningkatan hasil klinis di onkologi Nanoteknologi telah muncul sebagai pendekatan transformatif dalam terapi kanker dengan memungkinkan penyampaian agen terapeutik secara tepat, terarah, dan terkontrol. Tinjauan sistematis ini bertujuan mengevaluasi kemajuan klinis sistem pengiriman obat berbasis nanoteknologi di bidang onkologi, dengan fokus pada efektivitas, keamanan, dan potensi translasi. Menggunakan pedoman PRISMA, studi relevan dari 2015 hingga 2025 dianalisis, termasuk uji klinis teracak, studi kohort, dan tinjauan sistematis. Temuan menunjukkan bahwa formulasi nanopartikelAiseperti liposom, nanopartikel... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/b/deteksi-kanker-payudara-terapi-nanomedicine-pengir-thumb-938ba.webp" title="JURIS - Nanotechnology-Based Drug Delivery Systems for Targeted Cancer Therapy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/deteksi-kanker-payudara-terapi-nanomedicine-pengir-thumb-938ba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/deteksi-kanker-payudara-terapi-nanomedicine-pengir-thumb-938ba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/deteksi-kanker-payudara-terapi-nanomedicine-pengir-thumb-938ba.webp 1x" title="JURIS - Nanotechnology-Based Drug Delivery Systems for Targeted Cancer Therapy" alt="JURIS - Nanotechnology-Based Drug Delivery Systems for Targeted Cancer Therapy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/deteksi-kanker-payudara-terapi-nanomedicine-pengir-thumb-53a3e.webp" title="JURIS - Nanotechnology-Based Drug Delivery Systems for Targeted Cancer Therapy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/deteksi-kanker-payudara-terapi-nanomedicine-pengir-thumb-53a3e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/deteksi-kanker-payudara-terapi-nanomedicine-pengir-thumb-53a3e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/deteksi-kanker-payudara-terapi-nanomedicine-pengir-thumb-53a3e.webp 1x" title="JURIS - Nanotechnology-Based Drug Delivery Systems for Targeted Cancer Therapy" alt="JURIS - Nanotechnology-Based Drug Delivery Systems for Targeted Cancer Therapy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/deteksi-kanker-payudara-terapi-nanomedicine-pengir-thumb-0d6ac.webp" title="JURIS - Nanotechnology-Based Drug Delivery Systems for Targeted Cancer Therapy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/deteksi-kanker-payudara-terapi-nanomedicine-pengir-thumb-0d6ac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/deteksi-kanker-payudara-terapi-nanomedicine-pengir-thumb-0d6ac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/deteksi-kanker-payudara-terapi-nanomedicine-pengir-thumb-0d6ac.webp 1x" title="JURIS - Nanotechnology-Based Drug Delivery Systems for Targeted Cancer Therapy" alt="JURIS - Nanotechnology-Based Drug Delivery Systems for Targeted Cancer Therapy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43288-deteksi-kanker-payudara-terapi" title="JURIS - Nanotechnology-Based Drug Delivery Systems for Targeted Cancer Therapy" target="_blank">Nanotechnology-Based Drug Delivery Systems for Targeted Cancer Therapy</a>: Bagaimana pengembangan platform nanopartikel berbasis protein endogen dapat disesuaikan dengan biomarker spesifik tumor untuk meningkatkan akurasi pengiriman? Dalam studi probed, apakah kombinasi terapi nanomedikinal dengan imunoterapi dapat meningkatkan respons imun pasien dengan kanker bersifat heterogen? Sejauh mana penggunaan teknik bioprinting 3D dapat memfasilitasi pembuatan nanopartikel secara realActime dengan kontrol dimensi dan muatan yang lebih presisi?.
<br>Sistem pengiriman obat berbasis nanoteknologi menunjukkan peningkatan signifikan dalam efektivitas dan keamanan terapi kanker, namun masih terdampak oleh tantangan produksi, biaya, dan regulasi yang perlu diatasi.Adopsi lebih luas harus didorong melalui personalisasi nanomedikina, pemantauan jangka panjang, dan skala produksi yang lebih efisien.Pada akhirnya, integrasi dengan imunoterapi dan terapi gen dapat membuka kemungkinan baru bagi peningkatan hasil klinis di onkologi
<br>Nanoteknologi telah muncul sebagai pendekatan transformatif dalam terapi kanker dengan memungkinkan penyampaian agen terapeutik secara tepat, terarah, dan terkontrol. Tinjauan sistematis ini bertujuan mengevaluasi kemajuan klinis sistem pengiriman obat berbasis nanoteknologi di bidang onkologi, dengan fokus pada efektivitas, keamanan, dan potensi translasi. Menggunakan pedoman PRISMA, studi relevan dari 2015 hingga 2025 dianalisis, termasuk uji klinis teracak, studi kohort, dan tinjauan sistematis. Temuan menunjukkan bahwa formulasi nanopartikelAiseperti liposom, nanopartikel...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/b/deteksi-kanker-payudara-terapi-nanomedicine-pengir-thumb-0d6ac.webp" type="image/webp" length="104642" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/deteksi-kanker-payudara-terapi-nanomedicine-pengir-thumb-938ba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/deteksi-kanker-payudara-terapi-nanomedicine-pengir-thumb-53a3e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/deteksi-kanker-payudara-terapi-nanomedicine-pengir-thumb-0d6ac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5875-lamintang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16692-international-journal-clinical-inventions-medical-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Early Marriage in Banjarmasin The Impact on Reproductive Health and Prevention Strategy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Early Marriage in Banjarmasin The Impact on Reproductive Health and Prevention Strategy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Early Marriage in Banjarmasin The Impact on Reproductive Health and Prevention Strategy ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43289-kehamilan-remaja-reproduksi-kesehatan-repro</link>
	<guid isPermaLink="false">ed1d17af989c7014a597542c7ae3c634</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 13:36:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ qadri mehedi ]]></category>
	<category><![CDATA[ nicola vasso ]]></category>
	<category><![CDATA[ guymer lisa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[guymer,lisa,mehedi,nicola,qadri,vasso]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada eksplorasi lebih mendalam mengenai peran faktor ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Early Marriage in Banjarmasin: The Impact on Reproductive Health and Prevention Strategy: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada eksplorasi lebih mendalam mengenai peran faktor budaya dan norma sosial dalam memengaruhi keputusan pernikahan dini di Banjarmasin, dengan mempertimbangkan bagaimana nilai-nilai tradisional dan tekanan sosial memengaruhi pilihan remaja. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk menguji efektivitas berbagai program intervensi pencegahan pernikahan dini yang telah diterapkan, dengan mengukur dampak program tersebut terhadap penurunan angka pernikahan dini dan peningkatan kesehatan reproduksi remaja. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk melacak dampak jangka panjang pernikahan dini terhadap kesehatan fisik, mental, dan sosial ekonomi para perempuan yang menikah di usia muda, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai konsekuensi pernikahan dini.. Berdasarkan penelitian, dapat disimpulkan bahwa pernikahan dini berdampak fisik dan psikologis.Secara fisik, pernikahan dini menyebabkan wanita mengalami perdarahan saat melahirkan.Secara psikologis, pasangan muda sering bertengkar yang menyebabkan perceraian, namun kehadiran anak membuat mereka tetap mempertahankan rumah tangga.Selain itu, pernikahan dini juga memengaruhi ekonomi dan pendidikan keluarga.Dengan demikian, strategi untuk mengatasi masalah pernikahan dini adalah melalui kolaborasi dengan Kantor Urusan Agama dan pembinaan remaja serta peran aktif seluruh masyarakat untuk lebih memahami bahaya pernikahan dini, mengingat dampak pernikahan dini terhadap kesehatan reproduksi dan psikologis pasangan muda Masalah kehamilan remaja berusia 15-19 tahun di Indonesia mencapai 10%, dan kehamilan pada usia tersebut memiliki banyak risiko komplikasi persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor penyebab, dampak pada kesehatan reproduksi, dan solusi untuk mengatasi masalah pernikahan dini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan sampel pasangan yang menikah di usia muda. Pernikahan dini di Banjarmasin disebabkan oleh keinginan pribadi, hubungan intim, dan kehamilan pertama. Oleh karena itu, langkah strategis untuk mengatasi masalah ini adalah melalui pembinaan remaja dan kolaborasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/7/kehamilan-remaja-reproduksi-kesehatan-pernikahan-e-thumb-d4199.webp" title="JURIS - Early Marriage in Banjarmasin: The Impact on Reproductive Health and Prevention Strategy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/kehamilan-remaja-reproduksi-kesehatan-pernikahan-e-thumb-d4199.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/kehamilan-remaja-reproduksi-kesehatan-pernikahan-e-thumb-d4199.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/kehamilan-remaja-reproduksi-kesehatan-pernikahan-e-thumb-d4199.webp 1x" title="JURIS - Early Marriage in Banjarmasin: The Impact on Reproductive Health and Prevention Strategy" alt="JURIS - Early Marriage in Banjarmasin: The Impact on Reproductive Health and Prevention Strategy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/kehamilan-remaja-reproduksi-kesehatan-pernikahan-e-thumb-c9944.webp" title="JURIS - Early Marriage in Banjarmasin: The Impact on Reproductive Health and Prevention Strategy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/kehamilan-remaja-reproduksi-kesehatan-pernikahan-e-thumb-c9944.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/kehamilan-remaja-reproduksi-kesehatan-pernikahan-e-thumb-c9944.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/kehamilan-remaja-reproduksi-kesehatan-pernikahan-e-thumb-c9944.webp 1x" title="JURIS - Early Marriage in Banjarmasin: The Impact on Reproductive Health and Prevention Strategy" alt="JURIS - Early Marriage in Banjarmasin: The Impact on Reproductive Health and Prevention Strategy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/kehamilan-remaja-reproduksi-kesehatan-pernikahan-e-thumb-32773.webp" title="JURIS - Early Marriage in Banjarmasin: The Impact on Reproductive Health and Prevention Strategy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/kehamilan-remaja-reproduksi-kesehatan-pernikahan-e-thumb-32773.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/kehamilan-remaja-reproduksi-kesehatan-pernikahan-e-thumb-32773.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/kehamilan-remaja-reproduksi-kesehatan-pernikahan-e-thumb-32773.webp 1x" title="JURIS - Early Marriage in Banjarmasin: The Impact on Reproductive Health and Prevention Strategy" alt="JURIS - Early Marriage in Banjarmasin: The Impact on Reproductive Health and Prevention Strategy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43289-kehamilan-remaja-reproduksi-kesehatan-repro" title="JURIS - Early Marriage in Banjarmasin: The Impact on Reproductive Health and Prevention Strategy" target="_blank">Early Marriage in Banjarmasin: The Impact on Reproductive Health and Prevention Strategy</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada eksplorasi lebih mendalam mengenai peran faktor budaya dan norma sosial dalam memengaruhi keputusan pernikahan dini di Banjarmasin, dengan mempertimbangkan bagaimana nilai-nilai tradisional dan tekanan sosial memengaruhi pilihan remaja. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk menguji efektivitas berbagai program intervensi pencegahan pernikahan dini yang telah diterapkan, dengan mengukur dampak program tersebut terhadap penurunan angka pernikahan dini dan peningkatan kesehatan reproduksi remaja. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk melacak dampak jangka panjang pernikahan dini terhadap kesehatan fisik, mental, dan sosial ekonomi para perempuan yang menikah di usia muda, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai konsekuensi pernikahan dini..
<br>Berdasarkan penelitian, dapat disimpulkan bahwa pernikahan dini berdampak fisik dan psikologis.Secara fisik, pernikahan dini menyebabkan wanita mengalami perdarahan saat melahirkan.Secara psikologis, pasangan muda sering bertengkar yang menyebabkan perceraian, namun kehadiran anak membuat mereka tetap mempertahankan rumah tangga.Selain itu, pernikahan dini juga memengaruhi ekonomi dan pendidikan keluarga.Dengan demikian, strategi untuk mengatasi masalah pernikahan dini adalah melalui kolaborasi dengan Kantor Urusan Agama dan pembinaan remaja serta peran aktif seluruh masyarakat untuk lebih memahami bahaya pernikahan dini, mengingat dampak pernikahan dini terhadap kesehatan reproduksi dan psikologis pasangan muda
<br>Masalah kehamilan remaja berusia 15-19 tahun di Indonesia mencapai 10%, dan kehamilan pada usia tersebut memiliki banyak risiko komplikasi persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor penyebab, dampak pada kesehatan reproduksi, dan solusi untuk mengatasi masalah pernikahan dini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan sampel pasangan yang menikah di usia muda. Pernikahan dini di Banjarmasin disebabkan oleh keinginan pribadi, hubungan intim, dan kehamilan pertama. Oleh karena itu, langkah strategis untuk mengatasi masalah ini adalah melalui pembinaan remaja dan kolaborasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/7/kehamilan-remaja-reproduksi-kesehatan-pernikahan-e-thumb-32773.webp" type="image/webp" length="102472" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/kehamilan-remaja-reproduksi-kesehatan-pernikahan-e-thumb-d4199.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/kehamilan-remaja-reproduksi-kesehatan-pernikahan-e-thumb-c9944.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/kehamilan-remaja-reproduksi-kesehatan-pernikahan-e-thumb-32773.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5875-lamintang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16692-international-journal-clinical-inventions-medical-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Prevalence and Risk Factors of Obesity in Saudi Arabia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Prevalence and Risk Factors of Obesity in Saudi Arabia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Prevalence and Risk Factors of Obesity in Saudi Arabia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43279-kesehatan-masyarakat-pusat-ob</link>
	<guid isPermaLink="false">aa98c97694db9f3f2377d88411db62df</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 13:35:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ qadri mehedi ]]></category>
	<category><![CDATA[ nicola vasso ]]></category>
	<category><![CDATA[ guymer lisa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[guymer,lisa,mehedi,nicola,qadri,vasso]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk lebih memahami dan mengatasi masalah obesitas di Arab Saudi. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menyelidiki peran spesifik faktor genetik dalam kerentanan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Prevalence and Risk Factors of Obesity in Saudi Arabia: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk lebih memahami dan mengatasi masalah obesitas di Arab Saudi. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menyelidiki peran spesifik faktor genetik dalam kerentanan terhadap obesitas pada populasi Saudi, yang berpotensi mengarah pada pendekatan pencegahan dan pengobatan yang dipersonalisasi. Kedua, studi longitudinal yang melacak perubahan pola makan dan tingkat aktivitas fisik dari waktu ke waktu dapat memberikan wawasan berharga tentang efektivitas intervensi kesehatan masyarakat dan mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keberhasilan jangka panjang. Ketiga, penelitian kualitatif yang mengeksplorasi norma budaya dan keyakinan yang terkait dengan makanan dan aktivitas fisik dapat membantu mengembangkan intervensi yang lebih sesuai secara budaya dan efektif. Dengan menggabungkan wawasan dari penelitian ini, para pembuat kebijakan dan profesional kesehatan dapat mengembangkan strategi yang lebih bertarget dan berkelanjutan untuk memerangi obesitas dan meningkatkan hasil kesehatan masyarakat di Arab Saudi.. Studi ini menyoroti peningkatan dan prevalensi obesitas yang mengkhawatirkan di Arab Saudi, yang telah menjadi masalah kesehatan masyarakat yang utama.Prevalensi obesitas di kalangan orang dewasa adalah sekitar 35%, dengan dampak yang lebih besar pada wanita dibandingkan pria.Selain itu, tingkat obesitas pada anak-anak dan remaja melebihi 20%, yang menunjukkan bahwa masalah ini dimulai sejak dini dan seringkali berlanjut hingga dewasa.Area perkotaan, seperti Riyadh dan Jeddah, menunjukkan tingkat obesitas yang lebih tinggi karena perbedaan gaya hidup, termasuk konsumsi makanan tinggi kalori yang lebih besar dan gaya hidup yang kurang banyak bergerak.Faktor risiko utama yang berkontribusi terhadap obesitas di Arab Saudi termasuk kebiasaan diet, dengan peningkatan konsumsi makanan cepat saji dan minuman manis memainkan peran yang signifikan.Gaya hidup tidak banyak bergerak, yang didorong oleh urbanisasi dan ketergantungan teknologi, semakin memperburuk masalah ini.Untuk mengatasi epidemi obesitas di Arab Saudi, beberapa rekomendasi tindakan diusulkan, termasuk menerapkan program olahraga berbasis masyarakat, meningkatkan rencana makan sekolah, dan mensubsidi makanan sehat Obesitas telah menjadi masalah kesehatan global yang mendesak, ditandai dengan peningkatan prevalensi yang cepat dan terkait dengan komplikasi kesehatan serius seperti diabetes, penyakit kardiovaskular, dan kanker tertentu. Di Arab Saudi, epidemi obesitas sangat nyata, dengan tingkat obesitas orang dewasa sekitar 35% dan obesitas pada anak-anak melebihi 20%. Peningkatan signifikan ini didorong oleh pergeseran pola gaya hidup dan diet, khususnya di daerah perkotaan seperti Riyadh dan Jeddah, di mana konsumsi makanan tinggi kalori dan gaya hidup tidak banyak bergerak sangat lazim. Faktor risiko utama untuk obesitas di Arab Saudi termasuk kebiasaan diet yang ditandai dengan konsumsi makanan cepat saji dan minuman manis yang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/2/kesehatan-masyarakat-pusat-obesitas-kebiasaan-diet-thumb-827c5.webp" title="JURIS - Prevalence and Risk Factors of Obesity in Saudi Arabia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/kesehatan-masyarakat-pusat-obesitas-kebiasaan-diet-thumb-827c5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/kesehatan-masyarakat-pusat-obesitas-kebiasaan-diet-thumb-827c5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/kesehatan-masyarakat-pusat-obesitas-kebiasaan-diet-thumb-827c5.webp 1x" title="JURIS - Prevalence and Risk Factors of Obesity in Saudi Arabia" alt="JURIS - Prevalence and Risk Factors of Obesity in Saudi Arabia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/kesehatan-masyarakat-pusat-obesitas-kebiasaan-diet-thumb-9373d.webp" title="JURIS - Prevalence and Risk Factors of Obesity in Saudi Arabia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/kesehatan-masyarakat-pusat-obesitas-kebiasaan-diet-thumb-9373d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/kesehatan-masyarakat-pusat-obesitas-kebiasaan-diet-thumb-9373d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/kesehatan-masyarakat-pusat-obesitas-kebiasaan-diet-thumb-9373d.webp 1x" title="JURIS - Prevalence and Risk Factors of Obesity in Saudi Arabia" alt="JURIS - Prevalence and Risk Factors of Obesity in Saudi Arabia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/kesehatan-masyarakat-pusat-obesitas-kebiasaan-diet-thumb-bba91.webp" title="JURIS - Prevalence and Risk Factors of Obesity in Saudi Arabia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/kesehatan-masyarakat-pusat-obesitas-kebiasaan-diet-thumb-bba91.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/kesehatan-masyarakat-pusat-obesitas-kebiasaan-diet-thumb-bba91.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/kesehatan-masyarakat-pusat-obesitas-kebiasaan-diet-thumb-bba91.webp 1x" title="JURIS - Prevalence and Risk Factors of Obesity in Saudi Arabia" alt="JURIS - Prevalence and Risk Factors of Obesity in Saudi Arabia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43279-kesehatan-masyarakat-pusat-ob" title="JURIS - Prevalence and Risk Factors of Obesity in Saudi Arabia" target="_blank">Prevalence and Risk Factors of Obesity in Saudi Arabia</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk lebih memahami dan mengatasi masalah obesitas di Arab Saudi. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menyelidiki peran spesifik faktor genetik dalam kerentanan terhadap obesitas pada populasi Saudi, yang berpotensi mengarah pada pendekatan pencegahan dan pengobatan yang dipersonalisasi. Kedua, studi longitudinal yang melacak perubahan pola makan dan tingkat aktivitas fisik dari waktu ke waktu dapat memberikan wawasan berharga tentang efektivitas intervensi kesehatan masyarakat dan mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keberhasilan jangka panjang. Ketiga, penelitian kualitatif yang mengeksplorasi norma budaya dan keyakinan yang terkait dengan makanan dan aktivitas fisik dapat membantu mengembangkan intervensi yang lebih sesuai secara budaya dan efektif. Dengan menggabungkan wawasan dari penelitian ini, para pembuat kebijakan dan profesional kesehatan dapat mengembangkan strategi yang lebih bertarget dan berkelanjutan untuk memerangi obesitas dan meningkatkan hasil kesehatan masyarakat di Arab Saudi..
<br>Studi ini menyoroti peningkatan dan prevalensi obesitas yang mengkhawatirkan di Arab Saudi, yang telah menjadi masalah kesehatan masyarakat yang utama.Prevalensi obesitas di kalangan orang dewasa adalah sekitar 35%, dengan dampak yang lebih besar pada wanita dibandingkan pria.Selain itu, tingkat obesitas pada anak-anak dan remaja melebihi 20%, yang menunjukkan bahwa masalah ini dimulai sejak dini dan seringkali berlanjut hingga dewasa.Area perkotaan, seperti Riyadh dan Jeddah, menunjukkan tingkat obesitas yang lebih tinggi karena perbedaan gaya hidup, termasuk konsumsi makanan tinggi kalori yang lebih besar dan gaya hidup yang kurang banyak bergerak.Faktor risiko utama yang berkontribusi terhadap obesitas di Arab Saudi termasuk kebiasaan diet, dengan peningkatan konsumsi makanan cepat saji dan minuman manis memainkan peran yang signifikan.Gaya hidup tidak banyak bergerak, yang didorong oleh urbanisasi dan ketergantungan teknologi, semakin memperburuk masalah ini.Untuk mengatasi epidemi obesitas di Arab Saudi, beberapa rekomendasi tindakan diusulkan, termasuk menerapkan program olahraga berbasis masyarakat, meningkatkan rencana makan sekolah, dan mensubsidi makanan sehat
<br>Obesitas telah menjadi masalah kesehatan global yang mendesak, ditandai dengan peningkatan prevalensi yang cepat dan terkait dengan komplikasi kesehatan serius seperti diabetes, penyakit kardiovaskular, dan kanker tertentu. Di Arab Saudi, epidemi obesitas sangat nyata, dengan tingkat obesitas orang dewasa sekitar 35% dan obesitas pada anak-anak melebihi 20%. Peningkatan signifikan ini didorong oleh pergeseran pola gaya hidup dan diet, khususnya di daerah perkotaan seperti Riyadh dan Jeddah, di mana konsumsi makanan tinggi kalori dan gaya hidup tidak banyak bergerak sangat lazim. Faktor risiko utama untuk obesitas di Arab Saudi termasuk kebiasaan diet yang ditandai dengan konsumsi makanan cepat saji dan minuman manis yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/2/kesehatan-masyarakat-pusat-obesitas-kebiasaan-diet-thumb-bba91.webp" type="image/webp" length="65948" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/kesehatan-masyarakat-pusat-obesitas-kebiasaan-diet-thumb-827c5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/kesehatan-masyarakat-pusat-obesitas-kebiasaan-diet-thumb-9373d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/kesehatan-masyarakat-pusat-obesitas-kebiasaan-diet-thumb-bba91.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5875-lamintang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16692-international-journal-clinical-inventions-medical-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Transformasi Kurikulum Melalui Integrasi Kearifan Lokal dalam Menumbuhkan Karakter Sosial Peserta Didik di Daerah Pedesaan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Transformasi Kurikulum Melalui Integrasi Kearifan Lokal dalam Menumbuhkan Karakter Sosial Peserta Didik di Daerah Pedesaan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Transformasi Kurikulum Melalui Integrasi Kearifan Lokal dalam Menumbuhkan Karakter Sosial Peserta Didik di Daerah Pedesaan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43273-model-integrasi-sistem-transformasi-kurikulum-mode</link>
	<guid isPermaLink="false">b9692e402e4a754ecb65cdd0656fcd51</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 13:32:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ devi anugrah ]]></category>
	<category><![CDATA[ ade hikmat ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ade,anugrah,devi,hikmat,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas model integrasi kearifan lokal dalam mata pelajaran lain selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Transformasi Kurikulum Melalui Integrasi Kearifan Lokal dalam Menumbuhkan Karakter Sosial Peserta Didik di Daerah Pedesaan: Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas model integrasi kearifan lokal dalam mata pelajaran lain selain IPA, seperti Bahasa Indonesia atau IPS, guna mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai potensi pendekatan ini dalam membentuk karakter siswa secara holistik. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur secara objektif dampak integrasi kearifan lokal terhadap peningkatan karakter sosial siswa, dengan menggunakan instrumen yang terstandarisasi dan melibatkan sampel yang lebih besar. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi persepsi dan pengalaman guru serta siswa dalam proses integrasi kearifan lokal, sehingga dapat diidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat yang perlu diperhatikan dalam implementasi kurikulum berbasis lokal.. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di Sekolah Dasar Negeri Seuneubok Lapang, Kecamatan Darul Ihsan, Kabupaten Aceh Timur, dapat disimpulkan bahwa transformasi kurikulum melalui integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter sosial peserta didik di daerah pedesaan.Integrasi ini dilakukan dengan cara mengaitkan materi pembelajaran IPA dengan praktik-praktik budaya lokal yang masih hidup dalam kehidupan masyarakat.Integrasi kearifan lokal dalam kurikulum bukan hanya sebagai bentuk pelestarian budaya, melainkan juga sebagai strategi inovatif dalam meningkatkan mutu pendidikan karakter Kurikulum tidak hanya berorientasi pada kognitif, tetapi juga memuat nilai-nilai lokal, menjadi alternatif strategis dalam membentuk karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji transformasi kurikulum melalui integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) serta dampaknya terhadap karakter sosial siswa. Penelitian dilakukan di SD Negeri Seuneubok Lapang, Kecamatan Darul Ihsan, Kabupaten Aceh Timur, dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari dua guru kelas, dua siswa kelas IV, dua siswa kelas V, kepala sekolah, dan dua tokoh masyarakat lokal yang memahami praktik kearifan lokal. Hasil penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/1/model-integrasi-sistem-transformasi-kurikulum-impl-thumb-62302.webp" title="JURIS - Transformasi Kurikulum Melalui Integrasi Kearifan Lokal dalam Menumbuhkan Karakter Sosial Peserta Didik di Daerah Pedesaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/model-integrasi-sistem-transformasi-kurikulum-impl-thumb-62302.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/model-integrasi-sistem-transformasi-kurikulum-impl-thumb-62302.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/model-integrasi-sistem-transformasi-kurikulum-impl-thumb-62302.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Kurikulum Melalui Integrasi Kearifan Lokal dalam Menumbuhkan Karakter Sosial Peserta Didik di Daerah Pedesaan" alt="JURIS - Transformasi Kurikulum Melalui Integrasi Kearifan Lokal dalam Menumbuhkan Karakter Sosial Peserta Didik di Daerah Pedesaan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/model-integrasi-sistem-transformasi-kurikulum-impl-thumb-e8546.webp" title="JURIS - Transformasi Kurikulum Melalui Integrasi Kearifan Lokal dalam Menumbuhkan Karakter Sosial Peserta Didik di Daerah Pedesaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/model-integrasi-sistem-transformasi-kurikulum-impl-thumb-e8546.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/model-integrasi-sistem-transformasi-kurikulum-impl-thumb-e8546.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/model-integrasi-sistem-transformasi-kurikulum-impl-thumb-e8546.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Kurikulum Melalui Integrasi Kearifan Lokal dalam Menumbuhkan Karakter Sosial Peserta Didik di Daerah Pedesaan" alt="JURIS - Transformasi Kurikulum Melalui Integrasi Kearifan Lokal dalam Menumbuhkan Karakter Sosial Peserta Didik di Daerah Pedesaan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/model-integrasi-sistem-transformasi-kurikulum-impl-thumb-6b89a.webp" title="JURIS - Transformasi Kurikulum Melalui Integrasi Kearifan Lokal dalam Menumbuhkan Karakter Sosial Peserta Didik di Daerah Pedesaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/model-integrasi-sistem-transformasi-kurikulum-impl-thumb-6b89a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/model-integrasi-sistem-transformasi-kurikulum-impl-thumb-6b89a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/model-integrasi-sistem-transformasi-kurikulum-impl-thumb-6b89a.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Kurikulum Melalui Integrasi Kearifan Lokal dalam Menumbuhkan Karakter Sosial Peserta Didik di Daerah Pedesaan" alt="JURIS - Transformasi Kurikulum Melalui Integrasi Kearifan Lokal dalam Menumbuhkan Karakter Sosial Peserta Didik di Daerah Pedesaan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43273-model-integrasi-sistem-transformasi-kurikulum-mode" title="JURIS - Transformasi Kurikulum Melalui Integrasi Kearifan Lokal dalam Menumbuhkan Karakter Sosial Peserta Didik di Daerah Pedesaan" target="_blank">Transformasi Kurikulum Melalui Integrasi Kearifan Lokal dalam Menumbuhkan Karakter Sosial Peserta Didik di Daerah Pedesaan</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas model integrasi kearifan lokal dalam mata pelajaran lain selain IPA, seperti Bahasa Indonesia atau IPS, guna mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai potensi pendekatan ini dalam membentuk karakter siswa secara holistik. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur secara objektif dampak integrasi kearifan lokal terhadap peningkatan karakter sosial siswa, dengan menggunakan instrumen yang terstandarisasi dan melibatkan sampel yang lebih besar. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi persepsi dan pengalaman guru serta siswa dalam proses integrasi kearifan lokal, sehingga dapat diidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat yang perlu diperhatikan dalam implementasi kurikulum berbasis lokal..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di Sekolah Dasar Negeri Seuneubok Lapang, Kecamatan Darul Ihsan, Kabupaten Aceh Timur, dapat disimpulkan bahwa transformasi kurikulum melalui integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter sosial peserta didik di daerah pedesaan.Integrasi ini dilakukan dengan cara mengaitkan materi pembelajaran IPA dengan praktik-praktik budaya lokal yang masih hidup dalam kehidupan masyarakat.Integrasi kearifan lokal dalam kurikulum bukan hanya sebagai bentuk pelestarian budaya, melainkan juga sebagai strategi inovatif dalam meningkatkan mutu pendidikan karakter
<br>Kurikulum tidak hanya berorientasi pada kognitif, tetapi juga memuat nilai-nilai lokal, menjadi alternatif strategis dalam membentuk karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji transformasi kurikulum melalui integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) serta dampaknya terhadap karakter sosial siswa. Penelitian dilakukan di SD Negeri Seuneubok Lapang, Kecamatan Darul Ihsan, Kabupaten Aceh Timur, dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari dua guru kelas, dua siswa kelas IV, dua siswa kelas V, kepala sekolah, dan dua tokoh masyarakat lokal yang memahami praktik kearifan lokal. Hasil penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/1/model-integrasi-sistem-transformasi-kurikulum-impl-thumb-e8546.webp" type="image/webp" length="75372" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/model-integrasi-sistem-transformasi-kurikulum-impl-thumb-62302.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/model-integrasi-sistem-transformasi-kurikulum-impl-thumb-e8546.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/model-integrasi-sistem-transformasi-kurikulum-impl-thumb-6b89a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-157-umb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16693-jurnal-riset-inovasi-pendidikan-sains-jrips.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Pembelajaran STEM Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Asam Basa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Pembelajaran STEM Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Asam Basa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Pembelajaran STEM Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Asam Basa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43272-pembelajaran-stem-siswa-ma-kelas-busana-krit</link>
	<guid isPermaLink="false">2192c7c94bde7d67802785c9ecf3a6ab</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 13:30:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ devi anugrah ]]></category>
	<category><![CDATA[ ade hikmat ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ade,anugrah,devi,hikmat,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Sebelum menerapkan pembelajaran STEM secara lebih luas, perlu diteliti bagaimana variasi frekuensi dan durasi intervensi STEM memengaruhi perkembangan berpikir kritis dalam konteks yang berbeda, misalnya antara sekolah negeri dan swasta. Selanjutnya, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Pembelajaran STEM Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Asam Basa: Sebelum menerapkan pembelajaran STEM secara lebih luas, perlu diteliti bagaimana variasi frekuensi dan durasi intervensi STEM memengaruhi perkembangan berpikir kritis dalam konteks yang berbeda, misalnya antara sekolah negeri dan swasta. Selanjutnya, kaji dampak interaksi antartingkat kelas, seperti mentor senior/mentor lanjut, dalam memperkuat transfer pengetahuan lintas disiplin. Terakhir, luangkan ruang untuk mempelajari persepsi guru tentang kesiapan infrastruktur teknologi dan pelatihan pedagogis yang diperlukan agar implementasi STEM dapat berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kualitas kompetensi berpikir kritis mahasiswa masa depan.. Penggunaan pembelajaran STEM secara efektif dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XII pada materi asam basa.Hasil signifikan (pA=A0,001) mendukung bahwa pendekatan STEM menumbuhkan keterampilan berpikir tinggi melalui pemecahan masalah, analisis, dan evaluasi.Integrasi STEM dalam kimia, khususnya asam basa, menjadi strategi pedagogis relevan untuk memperkuat kualitas pembelajaran dan kesiapan siswa menghadapi tantangan abad ke-21 Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui dampak pembelajaran STEM terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi asam dan basa. Metode kuasiAceksperimen digunakan dengan populasi seluruh siswa kelas XII kelas kimia di SMA di Palembang, total 179 siswa, dipilih 2 kelas secara acak. Data diambil melalui tes pilihan ganda 10 soal yang mengukur berpikir kritis. Analisis tActest independen menunjukkan nilai signifikan (pA=A0,001), sehingga hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Hasil... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/9/pembelajaran-stem-siswa-ma-kelas-busana-kritis-pol-thumb-3544b.webp" title="JURIS - Pengaruh Pembelajaran STEM Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Asam Basa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/pembelajaran-stem-siswa-ma-kelas-busana-kritis-pol-thumb-3544b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/pembelajaran-stem-siswa-ma-kelas-busana-kritis-pol-thumb-3544b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/pembelajaran-stem-siswa-ma-kelas-busana-kritis-pol-thumb-3544b.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pembelajaran STEM Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Asam Basa" alt="JURIS - Pengaruh Pembelajaran STEM Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Asam Basa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/pembelajaran-stem-siswa-ma-kelas-busana-kritis-pol-thumb-e8412.webp" title="JURIS - Pengaruh Pembelajaran STEM Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Asam Basa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/pembelajaran-stem-siswa-ma-kelas-busana-kritis-pol-thumb-e8412.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/pembelajaran-stem-siswa-ma-kelas-busana-kritis-pol-thumb-e8412.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/pembelajaran-stem-siswa-ma-kelas-busana-kritis-pol-thumb-e8412.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pembelajaran STEM Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Asam Basa" alt="JURIS - Pengaruh Pembelajaran STEM Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Asam Basa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/pembelajaran-stem-siswa-ma-kelas-busana-kritis-pol-thumb-68753.webp" title="JURIS - Pengaruh Pembelajaran STEM Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Asam Basa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/pembelajaran-stem-siswa-ma-kelas-busana-kritis-pol-thumb-68753.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/pembelajaran-stem-siswa-ma-kelas-busana-kritis-pol-thumb-68753.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/pembelajaran-stem-siswa-ma-kelas-busana-kritis-pol-thumb-68753.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pembelajaran STEM Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Asam Basa" alt="JURIS - Pengaruh Pembelajaran STEM Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Asam Basa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43272-pembelajaran-stem-siswa-ma-kelas-busana-krit" title="JURIS - Pengaruh Pembelajaran STEM Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Asam Basa" target="_blank">Pengaruh Pembelajaran STEM Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Asam Basa</a>: Sebelum menerapkan pembelajaran STEM secara lebih luas, perlu diteliti bagaimana variasi frekuensi dan durasi intervensi STEM memengaruhi perkembangan berpikir kritis dalam konteks yang berbeda, misalnya antara sekolah negeri dan swasta. Selanjutnya, kaji dampak interaksi antartingkat kelas, seperti mentor senior/mentor lanjut, dalam memperkuat transfer pengetahuan lintas disiplin. Terakhir, luangkan ruang untuk mempelajari persepsi guru tentang kesiapan infrastruktur teknologi dan pelatihan pedagogis yang diperlukan agar implementasi STEM dapat berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kualitas kompetensi berpikir kritis mahasiswa masa depan..
<br>Penggunaan pembelajaran STEM secara efektif dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XII pada materi asam basa.Hasil signifikan (pA=A0,001) mendukung bahwa pendekatan STEM menumbuhkan keterampilan berpikir tinggi melalui pemecahan masalah, analisis, dan evaluasi.Integrasi STEM dalam kimia, khususnya asam basa, menjadi strategi pedagogis relevan untuk memperkuat kualitas pembelajaran dan kesiapan siswa menghadapi tantangan abad ke-21
<br>Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui dampak pembelajaran STEM terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi asam dan basa. Metode kuasiAceksperimen digunakan dengan populasi seluruh siswa kelas XII kelas kimia di SMA di Palembang, total 179 siswa, dipilih 2 kelas secara acak. Data diambil melalui tes pilihan ganda 10 soal yang mengukur berpikir kritis. Analisis tActest independen menunjukkan nilai signifikan (pA=A0,001), sehingga hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Hasil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/9/pembelajaran-stem-siswa-ma-kelas-busana-kritis-pol-thumb-68753.webp" type="image/webp" length="74596" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/pembelajaran-stem-siswa-ma-kelas-busana-kritis-pol-thumb-3544b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/pembelajaran-stem-siswa-ma-kelas-busana-kritis-pol-thumb-e8412.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/pembelajaran-stem-siswa-ma-kelas-busana-kritis-pol-thumb-68753.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-157-umb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16693-jurnal-riset-inovasi-pendidikan-sains-jrips.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Thu, 30 Apr 2026 16:35:55 +0700. 24 items. Served in: 7.784 seconds [rss] -->
