<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Mon, 25 May 2026 17:36:30 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Mon, 25 May 2026 17:36:30 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-05-25T17:36:30+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Edukasi Persiapan Lancar Kehamilan Dan Pencegahan Resiko Tinggi Di Kelurahan Mangunharjo Kota Semarang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Edukasi Persiapan Lancar Kehamilan Dan Pencegahan Resiko Tinggi Di Kelurahan Mangunharjo Kota Semarang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Edukasi Persiapan Lancar Kehamilan Dan Pencegahan Resiko Tinggi Di Kelurahan Mangunharjo Kota Semarang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48721-program-edukasi-mp-perencanaan-keh</link>
	<guid isPermaLink="false">ceb03ea546bed158c768c5caf03b5eb1</guid>
	<pubDate>Mon, 25 May 2026 06:59:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1) Menyelenggarakan studi longitudinal untuk menilai pengaruh program edukasi kehamilan jangka panjang terhadap tingkat persalinan aman dan mortalitas neonatal di wilayah Mangunharjo serta faktor-faktor prediktor keberhasilan; 2) Mengkaji efektivitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Edukasi Persiapan Lancar Kehamilan Dan Pencegahan Resiko Tinggi Di Kelurahan Mangunharjo Kota Semarang: 1) Menyelenggarakan studi longitudinal untuk menilai pengaruh program edukasi kehamilan jangka panjang terhadap tingkat persalinan aman dan mortalitas neonatal di wilayah Mangunharjo serta faktor-faktor prediktor keberhasilan; 2) Mengkaji efektivitas pendekatan berbasis mobile health (mHealth) yang memfasilitasi deteksi dini risiko kehamilan melalui aplikasi kesehatan, termasuk persepsi dan tingkat penggunaan di kalangan ibu hamil dan WUS; 3) Meneliti dampak integrasi layanan kesehatan reproduksi dengan program pemberdayaan ekonomi mikro bagi ibu hamil, untuk mengetahui apakah peningkatan pendapatan dapat memperkuat kemampuan mereka dalam menanggapi risiko kehamilan tinggi. Dengan menggabungkan ketiga arah studi tersebut, peneliti dapat memperoleh pemahaman komprehensif tentang interaksi faktor sosial, teknologi, dan ekonomi dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu dan bayi di komunitas tersebut.. Pelaksanaan pengabdian kesiapan kehamilan dan pencegahan risiko tinggi meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan WUS.Peningkatan pengetahuan ini berpotensi menurunkan risiko kematian ibu dan bayi serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitarnya.Edukasi berkelanjutan dan partisipasi lebih besar diperlukan untuk menghasilkan perubahan perilaku yang berkelanjutan Negara-negara menetapkan target baru untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu pada tahun 2030. Pemberdayaan terkait deteksi dini kehamilan beresiko tidak lepas dari peran puskesmas dalam melaksanakan Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K). Masih perlu adanya edukasi atau pendidikan kesehatan dikomunitas terkait kehamilan sehat dan resiko tinggi yang bisa terjadi pada perempuan saat kehamilan. Pendidikan dan promosi kesehatan dilakukan untuk mencapai perubahan sosial dalam program kesehatan. Perubahan sosial diperlukan salah satunya untuk meningkatkan taraf kesehatan ibu dan anak. Pendidikan dan promosi kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan ibu dalam mendeteksi dini kehamilan beresiko. Upaya yang dapat dilakukan untuk keseluruhan hal tersebut adalah edukasi persiapan kehamilan dan pencegahan resiko tinggi dengan deteksi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/8/program-edukasi-mp-perencanaan-kehamilan-deteksi-p-thumb-f400d.webp" title="JURIS - Edukasi Persiapan Lancar Kehamilan Dan Pencegahan Resiko Tinggi Di Kelurahan Mangunharjo Kota Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/8/program-edukasi-mp-perencanaan-kehamilan-deteksi-p-thumb-f400d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/8/program-edukasi-mp-perencanaan-kehamilan-deteksi-p-thumb-f400d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/8/program-edukasi-mp-perencanaan-kehamilan-deteksi-p-thumb-f400d.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Persiapan Lancar Kehamilan Dan Pencegahan Resiko Tinggi Di Kelurahan Mangunharjo Kota Semarang" alt="JURIS - Edukasi Persiapan Lancar Kehamilan Dan Pencegahan Resiko Tinggi Di Kelurahan Mangunharjo Kota Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/8/program-edukasi-mp-perencanaan-kehamilan-deteksi-p-thumb-1a66c.webp" title="JURIS - Edukasi Persiapan Lancar Kehamilan Dan Pencegahan Resiko Tinggi Di Kelurahan Mangunharjo Kota Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/8/program-edukasi-mp-perencanaan-kehamilan-deteksi-p-thumb-1a66c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/8/program-edukasi-mp-perencanaan-kehamilan-deteksi-p-thumb-1a66c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/8/program-edukasi-mp-perencanaan-kehamilan-deteksi-p-thumb-1a66c.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Persiapan Lancar Kehamilan Dan Pencegahan Resiko Tinggi Di Kelurahan Mangunharjo Kota Semarang" alt="JURIS - Edukasi Persiapan Lancar Kehamilan Dan Pencegahan Resiko Tinggi Di Kelurahan Mangunharjo Kota Semarang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48721-program-edukasi-mp-perencanaan-keh" title="JURIS - Edukasi Persiapan Lancar Kehamilan Dan Pencegahan Resiko Tinggi Di Kelurahan Mangunharjo Kota Semarang" target="_blank">Edukasi Persiapan Lancar Kehamilan Dan Pencegahan Resiko Tinggi Di Kelurahan Mangunharjo Kota Semarang</a>: 1) Menyelenggarakan studi longitudinal untuk menilai pengaruh program edukasi kehamilan jangka panjang terhadap tingkat persalinan aman dan mortalitas neonatal di wilayah Mangunharjo serta faktor-faktor prediktor keberhasilan; 2) Mengkaji efektivitas pendekatan berbasis mobile health (mHealth) yang memfasilitasi deteksi dini risiko kehamilan melalui aplikasi kesehatan, termasuk persepsi dan tingkat penggunaan di kalangan ibu hamil dan WUS; 3) Meneliti dampak integrasi layanan kesehatan reproduksi dengan program pemberdayaan ekonomi mikro bagi ibu hamil, untuk mengetahui apakah peningkatan pendapatan dapat memperkuat kemampuan mereka dalam menanggapi risiko kehamilan tinggi. Dengan menggabungkan ketiga arah studi tersebut, peneliti dapat memperoleh pemahaman komprehensif tentang interaksi faktor sosial, teknologi, dan ekonomi dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu dan bayi di komunitas tersebut..
<br>Pelaksanaan pengabdian kesiapan kehamilan dan pencegahan risiko tinggi meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan WUS.Peningkatan pengetahuan ini berpotensi menurunkan risiko kematian ibu dan bayi serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitarnya.Edukasi berkelanjutan dan partisipasi lebih besar diperlukan untuk menghasilkan perubahan perilaku yang berkelanjutan
<br>Negara-negara menetapkan target baru untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu pada tahun 2030. Pemberdayaan terkait deteksi dini kehamilan beresiko tidak lepas dari peran puskesmas dalam melaksanakan Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K). Masih perlu adanya edukasi atau pendidikan kesehatan dikomunitas terkait kehamilan sehat dan resiko tinggi yang bisa terjadi pada perempuan saat kehamilan. Pendidikan dan promosi kesehatan dilakukan untuk mencapai perubahan sosial dalam program kesehatan. Perubahan sosial diperlukan salah satunya untuk meningkatkan taraf kesehatan ibu dan anak. Pendidikan dan promosi kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan ibu dalam mendeteksi dini kehamilan beresiko. Upaya yang dapat dilakukan untuk keseluruhan hal tersebut adalah edukasi persiapan kehamilan dan pencegahan resiko tinggi dengan deteksi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/8/program-edukasi-mp-perencanaan-kehamilan-deteksi-p-thumb-f400d.webp" type="image/webp" length="98544" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/8/program-edukasi-mp-perencanaan-kehamilan-deteksi-p-thumb-f400d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/8/program-edukasi-mp-perencanaan-kehamilan-deteksi-p-thumb-1a66c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-455-unimus.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17573-jurnal-pengabdian-masyarakat-kebidanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PANDANGAN MASYARAKAT TENTANG INFERTILITAS DENGAN PENYAKIT KEGANASAN FOCUS GROUP DISCUSSION DI KELURAHAN AuSAy Semarang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PANDANGAN MASYARAKAT TENTANG INFERTILITAS DENGAN PENYAKIT KEGANASAN FOCUS GROUP DISCUSSION DI KELURAHAN AuSAy Semarang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PANDANGAN MASYARAKAT TENTANG INFERTILITAS DENGAN PENYAKIT KEGANASAN FOCUS GROUP DISCUSSION DI KELURAHAN AuSAy Semarang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48719-nilai-lokal-masyarakat-persepsi-adat-pe</link>
	<guid isPermaLink="false">92d795348cc7518b2d134324ae80c55e</guid>
	<pubDate>Mon, 25 May 2026 06:37:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi pengaruh media edukasi visual seperti video atau poster terhadap perubahan persepsi masyarakat tentang infertilitas yang disertai penyakit keganasan di wilayah urban dan semi-urban. Kedua, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PANDANGAN MASYARAKAT TENTANG INFERTILITAS DENGAN PENYAKIT KEGANASAN (FOCUS GROUP DISCUSSION) DI KELURAHAN AuSAy Semarang: Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi pengaruh media edukasi visual seperti video atau poster terhadap perubahan persepsi masyarakat tentang infertilitas yang disertai penyakit keganasan di wilayah urban dan semi-urban. Kedua, penting untuk mengkaji secara mendalam bagaimana peran tokoh agama dan budaya di masyarakat Jawa dapat dimobilisasi dalam mengurangi stigma gender terhadap perempuan infertil melalui pendekatan komunitas berbasis nilai lokal. Ketiga, perlu dikembangkan model pendampingan keluarga pasangan infertil yang melibatkan kader kesehatan dan tokoh masyarakat, untuk dievaluasi dampaknya terhadap dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis pasangan. Studi-studi ini dapat memperkuat intervensi berkelanjutan yang tidak hanya informatif, tetapi juga budaya-sensitif dan mendukung lingkungan sosial yang inklusif bagi pasangan infertil. Dengan pendekatan terpadu, diharapkan dapat mengurangi beban psikososial dan memperbaiki akses layanan kesehatan reproduksi bagi kelompok rentan. Penelitian juga dapat mempertimbangkan perbandingan antar wilayah dengan karakteristik sosial-budaya berbeda untuk memahami faktor kontekstual yang memengaruhi efektivitas intervensi. Hasilnya bisa menjadi dasar pengembangan kebijakan lokal di bidang kesehatan reproduksi yang lebih responsif. Pendekatan kualitatif mendalam seperti studi etnografi juga layak dilakukan untuk menangkap makna lokal terhadap infertilitas dan penyakit keganasan. Pemanfaatan teknologi digital dalam edukasi masyarakat juga perlu dieksplorasi sebagai alternatif media yang menarik dan jangkauan luas. Semua arah penelitian ini bertujuan menciptakan ekosistem dukungan yang holistik bagi pasangan infertil di tengah tantangan medis dan sosial budaya.. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memantau dan mendukung status kesehatan masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit.Masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi dan pemahaman yang lebih baik tentang infertilitas setelah mengikuti FGD.Diperlukan upaya terus-menerus oleh tenaga kesehatan untuk meningkatkan edukasi preventif mengenai infertilitas dan penyakit keganasan di masyarakat Pencegahan angka kesakitan pada kesehatan reproduksi merupakan salah satu target SDGs pada tahun 2030, salah satu upayanya adalah dengan meningkatkan kualitas hidup bagi pasangan dengan infertilitas, pemanfaatan sarana prasarana, dan pemantauan secara kontinyu dapat dilakukan tenaga kesehatan dalam promosi kesehatan reproduksi kaitan infertilitas yang disertai adanya penyakit keganasan. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Kelurahan AuSAy Semarang ini bertujuan untuk mengetahui pandangan masyarakat kaitan infertilitas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/7/nilai-lokal-masyarakat-persepsi-adat-pendidikan-ke-thumb-49457.webp" title="JURIS - PANDANGAN MASYARAKAT TENTANG INFERTILITAS DENGAN PENYAKIT KEGANASAN (FOCUS GROUP DISCUSSION) DI KELURAHAN AuSAy Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/nilai-lokal-masyarakat-persepsi-adat-pendidikan-ke-thumb-49457.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/nilai-lokal-masyarakat-persepsi-adat-pendidikan-ke-thumb-49457.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/nilai-lokal-masyarakat-persepsi-adat-pendidikan-ke-thumb-49457.webp 1x" title="JURIS - PANDANGAN MASYARAKAT TENTANG INFERTILITAS DENGAN PENYAKIT KEGANASAN (FOCUS GROUP DISCUSSION) DI KELURAHAN AuSAy Semarang" alt="JURIS - PANDANGAN MASYARAKAT TENTANG INFERTILITAS DENGAN PENYAKIT KEGANASAN (FOCUS GROUP DISCUSSION) DI KELURAHAN AuSAy Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/7/nilai-lokal-masyarakat-persepsi-adat-pendidikan-ke-thumb-5eb7d.webp" title="JURIS - PANDANGAN MASYARAKAT TENTANG INFERTILITAS DENGAN PENYAKIT KEGANASAN (FOCUS GROUP DISCUSSION) DI KELURAHAN AuSAy Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/nilai-lokal-masyarakat-persepsi-adat-pendidikan-ke-thumb-5eb7d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/nilai-lokal-masyarakat-persepsi-adat-pendidikan-ke-thumb-5eb7d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/nilai-lokal-masyarakat-persepsi-adat-pendidikan-ke-thumb-5eb7d.webp 1x" title="JURIS - PANDANGAN MASYARAKAT TENTANG INFERTILITAS DENGAN PENYAKIT KEGANASAN (FOCUS GROUP DISCUSSION) DI KELURAHAN AuSAy Semarang" alt="JURIS - PANDANGAN MASYARAKAT TENTANG INFERTILITAS DENGAN PENYAKIT KEGANASAN (FOCUS GROUP DISCUSSION) DI KELURAHAN AuSAy Semarang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48719-nilai-lokal-masyarakat-persepsi-adat-pe" title="JURIS - PANDANGAN MASYARAKAT TENTANG INFERTILITAS DENGAN PENYAKIT KEGANASAN (FOCUS GROUP DISCUSSION) DI KELURAHAN AuSAy Semarang" target="_blank">PANDANGAN MASYARAKAT TENTANG INFERTILITAS DENGAN PENYAKIT KEGANASAN (FOCUS GROUP DISCUSSION) DI KELURAHAN AuSAy Semarang</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi pengaruh media edukasi visual seperti video atau poster terhadap perubahan persepsi masyarakat tentang infertilitas yang disertai penyakit keganasan di wilayah urban dan semi-urban. Kedua, penting untuk mengkaji secara mendalam bagaimana peran tokoh agama dan budaya di masyarakat Jawa dapat dimobilisasi dalam mengurangi stigma gender terhadap perempuan infertil melalui pendekatan komunitas berbasis nilai lokal. Ketiga, perlu dikembangkan model pendampingan keluarga pasangan infertil yang melibatkan kader kesehatan dan tokoh masyarakat, untuk dievaluasi dampaknya terhadap dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis pasangan. Studi-studi ini dapat memperkuat intervensi berkelanjutan yang tidak hanya informatif, tetapi juga budaya-sensitif dan mendukung lingkungan sosial yang inklusif bagi pasangan infertil. Dengan pendekatan terpadu, diharapkan dapat mengurangi beban psikososial dan memperbaiki akses layanan kesehatan reproduksi bagi kelompok rentan. Penelitian juga dapat mempertimbangkan perbandingan antar wilayah dengan karakteristik sosial-budaya berbeda untuk memahami faktor kontekstual yang memengaruhi efektivitas intervensi. Hasilnya bisa menjadi dasar pengembangan kebijakan lokal di bidang kesehatan reproduksi yang lebih responsif. Pendekatan kualitatif mendalam seperti studi etnografi juga layak dilakukan untuk menangkap makna lokal terhadap infertilitas dan penyakit keganasan. Pemanfaatan teknologi digital dalam edukasi masyarakat juga perlu dieksplorasi sebagai alternatif media yang menarik dan jangkauan luas. Semua arah penelitian ini bertujuan menciptakan ekosistem dukungan yang holistik bagi pasangan infertil di tengah tantangan medis dan sosial budaya..
<br>Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memantau dan mendukung status kesehatan masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit.Masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi dan pemahaman yang lebih baik tentang infertilitas setelah mengikuti FGD.Diperlukan upaya terus-menerus oleh tenaga kesehatan untuk meningkatkan edukasi preventif mengenai infertilitas dan penyakit keganasan di masyarakat
<br>Pencegahan angka kesakitan pada kesehatan reproduksi merupakan salah satu target SDGs pada tahun 2030, salah satu upayanya adalah dengan meningkatkan kualitas hidup bagi pasangan dengan infertilitas, pemanfaatan sarana prasarana, dan pemantauan secara kontinyu dapat dilakukan tenaga kesehatan dalam promosi kesehatan reproduksi kaitan infertilitas yang disertai adanya penyakit keganasan. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Kelurahan AuSAy Semarang ini bertujuan untuk mengetahui pandangan masyarakat kaitan infertilitas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/7/nilai-lokal-masyarakat-persepsi-adat-pendidikan-ke-thumb-5eb7d.webp" type="image/webp" length="134566" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/nilai-lokal-masyarakat-persepsi-adat-pendidikan-ke-thumb-49457.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/nilai-lokal-masyarakat-persepsi-adat-pendidikan-ke-thumb-5eb7d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-455-unimus.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17573-jurnal-pengabdian-masyarakat-kebidanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimasi Kesehatan Reproduksi Bagi Wus Wanita Usia Subur Yang Bekerja Melalui Edukasi Dan Pelayanan Kesehatan Di Cv Enterna ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimasi Kesehatan Reproduksi Bagi Wus Wanita Usia Subur Yang Bekerja Melalui Edukasi Dan Pelayanan Kesehatan Di Cv Enterna ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimasi Kesehatan Reproduksi Bagi Wus Wanita Usia Subur Yang Bekerja Melalui Edukasi Dan Pelayanan Kesehatan Di Cv Enterna ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48714-modul-edukasi-dagusibu-sesi-keluarga-progr</link>
	<guid isPermaLink="false">7bc0bc5fbb32de0f54a45dd876ed94ae</guid>
	<pubDate>Mon, 25 May 2026 06:34:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari edukasi dan pelayanan kesehatan reproduksi terhadap kualitas hidup dan produktivitas wanita usia subur di sektor industri kecil, dengan membandingkan kondisi sebelum ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimasi Kesehatan Reproduksi Bagi Wus (Wanita Usia Subur) Yang Bekerja Melalui Edukasi Dan Pelayanan Kesehatan Di Cv Enterna: Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari edukasi dan pelayanan kesehatan reproduksi terhadap kualitas hidup dan produktivitas wanita usia subur di sektor industri kecil, dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah intervensi selama minimal satu tahun. Kedua, perlu dikaji efektivitas model layanan kesehatan reproduksi berbasis tempat kerja yang diterapkan di UKM lain dengan karakteristik berbeda, seperti jumlah karyawan, tingkat pendidikan, dan akses teknologi, untuk mengetahui apakah model ini dapat direplikasi secara luas. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi persepsi dan hambatan budaya yang masih dialami wanita pekerja terkait kesehatan reproduksi melalui studi kualitatif mendalam, sehingga intervensi yang dirancang lebih sensitif terhadap norma sosial dan kebutuhan spesifik kelompok sasaran. Penelitian-penelitian ini akan memperkuat basis bukti untuk kebijakan kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan bagi wanita pekerja di sektor informal dan UMKM. Dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, hasilnya dapat memberikan gambaran komprehensif tentang keberlanjutan dan skalabilitas program. Selain itu, penelitian bisa melibatkan analisis biaya-manfaat untuk meyakinkan pihak manajemen perusahaan agar mendukung program serupa secara mandiri. Fokus pada faktor struktural seperti jam kerja, beban kerja, dan dukungan sosial di tempat kerja juga perlu diteliti lebih lanjut. Dengan demikian, program tidak hanya bersifat responsif, tetapi juga preventif dan sistemik. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan modul edukasi yang adaptif dan berkelanjutan. Akhirnya, integrasi program kesehatan reproduksi ke dalam program kesejahteraan karyawan secara formal perlu dieksplorasi sebagai bentuk komitmen institusional.. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan melalui pemaparan dan pelayanan kesehatan reproduksi bagi karyawati, yang diikuti oleh 30 peserta.Edukasi dan pelayanan langsung di tempat kerja terbukti efektif dalam meningkatkan kesehatan reproduksi wanita usia subur di UKM Garmen.Kolaborasi antara institusi pendidikan, tempat kerja, dan lembaga kesehatan sangat penting untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas wanita pekerja Kesehatan reproduksi adalah aspek penting dalam kesehatan umum, terutama bagi wanita usia subur (WUS) yang bekerja di sektor industri, seperti UKM garmen. Lingkungan kerja yang menuntut, kurangnya edukasi kesehatan, serta akses terbatas ke layanan kesehatan reproduksi merupakan tantangan yang signifikan bagi wanita pekerja. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan kesehatan reproduksi bagi WUS melalui peningkatan pengetahuan dan kesadaran WUS tentang kesehatan reproduksi melalui sesi edukasi rutin, menyediakan layanan kesehatan reproduksi yang mudah diakses di UKM garmen, mengembangkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/7/modul-edukasi-dagusibu-sesi-keluarga-program-jangk-thumb-85aa1.webp" title="JURIS - Optimasi Kesehatan Reproduksi Bagi Wus (Wanita Usia Subur) Yang Bekerja Melalui Edukasi Dan Pelayanan Kesehatan Di Cv Enterna" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/modul-edukasi-dagusibu-sesi-keluarga-program-jangk-thumb-85aa1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/modul-edukasi-dagusibu-sesi-keluarga-program-jangk-thumb-85aa1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/modul-edukasi-dagusibu-sesi-keluarga-program-jangk-thumb-85aa1.webp 1x" title="JURIS - Optimasi Kesehatan Reproduksi Bagi Wus (Wanita Usia Subur) Yang Bekerja Melalui Edukasi Dan Pelayanan Kesehatan Di Cv Enterna" alt="JURIS - Optimasi Kesehatan Reproduksi Bagi Wus (Wanita Usia Subur) Yang Bekerja Melalui Edukasi Dan Pelayanan Kesehatan Di Cv Enterna" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/modul-edukasi-dagusibu-sesi-keluarga-program-jangk-thumb-1c73c.webp" title="JURIS - Optimasi Kesehatan Reproduksi Bagi Wus (Wanita Usia Subur) Yang Bekerja Melalui Edukasi Dan Pelayanan Kesehatan Di Cv Enterna" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/modul-edukasi-dagusibu-sesi-keluarga-program-jangk-thumb-1c73c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/modul-edukasi-dagusibu-sesi-keluarga-program-jangk-thumb-1c73c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/modul-edukasi-dagusibu-sesi-keluarga-program-jangk-thumb-1c73c.webp 1x" title="JURIS - Optimasi Kesehatan Reproduksi Bagi Wus (Wanita Usia Subur) Yang Bekerja Melalui Edukasi Dan Pelayanan Kesehatan Di Cv Enterna" alt="JURIS - Optimasi Kesehatan Reproduksi Bagi Wus (Wanita Usia Subur) Yang Bekerja Melalui Edukasi Dan Pelayanan Kesehatan Di Cv Enterna" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48714-modul-edukasi-dagusibu-sesi-keluarga-progr" title="JURIS - Optimasi Kesehatan Reproduksi Bagi Wus (Wanita Usia Subur) Yang Bekerja Melalui Edukasi Dan Pelayanan Kesehatan Di Cv Enterna" target="_blank">Optimasi Kesehatan Reproduksi Bagi Wus (Wanita Usia Subur) Yang Bekerja Melalui Edukasi Dan Pelayanan Kesehatan Di Cv Enterna</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari edukasi dan pelayanan kesehatan reproduksi terhadap kualitas hidup dan produktivitas wanita usia subur di sektor industri kecil, dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah intervensi selama minimal satu tahun. Kedua, perlu dikaji efektivitas model layanan kesehatan reproduksi berbasis tempat kerja yang diterapkan di UKM lain dengan karakteristik berbeda, seperti jumlah karyawan, tingkat pendidikan, dan akses teknologi, untuk mengetahui apakah model ini dapat direplikasi secara luas. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi persepsi dan hambatan budaya yang masih dialami wanita pekerja terkait kesehatan reproduksi melalui studi kualitatif mendalam, sehingga intervensi yang dirancang lebih sensitif terhadap norma sosial dan kebutuhan spesifik kelompok sasaran. Penelitian-penelitian ini akan memperkuat basis bukti untuk kebijakan kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan bagi wanita pekerja di sektor informal dan UMKM. Dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, hasilnya dapat memberikan gambaran komprehensif tentang keberlanjutan dan skalabilitas program. Selain itu, penelitian bisa melibatkan analisis biaya-manfaat untuk meyakinkan pihak manajemen perusahaan agar mendukung program serupa secara mandiri. Fokus pada faktor struktural seperti jam kerja, beban kerja, dan dukungan sosial di tempat kerja juga perlu diteliti lebih lanjut. Dengan demikian, program tidak hanya bersifat responsif, tetapi juga preventif dan sistemik. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan modul edukasi yang adaptif dan berkelanjutan. Akhirnya, integrasi program kesehatan reproduksi ke dalam program kesejahteraan karyawan secara formal perlu dieksplorasi sebagai bentuk komitmen institusional..
<br>Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan melalui pemaparan dan pelayanan kesehatan reproduksi bagi karyawati, yang diikuti oleh 30 peserta.Edukasi dan pelayanan langsung di tempat kerja terbukti efektif dalam meningkatkan kesehatan reproduksi wanita usia subur di UKM Garmen.Kolaborasi antara institusi pendidikan, tempat kerja, dan lembaga kesehatan sangat penting untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas wanita pekerja
<br>Kesehatan reproduksi adalah aspek penting dalam kesehatan umum, terutama bagi wanita usia subur (WUS) yang bekerja di sektor industri, seperti UKM garmen. Lingkungan kerja yang menuntut, kurangnya edukasi kesehatan, serta akses terbatas ke layanan kesehatan reproduksi merupakan tantangan yang signifikan bagi wanita pekerja. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan kesehatan reproduksi bagi WUS melalui peningkatan pengetahuan dan kesadaran WUS tentang kesehatan reproduksi melalui sesi edukasi rutin, menyediakan layanan kesehatan reproduksi yang mudah diakses di UKM garmen, mengembangkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/7/modul-edukasi-dagusibu-sesi-keluarga-program-jangk-thumb-85aa1.webp" type="image/webp" length="86426" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/modul-edukasi-dagusibu-sesi-keluarga-program-jangk-thumb-85aa1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/modul-edukasi-dagusibu-sesi-keluarga-program-jangk-thumb-1c73c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-455-unimus.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17573-jurnal-pengabdian-masyarakat-kebidanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Edukasi Penanganan Awal Kegawatdaruratan Pada Bayi Balita dan Anak di Kelurahan Mangunharjo Kota Semarang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Edukasi Penanganan Awal Kegawatdaruratan Pada Bayi Balita dan Anak di Kelurahan Mangunharjo Kota Semarang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Edukasi Penanganan Awal Kegawatdaruratan Pada Bayi Balita dan Anak di Kelurahan Mangunharjo Kota Semarang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48713-gawat-darurat-anak-diare-kejang-tersedak-bayi-bali</link>
	<guid isPermaLink="false">6bb7562264a325242c638d1e45874ba8</guid>
	<pubDate>Mon, 25 May 2026 06:14:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang lebih komprehensif tentang efektivitas edukasi penanganan awal kegawatdaruratan pada bayi, balita, dan anak. Penelitian ini dapat mencakup evaluasi jangka panjang terhadap peserta edukasi, dengan mengukur ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Edukasi Penanganan Awal Kegawatdaruratan Pada Bayi, Balita dan Anak di Kelurahan Mangunharjo Kota Semarang: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang lebih komprehensif tentang efektivitas edukasi penanganan awal kegawatdaruratan pada bayi, balita, dan anak. Penelitian ini dapat mencakup evaluasi jangka panjang terhadap peserta edukasi, dengan mengukur perubahan perilaku dan pengetahuan mereka dalam menangani situasi darurat. Selain itu, dapat dilakukan penelitian tentang pengembangan modul edukasi yang lebih interaktif dan menarik, yang dapat meningkatkan partisipasi dan pemahaman peserta. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi implementasi edukasi ini di berbagai komunitas, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti budaya, sumber daya, dan aksesibilitas.. Di Kelurahan Mangunharjo, Kota Semarang, kegiatan tentang penanganan awal kegawatdaruratan untuk bayi, balita, dan anak-anak telah berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam menangani situasi darurat pada anak-anak.Edukasi ini menunjukkan peningkatan pengetahuan tentang cara menemukan tanda-tanda gawat darurat dan melakukan tindakan pertama yang tepat untuk menanganinya.Sangat membantu untuk mempersiapkan masyarakat untuk melakukan tindakan pertolongan pertama sebelum mendapatkan bantuan medis profesional, yang dapat mengurangi kemungkinan komplikasi lebih lanjut Kondisi darurat dapat terjadi di mana saja, termasuk di rumah Anda. Misalnya, tersedak tiba-tiba saat makan, atau terkena luka bakar dan kejang karena demam di rumah. Situasi ini perlu ditangani segera. Setiap orang harus diberi pengetahuan dan pelatihan praktis tentang cara memberikan pertolongan pertama dalam situasi gawat darurat di lingkungan rumah dan keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat diadakan di Balai RW 5 Kelurahan Mangunharjo, dan 16 orang hadir. Sebelum acara dimulai, bayi, balita, dan anak-anak diuji keterampilan penanganan awal kegawatdaruratan. Selanjutnya, presentasi PowerPoint dan demonstrasi penanganan awal kegawatdaruratan pada bayi, balita, dan anak-anak digunakan untuk memberikan pendidikan kesehatan menggunakan lembar observasi. Pengukuran dilakukan setelah ujian.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/d/gawat-darurat-anak-diare-kejang-tersedak-bayi-bali-thumb-1d5af.webp" title="JURIS - Edukasi Penanganan Awal Kegawatdaruratan Pada Bayi, Balita dan Anak di Kelurahan Mangunharjo Kota Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/gawat-darurat-anak-diare-kejang-tersedak-bayi-bali-thumb-1d5af.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/gawat-darurat-anak-diare-kejang-tersedak-bayi-bali-thumb-1d5af.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/gawat-darurat-anak-diare-kejang-tersedak-bayi-bali-thumb-1d5af.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Penanganan Awal Kegawatdaruratan Pada Bayi, Balita dan Anak di Kelurahan Mangunharjo Kota Semarang" alt="JURIS - Edukasi Penanganan Awal Kegawatdaruratan Pada Bayi, Balita dan Anak di Kelurahan Mangunharjo Kota Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/gawat-darurat-anak-diare-kejang-tersedak-bayi-bali-thumb-d913c.webp" title="JURIS - Edukasi Penanganan Awal Kegawatdaruratan Pada Bayi, Balita dan Anak di Kelurahan Mangunharjo Kota Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/gawat-darurat-anak-diare-kejang-tersedak-bayi-bali-thumb-d913c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/gawat-darurat-anak-diare-kejang-tersedak-bayi-bali-thumb-d913c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/gawat-darurat-anak-diare-kejang-tersedak-bayi-bali-thumb-d913c.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Penanganan Awal Kegawatdaruratan Pada Bayi, Balita dan Anak di Kelurahan Mangunharjo Kota Semarang" alt="JURIS - Edukasi Penanganan Awal Kegawatdaruratan Pada Bayi, Balita dan Anak di Kelurahan Mangunharjo Kota Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/gawat-darurat-anak-diare-kejang-tersedak-bayi-bali-thumb-4eafa.webp" title="JURIS - Edukasi Penanganan Awal Kegawatdaruratan Pada Bayi, Balita dan Anak di Kelurahan Mangunharjo Kota Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/gawat-darurat-anak-diare-kejang-tersedak-bayi-bali-thumb-4eafa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/gawat-darurat-anak-diare-kejang-tersedak-bayi-bali-thumb-4eafa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/gawat-darurat-anak-diare-kejang-tersedak-bayi-bali-thumb-4eafa.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Penanganan Awal Kegawatdaruratan Pada Bayi, Balita dan Anak di Kelurahan Mangunharjo Kota Semarang" alt="JURIS - Edukasi Penanganan Awal Kegawatdaruratan Pada Bayi, Balita dan Anak di Kelurahan Mangunharjo Kota Semarang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48713-gawat-darurat-anak-diare-kejang-tersedak-bayi-bali" title="JURIS - Edukasi Penanganan Awal Kegawatdaruratan Pada Bayi, Balita dan Anak di Kelurahan Mangunharjo Kota Semarang" target="_blank">Edukasi Penanganan Awal Kegawatdaruratan Pada Bayi, Balita dan Anak di Kelurahan Mangunharjo Kota Semarang</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang lebih komprehensif tentang efektivitas edukasi penanganan awal kegawatdaruratan pada bayi, balita, dan anak. Penelitian ini dapat mencakup evaluasi jangka panjang terhadap peserta edukasi, dengan mengukur perubahan perilaku dan pengetahuan mereka dalam menangani situasi darurat. Selain itu, dapat dilakukan penelitian tentang pengembangan modul edukasi yang lebih interaktif dan menarik, yang dapat meningkatkan partisipasi dan pemahaman peserta. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi implementasi edukasi ini di berbagai komunitas, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti budaya, sumber daya, dan aksesibilitas..
<br>Di Kelurahan Mangunharjo, Kota Semarang, kegiatan tentang penanganan awal kegawatdaruratan untuk bayi, balita, dan anak-anak telah berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam menangani situasi darurat pada anak-anak.Edukasi ini menunjukkan peningkatan pengetahuan tentang cara menemukan tanda-tanda gawat darurat dan melakukan tindakan pertama yang tepat untuk menanganinya.Sangat membantu untuk mempersiapkan masyarakat untuk melakukan tindakan pertolongan pertama sebelum mendapatkan bantuan medis profesional, yang dapat mengurangi kemungkinan komplikasi lebih lanjut
<br>Kondisi darurat dapat terjadi di mana saja, termasuk di rumah Anda. Misalnya, tersedak tiba-tiba saat makan, atau terkena luka bakar dan kejang karena demam di rumah. Situasi ini perlu ditangani segera. Setiap orang harus diberi pengetahuan dan pelatihan praktis tentang cara memberikan pertolongan pertama dalam situasi gawat darurat di lingkungan rumah dan keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat diadakan di Balai RW 5 Kelurahan Mangunharjo, dan 16 orang hadir. Sebelum acara dimulai, bayi, balita, dan anak-anak diuji keterampilan penanganan awal kegawatdaruratan. Selanjutnya, presentasi PowerPoint dan demonstrasi penanganan awal kegawatdaruratan pada bayi, balita, dan anak-anak digunakan untuk memberikan pendidikan kesehatan menggunakan lembar observasi. Pengukuran dilakukan setelah ujian....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/d/gawat-darurat-anak-diare-kejang-tersedak-bayi-bali-thumb-d913c.webp" type="image/webp" length="96056" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/gawat-darurat-anak-diare-kejang-tersedak-bayi-bali-thumb-1d5af.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/gawat-darurat-anak-diare-kejang-tersedak-bayi-bali-thumb-d913c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/gawat-darurat-anak-diare-kejang-tersedak-bayi-bali-thumb-4eafa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-455-unimus.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17573-jurnal-pengabdian-masyarakat-kebidanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Edukasi Pentingnya Stretching untuk Pencegahan Berat Badan Berlebih dalam Menjaga Keteraturan Siklus Menstruasi pada Santri Putri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Edukasi Pentingnya Stretching untuk Pencegahan Berat Badan Berlebih dalam Menjaga Keteraturan Siklus Menstruasi pada Santri Putri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Edukasi Pentingnya Stretching untuk Pencegahan Berat Badan Berlebih dalam Menjaga Keteraturan Siklus Menstruasi pada Santri Putri ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48716-siklus-menstruasi-remaja-stretch</link>
	<guid isPermaLink="false">31d61f81bd1a07b6d2ddc8ed0bd0d895</guid>
	<pubDate>Mon, 25 May 2026 06:14:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide berikut: Pertama, mengukur dampak jangka panjang dari program edukasi dan latihan stretching terhadap kesehatan reproduksi santri putri. Kedua, meneliti efektivitas penggunaan teknologi, seperti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Edukasi Pentingnya Stretching untuk Pencegahan Berat Badan Berlebih dalam Menjaga Keteraturan Siklus Menstruasi pada Santri Putri: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide berikut: Pertama, mengukur dampak jangka panjang dari program edukasi dan latihan stretching terhadap kesehatan reproduksi santri putri. Kedua, meneliti efektivitas penggunaan teknologi, seperti media sosial dan alat monitor kesehatan, dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi santri putri dalam menjaga kesehatan reproduksi mereka. Ketiga, melakukan studi komparatif antara santri putri yang mengikuti program edukasi dan latihan stretching dengan kelompok kontrol yang tidak mengikuti program tersebut, untuk melihat perbedaan dalam hal pengetahuan, perilaku, dan hasil kesehatan reproduksi.. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dengan memberikan edukasi kepada para santri putri tentang pentingnya stretching untuk pencegahan berat badan berlebih dalam menjaga keteraturan siklus menstruasi pada santri putri Remaja memiliki kecenderungan mengalami gangguan siklus menstruasi, salah satunya adalah ketidakaturan siklus menstruasi. Gerakan exercise (latihan fisik) merupakan salah satu cara yang dilakukan secara non-farmakologis untuk mengurangi nyeri haid, meningkatkan elastisitas, menguatkan tulang belakang dan otot panggul sehingga dapat memperngaruhi kelancaran oksigen ke otak dan aliran darah sampai ke rahim serta dapat meningkatkan hormon endorphin yang diikuti dengan penurunan kadar prostaglandin. Rencana pengabdian masyarakat yang akan dilaksanakan di Ponpes Putri Sahlan Rosjidi Unimus adalah dengan mengajarkan para santri putri pentingnya melakukan aktivitas fisik seperti stretching untuk menjaga berat badan agar tidak berlebih dan untuk mengatur keteraturan siklus menstruasi. Tujuan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/9/siklus-menstruasi-remaja-stretching-berat-badan-be-thumb-7e29c.webp" title="JURIS - Edukasi Pentingnya Stretching untuk Pencegahan Berat Badan Berlebih dalam Menjaga Keteraturan Siklus Menstruasi pada Santri Putri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/siklus-menstruasi-remaja-stretching-berat-badan-be-thumb-7e29c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/siklus-menstruasi-remaja-stretching-berat-badan-be-thumb-7e29c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/siklus-menstruasi-remaja-stretching-berat-badan-be-thumb-7e29c.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Pentingnya Stretching untuk Pencegahan Berat Badan Berlebih dalam Menjaga Keteraturan Siklus Menstruasi pada Santri Putri" alt="JURIS - Edukasi Pentingnya Stretching untuk Pencegahan Berat Badan Berlebih dalam Menjaga Keteraturan Siklus Menstruasi pada Santri Putri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/siklus-menstruasi-remaja-stretching-berat-badan-be-thumb-c6361.webp" title="JURIS - Edukasi Pentingnya Stretching untuk Pencegahan Berat Badan Berlebih dalam Menjaga Keteraturan Siklus Menstruasi pada Santri Putri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/siklus-menstruasi-remaja-stretching-berat-badan-be-thumb-c6361.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/siklus-menstruasi-remaja-stretching-berat-badan-be-thumb-c6361.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/siklus-menstruasi-remaja-stretching-berat-badan-be-thumb-c6361.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Pentingnya Stretching untuk Pencegahan Berat Badan Berlebih dalam Menjaga Keteraturan Siklus Menstruasi pada Santri Putri" alt="JURIS - Edukasi Pentingnya Stretching untuk Pencegahan Berat Badan Berlebih dalam Menjaga Keteraturan Siklus Menstruasi pada Santri Putri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/siklus-menstruasi-remaja-stretching-berat-badan-be-thumb-ad9ea.webp" title="JURIS - Edukasi Pentingnya Stretching untuk Pencegahan Berat Badan Berlebih dalam Menjaga Keteraturan Siklus Menstruasi pada Santri Putri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/siklus-menstruasi-remaja-stretching-berat-badan-be-thumb-ad9ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/siklus-menstruasi-remaja-stretching-berat-badan-be-thumb-ad9ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/siklus-menstruasi-remaja-stretching-berat-badan-be-thumb-ad9ea.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Pentingnya Stretching untuk Pencegahan Berat Badan Berlebih dalam Menjaga Keteraturan Siklus Menstruasi pada Santri Putri" alt="JURIS - Edukasi Pentingnya Stretching untuk Pencegahan Berat Badan Berlebih dalam Menjaga Keteraturan Siklus Menstruasi pada Santri Putri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48716-siklus-menstruasi-remaja-stretch" title="JURIS - Edukasi Pentingnya Stretching untuk Pencegahan Berat Badan Berlebih dalam Menjaga Keteraturan Siklus Menstruasi pada Santri Putri" target="_blank">Edukasi Pentingnya Stretching untuk Pencegahan Berat Badan Berlebih dalam Menjaga Keteraturan Siklus Menstruasi pada Santri Putri</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide berikut: Pertama, mengukur dampak jangka panjang dari program edukasi dan latihan stretching terhadap kesehatan reproduksi santri putri. Kedua, meneliti efektivitas penggunaan teknologi, seperti media sosial dan alat monitor kesehatan, dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi santri putri dalam menjaga kesehatan reproduksi mereka. Ketiga, melakukan studi komparatif antara santri putri yang mengikuti program edukasi dan latihan stretching dengan kelompok kontrol yang tidak mengikuti program tersebut, untuk melihat perbedaan dalam hal pengetahuan, perilaku, dan hasil kesehatan reproduksi..
<br>Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dengan memberikan edukasi kepada para santri putri tentang pentingnya stretching untuk pencegahan berat badan berlebih dalam menjaga keteraturan siklus menstruasi pada santri putri
<br>Remaja memiliki kecenderungan mengalami gangguan siklus menstruasi, salah satunya adalah ketidakaturan siklus menstruasi. Gerakan exercise (latihan fisik) merupakan salah satu cara yang dilakukan secara non-farmakologis untuk mengurangi nyeri haid, meningkatkan elastisitas, menguatkan tulang belakang dan otot panggul sehingga dapat memperngaruhi kelancaran oksigen ke otak dan aliran darah sampai ke rahim serta dapat meningkatkan hormon endorphin yang diikuti dengan penurunan kadar prostaglandin. Rencana pengabdian masyarakat yang akan dilaksanakan di Ponpes Putri Sahlan Rosjidi Unimus adalah dengan mengajarkan para santri putri pentingnya melakukan aktivitas fisik seperti stretching untuk menjaga berat badan agar tidak berlebih dan untuk mengatur keteraturan siklus menstruasi. Tujuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/9/siklus-menstruasi-remaja-stretching-berat-badan-be-thumb-c6361.webp" type="image/webp" length="88000" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/siklus-menstruasi-remaja-stretching-berat-badan-be-thumb-7e29c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/siklus-menstruasi-remaja-stretching-berat-badan-be-thumb-c6361.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/siklus-menstruasi-remaja-stretching-berat-badan-be-thumb-ad9ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-455-unimus.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17573-jurnal-pengabdian-masyarakat-kebidanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri SADARI Pada Remaja Putri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri SADARI Pada Remaja Putri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri SADARI Pada Remaja Putri ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48712-kanker-payudara-erat-leher-rah</link>
	<guid isPermaLink="false">bbfafe58492187451fede276798cfb03</guid>
	<pubDate>Mon, 25 May 2026 06:13:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ remaja putri ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,header,page,putri,remaja]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang deteksi dini kanker payudara, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan strategi edukasi yang lebih interaktif dan menarik bagi remaja putri. Selain itu, studi lanjutan dapat mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Pada Remaja Putri: Untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang deteksi dini kanker payudara, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan strategi edukasi yang lebih interaktif dan menarik bagi remaja putri. Selain itu, studi lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas metode simulasi praktik langsung dalam meningkatkan keterampilan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dan bagaimana hal ini dapat diterapkan di sekolah-sekolah secara lebih luas. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki faktor-faktor sosial, ekonomi, dan geografis yang dapat mempengaruhi akses remaja putri terhadap layanan kesehatan payudara yang efektif dan terjangkau.. Kegiatan pengabdian masyarakat ini sangat efektif meningkatkan pengetahuan bagi siswi remaja putri dalam melakukan deteksi dini kanker payudara melalui SADARI Kanker payudara merupakan penyebab kematian sebagian besar perempuan yang saat ini menduduki peringkat kedua setelah kanker leher rahim di antara kanker yang menyerang perempuan. Salah satu cara efektif untuk mendeteksi lebih dini kanker payudara yaitu dengan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode ceramah dengan tehnik presentasi, pemutaran video, tanya jawab serta simulasi praktik langsung yang dikemas dalam bentuk penyuluhan. Media yang digunakan yaitu leaflet, laptop, lcd, MMT. Pengabdian masyarakat ini dilakukan pada hari Jumat, 13 Januari 2023 yang dimulai pukul 11.30... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/9/kanker-payudara-erat-leher-rahim-edukasi-sadari-re-thumb-4b9ee.webp" title="JURIS - Peningkatan Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Pada Remaja Putri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/kanker-payudara-erat-leher-rahim-edukasi-sadari-re-thumb-4b9ee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/kanker-payudara-erat-leher-rahim-edukasi-sadari-re-thumb-4b9ee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/kanker-payudara-erat-leher-rahim-edukasi-sadari-re-thumb-4b9ee.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Pada Remaja Putri" alt="JURIS - Peningkatan Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Pada Remaja Putri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/kanker-payudara-erat-leher-rahim-edukasi-sadari-re-thumb-bbfab.webp" title="JURIS - Peningkatan Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Pada Remaja Putri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/kanker-payudara-erat-leher-rahim-edukasi-sadari-re-thumb-bbfab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/kanker-payudara-erat-leher-rahim-edukasi-sadari-re-thumb-bbfab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/kanker-payudara-erat-leher-rahim-edukasi-sadari-re-thumb-bbfab.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Pada Remaja Putri" alt="JURIS - Peningkatan Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Pada Remaja Putri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/kanker-payudara-erat-leher-rahim-edukasi-sadari-re-thumb-a55d0.webp" title="JURIS - Peningkatan Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Pada Remaja Putri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/kanker-payudara-erat-leher-rahim-edukasi-sadari-re-thumb-a55d0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/kanker-payudara-erat-leher-rahim-edukasi-sadari-re-thumb-a55d0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/kanker-payudara-erat-leher-rahim-edukasi-sadari-re-thumb-a55d0.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Pada Remaja Putri" alt="JURIS - Peningkatan Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Pada Remaja Putri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48712-kanker-payudara-erat-leher-rah" title="JURIS - Peningkatan Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Pada Remaja Putri" target="_blank">Peningkatan Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Pada Remaja Putri</a>: Untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang deteksi dini kanker payudara, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan strategi edukasi yang lebih interaktif dan menarik bagi remaja putri. Selain itu, studi lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas metode simulasi praktik langsung dalam meningkatkan keterampilan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dan bagaimana hal ini dapat diterapkan di sekolah-sekolah secara lebih luas. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki faktor-faktor sosial, ekonomi, dan geografis yang dapat mempengaruhi akses remaja putri terhadap layanan kesehatan payudara yang efektif dan terjangkau..
<br>Kegiatan pengabdian masyarakat ini sangat efektif meningkatkan pengetahuan bagi siswi remaja putri dalam melakukan deteksi dini kanker payudara melalui SADARI
<br>Kanker payudara merupakan penyebab kematian sebagian besar perempuan yang saat ini menduduki peringkat kedua setelah kanker leher rahim di antara kanker yang menyerang perempuan. Salah satu cara efektif untuk mendeteksi lebih dini kanker payudara yaitu dengan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode ceramah dengan tehnik presentasi, pemutaran video, tanya jawab serta simulasi praktik langsung yang dikemas dalam bentuk penyuluhan. Media yang digunakan yaitu leaflet, laptop, lcd, MMT. Pengabdian masyarakat ini dilakukan pada hari Jumat, 13 Januari 2023 yang dimulai pukul 11.30...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/9/kanker-payudara-erat-leher-rahim-edukasi-sadari-re-thumb-bbfab.webp" type="image/webp" length="70992" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/kanker-payudara-erat-leher-rahim-edukasi-sadari-re-thumb-4b9ee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/kanker-payudara-erat-leher-rahim-edukasi-sadari-re-thumb-bbfab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/kanker-payudara-erat-leher-rahim-edukasi-sadari-re-thumb-a55d0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-455-unimus.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17573-jurnal-pengabdian-masyarakat-kebidanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Edukasi Pencegahan dan Penyebaran Covid 19 Warga Desa Trosobo Kabupaten Sidoarjo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Edukasi Pencegahan dan Penyebaran Covid 19 Warga Desa Trosobo Kabupaten Sidoarjo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Edukasi Pencegahan dan Penyebaran Covid 19 Warga Desa Trosobo Kabupaten Sidoarjo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48697-covid-19-5m-trosobo-tangan-jarak-anonymous-jurnal</link>
	<guid isPermaLink="false">0bc6d30de4a6a2fb3c3d28a91351162c</guid>
	<pubDate>Mon, 25 May 2026 06:11:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan sebaiknya mengevaluasi efektivitas penggunaan media digital, seperti aplikasi pesan singkat, dalam menyebarkan informasi 5M kepada warga Trosobo, serta menilai sejauh mana intervensi ini dapat meningkatkan pemahaman mengenai dua komponen ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Edukasi Pencegahan dan Penyebaran Covid-19 Warga Desa Trosobo Kabupaten Sidoarjo: Penelitian lanjutan sebaiknya mengevaluasi efektivitas penggunaan media digital, seperti aplikasi pesan singkat, dalam menyebarkan informasi 5M kepada warga Trosobo, serta menilai sejauh mana intervensi ini dapat meningkatkan pemahaman mengenai dua komponen 5M yang kurang dipahami. Kajian berikutnya dapat difokuskan pada peran pelaku kesehatan lokal, seperti tenaga kesehatan puskesmas, dalam memperkuat komunikasi kesehatan melalui pendekatan berbasis komunitas, dengan tujuan menyesuaikan pesan kesehatan dengan tingkat literasi dan kebiasaan lokal. Penelitian tambahan juga dapat memanfaatkan pendekatan longitudinal untuk mengukur perubahan perilaku dan pengetahuan warga selama musim perayaan dan periode musiman, sehingga dapat diadaptasi strategi edukasi yang lebih responsif terhadap dinamika sosial dan budaya di desa Trosobo.. Hasil edukasi menunjukkan bahwa sebagian besar warga Desa Trosobo mengetahui tiga komponen utama pencegahan Covid-19, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.Dua komponen tambahan, yakni menjaga mobilitas dan menjauhi kerumunan, masih belum sepenuhnya dipahami oleh sebagian warga.Oleh karena itu, edukasi reguler mengenai dua komponen tersebut perlu diperkuat untuk meningkatkan pemahaman dan kepatuhan protokol kesehatan Corona virus-19 (Covid-19) merupakan penyakit yang menyerang saluran nafas akut dan ditetapkan oleh World Health Organization (WHO) sebagai pandemi karena telah menyerang 215 negara, tidak terkecuali Indonesia. Kabupaten Sidoarjo sendiri juga tidak lepas dari penyebaran virus ini dengan total kasus sebanyak 857 kasus baru (Juni 2021). Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi warga desa Trosobo Kabupaten Sidoarjo dalam mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 melalui penguatan 5M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan menjaga mobilitas. Hasil dari edukasi ini yakni warga Desa Trosobo paling banyak mengetahui penyebaran virus ini melalui 3M saja (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) sedangkan 2M lagi berupa menjaga mobilitas dan menjauhi kerumuman... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/0/covid-19-5m-trosobo-tangan-jarak-corona-virus-19-c-thumb-b39df.webp" title="JURIS - Edukasi Pencegahan dan Penyebaran Covid-19 Warga Desa Trosobo Kabupaten Sidoarjo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/covid-19-5m-trosobo-tangan-jarak-corona-virus-19-c-thumb-b39df.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/covid-19-5m-trosobo-tangan-jarak-corona-virus-19-c-thumb-b39df.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/covid-19-5m-trosobo-tangan-jarak-corona-virus-19-c-thumb-b39df.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Pencegahan dan Penyebaran Covid-19 Warga Desa Trosobo Kabupaten Sidoarjo" alt="JURIS - Edukasi Pencegahan dan Penyebaran Covid-19 Warga Desa Trosobo Kabupaten Sidoarjo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/covid-19-5m-trosobo-tangan-jarak-corona-virus-19-c-thumb-77b6d.webp" title="JURIS - Edukasi Pencegahan dan Penyebaran Covid-19 Warga Desa Trosobo Kabupaten Sidoarjo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/covid-19-5m-trosobo-tangan-jarak-corona-virus-19-c-thumb-77b6d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/covid-19-5m-trosobo-tangan-jarak-corona-virus-19-c-thumb-77b6d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/covid-19-5m-trosobo-tangan-jarak-corona-virus-19-c-thumb-77b6d.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Pencegahan dan Penyebaran Covid-19 Warga Desa Trosobo Kabupaten Sidoarjo" alt="JURIS - Edukasi Pencegahan dan Penyebaran Covid-19 Warga Desa Trosobo Kabupaten Sidoarjo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/covid-19-5m-trosobo-tangan-jarak-corona-virus-19-c-thumb-eb108.webp" title="JURIS - Edukasi Pencegahan dan Penyebaran Covid-19 Warga Desa Trosobo Kabupaten Sidoarjo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/covid-19-5m-trosobo-tangan-jarak-corona-virus-19-c-thumb-eb108.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/covid-19-5m-trosobo-tangan-jarak-corona-virus-19-c-thumb-eb108.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/covid-19-5m-trosobo-tangan-jarak-corona-virus-19-c-thumb-eb108.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Pencegahan dan Penyebaran Covid-19 Warga Desa Trosobo Kabupaten Sidoarjo" alt="JURIS - Edukasi Pencegahan dan Penyebaran Covid-19 Warga Desa Trosobo Kabupaten Sidoarjo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48697-covid-19-5m-trosobo-tangan-jarak-anonymous-jurnal" title="JURIS - Edukasi Pencegahan dan Penyebaran Covid-19 Warga Desa Trosobo Kabupaten Sidoarjo" target="_blank">Edukasi Pencegahan dan Penyebaran Covid-19 Warga Desa Trosobo Kabupaten Sidoarjo</a>: Penelitian lanjutan sebaiknya mengevaluasi efektivitas penggunaan media digital, seperti aplikasi pesan singkat, dalam menyebarkan informasi 5M kepada warga Trosobo, serta menilai sejauh mana intervensi ini dapat meningkatkan pemahaman mengenai dua komponen 5M yang kurang dipahami. Kajian berikutnya dapat difokuskan pada peran pelaku kesehatan lokal, seperti tenaga kesehatan puskesmas, dalam memperkuat komunikasi kesehatan melalui pendekatan berbasis komunitas, dengan tujuan menyesuaikan pesan kesehatan dengan tingkat literasi dan kebiasaan lokal. Penelitian tambahan juga dapat memanfaatkan pendekatan longitudinal untuk mengukur perubahan perilaku dan pengetahuan warga selama musim perayaan dan periode musiman, sehingga dapat diadaptasi strategi edukasi yang lebih responsif terhadap dinamika sosial dan budaya di desa Trosobo..
<br>Hasil edukasi menunjukkan bahwa sebagian besar warga Desa Trosobo mengetahui tiga komponen utama pencegahan Covid-19, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.Dua komponen tambahan, yakni menjaga mobilitas dan menjauhi kerumunan, masih belum sepenuhnya dipahami oleh sebagian warga.Oleh karena itu, edukasi reguler mengenai dua komponen tersebut perlu diperkuat untuk meningkatkan pemahaman dan kepatuhan protokol kesehatan
<br>Corona virus-19 (Covid-19) merupakan penyakit yang menyerang saluran nafas akut dan ditetapkan oleh World Health Organization (WHO) sebagai pandemi karena telah menyerang 215 negara, tidak terkecuali Indonesia. Kabupaten Sidoarjo sendiri juga tidak lepas dari penyebaran virus ini dengan total kasus sebanyak 857 kasus baru (Juni 2021). Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi warga desa Trosobo Kabupaten Sidoarjo dalam mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 melalui penguatan 5M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan menjaga mobilitas. Hasil dari edukasi ini yakni warga Desa Trosobo paling banyak mengetahui penyebaran virus ini melalui 3M saja (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) sedangkan 2M lagi berupa menjaga mobilitas dan menjauhi kerumuman...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/0/covid-19-5m-trosobo-tangan-jarak-corona-virus-19-c-thumb-77b6d.webp" type="image/webp" length="193924" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/covid-19-5m-trosobo-tangan-jarak-corona-virus-19-c-thumb-b39df.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/covid-19-5m-trosobo-tangan-jarak-corona-virus-19-c-thumb-77b6d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/covid-19-5m-trosobo-tangan-jarak-corona-virus-19-c-thumb-eb108.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1970-stikesrsanwarmedika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9626-journal-community-service-jcs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pelatihan Dan Pendampingan Kader Pembangunan Manusia Dalam Deteksi Stunting Sebagai Upaya Konvergensi Penanganan Stunting ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pelatihan Dan Pendampingan Kader Pembangunan Manusia Dalam Deteksi Stunting Sebagai Upaya Konvergensi Penanganan Stunting ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pelatihan Dan Pendampingan Kader Pembangunan Manusia Dalam Deteksi Stunting Sebagai Upaya Konvergensi Penanganan Stunting ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48709-akurasi-deteksi-plat-kpm</link>
	<guid isPermaLink="false">caf1fa62cd2631eb0bd5055923bc6127</guid>
	<pubDate>Mon, 25 May 2026 06:10:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Bagaimana pengaruh penggunaan aplikasi eAcHDW terhadap peningkatan kompetensi dan akurasi deteksi stunting oleh kader pembangunan manusia bila diuji pada sampel yang lebih besar dan melibatkan beberapa desa? Apa dampak jangka panjang pelatihan dan pendampingan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pelatihan Dan Pendampingan Kader Pembangunan Manusia Dalam Deteksi Stunting Sebagai Upaya Konvergensi Penanganan Stunting: Bagaimana pengaruh penggunaan aplikasi eAcHDW terhadap peningkatan kompetensi dan akurasi deteksi stunting oleh kader pembangunan manusia bila diuji pada sampel yang lebih besar dan melibatkan beberapa desa? Apa dampak jangka panjang pelatihan dan pendampingan kader terhadap penurunan prevalensi stunting pada balita selama periode satu tahun setelah intervensi, serta faktorAcfaktor apa yang memodifikasi efektivitasnya? Sejauh mana keterlibatan aktif ibu dan keluarga dalam program posyandu dapat memperkuat peran kader dalam deteksi dini dan pencegahan stunting, dan strategi apa yang paling efektif untuk meningkatkan partisipasi tersebut?. Kegiatan pelatihan dan pendampingan interaktif dan kader berlangsung sangat menarik.Peserta pelatihan dalam hal ini kader, mengikuti antusias.Pendampingan dilaksanakan pada kegiatan posyandu yang dilakukan di wilayah kelurahan Bandengan Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal bersama dengan tenaga kesehatan Puskesmas Kendal 1 dan bidan desa setempat Kader Pembangunan Manusia (KPM) atau juga dikenal dengan adalah kader terpilih yang mempunyai kepedulian dan bersedia mendedikasikan diri untuk ikut berperan dalam pembangunan manusia di Desa, terutama dalam monitoring dan fasilitasi konvergensi penanganan stunting. Tugas seorang KPM salah satunya adalah memfasilitasi pengukuran panjang/tinggi badan balita sebagai deteksi stunting. Upaya peningkatan atau penambahan ketrampilan dan pengetahuan di luar jenjang formal bagi kader dengan melalui pelatihan kader secara merata untuk dapat meningkatkan kinerja para kader, khususnya pada wilayah-wilayah dengan kasus stunting yang tinggi. Tujuan kegiatan pelatihan dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/5/akurasi-deteksi-plat-kpm-stunting-posyandu-pelatih-thumb-54ef7.webp" title="JURIS - Pelatihan Dan Pendampingan Kader Pembangunan Manusia Dalam Deteksi Stunting Sebagai Upaya Konvergensi Penanganan Stunting" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/5/akurasi-deteksi-plat-kpm-stunting-posyandu-pelatih-thumb-54ef7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/5/akurasi-deteksi-plat-kpm-stunting-posyandu-pelatih-thumb-54ef7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/5/akurasi-deteksi-plat-kpm-stunting-posyandu-pelatih-thumb-54ef7.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Dan Pendampingan Kader Pembangunan Manusia Dalam Deteksi Stunting Sebagai Upaya Konvergensi Penanganan Stunting" alt="JURIS - Pelatihan Dan Pendampingan Kader Pembangunan Manusia Dalam Deteksi Stunting Sebagai Upaya Konvergensi Penanganan Stunting" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/5/akurasi-deteksi-plat-kpm-stunting-posyandu-pelatih-thumb-ec6c5.webp" title="JURIS - Pelatihan Dan Pendampingan Kader Pembangunan Manusia Dalam Deteksi Stunting Sebagai Upaya Konvergensi Penanganan Stunting" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/5/akurasi-deteksi-plat-kpm-stunting-posyandu-pelatih-thumb-ec6c5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/5/akurasi-deteksi-plat-kpm-stunting-posyandu-pelatih-thumb-ec6c5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/5/akurasi-deteksi-plat-kpm-stunting-posyandu-pelatih-thumb-ec6c5.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Dan Pendampingan Kader Pembangunan Manusia Dalam Deteksi Stunting Sebagai Upaya Konvergensi Penanganan Stunting" alt="JURIS - Pelatihan Dan Pendampingan Kader Pembangunan Manusia Dalam Deteksi Stunting Sebagai Upaya Konvergensi Penanganan Stunting" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48709-akurasi-deteksi-plat-kpm" title="JURIS - Pelatihan Dan Pendampingan Kader Pembangunan Manusia Dalam Deteksi Stunting Sebagai Upaya Konvergensi Penanganan Stunting" target="_blank">Pelatihan Dan Pendampingan Kader Pembangunan Manusia Dalam Deteksi Stunting Sebagai Upaya Konvergensi Penanganan Stunting</a>: Bagaimana pengaruh penggunaan aplikasi eAcHDW terhadap peningkatan kompetensi dan akurasi deteksi stunting oleh kader pembangunan manusia bila diuji pada sampel yang lebih besar dan melibatkan beberapa desa? Apa dampak jangka panjang pelatihan dan pendampingan kader terhadap penurunan prevalensi stunting pada balita selama periode satu tahun setelah intervensi, serta faktorAcfaktor apa yang memodifikasi efektivitasnya? Sejauh mana keterlibatan aktif ibu dan keluarga dalam program posyandu dapat memperkuat peran kader dalam deteksi dini dan pencegahan stunting, dan strategi apa yang paling efektif untuk meningkatkan partisipasi tersebut?.
<br>Kegiatan pelatihan dan pendampingan interaktif dan kader berlangsung sangat menarik.Peserta pelatihan dalam hal ini kader, mengikuti antusias.Pendampingan dilaksanakan pada kegiatan posyandu yang dilakukan di wilayah kelurahan Bandengan Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal bersama dengan tenaga kesehatan Puskesmas Kendal 1 dan bidan desa setempat
<br>Kader Pembangunan Manusia (KPM) atau juga dikenal dengan adalah kader terpilih yang mempunyai kepedulian dan bersedia mendedikasikan diri untuk ikut berperan dalam pembangunan manusia di Desa, terutama dalam monitoring dan fasilitasi konvergensi penanganan stunting. Tugas seorang KPM salah satunya adalah memfasilitasi pengukuran panjang/tinggi badan balita sebagai deteksi stunting. Upaya peningkatan atau penambahan ketrampilan dan pengetahuan di luar jenjang formal bagi kader dengan melalui pelatihan kader secara merata untuk dapat meningkatkan kinerja para kader, khususnya pada wilayah-wilayah dengan kasus stunting yang tinggi. Tujuan kegiatan pelatihan dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/5/akurasi-deteksi-plat-kpm-stunting-posyandu-pelatih-thumb-ec6c5.webp" type="image/webp" length="119406" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/5/akurasi-deteksi-plat-kpm-stunting-posyandu-pelatih-thumb-54ef7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/5/akurasi-deteksi-plat-kpm-stunting-posyandu-pelatih-thumb-ec6c5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-455-unimus.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17573-jurnal-pengabdian-masyarakat-kebidanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Edukasi Suami Sebagai Dukungan Kb Pasca Salin Di Kelurahan Srondol Semarang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Edukasi Suami Sebagai Dukungan Kb Pasca Salin Di Kelurahan Srondol Semarang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Edukasi Suami Sebagai Dukungan Kb Pasca Salin Di Kelurahan Srondol Semarang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48718-wisata-alam-program-masyarakat-kb</link>
	<guid isPermaLink="false">71d6538051c4389b34da150d80fc6a7a</guid>
	<pubDate>Mon, 25 May 2026 05:48:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas edukasi suami melalui pendekatan kelompok diskusi dibandingkan dengan konseling individu dalam meningkatkan penggunaan KB pasca salin, untuk mengetahui metode yang paling tepat dalam konteks masyarakat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Edukasi Suami Sebagai Dukungan Kb Pasca Salin Di Kelurahan Srondol Semarang: Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas edukasi suami melalui pendekatan kelompok diskusi dibandingkan dengan konseling individu dalam meningkatkan penggunaan KB pasca salin, untuk mengetahui metode yang paling tepat dalam konteks masyarakat urban. Kedua, penting untuk mengeksplorasi persepsi suami dan istri terhadap peran laki-laki dalam program KB pasca salin melalui studi kualitatif mendalam, guna memahami hambatan budaya atau sosial yang masih ada meskipun telah diberikan edukasi. Ketiga, diperlukan penelitian lanjutan yang menguji dampak jangka panjang dari edukasi suami terhadap kelangsungan penggunaan kontrasepsi pasca salin, termasuk apakah pengetahuan yang diperoleh tetap dipertahankan dan diterapkan setelah satu tahun atau lebih setelah intervensi, sehingga dapat diketahui keberlanjutan dari perubahan perilaku tersebut. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dengan memperdalam pemahaman tentang mekanisme perubahan perilaku, konteks sosial yang memengaruhi keterlibatan suami, serta keberlanjutan dampak edukasi dalam konteks keluarga dan komunitas.. Kegiatan pengabdian masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan suami terhadap KB pasca salin di Kelurahan Srondol Semarang.Pengetahuan yang meningkat turut mendorong peningkatan dukungan suami terhadap penggunaan KB pasca salin oleh istri.Dengan keterlibatan suami, diharapkan program KB pasca salin dapat lebih berhasil dan kehamilan tidak diinginkan dapat diminimalkan Pemerintah mencanangkan sebuah program untuk menekan laju pertumbuhan penduduk, yaitu program Keluarga Berencana (KB). Sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk Indonesia serta tingginya angka kematian ibu dan kebutuhan kesehatan reproduksi, program KB digunakan sebagai salah satu cara untuk menekan pertumbuhan jumlah penduduk serta meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Dengan program ini, laju pertumbuhan penduduk pada periode 2010-2035 diprediksi akan mengalami penurunan menjadi 0,62% (Bappenas 2017). Pelayanan KB pasca persalinan merupakan upaya pencegahan kehamilan dengan menggunakan alat/obat kontrasepsi segera setelah persalinan dikerjakan dalam 10 menit setelah keluarnya plasenta sampai jangka waktu 42 hari setelah melahirkan yang tujuannya mengatur jarak kelahiran, jarak kehamilan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/e/wisata-alam-program-masyarakat-kb-pengabdian-keber-thumb-05d98.webp" title="JURIS - Edukasi Suami Sebagai Dukungan Kb Pasca Salin Di Kelurahan Srondol Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/wisata-alam-program-masyarakat-kb-pengabdian-keber-thumb-05d98.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/wisata-alam-program-masyarakat-kb-pengabdian-keber-thumb-05d98.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/wisata-alam-program-masyarakat-kb-pengabdian-keber-thumb-05d98.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Suami Sebagai Dukungan Kb Pasca Salin Di Kelurahan Srondol Semarang" alt="JURIS - Edukasi Suami Sebagai Dukungan Kb Pasca Salin Di Kelurahan Srondol Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/wisata-alam-program-masyarakat-kb-pengabdian-keber-thumb-a3fe4.webp" title="JURIS - Edukasi Suami Sebagai Dukungan Kb Pasca Salin Di Kelurahan Srondol Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/wisata-alam-program-masyarakat-kb-pengabdian-keber-thumb-a3fe4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/wisata-alam-program-masyarakat-kb-pengabdian-keber-thumb-a3fe4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/wisata-alam-program-masyarakat-kb-pengabdian-keber-thumb-a3fe4.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Suami Sebagai Dukungan Kb Pasca Salin Di Kelurahan Srondol Semarang" alt="JURIS - Edukasi Suami Sebagai Dukungan Kb Pasca Salin Di Kelurahan Srondol Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/wisata-alam-program-masyarakat-kb-pengabdian-keber-thumb-feb78.webp" title="JURIS - Edukasi Suami Sebagai Dukungan Kb Pasca Salin Di Kelurahan Srondol Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/wisata-alam-program-masyarakat-kb-pengabdian-keber-thumb-feb78.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/wisata-alam-program-masyarakat-kb-pengabdian-keber-thumb-feb78.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/wisata-alam-program-masyarakat-kb-pengabdian-keber-thumb-feb78.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Suami Sebagai Dukungan Kb Pasca Salin Di Kelurahan Srondol Semarang" alt="JURIS - Edukasi Suami Sebagai Dukungan Kb Pasca Salin Di Kelurahan Srondol Semarang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48718-wisata-alam-program-masyarakat-kb" title="JURIS - Edukasi Suami Sebagai Dukungan Kb Pasca Salin Di Kelurahan Srondol Semarang" target="_blank">Edukasi Suami Sebagai Dukungan Kb Pasca Salin Di Kelurahan Srondol Semarang</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas edukasi suami melalui pendekatan kelompok diskusi dibandingkan dengan konseling individu dalam meningkatkan penggunaan KB pasca salin, untuk mengetahui metode yang paling tepat dalam konteks masyarakat urban. Kedua, penting untuk mengeksplorasi persepsi suami dan istri terhadap peran laki-laki dalam program KB pasca salin melalui studi kualitatif mendalam, guna memahami hambatan budaya atau sosial yang masih ada meskipun telah diberikan edukasi. Ketiga, diperlukan penelitian lanjutan yang menguji dampak jangka panjang dari edukasi suami terhadap kelangsungan penggunaan kontrasepsi pasca salin, termasuk apakah pengetahuan yang diperoleh tetap dipertahankan dan diterapkan setelah satu tahun atau lebih setelah intervensi, sehingga dapat diketahui keberlanjutan dari perubahan perilaku tersebut. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dengan memperdalam pemahaman tentang mekanisme perubahan perilaku, konteks sosial yang memengaruhi keterlibatan suami, serta keberlanjutan dampak edukasi dalam konteks keluarga dan komunitas..
<br>Kegiatan pengabdian masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan suami terhadap KB pasca salin di Kelurahan Srondol Semarang.Pengetahuan yang meningkat turut mendorong peningkatan dukungan suami terhadap penggunaan KB pasca salin oleh istri.Dengan keterlibatan suami, diharapkan program KB pasca salin dapat lebih berhasil dan kehamilan tidak diinginkan dapat diminimalkan
<br>Pemerintah mencanangkan sebuah program untuk menekan laju pertumbuhan penduduk, yaitu program Keluarga Berencana (KB). Sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk Indonesia serta tingginya angka kematian ibu dan kebutuhan kesehatan reproduksi, program KB digunakan sebagai salah satu cara untuk menekan pertumbuhan jumlah penduduk serta meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Dengan program ini, laju pertumbuhan penduduk pada periode 2010-2035 diprediksi akan mengalami penurunan menjadi 0,62% (Bappenas 2017). Pelayanan KB pasca persalinan merupakan upaya pencegahan kehamilan dengan menggunakan alat/obat kontrasepsi segera setelah persalinan dikerjakan dalam 10 menit setelah keluarnya plasenta sampai jangka waktu 42 hari setelah melahirkan yang tujuannya mengatur jarak kelahiran, jarak kehamilan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/e/wisata-alam-program-masyarakat-kb-pengabdian-keber-thumb-05d98.webp" type="image/webp" length="56588" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/wisata-alam-program-masyarakat-kb-pengabdian-keber-thumb-05d98.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/wisata-alam-program-masyarakat-kb-pengabdian-keber-thumb-a3fe4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/wisata-alam-program-masyarakat-kb-pengabdian-keber-thumb-feb78.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-455-unimus.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17573-jurnal-pengabdian-masyarakat-kebidanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kelas Laktasi dan Pendampingan pada Ibu Menyusui di Puskesmas Rowosari Semarang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kelas Laktasi dan Pendampingan pada Ibu Menyusui di Puskesmas Rowosari Semarang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kelas Laktasi dan Pendampingan pada Ibu Menyusui di Puskesmas Rowosari Semarang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48720-asi-eksklusif-imd-partisipasi-tenaga</link>
	<guid isPermaLink="false">95ff22f8f577975fbe47971f7c4fd182</guid>
	<pubDate>Mon, 25 May 2026 05:41:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan cakupan pemberian ASI eksklusif, diperlukan solusi strategis dengan mengoptimalkan keterlibatan elemen masyarakat, seperti pembentukan kader pendamping ibu menyusui. Penelitian ini menunjukkan bahwa kelas laktasi online dapat mendukung ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kelas Laktasi dan Pendampingan pada Ibu Menyusui di Puskesmas Rowosari Semarang: Untuk meningkatkan cakupan pemberian ASI eksklusif, diperlukan solusi strategis dengan mengoptimalkan keterlibatan elemen masyarakat, seperti pembentukan kader pendamping ibu menyusui. Penelitian ini menunjukkan bahwa kelas laktasi online dapat mendukung peningkatan pengetahuan dan kemauan ibu dalam proses menyusui. Selain itu, penting untuk memperkuat pendampingan dan dukungan keluarga pada ibu yang sedang menyusui. Dukungan berkelanjutan untuk keluarga dapat menjadi strategi untuk meningkatkan inisiasi dan durasi menyusui melalui pelatihan, pendidikan keluarga, dan pelatihan tenaga kesehatan dalam mendukung kegiatan promotif dan preventif. Intervensi multilevel juga dapat mengurangi hambatan pasca persalinan dan meningkatkan pemulihan ibu. Pendidikan dan intervensi suportif yang disertai dengan edukasi tatap muka dapat meningkatkan pemberian ASI dan kesehatan ibu dan bayi, serta mengurangi kejadian pembengkakan payudara.. Simpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pemberian edukasi laktasi dan pendampingan menyusui meningkatkan pengetahuan ibu tentang menyusui, sikap ibu tentang menyusui, hubungan kasih sayang ibu dan bayi, serta keyakinan diri ibu untuk menyusui Menyusui adalah cara memenuhi kebutuhan nutrisi bayi baru lahir dan cara terbaik untuk memberikan perhatian pada awal kehidupan seorang anak dengan perhatian sederhana, cerdas, dan terjangkau yang membawa manfaat besar bagi perkembangan dan pertumbuhan anak. ASI berperan dalam perkembangan kognitif, sensorik, motorik, dan memberikan perlindungan terhadap infeksi dan penyakit kronis. Data dari Puskesmas Rowosari menyebutkan bahwa pada tahun 2019 ada 2602 bayi berusia 0-6 bulan, bayi yang menerima ASI eksklusif hingga usia 4 bulan hanya 0,49%, dan yang menerima ASI... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/1/asi-eksklusif-imd-partisipasi-tenaga-kesehatan-pol-thumb-418ce.webp" title="JURIS - Kelas Laktasi dan Pendampingan pada Ibu Menyusui di Puskesmas Rowosari Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/1/asi-eksklusif-imd-partisipasi-tenaga-kesehatan-pol-thumb-418ce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/1/asi-eksklusif-imd-partisipasi-tenaga-kesehatan-pol-thumb-418ce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/1/asi-eksklusif-imd-partisipasi-tenaga-kesehatan-pol-thumb-418ce.webp 1x" title="JURIS - Kelas Laktasi dan Pendampingan pada Ibu Menyusui di Puskesmas Rowosari Semarang" alt="JURIS - Kelas Laktasi dan Pendampingan pada Ibu Menyusui di Puskesmas Rowosari Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/1/asi-eksklusif-imd-partisipasi-tenaga-kesehatan-pol-thumb-6c904.webp" title="JURIS - Kelas Laktasi dan Pendampingan pada Ibu Menyusui di Puskesmas Rowosari Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/1/asi-eksklusif-imd-partisipasi-tenaga-kesehatan-pol-thumb-6c904.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/1/asi-eksklusif-imd-partisipasi-tenaga-kesehatan-pol-thumb-6c904.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/1/asi-eksklusif-imd-partisipasi-tenaga-kesehatan-pol-thumb-6c904.webp 1x" title="JURIS - Kelas Laktasi dan Pendampingan pada Ibu Menyusui di Puskesmas Rowosari Semarang" alt="JURIS - Kelas Laktasi dan Pendampingan pada Ibu Menyusui di Puskesmas Rowosari Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/1/asi-eksklusif-imd-partisipasi-tenaga-kesehatan-pol-thumb-e56d1.webp" title="JURIS - Kelas Laktasi dan Pendampingan pada Ibu Menyusui di Puskesmas Rowosari Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/1/asi-eksklusif-imd-partisipasi-tenaga-kesehatan-pol-thumb-e56d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/1/asi-eksklusif-imd-partisipasi-tenaga-kesehatan-pol-thumb-e56d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/1/asi-eksklusif-imd-partisipasi-tenaga-kesehatan-pol-thumb-e56d1.webp 1x" title="JURIS - Kelas Laktasi dan Pendampingan pada Ibu Menyusui di Puskesmas Rowosari Semarang" alt="JURIS - Kelas Laktasi dan Pendampingan pada Ibu Menyusui di Puskesmas Rowosari Semarang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48720-asi-eksklusif-imd-partisipasi-tenaga" title="JURIS - Kelas Laktasi dan Pendampingan pada Ibu Menyusui di Puskesmas Rowosari Semarang" target="_blank">Kelas Laktasi dan Pendampingan pada Ibu Menyusui di Puskesmas Rowosari Semarang</a>: Untuk meningkatkan cakupan pemberian ASI eksklusif, diperlukan solusi strategis dengan mengoptimalkan keterlibatan elemen masyarakat, seperti pembentukan kader pendamping ibu menyusui. Penelitian ini menunjukkan bahwa kelas laktasi online dapat mendukung peningkatan pengetahuan dan kemauan ibu dalam proses menyusui. Selain itu, penting untuk memperkuat pendampingan dan dukungan keluarga pada ibu yang sedang menyusui. Dukungan berkelanjutan untuk keluarga dapat menjadi strategi untuk meningkatkan inisiasi dan durasi menyusui melalui pelatihan, pendidikan keluarga, dan pelatihan tenaga kesehatan dalam mendukung kegiatan promotif dan preventif. Intervensi multilevel juga dapat mengurangi hambatan pasca persalinan dan meningkatkan pemulihan ibu. Pendidikan dan intervensi suportif yang disertai dengan edukasi tatap muka dapat meningkatkan pemberian ASI dan kesehatan ibu dan bayi, serta mengurangi kejadian pembengkakan payudara..
<br>Simpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pemberian edukasi laktasi dan pendampingan menyusui meningkatkan pengetahuan ibu tentang menyusui, sikap ibu tentang menyusui, hubungan kasih sayang ibu dan bayi, serta keyakinan diri ibu untuk menyusui
<br>Menyusui adalah cara memenuhi kebutuhan nutrisi bayi baru lahir dan cara terbaik untuk memberikan perhatian pada awal kehidupan seorang anak dengan perhatian sederhana, cerdas, dan terjangkau yang membawa manfaat besar bagi perkembangan dan pertumbuhan anak. ASI berperan dalam perkembangan kognitif, sensorik, motorik, dan memberikan perlindungan terhadap infeksi dan penyakit kronis. Data dari Puskesmas Rowosari menyebutkan bahwa pada tahun 2019 ada 2602 bayi berusia 0-6 bulan, bayi yang menerima ASI eksklusif hingga usia 4 bulan hanya 0,49%, dan yang menerima ASI...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/1/asi-eksklusif-imd-partisipasi-tenaga-kesehatan-pol-thumb-e56d1.webp" type="image/webp" length="87106" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/1/asi-eksklusif-imd-partisipasi-tenaga-kesehatan-pol-thumb-418ce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/1/asi-eksklusif-imd-partisipasi-tenaga-kesehatan-pol-thumb-6c904.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/1/asi-eksklusif-imd-partisipasi-tenaga-kesehatan-pol-thumb-e56d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-455-unimus.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17573-jurnal-pengabdian-masyarakat-kebidanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penggunaan Pop Up Book Sebagai Media Edukasi Validasi Emosional Kegawatan Mental Anak Prasekolah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penggunaan Pop Up Book Sebagai Media Edukasi Validasi Emosional Kegawatan Mental Anak Prasekolah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penggunaan Pop Up Book Sebagai Media Edukasi Validasi Emosional Kegawatan Mental Anak Prasekolah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48717-kesehatan-mental-gangguan-ekspresi-emosi</link>
	<guid isPermaLink="false">ba8226cbab8df15c480dae97d5e58dea</guid>
	<pubDate>Mon, 25 May 2026 05:36:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat fokus pada pengembangan media pembelajaran yang menarik dan efektif untuk anak prasekolah, khususnya dalam meningkatkan kesehatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penggunaan Pop Up Book Sebagai Media Edukasi Validasi Emosional Kegawatan Mental Anak Prasekolah: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat fokus pada pengembangan media pembelajaran yang menarik dan efektif untuk anak prasekolah, khususnya dalam meningkatkan kesehatan mental mereka. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi lebih lanjut tentang peran orang tua dalam validasi emosi anak pra sekolah dan bagaimana mereka dapat mendukung perkembangan emosional anak. Ketiga, penelitian dapat menyelidiki dampak jangka panjang dari penggunaan media edukasi seperti pop-up book terhadap kesehatan mental anak prasekolah dan bagaimana media tersebut dapat membantu dalam mencegah atau menangani gangguan perkembangan sosial emosional.. Simpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah orang tua perlu meningkatkan pengetahuan tentang validasi emosi anak pra sekolah sehingga memiliki kesehatan mental yang seimbang.Hasil kegiatan ini akan diserahkan kepada PAUD Aisyiyah Purin Kendal sebagai bahan pertimbangan untuk program peningkatan kesehatan mental anak pra sekolah Anak usia prasekolah berusia antara 3 sampai 6 tahun. Anak akan mengalami perkembangan psikososial dan kognitif. Perkembangan anak usia prasekolah yang perlu mendapat perhatian adalah perkembangan sosial emosional, yaitu perkembangan dalam membentuk hubungan sosial dan emosional anak. Anak usia prasekolah rentan mengalami berbagai gangguan perkembangan sosial emosional seperti depresi, hiperaktif, dan perilaku menantang. Dalam tahun terakhir, gangguan mental emosi menjadi sorotan dan perhatian utama. Angka kejadian kelainan ini adalah sekitar 3-10%, di Amerika Serikat sekitar 3-7%, sedangkan di Jerman, Kanada, dan Selandia Baru sekitar 5-10%. Di Indonesia, angka kejadiannya belum pasti, meskipun kelainan ini cukup banyak terjadi. Terkadang, seorang anak hanya dianggap 'nakal', sehingga seringkali tidak ditangani secara... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/3/kesehatan-mental-gangguan-ekspresi-emosi-anak-pra-thumb-9a484.webp" title="JURIS - Penggunaan Pop Up Book Sebagai Media Edukasi Validasi Emosional Kegawatan Mental Anak Prasekolah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/3/kesehatan-mental-gangguan-ekspresi-emosi-anak-pra-thumb-9a484.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/3/kesehatan-mental-gangguan-ekspresi-emosi-anak-pra-thumb-9a484.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/3/kesehatan-mental-gangguan-ekspresi-emosi-anak-pra-thumb-9a484.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Pop Up Book Sebagai Media Edukasi Validasi Emosional Kegawatan Mental Anak Prasekolah" alt="JURIS - Penggunaan Pop Up Book Sebagai Media Edukasi Validasi Emosional Kegawatan Mental Anak Prasekolah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/3/kesehatan-mental-gangguan-ekspresi-emosi-anak-pra-thumb-95884.webp" title="JURIS - Penggunaan Pop Up Book Sebagai Media Edukasi Validasi Emosional Kegawatan Mental Anak Prasekolah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/3/kesehatan-mental-gangguan-ekspresi-emosi-anak-pra-thumb-95884.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/3/kesehatan-mental-gangguan-ekspresi-emosi-anak-pra-thumb-95884.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/3/kesehatan-mental-gangguan-ekspresi-emosi-anak-pra-thumb-95884.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Pop Up Book Sebagai Media Edukasi Validasi Emosional Kegawatan Mental Anak Prasekolah" alt="JURIS - Penggunaan Pop Up Book Sebagai Media Edukasi Validasi Emosional Kegawatan Mental Anak Prasekolah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/3/kesehatan-mental-gangguan-ekspresi-emosi-anak-pra-thumb-4d68a.webp" title="JURIS - Penggunaan Pop Up Book Sebagai Media Edukasi Validasi Emosional Kegawatan Mental Anak Prasekolah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/3/kesehatan-mental-gangguan-ekspresi-emosi-anak-pra-thumb-4d68a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/3/kesehatan-mental-gangguan-ekspresi-emosi-anak-pra-thumb-4d68a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/3/kesehatan-mental-gangguan-ekspresi-emosi-anak-pra-thumb-4d68a.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Pop Up Book Sebagai Media Edukasi Validasi Emosional Kegawatan Mental Anak Prasekolah" alt="JURIS - Penggunaan Pop Up Book Sebagai Media Edukasi Validasi Emosional Kegawatan Mental Anak Prasekolah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48717-kesehatan-mental-gangguan-ekspresi-emosi" title="JURIS - Penggunaan Pop Up Book Sebagai Media Edukasi Validasi Emosional Kegawatan Mental Anak Prasekolah" target="_blank">Penggunaan Pop Up Book Sebagai Media Edukasi Validasi Emosional Kegawatan Mental Anak Prasekolah</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat fokus pada pengembangan media pembelajaran yang menarik dan efektif untuk anak prasekolah, khususnya dalam meningkatkan kesehatan mental mereka. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi lebih lanjut tentang peran orang tua dalam validasi emosi anak pra sekolah dan bagaimana mereka dapat mendukung perkembangan emosional anak. Ketiga, penelitian dapat menyelidiki dampak jangka panjang dari penggunaan media edukasi seperti pop-up book terhadap kesehatan mental anak prasekolah dan bagaimana media tersebut dapat membantu dalam mencegah atau menangani gangguan perkembangan sosial emosional..
<br>Simpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah orang tua perlu meningkatkan pengetahuan tentang validasi emosi anak pra sekolah sehingga memiliki kesehatan mental yang seimbang.Hasil kegiatan ini akan diserahkan kepada PAUD Aisyiyah Purin Kendal sebagai bahan pertimbangan untuk program peningkatan kesehatan mental anak pra sekolah
<br>Anak usia prasekolah berusia antara 3 sampai 6 tahun. Anak akan mengalami perkembangan psikososial dan kognitif. Perkembangan anak usia prasekolah yang perlu mendapat perhatian adalah perkembangan sosial emosional, yaitu perkembangan dalam membentuk hubungan sosial dan emosional anak. Anak usia prasekolah rentan mengalami berbagai gangguan perkembangan sosial emosional seperti depresi, hiperaktif, dan perilaku menantang. Dalam tahun terakhir, gangguan mental emosi menjadi sorotan dan perhatian utama. Angka kejadian kelainan ini adalah sekitar 3-10%, di Amerika Serikat sekitar 3-7%, sedangkan di Jerman, Kanada, dan Selandia Baru sekitar 5-10%. Di Indonesia, angka kejadiannya belum pasti, meskipun kelainan ini cukup banyak terjadi. Terkadang, seorang anak hanya dianggap 'nakal', sehingga seringkali tidak ditangani secara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/3/kesehatan-mental-gangguan-ekspresi-emosi-anak-pra-thumb-9a484.webp" type="image/webp" length="102406" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/3/kesehatan-mental-gangguan-ekspresi-emosi-anak-pra-thumb-9a484.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/3/kesehatan-mental-gangguan-ekspresi-emosi-anak-pra-thumb-95884.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/3/kesehatan-mental-gangguan-ekspresi-emosi-anak-pra-thumb-4d68a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-455-unimus.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17573-jurnal-pengabdian-masyarakat-kebidanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimizing Student Engagement in Social Studies Through the Team Quiz Approach ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimizing Student Engagement in Social Studies Through the Team Quiz Approach ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimizing Student Engagement in Social Studies Through the Team Quiz Approach ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48694-hasil-positif-formalin-team-quiz-optimalisasi-hasi</link>
	<guid isPermaLink="false">e641b50f132f29c2a61399a7b9c5f5d3</guid>
	<pubDate>Mon, 25 May 2026 05:20:13 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ahmad dahlan ]]></category>
	<category><![CDATA[ sulhan hadi ]]></category>
	<category><![CDATA[ jaelani al ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,al,dahlan,hadi,jaelani,sulhan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menguji efektivitas metode Team Quiz pada berbagai materi IPS yang lebih kompleks dan abstrak seperti sistem ekonomi global, politik internasional, atau sejarah kontemporer untuk melihat apakah hasil positif yang sama dapat diperoleh ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimizing Student Engagement in Social Studies Through the Team Quiz Approach: Penelitian lanjutan dapat menguji efektivitas metode Team Quiz pada berbagai materi IPS yang lebih kompleks dan abstrak seperti sistem ekonomi global, politik internasional, atau sejarah kontemporer untuk melihat apakah hasil positif yang sama dapat diperoleh di luar konteks materi Pemerintahan Orde Baru yang bersifat deskriptif dan kronologis. Selain itu, perlu dilakukan studi longitudinal selama satu semester penuh atau bahkan satu tahun ajaran guna memahami secara mendalam dampak jangka panjang penggunaan Team Quiz terhadap retensi pengetahuan historis, perkembangan keterampilan kolaborasi, dan pembentukan sikap kewarganegaraan siswa secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian juga perlu mengembangkan strategi pengelompokan heterogen yang lebih sistematis dengan mempertimbangkan tidak hanya aspek kemampuan akademik tetapi juga gaya belajar dan kemampuan berkomunikasi siswa, serta mengevaluasi berbagai teknik pembagian peran dalam kelompok seperti sistem rotasi penanya dan penjawab untuk secara efektif mengurangi dominasi siswa berprestasi tinggi dan memastikan partisipasi aktif serta kontribusi merata dari semua anggota kelompok demi optimalisasi hasil belajar yang maksimal dan berkelanjutan.. Penerapan metode Team Quiz terbukti signifikan meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPS, yaitu dari 61% pada Siklus I menjadi 91% pada Siklus II, serta mendorong keaktifan siswa melalui kerja sama, diskusi, dan kompetisi yang sehat.Meskipun efektif, metode ini masih menghadapi tantangan berupa dominasi siswa berprestasi tinggi dalam diskusi kelompok yang perlu diatasi dengan distribusi tugas yang adil agar seluruh siswa terlibat aktif.Mengingat keterbatasan penelitian pada dua siklus dan materi Pemerintahan Orde Baru saja, disarankan agar metode ini diujicobakan pada materi lain dan dilakukan penelitian jangka panjang untuk memahami dampak berkelanjutannya Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) melalui penerapan metode Team Quiz (TQ) pada materi Pemerintahan Orde Baru. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, tes hasil belajar, dan refleksi terhadap proses pembelajaran. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan Team Quiz memberikan dampak positif terhadap partisipasi dan pemahaman siswa. Pada Siklus I, tingkat ketuntasan belajar siswa mencapai 61% dengan nilai rata-rata 74, sementara pada Siklus II meningkat menjadi 91% dengan nilai rata-rata 85. Peningkatan ini disebabkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/b/hasil-positif-formalin-team-quiz-optimalisasi-pena-thumb-7abca.webp" title="JURIS - Optimizing Student Engagement in Social Studies Through the Team Quiz Approach" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/hasil-positif-formalin-team-quiz-optimalisasi-pena-thumb-7abca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/hasil-positif-formalin-team-quiz-optimalisasi-pena-thumb-7abca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/hasil-positif-formalin-team-quiz-optimalisasi-pena-thumb-7abca.webp 1x" title="JURIS - Optimizing Student Engagement in Social Studies Through the Team Quiz Approach" alt="JURIS - Optimizing Student Engagement in Social Studies Through the Team Quiz Approach" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/hasil-positif-formalin-team-quiz-optimalisasi-pena-thumb-d0761.webp" title="JURIS - Optimizing Student Engagement in Social Studies Through the Team Quiz Approach" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/hasil-positif-formalin-team-quiz-optimalisasi-pena-thumb-d0761.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/hasil-positif-formalin-team-quiz-optimalisasi-pena-thumb-d0761.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/hasil-positif-formalin-team-quiz-optimalisasi-pena-thumb-d0761.webp 1x" title="JURIS - Optimizing Student Engagement in Social Studies Through the Team Quiz Approach" alt="JURIS - Optimizing Student Engagement in Social Studies Through the Team Quiz Approach" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/hasil-positif-formalin-team-quiz-optimalisasi-pena-thumb-de9e8.webp" title="JURIS - Optimizing Student Engagement in Social Studies Through the Team Quiz Approach" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/hasil-positif-formalin-team-quiz-optimalisasi-pena-thumb-de9e8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/hasil-positif-formalin-team-quiz-optimalisasi-pena-thumb-de9e8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/hasil-positif-formalin-team-quiz-optimalisasi-pena-thumb-de9e8.webp 1x" title="JURIS - Optimizing Student Engagement in Social Studies Through the Team Quiz Approach" alt="JURIS - Optimizing Student Engagement in Social Studies Through the Team Quiz Approach" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48694-hasil-positif-formalin-team-quiz-optimalisasi-hasi" title="JURIS - Optimizing Student Engagement in Social Studies Through the Team Quiz Approach" target="_blank">Optimizing Student Engagement in Social Studies Through the Team Quiz Approach</a>: Penelitian lanjutan dapat menguji efektivitas metode Team Quiz pada berbagai materi IPS yang lebih kompleks dan abstrak seperti sistem ekonomi global, politik internasional, atau sejarah kontemporer untuk melihat apakah hasil positif yang sama dapat diperoleh di luar konteks materi Pemerintahan Orde Baru yang bersifat deskriptif dan kronologis. Selain itu, perlu dilakukan studi longitudinal selama satu semester penuh atau bahkan satu tahun ajaran guna memahami secara mendalam dampak jangka panjang penggunaan Team Quiz terhadap retensi pengetahuan historis, perkembangan keterampilan kolaborasi, dan pembentukan sikap kewarganegaraan siswa secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian juga perlu mengembangkan strategi pengelompokan heterogen yang lebih sistematis dengan mempertimbangkan tidak hanya aspek kemampuan akademik tetapi juga gaya belajar dan kemampuan berkomunikasi siswa, serta mengevaluasi berbagai teknik pembagian peran dalam kelompok seperti sistem rotasi penanya dan penjawab untuk secara efektif mengurangi dominasi siswa berprestasi tinggi dan memastikan partisipasi aktif serta kontribusi merata dari semua anggota kelompok demi optimalisasi hasil belajar yang maksimal dan berkelanjutan..
<br>Penerapan metode Team Quiz terbukti signifikan meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPS, yaitu dari 61% pada Siklus I menjadi 91% pada Siklus II, serta mendorong keaktifan siswa melalui kerja sama, diskusi, dan kompetisi yang sehat.Meskipun efektif, metode ini masih menghadapi tantangan berupa dominasi siswa berprestasi tinggi dalam diskusi kelompok yang perlu diatasi dengan distribusi tugas yang adil agar seluruh siswa terlibat aktif.Mengingat keterbatasan penelitian pada dua siklus dan materi Pemerintahan Orde Baru saja, disarankan agar metode ini diujicobakan pada materi lain dan dilakukan penelitian jangka panjang untuk memahami dampak berkelanjutannya
<br>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) melalui penerapan metode Team Quiz (TQ) pada materi Pemerintahan Orde Baru. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, tes hasil belajar, dan refleksi terhadap proses pembelajaran. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan Team Quiz memberikan dampak positif terhadap partisipasi dan pemahaman siswa. Pada Siklus I, tingkat ketuntasan belajar siswa mencapai 61% dengan nilai rata-rata 74, sementara pada Siklus II meningkat menjadi 91% dengan nilai rata-rata 85. Peningkatan ini disebabkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/b/hasil-positif-formalin-team-quiz-optimalisasi-pena-thumb-7abca.webp" type="image/webp" length="104248" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/hasil-positif-formalin-team-quiz-optimalisasi-pena-thumb-7abca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/hasil-positif-formalin-team-quiz-optimalisasi-pena-thumb-d0761.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/hasil-positif-formalin-team-quiz-optimalisasi-pena-thumb-de9e8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1599-skillerindonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8158-ije-interdisciplinary-journal-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Principals Leadership Role in Improving the Quality of Education ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Principals Leadership Role in Improving the Quality of Education ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Principals Leadership Role in Improving the Quality of Education ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48702-faktor-pendukung-penghambat-kemampuan-guru</link>
	<guid isPermaLink="false">9bf8ea2d81905f933c925c5ce935c0d6</guid>
	<pubDate>Mon, 25 May 2026 05:19:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ahmad dahlan ]]></category>
	<category><![CDATA[ sulhan hadi ]]></category>
	<category><![CDATA[ jaelani al ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,al,dahlan,hadi,jaelani,sulhan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana program pelatihan digital untuk guru mempengaruhi kompetensi mengajar dan hasil belajar siswa di sekolah dasar dengan tingkat turnover guru yang tinggi, sehingga dapat memberikan rekomendasi kebijakan pelatihan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Principal's Leadership Role in Improving the Quality of Education: Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana program pelatihan digital untuk guru mempengaruhi kompetensi mengajar dan hasil belajar siswa di sekolah dasar dengan tingkat turnover guru yang tinggi, sehingga dapat memberikan rekomendasi kebijakan pelatihan yang efektif. Selain itu, sebuah studi komparatif antara sekolah yang menerapkan sistem keuangan manual dengan sekolah yang menggunakan sistem keuangan digital dapat mengungkap dampak otomatisasi keuangan terhadap efisiensi operasional dan peningkatan kualitas pendidikan. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran partisipasi komunitas sekolah dalam mengurangi konflik sistem dengan kantor pendidikan, dengan fokus pada model kolaborasi yang melibatkan orang tua, dinas pendidikan, dan lembaga swadaya masyarakat untuk memperkuat jaringan hubungan dan mendukung inovasi sekolah.. Kepala sekolah berperan sebagai manajer dengan melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi serta sebagai pemimpin yang memonitor, memediasi, mendisiplinkan, memotivasi, menjalin kerja sama luar, membimbing siswa, mengembangkan kemampuan guru, membuat keputusan, dan berinovasi.Faktor pendukung dalam meningkatkan mutu pendidikan meliputi jaringan hubungan yang luas, kebebasan pilihan siswa, dan fasilitasi guru, sementara faktor penghambat utama adalah konflik sistem dengan kantor, turnover guru yang tinggi, kurangnya kesadaran komunitas sekolah, kesulitan implementasi pembelajaran digital, koordinasi tim yang tidak konsisten, perhitungan keuangan manual, dan keterbatasan biaya.Solusi yang diusulkan meliputi penyesuaian visi-misi sekolah terhadap kebijakan kantor, pemberian insentif untuk mengurangi turnover, peningkatan kesadaran melalui motivasi, pelatihan digital bagi guru, penggunaan sistem pelaporan keuangan terintegrasi, dan penjadwalan ulang program bila biaya terbatas Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kepemimpinan kepala sekolah: 1) sebagai manajer dalam meningkatkan mutu pendidikan; 2) sebagai pemimpin dalam meningkatkan mutu pendidikan; 3) faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan mutu pendidikan serta solusi terhadap faktor penghambat yang dihadapi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 3 Masbagik Utara dengan subjek kepala sekolah dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kepala sekolah sebagai manajer mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi; sebagai pemimpin mencakup monitoring, mediasi, disiplin, motivasi, inovasi, serta penjembatan hubungan dengan pihak eksternal. Faktor pendukung meliputi banyaknya hubungan, kebebasan pilihan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/f/faktor-pendukung-penghambat-kemampuan-guru-pemasar-thumb-f9581.webp" title="JURIS - The Principal&#039;s Leadership Role in Improving the Quality of Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/faktor-pendukung-penghambat-kemampuan-guru-pemasar-thumb-f9581.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/faktor-pendukung-penghambat-kemampuan-guru-pemasar-thumb-f9581.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/faktor-pendukung-penghambat-kemampuan-guru-pemasar-thumb-f9581.webp 1x" title="JURIS - The Principal&#039;s Leadership Role in Improving the Quality of Education" alt="JURIS - The Principal&#039;s Leadership Role in Improving the Quality of Education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/faktor-pendukung-penghambat-kemampuan-guru-pemasar-thumb-21984.webp" title="JURIS - The Principal&#039;s Leadership Role in Improving the Quality of Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/faktor-pendukung-penghambat-kemampuan-guru-pemasar-thumb-21984.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/faktor-pendukung-penghambat-kemampuan-guru-pemasar-thumb-21984.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/faktor-pendukung-penghambat-kemampuan-guru-pemasar-thumb-21984.webp 1x" title="JURIS - The Principal&#039;s Leadership Role in Improving the Quality of Education" alt="JURIS - The Principal&#039;s Leadership Role in Improving the Quality of Education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/faktor-pendukung-penghambat-kemampuan-guru-pemasar-thumb-84e28.webp" title="JURIS - The Principal&#039;s Leadership Role in Improving the Quality of Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/faktor-pendukung-penghambat-kemampuan-guru-pemasar-thumb-84e28.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/faktor-pendukung-penghambat-kemampuan-guru-pemasar-thumb-84e28.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/faktor-pendukung-penghambat-kemampuan-guru-pemasar-thumb-84e28.webp 1x" title="JURIS - The Principal&#039;s Leadership Role in Improving the Quality of Education" alt="JURIS - The Principal&#039;s Leadership Role in Improving the Quality of Education" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48702-faktor-pendukung-penghambat-kemampuan-guru" title="JURIS - The Principal&#039;s Leadership Role in Improving the Quality of Education" target="_blank">The Principal's Leadership Role in Improving the Quality of Education</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana program pelatihan digital untuk guru mempengaruhi kompetensi mengajar dan hasil belajar siswa di sekolah dasar dengan tingkat turnover guru yang tinggi, sehingga dapat memberikan rekomendasi kebijakan pelatihan yang efektif. Selain itu, sebuah studi komparatif antara sekolah yang menerapkan sistem keuangan manual dengan sekolah yang menggunakan sistem keuangan digital dapat mengungkap dampak otomatisasi keuangan terhadap efisiensi operasional dan peningkatan kualitas pendidikan. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran partisipasi komunitas sekolah dalam mengurangi konflik sistem dengan kantor pendidikan, dengan fokus pada model kolaborasi yang melibatkan orang tua, dinas pendidikan, dan lembaga swadaya masyarakat untuk memperkuat jaringan hubungan dan mendukung inovasi sekolah..
<br>Kepala sekolah berperan sebagai manajer dengan melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi serta sebagai pemimpin yang memonitor, memediasi, mendisiplinkan, memotivasi, menjalin kerja sama luar, membimbing siswa, mengembangkan kemampuan guru, membuat keputusan, dan berinovasi.Faktor pendukung dalam meningkatkan mutu pendidikan meliputi jaringan hubungan yang luas, kebebasan pilihan siswa, dan fasilitasi guru, sementara faktor penghambat utama adalah konflik sistem dengan kantor, turnover guru yang tinggi, kurangnya kesadaran komunitas sekolah, kesulitan implementasi pembelajaran digital, koordinasi tim yang tidak konsisten, perhitungan keuangan manual, dan keterbatasan biaya.Solusi yang diusulkan meliputi penyesuaian visi-misi sekolah terhadap kebijakan kantor, pemberian insentif untuk mengurangi turnover, peningkatan kesadaran melalui motivasi, pelatihan digital bagi guru, penggunaan sistem pelaporan keuangan terintegrasi, dan penjadwalan ulang program bila biaya terbatas
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kepemimpinan kepala sekolah: 1) sebagai manajer dalam meningkatkan mutu pendidikan; 2) sebagai pemimpin dalam meningkatkan mutu pendidikan; 3) faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan mutu pendidikan serta solusi terhadap faktor penghambat yang dihadapi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 3 Masbagik Utara dengan subjek kepala sekolah dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kepala sekolah sebagai manajer mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi; sebagai pemimpin mencakup monitoring, mediasi, disiplin, motivasi, inovasi, serta penjembatan hubungan dengan pihak eksternal. Faktor pendukung meliputi banyaknya hubungan, kebebasan pilihan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/f/faktor-pendukung-penghambat-kemampuan-guru-pemasar-thumb-21984.webp" type="image/webp" length="268140" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/faktor-pendukung-penghambat-kemampuan-guru-pemasar-thumb-f9581.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/faktor-pendukung-penghambat-kemampuan-guru-pemasar-thumb-21984.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/faktor-pendukung-penghambat-kemampuan-guru-pemasar-thumb-84e28.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1599-skillerindonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8158-ije-interdisciplinary-journal-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penyuluhan Deteksi Dini dan Penanganan Awal Kegawatdaruratan Pada Anggota Baru Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Thailand Permitha Simpul Khon Kaen University KKU ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penyuluhan Deteksi Dini dan Penanganan Awal Kegawatdaruratan Pada Anggota Baru Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Thailand Permitha Simpul Khon Kaen University KKU ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penyuluhan Deteksi Dini dan Penanganan Awal Kegawatdaruratan Pada Anggota Baru Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Thailand Permitha Simpul Khon Kaen University KKU ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48711-individu-mahasiswa-penyuluhan-kegawatdaruratan-mah</link>
	<guid isPermaLink="false">c8782ca5f8db94ef5df581d9b04cec02</guid>
	<pubDate>Mon, 25 May 2026 05:18:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Mengingat bahwa peningkatan pengetahuan tidak selalu terwujud dalam penerapan urutan DRSABC, penelitian lanjutan dapat meneliti apakah penggunaan media interaktif (misalnya aplikasi mobile atau simulasi virtual) dapat mempercepat internalisasi urutan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penyuluhan Deteksi Dini dan Penanganan Awal Kegawatdaruratan Pada Anggota Baru Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Thailand (Permitha) Simpul Khon Kaen University (KKU): Mengingat bahwa peningkatan pengetahuan tidak selalu terwujud dalam penerapan urutan DRSABC, penelitian lanjutan dapat meneliti apakah penggunaan media interaktif (misalnya aplikasi mobile atau simulasi virtual) dapat mempercepat internalisasi urutan tersebut pada mahasiswa. Selanjutnya, perbandingan efektivitas antara pelatihan satu kali dengan pelatihan berulang dapat diukur melalui studi longitudinal untuk menentukan interval optimal penyuluhan. Akhirnya, studi kualitatif mendalam tentang hambatan dan motivator individu mahasiswa dalam menerapkan langkah-langkah kegawatdaruratan dapat membantu merancang strategi penyuluhan yang lebih kontekstual dan berkelanjutan.. Kegiatan pengabdian masyarakat deteksi dini dan penanganan awal kegawatdaruratan mampu meningkatkan pengetahuan peserta tetapi belum mencapai urutan yang benar.Oleh karena kegiatan pengabdian ini dilakukan lagi dengan frekuensi yang lebih sering, bukan hanya satu kali Kegawatdaruratan pada mahasiswa Indonesia yang studi lanjut di Khon Kaen University (KKU) sudah terjadi dua kali sejak tahun ajaran baru 2024/2025. Oleh karena itu, kegiatan penyuluhan deteksi dini dan penanganan awal kegawatdaruratan terhadap mahasiswa baru anggota Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Thailand (Permitha) simpul KKU perlu dilakukan. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan mahasiswa baru anggota Permitha simpul KKU tentang deteksi dini dan penanganan awal kegawatdaruratan. Metode kegiatan ini adalah penyuluhan dan evaluasinya menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/d/individu-mahasiswa-penyuluhan-kegawatdaruratan-mot-thumb-7ed2c.webp" title="JURIS - Penyuluhan Deteksi Dini dan Penanganan Awal Kegawatdaruratan Pada Anggota Baru Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Thailand (Permitha) Simpul Khon Kaen University (KKU)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/individu-mahasiswa-penyuluhan-kegawatdaruratan-mot-thumb-7ed2c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/individu-mahasiswa-penyuluhan-kegawatdaruratan-mot-thumb-7ed2c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/individu-mahasiswa-penyuluhan-kegawatdaruratan-mot-thumb-7ed2c.webp 1x" title="JURIS - Penyuluhan Deteksi Dini dan Penanganan Awal Kegawatdaruratan Pada Anggota Baru Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Thailand (Permitha) Simpul Khon Kaen University (KKU)" alt="JURIS - Penyuluhan Deteksi Dini dan Penanganan Awal Kegawatdaruratan Pada Anggota Baru Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Thailand (Permitha) Simpul Khon Kaen University (KKU)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/individu-mahasiswa-penyuluhan-kegawatdaruratan-mot-thumb-c055a.webp" title="JURIS - Penyuluhan Deteksi Dini dan Penanganan Awal Kegawatdaruratan Pada Anggota Baru Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Thailand (Permitha) Simpul Khon Kaen University (KKU)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/individu-mahasiswa-penyuluhan-kegawatdaruratan-mot-thumb-c055a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/individu-mahasiswa-penyuluhan-kegawatdaruratan-mot-thumb-c055a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/individu-mahasiswa-penyuluhan-kegawatdaruratan-mot-thumb-c055a.webp 1x" title="JURIS - Penyuluhan Deteksi Dini dan Penanganan Awal Kegawatdaruratan Pada Anggota Baru Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Thailand (Permitha) Simpul Khon Kaen University (KKU)" alt="JURIS - Penyuluhan Deteksi Dini dan Penanganan Awal Kegawatdaruratan Pada Anggota Baru Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Thailand (Permitha) Simpul Khon Kaen University (KKU)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/individu-mahasiswa-penyuluhan-kegawatdaruratan-mot-thumb-0436a.webp" title="JURIS - Penyuluhan Deteksi Dini dan Penanganan Awal Kegawatdaruratan Pada Anggota Baru Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Thailand (Permitha) Simpul Khon Kaen University (KKU)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/individu-mahasiswa-penyuluhan-kegawatdaruratan-mot-thumb-0436a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/individu-mahasiswa-penyuluhan-kegawatdaruratan-mot-thumb-0436a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/individu-mahasiswa-penyuluhan-kegawatdaruratan-mot-thumb-0436a.webp 1x" title="JURIS - Penyuluhan Deteksi Dini dan Penanganan Awal Kegawatdaruratan Pada Anggota Baru Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Thailand (Permitha) Simpul Khon Kaen University (KKU)" alt="JURIS - Penyuluhan Deteksi Dini dan Penanganan Awal Kegawatdaruratan Pada Anggota Baru Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Thailand (Permitha) Simpul Khon Kaen University (KKU)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48711-individu-mahasiswa-penyuluhan-kegawatdaruratan-mah" title="JURIS - Penyuluhan Deteksi Dini dan Penanganan Awal Kegawatdaruratan Pada Anggota Baru Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Thailand (Permitha) Simpul Khon Kaen University (KKU)" target="_blank">Penyuluhan Deteksi Dini dan Penanganan Awal Kegawatdaruratan Pada Anggota Baru Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Thailand (Permitha) Simpul Khon Kaen University (KKU)</a>: Mengingat bahwa peningkatan pengetahuan tidak selalu terwujud dalam penerapan urutan DRSABC, penelitian lanjutan dapat meneliti apakah penggunaan media interaktif (misalnya aplikasi mobile atau simulasi virtual) dapat mempercepat internalisasi urutan tersebut pada mahasiswa. Selanjutnya, perbandingan efektivitas antara pelatihan satu kali dengan pelatihan berulang dapat diukur melalui studi longitudinal untuk menentukan interval optimal penyuluhan. Akhirnya, studi kualitatif mendalam tentang hambatan dan motivator individu mahasiswa dalam menerapkan langkah-langkah kegawatdaruratan dapat membantu merancang strategi penyuluhan yang lebih kontekstual dan berkelanjutan..
<br>Kegiatan pengabdian masyarakat deteksi dini dan penanganan awal kegawatdaruratan mampu meningkatkan pengetahuan peserta tetapi belum mencapai urutan yang benar.Oleh karena kegiatan pengabdian ini dilakukan lagi dengan frekuensi yang lebih sering, bukan hanya satu kali
<br>Kegawatdaruratan pada mahasiswa Indonesia yang studi lanjut di Khon Kaen University (KKU) sudah terjadi dua kali sejak tahun ajaran baru 2024/2025. Oleh karena itu, kegiatan penyuluhan deteksi dini dan penanganan awal kegawatdaruratan terhadap mahasiswa baru anggota Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Thailand (Permitha) simpul KKU perlu dilakukan. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan mahasiswa baru anggota Permitha simpul KKU tentang deteksi dini dan penanganan awal kegawatdaruratan. Metode kegiatan ini adalah penyuluhan dan evaluasinya menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/d/individu-mahasiswa-penyuluhan-kegawatdaruratan-mot-thumb-c055a.webp" type="image/webp" length="94592" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/individu-mahasiswa-penyuluhan-kegawatdaruratan-mot-thumb-7ed2c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/individu-mahasiswa-penyuluhan-kegawatdaruratan-mot-thumb-c055a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/individu-mahasiswa-penyuluhan-kegawatdaruratan-mot-thumb-0436a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-455-unimus.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17573-jurnal-pengabdian-masyarakat-kebidanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ A COMPARATIVE STUDY OF MAQASID SHARIAH THEORY ACCORDING TO AHMAD AL RAYSUNI AND JASSER AUDA ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A COMPARATIVE STUDY OF MAQASID SHARIAH THEORY ACCORDING TO AHMAD AL RAYSUNI AND JASSER AUDA ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A COMPARATIVE STUDY OF MAQASID SHARIAH THEORY ACCORDING TO AHMAD AL RAYSUNI AND JASSER AUDA ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48701-musik-objek-studi-efficiency-theory-maqasid-maqasi</link>
	<guid isPermaLink="false">a4c4a750ea41dc34e3c9ffbec8c4bc71</guid>
	<pubDate>Mon, 25 May 2026 05:03:36 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ khitbah jama ]]></category>
	<category><![CDATA[ armi agustar ]]></category>
	<category><![CDATA[ hasan sadili ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agustar,armi,hasan,jama,khitbah,sadili]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Kajian lebih mendalam tentang penerapan teori taqrib dan taghlib pada kemaslahatan (masalih) dan keburukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - A COMPARATIVE STUDY OF MAQASID SHARI'AH THEORY ACCORDING TO AHMAD AL-RAYSUNI AND JASSER AUDA: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Kajian lebih mendalam tentang penerapan teori taqrib dan taghlib pada kemaslahatan (masalih) dan keburukan (mafasid) dalam konteks modern, dengan mempertimbangkan tantangan dan dinamika sosial saat ini.2. Penelitian komparatif yang menyelidiki perbedaan dan kesamaan antara pendekatan sistem Jasser Auda terhadap hukum Islam dengan pendekatan tradisional dalam ushul al-fiqh, serta implikasinya terhadap praktik hukum Islam kontemporer.3. Analisis kritis tentang peran maqasid al-syari'ah dalam pembaharuan keagamaan kaum muslimin, dengan fokus pada bagaimana maqasid dapat menjadi landasan bersama bagi dialog antar-agama dan rekonsiliasi antar aliran dalam Islam.. Dari kajian perbandingan teori maqasid al-Raysuni dan Auda ini, penulis menyimpulkan beberapa hal.pertama baik al-Raysuni maupun Auda sama-sama mendasarkan pemikirannya dengan sumber-sumber klasik hukum Islam mengenai maqasid al-syariAoah.Kedua, al-Raysuni berpegang dengan kajian maqasid klasik dan mengkontekstualisasikannya ke alam modern dengan teori fikr maqasidi dan taqrib-taghlibnya, sedangkan Auda merekonstruksi maqasid sebagai pendekatan Auushul al-fiqh baruAy terhadap hukum Islam, dan menemukan enam fitur sistem.kognisi, keutuhan, keterbukaan dan pembaruan diri, hubungan hirarki yang saling mempengaruhi, multi-dimensi, dan selalu mengacu pada tujuan utama.Ketiga, bila kita memetakan kecenderungan pemikiran mereka dalam maqasid al-syariAoah, maka al-Raysuni lebih dekat kepada Neo-Traditionalisme, sedangkan Auda lebih dekat kepada post-postmodernisme Ahmad al-Raysuni dan Jasser Auda adalah dua intelektual Muslim kontemporer yang fokus mengeksplorasi tema maqasid al-shari'ah. Meskipun mereka mengejar tema maqasid, keduanya mewakili sekolah pemikiran yang berbeda. Al-Raysuni mewakili sekolah pemikiran maqasid tradisional yang diperkenalkan dan dikembangkan oleh cendekiawan sebelumnya. Sedangkan Auda mewakili sekolah maqasid modern yang membawa semangat zaman kontemporer yang sangat berbeda dengan pandangan tradisional. Secara akademis, perbedaan ini menunjukkan adanya perbedaan metode dalam memahami dan menerapkan teori maqasid al-shari'ah. Oleh karena itu, peneliti merasa tertarik untuk mengeksplorasi perbedaan antara metode... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/e/musik-objek-studi-efficiency-theory-maqasid-al-sha-thumb-a38ac.webp" title="JURIS - A COMPARATIVE STUDY OF MAQASID SHARI&#039;AH THEORY ACCORDING TO AHMAD AL-RAYSUNI AND JASSER AUDA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/musik-objek-studi-efficiency-theory-maqasid-al-sha-thumb-a38ac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/musik-objek-studi-efficiency-theory-maqasid-al-sha-thumb-a38ac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/musik-objek-studi-efficiency-theory-maqasid-al-sha-thumb-a38ac.webp 1x" title="JURIS - A COMPARATIVE STUDY OF MAQASID SHARI&#039;AH THEORY ACCORDING TO AHMAD AL-RAYSUNI AND JASSER AUDA" alt="JURIS - A COMPARATIVE STUDY OF MAQASID SHARI&#039;AH THEORY ACCORDING TO AHMAD AL-RAYSUNI AND JASSER AUDA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/musik-objek-studi-efficiency-theory-maqasid-al-sha-thumb-e1534.webp" title="JURIS - A COMPARATIVE STUDY OF MAQASID SHARI&#039;AH THEORY ACCORDING TO AHMAD AL-RAYSUNI AND JASSER AUDA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/musik-objek-studi-efficiency-theory-maqasid-al-sha-thumb-e1534.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/musik-objek-studi-efficiency-theory-maqasid-al-sha-thumb-e1534.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/musik-objek-studi-efficiency-theory-maqasid-al-sha-thumb-e1534.webp 1x" title="JURIS - A COMPARATIVE STUDY OF MAQASID SHARI&#039;AH THEORY ACCORDING TO AHMAD AL-RAYSUNI AND JASSER AUDA" alt="JURIS - A COMPARATIVE STUDY OF MAQASID SHARI&#039;AH THEORY ACCORDING TO AHMAD AL-RAYSUNI AND JASSER AUDA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/musik-objek-studi-efficiency-theory-maqasid-al-sha-thumb-fce49.webp" title="JURIS - A COMPARATIVE STUDY OF MAQASID SHARI&#039;AH THEORY ACCORDING TO AHMAD AL-RAYSUNI AND JASSER AUDA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/musik-objek-studi-efficiency-theory-maqasid-al-sha-thumb-fce49.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/musik-objek-studi-efficiency-theory-maqasid-al-sha-thumb-fce49.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/musik-objek-studi-efficiency-theory-maqasid-al-sha-thumb-fce49.webp 1x" title="JURIS - A COMPARATIVE STUDY OF MAQASID SHARI&#039;AH THEORY ACCORDING TO AHMAD AL-RAYSUNI AND JASSER AUDA" alt="JURIS - A COMPARATIVE STUDY OF MAQASID SHARI&#039;AH THEORY ACCORDING TO AHMAD AL-RAYSUNI AND JASSER AUDA" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48701-musik-objek-studi-efficiency-theory-maqasid-maqasi" title="JURIS - A COMPARATIVE STUDY OF MAQASID SHARI&#039;AH THEORY ACCORDING TO AHMAD AL-RAYSUNI AND JASSER AUDA" target="_blank">A COMPARATIVE STUDY OF MAQASID SHARI'AH THEORY ACCORDING TO AHMAD AL-RAYSUNI AND JASSER AUDA</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Kajian lebih mendalam tentang penerapan teori taqrib dan taghlib pada kemaslahatan (masalih) dan keburukan (mafasid) dalam konteks modern, dengan mempertimbangkan tantangan dan dinamika sosial saat ini.2. Penelitian komparatif yang menyelidiki perbedaan dan kesamaan antara pendekatan sistem Jasser Auda terhadap hukum Islam dengan pendekatan tradisional dalam ushul al-fiqh, serta implikasinya terhadap praktik hukum Islam kontemporer.3. Analisis kritis tentang peran maqasid al-syari'ah dalam pembaharuan keagamaan kaum muslimin, dengan fokus pada bagaimana maqasid dapat menjadi landasan bersama bagi dialog antar-agama dan rekonsiliasi antar aliran dalam Islam..
<br>Dari kajian perbandingan teori maqasid al-Raysuni dan Auda ini, penulis menyimpulkan beberapa hal.pertama baik al-Raysuni maupun Auda sama-sama mendasarkan pemikirannya dengan sumber-sumber klasik hukum Islam mengenai maqasid al-syariAoah.Kedua, al-Raysuni berpegang dengan kajian maqasid klasik dan mengkontekstualisasikannya ke alam modern dengan teori fikr maqasidi dan taqrib-taghlibnya, sedangkan Auda merekonstruksi maqasid sebagai pendekatan Auushul al-fiqh baruAy terhadap hukum Islam, dan menemukan enam fitur sistem.kognisi, keutuhan, keterbukaan dan pembaruan diri, hubungan hirarki yang saling mempengaruhi, multi-dimensi, dan selalu mengacu pada tujuan utama.Ketiga, bila kita memetakan kecenderungan pemikiran mereka dalam maqasid al-syariAoah, maka al-Raysuni lebih dekat kepada Neo-Traditionalisme, sedangkan Auda lebih dekat kepada post-postmodernisme
<br>Ahmad al-Raysuni dan Jasser Auda adalah dua intelektual Muslim kontemporer yang fokus mengeksplorasi tema maqasid al-shari'ah. Meskipun mereka mengejar tema maqasid, keduanya mewakili sekolah pemikiran yang berbeda. Al-Raysuni mewakili sekolah pemikiran maqasid tradisional yang diperkenalkan dan dikembangkan oleh cendekiawan sebelumnya. Sedangkan Auda mewakili sekolah maqasid modern yang membawa semangat zaman kontemporer yang sangat berbeda dengan pandangan tradisional. Secara akademis, perbedaan ini menunjukkan adanya perbedaan metode dalam memahami dan menerapkan teori maqasid al-shari'ah. Oleh karena itu, peneliti merasa tertarik untuk mengeksplorasi perbedaan antara metode...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/e/musik-objek-studi-efficiency-theory-maqasid-al-sha-thumb-a38ac.webp" type="image/webp" length="72150" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/musik-objek-studi-efficiency-theory-maqasid-al-sha-thumb-a38ac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/musik-objek-studi-efficiency-theory-maqasid-al-sha-thumb-e1534.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/musik-objek-studi-efficiency-theory-maqasid-al-sha-thumb-fce49.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-270-unisma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10211-jurnal-ilmiah-ahwal-syakhshiyyah-jas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Khitbah Santri Jamaah Tabligh Di Pondok Pesantren Al Fatah Temboro Kabupaten Magetan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Khitbah Santri Jamaah Tabligh Di Pondok Pesantren Al Fatah Temboro Kabupaten Magetan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Khitbah Santri Jamaah Tabligh Di Pondok Pesantren Al Fatah Temboro Kabupaten Magetan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48707-santri-pesantren-alumni-khitbah</link>
	<guid isPermaLink="false">6d0d7f62ec4d544e5b578082bb38bfb5</guid>
	<pubDate>Mon, 25 May 2026 04:52:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ khitbah jama ]]></category>
	<category><![CDATA[ armi agustar ]]></category>
	<category><![CDATA[ hasan sadili ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agustar,armi,hasan,jama,khitbah,sadili]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Bagaimana mekanisme komunikasi antara santri dan pihak keluarga dapat meminimalisir pembatalan khitbah setelah proses nadzor selesai? Apakah terdapat perbedaan tingkat keberhasilan khitbah antara santri yang mengikuti pelatihan khusus mengenai nilai dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Khitbah Santri Jama'ah Tabligh Di Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro Kabupaten Magetan: Bagaimana mekanisme komunikasi antara santri dan pihak keluarga dapat meminimalisir pembatalan khitbah setelah proses nadzor selesai? Apakah terdapat perbedaan tingkat keberhasilan khitbah antara santri yang mengikuti pelatihan khusus mengenai nilai dan prinsip taaraf al-ta'ah? Bagaimana pengaruh faktor sosial ekonomi terhadap keputusan pembatalan khitbah di kalangan santri pesantren, dan apakah program edukasi tambahan dapat meningkatkan kepatuhan terhadap nilai-nilai syariah dalam proses pengkhitbahan?. Khitbah yang dilakukan oleh santri JamaAoah Tabligh Pondok Pesantren AlAcFatah Temboro dilaksanakan menyerupai syariAoat Islam, dengan proses permintaan, nadzor, dan perantara.Meski prosedur umumnya berjalan lancar, terdapat pembatalan khitbah disebabkan faktor ketidakcocokan fisik, tidak sekufu, dan keputusan orang tua.Akibatnya, khitbah di pesantren ini kompleks dan membutuhkan perhatian ekstra terhadap kondisi sosial dan hukum Penelitian ini bertitik tolak dari kerangka berfikir bahwa sebelum suatu pernikahan itu dilaksanakan ajaran Islam telah memberikan tuntunan kepada umatnya untuk melaksanakan adanya khitbah agar nantinya bisa mendapatkan pasangan yang sesuai. Khitbah juga dilakukan oleh santri jamaAoah tabligh Pondok Al-Fatah Temboro yang khitbahnya terkonsep seperti dalam syariAoat maupun hukum Islam, serta terdapat pembatalan khitbah yang menjadi problematika dalam pelaksanaan khitbah meskipun khitbah sudah dinyatakan diterima oleh kedua belah pihak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui khitbah santri di Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro baik dari praktik... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/3/santri-pesantren-alumni-khitbah-tabligh-pondok-jam-thumb-6de3f.webp" title="JURIS - Khitbah Santri Jama&#039;ah Tabligh Di Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro Kabupaten Magetan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/santri-pesantren-alumni-khitbah-tabligh-pondok-jam-thumb-6de3f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/santri-pesantren-alumni-khitbah-tabligh-pondok-jam-thumb-6de3f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/santri-pesantren-alumni-khitbah-tabligh-pondok-jam-thumb-6de3f.webp 1x" title="JURIS - Khitbah Santri Jama&#039;ah Tabligh Di Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro Kabupaten Magetan" alt="JURIS - Khitbah Santri Jama&#039;ah Tabligh Di Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro Kabupaten Magetan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/santri-pesantren-alumni-khitbah-tabligh-pondok-jam-thumb-98e2f.webp" title="JURIS - Khitbah Santri Jama&#039;ah Tabligh Di Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro Kabupaten Magetan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/santri-pesantren-alumni-khitbah-tabligh-pondok-jam-thumb-98e2f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/santri-pesantren-alumni-khitbah-tabligh-pondok-jam-thumb-98e2f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/santri-pesantren-alumni-khitbah-tabligh-pondok-jam-thumb-98e2f.webp 1x" title="JURIS - Khitbah Santri Jama&#039;ah Tabligh Di Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro Kabupaten Magetan" alt="JURIS - Khitbah Santri Jama&#039;ah Tabligh Di Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro Kabupaten Magetan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/santri-pesantren-alumni-khitbah-tabligh-pondok-jam-thumb-a30aa.webp" title="JURIS - Khitbah Santri Jama&#039;ah Tabligh Di Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro Kabupaten Magetan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/santri-pesantren-alumni-khitbah-tabligh-pondok-jam-thumb-a30aa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/santri-pesantren-alumni-khitbah-tabligh-pondok-jam-thumb-a30aa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/santri-pesantren-alumni-khitbah-tabligh-pondok-jam-thumb-a30aa.webp 1x" title="JURIS - Khitbah Santri Jama&#039;ah Tabligh Di Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro Kabupaten Magetan" alt="JURIS - Khitbah Santri Jama&#039;ah Tabligh Di Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro Kabupaten Magetan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48707-santri-pesantren-alumni-khitbah" title="JURIS - Khitbah Santri Jama&#039;ah Tabligh Di Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro Kabupaten Magetan" target="_blank">Khitbah Santri Jama'ah Tabligh Di Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro Kabupaten Magetan</a>: Bagaimana mekanisme komunikasi antara santri dan pihak keluarga dapat meminimalisir pembatalan khitbah setelah proses nadzor selesai? Apakah terdapat perbedaan tingkat keberhasilan khitbah antara santri yang mengikuti pelatihan khusus mengenai nilai dan prinsip taaraf al-ta'ah? Bagaimana pengaruh faktor sosial ekonomi terhadap keputusan pembatalan khitbah di kalangan santri pesantren, dan apakah program edukasi tambahan dapat meningkatkan kepatuhan terhadap nilai-nilai syariah dalam proses pengkhitbahan?.
<br>Khitbah yang dilakukan oleh santri JamaAoah Tabligh Pondok Pesantren AlAcFatah Temboro dilaksanakan menyerupai syariAoat Islam, dengan proses permintaan, nadzor, dan perantara.Meski prosedur umumnya berjalan lancar, terdapat pembatalan khitbah disebabkan faktor ketidakcocokan fisik, tidak sekufu, dan keputusan orang tua.Akibatnya, khitbah di pesantren ini kompleks dan membutuhkan perhatian ekstra terhadap kondisi sosial dan hukum
<br>Penelitian ini bertitik tolak dari kerangka berfikir bahwa sebelum suatu pernikahan itu dilaksanakan ajaran Islam telah memberikan tuntunan kepada umatnya untuk melaksanakan adanya khitbah agar nantinya bisa mendapatkan pasangan yang sesuai. Khitbah juga dilakukan oleh santri jamaAoah tabligh Pondok Al-Fatah Temboro yang khitbahnya terkonsep seperti dalam syariAoat maupun hukum Islam, serta terdapat pembatalan khitbah yang menjadi problematika dalam pelaksanaan khitbah meskipun khitbah sudah dinyatakan diterima oleh kedua belah pihak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui khitbah santri di Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro baik dari praktik...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/3/santri-pesantren-alumni-khitbah-tabligh-pondok-jam-thumb-a30aa.webp" type="image/webp" length="78840" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/santri-pesantren-alumni-khitbah-tabligh-pondok-jam-thumb-6de3f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/santri-pesantren-alumni-khitbah-tabligh-pondok-jam-thumb-98e2f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/santri-pesantren-alumni-khitbah-tabligh-pondok-jam-thumb-a30aa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-270-unisma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10211-jurnal-ilmiah-ahwal-syakhshiyyah-jas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pertanggungjawaban Tindak Pidana Turut Serta Sebagai Mata Pencaharian Mempermudah Dilakukannya Perbuatan Melanggar Kesusilaan Oleh Orang Lain Dengan Orang Ketiga ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pertanggungjawaban Tindak Pidana Turut Serta Sebagai Mata Pencaharian Mempermudah Dilakukannya Perbuatan Melanggar Kesusilaan Oleh Orang Lain Dengan Orang Ketiga ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pertanggungjawaban Tindak Pidana Turut Serta Sebagai Mata Pencaharian Mempermudah Dilakukannya Perbuatan Melanggar Kesusilaan Oleh Orang Lain Dengan Orang Ketiga ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48700-prostitusi-daring-faktor-ekonomi-praktik-prostitus</link>
	<guid isPermaLink="false">dcf670dc1a795a4cc228d0017e7dd4c1</guid>
	<pubDate>Mon, 25 May 2026 04:50:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ khitbah jama ]]></category>
	<category><![CDATA[ armi agustar ]]></category>
	<category><![CDATA[ hasan sadili ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agustar,armi,hasan,jama,khitbah,sadili]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu penelitian tentang bagaimana faktor ekonomi dan kesenjangan sosial memicu individu menjadi mucikari di daerah tertentu, dengan fokus pada pola hidup, akses pendidikan, dan tingkat pengangguran di lingkungan mereka, untuk memahami akar penyebab ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pertanggungjawaban Tindak Pidana Turut Serta Sebagai Mata Pencaharian Mempermudah Dilakukannya Perbuatan Melanggar Kesusilaan Oleh Orang Lain Dengan Orang Ketiga: Pertama, perlu penelitian tentang bagaimana faktor ekonomi dan kesenjangan sosial memicu individu menjadi mucikari di daerah tertentu, dengan fokus pada pola hidup, akses pendidikan, dan tingkat pengangguran di lingkungan mereka, untuk memahami akar penyebab struktural dari keterlibatan dalam jaringan prostitusi. Kedua, penting untuk meneliti efektivitas hukum pidana konvensional dalam menangani prostitusi daring, termasuk analisis putusan pengadilan yang melibatkan mucikari online dan apakah Pasal 296 KUHP mampu menjangkau peran perantara digital seperti admin grup media sosial atau pemilik platform. Ketiga, perlu dikaji bagaimana kesadaran hukum masyarakat di tingkat lokal memengaruhi toleransi terhadap prostitusi, melalui studi lapangan di komunitas yang pernah melaporkan aktivitas prostitusi, untuk mengidentifikasi bentuk edukasi hukum yang paling efektif dalam mencegah keterlibatan warga secara langsung atau tidak langsung. Temuan dari ketiga penelitian ini dapat membantu merancang intervensi hukum dan sosial yang lebih tepat sasaran, serta mereformasi pendekatan penegakan hukum agar tidak hanya reaktif tetapi juga preventif terhadap kejahatan kesusilaan di era digital.. Faktor penyebab pelaku melakukan tindak pidana turut serta sebagai mata pencaharian mempermudah dilakukannya perbuatan melanggar kesusilaan oleh orang lain dengan orang ketiga meliputi faktor ekonomi, kemalasan, pendidikan, dan yuridis seperti kurangnya aturan tegas serta lemahnya sanksi.Pertanggungjawaban pelaku dalam kasus ini berupa pidana penjara masing-masing selama delapan bulan, dengan masa penahanan dikurangi dari pidana dan tetap ditahan selama proses, serta dibebani biaya perkara.Diperlukan penyempurnaan aturan di KUHP dan penegakan hukum yang lebih tegas agar bisa menekan praktik prostitusi secara efektif Prostitusi tersebar luas di Indonesia seperti bentuk kejahatan moral lainnya, tidak terkecuali di dunia maya. Kejahatan internet terkait prostitusi meningkat seiring kemajuan teknologi (online) yang pesat. Dalam kasus mucikari terkait prostitusi, perbuatan melawan hukum membiarkan orang lain melakukan perbuatan melanggar kesusilaan oleh orang ketiga dapat dilihat dalam Putusan Pengadilan Negeri Kota Agung Nomor: 144/Pid.B/2022/PN.Kot. Penelitian yuridis normatif ini dilakukan dengan pengklasifikasian berbagai bahan hukum terkait, kemudian bahan hukum dideskripsikan dan dievaluasi secara kualitatif; disusun secara sistematis untuk memberikan gambaran dan menarik kesimpulan tertentu sebagai pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/4/prostitusi-daring-faktor-ekonomi-praktik-tppo-sosi-thumb-aba39.webp" title="JURIS - Pertanggungjawaban Tindak Pidana Turut Serta Sebagai Mata Pencaharian Mempermudah Dilakukannya Perbuatan Melanggar Kesusilaan Oleh Orang Lain Dengan Orang Ketiga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/prostitusi-daring-faktor-ekonomi-praktik-tppo-sosi-thumb-aba39.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/prostitusi-daring-faktor-ekonomi-praktik-tppo-sosi-thumb-aba39.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/prostitusi-daring-faktor-ekonomi-praktik-tppo-sosi-thumb-aba39.webp 1x" title="JURIS - Pertanggungjawaban Tindak Pidana Turut Serta Sebagai Mata Pencaharian Mempermudah Dilakukannya Perbuatan Melanggar Kesusilaan Oleh Orang Lain Dengan Orang Ketiga" alt="JURIS - Pertanggungjawaban Tindak Pidana Turut Serta Sebagai Mata Pencaharian Mempermudah Dilakukannya Perbuatan Melanggar Kesusilaan Oleh Orang Lain Dengan Orang Ketiga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/4/prostitusi-daring-faktor-ekonomi-praktik-tppo-sosi-thumb-368d3.webp" title="JURIS - Pertanggungjawaban Tindak Pidana Turut Serta Sebagai Mata Pencaharian Mempermudah Dilakukannya Perbuatan Melanggar Kesusilaan Oleh Orang Lain Dengan Orang Ketiga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/prostitusi-daring-faktor-ekonomi-praktik-tppo-sosi-thumb-368d3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/prostitusi-daring-faktor-ekonomi-praktik-tppo-sosi-thumb-368d3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/prostitusi-daring-faktor-ekonomi-praktik-tppo-sosi-thumb-368d3.webp 1x" title="JURIS - Pertanggungjawaban Tindak Pidana Turut Serta Sebagai Mata Pencaharian Mempermudah Dilakukannya Perbuatan Melanggar Kesusilaan Oleh Orang Lain Dengan Orang Ketiga" alt="JURIS - Pertanggungjawaban Tindak Pidana Turut Serta Sebagai Mata Pencaharian Mempermudah Dilakukannya Perbuatan Melanggar Kesusilaan Oleh Orang Lain Dengan Orang Ketiga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/4/prostitusi-daring-faktor-ekonomi-praktik-tppo-sosi-thumb-9241e.webp" title="JURIS - Pertanggungjawaban Tindak Pidana Turut Serta Sebagai Mata Pencaharian Mempermudah Dilakukannya Perbuatan Melanggar Kesusilaan Oleh Orang Lain Dengan Orang Ketiga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/prostitusi-daring-faktor-ekonomi-praktik-tppo-sosi-thumb-9241e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/prostitusi-daring-faktor-ekonomi-praktik-tppo-sosi-thumb-9241e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/prostitusi-daring-faktor-ekonomi-praktik-tppo-sosi-thumb-9241e.webp 1x" title="JURIS - Pertanggungjawaban Tindak Pidana Turut Serta Sebagai Mata Pencaharian Mempermudah Dilakukannya Perbuatan Melanggar Kesusilaan Oleh Orang Lain Dengan Orang Ketiga" alt="JURIS - Pertanggungjawaban Tindak Pidana Turut Serta Sebagai Mata Pencaharian Mempermudah Dilakukannya Perbuatan Melanggar Kesusilaan Oleh Orang Lain Dengan Orang Ketiga" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48700-prostitusi-daring-faktor-ekonomi-praktik-prostitus" title="JURIS - Pertanggungjawaban Tindak Pidana Turut Serta Sebagai Mata Pencaharian Mempermudah Dilakukannya Perbuatan Melanggar Kesusilaan Oleh Orang Lain Dengan Orang Ketiga" target="_blank">Pertanggungjawaban Tindak Pidana Turut Serta Sebagai Mata Pencaharian Mempermudah Dilakukannya Perbuatan Melanggar Kesusilaan Oleh Orang Lain Dengan Orang Ketiga</a>: Pertama, perlu penelitian tentang bagaimana faktor ekonomi dan kesenjangan sosial memicu individu menjadi mucikari di daerah tertentu, dengan fokus pada pola hidup, akses pendidikan, dan tingkat pengangguran di lingkungan mereka, untuk memahami akar penyebab struktural dari keterlibatan dalam jaringan prostitusi. Kedua, penting untuk meneliti efektivitas hukum pidana konvensional dalam menangani prostitusi daring, termasuk analisis putusan pengadilan yang melibatkan mucikari online dan apakah Pasal 296 KUHP mampu menjangkau peran perantara digital seperti admin grup media sosial atau pemilik platform. Ketiga, perlu dikaji bagaimana kesadaran hukum masyarakat di tingkat lokal memengaruhi toleransi terhadap prostitusi, melalui studi lapangan di komunitas yang pernah melaporkan aktivitas prostitusi, untuk mengidentifikasi bentuk edukasi hukum yang paling efektif dalam mencegah keterlibatan warga secara langsung atau tidak langsung. Temuan dari ketiga penelitian ini dapat membantu merancang intervensi hukum dan sosial yang lebih tepat sasaran, serta mereformasi pendekatan penegakan hukum agar tidak hanya reaktif tetapi juga preventif terhadap kejahatan kesusilaan di era digital..
<br>Faktor penyebab pelaku melakukan tindak pidana turut serta sebagai mata pencaharian mempermudah dilakukannya perbuatan melanggar kesusilaan oleh orang lain dengan orang ketiga meliputi faktor ekonomi, kemalasan, pendidikan, dan yuridis seperti kurangnya aturan tegas serta lemahnya sanksi.Pertanggungjawaban pelaku dalam kasus ini berupa pidana penjara masing-masing selama delapan bulan, dengan masa penahanan dikurangi dari pidana dan tetap ditahan selama proses, serta dibebani biaya perkara.Diperlukan penyempurnaan aturan di KUHP dan penegakan hukum yang lebih tegas agar bisa menekan praktik prostitusi secara efektif
<br>Prostitusi tersebar luas di Indonesia seperti bentuk kejahatan moral lainnya, tidak terkecuali di dunia maya. Kejahatan internet terkait prostitusi meningkat seiring kemajuan teknologi (online) yang pesat. Dalam kasus mucikari terkait prostitusi, perbuatan melawan hukum membiarkan orang lain melakukan perbuatan melanggar kesusilaan oleh orang ketiga dapat dilihat dalam Putusan Pengadilan Negeri Kota Agung Nomor: 144/Pid.B/2022/PN.Kot. Penelitian yuridis normatif ini dilakukan dengan pengklasifikasian berbagai bahan hukum terkait, kemudian bahan hukum dideskripsikan dan dievaluasi secara kualitatif; disusun secara sistematis untuk memberikan gambaran dan menarik kesimpulan tertentu sebagai pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/4/prostitusi-daring-faktor-ekonomi-praktik-tppo-sosi-thumb-9241e.webp" type="image/webp" length="91062" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/prostitusi-daring-faktor-ekonomi-praktik-tppo-sosi-thumb-aba39.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/prostitusi-daring-faktor-ekonomi-praktik-tppo-sosi-thumb-368d3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/prostitusi-daring-faktor-ekonomi-praktik-tppo-sosi-thumb-9241e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-270-unisma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10211-jurnal-ilmiah-ahwal-syakhshiyyah-jas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analysis of Mathematics Learning Management at Madrasah Tsanawiyah Integrated with Ethnomathematics ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analysis of Mathematics Learning Management at Madrasah Tsanawiyah Integrated with Ethnomathematics ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analysis of Mathematics Learning Management at Madrasah Tsanawiyah Integrated with Ethnomathematics ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48704-kompetensi-guru-ma-pembelajaran-matematika</link>
	<guid isPermaLink="false">930fda67f47c4abeac9017f82aa1f8f5</guid>
	<pubDate>Mon, 25 May 2026 04:46:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ahmad dahlan ]]></category>
	<category><![CDATA[ sulhan hadi ]]></category>
	<category><![CDATA[ jaelani al ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,al,dahlan,hadi,jaelani,sulhan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan implementasi Ethnomathematics dalam pembelajaran matematika di Madrasah Tsanawiyah, beberapa rekomendasi kunci diusulkan. Pertama, program pelatihan dan workshop reguler harus diselenggarakan untuk meningkatkan pemahaman guru tentang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analysis of Mathematics Learning Management at Madrasah Tsanawiyah Integrated with Ethnomathematics: Untuk meningkatkan implementasi Ethnomathematics dalam pembelajaran matematika di Madrasah Tsanawiyah, beberapa rekomendasi kunci diusulkan. Pertama, program pelatihan dan workshop reguler harus diselenggarakan untuk meningkatkan pemahaman guru tentang Ethnomathematics, bersama dengan akses ke sumber daya dan praktik terbaik yang relevan. Kurikulum juga harus mengintegrasikan Ethnomathematics untuk menciptakan pengalaman pembelajaran yang relevan secara budaya, didukung oleh pengembangan bahan ajar yang mengintegrasikan unsur-unsur budaya lokal. Selain itu, strategi pengajaran inovatif, seperti pendekatan berbasis penyelidikan dan pemecahan masalah, harus didorong untuk membantu siswa menghubungkan konsep matematika dengan konteks budaya kehidupan nyata. Metode penilaian perlu ditingkatkan dengan menyeimbangkan evaluasi berbasis kognitif dengan penilaian yang mengukur kemampuan siswa untuk menerapkan konsep matematika dalam pengaturan budaya. Selain itu, upaya harus dilakukan untuk meningkatkan keterlibatan dan kesiapan siswa melalui kegiatan yang interaktif dan relevan secara budaya sambil memberikan dukungan tambahan bagi mereka yang memiliki pengetahuan awal yang lebih rendah. Dukungan institusional dan kebijakan juga penting, termasuk kolaborasi dengan komunitas lokal dan ahli budaya untuk memperkuat integrasi Ethnomathematics dalam pendidikan. Dengan menerapkan rekomendasi ini, pembelajaran matematika dapat menjadi lebih bermakna dan menarik, akhirnya meningkatkan hasil siswa sambil melestarikan warisan budaya lokal.. Penelitian di Madrasah Tsanawiyah menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran matematika yang terintegrasi dengan Ethnomathematics mencakup aspek manajemen pembelajaran, pemahaman Ethnomathematics, dan penerapannya di kelas.Guru di Madrasah Tsanawiyah memiliki pemahaman yang baik tentang kurikulum, dengan semua guru memahami struktur dan pengembangan kurikulum.Namun, dalam hal Ethnomathematics, hanya 57,14% guru yang memiliki pemahaman mendalam, dengan sumber pengetahuan utama mereka berasal dari studi mandiri dan internet.Dalam hal manajemen pembelajaran, sebagian besar guru (85,7%) menekankan perencanaan pelajaran (RPP) sebagai aspek penting.Meskipun semua guru berusaha menerapkan metode inovatif, tidak semua mengintegrasikan budaya lokal ke dalam proses pembelajaran.Penerapan Ethnomathematics dalam mengajar masih terbatas, dengan hanya 28,57% guru yang menggunakan model pembelajaran inovatif berbasis Ethnomathematics.Beberapa tantangan menghambat implementasinya, termasuk pemahaman guru yang terbatas, keterbatasan waktu, dan rendahnya kesiapan siswa.Tantangan utama dalam penerapan Ethnomathematics termasuk pemahaman guru yang kurang, kesiapan siswa, dan fokus penilaian yang lebih mengutamakan aspek kognitif.Upaya untuk mengatasi tantangan ini termasuk penggunaan metode ceramah dan diskusi (28,57%) serta integrasi Ethnomathematics ke dalam pelajaran (28,57%).Secara keseluruhan, implementasi Ethnomathematics masih memerlukan perbaikan, terutama dalam meningkatkan pemahaman dan penerapan guru.Pelatihan dan dukungan lebih lanjut diperlukan untuk mengintegrasikan pendekatan ini secara efektif ke dalam pembelajaran sambil melestarikan budaya lokal.Kesimpulannya, implementasi Ethnomathematics menghadapi tantangan signifikan, terutama dalam pemahaman dan penerapan guru.Pelatihan tambahan sangat penting untuk memastikan pendekatan ini meningkatkan pembelajaran dan berkontribusi pada pelestarian budaya lokal Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kualitas manajemen pembelajaran matematika di Madrasah Tsanawiyah yang terintegrasi dengan Ethnomathematics, mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang dilakukan oleh guru matematika. Penelitian dilakukan di MTs Negeri 1 Lombok Timur pada kelas VII, VIII, dan IX menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan secara alami dengan berbagai teknik, termasuk observasi, wawancara, studi dokumen, dan triangulasi data untuk memastikan validitas, kredibilitas, dan konsistensi data penelitian. Metode yang digunakan melibatkan observasi partisipan,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/0/kompetensi-guru-ma-pembelajaran-matematika-smasmk-thumb-a3b5e.webp" title="JURIS - Analysis of Mathematics Learning Management at Madrasah Tsanawiyah Integrated with Ethnomathematics" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/0/kompetensi-guru-ma-pembelajaran-matematika-smasmk-thumb-a3b5e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/0/kompetensi-guru-ma-pembelajaran-matematika-smasmk-thumb-a3b5e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/0/kompetensi-guru-ma-pembelajaran-matematika-smasmk-thumb-a3b5e.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Mathematics Learning Management at Madrasah Tsanawiyah Integrated with Ethnomathematics" alt="JURIS - Analysis of Mathematics Learning Management at Madrasah Tsanawiyah Integrated with Ethnomathematics" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/0/kompetensi-guru-ma-pembelajaran-matematika-smasmk-thumb-b636f.webp" title="JURIS - Analysis of Mathematics Learning Management at Madrasah Tsanawiyah Integrated with Ethnomathematics" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/0/kompetensi-guru-ma-pembelajaran-matematika-smasmk-thumb-b636f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/0/kompetensi-guru-ma-pembelajaran-matematika-smasmk-thumb-b636f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/0/kompetensi-guru-ma-pembelajaran-matematika-smasmk-thumb-b636f.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Mathematics Learning Management at Madrasah Tsanawiyah Integrated with Ethnomathematics" alt="JURIS - Analysis of Mathematics Learning Management at Madrasah Tsanawiyah Integrated with Ethnomathematics" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/0/kompetensi-guru-ma-pembelajaran-matematika-smasmk-thumb-da9cb.webp" title="JURIS - Analysis of Mathematics Learning Management at Madrasah Tsanawiyah Integrated with Ethnomathematics" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/0/kompetensi-guru-ma-pembelajaran-matematika-smasmk-thumb-da9cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/0/kompetensi-guru-ma-pembelajaran-matematika-smasmk-thumb-da9cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/0/kompetensi-guru-ma-pembelajaran-matematika-smasmk-thumb-da9cb.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Mathematics Learning Management at Madrasah Tsanawiyah Integrated with Ethnomathematics" alt="JURIS - Analysis of Mathematics Learning Management at Madrasah Tsanawiyah Integrated with Ethnomathematics" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48704-kompetensi-guru-ma-pembelajaran-matematika" title="JURIS - Analysis of Mathematics Learning Management at Madrasah Tsanawiyah Integrated with Ethnomathematics" target="_blank">Analysis of Mathematics Learning Management at Madrasah Tsanawiyah Integrated with Ethnomathematics</a>: Untuk meningkatkan implementasi Ethnomathematics dalam pembelajaran matematika di Madrasah Tsanawiyah, beberapa rekomendasi kunci diusulkan. Pertama, program pelatihan dan workshop reguler harus diselenggarakan untuk meningkatkan pemahaman guru tentang Ethnomathematics, bersama dengan akses ke sumber daya dan praktik terbaik yang relevan. Kurikulum juga harus mengintegrasikan Ethnomathematics untuk menciptakan pengalaman pembelajaran yang relevan secara budaya, didukung oleh pengembangan bahan ajar yang mengintegrasikan unsur-unsur budaya lokal. Selain itu, strategi pengajaran inovatif, seperti pendekatan berbasis penyelidikan dan pemecahan masalah, harus didorong untuk membantu siswa menghubungkan konsep matematika dengan konteks budaya kehidupan nyata. Metode penilaian perlu ditingkatkan dengan menyeimbangkan evaluasi berbasis kognitif dengan penilaian yang mengukur kemampuan siswa untuk menerapkan konsep matematika dalam pengaturan budaya. Selain itu, upaya harus dilakukan untuk meningkatkan keterlibatan dan kesiapan siswa melalui kegiatan yang interaktif dan relevan secara budaya sambil memberikan dukungan tambahan bagi mereka yang memiliki pengetahuan awal yang lebih rendah. Dukungan institusional dan kebijakan juga penting, termasuk kolaborasi dengan komunitas lokal dan ahli budaya untuk memperkuat integrasi Ethnomathematics dalam pendidikan. Dengan menerapkan rekomendasi ini, pembelajaran matematika dapat menjadi lebih bermakna dan menarik, akhirnya meningkatkan hasil siswa sambil melestarikan warisan budaya lokal..
<br>Penelitian di Madrasah Tsanawiyah menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran matematika yang terintegrasi dengan Ethnomathematics mencakup aspek manajemen pembelajaran, pemahaman Ethnomathematics, dan penerapannya di kelas.Guru di Madrasah Tsanawiyah memiliki pemahaman yang baik tentang kurikulum, dengan semua guru memahami struktur dan pengembangan kurikulum.Namun, dalam hal Ethnomathematics, hanya 57,14% guru yang memiliki pemahaman mendalam, dengan sumber pengetahuan utama mereka berasal dari studi mandiri dan internet.Dalam hal manajemen pembelajaran, sebagian besar guru (85,7%) menekankan perencanaan pelajaran (RPP) sebagai aspek penting.Meskipun semua guru berusaha menerapkan metode inovatif, tidak semua mengintegrasikan budaya lokal ke dalam proses pembelajaran.Penerapan Ethnomathematics dalam mengajar masih terbatas, dengan hanya 28,57% guru yang menggunakan model pembelajaran inovatif berbasis Ethnomathematics.Beberapa tantangan menghambat implementasinya, termasuk pemahaman guru yang terbatas, keterbatasan waktu, dan rendahnya kesiapan siswa.Tantangan utama dalam penerapan Ethnomathematics termasuk pemahaman guru yang kurang, kesiapan siswa, dan fokus penilaian yang lebih mengutamakan aspek kognitif.Upaya untuk mengatasi tantangan ini termasuk penggunaan metode ceramah dan diskusi (28,57%) serta integrasi Ethnomathematics ke dalam pelajaran (28,57%).Secara keseluruhan, implementasi Ethnomathematics masih memerlukan perbaikan, terutama dalam meningkatkan pemahaman dan penerapan guru.Pelatihan dan dukungan lebih lanjut diperlukan untuk mengintegrasikan pendekatan ini secara efektif ke dalam pembelajaran sambil melestarikan budaya lokal.Kesimpulannya, implementasi Ethnomathematics menghadapi tantangan signifikan, terutama dalam pemahaman dan penerapan guru.Pelatihan tambahan sangat penting untuk memastikan pendekatan ini meningkatkan pembelajaran dan berkontribusi pada pelestarian budaya lokal
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kualitas manajemen pembelajaran matematika di Madrasah Tsanawiyah yang terintegrasi dengan Ethnomathematics, mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang dilakukan oleh guru matematika. Penelitian dilakukan di MTs Negeri 1 Lombok Timur pada kelas VII, VIII, dan IX menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan secara alami dengan berbagai teknik, termasuk observasi, wawancara, studi dokumen, dan triangulasi data untuk memastikan validitas, kredibilitas, dan konsistensi data penelitian. Metode yang digunakan melibatkan observasi partisipan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/0/kompetensi-guru-ma-pembelajaran-matematika-smasmk-thumb-da9cb.webp" type="image/webp" length="94648" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/0/kompetensi-guru-ma-pembelajaran-matematika-smasmk-thumb-a3b5e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/0/kompetensi-guru-ma-pembelajaran-matematika-smasmk-thumb-b636f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/0/kompetensi-guru-ma-pembelajaran-matematika-smasmk-thumb-da9cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1599-skillerindonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8158-ije-interdisciplinary-journal-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Development of E LKPD Based on Project Based Learning in IPAS Subjects to Improve Students Critical Thinking Skills ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Development of E LKPD Based on Project Based Learning in IPAS Subjects to Improve Students Critical Thinking Skills ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Development of E LKPD Based on Project Based Learning in IPAS Subjects to Improve Students Critical Thinking Skills ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48703-pengembangan-produk-keterlibatan-siswa-uji-coba-pr</link>
	<guid isPermaLink="false">6da1ebddb723a8c5068f58442742a597</guid>
	<pubDate>Mon, 25 May 2026 04:35:13 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ahmad dahlan ]]></category>
	<category><![CDATA[ sulhan hadi ]]></category>
	<category><![CDATA[ jaelani al ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,al,dahlan,hadi,jaelani,sulhan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Di bidang pengembangan media pembelajaran, salah satu arah penelitian baru adalah mengevaluasi dampak penggunaan EAcLKPD berbasis PjBL pada perkembangan kemampuan riset sains jangka panjang siswa, dengan meneliti apakah keterampilan analisis dan sinkronisasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Development of E-LKPD Based on Project Based Learning in IPAS Subjects to Improve Students' Critical Thinking Skills: Di bidang pengembangan media pembelajaran, salah satu arah penelitian baru adalah mengevaluasi dampak penggunaan EAcLKPD berbasis PjBL pada perkembangan kemampuan riset sains jangka panjang siswa, dengan meneliti apakah keterampilan analisis dan sinkronisasi data yang diperoleh di kelas berlanjut ke proyek penelitian di tingkat SMA. Selain itu, perlu diteliti optimasi interaksi multimedia pada EAcLKPD, khususnya integrasi augmented reality (AR) untuk memperdalam pemahaman konsep ilmiah melalui visualisasi 3D, serta menilai efektivitasnya terhadap keterlibatan siswa dibandingkan versi tradisional. Terakhir, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi model adaptif personalisasi pada EAcLKPD, menggunakan algoritma pembelajaran mesin untuk menyesuaikan tingkat kesulitan dan materi dengan profil belajar individual, guna meningkatkan motivasi dan pencapaian nilai akademik secara signifikan.. Pengembangan EAcLKPD berbasis PjBL pada mata pelajaran IPAS terbukti sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar.Validasi oleh para ahli materi dan desain menunjukkan kualitas tinggi dari produk yang dikembangkan.Uji coba di kelas, baik dalam kelompok kecil maupun besar, menghasilkan peningkatan skor NAcGain hingga 70%, sehingga dapat dikatakan EAcLKPD dapat menjadi media pembelajaran yang memenuhi standar pedagogis dan teknologi Penelitian ini bertujuan mengembangkan Electronic Student Worksheet (EAcLKPD) berbasis ProjectAcBased Learning (PjBL) untuk mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) guna meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar. EAcLKPD disusun menggunakan platform LiveWorksheets dengan menambahkan elemen multimedia seperti audio, video, dan pertanyaan interaktif untuk memperkaya proses belajar. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yang disederhanakan dari model Borg dan Gall, meliputi analisis kebutuhan, perencanaan, pengembangan produk, validasi, dan pengujian. Validasi oleh para ahli materi dan desain menunjukkan tingkat validitas dan keberlanjutan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/1/pengembangan-produk-keterlibatan-siswa-uji-coba-ni-thumb-8e617.webp" title="JURIS - Development of E-LKPD Based on Project Based Learning in IPAS Subjects to Improve Students&#039; Critical Thinking Skills" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/pengembangan-produk-keterlibatan-siswa-uji-coba-ni-thumb-8e617.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/pengembangan-produk-keterlibatan-siswa-uji-coba-ni-thumb-8e617.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/pengembangan-produk-keterlibatan-siswa-uji-coba-ni-thumb-8e617.webp 1x" title="JURIS - Development of E-LKPD Based on Project Based Learning in IPAS Subjects to Improve Students&#039; Critical Thinking Skills" alt="JURIS - Development of E-LKPD Based on Project Based Learning in IPAS Subjects to Improve Students&#039; Critical Thinking Skills" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/pengembangan-produk-keterlibatan-siswa-uji-coba-ni-thumb-0f7f6.webp" title="JURIS - Development of E-LKPD Based on Project Based Learning in IPAS Subjects to Improve Students&#039; Critical Thinking Skills" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/pengembangan-produk-keterlibatan-siswa-uji-coba-ni-thumb-0f7f6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/pengembangan-produk-keterlibatan-siswa-uji-coba-ni-thumb-0f7f6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/pengembangan-produk-keterlibatan-siswa-uji-coba-ni-thumb-0f7f6.webp 1x" title="JURIS - Development of E-LKPD Based on Project Based Learning in IPAS Subjects to Improve Students&#039; Critical Thinking Skills" alt="JURIS - Development of E-LKPD Based on Project Based Learning in IPAS Subjects to Improve Students&#039; Critical Thinking Skills" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/pengembangan-produk-keterlibatan-siswa-uji-coba-ni-thumb-b5aed.webp" title="JURIS - Development of E-LKPD Based on Project Based Learning in IPAS Subjects to Improve Students&#039; Critical Thinking Skills" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/pengembangan-produk-keterlibatan-siswa-uji-coba-ni-thumb-b5aed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/pengembangan-produk-keterlibatan-siswa-uji-coba-ni-thumb-b5aed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/pengembangan-produk-keterlibatan-siswa-uji-coba-ni-thumb-b5aed.webp 1x" title="JURIS - Development of E-LKPD Based on Project Based Learning in IPAS Subjects to Improve Students&#039; Critical Thinking Skills" alt="JURIS - Development of E-LKPD Based on Project Based Learning in IPAS Subjects to Improve Students&#039; Critical Thinking Skills" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48703-pengembangan-produk-keterlibatan-siswa-uji-coba-pr" title="JURIS - Development of E-LKPD Based on Project Based Learning in IPAS Subjects to Improve Students&#039; Critical Thinking Skills" target="_blank">Development of E-LKPD Based on Project Based Learning in IPAS Subjects to Improve Students' Critical Thinking Skills</a>: Di bidang pengembangan media pembelajaran, salah satu arah penelitian baru adalah mengevaluasi dampak penggunaan EAcLKPD berbasis PjBL pada perkembangan kemampuan riset sains jangka panjang siswa, dengan meneliti apakah keterampilan analisis dan sinkronisasi data yang diperoleh di kelas berlanjut ke proyek penelitian di tingkat SMA. Selain itu, perlu diteliti optimasi interaksi multimedia pada EAcLKPD, khususnya integrasi augmented reality (AR) untuk memperdalam pemahaman konsep ilmiah melalui visualisasi 3D, serta menilai efektivitasnya terhadap keterlibatan siswa dibandingkan versi tradisional. Terakhir, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi model adaptif personalisasi pada EAcLKPD, menggunakan algoritma pembelajaran mesin untuk menyesuaikan tingkat kesulitan dan materi dengan profil belajar individual, guna meningkatkan motivasi dan pencapaian nilai akademik secara signifikan..
<br>Pengembangan EAcLKPD berbasis PjBL pada mata pelajaran IPAS terbukti sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar.Validasi oleh para ahli materi dan desain menunjukkan kualitas tinggi dari produk yang dikembangkan.Uji coba di kelas, baik dalam kelompok kecil maupun besar, menghasilkan peningkatan skor NAcGain hingga 70%, sehingga dapat dikatakan EAcLKPD dapat menjadi media pembelajaran yang memenuhi standar pedagogis dan teknologi
<br>Penelitian ini bertujuan mengembangkan Electronic Student Worksheet (EAcLKPD) berbasis ProjectAcBased Learning (PjBL) untuk mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) guna meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar. EAcLKPD disusun menggunakan platform LiveWorksheets dengan menambahkan elemen multimedia seperti audio, video, dan pertanyaan interaktif untuk memperkaya proses belajar. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yang disederhanakan dari model Borg dan Gall, meliputi analisis kebutuhan, perencanaan, pengembangan produk, validasi, dan pengujian. Validasi oleh para ahli materi dan desain menunjukkan tingkat validitas dan keberlanjutan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/1/pengembangan-produk-keterlibatan-siswa-uji-coba-ni-thumb-8e617.webp" type="image/webp" length="261166" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/pengembangan-produk-keterlibatan-siswa-uji-coba-ni-thumb-8e617.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/pengembangan-produk-keterlibatan-siswa-uji-coba-ni-thumb-0f7f6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/pengembangan-produk-keterlibatan-siswa-uji-coba-ni-thumb-b5aed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1599-skillerindonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8158-ije-interdisciplinary-journal-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Ahmad Dahlans Educational Legacy Answering Education Challenges in Era 4 0 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Ahmad Dahlans Educational Legacy Answering Education Challenges in Era 4 0 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Ahmad Dahlans Educational Legacy Answering Education Challenges in Era 4 0 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48695-kh-ahmad-dahlan-islam-modern-nilai</link>
	<guid isPermaLink="false">f157e76a7ed7c410d6170a02bab694b9</guid>
	<pubDate>Mon, 25 May 2026 04:33:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ahmad dahlan ]]></category>
	<category><![CDATA[ sulhan hadi ]]></category>
	<category><![CDATA[ jaelani al ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,al,dahlan,hadi,jaelani,sulhan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat meneliti bagaimana model integrasi ilmu agama dan ilmu umum yang diusulkan oleh Ahmad Dahlan dapat diadaptasi ke dalam lingkungan pembelajaran digital pada era 4.0, sehingga dapat menilai efektivitasnya dalam meningkatkan motivasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Ahmad Dahlan's Educational Legacy: Answering Education Challenges in Era 4.0: Penelitian lanjutan dapat meneliti bagaimana model integrasi ilmu agama dan ilmu umum yang diusulkan oleh Ahmad Dahlan dapat diadaptasi ke dalam lingkungan pembelajaran digital pada era 4.0, sehingga dapat menilai efektivitasnya dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Selanjutnya, diperlukan kajian empiris mengenai dampak metode pembelajaran dialogis serta kontekstual terhadap pengembangan berpikir kritis dan pemahaman religius siswa di sekolah Muhammadiyah kontemporer, dengan melibatkan guru dan murid sebagai subjek utama. Terakhir, penting untuk menganalisis tantangan dan peluang penerapan kurikulum Ahmad Dahlan pada sekolah di daerah pedesaan dibandingkan dengan daerah perkotaan, khususnya terkait kesiapan tenaga pengajar, ketersediaan sumber daya, dan dukungan komunitas, guna memberikan rekomendasi kebijakan yang kontekstual dan berkelanjutan.. Penelitian ini menunjukkan bahwa Ahmad Dahlan merancang kurikulum yang menggabungkan ajaran agama, pengetahuan umum, dan keterampilan praktis untuk membentuk generasi yang berakhlak mulia, berpengetahuan, dan terampil.Metode pembelajaran inovatifnya, seperti pendekatan dialogis dan kontekstual, mendorong partisipasi aktif siswa serta mengintegrasikan fasilitas modern dengan nilaiAcnilai Islam.Ide-ide tersebut tetap relevan pada era kini, khususnya dalam integrasi ilmu agama dan umum, pembentukan karakter, dan pembelajaran interaktif, sehingga pendidikan Islam dapat terus berkembang tanpa mengorbankan prinsip dasar Islam Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan K.H. Ahmad Dahlan mengenai pendidikan Islam serta relevansinya dengan pendidikan Islam modern. Metode yang digunakan adalah penelitian perpustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Peneliti mengumpulkan data dari buku, artikel, jurnal, dan sumber lain yang membahas pemikiran pendidikan Islam K.H. Ahmad Dahlan, kemudian menganalisisnya serta menelaah hubungannya dengan pendidikan Islam Ibn Khaldun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa K.H. Ahmad Dahlan menjadi pionir pembaruan pendidikan Islam di Indonesia dengan mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/a/kh-ahmad-dahlan-islam-modern-nilai-wasathiyah-ekon-thumb-88e5f.webp" title="JURIS - Ahmad Dahlan&#039;s Educational Legacy: Answering Education Challenges  in Era 4.0" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/kh-ahmad-dahlan-islam-modern-nilai-wasathiyah-ekon-thumb-88e5f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/kh-ahmad-dahlan-islam-modern-nilai-wasathiyah-ekon-thumb-88e5f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/kh-ahmad-dahlan-islam-modern-nilai-wasathiyah-ekon-thumb-88e5f.webp 1x" title="JURIS - Ahmad Dahlan&#039;s Educational Legacy: Answering Education Challenges  in Era 4.0" alt="JURIS - Ahmad Dahlan&#039;s Educational Legacy: Answering Education Challenges  in Era 4.0" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/a/kh-ahmad-dahlan-islam-modern-nilai-wasathiyah-ekon-thumb-8cd9c.webp" title="JURIS - Ahmad Dahlan&#039;s Educational Legacy: Answering Education Challenges  in Era 4.0" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/kh-ahmad-dahlan-islam-modern-nilai-wasathiyah-ekon-thumb-8cd9c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/kh-ahmad-dahlan-islam-modern-nilai-wasathiyah-ekon-thumb-8cd9c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/kh-ahmad-dahlan-islam-modern-nilai-wasathiyah-ekon-thumb-8cd9c.webp 1x" title="JURIS - Ahmad Dahlan&#039;s Educational Legacy: Answering Education Challenges  in Era 4.0" alt="JURIS - Ahmad Dahlan&#039;s Educational Legacy: Answering Education Challenges  in Era 4.0" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/a/kh-ahmad-dahlan-islam-modern-nilai-wasathiyah-ekon-thumb-ef167.webp" title="JURIS - Ahmad Dahlan&#039;s Educational Legacy: Answering Education Challenges  in Era 4.0" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/kh-ahmad-dahlan-islam-modern-nilai-wasathiyah-ekon-thumb-ef167.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/kh-ahmad-dahlan-islam-modern-nilai-wasathiyah-ekon-thumb-ef167.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/kh-ahmad-dahlan-islam-modern-nilai-wasathiyah-ekon-thumb-ef167.webp 1x" title="JURIS - Ahmad Dahlan&#039;s Educational Legacy: Answering Education Challenges  in Era 4.0" alt="JURIS - Ahmad Dahlan&#039;s Educational Legacy: Answering Education Challenges  in Era 4.0" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48695-kh-ahmad-dahlan-islam-modern-nilai" title="JURIS - Ahmad Dahlan&#039;s Educational Legacy: Answering Education Challenges  in Era 4.0" target="_blank">Ahmad Dahlan's Educational Legacy: Answering Education Challenges  in Era 4.0</a>: Penelitian lanjutan dapat meneliti bagaimana model integrasi ilmu agama dan ilmu umum yang diusulkan oleh Ahmad Dahlan dapat diadaptasi ke dalam lingkungan pembelajaran digital pada era 4.0, sehingga dapat menilai efektivitasnya dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Selanjutnya, diperlukan kajian empiris mengenai dampak metode pembelajaran dialogis serta kontekstual terhadap pengembangan berpikir kritis dan pemahaman religius siswa di sekolah Muhammadiyah kontemporer, dengan melibatkan guru dan murid sebagai subjek utama. Terakhir, penting untuk menganalisis tantangan dan peluang penerapan kurikulum Ahmad Dahlan pada sekolah di daerah pedesaan dibandingkan dengan daerah perkotaan, khususnya terkait kesiapan tenaga pengajar, ketersediaan sumber daya, dan dukungan komunitas, guna memberikan rekomendasi kebijakan yang kontekstual dan berkelanjutan..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa Ahmad Dahlan merancang kurikulum yang menggabungkan ajaran agama, pengetahuan umum, dan keterampilan praktis untuk membentuk generasi yang berakhlak mulia, berpengetahuan, dan terampil.Metode pembelajaran inovatifnya, seperti pendekatan dialogis dan kontekstual, mendorong partisipasi aktif siswa serta mengintegrasikan fasilitas modern dengan nilaiAcnilai Islam.Ide-ide tersebut tetap relevan pada era kini, khususnya dalam integrasi ilmu agama dan umum, pembentukan karakter, dan pembelajaran interaktif, sehingga pendidikan Islam dapat terus berkembang tanpa mengorbankan prinsip dasar Islam
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan K.H. Ahmad Dahlan mengenai pendidikan Islam serta relevansinya dengan pendidikan Islam modern. Metode yang digunakan adalah penelitian perpustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Peneliti mengumpulkan data dari buku, artikel, jurnal, dan sumber lain yang membahas pemikiran pendidikan Islam K.H. Ahmad Dahlan, kemudian menganalisisnya serta menelaah hubungannya dengan pendidikan Islam Ibn Khaldun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa K.H. Ahmad Dahlan menjadi pionir pembaruan pendidikan Islam di Indonesia dengan mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/a/kh-ahmad-dahlan-islam-modern-nilai-wasathiyah-ekon-thumb-ef167.webp" type="image/webp" length="100388" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/kh-ahmad-dahlan-islam-modern-nilai-wasathiyah-ekon-thumb-88e5f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/kh-ahmad-dahlan-islam-modern-nilai-wasathiyah-ekon-thumb-8cd9c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/kh-ahmad-dahlan-islam-modern-nilai-wasathiyah-ekon-thumb-ef167.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1599-skillerindonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8158-ije-interdisciplinary-journal-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Strategic Role of the Indonesian Language in Leadership and Corporate Management ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Strategic Role of the Indonesian Language in Leadership and Corporate Management ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Strategic Role of the Indonesian Language in Leadership and Corporate Management ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48696-peran-bahasa-banten-tata-siswa</link>
	<guid isPermaLink="false">0826b1fd750805f895c352e285c28263</guid>
	<pubDate>Mon, 25 May 2026 04:33:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ahmad dahlan ]]></category>
	<category><![CDATA[ sulhan hadi ]]></category>
	<category><![CDATA[ jaelani al ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,al,dahlan,hadi,jaelani,sulhan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana penggunaan bahasa daerah di tempat kerja memengaruhi komunikasi antar karyawan dalam konteks multibahasa Indonesia, terutama di perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja dari berbagai latar belakang etnis, untuk memahami ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Strategic Role of the Indonesian Language in Leadership and Corporate Management: Pertama, perlu diteliti bagaimana penggunaan bahasa daerah di tempat kerja memengaruhi komunikasi antar karyawan dalam konteks multibahasa Indonesia, terutama di perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja dari berbagai latar belakang etnis, untuk memahami apakah keberadaan bahasa daerah memperkuat identitas lokal atau justru menghambat koordinasi kerja. Kedua, penting untuk mengkaji efektivitas program pelatihan bahasa Indonesia berbasis kecerdasan buatan dalam meningkatkan kompetensi komunikasi karyawan di berbagai sektor industri, termasuk perbankan dan ritel, guna menilai apakah teknologi benar-benar mampu menciptakan standarisasi bahasa yang konsisten di seluruh tingkatan organisasi. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang bagaimana gaya komunikasi pemimpin yang menggunakan bahasa Indonesia baku dibandingkan dengan campuran bahasa sehari-hari memengaruhi persepsi karyawan terhadap otoritas, kepemimpinan inklusif, dan keterbukaan dalam memberikan umpan balik, sehingga dapat dirancang model komunikasi kepemimpinan yang efektif namun tetap menjaga keseimbangan antara profesionalisme dan kedekatan sosial.. Penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi yang terstruktur dan dua arah, penggunaan bahasa yang baku, serta integrasi teknologi sangat penting bagi keberhasilan organisasi.Penggunaan bahasa Indonesia yang standar mengurangi ketidakefisienan dan miskomunikasi, sementara model komunikasi hibrida yang memadukan alat digital dengan interaksi manusia mampu mengoptimalkan efisiensi dan keterlibatan karyawan.Organisasi perlu menerapkan program pelatihan bahasa yang terfokus dan memanfaatkan teknologi berbasis AI untuk meningkatkan kemahiran linguistik serta memperkuat strategi komunikasi korporat Artikel ini mengkaji peran bahasa Indonesia dalam komunikasi kepemimpinan di lingkungan organisasi korporat. Mengingat keragaman linguistik dan budaya di Indonesia, bahasa Indonesia berfungsi sebagai alat komunikasi penting untuk menjalin hubungan yang harmonis di antara anggota organisasi. Penelitian ini menelaah bagaimana penggunaan bahasa Indonesia secara tepat dan efektif dapat meningkatkan efektivitas komunikasi, memperkuat identitas organisasi, serta mendorong kolaborasi yang lebih baik. Melalui tinjauan literatur mendalam, jurnal ini menekankan pentingnya pemilihan kata dan tata bahasa yang tepat dalam komunikasi organisasi serta dampaknya terhadap kinerja dan profesionalisme. Temuan menunjukkan bahwa kemahiran berbahasa tidak hanya mencerminkan karakter individu, tetapi juga memberikan kontribusi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/9/peran-bahasa-banten-tata-siswa-kompetensi-lingkung-thumb-dfcf0.webp" title="JURIS - The Strategic Role of the Indonesian Language in Leadership  and Corporate Management" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/9/peran-bahasa-banten-tata-siswa-kompetensi-lingkung-thumb-dfcf0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/9/peran-bahasa-banten-tata-siswa-kompetensi-lingkung-thumb-dfcf0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/9/peran-bahasa-banten-tata-siswa-kompetensi-lingkung-thumb-dfcf0.webp 1x" title="JURIS - The Strategic Role of the Indonesian Language in Leadership  and Corporate Management" alt="JURIS - The Strategic Role of the Indonesian Language in Leadership  and Corporate Management" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/9/peran-bahasa-banten-tata-siswa-kompetensi-lingkung-thumb-03d8c.webp" title="JURIS - The Strategic Role of the Indonesian Language in Leadership  and Corporate Management" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/9/peran-bahasa-banten-tata-siswa-kompetensi-lingkung-thumb-03d8c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/9/peran-bahasa-banten-tata-siswa-kompetensi-lingkung-thumb-03d8c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/9/peran-bahasa-banten-tata-siswa-kompetensi-lingkung-thumb-03d8c.webp 1x" title="JURIS - The Strategic Role of the Indonesian Language in Leadership  and Corporate Management" alt="JURIS - The Strategic Role of the Indonesian Language in Leadership  and Corporate Management" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/9/peran-bahasa-banten-tata-siswa-kompetensi-lingkung-thumb-a1abb.webp" title="JURIS - The Strategic Role of the Indonesian Language in Leadership  and Corporate Management" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/9/peran-bahasa-banten-tata-siswa-kompetensi-lingkung-thumb-a1abb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/9/peran-bahasa-banten-tata-siswa-kompetensi-lingkung-thumb-a1abb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/9/peran-bahasa-banten-tata-siswa-kompetensi-lingkung-thumb-a1abb.webp 1x" title="JURIS - The Strategic Role of the Indonesian Language in Leadership  and Corporate Management" alt="JURIS - The Strategic Role of the Indonesian Language in Leadership  and Corporate Management" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48696-peran-bahasa-banten-tata-siswa" title="JURIS - The Strategic Role of the Indonesian Language in Leadership  and Corporate Management" target="_blank">The Strategic Role of the Indonesian Language in Leadership  and Corporate Management</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana penggunaan bahasa daerah di tempat kerja memengaruhi komunikasi antar karyawan dalam konteks multibahasa Indonesia, terutama di perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja dari berbagai latar belakang etnis, untuk memahami apakah keberadaan bahasa daerah memperkuat identitas lokal atau justru menghambat koordinasi kerja. Kedua, penting untuk mengkaji efektivitas program pelatihan bahasa Indonesia berbasis kecerdasan buatan dalam meningkatkan kompetensi komunikasi karyawan di berbagai sektor industri, termasuk perbankan dan ritel, guna menilai apakah teknologi benar-benar mampu menciptakan standarisasi bahasa yang konsisten di seluruh tingkatan organisasi. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang bagaimana gaya komunikasi pemimpin yang menggunakan bahasa Indonesia baku dibandingkan dengan campuran bahasa sehari-hari memengaruhi persepsi karyawan terhadap otoritas, kepemimpinan inklusif, dan keterbukaan dalam memberikan umpan balik, sehingga dapat dirancang model komunikasi kepemimpinan yang efektif namun tetap menjaga keseimbangan antara profesionalisme dan kedekatan sosial..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi yang terstruktur dan dua arah, penggunaan bahasa yang baku, serta integrasi teknologi sangat penting bagi keberhasilan organisasi.Penggunaan bahasa Indonesia yang standar mengurangi ketidakefisienan dan miskomunikasi, sementara model komunikasi hibrida yang memadukan alat digital dengan interaksi manusia mampu mengoptimalkan efisiensi dan keterlibatan karyawan.Organisasi perlu menerapkan program pelatihan bahasa yang terfokus dan memanfaatkan teknologi berbasis AI untuk meningkatkan kemahiran linguistik serta memperkuat strategi komunikasi korporat
<br>Artikel ini mengkaji peran bahasa Indonesia dalam komunikasi kepemimpinan di lingkungan organisasi korporat. Mengingat keragaman linguistik dan budaya di Indonesia, bahasa Indonesia berfungsi sebagai alat komunikasi penting untuk menjalin hubungan yang harmonis di antara anggota organisasi. Penelitian ini menelaah bagaimana penggunaan bahasa Indonesia secara tepat dan efektif dapat meningkatkan efektivitas komunikasi, memperkuat identitas organisasi, serta mendorong kolaborasi yang lebih baik. Melalui tinjauan literatur mendalam, jurnal ini menekankan pentingnya pemilihan kata dan tata bahasa yang tepat dalam komunikasi organisasi serta dampaknya terhadap kinerja dan profesionalisme. Temuan menunjukkan bahwa kemahiran berbahasa tidak hanya mencerminkan karakter individu, tetapi juga memberikan kontribusi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/9/peran-bahasa-banten-tata-siswa-kompetensi-lingkung-thumb-a1abb.webp" type="image/webp" length="103624" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/9/peran-bahasa-banten-tata-siswa-kompetensi-lingkung-thumb-dfcf0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/9/peran-bahasa-banten-tata-siswa-kompetensi-lingkung-thumb-03d8c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/9/peran-bahasa-banten-tata-siswa-kompetensi-lingkung-thumb-a1abb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1599-skillerindonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8158-ije-interdisciplinary-journal-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Sebagai Syarat Pranikah Bagi Calon Pengantin Aspek Positif Dan Negatif ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Sebagai Syarat Pranikah Bagi Calon Pengantin Aspek Positif Dan Negatif ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Sebagai Syarat Pranikah Bagi Calon Pengantin Aspek Positif Dan Negatif ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48710-hak-reproduksi-wanita-kesehatan-kesehat</link>
	<guid isPermaLink="false">1f1a4430d49d9291c40b93b79c3dc713</guid>
	<pubDate>Mon, 25 May 2026 04:19:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ khitbah jama ]]></category>
	<category><![CDATA[ armi agustar ]]></category>
	<category><![CDATA[ hasan sadili ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agustar,armi,hasan,jama,khitbah,sadili]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, lakukan penelitian longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang penyuluhan kesehatan reproduksi terhadap kesehatan mental pasangan dan keberlangsungan keluarga, memantau indikasi stres dan kepuasan pernikahan selama 5Actahun setelah pernikahan. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Sebagai Syarat Pranikah Bagi Calon Pengantin; Aspek Positif Dan Negatif: Pertama, lakukan penelitian longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang penyuluhan kesehatan reproduksi terhadap kesehatan mental pasangan dan keberlangsungan keluarga, memantau indikasi stres dan kepuasan pernikahan selama 5Actahun setelah pernikahan. Kedua, evaluasi biayaAcmanfaat dari program penyuluhan dan premarital checkAcup secara komparatif antara daerah dengan dan tanpa program; hal ini akan memperjelas efisiensi penggunaan sumber daya kesehatan masyarakat. Ketiga, ulitmu kajian kualitatif mendalam tentang faktor budaya dan gender yang memengaruhi penerimaan penyuluhan, mengidentifikasi hambatan psikologis dan sosial sehingga program dapat disesuaikan agar lebih inklusif dan sensitif terhadap nilai-nilai lokal.. Penyuluhan kesehatan reproduksi merupakan kelanjutan program tes kesehatan pranikah yang bertujuan edukasi dan pemahaman calon pengantin tentang kesehatan reproduksi.Program ini mendukung tercapainya tujuan uife anAcnasl melalui pencegahan penyakit dan penyediaan hak reproduksi.Namun program juga menimbulkan kompleksitas administrasi dan efek psikologis pada beberapa calon pengantin Kesehatan sering diabaikan dalam proses menuju pernikahan, hal ini ditunjukkan dengan tidak adanya peraturan mengenai hal tersebut baik dalam UU Perkawinan maupun KHI, selain itu pemeriksaan kesehatan tidak disebutkan sebagai salah satu persyaratan untuk menikah dalam fikih klasik. Beberapa wilayah tidak hanya mewajibkan untuk mengikuti tes kesehatan, tetapi juga mengikuti penyuluhan kesehatan reproduksi, dalam rangka untuk membingkai sebuah keluarga harmonis dan menghasilkan keturunan yang berkualitas dan terhindar dari penyakit menular seksual. Tulisan ini mengeksplorasi terkait aspek positif dan negatif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/6/hak-reproduksi-wanita-kesehatan-remaja-pranikah-ma-thumb-16dd3.webp" title="JURIS - Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Sebagai Syarat Pranikah Bagi Calon Pengantin; Aspek Positif Dan Negatif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/hak-reproduksi-wanita-kesehatan-remaja-pranikah-ma-thumb-16dd3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/hak-reproduksi-wanita-kesehatan-remaja-pranikah-ma-thumb-16dd3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/hak-reproduksi-wanita-kesehatan-remaja-pranikah-ma-thumb-16dd3.webp 1x" title="JURIS - Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Sebagai Syarat Pranikah Bagi Calon Pengantin; Aspek Positif Dan Negatif" alt="JURIS - Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Sebagai Syarat Pranikah Bagi Calon Pengantin; Aspek Positif Dan Negatif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/6/hak-reproduksi-wanita-kesehatan-remaja-pranikah-ma-thumb-73da3.webp" title="JURIS - Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Sebagai Syarat Pranikah Bagi Calon Pengantin; Aspek Positif Dan Negatif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/hak-reproduksi-wanita-kesehatan-remaja-pranikah-ma-thumb-73da3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/hak-reproduksi-wanita-kesehatan-remaja-pranikah-ma-thumb-73da3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/hak-reproduksi-wanita-kesehatan-remaja-pranikah-ma-thumb-73da3.webp 1x" title="JURIS - Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Sebagai Syarat Pranikah Bagi Calon Pengantin; Aspek Positif Dan Negatif" alt="JURIS - Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Sebagai Syarat Pranikah Bagi Calon Pengantin; Aspek Positif Dan Negatif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/6/hak-reproduksi-wanita-kesehatan-remaja-pranikah-ma-thumb-c9acf.webp" title="JURIS - Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Sebagai Syarat Pranikah Bagi Calon Pengantin; Aspek Positif Dan Negatif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/hak-reproduksi-wanita-kesehatan-remaja-pranikah-ma-thumb-c9acf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/hak-reproduksi-wanita-kesehatan-remaja-pranikah-ma-thumb-c9acf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/hak-reproduksi-wanita-kesehatan-remaja-pranikah-ma-thumb-c9acf.webp 1x" title="JURIS - Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Sebagai Syarat Pranikah Bagi Calon Pengantin; Aspek Positif Dan Negatif" alt="JURIS - Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Sebagai Syarat Pranikah Bagi Calon Pengantin; Aspek Positif Dan Negatif" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48710-hak-reproduksi-wanita-kesehatan-kesehat" title="JURIS - Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Sebagai Syarat Pranikah Bagi Calon Pengantin; Aspek Positif Dan Negatif" target="_blank">Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Sebagai Syarat Pranikah Bagi Calon Pengantin; Aspek Positif Dan Negatif</a>: Pertama, lakukan penelitian longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang penyuluhan kesehatan reproduksi terhadap kesehatan mental pasangan dan keberlangsungan keluarga, memantau indikasi stres dan kepuasan pernikahan selama 5Actahun setelah pernikahan. Kedua, evaluasi biayaAcmanfaat dari program penyuluhan dan premarital checkAcup secara komparatif antara daerah dengan dan tanpa program; hal ini akan memperjelas efisiensi penggunaan sumber daya kesehatan masyarakat. Ketiga, ulitmu kajian kualitatif mendalam tentang faktor budaya dan gender yang memengaruhi penerimaan penyuluhan, mengidentifikasi hambatan psikologis dan sosial sehingga program dapat disesuaikan agar lebih inklusif dan sensitif terhadap nilai-nilai lokal..
<br>Penyuluhan kesehatan reproduksi merupakan kelanjutan program tes kesehatan pranikah yang bertujuan edukasi dan pemahaman calon pengantin tentang kesehatan reproduksi.Program ini mendukung tercapainya tujuan uife anAcnasl melalui pencegahan penyakit dan penyediaan hak reproduksi.Namun program juga menimbulkan kompleksitas administrasi dan efek psikologis pada beberapa calon pengantin
<br>Kesehatan sering diabaikan dalam proses menuju pernikahan, hal ini ditunjukkan dengan tidak adanya peraturan mengenai hal tersebut baik dalam UU Perkawinan maupun KHI, selain itu pemeriksaan kesehatan tidak disebutkan sebagai salah satu persyaratan untuk menikah dalam fikih klasik. Beberapa wilayah tidak hanya mewajibkan untuk mengikuti tes kesehatan, tetapi juga mengikuti penyuluhan kesehatan reproduksi, dalam rangka untuk membingkai sebuah keluarga harmonis dan menghasilkan keturunan yang berkualitas dan terhindar dari penyakit menular seksual. Tulisan ini mengeksplorasi terkait aspek positif dan negatif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/6/hak-reproduksi-wanita-kesehatan-remaja-pranikah-ma-thumb-c9acf.webp" type="image/webp" length="74592" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/hak-reproduksi-wanita-kesehatan-remaja-pranikah-ma-thumb-16dd3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/hak-reproduksi-wanita-kesehatan-remaja-pranikah-ma-thumb-73da3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/hak-reproduksi-wanita-kesehatan-remaja-pranikah-ma-thumb-c9acf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-270-unisma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10211-jurnal-ilmiah-ahwal-syakhshiyyah-jas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pencegahan Dan Pengendalian Covid 19 Melalui Program Vaksinasi Untuk Membentuk Antibody Di Universitas Muhammadiyah Klaten Kerjasama Kodim 0723 Klaten ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pencegahan Dan Pengendalian Covid 19 Melalui Program Vaksinasi Untuk Membentuk Antibody Di Universitas Muhammadiyah Klaten Kerjasama Kodim 0723 Klaten ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pencegahan Dan Pengendalian Covid 19 Melalui Program Vaksinasi Untuk Membentuk Antibody Di Universitas Muhammadiyah Klaten Kerjasama Kodim 0723 Klaten ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48705-fungsi-vaksin-covid-program-vaksinasi-virus-corona</link>
	<guid isPermaLink="false">36f0dab71edf2d13be815c21e6fc81e4</guid>
	<pubDate>Mon, 25 May 2026 04:11:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, apa saja faktorAcfaktor yang mempengaruhi keraguan atau penolakan vaksin CovidAc19 di masyarakat Klaten, terutama terkait persepsi keamanan, efektivitas, serta pertimbangan keagamaan, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pencegahan Dan Pengendalian Covid-19 Melalui Program Vaksinasi Untuk Membentuk Antibody Di Universitas Muhammadiyah Klaten Kerjasama Kodim 0723/Klaten: Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, apa saja faktorAcfaktor yang mempengaruhi keraguan atau penolakan vaksin CovidAc19 di masyarakat Klaten, terutama terkait persepsi keamanan, efektivitas, serta pertimbangan keagamaan, sehingga strategi komunikasi dapat disesuaikan? Kedua, bagaimana respons imunologis (titer antibodi) terhadap dosis pertama dan kedua vaksin Sinovac pada kelompok usia berbeda dan pada individu dengan komorbiditas seperti hipertensi atau diabetes, yang dapat memberikan gambaran efektivitas vaksin di populasi khusus? Ketiga, apakah penerapan sistem mobile health (mHealth) untuk pemantauan kejadian ikutan pasca vaksin dan pengingat dosis booster dapat meningkatkan kepatuhan serta mengurangi waktu respons terhadap efek samping dibandingkan metode konvensional? Dengan menjawab pertanyaanAcpertanyaan ini, penelitian lanjutan dapat memperkuat program vaksinasi, meningkatkan cakupan imunisasi, dan mengoptimalkan kebijakan kesehatan publik di daerah serupa.. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini menghasilkan publikasi di jurnal serta terjalinnya kerja sama berkelanjutan dengan Kodim 0723/Klaten sebagai penyedia vaksin Sinovac dosis pertama dan kedua.Vaksinasi dilakukan di lingkungan Universitas Muhammadiyah Klaten dengan pengawasan dan dukungan logistik dari Kodim, sehingga memungkinkan pelaksanaan program secara terkoordinasi.Keberhasilan program menunjukkan potensi peningkatan cakupan imunisasi di wilayah tersebut, namun diperlukan upaya lanjutan untuk mengatasi hambatan seperti komorbiditas peserta dan penolakan vaksin Pandemi Covid-19 saat ini menjadi permasalahan dunia yang serius dengan jumlah kasus yang selalu mengalami peningkatan setiap harinya. Upaya pemerintah sejak awal tahun 2021 adalah memberikan vaksinasi bagi seluruh warga negara Indonesia mulai usia 7 tahun sampai dengan usia lansia. Tujuannya adalah untuk membuat sistem kekebalan tubuh mengenali dan mampu melawan saat terkena penyakit tersebut. Manfaat vaksin adalah menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19; vaksin Covid-19 dapat memicu sistem imunitas tubuh untuk melawan virus Corona dan mendorong terbentuknya herd immunity. Bila diberikan secara massal, vaksin Covid-19 juga mampu mendorong terbentuknya kekebalan kelompok (herd immunity) dalam masyarakat, serta meminimalkan dampak ekonomi dan sosial. Berdasarkan latar belakang tersebut, STIKES Muhammadiyah Klaten dalam rangka mensukseskan program vaksinasi tersebut... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/0/fungsi-vaksin-covid-program-vaksinasi-virus-corona-thumb-a0349.webp" title="JURIS - Pencegahan Dan Pengendalian Covid-19 Melalui Program Vaksinasi Untuk Membentuk Antibody Di Universitas Muhammadiyah Klaten Kerjasama Kodim 0723/Klaten" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/fungsi-vaksin-covid-program-vaksinasi-virus-corona-thumb-a0349.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/fungsi-vaksin-covid-program-vaksinasi-virus-corona-thumb-a0349.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/fungsi-vaksin-covid-program-vaksinasi-virus-corona-thumb-a0349.webp 1x" title="JURIS - Pencegahan Dan Pengendalian Covid-19 Melalui Program Vaksinasi Untuk Membentuk Antibody Di Universitas Muhammadiyah Klaten Kerjasama Kodim 0723/Klaten" alt="JURIS - Pencegahan Dan Pengendalian Covid-19 Melalui Program Vaksinasi Untuk Membentuk Antibody Di Universitas Muhammadiyah Klaten Kerjasama Kodim 0723/Klaten" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/fungsi-vaksin-covid-program-vaksinasi-virus-corona-thumb-3ed17.webp" title="JURIS - Pencegahan Dan Pengendalian Covid-19 Melalui Program Vaksinasi Untuk Membentuk Antibody Di Universitas Muhammadiyah Klaten Kerjasama Kodim 0723/Klaten" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/fungsi-vaksin-covid-program-vaksinasi-virus-corona-thumb-3ed17.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/fungsi-vaksin-covid-program-vaksinasi-virus-corona-thumb-3ed17.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/fungsi-vaksin-covid-program-vaksinasi-virus-corona-thumb-3ed17.webp 1x" title="JURIS - Pencegahan Dan Pengendalian Covid-19 Melalui Program Vaksinasi Untuk Membentuk Antibody Di Universitas Muhammadiyah Klaten Kerjasama Kodim 0723/Klaten" alt="JURIS - Pencegahan Dan Pengendalian Covid-19 Melalui Program Vaksinasi Untuk Membentuk Antibody Di Universitas Muhammadiyah Klaten Kerjasama Kodim 0723/Klaten" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48705-fungsi-vaksin-covid-program-vaksinasi-virus-corona" title="JURIS - Pencegahan Dan Pengendalian Covid-19 Melalui Program Vaksinasi Untuk Membentuk Antibody Di Universitas Muhammadiyah Klaten Kerjasama Kodim 0723/Klaten" target="_blank">Pencegahan Dan Pengendalian Covid-19 Melalui Program Vaksinasi Untuk Membentuk Antibody Di Universitas Muhammadiyah Klaten Kerjasama Kodim 0723/Klaten</a>: Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, apa saja faktorAcfaktor yang mempengaruhi keraguan atau penolakan vaksin CovidAc19 di masyarakat Klaten, terutama terkait persepsi keamanan, efektivitas, serta pertimbangan keagamaan, sehingga strategi komunikasi dapat disesuaikan? Kedua, bagaimana respons imunologis (titer antibodi) terhadap dosis pertama dan kedua vaksin Sinovac pada kelompok usia berbeda dan pada individu dengan komorbiditas seperti hipertensi atau diabetes, yang dapat memberikan gambaran efektivitas vaksin di populasi khusus? Ketiga, apakah penerapan sistem mobile health (mHealth) untuk pemantauan kejadian ikutan pasca vaksin dan pengingat dosis booster dapat meningkatkan kepatuhan serta mengurangi waktu respons terhadap efek samping dibandingkan metode konvensional? Dengan menjawab pertanyaanAcpertanyaan ini, penelitian lanjutan dapat memperkuat program vaksinasi, meningkatkan cakupan imunisasi, dan mengoptimalkan kebijakan kesehatan publik di daerah serupa..
<br>Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini menghasilkan publikasi di jurnal serta terjalinnya kerja sama berkelanjutan dengan Kodim 0723/Klaten sebagai penyedia vaksin Sinovac dosis pertama dan kedua.Vaksinasi dilakukan di lingkungan Universitas Muhammadiyah Klaten dengan pengawasan dan dukungan logistik dari Kodim, sehingga memungkinkan pelaksanaan program secara terkoordinasi.Keberhasilan program menunjukkan potensi peningkatan cakupan imunisasi di wilayah tersebut, namun diperlukan upaya lanjutan untuk mengatasi hambatan seperti komorbiditas peserta dan penolakan vaksin
<br>Pandemi Covid-19 saat ini menjadi permasalahan dunia yang serius dengan jumlah kasus yang selalu mengalami peningkatan setiap harinya. Upaya pemerintah sejak awal tahun 2021 adalah memberikan vaksinasi bagi seluruh warga negara Indonesia mulai usia 7 tahun sampai dengan usia lansia. Tujuannya adalah untuk membuat sistem kekebalan tubuh mengenali dan mampu melawan saat terkena penyakit tersebut. Manfaat vaksin adalah menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19; vaksin Covid-19 dapat memicu sistem imunitas tubuh untuk melawan virus Corona dan mendorong terbentuknya herd immunity. Bila diberikan secara massal, vaksin Covid-19 juga mampu mendorong terbentuknya kekebalan kelompok (herd immunity) dalam masyarakat, serta meminimalkan dampak ekonomi dan sosial. Berdasarkan latar belakang tersebut, STIKES Muhammadiyah Klaten dalam rangka mensukseskan program vaksinasi tersebut...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/0/fungsi-vaksin-covid-program-vaksinasi-virus-corona-thumb-a0349.webp" type="image/webp" length="80968" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/fungsi-vaksin-covid-program-vaksinasi-virus-corona-thumb-a0349.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/fungsi-vaksin-covid-program-vaksinasi-virus-corona-thumb-3ed17.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-455-unimus.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17573-jurnal-pengabdian-masyarakat-kebidanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Meningkatkan Perubahan Upaya Penurunan Angka Stunting Melalui Kelas Ibu Balita ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Meningkatkan Perubahan Upaya Penurunan Angka Stunting Melalui Kelas Ibu Balita ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Meningkatkan Perubahan Upaya Penurunan Angka Stunting Melalui Kelas Ibu Balita ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-48715-asupan-makan-angka-stunting-balita-pemberian</link>
	<guid isPermaLink="false">1c608f5c6ee4ee408c2fd7b7538cf884</guid>
	<pubDate>Mon, 25 May 2026 04:04:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ remaja putri ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,header,page,putri,remaja]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkuat dampak program, penelitian lanjutan dapat meneliti dampak jangka panjang dari kelas ibu balita pada pertumbuhan dan perkembangan kognitif anak; selanjutnya, mengevaluasi efektivitas integrasi teknologi digital (misalnya aplikasi mobile) ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Meningkatkan Perubahan: Upaya Penurunan Angka Stunting Melalui Kelas Ibu Balita: Untuk memperkuat dampak program, penelitian lanjutan dapat meneliti dampak jangka panjang dari kelas ibu balita pada pertumbuhan dan perkembangan kognitif anak; selanjutnya, mengevaluasi efektivitas integrasi teknologi digital (misalnya aplikasi mobile) dalam memperluas jangkauan dan kualitas penyuluhan; serta meneliti peran keluarga besar dan masyarakat lokal dalam memfasilitasi penerapan praktik pemberian makan dan stimulasi yang telah diajarkan, sehingga dapat membangun model penerapan berkelanjutan di seluruh tingkat komunitas.. Kelas Ibu Balita secara signifikan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan ibu dalam melaksanakan praktik nutrisi, pemberian makan, stimulasi, dan pemantauan pertumbuhan balita, sehingga berpotensi menurunkan angka stunting.Penerapan program ini menumbuhkan agen perubahan di rumah tangga dan komunitas, menghasilkan pola makan lebih sehat serta praktik pemberian makan yang optimal.Hasilnya diharapkan dapat terciptanya generasi balita yang sehat, cerdas, dan berkualitas, sekaligus menurunkan prevalensi stunting di masa depan Kelas Ibu Balita merupakan program pengabdian masyarakat yang difokuskan pada pendidikan dan pelatihan bagi ibu-ibu dalam upaya penurunan angka stunting. Program ini memberi pengetahuan penting tentang nutrisi seimbang, asupan makanan bergizi, dan praktik pemberian makan yang baik bagi anak balita. Melalui posyandu Melati Sikolong dan Posyandu Pelangi Indah Pangmaroan, program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan ibu dalam merawat anak secara sehat dan optimal. Diharapkan,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/f/asupan-makan-angka-stunting-balita-pemberian-palsu-thumb-212b3.webp" title="JURIS - Meningkatkan Perubahan: Upaya Penurunan Angka Stunting Melalui Kelas Ibu Balita" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/asupan-makan-angka-stunting-balita-pemberian-palsu-thumb-212b3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/asupan-makan-angka-stunting-balita-pemberian-palsu-thumb-212b3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/asupan-makan-angka-stunting-balita-pemberian-palsu-thumb-212b3.webp 1x" title="JURIS - Meningkatkan Perubahan: Upaya Penurunan Angka Stunting Melalui Kelas Ibu Balita" alt="JURIS - Meningkatkan Perubahan: Upaya Penurunan Angka Stunting Melalui Kelas Ibu Balita" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/asupan-makan-angka-stunting-balita-pemberian-palsu-thumb-14f65.webp" title="JURIS - Meningkatkan Perubahan: Upaya Penurunan Angka Stunting Melalui Kelas Ibu Balita" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/asupan-makan-angka-stunting-balita-pemberian-palsu-thumb-14f65.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/asupan-makan-angka-stunting-balita-pemberian-palsu-thumb-14f65.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/asupan-makan-angka-stunting-balita-pemberian-palsu-thumb-14f65.webp 1x" title="JURIS - Meningkatkan Perubahan: Upaya Penurunan Angka Stunting Melalui Kelas Ibu Balita" alt="JURIS - Meningkatkan Perubahan: Upaya Penurunan Angka Stunting Melalui Kelas Ibu Balita" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48715-asupan-makan-angka-stunting-balita-pemberian" title="JURIS - Meningkatkan Perubahan: Upaya Penurunan Angka Stunting Melalui Kelas Ibu Balita" target="_blank">Meningkatkan Perubahan: Upaya Penurunan Angka Stunting Melalui Kelas Ibu Balita</a>: Untuk memperkuat dampak program, penelitian lanjutan dapat meneliti dampak jangka panjang dari kelas ibu balita pada pertumbuhan dan perkembangan kognitif anak; selanjutnya, mengevaluasi efektivitas integrasi teknologi digital (misalnya aplikasi mobile) dalam memperluas jangkauan dan kualitas penyuluhan; serta meneliti peran keluarga besar dan masyarakat lokal dalam memfasilitasi penerapan praktik pemberian makan dan stimulasi yang telah diajarkan, sehingga dapat membangun model penerapan berkelanjutan di seluruh tingkat komunitas..
<br>Kelas Ibu Balita secara signifikan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan ibu dalam melaksanakan praktik nutrisi, pemberian makan, stimulasi, dan pemantauan pertumbuhan balita, sehingga berpotensi menurunkan angka stunting.Penerapan program ini menumbuhkan agen perubahan di rumah tangga dan komunitas, menghasilkan pola makan lebih sehat serta praktik pemberian makan yang optimal.Hasilnya diharapkan dapat terciptanya generasi balita yang sehat, cerdas, dan berkualitas, sekaligus menurunkan prevalensi stunting di masa depan
<br>Kelas Ibu Balita merupakan program pengabdian masyarakat yang difokuskan pada pendidikan dan pelatihan bagi ibu-ibu dalam upaya penurunan angka stunting. Program ini memberi pengetahuan penting tentang nutrisi seimbang, asupan makanan bergizi, dan praktik pemberian makan yang baik bagi anak balita. Melalui posyandu Melati Sikolong dan Posyandu Pelangi Indah Pangmaroan, program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan ibu dalam merawat anak secara sehat dan optimal. Diharapkan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/f/asupan-makan-angka-stunting-balita-pemberian-palsu-thumb-212b3.webp" type="image/webp" length="75286" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/asupan-makan-angka-stunting-balita-pemberian-palsu-thumb-212b3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/asupan-makan-angka-stunting-balita-pemberian-palsu-thumb-14f65.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-455-unimus.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17573-jurnal-pengabdian-masyarakat-kebidanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Mon, 25 May 2026 17:36:30 +0700. 24 items. Served in: 3.736 seconds [rss] -->
