<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.375-21sep2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.375-21sep2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Fri, 25 Sep 2026 00:03:06 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 00:03:06 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-09-25T00:03:06+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Ikan Pelangi Arfak Melanotaenia Arfakensis Allen 1990 Dalam Mencari Makan Pada Tingkat Kekeruhan Air Yang Berbeda Suatu Pendekatan Laboratorium ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Ikan Pelangi Arfak Melanotaenia Arfakensis Allen 1990 Dalam Mencari Makan Pada Tingkat Kekeruhan Air Yang Berbeda Suatu Pendekatan Laboratorium ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Ikan Pelangi Arfak Melanotaenia Arfakensis Allen 1990 Dalam Mencari Makan Pada Tingkat Kekeruhan Air Yang Berbeda Suatu Pendekatan Laboratorium ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68899-gerakan-makan-ikan-populasi-selar-spesies-ika</link>
	<guid isPermaLink="false">13a2eac167fc4cfb5cd7da8254660049</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 22:38:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ pabean bay ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bay,content,full,issue,main,pabean]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Dalam penelitian ini, penting untuk memperluas pemahaman tentang dampak jangka panjang dari kekeruhan air terhadap populasi ikan pelangi arfak di habitat alaminya. Selain itu, perlu dilakukan studi lanjutan untuk mengevaluasi efektivitas spesies ikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Ikan Pelangi Arfak, Melanotaenia Arfakensis, Allen 1990 Dalam Mencari Makan Pada Tingkat Kekeruhan Air Yang Berbeda: Suatu Pendekatan Laboratorium: Dalam penelitian ini, penting untuk memperluas pemahaman tentang dampak jangka panjang dari kekeruhan air terhadap populasi ikan pelangi arfak di habitat alaminya. Selain itu, perlu dilakukan studi lanjutan untuk mengevaluasi efektivitas spesies ikan lain sebagai pengendali biologis dalam kondisi lingkungan yang berbeda. Terakhir, penelitian lebih lanjut juga diperlukan untuk mengkaji interaksi antara faktor lingkungan seperti suhu air dan kekeruhan dalam memengaruhi perilaku pencarian makan ikan pelangi arfak.. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ikan pelangi arfak tidak mampu menoleransi kondisi kekeruhan air yang tinggi.Efektivitas ikan mencari makan mulai menurun pada tingkat kekeruhan yang lebih tinggi (100,12 NTU) Penelitian efektivitas ikan pelangi arfak dalam mencari makan dilaksanakan di Laboratorium Perikanan FPIK Universitas Papua pada bulan Juli sampai Desember 2016. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan efektivitas ikan pelangi arfak mencari makan pada beberapa tingkat kekeruhan air. Contoh ikan yang digunakan dalam perlakuan dikoleksi dari Sungai Nimbai, sistem Sungai Prafi, Manokwari yang diaklimatisasi selama satu bulan di laboratorium. Individu ikan yang digunakan dalam penelitian ini dipilih berdasarkan panjang tubuh dan dikelompokkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/2/gerakan-makan-ikan-populasi-selar-spesies-budidaya-thumb-fb01f.webp" title="JURIS - Efektivitas Ikan Pelangi Arfak, Melanotaenia Arfakensis, Allen 1990 Dalam Mencari Makan Pada Tingkat Kekeruhan Air Yang Berbeda: Suatu Pendekatan Laboratorium" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/gerakan-makan-ikan-populasi-selar-spesies-budidaya-thumb-fb01f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/gerakan-makan-ikan-populasi-selar-spesies-budidaya-thumb-fb01f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/gerakan-makan-ikan-populasi-selar-spesies-budidaya-thumb-fb01f.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Ikan Pelangi Arfak, Melanotaenia Arfakensis, Allen 1990 Dalam Mencari Makan Pada Tingkat Kekeruhan Air Yang Berbeda: Suatu Pendekatan Laboratorium" alt="JURIS - Efektivitas Ikan Pelangi Arfak, Melanotaenia Arfakensis, Allen 1990 Dalam Mencari Makan Pada Tingkat Kekeruhan Air Yang Berbeda: Suatu Pendekatan Laboratorium" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/gerakan-makan-ikan-populasi-selar-spesies-budidaya-thumb-f002d.webp" title="JURIS - Efektivitas Ikan Pelangi Arfak, Melanotaenia Arfakensis, Allen 1990 Dalam Mencari Makan Pada Tingkat Kekeruhan Air Yang Berbeda: Suatu Pendekatan Laboratorium" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/gerakan-makan-ikan-populasi-selar-spesies-budidaya-thumb-f002d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/gerakan-makan-ikan-populasi-selar-spesies-budidaya-thumb-f002d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/gerakan-makan-ikan-populasi-selar-spesies-budidaya-thumb-f002d.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Ikan Pelangi Arfak, Melanotaenia Arfakensis, Allen 1990 Dalam Mencari Makan Pada Tingkat Kekeruhan Air Yang Berbeda: Suatu Pendekatan Laboratorium" alt="JURIS - Efektivitas Ikan Pelangi Arfak, Melanotaenia Arfakensis, Allen 1990 Dalam Mencari Makan Pada Tingkat Kekeruhan Air Yang Berbeda: Suatu Pendekatan Laboratorium" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/gerakan-makan-ikan-populasi-selar-spesies-budidaya-thumb-403ab.webp" title="JURIS - Efektivitas Ikan Pelangi Arfak, Melanotaenia Arfakensis, Allen 1990 Dalam Mencari Makan Pada Tingkat Kekeruhan Air Yang Berbeda: Suatu Pendekatan Laboratorium" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/gerakan-makan-ikan-populasi-selar-spesies-budidaya-thumb-403ab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/gerakan-makan-ikan-populasi-selar-spesies-budidaya-thumb-403ab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/gerakan-makan-ikan-populasi-selar-spesies-budidaya-thumb-403ab.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Ikan Pelangi Arfak, Melanotaenia Arfakensis, Allen 1990 Dalam Mencari Makan Pada Tingkat Kekeruhan Air Yang Berbeda: Suatu Pendekatan Laboratorium" alt="JURIS - Efektivitas Ikan Pelangi Arfak, Melanotaenia Arfakensis, Allen 1990 Dalam Mencari Makan Pada Tingkat Kekeruhan Air Yang Berbeda: Suatu Pendekatan Laboratorium" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68899-gerakan-makan-ikan-populasi-selar-spesies-ika" title="JURIS - Efektivitas Ikan Pelangi Arfak, Melanotaenia Arfakensis, Allen 1990 Dalam Mencari Makan Pada Tingkat Kekeruhan Air Yang Berbeda: Suatu Pendekatan Laboratorium" target="_blank">Efektivitas Ikan Pelangi Arfak, Melanotaenia Arfakensis, Allen 1990 Dalam Mencari Makan Pada Tingkat Kekeruhan Air Yang Berbeda: Suatu Pendekatan Laboratorium</a>: Dalam penelitian ini, penting untuk memperluas pemahaman tentang dampak jangka panjang dari kekeruhan air terhadap populasi ikan pelangi arfak di habitat alaminya. Selain itu, perlu dilakukan studi lanjutan untuk mengevaluasi efektivitas spesies ikan lain sebagai pengendali biologis dalam kondisi lingkungan yang berbeda. Terakhir, penelitian lebih lanjut juga diperlukan untuk mengkaji interaksi antara faktor lingkungan seperti suhu air dan kekeruhan dalam memengaruhi perilaku pencarian makan ikan pelangi arfak..
<br>Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ikan pelangi arfak tidak mampu menoleransi kondisi kekeruhan air yang tinggi.Efektivitas ikan mencari makan mulai menurun pada tingkat kekeruhan yang lebih tinggi (100,12 NTU)
<br>Penelitian efektivitas ikan pelangi arfak dalam mencari makan dilaksanakan di Laboratorium Perikanan FPIK Universitas Papua pada bulan Juli sampai Desember 2016. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan efektivitas ikan pelangi arfak mencari makan pada beberapa tingkat kekeruhan air. Contoh ikan yang digunakan dalam perlakuan dikoleksi dari Sungai Nimbai, sistem Sungai Prafi, Manokwari yang diaklimatisasi selama satu bulan di laboratorium. Individu ikan yang digunakan dalam penelitian ini dipilih berdasarkan panjang tubuh dan dikelompokkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/2/gerakan-makan-ikan-populasi-selar-spesies-budidaya-thumb-fb01f.webp" type="image/webp" length="96626" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/gerakan-makan-ikan-populasi-selar-spesies-budidaya-thumb-fb01f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/gerakan-makan-ikan-populasi-selar-spesies-budidaya-thumb-f002d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/gerakan-makan-ikan-populasi-selar-spesies-budidaya-thumb-403ab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-665-iktiologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17651-jurnal-iktiologi-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Reproductive biology of Indian mackerel Rastreliger kanagurta Cuvier 1816 in Takalar Coastal Waters South Sulawesi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Reproductive biology of Indian mackerel Rastreliger kanagurta Cuvier 1816 in Takalar Coastal Waters South Sulawesi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Reproductive biology of Indian mackerel Rastreliger kanagurta Cuvier 1816 in Takalar Coastal Waters South Sulawesi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68893-ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-penya</link>
	<guid isPermaLink="false">391dd4b6aa2fbed942914753e8a2971c</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 22:38:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ pabean bay ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bay,content,full,issue,main,pabean]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak perubahan iklim terhadap siklus reproduksi ikan kembung lelaki di perairan pesisir. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi keragaman genetik populasi ikan kembung lelaki di wilayah berbeda guna memahami adaptasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Reproductive biology of Indian mackerel, Rastreliger kanagurta (Cuvier, 1816) in Takalar Coastal Waters, South Sulawesi: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak perubahan iklim terhadap siklus reproduksi ikan kembung lelaki di perairan pesisir. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi keragaman genetik populasi ikan kembung lelaki di wilayah berbeda guna memahami adaptasi mereka terhadap perubahan lingkungan. Terakhir, penelitian dapat fokus pada evaluasi efektivitas strategi pengelolaan perikanan berbasis biologi reproduksi untuk menjaga keberlanjutan sumber daya ikan kembung lelaki.. Perkembangan kematangan gonad ikan kembung lelaki di perairan pesisir Takalar menunjukkan adanya variasi antara individu, dengan puncak kematangan gonad terjadi pada Juli-Agustus.Nilai IKG bervariasi akibat faktor lingkungan seperti ketersediaan makanan.Ukuran ikan kali pertama matang gonad dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, genetik populasi, dan tekanan penangkapan.Fekunditas dipengaruhi oleh ukuran ikan, diameter telur, dan faktor lingkungan Penelitian ini bertujuan untuk mengamati biologi reproduksi ikan kembung lelaki di perairan pesisir Takalar melalui perkembangan kematangan gonad, ukuran pertama matang gonad, musim pemijahan, indeks kematangan gonad (IKG), dan fekunditas. Pengambilan sampel dilakukan selama delapan bulan mulai Maret sampai Oktober 2015. Perkembangan kematangan gonad diamati secara morfologi. Musim pemijahan mengacu pada hasil pengamatan langsung terhadap gonad dengan mendata ikan kembung lelaki yang telah memijah. IKG dianalisis berdasarkan perbandingan antara bobot gonad dan bobot tubuh ikan kembung lelaki, sedangkan fekunditas dihitung dengan metode gravimetrik. Hasil analisis menunjukkan bahwa ikan kembung lelaki mengalami... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/7/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-penya-thumb-c104f.webp" title="JURIS - Reproductive biology of Indian mackerel, Rastreliger kanagurta (Cuvier, 1816) in Takalar Coastal Waters, South Sulawesi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-penya-thumb-c104f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-penya-thumb-c104f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-penya-thumb-c104f.webp 1x" title="JURIS - Reproductive biology of Indian mackerel, Rastreliger kanagurta (Cuvier, 1816) in Takalar Coastal Waters, South Sulawesi" alt="JURIS - Reproductive biology of Indian mackerel, Rastreliger kanagurta (Cuvier, 1816) in Takalar Coastal Waters, South Sulawesi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-penya-thumb-19261.webp" title="JURIS - Reproductive biology of Indian mackerel, Rastreliger kanagurta (Cuvier, 1816) in Takalar Coastal Waters, South Sulawesi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-penya-thumb-19261.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-penya-thumb-19261.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-penya-thumb-19261.webp 1x" title="JURIS - Reproductive biology of Indian mackerel, Rastreliger kanagurta (Cuvier, 1816) in Takalar Coastal Waters, South Sulawesi" alt="JURIS - Reproductive biology of Indian mackerel, Rastreliger kanagurta (Cuvier, 1816) in Takalar Coastal Waters, South Sulawesi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-penya-thumb-94819.webp" title="JURIS - Reproductive biology of Indian mackerel, Rastreliger kanagurta (Cuvier, 1816) in Takalar Coastal Waters, South Sulawesi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-penya-thumb-94819.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-penya-thumb-94819.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-penya-thumb-94819.webp 1x" title="JURIS - Reproductive biology of Indian mackerel, Rastreliger kanagurta (Cuvier, 1816) in Takalar Coastal Waters, South Sulawesi" alt="JURIS - Reproductive biology of Indian mackerel, Rastreliger kanagurta (Cuvier, 1816) in Takalar Coastal Waters, South Sulawesi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68893-ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-penya" title="JURIS - Reproductive biology of Indian mackerel, Rastreliger kanagurta (Cuvier, 1816) in Takalar Coastal Waters, South Sulawesi" target="_blank">Reproductive biology of Indian mackerel, Rastreliger kanagurta (Cuvier, 1816) in Takalar Coastal Waters, South Sulawesi</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak perubahan iklim terhadap siklus reproduksi ikan kembung lelaki di perairan pesisir. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi keragaman genetik populasi ikan kembung lelaki di wilayah berbeda guna memahami adaptasi mereka terhadap perubahan lingkungan. Terakhir, penelitian dapat fokus pada evaluasi efektivitas strategi pengelolaan perikanan berbasis biologi reproduksi untuk menjaga keberlanjutan sumber daya ikan kembung lelaki..
<br>Perkembangan kematangan gonad ikan kembung lelaki di perairan pesisir Takalar menunjukkan adanya variasi antara individu, dengan puncak kematangan gonad terjadi pada Juli-Agustus.Nilai IKG bervariasi akibat faktor lingkungan seperti ketersediaan makanan.Ukuran ikan kali pertama matang gonad dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, genetik populasi, dan tekanan penangkapan.Fekunditas dipengaruhi oleh ukuran ikan, diameter telur, dan faktor lingkungan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengamati biologi reproduksi ikan kembung lelaki di perairan pesisir Takalar melalui perkembangan kematangan gonad, ukuran pertama matang gonad, musim pemijahan, indeks kematangan gonad (IKG), dan fekunditas. Pengambilan sampel dilakukan selama delapan bulan mulai Maret sampai Oktober 2015. Perkembangan kematangan gonad diamati secara morfologi. Musim pemijahan mengacu pada hasil pengamatan langsung terhadap gonad dengan mendata ikan kembung lelaki yang telah memijah. IKG dianalisis berdasarkan perbandingan antara bobot gonad dan bobot tubuh ikan kembung lelaki, sedangkan fekunditas dihitung dengan metode gravimetrik. Hasil analisis menunjukkan bahwa ikan kembung lelaki mengalami...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/7/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-penya-thumb-c104f.webp" type="image/webp" length="60140" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-penya-thumb-c104f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-penya-thumb-19261.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/ukuran-matang-gonad-reproduksi-ikan-cempedik-penya-thumb-94819.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-665-iktiologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17651-jurnal-iktiologi-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Transcultural Validation of the Indonesian Version of the Adherence Barriers Questionnaire Intravitreal Injection ABQ IVT in Neovascular Age related Macular Degeneration nAMD ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Transcultural Validation of the Indonesian Version of the Adherence Barriers Questionnaire Intravitreal Injection ABQ IVT in Neovascular Age related Macular Degeneration nAMD ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Transcultural Validation of the Indonesian Version of the Adherence Barriers Questionnaire Intravitreal Injection ABQ IVT in Neovascular Age related Macular Degeneration nAMD ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68892-putih-studi-deskriptif-rumah-sakit-pasien-hasil-pe</link>
	<guid isPermaLink="false">af9316b84a53f9175f5910a966cc38c3</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 22:36:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ mirza metita ]]></category>
	<category><![CDATA[ case report ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[case,content,main,metita,mirza,report]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, studi longitudinal dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut hubungan antara kepatuhan dan ketekunan dengan hasil pengobatan anti-VEGF ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Transcultural Validation of the Indonesian Version of the Adherence Barriers Questionnaire Intravitreal Injection (ABQ-IVT) in Neovascular Age-related Macular Degeneration (nAMD): Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, studi longitudinal dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut hubungan antara kepatuhan dan ketekunan dengan hasil pengobatan anti-VEGF IVT. Studi ini dapat membantu mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan dan ketekunan, serta strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan hasil pengobatan. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami perspektif pasien nAMD mengenai beban pengobatan dan tantangan yang mereka hadapi. Wawancara mendalam dan fokus kelompok dapat memberikan wawasan berharga tentang pengalaman pasien dan kebutuhan mereka dalam menjalani pengobatan. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan beban pengobatan antara pasien nAMD di Indonesia dengan negara-negara lain, terutama di Asia. Perbandingan ini dapat membantu mengidentifikasi faktor-faktor budaya, sosial, dan ekonomi yang mempengaruhi beban pengobatan dan kepatuhan. Dengan memahami perbedaan dan kesamaan di antara negara-negara, penelitian ini dapat memberikan rekomendasi yang lebih spesifik untuk meningkatkan kepatuhan dan hasil pengobatan di Indonesia.. Versi Indonesia dari ABQ-IVT terbukti menjadi instrumen yang valid dan andal untuk menilai beban pengobatan di antara pasien nAMD Degenerasi makula terkait usia (AMD) adalah gangguan retina dan penyebab utama gangguan penglihatan dan kebutaan. Prevalensi tertinggi AMD dilaporkan pada populasi Asia, berkisar antara 3% hingga 19,5%, termasuk di Indonesia.AeA Sebuah studi deskriptif yang dilakukan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kirana selama satu tahun oleh Leonedine et al. melaporkan 129 kasus neovaskular AMD (nAMD) pada tahun 2022, dan studi sebelumnya oleh Pambudy pada tahun 2017 mencatat 148 kasus nAMD.AeA Suntikan intravitreal (IVT) agen antiAevaskular endothelial growth factor (anti-VEGF) telah menjadi pengobatan utama nAMD dan diberikan menggunakan regimen proaktif seperti interval tetap atau treat-and-extend (TAE), atau regimen reaktif seperti pro re nata (PRN).... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/6/putih-studi-deskriptif-rumah-sakit-pasien-hasil-pe-thumb-bd628.webp" title="JURIS - Transcultural Validation of the Indonesian Version of the Adherence Barriers Questionnaire Intravitreal Injection (ABQ-IVT)  in Neovascular Age-related Macular Degeneration (nAMD)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/putih-studi-deskriptif-rumah-sakit-pasien-hasil-pe-thumb-bd628.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/putih-studi-deskriptif-rumah-sakit-pasien-hasil-pe-thumb-bd628.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/putih-studi-deskriptif-rumah-sakit-pasien-hasil-pe-thumb-bd628.webp 1x" title="JURIS - Transcultural Validation of the Indonesian Version of the Adherence Barriers Questionnaire Intravitreal Injection (ABQ-IVT)  in Neovascular Age-related Macular Degeneration (nAMD)" alt="JURIS - Transcultural Validation of the Indonesian Version of the Adherence Barriers Questionnaire Intravitreal Injection (ABQ-IVT)  in Neovascular Age-related Macular Degeneration (nAMD)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/putih-studi-deskriptif-rumah-sakit-pasien-hasil-pe-thumb-739dd.webp" title="JURIS - Transcultural Validation of the Indonesian Version of the Adherence Barriers Questionnaire Intravitreal Injection (ABQ-IVT)  in Neovascular Age-related Macular Degeneration (nAMD)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/putih-studi-deskriptif-rumah-sakit-pasien-hasil-pe-thumb-739dd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/putih-studi-deskriptif-rumah-sakit-pasien-hasil-pe-thumb-739dd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/putih-studi-deskriptif-rumah-sakit-pasien-hasil-pe-thumb-739dd.webp 1x" title="JURIS - Transcultural Validation of the Indonesian Version of the Adherence Barriers Questionnaire Intravitreal Injection (ABQ-IVT)  in Neovascular Age-related Macular Degeneration (nAMD)" alt="JURIS - Transcultural Validation of the Indonesian Version of the Adherence Barriers Questionnaire Intravitreal Injection (ABQ-IVT)  in Neovascular Age-related Macular Degeneration (nAMD)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/putih-studi-deskriptif-rumah-sakit-pasien-hasil-pe-thumb-d3af3.webp" title="JURIS - Transcultural Validation of the Indonesian Version of the Adherence Barriers Questionnaire Intravitreal Injection (ABQ-IVT)  in Neovascular Age-related Macular Degeneration (nAMD)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/putih-studi-deskriptif-rumah-sakit-pasien-hasil-pe-thumb-d3af3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/putih-studi-deskriptif-rumah-sakit-pasien-hasil-pe-thumb-d3af3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/putih-studi-deskriptif-rumah-sakit-pasien-hasil-pe-thumb-d3af3.webp 1x" title="JURIS - Transcultural Validation of the Indonesian Version of the Adherence Barriers Questionnaire Intravitreal Injection (ABQ-IVT)  in Neovascular Age-related Macular Degeneration (nAMD)" alt="JURIS - Transcultural Validation of the Indonesian Version of the Adherence Barriers Questionnaire Intravitreal Injection (ABQ-IVT)  in Neovascular Age-related Macular Degeneration (nAMD)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68892-putih-studi-deskriptif-rumah-sakit-pasien-hasil-pe" title="JURIS - Transcultural Validation of the Indonesian Version of the Adherence Barriers Questionnaire Intravitreal Injection (ABQ-IVT)  in Neovascular Age-related Macular Degeneration (nAMD)" target="_blank">Transcultural Validation of the Indonesian Version of the Adherence Barriers Questionnaire Intravitreal Injection (ABQ-IVT)  in Neovascular Age-related Macular Degeneration (nAMD)</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, studi longitudinal dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut hubungan antara kepatuhan dan ketekunan dengan hasil pengobatan anti-VEGF IVT. Studi ini dapat membantu mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan dan ketekunan, serta strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan hasil pengobatan. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami perspektif pasien nAMD mengenai beban pengobatan dan tantangan yang mereka hadapi. Wawancara mendalam dan fokus kelompok dapat memberikan wawasan berharga tentang pengalaman pasien dan kebutuhan mereka dalam menjalani pengobatan. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan beban pengobatan antara pasien nAMD di Indonesia dengan negara-negara lain, terutama di Asia. Perbandingan ini dapat membantu mengidentifikasi faktor-faktor budaya, sosial, dan ekonomi yang mempengaruhi beban pengobatan dan kepatuhan. Dengan memahami perbedaan dan kesamaan di antara negara-negara, penelitian ini dapat memberikan rekomendasi yang lebih spesifik untuk meningkatkan kepatuhan dan hasil pengobatan di Indonesia..
<br>Versi Indonesia dari ABQ-IVT terbukti menjadi instrumen yang valid dan andal untuk menilai beban pengobatan di antara pasien nAMD
<br>Degenerasi makula terkait usia (AMD) adalah gangguan retina dan penyebab utama gangguan penglihatan dan kebutaan. Prevalensi tertinggi AMD dilaporkan pada populasi Asia, berkisar antara 3% hingga 19,5%, termasuk di Indonesia.AeA Sebuah studi deskriptif yang dilakukan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kirana selama satu tahun oleh Leonedine et al. melaporkan 129 kasus neovaskular AMD (nAMD) pada tahun 2022, dan studi sebelumnya oleh Pambudy pada tahun 2017 mencatat 148 kasus nAMD.AeA Suntikan intravitreal (IVT) agen antiAevaskular endothelial growth factor (anti-VEGF) telah menjadi pengobatan utama nAMD dan diberikan menggunakan regimen proaktif seperti interval tetap atau treat-and-extend (TAE), atau regimen reaktif seperti pro re nata (PRN)....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/6/putih-studi-deskriptif-rumah-sakit-pasien-hasil-pe-thumb-bd628.webp" type="image/webp" length="94050" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/putih-studi-deskriptif-rumah-sakit-pasien-hasil-pe-thumb-bd628.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/putih-studi-deskriptif-rumah-sakit-pasien-hasil-pe-thumb-739dd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/putih-studi-deskriptif-rumah-sakit-pasien-hasil-pe-thumb-d3af3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6759-ijretina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16032-international-journal-retina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemberdayaan Umkm Jamu Tradisional Sebagai Upaya Pelestarian Kearifan Lokal Dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemberdayaan Umkm Jamu Tradisional Sebagai Upaya Pelestarian Kearifan Lokal Dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemberdayaan Umkm Jamu Tradisional Sebagai Upaya Pelestarian Kearifan Lokal Dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68879-program-pengabdian-masyarakat-daya-tarik-usaha-kap</link>
	<guid isPermaLink="false">aaec486f60a414ffc3317ac369623162</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 22:35:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ hadi ismanto ]]></category>
	<category><![CDATA[ yohan yuanta ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,hadi,ismanto,main,yohan,yuanta]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada dampak jangka panjang dari program pemberdayaan UMKM jamu tradisional. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana peningkatan kapasitas usaha dan kualitas produk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemberdayaan Umkm Jamu Tradisional Sebagai Upaya Pelestarian Kearifan Lokal Dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada dampak jangka panjang dari program pemberdayaan UMKM jamu tradisional. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana peningkatan kapasitas usaha dan kualitas produk yang dicapai melalui program ini dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi lokal dan pelestarian kearifan lokal. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas strategi pemasaran digital yang diterapkan, termasuk penggunaan media sosial dan e-commerce, serta mengukur keberlanjutan usaha jamu tradisional pasca-program. Dengan demikian, studi lanjutan ini akan memberikan wawasan lebih dalam tentang keberhasilan dan tantangan dalam pemberdayaan UMKM berbasis potensi lokal, serta memberikan rekomendasi praktis bagi pemerintah dan pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha jamu tradisional di masa depan.. Program pengabdian masyarakat di Desa Batukali, Kalinyamatan, Jepara, menghasilkan tiga luaran utama yang berkontribusi nyata terhadap peningkatan kapasitas usaha jamu tradisional milik Bapak Mukhlis.Pertama, terciptanya desain kemasan baru yang lebih menarik dan profesional, sehingga mampu meningkatkan daya tarik produk di pasar.Kedua, terjadi peningkatan keterampilan pemasaran digital sebesar 30%, ditunjukkan oleh kemampuan mitra dalam membuat konten promosi, mengelola akun media sosial, serta memperluas jangkauan pasar melalui platform daring.Ketiga, usaha jamu Pak Mukhlis berhasil memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB) yang menjadi bukti legalitas dan membuka akses terhadap peluang kerja sama serta program pendampingan pemerintah.Secara keseluruhan, keberhasilan ketiga aspek tersebut meningkatkan kapasitas usaha mitra sebesar 70% dibandingkan kondisi awal, yang tercermin dari peningkatan rata-rata penjualan harian dan penguatan identitas merek produk.Program ini membuktikan bahwa pendampingan terpadu dalam aspek branding, digital marketing, dan legalitas dapat secara signifikan mendorong daya saing UMKM berbasis potensi lokal Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas usaha jamu tradisional milik Bapak Mukhlis di Desa Batukali, Kecamatan Kalinyamatan, Jepara. Kegiatan berlangsung selama 40 hari dengan melibatkan satu mitra utama dan lima anggota masyarakat lokal. Melalui metode partisipatif yang mencakup pelatihan pengemasan higienis, pengembangan merek, pemasaran digital, dan pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), program ini berhasil memberikan dampak signifikan. Hasil menunjukkan peningkatan keterampilan pemasaran digital sebesar 30%, kapasitas usaha sebesar 70%, serta kenaikan rata-rata penjualan harian dari 10Ae15 menjadi 25Ae30 botol (naik 80%). Legalitas usaha... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/6/program-pengabdian-masyarakat-daya-tarik-usaha-kap-thumb-dbf54.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Umkm Jamu Tradisional Sebagai Upaya  Pelestarian Kearifan Lokal Dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/program-pengabdian-masyarakat-daya-tarik-usaha-kap-thumb-dbf54.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/program-pengabdian-masyarakat-daya-tarik-usaha-kap-thumb-dbf54.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/program-pengabdian-masyarakat-daya-tarik-usaha-kap-thumb-dbf54.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Umkm Jamu Tradisional Sebagai Upaya  Pelestarian Kearifan Lokal Dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat" alt="JURIS - Pemberdayaan Umkm Jamu Tradisional Sebagai Upaya  Pelestarian Kearifan Lokal Dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/program-pengabdian-masyarakat-daya-tarik-usaha-kap-thumb-f1b6a.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Umkm Jamu Tradisional Sebagai Upaya  Pelestarian Kearifan Lokal Dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/program-pengabdian-masyarakat-daya-tarik-usaha-kap-thumb-f1b6a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/program-pengabdian-masyarakat-daya-tarik-usaha-kap-thumb-f1b6a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/program-pengabdian-masyarakat-daya-tarik-usaha-kap-thumb-f1b6a.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Umkm Jamu Tradisional Sebagai Upaya  Pelestarian Kearifan Lokal Dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat" alt="JURIS - Pemberdayaan Umkm Jamu Tradisional Sebagai Upaya  Pelestarian Kearifan Lokal Dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/program-pengabdian-masyarakat-daya-tarik-usaha-kap-thumb-898c8.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Umkm Jamu Tradisional Sebagai Upaya  Pelestarian Kearifan Lokal Dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/program-pengabdian-masyarakat-daya-tarik-usaha-kap-thumb-898c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/program-pengabdian-masyarakat-daya-tarik-usaha-kap-thumb-898c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/program-pengabdian-masyarakat-daya-tarik-usaha-kap-thumb-898c8.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Umkm Jamu Tradisional Sebagai Upaya  Pelestarian Kearifan Lokal Dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat" alt="JURIS - Pemberdayaan Umkm Jamu Tradisional Sebagai Upaya  Pelestarian Kearifan Lokal Dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68879-program-pengabdian-masyarakat-daya-tarik-usaha-kap" title="JURIS - Pemberdayaan Umkm Jamu Tradisional Sebagai Upaya  Pelestarian Kearifan Lokal Dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat" target="_blank">Pemberdayaan Umkm Jamu Tradisional Sebagai Upaya  Pelestarian Kearifan Lokal Dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada dampak jangka panjang dari program pemberdayaan UMKM jamu tradisional. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana peningkatan kapasitas usaha dan kualitas produk yang dicapai melalui program ini dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi lokal dan pelestarian kearifan lokal. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas strategi pemasaran digital yang diterapkan, termasuk penggunaan media sosial dan e-commerce, serta mengukur keberlanjutan usaha jamu tradisional pasca-program. Dengan demikian, studi lanjutan ini akan memberikan wawasan lebih dalam tentang keberhasilan dan tantangan dalam pemberdayaan UMKM berbasis potensi lokal, serta memberikan rekomendasi praktis bagi pemerintah dan pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha jamu tradisional di masa depan..
<br>Program pengabdian masyarakat di Desa Batukali, Kalinyamatan, Jepara, menghasilkan tiga luaran utama yang berkontribusi nyata terhadap peningkatan kapasitas usaha jamu tradisional milik Bapak Mukhlis.Pertama, terciptanya desain kemasan baru yang lebih menarik dan profesional, sehingga mampu meningkatkan daya tarik produk di pasar.Kedua, terjadi peningkatan keterampilan pemasaran digital sebesar 30%, ditunjukkan oleh kemampuan mitra dalam membuat konten promosi, mengelola akun media sosial, serta memperluas jangkauan pasar melalui platform daring.Ketiga, usaha jamu Pak Mukhlis berhasil memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB) yang menjadi bukti legalitas dan membuka akses terhadap peluang kerja sama serta program pendampingan pemerintah.Secara keseluruhan, keberhasilan ketiga aspek tersebut meningkatkan kapasitas usaha mitra sebesar 70% dibandingkan kondisi awal, yang tercermin dari peningkatan rata-rata penjualan harian dan penguatan identitas merek produk.Program ini membuktikan bahwa pendampingan terpadu dalam aspek branding, digital marketing, dan legalitas dapat secara signifikan mendorong daya saing UMKM berbasis potensi lokal
<br>Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas usaha jamu tradisional milik Bapak Mukhlis di Desa Batukali, Kecamatan Kalinyamatan, Jepara. Kegiatan berlangsung selama 40 hari dengan melibatkan satu mitra utama dan lima anggota masyarakat lokal. Melalui metode partisipatif yang mencakup pelatihan pengemasan higienis, pengembangan merek, pemasaran digital, dan pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), program ini berhasil memberikan dampak signifikan. Hasil menunjukkan peningkatan keterampilan pemasaran digital sebesar 30%, kapasitas usaha sebesar 70%, serta kenaikan rata-rata penjualan harian dari 10Ae15 menjadi 25Ae30 botol (naik 80%). Legalitas usaha...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/6/program-pengabdian-masyarakat-daya-tarik-usaha-kap-thumb-dbf54.webp" type="image/webp" length="102080" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/program-pengabdian-masyarakat-daya-tarik-usaha-kap-thumb-dbf54.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/program-pengabdian-masyarakat-daya-tarik-usaha-kap-thumb-f1b6a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/program-pengabdian-masyarakat-daya-tarik-usaha-kap-thumb-898c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2488-sinergis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19713-pekat-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Panjang Bobot dan Faktor Kondisi Ikan Petek Leiognathus Equulus Forsskyul 1775 di Teluk Pabean Jawa Barat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Panjang Bobot dan Faktor Kondisi Ikan Petek Leiognathus Equulus Forsskyul 1775 di Teluk Pabean Jawa Barat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Panjang Bobot dan Faktor Kondisi Ikan Petek Leiognathus Equulus Forsskyul 1775 di Teluk Pabean Jawa Barat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68900-faktor-kondisi-mesin-alat-tangkap-ikan-pertumbuhan</link>
	<guid isPermaLink="false">8eecfbd8ef22fd323c82da44ce0ecee2</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 22:31:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ pabean bay ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bay,content,full,issue,main,pabean]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak perubahan musim terhadap faktor kondisi ikan petek, serta pengaruh metode penangkapan yang berbeda terhadap hubungan panjang-bobot. Selain itu, studi tentang kaitan antara siklus reproduksi dan fluktuasi faktor ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Panjang Bobot dan Faktor Kondisi Ikan Petek, Leiognathus Equulus (Forsskyul, 1775) di Teluk Pabean, Jawa Barat: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak perubahan musim terhadap faktor kondisi ikan petek, serta pengaruh metode penangkapan yang berbeda terhadap hubungan panjang-bobot. Selain itu, studi tentang kaitan antara siklus reproduksi dan fluktuasi faktor kondisi ikan petek di Teluk Pabean dapat memberikan wawasan lebih mendalam. Penelitian ini juga dapat dikembangkan dengan menganalisis peran lingkungan ekosistem terhadap pertumbuhan ikan petek secara lebih terperinci.. Pola pertumbuhan ikan petek memperlihatkan pertambahan bobot lebih besar dibandingkan pertambahan panjang (alometrik positif).Faktor kondisi ikan petek berfluktuasi tiap bulan Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan panjang-bobot dan faktor kondisi ikan petek yang ada di Teluk Pabean, Indramayu. Penelitian dilaksanakan selama satu tahun dari bulan April 2016 hingga bulan Maret 2017. Ikan contoh ditangkap dengan menggunakan alat tangkap yaitu jaring insang dan sero. Jumlah ikan yang tertangkap sebanyak 154 ekor dengan kisaran panjang total 18 - 141 mm dan bobot 0,05 - 41,35 g. Hubungan panjang-bobot ikan petek sepanjang tahun 2016 adalah W = 7x10-06 L3,1983. Hasil ini menunjukkan bahwa pola pertumbuhan ikan bersifat alometrik positif. Faktor kondisi ikan petek berfluktuasi berkisar antara 0,67 - 1,42. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/d/faktor-kondisi-mesin-alat-tangkap-ikan-pertumbuhan-thumb-8092c.webp" title="JURIS - Hubungan Panjang Bobot dan Faktor Kondisi Ikan Petek, Leiognathus Equulus (Forsskyul, 1775) di Teluk Pabean, Jawa Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/faktor-kondisi-mesin-alat-tangkap-ikan-pertumbuhan-thumb-8092c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/faktor-kondisi-mesin-alat-tangkap-ikan-pertumbuhan-thumb-8092c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/faktor-kondisi-mesin-alat-tangkap-ikan-pertumbuhan-thumb-8092c.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Panjang Bobot dan Faktor Kondisi Ikan Petek, Leiognathus Equulus (Forsskyul, 1775) di Teluk Pabean, Jawa Barat" alt="JURIS - Hubungan Panjang Bobot dan Faktor Kondisi Ikan Petek, Leiognathus Equulus (Forsskyul, 1775) di Teluk Pabean, Jawa Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/faktor-kondisi-mesin-alat-tangkap-ikan-pertumbuhan-thumb-748af.webp" title="JURIS - Hubungan Panjang Bobot dan Faktor Kondisi Ikan Petek, Leiognathus Equulus (Forsskyul, 1775) di Teluk Pabean, Jawa Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/faktor-kondisi-mesin-alat-tangkap-ikan-pertumbuhan-thumb-748af.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/faktor-kondisi-mesin-alat-tangkap-ikan-pertumbuhan-thumb-748af.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/faktor-kondisi-mesin-alat-tangkap-ikan-pertumbuhan-thumb-748af.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Panjang Bobot dan Faktor Kondisi Ikan Petek, Leiognathus Equulus (Forsskyul, 1775) di Teluk Pabean, Jawa Barat" alt="JURIS - Hubungan Panjang Bobot dan Faktor Kondisi Ikan Petek, Leiognathus Equulus (Forsskyul, 1775) di Teluk Pabean, Jawa Barat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68900-faktor-kondisi-mesin-alat-tangkap-ikan-pertumbuhan" title="JURIS - Hubungan Panjang Bobot dan Faktor Kondisi Ikan Petek, Leiognathus Equulus (Forsskyul, 1775) di Teluk Pabean, Jawa Barat" target="_blank">Hubungan Panjang Bobot dan Faktor Kondisi Ikan Petek, Leiognathus Equulus (Forsskyul, 1775) di Teluk Pabean, Jawa Barat</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak perubahan musim terhadap faktor kondisi ikan petek, serta pengaruh metode penangkapan yang berbeda terhadap hubungan panjang-bobot. Selain itu, studi tentang kaitan antara siklus reproduksi dan fluktuasi faktor kondisi ikan petek di Teluk Pabean dapat memberikan wawasan lebih mendalam. Penelitian ini juga dapat dikembangkan dengan menganalisis peran lingkungan ekosistem terhadap pertumbuhan ikan petek secara lebih terperinci..
<br>Pola pertumbuhan ikan petek memperlihatkan pertambahan bobot lebih besar dibandingkan pertambahan panjang (alometrik positif).Faktor kondisi ikan petek berfluktuasi tiap bulan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan panjang-bobot dan faktor kondisi ikan petek yang ada di Teluk Pabean, Indramayu. Penelitian dilaksanakan selama satu tahun dari bulan April 2016 hingga bulan Maret 2017. Ikan contoh ditangkap dengan menggunakan alat tangkap yaitu jaring insang dan sero. Jumlah ikan yang tertangkap sebanyak 154 ekor dengan kisaran panjang total 18 - 141 mm dan bobot 0,05 - 41,35 g. Hubungan panjang-bobot ikan petek sepanjang tahun 2016 adalah W = 7x10-06 L3,1983. Hasil ini menunjukkan bahwa pola pertumbuhan ikan bersifat alometrik positif. Faktor kondisi ikan petek berfluktuasi berkisar antara 0,67 - 1,42.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/d/faktor-kondisi-mesin-alat-tangkap-ikan-pertumbuhan-thumb-748af.webp" type="image/webp" length="81966" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/faktor-kondisi-mesin-alat-tangkap-ikan-pertumbuhan-thumb-8092c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/faktor-kondisi-mesin-alat-tangkap-ikan-pertumbuhan-thumb-748af.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-665-iktiologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17651-jurnal-iktiologi-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Time Interval Post Vitrectomy Cataracts A Comparison Between Silicone Oil and Balanced Salt Solution as Vitreous Substitutes ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Time Interval Post Vitrectomy Cataracts A Comparison Between Silicone Oil and Balanced Salt Solution as Vitreous Substitutes ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Time Interval Post Vitrectomy Cataracts A Comparison Between Silicone Oil and Balanced Salt Solution as Vitreous Substitutes ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68895-post-vitrectomy-cataracts-silicone-oil-balanced-sa</link>
	<guid isPermaLink="false">1674fc93d60170db0724a66651cdc1b9</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 22:13:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ mirza metita ]]></category>
	<category><![CDATA[ case report ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[case,content,main,metita,mirza,report]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan antara penggunaan bahan pengganti vitreus alternatif, seperti hidrogel polimerik, dengan minyak silikon dan BSS untuk mengevaluasi dampaknya terhadap insidensi katarak pasca-vitrektomi. 2. Studi lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Time Interval Post-Vitrectomy Cataracts: A Comparison Between Silicone Oil and Balanced Salt Solution as Vitreous Substitutes: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan antara penggunaan bahan pengganti vitreus alternatif, seperti hidrogel polimerik, dengan minyak silikon dan BSS untuk mengevaluasi dampaknya terhadap insidensi katarak pasca-vitrektomi. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk memahami bagaimana kondisi metabolik seperti diabetes memengaruhi proses oksidasi lensa dan percepatan katarak pasca-vitrektomi, terutama pada populasi berisiko tinggi. 3. Penelitian dapat mengembangkan metode pencegahan katarak pasca-vitrektomi dengan mengeksplorasi penggunaan agen antioksidan atau modifikasi viskositas bahan pengganti vitreus untuk mengurangi kerusakan lensa.. Pembentukan katarak pasca-vitrektomi terjadi lebih sering pada mata yang diperlakukan dengan tamponade minyak silikon dibandingkan BSS, dengan insidensi tertinggi teramati sekitar bulan ke-12 setelah vitrektomi.Namun, tidak ada perbedaan statistik signifikan dalam insidensi katarak yang diamati antara viskositas SO yang berbeda Katarak merupakan komplikasi yang paling umum terkait vitrektomi, dengan insidensi 60-98% pada pasien dengan riwayat vitrektomi sebelumnya. Katarak nukleus-sklerotik dapat berkembang secara klinis signifikan dalam dua tahun berikutnya. Patogenesis pasti dari pembentukan atau percepatan katarak pasca-vitrektomi belum dipahami; beberapa studi mengemukakan bahwa toksisitas cahaya, proses oksidasi di lensa, durasi operasi, penggunaan gas intraokular, usia, status diabetes, vitrektomi kompleks, dan penggunaan bahan pengganti vitreus mempengaruhi pembentukan katarak. Bahan pengganti vitreus adalah material yang digunakan selama vitrektomi, yang memiliki bentuk dan fungsi serupa dengan vitreus alami. Material pengganti vitreus saat ini dapat diklasifikasikan menjadi dua kategori utama, yaitu berbasis gas (udara, gas ekspansif, dll.) dan berbasis cairan (larutan garam... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/8/vitrectomy-cataracts-silicone-oil-balanced-salt-so-thumb-96531.webp" title="JURIS - The Time Interval Post-Vitrectomy Cataracts: A Comparison Between Silicone Oil and Balanced Salt Solution as Vitreous Substitutes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/vitrectomy-cataracts-silicone-oil-balanced-salt-so-thumb-96531.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/vitrectomy-cataracts-silicone-oil-balanced-salt-so-thumb-96531.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/vitrectomy-cataracts-silicone-oil-balanced-salt-so-thumb-96531.webp 1x" title="JURIS - The Time Interval Post-Vitrectomy Cataracts: A Comparison Between Silicone Oil and Balanced Salt Solution as Vitreous Substitutes" alt="JURIS - The Time Interval Post-Vitrectomy Cataracts: A Comparison Between Silicone Oil and Balanced Salt Solution as Vitreous Substitutes" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/vitrectomy-cataracts-silicone-oil-balanced-salt-so-thumb-19f0f.webp" title="JURIS - The Time Interval Post-Vitrectomy Cataracts: A Comparison Between Silicone Oil and Balanced Salt Solution as Vitreous Substitutes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/vitrectomy-cataracts-silicone-oil-balanced-salt-so-thumb-19f0f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/vitrectomy-cataracts-silicone-oil-balanced-salt-so-thumb-19f0f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/vitrectomy-cataracts-silicone-oil-balanced-salt-so-thumb-19f0f.webp 1x" title="JURIS - The Time Interval Post-Vitrectomy Cataracts: A Comparison Between Silicone Oil and Balanced Salt Solution as Vitreous Substitutes" alt="JURIS - The Time Interval Post-Vitrectomy Cataracts: A Comparison Between Silicone Oil and Balanced Salt Solution as Vitreous Substitutes" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/vitrectomy-cataracts-silicone-oil-balanced-salt-so-thumb-44854.webp" title="JURIS - The Time Interval Post-Vitrectomy Cataracts: A Comparison Between Silicone Oil and Balanced Salt Solution as Vitreous Substitutes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/vitrectomy-cataracts-silicone-oil-balanced-salt-so-thumb-44854.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/vitrectomy-cataracts-silicone-oil-balanced-salt-so-thumb-44854.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/vitrectomy-cataracts-silicone-oil-balanced-salt-so-thumb-44854.webp 1x" title="JURIS - The Time Interval Post-Vitrectomy Cataracts: A Comparison Between Silicone Oil and Balanced Salt Solution as Vitreous Substitutes" alt="JURIS - The Time Interval Post-Vitrectomy Cataracts: A Comparison Between Silicone Oil and Balanced Salt Solution as Vitreous Substitutes" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68895-post-vitrectomy-cataracts-silicone-oil-balanced-sa" title="JURIS - The Time Interval Post-Vitrectomy Cataracts: A Comparison Between Silicone Oil and Balanced Salt Solution as Vitreous Substitutes" target="_blank">The Time Interval Post-Vitrectomy Cataracts: A Comparison Between Silicone Oil and Balanced Salt Solution as Vitreous Substitutes</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan antara penggunaan bahan pengganti vitreus alternatif, seperti hidrogel polimerik, dengan minyak silikon dan BSS untuk mengevaluasi dampaknya terhadap insidensi katarak pasca-vitrektomi. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk memahami bagaimana kondisi metabolik seperti diabetes memengaruhi proses oksidasi lensa dan percepatan katarak pasca-vitrektomi, terutama pada populasi berisiko tinggi. 3. Penelitian dapat mengembangkan metode pencegahan katarak pasca-vitrektomi dengan mengeksplorasi penggunaan agen antioksidan atau modifikasi viskositas bahan pengganti vitreus untuk mengurangi kerusakan lensa..
<br>Pembentukan katarak pasca-vitrektomi terjadi lebih sering pada mata yang diperlakukan dengan tamponade minyak silikon dibandingkan BSS, dengan insidensi tertinggi teramati sekitar bulan ke-12 setelah vitrektomi.Namun, tidak ada perbedaan statistik signifikan dalam insidensi katarak yang diamati antara viskositas SO yang berbeda
<br>Katarak merupakan komplikasi yang paling umum terkait vitrektomi, dengan insidensi 60-98% pada pasien dengan riwayat vitrektomi sebelumnya. Katarak nukleus-sklerotik dapat berkembang secara klinis signifikan dalam dua tahun berikutnya. Patogenesis pasti dari pembentukan atau percepatan katarak pasca-vitrektomi belum dipahami; beberapa studi mengemukakan bahwa toksisitas cahaya, proses oksidasi di lensa, durasi operasi, penggunaan gas intraokular, usia, status diabetes, vitrektomi kompleks, dan penggunaan bahan pengganti vitreus mempengaruhi pembentukan katarak. Bahan pengganti vitreus adalah material yang digunakan selama vitrektomi, yang memiliki bentuk dan fungsi serupa dengan vitreus alami. Material pengganti vitreus saat ini dapat diklasifikasikan menjadi dua kategori utama, yaitu berbasis gas (udara, gas ekspansif, dll.) dan berbasis cairan (larutan garam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/8/vitrectomy-cataracts-silicone-oil-balanced-salt-so-thumb-19f0f.webp" type="image/webp" length="248114" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/vitrectomy-cataracts-silicone-oil-balanced-salt-so-thumb-96531.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/vitrectomy-cataracts-silicone-oil-balanced-salt-so-thumb-19f0f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/vitrectomy-cataracts-silicone-oil-balanced-salt-so-thumb-44854.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6759-ijretina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16032-international-journal-retina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PERTUMBUHAN IKAN ARWANA IRIAN Scleropages jardinii Saville Kent DI AKUARIUM Growth of Bonytongue Fish Scleropages jardinii Saville Kent in Aquarium ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PERTUMBUHAN IKAN ARWANA IRIAN Scleropages jardinii Saville Kent DI AKUARIUM Growth of Bonytongue Fish Scleropages jardinii Saville Kent in Aquarium ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PERTUMBUHAN IKAN ARWANA IRIAN Scleropages jardinii Saville Kent DI AKUARIUM Growth of Bonytongue Fish Scleropages jardinii Saville Kent in Aquarium ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68904-reproduksi-ikan-cempedik-hidup-nila-pertumbuh</link>
	<guid isPermaLink="false">ddd46c5caf80348867c91b2d2d2cab88</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 22:10:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ pabean bay ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bay,content,full,issue,main,pabean]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengeksplorasi alternatif pakan yang lebih efisien untuk ikan arwana irian stadium dewasa, mengingat konversi pakan yang rendah pada stadia ini. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang kemampuan reproduksi ikan arwana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PERTUMBUHAN IKAN ARWANA IRIAN (Scleropages jardinii Saville-Kent) DI AKUARIUM [Growth of Bonytongue Fish {Scleropages jardinii Saville-Kent) in Aquarium]: Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengeksplorasi alternatif pakan yang lebih efisien untuk ikan arwana irian stadium dewasa, mengingat konversi pakan yang rendah pada stadia ini. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang kemampuan reproduksi ikan arwana irian dalam kondisi ex-situ sebagai bagian dari proses domestikasi. Terakhir, penelitian tentang pengaruh variasi kualitas air terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan arwana irian di lingkungan yang berbeda dapat memberikan wawasan tambahan untuk optimasi sistem pemeliharaan.. Setiap stadia ikan arwana irian memiliki pola pertumbuhan yang berbeda, dengan pertambahan bobot terbesar pada stadium dewasa.Konversi pakan paling efisien terjadi pada stadium anakan, sementara tingkat kelangsungan hidup tetap stabil di semua stadia.Kualitas air dalam kondisi yang dapat ditoleransi oleh ikan arwana irian, mendukung pertumbuhan selama proses domestikasi Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan ikan arwana irian (Scleropages jardinii Saville-Kent) selama proses domestikasi, khususnya sistem ranching. Pertumbuhan, konversi pakan, tingkat kelangsungan hidup, dan kualitas air ditentukan untuk setiap stadia kehidupan. Hasil menunjukkan bahwa setiap stadia memiliki karakteristik pertumbuhan yang berbeda. Konversi pakan tertinggi ditunjukkan oleh ikan dewasa, diikuti oleh remaja, sedangkan anakan memiliki konversi paling rendah. Tingkat kelangsungan hidup pada setiap stadia mencapai 100%. Kualitas air dalam eksperimen ini memadai untuk mendukung pertumbuhan ikan. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/6/reproduksi-ikan-cempedik-hidup-nila-pertumbuhan-sc-thumb-a68ed.webp" title="JURIS - PERTUMBUHAN IKAN ARWANA IRIAN (Scleropages jardinii Saville-Kent) DI AKUARIUM  [Growth of Bonytongue Fish {Scleropages jardinii Saville-Kent) in Aquarium]" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/reproduksi-ikan-cempedik-hidup-nila-pertumbuhan-sc-thumb-a68ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/reproduksi-ikan-cempedik-hidup-nila-pertumbuhan-sc-thumb-a68ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/reproduksi-ikan-cempedik-hidup-nila-pertumbuhan-sc-thumb-a68ed.webp 1x" title="JURIS - PERTUMBUHAN IKAN ARWANA IRIAN (Scleropages jardinii Saville-Kent) DI AKUARIUM  [Growth of Bonytongue Fish {Scleropages jardinii Saville-Kent) in Aquarium]" alt="JURIS - PERTUMBUHAN IKAN ARWANA IRIAN (Scleropages jardinii Saville-Kent) DI AKUARIUM  [Growth of Bonytongue Fish {Scleropages jardinii Saville-Kent) in Aquarium]" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/reproduksi-ikan-cempedik-hidup-nila-pertumbuhan-sc-thumb-2a84e.webp" title="JURIS - PERTUMBUHAN IKAN ARWANA IRIAN (Scleropages jardinii Saville-Kent) DI AKUARIUM  [Growth of Bonytongue Fish {Scleropages jardinii Saville-Kent) in Aquarium]" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/reproduksi-ikan-cempedik-hidup-nila-pertumbuhan-sc-thumb-2a84e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/reproduksi-ikan-cempedik-hidup-nila-pertumbuhan-sc-thumb-2a84e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/reproduksi-ikan-cempedik-hidup-nila-pertumbuhan-sc-thumb-2a84e.webp 1x" title="JURIS - PERTUMBUHAN IKAN ARWANA IRIAN (Scleropages jardinii Saville-Kent) DI AKUARIUM  [Growth of Bonytongue Fish {Scleropages jardinii Saville-Kent) in Aquarium]" alt="JURIS - PERTUMBUHAN IKAN ARWANA IRIAN (Scleropages jardinii Saville-Kent) DI AKUARIUM  [Growth of Bonytongue Fish {Scleropages jardinii Saville-Kent) in Aquarium]" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/reproduksi-ikan-cempedik-hidup-nila-pertumbuhan-sc-thumb-2b1bf.webp" title="JURIS - PERTUMBUHAN IKAN ARWANA IRIAN (Scleropages jardinii Saville-Kent) DI AKUARIUM  [Growth of Bonytongue Fish {Scleropages jardinii Saville-Kent) in Aquarium]" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/reproduksi-ikan-cempedik-hidup-nila-pertumbuhan-sc-thumb-2b1bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/reproduksi-ikan-cempedik-hidup-nila-pertumbuhan-sc-thumb-2b1bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/reproduksi-ikan-cempedik-hidup-nila-pertumbuhan-sc-thumb-2b1bf.webp 1x" title="JURIS - PERTUMBUHAN IKAN ARWANA IRIAN (Scleropages jardinii Saville-Kent) DI AKUARIUM  [Growth of Bonytongue Fish {Scleropages jardinii Saville-Kent) in Aquarium]" alt="JURIS - PERTUMBUHAN IKAN ARWANA IRIAN (Scleropages jardinii Saville-Kent) DI AKUARIUM  [Growth of Bonytongue Fish {Scleropages jardinii Saville-Kent) in Aquarium]" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68904-reproduksi-ikan-cempedik-hidup-nila-pertumbuh" title="JURIS - PERTUMBUHAN IKAN ARWANA IRIAN (Scleropages jardinii Saville-Kent) DI AKUARIUM  [Growth of Bonytongue Fish {Scleropages jardinii Saville-Kent) in Aquarium]" target="_blank">PERTUMBUHAN IKAN ARWANA IRIAN (Scleropages jardinii Saville-Kent) DI AKUARIUM  [Growth of Bonytongue Fish {Scleropages jardinii Saville-Kent) in Aquarium]</a>: Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengeksplorasi alternatif pakan yang lebih efisien untuk ikan arwana irian stadium dewasa, mengingat konversi pakan yang rendah pada stadia ini. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang kemampuan reproduksi ikan arwana irian dalam kondisi ex-situ sebagai bagian dari proses domestikasi. Terakhir, penelitian tentang pengaruh variasi kualitas air terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan arwana irian di lingkungan yang berbeda dapat memberikan wawasan tambahan untuk optimasi sistem pemeliharaan..
<br>Setiap stadia ikan arwana irian memiliki pola pertumbuhan yang berbeda, dengan pertambahan bobot terbesar pada stadium dewasa.Konversi pakan paling efisien terjadi pada stadium anakan, sementara tingkat kelangsungan hidup tetap stabil di semua stadia.Kualitas air dalam kondisi yang dapat ditoleransi oleh ikan arwana irian, mendukung pertumbuhan selama proses domestikasi
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan ikan arwana irian (Scleropages jardinii Saville-Kent) selama proses domestikasi, khususnya sistem ranching. Pertumbuhan, konversi pakan, tingkat kelangsungan hidup, dan kualitas air ditentukan untuk setiap stadia kehidupan. Hasil menunjukkan bahwa setiap stadia memiliki karakteristik pertumbuhan yang berbeda. Konversi pakan tertinggi ditunjukkan oleh ikan dewasa, diikuti oleh remaja, sedangkan anakan memiliki konversi paling rendah. Tingkat kelangsungan hidup pada setiap stadia mencapai 100%. Kualitas air dalam eksperimen ini memadai untuk mendukung pertumbuhan ikan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/6/reproduksi-ikan-cempedik-hidup-nila-pertumbuhan-sc-thumb-2b1bf.webp" type="image/webp" length="206746" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/reproduksi-ikan-cempedik-hidup-nila-pertumbuhan-sc-thumb-a68ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/reproduksi-ikan-cempedik-hidup-nila-pertumbuhan-sc-thumb-2a84e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/reproduksi-ikan-cempedik-hidup-nila-pertumbuhan-sc-thumb-2b1bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-665-iktiologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17651-jurnal-iktiologi-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Correlation of Hba1c and Diabetic Retinopathy with Corneal Endothelial Parameter in Patients with Type Ii Diabetes Mellitus ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Correlation of Hba1c and Diabetic Retinopathy with Corneal Endothelial Parameter in Patients with Type Ii Diabetes Mellitus ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Correlation of Hba1c and Diabetic Retinopathy with Corneal Endothelial Parameter in Patients with Type Ii Diabetes Mellitus ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68896-diabetes-mellitus-dm-hba1c-diabetic-retinopathy-co</link>
	<guid isPermaLink="false">521a128aafca20d53c537a0f7dd574d3</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 21:58:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ mirza metita ]]></category>
	<category><![CDATA[ case report ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[case,content,main,metita,mirza,report]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menggabungkan desain longitudinal untuk mengevaluasi perubahan progresif pada parameter endotel kornea seiring perkembangan penyakit diabetes. Selain itu, penelitian perlu membandingkan populasi diabetik dengan non-diabetik untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Correlation of Hba1c and Diabetic Retinopathy with Corneal Endothelial Parameter in Patients with Type Ii Diabetes Mellitus: Penelitian lanjutan dapat menggabungkan desain longitudinal untuk mengevaluasi perubahan progresif pada parameter endotel kornea seiring perkembangan penyakit diabetes. Selain itu, penelitian perlu membandingkan populasi diabetik dengan non-diabetik untuk memahami dampak langsung diabetes pada endotel kornea. Terakhir, studi multi-sentris yang mengklasifikasikan retinopati diabetik berdasarkan tingkat keparahan serta mengevaluasi hasil pascaoperasi dapat memberikan wawasan lebih komprehensif mengenai risiko dekompensasi endotel kornea pada pasien diabetik.. Pada pasien dengan diabetes melitus tipe 2, tingkat HbA1c dan status retinopati diabetik dikaitkan dengan parameter spesifik dari kepadatan dan morfologi endotel kornea.Temuan ini menggambarkan perbedaan dalam populasi diabetik.HbA1c dan status retinopati diabetik dapat memberikan informasi klinis tambahan bermanfaat saat mengevaluasi kesehatan endotel kornea, tetapi tidak boleh menggantikan evaluasi langsung endotel kornea melalui mikroskop spesular ketika evaluasi tersebut secara klinis diperlukan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa jumlah individu dengan diabetes melitus (DM) di Indonesia akan meningkat secara signifikan dari 8,4 juta pada tahun 2000 menjadi sekitar 21,3 juta pada tahun 2030. Prevalensi DM di kalangan dewasa usia 18Ae99 tahun diperkirakan 8,4% pada tahun 2017 dan akan meningkat menjadi 9,9% pada tahun 2045. Demikian pula, Federasi Diabetes Internasional (IDF) melaporkan bahwa jumlah orang yang hidup dengan DM di Indonesia diperkirakan tumbuh dari 9,1 juta pada... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/e/diabetes-mellitus-dm-hba1c-diabetic-retinopathy-co-thumb-294c6.webp" title="JURIS - The Correlation of Hba1c and Diabetic Retinopathy with Corneal Endothelial Parameter in Patients with Type Ii Diabetes Mellitus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/diabetes-mellitus-dm-hba1c-diabetic-retinopathy-co-thumb-294c6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/diabetes-mellitus-dm-hba1c-diabetic-retinopathy-co-thumb-294c6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/diabetes-mellitus-dm-hba1c-diabetic-retinopathy-co-thumb-294c6.webp 1x" title="JURIS - The Correlation of Hba1c and Diabetic Retinopathy with Corneal Endothelial Parameter in Patients with Type Ii Diabetes Mellitus" alt="JURIS - The Correlation of Hba1c and Diabetic Retinopathy with Corneal Endothelial Parameter in Patients with Type Ii Diabetes Mellitus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/diabetes-mellitus-dm-hba1c-diabetic-retinopathy-co-thumb-c1e85.webp" title="JURIS - The Correlation of Hba1c and Diabetic Retinopathy with Corneal Endothelial Parameter in Patients with Type Ii Diabetes Mellitus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/diabetes-mellitus-dm-hba1c-diabetic-retinopathy-co-thumb-c1e85.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/diabetes-mellitus-dm-hba1c-diabetic-retinopathy-co-thumb-c1e85.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/diabetes-mellitus-dm-hba1c-diabetic-retinopathy-co-thumb-c1e85.webp 1x" title="JURIS - The Correlation of Hba1c and Diabetic Retinopathy with Corneal Endothelial Parameter in Patients with Type Ii Diabetes Mellitus" alt="JURIS - The Correlation of Hba1c and Diabetic Retinopathy with Corneal Endothelial Parameter in Patients with Type Ii Diabetes Mellitus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/diabetes-mellitus-dm-hba1c-diabetic-retinopathy-co-thumb-969bc.webp" title="JURIS - The Correlation of Hba1c and Diabetic Retinopathy with Corneal Endothelial Parameter in Patients with Type Ii Diabetes Mellitus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/diabetes-mellitus-dm-hba1c-diabetic-retinopathy-co-thumb-969bc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/diabetes-mellitus-dm-hba1c-diabetic-retinopathy-co-thumb-969bc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/diabetes-mellitus-dm-hba1c-diabetic-retinopathy-co-thumb-969bc.webp 1x" title="JURIS - The Correlation of Hba1c and Diabetic Retinopathy with Corneal Endothelial Parameter in Patients with Type Ii Diabetes Mellitus" alt="JURIS - The Correlation of Hba1c and Diabetic Retinopathy with Corneal Endothelial Parameter in Patients with Type Ii Diabetes Mellitus" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68896-diabetes-mellitus-dm-hba1c-diabetic-retinopathy-co" title="JURIS - The Correlation of Hba1c and Diabetic Retinopathy with Corneal Endothelial Parameter in Patients with Type Ii Diabetes Mellitus" target="_blank">The Correlation of Hba1c and Diabetic Retinopathy with Corneal Endothelial Parameter in Patients with Type Ii Diabetes Mellitus</a>: Penelitian lanjutan dapat menggabungkan desain longitudinal untuk mengevaluasi perubahan progresif pada parameter endotel kornea seiring perkembangan penyakit diabetes. Selain itu, penelitian perlu membandingkan populasi diabetik dengan non-diabetik untuk memahami dampak langsung diabetes pada endotel kornea. Terakhir, studi multi-sentris yang mengklasifikasikan retinopati diabetik berdasarkan tingkat keparahan serta mengevaluasi hasil pascaoperasi dapat memberikan wawasan lebih komprehensif mengenai risiko dekompensasi endotel kornea pada pasien diabetik..
<br>Pada pasien dengan diabetes melitus tipe 2, tingkat HbA1c dan status retinopati diabetik dikaitkan dengan parameter spesifik dari kepadatan dan morfologi endotel kornea.Temuan ini menggambarkan perbedaan dalam populasi diabetik.HbA1c dan status retinopati diabetik dapat memberikan informasi klinis tambahan bermanfaat saat mengevaluasi kesehatan endotel kornea, tetapi tidak boleh menggantikan evaluasi langsung endotel kornea melalui mikroskop spesular ketika evaluasi tersebut secara klinis diperlukan
<br>Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa jumlah individu dengan diabetes melitus (DM) di Indonesia akan meningkat secara signifikan dari 8,4 juta pada tahun 2000 menjadi sekitar 21,3 juta pada tahun 2030. Prevalensi DM di kalangan dewasa usia 18Ae99 tahun diperkirakan 8,4% pada tahun 2017 dan akan meningkat menjadi 9,9% pada tahun 2045. Demikian pula, Federasi Diabetes Internasional (IDF) melaporkan bahwa jumlah orang yang hidup dengan DM di Indonesia diperkirakan tumbuh dari 9,1 juta pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/e/diabetes-mellitus-dm-hba1c-diabetic-retinopathy-co-thumb-c1e85.webp" type="image/webp" length="271686" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/diabetes-mellitus-dm-hba1c-diabetic-retinopathy-co-thumb-294c6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/diabetes-mellitus-dm-hba1c-diabetic-retinopathy-co-thumb-c1e85.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/diabetes-mellitus-dm-hba1c-diabetic-retinopathy-co-thumb-969bc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6759-ijretina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16032-international-journal-retina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Iktiofauna Air Tawar Pulau Enggano Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Iktiofauna Air Tawar Pulau Enggano Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Iktiofauna Air Tawar Pulau Enggano Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68894-pulau-enggano-kahyapu-koleksi-ikan</link>
	<guid isPermaLink="false">136bd91533e645fb772f406d40a63e2e</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 21:40:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ pabean bay ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bay,content,full,issue,main,pabean]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi taksonomi lebih mendalam untuk mengkonfirmasi status spesies baru seperti Stiphodon sp. dan spesies lain yang belum jelas klasifikasinya. Selain itu, penting untuk mengevaluasi dampak ekologis dari spesies yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Iktiofauna Air Tawar Pulau Enggano, Indonesia: Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi taksonomi lebih mendalam untuk mengkonfirmasi status spesies baru seperti Stiphodon sp. dan spesies lain yang belum jelas klasifikasinya. Selain itu, penting untuk mengevaluasi dampak ekologis dari spesies yang diintroduksi seperti Channa striata dan Trichopodus trichopterus terhadap ekosistem lokal. Terakhir, perlu dilakukan kajian konservasi untuk melindungi spesies endemik dan memastikan keberlanjutan sumber daya iktiofauna di Pulau Enggano.. Penelitian iktiofauna air tawar di Pulau Enggano menghasilkan 28 spesies dari 11 famili dan 3 ordo.Koleksi 457 spesimen, termasuk satu spesies yang diduga baru (Stiphodon sp.) dan lima spesies yang memerlukan penelitian taksonomi lebih lanjut.Hasil ini menjadi dasar penting untuk pengelolaan sumber daya alam di Pulau Enggano Pulau Enggano merupakan satu pulau terluar dari negara kepulauan, Indonesia. Survei ikan air tawar dilakukan di Pulau Enggano dengan tujuan untuk mendapatkan informasi iktiofauna yang ada di pulau ini. Koleksi sampel ikan dilakukan di 11 perairan tawar. Kami memperoleh 457 spesimen dari 28 spesies yang termasuk dalam 11 famili dan 3 ordo. Satu jenis diantaranya, Stiphodon sp. diduga merupakan jenis baru dan lima jenis lainnya perlu dikaji lebih lanjut untuk mengetahui status taksonominya. Semua spesimen hasil koleksi dideposit... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/3/pulau-enggano-kahyapu-koleksi-ikan-spesimen-stipho-thumb-d670a.webp" title="JURIS - Iktiofauna Air Tawar Pulau Enggano, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/pulau-enggano-kahyapu-koleksi-ikan-spesimen-stipho-thumb-d670a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/pulau-enggano-kahyapu-koleksi-ikan-spesimen-stipho-thumb-d670a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/pulau-enggano-kahyapu-koleksi-ikan-spesimen-stipho-thumb-d670a.webp 1x" title="JURIS - Iktiofauna Air Tawar Pulau Enggano, Indonesia" alt="JURIS - Iktiofauna Air Tawar Pulau Enggano, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/pulau-enggano-kahyapu-koleksi-ikan-spesimen-stipho-thumb-ed632.webp" title="JURIS - Iktiofauna Air Tawar Pulau Enggano, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/pulau-enggano-kahyapu-koleksi-ikan-spesimen-stipho-thumb-ed632.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/pulau-enggano-kahyapu-koleksi-ikan-spesimen-stipho-thumb-ed632.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/pulau-enggano-kahyapu-koleksi-ikan-spesimen-stipho-thumb-ed632.webp 1x" title="JURIS - Iktiofauna Air Tawar Pulau Enggano, Indonesia" alt="JURIS - Iktiofauna Air Tawar Pulau Enggano, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/pulau-enggano-kahyapu-koleksi-ikan-spesimen-stipho-thumb-86b1e.webp" title="JURIS - Iktiofauna Air Tawar Pulau Enggano, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/pulau-enggano-kahyapu-koleksi-ikan-spesimen-stipho-thumb-86b1e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/pulau-enggano-kahyapu-koleksi-ikan-spesimen-stipho-thumb-86b1e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/pulau-enggano-kahyapu-koleksi-ikan-spesimen-stipho-thumb-86b1e.webp 1x" title="JURIS - Iktiofauna Air Tawar Pulau Enggano, Indonesia" alt="JURIS - Iktiofauna Air Tawar Pulau Enggano, Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68894-pulau-enggano-kahyapu-koleksi-ikan" title="JURIS - Iktiofauna Air Tawar Pulau Enggano, Indonesia" target="_blank">Iktiofauna Air Tawar Pulau Enggano, Indonesia</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi taksonomi lebih mendalam untuk mengkonfirmasi status spesies baru seperti Stiphodon sp. dan spesies lain yang belum jelas klasifikasinya. Selain itu, penting untuk mengevaluasi dampak ekologis dari spesies yang diintroduksi seperti Channa striata dan Trichopodus trichopterus terhadap ekosistem lokal. Terakhir, perlu dilakukan kajian konservasi untuk melindungi spesies endemik dan memastikan keberlanjutan sumber daya iktiofauna di Pulau Enggano..
<br>Penelitian iktiofauna air tawar di Pulau Enggano menghasilkan 28 spesies dari 11 famili dan 3 ordo.Koleksi 457 spesimen, termasuk satu spesies yang diduga baru (Stiphodon sp.) dan lima spesies yang memerlukan penelitian taksonomi lebih lanjut.Hasil ini menjadi dasar penting untuk pengelolaan sumber daya alam di Pulau Enggano
<br>Pulau Enggano merupakan satu pulau terluar dari negara kepulauan, Indonesia. Survei ikan air tawar dilakukan di Pulau Enggano dengan tujuan untuk mendapatkan informasi iktiofauna yang ada di pulau ini. Koleksi sampel ikan dilakukan di 11 perairan tawar. Kami memperoleh 457 spesimen dari 28 spesies yang termasuk dalam 11 famili dan 3 ordo. Satu jenis diantaranya, Stiphodon sp. diduga merupakan jenis baru dan lima jenis lainnya perlu dikaji lebih lanjut untuk mengetahui status taksonominya. Semua spesimen hasil koleksi dideposit...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/3/pulau-enggano-kahyapu-koleksi-ikan-spesimen-stipho-thumb-86b1e.webp" type="image/webp" length="67172" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/pulau-enggano-kahyapu-koleksi-ikan-spesimen-stipho-thumb-d670a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/pulau-enggano-kahyapu-koleksi-ikan-spesimen-stipho-thumb-ed632.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/pulau-enggano-kahyapu-koleksi-ikan-spesimen-stipho-thumb-86b1e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-665-iktiologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17651-jurnal-iktiologi-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The morphology of Thai mahseerAos Tor tambroides Bleeker 1854 axial skeleton ossa vertebrae ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The morphology of Thai mahseerAos Tor tambroides Bleeker 1854 axial skeleton ossa vertebrae ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The morphology of Thai mahseerAos Tor tambroides Bleeker 1854 axial skeleton ossa vertebrae ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68901-tulang-weber-ikan-keureling-tor-bua</link>
	<guid isPermaLink="false">01ed03b4e9a7dcab9dc6a4896ab57cb7</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 21:23:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ pabean bay ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bay,content,full,issue,main,pabean]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak perubahan lingkungan seperti polusi air dan eksploitasi terhadap struktur tulang belakang ikan keureling. Studi tentang hubungan antara nutrisi dan perkembangan tulang belakang ikan dalam kondisi budidaya perlu ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The morphology of Thai mahseerAos Tor tambroides (Bleeker, 1854) axial skeleton (ossa vertebrae): Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak perubahan lingkungan seperti polusi air dan eksploitasi terhadap struktur tulang belakang ikan keureling. Studi tentang hubungan antara nutrisi dan perkembangan tulang belakang ikan dalam kondisi budidaya perlu dilakukan untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan kesehatan ikan. Selain itu, perlu dilakukan analisis morfologi tulang belakang ikan keureling dibandingkan dengan spesies lain dalam famili Cyprinidae untuk memperkuat pemahaman filogenetik dan adaptasi evolusi.. Ikan keureling memiliki empat tulang axial vertebrae yang termasuk dalam tulang Weber, 19 ossa abdominal vertebrae, 18 pasang ossa costae, 16 ossa caudal vertebrae, dan satu os urostyles vertebrae.Struktur tulang belakang ikan keureling menunjukkan kesamaan dengan spesies Cyprinidae lainnya, tetapi memiliki perbedaan signifikan dengan famili lain seperti Characidae dan Zaproridae.Penelitian ini memberikan dasar penting untuk memahami hubungan taksonomi dan filogenetik ikan serta membantu deteksi keabnormalan tulang belakang Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan morfologi tulang belakang (ossa vertebrae) ikan keureling, Tor tambroides (Bleeker, 1854). Contoh ikan diperoleh dari pedagang ikan di wilayah sungai Tangse Kabupaten Pidie dengan bobot 5 kg dan panjang 65 cm. Tahapan pembuatan preparat tulang belakang dilakukan di Laboratorium Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Al Muslim Kabupaten Bireuen. Identifikasi terminologi tulang belakang ikan dilakukan di Laboratorium Terpadu Biologi, Program studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry. Pembuatan preparat tulang belakang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/c/tulang-weber-ikan-keureling-tor-buah-axial-bela-ka-thumb-40f24.webp" title="JURIS - The morphology of Thai mahseerAos Tor tambroides (Bleeker, 1854) axial skeleton (ossa vertebrae)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/tulang-weber-ikan-keureling-tor-buah-axial-bela-ka-thumb-40f24.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/tulang-weber-ikan-keureling-tor-buah-axial-bela-ka-thumb-40f24.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/tulang-weber-ikan-keureling-tor-buah-axial-bela-ka-thumb-40f24.webp 1x" title="JURIS - The morphology of Thai mahseerAos Tor tambroides (Bleeker, 1854) axial skeleton (ossa vertebrae)" alt="JURIS - The morphology of Thai mahseerAos Tor tambroides (Bleeker, 1854) axial skeleton (ossa vertebrae)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/tulang-weber-ikan-keureling-tor-buah-axial-bela-ka-thumb-7a9dd.webp" title="JURIS - The morphology of Thai mahseerAos Tor tambroides (Bleeker, 1854) axial skeleton (ossa vertebrae)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/tulang-weber-ikan-keureling-tor-buah-axial-bela-ka-thumb-7a9dd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/tulang-weber-ikan-keureling-tor-buah-axial-bela-ka-thumb-7a9dd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/tulang-weber-ikan-keureling-tor-buah-axial-bela-ka-thumb-7a9dd.webp 1x" title="JURIS - The morphology of Thai mahseerAos Tor tambroides (Bleeker, 1854) axial skeleton (ossa vertebrae)" alt="JURIS - The morphology of Thai mahseerAos Tor tambroides (Bleeker, 1854) axial skeleton (ossa vertebrae)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/tulang-weber-ikan-keureling-tor-buah-axial-bela-ka-thumb-16e58.webp" title="JURIS - The morphology of Thai mahseerAos Tor tambroides (Bleeker, 1854) axial skeleton (ossa vertebrae)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/tulang-weber-ikan-keureling-tor-buah-axial-bela-ka-thumb-16e58.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/tulang-weber-ikan-keureling-tor-buah-axial-bela-ka-thumb-16e58.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/tulang-weber-ikan-keureling-tor-buah-axial-bela-ka-thumb-16e58.webp 1x" title="JURIS - The morphology of Thai mahseerAos Tor tambroides (Bleeker, 1854) axial skeleton (ossa vertebrae)" alt="JURIS - The morphology of Thai mahseerAos Tor tambroides (Bleeker, 1854) axial skeleton (ossa vertebrae)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68901-tulang-weber-ikan-keureling-tor-bua" title="JURIS - The morphology of Thai mahseerAos Tor tambroides (Bleeker, 1854) axial skeleton (ossa vertebrae)" target="_blank">The morphology of Thai mahseerAos Tor tambroides (Bleeker, 1854) axial skeleton (ossa vertebrae)</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak perubahan lingkungan seperti polusi air dan eksploitasi terhadap struktur tulang belakang ikan keureling. Studi tentang hubungan antara nutrisi dan perkembangan tulang belakang ikan dalam kondisi budidaya perlu dilakukan untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan kesehatan ikan. Selain itu, perlu dilakukan analisis morfologi tulang belakang ikan keureling dibandingkan dengan spesies lain dalam famili Cyprinidae untuk memperkuat pemahaman filogenetik dan adaptasi evolusi..
<br>Ikan keureling memiliki empat tulang axial vertebrae yang termasuk dalam tulang Weber, 19 ossa abdominal vertebrae, 18 pasang ossa costae, 16 ossa caudal vertebrae, dan satu os urostyles vertebrae.Struktur tulang belakang ikan keureling menunjukkan kesamaan dengan spesies Cyprinidae lainnya, tetapi memiliki perbedaan signifikan dengan famili lain seperti Characidae dan Zaproridae.Penelitian ini memberikan dasar penting untuk memahami hubungan taksonomi dan filogenetik ikan serta membantu deteksi keabnormalan tulang belakang
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan morfologi tulang belakang (ossa vertebrae) ikan keureling, Tor tambroides (Bleeker, 1854). Contoh ikan diperoleh dari pedagang ikan di wilayah sungai Tangse Kabupaten Pidie dengan bobot 5 kg dan panjang 65 cm. Tahapan pembuatan preparat tulang belakang dilakukan di Laboratorium Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Al Muslim Kabupaten Bireuen. Identifikasi terminologi tulang belakang ikan dilakukan di Laboratorium Terpadu Biologi, Program studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry. Pembuatan preparat tulang belakang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/c/tulang-weber-ikan-keureling-tor-buah-axial-bela-ka-thumb-40f24.webp" type="image/webp" length="89754" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/tulang-weber-ikan-keureling-tor-buah-axial-bela-ka-thumb-40f24.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/tulang-weber-ikan-keureling-tor-buah-axial-bela-ka-thumb-7a9dd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/tulang-weber-ikan-keureling-tor-buah-axial-bela-ka-thumb-16e58.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-665-iktiologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17651-jurnal-iktiologi-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Substitusi tepung ikan dengan tepung maggot terhadap retensi nutrisi komposisi tubuh dan efisiensi pakan ikan bandeng Chanos chanos Forskal Substitution of fish meal with flour maggot on the nut ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Substitusi tepung ikan dengan tepung maggot terhadap retensi nutrisi komposisi tubuh dan efisiensi pakan ikan bandeng Chanos chanos Forskal Substitution of fish meal with flour maggot on the nut ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Substitusi tepung ikan dengan tepung maggot terhadap retensi nutrisi komposisi tubuh dan efisiensi pakan ikan bandeng Chanos chanos Forskal Substitution of fish meal with flour maggot on the nut ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68903-sumber-protein-variasi-kualitas</link>
	<guid isPermaLink="false">9c2b79af733863a0063fa2d27c874dac</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 21:08:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ pabean bay ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bay,content,full,issue,main,pabean]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1) Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penggunaan tepung maggot terhadap kesehatan dan kualitas daging ikan bandeng. 2) Mempelajari perbandingan kinerja tepung maggot dengan sumber protein alternatif lain seperti tepung kacang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Substitusi tepung ikan dengan tepung maggot terhadap retensi nutrisi, komposisi tubuh, dan efisiensi pakan ikan bandeng (Chanos chanos Forskal) [Substitution of fish meal with flour maggot on the nut: 1) Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penggunaan tepung maggot terhadap kesehatan dan kualitas daging ikan bandeng. 2) Mempelajari perbandingan kinerja tepung maggot dengan sumber protein alternatif lain seperti tepung kacang hijau atau biji kapok. 3) Mengembangkan formulasi tepung maggot yang dioptimalkan untuk spesies ikan air tawar dan laut berbeda, dengan mempertimbangkan kebutuhan nutrisi spesifik masing-masing spesies.. Tingkat substitusi tepung ikan dengan tepung maggot memberikan respon yang sama terhadap komposisi kimiawi tubuh, retensi protein, lemak, dan energi serta rasio efisiensi pakan.Pakan pemeliharaan ikan bandeng sebagai sumber protein dapat digunakan tepung maggot sebagai pengganti tepung ikan Tujuan penelitian ini adalah menentukan substitusi tepung ikan dengan tepung maggot yang menghasilkan respon terbaik terhadap retensi nutrisi, komposisi karkas dan efisiensi pakan ikan bandeng. Bobot individu ikan yang digunakan dalam percobaan berkisar antara 0,84-0,87 gram, dengan padat penebaran 1 ekor per 3 liter media. Percobaan dilakukan di akuarium dengan ukuran panjang x lebar x tinggi: 50 cm x 40 cm x 50 cm yang dilengkapi dengan pompa resirkulasi. Percobaan dilakukan selama 40 hari. Pakan diberikan sebanyak 10% biomassa per hari dengan frekuensi pemberian pakan tiga kali per hari pada pukul 07.00, 12.00, dan 17.00. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/7/sumber-protein-variasi-kualitas-pakan-rumput-scfa-thumb-0cb2b.webp" title="JURIS - Substitusi tepung ikan dengan tepung maggot terhadap retensi nutrisi, komposisi tubuh, dan efisiensi pakan ikan bandeng (Chanos chanos Forskal)  [Substitution of fish meal with flour maggot on the nut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/sumber-protein-variasi-kualitas-pakan-rumput-scfa-thumb-0cb2b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/sumber-protein-variasi-kualitas-pakan-rumput-scfa-thumb-0cb2b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/sumber-protein-variasi-kualitas-pakan-rumput-scfa-thumb-0cb2b.webp 1x" title="JURIS - Substitusi tepung ikan dengan tepung maggot terhadap retensi nutrisi, komposisi tubuh, dan efisiensi pakan ikan bandeng (Chanos chanos Forskal)  [Substitution of fish meal with flour maggot on the nut" alt="JURIS - Substitusi tepung ikan dengan tepung maggot terhadap retensi nutrisi, komposisi tubuh, dan efisiensi pakan ikan bandeng (Chanos chanos Forskal)  [Substitution of fish meal with flour maggot on the nut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/sumber-protein-variasi-kualitas-pakan-rumput-scfa-thumb-4787f.webp" title="JURIS - Substitusi tepung ikan dengan tepung maggot terhadap retensi nutrisi, komposisi tubuh, dan efisiensi pakan ikan bandeng (Chanos chanos Forskal)  [Substitution of fish meal with flour maggot on the nut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/sumber-protein-variasi-kualitas-pakan-rumput-scfa-thumb-4787f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/sumber-protein-variasi-kualitas-pakan-rumput-scfa-thumb-4787f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/sumber-protein-variasi-kualitas-pakan-rumput-scfa-thumb-4787f.webp 1x" title="JURIS - Substitusi tepung ikan dengan tepung maggot terhadap retensi nutrisi, komposisi tubuh, dan efisiensi pakan ikan bandeng (Chanos chanos Forskal)  [Substitution of fish meal with flour maggot on the nut" alt="JURIS - Substitusi tepung ikan dengan tepung maggot terhadap retensi nutrisi, komposisi tubuh, dan efisiensi pakan ikan bandeng (Chanos chanos Forskal)  [Substitution of fish meal with flour maggot on the nut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/sumber-protein-variasi-kualitas-pakan-rumput-scfa-thumb-0cc22.webp" title="JURIS - Substitusi tepung ikan dengan tepung maggot terhadap retensi nutrisi, komposisi tubuh, dan efisiensi pakan ikan bandeng (Chanos chanos Forskal)  [Substitution of fish meal with flour maggot on the nut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/sumber-protein-variasi-kualitas-pakan-rumput-scfa-thumb-0cc22.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/sumber-protein-variasi-kualitas-pakan-rumput-scfa-thumb-0cc22.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/sumber-protein-variasi-kualitas-pakan-rumput-scfa-thumb-0cc22.webp 1x" title="JURIS - Substitusi tepung ikan dengan tepung maggot terhadap retensi nutrisi, komposisi tubuh, dan efisiensi pakan ikan bandeng (Chanos chanos Forskal)  [Substitution of fish meal with flour maggot on the nut" alt="JURIS - Substitusi tepung ikan dengan tepung maggot terhadap retensi nutrisi, komposisi tubuh, dan efisiensi pakan ikan bandeng (Chanos chanos Forskal)  [Substitution of fish meal with flour maggot on the nut" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68903-sumber-protein-variasi-kualitas" title="JURIS - Substitusi tepung ikan dengan tepung maggot terhadap retensi nutrisi, komposisi tubuh, dan efisiensi pakan ikan bandeng (Chanos chanos Forskal)  [Substitution of fish meal with flour maggot on the nut" target="_blank">Substitusi tepung ikan dengan tepung maggot terhadap retensi nutrisi, komposisi tubuh, dan efisiensi pakan ikan bandeng (Chanos chanos Forskal)  [Substitution of fish meal with flour maggot on the nut</a>: 1) Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penggunaan tepung maggot terhadap kesehatan dan kualitas daging ikan bandeng. 2) Mempelajari perbandingan kinerja tepung maggot dengan sumber protein alternatif lain seperti tepung kacang hijau atau biji kapok. 3) Mengembangkan formulasi tepung maggot yang dioptimalkan untuk spesies ikan air tawar dan laut berbeda, dengan mempertimbangkan kebutuhan nutrisi spesifik masing-masing spesies..
<br>Tingkat substitusi tepung ikan dengan tepung maggot memberikan respon yang sama terhadap komposisi kimiawi tubuh, retensi protein, lemak, dan energi serta rasio efisiensi pakan.Pakan pemeliharaan ikan bandeng sebagai sumber protein dapat digunakan tepung maggot sebagai pengganti tepung ikan
<br>Tujuan penelitian ini adalah menentukan substitusi tepung ikan dengan tepung maggot yang menghasilkan respon terbaik terhadap retensi nutrisi, komposisi karkas dan efisiensi pakan ikan bandeng. Bobot individu ikan yang digunakan dalam percobaan berkisar antara 0,84-0,87 gram, dengan padat penebaran 1 ekor per 3 liter media. Percobaan dilakukan di akuarium dengan ukuran panjang x lebar x tinggi: 50 cm x 40 cm x 50 cm yang dilengkapi dengan pompa resirkulasi. Percobaan dilakukan selama 40 hari. Pakan diberikan sebanyak 10% biomassa per hari dengan frekuensi pemberian pakan tiga kali per hari pada pukul 07.00, 12.00, dan 17.00. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/7/sumber-protein-variasi-kualitas-pakan-rumput-scfa-thumb-4787f.webp" type="image/webp" length="87114" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/sumber-protein-variasi-kualitas-pakan-rumput-scfa-thumb-0cb2b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/sumber-protein-variasi-kualitas-pakan-rumput-scfa-thumb-4787f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/sumber-protein-variasi-kualitas-pakan-rumput-scfa-thumb-0cc22.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-665-iktiologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17651-jurnal-iktiologi-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Filogenetik Ikan Tuna Thunnus spp di Perairan Maluku Utara Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Filogenetik Ikan Tuna Thunnus spp di Perairan Maluku Utara Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Filogenetik Ikan Tuna Thunnus spp di Perairan Maluku Utara Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68891-thunnus-albacares-populasi-tuna-bullet-baku-ikan</link>
	<guid isPermaLink="false">9c1b5363aac6576c0212db0a2139c935</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 21:07:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ thunnus spp ]]></category>
	<category><![CDATA[ kendari bay ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bay,content,kendari,main,spp,thunnus]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi distribusi dan pergerakan ikan tuna di Perairan Maluku Utara, seperti arus laut dan kondisi oseanografi. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Filogenetik Ikan Tuna (Thunnus spp.) di Perairan Maluku Utara, Indonesia: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi distribusi dan pergerakan ikan tuna di Perairan Maluku Utara, seperti arus laut dan kondisi oseanografi. 2. Melakukan studi lebih mendalam tentang hubungan genetik antara populasi tuna yang berbeda di berbagai wilayah, termasuk analisis populasi dan struktur genetik. 3. Menjelajahi lebih lanjut hubungan filogenetik antara spesies tuna yang berbeda, dengan menggunakan metode dan teknik molekuler yang lebih canggih, seperti sekuensing genom lengkap atau analisis transkriptom.. Hasil analisis filogenetik ikan tuna (Thunnus spp.) menunjukkan bahwa terdapat empat clade yang berbeda namun tidak terdapat perbedaan genetik yang signifikan diantara spesies tuna.Secara umum dapat dijelaskan bahwa spesies tuna berasal dari satu keturunan dan secara filogeografi tidak memiliki batas distribusi yang nyata Ikan tuna (Thunnus spp.) adalah ikan pelagis yang memiliki kemampuan ruaya dan nilai komersial. Kondisi oseanografi dan letak geografis mendukung kelimpahan stok sumber daya ikan tuna di Perairan Maluku Utara. Aktifitas penangkapan yang meningkat memberikan pandangan perlu adanya pengkajian filogenetik ikan tuna. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi filogenetik ikan tuna di perairan Maluku Utara. Metode yang digunakan adalah metode PCR-Sekuensing pada lokus mtDNA control region. Analisis molekuler meliputi ekstraksi, Polymerase Chain Reaction (PCR), elektroforesis dan sekuensing DNA. Rekonstruksi pohon filogenetik dengan metode Neighbor joining dengan model evolusi Kimura 2-parameter dilakukan menggunakan aplikasi MEGA5. Hasil penelitian menemukan empat clade spesies ikan tuna yang berbeda (tuna mata besar, sirip... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/d/thunnus-albacares-populasi-tuna-bullet-baku-ikan-s-thumb-ef6c6.webp" title="JURIS - Filogenetik Ikan Tuna (Thunnus spp.) di Perairan Maluku Utara, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/thunnus-albacares-populasi-tuna-bullet-baku-ikan-s-thumb-ef6c6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/thunnus-albacares-populasi-tuna-bullet-baku-ikan-s-thumb-ef6c6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/thunnus-albacares-populasi-tuna-bullet-baku-ikan-s-thumb-ef6c6.webp 1x" title="JURIS - Filogenetik Ikan Tuna (Thunnus spp.) di Perairan Maluku Utara, Indonesia" alt="JURIS - Filogenetik Ikan Tuna (Thunnus spp.) di Perairan Maluku Utara, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/thunnus-albacares-populasi-tuna-bullet-baku-ikan-s-thumb-79fcd.webp" title="JURIS - Filogenetik Ikan Tuna (Thunnus spp.) di Perairan Maluku Utara, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/thunnus-albacares-populasi-tuna-bullet-baku-ikan-s-thumb-79fcd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/thunnus-albacares-populasi-tuna-bullet-baku-ikan-s-thumb-79fcd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/thunnus-albacares-populasi-tuna-bullet-baku-ikan-s-thumb-79fcd.webp 1x" title="JURIS - Filogenetik Ikan Tuna (Thunnus spp.) di Perairan Maluku Utara, Indonesia" alt="JURIS - Filogenetik Ikan Tuna (Thunnus spp.) di Perairan Maluku Utara, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/thunnus-albacares-populasi-tuna-bullet-baku-ikan-s-thumb-fc5b9.webp" title="JURIS - Filogenetik Ikan Tuna (Thunnus spp.) di Perairan Maluku Utara, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/thunnus-albacares-populasi-tuna-bullet-baku-ikan-s-thumb-fc5b9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/thunnus-albacares-populasi-tuna-bullet-baku-ikan-s-thumb-fc5b9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/thunnus-albacares-populasi-tuna-bullet-baku-ikan-s-thumb-fc5b9.webp 1x" title="JURIS - Filogenetik Ikan Tuna (Thunnus spp.) di Perairan Maluku Utara, Indonesia" alt="JURIS - Filogenetik Ikan Tuna (Thunnus spp.) di Perairan Maluku Utara, Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68891-thunnus-albacares-populasi-tuna-bullet-baku-ikan" title="JURIS - Filogenetik Ikan Tuna (Thunnus spp.) di Perairan Maluku Utara, Indonesia" target="_blank">Filogenetik Ikan Tuna (Thunnus spp.) di Perairan Maluku Utara, Indonesia</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi distribusi dan pergerakan ikan tuna di Perairan Maluku Utara, seperti arus laut dan kondisi oseanografi. 2. Melakukan studi lebih mendalam tentang hubungan genetik antara populasi tuna yang berbeda di berbagai wilayah, termasuk analisis populasi dan struktur genetik. 3. Menjelajahi lebih lanjut hubungan filogenetik antara spesies tuna yang berbeda, dengan menggunakan metode dan teknik molekuler yang lebih canggih, seperti sekuensing genom lengkap atau analisis transkriptom..
<br>Hasil analisis filogenetik ikan tuna (Thunnus spp.) menunjukkan bahwa terdapat empat clade yang berbeda namun tidak terdapat perbedaan genetik yang signifikan diantara spesies tuna.Secara umum dapat dijelaskan bahwa spesies tuna berasal dari satu keturunan dan secara filogeografi tidak memiliki batas distribusi yang nyata
<br>Ikan tuna (Thunnus spp.) adalah ikan pelagis yang memiliki kemampuan ruaya dan nilai komersial. Kondisi oseanografi dan letak geografis mendukung kelimpahan stok sumber daya ikan tuna di Perairan Maluku Utara. Aktifitas penangkapan yang meningkat memberikan pandangan perlu adanya pengkajian filogenetik ikan tuna. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi filogenetik ikan tuna di perairan Maluku Utara. Metode yang digunakan adalah metode PCR-Sekuensing pada lokus mtDNA control region. Analisis molekuler meliputi ekstraksi, Polymerase Chain Reaction (PCR), elektroforesis dan sekuensing DNA. Rekonstruksi pohon filogenetik dengan metode Neighbor joining dengan model evolusi Kimura 2-parameter dilakukan menggunakan aplikasi MEGA5. Hasil penelitian menemukan empat clade spesies ikan tuna yang berbeda (tuna mata besar, sirip...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/d/thunnus-albacares-populasi-tuna-bullet-baku-ikan-s-thumb-fc5b9.webp" type="image/webp" length="95880" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/thunnus-albacares-populasi-tuna-bullet-baku-ikan-s-thumb-ef6c6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/thunnus-albacares-populasi-tuna-bullet-baku-ikan-s-thumb-79fcd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/thunnus-albacares-populasi-tuna-bullet-baku-ikan-s-thumb-fc5b9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-665-iktiologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17651-jurnal-iktiologi-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ ANCAMAN INVASI IKAN ASING TERHADAP KEANEKARAGAMAN IKAN ASLI Invasion Threats of Exotic Fish Species to Diversity of Indigenous Fish Species ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ ANCAMAN INVASI IKAN ASING TERHADAP KEANEKARAGAMAN IKAN ASLI Invasion Threats of Exotic Fish Species to Diversity of Indigenous Fish Species ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ ANCAMAN INVASI IKAN ASING TERHADAP KEANEKARAGAMAN IKAN ASLI Invasion Threats of Exotic Fish Species to Diversity of Indigenous Fish Species ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68902-ikan-asing-populasi-selar-spesies-budida</link>
	<guid isPermaLink="false">33852d2a3219ac0d7463d4e1f4c15829</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 20:51:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ pabean bay ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bay,content,full,issue,main,pabean]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam tentang dampak introduksi ikan asing terhadap keanekaragaman hayati di Indonesia. Penelitian ini dapat fokus pada identifikasi spesies ikan asing yang telah diintroduksi, evaluasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - ANCAMAN INVASI IKAN ASING TERHADAP KEANEKARAGAMAN IKAN ASLI | Invasion Threats of Exotic Fish Species to Diversity of Indigenous Fish Species]: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam tentang dampak introduksi ikan asing terhadap keanekaragaman hayati di Indonesia. Penelitian ini dapat fokus pada identifikasi spesies ikan asing yang telah diintroduksi, evaluasi dampak lingkungan dan sosial-ekonomi yang ditimbulkannya, serta pengembangan strategi konservasi yang efektif untuk melindungi keanekaragaman ikan asli. Selain itu, perlu juga dilakukan studi tentang potensi hibridisasi antara ikan asing dan ikan asli, serta dampak genetik yang mungkin terjadi. Dengan memahami dampak introduksi ikan asing secara komprehensif, kita dapat mengembangkan strategi pengelolaan yang lebih efektif untuk menjaga keanekaragaman hayati perairan Indonesia.. Introduksi ikan asing merupakan salah satu faktor penting yang menyebabkan penurunan keanekaragaman ikan asli.Hasil analisis dari berbagai studi menunjukkan bahwa 77% introduksi ikan asing mengakibatkan penurunan populasi ikan asli.Penurunan populasi ini merupakan proses awal menuju kepunahan spesies tertentu, yang kemudian menyebabkan penurunan keanekaragaman hayati dan berakhir dengan terbentuknya komunitas ikan yang homogen, didominasi oleh ikan asing.Dampak introduksi ikan asing dapat berupa penurunan kualitas lingkungan perairan, gangguan terhadap komunitas ikan asli, penurunan kualitas materi genetik melalui hibridisasi, introduksi penyakit dan parasit ikan, serta masalah sosial-ekonomi bagi masyarakat nelayan di sekitarnya Salah satu faktor penyebab menurunnya keanekaragaman ikan adalah introduksi ikan asing atau spesies alien. Dampak negatif dari introduksi ini masih kurang mendapat perhatian. Kita perlu belajar dari pengalaman negara-negara lain, di mana dampak dari introduksi spesies asing sangat luas, tidak hanya menyebabkan degradasi lingkungan air tawar dan penurunan kualitas genetik ikan asli melalui hibridisasi, tetapi juga mengganggu spesies asli dan membantu penyebaran penyakit dan parasit, bahkan menyebabkan kesulitan sosial-ekonomi bagi komunitas nelayan. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/f/ikan-asing-populasi-selar-spesies-budidaya-air-taw-thumb-9e72d.webp" title="JURIS - ANCAMAN INVASI IKAN ASING TERHADAP KEANEKARAGAMAN IKAN ASLI | Invasion Threats of Exotic Fish Species to Diversity of Indigenous Fish Species]" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/f/ikan-asing-populasi-selar-spesies-budidaya-air-taw-thumb-9e72d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/f/ikan-asing-populasi-selar-spesies-budidaya-air-taw-thumb-9e72d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/f/ikan-asing-populasi-selar-spesies-budidaya-air-taw-thumb-9e72d.webp 1x" title="JURIS - ANCAMAN INVASI IKAN ASING TERHADAP KEANEKARAGAMAN IKAN ASLI | Invasion Threats of Exotic Fish Species to Diversity of Indigenous Fish Species]" alt="JURIS - ANCAMAN INVASI IKAN ASING TERHADAP KEANEKARAGAMAN IKAN ASLI | Invasion Threats of Exotic Fish Species to Diversity of Indigenous Fish Species]" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/f/ikan-asing-populasi-selar-spesies-budidaya-air-taw-thumb-baac9.webp" title="JURIS - ANCAMAN INVASI IKAN ASING TERHADAP KEANEKARAGAMAN IKAN ASLI | Invasion Threats of Exotic Fish Species to Diversity of Indigenous Fish Species]" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/f/ikan-asing-populasi-selar-spesies-budidaya-air-taw-thumb-baac9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/f/ikan-asing-populasi-selar-spesies-budidaya-air-taw-thumb-baac9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/f/ikan-asing-populasi-selar-spesies-budidaya-air-taw-thumb-baac9.webp 1x" title="JURIS - ANCAMAN INVASI IKAN ASING TERHADAP KEANEKARAGAMAN IKAN ASLI | Invasion Threats of Exotic Fish Species to Diversity of Indigenous Fish Species]" alt="JURIS - ANCAMAN INVASI IKAN ASING TERHADAP KEANEKARAGAMAN IKAN ASLI | Invasion Threats of Exotic Fish Species to Diversity of Indigenous Fish Species]" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68902-ikan-asing-populasi-selar-spesies-budida" title="JURIS - ANCAMAN INVASI IKAN ASING TERHADAP KEANEKARAGAMAN IKAN ASLI | Invasion Threats of Exotic Fish Species to Diversity of Indigenous Fish Species]" target="_blank">ANCAMAN INVASI IKAN ASING TERHADAP KEANEKARAGAMAN IKAN ASLI | Invasion Threats of Exotic Fish Species to Diversity of Indigenous Fish Species]</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam tentang dampak introduksi ikan asing terhadap keanekaragaman hayati di Indonesia. Penelitian ini dapat fokus pada identifikasi spesies ikan asing yang telah diintroduksi, evaluasi dampak lingkungan dan sosial-ekonomi yang ditimbulkannya, serta pengembangan strategi konservasi yang efektif untuk melindungi keanekaragaman ikan asli. Selain itu, perlu juga dilakukan studi tentang potensi hibridisasi antara ikan asing dan ikan asli, serta dampak genetik yang mungkin terjadi. Dengan memahami dampak introduksi ikan asing secara komprehensif, kita dapat mengembangkan strategi pengelolaan yang lebih efektif untuk menjaga keanekaragaman hayati perairan Indonesia..
<br>Introduksi ikan asing merupakan salah satu faktor penting yang menyebabkan penurunan keanekaragaman ikan asli.Hasil analisis dari berbagai studi menunjukkan bahwa 77% introduksi ikan asing mengakibatkan penurunan populasi ikan asli.Penurunan populasi ini merupakan proses awal menuju kepunahan spesies tertentu, yang kemudian menyebabkan penurunan keanekaragaman hayati dan berakhir dengan terbentuknya komunitas ikan yang homogen, didominasi oleh ikan asing.Dampak introduksi ikan asing dapat berupa penurunan kualitas lingkungan perairan, gangguan terhadap komunitas ikan asli, penurunan kualitas materi genetik melalui hibridisasi, introduksi penyakit dan parasit ikan, serta masalah sosial-ekonomi bagi masyarakat nelayan di sekitarnya
<br>Salah satu faktor penyebab menurunnya keanekaragaman ikan adalah introduksi ikan asing atau spesies alien. Dampak negatif dari introduksi ini masih kurang mendapat perhatian. Kita perlu belajar dari pengalaman negara-negara lain, di mana dampak dari introduksi spesies asing sangat luas, tidak hanya menyebabkan degradasi lingkungan air tawar dan penurunan kualitas genetik ikan asli melalui hibridisasi, tetapi juga mengganggu spesies asli dan membantu penyebaran penyakit dan parasit, bahkan menyebabkan kesulitan sosial-ekonomi bagi komunitas nelayan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/f/ikan-asing-populasi-selar-spesies-budidaya-air-taw-thumb-baac9.webp" type="image/webp" length="223592" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/f/ikan-asing-populasi-selar-spesies-budidaya-air-taw-thumb-9e72d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/f/ikan-asing-populasi-selar-spesies-budidaya-air-taw-thumb-baac9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-665-iktiologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17651-jurnal-iktiologi-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pola Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Madidihang Thunnus albacares Bonnaterre 1788 di Samudra Hindia Bagian Timur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pola Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Madidihang Thunnus albacares Bonnaterre 1788 di Samudra Hindia Bagian Timur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pola Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Madidihang Thunnus albacares Bonnaterre 1788 di Samudra Hindia Bagian Timur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68905-simpan-ikan-madidihang-faktor-kondisi-bullet-kondi</link>
	<guid isPermaLink="false">6124e025dd16f4ad1292eac0c518e357</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 20:45:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ thunnus spp ]]></category>
	<category><![CDATA[ kendari bay ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bay,content,kendari,main,spp,thunnus]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan pemahaman tentang dinamika populasi madidihang, penelitian lanjutan dapat berfokus pada studi ekstensif tentang faktor-faktor lingkungan dan biologis yang mempengaruhi pola pertumbuhan dan faktor kondisi. Misalnya, penelitian dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pola Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Madidihang, Thunnus albacares (Bonnaterre, 1788) di Samudra Hindia Bagian Timur: Untuk meningkatkan pemahaman tentang dinamika populasi madidihang, penelitian lanjutan dapat berfokus pada studi ekstensif tentang faktor-faktor lingkungan dan biologis yang mempengaruhi pola pertumbuhan dan faktor kondisi. Misalnya, penelitian dapat menyelidiki hubungan antara ketersediaan makanan, suhu air, dan fase reproduksi dengan pola pertumbuhan dan faktor kondisi madidihang. Selain itu, studi komparatif tentang pola pertumbuhan dan faktor kondisi madidihang di berbagai wilayah perairan Indonesia dapat memberikan wawasan tentang variasi regional dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Akhirnya, penelitian tentang dampak perubahan iklim dan aktivitas manusia terhadap pola pertumbuhan dan faktor kondisi madidihang dapat memberikan kontribusi penting dalam upaya pengelolaan berkelanjutan sumber daya perikanan ini.. Pola pertumbuhan madidihang bersifat allometrik negatif, yang berarti pertambahan panjang lebih cepat daripada pertambahan bobotnya.Secara umum, faktor kondisi relatif madidihang rata-rata adalah 0,978 dan cenderung mengalami peningkatan selama dua kali dalam satu tahun Tuna madidihang, Thunnus albacares (Bonnaterre, 1788), merupakan spesies tuna ekonomis penting yang tersebar di perairan Indonesia, termasuk di WPP 572 (Samudra Hindia bagian barat Sumatera). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola pertumbuhan dan faktor kondisi ikan madidihang di Samudra Hindia Bagian Timur. Jumlah ikan contoh yang diukur panjang dan bobotnya adalah 7.550 ekor dengan sebaran panjang 76-176 cm (rata-rata 129,03 cm) dan modus 150 cm. Hubungan panjang bobot ikan tersebut adalah W = 4x10-5L2,842... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/1/simpan-ikan-madidihang-faktor-kondisi-bullet-relat-thumb-15459.webp" title="JURIS - Pola Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Madidihang, Thunnus albacares (Bonnaterre, 1788) di Samudra Hindia Bagian Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/simpan-ikan-madidihang-faktor-kondisi-bullet-relat-thumb-15459.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/simpan-ikan-madidihang-faktor-kondisi-bullet-relat-thumb-15459.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/simpan-ikan-madidihang-faktor-kondisi-bullet-relat-thumb-15459.webp 1x" title="JURIS - Pola Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Madidihang, Thunnus albacares (Bonnaterre, 1788) di Samudra Hindia Bagian Timur" alt="JURIS - Pola Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Madidihang, Thunnus albacares (Bonnaterre, 1788) di Samudra Hindia Bagian Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/1/simpan-ikan-madidihang-faktor-kondisi-bullet-relat-thumb-2a2a4.webp" title="JURIS - Pola Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Madidihang, Thunnus albacares (Bonnaterre, 1788) di Samudra Hindia Bagian Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/simpan-ikan-madidihang-faktor-kondisi-bullet-relat-thumb-2a2a4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/simpan-ikan-madidihang-faktor-kondisi-bullet-relat-thumb-2a2a4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/simpan-ikan-madidihang-faktor-kondisi-bullet-relat-thumb-2a2a4.webp 1x" title="JURIS - Pola Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Madidihang, Thunnus albacares (Bonnaterre, 1788) di Samudra Hindia Bagian Timur" alt="JURIS - Pola Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Madidihang, Thunnus albacares (Bonnaterre, 1788) di Samudra Hindia Bagian Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/1/simpan-ikan-madidihang-faktor-kondisi-bullet-relat-thumb-f315f.webp" title="JURIS - Pola Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Madidihang, Thunnus albacares (Bonnaterre, 1788) di Samudra Hindia Bagian Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/simpan-ikan-madidihang-faktor-kondisi-bullet-relat-thumb-f315f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/simpan-ikan-madidihang-faktor-kondisi-bullet-relat-thumb-f315f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/simpan-ikan-madidihang-faktor-kondisi-bullet-relat-thumb-f315f.webp 1x" title="JURIS - Pola Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Madidihang, Thunnus albacares (Bonnaterre, 1788) di Samudra Hindia Bagian Timur" alt="JURIS - Pola Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Madidihang, Thunnus albacares (Bonnaterre, 1788) di Samudra Hindia Bagian Timur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68905-simpan-ikan-madidihang-faktor-kondisi-bullet-kondi" title="JURIS - Pola Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Madidihang, Thunnus albacares (Bonnaterre, 1788) di Samudra Hindia Bagian Timur" target="_blank">Pola Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Madidihang, Thunnus albacares (Bonnaterre, 1788) di Samudra Hindia Bagian Timur</a>: Untuk meningkatkan pemahaman tentang dinamika populasi madidihang, penelitian lanjutan dapat berfokus pada studi ekstensif tentang faktor-faktor lingkungan dan biologis yang mempengaruhi pola pertumbuhan dan faktor kondisi. Misalnya, penelitian dapat menyelidiki hubungan antara ketersediaan makanan, suhu air, dan fase reproduksi dengan pola pertumbuhan dan faktor kondisi madidihang. Selain itu, studi komparatif tentang pola pertumbuhan dan faktor kondisi madidihang di berbagai wilayah perairan Indonesia dapat memberikan wawasan tentang variasi regional dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Akhirnya, penelitian tentang dampak perubahan iklim dan aktivitas manusia terhadap pola pertumbuhan dan faktor kondisi madidihang dapat memberikan kontribusi penting dalam upaya pengelolaan berkelanjutan sumber daya perikanan ini..
<br>Pola pertumbuhan madidihang bersifat allometrik negatif, yang berarti pertambahan panjang lebih cepat daripada pertambahan bobotnya.Secara umum, faktor kondisi relatif madidihang rata-rata adalah 0,978 dan cenderung mengalami peningkatan selama dua kali dalam satu tahun
<br>Tuna madidihang, Thunnus albacares (Bonnaterre, 1788), merupakan spesies tuna ekonomis penting yang tersebar di perairan Indonesia, termasuk di WPP 572 (Samudra Hindia bagian barat Sumatera). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola pertumbuhan dan faktor kondisi ikan madidihang di Samudra Hindia Bagian Timur. Jumlah ikan contoh yang diukur panjang dan bobotnya adalah 7.550 ekor dengan sebaran panjang 76-176 cm (rata-rata 129,03 cm) dan modus 150 cm. Hubungan panjang bobot ikan tersebut adalah W = 4x10-5L2,842...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/1/simpan-ikan-madidihang-faktor-kondisi-bullet-relat-thumb-f315f.webp" type="image/webp" length="85608" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/simpan-ikan-madidihang-faktor-kondisi-bullet-relat-thumb-15459.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/simpan-ikan-madidihang-faktor-kondisi-bullet-relat-thumb-2a2a4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/simpan-ikan-madidihang-faktor-kondisi-bullet-relat-thumb-f315f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-665-iktiologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17651-jurnal-iktiologi-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Burden of Premature Vision Loss Working Age Vulnerability to Proliferative Diabetic Retinopathy in Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Burden of Premature Vision Loss Working Age Vulnerability to Proliferative Diabetic Retinopathy in Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Burden of Premature Vision Loss Working Age Vulnerability to Proliferative Diabetic Retinopathy in Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68897-heading-kelompok-usia-wanita-produktif-p</link>
	<guid isPermaLink="false">6db4731a5e408a9f0331e364a264334e</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 20:21:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ mirza metita ]]></category>
	<category><![CDATA[ case report ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[case,content,main,metita,mirza,report]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengeksplorasi efektivitas program pendidikan kesehatan bagi pasien diabetik usia kerja dalam meningkatkan kesadaran akan komplikasi okular. Selain itu, studi tentang dampak skrining dini pada progresi PDR dapat memberikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Burden of Premature Vision Loss: Working-Age Vulnerability to Proliferative Diabetic Retinopathy in Indonesia: Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengeksplorasi efektivitas program pendidikan kesehatan bagi pasien diabetik usia kerja dalam meningkatkan kesadaran akan komplikasi okular. Selain itu, studi tentang dampak skrining dini pada progresi PDR dapat memberikan bukti untuk memperkuat kebijakan kesehatan. Terakhir, penelitian tentang peran faktor sosial ekonomi dalam kepatuhan terhadap pengobatan di kalangan pasien diabetik usia kerja perlu dilakukan untuk mengidentifikasi hambatan utama dan solusi yang relevan.. Pasien usia kerja menunjukkan kerentanan yang lebih tinggi terhadap PDR parah, terlepas dari durasi diabetes dan kontrol glikemik.Temuan ini menekankan kebutuhan untuk memperketat kepatuhan terhadap pedoman nasional yang merekomendasikan pemeriksaan retina segera setelah diagnosis diabetes, untuk mencegah kehilangan penglihatan dini di kalangan tenaga kerja aktif Retinopati diabetik (DR) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan dan penyebab buta yang dapat dicegah pada kalangan usia produktif. Beban ini justru lebih besar pada negara berkembang, di mana infrastruktur kesehatan seringkali terbatas. Prevalensi Diabetes Melitus Tipe 2 (T2DM) meningkat pesat dan diperkirakan mencapai 578 juta orang secara global pada tahun 2030, dengan konsekuensi ekonomi yang signifikan akibat hilangnya produktivitas tenaga kerja dan meningkatnya biaya kesehatan. Di Asia Tenggara, khususnya di Indonesia,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/9/heading-kelompok-usia-wanita-produktif-diabetic-re-thumb-15493.webp" title="JURIS - The Burden of Premature Vision Loss: Working-Age Vulnerability to Proliferative Diabetic Retinopathy in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/heading-kelompok-usia-wanita-produktif-diabetic-re-thumb-15493.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/heading-kelompok-usia-wanita-produktif-diabetic-re-thumb-15493.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/heading-kelompok-usia-wanita-produktif-diabetic-re-thumb-15493.webp 1x" title="JURIS - The Burden of Premature Vision Loss: Working-Age Vulnerability to Proliferative Diabetic Retinopathy in Indonesia" alt="JURIS - The Burden of Premature Vision Loss: Working-Age Vulnerability to Proliferative Diabetic Retinopathy in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/heading-kelompok-usia-wanita-produktif-diabetic-re-thumb-35334.webp" title="JURIS - The Burden of Premature Vision Loss: Working-Age Vulnerability to Proliferative Diabetic Retinopathy in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/heading-kelompok-usia-wanita-produktif-diabetic-re-thumb-35334.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/heading-kelompok-usia-wanita-produktif-diabetic-re-thumb-35334.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/heading-kelompok-usia-wanita-produktif-diabetic-re-thumb-35334.webp 1x" title="JURIS - The Burden of Premature Vision Loss: Working-Age Vulnerability to Proliferative Diabetic Retinopathy in Indonesia" alt="JURIS - The Burden of Premature Vision Loss: Working-Age Vulnerability to Proliferative Diabetic Retinopathy in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/heading-kelompok-usia-wanita-produktif-diabetic-re-thumb-4bb48.webp" title="JURIS - The Burden of Premature Vision Loss: Working-Age Vulnerability to Proliferative Diabetic Retinopathy in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/heading-kelompok-usia-wanita-produktif-diabetic-re-thumb-4bb48.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/heading-kelompok-usia-wanita-produktif-diabetic-re-thumb-4bb48.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/heading-kelompok-usia-wanita-produktif-diabetic-re-thumb-4bb48.webp 1x" title="JURIS - The Burden of Premature Vision Loss: Working-Age Vulnerability to Proliferative Diabetic Retinopathy in Indonesia" alt="JURIS - The Burden of Premature Vision Loss: Working-Age Vulnerability to Proliferative Diabetic Retinopathy in Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68897-heading-kelompok-usia-wanita-produktif-p" title="JURIS - The Burden of Premature Vision Loss: Working-Age Vulnerability to Proliferative Diabetic Retinopathy in Indonesia" target="_blank">The Burden of Premature Vision Loss: Working-Age Vulnerability to Proliferative Diabetic Retinopathy in Indonesia</a>: Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengeksplorasi efektivitas program pendidikan kesehatan bagi pasien diabetik usia kerja dalam meningkatkan kesadaran akan komplikasi okular. Selain itu, studi tentang dampak skrining dini pada progresi PDR dapat memberikan bukti untuk memperkuat kebijakan kesehatan. Terakhir, penelitian tentang peran faktor sosial ekonomi dalam kepatuhan terhadap pengobatan di kalangan pasien diabetik usia kerja perlu dilakukan untuk mengidentifikasi hambatan utama dan solusi yang relevan..
<br>Pasien usia kerja menunjukkan kerentanan yang lebih tinggi terhadap PDR parah, terlepas dari durasi diabetes dan kontrol glikemik.Temuan ini menekankan kebutuhan untuk memperketat kepatuhan terhadap pedoman nasional yang merekomendasikan pemeriksaan retina segera setelah diagnosis diabetes, untuk mencegah kehilangan penglihatan dini di kalangan tenaga kerja aktif
<br>Retinopati diabetik (DR) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan dan penyebab buta yang dapat dicegah pada kalangan usia produktif. Beban ini justru lebih besar pada negara berkembang, di mana infrastruktur kesehatan seringkali terbatas. Prevalensi Diabetes Melitus Tipe 2 (T2DM) meningkat pesat dan diperkirakan mencapai 578 juta orang secara global pada tahun 2030, dengan konsekuensi ekonomi yang signifikan akibat hilangnya produktivitas tenaga kerja dan meningkatnya biaya kesehatan. Di Asia Tenggara, khususnya di Indonesia,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/9/heading-kelompok-usia-wanita-produktif-diabetic-re-thumb-35334.webp" type="image/webp" length="262798" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/heading-kelompok-usia-wanita-produktif-diabetic-re-thumb-15493.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/heading-kelompok-usia-wanita-produktif-diabetic-re-thumb-35334.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/heading-kelompok-usia-wanita-produktif-diabetic-re-thumb-4bb48.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6759-ijretina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16032-international-journal-retina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Stem Cell Therapy for Retinitis Pigmentosa Promise Evidence and the Risk of Premature Clinical Claims ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Stem Cell Therapy for Retinitis Pigmentosa Promise Evidence and the Risk of Premature Clinical Claims ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Stem Cell Therapy for Retinitis Pigmentosa Promise Evidence and the Risk of Premature Clinical Claims ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68890-secretome-sel-punca-terapi-car-mes</link>
	<guid isPermaLink="false">3d78e5d868bab27e0d995dc051d5c7c9</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 20:05:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ mirza metita ]]></category>
	<category><![CDATA[ case report ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[case,content,main,metita,mirza,report]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan perlu mengkaji metode perbaikan genetika pada iPSC sebelum transplantasi untuk mengatasi mutasi penyebab RP. Selain itu, studi jangka panjang diperlukan untuk mengevaluasi keamanan dan integrasi fungsional sel yang ditanamkan dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Stem Cell Therapy for Retinitis Pigmentosa: Promise, Evidence, and the Risk of Premature Clinical Claims: Penelitian lanjutan perlu mengkaji metode perbaikan genetika pada iPSC sebelum transplantasi untuk mengatasi mutasi penyebab RP. Selain itu, studi jangka panjang diperlukan untuk mengevaluasi keamanan dan integrasi fungsional sel yang ditanamkan dalam retina yang telah mengalami remodeling. Terakhir, penelitian harus menggabungkan terapi sel punca dengan pendekatan modifikasi penyakit berbasis gen untuk meningkatkan efektivitas terapi.. Berdasarkan bukti hingga 2026, terapi berbasis sel untuk RP masih dalam tahap penelitian dan belum dapat dianggap sebagai pengobatan yang terbukti.Pemahaman genetika penyebab RP menjadi kunci dalam mengevaluasi efektivitas terapi sel punca.Penelitian lanjutan diperlukan untuk memastikan keamanan, integrasi fungsional sel yang ditanamkan, serta efek jangka panjang pada penyakit degeneratif retina Terapi sel punca menawarkan potensi terapi regeneratif untuk retinitis pigmentosa (RP), namun bukti klinis hingga 2026 masih terbatas. Penelitian tentang sel punca mesenkim, progenitor retina, dan sel punca pluripoten induksi (iPSC) menunjukkan kemungkinan perlindungan atau penggantian fotoreseptor yang rusak. Namun, efek terapeutiknya belum terbukti secara klinis, dan klaim awal tentang pemulihan penglihatan perlu dihindari karena risiko kesalahan interpretasi data. Genetika penyebab RP harus dipertimbangkan dalam pengembangan terapi sel punca. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/9/secretome-sel-punca-terapi-car-t-mesenkim-adiposa-thumb-eaa6b.webp" title="JURIS - Stem Cell Therapy for Retinitis Pigmentosa: Promise, Evidence, and the Risk of Premature Clinical Claims" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/secretome-sel-punca-terapi-car-t-mesenkim-adiposa-thumb-eaa6b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/secretome-sel-punca-terapi-car-t-mesenkim-adiposa-thumb-eaa6b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/secretome-sel-punca-terapi-car-t-mesenkim-adiposa-thumb-eaa6b.webp 1x" title="JURIS - Stem Cell Therapy for Retinitis Pigmentosa: Promise, Evidence, and the Risk of Premature Clinical Claims" alt="JURIS - Stem Cell Therapy for Retinitis Pigmentosa: Promise, Evidence, and the Risk of Premature Clinical Claims" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/9/secretome-sel-punca-terapi-car-t-mesenkim-adiposa-thumb-b1bd1.webp" title="JURIS - Stem Cell Therapy for Retinitis Pigmentosa: Promise, Evidence, and the Risk of Premature Clinical Claims" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/secretome-sel-punca-terapi-car-t-mesenkim-adiposa-thumb-b1bd1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/secretome-sel-punca-terapi-car-t-mesenkim-adiposa-thumb-b1bd1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/secretome-sel-punca-terapi-car-t-mesenkim-adiposa-thumb-b1bd1.webp 1x" title="JURIS - Stem Cell Therapy for Retinitis Pigmentosa: Promise, Evidence, and the Risk of Premature Clinical Claims" alt="JURIS - Stem Cell Therapy for Retinitis Pigmentosa: Promise, Evidence, and the Risk of Premature Clinical Claims" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68890-secretome-sel-punca-terapi-car-mes" title="JURIS - Stem Cell Therapy for Retinitis Pigmentosa: Promise, Evidence, and the Risk of Premature Clinical Claims" target="_blank">Stem Cell Therapy for Retinitis Pigmentosa: Promise, Evidence, and the Risk of Premature Clinical Claims</a>: Penelitian lanjutan perlu mengkaji metode perbaikan genetika pada iPSC sebelum transplantasi untuk mengatasi mutasi penyebab RP. Selain itu, studi jangka panjang diperlukan untuk mengevaluasi keamanan dan integrasi fungsional sel yang ditanamkan dalam retina yang telah mengalami remodeling. Terakhir, penelitian harus menggabungkan terapi sel punca dengan pendekatan modifikasi penyakit berbasis gen untuk meningkatkan efektivitas terapi..
<br>Berdasarkan bukti hingga 2026, terapi berbasis sel untuk RP masih dalam tahap penelitian dan belum dapat dianggap sebagai pengobatan yang terbukti.Pemahaman genetika penyebab RP menjadi kunci dalam mengevaluasi efektivitas terapi sel punca.Penelitian lanjutan diperlukan untuk memastikan keamanan, integrasi fungsional sel yang ditanamkan, serta efek jangka panjang pada penyakit degeneratif retina
<br>Terapi sel punca menawarkan potensi terapi regeneratif untuk retinitis pigmentosa (RP), namun bukti klinis hingga 2026 masih terbatas. Penelitian tentang sel punca mesenkim, progenitor retina, dan sel punca pluripoten induksi (iPSC) menunjukkan kemungkinan perlindungan atau penggantian fotoreseptor yang rusak. Namun, efek terapeutiknya belum terbukti secara klinis, dan klaim awal tentang pemulihan penglihatan perlu dihindari karena risiko kesalahan interpretasi data. Genetika penyebab RP harus dipertimbangkan dalam pengembangan terapi sel punca.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/9/secretome-sel-punca-terapi-car-t-mesenkim-adiposa-thumb-b1bd1.webp" type="image/webp" length="241534" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/secretome-sel-punca-terapi-car-t-mesenkim-adiposa-thumb-eaa6b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/secretome-sel-punca-terapi-car-t-mesenkim-adiposa-thumb-b1bd1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6759-ijretina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16032-international-journal-retina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Edukasi Kesehatan Melalui Video Animasi terhadap Pengetahuan dan Minat Melakukan IVA Test pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sukatani Kabupaten Purwakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Edukasi Kesehatan Melalui Video Animasi terhadap Pengetahuan dan Minat Melakukan IVA Test pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sukatani Kabupaten Purwakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Edukasi Kesehatan Melalui Video Animasi terhadap Pengetahuan dan Minat Melakukan IVA Test pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sukatani Kabupaten Purwakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68889-pemeriksaan-iva-test-kepatuhan</link>
	<guid isPermaLink="false">2c67e114c4b371fbd1595fa4b3b205a0</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 19:46:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada Puskesmas untuk memanfaatkan video animasi sebagai media edukasi rutin guna meningkatkan pengetahuan dan minat wanita usia subur melakukan IVA Test. Tenaga kesehatan juga dapat aktif menggunakan media tersebut ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Edukasi Kesehatan Melalui Video Animasi terhadap Pengetahuan dan Minat Melakukan IVA Test pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sukatani Kabupaten Purwakarta: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada Puskesmas untuk memanfaatkan video animasi sebagai media edukasi rutin guna meningkatkan pengetahuan dan minat wanita usia subur melakukan IVA Test. Tenaga kesehatan juga dapat aktif menggunakan media tersebut disertai pendekatan persuasif untuk mendorong peningkatan cakupan deteksi dini kanker serviks di masyarakat. Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas video animasi dalam meningkatkan minat dan pengetahuan wanita usia subur secara lebih mendalam, serta mengidentifikasi faktor-faktor lain yang memengaruhi minat dan pengetahuan mereka.. Sebelum diberikan edukasi, sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang (87,9%) dan tidak berminat melakukan IVA Test (66,7%).Sesudah diberikan edukasi, hampir seluruh responden memiliki pengetahuan baik (97,0%) dan berminat melakukan IVA Test (98,5%).Terdapat pengaruh edukasi melalui video animasi terhadap pengetahuan (p ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/0/pemeriksaan-iva-test-kepatuhan-inspeksi-visual-wil-thumb-c434f.webp" title="JURIS - Pengaruh Edukasi Kesehatan Melalui Video Animasi terhadap Pengetahuan dan Minat Melakukan IVA Test pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sukatani Kabupaten Purwakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/pemeriksaan-iva-test-kepatuhan-inspeksi-visual-wil-thumb-c434f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/pemeriksaan-iva-test-kepatuhan-inspeksi-visual-wil-thumb-c434f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/pemeriksaan-iva-test-kepatuhan-inspeksi-visual-wil-thumb-c434f.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Edukasi Kesehatan Melalui Video Animasi terhadap Pengetahuan dan Minat Melakukan IVA Test pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sukatani Kabupaten Purwakarta" alt="JURIS - Pengaruh Edukasi Kesehatan Melalui Video Animasi terhadap Pengetahuan dan Minat Melakukan IVA Test pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sukatani Kabupaten Purwakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/pemeriksaan-iva-test-kepatuhan-inspeksi-visual-wil-thumb-0283e.webp" title="JURIS - Pengaruh Edukasi Kesehatan Melalui Video Animasi terhadap Pengetahuan dan Minat Melakukan IVA Test pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sukatani Kabupaten Purwakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/pemeriksaan-iva-test-kepatuhan-inspeksi-visual-wil-thumb-0283e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/pemeriksaan-iva-test-kepatuhan-inspeksi-visual-wil-thumb-0283e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/pemeriksaan-iva-test-kepatuhan-inspeksi-visual-wil-thumb-0283e.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Edukasi Kesehatan Melalui Video Animasi terhadap Pengetahuan dan Minat Melakukan IVA Test pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sukatani Kabupaten Purwakarta" alt="JURIS - Pengaruh Edukasi Kesehatan Melalui Video Animasi terhadap Pengetahuan dan Minat Melakukan IVA Test pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sukatani Kabupaten Purwakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/pemeriksaan-iva-test-kepatuhan-inspeksi-visual-wil-thumb-12d0a.webp" title="JURIS - Pengaruh Edukasi Kesehatan Melalui Video Animasi terhadap Pengetahuan dan Minat Melakukan IVA Test pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sukatani Kabupaten Purwakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/pemeriksaan-iva-test-kepatuhan-inspeksi-visual-wil-thumb-12d0a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/pemeriksaan-iva-test-kepatuhan-inspeksi-visual-wil-thumb-12d0a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/pemeriksaan-iva-test-kepatuhan-inspeksi-visual-wil-thumb-12d0a.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Edukasi Kesehatan Melalui Video Animasi terhadap Pengetahuan dan Minat Melakukan IVA Test pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sukatani Kabupaten Purwakarta" alt="JURIS - Pengaruh Edukasi Kesehatan Melalui Video Animasi terhadap Pengetahuan dan Minat Melakukan IVA Test pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sukatani Kabupaten Purwakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68889-pemeriksaan-iva-test-kepatuhan" title="JURIS - Pengaruh Edukasi Kesehatan Melalui Video Animasi terhadap Pengetahuan dan Minat Melakukan IVA Test pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sukatani Kabupaten Purwakarta" target="_blank">Pengaruh Edukasi Kesehatan Melalui Video Animasi terhadap Pengetahuan dan Minat Melakukan IVA Test pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sukatani Kabupaten Purwakarta</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada Puskesmas untuk memanfaatkan video animasi sebagai media edukasi rutin guna meningkatkan pengetahuan dan minat wanita usia subur melakukan IVA Test. Tenaga kesehatan juga dapat aktif menggunakan media tersebut disertai pendekatan persuasif untuk mendorong peningkatan cakupan deteksi dini kanker serviks di masyarakat. Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas video animasi dalam meningkatkan minat dan pengetahuan wanita usia subur secara lebih mendalam, serta mengidentifikasi faktor-faktor lain yang memengaruhi minat dan pengetahuan mereka..
<br>Sebelum diberikan edukasi, sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang (87,9%) dan tidak berminat melakukan IVA Test (66,7%).Sesudah diberikan edukasi, hampir seluruh responden memiliki pengetahuan baik (97,0%) dan berminat melakukan IVA Test (98,5%).Terdapat pengaruh edukasi melalui video animasi terhadap pengetahuan (p<0,001) dan minat (p<0,001) wanita usia subur melakukan IVA Test
<br>Kanker serviks merupakan masalah kesehatan reproduksi perempuan yang dapat dicegah melalui deteksi dini menggunakan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA Test). Cakupan pemeriksaan IVA di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sukatani meningkat dari 167 orang (8,4%) pada tahun 2023 menjadi 238 orang (12,0%) pada tahun 2025, namun capaian tersebut masih rendah, terutama di Desa Sukajaya yang hanya mencapai 1,61%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan melalui video animasi terhadap pengetahuan dan minat melakukan IVA Test pada wanita usia subur (WUS) di Desa Sukajaya, wilayah kerja UPTD Puskesmas Sukatani Kabupaten Purwakarta Tahun 2026.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/0/pemeriksaan-iva-test-kepatuhan-inspeksi-visual-wil-thumb-0283e.webp" type="image/webp" length="111878" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/pemeriksaan-iva-test-kepatuhan-inspeksi-visual-wil-thumb-c434f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/pemeriksaan-iva-test-kepatuhan-inspeksi-visual-wil-thumb-0283e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/pemeriksaan-iva-test-kepatuhan-inspeksi-visual-wil-thumb-12d0a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1557-poltekkesaceh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8250-nasuwakes-jurnal-kesehatan-ilmiah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Produksi serbuk limbah cangkang tiram di Gampong Alue Naga untuk meningkatkan nilai ekonomis dan mengurangi dampak lingkungan Production of oyster shell waste in Alue Naga Village to increase economi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Produksi serbuk limbah cangkang tiram di Gampong Alue Naga untuk meningkatkan nilai ekonomis dan mengurangi dampak lingkungan Production of oyster shell waste in Alue Naga Village to increase economi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Produksi serbuk limbah cangkang tiram di Gampong Alue Naga untuk meningkatkan nilai ekonomis dan mengurangi dampak lingkungan Production of oyster shell waste in Alue Naga Village to increase economi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68887-cangkang-tiram-produk-limbah-elektronik-cai</link>
	<guid isPermaLink="false">025da29ac85daadc514ff223e62b030b</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 19:06:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan sangat penting untuk mengembangkan potensi limbah cangkang tiram di Gampong Alue Naga secara lebih optimal. Pertama, perlu dilakukan studi komprehensif untuk mengidentifikasi dan mengimplementasikan metode pembersihan cangkang tiram ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Produksi serbuk limbah cangkang tiram di Gampong Alue Naga untuk meningkatkan nilai ekonomis dan mengurangi dampak lingkungan (Production of oyster shell waste in Alue Naga Village to increase economi: Penelitian lanjutan sangat penting untuk mengembangkan potensi limbah cangkang tiram di Gampong Alue Naga secara lebih optimal. Pertama, perlu dilakukan studi komprehensif untuk mengidentifikasi dan mengimplementasikan metode pembersihan cangkang tiram yang lebih efisien dan otomatis, mengingat proses manual saat ini dinilai cukup sulit dan memakan waktu. Ini bisa mencakup eksplorasi penggunaan teknologi pra-pembersihan atau desinfeksi yang ramah lingkungan untuk memastikan kualitas bahan baku serbuk yang lebih tinggi, sekaligus mengurangi tenaga kerja yang intensif. Kedua, diversifikasi aplikasi produk serbuk cangkang tiram menjadi area penelitian yang menjanjikan. Selain pakan ternak dan potensi Food Grade CaCOCE, perlu dievaluasi secara mendalam kemungkinan pemanfaatan serbuk ini sebagai bahan baku alternatif dalam industri konstruksi, misalnya sebagai aditif semen atau agregat ringan, atau bahkan dalam pengembangan material fungsional seperti adsorben limbah cair dan padat dengan efisiensi yang lebih tinggi. Studi kelayakan teknis dan ekonomis untuk setiap aplikasi baru ini akan sangat bermanfaat. Ketiga, untuk memastikan keberlanjutan program pemberdayaan ini, riset perlu fokus pada pengembangan model bisnis yang lebih robust dan skalabel bagi masyarakat Gampong Alue Naga. Ini bisa melibatkan analisis rantai pasok dari hulu ke hilir, peningkatan kapasitas pemasaran produk, serta eksplorasi potensi kolaborasi dengan sektor industri yang lebih besar untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan dan meningkatkan pendapatan masyarakat secara signifikan. Investigasi terhadap faktor-faktor sosial-budaya yang memengaruhi partisipasi masyarakat dalam program ini juga penting untuk merancang strategi intervensi yang lebih efektif di masa depan.. Kegiatan pelatihan produksi serbuk cangkang tiram di Gampong Alue Naga berhasil meningkatkan antusiasme dan partisipasi masyarakat, khususnya ibu-ibu, meskipun terdapat tantangan dalam pembersihan cangkang.Proses pengolahan 8 kg cangkang tiram bersih menjadi 7,7 kg serbuk dapat dilakukan secara efisien dalam waktu singkat.Dengan demikian, pengolahan limbah cangkang tiram ini tidak hanya berpotensi mengurangi dampak lingkungan, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru untuk meningkatkan pendapatan masyarakat setempat Gampong Alue Naga Kota Banda Aceh merupakan sebuah gampong yang memiliki sungai dan berbatasan langsung dengan laut, sehingga gampong ini berpotensi untuk menghasilkan tiram. Limbah cangkang tiram biasanya dibuang ke pinggiran sungai, ke dalam sungai, atau dibuang kembali ke tempat budidaya tiram. Hal tersebut mengakibatkan pencemaran darat maupun perairan. Pencemaran ini dapat menyebabkan sungai menjadi dangkal dan jika terus menerus dilakukan dapat mengakibatkan bencana alam seperti banjir. Oleh karena itu, pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan terkait produksi limbah cangkang tiram menjadi serbuk cangkang tiram sebagai bahan yang lebih bernilai jual seperti pakan ternak. Kegiatan ini juga melibatkan CV Natural Aceh Food sebagai wadah masyarakat untuk memasarkan produk yang dihasilkan. Edukasi dan pelatihan diikuti oleh ibu-ibu... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/6/cangkang-tiram-produk-limbah-elektronik-cair-pabri-thumb-65484.webp" title="JURIS - Produksi serbuk limbah cangkang tiram di Gampong Alue Naga untuk meningkatkan nilai ekonomis dan mengurangi dampak lingkungan (Production of oyster shell waste in Alue Naga Village to increase economi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/cangkang-tiram-produk-limbah-elektronik-cair-pabri-thumb-65484.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/cangkang-tiram-produk-limbah-elektronik-cair-pabri-thumb-65484.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/cangkang-tiram-produk-limbah-elektronik-cair-pabri-thumb-65484.webp 1x" title="JURIS - Produksi serbuk limbah cangkang tiram di Gampong Alue Naga untuk meningkatkan nilai ekonomis dan mengurangi dampak lingkungan (Production of oyster shell waste in Alue Naga Village to increase economi" alt="JURIS - Produksi serbuk limbah cangkang tiram di Gampong Alue Naga untuk meningkatkan nilai ekonomis dan mengurangi dampak lingkungan (Production of oyster shell waste in Alue Naga Village to increase economi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/6/cangkang-tiram-produk-limbah-elektronik-cair-pabri-thumb-e2d2c.webp" title="JURIS - Produksi serbuk limbah cangkang tiram di Gampong Alue Naga untuk meningkatkan nilai ekonomis dan mengurangi dampak lingkungan (Production of oyster shell waste in Alue Naga Village to increase economi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/cangkang-tiram-produk-limbah-elektronik-cair-pabri-thumb-e2d2c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/cangkang-tiram-produk-limbah-elektronik-cair-pabri-thumb-e2d2c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/cangkang-tiram-produk-limbah-elektronik-cair-pabri-thumb-e2d2c.webp 1x" title="JURIS - Produksi serbuk limbah cangkang tiram di Gampong Alue Naga untuk meningkatkan nilai ekonomis dan mengurangi dampak lingkungan (Production of oyster shell waste in Alue Naga Village to increase economi" alt="JURIS - Produksi serbuk limbah cangkang tiram di Gampong Alue Naga untuk meningkatkan nilai ekonomis dan mengurangi dampak lingkungan (Production of oyster shell waste in Alue Naga Village to increase economi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/6/cangkang-tiram-produk-limbah-elektronik-cair-pabri-thumb-51e60.webp" title="JURIS - Produksi serbuk limbah cangkang tiram di Gampong Alue Naga untuk meningkatkan nilai ekonomis dan mengurangi dampak lingkungan (Production of oyster shell waste in Alue Naga Village to increase economi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/cangkang-tiram-produk-limbah-elektronik-cair-pabri-thumb-51e60.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/cangkang-tiram-produk-limbah-elektronik-cair-pabri-thumb-51e60.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/cangkang-tiram-produk-limbah-elektronik-cair-pabri-thumb-51e60.webp 1x" title="JURIS - Produksi serbuk limbah cangkang tiram di Gampong Alue Naga untuk meningkatkan nilai ekonomis dan mengurangi dampak lingkungan (Production of oyster shell waste in Alue Naga Village to increase economi" alt="JURIS - Produksi serbuk limbah cangkang tiram di Gampong Alue Naga untuk meningkatkan nilai ekonomis dan mengurangi dampak lingkungan (Production of oyster shell waste in Alue Naga Village to increase economi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68887-cangkang-tiram-produk-limbah-elektronik-cai" title="JURIS - Produksi serbuk limbah cangkang tiram di Gampong Alue Naga untuk meningkatkan nilai ekonomis dan mengurangi dampak lingkungan (Production of oyster shell waste in Alue Naga Village to increase economi" target="_blank">Produksi serbuk limbah cangkang tiram di Gampong Alue Naga untuk meningkatkan nilai ekonomis dan mengurangi dampak lingkungan (Production of oyster shell waste in Alue Naga Village to increase economi</a>: Penelitian lanjutan sangat penting untuk mengembangkan potensi limbah cangkang tiram di Gampong Alue Naga secara lebih optimal. Pertama, perlu dilakukan studi komprehensif untuk mengidentifikasi dan mengimplementasikan metode pembersihan cangkang tiram yang lebih efisien dan otomatis, mengingat proses manual saat ini dinilai cukup sulit dan memakan waktu. Ini bisa mencakup eksplorasi penggunaan teknologi pra-pembersihan atau desinfeksi yang ramah lingkungan untuk memastikan kualitas bahan baku serbuk yang lebih tinggi, sekaligus mengurangi tenaga kerja yang intensif. Kedua, diversifikasi aplikasi produk serbuk cangkang tiram menjadi area penelitian yang menjanjikan. Selain pakan ternak dan potensi Food Grade CaCOCE, perlu dievaluasi secara mendalam kemungkinan pemanfaatan serbuk ini sebagai bahan baku alternatif dalam industri konstruksi, misalnya sebagai aditif semen atau agregat ringan, atau bahkan dalam pengembangan material fungsional seperti adsorben limbah cair dan padat dengan efisiensi yang lebih tinggi. Studi kelayakan teknis dan ekonomis untuk setiap aplikasi baru ini akan sangat bermanfaat. Ketiga, untuk memastikan keberlanjutan program pemberdayaan ini, riset perlu fokus pada pengembangan model bisnis yang lebih robust dan skalabel bagi masyarakat Gampong Alue Naga. Ini bisa melibatkan analisis rantai pasok dari hulu ke hilir, peningkatan kapasitas pemasaran produk, serta eksplorasi potensi kolaborasi dengan sektor industri yang lebih besar untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan dan meningkatkan pendapatan masyarakat secara signifikan. Investigasi terhadap faktor-faktor sosial-budaya yang memengaruhi partisipasi masyarakat dalam program ini juga penting untuk merancang strategi intervensi yang lebih efektif di masa depan..
<br>Kegiatan pelatihan produksi serbuk cangkang tiram di Gampong Alue Naga berhasil meningkatkan antusiasme dan partisipasi masyarakat, khususnya ibu-ibu, meskipun terdapat tantangan dalam pembersihan cangkang.Proses pengolahan 8 kg cangkang tiram bersih menjadi 7,7 kg serbuk dapat dilakukan secara efisien dalam waktu singkat.Dengan demikian, pengolahan limbah cangkang tiram ini tidak hanya berpotensi mengurangi dampak lingkungan, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru untuk meningkatkan pendapatan masyarakat setempat
<br>Gampong Alue Naga Kota Banda Aceh merupakan sebuah gampong yang memiliki sungai dan berbatasan langsung dengan laut, sehingga gampong ini berpotensi untuk menghasilkan tiram. Limbah cangkang tiram biasanya dibuang ke pinggiran sungai, ke dalam sungai, atau dibuang kembali ke tempat budidaya tiram. Hal tersebut mengakibatkan pencemaran darat maupun perairan. Pencemaran ini dapat menyebabkan sungai menjadi dangkal dan jika terus menerus dilakukan dapat mengakibatkan bencana alam seperti banjir. Oleh karena itu, pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan terkait produksi limbah cangkang tiram menjadi serbuk cangkang tiram sebagai bahan yang lebih bernilai jual seperti pakan ternak. Kegiatan ini juga melibatkan CV Natural Aceh Food sebagai wadah masyarakat untuk memasarkan produk yang dihasilkan. Edukasi dan pelatihan diikuti oleh ibu-ibu...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/6/cangkang-tiram-produk-limbah-elektronik-cair-pabri-thumb-e2d2c.webp" type="image/webp" length="255172" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/cangkang-tiram-produk-limbah-elektronik-cair-pabri-thumb-65484.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/cangkang-tiram-produk-limbah-elektronik-cair-pabri-thumb-e2d2c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/cangkang-tiram-produk-limbah-elektronik-cair-pabri-thumb-51e60.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-497-usk.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17746-buletin-pengabdian-bulletin-community-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Edukasi manajemen teknologi produksi untuk menunjang kehalalan produk bagi usaha kecil menengah Productiom technology management education to support halal products for small scale enterprises ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Edukasi manajemen teknologi produksi untuk menunjang kehalalan produk bagi usaha kecil menengah Productiom technology management education to support halal products for small scale enterprises ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Edukasi manajemen teknologi produksi untuk menunjang kehalalan produk bagi usaha kecil menengah Productiom technology management education to support halal products for small scale enterprises ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68888-produk-umk-efisiensi-aisyah-prod</link>
	<guid isPermaLink="false">30fb37fac81eb5deb0b000fbedc8a504</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 17:20:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas teknologi pengering terowongan Hohenheim Aceh dalam kondisi lingkungan yang berbeda untuk meningkatkan efisiensi produksi pliek-u. 2. Studi tentang dampak sertifikasi halal terhadap permintaan pasar lokal ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Edukasi manajemen teknologi produksi untuk menunjang kehalalan produk bagi usaha kecil menengah (Productiom technology management education to support halal products for small scale enterprises): 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas teknologi pengering terowongan Hohenheim Aceh dalam kondisi lingkungan yang berbeda untuk meningkatkan efisiensi produksi pliek-u. 2. Studi tentang dampak sertifikasi halal terhadap permintaan pasar lokal dan internasional untuk produk UMKM khas Aceh dapat menjadi arah penelitian baru. 3. Pengembangan alternatif bahan pengawet halal yang lebih ramah lingkungan untuk produk asam sunti dapat dilakukan untuk memperluas pilihan bahan baku dan meningkatkan daya tahan produk.. Kegiatan edukasi manajemen teknologi produksi telah berjalan dengan baik dengan sambutan antusias dari masyarakat untuk menghasilkan produk yang bersertifikat halal.Teknologi yang diberikan diharapkan dapat membantu proses produksi yang bersih dan menunjang kehalalan produk dan dapat digunakan secara berkelanjutan.Kegiatan ini sangat membutuhkan pendampingan lanjutan dari tim pengabdi dalam rangka mendorong untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada usaha mikro kecil menengah (UMKM) tentang peranan teknologi produksi dalam menunjang kehalalan produk yang dihasilkan. Mitra kegiatan adalah UKM Meugah Pliek dan UKM Wina Mandiri yang merupakan produsen pliek-u dan asam sunti di Kabupaten Aceh Besar. Pada UKM ini, proses yang membutuhkan peningkatan teknologi adalah proses pengeringan dan pengepresan. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi survei, koordinasi pelaksanaan, dan acara edukasi. Hasil kegiatan ini adalah terselenggaranya 2 jam pelatihan edukasi manajemen teknologi produksi untuk menunjang kehalalan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/e/produk-umk-efisiensi-aisyah-umkm-kue-edukasi-manaj-thumb-64d3f.webp" title="JURIS - Edukasi manajemen teknologi produksi untuk menunjang kehalalan produk bagi usaha kecil menengah (Productiom technology management education to support halal products for small scale enterprises)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/produk-umk-efisiensi-aisyah-umkm-kue-edukasi-manaj-thumb-64d3f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/produk-umk-efisiensi-aisyah-umkm-kue-edukasi-manaj-thumb-64d3f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/produk-umk-efisiensi-aisyah-umkm-kue-edukasi-manaj-thumb-64d3f.webp 1x" title="JURIS - Edukasi manajemen teknologi produksi untuk menunjang kehalalan produk bagi usaha kecil menengah (Productiom technology management education to support halal products for small scale enterprises)" alt="JURIS - Edukasi manajemen teknologi produksi untuk menunjang kehalalan produk bagi usaha kecil menengah (Productiom technology management education to support halal products for small scale enterprises)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/produk-umk-efisiensi-aisyah-umkm-kue-edukasi-manaj-thumb-289c7.webp" title="JURIS - Edukasi manajemen teknologi produksi untuk menunjang kehalalan produk bagi usaha kecil menengah (Productiom technology management education to support halal products for small scale enterprises)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/produk-umk-efisiensi-aisyah-umkm-kue-edukasi-manaj-thumb-289c7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/produk-umk-efisiensi-aisyah-umkm-kue-edukasi-manaj-thumb-289c7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/produk-umk-efisiensi-aisyah-umkm-kue-edukasi-manaj-thumb-289c7.webp 1x" title="JURIS - Edukasi manajemen teknologi produksi untuk menunjang kehalalan produk bagi usaha kecil menengah (Productiom technology management education to support halal products for small scale enterprises)" alt="JURIS - Edukasi manajemen teknologi produksi untuk menunjang kehalalan produk bagi usaha kecil menengah (Productiom technology management education to support halal products for small scale enterprises)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/produk-umk-efisiensi-aisyah-umkm-kue-edukasi-manaj-thumb-2d015.webp" title="JURIS - Edukasi manajemen teknologi produksi untuk menunjang kehalalan produk bagi usaha kecil menengah (Productiom technology management education to support halal products for small scale enterprises)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/produk-umk-efisiensi-aisyah-umkm-kue-edukasi-manaj-thumb-2d015.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/produk-umk-efisiensi-aisyah-umkm-kue-edukasi-manaj-thumb-2d015.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/produk-umk-efisiensi-aisyah-umkm-kue-edukasi-manaj-thumb-2d015.webp 1x" title="JURIS - Edukasi manajemen teknologi produksi untuk menunjang kehalalan produk bagi usaha kecil menengah (Productiom technology management education to support halal products for small scale enterprises)" alt="JURIS - Edukasi manajemen teknologi produksi untuk menunjang kehalalan produk bagi usaha kecil menengah (Productiom technology management education to support halal products for small scale enterprises)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68888-produk-umk-efisiensi-aisyah-prod" title="JURIS - Edukasi manajemen teknologi produksi untuk menunjang kehalalan produk bagi usaha kecil menengah (Productiom technology management education to support halal products for small scale enterprises)" target="_blank">Edukasi manajemen teknologi produksi untuk menunjang kehalalan produk bagi usaha kecil menengah (Productiom technology management education to support halal products for small scale enterprises)</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas teknologi pengering terowongan Hohenheim Aceh dalam kondisi lingkungan yang berbeda untuk meningkatkan efisiensi produksi pliek-u. 2. Studi tentang dampak sertifikasi halal terhadap permintaan pasar lokal dan internasional untuk produk UMKM khas Aceh dapat menjadi arah penelitian baru. 3. Pengembangan alternatif bahan pengawet halal yang lebih ramah lingkungan untuk produk asam sunti dapat dilakukan untuk memperluas pilihan bahan baku dan meningkatkan daya tahan produk..
<br>Kegiatan edukasi manajemen teknologi produksi telah berjalan dengan baik dengan sambutan antusias dari masyarakat untuk menghasilkan produk yang bersertifikat halal.Teknologi yang diberikan diharapkan dapat membantu proses produksi yang bersih dan menunjang kehalalan produk dan dapat digunakan secara berkelanjutan.Kegiatan ini sangat membutuhkan pendampingan lanjutan dari tim pengabdi dalam rangka mendorong untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas
<br>Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada usaha mikro kecil menengah (UMKM) tentang peranan teknologi produksi dalam menunjang kehalalan produk yang dihasilkan. Mitra kegiatan adalah UKM Meugah Pliek dan UKM Wina Mandiri yang merupakan produsen pliek-u dan asam sunti di Kabupaten Aceh Besar. Pada UKM ini, proses yang membutuhkan peningkatan teknologi adalah proses pengeringan dan pengepresan. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi survei, koordinasi pelaksanaan, dan acara edukasi. Hasil kegiatan ini adalah terselenggaranya 2 jam pelatihan edukasi manajemen teknologi produksi untuk menunjang kehalalan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/e/produk-umk-efisiensi-aisyah-umkm-kue-edukasi-manaj-thumb-64d3f.webp" type="image/webp" length="216800" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/produk-umk-efisiensi-aisyah-umkm-kue-edukasi-manaj-thumb-64d3f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/produk-umk-efisiensi-aisyah-umkm-kue-edukasi-manaj-thumb-289c7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/produk-umk-efisiensi-aisyah-umkm-kue-edukasi-manaj-thumb-2d015.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-497-usk.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17746-buletin-pengabdian-bulletin-community-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengenalan Teknologi Dan Strategi Dalam Pemanfaatan Limbah Pelepah Pinang Menjadi Produk Kreatif Di Gampong Lamtamot Kabupaten Aceh Besar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengenalan Teknologi Dan Strategi Dalam Pemanfaatan Limbah Pelepah Pinang Menjadi Produk Kreatif Di Gampong Lamtamot Kabupaten Aceh Besar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengenalan Teknologi Dan Strategi Dalam Pemanfaatan Limbah Pelepah Pinang Menjadi Produk Kreatif Di Gampong Lamtamot Kabupaten Aceh Besar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68886-masyarakat-bisnis-mebel-limbah-pelepah-pisang-peng</link>
	<guid isPermaLink="false">22e0b25c14ddcc0b74f44c7019a670a7</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 17:04:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan produk baru dari limbah pelepah pinang, seperti bahan baku untuk kerajinan tangan atau bahan konstruksi ramah lingkungan. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang optimasi proses pengeringan dan pencetakan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengenalan Teknologi Dan Strategi Dalam Pemanfaatan Limbah Pelepah Pinang Menjadi Produk Kreatif Di Gampong Lamtamot Kabupaten Aceh Besar: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan produk baru dari limbah pelepah pinang, seperti bahan baku untuk kerajinan tangan atau bahan konstruksi ramah lingkungan. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang optimasi proses pengeringan dan pencetakan untuk meningkatkan daya tahan produk terhadap cuaca ekstrem. Penelitian juga bisa mengeksplorasi potensi kolaborasi antara komunitas Lamtamot dengan pelaku usaha kreatif di kota besar untuk memperluas pasar produk lokal. Dengan pendekatan ini, pemanfaatan limbah pelepah pinang dapat lebih berkelanjutan dan memberikan nilai ekonomi yang lebih tinggi bagi masyarakat setempat.. Dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi dan sesi tanya jawab yang dilakukan oleh tim pengabdi dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat sebesar 96 % dalam pemanfaatan limbah pelepah pinang menjadi produk kreatif yang bernilai ekonomis.Melalui alat hot press sebagai pencetak limbah pelepah pinang telah menghasilkan produk kemasan yang berbentuk piring dan lengkung yang dipasarkan untuk menambah penghasilan masyarakat di Gampong Lamtamot Kecamatan Lembah Seulawah Aceh Besar.Upaya ini perlu adanya kerja sama dengan masyarakat bisnis dan dukungan penuh dari pemerintah setempat agar dapat mengembangkan usaha tani pengolahan limbah pelepah pinang menjadi produk lain selain dari kemasan makanan yang sudah disosialisasikan oleh tim pengabdi.Alat telah dapat dimanfaatkan dan masyarakat dalam memasarkan produk sudah memanfaatkan media sosial/e-commerce dalam pemasaran yaitu Instagram dan Shopee Warga Desa (Gampong) Lamtamot menjadikan pertanian dan perkebunan sebagai pendapatan utama khususnya perkebunan pinang. Masyarakat belum memanfaatkan limbah pelepah pinang menjadi produk. Tujuan makalah adalah untuk mengetahui pengetahuan dan keberlanjutan pemanfaatan limbah pelepah pinang menjadi produk lokal yang kreatif yang dapat menambah penghasilan masyarakat Lamtamot. Kegiatan dimulai penyebaran kuisioner sebelum kegiatan pengabdian (pre-test), sosialisasi, post-test, uji coba alat, promosi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan limbah pelepah pinang menjadi produk yang bisa digunakan dan dipasarkan. Hasil pengujian kadar air tertinggi pada pelepah pinang yang akan dicetak adalah 16,04%. Sedangkan limbah pelepah pinang yang akan dicetak paling... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/b/masyarakat-bisnis-mebel-limbah-pelepah-pisang-peng-thumb-2b6fa.webp" title="JURIS - Pengenalan Teknologi Dan Strategi Dalam Pemanfaatan Limbah Pelepah Pinang Menjadi Produk Kreatif Di Gampong Lamtamot Kabupaten Aceh Besar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/masyarakat-bisnis-mebel-limbah-pelepah-pisang-peng-thumb-2b6fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/masyarakat-bisnis-mebel-limbah-pelepah-pisang-peng-thumb-2b6fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/masyarakat-bisnis-mebel-limbah-pelepah-pisang-peng-thumb-2b6fa.webp 1x" title="JURIS - Pengenalan Teknologi Dan Strategi Dalam Pemanfaatan Limbah Pelepah Pinang Menjadi Produk Kreatif Di Gampong Lamtamot Kabupaten Aceh Besar" alt="JURIS - Pengenalan Teknologi Dan Strategi Dalam Pemanfaatan Limbah Pelepah Pinang Menjadi Produk Kreatif Di Gampong Lamtamot Kabupaten Aceh Besar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/masyarakat-bisnis-mebel-limbah-pelepah-pisang-peng-thumb-63f66.webp" title="JURIS - Pengenalan Teknologi Dan Strategi Dalam Pemanfaatan Limbah Pelepah Pinang Menjadi Produk Kreatif Di Gampong Lamtamot Kabupaten Aceh Besar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/masyarakat-bisnis-mebel-limbah-pelepah-pisang-peng-thumb-63f66.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/masyarakat-bisnis-mebel-limbah-pelepah-pisang-peng-thumb-63f66.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/masyarakat-bisnis-mebel-limbah-pelepah-pisang-peng-thumb-63f66.webp 1x" title="JURIS - Pengenalan Teknologi Dan Strategi Dalam Pemanfaatan Limbah Pelepah Pinang Menjadi Produk Kreatif Di Gampong Lamtamot Kabupaten Aceh Besar" alt="JURIS - Pengenalan Teknologi Dan Strategi Dalam Pemanfaatan Limbah Pelepah Pinang Menjadi Produk Kreatif Di Gampong Lamtamot Kabupaten Aceh Besar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/masyarakat-bisnis-mebel-limbah-pelepah-pisang-peng-thumb-77163.webp" title="JURIS - Pengenalan Teknologi Dan Strategi Dalam Pemanfaatan Limbah Pelepah Pinang Menjadi Produk Kreatif Di Gampong Lamtamot Kabupaten Aceh Besar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/masyarakat-bisnis-mebel-limbah-pelepah-pisang-peng-thumb-77163.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/masyarakat-bisnis-mebel-limbah-pelepah-pisang-peng-thumb-77163.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/masyarakat-bisnis-mebel-limbah-pelepah-pisang-peng-thumb-77163.webp 1x" title="JURIS - Pengenalan Teknologi Dan Strategi Dalam Pemanfaatan Limbah Pelepah Pinang Menjadi Produk Kreatif Di Gampong Lamtamot Kabupaten Aceh Besar" alt="JURIS - Pengenalan Teknologi Dan Strategi Dalam Pemanfaatan Limbah Pelepah Pinang Menjadi Produk Kreatif Di Gampong Lamtamot Kabupaten Aceh Besar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68886-masyarakat-bisnis-mebel-limbah-pelepah-pisang-peng" title="JURIS - Pengenalan Teknologi Dan Strategi Dalam Pemanfaatan Limbah Pelepah Pinang Menjadi Produk Kreatif Di Gampong Lamtamot Kabupaten Aceh Besar" target="_blank">Pengenalan Teknologi Dan Strategi Dalam Pemanfaatan Limbah Pelepah Pinang Menjadi Produk Kreatif Di Gampong Lamtamot Kabupaten Aceh Besar</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan produk baru dari limbah pelepah pinang, seperti bahan baku untuk kerajinan tangan atau bahan konstruksi ramah lingkungan. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang optimasi proses pengeringan dan pencetakan untuk meningkatkan daya tahan produk terhadap cuaca ekstrem. Penelitian juga bisa mengeksplorasi potensi kolaborasi antara komunitas Lamtamot dengan pelaku usaha kreatif di kota besar untuk memperluas pasar produk lokal. Dengan pendekatan ini, pemanfaatan limbah pelepah pinang dapat lebih berkelanjutan dan memberikan nilai ekonomi yang lebih tinggi bagi masyarakat setempat..
<br>Dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi dan sesi tanya jawab yang dilakukan oleh tim pengabdi dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat sebesar 96 % dalam pemanfaatan limbah pelepah pinang menjadi produk kreatif yang bernilai ekonomis.Melalui alat hot press sebagai pencetak limbah pelepah pinang telah menghasilkan produk kemasan yang berbentuk piring dan lengkung yang dipasarkan untuk menambah penghasilan masyarakat di Gampong Lamtamot Kecamatan Lembah Seulawah Aceh Besar.Upaya ini perlu adanya kerja sama dengan masyarakat bisnis dan dukungan penuh dari pemerintah setempat agar dapat mengembangkan usaha tani pengolahan limbah pelepah pinang menjadi produk lain selain dari kemasan makanan yang sudah disosialisasikan oleh tim pengabdi.Alat telah dapat dimanfaatkan dan masyarakat dalam memasarkan produk sudah memanfaatkan media sosial/e-commerce dalam pemasaran yaitu Instagram dan Shopee
<br>Warga Desa (Gampong) Lamtamot menjadikan pertanian dan perkebunan sebagai pendapatan utama khususnya perkebunan pinang. Masyarakat belum memanfaatkan limbah pelepah pinang menjadi produk. Tujuan makalah adalah untuk mengetahui pengetahuan dan keberlanjutan pemanfaatan limbah pelepah pinang menjadi produk lokal yang kreatif yang dapat menambah penghasilan masyarakat Lamtamot. Kegiatan dimulai penyebaran kuisioner sebelum kegiatan pengabdian (pre-test), sosialisasi, post-test, uji coba alat, promosi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan limbah pelepah pinang menjadi produk yang bisa digunakan dan dipasarkan. Hasil pengujian kadar air tertinggi pada pelepah pinang yang akan dicetak adalah 16,04%. Sedangkan limbah pelepah pinang yang akan dicetak paling...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/b/masyarakat-bisnis-mebel-limbah-pelepah-pisang-peng-thumb-77163.webp" type="image/webp" length="227306" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/masyarakat-bisnis-mebel-limbah-pelepah-pisang-peng-thumb-2b6fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/masyarakat-bisnis-mebel-limbah-pelepah-pisang-peng-thumb-63f66.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/masyarakat-bisnis-mebel-limbah-pelepah-pisang-peng-thumb-77163.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-497-usk.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17746-buletin-pengabdian-bulletin-community-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Keterampilan dan Penguatan Kompetensi Nutriforce Melalui Upgrading Courses Konseling Gizi di Nutrition Care Center NCC ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Keterampilan dan Penguatan Kompetensi Nutriforce Melalui Upgrading Courses Konseling Gizi di Nutrition Care Center NCC ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Keterampilan dan Penguatan Kompetensi Nutriforce Melalui Upgrading Courses Konseling Gizi di Nutrition Care Center NCC ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68884-konseling-gizi-konsultasi-nutriforce-ncc-pela</link>
	<guid isPermaLink="false">71d73541bd425206641bad5154e76c64</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 16:35:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ hadi ismanto ]]></category>
	<category><![CDATA[ yohan yuanta ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,hadi,ismanto,main,yohan,yuanta]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak jangka panjang pelatihan konseling gizi terhadap kualitas layanan NCC dan kepuasan klien. Selain itu, penting untuk mengembangkan modul pelatihan yang lebih komprehensif, termasuk simulasi kasus kompleks ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Keterampilan dan Penguatan Kompetensi Nutriforce Melalui Upgrading Courses Konseling Gizi di Nutrition Care Center (NCC): Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak jangka panjang pelatihan konseling gizi terhadap kualitas layanan NCC dan kepuasan klien. Selain itu, penting untuk mengembangkan modul pelatihan yang lebih komprehensif, termasuk simulasi kasus kompleks dan pendekatan berbasis teknologi seperti video pembelajaran. Terakhir, penelitian juga bisa mengeksplorasi kolaborasi antara NCC dan institusi lain untuk memperluas jangkauan pelayanan konsultasi gizi dan meningkatkan partisipasi masyarakat.. Pemberian pelatihan teknik konseling gizi yang telah dilaksanakan terbukti berdampak pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan Nutriforce dalam memberikan pelayanan konsultasi gizi kepada klien yang datang ke NCC.Sertifikasi yang diberikan melalui pengesahan kepala P3M Polije dapat memberikan penguatan legalitas kompetensi Nutriforce sebagai asisten konselor gizi di NCC sehingga mutu pelayanan konsultasi gizi dapat terjaga.Selanjutnya, diperlukan pendampingan terhadap keberlanjutan praktik konseling gizi di NCC melalui kerjasama antara pengelola NCC dan Nutriforce Nutriforce merupakan sumber daya potensial mahasiswa penggerak Nutrition Care Center (NCC) Politeknik Negeri Jember (Polije) yang berperan aktif sebagai asisten konselor gizi di NCC. Kontribusinya yang krusial dalam memberikan pelayanan konsultasi gizi di NCC disaat kehadiran konselor gizi menjadi kendala pelayanan perlu diimbangi dengan kemampuan konseling gizi dan penguatan kompetensi yang memadai. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan konseling gizi kepada Nutriforce untuk meng-upgrade skill teknik konseling yang sudah pernah didapat di bangku perkuliahan dan memberikan legalitas sebagai asisten konselor gizi. Nutriforce yang terlibat dalam kegiatan ini sebanyak 10 orang. Kegiatan dilaksanakan di NCC pada bulan Agustus tahun 2024 dengan tahapan persiapan (studi literatur, analisis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/5/konseling-gizi-konsultasi-nutriforce-ncc-pelatihan-thumb-cefe5.webp" title="JURIS - Peningkatan Keterampilan dan Penguatan Kompetensi Nutriforce Melalui Upgrading Courses Konseling Gizi di Nutrition Care Center (NCC)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/konseling-gizi-konsultasi-nutriforce-ncc-pelatihan-thumb-cefe5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/konseling-gizi-konsultasi-nutriforce-ncc-pelatihan-thumb-cefe5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/konseling-gizi-konsultasi-nutriforce-ncc-pelatihan-thumb-cefe5.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Keterampilan dan Penguatan Kompetensi Nutriforce Melalui Upgrading Courses Konseling Gizi di Nutrition Care Center (NCC)" alt="JURIS - Peningkatan Keterampilan dan Penguatan Kompetensi Nutriforce Melalui Upgrading Courses Konseling Gizi di Nutrition Care Center (NCC)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/konseling-gizi-konsultasi-nutriforce-ncc-pelatihan-thumb-21d54.webp" title="JURIS - Peningkatan Keterampilan dan Penguatan Kompetensi Nutriforce Melalui Upgrading Courses Konseling Gizi di Nutrition Care Center (NCC)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/konseling-gizi-konsultasi-nutriforce-ncc-pelatihan-thumb-21d54.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/konseling-gizi-konsultasi-nutriforce-ncc-pelatihan-thumb-21d54.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/konseling-gizi-konsultasi-nutriforce-ncc-pelatihan-thumb-21d54.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Keterampilan dan Penguatan Kompetensi Nutriforce Melalui Upgrading Courses Konseling Gizi di Nutrition Care Center (NCC)" alt="JURIS - Peningkatan Keterampilan dan Penguatan Kompetensi Nutriforce Melalui Upgrading Courses Konseling Gizi di Nutrition Care Center (NCC)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/konseling-gizi-konsultasi-nutriforce-ncc-pelatihan-thumb-caf74.webp" title="JURIS - Peningkatan Keterampilan dan Penguatan Kompetensi Nutriforce Melalui Upgrading Courses Konseling Gizi di Nutrition Care Center (NCC)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/konseling-gizi-konsultasi-nutriforce-ncc-pelatihan-thumb-caf74.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/konseling-gizi-konsultasi-nutriforce-ncc-pelatihan-thumb-caf74.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/konseling-gizi-konsultasi-nutriforce-ncc-pelatihan-thumb-caf74.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Keterampilan dan Penguatan Kompetensi Nutriforce Melalui Upgrading Courses Konseling Gizi di Nutrition Care Center (NCC)" alt="JURIS - Peningkatan Keterampilan dan Penguatan Kompetensi Nutriforce Melalui Upgrading Courses Konseling Gizi di Nutrition Care Center (NCC)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68884-konseling-gizi-konsultasi-nutriforce-ncc-pela" title="JURIS - Peningkatan Keterampilan dan Penguatan Kompetensi Nutriforce Melalui Upgrading Courses Konseling Gizi di Nutrition Care Center (NCC)" target="_blank">Peningkatan Keterampilan dan Penguatan Kompetensi Nutriforce Melalui Upgrading Courses Konseling Gizi di Nutrition Care Center (NCC)</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak jangka panjang pelatihan konseling gizi terhadap kualitas layanan NCC dan kepuasan klien. Selain itu, penting untuk mengembangkan modul pelatihan yang lebih komprehensif, termasuk simulasi kasus kompleks dan pendekatan berbasis teknologi seperti video pembelajaran. Terakhir, penelitian juga bisa mengeksplorasi kolaborasi antara NCC dan institusi lain untuk memperluas jangkauan pelayanan konsultasi gizi dan meningkatkan partisipasi masyarakat..
<br>Pemberian pelatihan teknik konseling gizi yang telah dilaksanakan terbukti berdampak pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan Nutriforce dalam memberikan pelayanan konsultasi gizi kepada klien yang datang ke NCC.Sertifikasi yang diberikan melalui pengesahan kepala P3M Polije dapat memberikan penguatan legalitas kompetensi Nutriforce sebagai asisten konselor gizi di NCC sehingga mutu pelayanan konsultasi gizi dapat terjaga.Selanjutnya, diperlukan pendampingan terhadap keberlanjutan praktik konseling gizi di NCC melalui kerjasama antara pengelola NCC dan Nutriforce
<br>Nutriforce merupakan sumber daya potensial mahasiswa penggerak Nutrition Care Center (NCC) Politeknik Negeri Jember (Polije) yang berperan aktif sebagai asisten konselor gizi di NCC. Kontribusinya yang krusial dalam memberikan pelayanan konsultasi gizi di NCC disaat kehadiran konselor gizi menjadi kendala pelayanan perlu diimbangi dengan kemampuan konseling gizi dan penguatan kompetensi yang memadai. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan konseling gizi kepada Nutriforce untuk meng-upgrade skill teknik konseling yang sudah pernah didapat di bangku perkuliahan dan memberikan legalitas sebagai asisten konselor gizi. Nutriforce yang terlibat dalam kegiatan ini sebanyak 10 orang. Kegiatan dilaksanakan di NCC pada bulan Agustus tahun 2024 dengan tahapan persiapan (studi literatur, analisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/5/konseling-gizi-konsultasi-nutriforce-ncc-pelatihan-thumb-21d54.webp" type="image/webp" length="96432" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/konseling-gizi-konsultasi-nutriforce-ncc-pelatihan-thumb-cefe5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/konseling-gizi-konsultasi-nutriforce-ncc-pelatihan-thumb-21d54.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/konseling-gizi-konsultasi-nutriforce-ncc-pelatihan-thumb-caf74.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2488-sinergis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19713-pekat-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Community development masyarakat Gampong Lamgapang Aceh Besar dalam pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal Community Development of Lamgapang Village Aceh Besar in empowering creati ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Community development masyarakat Gampong Lamgapang Aceh Besar dalam pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal Community Development of Lamgapang Village Aceh Besar in empowering creati ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Community development masyarakat Gampong Lamgapang Aceh Besar dalam pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal Community Development of Lamgapang Village Aceh Besar in empowering creati ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68885-teknologi-hidroponik-organik-pakan-ternak-lokal-bi</link>
	<guid isPermaLink="false">3f50f4763dd8b17887612bd6413a5148</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 16:17:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ indexed doaj ]]></category>
	<category><![CDATA[ front matter ]]></category>
	<category><![CDATA[ kepok banana ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[banana,doaj,front,indexed,kepok,matter]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan teknologi hidroponik berbasis bahan lokal untuk menurunkan biaya produksi. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak jangka panjang penerapan kearifan lokal dalam pemberdayaan ekonomi kreatif terhadap ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Community development masyarakat Gampong Lamgapang Aceh Besar dalam pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal (Community Development of Lamgapang Village, Aceh Besar in empowering creati: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan teknologi hidroponik berbasis bahan lokal untuk menurunkan biaya produksi. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak jangka panjang penerapan kearifan lokal dalam pemberdayaan ekonomi kreatif terhadap struktur sosial masyarakat. Terakhir, penelitian baru juga bisa menggali potensi penggunaan limbah pertanian lain seperti jerami padi sebagai bahan baku produksi pakan ternak alternatif.. Kelompok sasaran yang ikut dalam kegiatan pengabdian ini sudah mampu melakukan penanaman sawi menggunakan alat hidroponik dan juga peternak sudah memiliki pengetahuan bagaimana memelihara ternak yang baik dan benar Kegiatan masyarakat Gampong Lamgapang selama ini banyak melakukan usaha home industry, namun hasil yang diperoleh masih tergolong kecil hal ini dikarenakan produk yang dihasilkan masih kalah bersaing di pasaran. Sehingga banyak masyarakatnya yang masih berpenghasilan rendah dan masuk kategori keluarga kurang mampu. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pendapatan masyarakat berbasis pengembangan kegiatan Community Development bagi Masyarakat Lamgapang Aceh Besar dalam Pemberdayaan Ekonomi Kreatif berbasis Kearifan Lokal. Adapun kegiatan community development yang dilakukan yaitu memberikan pelatihan motivasi dan keterampilan dalam pembudidayaan tanaman menggunakan hidroponik dan pengembangan kesehatan ternak... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/6/teknologi-hidroponik-organik-pakan-ternak-lokal-bi-thumb-e0138.webp" title="JURIS - Community development masyarakat Gampong Lamgapang Aceh Besar  dalam pemberdayaan ekonomi kreatif  berbasis kearifan lokal  (Community Development of Lamgapang Village, Aceh Besar in empowering creati" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/teknologi-hidroponik-organik-pakan-ternak-lokal-bi-thumb-e0138.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/teknologi-hidroponik-organik-pakan-ternak-lokal-bi-thumb-e0138.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/teknologi-hidroponik-organik-pakan-ternak-lokal-bi-thumb-e0138.webp 1x" title="JURIS - Community development masyarakat Gampong Lamgapang Aceh Besar  dalam pemberdayaan ekonomi kreatif  berbasis kearifan lokal  (Community Development of Lamgapang Village, Aceh Besar in empowering creati" alt="JURIS - Community development masyarakat Gampong Lamgapang Aceh Besar  dalam pemberdayaan ekonomi kreatif  berbasis kearifan lokal  (Community Development of Lamgapang Village, Aceh Besar in empowering creati" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/teknologi-hidroponik-organik-pakan-ternak-lokal-bi-thumb-da039.webp" title="JURIS - Community development masyarakat Gampong Lamgapang Aceh Besar  dalam pemberdayaan ekonomi kreatif  berbasis kearifan lokal  (Community Development of Lamgapang Village, Aceh Besar in empowering creati" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/teknologi-hidroponik-organik-pakan-ternak-lokal-bi-thumb-da039.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/teknologi-hidroponik-organik-pakan-ternak-lokal-bi-thumb-da039.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/teknologi-hidroponik-organik-pakan-ternak-lokal-bi-thumb-da039.webp 1x" title="JURIS - Community development masyarakat Gampong Lamgapang Aceh Besar  dalam pemberdayaan ekonomi kreatif  berbasis kearifan lokal  (Community Development of Lamgapang Village, Aceh Besar in empowering creati" alt="JURIS - Community development masyarakat Gampong Lamgapang Aceh Besar  dalam pemberdayaan ekonomi kreatif  berbasis kearifan lokal  (Community Development of Lamgapang Village, Aceh Besar in empowering creati" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68885-teknologi-hidroponik-organik-pakan-ternak-lokal-bi" title="JURIS - Community development masyarakat Gampong Lamgapang Aceh Besar  dalam pemberdayaan ekonomi kreatif  berbasis kearifan lokal  (Community Development of Lamgapang Village, Aceh Besar in empowering creati" target="_blank">Community development masyarakat Gampong Lamgapang Aceh Besar  dalam pemberdayaan ekonomi kreatif  berbasis kearifan lokal  (Community Development of Lamgapang Village, Aceh Besar in empowering creati</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan teknologi hidroponik berbasis bahan lokal untuk menurunkan biaya produksi. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak jangka panjang penerapan kearifan lokal dalam pemberdayaan ekonomi kreatif terhadap struktur sosial masyarakat. Terakhir, penelitian baru juga bisa menggali potensi penggunaan limbah pertanian lain seperti jerami padi sebagai bahan baku produksi pakan ternak alternatif..
<br>Kelompok sasaran yang ikut dalam kegiatan pengabdian ini sudah mampu melakukan penanaman sawi menggunakan alat hidroponik dan juga peternak sudah memiliki pengetahuan bagaimana memelihara ternak yang baik dan benar
<br>Kegiatan masyarakat Gampong Lamgapang selama ini banyak melakukan usaha home industry, namun hasil yang diperoleh masih tergolong kecil hal ini dikarenakan produk yang dihasilkan masih kalah bersaing di pasaran. Sehingga banyak masyarakatnya yang masih berpenghasilan rendah dan masuk kategori keluarga kurang mampu. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pendapatan masyarakat berbasis pengembangan kegiatan Community Development bagi Masyarakat Lamgapang Aceh Besar dalam Pemberdayaan Ekonomi Kreatif berbasis Kearifan Lokal. Adapun kegiatan community development yang dilakukan yaitu memberikan pelatihan motivasi dan keterampilan dalam pembudidayaan tanaman menggunakan hidroponik dan pengembangan kesehatan ternak...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/6/teknologi-hidroponik-organik-pakan-ternak-lokal-bi-thumb-da039.webp" type="image/webp" length="268154" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/teknologi-hidroponik-organik-pakan-ternak-lokal-bi-thumb-e0138.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/teknologi-hidroponik-organik-pakan-ternak-lokal-bi-thumb-da039.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-497-usk.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17746-buletin-pengabdian-bulletin-community-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Pembuatan Layout Dapur Sehat Sebagai Upaya Peningkatan Pelayanan Gizi Di TEFA Nutrition Care Center Polije ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Pembuatan Layout Dapur Sehat Sebagai Upaya Peningkatan Pelayanan Gizi Di TEFA Nutrition Care Center Polije ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Pembuatan Layout Dapur Sehat Sebagai Upaya Peningkatan Pelayanan Gizi Di TEFA Nutrition Care Center Polije ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68883-dapur-sehat-tenaga-gizi-kompetensi-int</link>
	<guid isPermaLink="false">0b88ed86ffe6b5e4000f257ba9c075fc</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 15:47:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ hadi ismanto ]]></category>
	<category><![CDATA[ yohan yuanta ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,hadi,ismanto,main,yohan,yuanta]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Mengingat keberhasilan perancangan tata letak dapur sehat di TEFA NCC, penelitian lanjutan dapat menyoroti beberapa aspek krusial. Pertama, bagaimana efektivitas implementasi desain tata letak dapur sehat yang telah direncanakan ini terhadap peningkatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Pembuatan Layout Dapur Sehat Sebagai Upaya Peningkatan Pelayanan Gizi Di TEFA Nutrition Care Center Polije: Mengingat keberhasilan perancangan tata letak dapur sehat di TEFA NCC, penelitian lanjutan dapat menyoroti beberapa aspek krusial. Pertama, bagaimana efektivitas implementasi desain tata letak dapur sehat yang telah direncanakan ini terhadap peningkatan efisiensi operasional dan standar kebersihan serta sanitasi di TEFA NCC? Studi ini dapat mengevaluasi secara kuantitatif maupun kualitatif dampak tata letak baru terhadap alur kerja, pengurangan risiko kontaminasi, dan kepuasan tenaga gizi. Kedua, karena keterbatasan anggaran menjadi kendala utama dalam melengkapi sarana dan prasarana yang sesuai standar Pedoman Pelayanan Gizi Rumah Sakit (PGRS), penelitian mendatang dapat mengeksplorasi model pendanaan berkelanjutan atau strategi penggalangan dana inovatif yang dapat diterapkan oleh TEFA NCC. Ini penting untuk memastikan ketersediaan infrastruktur gizi yang optimal tanpa bergantung sepenuhnya pada anggaran internal yang terbatas, mungkin dengan melihat potensi kerjasama industri atau program CSR. Ketiga, untuk mengoptimalkan potensi TEFA NCC sebagai pusat pelayanan gizi yang komprehensif, perlu dilakukan kajian mendalam mengenai pengembangan strategi usaha di bidang pelayanan gizi. Ini termasuk identifikasi jenis layanan gizi baru yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, analisis pasar untuk layanan diet khusus, serta studi kelayakan untuk memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat luas, sehingga TEFA NCC tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas pembelajaran tetapi juga sebagai entitas bisnis yang mandiri dan berdaya saing.. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) yang berfokus pada perancangan layout dapur sehat di TEFA NCC Polije menggunakan metode Focus Group Discussion (FGD) telah berhasil dilaksanakan sebagai upaya pengembangan pelayanan gizi.Meskipun demikian, layout dapur sehat yang dirancang masih belum sepenuhnya memenuhi standar Pedoman Pelayanan Gizi Rumah Sakit (PGRS) karena keterbatasan anggaran dan sarana prasarana yang belum memadai.Oleh karena itu, diperlukan rekomendasi kepada pihak TEFA NCC untuk melengkapi fasilitas guna mencapai pelayanan gizi yang optimal, dengan PkM ini telah memberikan kontribusi positif bagi pengembangan TEFA NCC TEFA NCC merupakan rintisan TEFA yang dikembangkan dari Klinik Gizi yang telah terbentuk sebelumnya. Penguatan kapasitas TEFA NCC didesain dengan konsep pelayanan gizi mencakup pelayanan pengkajian dan diagnostik permasalahan gizi serta pelayanan intervensi gizi berupa konsultasi gizi dan penyediaan diet yang sesuai dengan kebutuhan klien. Salah satu kendala dalam mengembangkan TEFA NCC adalah belum optimalnya pengembangan strategi usaha di bidang pelayanan gizi. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk mengembangkan kegiatan usaha pelayanan TEFA NCC melalui program perancangan dapur sehat bagi pengguna TEFA NCC dengan pembuatan layout dapur sehat. Metode yang digunakan adalah Focus Grup Discussion (FGD), yang dilakukan oleh pengelola TEFA, ahli gizi, dan pelaksana pengabdian kepada masyarakat. Hasil wawancara dan observasi langsung didapatkan tata ruang yang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/9/dapur-sehat-tenaga-gizi-kompetensi-intervensi-sens-thumb-ddb04.webp" title="JURIS - Implementasi Pembuatan Layout Dapur Sehat Sebagai Upaya Peningkatan Pelayanan Gizi Di TEFA Nutrition Care Center Polije" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/dapur-sehat-tenaga-gizi-kompetensi-intervensi-sens-thumb-ddb04.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/dapur-sehat-tenaga-gizi-kompetensi-intervensi-sens-thumb-ddb04.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/dapur-sehat-tenaga-gizi-kompetensi-intervensi-sens-thumb-ddb04.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pembuatan Layout Dapur Sehat Sebagai Upaya Peningkatan Pelayanan Gizi Di TEFA Nutrition Care Center Polije" alt="JURIS - Implementasi Pembuatan Layout Dapur Sehat Sebagai Upaya Peningkatan Pelayanan Gizi Di TEFA Nutrition Care Center Polije" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/dapur-sehat-tenaga-gizi-kompetensi-intervensi-sens-thumb-ba7a2.webp" title="JURIS - Implementasi Pembuatan Layout Dapur Sehat Sebagai Upaya Peningkatan Pelayanan Gizi Di TEFA Nutrition Care Center Polije" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/dapur-sehat-tenaga-gizi-kompetensi-intervensi-sens-thumb-ba7a2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/dapur-sehat-tenaga-gizi-kompetensi-intervensi-sens-thumb-ba7a2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/dapur-sehat-tenaga-gizi-kompetensi-intervensi-sens-thumb-ba7a2.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pembuatan Layout Dapur Sehat Sebagai Upaya Peningkatan Pelayanan Gizi Di TEFA Nutrition Care Center Polije" alt="JURIS - Implementasi Pembuatan Layout Dapur Sehat Sebagai Upaya Peningkatan Pelayanan Gizi Di TEFA Nutrition Care Center Polije" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/dapur-sehat-tenaga-gizi-kompetensi-intervensi-sens-thumb-e37b5.webp" title="JURIS - Implementasi Pembuatan Layout Dapur Sehat Sebagai Upaya Peningkatan Pelayanan Gizi Di TEFA Nutrition Care Center Polije" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/dapur-sehat-tenaga-gizi-kompetensi-intervensi-sens-thumb-e37b5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/dapur-sehat-tenaga-gizi-kompetensi-intervensi-sens-thumb-e37b5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/dapur-sehat-tenaga-gizi-kompetensi-intervensi-sens-thumb-e37b5.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pembuatan Layout Dapur Sehat Sebagai Upaya Peningkatan Pelayanan Gizi Di TEFA Nutrition Care Center Polije" alt="JURIS - Implementasi Pembuatan Layout Dapur Sehat Sebagai Upaya Peningkatan Pelayanan Gizi Di TEFA Nutrition Care Center Polije" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68883-dapur-sehat-tenaga-gizi-kompetensi-int" title="JURIS - Implementasi Pembuatan Layout Dapur Sehat Sebagai Upaya Peningkatan Pelayanan Gizi Di TEFA Nutrition Care Center Polije" target="_blank">Implementasi Pembuatan Layout Dapur Sehat Sebagai Upaya Peningkatan Pelayanan Gizi Di TEFA Nutrition Care Center Polije</a>: Mengingat keberhasilan perancangan tata letak dapur sehat di TEFA NCC, penelitian lanjutan dapat menyoroti beberapa aspek krusial. Pertama, bagaimana efektivitas implementasi desain tata letak dapur sehat yang telah direncanakan ini terhadap peningkatan efisiensi operasional dan standar kebersihan serta sanitasi di TEFA NCC? Studi ini dapat mengevaluasi secara kuantitatif maupun kualitatif dampak tata letak baru terhadap alur kerja, pengurangan risiko kontaminasi, dan kepuasan tenaga gizi. Kedua, karena keterbatasan anggaran menjadi kendala utama dalam melengkapi sarana dan prasarana yang sesuai standar Pedoman Pelayanan Gizi Rumah Sakit (PGRS), penelitian mendatang dapat mengeksplorasi model pendanaan berkelanjutan atau strategi penggalangan dana inovatif yang dapat diterapkan oleh TEFA NCC. Ini penting untuk memastikan ketersediaan infrastruktur gizi yang optimal tanpa bergantung sepenuhnya pada anggaran internal yang terbatas, mungkin dengan melihat potensi kerjasama industri atau program CSR. Ketiga, untuk mengoptimalkan potensi TEFA NCC sebagai pusat pelayanan gizi yang komprehensif, perlu dilakukan kajian mendalam mengenai pengembangan strategi usaha di bidang pelayanan gizi. Ini termasuk identifikasi jenis layanan gizi baru yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, analisis pasar untuk layanan diet khusus, serta studi kelayakan untuk memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat luas, sehingga TEFA NCC tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas pembelajaran tetapi juga sebagai entitas bisnis yang mandiri dan berdaya saing..
<br>Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) yang berfokus pada perancangan layout dapur sehat di TEFA NCC Polije menggunakan metode Focus Group Discussion (FGD) telah berhasil dilaksanakan sebagai upaya pengembangan pelayanan gizi.Meskipun demikian, layout dapur sehat yang dirancang masih belum sepenuhnya memenuhi standar Pedoman Pelayanan Gizi Rumah Sakit (PGRS) karena keterbatasan anggaran dan sarana prasarana yang belum memadai.Oleh karena itu, diperlukan rekomendasi kepada pihak TEFA NCC untuk melengkapi fasilitas guna mencapai pelayanan gizi yang optimal, dengan PkM ini telah memberikan kontribusi positif bagi pengembangan TEFA NCC
<br>TEFA NCC merupakan rintisan TEFA yang dikembangkan dari Klinik Gizi yang telah terbentuk sebelumnya. Penguatan kapasitas TEFA NCC didesain dengan konsep pelayanan gizi mencakup pelayanan pengkajian dan diagnostik permasalahan gizi serta pelayanan intervensi gizi berupa konsultasi gizi dan penyediaan diet yang sesuai dengan kebutuhan klien. Salah satu kendala dalam mengembangkan TEFA NCC adalah belum optimalnya pengembangan strategi usaha di bidang pelayanan gizi. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk mengembangkan kegiatan usaha pelayanan TEFA NCC melalui program perancangan dapur sehat bagi pengguna TEFA NCC dengan pembuatan layout dapur sehat. Metode yang digunakan adalah Focus Grup Discussion (FGD), yang dilakukan oleh pengelola TEFA, ahli gizi, dan pelaksana pengabdian kepada masyarakat. Hasil wawancara dan observasi langsung didapatkan tata ruang yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/9/dapur-sehat-tenaga-gizi-kompetensi-intervensi-sens-thumb-ba7a2.webp" type="image/webp" length="92386" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/dapur-sehat-tenaga-gizi-kompetensi-intervensi-sens-thumb-ddb04.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/dapur-sehat-tenaga-gizi-kompetensi-intervensi-sens-thumb-ba7a2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/dapur-sehat-tenaga-gizi-kompetensi-intervensi-sens-thumb-e37b5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2488-sinergis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19713-pekat-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan UMKM Kerupuk Puli Melalui Penerapan Teknologi Rumah Pengering dan Edukasi E Marketing di Desa Curahlele Kabupaten Jember ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan UMKM Kerupuk Puli Melalui Penerapan Teknologi Rumah Pengering dan Edukasi E Marketing di Desa Curahlele Kabupaten Jember ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan UMKM Kerupuk Puli Melalui Penerapan Teknologi Rumah Pengering dan Edukasi E Marketing di Desa Curahlele Kabupaten Jember ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68881-kapasitas-umkm-kerupuk-pengembangan-peng</link>
	<guid isPermaLink="false">d5353b8d107d5c5bda5a2ca298679501</guid>
	<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 15:35:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ hadi ismanto ]]></category>
	<category><![CDATA[ yohan yuanta ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,hadi,ismanto,main,yohan,yuanta]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas strategi e-marketing yang disesuaikan dengan preferensi konsumen lokal untuk meningkatkan penjualan online. Selain itu, penelitian perlu mengembangkan inovasi kemasan yang ramah lingkungan untuk memperkuat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan UMKM Kerupuk Puli Melalui Penerapan Teknologi Rumah Pengering dan Edukasi E-Marketing di Desa Curahlele, Kabupaten Jember: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas strategi e-marketing yang disesuaikan dengan preferensi konsumen lokal untuk meningkatkan penjualan online. Selain itu, penelitian perlu mengembangkan inovasi kemasan yang ramah lingkungan untuk memperkuat daya saing produk. Terakhir, studi tentang variasi rasa dan pengemasan kerupuk puli dapat membuka peluang pasar baru, serta memperluas jangkauan konsumen melalui pendekatan pemasaran berbasis digital.. Pemberian pelatihan penggunaan rumah pengering terbukti mempercepat proses produksi kerupuk puli serta meningkatkan kapasitas produksi.Strategi e-marketing juga berhasil menambah pengetahuan mitra tentang pemasaran digital, meskipun belum berdampak langsung pada penjualan.Kegiatan ini menegaskan pentingnya teknologi tepat guna untuk meningkatkan daya saing UMKM.Oleh karena itu, diperlukan pendampingan berkelanjutan serta optimalisasi strategi digital marketing melalui media sosial, marketplace, dan branding yang lebih profesional UMKM Kerupuk Puli di Desa Curahlele, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember merupakan usaha pangan lokal yang berpotensi berkembang, namun masih mengalami kendala dalam produksi dan pemasaran. Proses pengeringan yang masih mengandalkan sinar matahari membuat produksi bergantung pada cuaca, membutuhkan waktu lama, membutuhkan area penjemuran luas, dan berisiko terhadap kontaminasi. Selain itu, pemasaran masih bersifat konvensional dan belum memanfaatkan media digital secara optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilakukan untuk mendukung pengembangan UMKM melalui penerapan teknologi rumah pengering dan edukasi e-marketing. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi peningkatan pengetahuan, dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/c/kapasitas-umkm-kerupuk-pengembangan-pengering-e-ma-thumb-fb38d.webp" title="JURIS - Pengembangan UMKM Kerupuk Puli Melalui Penerapan Teknologi Rumah Pengering dan Edukasi E-Marketing di Desa Curahlele, Kabupaten Jember" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/c/kapasitas-umkm-kerupuk-pengembangan-pengering-e-ma-thumb-fb38d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/c/kapasitas-umkm-kerupuk-pengembangan-pengering-e-ma-thumb-fb38d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/c/kapasitas-umkm-kerupuk-pengembangan-pengering-e-ma-thumb-fb38d.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan UMKM Kerupuk Puli Melalui Penerapan Teknologi Rumah Pengering dan Edukasi E-Marketing di Desa Curahlele, Kabupaten Jember" alt="JURIS - Pengembangan UMKM Kerupuk Puli Melalui Penerapan Teknologi Rumah Pengering dan Edukasi E-Marketing di Desa Curahlele, Kabupaten Jember" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/c/kapasitas-umkm-kerupuk-pengembangan-pengering-e-ma-thumb-afa7b.webp" title="JURIS - Pengembangan UMKM Kerupuk Puli Melalui Penerapan Teknologi Rumah Pengering dan Edukasi E-Marketing di Desa Curahlele, Kabupaten Jember" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/c/kapasitas-umkm-kerupuk-pengembangan-pengering-e-ma-thumb-afa7b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/c/kapasitas-umkm-kerupuk-pengembangan-pengering-e-ma-thumb-afa7b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/c/kapasitas-umkm-kerupuk-pengembangan-pengering-e-ma-thumb-afa7b.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan UMKM Kerupuk Puli Melalui Penerapan Teknologi Rumah Pengering dan Edukasi E-Marketing di Desa Curahlele, Kabupaten Jember" alt="JURIS - Pengembangan UMKM Kerupuk Puli Melalui Penerapan Teknologi Rumah Pengering dan Edukasi E-Marketing di Desa Curahlele, Kabupaten Jember" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68881-kapasitas-umkm-kerupuk-pengembangan-peng" title="JURIS - Pengembangan UMKM Kerupuk Puli Melalui Penerapan Teknologi Rumah Pengering dan Edukasi E-Marketing di Desa Curahlele, Kabupaten Jember" target="_blank">Pengembangan UMKM Kerupuk Puli Melalui Penerapan Teknologi Rumah Pengering dan Edukasi E-Marketing di Desa Curahlele, Kabupaten Jember</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas strategi e-marketing yang disesuaikan dengan preferensi konsumen lokal untuk meningkatkan penjualan online. Selain itu, penelitian perlu mengembangkan inovasi kemasan yang ramah lingkungan untuk memperkuat daya saing produk. Terakhir, studi tentang variasi rasa dan pengemasan kerupuk puli dapat membuka peluang pasar baru, serta memperluas jangkauan konsumen melalui pendekatan pemasaran berbasis digital..
<br>Pemberian pelatihan penggunaan rumah pengering terbukti mempercepat proses produksi kerupuk puli serta meningkatkan kapasitas produksi.Strategi e-marketing juga berhasil menambah pengetahuan mitra tentang pemasaran digital, meskipun belum berdampak langsung pada penjualan.Kegiatan ini menegaskan pentingnya teknologi tepat guna untuk meningkatkan daya saing UMKM.Oleh karena itu, diperlukan pendampingan berkelanjutan serta optimalisasi strategi digital marketing melalui media sosial, marketplace, dan branding yang lebih profesional
<br>UMKM Kerupuk Puli di Desa Curahlele, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember merupakan usaha pangan lokal yang berpotensi berkembang, namun masih mengalami kendala dalam produksi dan pemasaran. Proses pengeringan yang masih mengandalkan sinar matahari membuat produksi bergantung pada cuaca, membutuhkan waktu lama, membutuhkan area penjemuran luas, dan berisiko terhadap kontaminasi. Selain itu, pemasaran masih bersifat konvensional dan belum memanfaatkan media digital secara optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilakukan untuk mendukung pengembangan UMKM melalui penerapan teknologi rumah pengering dan edukasi e-marketing. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi peningkatan pengetahuan, dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/c/kapasitas-umkm-kerupuk-pengembangan-pengering-e-ma-thumb-afa7b.webp" type="image/webp" length="101296" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/c/kapasitas-umkm-kerupuk-pengembangan-pengering-e-ma-thumb-fb38d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/c/kapasitas-umkm-kerupuk-pengembangan-pengering-e-ma-thumb-afa7b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2488-sinergis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19713-pekat-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Fri, 25 Sep 2026 00:03:06 +0700. 24 items. Served in: 4.624 seconds [rss] -->
