<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Fri, 19 Jun 2026 09:03:23 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 09:03:23 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-06-19T09:03:23+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ FARMERS PARTICIPATION IN INTEGRATED PEST CONTROL OF RICE Oryza sativa L IN JAMANIS DISTRICT TASIKMALAYA REGENCY WEST JAVA PROVINCE PARTISIPASI PETANI DALAM PENGENDALIAN HAMA TERPADU TANAMAN PADI ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ FARMERS PARTICIPATION IN INTEGRATED PEST CONTROL OF RICE Oryza sativa L IN JAMANIS DISTRICT TASIKMALAYA REGENCY WEST JAVA PROVINCE PARTISIPASI PETANI DALAM PENGENDALIAN HAMA TERPADU TANAMAN PADI ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ FARMERS PARTICIPATION IN INTEGRATED PEST CONTROL OF RICE Oryza sativa L IN JAMANIS DISTRICT TASIKMALAYA REGENCY WEST JAVA PROVINCE PARTISIPASI PETANI DALAM PENGENDALIAN HAMA TERPADU TANAMAN PADI ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49079-usaha-tani-tembakau-pengendalian-hama-p</link>
	<guid isPermaLink="false">ebf5a1e37ca6ccd169f600efec1a53e8</guid>
	<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 08:10:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rudi hartono ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,full,hartono,issue,rudi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan partisipasi petani dalam pengendalian hama terpadu, penyuluh pertanian dapat mendorong petani dalam perencanaan dan pengambilan keputusan terkait penerapan pengendalian hama terpadu. Selain itu, perlu dilakukan pendekatan lebih intensif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - FARMERS PARTICIPATION IN INTEGRATED PEST CONTROL OF RICE (Oryza sativa L.) IN JAMANIS DISTRICT, TASIKMALAYA REGENCY WEST JAVA PROVINCE: PARTISIPASI PETANI DALAM PENGENDALIAN HAMA TERPADU TANAMAN PADI: Untuk meningkatkan partisipasi petani dalam pengendalian hama terpadu, penyuluh pertanian dapat mendorong petani dalam perencanaan dan pengambilan keputusan terkait penerapan pengendalian hama terpadu. Selain itu, perlu dilakukan pendekatan lebih intensif untuk mengetahui lebih jauh mengenai keterlibatan petani dalam pengendalian hama terpadu tanaman padi. Interaksi dan hubungan dalam kelompok tani dan pihak lain juga perlu ditingkatkan agar kegiatan kelompok dapat berjalan sesuai rencana dan keberadaan kelompok menjadi lebih dinamis.. Partisipasi petani dalam pengendalian hama terpadu didominasi kategori sedang dapat dilihat dari mulai adanya kesadaran dan kemauan untuk ikut serta kegiatan.Rendahnya partisipasi petani karena kurangnya keterlibatan dalam perencanaan dan pengambilan keputusan.Tingginya partisipasi karena secara umum petani lebih aktif pada pelaksanaan kegiatan pengendalian hama terpadu tanaman padi.Faktor yang berhubungan signifikan terhadap partisipasi petani dalam pengendalian hama terpadu tanaman padi adalah peran penyuluh sebagai inovator serta fasilitator dan fungsi kelompok tani sebagai wahana kerjasama.Artinya apabila indikator tersebut ditingkatkan maka partisipasi petani akan meningkat Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan partisipasi petani dan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan partisipasi petani dalam pengendalian hama terpadu tanaman padi (Oryza sativa L.). Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Jamanis Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat. Data analisis menggunakan analisis deskriptif dan chi square. Metode pengukuran menggunakan modifikasi likert. Data primer dihasilkan dari pengisian kuesioner dengan sampel penelitian sebanyak 77 responden. Variabel independent terdiri dari faktor internal (umur, pendidikan, luas lahan usaha tani, pengalaman berusaha tani, motivasi petani) dan faktor eksternal (peran penyuluh fungsi kelompok tani). Variabel dependent terdiri dari partisipasi petani dalam pengambilan keputusan, pelaksanaan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/d/usaha-tani-tembakau-pengendalian-hama-partisipasi-thumb-0df7e.webp" title="JURIS - FARMERS PARTICIPATION IN INTEGRATED PEST CONTROL OF RICE (Oryza sativa L.) IN JAMANIS DISTRICT, TASIKMALAYA REGENCY WEST JAVA PROVINCE: PARTISIPASI PETANI DALAM PENGENDALIAN HAMA TERPADU TANAMAN PADI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/usaha-tani-tembakau-pengendalian-hama-partisipasi-thumb-0df7e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/usaha-tani-tembakau-pengendalian-hama-partisipasi-thumb-0df7e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/usaha-tani-tembakau-pengendalian-hama-partisipasi-thumb-0df7e.webp 1x" title="JURIS - FARMERS PARTICIPATION IN INTEGRATED PEST CONTROL OF RICE (Oryza sativa L.) IN JAMANIS DISTRICT, TASIKMALAYA REGENCY WEST JAVA PROVINCE: PARTISIPASI PETANI DALAM PENGENDALIAN HAMA TERPADU TANAMAN PADI" alt="JURIS - FARMERS PARTICIPATION IN INTEGRATED PEST CONTROL OF RICE (Oryza sativa L.) IN JAMANIS DISTRICT, TASIKMALAYA REGENCY WEST JAVA PROVINCE: PARTISIPASI PETANI DALAM PENGENDALIAN HAMA TERPADU TANAMAN PADI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/usaha-tani-tembakau-pengendalian-hama-partisipasi-thumb-54a16.webp" title="JURIS - FARMERS PARTICIPATION IN INTEGRATED PEST CONTROL OF RICE (Oryza sativa L.) IN JAMANIS DISTRICT, TASIKMALAYA REGENCY WEST JAVA PROVINCE: PARTISIPASI PETANI DALAM PENGENDALIAN HAMA TERPADU TANAMAN PADI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/usaha-tani-tembakau-pengendalian-hama-partisipasi-thumb-54a16.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/usaha-tani-tembakau-pengendalian-hama-partisipasi-thumb-54a16.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/usaha-tani-tembakau-pengendalian-hama-partisipasi-thumb-54a16.webp 1x" title="JURIS - FARMERS PARTICIPATION IN INTEGRATED PEST CONTROL OF RICE (Oryza sativa L.) IN JAMANIS DISTRICT, TASIKMALAYA REGENCY WEST JAVA PROVINCE: PARTISIPASI PETANI DALAM PENGENDALIAN HAMA TERPADU TANAMAN PADI" alt="JURIS - FARMERS PARTICIPATION IN INTEGRATED PEST CONTROL OF RICE (Oryza sativa L.) IN JAMANIS DISTRICT, TASIKMALAYA REGENCY WEST JAVA PROVINCE: PARTISIPASI PETANI DALAM PENGENDALIAN HAMA TERPADU TANAMAN PADI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/usaha-tani-tembakau-pengendalian-hama-partisipasi-thumb-e9e7d.webp" title="JURIS - FARMERS PARTICIPATION IN INTEGRATED PEST CONTROL OF RICE (Oryza sativa L.) IN JAMANIS DISTRICT, TASIKMALAYA REGENCY WEST JAVA PROVINCE: PARTISIPASI PETANI DALAM PENGENDALIAN HAMA TERPADU TANAMAN PADI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/usaha-tani-tembakau-pengendalian-hama-partisipasi-thumb-e9e7d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/usaha-tani-tembakau-pengendalian-hama-partisipasi-thumb-e9e7d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/usaha-tani-tembakau-pengendalian-hama-partisipasi-thumb-e9e7d.webp 1x" title="JURIS - FARMERS PARTICIPATION IN INTEGRATED PEST CONTROL OF RICE (Oryza sativa L.) IN JAMANIS DISTRICT, TASIKMALAYA REGENCY WEST JAVA PROVINCE: PARTISIPASI PETANI DALAM PENGENDALIAN HAMA TERPADU TANAMAN PADI" alt="JURIS - FARMERS PARTICIPATION IN INTEGRATED PEST CONTROL OF RICE (Oryza sativa L.) IN JAMANIS DISTRICT, TASIKMALAYA REGENCY WEST JAVA PROVINCE: PARTISIPASI PETANI DALAM PENGENDALIAN HAMA TERPADU TANAMAN PADI" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49079-usaha-tani-tembakau-pengendalian-hama-p" title="JURIS - FARMERS PARTICIPATION IN INTEGRATED PEST CONTROL OF RICE (Oryza sativa L.) IN JAMANIS DISTRICT, TASIKMALAYA REGENCY WEST JAVA PROVINCE: PARTISIPASI PETANI DALAM PENGENDALIAN HAMA TERPADU TANAMAN PADI" target="_blank">FARMERS PARTICIPATION IN INTEGRATED PEST CONTROL OF RICE (Oryza sativa L.) IN JAMANIS DISTRICT, TASIKMALAYA REGENCY WEST JAVA PROVINCE: PARTISIPASI PETANI DALAM PENGENDALIAN HAMA TERPADU TANAMAN PADI</a>: Untuk meningkatkan partisipasi petani dalam pengendalian hama terpadu, penyuluh pertanian dapat mendorong petani dalam perencanaan dan pengambilan keputusan terkait penerapan pengendalian hama terpadu. Selain itu, perlu dilakukan pendekatan lebih intensif untuk mengetahui lebih jauh mengenai keterlibatan petani dalam pengendalian hama terpadu tanaman padi. Interaksi dan hubungan dalam kelompok tani dan pihak lain juga perlu ditingkatkan agar kegiatan kelompok dapat berjalan sesuai rencana dan keberadaan kelompok menjadi lebih dinamis..
<br>Partisipasi petani dalam pengendalian hama terpadu didominasi kategori sedang dapat dilihat dari mulai adanya kesadaran dan kemauan untuk ikut serta kegiatan.Rendahnya partisipasi petani karena kurangnya keterlibatan dalam perencanaan dan pengambilan keputusan.Tingginya partisipasi karena secara umum petani lebih aktif pada pelaksanaan kegiatan pengendalian hama terpadu tanaman padi.Faktor yang berhubungan signifikan terhadap partisipasi petani dalam pengendalian hama terpadu tanaman padi adalah peran penyuluh sebagai inovator serta fasilitator dan fungsi kelompok tani sebagai wahana kerjasama.Artinya apabila indikator tersebut ditingkatkan maka partisipasi petani akan meningkat
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan partisipasi petani dan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan partisipasi petani dalam pengendalian hama terpadu tanaman padi (Oryza sativa L.). Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Jamanis Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat. Data analisis menggunakan analisis deskriptif dan chi square. Metode pengukuran menggunakan modifikasi likert. Data primer dihasilkan dari pengisian kuesioner dengan sampel penelitian sebanyak 77 responden. Variabel independent terdiri dari faktor internal (umur, pendidikan, luas lahan usaha tani, pengalaman berusaha tani, motivasi petani) dan faktor eksternal (peran penyuluh fungsi kelompok tani). Variabel dependent terdiri dari partisipasi petani dalam pengambilan keputusan, pelaksanaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/d/usaha-tani-tembakau-pengendalian-hama-partisipasi-thumb-54a16.webp" type="image/webp" length="111008" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/usaha-tani-tembakau-pengendalian-hama-partisipasi-thumb-0df7e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/usaha-tani-tembakau-pengendalian-hama-partisipasi-thumb-54a16.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/usaha-tani-tembakau-pengendalian-hama-partisipasi-thumb-e9e7d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2798-polbangtanbogor.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12646-jurnal-penyuluhan-pertanian.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Ethnomedical use of Dodonaea viscosa for postpartum perineal wound care among Dani tribe women in Puncak Jaya Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Ethnomedical use of Dodonaea viscosa for postpartum perineal wound care among Dani tribe women in Puncak Jaya Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Ethnomedical use of Dodonaea viscosa for postpartum perineal wound care among Dani tribe women in Puncak Jaya Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49070-infeksi-postpartum-perawatan-luka-risiko-p</link>
	<guid isPermaLink="false">28e82c1583dc6e00493cb1ad9387c841</guid>
	<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 08:03:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sarce makaba ]]></category>
	<category><![CDATA[ effect cadre ]]></category>
	<category><![CDATA[ saur sariaty ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cadre,effect,makaba,sarce,sariaty,saur]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Menerapkan percobaan klinis terkontrol untuk menilai efektivitas dan dosis optimal daun Dodonaea viscosa dalam penyembuhan luka perineal, sehingga dapat menghasilkan protokol standar bagi wilayah terpencil. 2. Mengkaji komposisi bioaktif daun melalui ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Ethnomedical use of Dodonaea viscosa for postpartum perineal wound care among Dani tribe women in Puncak Jaya, Indonesia: 1. Menerapkan percobaan klinis terkontrol untuk menilai efektivitas dan dosis optimal daun Dodonaea viscosa dalam penyembuhan luka perineal, sehingga dapat menghasilkan protokol standar bagi wilayah terpencil. 2. Mengkaji komposisi bioaktif daun melalui analisis kimia terstruktur untuk mengidentifikasi senyawa aktif, membandingkannya dengan obat bedah konvensional, dan mengevaluasi potensi farmakokinetiknya dalam model in vitro. 3. Melakukan survei penerimaan dan kepatuhan masyarakat serta pelatihan tenaga kesehatan tradisional dan bidan tentang praktik harapan dan keamanan penggunaan daun ini, guna memfasilitasi integrasi berkelanjutan ke dalam sistem kesehatan lokal.. Studi ini menyoroti praktik etnomedikal penggunaan daun Dodonaea viscosa oleh suku Dani sebagai pendekatan tradisional yang efektif untuk perawatan postpartum.Daun tersebut diaplikasikan secara eksternal untuk mempercepat penyembuhan luka perineal, menyerap darah, dan memfasilitasi pelepasan tali pusat pada bayi baru lahir, tanpa efek samping yang dilaporkan.Temuan ini menekankan pentingnya integrasi pengetahuan etnomedikal lokal ke dalam program perawatan maternal, sambil mengusulkan penelitian farmakologis dan klinis lebih lanjut untuk memvalidasi keamanan dan efektivitasnya Kematian ibu tetap menjadi masalah penting di banyak negara berkembang, di mana infeksi postpartum menjadi salah satu penyebab utama. Di daerah terpencil Papua, praktik pengobatan tradisional masih luas diterapkan karena akses terbatas ke layanan kesehatan formal. Dalam studi ini, kami mengeksplorasi praktik etnomedikal, metode persiapan, dan efek terapeutik persepsi penggunaan daun Dodonaea viscosa (Dolli) dalam perawatan luka perineal postpartum di kalangan wanita suku Dani, Puncak Jaya. Metode penelitian kualitatif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/6/infeksi-postpartum-perawatan-luka-risiko-kaki-ulku-thumb-91e21.webp" title="JURIS - Ethnomedical use of Dodonaea viscosa for postpartum perineal wound care among Dani tribe women in Puncak Jaya, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/infeksi-postpartum-perawatan-luka-risiko-kaki-ulku-thumb-91e21.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/infeksi-postpartum-perawatan-luka-risiko-kaki-ulku-thumb-91e21.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/infeksi-postpartum-perawatan-luka-risiko-kaki-ulku-thumb-91e21.webp 1x" title="JURIS - Ethnomedical use of Dodonaea viscosa for postpartum perineal wound care among Dani tribe women in Puncak Jaya, Indonesia" alt="JURIS - Ethnomedical use of Dodonaea viscosa for postpartum perineal wound care among Dani tribe women in Puncak Jaya, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/infeksi-postpartum-perawatan-luka-risiko-kaki-ulku-thumb-4d481.webp" title="JURIS - Ethnomedical use of Dodonaea viscosa for postpartum perineal wound care among Dani tribe women in Puncak Jaya, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/infeksi-postpartum-perawatan-luka-risiko-kaki-ulku-thumb-4d481.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/infeksi-postpartum-perawatan-luka-risiko-kaki-ulku-thumb-4d481.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/infeksi-postpartum-perawatan-luka-risiko-kaki-ulku-thumb-4d481.webp 1x" title="JURIS - Ethnomedical use of Dodonaea viscosa for postpartum perineal wound care among Dani tribe women in Puncak Jaya, Indonesia" alt="JURIS - Ethnomedical use of Dodonaea viscosa for postpartum perineal wound care among Dani tribe women in Puncak Jaya, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/infeksi-postpartum-perawatan-luka-risiko-kaki-ulku-thumb-c0526.webp" title="JURIS - Ethnomedical use of Dodonaea viscosa for postpartum perineal wound care among Dani tribe women in Puncak Jaya, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/infeksi-postpartum-perawatan-luka-risiko-kaki-ulku-thumb-c0526.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/infeksi-postpartum-perawatan-luka-risiko-kaki-ulku-thumb-c0526.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/infeksi-postpartum-perawatan-luka-risiko-kaki-ulku-thumb-c0526.webp 1x" title="JURIS - Ethnomedical use of Dodonaea viscosa for postpartum perineal wound care among Dani tribe women in Puncak Jaya, Indonesia" alt="JURIS - Ethnomedical use of Dodonaea viscosa for postpartum perineal wound care among Dani tribe women in Puncak Jaya, Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49070-infeksi-postpartum-perawatan-luka-risiko-p" title="JURIS - Ethnomedical use of Dodonaea viscosa for postpartum perineal wound care among Dani tribe women in Puncak Jaya, Indonesia" target="_blank">Ethnomedical use of Dodonaea viscosa for postpartum perineal wound care among Dani tribe women in Puncak Jaya, Indonesia</a>: 1. Menerapkan percobaan klinis terkontrol untuk menilai efektivitas dan dosis optimal daun Dodonaea viscosa dalam penyembuhan luka perineal, sehingga dapat menghasilkan protokol standar bagi wilayah terpencil. 2. Mengkaji komposisi bioaktif daun melalui analisis kimia terstruktur untuk mengidentifikasi senyawa aktif, membandingkannya dengan obat bedah konvensional, dan mengevaluasi potensi farmakokinetiknya dalam model in vitro. 3. Melakukan survei penerimaan dan kepatuhan masyarakat serta pelatihan tenaga kesehatan tradisional dan bidan tentang praktik harapan dan keamanan penggunaan daun ini, guna memfasilitasi integrasi berkelanjutan ke dalam sistem kesehatan lokal..
<br>Studi ini menyoroti praktik etnomedikal penggunaan daun Dodonaea viscosa oleh suku Dani sebagai pendekatan tradisional yang efektif untuk perawatan postpartum.Daun tersebut diaplikasikan secara eksternal untuk mempercepat penyembuhan luka perineal, menyerap darah, dan memfasilitasi pelepasan tali pusat pada bayi baru lahir, tanpa efek samping yang dilaporkan.Temuan ini menekankan pentingnya integrasi pengetahuan etnomedikal lokal ke dalam program perawatan maternal, sambil mengusulkan penelitian farmakologis dan klinis lebih lanjut untuk memvalidasi keamanan dan efektivitasnya
<br>Kematian ibu tetap menjadi masalah penting di banyak negara berkembang, di mana infeksi postpartum menjadi salah satu penyebab utama. Di daerah terpencil Papua, praktik pengobatan tradisional masih luas diterapkan karena akses terbatas ke layanan kesehatan formal. Dalam studi ini, kami mengeksplorasi praktik etnomedikal, metode persiapan, dan efek terapeutik persepsi penggunaan daun Dodonaea viscosa (Dolli) dalam perawatan luka perineal postpartum di kalangan wanita suku Dani, Puncak Jaya. Metode penelitian kualitatif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/6/infeksi-postpartum-perawatan-luka-risiko-kaki-ulku-thumb-c0526.webp" type="image/webp" length="101748" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/infeksi-postpartum-perawatan-luka-risiko-kaki-ulku-thumb-91e21.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/infeksi-postpartum-perawatan-luka-risiko-kaki-ulku-thumb-4d481.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/infeksi-postpartum-perawatan-luka-risiko-kaki-ulku-thumb-c0526.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1853-poltekkes-jogja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16021-kia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Exploring maternal parenting practices and their role in toddler stunting a case study in North Jakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Exploring maternal parenting practices and their role in toddler stunting a case study in North Jakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Exploring maternal parenting practices and their role in toddler stunting a case study in North Jakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49065-status-bayi-praktik-pengasuhan-asi-eksklus</link>
	<guid isPermaLink="false">4258b8bddf057ee44038483bc3f90765</guid>
	<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 08:02:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lia herliana ]]></category>
	<category><![CDATA[ list issues ]]></category>
	<category><![CDATA[ aims scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aims,herliana,issues,lia,list,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengurangi stunting, diperlukan pendekatan yang komprehensif dan terintegrasi. Pertama, penting untuk memperkuat konseling di Posyandu dengan demonstrasi praktis tentang praktik pemberian makan yang benar, termasuk frekuensi, komposisi, dan manajemen ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Exploring maternal parenting practices and their role in toddler stunting: a case study in North Jakarta: Untuk mengurangi stunting, diperlukan pendekatan yang komprehensif dan terintegrasi. Pertama, penting untuk memperkuat konseling di Posyandu dengan demonstrasi praktis tentang praktik pemberian makan yang benar, termasuk frekuensi, komposisi, dan manajemen camilan. Konseling juga harus mencakup lingkungan makan yang optimal, seperti mengurangi gangguan saat makan. Kedua, perlu ada upaya untuk meningkatkan keterlibatan keluarga, terutama ayah dan anggota keluarga lainnya. Pendidikan yang berpusat pada keluarga dapat membantu mengintegrasikan semua anggota keluarga dalam pengasuhan dan memastikan tanggung jawab bersama dalam memberikan perawatan yang optimal. Ketiga, penting untuk memastikan bahwa layanan kesehatan yang tersedia di Posyandu, seperti imunisasi dan pemantauan pertumbuhan, dimanfaatkan secara maksimal. Hal ini dapat dicapai dengan meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya layanan ini, serta memastikan bahwa jadwal imunisasi diikuti dengan ketat. Akhirnya, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi praktik pengasuhan ibu dan dampak mereka pada stunting. Studi longitudinal dan intervensi dapat membantu mengidentifikasi strategi yang efektif dalam mengurangi stunting dan meningkatkan kesehatan anak secara keseluruhan.. Studi ini menekankan kompleksitas pengasuhan ibu dalam hubungannya dengan stunting pada bayi di lingkungan perkotaan berpenghasilan rendah.Meskipun komitmen ibu yang kuat dan kehadiran rutin di Posyandu, kesenjangan tetap ada dalam praktik pemberian makan pelengkap, perilaku kebersihan, dan pemanfaatan layanan kesehatan.Kebanyakan ibu memberikan perawatan langsung dan menerima dukungan suami, tetapi stunting tetap terjadi, menunjukkan bahwa motivasi saja tidak cukup tanpa pengetahuan yang tepat dan sistem dukungan yang konsisten.Temuan ini menyoroti implikasinya untuk praktik kebidanan dan kesehatan masyarakat.Intervensi harus berfokus pada penguatan konseling di Posyandu dengan demonstrasi praktis tentang pemberian makan yang benar, pengasuhan responsif, dan praktik kebersihan seperti mencuci tangan dengan sabun.Program juga harus melibatkan ayah dan anggota keluarga lainnya, mengintegrasikan pendidikan yang berpusat pada keluarga untuk meningkatkan tanggung jawab bersama dalam pengasuhan.Pada tingkat kebijakan, diperlukan upaya untuk mengstandarkan protokol konseling, mengalokasikan sumber daya untuk kegiatan stimulasi pertumbuhan, dan memastikan layanan komprehensif di Posyandu, termasuk follow-up imunisasi yang fleksibel.Penelitian masa depan harus memeriksa efektivitas intervensi terintegrasi yang menggabungkan pendidikan gizi, promosi kebersihan, dan strategi keterlibatan keluarga.Studi campuran metode dan longitudinal di berbagai pengaturan direkomendasikan untuk memahami lebih baik hambatan struktural dan budaya dan mengevaluasi intervensi yang dapat mengurangi stunting secara berkelanjutan Stunting tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, terutama di daerah perkotaan seperti Jakarta Utara. Praktik pengasuhan ibu, termasuk perilaku makan, kebersihan, dan pemanfaatan layanan kesehatan, diakui sebagai faktor kunci yang mempengaruhi hasil gizi anak. Namun, di komunitas tertentu seperti Posyandu RW 010, di mana lima bayi stunting telah diidentifikasi, dinamika pengasuhan yang mendasar tetap kurang dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi praktik pengasuhan ibu, termasuk perilaku makan, kebersihan, dan pemanfaatan layanan kesehatan di antara ibu-ibu bayi stunting di Posyandu RW 010, Jakarta Utara, untuk mengidentifikasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/f/status-bayi-praktik-pengasuhan-asi-eksklusif-data-thumb-40f27.webp" title="JURIS - Exploring maternal parenting practices and their role in toddler stunting: a case study in North Jakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/f/status-bayi-praktik-pengasuhan-asi-eksklusif-data-thumb-40f27.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/f/status-bayi-praktik-pengasuhan-asi-eksklusif-data-thumb-40f27.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/f/status-bayi-praktik-pengasuhan-asi-eksklusif-data-thumb-40f27.webp 1x" title="JURIS - Exploring maternal parenting practices and their role in toddler stunting: a case study in North Jakarta" alt="JURIS - Exploring maternal parenting practices and their role in toddler stunting: a case study in North Jakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/f/status-bayi-praktik-pengasuhan-asi-eksklusif-data-thumb-d6b38.webp" title="JURIS - Exploring maternal parenting practices and their role in toddler stunting: a case study in North Jakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/f/status-bayi-praktik-pengasuhan-asi-eksklusif-data-thumb-d6b38.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/f/status-bayi-praktik-pengasuhan-asi-eksklusif-data-thumb-d6b38.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/f/status-bayi-praktik-pengasuhan-asi-eksklusif-data-thumb-d6b38.webp 1x" title="JURIS - Exploring maternal parenting practices and their role in toddler stunting: a case study in North Jakarta" alt="JURIS - Exploring maternal parenting practices and their role in toddler stunting: a case study in North Jakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/f/status-bayi-praktik-pengasuhan-asi-eksklusif-data-thumb-6a8f5.webp" title="JURIS - Exploring maternal parenting practices and their role in toddler stunting: a case study in North Jakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/f/status-bayi-praktik-pengasuhan-asi-eksklusif-data-thumb-6a8f5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/f/status-bayi-praktik-pengasuhan-asi-eksklusif-data-thumb-6a8f5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/f/status-bayi-praktik-pengasuhan-asi-eksklusif-data-thumb-6a8f5.webp 1x" title="JURIS - Exploring maternal parenting practices and their role in toddler stunting: a case study in North Jakarta" alt="JURIS - Exploring maternal parenting practices and their role in toddler stunting: a case study in North Jakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49065-status-bayi-praktik-pengasuhan-asi-eksklus" title="JURIS - Exploring maternal parenting practices and their role in toddler stunting: a case study in North Jakarta" target="_blank">Exploring maternal parenting practices and their role in toddler stunting: a case study in North Jakarta</a>: Untuk mengurangi stunting, diperlukan pendekatan yang komprehensif dan terintegrasi. Pertama, penting untuk memperkuat konseling di Posyandu dengan demonstrasi praktis tentang praktik pemberian makan yang benar, termasuk frekuensi, komposisi, dan manajemen camilan. Konseling juga harus mencakup lingkungan makan yang optimal, seperti mengurangi gangguan saat makan. Kedua, perlu ada upaya untuk meningkatkan keterlibatan keluarga, terutama ayah dan anggota keluarga lainnya. Pendidikan yang berpusat pada keluarga dapat membantu mengintegrasikan semua anggota keluarga dalam pengasuhan dan memastikan tanggung jawab bersama dalam memberikan perawatan yang optimal. Ketiga, penting untuk memastikan bahwa layanan kesehatan yang tersedia di Posyandu, seperti imunisasi dan pemantauan pertumbuhan, dimanfaatkan secara maksimal. Hal ini dapat dicapai dengan meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya layanan ini, serta memastikan bahwa jadwal imunisasi diikuti dengan ketat. Akhirnya, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi praktik pengasuhan ibu dan dampak mereka pada stunting. Studi longitudinal dan intervensi dapat membantu mengidentifikasi strategi yang efektif dalam mengurangi stunting dan meningkatkan kesehatan anak secara keseluruhan..
<br>Studi ini menekankan kompleksitas pengasuhan ibu dalam hubungannya dengan stunting pada bayi di lingkungan perkotaan berpenghasilan rendah.Meskipun komitmen ibu yang kuat dan kehadiran rutin di Posyandu, kesenjangan tetap ada dalam praktik pemberian makan pelengkap, perilaku kebersihan, dan pemanfaatan layanan kesehatan.Kebanyakan ibu memberikan perawatan langsung dan menerima dukungan suami, tetapi stunting tetap terjadi, menunjukkan bahwa motivasi saja tidak cukup tanpa pengetahuan yang tepat dan sistem dukungan yang konsisten.Temuan ini menyoroti implikasinya untuk praktik kebidanan dan kesehatan masyarakat.Intervensi harus berfokus pada penguatan konseling di Posyandu dengan demonstrasi praktis tentang pemberian makan yang benar, pengasuhan responsif, dan praktik kebersihan seperti mencuci tangan dengan sabun.Program juga harus melibatkan ayah dan anggota keluarga lainnya, mengintegrasikan pendidikan yang berpusat pada keluarga untuk meningkatkan tanggung jawab bersama dalam pengasuhan.Pada tingkat kebijakan, diperlukan upaya untuk mengstandarkan protokol konseling, mengalokasikan sumber daya untuk kegiatan stimulasi pertumbuhan, dan memastikan layanan komprehensif di Posyandu, termasuk follow-up imunisasi yang fleksibel.Penelitian masa depan harus memeriksa efektivitas intervensi terintegrasi yang menggabungkan pendidikan gizi, promosi kebersihan, dan strategi keterlibatan keluarga.Studi campuran metode dan longitudinal di berbagai pengaturan direkomendasikan untuk memahami lebih baik hambatan struktural dan budaya dan mengevaluasi intervensi yang dapat mengurangi stunting secara berkelanjutan
<br>Stunting tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, terutama di daerah perkotaan seperti Jakarta Utara. Praktik pengasuhan ibu, termasuk perilaku makan, kebersihan, dan pemanfaatan layanan kesehatan, diakui sebagai faktor kunci yang mempengaruhi hasil gizi anak. Namun, di komunitas tertentu seperti Posyandu RW 010, di mana lima bayi stunting telah diidentifikasi, dinamika pengasuhan yang mendasar tetap kurang dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi praktik pengasuhan ibu, termasuk perilaku makan, kebersihan, dan pemanfaatan layanan kesehatan di antara ibu-ibu bayi stunting di Posyandu RW 010, Jakarta Utara, untuk mengidentifikasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/f/status-bayi-praktik-pengasuhan-asi-eksklusif-data-thumb-d6b38.webp" type="image/webp" length="101846" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/f/status-bayi-praktik-pengasuhan-asi-eksklusif-data-thumb-40f27.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/f/status-bayi-praktik-pengasuhan-asi-eksklusif-data-thumb-d6b38.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/f/status-bayi-praktik-pengasuhan-asi-eksklusif-data-thumb-6a8f5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1853-poltekkes-jogja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16021-kia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ GROUP PARTICIPATION IN INTEGRATED PEST CONTROL THROUGH THE ULTILIZATION OF TRICHOGRAMMA SP IN RICE BUSINESS IN SAMARANG DISTRICT GARUT REGENCY PARTISIPASI KELOMPOKTANI TERHADAP PENGENDALIAN HAMA TER ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ GROUP PARTICIPATION IN INTEGRATED PEST CONTROL THROUGH THE ULTILIZATION OF TRICHOGRAMMA SP IN RICE BUSINESS IN SAMARANG DISTRICT GARUT REGENCY PARTISIPASI KELOMPOKTANI TERHADAP PENGENDALIAN HAMA TER ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ GROUP PARTICIPATION IN INTEGRATED PEST CONTROL THROUGH THE ULTILIZATION OF TRICHOGRAMMA SP IN RICE BUSINESS IN SAMARANG DISTRICT GARUT REGENCY PARTISIPASI KELOMPOKTANI TERHADAP PENGENDALIAN HAMA TER ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49080-kelompok-tani-sabar-usahatani-padi</link>
	<guid isPermaLink="false">873af2f1ac1afefbb5b36ae37854e256</guid>
	<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 07:58:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rudi hartono ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,full,hartono,issue,rudi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan analisis lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi kelompok tani dalam pengendalian hama terpadu. Penelitian ini dapat fokus pada aspek-aspek seperti motivasi petani, pengetahuan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - GROUP PARTICIPATION IN INTEGRATED PEST CONTROL THROUGH THE ULTILIZATION OF TRICHOGRAMMA SP IN RICE BUSINESS IN SAMARANG DISTRICT, GARUT REGENCY: PARTISIPASI KELOMPOKTANI TERHADAP PENGENDALIAN HAMA TER: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan analisis lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi kelompok tani dalam pengendalian hama terpadu. Penelitian ini dapat fokus pada aspek-aspek seperti motivasi petani, pengetahuan dan keterampilan petani dalam pengendalian hama, serta peran kelembagaan dalam mendukung partisipasi petani. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi strategi-strategi penyuluhan yang efektif dalam meningkatkan partisipasi kelompok tani, termasuk penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam penyuluhan pertanian. Dengan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi dan mengembangkan strategi penyuluhan yang tepat, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi kelompok tani dalam pengendalian hama terpadu dan meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan.. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini antara lain tingkat partisipasi kelompok tani pada tahap perencanaan sebesar 51,5% berada pada kategori sedang, tahap pelaksanaan sebesar 64,7% berada pada kategori sedang, pada tahap evaluasi 63,2% berada pada kategori sedang.Faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi secara parsial yaitu, lama berusahatani (0,021), peran kelembagaan (0,032), lingkungan sosial dan budaya (0,000), pemanfaatan musuh alami (0,001), pemantauan secara rutin (0,000), serta petani sebagai ahli PHT (0,037).Berdasarkan nilai koefisien beta bernilai tinggi yang diambil dari indikator yang berpengaruh nyata terhadap variabel partisipasi, maka dirumuskan strategi untuk meningkatkan partisipasi kelompok tani melalui penguatan lingkungan sosial dan budaya, penguatan frekuensi pemantauan lahan dan tanaman sehingga petani mengetahui kondisi dan kebutuhan tanaman tersebut Salah satu cara untuk menekan dampak negatif penggunaan pestisida pada tanaman padi dengan melakukan pengendalian hama secara terpadu. Adapun upaya pengendalian hama yang dapat dilakukan adalah memanfaatkan organisme pengganggu tanaman secara fisik yaitu musuh alami seperti Trichogramma sp. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat partisipasi kelompok tani menganalisis karakteristik, faktor eksternal dan prinsip PHT terhadap tingkat partisipasi kelompok tani dalam pengendalian hama terpadu melalui pemanfaatan Trichogramma sp pada usahatani padi serta menyusun strategi penyuluhan dalam meningkatkan partisipasi kelompok tani. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian dari... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/a/kelompok-tani-sabar-usahatani-padi-sawah-partisipa-thumb-8b084.webp" title="JURIS - GROUP PARTICIPATION IN INTEGRATED PEST CONTROL THROUGH THE ULTILIZATION OF TRICHOGRAMMA SP IN RICE BUSINESS IN SAMARANG DISTRICT, GARUT REGENCY: PARTISIPASI KELOMPOKTANI TERHADAP PENGENDALIAN HAMA TER" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/kelompok-tani-sabar-usahatani-padi-sawah-partisipa-thumb-8b084.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/kelompok-tani-sabar-usahatani-padi-sawah-partisipa-thumb-8b084.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/kelompok-tani-sabar-usahatani-padi-sawah-partisipa-thumb-8b084.webp 1x" title="JURIS - GROUP PARTICIPATION IN INTEGRATED PEST CONTROL THROUGH THE ULTILIZATION OF TRICHOGRAMMA SP IN RICE BUSINESS IN SAMARANG DISTRICT, GARUT REGENCY: PARTISIPASI KELOMPOKTANI TERHADAP PENGENDALIAN HAMA TER" alt="JURIS - GROUP PARTICIPATION IN INTEGRATED PEST CONTROL THROUGH THE ULTILIZATION OF TRICHOGRAMMA SP IN RICE BUSINESS IN SAMARANG DISTRICT, GARUT REGENCY: PARTISIPASI KELOMPOKTANI TERHADAP PENGENDALIAN HAMA TER" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/kelompok-tani-sabar-usahatani-padi-sawah-partisipa-thumb-55dca.webp" title="JURIS - GROUP PARTICIPATION IN INTEGRATED PEST CONTROL THROUGH THE ULTILIZATION OF TRICHOGRAMMA SP IN RICE BUSINESS IN SAMARANG DISTRICT, GARUT REGENCY: PARTISIPASI KELOMPOKTANI TERHADAP PENGENDALIAN HAMA TER" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/kelompok-tani-sabar-usahatani-padi-sawah-partisipa-thumb-55dca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/kelompok-tani-sabar-usahatani-padi-sawah-partisipa-thumb-55dca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/kelompok-tani-sabar-usahatani-padi-sawah-partisipa-thumb-55dca.webp 1x" title="JURIS - GROUP PARTICIPATION IN INTEGRATED PEST CONTROL THROUGH THE ULTILIZATION OF TRICHOGRAMMA SP IN RICE BUSINESS IN SAMARANG DISTRICT, GARUT REGENCY: PARTISIPASI KELOMPOKTANI TERHADAP PENGENDALIAN HAMA TER" alt="JURIS - GROUP PARTICIPATION IN INTEGRATED PEST CONTROL THROUGH THE ULTILIZATION OF TRICHOGRAMMA SP IN RICE BUSINESS IN SAMARANG DISTRICT, GARUT REGENCY: PARTISIPASI KELOMPOKTANI TERHADAP PENGENDALIAN HAMA TER" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/kelompok-tani-sabar-usahatani-padi-sawah-partisipa-thumb-03d5e.webp" title="JURIS - GROUP PARTICIPATION IN INTEGRATED PEST CONTROL THROUGH THE ULTILIZATION OF TRICHOGRAMMA SP IN RICE BUSINESS IN SAMARANG DISTRICT, GARUT REGENCY: PARTISIPASI KELOMPOKTANI TERHADAP PENGENDALIAN HAMA TER" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/kelompok-tani-sabar-usahatani-padi-sawah-partisipa-thumb-03d5e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/kelompok-tani-sabar-usahatani-padi-sawah-partisipa-thumb-03d5e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/kelompok-tani-sabar-usahatani-padi-sawah-partisipa-thumb-03d5e.webp 1x" title="JURIS - GROUP PARTICIPATION IN INTEGRATED PEST CONTROL THROUGH THE ULTILIZATION OF TRICHOGRAMMA SP IN RICE BUSINESS IN SAMARANG DISTRICT, GARUT REGENCY: PARTISIPASI KELOMPOKTANI TERHADAP PENGENDALIAN HAMA TER" alt="JURIS - GROUP PARTICIPATION IN INTEGRATED PEST CONTROL THROUGH THE ULTILIZATION OF TRICHOGRAMMA SP IN RICE BUSINESS IN SAMARANG DISTRICT, GARUT REGENCY: PARTISIPASI KELOMPOKTANI TERHADAP PENGENDALIAN HAMA TER" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49080-kelompok-tani-sabar-usahatani-padi" title="JURIS - GROUP PARTICIPATION IN INTEGRATED PEST CONTROL THROUGH THE ULTILIZATION OF TRICHOGRAMMA SP IN RICE BUSINESS IN SAMARANG DISTRICT, GARUT REGENCY: PARTISIPASI KELOMPOKTANI TERHADAP PENGENDALIAN HAMA TER" target="_blank">GROUP PARTICIPATION IN INTEGRATED PEST CONTROL THROUGH THE ULTILIZATION OF TRICHOGRAMMA SP IN RICE BUSINESS IN SAMARANG DISTRICT, GARUT REGENCY: PARTISIPASI KELOMPOKTANI TERHADAP PENGENDALIAN HAMA TER</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan analisis lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi kelompok tani dalam pengendalian hama terpadu. Penelitian ini dapat fokus pada aspek-aspek seperti motivasi petani, pengetahuan dan keterampilan petani dalam pengendalian hama, serta peran kelembagaan dalam mendukung partisipasi petani. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi strategi-strategi penyuluhan yang efektif dalam meningkatkan partisipasi kelompok tani, termasuk penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam penyuluhan pertanian. Dengan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi dan mengembangkan strategi penyuluhan yang tepat, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi kelompok tani dalam pengendalian hama terpadu dan meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan..
<br>Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini antara lain tingkat partisipasi kelompok tani pada tahap perencanaan sebesar 51,5% berada pada kategori sedang, tahap pelaksanaan sebesar 64,7% berada pada kategori sedang, pada tahap evaluasi 63,2% berada pada kategori sedang.Faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi secara parsial yaitu, lama berusahatani (0,021), peran kelembagaan (0,032), lingkungan sosial dan budaya (0,000), pemanfaatan musuh alami (0,001), pemantauan secara rutin (0,000), serta petani sebagai ahli PHT (0,037).Berdasarkan nilai koefisien beta bernilai tinggi yang diambil dari indikator yang berpengaruh nyata terhadap variabel partisipasi, maka dirumuskan strategi untuk meningkatkan partisipasi kelompok tani melalui penguatan lingkungan sosial dan budaya, penguatan frekuensi pemantauan lahan dan tanaman sehingga petani mengetahui kondisi dan kebutuhan tanaman tersebut
<br>Salah satu cara untuk menekan dampak negatif penggunaan pestisida pada tanaman padi dengan melakukan pengendalian hama secara terpadu. Adapun upaya pengendalian hama yang dapat dilakukan adalah memanfaatkan organisme pengganggu tanaman secara fisik yaitu musuh alami seperti Trichogramma sp. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat partisipasi kelompok tani menganalisis karakteristik, faktor eksternal dan prinsip PHT terhadap tingkat partisipasi kelompok tani dalam pengendalian hama terpadu melalui pemanfaatan Trichogramma sp pada usahatani padi serta menyusun strategi penyuluhan dalam meningkatkan partisipasi kelompok tani. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian dari...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/a/kelompok-tani-sabar-usahatani-padi-sawah-partisipa-thumb-03d5e.webp" type="image/webp" length="95554" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/kelompok-tani-sabar-usahatani-padi-sawah-partisipa-thumb-8b084.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/kelompok-tani-sabar-usahatani-padi-sawah-partisipa-thumb-55dca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/kelompok-tani-sabar-usahatani-padi-sawah-partisipa-thumb-03d5e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2798-polbangtanbogor.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12646-jurnal-penyuluhan-pertanian.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ ANALYSIS OF NITROGEN FERTILIZER NEEDS WITH LEAF COLOR CHART AND FARMER PARTICIPATION FOR RICE PLANT Oryza Sativa L ANALISIS KEBUTUHAN PUPUK NITROGEN DENGAN BAGAN WARNA DAUN DAN PARTISIPASI PETANI ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ ANALYSIS OF NITROGEN FERTILIZER NEEDS WITH LEAF COLOR CHART AND FARMER PARTICIPATION FOR RICE PLANT Oryza Sativa L ANALISIS KEBUTUHAN PUPUK NITROGEN DENGAN BAGAN WARNA DAUN DAN PARTISIPASI PETANI ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ ANALYSIS OF NITROGEN FERTILIZER NEEDS WITH LEAF COLOR CHART AND FARMER PARTICIPATION FOR RICE PLANT Oryza Sativa L ANALISIS KEBUTUHAN PUPUK NITROGEN DENGAN BAGAN WARNA DAUN DAN PARTISIPASI PETANI ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49081-partisipasi-petani-bagan-warna-daun-pu</link>
	<guid isPermaLink="false">931d7e5477ca9fbe8f38adef7a11cf02</guid>
	<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 07:53:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rudi hartono ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,full,hartono,issue,rudi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperdalam pemahaman tentang peran faktor umur pada partisipasi petani, studi longitudinal dapat dilakukan dengan menelacak perubahan partisipasi dari kelompok petani yang berusia muda dan tua selama dua musim tanam, sehingga dapat diidentifikasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - ANALYSIS OF NITROGEN FERTILIZER NEEDS WITH LEAF COLOR CHART AND FARMER PARTICIPATION FOR RICE PLANT (Oryza Sativa L.): ANALISIS KEBUTUHAN PUPUK NITROGEN DENGAN BAGAN WARNA DAUN DAN PARTISIPASI PETANI: Untuk memperdalam pemahaman tentang peran faktor umur pada partisipasi petani, studi longitudinal dapat dilakukan dengan menelacak perubahan partisipasi dari kelompok petani yang berusia muda dan tua selama dua musim tanam, sehingga dapat diidentifikasi faktor pembatas dan motivator spesifik usia. Selanjutnya, penelitian eksperimental dapat menguji efektivitas model pelatihan blended learning yang menggabungkan modul Bagan Warna Daun dengan platform digital agar dapat meningkatkan keterampilan fasilitator dan komunikator, serta menilai dampaknya terhadap tingkat partisipasi. Pada akhirnya, evaluasi program penyuluhan berkelanjutan yang menerapkan pendekatan partisipatif dapat dirancang dengan melibatkan kelompok petani dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi setiap fase analisis kebutuhan pupuk, guna mengetahui dampak jangka panjang terhadap adopsi metode Bagan Warna Daun dan peningkatan hasil panen.. Tingkat partisipasi petani dalam analisis kebutuhan pupuk nitrogen dengan bagan warna daun untuk tanaman padi sawah sebesar 73,01% termasuk dalam kategori AusedangAy.Faktor-faktor yang berhubungan dengan partisipasi petani adalah umur, kegiatan penyuluhan, fasilitator, dan komunikator.Umur merupakan faktor yang berhubungan namun tidak searah, sehingga saat umur petani meningkat maka partisipasi menurun.Sedangkan kegiatan penyuluhan, fasilitator dan komunikator memiliki hubungan searah, sehingga saat faktor tersebut meningkat maka partisipasi meningkat Partisipasi petani dalam kegiatan analisis kebutuhan pupuk nitrogen dengan bagan warna daun untuk tanaman padi sawah di Kecamatan Tambaksari Kab. Ciamis, untuk mengetahui: tingkat partisipasi dan faktor-faktor yang berhubungan dengan partisipasi petani. Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 22 April 2019 sampai dengan 26 Juli 2019. Variabel yang diteliti dalam pengkajian ini terdiri variabel bebas (karakteristik petani dan peran penyuluh pendamping) dan variabel terikat (partisipasi). Data dikumpulkan dengan cara pengisian angket (kuesioner), wawancara, dan data... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/1/partisipasi-petani-bagan-warna-daun-pupuk-nitrogen-thumb-07a67.webp" title="JURIS - ANALYSIS OF NITROGEN FERTILIZER NEEDS WITH LEAF COLOR CHART AND FARMER PARTICIPATION FOR RICE PLANT (Oryza Sativa L.): ANALISIS KEBUTUHAN PUPUK NITROGEN DENGAN BAGAN WARNA DAUN DAN PARTISIPASI PETANI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/partisipasi-petani-bagan-warna-daun-pupuk-nitrogen-thumb-07a67.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/partisipasi-petani-bagan-warna-daun-pupuk-nitrogen-thumb-07a67.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/partisipasi-petani-bagan-warna-daun-pupuk-nitrogen-thumb-07a67.webp 1x" title="JURIS - ANALYSIS OF NITROGEN FERTILIZER NEEDS WITH LEAF COLOR CHART AND FARMER PARTICIPATION FOR RICE PLANT (Oryza Sativa L.): ANALISIS KEBUTUHAN PUPUK NITROGEN DENGAN BAGAN WARNA DAUN DAN PARTISIPASI PETANI" alt="JURIS - ANALYSIS OF NITROGEN FERTILIZER NEEDS WITH LEAF COLOR CHART AND FARMER PARTICIPATION FOR RICE PLANT (Oryza Sativa L.): ANALISIS KEBUTUHAN PUPUK NITROGEN DENGAN BAGAN WARNA DAUN DAN PARTISIPASI PETANI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/partisipasi-petani-bagan-warna-daun-pupuk-nitrogen-thumb-99508.webp" title="JURIS - ANALYSIS OF NITROGEN FERTILIZER NEEDS WITH LEAF COLOR CHART AND FARMER PARTICIPATION FOR RICE PLANT (Oryza Sativa L.): ANALISIS KEBUTUHAN PUPUK NITROGEN DENGAN BAGAN WARNA DAUN DAN PARTISIPASI PETANI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/partisipasi-petani-bagan-warna-daun-pupuk-nitrogen-thumb-99508.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/partisipasi-petani-bagan-warna-daun-pupuk-nitrogen-thumb-99508.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/partisipasi-petani-bagan-warna-daun-pupuk-nitrogen-thumb-99508.webp 1x" title="JURIS - ANALYSIS OF NITROGEN FERTILIZER NEEDS WITH LEAF COLOR CHART AND FARMER PARTICIPATION FOR RICE PLANT (Oryza Sativa L.): ANALISIS KEBUTUHAN PUPUK NITROGEN DENGAN BAGAN WARNA DAUN DAN PARTISIPASI PETANI" alt="JURIS - ANALYSIS OF NITROGEN FERTILIZER NEEDS WITH LEAF COLOR CHART AND FARMER PARTICIPATION FOR RICE PLANT (Oryza Sativa L.): ANALISIS KEBUTUHAN PUPUK NITROGEN DENGAN BAGAN WARNA DAUN DAN PARTISIPASI PETANI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/partisipasi-petani-bagan-warna-daun-pupuk-nitrogen-thumb-70500.webp" title="JURIS - ANALYSIS OF NITROGEN FERTILIZER NEEDS WITH LEAF COLOR CHART AND FARMER PARTICIPATION FOR RICE PLANT (Oryza Sativa L.): ANALISIS KEBUTUHAN PUPUK NITROGEN DENGAN BAGAN WARNA DAUN DAN PARTISIPASI PETANI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/partisipasi-petani-bagan-warna-daun-pupuk-nitrogen-thumb-70500.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/partisipasi-petani-bagan-warna-daun-pupuk-nitrogen-thumb-70500.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/partisipasi-petani-bagan-warna-daun-pupuk-nitrogen-thumb-70500.webp 1x" title="JURIS - ANALYSIS OF NITROGEN FERTILIZER NEEDS WITH LEAF COLOR CHART AND FARMER PARTICIPATION FOR RICE PLANT (Oryza Sativa L.): ANALISIS KEBUTUHAN PUPUK NITROGEN DENGAN BAGAN WARNA DAUN DAN PARTISIPASI PETANI" alt="JURIS - ANALYSIS OF NITROGEN FERTILIZER NEEDS WITH LEAF COLOR CHART AND FARMER PARTICIPATION FOR RICE PLANT (Oryza Sativa L.): ANALISIS KEBUTUHAN PUPUK NITROGEN DENGAN BAGAN WARNA DAUN DAN PARTISIPASI PETANI" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49081-partisipasi-petani-bagan-warna-daun-pu" title="JURIS - ANALYSIS OF NITROGEN FERTILIZER NEEDS WITH LEAF COLOR CHART AND FARMER PARTICIPATION FOR RICE PLANT (Oryza Sativa L.): ANALISIS KEBUTUHAN PUPUK NITROGEN DENGAN BAGAN WARNA DAUN DAN PARTISIPASI PETANI" target="_blank">ANALYSIS OF NITROGEN FERTILIZER NEEDS WITH LEAF COLOR CHART AND FARMER PARTICIPATION FOR RICE PLANT (Oryza Sativa L.): ANALISIS KEBUTUHAN PUPUK NITROGEN DENGAN BAGAN WARNA DAUN DAN PARTISIPASI PETANI</a>: Untuk memperdalam pemahaman tentang peran faktor umur pada partisipasi petani, studi longitudinal dapat dilakukan dengan menelacak perubahan partisipasi dari kelompok petani yang berusia muda dan tua selama dua musim tanam, sehingga dapat diidentifikasi faktor pembatas dan motivator spesifik usia. Selanjutnya, penelitian eksperimental dapat menguji efektivitas model pelatihan blended learning yang menggabungkan modul Bagan Warna Daun dengan platform digital agar dapat meningkatkan keterampilan fasilitator dan komunikator, serta menilai dampaknya terhadap tingkat partisipasi. Pada akhirnya, evaluasi program penyuluhan berkelanjutan yang menerapkan pendekatan partisipatif dapat dirancang dengan melibatkan kelompok petani dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi setiap fase analisis kebutuhan pupuk, guna mengetahui dampak jangka panjang terhadap adopsi metode Bagan Warna Daun dan peningkatan hasil panen..
<br>Tingkat partisipasi petani dalam analisis kebutuhan pupuk nitrogen dengan bagan warna daun untuk tanaman padi sawah sebesar 73,01% termasuk dalam kategori AusedangAy.Faktor-faktor yang berhubungan dengan partisipasi petani adalah umur, kegiatan penyuluhan, fasilitator, dan komunikator.Umur merupakan faktor yang berhubungan namun tidak searah, sehingga saat umur petani meningkat maka partisipasi menurun.Sedangkan kegiatan penyuluhan, fasilitator dan komunikator memiliki hubungan searah, sehingga saat faktor tersebut meningkat maka partisipasi meningkat
<br>Partisipasi petani dalam kegiatan analisis kebutuhan pupuk nitrogen dengan bagan warna daun untuk tanaman padi sawah di Kecamatan Tambaksari Kab. Ciamis, untuk mengetahui: tingkat partisipasi dan faktor-faktor yang berhubungan dengan partisipasi petani. Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 22 April 2019 sampai dengan 26 Juli 2019. Variabel yang diteliti dalam pengkajian ini terdiri variabel bebas (karakteristik petani dan peran penyuluh pendamping) dan variabel terikat (partisipasi). Data dikumpulkan dengan cara pengisian angket (kuesioner), wawancara, dan data...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/1/partisipasi-petani-bagan-warna-daun-pupuk-nitrogen-thumb-07a67.webp" type="image/webp" length="93228" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/partisipasi-petani-bagan-warna-daun-pupuk-nitrogen-thumb-07a67.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/partisipasi-petani-bagan-warna-daun-pupuk-nitrogen-thumb-99508.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/partisipasi-petani-bagan-warna-daun-pupuk-nitrogen-thumb-70500.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2798-polbangtanbogor.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12646-jurnal-penyuluhan-pertanian.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Red ginger nanoparticles reduce menstrual pain and improved hemoglobin levels in anemic adolescent girls ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Red ginger nanoparticles reduce menstrual pain and improved hemoglobin levels in anemic adolescent girls ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Red ginger nanoparticles reduce menstrual pain and improved hemoglobin levels in anemic adolescent girls ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49060-populasi-remaja-korban-perempuan-ginger-ane</link>
	<guid isPermaLink="false">e54b99647a5152df25eb27bbb2792ba5</guid>
	<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 07:32:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ list issues ]]></category>
	<category><![CDATA[ aims scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aims,issues,list,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian dapat diperluas dengan uji klinis berkelanjutan selama 6Ae12 bulan pada populasi remaja dari berbagai daerah, memperhitungkan faktor diet dan aktivitas fisik, untuk menilai keberlanjutan peningkatan Hb dan pengurangan dysmenorrhea serta ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Red ginger nanoparticles reduce menstrual pain and improved hemoglobin levels in anemic adolescent girls: 1. Penelitian dapat diperluas dengan uji klinis berkelanjutan selama 6Ae12 bulan pada populasi remaja dari berbagai daerah, memperhitungkan faktor diet dan aktivitas fisik, untuk menilai keberlanjutan peningkatan Hb dan pengurangan dysmenorrhea serta menilai potensi efek samping jangka panjang. 2. Meneliti interaksi molekuler antara gingerol berbentuk nanopartikel dan jalur transfer besi pada sel epitel usus dan sel eritrosit menggunakan model in vitro dan in vivo, sehingga dapat diklarifikasi mekanisme peningkatan bioavailabilitas besi yang lebih tepat, serta membandingkan formulasi nanoAaginger dengan nanoAcbesi atau kombinasi keduanya. 3. Mengembangkan studi komparatif mengenai biaya dan penerimaan pengguna antara tablet Fe konvensional, tablet Fe dengan kapsul ginger nano, dan tablet Fe berampas nanoAcginger, untuk menentukan strategi pemberian paling memadai secara ekonomi dan sosial yang dapat diintegrasikan ke program WIFAS di tingkat sekolah dan komunitas di Indonesia.. Kapsul nanopartikel jahe merah secara signifikan meningkatkan kadar hemoglobin dan menurunkan rasa sakit dysmenorrhea pada remaja anemia ringan.Hal ini menunjukkan bahwa strategi berbasis nanopartikel dapat menjadi terapi komplementer yang aman, mudah diterima, dan efektif untuk meningkatkan status hematologi serta mengurangi keluhan menstruasi di kalangan remaja.Penggunaan bentuk nano dapat meningkatkan penyerapan nutrisi dan efek antiAcinflamasi, sehingga lebih unggul dibandingkan bentuk konvensional jahe merah Anemia pada remaja perempuan sering dipicu oleh perdarahan menstruasi, yang dapat memicu penurunan kadar hemoglobin (Hb) dan rasa sakit menyakitkan (dysmenorrhea). Sukma jendela ginger merah (Zingiber officinale var. rubrum) mengandung gingerol, flavonoid, vitamin C, dan zat besi, yang dapat meningkatkan absorpsi besi dan menurunkan peradangan. Penelitian eksperimental ini mengevaluasi pengaruh kapsul nanopartikel ginger merah dalam meningkatkan Hb dan mengurangi intensitas dysmenorrhea pada 30 remaja dengan anemia ringan. Kelompok intervensi mengonsumsi kapsul nanopartikel 500Amg tiga kali sehari bersamaan dengan tablet... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/4/populasi-remaja-korban-perempuan-ginger-anemia-nan-thumb-dc942.webp" title="JURIS - Red ginger nanoparticles reduce menstrual pain and improved hemoglobin levels in anemic adolescent girls" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/populasi-remaja-korban-perempuan-ginger-anemia-nan-thumb-dc942.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/populasi-remaja-korban-perempuan-ginger-anemia-nan-thumb-dc942.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/populasi-remaja-korban-perempuan-ginger-anemia-nan-thumb-dc942.webp 1x" title="JURIS - Red ginger nanoparticles reduce menstrual pain and improved hemoglobin levels in anemic adolescent girls" alt="JURIS - Red ginger nanoparticles reduce menstrual pain and improved hemoglobin levels in anemic adolescent girls" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/4/populasi-remaja-korban-perempuan-ginger-anemia-nan-thumb-6ac7a.webp" title="JURIS - Red ginger nanoparticles reduce menstrual pain and improved hemoglobin levels in anemic adolescent girls" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/populasi-remaja-korban-perempuan-ginger-anemia-nan-thumb-6ac7a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/populasi-remaja-korban-perempuan-ginger-anemia-nan-thumb-6ac7a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/populasi-remaja-korban-perempuan-ginger-anemia-nan-thumb-6ac7a.webp 1x" title="JURIS - Red ginger nanoparticles reduce menstrual pain and improved hemoglobin levels in anemic adolescent girls" alt="JURIS - Red ginger nanoparticles reduce menstrual pain and improved hemoglobin levels in anemic adolescent girls" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/4/populasi-remaja-korban-perempuan-ginger-anemia-nan-thumb-6f0f9.webp" title="JURIS - Red ginger nanoparticles reduce menstrual pain and improved hemoglobin levels in anemic adolescent girls" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/populasi-remaja-korban-perempuan-ginger-anemia-nan-thumb-6f0f9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/populasi-remaja-korban-perempuan-ginger-anemia-nan-thumb-6f0f9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/populasi-remaja-korban-perempuan-ginger-anemia-nan-thumb-6f0f9.webp 1x" title="JURIS - Red ginger nanoparticles reduce menstrual pain and improved hemoglobin levels in anemic adolescent girls" alt="JURIS - Red ginger nanoparticles reduce menstrual pain and improved hemoglobin levels in anemic adolescent girls" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49060-populasi-remaja-korban-perempuan-ginger-ane" title="JURIS - Red ginger nanoparticles reduce menstrual pain and improved hemoglobin levels in anemic adolescent girls" target="_blank">Red ginger nanoparticles reduce menstrual pain and improved hemoglobin levels in anemic adolescent girls</a>: 1. Penelitian dapat diperluas dengan uji klinis berkelanjutan selama 6Ae12 bulan pada populasi remaja dari berbagai daerah, memperhitungkan faktor diet dan aktivitas fisik, untuk menilai keberlanjutan peningkatan Hb dan pengurangan dysmenorrhea serta menilai potensi efek samping jangka panjang. 2. Meneliti interaksi molekuler antara gingerol berbentuk nanopartikel dan jalur transfer besi pada sel epitel usus dan sel eritrosit menggunakan model in vitro dan in vivo, sehingga dapat diklarifikasi mekanisme peningkatan bioavailabilitas besi yang lebih tepat, serta membandingkan formulasi nanoAaginger dengan nanoAcbesi atau kombinasi keduanya. 3. Mengembangkan studi komparatif mengenai biaya dan penerimaan pengguna antara tablet Fe konvensional, tablet Fe dengan kapsul ginger nano, dan tablet Fe berampas nanoAcginger, untuk menentukan strategi pemberian paling memadai secara ekonomi dan sosial yang dapat diintegrasikan ke program WIFAS di tingkat sekolah dan komunitas di Indonesia..
<br>Kapsul nanopartikel jahe merah secara signifikan meningkatkan kadar hemoglobin dan menurunkan rasa sakit dysmenorrhea pada remaja anemia ringan.Hal ini menunjukkan bahwa strategi berbasis nanopartikel dapat menjadi terapi komplementer yang aman, mudah diterima, dan efektif untuk meningkatkan status hematologi serta mengurangi keluhan menstruasi di kalangan remaja.Penggunaan bentuk nano dapat meningkatkan penyerapan nutrisi dan efek antiAcinflamasi, sehingga lebih unggul dibandingkan bentuk konvensional jahe merah
<br>Anemia pada remaja perempuan sering dipicu oleh perdarahan menstruasi, yang dapat memicu penurunan kadar hemoglobin (Hb) dan rasa sakit menyakitkan (dysmenorrhea). Sukma jendela ginger merah (Zingiber officinale var. rubrum) mengandung gingerol, flavonoid, vitamin C, dan zat besi, yang dapat meningkatkan absorpsi besi dan menurunkan peradangan. Penelitian eksperimental ini mengevaluasi pengaruh kapsul nanopartikel ginger merah dalam meningkatkan Hb dan mengurangi intensitas dysmenorrhea pada 30 remaja dengan anemia ringan. Kelompok intervensi mengonsumsi kapsul nanopartikel 500Amg tiga kali sehari bersamaan dengan tablet...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/4/populasi-remaja-korban-perempuan-ginger-anemia-nan-thumb-6f0f9.webp" type="image/webp" length="109568" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/populasi-remaja-korban-perempuan-ginger-anemia-nan-thumb-dc942.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/populasi-remaja-korban-perempuan-ginger-anemia-nan-thumb-6ac7a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/populasi-remaja-korban-perempuan-ginger-anemia-nan-thumb-6f0f9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1853-poltekkes-jogja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16021-kia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Impact of maternal nutritional status on anemia in the third trimester of pregnancy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Impact of maternal nutritional status on anemia in the third trimester of pregnancy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Impact of maternal nutritional status on anemia in the third trimester of pregnancy ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49073-massa-tubuh-bmi-nutritional-status-prevalensi-anem</link>
	<guid isPermaLink="false">821c49a0a4114748ca3c35c6c9991941</guid>
	<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 07:20:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sarce makaba ]]></category>
	<category><![CDATA[ effect cadre ]]></category>
	<category><![CDATA[ saur sariaty ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cadre,effect,makaba,sarce,sariaty,saur]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Sesuai temuan lapangan, diperlukan penelitian longitudinal yang melibatkan sampel beragam wilayah di Indonesia untuk menangkap dinamika status gizi dan anemia sepanjang trimester; studi intervensi yang menggabungkan pemberian suplemen nutrisi (besi, folat, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Impact of maternal nutritional status on anemia in the third trimester of pregnancy: Sesuai temuan lapangan, diperlukan penelitian longitudinal yang melibatkan sampel beragam wilayah di Indonesia untuk menangkap dinamika status gizi dan anemia sepanjang trimester; studi intervensi yang menggabungkan pemberian suplemen nutrisi (besi, folat, vitamin B12) serta edukasi gizi berbasis MUAC dapat dievaluasi secara komprehensif; serta analisis multivariat yang menambahkan biomarker inflamasi (seperti CRP, hepcidin) akan memperjelas mekanisme patofisiologi hubungan BMI ekstrem dengan anemia, sehingga kebijakan kesehatan komunitas dapat merancang program screening yang lebih terfokus dan efisien.. Penelitian ini menunjukkan asosiasi signifikan antara status gizi ibuAiterutama BMI di bawah dan di atas standar, MUAC rendah, serta kenaikan berat badan gestasional yang tidak memadaiAidengan kejadian anemia pada trimester ketiga.Pola risiko UAcshape pola ini menegaskan pentingnya penilaian gizi rutin menggunakan BMI, MUAC, dan GWG sebagai bagian dari praktik perawatan antenatal, sehingga intervensi gizi yang disesuaikan dapat mengurangi risiko anemia dan meningkatkan hasil motherAcbaby Anemia selama kehamilan tetap menjadi masalah kesehatan publik, terutama di negara berpendapatan rendah dan menengah. Status gizi, termasuk indeks massa tubuh (BMI), lingkar lengan atas (MUAC), dan kenaikan berat badan gestasional (GWG), diyakini memainkan peran penting dalam perkembangan anemia, terutama pada trimester ketiga ketika hemodilusi fisiologis puncaknya. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara status gizi ibu (berdasarkan BMI, MUAC, dan kenaikan berat badan selama kehamilan) dan kejadian anemia pada trimester ketiga. Penelitian ini bersifat crossAcsectional dan dilaksanakan di Puskesmas Bengkuring, Samarinda, Indonesia pada tahun 2023. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/3/massa-tubuh-bmi-nutritional-status-prevalensi-anem-thumb-ee115.webp" title="JURIS - Impact of maternal nutritional status on anemia in the third trimester of pregnancy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/massa-tubuh-bmi-nutritional-status-prevalensi-anem-thumb-ee115.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/massa-tubuh-bmi-nutritional-status-prevalensi-anem-thumb-ee115.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/massa-tubuh-bmi-nutritional-status-prevalensi-anem-thumb-ee115.webp 1x" title="JURIS - Impact of maternal nutritional status on anemia in the third trimester of pregnancy" alt="JURIS - Impact of maternal nutritional status on anemia in the third trimester of pregnancy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/massa-tubuh-bmi-nutritional-status-prevalensi-anem-thumb-0e1ac.webp" title="JURIS - Impact of maternal nutritional status on anemia in the third trimester of pregnancy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/massa-tubuh-bmi-nutritional-status-prevalensi-anem-thumb-0e1ac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/massa-tubuh-bmi-nutritional-status-prevalensi-anem-thumb-0e1ac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/massa-tubuh-bmi-nutritional-status-prevalensi-anem-thumb-0e1ac.webp 1x" title="JURIS - Impact of maternal nutritional status on anemia in the third trimester of pregnancy" alt="JURIS - Impact of maternal nutritional status on anemia in the third trimester of pregnancy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/massa-tubuh-bmi-nutritional-status-prevalensi-anem-thumb-a7e97.webp" title="JURIS - Impact of maternal nutritional status on anemia in the third trimester of pregnancy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/massa-tubuh-bmi-nutritional-status-prevalensi-anem-thumb-a7e97.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/massa-tubuh-bmi-nutritional-status-prevalensi-anem-thumb-a7e97.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/massa-tubuh-bmi-nutritional-status-prevalensi-anem-thumb-a7e97.webp 1x" title="JURIS - Impact of maternal nutritional status on anemia in the third trimester of pregnancy" alt="JURIS - Impact of maternal nutritional status on anemia in the third trimester of pregnancy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49073-massa-tubuh-bmi-nutritional-status-prevalensi-anem" title="JURIS - Impact of maternal nutritional status on anemia in the third trimester of pregnancy" target="_blank">Impact of maternal nutritional status on anemia in the third trimester of pregnancy</a>: Sesuai temuan lapangan, diperlukan penelitian longitudinal yang melibatkan sampel beragam wilayah di Indonesia untuk menangkap dinamika status gizi dan anemia sepanjang trimester; studi intervensi yang menggabungkan pemberian suplemen nutrisi (besi, folat, vitamin B12) serta edukasi gizi berbasis MUAC dapat dievaluasi secara komprehensif; serta analisis multivariat yang menambahkan biomarker inflamasi (seperti CRP, hepcidin) akan memperjelas mekanisme patofisiologi hubungan BMI ekstrem dengan anemia, sehingga kebijakan kesehatan komunitas dapat merancang program screening yang lebih terfokus dan efisien..
<br>Penelitian ini menunjukkan asosiasi signifikan antara status gizi ibuAiterutama BMI di bawah dan di atas standar, MUAC rendah, serta kenaikan berat badan gestasional yang tidak memadaiAidengan kejadian anemia pada trimester ketiga.Pola risiko UAcshape pola ini menegaskan pentingnya penilaian gizi rutin menggunakan BMI, MUAC, dan GWG sebagai bagian dari praktik perawatan antenatal, sehingga intervensi gizi yang disesuaikan dapat mengurangi risiko anemia dan meningkatkan hasil motherAcbaby
<br>Anemia selama kehamilan tetap menjadi masalah kesehatan publik, terutama di negara berpendapatan rendah dan menengah. Status gizi, termasuk indeks massa tubuh (BMI), lingkar lengan atas (MUAC), dan kenaikan berat badan gestasional (GWG), diyakini memainkan peran penting dalam perkembangan anemia, terutama pada trimester ketiga ketika hemodilusi fisiologis puncaknya. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara status gizi ibu (berdasarkan BMI, MUAC, dan kenaikan berat badan selama kehamilan) dan kejadian anemia pada trimester ketiga. Penelitian ini bersifat crossAcsectional dan dilaksanakan di Puskesmas Bengkuring, Samarinda, Indonesia pada tahun 2023. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/3/massa-tubuh-bmi-nutritional-status-prevalensi-anem-thumb-ee115.webp" type="image/webp" length="86890" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/massa-tubuh-bmi-nutritional-status-prevalensi-anem-thumb-ee115.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/massa-tubuh-bmi-nutritional-status-prevalensi-anem-thumb-0e1ac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/massa-tubuh-bmi-nutritional-status-prevalensi-anem-thumb-a7e97.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1853-poltekkes-jogja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16021-kia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Bambi activity tools more effective than brick blocks in early childhood development a comparative study ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Bambi activity tools more effective than brick blocks in early childhood development a comparative study ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Bambi activity tools more effective than brick blocks in early childhood development a comparative study ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49064-pendidikan-anak-perempuan-motorik-halus-karak</link>
	<guid isPermaLink="false">b26716809d68e4842f87d6fdebd5211c</guid>
	<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 07:11:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lia herliana ]]></category>
	<category><![CDATA[ list issues ]]></category>
	<category><![CDATA[ aims scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aims,herliana,issues,lia,list,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, lakukan studi longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang penggunaan Bambi Activity Tools terhadap perkembangan motorik dan kognitif, sehingga dapat diketahui apakah manfaatnya tetap berlanjut setelah program dihentikan. Kedua, uji efektivitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Bambi activity tools more effective than brick blocks in early childhood development: a comparative study: Pertama, lakukan studi longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang penggunaan Bambi Activity Tools terhadap perkembangan motorik dan kognitif, sehingga dapat diketahui apakah manfaatnya tetap berlanjut setelah program dihentikan. Kedua, uji efektivitas pelatihan terpadu bagi guru dan orang tua mengenai penggunaan alat Bambi dalam memfasilitasi interaksi sosial anak, sehingga dapat memperluas pemahaman tentang peran pembimbing dalam proses belajar. Ketiga, evaluasi kombinasi Bambi Activity Tools dengan media digital interaktif untuk mengidentifikasi sinergi antara permainan fisik dan digital dalam merangsang kreativitas dan pemecahan masalah pada anak usia dini.. Analisis data menunjukkan bahwa kedua metode, Bambi Activity Tools dan Brick Blocks, berhasil meningkatkan perkembangan anak usia 5Ae6 tahun, namun peningkatan rataAcrata pada Bambi Activity Tools lebih signifikan.Keunggulan Bambi Activity Tools disebabkan oleh struktur, multisensori, dan tujuan yang terarah, sehingga lebih merangsang perkembangan motorik halus, kognitif, dan sosial.Penelitian ini menekankan pentingnya penggunaan alat edukasi holistik yang sesuai dengan tahap perkembangan dalam konteks pendidikan anak usia dini Perkembangan anak usia dini sangat penting bagi pembentukan kecerdasan anak, sehingga rangsangan yang sesuai dengan tahap perkembangan menjadi krusial. Metode belajar melalui permainan terbukti efektif, seperti yang diterapkan pada Bambi Activity Tools yang merangsang berbagai aspek perkembangan pada anak usia 5Ae6 tahun. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan efektivitas Bambi Activity Tools dengan Brick Blocks dalam merangsang perkembangan anak usia 5Ae6 tahun. Metode yang digunakan adalah penelitian kuasiAceksperimental dengan desain kelompok kontrol pretestAcposttest. Populasi penelitian meliputi semua anak di TK Harapan Gorongan dan TK Bim Bim Cha, sedangkan sampel dipilih secara purposive sebanyak 42 anak. Analisis data memakai tes Wilcoxon dan MannAcWhitney. Ditemukan peningkatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/1/pendidikan-anak-perempuan-motorik-halus-karakter-s-thumb-6d2e0.webp" title="JURIS - Bambi activity tools more effective than brick blocks in early childhood development: a comparative study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/pendidikan-anak-perempuan-motorik-halus-karakter-s-thumb-6d2e0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/pendidikan-anak-perempuan-motorik-halus-karakter-s-thumb-6d2e0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/pendidikan-anak-perempuan-motorik-halus-karakter-s-thumb-6d2e0.webp 1x" title="JURIS - Bambi activity tools more effective than brick blocks in early childhood development: a comparative study" alt="JURIS - Bambi activity tools more effective than brick blocks in early childhood development: a comparative study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/pendidikan-anak-perempuan-motorik-halus-karakter-s-thumb-8331f.webp" title="JURIS - Bambi activity tools more effective than brick blocks in early childhood development: a comparative study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/pendidikan-anak-perempuan-motorik-halus-karakter-s-thumb-8331f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/pendidikan-anak-perempuan-motorik-halus-karakter-s-thumb-8331f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/pendidikan-anak-perempuan-motorik-halus-karakter-s-thumb-8331f.webp 1x" title="JURIS - Bambi activity tools more effective than brick blocks in early childhood development: a comparative study" alt="JURIS - Bambi activity tools more effective than brick blocks in early childhood development: a comparative study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/pendidikan-anak-perempuan-motorik-halus-karakter-s-thumb-d46a1.webp" title="JURIS - Bambi activity tools more effective than brick blocks in early childhood development: a comparative study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/pendidikan-anak-perempuan-motorik-halus-karakter-s-thumb-d46a1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/pendidikan-anak-perempuan-motorik-halus-karakter-s-thumb-d46a1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/pendidikan-anak-perempuan-motorik-halus-karakter-s-thumb-d46a1.webp 1x" title="JURIS - Bambi activity tools more effective than brick blocks in early childhood development: a comparative study" alt="JURIS - Bambi activity tools more effective than brick blocks in early childhood development: a comparative study" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49064-pendidikan-anak-perempuan-motorik-halus-karak" title="JURIS - Bambi activity tools more effective than brick blocks in early childhood development: a comparative study" target="_blank">Bambi activity tools more effective than brick blocks in early childhood development: a comparative study</a>: Pertama, lakukan studi longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang penggunaan Bambi Activity Tools terhadap perkembangan motorik dan kognitif, sehingga dapat diketahui apakah manfaatnya tetap berlanjut setelah program dihentikan. Kedua, uji efektivitas pelatihan terpadu bagi guru dan orang tua mengenai penggunaan alat Bambi dalam memfasilitasi interaksi sosial anak, sehingga dapat memperluas pemahaman tentang peran pembimbing dalam proses belajar. Ketiga, evaluasi kombinasi Bambi Activity Tools dengan media digital interaktif untuk mengidentifikasi sinergi antara permainan fisik dan digital dalam merangsang kreativitas dan pemecahan masalah pada anak usia dini..
<br>Analisis data menunjukkan bahwa kedua metode, Bambi Activity Tools dan Brick Blocks, berhasil meningkatkan perkembangan anak usia 5Ae6 tahun, namun peningkatan rataAcrata pada Bambi Activity Tools lebih signifikan.Keunggulan Bambi Activity Tools disebabkan oleh struktur, multisensori, dan tujuan yang terarah, sehingga lebih merangsang perkembangan motorik halus, kognitif, dan sosial.Penelitian ini menekankan pentingnya penggunaan alat edukasi holistik yang sesuai dengan tahap perkembangan dalam konteks pendidikan anak usia dini
<br>Perkembangan anak usia dini sangat penting bagi pembentukan kecerdasan anak, sehingga rangsangan yang sesuai dengan tahap perkembangan menjadi krusial. Metode belajar melalui permainan terbukti efektif, seperti yang diterapkan pada Bambi Activity Tools yang merangsang berbagai aspek perkembangan pada anak usia 5Ae6 tahun. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan efektivitas Bambi Activity Tools dengan Brick Blocks dalam merangsang perkembangan anak usia 5Ae6 tahun. Metode yang digunakan adalah penelitian kuasiAceksperimental dengan desain kelompok kontrol pretestAcposttest. Populasi penelitian meliputi semua anak di TK Harapan Gorongan dan TK Bim Bim Cha, sedangkan sampel dipilih secara purposive sebanyak 42 anak. Analisis data memakai tes Wilcoxon dan MannAcWhitney. Ditemukan peningkatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/1/pendidikan-anak-perempuan-motorik-halus-karakter-s-thumb-6d2e0.webp" type="image/webp" length="110994" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/pendidikan-anak-perempuan-motorik-halus-karakter-s-thumb-6d2e0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/pendidikan-anak-perempuan-motorik-halus-karakter-s-thumb-8331f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/pendidikan-anak-perempuan-motorik-halus-karakter-s-thumb-d46a1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1853-poltekkes-jogja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16021-kia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Keberdayaan Kelompok Wanita Tani KWT Dalam Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Sebagai Pupuk Pada Budidaya Sayuran ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Keberdayaan Kelompok Wanita Tani KWT Dalam Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Sebagai Pupuk Pada Budidaya Sayuran ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Keberdayaan Kelompok Wanita Tani KWT Dalam Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Sebagai Pupuk Pada Budidaya Sayuran ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49082-kompos-hasil-limbah-wanita-tani-kelompok-ta</link>
	<guid isPermaLink="false">917a389d674c0c3f006c07f0dd75f59b</guid>
	<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 06:59:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rudi hartono ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,full,hartono,issue,rudi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berangkat dari temuan bahwa kegiatan penyuluhan dan fungsi kelompok memengaruhi keberdayaan wanita tani, penelitian lanjutan dapat meneliti (1) bagaimana integrasi teknologi digital seperti aplikasi mobile dapat meningkatkan efektivitas penyuluhan dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Keberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) Dalam Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Sebagai Pupuk Pada Budidaya Sayuran: Berangkat dari temuan bahwa kegiatan penyuluhan dan fungsi kelompok memengaruhi keberdayaan wanita tani, penelitian lanjutan dapat meneliti (1) bagaimana integrasi teknologi digital seperti aplikasi mobile dapat meningkatkan efektivitas penyuluhan dan memperluas jangkauan informasi bagi anggota kelompok; (2) studi longitudinal untuk menilai perubahan tingkat keberdayaan dan produktivitas ekonomi kelompok setelah penerapan model pelatihan berbasis proyek (projectAcbased learning) yang melibatkan pertukaran praktik antar kelompok; (3) evaluasi komparatif antara penggunaan pupuk organik cair hasil limbah rumah tangga dengan pupuk komersial tradisional dalam jangka panjang terhadap kesehatan tanah dan hasil panen buah serta dampaknya terhadap kesejahteraan ekonomi anggota kelompok wanita tani.. Keberdayaan kelompok wanita tani dalam pemanfaatan limbah rumah tangga organik sebagai pupuk berada pada kategori sedang, sehingga masih memerlukan bimbingan dan arahan.Faktor-faktor signifikan yang mempengaruhi keberdayaan kelompok wanita tani adalah kegiatan penyuluhan dan fungsi kelompok Keadaan jumlah penduduk akan berkaitan dengan keadaan limbah rumah tangga yang dihasilkan dalam kegiatan sehariAchari. Pengelolaan limbah rumah tangga oleh kelompok wanita tani di Kecamatan Maja pada umumnya belum dilakukan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat keberdayaan kelompok wanita tani, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberdayaan kelompok wanita tani, merumuskan strategi untuk meningkatkan keberdayaan kelompok wanita tani dalam pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi pupuk, dan mengkaji dampak pengaplikasian pupuk organik. Responden sebanyak 58... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/d/kompos-hasil-limbah-wanita-tani-kelompok-promosi-k-thumb-a92dd.webp" title="JURIS - Keberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) Dalam Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Sebagai Pupuk Pada Budidaya Sayuran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/kompos-hasil-limbah-wanita-tani-kelompok-promosi-k-thumb-a92dd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/kompos-hasil-limbah-wanita-tani-kelompok-promosi-k-thumb-a92dd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/kompos-hasil-limbah-wanita-tani-kelompok-promosi-k-thumb-a92dd.webp 1x" title="JURIS - Keberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) Dalam Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Sebagai Pupuk Pada Budidaya Sayuran" alt="JURIS - Keberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) Dalam Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Sebagai Pupuk Pada Budidaya Sayuran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/kompos-hasil-limbah-wanita-tani-kelompok-promosi-k-thumb-b7a7f.webp" title="JURIS - Keberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) Dalam Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Sebagai Pupuk Pada Budidaya Sayuran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/kompos-hasil-limbah-wanita-tani-kelompok-promosi-k-thumb-b7a7f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/kompos-hasil-limbah-wanita-tani-kelompok-promosi-k-thumb-b7a7f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/kompos-hasil-limbah-wanita-tani-kelompok-promosi-k-thumb-b7a7f.webp 1x" title="JURIS - Keberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) Dalam Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Sebagai Pupuk Pada Budidaya Sayuran" alt="JURIS - Keberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) Dalam Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Sebagai Pupuk Pada Budidaya Sayuran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/kompos-hasil-limbah-wanita-tani-kelompok-promosi-k-thumb-90c93.webp" title="JURIS - Keberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) Dalam Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Sebagai Pupuk Pada Budidaya Sayuran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/kompos-hasil-limbah-wanita-tani-kelompok-promosi-k-thumb-90c93.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/kompos-hasil-limbah-wanita-tani-kelompok-promosi-k-thumb-90c93.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/kompos-hasil-limbah-wanita-tani-kelompok-promosi-k-thumb-90c93.webp 1x" title="JURIS - Keberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) Dalam Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Sebagai Pupuk Pada Budidaya Sayuran" alt="JURIS - Keberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) Dalam Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Sebagai Pupuk Pada Budidaya Sayuran" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49082-kompos-hasil-limbah-wanita-tani-kelompok-ta" title="JURIS - Keberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) Dalam Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Sebagai Pupuk Pada Budidaya Sayuran" target="_blank">Keberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) Dalam Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Sebagai Pupuk Pada Budidaya Sayuran</a>: Berangkat dari temuan bahwa kegiatan penyuluhan dan fungsi kelompok memengaruhi keberdayaan wanita tani, penelitian lanjutan dapat meneliti (1) bagaimana integrasi teknologi digital seperti aplikasi mobile dapat meningkatkan efektivitas penyuluhan dan memperluas jangkauan informasi bagi anggota kelompok; (2) studi longitudinal untuk menilai perubahan tingkat keberdayaan dan produktivitas ekonomi kelompok setelah penerapan model pelatihan berbasis proyek (projectAcbased learning) yang melibatkan pertukaran praktik antar kelompok; (3) evaluasi komparatif antara penggunaan pupuk organik cair hasil limbah rumah tangga dengan pupuk komersial tradisional dalam jangka panjang terhadap kesehatan tanah dan hasil panen buah serta dampaknya terhadap kesejahteraan ekonomi anggota kelompok wanita tani..
<br>Keberdayaan kelompok wanita tani dalam pemanfaatan limbah rumah tangga organik sebagai pupuk berada pada kategori sedang, sehingga masih memerlukan bimbingan dan arahan.Faktor-faktor signifikan yang mempengaruhi keberdayaan kelompok wanita tani adalah kegiatan penyuluhan dan fungsi kelompok
<br>Keadaan jumlah penduduk akan berkaitan dengan keadaan limbah rumah tangga yang dihasilkan dalam kegiatan sehariAchari. Pengelolaan limbah rumah tangga oleh kelompok wanita tani di Kecamatan Maja pada umumnya belum dilakukan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat keberdayaan kelompok wanita tani, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberdayaan kelompok wanita tani, merumuskan strategi untuk meningkatkan keberdayaan kelompok wanita tani dalam pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi pupuk, dan mengkaji dampak pengaplikasian pupuk organik. Responden sebanyak 58...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/d/kompos-hasil-limbah-wanita-tani-kelompok-promosi-k-thumb-a92dd.webp" type="image/webp" length="84294" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/kompos-hasil-limbah-wanita-tani-kelompok-promosi-k-thumb-a92dd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/kompos-hasil-limbah-wanita-tani-kelompok-promosi-k-thumb-b7a7f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/kompos-hasil-limbah-wanita-tani-kelompok-promosi-k-thumb-90c93.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2798-polbangtanbogor.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12646-jurnal-penyuluhan-pertanian.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Modelling external pelvic dimensions as a screening tool for cephalopelvic disproportion ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Modelling external pelvic dimensions as a screening tool for cephalopelvic disproportion ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Modelling external pelvic dimensions as a screening tool for cephalopelvic disproportion ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49075-lingkar-panggul-evaluasi-alat-uji-coba-pelvim</link>
	<guid isPermaLink="false">27d4c143030f973055014dbef56e84ee</guid>
	<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 06:53:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sarce makaba ]]></category>
	<category><![CDATA[ effect cadre ]]></category>
	<category><![CDATA[ saur sariaty ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cadre,effect,makaba,sarce,sariaty,saur]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan ini, disarankan agar pengukuran panggul eksternal, khususnya yang melibatkan rhomboid Michaelis dan diameter transversal, dipertimbangkan sebagai bagian dari skrining antenatal rutin, terutama untuk wanita yang berisiko mengalami CPD. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Modelling external pelvic dimensions as a screening tool for cephalopelvic disproportion: Berdasarkan temuan ini, disarankan agar pengukuran panggul eksternal, khususnya yang melibatkan rhomboid Michaelis dan diameter transversal, dipertimbangkan sebagai bagian dari skrining antenatal rutin, terutama untuk wanita yang berisiko mengalami CPD. Penggunaan alat sederhana dan murah ini dapat terintegrasi ke dalam layanan perawatan primer untuk membantu bidan dan praktisi umum dalam identifikasi dini risiko disproporsi, sehingga menginformasikan keputusan rujukan dan perencanaan persalinan. Selain itu, diperlukan pengembangan modul pelatihan terstandar untuk pekerja kesehatan agar teknik pengukuran konsisten dan akurat. Penelitian masa depan harus bertujuan untuk memvalidasi temuan ini pada populasi yang lebih besar dan beragam di berbagai pengaturan kesehatan, termasuk daerah pedesaan dan sumber daya terbatas. Desain kohort prospektif atau uji coba terkontrol acak dapat membantu menetapkan hubungan sebab akibat dan meningkatkan model prediksi risiko. Selain itu, perlu dieksplorasi integrasi inovasi teknologi seperti pencitraan 3D, aplikasi seluler, atau alat pelvimetri berbasis AI untuk meningkatkan akurasi dan kemudahan penggunaan deteksi CPD dalam praktik klinis.. Studi ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam dimensi panggul eksternal tertentu, terutama di daerah rhomboid Michaelis (titik AB, AD, CB, CD, BD, dan AC), antara wanita yang didiagnosis dengan disproporsi cephalopelvic (CPD) dan mereka yang mengalami persalinan normal.Rata-rata pengukuran landmark panggul ini secara konsisten lebih kecil pada kelompok CPD, menunjukkan bahwa dimensi panggul eksternal yang berkurang dapat berfungsi sebagai indikator dini yang praktis untuk risiko disproporsi.Temuan ini mendukung integrasi pengukuran panggul eksternal sederhana ke dalam pengaturan perawatan kesehatan primer, terutama di negara-negara dengan sumber daya terbatas di mana akses ke pelvimetri radiologis terbatas.Alat pelvimetri eksternal, jika dilakukan dengan metode yang terstandar, dapat menawarkan alat skrining yang murah dan non-invasif untuk skrining CPD dini dalam perawatan antenatal rutin Disproporsi cephalopelvic (CPD) tetap menjadi salah satu penyebab utama komplikasi persalinan dan operasi caesar, terutama di negara-negara dengan sumber daya terbatas di mana penilaian pelvimetri terbatas. Ketidakhadiran alat skrining sederhana, akurat, dan non-invasif dalam perawatan kesehatan primer menyulitkan deteksi dan manajemen dini. Studi ini bertujuan untuk merancang dan mengevaluasi alat pengukuran panggul eksternal untuk mengidentifikasi wanita yang berisiko mengalami CPD. Studi ini merupakan studi kasus-kontrol kuantitatif yang melibatkan 60 wanita nifas di Rumah Sakit Dr. Sardjito, Yogyakarta, Indonesia, antara tahun 2018 dan 2023. Kelompok kasus terdiri dari 30 wanita yang didiagnosis dengan CPD,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/3/lingkar-panggul-evaluasi-alat-uji-coba-pelvimeter-thumb-46931.webp" title="JURIS - Modelling external pelvic dimensions as a screening tool for cephalopelvic disproportion" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/lingkar-panggul-evaluasi-alat-uji-coba-pelvimeter-thumb-46931.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/lingkar-panggul-evaluasi-alat-uji-coba-pelvimeter-thumb-46931.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/lingkar-panggul-evaluasi-alat-uji-coba-pelvimeter-thumb-46931.webp 1x" title="JURIS - Modelling external pelvic dimensions as a screening tool for cephalopelvic disproportion" alt="JURIS - Modelling external pelvic dimensions as a screening tool for cephalopelvic disproportion" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/lingkar-panggul-evaluasi-alat-uji-coba-pelvimeter-thumb-e9ba0.webp" title="JURIS - Modelling external pelvic dimensions as a screening tool for cephalopelvic disproportion" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/lingkar-panggul-evaluasi-alat-uji-coba-pelvimeter-thumb-e9ba0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/lingkar-panggul-evaluasi-alat-uji-coba-pelvimeter-thumb-e9ba0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/lingkar-panggul-evaluasi-alat-uji-coba-pelvimeter-thumb-e9ba0.webp 1x" title="JURIS - Modelling external pelvic dimensions as a screening tool for cephalopelvic disproportion" alt="JURIS - Modelling external pelvic dimensions as a screening tool for cephalopelvic disproportion" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/lingkar-panggul-evaluasi-alat-uji-coba-pelvimeter-thumb-a265c.webp" title="JURIS - Modelling external pelvic dimensions as a screening tool for cephalopelvic disproportion" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/lingkar-panggul-evaluasi-alat-uji-coba-pelvimeter-thumb-a265c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/lingkar-panggul-evaluasi-alat-uji-coba-pelvimeter-thumb-a265c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/lingkar-panggul-evaluasi-alat-uji-coba-pelvimeter-thumb-a265c.webp 1x" title="JURIS - Modelling external pelvic dimensions as a screening tool for cephalopelvic disproportion" alt="JURIS - Modelling external pelvic dimensions as a screening tool for cephalopelvic disproportion" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49075-lingkar-panggul-evaluasi-alat-uji-coba-pelvim" title="JURIS - Modelling external pelvic dimensions as a screening tool for cephalopelvic disproportion" target="_blank">Modelling external pelvic dimensions as a screening tool for cephalopelvic disproportion</a>: Berdasarkan temuan ini, disarankan agar pengukuran panggul eksternal, khususnya yang melibatkan rhomboid Michaelis dan diameter transversal, dipertimbangkan sebagai bagian dari skrining antenatal rutin, terutama untuk wanita yang berisiko mengalami CPD. Penggunaan alat sederhana dan murah ini dapat terintegrasi ke dalam layanan perawatan primer untuk membantu bidan dan praktisi umum dalam identifikasi dini risiko disproporsi, sehingga menginformasikan keputusan rujukan dan perencanaan persalinan. Selain itu, diperlukan pengembangan modul pelatihan terstandar untuk pekerja kesehatan agar teknik pengukuran konsisten dan akurat. Penelitian masa depan harus bertujuan untuk memvalidasi temuan ini pada populasi yang lebih besar dan beragam di berbagai pengaturan kesehatan, termasuk daerah pedesaan dan sumber daya terbatas. Desain kohort prospektif atau uji coba terkontrol acak dapat membantu menetapkan hubungan sebab akibat dan meningkatkan model prediksi risiko. Selain itu, perlu dieksplorasi integrasi inovasi teknologi seperti pencitraan 3D, aplikasi seluler, atau alat pelvimetri berbasis AI untuk meningkatkan akurasi dan kemudahan penggunaan deteksi CPD dalam praktik klinis..
<br>Studi ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam dimensi panggul eksternal tertentu, terutama di daerah rhomboid Michaelis (titik AB, AD, CB, CD, BD, dan AC), antara wanita yang didiagnosis dengan disproporsi cephalopelvic (CPD) dan mereka yang mengalami persalinan normal.Rata-rata pengukuran landmark panggul ini secara konsisten lebih kecil pada kelompok CPD, menunjukkan bahwa dimensi panggul eksternal yang berkurang dapat berfungsi sebagai indikator dini yang praktis untuk risiko disproporsi.Temuan ini mendukung integrasi pengukuran panggul eksternal sederhana ke dalam pengaturan perawatan kesehatan primer, terutama di negara-negara dengan sumber daya terbatas di mana akses ke pelvimetri radiologis terbatas.Alat pelvimetri eksternal, jika dilakukan dengan metode yang terstandar, dapat menawarkan alat skrining yang murah dan non-invasif untuk skrining CPD dini dalam perawatan antenatal rutin
<br>Disproporsi cephalopelvic (CPD) tetap menjadi salah satu penyebab utama komplikasi persalinan dan operasi caesar, terutama di negara-negara dengan sumber daya terbatas di mana penilaian pelvimetri terbatas. Ketidakhadiran alat skrining sederhana, akurat, dan non-invasif dalam perawatan kesehatan primer menyulitkan deteksi dan manajemen dini. Studi ini bertujuan untuk merancang dan mengevaluasi alat pengukuran panggul eksternal untuk mengidentifikasi wanita yang berisiko mengalami CPD. Studi ini merupakan studi kasus-kontrol kuantitatif yang melibatkan 60 wanita nifas di Rumah Sakit Dr. Sardjito, Yogyakarta, Indonesia, antara tahun 2018 dan 2023. Kelompok kasus terdiri dari 30 wanita yang didiagnosis dengan CPD,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/3/lingkar-panggul-evaluasi-alat-uji-coba-pelvimeter-thumb-e9ba0.webp" type="image/webp" length="92392" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/lingkar-panggul-evaluasi-alat-uji-coba-pelvimeter-thumb-46931.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/lingkar-panggul-evaluasi-alat-uji-coba-pelvimeter-thumb-e9ba0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/lingkar-panggul-evaluasi-alat-uji-coba-pelvimeter-thumb-a265c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1853-poltekkes-jogja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16021-kia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Knowing the signs changing the outcome educational impact of the mother and child health handbook on high risk mothers ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Knowing the signs changing the outcome educational impact of the mother and child health handbook on high risk mothers ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Knowing the signs changing the outcome educational impact of the mother and child health handbook on high risk mothers ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49078-buku-kia-pendidikan-kesehatan-maternal-tanda</link>
	<guid isPermaLink="false">83cc3924605a01d65a33d23d0614ed4e</guid>
	<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 06:46:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sarce makaba ]]></category>
	<category><![CDATA[ effect cadre ]]></category>
	<category><![CDATA[ saur sariaty ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cadre,effect,makaba,sarce,sariaty,saur]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengembangkan strategi intervensi pendidikan yang lebih komprehensif: Penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan terstruktur menggunakan Buku ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Knowing the signs, changing the outcome: educational impact of the mother and child health handbook on high-risk mothers: Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengembangkan strategi intervensi pendidikan yang lebih komprehensif: Penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan terstruktur menggunakan Buku KIA dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil berisiko tinggi. Namun, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi strategi intervensi yang lebih komprehensif, termasuk penggunaan media visual, interaktif, dan budaya yang sesuai untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan ibu. Studi ini dapat mengevaluasi efektivitas berbagai pendekatan pendidikan, seperti penggunaan video edukatif, poster ilustratif, atau bahkan permainan interaktif yang dirancang khusus untuk meningkatkan kesadaran tentang tanda-tanda bahaya kehamilan.2. Menganalisis dampak jangka panjang pendidikan maternal: Meskipun penelitian ini menunjukkan peningkatan pengetahuan setelah intervensi, penting untuk menilai dampak jangka panjang pendidikan maternal terhadap perilaku dan hasil kesehatan. Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi apakah peningkatan pengetahuan ini diterjemahkan menjadi perilaku yang lebih baik, seperti kunjungan antenatal yang lebih sering, deteksi dini komplikasi, dan hasil kesehatan maternal yang lebih baik. Studi longitudinal dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang pendidikan maternal dan mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keberhasilan intervensi.3. Mempelajari peran tenaga kesehatan dalam memfasilitasi pendidikan maternal: Penelitian ini menekankan pentingnya peran tenaga kesehatan dalam memandu dan memfasilitasi pendidikan maternal. Penelitian lanjutan dapat berfokus pada pelatihan dan pengembangan kapasitas tenaga kesehatan dalam memberikan pendidikan maternal yang efektif. Studi ini dapat mengeksplorasi strategi pelatihan yang optimal, termasuk penggunaan Buku KIA, untuk meningkatkan keterampilan komunikasi dan keterlibatan tenaga kesehatan dalam memberikan pendidikan maternal. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki bagaimana tenaga kesehatan dapat berperan sebagai fasilitator dalam mempromosikan penggunaan Buku KIA selama kunjungan antenatal dan mendukung ibu dalam pemahaman dan penerapan informasi kesehatan.. Studi ini menyimpulkan bahwa intervensi pendidikan terstruktur menggunakan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) secara signifikan meningkatkan pengetahuan ibu hamil berisiko tinggi mengenai tanda-tanda bahaya kehamilan.Temuan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam skor pengetahuan setelah intervensi, dengan semua peserta mencapai tingkat pemahaman yang tinggi.Hal ini menunjukkan efektivitas Buku KIA sebagai alat media praktis dan terjangkau untuk meningkatkan literasi kesehatan maternal.Selain kepemilikan, studi ini menekankan bahwa pemanfaatan yang sistematis dan terpandu dari Buku KIA yang terintegrasi dalam layanan antenatal care dapat memberdayakan wanita untuk mengenali tanda-tanda peringatan dini, mencari perhatian medis yang tepat waktu, dan potensial mengurangi morbiditas dan mortalitas maternal.Temuan ini memiliki implikasi penting bagi kebijakan dan praktik kesehatan maternal.Tenaga kesehatan harus dilatih tidak hanya untuk mendistribusikan Buku KIA, tetapi juga untuk mengintegrasikan kontennya secara aktif ke dalam sesi pendidikan antenatal.Pembuat kebijakan dianjurkan untuk mengstandarkan pendidikan berbasis media sebagai bagian dari kunjungan antenatal rutin, terutama untuk populasi berisiko tinggi.Upaya masa depan harus mengeksplorasi dampak pendidikan Buku KIA pada hasil perilaku dan indikator kesehatan maternal dalam jangka panjang.Penelitian lebih lanjut dengan desain terkendali dan multicenter juga direkomendasikan untuk memvalidasi temuan ini di berbagai konteks dan menilai kelangsungan pengetahuan yang bertahan lama dan perubahan perilaku Meningkatkan kesadaran maternal terhadap tanda-tanda bahaya kehamilan merupakan strategi penting dalam mengurangi mortalitas maternal, terutama di kalangan populasi berisiko tinggi. Pengenalan yang tepat waktu terhadap tanda-tanda ini dapat mendorong perilaku mencari perawatan dan intervensi medis yang tepat, sehingga mencegah komplikasi yang mengancam jiwa. Mortalitas maternal tetap menjadi tantangan kesehatan publik yang signifikan secara global. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 287.000 kematian maternal terjadi di seluruh dunia pada tahun 2020, dengan 94% kematian terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, di mana akses terhadap perawatan antenatal dan obstetri darurat berkualitas sering kali terbatas. Di Indonesia, mortalitas maternal masih menjadi perhatian serius. Kementerian Kesehatan melaporkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/6/buku-kia-pendidikan-kesehatan-maternal-tanda-tanda-thumb-653c9.webp" title="JURIS - Knowing the signs, changing the outcome: educational impact of the mother and child health handbook on high-risk mothers" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/buku-kia-pendidikan-kesehatan-maternal-tanda-tanda-thumb-653c9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/buku-kia-pendidikan-kesehatan-maternal-tanda-tanda-thumb-653c9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/buku-kia-pendidikan-kesehatan-maternal-tanda-tanda-thumb-653c9.webp 1x" title="JURIS - Knowing the signs, changing the outcome: educational impact of the mother and child health handbook on high-risk mothers" alt="JURIS - Knowing the signs, changing the outcome: educational impact of the mother and child health handbook on high-risk mothers" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/buku-kia-pendidikan-kesehatan-maternal-tanda-tanda-thumb-7a7b5.webp" title="JURIS - Knowing the signs, changing the outcome: educational impact of the mother and child health handbook on high-risk mothers" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/buku-kia-pendidikan-kesehatan-maternal-tanda-tanda-thumb-7a7b5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/buku-kia-pendidikan-kesehatan-maternal-tanda-tanda-thumb-7a7b5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/buku-kia-pendidikan-kesehatan-maternal-tanda-tanda-thumb-7a7b5.webp 1x" title="JURIS - Knowing the signs, changing the outcome: educational impact of the mother and child health handbook on high-risk mothers" alt="JURIS - Knowing the signs, changing the outcome: educational impact of the mother and child health handbook on high-risk mothers" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/buku-kia-pendidikan-kesehatan-maternal-tanda-tanda-thumb-61deb.webp" title="JURIS - Knowing the signs, changing the outcome: educational impact of the mother and child health handbook on high-risk mothers" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/buku-kia-pendidikan-kesehatan-maternal-tanda-tanda-thumb-61deb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/buku-kia-pendidikan-kesehatan-maternal-tanda-tanda-thumb-61deb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/buku-kia-pendidikan-kesehatan-maternal-tanda-tanda-thumb-61deb.webp 1x" title="JURIS - Knowing the signs, changing the outcome: educational impact of the mother and child health handbook on high-risk mothers" alt="JURIS - Knowing the signs, changing the outcome: educational impact of the mother and child health handbook on high-risk mothers" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49078-buku-kia-pendidikan-kesehatan-maternal-tanda" title="JURIS - Knowing the signs, changing the outcome: educational impact of the mother and child health handbook on high-risk mothers" target="_blank">Knowing the signs, changing the outcome: educational impact of the mother and child health handbook on high-risk mothers</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengembangkan strategi intervensi pendidikan yang lebih komprehensif: Penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan terstruktur menggunakan Buku KIA dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil berisiko tinggi. Namun, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi strategi intervensi yang lebih komprehensif, termasuk penggunaan media visual, interaktif, dan budaya yang sesuai untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan ibu. Studi ini dapat mengevaluasi efektivitas berbagai pendekatan pendidikan, seperti penggunaan video edukatif, poster ilustratif, atau bahkan permainan interaktif yang dirancang khusus untuk meningkatkan kesadaran tentang tanda-tanda bahaya kehamilan.2. Menganalisis dampak jangka panjang pendidikan maternal: Meskipun penelitian ini menunjukkan peningkatan pengetahuan setelah intervensi, penting untuk menilai dampak jangka panjang pendidikan maternal terhadap perilaku dan hasil kesehatan. Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi apakah peningkatan pengetahuan ini diterjemahkan menjadi perilaku yang lebih baik, seperti kunjungan antenatal yang lebih sering, deteksi dini komplikasi, dan hasil kesehatan maternal yang lebih baik. Studi longitudinal dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang pendidikan maternal dan mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keberhasilan intervensi.3. Mempelajari peran tenaga kesehatan dalam memfasilitasi pendidikan maternal: Penelitian ini menekankan pentingnya peran tenaga kesehatan dalam memandu dan memfasilitasi pendidikan maternal. Penelitian lanjutan dapat berfokus pada pelatihan dan pengembangan kapasitas tenaga kesehatan dalam memberikan pendidikan maternal yang efektif. Studi ini dapat mengeksplorasi strategi pelatihan yang optimal, termasuk penggunaan Buku KIA, untuk meningkatkan keterampilan komunikasi dan keterlibatan tenaga kesehatan dalam memberikan pendidikan maternal. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki bagaimana tenaga kesehatan dapat berperan sebagai fasilitator dalam mempromosikan penggunaan Buku KIA selama kunjungan antenatal dan mendukung ibu dalam pemahaman dan penerapan informasi kesehatan..
<br>Studi ini menyimpulkan bahwa intervensi pendidikan terstruktur menggunakan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) secara signifikan meningkatkan pengetahuan ibu hamil berisiko tinggi mengenai tanda-tanda bahaya kehamilan.Temuan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam skor pengetahuan setelah intervensi, dengan semua peserta mencapai tingkat pemahaman yang tinggi.Hal ini menunjukkan efektivitas Buku KIA sebagai alat media praktis dan terjangkau untuk meningkatkan literasi kesehatan maternal.Selain kepemilikan, studi ini menekankan bahwa pemanfaatan yang sistematis dan terpandu dari Buku KIA yang terintegrasi dalam layanan antenatal care dapat memberdayakan wanita untuk mengenali tanda-tanda peringatan dini, mencari perhatian medis yang tepat waktu, dan potensial mengurangi morbiditas dan mortalitas maternal.Temuan ini memiliki implikasi penting bagi kebijakan dan praktik kesehatan maternal.Tenaga kesehatan harus dilatih tidak hanya untuk mendistribusikan Buku KIA, tetapi juga untuk mengintegrasikan kontennya secara aktif ke dalam sesi pendidikan antenatal.Pembuat kebijakan dianjurkan untuk mengstandarkan pendidikan berbasis media sebagai bagian dari kunjungan antenatal rutin, terutama untuk populasi berisiko tinggi.Upaya masa depan harus mengeksplorasi dampak pendidikan Buku KIA pada hasil perilaku dan indikator kesehatan maternal dalam jangka panjang.Penelitian lebih lanjut dengan desain terkendali dan multicenter juga direkomendasikan untuk memvalidasi temuan ini di berbagai konteks dan menilai kelangsungan pengetahuan yang bertahan lama dan perubahan perilaku
<br>Meningkatkan kesadaran maternal terhadap tanda-tanda bahaya kehamilan merupakan strategi penting dalam mengurangi mortalitas maternal, terutama di kalangan populasi berisiko tinggi. Pengenalan yang tepat waktu terhadap tanda-tanda ini dapat mendorong perilaku mencari perawatan dan intervensi medis yang tepat, sehingga mencegah komplikasi yang mengancam jiwa. Mortalitas maternal tetap menjadi tantangan kesehatan publik yang signifikan secara global. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 287.000 kematian maternal terjadi di seluruh dunia pada tahun 2020, dengan 94% kematian terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, di mana akses terhadap perawatan antenatal dan obstetri darurat berkualitas sering kali terbatas. Di Indonesia, mortalitas maternal masih menjadi perhatian serius. Kementerian Kesehatan melaporkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/6/buku-kia-pendidikan-kesehatan-maternal-tanda-tanda-thumb-7a7b5.webp" type="image/webp" length="105880" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/buku-kia-pendidikan-kesehatan-maternal-tanda-tanda-thumb-653c9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/buku-kia-pendidikan-kesehatan-maternal-tanda-tanda-thumb-7a7b5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/buku-kia-pendidikan-kesehatan-maternal-tanda-tanda-thumb-61deb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1853-poltekkes-jogja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16021-kia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Inhaled lavender aromatherapy as an effective non pharmalogical intervention for pain relief in the active phase of labour ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Inhaled lavender aromatherapy as an effective non pharmalogical intervention for pain relief in the active phase of labour ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Inhaled lavender aromatherapy as an effective non pharmalogical intervention for pain relief in the active phase of labour ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49077-labor-pain-score-nutrisi-relief-acute-ma</link>
	<guid isPermaLink="false">8887a6b86d4305cb301ac33c6b1652cc</guid>
	<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 06:37:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sarce makaba ]]></category>
	<category><![CDATA[ effect cadre ]]></category>
	<category><![CDATA[ saur sariaty ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cadre,effect,makaba,sarce,sariaty,saur]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi kombinasi aromaterapi lavender dengan musik terapi, untuk menilai peningkatan efektivitas analgesik selama alam aktif persalinan; serta merancang studi intervensi terkontrol terrandomisasi yang membandingkan metode ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Inhaled lavender aromatherapy as an effective non-pharmalogical intervention for pain relief in the active phase of labour: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi kombinasi aromaterapi lavender dengan musik terapi, untuk menilai peningkatan efektivitas analgesik selama alam aktif persalinan; serta merancang studi intervensi terkontrol terrandomisasi yang membandingkan metode inhalasi langsung dengan diffuser, guna menentukan dosis dan durasi optimal yang menyesuaikan dengan toleransi ibu; dan melakukan survei jangka panjang tentang dampak aromaterapi terhadap kualitas pengalaman bersalin dan keadaan psikologis postpartum, guna mendukung penerapan kebijakan intrapartum berbasis bukti di wilayah dengan sumber daya terbatas.. Lavender aromatherapy administered through inhalation significantly reduces labour pain intensity among mothers in the active phase of the first stage of labour.The observed decrease in pain scores was statistically significant (pA=A0.01) and, although modest in magnitude, may provide meaningful relief, especially when integrated into a comprehensive labour management plan.Future research should evaluate larger, diverse populations and compare inhalation with other complementary techniques to optimize pain management strategies Labor pain is a physiologic process that can cause significant anxiety, tension, and fatigue. Non-pharmacological interventions such as aromatherapy are increasingly considered to manage labour pain with minimal side effects. Lavender essential oil, known for its sedative and anxiolytic properties, has shown promise in reducing pain perception during childbirth. This quasi-experimental study with a pretest-posttest control group design was conducted at Dirgahayu Hospital, Samarinda, Indonesia. ThirtyAcsix women in the active phase of the first stage of labour were recruited... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/4/labor-pain-score-nutrisi-relief-acute-management-g-thumb-cf96e.webp" title="JURIS - Inhaled lavender aromatherapy as an effective non-pharmalogical intervention for pain relief in the active phase of labour" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/labor-pain-score-nutrisi-relief-acute-management-g-thumb-cf96e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/labor-pain-score-nutrisi-relief-acute-management-g-thumb-cf96e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/labor-pain-score-nutrisi-relief-acute-management-g-thumb-cf96e.webp 1x" title="JURIS - Inhaled lavender aromatherapy as an effective non-pharmalogical intervention for pain relief in the active phase of labour" alt="JURIS - Inhaled lavender aromatherapy as an effective non-pharmalogical intervention for pain relief in the active phase of labour" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/labor-pain-score-nutrisi-relief-acute-management-g-thumb-115ea.webp" title="JURIS - Inhaled lavender aromatherapy as an effective non-pharmalogical intervention for pain relief in the active phase of labour" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/labor-pain-score-nutrisi-relief-acute-management-g-thumb-115ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/labor-pain-score-nutrisi-relief-acute-management-g-thumb-115ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/labor-pain-score-nutrisi-relief-acute-management-g-thumb-115ea.webp 1x" title="JURIS - Inhaled lavender aromatherapy as an effective non-pharmalogical intervention for pain relief in the active phase of labour" alt="JURIS - Inhaled lavender aromatherapy as an effective non-pharmalogical intervention for pain relief in the active phase of labour" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/labor-pain-score-nutrisi-relief-acute-management-g-thumb-711e2.webp" title="JURIS - Inhaled lavender aromatherapy as an effective non-pharmalogical intervention for pain relief in the active phase of labour" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/labor-pain-score-nutrisi-relief-acute-management-g-thumb-711e2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/labor-pain-score-nutrisi-relief-acute-management-g-thumb-711e2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/labor-pain-score-nutrisi-relief-acute-management-g-thumb-711e2.webp 1x" title="JURIS - Inhaled lavender aromatherapy as an effective non-pharmalogical intervention for pain relief in the active phase of labour" alt="JURIS - Inhaled lavender aromatherapy as an effective non-pharmalogical intervention for pain relief in the active phase of labour" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49077-labor-pain-score-nutrisi-relief-acute-ma" title="JURIS - Inhaled lavender aromatherapy as an effective non-pharmalogical intervention for pain relief in the active phase of labour" target="_blank">Inhaled lavender aromatherapy as an effective non-pharmalogical intervention for pain relief in the active phase of labour</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi kombinasi aromaterapi lavender dengan musik terapi, untuk menilai peningkatan efektivitas analgesik selama alam aktif persalinan; serta merancang studi intervensi terkontrol terrandomisasi yang membandingkan metode inhalasi langsung dengan diffuser, guna menentukan dosis dan durasi optimal yang menyesuaikan dengan toleransi ibu; dan melakukan survei jangka panjang tentang dampak aromaterapi terhadap kualitas pengalaman bersalin dan keadaan psikologis postpartum, guna mendukung penerapan kebijakan intrapartum berbasis bukti di wilayah dengan sumber daya terbatas..
<br>Lavender aromatherapy administered through inhalation significantly reduces labour pain intensity among mothers in the active phase of the first stage of labour.The observed decrease in pain scores was statistically significant (pA=A0.01) and, although modest in magnitude, may provide meaningful relief, especially when integrated into a comprehensive labour management plan.Future research should evaluate larger, diverse populations and compare inhalation with other complementary techniques to optimize pain management strategies
<br>Labor pain is a physiologic process that can cause significant anxiety, tension, and fatigue. Non-pharmacological interventions such as aromatherapy are increasingly considered to manage labour pain with minimal side effects. Lavender essential oil, known for its sedative and anxiolytic properties, has shown promise in reducing pain perception during childbirth. This quasi-experimental study with a pretest-posttest control group design was conducted at Dirgahayu Hospital, Samarinda, Indonesia. ThirtyAcsix women in the active phase of the first stage of labour were recruited...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/4/labor-pain-score-nutrisi-relief-acute-management-g-thumb-711e2.webp" type="image/webp" length="94708" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/labor-pain-score-nutrisi-relief-acute-management-g-thumb-cf96e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/labor-pain-score-nutrisi-relief-acute-management-g-thumb-115ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/labor-pain-score-nutrisi-relief-acute-management-g-thumb-711e2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1853-poltekkes-jogja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16021-kia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Metode Demonstrasi Cara dalam Penanganan Hama Tikus Padi Sawah di Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Metode Demonstrasi Cara dalam Penanganan Hama Tikus Padi Sawah di Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Metode Demonstrasi Cara dalam Penanganan Hama Tikus Padi Sawah di Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49059-populasi-hama-tikus-demonstrasi-petani</link>
	<guid isPermaLink="false">68bd232d5c018986e57cf721204c7f6f</guid>
	<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 06:30:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ ari wibowo ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ari,counter,flag,stats,view,wibowo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak penggunaan media digital berbasis smartphone dalam menyebarkan informasi pengendalian hama tikus, serta menilai bagaimana pembentukan kelompok kerja praktis di lahan petani dapat memperkuat penyuluhan dan memperkuat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Metode Demonstrasi Cara dalam Penanganan Hama Tikus Padi Sawah di Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak penggunaan media digital berbasis smartphone dalam menyebarkan informasi pengendalian hama tikus, serta menilai bagaimana pembentukan kelompok kerja praktis di lahan petani dapat memperkuat penyuluhan dan memperkuat adopsi teknik pengendalian hama. Penelitian lain juga dapat mengevaluasi strategi kombinasi antara demonstrasi tradisional dan pendekatan partisipatif yang melibatkan petani dalam merancang dan menguji teknik pengendalian, guna meningkatkan relevansi dan keberlanjutan intervensi. Selain itu, studi komparatif tentang efektivitas metodologi demonstrasi dengan metode penyuluhan lain, seperti pendekatan model atau pelatihan berbasis kelompok, dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai pendekatan penyuluhan terbaik di daerah daerah rawan hama tikus.. Penelitian menemukan bahwa metode demonstrasi cara memiliki tingkat efektivitas tinggi, sebesar 61,46%, dalam pengendalian hama tikus padi sawah di Kecamatan Air Putih.Faktor-faktor yang signifikan memengaruhi efektivitas metode tersebut adalah karakteristik petani, penguasaan materi oleh penyuluh, dan biaya, sementara ketersediaan sumber informasi dan sarana prasarana tidak menunjukkan pengaruh signifikan.Oleh karena itu, peningkatan kompetensi penyuluh dan penyesuaian metode dengan kondisi petani serta alokasi biaya yang tepat menjadi kunci utama untuk meningkatkan efektivitas pengendalian hama tikus di wilayah pemupukan Salah satu permasalahan yang dihadapi petani padi adalah serangan hama tikus, yang menyebabkan kerugian signifikan. Penelitian ini bertujuan mengukur efektivitas serta faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan metode demonstrasi cara dalam pengendalian hama tikus pada tanaman padi di Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara. Metode kuantitatif deskriptif digunakan dengan pengumpulan data melalui observasi, kuesioner, dan wawancara. Analisis regresi linier berganda menunjukkan nilai RA 0,436, di mana variabel karakteristik petani, penguasaan materi oleh penyuluh, dan biaya berpengaruh signifikan terhadap efektivitas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/2/populasi-hama-tikus-demonstrasi-petani-daerah-rawa-thumb-93946.webp" title="JURIS - Efektivitas Metode Demonstrasi Cara dalam Penanganan Hama Tikus Padi Sawah di Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/populasi-hama-tikus-demonstrasi-petani-daerah-rawa-thumb-93946.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/populasi-hama-tikus-demonstrasi-petani-daerah-rawa-thumb-93946.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/populasi-hama-tikus-demonstrasi-petani-daerah-rawa-thumb-93946.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Metode Demonstrasi Cara dalam Penanganan Hama Tikus Padi Sawah di Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara" alt="JURIS - Efektivitas Metode Demonstrasi Cara dalam Penanganan Hama Tikus Padi Sawah di Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/populasi-hama-tikus-demonstrasi-petani-daerah-rawa-thumb-bb6b7.webp" title="JURIS - Efektivitas Metode Demonstrasi Cara dalam Penanganan Hama Tikus Padi Sawah di Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/populasi-hama-tikus-demonstrasi-petani-daerah-rawa-thumb-bb6b7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/populasi-hama-tikus-demonstrasi-petani-daerah-rawa-thumb-bb6b7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/populasi-hama-tikus-demonstrasi-petani-daerah-rawa-thumb-bb6b7.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Metode Demonstrasi Cara dalam Penanganan Hama Tikus Padi Sawah di Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara" alt="JURIS - Efektivitas Metode Demonstrasi Cara dalam Penanganan Hama Tikus Padi Sawah di Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/populasi-hama-tikus-demonstrasi-petani-daerah-rawa-thumb-81709.webp" title="JURIS - Efektivitas Metode Demonstrasi Cara dalam Penanganan Hama Tikus Padi Sawah di Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/populasi-hama-tikus-demonstrasi-petani-daerah-rawa-thumb-81709.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/populasi-hama-tikus-demonstrasi-petani-daerah-rawa-thumb-81709.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/populasi-hama-tikus-demonstrasi-petani-daerah-rawa-thumb-81709.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Metode Demonstrasi Cara dalam Penanganan Hama Tikus Padi Sawah di Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara" alt="JURIS - Efektivitas Metode Demonstrasi Cara dalam Penanganan Hama Tikus Padi Sawah di Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49059-populasi-hama-tikus-demonstrasi-petani" title="JURIS - Efektivitas Metode Demonstrasi Cara dalam Penanganan Hama Tikus Padi Sawah di Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara" target="_blank">Efektivitas Metode Demonstrasi Cara dalam Penanganan Hama Tikus Padi Sawah di Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak penggunaan media digital berbasis smartphone dalam menyebarkan informasi pengendalian hama tikus, serta menilai bagaimana pembentukan kelompok kerja praktis di lahan petani dapat memperkuat penyuluhan dan memperkuat adopsi teknik pengendalian hama. Penelitian lain juga dapat mengevaluasi strategi kombinasi antara demonstrasi tradisional dan pendekatan partisipatif yang melibatkan petani dalam merancang dan menguji teknik pengendalian, guna meningkatkan relevansi dan keberlanjutan intervensi. Selain itu, studi komparatif tentang efektivitas metodologi demonstrasi dengan metode penyuluhan lain, seperti pendekatan model atau pelatihan berbasis kelompok, dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai pendekatan penyuluhan terbaik di daerah daerah rawan hama tikus..
<br>Penelitian menemukan bahwa metode demonstrasi cara memiliki tingkat efektivitas tinggi, sebesar 61,46%, dalam pengendalian hama tikus padi sawah di Kecamatan Air Putih.Faktor-faktor yang signifikan memengaruhi efektivitas metode tersebut adalah karakteristik petani, penguasaan materi oleh penyuluh, dan biaya, sementara ketersediaan sumber informasi dan sarana prasarana tidak menunjukkan pengaruh signifikan.Oleh karena itu, peningkatan kompetensi penyuluh dan penyesuaian metode dengan kondisi petani serta alokasi biaya yang tepat menjadi kunci utama untuk meningkatkan efektivitas pengendalian hama tikus di wilayah pemupukan
<br>Salah satu permasalahan yang dihadapi petani padi adalah serangan hama tikus, yang menyebabkan kerugian signifikan. Penelitian ini bertujuan mengukur efektivitas serta faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan metode demonstrasi cara dalam pengendalian hama tikus pada tanaman padi di Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara. Metode kuantitatif deskriptif digunakan dengan pengumpulan data melalui observasi, kuesioner, dan wawancara. Analisis regresi linier berganda menunjukkan nilai RA 0,436, di mana variabel karakteristik petani, penguasaan materi oleh penyuluh, dan biaya berpengaruh signifikan terhadap efektivitas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/2/populasi-hama-tikus-demonstrasi-petani-daerah-rawa-thumb-93946.webp" type="image/webp" length="96664" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/populasi-hama-tikus-demonstrasi-petani-daerah-rawa-thumb-93946.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/populasi-hama-tikus-demonstrasi-petani-daerah-rawa-thumb-bb6b7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/populasi-hama-tikus-demonstrasi-petani-daerah-rawa-thumb-81709.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2798-polbangtanbogor.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12646-jurnal-penyuluhan-pertanian.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Exploring the therapeutic effect of Calmcube play on emotional well being in hospitalized preschool aged children ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Exploring the therapeutic effect of Calmcube play on emotional well being in hospitalized preschool aged children ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Exploring the therapeutic effect of Calmcube play on emotional well being in hospitalized preschool aged children ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49067-intervensi-keperawatan-posttest-kelompok-intervens</link>
	<guid isPermaLink="false">6217640c4bbfdb91ab44f5d68c8d710e</guid>
	<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 06:26:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lia herliana ]]></category>
	<category><![CDATA[ list issues ]]></category>
	<category><![CDATA[ aims scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aims,herliana,issues,lia,list,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menguji pertanyaan apakah terapi bermain CalmCube memberikan efek penurunan kecemasan yang berkelanjutan pada anak prasekolah setelah masa rawat inap, dengan melakukan uji coba terkontrol secara acak (RCT) di beberapa rumah sakit ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Exploring the therapeutic effect of Calmcube play on emotional well-being in hospitalized preschool-aged children: Penelitian lanjutan dapat menguji pertanyaan apakah terapi bermain CalmCube memberikan efek penurunan kecemasan yang berkelanjutan pada anak prasekolah setelah masa rawat inap, dengan melakukan uji coba terkontrol secara acak (RCT) di beberapa rumah sakit dan menilai skor kecemasan selama tiga hingga enam bulan pasca intervensi. Selain itu, studi komparatif dapat mengeksplorasi bagaimana efektivitas CalmCube dibandingkan dengan bentuk terapi bermain nonAcfarmakologis lainnya, seperti terapi musik atau seni, dalam mengurangi kecemasan anak dengan menilai perubahan skor PAS dan kepuasan anak serta orang tua. Selanjutnya, penelitian dapat menyelidiki apakah karakteristik klinis seperti jenis penyakit (misalnya gangguan pernapasan versus gangguan pencernaan) atau faktor demografis seperti usia (anak usia 6Ae8 tahun) memoderasi manfaat CalmCube, sehingga dapat mengembangkan panduan penggunaan yang lebih terpersonalisasi. Dengan pendekatan ini, hasil penelitian diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang aplikasi jangka panjang, perbandingan metodologis, dan adaptasi intervensi sesuai kebutuhan spesifik pasien anak.. Studi ini menunjukkan bahwa terapi bermain CalmCube merupakan intervensi nonAcfarmakologis yang efektif dalam mengurangi kecemasan pada anak prasekolah yang dirawat di rumah sakit.Kelompok intervensi mengalami penurunan signifikan skor kecemasan dibandingkan kelompok kontrol, menegaskan bahwa aktivitas bermain terstruktur yang sesuai perkembangan dapat memberikan dukungan emosional selama masa hospitalisasi.Penelitian selanjutnya perlu mengeksplorasi efek jangka panjang terapi CalmCube, serta menguji keefektifannya pada kelompok usia dan kondisi medis yang berbeda serta integrasinya ke dalam protokol standar perawatan pediatrik Hospitalisasi dapat memicu kecemasan yang signifikan pada anak prasekolah (usia 3Ae6 tahun) akibat pemisahan dari lingkungan familiar, prosedur medis invasif, dan keterbatasan strategi koping emosional. Terapi bermain merupakan pendekatan nonAcfarmakologis yang banyak direkomendasikan untuk mengurangi kecemasan pediatrik, dan CalmCube merupakan alat terapi bermain inovatif yang dirancang untuk melibatkan respons kognitif dan emosional anak melalui aktivitas interaktif yang sesuai usia. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas terapi bermain CalmCube dalam mengurangi kecemasan pada anak prasekolah yang dirawat di rumah sakit, menggunakan desain... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/5/intervensi-keperawatan-posttest-kelompok-non-hug-a-thumb-d0f05.webp" title="JURIS - Exploring the therapeutic effect of Calmcube play on emotional well-being in hospitalized preschool-aged children" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/5/intervensi-keperawatan-posttest-kelompok-non-hug-a-thumb-d0f05.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/5/intervensi-keperawatan-posttest-kelompok-non-hug-a-thumb-d0f05.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/5/intervensi-keperawatan-posttest-kelompok-non-hug-a-thumb-d0f05.webp 1x" title="JURIS - Exploring the therapeutic effect of Calmcube play on emotional well-being in hospitalized preschool-aged children" alt="JURIS - Exploring the therapeutic effect of Calmcube play on emotional well-being in hospitalized preschool-aged children" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/5/intervensi-keperawatan-posttest-kelompok-non-hug-a-thumb-be028.webp" title="JURIS - Exploring the therapeutic effect of Calmcube play on emotional well-being in hospitalized preschool-aged children" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/5/intervensi-keperawatan-posttest-kelompok-non-hug-a-thumb-be028.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/5/intervensi-keperawatan-posttest-kelompok-non-hug-a-thumb-be028.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/5/intervensi-keperawatan-posttest-kelompok-non-hug-a-thumb-be028.webp 1x" title="JURIS - Exploring the therapeutic effect of Calmcube play on emotional well-being in hospitalized preschool-aged children" alt="JURIS - Exploring the therapeutic effect of Calmcube play on emotional well-being in hospitalized preschool-aged children" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/5/intervensi-keperawatan-posttest-kelompok-non-hug-a-thumb-e4234.webp" title="JURIS - Exploring the therapeutic effect of Calmcube play on emotional well-being in hospitalized preschool-aged children" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/5/intervensi-keperawatan-posttest-kelompok-non-hug-a-thumb-e4234.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/5/intervensi-keperawatan-posttest-kelompok-non-hug-a-thumb-e4234.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/5/intervensi-keperawatan-posttest-kelompok-non-hug-a-thumb-e4234.webp 1x" title="JURIS - Exploring the therapeutic effect of Calmcube play on emotional well-being in hospitalized preschool-aged children" alt="JURIS - Exploring the therapeutic effect of Calmcube play on emotional well-being in hospitalized preschool-aged children" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49067-intervensi-keperawatan-posttest-kelompok-intervens" title="JURIS - Exploring the therapeutic effect of Calmcube play on emotional well-being in hospitalized preschool-aged children" target="_blank">Exploring the therapeutic effect of Calmcube play on emotional well-being in hospitalized preschool-aged children</a>: Penelitian lanjutan dapat menguji pertanyaan apakah terapi bermain CalmCube memberikan efek penurunan kecemasan yang berkelanjutan pada anak prasekolah setelah masa rawat inap, dengan melakukan uji coba terkontrol secara acak (RCT) di beberapa rumah sakit dan menilai skor kecemasan selama tiga hingga enam bulan pasca intervensi. Selain itu, studi komparatif dapat mengeksplorasi bagaimana efektivitas CalmCube dibandingkan dengan bentuk terapi bermain nonAcfarmakologis lainnya, seperti terapi musik atau seni, dalam mengurangi kecemasan anak dengan menilai perubahan skor PAS dan kepuasan anak serta orang tua. Selanjutnya, penelitian dapat menyelidiki apakah karakteristik klinis seperti jenis penyakit (misalnya gangguan pernapasan versus gangguan pencernaan) atau faktor demografis seperti usia (anak usia 6Ae8 tahun) memoderasi manfaat CalmCube, sehingga dapat mengembangkan panduan penggunaan yang lebih terpersonalisasi. Dengan pendekatan ini, hasil penelitian diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang aplikasi jangka panjang, perbandingan metodologis, dan adaptasi intervensi sesuai kebutuhan spesifik pasien anak..
<br>Studi ini menunjukkan bahwa terapi bermain CalmCube merupakan intervensi nonAcfarmakologis yang efektif dalam mengurangi kecemasan pada anak prasekolah yang dirawat di rumah sakit.Kelompok intervensi mengalami penurunan signifikan skor kecemasan dibandingkan kelompok kontrol, menegaskan bahwa aktivitas bermain terstruktur yang sesuai perkembangan dapat memberikan dukungan emosional selama masa hospitalisasi.Penelitian selanjutnya perlu mengeksplorasi efek jangka panjang terapi CalmCube, serta menguji keefektifannya pada kelompok usia dan kondisi medis yang berbeda serta integrasinya ke dalam protokol standar perawatan pediatrik
<br>Hospitalisasi dapat memicu kecemasan yang signifikan pada anak prasekolah (usia 3Ae6 tahun) akibat pemisahan dari lingkungan familiar, prosedur medis invasif, dan keterbatasan strategi koping emosional. Terapi bermain merupakan pendekatan nonAcfarmakologis yang banyak direkomendasikan untuk mengurangi kecemasan pediatrik, dan CalmCube merupakan alat terapi bermain inovatif yang dirancang untuk melibatkan respons kognitif dan emosional anak melalui aktivitas interaktif yang sesuai usia. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas terapi bermain CalmCube dalam mengurangi kecemasan pada anak prasekolah yang dirawat di rumah sakit, menggunakan desain...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/5/intervensi-keperawatan-posttest-kelompok-non-hug-a-thumb-be028.webp" type="image/webp" length="98414" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/5/intervensi-keperawatan-posttest-kelompok-non-hug-a-thumb-d0f05.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/5/intervensi-keperawatan-posttest-kelompok-non-hug-a-thumb-be028.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/5/intervensi-keperawatan-posttest-kelompok-non-hug-a-thumb-e4234.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1853-poltekkes-jogja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16021-kia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Flute instrumental music relaxation effectively reduces anxiety in premenopausal women ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Flute instrumental music relaxation effectively reduces anxiety in premenopausal women ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Flute instrumental music relaxation effectively reduces anxiety in premenopausal women ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49069-intervensi-non-relaksasi-benson-hug-int</link>
	<guid isPermaLink="false">f7e2e38a22016f1f1ce91bed5b2d1577</guid>
	<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 06:19:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lia herliana ]]></category>
	<category><![CDATA[ list issues ]]></category>
	<category><![CDATA[ aims scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aims,herliana,issues,lia,list,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menggunakan desain acak terkendali dengan sampel yang lebih besar dan beragam, serta memasukkan indikator biopsiologis (misalnya, variabilitas denyut jantung, kortisol saliva) untuk memvalidasi temuan psikologis. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Flute instrumental music relaxation effectively reduces anxiety in premenopausal women: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menggunakan desain acak terkendali dengan sampel yang lebih besar dan beragam, serta memasukkan indikator biopsiologis (misalnya, variabilitas denyut jantung, kortisol saliva) untuk memvalidasi temuan psikologis. Studi longitudinal juga diperlukan untuk memeriksa ketahanan penurunan kecemasan dan mengeksplorasi hubungan dosis-respons, termasuk frekuensi sesi optimal, variasi tempo, dan adaptasi budaya terapi musik. Selain itu, uji perbandingan yang mengevaluasi modus musik yang berbeda (misalnya, suling, senar, atau suara alam) dapat membantu mengidentifikasi stimulus pendengaran yang paling efektif untuk wanita di usia pertengahan. Akhirnya, mengintegrasikan komponen kualitatif seperti persepsi peserta dan pengalaman hidup dapat memberikan wawasan yang lebih kaya tentang mekanisme di balik hasil terapi dan meningkatkan penerjemahan intervensi relaksasi musik ke dalam praktik perawatan primer rutin. Dengan mengatasi batasan ini, studi masa depan dapat memperkuat dasar bukti dan utilitas klinis relaksasi berbasis musik sebagai intervensi yang terjangkau dan berkelanjutan untuk manajemen kecemasan selama transisi premenopause.. Penelitian ini menunjukkan bahwa terapi relaksasi musik suling secara efektif mengurangi kecemasan di antara wanita premenopause, seperti yang ditunjukkan oleh penurunan yang bermakna dalam skor rata-rata Skala Penilaian Kecemasan Hamilton (HARS) sebesar 3,82 poin setelah intervensi selama tujuh hari berturut-turut dalam empat minggu.Temuan ini mengindikasikan bahwa paparan musik yang terstruktur dapat berfungsi sebagai strategi non-farmakologis, adaptif budaya, dan biaya efektif untuk meringankan gejala kecemasan selama transisi menopause.Hasil ini lebih lanjut menekankan manfaat psikofisiologis dan emosional dari integrasi relaksasi berbasis suara ke dalam program kesehatan wanita.Dari segi praktis, memasukkan sesi musik suling dalam layanan kesehatan primer atau kebidanan berbasis masyarakat dapat meningkatkan kesejahteraan emosional, mempromosikan regulasi stres, dan berkontribusi pada perawatan kesehatan reproduksi holistik.Secara teoritis, temuan ini memperkaya tubuh bukti yang berkembang tentang jalur neurobiologis yang menghubungkan stimulasi pendengaran dan regulasi afektif, mendukung penggunaan terapi musik sebagai modus komplementer dalam intervensi psikososial Wanita premenopause sering mengalami kecemasan yang meningkat akibat fluktuasi hormonal dan stres psikososial yang terkait dengan transisi menopause. Intervensi non-farmakologis, khususnya terapi musik, telah diakui sebagai pendekatan komplementer yang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan emosional. Namun, bukti empiris terbatas mengenai efek spesifik dari musik suling dalam pengaturan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas terapi relaksasi musik suling dalam mengurangi tingkat kecemasan di antara wanita premenopause. Desain quasi-eksperimental pretest-posttest diterapkan dengan melibatkan 51 peserta premenopause yang dipilih melalui sampling purposif di wilayah pelayanan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/4/intervensi-non-relaksasi-benson-hug-kesehatan-repr-thumb-5d3d1.webp" title="JURIS - Flute instrumental music relaxation effectively reduces anxiety in premenopausal women" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/intervensi-non-relaksasi-benson-hug-kesehatan-repr-thumb-5d3d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/intervensi-non-relaksasi-benson-hug-kesehatan-repr-thumb-5d3d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/intervensi-non-relaksasi-benson-hug-kesehatan-repr-thumb-5d3d1.webp 1x" title="JURIS - Flute instrumental music relaxation effectively reduces anxiety in premenopausal women" alt="JURIS - Flute instrumental music relaxation effectively reduces anxiety in premenopausal women" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/intervensi-non-relaksasi-benson-hug-kesehatan-repr-thumb-db639.webp" title="JURIS - Flute instrumental music relaxation effectively reduces anxiety in premenopausal women" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/intervensi-non-relaksasi-benson-hug-kesehatan-repr-thumb-db639.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/intervensi-non-relaksasi-benson-hug-kesehatan-repr-thumb-db639.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/intervensi-non-relaksasi-benson-hug-kesehatan-repr-thumb-db639.webp 1x" title="JURIS - Flute instrumental music relaxation effectively reduces anxiety in premenopausal women" alt="JURIS - Flute instrumental music relaxation effectively reduces anxiety in premenopausal women" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/intervensi-non-relaksasi-benson-hug-kesehatan-repr-thumb-ec7f4.webp" title="JURIS - Flute instrumental music relaxation effectively reduces anxiety in premenopausal women" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/intervensi-non-relaksasi-benson-hug-kesehatan-repr-thumb-ec7f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/intervensi-non-relaksasi-benson-hug-kesehatan-repr-thumb-ec7f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/intervensi-non-relaksasi-benson-hug-kesehatan-repr-thumb-ec7f4.webp 1x" title="JURIS - Flute instrumental music relaxation effectively reduces anxiety in premenopausal women" alt="JURIS - Flute instrumental music relaxation effectively reduces anxiety in premenopausal women" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49069-intervensi-non-relaksasi-benson-hug-int" title="JURIS - Flute instrumental music relaxation effectively reduces anxiety in premenopausal women" target="_blank">Flute instrumental music relaxation effectively reduces anxiety in premenopausal women</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menggunakan desain acak terkendali dengan sampel yang lebih besar dan beragam, serta memasukkan indikator biopsiologis (misalnya, variabilitas denyut jantung, kortisol saliva) untuk memvalidasi temuan psikologis. Studi longitudinal juga diperlukan untuk memeriksa ketahanan penurunan kecemasan dan mengeksplorasi hubungan dosis-respons, termasuk frekuensi sesi optimal, variasi tempo, dan adaptasi budaya terapi musik. Selain itu, uji perbandingan yang mengevaluasi modus musik yang berbeda (misalnya, suling, senar, atau suara alam) dapat membantu mengidentifikasi stimulus pendengaran yang paling efektif untuk wanita di usia pertengahan. Akhirnya, mengintegrasikan komponen kualitatif seperti persepsi peserta dan pengalaman hidup dapat memberikan wawasan yang lebih kaya tentang mekanisme di balik hasil terapi dan meningkatkan penerjemahan intervensi relaksasi musik ke dalam praktik perawatan primer rutin. Dengan mengatasi batasan ini, studi masa depan dapat memperkuat dasar bukti dan utilitas klinis relaksasi berbasis musik sebagai intervensi yang terjangkau dan berkelanjutan untuk manajemen kecemasan selama transisi premenopause..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa terapi relaksasi musik suling secara efektif mengurangi kecemasan di antara wanita premenopause, seperti yang ditunjukkan oleh penurunan yang bermakna dalam skor rata-rata Skala Penilaian Kecemasan Hamilton (HARS) sebesar 3,82 poin setelah intervensi selama tujuh hari berturut-turut dalam empat minggu.Temuan ini mengindikasikan bahwa paparan musik yang terstruktur dapat berfungsi sebagai strategi non-farmakologis, adaptif budaya, dan biaya efektif untuk meringankan gejala kecemasan selama transisi menopause.Hasil ini lebih lanjut menekankan manfaat psikofisiologis dan emosional dari integrasi relaksasi berbasis suara ke dalam program kesehatan wanita.Dari segi praktis, memasukkan sesi musik suling dalam layanan kesehatan primer atau kebidanan berbasis masyarakat dapat meningkatkan kesejahteraan emosional, mempromosikan regulasi stres, dan berkontribusi pada perawatan kesehatan reproduksi holistik.Secara teoritis, temuan ini memperkaya tubuh bukti yang berkembang tentang jalur neurobiologis yang menghubungkan stimulasi pendengaran dan regulasi afektif, mendukung penggunaan terapi musik sebagai modus komplementer dalam intervensi psikososial
<br>Wanita premenopause sering mengalami kecemasan yang meningkat akibat fluktuasi hormonal dan stres psikososial yang terkait dengan transisi menopause. Intervensi non-farmakologis, khususnya terapi musik, telah diakui sebagai pendekatan komplementer yang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan emosional. Namun, bukti empiris terbatas mengenai efek spesifik dari musik suling dalam pengaturan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas terapi relaksasi musik suling dalam mengurangi tingkat kecemasan di antara wanita premenopause. Desain quasi-eksperimental pretest-posttest diterapkan dengan melibatkan 51 peserta premenopause yang dipilih melalui sampling purposif di wilayah pelayanan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/4/intervensi-non-relaksasi-benson-hug-kesehatan-repr-thumb-5d3d1.webp" type="image/webp" length="98028" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/intervensi-non-relaksasi-benson-hug-kesehatan-repr-thumb-5d3d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/intervensi-non-relaksasi-benson-hug-kesehatan-repr-thumb-db639.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/intervensi-non-relaksasi-benson-hug-kesehatan-repr-thumb-ec7f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1853-poltekkes-jogja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16021-kia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Anemia prevention attitudes and behaviour as determinants of anemia status in deaf adolescent girls ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Anemia prevention attitudes and behaviour as determinants of anemia status in deaf adolescent girls ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Anemia prevention attitudes and behaviour as determinants of anemia status in deaf adolescent girls ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49068-fungsi-ekspresi-nilai-sikap-status-zat-besi-preval</link>
	<guid isPermaLink="false">7ae7167779cfa4559770b33392383d1a</guid>
	<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 06:14:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sarce makaba ]]></category>
	<category><![CDATA[ effect cadre ]]></category>
	<category><![CDATA[ saur sariaty ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cadre,effect,makaba,sarce,sariaty,saur]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, penelitian longitudinal perlu dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang program edukasi kesehatan berbasis bahasa isyarat pada perubahan sikap dan perilaku serta tingkat anemia pada remaja pendengaran. Kedua, uji intervensi terkontrol ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Anemia prevention attitudes and behaviour as determinants of anemia status in deaf adolescent girls: Pertama, penelitian longitudinal perlu dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang program edukasi kesehatan berbasis bahasa isyarat pada perubahan sikap dan perilaku serta tingkat anemia pada remaja pendengaran. Kedua, uji intervensi terkontrol harus dirancang untuk menilai efektivitas kombinasi suplementasi zat besi, diet berbasis makanan lokal, dan mentoring keluarga dalam meningkatkan kepatuhan dan pengetahuan kesehatan. Ketiga, studi kuantitatif dan kualitatif berskala nasional harus diimplementasikan untuk mengidentifikasi faktor sosioAcekonomi yang memediasi hubungan antara akses informasi kesehatan dan perilaku pencegahan anemia, sehingga kebijakan dapat disesuaikan dengan kebutuhan wilayah yang berbeda.. Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara sikap dan perilaku terhadap pencegahan anemia dengan status anemia pada gadis remaja pendengaran.Sikap yang positif dan perilaku preventif (makan makanan kaya zat besi, mematuhi suplemen zat besi) terkait dengan tingkat anemia yang lebih rendah.Namun, tantangan sosialAcekonomi dan keterbatasan akses informasi dapat menghambat penerapan perilaku sehat, meskipun sikap positif sudah ada.Oleh karena itu, strategi pencegahan anemia harus mencakup pendidikan kesehatan yang dapat diakses secara visual, dukungan keluarga, dan kolaborasi lintas sektor untuk mengatasi hambatan tersebut Anemia tetap menjadi masalah gizi utama di kalangan remaja, khususnya perempuan, akibat perubahan fisiologis dan asupan diet yang tidak memadai. Remaja pendengaran tidak memiliki akses terbatas ke informasi kesehatan, sehingga belum banyak diteliti peran sikap dan perilaku mereka dalam pencegahan anemia. Penelitian ini bertujuan menentukan hubungan antara sikap dan perilaku terhadap pencegahan anemia dengan status anemia pada gadis remaja pendengaran. Sebuah studi lintas sektoral analitis dilakukan di Sekolah Khusus Anak Penyandang Disabilitas 1 Bantul, Yogyakarta, melibatkan 28 gadis remaja pendengaran berusia 10Ae19 tahun. Data dikumpulkan melalui kuesioner terukur yang menilai sikap dan perilaku (CronbachAos : 0,746 dan 0,827). Kadar hemoglobin... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/e/fungsi-ekspresi-nilai-sikap-status-zat-besi-preval-thumb-13612.webp" title="JURIS - Anemia prevention attitudes and behaviour as determinants of anemia status in deaf adolescent girls" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/fungsi-ekspresi-nilai-sikap-status-zat-besi-preval-thumb-13612.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/fungsi-ekspresi-nilai-sikap-status-zat-besi-preval-thumb-13612.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/fungsi-ekspresi-nilai-sikap-status-zat-besi-preval-thumb-13612.webp 1x" title="JURIS - Anemia prevention attitudes and behaviour as determinants of anemia status in deaf adolescent girls" alt="JURIS - Anemia prevention attitudes and behaviour as determinants of anemia status in deaf adolescent girls" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/fungsi-ekspresi-nilai-sikap-status-zat-besi-preval-thumb-a9e06.webp" title="JURIS - Anemia prevention attitudes and behaviour as determinants of anemia status in deaf adolescent girls" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/fungsi-ekspresi-nilai-sikap-status-zat-besi-preval-thumb-a9e06.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/fungsi-ekspresi-nilai-sikap-status-zat-besi-preval-thumb-a9e06.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/fungsi-ekspresi-nilai-sikap-status-zat-besi-preval-thumb-a9e06.webp 1x" title="JURIS - Anemia prevention attitudes and behaviour as determinants of anemia status in deaf adolescent girls" alt="JURIS - Anemia prevention attitudes and behaviour as determinants of anemia status in deaf adolescent girls" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/fungsi-ekspresi-nilai-sikap-status-zat-besi-preval-thumb-6e2dd.webp" title="JURIS - Anemia prevention attitudes and behaviour as determinants of anemia status in deaf adolescent girls" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/fungsi-ekspresi-nilai-sikap-status-zat-besi-preval-thumb-6e2dd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/fungsi-ekspresi-nilai-sikap-status-zat-besi-preval-thumb-6e2dd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/fungsi-ekspresi-nilai-sikap-status-zat-besi-preval-thumb-6e2dd.webp 1x" title="JURIS - Anemia prevention attitudes and behaviour as determinants of anemia status in deaf adolescent girls" alt="JURIS - Anemia prevention attitudes and behaviour as determinants of anemia status in deaf adolescent girls" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49068-fungsi-ekspresi-nilai-sikap-status-zat-besi-preval" title="JURIS - Anemia prevention attitudes and behaviour as determinants of anemia status in deaf adolescent girls" target="_blank">Anemia prevention attitudes and behaviour as determinants of anemia status in deaf adolescent girls</a>: Pertama, penelitian longitudinal perlu dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang program edukasi kesehatan berbasis bahasa isyarat pada perubahan sikap dan perilaku serta tingkat anemia pada remaja pendengaran. Kedua, uji intervensi terkontrol harus dirancang untuk menilai efektivitas kombinasi suplementasi zat besi, diet berbasis makanan lokal, dan mentoring keluarga dalam meningkatkan kepatuhan dan pengetahuan kesehatan. Ketiga, studi kuantitatif dan kualitatif berskala nasional harus diimplementasikan untuk mengidentifikasi faktor sosioAcekonomi yang memediasi hubungan antara akses informasi kesehatan dan perilaku pencegahan anemia, sehingga kebijakan dapat disesuaikan dengan kebutuhan wilayah yang berbeda..
<br>Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara sikap dan perilaku terhadap pencegahan anemia dengan status anemia pada gadis remaja pendengaran.Sikap yang positif dan perilaku preventif (makan makanan kaya zat besi, mematuhi suplemen zat besi) terkait dengan tingkat anemia yang lebih rendah.Namun, tantangan sosialAcekonomi dan keterbatasan akses informasi dapat menghambat penerapan perilaku sehat, meskipun sikap positif sudah ada.Oleh karena itu, strategi pencegahan anemia harus mencakup pendidikan kesehatan yang dapat diakses secara visual, dukungan keluarga, dan kolaborasi lintas sektor untuk mengatasi hambatan tersebut
<br>Anemia tetap menjadi masalah gizi utama di kalangan remaja, khususnya perempuan, akibat perubahan fisiologis dan asupan diet yang tidak memadai. Remaja pendengaran tidak memiliki akses terbatas ke informasi kesehatan, sehingga belum banyak diteliti peran sikap dan perilaku mereka dalam pencegahan anemia. Penelitian ini bertujuan menentukan hubungan antara sikap dan perilaku terhadap pencegahan anemia dengan status anemia pada gadis remaja pendengaran. Sebuah studi lintas sektoral analitis dilakukan di Sekolah Khusus Anak Penyandang Disabilitas 1 Bantul, Yogyakarta, melibatkan 28 gadis remaja pendengaran berusia 10Ae19 tahun. Data dikumpulkan melalui kuesioner terukur yang menilai sikap dan perilaku (CronbachAos : 0,746 dan 0,827). Kadar hemoglobin...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/e/fungsi-ekspresi-nilai-sikap-status-zat-besi-preval-thumb-a9e06.webp" type="image/webp" length="79262" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/fungsi-ekspresi-nilai-sikap-status-zat-besi-preval-thumb-13612.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/fungsi-ekspresi-nilai-sikap-status-zat-besi-preval-thumb-a9e06.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/fungsi-ekspresi-nilai-sikap-status-zat-besi-preval-thumb-6e2dd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1853-poltekkes-jogja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16021-kia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Improved hemoglobin levels with combined Fe tablets and red guava juice in anemic pregnancy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Improved hemoglobin levels with combined Fe tablets and red guava juice in anemic pregnancy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Improved hemoglobin levels with combined Fe tablets and red guava juice in anemic pregnancy ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49063-fe-tablet-minum-vitamin-c-red-guava-e</link>
	<guid isPermaLink="false">3a68b24ef094a7a3c73228a7ad661708</guid>
	<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 06:09:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lia herliana ]]></category>
	<category><![CDATA[ list issues ]]></category>
	<category><![CDATA[ aims scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aims,herliana,issues,lia,list,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, penelitian lanjutan perlu mengevaluasi efektivitas kombinasi tablet Fe dan jus jambu merah dalam jangka panjang, mencakup periode kehamilan penuh dan pasca persalinan, serta mengukur indikator iron status tambahan seperti ferritin dan saturasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Improved hemoglobin levels with combined Fe tablets and red guava juice in anemic pregnancy: Pertama, penelitian lanjutan perlu mengevaluasi efektivitas kombinasi tablet Fe dan jus jambu merah dalam jangka panjang, mencakup periode kehamilan penuh dan pasca persalinan, serta mengukur indikator iron status tambahan seperti ferritin dan saturasi transferrin; kedua, studi randomised controlled trial dengan sampel besar di berbagai daerah akan memberikan bukti kausalitas yang lebih kuat dan memungkinkan identifikasi faktor moderasi seperti status gizi dan compliance; ketiga, penelitian berikutnya dapat meneliti kombinasi vitamin C dalam bentuk jus dibandingkan tablet vitamin C, dan menilai adopsi publikasi program edukasi kesehatan yang melibatkan keluarga untuk meningkatkan kepatuhan pengambilan suplemen, guna memaksimalkan dampak intervensi pada kesehatan ibu dan bayi.. Kombinasi tablet Fe dan jus jambu merah secara signifikan meningkatkan kadar Hb pada wanita hamil anemik dibandingkan tablet Fe saja.peningkatan Hb rataAcrata lebih besar (0,738Ag/dL vs 0,313Ag/dL).Efek sinergis antara besi dan vitamin C dalam jus jambu merah memperkuat penyerapan besi dan sintesis hemoglobin.Strategi diet sederhana ini dapat diintegrasikan ke dalam perawatan antenatal untuk mengurangi prevalensi anemia maternal di negara berkembang Anemia defisiensi besi tetap menjadi masalah nutrisi prevalen di kalangan wanita hamil di Indonesia. Meskipun suplementasi besi (Fe) direkomendasikan selama kehamilan, penyerapan bisa terbatas. Vitamin C, yang dikenal meningkatkan penyerapan besi non-heme, banyak terkandung dalam jus jambu merah. Penelitian ini bertujuan menilai efek kombinasi tablet Fe dengan jus jambu merah pada kadar hemoglobin (Hb) wanita hamil anemik. Metode quasiAceksperimental dengan desain pretestAcposttest kontrol grup dilakukan pada 32 wanita hamil anemik di Pusat Kesehatan Cineam, Tasikmalaya. Kelompok intervensi menerima tablet Fe jus jambu merah selama 14 hari, sedangkan kelompok kontrol hanya tablet Fe. Hasil analisis tAcindependen menunjukkan peningkatan Hb yang signifikan di kelompok intervensi (0,738Ag/dL) dibanding kontrol (0,313Ag/dL, p = 0,001). Kombinasi tablet Fe dengan jus jambu merah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/6/fe-tablet-minum-vitamin-c-red-guava-efek-kombinasi-thumb-07f7c.webp" title="JURIS - Improved hemoglobin levels with combined Fe tablets and red guava juice in anemic pregnancy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/fe-tablet-minum-vitamin-c-red-guava-efek-kombinasi-thumb-07f7c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/fe-tablet-minum-vitamin-c-red-guava-efek-kombinasi-thumb-07f7c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/fe-tablet-minum-vitamin-c-red-guava-efek-kombinasi-thumb-07f7c.webp 1x" title="JURIS - Improved hemoglobin levels with combined Fe tablets and red guava juice in anemic pregnancy" alt="JURIS - Improved hemoglobin levels with combined Fe tablets and red guava juice in anemic pregnancy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/fe-tablet-minum-vitamin-c-red-guava-efek-kombinasi-thumb-8400d.webp" title="JURIS - Improved hemoglobin levels with combined Fe tablets and red guava juice in anemic pregnancy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/fe-tablet-minum-vitamin-c-red-guava-efek-kombinasi-thumb-8400d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/fe-tablet-minum-vitamin-c-red-guava-efek-kombinasi-thumb-8400d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/fe-tablet-minum-vitamin-c-red-guava-efek-kombinasi-thumb-8400d.webp 1x" title="JURIS - Improved hemoglobin levels with combined Fe tablets and red guava juice in anemic pregnancy" alt="JURIS - Improved hemoglobin levels with combined Fe tablets and red guava juice in anemic pregnancy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/fe-tablet-minum-vitamin-c-red-guava-efek-kombinasi-thumb-d9107.webp" title="JURIS - Improved hemoglobin levels with combined Fe tablets and red guava juice in anemic pregnancy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/fe-tablet-minum-vitamin-c-red-guava-efek-kombinasi-thumb-d9107.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/fe-tablet-minum-vitamin-c-red-guava-efek-kombinasi-thumb-d9107.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/fe-tablet-minum-vitamin-c-red-guava-efek-kombinasi-thumb-d9107.webp 1x" title="JURIS - Improved hemoglobin levels with combined Fe tablets and red guava juice in anemic pregnancy" alt="JURIS - Improved hemoglobin levels with combined Fe tablets and red guava juice in anemic pregnancy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49063-fe-tablet-minum-vitamin-c-red-guava-e" title="JURIS - Improved hemoglobin levels with combined Fe tablets and red guava juice in anemic pregnancy" target="_blank">Improved hemoglobin levels with combined Fe tablets and red guava juice in anemic pregnancy</a>: Pertama, penelitian lanjutan perlu mengevaluasi efektivitas kombinasi tablet Fe dan jus jambu merah dalam jangka panjang, mencakup periode kehamilan penuh dan pasca persalinan, serta mengukur indikator iron status tambahan seperti ferritin dan saturasi transferrin; kedua, studi randomised controlled trial dengan sampel besar di berbagai daerah akan memberikan bukti kausalitas yang lebih kuat dan memungkinkan identifikasi faktor moderasi seperti status gizi dan compliance; ketiga, penelitian berikutnya dapat meneliti kombinasi vitamin C dalam bentuk jus dibandingkan tablet vitamin C, dan menilai adopsi publikasi program edukasi kesehatan yang melibatkan keluarga untuk meningkatkan kepatuhan pengambilan suplemen, guna memaksimalkan dampak intervensi pada kesehatan ibu dan bayi..
<br>Kombinasi tablet Fe dan jus jambu merah secara signifikan meningkatkan kadar Hb pada wanita hamil anemik dibandingkan tablet Fe saja.peningkatan Hb rataAcrata lebih besar (0,738Ag/dL vs 0,313Ag/dL).Efek sinergis antara besi dan vitamin C dalam jus jambu merah memperkuat penyerapan besi dan sintesis hemoglobin.Strategi diet sederhana ini dapat diintegrasikan ke dalam perawatan antenatal untuk mengurangi prevalensi anemia maternal di negara berkembang
<br>Anemia defisiensi besi tetap menjadi masalah nutrisi prevalen di kalangan wanita hamil di Indonesia. Meskipun suplementasi besi (Fe) direkomendasikan selama kehamilan, penyerapan bisa terbatas. Vitamin C, yang dikenal meningkatkan penyerapan besi non-heme, banyak terkandung dalam jus jambu merah. Penelitian ini bertujuan menilai efek kombinasi tablet Fe dengan jus jambu merah pada kadar hemoglobin (Hb) wanita hamil anemik. Metode quasiAceksperimental dengan desain pretestAcposttest kontrol grup dilakukan pada 32 wanita hamil anemik di Pusat Kesehatan Cineam, Tasikmalaya. Kelompok intervensi menerima tablet Fe   jus jambu merah selama 14 hari, sedangkan kelompok kontrol hanya tablet Fe. Hasil analisis tAcindependen menunjukkan peningkatan Hb yang signifikan di kelompok intervensi (0,738Ag/dL) dibanding kontrol (0,313Ag/dL, p = 0,001). Kombinasi tablet Fe dengan jus jambu merah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/6/fe-tablet-minum-vitamin-c-red-guava-efek-kombinasi-thumb-07f7c.webp" type="image/webp" length="93020" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/fe-tablet-minum-vitamin-c-red-guava-efek-kombinasi-thumb-07f7c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/fe-tablet-minum-vitamin-c-red-guava-efek-kombinasi-thumb-8400d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/fe-tablet-minum-vitamin-c-red-guava-efek-kombinasi-thumb-d9107.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1853-poltekkes-jogja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16021-kia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Rose aromatherapy as a complementary approach to reduce labor pain in the first stage of active labor ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Rose aromatherapy as a complementary approach to reduce labor pain in the first stage of active labor ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Rose aromatherapy as a complementary approach to reduce labor pain in the first stage of active labor ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49074-acute-pain-management-aromaterapi-nyeri-persalinan</link>
	<guid isPermaLink="false">eef1db18ba5008d45b928f81a4bd0c42</guid>
	<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 06:05:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sarce makaba ]]></category>
	<category><![CDATA[ effect cadre ]]></category>
	<category><![CDATA[ saur sariaty ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cadre,effect,makaba,sarce,sariaty,saur]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Sebuah penelitian berikutnya dapat mengeksplorasi efektivitas aromaterapi rose dalam kombinasi dengan terapi relaksasi atau pijatan ringan, dengan mengajukan pertanyaan apakah kombinasi ini dapat lebih menurunkan skor nyeri persalinan dibandingkan aromaterapi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Rose aromatherapy as a complementary approach to reduce labor pain in the first stage of active labor:: Sebuah penelitian berikutnya dapat mengeksplorasi efektivitas aromaterapi rose dalam kombinasi dengan terapi relaksasi atau pijatan ringan, dengan mengajukan pertanyaan apakah kombinasi ini dapat lebih menurunkan skor nyeri persalinan dibandingkan aromaterapi atau pijatan saja secara terpisah. Penelitian selanjutnya juga dapat menilai dampak jangka panjang, seperti tingkat kepuasan ibu, pengalaman perawatan bersalin, serta utilisasi layanan kesehatan anak setelah melahirkan, dengan menanyakan apakah penggunaan aromaterapi pada fase aktif I dapat meningkatkan kepuasan dan mengurangi kebutuhan bantuan medis tambahan. Akhirnya, studi multiklinik yang melibatkan pusat kesehatan primer di daerah pedesaan dan perkotaan dapat diusulkan, bertujuan menilai konsistensi efektivitas aromaterapi rose di berbagai kondisi kesehatan dan budaya, serta memeriksa apakah faktor lingkungan, tingkat pendidikan, dan ketersediaan sumber daya memengaruhi hasil intervensi.. Studi ini menunjukkan bahwa aromaterapi rose secara signifikan mengurangi intensitas nyeri persalinan pada fase aktif I persalinan, menurunkan skor rataAcrata nyeri dari 8,58 menjadi 7,25 (p < 0.Meskipun terdapat variasi respon pada sebagian ibu primigravida, hasil ini mendukung penggunaan aromaterapi rose sebagai intervensi nonAcfarmakologis yang aman dan dapat diterima di fasilitas perawatan kesehatan primer.Peningkatan penelitian, seperti uji coba acak dan ukuran sampel yang lebih besar, diperlukan untuk menegaskan efek klinis dan menentukan dosis optimalnya Labor pain is a significant physiological and psychological stressor for women in childbirth. If unmanaged, it may lead to adverse maternal and fetal outcomes. NonAcpharmacological methods such as aromatherapy offer a lowAcrisk alternative for pain management. Rose aromatherapy, with its known relaxing and antispasmodic properties, has been proposed to reduce labor pain through inhalation. This preAcexperimental study used a oneAcgroup preActestAcpostActest design involving 36 laboring mothers in the active phase I at Garuda Public Health Center, Bandung, Indonesia. Participants received rose aromatherapy via inhalation for 10 minutes. Labor pain was measured before and after the intervention using the Numeric Rating Scale (NRS). Data were analyzed using the Wilcoxon signedAcrank test. The mean labor... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/7/acute-pain-management-aromaterapi-nyeri-persalinan-thumb-7267e.webp" title="JURIS - Rose aromatherapy as a complementary approach to reduce labor pain in the first stage of active labor:" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/7/acute-pain-management-aromaterapi-nyeri-persalinan-thumb-7267e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/7/acute-pain-management-aromaterapi-nyeri-persalinan-thumb-7267e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/7/acute-pain-management-aromaterapi-nyeri-persalinan-thumb-7267e.webp 1x" title="JURIS - Rose aromatherapy as a complementary approach to reduce labor pain in the first stage of active labor:" alt="JURIS - Rose aromatherapy as a complementary approach to reduce labor pain in the first stage of active labor:" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/7/acute-pain-management-aromaterapi-nyeri-persalinan-thumb-ca3d9.webp" title="JURIS - Rose aromatherapy as a complementary approach to reduce labor pain in the first stage of active labor:" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/7/acute-pain-management-aromaterapi-nyeri-persalinan-thumb-ca3d9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/7/acute-pain-management-aromaterapi-nyeri-persalinan-thumb-ca3d9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/7/acute-pain-management-aromaterapi-nyeri-persalinan-thumb-ca3d9.webp 1x" title="JURIS - Rose aromatherapy as a complementary approach to reduce labor pain in the first stage of active labor:" alt="JURIS - Rose aromatherapy as a complementary approach to reduce labor pain in the first stage of active labor:" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/7/acute-pain-management-aromaterapi-nyeri-persalinan-thumb-b2806.webp" title="JURIS - Rose aromatherapy as a complementary approach to reduce labor pain in the first stage of active labor:" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/7/acute-pain-management-aromaterapi-nyeri-persalinan-thumb-b2806.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/7/acute-pain-management-aromaterapi-nyeri-persalinan-thumb-b2806.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/7/acute-pain-management-aromaterapi-nyeri-persalinan-thumb-b2806.webp 1x" title="JURIS - Rose aromatherapy as a complementary approach to reduce labor pain in the first stage of active labor:" alt="JURIS - Rose aromatherapy as a complementary approach to reduce labor pain in the first stage of active labor:" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49074-acute-pain-management-aromaterapi-nyeri-persalinan" title="JURIS - Rose aromatherapy as a complementary approach to reduce labor pain in the first stage of active labor:" target="_blank">Rose aromatherapy as a complementary approach to reduce labor pain in the first stage of active labor:</a>: Sebuah penelitian berikutnya dapat mengeksplorasi efektivitas aromaterapi rose dalam kombinasi dengan terapi relaksasi atau pijatan ringan, dengan mengajukan pertanyaan apakah kombinasi ini dapat lebih menurunkan skor nyeri persalinan dibandingkan aromaterapi atau pijatan saja secara terpisah. Penelitian selanjutnya juga dapat menilai dampak jangka panjang, seperti tingkat kepuasan ibu, pengalaman perawatan bersalin, serta utilisasi layanan kesehatan anak setelah melahirkan, dengan menanyakan apakah penggunaan aromaterapi pada fase aktif I dapat meningkatkan kepuasan dan mengurangi kebutuhan bantuan medis tambahan. Akhirnya, studi multiklinik yang melibatkan pusat kesehatan primer di daerah pedesaan dan perkotaan dapat diusulkan, bertujuan menilai konsistensi efektivitas aromaterapi rose di berbagai kondisi kesehatan dan budaya, serta memeriksa apakah faktor lingkungan, tingkat pendidikan, dan ketersediaan sumber daya memengaruhi hasil intervensi..
<br>Studi ini menunjukkan bahwa aromaterapi rose secara signifikan mengurangi intensitas nyeri persalinan pada fase aktif I persalinan, menurunkan skor rataAcrata nyeri dari 8,58 menjadi 7,25 (p < 0.Meskipun terdapat variasi respon pada sebagian ibu primigravida, hasil ini mendukung penggunaan aromaterapi rose sebagai intervensi nonAcfarmakologis yang aman dan dapat diterima di fasilitas perawatan kesehatan primer.Peningkatan penelitian, seperti uji coba acak dan ukuran sampel yang lebih besar, diperlukan untuk menegaskan efek klinis dan menentukan dosis optimalnya
<br>Labor pain is a significant physiological and psychological stressor for women in childbirth. If unmanaged, it may lead to adverse maternal and fetal outcomes. NonAcpharmacological methods such as aromatherapy offer a lowAcrisk alternative for pain management. Rose aromatherapy, with its known relaxing and antispasmodic properties, has been proposed to reduce labor pain through inhalation. This preAcexperimental study used a oneAcgroup preActestAcpostActest design involving 36 laboring mothers in the active phase I at Garuda Public Health Center, Bandung, Indonesia. Participants received rose aromatherapy via inhalation for 10 minutes. Labor pain was measured before and after the intervention using the Numeric Rating Scale (NRS). Data were analyzed using the Wilcoxon signedAcrank test. The mean labor...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/7/acute-pain-management-aromaterapi-nyeri-persalinan-thumb-ca3d9.webp" type="image/webp" length="91702" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/7/acute-pain-management-aromaterapi-nyeri-persalinan-thumb-7267e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/7/acute-pain-management-aromaterapi-nyeri-persalinan-thumb-ca3d9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/7/acute-pain-management-aromaterapi-nyeri-persalinan-thumb-b2806.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1853-poltekkes-jogja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16021-kia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Improving maternal hemoglobin comparing the effectiveness of dates and mung bean cookies in anemia pregnant women ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Improving maternal hemoglobin comparing the effectiveness of dates and mung bean cookies in anemia pregnant women ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Improving maternal hemoglobin comparing the effectiveness of dates and mung bean cookies in anemia pregnant women ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49076-buah-kurma-mabrum-zat-besi-hemoglobin-manfaat-ekon</link>
	<guid isPermaLink="false">4b6de318e0659bdc642e16aab92358ed</guid>
	<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 05:41:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sarce makaba ]]></category>
	<category><![CDATA[ effect cadre ]]></category>
	<category><![CDATA[ saur sariaty ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cadre,effect,makaba,sarce,sariaty,saur]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menilai efektivitas kombinasi kurma dan kue kacang hijau dalam jangka panjang dengan interval intervensi lebih panjang, meneliti perbedaan efektivitas di trimester pertama dan akhir, serta mengevaluasi biaya dan manfaat ekonomi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Improving maternal hemoglobin: comparing the effectiveness of dates and mung bean cookies in anemia pregnant women: Penelitian selanjutnya dapat menilai efektivitas kombinasi kurma dan kue kacang hijau dalam jangka panjang dengan interval intervensi lebih panjang, meneliti perbedaan efektivitas di trimester pertama dan akhir, serta mengevaluasi biaya dan manfaat ekonomi dari penggunaan kurma dan kue kacang hijau di program nutrisi hamil daerah terpencil.. Kedua intervensi, kurma dan kue kacang hijau, secara bersamaAcsama meningkatkan kadar hemoglobin pada wanita hamil anemik.Namun, kurma menghasilkan peningkatan rataAcrata yang lebih tinggi (0,965Ag/dL) dibandingkan kue kacang hijau (0,588Ag/dL), sehingga kurma lebih efektif sebagai intervensi makanan tambahan yang komplementer terhadap tablet zat besi Anemia masih menjadi masalah kesehatan utama di kalangan wanita hamil di Indonesia, dengan prevalensi mencapai 50Ae63%. Selain suplemen zat besi, intervensi makanan kaya mikronutrien seperti buah kurma dan kue kacang hijau dapat membantu meningkatkan kadar hemoglobin. Artikel ini membandingkan efektivitas kedua sumber makanan tersebut pada 34 wanita hamil anemik melalui desain kuasiAceksperimental preActestAcpostActest. Hasilnya menunjukkan bahwa kelompok kurma meningkatkan hemoglobin rataAcrata 0,965Ag/dL (pA=A0,001), sementara kelompok kue kacang hijau meningkat 0,588Ag/dL (pA=A0,001). Perbedaan peningkatan hemoglobin antara dua kelompok signifikan secara statistik,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/2/buah-kurma-mabrum-zat-besi-hemoglobin-manfaat-ekon-thumb-46aff.webp" title="JURIS - Improving maternal hemoglobin: comparing the effectiveness of dates and mung bean cookies in anemia pregnant women" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/buah-kurma-mabrum-zat-besi-hemoglobin-manfaat-ekon-thumb-46aff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/buah-kurma-mabrum-zat-besi-hemoglobin-manfaat-ekon-thumb-46aff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/buah-kurma-mabrum-zat-besi-hemoglobin-manfaat-ekon-thumb-46aff.webp 1x" title="JURIS - Improving maternal hemoglobin: comparing the effectiveness of dates and mung bean cookies in anemia pregnant women" alt="JURIS - Improving maternal hemoglobin: comparing the effectiveness of dates and mung bean cookies in anemia pregnant women" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/buah-kurma-mabrum-zat-besi-hemoglobin-manfaat-ekon-thumb-f7a06.webp" title="JURIS - Improving maternal hemoglobin: comparing the effectiveness of dates and mung bean cookies in anemia pregnant women" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/buah-kurma-mabrum-zat-besi-hemoglobin-manfaat-ekon-thumb-f7a06.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/buah-kurma-mabrum-zat-besi-hemoglobin-manfaat-ekon-thumb-f7a06.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/buah-kurma-mabrum-zat-besi-hemoglobin-manfaat-ekon-thumb-f7a06.webp 1x" title="JURIS - Improving maternal hemoglobin: comparing the effectiveness of dates and mung bean cookies in anemia pregnant women" alt="JURIS - Improving maternal hemoglobin: comparing the effectiveness of dates and mung bean cookies in anemia pregnant women" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/buah-kurma-mabrum-zat-besi-hemoglobin-manfaat-ekon-thumb-cb1f6.webp" title="JURIS - Improving maternal hemoglobin: comparing the effectiveness of dates and mung bean cookies in anemia pregnant women" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/buah-kurma-mabrum-zat-besi-hemoglobin-manfaat-ekon-thumb-cb1f6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/buah-kurma-mabrum-zat-besi-hemoglobin-manfaat-ekon-thumb-cb1f6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/buah-kurma-mabrum-zat-besi-hemoglobin-manfaat-ekon-thumb-cb1f6.webp 1x" title="JURIS - Improving maternal hemoglobin: comparing the effectiveness of dates and mung bean cookies in anemia pregnant women" alt="JURIS - Improving maternal hemoglobin: comparing the effectiveness of dates and mung bean cookies in anemia pregnant women" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49076-buah-kurma-mabrum-zat-besi-hemoglobin-manfaat-ekon" title="JURIS - Improving maternal hemoglobin: comparing the effectiveness of dates and mung bean cookies in anemia pregnant women" target="_blank">Improving maternal hemoglobin: comparing the effectiveness of dates and mung bean cookies in anemia pregnant women</a>: Penelitian selanjutnya dapat menilai efektivitas kombinasi kurma dan kue kacang hijau dalam jangka panjang dengan interval intervensi lebih panjang, meneliti perbedaan efektivitas di trimester pertama dan akhir, serta mengevaluasi biaya dan manfaat ekonomi dari penggunaan kurma dan kue kacang hijau di program nutrisi hamil daerah terpencil..
<br>Kedua intervensi, kurma dan kue kacang hijau, secara bersamaAcsama meningkatkan kadar hemoglobin pada wanita hamil anemik.Namun, kurma menghasilkan peningkatan rataAcrata yang lebih tinggi (0,965Ag/dL) dibandingkan kue kacang hijau (0,588Ag/dL), sehingga kurma lebih efektif sebagai intervensi makanan tambahan yang komplementer terhadap tablet zat besi
<br>Anemia masih menjadi masalah kesehatan utama di kalangan wanita hamil di Indonesia, dengan prevalensi mencapai 50Ae63%. Selain suplemen zat besi, intervensi makanan kaya mikronutrien seperti buah kurma dan kue kacang hijau dapat membantu meningkatkan kadar hemoglobin. Artikel ini membandingkan efektivitas kedua sumber makanan tersebut pada 34 wanita hamil anemik melalui desain kuasiAceksperimental preActestAcpostActest. Hasilnya menunjukkan bahwa kelompok kurma meningkatkan hemoglobin rataAcrata 0,965Ag/dL (pA=A0,001), sementara kelompok kue kacang hijau meningkat 0,588Ag/dL (pA=A0,001). Perbedaan peningkatan hemoglobin antara dua kelompok signifikan secara statistik,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/2/buah-kurma-mabrum-zat-besi-hemoglobin-manfaat-ekon-thumb-f7a06.webp" type="image/webp" length="115568" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/buah-kurma-mabrum-zat-besi-hemoglobin-manfaat-ekon-thumb-46aff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/buah-kurma-mabrum-zat-besi-hemoglobin-manfaat-ekon-thumb-f7a06.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/buah-kurma-mabrum-zat-besi-hemoglobin-manfaat-ekon-thumb-cb1f6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1853-poltekkes-jogja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16021-kia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Enhancing labor outcomes through non pharmacologic interventions a study on birthing ball and deep breathing relaxation in Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Enhancing labor outcomes through non pharmacologic interventions a study on birthing ball and deep breathing relaxation in Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Enhancing labor outcomes through non pharmacologic interventions a study on birthing ball and deep breathing relaxation in Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49072-fase-aktif-birthing-ball-deep-breathing-relaxation</link>
	<guid isPermaLink="false">21e54c0ba022d43f87bf678263437bab</guid>
	<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 05:38:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lia herliana ]]></category>
	<category><![CDATA[ list issues ]]></category>
	<category><![CDATA[ aims scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aims,herliana,issues,lia,list,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi apakah kombinasi BB dan DBR secara simultan dapat lebih mengoptimalkan hasil persalinan dengan meneliti efek jangka panjangnya pada kesehatan ibu dan bayi, serta memeriksa bagaimana intervensi ini dapat disesuaikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Enhancing labor outcomes through non-pharmacologic interventions: a study on birthing ball and deep breathing relaxation in Indonesia: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi apakah kombinasi BB dan DBR secara simultan dapat lebih mengoptimalkan hasil persalinan dengan meneliti efek jangka panjangnya pada kesehatan ibu dan bayi, serta memeriksa bagaimana intervensi ini dapat disesuaikan dengan budaya dan preferensi lokal; pendekatan multiAccenter dapat memperluas generalisasi temuan; serta studi kualitatif dapat menilai persepsi perempuan dan persepsi profesional kesehatan terhadap keberlanjutan dan penerimaan BB dan DBR dalam praktik klinik.. Penggunaan BB dan DBR dapat menurunkan rasa sakit dan kecemasan selama proses persalinan, tetapi BB menunjukkan keunggulan dalam memperpendek durasi fase aktif dan meningkatkan kepuasan ibu.Implementasi kedua metode ini dalam praktik keperawatan intrapartum dapat meningkatkan pengalaman persalinan dan mengurangi kebutuhan intervensi medis.Penelitian lebih lanjut dengan desain acak dan populasi lebih besar diperlukan untuk mengkonfirmasi temuan ini Labor pada fase aktif sering disertai rasa sakit dan kecemasan, yang dapat memperpanjang proses dan memengaruhi hasil. Penelitian kuasi-eksperimental ini membandingkan efek latihan pernapasan dalam-dalam (DBR) dan bola melahirkan (BB) pada kecemasan, ambang rasa sakit, dan durasi fase aktif pada 46 ibu hamil di Pringsewu, Indonesia. Hasil menunjukkan bahwa kedua intervensi menurunkan rasa sakit dan kecemasan, namun BB lebih efektif mengurangi durasi fase aktif (243,5AAA31,1Amenit dibanding 274,3AAA29,3Amenit) dan meningkatkan kepuasan ibu (34,2AAA3,7 dibanding 31,3AAA3,1). BB dan DBR dapat menjadi alternatif nonfarmakologis yang aman dan terjangkau untuk meningkatkan hasil persalinan, khususnya di wilayah sumber daya terbatas. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/b/fase-aktif-birthing-ball-deep-breathing-relaxation-thumb-09d16.webp" title="JURIS - Enhancing labor outcomes through non-pharmacologic interventions: a study on birthing ball and deep breathing relaxation in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/fase-aktif-birthing-ball-deep-breathing-relaxation-thumb-09d16.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/fase-aktif-birthing-ball-deep-breathing-relaxation-thumb-09d16.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/fase-aktif-birthing-ball-deep-breathing-relaxation-thumb-09d16.webp 1x" title="JURIS - Enhancing labor outcomes through non-pharmacologic interventions: a study on birthing ball and deep breathing relaxation in Indonesia" alt="JURIS - Enhancing labor outcomes through non-pharmacologic interventions: a study on birthing ball and deep breathing relaxation in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/fase-aktif-birthing-ball-deep-breathing-relaxation-thumb-b8d63.webp" title="JURIS - Enhancing labor outcomes through non-pharmacologic interventions: a study on birthing ball and deep breathing relaxation in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/fase-aktif-birthing-ball-deep-breathing-relaxation-thumb-b8d63.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/fase-aktif-birthing-ball-deep-breathing-relaxation-thumb-b8d63.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/fase-aktif-birthing-ball-deep-breathing-relaxation-thumb-b8d63.webp 1x" title="JURIS - Enhancing labor outcomes through non-pharmacologic interventions: a study on birthing ball and deep breathing relaxation in Indonesia" alt="JURIS - Enhancing labor outcomes through non-pharmacologic interventions: a study on birthing ball and deep breathing relaxation in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/fase-aktif-birthing-ball-deep-breathing-relaxation-thumb-e05a0.webp" title="JURIS - Enhancing labor outcomes through non-pharmacologic interventions: a study on birthing ball and deep breathing relaxation in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/fase-aktif-birthing-ball-deep-breathing-relaxation-thumb-e05a0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/fase-aktif-birthing-ball-deep-breathing-relaxation-thumb-e05a0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/fase-aktif-birthing-ball-deep-breathing-relaxation-thumb-e05a0.webp 1x" title="JURIS - Enhancing labor outcomes through non-pharmacologic interventions: a study on birthing ball and deep breathing relaxation in Indonesia" alt="JURIS - Enhancing labor outcomes through non-pharmacologic interventions: a study on birthing ball and deep breathing relaxation in Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49072-fase-aktif-birthing-ball-deep-breathing-relaxation" title="JURIS - Enhancing labor outcomes through non-pharmacologic interventions: a study on birthing ball and deep breathing relaxation in Indonesia" target="_blank">Enhancing labor outcomes through non-pharmacologic interventions: a study on birthing ball and deep breathing relaxation in Indonesia</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi apakah kombinasi BB dan DBR secara simultan dapat lebih mengoptimalkan hasil persalinan dengan meneliti efek jangka panjangnya pada kesehatan ibu dan bayi, serta memeriksa bagaimana intervensi ini dapat disesuaikan dengan budaya dan preferensi lokal; pendekatan multiAccenter dapat memperluas generalisasi temuan; serta studi kualitatif dapat menilai persepsi perempuan dan persepsi profesional kesehatan terhadap keberlanjutan dan penerimaan BB dan DBR dalam praktik klinik..
<br>Penggunaan BB dan DBR dapat menurunkan rasa sakit dan kecemasan selama proses persalinan, tetapi BB menunjukkan keunggulan dalam memperpendek durasi fase aktif dan meningkatkan kepuasan ibu.Implementasi kedua metode ini dalam praktik keperawatan intrapartum dapat meningkatkan pengalaman persalinan dan mengurangi kebutuhan intervensi medis.Penelitian lebih lanjut dengan desain acak dan populasi lebih besar diperlukan untuk mengkonfirmasi temuan ini
<br>Labor pada fase aktif sering disertai rasa sakit dan kecemasan, yang dapat memperpanjang proses dan memengaruhi hasil. Penelitian kuasi-eksperimental ini membandingkan efek latihan pernapasan dalam-dalam (DBR) dan bola melahirkan (BB) pada kecemasan, ambang rasa sakit, dan durasi fase aktif pada 46 ibu hamil di Pringsewu, Indonesia. Hasil menunjukkan bahwa kedua intervensi menurunkan rasa sakit dan kecemasan, namun BB lebih efektif mengurangi durasi fase aktif (243,5AAA31,1Amenit dibanding 274,3AAA29,3Amenit) dan meningkatkan kepuasan ibu (34,2AAA3,7 dibanding 31,3AAA3,1). BB dan DBR dapat menjadi alternatif nonfarmakologis yang aman dan terjangkau untuk meningkatkan hasil persalinan, khususnya di wilayah sumber daya terbatas.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/b/fase-aktif-birthing-ball-deep-breathing-relaxation-thumb-e05a0.webp" type="image/webp" length="92176" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/fase-aktif-birthing-ball-deep-breathing-relaxation-thumb-09d16.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/fase-aktif-birthing-ball-deep-breathing-relaxation-thumb-b8d63.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/fase-aktif-birthing-ball-deep-breathing-relaxation-thumb-e05a0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1853-poltekkes-jogja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16021-kia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Preventing Stunting from the Source A Study of Premarital Couples on Participation in Preconception Care ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Preventing Stunting from the Source A Study of Premarital Couples on Participation in Preconception Care ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Preventing Stunting from the Source A Study of Premarital Couples on Participation in Preconception Care ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49061-stunting-preconception-care-participation-literasi</link>
	<guid isPermaLink="false">779319db41d3ba25a0ff7802c66e8648</guid>
	<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 05:26:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ list issues ]]></category>
	<category><![CDATA[ aims scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aims,issues,list,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk menguatkan upaya pencegahan stunting, penelitian masa depan dapat mengeksplorasi pertanyaan apakah pendekatan berbasis digital, seperti aplikasi mobile edukasi kesehatan, dapat meningkatkan pengetahuan dan partisipasi pasangan praAcpernikahan dibandingkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Preventing Stunting from the Source: A Study of Premarital Couples on Participation in Preconception Care: Untuk menguatkan upaya pencegahan stunting, penelitian masa depan dapat mengeksplorasi pertanyaan apakah pendekatan berbasis digital, seperti aplikasi mobile edukasi kesehatan, dapat meningkatkan pengetahuan dan partisipasi pasangan praAcpernikahan dibandingkan metode tradisional; apakah model pelatihan terintegrasi antara tenaga kesehatan, pemimpin desa, dan lembaga keagamaan dapat memperluas jangkauan dan efektivitas program perawatan praAckonsepsi dalam konteks masyarakat pedesaan yang masih memiliki literasi kesehatan rendah; serta apakah penambahan insentif berbasis komunitas, contohnya voucher kesehatan atau pengakuan sosial bagi pasangan yang aktif mengikuti program, dapat menstimulasi tingkat partisipasi secara signifikan, dengan melaksanakan studi eksperimental yang mencakup faktor-faktor sosial budaya dan akses layanan kesehatan yang beragam.. Pengetahuan, sikap positif, dan dukungan sosial adalah faktor utama yang memengaruhi partisipasi pasangan praAcpernikahan dalam perawatan praAckonsepsi.Pasangan dengan pengetahuan baik memiliki peluang yang jauh lebih tinggi untuk berpartisipasi, menunjukkan peran krusial informasi kesehatan awal.Oleh karena itu, kebijakan nasional harus memperkuat integrasi perawatan praAckonsepsi dalam administrasi pernikahan serta memperkuat peran pemimpin komunitas dan keluarga sebagai agen edukasi Indonesia mencatat salah satu persentase tertinggi secara global dalam stunting pada anak, sebagian besar disebabkan oleh defisiensi nutrisi kronis yang dimulai sebelum konsepsi. Kondisi kesehatan dan status gizi wanita usia subur sebelum pernikahan meningkatkan risiko kelainan kehamilan dan stunting pada anak. Penelitian ini meneliti faktor pendukung partisipasi pasangan pra-pernikahan dalam perawatan pra-konsepsi sebagai strategi pencegahan stunting. Melalui studi crossAcsectional dengan 61 pasangan, analisis univariate, bivariate, dan regresi logistik multivariat menunjukkan bahwa pengetahuan, sikap positif, dan dukungan sosial masingAcmasing signifikan mempengaruhi partisipasi. Pasangan dengan pengetahuan baik berpeluang 4,3 kali... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/e/stunting-preconception-care-participation-literasi-thumb-fb9a5.webp" title="JURIS - Preventing Stunting from the Source: A Study of Premarital Couples on Participation in Preconception Care" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/stunting-preconception-care-participation-literasi-thumb-fb9a5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/stunting-preconception-care-participation-literasi-thumb-fb9a5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/stunting-preconception-care-participation-literasi-thumb-fb9a5.webp 1x" title="JURIS - Preventing Stunting from the Source: A Study of Premarital Couples on Participation in Preconception Care" alt="JURIS - Preventing Stunting from the Source: A Study of Premarital Couples on Participation in Preconception Care" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/stunting-preconception-care-participation-literasi-thumb-8f081.webp" title="JURIS - Preventing Stunting from the Source: A Study of Premarital Couples on Participation in Preconception Care" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/stunting-preconception-care-participation-literasi-thumb-8f081.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/stunting-preconception-care-participation-literasi-thumb-8f081.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/stunting-preconception-care-participation-literasi-thumb-8f081.webp 1x" title="JURIS - Preventing Stunting from the Source: A Study of Premarital Couples on Participation in Preconception Care" alt="JURIS - Preventing Stunting from the Source: A Study of Premarital Couples on Participation in Preconception Care" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/stunting-preconception-care-participation-literasi-thumb-833c0.webp" title="JURIS - Preventing Stunting from the Source: A Study of Premarital Couples on Participation in Preconception Care" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/stunting-preconception-care-participation-literasi-thumb-833c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/stunting-preconception-care-participation-literasi-thumb-833c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/stunting-preconception-care-participation-literasi-thumb-833c0.webp 1x" title="JURIS - Preventing Stunting from the Source: A Study of Premarital Couples on Participation in Preconception Care" alt="JURIS - Preventing Stunting from the Source: A Study of Premarital Couples on Participation in Preconception Care" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49061-stunting-preconception-care-participation-literasi" title="JURIS - Preventing Stunting from the Source: A Study of Premarital Couples on Participation in Preconception Care" target="_blank">Preventing Stunting from the Source: A Study of Premarital Couples on Participation in Preconception Care</a>: Untuk menguatkan upaya pencegahan stunting, penelitian masa depan dapat mengeksplorasi pertanyaan apakah pendekatan berbasis digital, seperti aplikasi mobile edukasi kesehatan, dapat meningkatkan pengetahuan dan partisipasi pasangan praAcpernikahan dibandingkan metode tradisional; apakah model pelatihan terintegrasi antara tenaga kesehatan, pemimpin desa, dan lembaga keagamaan dapat memperluas jangkauan dan efektivitas program perawatan praAckonsepsi dalam konteks masyarakat pedesaan yang masih memiliki literasi kesehatan rendah; serta apakah penambahan insentif berbasis komunitas, contohnya voucher kesehatan atau pengakuan sosial bagi pasangan yang aktif mengikuti program, dapat menstimulasi tingkat partisipasi secara signifikan, dengan melaksanakan studi eksperimental yang mencakup faktor-faktor sosial budaya dan akses layanan kesehatan yang beragam..
<br>Pengetahuan, sikap positif, dan dukungan sosial adalah faktor utama yang memengaruhi partisipasi pasangan praAcpernikahan dalam perawatan praAckonsepsi.Pasangan dengan pengetahuan baik memiliki peluang yang jauh lebih tinggi untuk berpartisipasi, menunjukkan peran krusial informasi kesehatan awal.Oleh karena itu, kebijakan nasional harus memperkuat integrasi perawatan praAckonsepsi dalam administrasi pernikahan serta memperkuat peran pemimpin komunitas dan keluarga sebagai agen edukasi
<br>Indonesia mencatat salah satu persentase tertinggi secara global dalam stunting pada anak, sebagian besar disebabkan oleh defisiensi nutrisi kronis yang dimulai sebelum konsepsi. Kondisi kesehatan dan status gizi wanita usia subur sebelum pernikahan meningkatkan risiko kelainan kehamilan dan stunting pada anak. Penelitian ini meneliti faktor pendukung partisipasi pasangan pra-pernikahan dalam perawatan pra-konsepsi sebagai strategi pencegahan stunting. Melalui studi crossAcsectional dengan 61 pasangan, analisis univariate, bivariate, dan regresi logistik multivariat menunjukkan bahwa pengetahuan, sikap positif, dan dukungan sosial masingAcmasing signifikan mempengaruhi partisipasi. Pasangan dengan pengetahuan baik berpeluang 4,3 kali...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/e/stunting-preconception-care-participation-literasi-thumb-8f081.webp" type="image/webp" length="89770" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/stunting-preconception-care-participation-literasi-thumb-fb9a5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/stunting-preconception-care-participation-literasi-thumb-8f081.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/stunting-preconception-care-participation-literasi-thumb-833c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1853-poltekkes-jogja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16021-kia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Improving adolescent knowledge on early marriage through school based education ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Improving adolescent knowledge on early marriage through school based education ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Improving adolescent knowledge on early marriage through school based education ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49066-intervensi-pendidikan-remaja-kesehatan</link>
	<guid isPermaLink="false">167d5cf73f4558555fcbc9a12878af68</guid>
	<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 05:23:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lia herliana ]]></category>
	<category><![CDATA[ list issues ]]></category>
	<category><![CDATA[ aims scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aims,herliana,issues,lia,list,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan intervensi pendidikan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan, dengan melibatkan lebih banyak sesi dan melibatkan partisipasi masyarakat yang lebih luas. Selain itu, penelitian longitudinal dengan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Improving adolescent knowledge on early marriage through school-based education: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan intervensi pendidikan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan, dengan melibatkan lebih banyak sesi dan melibatkan partisipasi masyarakat yang lebih luas. Selain itu, penelitian longitudinal dengan periode follow-up yang lebih lama diperlukan untuk mengevaluasi keberlanjutan peningkatan pengetahuan dan hasil perilaku, seperti niat untuk menunda pernikahan. Penelitian perbandingan antara berbagai mode pengiriman, seperti pendidikan sebaya, platform kesehatan seluler, dan intervensi yang dipimpin guru, dapat membantu mengidentifikasi strategi yang paling efektif untuk populasi remaja yang berbeda. Akhirnya, studi kualitatif yang mengeksplorasi persepsi siswa tentang pendidikan pernikahan dini akan memberikan wawasan yang lebih dalam tentang keyakinan budaya, hambatan, dan faktor pendorong yang mempengaruhi efektivitas program.. Penelitian ini menunjukkan bahwa intervensi pendidikan berbasis sekolah secara signifikan meningkatkan pengetahuan remaja tentang pernikahan dini di SMPN 1 Cibalong, Tasikmalaya.Proporsi siswa dengan tingkat pengetahuan tinggi meningkat secara mencolok dari 31,82% sebelum intervensi menjadi 87,12% setelahnya, dengan semua indikator pengetahuan seperti pemahaman, penyebab, risiko, dampak, dan pencegahan pernikahan dini menunjukkan perbaikan yang signifikan.Temuan yang signifikan (p < 0,001) ini menekankan efektivitas sesi pendidikan yang ditargetkan dalam meningkatkan kesadaran remaja tentang konsekuensi kesehatan, psikososial, dan hukum dari pernikahan dini.Hasil ini menekankan pentingnya mengintegrasikan pendidikan kesehatan reproduksi yang komprehensif ke dalam kurikulum sekolah, terutama di daerah di mana pernikahan dini masih prevalen.Dengan memberikan informasi yang akurat, sekolah dapat memainkan peran kritis dalam membentuk sikap dan perilaku sehat yang mendukung penundaan dan pengambilan keputusan yang terinformasi tentang pernikahan.Inisiatif masa depan harus bertujuan untuk memperluas intervensi ini melalui program multi-sesi, melibatkan partisipasi masyarakat yang lebih luas, dan menilai hasil perilaku jangka panjang.Penelitian lebih lanjut menggunakan desain terkendali dan populasi remaja yang beragam disarankan untuk memperkuat dasar bukti dan menginformasikan kebijakan nasional tentang pendidikan kesehatan reproduksi remaja Pernikahan dini masih menjadi masalah serius di Indonesia, terutama di daerah pedesaan seperti Kecamatan Cibalong, Tasikmalaya. Meskipun telah dilakukan upaya nasional, kurangnya pendidikan kesehatan reproduksi yang terstruktur dan berbasis sekolah berkontribusi terhadap tingginya angka pernikahan di bawah umur. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi pendidikan dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang pernikahan dini. Penelitian pra-eksperimental dengan desain pretest-posttest... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/5/intervensi-pendidikan-remaja-kesehatan-reproduksi-thumb-f2f96.webp" title="JURIS - Improving adolescent knowledge on early marriage through school-based education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/intervensi-pendidikan-remaja-kesehatan-reproduksi-thumb-f2f96.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/intervensi-pendidikan-remaja-kesehatan-reproduksi-thumb-f2f96.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/intervensi-pendidikan-remaja-kesehatan-reproduksi-thumb-f2f96.webp 1x" title="JURIS - Improving adolescent knowledge on early marriage through school-based education" alt="JURIS - Improving adolescent knowledge on early marriage through school-based education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/intervensi-pendidikan-remaja-kesehatan-reproduksi-thumb-171ac.webp" title="JURIS - Improving adolescent knowledge on early marriage through school-based education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/intervensi-pendidikan-remaja-kesehatan-reproduksi-thumb-171ac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/intervensi-pendidikan-remaja-kesehatan-reproduksi-thumb-171ac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/intervensi-pendidikan-remaja-kesehatan-reproduksi-thumb-171ac.webp 1x" title="JURIS - Improving adolescent knowledge on early marriage through school-based education" alt="JURIS - Improving adolescent knowledge on early marriage through school-based education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/intervensi-pendidikan-remaja-kesehatan-reproduksi-thumb-48361.webp" title="JURIS - Improving adolescent knowledge on early marriage through school-based education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/intervensi-pendidikan-remaja-kesehatan-reproduksi-thumb-48361.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/intervensi-pendidikan-remaja-kesehatan-reproduksi-thumb-48361.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/intervensi-pendidikan-remaja-kesehatan-reproduksi-thumb-48361.webp 1x" title="JURIS - Improving adolescent knowledge on early marriage through school-based education" alt="JURIS - Improving adolescent knowledge on early marriage through school-based education" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49066-intervensi-pendidikan-remaja-kesehatan" title="JURIS - Improving adolescent knowledge on early marriage through school-based education" target="_blank">Improving adolescent knowledge on early marriage through school-based education</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan intervensi pendidikan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan, dengan melibatkan lebih banyak sesi dan melibatkan partisipasi masyarakat yang lebih luas. Selain itu, penelitian longitudinal dengan periode follow-up yang lebih lama diperlukan untuk mengevaluasi keberlanjutan peningkatan pengetahuan dan hasil perilaku, seperti niat untuk menunda pernikahan. Penelitian perbandingan antara berbagai mode pengiriman, seperti pendidikan sebaya, platform kesehatan seluler, dan intervensi yang dipimpin guru, dapat membantu mengidentifikasi strategi yang paling efektif untuk populasi remaja yang berbeda. Akhirnya, studi kualitatif yang mengeksplorasi persepsi siswa tentang pendidikan pernikahan dini akan memberikan wawasan yang lebih dalam tentang keyakinan budaya, hambatan, dan faktor pendorong yang mempengaruhi efektivitas program..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa intervensi pendidikan berbasis sekolah secara signifikan meningkatkan pengetahuan remaja tentang pernikahan dini di SMPN 1 Cibalong, Tasikmalaya.Proporsi siswa dengan tingkat pengetahuan tinggi meningkat secara mencolok dari 31,82% sebelum intervensi menjadi 87,12% setelahnya, dengan semua indikator pengetahuan seperti pemahaman, penyebab, risiko, dampak, dan pencegahan pernikahan dini menunjukkan perbaikan yang signifikan.Temuan yang signifikan (p < 0,001) ini menekankan efektivitas sesi pendidikan yang ditargetkan dalam meningkatkan kesadaran remaja tentang konsekuensi kesehatan, psikososial, dan hukum dari pernikahan dini.Hasil ini menekankan pentingnya mengintegrasikan pendidikan kesehatan reproduksi yang komprehensif ke dalam kurikulum sekolah, terutama di daerah di mana pernikahan dini masih prevalen.Dengan memberikan informasi yang akurat, sekolah dapat memainkan peran kritis dalam membentuk sikap dan perilaku sehat yang mendukung penundaan dan pengambilan keputusan yang terinformasi tentang pernikahan.Inisiatif masa depan harus bertujuan untuk memperluas intervensi ini melalui program multi-sesi, melibatkan partisipasi masyarakat yang lebih luas, dan menilai hasil perilaku jangka panjang.Penelitian lebih lanjut menggunakan desain terkendali dan populasi remaja yang beragam disarankan untuk memperkuat dasar bukti dan menginformasikan kebijakan nasional tentang pendidikan kesehatan reproduksi remaja
<br>Pernikahan dini masih menjadi masalah serius di Indonesia, terutama di daerah pedesaan seperti Kecamatan Cibalong, Tasikmalaya. Meskipun telah dilakukan upaya nasional, kurangnya pendidikan kesehatan reproduksi yang terstruktur dan berbasis sekolah berkontribusi terhadap tingginya angka pernikahan di bawah umur. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi pendidikan dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang pernikahan dini. Penelitian pra-eksperimental dengan desain pretest-posttest...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/5/intervensi-pendidikan-remaja-kesehatan-reproduksi-thumb-48361.webp" type="image/webp" length="109774" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/intervensi-pendidikan-remaja-kesehatan-reproduksi-thumb-f2f96.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/intervensi-pendidikan-remaja-kesehatan-reproduksi-thumb-171ac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/intervensi-pendidikan-remaja-kesehatan-reproduksi-thumb-48361.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1853-poltekkes-jogja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16021-kia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Effect of cadre based empowerment on antenatal care knowledge attitudes and antenatal care visit among pregnant women ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Effect of cadre based empowerment on antenatal care knowledge attitudes and antenatal care visit among pregnant women ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Effect of cadre based empowerment on antenatal care knowledge attitudes and antenatal care visit among pregnant women ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49071-antenatal-care-anc-cadre-empowerment-utilizati</link>
	<guid isPermaLink="false">dff2246713918a91fc6c4662bdede48e</guid>
	<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 05:21:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sarce makaba ]]></category>
	<category><![CDATA[ effect cadre ]]></category>
	<category><![CDATA[ saur sariaty ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cadre,effect,makaba,sarce,sariaty,saur]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, meneliti efektivitas model pemberdayaan kader yang lebih intensif dengan durasi pelatihan panjang dan pengawasan berkelanjutan di berbagai wilayah, baik perkotaan maupun pedesaan, untuk menilai adopsi dan keberlanjutan jangka panjang. Kedua, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Effect of cadre-based empowerment on antenatal care knowledge, attitudes, and antenatal care visit among pregnant women: Pertama, meneliti efektivitas model pemberdayaan kader yang lebih intensif dengan durasi pelatihan panjang dan pengawasan berkelanjutan di berbagai wilayah, baik perkotaan maupun pedesaan, untuk menilai adopsi dan keberlanjutan jangka panjang. Kedua, menggali dampak pemberdayaan kader terhadap hasil kesehatan ibu dan bayi secara longitudinal, termasuk perbaikan dalam persalinan bersalin dan mortalitas neonatal, guna memahami hubungan antara peningkatan kunjungan ANC dan outcome kesehatan. Ketiga, memvalidasi peran teknologi digital, seperti aplikasi pesan singkat atau platform telekonseling, dalam menambah kemampuan kader untuk memberikan edukasi, mengingatkan, dan memantau kunjungan ANC, sehingga dapat mengidentifikasi solusi yang lebih efisien untuk mengatasi hambatan geografis dan keterbatasan sumber daya.. Pemberdayaan kader berbasis pelatihan terstruktur secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap layanan antenatal care.Peningkatan signifikan juga tercermin pada jumlah kunjungan ANC, dengan rataAcrata empat kunjungan di kelompok intervensi dibandingkan tiga kali di kelompok kontrol.Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi model pemberdayaan kader ke dalam program kesehatan ibu untuk meningkatkan kepatuhan ANC Di Indonesia, walaupun upaya pengurangan kematian ibu terus berlangsung, penutupan kunjungan antenatal care (ANC) minimal empat kali (K4) masih belum optimal, khususnya di Kota Bengkulu. Inisiatif pemberdayaan kader kesehatan masyarakat dianggap sebagai strategi kunci untuk meningkatkan hasil kesehatan ibu, namun penelitian langsung mengenai dampak pelatihan terstruktur kader terhadap pengetahuan, sikap, dan pemanfaatan layanan ANC masih terbatas. Penelitian kualitatif kuasiAceksperimental ini melibatkan 40 ibu hamil di Kota Bengkulu, dipecah menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Kelompok intervensi menerima pelatihan terstruktur berbasis kader, sementara kontrol memperoleh konseling standar. Hasil menunjukkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/4/antenatal-care-anc-cadre-empowerment-utilization-m-thumb-9bdbb.webp" title="JURIS - Effect of cadre-based empowerment on antenatal care knowledge, attitudes, and antenatal care visit among pregnant women" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/antenatal-care-anc-cadre-empowerment-utilization-m-thumb-9bdbb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/antenatal-care-anc-cadre-empowerment-utilization-m-thumb-9bdbb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/antenatal-care-anc-cadre-empowerment-utilization-m-thumb-9bdbb.webp 1x" title="JURIS - Effect of cadre-based empowerment on antenatal care knowledge, attitudes, and antenatal care visit among pregnant women" alt="JURIS - Effect of cadre-based empowerment on antenatal care knowledge, attitudes, and antenatal care visit among pregnant women" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/antenatal-care-anc-cadre-empowerment-utilization-m-thumb-3105b.webp" title="JURIS - Effect of cadre-based empowerment on antenatal care knowledge, attitudes, and antenatal care visit among pregnant women" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/antenatal-care-anc-cadre-empowerment-utilization-m-thumb-3105b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/antenatal-care-anc-cadre-empowerment-utilization-m-thumb-3105b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/antenatal-care-anc-cadre-empowerment-utilization-m-thumb-3105b.webp 1x" title="JURIS - Effect of cadre-based empowerment on antenatal care knowledge, attitudes, and antenatal care visit among pregnant women" alt="JURIS - Effect of cadre-based empowerment on antenatal care knowledge, attitudes, and antenatal care visit among pregnant women" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/antenatal-care-anc-cadre-empowerment-utilization-m-thumb-41e1c.webp" title="JURIS - Effect of cadre-based empowerment on antenatal care knowledge, attitudes, and antenatal care visit among pregnant women" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/antenatal-care-anc-cadre-empowerment-utilization-m-thumb-41e1c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/antenatal-care-anc-cadre-empowerment-utilization-m-thumb-41e1c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/antenatal-care-anc-cadre-empowerment-utilization-m-thumb-41e1c.webp 1x" title="JURIS - Effect of cadre-based empowerment on antenatal care knowledge, attitudes, and antenatal care visit among pregnant women" alt="JURIS - Effect of cadre-based empowerment on antenatal care knowledge, attitudes, and antenatal care visit among pregnant women" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49071-antenatal-care-anc-cadre-empowerment-utilizati" title="JURIS - Effect of cadre-based empowerment on antenatal care knowledge, attitudes, and antenatal care visit among pregnant women" target="_blank">Effect of cadre-based empowerment on antenatal care knowledge, attitudes, and antenatal care visit among pregnant women</a>: Pertama, meneliti efektivitas model pemberdayaan kader yang lebih intensif dengan durasi pelatihan panjang dan pengawasan berkelanjutan di berbagai wilayah, baik perkotaan maupun pedesaan, untuk menilai adopsi dan keberlanjutan jangka panjang. Kedua, menggali dampak pemberdayaan kader terhadap hasil kesehatan ibu dan bayi secara longitudinal, termasuk perbaikan dalam persalinan bersalin dan mortalitas neonatal, guna memahami hubungan antara peningkatan kunjungan ANC dan outcome kesehatan. Ketiga, memvalidasi peran teknologi digital, seperti aplikasi pesan singkat atau platform telekonseling, dalam menambah kemampuan kader untuk memberikan edukasi, mengingatkan, dan memantau kunjungan ANC, sehingga dapat mengidentifikasi solusi yang lebih efisien untuk mengatasi hambatan geografis dan keterbatasan sumber daya..
<br>Pemberdayaan kader berbasis pelatihan terstruktur secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap layanan antenatal care.Peningkatan signifikan juga tercermin pada jumlah kunjungan ANC, dengan rataAcrata empat kunjungan di kelompok intervensi dibandingkan tiga kali di kelompok kontrol.Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi model pemberdayaan kader ke dalam program kesehatan ibu untuk meningkatkan kepatuhan ANC
<br>Di Indonesia, walaupun upaya pengurangan kematian ibu terus berlangsung, penutupan kunjungan antenatal care (ANC) minimal empat kali (K4) masih belum optimal, khususnya di Kota Bengkulu. Inisiatif pemberdayaan kader kesehatan masyarakat dianggap sebagai strategi kunci untuk meningkatkan hasil kesehatan ibu, namun penelitian langsung mengenai dampak pelatihan terstruktur kader terhadap pengetahuan, sikap, dan pemanfaatan layanan ANC masih terbatas. Penelitian kualitatif kuasiAceksperimental ini melibatkan 40 ibu hamil di Kota Bengkulu, dipecah menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Kelompok intervensi menerima pelatihan terstruktur berbasis kader, sementara kontrol memperoleh konseling standar. Hasil menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/4/antenatal-care-anc-cadre-empowerment-utilization-m-thumb-9bdbb.webp" type="image/webp" length="102344" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/antenatal-care-anc-cadre-empowerment-utilization-m-thumb-9bdbb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/antenatal-care-anc-cadre-empowerment-utilization-m-thumb-3105b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/antenatal-care-anc-cadre-empowerment-utilization-m-thumb-41e1c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1853-poltekkes-jogja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16021-kia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sempoating media enhances adolescent knowledge and engagement in stunting prevention ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sempoating media enhances adolescent knowledge and engagement in stunting prevention ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sempoating media enhances adolescent knowledge and engagement in stunting prevention ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-49062-pola-makan-remaja-sempoating-pencegah</link>
	<guid isPermaLink="false">0d15b48552f7bc756a4c160fa1451566</guid>
	<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 05:06:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lia herliana ]]></category>
	<category><![CDATA[ list issues ]]></category>
	<category><![CDATA[ aims scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aims,herliana,issues,lia,list,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertanyaan penelitian berikutnya dapat menyelidiki bagaimana integrasi Sempoating media dengan aplikasi digital dapat memperluas jangkauan dan keterlibatan remaja di daerah dengan akses terbatas ke teknologi. Selain itu, studi longitudinal yang menilai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sempoating media enhances adolescent knowledge and engagement in stunting prevention: Pertanyaan penelitian berikutnya dapat menyelidiki bagaimana integrasi Sempoating media dengan aplikasi digital dapat memperluas jangkauan dan keterlibatan remaja di daerah dengan akses terbatas ke teknologi. Selain itu, studi longitudinal yang menilai dampak jangka panjang penggunaan media ini pada perilaku keluarga dalam hal pola makan dan perawatan anak dapat mengungkap kontribusi nyata terhadap penurunan prevalensi stunting. Terakhir, perbandingan antara pendekatan tatap muka yang memanfaatkan Sempoating media dengan model pembelajaran jarak jauh yang menggabungkan elemen interaktif dapat memberikan insight tentang strategi optimal yang sesuai dengan konteks budaya dan infrastruktur lokal.. Sempoating media secara signifikan memperbaiki pengetahuan dan partisipasi remaja dalam pencegahan stunting dibandingkan dengan modul pendidikan tradisional.Media interaktif ini dapat menjadi alat yang berpotensi untuk diintegrasikan ke dalam program kesehatan remaja berbasis sekolah dan masyarakat, sehingga meningkatkan kapasitas remaja sebagai agen perubahan dalam pencegahan stunting Sempoating media secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan partisipasi remaja dalam pencegahan stunting. Media interaktif ini, yang menggabungkan elemen permainan dan simulasi deteksi dini, terbukti lebih efektif daripada pendidikan konvensional dalam memperbaiki skor pengetahuan dan kegiatan remaja. Penerapan media ini dapat menjadi strategi yang berpotensi diintegrasikan ke dalam program kesehatan remaja berbasis sekolah dan komunitas di daerah yang rentan stunting. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/4/pola-makan-remaja-sempoating-pencegahan-stunting-p-thumb-8cbc0.webp" title="JURIS - Sempoating media enhances adolescent knowledge and engagement in stunting prevention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/pola-makan-remaja-sempoating-pencegahan-stunting-p-thumb-8cbc0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/pola-makan-remaja-sempoating-pencegahan-stunting-p-thumb-8cbc0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/pola-makan-remaja-sempoating-pencegahan-stunting-p-thumb-8cbc0.webp 1x" title="JURIS - Sempoating media enhances adolescent knowledge and engagement in stunting prevention" alt="JURIS - Sempoating media enhances adolescent knowledge and engagement in stunting prevention" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/pola-makan-remaja-sempoating-pencegahan-stunting-p-thumb-49dff.webp" title="JURIS - Sempoating media enhances adolescent knowledge and engagement in stunting prevention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/pola-makan-remaja-sempoating-pencegahan-stunting-p-thumb-49dff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/pola-makan-remaja-sempoating-pencegahan-stunting-p-thumb-49dff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/pola-makan-remaja-sempoating-pencegahan-stunting-p-thumb-49dff.webp 1x" title="JURIS - Sempoating media enhances adolescent knowledge and engagement in stunting prevention" alt="JURIS - Sempoating media enhances adolescent knowledge and engagement in stunting prevention" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/pola-makan-remaja-sempoating-pencegahan-stunting-p-thumb-63143.webp" title="JURIS - Sempoating media enhances adolescent knowledge and engagement in stunting prevention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/pola-makan-remaja-sempoating-pencegahan-stunting-p-thumb-63143.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/pola-makan-remaja-sempoating-pencegahan-stunting-p-thumb-63143.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/pola-makan-remaja-sempoating-pencegahan-stunting-p-thumb-63143.webp 1x" title="JURIS - Sempoating media enhances adolescent knowledge and engagement in stunting prevention" alt="JURIS - Sempoating media enhances adolescent knowledge and engagement in stunting prevention" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49062-pola-makan-remaja-sempoating-pencegah" title="JURIS - Sempoating media enhances adolescent knowledge and engagement in stunting prevention" target="_blank">Sempoating media enhances adolescent knowledge and engagement in stunting prevention</a>: Pertanyaan penelitian berikutnya dapat menyelidiki bagaimana integrasi Sempoating media dengan aplikasi digital dapat memperluas jangkauan dan keterlibatan remaja di daerah dengan akses terbatas ke teknologi. Selain itu, studi longitudinal yang menilai dampak jangka panjang penggunaan media ini pada perilaku keluarga dalam hal pola makan dan perawatan anak dapat mengungkap kontribusi nyata terhadap penurunan prevalensi stunting. Terakhir, perbandingan antara pendekatan tatap muka yang memanfaatkan Sempoating media dengan model pembelajaran jarak jauh yang menggabungkan elemen interaktif dapat memberikan insight tentang strategi optimal yang sesuai dengan konteks budaya dan infrastruktur lokal..
<br>Sempoating media secara signifikan memperbaiki pengetahuan dan partisipasi remaja dalam pencegahan stunting dibandingkan dengan modul pendidikan tradisional.Media interaktif ini dapat menjadi alat yang berpotensi untuk diintegrasikan ke dalam program kesehatan remaja berbasis sekolah dan masyarakat, sehingga meningkatkan kapasitas remaja sebagai agen perubahan dalam pencegahan stunting
<br>Sempoating media secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan partisipasi remaja dalam pencegahan stunting. Media interaktif ini, yang menggabungkan elemen permainan dan simulasi deteksi dini, terbukti lebih efektif daripada pendidikan konvensional dalam memperbaiki skor pengetahuan dan kegiatan remaja. Penerapan media ini dapat menjadi strategi yang berpotensi diintegrasikan ke dalam program kesehatan remaja berbasis sekolah dan komunitas di daerah yang rentan stunting.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/4/pola-makan-remaja-sempoating-pencegahan-stunting-p-thumb-8cbc0.webp" type="image/webp" length="91136" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/pola-makan-remaja-sempoating-pencegahan-stunting-p-thumb-8cbc0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/pola-makan-remaja-sempoating-pencegahan-stunting-p-thumb-49dff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/pola-makan-remaja-sempoating-pencegahan-stunting-p-thumb-63143.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1853-poltekkes-jogja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16021-kia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Fri, 19 Jun 2026 09:03:23 +0700. 24 items. Served in: 8.462 seconds [rss] -->
