<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.84-28jun2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.84-28jun2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 30 Jun 2026 00:33:18 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 30 Jun 2026 00:33:18 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-06-30T00:33:18+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ AMANAH IN INVENTORY MANAGEMENT FOR FOOD WASTE REDUCTION IN CULINARY MSMEs ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ AMANAH IN INVENTORY MANAGEMENT FOR FOOD WASTE REDUCTION IN CULINARY MSMEs ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ AMANAH IN INVENTORY MANAGEMENT FOR FOOD WASTE REDUCTION IN CULINARY MSMEs ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52247-food-waste-fw-amanah-manajemen-persedia</link>
	<guid isPermaLink="false">9676ec4f0f24327ecff573c10589463e</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 22:08:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ one moment ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[moment,one]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan:1. Mengembangkan rencana pembelian berdasarkan data permintaan bulanan, sehingga pola pengisian stok dua kali sebulan masih dapat memenuhi fluktuasi permintaan tanpa mengorbankan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - AMANAH IN INVENTORY MANAGEMENT FOR FOOD WASTE REDUCTION IN CULINARY MSMEs: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan:1. Mengembangkan rencana pembelian berdasarkan data permintaan bulanan, sehingga pola pengisian stok dua kali sebulan masih dapat memenuhi fluktuasi permintaan tanpa mengorbankan arus kas. Data penjualan historis dapat membantu memetakan kebutuhan bahan baku dengan lebih akurat.2. Memantau dan mengevaluasi stok secara harian, terutama untuk bahan-bahan yang mudah rusak seperti buah-buahan, untuk mendeteksi potensi food waste secara dini. Evaluasi ini juga merupakan bentuk penerapan amanah karena memastikan agar bahan-bahan tidak terbuang sia-sia.3. Mengembangkan SOP berbasis amanah yang menekankan prosedur penanganan bahan-bahan segar, standar penyimpanan (misalnya batas waktu penyimpanan untuk buah beku), dan langkah-langkah layanan ketika stok habis, termasuk prosedur untuk menyampaikan informasi "habis" kepada pelanggan secara jujur dan profesional.Dengan mengintegrasikan nilai-nilai amanah dan strategi operasional, Cafy Teras telah membuktikan peran pentingnya dalam menjaga efisiensi, kejujuran, dan keberlanjutan bisnis. Pendekatan ini tidak hanya membantu mengurangi food waste, tetapi juga memastikan setiap keputusan terkait persediaan dibuat secara etis sesuai dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam dan karakteristik MSME yang memerlukan adaptasi fleksibel terhadap kondisi keuangan.. Food waste reduction at Cafy Teras is influenced not only by the application of appropriate inventory management techniques, but also by the internalization of amanah as an ethical foundation in daily operational activities.The value of amanah fosters discipline, accuracy, and responsibility among employees, enabling consistent demand planning, stock monitoring, material recording, and inventory rotation.From the perspective of Islamic economics, the inventory management system implemented at Cafy Teras functions as a practical mechanism for preventing tabdzir, positioning food waste reduction not merely as an economic objective but also as a form of compliance with Sharia principles.The integration of amanah values with modern managerial practices results in an adaptive and effective inventory management system aligned with Islamic business ethics.Cafy Teras applies a combination of inventory management methods, including FIFO, daily procurement of perishable ingredients, and contextual adaptations of EOQ and JIT in response to capital constraints typical of MSMEs.Although these methods are not mathematically formalized, they remain operationally efficient and relevant.The internalization of amanah significantly reduces negligence, which is a primary contributor to food waste, thereby supporting sustainable business practices.This study highlights that embedding ethical values into operational systems offers a viable and low-cost strategy for culinary MSMEs to enhance efficiency and sustainability.Future research is encouraged to adopt quantitative or comparative approaches across broader culinary MSME contexts to further examine the consistency and scalability of amanah-based inventory management in reducing food waste Penelitian ini mengkaji peran nilai etika Islam berupa amanah dalam pengendalian food waste sebagai upaya pencegahan praktik tabdzir melalui manajemen persediaan di Cafy Teras, sebuah usaha kuliner lokal di Kabupaten Bone. Dalam perspektif Hukum Ekonomi syariah, food waste tidak hanya dipandang sebagai inefisiensi operasional, tetapi juga sebagai bentuk pemborosan sumber daya yang dilarang. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana integrasi nilai amanah dengan prinsip manajemen persediaan modern berfungsi sebagai mekanisme operasional untuk menekan food waste sekaligus... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/7/food-waste-fw-amanah-manajemen-persediaan-ekonomi-thumb-35de3.webp" title="JURIS - AMANAH IN INVENTORY MANAGEMENT FOR FOOD WASTE REDUCTION IN CULINARY MSMEs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/food-waste-fw-amanah-manajemen-persediaan-ekonomi-thumb-35de3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/food-waste-fw-amanah-manajemen-persediaan-ekonomi-thumb-35de3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/food-waste-fw-amanah-manajemen-persediaan-ekonomi-thumb-35de3.webp 1x" title="JURIS - AMANAH IN INVENTORY MANAGEMENT FOR FOOD WASTE REDUCTION IN CULINARY MSMEs" alt="JURIS - AMANAH IN INVENTORY MANAGEMENT FOR FOOD WASTE REDUCTION IN CULINARY MSMEs" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/7/food-waste-fw-amanah-manajemen-persediaan-ekonomi-thumb-1e2a6.webp" title="JURIS - AMANAH IN INVENTORY MANAGEMENT FOR FOOD WASTE REDUCTION IN CULINARY MSMEs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/food-waste-fw-amanah-manajemen-persediaan-ekonomi-thumb-1e2a6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/food-waste-fw-amanah-manajemen-persediaan-ekonomi-thumb-1e2a6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/food-waste-fw-amanah-manajemen-persediaan-ekonomi-thumb-1e2a6.webp 1x" title="JURIS - AMANAH IN INVENTORY MANAGEMENT FOR FOOD WASTE REDUCTION IN CULINARY MSMEs" alt="JURIS - AMANAH IN INVENTORY MANAGEMENT FOR FOOD WASTE REDUCTION IN CULINARY MSMEs" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/7/food-waste-fw-amanah-manajemen-persediaan-ekonomi-thumb-9d724.webp" title="JURIS - AMANAH IN INVENTORY MANAGEMENT FOR FOOD WASTE REDUCTION IN CULINARY MSMEs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/food-waste-fw-amanah-manajemen-persediaan-ekonomi-thumb-9d724.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/food-waste-fw-amanah-manajemen-persediaan-ekonomi-thumb-9d724.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/food-waste-fw-amanah-manajemen-persediaan-ekonomi-thumb-9d724.webp 1x" title="JURIS - AMANAH IN INVENTORY MANAGEMENT FOR FOOD WASTE REDUCTION IN CULINARY MSMEs" alt="JURIS - AMANAH IN INVENTORY MANAGEMENT FOR FOOD WASTE REDUCTION IN CULINARY MSMEs" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52247-food-waste-fw-amanah-manajemen-persedia" title="JURIS - AMANAH IN INVENTORY MANAGEMENT FOR FOOD WASTE REDUCTION IN CULINARY MSMEs" target="_blank">AMANAH IN INVENTORY MANAGEMENT FOR FOOD WASTE REDUCTION IN CULINARY MSMEs</a>: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan:1. Mengembangkan rencana pembelian berdasarkan data permintaan bulanan, sehingga pola pengisian stok dua kali sebulan masih dapat memenuhi fluktuasi permintaan tanpa mengorbankan arus kas. Data penjualan historis dapat membantu memetakan kebutuhan bahan baku dengan lebih akurat.2. Memantau dan mengevaluasi stok secara harian, terutama untuk bahan-bahan yang mudah rusak seperti buah-buahan, untuk mendeteksi potensi food waste secara dini. Evaluasi ini juga merupakan bentuk penerapan amanah karena memastikan agar bahan-bahan tidak terbuang sia-sia.3. Mengembangkan SOP berbasis amanah yang menekankan prosedur penanganan bahan-bahan segar, standar penyimpanan (misalnya batas waktu penyimpanan untuk buah beku), dan langkah-langkah layanan ketika stok habis, termasuk prosedur untuk menyampaikan informasi "habis" kepada pelanggan secara jujur dan profesional.Dengan mengintegrasikan nilai-nilai amanah dan strategi operasional, Cafy Teras telah membuktikan peran pentingnya dalam menjaga efisiensi, kejujuran, dan keberlanjutan bisnis. Pendekatan ini tidak hanya membantu mengurangi food waste, tetapi juga memastikan setiap keputusan terkait persediaan dibuat secara etis sesuai dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam dan karakteristik MSME yang memerlukan adaptasi fleksibel terhadap kondisi keuangan..
<br>Food waste reduction at Cafy Teras is influenced not only by the application of appropriate inventory management techniques, but also by the internalization of amanah as an ethical foundation in daily operational activities.The value of amanah fosters discipline, accuracy, and responsibility among employees, enabling consistent demand planning, stock monitoring, material recording, and inventory rotation.From the perspective of Islamic economics, the inventory management system implemented at Cafy Teras functions as a practical mechanism for preventing tabdzir, positioning food waste reduction not merely as an economic objective but also as a form of compliance with Sharia principles.The integration of amanah values with modern managerial practices results in an adaptive and effective inventory management system aligned with Islamic business ethics.Cafy Teras applies a combination of inventory management methods, including FIFO, daily procurement of perishable ingredients, and contextual adaptations of EOQ and JIT in response to capital constraints typical of MSMEs.Although these methods are not mathematically formalized, they remain operationally efficient and relevant.The internalization of amanah significantly reduces negligence, which is a primary contributor to food waste, thereby supporting sustainable business practices.This study highlights that embedding ethical values into operational systems offers a viable and low-cost strategy for culinary MSMEs to enhance efficiency and sustainability.Future research is encouraged to adopt quantitative or comparative approaches across broader culinary MSME contexts to further examine the consistency and scalability of amanah-based inventory management in reducing food waste
<br>Penelitian ini mengkaji peran nilai etika Islam berupa amanah dalam pengendalian food waste sebagai upaya pencegahan praktik tabdzir melalui manajemen persediaan di Cafy Teras, sebuah usaha kuliner lokal di Kabupaten Bone. Dalam perspektif Hukum Ekonomi syariah, food waste tidak hanya dipandang sebagai inefisiensi operasional, tetapi juga sebagai bentuk pemborosan sumber daya yang dilarang. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana integrasi nilai amanah dengan prinsip manajemen persediaan modern berfungsi sebagai mekanisme operasional untuk menekan food waste sekaligus...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/7/food-waste-fw-amanah-manajemen-persediaan-ekonomi-thumb-35de3.webp" type="image/webp" length="70676" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/food-waste-fw-amanah-manajemen-persediaan-ekonomi-thumb-35de3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/food-waste-fw-amanah-manajemen-persediaan-ekonomi-thumb-1e2a6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/food-waste-fw-amanah-manajemen-persediaan-ekonomi-thumb-9d724.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4856-tadayun.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14676-tadayun-jurnal-hukum-ekonomi-syariah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sharia Compliance of PNM Mekaar Syariah Financing Under DSN MUI Fatwa No 141 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sharia Compliance of PNM Mekaar Syariah Financing Under DSN MUI Fatwa No 141 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sharia Compliance of PNM Mekaar Syariah Financing Under DSN MUI Fatwa No 141 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52245-prinsip-akad-murabahah-praktik-mudharabah-aka</link>
	<guid isPermaLink="false">6e81674aa5a4a1d53e9ecc0f45526534</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 22:05:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ one moment ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[moment,one]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan rekonstruksi menyeluruh pada praktik pembiayaan PNM Mekaar Syariah. Pertama, perlu dilakukan institusionalisasi fungsi pengawasan syariah melalui pembentukan Dewan Pengawas Syariah (DPS) yang disetujui ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sharia Compliance of PNM Mekaar Syariah Financing Under DSN-MUI Fatwa No 141: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan rekonstruksi menyeluruh pada praktik pembiayaan PNM Mekaar Syariah. Pertama, perlu dilakukan institusionalisasi fungsi pengawasan syariah melalui pembentukan Dewan Pengawas Syariah (DPS) yang disetujui dalam rapat anggota, sesuai dengan ketentuan Fatwa DSN-MUI Nomor 141. Kedua, akad pembiayaan harus disempurnakan agar berbasis bagi hasil murni atau jual beli riil, dengan memastikan ketersediaan barang atau penerapan akad Wakalah dengan prosedur ketat yang mewajibkan nasabah menyerahkan bukti pembelian sebagai syarat sahnya jual beli. Ketiga, sistem tanggung renteng harus diformalisasi melalui kerangka kontrak syariah yang jelas, baik dengan struktur akad Kafalah yang mendefinisikan pilar, cakupan, dan prosedur penegakannya, atau dengan menciptakan Dana Tabarru di mana anggota secara sukarela berkontribusi secara berkala yang diperlakukan sebagai sumbangan amal untuk mendukung anggota yang mengalami kesulitan pembayaran. Langkah-langkah ini penting untuk mengubah praktik yang hanya diberi label syariah menjadi operasi yang secara substansial patuh dengan hukum Islam dan membawa berkah bagi nasabah kurang mampu.. Berdasarkan analisis terhadap DSN-MUI Fatwa Nomor 141/DSN-MUI/VIII/2021, pelaksanaan pembiayaan di Koperasi PNM Mekaar Syariah Unit Botugolu belum sepenuhnya memenuhi standar kepatuhan syariah.Indikasi ketidakpatuhan ditemukan pada absennya Dewan Pengawas Syariah (DPS) dalam struktur institusi, distorsi praktik akad yang secara substansi berfungsi seperti pinjaman tunai (Qardh) dengan tingkat pengembalian tetap (fixed rate) tanpa verifikasi objek barang.Selain itu, mekanisme potongan langsung dari simpanan wajib dari dana pencairan dan penerapan tanggung renteng yang tidak berdasarkan akad Kafalah atau Tabarru dianggap melanggar prinsip transparansi, keadilan, dan sukarela dalam transaksi.Meski demikian, koperasi menunjukkan keselarasan dengan prinsip syariah dalam aspek penyelesaian sengketa, yang mengutamakan pendekatan persuasif tanpa sanksi finansial (ta'zir).Untuk meningkatkan operasinya, penelitian ini merekomendasikan kebutuhan rekonstruksi menyeluruh yang mencakup institusionalisasi fungsi pengawasan syariah, penyucian akad pembiayaan agar berbasis bagi hasil murni atau jual beli riil, serta formalisasi akad jaminan dalam sistem tanggung renteng.Langkah-langkah ini krusial untuk mengubah praktik yang hanya diberi label syariah menjadi operasi yang secara substansial patuh dengan hukum Islam dan membawa berkah bagi nasabah kurang mampu Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kepatuhan syariah praktik pembiayaan PNM Mekaar Syariah Unit Botugolu berdasarkan ketentuan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) Nomor 141/DSN-MUI/VIII/2021 tentang Pedoman Pendirian dan Operasional Koperasi Syariah. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan socio-legal, yang menelaah hubungan antara norma hukum syariah (das sollen) dan praktik pembiayaan yang berlangsung di lapangan (das sein). Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan pengelola dan nasabah, serta studi dokumentasi terhadap akad dan prosedur operasional lembaga. Hasil penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/f/prinsip-akad-murabahah-praktik-mudharabah-wakalah-thumb-9311f.webp" title="JURIS - Sharia Compliance of PNM Mekaar Syariah Financing Under DSN-MUI Fatwa No 141" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/prinsip-akad-murabahah-praktik-mudharabah-wakalah-thumb-9311f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/prinsip-akad-murabahah-praktik-mudharabah-wakalah-thumb-9311f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/prinsip-akad-murabahah-praktik-mudharabah-wakalah-thumb-9311f.webp 1x" title="JURIS - Sharia Compliance of PNM Mekaar Syariah Financing Under DSN-MUI Fatwa No 141" alt="JURIS - Sharia Compliance of PNM Mekaar Syariah Financing Under DSN-MUI Fatwa No 141" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/prinsip-akad-murabahah-praktik-mudharabah-wakalah-thumb-32926.webp" title="JURIS - Sharia Compliance of PNM Mekaar Syariah Financing Under DSN-MUI Fatwa No 141" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/prinsip-akad-murabahah-praktik-mudharabah-wakalah-thumb-32926.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/prinsip-akad-murabahah-praktik-mudharabah-wakalah-thumb-32926.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/prinsip-akad-murabahah-praktik-mudharabah-wakalah-thumb-32926.webp 1x" title="JURIS - Sharia Compliance of PNM Mekaar Syariah Financing Under DSN-MUI Fatwa No 141" alt="JURIS - Sharia Compliance of PNM Mekaar Syariah Financing Under DSN-MUI Fatwa No 141" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/prinsip-akad-murabahah-praktik-mudharabah-wakalah-thumb-d887e.webp" title="JURIS - Sharia Compliance of PNM Mekaar Syariah Financing Under DSN-MUI Fatwa No 141" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/prinsip-akad-murabahah-praktik-mudharabah-wakalah-thumb-d887e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/prinsip-akad-murabahah-praktik-mudharabah-wakalah-thumb-d887e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/prinsip-akad-murabahah-praktik-mudharabah-wakalah-thumb-d887e.webp 1x" title="JURIS - Sharia Compliance of PNM Mekaar Syariah Financing Under DSN-MUI Fatwa No 141" alt="JURIS - Sharia Compliance of PNM Mekaar Syariah Financing Under DSN-MUI Fatwa No 141" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52245-prinsip-akad-murabahah-praktik-mudharabah-aka" title="JURIS - Sharia Compliance of PNM Mekaar Syariah Financing Under DSN-MUI Fatwa No 141" target="_blank">Sharia Compliance of PNM Mekaar Syariah Financing Under DSN-MUI Fatwa No 141</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan rekonstruksi menyeluruh pada praktik pembiayaan PNM Mekaar Syariah. Pertama, perlu dilakukan institusionalisasi fungsi pengawasan syariah melalui pembentukan Dewan Pengawas Syariah (DPS) yang disetujui dalam rapat anggota, sesuai dengan ketentuan Fatwa DSN-MUI Nomor 141. Kedua, akad pembiayaan harus disempurnakan agar berbasis bagi hasil murni atau jual beli riil, dengan memastikan ketersediaan barang atau penerapan akad Wakalah dengan prosedur ketat yang mewajibkan nasabah menyerahkan bukti pembelian sebagai syarat sahnya jual beli. Ketiga, sistem tanggung renteng harus diformalisasi melalui kerangka kontrak syariah yang jelas, baik dengan struktur akad Kafalah yang mendefinisikan pilar, cakupan, dan prosedur penegakannya, atau dengan menciptakan Dana Tabarru di mana anggota secara sukarela berkontribusi secara berkala yang diperlakukan sebagai sumbangan amal untuk mendukung anggota yang mengalami kesulitan pembayaran. Langkah-langkah ini penting untuk mengubah praktik yang hanya diberi label syariah menjadi operasi yang secara substansial patuh dengan hukum Islam dan membawa berkah bagi nasabah kurang mampu..
<br>Berdasarkan analisis terhadap DSN-MUI Fatwa Nomor 141/DSN-MUI/VIII/2021, pelaksanaan pembiayaan di Koperasi PNM Mekaar Syariah Unit Botugolu belum sepenuhnya memenuhi standar kepatuhan syariah.Indikasi ketidakpatuhan ditemukan pada absennya Dewan Pengawas Syariah (DPS) dalam struktur institusi, distorsi praktik akad yang secara substansi berfungsi seperti pinjaman tunai (Qardh) dengan tingkat pengembalian tetap (fixed rate) tanpa verifikasi objek barang.Selain itu, mekanisme potongan langsung dari simpanan wajib dari dana pencairan dan penerapan tanggung renteng yang tidak berdasarkan akad Kafalah atau Tabarru dianggap melanggar prinsip transparansi, keadilan, dan sukarela dalam transaksi.Meski demikian, koperasi menunjukkan keselarasan dengan prinsip syariah dalam aspek penyelesaian sengketa, yang mengutamakan pendekatan persuasif tanpa sanksi finansial (ta'zir).Untuk meningkatkan operasinya, penelitian ini merekomendasikan kebutuhan rekonstruksi menyeluruh yang mencakup institusionalisasi fungsi pengawasan syariah, penyucian akad pembiayaan agar berbasis bagi hasil murni atau jual beli riil, serta formalisasi akad jaminan dalam sistem tanggung renteng.Langkah-langkah ini krusial untuk mengubah praktik yang hanya diberi label syariah menjadi operasi yang secara substansial patuh dengan hukum Islam dan membawa berkah bagi nasabah kurang mampu
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kepatuhan syariah praktik pembiayaan PNM Mekaar Syariah Unit Botugolu berdasarkan ketentuan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) Nomor 141/DSN-MUI/VIII/2021 tentang Pedoman Pendirian dan Operasional Koperasi Syariah. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan socio-legal, yang menelaah hubungan antara norma hukum syariah (das sollen) dan praktik pembiayaan yang berlangsung di lapangan (das sein). Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan pengelola dan nasabah, serta studi dokumentasi terhadap akad dan prosedur operasional lembaga. Hasil penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/f/prinsip-akad-murabahah-praktik-mudharabah-wakalah-thumb-9311f.webp" type="image/webp" length="73084" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/prinsip-akad-murabahah-praktik-mudharabah-wakalah-thumb-9311f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/prinsip-akad-murabahah-praktik-mudharabah-wakalah-thumb-32926.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/prinsip-akad-murabahah-praktik-mudharabah-wakalah-thumb-d887e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4856-tadayun.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14676-tadayun-jurnal-hukum-ekonomi-syariah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Impact of Share Offering Volume Factor on Systematic Risk Application of the Common Effect Panel Data Regression Method ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Impact of Share Offering Volume Factor on Systematic Risk Application of the Common Effect Panel Data Regression Method ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Impact of Share Offering Volume Factor on Systematic Risk Application of the Common Effect Panel Data Regression Method ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52246-volume-saham-penawaran-risiko-sistema</link>
	<guid isPermaLink="false">86822e4b8e5e3971ecba5268832e0980</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 21:08:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ study covid ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[covid,full,issue,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mempertimbangkan variabel-variabel eksternal seperti The Fed Rate dan indeks-indeks dunia yang dapat memengaruhi risiko sistematis dalam kondisi pandemi Covid-19. Selain itu, penelitian per sektor industri atau ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Impact of Share Offering Volume Factor on Systematic Risk: Application of the Common Effect Panel Data Regression Method: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mempertimbangkan variabel-variabel eksternal seperti The Fed Rate dan indeks-indeks dunia yang dapat memengaruhi risiko sistematis dalam kondisi pandemi Covid-19. Selain itu, penelitian per sektor industri atau saham-saham dalam kelompok indeks lainnya juga dapat dilakukan untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif. Metode analisis regresi data panel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode common effect, namun untuk penelitian selanjutnya dapat dipertimbangkan metode fixed effect atau random effect.. Penelitian ini menemukan bahwa volume penawaran saham berpengaruh positif dan signifikan terhadap risiko sistematis saham-saham dalam kelompok Jakarta Islamic Index di BEI pada kondisi pandemi virus Covid-19.Temuan ini sesuai dengan teori hubungan antara volume penawaran saham dengan risiko sistematis, dimana risiko sistematis saham-saham dalam kelompok JII meningkat dampak dari terjadinya kelebihan penawaran volume saham.Penelitian selanjutnya dapat mempertimbangkan variabel lain seperti The Fed Rate, indeks-indeks dunia, dan melakukan penelitian per sektor industri atau saham-saham dalam kelompok indeks lainnya Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak Volume Penawaran Saham terhadap Risiko Sistematis. Penelitian ini menggunakan obyek saham-saham dalam kelompok JII (Jakarta Islamic Index) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk periode Januari hingga April 2020 dengan sampel jenuh (sensus sampling) sebagai metode. Terdapat 20 saham yang dipilih sebagai sampel. Metode analisis penelitian ini adalah regresi data panel dengan metode common effect. Penelitian menemukan hasil volume penawaran saham berpengaruh positif dan signifikan terhadap risiko sistematis. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/d/volume-saham-penawaran-risiko-sistematis-metode-an-thumb-e9449.webp" title="JURIS - The Impact of Share Offering Volume Factor on Systematic Risk: Application of the Common Effect Panel Data Regression Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/volume-saham-penawaran-risiko-sistematis-metode-an-thumb-e9449.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/volume-saham-penawaran-risiko-sistematis-metode-an-thumb-e9449.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/volume-saham-penawaran-risiko-sistematis-metode-an-thumb-e9449.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Share Offering Volume Factor on Systematic Risk: Application of the Common Effect Panel Data Regression Method" alt="JURIS - The Impact of Share Offering Volume Factor on Systematic Risk: Application of the Common Effect Panel Data Regression Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/volume-saham-penawaran-risiko-sistematis-metode-an-thumb-1ff3e.webp" title="JURIS - The Impact of Share Offering Volume Factor on Systematic Risk: Application of the Common Effect Panel Data Regression Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/volume-saham-penawaran-risiko-sistematis-metode-an-thumb-1ff3e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/volume-saham-penawaran-risiko-sistematis-metode-an-thumb-1ff3e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/volume-saham-penawaran-risiko-sistematis-metode-an-thumb-1ff3e.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Share Offering Volume Factor on Systematic Risk: Application of the Common Effect Panel Data Regression Method" alt="JURIS - The Impact of Share Offering Volume Factor on Systematic Risk: Application of the Common Effect Panel Data Regression Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/volume-saham-penawaran-risiko-sistematis-metode-an-thumb-b1b35.webp" title="JURIS - The Impact of Share Offering Volume Factor on Systematic Risk: Application of the Common Effect Panel Data Regression Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/volume-saham-penawaran-risiko-sistematis-metode-an-thumb-b1b35.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/volume-saham-penawaran-risiko-sistematis-metode-an-thumb-b1b35.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/volume-saham-penawaran-risiko-sistematis-metode-an-thumb-b1b35.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Share Offering Volume Factor on Systematic Risk: Application of the Common Effect Panel Data Regression Method" alt="JURIS - The Impact of Share Offering Volume Factor on Systematic Risk: Application of the Common Effect Panel Data Regression Method" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52246-volume-saham-penawaran-risiko-sistema" title="JURIS - The Impact of Share Offering Volume Factor on Systematic Risk: Application of the Common Effect Panel Data Regression Method" target="_blank">The Impact of Share Offering Volume Factor on Systematic Risk: Application of the Common Effect Panel Data Regression Method</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mempertimbangkan variabel-variabel eksternal seperti The Fed Rate dan indeks-indeks dunia yang dapat memengaruhi risiko sistematis dalam kondisi pandemi Covid-19. Selain itu, penelitian per sektor industri atau saham-saham dalam kelompok indeks lainnya juga dapat dilakukan untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif. Metode analisis regresi data panel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode common effect, namun untuk penelitian selanjutnya dapat dipertimbangkan metode fixed effect atau random effect..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa volume penawaran saham berpengaruh positif dan signifikan terhadap risiko sistematis saham-saham dalam kelompok Jakarta Islamic Index di BEI pada kondisi pandemi virus Covid-19.Temuan ini sesuai dengan teori hubungan antara volume penawaran saham dengan risiko sistematis, dimana risiko sistematis saham-saham dalam kelompok JII meningkat dampak dari terjadinya kelebihan penawaran volume saham.Penelitian selanjutnya dapat mempertimbangkan variabel lain seperti The Fed Rate, indeks-indeks dunia, dan melakukan penelitian per sektor industri atau saham-saham dalam kelompok indeks lainnya
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak Volume Penawaran Saham terhadap Risiko Sistematis. Penelitian ini menggunakan obyek saham-saham dalam kelompok JII (Jakarta Islamic Index) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk periode Januari hingga April 2020 dengan sampel jenuh (sensus sampling) sebagai metode. Terdapat 20 saham yang dipilih sebagai sampel. Metode analisis penelitian ini adalah regresi data panel dengan metode common effect. Penelitian menemukan hasil volume penawaran saham berpengaruh positif dan signifikan terhadap risiko sistematis.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/d/volume-saham-penawaran-risiko-sistematis-metode-an-thumb-b1b35.webp" type="image/webp" length="65788" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/volume-saham-penawaran-risiko-sistematis-metode-an-thumb-e9449.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/volume-saham-penawaran-risiko-sistematis-metode-an-thumb-1ff3e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/volume-saham-penawaran-risiko-sistematis-metode-an-thumb-b1b35.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1860-risetekonomi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9228-jurnal-ilmu-ekonomi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Konstruksi Nilai Karakter Melalui Satua AuI Siap BadengAy dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SD Negeri 3 Banjar Jawa Buleleng ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Konstruksi Nilai Karakter Melalui Satua AuI Siap BadengAy dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SD Negeri 3 Banjar Jawa Buleleng ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Konstruksi Nilai Karakter Melalui Satua AuI Siap BadengAy dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SD Negeri 3 Banjar Jawa Buleleng ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52241-moral-siswa-sekolah-nilai-karakter-satua-ba</link>
	<guid isPermaLink="false">15f991241ca69372d1a97c279624d4bc</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 21:02:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,contact,fees,focus,scope,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas platform digital yang mendukung storytelling satua "I Siap Badeng" dalam meningkatkan nilai karakter siswa pada berbagai tingkat kelas, dengan membandingkan hasil belajar antara kelas yang menggunakan media ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Konstruksi Nilai Karakter Melalui Satua AuI Siap BadengAy dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SD Negeri 3 Banjar Jawa Buleleng: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas platform digital yang mendukung storytelling satua "I Siap Badeng" dalam meningkatkan nilai karakter siswa pada berbagai tingkat kelas, dengan membandingkan hasil belajar antara kelas yang menggunakan media digital dan yang hanya mendengarkan dongeng tradisional. Selain itu, studi longitudinal dapat meneliti dampak program pelatihan guru yang berfokus pada pedagogi budaya terhadap keberhasilan implementasi satua dalam kurikulum PAH, mengukur perubahan dalam kompetensi guru serta konsistensi penggunaan metode selama beberapa tahun. Penelitian lain dapat mengeksplorasi peran tokoh adat sebagai coAcfacilitator dalam sesi satua, mengkaji apakah keterlibatan mereka meningkatkan kemampuan murid dalam penalaran moral dibandingkan dengan pendekatan yang dipandu guru saja, serta menilai bagaimana kolaborasi tersebut mempengaruhi persepsi siswa terhadap nilai lokal dan identitas budaya mereka.. Satua "I Siap Badeng" mengandung nilai karakter yang selaras dengan ajaran Hindu, seperti kepatuhan, kecerdikan, kewaspadaan, karma, tanggung jawab, keberanian, gotong royong, dan kritik sosial humor.Proses konstruksi nilai terjadi melalui siklus tiga fase.penyajian dan imersi emosional, eksplorasi dan negosiasi makna, serta refleksi dan aplikasi diri, yang sangat bergantung pada peran guru sebagai fasilitator.Muatan satua sesuai dengan tahap perkembangan kognitif operasional konkret dan tahap moral praAckonvensional hingga konvensional, sehingga dapat digunakan secara berjenjang dari kelas I hingga VI sebagai media internalisasi nilai Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konstruksi nilai karakter melalui satua AuI Siap BadengAy dalam pembelajaran Pendidikan Agama Hindu (PAH) di SD Negeri 3 Banjar Jawa, Buleleng. Penelitian dilatarbelakangi oleh potensi besar folklor Bali sebagai sumber kearifan lokal yang belum dimanfaatkan secara optimal dalam pembelajaran PAH yang cenderung tekstual. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru Pendidikan Agama Hindu, siswa, dan tokoh adat, serta analisis dokumen satua. Analisis data mengikuti model Miles, Huberman, dan Saldaya. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, satua AuI Siap BadengAy mengandung nilai-nilai karakter yang selaras dengan ajaran Hindu, antara lain kepatuhan anak kepada orang tua, kecerdikan dan kewaspadaan,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/1/moral-siswa-sekolah-nilai-karakter-satua-badeng-pe-thumb-ba285.webp" title="JURIS - Konstruksi Nilai Karakter Melalui Satua AuI Siap BadengAy dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SD Negeri 3 Banjar Jawa Buleleng" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/moral-siswa-sekolah-nilai-karakter-satua-badeng-pe-thumb-ba285.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/moral-siswa-sekolah-nilai-karakter-satua-badeng-pe-thumb-ba285.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/moral-siswa-sekolah-nilai-karakter-satua-badeng-pe-thumb-ba285.webp 1x" title="JURIS - Konstruksi Nilai Karakter Melalui Satua AuI Siap BadengAy dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SD Negeri 3 Banjar Jawa Buleleng" alt="JURIS - Konstruksi Nilai Karakter Melalui Satua AuI Siap BadengAy dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SD Negeri 3 Banjar Jawa Buleleng" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/moral-siswa-sekolah-nilai-karakter-satua-badeng-pe-thumb-ce920.webp" title="JURIS - Konstruksi Nilai Karakter Melalui Satua AuI Siap BadengAy dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SD Negeri 3 Banjar Jawa Buleleng" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/moral-siswa-sekolah-nilai-karakter-satua-badeng-pe-thumb-ce920.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/moral-siswa-sekolah-nilai-karakter-satua-badeng-pe-thumb-ce920.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/moral-siswa-sekolah-nilai-karakter-satua-badeng-pe-thumb-ce920.webp 1x" title="JURIS - Konstruksi Nilai Karakter Melalui Satua AuI Siap BadengAy dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SD Negeri 3 Banjar Jawa Buleleng" alt="JURIS - Konstruksi Nilai Karakter Melalui Satua AuI Siap BadengAy dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SD Negeri 3 Banjar Jawa Buleleng" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/moral-siswa-sekolah-nilai-karakter-satua-badeng-pe-thumb-8098d.webp" title="JURIS - Konstruksi Nilai Karakter Melalui Satua AuI Siap BadengAy dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SD Negeri 3 Banjar Jawa Buleleng" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/moral-siswa-sekolah-nilai-karakter-satua-badeng-pe-thumb-8098d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/moral-siswa-sekolah-nilai-karakter-satua-badeng-pe-thumb-8098d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/moral-siswa-sekolah-nilai-karakter-satua-badeng-pe-thumb-8098d.webp 1x" title="JURIS - Konstruksi Nilai Karakter Melalui Satua AuI Siap BadengAy dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SD Negeri 3 Banjar Jawa Buleleng" alt="JURIS - Konstruksi Nilai Karakter Melalui Satua AuI Siap BadengAy dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SD Negeri 3 Banjar Jawa Buleleng" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52241-moral-siswa-sekolah-nilai-karakter-satua-ba" title="JURIS - Konstruksi Nilai Karakter Melalui Satua AuI Siap BadengAy dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SD Negeri 3 Banjar Jawa Buleleng" target="_blank">Konstruksi Nilai Karakter Melalui Satua AuI Siap BadengAy dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SD Negeri 3 Banjar Jawa Buleleng</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas platform digital yang mendukung storytelling satua "I Siap Badeng" dalam meningkatkan nilai karakter siswa pada berbagai tingkat kelas, dengan membandingkan hasil belajar antara kelas yang menggunakan media digital dan yang hanya mendengarkan dongeng tradisional. Selain itu, studi longitudinal dapat meneliti dampak program pelatihan guru yang berfokus pada pedagogi budaya terhadap keberhasilan implementasi satua dalam kurikulum PAH, mengukur perubahan dalam kompetensi guru serta konsistensi penggunaan metode selama beberapa tahun. Penelitian lain dapat mengeksplorasi peran tokoh adat sebagai coAcfacilitator dalam sesi satua, mengkaji apakah keterlibatan mereka meningkatkan kemampuan murid dalam penalaran moral dibandingkan dengan pendekatan yang dipandu guru saja, serta menilai bagaimana kolaborasi tersebut mempengaruhi persepsi siswa terhadap nilai lokal dan identitas budaya mereka..
<br>Satua "I Siap Badeng" mengandung nilai karakter yang selaras dengan ajaran Hindu, seperti kepatuhan, kecerdikan, kewaspadaan, karma, tanggung jawab, keberanian, gotong royong, dan kritik sosial humor.Proses konstruksi nilai terjadi melalui siklus tiga fase.penyajian dan imersi emosional, eksplorasi dan negosiasi makna, serta refleksi dan aplikasi diri, yang sangat bergantung pada peran guru sebagai fasilitator.Muatan satua sesuai dengan tahap perkembangan kognitif operasional konkret dan tahap moral praAckonvensional hingga konvensional, sehingga dapat digunakan secara berjenjang dari kelas I hingga VI sebagai media internalisasi nilai
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konstruksi nilai karakter melalui satua AuI Siap BadengAy dalam pembelajaran Pendidikan Agama Hindu (PAH) di SD Negeri 3 Banjar Jawa, Buleleng. Penelitian dilatarbelakangi oleh potensi besar folklor Bali sebagai sumber kearifan lokal yang belum dimanfaatkan secara optimal dalam pembelajaran PAH yang cenderung tekstual. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru Pendidikan Agama Hindu, siswa, dan tokoh adat, serta analisis dokumen satua. Analisis data mengikuti model Miles, Huberman, dan Saldaya. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, satua AuI Siap BadengAy mengandung nilai-nilai karakter yang selaras dengan ajaran Hindu, antara lain kepatuhan anak kepada orang tua, kecerdikan dan kewaspadaan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/1/moral-siswa-sekolah-nilai-karakter-satua-badeng-pe-thumb-8098d.webp" type="image/webp" length="110500" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/moral-siswa-sekolah-nilai-karakter-satua-badeng-pe-thumb-ba285.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/moral-siswa-sekolah-nilai-karakter-satua-badeng-pe-thumb-ce920.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/moral-siswa-sekolah-nilai-karakter-satua-badeng-pe-thumb-8098d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2286-mpukuturan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10372-edukasi-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kepraktisan Pengembangan E LKPD Bahasa Indonesia Interaktif Berbasis THK untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi dan Pencegahan Bullying Siswa SD di Bali ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kepraktisan Pengembangan E LKPD Bahasa Indonesia Interaktif Berbasis THK untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi dan Pencegahan Bullying Siswa SD di Bali ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kepraktisan Pengembangan E LKPD Bahasa Indonesia Interaktif Berbasis THK untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi dan Pencegahan Bullying Siswa SD di Bali ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52239-semangat-siswa-kompetensi-literasi-emosional</link>
	<guid isPermaLink="false">e235ed58c7b5856d7a16b1bc58bf14a2</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 20:59:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,contact,fees,focus,scope,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh penyesuaian ukuran dan jenis huruf secara adaptif dalam E-LKPD terhadap tingkat pemahaman literasi siswa, terutama bagi mereka yang menggunakan perangkat seluler. Selain itu, studi eksperimental dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kepraktisan Pengembangan E-LKPD Bahasa Indonesia Interaktif Berbasis THK untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi dan Pencegahan Bullying Siswa SD di Bali: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh penyesuaian ukuran dan jenis huruf secara adaptif dalam E-LKPD terhadap tingkat pemahaman literasi siswa, terutama bagi mereka yang menggunakan perangkat seluler. Selain itu, studi eksperimental dapat menguji efektivitas integrasi sistem umpan balik berbasis kecerdasan buatan yang memberikan rekomendasi personalisasi untuk meningkatkan kemampuan membaca serta mengidentifikasi perilaku bullying secara dini. Selanjutnya, diperlukan penelitian longitudinal yang melacak dampak jangka panjang penerapan E-LKPD selama beberapa tahun ajaran, guna menilai keberlanjutan perbaikan literasi dan penurunan insiden bullying serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan program. Penelitian-penelitian ini akan memberikan wawasan lebih dalam tentang optimalisasi desain E-LKPD dan strategi pelatihan guru untuk memaksimalkan manfaat edukatifnya.. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kepraktisan penggunaan E-LKPD Bahasa Indonesia Interaktif berbasis Tri Hita Karana dalam upaya meningkatkan kemampuan literasi dan pencegahan bullying siswa SD di Bali berada pada katagori sangat praktis (92,74%).Secara umum E-LKPD Bahasa Indonesia Interaktif Berbasis Tri Hita Karana sudah sangat baik, menarik dan mampu meningkatkan semangat siswa dalam mempelajari materi Bahasa Indonesia.Namun, sebaiknya dalam penggunaan E-LKPD Bahasa Indonesia Interaktif Berbasis Tri Hita Karana guru-guru diberikan pelatihan terlebih dahulu, dikarenakan di sekolah-sekolah belum seluruh guru mampu mengoperasikan teknologi dengan baik Pendidikan Indonesia mengalami permasalahan literasi dan Bullying, yakni literasi siswa sekolah dasar yang masih rendah, dan masih maraknya peristiwa Bullying di kalangan pelajar. Permasalahan ini sangat penting dipecahkan untuk mencapai Visi Indonesia Emas 2045. Kemampuan literasi siswa harus ditingkatkan dan perilaku Bullying yang bisa memberikan efek negatif terhadap perkembangan mental dan emosional siswa wajib diminimalkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kepraktisan pengembangan E-LKPD Bahasa Indonesia Interaktif berbasis THK untuk meningkatkan kemampuan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/5/semangat-siswa-kompetensi-literasi-emosional-inklu-thumb-94d94.webp" title="JURIS - Analisis Kepraktisan Pengembangan E-LKPD Bahasa Indonesia Interaktif Berbasis THK untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi dan Pencegahan Bullying Siswa SD di Bali" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/semangat-siswa-kompetensi-literasi-emosional-inklu-thumb-94d94.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/semangat-siswa-kompetensi-literasi-emosional-inklu-thumb-94d94.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/semangat-siswa-kompetensi-literasi-emosional-inklu-thumb-94d94.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kepraktisan Pengembangan E-LKPD Bahasa Indonesia Interaktif Berbasis THK untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi dan Pencegahan Bullying Siswa SD di Bali" alt="JURIS - Analisis Kepraktisan Pengembangan E-LKPD Bahasa Indonesia Interaktif Berbasis THK untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi dan Pencegahan Bullying Siswa SD di Bali" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/semangat-siswa-kompetensi-literasi-emosional-inklu-thumb-c51ca.webp" title="JURIS - Analisis Kepraktisan Pengembangan E-LKPD Bahasa Indonesia Interaktif Berbasis THK untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi dan Pencegahan Bullying Siswa SD di Bali" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/semangat-siswa-kompetensi-literasi-emosional-inklu-thumb-c51ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/semangat-siswa-kompetensi-literasi-emosional-inklu-thumb-c51ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/semangat-siswa-kompetensi-literasi-emosional-inklu-thumb-c51ca.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kepraktisan Pengembangan E-LKPD Bahasa Indonesia Interaktif Berbasis THK untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi dan Pencegahan Bullying Siswa SD di Bali" alt="JURIS - Analisis Kepraktisan Pengembangan E-LKPD Bahasa Indonesia Interaktif Berbasis THK untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi dan Pencegahan Bullying Siswa SD di Bali" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/semangat-siswa-kompetensi-literasi-emosional-inklu-thumb-9a9ee.webp" title="JURIS - Analisis Kepraktisan Pengembangan E-LKPD Bahasa Indonesia Interaktif Berbasis THK untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi dan Pencegahan Bullying Siswa SD di Bali" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/semangat-siswa-kompetensi-literasi-emosional-inklu-thumb-9a9ee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/semangat-siswa-kompetensi-literasi-emosional-inklu-thumb-9a9ee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/semangat-siswa-kompetensi-literasi-emosional-inklu-thumb-9a9ee.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kepraktisan Pengembangan E-LKPD Bahasa Indonesia Interaktif Berbasis THK untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi dan Pencegahan Bullying Siswa SD di Bali" alt="JURIS - Analisis Kepraktisan Pengembangan E-LKPD Bahasa Indonesia Interaktif Berbasis THK untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi dan Pencegahan Bullying Siswa SD di Bali" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52239-semangat-siswa-kompetensi-literasi-emosional" title="JURIS - Analisis Kepraktisan Pengembangan E-LKPD Bahasa Indonesia Interaktif Berbasis THK untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi dan Pencegahan Bullying Siswa SD di Bali" target="_blank">Analisis Kepraktisan Pengembangan E-LKPD Bahasa Indonesia Interaktif Berbasis THK untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi dan Pencegahan Bullying Siswa SD di Bali</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh penyesuaian ukuran dan jenis huruf secara adaptif dalam E-LKPD terhadap tingkat pemahaman literasi siswa, terutama bagi mereka yang menggunakan perangkat seluler. Selain itu, studi eksperimental dapat menguji efektivitas integrasi sistem umpan balik berbasis kecerdasan buatan yang memberikan rekomendasi personalisasi untuk meningkatkan kemampuan membaca serta mengidentifikasi perilaku bullying secara dini. Selanjutnya, diperlukan penelitian longitudinal yang melacak dampak jangka panjang penerapan E-LKPD selama beberapa tahun ajaran, guna menilai keberlanjutan perbaikan literasi dan penurunan insiden bullying serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan program. Penelitian-penelitian ini akan memberikan wawasan lebih dalam tentang optimalisasi desain E-LKPD dan strategi pelatihan guru untuk memaksimalkan manfaat edukatifnya..
<br>Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kepraktisan penggunaan E-LKPD Bahasa Indonesia Interaktif berbasis Tri Hita Karana dalam upaya meningkatkan kemampuan literasi dan pencegahan bullying siswa SD di Bali berada pada katagori sangat praktis (92,74%).Secara umum E-LKPD Bahasa Indonesia Interaktif Berbasis Tri Hita Karana sudah sangat baik, menarik dan mampu meningkatkan semangat siswa dalam mempelajari materi Bahasa Indonesia.Namun, sebaiknya dalam penggunaan E-LKPD Bahasa Indonesia Interaktif Berbasis Tri Hita Karana guru-guru diberikan pelatihan terlebih dahulu, dikarenakan di sekolah-sekolah belum seluruh guru mampu mengoperasikan teknologi dengan baik
<br>Pendidikan Indonesia mengalami permasalahan literasi dan Bullying, yakni literasi siswa sekolah dasar yang masih rendah, dan masih maraknya peristiwa Bullying di kalangan pelajar. Permasalahan ini sangat penting dipecahkan untuk mencapai Visi Indonesia Emas 2045. Kemampuan literasi siswa harus ditingkatkan dan perilaku Bullying yang bisa memberikan efek negatif terhadap perkembangan mental dan emosional siswa wajib diminimalkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kepraktisan pengembangan E-LKPD Bahasa Indonesia Interaktif berbasis THK untuk meningkatkan kemampuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/5/semangat-siswa-kompetensi-literasi-emosional-inklu-thumb-c51ca.webp" type="image/webp" length="110786" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/semangat-siswa-kompetensi-literasi-emosional-inklu-thumb-94d94.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/semangat-siswa-kompetensi-literasi-emosional-inklu-thumb-c51ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/semangat-siswa-kompetensi-literasi-emosional-inklu-thumb-9a9ee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2286-mpukuturan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10372-edukasi-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Kesehatan Mental Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI MA Darul Mustafa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Kesehatan Mental Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI MA Darul Mustafa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Kesehatan Mental Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI MA Darul Mustafa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52236-kondisi-mental-mantan-prestasi-optimal-atlet-karak</link>
	<guid isPermaLink="false">b5412b8dc591b5ae7ebcb53657f994c8</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 20:57:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ permana sari ]]></category>
	<category><![CDATA[ musthofa asy ]]></category>
	<category><![CDATA[ ari musthofa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ari,asy,musthofa,permana,sari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas cakupan sampel ke berbagai jenjang pendidikan dan institusi, serta meneliti dampak jangka panjang dari intervensi kesehatan mental terhadap prestasi akademik. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Kesehatan Mental Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI MA Darul Mustafa: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas cakupan sampel ke berbagai jenjang pendidikan dan institusi, serta meneliti dampak jangka panjang dari intervensi kesehatan mental terhadap prestasi akademik. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk menganalisis faktor-faktor lokal yang khas dalam pendidikan Islam, seperti pengaruh nilai spiritual, dukungan religius, dan kebiasaan belajar berbasis nilai keagamaan, yang dapat memberikan kontribusi unik terhadap kesehatan mental dan prestasi belajar siswa. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara kesehatan mental dan prestasi belajar pada kelompok siswa yang rentan, seperti remaja stunting atau siswa yatim piatu, untuk memahami kebutuhan khusus mereka dan mengembangkan intervensi yang lebih efektif.. Penelitian ini menegaskan bahwa kesehatan mental memiliki peran penting dalam menunjang prestasi belajar siswa kelas XI MA Darul Mustafa.Hasil analisis menunjukkan bahwa semakin baik kondisi kesehatan mental seorang siswa, semakin tinggi pula pencapaian akademiknya.Temuan ini selaras dengan studi-studi terdahulu yang menekankan peran kesehatan mental dalam meningkatkan fokus, mengelola tekanan, serta memotivasi individu untuk mencapai prestasi optimal.Kesehatan mental yang stabil memberikan siswa kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan akademik dan sosial, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan efektif.Sebaliknya, stres, kecemasan, dan gangguan psikologis lainnya dapat menghambat kemampuan belajar dan menurunkan hasil akademik.Oleh karena itu, upaya meningkatkan prestasi belajar tidak dapat dilepaskan dari perhatian serius terhadap kesejahteraan psikologis siswa.Implementasi program konseling, workshop manajemen stres, serta integrasi pendidikan karakter dan spiritual menjadi langkah strategis untuk mendukung kondisi mental yang sehat sekaligus memperkuat motivasi belajar Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesehatan mental terhadap prestasi belajar siswa kelas XI Madrasah Aliyah Darul Mustafa. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan regresi linear sederhana pada 44 responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa skor kesehatan mental berkisar antara 64,00 hingga 95,00 dengan rata-rata 82,59, sementara skor prestasi belajar berada pada rentang 53,00 hingga 77,00 dengan rata-rata 63,41. Uji normalitas data residual menggunakan Kolmogorov-Smirnov menunjukkan distribusi normal... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/4/kondisi-mental-mantan-prestasi-optimal-atlet-karak-thumb-46141.webp" title="JURIS - Pengaruh Kesehatan Mental Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI MA Darul Mustafa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/kondisi-mental-mantan-prestasi-optimal-atlet-karak-thumb-46141.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/kondisi-mental-mantan-prestasi-optimal-atlet-karak-thumb-46141.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/kondisi-mental-mantan-prestasi-optimal-atlet-karak-thumb-46141.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kesehatan Mental Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI MA Darul Mustafa" alt="JURIS - Pengaruh Kesehatan Mental Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI MA Darul Mustafa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/kondisi-mental-mantan-prestasi-optimal-atlet-karak-thumb-ae022.webp" title="JURIS - Pengaruh Kesehatan Mental Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI MA Darul Mustafa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/kondisi-mental-mantan-prestasi-optimal-atlet-karak-thumb-ae022.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/kondisi-mental-mantan-prestasi-optimal-atlet-karak-thumb-ae022.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/kondisi-mental-mantan-prestasi-optimal-atlet-karak-thumb-ae022.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kesehatan Mental Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI MA Darul Mustafa" alt="JURIS - Pengaruh Kesehatan Mental Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI MA Darul Mustafa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/kondisi-mental-mantan-prestasi-optimal-atlet-karak-thumb-57e0c.webp" title="JURIS - Pengaruh Kesehatan Mental Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI MA Darul Mustafa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/kondisi-mental-mantan-prestasi-optimal-atlet-karak-thumb-57e0c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/kondisi-mental-mantan-prestasi-optimal-atlet-karak-thumb-57e0c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/kondisi-mental-mantan-prestasi-optimal-atlet-karak-thumb-57e0c.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kesehatan Mental Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI MA Darul Mustafa" alt="JURIS - Pengaruh Kesehatan Mental Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI MA Darul Mustafa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52236-kondisi-mental-mantan-prestasi-optimal-atlet-karak" title="JURIS - Pengaruh Kesehatan Mental Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI MA Darul Mustafa" target="_blank">Pengaruh Kesehatan Mental Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI MA Darul Mustafa</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas cakupan sampel ke berbagai jenjang pendidikan dan institusi, serta meneliti dampak jangka panjang dari intervensi kesehatan mental terhadap prestasi akademik. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk menganalisis faktor-faktor lokal yang khas dalam pendidikan Islam, seperti pengaruh nilai spiritual, dukungan religius, dan kebiasaan belajar berbasis nilai keagamaan, yang dapat memberikan kontribusi unik terhadap kesehatan mental dan prestasi belajar siswa. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara kesehatan mental dan prestasi belajar pada kelompok siswa yang rentan, seperti remaja stunting atau siswa yatim piatu, untuk memahami kebutuhan khusus mereka dan mengembangkan intervensi yang lebih efektif..
<br>Penelitian ini menegaskan bahwa kesehatan mental memiliki peran penting dalam menunjang prestasi belajar siswa kelas XI MA Darul Mustafa.Hasil analisis menunjukkan bahwa semakin baik kondisi kesehatan mental seorang siswa, semakin tinggi pula pencapaian akademiknya.Temuan ini selaras dengan studi-studi terdahulu yang menekankan peran kesehatan mental dalam meningkatkan fokus, mengelola tekanan, serta memotivasi individu untuk mencapai prestasi optimal.Kesehatan mental yang stabil memberikan siswa kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan akademik dan sosial, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan efektif.Sebaliknya, stres, kecemasan, dan gangguan psikologis lainnya dapat menghambat kemampuan belajar dan menurunkan hasil akademik.Oleh karena itu, upaya meningkatkan prestasi belajar tidak dapat dilepaskan dari perhatian serius terhadap kesejahteraan psikologis siswa.Implementasi program konseling, workshop manajemen stres, serta integrasi pendidikan karakter dan spiritual menjadi langkah strategis untuk mendukung kondisi mental yang sehat sekaligus memperkuat motivasi belajar
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesehatan mental terhadap prestasi belajar siswa kelas XI Madrasah Aliyah Darul Mustafa. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan regresi linear sederhana pada 44 responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa skor kesehatan mental berkisar antara 64,00 hingga 95,00 dengan rata-rata 82,59, sementara skor prestasi belajar berada pada rentang 53,00 hingga 77,00 dengan rata-rata 63,41. Uji normalitas data residual menggunakan Kolmogorov-Smirnov menunjukkan distribusi normal...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/4/kondisi-mental-mantan-prestasi-optimal-atlet-karak-thumb-57e0c.webp" type="image/webp" length="117220" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/kondisi-mental-mantan-prestasi-optimal-atlet-karak-thumb-46141.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/kondisi-mental-mantan-prestasi-optimal-atlet-karak-thumb-ae022.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/kondisi-mental-mantan-prestasi-optimal-atlet-karak-thumb-57e0c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5204-darajat-jurnal-pendidikan-agama-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Problematika Global Pendidik Pendidikan Agama Islam di Era Digital dan Abad 21 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Problematika Global Pendidik Pendidikan Agama Islam di Era Digital dan Abad 21 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Problematika Global Pendidik Pendidikan Agama Islam di Era Digital dan Abad 21 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52233-pendidikan-agama-islam-literasi-digital-pembelajar</link>
	<guid isPermaLink="false">e8e54426bb7241acd614ac3f417be4a2</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 20:57:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ permana sari ]]></category>
	<category><![CDATA[ musthofa asy ]]></category>
	<category><![CDATA[ ari musthofa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ari,asy,musthofa,permana,sari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengatasi tantangan yang dihadapi pendidik PAI, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan strategi pembelajaran yang inovatif dan adaptif, dengan mengintegrasikan teknologi digital secara kreatif dan kontekstual. Selain itu, penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Problematika Global Pendidik Pendidikan Agama Islam di Era Digital dan Abad 21: Untuk mengatasi tantangan yang dihadapi pendidik PAI, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan strategi pembelajaran yang inovatif dan adaptif, dengan mengintegrasikan teknologi digital secara kreatif dan kontekstual. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran pendidik PAI sebagai fasilitator dalam meningkatkan literasi digital siswa, serta strategi kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam membentuk ekosistem pendidikan Islam yang kondusif di era digital.. Perkembangan teknologi digital dan pendidikan abad ke-21 telah menghadirkan berbagai tantangan bagi pendidik PAI.Tantangan utama yang dihadapi pendidik PAI meliputi krisis nilai dan moral peserta didik, keterbatasan kompetensi literasi digital guru, perubahan karakteristik peserta didik, serta tuntutan transformasi pembelajaran yang lebih inovatif dan adaptif.Merespon tantangan tersebut, transformasi peran pendidik PAI menjadi sangat krusial dalam menghadapi era digital abad-21.Upaya yang dapat dilakukan untuk mengahadapi tantangan tersebut antara lain melalui peningkatan kompetensi digital pendidik, pengembangan pembelajaran berbasis teknologi kreatif dan inovatif, serta penguatan kolaborasi antara sekolah, keluarga dan masyarakat Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan yang dihadapi guru pendidikan agama Islam dalam menghadapi tuntutan pembelajaran abad 21. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru pendidikan agama Islam menghadapi tantangan literasi digital, kurangnya penguasaan metode pembelajaran inovatif, dan kendala dalam pemanfaatan teknologi. Perbedaan kemampuan adaptasi terhadap teknologi dan terbatasnya dukungan institusi juga menjadi faktor yang memperkuat tantangan tersebut. Kondisi ini berdampak pada kurang optimalnya proses pembelajaran yang cenderung kurang interaktif dan belum mampu mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa. Oleh karena itu, diperlukan upaya strategis seperti peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan, pelatihan berbasis digital,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/8/pendidikan-agama-islam-literasi-digital-pembelajar-thumb-98576.webp" title="JURIS - Problematika Global Pendidik Pendidikan Agama Islam di Era Digital dan Abad 21" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/pendidikan-agama-islam-literasi-digital-pembelajar-thumb-98576.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/pendidikan-agama-islam-literasi-digital-pembelajar-thumb-98576.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/pendidikan-agama-islam-literasi-digital-pembelajar-thumb-98576.webp 1x" title="JURIS - Problematika Global Pendidik Pendidikan Agama Islam di Era Digital dan Abad 21" alt="JURIS - Problematika Global Pendidik Pendidikan Agama Islam di Era Digital dan Abad 21" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/pendidikan-agama-islam-literasi-digital-pembelajar-thumb-22fa5.webp" title="JURIS - Problematika Global Pendidik Pendidikan Agama Islam di Era Digital dan Abad 21" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/pendidikan-agama-islam-literasi-digital-pembelajar-thumb-22fa5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/pendidikan-agama-islam-literasi-digital-pembelajar-thumb-22fa5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/pendidikan-agama-islam-literasi-digital-pembelajar-thumb-22fa5.webp 1x" title="JURIS - Problematika Global Pendidik Pendidikan Agama Islam di Era Digital dan Abad 21" alt="JURIS - Problematika Global Pendidik Pendidikan Agama Islam di Era Digital dan Abad 21" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/pendidikan-agama-islam-literasi-digital-pembelajar-thumb-76504.webp" title="JURIS - Problematika Global Pendidik Pendidikan Agama Islam di Era Digital dan Abad 21" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/pendidikan-agama-islam-literasi-digital-pembelajar-thumb-76504.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/pendidikan-agama-islam-literasi-digital-pembelajar-thumb-76504.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/pendidikan-agama-islam-literasi-digital-pembelajar-thumb-76504.webp 1x" title="JURIS - Problematika Global Pendidik Pendidikan Agama Islam di Era Digital dan Abad 21" alt="JURIS - Problematika Global Pendidik Pendidikan Agama Islam di Era Digital dan Abad 21" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52233-pendidikan-agama-islam-literasi-digital-pembelajar" title="JURIS - Problematika Global Pendidik Pendidikan Agama Islam di Era Digital dan Abad 21" target="_blank">Problematika Global Pendidik Pendidikan Agama Islam di Era Digital dan Abad 21</a>: Untuk mengatasi tantangan yang dihadapi pendidik PAI, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan strategi pembelajaran yang inovatif dan adaptif, dengan mengintegrasikan teknologi digital secara kreatif dan kontekstual. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran pendidik PAI sebagai fasilitator dalam meningkatkan literasi digital siswa, serta strategi kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam membentuk ekosistem pendidikan Islam yang kondusif di era digital..
<br>Perkembangan teknologi digital dan pendidikan abad ke-21 telah menghadirkan berbagai tantangan bagi pendidik PAI.Tantangan utama yang dihadapi pendidik PAI meliputi krisis nilai dan moral peserta didik, keterbatasan kompetensi literasi digital guru, perubahan karakteristik peserta didik, serta tuntutan transformasi pembelajaran yang lebih inovatif dan adaptif.Merespon tantangan tersebut, transformasi peran pendidik PAI menjadi sangat krusial dalam menghadapi era digital abad-21.Upaya yang dapat dilakukan untuk mengahadapi tantangan tersebut antara lain melalui peningkatan kompetensi digital pendidik, pengembangan pembelajaran berbasis teknologi kreatif dan inovatif, serta penguatan kolaborasi antara sekolah, keluarga dan masyarakat
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan yang dihadapi guru pendidikan agama Islam dalam menghadapi tuntutan pembelajaran abad 21. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru pendidikan agama Islam menghadapi tantangan literasi digital, kurangnya penguasaan metode pembelajaran inovatif, dan kendala dalam pemanfaatan teknologi. Perbedaan kemampuan adaptasi terhadap teknologi dan terbatasnya dukungan institusi juga menjadi faktor yang memperkuat tantangan tersebut. Kondisi ini berdampak pada kurang optimalnya proses pembelajaran yang cenderung kurang interaktif dan belum mampu mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa. Oleh karena itu, diperlukan upaya strategis seperti peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan, pelatihan berbasis digital,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/8/pendidikan-agama-islam-literasi-digital-pembelajar-thumb-98576.webp" type="image/webp" length="121974" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/pendidikan-agama-islam-literasi-digital-pembelajar-thumb-98576.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/pendidikan-agama-islam-literasi-digital-pembelajar-thumb-22fa5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/pendidikan-agama-islam-literasi-digital-pembelajar-thumb-76504.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5204-darajat-jurnal-pendidikan-agama-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimalisasi Kecerdasan Artifisial Dalam Pembelajaran Dalam Mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimalisasi Kecerdasan Artifisial Dalam Pembelajaran Dalam Mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimalisasi Kecerdasan Artifisial Dalam Pembelajaran Dalam Mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52230-sungai-kolaborasi-multipihak-literasi-digital-ai-l</link>
	<guid isPermaLink="false">560fe62852c0e5d3c9b7e29f89445440</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 20:57:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ permana sari ]]></category>
	<category><![CDATA[ musthofa asy ]]></category>
	<category><![CDATA[ ari musthofa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ari,asy,musthofa,permana,sari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menguji model optimalisasi AI ini melalui studi lapangan pada berbagai kompetensi keahlian SMK agar diperoleh bukti empiris mengenai efektivitas, tantangan implementasi, dan dampaknya terhadap kesiapan kerja ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimalisasi Kecerdasan Artifisial Dalam Pembelajaran Dalam Mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menguji model optimalisasi AI ini melalui studi lapangan pada berbagai kompetensi keahlian SMK agar diperoleh bukti empiris mengenai efektivitas, tantangan implementasi, dan dampaknya terhadap kesiapan kerja lulusan. Selain itu, perlu dipertimbangkan aspek pemerataan akses dan dukungan infrastruktur dasar dalam kebijakan AI di SMK, serta pelatihan guru yang diarahkan pada literasi AI yang kritis, bukan sekadar pelatihan penggunaan aplikasi. Terakhir, penting untuk mengembangkan kasus pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan memastikan bahwa penggunaan AI tidak menambah beban guru, tetapi justru mengurangi pekerjaan rutin dan memperkuat pendampingan siswa.. Optimalisasi kecerdasan artifisial dalam pembelajaran SMK merupakan kebutuhan strategis untuk menyiapkan Generasi Emas Indonesia 2045.AI memiliki potensi memperkuat personalisasi pembelajaran, asesmen adaptif, efisiensi administrasi guru, simulasi praktik industri, literasi digital, soft skills, dan kesiapan kerja peserta didik.Dalam konteks pendidikan vokasi, AI dapat menjembatani kebutuhan individual siswa dengan standar kompetensi dunia kerja sehingga pembelajaran menjadi lebih relevan, fleksibel, dan berbasis data.Namun, potensi tersebut tidak otomatis menghasilkan peningkatan mutu.AI hanya akan berdampak positif apabila diterapkan melalui desain pedagogis, tata kelola etis, kesiapan guru, dukungan infrastruktur, dan kolaborasi multipihak.Guru tetap menjadi aktor utama yang merancang, mengarahkan, memverifikasi, dan mengevaluasi penggunaan AI.Sekolah perlu menyusun peta jalan implementasi yang bertahap, mulai dari literasi, uji coba, integrasi kurikuler, kolaborasi industri, hingga evaluasi dampak.Pemerintah, perguruan tinggi, dan industri perlu menyediakan ekosistem pendukung agar transformasi AI di SMK berlangsung inklusif dan berkelanjutan Penelitian ini bertujuan menganalisis optimalisasi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dalam proses pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai strategi penguatan kompetensi peserta didik menuju Generasi Emas Indonesia 2045. Kajian ini penting karena SMK menghadapi tuntutan ganda, yaitu menyiapkan lulusan yang adaptif terhadap transformasi industri digital sekaligus memastikan pemanfaatan AI berlangsung etis, inklusif, dan pedagogis. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan analisis isi terhadap artikel jurnal, buku akademik,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/b/sungai-kolaborasi-multipihak-literasi-digital-ai-g-thumb-02380.webp" title="JURIS - Optimalisasi Kecerdasan Artifisial Dalam Pembelajaran Dalam Mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/sungai-kolaborasi-multipihak-literasi-digital-ai-g-thumb-02380.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/sungai-kolaborasi-multipihak-literasi-digital-ai-g-thumb-02380.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/sungai-kolaborasi-multipihak-literasi-digital-ai-g-thumb-02380.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Kecerdasan Artifisial Dalam Pembelajaran Dalam Mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045" alt="JURIS - Optimalisasi Kecerdasan Artifisial Dalam Pembelajaran Dalam Mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/b/sungai-kolaborasi-multipihak-literasi-digital-ai-g-thumb-c52b8.webp" title="JURIS - Optimalisasi Kecerdasan Artifisial Dalam Pembelajaran Dalam Mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/sungai-kolaborasi-multipihak-literasi-digital-ai-g-thumb-c52b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/sungai-kolaborasi-multipihak-literasi-digital-ai-g-thumb-c52b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/sungai-kolaborasi-multipihak-literasi-digital-ai-g-thumb-c52b8.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Kecerdasan Artifisial Dalam Pembelajaran Dalam Mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045" alt="JURIS - Optimalisasi Kecerdasan Artifisial Dalam Pembelajaran Dalam Mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/b/sungai-kolaborasi-multipihak-literasi-digital-ai-g-thumb-a65ab.webp" title="JURIS - Optimalisasi Kecerdasan Artifisial Dalam Pembelajaran Dalam Mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/sungai-kolaborasi-multipihak-literasi-digital-ai-g-thumb-a65ab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/sungai-kolaborasi-multipihak-literasi-digital-ai-g-thumb-a65ab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/sungai-kolaborasi-multipihak-literasi-digital-ai-g-thumb-a65ab.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Kecerdasan Artifisial Dalam Pembelajaran Dalam Mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045" alt="JURIS - Optimalisasi Kecerdasan Artifisial Dalam Pembelajaran Dalam Mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52230-sungai-kolaborasi-multipihak-literasi-digital-ai-l" title="JURIS - Optimalisasi Kecerdasan Artifisial Dalam Pembelajaran Dalam Mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045" target="_blank">Optimalisasi Kecerdasan Artifisial Dalam Pembelajaran Dalam Mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menguji model optimalisasi AI ini melalui studi lapangan pada berbagai kompetensi keahlian SMK agar diperoleh bukti empiris mengenai efektivitas, tantangan implementasi, dan dampaknya terhadap kesiapan kerja lulusan. Selain itu, perlu dipertimbangkan aspek pemerataan akses dan dukungan infrastruktur dasar dalam kebijakan AI di SMK, serta pelatihan guru yang diarahkan pada literasi AI yang kritis, bukan sekadar pelatihan penggunaan aplikasi. Terakhir, penting untuk mengembangkan kasus pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan memastikan bahwa penggunaan AI tidak menambah beban guru, tetapi justru mengurangi pekerjaan rutin dan memperkuat pendampingan siswa..
<br>Optimalisasi kecerdasan artifisial dalam pembelajaran SMK merupakan kebutuhan strategis untuk menyiapkan Generasi Emas Indonesia 2045.AI memiliki potensi memperkuat personalisasi pembelajaran, asesmen adaptif, efisiensi administrasi guru, simulasi praktik industri, literasi digital, soft skills, dan kesiapan kerja peserta didik.Dalam konteks pendidikan vokasi, AI dapat menjembatani kebutuhan individual siswa dengan standar kompetensi dunia kerja sehingga pembelajaran menjadi lebih relevan, fleksibel, dan berbasis data.Namun, potensi tersebut tidak otomatis menghasilkan peningkatan mutu.AI hanya akan berdampak positif apabila diterapkan melalui desain pedagogis, tata kelola etis, kesiapan guru, dukungan infrastruktur, dan kolaborasi multipihak.Guru tetap menjadi aktor utama yang merancang, mengarahkan, memverifikasi, dan mengevaluasi penggunaan AI.Sekolah perlu menyusun peta jalan implementasi yang bertahap, mulai dari literasi, uji coba, integrasi kurikuler, kolaborasi industri, hingga evaluasi dampak.Pemerintah, perguruan tinggi, dan industri perlu menyediakan ekosistem pendukung agar transformasi AI di SMK berlangsung inklusif dan berkelanjutan
<br>Penelitian ini bertujuan menganalisis optimalisasi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dalam proses pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai strategi penguatan kompetensi peserta didik menuju Generasi Emas Indonesia 2045. Kajian ini penting karena SMK menghadapi tuntutan ganda, yaitu menyiapkan lulusan yang adaptif terhadap transformasi industri digital sekaligus memastikan pemanfaatan AI berlangsung etis, inklusif, dan pedagogis. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan analisis isi terhadap artikel jurnal, buku akademik,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/b/sungai-kolaborasi-multipihak-literasi-digital-ai-g-thumb-c52b8.webp" type="image/webp" length="125902" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/sungai-kolaborasi-multipihak-literasi-digital-ai-g-thumb-02380.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/sungai-kolaborasi-multipihak-literasi-digital-ai-g-thumb-c52b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/sungai-kolaborasi-multipihak-literasi-digital-ai-g-thumb-a65ab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5204-darajat-jurnal-pendidikan-agama-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52229-semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesa</link>
	<guid isPermaLink="false">f574d9405745dc8a73e767c04b471725</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 20:57:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nashrul amin ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amin,counter,flag,focus,nashrul,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengatasi tantangan dalam menjaga minat belajar dan akhlak santri, diperlukan strategi yang komprehensif. Pertama, perlu ada upaya untuk menyeimbangkan pendidikan formal dan diniyah, dengan memastikan bahwa santri tidak hanya fokus pada satu aspek ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi: Untuk mengatasi tantangan dalam menjaga minat belajar dan akhlak santri, diperlukan strategi yang komprehensif. Pertama, perlu ada upaya untuk menyeimbangkan pendidikan formal dan diniyah, dengan memastikan bahwa santri tidak hanya fokus pada satu aspek pendidikan saja. Kedua, penting untuk memperkuat karakter santri melalui pendidikan moral dan sosial yang kuat, serta memberikan keteladanan dari pengurus dan senior. Ketiga, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode pembelajaran yang inovatif dan menarik, agar santri tetap termotivasi dalam belajar agama. Dengan demikian, pesantren dapat terus menjadi pusat pendidikan Islam yang unggul dalam membentuk santri berkarakter dan berakhlak mulia.. Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri tetap menjadi lembaga pendidikan Islam yang dipercaya masyarakat, namun menghadapi tantangan dalam menjaga minat belajar dan akhlak santri.Faktor-faktor yang memengaruhi kondisi ini meliputi penurunan minat belajar pendidikan agama, kemerosotan akhlak santri, serta dampak modernisasi dalam pesantren.Oleh karena itu, diperlukan strategi untuk menyeimbangkan pendidikan formal dan diniyah, memperkuat karakter santri, serta meningkatkan peran tenaga pengajar dan pengurus dalam memberikan keteladanan Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Ganjaran Gondanglegi Malang mengalami perkembangan signifikan dalam aspek pendidikan dan sarana prasarana seiring dengan kemajuan zaman. Namun, perubahan ini juga menimbulkan tantangan baru dalam minat belajar santri, terutama dalam bidang pendidikan agama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat, khususnya tenaga pengajar, terhadap minat belajar santri di pesantren ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modernisasi pesantren membawa dampak positif dalam peningkatan sarana pendidikan, tetapi juga menghadirkan tantangan dalam mempertahankan nilai-nilai keislaman tradisional. Beberapa tenaga pengajar mengungkapkan bahwa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-85471.webp" title="JURIS - Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-85471.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-85471.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-85471.webp 1x" title="JURIS - Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi" alt="JURIS - Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-7e42a.webp" title="JURIS - Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-7e42a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-7e42a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-7e42a.webp 1x" title="JURIS - Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi" alt="JURIS - Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-2c421.webp" title="JURIS - Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-2c421.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-2c421.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-2c421.webp 1x" title="JURIS - Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi" alt="JURIS - Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52229-semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesa" title="JURIS - Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi" target="_blank">Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi</a>: Untuk mengatasi tantangan dalam menjaga minat belajar dan akhlak santri, diperlukan strategi yang komprehensif. Pertama, perlu ada upaya untuk menyeimbangkan pendidikan formal dan diniyah, dengan memastikan bahwa santri tidak hanya fokus pada satu aspek pendidikan saja. Kedua, penting untuk memperkuat karakter santri melalui pendidikan moral dan sosial yang kuat, serta memberikan keteladanan dari pengurus dan senior. Ketiga, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode pembelajaran yang inovatif dan menarik, agar santri tetap termotivasi dalam belajar agama. Dengan demikian, pesantren dapat terus menjadi pusat pendidikan Islam yang unggul dalam membentuk santri berkarakter dan berakhlak mulia..
<br>Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri tetap menjadi lembaga pendidikan Islam yang dipercaya masyarakat, namun menghadapi tantangan dalam menjaga minat belajar dan akhlak santri.Faktor-faktor yang memengaruhi kondisi ini meliputi penurunan minat belajar pendidikan agama, kemerosotan akhlak santri, serta dampak modernisasi dalam pesantren.Oleh karena itu, diperlukan strategi untuk menyeimbangkan pendidikan formal dan diniyah, memperkuat karakter santri, serta meningkatkan peran tenaga pengajar dan pengurus dalam memberikan keteladanan
<br>Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Ganjaran Gondanglegi Malang mengalami perkembangan signifikan dalam aspek pendidikan dan sarana prasarana seiring dengan kemajuan zaman. Namun, perubahan ini juga menimbulkan tantangan baru dalam minat belajar santri, terutama dalam bidang pendidikan agama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat, khususnya tenaga pengajar, terhadap minat belajar santri di pesantren ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modernisasi pesantren membawa dampak positif dalam peningkatan sarana pendidikan, tetapi juga menghadirkan tantangan dalam mempertahankan nilai-nilai keislaman tradisional. Beberapa tenaga pengajar mengungkapkan bahwa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-2c421.webp" type="image/webp" length="111218" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-85471.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-7e42a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-2c421.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5204-darajat-jurnal-pendidikan-agama-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52227-perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gi</link>
	<guid isPermaLink="false">c8908c9be517fcefc191f2a014abc315</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 20:57:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ budaya mutu ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[budaya,counter,flag,focus,mutu,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memastikan keberlanjutan program edukasi gizi, diperlukan strategi tindak lanjut (follow-up) yang melibatkan guru sebagai agen perubahan. Guru dapat mengintegrasikan edukasi gizi dalam berbagai mata pelajaran dan kegiatan sekolah, serta memperkuat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah: Untuk memastikan keberlanjutan program edukasi gizi, diperlukan strategi tindak lanjut (follow-up) yang melibatkan guru sebagai agen perubahan. Guru dapat mengintegrasikan edukasi gizi dalam berbagai mata pelajaran dan kegiatan sekolah, serta memperkuat perilaku makan sehat di lingkungan sekolah. Selain itu, sekolah dapat mengembangkan program pendukung seperti kantin sehat dan hari makan buah untuk menguatkan perilaku. Pendekatan whole-school yang melibatkan siswa dan guru secara aktif merupakan strategi efektif dalam menciptakan perubahan perilaku yang lebih komprehensif dan berkelanjutan dalam konsumsi sayur dan buah pada anak usia sekolah.. Konsumsi sayur dan buah yang cukup sangat penting bagi anak usia sekolah dasar untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal.Namun, data menunjukkan bahwa konsumsi sayur dan buah pada anak-anak Indonesia masih rendah.Kegiatan pengabdian masyarakat "Edukasi Gizi Untuk Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah Pada Siswa di SMP Muhammadiyah Makassar" bertujuan untuk memberikan edukasi gizi kepada siswa SMP Muhammadiyah Makassar guna meningkatkan pemahaman mereka tentang pentingnya konsumsi sayur dan buah.Permasalahan utama di SMP Muhammadiyah Makassar terkait konsumsi sayur dan buah meliputi rendahnya kesadaran dan pengetahuan siswa tentang gizi seimbang, di mana mereka lebih memilih makanan cepat saji dibandingkan makanan sehat.Untuk mencapai tujuan program, kegiatan ini akan dilakukan melalui beberapa tahapan strategis, yaitu identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi Konsumsi sayur dan buah pada anak usia sekolah di Indonesia masih tergolong rendah, padahal keduanya merupakan komponen penting dalam pemenuhan gizi seimbang yang berperan dalam mendukung pertumbuhan, meningkatkan daya tahan tubuh, serta mencegah berbagai penyakit. Rendahnya konsumsi tersebut disebabkan oleh kurangnya pengetahuan, kebiasaan makan yang tidak sehat, serta pengaruh lingkungan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran konsumsi sayur dan buah melalui edukasi gizi seimbang pada anak usia sekolah. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-717d9.webp" title="JURIS - Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-717d9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-717d9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-717d9.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah" alt="JURIS - Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-086f4.webp" title="JURIS - Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-086f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-086f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-086f4.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah" alt="JURIS - Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-e30c2.webp" title="JURIS - Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-e30c2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-e30c2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-e30c2.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah" alt="JURIS - Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52227-perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gi" title="JURIS - Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah" target="_blank">Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah</a>: Untuk memastikan keberlanjutan program edukasi gizi, diperlukan strategi tindak lanjut (follow-up) yang melibatkan guru sebagai agen perubahan. Guru dapat mengintegrasikan edukasi gizi dalam berbagai mata pelajaran dan kegiatan sekolah, serta memperkuat perilaku makan sehat di lingkungan sekolah. Selain itu, sekolah dapat mengembangkan program pendukung seperti kantin sehat dan hari makan buah untuk menguatkan perilaku. Pendekatan whole-school yang melibatkan siswa dan guru secara aktif merupakan strategi efektif dalam menciptakan perubahan perilaku yang lebih komprehensif dan berkelanjutan dalam konsumsi sayur dan buah pada anak usia sekolah..
<br>Konsumsi sayur dan buah yang cukup sangat penting bagi anak usia sekolah dasar untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal.Namun, data menunjukkan bahwa konsumsi sayur dan buah pada anak-anak Indonesia masih rendah.Kegiatan pengabdian masyarakat "Edukasi Gizi Untuk Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah Pada Siswa di SMP Muhammadiyah Makassar" bertujuan untuk memberikan edukasi gizi kepada siswa SMP Muhammadiyah Makassar guna meningkatkan pemahaman mereka tentang pentingnya konsumsi sayur dan buah.Permasalahan utama di SMP Muhammadiyah Makassar terkait konsumsi sayur dan buah meliputi rendahnya kesadaran dan pengetahuan siswa tentang gizi seimbang, di mana mereka lebih memilih makanan cepat saji dibandingkan makanan sehat.Untuk mencapai tujuan program, kegiatan ini akan dilakukan melalui beberapa tahapan strategis, yaitu identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi
<br>Konsumsi sayur dan buah pada anak usia sekolah di Indonesia masih tergolong rendah, padahal keduanya merupakan komponen penting dalam pemenuhan gizi seimbang yang berperan dalam mendukung pertumbuhan, meningkatkan daya tahan tubuh, serta mencegah berbagai penyakit. Rendahnya konsumsi tersebut disebabkan oleh kurangnya pengetahuan, kebiasaan makan yang tidak sehat, serta pengaruh lingkungan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran konsumsi sayur dan buah melalui edukasi gizi seimbang pada anak usia sekolah. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-717d9.webp" type="image/webp" length="89874" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-717d9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-086f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-e30c2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5206-participatory-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Mutu Layanan Lembaga Pendidikan Melalui Pendampingan Berbasis Analisis Swot danA Budaya Mutu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Mutu Layanan Lembaga Pendidikan Melalui Pendampingan Berbasis Analisis Swot danA Budaya Mutu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Mutu Layanan Lembaga Pendidikan Melalui Pendampingan Berbasis Analisis Swot danA Budaya Mutu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52226-lembaga-pendidikan-nonformal-implementasi-program</link>
	<guid isPermaLink="false">6fe6b18785a195544742f973bd422cdd</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 20:57:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ budaya mutu ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[budaya,counter,flag,focus,mutu,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, saran penelitian lanjutan yang baru adalah: 1. Mengembangkan penelitian tentang perbaikan kurikulum dan program kesiswaan sebagai fokus utama pada tahun kedua ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Mutu Layanan Lembaga Pendidikan Melalui Pendampingan Berbasis Analisis Swot danA Budaya Mutu: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, saran penelitian lanjutan yang baru adalah: 1. Mengembangkan penelitian tentang perbaikan kurikulum dan program kesiswaan sebagai fokus utama pada tahun kedua pendampingan, dengan mempertimbangkan rekomendasi yang telah diberikan dalam paper ini. 2. Melakukan studi komparatif antara lembaga pendidikan yang telah menerapkan manajemen kualitas dengan lembaga yang belum, untuk mengukur dampak dan keberhasilan penerapan manajemen kualitas dalam meningkatkan performa lembaga. 3. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi program pendampingan, seperti kepemimpinan kepala sekolah, partisipasi aktif dari semua pihak, dan dukungan dari yayasan dan komite sekolah. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam upaya peningkatan mutu layanan lembaga pendidikan.. Berdasarkan pemaparan hasil pendampingan dan merujuk kepada fokus program dampingan yaitu perbaikan manajemen kelembagaan menuju sekolah unggulan atau excellent school, ditemukan peningkatan performa lembaga yang diindikasikan dengan meningkatkan semangat dan gairah para pejabat struktural dan para dewan guru dalam menjalan peran, fungsi, dan tugasnya.Ini membuktikan bahwa kesiapan dan kesediaan yang dinyatakan pada saat mengerjakan angket dan menjawab interview dipegangi dan dilaksanakan dengan baik.Di samping itu, budaya mutu di lembaga SMK sudah menunjukkan tanda yang baik pula, hal ini bisa dapat dilihat dari tingkat kehadiran guru dan siswa yang menunjukkan kenaikan, kegiatan tartil guru dan siswa yang berjalan efektif, kegiatan sholat dhuha dan jamaah dhuhur, dan kegiatan apel pagi yang tertib dan teratur.Walaupun demikian, beberapa permasalahan masih ditemui, untuk itu pendampingan ini tidak hanya berhenti pada tahun ini, namun akan berlanjut pada periode selanjutnya Implementasi manajemen yang dapat memperbaiki kondisi dan performa lembaga dalam rangka menjadi lembaga yang berkualitas dan mempunyai daya tarik merupakan sebuah keharusan. Namun demikian, ini berbeda dengan kondisi lokasi dampingan yang ada, dimana fungsi-fungsi manajemen tidak berjalan dengan baik yang pada gilirannya mengancam keberadaan lembaga itu sendiri. Untuk perbaikan dan peningkatan performa lembaga yang berkualitas inilah maksud dan tujuan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan. Kegiatan dampingan ini dilaksanakan mengikuti periodisasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-pendidikan-nonformal-implementasi-program-thumb-13b80.webp" title="JURIS - Peningkatan Mutu Layanan Lembaga Pendidikan Melalui Pendampingan Berbasis Analisis Swot danA Budaya Mutu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-pendidikan-nonformal-implementasi-program-thumb-13b80.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-pendidikan-nonformal-implementasi-program-thumb-13b80.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-pendidikan-nonformal-implementasi-program-thumb-13b80.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Mutu Layanan Lembaga Pendidikan Melalui Pendampingan Berbasis Analisis Swot danA Budaya Mutu" alt="JURIS - Peningkatan Mutu Layanan Lembaga Pendidikan Melalui Pendampingan Berbasis Analisis Swot danA Budaya Mutu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-pendidikan-nonformal-implementasi-program-thumb-e9485.webp" title="JURIS - Peningkatan Mutu Layanan Lembaga Pendidikan Melalui Pendampingan Berbasis Analisis Swot danA Budaya Mutu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-pendidikan-nonformal-implementasi-program-thumb-e9485.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-pendidikan-nonformal-implementasi-program-thumb-e9485.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-pendidikan-nonformal-implementasi-program-thumb-e9485.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Mutu Layanan Lembaga Pendidikan Melalui Pendampingan Berbasis Analisis Swot danA Budaya Mutu" alt="JURIS - Peningkatan Mutu Layanan Lembaga Pendidikan Melalui Pendampingan Berbasis Analisis Swot danA Budaya Mutu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-pendidikan-nonformal-implementasi-program-thumb-a523a.webp" title="JURIS - Peningkatan Mutu Layanan Lembaga Pendidikan Melalui Pendampingan Berbasis Analisis Swot danA Budaya Mutu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-pendidikan-nonformal-implementasi-program-thumb-a523a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-pendidikan-nonformal-implementasi-program-thumb-a523a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-pendidikan-nonformal-implementasi-program-thumb-a523a.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Mutu Layanan Lembaga Pendidikan Melalui Pendampingan Berbasis Analisis Swot danA Budaya Mutu" alt="JURIS - Peningkatan Mutu Layanan Lembaga Pendidikan Melalui Pendampingan Berbasis Analisis Swot danA Budaya Mutu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52226-lembaga-pendidikan-nonformal-implementasi-program" title="JURIS - Peningkatan Mutu Layanan Lembaga Pendidikan Melalui Pendampingan Berbasis Analisis Swot danA Budaya Mutu" target="_blank">Peningkatan Mutu Layanan Lembaga Pendidikan Melalui Pendampingan Berbasis Analisis Swot danA Budaya Mutu</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, saran penelitian lanjutan yang baru adalah: 1. Mengembangkan penelitian tentang perbaikan kurikulum dan program kesiswaan sebagai fokus utama pada tahun kedua pendampingan, dengan mempertimbangkan rekomendasi yang telah diberikan dalam paper ini. 2. Melakukan studi komparatif antara lembaga pendidikan yang telah menerapkan manajemen kualitas dengan lembaga yang belum, untuk mengukur dampak dan keberhasilan penerapan manajemen kualitas dalam meningkatkan performa lembaga. 3. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi program pendampingan, seperti kepemimpinan kepala sekolah, partisipasi aktif dari semua pihak, dan dukungan dari yayasan dan komite sekolah. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam upaya peningkatan mutu layanan lembaga pendidikan..
<br>Berdasarkan pemaparan hasil pendampingan dan merujuk kepada fokus program dampingan yaitu perbaikan manajemen kelembagaan menuju sekolah unggulan atau excellent school, ditemukan peningkatan performa lembaga yang diindikasikan dengan meningkatkan semangat dan gairah para pejabat struktural dan para dewan guru dalam menjalan peran, fungsi, dan tugasnya.Ini membuktikan bahwa kesiapan dan kesediaan yang dinyatakan pada saat mengerjakan angket dan menjawab interview dipegangi dan dilaksanakan dengan baik.Di samping itu, budaya mutu di lembaga SMK sudah menunjukkan tanda yang baik pula, hal ini bisa dapat dilihat dari tingkat kehadiran guru dan siswa yang menunjukkan kenaikan, kegiatan tartil guru dan siswa yang berjalan efektif, kegiatan sholat dhuha dan jamaah dhuhur, dan kegiatan apel pagi yang tertib dan teratur.Walaupun demikian, beberapa permasalahan masih ditemui, untuk itu pendampingan ini tidak hanya berhenti pada tahun ini, namun akan berlanjut pada periode selanjutnya
<br>Implementasi manajemen yang dapat memperbaiki kondisi dan performa lembaga dalam rangka menjadi lembaga yang berkualitas dan mempunyai daya tarik merupakan sebuah keharusan. Namun demikian, ini berbeda dengan kondisi lokasi dampingan yang ada, dimana fungsi-fungsi manajemen tidak berjalan dengan baik yang pada gilirannya mengancam keberadaan lembaga itu sendiri. Untuk perbaikan dan peningkatan performa lembaga yang berkualitas inilah maksud dan tujuan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan. Kegiatan dampingan ini dilaksanakan mengikuti periodisasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-pendidikan-nonformal-implementasi-program-thumb-e9485.webp" type="image/webp" length="104166" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-pendidikan-nonformal-implementasi-program-thumb-13b80.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-pendidikan-nonformal-implementasi-program-thumb-e9485.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-pendidikan-nonformal-implementasi-program-thumb-a523a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5206-participatory-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pendampingan Psikososial Anak Korban Kekerasan di Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga LK3 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pendampingan Psikososial Anak Korban Kekerasan di Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga LK3 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pendampingan Psikososial Anak Korban Kekerasan di Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga LK3 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52225-bahaya-trauma-anak-korban-ko</link>
	<guid isPermaLink="false">c6146816ae40ff45d95429342e629121</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 20:57:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ budaya mutu ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[budaya,counter,flag,focus,mutu,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pendekatan psikososial di LK3 dengan pendekatan lainnya dalam penanganan kasus kekerasan terhadap anak. Selain itu, penelitian dapat fokus pada dampak jangka panjang pendampingan psikososial ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pendampingan Psikososial Anak Korban Kekerasan di Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3): Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pendekatan psikososial di LK3 dengan pendekatan lainnya dalam penanganan kasus kekerasan terhadap anak. Selain itu, penelitian dapat fokus pada dampak jangka panjang pendampingan psikososial terhadap anak korban kekerasan, termasuk perkembangan mental, emosional, dan sosial mereka. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran dan kontribusi LK3 dalam memperkuat ketahanan keluarga dan membangun kesejahteraan psikososial masyarakat secara lebih luas.. Pendampingan psikososial di LK3 efektif dalam membantu anak pulih dari trauma, meningkatkan kepercayaan diri, memperbaiki hubungan keluarga, dan memperkuat dukungan sosial di lingkungan sekitar.LK3 berperan penting sebagai lembaga rujukan dalam penanganan kasus kekerasan terhadap anak, baik dalam aspek pemulihan psikologis maupun perbaikan sosial keluarga.LK3 juga berfungsi sebagai pusat penguatan ketahanan keluarga dan pembangunan kesejahteraan psikososial masyarakat, memastikan setiap anak tumbuh dan berkembang tanpa kekerasan Keluarga adalah sumber utama kekerasan terhadap anak, baik fisik maupun psikis. Kondisi ini dapat berdampak serius pada perkembangan mental, emosional, dan sosial anak. Penelitian dan pendampingan ini dilakukan di Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) Kabupaten Gresik, yang bertujuan membantu pemulihan trauma anak korban kekerasan dan mengembalikan fungsi sosial anak dan keluarganya. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/a/bahaya-trauma-anak-korban-komunikasi-pendampingan-thumb-15ec7.webp" title="JURIS - Pendampingan Psikososial Anak Korban Kekerasan di Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/bahaya-trauma-anak-korban-komunikasi-pendampingan-thumb-15ec7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/bahaya-trauma-anak-korban-komunikasi-pendampingan-thumb-15ec7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/bahaya-trauma-anak-korban-komunikasi-pendampingan-thumb-15ec7.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan Psikososial Anak Korban Kekerasan di Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3)" alt="JURIS - Pendampingan Psikososial Anak Korban Kekerasan di Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/a/bahaya-trauma-anak-korban-komunikasi-pendampingan-thumb-c7755.webp" title="JURIS - Pendampingan Psikososial Anak Korban Kekerasan di Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/bahaya-trauma-anak-korban-komunikasi-pendampingan-thumb-c7755.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/bahaya-trauma-anak-korban-komunikasi-pendampingan-thumb-c7755.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/bahaya-trauma-anak-korban-komunikasi-pendampingan-thumb-c7755.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan Psikososial Anak Korban Kekerasan di Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3)" alt="JURIS - Pendampingan Psikososial Anak Korban Kekerasan di Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/a/bahaya-trauma-anak-korban-komunikasi-pendampingan-thumb-50239.webp" title="JURIS - Pendampingan Psikososial Anak Korban Kekerasan di Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/bahaya-trauma-anak-korban-komunikasi-pendampingan-thumb-50239.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/bahaya-trauma-anak-korban-komunikasi-pendampingan-thumb-50239.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/bahaya-trauma-anak-korban-komunikasi-pendampingan-thumb-50239.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan Psikososial Anak Korban Kekerasan di Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3)" alt="JURIS - Pendampingan Psikososial Anak Korban Kekerasan di Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52225-bahaya-trauma-anak-korban-ko" title="JURIS - Pendampingan Psikososial Anak Korban Kekerasan di Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3)" target="_blank">Pendampingan Psikososial Anak Korban Kekerasan di Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3)</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pendekatan psikososial di LK3 dengan pendekatan lainnya dalam penanganan kasus kekerasan terhadap anak. Selain itu, penelitian dapat fokus pada dampak jangka panjang pendampingan psikososial terhadap anak korban kekerasan, termasuk perkembangan mental, emosional, dan sosial mereka. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran dan kontribusi LK3 dalam memperkuat ketahanan keluarga dan membangun kesejahteraan psikososial masyarakat secara lebih luas..
<br>Pendampingan psikososial di LK3 efektif dalam membantu anak pulih dari trauma, meningkatkan kepercayaan diri, memperbaiki hubungan keluarga, dan memperkuat dukungan sosial di lingkungan sekitar.LK3 berperan penting sebagai lembaga rujukan dalam penanganan kasus kekerasan terhadap anak, baik dalam aspek pemulihan psikologis maupun perbaikan sosial keluarga.LK3 juga berfungsi sebagai pusat penguatan ketahanan keluarga dan pembangunan kesejahteraan psikososial masyarakat, memastikan setiap anak tumbuh dan berkembang tanpa kekerasan
<br>Keluarga adalah sumber utama kekerasan terhadap anak, baik fisik maupun psikis. Kondisi ini dapat berdampak serius pada perkembangan mental, emosional, dan sosial anak. Penelitian dan pendampingan ini dilakukan di Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) Kabupaten Gresik, yang bertujuan membantu pemulihan trauma anak korban kekerasan dan mengembalikan fungsi sosial anak dan keluarganya.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/a/bahaya-trauma-anak-korban-komunikasi-pendampingan-thumb-c7755.webp" type="image/webp" length="75984" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/bahaya-trauma-anak-korban-komunikasi-pendampingan-thumb-15ec7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/bahaya-trauma-anak-korban-komunikasi-pendampingan-thumb-c7755.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/bahaya-trauma-anak-korban-komunikasi-pendampingan-thumb-50239.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5206-participatory-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pendampingan dan Peningkatan Kapasitas Tutor PKBM Bina Bahari dalam Optimalisasi Pembelajaran Nonformal di Era Digital ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pendampingan dan Peningkatan Kapasitas Tutor PKBM Bina Bahari dalam Optimalisasi Pembelajaran Nonformal di Era Digital ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pendampingan dan Peningkatan Kapasitas Tutor PKBM Bina Bahari dalam Optimalisasi Pembelajaran Nonformal di Era Digital ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52224-peran-tutor-pendampingan-pendidikan-nonforma</link>
	<guid isPermaLink="false">207c93ffb7fc860280273aea10ad9937</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 20:57:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ budaya mutu ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[budaya,counter,flag,focus,mutu,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengembangkan model pendampingan tutor yang lebih komprehensif, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti kepemimpinan transformasional, literasi digital fungsional, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pendampingan dan Peningkatan Kapasitas Tutor PKBM Bina Bahari dalam Optimalisasi Pembelajaran Nonformal di Era Digital: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengembangkan model pendampingan tutor yang lebih komprehensif, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti kepemimpinan transformasional, literasi digital fungsional, dan kearifan lokal. Model ini dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas tutor secara holistik.2. Meneliti dampak jangka panjang dari pendekatan partisipatif dalam peningkatan kapasitas tutor. Apakah perubahan sikap dan kompetensi tutor dapat bertahan dan berkembang dalam waktu yang lebih lama? Bagaimana model pendampingan ini dapat diadaptasi untuk menjaga keberlanjutan inovasi pembelajaran di era digital?3. Melakukan studi komparatif antara PKBM Bina Bahari dengan PKBM lain yang memiliki karakteristik serupa, untuk mengeksplorasi perbedaan dan kesamaan dalam penerapan pendekatan partisipatif dan integrasi andragogi. Studi ini dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang efektivitas model pendampingan yang telah dikembangkan.. Kegiatan pendampingan di PKBM Bina Bahari menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas tutor tidak cukup dicapai melalui pelatihan teknis semata, tetapi memerlukan pendekatan partisipatif yang mengintegrasikan pengalaman, refleksi, dan praktik nyata.Pendekatan Andragogi terbukti efektif dalam mendorong perubahan peran tutor dari penyampai materi menjadi fasilitator pembelajaran yang adaptif.Di sisi lain, penguatan Kepemimpinan Transformasional mendorong munculnya inisiatif, kepercayaan diri, dan komitmen tutor sebagai agen perubahan di komunitasnya.Integrasi keduanya melahirkan praktik pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan kondisi wilayah pesisir, termasuk dalam keterbatasan infrastruktur digital.Secara reflektif, kegiatan ini menegaskan bahwa transformasi pendidikan nonformal tidak harus bergantung pada teknologi tinggi, tetapi pada kemampuan adaptasi dan pemanfaatan sumber daya lokal secara kreatif.Model pendampingan berbasis komunitas yang diterapkan mampu menghasilkan perubahan pada aspek sikap, kompetensi, dan interaksi sosial tutor secara simultan, sehingga memperkuat fondasi pembelajaran yang berkelanjutan Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tutor dalam mengoptimalkan pembelajaran pada satuan pendidikan nonformal di PKBM Bina Bahari di era digital. Tutor memiliki peran strategis sebagai agen perubahan, namun masih menghadapi keterbatasan dalam penerapan pembelajaran berbasis andragogi dan pemanfaatan teknologi digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis Community Based Research (CBR), yang melibatkan tutor dalam seluruh tahapan kegiatan, meliputi identifikasi kebutuhan melalui FGD dan wawancara, perencanaan bersama, pelaksanaan workshop, serta... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/f/peran-tutor-pendampingan-pendidikan-nonformal-andr-thumb-68e64.webp" title="JURIS - Pendampingan dan Peningkatan Kapasitas Tutor PKBM Bina Bahari dalam Optimalisasi Pembelajaran Nonformal di Era Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/peran-tutor-pendampingan-pendidikan-nonformal-andr-thumb-68e64.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/peran-tutor-pendampingan-pendidikan-nonformal-andr-thumb-68e64.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/peran-tutor-pendampingan-pendidikan-nonformal-andr-thumb-68e64.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan dan Peningkatan Kapasitas Tutor PKBM Bina Bahari dalam Optimalisasi Pembelajaran Nonformal di Era Digital" alt="JURIS - Pendampingan dan Peningkatan Kapasitas Tutor PKBM Bina Bahari dalam Optimalisasi Pembelajaran Nonformal di Era Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/f/peran-tutor-pendampingan-pendidikan-nonformal-andr-thumb-6090b.webp" title="JURIS - Pendampingan dan Peningkatan Kapasitas Tutor PKBM Bina Bahari dalam Optimalisasi Pembelajaran Nonformal di Era Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/peran-tutor-pendampingan-pendidikan-nonformal-andr-thumb-6090b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/peran-tutor-pendampingan-pendidikan-nonformal-andr-thumb-6090b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/peran-tutor-pendampingan-pendidikan-nonformal-andr-thumb-6090b.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan dan Peningkatan Kapasitas Tutor PKBM Bina Bahari dalam Optimalisasi Pembelajaran Nonformal di Era Digital" alt="JURIS - Pendampingan dan Peningkatan Kapasitas Tutor PKBM Bina Bahari dalam Optimalisasi Pembelajaran Nonformal di Era Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/f/peran-tutor-pendampingan-pendidikan-nonformal-andr-thumb-873ad.webp" title="JURIS - Pendampingan dan Peningkatan Kapasitas Tutor PKBM Bina Bahari dalam Optimalisasi Pembelajaran Nonformal di Era Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/peran-tutor-pendampingan-pendidikan-nonformal-andr-thumb-873ad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/peran-tutor-pendampingan-pendidikan-nonformal-andr-thumb-873ad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/peran-tutor-pendampingan-pendidikan-nonformal-andr-thumb-873ad.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan dan Peningkatan Kapasitas Tutor PKBM Bina Bahari dalam Optimalisasi Pembelajaran Nonformal di Era Digital" alt="JURIS - Pendampingan dan Peningkatan Kapasitas Tutor PKBM Bina Bahari dalam Optimalisasi Pembelajaran Nonformal di Era Digital" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52224-peran-tutor-pendampingan-pendidikan-nonforma" title="JURIS - Pendampingan dan Peningkatan Kapasitas Tutor PKBM Bina Bahari dalam Optimalisasi Pembelajaran Nonformal di Era Digital" target="_blank">Pendampingan dan Peningkatan Kapasitas Tutor PKBM Bina Bahari dalam Optimalisasi Pembelajaran Nonformal di Era Digital</a>: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengembangkan model pendampingan tutor yang lebih komprehensif, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti kepemimpinan transformasional, literasi digital fungsional, dan kearifan lokal. Model ini dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas tutor secara holistik.2. Meneliti dampak jangka panjang dari pendekatan partisipatif dalam peningkatan kapasitas tutor. Apakah perubahan sikap dan kompetensi tutor dapat bertahan dan berkembang dalam waktu yang lebih lama? Bagaimana model pendampingan ini dapat diadaptasi untuk menjaga keberlanjutan inovasi pembelajaran di era digital?3. Melakukan studi komparatif antara PKBM Bina Bahari dengan PKBM lain yang memiliki karakteristik serupa, untuk mengeksplorasi perbedaan dan kesamaan dalam penerapan pendekatan partisipatif dan integrasi andragogi. Studi ini dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang efektivitas model pendampingan yang telah dikembangkan..
<br>Kegiatan pendampingan di PKBM Bina Bahari menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas tutor tidak cukup dicapai melalui pelatihan teknis semata, tetapi memerlukan pendekatan partisipatif yang mengintegrasikan pengalaman, refleksi, dan praktik nyata.Pendekatan Andragogi terbukti efektif dalam mendorong perubahan peran tutor dari penyampai materi menjadi fasilitator pembelajaran yang adaptif.Di sisi lain, penguatan Kepemimpinan Transformasional mendorong munculnya inisiatif, kepercayaan diri, dan komitmen tutor sebagai agen perubahan di komunitasnya.Integrasi keduanya melahirkan praktik pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan kondisi wilayah pesisir, termasuk dalam keterbatasan infrastruktur digital.Secara reflektif, kegiatan ini menegaskan bahwa transformasi pendidikan nonformal tidak harus bergantung pada teknologi tinggi, tetapi pada kemampuan adaptasi dan pemanfaatan sumber daya lokal secara kreatif.Model pendampingan berbasis komunitas yang diterapkan mampu menghasilkan perubahan pada aspek sikap, kompetensi, dan interaksi sosial tutor secara simultan, sehingga memperkuat fondasi pembelajaran yang berkelanjutan
<br>Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tutor dalam mengoptimalkan pembelajaran pada satuan pendidikan nonformal di PKBM Bina Bahari di era digital. Tutor memiliki peran strategis sebagai agen perubahan, namun masih menghadapi keterbatasan dalam penerapan pembelajaran berbasis andragogi dan pemanfaatan teknologi digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis Community Based Research (CBR), yang melibatkan tutor dalam seluruh tahapan kegiatan, meliputi identifikasi kebutuhan melalui FGD dan wawancara, perencanaan bersama, pelaksanaan workshop, serta...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/f/peran-tutor-pendampingan-pendidikan-nonformal-andr-thumb-6090b.webp" type="image/webp" length="80726" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/peran-tutor-pendampingan-pendidikan-nonformal-andr-thumb-68e64.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/peran-tutor-pendampingan-pendidikan-nonformal-andr-thumb-6090b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/peran-tutor-pendampingan-pendidikan-nonformal-andr-thumb-873ad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5206-participatory-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa Studi Pemberdayaan pada PKK ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa Studi Pemberdayaan pada PKK ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa Studi Pemberdayaan pada PKK ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52223-pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk</link>
	<guid isPermaLink="false">d63b8057c03495fa893b6d1c930c04d1</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 20:57:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ budaya mutu ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[budaya,counter,flag,focus,mutu,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada dampak jangka panjang dari program pemberdayaan perempuan ini. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana perubahan sosial-budaya yang terjadi di Desa Drajat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa (Studi Pemberdayaan pada PKK: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada dampak jangka panjang dari program pemberdayaan perempuan ini. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana perubahan sosial-budaya yang terjadi di Desa Drajat mempengaruhi partisipasi perempuan dalam pembangunan desa secara berkelanjutan. Selain itu, studi ini juga dapat menganalisis bagaimana kolaborasi kelembagaan antara kelompok perempuan dan pemerintah desa dapat diperkuat dan ditingkatkan, sehingga partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan pembangunan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Terakhir, penelitian ini dapat mengusulkan strategi-strategi konkret untuk mempertahankan dan memperluas ruang partisipatif bagi perempuan di tingkat desa, sehingga tata kelola pembangunan desa menjadi lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.. Pelaksanaan program pendampingan peningkatan partisipasi perempuan dalam pembangunan desa di Desa Drajat, Kecamatan Paciran, Lamongan, telah menghasilkan perubahan yang signifikan pada berbagai tingkatan.Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR), proses pemberdayaan perempuan berlangsung secara partisipatif dan berkelanjutan.Terdapat lima dampak utama yang saling terkait, yaitu.peningkatan kapasitas individu perempuan PKK, penguatan kelembagaan PKK sebagai organisasi perempuan, pembentukan Kelompok Kerja Perempuan sebagai wadah partisipasi baru, perubahan norma sosial dan budaya mengenai peran perempuan dalam pembangunan desa, serta terbangunnya kolaborasi kelembagaan antara masyarakat dan pemerintah desa.Kelima perubahan tersebut menunjukkan bahwa pemberdayaan tidak hanya menyentuh level individu, tetapi juga melembaga dan mengakar dalam struktur sosial desa.Program pendampingan ini memperlihatkan bahwa pemberdayaan perempuan melalui PAR mampu mendorong terjadinya proses transformasi sosial secara bertahap.Peningkatan kesadaran kritis perempuan memicu penguatan organisasi, yang kemudian menghasilkan pelembagaan partisipasi dan perubahan sosial-budaya.Kolaborasi yang tercipta antara kelompok perempuan dan pemerintah desa memperlihatkan adanya ruang baru bagi perempuan dalam pengambilan keputusan pembangunan.Dengan demikian, program ini telah berkontribusi pada terciptanya tata kelola pembangunan desa yang lebih inklusif dan partisipatif Partisipasi perempuan dalam pembangunan desa masih menghadapi berbagai tantangan struktural dan kultural, khususnya dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan. Artikel pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan dampak pendampingan pemberdayaan perempuan PKK dalam meningkatkan partisipasi mereka pada pembangunan desa di Desa Drajat, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang menempatkan perempuan sebagai subjek aktif melalui tahapan identifikasi masalah, perencanaan aksi, pelaksanaan, serta refleksi dan evaluasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan lima perubahan utama, yaitu meningkatnya kapasitas individu perempuan, penguatan kelembagaan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-aa494.webp" title="JURIS - Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa (Studi Pemberdayaan pada PKK" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-aa494.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-aa494.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-aa494.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa (Studi Pemberdayaan pada PKK" alt="JURIS - Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa (Studi Pemberdayaan pada PKK" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-524d5.webp" title="JURIS - Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa (Studi Pemberdayaan pada PKK" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-524d5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-524d5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-524d5.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa (Studi Pemberdayaan pada PKK" alt="JURIS - Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa (Studi Pemberdayaan pada PKK" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-f1e0f.webp" title="JURIS - Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa (Studi Pemberdayaan pada PKK" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-f1e0f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-f1e0f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-f1e0f.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa (Studi Pemberdayaan pada PKK" alt="JURIS - Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa (Studi Pemberdayaan pada PKK" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52223-pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk" title="JURIS - Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa (Studi Pemberdayaan pada PKK" target="_blank">Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa (Studi Pemberdayaan pada PKK</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada dampak jangka panjang dari program pemberdayaan perempuan ini. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana perubahan sosial-budaya yang terjadi di Desa Drajat mempengaruhi partisipasi perempuan dalam pembangunan desa secara berkelanjutan. Selain itu, studi ini juga dapat menganalisis bagaimana kolaborasi kelembagaan antara kelompok perempuan dan pemerintah desa dapat diperkuat dan ditingkatkan, sehingga partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan pembangunan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Terakhir, penelitian ini dapat mengusulkan strategi-strategi konkret untuk mempertahankan dan memperluas ruang partisipatif bagi perempuan di tingkat desa, sehingga tata kelola pembangunan desa menjadi lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat..
<br>Pelaksanaan program pendampingan peningkatan partisipasi perempuan dalam pembangunan desa di Desa Drajat, Kecamatan Paciran, Lamongan, telah menghasilkan perubahan yang signifikan pada berbagai tingkatan.Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR), proses pemberdayaan perempuan berlangsung secara partisipatif dan berkelanjutan.Terdapat lima dampak utama yang saling terkait, yaitu.peningkatan kapasitas individu perempuan PKK, penguatan kelembagaan PKK sebagai organisasi perempuan, pembentukan Kelompok Kerja Perempuan sebagai wadah partisipasi baru, perubahan norma sosial dan budaya mengenai peran perempuan dalam pembangunan desa, serta terbangunnya kolaborasi kelembagaan antara masyarakat dan pemerintah desa.Kelima perubahan tersebut menunjukkan bahwa pemberdayaan tidak hanya menyentuh level individu, tetapi juga melembaga dan mengakar dalam struktur sosial desa.Program pendampingan ini memperlihatkan bahwa pemberdayaan perempuan melalui PAR mampu mendorong terjadinya proses transformasi sosial secara bertahap.Peningkatan kesadaran kritis perempuan memicu penguatan organisasi, yang kemudian menghasilkan pelembagaan partisipasi dan perubahan sosial-budaya.Kolaborasi yang tercipta antara kelompok perempuan dan pemerintah desa memperlihatkan adanya ruang baru bagi perempuan dalam pengambilan keputusan pembangunan.Dengan demikian, program ini telah berkontribusi pada terciptanya tata kelola pembangunan desa yang lebih inklusif dan partisipatif
<br>Partisipasi perempuan dalam pembangunan desa masih menghadapi berbagai tantangan struktural dan kultural, khususnya dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan. Artikel pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan dampak pendampingan pemberdayaan perempuan PKK dalam meningkatkan partisipasi mereka pada pembangunan desa di Desa Drajat, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang menempatkan perempuan sebagai subjek aktif melalui tahapan identifikasi masalah, perencanaan aksi, pelaksanaan, serta refleksi dan evaluasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan lima perubahan utama, yaitu meningkatnya kapasitas individu perempuan, penguatan kelembagaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-f1e0f.webp" type="image/webp" length="115514" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-aa494.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-524d5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-f1e0f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5206-participatory-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Inventory Management Strategy in Islamic Finance Optimizing Salam and Istisna Contracts for the Halal Industry ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Inventory Management Strategy in Islamic Finance Optimizing Salam and Istisna Contracts for the Halal Industry ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Inventory Management Strategy in Islamic Finance Optimizing Salam and Istisna Contracts for the Halal Industry ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52243-akad-salam-bai-praktik-mudharabah</link>
	<guid isPermaLink="false">c714f9e778ec3dc37c662b4d4d517e70</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 20:51:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi empiris tentang penerapan akad Salam dan Istishna di sektor-sektor spesifik industri halal, seperti kosmetik, farmasi, dan makanan, untuk memperoleh temuan yang lebih aplikatif dan kontekstual. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Inventory Management Strategy in Islamic Finance: Optimizing Salam and Istisna Contracts for the Halal Industry: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi empiris tentang penerapan akad Salam dan Istishna di sektor-sektor spesifik industri halal, seperti kosmetik, farmasi, dan makanan, untuk memperoleh temuan yang lebih aplikatif dan kontekstual. Selain itu, pelatihan bagi UMKM, kolaborasi dengan lembaga keuangan syariah, dan pengembangan sistem digital untuk manajemen persediaan dan logistik halal dapat dioptimalkan untuk meningkatkan efisiensi, kepatuhan syariah, dan keberlanjutan produksi dalam industri halal.. Salam dan Istishna contracts memainkan peran penting dalam optimasi manajemen persediaan di industri halal.Akad Salam memberikan solusi bagi produsen untuk mengatasi kendala likuiditas melalui pendanaan di muka dan membantu mengurangi dampak fluktuasi harga bahan baku.Di sisi lain, akad Istishna menjelaskan spesifikasi produk yang diinginkan, membantu mencegah overstocking, dan memastikan produksi sesuai dengan kebutuhan pasar.Selain itu, akad Istishna memfasilitasi skema pembayaran bertahap, yang membantu menjaga stabilitas arus kas produsen.Kedua kontrak ini memastikan kepatuhan terhadap standar halal dan berkontribusi pada peningkatan efisiensi operasional, memperkuat daya saing UMKM, serta mendukung keberlanjutan produsen di sektor halal.Namun, masih ada tantangan yang harus diatasi untuk memaksimalkan manfaat implementasi kontrak-kontrak ini, seperti kurangnya regulasi pendukung, pengetahuan praktis yang terbatas tentang kontrak-kontrak tersebut, dan infrastruktur yang tidak memadai.Tindakan strategis diperlukan untuk mengatasi hambatan-hambatan ini dan merealisasikan potensi penuh dari akad Salam dan Istishna dalam industri halal Penelitian ini mengkaji strategi manajemen persediaan dalam keuangan Islam dengan fokus pada penerapan akad Salam dan Istishna di industri halal. Pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur digunakan untuk mengeksplorasi prinsip-prinsip syariah, rukun, dan syarat kedua akad tersebut. Studi literatur dilakukan dengan mengkaji buku, jurnal, dan artikel terkait keuangan Islam, manajemen persediaan, dan praktik akad Salam dan Istishna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua akad ini berkontribusi dalam meningkatkan efisiensi manajemen persediaan, mengurangi risiko fluktuasi harga, dan memperkuat pembiayaan untuk sektor halal. Akad Salam berperan dalam pendanaan di muka untuk pembelian bahan, sedangkan akad Istishna memfasilitasi pengadaan barang sesuai spesifikasi yang diinginkan. Temuan ini diharapkan dapat membantu UMKM dan produsen halal dalam meningkatkan daya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/7/akad-salam-bai-praktik-mudharabah-standar-halal-ke-thumb-6b402.webp" title="JURIS - Inventory Management Strategy in Islamic Finance: Optimizing Salam and Istisna Contracts for the Halal Industry" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/akad-salam-bai-praktik-mudharabah-standar-halal-ke-thumb-6b402.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/akad-salam-bai-praktik-mudharabah-standar-halal-ke-thumb-6b402.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/akad-salam-bai-praktik-mudharabah-standar-halal-ke-thumb-6b402.webp 1x" title="JURIS - Inventory Management Strategy in Islamic Finance: Optimizing Salam and Istisna Contracts for the Halal Industry" alt="JURIS - Inventory Management Strategy in Islamic Finance: Optimizing Salam and Istisna Contracts for the Halal Industry" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/akad-salam-bai-praktik-mudharabah-standar-halal-ke-thumb-11d6a.webp" title="JURIS - Inventory Management Strategy in Islamic Finance: Optimizing Salam and Istisna Contracts for the Halal Industry" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/akad-salam-bai-praktik-mudharabah-standar-halal-ke-thumb-11d6a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/akad-salam-bai-praktik-mudharabah-standar-halal-ke-thumb-11d6a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/akad-salam-bai-praktik-mudharabah-standar-halal-ke-thumb-11d6a.webp 1x" title="JURIS - Inventory Management Strategy in Islamic Finance: Optimizing Salam and Istisna Contracts for the Halal Industry" alt="JURIS - Inventory Management Strategy in Islamic Finance: Optimizing Salam and Istisna Contracts for the Halal Industry" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/akad-salam-bai-praktik-mudharabah-standar-halal-ke-thumb-7c3e3.webp" title="JURIS - Inventory Management Strategy in Islamic Finance: Optimizing Salam and Istisna Contracts for the Halal Industry" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/akad-salam-bai-praktik-mudharabah-standar-halal-ke-thumb-7c3e3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/akad-salam-bai-praktik-mudharabah-standar-halal-ke-thumb-7c3e3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/akad-salam-bai-praktik-mudharabah-standar-halal-ke-thumb-7c3e3.webp 1x" title="JURIS - Inventory Management Strategy in Islamic Finance: Optimizing Salam and Istisna Contracts for the Halal Industry" alt="JURIS - Inventory Management Strategy in Islamic Finance: Optimizing Salam and Istisna Contracts for the Halal Industry" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52243-akad-salam-bai-praktik-mudharabah" title="JURIS - Inventory Management Strategy in Islamic Finance: Optimizing Salam and Istisna Contracts for the Halal Industry" target="_blank">Inventory Management Strategy in Islamic Finance: Optimizing Salam and Istisna Contracts for the Halal Industry</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi empiris tentang penerapan akad Salam dan Istishna di sektor-sektor spesifik industri halal, seperti kosmetik, farmasi, dan makanan, untuk memperoleh temuan yang lebih aplikatif dan kontekstual. Selain itu, pelatihan bagi UMKM, kolaborasi dengan lembaga keuangan syariah, dan pengembangan sistem digital untuk manajemen persediaan dan logistik halal dapat dioptimalkan untuk meningkatkan efisiensi, kepatuhan syariah, dan keberlanjutan produksi dalam industri halal..
<br>Salam dan Istishna contracts memainkan peran penting dalam optimasi manajemen persediaan di industri halal.Akad Salam memberikan solusi bagi produsen untuk mengatasi kendala likuiditas melalui pendanaan di muka dan membantu mengurangi dampak fluktuasi harga bahan baku.Di sisi lain, akad Istishna menjelaskan spesifikasi produk yang diinginkan, membantu mencegah overstocking, dan memastikan produksi sesuai dengan kebutuhan pasar.Selain itu, akad Istishna memfasilitasi skema pembayaran bertahap, yang membantu menjaga stabilitas arus kas produsen.Kedua kontrak ini memastikan kepatuhan terhadap standar halal dan berkontribusi pada peningkatan efisiensi operasional, memperkuat daya saing UMKM, serta mendukung keberlanjutan produsen di sektor halal.Namun, masih ada tantangan yang harus diatasi untuk memaksimalkan manfaat implementasi kontrak-kontrak ini, seperti kurangnya regulasi pendukung, pengetahuan praktis yang terbatas tentang kontrak-kontrak tersebut, dan infrastruktur yang tidak memadai.Tindakan strategis diperlukan untuk mengatasi hambatan-hambatan ini dan merealisasikan potensi penuh dari akad Salam dan Istishna dalam industri halal
<br>Penelitian ini mengkaji strategi manajemen persediaan dalam keuangan Islam dengan fokus pada penerapan akad Salam dan Istishna di industri halal. Pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur digunakan untuk mengeksplorasi prinsip-prinsip syariah, rukun, dan syarat kedua akad tersebut. Studi literatur dilakukan dengan mengkaji buku, jurnal, dan artikel terkait keuangan Islam, manajemen persediaan, dan praktik akad Salam dan Istishna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua akad ini berkontribusi dalam meningkatkan efisiensi manajemen persediaan, mengurangi risiko fluktuasi harga, dan memperkuat pembiayaan untuk sektor halal. Akad Salam berperan dalam pendanaan di muka untuk pembelian bahan, sedangkan akad Istishna memfasilitasi pengadaan barang sesuai spesifikasi yang diinginkan. Temuan ini diharapkan dapat membantu UMKM dan produsen halal dalam meningkatkan daya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/7/akad-salam-bai-praktik-mudharabah-standar-halal-ke-thumb-7c3e3.webp" type="image/webp" length="72510" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/akad-salam-bai-praktik-mudharabah-standar-halal-ke-thumb-6b402.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/akad-salam-bai-praktik-mudharabah-standar-halal-ke-thumb-11d6a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/akad-salam-bai-praktik-mudharabah-standar-halal-ke-thumb-7c3e3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4856-tadayun.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14676-tadayun-jurnal-hukum-ekonomi-syariah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Eksplorasi Tren Implementasi Model Model Pembelajaran Inovatif IPAS pada Proses Pembelajaran di Sekolah Dasar Systematic Literature Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Eksplorasi Tren Implementasi Model Model Pembelajaran Inovatif IPAS pada Proses Pembelajaran di Sekolah Dasar Systematic Literature Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Eksplorasi Tren Implementasi Model Model Pembelajaran Inovatif IPAS pada Proses Pembelajaran di Sekolah Dasar Systematic Literature Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52240-aktif-siswa-guru-proyek-based-learning-standar-kom</link>
	<guid isPermaLink="false">b9f83050215f48d1122f508951b39d59</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 20:40:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,contact,fees,focus,scope,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan kurikulum yang lebih terstruktur dan komprehensif untuk mendukung implementasi Model Pembelajaran Berdasarkan Proyek (PBL) secara berkelanjutan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Eksplorasi Tren Implementasi Model-Model Pembelajaran Inovatif IPAS pada Proses Pembelajaran di Sekolah Dasar : Systematic Literature Review: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan kurikulum yang lebih terstruktur dan komprehensif untuk mendukung implementasi Model Pembelajaran Berdasarkan Proyek (PBL) secara berkelanjutan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana kurikulum dapat dirancang untuk mengakomodasi pendekatan berbasis proyek, termasuk pemilihan topik proyek yang relevan dengan minat dan kebutuhan siswa, serta integrasi materi pembelajaran yang sesuai dengan standar kompetensi yang telah ditetapkan. Selain itu, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pelatihan guru yang lebih intensif dalam implementasi PBL. Penelitian ini dapat menyelidiki strategi pelatihan yang efektif untuk membantu guru memahami dan menerapkan model ini dengan baik, termasuk pengembangan keterampilan dalam mengelola proyek pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini juga dapat mengeksplorasi bagaimana guru dapat memberikan umpan balik yang konstruktif dan mendukung selama proses pembelajaran berbasis proyek. Terakhir, penelitian lanjutan dapat mengkaji penyesuaian metode evaluasi yang sesuai dengan pendekatan berbasis proyek. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana metode evaluasi tradisional dapat dimodifikasi atau dikembangkan untuk mengukur hasil belajar siswa dalam konteks PBL, termasuk penilaian portofolio, presentasi proyek, atau penilaian berbasis kompetensi. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini dapat memberikan kontribusi pada pengembangan praktik pembelajaran yang lebih inovatif dan efektif, serta meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat sekolah dasar.. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Berdasarkan Proyek (PBL) pada siswa kelas 1 di SDN Kiduldalem 2 Kota Malang dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia mereka.Melalui pendekatan berbasis proyek, siswa menjadi lebih aktif, termotivasi, dan percaya diri dalam mengikuti pembelajaran, terutama dalam keterampilan membaca permulaan.Observasi partisipatif dan data kuesioner menunjukkan peningkatan keterlibatan dan motivasi siswa.Peran guru yang proaktif dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan memberikan umpan balik konstruktif menjadi faktor kunci dalam keberhasilan penerapan model ini.Meskipun PBL terbukti efektif, beberapa tantangan tetap ada, termasuk kebutuhan untuk persiapan kurikulum yang lebih terstruktur, pelatihan guru yang lebih intensif, dan penyesuaian metode evaluasi yang sesuai.Berdasarkan temuan ini, disarankan agar sekolah-sekolah mempertimbangkan penerapan Model Pembelajaran Berdasarkan Proyek secara berkelanjutan dalam kurikulum mereka.Untuk meningkatkan efektivitas model ini, disarankan agar guru diberikan pelatihan lebih lanjut terkait implementasi PBL dan pengembangan keterampilan dalam mengelola proyek pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif.Selain itu, penting untuk menyesuaikan kurikulum dan metode evaluasi agar lebih mendukung pendekatan berbasis proyek.Penelitian lebih lanjut juga disarankan untuk mengeksplorasi implementasi jangka panjang PBL di kelas-kelas lainnya serta mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat memperkuat keberlanjutan dan efektivitas model pembelajaran ini dalam meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat sekolah dasar Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi Model Pembelajaran Project Based Learning (PBL) dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia pada siswa kelas 1 di SDN Kiduldalem 2 Kota Malang. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana penerapan PBL dapat meningkatkan keaktifan, semangat, dan partisipasi siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengamati bagaimana PBL dapat merangsang keterlibatan aktif siswa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/e/aktif-siswa-guru-proyek-based-learning-standar-kom-thumb-95d25.webp" title="JURIS - Eksplorasi Tren Implementasi Model-Model Pembelajaran Inovatif IPAS pada Proses Pembelajaran di Sekolah Dasar : Systematic Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/aktif-siswa-guru-proyek-based-learning-standar-kom-thumb-95d25.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/aktif-siswa-guru-proyek-based-learning-standar-kom-thumb-95d25.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/aktif-siswa-guru-proyek-based-learning-standar-kom-thumb-95d25.webp 1x" title="JURIS - Eksplorasi Tren Implementasi Model-Model Pembelajaran Inovatif IPAS pada Proses Pembelajaran di Sekolah Dasar : Systematic Literature Review" alt="JURIS - Eksplorasi Tren Implementasi Model-Model Pembelajaran Inovatif IPAS pada Proses Pembelajaran di Sekolah Dasar : Systematic Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/aktif-siswa-guru-proyek-based-learning-standar-kom-thumb-9ad45.webp" title="JURIS - Eksplorasi Tren Implementasi Model-Model Pembelajaran Inovatif IPAS pada Proses Pembelajaran di Sekolah Dasar : Systematic Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/aktif-siswa-guru-proyek-based-learning-standar-kom-thumb-9ad45.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/aktif-siswa-guru-proyek-based-learning-standar-kom-thumb-9ad45.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/aktif-siswa-guru-proyek-based-learning-standar-kom-thumb-9ad45.webp 1x" title="JURIS - Eksplorasi Tren Implementasi Model-Model Pembelajaran Inovatif IPAS pada Proses Pembelajaran di Sekolah Dasar : Systematic Literature Review" alt="JURIS - Eksplorasi Tren Implementasi Model-Model Pembelajaran Inovatif IPAS pada Proses Pembelajaran di Sekolah Dasar : Systematic Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/aktif-siswa-guru-proyek-based-learning-standar-kom-thumb-92901.webp" title="JURIS - Eksplorasi Tren Implementasi Model-Model Pembelajaran Inovatif IPAS pada Proses Pembelajaran di Sekolah Dasar : Systematic Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/aktif-siswa-guru-proyek-based-learning-standar-kom-thumb-92901.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/aktif-siswa-guru-proyek-based-learning-standar-kom-thumb-92901.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/aktif-siswa-guru-proyek-based-learning-standar-kom-thumb-92901.webp 1x" title="JURIS - Eksplorasi Tren Implementasi Model-Model Pembelajaran Inovatif IPAS pada Proses Pembelajaran di Sekolah Dasar : Systematic Literature Review" alt="JURIS - Eksplorasi Tren Implementasi Model-Model Pembelajaran Inovatif IPAS pada Proses Pembelajaran di Sekolah Dasar : Systematic Literature Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52240-aktif-siswa-guru-proyek-based-learning-standar-kom" title="JURIS - Eksplorasi Tren Implementasi Model-Model Pembelajaran Inovatif IPAS pada Proses Pembelajaran di Sekolah Dasar : Systematic Literature Review" target="_blank">Eksplorasi Tren Implementasi Model-Model Pembelajaran Inovatif IPAS pada Proses Pembelajaran di Sekolah Dasar : Systematic Literature Review</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan kurikulum yang lebih terstruktur dan komprehensif untuk mendukung implementasi Model Pembelajaran Berdasarkan Proyek (PBL) secara berkelanjutan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana kurikulum dapat dirancang untuk mengakomodasi pendekatan berbasis proyek, termasuk pemilihan topik proyek yang relevan dengan minat dan kebutuhan siswa, serta integrasi materi pembelajaran yang sesuai dengan standar kompetensi yang telah ditetapkan. Selain itu, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pelatihan guru yang lebih intensif dalam implementasi PBL. Penelitian ini dapat menyelidiki strategi pelatihan yang efektif untuk membantu guru memahami dan menerapkan model ini dengan baik, termasuk pengembangan keterampilan dalam mengelola proyek pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini juga dapat mengeksplorasi bagaimana guru dapat memberikan umpan balik yang konstruktif dan mendukung selama proses pembelajaran berbasis proyek. Terakhir, penelitian lanjutan dapat mengkaji penyesuaian metode evaluasi yang sesuai dengan pendekatan berbasis proyek. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana metode evaluasi tradisional dapat dimodifikasi atau dikembangkan untuk mengukur hasil belajar siswa dalam konteks PBL, termasuk penilaian portofolio, presentasi proyek, atau penilaian berbasis kompetensi. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini dapat memberikan kontribusi pada pengembangan praktik pembelajaran yang lebih inovatif dan efektif, serta meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat sekolah dasar..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Berdasarkan Proyek (PBL) pada siswa kelas 1 di SDN Kiduldalem 2 Kota Malang dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia mereka.Melalui pendekatan berbasis proyek, siswa menjadi lebih aktif, termotivasi, dan percaya diri dalam mengikuti pembelajaran, terutama dalam keterampilan membaca permulaan.Observasi partisipatif dan data kuesioner menunjukkan peningkatan keterlibatan dan motivasi siswa.Peran guru yang proaktif dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan memberikan umpan balik konstruktif menjadi faktor kunci dalam keberhasilan penerapan model ini.Meskipun PBL terbukti efektif, beberapa tantangan tetap ada, termasuk kebutuhan untuk persiapan kurikulum yang lebih terstruktur, pelatihan guru yang lebih intensif, dan penyesuaian metode evaluasi yang sesuai.Berdasarkan temuan ini, disarankan agar sekolah-sekolah mempertimbangkan penerapan Model Pembelajaran Berdasarkan Proyek secara berkelanjutan dalam kurikulum mereka.Untuk meningkatkan efektivitas model ini, disarankan agar guru diberikan pelatihan lebih lanjut terkait implementasi PBL dan pengembangan keterampilan dalam mengelola proyek pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif.Selain itu, penting untuk menyesuaikan kurikulum dan metode evaluasi agar lebih mendukung pendekatan berbasis proyek.Penelitian lebih lanjut juga disarankan untuk mengeksplorasi implementasi jangka panjang PBL di kelas-kelas lainnya serta mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat memperkuat keberlanjutan dan efektivitas model pembelajaran ini dalam meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat sekolah dasar
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi Model Pembelajaran Project Based Learning (PBL) dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia pada siswa kelas 1 di SDN Kiduldalem 2 Kota Malang. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana penerapan PBL dapat meningkatkan keaktifan, semangat, dan partisipasi siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengamati bagaimana PBL dapat merangsang keterlibatan aktif siswa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/e/aktif-siswa-guru-proyek-based-learning-standar-kom-thumb-9ad45.webp" type="image/webp" length="82170" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/aktif-siswa-guru-proyek-based-learning-standar-kom-thumb-95d25.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/aktif-siswa-guru-proyek-based-learning-standar-kom-thumb-9ad45.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/aktif-siswa-guru-proyek-based-learning-standar-kom-thumb-92901.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2286-mpukuturan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10372-edukasi-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Gambaran Iklim Keselamatan Safety Climate pada Pekerja Plan 14 di PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk dengan Menggunakan Metode Nosacq 50 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gambaran Iklim Keselamatan Safety Climate pada Pekerja Plan 14 di PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk dengan Menggunakan Metode Nosacq 50 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gambaran Iklim Keselamatan Safety Climate pada Pekerja Plan 14 di PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk dengan Menggunakan Metode Nosacq 50 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52238-iklim-keselamatan-nosacq-50-persepsi-pekerja</link>
	<guid isPermaLink="false">8a6b47b9746355ba36ba8e9d9a2ae231</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 20:15:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ side menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[menu,side,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Mengingat bahwa iklim keselamatan di PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk masih memiliki beberapa dimensi yang berkategori cukup rendah, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi untuk pemahaman lebih dalam dan perbaikan berkelanjutan. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Gambaran Iklim Keselamatan (Safety Climate) pada Pekerja Plan-14 di PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk dengan Menggunakan Metode Nosacq-50: Mengingat bahwa iklim keselamatan di PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk masih memiliki beberapa dimensi yang berkategori cukup rendah, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi untuk pemahaman lebih dalam dan perbaikan berkelanjutan. Pertama, penting untuk menginvestigasi secara komprehensif efektivitas sistem penghargaan dan hukuman yang diterapkan perusahaan terhadap kepatuhan pekerja pada prosedur keselamatan. Sebuah studi dapat dirancang untuk menganalisis secara kuantitatif dampak dari modifikasi sistem reward dan punishment terhadap peningkatan persepsi pekerja mengenai komitmen keselamatan dan keadilan manajemen, serta bagaimana hal ini berkorelasi dengan penurunan perilaku tidak aman di lapangan. Selanjutnya, dengan ditemukannya bahwa pekerja seringkali mengabaikan aturan keselamatan demi memenuhi target kerja dan dimensi komitmen pekerja masih rendah, penelitian kualitatif melalui wawancara mendalam atau focus group discussion (FGD) dapat dilakukan. Tujuannya adalah untuk menggali akar penyebab psikologis, sosial, dan organisasional yang mendorong pekerja untuk mengambil risiko atau melakukan tindakan tidak aman, memberikan wawasan yang lebih kaya tentang motivasi di balik perilaku tersebut. Terakhir, berdasarkan observasi bahwa faktor demografi seperti usia, tingkat pendidikan, masa kerja, dan jabatan berpotensi memengaruhi persepsi iklim keselamatan, studi analitis lanjutan sangat relevan. Penelitian ini dapat secara spesifik menganalisis bagaimana faktor-faktor demografi ini memoderasi atau memediasi persepsi pekerja terhadap masing-masing dimensi iklim keselamatan, sehingga rekomendasi intervensi keselamatan dapat dirancang secara lebih personal dan efektif sesuai dengan karakteristik kelompok pekerja yang berbeda.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa iklim keselamatan kerja pada pekerja Plan-14 PT.Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, yang diukur dengan metode NOSACQ-50, secara umum masih perlu ditingkatkan di beberapa aspek.Empat dari tujuh dimensi iklim keselamatan, yaitu prioritas keselamatan, komitmen dan kompetensi manajemen (D1), komitmen pekerja terhadap keselamatan kerja (D4), prioritas keselamatan pekerja dan tidak ditoleransinya risiko bahaya (D5), serta kepercayaan terhadap keefektifan sistem keselamatan kerja (D7), masuk dalam kategori cukup rendah.Sementara itu, dimensi pemberdayaan manajemen keselamatan kerja (D2) dan keadilan manajemen keselamatan kerja (D3) terkategori cukup, dengan hanya satu dimensi, yaitu pembelajaran, komunikasi keselamatan, dan kepercayaan terhadap kompetensi keselamatan rekan kerja (D6), yang menunjukkan kategori baik Iklim keselamatan adalah persepsi pekerja terhadap sikap manajemen seperti kebijakan, prosedur, dan praktik kerja terkait implementasi keselamatan kerja. Penelitian ini dilakukan di PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk dengan tujuan menganalisis iklim keselamatan kerja pada perusahaan tersebut. Responden penelitian berjumlah 67 karyawan, dan studi ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan kuesioner Nordic Occupational Safety Climate Questionnaire (NOSACQ-50) yang mencakup 7 dimensi iklim keselamatan kerja. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/b/iklim-keselamatan-nosacq-50-persepsi-pekerja-tujuh-thumb-37537.webp" title="JURIS - Gambaran Iklim Keselamatan (Safety Climate) pada Pekerja Plan-14 di PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk dengan Menggunakan Metode Nosacq-50" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/iklim-keselamatan-nosacq-50-persepsi-pekerja-tujuh-thumb-37537.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/iklim-keselamatan-nosacq-50-persepsi-pekerja-tujuh-thumb-37537.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/iklim-keselamatan-nosacq-50-persepsi-pekerja-tujuh-thumb-37537.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Iklim Keselamatan (Safety Climate) pada Pekerja Plan-14 di PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk dengan Menggunakan Metode Nosacq-50" alt="JURIS - Gambaran Iklim Keselamatan (Safety Climate) pada Pekerja Plan-14 di PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk dengan Menggunakan Metode Nosacq-50" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/iklim-keselamatan-nosacq-50-persepsi-pekerja-tujuh-thumb-ad52b.webp" title="JURIS - Gambaran Iklim Keselamatan (Safety Climate) pada Pekerja Plan-14 di PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk dengan Menggunakan Metode Nosacq-50" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/iklim-keselamatan-nosacq-50-persepsi-pekerja-tujuh-thumb-ad52b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/iklim-keselamatan-nosacq-50-persepsi-pekerja-tujuh-thumb-ad52b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/iklim-keselamatan-nosacq-50-persepsi-pekerja-tujuh-thumb-ad52b.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Iklim Keselamatan (Safety Climate) pada Pekerja Plan-14 di PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk dengan Menggunakan Metode Nosacq-50" alt="JURIS - Gambaran Iklim Keselamatan (Safety Climate) pada Pekerja Plan-14 di PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk dengan Menggunakan Metode Nosacq-50" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/iklim-keselamatan-nosacq-50-persepsi-pekerja-tujuh-thumb-06546.webp" title="JURIS - Gambaran Iklim Keselamatan (Safety Climate) pada Pekerja Plan-14 di PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk dengan Menggunakan Metode Nosacq-50" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/iklim-keselamatan-nosacq-50-persepsi-pekerja-tujuh-thumb-06546.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/iklim-keselamatan-nosacq-50-persepsi-pekerja-tujuh-thumb-06546.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/iklim-keselamatan-nosacq-50-persepsi-pekerja-tujuh-thumb-06546.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Iklim Keselamatan (Safety Climate) pada Pekerja Plan-14 di PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk dengan Menggunakan Metode Nosacq-50" alt="JURIS - Gambaran Iklim Keselamatan (Safety Climate) pada Pekerja Plan-14 di PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk dengan Menggunakan Metode Nosacq-50" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52238-iklim-keselamatan-nosacq-50-persepsi-pekerja" title="JURIS - Gambaran Iklim Keselamatan (Safety Climate) pada Pekerja Plan-14 di PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk dengan Menggunakan Metode Nosacq-50" target="_blank">Gambaran Iklim Keselamatan (Safety Climate) pada Pekerja Plan-14 di PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk dengan Menggunakan Metode Nosacq-50</a>: Mengingat bahwa iklim keselamatan di PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk masih memiliki beberapa dimensi yang berkategori cukup rendah, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi untuk pemahaman lebih dalam dan perbaikan berkelanjutan. Pertama, penting untuk menginvestigasi secara komprehensif efektivitas sistem penghargaan dan hukuman yang diterapkan perusahaan terhadap kepatuhan pekerja pada prosedur keselamatan. Sebuah studi dapat dirancang untuk menganalisis secara kuantitatif dampak dari modifikasi sistem reward dan punishment terhadap peningkatan persepsi pekerja mengenai komitmen keselamatan dan keadilan manajemen, serta bagaimana hal ini berkorelasi dengan penurunan perilaku tidak aman di lapangan. Selanjutnya, dengan ditemukannya bahwa pekerja seringkali mengabaikan aturan keselamatan demi memenuhi target kerja dan dimensi komitmen pekerja masih rendah, penelitian kualitatif melalui wawancara mendalam atau focus group discussion (FGD) dapat dilakukan. Tujuannya adalah untuk menggali akar penyebab psikologis, sosial, dan organisasional yang mendorong pekerja untuk mengambil risiko atau melakukan tindakan tidak aman, memberikan wawasan yang lebih kaya tentang motivasi di balik perilaku tersebut. Terakhir, berdasarkan observasi bahwa faktor demografi seperti usia, tingkat pendidikan, masa kerja, dan jabatan berpotensi memengaruhi persepsi iklim keselamatan, studi analitis lanjutan sangat relevan. Penelitian ini dapat secara spesifik menganalisis bagaimana faktor-faktor demografi ini memoderasi atau memediasi persepsi pekerja terhadap masing-masing dimensi iklim keselamatan, sehingga rekomendasi intervensi keselamatan dapat dirancang secara lebih personal dan efektif sesuai dengan karakteristik kelompok pekerja yang berbeda..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa iklim keselamatan kerja pada pekerja Plan-14 PT.Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, yang diukur dengan metode NOSACQ-50, secara umum masih perlu ditingkatkan di beberapa aspek.Empat dari tujuh dimensi iklim keselamatan, yaitu prioritas keselamatan, komitmen dan kompetensi manajemen (D1), komitmen pekerja terhadap keselamatan kerja (D4), prioritas keselamatan pekerja dan tidak ditoleransinya risiko bahaya (D5), serta kepercayaan terhadap keefektifan sistem keselamatan kerja (D7), masuk dalam kategori cukup rendah.Sementara itu, dimensi pemberdayaan manajemen keselamatan kerja (D2) dan keadilan manajemen keselamatan kerja (D3) terkategori cukup, dengan hanya satu dimensi, yaitu pembelajaran, komunikasi keselamatan, dan kepercayaan terhadap kompetensi keselamatan rekan kerja (D6), yang menunjukkan kategori baik
<br>Iklim keselamatan adalah persepsi pekerja terhadap sikap manajemen seperti kebijakan, prosedur, dan praktik kerja terkait implementasi keselamatan kerja. Penelitian ini dilakukan di PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk dengan tujuan menganalisis iklim keselamatan kerja pada perusahaan tersebut. Responden penelitian berjumlah 67 karyawan, dan studi ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan kuesioner Nordic Occupational Safety Climate Questionnaire (NOSACQ-50) yang mencakup 7 dimensi iklim keselamatan kerja. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/b/iklim-keselamatan-nosacq-50-persepsi-pekerja-tujuh-thumb-ad52b.webp" type="image/webp" length="164586" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/iklim-keselamatan-nosacq-50-persepsi-pekerja-tujuh-thumb-37537.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/iklim-keselamatan-nosacq-50-persepsi-pekerja-tujuh-thumb-ad52b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/iklim-keselamatan-nosacq-50-persepsi-pekerja-tujuh-thumb-06546.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4109-prosciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14677-one-moment-please.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan e Modul Inquiry Learning Berbasis Catur Pramana pada Mata Pelajaran IPAS Materi Melihat Karena Cahaya Mendengar Karena Bunyi Kelas V Sekolah Dasar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan e Modul Inquiry Learning Berbasis Catur Pramana pada Mata Pelajaran IPAS Materi Melihat Karena Cahaya Mendengar Karena Bunyi Kelas V Sekolah Dasar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan e Modul Inquiry Learning Berbasis Catur Pramana pada Mata Pelajaran IPAS Materi Melihat Karena Cahaya Mendengar Karena Bunyi Kelas V Sekolah Dasar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52242-konsep-siswa-ipa-kelas-busana-p</link>
	<guid isPermaLink="false">50f591a3b9e74d82da74a895575a2959</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 20:11:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,contact,fees,focus,scope,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas EAcModul Inquiry Learning berbasis Catur Pramana pada kelas yang lebih tinggi, seperti kelas VI, untuk mengetahui apakah peningkatan motivasi belajar dan kemandirian siswa tetap konsisten. Selain itu, diperlukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan e-Modul Inquiry Learning Berbasis Catur Pramana pada Mata Pelajaran IPAS Materi Melihat Karena Cahaya Mendengar Karena Bunyi Kelas V Sekolah Dasar: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas EAcModul Inquiry Learning berbasis Catur Pramana pada kelas yang lebih tinggi, seperti kelas VI, untuk mengetahui apakah peningkatan motivasi belajar dan kemandirian siswa tetap konsisten. Selain itu, diperlukan studi longitudinal yang membandingkan hasil belajar siswa selama satu semester penuh dengan dan tanpa penggunaan modul, guna menilai dampak jangka panjang terhadap pemahaman konsep IPAS. Penelitian juga dapat memperluas konteks penggunaan modul dengan mengintegrasikan mata pelajaran lain, misalnya Matematika atau Bahasa Indonesia, untuk mengevaluasi keterpaduan lintasAckurikulum dan potensi peningkatan kompetensi multidisipliner siswa.. Pengembangan EAcModul Inquiry Learning berbasis Catur Pramana dengan metode ADDIE menghasilkan nilai validitas dan kepraktisan yang sangat tinggi, sehingga modul tersebut layak digunakan.Uji menunjukkan rataAcrata nilai 1,00, menandakan keabsahan dan kegunaan modul bagi guru dan siswa.Kepraktisan modul dapat dilihat dari kemudahan penggunaan dan kenyamanan dalam proses pembelajaran IPAS Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-modul berbasis Inquiry Learning yang terintegrasi dengan konsep Catur Pramana pada mata pelajaran IPAS materi AuMelihat karena Cahaya dan Mendengar karena BunyiAy untuk siswa kelas V Sekolah Dasar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemandirian belajar siswa, kurangnya pemahaman konsep IPAS, serta penggunaan media pembelajaran yang masih monoton dan kurang interaktif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang meliputi tahap... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/b/konsep-siswa-ipa-kelas-busana-perilaku-belajar-aja-thumb-e1b0a.webp" title="JURIS - Pengembangan e-Modul Inquiry Learning Berbasis Catur Pramana pada Mata Pelajaran IPAS Materi Melihat Karena Cahaya Mendengar Karena Bunyi Kelas V Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/konsep-siswa-ipa-kelas-busana-perilaku-belajar-aja-thumb-e1b0a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/konsep-siswa-ipa-kelas-busana-perilaku-belajar-aja-thumb-e1b0a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/konsep-siswa-ipa-kelas-busana-perilaku-belajar-aja-thumb-e1b0a.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan e-Modul Inquiry Learning Berbasis Catur Pramana pada Mata Pelajaran IPAS Materi Melihat Karena Cahaya Mendengar Karena Bunyi Kelas V Sekolah Dasar" alt="JURIS - Pengembangan e-Modul Inquiry Learning Berbasis Catur Pramana pada Mata Pelajaran IPAS Materi Melihat Karena Cahaya Mendengar Karena Bunyi Kelas V Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/b/konsep-siswa-ipa-kelas-busana-perilaku-belajar-aja-thumb-18a7b.webp" title="JURIS - Pengembangan e-Modul Inquiry Learning Berbasis Catur Pramana pada Mata Pelajaran IPAS Materi Melihat Karena Cahaya Mendengar Karena Bunyi Kelas V Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/konsep-siswa-ipa-kelas-busana-perilaku-belajar-aja-thumb-18a7b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/konsep-siswa-ipa-kelas-busana-perilaku-belajar-aja-thumb-18a7b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/konsep-siswa-ipa-kelas-busana-perilaku-belajar-aja-thumb-18a7b.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan e-Modul Inquiry Learning Berbasis Catur Pramana pada Mata Pelajaran IPAS Materi Melihat Karena Cahaya Mendengar Karena Bunyi Kelas V Sekolah Dasar" alt="JURIS - Pengembangan e-Modul Inquiry Learning Berbasis Catur Pramana pada Mata Pelajaran IPAS Materi Melihat Karena Cahaya Mendengar Karena Bunyi Kelas V Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/b/konsep-siswa-ipa-kelas-busana-perilaku-belajar-aja-thumb-0b3aa.webp" title="JURIS - Pengembangan e-Modul Inquiry Learning Berbasis Catur Pramana pada Mata Pelajaran IPAS Materi Melihat Karena Cahaya Mendengar Karena Bunyi Kelas V Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/konsep-siswa-ipa-kelas-busana-perilaku-belajar-aja-thumb-0b3aa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/konsep-siswa-ipa-kelas-busana-perilaku-belajar-aja-thumb-0b3aa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/konsep-siswa-ipa-kelas-busana-perilaku-belajar-aja-thumb-0b3aa.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan e-Modul Inquiry Learning Berbasis Catur Pramana pada Mata Pelajaran IPAS Materi Melihat Karena Cahaya Mendengar Karena Bunyi Kelas V Sekolah Dasar" alt="JURIS - Pengembangan e-Modul Inquiry Learning Berbasis Catur Pramana pada Mata Pelajaran IPAS Materi Melihat Karena Cahaya Mendengar Karena Bunyi Kelas V Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52242-konsep-siswa-ipa-kelas-busana-p" title="JURIS - Pengembangan e-Modul Inquiry Learning Berbasis Catur Pramana pada Mata Pelajaran IPAS Materi Melihat Karena Cahaya Mendengar Karena Bunyi Kelas V Sekolah Dasar" target="_blank">Pengembangan e-Modul Inquiry Learning Berbasis Catur Pramana pada Mata Pelajaran IPAS Materi Melihat Karena Cahaya Mendengar Karena Bunyi Kelas V Sekolah Dasar</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas EAcModul Inquiry Learning berbasis Catur Pramana pada kelas yang lebih tinggi, seperti kelas VI, untuk mengetahui apakah peningkatan motivasi belajar dan kemandirian siswa tetap konsisten. Selain itu, diperlukan studi longitudinal yang membandingkan hasil belajar siswa selama satu semester penuh dengan dan tanpa penggunaan modul, guna menilai dampak jangka panjang terhadap pemahaman konsep IPAS. Penelitian juga dapat memperluas konteks penggunaan modul dengan mengintegrasikan mata pelajaran lain, misalnya Matematika atau Bahasa Indonesia, untuk mengevaluasi keterpaduan lintasAckurikulum dan potensi peningkatan kompetensi multidisipliner siswa..
<br>Pengembangan EAcModul Inquiry Learning berbasis Catur Pramana dengan metode ADDIE menghasilkan nilai validitas dan kepraktisan yang sangat tinggi, sehingga modul tersebut layak digunakan.Uji menunjukkan rataAcrata nilai 1,00, menandakan keabsahan dan kegunaan modul bagi guru dan siswa.Kepraktisan modul dapat dilihat dari kemudahan penggunaan dan kenyamanan dalam proses pembelajaran IPAS
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-modul berbasis Inquiry Learning yang terintegrasi dengan konsep Catur Pramana pada mata pelajaran IPAS materi AuMelihat karena Cahaya dan Mendengar karena BunyiAy untuk siswa kelas V Sekolah Dasar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemandirian belajar siswa, kurangnya pemahaman konsep IPAS, serta penggunaan media pembelajaran yang masih monoton dan kurang interaktif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang meliputi tahap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/b/konsep-siswa-ipa-kelas-busana-perilaku-belajar-aja-thumb-0b3aa.webp" type="image/webp" length="108354" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/konsep-siswa-ipa-kelas-busana-perilaku-belajar-aja-thumb-e1b0a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/konsep-siswa-ipa-kelas-busana-perilaku-belajar-aja-thumb-18a7b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/konsep-siswa-ipa-kelas-busana-perilaku-belajar-aja-thumb-0b3aa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2286-mpukuturan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10372-edukasi-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ CHALLENGES OF HALAL CERTIFICATION FOR TRADITIONAL FOOD MSMEs A CASE STUDY OF HALUA KENARI D J ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ CHALLENGES OF HALAL CERTIFICATION FOR TRADITIONAL FOOD MSMEs A CASE STUDY OF HALUA KENARI D J ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ CHALLENGES OF HALAL CERTIFICATION FOR TRADITIONAL FOOD MSMEs A CASE STUDY OF HALUA KENARI D J ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52244-umkm-usaha-mikro-pedesaan-halal-certification</link>
	<guid isPermaLink="false">e6a558bcddb636bc185ec4cac759e8d9</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 19:42:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ one moment ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[moment,one]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan aksesibilitas sertifikasi halal bagi UMKM pedesaan, diperlukan layanan bantuan halal yang terdesentralisasi dan sensitif terhadap konteks. Kolaborasi yang lebih kuat antara BPJPH dan pemerintah daerah sangat penting, terutama melalui ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - CHALLENGES OF HALAL CERTIFICATION FOR TRADITIONAL FOOD MSMEs: A CASE STUDY OF HALUA KENARI D&J: Untuk meningkatkan aksesibilitas sertifikasi halal bagi UMKM pedesaan, diperlukan layanan bantuan halal yang terdesentralisasi dan sensitif terhadap konteks. Kolaborasi yang lebih kuat antara BPJPH dan pemerintah daerah sangat penting, terutama melalui pendirian unit layanan halal di tingkat kecamatan atau dengan melibatkan konselor agama lokal sebagai asisten PPH yang aktif. Selain itu, diperlukan panduan praktis dan langsung dalam mempersiapkan dokumen SJPH, bersama dengan dukungan yang ditargetkan untuk meningkatkan fasilitas produksi dasar. Dengan demikian, UMKM pedesaan dapat memperoleh sertifikasi halal dengan lebih mudah dan efisien, sehingga meningkatkan daya saing dan jangkauan pasar produk tradisional mereka.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi sertifikasi halal untuk UMKM pangan tradisional di wilayah kepulauan, seperti yang diilustrasikan dalam kasus Halua Kenari D&J, masih menghadapi kesenjangan signifikan antara harapan regulasi dan realitas operasional.Hambatan teknis tetap menjadi yang paling mendasar, karena kegiatan produksi dilakukan di fasilitas berbasis rumah yang tidak memenuhi persyaratan higienis Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH).Tantangan administratif dan pengetahuan juga masih ada, termasuk dokumentasi bahan baku yang tidak konsisten, pemahaman terbatas tentang prosedur sertifikasi, dan persepsi bahwa biaya sertifikasi merupakan beban keuangan bagi usaha mikro.Masalah-masalah ini diperparah oleh kendala struktural, terutama ketiadaan infrastruktur bantuan halal di tingkat lokal, yang menyebabkan produsen pedesaan tidak memiliki akses yang memadai terhadap dukungan teknis.Untuk mengatasi tantangan ini, penelitian ini menekankan kebutuhan akan layanan bantuan halal yang terdesentralisasi dan sensitif terhadap konteks untuk meningkatkan aksesibilitas sertifikasi bagi UMKM pedesaan.Kolaborasi yang lebih kuat antara BPJPH dan pemerintah daerah sangat penting, terutama melalui pendirian unit layanan halal di tingkat kecamatan atau dengan melibatkan konselor agama lokal sebagai asisten PPH yang aktif.Panduan praktis dan langsung dalam mempersiapkan dokumen SJPH, bersama dengan dukungan yang ditargetkan untuk meningkatkan fasilitas produksi dasar, diperlukan untuk menutup kesenjangan yang diidentifikasi dalam penelitian ini.Langkah-langkah ini tidak hanya akan meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi halal, tetapi juga meningkatkan daya saing dan jangkauan pasar produk tradisional seperti Halua Kenari D&J Penelitian ini mengkaji tantangan yang dihadapi UMKM pangan tradisional dalam mengimplementasikan sertifikasi halal di wilayah kepulauan, dengan studi kasus pada usaha Halua Kenari D&J di Maluku Utara. Menggunakan jenis penelitian hukum empiris (socio-legal research), penelitian ini memadukan pendekatan perundang-undangan dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan di Desa Wailau, Kepulauan Sula, melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan telaah dokumen untuk menilai realitas kepatuhan terhadap UU Jaminan Produk Halal. Temuan penelitian menunjukkan adanya kesenjangan yang signifikan antara standar regulasi dan kondisi riil di lapangan. Hambatan utama meliputi: (1) kendala teknis, berupa fasilitas produksi yang menyatu dengan area domestik rumah tangga; (2) kendala administratif, khususnya inkonsistensi dokumentasi bahan baku; dan (3) kendala struktural, yakni... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/1/umkm-usaha-mikro-pedesaan-halal-certification-sert-thumb-8933c.webp" title="JURIS - CHALLENGES OF HALAL CERTIFICATION FOR TRADITIONAL FOOD MSMEs: A CASE STUDY OF HALUA KENARI D&amp;J" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/umkm-usaha-mikro-pedesaan-halal-certification-sert-thumb-8933c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/umkm-usaha-mikro-pedesaan-halal-certification-sert-thumb-8933c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/umkm-usaha-mikro-pedesaan-halal-certification-sert-thumb-8933c.webp 1x" title="JURIS - CHALLENGES OF HALAL CERTIFICATION FOR TRADITIONAL FOOD MSMEs: A CASE STUDY OF HALUA KENARI D&amp;J" alt="JURIS - CHALLENGES OF HALAL CERTIFICATION FOR TRADITIONAL FOOD MSMEs: A CASE STUDY OF HALUA KENARI D&amp;J" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/umkm-usaha-mikro-pedesaan-halal-certification-sert-thumb-e32f3.webp" title="JURIS - CHALLENGES OF HALAL CERTIFICATION FOR TRADITIONAL FOOD MSMEs: A CASE STUDY OF HALUA KENARI D&amp;J" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/umkm-usaha-mikro-pedesaan-halal-certification-sert-thumb-e32f3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/umkm-usaha-mikro-pedesaan-halal-certification-sert-thumb-e32f3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/umkm-usaha-mikro-pedesaan-halal-certification-sert-thumb-e32f3.webp 1x" title="JURIS - CHALLENGES OF HALAL CERTIFICATION FOR TRADITIONAL FOOD MSMEs: A CASE STUDY OF HALUA KENARI D&amp;J" alt="JURIS - CHALLENGES OF HALAL CERTIFICATION FOR TRADITIONAL FOOD MSMEs: A CASE STUDY OF HALUA KENARI D&amp;J" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/umkm-usaha-mikro-pedesaan-halal-certification-sert-thumb-16dc3.webp" title="JURIS - CHALLENGES OF HALAL CERTIFICATION FOR TRADITIONAL FOOD MSMEs: A CASE STUDY OF HALUA KENARI D&amp;J" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/umkm-usaha-mikro-pedesaan-halal-certification-sert-thumb-16dc3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/umkm-usaha-mikro-pedesaan-halal-certification-sert-thumb-16dc3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/umkm-usaha-mikro-pedesaan-halal-certification-sert-thumb-16dc3.webp 1x" title="JURIS - CHALLENGES OF HALAL CERTIFICATION FOR TRADITIONAL FOOD MSMEs: A CASE STUDY OF HALUA KENARI D&amp;J" alt="JURIS - CHALLENGES OF HALAL CERTIFICATION FOR TRADITIONAL FOOD MSMEs: A CASE STUDY OF HALUA KENARI D&amp;J" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52244-umkm-usaha-mikro-pedesaan-halal-certification" title="JURIS - CHALLENGES OF HALAL CERTIFICATION FOR TRADITIONAL FOOD MSMEs: A CASE STUDY OF HALUA KENARI D&amp;J" target="_blank">CHALLENGES OF HALAL CERTIFICATION FOR TRADITIONAL FOOD MSMEs: A CASE STUDY OF HALUA KENARI D&J</a>: Untuk meningkatkan aksesibilitas sertifikasi halal bagi UMKM pedesaan, diperlukan layanan bantuan halal yang terdesentralisasi dan sensitif terhadap konteks. Kolaborasi yang lebih kuat antara BPJPH dan pemerintah daerah sangat penting, terutama melalui pendirian unit layanan halal di tingkat kecamatan atau dengan melibatkan konselor agama lokal sebagai asisten PPH yang aktif. Selain itu, diperlukan panduan praktis dan langsung dalam mempersiapkan dokumen SJPH, bersama dengan dukungan yang ditargetkan untuk meningkatkan fasilitas produksi dasar. Dengan demikian, UMKM pedesaan dapat memperoleh sertifikasi halal dengan lebih mudah dan efisien, sehingga meningkatkan daya saing dan jangkauan pasar produk tradisional mereka..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi sertifikasi halal untuk UMKM pangan tradisional di wilayah kepulauan, seperti yang diilustrasikan dalam kasus Halua Kenari D&J, masih menghadapi kesenjangan signifikan antara harapan regulasi dan realitas operasional.Hambatan teknis tetap menjadi yang paling mendasar, karena kegiatan produksi dilakukan di fasilitas berbasis rumah yang tidak memenuhi persyaratan higienis Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH).Tantangan administratif dan pengetahuan juga masih ada, termasuk dokumentasi bahan baku yang tidak konsisten, pemahaman terbatas tentang prosedur sertifikasi, dan persepsi bahwa biaya sertifikasi merupakan beban keuangan bagi usaha mikro.Masalah-masalah ini diperparah oleh kendala struktural, terutama ketiadaan infrastruktur bantuan halal di tingkat lokal, yang menyebabkan produsen pedesaan tidak memiliki akses yang memadai terhadap dukungan teknis.Untuk mengatasi tantangan ini, penelitian ini menekankan kebutuhan akan layanan bantuan halal yang terdesentralisasi dan sensitif terhadap konteks untuk meningkatkan aksesibilitas sertifikasi bagi UMKM pedesaan.Kolaborasi yang lebih kuat antara BPJPH dan pemerintah daerah sangat penting, terutama melalui pendirian unit layanan halal di tingkat kecamatan atau dengan melibatkan konselor agama lokal sebagai asisten PPH yang aktif.Panduan praktis dan langsung dalam mempersiapkan dokumen SJPH, bersama dengan dukungan yang ditargetkan untuk meningkatkan fasilitas produksi dasar, diperlukan untuk menutup kesenjangan yang diidentifikasi dalam penelitian ini.Langkah-langkah ini tidak hanya akan meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi halal, tetapi juga meningkatkan daya saing dan jangkauan pasar produk tradisional seperti Halua Kenari D&J
<br>Penelitian ini mengkaji tantangan yang dihadapi UMKM pangan tradisional dalam mengimplementasikan sertifikasi halal di wilayah kepulauan, dengan studi kasus pada usaha Halua Kenari D&J di Maluku Utara. Menggunakan jenis penelitian hukum empiris (socio-legal research), penelitian ini memadukan pendekatan perundang-undangan dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan di Desa Wailau, Kepulauan Sula, melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan telaah dokumen untuk menilai realitas kepatuhan terhadap UU Jaminan Produk Halal. Temuan penelitian menunjukkan adanya kesenjangan yang signifikan antara standar regulasi dan kondisi riil di lapangan. Hambatan utama meliputi: (1) kendala teknis, berupa fasilitas produksi yang menyatu dengan area domestik rumah tangga; (2) kendala administratif, khususnya inkonsistensi dokumentasi bahan baku; dan (3) kendala struktural, yakni...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/1/umkm-usaha-mikro-pedesaan-halal-certification-sert-thumb-8933c.webp" type="image/webp" length="66654" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/umkm-usaha-mikro-pedesaan-halal-certification-sert-thumb-8933c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/umkm-usaha-mikro-pedesaan-halal-certification-sert-thumb-e32f3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/umkm-usaha-mikro-pedesaan-halal-certification-sert-thumb-16dc3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4856-tadayun.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14676-tadayun-jurnal-hukum-ekonomi-syariah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Ibn Taymiyyahs Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Ibn Taymiyyahs Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Ibn Taymiyyahs Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52231-genetika-etika-islam-nilai-agama-sumber-ilmu</link>
	<guid isPermaLink="false">bd191ce7dcd8279764e74b553d133f0c</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 17:43:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ permana sari ]]></category>
	<category><![CDATA[ musthofa asy ]]></category>
	<category><![CDATA[ ari musthofa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ari,asy,musthofa,permana,sari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang bagaimana pemikiran Ibnu Taimiyyah tentang integrasi nilai agama dan intelektual dapat diterapkan dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Ibn Taymiyyah's Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia: Berdasarkan temuan penelitian, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang bagaimana pemikiran Ibnu Taimiyyah tentang integrasi nilai agama dan intelektual dapat diterapkan dalam kurikulum pendidikan Islam di Indonesia secara praktis. Studi ini dapat mengeksplorasi strategi dan metode pengajaran yang dapat digunakan untuk mengintegrasikan nilai-nilai agama dan intelektual dalam berbagai mata pelajaran. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas implementasi pemikiran Ibnu Taimiyyah dalam pendidikan Islam di Indonesia. Studi ini dapat menganalisis dampak integrasi nilai agama dan intelektual terhadap perkembangan intelektual dan spiritual siswa, serta bagaimana hal ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan. Ketiga, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengidentifikasi tantangan dan hambatan dalam menerapkan pemikiran Ibnu Taimiyyah dalam pendidikan Islam di Indonesia. Studi ini dapat mengusulkan strategi dan solusi untuk mengatasi tantangan tersebut, sehingga integrasi nilai agama dan intelektual dapat terwujud secara efektif dan berkelanjutan dalam sistem pendidikan Islam di Indonesia.. Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa pemikiran ibnu Taimiyyah tentang integrasi nilai agama dan intelektual sangat relevan dengan pendidikan Islm di Indonesia saat ini.Pemikiran Ibnu Taimiyyah yang menekankan pentingnya integrasi antara wahyu (nilai agama) dan akal (intelektual) memiliki relevansi yang sangat signifikan dalam menghadapi tantangan pendidikan Islam modern di Indonesia.Dalam perkembangan ilmu pengetahuan yang pesat secara global, pendekatan yang memisahkan aspek spiritual dan rasional dapat menciptakan kesenjangan dalam pembentukan karakter peserta didik.Ibnu Taimiyyah memandang bahwa akal yang sehat dan wahyu yang sahih harus bersinergi, di mana pendidikan tidak hanya bertujuan mencetak manusia berpengetahuan luas tetapi juga berakhlak mulia.Implikasinya bagi pendidikan Islam di Indonesia adalah kebutuhan untuk merancang kurikulum yang mengintegrasikan nilai-nilai tauhid, etika Islam, dan keterampilan berpikir kritis.Sistem pendidikan harus membangun keseimbangan antara penguasaan ilmu-ilmu agama dan sains modern dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai moral.Ini relevan dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki komitmen moral dan tanggung jawab sosial yang tinggi.Pemikiran Ibnu Taimiyyah juga menekankan bahwa proses pendidikan harus membentuk manusia yang beramal berdasarkan ilmu, menjembatani teori dengan praktik, dan menumbuhkan kesadaran bahwa semua aspek kehidupan harus dipandu oleh prinsip-prinsip tauhid.Oleh karena itu, paradigma pendidikan berbasis integrasi nilai agama dan intelektual ini dapat menjadi solusi dalam menciptakan sistem pendidikan yang holistik dan relevan dengan kebutuhan masyarakat kontemporer di Indonesia Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Pemikiran Ibnu Taimiyyah tentang Integrasi Nilai Agama dan Intelektual dalam Pendidikan Agama Islam di Indonesia. Temuan penelitian menunjukkan bahwa, Pemikiran Ibnu Taimiyyah tentang integrasi nilai agama dan intelektual sangat relevan bagi pendidikan Islam di Indonesia masa kini. Beliau menekankan pentingnya sinergi antara wahyu dan akal untuk membentuk manusia yang berilmu dan berakhlak mulia. Relevansinya terletak pada kebutuhan kurikulum yang menggabungkan tauhid, etika Islam, dan keterampilan berpikir kritis, guna menciptakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-00b28.webp" title="JURIS - Ibn Taymiyyah&#039;s Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-00b28.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-00b28.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-00b28.webp 1x" title="JURIS - Ibn Taymiyyah&#039;s Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia" alt="JURIS - Ibn Taymiyyah&#039;s Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-0390f.webp" title="JURIS - Ibn Taymiyyah&#039;s Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-0390f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-0390f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-0390f.webp 1x" title="JURIS - Ibn Taymiyyah&#039;s Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia" alt="JURIS - Ibn Taymiyyah&#039;s Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-4bd84.webp" title="JURIS - Ibn Taymiyyah&#039;s Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-4bd84.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-4bd84.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-4bd84.webp 1x" title="JURIS - Ibn Taymiyyah&#039;s Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia" alt="JURIS - Ibn Taymiyyah&#039;s Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52231-genetika-etika-islam-nilai-agama-sumber-ilmu" title="JURIS - Ibn Taymiyyah&#039;s Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia" target="_blank">Ibn Taymiyyah's Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia</a>: Berdasarkan temuan penelitian, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang bagaimana pemikiran Ibnu Taimiyyah tentang integrasi nilai agama dan intelektual dapat diterapkan dalam kurikulum pendidikan Islam di Indonesia secara praktis. Studi ini dapat mengeksplorasi strategi dan metode pengajaran yang dapat digunakan untuk mengintegrasikan nilai-nilai agama dan intelektual dalam berbagai mata pelajaran. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas implementasi pemikiran Ibnu Taimiyyah dalam pendidikan Islam di Indonesia. Studi ini dapat menganalisis dampak integrasi nilai agama dan intelektual terhadap perkembangan intelektual dan spiritual siswa, serta bagaimana hal ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan. Ketiga, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengidentifikasi tantangan dan hambatan dalam menerapkan pemikiran Ibnu Taimiyyah dalam pendidikan Islam di Indonesia. Studi ini dapat mengusulkan strategi dan solusi untuk mengatasi tantangan tersebut, sehingga integrasi nilai agama dan intelektual dapat terwujud secara efektif dan berkelanjutan dalam sistem pendidikan Islam di Indonesia..
<br>Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa pemikiran ibnu Taimiyyah tentang integrasi nilai agama dan intelektual sangat relevan dengan pendidikan Islm di Indonesia saat ini.Pemikiran Ibnu Taimiyyah yang menekankan pentingnya integrasi antara wahyu (nilai agama) dan akal (intelektual) memiliki relevansi yang sangat signifikan dalam menghadapi tantangan pendidikan Islam modern di Indonesia.Dalam perkembangan ilmu pengetahuan yang pesat secara global, pendekatan yang memisahkan aspek spiritual dan rasional dapat menciptakan kesenjangan dalam pembentukan karakter peserta didik.Ibnu Taimiyyah memandang bahwa akal yang sehat dan wahyu yang sahih harus bersinergi, di mana pendidikan tidak hanya bertujuan mencetak manusia berpengetahuan luas tetapi juga berakhlak mulia.Implikasinya bagi pendidikan Islam di Indonesia adalah kebutuhan untuk merancang kurikulum yang mengintegrasikan nilai-nilai tauhid, etika Islam, dan keterampilan berpikir kritis.Sistem pendidikan harus membangun keseimbangan antara penguasaan ilmu-ilmu agama dan sains modern dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai moral.Ini relevan dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki komitmen moral dan tanggung jawab sosial yang tinggi.Pemikiran Ibnu Taimiyyah juga menekankan bahwa proses pendidikan harus membentuk manusia yang beramal berdasarkan ilmu, menjembatani teori dengan praktik, dan menumbuhkan kesadaran bahwa semua aspek kehidupan harus dipandu oleh prinsip-prinsip tauhid.Oleh karena itu, paradigma pendidikan berbasis integrasi nilai agama dan intelektual ini dapat menjadi solusi dalam menciptakan sistem pendidikan yang holistik dan relevan dengan kebutuhan masyarakat kontemporer di Indonesia
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Pemikiran Ibnu Taimiyyah tentang Integrasi Nilai Agama dan Intelektual dalam Pendidikan Agama Islam di Indonesia. Temuan penelitian menunjukkan bahwa, Pemikiran Ibnu Taimiyyah tentang integrasi nilai agama dan intelektual sangat relevan bagi pendidikan Islam di Indonesia masa kini. Beliau menekankan pentingnya sinergi antara wahyu dan akal untuk membentuk manusia yang berilmu dan berakhlak mulia. Relevansinya terletak pada kebutuhan kurikulum yang menggabungkan tauhid, etika Islam, dan keterampilan berpikir kritis, guna menciptakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-4bd84.webp" type="image/webp" length="107500" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-00b28.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-0390f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-4bd84.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5204-darajat-jurnal-pendidikan-agama-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Pembelajaran Tahsinul QiraAoah QurAoan di Ma MazraAoatul Ulum Lamongan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Pembelajaran Tahsinul QiraAoah QurAoan di Ma MazraAoatul Ulum Lamongan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Pembelajaran Tahsinul QiraAoah QurAoan di Ma MazraAoatul Ulum Lamongan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52232-penyampaian-materi-implementasi-pembelajaran-kitab</link>
	<guid isPermaLink="false">13725be819ae503f78a5a00f7f34535b</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 17:27:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ permana sari ]]></category>
	<category><![CDATA[ musthofa asy ]]></category>
	<category><![CDATA[ ari musthofa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ari,asy,musthofa,permana,sari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang dilakukan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan: 1. Pengembangan media pembelajaran yang lebih modern dan interaktif untuk mendukung efektivitas pembelajaran Tahsinul ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Pembelajaran Tahsinul QiraAoah QurAoan di Ma MazraAoatul Ulum Lamongan: Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang dilakukan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan: 1. Pengembangan media pembelajaran yang lebih modern dan interaktif untuk mendukung efektivitas pembelajaran Tahsinul Qira'ah Al-Qur'an. Media pembelajaran yang inovatif dapat membantu siswa dalam memahami dan menerapkan kaidah tajwid dengan lebih baik. 2. Peningkatan kompetensi guru melalui program pelatihan berkelanjutan. Pelatihan ini dapat mencakup berbagai metode pembelajaran, teknik evaluasi, dan strategi motivasi peserta didik. Dengan kompetensi yang lebih baik, guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan memotivasi siswa secara efektif. 3. Penelitian lebih lanjut tentang pengaruh lingkungan sekolah dan dukungan orang tua terhadap motivasi peserta didik dalam pembelajaran Tahsinul Qira'ah. Pemahaman tentang faktor-faktor ini dapat membantu dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih komprehensif dan menyesuaikan pendekatan pembelajaran dengan kebutuhan siswa.. Berdasarkan hasil penelitian di lapangan dan pembahasan yang dilakukan peneliti tentang implementasi pembelajaran Tahsinul Qira'ah Qur'an di MA Mazra'atul Ulum Paciran Lamongan, diperoleh kesimpulan sebagai berikut.Implementasi pembelajaran Tahsinul Qira'ah Qur'an di MA Mazra'atul Ulum diawali dengan sebuah perencanaan yaitu diadakannya sebuah rapat antara guru pengajar Tahsin, kepala sekolah, waka kurikulum, yang membahas tentang mencantumkan pembelajaran Tahsinul Qira'ah Qur'an ke dalam kurikulum muatan lokal.Setelah itu, menetapkan tujuan pembelajaran, menyusun jadwal pembelajaran, menyiapkan fasilitas pembelajaran yang diperlukan seperti buku pedoman Tahsinul Qira'ah, papan tulis, ruang kelas dan lain-lain.Adapun pelaksanaan pembelajaran Tahsinul Qira'ah Qur'an yaitu diawali dengan membuka salam terlebih dahulu, setelah itu apersepsi yang dilakukan dengan menyannyikan lagu-lagu yang ada di buku secara bersama-sama, di lanjut dengan penyampaian materi, dalam menyampaikan materi metode yang digunakan adalah metode talaqqi yang biasanya digunakan dalam pembelajaran Al-Qur'an.Untuk yang ketiga diadakan evaluasi/penilaian, penilaian pada pembelajaran Tahsinul Qira'ah Qur'an ini yang bisa dilakukan dengan dua jenis tes yaitu tes tertulis dan tes lisan.Faktor hambatan dalam implementasi pembelajaran Tahsinul Qira'ah Qur'an di MA Mazra'atul Ulum adalah.untuk dari segi perencanaan adalah keterbatasan waktu karena waktu yang diberikan hanyalah satu jam pelajaran sehingga kurang maksimal dalam pelaksanaan pembelajaran.Dari segi pelaksanaan adalah mengantuknya siswa yang disebabkan pergantian jam sebelum pelajaran Tahsinul Qira'ah Qur'an, dan dari segi evaluasi adalah tingkat pemahaman siswa yang berbeda-beda.Untuk faktor pendukungnya yaitu dukungan dari pimpinan sekolah dan antusias dari peserta didik, serta adanya ekstrakurikuler Al-Qur'an di luar jam sekolah Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran Tahsinul Qira'ah Al-Qur'an di MA Mazra'atul Ulum Paciran Lamongan serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Tahsinul Qira'ah Al-Qur'an merupakan upaya untuk memperbaiki dan memperindah bacaan Al-Qur'an sesuai dengan kaidah tajwid yang benar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran Tahsinul Qira'ah Al-Qur'an di MA Mazra'atul Ulum telah terlaksana dengan baik melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pembelajaran diselenggarakan secara sistematis dan terstruktur, dimulai dari kelas dasar hingga kelas lanjutan. Guru memiliki kompetensi yang memadai serta... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/a/penyampaian-materi-implementasi-pembelajaran-kitab-thumb-6387c.webp" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Tahsinul QiraAoah QurAoan di Ma MazraAoatul Ulum Lamongan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/penyampaian-materi-implementasi-pembelajaran-kitab-thumb-6387c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/penyampaian-materi-implementasi-pembelajaran-kitab-thumb-6387c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/penyampaian-materi-implementasi-pembelajaran-kitab-thumb-6387c.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Tahsinul QiraAoah QurAoan di Ma MazraAoatul Ulum Lamongan" alt="JURIS - Implementasi Pembelajaran Tahsinul QiraAoah QurAoan di Ma MazraAoatul Ulum Lamongan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/a/penyampaian-materi-implementasi-pembelajaran-kitab-thumb-40865.webp" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Tahsinul QiraAoah QurAoan di Ma MazraAoatul Ulum Lamongan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/penyampaian-materi-implementasi-pembelajaran-kitab-thumb-40865.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/penyampaian-materi-implementasi-pembelajaran-kitab-thumb-40865.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/penyampaian-materi-implementasi-pembelajaran-kitab-thumb-40865.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Tahsinul QiraAoah QurAoan di Ma MazraAoatul Ulum Lamongan" alt="JURIS - Implementasi Pembelajaran Tahsinul QiraAoah QurAoan di Ma MazraAoatul Ulum Lamongan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/a/penyampaian-materi-implementasi-pembelajaran-kitab-thumb-b3889.webp" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Tahsinul QiraAoah QurAoan di Ma MazraAoatul Ulum Lamongan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/penyampaian-materi-implementasi-pembelajaran-kitab-thumb-b3889.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/penyampaian-materi-implementasi-pembelajaran-kitab-thumb-b3889.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/penyampaian-materi-implementasi-pembelajaran-kitab-thumb-b3889.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Tahsinul QiraAoah QurAoan di Ma MazraAoatul Ulum Lamongan" alt="JURIS - Implementasi Pembelajaran Tahsinul QiraAoah QurAoan di Ma MazraAoatul Ulum Lamongan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52232-penyampaian-materi-implementasi-pembelajaran-kitab" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Tahsinul QiraAoah QurAoan di Ma MazraAoatul Ulum Lamongan" target="_blank">Implementasi Pembelajaran Tahsinul QiraAoah QurAoan di Ma MazraAoatul Ulum Lamongan</a>: Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang dilakukan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan: 1. Pengembangan media pembelajaran yang lebih modern dan interaktif untuk mendukung efektivitas pembelajaran Tahsinul Qira'ah Al-Qur'an. Media pembelajaran yang inovatif dapat membantu siswa dalam memahami dan menerapkan kaidah tajwid dengan lebih baik. 2. Peningkatan kompetensi guru melalui program pelatihan berkelanjutan. Pelatihan ini dapat mencakup berbagai metode pembelajaran, teknik evaluasi, dan strategi motivasi peserta didik. Dengan kompetensi yang lebih baik, guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan memotivasi siswa secara efektif. 3. Penelitian lebih lanjut tentang pengaruh lingkungan sekolah dan dukungan orang tua terhadap motivasi peserta didik dalam pembelajaran Tahsinul Qira'ah. Pemahaman tentang faktor-faktor ini dapat membantu dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih komprehensif dan menyesuaikan pendekatan pembelajaran dengan kebutuhan siswa..
<br>Berdasarkan hasil penelitian di lapangan dan pembahasan yang dilakukan peneliti tentang implementasi pembelajaran Tahsinul Qira'ah Qur'an di MA Mazra'atul Ulum Paciran Lamongan, diperoleh kesimpulan sebagai berikut.Implementasi pembelajaran Tahsinul Qira'ah Qur'an di MA Mazra'atul Ulum diawali dengan sebuah perencanaan yaitu diadakannya sebuah rapat antara guru pengajar Tahsin, kepala sekolah, waka kurikulum, yang membahas tentang mencantumkan pembelajaran Tahsinul Qira'ah Qur'an ke dalam kurikulum muatan lokal.Setelah itu, menetapkan tujuan pembelajaran, menyusun jadwal pembelajaran, menyiapkan fasilitas pembelajaran yang diperlukan seperti buku pedoman Tahsinul Qira'ah, papan tulis, ruang kelas dan lain-lain.Adapun pelaksanaan pembelajaran Tahsinul Qira'ah Qur'an yaitu diawali dengan membuka salam terlebih dahulu, setelah itu apersepsi yang dilakukan dengan menyannyikan lagu-lagu yang ada di buku secara bersama-sama, di lanjut dengan penyampaian materi, dalam menyampaikan materi metode yang digunakan adalah metode talaqqi yang biasanya digunakan dalam pembelajaran Al-Qur'an.Untuk yang ketiga diadakan evaluasi/penilaian, penilaian pada pembelajaran Tahsinul Qira'ah Qur'an ini yang bisa dilakukan dengan dua jenis tes yaitu tes tertulis dan tes lisan.Faktor hambatan dalam implementasi pembelajaran Tahsinul Qira'ah Qur'an di MA Mazra'atul Ulum adalah.untuk dari segi perencanaan adalah keterbatasan waktu karena waktu yang diberikan hanyalah satu jam pelajaran sehingga kurang maksimal dalam pelaksanaan pembelajaran.Dari segi pelaksanaan adalah mengantuknya siswa yang disebabkan pergantian jam sebelum pelajaran Tahsinul Qira'ah Qur'an, dan dari segi evaluasi adalah tingkat pemahaman siswa yang berbeda-beda.Untuk faktor pendukungnya yaitu dukungan dari pimpinan sekolah dan antusias dari peserta didik, serta adanya ekstrakurikuler Al-Qur'an di luar jam sekolah
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran Tahsinul Qira'ah Al-Qur'an di MA Mazra'atul Ulum Paciran Lamongan serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Tahsinul Qira'ah Al-Qur'an merupakan upaya untuk memperbaiki dan memperindah bacaan Al-Qur'an sesuai dengan kaidah tajwid yang benar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran Tahsinul Qira'ah Al-Qur'an di MA Mazra'atul Ulum telah terlaksana dengan baik melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pembelajaran diselenggarakan secara sistematis dan terstruktur, dimulai dari kelas dasar hingga kelas lanjutan. Guru memiliki kompetensi yang memadai serta...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/a/penyampaian-materi-implementasi-pembelajaran-kitab-thumb-6387c.webp" type="image/webp" length="116556" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/penyampaian-materi-implementasi-pembelajaran-kitab-thumb-6387c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/penyampaian-materi-implementasi-pembelajaran-kitab-thumb-40865.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/penyampaian-materi-implementasi-pembelajaran-kitab-thumb-b3889.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5204-darajat-jurnal-pendidikan-agama-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Paradigma QurAoani dalam Pendidikan Inklusif Transformasi Sikap Pendidik terhadap Difabel dalam Perspektif Surat Abasa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Paradigma QurAoani dalam Pendidikan Inklusif Transformasi Sikap Pendidik terhadap Difabel dalam Perspektif Surat Abasa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Paradigma QurAoani dalam Pendidikan Inklusif Transformasi Sikap Pendidik terhadap Difabel dalam Perspektif Surat Abasa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52234-perubahan-sikap-pendidikan-inklusif-paradigma-qura</link>
	<guid isPermaLink="false">9a7537aa3721bfe3771ccf1af89da17a</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 17:01:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ permana sari ]]></category>
	<category><![CDATA[ musthofa asy ]]></category>
	<category><![CDATA[ ari musthofa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ari,asy,musthofa,permana,sari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris efektivitas paradigma Qurani dalam mengubah sikap pendidik melalui studi eksperimental yang melibatkan pelatihan murabbi di sekolah inklusif, sehingga dapat diukur perubahan persepsi dan praktik guru. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Paradigma QurAoani dalam Pendidikan Inklusif: Transformasi Sikap Pendidik terhadap Difabel dalam Perspektif Surat Abasa: Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris efektivitas paradigma Qurani dalam mengubah sikap pendidik melalui studi eksperimental yang melibatkan pelatihan murabbi di sekolah inklusif, sehingga dapat diukur perubahan persepsi dan praktik guru. Selanjutnya, sebuah studi longitudinal dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penerapan nilai al-rahmah dan al-Aoadl pada prestasi akademik serta kesejahteraan sosial siswa difabel, dengan membandingkan kelompok yang mendapatkan intervensi nilai Qurani versus kelompok kontrol. Terakhir, penelitian komparatif antar daerah dapat menyelidiki bagaimana konteks kultural dan kebijakan lokal mempengaruhi implementasi paradigma Qurani, sehingga dapat diidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghalang yang spesifik untuk memperluas penerapan model inklusif yang berkeadilan.. Pendidikan inklusif masih menghadapi hambatan antara regulasi dan bias pendidik, sehingga perubahan sikap tidak dapat dicapai hanya lewat instruksi administratif tetapi memerlukan transformasi paradigma berakar pada nilai transendental.Kajian Surah AoAbasa memberikan fondasi etis untuk mendekonstruksi stigma dan bias kognitif, menegaskan bahwa kemuliaan tidak ditentukan oleh kondisi fisik melainkan oleh kesungguhan hati dalam mengejar ilmu.Dengan demikian, nilai Qurani tersebut mendorong terciptanya sistem pendidikan yang memberi akses setara bagi setiap individu tanpa diskriminasi Pendidikan inklusif tidak hanya ditentukan oleh regulasi dan infrastruktur, tetapi sangat bergantung pada disposisi mental pendidik dalam memandang keberagaman peserta didik. Meskipun kerangka hukum telah menjamin kesetaraan akses bagi siswa difabel, praktik di lapangan masih menunjukkan dominasi medical model dan charity model yang berdampak pada marginalisasi terselubung melalui rendahnya ekspektasi akademik. Penelitian ini bertujuan mengkaji transformasi sikap pendidik melalui AuParadigma QuraniAy berbasis Surah AoAbasa. Metode yang digunakan adalah library research dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis, menggunakan sumber primer Surah AoAbasa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/8/perubahan-sikap-pendidikan-inklusif-paradigma-qura-thumb-97df2.webp" title="JURIS - Paradigma QurAoani dalam Pendidikan Inklusif: Transformasi Sikap Pendidik terhadap Difabel dalam Perspektif Surat Abasa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/perubahan-sikap-pendidikan-inklusif-paradigma-qura-thumb-97df2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/perubahan-sikap-pendidikan-inklusif-paradigma-qura-thumb-97df2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/perubahan-sikap-pendidikan-inklusif-paradigma-qura-thumb-97df2.webp 1x" title="JURIS - Paradigma QurAoani dalam Pendidikan Inklusif: Transformasi Sikap Pendidik terhadap Difabel dalam Perspektif Surat Abasa" alt="JURIS - Paradigma QurAoani dalam Pendidikan Inklusif: Transformasi Sikap Pendidik terhadap Difabel dalam Perspektif Surat Abasa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/perubahan-sikap-pendidikan-inklusif-paradigma-qura-thumb-7d0d2.webp" title="JURIS - Paradigma QurAoani dalam Pendidikan Inklusif: Transformasi Sikap Pendidik terhadap Difabel dalam Perspektif Surat Abasa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/perubahan-sikap-pendidikan-inklusif-paradigma-qura-thumb-7d0d2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/perubahan-sikap-pendidikan-inklusif-paradigma-qura-thumb-7d0d2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/perubahan-sikap-pendidikan-inklusif-paradigma-qura-thumb-7d0d2.webp 1x" title="JURIS - Paradigma QurAoani dalam Pendidikan Inklusif: Transformasi Sikap Pendidik terhadap Difabel dalam Perspektif Surat Abasa" alt="JURIS - Paradigma QurAoani dalam Pendidikan Inklusif: Transformasi Sikap Pendidik terhadap Difabel dalam Perspektif Surat Abasa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/perubahan-sikap-pendidikan-inklusif-paradigma-qura-thumb-20e6f.webp" title="JURIS - Paradigma QurAoani dalam Pendidikan Inklusif: Transformasi Sikap Pendidik terhadap Difabel dalam Perspektif Surat Abasa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/perubahan-sikap-pendidikan-inklusif-paradigma-qura-thumb-20e6f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/perubahan-sikap-pendidikan-inklusif-paradigma-qura-thumb-20e6f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/perubahan-sikap-pendidikan-inklusif-paradigma-qura-thumb-20e6f.webp 1x" title="JURIS - Paradigma QurAoani dalam Pendidikan Inklusif: Transformasi Sikap Pendidik terhadap Difabel dalam Perspektif Surat Abasa" alt="JURIS - Paradigma QurAoani dalam Pendidikan Inklusif: Transformasi Sikap Pendidik terhadap Difabel dalam Perspektif Surat Abasa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52234-perubahan-sikap-pendidikan-inklusif-paradigma-qura" title="JURIS - Paradigma QurAoani dalam Pendidikan Inklusif: Transformasi Sikap Pendidik terhadap Difabel dalam Perspektif Surat Abasa" target="_blank">Paradigma QurAoani dalam Pendidikan Inklusif: Transformasi Sikap Pendidik terhadap Difabel dalam Perspektif Surat Abasa</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris efektivitas paradigma Qurani dalam mengubah sikap pendidik melalui studi eksperimental yang melibatkan pelatihan murabbi di sekolah inklusif, sehingga dapat diukur perubahan persepsi dan praktik guru. Selanjutnya, sebuah studi longitudinal dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penerapan nilai al-rahmah dan al-Aoadl pada prestasi akademik serta kesejahteraan sosial siswa difabel, dengan membandingkan kelompok yang mendapatkan intervensi nilai Qurani versus kelompok kontrol. Terakhir, penelitian komparatif antar daerah dapat menyelidiki bagaimana konteks kultural dan kebijakan lokal mempengaruhi implementasi paradigma Qurani, sehingga dapat diidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghalang yang spesifik untuk memperluas penerapan model inklusif yang berkeadilan..
<br>Pendidikan inklusif masih menghadapi hambatan antara regulasi dan bias pendidik, sehingga perubahan sikap tidak dapat dicapai hanya lewat instruksi administratif tetapi memerlukan transformasi paradigma berakar pada nilai transendental.Kajian Surah AoAbasa memberikan fondasi etis untuk mendekonstruksi stigma dan bias kognitif, menegaskan bahwa kemuliaan tidak ditentukan oleh kondisi fisik melainkan oleh kesungguhan hati dalam mengejar ilmu.Dengan demikian, nilai Qurani tersebut mendorong terciptanya sistem pendidikan yang memberi akses setara bagi setiap individu tanpa diskriminasi
<br>Pendidikan inklusif tidak hanya ditentukan oleh regulasi dan infrastruktur, tetapi sangat bergantung pada disposisi mental pendidik dalam memandang keberagaman peserta didik. Meskipun kerangka hukum telah menjamin kesetaraan akses bagi siswa difabel, praktik di lapangan masih menunjukkan dominasi medical model dan charity model yang berdampak pada marginalisasi terselubung melalui rendahnya ekspektasi akademik. Penelitian ini bertujuan mengkaji transformasi sikap pendidik melalui AuParadigma QuraniAy berbasis Surah AoAbasa. Metode yang digunakan adalah library research dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis, menggunakan sumber primer Surah AoAbasa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/8/perubahan-sikap-pendidikan-inklusif-paradigma-qura-thumb-20e6f.webp" type="image/webp" length="105040" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/perubahan-sikap-pendidikan-inklusif-paradigma-qura-thumb-97df2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/perubahan-sikap-pendidikan-inklusif-paradigma-qura-thumb-7d0d2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/perubahan-sikap-pendidikan-inklusif-paradigma-qura-thumb-20e6f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5204-darajat-jurnal-pendidikan-agama-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Penerapan Penilaian Berbasis Kompetensi pada Pembelajaran PAI di MtsN 1 Kota Bima ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Penerapan Penilaian Berbasis Kompetensi pada Pembelajaran PAI di MtsN 1 Kota Bima ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Penerapan Penilaian Berbasis Kompetensi pada Pembelajaran PAI di MtsN 1 Kota Bima ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52235-kompetensi-siswa-peserta-didik-standar</link>
	<guid isPermaLink="false">ad37c053792c0d857629321b66add2a7</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 16:39:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nashrul amin ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amin,counter,flag,focus,nashrul,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari penerapan penilaian berbasis kompetensi pada pembelajaran PAI, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Penerapan Penilaian Berbasis Kompetensi pada Pembelajaran PAI di MtsN 1 Kota Bima: Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari penerapan penilaian berbasis kompetensi pada pembelajaran PAI, khususnya dalam hal pembentukan karakter dan keterampilan siswa dalam mengamalkan ajaran Islam. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi-strategi spesifik yang dapat digunakan guru dalam menerapkan penilaian berbasis kompetensi secara efektif, termasuk pengembangan modul pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum mandiri. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada analisis lebih mendalam tentang bagaimana penilaian berbasis kompetensi dapat meningkatkan relevansi pendidikan agama dalam konteks modern, khususnya dalam hal penerapan prinsip-prinsip Islam dalam kehidupan sehari-hari.. Tujuan penilaian berbasis kompetensi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di MTsN 1 Kota Bima adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui penilaian kinerja kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa menggunakan asesmen ini tidak hanya membantu siswa memahami materi pelajaran, tetapi juga membantu mereka tumbuh menjadi karakter dan keterampilan yang sesuai dengan ajaran Islam.Bagi akademisi, keuntungan yang jelas dari aplikasi ini adalah sebagai alat evaluasi yang membantu guru dan siswa meningkatkan proses pembelajaran.Bagi masyarakat luas, dengan menghasilkan individu yang lebih kompeten dan berkontribusi positif bagi kehidupan bermasyarakat.Oleh karena itu, evaluasi berbasis kompetensi sangat penting untuk menghasilkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga memiliki moral dan integritas yang kuat Pelaksanaan evaluasi berorientasi kompetensi dalam konteks pengajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di MTsN 1 Kota Bima dirancang untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan berfokus pada penilaian komprehensif kompetensi siswa, yang mencakup dimensi moral dan etika. Analisis deskriptif merupakan jenis penelitian yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses ini digambarkan menjadi tiga fase yang berbeda, yakni perencanaan strategis, pelaksanaan, dan penilaian, di mana guru menyusun modul pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum mandiri. Terlepas dari hambatan yang dihadapi selama pelaksanaannya, termasuk keterbatasan temporal dan terbatasnya pemilihan kegiatan, asesmen ini memberikan manfaat yang signifikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/b/kompetensi-siswa-peserta-didik-standar-penilaian-p-thumb-704af.webp" title="JURIS - Analisis Penerapan Penilaian Berbasis Kompetensi pada Pembelajaran PAI di MtsN 1 Kota Bima" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/kompetensi-siswa-peserta-didik-standar-penilaian-p-thumb-704af.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/kompetensi-siswa-peserta-didik-standar-penilaian-p-thumb-704af.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/kompetensi-siswa-peserta-didik-standar-penilaian-p-thumb-704af.webp 1x" title="JURIS - Analisis Penerapan Penilaian Berbasis Kompetensi pada Pembelajaran PAI di MtsN 1 Kota Bima" alt="JURIS - Analisis Penerapan Penilaian Berbasis Kompetensi pada Pembelajaran PAI di MtsN 1 Kota Bima" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/kompetensi-siswa-peserta-didik-standar-penilaian-p-thumb-49b6e.webp" title="JURIS - Analisis Penerapan Penilaian Berbasis Kompetensi pada Pembelajaran PAI di MtsN 1 Kota Bima" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/kompetensi-siswa-peserta-didik-standar-penilaian-p-thumb-49b6e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/kompetensi-siswa-peserta-didik-standar-penilaian-p-thumb-49b6e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/kompetensi-siswa-peserta-didik-standar-penilaian-p-thumb-49b6e.webp 1x" title="JURIS - Analisis Penerapan Penilaian Berbasis Kompetensi pada Pembelajaran PAI di MtsN 1 Kota Bima" alt="JURIS - Analisis Penerapan Penilaian Berbasis Kompetensi pada Pembelajaran PAI di MtsN 1 Kota Bima" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/kompetensi-siswa-peserta-didik-standar-penilaian-p-thumb-b247e.webp" title="JURIS - Analisis Penerapan Penilaian Berbasis Kompetensi pada Pembelajaran PAI di MtsN 1 Kota Bima" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/kompetensi-siswa-peserta-didik-standar-penilaian-p-thumb-b247e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/kompetensi-siswa-peserta-didik-standar-penilaian-p-thumb-b247e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/kompetensi-siswa-peserta-didik-standar-penilaian-p-thumb-b247e.webp 1x" title="JURIS - Analisis Penerapan Penilaian Berbasis Kompetensi pada Pembelajaran PAI di MtsN 1 Kota Bima" alt="JURIS - Analisis Penerapan Penilaian Berbasis Kompetensi pada Pembelajaran PAI di MtsN 1 Kota Bima" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52235-kompetensi-siswa-peserta-didik-standar" title="JURIS - Analisis Penerapan Penilaian Berbasis Kompetensi pada Pembelajaran PAI di MtsN 1 Kota Bima" target="_blank">Analisis Penerapan Penilaian Berbasis Kompetensi pada Pembelajaran PAI di MtsN 1 Kota Bima</a>: Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari penerapan penilaian berbasis kompetensi pada pembelajaran PAI, khususnya dalam hal pembentukan karakter dan keterampilan siswa dalam mengamalkan ajaran Islam. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi-strategi spesifik yang dapat digunakan guru dalam menerapkan penilaian berbasis kompetensi secara efektif, termasuk pengembangan modul pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum mandiri. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada analisis lebih mendalam tentang bagaimana penilaian berbasis kompetensi dapat meningkatkan relevansi pendidikan agama dalam konteks modern, khususnya dalam hal penerapan prinsip-prinsip Islam dalam kehidupan sehari-hari..
<br>Tujuan penilaian berbasis kompetensi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di MTsN 1 Kota Bima adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui penilaian kinerja kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa menggunakan asesmen ini tidak hanya membantu siswa memahami materi pelajaran, tetapi juga membantu mereka tumbuh menjadi karakter dan keterampilan yang sesuai dengan ajaran Islam.Bagi akademisi, keuntungan yang jelas dari aplikasi ini adalah sebagai alat evaluasi yang membantu guru dan siswa meningkatkan proses pembelajaran.Bagi masyarakat luas, dengan menghasilkan individu yang lebih kompeten dan berkontribusi positif bagi kehidupan bermasyarakat.Oleh karena itu, evaluasi berbasis kompetensi sangat penting untuk menghasilkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga memiliki moral dan integritas yang kuat
<br>Pelaksanaan evaluasi berorientasi kompetensi dalam konteks pengajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di MTsN 1 Kota Bima dirancang untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan berfokus pada penilaian komprehensif kompetensi siswa, yang mencakup dimensi moral dan etika. Analisis deskriptif merupakan jenis penelitian yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses ini digambarkan menjadi tiga fase yang berbeda, yakni perencanaan strategis, pelaksanaan, dan penilaian, di mana guru menyusun modul pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum mandiri. Terlepas dari hambatan yang dihadapi selama pelaksanaannya, termasuk keterbatasan temporal dan terbatasnya pemilihan kegiatan, asesmen ini memberikan manfaat yang signifikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/b/kompetensi-siswa-peserta-didik-standar-penilaian-p-thumb-704af.webp" type="image/webp" length="102262" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/kompetensi-siswa-peserta-didik-standar-penilaian-p-thumb-704af.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/kompetensi-siswa-peserta-didik-standar-penilaian-p-thumb-49b6e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/kompetensi-siswa-peserta-didik-standar-penilaian-p-thumb-b247e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5204-darajat-jurnal-pendidikan-agama-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Pembelajaran Berbasis Praktik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Pembelajaran Berbasis Praktik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Pembelajaran Berbasis Praktik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52237-prestasi-akademik-santri-sistem-pembelajaran-kuali</link>
	<guid isPermaLink="false">3737237d56bc8930c101b9d378b09359</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 16:27:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ permana sari ]]></category>
	<category><![CDATA[ musthofa asy ]]></category>
	<category><![CDATA[ ari musthofa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ari,asy,musthofa,permana,sari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, berikut adalah saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengkaji lebih lanjut dampak jangka panjang dari sistem pembelajaran berbasis praktik tanpa PR terhadap perkembangan akademik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Pembelajaran Berbasis Praktik: Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, berikut adalah saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengkaji lebih lanjut dampak jangka panjang dari sistem pembelajaran berbasis praktik tanpa PR terhadap perkembangan akademik dan karakter santri. Penelitian ini dapat dilakukan dengan melakukan studi longitudinal untuk mengamati perkembangan santri dalam jangka waktu yang lebih lama, serta menganalisis hubungan antara sistem pembelajaran dengan prestasi akademik dan perilaku santri.2. Meneliti efektivitas metode pembelajaran berbasis praktik dalam meningkatkan pemahaman materi dan keterampilan praktis santri. Penelitian ini dapat fokus pada aspek-aspek seperti kemampuan santri dalam menerapkan pengetahuan yang diperoleh, kemampuan pemecahan masalah, dan pengembangan keterampilan hidup. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan metode pembelajaran yang lebih efektif.3. Menganalisis peran dan kontribusi ustaz dan ustazah dalam proses pembelajaran berbasis praktik. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana peran mereka sebagai fasilitator, pembimbing, dan pengawas dalam proses belajar menghafal dan memahami kitab. Selain itu, penelitian ini juga dapat mengeksplorasi bagaimana mereka membantu membentuk karakter dan disiplin santri melalui pendekatan musyawarah dan evaluasi edukatif. Dengan memahami peran mereka secara lebih mendalam, penelitian ini dapat memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengembangan karakter santri.. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa sistem implementasi pembelajaran berbasisi praktik tanpa pemberian tugas rumah di lingkungan Pondok Pesantren Salafiyah Hidayatul Qomariyah di Kota Bengkulu memiliki keunikan yang berbeda dari sekolah formal pada umumnya.Pembelajaran lebih fokus pada praktik langsung, diskusi, kebiasaan, dan menghafal tanpa memberikan pekerjaan rumah yang menjadi kebaharuan dari penelitian ini.Sistem ini dapat menciptakan suasana belajar yang aktif karena santri tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga terlibat langsung dalam memahami, mempraktikkan, dan menjelaskan kembali apa yang telah dipelajari.Dengan pembelajaran yang berfokus pada praktik, para santri dibentuk menjadi orang yang lebih disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki pengetahuan agama yang baik.Kegiatan rutin seperti salat bersama, menghafal kitab, diskusi kelompok, dan praktik ibadah sangat penting dalam membentuk karakter santri sehari-hari.Selain itu, adanya sistem penilaian yang teratur dan pengawasan dari ustaz dan ustazah juga membantu meningkatkan kualitas pembelajaran dan disiplin santri di pesantren.Pesantren tidak hanya mengutamakan pendidikan agama dan akademik, tetapi juga mengajarkan keterampilan hidup melalui kegiatan kewirausahaan, seperti menjual minuman kalamansi kepada masyarakat.Hal ini menunjukkan bahwa pesantren berusaha untuk menciptakan santri yang tidak hanya mengerti agama, tetapi juga memiliki keterampilan, semangat sosial, dan kemampuan untuk hidup dalam masyarakat.Dengan begitu, sistem pembelajaran yang fokus pada praktik tanpa pekerjaan rumah di Pondok Pesantren Salafiyah Hidayatul Qomariyah bisa menjadi salah satu cara pendidikan yang membantu memperkuat karakter, memberikan pengalaman belajar langsung, serta mengembangkan keterampilan hidup santri secara keseluruhan Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji seberapa penting pelaksanaan pembelajaran berbasis praktik tanpa pemberian tugas rumah di lingkungan pondok pesantren salafiah hidayatul qomariah. Selain itu, penelitian ini juga dilakukan karena adanya perbedaan antara sistem sekolah formal dengan pesantren salafiah, yang mana Pondok Pesantren Salafiah Qomariah ini lebih menekankan pada pembelajaran praktik langsung, musyawarah, dan hapalan dibandingkan memberikan tugas rumah (PR) sebagai penguat materi di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif deskriptif, dengan Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi langsung, wawancara, serta metode dokumentasi. Data yang diperoleh akan dianalisis secara deskriptif dengan cara mengelompokkan, menginterpretasikan, dan menarik kesimpulan lapangan.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/1/prestasi-akademik-santri-sistem-pembelajaran-kuali-thumb-ab125.webp" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Berbasis Praktik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/prestasi-akademik-santri-sistem-pembelajaran-kuali-thumb-ab125.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/prestasi-akademik-santri-sistem-pembelajaran-kuali-thumb-ab125.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/prestasi-akademik-santri-sistem-pembelajaran-kuali-thumb-ab125.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Berbasis Praktik" alt="JURIS - Implementasi Pembelajaran Berbasis Praktik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/prestasi-akademik-santri-sistem-pembelajaran-kuali-thumb-696bf.webp" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Berbasis Praktik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/prestasi-akademik-santri-sistem-pembelajaran-kuali-thumb-696bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/prestasi-akademik-santri-sistem-pembelajaran-kuali-thumb-696bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/prestasi-akademik-santri-sistem-pembelajaran-kuali-thumb-696bf.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Berbasis Praktik" alt="JURIS - Implementasi Pembelajaran Berbasis Praktik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/prestasi-akademik-santri-sistem-pembelajaran-kuali-thumb-0bdcb.webp" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Berbasis Praktik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/prestasi-akademik-santri-sistem-pembelajaran-kuali-thumb-0bdcb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/prestasi-akademik-santri-sistem-pembelajaran-kuali-thumb-0bdcb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/prestasi-akademik-santri-sistem-pembelajaran-kuali-thumb-0bdcb.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Berbasis Praktik" alt="JURIS - Implementasi Pembelajaran Berbasis Praktik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52237-prestasi-akademik-santri-sistem-pembelajaran-kuali" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Berbasis Praktik" target="_blank">Implementasi Pembelajaran Berbasis Praktik</a>: Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, berikut adalah saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengkaji lebih lanjut dampak jangka panjang dari sistem pembelajaran berbasis praktik tanpa PR terhadap perkembangan akademik dan karakter santri. Penelitian ini dapat dilakukan dengan melakukan studi longitudinal untuk mengamati perkembangan santri dalam jangka waktu yang lebih lama, serta menganalisis hubungan antara sistem pembelajaran dengan prestasi akademik dan perilaku santri.2. Meneliti efektivitas metode pembelajaran berbasis praktik dalam meningkatkan pemahaman materi dan keterampilan praktis santri. Penelitian ini dapat fokus pada aspek-aspek seperti kemampuan santri dalam menerapkan pengetahuan yang diperoleh, kemampuan pemecahan masalah, dan pengembangan keterampilan hidup. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan metode pembelajaran yang lebih efektif.3. Menganalisis peran dan kontribusi ustaz dan ustazah dalam proses pembelajaran berbasis praktik. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana peran mereka sebagai fasilitator, pembimbing, dan pengawas dalam proses belajar menghafal dan memahami kitab. Selain itu, penelitian ini juga dapat mengeksplorasi bagaimana mereka membantu membentuk karakter dan disiplin santri melalui pendekatan musyawarah dan evaluasi edukatif. Dengan memahami peran mereka secara lebih mendalam, penelitian ini dapat memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengembangan karakter santri..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa sistem implementasi pembelajaran berbasisi praktik tanpa pemberian tugas rumah di lingkungan Pondok Pesantren Salafiyah Hidayatul Qomariyah di Kota Bengkulu memiliki keunikan yang berbeda dari sekolah formal pada umumnya.Pembelajaran lebih fokus pada praktik langsung, diskusi, kebiasaan, dan menghafal tanpa memberikan pekerjaan rumah yang menjadi kebaharuan dari penelitian ini.Sistem ini dapat menciptakan suasana belajar yang aktif karena santri tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga terlibat langsung dalam memahami, mempraktikkan, dan menjelaskan kembali apa yang telah dipelajari.Dengan pembelajaran yang berfokus pada praktik, para santri dibentuk menjadi orang yang lebih disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki pengetahuan agama yang baik.Kegiatan rutin seperti salat bersama, menghafal kitab, diskusi kelompok, dan praktik ibadah sangat penting dalam membentuk karakter santri sehari-hari.Selain itu, adanya sistem penilaian yang teratur dan pengawasan dari ustaz dan ustazah juga membantu meningkatkan kualitas pembelajaran dan disiplin santri di pesantren.Pesantren tidak hanya mengutamakan pendidikan agama dan akademik, tetapi juga mengajarkan keterampilan hidup melalui kegiatan kewirausahaan, seperti menjual minuman kalamansi kepada masyarakat.Hal ini menunjukkan bahwa pesantren berusaha untuk menciptakan santri yang tidak hanya mengerti agama, tetapi juga memiliki keterampilan, semangat sosial, dan kemampuan untuk hidup dalam masyarakat.Dengan begitu, sistem pembelajaran yang fokus pada praktik tanpa pekerjaan rumah di Pondok Pesantren Salafiyah Hidayatul Qomariyah bisa menjadi salah satu cara pendidikan yang membantu memperkuat karakter, memberikan pengalaman belajar langsung, serta mengembangkan keterampilan hidup santri secara keseluruhan
<br>Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji seberapa penting pelaksanaan pembelajaran berbasis praktik tanpa pemberian tugas rumah di lingkungan pondok pesantren salafiah hidayatul qomariah. Selain itu, penelitian ini juga dilakukan karena adanya perbedaan antara sistem sekolah formal dengan pesantren salafiah, yang mana Pondok Pesantren Salafiah Qomariah ini lebih menekankan pada pembelajaran praktik langsung, musyawarah, dan hapalan dibandingkan memberikan tugas rumah (PR) sebagai penguat materi di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif deskriptif, dengan Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi langsung, wawancara, serta metode dokumentasi. Data yang diperoleh akan dianalisis secara deskriptif dengan cara mengelompokkan, menginterpretasikan, dan menarik kesimpulan lapangan....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/1/prestasi-akademik-santri-sistem-pembelajaran-kuali-thumb-ab125.webp" type="image/webp" length="96544" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/prestasi-akademik-santri-sistem-pembelajaran-kuali-thumb-ab125.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/prestasi-akademik-santri-sistem-pembelajaran-kuali-thumb-696bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/prestasi-akademik-santri-sistem-pembelajaran-kuali-thumb-0bdcb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5204-darajat-jurnal-pendidikan-agama-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 30 Jun 2026 00:33:18 +0700. 24 items. Served in: 10.024 seconds [rss] -->
