<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Mon, 13 Apr 2026 14:58:58 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 14:58:58 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-13T14:58:58+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Aktif Sehat BahagiaAy Leaflet for The Elderly School Program at BKKBN ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Aktif Sehat BahagiaAy Leaflet for The Elderly School Program at BKKBN ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Aktif Sehat BahagiaAy Leaflet for The Elderly School Program at BKKBN ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38108-community-school-program-kognitif-lansia</link>
	<guid isPermaLink="false">a95bc9e38f9bf9cf1205946cde7a0de6</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 13:39:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ issn barcode ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[barcode,content,issn,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dievaluasi variasi media pembelajaran atau edukasi yang digunakan dalam program Sekolah Lansia. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi berkala dan pembaharuan materi untuk media pembelajaran, dengan menyesuaikan perkembangan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Aktif Sehat BahagiaAy Leaflet for The Elderly School Program at BKKBN: Untuk penelitian lanjutan, dapat dievaluasi variasi media pembelajaran atau edukasi yang digunakan dalam program Sekolah Lansia. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi berkala dan pembaharuan materi untuk media pembelajaran, dengan menyesuaikan perkembangan terkini mengenai kesehatan, perawatan, dan isu-isu yang berkaitan dengan lansia. Dengan demikian, program Sekolah Lansia dapat terus ditingkatkan dan disesuaikan dengan kebutuhan para lansia.. Hasil intervensi pemberian media leaflet dalam program Sekolah Lansia menunjukkan respons positif dari peserta.Hal ini dapat dilihat dari hasil evaluasi yang menunjukkan peningkatan skor pengetahuan pada hasil post-test peserta Sekolah Lansia dan hasil umpan balik yang optimal.Leaflet yang diberikan dapat bermanfaat bagi peserta Sekolah Lansia, sehingga dapat disimpulkan bahwa intervensi ini berhasil memberikan dampak positif pada sasaran penelitian Penurunan fungsi kognitif dapat terjadi pada individu yang telah memasuki usia lanjut dan dapat menimbulkan dampak negatif, sehingga diperlukan upaya pencegahan. Program Sekolah Lansia adalah program pemerintah yang digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan lansia. Temuan menunjukkan progam ini efektif untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan lansia, namun tidak semua wilayah mengetahuinya. Pemberian media pembelajaran berupa leaflet diharapkan dapat membantu meningkatkan aktivitas kognitif lansia. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/b/community-school-program-kognitif-lansia-sekolah-p-thumb-3addd.webp" title="JURIS - Aktif Sehat BahagiaAy Leaflet for The Elderly School Program at BKKBN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/community-school-program-kognitif-lansia-sekolah-p-thumb-3addd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/community-school-program-kognitif-lansia-sekolah-p-thumb-3addd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/community-school-program-kognitif-lansia-sekolah-p-thumb-3addd.webp 1x" title="JURIS - Aktif Sehat BahagiaAy Leaflet for The Elderly School Program at BKKBN" alt="JURIS - Aktif Sehat BahagiaAy Leaflet for The Elderly School Program at BKKBN" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/community-school-program-kognitif-lansia-sekolah-p-thumb-fcfd2.webp" title="JURIS - Aktif Sehat BahagiaAy Leaflet for The Elderly School Program at BKKBN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/community-school-program-kognitif-lansia-sekolah-p-thumb-fcfd2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/community-school-program-kognitif-lansia-sekolah-p-thumb-fcfd2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/community-school-program-kognitif-lansia-sekolah-p-thumb-fcfd2.webp 1x" title="JURIS - Aktif Sehat BahagiaAy Leaflet for The Elderly School Program at BKKBN" alt="JURIS - Aktif Sehat BahagiaAy Leaflet for The Elderly School Program at BKKBN" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38108-community-school-program-kognitif-lansia" title="JURIS - Aktif Sehat BahagiaAy Leaflet for The Elderly School Program at BKKBN" target="_blank">Aktif Sehat BahagiaAy Leaflet for The Elderly School Program at BKKBN</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dievaluasi variasi media pembelajaran atau edukasi yang digunakan dalam program Sekolah Lansia. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi berkala dan pembaharuan materi untuk media pembelajaran, dengan menyesuaikan perkembangan terkini mengenai kesehatan, perawatan, dan isu-isu yang berkaitan dengan lansia. Dengan demikian, program Sekolah Lansia dapat terus ditingkatkan dan disesuaikan dengan kebutuhan para lansia..
<br>Hasil intervensi pemberian media leaflet dalam program Sekolah Lansia menunjukkan respons positif dari peserta.Hal ini dapat dilihat dari hasil evaluasi yang menunjukkan peningkatan skor pengetahuan pada hasil post-test peserta Sekolah Lansia dan hasil umpan balik yang optimal.Leaflet yang diberikan dapat bermanfaat bagi peserta Sekolah Lansia, sehingga dapat disimpulkan bahwa intervensi ini berhasil memberikan dampak positif pada sasaran penelitian
<br>Penurunan fungsi kognitif dapat terjadi pada individu yang telah memasuki usia lanjut dan dapat menimbulkan dampak negatif, sehingga diperlukan upaya pencegahan. Program Sekolah Lansia adalah program pemerintah yang digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan lansia. Temuan menunjukkan progam ini efektif untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan lansia, namun tidak semua wilayah mengetahuinya. Pemberian media pembelajaran berupa leaflet diharapkan dapat membantu meningkatkan aktivitas kognitif lansia.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/b/community-school-program-kognitif-lansia-sekolah-p-thumb-fcfd2.webp" type="image/webp" length="193592" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/community-school-program-kognitif-lansia-sekolah-p-thumb-3addd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/community-school-program-kognitif-lansia-sekolah-p-thumb-fcfd2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3135-ukmc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12718-journal-life-span-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perbedaan Hasil Pemeriksaan Jumlah Eritrosit Darah Vena Dengan Pembendungan Selama 50 Detik dan 80 Detik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbedaan Hasil Pemeriksaan Jumlah Eritrosit Darah Vena Dengan Pembendungan Selama 50 Detik dan 80 Detik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbedaan Hasil Pemeriksaan Jumlah Eritrosit Darah Vena Dengan Pembendungan Selama 50 Detik dan 80 Detik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38097-sampel-darah-vena-data-hasil-wawancara</link>
	<guid isPermaLink="false">73437f7b3ec9e12721bc0dda9f80f01e</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 13:28:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti apakah variasi durasi pembendungan yang lebih dekat dengan batas satu menit, seperti 55 detik versus 60 detik, juga menghasilkan perbedaan bermakna dalam jumlah eritrosit, karena temuan saat ini menunjukkan bahwa selisih 30 detik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perbedaan Hasil Pemeriksaan Jumlah Eritrosit Darah Vena Dengan Pembendungan Selama 50 Detik dan 80 Detik: Pertama, perlu diteliti apakah variasi durasi pembendungan yang lebih dekat dengan batas satu menit, seperti 55 detik versus 60 detik, juga menghasilkan perbedaan bermakna dalam jumlah eritrosit, karena temuan saat ini menunjukkan bahwa selisih 30 detik (50 vs 80 detik) berdampak signifikan. Kedua, penting untuk mengkaji pengaruh posisi lengan dan lokasi pemasangan torniquet terhadap hasil hitung eritrosit, karena faktor anatomi dan tekanan lokal dapat memengaruhi hemokonsentrasi secara berbeda meskipun durasi pembendungan sama. Ketiga, perlu dilakukan penelitian lanjutan tentang bagaimana karakteristik vena individu, seperti ukuran, elastisitas, dan keberadaan bekas luka atau trombosis, memodifikasi efek pembendungan terhadap hasil pemeriksaan eritrosit. Penelitian-penelitian ini akan membantu menyusun panduan pengambilan darah yang lebih personal dan akurat, terutama pada pasien dengan kondisi vaskular khusus. Dengan pendekatan seperti itu, mutu pemeriksaan laboratorium dapat ditingkatkan secara menyeluruh tanpa hanya bergantung pada waktu standar yang berlaku umum.. Rata-rata jumlah eritrosit darah vena dengan pembendungan selama 50 detik adalah 4,48x10A/AAl, sedangkan pada pembendungan 80 detik adalah 4,50x10A/AAl.Terdapat perbedaan bermakna pada jumlah eritrosit antara pembendungan 50 detik dan 80 detik dengan nilai p = 0,046 < 0,05.Oleh karena itu, pembendungan selama 80 detik yang melebihi batas waktu satu menit tidak direkomendasikan untuk pemeriksaan jumlah eritrosit karena dapat memengaruhi akurasi hasil Pembendungan torniquet adalah salah satu faktor yang dapat mempengaruhi hasil jumlah eritrosit. Pembendungan menurut CLSI tidak boleh lebih dari 1 menit. Namun terkadang dalam pengambilan darah vena terjadi pembendungan lebih dari satu menit. Pada penelitian ini peneliti meneliti tentang perbedaan jumlah eritrosit darah vena dengan pembendungan selama 50 detik dan 80 detik. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa terdapat perbedaan jumlah eritrosit dengan pembendungan 50 detik dan 80 detik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan hasil jumlah eritrosit darah vena dengan pembendungan selama 50 detik dan 80 detik. Metode yang digunakan adalah pra-eksperimen dengan pendekatan cross sectional menggunakan teknik total sampling. Subjek... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/9/sampel-darah-vena-data-hasil-wawancara-penelitian-thumb-5012b.webp" title="JURIS - Perbedaan Hasil Pemeriksaan Jumlah Eritrosit Darah Vena Dengan Pembendungan Selama 50 Detik dan 80 Detik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/sampel-darah-vena-data-hasil-wawancara-penelitian-thumb-5012b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/sampel-darah-vena-data-hasil-wawancara-penelitian-thumb-5012b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/sampel-darah-vena-data-hasil-wawancara-penelitian-thumb-5012b.webp 1x" title="JURIS - Perbedaan Hasil Pemeriksaan Jumlah Eritrosit Darah Vena Dengan Pembendungan Selama 50 Detik dan 80 Detik" alt="JURIS - Perbedaan Hasil Pemeriksaan Jumlah Eritrosit Darah Vena Dengan Pembendungan Selama 50 Detik dan 80 Detik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/sampel-darah-vena-data-hasil-wawancara-penelitian-thumb-f8cf5.webp" title="JURIS - Perbedaan Hasil Pemeriksaan Jumlah Eritrosit Darah Vena Dengan Pembendungan Selama 50 Detik dan 80 Detik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/sampel-darah-vena-data-hasil-wawancara-penelitian-thumb-f8cf5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/sampel-darah-vena-data-hasil-wawancara-penelitian-thumb-f8cf5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/sampel-darah-vena-data-hasil-wawancara-penelitian-thumb-f8cf5.webp 1x" title="JURIS - Perbedaan Hasil Pemeriksaan Jumlah Eritrosit Darah Vena Dengan Pembendungan Selama 50 Detik dan 80 Detik" alt="JURIS - Perbedaan Hasil Pemeriksaan Jumlah Eritrosit Darah Vena Dengan Pembendungan Selama 50 Detik dan 80 Detik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/sampel-darah-vena-data-hasil-wawancara-penelitian-thumb-f357d.webp" title="JURIS - Perbedaan Hasil Pemeriksaan Jumlah Eritrosit Darah Vena Dengan Pembendungan Selama 50 Detik dan 80 Detik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/sampel-darah-vena-data-hasil-wawancara-penelitian-thumb-f357d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/sampel-darah-vena-data-hasil-wawancara-penelitian-thumb-f357d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/sampel-darah-vena-data-hasil-wawancara-penelitian-thumb-f357d.webp 1x" title="JURIS - Perbedaan Hasil Pemeriksaan Jumlah Eritrosit Darah Vena Dengan Pembendungan Selama 50 Detik dan 80 Detik" alt="JURIS - Perbedaan Hasil Pemeriksaan Jumlah Eritrosit Darah Vena Dengan Pembendungan Selama 50 Detik dan 80 Detik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38097-sampel-darah-vena-data-hasil-wawancara" title="JURIS - Perbedaan Hasil Pemeriksaan Jumlah Eritrosit Darah Vena Dengan Pembendungan Selama 50 Detik dan 80 Detik" target="_blank">Perbedaan Hasil Pemeriksaan Jumlah Eritrosit Darah Vena Dengan Pembendungan Selama 50 Detik dan 80 Detik</a>: Pertama, perlu diteliti apakah variasi durasi pembendungan yang lebih dekat dengan batas satu menit, seperti 55 detik versus 60 detik, juga menghasilkan perbedaan bermakna dalam jumlah eritrosit, karena temuan saat ini menunjukkan bahwa selisih 30 detik (50 vs 80 detik) berdampak signifikan. Kedua, penting untuk mengkaji pengaruh posisi lengan dan lokasi pemasangan torniquet terhadap hasil hitung eritrosit, karena faktor anatomi dan tekanan lokal dapat memengaruhi hemokonsentrasi secara berbeda meskipun durasi pembendungan sama. Ketiga, perlu dilakukan penelitian lanjutan tentang bagaimana karakteristik vena individu, seperti ukuran, elastisitas, dan keberadaan bekas luka atau trombosis, memodifikasi efek pembendungan terhadap hasil pemeriksaan eritrosit. Penelitian-penelitian ini akan membantu menyusun panduan pengambilan darah yang lebih personal dan akurat, terutama pada pasien dengan kondisi vaskular khusus. Dengan pendekatan seperti itu, mutu pemeriksaan laboratorium dapat ditingkatkan secara menyeluruh tanpa hanya bergantung pada waktu standar yang berlaku umum..
<br>Rata-rata jumlah eritrosit darah vena dengan pembendungan selama 50 detik adalah 4,48x10A/AAl, sedangkan pada pembendungan 80 detik adalah 4,50x10A/AAl.Terdapat perbedaan bermakna pada jumlah eritrosit antara pembendungan 50 detik dan 80 detik dengan nilai p = 0,046 < 0,05.Oleh karena itu, pembendungan selama 80 detik yang melebihi batas waktu satu menit tidak direkomendasikan untuk pemeriksaan jumlah eritrosit karena dapat memengaruhi akurasi hasil
<br>Pembendungan torniquet adalah salah satu faktor yang dapat mempengaruhi hasil jumlah eritrosit. Pembendungan menurut CLSI tidak boleh lebih dari 1 menit. Namun terkadang dalam pengambilan darah vena terjadi pembendungan lebih dari satu menit. Pada penelitian ini peneliti meneliti tentang perbedaan jumlah eritrosit darah vena dengan pembendungan selama 50 detik dan 80 detik. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa terdapat perbedaan jumlah eritrosit dengan pembendungan 50 detik dan 80 detik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan hasil jumlah eritrosit darah vena dengan pembendungan selama 50 detik dan 80 detik. Metode yang digunakan adalah pra-eksperimen dengan pendekatan cross sectional menggunakan teknik total sampling. Subjek...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/9/sampel-darah-vena-data-hasil-wawancara-penelitian-thumb-f8cf5.webp" type="image/webp" length="86366" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/sampel-darah-vena-data-hasil-wawancara-penelitian-thumb-5012b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/sampel-darah-vena-data-hasil-wawancara-penelitian-thumb-f8cf5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/sampel-darah-vena-data-hasil-wawancara-penelitian-thumb-f357d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3135-ukmc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12716-jurnal-laboratorium-prima.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Effectiveness of AI Speech Recognition on Students English Pronunciation ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effectiveness of AI Speech Recognition on Students English Pronunciation ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effectiveness of AI Speech Recognition on Students English Pronunciation ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38109-pengenalan-suara-kecemasan-bahasa-asing-pembelajar</link>
	<guid isPermaLink="false">32896609a95d2a44d6326e1a4b7d05c9</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 13:23:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ efl students ]]></category>
	<category><![CDATA[ andi idayani ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andi,efl,idayani,students]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan desain eksperimental yang lebih kuat, seperti desain quasi-eksperimental atau rancangan kontrol acak, untuk membuktikan klaim kausal secara lebih meyakinkan. Selain itu, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effectiveness of AI Speech Recognition on Students' English Pronunciation: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan desain eksperimental yang lebih kuat, seperti desain quasi-eksperimental atau rancangan kontrol acak, untuk membuktikan klaim kausal secara lebih meyakinkan. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pemecahan kesalahan jenis tertentu dan mempertahankan peningkatan dalam waktu yang lama (i.e., post-test tertunda), serta menganalisis indikator penggunaan (i.e., jumlah sesi, jumlah latihan, frekuensi, dll.) untuk lebih selaras dengan praktik terbaik. Penelitian juga dapat menyelidiki bagaimana tingkat kemahiran, latar belakang L1, dan motivasi dapat memediasi efektivitas intervensi pengenalan suara berbasis AI. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan dasar empiris yang kuat untuk memasukkan teknologi pengenalan suara berbasis AI dalam pengajaran pengucapan. Hal ini memberikan rekomendasi yang layak bagi guru yang ingin meningkatkan kemampuan berbicara siswa dalam lingkungan pembelajaran berbasis teknologi dan penuh dengan umpan balik.. Teknologi pengenalan suara berbasis kecerdasan buatan (AI) dapat dimanfaatkan sebagai alat yang layak dalam pelatihan pengucapan bahasa Inggris bagi pembelajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL) di universitas.Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental satu kelompok pre-test dan post-test yang didukung oleh data observasi kualitatif dan melibatkan 30 mahasiswa semester pertama.Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kinerja pengucapan siswa, dengan skor rata-rata meningkat dari 68,4 menjadi 81,7 (p < 0,05).Observasi kualitatif mengungkapkan peningkatan akurasi dalam produksi karakteristik segmental, termasuk suara interdental (//, /y/), kontras suara (/v/ vs./f/), dan perbedaan panjang vokal, serta kemajuan dalam karakteristik suprasegmental, yang mencakup penekanan kata, irama, dan intonasi.Selain itu, teknologi ini memberikan umpan balik yang konsisten, individual, dan tepat waktu, yang meningkatkan akurasi dan belajar mandiri.Penelitian ini memberikan bukti empiris berbasis kelas mengenai penerapan teknologi pengenalan suara berbasis AI dalam pembelajaran pengucapan bahasa Inggris Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas teknologi pengenalan suara berbasis kecerdasan buatan (AI) dalam pelatihan pengucapan bahasa Inggris bagi pembelajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL) di universitas. Metode yang digunakan adalah desain pre-eksperimental satu kelompok pre-test dan post-test yang didukung oleh data observasi kualitatif dan melibatkan 30 mahasiswa semester pertama. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kinerja pengucapan siswa, dengan skor rata-rata meningkat dari 68,4 menjadi 81,7 (p < 0,05). Observasi kualitatif mengungkapkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/1/pengenalan-suara-kecemasan-bahasa-asing-pembelajar-thumb-04a0c.webp" title="JURIS - The Effectiveness of AI Speech Recognition on Students&#039; English Pronunciation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/pengenalan-suara-kecemasan-bahasa-asing-pembelajar-thumb-04a0c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/pengenalan-suara-kecemasan-bahasa-asing-pembelajar-thumb-04a0c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/pengenalan-suara-kecemasan-bahasa-asing-pembelajar-thumb-04a0c.webp 1x" title="JURIS - The Effectiveness of AI Speech Recognition on Students&#039; English Pronunciation" alt="JURIS - The Effectiveness of AI Speech Recognition on Students&#039; English Pronunciation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/1/pengenalan-suara-kecemasan-bahasa-asing-pembelajar-thumb-c7791.webp" title="JURIS - The Effectiveness of AI Speech Recognition on Students&#039; English Pronunciation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/pengenalan-suara-kecemasan-bahasa-asing-pembelajar-thumb-c7791.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/pengenalan-suara-kecemasan-bahasa-asing-pembelajar-thumb-c7791.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/pengenalan-suara-kecemasan-bahasa-asing-pembelajar-thumb-c7791.webp 1x" title="JURIS - The Effectiveness of AI Speech Recognition on Students&#039; English Pronunciation" alt="JURIS - The Effectiveness of AI Speech Recognition on Students&#039; English Pronunciation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/1/pengenalan-suara-kecemasan-bahasa-asing-pembelajar-thumb-32ae8.webp" title="JURIS - The Effectiveness of AI Speech Recognition on Students&#039; English Pronunciation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/pengenalan-suara-kecemasan-bahasa-asing-pembelajar-thumb-32ae8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/pengenalan-suara-kecemasan-bahasa-asing-pembelajar-thumb-32ae8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/pengenalan-suara-kecemasan-bahasa-asing-pembelajar-thumb-32ae8.webp 1x" title="JURIS - The Effectiveness of AI Speech Recognition on Students&#039; English Pronunciation" alt="JURIS - The Effectiveness of AI Speech Recognition on Students&#039; English Pronunciation" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38109-pengenalan-suara-kecemasan-bahasa-asing-pembelajar" title="JURIS - The Effectiveness of AI Speech Recognition on Students&#039; English Pronunciation" target="_blank">The Effectiveness of AI Speech Recognition on Students' English Pronunciation</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan desain eksperimental yang lebih kuat, seperti desain quasi-eksperimental atau rancangan kontrol acak, untuk membuktikan klaim kausal secara lebih meyakinkan. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pemecahan kesalahan jenis tertentu dan mempertahankan peningkatan dalam waktu yang lama (i.e., post-test tertunda), serta menganalisis indikator penggunaan (i.e., jumlah sesi, jumlah latihan, frekuensi, dll.) untuk lebih selaras dengan praktik terbaik. Penelitian juga dapat menyelidiki bagaimana tingkat kemahiran, latar belakang L1, dan motivasi dapat memediasi efektivitas intervensi pengenalan suara berbasis AI. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan dasar empiris yang kuat untuk memasukkan teknologi pengenalan suara berbasis AI dalam pengajaran pengucapan. Hal ini memberikan rekomendasi yang layak bagi guru yang ingin meningkatkan kemampuan berbicara siswa dalam lingkungan pembelajaran berbasis teknologi dan penuh dengan umpan balik..
<br>Teknologi pengenalan suara berbasis kecerdasan buatan (AI) dapat dimanfaatkan sebagai alat yang layak dalam pelatihan pengucapan bahasa Inggris bagi pembelajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL) di universitas.Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental satu kelompok pre-test dan post-test yang didukung oleh data observasi kualitatif dan melibatkan 30 mahasiswa semester pertama.Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kinerja pengucapan siswa, dengan skor rata-rata meningkat dari 68,4 menjadi 81,7 (p < 0,05).Observasi kualitatif mengungkapkan peningkatan akurasi dalam produksi karakteristik segmental, termasuk suara interdental (//, /y/), kontras suara (/v/ vs./f/), dan perbedaan panjang vokal, serta kemajuan dalam karakteristik suprasegmental, yang mencakup penekanan kata, irama, dan intonasi.Selain itu, teknologi ini memberikan umpan balik yang konsisten, individual, dan tepat waktu, yang meningkatkan akurasi dan belajar mandiri.Penelitian ini memberikan bukti empiris berbasis kelas mengenai penerapan teknologi pengenalan suara berbasis AI dalam pembelajaran pengucapan bahasa Inggris
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas teknologi pengenalan suara berbasis kecerdasan buatan (AI) dalam pelatihan pengucapan bahasa Inggris bagi pembelajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL) di universitas. Metode yang digunakan adalah desain pre-eksperimental satu kelompok pre-test dan post-test yang didukung oleh data observasi kualitatif dan melibatkan 30 mahasiswa semester pertama. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kinerja pengucapan siswa, dengan skor rata-rata meningkat dari 68,4 menjadi 81,7 (p < 0,05). Observasi kualitatif mengungkapkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/1/pengenalan-suara-kecemasan-bahasa-asing-pembelajar-thumb-04a0c.webp" type="image/webp" length="98618" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/pengenalan-suara-kecemasan-bahasa-asing-pembelajar-thumb-04a0c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/pengenalan-suara-kecemasan-bahasa-asing-pembelajar-thumb-c7791.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/pengenalan-suara-kecemasan-bahasa-asing-pembelajar-thumb-32ae8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1318-fkip-uwgm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7303-script-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Konflik Intrapersonal dan Konflik Interpersonal pada Wargabinaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Konflik Intrapersonal dan Konflik Interpersonal pada Wargabinaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Konflik Intrapersonal dan Konflik Interpersonal pada Wargabinaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38106-lembaga-pemasyarakatan-narapidana-konflik-intraper</link>
	<guid isPermaLink="false">0ef786cb8bc398d3592b554db4aaaa88</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 12:58:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ issn barcode ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[barcode,content,issn,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai dampak spesifik dari hubungan yang bermasalah dengan figur ayah terhadap perilaku dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Konflik Intrapersonal dan Konflik Interpersonal pada Wargabinaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai dampak spesifik dari hubungan yang bermasalah dengan figur ayah terhadap perilaku dan kesejahteraan psikologis narapidana. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan evaluasi efektivitas program intervensi yang dirancang khusus untuk mengatasi konflik intrapersonal dan meningkatkan keterampilan interpersonal narapidana. Ketiga, penelitian perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor perlindungan yang dapat membantu narapidana mengatasi stigma dan diskriminasi setelah bebas dari penjara, serta untuk mengembangkan strategi yang efektif untuk memfasilitasi reintegrasi sosial mereka. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas pembinaan narapidana dan mengurangi tingkat residivisme.. Penelitian ini menemukan bahwa sebagian besar narapidana memiliki permasalahan dalam relasi dengan figur ayah, namun memiliki relasi yang baik dengan figur ibu.Mayoritas narapidana juga menunjukkan adanya konflik penyesalan diri, namun tetap memiliki harapan terhadap masa depan.Temuan ini mengindikasikan pentingnya intervensi yang berfokus pada perbaikan relasi interpersonal dan peningkatan dukungan sosial untuk membantu narapidana beradaptasi dan mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat Lembaga pemasyarakatan memiliki misi untuk memberikan pembinaan karakter dan kemandirian kepada narapidana agar mereka mampu beradaptasi di lingkungan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah memetakan masalah interpersonal dan intrapersonal dalam konteks pembinaan bagi narapidana di lembaga pemasyarakatan kelas II A. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif untuk menggambarkan hubungan masalah melalui tes psikologi Sack Senteces Completion Test (SSCT). Pengambilan sampel dilakukan secara purposif dengan kriteria mampu baca tulis, minimal lulusan SMP, dan mampu berpartisipasi sampai akhir pelaksanaan sebanyak 131 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar narapidana (82,4%) memiliki hubungan bermasalah dengan figur ayah, namun 62,6% memiliki hubungan baik dengan figur ibu. Dalam hubungan interpersonal antarsesama perempuan, mayoritas narapidana (62,6%)... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/4/lembaga-pemasyarakatan-narapidana-konflik-intraper-thumb-fe6d1.webp" title="JURIS - Analisis Konflik Intrapersonal dan Konflik Interpersonal pada Wargabinaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/lembaga-pemasyarakatan-narapidana-konflik-intraper-thumb-fe6d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/lembaga-pemasyarakatan-narapidana-konflik-intraper-thumb-fe6d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/lembaga-pemasyarakatan-narapidana-konflik-intraper-thumb-fe6d1.webp 1x" title="JURIS - Analisis Konflik Intrapersonal dan Konflik Interpersonal pada Wargabinaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA" alt="JURIS - Analisis Konflik Intrapersonal dan Konflik Interpersonal pada Wargabinaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/lembaga-pemasyarakatan-narapidana-konflik-intraper-thumb-2e4d6.webp" title="JURIS - Analisis Konflik Intrapersonal dan Konflik Interpersonal pada Wargabinaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/lembaga-pemasyarakatan-narapidana-konflik-intraper-thumb-2e4d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/lembaga-pemasyarakatan-narapidana-konflik-intraper-thumb-2e4d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/lembaga-pemasyarakatan-narapidana-konflik-intraper-thumb-2e4d6.webp 1x" title="JURIS - Analisis Konflik Intrapersonal dan Konflik Interpersonal pada Wargabinaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA" alt="JURIS - Analisis Konflik Intrapersonal dan Konflik Interpersonal pada Wargabinaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/lembaga-pemasyarakatan-narapidana-konflik-intraper-thumb-3c32d.webp" title="JURIS - Analisis Konflik Intrapersonal dan Konflik Interpersonal pada Wargabinaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/lembaga-pemasyarakatan-narapidana-konflik-intraper-thumb-3c32d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/lembaga-pemasyarakatan-narapidana-konflik-intraper-thumb-3c32d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/lembaga-pemasyarakatan-narapidana-konflik-intraper-thumb-3c32d.webp 1x" title="JURIS - Analisis Konflik Intrapersonal dan Konflik Interpersonal pada Wargabinaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA" alt="JURIS - Analisis Konflik Intrapersonal dan Konflik Interpersonal pada Wargabinaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38106-lembaga-pemasyarakatan-narapidana-konflik-intraper" title="JURIS - Analisis Konflik Intrapersonal dan Konflik Interpersonal pada Wargabinaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA" target="_blank">Analisis Konflik Intrapersonal dan Konflik Interpersonal pada Wargabinaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA</a>: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai dampak spesifik dari hubungan yang bermasalah dengan figur ayah terhadap perilaku dan kesejahteraan psikologis narapidana. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan evaluasi efektivitas program intervensi yang dirancang khusus untuk mengatasi konflik intrapersonal dan meningkatkan keterampilan interpersonal narapidana. Ketiga, penelitian perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor perlindungan yang dapat membantu narapidana mengatasi stigma dan diskriminasi setelah bebas dari penjara, serta untuk mengembangkan strategi yang efektif untuk memfasilitasi reintegrasi sosial mereka. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas pembinaan narapidana dan mengurangi tingkat residivisme..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa sebagian besar narapidana memiliki permasalahan dalam relasi dengan figur ayah, namun memiliki relasi yang baik dengan figur ibu.Mayoritas narapidana juga menunjukkan adanya konflik penyesalan diri, namun tetap memiliki harapan terhadap masa depan.Temuan ini mengindikasikan pentingnya intervensi yang berfokus pada perbaikan relasi interpersonal dan peningkatan dukungan sosial untuk membantu narapidana beradaptasi dan mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat
<br>Lembaga pemasyarakatan memiliki misi untuk memberikan pembinaan karakter dan kemandirian kepada narapidana agar mereka mampu beradaptasi di lingkungan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah memetakan masalah interpersonal dan intrapersonal dalam konteks pembinaan bagi narapidana di lembaga pemasyarakatan kelas II A. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif untuk menggambarkan hubungan masalah melalui tes psikologi Sack Senteces Completion Test (SSCT). Pengambilan sampel dilakukan secara purposif dengan kriteria mampu baca tulis, minimal lulusan SMP, dan mampu berpartisipasi sampai akhir pelaksanaan sebanyak 131 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar narapidana (82,4%) memiliki hubungan bermasalah dengan figur ayah, namun 62,6% memiliki hubungan baik dengan figur ibu. Dalam hubungan interpersonal antarsesama perempuan, mayoritas narapidana (62,6%)...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/4/lembaga-pemasyarakatan-narapidana-konflik-intraper-thumb-fe6d1.webp" type="image/webp" length="66332" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/lembaga-pemasyarakatan-narapidana-konflik-intraper-thumb-fe6d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/lembaga-pemasyarakatan-narapidana-konflik-intraper-thumb-2e4d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/lembaga-pemasyarakatan-narapidana-konflik-intraper-thumb-3c32d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3135-ukmc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12718-journal-life-span-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Empowering HOTS Through Web Based Independent Learning The Mediating Effects of Self Efficacy and Self Concept ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Empowering HOTS Through Web Based Independent Learning The Mediating Effects of Self Efficacy and Self Concept ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Empowering HOTS Through Web Based Independent Learning The Mediating Effects of Self Efficacy and Self Concept ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38102-pembelajaran-independen-web-self-efficacy</link>
	<guid isPermaLink="false">6a1de3b0cf8a320de1ea6878b3783c16</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 12:53:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ efl students ]]></category>
	<category><![CDATA[ andi idayani ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andi,efl,idayani,students]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih terstruktur untuk meningkatkan self-efficacy dan self-concept dalam lingkungan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Empowering HOTS Through Web-Based Independent Learning: The Mediating Effects of Self-Efficacy and Self-Concept: Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih terstruktur untuk meningkatkan self-efficacy dan self-concept dalam lingkungan pembelajaran independen berbasis web. Penelitian ini menunjukkan bahwa WBIL dapat meningkatkan kepercayaan dan persepsi akademik siswa, tetapi efeknya dapat ditingkatkan dengan memberikan umpan balik terstruktur, kesempatan untuk refleksi, dan tugas-tugas yang menantang secara progresif. Studi lanjutan dapat mengeksplorasi strategi spesifik yang dapat diterapkan dalam WBIL untuk mendukung pengembangan self-efficacy dan self-concept.2. Memerhatikan faktor-faktor psikologis dalam desain pembelajaran berbasis web untuk disiplin-disiplin berbasis bahasa. Penelitian ini menekankan peran penting self-efficacy dan self-concept dalam mendukung kinerja kognitif tingkat tinggi dalam pembelajaran terjemahan. Studi lanjutan dapat menyelidiki lebih lanjut bagaimana faktor-faktor psikologis ini dapat diintegrasikan dalam desain pembelajaran berbasis web untuk disiplin-disiplin berbasis bahasa lainnya, seperti sastra atau linguistik.3. Mengeksplorasi pengaruh variabel-variabel lain yang dapat memediasi hubungan antara WBIL dan HOTS. Penelitian ini menemukan bahwa SE dan SC memediasi secara parsial hubungan antara WBIL dan HOTS, tetapi mungkin ada variabel-variabel lain yang juga berperan. Studi lanjutan dapat menyelidiki variabel-variabel seperti motivasi, minat, atau kemampuan digital siswa, dan bagaimana variabel-variabel ini dapat memengaruhi efek WBIL pada HOTS.. Penelitian ini menyelidiki peran pembelajaran independen berbasis web (WBIL) dalam meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) di antara mahasiswa universitas dalam kursus terjemahan, dengan self-efficacy (SE) dan self-concept (SC) sebagai variabel mediator.Temuan menunjukkan bahwa WBIL memiliki efek positif pada kedua SE dan SC, menunjukkan bahwa keterlibatan dalam pembelajaran yang dipacu sendiri, yang dimediasi oleh teknologi, dapat meningkatkan kepercayaan dan persepsi akademik siswa.Selain itu, baik SE dan SC memprediksi HOTS secara signifikan, dengan SE sebagai prediktor yang lebih kuat.Hasil ini menunjukkan bahwa faktor psikologis memainkan peran penting dalam mendukung kinerja kognitif tingkat tinggi.Analisis mediasi lebih lanjut menunjukkan bahwa SE dan SC memediasi secara parsial hubungan antara WBIL dan HOTS, menunjukkan bahwa WBIL berkontribusi pada pengembangan HOTS baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kesiapan psikologis siswa.Secara keseluruhan, penelitian ini menyoroti pentingnya merancang lingkungan pembelajaran berbasis web yang mendukung pengembangan kepercayaan dan persepsi diri siswa, yang pada gilirannya dapat meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi mereka Latar belakang: Penelitian ini menyelidiki efek dari pembelajaran independen berbasis web (WBIL) terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) siswa, dengan self-efficacy (SE) dan self-concept (SC) sebagai variabel mediator, dalam konteks pembelajaran terjemahan di pendidikan tinggi.Metodologi: Desain penelitian kuantitatif digunakan dengan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data dikumpulkan dari 55 mahasiswa yang mengambil kursus terkait terjemahan melalui instrumen yang telah divalidasi untuk mengukur WBIL, SE, SC, dan HOTS.Temuan: Temuan menunjukkan bahwa WBIL memiliki efek positif signifikan terhadap self-efficacy dan self-concept. Selain... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/5/pembelajaran-independen-web-self-efficacy-self-con-thumb-c2e37.webp" title="JURIS - Empowering HOTS Through Web-Based Independent Learning: The Mediating Effects of Self-Efficacy and Self-Concept" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/pembelajaran-independen-web-self-efficacy-self-con-thumb-c2e37.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/pembelajaran-independen-web-self-efficacy-self-con-thumb-c2e37.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/pembelajaran-independen-web-self-efficacy-self-con-thumb-c2e37.webp 1x" title="JURIS - Empowering HOTS Through Web-Based Independent Learning: The Mediating Effects of Self-Efficacy and Self-Concept" alt="JURIS - Empowering HOTS Through Web-Based Independent Learning: The Mediating Effects of Self-Efficacy and Self-Concept" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/5/pembelajaran-independen-web-self-efficacy-self-con-thumb-8bc68.webp" title="JURIS - Empowering HOTS Through Web-Based Independent Learning: The Mediating Effects of Self-Efficacy and Self-Concept" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/pembelajaran-independen-web-self-efficacy-self-con-thumb-8bc68.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/pembelajaran-independen-web-self-efficacy-self-con-thumb-8bc68.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/pembelajaran-independen-web-self-efficacy-self-con-thumb-8bc68.webp 1x" title="JURIS - Empowering HOTS Through Web-Based Independent Learning: The Mediating Effects of Self-Efficacy and Self-Concept" alt="JURIS - Empowering HOTS Through Web-Based Independent Learning: The Mediating Effects of Self-Efficacy and Self-Concept" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/5/pembelajaran-independen-web-self-efficacy-self-con-thumb-5abd1.webp" title="JURIS - Empowering HOTS Through Web-Based Independent Learning: The Mediating Effects of Self-Efficacy and Self-Concept" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/pembelajaran-independen-web-self-efficacy-self-con-thumb-5abd1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/pembelajaran-independen-web-self-efficacy-self-con-thumb-5abd1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/pembelajaran-independen-web-self-efficacy-self-con-thumb-5abd1.webp 1x" title="JURIS - Empowering HOTS Through Web-Based Independent Learning: The Mediating Effects of Self-Efficacy and Self-Concept" alt="JURIS - Empowering HOTS Through Web-Based Independent Learning: The Mediating Effects of Self-Efficacy and Self-Concept" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38102-pembelajaran-independen-web-self-efficacy" title="JURIS - Empowering HOTS Through Web-Based Independent Learning: The Mediating Effects of Self-Efficacy and Self-Concept" target="_blank">Empowering HOTS Through Web-Based Independent Learning: The Mediating Effects of Self-Efficacy and Self-Concept</a>: Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih terstruktur untuk meningkatkan self-efficacy dan self-concept dalam lingkungan pembelajaran independen berbasis web. Penelitian ini menunjukkan bahwa WBIL dapat meningkatkan kepercayaan dan persepsi akademik siswa, tetapi efeknya dapat ditingkatkan dengan memberikan umpan balik terstruktur, kesempatan untuk refleksi, dan tugas-tugas yang menantang secara progresif. Studi lanjutan dapat mengeksplorasi strategi spesifik yang dapat diterapkan dalam WBIL untuk mendukung pengembangan self-efficacy dan self-concept.2. Memerhatikan faktor-faktor psikologis dalam desain pembelajaran berbasis web untuk disiplin-disiplin berbasis bahasa. Penelitian ini menekankan peran penting self-efficacy dan self-concept dalam mendukung kinerja kognitif tingkat tinggi dalam pembelajaran terjemahan. Studi lanjutan dapat menyelidiki lebih lanjut bagaimana faktor-faktor psikologis ini dapat diintegrasikan dalam desain pembelajaran berbasis web untuk disiplin-disiplin berbasis bahasa lainnya, seperti sastra atau linguistik.3. Mengeksplorasi pengaruh variabel-variabel lain yang dapat memediasi hubungan antara WBIL dan HOTS. Penelitian ini menemukan bahwa SE dan SC memediasi secara parsial hubungan antara WBIL dan HOTS, tetapi mungkin ada variabel-variabel lain yang juga berperan. Studi lanjutan dapat menyelidiki variabel-variabel seperti motivasi, minat, atau kemampuan digital siswa, dan bagaimana variabel-variabel ini dapat memengaruhi efek WBIL pada HOTS..
<br>Penelitian ini menyelidiki peran pembelajaran independen berbasis web (WBIL) dalam meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) di antara mahasiswa universitas dalam kursus terjemahan, dengan self-efficacy (SE) dan self-concept (SC) sebagai variabel mediator.Temuan menunjukkan bahwa WBIL memiliki efek positif pada kedua SE dan SC, menunjukkan bahwa keterlibatan dalam pembelajaran yang dipacu sendiri, yang dimediasi oleh teknologi, dapat meningkatkan kepercayaan dan persepsi akademik siswa.Selain itu, baik SE dan SC memprediksi HOTS secara signifikan, dengan SE sebagai prediktor yang lebih kuat.Hasil ini menunjukkan bahwa faktor psikologis memainkan peran penting dalam mendukung kinerja kognitif tingkat tinggi.Analisis mediasi lebih lanjut menunjukkan bahwa SE dan SC memediasi secara parsial hubungan antara WBIL dan HOTS, menunjukkan bahwa WBIL berkontribusi pada pengembangan HOTS baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kesiapan psikologis siswa.Secara keseluruhan, penelitian ini menyoroti pentingnya merancang lingkungan pembelajaran berbasis web yang mendukung pengembangan kepercayaan dan persepsi diri siswa, yang pada gilirannya dapat meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi mereka
<br>Latar belakang: Penelitian ini menyelidiki efek dari pembelajaran independen berbasis web (WBIL) terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) siswa, dengan self-efficacy (SE) dan self-concept (SC) sebagai variabel mediator, dalam konteks pembelajaran terjemahan di pendidikan tinggi.Metodologi: Desain penelitian kuantitatif digunakan dengan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data dikumpulkan dari 55 mahasiswa yang mengambil kursus terkait terjemahan melalui instrumen yang telah divalidasi untuk mengukur WBIL, SE, SC, dan HOTS.Temuan: Temuan menunjukkan bahwa WBIL memiliki efek positif signifikan terhadap self-efficacy dan self-concept. Selain...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/5/pembelajaran-independen-web-self-efficacy-self-con-thumb-8bc68.webp" type="image/webp" length="93226" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/pembelajaran-independen-web-self-efficacy-self-con-thumb-c2e37.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/pembelajaran-independen-web-self-efficacy-self-con-thumb-8bc68.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/pembelajaran-independen-web-self-efficacy-self-con-thumb-5abd1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1318-fkip-uwgm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7303-script-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perbedaan Jumlah Leukosit yang Dihomogenisasi Sekunder Sebanyak 2 dan 8 Kali setelah Didiamkan Selama 30 Menit ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbedaan Jumlah Leukosit yang Dihomogenisasi Sekunder Sebanyak 2 dan 8 Kali setelah Didiamkan Selama 30 Menit ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbedaan Jumlah Leukosit yang Dihomogenisasi Sekunder Sebanyak 2 dan 8 Kali setelah Didiamkan Selama 30 Menit ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38098-leukosit-pemeriksaan-homogenisasi-akurasi</link>
	<guid isPermaLink="false">5a0461ae8e86f7af34e39070a6bde635</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 12:49:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk menguji pengaruh variasi waktu diam terhadap hasil homogenisasi sekunder, misalnya dengan membandingkan waktu diam 15 menit, 30 menit, dan 60 menit. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada jenis tabung antikoagulan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perbedaan Jumlah Leukosit yang Dihomogenisasi Sekunder Sebanyak 2 dan 8 Kali setelah Didiamkan Selama 30 Menit: Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk menguji pengaruh variasi waktu diam terhadap hasil homogenisasi sekunder, misalnya dengan membandingkan waktu diam 15 menit, 30 menit, dan 60 menit. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada jenis tabung antikoagulan yang berbeda (misalnya, tabung lithium heparin) untuk melihat apakah terdapat perbedaan hasil homogenisasi sekunder. Terakhir, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh homogenisasi sekunder terhadap parameter hematologi lainnya, seperti hitung trombosit dan indeks eritrosit, guna mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dampak homogenisasi terhadap kualitas sampel darah. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih mendalam dan berkontribusi pada pengembangan standar prosedur homogenisasi yang lebih optimal di laboratorium klinik, sehingga dapat meningkatkan akurasi dan keandalan hasil pemeriksaan.. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pada pemeriksaan jumlah leukosit yang dihomogenisasi sekunder 2 dan 8 kali tidak terdapat perbedaan hasil.Rata-rata hasil pemeriksaan jumlah leukosit yang dihomogenisasi sebanyak 2 kali setelah didiamkan 30 menit sebesar 7.Rata-rata hasil pemeriksaan jumlah leukosit yang dihomogenisasi sebanyak 8 kali setelah didiamkan 30 menit sebesar 7 Latar Belakang: Leukosit adalah salah satu pemeriksaan hematologi. Darah yang ditampung dalam tabung K2EDTA harus dihomogenisasi primer kemudian diperiksa. Namun, terkadang dalam laboratorium, pemeriksaan tidak langsung dilakukan setelah pengambilan darah sehingga apabila didiamkan dalam beberapa waktu harus dihomogenisasi sekunder agar tidak membentuk endapan dan tercampur dengan baik.Tujuan: Untuk mengetahui adakah perbedaan jumlah leukosit yang dihomogenisasi sekunder sebanyak 2 dan 8 kali setelah didiamkan selama 30 menit.Metode: Jenis penelitian ini adalah cross-sectional study. Darah diperiksa menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/2/leukosit-pemeriksaan-homogenisasi-akurasi-hasil-pe-thumb-0cb15.webp" title="JURIS - Perbedaan Jumlah Leukosit yang Dihomogenisasi Sekunder Sebanyak 2 dan 8 Kali setelah Didiamkan Selama 30 Menit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/leukosit-pemeriksaan-homogenisasi-akurasi-hasil-pe-thumb-0cb15.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/leukosit-pemeriksaan-homogenisasi-akurasi-hasil-pe-thumb-0cb15.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/leukosit-pemeriksaan-homogenisasi-akurasi-hasil-pe-thumb-0cb15.webp 1x" title="JURIS - Perbedaan Jumlah Leukosit yang Dihomogenisasi Sekunder Sebanyak 2 dan 8 Kali setelah Didiamkan Selama 30 Menit" alt="JURIS - Perbedaan Jumlah Leukosit yang Dihomogenisasi Sekunder Sebanyak 2 dan 8 Kali setelah Didiamkan Selama 30 Menit" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/2/leukosit-pemeriksaan-homogenisasi-akurasi-hasil-pe-thumb-cdfac.webp" title="JURIS - Perbedaan Jumlah Leukosit yang Dihomogenisasi Sekunder Sebanyak 2 dan 8 Kali setelah Didiamkan Selama 30 Menit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/leukosit-pemeriksaan-homogenisasi-akurasi-hasil-pe-thumb-cdfac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/leukosit-pemeriksaan-homogenisasi-akurasi-hasil-pe-thumb-cdfac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/leukosit-pemeriksaan-homogenisasi-akurasi-hasil-pe-thumb-cdfac.webp 1x" title="JURIS - Perbedaan Jumlah Leukosit yang Dihomogenisasi Sekunder Sebanyak 2 dan 8 Kali setelah Didiamkan Selama 30 Menit" alt="JURIS - Perbedaan Jumlah Leukosit yang Dihomogenisasi Sekunder Sebanyak 2 dan 8 Kali setelah Didiamkan Selama 30 Menit" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/2/leukosit-pemeriksaan-homogenisasi-akurasi-hasil-pe-thumb-11351.webp" title="JURIS - Perbedaan Jumlah Leukosit yang Dihomogenisasi Sekunder Sebanyak 2 dan 8 Kali setelah Didiamkan Selama 30 Menit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/leukosit-pemeriksaan-homogenisasi-akurasi-hasil-pe-thumb-11351.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/leukosit-pemeriksaan-homogenisasi-akurasi-hasil-pe-thumb-11351.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/leukosit-pemeriksaan-homogenisasi-akurasi-hasil-pe-thumb-11351.webp 1x" title="JURIS - Perbedaan Jumlah Leukosit yang Dihomogenisasi Sekunder Sebanyak 2 dan 8 Kali setelah Didiamkan Selama 30 Menit" alt="JURIS - Perbedaan Jumlah Leukosit yang Dihomogenisasi Sekunder Sebanyak 2 dan 8 Kali setelah Didiamkan Selama 30 Menit" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38098-leukosit-pemeriksaan-homogenisasi-akurasi" title="JURIS - Perbedaan Jumlah Leukosit yang Dihomogenisasi Sekunder Sebanyak 2 dan 8 Kali setelah Didiamkan Selama 30 Menit" target="_blank">Perbedaan Jumlah Leukosit yang Dihomogenisasi Sekunder Sebanyak 2 dan 8 Kali setelah Didiamkan Selama 30 Menit</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk menguji pengaruh variasi waktu diam terhadap hasil homogenisasi sekunder, misalnya dengan membandingkan waktu diam 15 menit, 30 menit, dan 60 menit. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada jenis tabung antikoagulan yang berbeda (misalnya, tabung lithium heparin) untuk melihat apakah terdapat perbedaan hasil homogenisasi sekunder. Terakhir, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh homogenisasi sekunder terhadap parameter hematologi lainnya, seperti hitung trombosit dan indeks eritrosit, guna mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dampak homogenisasi terhadap kualitas sampel darah. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih mendalam dan berkontribusi pada pengembangan standar prosedur homogenisasi yang lebih optimal di laboratorium klinik, sehingga dapat meningkatkan akurasi dan keandalan hasil pemeriksaan..
<br>Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pada pemeriksaan jumlah leukosit yang dihomogenisasi sekunder 2 dan 8 kali tidak terdapat perbedaan hasil.Rata-rata hasil pemeriksaan jumlah leukosit yang dihomogenisasi sebanyak 2 kali setelah didiamkan 30 menit sebesar 7.Rata-rata hasil pemeriksaan jumlah leukosit yang dihomogenisasi sebanyak 8 kali setelah didiamkan 30 menit sebesar 7
<br>Latar Belakang: Leukosit adalah salah satu pemeriksaan hematologi. Darah yang ditampung dalam tabung K2EDTA harus dihomogenisasi primer kemudian diperiksa. Namun, terkadang dalam laboratorium, pemeriksaan tidak langsung dilakukan setelah pengambilan darah sehingga apabila didiamkan dalam beberapa waktu harus dihomogenisasi sekunder agar tidak membentuk endapan dan tercampur dengan baik.Tujuan: Untuk mengetahui adakah perbedaan jumlah leukosit yang dihomogenisasi sekunder sebanyak 2 dan 8 kali setelah didiamkan selama 30 menit.Metode: Jenis penelitian ini adalah cross-sectional study. Darah diperiksa menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/2/leukosit-pemeriksaan-homogenisasi-akurasi-hasil-pe-thumb-0cb15.webp" type="image/webp" length="103708" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/leukosit-pemeriksaan-homogenisasi-akurasi-hasil-pe-thumb-0cb15.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/leukosit-pemeriksaan-homogenisasi-akurasi-hasil-pe-thumb-cdfac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/leukosit-pemeriksaan-homogenisasi-akurasi-hasil-pe-thumb-11351.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3135-ukmc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12716-jurnal-laboratorium-prima.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Respon Petani Terhadap Pengembangan Tanaman Sorghum di Desa Pledo Kecamatan Witihama Kabupaten Flores Timur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Respon Petani Terhadap Pengembangan Tanaman Sorghum di Desa Pledo Kecamatan Witihama Kabupaten Flores Timur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Respon Petani Terhadap Pengembangan Tanaman Sorghum di Desa Pledo Kecamatan Witihama Kabupaten Flores Timur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38088-pembinaan-kelompok-tani-usaha-tembakau</link>
	<guid isPermaLink="false">7b1c3a0ec6d57b481c528923373ae7c4</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 12:45:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nyoman sirma ]]></category>
	<category><![CDATA[ satar mese ]]></category>
	<category><![CDATA[ paulus un ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[mese,nyoman,paulus,satar,sirma,un]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan respon petani terhadap pengembangan sorgum, diperlukan upaya-upaya berikut: (1) mendorong petani sorgum untuk terus melakukan pembudidayaan tanaman sorgum yang inovatif dan kreatif sebagai salah satu tanaman pangan lokal bernilai ekonomi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Respon Petani Terhadap Pengembangan Tanaman Sorghum di Desa Pledo, Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur: Untuk meningkatkan respon petani terhadap pengembangan sorgum, diperlukan upaya-upaya berikut: (1) mendorong petani sorgum untuk terus melakukan pembudidayaan tanaman sorgum yang inovatif dan kreatif sebagai salah satu tanaman pangan lokal bernilai ekonomi dan membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari; (2) Dinas Pertanian setempat perlu lebih fokus memberikan penyuluhan dan kebijakan yang mendukung pengembangan tanaman sorgum, sehingga petani dapat memahami dan lebih kreatif dalam memproduksi tanaman sorgum di masa depan. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi respon petani terhadap inovasi budidaya dan pemanfaatan sorgum, seperti persepsi dan motivasi petani, serta faktor-faktor sosial dan ekonomi yang relevan. Dengan demikian, pengembangan sorgum dapat menjadi pilihan usaha tani yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi petani dan masyarakat setempat.. Respon anggota kelompok tani terhadap usaha tani sorgum tergolong "baik" dengan skor rata-rata 3,69 dan pencapaian skor maksimum sebesar 74%.Pengembangan sorgum di Desa Pledo menjadi pilihan usaha tani yang baru dan inovatif untuk kondisi lahan di desa penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon anggota kelompok tani terhadap pengembangan tanaman sorgum. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan populasi seluruh anggota kelompok tani yang berjumlah 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon anggota kelompok tani terhadap usaha tani sorgum tergolong "baik" dengan skor rata-rata 3,69 dan pencapaian skor maksimum sebesar 74%. Hal ini berarti pengembangan sorgum di Desa Pledo menjadi pilihan usaha tani yang baru dan inovatif untuk kondisi lahan di desa penelitian. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/5/pembinaan-kelompok-tani-usaha-tembakau-respon-peta-thumb-dba4d.webp" title="JURIS - Respon Petani Terhadap Pengembangan Tanaman Sorghum di Desa Pledo, Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/pembinaan-kelompok-tani-usaha-tembakau-respon-peta-thumb-dba4d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/pembinaan-kelompok-tani-usaha-tembakau-respon-peta-thumb-dba4d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/pembinaan-kelompok-tani-usaha-tembakau-respon-peta-thumb-dba4d.webp 1x" title="JURIS - Respon Petani Terhadap Pengembangan Tanaman Sorghum di Desa Pledo, Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur" alt="JURIS - Respon Petani Terhadap Pengembangan Tanaman Sorghum di Desa Pledo, Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/pembinaan-kelompok-tani-usaha-tembakau-respon-peta-thumb-f4ef9.webp" title="JURIS - Respon Petani Terhadap Pengembangan Tanaman Sorghum di Desa Pledo, Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/pembinaan-kelompok-tani-usaha-tembakau-respon-peta-thumb-f4ef9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/pembinaan-kelompok-tani-usaha-tembakau-respon-peta-thumb-f4ef9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/pembinaan-kelompok-tani-usaha-tembakau-respon-peta-thumb-f4ef9.webp 1x" title="JURIS - Respon Petani Terhadap Pengembangan Tanaman Sorghum di Desa Pledo, Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur" alt="JURIS - Respon Petani Terhadap Pengembangan Tanaman Sorghum di Desa Pledo, Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/pembinaan-kelompok-tani-usaha-tembakau-respon-peta-thumb-27b84.webp" title="JURIS - Respon Petani Terhadap Pengembangan Tanaman Sorghum di Desa Pledo, Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/pembinaan-kelompok-tani-usaha-tembakau-respon-peta-thumb-27b84.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/pembinaan-kelompok-tani-usaha-tembakau-respon-peta-thumb-27b84.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/pembinaan-kelompok-tani-usaha-tembakau-respon-peta-thumb-27b84.webp 1x" title="JURIS - Respon Petani Terhadap Pengembangan Tanaman Sorghum di Desa Pledo, Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur" alt="JURIS - Respon Petani Terhadap Pengembangan Tanaman Sorghum di Desa Pledo, Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38088-pembinaan-kelompok-tani-usaha-tembakau" title="JURIS - Respon Petani Terhadap Pengembangan Tanaman Sorghum di Desa Pledo, Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur" target="_blank">Respon Petani Terhadap Pengembangan Tanaman Sorghum di Desa Pledo, Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur</a>: Untuk meningkatkan respon petani terhadap pengembangan sorgum, diperlukan upaya-upaya berikut: (1) mendorong petani sorgum untuk terus melakukan pembudidayaan tanaman sorgum yang inovatif dan kreatif sebagai salah satu tanaman pangan lokal bernilai ekonomi dan membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari; (2) Dinas Pertanian setempat perlu lebih fokus memberikan penyuluhan dan kebijakan yang mendukung pengembangan tanaman sorgum, sehingga petani dapat memahami dan lebih kreatif dalam memproduksi tanaman sorgum di masa depan. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi respon petani terhadap inovasi budidaya dan pemanfaatan sorgum, seperti persepsi dan motivasi petani, serta faktor-faktor sosial dan ekonomi yang relevan. Dengan demikian, pengembangan sorgum dapat menjadi pilihan usaha tani yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi petani dan masyarakat setempat..
<br>Respon anggota kelompok tani terhadap usaha tani sorgum tergolong "baik" dengan skor rata-rata 3,69 dan pencapaian skor maksimum sebesar 74%.Pengembangan sorgum di Desa Pledo menjadi pilihan usaha tani yang baru dan inovatif untuk kondisi lahan di desa penelitian
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon anggota kelompok tani terhadap pengembangan tanaman sorgum. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan populasi seluruh anggota kelompok tani yang berjumlah 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon anggota kelompok tani terhadap usaha tani sorgum tergolong "baik" dengan skor rata-rata 3,69 dan pencapaian skor maksimum sebesar 74%. Hal ini berarti pengembangan sorgum di Desa Pledo menjadi pilihan usaha tani yang baru dan inovatif untuk kondisi lahan di desa penelitian.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/5/pembinaan-kelompok-tani-usaha-tembakau-respon-peta-thumb-f4ef9.webp" type="image/webp" length="58802" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/pembinaan-kelompok-tani-usaha-tembakau-respon-peta-thumb-dba4d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/pembinaan-kelompok-tani-usaha-tembakau-respon-peta-thumb-f4ef9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/pembinaan-kelompok-tani-usaha-tembakau-respon-peta-thumb-27b84.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-521-undana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15706-buletin-ilmiah-impas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kedinamisan Kelompok Peternak di Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur Studi Kasus Pada Kelompok Tani Ternak Nijbaki Di Desa Oeletsala ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kedinamisan Kelompok Peternak di Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur Studi Kasus Pada Kelompok Tani Ternak Nijbaki Di Desa Oeletsala ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kedinamisan Kelompok Peternak di Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur Studi Kasus Pada Kelompok Tani Ternak Nijbaki Di Desa Oeletsala ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38086-usaha-ternak-puyuh-asuransi-sapi-pemb</link>
	<guid isPermaLink="false">0248f79ad667dea432f46eaeec67aa0e</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 12:29:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nyoman sirma ]]></category>
	<category><![CDATA[ satar mese ]]></category>
	<category><![CDATA[ paulus un ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[mese,nyoman,paulus,satar,sirma,un]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kekompakkan kelompok tani ternak Nijbaki, diperlukan pembinaan yang berfokus pada kepemimpinan dan keanggotaan. Hal ini dapat membantu mencegah kesalahpahaman dalam berkelompok dan mempertahankan kedinamisan kelompok. Selain itu, peternak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kedinamisan Kelompok Peternak di Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur (Studi Kasus Pada Kelompok Tani Ternak Nijbaki Di Desa Oeletsala): Untuk meningkatkan kekompakkan kelompok tani ternak Nijbaki, diperlukan pembinaan yang berfokus pada kepemimpinan dan keanggotaan. Hal ini dapat membantu mencegah kesalahpahaman dalam berkelompok dan mempertahankan kedinamisan kelompok. Selain itu, peternak pada kelompok tani ternak Nijbaki disarankan untuk mengadakan pertemuan kelompok secara lebih sering, sehingga kegiatan setiap anggota kelompok dapat dievaluasi secara berkala. Terakhir, penyuluh pertanian lapangan perlu mengunjungi peternak secara teratur untuk memberikan pelatihan dan dukungan sesuai dengan masalah dan kebutuhan peternak.. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan di atas maka dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut.Karakteristik kelompok tani ternak sapi potong Nijbaki di Desa Oeletsala umur anggota kelompok berada pada rentan 40- 55 tahun.Pendidikan terakhir yang dimiliki oleh peternak lebih dominan pada pendidikan SMA.Dan rentan pengalaman berusaha ternak anggota kelompok berada pada >20 tahun.Kedinamisan kelompok tani ternak sapi potong Nijbaki di Desa Oeletsala dari hasil analisis data diketahui kelompok tani ternak tergolong dalam kategori dinamis.Kendala- kendala yang dihadapi oleh peternak pada kelompok tani ternak babi Tetus di Desa Kuaklalo dan kelompok tani ternak sapi Nijbaki di Desa Oeletsala Kabupaten Kupang adalah kekompakan kelompok, fungsi tugas kelompok dan efektifitas kelompok Penelitian ini telah dilaksanakan pada Kelompok Peternak Sapi Potong di Desa Oeletsala Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang pada bulan Juni hingga Juli 2020. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik kelompok tani ternak sapi potong Nijbaki di Desa Oeletsala, kedinamisan kelompok ternak di desa tersebut, dan kendala yang dihadapi anggota kelompok dalam pengembangan usaha ternaknya. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/8/usaha-ternak-puyuh-asuransi-sapi-pembinaan-kelompo-thumb-3da20.webp" title="JURIS - Analisis Kedinamisan Kelompok Peternak di Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur (Studi Kasus Pada Kelompok Tani Ternak Nijbaki Di Desa Oeletsala)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/usaha-ternak-puyuh-asuransi-sapi-pembinaan-kelompo-thumb-3da20.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/usaha-ternak-puyuh-asuransi-sapi-pembinaan-kelompo-thumb-3da20.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/usaha-ternak-puyuh-asuransi-sapi-pembinaan-kelompo-thumb-3da20.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kedinamisan Kelompok Peternak di Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur (Studi Kasus Pada Kelompok Tani Ternak Nijbaki Di Desa Oeletsala)" alt="JURIS - Analisis Kedinamisan Kelompok Peternak di Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur (Studi Kasus Pada Kelompok Tani Ternak Nijbaki Di Desa Oeletsala)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/8/usaha-ternak-puyuh-asuransi-sapi-pembinaan-kelompo-thumb-d7c7c.webp" title="JURIS - Analisis Kedinamisan Kelompok Peternak di Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur (Studi Kasus Pada Kelompok Tani Ternak Nijbaki Di Desa Oeletsala)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/usaha-ternak-puyuh-asuransi-sapi-pembinaan-kelompo-thumb-d7c7c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/usaha-ternak-puyuh-asuransi-sapi-pembinaan-kelompo-thumb-d7c7c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/usaha-ternak-puyuh-asuransi-sapi-pembinaan-kelompo-thumb-d7c7c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kedinamisan Kelompok Peternak di Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur (Studi Kasus Pada Kelompok Tani Ternak Nijbaki Di Desa Oeletsala)" alt="JURIS - Analisis Kedinamisan Kelompok Peternak di Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur (Studi Kasus Pada Kelompok Tani Ternak Nijbaki Di Desa Oeletsala)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/8/usaha-ternak-puyuh-asuransi-sapi-pembinaan-kelompo-thumb-7ae40.webp" title="JURIS - Analisis Kedinamisan Kelompok Peternak di Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur (Studi Kasus Pada Kelompok Tani Ternak Nijbaki Di Desa Oeletsala)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/usaha-ternak-puyuh-asuransi-sapi-pembinaan-kelompo-thumb-7ae40.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/usaha-ternak-puyuh-asuransi-sapi-pembinaan-kelompo-thumb-7ae40.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/usaha-ternak-puyuh-asuransi-sapi-pembinaan-kelompo-thumb-7ae40.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kedinamisan Kelompok Peternak di Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur (Studi Kasus Pada Kelompok Tani Ternak Nijbaki Di Desa Oeletsala)" alt="JURIS - Analisis Kedinamisan Kelompok Peternak di Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur (Studi Kasus Pada Kelompok Tani Ternak Nijbaki Di Desa Oeletsala)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38086-usaha-ternak-puyuh-asuransi-sapi-pemb" title="JURIS - Analisis Kedinamisan Kelompok Peternak di Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur (Studi Kasus Pada Kelompok Tani Ternak Nijbaki Di Desa Oeletsala)" target="_blank">Analisis Kedinamisan Kelompok Peternak di Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur (Studi Kasus Pada Kelompok Tani Ternak Nijbaki Di Desa Oeletsala)</a>: Untuk meningkatkan kekompakkan kelompok tani ternak Nijbaki, diperlukan pembinaan yang berfokus pada kepemimpinan dan keanggotaan. Hal ini dapat membantu mencegah kesalahpahaman dalam berkelompok dan mempertahankan kedinamisan kelompok. Selain itu, peternak pada kelompok tani ternak Nijbaki disarankan untuk mengadakan pertemuan kelompok secara lebih sering, sehingga kegiatan setiap anggota kelompok dapat dievaluasi secara berkala. Terakhir, penyuluh pertanian lapangan perlu mengunjungi peternak secara teratur untuk memberikan pelatihan dan dukungan sesuai dengan masalah dan kebutuhan peternak..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan di atas maka dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut.Karakteristik kelompok tani ternak sapi potong Nijbaki di Desa Oeletsala umur anggota kelompok berada pada rentan 40- 55 tahun.Pendidikan terakhir yang dimiliki oleh peternak lebih dominan pada pendidikan SMA.Dan rentan pengalaman berusaha ternak anggota kelompok berada pada >20 tahun.Kedinamisan kelompok tani ternak sapi potong Nijbaki di Desa Oeletsala dari hasil analisis data diketahui kelompok tani ternak tergolong dalam kategori dinamis.Kendala- kendala yang dihadapi oleh peternak pada kelompok tani ternak babi Tetus di Desa Kuaklalo dan kelompok tani ternak sapi Nijbaki di Desa Oeletsala Kabupaten Kupang adalah kekompakan kelompok, fungsi tugas kelompok dan efektifitas kelompok
<br>Penelitian ini telah dilaksanakan pada Kelompok Peternak Sapi Potong di Desa Oeletsala Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang pada bulan Juni hingga Juli 2020. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik kelompok tani ternak sapi potong Nijbaki di Desa Oeletsala, kedinamisan kelompok ternak di desa tersebut, dan kendala yang dihadapi anggota kelompok dalam pengembangan usaha ternaknya.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/8/usaha-ternak-puyuh-asuransi-sapi-pembinaan-kelompo-thumb-3da20.webp" type="image/webp" length="99394" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/usaha-ternak-puyuh-asuransi-sapi-pembinaan-kelompo-thumb-3da20.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/usaha-ternak-puyuh-asuransi-sapi-pembinaan-kelompo-thumb-d7c7c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/usaha-ternak-puyuh-asuransi-sapi-pembinaan-kelompo-thumb-7ae40.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-521-undana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15706-buletin-ilmiah-impas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perbedaan Jumlah Trombosit Pada Sampel Darah Yang Dihomogenisasi Sekunder Secara Inversi 2 Kali Dan 8 Kali Setelah Didiamkan Selama 30 Menit Dengan Hematology Analyzer ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbedaan Jumlah Trombosit Pada Sampel Darah Yang Dihomogenisasi Sekunder Secara Inversi 2 Kali Dan 8 Kali Setelah Didiamkan Selama 30 Menit Dengan Hematology Analyzer ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbedaan Jumlah Trombosit Pada Sampel Darah Yang Dihomogenisasi Sekunder Secara Inversi 2 Kali Dan 8 Kali Setelah Didiamkan Selama 30 Menit Dengan Hematology Analyzer ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38096-trombosit-homogenisasi-sekunder-penundaan</link>
	<guid isPermaLink="false">04b955fd719ad069d7b67faf1ad7f6b7</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 12:24:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan disarankan untuk memperbanyak jumlah sampel dengan variasi metode dan prinsip, volume sampel, serta perlakuan sampel yang berbeda untuk memberikan pertimbangan yang lebih komprehensif dalam penggunaan di laboratorium. Selain itu, penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perbedaan Jumlah Trombosit Pada Sampel Darah Yang Dihomogenisasi Sekunder Secara Inversi 2 Kali Dan 8 Kali Setelah Didiamkan Selama 30 Menit Dengan Hematology Analyzer: Penelitian lanjutan disarankan untuk memperbanyak jumlah sampel dengan variasi metode dan prinsip, volume sampel, serta perlakuan sampel yang berbeda untuk memberikan pertimbangan yang lebih komprehensif dalam penggunaan di laboratorium. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh waktu penundaan yang lebih lama terhadap jumlah trombosit setelah homogenisasi sekunder. Penelitian juga dapat difokuskan pada perbandingan efektivitas berbagai teknik homogenisasi sekunder selain inversi, seperti penggunaan alat pengaduk otomatis atau metode vortexing, untuk menentukan metode yang paling optimal dalam menjaga integritas sampel dan akurasi hasil pemeriksaan. Terakhir, studi lebih mendalam diperlukan untuk mengeksplorasi dampak penggunaan jenis antikoagulan yang berbeda terhadap stabilitas trombosit selama penundaan pemeriksaan dan setelah homogenisasi sekunder, guna memberikan rekomendasi yang lebih spesifik terkait pemilihan antikoagulan yang sesuai.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada jumlah trombosit antara teknik homogenisasi sekunder inversi 2 kali dan 8 kali.Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata trombosit pada homogenisasi 2 kali adalah 297,06 x 103/AAL dan pada homogenisasi 8 kali adalah 296 x 103/AAL.Uji statistik Paired Sample T-Test menunjukkan nilai probabilitas 0,655 yang lebih besar dari 0,05, sehingga tidak terdapat perbedaan yang signifikan Pemeriksaan trombosit merupakan pemeriksaan yang sering diminta oleh dokter. Homogenisasi merupakan pencampuran secara merata antara darah dengan antikoagulan dan harus dilakukan dengan baik agar tidak mempengaruhi hasil pemeriksaan. Setelah homogenisasi awal, darah perlu dihomogenisasi ulang (homogenisasi sekunder) agar homogen saat diperiksa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil pemeriksaan hitung jumlah trombosit pada teknik homogenisasi sekunder 2 dan 8 kali. Penelitian ini bersifat observasional kuantitatif dengan metode cross sectional dan total sampling.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/a/trombosit-homogenisasi-sekunder-penundaan-teknik-i-thumb-cf202.webp" title="JURIS - Perbedaan Jumlah Trombosit Pada Sampel Darah Yang Dihomogenisasi Sekunder Secara Inversi 2 Kali Dan 8 Kali Setelah Didiamkan Selama 30 Menit Dengan Hematology Analyzer" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/trombosit-homogenisasi-sekunder-penundaan-teknik-i-thumb-cf202.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/trombosit-homogenisasi-sekunder-penundaan-teknik-i-thumb-cf202.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/trombosit-homogenisasi-sekunder-penundaan-teknik-i-thumb-cf202.webp 1x" title="JURIS - Perbedaan Jumlah Trombosit Pada Sampel Darah Yang Dihomogenisasi Sekunder Secara Inversi 2 Kali Dan 8 Kali Setelah Didiamkan Selama 30 Menit Dengan Hematology Analyzer" alt="JURIS - Perbedaan Jumlah Trombosit Pada Sampel Darah Yang Dihomogenisasi Sekunder Secara Inversi 2 Kali Dan 8 Kali Setelah Didiamkan Selama 30 Menit Dengan Hematology Analyzer" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/trombosit-homogenisasi-sekunder-penundaan-teknik-i-thumb-2ab26.webp" title="JURIS - Perbedaan Jumlah Trombosit Pada Sampel Darah Yang Dihomogenisasi Sekunder Secara Inversi 2 Kali Dan 8 Kali Setelah Didiamkan Selama 30 Menit Dengan Hematology Analyzer" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/trombosit-homogenisasi-sekunder-penundaan-teknik-i-thumb-2ab26.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/trombosit-homogenisasi-sekunder-penundaan-teknik-i-thumb-2ab26.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/trombosit-homogenisasi-sekunder-penundaan-teknik-i-thumb-2ab26.webp 1x" title="JURIS - Perbedaan Jumlah Trombosit Pada Sampel Darah Yang Dihomogenisasi Sekunder Secara Inversi 2 Kali Dan 8 Kali Setelah Didiamkan Selama 30 Menit Dengan Hematology Analyzer" alt="JURIS - Perbedaan Jumlah Trombosit Pada Sampel Darah Yang Dihomogenisasi Sekunder Secara Inversi 2 Kali Dan 8 Kali Setelah Didiamkan Selama 30 Menit Dengan Hematology Analyzer" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/trombosit-homogenisasi-sekunder-penundaan-teknik-i-thumb-7503f.webp" title="JURIS - Perbedaan Jumlah Trombosit Pada Sampel Darah Yang Dihomogenisasi Sekunder Secara Inversi 2 Kali Dan 8 Kali Setelah Didiamkan Selama 30 Menit Dengan Hematology Analyzer" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/trombosit-homogenisasi-sekunder-penundaan-teknik-i-thumb-7503f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/trombosit-homogenisasi-sekunder-penundaan-teknik-i-thumb-7503f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/trombosit-homogenisasi-sekunder-penundaan-teknik-i-thumb-7503f.webp 1x" title="JURIS - Perbedaan Jumlah Trombosit Pada Sampel Darah Yang Dihomogenisasi Sekunder Secara Inversi 2 Kali Dan 8 Kali Setelah Didiamkan Selama 30 Menit Dengan Hematology Analyzer" alt="JURIS - Perbedaan Jumlah Trombosit Pada Sampel Darah Yang Dihomogenisasi Sekunder Secara Inversi 2 Kali Dan 8 Kali Setelah Didiamkan Selama 30 Menit Dengan Hematology Analyzer" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38096-trombosit-homogenisasi-sekunder-penundaan" title="JURIS - Perbedaan Jumlah Trombosit Pada Sampel Darah Yang Dihomogenisasi Sekunder Secara Inversi 2 Kali Dan 8 Kali Setelah Didiamkan Selama 30 Menit Dengan Hematology Analyzer" target="_blank">Perbedaan Jumlah Trombosit Pada Sampel Darah Yang Dihomogenisasi Sekunder Secara Inversi 2 Kali Dan 8 Kali Setelah Didiamkan Selama 30 Menit Dengan Hematology Analyzer</a>: Penelitian lanjutan disarankan untuk memperbanyak jumlah sampel dengan variasi metode dan prinsip, volume sampel, serta perlakuan sampel yang berbeda untuk memberikan pertimbangan yang lebih komprehensif dalam penggunaan di laboratorium. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh waktu penundaan yang lebih lama terhadap jumlah trombosit setelah homogenisasi sekunder.  Penelitian juga dapat difokuskan pada perbandingan efektivitas berbagai teknik homogenisasi sekunder selain inversi, seperti penggunaan alat pengaduk otomatis atau metode vortexing, untuk menentukan metode yang paling optimal dalam menjaga integritas sampel dan akurasi hasil pemeriksaan.  Terakhir, studi lebih mendalam diperlukan untuk mengeksplorasi dampak penggunaan jenis antikoagulan yang berbeda terhadap stabilitas trombosit selama penundaan pemeriksaan dan setelah homogenisasi sekunder, guna memberikan rekomendasi yang lebih spesifik terkait pemilihan antikoagulan yang sesuai..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada jumlah trombosit antara teknik homogenisasi sekunder inversi 2 kali dan 8 kali.Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata trombosit pada homogenisasi 2 kali adalah 297,06 x 103/AAL dan pada homogenisasi 8 kali adalah 296 x 103/AAL.Uji statistik Paired Sample T-Test menunjukkan nilai probabilitas 0,655 yang lebih besar dari 0,05, sehingga tidak terdapat perbedaan yang signifikan
<br>Pemeriksaan trombosit merupakan pemeriksaan yang sering diminta oleh dokter. Homogenisasi merupakan pencampuran secara merata antara darah dengan antikoagulan dan harus dilakukan dengan baik agar tidak mempengaruhi hasil pemeriksaan. Setelah homogenisasi awal, darah perlu dihomogenisasi ulang (homogenisasi sekunder) agar homogen saat diperiksa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil pemeriksaan hitung jumlah trombosit pada teknik homogenisasi sekunder 2 dan 8 kali. Penelitian ini bersifat observasional kuantitatif dengan metode cross sectional dan total sampling....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/a/trombosit-homogenisasi-sekunder-penundaan-teknik-i-thumb-7503f.webp" type="image/webp" length="18374" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/trombosit-homogenisasi-sekunder-penundaan-teknik-i-thumb-cf202.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/trombosit-homogenisasi-sekunder-penundaan-teknik-i-thumb-2ab26.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/trombosit-homogenisasi-sekunder-penundaan-teknik-i-thumb-7503f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3135-ukmc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12716-jurnal-laboratorium-prima.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ EFL Students Perceptions of Reading for Pleasure in Indonesian Higher Education Motivation Habits Material Preferences and Language Skill Development ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ EFL Students Perceptions of Reading for Pleasure in Indonesian Higher Education Motivation Habits Material Preferences and Language Skill Development ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ EFL Students Perceptions of Reading for Pleasure in Indonesian Higher Education Motivation Habits Material Preferences and Language Skill Development ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38101-bahasa-inggris-mahasiswa-esai-efl-motiva</link>
	<guid isPermaLink="false">157456a1fbe497a6f2e0c88d509fc690</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 12:22:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ efl students ]]></category>
	<category><![CDATA[ andi idayani ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andi,efl,idayani,students]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk menyelidiki bagaimana motivasi, kebiasaan membaca, preferensi materi, dan pengembangan keterampilan bahasa ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - EFL Students' Perceptions of Reading for Pleasure in Indonesian Higher Education: Motivation, Habits, Material Preferences, and Language Skill Development: Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk menyelidiki bagaimana motivasi, kebiasaan membaca, preferensi materi, dan pengembangan keterampilan bahasa saling berkaitan dalam pendidikan tinggi Indonesia. Kedua, studi kualitatif dapat dilakukan untuk memahami lebih dalam pengalaman dan persepsi mahasiswa tentang RfP, termasuk faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi dan keterlibatan mereka. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran teknologi dalam RfP, seperti efek penggunaan platform digital pada kebiasaan membaca dan keterampilan bahasa. Dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, serta mempertimbangkan aspek teknologi, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih mendalam tentang RfP dalam konteks pendidikan tinggi Indonesia dan membantu mengembangkan strategi yang efektif untuk meningkatkan keterlibatan dan pengembangan keterampilan bahasa mahasiswa.. Mahasiswa mengakui manfaat linguistik dan akademik dari RfP.Praktik tingkat sekolah, termasuk kegiatan RfP yang terorganisir, materi yang kaya, dan iklim yang mendukung otonomi sangat penting untuk menumbuhkan kebiasaan membaca yang konsisten dan pengetahuan bahasa yang komprehensif.Penggunaan desain longitudinal dan praktik membaca digital/kolaboratif mungkin memberikan penjelasan lebih lanjut tentang mempertahankan keterlibatan Latar belakang: Penelitian ini menyelidiki persepsi mahasiswa EFL (English as a Foreign Language) tentang Reading for Pleasure (RfP) dalam hal motivasi membaca, kebiasaan membaca, preferensi materi, dan pengembangan keterampilan bahasa Inggris. Metodologi: Desain penelitian deskriptif kuantitatif digunakan. Data dikumpulkan dari 35 mahasiswa semester kedua Pendidikan Bahasa Inggris di salah satu universitas swasta di Jawa Tengah dengan menggunakan kuesioner yang telah divalidasi. Temuan: Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki pendapat yang tinggi tentang RfP, terutama efeknya pada kosakata dan pemahaman membaca (lebih dari 80%). Banyak motivasi bersifat instrumental, dan mahasiswa membaca untuk meningkatkan keterampilan membaca daripada menikmatinya. Partisipasi masih sporadis karena waktu (71,4%) dan dukungan institusional yang rendah (42,9%) untuk penelitian. Untuk preferensi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/4/bahasa-inggris-mahasiswa-esai-efl-motivasi-membaca-thumb-f7c79.webp" title="JURIS - EFL Students&#039; Perceptions of Reading for Pleasure in Indonesian Higher Education: Motivation, Habits, Material Preferences, and Language Skill Development" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/bahasa-inggris-mahasiswa-esai-efl-motivasi-membaca-thumb-f7c79.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/bahasa-inggris-mahasiswa-esai-efl-motivasi-membaca-thumb-f7c79.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/bahasa-inggris-mahasiswa-esai-efl-motivasi-membaca-thumb-f7c79.webp 1x" title="JURIS - EFL Students&#039; Perceptions of Reading for Pleasure in Indonesian Higher Education: Motivation, Habits, Material Preferences, and Language Skill Development" alt="JURIS - EFL Students&#039; Perceptions of Reading for Pleasure in Indonesian Higher Education: Motivation, Habits, Material Preferences, and Language Skill Development" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/bahasa-inggris-mahasiswa-esai-efl-motivasi-membaca-thumb-1b8da.webp" title="JURIS - EFL Students&#039; Perceptions of Reading for Pleasure in Indonesian Higher Education: Motivation, Habits, Material Preferences, and Language Skill Development" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/bahasa-inggris-mahasiswa-esai-efl-motivasi-membaca-thumb-1b8da.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/bahasa-inggris-mahasiswa-esai-efl-motivasi-membaca-thumb-1b8da.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/bahasa-inggris-mahasiswa-esai-efl-motivasi-membaca-thumb-1b8da.webp 1x" title="JURIS - EFL Students&#039; Perceptions of Reading for Pleasure in Indonesian Higher Education: Motivation, Habits, Material Preferences, and Language Skill Development" alt="JURIS - EFL Students&#039; Perceptions of Reading for Pleasure in Indonesian Higher Education: Motivation, Habits, Material Preferences, and Language Skill Development" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/bahasa-inggris-mahasiswa-esai-efl-motivasi-membaca-thumb-ab4be.webp" title="JURIS - EFL Students&#039; Perceptions of Reading for Pleasure in Indonesian Higher Education: Motivation, Habits, Material Preferences, and Language Skill Development" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/bahasa-inggris-mahasiswa-esai-efl-motivasi-membaca-thumb-ab4be.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/bahasa-inggris-mahasiswa-esai-efl-motivasi-membaca-thumb-ab4be.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/bahasa-inggris-mahasiswa-esai-efl-motivasi-membaca-thumb-ab4be.webp 1x" title="JURIS - EFL Students&#039; Perceptions of Reading for Pleasure in Indonesian Higher Education: Motivation, Habits, Material Preferences, and Language Skill Development" alt="JURIS - EFL Students&#039; Perceptions of Reading for Pleasure in Indonesian Higher Education: Motivation, Habits, Material Preferences, and Language Skill Development" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38101-bahasa-inggris-mahasiswa-esai-efl-motiva" title="JURIS - EFL Students&#039; Perceptions of Reading for Pleasure in Indonesian Higher Education: Motivation, Habits, Material Preferences, and Language Skill Development" target="_blank">EFL Students' Perceptions of Reading for Pleasure in Indonesian Higher Education: Motivation, Habits, Material Preferences, and Language Skill Development</a>: Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk menyelidiki bagaimana motivasi, kebiasaan membaca, preferensi materi, dan pengembangan keterampilan bahasa saling berkaitan dalam pendidikan tinggi Indonesia. Kedua, studi kualitatif dapat dilakukan untuk memahami lebih dalam pengalaman dan persepsi mahasiswa tentang RfP, termasuk faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi dan keterlibatan mereka. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran teknologi dalam RfP, seperti efek penggunaan platform digital pada kebiasaan membaca dan keterampilan bahasa. Dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, serta mempertimbangkan aspek teknologi, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih mendalam tentang RfP dalam konteks pendidikan tinggi Indonesia dan membantu mengembangkan strategi yang efektif untuk meningkatkan keterlibatan dan pengembangan keterampilan bahasa mahasiswa..
<br>Mahasiswa mengakui manfaat linguistik dan akademik dari RfP.Praktik tingkat sekolah, termasuk kegiatan RfP yang terorganisir, materi yang kaya, dan iklim yang mendukung otonomi sangat penting untuk menumbuhkan kebiasaan membaca yang konsisten dan pengetahuan bahasa yang komprehensif.Penggunaan desain longitudinal dan praktik membaca digital/kolaboratif mungkin memberikan penjelasan lebih lanjut tentang mempertahankan keterlibatan
<br>Latar belakang: Penelitian ini menyelidiki persepsi mahasiswa EFL (English as a Foreign Language) tentang Reading for Pleasure (RfP) dalam hal motivasi membaca, kebiasaan membaca, preferensi materi, dan pengembangan keterampilan bahasa Inggris. Metodologi: Desain penelitian deskriptif kuantitatif digunakan. Data dikumpulkan dari 35 mahasiswa semester kedua Pendidikan Bahasa Inggris di salah satu universitas swasta di Jawa Tengah dengan menggunakan kuesioner yang telah divalidasi. Temuan: Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki pendapat yang tinggi tentang RfP, terutama efeknya pada kosakata dan pemahaman membaca (lebih dari 80%). Banyak motivasi bersifat instrumental, dan mahasiswa membaca untuk meningkatkan keterampilan membaca daripada menikmatinya. Partisipasi masih sporadis karena waktu (71,4%) dan dukungan institusional yang rendah (42,9%) untuk penelitian. Untuk preferensi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/4/bahasa-inggris-mahasiswa-esai-efl-motivasi-membaca-thumb-ab4be.webp" type="image/webp" length="95380" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/bahasa-inggris-mahasiswa-esai-efl-motivasi-membaca-thumb-f7c79.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/bahasa-inggris-mahasiswa-esai-efl-motivasi-membaca-thumb-1b8da.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/bahasa-inggris-mahasiswa-esai-efl-motivasi-membaca-thumb-ab4be.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1318-fkip-uwgm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7303-script-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PERANAN BADAN USAHA MILIK DESA BUMDes HONIHAMA DALAM MEMBERDAYAKAN USAHATANI JAGUNG DI DESA TUWAGOETOBI KECAMATAN WITIHAMA KABUPATEN FLORES TIMUR ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PERANAN BADAN USAHA MILIK DESA BUMDes HONIHAMA DALAM MEMBERDAYAKAN USAHATANI JAGUNG DI DESA TUWAGOETOBI KECAMATAN WITIHAMA KABUPATEN FLORES TIMUR ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PERANAN BADAN USAHA MILIK DESA BUMDes HONIHAMA DALAM MEMBERDAYAKAN USAHATANI JAGUNG DI DESA TUWAGOETOBI KECAMATAN WITIHAMA KABUPATEN FLORES TIMUR ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38092-stabilitas-produksi-jagung-usahatani-jagu</link>
	<guid isPermaLink="false">39bf4b802b08e452f72e4af7a4149740</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 12:17:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nyoman sirma ]]></category>
	<category><![CDATA[ satar mese ]]></category>
	<category><![CDATA[ paulus un ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[mese,nyoman,paulus,satar,sirma,un]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperdalam pemahaman mengenai peran BUMDes dalam pemberdayaan petani. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PERANAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) HONIHAMA DALAM MEMBERDAYAKAN USAHATANI JAGUNG DI DESA TUWAGOETOBI KECAMATAN WITIHAMA KABUPATEN FLORES TIMUR: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperdalam pemahaman mengenai peran BUMDes dalam pemberdayaan petani. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi efektivitas BUMDes Honihama dalam meningkatkan pendapatan petani jagung, termasuk analisis terhadap jenis modal yang paling dibutuhkan dan strategi pemasaran yang paling menguntungkan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pemberdayaan yang lebih komprehensif, yang tidak hanya mencakup aspek ekonomi, tetapi juga aspek sosial dan lingkungan, dengan mempertimbangkan kearifan lokal dan potensi sumber daya alam yang ada di Desa Tuwagoetobi. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi potensi diversifikasi usaha yang dapat dilakukan oleh BUMDes Honihama untuk meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat desa, misalnya melalui pengembangan produk olahan jagung atau integrasi dengan sektor pertanian lainnya. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan kebijakan dan program pemberdayaan masyarakat desa yang lebih efektif dan berkelanjutan, serta meningkatkan kesejahteraan petani jagung di Desa Tuwagoetobi dan wilayah sekitarnya.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kinerja usahatani jagung mengalami peningkatan produksi dan penerimaan setelah adanya kegiatan pertanian yang dilakukan oleh BUMDes Honihama selama dua tahun terakhir.Peranan BUMDes Honihama dalam memberdayakan usahatani jagung, meliputi bina manusia, bina usaha, dan bina modal, tergolong "cukup baik" dengan skor rata-rata 32,57.Oleh karena itu, disarankan agar penyediaan modal oleh BUMDes disesuaikan dengan kebutuhan petani untuk meningkatkan perekonomian dan produksi jagung, serta BUMDes perlu meningkatkan kemampuan dalam setiap bidang pemberdayaan, seperti pelatihan, pendampingan usaha, dan penyediaan modal yang efektif Penelitian ini telah dilakukan di Desa Tuwagoetobi Kecamatan Witihama Kabupaten Flores Timur, dari bulan September 2020 sampai Oktober 2020. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kinerja usahatani jagung (produksi dan penerimaan) dan peranan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam memberdayakan usahatani jagung. Metode penelitian menggunakan metode sensus dengan penentuan lokasi penelitian secara purposif karena BUMDes Honihama merupakan salah satu BUMDes yang memiliki program pemberdayaan usahatani sesuai dengan potensi desanya. Populasi penelitian berjumlah 30 orang. Data yang dikumpulkan adalah data primer melalui wawancara dan data sekunder dari instansi terkait dan Badan Pusat Statistik. Analisis data... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/e/stabilitas-produksi-jagung-usahatani-lahan-asia-bu-thumb-02810.webp" title="JURIS - PERANAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) HONIHAMA DALAM MEMBERDAYAKAN USAHATANI JAGUNG  DI DESA TUWAGOETOBI KECAMATAN WITIHAMA  KABUPATEN FLORES TIMUR" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/stabilitas-produksi-jagung-usahatani-lahan-asia-bu-thumb-02810.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/stabilitas-produksi-jagung-usahatani-lahan-asia-bu-thumb-02810.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/stabilitas-produksi-jagung-usahatani-lahan-asia-bu-thumb-02810.webp 1x" title="JURIS - PERANAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) HONIHAMA DALAM MEMBERDAYAKAN USAHATANI JAGUNG  DI DESA TUWAGOETOBI KECAMATAN WITIHAMA  KABUPATEN FLORES TIMUR" alt="JURIS - PERANAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) HONIHAMA DALAM MEMBERDAYAKAN USAHATANI JAGUNG  DI DESA TUWAGOETOBI KECAMATAN WITIHAMA  KABUPATEN FLORES TIMUR" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/stabilitas-produksi-jagung-usahatani-lahan-asia-bu-thumb-753ea.webp" title="JURIS - PERANAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) HONIHAMA DALAM MEMBERDAYAKAN USAHATANI JAGUNG  DI DESA TUWAGOETOBI KECAMATAN WITIHAMA  KABUPATEN FLORES TIMUR" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/stabilitas-produksi-jagung-usahatani-lahan-asia-bu-thumb-753ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/stabilitas-produksi-jagung-usahatani-lahan-asia-bu-thumb-753ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/stabilitas-produksi-jagung-usahatani-lahan-asia-bu-thumb-753ea.webp 1x" title="JURIS - PERANAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) HONIHAMA DALAM MEMBERDAYAKAN USAHATANI JAGUNG  DI DESA TUWAGOETOBI KECAMATAN WITIHAMA  KABUPATEN FLORES TIMUR" alt="JURIS - PERANAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) HONIHAMA DALAM MEMBERDAYAKAN USAHATANI JAGUNG  DI DESA TUWAGOETOBI KECAMATAN WITIHAMA  KABUPATEN FLORES TIMUR" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/stabilitas-produksi-jagung-usahatani-lahan-asia-bu-thumb-73830.webp" title="JURIS - PERANAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) HONIHAMA DALAM MEMBERDAYAKAN USAHATANI JAGUNG  DI DESA TUWAGOETOBI KECAMATAN WITIHAMA  KABUPATEN FLORES TIMUR" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/stabilitas-produksi-jagung-usahatani-lahan-asia-bu-thumb-73830.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/stabilitas-produksi-jagung-usahatani-lahan-asia-bu-thumb-73830.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/stabilitas-produksi-jagung-usahatani-lahan-asia-bu-thumb-73830.webp 1x" title="JURIS - PERANAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) HONIHAMA DALAM MEMBERDAYAKAN USAHATANI JAGUNG  DI DESA TUWAGOETOBI KECAMATAN WITIHAMA  KABUPATEN FLORES TIMUR" alt="JURIS - PERANAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) HONIHAMA DALAM MEMBERDAYAKAN USAHATANI JAGUNG  DI DESA TUWAGOETOBI KECAMATAN WITIHAMA  KABUPATEN FLORES TIMUR" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38092-stabilitas-produksi-jagung-usahatani-jagu" title="JURIS - PERANAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) HONIHAMA DALAM MEMBERDAYAKAN USAHATANI JAGUNG  DI DESA TUWAGOETOBI KECAMATAN WITIHAMA  KABUPATEN FLORES TIMUR" target="_blank">PERANAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) HONIHAMA DALAM MEMBERDAYAKAN USAHATANI JAGUNG  DI DESA TUWAGOETOBI KECAMATAN WITIHAMA  KABUPATEN FLORES TIMUR</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperdalam pemahaman mengenai peran BUMDes dalam pemberdayaan petani. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi efektivitas BUMDes Honihama dalam meningkatkan pendapatan petani jagung, termasuk analisis terhadap jenis modal yang paling dibutuhkan dan strategi pemasaran yang paling menguntungkan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pemberdayaan yang lebih komprehensif, yang tidak hanya mencakup aspek ekonomi, tetapi juga aspek sosial dan lingkungan, dengan mempertimbangkan kearifan lokal dan potensi sumber daya alam yang ada di Desa Tuwagoetobi. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi potensi diversifikasi usaha yang dapat dilakukan oleh BUMDes Honihama untuk meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat desa, misalnya melalui pengembangan produk olahan jagung atau integrasi dengan sektor pertanian lainnya. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan kebijakan dan program pemberdayaan masyarakat desa yang lebih efektif dan berkelanjutan, serta meningkatkan kesejahteraan petani jagung di Desa Tuwagoetobi dan wilayah sekitarnya..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa kinerja usahatani jagung mengalami peningkatan produksi dan penerimaan setelah adanya kegiatan pertanian yang dilakukan oleh BUMDes Honihama selama dua tahun terakhir.Peranan BUMDes Honihama dalam memberdayakan usahatani jagung, meliputi bina manusia, bina usaha, dan bina modal, tergolong "cukup baik" dengan skor rata-rata 32,57.Oleh karena itu, disarankan agar penyediaan modal oleh BUMDes disesuaikan dengan kebutuhan petani untuk meningkatkan perekonomian dan produksi jagung, serta BUMDes perlu meningkatkan kemampuan dalam setiap bidang pemberdayaan, seperti pelatihan, pendampingan usaha, dan penyediaan modal yang efektif
<br>Penelitian ini telah dilakukan di Desa Tuwagoetobi Kecamatan Witihama Kabupaten Flores Timur, dari bulan September 2020 sampai Oktober 2020. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kinerja usahatani jagung (produksi dan penerimaan) dan peranan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam memberdayakan usahatani jagung. Metode penelitian menggunakan metode sensus dengan penentuan lokasi penelitian secara purposif karena BUMDes Honihama merupakan salah satu BUMDes yang memiliki program pemberdayaan usahatani sesuai dengan potensi desanya. Populasi penelitian berjumlah 30 orang. Data yang dikumpulkan adalah data primer melalui wawancara dan data sekunder dari instansi terkait dan Badan Pusat Statistik. Analisis data...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/e/stabilitas-produksi-jagung-usahatani-lahan-asia-bu-thumb-02810.webp" type="image/webp" length="104384" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/stabilitas-produksi-jagung-usahatani-lahan-asia-bu-thumb-02810.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/stabilitas-produksi-jagung-usahatani-lahan-asia-bu-thumb-753ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/stabilitas-produksi-jagung-usahatani-lahan-asia-bu-thumb-73830.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-521-undana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15706-buletin-ilmiah-impas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perbedaan Kadar Hemoglobin Pada Sampel Darah yang Dihomogenisasi Sekunder Inversi 2 Kali dan 8 Kali Setelah Ditunda Selama 30 Menit dengan Hematology Analyzer ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbedaan Kadar Hemoglobin Pada Sampel Darah yang Dihomogenisasi Sekunder Inversi 2 Kali dan 8 Kali Setelah Ditunda Selama 30 Menit dengan Hematology Analyzer ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbedaan Kadar Hemoglobin Pada Sampel Darah yang Dihomogenisasi Sekunder Inversi 2 Kali dan 8 Kali Setelah Ditunda Selama 30 Menit dengan Hematology Analyzer ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38095-sampel-darah-vena-hemoglobin-penundaa</link>
	<guid isPermaLink="false">dd0fb589e2ce617cab3d1f19896d54ba</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 12:14:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, disarankan agar jumlah sampel yang digunakan dapat diperbanyak lagi. Hal ini diharapkan dapat menggambarkan seluruh populasi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai jenis antikoagulan dan metode ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perbedaan Kadar Hemoglobin Pada Sampel Darah yang Dihomogenisasi Sekunder Inversi 2 Kali dan 8 Kali Setelah Ditunda Selama 30 Menit dengan Hematology Analyzer: Untuk penelitian selanjutnya, disarankan agar jumlah sampel yang digunakan dapat diperbanyak lagi. Hal ini diharapkan dapat menggambarkan seluruh populasi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai jenis antikoagulan dan metode homogenisasi sekunder yang berbeda untuk melihat pengaruhnya terhadap hasil pemeriksaan kadar hemoglobin. Penelitian juga dapat dilakukan dengan memperhatikan faktor-faktor lain seperti suhu penyimpanan dan waktu penundaan pemeriksaan.. Berdasarkan peneltian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa.Kadar hemoglobin pada darah yang dihomogenisasi sekunder 2 kali diperoleh nilai mean 13,2 g/dL dan nilai SD 1,17 g/dL.Kadar hemoglobin pada darah yang dihomogenisasi sekunder 8 kali diperoleh nilai mean 13,2 g/dL dan nilai SD 1,13 g/dL.Tidak terdapat perbedaan bermakna kadar hemoglobin pada darah yang dihomogenisasi sekunder 2 kali dan 8 kali dengan nilai p 0,567 (>0,05) Pemeriksaan hemoglobin merupakan salah satu pemeriksaan yang dilakukan di laboratorium klinik yang bertujuan untuk mengetahui kadar hemoglobin dalam tubuh seseorang. Sampel pemeriksaan yang digunakan dalam pemeriksaan hemoglobin merupakan darah dengan antikoagulan EDTA. Antikoagulan berperan untuk menonaktifkan faktor pembekuan darah. Maka dari itu, darah yang telah dimasukkan kedalam tabung dengan antikoagulan harus segera dihomogenisasi primer. Pada pelaksanaan dilapangan, sampel darah yang sudah ditampung biasanya tidak langsung diperiksa sehingga terjadi penundaan. Darah yang telah dihomogenisasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/b/sampel-darah-vena-hemoglobin-penundaan-homogenisas-thumb-dd9a0.webp" title="JURIS - Perbedaan Kadar Hemoglobin Pada Sampel Darah yang Dihomogenisasi Sekunder Inversi 2 Kali dan 8 Kali Setelah Ditunda Selama 30 Menit dengan Hematology Analyzer" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/sampel-darah-vena-hemoglobin-penundaan-homogenisas-thumb-dd9a0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/sampel-darah-vena-hemoglobin-penundaan-homogenisas-thumb-dd9a0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/sampel-darah-vena-hemoglobin-penundaan-homogenisas-thumb-dd9a0.webp 1x" title="JURIS - Perbedaan Kadar Hemoglobin Pada Sampel Darah yang Dihomogenisasi Sekunder Inversi 2 Kali dan 8 Kali Setelah Ditunda Selama 30 Menit dengan Hematology Analyzer" alt="JURIS - Perbedaan Kadar Hemoglobin Pada Sampel Darah yang Dihomogenisasi Sekunder Inversi 2 Kali dan 8 Kali Setelah Ditunda Selama 30 Menit dengan Hematology Analyzer" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/sampel-darah-vena-hemoglobin-penundaan-homogenisas-thumb-57224.webp" title="JURIS - Perbedaan Kadar Hemoglobin Pada Sampel Darah yang Dihomogenisasi Sekunder Inversi 2 Kali dan 8 Kali Setelah Ditunda Selama 30 Menit dengan Hematology Analyzer" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/sampel-darah-vena-hemoglobin-penundaan-homogenisas-thumb-57224.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/sampel-darah-vena-hemoglobin-penundaan-homogenisas-thumb-57224.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/sampel-darah-vena-hemoglobin-penundaan-homogenisas-thumb-57224.webp 1x" title="JURIS - Perbedaan Kadar Hemoglobin Pada Sampel Darah yang Dihomogenisasi Sekunder Inversi 2 Kali dan 8 Kali Setelah Ditunda Selama 30 Menit dengan Hematology Analyzer" alt="JURIS - Perbedaan Kadar Hemoglobin Pada Sampel Darah yang Dihomogenisasi Sekunder Inversi 2 Kali dan 8 Kali Setelah Ditunda Selama 30 Menit dengan Hematology Analyzer" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/sampel-darah-vena-hemoglobin-penundaan-homogenisas-thumb-163bd.webp" title="JURIS - Perbedaan Kadar Hemoglobin Pada Sampel Darah yang Dihomogenisasi Sekunder Inversi 2 Kali dan 8 Kali Setelah Ditunda Selama 30 Menit dengan Hematology Analyzer" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/sampel-darah-vena-hemoglobin-penundaan-homogenisas-thumb-163bd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/sampel-darah-vena-hemoglobin-penundaan-homogenisas-thumb-163bd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/sampel-darah-vena-hemoglobin-penundaan-homogenisas-thumb-163bd.webp 1x" title="JURIS - Perbedaan Kadar Hemoglobin Pada Sampel Darah yang Dihomogenisasi Sekunder Inversi 2 Kali dan 8 Kali Setelah Ditunda Selama 30 Menit dengan Hematology Analyzer" alt="JURIS - Perbedaan Kadar Hemoglobin Pada Sampel Darah yang Dihomogenisasi Sekunder Inversi 2 Kali dan 8 Kali Setelah Ditunda Selama 30 Menit dengan Hematology Analyzer" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38095-sampel-darah-vena-hemoglobin-penundaa" title="JURIS - Perbedaan Kadar Hemoglobin Pada Sampel Darah yang Dihomogenisasi Sekunder Inversi 2 Kali dan 8 Kali Setelah Ditunda Selama 30 Menit dengan Hematology Analyzer" target="_blank">Perbedaan Kadar Hemoglobin Pada Sampel Darah yang Dihomogenisasi Sekunder Inversi 2 Kali dan 8 Kali Setelah Ditunda Selama 30 Menit dengan Hematology Analyzer</a>: Untuk penelitian selanjutnya, disarankan agar jumlah sampel yang digunakan dapat diperbanyak lagi. Hal ini diharapkan dapat menggambarkan seluruh populasi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai jenis antikoagulan dan metode homogenisasi sekunder yang berbeda untuk melihat pengaruhnya terhadap hasil pemeriksaan kadar hemoglobin. Penelitian juga dapat dilakukan dengan memperhatikan faktor-faktor lain seperti suhu penyimpanan dan waktu penundaan pemeriksaan..
<br>Berdasarkan peneltian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa.Kadar hemoglobin pada darah yang dihomogenisasi sekunder 2 kali diperoleh nilai mean 13,2 g/dL dan nilai SD 1,17 g/dL.Kadar hemoglobin pada darah yang dihomogenisasi sekunder 8 kali diperoleh nilai mean 13,2 g/dL dan nilai SD 1,13 g/dL.Tidak terdapat perbedaan bermakna kadar hemoglobin pada darah yang dihomogenisasi sekunder 2 kali dan 8 kali dengan nilai p 0,567 (>0,05)
<br>Pemeriksaan hemoglobin merupakan salah satu pemeriksaan yang dilakukan di laboratorium klinik yang bertujuan untuk mengetahui kadar hemoglobin dalam tubuh seseorang. Sampel pemeriksaan yang digunakan dalam pemeriksaan hemoglobin merupakan darah dengan antikoagulan EDTA. Antikoagulan berperan untuk menonaktifkan faktor pembekuan darah. Maka dari itu, darah yang telah dimasukkan kedalam tabung dengan antikoagulan harus segera dihomogenisasi primer. Pada pelaksanaan dilapangan, sampel darah yang sudah ditampung biasanya tidak langsung diperiksa sehingga terjadi penundaan. Darah yang telah dihomogenisasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/b/sampel-darah-vena-hemoglobin-penundaan-homogenisas-thumb-57224.webp" type="image/webp" length="74354" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/sampel-darah-vena-hemoglobin-penundaan-homogenisas-thumb-dd9a0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/sampel-darah-vena-hemoglobin-penundaan-homogenisas-thumb-57224.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/sampel-darah-vena-hemoglobin-penundaan-homogenisas-thumb-163bd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3135-ukmc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12716-jurnal-laboratorium-prima.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perbedaan Hasil Pemeriksaan LED Secara Manual dan Menggunakan Alat Automatic ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbedaan Hasil Pemeriksaan LED Secara Manual dan Menggunakan Alat Automatic ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbedaan Hasil Pemeriksaan LED Secara Manual dan Menggunakan Alat Automatic ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38094-hasil-uji-verifikasi-penelitian-le</link>
	<guid isPermaLink="false">cbe8acac6f4a0302284580999eaf24e2</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 12:14:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang penelitian yang menyoroti perbedaan waktu dan potensi risiko infeksi pada metode manual, serta hasil penelitian yang menunjukkan tidak adanya perbedaan signifikan antara metode manual dan automatic, beberapa saran penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perbedaan Hasil Pemeriksaan LED Secara Manual dan Menggunakan Alat Automatic: Berdasarkan latar belakang penelitian yang menyoroti perbedaan waktu dan potensi risiko infeksi pada metode manual, serta hasil penelitian yang menunjukkan tidak adanya perbedaan signifikan antara metode manual dan automatic, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada evaluasi akurasi dan presisi alat automatic yang berbeda dalam kondisi klinis yang beragam, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti variasi sampel dan operator. Kedua, penting untuk menginvestigasi pengaruh waktu pengujian yang berbeda terhadap hasil LED, terutama pada sampel dengan nilai LED yang ekstrem, untuk memastikan konsistensi dan reliabilitas hasil. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi integrasi data LED dari metode manual dan automatic untuk mengembangkan model prediksi yang lebih akurat dalam diagnosis dan pemantauan penyakit inflamasi, dengan mempertimbangkan faktor-faktor demografis dan klinis yang relevan. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan laboratorium dan mendukung pengambilan keputusan klinis yang lebih baik.. 1) Jumlah rata-rata LED pada pemeriksaan menggunakan metode manual adalah 18,5 mm/jam, nilai median sebesar 15 mm/jam, nilai minimum 3 mm/jam, dan nilai maksimum sebesar 49 mm/jam.2) Jumlah rata-rata LED pada pemeriksaan menggunakan metode automatic adalah 19,0 mm/jam, nilai median sebesar 18 mm/jam, nilai minimum 3 mm/jam, dan nilai maksimum sebesar 49 mm/jam.3) Tidak terdapat perbedaan hasil pemeriksaan LED secara manual dan automatic p-value = 0,167 (>0,05) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil pemeriksaan LED secara manual dan menggunakan alat automatic. Metode Westergren merupakan metode yang disarankan oleh ICSH (International Committee for Standardization in Hematology). Pemeriksaan LED manual metode Westergren dilakukan pada sampel darah dengan antikoagulan EDTA dan membutuhkan waktu selama 60 menit, akan tetapi saat ini sudah dikembangkan pemeriksaan LED dengan metode automatic salah satunya adalah menggunakan alat HumaSRate. Alat HumaSRate hanya membutuhkan waktu 20 menit untuk pemeriksaan sampel. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa tidak terdapat perbedaan hasil pemeriksaan LED antara metode... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/f/hasil-uji-verifikasi-penelitian-led-westergren-aut-thumb-3750d.webp" title="JURIS - Perbedaan Hasil Pemeriksaan LED Secara Manual dan Menggunakan Alat Automatic" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/hasil-uji-verifikasi-penelitian-led-westergren-aut-thumb-3750d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/hasil-uji-verifikasi-penelitian-led-westergren-aut-thumb-3750d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/hasil-uji-verifikasi-penelitian-led-westergren-aut-thumb-3750d.webp 1x" title="JURIS - Perbedaan Hasil Pemeriksaan LED Secara Manual dan Menggunakan Alat Automatic" alt="JURIS - Perbedaan Hasil Pemeriksaan LED Secara Manual dan Menggunakan Alat Automatic" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/f/hasil-uji-verifikasi-penelitian-led-westergren-aut-thumb-46baf.webp" title="JURIS - Perbedaan Hasil Pemeriksaan LED Secara Manual dan Menggunakan Alat Automatic" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/hasil-uji-verifikasi-penelitian-led-westergren-aut-thumb-46baf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/hasil-uji-verifikasi-penelitian-led-westergren-aut-thumb-46baf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/hasil-uji-verifikasi-penelitian-led-westergren-aut-thumb-46baf.webp 1x" title="JURIS - Perbedaan Hasil Pemeriksaan LED Secara Manual dan Menggunakan Alat Automatic" alt="JURIS - Perbedaan Hasil Pemeriksaan LED Secara Manual dan Menggunakan Alat Automatic" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/f/hasil-uji-verifikasi-penelitian-led-westergren-aut-thumb-9e6e8.webp" title="JURIS - Perbedaan Hasil Pemeriksaan LED Secara Manual dan Menggunakan Alat Automatic" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/hasil-uji-verifikasi-penelitian-led-westergren-aut-thumb-9e6e8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/hasil-uji-verifikasi-penelitian-led-westergren-aut-thumb-9e6e8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/hasil-uji-verifikasi-penelitian-led-westergren-aut-thumb-9e6e8.webp 1x" title="JURIS - Perbedaan Hasil Pemeriksaan LED Secara Manual dan Menggunakan Alat Automatic" alt="JURIS - Perbedaan Hasil Pemeriksaan LED Secara Manual dan Menggunakan Alat Automatic" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38094-hasil-uji-verifikasi-penelitian-le" title="JURIS - Perbedaan Hasil Pemeriksaan LED Secara Manual dan Menggunakan Alat Automatic" target="_blank">Perbedaan Hasil Pemeriksaan LED Secara Manual dan Menggunakan Alat Automatic</a>: Berdasarkan latar belakang penelitian yang menyoroti perbedaan waktu dan potensi risiko infeksi pada metode manual, serta hasil penelitian yang menunjukkan tidak adanya perbedaan signifikan antara metode manual dan automatic, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada evaluasi akurasi dan presisi alat automatic yang berbeda dalam kondisi klinis yang beragam, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti variasi sampel dan operator. Kedua, penting untuk menginvestigasi pengaruh waktu pengujian yang berbeda terhadap hasil LED, terutama pada sampel dengan nilai LED yang ekstrem, untuk memastikan konsistensi dan reliabilitas hasil. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi integrasi data LED dari metode manual dan automatic untuk mengembangkan model prediksi yang lebih akurat dalam diagnosis dan pemantauan penyakit inflamasi, dengan mempertimbangkan faktor-faktor demografis dan klinis yang relevan. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan laboratorium dan mendukung pengambilan keputusan klinis yang lebih baik..
<br>1) Jumlah rata-rata LED pada pemeriksaan menggunakan metode manual adalah 18,5 mm/jam, nilai median sebesar 15 mm/jam, nilai minimum 3 mm/jam, dan nilai maksimum sebesar 49 mm/jam.2) Jumlah rata-rata LED pada pemeriksaan menggunakan metode automatic adalah 19,0 mm/jam, nilai median sebesar 18 mm/jam, nilai minimum 3 mm/jam, dan nilai maksimum sebesar 49 mm/jam.3) Tidak terdapat perbedaan hasil pemeriksaan LED secara manual dan automatic p-value = 0,167 (>0,05)
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil pemeriksaan LED secara manual dan menggunakan alat automatic. Metode Westergren merupakan metode yang disarankan oleh ICSH (International Committee for Standardization in Hematology). Pemeriksaan LED manual metode Westergren dilakukan pada sampel darah dengan antikoagulan EDTA dan membutuhkan waktu selama 60 menit, akan tetapi saat ini sudah dikembangkan pemeriksaan LED dengan metode automatic salah satunya adalah menggunakan alat HumaSRate. Alat HumaSRate hanya membutuhkan waktu 20 menit untuk pemeriksaan sampel. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa tidak terdapat perbedaan hasil pemeriksaan LED antara metode...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/f/hasil-uji-verifikasi-penelitian-led-westergren-aut-thumb-9e6e8.webp" type="image/webp" length="90966" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/hasil-uji-verifikasi-penelitian-led-westergren-aut-thumb-3750d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/hasil-uji-verifikasi-penelitian-led-westergren-aut-thumb-46baf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/hasil-uji-verifikasi-penelitian-led-westergren-aut-thumb-9e6e8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3135-ukmc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12716-jurnal-laboratorium-prima.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategies for Reading Online Academic Texts A Comparative Qualitative Study of High and Low English Reading Proficiency Learners ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategies for Reading Online Academic Texts A Comparative Qualitative Study of High and Low English Reading Proficiency Learners ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategies for Reading Online Academic Texts A Comparative Qualitative Study of High and Low English Reading Proficiency Learners ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38100-daring-mahasiswa-semester-tujuh-enam-mah</link>
	<guid isPermaLink="false">51000df93102c377db0a3c3b3f048310</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 12:10:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ efl students ]]></category>
	<category><![CDATA[ andi idayani ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andi,efl,idayani,students]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal yang menyelidiki perkembangan strategi membaca daring mahasiswa selama beberapa semester. Penelitian ini dapat mengidentifikasi perubahan dalam penggunaan strategi dan faktor-faktor ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategies for Reading Online Academic Texts: A Comparative Qualitative Study of High- and Low-English Reading Proficiency Learners: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal yang menyelidiki perkembangan strategi membaca daring mahasiswa selama beberapa semester. Penelitian ini dapat mengidentifikasi perubahan dalam penggunaan strategi dan faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan tersebut. Selain itu, penelitian kualitatif yang lebih mendalam dapat dilakukan untuk memahami pengalaman dan perspektif mahasiswa secara lebih detail. Studi ini dapat fokus pada strategi yang digunakan mahasiswa untuk mengatasi kesulitan membaca daring, seperti strategi pengelolaan waktu, strategi pemecahan masalah, dan strategi pemantauan pemahaman. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran teknologi dalam membaca akademik daring, seperti penggunaan alat bantu kosa kata, anotasi, dan fitur navigasi. Dengan memahami strategi yang digunakan mahasiswa dan tantangan yang mereka hadapi, penelitian lanjutan dapat memberikan rekomendasi praktis untuk meningkatkan pengalaman membaca akademik daring dan mengembangkan strategi instruksional yang efektif.. Penelitian ini menemukan bahwa mahasiswa dengan tingkat keterampilan membaca bahasa Inggris yang tinggi dan rendah menerapkan strategi membaca daring secara berbeda.Mahasiswa dengan keterampilan tinggi menunjukkan kontrol metacognitive yang lebih kuat dan fleksibilitas dalam menggunakan strategi.Mereka membaca dengan tujuan yang jelas, menyesuaikan kecepatan, dan menggunakan petunjuk konteks.Sebaliknya, mahasiswa dengan keterampilan rendah lebih bergantung pada strategi permukaan dan alat terjemahan.Mereka fokus pada penyelesaian tugas, menghindari teks panjang, dan bergantung pada terjemahan penuh.Temuan ini menunjukkan bahwa tingkat keterampilan membaca mempengaruhi strategi membaca daring yang digunakan mahasiswa.Kesulitan yang dialami juga berbeda antara kedua kelompok.Mahasiswa dengan keterampilan tinggi mengalami kesulitan teknis dan kognitif, sedangkan mahasiswa dengan keterampilan rendah menghadapi tantangan kosa kata dan pemahaman.Penelitian ini menekankan pentingnya instruksi strategi yang disesuaikan dengan tingkat keterampilan dan kebutuhan mahasiswa, serta dukungan dalam penggunaan alat membaca digital dan pengelolaan tantangan membaca berbasis layar Penelitian ini menyelidiki bagaimana mahasiswa dengan tingkat keterampilan membaca bahasa Inggris yang tinggi dan rendah menerapkan strategi membaca daring saat berinteraksi dengan teks akademik. Penelitian ini berfokus pada mahasiswa semester enam di Kalimantan Island. Didorong oleh teori metacognitive, yang menekankan kemampuan pembelajar untuk memantau dan mengatur proses membaca, penelitian ini membahas pentingnya membaca akademik daring dalam pendidikan tinggi. Metode penelitian menggunakan desain kualitatif komparatif. Enam mahasiswa dipilih secara sengaja berdasarkan skor TOEFL mereka untuk mewakili tingkat keterampilan yang berbeda. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis secara tematik untuk... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/e/daring-mahasiswa-semester-tujuh-enam-pgsd-strategi-thumb-711c2.webp" title="JURIS - Strategies for Reading Online Academic Texts: A Comparative Qualitative Study of High- and Low-English Reading Proficiency Learners" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/daring-mahasiswa-semester-tujuh-enam-pgsd-strategi-thumb-711c2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/daring-mahasiswa-semester-tujuh-enam-pgsd-strategi-thumb-711c2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/daring-mahasiswa-semester-tujuh-enam-pgsd-strategi-thumb-711c2.webp 1x" title="JURIS - Strategies for Reading Online Academic Texts: A Comparative Qualitative Study of High- and Low-English Reading Proficiency Learners" alt="JURIS - Strategies for Reading Online Academic Texts: A Comparative Qualitative Study of High- and Low-English Reading Proficiency Learners" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/daring-mahasiswa-semester-tujuh-enam-pgsd-strategi-thumb-69dfe.webp" title="JURIS - Strategies for Reading Online Academic Texts: A Comparative Qualitative Study of High- and Low-English Reading Proficiency Learners" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/daring-mahasiswa-semester-tujuh-enam-pgsd-strategi-thumb-69dfe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/daring-mahasiswa-semester-tujuh-enam-pgsd-strategi-thumb-69dfe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/daring-mahasiswa-semester-tujuh-enam-pgsd-strategi-thumb-69dfe.webp 1x" title="JURIS - Strategies for Reading Online Academic Texts: A Comparative Qualitative Study of High- and Low-English Reading Proficiency Learners" alt="JURIS - Strategies for Reading Online Academic Texts: A Comparative Qualitative Study of High- and Low-English Reading Proficiency Learners" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/daring-mahasiswa-semester-tujuh-enam-pgsd-strategi-thumb-68b71.webp" title="JURIS - Strategies for Reading Online Academic Texts: A Comparative Qualitative Study of High- and Low-English Reading Proficiency Learners" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/daring-mahasiswa-semester-tujuh-enam-pgsd-strategi-thumb-68b71.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/daring-mahasiswa-semester-tujuh-enam-pgsd-strategi-thumb-68b71.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/daring-mahasiswa-semester-tujuh-enam-pgsd-strategi-thumb-68b71.webp 1x" title="JURIS - Strategies for Reading Online Academic Texts: A Comparative Qualitative Study of High- and Low-English Reading Proficiency Learners" alt="JURIS - Strategies for Reading Online Academic Texts: A Comparative Qualitative Study of High- and Low-English Reading Proficiency Learners" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38100-daring-mahasiswa-semester-tujuh-enam-mah" title="JURIS - Strategies for Reading Online Academic Texts: A Comparative Qualitative Study of High- and Low-English Reading Proficiency Learners" target="_blank">Strategies for Reading Online Academic Texts: A Comparative Qualitative Study of High- and Low-English Reading Proficiency Learners</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal yang menyelidiki perkembangan strategi membaca daring mahasiswa selama beberapa semester. Penelitian ini dapat mengidentifikasi perubahan dalam penggunaan strategi dan faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan tersebut. Selain itu, penelitian kualitatif yang lebih mendalam dapat dilakukan untuk memahami pengalaman dan perspektif mahasiswa secara lebih detail. Studi ini dapat fokus pada strategi yang digunakan mahasiswa untuk mengatasi kesulitan membaca daring, seperti strategi pengelolaan waktu, strategi pemecahan masalah, dan strategi pemantauan pemahaman. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran teknologi dalam membaca akademik daring, seperti penggunaan alat bantu kosa kata, anotasi, dan fitur navigasi. Dengan memahami strategi yang digunakan mahasiswa dan tantangan yang mereka hadapi, penelitian lanjutan dapat memberikan rekomendasi praktis untuk meningkatkan pengalaman membaca akademik daring dan mengembangkan strategi instruksional yang efektif..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa mahasiswa dengan tingkat keterampilan membaca bahasa Inggris yang tinggi dan rendah menerapkan strategi membaca daring secara berbeda.Mahasiswa dengan keterampilan tinggi menunjukkan kontrol metacognitive yang lebih kuat dan fleksibilitas dalam menggunakan strategi.Mereka membaca dengan tujuan yang jelas, menyesuaikan kecepatan, dan menggunakan petunjuk konteks.Sebaliknya, mahasiswa dengan keterampilan rendah lebih bergantung pada strategi permukaan dan alat terjemahan.Mereka fokus pada penyelesaian tugas, menghindari teks panjang, dan bergantung pada terjemahan penuh.Temuan ini menunjukkan bahwa tingkat keterampilan membaca mempengaruhi strategi membaca daring yang digunakan mahasiswa.Kesulitan yang dialami juga berbeda antara kedua kelompok.Mahasiswa dengan keterampilan tinggi mengalami kesulitan teknis dan kognitif, sedangkan mahasiswa dengan keterampilan rendah menghadapi tantangan kosa kata dan pemahaman.Penelitian ini menekankan pentingnya instruksi strategi yang disesuaikan dengan tingkat keterampilan dan kebutuhan mahasiswa, serta dukungan dalam penggunaan alat membaca digital dan pengelolaan tantangan membaca berbasis layar
<br>Penelitian ini menyelidiki bagaimana mahasiswa dengan tingkat keterampilan membaca bahasa Inggris yang tinggi dan rendah menerapkan strategi membaca daring saat berinteraksi dengan teks akademik. Penelitian ini berfokus pada mahasiswa semester enam di Kalimantan Island. Didorong oleh teori metacognitive, yang menekankan kemampuan pembelajar untuk memantau dan mengatur proses membaca, penelitian ini membahas pentingnya membaca akademik daring dalam pendidikan tinggi. Metode penelitian menggunakan desain kualitatif komparatif. Enam mahasiswa dipilih secara sengaja berdasarkan skor TOEFL mereka untuk mewakili tingkat keterampilan yang berbeda. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis secara tematik untuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/e/daring-mahasiswa-semester-tujuh-enam-pgsd-strategi-thumb-69dfe.webp" type="image/webp" length="121378" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/daring-mahasiswa-semester-tujuh-enam-pgsd-strategi-thumb-711c2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/daring-mahasiswa-semester-tujuh-enam-pgsd-strategi-thumb-69dfe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/daring-mahasiswa-semester-tujuh-enam-pgsd-strategi-thumb-68b71.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1318-fkip-uwgm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7303-script-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Terapi Eksistensial Humanistik untuk Mengatasi Masalah Penyesuaian Diri pada Lansia di Panti Sosial ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Terapi Eksistensial Humanistik untuk Mengatasi Masalah Penyesuaian Diri pada Lansia di Panti Sosial ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Terapi Eksistensial Humanistik untuk Mengatasi Masalah Penyesuaian Diri pada Lansia di Panti Sosial ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38105-intervensi-terapi-o2-panti-sosial-lansia-interaksi</link>
	<guid isPermaLink="false">d6b8e482bfeb2f018bb095746f7db486</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 11:57:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ issn barcode ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[barcode,content,issn,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas terapi eksistensial humanistik pada lansia dengan berbagai latar belakang budaya dan tingkat keparahan masalah penyesuaian diri. Selain itu, penting untuk meneliti bagaimana faktor-faktor ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Terapi Eksistensial Humanistik untuk Mengatasi Masalah Penyesuaian Diri pada Lansia di Panti Sosial: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas terapi eksistensial humanistik pada lansia dengan berbagai latar belakang budaya dan tingkat keparahan masalah penyesuaian diri. Selain itu, penting untuk meneliti bagaimana faktor-faktor lingkungan panti sosial, seperti kualitas interaksi sosial antar lansia dan dukungan dari petugas, dapat memoderasi efektivitas intervensi. Penelitian di masa depan juga dapat menyelidiki penggunaan teknologi, seperti aplikasi seluler atau platform daring, untuk menyediakan dukungan psikologis yang berkelanjutan bagi lansia di panti sosial, terutama dalam mengatasi perasaan kesepian dan isolasi. Terakhir, studi komparatif yang membandingkan efektivitas terapi eksistensial humanistik dengan pendekatan terapi lain, seperti terapi perilaku kognitif atau terapi kelompok, dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang pilihan intervensi yang paling sesuai untuk lansia dengan masalah penyesuaian diri.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terapi eksistensial humanistik efektif dalam mengatasi masalah penyesuaian diri pada lansia di Panti Sosial Harapan Kita Palembang.Intervensi selama 5 sesi berhasil mengubah perilaku subjek dari menarik diri, murung, tidak bersemangat, dan sulit tidur menjadi lebih mampu bersosialisasi, ceria, bersemangat, dan dapat tidur nyenyak.Keberhasilan intervensi ini dicapai melalui fasilitasi penemuan makna hidup, penguatan kesadaran diri dan determinasi diri, serta pengembangan hubungan sosial yang bermakna Individu dengan lanjut usia yang tinggal di panti sosial menghadapi tantangan penyesuaian diri akibat perubahan status, kesehatan yang semakin menurun dan keterbatasan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas intervensi terapi eksistensial humanistik dalam mengatasi masalah penyesuaian diri pada lansia di panti sosial. Penelitian menggunakan desain studi kasus pada lansia perempuan berusia 67 tahun, warga binaan panti sosial XY yang mengalami masalah penyesuaian diri setelah stroke kedua dengan simtom menarik diri, kehilangan semangat dan sulit tidur. Intervensi dilakukan lima sesi dengan pendekatan terapi eksistensial humanistik berfokus... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/5/intervensi-terapi-o2-panti-sosial-lansia-interaksi-thumb-d2d27.webp" title="JURIS - Terapi Eksistensial Humanistik untuk Mengatasi Masalah Penyesuaian Diri pada Lansia di Panti Sosial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/intervensi-terapi-o2-panti-sosial-lansia-interaksi-thumb-d2d27.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/intervensi-terapi-o2-panti-sosial-lansia-interaksi-thumb-d2d27.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/intervensi-terapi-o2-panti-sosial-lansia-interaksi-thumb-d2d27.webp 1x" title="JURIS - Terapi Eksistensial Humanistik untuk Mengatasi Masalah Penyesuaian Diri pada Lansia di Panti Sosial" alt="JURIS - Terapi Eksistensial Humanistik untuk Mengatasi Masalah Penyesuaian Diri pada Lansia di Panti Sosial" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/intervensi-terapi-o2-panti-sosial-lansia-interaksi-thumb-e2ba7.webp" title="JURIS - Terapi Eksistensial Humanistik untuk Mengatasi Masalah Penyesuaian Diri pada Lansia di Panti Sosial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/intervensi-terapi-o2-panti-sosial-lansia-interaksi-thumb-e2ba7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/intervensi-terapi-o2-panti-sosial-lansia-interaksi-thumb-e2ba7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/intervensi-terapi-o2-panti-sosial-lansia-interaksi-thumb-e2ba7.webp 1x" title="JURIS - Terapi Eksistensial Humanistik untuk Mengatasi Masalah Penyesuaian Diri pada Lansia di Panti Sosial" alt="JURIS - Terapi Eksistensial Humanistik untuk Mengatasi Masalah Penyesuaian Diri pada Lansia di Panti Sosial" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/intervensi-terapi-o2-panti-sosial-lansia-interaksi-thumb-eb483.webp" title="JURIS - Terapi Eksistensial Humanistik untuk Mengatasi Masalah Penyesuaian Diri pada Lansia di Panti Sosial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/intervensi-terapi-o2-panti-sosial-lansia-interaksi-thumb-eb483.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/intervensi-terapi-o2-panti-sosial-lansia-interaksi-thumb-eb483.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/intervensi-terapi-o2-panti-sosial-lansia-interaksi-thumb-eb483.webp 1x" title="JURIS - Terapi Eksistensial Humanistik untuk Mengatasi Masalah Penyesuaian Diri pada Lansia di Panti Sosial" alt="JURIS - Terapi Eksistensial Humanistik untuk Mengatasi Masalah Penyesuaian Diri pada Lansia di Panti Sosial" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38105-intervensi-terapi-o2-panti-sosial-lansia-interaksi" title="JURIS - Terapi Eksistensial Humanistik untuk Mengatasi Masalah Penyesuaian Diri pada Lansia di Panti Sosial" target="_blank">Terapi Eksistensial Humanistik untuk Mengatasi Masalah Penyesuaian Diri pada Lansia di Panti Sosial</a>: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas terapi eksistensial humanistik pada lansia dengan berbagai latar belakang budaya dan tingkat keparahan masalah penyesuaian diri. Selain itu, penting untuk meneliti bagaimana faktor-faktor lingkungan panti sosial, seperti kualitas interaksi sosial antar lansia dan dukungan dari petugas, dapat memoderasi efektivitas intervensi.  Penelitian di masa depan juga dapat menyelidiki penggunaan teknologi, seperti aplikasi seluler atau platform daring, untuk menyediakan dukungan psikologis yang berkelanjutan bagi lansia di panti sosial, terutama dalam mengatasi perasaan kesepian dan isolasi.  Terakhir, studi komparatif yang membandingkan efektivitas terapi eksistensial humanistik dengan pendekatan terapi lain, seperti terapi perilaku kognitif atau terapi kelompok, dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang pilihan intervensi yang paling sesuai untuk lansia dengan masalah penyesuaian diri..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa terapi eksistensial humanistik efektif dalam mengatasi masalah penyesuaian diri pada lansia di Panti Sosial Harapan Kita Palembang.Intervensi selama 5 sesi berhasil mengubah perilaku subjek dari menarik diri, murung, tidak bersemangat, dan sulit tidur menjadi lebih mampu bersosialisasi, ceria, bersemangat, dan dapat tidur nyenyak.Keberhasilan intervensi ini dicapai melalui fasilitasi penemuan makna hidup, penguatan kesadaran diri dan determinasi diri, serta pengembangan hubungan sosial yang bermakna
<br>Individu dengan lanjut usia yang tinggal di panti sosial menghadapi tantangan penyesuaian diri akibat perubahan status, kesehatan yang semakin menurun dan keterbatasan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas intervensi terapi eksistensial humanistik dalam mengatasi masalah penyesuaian diri pada lansia di panti sosial. Penelitian menggunakan desain studi kasus pada lansia perempuan berusia 67 tahun, warga binaan panti sosial XY yang mengalami masalah penyesuaian diri setelah stroke kedua dengan simtom menarik diri, kehilangan semangat dan sulit tidur. Intervensi dilakukan lima sesi dengan pendekatan terapi eksistensial humanistik berfokus...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/5/intervensi-terapi-o2-panti-sosial-lansia-interaksi-thumb-e2ba7.webp" type="image/webp" length="171070" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/intervensi-terapi-o2-panti-sosial-lansia-interaksi-thumb-d2d27.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/intervensi-terapi-o2-panti-sosial-lansia-interaksi-thumb-e2ba7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/intervensi-terapi-o2-panti-sosial-lansia-interaksi-thumb-eb483.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3135-ukmc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12718-journal-life-span-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Metode Mnemonik dan Orton Gillingham untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Disabilitas Intelektual ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Metode Mnemonik dan Orton Gillingham untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Disabilitas Intelektual ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Metode Mnemonik dan Orton Gillingham untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Disabilitas Intelektual ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38104-intervensi-membaca-phbs-metode-anak-dis</link>
	<guid isPermaLink="false">1137bc3869e972738d126f376d97dbdd</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 11:47:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ issn barcode ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[barcode,content,issn,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi efektivitas metode mnemonik dan Orton-Gillingham pada anak dengan tingkat disabilitas intelektual ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Metode Mnemonik dan Orton-Gillingham untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Disabilitas Intelektual: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi efektivitas metode mnemonik dan Orton-Gillingham pada anak dengan tingkat disabilitas intelektual yang berbeda, seperti disabilitas intelektual sedang atau berat, untuk melihat apakah adaptasi metode diperlukan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada perbandingan efektivitas metode mnemonik dan Orton-Gillingham dengan metode intervensi membaca lainnya, seperti metode fonik atau metode whole language, untuk menentukan pendekatan mana yang paling optimal bagi anak dengan disabilitas intelektual. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi keberhasilan intervensi membaca, seperti peran orang tua dalam mendukung pembelajaran membaca di rumah, karakteristik guru yang efektif dalam mengimplementasikan metode mnemonik dan Orton-Gillingham, serta pengaruh lingkungan belajar yang inklusif terhadap motivasi dan prestasi membaca anak dengan disabilitas intelektual. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana cara terbaik untuk membantu anak dengan disabilitas intelektual mencapai potensi penuh mereka dalam membaca dan belajar.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode mnemonik dan Orton-Gillingham efektif meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak dengan disabilitas intelektual ringan.Strategi mnemonik memperkuat daya ingat anak terhadap huruf dan kata melalui asosiasi visual dan verbal, sementara pendekatan Orton-Gillingham membantu anak belajar secara aktif dengan melibatkan berbagai indera.Oleh karena itu, metode ini direkomendasikan untuk diimplementasikan di lingkungan sekolah dan rumah, dan penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan subjek yang lebih beragam dan rentang usia yang lebih luas Membaca permulaan merupakan fondasi awal dalam proses membaca yang diberikan pada anak kelas rendah sebelum melanjutkan pada tahapan membaca berikutnya, namun kemampuan ini kerap masih menjadi tantangan bagi anak dengan disabilitas intelektual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan metode mnemonik dan Orton-Gillingham dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak dengan disabilitas intelektual ringan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kasus tunggal. Subjek dalam penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/8/intervensi-membaca-phbs-metode-anak-disabilitas-re-thumb-2464a.webp" title="JURIS - Metode Mnemonik dan Orton-Gillingham untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Disabilitas Intelektual" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/intervensi-membaca-phbs-metode-anak-disabilitas-re-thumb-2464a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/intervensi-membaca-phbs-metode-anak-disabilitas-re-thumb-2464a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/intervensi-membaca-phbs-metode-anak-disabilitas-re-thumb-2464a.webp 1x" title="JURIS - Metode Mnemonik dan Orton-Gillingham untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Disabilitas Intelektual" alt="JURIS - Metode Mnemonik dan Orton-Gillingham untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Disabilitas Intelektual" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/intervensi-membaca-phbs-metode-anak-disabilitas-re-thumb-844e0.webp" title="JURIS - Metode Mnemonik dan Orton-Gillingham untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Disabilitas Intelektual" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/intervensi-membaca-phbs-metode-anak-disabilitas-re-thumb-844e0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/intervensi-membaca-phbs-metode-anak-disabilitas-re-thumb-844e0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/intervensi-membaca-phbs-metode-anak-disabilitas-re-thumb-844e0.webp 1x" title="JURIS - Metode Mnemonik dan Orton-Gillingham untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Disabilitas Intelektual" alt="JURIS - Metode Mnemonik dan Orton-Gillingham untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Disabilitas Intelektual" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/intervensi-membaca-phbs-metode-anak-disabilitas-re-thumb-e9c58.webp" title="JURIS - Metode Mnemonik dan Orton-Gillingham untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Disabilitas Intelektual" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/intervensi-membaca-phbs-metode-anak-disabilitas-re-thumb-e9c58.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/intervensi-membaca-phbs-metode-anak-disabilitas-re-thumb-e9c58.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/intervensi-membaca-phbs-metode-anak-disabilitas-re-thumb-e9c58.webp 1x" title="JURIS - Metode Mnemonik dan Orton-Gillingham untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Disabilitas Intelektual" alt="JURIS - Metode Mnemonik dan Orton-Gillingham untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Disabilitas Intelektual" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38104-intervensi-membaca-phbs-metode-anak-dis" title="JURIS - Metode Mnemonik dan Orton-Gillingham untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Disabilitas Intelektual" target="_blank">Metode Mnemonik dan Orton-Gillingham untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Disabilitas Intelektual</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi efektivitas metode mnemonik dan Orton-Gillingham pada anak dengan tingkat disabilitas intelektual yang berbeda, seperti disabilitas intelektual sedang atau berat, untuk melihat apakah adaptasi metode diperlukan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada perbandingan efektivitas metode mnemonik dan Orton-Gillingham dengan metode intervensi membaca lainnya, seperti metode fonik atau metode whole language, untuk menentukan pendekatan mana yang paling optimal bagi anak dengan disabilitas intelektual. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi keberhasilan intervensi membaca, seperti peran orang tua dalam mendukung pembelajaran membaca di rumah, karakteristik guru yang efektif dalam mengimplementasikan metode mnemonik dan Orton-Gillingham, serta pengaruh lingkungan belajar yang inklusif terhadap motivasi dan prestasi membaca anak dengan disabilitas intelektual. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana cara terbaik untuk membantu anak dengan disabilitas intelektual mencapai potensi penuh mereka dalam membaca dan belajar..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode mnemonik dan Orton-Gillingham efektif meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak dengan disabilitas intelektual ringan.Strategi mnemonik memperkuat daya ingat anak terhadap huruf dan kata melalui asosiasi visual dan verbal, sementara pendekatan Orton-Gillingham membantu anak belajar secara aktif dengan melibatkan berbagai indera.Oleh karena itu, metode ini direkomendasikan untuk diimplementasikan di lingkungan sekolah dan rumah, dan penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan subjek yang lebih beragam dan rentang usia yang lebih luas
<br>Membaca permulaan merupakan fondasi awal dalam proses membaca yang diberikan pada anak kelas rendah sebelum melanjutkan pada tahapan membaca berikutnya, namun kemampuan ini kerap masih menjadi tantangan bagi anak dengan disabilitas intelektual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan metode mnemonik dan Orton-Gillingham dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak dengan disabilitas intelektual ringan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kasus tunggal. Subjek dalam penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/8/intervensi-membaca-phbs-metode-anak-disabilitas-re-thumb-e9c58.webp" type="image/webp" length="146492" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/intervensi-membaca-phbs-metode-anak-disabilitas-re-thumb-2464a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/intervensi-membaca-phbs-metode-anak-disabilitas-re-thumb-844e0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/intervensi-membaca-phbs-metode-anak-disabilitas-re-thumb-e9c58.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3135-ukmc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12718-journal-life-span-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Faktor Faktor yang Mempengaruhi Produksi Bawang Merah di Desa Fafoe Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Faktor Faktor yang Mempengaruhi Produksi Bawang Merah di Desa Fafoe Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Faktor Faktor yang Mempengaruhi Produksi Bawang Merah di Desa Fafoe Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38090-bawang-goreng-renyah-distribusi-merah-proto</link>
	<guid isPermaLink="false">9eb50db55446312f105935cd41dd9a21</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 11:42:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nyoman sirma ]]></category>
	<category><![CDATA[ satar mese ]]></category>
	<category><![CDATA[ paulus un ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[mese,nyoman,paulus,satar,sirma,un]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi jenis benih bawang merah unggul yang paling adaptif terhadap kondisi tanah dan iklim ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Bawang Merah di Desa Fafoe Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi jenis benih bawang merah unggul yang paling adaptif terhadap kondisi tanah dan iklim di Desa Fafoe, dengan mempertimbangkan aspek ketahanan terhadap hama dan penyakit. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan sistem irigasi yang efisien dan berkelanjutan untuk mengatasi permasalahan kekurangan air, terutama pada musim kemarau, serta menganalisis dampak penggunaan pupuk organik terhadap kualitas dan hasil panen bawang merah. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi diversifikasi produk olahan bawang merah, seperti bawang goreng atau keripik bawang, untuk meningkatkan nilai tambah dan memperluas pasar bagi petani bawang merah di Desa Fafoe, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mereka.. Berdasarkan pada hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa faktor produksi terhadap produksi bawang merah di Desa Fafoe Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka dapat dilihat dari tiga pengujian yaitu.1) Karakteristik petani bawang merah di Desa Fafoe Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka dilihat dari dua aspek yaitu aspek berdasarkan umur dan pendidikan.Petani yang berumur 15-55 tahun berjumlah 27 orang (71, 5%) dapat dikatakan petani yang masih produktif dan petani yang berumur 15 Ae 55 tahun berjumlah 11 orang (28,94%), dengan demikian dari 11 orang petani tersebut dapat dikatakan tidak produktif lagi.2) Faktor yang mempengaruhi produksi bawang merah di Desa Fafoe Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa luas lahan, jumlah dan benih secara signifikan berpengaruh terhadap jumlah produksi bawang merah.Sedangkan tenaga kerja, pupuk dan pestisida tidak berpengaruh secara signifikan terhadap jumlah produksi bawang merah.Dampak dari faktor produksi terhadap jumlah produksi bawang merah adalah 98,8% Tujuan dari pembelajaran ini adalah untuk mengetahui: 1) Karakteristik petani di Desa Fafoe Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka. 2) Faktor yang mempengaruhi produksi bawang merah di Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Karakteristik petani bawang merah di Desa Fafoe, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka dilihat dari dua aspek yaitu aspek berdasarkan usia dan pendidikan. Terdapat 27 petani berumur 15-55 tahun (71,5%) yang masih produktif dan 11 petani berumur 15-55 tahun (28,94%), sehingga dari 11 petani tersebut dapat dikatakan sudah tidak produktif lagi. Sedangkan 32 petani berpendidikan SD dengan persentase 84,21%, 4 petani berpendidikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/d/bawang-goreng-renyah-distribusi-merah-prototype-si-thumb-ef0f7.webp" title="JURIS - Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Bawang Merah di Desa Fafoe Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/bawang-goreng-renyah-distribusi-merah-prototype-si-thumb-ef0f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/bawang-goreng-renyah-distribusi-merah-prototype-si-thumb-ef0f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/bawang-goreng-renyah-distribusi-merah-prototype-si-thumb-ef0f7.webp 1x" title="JURIS - Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Bawang Merah di Desa Fafoe Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka" alt="JURIS - Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Bawang Merah di Desa Fafoe Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/bawang-goreng-renyah-distribusi-merah-prototype-si-thumb-47d95.webp" title="JURIS - Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Bawang Merah di Desa Fafoe Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/bawang-goreng-renyah-distribusi-merah-prototype-si-thumb-47d95.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/bawang-goreng-renyah-distribusi-merah-prototype-si-thumb-47d95.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/bawang-goreng-renyah-distribusi-merah-prototype-si-thumb-47d95.webp 1x" title="JURIS - Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Bawang Merah di Desa Fafoe Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka" alt="JURIS - Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Bawang Merah di Desa Fafoe Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/bawang-goreng-renyah-distribusi-merah-prototype-si-thumb-bf614.webp" title="JURIS - Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Bawang Merah di Desa Fafoe Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/bawang-goreng-renyah-distribusi-merah-prototype-si-thumb-bf614.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/bawang-goreng-renyah-distribusi-merah-prototype-si-thumb-bf614.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/bawang-goreng-renyah-distribusi-merah-prototype-si-thumb-bf614.webp 1x" title="JURIS - Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Bawang Merah di Desa Fafoe Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka" alt="JURIS - Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Bawang Merah di Desa Fafoe Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38090-bawang-goreng-renyah-distribusi-merah-proto" title="JURIS - Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Bawang Merah di Desa Fafoe Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka" target="_blank">Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Bawang Merah di Desa Fafoe Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi jenis benih bawang merah unggul yang paling adaptif terhadap kondisi tanah dan iklim di Desa Fafoe, dengan mempertimbangkan aspek ketahanan terhadap hama dan penyakit. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan sistem irigasi yang efisien dan berkelanjutan untuk mengatasi permasalahan kekurangan air, terutama pada musim kemarau, serta menganalisis dampak penggunaan pupuk organik terhadap kualitas dan hasil panen bawang merah. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi diversifikasi produk olahan bawang merah, seperti bawang goreng atau keripik bawang, untuk meningkatkan nilai tambah dan memperluas pasar bagi petani bawang merah di Desa Fafoe, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mereka..
<br>Berdasarkan pada hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa faktor produksi terhadap produksi bawang merah di Desa Fafoe Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka dapat dilihat dari tiga pengujian yaitu.1) Karakteristik petani bawang merah di Desa Fafoe Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka dilihat dari dua aspek yaitu aspek berdasarkan umur dan pendidikan.Petani yang berumur 15-55 tahun berjumlah 27 orang (71, 5%) dapat dikatakan petani yang masih produktif dan petani yang berumur 15 Ae 55 tahun berjumlah 11 orang (28,94%), dengan demikian dari 11 orang petani tersebut dapat dikatakan tidak produktif lagi.2) Faktor yang mempengaruhi produksi bawang merah di Desa Fafoe Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa luas lahan, jumlah dan benih secara signifikan berpengaruh terhadap jumlah produksi bawang merah.Sedangkan tenaga kerja, pupuk dan pestisida tidak berpengaruh secara signifikan terhadap jumlah produksi bawang merah.Dampak dari faktor produksi terhadap jumlah produksi bawang merah adalah 98,8%
<br>Tujuan dari pembelajaran ini adalah untuk mengetahui: 1) Karakteristik petani di Desa Fafoe Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka. 2) Faktor yang mempengaruhi produksi bawang merah di Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Karakteristik petani bawang merah di Desa Fafoe, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka dilihat dari dua aspek yaitu aspek berdasarkan usia dan pendidikan. Terdapat 27 petani berumur 15-55 tahun (71,5%) yang masih produktif dan 11 petani berumur 15-55 tahun (28,94%), sehingga dari 11 petani tersebut dapat dikatakan sudah tidak produktif lagi. Sedangkan 32 petani berpendidikan SD dengan persentase 84,21%, 4 petani berpendidikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/d/bawang-goreng-renyah-distribusi-merah-prototype-si-thumb-47d95.webp" type="image/webp" length="89884" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/bawang-goreng-renyah-distribusi-merah-prototype-si-thumb-ef0f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/bawang-goreng-renyah-distribusi-merah-prototype-si-thumb-47d95.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/bawang-goreng-renyah-distribusi-merah-prototype-si-thumb-bf614.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-521-undana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15706-buletin-ilmiah-impas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Register Dynamics in the EFL Classroom Investigating Teachers Language Styles in Indonesian Vocational School ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Register Dynamics in the EFL Classroom Investigating Teachers Language Styles in Indonesian Vocational School ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Register Dynamics in the EFL Classroom Investigating Teachers Language Styles in Indonesian Vocational School ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38099-pelatihan-guru-kompetensi-siswa-sekolah-vokas</link>
	<guid isPermaLink="false">6edcca0b6b9715c1b5151257b2d7caf5</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 11:35:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ efl students ]]></category>
	<category><![CDATA[ andi idayani ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andi,efl,idayani,students]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan modul praktis dalam program pelatihan guru yang berfokus pada penggunaan ragam bahasa di kelas. Modul ini dapat membantu guru mengenali dan menerapkan ragam bahasa formal, konsultatif, dan kasual sesuai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Register Dynamics in the EFL Classroom: Investigating Teachers' Language Styles in Indonesian Vocational School: Penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan modul praktis dalam program pelatihan guru yang berfokus pada penggunaan ragam bahasa di kelas. Modul ini dapat membantu guru mengenali dan menerapkan ragam bahasa formal, konsultatif, dan kasual sesuai dengan tujuan pembelajaran dan dinamika kelas. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi strategi pelatihan guru yang efektif dalam mengelola transisi antara ragam bahasa ini untuk mendukung keterlibatan siswa, kejelasan, dan hubungan positif di kelas. Dengan demikian, penelitian ini dapat berkontribusi pada pengembangan kompetensi guru dalam mengelola komunikasi dan interaksi di kelas, yang pada gilirannya dapat meningkatkan hasil pembelajaran di sekolah vokasi.. Penggunaan register membantu meningkatkan hasil belajar dengan memungkinkan guru menyampaikan materi dengan akurat sambil membangun hubungan baik dengan siswa, menghasilkan lingkungan belajar yang lebih interaktif, motivasi yang lebih tinggi, dan pemahaman yang lebih dalam tentang materi pembelajaran.Menggabungkan formalitas dan kedekatan melalui register konsultatif dan kasual adalah strategi penting bagi guru dalam menyesuaikan pendekatan pengajaran mereka Gaya bahasa memainkan peran penting dalam mendorong interaksi produktif antara guru dan siswa saat belajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL). Penggunaan gaya bahasa yang tepat dapat meningkatkan pengiriman informasi dan memungkinkan penciptaan lingkungan kelas yang positif. Tiga dari Teori Lima Jam Martin Joos: formal, konsultatif, dan informal, dianggap paling relevan dalam konteks Pendidikan. Temuan ini signifikan dalam membantu guru di sekolah vokasi menyesuaikan gaya bahasa mereka untuk meningkatkan komunikasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/c/pelatihan-guru-kompetensi-siswa-sekolah-vokasi-kec-thumb-e80cb.webp" title="JURIS - Register Dynamics in the EFL Classroom: Investigating Teachers&#039; Language Styles in Indonesian Vocational School" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/pelatihan-guru-kompetensi-siswa-sekolah-vokasi-kec-thumb-e80cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/pelatihan-guru-kompetensi-siswa-sekolah-vokasi-kec-thumb-e80cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/pelatihan-guru-kompetensi-siswa-sekolah-vokasi-kec-thumb-e80cb.webp 1x" title="JURIS - Register Dynamics in the EFL Classroom: Investigating Teachers&#039; Language Styles in Indonesian Vocational School" alt="JURIS - Register Dynamics in the EFL Classroom: Investigating Teachers&#039; Language Styles in Indonesian Vocational School" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/pelatihan-guru-kompetensi-siswa-sekolah-vokasi-kec-thumb-08a55.webp" title="JURIS - Register Dynamics in the EFL Classroom: Investigating Teachers&#039; Language Styles in Indonesian Vocational School" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/pelatihan-guru-kompetensi-siswa-sekolah-vokasi-kec-thumb-08a55.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/pelatihan-guru-kompetensi-siswa-sekolah-vokasi-kec-thumb-08a55.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/pelatihan-guru-kompetensi-siswa-sekolah-vokasi-kec-thumb-08a55.webp 1x" title="JURIS - Register Dynamics in the EFL Classroom: Investigating Teachers&#039; Language Styles in Indonesian Vocational School" alt="JURIS - Register Dynamics in the EFL Classroom: Investigating Teachers&#039; Language Styles in Indonesian Vocational School" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/pelatihan-guru-kompetensi-siswa-sekolah-vokasi-kec-thumb-e63ad.webp" title="JURIS - Register Dynamics in the EFL Classroom: Investigating Teachers&#039; Language Styles in Indonesian Vocational School" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/pelatihan-guru-kompetensi-siswa-sekolah-vokasi-kec-thumb-e63ad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/pelatihan-guru-kompetensi-siswa-sekolah-vokasi-kec-thumb-e63ad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/pelatihan-guru-kompetensi-siswa-sekolah-vokasi-kec-thumb-e63ad.webp 1x" title="JURIS - Register Dynamics in the EFL Classroom: Investigating Teachers&#039; Language Styles in Indonesian Vocational School" alt="JURIS - Register Dynamics in the EFL Classroom: Investigating Teachers&#039; Language Styles in Indonesian Vocational School" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38099-pelatihan-guru-kompetensi-siswa-sekolah-vokas" title="JURIS - Register Dynamics in the EFL Classroom: Investigating Teachers&#039; Language Styles in Indonesian Vocational School" target="_blank">Register Dynamics in the EFL Classroom: Investigating Teachers' Language Styles in Indonesian Vocational School</a>: Penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan modul praktis dalam program pelatihan guru yang berfokus pada penggunaan ragam bahasa di kelas. Modul ini dapat membantu guru mengenali dan menerapkan ragam bahasa formal, konsultatif, dan kasual sesuai dengan tujuan pembelajaran dan dinamika kelas. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi strategi pelatihan guru yang efektif dalam mengelola transisi antara ragam bahasa ini untuk mendukung keterlibatan siswa, kejelasan, dan hubungan positif di kelas. Dengan demikian, penelitian ini dapat berkontribusi pada pengembangan kompetensi guru dalam mengelola komunikasi dan interaksi di kelas, yang pada gilirannya dapat meningkatkan hasil pembelajaran di sekolah vokasi..
<br>Penggunaan register membantu meningkatkan hasil belajar dengan memungkinkan guru menyampaikan materi dengan akurat sambil membangun hubungan baik dengan siswa, menghasilkan lingkungan belajar yang lebih interaktif, motivasi yang lebih tinggi, dan pemahaman yang lebih dalam tentang materi pembelajaran.Menggabungkan formalitas dan kedekatan melalui register konsultatif dan kasual adalah strategi penting bagi guru dalam menyesuaikan pendekatan pengajaran mereka
<br>Gaya bahasa memainkan peran penting dalam mendorong interaksi produktif antara guru dan siswa saat belajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL). Penggunaan gaya bahasa yang tepat dapat meningkatkan pengiriman informasi dan memungkinkan penciptaan lingkungan kelas yang positif. Tiga dari Teori Lima Jam Martin Joos: formal, konsultatif, dan informal, dianggap paling relevan dalam konteks Pendidikan. Temuan ini signifikan dalam membantu guru di sekolah vokasi menyesuaikan gaya bahasa mereka untuk meningkatkan komunikasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/c/pelatihan-guru-kompetensi-siswa-sekolah-vokasi-kec-thumb-e63ad.webp" type="image/webp" length="95686" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/pelatihan-guru-kompetensi-siswa-sekolah-vokasi-kec-thumb-e80cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/pelatihan-guru-kompetensi-siswa-sekolah-vokasi-kec-thumb-08a55.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/pelatihan-guru-kompetensi-siswa-sekolah-vokasi-kec-thumb-e63ad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1318-fkip-uwgm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7303-script-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Psikoedukasi Melalui Leaflet Untuk Meningkatkan Kemampuan Coping Pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Psikoedukasi Melalui Leaflet Untuk Meningkatkan Kemampuan Coping Pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Psikoedukasi Melalui Leaflet Untuk Meningkatkan Kemampuan Coping Pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38107-kemampuan-koping-leaflet-psikoedukasi-pegawai-kant</link>
	<guid isPermaLink="false">3acf0af14ba3653ef8ec38cd73fd6692</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 11:26:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ issn barcode ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[barcode,content,issn,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan strategi-strategi psikoedukasi yang lebih inovatif dan efektif dalam meningkatkan kemampuan koping pegawai. Selain itu, penelitian dapat dilakukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Psikoedukasi Melalui Leaflet Untuk Meningkatkan Kemampuan Coping Pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta: Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan strategi-strategi psikoedukasi yang lebih inovatif dan efektif dalam meningkatkan kemampuan koping pegawai. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari psikoedukasi terhadap peningkatan resiliensi dan kinerja pegawai. Terakhir, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan psikoedukasi dalam meningkatkan kemampuan koping pegawai, sehingga dapat dikembangkan intervensi yang lebih terarah dan spesifik.. Upaya peningkatan resiliensi menggunakan metode psikoedukasi yang dilakukan kepada para pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta dilakukan sesuai dengan kebutuhan para pegawai melalui hasil asesmen dan diskusi dengan pihak terkait.Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta memberikan feedback yang positif karena merasa bahwa psikoedukasi yang dilakukan sangat bermanfaat dan dapat membantu para pegawai dalam menjaga kesehatan fisik dan mental dalam menghadapi situasi kerja yang terus berubah.Harapan dari kegiatan psikoedukasi ini adalah para pegawai dapat melaksanakan hal-hal praktis yang terdapat dalam leaflet sebagai upaya menjaga kesehatan fisik, mental, spiritual, dan sosial agar mampu menghadapi situasi kerja yang berubah-ubah.Untuk menunjang kemampuan resiliensi yang optimal dan berdampak berkepanjangan, selanjutnya instansi dapat mengadakan pelatihan resiliensi kepada seluruh pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta Kemampuan diri pegawai dalam menghadapi kondisi yang sulit dan menyesuaikan diri terhadap situasi yang tidak dapat diprediksi atau berubah-ubah sangat membutuhkan kemampuan koping. Individu dengan kemampuan coping yang tinggi akan mampu melihat perubahan sebagai tantangan dan mampu beradaptasi dengan perubahan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan coping pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta. Upaya peningkatan resiliensi dilakukan menggunakan metode psikoedukasi dengan pendekatan psikologi positif. Psikoedukasi dilakukan menggunakan leaflet. Tujuan kegiatan ini untuk mengedukasi pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta dalam menghadapi situasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/6/kemampuan-koping-leaflet-psikoedukasi-pegawai-kant-thumb-4e0f4.webp" title="JURIS - Psikoedukasi Melalui Leaflet Untuk Meningkatkan Kemampuan Coping Pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/kemampuan-koping-leaflet-psikoedukasi-pegawai-kant-thumb-4e0f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/kemampuan-koping-leaflet-psikoedukasi-pegawai-kant-thumb-4e0f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/kemampuan-koping-leaflet-psikoedukasi-pegawai-kant-thumb-4e0f4.webp 1x" title="JURIS - Psikoedukasi Melalui Leaflet Untuk Meningkatkan Kemampuan Coping Pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta" alt="JURIS - Psikoedukasi Melalui Leaflet Untuk Meningkatkan Kemampuan Coping Pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/6/kemampuan-koping-leaflet-psikoedukasi-pegawai-kant-thumb-7cdd4.webp" title="JURIS - Psikoedukasi Melalui Leaflet Untuk Meningkatkan Kemampuan Coping Pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/kemampuan-koping-leaflet-psikoedukasi-pegawai-kant-thumb-7cdd4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/kemampuan-koping-leaflet-psikoedukasi-pegawai-kant-thumb-7cdd4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/kemampuan-koping-leaflet-psikoedukasi-pegawai-kant-thumb-7cdd4.webp 1x" title="JURIS - Psikoedukasi Melalui Leaflet Untuk Meningkatkan Kemampuan Coping Pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta" alt="JURIS - Psikoedukasi Melalui Leaflet Untuk Meningkatkan Kemampuan Coping Pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/6/kemampuan-koping-leaflet-psikoedukasi-pegawai-kant-thumb-39bdc.webp" title="JURIS - Psikoedukasi Melalui Leaflet Untuk Meningkatkan Kemampuan Coping Pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/kemampuan-koping-leaflet-psikoedukasi-pegawai-kant-thumb-39bdc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/kemampuan-koping-leaflet-psikoedukasi-pegawai-kant-thumb-39bdc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/kemampuan-koping-leaflet-psikoedukasi-pegawai-kant-thumb-39bdc.webp 1x" title="JURIS - Psikoedukasi Melalui Leaflet Untuk Meningkatkan Kemampuan Coping Pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta" alt="JURIS - Psikoedukasi Melalui Leaflet Untuk Meningkatkan Kemampuan Coping Pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38107-kemampuan-koping-leaflet-psikoedukasi-pegawai-kant" title="JURIS - Psikoedukasi Melalui Leaflet Untuk Meningkatkan Kemampuan Coping Pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta" target="_blank">Psikoedukasi Melalui Leaflet Untuk Meningkatkan Kemampuan Coping Pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan strategi-strategi psikoedukasi yang lebih inovatif dan efektif dalam meningkatkan kemampuan koping pegawai. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari psikoedukasi terhadap peningkatan resiliensi dan kinerja pegawai. Terakhir, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan psikoedukasi dalam meningkatkan kemampuan koping pegawai, sehingga dapat dikembangkan intervensi yang lebih terarah dan spesifik..
<br>Upaya peningkatan resiliensi menggunakan metode psikoedukasi yang dilakukan kepada para pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta dilakukan sesuai dengan kebutuhan para pegawai melalui hasil asesmen dan diskusi dengan pihak terkait.Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta memberikan feedback yang positif karena merasa bahwa psikoedukasi yang dilakukan sangat bermanfaat dan dapat membantu para pegawai dalam menjaga kesehatan fisik dan mental dalam menghadapi situasi kerja yang terus berubah.Harapan dari kegiatan psikoedukasi ini adalah para pegawai dapat melaksanakan hal-hal praktis yang terdapat dalam leaflet sebagai upaya menjaga kesehatan fisik, mental, spiritual, dan sosial agar mampu menghadapi situasi kerja yang berubah-ubah.Untuk menunjang kemampuan resiliensi yang optimal dan berdampak berkepanjangan, selanjutnya instansi dapat mengadakan pelatihan resiliensi kepada seluruh pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta
<br>Kemampuan diri pegawai dalam menghadapi kondisi yang sulit dan menyesuaikan diri terhadap situasi yang tidak dapat diprediksi atau berubah-ubah sangat membutuhkan kemampuan koping. Individu dengan kemampuan coping yang tinggi akan mampu melihat perubahan sebagai tantangan dan mampu beradaptasi dengan perubahan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan coping pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta. Upaya peningkatan resiliensi dilakukan menggunakan metode psikoedukasi dengan pendekatan psikologi positif. Psikoedukasi dilakukan menggunakan leaflet. Tujuan kegiatan ini untuk mengedukasi pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta dalam menghadapi situasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/6/kemampuan-koping-leaflet-psikoedukasi-pegawai-kant-thumb-39bdc.webp" type="image/webp" length="78554" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/kemampuan-koping-leaflet-psikoedukasi-pegawai-kant-thumb-4e0f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/kemampuan-koping-leaflet-psikoedukasi-pegawai-kant-thumb-7cdd4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/kemampuan-koping-leaflet-psikoedukasi-pegawai-kant-thumb-39bdc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3135-ukmc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12718-journal-life-span-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Kesepian Terhadap Stres Kerja Pada Pekerja Remote Gen Z ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Kesepian Terhadap Stres Kerja Pada Pekerja Remote Gen Z ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Kesepian Terhadap Stres Kerja Pada Pekerja Remote Gen Z ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38103-work-stress-kesepian-stres-generasi-z-lindya</link>
	<guid isPermaLink="false">a59c44d01142357c04d6dd590846e64e</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 11:12:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ issn barcode ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[barcode,content,issn,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi stres kerja pada pekerja remote, seperti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Kesepian Terhadap Stres Kerja Pada Pekerja Remote Gen Z: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi stres kerja pada pekerja remote, seperti beban kerja, dukungan sosial, dan kondisi lingkungan kerja fisik. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan strategi intervensi untuk mengurangi kesepian kerja dan stres kerja pada pekerja remote, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti keterlibatan kerja dan kesejahteraan psikologis. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki dampak budaya terhadap kesepian kerja dan stres kerja pada pekerja remote, terutama dalam konteks budaya Indonesia yang menekankan pentingnya hubungan sosial dan kebersamaan.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesepian kerja memiliki hubungan positif terhadap stres kerja pada pekerja remote generasi Z.Semakin tinggi tingkat kesepian yang dirasakan individu, semakin tinggi pula tingkat stres kerja yang dialami.Temuan ini menegaskan bahwa aspek hubungan sosial memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan psikologis pekerja, terutama pada sistem kerja jarak jauh yang minim interaksi tatap muka Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kesepian di tempat kerja dan stres kerja pada pekerja remote Generasi Z. Perkembangan pesat sistem kerja jarak jauh pascapandemi COVID-19 telah menghadirkan tantangan baru, salah satunya meningkatnya rasa kesepian yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan mental dan kinerja kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik snowball sampling dan melibatkan 116 pekerja remote Generasi Z sebagai responden. Sebagian besar partisipan berusia 22Ae24 tahun, dengan distribusi gender yang seimbang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/b/work-stress-kesepian-stres-generasi-z-pengaruh-pek-thumb-38032.webp" title="JURIS - Pengaruh Kesepian Terhadap Stres Kerja Pada Pekerja Remote Gen Z" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/work-stress-kesepian-stres-generasi-z-pengaruh-pek-thumb-38032.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/work-stress-kesepian-stres-generasi-z-pengaruh-pek-thumb-38032.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/work-stress-kesepian-stres-generasi-z-pengaruh-pek-thumb-38032.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kesepian Terhadap Stres Kerja Pada Pekerja Remote Gen Z" alt="JURIS - Pengaruh Kesepian Terhadap Stres Kerja Pada Pekerja Remote Gen Z" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/b/work-stress-kesepian-stres-generasi-z-pengaruh-pek-thumb-bf938.webp" title="JURIS - Pengaruh Kesepian Terhadap Stres Kerja Pada Pekerja Remote Gen Z" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/work-stress-kesepian-stres-generasi-z-pengaruh-pek-thumb-bf938.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/work-stress-kesepian-stres-generasi-z-pengaruh-pek-thumb-bf938.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/work-stress-kesepian-stres-generasi-z-pengaruh-pek-thumb-bf938.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kesepian Terhadap Stres Kerja Pada Pekerja Remote Gen Z" alt="JURIS - Pengaruh Kesepian Terhadap Stres Kerja Pada Pekerja Remote Gen Z" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/b/work-stress-kesepian-stres-generasi-z-pengaruh-pek-thumb-2ded0.webp" title="JURIS - Pengaruh Kesepian Terhadap Stres Kerja Pada Pekerja Remote Gen Z" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/work-stress-kesepian-stres-generasi-z-pengaruh-pek-thumb-2ded0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/work-stress-kesepian-stres-generasi-z-pengaruh-pek-thumb-2ded0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/work-stress-kesepian-stres-generasi-z-pengaruh-pek-thumb-2ded0.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kesepian Terhadap Stres Kerja Pada Pekerja Remote Gen Z" alt="JURIS - Pengaruh Kesepian Terhadap Stres Kerja Pada Pekerja Remote Gen Z" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38103-work-stress-kesepian-stres-generasi-z-lindya" title="JURIS - Pengaruh Kesepian Terhadap Stres Kerja Pada Pekerja Remote Gen Z" target="_blank">Pengaruh Kesepian Terhadap Stres Kerja Pada Pekerja Remote Gen Z</a>: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi stres kerja pada pekerja remote, seperti beban kerja, dukungan sosial, dan kondisi lingkungan kerja fisik. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan strategi intervensi untuk mengurangi kesepian kerja dan stres kerja pada pekerja remote, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti keterlibatan kerja dan kesejahteraan psikologis. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki dampak budaya terhadap kesepian kerja dan stres kerja pada pekerja remote, terutama dalam konteks budaya Indonesia yang menekankan pentingnya hubungan sosial dan kebersamaan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesepian kerja memiliki hubungan positif terhadap stres kerja pada pekerja remote generasi Z.Semakin tinggi tingkat kesepian yang dirasakan individu, semakin tinggi pula tingkat stres kerja yang dialami.Temuan ini menegaskan bahwa aspek hubungan sosial memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan psikologis pekerja, terutama pada sistem kerja jarak jauh yang minim interaksi tatap muka
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kesepian di tempat kerja dan stres kerja pada pekerja remote Generasi Z. Perkembangan pesat sistem kerja jarak jauh pascapandemi COVID-19 telah menghadirkan tantangan baru, salah satunya meningkatnya rasa kesepian yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan mental dan kinerja kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik snowball sampling dan melibatkan 116 pekerja remote Generasi Z sebagai responden. Sebagian besar partisipan berusia 22Ae24 tahun, dengan distribusi gender yang seimbang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/b/work-stress-kesepian-stres-generasi-z-pengaruh-pek-thumb-2ded0.webp" type="image/webp" length="100730" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/work-stress-kesepian-stres-generasi-z-pengaruh-pek-thumb-38032.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/work-stress-kesepian-stres-generasi-z-pengaruh-pek-thumb-bf938.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/work-stress-kesepian-stres-generasi-z-pengaruh-pek-thumb-2ded0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3135-ukmc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12718-journal-life-span-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Faktor Faktor yang Mempengaruhi Efisiensi Teknis pada Usahatani Padi Sawah di Desa Hilihintir Kecamatan Satar Mese Barat Kabupaten Manggarai ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Faktor Faktor yang Mempengaruhi Efisiensi Teknis pada Usahatani Padi Sawah di Desa Hilihintir Kecamatan Satar Mese Barat Kabupaten Manggarai ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Faktor Faktor yang Mempengaruhi Efisiensi Teknis pada Usahatani Padi Sawah di Desa Hilihintir Kecamatan Satar Mese Barat Kabupaten Manggarai ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38091-usahatani-padi-sawah-produksi</link>
	<guid isPermaLink="false">08a355bff33e1b06f9143a83fa34c1a8</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 10:51:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nyoman sirma ]]></category>
	<category><![CDATA[ satar mese ]]></category>
	<category><![CDATA[ paulus un ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[mese,nyoman,paulus,satar,sirma,un]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis dampak penggunaan teknologi pertanian modern, seperti sistem irigasi tetes atau penggunaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Efisiensi Teknis pada Usahatani Padi Sawah di Desa Hilihintir Kecamatan Satar Mese Barat Kabupaten Manggarai: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis dampak penggunaan teknologi pertanian modern, seperti sistem irigasi tetes atau penggunaan pupuk hayati, terhadap efisiensi teknis dan peningkatan produksi padi sawah. Kedua, perlu dilakukan penelitian kualitatif untuk memahami lebih dalam faktor-faktor sosial dan budaya yang mempengaruhi keputusan petani dalam mengadopsi teknologi pertanian baru. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan dan pendampingan petani yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka terkait praktik pertanian berkelanjutan dan efisien.. Berdasarkan hasil dan pembahasan maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.Faktor-faktor yang mempengaruhi usahatani padi sawah yakni luas lahan, benih, pupuk, pestisida,Tenaga Kerja.Nilai efisiensi teknis usahatani padi sawah sebesar 0,74 sehingga usahatani ini efisien secara teknis.Variabel yang berpengaruh nyata terhadap inefisiensi teknis padi sawah yakni umur dan Dummy Anggota kelompok tani Penelitian ini dilaksanakan di Desa Hilihintir Kecamatan Satar Mese Barat Kabupaten Manggarai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Faktor-faktor yang mempengaruhi usahatani padi sawah, (2) Berapa besar Efisiensi teknis yang dicapai dalam usahatani padi sawah, dan (3) Apa saja sumber-sumber Efisiensi Teknis. Data primer dikumpulkan melalui wawancara dari 61 responden menggunakan kuisioner, data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif diikuti oleh analisis frontier 4.1c. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel luas lahan, benih, tenaga kerja, umur dan keanggotan kelompok tani berpengaruh... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/b/usahatani-padi-sawah-produksi-parsial-hasil-faktor-thumb-53bd9.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Efisiensi Teknis pada Usahatani Padi Sawah di Desa Hilihintir Kecamatan Satar Mese Barat Kabupaten Manggarai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/usahatani-padi-sawah-produksi-parsial-hasil-faktor-thumb-53bd9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/usahatani-padi-sawah-produksi-parsial-hasil-faktor-thumb-53bd9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/usahatani-padi-sawah-produksi-parsial-hasil-faktor-thumb-53bd9.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Efisiensi Teknis pada Usahatani Padi Sawah di Desa Hilihintir Kecamatan Satar Mese Barat Kabupaten Manggarai" alt="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Efisiensi Teknis pada Usahatani Padi Sawah di Desa Hilihintir Kecamatan Satar Mese Barat Kabupaten Manggarai" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/usahatani-padi-sawah-produksi-parsial-hasil-faktor-thumb-f3fa8.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Efisiensi Teknis pada Usahatani Padi Sawah di Desa Hilihintir Kecamatan Satar Mese Barat Kabupaten Manggarai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/usahatani-padi-sawah-produksi-parsial-hasil-faktor-thumb-f3fa8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/usahatani-padi-sawah-produksi-parsial-hasil-faktor-thumb-f3fa8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/usahatani-padi-sawah-produksi-parsial-hasil-faktor-thumb-f3fa8.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Efisiensi Teknis pada Usahatani Padi Sawah di Desa Hilihintir Kecamatan Satar Mese Barat Kabupaten Manggarai" alt="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Efisiensi Teknis pada Usahatani Padi Sawah di Desa Hilihintir Kecamatan Satar Mese Barat Kabupaten Manggarai" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/usahatani-padi-sawah-produksi-parsial-hasil-faktor-thumb-f56a8.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Efisiensi Teknis pada Usahatani Padi Sawah di Desa Hilihintir Kecamatan Satar Mese Barat Kabupaten Manggarai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/usahatani-padi-sawah-produksi-parsial-hasil-faktor-thumb-f56a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/usahatani-padi-sawah-produksi-parsial-hasil-faktor-thumb-f56a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/usahatani-padi-sawah-produksi-parsial-hasil-faktor-thumb-f56a8.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Efisiensi Teknis pada Usahatani Padi Sawah di Desa Hilihintir Kecamatan Satar Mese Barat Kabupaten Manggarai" alt="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Efisiensi Teknis pada Usahatani Padi Sawah di Desa Hilihintir Kecamatan Satar Mese Barat Kabupaten Manggarai" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38091-usahatani-padi-sawah-produksi" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Efisiensi Teknis pada Usahatani Padi Sawah di Desa Hilihintir Kecamatan Satar Mese Barat Kabupaten Manggarai" target="_blank">Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Efisiensi Teknis pada Usahatani Padi Sawah di Desa Hilihintir Kecamatan Satar Mese Barat Kabupaten Manggarai</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis dampak penggunaan teknologi pertanian modern, seperti sistem irigasi tetes atau penggunaan pupuk hayati, terhadap efisiensi teknis dan peningkatan produksi padi sawah. Kedua, perlu dilakukan penelitian kualitatif untuk memahami lebih dalam faktor-faktor sosial dan budaya yang mempengaruhi keputusan petani dalam mengadopsi teknologi pertanian baru. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan dan pendampingan petani yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka terkait praktik pertanian berkelanjutan dan efisien..
<br>Berdasarkan hasil dan pembahasan maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.Faktor-faktor yang mempengaruhi usahatani padi sawah yakni luas lahan, benih, pupuk, pestisida,Tenaga Kerja.Nilai efisiensi teknis usahatani padi sawah sebesar 0,74 sehingga usahatani ini efisien secara teknis.Variabel yang berpengaruh nyata terhadap inefisiensi teknis padi sawah yakni umur dan Dummy Anggota kelompok tani
<br>Penelitian ini dilaksanakan di Desa Hilihintir Kecamatan Satar Mese Barat Kabupaten Manggarai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Faktor-faktor yang mempengaruhi usahatani padi sawah, (2) Berapa besar Efisiensi teknis yang dicapai dalam usahatani padi sawah, dan (3) Apa saja sumber-sumber Efisiensi Teknis. Data primer dikumpulkan melalui wawancara dari 61 responden menggunakan kuisioner, data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif diikuti oleh analisis frontier 4.1c. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel luas lahan, benih, tenaga kerja, umur dan keanggotan kelompok tani berpengaruh...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/b/usahatani-padi-sawah-produksi-parsial-hasil-faktor-thumb-53bd9.webp" type="image/webp" length="97202" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/usahatani-padi-sawah-produksi-parsial-hasil-faktor-thumb-53bd9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/usahatani-padi-sawah-produksi-parsial-hasil-faktor-thumb-f3fa8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/usahatani-padi-sawah-produksi-parsial-hasil-faktor-thumb-f56a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-521-undana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15706-buletin-ilmiah-impas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kelayakan Finansial Sayuran Organik Di Ekopastoral Kelurahan Pagal Kecamatan Cibal Kabupaten Manggarai ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kelayakan Finansial Sayuran Organik Di Ekopastoral Kelurahan Pagal Kecamatan Cibal Kabupaten Manggarai ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kelayakan Finansial Sayuran Organik Di Ekopastoral Kelurahan Pagal Kecamatan Cibal Kabupaten Manggarai ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38089-harga-sayuran-minimum-tembakau-pertanian-org</link>
	<guid isPermaLink="false">c52a28bd6ef425d6e5f6281962d831c4</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 10:45:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nyoman sirma ]]></category>
	<category><![CDATA[ satar mese ]]></category>
	<category><![CDATA[ paulus un ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[mese,nyoman,paulus,satar,sirma,un]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada analisis dampak penggunaan pupuk organik terhadap kualitas tanah dan hasil panen sayuran, dengan mempertimbangkan jenis-jenis pupuk organik lokal yang tersedia. Selain itu, studi mengenai strategi pemasaran sayuran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kelayakan Finansial Sayuran Organik Di Ekopastoral Kelurahan Pagal Kecamatan Cibal Kabupaten Manggarai: Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada analisis dampak penggunaan pupuk organik terhadap kualitas tanah dan hasil panen sayuran, dengan mempertimbangkan jenis-jenis pupuk organik lokal yang tersedia. Selain itu, studi mengenai strategi pemasaran sayuran organik yang efektif untuk meningkatkan nilai jual dan memperluas jangkauan pasar, termasuk pemanfaatan platform digital dan kerjasama dengan pelaku pasar lainnya, perlu dilakukan. Terakhir, penelitian tentang pengembangan sistem pertanian organik terpadu yang menggabungkan berbagai teknik pengendalian hama dan penyakit secara alami, serta pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan, dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap keberlanjutan usaha sayuran organik di Ekopastoral dan wilayah sekitarnya. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang komprehensif dan bermanfaat bagi petani, pemerintah, dan pihak-pihak terkait dalam mengembangkan sektor pertanian organik yang berkelanjutan dan berdaya saing.. Berdasarkan hasil penelitian, BEP produksi untuk keseluruhan sayuran organik di Ekopastoral adalah 153,5 kg, dengan titik pulang pokok harga Rp.Hasil perhitungan R/C Ratio menunjukkan nilai 3,25, yang berarti setiap pengeluaran Rp.Dengan demikian, usaha sayuran organik di Ekopastoral berada pada posisi yang menguntungkan dan layak dijalankan Penelitian ini dilakukan pada usaha sayuran organik di Ekopastoral Kelurahan Pagal Kecamatan Cibal. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pendapatan dan kelayakan finansial sayuran organik dengan break event point dan revenue cost ratio. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner. Data ditabulasi dan dianalisis dengan metode break event point (BEP) dan revenue cost ratio (R/C). Kedua jenis analisis ini dibagi dalam dua bentuk, yaitu menurut jenis sayur dan secara keseluruhan. Berdasarkan perhitungan menggunakan metode BEP produksi dan harga, jenis sayur caisim, pakcoy, sawi putih, kembang kol dan brokoli layak diusahakan atau dikembangkan selanjutnya dimana BEP produksinya sebesar 153,5 kg, artinya titik pulang pokok sayuran organik ini terjadi pada saat produksi 153,5 kg, sedangkan BEP harga sayuran... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/1/harga-sayuran-minimum-tembakau-pertanian-organik-p-thumb-e6ef1.webp" title="JURIS - Analisis Kelayakan Finansial Sayuran Organik Di Ekopastoral Kelurahan Pagal Kecamatan Cibal Kabupaten Manggarai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/harga-sayuran-minimum-tembakau-pertanian-organik-p-thumb-e6ef1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/harga-sayuran-minimum-tembakau-pertanian-organik-p-thumb-e6ef1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/harga-sayuran-minimum-tembakau-pertanian-organik-p-thumb-e6ef1.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kelayakan Finansial Sayuran Organik Di Ekopastoral Kelurahan Pagal Kecamatan Cibal Kabupaten Manggarai" alt="JURIS - Analisis Kelayakan Finansial Sayuran Organik Di Ekopastoral Kelurahan Pagal Kecamatan Cibal Kabupaten Manggarai" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/harga-sayuran-minimum-tembakau-pertanian-organik-p-thumb-6383b.webp" title="JURIS - Analisis Kelayakan Finansial Sayuran Organik Di Ekopastoral Kelurahan Pagal Kecamatan Cibal Kabupaten Manggarai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/harga-sayuran-minimum-tembakau-pertanian-organik-p-thumb-6383b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/harga-sayuran-minimum-tembakau-pertanian-organik-p-thumb-6383b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/harga-sayuran-minimum-tembakau-pertanian-organik-p-thumb-6383b.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kelayakan Finansial Sayuran Organik Di Ekopastoral Kelurahan Pagal Kecamatan Cibal Kabupaten Manggarai" alt="JURIS - Analisis Kelayakan Finansial Sayuran Organik Di Ekopastoral Kelurahan Pagal Kecamatan Cibal Kabupaten Manggarai" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/harga-sayuran-minimum-tembakau-pertanian-organik-p-thumb-17d73.webp" title="JURIS - Analisis Kelayakan Finansial Sayuran Organik Di Ekopastoral Kelurahan Pagal Kecamatan Cibal Kabupaten Manggarai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/harga-sayuran-minimum-tembakau-pertanian-organik-p-thumb-17d73.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/harga-sayuran-minimum-tembakau-pertanian-organik-p-thumb-17d73.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/harga-sayuran-minimum-tembakau-pertanian-organik-p-thumb-17d73.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kelayakan Finansial Sayuran Organik Di Ekopastoral Kelurahan Pagal Kecamatan Cibal Kabupaten Manggarai" alt="JURIS - Analisis Kelayakan Finansial Sayuran Organik Di Ekopastoral Kelurahan Pagal Kecamatan Cibal Kabupaten Manggarai" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38089-harga-sayuran-minimum-tembakau-pertanian-org" title="JURIS - Analisis Kelayakan Finansial Sayuran Organik Di Ekopastoral Kelurahan Pagal Kecamatan Cibal Kabupaten Manggarai" target="_blank">Analisis Kelayakan Finansial Sayuran Organik Di Ekopastoral Kelurahan Pagal Kecamatan Cibal Kabupaten Manggarai</a>: Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada analisis dampak penggunaan pupuk organik terhadap kualitas tanah dan hasil panen sayuran, dengan mempertimbangkan jenis-jenis pupuk organik lokal yang tersedia. Selain itu, studi mengenai strategi pemasaran sayuran organik yang efektif untuk meningkatkan nilai jual dan memperluas jangkauan pasar, termasuk pemanfaatan platform digital dan kerjasama dengan pelaku pasar lainnya, perlu dilakukan. Terakhir, penelitian tentang pengembangan sistem pertanian organik terpadu yang menggabungkan berbagai teknik pengendalian hama dan penyakit secara alami, serta pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan, dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap keberlanjutan usaha sayuran organik di Ekopastoral dan wilayah sekitarnya. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang komprehensif dan bermanfaat bagi petani, pemerintah, dan pihak-pihak terkait dalam mengembangkan sektor pertanian organik yang berkelanjutan dan berdaya saing..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, BEP produksi untuk keseluruhan sayuran organik di Ekopastoral adalah 153,5 kg, dengan titik pulang pokok harga Rp.Hasil perhitungan R/C Ratio menunjukkan nilai 3,25, yang berarti setiap pengeluaran Rp.Dengan demikian, usaha sayuran organik di Ekopastoral berada pada posisi yang menguntungkan dan layak dijalankan
<br>Penelitian ini dilakukan pada usaha sayuran organik di Ekopastoral Kelurahan Pagal Kecamatan Cibal. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pendapatan dan kelayakan finansial sayuran organik dengan break event point dan revenue cost ratio. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner. Data ditabulasi dan dianalisis dengan metode break event point (BEP) dan revenue cost ratio (R/C). Kedua jenis analisis ini dibagi dalam dua bentuk, yaitu menurut jenis sayur dan secara keseluruhan. Berdasarkan perhitungan menggunakan metode BEP produksi dan harga, jenis sayur caisim, pakcoy, sawi putih, kembang kol dan brokoli layak diusahakan atau dikembangkan selanjutnya dimana BEP produksinya sebesar 153,5 kg, artinya titik pulang pokok sayuran organik ini terjadi pada saat produksi 153,5 kg, sedangkan BEP harga sayuran...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/1/harga-sayuran-minimum-tembakau-pertanian-organik-p-thumb-e6ef1.webp" type="image/webp" length="82576" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/harga-sayuran-minimum-tembakau-pertanian-organik-p-thumb-e6ef1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/harga-sayuran-minimum-tembakau-pertanian-organik-p-thumb-6383b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/harga-sayuran-minimum-tembakau-pertanian-organik-p-thumb-17d73.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-521-undana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15706-buletin-ilmiah-impas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Teknik Pertanian Konservasi Berdasarkan Pengolahan Tanpa Olah Tanah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Teknik Pertanian Konservasi Berdasarkan Pengolahan Tanpa Olah Tanah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Teknik Pertanian Konservasi Berdasarkan Pengolahan Tanpa Olah Tanah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38093-hasil-ekonomi-keluarga-pengelolaan-tanah-wakaf-kes</link>
	<guid isPermaLink="false">64ca44de6f9264e88fb4ece7071687ca</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 10:27:13 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nyoman sirma ]]></category>
	<category><![CDATA[ satar mese ]]></category>
	<category><![CDATA[ paulus un ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[mese,nyoman,paulus,satar,sirma,un]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman dan meningkatkan penerapan teknik pertanian konservasi. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh kombinasi berbagai jenis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Teknik Pertanian Konservasi Berdasarkan Pengolahan Tanpa Olah Tanah: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman dan meningkatkan penerapan teknik pertanian konservasi. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh kombinasi berbagai jenis tanaman penutup tanah terhadap kualitas tanah dan hasil panen pada berbagai kondisi iklim dan jenis tanah. Hal ini penting untuk mengidentifikasi kombinasi tanaman penutup yang paling efektif dalam meningkatkan kesuburan tanah, mengurangi erosi, dan meningkatkan produktivitas pertanian. Kedua, penelitian tentang pengaruh sistem pertanian konservasi terhadap keanekaragaman hayati tanah, termasuk mikroorganisme dan fauna tanah, perlu dilakukan. Pemahaman yang lebih baik tentang interaksi antara sistem pertanian konservasi dan komunitas tanah dapat membantu mengoptimalkan praktik pengelolaan tanah untuk meningkatkan kesehatan tanah dan keberlanjutan ekosistem. Ketiga, penelitian tentang efektivitas berbagai metode pengendalian gulma dalam sistem pertanian konservasi, terutama tanpa pengolahan tanah, perlu dilakukan. Pengembangan metode pengendalian gulma yang efektif dan ramah lingkungan akan sangat penting untuk memastikan keberhasilan penerapan sistem pertanian konservasi dalam jangka panjang.. Pertanian Konservasi (CA) mengubah sifat dan proses tanah dibandingkan dengan pertanian konvensional.Perubahan ini pada gilirannya dapat mempengaruhi ekosistem.Untuk keberhasilan usaha tani dengan teknik pertanian konservasi, paling tidak diperlukan kombinasi antara tanpa pengolahan tanah (ZT) dan pemanfaatan sisa tanaman sebagai penutup tanah ataupun dengan rotasi tanaman.Pertanian Konservasi (CA) dapat mengubah sifat dan proses tanah dibandingkan dengan pertanian konvensional, Pelatihan praktis tentang pertanian konservasi dapat membantu petani mendapatkan pemahaman yang lebih jelas tentang pentingnya pertanian konservasi untuk mempertahankan produktivitas lahan kering dalam jangka panjang.Dukungan kelembagaan dapat dilakukan dengan pelayanan dan insentif terkait pertanian konservasi dan terus ditingkatkan Untuk mendukung usaha pertanian berkelanjutan diperlukan teknologi dan praktek yang sudah terbukti relevan untuk meningkatkan produksi, dan keberlanjutan lingkungan. Pertanian konservasi (CA) dengan tiga prinsip pokok yaitu zero tillage (ZT), penggunaan tanaman penutup (cover crop) dan rotasi tanaman telah menyebar di seluruh dunia, akan tetapi dengan penerapan 1 atau 2 dari tiga prinsip dan pada luas lahan yang sangat beragam terbukti dapat meningkatkan hasil produksi diberbagai tempat di dunia. ZT dengan retensi residu menggunakan curah hujan lebih efisien dan menghasilkan sistem agronomi yang lebih tangguh daripada praktek yang melibatkan konvensioal tillage CT atau ZT dengan penghilangan residu. Pertanian konservasi dengan perlakuan zero tillage dan tanpa retensi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-ekonomi-keluarga-pengelolaan-tanah-wakaf-kes-thumb-556c8.webp" title="JURIS - Teknik Pertanian Konservasi Berdasarkan Pengolahan Tanpa Olah Tanah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-ekonomi-keluarga-pengelolaan-tanah-wakaf-kes-thumb-556c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-ekonomi-keluarga-pengelolaan-tanah-wakaf-kes-thumb-556c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-ekonomi-keluarga-pengelolaan-tanah-wakaf-kes-thumb-556c8.webp 1x" title="JURIS - Teknik Pertanian Konservasi Berdasarkan Pengolahan Tanpa Olah Tanah" alt="JURIS - Teknik Pertanian Konservasi Berdasarkan Pengolahan Tanpa Olah Tanah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-ekonomi-keluarga-pengelolaan-tanah-wakaf-kes-thumb-e9edc.webp" title="JURIS - Teknik Pertanian Konservasi Berdasarkan Pengolahan Tanpa Olah Tanah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-ekonomi-keluarga-pengelolaan-tanah-wakaf-kes-thumb-e9edc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-ekonomi-keluarga-pengelolaan-tanah-wakaf-kes-thumb-e9edc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-ekonomi-keluarga-pengelolaan-tanah-wakaf-kes-thumb-e9edc.webp 1x" title="JURIS - Teknik Pertanian Konservasi Berdasarkan Pengolahan Tanpa Olah Tanah" alt="JURIS - Teknik Pertanian Konservasi Berdasarkan Pengolahan Tanpa Olah Tanah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-ekonomi-keluarga-pengelolaan-tanah-wakaf-kes-thumb-4b5ea.webp" title="JURIS - Teknik Pertanian Konservasi Berdasarkan Pengolahan Tanpa Olah Tanah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-ekonomi-keluarga-pengelolaan-tanah-wakaf-kes-thumb-4b5ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-ekonomi-keluarga-pengelolaan-tanah-wakaf-kes-thumb-4b5ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-ekonomi-keluarga-pengelolaan-tanah-wakaf-kes-thumb-4b5ea.webp 1x" title="JURIS - Teknik Pertanian Konservasi Berdasarkan Pengolahan Tanpa Olah Tanah" alt="JURIS - Teknik Pertanian Konservasi Berdasarkan Pengolahan Tanpa Olah Tanah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38093-hasil-ekonomi-keluarga-pengelolaan-tanah-wakaf-kes" title="JURIS - Teknik Pertanian Konservasi Berdasarkan Pengolahan Tanpa Olah Tanah" target="_blank">Teknik Pertanian Konservasi Berdasarkan Pengolahan Tanpa Olah Tanah</a>: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman dan meningkatkan penerapan teknik pertanian konservasi. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh kombinasi berbagai jenis tanaman penutup tanah terhadap kualitas tanah dan hasil panen pada berbagai kondisi iklim dan jenis tanah. Hal ini penting untuk mengidentifikasi kombinasi tanaman penutup yang paling efektif dalam meningkatkan kesuburan tanah, mengurangi erosi, dan meningkatkan produktivitas pertanian. Kedua, penelitian tentang pengaruh sistem pertanian konservasi terhadap keanekaragaman hayati tanah, termasuk mikroorganisme dan fauna tanah, perlu dilakukan. Pemahaman yang lebih baik tentang interaksi antara sistem pertanian konservasi dan komunitas tanah dapat membantu mengoptimalkan praktik pengelolaan tanah untuk meningkatkan kesehatan tanah dan keberlanjutan ekosistem. Ketiga, penelitian tentang efektivitas berbagai metode pengendalian gulma dalam sistem pertanian konservasi, terutama tanpa pengolahan tanah, perlu dilakukan. Pengembangan metode pengendalian gulma yang efektif dan ramah lingkungan akan sangat penting untuk memastikan keberhasilan penerapan sistem pertanian konservasi dalam jangka panjang..
<br>Pertanian Konservasi (CA) mengubah sifat dan proses tanah dibandingkan dengan pertanian konvensional.Perubahan ini pada gilirannya dapat mempengaruhi ekosistem.Untuk keberhasilan usaha tani dengan teknik pertanian konservasi, paling tidak diperlukan kombinasi antara tanpa pengolahan tanah (ZT) dan pemanfaatan sisa tanaman sebagai penutup tanah ataupun dengan rotasi tanaman.Pertanian Konservasi (CA) dapat mengubah sifat dan proses tanah dibandingkan dengan pertanian konvensional, Pelatihan praktis tentang pertanian konservasi dapat membantu petani mendapatkan pemahaman yang lebih jelas tentang pentingnya pertanian konservasi untuk mempertahankan produktivitas lahan kering dalam jangka panjang.Dukungan kelembagaan dapat dilakukan dengan pelayanan dan insentif terkait pertanian konservasi dan terus ditingkatkan
<br>Untuk mendukung usaha pertanian berkelanjutan diperlukan teknologi dan praktek yang sudah terbukti relevan untuk meningkatkan produksi, dan keberlanjutan lingkungan. Pertanian konservasi (CA) dengan tiga prinsip pokok yaitu zero tillage (ZT), penggunaan tanaman penutup (cover crop) dan rotasi tanaman telah menyebar di seluruh dunia, akan tetapi dengan penerapan 1 atau 2 dari tiga prinsip dan pada luas lahan yang sangat beragam terbukti dapat meningkatkan hasil produksi diberbagai tempat di dunia. ZT dengan retensi residu menggunakan curah hujan lebih efisien dan menghasilkan sistem agronomi yang lebih tangguh daripada praktek yang melibatkan konvensioal tillage CT atau ZT dengan penghilangan residu. Pertanian konservasi dengan perlakuan zero tillage dan tanpa retensi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-ekonomi-keluarga-pengelolaan-tanah-wakaf-kes-thumb-556c8.webp" type="image/webp" length="114394" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-ekonomi-keluarga-pengelolaan-tanah-wakaf-kes-thumb-556c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-ekonomi-keluarga-pengelolaan-tanah-wakaf-kes-thumb-e9edc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/hasil-ekonomi-keluarga-pengelolaan-tanah-wakaf-kes-thumb-4b5ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-521-undana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15706-buletin-ilmiah-impas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sikap Petani Hortikultura Sayur Terhadap Peran Penyuluh Pertanian Dalam Pemberdayaan Petani Di Desa Lewokeleng Kecamatan Ile Boleng Kabupaten Flores Timur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sikap Petani Hortikultura Sayur Terhadap Peran Penyuluh Pertanian Dalam Pemberdayaan Petani Di Desa Lewokeleng Kecamatan Ile Boleng Kabupaten Flores Timur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sikap Petani Hortikultura Sayur Terhadap Peran Penyuluh Pertanian Dalam Pemberdayaan Petani Di Desa Lewokeleng Kecamatan Ile Boleng Kabupaten Flores Timur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-38087-sikap-petani-pertanian-sayur-marselina-kewa-m</link>
	<guid isPermaLink="false">5b749ba69b71058fcf0140ce652d2516</guid>
	<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 10:20:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nyoman sirma ]]></category>
	<category><![CDATA[ satar mese ]]></category>
	<category><![CDATA[ paulus un ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[mese,nyoman,paulus,satar,sirma,un]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada pemerintah untuk meningkatkan jumlah penyuluh pertanian dan memastikan tempat penyuluh berdekatan dengan permukiman petani. Selain itu, perlu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penyuluh agar lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sikap Petani Hortikultura Sayur Terhadap Peran Penyuluh Pertanian Dalam Pemberdayaan Petani Di Desa Lewokeleng Kecamatan Ile Boleng Kabupaten Flores Timur: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada pemerintah untuk meningkatkan jumlah penyuluh pertanian dan memastikan tempat penyuluh berdekatan dengan permukiman petani. Selain itu, perlu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penyuluh agar lebih mampu menjalankan perannya sebagai komunikator dan educator. Petani juga disarankan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam mengembangkan usahatani secara optimal, serta mampu menggunakan teknologi informasi seperti telepon dan internet untuk pengelolaan usahatani yang lebih efektif.. Peran yang dilakukan penyuluh pertanian ada 5 unsur peranan dan masing-masing memiliki poin kegiatan dalam perencanaan guna menjalankan usahatani untuk meningkatkan perannya hortikultura sayur yaitu sebagai komunikator, inovator, edukator, fasilitator dan motivator.Sesuai dengan hasil penelitian dari ke 5 peranan tersebut penyuluh pertanian hanya melakukan peranan sebagai inovator, fasilitator dan motivator sedangkan peranan sebagai komunikator dan edukator belum dilakukan secara optimal.Sedangkan Sikap petani terhadap peran penyuluh pertanian dalam pemberdayaan petani hortikultura sayur di Desa Lewokeleng Kecamatan Ile Boleng tergolong ragu-ragu Kabupaten Flores Timur dengan skor rata-rata 34,24, dimana peran sebagai komunikator dan eduktor tergolong dalam kategori ragu-ragu (36-47 orang) sedangkan peran sebagai inovator, fasilitator dan motivator tergolong dalam kategori setuju (44-50 orang) Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Lewokeleng Kecamatan Ile Boleng Kabupaten Flores Timur pada bulan Desember sampai dengan Januari 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pertanian dalam pemberdayaan petani pedesaan di Desa Lewokeleng Kecamatan Ile Boleng Kabupaten Flores Timur dan mengetahui sikap petani terhadap pengembangan pertanian di Desa Lewokeleng Kecamatan Ileboleng Timur Kabupaten Flores. Identifikasi penelitian ini dilakukan dengan sengaja atas dasar pertimbangan bahwa itu adalah salah satu daerah sentra produksi sayuran. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani sayur di Desa Lewokeleng yang berjumlah 50 KK. Semuanya diatur untuk sampel. Untuk mengetahui tujuan pertama data dianalisis secara kuantitatif dan untuk mengetahui tujuan kedua data dianalisis secara mendalam dengan menggunakan skala likert. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/9/sikap-petani-pertanian-sayur-hortikultura-peran-pe-thumb-c2577.webp" title="JURIS - Sikap Petani Hortikultura Sayur Terhadap Peran Penyuluh Pertanian Dalam Pemberdayaan Petani Di Desa Lewokeleng Kecamatan Ile Boleng Kabupaten Flores Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/sikap-petani-pertanian-sayur-hortikultura-peran-pe-thumb-c2577.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/sikap-petani-pertanian-sayur-hortikultura-peran-pe-thumb-c2577.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/sikap-petani-pertanian-sayur-hortikultura-peran-pe-thumb-c2577.webp 1x" title="JURIS - Sikap Petani Hortikultura Sayur Terhadap Peran Penyuluh Pertanian Dalam Pemberdayaan Petani Di Desa Lewokeleng Kecamatan Ile Boleng Kabupaten Flores Timur" alt="JURIS - Sikap Petani Hortikultura Sayur Terhadap Peran Penyuluh Pertanian Dalam Pemberdayaan Petani Di Desa Lewokeleng Kecamatan Ile Boleng Kabupaten Flores Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/sikap-petani-pertanian-sayur-hortikultura-peran-pe-thumb-1766d.webp" title="JURIS - Sikap Petani Hortikultura Sayur Terhadap Peran Penyuluh Pertanian Dalam Pemberdayaan Petani Di Desa Lewokeleng Kecamatan Ile Boleng Kabupaten Flores Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/sikap-petani-pertanian-sayur-hortikultura-peran-pe-thumb-1766d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/sikap-petani-pertanian-sayur-hortikultura-peran-pe-thumb-1766d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/sikap-petani-pertanian-sayur-hortikultura-peran-pe-thumb-1766d.webp 1x" title="JURIS - Sikap Petani Hortikultura Sayur Terhadap Peran Penyuluh Pertanian Dalam Pemberdayaan Petani Di Desa Lewokeleng Kecamatan Ile Boleng Kabupaten Flores Timur" alt="JURIS - Sikap Petani Hortikultura Sayur Terhadap Peran Penyuluh Pertanian Dalam Pemberdayaan Petani Di Desa Lewokeleng Kecamatan Ile Boleng Kabupaten Flores Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/sikap-petani-pertanian-sayur-hortikultura-peran-pe-thumb-cf791.webp" title="JURIS - Sikap Petani Hortikultura Sayur Terhadap Peran Penyuluh Pertanian Dalam Pemberdayaan Petani Di Desa Lewokeleng Kecamatan Ile Boleng Kabupaten Flores Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/sikap-petani-pertanian-sayur-hortikultura-peran-pe-thumb-cf791.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/sikap-petani-pertanian-sayur-hortikultura-peran-pe-thumb-cf791.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/sikap-petani-pertanian-sayur-hortikultura-peran-pe-thumb-cf791.webp 1x" title="JURIS - Sikap Petani Hortikultura Sayur Terhadap Peran Penyuluh Pertanian Dalam Pemberdayaan Petani Di Desa Lewokeleng Kecamatan Ile Boleng Kabupaten Flores Timur" alt="JURIS - Sikap Petani Hortikultura Sayur Terhadap Peran Penyuluh Pertanian Dalam Pemberdayaan Petani Di Desa Lewokeleng Kecamatan Ile Boleng Kabupaten Flores Timur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38087-sikap-petani-pertanian-sayur-marselina-kewa-m" title="JURIS - Sikap Petani Hortikultura Sayur Terhadap Peran Penyuluh Pertanian Dalam Pemberdayaan Petani Di Desa Lewokeleng Kecamatan Ile Boleng Kabupaten Flores Timur" target="_blank">Sikap Petani Hortikultura Sayur Terhadap Peran Penyuluh Pertanian Dalam Pemberdayaan Petani Di Desa Lewokeleng Kecamatan Ile Boleng Kabupaten Flores Timur</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada pemerintah untuk meningkatkan jumlah penyuluh pertanian dan memastikan tempat penyuluh berdekatan dengan permukiman petani. Selain itu, perlu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penyuluh agar lebih mampu menjalankan perannya sebagai komunikator dan educator. Petani juga disarankan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam mengembangkan usahatani secara optimal, serta mampu menggunakan teknologi informasi seperti telepon dan internet untuk pengelolaan usahatani yang lebih efektif..
<br>Peran yang dilakukan penyuluh pertanian ada 5 unsur peranan dan masing-masing memiliki poin kegiatan dalam perencanaan guna menjalankan usahatani untuk meningkatkan perannya hortikultura sayur yaitu sebagai komunikator, inovator, edukator, fasilitator dan motivator.Sesuai dengan hasil penelitian dari ke 5 peranan tersebut penyuluh pertanian hanya melakukan peranan sebagai inovator, fasilitator dan motivator sedangkan peranan sebagai komunikator dan edukator belum dilakukan secara optimal.Sedangkan Sikap petani terhadap peran penyuluh pertanian dalam pemberdayaan petani hortikultura sayur di Desa Lewokeleng Kecamatan Ile Boleng tergolong ragu-ragu Kabupaten Flores Timur dengan skor rata-rata 34,24, dimana peran sebagai komunikator dan eduktor tergolong dalam kategori ragu-ragu (36-47 orang) sedangkan peran sebagai inovator, fasilitator dan motivator tergolong dalam kategori setuju (44-50 orang)
<br>Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Lewokeleng Kecamatan Ile Boleng Kabupaten Flores Timur pada bulan Desember sampai dengan Januari 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pertanian dalam pemberdayaan petani pedesaan di Desa Lewokeleng Kecamatan Ile Boleng Kabupaten Flores Timur dan mengetahui sikap petani terhadap pengembangan pertanian di Desa Lewokeleng Kecamatan Ileboleng Timur Kabupaten Flores. Identifikasi penelitian ini dilakukan dengan sengaja atas dasar pertimbangan bahwa itu adalah salah satu daerah sentra produksi sayuran. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani sayur di Desa Lewokeleng yang berjumlah 50 KK. Semuanya diatur untuk sampel. Untuk mengetahui tujuan pertama data dianalisis secara kuantitatif dan untuk mengetahui tujuan kedua data dianalisis secara mendalam dengan menggunakan skala likert.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/9/sikap-petani-pertanian-sayur-hortikultura-peran-pe-thumb-1766d.webp" type="image/webp" length="139978" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/sikap-petani-pertanian-sayur-hortikultura-peran-pe-thumb-c2577.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/sikap-petani-pertanian-sayur-hortikultura-peran-pe-thumb-1766d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/sikap-petani-pertanian-sayur-hortikultura-peran-pe-thumb-cf791.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-521-undana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15706-buletin-ilmiah-impas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Mon, 13 Apr 2026 14:58:58 +0700. 24 items. Served in: 4.038 seconds [rss] -->
