<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.221-17jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.221-17jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Fri, 17 Jul 2026 14:40:25 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 14:40:25 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-17T14:40:25+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Hubungan Tingkat Kesepian dan Interaksi Sosial Pada Lansia Di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Pucang Gading Semarang dan Wening Wardoyo Ungaran ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Hubungan Tingkat Kesepian dan Interaksi Sosial Pada Lansia Di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Pucang Gading Semarang dan Wening Wardoyo Ungaran ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Hubungan Tingkat Kesepian dan Interaksi Sosial Pada Lansia Di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Pucang Gading Semarang dan Wening Wardoyo Ungaran ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54763-populasi-lansia-rumah-kesepian-kualitas-int</link>
	<guid isPermaLink="false">5e4efca39847174ddcdc8eb9fd24f762</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 13:57:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ imas latifah ]]></category>
	<category><![CDATA[ iskim luthfa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,imas,iskim,latifah,luthfa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak intervensi berbasis komunitas seperti program aktivitas sosial terstruktur untuk meningkatkan interaksi sosial lansia di panti. 2. Studi ini perlu dikembangkan dengan pendekatan longitudinal untuk memahami ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Hubungan Tingkat Kesepian dan Interaksi Sosial Pada Lansia Di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Pucang Gading Semarang dan Wening Wardoyo Ungaran: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak intervensi berbasis komunitas seperti program aktivitas sosial terstruktur untuk meningkatkan interaksi sosial lansia di panti. 2. Studi ini perlu dikembangkan dengan pendekatan longitudinal untuk memahami perubahan dinamika kesepian dan interaksi sosial seiring bertambahnya usia lansia. 3. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi peran teknologi seperti aplikasi komunikasi dalam mengurangi isolasi sosial lansia, terutama di tengah perkembangan digital saat ini.. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif antara tingkat kesepian dan interaksi sosial pada lansia yang tinggal di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Pucang Gading Semarang dan Wening Wardoyo Ungaran.Semakin tinggi tingkat kesepian yang dirasakan lansia, semakin rendah pula frekuensi dan kualitas interaksi sosial mereka.Meskipun kekuatan hubungan tergolong lemah, hasil ini tetap menunjukkan bahwa kesepian merupakan faktor yang perlu diperhatikan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan sosial dan psikologis lansia.Oleh karena itu, diperlukan intervensi yang terarah untuk mendorong partisipasi sosial lansia melalui dukungan keluarga, tenaga kesehatan, dan kebijakan layanan sosial yang inklusif Peningkatan angka harapan hidup menyebabkan pertumbuhan populasi lansia yang signifikan. Salah satu tantangan yang dihadapi lansia adalah penurunan interaksi sosial, yang dapat dipicu oleh perasaan kesepian, frustrasi, serta anggapan bahwa kehadiran mereka tidak lagi diharapkan. Kondisi ini dapat menyebabkan lansia menarik diri dari lingkungan sosialnya, yang pada akhirnya memperburuk rasa kesepian mereka. Penurunan kualitas interaksi sosial ini terutama terlihat pada lansia yang tinggal di rumah pelayanan sosial lanjut usia, dibandingkan dengan mereka yang tinggal di lingkungan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/e/populasi-lansia-rumah-kesepian-kualitas-interaksi-thumb-9aed6.webp" title="JURIS - Analisis Hubungan Tingkat Kesepian dan Interaksi Sosial  Pada Lansia Di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Pucang Gading Semarang dan Wening Wardoyo Ungaran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/populasi-lansia-rumah-kesepian-kualitas-interaksi-thumb-9aed6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/populasi-lansia-rumah-kesepian-kualitas-interaksi-thumb-9aed6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/populasi-lansia-rumah-kesepian-kualitas-interaksi-thumb-9aed6.webp 1x" title="JURIS - Analisis Hubungan Tingkat Kesepian dan Interaksi Sosial  Pada Lansia Di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Pucang Gading Semarang dan Wening Wardoyo Ungaran" alt="JURIS - Analisis Hubungan Tingkat Kesepian dan Interaksi Sosial  Pada Lansia Di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Pucang Gading Semarang dan Wening Wardoyo Ungaran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/populasi-lansia-rumah-kesepian-kualitas-interaksi-thumb-f5dd6.webp" title="JURIS - Analisis Hubungan Tingkat Kesepian dan Interaksi Sosial  Pada Lansia Di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Pucang Gading Semarang dan Wening Wardoyo Ungaran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/populasi-lansia-rumah-kesepian-kualitas-interaksi-thumb-f5dd6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/populasi-lansia-rumah-kesepian-kualitas-interaksi-thumb-f5dd6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/populasi-lansia-rumah-kesepian-kualitas-interaksi-thumb-f5dd6.webp 1x" title="JURIS - Analisis Hubungan Tingkat Kesepian dan Interaksi Sosial  Pada Lansia Di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Pucang Gading Semarang dan Wening Wardoyo Ungaran" alt="JURIS - Analisis Hubungan Tingkat Kesepian dan Interaksi Sosial  Pada Lansia Di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Pucang Gading Semarang dan Wening Wardoyo Ungaran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/populasi-lansia-rumah-kesepian-kualitas-interaksi-thumb-88de6.webp" title="JURIS - Analisis Hubungan Tingkat Kesepian dan Interaksi Sosial  Pada Lansia Di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Pucang Gading Semarang dan Wening Wardoyo Ungaran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/populasi-lansia-rumah-kesepian-kualitas-interaksi-thumb-88de6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/populasi-lansia-rumah-kesepian-kualitas-interaksi-thumb-88de6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/populasi-lansia-rumah-kesepian-kualitas-interaksi-thumb-88de6.webp 1x" title="JURIS - Analisis Hubungan Tingkat Kesepian dan Interaksi Sosial  Pada Lansia Di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Pucang Gading Semarang dan Wening Wardoyo Ungaran" alt="JURIS - Analisis Hubungan Tingkat Kesepian dan Interaksi Sosial  Pada Lansia Di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Pucang Gading Semarang dan Wening Wardoyo Ungaran" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54763-populasi-lansia-rumah-kesepian-kualitas-int" title="JURIS - Analisis Hubungan Tingkat Kesepian dan Interaksi Sosial  Pada Lansia Di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Pucang Gading Semarang dan Wening Wardoyo Ungaran" target="_blank">Analisis Hubungan Tingkat Kesepian dan Interaksi Sosial  Pada Lansia Di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Pucang Gading Semarang dan Wening Wardoyo Ungaran</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak intervensi berbasis komunitas seperti program aktivitas sosial terstruktur untuk meningkatkan interaksi sosial lansia di panti. 2. Studi ini perlu dikembangkan dengan pendekatan longitudinal untuk memahami perubahan dinamika kesepian dan interaksi sosial seiring bertambahnya usia lansia. 3. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi peran teknologi seperti aplikasi komunikasi dalam mengurangi isolasi sosial lansia, terutama di tengah perkembangan digital saat ini..
<br>Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif antara tingkat kesepian dan interaksi sosial pada lansia yang tinggal di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Pucang Gading Semarang dan Wening Wardoyo Ungaran.Semakin tinggi tingkat kesepian yang dirasakan lansia, semakin rendah pula frekuensi dan kualitas interaksi sosial mereka.Meskipun kekuatan hubungan tergolong lemah, hasil ini tetap menunjukkan bahwa kesepian merupakan faktor yang perlu diperhatikan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan sosial dan psikologis lansia.Oleh karena itu, diperlukan intervensi yang terarah untuk mendorong partisipasi sosial lansia melalui dukungan keluarga, tenaga kesehatan, dan kebijakan layanan sosial yang inklusif
<br>Peningkatan angka harapan hidup menyebabkan pertumbuhan populasi lansia yang signifikan. Salah satu tantangan yang dihadapi lansia adalah penurunan interaksi sosial, yang dapat dipicu oleh perasaan kesepian, frustrasi, serta anggapan bahwa kehadiran mereka tidak lagi diharapkan. Kondisi ini dapat menyebabkan lansia menarik diri dari lingkungan sosialnya, yang pada akhirnya memperburuk rasa kesepian mereka. Penurunan kualitas interaksi sosial ini terutama terlihat pada lansia yang tinggal di rumah pelayanan sosial lanjut usia, dibandingkan dengan mereka yang tinggal di lingkungan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/e/populasi-lansia-rumah-kesepian-kualitas-interaksi-thumb-88de6.webp" type="image/webp" length="102702" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/populasi-lansia-rumah-kesepian-kualitas-interaksi-thumb-9aed6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/populasi-lansia-rumah-kesepian-kualitas-interaksi-thumb-f5dd6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/populasi-lansia-rumah-kesepian-kualitas-interaksi-thumb-88de6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1023-thamrin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5158-anakes-jurnal-ilmiah-analis-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Gambaran Kadar Elektrolit Darah Natrium Kalium Klorida Pada Pasien Balita Usia 0 5 Tahun dengan Diare Akut Di RSAB Harapan Kita Jakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gambaran Kadar Elektrolit Darah Natrium Kalium Klorida Pada Pasien Balita Usia 0 5 Tahun dengan Diare Akut Di RSAB Harapan Kita Jakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gambaran Kadar Elektrolit Darah Natrium Kalium Klorida Pada Pasien Balita Usia 0 5 Tahun dengan Diare Akut Di RSAB Harapan Kita Jakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54762-diare-balita-rekam-medis-pasien-bahasa-usia</link>
	<guid isPermaLink="false">b685209fc4e3ff49213a69af825274e7</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 13:57:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ imas latifah ]]></category>
	<category><![CDATA[ iskim luthfa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,imas,iskim,latifah,luthfa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi hubungan antara derajat ketidakseimbangan elektrolit (terutama klorida) dengan tingkat keparahan dehidrasi pada anak balita dengan diare akut melalui studi kohort prospektif yang melibatkan pengukuran klinis berulang; ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Gambaran Kadar Elektrolit Darah (Natrium, Kalium, Klorida) Pada Pasien Balita Usia 0-5 Tahun dengan Diare Akut Di RSAB Harapan Kita Jakarta: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi hubungan antara derajat ketidakseimbangan elektrolit (terutama klorida) dengan tingkat keparahan dehidrasi pada anak balita dengan diare akut melalui studi kohort prospektif yang melibatkan pengukuran klinis berulang; selanjutnya, diperlukan uji klinis terkontrol untuk menilai efektivitas formula oral rehidrasi yang diperkaya dengan penyesuaian kadar kalium atau klorida terhadap pemulihan elektrolit dan durasi hospitalisasi; terakhir, studi intervensi komunitas yang menilai dampak program edukasi kebersihan lingkungan rumah tangga serta penyediaan air bersih terhadap penurunan insiden diare dan perubahan profil elektrolit pada balita di wilayah perkotaan dapat memberikan bukti kebijakan yang lebih kuat. Semua penelitian tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang faktor risiko, penanganan optimal, dan pencegahan diare serta komplikasi elektrolit pada populasi anak usia dini.. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan kadar elektrolit pada pasien diare akut di RSAB Harapan Kita berdasarkan jenis kelamin didominasi oleh jenis kelamin laki-laki.Kadar elektrolit pasien diare akut di RSAB Harapan Kita berdasarkan usia paling banyak terjadi pada usia balita (1-5 tahun) Diare adalah peningkatan frekuensi buang air besar yang ditandai dengan konsistensi tinja yang lebih encer dari biasanya. Diare dapat disebabkan oleh virus, bakteri dan parasit. Diare merupakan penyebab kematian kedua terbanyak pada balita. Penyebab utama kematian pada diare balita adalah dehidrasi berat akibat kehilangan cairan secara berlebihan. Pemeriksaan laboratorium pada pasien diare antara lain pemeriksaan elektrolit darah meliputi natrium, kalium dan klorida. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang dilakukan dengan data sekunder yang diperoleh dari rekam medis kemudian diolah. Penelitian dilakukan dari seluruh 64 pada pasien balita usia 0-5 tahun dengan diare akut di RSAB Harapan Kita hasil menunjukkan bahwa berdasarkan jenis kelamin didominasi oleh jenis kelamin laki-laki dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/5/diare-balita-rekam-medis-pasien-bahasa-usia-faktor-thumb-7d8ba.webp" title="JURIS - Gambaran Kadar Elektrolit Darah (Natrium, Kalium, Klorida)  Pada Pasien Balita Usia 0-5 Tahun dengan Diare Akut  Di RSAB Harapan Kita Jakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/diare-balita-rekam-medis-pasien-bahasa-usia-faktor-thumb-7d8ba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/diare-balita-rekam-medis-pasien-bahasa-usia-faktor-thumb-7d8ba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/diare-balita-rekam-medis-pasien-bahasa-usia-faktor-thumb-7d8ba.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Kadar Elektrolit Darah (Natrium, Kalium, Klorida)  Pada Pasien Balita Usia 0-5 Tahun dengan Diare Akut  Di RSAB Harapan Kita Jakarta" alt="JURIS - Gambaran Kadar Elektrolit Darah (Natrium, Kalium, Klorida)  Pada Pasien Balita Usia 0-5 Tahun dengan Diare Akut  Di RSAB Harapan Kita Jakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/5/diare-balita-rekam-medis-pasien-bahasa-usia-faktor-thumb-0ec06.webp" title="JURIS - Gambaran Kadar Elektrolit Darah (Natrium, Kalium, Klorida)  Pada Pasien Balita Usia 0-5 Tahun dengan Diare Akut  Di RSAB Harapan Kita Jakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/diare-balita-rekam-medis-pasien-bahasa-usia-faktor-thumb-0ec06.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/diare-balita-rekam-medis-pasien-bahasa-usia-faktor-thumb-0ec06.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/diare-balita-rekam-medis-pasien-bahasa-usia-faktor-thumb-0ec06.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Kadar Elektrolit Darah (Natrium, Kalium, Klorida)  Pada Pasien Balita Usia 0-5 Tahun dengan Diare Akut  Di RSAB Harapan Kita Jakarta" alt="JURIS - Gambaran Kadar Elektrolit Darah (Natrium, Kalium, Klorida)  Pada Pasien Balita Usia 0-5 Tahun dengan Diare Akut  Di RSAB Harapan Kita Jakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/5/diare-balita-rekam-medis-pasien-bahasa-usia-faktor-thumb-58353.webp" title="JURIS - Gambaran Kadar Elektrolit Darah (Natrium, Kalium, Klorida)  Pada Pasien Balita Usia 0-5 Tahun dengan Diare Akut  Di RSAB Harapan Kita Jakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/diare-balita-rekam-medis-pasien-bahasa-usia-faktor-thumb-58353.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/diare-balita-rekam-medis-pasien-bahasa-usia-faktor-thumb-58353.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/diare-balita-rekam-medis-pasien-bahasa-usia-faktor-thumb-58353.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Kadar Elektrolit Darah (Natrium, Kalium, Klorida)  Pada Pasien Balita Usia 0-5 Tahun dengan Diare Akut  Di RSAB Harapan Kita Jakarta" alt="JURIS - Gambaran Kadar Elektrolit Darah (Natrium, Kalium, Klorida)  Pada Pasien Balita Usia 0-5 Tahun dengan Diare Akut  Di RSAB Harapan Kita Jakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54762-diare-balita-rekam-medis-pasien-bahasa-usia" title="JURIS - Gambaran Kadar Elektrolit Darah (Natrium, Kalium, Klorida)  Pada Pasien Balita Usia 0-5 Tahun dengan Diare Akut  Di RSAB Harapan Kita Jakarta" target="_blank">Gambaran Kadar Elektrolit Darah (Natrium, Kalium, Klorida)  Pada Pasien Balita Usia 0-5 Tahun dengan Diare Akut  Di RSAB Harapan Kita Jakarta</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi hubungan antara derajat ketidakseimbangan elektrolit (terutama klorida) dengan tingkat keparahan dehidrasi pada anak balita dengan diare akut melalui studi kohort prospektif yang melibatkan pengukuran klinis berulang; selanjutnya, diperlukan uji klinis terkontrol untuk menilai efektivitas formula oral rehidrasi yang diperkaya dengan penyesuaian kadar kalium atau klorida terhadap pemulihan elektrolit dan durasi hospitalisasi; terakhir, studi intervensi komunitas yang menilai dampak program edukasi kebersihan lingkungan rumah tangga serta penyediaan air bersih terhadap penurunan insiden diare dan perubahan profil elektrolit pada balita di wilayah perkotaan dapat memberikan bukti kebijakan yang lebih kuat. Semua penelitian tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang faktor risiko, penanganan optimal, dan pencegahan diare serta komplikasi elektrolit pada populasi anak usia dini..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan kadar elektrolit pada pasien diare akut di RSAB Harapan Kita berdasarkan jenis kelamin didominasi oleh jenis kelamin laki-laki.Kadar elektrolit pasien diare akut di RSAB Harapan Kita berdasarkan usia paling banyak terjadi pada usia balita (1-5 tahun)
<br>Diare adalah peningkatan frekuensi buang air besar yang ditandai dengan konsistensi tinja yang lebih encer dari biasanya. Diare dapat disebabkan oleh virus, bakteri dan parasit. Diare merupakan penyebab kematian kedua terbanyak pada balita. Penyebab utama kematian pada diare balita adalah dehidrasi berat akibat kehilangan cairan secara berlebihan. Pemeriksaan laboratorium pada pasien diare antara lain pemeriksaan elektrolit darah meliputi natrium, kalium dan klorida. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang dilakukan dengan data sekunder yang diperoleh dari rekam medis kemudian diolah. Penelitian dilakukan dari seluruh 64 pada pasien balita usia 0-5 tahun dengan diare akut di RSAB Harapan Kita hasil menunjukkan bahwa berdasarkan jenis kelamin didominasi oleh jenis kelamin laki-laki dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/5/diare-balita-rekam-medis-pasien-bahasa-usia-faktor-thumb-0ec06.webp" type="image/webp" length="126802" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/diare-balita-rekam-medis-pasien-bahasa-usia-faktor-thumb-7d8ba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/diare-balita-rekam-medis-pasien-bahasa-usia-faktor-thumb-0ec06.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/diare-balita-rekam-medis-pasien-bahasa-usia-faktor-thumb-58353.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1023-thamrin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5158-anakes-jurnal-ilmiah-analis-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Kadar Ferritin dengan Indeks Eritrosit Pada Penderita Anemia Defisiensi Besi Di Laboratorium Bio Medika Gandaria Tahun 2024 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Kadar Ferritin dengan Indeks Eritrosit Pada Penderita Anemia Defisiensi Besi Di Laboratorium Bio Medika Gandaria Tahun 2024 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Kadar Ferritin dengan Indeks Eritrosit Pada Penderita Anemia Defisiensi Besi Di Laboratorium Bio Medika Gandaria Tahun 2024 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54761-nilai-mcv-rendah-zat-besi-hemoglobin-defisiensi</link>
	<guid isPermaLink="false">9bdf15e3faf7268b84d34b554a6624d2</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 13:57:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ imas latifah ]]></category>
	<category><![CDATA[ iskim luthfa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,imas,iskim,latifah,luthfa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti pengaruh kombinasi parameter hematologi seperti MCH, MCHC, dan hematokrit terhadap hubungan antara Ferritin dan MCV pada pasien anemia defisiensi besi, untuk memahami faktor-faktor tambahan yang mempengaruhi hasil ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Kadar Ferritin dengan Indeks Eritrosit Pada Penderita Anemia Defisiensi Besi Di Laboratorium Bio Medika Gandaria Tahun 2024: Penelitian selanjutnya dapat meneliti pengaruh kombinasi parameter hematologi seperti MCH, MCHC, dan hematokrit terhadap hubungan antara Ferritin dan MCV pada pasien anemia defisiensi besi, untuk memahami faktor-faktor tambahan yang mempengaruhi hasil tersebut; selain itu, diperlukan studi longitudinal yang memantau perubahan kadar Ferritin, MCV, serta parameter hematologi lainnya selama periode intervensi pemberian suplemen zat besi, guna mengevaluasi efektivitas terapi dan dinamika hubungan antar variabel seiring waktu; terakhir, dilakukan penelitian multiAcpusat dengan sampel yang lebih besar dan variasi populasi geografis untuk memvalidasi nilai ambang batas Ferritin dan MCV serta menguji generalisasi temuan di berbagai setting klinis, sehingga dapat menghasilkan pedoman diagnostik yang lebih robust dan aplikatif.. Penelitian pada 40 pasien anemia defisiensi besi menunjukkan 21 pasien (52,5%) memiliki kadar Ferritin rendah dan 23 pasien (57,5%) memiliki kadar MCV rendah.Analisis Pearson menunjukkan adanya hubungan searah yang signifikan antara Ferritin dan MCV (p = 0,020).Oleh karena itu, pemeriksaan Ferritin dan MCV dapat dijadikan alternatif untuk mendeteksi anemia defisiensi besi Anemia merupakan masalah kesehatan dengan prevalensi tinggi di Indonesia. Anemia defisiensi besi, dimana konsentrasi hemoglobin seseorang kurang dari 95% dari nilai rata-rata. Ferritin dan MCV merupakan parameter sensitif untuk anemia defisiensi besi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara kadar Ferritin dengan MCV pada penderita anemia defisiensi besi. Metode penelitian ini merupakan deskriptif yang menggunakan data sekunder di Laboratorium Bio Medika Gandaria Periode Januari-Juni 2024 pada 40 penderita... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/b/nilai-mcv-rendah-zat-besi-hemoglobin-defisiensi-mo-thumb-22cb2.webp" title="JURIS - Hubungan Kadar Ferritin dengan Indeks Eritrosit Pada Penderita Anemia Defisiensi Besi Di Laboratorium Bio Medika Gandaria Tahun 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/nilai-mcv-rendah-zat-besi-hemoglobin-defisiensi-mo-thumb-22cb2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/nilai-mcv-rendah-zat-besi-hemoglobin-defisiensi-mo-thumb-22cb2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/nilai-mcv-rendah-zat-besi-hemoglobin-defisiensi-mo-thumb-22cb2.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Kadar Ferritin dengan Indeks Eritrosit Pada Penderita Anemia Defisiensi Besi Di Laboratorium Bio Medika Gandaria Tahun 2024" alt="JURIS - Hubungan Kadar Ferritin dengan Indeks Eritrosit Pada Penderita Anemia Defisiensi Besi Di Laboratorium Bio Medika Gandaria Tahun 2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/nilai-mcv-rendah-zat-besi-hemoglobin-defisiensi-mo-thumb-067a6.webp" title="JURIS - Hubungan Kadar Ferritin dengan Indeks Eritrosit Pada Penderita Anemia Defisiensi Besi Di Laboratorium Bio Medika Gandaria Tahun 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/nilai-mcv-rendah-zat-besi-hemoglobin-defisiensi-mo-thumb-067a6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/nilai-mcv-rendah-zat-besi-hemoglobin-defisiensi-mo-thumb-067a6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/nilai-mcv-rendah-zat-besi-hemoglobin-defisiensi-mo-thumb-067a6.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Kadar Ferritin dengan Indeks Eritrosit Pada Penderita Anemia Defisiensi Besi Di Laboratorium Bio Medika Gandaria Tahun 2024" alt="JURIS - Hubungan Kadar Ferritin dengan Indeks Eritrosit Pada Penderita Anemia Defisiensi Besi Di Laboratorium Bio Medika Gandaria Tahun 2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/nilai-mcv-rendah-zat-besi-hemoglobin-defisiensi-mo-thumb-acbc6.webp" title="JURIS - Hubungan Kadar Ferritin dengan Indeks Eritrosit Pada Penderita Anemia Defisiensi Besi Di Laboratorium Bio Medika Gandaria Tahun 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/nilai-mcv-rendah-zat-besi-hemoglobin-defisiensi-mo-thumb-acbc6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/nilai-mcv-rendah-zat-besi-hemoglobin-defisiensi-mo-thumb-acbc6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/nilai-mcv-rendah-zat-besi-hemoglobin-defisiensi-mo-thumb-acbc6.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Kadar Ferritin dengan Indeks Eritrosit Pada Penderita Anemia Defisiensi Besi Di Laboratorium Bio Medika Gandaria Tahun 2024" alt="JURIS - Hubungan Kadar Ferritin dengan Indeks Eritrosit Pada Penderita Anemia Defisiensi Besi Di Laboratorium Bio Medika Gandaria Tahun 2024" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54761-nilai-mcv-rendah-zat-besi-hemoglobin-defisiensi" title="JURIS - Hubungan Kadar Ferritin dengan Indeks Eritrosit Pada Penderita Anemia Defisiensi Besi Di Laboratorium Bio Medika Gandaria Tahun 2024" target="_blank">Hubungan Kadar Ferritin dengan Indeks Eritrosit Pada Penderita Anemia Defisiensi Besi Di Laboratorium Bio Medika Gandaria Tahun 2024</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti pengaruh kombinasi parameter hematologi seperti MCH, MCHC, dan hematokrit terhadap hubungan antara Ferritin dan MCV pada pasien anemia defisiensi besi, untuk memahami faktor-faktor tambahan yang mempengaruhi hasil tersebut; selain itu, diperlukan studi longitudinal yang memantau perubahan kadar Ferritin, MCV, serta parameter hematologi lainnya selama periode intervensi pemberian suplemen zat besi, guna mengevaluasi efektivitas terapi dan dinamika hubungan antar variabel seiring waktu; terakhir, dilakukan penelitian multiAcpusat dengan sampel yang lebih besar dan variasi populasi geografis untuk memvalidasi nilai ambang batas Ferritin dan MCV serta menguji generalisasi temuan di berbagai setting klinis, sehingga dapat menghasilkan pedoman diagnostik yang lebih robust dan aplikatif..
<br>Penelitian pada 40 pasien anemia defisiensi besi menunjukkan 21 pasien (52,5%) memiliki kadar Ferritin rendah dan 23 pasien (57,5%) memiliki kadar MCV rendah.Analisis Pearson menunjukkan adanya hubungan searah yang signifikan antara Ferritin dan MCV (p = 0,020).Oleh karena itu, pemeriksaan Ferritin dan MCV dapat dijadikan alternatif untuk mendeteksi anemia defisiensi besi
<br>Anemia merupakan masalah kesehatan dengan prevalensi tinggi di Indonesia. Anemia defisiensi besi, dimana konsentrasi hemoglobin seseorang kurang dari 95% dari nilai rata-rata. Ferritin dan MCV merupakan parameter sensitif untuk anemia defisiensi besi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara kadar Ferritin dengan MCV pada penderita anemia defisiensi besi. Metode penelitian ini merupakan deskriptif yang menggunakan data sekunder di Laboratorium Bio Medika Gandaria Periode Januari-Juni 2024 pada 40 penderita...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/b/nilai-mcv-rendah-zat-besi-hemoglobin-defisiensi-mo-thumb-acbc6.webp" type="image/webp" length="73354" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/nilai-mcv-rendah-zat-besi-hemoglobin-defisiensi-mo-thumb-22cb2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/nilai-mcv-rendah-zat-besi-hemoglobin-defisiensi-mo-thumb-067a6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/nilai-mcv-rendah-zat-besi-hemoglobin-defisiensi-mo-thumb-acbc6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1023-thamrin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5158-anakes-jurnal-ilmiah-analis-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Identifikasi Jamur Penyebab Tinea Kapitis Pada Anak Anak ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Identifikasi Jamur Penyebab Tinea Kapitis Pada Anak Anak ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Identifikasi Jamur Penyebab Tinea Kapitis Pada Anak Anak ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54760-kultur-jamur-isolat-non-faktor-risiko-usia</link>
	<guid isPermaLink="false">cf0a7c991573ae2adac26ced4fb825d6</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 13:57:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ imas latifah ]]></category>
	<category><![CDATA[ iskim luthfa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,imas,iskim,latifah,luthfa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi epidemiologi molekuler tinea kapitis pada anak Indonesia dengan mengaplikasikan teknik PCR dan sek sequencing untuk mengidentifikasi secara tepat spesies jamur serta potensi resistensi terhadap agen antijamur, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Identifikasi Jamur Penyebab Tinea Kapitis Pada Anak-Anak: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi epidemiologi molekuler tinea kapitis pada anak Indonesia dengan mengaplikasikan teknik PCR dan sek sequencing untuk mengidentifikasi secara tepat spesies jamur serta potensi resistensi terhadap agen antijamur, sehingga memberikan gambaran yang lebih akurat dibandingkan studi literatur sekunder. Selain itu, diperlukan studi intervensi kebersihan di lingkungan sekolah yang menilai dampak program edukasi dan praktik higienisAiseperti penggunaan sisir pribadi, frekuensi keramas, dan pengelolaan hewan peliharaanAiterhadap penurunan insiden tinea kapitis, khususnya menguji apakah perbedaan gender memengaruhi efektivitas intervensi tersebut. Selanjutnya, sebuah kohort longitudinal yang melibatkan anak-anak praAcpubertas beserta keluarga dapat meneliti hubungan antara kontak dengan hewan peliharaan (kucing, anjing) dan lingkungan rumah lembap dengan risiko infeksi Microsporum canis, sambil mengontrol faktor sosioAcekonomi dan kebiasaan hidup, untuk menentukan faktor risiko utama yang dapat dijadikan target pencegahan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat melengkapi data yang masih terbatas dan memberikan dasar ilmiah bagi kebijakan kesehatan masyarakat yang lebih tepat.. Jamur penyebab tinea kapitis pada anak-anak meliputi berbagai spesies Microsporum dan Trichophyton, termasuk M.tonsurans, serta beberapa jamur tidak umum seperti E.Berdasarkan lima jurnal yang ditinjau, Microsporum canis merupakan spesies yang paling dominan menginfeksi tinea kapitis pada anak-anak praAcpubertas.Metode pemeriksaan yang paling sering dipakai adalah pemeriksaan mikroskopik dengan KOH dan kultur jamur, sementara lampu Wood, trikoskopi, dan teknik lain juga digunakan secara luas Indonesia merupakan negara beriklim tropis dengan kondisi kelembaban yang cukup tinggi sehingga mampu menciptakan suasana yang baik bagi pertumbuhan jamur. Maka dari itu penyakit infeksi jamur yang ditemukan di Indonesia cukup beragam salah satunya tinea kapitis yakni infeksi yang disebabkan oleh jamur dermatofita pada kulit kepala dan folikel rambut dengan agen penyebab yang paling umum berasal dari Tricophyton dan Microsporum. Tinea kapitis lebih sering menyerang pada anak-anak usia pra pubertas, hal ini diduga karena kelenjar sebase pada usia pra pubertas belum sempurna. Penegakan diagnosis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/9/kultur-jamur-isolat-non-faktor-risiko-usia-alquran-thumb-aa902.webp" title="JURIS - Identifikasi Jamur Penyebab Tinea Kapitis Pada Anak-Anak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/kultur-jamur-isolat-non-faktor-risiko-usia-alquran-thumb-aa902.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/kultur-jamur-isolat-non-faktor-risiko-usia-alquran-thumb-aa902.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/kultur-jamur-isolat-non-faktor-risiko-usia-alquran-thumb-aa902.webp 1x" title="JURIS - Identifikasi Jamur Penyebab Tinea Kapitis Pada Anak-Anak" alt="JURIS - Identifikasi Jamur Penyebab Tinea Kapitis Pada Anak-Anak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/kultur-jamur-isolat-non-faktor-risiko-usia-alquran-thumb-86241.webp" title="JURIS - Identifikasi Jamur Penyebab Tinea Kapitis Pada Anak-Anak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/kultur-jamur-isolat-non-faktor-risiko-usia-alquran-thumb-86241.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/kultur-jamur-isolat-non-faktor-risiko-usia-alquran-thumb-86241.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/kultur-jamur-isolat-non-faktor-risiko-usia-alquran-thumb-86241.webp 1x" title="JURIS - Identifikasi Jamur Penyebab Tinea Kapitis Pada Anak-Anak" alt="JURIS - Identifikasi Jamur Penyebab Tinea Kapitis Pada Anak-Anak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/kultur-jamur-isolat-non-faktor-risiko-usia-alquran-thumb-00413.webp" title="JURIS - Identifikasi Jamur Penyebab Tinea Kapitis Pada Anak-Anak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/kultur-jamur-isolat-non-faktor-risiko-usia-alquran-thumb-00413.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/kultur-jamur-isolat-non-faktor-risiko-usia-alquran-thumb-00413.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/kultur-jamur-isolat-non-faktor-risiko-usia-alquran-thumb-00413.webp 1x" title="JURIS - Identifikasi Jamur Penyebab Tinea Kapitis Pada Anak-Anak" alt="JURIS - Identifikasi Jamur Penyebab Tinea Kapitis Pada Anak-Anak" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54760-kultur-jamur-isolat-non-faktor-risiko-usia" title="JURIS - Identifikasi Jamur Penyebab Tinea Kapitis Pada Anak-Anak" target="_blank">Identifikasi Jamur Penyebab Tinea Kapitis Pada Anak-Anak</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi epidemiologi molekuler tinea kapitis pada anak Indonesia dengan mengaplikasikan teknik PCR dan sek sequencing untuk mengidentifikasi secara tepat spesies jamur serta potensi resistensi terhadap agen antijamur, sehingga memberikan gambaran yang lebih akurat dibandingkan studi literatur sekunder. Selain itu, diperlukan studi intervensi kebersihan di lingkungan sekolah yang menilai dampak program edukasi dan praktik higienisAiseperti penggunaan sisir pribadi, frekuensi keramas, dan pengelolaan hewan peliharaanAiterhadap penurunan insiden tinea kapitis, khususnya menguji apakah perbedaan gender memengaruhi efektivitas intervensi tersebut. Selanjutnya, sebuah kohort longitudinal yang melibatkan anak-anak praAcpubertas beserta keluarga dapat meneliti hubungan antara kontak dengan hewan peliharaan (kucing, anjing) dan lingkungan rumah lembap dengan risiko infeksi Microsporum canis, sambil mengontrol faktor sosioAcekonomi dan kebiasaan hidup, untuk menentukan faktor risiko utama yang dapat dijadikan target pencegahan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat melengkapi data yang masih terbatas dan memberikan dasar ilmiah bagi kebijakan kesehatan masyarakat yang lebih tepat..
<br>Jamur penyebab tinea kapitis pada anak-anak meliputi berbagai spesies Microsporum dan Trichophyton, termasuk M.tonsurans, serta beberapa jamur tidak umum seperti E.Berdasarkan lima jurnal yang ditinjau, Microsporum canis merupakan spesies yang paling dominan menginfeksi tinea kapitis pada anak-anak praAcpubertas.Metode pemeriksaan yang paling sering dipakai adalah pemeriksaan mikroskopik dengan KOH dan kultur jamur, sementara lampu Wood, trikoskopi, dan teknik lain juga digunakan secara luas
<br>Indonesia merupakan negara beriklim tropis dengan kondisi kelembaban yang cukup tinggi sehingga mampu menciptakan suasana yang baik bagi pertumbuhan jamur. Maka dari itu penyakit infeksi jamur yang ditemukan di Indonesia cukup beragam salah satunya tinea kapitis yakni infeksi yang disebabkan oleh jamur dermatofita pada kulit kepala dan folikel rambut dengan agen penyebab yang paling umum berasal dari Tricophyton dan Microsporum. Tinea kapitis lebih sering menyerang pada anak-anak usia pra pubertas, hal ini diduga karena kelenjar sebase pada usia pra pubertas belum sempurna. Penegakan diagnosis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/9/kultur-jamur-isolat-non-faktor-risiko-usia-alquran-thumb-86241.webp" type="image/webp" length="96296" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/kultur-jamur-isolat-non-faktor-risiko-usia-alquran-thumb-aa902.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/kultur-jamur-isolat-non-faktor-risiko-usia-alquran-thumb-86241.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/kultur-jamur-isolat-non-faktor-risiko-usia-alquran-thumb-00413.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1023-thamrin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5158-anakes-jurnal-ilmiah-analis-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Gambaran Kualitas Mikrobiologi Es Batu Kristal Dan Es Batu Balok Pada Minuman Di Pujasera Daerah Stasiun Kereta Api Duren Kalibata ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gambaran Kualitas Mikrobiologi Es Batu Kristal Dan Es Batu Balok Pada Minuman Di Pujasera Daerah Stasiun Kereta Api Duren Kalibata ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gambaran Kualitas Mikrobiologi Es Batu Kristal Dan Es Batu Balok Pada Minuman Di Pujasera Daerah Stasiun Kereta Api Duren Kalibata ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54759-es-batu-analisis-bakteri-coliform-pagophag</link>
	<guid isPermaLink="false">c5dd74742007fcfed2bd53d6c650dfab</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 13:57:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ imas latifah ]]></category>
	<category><![CDATA[ iskim luthfa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,imas,iskim,latifah,luthfa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak program pelatihan kebersihan dan keamanan pangan bagi pedagang minuman terhadap penurunan tingkat kontaminasi bakteri coliform dan Escherichia coli pada es batu yang dijual di pasar tradisional, dengan mengukur ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Gambaran Kualitas Mikrobiologi Es Batu Kristal Dan Es Batu Balok Pada Minuman Di Pujasera Daerah Stasiun Kereta Api Duren Kalibata: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak program pelatihan kebersihan dan keamanan pangan bagi pedagang minuman terhadap penurunan tingkat kontaminasi bakteri coliform dan Escherichia coli pada es batu yang dijual di pasar tradisional, dengan mengukur perubahan pengetahuan, sikap, serta tindakan praktis sebelum dan sesudah intervensi; selanjutnya, perlu dilakukan studi komparatif yang melibatkan sampel es batu dari berbagai sumber air, seperti air yang direbus, disaring, atau diproses dengan teknologi ultrafiltrasi, untuk menentukan mana yang paling efektif dalam menurunkan beban mikrobiologis pada skala pasar yang lebih luas, sekaligus memperhitungkan faktor biaya dan penerimaan pedagang; terakhir, pengembangan dan validasi metode deteksi cepat berbasis kit cepat atau biosensor yang dapat digunakan oleh pedagang secara mandiri untuk memantau keberadaan coliform dan E. coli pada es batu akan memberikan solusi praktis, dan penelitian selanjutnya harus menilai keakuratan, biaya, serta keterterimaan alat tersebut dalam konteks usaha mikro, sehingga dapat meningkatkan kontrol kualitas mikrobiologis secara berkelanjutan.. Penelitian menunjukkan bahwa es batu kristal dan es batu balok yang dijual di Pujasera Stasiun Kereta Api Duren Kalibata tidak memenuhi standar PERMENKES No.2 Tahun 2023 karena seluruh sampel mengandung bakteri coliform baik nonAcfekal maupun fekal.Selain itu, 60% es batu balok dan 80% es batu kristal terdeteksi mengandung Escherichia coli.Meskipun kebersihan alat dan wadah relatif baik, pengetahuan, sikap, dan tindakan pedagang masih kurang dalam menjaga kualitas mikrobiologis es batu Penyakit bawaan air (waterborne disease) ialah penyakit menular yang disebabkan oleh air secara langsung. Contoh penyakit yang sering terjadi disebabkan oleh bakteri Escherichia coli. Penyakit diare dapat ditularkan melalui air minum yang terkontaminasi dengan Escherichia coli. Air merupakan salah satu sumber kehidupan untuk kebutuhan dan untuk dikonsumsi (minum), salah satu air yang digunakan adalah berbentuk es batu. Es batu memiliki berbagai macam manfaat, salah satu manfaatnya yaitu sebagai pelengkap yang disajikan bersamaan dengan minuman, ditambahkannya es batu dalam minuman yaitu untuk menimbulkan sensasi dingin dan segar. Banyak pedagang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/3/es-batu-analisis-bakteri-coliform-pagophagia-esche-thumb-6de90.webp" title="JURIS - Gambaran Kualitas Mikrobiologi Es Batu Kristal Dan Es Batu Balok Pada Minuman Di Pujasera Daerah Stasiun Kereta Api Duren Kalibata" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/3/es-batu-analisis-bakteri-coliform-pagophagia-esche-thumb-6de90.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/3/es-batu-analisis-bakteri-coliform-pagophagia-esche-thumb-6de90.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/3/es-batu-analisis-bakteri-coliform-pagophagia-esche-thumb-6de90.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Kualitas Mikrobiologi Es Batu Kristal Dan Es Batu Balok Pada Minuman Di Pujasera Daerah Stasiun Kereta Api Duren Kalibata" alt="JURIS - Gambaran Kualitas Mikrobiologi Es Batu Kristal Dan Es Batu Balok Pada Minuman Di Pujasera Daerah Stasiun Kereta Api Duren Kalibata" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/3/es-batu-analisis-bakteri-coliform-pagophagia-esche-thumb-f8ed2.webp" title="JURIS - Gambaran Kualitas Mikrobiologi Es Batu Kristal Dan Es Batu Balok Pada Minuman Di Pujasera Daerah Stasiun Kereta Api Duren Kalibata" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/3/es-batu-analisis-bakteri-coliform-pagophagia-esche-thumb-f8ed2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/3/es-batu-analisis-bakteri-coliform-pagophagia-esche-thumb-f8ed2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/3/es-batu-analisis-bakteri-coliform-pagophagia-esche-thumb-f8ed2.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Kualitas Mikrobiologi Es Batu Kristal Dan Es Batu Balok Pada Minuman Di Pujasera Daerah Stasiun Kereta Api Duren Kalibata" alt="JURIS - Gambaran Kualitas Mikrobiologi Es Batu Kristal Dan Es Batu Balok Pada Minuman Di Pujasera Daerah Stasiun Kereta Api Duren Kalibata" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/3/es-batu-analisis-bakteri-coliform-pagophagia-esche-thumb-c500f.webp" title="JURIS - Gambaran Kualitas Mikrobiologi Es Batu Kristal Dan Es Batu Balok Pada Minuman Di Pujasera Daerah Stasiun Kereta Api Duren Kalibata" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/3/es-batu-analisis-bakteri-coliform-pagophagia-esche-thumb-c500f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/3/es-batu-analisis-bakteri-coliform-pagophagia-esche-thumb-c500f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/3/es-batu-analisis-bakteri-coliform-pagophagia-esche-thumb-c500f.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Kualitas Mikrobiologi Es Batu Kristal Dan Es Batu Balok Pada Minuman Di Pujasera Daerah Stasiun Kereta Api Duren Kalibata" alt="JURIS - Gambaran Kualitas Mikrobiologi Es Batu Kristal Dan Es Batu Balok Pada Minuman Di Pujasera Daerah Stasiun Kereta Api Duren Kalibata" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54759-es-batu-analisis-bakteri-coliform-pagophag" title="JURIS - Gambaran Kualitas Mikrobiologi Es Batu Kristal Dan Es Batu Balok Pada Minuman Di Pujasera Daerah Stasiun Kereta Api Duren Kalibata" target="_blank">Gambaran Kualitas Mikrobiologi Es Batu Kristal Dan Es Batu Balok Pada Minuman Di Pujasera Daerah Stasiun Kereta Api Duren Kalibata</a>: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak program pelatihan kebersihan dan keamanan pangan bagi pedagang minuman terhadap penurunan tingkat kontaminasi bakteri coliform dan Escherichia coli pada es batu yang dijual di pasar tradisional, dengan mengukur perubahan pengetahuan, sikap, serta tindakan praktis sebelum dan sesudah intervensi; selanjutnya, perlu dilakukan studi komparatif yang melibatkan sampel es batu dari berbagai sumber air, seperti air yang direbus, disaring, atau diproses dengan teknologi ultrafiltrasi, untuk menentukan mana yang paling efektif dalam menurunkan beban mikrobiologis pada skala pasar yang lebih luas, sekaligus memperhitungkan faktor biaya dan penerimaan pedagang; terakhir, pengembangan dan validasi metode deteksi cepat berbasis kit cepat atau biosensor yang dapat digunakan oleh pedagang secara mandiri untuk memantau keberadaan coliform dan E. coli pada es batu akan memberikan solusi praktis, dan penelitian selanjutnya harus menilai keakuratan, biaya, serta keterterimaan alat tersebut dalam konteks usaha mikro, sehingga dapat meningkatkan kontrol kualitas mikrobiologis secara berkelanjutan..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa es batu kristal dan es batu balok yang dijual di Pujasera Stasiun Kereta Api Duren Kalibata tidak memenuhi standar PERMENKES No.2 Tahun 2023 karena seluruh sampel mengandung bakteri coliform baik nonAcfekal maupun fekal.Selain itu, 60% es batu balok dan 80% es batu kristal terdeteksi mengandung Escherichia coli.Meskipun kebersihan alat dan wadah relatif baik, pengetahuan, sikap, dan tindakan pedagang masih kurang dalam menjaga kualitas mikrobiologis es batu
<br>Penyakit bawaan air (waterborne disease) ialah penyakit menular yang disebabkan oleh air secara langsung. Contoh penyakit yang sering terjadi disebabkan oleh bakteri Escherichia coli. Penyakit diare dapat ditularkan melalui air minum yang terkontaminasi dengan Escherichia coli. Air merupakan salah satu sumber kehidupan untuk kebutuhan dan untuk dikonsumsi (minum), salah satu air yang digunakan adalah berbentuk es batu. Es batu memiliki berbagai macam manfaat, salah satu manfaatnya yaitu sebagai pelengkap yang disajikan bersamaan dengan minuman, ditambahkannya es batu dalam minuman yaitu untuk menimbulkan sensasi dingin dan segar. Banyak pedagang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/3/es-batu-analisis-bakteri-coliform-pagophagia-esche-thumb-6de90.webp" type="image/webp" length="82044" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/3/es-batu-analisis-bakteri-coliform-pagophagia-esche-thumb-6de90.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/3/es-batu-analisis-bakteri-coliform-pagophagia-esche-thumb-f8ed2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/3/es-batu-analisis-bakteri-coliform-pagophagia-esche-thumb-c500f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1023-thamrin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5158-anakes-jurnal-ilmiah-analis-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Utilization of BPJS Health in the hearLIFE Hearing Aid Procurement Process ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Utilization of BPJS Health in the hearLIFE Hearing Aid Procurement Process ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Utilization of BPJS Health in the hearLIFE Hearing Aid Procurement Process ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54758-bpjs-health-alat-bantu-pembelajaran-bpj</link>
	<guid isPermaLink="false">22763e3347e49ea31c5e519874ddbeef</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 13:57:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak penyesuaian tarif Non INA-CBG terhadap akses dan kepuasan pasien dengan gangguan pendengaran berat, sehingga dapat mengidentifikasi apakah perubahan tarif meningkatkan penggunaan alat bantu dengar pada ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Utilization of BPJS Health in the hearLIFE Hearing Aid Procurement Process: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak penyesuaian tarif Non INA-CBG terhadap akses dan kepuasan pasien dengan gangguan pendengaran berat, sehingga dapat mengidentifikasi apakah perubahan tarif meningkatkan penggunaan alat bantu dengar pada kelompok tersebut. Selanjutnya, diperlukan studi eksperimental untuk menguji efektivitas program edukasi terstruktur tentang penggunaan dan perawatan alat bantu dengar bagi peserta BPJS, dengan mengukur perubahan pengetahuan, kepatuhan, serta kualitas hidup setelah intervensi. Terakhir, sebuah penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk memantau perubahan kualitas hidup pengguna alat bantu dengar selama beberapa tahun, membandingkan hasil antar kelompok usia dan tingkat keparahan gangguan, guna memberikan gambaran komprehensif tentang manfaat jangka panjang layanan BPJS dalam konteks pendengaran.. Berdasarkan hasil penelitian tentang pemanfaatan BPJS Kesehatan dalam proses pengadaan alat bantu dengar di Pusat Alat Bantu Dengar hearLIFE, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden telah memiliki pengetahuan yang baik mengenai ketersediaan layanan BPJS Kesehatan dalam pengadaan alat bantu dengar, dengan tingkat pengetahuan mencapai 96,2%.Selain itu, mayoritas responden (78,2%) menyatakan bahwa penggunaan alat bantu dengar yang diperoleh melalui BPJS Kesehatan dapat membantu fungsi pendengaran sesuai dengan derajat gangguan yang dialami, meskipun masih terdapat sebagian responden yang belum merasakan manfaat secara optimal.Seluruh responden juga menyatakan mengetahui ketersediaan layanan servis serta prosedur penanganan apabila alat bantu dengar mengalami gangguan atau kerusakan, yang menunjukkan bahwa layanan purna jual telah tersosialisasi dengan baik kepada pengguna alat bantu dengar BPJS Kesehatan merupakan kebijakan pemerintah di bidang kesehatan salah satu program BPJS Kesehatan adalah pengadaan alat bantu dengar yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan dengan menggunakan Tarif NonINA-CBG. Permasalahan gangguan pendengaran merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Peran negara sangat penting dalam menjamin akses pelayanan kesehatan bagi seluruh warga negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan BPJS kesehatan dalam proses pengadaan alat bantu dengar dengan menggunakan metode kuantitatif dan pendekatan deskriptif, pengambilan sampel melalui teknik purposive sampel dengan total sampel sebanyak 78 responden. Hasil penelitian menunjukkan pada jenis kelamin perempuan lebih tinggi yaitu sebesar 60,3%, usia terbanyak terdapat pada kelompok umur 70-74 tahun... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/6/bpjs-health-alat-bantu-pembelajaran-dengar-ganggua-thumb-27ddb.webp" title="JURIS - Utilization of BPJS Health in the hearLIFE Hearing Aid Procurement Process" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/bpjs-health-alat-bantu-pembelajaran-dengar-ganggua-thumb-27ddb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/bpjs-health-alat-bantu-pembelajaran-dengar-ganggua-thumb-27ddb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/bpjs-health-alat-bantu-pembelajaran-dengar-ganggua-thumb-27ddb.webp 1x" title="JURIS - Utilization of BPJS Health in the hearLIFE Hearing Aid Procurement Process" alt="JURIS - Utilization of BPJS Health in the hearLIFE Hearing Aid Procurement Process" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/bpjs-health-alat-bantu-pembelajaran-dengar-ganggua-thumb-68eb8.webp" title="JURIS - Utilization of BPJS Health in the hearLIFE Hearing Aid Procurement Process" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/bpjs-health-alat-bantu-pembelajaran-dengar-ganggua-thumb-68eb8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/bpjs-health-alat-bantu-pembelajaran-dengar-ganggua-thumb-68eb8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/bpjs-health-alat-bantu-pembelajaran-dengar-ganggua-thumb-68eb8.webp 1x" title="JURIS - Utilization of BPJS Health in the hearLIFE Hearing Aid Procurement Process" alt="JURIS - Utilization of BPJS Health in the hearLIFE Hearing Aid Procurement Process" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/bpjs-health-alat-bantu-pembelajaran-dengar-ganggua-thumb-69a6c.webp" title="JURIS - Utilization of BPJS Health in the hearLIFE Hearing Aid Procurement Process" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/bpjs-health-alat-bantu-pembelajaran-dengar-ganggua-thumb-69a6c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/bpjs-health-alat-bantu-pembelajaran-dengar-ganggua-thumb-69a6c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/bpjs-health-alat-bantu-pembelajaran-dengar-ganggua-thumb-69a6c.webp 1x" title="JURIS - Utilization of BPJS Health in the hearLIFE Hearing Aid Procurement Process" alt="JURIS - Utilization of BPJS Health in the hearLIFE Hearing Aid Procurement Process" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54758-bpjs-health-alat-bantu-pembelajaran-bpj" title="JURIS - Utilization of BPJS Health in the hearLIFE Hearing Aid Procurement Process" target="_blank">Utilization of BPJS Health in the hearLIFE Hearing Aid Procurement Process</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak penyesuaian tarif Non INA-CBG terhadap akses dan kepuasan pasien dengan gangguan pendengaran berat, sehingga dapat mengidentifikasi apakah perubahan tarif meningkatkan penggunaan alat bantu dengar pada kelompok tersebut. Selanjutnya, diperlukan studi eksperimental untuk menguji efektivitas program edukasi terstruktur tentang penggunaan dan perawatan alat bantu dengar bagi peserta BPJS, dengan mengukur perubahan pengetahuan, kepatuhan, serta kualitas hidup setelah intervensi. Terakhir, sebuah penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk memantau perubahan kualitas hidup pengguna alat bantu dengar selama beberapa tahun, membandingkan hasil antar kelompok usia dan tingkat keparahan gangguan, guna memberikan gambaran komprehensif tentang manfaat jangka panjang layanan BPJS dalam konteks pendengaran..
<br>Berdasarkan hasil penelitian tentang pemanfaatan BPJS Kesehatan dalam proses pengadaan alat bantu dengar di Pusat Alat Bantu Dengar hearLIFE, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden telah memiliki pengetahuan yang baik mengenai ketersediaan layanan BPJS Kesehatan dalam pengadaan alat bantu dengar, dengan tingkat pengetahuan mencapai 96,2%.Selain itu, mayoritas responden (78,2%) menyatakan bahwa penggunaan alat bantu dengar yang diperoleh melalui BPJS Kesehatan dapat membantu fungsi pendengaran sesuai dengan derajat gangguan yang dialami, meskipun masih terdapat sebagian responden yang belum merasakan manfaat secara optimal.Seluruh responden juga menyatakan mengetahui ketersediaan layanan servis serta prosedur penanganan apabila alat bantu dengar mengalami gangguan atau kerusakan, yang menunjukkan bahwa layanan purna jual telah tersosialisasi dengan baik kepada pengguna alat bantu dengar
<br>BPJS Kesehatan merupakan kebijakan pemerintah di bidang kesehatan salah satu program BPJS Kesehatan adalah pengadaan alat bantu dengar yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan dengan menggunakan Tarif NonINA-CBG. Permasalahan gangguan pendengaran merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Peran negara sangat penting dalam menjamin akses pelayanan kesehatan bagi seluruh warga negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan BPJS kesehatan dalam proses pengadaan alat bantu dengar dengan menggunakan metode kuantitatif dan pendekatan deskriptif, pengambilan sampel melalui teknik purposive sampel dengan total sampel sebanyak 78 responden. Hasil penelitian menunjukkan pada jenis kelamin perempuan lebih tinggi yaitu sebesar 60,3%, usia terbanyak terdapat pada kelompok umur 70-74 tahun...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/6/bpjs-health-alat-bantu-pembelajaran-dengar-ganggua-thumb-27ddb.webp" type="image/webp" length="78206" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/bpjs-health-alat-bantu-pembelajaran-dengar-ganggua-thumb-27ddb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/bpjs-health-alat-bantu-pembelajaran-dengar-ganggua-thumb-68eb8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/bpjs-health-alat-bantu-pembelajaran-dengar-ganggua-thumb-69a6c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1023-thamrin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5159-jurnal-kesehatan-masyarakat-perkotaan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengolahan Fraksi Solar Hasil Pirolisis Sampah Plastik Menggunakan Adsorben Zeolit Teraktivasi Asam Sulfat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengolahan Fraksi Solar Hasil Pirolisis Sampah Plastik Menggunakan Adsorben Zeolit Teraktivasi Asam Sulfat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengolahan Fraksi Solar Hasil Pirolisis Sampah Plastik Menggunakan Adsorben Zeolit Teraktivasi Asam Sulfat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54757-pirolisis-limbah-plastik-pengelolaan-plasti</link>
	<guid isPermaLink="false">e4c066dd1bee404e296b103a6390485e</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 13:57:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tailing pond ]]></category>
	<category><![CDATA[ budi riyanto ]]></category>
	<category><![CDATA[ naufal tinov ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[budi,naufal,pond,riyanto,tailing,tinov]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas adsorpsi, penelitian selanjutnya dapat fokus pada optimasi kondisi adsorpsi, seperti variasi massa adsorben dan waktu pengadukan. Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi penggunaan zeolit ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengolahan Fraksi Solar Hasil Pirolisis Sampah Plastik Menggunakan Adsorben Zeolit Teraktivasi Asam Sulfat: Untuk meningkatkan efektivitas adsorpsi, penelitian selanjutnya dapat fokus pada optimasi kondisi adsorpsi, seperti variasi massa adsorben dan waktu pengadukan. Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi penggunaan zeolit teraktivasi dalam proses pemurnian fraksi solar hasil pirolisis sampah plastik, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti selektivitas adsorben terhadap senyawa pengotor dan stabilitas termal zeolit. Penelitian lanjutan juga dapat mengevaluasi pengaruh variasi suhu dan tekanan pada proses adsorpsi, serta mengkaji potensi penggunaan zeolit teraktivasi dalam kombinasi dengan metode pemurnian lainnya untuk meningkatkan kualitas solar hasil pirolisis.. ZKF dan ZFK menghasilkan kadar air sebesar 4,51% dan 3,78% serta kadar abu sebesar 8,04% dan 7,74%.Karakterisasi FTIR menunjukkan hilangnya gugus fungsi OH.XRF menunjukkan kandungan SiO2 pada ZKF dan ZFK serta Fe2O3 menurun.GSA menunjukkan luas permukaan ZKF dan ZFK meningkat serta rata-rata diameter pori zeolit aktivasi menurun.Adsorpsi pengotor solar hasil pirolisis menggunakan ZFK menghasilkan bilangan asam 0,20 mg NaOH/gram dan viskositas 5,13 cSt sedangkan ZKF menghasilkan bilangan asam 0,25 mg/NaOH gram viskositas 5,19 cSt dan.Pengujian warna menunjukkan bahwa ZFK menghasilkan perubahan yang lebih baik dibanding ZKF.ZKF dan ZFK menunjukkan massa dan waktu pengadukan optimum 1,5 gram dan 240 detik.Bilangan asam memenuhi SNI yaitu < 0,6 mg NaOH/gram, viskositas dan warna tidak memenuhi SNI yaitu > 4,5 cSt dan > 3 Pengolahan limbah plastik, khususnya Low-Density Polyethylene (LDPE) menjadi permasalahan lingkungan karena sulit terurai. Salah satu metode pengolahan limbah plastik adalah pirolisis, yang mengubah plastik menjadi bahan bakar cair seperti solar. Namun, solar hasil pirolisis masih mengandung pengotor seperti sulfur, klorin, dan senyawa hidrokarbon yang mempengaruhi kualitas bahan bakar seperti bilangan asam dan viskositas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik adsorben zeolit alam (ZA), zeolit aktivasi kimia-fisika (ZKF), dan zeolit aktivasi fisika-kimia (ZFK) serta... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/9/pirolisis-limbah-plastik-pengelolaan-sampah-bahaya-thumb-ba95a.webp" title="JURIS - Pengolahan Fraksi Solar Hasil Pirolisis Sampah Plastik Menggunakan Adsorben Zeolit Teraktivasi Asam Sulfat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/pirolisis-limbah-plastik-pengelolaan-sampah-bahaya-thumb-ba95a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/pirolisis-limbah-plastik-pengelolaan-sampah-bahaya-thumb-ba95a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/pirolisis-limbah-plastik-pengelolaan-sampah-bahaya-thumb-ba95a.webp 1x" title="JURIS - Pengolahan Fraksi Solar Hasil Pirolisis Sampah Plastik Menggunakan Adsorben Zeolit Teraktivasi Asam Sulfat" alt="JURIS - Pengolahan Fraksi Solar Hasil Pirolisis Sampah Plastik Menggunakan Adsorben Zeolit Teraktivasi Asam Sulfat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/pirolisis-limbah-plastik-pengelolaan-sampah-bahaya-thumb-5f0bb.webp" title="JURIS - Pengolahan Fraksi Solar Hasil Pirolisis Sampah Plastik Menggunakan Adsorben Zeolit Teraktivasi Asam Sulfat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/pirolisis-limbah-plastik-pengelolaan-sampah-bahaya-thumb-5f0bb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/pirolisis-limbah-plastik-pengelolaan-sampah-bahaya-thumb-5f0bb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/pirolisis-limbah-plastik-pengelolaan-sampah-bahaya-thumb-5f0bb.webp 1x" title="JURIS - Pengolahan Fraksi Solar Hasil Pirolisis Sampah Plastik Menggunakan Adsorben Zeolit Teraktivasi Asam Sulfat" alt="JURIS - Pengolahan Fraksi Solar Hasil Pirolisis Sampah Plastik Menggunakan Adsorben Zeolit Teraktivasi Asam Sulfat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/pirolisis-limbah-plastik-pengelolaan-sampah-bahaya-thumb-74b5e.webp" title="JURIS - Pengolahan Fraksi Solar Hasil Pirolisis Sampah Plastik Menggunakan Adsorben Zeolit Teraktivasi Asam Sulfat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/pirolisis-limbah-plastik-pengelolaan-sampah-bahaya-thumb-74b5e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/pirolisis-limbah-plastik-pengelolaan-sampah-bahaya-thumb-74b5e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/pirolisis-limbah-plastik-pengelolaan-sampah-bahaya-thumb-74b5e.webp 1x" title="JURIS - Pengolahan Fraksi Solar Hasil Pirolisis Sampah Plastik Menggunakan Adsorben Zeolit Teraktivasi Asam Sulfat" alt="JURIS - Pengolahan Fraksi Solar Hasil Pirolisis Sampah Plastik Menggunakan Adsorben Zeolit Teraktivasi Asam Sulfat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54757-pirolisis-limbah-plastik-pengelolaan-plasti" title="JURIS - Pengolahan Fraksi Solar Hasil Pirolisis Sampah Plastik Menggunakan Adsorben Zeolit Teraktivasi Asam Sulfat" target="_blank">Pengolahan Fraksi Solar Hasil Pirolisis Sampah Plastik Menggunakan Adsorben Zeolit Teraktivasi Asam Sulfat</a>: Untuk meningkatkan efektivitas adsorpsi, penelitian selanjutnya dapat fokus pada optimasi kondisi adsorpsi, seperti variasi massa adsorben dan waktu pengadukan. Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi penggunaan zeolit teraktivasi dalam proses pemurnian fraksi solar hasil pirolisis sampah plastik, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti selektivitas adsorben terhadap senyawa pengotor dan stabilitas termal zeolit. Penelitian lanjutan juga dapat mengevaluasi pengaruh variasi suhu dan tekanan pada proses adsorpsi, serta mengkaji potensi penggunaan zeolit teraktivasi dalam kombinasi dengan metode pemurnian lainnya untuk meningkatkan kualitas solar hasil pirolisis..
<br>ZKF dan ZFK menghasilkan kadar air sebesar 4,51% dan 3,78% serta kadar abu sebesar 8,04% dan 7,74%.Karakterisasi FTIR menunjukkan hilangnya gugus fungsi OH.XRF menunjukkan kandungan SiO2 pada ZKF dan ZFK serta Fe2O3 menurun.GSA menunjukkan luas permukaan ZKF dan ZFK meningkat serta rata-rata diameter pori zeolit aktivasi menurun.Adsorpsi pengotor solar hasil pirolisis menggunakan ZFK menghasilkan bilangan asam 0,20 mg NaOH/gram dan viskositas 5,13 cSt sedangkan ZKF menghasilkan bilangan asam 0,25 mg/NaOH gram viskositas 5,19 cSt dan.Pengujian warna menunjukkan bahwa ZFK menghasilkan perubahan yang lebih baik dibanding ZKF.ZKF dan ZFK menunjukkan massa dan waktu pengadukan optimum 1,5 gram dan 240 detik.Bilangan asam memenuhi SNI yaitu < 0,6 mg NaOH/gram, viskositas dan warna tidak memenuhi SNI yaitu > 4,5 cSt dan > 3
<br>Pengolahan limbah plastik, khususnya Low-Density Polyethylene (LDPE) menjadi permasalahan lingkungan karena sulit terurai. Salah satu metode pengolahan limbah plastik adalah pirolisis, yang mengubah plastik menjadi bahan bakar cair seperti solar. Namun, solar hasil pirolisis masih mengandung pengotor seperti sulfur, klorin, dan senyawa hidrokarbon yang mempengaruhi kualitas bahan bakar seperti bilangan asam dan viskositas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik adsorben zeolit alam (ZA), zeolit aktivasi kimia-fisika (ZKF), dan zeolit aktivasi fisika-kimia (ZFK) serta...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/9/pirolisis-limbah-plastik-pengelolaan-sampah-bahaya-thumb-74b5e.webp" type="image/webp" length="99266" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/pirolisis-limbah-plastik-pengelolaan-sampah-bahaya-thumb-ba95a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/pirolisis-limbah-plastik-pengelolaan-sampah-bahaya-thumb-5f0bb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/pirolisis-limbah-plastik-pengelolaan-sampah-bahaya-thumb-74b5e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-509-untan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15007-jurnal-teknologi-lingkungan-lahan-basah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Developing Sustainable Business Practices in SMEs A Community Outreach Initiative for Environmental and Economic Resilience ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Developing Sustainable Business Practices in SMEs A Community Outreach Initiative for Environmental and Economic Resilience ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Developing Sustainable Business Practices in SMEs A Community Outreach Initiative for Environmental and Economic Resilience ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54756-praktik-bisnis-8p-ramah-lingkungan-adopsi</link>
	<guid isPermaLink="false">cf83bef9e10bff0dc4512406d8e1a0c5</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 13:57:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ zuffa anisa ]]></category>
	<category><![CDATA[ diani indah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anisa,counter,diani,flag,indah,zuffa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji peran platform digital dalam menyebarkan pengetahuan tentang keberlanjutan kepada SMEs, terutama di daerah pedesaan dengan akses internet terbatas. Selain itu, studi tentang dampak faktor budaya lokal terhadap adopsi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Developing Sustainable Business Practices in SMEs: A Community Outreach Initiative for Environmental and Economic Resilience: Penelitian lanjutan dapat mengkaji peran platform digital dalam menyebarkan pengetahuan tentang keberlanjutan kepada SMEs, terutama di daerah pedesaan dengan akses internet terbatas. Selain itu, studi tentang dampak faktor budaya lokal terhadap adopsi praktik keberlanjutan oleh SMEs bisa memberikan wawasan baru. Penelitian juga bisa fokus pada efektivitas model pembelajaran peer-to-peer antar SMEs untuk mempercepat penyebaran inovasi berkelanjutan. Dengan menggabungkan pendekatan teknologi, sosial, dan ekonomi, penelitian ini dapat menghasilkan solusi yang lebih inklusif dan berkelanjutan untuk SMEs di berbagai konteks.. Adopsi praktik bisnis berkelanjutan di SMEs menawarkan manfaat signifikan bagi ketahanan lingkungan dan ekonomi.Dengan mengurangi dampak negatif lingkungan, meningkatkan efisiensi dan produktivitas, serta memperkuat ketahanan jangka panjang, SMEs dapat beradaptasi menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks.Selain itu, dukungan komunitas melalui kampanye kesadaran publik, partisipasi aktif, dan tekanan sosial telah terbukti efektif dalam mendorong SMEs menjadi lebih bertanggung jawab lingkungan.Dengan bantuan infrastruktur yang memadai dan akses ke pembiayaan hijau, SMEs dapat mengatasi hambatan dalam menerapkan teknologi dan praktik berkelanjutan.Keberhasilan transisi SMEs ke praktik bisnis berkelanjutan sangat bergantung pada kebijakan pemerintah yang proaktif, termasuk insentif keuangan dan regulasi yang mendukung.Program pelatihan dan pengembangan kapasitas juga diperlukan untuk memastikan SMEs memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan.Dampak positif dari penerapan praktik ini dirasakan tidak hanya oleh SMEs sendiri tetapi juga oleh masyarakat lokal yang mengalami peningkatan kualitas hidup dan ekonomi yang lebih stabil.Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, sektor swasta, dan komunitas lokal sangat penting untuk mencapai tujuan keberlanjutan yang lebih luas dan mendalam Kecil dan menengah usaha (SMEs) memainkan peran penting dalam perekonomian tetapi sering menghadapi tantangan dalam menerapkan praktik bisnis berkelanjutan. Keterbatasan seperti sumber daya terbatas, akses informasi, dan regulasi yang tidak mendukung membuat sulit bagi SMEs beralih ke praktik yang lebih ramah lingkungan. Selain itu, inisiatif komunitas dan dukungan lokal merupakan faktor penting dalam mendorong adopsi praktik berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi efektif yang dapat membantu SMEs beralih ke praktik bisnis berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber tepercaya dan menganalisisnya secara... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/7/praktik-bisnis-8p-ramah-lingkungan-adopsi-esg-flek-thumb-9fbde.webp" title="JURIS - Developing Sustainable Business Practices in SMEs: A Community Outreach Initiative for Environmental and Economic Resilience" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/praktik-bisnis-8p-ramah-lingkungan-adopsi-esg-flek-thumb-9fbde.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/praktik-bisnis-8p-ramah-lingkungan-adopsi-esg-flek-thumb-9fbde.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/praktik-bisnis-8p-ramah-lingkungan-adopsi-esg-flek-thumb-9fbde.webp 1x" title="JURIS - Developing Sustainable Business Practices in SMEs: A Community Outreach Initiative for Environmental and Economic Resilience" alt="JURIS - Developing Sustainable Business Practices in SMEs: A Community Outreach Initiative for Environmental and Economic Resilience" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/praktik-bisnis-8p-ramah-lingkungan-adopsi-esg-flek-thumb-9e934.webp" title="JURIS - Developing Sustainable Business Practices in SMEs: A Community Outreach Initiative for Environmental and Economic Resilience" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/praktik-bisnis-8p-ramah-lingkungan-adopsi-esg-flek-thumb-9e934.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/praktik-bisnis-8p-ramah-lingkungan-adopsi-esg-flek-thumb-9e934.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/praktik-bisnis-8p-ramah-lingkungan-adopsi-esg-flek-thumb-9e934.webp 1x" title="JURIS - Developing Sustainable Business Practices in SMEs: A Community Outreach Initiative for Environmental and Economic Resilience" alt="JURIS - Developing Sustainable Business Practices in SMEs: A Community Outreach Initiative for Environmental and Economic Resilience" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/praktik-bisnis-8p-ramah-lingkungan-adopsi-esg-flek-thumb-8f587.webp" title="JURIS - Developing Sustainable Business Practices in SMEs: A Community Outreach Initiative for Environmental and Economic Resilience" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/praktik-bisnis-8p-ramah-lingkungan-adopsi-esg-flek-thumb-8f587.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/praktik-bisnis-8p-ramah-lingkungan-adopsi-esg-flek-thumb-8f587.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/praktik-bisnis-8p-ramah-lingkungan-adopsi-esg-flek-thumb-8f587.webp 1x" title="JURIS - Developing Sustainable Business Practices in SMEs: A Community Outreach Initiative for Environmental and Economic Resilience" alt="JURIS - Developing Sustainable Business Practices in SMEs: A Community Outreach Initiative for Environmental and Economic Resilience" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54756-praktik-bisnis-8p-ramah-lingkungan-adopsi" title="JURIS - Developing Sustainable Business Practices in SMEs: A Community Outreach Initiative for Environmental and Economic Resilience" target="_blank">Developing Sustainable Business Practices in SMEs: A Community Outreach Initiative for Environmental and Economic Resilience</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji peran platform digital dalam menyebarkan pengetahuan tentang keberlanjutan kepada SMEs, terutama di daerah pedesaan dengan akses internet terbatas. Selain itu, studi tentang dampak faktor budaya lokal terhadap adopsi praktik keberlanjutan oleh SMEs bisa memberikan wawasan baru. Penelitian juga bisa fokus pada efektivitas model pembelajaran peer-to-peer antar SMEs untuk mempercepat penyebaran inovasi berkelanjutan. Dengan menggabungkan pendekatan teknologi, sosial, dan ekonomi, penelitian ini dapat menghasilkan solusi yang lebih inklusif dan berkelanjutan untuk SMEs di berbagai konteks..
<br>Adopsi praktik bisnis berkelanjutan di SMEs menawarkan manfaat signifikan bagi ketahanan lingkungan dan ekonomi.Dengan mengurangi dampak negatif lingkungan, meningkatkan efisiensi dan produktivitas, serta memperkuat ketahanan jangka panjang, SMEs dapat beradaptasi menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks.Selain itu, dukungan komunitas melalui kampanye kesadaran publik, partisipasi aktif, dan tekanan sosial telah terbukti efektif dalam mendorong SMEs menjadi lebih bertanggung jawab lingkungan.Dengan bantuan infrastruktur yang memadai dan akses ke pembiayaan hijau, SMEs dapat mengatasi hambatan dalam menerapkan teknologi dan praktik berkelanjutan.Keberhasilan transisi SMEs ke praktik bisnis berkelanjutan sangat bergantung pada kebijakan pemerintah yang proaktif, termasuk insentif keuangan dan regulasi yang mendukung.Program pelatihan dan pengembangan kapasitas juga diperlukan untuk memastikan SMEs memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan.Dampak positif dari penerapan praktik ini dirasakan tidak hanya oleh SMEs sendiri tetapi juga oleh masyarakat lokal yang mengalami peningkatan kualitas hidup dan ekonomi yang lebih stabil.Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, sektor swasta, dan komunitas lokal sangat penting untuk mencapai tujuan keberlanjutan yang lebih luas dan mendalam
<br>Kecil dan menengah usaha (SMEs) memainkan peran penting dalam perekonomian tetapi sering menghadapi tantangan dalam menerapkan praktik bisnis berkelanjutan. Keterbatasan seperti sumber daya terbatas, akses informasi, dan regulasi yang tidak mendukung membuat sulit bagi SMEs beralih ke praktik yang lebih ramah lingkungan. Selain itu, inisiatif komunitas dan dukungan lokal merupakan faktor penting dalam mendorong adopsi praktik berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi efektif yang dapat membantu SMEs beralih ke praktik bisnis berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber tepercaya dan menganalisisnya secara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/7/praktik-bisnis-8p-ramah-lingkungan-adopsi-esg-flek-thumb-8f587.webp" type="image/webp" length="99678" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/praktik-bisnis-8p-ramah-lingkungan-adopsi-esg-flek-thumb-9fbde.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/praktik-bisnis-8p-ramah-lingkungan-adopsi-esg-flek-thumb-9e934.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/praktik-bisnis-8p-ramah-lingkungan-adopsi-esg-flek-thumb-8f587.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2860-abdimas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13240-jurnal-abdimas-peradaban.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kepraktisan terhadap LKPD Keluargaku Unik Bahasa Indonesia Berbasis Guided Writing pada Elemen Menulis di Kelas II Sekolah Dasar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kepraktisan terhadap LKPD Keluargaku Unik Bahasa Indonesia Berbasis Guided Writing pada Elemen Menulis di Kelas II Sekolah Dasar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kepraktisan terhadap LKPD Keluargaku Unik Bahasa Indonesia Berbasis Guided Writing pada Elemen Menulis di Kelas II Sekolah Dasar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54755-lapas-kelas-ii-siswa-iii-kepr</link>
	<guid isPermaLink="false">b6b1a0b0ee41841c95f59d3ad94a0ff3</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 13:57:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ gunardi lie ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gunardi,lie,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan model guided writing yang disesuaikan dengan karakteristik perkembangan siswa kelas II. Model ini dapat diintegrasikan ke dalam LKPD "Keluargaku ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kepraktisan terhadap LKPD Keluargaku Unik Bahasa Indonesia Berbasis Guided Writing pada Elemen Menulis di Kelas II Sekolah Dasar: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan model guided writing yang disesuaikan dengan karakteristik perkembangan siswa kelas II. Model ini dapat diintegrasikan ke dalam LKPD "Keluargaku Unik" untuk meningkatkan kepraktisan dan efektivitas pembelajaran menulis. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi adaptasi temporal yang dapat diterapkan dalam implementasi LKPD, khususnya dalam konteks Kurikulum Merdeka. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan bahan ajar yang valid, efektif, dan praktis untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa kelas II sekolah dasar.. Penelitian ini menganalisis kepraktisan LKPD "Keluargaku Unik" berbasis guided writing pada elemen menulis kelas II SD melalui systematic literature review terhadap 23 artikel (2019-2026).Kepraktisan LKPD merupakan konstruk multidimensional yang mencakup empat dimensi sistemik berdasarkan kerangka Nieveen (1999).(1) kemudahan penggunaan dengan physical scaffolding sesuai hambatan motorik siswa kelas II, (2) kejelasan instruksi melalui dekomposisi tugas menjadi micro-tasks konkret, (3) kesesuaian dengan karakteristik developmental, kultural, dan kontekstual peserta didik, serta (4) keterlaksanaan dalam alokasi 2y35 menit dengan strategi adaptasi temporal.Kebaruan utama penelitian terletak pada perumusan Model Developmentally-Adjusted Guided Writing (DAGW) sebagai adaptasi presisi yang mengintegrasikan guided writing klasik dengan karakteristik perkembangan kognitif, motorik, dan sosial-emosional siswa kelas II.Model DAGW mencakup temporal segmentation, visual-external scaffolding, procedural decomposition, dan adaptive implementation pathways sesuai konteks sumber daya sekolah.Penelitian ini mengisi gap epistemologis yang signifikan.hanya 13% dari literatur fokus pada kepraktisan, sementara 52,2% berfokus efektivitas dan 34,8% pada pengembangan produk.Temuan ini mengkonfirmasi bahwa analisis kepraktisan LKPD "Keluargaku Unik" dalam konteks Kurikulum Merdeka belum pernah dilakukan sebelumnya, sehingga artikel ini berkontribusi bermakna pada pengembangan bahan ajar yang praktis di tingkat pendidikan dasar Rendahnya keterampilan menulis siswa kelas rendah sekolah dasar di Indonesia merupakan isu mendesak yang berdampak pada kualitas literasi jangka panjang, sebagaimana tercermin dalam hasil PISA 2022-2023. Penelitian terdahulu mengenai LKPD berbasis guided writing lebih banyak berfokus pada efektivitas hasil belajar (52,2%), sementara aspek kepraktisan belum dikaji secara komprehensif (hanya 13,0% dari total literatur). Penelitian ini bertujuan menganalisis kepraktisan LKPD "Keluargaku Unik" Bahasa Indonesia berbasis guided writing pada elemen menulis di kelas II sekolah dasar menggunakan kerangka kepraktisan. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif berbasis systematic literature review terhadap 23 artikel open access terbitan 2019-2026, dengan tahapan pencarian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/3/lapas-kelas-ii-siswa-iii-kepraktisan-lkpd-guided-w-thumb-661f8.webp" title="JURIS - Analisis Kepraktisan terhadap LKPD Keluargaku Unik Bahasa Indonesia Berbasis Guided Writing pada Elemen Menulis di Kelas II Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/lapas-kelas-ii-siswa-iii-kepraktisan-lkpd-guided-w-thumb-661f8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/lapas-kelas-ii-siswa-iii-kepraktisan-lkpd-guided-w-thumb-661f8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/lapas-kelas-ii-siswa-iii-kepraktisan-lkpd-guided-w-thumb-661f8.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kepraktisan terhadap LKPD Keluargaku Unik Bahasa Indonesia Berbasis Guided Writing pada Elemen Menulis di Kelas II Sekolah Dasar" alt="JURIS - Analisis Kepraktisan terhadap LKPD Keluargaku Unik Bahasa Indonesia Berbasis Guided Writing pada Elemen Menulis di Kelas II Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/lapas-kelas-ii-siswa-iii-kepraktisan-lkpd-guided-w-thumb-1a3cb.webp" title="JURIS - Analisis Kepraktisan terhadap LKPD Keluargaku Unik Bahasa Indonesia Berbasis Guided Writing pada Elemen Menulis di Kelas II Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/lapas-kelas-ii-siswa-iii-kepraktisan-lkpd-guided-w-thumb-1a3cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/lapas-kelas-ii-siswa-iii-kepraktisan-lkpd-guided-w-thumb-1a3cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/lapas-kelas-ii-siswa-iii-kepraktisan-lkpd-guided-w-thumb-1a3cb.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kepraktisan terhadap LKPD Keluargaku Unik Bahasa Indonesia Berbasis Guided Writing pada Elemen Menulis di Kelas II Sekolah Dasar" alt="JURIS - Analisis Kepraktisan terhadap LKPD Keluargaku Unik Bahasa Indonesia Berbasis Guided Writing pada Elemen Menulis di Kelas II Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/lapas-kelas-ii-siswa-iii-kepraktisan-lkpd-guided-w-thumb-b3e33.webp" title="JURIS - Analisis Kepraktisan terhadap LKPD Keluargaku Unik Bahasa Indonesia Berbasis Guided Writing pada Elemen Menulis di Kelas II Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/lapas-kelas-ii-siswa-iii-kepraktisan-lkpd-guided-w-thumb-b3e33.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/lapas-kelas-ii-siswa-iii-kepraktisan-lkpd-guided-w-thumb-b3e33.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/lapas-kelas-ii-siswa-iii-kepraktisan-lkpd-guided-w-thumb-b3e33.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kepraktisan terhadap LKPD Keluargaku Unik Bahasa Indonesia Berbasis Guided Writing pada Elemen Menulis di Kelas II Sekolah Dasar" alt="JURIS - Analisis Kepraktisan terhadap LKPD Keluargaku Unik Bahasa Indonesia Berbasis Guided Writing pada Elemen Menulis di Kelas II Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54755-lapas-kelas-ii-siswa-iii-kepr" title="JURIS - Analisis Kepraktisan terhadap LKPD Keluargaku Unik Bahasa Indonesia Berbasis Guided Writing pada Elemen Menulis di Kelas II Sekolah Dasar" target="_blank">Analisis Kepraktisan terhadap LKPD Keluargaku Unik Bahasa Indonesia Berbasis Guided Writing pada Elemen Menulis di Kelas II Sekolah Dasar</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan model guided writing yang disesuaikan dengan karakteristik perkembangan siswa kelas II. Model ini dapat diintegrasikan ke dalam LKPD "Keluargaku Unik" untuk meningkatkan kepraktisan dan efektivitas pembelajaran menulis. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi adaptasi temporal yang dapat diterapkan dalam implementasi LKPD, khususnya dalam konteks Kurikulum Merdeka. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan bahan ajar yang valid, efektif, dan praktis untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa kelas II sekolah dasar..
<br>Penelitian ini menganalisis kepraktisan LKPD "Keluargaku Unik" berbasis guided writing pada elemen menulis kelas II SD melalui systematic literature review terhadap 23 artikel (2019-2026).Kepraktisan LKPD merupakan konstruk multidimensional yang mencakup empat dimensi sistemik berdasarkan kerangka Nieveen (1999).(1) kemudahan penggunaan dengan physical scaffolding sesuai hambatan motorik siswa kelas II, (2) kejelasan instruksi melalui dekomposisi tugas menjadi micro-tasks konkret, (3) kesesuaian dengan karakteristik developmental, kultural, dan kontekstual peserta didik, serta (4) keterlaksanaan dalam alokasi 2y35 menit dengan strategi adaptasi temporal.Kebaruan utama penelitian terletak pada perumusan Model Developmentally-Adjusted Guided Writing (DAGW) sebagai adaptasi presisi yang mengintegrasikan guided writing klasik dengan karakteristik perkembangan kognitif, motorik, dan sosial-emosional siswa kelas II.Model DAGW mencakup temporal segmentation, visual-external scaffolding, procedural decomposition, dan adaptive implementation pathways sesuai konteks sumber daya sekolah.Penelitian ini mengisi gap epistemologis yang signifikan.hanya 13% dari literatur fokus pada kepraktisan, sementara 52,2% berfokus efektivitas dan 34,8% pada pengembangan produk.Temuan ini mengkonfirmasi bahwa analisis kepraktisan LKPD "Keluargaku Unik" dalam konteks Kurikulum Merdeka belum pernah dilakukan sebelumnya, sehingga artikel ini berkontribusi bermakna pada pengembangan bahan ajar yang praktis di tingkat pendidikan dasar
<br>Rendahnya keterampilan menulis siswa kelas rendah sekolah dasar di Indonesia merupakan isu mendesak yang berdampak pada kualitas literasi jangka panjang, sebagaimana tercermin dalam hasil PISA 2022-2023. Penelitian terdahulu mengenai LKPD berbasis guided writing lebih banyak berfokus pada efektivitas hasil belajar (52,2%), sementara aspek kepraktisan belum dikaji secara komprehensif (hanya 13,0% dari total literatur). Penelitian ini bertujuan menganalisis kepraktisan LKPD "Keluargaku Unik" Bahasa Indonesia berbasis guided writing pada elemen menulis di kelas II sekolah dasar menggunakan kerangka kepraktisan. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif berbasis systematic literature review terhadap 23 artikel open access terbitan 2019-2026, dengan tahapan pencarian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/3/lapas-kelas-ii-siswa-iii-kepraktisan-lkpd-guided-w-thumb-1a3cb.webp" type="image/webp" length="105152" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/lapas-kelas-ii-siswa-iii-kepraktisan-lkpd-guided-w-thumb-661f8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/lapas-kelas-ii-siswa-iii-kepraktisan-lkpd-guided-w-thumb-1a3cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/lapas-kelas-ii-siswa-iii-kepraktisan-lkpd-guided-w-thumb-b3e33.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-755-publikasiindonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14690-jurnal-pendidikan-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pelatihan Pemanfaatan Limbah Tongkol Jagung Menjadi Hand Sanitizer di Desa Kawengan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pelatihan Pemanfaatan Limbah Tongkol Jagung Menjadi Hand Sanitizer di Desa Kawengan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pelatihan Pemanfaatan Limbah Tongkol Jagung Menjadi Hand Sanitizer di Desa Kawengan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54754-ekstrak-hidrotermal-tongkol-jagung-ratarata-volume</link>
	<guid isPermaLink="false">47c08b1e70e9b35f784c7497dfe79af7</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 13:57:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ zuffa anisa ]]></category>
	<category><![CDATA[ diani indah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anisa,counter,diani,flag,indah,zuffa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi optimasi proses konversi tongkol jagung menjadi bioetanol dengan membandingkan berbagai metode pretreatment, seperti fisik, kimia, dan enzimatik, serta mempelajari pengaruh kondisi fermentasi seperti suhu, pH, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pelatihan Pemanfaatan Limbah Tongkol Jagung Menjadi Hand Sanitizer di Desa Kawengan: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi optimasi proses konversi tongkol jagung menjadi bioetanol dengan membandingkan berbagai metode pretreatment, seperti fisik, kimia, dan enzimatik, serta mempelajari pengaruh kondisi fermentasi seperti suhu, pH, dan jenis mikroorganisme untuk meningkatkan hasil produksi dan menurunkan biaya operasional. Selain itu, studi eksperimental dapat menguji penggunaan katalis baru atau kombinasi enzim untuk mempercepat degradasi selulosa dan hemiselulosa pada tongkol jagung, dengan mengoptimalkan parameter proses. Selanjutnya, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk menilai dampak jangka panjang pelatihan Learning Deeply terhadap penurunan volume limbah tongkol jagung, perubahan perilaku produksi hand sanitizer secara mandiri, serta peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat di Desa Kawengan, dengan mengumpulkan data survei dan observasi selama beberapa tahun. Penelitian ini juga dapat mengevaluasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan pengetahuan yang diperoleh, seperti dukungan institusional, akses bahan baku, dan jaringan pasar. Terakhir, penelitian komparatif dapat menguji penerapan model pelatihan yang sama pada desa lain dengan karakteristik agrikultur berbeda, untuk mengidentifikasi faktor kunci keberhasilan, adaptasi metodologi, dan potensi skala produksi bioetanol dari limbah pertanian lainnya. Melalui pendekatan tersebut, dapat dihasilkan rekomendasi kebijakan yang mendukung penyebaran teknologi pengolahan limbah berbasis komunitas secara luas.. Berdasarkan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dapat disimpulkan bahwa.1) Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Kawengan sebagai mitra sekaligus peserta pelatihan mampu menyerap materi yang diberikan dengan baik.2) Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Kawengan sebagai mitra sekaligus peserta pelatihan mampu mempraktikkan pembuatan hand sanitizer secara mandiri.dan 3) Pelatihan ini mampu mengurangi kuantitas limbah tongkol jagung di Desa Kawengan walau tidak signifikan Desa Kawengan merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro. Desa ini memiliki hasil pertanian yang melimpah terutama tanaman jagung. Hal ini tentunya berpengaruh terhadap hasil limbah jagung yang dihasilkan, khususnya tongkol jagung. Namun, pemanfaatan tongkol jagung di Desa Kawengan belum maksimal. Tongkol jagung di desa ini menjadi perhatian khusus bagi warga karena mampu menimbulkan berbagai dampak yang merugikan kehidupan. Tongkol jagung memiliki kandungan selulosa, hemiselulosa, dan lignin yang lebih tinggi dibandingkan dengan limbah jagung lain sehingga lebih berpotensi digunakan sebagai bahan baku bioetanol. Bioetanol yang didapatkan selanjutnya akan dimanfaatkan untuk hand sanitizer. Oleh karena itu, dilakukan pelatihan pemanfaatan limbah tongkol... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/7/ekstrak-hidrotermal-tongkol-jagung-ratarata-volume-thumb-047ad.webp" title="JURIS - Pelatihan Pemanfaatan Limbah Tongkol Jagung Menjadi Hand Sanitizer di Desa Kawengan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/ekstrak-hidrotermal-tongkol-jagung-ratarata-volume-thumb-047ad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/ekstrak-hidrotermal-tongkol-jagung-ratarata-volume-thumb-047ad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/ekstrak-hidrotermal-tongkol-jagung-ratarata-volume-thumb-047ad.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Pemanfaatan Limbah Tongkol Jagung Menjadi Hand Sanitizer di Desa Kawengan" alt="JURIS - Pelatihan Pemanfaatan Limbah Tongkol Jagung Menjadi Hand Sanitizer di Desa Kawengan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/ekstrak-hidrotermal-tongkol-jagung-ratarata-volume-thumb-d12bd.webp" title="JURIS - Pelatihan Pemanfaatan Limbah Tongkol Jagung Menjadi Hand Sanitizer di Desa Kawengan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/ekstrak-hidrotermal-tongkol-jagung-ratarata-volume-thumb-d12bd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/ekstrak-hidrotermal-tongkol-jagung-ratarata-volume-thumb-d12bd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/ekstrak-hidrotermal-tongkol-jagung-ratarata-volume-thumb-d12bd.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Pemanfaatan Limbah Tongkol Jagung Menjadi Hand Sanitizer di Desa Kawengan" alt="JURIS - Pelatihan Pemanfaatan Limbah Tongkol Jagung Menjadi Hand Sanitizer di Desa Kawengan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/ekstrak-hidrotermal-tongkol-jagung-ratarata-volume-thumb-771b2.webp" title="JURIS - Pelatihan Pemanfaatan Limbah Tongkol Jagung Menjadi Hand Sanitizer di Desa Kawengan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/ekstrak-hidrotermal-tongkol-jagung-ratarata-volume-thumb-771b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/ekstrak-hidrotermal-tongkol-jagung-ratarata-volume-thumb-771b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/ekstrak-hidrotermal-tongkol-jagung-ratarata-volume-thumb-771b2.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Pemanfaatan Limbah Tongkol Jagung Menjadi Hand Sanitizer di Desa Kawengan" alt="JURIS - Pelatihan Pemanfaatan Limbah Tongkol Jagung Menjadi Hand Sanitizer di Desa Kawengan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54754-ekstrak-hidrotermal-tongkol-jagung-ratarata-volume" title="JURIS - Pelatihan Pemanfaatan Limbah Tongkol Jagung Menjadi Hand Sanitizer di Desa Kawengan" target="_blank">Pelatihan Pemanfaatan Limbah Tongkol Jagung Menjadi Hand Sanitizer di Desa Kawengan</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi optimasi proses konversi tongkol jagung menjadi bioetanol dengan membandingkan berbagai metode pretreatment, seperti fisik, kimia, dan enzimatik, serta mempelajari pengaruh kondisi fermentasi seperti suhu, pH, dan jenis mikroorganisme untuk meningkatkan hasil produksi dan menurunkan biaya operasional. Selain itu, studi eksperimental dapat menguji penggunaan katalis baru atau kombinasi enzim untuk mempercepat degradasi selulosa dan hemiselulosa pada tongkol jagung, dengan mengoptimalkan parameter proses. Selanjutnya, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk menilai dampak jangka panjang pelatihan Learning Deeply terhadap penurunan volume limbah tongkol jagung, perubahan perilaku produksi hand sanitizer secara mandiri, serta peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat di Desa Kawengan, dengan mengumpulkan data survei dan observasi selama beberapa tahun. Penelitian ini juga dapat mengevaluasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan pengetahuan yang diperoleh, seperti dukungan institusional, akses bahan baku, dan jaringan pasar. Terakhir, penelitian komparatif dapat menguji penerapan model pelatihan yang sama pada desa lain dengan karakteristik agrikultur berbeda, untuk mengidentifikasi faktor kunci keberhasilan, adaptasi metodologi, dan potensi skala produksi bioetanol dari limbah pertanian lainnya. Melalui pendekatan tersebut, dapat dihasilkan rekomendasi kebijakan yang mendukung penyebaran teknologi pengolahan limbah berbasis komunitas secara luas..
<br>Berdasarkan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dapat disimpulkan bahwa.1) Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Kawengan sebagai mitra sekaligus peserta pelatihan mampu menyerap materi yang diberikan dengan baik.2) Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Kawengan sebagai mitra sekaligus peserta pelatihan mampu mempraktikkan pembuatan hand sanitizer secara mandiri.dan 3) Pelatihan ini mampu mengurangi kuantitas limbah tongkol jagung di Desa Kawengan walau tidak signifikan
<br>Desa Kawengan merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro. Desa ini memiliki hasil pertanian yang melimpah terutama tanaman jagung. Hal ini tentunya berpengaruh terhadap hasil limbah jagung yang dihasilkan, khususnya tongkol jagung. Namun, pemanfaatan tongkol jagung di Desa Kawengan belum maksimal. Tongkol jagung di desa ini menjadi perhatian khusus bagi warga karena mampu menimbulkan berbagai dampak yang merugikan kehidupan. Tongkol jagung memiliki kandungan selulosa, hemiselulosa, dan lignin yang lebih tinggi dibandingkan dengan limbah jagung lain sehingga lebih berpotensi digunakan sebagai bahan baku bioetanol. Bioetanol yang didapatkan selanjutnya akan dimanfaatkan untuk hand sanitizer. Oleh karena itu, dilakukan pelatihan pemanfaatan limbah tongkol...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/7/ekstrak-hidrotermal-tongkol-jagung-ratarata-volume-thumb-771b2.webp" type="image/webp" length="98674" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/ekstrak-hidrotermal-tongkol-jagung-ratarata-volume-thumb-047ad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/ekstrak-hidrotermal-tongkol-jagung-ratarata-volume-thumb-d12bd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/ekstrak-hidrotermal-tongkol-jagung-ratarata-volume-thumb-771b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2860-abdimas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13240-jurnal-abdimas-peradaban.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Restrukturisasi Legal Standing Institusi Gereja Analisis Manajemen Risiko dan Akuntabilitas Aset Pasca Pemberlakuan PMA No 13 Tahun 2025 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Restrukturisasi Legal Standing Institusi Gereja Analisis Manajemen Risiko dan Akuntabilitas Aset Pasca Pemberlakuan PMA No 13 Tahun 2025 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Restrukturisasi Legal Standing Institusi Gereja Analisis Manajemen Risiko dan Akuntabilitas Aset Pasca Pemberlakuan PMA No 13 Tahun 2025 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54753-ii-gereja-katolik-organisasi</link>
	<guid isPermaLink="false">8111abf811153dfee727a622ac1ff2b3</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 13:57:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ gunardi lie ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gunardi,lie,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak digitalisasi terhadap efisiensi manajemen aset Gereja Katolik di era PMA No. 13 Tahun 2025, khususnya dalam penggunaan teknologi informasi untuk transparansi administrasi. Selain itu, perlu diexplore perbedaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Restrukturisasi Legal Standing Institusi Gereja: Analisis Manajemen Risiko dan Akuntabilitas Aset Pasca-Pemberlakuan PMA No. 13 Tahun 2025: Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak digitalisasi terhadap efisiensi manajemen aset Gereja Katolik di era PMA No. 13 Tahun 2025, khususnya dalam penggunaan teknologi informasi untuk transparansi administrasi. Selain itu, perlu diexplore perbedaan implementasi regulasi ini di wilayah pedesaan dan perkotaan, mengingat tantangan infrastruktur dan sumber daya manusia yang berbeda. Terakhir, penelitian dapat mengevaluasi integrasi antara Hukum Kanonik dan peraturan hukum positif nasional dalam konteks perubahan struktur organisasi gerejani, terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi dan keberagaman budaya.. Pemberlakuan PMA Nomor 13 Tahun 2025 menjadi tonggak sejarah yang memberikan kepastian hukum bagi Gereja Katolik dengan menggantikan regulasi kolonial Staatsblad 1927 Nomor 156.Pengakuan terhadap Badan Hukum Keagamaan Katolik (BHKK) ini menyelaraskan Hukum Kanonik ke dalam sistem administrasi negara yang akuntabel.Melalui status subjek hukum formal, institusi Gereja kini memiliki kedudukan hukum yang kokoh dalam mengelola aset, perizinan, hingga perlindungan di pengadilan.Sinergi ini menjamin otonomi internal tetap terjaga sekaligus memperkuat legitimasi Gereja untuk bekerja sama dengan pihak ketiga secara sah.Implementasi regulasi ini juga berfungsi sebagai instrumen manajemen risiko untuk melindungi otonomi Gereja dan mencegah tanggung jawab pribadi pengurus.Maria Mediatrix menjadi pengingat penting akan risiko hilangnya status hukum jika sinkronisasi data tidak dilakukan secara akurat.Penguatan kontrak melalui akta notaris yang berlandaskan conventio scripta memberikan perlindungan perdata yang nyata bagi setiap unit pelayanan Katolik.Kesimpulannya, pemenuhan administratif ini merupakan sarana evangelisasi yang efektif untuk mewujudkan kesejahteraan umum dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan kepastian hukum dan akuntabilitas dalam pengelolaan institusi Gereja Katolik di Indonesia, khususnya setelah diberlakukannya Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 13 Tahun 2025 tentang Badan Hukum Keagamaan Katolik (BHKK). Regulasi sebelumnya yang merujuk pada Staatsblad 1927 dinilai tidak lagi relevan dalam menghadapi tuntutan sistem administrasi modern yang transparan dan berbasis digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis restrukturisasi legal standing institusi Gereja serta implikasinya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/6/ii-gereja-katolik-organisasi-bhkk-pma-132025-kepas-thumb-bc3bd.webp" title="JURIS - Restrukturisasi Legal Standing Institusi Gereja: Analisis Manajemen Risiko dan Akuntabilitas Aset Pasca-Pemberlakuan PMA No. 13 Tahun 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/ii-gereja-katolik-organisasi-bhkk-pma-132025-kepas-thumb-bc3bd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/ii-gereja-katolik-organisasi-bhkk-pma-132025-kepas-thumb-bc3bd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/ii-gereja-katolik-organisasi-bhkk-pma-132025-kepas-thumb-bc3bd.webp 1x" title="JURIS - Restrukturisasi Legal Standing Institusi Gereja: Analisis Manajemen Risiko dan Akuntabilitas Aset Pasca-Pemberlakuan PMA No. 13 Tahun 2025" alt="JURIS - Restrukturisasi Legal Standing Institusi Gereja: Analisis Manajemen Risiko dan Akuntabilitas Aset Pasca-Pemberlakuan PMA No. 13 Tahun 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/6/ii-gereja-katolik-organisasi-bhkk-pma-132025-kepas-thumb-4f0cb.webp" title="JURIS - Restrukturisasi Legal Standing Institusi Gereja: Analisis Manajemen Risiko dan Akuntabilitas Aset Pasca-Pemberlakuan PMA No. 13 Tahun 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/ii-gereja-katolik-organisasi-bhkk-pma-132025-kepas-thumb-4f0cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/ii-gereja-katolik-organisasi-bhkk-pma-132025-kepas-thumb-4f0cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/ii-gereja-katolik-organisasi-bhkk-pma-132025-kepas-thumb-4f0cb.webp 1x" title="JURIS - Restrukturisasi Legal Standing Institusi Gereja: Analisis Manajemen Risiko dan Akuntabilitas Aset Pasca-Pemberlakuan PMA No. 13 Tahun 2025" alt="JURIS - Restrukturisasi Legal Standing Institusi Gereja: Analisis Manajemen Risiko dan Akuntabilitas Aset Pasca-Pemberlakuan PMA No. 13 Tahun 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/6/ii-gereja-katolik-organisasi-bhkk-pma-132025-kepas-thumb-2ce33.webp" title="JURIS - Restrukturisasi Legal Standing Institusi Gereja: Analisis Manajemen Risiko dan Akuntabilitas Aset Pasca-Pemberlakuan PMA No. 13 Tahun 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/ii-gereja-katolik-organisasi-bhkk-pma-132025-kepas-thumb-2ce33.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/ii-gereja-katolik-organisasi-bhkk-pma-132025-kepas-thumb-2ce33.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/ii-gereja-katolik-organisasi-bhkk-pma-132025-kepas-thumb-2ce33.webp 1x" title="JURIS - Restrukturisasi Legal Standing Institusi Gereja: Analisis Manajemen Risiko dan Akuntabilitas Aset Pasca-Pemberlakuan PMA No. 13 Tahun 2025" alt="JURIS - Restrukturisasi Legal Standing Institusi Gereja: Analisis Manajemen Risiko dan Akuntabilitas Aset Pasca-Pemberlakuan PMA No. 13 Tahun 2025" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54753-ii-gereja-katolik-organisasi" title="JURIS - Restrukturisasi Legal Standing Institusi Gereja: Analisis Manajemen Risiko dan Akuntabilitas Aset Pasca-Pemberlakuan PMA No. 13 Tahun 2025" target="_blank">Restrukturisasi Legal Standing Institusi Gereja: Analisis Manajemen Risiko dan Akuntabilitas Aset Pasca-Pemberlakuan PMA No. 13 Tahun 2025</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak digitalisasi terhadap efisiensi manajemen aset Gereja Katolik di era PMA No. 13 Tahun 2025, khususnya dalam penggunaan teknologi informasi untuk transparansi administrasi. Selain itu, perlu diexplore perbedaan implementasi regulasi ini di wilayah pedesaan dan perkotaan, mengingat tantangan infrastruktur dan sumber daya manusia yang berbeda. Terakhir, penelitian dapat mengevaluasi integrasi antara Hukum Kanonik dan peraturan hukum positif nasional dalam konteks perubahan struktur organisasi gerejani, terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi dan keberagaman budaya..
<br>Pemberlakuan PMA Nomor 13 Tahun 2025 menjadi tonggak sejarah yang memberikan kepastian hukum bagi Gereja Katolik dengan menggantikan regulasi kolonial Staatsblad 1927 Nomor 156.Pengakuan terhadap Badan Hukum Keagamaan Katolik (BHKK) ini menyelaraskan Hukum Kanonik ke dalam sistem administrasi negara yang akuntabel.Melalui status subjek hukum formal, institusi Gereja kini memiliki kedudukan hukum yang kokoh dalam mengelola aset, perizinan, hingga perlindungan di pengadilan.Sinergi ini menjamin otonomi internal tetap terjaga sekaligus memperkuat legitimasi Gereja untuk bekerja sama dengan pihak ketiga secara sah.Implementasi regulasi ini juga berfungsi sebagai instrumen manajemen risiko untuk melindungi otonomi Gereja dan mencegah tanggung jawab pribadi pengurus.Maria Mediatrix menjadi pengingat penting akan risiko hilangnya status hukum jika sinkronisasi data tidak dilakukan secara akurat.Penguatan kontrak melalui akta notaris yang berlandaskan conventio scripta memberikan perlindungan perdata yang nyata bagi setiap unit pelayanan Katolik.Kesimpulannya, pemenuhan administratif ini merupakan sarana evangelisasi yang efektif untuk mewujudkan kesejahteraan umum dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia
<br>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan kepastian hukum dan akuntabilitas dalam pengelolaan institusi Gereja Katolik di Indonesia, khususnya setelah diberlakukannya Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 13 Tahun 2025 tentang Badan Hukum Keagamaan Katolik (BHKK). Regulasi sebelumnya yang merujuk pada Staatsblad 1927 dinilai tidak lagi relevan dalam menghadapi tuntutan sistem administrasi modern yang transparan dan berbasis digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis restrukturisasi legal standing institusi Gereja serta implikasinya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/6/ii-gereja-katolik-organisasi-bhkk-pma-132025-kepas-thumb-bc3bd.webp" type="image/webp" length="87066" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/ii-gereja-katolik-organisasi-bhkk-pma-132025-kepas-thumb-bc3bd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/ii-gereja-katolik-organisasi-bhkk-pma-132025-kepas-thumb-4f0cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/ii-gereja-katolik-organisasi-bhkk-pma-132025-kepas-thumb-2ce33.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-755-publikasiindonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14690-jurnal-pendidikan-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Warna Memikat Risiko Mengintai Dermatitis Kontak dan Efek Kimia Pewarnaan pada Rambut Berdasarkan Data Literatur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Warna Memikat Risiko Mengintai Dermatitis Kontak dan Efek Kimia Pewarnaan pada Rambut Berdasarkan Data Literatur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Warna Memikat Risiko Mengintai Dermatitis Kontak dan Efek Kimia Pewarnaan pada Rambut Berdasarkan Data Literatur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54751-pewarna-rambut-herbal-dermatitis-kontak-iritan-der</link>
	<guid isPermaLink="false">6c838011735b21975304776da32b9210</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 13:57:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi prevalensi reaksi alergi terhadap pewarna rambut di kalangan pekerja salon Indonesia dengan melakukan uji tempel (patch test) secara longitudinal untuk mengidentifikasi faktor risiko spesifik; selanjutnya, efektivitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Warna Memikat, Risiko Mengintai: Dermatitis Kontak dan Efek Kimia Pewarnaan pada Rambut Berdasarkan Data Literatur: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi prevalensi reaksi alergi terhadap pewarna rambut di kalangan pekerja salon Indonesia dengan melakukan uji tempel (patch test) secara longitudinal untuk mengidentifikasi faktor risiko spesifik; selanjutnya, efektivitas formulasi pewarna rambut alternatif yang rendah alergen, seperti pigmen alami, perlu diuji melalui uji klinis terkontrol untuk menilai kemampuan mengurangi insiden dermatitis kontak; terakhir, dampak program edukasi konsumen mengenai praktik keselamatan seperti uji tempel mandiri dan penggunaan alat pelindung diri (sarung tangan nitril) harus diteliti secara kuantitatif untuk menentukan apakah peningkatan kesadaran dapat menurunkan angka kejadian dermatitis kontak di populasi pengguna dan profesional salon.. Pewarnaan rambut kini menjadi media ekspresi diri yang populer di kalangan generasi muda, namun mengandung bahan kimia berbahaya seperti paraAcphenylenediamine, resorsinol, amonia, hidrogen peroksida, dan RhodaminAB yang dapat menyebabkan dermatitis kontak iritan maupun alergi.Paparan berulang meningkatkan risiko efek jangka pendek seperti iritasi kulit kepala dan pernapasan, serta efek jangka panjang seperti sensitisasi kronis, likenifikasi kulit, dan potensi toksisitas sistemik, terutama pada konsumen yang sering mewarnai dan pekerja salon.Oleh karena itu, mitigasi risiko melalui regulasi label transparan, uji tempel mandiri, dan penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan nitril sangat penting Pewarnaan rambut telah menjadi salah satu tren kecantikan yang berkembang pesat di masyarakat modern. Namun, di balik daya tarik warna yang memikat terdapat risiko kesehatan yang mengintai. Bahan kimia dalam pewarna rambut, seperti paraAcphenylenediamine (PPD), resorcinol, ammonia, dan hidrogen peroksida, diketahui dapat menimbulkan efek samping pada kulit maupun rambut. Kajian literatur ini bertujuan meninjau secara komprehensif hubungan antara pewarnaan rambut, dermatitis kontak, dan efek kimia yang terkandung di dalamnya, serta memberikan rekomendasi pencegahan. Penelitian menggunakan metode kajian literatur deskriptif kualitatif dengan mengkaji jurnal penelitian, artikel ilmiah, laporan klinis, serta regulasi kosmetik yang relevan. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/8/pewarna-rambut-herbal-dermatitis-kontak-iritan-efe-thumb-9fd27.webp" title="JURIS - Warna Memikat, Risiko Mengintai: Dermatitis Kontak dan Efek Kimia Pewarnaan pada Rambut Berdasarkan Data Literatur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/8/pewarna-rambut-herbal-dermatitis-kontak-iritan-efe-thumb-9fd27.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/8/pewarna-rambut-herbal-dermatitis-kontak-iritan-efe-thumb-9fd27.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/8/pewarna-rambut-herbal-dermatitis-kontak-iritan-efe-thumb-9fd27.webp 1x" title="JURIS - Warna Memikat, Risiko Mengintai: Dermatitis Kontak dan Efek Kimia Pewarnaan pada Rambut Berdasarkan Data Literatur" alt="JURIS - Warna Memikat, Risiko Mengintai: Dermatitis Kontak dan Efek Kimia Pewarnaan pada Rambut Berdasarkan Data Literatur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/8/pewarna-rambut-herbal-dermatitis-kontak-iritan-efe-thumb-bf9a8.webp" title="JURIS - Warna Memikat, Risiko Mengintai: Dermatitis Kontak dan Efek Kimia Pewarnaan pada Rambut Berdasarkan Data Literatur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/8/pewarna-rambut-herbal-dermatitis-kontak-iritan-efe-thumb-bf9a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/8/pewarna-rambut-herbal-dermatitis-kontak-iritan-efe-thumb-bf9a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/8/pewarna-rambut-herbal-dermatitis-kontak-iritan-efe-thumb-bf9a8.webp 1x" title="JURIS - Warna Memikat, Risiko Mengintai: Dermatitis Kontak dan Efek Kimia Pewarnaan pada Rambut Berdasarkan Data Literatur" alt="JURIS - Warna Memikat, Risiko Mengintai: Dermatitis Kontak dan Efek Kimia Pewarnaan pada Rambut Berdasarkan Data Literatur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/8/pewarna-rambut-herbal-dermatitis-kontak-iritan-efe-thumb-1489a.webp" title="JURIS - Warna Memikat, Risiko Mengintai: Dermatitis Kontak dan Efek Kimia Pewarnaan pada Rambut Berdasarkan Data Literatur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/8/pewarna-rambut-herbal-dermatitis-kontak-iritan-efe-thumb-1489a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/8/pewarna-rambut-herbal-dermatitis-kontak-iritan-efe-thumb-1489a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/8/pewarna-rambut-herbal-dermatitis-kontak-iritan-efe-thumb-1489a.webp 1x" title="JURIS - Warna Memikat, Risiko Mengintai: Dermatitis Kontak dan Efek Kimia Pewarnaan pada Rambut Berdasarkan Data Literatur" alt="JURIS - Warna Memikat, Risiko Mengintai: Dermatitis Kontak dan Efek Kimia Pewarnaan pada Rambut Berdasarkan Data Literatur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54751-pewarna-rambut-herbal-dermatitis-kontak-iritan-der" title="JURIS - Warna Memikat, Risiko Mengintai: Dermatitis Kontak dan Efek Kimia Pewarnaan pada Rambut Berdasarkan Data Literatur" target="_blank">Warna Memikat, Risiko Mengintai: Dermatitis Kontak dan Efek Kimia Pewarnaan pada Rambut Berdasarkan Data Literatur</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi prevalensi reaksi alergi terhadap pewarna rambut di kalangan pekerja salon Indonesia dengan melakukan uji tempel (patch test) secara longitudinal untuk mengidentifikasi faktor risiko spesifik; selanjutnya, efektivitas formulasi pewarna rambut alternatif yang rendah alergen, seperti pigmen alami, perlu diuji melalui uji klinis terkontrol untuk menilai kemampuan mengurangi insiden dermatitis kontak; terakhir, dampak program edukasi konsumen mengenai praktik keselamatan seperti uji tempel mandiri dan penggunaan alat pelindung diri (sarung tangan nitril) harus diteliti secara kuantitatif untuk menentukan apakah peningkatan kesadaran dapat menurunkan angka kejadian dermatitis kontak di populasi pengguna dan profesional salon..
<br>Pewarnaan rambut kini menjadi media ekspresi diri yang populer di kalangan generasi muda, namun mengandung bahan kimia berbahaya seperti paraAcphenylenediamine, resorsinol, amonia, hidrogen peroksida, dan RhodaminAB yang dapat menyebabkan dermatitis kontak iritan maupun alergi.Paparan berulang meningkatkan risiko efek jangka pendek seperti iritasi kulit kepala dan pernapasan, serta efek jangka panjang seperti sensitisasi kronis, likenifikasi kulit, dan potensi toksisitas sistemik, terutama pada konsumen yang sering mewarnai dan pekerja salon.Oleh karena itu, mitigasi risiko melalui regulasi label transparan, uji tempel mandiri, dan penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan nitril sangat penting
<br>Pewarnaan rambut telah menjadi salah satu tren kecantikan yang berkembang pesat di masyarakat modern. Namun, di balik daya tarik warna yang memikat terdapat risiko kesehatan yang mengintai. Bahan kimia dalam pewarna rambut, seperti paraAcphenylenediamine (PPD), resorcinol, ammonia, dan hidrogen peroksida, diketahui dapat menimbulkan efek samping pada kulit maupun rambut. Kajian literatur ini bertujuan meninjau secara komprehensif hubungan antara pewarnaan rambut, dermatitis kontak, dan efek kimia yang terkandung di dalamnya, serta memberikan rekomendasi pencegahan. Penelitian menggunakan metode kajian literatur deskriptif kualitatif dengan mengkaji jurnal penelitian, artikel ilmiah, laporan klinis, serta regulasi kosmetik yang relevan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/8/pewarna-rambut-herbal-dermatitis-kontak-iritan-efe-thumb-bf9a8.webp" type="image/webp" length="86274" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/8/pewarna-rambut-herbal-dermatitis-kontak-iritan-efe-thumb-9fd27.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/8/pewarna-rambut-herbal-dermatitis-kontak-iritan-efe-thumb-bf9a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/8/pewarna-rambut-herbal-dermatitis-kontak-iritan-efe-thumb-1489a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-755-publikasiindonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14690-jurnal-pendidikan-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Disfunction of Recognition and Subsidiarity Usage of Dana Desa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Disfunction of Recognition and Subsidiarity Usage of Dana Desa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Disfunction of Recognition and Subsidiarity Usage of Dana Desa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54749-rekognisi-subsidiaritas-dana-desa-fokus-aksiriset</link>
	<guid isPermaLink="false">97180fde0e4d4ebb86fa14c55cda7a38</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 13:57:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ mustafa sel ]]></category>
	<category><![CDATA[ usage dana ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dana,mustafa,sel,usage,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi secara komparatif bagaimana perbedaan sistem pelaporan antara Kemendagri dan Kemendes memengaruhi alokasi dan penggunaan dana desa di berbagai desa di Jawa Tengah. Penelitian tersebut dapat menggunakan pendekatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Disfunction of Recognition and Subsidiarity: Usage of Dana Desa: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi secara komparatif bagaimana perbedaan sistem pelaporan antara Kemendagri dan Kemendes memengaruhi alokasi dan penggunaan dana desa di berbagai desa di Jawa Tengah. Penelitian tersebut dapat menggunakan pendekatan campuran kuantitatifAckualitatif untuk mengidentifikasi hambatan teknis dan administratif yang muncul akibat ketidaksesuaian klasifikasi bidang pembangunan dalam sistem pelaporan. Selanjutnya, studi longitudinal dapat meneliti dampak jangka panjang intervensi Perpres No. 104/2021 terhadap otonomi desa dalam mengelola dana desa serta pencapaian tujuan SDG desa, dengan membandingkan desa yang mengalami defisit anggaran dan yang tidak. Penelitian ini dapat mengukur variabelAcvariabel seperti tingkat partisipasi musdes, kepatuhan terhadap prioritas penggunaan dana desa, dan kualitas pelaporan keuangan. Selain itu, pengembangan model perencanaan anggaran partisipatif yang selaras dengan regulasi supraAcdesa dapat menjadi fokus penelitian aksiAcriset untuk meningkatkan kesesuaian antara aspirasi masyarakat dan kebijakan pusat. Model tersebut dapat diuji coba di beberapa desa pilot dengan melibatkan stakeholder desa, distrik, dan kementerian terkait, serta dievaluasi melalui indikator keberhasilan implementasi dan kepuasan pengguna. Hasil dari rangkaian penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih responsif, memperkuat prinsip pengakuan dan subsidiaritas, serta mengoptimalkan penggunaan dana desa untuk pembangunan berkelanjutan.. Penggunaan dana desa mengalami banyak intervensi dari pemerintah supraAcdesa melalui berbagai regulasi, sehingga otoritas desa dalam mengelola dana desa tidak sepenuhnya terwujud sesuai dengan aspirasi dan kebutuhan masyarakat, yang pada gilirannya mengabaikan prinsip pengakuan dan subsidiaritas.Respons Pemerintah Desa Sumbermulyo terhadap Perpres No.104/2021 berupa strategi agar kegiatan yang telah direncanakan dalam musdes tetap dapat dilaksanakan meskipun harus dikemas dalam paket yang berbeda.Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meminimalkan regulasi yang membatasi desa dalam menjalankan otoritasnya sehingga prinsip pengakuan dan subsidiaritas dapat berfungsi secara optimal Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terjadinya disfungsi asas pengakuan (rekognisi) dan subsidiaritas desa, khususnya di Kalurahan Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul, yang dipicu oleh penerbitan Permendes PDTT setiap tahun mengenai prioritas penggunaan dana desa serta intervensi yang semakin kuat melalui Perpres Nomor 104 Tahun 2021, khususnya Pasal 5 ayat (4). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya fluktuasi penggunaan dana desa: pada periode 2015Ae2018 dana desa hanya dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur; pada 2019 selain infrastruktur, dana desa juga digunakan untuk... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/7/rekognisi-subsidiaritas-dana-fokus-aksiriset-penel-thumb-acf93.webp" title="JURIS - Disfunction of Recognition and Subsidiarity: Usage of Dana Desa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/rekognisi-subsidiaritas-dana-fokus-aksiriset-penel-thumb-acf93.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/rekognisi-subsidiaritas-dana-fokus-aksiriset-penel-thumb-acf93.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/rekognisi-subsidiaritas-dana-fokus-aksiriset-penel-thumb-acf93.webp 1x" title="JURIS - Disfunction of Recognition and Subsidiarity: Usage of Dana Desa" alt="JURIS - Disfunction of Recognition and Subsidiarity: Usage of Dana Desa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/rekognisi-subsidiaritas-dana-fokus-aksiriset-penel-thumb-74eb5.webp" title="JURIS - Disfunction of Recognition and Subsidiarity: Usage of Dana Desa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/rekognisi-subsidiaritas-dana-fokus-aksiriset-penel-thumb-74eb5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/rekognisi-subsidiaritas-dana-fokus-aksiriset-penel-thumb-74eb5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/rekognisi-subsidiaritas-dana-fokus-aksiriset-penel-thumb-74eb5.webp 1x" title="JURIS - Disfunction of Recognition and Subsidiarity: Usage of Dana Desa" alt="JURIS - Disfunction of Recognition and Subsidiarity: Usage of Dana Desa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/rekognisi-subsidiaritas-dana-fokus-aksiriset-penel-thumb-bb7e0.webp" title="JURIS - Disfunction of Recognition and Subsidiarity: Usage of Dana Desa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/rekognisi-subsidiaritas-dana-fokus-aksiriset-penel-thumb-bb7e0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/rekognisi-subsidiaritas-dana-fokus-aksiriset-penel-thumb-bb7e0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/rekognisi-subsidiaritas-dana-fokus-aksiriset-penel-thumb-bb7e0.webp 1x" title="JURIS - Disfunction of Recognition and Subsidiarity: Usage of Dana Desa" alt="JURIS - Disfunction of Recognition and Subsidiarity: Usage of Dana Desa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54749-rekognisi-subsidiaritas-dana-desa-fokus-aksiriset" title="JURIS - Disfunction of Recognition and Subsidiarity: Usage of Dana Desa" target="_blank">Disfunction of Recognition and Subsidiarity: Usage of Dana Desa</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi secara komparatif bagaimana perbedaan sistem pelaporan antara Kemendagri dan Kemendes memengaruhi alokasi dan penggunaan dana desa di berbagai desa di Jawa Tengah. Penelitian tersebut dapat menggunakan pendekatan campuran kuantitatifAckualitatif untuk mengidentifikasi hambatan teknis dan administratif yang muncul akibat ketidaksesuaian klasifikasi bidang pembangunan dalam sistem pelaporan. Selanjutnya, studi longitudinal dapat meneliti dampak jangka panjang intervensi Perpres No. 104/2021 terhadap otonomi desa dalam mengelola dana desa serta pencapaian tujuan SDG desa, dengan membandingkan desa yang mengalami defisit anggaran dan yang tidak. Penelitian ini dapat mengukur variabelAcvariabel seperti tingkat partisipasi musdes, kepatuhan terhadap prioritas penggunaan dana desa, dan kualitas pelaporan keuangan. Selain itu, pengembangan model perencanaan anggaran partisipatif yang selaras dengan regulasi supraAcdesa dapat menjadi fokus penelitian aksiAcriset untuk meningkatkan kesesuaian antara aspirasi masyarakat dan kebijakan pusat. Model tersebut dapat diuji coba di beberapa desa pilot dengan melibatkan stakeholder desa, distrik, dan kementerian terkait, serta dievaluasi melalui indikator keberhasilan implementasi dan kepuasan pengguna. Hasil dari rangkaian penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih responsif, memperkuat prinsip pengakuan dan subsidiaritas, serta mengoptimalkan penggunaan dana desa untuk pembangunan berkelanjutan..
<br>Penggunaan dana desa mengalami banyak intervensi dari pemerintah supraAcdesa melalui berbagai regulasi, sehingga otoritas desa dalam mengelola dana desa tidak sepenuhnya terwujud sesuai dengan aspirasi dan kebutuhan masyarakat, yang pada gilirannya mengabaikan prinsip pengakuan dan subsidiaritas.Respons Pemerintah Desa Sumbermulyo terhadap Perpres No.104/2021 berupa strategi agar kegiatan yang telah direncanakan dalam musdes tetap dapat dilaksanakan meskipun harus dikemas dalam paket yang berbeda.Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meminimalkan regulasi yang membatasi desa dalam menjalankan otoritasnya sehingga prinsip pengakuan dan subsidiaritas dapat berfungsi secara optimal
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terjadinya disfungsi asas pengakuan (rekognisi) dan subsidiaritas desa, khususnya di Kalurahan Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul, yang dipicu oleh penerbitan Permendes PDTT setiap tahun mengenai prioritas penggunaan dana desa serta intervensi yang semakin kuat melalui Perpres Nomor 104 Tahun 2021, khususnya Pasal 5 ayat (4). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya fluktuasi penggunaan dana desa: pada periode 2015Ae2018 dana desa hanya dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur; pada 2019 selain infrastruktur, dana desa juga digunakan untuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/7/rekognisi-subsidiaritas-dana-fokus-aksiriset-penel-thumb-bb7e0.webp" type="image/webp" length="86510" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/rekognisi-subsidiaritas-dana-fokus-aksiriset-penel-thumb-acf93.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/rekognisi-subsidiaritas-dana-fokus-aksiriset-penel-thumb-74eb5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/rekognisi-subsidiaritas-dana-fokus-aksiriset-penel-thumb-bb7e0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2274-apmd.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17009-governabilitas-jurnal-ilmu-pemerintahan-semesta.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dynamic Governance in the Thinking Ahead Dimension Perspectives on the Implementation of the South Sumatra Mandiri Food Movement Program ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dynamic Governance in the Thinking Ahead Dimension Perspectives on the Implementation of the South Sumatra Mandiri Food Movement Program ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dynamic Governance in the Thinking Ahead Dimension Perspectives on the Implementation of the South Sumatra Mandiri Food Movement Program ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54747-sumber-pangan-manfaat-m-alternatif-p</link>
	<guid isPermaLink="false">14561466a93c58bad20b246d868b587e</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 13:57:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ mustafa sel ]]></category>
	<category><![CDATA[ usage dana ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dana,mustafa,sel,usage,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan platform digital untuk sosialisasi dan pelatihan GSMP dapat meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat, khususnya dalam konteks keterbatasan akses informasi tradisional; selanjutnya, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dynamic Governance in the Thinking Ahead Dimension: Perspectives on the Implementation of the South Sumatra Mandiri Food Movement Program: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan platform digital untuk sosialisasi dan pelatihan GSMP dapat meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat, khususnya dalam konteks keterbatasan akses informasi tradisional; selanjutnya, studi komparatif tentang diversifikasi mata pencaharian rumah tangga dapat mengidentifikasi strategi yang efektif untuk mengurangi ketergantungan pada sumber pendapatan utama sehingga manfaat bantuan GSMP lebih optimal; terakhir, pengembangan model pendampingan lapangan berbasis partisipasi komunitas yang disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi lokal dapat diuji coba untuk menilai dampaknya terhadap keberhasilan implementasi pertanian dan budidaya ikan dalam program, dengan melibatkan evaluasi kualitas bantuan serta tingkat adaptasi oleh penerima manfaat.. Implementasi Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) merupakan program yang dilaksanakan oleh rumah tangga dengan memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan berkelanjutan untuk meningkatkan ketersediaan, keterjangkauan, pemanfaatan, serta pendapatan.Hasil penelitian menunjukkan terdapat beberapa kendala di lapangan, antara lain.(1) bantuan yang diberikan belum dimanfaatkan secara optimal karena penerima manfaat masih terfokus pada sumber penghasilan utama.(2) sosialisasi tujuan dan keberlanjutan GSMP kepada penerima manfaat masih kurang.(3) kurangnya pendampingan lapangan yang ideal untuk pertanian dan budidaya ikan, sehingga bantuan tidak sepenuhnya disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi lapangan penerima manfaat Peternakan tanaman, ikan, dan unggas adalah bagian dari upaya Gerakan Ringkasan Diri Pangan untuk mengalihkan perspektif masyarakat dari "pembeli" menjadi "produsen". Namun, masih banyak tantangan dalam pelaksanaannya, antara lain penerima manfaat masih berkonsentrasi pada sumber pendapatan primernya, sosialisasi GSMP yang belum optimal bagi penerima manfaat, pendampingan lapangan terkait budidaya tanaman dan ikan yang tidak optimal, dan layanan bantuan yang diberikan tidak sepenuhnya disesuaikan dengan kondisi lapangan dan keterampilan penerima manfaat. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan penelitian yang mencoba mengkaji bagaimana Program Gerakan Pangan Mandiri (GSMP) Sumatera Selatan dilaksanakan dari perspektif Tata Kelola Dinamis. Sehingga, diharapkan dapat merekomendasikan solusi implementasi Program Gerakan Pangan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/3/sumber-pangan-manfaat-m-alternatif-rumah-tangga-ta-thumb-b4554.webp" title="JURIS - Dynamic Governance in the Thinking Ahead Dimension: Perspectives on the Implementation of the South Sumatra Mandiri Food Movement Program" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/sumber-pangan-manfaat-m-alternatif-rumah-tangga-ta-thumb-b4554.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/sumber-pangan-manfaat-m-alternatif-rumah-tangga-ta-thumb-b4554.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/sumber-pangan-manfaat-m-alternatif-rumah-tangga-ta-thumb-b4554.webp 1x" title="JURIS - Dynamic Governance in the Thinking Ahead Dimension: Perspectives on the Implementation of the South Sumatra Mandiri Food Movement Program" alt="JURIS - Dynamic Governance in the Thinking Ahead Dimension: Perspectives on the Implementation of the South Sumatra Mandiri Food Movement Program" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/sumber-pangan-manfaat-m-alternatif-rumah-tangga-ta-thumb-7b742.webp" title="JURIS - Dynamic Governance in the Thinking Ahead Dimension: Perspectives on the Implementation of the South Sumatra Mandiri Food Movement Program" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/sumber-pangan-manfaat-m-alternatif-rumah-tangga-ta-thumb-7b742.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/sumber-pangan-manfaat-m-alternatif-rumah-tangga-ta-thumb-7b742.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/sumber-pangan-manfaat-m-alternatif-rumah-tangga-ta-thumb-7b742.webp 1x" title="JURIS - Dynamic Governance in the Thinking Ahead Dimension: Perspectives on the Implementation of the South Sumatra Mandiri Food Movement Program" alt="JURIS - Dynamic Governance in the Thinking Ahead Dimension: Perspectives on the Implementation of the South Sumatra Mandiri Food Movement Program" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/sumber-pangan-manfaat-m-alternatif-rumah-tangga-ta-thumb-4ea81.webp" title="JURIS - Dynamic Governance in the Thinking Ahead Dimension: Perspectives on the Implementation of the South Sumatra Mandiri Food Movement Program" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/sumber-pangan-manfaat-m-alternatif-rumah-tangga-ta-thumb-4ea81.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/sumber-pangan-manfaat-m-alternatif-rumah-tangga-ta-thumb-4ea81.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/sumber-pangan-manfaat-m-alternatif-rumah-tangga-ta-thumb-4ea81.webp 1x" title="JURIS - Dynamic Governance in the Thinking Ahead Dimension: Perspectives on the Implementation of the South Sumatra Mandiri Food Movement Program" alt="JURIS - Dynamic Governance in the Thinking Ahead Dimension: Perspectives on the Implementation of the South Sumatra Mandiri Food Movement Program" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54747-sumber-pangan-manfaat-m-alternatif-p" title="JURIS - Dynamic Governance in the Thinking Ahead Dimension: Perspectives on the Implementation of the South Sumatra Mandiri Food Movement Program" target="_blank">Dynamic Governance in the Thinking Ahead Dimension: Perspectives on the Implementation of the South Sumatra Mandiri Food Movement Program</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan platform digital untuk sosialisasi dan pelatihan GSMP dapat meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat, khususnya dalam konteks keterbatasan akses informasi tradisional; selanjutnya, studi komparatif tentang diversifikasi mata pencaharian rumah tangga dapat mengidentifikasi strategi yang efektif untuk mengurangi ketergantungan pada sumber pendapatan utama sehingga manfaat bantuan GSMP lebih optimal; terakhir, pengembangan model pendampingan lapangan berbasis partisipasi komunitas yang disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi lokal dapat diuji coba untuk menilai dampaknya terhadap keberhasilan implementasi pertanian dan budidaya ikan dalam program, dengan melibatkan evaluasi kualitas bantuan serta tingkat adaptasi oleh penerima manfaat..
<br>Implementasi Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) merupakan program yang dilaksanakan oleh rumah tangga dengan memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan berkelanjutan untuk meningkatkan ketersediaan, keterjangkauan, pemanfaatan, serta pendapatan.Hasil penelitian menunjukkan terdapat beberapa kendala di lapangan, antara lain.(1) bantuan yang diberikan belum dimanfaatkan secara optimal karena penerima manfaat masih terfokus pada sumber penghasilan utama.(2) sosialisasi tujuan dan keberlanjutan GSMP kepada penerima manfaat masih kurang.(3) kurangnya pendampingan lapangan yang ideal untuk pertanian dan budidaya ikan, sehingga bantuan tidak sepenuhnya disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi lapangan penerima manfaat
<br>Peternakan tanaman, ikan, dan unggas adalah bagian dari upaya Gerakan Ringkasan Diri Pangan untuk mengalihkan perspektif masyarakat dari "pembeli" menjadi "produsen". Namun, masih banyak tantangan dalam pelaksanaannya, antara lain penerima manfaat masih berkonsentrasi pada sumber pendapatan primernya, sosialisasi GSMP yang belum optimal bagi penerima manfaat, pendampingan lapangan terkait budidaya tanaman dan ikan yang tidak optimal, dan layanan bantuan yang diberikan tidak sepenuhnya disesuaikan dengan kondisi lapangan dan keterampilan penerima manfaat. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan penelitian yang mencoba mengkaji bagaimana Program Gerakan Pangan Mandiri (GSMP) Sumatera Selatan dilaksanakan dari perspektif Tata Kelola Dinamis. Sehingga, diharapkan dapat merekomendasikan solusi implementasi Program Gerakan Pangan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/3/sumber-pangan-manfaat-m-alternatif-rumah-tangga-ta-thumb-4ea81.webp" type="image/webp" length="69170" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/sumber-pangan-manfaat-m-alternatif-rumah-tangga-ta-thumb-b4554.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/sumber-pangan-manfaat-m-alternatif-rumah-tangga-ta-thumb-7b742.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/sumber-pangan-manfaat-m-alternatif-rumah-tangga-ta-thumb-4ea81.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2274-apmd.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17009-governabilitas-jurnal-ilmu-pemerintahan-semesta.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dilema dan Malgovernability dalam Politik Pengelolaan Pasar Wisata Air Terjun Kulukubuk di Siberut Kabupaten Kepulauan Mentawai ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dilema dan Malgovernability dalam Politik Pengelolaan Pasar Wisata Air Terjun Kulukubuk di Siberut Kabupaten Kepulauan Mentawai ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dilema dan Malgovernability dalam Politik Pengelolaan Pasar Wisata Air Terjun Kulukubuk di Siberut Kabupaten Kepulauan Mentawai ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54746-dilema-pemerintahan-ketidakmampuan-destinasi-wisat</link>
	<guid isPermaLink="false">d6518790edc6c79e3c356e5bfbbf490b</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 13:57:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ mustafa sel ]]></category>
	<category><![CDATA[ usage dana ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dana,mustafa,sel,usage,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengkaji ulang peran pemerintah daerah dalam pengelolaan destinasi wisata Kulukubuk, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti kapasitas manajemen, transparansi, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dilema dan Malgovernability dalam Politik Pengelolaan Pasar Wisata Air Terjun Kulukubuk di Siberut, Kabupaten Kepulauan Mentawai: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengkaji ulang peran pemerintah daerah dalam pengelolaan destinasi wisata Kulukubuk, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti kapasitas manajemen, transparansi, dan resolusi konflik dengan pemilik tanah. 2. Menganalisis dampak dari konflik internal dan sengketa lahan terhadap pengelolaan pasar wisata Kulukubuk, serta mencari solusi untuk meningkatkan kerjasama dan komunikasi antara berbagai pemangku kepentingan. 3. Meneliti strategi pengembangan transportasi dan infrastruktur yang dapat meningkatkan aksesibilitas dan pengalaman wisatawan di Kulukubuk, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat lebih menyeluruh dalam memahami dan mengatasi tantangan governability di Kulukubuk, serta meningkatkan pengelolaan destinasi wisata secara berkelanjutan dan inklusif.. Governability di Kulukubuk menghadapi dilema yang menyebabkan semua sistem, fasilitas dan infrastruktur yang telah dibangun oleh pemerintah menjadi terbengkalai dan tidak dapat digunakan lagi.Sehingga, diharapkan Kulukubuk akan berdampak pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, serta peningkatan PAD, semuanya belum terwujud hingga saat ini.Analisis governability menemukan kekurangan dalam klaster GS sebagai aktor dominan, menunjukkan kapasitas manajemen yang rendah, sebagai hasilnya, dilema dalam sistem pariwisata tidak dapat diperbaiki, dan bahkan terjadi kelalaian yang telah berlangsung lama, yang berdampak pada sistem manajemen destinasi pariwisata Kulukubuk sendiri, sebagai operator pasar wisata yang berfungsi, menjadi lumpuh karena setelah peresmian lokasi, manajemen operator pariwisata Kulukubuk tidak diikuti.Selain itu, konflik semakin memanas dengan sengketa lahan oleh keluarga yang merasa memiliki tanah di mana air terjun terletak.Dampak selanjutnya, yaitu adanya konflik dan sengketa internal, menyebabkan relaksasi interrelation Governance, karena pasar wisata yang dijanjikan setelah peresmian, semakin sulit dicapai oleh stakeholder lain yang berperan sebagai agen pendukung.Selain itu, juga ada hambatan fasilitas transportasi ke lokasi yang masih belum tersedia dan saat penelitian ini dilakukan belum diaspal.Pada kenyataannya, kurangnya transportasi yang memadai untuk pengembangan Trans Mentawai dari Pelabuhan ke Kecamatan Madobag tidak terlalu mengganggu, karena bahkan sebelum ada jalan yang baik, Air Terjun Kulukubuk sudah ramai dikunjungi wisatawan Tulisan ini akan menjelaskan beberapa dilema dan maladministrasi pariwisata di destinasi pariwisata Kulukubuk. Kulukubuk adalah nama air terjun yang terletak di hutan Madobag, pulau Siberut, Kecamatan Mentawai. Sebelum pemerintahan negara ditangani, kubuk Kulu telah menjadi tujuan wisata yang terkenal. Kulu kubuk memiliki air terjun eksotis untuk bersantai dan menyembuhkan yang dikelilingi oleh pohon hutan hujan. Bagi orang Mentawai, kubuk Kulu memiliki mitos yang kuat terkait lingkaran kehidupan mereka, mereka percaya air kubuk Kulu membawa tubuh mereka dan juga kebaikan mereka akan diberkati oleh Taika. Pada saat itu, Kulu kubuk sepenuhnya diperintah oleh masyarakat lokal dan memberikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/2/dilema-pemerintahan-ketidakmampuan-destinasi-wisat-thumb-fbf64.webp" title="JURIS - Dilema dan Malgovernability dalam Politik Pengelolaan Pasar Wisata Air Terjun Kulukubuk di Siberut, Kabupaten Kepulauan Mentawai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/dilema-pemerintahan-ketidakmampuan-destinasi-wisat-thumb-fbf64.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/dilema-pemerintahan-ketidakmampuan-destinasi-wisat-thumb-fbf64.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/dilema-pemerintahan-ketidakmampuan-destinasi-wisat-thumb-fbf64.webp 1x" title="JURIS - Dilema dan Malgovernability dalam Politik Pengelolaan Pasar Wisata Air Terjun Kulukubuk di Siberut, Kabupaten Kepulauan Mentawai" alt="JURIS - Dilema dan Malgovernability dalam Politik Pengelolaan Pasar Wisata Air Terjun Kulukubuk di Siberut, Kabupaten Kepulauan Mentawai" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/2/dilema-pemerintahan-ketidakmampuan-destinasi-wisat-thumb-ce206.webp" title="JURIS - Dilema dan Malgovernability dalam Politik Pengelolaan Pasar Wisata Air Terjun Kulukubuk di Siberut, Kabupaten Kepulauan Mentawai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/dilema-pemerintahan-ketidakmampuan-destinasi-wisat-thumb-ce206.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/dilema-pemerintahan-ketidakmampuan-destinasi-wisat-thumb-ce206.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/dilema-pemerintahan-ketidakmampuan-destinasi-wisat-thumb-ce206.webp 1x" title="JURIS - Dilema dan Malgovernability dalam Politik Pengelolaan Pasar Wisata Air Terjun Kulukubuk di Siberut, Kabupaten Kepulauan Mentawai" alt="JURIS - Dilema dan Malgovernability dalam Politik Pengelolaan Pasar Wisata Air Terjun Kulukubuk di Siberut, Kabupaten Kepulauan Mentawai" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/2/dilema-pemerintahan-ketidakmampuan-destinasi-wisat-thumb-b679f.webp" title="JURIS - Dilema dan Malgovernability dalam Politik Pengelolaan Pasar Wisata Air Terjun Kulukubuk di Siberut, Kabupaten Kepulauan Mentawai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/dilema-pemerintahan-ketidakmampuan-destinasi-wisat-thumb-b679f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/dilema-pemerintahan-ketidakmampuan-destinasi-wisat-thumb-b679f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/dilema-pemerintahan-ketidakmampuan-destinasi-wisat-thumb-b679f.webp 1x" title="JURIS - Dilema dan Malgovernability dalam Politik Pengelolaan Pasar Wisata Air Terjun Kulukubuk di Siberut, Kabupaten Kepulauan Mentawai" alt="JURIS - Dilema dan Malgovernability dalam Politik Pengelolaan Pasar Wisata Air Terjun Kulukubuk di Siberut, Kabupaten Kepulauan Mentawai" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54746-dilema-pemerintahan-ketidakmampuan-destinasi-wisat" title="JURIS - Dilema dan Malgovernability dalam Politik Pengelolaan Pasar Wisata Air Terjun Kulukubuk di Siberut, Kabupaten Kepulauan Mentawai" target="_blank">Dilema dan Malgovernability dalam Politik Pengelolaan Pasar Wisata Air Terjun Kulukubuk di Siberut, Kabupaten Kepulauan Mentawai</a>: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengkaji ulang peran pemerintah daerah dalam pengelolaan destinasi wisata Kulukubuk, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti kapasitas manajemen, transparansi, dan resolusi konflik dengan pemilik tanah. 2. Menganalisis dampak dari konflik internal dan sengketa lahan terhadap pengelolaan pasar wisata Kulukubuk, serta mencari solusi untuk meningkatkan kerjasama dan komunikasi antara berbagai pemangku kepentingan. 3. Meneliti strategi pengembangan transportasi dan infrastruktur yang dapat meningkatkan aksesibilitas dan pengalaman wisatawan di Kulukubuk, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat lebih menyeluruh dalam memahami dan mengatasi tantangan governability di Kulukubuk, serta meningkatkan pengelolaan destinasi wisata secara berkelanjutan dan inklusif..
<br>Governability di Kulukubuk menghadapi dilema yang menyebabkan semua sistem, fasilitas dan infrastruktur yang telah dibangun oleh pemerintah menjadi terbengkalai dan tidak dapat digunakan lagi.Sehingga, diharapkan Kulukubuk akan berdampak pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, serta peningkatan PAD, semuanya belum terwujud hingga saat ini.Analisis governability menemukan kekurangan dalam klaster GS sebagai aktor dominan, menunjukkan kapasitas manajemen yang rendah, sebagai hasilnya, dilema dalam sistem pariwisata tidak dapat diperbaiki, dan bahkan terjadi kelalaian yang telah berlangsung lama, yang berdampak pada sistem manajemen destinasi pariwisata Kulukubuk sendiri, sebagai operator pasar wisata yang berfungsi, menjadi lumpuh karena setelah peresmian lokasi, manajemen operator pariwisata Kulukubuk tidak diikuti.Selain itu, konflik semakin memanas dengan sengketa lahan oleh keluarga yang merasa memiliki tanah di mana air terjun terletak.Dampak selanjutnya, yaitu adanya konflik dan sengketa internal, menyebabkan relaksasi interrelation Governance, karena pasar wisata yang dijanjikan setelah peresmian, semakin sulit dicapai oleh stakeholder lain yang berperan sebagai agen pendukung.Selain itu, juga ada hambatan fasilitas transportasi ke lokasi yang masih belum tersedia dan saat penelitian ini dilakukan belum diaspal.Pada kenyataannya, kurangnya transportasi yang memadai untuk pengembangan Trans Mentawai dari Pelabuhan ke Kecamatan Madobag tidak terlalu mengganggu, karena bahkan sebelum ada jalan yang baik, Air Terjun Kulukubuk sudah ramai dikunjungi wisatawan
<br>Tulisan ini akan menjelaskan beberapa dilema dan maladministrasi pariwisata di destinasi pariwisata Kulukubuk. Kulukubuk adalah nama air terjun yang terletak di hutan Madobag, pulau Siberut, Kecamatan Mentawai. Sebelum pemerintahan negara ditangani, kubuk Kulu telah menjadi tujuan wisata yang terkenal. Kulu kubuk memiliki air terjun eksotis untuk bersantai dan menyembuhkan yang dikelilingi oleh pohon hutan hujan. Bagi orang Mentawai, kubuk Kulu memiliki mitos yang kuat terkait lingkaran kehidupan mereka, mereka percaya air kubuk Kulu membawa tubuh mereka dan juga kebaikan mereka akan diberkati oleh Taika. Pada saat itu, Kulu kubuk sepenuhnya diperintah oleh masyarakat lokal dan memberikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/2/dilema-pemerintahan-ketidakmampuan-destinasi-wisat-thumb-fbf64.webp" type="image/webp" length="88376" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/dilema-pemerintahan-ketidakmampuan-destinasi-wisat-thumb-fbf64.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/dilema-pemerintahan-ketidakmampuan-destinasi-wisat-thumb-ce206.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/dilema-pemerintahan-ketidakmampuan-destinasi-wisat-thumb-b679f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2274-apmd.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17009-governabilitas-jurnal-ilmu-pemerintahan-semesta.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Merajut Asa Menggapai Cita Antara Arsip dan Gajah Mada ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Merajut Asa Menggapai Cita Antara Arsip dan Gajah Mada ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Merajut Asa Menggapai Cita Antara Arsip dan Gajah Mada ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54743-gugus-gajah-mada-perangkat-daerah-tertib-arsip-pen</link>
	<guid isPermaLink="false">c0f481ab5d3150a3053cdbd270f69835</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 13:57:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas pengelolaan arsip dinamis di Perangkat Daerah, diperlukan upaya perubahan yang terstruktur dan sistematis. GAJAH MADA telah menunjukkan dampak positif dalam meningkatkan pemahaman arsiparis dan pengelola arsip di Perangkat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Merajut Asa Menggapai Cita: Antara Arsip dan Gajah Mada: Untuk meningkatkan kualitas pengelolaan arsip dinamis di Perangkat Daerah, diperlukan upaya perubahan yang terstruktur dan sistematis. GAJAH MADA telah menunjukkan dampak positif dalam meningkatkan pemahaman arsiparis dan pengelola arsip di Perangkat Daerah terkait pengelolaan arsip dinamis sesuai kaidah kearsipan. Namun, untuk menjaga konsistensi dalam mengimplementasikan budaya tertib arsip, diperlukan upaya berkelanjutan dalam bentuk pembinaan dan pemberdayaan kearsipan berkelanjutan. Selain itu, perlu juga dilakukan alih media arsip yang merupakan salah satu tahapan dalam pemeliharaan arsip dinamis. Dengan demikian, ketersediaan arsip sebagai bahan akuntabilitas kinerja dapat terjamin dan mampu mewujudkan pemanfaatan arsip untuk pelayanan informasi publik.. Pengelolaan arsip dinamis di Perangkat Daerah belum optimal disebabkan oleh kurangnya pemahaman arsiparis maupun pengelola arsip di Perangkat Daerah terkait pengelolaan arsip dinamis sesuai kaidah kearsipan.GAJAH MADA merupakan upaya yang tepat untuk mengatasi permasalahan kearsipan karena GAJAH MADA merupakan sebuah upaya perubahan yang terstruktur dan sistematis yang telah dilakukan melalui tahapan membangun rasa urgensi, membentuk koalisi untuk memimpin perubahan, menetapkan tujuan dan strategi, mengkomunikasikan tujuan perubahan, memberdayakan tindakan, menghasilkan kemenangan jangka pendek, mengkonsolidasikan pencapaian dan menghasilkan lebih banyak perubahan, menambahkan pendekatan baru dalam budaya organisasi Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab belum optimalnya pengelolaan arsip dinamis di Perangkat Daerah dan menguraikan implikasi implementasi Gerakan Jawa Timur Handal Mengelola Arsip Dinamis (GAJAH MADA) terhadap kinerja kearsipan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan data dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Data tersebut dianalisis menggunakan analisis data model Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. 1) Pengelolaan arsip dinamis di Perangkat Daerah belum optimal disebabkan oleh kurangnya pemahaman arsiparis maupun pengelola arsip di Perangkat Daerah terkait pengelolaan arsip dinamis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/c/gugus-gajah-mada-perangkat-daerah-tertib-arsip-pen-thumb-507bc.webp" title="JURIS - Merajut Asa Menggapai Cita: Antara Arsip dan Gajah Mada" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/c/gugus-gajah-mada-perangkat-daerah-tertib-arsip-pen-thumb-507bc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/c/gugus-gajah-mada-perangkat-daerah-tertib-arsip-pen-thumb-507bc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/c/gugus-gajah-mada-perangkat-daerah-tertib-arsip-pen-thumb-507bc.webp 1x" title="JURIS - Merajut Asa Menggapai Cita: Antara Arsip dan Gajah Mada" alt="JURIS - Merajut Asa Menggapai Cita: Antara Arsip dan Gajah Mada" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/c/gugus-gajah-mada-perangkat-daerah-tertib-arsip-pen-thumb-cf897.webp" title="JURIS - Merajut Asa Menggapai Cita: Antara Arsip dan Gajah Mada" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/c/gugus-gajah-mada-perangkat-daerah-tertib-arsip-pen-thumb-cf897.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/c/gugus-gajah-mada-perangkat-daerah-tertib-arsip-pen-thumb-cf897.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/c/gugus-gajah-mada-perangkat-daerah-tertib-arsip-pen-thumb-cf897.webp 1x" title="JURIS - Merajut Asa Menggapai Cita: Antara Arsip dan Gajah Mada" alt="JURIS - Merajut Asa Menggapai Cita: Antara Arsip dan Gajah Mada" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/c/gugus-gajah-mada-perangkat-daerah-tertib-arsip-pen-thumb-9ad20.webp" title="JURIS - Merajut Asa Menggapai Cita: Antara Arsip dan Gajah Mada" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/c/gugus-gajah-mada-perangkat-daerah-tertib-arsip-pen-thumb-9ad20.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/c/gugus-gajah-mada-perangkat-daerah-tertib-arsip-pen-thumb-9ad20.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/c/gugus-gajah-mada-perangkat-daerah-tertib-arsip-pen-thumb-9ad20.webp 1x" title="JURIS - Merajut Asa Menggapai Cita: Antara Arsip dan Gajah Mada" alt="JURIS - Merajut Asa Menggapai Cita: Antara Arsip dan Gajah Mada" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54743-gugus-gajah-mada-perangkat-daerah-tertib-arsip-pen" title="JURIS - Merajut Asa Menggapai Cita: Antara Arsip dan Gajah Mada" target="_blank">Merajut Asa Menggapai Cita: Antara Arsip dan Gajah Mada</a>: Untuk meningkatkan kualitas pengelolaan arsip dinamis di Perangkat Daerah, diperlukan upaya perubahan yang terstruktur dan sistematis. GAJAH MADA telah menunjukkan dampak positif dalam meningkatkan pemahaman arsiparis dan pengelola arsip di Perangkat Daerah terkait pengelolaan arsip dinamis sesuai kaidah kearsipan. Namun, untuk menjaga konsistensi dalam mengimplementasikan budaya tertib arsip, diperlukan upaya berkelanjutan dalam bentuk pembinaan dan pemberdayaan kearsipan berkelanjutan. Selain itu, perlu juga dilakukan alih media arsip yang merupakan salah satu tahapan dalam pemeliharaan arsip dinamis. Dengan demikian, ketersediaan arsip sebagai bahan akuntabilitas kinerja dapat terjamin dan mampu mewujudkan pemanfaatan arsip untuk pelayanan informasi publik..
<br>Pengelolaan arsip dinamis di Perangkat Daerah belum optimal disebabkan oleh kurangnya pemahaman arsiparis maupun pengelola arsip di Perangkat Daerah terkait pengelolaan arsip dinamis sesuai kaidah kearsipan.GAJAH MADA merupakan upaya yang tepat untuk mengatasi permasalahan kearsipan karena GAJAH MADA merupakan sebuah upaya perubahan yang terstruktur dan sistematis yang telah dilakukan melalui tahapan membangun rasa urgensi, membentuk koalisi untuk memimpin perubahan, menetapkan tujuan dan strategi, mengkomunikasikan tujuan perubahan, memberdayakan tindakan, menghasilkan kemenangan jangka pendek, mengkonsolidasikan pencapaian dan menghasilkan lebih banyak perubahan, menambahkan pendekatan baru dalam budaya organisasi
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab belum optimalnya pengelolaan arsip dinamis di Perangkat Daerah dan menguraikan implikasi implementasi Gerakan Jawa Timur Handal Mengelola Arsip Dinamis (GAJAH MADA) terhadap kinerja kearsipan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan data dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Data tersebut dianalisis menggunakan analisis data model Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. 1) Pengelolaan arsip dinamis di Perangkat Daerah belum optimal disebabkan oleh kurangnya pemahaman arsiparis maupun pengelola arsip di Perangkat Daerah terkait pengelolaan arsip dinamis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/c/gugus-gajah-mada-perangkat-daerah-tertib-arsip-pen-thumb-507bc.webp" type="image/webp" length="181536" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/c/gugus-gajah-mada-perangkat-daerah-tertib-arsip-pen-thumb-507bc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/c/gugus-gajah-mada-perangkat-daerah-tertib-arsip-pen-thumb-cf897.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/c/gugus-gajah-mada-perangkat-daerah-tertib-arsip-pen-thumb-9ad20.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-956-anri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13172-jurnal-kearsipan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dinamika Kebijakan Retensi dan Pengelolaan Arsip Akademik sebagai Warisan Universitas di Indonesia Tantangan Strategi dan Transformasi Digital ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dinamika Kebijakan Retensi dan Pengelolaan Arsip Akademik sebagai Warisan Universitas di Indonesia Tantangan Strategi dan Transformasi Digital ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dinamika Kebijakan Retensi dan Pengelolaan Arsip Akademik sebagai Warisan Universitas di Indonesia Tantangan Strategi dan Transformasi Digital ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54742-pelestarian-arsip-statis-retensi-pengelolaan</link>
	<guid isPermaLink="false">f5d845c65ba2f51e171fab98e3d1616d</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 13:57:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas model repositori digital terintegrasi yang menghubungkan perpustakaan, arsip universitas, dan fakultas dalam meningkatkan akses dan pelestarian arsip akademik di berbagai universitas; selanjutnya, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dinamika Kebijakan Retensi dan Pengelolaan Arsip Akademik sebagai Warisan Universitas di Indonesia: Tantangan, Strategi, dan Transformasi Digital: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas model repositori digital terintegrasi yang menghubungkan perpustakaan, arsip universitas, dan fakultas dalam meningkatkan akses dan pelestarian arsip akademik di berbagai universitas; selanjutnya, dapat diteliti bagaimana penerapan teknologi kecerdasan buatan untuk otomatisasi ekstraksi metadata dan penataan dokumen elektronik (ETD) mempengaruhi kualitas pencarian serta kecepatan penyajian informasi bagi pengguna; terakhir, penting untuk mengkaji keberlanjutan model arsip hybrid (fisikAcdigital) dengan mempertimbangkan variasi kapasitas ruang, anggaran, dan sumber daya manusia di institusi pendidikan tinggi, guna merumuskan strategi pengelolaan yang adaptif terhadap kondisi sumber daya yang beragam.. Sebagian besar perguruan tinggi di Indonesia telah menetapkan kebijakan retensi arsip untuk skripsi, tesis, dan disertasi sebagai arsip permanen karena nilai ilmiah dan sejarahnya, namun pelaksanaannya masih tidak konsisten karena keterbatasan ruang penyimpanan, kurangnya tenaga ahli, dan infrastruktur yang belum memadai.KendalaAckendala tersebut menghambat aksesibilitas dan keberlanjutan pengelolaan arsip akademik.Oleh karena itu diperlukan standardisasi kebijakan retensi, pengembangan repositori digital terintegrasi, serta peningkatan koordinasi antara perpustakaan, arsip universitas, dan fakultas untuk memastikan kelestarian dan kemudahan akses warisan akademik di era transformasi digital Pengelolaan arsip akademik di perguruan tinggi Indonesia menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keragaman kebijakan retensi hingga transisi menuju sistem digital yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika kebijakan retensi arsip serta strategi pengelolaan yang diterapkan oleh institusi akademik dalam menghadapi tantangan tersebut. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif komparatif melalui wawancara dengan pimpinan unit yang membidangi kearsipan di sembilan perguruan tinggi di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun regulasi nasional telah mengatur retensi arsip, implementasinya masih bervariasi antar institusi. Faktor utama yang memengaruhi efektivitas pengelolaan arsip meliputi kesiapan sumber daya manusia, infrastruktur teknologi, serta dukungan kebijakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/f/pelestarian-arsip-statis-retensi-pengelolaan-digit-thumb-f4d00.webp" title="JURIS - Dinamika Kebijakan Retensi dan Pengelolaan Arsip Akademik sebagai Warisan Universitas di Indonesia: Tantangan, Strategi, dan Transformasi Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/pelestarian-arsip-statis-retensi-pengelolaan-digit-thumb-f4d00.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/pelestarian-arsip-statis-retensi-pengelolaan-digit-thumb-f4d00.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/pelestarian-arsip-statis-retensi-pengelolaan-digit-thumb-f4d00.webp 1x" title="JURIS - Dinamika Kebijakan Retensi dan Pengelolaan Arsip Akademik sebagai Warisan Universitas di Indonesia: Tantangan, Strategi, dan Transformasi Digital" alt="JURIS - Dinamika Kebijakan Retensi dan Pengelolaan Arsip Akademik sebagai Warisan Universitas di Indonesia: Tantangan, Strategi, dan Transformasi Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/f/pelestarian-arsip-statis-retensi-pengelolaan-digit-thumb-dd60e.webp" title="JURIS - Dinamika Kebijakan Retensi dan Pengelolaan Arsip Akademik sebagai Warisan Universitas di Indonesia: Tantangan, Strategi, dan Transformasi Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/pelestarian-arsip-statis-retensi-pengelolaan-digit-thumb-dd60e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/pelestarian-arsip-statis-retensi-pengelolaan-digit-thumb-dd60e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/pelestarian-arsip-statis-retensi-pengelolaan-digit-thumb-dd60e.webp 1x" title="JURIS - Dinamika Kebijakan Retensi dan Pengelolaan Arsip Akademik sebagai Warisan Universitas di Indonesia: Tantangan, Strategi, dan Transformasi Digital" alt="JURIS - Dinamika Kebijakan Retensi dan Pengelolaan Arsip Akademik sebagai Warisan Universitas di Indonesia: Tantangan, Strategi, dan Transformasi Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/f/pelestarian-arsip-statis-retensi-pengelolaan-digit-thumb-c7b12.webp" title="JURIS - Dinamika Kebijakan Retensi dan Pengelolaan Arsip Akademik sebagai Warisan Universitas di Indonesia: Tantangan, Strategi, dan Transformasi Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/pelestarian-arsip-statis-retensi-pengelolaan-digit-thumb-c7b12.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/pelestarian-arsip-statis-retensi-pengelolaan-digit-thumb-c7b12.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/pelestarian-arsip-statis-retensi-pengelolaan-digit-thumb-c7b12.webp 1x" title="JURIS - Dinamika Kebijakan Retensi dan Pengelolaan Arsip Akademik sebagai Warisan Universitas di Indonesia: Tantangan, Strategi, dan Transformasi Digital" alt="JURIS - Dinamika Kebijakan Retensi dan Pengelolaan Arsip Akademik sebagai Warisan Universitas di Indonesia: Tantangan, Strategi, dan Transformasi Digital" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54742-pelestarian-arsip-statis-retensi-pengelolaan" title="JURIS - Dinamika Kebijakan Retensi dan Pengelolaan Arsip Akademik sebagai Warisan Universitas di Indonesia: Tantangan, Strategi, dan Transformasi Digital" target="_blank">Dinamika Kebijakan Retensi dan Pengelolaan Arsip Akademik sebagai Warisan Universitas di Indonesia: Tantangan, Strategi, dan Transformasi Digital</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas model repositori digital terintegrasi yang menghubungkan perpustakaan, arsip universitas, dan fakultas dalam meningkatkan akses dan pelestarian arsip akademik di berbagai universitas; selanjutnya, dapat diteliti bagaimana penerapan teknologi kecerdasan buatan untuk otomatisasi ekstraksi metadata dan penataan dokumen elektronik (ETD) mempengaruhi kualitas pencarian serta kecepatan penyajian informasi bagi pengguna; terakhir, penting untuk mengkaji keberlanjutan model arsip hybrid (fisikAcdigital) dengan mempertimbangkan variasi kapasitas ruang, anggaran, dan sumber daya manusia di institusi pendidikan tinggi, guna merumuskan strategi pengelolaan yang adaptif terhadap kondisi sumber daya yang beragam..
<br>Sebagian besar perguruan tinggi di Indonesia telah menetapkan kebijakan retensi arsip untuk skripsi, tesis, dan disertasi sebagai arsip permanen karena nilai ilmiah dan sejarahnya, namun pelaksanaannya masih tidak konsisten karena keterbatasan ruang penyimpanan, kurangnya tenaga ahli, dan infrastruktur yang belum memadai.KendalaAckendala tersebut menghambat aksesibilitas dan keberlanjutan pengelolaan arsip akademik.Oleh karena itu diperlukan standardisasi kebijakan retensi, pengembangan repositori digital terintegrasi, serta peningkatan koordinasi antara perpustakaan, arsip universitas, dan fakultas untuk memastikan kelestarian dan kemudahan akses warisan akademik di era transformasi digital
<br>Pengelolaan arsip akademik di perguruan tinggi Indonesia menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keragaman kebijakan retensi hingga transisi menuju sistem digital yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika kebijakan retensi arsip serta strategi pengelolaan yang diterapkan oleh institusi akademik dalam menghadapi tantangan tersebut. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif komparatif melalui wawancara dengan pimpinan unit yang membidangi kearsipan di sembilan perguruan tinggi di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun regulasi nasional telah mengatur retensi arsip, implementasinya masih bervariasi antar institusi. Faktor utama yang memengaruhi efektivitas pengelolaan arsip meliputi kesiapan sumber daya manusia, infrastruktur teknologi, serta dukungan kebijakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/f/pelestarian-arsip-statis-retensi-pengelolaan-digit-thumb-c7b12.webp" type="image/webp" length="100366" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/pelestarian-arsip-statis-retensi-pengelolaan-digit-thumb-f4d00.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/pelestarian-arsip-statis-retensi-pengelolaan-digit-thumb-dd60e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/pelestarian-arsip-statis-retensi-pengelolaan-digit-thumb-c7b12.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-956-anri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13172-jurnal-kearsipan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Mahabah According to KH Hasyim Asyari and Its Actualization on Religious Tolerance ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mahabah According to KH Hasyim Asyari and Its Actualization on Religious Tolerance ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mahabah According to KH Hasyim Asyari and Its Actualization on Religious Tolerance ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54741-toleransi-keagamaan-madani-nilai-kurikul</link>
	<guid isPermaLink="false">15e8216ff2615b63229388a04228e339</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 13:57:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris bagaimana penerapan konsep mahabah KH Hasyim Asy'ari mempengaruhi tingkat toleransi beragama di komunitas pesantren melalui survei kuantitatif yang membandingkan kelompok yang menerima pendidikan mahabah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Mahabah According to KH Hasyim Asy'ari and Its Actualization on Religious Tolerance: Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris bagaimana penerapan konsep mahabah KH Hasyim Asy'ari mempengaruhi tingkat toleransi beragama di komunitas pesantren melalui survei kuantitatif yang membandingkan kelompok yang menerima pendidikan mahabah dengan kelompok kontrol. Studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan interpretasi dan implementasi mahabah dalam tradisi tasawuf di wilayah Indonesia timur dan barat, dengan menelaah perbedaan konteks sosial, budaya, dan dinamika interagama. Penelitian longitudinal dapat menelusuri dampak jangka panjang penguatan mahabah terhadap perubahan sikap toleransi antarumat beragama, melibatkan pengukuran berulang selama lima tahun pada sampel siswa dan masyarakat umum. Analisis kualitatif dapat menggali hambatan struktural dan teologis yang membatasi integrasi mahabah ke dalam kurikulum pendidikan formal, serta mengidentifikasi strategi adaptasi yang memungkinkan penerapan nilai toleransi secara sistemik. Eksperimen intervensi pendidikan berbasis teknologi dapat dirancang untuk menguji efektivitas modul digital tentang mahabah dalam meningkatkan pemahaman dan praktik toleransi di kalangan generasi muda, dengan mengukur hasil belajar dan perubahan perilaku.. Kesimpulannya, aktualisasi mahabah dalam Islam dapat menumbuhkan toleransi antarumat beragama.Menurut KH Hasyim Asy'ari, mahabah dalam konteks tasawuf merupakan keyakinan hamba kepada Allah yang diwujudkan melalui ketaatan pada Quran dan Hadits, serta dalam konteks sosial menghasilkan ma'rifatullah yang memupuk toleransi antar sesama manusia.Namun, fondasi mahabah sebagai realisasi toleransi keagamaan masih berada dalam ranah tasawuf akhlakhi, sementara ranah aqidah dan syariah memiliki keterbatasan Penelitian ini mengkaji konsep mahabah dalam konteks keberagaman budaya dan agama di Indonesia serta potensinya dalam memajukan toleransi beragama. Negara Indonesia memiliki keragaman budaya dan agama yang dapat menjadi kekuatan sekaligus sumber konflik. Dampak terburuk dari konflik budaya dan agama adalah hilangnya toleransi di antara keduanya. Untuk mempromosikan toleransi antaragama di Indonesia, penting untuk mengimplikasikan konsep mahabah dalam proses sosialisasi, yang diartikan sebagai cinta/afeksi dalam setiap agama. Kiai Haji Hasyim Asy'ari merupakan tokoh Muslim Indonesia yang berpengaruh terhadap persatuan bangsa, dan penelitian ini mengeksplorasi konsep mahabahnya serta aktualisasinya pada toleransi beragama. Metode penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/b/toleransi-keagamaan-madani-nilai-kurikulum-pendidi-thumb-d1a7c.webp" title="JURIS - Mahabah According to KH Hasyim Asy&#039;ari and Its Actualization on Religious Tolerance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/toleransi-keagamaan-madani-nilai-kurikulum-pendidi-thumb-d1a7c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/toleransi-keagamaan-madani-nilai-kurikulum-pendidi-thumb-d1a7c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/toleransi-keagamaan-madani-nilai-kurikulum-pendidi-thumb-d1a7c.webp 1x" title="JURIS - Mahabah According to KH Hasyim Asy&#039;ari and Its Actualization on Religious Tolerance" alt="JURIS - Mahabah According to KH Hasyim Asy&#039;ari and Its Actualization on Religious Tolerance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/toleransi-keagamaan-madani-nilai-kurikulum-pendidi-thumb-ac0e9.webp" title="JURIS - Mahabah According to KH Hasyim Asy&#039;ari and Its Actualization on Religious Tolerance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/toleransi-keagamaan-madani-nilai-kurikulum-pendidi-thumb-ac0e9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/toleransi-keagamaan-madani-nilai-kurikulum-pendidi-thumb-ac0e9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/toleransi-keagamaan-madani-nilai-kurikulum-pendidi-thumb-ac0e9.webp 1x" title="JURIS - Mahabah According to KH Hasyim Asy&#039;ari and Its Actualization on Religious Tolerance" alt="JURIS - Mahabah According to KH Hasyim Asy&#039;ari and Its Actualization on Religious Tolerance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/toleransi-keagamaan-madani-nilai-kurikulum-pendidi-thumb-eaf2f.webp" title="JURIS - Mahabah According to KH Hasyim Asy&#039;ari and Its Actualization on Religious Tolerance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/toleransi-keagamaan-madani-nilai-kurikulum-pendidi-thumb-eaf2f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/toleransi-keagamaan-madani-nilai-kurikulum-pendidi-thumb-eaf2f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/toleransi-keagamaan-madani-nilai-kurikulum-pendidi-thumb-eaf2f.webp 1x" title="JURIS - Mahabah According to KH Hasyim Asy&#039;ari and Its Actualization on Religious Tolerance" alt="JURIS - Mahabah According to KH Hasyim Asy&#039;ari and Its Actualization on Religious Tolerance" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54741-toleransi-keagamaan-madani-nilai-kurikul" title="JURIS - Mahabah According to KH Hasyim Asy&#039;ari and Its Actualization on Religious Tolerance" target="_blank">Mahabah According to KH Hasyim Asy'ari and Its Actualization on Religious Tolerance</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris bagaimana penerapan konsep mahabah KH Hasyim Asy'ari mempengaruhi tingkat toleransi beragama di komunitas pesantren melalui survei kuantitatif yang membandingkan kelompok yang menerima pendidikan mahabah dengan kelompok kontrol. Studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan interpretasi dan implementasi mahabah dalam tradisi tasawuf di wilayah Indonesia timur dan barat, dengan menelaah perbedaan konteks sosial, budaya, dan dinamika interagama. Penelitian longitudinal dapat menelusuri dampak jangka panjang penguatan mahabah terhadap perubahan sikap toleransi antarumat beragama, melibatkan pengukuran berulang selama lima tahun pada sampel siswa dan masyarakat umum. Analisis kualitatif dapat menggali hambatan struktural dan teologis yang membatasi integrasi mahabah ke dalam kurikulum pendidikan formal, serta mengidentifikasi strategi adaptasi yang memungkinkan penerapan nilai toleransi secara sistemik. Eksperimen intervensi pendidikan berbasis teknologi dapat dirancang untuk menguji efektivitas modul digital tentang mahabah dalam meningkatkan pemahaman dan praktik toleransi di kalangan generasi muda, dengan mengukur hasil belajar dan perubahan perilaku..
<br>Kesimpulannya, aktualisasi mahabah dalam Islam dapat menumbuhkan toleransi antarumat beragama.Menurut KH Hasyim Asy'ari, mahabah dalam konteks tasawuf merupakan keyakinan hamba kepada Allah yang diwujudkan melalui ketaatan pada Quran dan Hadits, serta dalam konteks sosial menghasilkan ma'rifatullah yang memupuk toleransi antar sesama manusia.Namun, fondasi mahabah sebagai realisasi toleransi keagamaan masih berada dalam ranah tasawuf akhlakhi, sementara ranah aqidah dan syariah memiliki keterbatasan
<br>Penelitian ini mengkaji konsep mahabah dalam konteks keberagaman budaya dan agama di Indonesia serta potensinya dalam memajukan toleransi beragama. Negara Indonesia memiliki keragaman budaya dan agama yang dapat menjadi kekuatan sekaligus sumber konflik. Dampak terburuk dari konflik budaya dan agama adalah hilangnya toleransi di antara keduanya. Untuk mempromosikan toleransi antaragama di Indonesia, penting untuk mengimplikasikan konsep mahabah dalam proses sosialisasi, yang diartikan sebagai cinta/afeksi dalam setiap agama. Kiai Haji Hasyim Asy'ari merupakan tokoh Muslim Indonesia yang berpengaruh terhadap persatuan bangsa, dan penelitian ini mengeksplorasi konsep mahabahnya serta aktualisasinya pada toleransi beragama. Metode penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/b/toleransi-keagamaan-madani-nilai-kurikulum-pendidi-thumb-d1a7c.webp" type="image/webp" length="88632" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/toleransi-keagamaan-madani-nilai-kurikulum-pendidi-thumb-d1a7c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/toleransi-keagamaan-madani-nilai-kurikulum-pendidi-thumb-ac0e9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/toleransi-keagamaan-madani-nilai-kurikulum-pendidi-thumb-eaf2f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1144-insuriponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5664-al-adabiya-jurnal-kebudayaan-keagamaan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Usage and Understanding of Archaisms in King James Bible among Clergy and Laity in Ijebu Ode Nigeria ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Usage and Understanding of Archaisms in King James Bible among Clergy and Laity in Ijebu Ode Nigeria ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Usage and Understanding of Archaisms in King James Bible among Clergy and Laity in Ijebu Ode Nigeria ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54740-arkais-kjv-gereja-james-bible-jemaat</link>
	<guid isPermaLink="false">7c8e0295df0ba04030fad85d6e721183</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 13:57:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi teknologi digital (misalnya aplikasi pembelajaran bahasa) dapat meningkatkan pemahaman jemaat terhadap arkais dalam KJV, sehingga mengurangi hambatan pemahaman sambil mempertahankan nilai historisnya; ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Usage and Understanding of Archaisms in King James Bible among Clergy and Laity in Ijebu-Ode, Nigeria: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi teknologi digital (misalnya aplikasi pembelajaran bahasa) dapat meningkatkan pemahaman jemaat terhadap arkais dalam KJV, sehingga mengurangi hambatan pemahaman sambil mempertahankan nilai historisnya; selanjutnya, studi komparatif antara KJV dan terjemahan modern seperti NKJV dapat menilai dampak perbedaan pronomina dan akhiran verba terhadap persepsi keilahian di antara berbagai kelompok denominasi, guna memberikan dasar empiris bagi kebijakan penggunaan terjemahan dalam ibadah; terakhir, penelitian kualitatif mendalam dapat meneliti persepsi dan pengalaman pastoral pendeta yang secara aktif mempelajari arkais KJV, untuk mengidentifikasi strategi pengajaran yang efektif dan mengukur pengaruhnya terhadap partisipasi serta pemahaman jemaat di konteks lokal.. Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan KJV lebih didorong oleh tradisi dibandingkan keunggulan komparatif terhadap terjemahan bahasa Inggris lainnya, serta bahwa jemaat cenderung menghormati atau menyukai pendeta yang mengutip KJV.Mempertahankan pronomina pribadi dan akhiran verba arkais dalam KJV tidak dianggap keputusan bijak oleh penerjemah karena unsur arkais tersebut menghambat pemahaman, meskipun para pendeta dan anggota gereja secara pribadi mempelajari bentukAcbentuk tersebut.Arkais KJV, terutama yang dibacakan langsung dari Alkitab, muncul sangat sering (70%) dalam khotbah atau liturgi pendeta Penelitian ini merupakan survei mengenai penggunaan dan pemahaman arkais pada pronomina pribadi serta akhiran verba dalam King James Bible (KJV) di kalangan pendeta dan jemaat gereja terpilih di wilayah metropolitan IjebuAcOde, Provinsi Ogun, Nigeria. Metode survei diterapkan dengan 40 responden yang dipilih secara acak sederhana serta 10 rekaman homili/liturgi yang diambil dari gerejaAcgereja yang mewakili dua blok denominasi utama (Pentekostal dan Protestan) yang menggunakan KJV. Kuesioner menjadi instrumen utama untuk memperoleh data demografis dan persepsi responden, sementara transkripsi rekaman berfungsi sebagai instrumen pendukung; data kemudian dianalisis dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arkais... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/f/arkais-kjv-gereja-james-bible-jemaat-usage-underst-thumb-713c7.webp" title="JURIS - Usage and Understanding of Archaisms in King James Bible among Clergy and Laity in Ijebu-Ode, Nigeria" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/arkais-kjv-gereja-james-bible-jemaat-usage-underst-thumb-713c7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/arkais-kjv-gereja-james-bible-jemaat-usage-underst-thumb-713c7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/arkais-kjv-gereja-james-bible-jemaat-usage-underst-thumb-713c7.webp 1x" title="JURIS - Usage and Understanding of Archaisms in King James Bible among Clergy and Laity in Ijebu-Ode, Nigeria" alt="JURIS - Usage and Understanding of Archaisms in King James Bible among Clergy and Laity in Ijebu-Ode, Nigeria" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/arkais-kjv-gereja-james-bible-jemaat-usage-underst-thumb-02fcb.webp" title="JURIS - Usage and Understanding of Archaisms in King James Bible among Clergy and Laity in Ijebu-Ode, Nigeria" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/arkais-kjv-gereja-james-bible-jemaat-usage-underst-thumb-02fcb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/arkais-kjv-gereja-james-bible-jemaat-usage-underst-thumb-02fcb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/arkais-kjv-gereja-james-bible-jemaat-usage-underst-thumb-02fcb.webp 1x" title="JURIS - Usage and Understanding of Archaisms in King James Bible among Clergy and Laity in Ijebu-Ode, Nigeria" alt="JURIS - Usage and Understanding of Archaisms in King James Bible among Clergy and Laity in Ijebu-Ode, Nigeria" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/arkais-kjv-gereja-james-bible-jemaat-usage-underst-thumb-c2515.webp" title="JURIS - Usage and Understanding of Archaisms in King James Bible among Clergy and Laity in Ijebu-Ode, Nigeria" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/arkais-kjv-gereja-james-bible-jemaat-usage-underst-thumb-c2515.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/arkais-kjv-gereja-james-bible-jemaat-usage-underst-thumb-c2515.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/arkais-kjv-gereja-james-bible-jemaat-usage-underst-thumb-c2515.webp 1x" title="JURIS - Usage and Understanding of Archaisms in King James Bible among Clergy and Laity in Ijebu-Ode, Nigeria" alt="JURIS - Usage and Understanding of Archaisms in King James Bible among Clergy and Laity in Ijebu-Ode, Nigeria" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54740-arkais-kjv-gereja-james-bible-jemaat" title="JURIS - Usage and Understanding of Archaisms in King James Bible among Clergy and Laity in Ijebu-Ode, Nigeria" target="_blank">Usage and Understanding of Archaisms in King James Bible among Clergy and Laity in Ijebu-Ode, Nigeria</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi teknologi digital (misalnya aplikasi pembelajaran bahasa) dapat meningkatkan pemahaman jemaat terhadap arkais dalam KJV, sehingga mengurangi hambatan pemahaman sambil mempertahankan nilai historisnya; selanjutnya, studi komparatif antara KJV dan terjemahan modern seperti NKJV dapat menilai dampak perbedaan pronomina dan akhiran verba terhadap persepsi keilahian di antara berbagai kelompok denominasi, guna memberikan dasar empiris bagi kebijakan penggunaan terjemahan dalam ibadah; terakhir, penelitian kualitatif mendalam dapat meneliti persepsi dan pengalaman pastoral pendeta yang secara aktif mempelajari arkais KJV, untuk mengidentifikasi strategi pengajaran yang efektif dan mengukur pengaruhnya terhadap partisipasi serta pemahaman jemaat di konteks lokal..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan KJV lebih didorong oleh tradisi dibandingkan keunggulan komparatif terhadap terjemahan bahasa Inggris lainnya, serta bahwa jemaat cenderung menghormati atau menyukai pendeta yang mengutip KJV.Mempertahankan pronomina pribadi dan akhiran verba arkais dalam KJV tidak dianggap keputusan bijak oleh penerjemah karena unsur arkais tersebut menghambat pemahaman, meskipun para pendeta dan anggota gereja secara pribadi mempelajari bentukAcbentuk tersebut.Arkais KJV, terutama yang dibacakan langsung dari Alkitab, muncul sangat sering (70%) dalam khotbah atau liturgi pendeta
<br>Penelitian ini merupakan survei mengenai penggunaan dan pemahaman arkais pada pronomina pribadi serta akhiran verba dalam King James Bible (KJV) di kalangan pendeta dan jemaat gereja terpilih di wilayah metropolitan IjebuAcOde, Provinsi Ogun, Nigeria. Metode survei diterapkan dengan 40 responden yang dipilih secara acak sederhana serta 10 rekaman homili/liturgi yang diambil dari gerejaAcgereja yang mewakili dua blok denominasi utama (Pentekostal dan Protestan) yang menggunakan KJV. Kuesioner menjadi instrumen utama untuk memperoleh data demografis dan persepsi responden, sementara transkripsi rekaman berfungsi sebagai instrumen pendukung; data kemudian dianalisis dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arkais...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/f/arkais-kjv-gereja-james-bible-jemaat-usage-underst-thumb-713c7.webp" type="image/webp" length="99964" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/arkais-kjv-gereja-james-bible-jemaat-usage-underst-thumb-713c7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/arkais-kjv-gereja-james-bible-jemaat-usage-underst-thumb-02fcb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/arkais-kjv-gereja-james-bible-jemaat-usage-underst-thumb-c2515.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1144-insuriponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5664-al-adabiya-jurnal-kebudayaan-keagamaan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ In Out School Mail Innovation School Archive Management System Incoming and Outgoing Mail Based on Android ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ In Out School Mail Innovation School Archive Management System Incoming and Outgoing Mail Based on Android ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ In Out School Mail Innovation School Archive Management System Incoming and Outgoing Mail Based on Android ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54745-surat-dinas-uji-coba-aplikasi-pengelolaan-arsip</link>
	<guid isPermaLink="false">ac452ade91ea20fbc1376aef6fffbeba</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 12:14:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi skalabilitas In-Out School Mail dengan mengujinya di sejumlah sekolah dengan tingkat pendidikan dan lokasi yang beragam, guna mengetahui kemampuan adaptasi sistem pada konteks yang berbeda; selanjutnya, pengembangan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - In-Out School Mail Innovation: School Archive Management System (Incoming and Outgoing Mail) Based on Android: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi skalabilitas In-Out School Mail dengan mengujinya di sejumlah sekolah dengan tingkat pendidikan dan lokasi yang beragam, guna mengetahui kemampuan adaptasi sistem pada konteks yang berbeda; selanjutnya, pengembangan aplikasi dapat mencakup dukungan terhadap format file selain PDF serta integrasi teknologi OCR untuk ekstraksi data otomatis, sehingga meningkatkan efisiensi pengarsipan; terakhir, diperlukan studi kuantitatif yang mengukur kepuasan pengguna dan dampak produktivitas tenaga tata usaha setelah penggunaan aplikasi, dengan menggunakan survei terstruktur dan analisis statistik untuk menilai manfaat nyata serta mengidentifikasi area perbaikan lebih lanjut.. In-Out School Mail merupakan inovasi berbasis Android yang berhasil mengdigitalisasi pengelolaan arsip sekolah, baik surat masuk maupun surat keluar.Implementasinya di SMA Negeri 2 Ponorogo menunjukkan aplikasi ini efektif, praktis, aman, serta mampu meminimalkan risiko kehilangan atau kerusakan data.Dengan fitur login via Gmail, upload, download, dan logout, aplikasi ini memberikan solusi efisien bagi tenaga tata usaha dalam mengarsipkan surat secara digital Berbagai instansi membutuhkan tenaga arsiparis untuk mengelola arsip di instansi mereka baik arsip masuk maupun arsip keluar salah satunya di sekolah yaitu tenaga administrasi tata usaha yang mengelola arsip sekolah. Memasuki era revolusi industri 4.0 yang mana masyarakat dituntut untuk mengikuti perkembangan jaman dan kemajuan teknologi maka penulis mengaplikasikan aplikasi berbasis android yaitu In-Out School Mail sebagai inovasi dalam sistem pengelolaan arsip sekolah (surat masuk dan keluar) di sekolah yang terbagi menjadi kategori pribadi dan surat dinas. Metode penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu studi literature, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini yaitu analisis kualitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu pertama spesifikasi produk yang terdiri dari 6 rancangan tampilan dengan total ruang penyimpanan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/1/surat-dinas-uji-coba-aplikasi-pengelolaan-arsip-di-thumb-52585.webp" title="JURIS - In-Out School Mail Innovation: School Archive Management System (Incoming and Outgoing Mail) Based on Android" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/surat-dinas-uji-coba-aplikasi-pengelolaan-arsip-di-thumb-52585.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/surat-dinas-uji-coba-aplikasi-pengelolaan-arsip-di-thumb-52585.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/surat-dinas-uji-coba-aplikasi-pengelolaan-arsip-di-thumb-52585.webp 1x" title="JURIS - In-Out School Mail Innovation: School Archive Management System (Incoming and Outgoing Mail) Based on Android" alt="JURIS - In-Out School Mail Innovation: School Archive Management System (Incoming and Outgoing Mail) Based on Android" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/surat-dinas-uji-coba-aplikasi-pengelolaan-arsip-di-thumb-ef785.webp" title="JURIS - In-Out School Mail Innovation: School Archive Management System (Incoming and Outgoing Mail) Based on Android" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/surat-dinas-uji-coba-aplikasi-pengelolaan-arsip-di-thumb-ef785.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/surat-dinas-uji-coba-aplikasi-pengelolaan-arsip-di-thumb-ef785.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/surat-dinas-uji-coba-aplikasi-pengelolaan-arsip-di-thumb-ef785.webp 1x" title="JURIS - In-Out School Mail Innovation: School Archive Management System (Incoming and Outgoing Mail) Based on Android" alt="JURIS - In-Out School Mail Innovation: School Archive Management System (Incoming and Outgoing Mail) Based on Android" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/surat-dinas-uji-coba-aplikasi-pengelolaan-arsip-di-thumb-609fd.webp" title="JURIS - In-Out School Mail Innovation: School Archive Management System (Incoming and Outgoing Mail) Based on Android" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/surat-dinas-uji-coba-aplikasi-pengelolaan-arsip-di-thumb-609fd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/surat-dinas-uji-coba-aplikasi-pengelolaan-arsip-di-thumb-609fd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/surat-dinas-uji-coba-aplikasi-pengelolaan-arsip-di-thumb-609fd.webp 1x" title="JURIS - In-Out School Mail Innovation: School Archive Management System (Incoming and Outgoing Mail) Based on Android" alt="JURIS - In-Out School Mail Innovation: School Archive Management System (Incoming and Outgoing Mail) Based on Android" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54745-surat-dinas-uji-coba-aplikasi-pengelolaan-arsip" title="JURIS - In-Out School Mail Innovation: School Archive Management System (Incoming and Outgoing Mail) Based on Android" target="_blank">In-Out School Mail Innovation: School Archive Management System (Incoming and Outgoing Mail) Based on Android</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi skalabilitas In-Out School Mail dengan mengujinya di sejumlah sekolah dengan tingkat pendidikan dan lokasi yang beragam, guna mengetahui kemampuan adaptasi sistem pada konteks yang berbeda; selanjutnya, pengembangan aplikasi dapat mencakup dukungan terhadap format file selain PDF serta integrasi teknologi OCR untuk ekstraksi data otomatis, sehingga meningkatkan efisiensi pengarsipan; terakhir, diperlukan studi kuantitatif yang mengukur kepuasan pengguna dan dampak produktivitas tenaga tata usaha setelah penggunaan aplikasi, dengan menggunakan survei terstruktur dan analisis statistik untuk menilai manfaat nyata serta mengidentifikasi area perbaikan lebih lanjut..
<br>In-Out School Mail merupakan inovasi berbasis Android yang berhasil mengdigitalisasi pengelolaan arsip sekolah, baik surat masuk maupun surat keluar.Implementasinya di SMA Negeri 2 Ponorogo menunjukkan aplikasi ini efektif, praktis, aman, serta mampu meminimalkan risiko kehilangan atau kerusakan data.Dengan fitur login via Gmail, upload, download, dan logout, aplikasi ini memberikan solusi efisien bagi tenaga tata usaha dalam mengarsipkan surat secara digital
<br>Berbagai instansi membutuhkan tenaga arsiparis untuk mengelola arsip di instansi mereka baik arsip masuk maupun arsip keluar salah satunya di sekolah yaitu tenaga administrasi tata usaha yang mengelola arsip sekolah. Memasuki era revolusi industri 4.0 yang mana masyarakat dituntut untuk mengikuti perkembangan jaman dan kemajuan teknologi maka penulis mengaplikasikan aplikasi berbasis android yaitu In-Out School Mail sebagai inovasi dalam sistem pengelolaan arsip sekolah (surat masuk dan keluar) di sekolah yang terbagi menjadi kategori pribadi dan surat dinas. Metode penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu studi literature, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini yaitu analisis kualitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu pertama spesifikasi produk yang terdiri dari 6 rancangan tampilan dengan total ruang penyimpanan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/1/surat-dinas-uji-coba-aplikasi-pengelolaan-arsip-di-thumb-52585.webp" type="image/webp" length="101082" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/surat-dinas-uji-coba-aplikasi-pengelolaan-arsip-di-thumb-52585.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/surat-dinas-uji-coba-aplikasi-pengelolaan-arsip-di-thumb-ef785.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/surat-dinas-uji-coba-aplikasi-pengelolaan-arsip-di-thumb-609fd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-956-anri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13172-jurnal-kearsipan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kualitas Tidur Lansia Di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kualitas Tidur Lansia Di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kualitas Tidur Lansia Di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54764-mayoritas-responden-lansia-kualitas-tidur-k</link>
	<guid isPermaLink="false">eee78c385faeba0cedad3e4458d16450</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 11:32:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ imas latifah ]]></category>
	<category><![CDATA[ iskim luthfa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,imas,iskim,latifah,luthfa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi jenis aktivitas fisik tertentu (misalnya senam, jalan kaki, atau yoga) yang paling efektif dalam meningkatkan kualitas tidur lansia. Selain itu, studi lebih lanjut bisa mempertimbangkan faktor sosial dan lingkungan, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kualitas Tidur Lansia Di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi jenis aktivitas fisik tertentu (misalnya senam, jalan kaki, atau yoga) yang paling efektif dalam meningkatkan kualitas tidur lansia. Selain itu, studi lebih lanjut bisa mempertimbangkan faktor sosial dan lingkungan, seperti pengaruh interaksi sosial atau pola hidup sehari-hari terhadap kualitas tidur. Penelitian juga dapat dilakukan secara longitudinal untuk memahami perubahan kualitas tidur dan aktivitas fisik seiring bertambahnya usia. Dengan memperluas ruang lingkup penelitian ini, diharapkan dapat ditemukan pendekatan intervensi yang lebih tepat guna dalam meningkatkan kesejahteraan lansia di panti jompo.. Penelitian ini melibatkan 95 lansia sebagai responden yang tinggal di Balai Pelayanan Sosial Lanjut Usia (BPSLU) Pucang Gading Semarang dan Wening Wardoyo Ungaran pada November hingga Desember 2024.Mayoritas responden adalah perempuan dan melaporkan frekuensi aktivitas fisik yang cukup tinggi serta kualitas tidur yang memuaskan.Hasil analisis menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan antara aktivitas fisik dan kualitas tidur, meskipun dengan kekuatan hubungan yang tergolong moderat (r=0,273, p=0,001).Temuan ini konsisten dengan teori dan penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa aktivitas fisik yang teratur dapat meningkatkan kualitas tidur lansia melalui mekanisme pemulihan tubuh dan peningkatan kebugaran jasmani.Dengan demikian, penelitian ini berhasil memenuhi tujuan untuk menganalisis keterkaitan antara aktivitas fisik dan kualitas tidur pada lansia di dua panti jompo tersebut.Hasil ini menegaskan pentingnya program aktivitas fisik terjadwal sebagai intervensi untuk meningkatkan kualitas tidur dan kesejahteraan lansia Penurunan kualitas tidur merupakan masalah kesehatan yang umum dialami lansia dan dapat memengaruhi kualitas hidup mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara aktivitas fisik dan kualitas tidur pada lansia di Balai Pelayanan Sosial Lanjut Usia (BPSLU) Pucang Gading Semarang dan Wening Wardoyo Ungaran. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain cross-sectional, penelitian melibatkan 95 lansia yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur dan Physical Activity Scale for the Elderly (PASE) untuk menilai tingkat aktivitas fisik. Analisis data dilakukan dengan uji D Sommers... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/d/mayoritas-responden-lansia-kualitas-tidur-hidup-ps-thumb-bec70.webp" title="JURIS - Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kualitas Tidur Lansia  Di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/mayoritas-responden-lansia-kualitas-tidur-hidup-ps-thumb-bec70.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/mayoritas-responden-lansia-kualitas-tidur-hidup-ps-thumb-bec70.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/mayoritas-responden-lansia-kualitas-tidur-hidup-ps-thumb-bec70.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kualitas Tidur Lansia  Di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia" alt="JURIS - Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kualitas Tidur Lansia  Di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/d/mayoritas-responden-lansia-kualitas-tidur-hidup-ps-thumb-e006b.webp" title="JURIS - Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kualitas Tidur Lansia  Di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/mayoritas-responden-lansia-kualitas-tidur-hidup-ps-thumb-e006b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/mayoritas-responden-lansia-kualitas-tidur-hidup-ps-thumb-e006b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/mayoritas-responden-lansia-kualitas-tidur-hidup-ps-thumb-e006b.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kualitas Tidur Lansia  Di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia" alt="JURIS - Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kualitas Tidur Lansia  Di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/d/mayoritas-responden-lansia-kualitas-tidur-hidup-ps-thumb-01922.webp" title="JURIS - Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kualitas Tidur Lansia  Di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/mayoritas-responden-lansia-kualitas-tidur-hidup-ps-thumb-01922.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/mayoritas-responden-lansia-kualitas-tidur-hidup-ps-thumb-01922.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/mayoritas-responden-lansia-kualitas-tidur-hidup-ps-thumb-01922.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kualitas Tidur Lansia  Di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia" alt="JURIS - Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kualitas Tidur Lansia  Di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54764-mayoritas-responden-lansia-kualitas-tidur-k" title="JURIS - Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kualitas Tidur Lansia  Di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia" target="_blank">Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kualitas Tidur Lansia  Di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi jenis aktivitas fisik tertentu (misalnya senam, jalan kaki, atau yoga) yang paling efektif dalam meningkatkan kualitas tidur lansia. Selain itu, studi lebih lanjut bisa mempertimbangkan faktor sosial dan lingkungan, seperti pengaruh interaksi sosial atau pola hidup sehari-hari terhadap kualitas tidur. Penelitian juga dapat dilakukan secara longitudinal untuk memahami perubahan kualitas tidur dan aktivitas fisik seiring bertambahnya usia. Dengan memperluas ruang lingkup penelitian ini, diharapkan dapat ditemukan pendekatan intervensi yang lebih tepat guna dalam meningkatkan kesejahteraan lansia di panti jompo..
<br>Penelitian ini melibatkan 95 lansia sebagai responden yang tinggal di Balai Pelayanan Sosial Lanjut Usia (BPSLU) Pucang Gading Semarang dan Wening Wardoyo Ungaran pada November hingga Desember 2024.Mayoritas responden adalah perempuan dan melaporkan frekuensi aktivitas fisik yang cukup tinggi serta kualitas tidur yang memuaskan.Hasil analisis menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan antara aktivitas fisik dan kualitas tidur, meskipun dengan kekuatan hubungan yang tergolong moderat (r=0,273, p=0,001).Temuan ini konsisten dengan teori dan penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa aktivitas fisik yang teratur dapat meningkatkan kualitas tidur lansia melalui mekanisme pemulihan tubuh dan peningkatan kebugaran jasmani.Dengan demikian, penelitian ini berhasil memenuhi tujuan untuk menganalisis keterkaitan antara aktivitas fisik dan kualitas tidur pada lansia di dua panti jompo tersebut.Hasil ini menegaskan pentingnya program aktivitas fisik terjadwal sebagai intervensi untuk meningkatkan kualitas tidur dan kesejahteraan lansia
<br>Penurunan kualitas tidur merupakan masalah kesehatan yang umum dialami lansia dan dapat memengaruhi kualitas hidup mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara aktivitas fisik dan kualitas tidur pada lansia di Balai Pelayanan Sosial Lanjut Usia (BPSLU) Pucang Gading Semarang dan Wening Wardoyo Ungaran. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain cross-sectional, penelitian melibatkan 95 lansia yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur dan Physical Activity Scale for the Elderly (PASE) untuk menilai tingkat aktivitas fisik. Analisis data dilakukan dengan uji D Sommers...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/d/mayoritas-responden-lansia-kualitas-tidur-hidup-ps-thumb-01922.webp" type="image/webp" length="63994" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/mayoritas-responden-lansia-kualitas-tidur-hidup-ps-thumb-bec70.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/mayoritas-responden-lansia-kualitas-tidur-hidup-ps-thumb-e006b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/mayoritas-responden-lansia-kualitas-tidur-hidup-ps-thumb-01922.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1023-thamrin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5158-anakes-jurnal-ilmiah-analis-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Flipbook Berbasis Discovery Learning dan HOTS pada Materi Sistem Pencernaan di SMA ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Flipbook Berbasis Discovery Learning dan HOTS pada Materi Sistem Pencernaan di SMA ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Flipbook Berbasis Discovery Learning dan HOTS pada Materi Sistem Pencernaan di SMA ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54752-discovery-learning-flipbook-hots-ruang-lingkup-yem</link>
	<guid isPermaLink="false">451dda59cb50fed6822d6204e013d32f</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 09:39:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki sejauh mana penggunaan Flipbook berbasis Discovery Learning dan HOTS meningkatkan pencapaian hasil belajar dan kemampuan berpikir tingkat tinggi pada berbagai topik Biologi, dengan merancang eksperimen kontrol ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan Flipbook Berbasis Discovery Learning dan HOTS pada Materi Sistem Pencernaan di SMA: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki sejauh mana penggunaan Flipbook berbasis Discovery Learning dan HOTS meningkatkan pencapaian hasil belajar dan kemampuan berpikir tingkat tinggi pada berbagai topik Biologi, dengan merancang eksperimen kontrol yang membandingkan kelompok yang menggunakan media tersebut dengan kelompok pembelajaran konvensional. Selain itu, diperlukan studi perbandingan antara Flipbook digital dengan format media interaktif lainnya seperti Augmented Reality (AR) atau Virtual Reality (VR) untuk menentukan keunggulan pedagogis masing-masing dalam meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa. Selanjutnya, penelitian longitudinal yang melibatkan beberapa sekolah dapat mengevaluasi faktor-faktor pendukung dan hambatan dalam implementasi skala luas, termasuk kesiapan guru, integrasi kurikulum, serta dampak jangka panjang terhadap kebiasaan belajar mandiri siswa, sehingga memberikan gambaran komprehensif tentang keberlanjutan dan skalabilitas media pembelajaran inovatif ini.. Penelitian berhasil mengembangkan Flipbook berbasis Discovery Learning dan HOTS untuk materi sistem pencernaan di SMA dengan model ADDIE, yang terbukti valid (82% materi, 90% media) dan praktis (83% guru, 92% siswa).Media ini mendukung pembelajaran yang lebih aktif dan berpusat pada peserta didik.Penelitian selanjutnya disarankan menguji efektivitas media terhadap peningkatan hasil belajar dan kemampuan HOTS, memperluas pengembangan ke materi Biologi lain, serta melakukan uji coba pada skala lebih luas Media pembelajaran yang inovatif diperlukan untuk mendukung pembelajaran Biologi yang mampu mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS). Penelitian ini bertujuan mengembangkan media Flipbook berbasis Discovery Learning dan HOTS pada materi sistem pencernaan di SMA serta menganalisis tingkat kevalidan dan kepraktisannya. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analyze, Design, dan Evaluation. Tahap Development, implementasi dilaksanakan melalui uji coba terbatas sesuai ruang lingkup penelitian. Subjek penelitian terdiri... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/2/discovery-learning-flipbook-hots-ruang-lingkup-pen-thumb-c095e.webp" title="JURIS - Pengembangan Flipbook Berbasis Discovery Learning dan HOTS pada Materi Sistem Pencernaan di SMA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/discovery-learning-flipbook-hots-ruang-lingkup-pen-thumb-c095e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/discovery-learning-flipbook-hots-ruang-lingkup-pen-thumb-c095e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/discovery-learning-flipbook-hots-ruang-lingkup-pen-thumb-c095e.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Flipbook Berbasis Discovery Learning dan HOTS pada Materi Sistem Pencernaan di SMA" alt="JURIS - Pengembangan Flipbook Berbasis Discovery Learning dan HOTS pada Materi Sistem Pencernaan di SMA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/2/discovery-learning-flipbook-hots-ruang-lingkup-pen-thumb-3f681.webp" title="JURIS - Pengembangan Flipbook Berbasis Discovery Learning dan HOTS pada Materi Sistem Pencernaan di SMA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/discovery-learning-flipbook-hots-ruang-lingkup-pen-thumb-3f681.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/discovery-learning-flipbook-hots-ruang-lingkup-pen-thumb-3f681.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/discovery-learning-flipbook-hots-ruang-lingkup-pen-thumb-3f681.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Flipbook Berbasis Discovery Learning dan HOTS pada Materi Sistem Pencernaan di SMA" alt="JURIS - Pengembangan Flipbook Berbasis Discovery Learning dan HOTS pada Materi Sistem Pencernaan di SMA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/2/discovery-learning-flipbook-hots-ruang-lingkup-pen-thumb-78935.webp" title="JURIS - Pengembangan Flipbook Berbasis Discovery Learning dan HOTS pada Materi Sistem Pencernaan di SMA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/discovery-learning-flipbook-hots-ruang-lingkup-pen-thumb-78935.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/discovery-learning-flipbook-hots-ruang-lingkup-pen-thumb-78935.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/discovery-learning-flipbook-hots-ruang-lingkup-pen-thumb-78935.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Flipbook Berbasis Discovery Learning dan HOTS pada Materi Sistem Pencernaan di SMA" alt="JURIS - Pengembangan Flipbook Berbasis Discovery Learning dan HOTS pada Materi Sistem Pencernaan di SMA" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54752-discovery-learning-flipbook-hots-ruang-lingkup-yem" title="JURIS - Pengembangan Flipbook Berbasis Discovery Learning dan HOTS pada Materi Sistem Pencernaan di SMA" target="_blank">Pengembangan Flipbook Berbasis Discovery Learning dan HOTS pada Materi Sistem Pencernaan di SMA</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki sejauh mana penggunaan Flipbook berbasis Discovery Learning dan HOTS meningkatkan pencapaian hasil belajar dan kemampuan berpikir tingkat tinggi pada berbagai topik Biologi, dengan merancang eksperimen kontrol yang membandingkan kelompok yang menggunakan media tersebut dengan kelompok pembelajaran konvensional. Selain itu, diperlukan studi perbandingan antara Flipbook digital dengan format media interaktif lainnya seperti Augmented Reality (AR) atau Virtual Reality (VR) untuk menentukan keunggulan pedagogis masing-masing dalam meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa. Selanjutnya, penelitian longitudinal yang melibatkan beberapa sekolah dapat mengevaluasi faktor-faktor pendukung dan hambatan dalam implementasi skala luas, termasuk kesiapan guru, integrasi kurikulum, serta dampak jangka panjang terhadap kebiasaan belajar mandiri siswa, sehingga memberikan gambaran komprehensif tentang keberlanjutan dan skalabilitas media pembelajaran inovatif ini..
<br>Penelitian berhasil mengembangkan Flipbook berbasis Discovery Learning dan HOTS untuk materi sistem pencernaan di SMA dengan model ADDIE, yang terbukti valid (82% materi, 90% media) dan praktis (83% guru, 92% siswa).Media ini mendukung pembelajaran yang lebih aktif dan berpusat pada peserta didik.Penelitian selanjutnya disarankan menguji efektivitas media terhadap peningkatan hasil belajar dan kemampuan HOTS, memperluas pengembangan ke materi Biologi lain, serta melakukan uji coba pada skala lebih luas
<br>Media pembelajaran yang inovatif diperlukan untuk mendukung pembelajaran Biologi yang mampu mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS). Penelitian ini bertujuan mengembangkan media Flipbook berbasis Discovery Learning dan HOTS pada materi sistem pencernaan di SMA serta menganalisis tingkat kevalidan dan kepraktisannya. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analyze, Design, dan Evaluation. Tahap Development, implementasi dilaksanakan melalui uji coba terbatas sesuai ruang lingkup penelitian. Subjek penelitian terdiri...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/2/discovery-learning-flipbook-hots-ruang-lingkup-pen-thumb-78935.webp" type="image/webp" length="86094" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/discovery-learning-flipbook-hots-ruang-lingkup-pen-thumb-c095e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/discovery-learning-flipbook-hots-ruang-lingkup-pen-thumb-3f681.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/discovery-learning-flipbook-hots-ruang-lingkup-pen-thumb-78935.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-755-publikasiindonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14690-jurnal-pendidikan-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Higher Risk of Preeclampsia Among Overweight and Obese Pregnant Women Compared to Normal BMI Women ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Higher Risk of Preeclampsia Among Overweight and Obese Pregnant Women Compared to Normal BMI Women ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Higher Risk of Preeclampsia Among Overweight and Obese Pregnant Women Compared to Normal BMI Women ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54748-massa-tubuh-bmi-preeclampsia-indeks-ob</link>
	<guid isPermaLink="false">44f813b495ad488c35fe622fe7bd030f</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 09:39:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ front matter ]]></category>
	<category><![CDATA[ yuli lestari ]]></category>
	<category><![CDATA[ dewi yuliana ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dewi,front,lestari,matter,yuli,yuliana]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki peran biomarker metabolik spesifik, seperti leptin, insulin, dan profil lipid, dalam memediasi hubungan antara BMI dan preeclampsia pada populasi perempuan Indonesia yang beragam, sehingga memperjelas mekanisme ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Higher Risk of Preeclampsia Among Overweight and Obese Pregnant Women Compared to Normal BMI Women: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki peran biomarker metabolik spesifik, seperti leptin, insulin, dan profil lipid, dalam memediasi hubungan antara BMI dan preeclampsia pada populasi perempuan Indonesia yang beragam, sehingga memperjelas mekanisme biologis yang mendasari kondisi tersebut. Selain itu, diperlukan studi kohort prospektif besar yang mencakup wilayah perkotaan dan pedesaan untuk mengevaluasi pengaruh faktor gaya hidupAimisalnya pola makan, tingkat aktivitas fisik, dan paparan stresAisebagai moderator atau mediator antara BMI dan risiko preeclampsia. Selanjutnya, uji coba terkontrol secara acak yang menilai efektivitas program manajemen berat badan praAckehamilan, termasuk intervensi nutrisi dan latihan terstruktur, harus dilakukan guna menentukan apakah intervensi tersebut dapat menurunkan insiden preeclampsia secara signifikan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti kuat untuk strategi pencegahan yang lebih tepat sasaran serta memperkuat kebijakan kesehatan reproduksi di Indonesia. Dengan menggabungkan data biomolekuler, faktor lingkungan, dan hasil intervensi klinis, para peneliti dapat mengidentifikasi profil risiko yang lebih akurat dan mengembangkan pendekatan personalisasi dalam perawatan ibu hamil. Akhirnya, hasil tersebut dapat diintegrasikan ke dalam pedoman praktik klinis nasional untuk meningkatkan kualitas perawatan antenatal dan mengurangi beban morbiditas maternal.. Penelitian ini menunjukkan bahwa wanita hamil dengan kelebihan berat badan atau obesitas memiliki risiko preeclampsia yang secara signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan yang memiliki BMI normal, sementara BMI normal berfungsi sebagai faktor perlindungan.Temuan tersebut menekankan pentingnya skrining BMI dini serta konseling nutrisi dan program manajemen berat badan sebagai bagian dari praktik klinis dan kebijakan kesehatan masyarakat.Penelitian selanjutnya sebaiknya melibatkan studi prospektif multiAcpusat dengan desain longitudinal serta uji coba intervensi yang menilai efektivitas optimalisasi berat badan praAckehamilan dan modifikasi gaya hidup dalam mengurangi kejadian preeclampsia Preeclampsia merupakan komplikasi kehamilan yang ditandai oleh hipertensi dan proteinuria, memengaruhi 2Ae8A% kehamilan secara global dengan prevalensi sebesar 24A% di Indonesia. Etiologinya masih belum jelas karena sifatnya yang kompleks dan multifaktorial, serta dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti usia, obesitas, kondisi medis yang sudah ada sebelumnya, dan kehamilan ganda. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara indeks massa tubuh (BMI) dengan preeclampsia pada wanita hamil. Studi observasional analitis dilakukan dengan teknik purposive sampling, melibatkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/b/massa-tubuh-bmi-preeclampsia-indeks-obesitas-norma-thumb-f352e.webp" title="JURIS - Higher Risk of Preeclampsia Among Overweight and Obese Pregnant Women Compared to Normal BMI Women" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/massa-tubuh-bmi-preeclampsia-indeks-obesitas-norma-thumb-f352e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/massa-tubuh-bmi-preeclampsia-indeks-obesitas-norma-thumb-f352e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/massa-tubuh-bmi-preeclampsia-indeks-obesitas-norma-thumb-f352e.webp 1x" title="JURIS - Higher Risk of Preeclampsia Among Overweight and Obese Pregnant Women Compared to Normal BMI Women" alt="JURIS - Higher Risk of Preeclampsia Among Overweight and Obese Pregnant Women Compared to Normal BMI Women" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/massa-tubuh-bmi-preeclampsia-indeks-obesitas-norma-thumb-0b885.webp" title="JURIS - Higher Risk of Preeclampsia Among Overweight and Obese Pregnant Women Compared to Normal BMI Women" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/massa-tubuh-bmi-preeclampsia-indeks-obesitas-norma-thumb-0b885.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/massa-tubuh-bmi-preeclampsia-indeks-obesitas-norma-thumb-0b885.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/massa-tubuh-bmi-preeclampsia-indeks-obesitas-norma-thumb-0b885.webp 1x" title="JURIS - Higher Risk of Preeclampsia Among Overweight and Obese Pregnant Women Compared to Normal BMI Women" alt="JURIS - Higher Risk of Preeclampsia Among Overweight and Obese Pregnant Women Compared to Normal BMI Women" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/massa-tubuh-bmi-preeclampsia-indeks-obesitas-norma-thumb-0f211.webp" title="JURIS - Higher Risk of Preeclampsia Among Overweight and Obese Pregnant Women Compared to Normal BMI Women" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/massa-tubuh-bmi-preeclampsia-indeks-obesitas-norma-thumb-0f211.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/massa-tubuh-bmi-preeclampsia-indeks-obesitas-norma-thumb-0f211.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/massa-tubuh-bmi-preeclampsia-indeks-obesitas-norma-thumb-0f211.webp 1x" title="JURIS - Higher Risk of Preeclampsia Among Overweight and Obese Pregnant Women Compared to Normal BMI Women" alt="JURIS - Higher Risk of Preeclampsia Among Overweight and Obese Pregnant Women Compared to Normal BMI Women" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54748-massa-tubuh-bmi-preeclampsia-indeks-ob" title="JURIS - Higher Risk of Preeclampsia Among Overweight and Obese Pregnant Women Compared to Normal BMI Women" target="_blank">Higher Risk of Preeclampsia Among Overweight and Obese Pregnant Women Compared to Normal BMI Women</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki peran biomarker metabolik spesifik, seperti leptin, insulin, dan profil lipid, dalam memediasi hubungan antara BMI dan preeclampsia pada populasi perempuan Indonesia yang beragam, sehingga memperjelas mekanisme biologis yang mendasari kondisi tersebut. Selain itu, diperlukan studi kohort prospektif besar yang mencakup wilayah perkotaan dan pedesaan untuk mengevaluasi pengaruh faktor gaya hidupAimisalnya pola makan, tingkat aktivitas fisik, dan paparan stresAisebagai moderator atau mediator antara BMI dan risiko preeclampsia. Selanjutnya, uji coba terkontrol secara acak yang menilai efektivitas program manajemen berat badan praAckehamilan, termasuk intervensi nutrisi dan latihan terstruktur, harus dilakukan guna menentukan apakah intervensi tersebut dapat menurunkan insiden preeclampsia secara signifikan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti kuat untuk strategi pencegahan yang lebih tepat sasaran serta memperkuat kebijakan kesehatan reproduksi di Indonesia. Dengan menggabungkan data biomolekuler, faktor lingkungan, dan hasil intervensi klinis, para peneliti dapat mengidentifikasi profil risiko yang lebih akurat dan mengembangkan pendekatan personalisasi dalam perawatan ibu hamil. Akhirnya, hasil tersebut dapat diintegrasikan ke dalam pedoman praktik klinis nasional untuk meningkatkan kualitas perawatan antenatal dan mengurangi beban morbiditas maternal..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa wanita hamil dengan kelebihan berat badan atau obesitas memiliki risiko preeclampsia yang secara signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan yang memiliki BMI normal, sementara BMI normal berfungsi sebagai faktor perlindungan.Temuan tersebut menekankan pentingnya skrining BMI dini serta konseling nutrisi dan program manajemen berat badan sebagai bagian dari praktik klinis dan kebijakan kesehatan masyarakat.Penelitian selanjutnya sebaiknya melibatkan studi prospektif multiAcpusat dengan desain longitudinal serta uji coba intervensi yang menilai efektivitas optimalisasi berat badan praAckehamilan dan modifikasi gaya hidup dalam mengurangi kejadian preeclampsia
<br>Preeclampsia merupakan komplikasi kehamilan yang ditandai oleh hipertensi dan proteinuria, memengaruhi 2Ae8A% kehamilan secara global dengan prevalensi sebesar 24A% di Indonesia. Etiologinya masih belum jelas karena sifatnya yang kompleks dan multifaktorial, serta dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti usia, obesitas, kondisi medis yang sudah ada sebelumnya, dan kehamilan ganda. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara indeks massa tubuh (BMI) dengan preeclampsia pada wanita hamil. Studi observasional analitis dilakukan dengan teknik purposive sampling, melibatkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/b/massa-tubuh-bmi-preeclampsia-indeks-obesitas-norma-thumb-0f211.webp" type="image/webp" length="95188" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/massa-tubuh-bmi-preeclampsia-indeks-obesitas-norma-thumb-f352e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/massa-tubuh-bmi-preeclampsia-indeks-obesitas-norma-thumb-0b885.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/massa-tubuh-bmi-preeclampsia-indeks-obesitas-norma-thumb-0f211.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1650-poltekkes-tjk.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17031-jurnal-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Archival Tradition of Muhammadiyah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Archival Tradition of Muhammadiyah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Archival Tradition of Muhammadiyah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54744-arsip-nasional-republik-sejarah-bangsa-sumber-seja</link>
	<guid isPermaLink="false">bf8ff1d6d9a53dab691d8aba5a05e3ff</guid>
	<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 09:39:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, saran penelitian lanjutan yang baru adalah: 1. Mengembangkan penelitian tentang sejarah Muhammadiyah dengan fokus pada aspek budaya administrasi organisasi, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Archival Tradition of Muhammadiyah: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, saran penelitian lanjutan yang baru adalah: 1. Mengembangkan penelitian tentang sejarah Muhammadiyah dengan fokus pada aspek budaya administrasi organisasi, untuk memahami bagaimana tradisi kearsipan Muhammadiyah terbentuk dan berkembang selama satu abad. 2. Melakukan studi komparatif antara Muhammadiyah dengan organisasi Islam lainnya di Indonesia, untuk melihat perbedaan dan kesamaan dalam tradisi kearsipan dan budaya administrasi organisasi. 3. Menganalisis signifikansi arsip Muhammadiyah dalam konteks permuseuman dan pengembangan ilmu pengetahuan, serta mengeksplorasi potensi arsip tersebut untuk menjadi sumber sejarah yang bermanfaat dan dinamis.. Muhammadiyah merupakan organisasi modern yang secara sadar mewariskan tradisi pengelolaan administrasi secara disiplin.Hal ini terjadi dalam jangka waktu panjang dan kemudian kini hasil pekerjaan itu kita warisi sebagai kekayaan khazanah arsip yang merekam perjalanan sejarah bangsa Indonesia sejak masa pergerakan nasional hingga hari ini, yang merekam perjalanan sejarah bangsa Indonesia sejak masa pergerakan nasional hingga hari ini Kajian ini merupakan sebuah refleksi historis terhadap perkembangan sejarah Muhammadiyah sebagai gerakan Islam modernis dalam sudut pandang budaya administrasi organisasi selama satu abad yang hasilnya menjadi sebuah khazanah arsip yang berharga bagi bangsa. Proses kerjasama antara Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Arsip Nasional Republik Indonesia sejak tahun 1996 menghasilkan salah satu inventarisasi arsip terbesar untuk sebuah organisasi kebangsaan. Penelitian interdisipliner ini menggabungkan metode sejarah untuk memahami tradisi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/2/arsip-nasional-republik-sejarah-bangsa-sumber-alte-thumb-87f11.webp" title="JURIS - The Archival Tradition of Muhammadiyah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/arsip-nasional-republik-sejarah-bangsa-sumber-alte-thumb-87f11.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/arsip-nasional-republik-sejarah-bangsa-sumber-alte-thumb-87f11.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/arsip-nasional-republik-sejarah-bangsa-sumber-alte-thumb-87f11.webp 1x" title="JURIS - The Archival Tradition of Muhammadiyah" alt="JURIS - The Archival Tradition of Muhammadiyah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/arsip-nasional-republik-sejarah-bangsa-sumber-alte-thumb-e38a9.webp" title="JURIS - The Archival Tradition of Muhammadiyah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/arsip-nasional-republik-sejarah-bangsa-sumber-alte-thumb-e38a9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/arsip-nasional-republik-sejarah-bangsa-sumber-alte-thumb-e38a9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/arsip-nasional-republik-sejarah-bangsa-sumber-alte-thumb-e38a9.webp 1x" title="JURIS - The Archival Tradition of Muhammadiyah" alt="JURIS - The Archival Tradition of Muhammadiyah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/arsip-nasional-republik-sejarah-bangsa-sumber-alte-thumb-d9788.webp" title="JURIS - The Archival Tradition of Muhammadiyah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/arsip-nasional-republik-sejarah-bangsa-sumber-alte-thumb-d9788.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/arsip-nasional-republik-sejarah-bangsa-sumber-alte-thumb-d9788.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/arsip-nasional-republik-sejarah-bangsa-sumber-alte-thumb-d9788.webp 1x" title="JURIS - The Archival Tradition of Muhammadiyah" alt="JURIS - The Archival Tradition of Muhammadiyah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54744-arsip-nasional-republik-sejarah-bangsa-sumber-seja" title="JURIS - The Archival Tradition of Muhammadiyah" target="_blank">The Archival Tradition of Muhammadiyah</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, saran penelitian lanjutan yang baru adalah: 1. Mengembangkan penelitian tentang sejarah Muhammadiyah dengan fokus pada aspek budaya administrasi organisasi, untuk memahami bagaimana tradisi kearsipan Muhammadiyah terbentuk dan berkembang selama satu abad. 2. Melakukan studi komparatif antara Muhammadiyah dengan organisasi Islam lainnya di Indonesia, untuk melihat perbedaan dan kesamaan dalam tradisi kearsipan dan budaya administrasi organisasi. 3. Menganalisis signifikansi arsip Muhammadiyah dalam konteks permuseuman dan pengembangan ilmu pengetahuan, serta mengeksplorasi potensi arsip tersebut untuk menjadi sumber sejarah yang bermanfaat dan dinamis..
<br>Muhammadiyah merupakan organisasi modern yang secara sadar mewariskan tradisi pengelolaan administrasi secara disiplin.Hal ini terjadi dalam jangka waktu panjang dan kemudian kini hasil pekerjaan itu kita warisi sebagai kekayaan khazanah arsip yang merekam perjalanan sejarah bangsa Indonesia sejak masa pergerakan nasional hingga hari ini, yang merekam perjalanan sejarah bangsa Indonesia sejak masa pergerakan nasional hingga hari ini
<br>Kajian ini merupakan sebuah refleksi historis terhadap perkembangan sejarah Muhammadiyah sebagai gerakan Islam modernis dalam sudut pandang budaya administrasi organisasi selama satu abad yang hasilnya menjadi sebuah khazanah arsip yang berharga bagi bangsa. Proses kerjasama antara Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Arsip Nasional Republik Indonesia sejak tahun 1996 menghasilkan salah satu inventarisasi arsip terbesar untuk sebuah organisasi kebangsaan. Penelitian interdisipliner ini menggabungkan metode sejarah untuk memahami tradisi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/2/arsip-nasional-republik-sejarah-bangsa-sumber-alte-thumb-d9788.webp" type="image/webp" length="182544" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/arsip-nasional-republik-sejarah-bangsa-sumber-alte-thumb-87f11.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/arsip-nasional-republik-sejarah-bangsa-sumber-alte-thumb-e38a9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/arsip-nasional-republik-sejarah-bangsa-sumber-alte-thumb-d9788.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-956-anri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13172-jurnal-kearsipan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Fri, 17 Jul 2026 14:40:25 +0700. 24 items. Served in: 10.252 seconds [rss] -->
