<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Fri, 28 Aug 2026 06:25:27 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Fri, 28 Aug 2026 06:25:27 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-08-28T06:25:27+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ The Implementation Of Asepsis Principle In The Central Surgery Installation Of St Antonius PontianakAos Surgery Team ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Implementation Of Asepsis Principle In The Central Surgery Installation Of St Antonius PontianakAos Surgery Team ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Implementation Of Asepsis Principle In The Central Surgery Installation Of St Antonius PontianakAos Surgery Team ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61684-pasien-bedah-jantung-tim-instal</link>
	<guid isPermaLink="false">ce303588a52350a3d21e377fe15a65c3</guid>
	<pubDate>Fri, 28 Aug 2026 06:12:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ surgery team ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,header,page,surgery,team]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas program pelatihan tentang prinsip asepsis dalam meningkatkan kepatuhan tim bedah. Selain itu, studi dapat dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh teknik sterilisasi berbeda terhadap tingkat infeksi pasien. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Implementation Of Asepsis Principle In The Central Surgery Installation Of St Antonius PontianakAos Surgery Team: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas program pelatihan tentang prinsip asepsis dalam meningkatkan kepatuhan tim bedah. Selain itu, studi dapat dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh teknik sterilisasi berbeda terhadap tingkat infeksi pasien. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran pengawasan langsung dalam menjaga prosedur asepsis selama operasi. Semua saran ini bertujuan untuk memperkuat standar asepsis di ruang bedah dan mengurangi risiko infeksi pasien. Penelitian lebih lanjut dapat fokus pada pengembangan protokol asepsis yang lebih ketat untuk meminimalkan kesalahan prosedur. Studi juga dapat mengevaluasi dampak perbedaan pendidikan dan pengalaman kerja terhadap kepatuhan asepsis. Dengan menggabungkan pendekatan pendidikan dan pengawasan, kualitas pelayanan bedah dapat ditingkatkan secara signifikan.. Hampir semua responden mematuhi standar dalam asepsis, menunjukkan bahwa setiap petugas harus mampu mempertahankan sterilitas.Sebagian besar prosedur asepsis, yang mencakup scrubbing, gowning, dan gloving, dilakukan sesuai prosedur.Namun, masih ada fase yang tidak sesuai prosedur Latar belakang: Infeksi situs bedah (SSI) menyumbang 14-16% infeksi dan terjadi pada sekitar 5% pasien bedah. Penularan mikroorganisme dapat diminimalkan dengan teknik asepsis. Prosedur asepsis sebelum tindakan bedah sangat penting untuk menjaga pasien dari pajanan mikroba, pencegahan dari Health Care Associated Infections (HAI). Tujuan: untuk mengidentifikasi pelaksanaan prinsip asepsis di kamar operasi Instalasi Bedah Sentral Rumah Sakit Santo Antonius Pontianak. Metode: Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah semua... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/3/pasien-bedah-jantung-tim-instalasi-sentral-perilak-thumb-8b713.webp" title="JURIS - The Implementation Of Asepsis Principle In The Central Surgery Installation Of St Antonius PontianakAos Surgery Team" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/pasien-bedah-jantung-tim-instalasi-sentral-perilak-thumb-8b713.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/pasien-bedah-jantung-tim-instalasi-sentral-perilak-thumb-8b713.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/pasien-bedah-jantung-tim-instalasi-sentral-perilak-thumb-8b713.webp 1x" title="JURIS - The Implementation Of Asepsis Principle In The Central Surgery Installation Of St Antonius PontianakAos Surgery Team" alt="JURIS - The Implementation Of Asepsis Principle In The Central Surgery Installation Of St Antonius PontianakAos Surgery Team" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/pasien-bedah-jantung-tim-instalasi-sentral-perilak-thumb-45f53.webp" title="JURIS - The Implementation Of Asepsis Principle In The Central Surgery Installation Of St Antonius PontianakAos Surgery Team" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/pasien-bedah-jantung-tim-instalasi-sentral-perilak-thumb-45f53.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/pasien-bedah-jantung-tim-instalasi-sentral-perilak-thumb-45f53.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/pasien-bedah-jantung-tim-instalasi-sentral-perilak-thumb-45f53.webp 1x" title="JURIS - The Implementation Of Asepsis Principle In The Central Surgery Installation Of St Antonius PontianakAos Surgery Team" alt="JURIS - The Implementation Of Asepsis Principle In The Central Surgery Installation Of St Antonius PontianakAos Surgery Team" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/pasien-bedah-jantung-tim-instalasi-sentral-perilak-thumb-0e10c.webp" title="JURIS - The Implementation Of Asepsis Principle In The Central Surgery Installation Of St Antonius PontianakAos Surgery Team" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/pasien-bedah-jantung-tim-instalasi-sentral-perilak-thumb-0e10c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/pasien-bedah-jantung-tim-instalasi-sentral-perilak-thumb-0e10c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/pasien-bedah-jantung-tim-instalasi-sentral-perilak-thumb-0e10c.webp 1x" title="JURIS - The Implementation Of Asepsis Principle In The Central Surgery Installation Of St Antonius PontianakAos Surgery Team" alt="JURIS - The Implementation Of Asepsis Principle In The Central Surgery Installation Of St Antonius PontianakAos Surgery Team" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61684-pasien-bedah-jantung-tim-instal" title="JURIS - The Implementation Of Asepsis Principle In The Central Surgery Installation Of St Antonius PontianakAos Surgery Team" target="_blank">The Implementation Of Asepsis Principle In The Central Surgery Installation Of St Antonius PontianakAos Surgery Team</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas program pelatihan tentang prinsip asepsis dalam meningkatkan kepatuhan tim bedah. Selain itu, studi dapat dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh teknik sterilisasi berbeda terhadap tingkat infeksi pasien. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran pengawasan langsung dalam menjaga prosedur asepsis selama operasi. Semua saran ini bertujuan untuk memperkuat standar asepsis di ruang bedah dan mengurangi risiko infeksi pasien. Penelitian lebih lanjut dapat fokus pada pengembangan protokol asepsis yang lebih ketat untuk meminimalkan kesalahan prosedur. Studi juga dapat mengevaluasi dampak perbedaan pendidikan dan pengalaman kerja terhadap kepatuhan asepsis. Dengan menggabungkan pendekatan pendidikan dan pengawasan, kualitas pelayanan bedah dapat ditingkatkan secara signifikan..
<br>Hampir semua responden mematuhi standar dalam asepsis, menunjukkan bahwa setiap petugas harus mampu mempertahankan sterilitas.Sebagian besar prosedur asepsis, yang mencakup scrubbing, gowning, dan gloving, dilakukan sesuai prosedur.Namun, masih ada fase yang tidak sesuai prosedur
<br>Latar belakang: Infeksi situs bedah (SSI) menyumbang 14-16% infeksi dan terjadi pada sekitar 5% pasien bedah. Penularan mikroorganisme dapat diminimalkan dengan teknik asepsis. Prosedur asepsis sebelum tindakan bedah sangat penting untuk menjaga pasien dari pajanan mikroba, pencegahan dari Health Care Associated Infections (HAI). Tujuan: untuk mengidentifikasi pelaksanaan prinsip asepsis di kamar operasi Instalasi Bedah Sentral Rumah Sakit Santo Antonius Pontianak. Metode: Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah semua...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/3/pasien-bedah-jantung-tim-instalasi-sentral-perilak-thumb-0e10c.webp" type="image/webp" length="92152" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/pasien-bedah-jantung-tim-instalasi-sentral-perilak-thumb-8b713.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/pasien-bedah-jantung-tim-instalasi-sentral-perilak-thumb-45f53.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/pasien-bedah-jantung-tim-instalasi-sentral-perilak-thumb-0e10c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-484-ueu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7832-indonesian-journal-nursing-health-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Menggubah Tempat Sakral Dari Fenomena Agama menuju ke Manifestasi Seni Arsitektur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Menggubah Tempat Sakral Dari Fenomena Agama menuju ke Manifestasi Seni Arsitektur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Menggubah Tempat Sakral Dari Fenomena Agama menuju ke Manifestasi Seni Arsitektur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61697-deskriptif-ketersingkapan-kebenaran-artistik-seni</link>
	<guid isPermaLink="false">423b86da9c01fe1e6bdc10c634af5dbf</guid>
	<pubDate>Fri, 28 Aug 2026 04:51:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ teks konteks ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs uph edu ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[edu,konteks,ojs,teks,uph,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi tentang bagaimana konteks budaya lokal memengaruhi interpretasi estetis ruang sakral dalam arsitektur, khususnya di daerah dengan keberagaman agama. Selain itu, penelitian bisa mengeksplorasi peran teknologi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Menggubah Tempat Sakral: Dari Fenomena Agama menuju ke Manifestasi Seni Arsitektur: Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi tentang bagaimana konteks budaya lokal memengaruhi interpretasi estetis ruang sakral dalam arsitektur, khususnya di daerah dengan keberagaman agama. Selain itu, penelitian bisa mengeksplorasi peran teknologi modern, seperti augmented reality, dalam memperkaya pengalaman sensorik dan spiritual pengguna ruang sakral. Terakhir, peneliti dapat mengkaji perbandingan antara elemen arsitektur tradisional dan modern dalam menyampaikan konsepsi religius, dengan mempertimbangkan pergeseran makna seiring perkembangan masyarakat kontemporer.. Konsepsi teologis yang dimaterialisasikan dalam elemen-elemen tempat atau ruang sakral dikonstruksikan bukan hanya dari referensi tunggal, melainkan tersusun dari akumulasi abstraksi referensi teks yang bersifat deskriptif maupun naratif.Seni arsitektur, melalui kapasitas dan cara-cara ekspresi estetis yang spesifik, sanggup menggubah pengalaman haptik, kinetik, dan sensorik sedemikian rupa untuk menyingkapkan kesamaan tertentu, menghadirkan referensi yang mempertemukan cakrawala imajinasi sang perancang dengan yang penafsir.Penekanan pada penyingkapan kebenaran artistik dan kogensi imajinatif membuka peluang bagi banyak kosakata elemen yang berbeda Dalam Seni Arsitektur, konsepsi proposisional yang memiliki makna mendalam dalam agama dimaterialisasikan ke dalam pengalaman estetis suatu tempat dan ruang sakral. Fenomenologi agama membuka penelusuran terhadap peralihan konsepsi ke manifestasi elemen tempat dan ruang yang deskriptif. Signifikansi religius seni menekankan pentingnya deskripsi, difokuskan untuk menemukan suatu asosiasi yang dapat dipahami daripada mengejar relasi kausalitas. Validitas secara estetis, orientasi kultural, dan bahasa seni menghasilkan matriks hermeneutik yang daripadanya suatu kebenaran secara artistik... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/8/deskriptif-ketersingkapan-kebenaran-artistik-seni-thumb-0d412.webp" title="JURIS - Menggubah Tempat Sakral: Dari Fenomena Agama menuju ke Manifestasi Seni Arsitektur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/deskriptif-ketersingkapan-kebenaran-artistik-seni-thumb-0d412.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/deskriptif-ketersingkapan-kebenaran-artistik-seni-thumb-0d412.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/deskriptif-ketersingkapan-kebenaran-artistik-seni-thumb-0d412.webp 1x" title="JURIS - Menggubah Tempat Sakral: Dari Fenomena Agama menuju ke Manifestasi Seni Arsitektur" alt="JURIS - Menggubah Tempat Sakral: Dari Fenomena Agama menuju ke Manifestasi Seni Arsitektur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/8/deskriptif-ketersingkapan-kebenaran-artistik-seni-thumb-efc28.webp" title="JURIS - Menggubah Tempat Sakral: Dari Fenomena Agama menuju ke Manifestasi Seni Arsitektur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/deskriptif-ketersingkapan-kebenaran-artistik-seni-thumb-efc28.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/deskriptif-ketersingkapan-kebenaran-artistik-seni-thumb-efc28.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/deskriptif-ketersingkapan-kebenaran-artistik-seni-thumb-efc28.webp 1x" title="JURIS - Menggubah Tempat Sakral: Dari Fenomena Agama menuju ke Manifestasi Seni Arsitektur" alt="JURIS - Menggubah Tempat Sakral: Dari Fenomena Agama menuju ke Manifestasi Seni Arsitektur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/8/deskriptif-ketersingkapan-kebenaran-artistik-seni-thumb-a3966.webp" title="JURIS - Menggubah Tempat Sakral: Dari Fenomena Agama menuju ke Manifestasi Seni Arsitektur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/deskriptif-ketersingkapan-kebenaran-artistik-seni-thumb-a3966.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/deskriptif-ketersingkapan-kebenaran-artistik-seni-thumb-a3966.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/deskriptif-ketersingkapan-kebenaran-artistik-seni-thumb-a3966.webp 1x" title="JURIS - Menggubah Tempat Sakral: Dari Fenomena Agama menuju ke Manifestasi Seni Arsitektur" alt="JURIS - Menggubah Tempat Sakral: Dari Fenomena Agama menuju ke Manifestasi Seni Arsitektur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61697-deskriptif-ketersingkapan-kebenaran-artistik-seni" title="JURIS - Menggubah Tempat Sakral: Dari Fenomena Agama menuju ke Manifestasi Seni Arsitektur" target="_blank">Menggubah Tempat Sakral: Dari Fenomena Agama menuju ke Manifestasi Seni Arsitektur</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi tentang bagaimana konteks budaya lokal memengaruhi interpretasi estetis ruang sakral dalam arsitektur, khususnya di daerah dengan keberagaman agama. Selain itu, penelitian bisa mengeksplorasi peran teknologi modern, seperti augmented reality, dalam memperkaya pengalaman sensorik dan spiritual pengguna ruang sakral. Terakhir, peneliti dapat mengkaji perbandingan antara elemen arsitektur tradisional dan modern dalam menyampaikan konsepsi religius, dengan mempertimbangkan pergeseran makna seiring perkembangan masyarakat kontemporer..
<br>Konsepsi teologis yang dimaterialisasikan dalam elemen-elemen tempat atau ruang sakral dikonstruksikan bukan hanya dari referensi tunggal, melainkan tersusun dari akumulasi abstraksi referensi teks yang bersifat deskriptif maupun naratif.Seni arsitektur, melalui kapasitas dan cara-cara ekspresi estetis yang spesifik, sanggup menggubah pengalaman haptik, kinetik, dan sensorik sedemikian rupa untuk menyingkapkan kesamaan tertentu, menghadirkan referensi yang mempertemukan cakrawala imajinasi sang perancang dengan yang penafsir.Penekanan pada penyingkapan kebenaran artistik dan kogensi imajinatif membuka peluang bagi banyak kosakata elemen yang berbeda
<br>Dalam Seni Arsitektur, konsepsi proposisional yang memiliki makna mendalam dalam agama dimaterialisasikan ke dalam pengalaman estetis suatu tempat dan ruang sakral. Fenomenologi agama membuka penelusuran terhadap peralihan konsepsi ke manifestasi elemen tempat dan ruang yang deskriptif. Signifikansi religius seni menekankan pentingnya deskripsi, difokuskan untuk menemukan suatu asosiasi yang dapat dipahami daripada mengejar relasi kausalitas. Validitas secara estetis, orientasi kultural, dan bahasa seni menghasilkan matriks hermeneutik yang daripadanya suatu kebenaran secara artistik...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/8/deskriptif-ketersingkapan-kebenaran-artistik-seni-thumb-0d412.webp" type="image/webp" length="74316" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/deskriptif-ketersingkapan-kebenaran-artistik-seni-thumb-0d412.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/deskriptif-ketersingkapan-kebenaran-artistik-seni-thumb-efc28.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/deskriptif-ketersingkapan-kebenaran-artistik-seni-thumb-a3966.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-494-uph.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6333-artes-liberales-journal-humanities-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Anugerah Umum Sebuah Usulan Integrasi Iman dan Ilmu Menurut Abraham Kuyper ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Anugerah Umum Sebuah Usulan Integrasi Iman dan Ilmu Menurut Abraham Kuyper ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Anugerah Umum Sebuah Usulan Integrasi Iman dan Ilmu Menurut Abraham Kuyper ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61694-dosa-anugerah-allah-ilmu-pengetahuan-sosial-pembel</link>
	<guid isPermaLink="false">69709de6c00807952cf982b28a104a25</guid>
	<pubDate>Fri, 28 Aug 2026 04:32:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ojs uph edu ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[edu,ojs,uph,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkaya pemahaman mengenai integrasi iman dan ilmu berdasarkan pemikiran Abraham Kuyper, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi kasus atau penelitian terapan yang secara ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Anugerah Umum: Sebuah Usulan Integrasi Iman dan Ilmu Menurut Abraham Kuyper: Untuk memperkaya pemahaman mengenai integrasi iman dan ilmu berdasarkan pemikiran Abraham Kuyper, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi kasus atau penelitian terapan yang secara spesifik menguji bagaimana prinsip-prinsip anugerah umum Kuyper dapat diimplementasikan dalam disiplin ilmu tertentu, seperti dalam pengembangan etika riset bioteknologi atau perancangan kurikulum pendidikan sains yang berakar pada pandangan dunia Kristen. Ini akan melampaui kerangka teoritis menjadi panduan praktis bagi para akademisi dan mahasiswa. Kedua, mempertimbangkan bahwa dokumen ini fokus pada model integrasi Kuyper, sebuah studi komparatif dengan model-model integrasi iman dan ilmu lain dari tradisi Kristen yang berbeda, seperti yang diajukan oleh para filsuf sains Kristen kontemporer, dapat memberikan wawasan yang lebih luas mengenai keunikan, kekuatan, serta potensi keterbatasan pendekatan Kuyperian dalam konteks dialog yang lebih luas. Hal ini akan membantu mengidentifikasi bagaimana anugerah umum Kuyper bisa berinteraksi atau melengkapi perspektif lain. Ketiga, mengingat penekanan bahwa integrasi sejatinya terjadi dalam diri integrator, penelitian kualitatif mendalam sangat diperlukan untuk mengeksplorasi pengalaman subjektif dan perjalanan kognitif individu-individu yang berhasil menginternalisasi dan menerapkan prinsip anugerah umum dalam praktik ilmiah mereka. Bagaimana pemahaman akan anugerah umum secara konkret membentuk cara mereka memandang data, merumuskan hipotesis, dan menanggapi temuan-temuan ilmiah, serta bagaimana iman mereka memperkaya pencarian kebenaran sejati dalam ilmu pengetahuan? Mendalami aspek personal ini akan memberikan dimensi yang lebih manusiawi dan relevan terhadap teori integrasi.. Anugerah umum dalam teologi Abraham Kuyper sangat berguna dan tepat dipakai dalam integrasi iman dan ilmu pengetahuan.Melalui pengajaran anugerah umumnya, Kuyper menunjukkan bahwa integrasi iman dan ilmu sesungguhnya terjadi dalam diri integrator itu sendiri, melalui pengalamannya dengan Allah yang menganugerahkan iman, dan iman itu yang membawanya kepada kecintaan serta pencarian akan ilmu pengetahuan yang sejati.Selain itu, anugerah umum juga membawa sang integrator untuk menghargai nature sebagai anugerah Allah, bahkan tanpa alergi menggunakan ilmu dari mereka yang unregenerate bagi kemuliaan Allah Ada banyak variasi relasi antara iman dan ilmu pengetahuan. Yang umum diketahui pembagian dari Ian G. Barbour dengan empat kategorinya. Artikel ini fokus pada salah satu kategorinya yaitu integrasi. Menggunakan metode penelitian literatur, artikel ini difokuskan pada konsep teologi anugerah umum (common grace) Abraham Kuyper, sebagai kerangka melakukan integrasi antara iman dan ilmu. Sebagai hasilnya, beberapa prinsip usulan untuk integrasi iman dan ilmu. Pertama-tama ditunjukkan bahwa integrasi iman dan ilmu sesungguhnya terjadi dalam diri integrator itu sendiri, melalui pengalamannya dengan Allah yang menganugerahkan iman, dan iman itu yang membawanya kepada kecintaan serta pencarian akan ilmu pengetahuan yang sejati. Selanjutnya, anugerah umum juga membawa integrator untuk... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/c/dosa-anugerah-allah-ilmu-pengetahuan-sosial-pembel-thumb-73063.webp" title="JURIS - Anugerah Umum: Sebuah Usulan Integrasi Iman dan Ilmu Menurut Abraham Kuyper" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/dosa-anugerah-allah-ilmu-pengetahuan-sosial-pembel-thumb-73063.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/dosa-anugerah-allah-ilmu-pengetahuan-sosial-pembel-thumb-73063.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/dosa-anugerah-allah-ilmu-pengetahuan-sosial-pembel-thumb-73063.webp 1x" title="JURIS - Anugerah Umum: Sebuah Usulan Integrasi Iman dan Ilmu Menurut Abraham Kuyper" alt="JURIS - Anugerah Umum: Sebuah Usulan Integrasi Iman dan Ilmu Menurut Abraham Kuyper" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/dosa-anugerah-allah-ilmu-pengetahuan-sosial-pembel-thumb-4adb1.webp" title="JURIS - Anugerah Umum: Sebuah Usulan Integrasi Iman dan Ilmu Menurut Abraham Kuyper" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/dosa-anugerah-allah-ilmu-pengetahuan-sosial-pembel-thumb-4adb1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/dosa-anugerah-allah-ilmu-pengetahuan-sosial-pembel-thumb-4adb1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/dosa-anugerah-allah-ilmu-pengetahuan-sosial-pembel-thumb-4adb1.webp 1x" title="JURIS - Anugerah Umum: Sebuah Usulan Integrasi Iman dan Ilmu Menurut Abraham Kuyper" alt="JURIS - Anugerah Umum: Sebuah Usulan Integrasi Iman dan Ilmu Menurut Abraham Kuyper" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/dosa-anugerah-allah-ilmu-pengetahuan-sosial-pembel-thumb-c358f.webp" title="JURIS - Anugerah Umum: Sebuah Usulan Integrasi Iman dan Ilmu Menurut Abraham Kuyper" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/dosa-anugerah-allah-ilmu-pengetahuan-sosial-pembel-thumb-c358f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/dosa-anugerah-allah-ilmu-pengetahuan-sosial-pembel-thumb-c358f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/dosa-anugerah-allah-ilmu-pengetahuan-sosial-pembel-thumb-c358f.webp 1x" title="JURIS - Anugerah Umum: Sebuah Usulan Integrasi Iman dan Ilmu Menurut Abraham Kuyper" alt="JURIS - Anugerah Umum: Sebuah Usulan Integrasi Iman dan Ilmu Menurut Abraham Kuyper" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61694-dosa-anugerah-allah-ilmu-pengetahuan-sosial-pembel" title="JURIS - Anugerah Umum: Sebuah Usulan Integrasi Iman dan Ilmu Menurut Abraham Kuyper" target="_blank">Anugerah Umum: Sebuah Usulan Integrasi Iman dan Ilmu Menurut Abraham Kuyper</a>: Untuk memperkaya pemahaman mengenai integrasi iman dan ilmu berdasarkan pemikiran Abraham Kuyper, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi kasus atau penelitian terapan yang secara spesifik menguji bagaimana prinsip-prinsip anugerah umum Kuyper dapat diimplementasikan dalam disiplin ilmu tertentu, seperti dalam pengembangan etika riset bioteknologi atau perancangan kurikulum pendidikan sains yang berakar pada pandangan dunia Kristen. Ini akan melampaui kerangka teoritis menjadi panduan praktis bagi para akademisi dan mahasiswa. Kedua, mempertimbangkan bahwa dokumen ini fokus pada model integrasi Kuyper, sebuah studi komparatif dengan model-model integrasi iman dan ilmu lain dari tradisi Kristen yang berbeda, seperti yang diajukan oleh para filsuf sains Kristen kontemporer, dapat memberikan wawasan yang lebih luas mengenai keunikan, kekuatan, serta potensi keterbatasan pendekatan Kuyperian dalam konteks dialog yang lebih luas. Hal ini akan membantu mengidentifikasi bagaimana anugerah umum Kuyper bisa berinteraksi atau melengkapi perspektif lain. Ketiga, mengingat penekanan bahwa integrasi sejatinya terjadi dalam diri integrator, penelitian kualitatif mendalam sangat diperlukan untuk mengeksplorasi pengalaman subjektif dan perjalanan kognitif individu-individu yang berhasil menginternalisasi dan menerapkan prinsip anugerah umum dalam praktik ilmiah mereka. Bagaimana pemahaman akan anugerah umum secara konkret membentuk cara mereka memandang data, merumuskan hipotesis, dan menanggapi temuan-temuan ilmiah, serta bagaimana iman mereka memperkaya pencarian kebenaran sejati dalam ilmu pengetahuan? Mendalami aspek personal ini akan memberikan dimensi yang lebih manusiawi dan relevan terhadap teori integrasi..
<br>Anugerah umum dalam teologi Abraham Kuyper sangat berguna dan tepat dipakai dalam integrasi iman dan ilmu pengetahuan.Melalui pengajaran anugerah umumnya, Kuyper menunjukkan bahwa integrasi iman dan ilmu sesungguhnya terjadi dalam diri integrator itu sendiri, melalui pengalamannya dengan Allah yang menganugerahkan iman, dan iman itu yang membawanya kepada kecintaan serta pencarian akan ilmu pengetahuan yang sejati.Selain itu, anugerah umum juga membawa sang integrator untuk menghargai nature sebagai anugerah Allah, bahkan tanpa alergi menggunakan ilmu dari mereka yang unregenerate bagi kemuliaan Allah
<br>Ada banyak variasi relasi antara iman dan ilmu pengetahuan. Yang umum diketahui pembagian dari Ian G. Barbour dengan empat kategorinya. Artikel ini fokus pada salah satu kategorinya yaitu integrasi. Menggunakan metode penelitian literatur, artikel ini difokuskan pada konsep teologi anugerah umum (common grace) Abraham Kuyper, sebagai kerangka melakukan integrasi antara iman dan ilmu. Sebagai hasilnya, beberapa prinsip usulan untuk integrasi iman dan ilmu. Pertama-tama ditunjukkan bahwa integrasi iman dan ilmu sesungguhnya terjadi dalam diri integrator itu sendiri, melalui pengalamannya dengan Allah yang menganugerahkan iman, dan iman itu yang membawanya kepada kecintaan serta pencarian akan ilmu pengetahuan yang sejati. Selanjutnya, anugerah umum juga membawa integrator untuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/c/dosa-anugerah-allah-ilmu-pengetahuan-sosial-pembel-thumb-73063.webp" type="image/webp" length="61558" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/dosa-anugerah-allah-ilmu-pengetahuan-sosial-pembel-thumb-73063.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/dosa-anugerah-allah-ilmu-pengetahuan-sosial-pembel-thumb-4adb1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/dosa-anugerah-allah-ilmu-pengetahuan-sosial-pembel-thumb-c358f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-494-uph.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6333-artes-liberales-journal-humanities-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Literasi Keuangan Presepsi Risiko Dan Behavioral Finance Terhadap Keputusan Investasi Pada Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Di Yogyakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Literasi Keuangan Presepsi Risiko Dan Behavioral Finance Terhadap Keputusan Investasi Pada Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Di Yogyakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Literasi Keuangan Presepsi Risiko Dan Behavioral Finance Terhadap Keputusan Investasi Pada Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Di Yogyakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61695-keputusan-investasi-individu-l</link>
	<guid isPermaLink="false">e4948805faac0878516f35646efaeddd</guid>
	<pubDate>Fri, 28 Aug 2026 02:51:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ abstrak view ]]></category>
	<category><![CDATA[ company size ]]></category>
	<category><![CDATA[ mahjong ways ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abstrak,company,mahjong,size,view,ways]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat memperluas model dengan memasukkan variabel seperti efikasi keuangan pribadi dan pengaruh media sosial, yang secara teoritis berpengaruh terhadap keputusan investasi. Metode pengumpulan data dapat dikembangkan dengan menggabungkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Literasi Keuangan, Presepsi Risiko Dan Behavioral Finance Terhadap Keputusan Investasi Pada Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Di Yogyakarta: Penelitian lanjutan dapat memperluas model dengan memasukkan variabel seperti efikasi keuangan pribadi dan pengaruh media sosial, yang secara teoritis berpengaruh terhadap keputusan investasi. Metode pengumpulan data dapat dikembangkan dengan menggabungkan kuisioner dan wawancara untuk meningkatkan validitas hasil. Selain itu, penelitian perlu menambah jumlah sampel dan memperluas wilayah generalisasi untuk memperoleh data yang lebih representatif. Peneliti juga dapat mengeksplorasi hubungan antara literasi keuangan dan keputusan investasi dengan mempertimbangkan faktor psikologis atau sosial yang lebih kompleks.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan tidak berdampak terhadap keputusan investasi, sementara presepsi risiko dan behavioral finance memiliki pengaruh positif dan signifikan.Tingginya tingkat literasi keuangan tidak menjamin kemampuan pengelolaan keuangan yang baik untuk berinvestasi.Situasi berisiko dapat menyebabkan individu dengan tingkat presepsi risiko yang lebih tinggi mengambil keputusan investasi yang lebih berani.Keuangan perilaku memiliki dampak positif dan signifikan terhadap keputusan investasi.individu dengan sikap finansial yang cukup dapat mengambil keputusan investasi yang lebih akurat Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah literasi keuangan, presepsi risiko dan behavioral finance memengaruhi keputusan investasi yang dibuat oleh anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 130 responden yang dipilih melalui metode purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan IBM SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel presepsi risiko dan behavioral finance memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi, sedangkan literasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/4/keputusan-investasi-individu-literasi-keuangan-pre-thumb-a105a.webp" title="JURIS - Pengaruh Literasi Keuangan, Presepsi Risiko Dan Behavioral Finance Terhadap Keputusan Investasi Pada Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Di Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/keputusan-investasi-individu-literasi-keuangan-pre-thumb-a105a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/keputusan-investasi-individu-literasi-keuangan-pre-thumb-a105a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/keputusan-investasi-individu-literasi-keuangan-pre-thumb-a105a.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Literasi Keuangan, Presepsi Risiko Dan Behavioral Finance Terhadap Keputusan Investasi Pada Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Di Yogyakarta" alt="JURIS - Pengaruh Literasi Keuangan, Presepsi Risiko Dan Behavioral Finance Terhadap Keputusan Investasi Pada Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Di Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/keputusan-investasi-individu-literasi-keuangan-pre-thumb-51400.webp" title="JURIS - Pengaruh Literasi Keuangan, Presepsi Risiko Dan Behavioral Finance Terhadap Keputusan Investasi Pada Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Di Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/keputusan-investasi-individu-literasi-keuangan-pre-thumb-51400.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/keputusan-investasi-individu-literasi-keuangan-pre-thumb-51400.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/keputusan-investasi-individu-literasi-keuangan-pre-thumb-51400.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Literasi Keuangan, Presepsi Risiko Dan Behavioral Finance Terhadap Keputusan Investasi Pada Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Di Yogyakarta" alt="JURIS - Pengaruh Literasi Keuangan, Presepsi Risiko Dan Behavioral Finance Terhadap Keputusan Investasi Pada Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Di Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/keputusan-investasi-individu-literasi-keuangan-pre-thumb-dc29e.webp" title="JURIS - Pengaruh Literasi Keuangan, Presepsi Risiko Dan Behavioral Finance Terhadap Keputusan Investasi Pada Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Di Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/keputusan-investasi-individu-literasi-keuangan-pre-thumb-dc29e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/keputusan-investasi-individu-literasi-keuangan-pre-thumb-dc29e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/keputusan-investasi-individu-literasi-keuangan-pre-thumb-dc29e.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Literasi Keuangan, Presepsi Risiko Dan Behavioral Finance Terhadap Keputusan Investasi Pada Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Di Yogyakarta" alt="JURIS - Pengaruh Literasi Keuangan, Presepsi Risiko Dan Behavioral Finance Terhadap Keputusan Investasi Pada Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Di Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61695-keputusan-investasi-individu-l" title="JURIS - Pengaruh Literasi Keuangan, Presepsi Risiko Dan Behavioral Finance Terhadap Keputusan Investasi Pada Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Di Yogyakarta" target="_blank">Pengaruh Literasi Keuangan, Presepsi Risiko Dan Behavioral Finance Terhadap Keputusan Investasi Pada Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Di Yogyakarta</a>: Penelitian lanjutan dapat memperluas model dengan memasukkan variabel seperti efikasi keuangan pribadi dan pengaruh media sosial, yang secara teoritis berpengaruh terhadap keputusan investasi. Metode pengumpulan data dapat dikembangkan dengan menggabungkan kuisioner dan wawancara untuk meningkatkan validitas hasil. Selain itu, penelitian perlu menambah jumlah sampel dan memperluas wilayah generalisasi untuk memperoleh data yang lebih representatif. Peneliti juga dapat mengeksplorasi hubungan antara literasi keuangan dan keputusan investasi dengan mempertimbangkan faktor psikologis atau sosial yang lebih kompleks..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan tidak berdampak terhadap keputusan investasi, sementara presepsi risiko dan behavioral finance memiliki pengaruh positif dan signifikan.Tingginya tingkat literasi keuangan tidak menjamin kemampuan pengelolaan keuangan yang baik untuk berinvestasi.Situasi berisiko dapat menyebabkan individu dengan tingkat presepsi risiko yang lebih tinggi mengambil keputusan investasi yang lebih berani.Keuangan perilaku memiliki dampak positif dan signifikan terhadap keputusan investasi.individu dengan sikap finansial yang cukup dapat mengambil keputusan investasi yang lebih akurat
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah literasi keuangan, presepsi risiko dan behavioral finance memengaruhi keputusan investasi yang dibuat oleh anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 130 responden yang dipilih melalui metode purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan IBM SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel presepsi risiko dan behavioral finance memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi, sedangkan literasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/4/keputusan-investasi-individu-literasi-keuangan-pre-thumb-51400.webp" type="image/webp" length="173204" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/keputusan-investasi-individu-literasi-keuangan-pre-thumb-a105a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/keputusan-investasi-individu-literasi-keuangan-pre-thumb-51400.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/keputusan-investasi-individu-literasi-keuangan-pre-thumb-dc29e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2060-ylii.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12452-jurnal-literasi-akuntansi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Gaya Kepemimpinan Transformasional dengan Kualitas Kerja Karyawan di RSUD Panembahan Senopati Bantul ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Gaya Kepemimpinan Transformasional dengan Kualitas Kerja Karyawan di RSUD Panembahan Senopati Bantul ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Gaya Kepemimpinan Transformasional dengan Kualitas Kerja Karyawan di RSUD Panembahan Senopati Bantul ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61687-gaya-kepemimpinan-sumber-energi-listrik-kepem</link>
	<guid isPermaLink="false">61e9891252183167d15058eabe8f346f</guid>
	<pubDate>Fri, 28 Aug 2026 00:57:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan dengan memperluas variabel yang mempengaruhi kualitas kerja karyawan, seperti produktifitas kerja, perilaku, locus of control, pemenuhan harapan penggajian, dan efektifitas kerja. Selain itu, penelitian dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Gaya Kepemimpinan Transformasional dengan Kualitas Kerja Karyawan di RSUD Panembahan Senopati Bantul: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan dengan memperluas variabel yang mempengaruhi kualitas kerja karyawan, seperti produktifitas kerja, perilaku, locus of control, pemenuhan harapan penggajian, dan efektifitas kerja. Selain itu, penelitian dapat dilakukan pada rumah sakit dengan skala yang lebih besar dan melibatkan lebih banyak responden untuk memperkuat hasil penelitian. Terakhir, penelitian dapat dilakukan dengan membandingkan gaya kepemimpinan transformasional dan gaya kepemimpinan lainnya, serta pengaruhnya terhadap kualitas kerja karyawan.. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif antara gaya kepemimpinan transformasional dengan kualitas kerja karyawan di RSUD Panembahan Senopati Bantul.Semakin baik atau tinggi tingkat penggunaan gaya kepemimpinan tranformasional yang dilakukansorang pemimpin maka semakin tinggi kualitas kerja yang akan di lakukan oleh seorang karyawan.Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar dalam dalam meningkatakan kualitas kerja karyawan dengan menerapkan gaya kepeminpinan tranformasional yang berorientasi pada pemberian motivasi dan dorongan stimulasi dalam bekerja Setiap rumah sakit memerlukan sumber daya untuk mencapai tujuannya. Sumber daya merupakan sumber energi, tenaga, kekuatan (power) yang diperlukan untuk menciptakan daya, gerakan, aktivitas, kegiatan, dan tindakan. Sumber daya tersebut antara lain terdiri atas sumber daya alam, sumber daya finansial, sumber daya manusia, sumber daya ilmu pengetahuan, dan sumber daya teknologi. Diantara sumberdaya tersebut, sumber daya yang terpenting adalah sumber daya manusia. Perkembangan dunia kesehatan yang sangat pesat dapat dilihat dari jumlah Rumah Sakit yang terus bertambah. Peningkatan Rumah Sakit harus diikuti oleh kualitas sumber daya manusia yang berkualitas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/5/gaya-kepemimpinan-sumber-energi-listrik-situasiona-thumb-938f4.webp" title="JURIS - Hubungan Gaya Kepemimpinan Transformasional dengan Kualitas Kerja Karyawan di RSUD Panembahan Senopati Bantul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/gaya-kepemimpinan-sumber-energi-listrik-situasiona-thumb-938f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/gaya-kepemimpinan-sumber-energi-listrik-situasiona-thumb-938f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/gaya-kepemimpinan-sumber-energi-listrik-situasiona-thumb-938f4.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Gaya Kepemimpinan Transformasional dengan Kualitas Kerja Karyawan di RSUD Panembahan Senopati Bantul" alt="JURIS - Hubungan Gaya Kepemimpinan Transformasional dengan Kualitas Kerja Karyawan di RSUD Panembahan Senopati Bantul" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/5/gaya-kepemimpinan-sumber-energi-listrik-situasiona-thumb-29619.webp" title="JURIS - Hubungan Gaya Kepemimpinan Transformasional dengan Kualitas Kerja Karyawan di RSUD Panembahan Senopati Bantul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/gaya-kepemimpinan-sumber-energi-listrik-situasiona-thumb-29619.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/gaya-kepemimpinan-sumber-energi-listrik-situasiona-thumb-29619.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/gaya-kepemimpinan-sumber-energi-listrik-situasiona-thumb-29619.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Gaya Kepemimpinan Transformasional dengan Kualitas Kerja Karyawan di RSUD Panembahan Senopati Bantul" alt="JURIS - Hubungan Gaya Kepemimpinan Transformasional dengan Kualitas Kerja Karyawan di RSUD Panembahan Senopati Bantul" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/5/gaya-kepemimpinan-sumber-energi-listrik-situasiona-thumb-f8fc9.webp" title="JURIS - Hubungan Gaya Kepemimpinan Transformasional dengan Kualitas Kerja Karyawan di RSUD Panembahan Senopati Bantul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/gaya-kepemimpinan-sumber-energi-listrik-situasiona-thumb-f8fc9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/gaya-kepemimpinan-sumber-energi-listrik-situasiona-thumb-f8fc9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/gaya-kepemimpinan-sumber-energi-listrik-situasiona-thumb-f8fc9.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Gaya Kepemimpinan Transformasional dengan Kualitas Kerja Karyawan di RSUD Panembahan Senopati Bantul" alt="JURIS - Hubungan Gaya Kepemimpinan Transformasional dengan Kualitas Kerja Karyawan di RSUD Panembahan Senopati Bantul" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61687-gaya-kepemimpinan-sumber-energi-listrik-kepem" title="JURIS - Hubungan Gaya Kepemimpinan Transformasional dengan Kualitas Kerja Karyawan di RSUD Panembahan Senopati Bantul" target="_blank">Hubungan Gaya Kepemimpinan Transformasional dengan Kualitas Kerja Karyawan di RSUD Panembahan Senopati Bantul</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan dengan memperluas variabel yang mempengaruhi kualitas kerja karyawan, seperti produktifitas kerja, perilaku, locus of control, pemenuhan harapan penggajian, dan efektifitas kerja. Selain itu, penelitian dapat dilakukan pada rumah sakit dengan skala yang lebih besar dan melibatkan lebih banyak responden untuk memperkuat hasil penelitian. Terakhir, penelitian dapat dilakukan dengan membandingkan gaya kepemimpinan transformasional dan gaya kepemimpinan lainnya, serta pengaruhnya terhadap kualitas kerja karyawan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif antara gaya kepemimpinan transformasional dengan kualitas kerja karyawan di RSUD Panembahan Senopati Bantul.Semakin baik atau tinggi tingkat penggunaan gaya kepemimpinan tranformasional yang dilakukansorang pemimpin maka semakin tinggi kualitas kerja yang akan di lakukan oleh seorang karyawan.Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar dalam dalam meningkatakan kualitas kerja karyawan dengan menerapkan gaya kepeminpinan tranformasional yang berorientasi pada pemberian motivasi dan dorongan stimulasi dalam bekerja
<br>Setiap rumah sakit memerlukan sumber daya untuk mencapai tujuannya. Sumber daya merupakan sumber energi, tenaga, kekuatan (power) yang diperlukan untuk menciptakan daya, gerakan, aktivitas, kegiatan, dan tindakan. Sumber daya tersebut antara lain terdiri atas sumber daya alam, sumber daya finansial, sumber daya manusia, sumber daya ilmu pengetahuan, dan sumber daya teknologi. Diantara sumberdaya tersebut, sumber daya yang terpenting adalah sumber daya manusia. Perkembangan dunia kesehatan yang sangat pesat dapat dilihat dari jumlah Rumah Sakit yang terus bertambah. Peningkatan Rumah Sakit harus diikuti oleh kualitas sumber daya manusia yang berkualitas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/5/gaya-kepemimpinan-sumber-energi-listrik-situasiona-thumb-29619.webp" type="image/webp" length="86898" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/gaya-kepemimpinan-sumber-energi-listrik-situasiona-thumb-938f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/gaya-kepemimpinan-sumber-energi-listrik-situasiona-thumb-29619.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/gaya-kepemimpinan-sumber-energi-listrik-situasiona-thumb-f8fc9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-484-ueu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7832-indonesian-journal-nursing-health-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Restrain Terhadap Penurunan Score BVC pada Pasien Skizofrenia dengan Perilaku Kekerasan di Ruang Akut Rumah Sakit Jiwa Di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Restrain Terhadap Penurunan Score BVC pada Pasien Skizofrenia dengan Perilaku Kekerasan di Ruang Akut Rumah Sakit Jiwa Di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Restrain Terhadap Penurunan Score BVC pada Pasien Skizofrenia dengan Perilaku Kekerasan di Ruang Akut Rumah Sakit Jiwa Di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61692-fisik-da-non-prognosis-pasien-ra-rumah-sakit-pasie</link>
	<guid isPermaLink="false">49dc1e8b090f1e4852b626f2d2d9b769</guid>
	<pubDate>Fri, 28 Aug 2026 00:54:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ surgery team ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,header,page,surgery,team]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas alternatif non-fisik seperti teknik verbal atau terapi kognitif untuk mengurangi perilaku kekerasan pada pasien skizofrenia, karena pengekangan fisik berisiko menyebabkan trauma. Selain itu, penting untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Restrain Terhadap Penurunan Score BVC pada Pasien Skizofrenia dengan Perilaku Kekerasan di Ruang Akut Rumah Sakit Jiwa Di Indonesia: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas alternatif non-fisik seperti teknik verbal atau terapi kognitif untuk mengurangi perilaku kekerasan pada pasien skizofrenia, karena pengekangan fisik berisiko menyebabkan trauma. Selain itu, penting untuk mengevaluasi kombinasi terapi farmakologis dan psikososial dalam jangka panjang untuk meminimalkan ketergantungan pada pengekangan fisik. Terakhir, penelitian bisa fokus pada pelatihan intensif bagi tenaga kesehatan tentang teknik pengekangan yang manusiawi, termasuk penggunaan alat yang aman dan penilaian risiko secara berkala.. Karakteristik responden mencakup mayoritas laki-laki dengan rentang usia 36-45 tahun.Mayoritas dari mereka tidak bersekolah, tidak bekerja, dan sudah menikah.Skor BVC pasien dengan perilaku kekerasan sebelum dilakukan pengekangan termasuk dalam kategori risiko tinggi dengan skor >2.Setelah dilakukan pengekangan, skor BVC pasien rata-ratanya menjadi 2,871, yang termasuk dalam kategori risiko perilaku kekerasan sedang.Terdapat pengaruh pengekangan terhadap penurunan skor BVC pada pasien dengan perilaku kekerasan di salah satu rumah sakit di Indonesia, dengan nilai p = 0,000 ( ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/3/fisik-da-non-prognosis-pasien-ra-rumah-sakit-peril-thumb-e03b6.webp" title="JURIS - Pengaruh Restrain Terhadap Penurunan Score BVC pada Pasien  Skizofrenia dengan Perilaku Kekerasan di Ruang Akut  Rumah Sakit Jiwa Di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/fisik-da-non-prognosis-pasien-ra-rumah-sakit-peril-thumb-e03b6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/fisik-da-non-prognosis-pasien-ra-rumah-sakit-peril-thumb-e03b6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/fisik-da-non-prognosis-pasien-ra-rumah-sakit-peril-thumb-e03b6.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Restrain Terhadap Penurunan Score BVC pada Pasien  Skizofrenia dengan Perilaku Kekerasan di Ruang Akut  Rumah Sakit Jiwa Di Indonesia" alt="JURIS - Pengaruh Restrain Terhadap Penurunan Score BVC pada Pasien  Skizofrenia dengan Perilaku Kekerasan di Ruang Akut  Rumah Sakit Jiwa Di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/fisik-da-non-prognosis-pasien-ra-rumah-sakit-peril-thumb-1eade.webp" title="JURIS - Pengaruh Restrain Terhadap Penurunan Score BVC pada Pasien  Skizofrenia dengan Perilaku Kekerasan di Ruang Akut  Rumah Sakit Jiwa Di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/fisik-da-non-prognosis-pasien-ra-rumah-sakit-peril-thumb-1eade.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/fisik-da-non-prognosis-pasien-ra-rumah-sakit-peril-thumb-1eade.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/fisik-da-non-prognosis-pasien-ra-rumah-sakit-peril-thumb-1eade.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Restrain Terhadap Penurunan Score BVC pada Pasien  Skizofrenia dengan Perilaku Kekerasan di Ruang Akut  Rumah Sakit Jiwa Di Indonesia" alt="JURIS - Pengaruh Restrain Terhadap Penurunan Score BVC pada Pasien  Skizofrenia dengan Perilaku Kekerasan di Ruang Akut  Rumah Sakit Jiwa Di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61692-fisik-da-non-prognosis-pasien-ra-rumah-sakit-pasie" title="JURIS - Pengaruh Restrain Terhadap Penurunan Score BVC pada Pasien  Skizofrenia dengan Perilaku Kekerasan di Ruang Akut  Rumah Sakit Jiwa Di Indonesia" target="_blank">Pengaruh Restrain Terhadap Penurunan Score BVC pada Pasien  Skizofrenia dengan Perilaku Kekerasan di Ruang Akut  Rumah Sakit Jiwa Di Indonesia</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas alternatif non-fisik seperti teknik verbal atau terapi kognitif untuk mengurangi perilaku kekerasan pada pasien skizofrenia, karena pengekangan fisik berisiko menyebabkan trauma. Selain itu, penting untuk mengevaluasi kombinasi terapi farmakologis dan psikososial dalam jangka panjang untuk meminimalkan ketergantungan pada pengekangan fisik. Terakhir, penelitian bisa fokus pada pelatihan intensif bagi tenaga kesehatan tentang teknik pengekangan yang manusiawi, termasuk penggunaan alat yang aman dan penilaian risiko secara berkala..
<br>Karakteristik responden mencakup mayoritas laki-laki dengan rentang usia 36-45 tahun.Mayoritas dari mereka tidak bersekolah, tidak bekerja, dan sudah menikah.Skor BVC pasien dengan perilaku kekerasan sebelum dilakukan pengekangan termasuk dalam kategori risiko tinggi dengan skor >2.Setelah dilakukan pengekangan, skor BVC pasien rata-ratanya menjadi 2,871, yang termasuk dalam kategori risiko perilaku kekerasan sedang.Terdapat pengaruh pengekangan terhadap penurunan skor BVC pada pasien dengan perilaku kekerasan di salah satu rumah sakit di Indonesia, dengan nilai p = 0,000 (<0,05)
<br>Latar Belakang: Prevalensi skizofrenia di Indonesia meningkat, khususnya di Provinsi DKI Jakarta. Perilaku kekerasan merupakan salah satu bentuk perilaku yang dapat muncul pada pasien skizofrenia. Penanganan pasien skizofrenia dengan perilaku kekerasan sering melibatkan pengekangan fisik, yang dapat memberikan dampak negatif pada pasien. Tujuan: untuk meneliti pengaruh tindakan pengekangan fisik terhadap penurunan skor Broset Violence Checklist (BVC) pada pasien skizofrenia dengan perilaku kekerasan di salah satu rumah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/3/fisik-da-non-prognosis-pasien-ra-rumah-sakit-peril-thumb-e03b6.webp" type="image/webp" length="104954" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/fisik-da-non-prognosis-pasien-ra-rumah-sakit-peril-thumb-e03b6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/fisik-da-non-prognosis-pasien-ra-rumah-sakit-peril-thumb-1eade.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-484-ueu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7832-indonesian-journal-nursing-health-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Tingkat Stres Dengan Tingkat Kemandirian Dalam Aktivitas Sehari Hari Pada Lansia Diwilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Tingkat Stres Dengan Tingkat Kemandirian Dalam Aktivitas Sehari Hari Pada Lansia Diwilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Tingkat Stres Dengan Tingkat Kemandirian Dalam Aktivitas Sehari Hari Pada Lansia Diwilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61681-kemandirian-lansia-aktivitas-fisik</link>
	<guid isPermaLink="false">bf7da98d79212fb1f2b59981ec3f8336</guid>
	<pubDate>Fri, 28 Aug 2026 00:45:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi tingkat stres dan kemandirian pada lansia, seperti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Tingkat Stres Dengan Tingkat Kemandirian Dalam Aktivitas Sehari-Hari Pada Lansia Diwilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi tingkat stres dan kemandirian pada lansia, seperti dukungan sosial, kondisi kesehatan fisik dan mental, serta lingkungan sosial. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan menggunakan metode longitudinal untuk mengamati perubahan tingkat stres dan kemandirian pada lansia dalam jangka waktu yang lebih lama. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada intervensi atau program yang dapat meningkatkan kemandirian dan mengurangi stres pada lansia, seperti pelatihan keterampilan hidup, terapi perilaku kognitif, atau program aktivitas fisik yang disesuaikan dengan kemampuan lansia.. Stres sangat umum terjadi pada lansia karena faktor kehilangan, penurunan kesehatan fisik, dan kurangnya dukungan keluarga. Hal tersebut akan menyebabkan krisis dalam mental dan kemandirian yang berkepanjangan pada lansia yang dapat dinilai dari kemampuannya dalam melakukan aktivitas sehari-hari atau sering disebut Activity of Daily Living (ADL), sehingga dapat meminimalisir angka kesakitan lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan tingkat kemandirian dalam aktivitas sehari-hari lansia di wilayah kerja Puskesmas Antang. Penelitian ini menggunakan model cross sectional, sampel dalam penelitian ini adalah 32 responden lansia di wilayah kerja Puskesmas Antang. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara langsung dengan responden dan data diolah dengan menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/3/kemandirian-lansia-aktivitas-fisik-stres-hubungan-thumb-6d9d7.webp" title="JURIS - Hubungan Tingkat Stres Dengan Tingkat Kemandirian Dalam Aktivitas Sehari-Hari Pada Lansia Diwilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/kemandirian-lansia-aktivitas-fisik-stres-hubungan-thumb-6d9d7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/kemandirian-lansia-aktivitas-fisik-stres-hubungan-thumb-6d9d7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/kemandirian-lansia-aktivitas-fisik-stres-hubungan-thumb-6d9d7.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Tingkat Stres Dengan Tingkat Kemandirian Dalam Aktivitas Sehari-Hari Pada Lansia Diwilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar" alt="JURIS - Hubungan Tingkat Stres Dengan Tingkat Kemandirian Dalam Aktivitas Sehari-Hari Pada Lansia Diwilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/kemandirian-lansia-aktivitas-fisik-stres-hubungan-thumb-6a1c2.webp" title="JURIS - Hubungan Tingkat Stres Dengan Tingkat Kemandirian Dalam Aktivitas Sehari-Hari Pada Lansia Diwilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/kemandirian-lansia-aktivitas-fisik-stres-hubungan-thumb-6a1c2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/kemandirian-lansia-aktivitas-fisik-stres-hubungan-thumb-6a1c2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/kemandirian-lansia-aktivitas-fisik-stres-hubungan-thumb-6a1c2.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Tingkat Stres Dengan Tingkat Kemandirian Dalam Aktivitas Sehari-Hari Pada Lansia Diwilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar" alt="JURIS - Hubungan Tingkat Stres Dengan Tingkat Kemandirian Dalam Aktivitas Sehari-Hari Pada Lansia Diwilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/kemandirian-lansia-aktivitas-fisik-stres-hubungan-thumb-e7d4a.webp" title="JURIS - Hubungan Tingkat Stres Dengan Tingkat Kemandirian Dalam Aktivitas Sehari-Hari Pada Lansia Diwilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/kemandirian-lansia-aktivitas-fisik-stres-hubungan-thumb-e7d4a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/kemandirian-lansia-aktivitas-fisik-stres-hubungan-thumb-e7d4a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/kemandirian-lansia-aktivitas-fisik-stres-hubungan-thumb-e7d4a.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Tingkat Stres Dengan Tingkat Kemandirian Dalam Aktivitas Sehari-Hari Pada Lansia Diwilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar" alt="JURIS - Hubungan Tingkat Stres Dengan Tingkat Kemandirian Dalam Aktivitas Sehari-Hari Pada Lansia Diwilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61681-kemandirian-lansia-aktivitas-fisik" title="JURIS - Hubungan Tingkat Stres Dengan Tingkat Kemandirian Dalam Aktivitas Sehari-Hari Pada Lansia Diwilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar" target="_blank">Hubungan Tingkat Stres Dengan Tingkat Kemandirian Dalam Aktivitas Sehari-Hari Pada Lansia Diwilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi tingkat stres dan kemandirian pada lansia, seperti dukungan sosial, kondisi kesehatan fisik dan mental, serta lingkungan sosial. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan menggunakan metode longitudinal untuk mengamati perubahan tingkat stres dan kemandirian pada lansia dalam jangka waktu yang lebih lama. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada intervensi atau program yang dapat meningkatkan kemandirian dan mengurangi stres pada lansia, seperti pelatihan keterampilan hidup, terapi perilaku kognitif, atau program aktivitas fisik yang disesuaikan dengan kemampuan lansia..
<br>
<br>Stres sangat umum terjadi pada lansia karena faktor kehilangan, penurunan kesehatan fisik, dan kurangnya dukungan keluarga. Hal tersebut akan menyebabkan krisis dalam mental dan kemandirian yang berkepanjangan pada lansia yang dapat dinilai dari kemampuannya dalam melakukan aktivitas sehari-hari atau sering disebut Activity of Daily Living (ADL), sehingga dapat meminimalisir angka kesakitan lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan tingkat kemandirian dalam aktivitas sehari-hari lansia di wilayah kerja Puskesmas Antang. Penelitian ini menggunakan model cross sectional, sampel dalam penelitian ini adalah 32 responden lansia di wilayah kerja Puskesmas Antang. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara langsung dengan responden dan data diolah dengan menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/3/kemandirian-lansia-aktivitas-fisik-stres-hubungan-thumb-e7d4a.webp" type="image/webp" length="70578" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/kemandirian-lansia-aktivitas-fisik-stres-hubungan-thumb-6d9d7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/kemandirian-lansia-aktivitas-fisik-stres-hubungan-thumb-6a1c2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/kemandirian-lansia-aktivitas-fisik-stres-hubungan-thumb-e7d4a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-484-ueu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7832-indonesian-journal-nursing-health-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ IMT dan Mandi Preoperasi Menjadi Faktor Risiko Infeksi Daerah Operasi IDO pada Pasien Post Sectio Caesarea di RSUD Balaraja ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ IMT dan Mandi Preoperasi Menjadi Faktor Risiko Infeksi Daerah Operasi IDO pada Pasien Post Sectio Caesarea di RSUD Balaraja ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ IMT dan Mandi Preoperasi Menjadi Faktor Risiko Infeksi Daerah Operasi IDO pada Pasien Post Sectio Caesarea di RSUD Balaraja ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61682-edukasi-pasien-modul-faktor</link>
	<guid isPermaLink="false">9436c8b8e0b9e50276a8d859cc635cd1</guid>
	<pubDate>Fri, 28 Aug 2026 00:28:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ surgery team ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,header,page,surgery,team]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas berbagai jenis antiseptik untuk mandi preoperasi dalam mengurangi risiko IDO. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang pengaruh program manajemen IMT (indeks massa tubuh) pada pasien dengan risiko ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - IMT dan Mandi Preoperasi Menjadi Faktor Risiko Infeksi Daerah Operasi (IDO) pada Pasien Post Sectio Caesarea di RSUD Balaraja: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas berbagai jenis antiseptik untuk mandi preoperasi dalam mengurangi risiko IDO. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang pengaruh program manajemen IMT (indeks massa tubuh) pada pasien dengan risiko obesitas terhadap penurunan insiden IDO. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran edukasi pasien tentang perawatan luka pasca operasi di rumah sebagai strategi pencegahan IDO. Ketiga arah penelitian ini dapat memperluas pemahaman tentang faktor risiko dan intervensi yang lebih spesifik untuk mengurangi IDO pada pasien post Sectio Caesarea.. Hasil penelitian menemukan terdapat hubungan yang bermakna antara IMT dan mandi preoperasi dengan IDO pada pasien post SC di RSUD Balaraja tahun 2023.Selain itu ditemukan juga tidak terdapat hubungan antara DM dengan IDO pada pasien post SC di RSUD Balaraja tahun 2023 Latar Belakang: Infeksi Daerah Operasi (IDO) dapat terjadi pada pasien setelah operasi (O 30 hari). Kasus IDO dapat memberikan dampak negatif baik bagi pasien maupun rumah sakit. Prevalensi IDO post Sectio Caesarea di RSUD Balaraja dalam kurun waktu 3 tahun yaitu pada tahun 2021, 2022 dan 2023 berturut turut 1,97%, 2,03%, dan 1,85% dari total jumlah pasien SC. Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya IDO pada pasien post SC di RSUD Balaraja Tahun 2023. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan desain penelitian case control yang dilaksanakan pada bulan September 2023 sampai Januari 2024. Sampel yang digunakan menggunakan perbandingan 1:3 dimana kasus 23 pasien dan kontrol 69 pasien. Tehnik pengambilan sampel terdiri dari kelompok kasus (total sampling) dan kelompok kontrol (purposive sampling). Variabel... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/3/edukasi-pasien-modul-faktor-risiko-rumah-sakit-ido-thumb-7e50b.webp" title="JURIS - IMT dan Mandi Preoperasi Menjadi Faktor Risiko Infeksi Daerah Operasi (IDO) pada Pasien Post Sectio Caesarea di RSUD Balaraja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/edukasi-pasien-modul-faktor-risiko-rumah-sakit-ido-thumb-7e50b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/edukasi-pasien-modul-faktor-risiko-rumah-sakit-ido-thumb-7e50b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/edukasi-pasien-modul-faktor-risiko-rumah-sakit-ido-thumb-7e50b.webp 1x" title="JURIS - IMT dan Mandi Preoperasi Menjadi Faktor Risiko Infeksi Daerah Operasi (IDO) pada Pasien Post Sectio Caesarea di RSUD Balaraja" alt="JURIS - IMT dan Mandi Preoperasi Menjadi Faktor Risiko Infeksi Daerah Operasi (IDO) pada Pasien Post Sectio Caesarea di RSUD Balaraja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/edukasi-pasien-modul-faktor-risiko-rumah-sakit-ido-thumb-1f4a8.webp" title="JURIS - IMT dan Mandi Preoperasi Menjadi Faktor Risiko Infeksi Daerah Operasi (IDO) pada Pasien Post Sectio Caesarea di RSUD Balaraja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/edukasi-pasien-modul-faktor-risiko-rumah-sakit-ido-thumb-1f4a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/edukasi-pasien-modul-faktor-risiko-rumah-sakit-ido-thumb-1f4a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/edukasi-pasien-modul-faktor-risiko-rumah-sakit-ido-thumb-1f4a8.webp 1x" title="JURIS - IMT dan Mandi Preoperasi Menjadi Faktor Risiko Infeksi Daerah Operasi (IDO) pada Pasien Post Sectio Caesarea di RSUD Balaraja" alt="JURIS - IMT dan Mandi Preoperasi Menjadi Faktor Risiko Infeksi Daerah Operasi (IDO) pada Pasien Post Sectio Caesarea di RSUD Balaraja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/edukasi-pasien-modul-faktor-risiko-rumah-sakit-ido-thumb-86ba9.webp" title="JURIS - IMT dan Mandi Preoperasi Menjadi Faktor Risiko Infeksi Daerah Operasi (IDO) pada Pasien Post Sectio Caesarea di RSUD Balaraja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/edukasi-pasien-modul-faktor-risiko-rumah-sakit-ido-thumb-86ba9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/edukasi-pasien-modul-faktor-risiko-rumah-sakit-ido-thumb-86ba9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/edukasi-pasien-modul-faktor-risiko-rumah-sakit-ido-thumb-86ba9.webp 1x" title="JURIS - IMT dan Mandi Preoperasi Menjadi Faktor Risiko Infeksi Daerah Operasi (IDO) pada Pasien Post Sectio Caesarea di RSUD Balaraja" alt="JURIS - IMT dan Mandi Preoperasi Menjadi Faktor Risiko Infeksi Daerah Operasi (IDO) pada Pasien Post Sectio Caesarea di RSUD Balaraja" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61682-edukasi-pasien-modul-faktor" title="JURIS - IMT dan Mandi Preoperasi Menjadi Faktor Risiko Infeksi Daerah Operasi (IDO) pada Pasien Post Sectio Caesarea di RSUD Balaraja" target="_blank">IMT dan Mandi Preoperasi Menjadi Faktor Risiko Infeksi Daerah Operasi (IDO) pada Pasien Post Sectio Caesarea di RSUD Balaraja</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas berbagai jenis antiseptik untuk mandi preoperasi dalam mengurangi risiko IDO. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang pengaruh program manajemen IMT (indeks massa tubuh) pada pasien dengan risiko obesitas terhadap penurunan insiden IDO. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran edukasi pasien tentang perawatan luka pasca operasi di rumah sebagai strategi pencegahan IDO. Ketiga arah penelitian ini dapat memperluas pemahaman tentang faktor risiko dan intervensi yang lebih spesifik untuk mengurangi IDO pada pasien post Sectio Caesarea..
<br>Hasil penelitian menemukan terdapat hubungan yang bermakna antara IMT dan mandi preoperasi dengan IDO pada pasien post SC di RSUD Balaraja tahun 2023.Selain itu ditemukan juga tidak terdapat hubungan antara DM dengan IDO pada pasien post SC di RSUD Balaraja tahun 2023
<br>Latar Belakang: Infeksi Daerah Operasi (IDO) dapat terjadi pada pasien setelah operasi (O 30 hari). Kasus IDO dapat memberikan dampak negatif baik bagi pasien maupun rumah sakit. Prevalensi IDO post Sectio Caesarea di RSUD Balaraja dalam kurun waktu 3 tahun yaitu pada tahun 2021, 2022 dan 2023 berturut turut 1,97%, 2,03%, dan 1,85% dari total jumlah pasien SC. Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya IDO pada pasien post SC di RSUD Balaraja Tahun 2023. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan desain penelitian case control yang dilaksanakan pada bulan September 2023 sampai Januari 2024. Sampel yang digunakan menggunakan perbandingan 1:3 dimana kasus 23 pasien dan kontrol 69 pasien. Tehnik pengambilan sampel terdiri dari kelompok kasus (total sampling) dan kelompok kontrol (purposive sampling). Variabel...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/3/edukasi-pasien-modul-faktor-risiko-rumah-sakit-ido-thumb-86ba9.webp" type="image/webp" length="73718" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/edukasi-pasien-modul-faktor-risiko-rumah-sakit-ido-thumb-7e50b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/edukasi-pasien-modul-faktor-risiko-rumah-sakit-ido-thumb-1f4a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/edukasi-pasien-modul-faktor-risiko-rumah-sakit-ido-thumb-86ba9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-484-ueu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7832-indonesian-journal-nursing-health-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Intervensi Edukasi untuk Mendukung Penerapan VAP Bundle oleh Perawat ICU A Scoping Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Intervensi Edukasi untuk Mendukung Penerapan VAP Bundle oleh Perawat ICU A Scoping Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Intervensi Edukasi untuk Mendukung Penerapan VAP Bundle oleh Perawat ICU A Scoping Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61678-edukasi-pelatihan-icu-associated-pneumonia-vap-sep</link>
	<guid isPermaLink="false">5dc7e9b83fbb79e9c3886015a4351bb5</guid>
	<pubDate>Thu, 27 Aug 2026 23:57:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ archive team ]]></category>
	<category><![CDATA[ menilik self ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[archive,header,menilik,page,self,team]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan pengetahuan perawat terkait pelaksanaan VAP bundle di ICU, diperlukan intervensi edukasi dan pelatihan yang berkelanjutan dan berkualitas. Supervisi, monitoring, audit, dan umpan balik yang berkesinambungan dari institusi terhadap pelaksanaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Intervensi Edukasi untuk Mendukung Penerapan VAP Bundle oleh Perawat ICU: A Scoping Review: Untuk meningkatkan pengetahuan perawat terkait pelaksanaan VAP bundle di ICU, diperlukan intervensi edukasi dan pelatihan yang berkelanjutan dan berkualitas. Supervisi, monitoring, audit, dan umpan balik yang berkesinambungan dari institusi terhadap pelaksanaan VAP bundle dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien di ICU. Selain itu, penting untuk memasukkan komponen materi terkait pencegahan VAP menggunakan VAP bundle ke dalam kurikulum pendidikan keperawatan, serta mengadakan pengembangan kompetensi perawat melalui program edukasi dan training yang terstruktur dan berkelanjutan.. Terdapat berbagai intervensi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan perawat terkait pelaksanaan VAP bundle di ICU.Intervensi edukasi dan training dengan berbagai strategi dan media pembelajaran terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan perawat terkait pelaksanaan VAP bundle.Institusi secara berkelanjutan juga harus mengadakan pengembangan kompetensi perawat melalui berbagai program edukasi dan training untuk meningkatkan pelaksanaan VAP bundle Ventilator-Associated Pneumonia (VAP) merupakan salah satu penyebab meningkatnya morbiditas dan mortalitas di Intensive Care Unit (ICU). Perawat berperan penting dalam pencegahan VAP melalui penerapan VAP bundle. Meskipun berbagai pedoman telah diterbitkan, pelaksanaannya belum optimal yang ditunjukkan dengan masih tingginya angka kejadian VAP. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan pengetahuan perawat mengenai pelaksanaan VAP bundle. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/3/edukasi-pelatihan-icu-associated-pneumonia-vap-str-thumb-4d801.webp" title="JURIS - Strategi Intervensi Edukasi untuk Mendukung Penerapan VAP Bundle oleh Perawat ICU: A Scoping Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/edukasi-pelatihan-icu-associated-pneumonia-vap-str-thumb-4d801.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/edukasi-pelatihan-icu-associated-pneumonia-vap-str-thumb-4d801.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/edukasi-pelatihan-icu-associated-pneumonia-vap-str-thumb-4d801.webp 1x" title="JURIS - Strategi Intervensi Edukasi untuk Mendukung Penerapan VAP Bundle oleh Perawat ICU: A Scoping Review" alt="JURIS - Strategi Intervensi Edukasi untuk Mendukung Penerapan VAP Bundle oleh Perawat ICU: A Scoping Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/3/edukasi-pelatihan-icu-associated-pneumonia-vap-str-thumb-556d4.webp" title="JURIS - Strategi Intervensi Edukasi untuk Mendukung Penerapan VAP Bundle oleh Perawat ICU: A Scoping Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/edukasi-pelatihan-icu-associated-pneumonia-vap-str-thumb-556d4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/edukasi-pelatihan-icu-associated-pneumonia-vap-str-thumb-556d4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/edukasi-pelatihan-icu-associated-pneumonia-vap-str-thumb-556d4.webp 1x" title="JURIS - Strategi Intervensi Edukasi untuk Mendukung Penerapan VAP Bundle oleh Perawat ICU: A Scoping Review" alt="JURIS - Strategi Intervensi Edukasi untuk Mendukung Penerapan VAP Bundle oleh Perawat ICU: A Scoping Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/3/edukasi-pelatihan-icu-associated-pneumonia-vap-str-thumb-69421.webp" title="JURIS - Strategi Intervensi Edukasi untuk Mendukung Penerapan VAP Bundle oleh Perawat ICU: A Scoping Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/edukasi-pelatihan-icu-associated-pneumonia-vap-str-thumb-69421.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/edukasi-pelatihan-icu-associated-pneumonia-vap-str-thumb-69421.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/edukasi-pelatihan-icu-associated-pneumonia-vap-str-thumb-69421.webp 1x" title="JURIS - Strategi Intervensi Edukasi untuk Mendukung Penerapan VAP Bundle oleh Perawat ICU: A Scoping Review" alt="JURIS - Strategi Intervensi Edukasi untuk Mendukung Penerapan VAP Bundle oleh Perawat ICU: A Scoping Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61678-edukasi-pelatihan-icu-associated-pneumonia-vap-sep" title="JURIS - Strategi Intervensi Edukasi untuk Mendukung Penerapan VAP Bundle oleh Perawat ICU: A Scoping Review" target="_blank">Strategi Intervensi Edukasi untuk Mendukung Penerapan VAP Bundle oleh Perawat ICU: A Scoping Review</a>: Untuk meningkatkan pengetahuan perawat terkait pelaksanaan VAP bundle di ICU, diperlukan intervensi edukasi dan pelatihan yang berkelanjutan dan berkualitas. Supervisi, monitoring, audit, dan umpan balik yang berkesinambungan dari institusi terhadap pelaksanaan VAP bundle dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien di ICU. Selain itu, penting untuk memasukkan komponen materi terkait pencegahan VAP menggunakan VAP bundle ke dalam kurikulum pendidikan keperawatan, serta mengadakan pengembangan kompetensi perawat melalui program edukasi dan training yang terstruktur dan berkelanjutan..
<br>Terdapat berbagai intervensi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan perawat terkait pelaksanaan VAP bundle di ICU.Intervensi edukasi dan training dengan berbagai strategi dan media pembelajaran terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan perawat terkait pelaksanaan VAP bundle.Institusi secara berkelanjutan juga harus mengadakan pengembangan kompetensi perawat melalui berbagai program edukasi dan training untuk meningkatkan pelaksanaan VAP bundle
<br>Ventilator-Associated Pneumonia (VAP) merupakan salah satu penyebab meningkatnya morbiditas dan mortalitas di Intensive Care Unit (ICU). Perawat berperan penting dalam pencegahan VAP melalui penerapan VAP bundle. Meskipun berbagai pedoman telah diterbitkan, pelaksanaannya belum optimal yang ditunjukkan dengan masih tingginya angka kejadian VAP. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan pengetahuan perawat mengenai pelaksanaan VAP bundle.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/3/edukasi-pelatihan-icu-associated-pneumonia-vap-str-thumb-556d4.webp" type="image/webp" length="121794" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/edukasi-pelatihan-icu-associated-pneumonia-vap-str-thumb-4d801.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/edukasi-pelatihan-icu-associated-pneumonia-vap-str-thumb-556d4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/edukasi-pelatihan-icu-associated-pneumonia-vap-str-thumb-69421.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-484-ueu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7832-indonesian-journal-nursing-health-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Gambaran Tingkat Pengetahuan Kesiapsiagaan pada Mahasiswa Universitas Megarezky dalam Penanganan Bencana Kebakaran ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gambaran Tingkat Pengetahuan Kesiapsiagaan pada Mahasiswa Universitas Megarezky dalam Penanganan Bencana Kebakaran ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gambaran Tingkat Pengetahuan Kesiapsiagaan pada Mahasiswa Universitas Megarezky dalam Penanganan Bencana Kebakaran ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61685-mahasiswa-universitas-kesiapsiagaan-kebakaran-ting</link>
	<guid isPermaLink="false">ea542dced3a94937bd3fe706ab8f623d</guid>
	<pubDate>Thu, 27 Aug 2026 23:49:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ surgery team ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,header,page,surgery,team]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas metode pelatihan kesiapsiagaan kebakaran yang berbeda, seperti simulasi real-time versus pembelajaran berbasis teknologi. Selain itu, studi tentang pengaruh program kesadaran masyarakat terhadap peningkatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Gambaran Tingkat Pengetahuan Kesiapsiagaan pada Mahasiswa Universitas Megarezky dalam Penanganan Bencana Kebakaran: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas metode pelatihan kesiapsiagaan kebakaran yang berbeda, seperti simulasi real-time versus pembelajaran berbasis teknologi. Selain itu, studi tentang pengaruh program kesadaran masyarakat terhadap peningkatan pengetahuan kesiapsiagaan di kalangan mahasiswa menjadi penting untuk dikembangkan. Terakhir, penelitian yang menggali peran infrastruktur kampus dalam memfasilitasi mitigasi risiko kebakaran dapat memberikan wawasan baru untuk strategi pencegahan yang lebih holistik.. Dari hasil penelitian mengenai gambaran tingkat pengetahuan kesiapsiagaan pada mahasiswa Universitas Megarezky angkatan 2020 dalam penanganan bencana kebakaran, dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan kesiapsiagaan pada mahasiswa tersebut cenderung lebih baik daripada buruk Latar Belakang: Salah satu peristiwa yang mengancam kehidupan manusia adalah kebakaran, yang bisa disebabkan oleh dua faktor, yaitu faktor alam dan faktor non-alam. Salah satu penyebabnya bisa karena ulah manusia, dan kebakaran ini mengakibatkan banyak korban jiwa yang dapat menimbulkan gangguan psikologis bagi para korban. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan kesiapsiagaan dalam penanganan kasus kebakaran pada mahasiswa Universitas Megarezky. Metode: Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif, yaitu dengan mengetahui gambaran pengetahuan tentang kesiapsiagaan dalam penanganan kasus kebakaran pada mahasiswa Universitas Megarezky. Hasil: Dari jumlah responden sebanyak 136 orang, data dianalisis dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/b/mahasiswa-universitas-kesiapsiagaan-kebakaran-peng-thumb-0cdaf.webp" title="JURIS - Gambaran Tingkat Pengetahuan Kesiapsiagaan pada Mahasiswa Universitas Megarezky dalam Penanganan Bencana Kebakaran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/mahasiswa-universitas-kesiapsiagaan-kebakaran-peng-thumb-0cdaf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/mahasiswa-universitas-kesiapsiagaan-kebakaran-peng-thumb-0cdaf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/mahasiswa-universitas-kesiapsiagaan-kebakaran-peng-thumb-0cdaf.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Tingkat Pengetahuan Kesiapsiagaan pada Mahasiswa Universitas Megarezky dalam Penanganan Bencana Kebakaran" alt="JURIS - Gambaran Tingkat Pengetahuan Kesiapsiagaan pada Mahasiswa Universitas Megarezky dalam Penanganan Bencana Kebakaran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/b/mahasiswa-universitas-kesiapsiagaan-kebakaran-peng-thumb-c1764.webp" title="JURIS - Gambaran Tingkat Pengetahuan Kesiapsiagaan pada Mahasiswa Universitas Megarezky dalam Penanganan Bencana Kebakaran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/mahasiswa-universitas-kesiapsiagaan-kebakaran-peng-thumb-c1764.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/mahasiswa-universitas-kesiapsiagaan-kebakaran-peng-thumb-c1764.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/mahasiswa-universitas-kesiapsiagaan-kebakaran-peng-thumb-c1764.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Tingkat Pengetahuan Kesiapsiagaan pada Mahasiswa Universitas Megarezky dalam Penanganan Bencana Kebakaran" alt="JURIS - Gambaran Tingkat Pengetahuan Kesiapsiagaan pada Mahasiswa Universitas Megarezky dalam Penanganan Bencana Kebakaran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/b/mahasiswa-universitas-kesiapsiagaan-kebakaran-peng-thumb-afa28.webp" title="JURIS - Gambaran Tingkat Pengetahuan Kesiapsiagaan pada Mahasiswa Universitas Megarezky dalam Penanganan Bencana Kebakaran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/mahasiswa-universitas-kesiapsiagaan-kebakaran-peng-thumb-afa28.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/mahasiswa-universitas-kesiapsiagaan-kebakaran-peng-thumb-afa28.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/mahasiswa-universitas-kesiapsiagaan-kebakaran-peng-thumb-afa28.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Tingkat Pengetahuan Kesiapsiagaan pada Mahasiswa Universitas Megarezky dalam Penanganan Bencana Kebakaran" alt="JURIS - Gambaran Tingkat Pengetahuan Kesiapsiagaan pada Mahasiswa Universitas Megarezky dalam Penanganan Bencana Kebakaran" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61685-mahasiswa-universitas-kesiapsiagaan-kebakaran-ting" title="JURIS - Gambaran Tingkat Pengetahuan Kesiapsiagaan pada Mahasiswa Universitas Megarezky dalam Penanganan Bencana Kebakaran" target="_blank">Gambaran Tingkat Pengetahuan Kesiapsiagaan pada Mahasiswa Universitas Megarezky dalam Penanganan Bencana Kebakaran</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas metode pelatihan kesiapsiagaan kebakaran yang berbeda, seperti simulasi real-time versus pembelajaran berbasis teknologi. Selain itu, studi tentang pengaruh program kesadaran masyarakat terhadap peningkatan pengetahuan kesiapsiagaan di kalangan mahasiswa menjadi penting untuk dikembangkan. Terakhir, penelitian yang menggali peran infrastruktur kampus dalam memfasilitasi mitigasi risiko kebakaran dapat memberikan wawasan baru untuk strategi pencegahan yang lebih holistik..
<br>Dari hasil penelitian mengenai gambaran tingkat pengetahuan kesiapsiagaan pada mahasiswa Universitas Megarezky angkatan 2020 dalam penanganan bencana kebakaran, dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan kesiapsiagaan pada mahasiswa tersebut cenderung lebih baik daripada buruk
<br>Latar Belakang: Salah satu peristiwa yang mengancam kehidupan manusia adalah kebakaran, yang bisa disebabkan oleh dua faktor, yaitu faktor alam dan faktor non-alam. Salah satu penyebabnya bisa karena ulah manusia, dan kebakaran ini mengakibatkan banyak korban jiwa yang dapat menimbulkan gangguan psikologis bagi para korban. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan kesiapsiagaan dalam penanganan kasus kebakaran pada mahasiswa Universitas Megarezky. Metode: Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif, yaitu dengan mengetahui gambaran pengetahuan tentang kesiapsiagaan dalam penanganan kasus kebakaran pada mahasiswa Universitas Megarezky. Hasil: Dari jumlah responden sebanyak 136 orang, data dianalisis dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/b/mahasiswa-universitas-kesiapsiagaan-kebakaran-peng-thumb-0cdaf.webp" type="image/webp" length="107750" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/mahasiswa-universitas-kesiapsiagaan-kebakaran-peng-thumb-0cdaf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/mahasiswa-universitas-kesiapsiagaan-kebakaran-peng-thumb-c1764.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/mahasiswa-universitas-kesiapsiagaan-kebakaran-peng-thumb-afa28.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-484-ueu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7832-indonesian-journal-nursing-health-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Stunting pada Usia Todler ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Stunting pada Usia Todler ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Stunting pada Usia Todler ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61686-anak-usia-taman-balita-determinan</link>
	<guid isPermaLink="false">dd52ac167ff44da178090a08f3fc7059</guid>
	<pubDate>Thu, 27 Aug 2026 23:48:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak intervensi gizi spesifik untuk anak usia 24-59 bulan di daerah dengan tingkat stunting tinggi. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang perbedaan respons nutrisi antara anak laki-laki ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Stunting pada Usia Todler: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak intervensi gizi spesifik untuk anak usia 24-59 bulan di daerah dengan tingkat stunting tinggi. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang perbedaan respons nutrisi antara anak laki-laki dan perempuan dalam konteks stunting. Penelitian juga bisa mengkaji pengaruh durasi pemberian ASI eksklusif terhadap perkembangan pertumbuhan anak dalam jangka panjang, khususnya di daerah dengan akses terbatas terhadap layanan kesehatan. Ketiga arah penelitian ini dapat memberikan wawasan baru untuk menyusun kebijakan dan program pencegahan stunting yang lebih efektif.. Berdasarkan penelitian, maka dapat dibuat kesimpulan yaitu terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara usia balita, riwayat pemberian ASI eksklusif dan berat lahir bayi dengan kejadian stunting.Faktor yang paling dominan berhubungan dengan stunting pada balita di Kelurahan Donan Kecamatan Cilacap Selatan Tahun 2019 adalah usia balita 24-59 bulan.Usia balita 24-59 bulan memiliki risiko untuk mengalami stunting sebesar 10 kali lebih besar dari usia balita 12-23 bulan setelah dikontrol dengan pemberian ASI eksklusif Stunting merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang tidak mencukupi dalam waktu yang lama akibat pemberian makan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Kasus stunting terbanyak berada di Kecamatan Cilacap Tengah yaitu sebanyak 871 (13,10%) yang terdiri dari kategori sangat pendek 173 (19%) kasus dan pendek 698 (80%) kasus. Puskesmas Cilacap Tengah II menduduki peringkat pertama dari 38 Kabupaten di Cilacap dengan kejadian balita dengan stunting sebanyak 736 (25,9%) kasus dari total... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/1/anak-usia-taman-balita-determinan-stunting-bahasa-thumb-b0477.webp" title="JURIS - Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Stunting pada Usia Todler" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/1/anak-usia-taman-balita-determinan-stunting-bahasa-thumb-b0477.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/1/anak-usia-taman-balita-determinan-stunting-bahasa-thumb-b0477.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/1/anak-usia-taman-balita-determinan-stunting-bahasa-thumb-b0477.webp 1x" title="JURIS - Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Stunting pada Usia Todler" alt="JURIS - Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Stunting pada Usia Todler" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/1/anak-usia-taman-balita-determinan-stunting-bahasa-thumb-b16d2.webp" title="JURIS - Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Stunting pada Usia Todler" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/1/anak-usia-taman-balita-determinan-stunting-bahasa-thumb-b16d2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/1/anak-usia-taman-balita-determinan-stunting-bahasa-thumb-b16d2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/1/anak-usia-taman-balita-determinan-stunting-bahasa-thumb-b16d2.webp 1x" title="JURIS - Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Stunting pada Usia Todler" alt="JURIS - Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Stunting pada Usia Todler" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/1/anak-usia-taman-balita-determinan-stunting-bahasa-thumb-a4f23.webp" title="JURIS - Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Stunting pada Usia Todler" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/1/anak-usia-taman-balita-determinan-stunting-bahasa-thumb-a4f23.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/1/anak-usia-taman-balita-determinan-stunting-bahasa-thumb-a4f23.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/1/anak-usia-taman-balita-determinan-stunting-bahasa-thumb-a4f23.webp 1x" title="JURIS - Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Stunting pada Usia Todler" alt="JURIS - Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Stunting pada Usia Todler" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61686-anak-usia-taman-balita-determinan" title="JURIS - Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Stunting pada Usia Todler" target="_blank">Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Stunting pada Usia Todler</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak intervensi gizi spesifik untuk anak usia 24-59 bulan di daerah dengan tingkat stunting tinggi. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang perbedaan respons nutrisi antara anak laki-laki dan perempuan dalam konteks stunting. Penelitian juga bisa mengkaji pengaruh durasi pemberian ASI eksklusif terhadap perkembangan pertumbuhan anak dalam jangka panjang, khususnya di daerah dengan akses terbatas terhadap layanan kesehatan. Ketiga arah penelitian ini dapat memberikan wawasan baru untuk menyusun kebijakan dan program pencegahan stunting yang lebih efektif..
<br>Berdasarkan penelitian, maka dapat dibuat kesimpulan yaitu terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara usia balita, riwayat pemberian ASI eksklusif dan berat lahir bayi dengan kejadian stunting.Faktor yang paling dominan berhubungan dengan stunting pada balita di Kelurahan Donan Kecamatan Cilacap Selatan Tahun 2019 adalah usia balita 24-59 bulan.Usia balita 24-59 bulan memiliki risiko untuk mengalami stunting sebesar 10 kali lebih besar dari usia balita 12-23 bulan setelah dikontrol dengan pemberian ASI eksklusif
<br>Stunting merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang tidak mencukupi dalam waktu yang lama akibat pemberian makan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Kasus stunting terbanyak berada di Kecamatan Cilacap Tengah yaitu sebanyak 871 (13,10%) yang terdiri dari kategori sangat pendek 173 (19%) kasus dan pendek 698 (80%) kasus. Puskesmas Cilacap Tengah II menduduki peringkat pertama dari 38 Kabupaten di Cilacap dengan kejadian balita dengan stunting sebanyak 736 (25,9%) kasus dari total...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/1/anak-usia-taman-balita-determinan-stunting-bahasa-thumb-b0477.webp" type="image/webp" length="184578" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/1/anak-usia-taman-balita-determinan-stunting-bahasa-thumb-b0477.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/1/anak-usia-taman-balita-determinan-stunting-bahasa-thumb-b16d2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/1/anak-usia-taman-balita-determinan-stunting-bahasa-thumb-a4f23.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-484-ueu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7832-indonesian-journal-nursing-health-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Menilik Self Efficacy Kader Posyandu dalam Upaya Promotif dan Preventif Stunting ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Menilik Self Efficacy Kader Posyandu dalam Upaya Promotif dan Preventif Stunting ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Menilik Self Efficacy Kader Posyandu dalam Upaya Promotif dan Preventif Stunting ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61679-pencegahan-posyandu-self-efficacy-stunting-ef</link>
	<guid isPermaLink="false">a330eed2086e346a2a8527d283b4e2a2</guid>
	<pubDate>Thu, 27 Aug 2026 23:40:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ archive team ]]></category>
	<category><![CDATA[ menilik self ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[archive,header,menilik,page,self,team]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan self-efficacy kader posyandu dalam upaya pencegahan stunting, dapat dilakukan dengan beberapa strategi. Pertama, perlu ada optimalisasi peran perawat komunitas sebagai pendidik, advokat, dan konselor. Perawat dapat memberikan pelatihan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Menilik Self-Efficacy Kader Posyandu dalam Upaya Promotif dan Preventif Stunting: Untuk meningkatkan self-efficacy kader posyandu dalam upaya pencegahan stunting, dapat dilakukan dengan beberapa strategi. Pertama, perlu ada optimalisasi peran perawat komunitas sebagai pendidik, advokat, dan konselor. Perawat dapat memberikan pelatihan dan pengetahuan yang lebih intensif kepada kader, terutama kader baru yang mungkin masih memiliki pengalaman lebih sedikit. Kedua, kader yang memiliki self-efficacy rendah dapat belajar dari pengalaman kader yang lebih senior dan memiliki self-efficacy tinggi. Ketiga, sesama kader dan petugas kesehatan dapat saling memotivasi dengan dorongan positif agar kader lebih yakin dalam menjalankan tugasnya. Selain itu, penting juga untuk terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam upaya pencegahan stunting, sehingga mereka dapat lebih percaya diri dalam menghadapi berbagai tantangan dan hambatan.. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar kader memiliki self-efficacy tinggi dalam pencegahan stunting.Namun, masih ada sebagian kecil kader yang memiliki self-efficacy rendah, terutama pada dimensi strength.Penelitian ini memberikan gambaran tentang self-efficacy kader posyandu dan dapat menjadi dasar untuk mengembangkan dan mengevaluasi program kerja puskesmas dalam pencegahan stunting.Untuk meningkatkan self-efficacy kader, dapat dilakukan dengan memberikan pelatihan dan pengetahuan yang lebih intensif, belajar dari pengalaman orang lain, dan saling memotivasi antar kader dan petugas kesehatan Stunting merupakan gangguan tumbuh kembang anak akibat kekurangan asupan gizi kronik dan kurangnya stimulus yang memadai. Tingginya prevalensi stunting di Indonesia menuntut kader posyandu lebih aktif dalam upaya promotif dan preventif. Self-efficacy berperan penting dalam memengaruhi perilaku, tindakan, dan kinerja kader posyandu dalam pencegahan stunting. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi self-efficacy kader posyandu dalam pencegahan stunting. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/8/pencegahan-posyandu-self-efficacy-stunting-self-ef-thumb-0fc94.webp" title="JURIS - Menilik Self-Efficacy Kader Posyandu dalam Upaya Promotif dan Preventif Stunting" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/pencegahan-posyandu-self-efficacy-stunting-self-ef-thumb-0fc94.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/pencegahan-posyandu-self-efficacy-stunting-self-ef-thumb-0fc94.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/pencegahan-posyandu-self-efficacy-stunting-self-ef-thumb-0fc94.webp 1x" title="JURIS - Menilik Self-Efficacy Kader Posyandu dalam Upaya Promotif dan Preventif Stunting" alt="JURIS - Menilik Self-Efficacy Kader Posyandu dalam Upaya Promotif dan Preventif Stunting" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/8/pencegahan-posyandu-self-efficacy-stunting-self-ef-thumb-0972b.webp" title="JURIS - Menilik Self-Efficacy Kader Posyandu dalam Upaya Promotif dan Preventif Stunting" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/pencegahan-posyandu-self-efficacy-stunting-self-ef-thumb-0972b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/pencegahan-posyandu-self-efficacy-stunting-self-ef-thumb-0972b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/pencegahan-posyandu-self-efficacy-stunting-self-ef-thumb-0972b.webp 1x" title="JURIS - Menilik Self-Efficacy Kader Posyandu dalam Upaya Promotif dan Preventif Stunting" alt="JURIS - Menilik Self-Efficacy Kader Posyandu dalam Upaya Promotif dan Preventif Stunting" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/8/pencegahan-posyandu-self-efficacy-stunting-self-ef-thumb-c2962.webp" title="JURIS - Menilik Self-Efficacy Kader Posyandu dalam Upaya Promotif dan Preventif Stunting" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/pencegahan-posyandu-self-efficacy-stunting-self-ef-thumb-c2962.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/pencegahan-posyandu-self-efficacy-stunting-self-ef-thumb-c2962.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/pencegahan-posyandu-self-efficacy-stunting-self-ef-thumb-c2962.webp 1x" title="JURIS - Menilik Self-Efficacy Kader Posyandu dalam Upaya Promotif dan Preventif Stunting" alt="JURIS - Menilik Self-Efficacy Kader Posyandu dalam Upaya Promotif dan Preventif Stunting" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61679-pencegahan-posyandu-self-efficacy-stunting-ef" title="JURIS - Menilik Self-Efficacy Kader Posyandu dalam Upaya Promotif dan Preventif Stunting" target="_blank">Menilik Self-Efficacy Kader Posyandu dalam Upaya Promotif dan Preventif Stunting</a>: Untuk meningkatkan self-efficacy kader posyandu dalam upaya pencegahan stunting, dapat dilakukan dengan beberapa strategi. Pertama, perlu ada optimalisasi peran perawat komunitas sebagai pendidik, advokat, dan konselor. Perawat dapat memberikan pelatihan dan pengetahuan yang lebih intensif kepada kader, terutama kader baru yang mungkin masih memiliki pengalaman lebih sedikit. Kedua, kader yang memiliki self-efficacy rendah dapat belajar dari pengalaman kader yang lebih senior dan memiliki self-efficacy tinggi. Ketiga, sesama kader dan petugas kesehatan dapat saling memotivasi dengan dorongan positif agar kader lebih yakin dalam menjalankan tugasnya. Selain itu, penting juga untuk terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam upaya pencegahan stunting, sehingga mereka dapat lebih percaya diri dalam menghadapi berbagai tantangan dan hambatan..
<br>Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar kader memiliki self-efficacy tinggi dalam pencegahan stunting.Namun, masih ada sebagian kecil kader yang memiliki self-efficacy rendah, terutama pada dimensi strength.Penelitian ini memberikan gambaran tentang self-efficacy kader posyandu dan dapat menjadi dasar untuk mengembangkan dan mengevaluasi program kerja puskesmas dalam pencegahan stunting.Untuk meningkatkan self-efficacy kader, dapat dilakukan dengan memberikan pelatihan dan pengetahuan yang lebih intensif, belajar dari pengalaman orang lain, dan saling memotivasi antar kader dan petugas kesehatan
<br>Stunting merupakan gangguan tumbuh kembang anak akibat kekurangan asupan gizi kronik dan kurangnya stimulus yang memadai. Tingginya prevalensi stunting di Indonesia menuntut kader posyandu lebih aktif dalam upaya promotif dan preventif. Self-efficacy berperan penting dalam memengaruhi perilaku, tindakan, dan kinerja kader posyandu dalam pencegahan stunting. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi self-efficacy kader posyandu dalam pencegahan stunting.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/8/pencegahan-posyandu-self-efficacy-stunting-self-ef-thumb-0fc94.webp" type="image/webp" length="108554" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/pencegahan-posyandu-self-efficacy-stunting-self-ef-thumb-0fc94.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/pencegahan-posyandu-self-efficacy-stunting-self-ef-thumb-0972b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/pencegahan-posyandu-self-efficacy-stunting-self-ef-thumb-c2962.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-484-ueu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7832-indonesian-journal-nursing-health-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Metode Certainty Factor pada Sistem Pakar Bimbingan dan Konseling Berbasis Web di SMAN 1 X Koto Diatas ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Metode Certainty Factor pada Sistem Pakar Bimbingan dan Konseling Berbasis Web di SMAN 1 X Koto Diatas ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Metode Certainty Factor pada Sistem Pakar Bimbingan dan Konseling Berbasis Web di SMAN 1 X Koto Diatas ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61680-siswa-ma-framework-laravel-sistem-ber-motiva</link>
	<guid isPermaLink="false">d86b5516be9790af95ee16e312a79085</guid>
	<pubDate>Thu, 27 Aug 2026 23:40:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ muhammad rif ]]></category>
	<category><![CDATA[ muslim page ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,muhammad,muslim,page,rif]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan sistem dengan menambahkan gejala dan masalah baru, seperti stres akademik atau gangguan sosial, untuk meningkatkan akurasi diagnosis. Selain itu, nilai faktor keyakinan perlu diperbarui secara berkala berdasarkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Metode Certainty Factor pada Sistem Pakar Bimbingan dan Konseling Berbasis Web di SMAN 1 X Koto Diatas: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan sistem dengan menambahkan gejala dan masalah baru, seperti stres akademik atau gangguan sosial, untuk meningkatkan akurasi diagnosis. Selain itu, nilai faktor keyakinan perlu diperbarui secara berkala berdasarkan data terbaru dari guru BK agar rekomendasi tetap relevan. Terakhir, studi perbandingan metode Certainty Factor dengan pendekatan lain seperti Bayesian Network dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas sistem dalam konteks yang berbeda.. Dalam penelitian ini, metode Certainty Factor diterapkan pada sistem pakar bimbingan dan konseling berbasis web untuk mengidentifikasi masalah pribadi siswa berdasarkan gejala tertentu.Sistem mampu mendiagnosis empat jenis masalah dan hasilnya sesuai dengan perhitungan manual, menunjukkan keakuratan metode.Sistem ini membantu guru BK mengidentifikasi masalah awal siswa serta memberikan rekomendasi penanganan yang lebih cepat, adil, dan konsisten Layanan bimbingan dan konseling di sekolah berperan penting dalam membantu siswa mengatasi berbagai permasalahan pribadi, sosial, dan akademik. Namun, sebagian siswa masih enggan berkonsultasi secara langsung kepada guru bimbingan dan konseling karena rasa malu atau kurang percaya diri. Penelitian ini bertujuan menerapkan metode Certainty Factor pada sistem pakar bimbingan dan konseling berbasis web untuk membantu mengidentifikasi permasalahan siswa serta memberikan rekomendasi penanganan berdasarkan tingkat kepastian. Sistem dikembangkan menggunakan framework Laravel, bahasa pemrograman PHP, dan basis data MySQL, dengan basis pengetahuan yang diperoleh dari guru bimbingan dan konseling sebagai pakar. Metode Certainty Factor... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/d/siswa-ma-framework-laravel-sistem-ber-motivasi-gur-thumb-475b6.webp" title="JURIS - Penerapan Metode Certainty Factor pada Sistem Pakar Bimbingan dan Konseling Berbasis Web di SMAN 1 X Koto Diatas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/siswa-ma-framework-laravel-sistem-ber-motivasi-gur-thumb-475b6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/siswa-ma-framework-laravel-sistem-ber-motivasi-gur-thumb-475b6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/siswa-ma-framework-laravel-sistem-ber-motivasi-gur-thumb-475b6.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Metode Certainty Factor pada Sistem Pakar Bimbingan dan Konseling Berbasis Web di SMAN 1 X Koto Diatas" alt="JURIS - Penerapan Metode Certainty Factor pada Sistem Pakar Bimbingan dan Konseling Berbasis Web di SMAN 1 X Koto Diatas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/siswa-ma-framework-laravel-sistem-ber-motivasi-gur-thumb-efaea.webp" title="JURIS - Penerapan Metode Certainty Factor pada Sistem Pakar Bimbingan dan Konseling Berbasis Web di SMAN 1 X Koto Diatas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/siswa-ma-framework-laravel-sistem-ber-motivasi-gur-thumb-efaea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/siswa-ma-framework-laravel-sistem-ber-motivasi-gur-thumb-efaea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/siswa-ma-framework-laravel-sistem-ber-motivasi-gur-thumb-efaea.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Metode Certainty Factor pada Sistem Pakar Bimbingan dan Konseling Berbasis Web di SMAN 1 X Koto Diatas" alt="JURIS - Penerapan Metode Certainty Factor pada Sistem Pakar Bimbingan dan Konseling Berbasis Web di SMAN 1 X Koto Diatas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/siswa-ma-framework-laravel-sistem-ber-motivasi-gur-thumb-c36f4.webp" title="JURIS - Penerapan Metode Certainty Factor pada Sistem Pakar Bimbingan dan Konseling Berbasis Web di SMAN 1 X Koto Diatas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/siswa-ma-framework-laravel-sistem-ber-motivasi-gur-thumb-c36f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/siswa-ma-framework-laravel-sistem-ber-motivasi-gur-thumb-c36f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/siswa-ma-framework-laravel-sistem-ber-motivasi-gur-thumb-c36f4.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Metode Certainty Factor pada Sistem Pakar Bimbingan dan Konseling Berbasis Web di SMAN 1 X Koto Diatas" alt="JURIS - Penerapan Metode Certainty Factor pada Sistem Pakar Bimbingan dan Konseling Berbasis Web di SMAN 1 X Koto Diatas" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61680-siswa-ma-framework-laravel-sistem-ber-motiva" title="JURIS - Penerapan Metode Certainty Factor pada Sistem Pakar Bimbingan dan Konseling Berbasis Web di SMAN 1 X Koto Diatas" target="_blank">Penerapan Metode Certainty Factor pada Sistem Pakar Bimbingan dan Konseling Berbasis Web di SMAN 1 X Koto Diatas</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan sistem dengan menambahkan gejala dan masalah baru, seperti stres akademik atau gangguan sosial, untuk meningkatkan akurasi diagnosis. Selain itu, nilai faktor keyakinan perlu diperbarui secara berkala berdasarkan data terbaru dari guru BK agar rekomendasi tetap relevan. Terakhir, studi perbandingan metode Certainty Factor dengan pendekatan lain seperti Bayesian Network dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas sistem dalam konteks yang berbeda..
<br>Dalam penelitian ini, metode Certainty Factor diterapkan pada sistem pakar bimbingan dan konseling berbasis web untuk mengidentifikasi masalah pribadi siswa berdasarkan gejala tertentu.Sistem mampu mendiagnosis empat jenis masalah dan hasilnya sesuai dengan perhitungan manual, menunjukkan keakuratan metode.Sistem ini membantu guru BK mengidentifikasi masalah awal siswa serta memberikan rekomendasi penanganan yang lebih cepat, adil, dan konsisten
<br>Layanan bimbingan dan konseling di sekolah berperan penting dalam membantu siswa mengatasi berbagai permasalahan pribadi, sosial, dan akademik. Namun, sebagian siswa masih enggan berkonsultasi secara langsung kepada guru bimbingan dan konseling karena rasa malu atau kurang percaya diri. Penelitian ini bertujuan menerapkan metode Certainty Factor pada sistem pakar bimbingan dan konseling berbasis web untuk membantu mengidentifikasi permasalahan siswa serta memberikan rekomendasi penanganan berdasarkan tingkat kepastian. Sistem dikembangkan menggunakan framework Laravel, bahasa pemrograman PHP, dan basis data MySQL, dengan basis pengetahuan yang diperoleh dari guru bimbingan dan konseling sebagai pakar. Metode Certainty Factor...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/d/siswa-ma-framework-laravel-sistem-ber-motivasi-gur-thumb-475b6.webp" type="image/webp" length="94426" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/siswa-ma-framework-laravel-sistem-ber-motivasi-gur-thumb-475b6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/siswa-ma-framework-laravel-sistem-ber-motivasi-gur-thumb-efaea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/siswa-ma-framework-laravel-sistem-ber-motivasi-gur-thumb-c36f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3830-msirp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17694-msi-transaction-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Use of Probiotics in Nutritional Management of Critical Patients A Literature Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Use of Probiotics in Nutritional Management of Critical Patients A Literature Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Use of Probiotics in Nutritional Management of Critical Patients A Literature Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61693-manfaat-probiotik-pasien-diabetes-tipe2-fak</link>
	<guid isPermaLink="false">57bb61e066cf02285b6235483137ed5c</guid>
	<pubDate>Thu, 27 Aug 2026 23:33:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ archive team ]]></category>
	<category><![CDATA[ menilik self ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[archive,header,menilik,page,self,team]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut efek probiotik pada faktor risiko kardiovaskular pada pasien diabetes mellitus tipe 2, dengan fokus pada perubahan profil mikrobioma usus ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Use of Probiotics in Nutritional Management of Critical Patients: A Literature Review: Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut efek probiotik pada faktor risiko kardiovaskular pada pasien diabetes mellitus tipe 2, dengan fokus pada perubahan profil mikrobioma usus dan tingkat inflamasi. 2. Meneliti dampak probiotik pada toleransi pemberian makanan melalui enteral pada pasien kritis, khususnya dalam hal keseimbangan nitrogen dan massa otot. 3. Mengeksplorasi kombinasi probiotik dengan diet protein rendah dalam mengurangi toksin uremik dan faktor pro-aterogenik pada pasien dengan penyakit ginjal kronis. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan wawasan lebih mendalam tentang manfaat probiotik dalam pengelolaan nutrisi pasien kritis dan membuka jalan untuk intervensi klinis yang lebih efektif.. Pasien kritis adalah mereka yang memiliki potensi mengancam jiwa akibat masalah kesehatan.Unit Perawatan Intensif (ICU) adalah bagian dari rumah sakit yang dilengkapi dengan staf dan peralatan khusus untuk mengobservasi, mengobati, dan merawat pasien dengan penyakit, cedera, atau kondisi lain yang dapat mengancam jiwa atau memiliki potensi menjadi demikian, tetapi diharapkan dapat diatasi.Pasien yang dirawat di ICU umumnya memiliki kondisi spesifik, seperti kegagalan satu atau lebih sistem organ.Perawatan intensif yang diberikan kepada setiap pasien kritis melibatkan tindakan yang memerlukan dokumentasi medis dan pemantauan terus-menerus untuk mendeteksi perubahan fisiologis atau penurunan fungsi organ dengan cepat.Probiotik adalah mikroorganisme yang hidup di dalam tubuh inang dalam jumlah yang cukup untuk memberikan manfaat kesehatan.Mekanisme probiotik meliputi pengaruh pada mikrobiota usus atau peningkatan fungsi imun.Probiotik telah digunakan dalam pengobatan berbagai penyakit gastrointestinal, seperti clostridium difficile colitis (CDC), diare infeksius, inflammatory bowel disease (IBD), dan irritable bowel syndrome (IBS).Penelitian ini bertujuan untuk meninjau dan mendiskusikan efektivitas penggunaan probiotik pada pasien ICU.Hasil penelitian menunjukkan bahwa probiotik efektif dalam mengurangi insiden ventilator-associated pneumonia (VAP).Selain itu, probiotik juga terbukti bermanfaat dalam mengurangi toksin uremik, derivatif mikrobiota, dan faktor pro-aterogenik tradisional, terutama ketika dikombinasikan dengan diet protein rendah dan formulasi probiotik baru.Probiotik juga dapat meningkatkan toleransi pemberian makanan melalui enteral, keseimbangan nitrogen, dan massa otot pada pasien kritis.Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi efek probiotik pada faktor risiko kardiovaskular pada pasien diabetes mellitus tipe 2 Latar belakang: Pasien kritis merupakan pasien yang berpotensial mengancam jiwa untuk masalah kesehatan. Probiotik adalah mikroorganisme yang hidup dalam tubuh host dengan jumlah yang memadai yang akan memberikan manfaat kesehatan pada host. Mekanisme probiotik misalnya, memiliki dampak pada mikrobiota usus atau meningkatkan fungsi kekebalan tubuh. Penggunaan probiotik di ruang ICU dapat berupa suplemen makanan yang dapat diberikan melalui enteral. Probiotik digunakan dalam pengobatan berbagai penyakit gastrointestinal, seperti clostridium difficile colitis (CDC), diare infeksius, inflammatory bowel disease (IBD), dan irritable bowel syndrome (IBS). Tujuan: Untuk meninjau dan mendiskusikan hasil tentang efektivitas penggunaan probiotik pada pasien ICU. Metode: Literature... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/5/manfaat-probiotik-pasien-diabetes-tipe2-faktor-ris-thumb-31d79.webp" title="JURIS - The Use of Probiotics in Nutritional Management of Critical Patients: A Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/5/manfaat-probiotik-pasien-diabetes-tipe2-faktor-ris-thumb-31d79.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/5/manfaat-probiotik-pasien-diabetes-tipe2-faktor-ris-thumb-31d79.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/5/manfaat-probiotik-pasien-diabetes-tipe2-faktor-ris-thumb-31d79.webp 1x" title="JURIS - The Use of Probiotics in Nutritional Management of Critical Patients: A Literature Review" alt="JURIS - The Use of Probiotics in Nutritional Management of Critical Patients: A Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/5/manfaat-probiotik-pasien-diabetes-tipe2-faktor-ris-thumb-c4298.webp" title="JURIS - The Use of Probiotics in Nutritional Management of Critical Patients: A Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/5/manfaat-probiotik-pasien-diabetes-tipe2-faktor-ris-thumb-c4298.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/5/manfaat-probiotik-pasien-diabetes-tipe2-faktor-ris-thumb-c4298.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/5/manfaat-probiotik-pasien-diabetes-tipe2-faktor-ris-thumb-c4298.webp 1x" title="JURIS - The Use of Probiotics in Nutritional Management of Critical Patients: A Literature Review" alt="JURIS - The Use of Probiotics in Nutritional Management of Critical Patients: A Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/5/manfaat-probiotik-pasien-diabetes-tipe2-faktor-ris-thumb-b7957.webp" title="JURIS - The Use of Probiotics in Nutritional Management of Critical Patients: A Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/5/manfaat-probiotik-pasien-diabetes-tipe2-faktor-ris-thumb-b7957.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/5/manfaat-probiotik-pasien-diabetes-tipe2-faktor-ris-thumb-b7957.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/5/manfaat-probiotik-pasien-diabetes-tipe2-faktor-ris-thumb-b7957.webp 1x" title="JURIS - The Use of Probiotics in Nutritional Management of Critical Patients: A Literature Review" alt="JURIS - The Use of Probiotics in Nutritional Management of Critical Patients: A Literature Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61693-manfaat-probiotik-pasien-diabetes-tipe2-fak" title="JURIS - The Use of Probiotics in Nutritional Management of Critical Patients: A Literature Review" target="_blank">The Use of Probiotics in Nutritional Management of Critical Patients: A Literature Review</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut efek probiotik pada faktor risiko kardiovaskular pada pasien diabetes mellitus tipe 2, dengan fokus pada perubahan profil mikrobioma usus dan tingkat inflamasi. 2. Meneliti dampak probiotik pada toleransi pemberian makanan melalui enteral pada pasien kritis, khususnya dalam hal keseimbangan nitrogen dan massa otot. 3. Mengeksplorasi kombinasi probiotik dengan diet protein rendah dalam mengurangi toksin uremik dan faktor pro-aterogenik pada pasien dengan penyakit ginjal kronis. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan wawasan lebih mendalam tentang manfaat probiotik dalam pengelolaan nutrisi pasien kritis dan membuka jalan untuk intervensi klinis yang lebih efektif..
<br>Pasien kritis adalah mereka yang memiliki potensi mengancam jiwa akibat masalah kesehatan.Unit Perawatan Intensif (ICU) adalah bagian dari rumah sakit yang dilengkapi dengan staf dan peralatan khusus untuk mengobservasi, mengobati, dan merawat pasien dengan penyakit, cedera, atau kondisi lain yang dapat mengancam jiwa atau memiliki potensi menjadi demikian, tetapi diharapkan dapat diatasi.Pasien yang dirawat di ICU umumnya memiliki kondisi spesifik, seperti kegagalan satu atau lebih sistem organ.Perawatan intensif yang diberikan kepada setiap pasien kritis melibatkan tindakan yang memerlukan dokumentasi medis dan pemantauan terus-menerus untuk mendeteksi perubahan fisiologis atau penurunan fungsi organ dengan cepat.Probiotik adalah mikroorganisme yang hidup di dalam tubuh inang dalam jumlah yang cukup untuk memberikan manfaat kesehatan.Mekanisme probiotik meliputi pengaruh pada mikrobiota usus atau peningkatan fungsi imun.Probiotik telah digunakan dalam pengobatan berbagai penyakit gastrointestinal, seperti clostridium difficile colitis (CDC), diare infeksius, inflammatory bowel disease (IBD), dan irritable bowel syndrome (IBS).Penelitian ini bertujuan untuk meninjau dan mendiskusikan efektivitas penggunaan probiotik pada pasien ICU.Hasil penelitian menunjukkan bahwa probiotik efektif dalam mengurangi insiden ventilator-associated pneumonia (VAP).Selain itu, probiotik juga terbukti bermanfaat dalam mengurangi toksin uremik, derivatif mikrobiota, dan faktor pro-aterogenik tradisional, terutama ketika dikombinasikan dengan diet protein rendah dan formulasi probiotik baru.Probiotik juga dapat meningkatkan toleransi pemberian makanan melalui enteral, keseimbangan nitrogen, dan massa otot pada pasien kritis.Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi efek probiotik pada faktor risiko kardiovaskular pada pasien diabetes mellitus tipe 2
<br>Latar belakang: Pasien kritis merupakan pasien yang berpotensial mengancam jiwa untuk masalah kesehatan. Probiotik adalah mikroorganisme yang hidup dalam tubuh host dengan jumlah yang memadai yang akan memberikan manfaat kesehatan pada host. Mekanisme probiotik misalnya, memiliki dampak pada mikrobiota usus atau meningkatkan fungsi kekebalan tubuh. Penggunaan probiotik di ruang ICU dapat berupa suplemen makanan yang dapat diberikan melalui enteral. Probiotik digunakan dalam pengobatan berbagai penyakit gastrointestinal, seperti clostridium difficile colitis (CDC), diare infeksius, inflammatory bowel disease (IBD), dan irritable bowel syndrome (IBS). Tujuan: Untuk meninjau dan mendiskusikan hasil tentang efektivitas penggunaan probiotik pada pasien ICU. Metode: Literature...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/5/manfaat-probiotik-pasien-diabetes-tipe2-faktor-ris-thumb-b7957.webp" type="image/webp" length="63272" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/5/manfaat-probiotik-pasien-diabetes-tipe2-faktor-ris-thumb-31d79.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/5/manfaat-probiotik-pasien-diabetes-tipe2-faktor-ris-thumb-c4298.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/5/manfaat-probiotik-pasien-diabetes-tipe2-faktor-ris-thumb-b7957.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-484-ueu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7832-indonesian-journal-nursing-health-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Preliminary Study on the Development of Web based Electronic Nursing Care to Improve the Quality of Nursing Care for Nursing Students ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Preliminary Study on the Development of Web based Electronic Nursing Care to Improve the Quality of Nursing Care for Nursing Students ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Preliminary Study on the Development of Web based Electronic Nursing Care to Improve the Quality of Nursing Care for Nursing Students ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61674-mahasiswa-layak-daring-mayoritas-pengeta</link>
	<guid isPermaLink="false">f2bde18d0331b3863fcac8a6ae84d46f</guid>
	<pubDate>Thu, 27 Aug 2026 23:31:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ archive team ]]></category>
	<category><![CDATA[ menilik self ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[archive,header,menilik,page,self,team]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan sebaiknya menguji dampak ENC pada hasil pembelajaran klinis dengan sampel lebih besar dan beragam. Penelitian baru juga perlu mengkaji pengintegrasian teknologi AI dalam ENC untuk meningkatkan pengambilan keputusan klinis. Selain itu, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Preliminary Study on the Development of Web-based Electronic Nursing Care to Improve the Quality of Nursing Care for Nursing Students: Penelitian lanjutan sebaiknya menguji dampak ENC pada hasil pembelajaran klinis dengan sampel lebih besar dan beragam. Penelitian baru juga perlu mengkaji pengintegrasian teknologi AI dalam ENC untuk meningkatkan pengambilan keputusan klinis. Selain itu, studi lanjutan dapat mengeksplorasi perbedaan efektivitas ENC antara mahasiswa di kota dan pedesaan. Dengan memperluas penggunaan ENC, diharapkan dapat meningkatkan kualitas asuhan keperawatan secara signifikan. Penelitian juga bisa fokus pada pengembangan sistem ENC yang lebih ramah pengguna untuk meningkatkan adopsi oleh mahasiswa. Selain itu, studi tentang dampak psikologis penggunaan ENC terhadap motivasi belajar mahasiswa layak dilakukan. Penelitian lanjutan juga perlu membandingkan ENC dengan metode tradisional dalam hal efisiensi dan akurasi dokumentasi. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat memberikan dasar kuat untuk pengembangan sistem pendidikan keperawatan berbasis teknologi. Penelitian juga bisa mengevaluasi peran ENC dalam pengembangan keterampilan kolaboratif mahasiswa. Terakhir, studi tentang kebutuhan spesifik mahasiswa di berbagai tingkat semester terhadap ENC dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang perbaikan sistem.. Mayoritas mahasiswa masih memiliki pengetahuan dan kualitas askep yang rendah, namun menunjukkan antusiasme tinggi terhadap penggunaan sistem ENC.Penelitian selanjutnya dengan sample yang lebih besar dibutuhkan untuk mengevaluasi efek dari system ENC terhadap luaran pembelajaran klinis Latar Belakang: Asuhan keperawatan berbasis standar (SDKI, SIKI, SLKI) menuntut dokumentasi yang akurat dan sistematis. Namun, mahasiswa keperawatan masih menghadapi tantangan dalam penyusunan asuhan keperawatan secara manual. Pengembangan sistem Web-based Electronic Nursing Care (ENC) diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan efisiensi dokumentasi keperawatan. Tujuan: Mengidentifikasi pengetahuan mahasiswa, kualitas asuhan keperawatan yang disusun, serta kebutuhan akan ENC berbasis web. Metode: Penelitian deskriptif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/7/mahasiswa-layak-daring-mayoritas-pengetahuan-siste-thumb-7a09b.webp" title="JURIS - Preliminary Study on the Development of Web-based Electronic Nursing Care to Improve the Quality of Nursing Care for Nursing Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/mahasiswa-layak-daring-mayoritas-pengetahuan-siste-thumb-7a09b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/mahasiswa-layak-daring-mayoritas-pengetahuan-siste-thumb-7a09b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/mahasiswa-layak-daring-mayoritas-pengetahuan-siste-thumb-7a09b.webp 1x" title="JURIS - Preliminary Study on the Development of Web-based Electronic Nursing Care to Improve the Quality of Nursing Care for Nursing Students" alt="JURIS - Preliminary Study on the Development of Web-based Electronic Nursing Care to Improve the Quality of Nursing Care for Nursing Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/7/mahasiswa-layak-daring-mayoritas-pengetahuan-siste-thumb-0aec5.webp" title="JURIS - Preliminary Study on the Development of Web-based Electronic Nursing Care to Improve the Quality of Nursing Care for Nursing Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/mahasiswa-layak-daring-mayoritas-pengetahuan-siste-thumb-0aec5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/mahasiswa-layak-daring-mayoritas-pengetahuan-siste-thumb-0aec5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/mahasiswa-layak-daring-mayoritas-pengetahuan-siste-thumb-0aec5.webp 1x" title="JURIS - Preliminary Study on the Development of Web-based Electronic Nursing Care to Improve the Quality of Nursing Care for Nursing Students" alt="JURIS - Preliminary Study on the Development of Web-based Electronic Nursing Care to Improve the Quality of Nursing Care for Nursing Students" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61674-mahasiswa-layak-daring-mayoritas-pengeta" title="JURIS - Preliminary Study on the Development of Web-based Electronic Nursing Care to Improve the Quality of Nursing Care for Nursing Students" target="_blank">Preliminary Study on the Development of Web-based Electronic Nursing Care to Improve the Quality of Nursing Care for Nursing Students</a>: Penelitian lanjutan sebaiknya menguji dampak ENC pada hasil pembelajaran klinis dengan sampel lebih besar dan beragam. Penelitian baru juga perlu mengkaji pengintegrasian teknologi AI dalam ENC untuk meningkatkan pengambilan keputusan klinis. Selain itu, studi lanjutan dapat mengeksplorasi perbedaan efektivitas ENC antara mahasiswa di kota dan pedesaan. Dengan memperluas penggunaan ENC, diharapkan dapat meningkatkan kualitas asuhan keperawatan secara signifikan. Penelitian juga bisa fokus pada pengembangan sistem ENC yang lebih ramah pengguna untuk meningkatkan adopsi oleh mahasiswa. Selain itu, studi tentang dampak psikologis penggunaan ENC terhadap motivasi belajar mahasiswa layak dilakukan. Penelitian lanjutan juga perlu membandingkan ENC dengan metode tradisional dalam hal efisiensi dan akurasi dokumentasi. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat memberikan dasar kuat untuk pengembangan sistem pendidikan keperawatan berbasis teknologi. Penelitian juga bisa mengevaluasi peran ENC dalam pengembangan keterampilan kolaboratif mahasiswa. Terakhir, studi tentang kebutuhan spesifik mahasiswa di berbagai tingkat semester terhadap ENC dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang perbaikan sistem..
<br>Mayoritas mahasiswa masih memiliki pengetahuan dan kualitas askep yang rendah, namun menunjukkan antusiasme tinggi terhadap penggunaan sistem ENC.Penelitian selanjutnya dengan sample yang lebih besar dibutuhkan untuk mengevaluasi efek dari system ENC terhadap luaran pembelajaran klinis
<br>Latar Belakang: Asuhan keperawatan berbasis standar (SDKI, SIKI, SLKI) menuntut dokumentasi yang akurat dan sistematis. Namun, mahasiswa keperawatan masih menghadapi tantangan dalam penyusunan asuhan keperawatan secara manual. Pengembangan sistem Web-based Electronic Nursing Care (ENC) diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan efisiensi dokumentasi keperawatan. Tujuan: Mengidentifikasi pengetahuan mahasiswa, kualitas asuhan keperawatan yang disusun, serta kebutuhan akan ENC berbasis web. Metode: Penelitian deskriptif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/7/mahasiswa-layak-daring-mayoritas-pengetahuan-siste-thumb-0aec5.webp" type="image/webp" length="85242" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/mahasiswa-layak-daring-mayoritas-pengetahuan-siste-thumb-7a09b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/mahasiswa-layak-daring-mayoritas-pengetahuan-siste-thumb-0aec5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-484-ueu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7832-indonesian-journal-nursing-health-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Pengetahuan dengan Kualitas Hidup Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Terminal Banjarmasin ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Pengetahuan dengan Kualitas Hidup Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Terminal Banjarmasin ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Pengetahuan dengan Kualitas Hidup Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Terminal Banjarmasin ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61691-klien-dm-tipe-diabetes-melitus-intrinsik-pasien</link>
	<guid isPermaLink="false">2e08712ddcfe0b0c83abd120fcc45b36</guid>
	<pubDate>Thu, 27 Aug 2026 23:28:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ surgery team ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,header,page,surgery,team]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran dukungan keluarga dalam meningkatkan kualitas hidup penderita DM tipe 2 melalui pendekatan kualitatif. Selain itu, studi tentang dampak penggunaan alat kesehatan digital (seperti aplikasi pemantauan gula ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Pengetahuan dengan Kualitas Hidup Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Terminal Banjarmasin: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran dukungan keluarga dalam meningkatkan kualitas hidup penderita DM tipe 2 melalui pendekatan kualitatif. Selain itu, studi tentang dampak penggunaan alat kesehatan digital (seperti aplikasi pemantauan gula darah) terhadap peningkatan pengetahuan dan kepatuhan pengelolaan penyakit juga relevan. Terakhir, penelitian dapat mengkaji pengaruh faktor budaya dan tradisi lokal terhadap kebiasaan pencarian informasi dan pengambilan keputusan kesehatan pada penderita DM tipe 2 di daerah dengan tingkat pendidikan yang beragam.. Mayoritas responden menunjukkan memiliki pengetahuan dan kebiasaan mencari informasi yang baik terkait dengan kondisi penyakitnya.Hal ini memiliki potensi untuk membantu mereka dalam menjaga gaya hidup yang sehat, mencegah kecacatan, dan mengurangi risiko komplikasi.Adanya korelasi antara pengetahuan dan kebiasaan mencari informasi dengan kualitas hidup penderita diabetes melitus tipe 2 menegaskan pentingnya penyuluhan tentang kondisi ini oleh pihak layanan kesehatan.Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kebiasaan mencari informasi yang lebih baik pada penderita diabetes melitus tipe 2.Pada penelitian mendatang, akan digunakan metode kualitatif untuk mengumpulkan informasi yang lebih akurat dan mendalam di masyarakat Puskesmas Terminal Banjarmasin Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang umum, disebabkan oleh ketidakmampuan pankreas dalam memproduksi atau mengelola insulin dengan efektif. Prevalensi DM terus meningkat, dengan prediksi mencapai 587 juta pada tahun 2030 dan 700 juta pada tahun 2045. Prevalensi DM di Indonesia juga meningkat, dengan Provinsi DKI Jakarta memiliki prevalensi tertinggi. Kualitas hidup penderita DM dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pengetahuan tentang penyakit dan perilaku pencarian informasi terkait kesehatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara pengetahuan dan perilaku pencarian informasi dengan kualitas hidup penderita DM tipe 2 di Puskesmas Terminal Banjarmasin. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dan dilaksanakan di Puskesmas Terminal Banjarmasin dari Februari hingga April 2023. Sampel terdiri dari... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/a/klien-dm-tipe-diabetes-melitus-intrinsik-pasien-ii-thumb-a8e33.webp" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan dengan Kualitas Hidup Penderita Diabetes  Melitus Tipe 2 di Puskesmas Terminal Banjarmasin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/klien-dm-tipe-diabetes-melitus-intrinsik-pasien-ii-thumb-a8e33.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/klien-dm-tipe-diabetes-melitus-intrinsik-pasien-ii-thumb-a8e33.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/klien-dm-tipe-diabetes-melitus-intrinsik-pasien-ii-thumb-a8e33.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan dengan Kualitas Hidup Penderita Diabetes  Melitus Tipe 2 di Puskesmas Terminal Banjarmasin" alt="JURIS - Hubungan Pengetahuan dengan Kualitas Hidup Penderita Diabetes  Melitus Tipe 2 di Puskesmas Terminal Banjarmasin" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/klien-dm-tipe-diabetes-melitus-intrinsik-pasien-ii-thumb-11a8f.webp" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan dengan Kualitas Hidup Penderita Diabetes  Melitus Tipe 2 di Puskesmas Terminal Banjarmasin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/klien-dm-tipe-diabetes-melitus-intrinsik-pasien-ii-thumb-11a8f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/klien-dm-tipe-diabetes-melitus-intrinsik-pasien-ii-thumb-11a8f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/klien-dm-tipe-diabetes-melitus-intrinsik-pasien-ii-thumb-11a8f.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan dengan Kualitas Hidup Penderita Diabetes  Melitus Tipe 2 di Puskesmas Terminal Banjarmasin" alt="JURIS - Hubungan Pengetahuan dengan Kualitas Hidup Penderita Diabetes  Melitus Tipe 2 di Puskesmas Terminal Banjarmasin" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/klien-dm-tipe-diabetes-melitus-intrinsik-pasien-ii-thumb-2f97f.webp" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan dengan Kualitas Hidup Penderita Diabetes  Melitus Tipe 2 di Puskesmas Terminal Banjarmasin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/klien-dm-tipe-diabetes-melitus-intrinsik-pasien-ii-thumb-2f97f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/klien-dm-tipe-diabetes-melitus-intrinsik-pasien-ii-thumb-2f97f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/klien-dm-tipe-diabetes-melitus-intrinsik-pasien-ii-thumb-2f97f.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan dengan Kualitas Hidup Penderita Diabetes  Melitus Tipe 2 di Puskesmas Terminal Banjarmasin" alt="JURIS - Hubungan Pengetahuan dengan Kualitas Hidup Penderita Diabetes  Melitus Tipe 2 di Puskesmas Terminal Banjarmasin" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61691-klien-dm-tipe-diabetes-melitus-intrinsik-pasien" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan dengan Kualitas Hidup Penderita Diabetes  Melitus Tipe 2 di Puskesmas Terminal Banjarmasin" target="_blank">Hubungan Pengetahuan dengan Kualitas Hidup Penderita Diabetes  Melitus Tipe 2 di Puskesmas Terminal Banjarmasin</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran dukungan keluarga dalam meningkatkan kualitas hidup penderita DM tipe 2 melalui pendekatan kualitatif. Selain itu, studi tentang dampak penggunaan alat kesehatan digital (seperti aplikasi pemantauan gula darah) terhadap peningkatan pengetahuan dan kepatuhan pengelolaan penyakit juga relevan. Terakhir, penelitian dapat mengkaji pengaruh faktor budaya dan tradisi lokal terhadap kebiasaan pencarian informasi dan pengambilan keputusan kesehatan pada penderita DM tipe 2 di daerah dengan tingkat pendidikan yang beragam..
<br>Mayoritas responden menunjukkan memiliki pengetahuan dan kebiasaan mencari informasi yang baik terkait dengan kondisi penyakitnya.Hal ini memiliki potensi untuk membantu mereka dalam menjaga gaya hidup yang sehat, mencegah kecacatan, dan mengurangi risiko komplikasi.Adanya korelasi antara pengetahuan dan kebiasaan mencari informasi dengan kualitas hidup penderita diabetes melitus tipe 2 menegaskan pentingnya penyuluhan tentang kondisi ini oleh pihak layanan kesehatan.Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kebiasaan mencari informasi yang lebih baik pada penderita diabetes melitus tipe 2.Pada penelitian mendatang, akan digunakan metode kualitatif untuk mengumpulkan informasi yang lebih akurat dan mendalam di masyarakat Puskesmas Terminal Banjarmasin
<br>Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang umum, disebabkan oleh ketidakmampuan pankreas dalam memproduksi atau mengelola insulin dengan efektif. Prevalensi DM terus meningkat, dengan prediksi mencapai 587 juta pada tahun 2030 dan 700 juta pada tahun 2045. Prevalensi DM di Indonesia juga meningkat, dengan Provinsi DKI Jakarta memiliki prevalensi tertinggi. Kualitas hidup penderita DM dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pengetahuan tentang penyakit dan perilaku pencarian informasi terkait kesehatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara pengetahuan dan perilaku pencarian informasi dengan kualitas hidup penderita DM tipe 2 di Puskesmas Terminal Banjarmasin. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dan dilaksanakan di Puskesmas Terminal Banjarmasin dari Februari hingga April 2023. Sampel terdiri dari...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/a/klien-dm-tipe-diabetes-melitus-intrinsik-pasien-ii-thumb-a8e33.webp" type="image/webp" length="107050" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/klien-dm-tipe-diabetes-melitus-intrinsik-pasien-ii-thumb-a8e33.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/klien-dm-tipe-diabetes-melitus-intrinsik-pasien-ii-thumb-11a8f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/klien-dm-tipe-diabetes-melitus-intrinsik-pasien-ii-thumb-2f97f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-484-ueu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7832-indonesian-journal-nursing-health-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Gambaran Keberhasilan Program Return To Work RTW Bagi Peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kantor Cabang Bekasi Kota ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gambaran Keberhasilan Program Return To Work RTW Bagi Peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kantor Cabang Bekasi Kota ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gambaran Keberhasilan Program Return To Work RTW Bagi Peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kantor Cabang Bekasi Kota ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61689-wisata-alam-program-efektivitas-bpjs-keten</link>
	<guid isPermaLink="false">b27e3b0f8c6f8b6b1115b3bd8e67a5a9</guid>
	<pubDate>Thu, 27 Aug 2026 23:28:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ surgery team ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,header,page,surgery,team]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model pendampingan psikologis yang lebih personal untuk pekerja dengan disabilitas, karena dampak psikologis kecelakaan kerja sering kali diabaikan. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi kuantitatif terhadap ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Gambaran Keberhasilan Program Return To Work (RTW) Bagi Peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kantor Cabang Bekasi Kota: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model pendampingan psikologis yang lebih personal untuk pekerja dengan disabilitas, karena dampak psikologis kecelakaan kerja sering kali diabaikan. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi kuantitatif terhadap efektivitas program RTW di berbagai wilayah Indonesia untuk membandingkan tingkat keberhasilan dan tantangan yang dihadapi. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi potensi penggunaan teknologi digital dalam memfasilitasi proses rehabilitasi dan pelatihan pekerja, seperti platform pelatihan online atau aplikasi pendampingan kesehatan kerja.. Program RTW di BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bekasi Kota berhasil karena dukungan penuh dari semua pihak terkait, termasuk BPJS, perusahaan, dan tenaga kerja.Dukungan perusahaan dan pendampingan BPJS terbukti menjadi faktor kunci dalam keberhasilan program RTW, memastikan perlindungan dan kesejahteraan bagi tenaga kerja yang mengalami kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja.Kolaborasi antara BPJS dan fasilitas kesehatan serta peran aktif perusahaan dalam memberikan pelatihan dan penyesuaian pekerjaan menjadi aspek penting dalam keberhasilan program ini Latar Belakang: BPJS Ketenagakerjaan berperan dalam memberikan jaminan akan kebutuhan hidup yang layak bagi setiap peserta dan keluarganya. Salah satu jaminan sosial yang disediakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan adalah jaminan kecelakaan kerja. Pada jaminan kecelakaan kerja, salah satu program yang diberikan adalah return to work (RTW). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan keberhasilan Program Return To Work (RTW) bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kantor Cabang Bekasi Kota. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan peneliti sebagai instrumen utama. Data primer dikumpulkan melalui wawancara dan telaah dokumen. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua pihak yang terlibat dalam program RTW menjalankan program tersebut sesuai dengan SOP dan persyaratan yang ditetapkan. Persyaratan penerima... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/f/wisata-alam-program-efektivitas-bpjs-ketenagakerja-thumb-e7433.webp" title="JURIS - Gambaran Keberhasilan Program Return To Work (RTW) Bagi  Peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kantor Cabang Bekasi Kota" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/wisata-alam-program-efektivitas-bpjs-ketenagakerja-thumb-e7433.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/wisata-alam-program-efektivitas-bpjs-ketenagakerja-thumb-e7433.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/wisata-alam-program-efektivitas-bpjs-ketenagakerja-thumb-e7433.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Keberhasilan Program Return To Work (RTW) Bagi  Peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kantor Cabang Bekasi Kota" alt="JURIS - Gambaran Keberhasilan Program Return To Work (RTW) Bagi  Peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kantor Cabang Bekasi Kota" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/f/wisata-alam-program-efektivitas-bpjs-ketenagakerja-thumb-6ca0e.webp" title="JURIS - Gambaran Keberhasilan Program Return To Work (RTW) Bagi  Peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kantor Cabang Bekasi Kota" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/wisata-alam-program-efektivitas-bpjs-ketenagakerja-thumb-6ca0e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/wisata-alam-program-efektivitas-bpjs-ketenagakerja-thumb-6ca0e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/wisata-alam-program-efektivitas-bpjs-ketenagakerja-thumb-6ca0e.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Keberhasilan Program Return To Work (RTW) Bagi  Peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kantor Cabang Bekasi Kota" alt="JURIS - Gambaran Keberhasilan Program Return To Work (RTW) Bagi  Peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kantor Cabang Bekasi Kota" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61689-wisata-alam-program-efektivitas-bpjs-keten" title="JURIS - Gambaran Keberhasilan Program Return To Work (RTW) Bagi  Peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kantor Cabang Bekasi Kota" target="_blank">Gambaran Keberhasilan Program Return To Work (RTW) Bagi  Peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kantor Cabang Bekasi Kota</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model pendampingan psikologis yang lebih personal untuk pekerja dengan disabilitas, karena dampak psikologis kecelakaan kerja sering kali diabaikan. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi kuantitatif terhadap efektivitas program RTW di berbagai wilayah Indonesia untuk membandingkan tingkat keberhasilan dan tantangan yang dihadapi. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi potensi penggunaan teknologi digital dalam memfasilitasi proses rehabilitasi dan pelatihan pekerja, seperti platform pelatihan online atau aplikasi pendampingan kesehatan kerja..
<br>Program RTW di BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bekasi Kota berhasil karena dukungan penuh dari semua pihak terkait, termasuk BPJS, perusahaan, dan tenaga kerja.Dukungan perusahaan dan pendampingan BPJS terbukti menjadi faktor kunci dalam keberhasilan program RTW, memastikan perlindungan dan kesejahteraan bagi tenaga kerja yang mengalami kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja.Kolaborasi antara BPJS dan fasilitas kesehatan serta peran aktif perusahaan dalam memberikan pelatihan dan penyesuaian pekerjaan menjadi aspek penting dalam keberhasilan program ini
<br>Latar Belakang: BPJS Ketenagakerjaan berperan dalam memberikan jaminan akan kebutuhan hidup yang layak bagi setiap peserta dan keluarganya. Salah satu jaminan sosial yang disediakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan adalah jaminan kecelakaan kerja. Pada jaminan kecelakaan kerja, salah satu program yang diberikan adalah return to work (RTW). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan keberhasilan Program Return To Work (RTW) bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kantor Cabang Bekasi Kota. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan peneliti sebagai instrumen utama. Data primer dikumpulkan melalui wawancara dan telaah dokumen. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua pihak yang terlibat dalam program RTW menjalankan program tersebut sesuai dengan SOP dan persyaratan yang ditetapkan. Persyaratan penerima...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/f/wisata-alam-program-efektivitas-bpjs-ketenagakerja-thumb-e7433.webp" type="image/webp" length="108762" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/wisata-alam-program-efektivitas-bpjs-ketenagakerja-thumb-e7433.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/wisata-alam-program-efektivitas-bpjs-ketenagakerja-thumb-6ca0e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-484-ueu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7832-indonesian-journal-nursing-health-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pengaruh Variasi Beban Penumpang Terhadap Kenaikan Temperatur Baterai LifePO4 72 V 100 Ah Pada Satu Rute Operasional Shuttle Bus Listrik UNP ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pengaruh Variasi Beban Penumpang Terhadap Kenaikan Temperatur Baterai LifePO4 72 V 100 Ah Pada Satu Rute Operasional Shuttle Bus Listrik UNP ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pengaruh Variasi Beban Penumpang Terhadap Kenaikan Temperatur Baterai LifePO4 72 V 100 Ah Pada Satu Rute Operasional Shuttle Bus Listrik UNP ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61676-variasi-beban-baterai-lifepo4-temperatur</link>
	<guid isPermaLink="false">5627c04dbcbd151dcf857a95de78e558</guid>
	<pubDate>Thu, 27 Aug 2026 23:21:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ muhammad rif ]]></category>
	<category><![CDATA[ muslim page ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,muhammad,muslim,page,rif]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh variasi suhu lingkungan ekstrem terhadap respons termal baterai LiFePO4 pada kendaraan listrik. Selain itu, perlu dilakukan analisis perbandingan performa baterai pada rute dengan gradien jalan berbeda untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pengaruh Variasi Beban Penumpang Terhadap Kenaikan Temperatur Baterai LifePO4 72 V 100 Ah Pada Satu Rute Operasional Shuttle Bus Listrik UNP: Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh variasi suhu lingkungan ekstrem terhadap respons termal baterai LiFePO4 pada kendaraan listrik. Selain itu, perlu dilakukan analisis perbandingan performa baterai pada rute dengan gradien jalan berbeda untuk memahami dinamika pengelolaan panas. Studi juga disarankan untuk mengevaluasi hubungan antara fluktuasi arus discharge dan keausan baterai selama operasi berkelanjutan, serta pengembangan sistem manajemen termal yang lebih adaptif terhadap pola penggunaan shuttle bus di lingkungan kampus.. Penelitian ini berhasil menganalisis pengaruh variasi beban penumpang terhadap karakteristik kenaikan temperatur baterai Lithium Iron Phosphate (LiFePOCE) 72 V 100 Ah pada shuttle bus listrik Universitas Negeri Padang menggunakan data hasil pemantauan Battery Management System (BMS).Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan beban penumpang menyebabkan kenaikan temperatur baterai yang semakin besar.Meskipun terjadi peningkatan temperatur seiring bertambahnya beban kendaraan, temperatur maksimum yang dicapai masih berada dalam rentang operasi yang direkomendasikan untuk baterai LiFePOCE, sehingga menunjukkan bahwa sistem baterai tetap bekerja pada kondisi termal yang aman selama pengujian Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi beban penumpang terhadap kenaikan temperatur baterai Lithium Iron Phosphate (LiFePOCE) 72V 100Ah pada shuttle bus listrik Universitas Negeri Padang (UNP). Pengujian dilakukan menggunakan metode eksperimen lapangan dengan pemantauan temperatur melalui Battery Management System (BMS) pada rute sejauh 3,19 km dengan temperatur lingkungan awal 32AC. Variasi beban terdiri atas 3, 6, dan 11 penumpang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenaikan temperatur baterai bertambah seiring meningkatnya beban, yaitu sebesar 1AC, 2AC, dan 4AC, dengan temperatur maksimum mencapai 36AC. Temperatur tersebut masih berada dalam rentang operasi optimal baterai LiFePOCE (20Ae45AC),... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/4/variasi-beban-baterai-lifepo4-temperatur-shuttle-b-thumb-8091d.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Variasi Beban Penumpang Terhadap Kenaikan Temperatur Baterai LifePO4 72 V 100 Ah Pada Satu Rute Operasional Shuttle Bus Listrik UNP" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/variasi-beban-baterai-lifepo4-temperatur-shuttle-b-thumb-8091d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/variasi-beban-baterai-lifepo4-temperatur-shuttle-b-thumb-8091d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/variasi-beban-baterai-lifepo4-temperatur-shuttle-b-thumb-8091d.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Variasi Beban Penumpang Terhadap Kenaikan Temperatur Baterai LifePO4 72 V 100 Ah Pada Satu Rute Operasional Shuttle Bus Listrik UNP" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Variasi Beban Penumpang Terhadap Kenaikan Temperatur Baterai LifePO4 72 V 100 Ah Pada Satu Rute Operasional Shuttle Bus Listrik UNP" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/variasi-beban-baterai-lifepo4-temperatur-shuttle-b-thumb-9a6cf.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Variasi Beban Penumpang Terhadap Kenaikan Temperatur Baterai LifePO4 72 V 100 Ah Pada Satu Rute Operasional Shuttle Bus Listrik UNP" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/variasi-beban-baterai-lifepo4-temperatur-shuttle-b-thumb-9a6cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/variasi-beban-baterai-lifepo4-temperatur-shuttle-b-thumb-9a6cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/variasi-beban-baterai-lifepo4-temperatur-shuttle-b-thumb-9a6cf.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Variasi Beban Penumpang Terhadap Kenaikan Temperatur Baterai LifePO4 72 V 100 Ah Pada Satu Rute Operasional Shuttle Bus Listrik UNP" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Variasi Beban Penumpang Terhadap Kenaikan Temperatur Baterai LifePO4 72 V 100 Ah Pada Satu Rute Operasional Shuttle Bus Listrik UNP" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/variasi-beban-baterai-lifepo4-temperatur-shuttle-b-thumb-0b16c.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Variasi Beban Penumpang Terhadap Kenaikan Temperatur Baterai LifePO4 72 V 100 Ah Pada Satu Rute Operasional Shuttle Bus Listrik UNP" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/variasi-beban-baterai-lifepo4-temperatur-shuttle-b-thumb-0b16c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/variasi-beban-baterai-lifepo4-temperatur-shuttle-b-thumb-0b16c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/variasi-beban-baterai-lifepo4-temperatur-shuttle-b-thumb-0b16c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Variasi Beban Penumpang Terhadap Kenaikan Temperatur Baterai LifePO4 72 V 100 Ah Pada Satu Rute Operasional Shuttle Bus Listrik UNP" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Variasi Beban Penumpang Terhadap Kenaikan Temperatur Baterai LifePO4 72 V 100 Ah Pada Satu Rute Operasional Shuttle Bus Listrik UNP" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61676-variasi-beban-baterai-lifepo4-temperatur" title="JURIS - Analisis Pengaruh Variasi Beban Penumpang Terhadap Kenaikan Temperatur Baterai LifePO4 72 V 100 Ah Pada Satu Rute Operasional Shuttle Bus Listrik UNP" target="_blank">Analisis Pengaruh Variasi Beban Penumpang Terhadap Kenaikan Temperatur Baterai LifePO4 72 V 100 Ah Pada Satu Rute Operasional Shuttle Bus Listrik UNP</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh variasi suhu lingkungan ekstrem terhadap respons termal baterai LiFePO4 pada kendaraan listrik. Selain itu, perlu dilakukan analisis perbandingan performa baterai pada rute dengan gradien jalan berbeda untuk memahami dinamika pengelolaan panas. Studi juga disarankan untuk mengevaluasi hubungan antara fluktuasi arus discharge dan keausan baterai selama operasi berkelanjutan, serta pengembangan sistem manajemen termal yang lebih adaptif terhadap pola penggunaan shuttle bus di lingkungan kampus..
<br>Penelitian ini berhasil menganalisis pengaruh variasi beban penumpang terhadap karakteristik kenaikan temperatur baterai Lithium Iron Phosphate (LiFePOCE) 72 V 100 Ah pada shuttle bus listrik Universitas Negeri Padang menggunakan data hasil pemantauan Battery Management System (BMS).Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan beban penumpang menyebabkan kenaikan temperatur baterai yang semakin besar.Meskipun terjadi peningkatan temperatur seiring bertambahnya beban kendaraan, temperatur maksimum yang dicapai masih berada dalam rentang operasi yang direkomendasikan untuk baterai LiFePOCE, sehingga menunjukkan bahwa sistem baterai tetap bekerja pada kondisi termal yang aman selama pengujian
<br>Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi beban penumpang terhadap kenaikan temperatur baterai Lithium Iron Phosphate (LiFePOCE) 72V 100Ah pada shuttle bus listrik Universitas Negeri Padang (UNP). Pengujian dilakukan menggunakan metode eksperimen lapangan dengan pemantauan temperatur melalui Battery Management System (BMS) pada rute sejauh 3,19 km dengan temperatur lingkungan awal 32AC. Variasi beban terdiri atas 3, 6, dan 11 penumpang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenaikan temperatur baterai bertambah seiring meningkatnya beban, yaitu sebesar 1AC, 2AC, dan 4AC, dengan temperatur maksimum mencapai 36AC. Temperatur tersebut masih berada dalam rentang operasi optimal baterai LiFePOCE (20Ae45AC),...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/4/variasi-beban-baterai-lifepo4-temperatur-shuttle-b-thumb-8091d.webp" type="image/webp" length="111698" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/variasi-beban-baterai-lifepo4-temperatur-shuttle-b-thumb-8091d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/variasi-beban-baterai-lifepo4-temperatur-shuttle-b-thumb-9a6cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/variasi-beban-baterai-lifepo4-temperatur-shuttle-b-thumb-0b16c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3830-msirp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17694-msi-transaction-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Faktor Demografi dan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Berobat Pasien Tuberkulosis Paru Sensitif Obat di Puskesmas Cimanggis Kota Depok Tahun 2022 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Faktor Demografi dan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Berobat Pasien Tuberkulosis Paru Sensitif Obat di Puskesmas Cimanggis Kota Depok Tahun 2022 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Faktor Demografi dan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Berobat Pasien Tuberkulosis Paru Sensitif Obat di Puskesmas Cimanggis Kota Depok Tahun 2022 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61683-indikasi-obat-pasien-karakteristik-tuberkul</link>
	<guid isPermaLink="false">8c6ffbd2b416178aba469d7c6b06639e</guid>
	<pubDate>Thu, 27 Aug 2026 23:08:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ surgery team ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,header,page,surgery,team]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kepatuhan berobat pada pasien TB paru sensitif obat, perlu dilakukan intervensi yang berfokus pada faktor-faktor demografi dan dukungan keluarga. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi strategi intervensi yang efektif, seperti program ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Faktor Demografi dan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Berobat Pasien Tuberkulosis Paru Sensitif Obat di Puskesmas Cimanggis Kota Depok Tahun 2022: Untuk meningkatkan kepatuhan berobat pada pasien TB paru sensitif obat, perlu dilakukan intervensi yang berfokus pada faktor-faktor demografi dan dukungan keluarga. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi strategi intervensi yang efektif, seperti program edukasi kesehatan yang disesuaikan dengan karakteristik pasien, seperti usia dan jenis kelamin. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki peran dukungan keluarga dalam meningkatkan kepatuhan berobat dan mengembangkan strategi untuk melibatkan keluarga dalam proses pengobatan. Dengan demikian, upaya penanggulangan TB dapat menjadi lebih efektif dan optimal.. Di Puskesmas Cimanggis Kota Depok, sebagian besar pasien TB paru sensitif obat terbukti patuh terhadap pengobatan mereka.Terdapat hubungan yang signifikan antara usia (p value = 0,023), jenis kelamin (p value = 0,025), jarak tempat tinggal (p value = 0,015), tingkat pendidikan (p value = 0,037), dan dukungan keluarga (p value = 0,007) dengan tingkat kepatuhan berobat pasien TB paru sensitif obat di Puskesmas tersebut Tuberkulosis paru merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Upaya mencapai kesembuhan diperlukan keteraturan kepatuhan berobat bagi setiap penderita. Kepatuhan adalah tingkat perilaku penderita dalam pengobatan. Perilaku pengobatan pasien TB paru dipengaruhi oleh faktor-faktor yang saling berinteraksi, yaitu: 1) faktor predisposisi (predisposing factors); 2) faktor pemungkin (enabling factors); dan 3) faktor penguat (re-inforcing factors). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor demografi dan dukungan keluarga dengan kepatuhan berobat pasien tuberkulosis paru sensitif obat di Puskesmas Cimanggis Kota Depok Tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/d/indikasi-obat-pasien-karakteristik-tuberkulosis-pa-thumb-ceb92.webp" title="JURIS - Hubungan Faktor Demografi dan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Berobat Pasien Tuberkulosis Paru Sensitif Obat di Puskesmas Cimanggis Kota Depok Tahun 2022" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/indikasi-obat-pasien-karakteristik-tuberkulosis-pa-thumb-ceb92.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/indikasi-obat-pasien-karakteristik-tuberkulosis-pa-thumb-ceb92.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/indikasi-obat-pasien-karakteristik-tuberkulosis-pa-thumb-ceb92.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Faktor Demografi dan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Berobat Pasien Tuberkulosis Paru Sensitif Obat di Puskesmas Cimanggis Kota Depok Tahun 2022" alt="JURIS - Hubungan Faktor Demografi dan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Berobat Pasien Tuberkulosis Paru Sensitif Obat di Puskesmas Cimanggis Kota Depok Tahun 2022" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/d/indikasi-obat-pasien-karakteristik-tuberkulosis-pa-thumb-94a56.webp" title="JURIS - Hubungan Faktor Demografi dan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Berobat Pasien Tuberkulosis Paru Sensitif Obat di Puskesmas Cimanggis Kota Depok Tahun 2022" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/indikasi-obat-pasien-karakteristik-tuberkulosis-pa-thumb-94a56.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/indikasi-obat-pasien-karakteristik-tuberkulosis-pa-thumb-94a56.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/indikasi-obat-pasien-karakteristik-tuberkulosis-pa-thumb-94a56.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Faktor Demografi dan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Berobat Pasien Tuberkulosis Paru Sensitif Obat di Puskesmas Cimanggis Kota Depok Tahun 2022" alt="JURIS - Hubungan Faktor Demografi dan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Berobat Pasien Tuberkulosis Paru Sensitif Obat di Puskesmas Cimanggis Kota Depok Tahun 2022" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/d/indikasi-obat-pasien-karakteristik-tuberkulosis-pa-thumb-1540e.webp" title="JURIS - Hubungan Faktor Demografi dan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Berobat Pasien Tuberkulosis Paru Sensitif Obat di Puskesmas Cimanggis Kota Depok Tahun 2022" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/indikasi-obat-pasien-karakteristik-tuberkulosis-pa-thumb-1540e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/indikasi-obat-pasien-karakteristik-tuberkulosis-pa-thumb-1540e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/indikasi-obat-pasien-karakteristik-tuberkulosis-pa-thumb-1540e.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Faktor Demografi dan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Berobat Pasien Tuberkulosis Paru Sensitif Obat di Puskesmas Cimanggis Kota Depok Tahun 2022" alt="JURIS - Hubungan Faktor Demografi dan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Berobat Pasien Tuberkulosis Paru Sensitif Obat di Puskesmas Cimanggis Kota Depok Tahun 2022" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61683-indikasi-obat-pasien-karakteristik-tuberkul" title="JURIS - Hubungan Faktor Demografi dan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Berobat Pasien Tuberkulosis Paru Sensitif Obat di Puskesmas Cimanggis Kota Depok Tahun 2022" target="_blank">Hubungan Faktor Demografi dan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Berobat Pasien Tuberkulosis Paru Sensitif Obat di Puskesmas Cimanggis Kota Depok Tahun 2022</a>: Untuk meningkatkan kepatuhan berobat pada pasien TB paru sensitif obat, perlu dilakukan intervensi yang berfokus pada faktor-faktor demografi dan dukungan keluarga. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi strategi intervensi yang efektif, seperti program edukasi kesehatan yang disesuaikan dengan karakteristik pasien, seperti usia dan jenis kelamin. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki peran dukungan keluarga dalam meningkatkan kepatuhan berobat dan mengembangkan strategi untuk melibatkan keluarga dalam proses pengobatan. Dengan demikian, upaya penanggulangan TB dapat menjadi lebih efektif dan optimal..
<br>Di Puskesmas Cimanggis Kota Depok, sebagian besar pasien TB paru sensitif obat terbukti patuh terhadap pengobatan mereka.Terdapat hubungan yang signifikan antara usia (p value = 0,023), jenis kelamin (p value = 0,025), jarak tempat tinggal (p value = 0,015), tingkat pendidikan (p value = 0,037), dan dukungan keluarga (p value = 0,007) dengan tingkat kepatuhan berobat pasien TB paru sensitif obat di Puskesmas tersebut
<br>Tuberkulosis paru merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Upaya mencapai kesembuhan diperlukan keteraturan kepatuhan berobat bagi setiap penderita. Kepatuhan adalah tingkat perilaku penderita dalam pengobatan. Perilaku pengobatan pasien TB paru dipengaruhi oleh faktor-faktor yang saling berinteraksi, yaitu: 1) faktor predisposisi (predisposing factors); 2) faktor pemungkin (enabling factors); dan 3) faktor penguat (re-inforcing factors). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor demografi dan dukungan keluarga dengan kepatuhan berobat pasien tuberkulosis paru sensitif obat di Puskesmas Cimanggis Kota Depok Tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/d/indikasi-obat-pasien-karakteristik-tuberkulosis-pa-thumb-94a56.webp" type="image/webp" length="162872" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/indikasi-obat-pasien-karakteristik-tuberkulosis-pa-thumb-ceb92.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/indikasi-obat-pasien-karakteristik-tuberkulosis-pa-thumb-94a56.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/indikasi-obat-pasien-karakteristik-tuberkulosis-pa-thumb-1540e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-484-ueu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7832-indonesian-journal-nursing-health-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Daya Tahan Bushing Rumah Roller dengan Penambahan Jalur Pelumas dan O Ring pada Sepeda Motor Matic ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Daya Tahan Bushing Rumah Roller dengan Penambahan Jalur Pelumas dan O Ring pada Sepeda Motor Matic ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Daya Tahan Bushing Rumah Roller dengan Penambahan Jalur Pelumas dan O Ring pada Sepeda Motor Matic ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61675-bushing-rumah-roller-pelumas-o-ring-daya-tah</link>
	<guid isPermaLink="false">ef4fdee93852773279c70de8d8547e72</guid>
	<pubDate>Thu, 27 Aug 2026 23:08:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ muhammad rif ]]></category>
	<category><![CDATA[ muslim page ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,muhammad,muslim,page,rif]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengujian jangka panjang untuk mengevaluasi ketahanan bushing modifikasi dalam kondisi ekstrem seperti suhu tinggi atau kelembapan ekstrem. Selain itu, perlu dilakukan studi perbandingan jenis pelumas dan bahan O-ring ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Daya Tahan Bushing Rumah Roller dengan Penambahan Jalur Pelumas dan O-Ring pada Sepeda Motor Matic: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengujian jangka panjang untuk mengevaluasi ketahanan bushing modifikasi dalam kondisi ekstrem seperti suhu tinggi atau kelembapan ekstrem. Selain itu, perlu dilakukan studi perbandingan jenis pelumas dan bahan O-ring yang berbeda untuk menentukan kombinasi optimal dalam mengurangi keausan. Penelitian juga dapat diperluas ke komponen lain dalam sistem CVT untuk melihat apakah modifikasi serupa memberikan manfaat serupa.. Pada kondisi awal, kedua bushing memiliki diameter dalam yang sama, yaitu 24,06 mm.000 km, bushing rumah roller standar mengalami pertambahan diameter dalam menjadi 24,08 mm atau mengalami perubahan sebesar 0,02 mm, sedangkan bushing rumah roller modifikasi tetap memiliki diameter dalam sebesar 24,06 mm tanpa perubahan diameter yang terukur.Perbedaan perubahan diameter tersebut menunjukkan bahwa bushing rumah roller modifikasi memiliki tingkat keausan yang lebih rendah dibandingkan dengan bushing rumah roller standar pada kondisi pengujian yang dilakukan.Berdasarkan hasil perhitungan rata-rata keausan, bushing rumah roller standar memiliki nilai rata-rata keausan sebesar 0,01 mm, sedangkan bushing rumah roller modifikasi memiliki nilai rata-rata keausan sebesar 0 mm.Dengan demikian, penambahan jalur pelumas dan O-ring pada bushing rumah roller menunjukkan potensi dalam mengurangi perubahan dimensi akibat keausan selama pengujian Pada desain standar, bushing rumah roller pada sistem CVT sepeda motor matic tidak dilengkapi jalur pelumas dan O-ring, sehingga pelumasan tidak merata dan komponen rentan terhadap kontaminasi kotoran. Penelitian ini bertujuan menganalisis daya tahan bushing rumah roller pada sepeda motor matic dengan membandingkan desain standar dan desain modifikasi berupa penambahan satu jalur pelumas dan dua jalur O-ring. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif, dengan menguji satu unit bushing standar dan satu unit bushing modifikasi melalui uji jalan sejauh 4.000 km. Perubahan diameter dalam bushing diukur menggunakan jangka sorong berketelitian 0,02 mm pada jarak 0 km, 2.000 km, dan 4.000 km. Hasil pengujian menunjukkan bahwa diameter dalam bushing standar bertambah dari 24,06 mm menjadi 24,08 mm (selisih 0,02 mm) pada jarak 4.000 km, sedangkan bushing modifikasi tidak menunjukkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/7/bushing-rumah-roller-pelumas-o-ring-daya-tahan-cvt-thumb-c7b80.webp" title="JURIS - Analisis Daya Tahan Bushing Rumah Roller dengan Penambahan Jalur Pelumas dan O-Ring pada Sepeda Motor Matic" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/bushing-rumah-roller-pelumas-o-ring-daya-tahan-cvt-thumb-c7b80.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/bushing-rumah-roller-pelumas-o-ring-daya-tahan-cvt-thumb-c7b80.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/bushing-rumah-roller-pelumas-o-ring-daya-tahan-cvt-thumb-c7b80.webp 1x" title="JURIS - Analisis Daya Tahan Bushing Rumah Roller dengan Penambahan Jalur Pelumas dan O-Ring pada Sepeda Motor Matic" alt="JURIS - Analisis Daya Tahan Bushing Rumah Roller dengan Penambahan Jalur Pelumas dan O-Ring pada Sepeda Motor Matic" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/bushing-rumah-roller-pelumas-o-ring-daya-tahan-cvt-thumb-c09f7.webp" title="JURIS - Analisis Daya Tahan Bushing Rumah Roller dengan Penambahan Jalur Pelumas dan O-Ring pada Sepeda Motor Matic" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/bushing-rumah-roller-pelumas-o-ring-daya-tahan-cvt-thumb-c09f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/bushing-rumah-roller-pelumas-o-ring-daya-tahan-cvt-thumb-c09f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/bushing-rumah-roller-pelumas-o-ring-daya-tahan-cvt-thumb-c09f7.webp 1x" title="JURIS - Analisis Daya Tahan Bushing Rumah Roller dengan Penambahan Jalur Pelumas dan O-Ring pada Sepeda Motor Matic" alt="JURIS - Analisis Daya Tahan Bushing Rumah Roller dengan Penambahan Jalur Pelumas dan O-Ring pada Sepeda Motor Matic" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/bushing-rumah-roller-pelumas-o-ring-daya-tahan-cvt-thumb-5711f.webp" title="JURIS - Analisis Daya Tahan Bushing Rumah Roller dengan Penambahan Jalur Pelumas dan O-Ring pada Sepeda Motor Matic" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/bushing-rumah-roller-pelumas-o-ring-daya-tahan-cvt-thumb-5711f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/bushing-rumah-roller-pelumas-o-ring-daya-tahan-cvt-thumb-5711f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/bushing-rumah-roller-pelumas-o-ring-daya-tahan-cvt-thumb-5711f.webp 1x" title="JURIS - Analisis Daya Tahan Bushing Rumah Roller dengan Penambahan Jalur Pelumas dan O-Ring pada Sepeda Motor Matic" alt="JURIS - Analisis Daya Tahan Bushing Rumah Roller dengan Penambahan Jalur Pelumas dan O-Ring pada Sepeda Motor Matic" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61675-bushing-rumah-roller-pelumas-o-ring-daya-tah" title="JURIS - Analisis Daya Tahan Bushing Rumah Roller dengan Penambahan Jalur Pelumas dan O-Ring pada Sepeda Motor Matic" target="_blank">Analisis Daya Tahan Bushing Rumah Roller dengan Penambahan Jalur Pelumas dan O-Ring pada Sepeda Motor Matic</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengujian jangka panjang untuk mengevaluasi ketahanan bushing modifikasi dalam kondisi ekstrem seperti suhu tinggi atau kelembapan ekstrem. Selain itu, perlu dilakukan studi perbandingan jenis pelumas dan bahan O-ring yang berbeda untuk menentukan kombinasi optimal dalam mengurangi keausan. Penelitian juga dapat diperluas ke komponen lain dalam sistem CVT untuk melihat apakah modifikasi serupa memberikan manfaat serupa..
<br>Pada kondisi awal, kedua bushing memiliki diameter dalam yang sama, yaitu 24,06 mm.000 km, bushing rumah roller standar mengalami pertambahan diameter dalam menjadi 24,08 mm atau mengalami perubahan sebesar 0,02 mm, sedangkan bushing rumah roller modifikasi tetap memiliki diameter dalam sebesar 24,06 mm tanpa perubahan diameter yang terukur.Perbedaan perubahan diameter tersebut menunjukkan bahwa bushing rumah roller modifikasi memiliki tingkat keausan yang lebih rendah dibandingkan dengan bushing rumah roller standar pada kondisi pengujian yang dilakukan.Berdasarkan hasil perhitungan rata-rata keausan, bushing rumah roller standar memiliki nilai rata-rata keausan sebesar 0,01 mm, sedangkan bushing rumah roller modifikasi memiliki nilai rata-rata keausan sebesar 0 mm.Dengan demikian, penambahan jalur pelumas dan O-ring pada bushing rumah roller menunjukkan potensi dalam mengurangi perubahan dimensi akibat keausan selama pengujian
<br>Pada desain standar, bushing rumah roller pada sistem CVT sepeda motor matic tidak dilengkapi jalur pelumas dan O-ring, sehingga pelumasan tidak merata dan komponen rentan terhadap kontaminasi kotoran. Penelitian ini bertujuan menganalisis daya tahan bushing rumah roller pada sepeda motor matic dengan membandingkan desain standar dan desain modifikasi berupa penambahan satu jalur pelumas dan dua jalur O-ring. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif, dengan menguji satu unit bushing standar dan satu unit bushing modifikasi melalui uji jalan sejauh 4.000 km. Perubahan diameter dalam bushing diukur menggunakan jangka sorong berketelitian 0,02 mm pada jarak 0 km, 2.000 km, dan 4.000 km. Hasil pengujian menunjukkan bahwa diameter dalam bushing standar bertambah dari 24,06 mm menjadi 24,08 mm (selisih 0,02 mm) pada jarak 4.000 km, sedangkan bushing modifikasi tidak menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/7/bushing-rumah-roller-pelumas-o-ring-daya-tahan-cvt-thumb-5711f.webp" type="image/webp" length="138386" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/bushing-rumah-roller-pelumas-o-ring-daya-tahan-cvt-thumb-c7b80.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/bushing-rumah-roller-pelumas-o-ring-daya-tahan-cvt-thumb-c09f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/bushing-rumah-roller-pelumas-o-ring-daya-tahan-cvt-thumb-5711f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3830-msirp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17694-msi-transaction-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Digital Berbasis Game Online Transformasi Teacher Centered Ke Student Centered Learning ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Digital Berbasis Game Online Transformasi Teacher Centered Ke Student Centered Learning ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Digital Berbasis Game Online Transformasi Teacher Centered Ke Student Centered Learning ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61673-proses-evaluasi-konsumen-aktif-mahasiswa</link>
	<guid isPermaLink="false">983407bab2955d33390ab3c75fc02c3f</guid>
	<pubDate>Thu, 27 Aug 2026 23:07:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ archive team ]]></category>
	<category><![CDATA[ menilik self ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[archive,header,menilik,page,self,team]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa ide berikut: 1. Mengembangkan platform digital serupa dengan Quizizz yang lebih fokus pada personalisasi dan penyesuaian kebutuhan pembelajaran mahasiswa. Platform ini dapat dilengkapi dengan fitur-fitur ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluasi Digital Berbasis Game Online: Transformasi Teacher-Centered Ke Student-Centered Learning: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa ide berikut: 1. Mengembangkan platform digital serupa dengan Quizizz yang lebih fokus pada personalisasi dan penyesuaian kebutuhan pembelajaran mahasiswa. Platform ini dapat dilengkapi dengan fitur-fitur tambahan seperti analisis data terperinci, sistem rekomendasi konten, dan integrasi dengan sistem manajemen pembelajaran. 2. Melakukan studi komparatif antara berbagai platform digital yang digunakan dalam pembelajaran student-centered, termasuk Quizizz, untuk menganalisis efektivitas dan dampak masing-masing platform terhadap keterlibatan dan pemahaman mahasiswa. 3. Mempelajari dan menerapkan strategi-strategi inovatif dalam desain pembelajaran student-centered, seperti penggunaan metode pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran berbasis masalah, atau pembelajaran berbasis simulasi, dan mengeksplorasi bagaimana platform digital dapat mendukung dan meningkatkan efektivitas strategi-strategi tersebut. Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat lebih mendalam dalam mengeksplorasi potensi dan manfaat dari pembelajaran student-centered yang didukung oleh teknologi digital, serta memberikan kontribusi pada pengembangan metode pembelajaran yang lebih interaktif, partisipatif, dan efektif.. Student-Centered Learning (SCL) membawa berbagai manfaat dalam pembelajaran.Dengan SCL, siswa lebih aktif berpartisipasi dan terlibat dalam proses belajar, yang membantu mereka mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan analitis.Metode ini juga mendorong siswa untuk belajar secara mandiri, meningkatkan inisiatif dalam menemukan jawaban dan pemecahan masalah.Selain itu, SCL dalam bentuk cooperative learning akan memperkuat keterampilan kolaborasi melalui kerja kelompok, serta memungkinkan setiap siswa belajar sesuai dengan kecepatan dan gaya belajarnya masing-masing, sehingga potensi individu dapat lebih optimal.Pemanfaatan media digital dalam melakukan pembelajaran dan evaluasi kreatif juga terbukti meningkatkan antusias mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan.Selain itu juga mempermudah dosen dalam melakukan rekapitulasi nilai.Dosen perlu memberikan aturan penulisan username untuk mahasiswa sebagai partisipan Quizizz untuk mempermudah eliminasi data ganda (mahasiswa yang berpartisipasi lebih dari satu kali) Latar Belakang: Transformasi metode pembelajaran dari teacher-centered learning (TCL) ke student-centered learning (SCL) merupakan pendekatan inovatif untuk meningkatkan partisipasi aktif mahasiswa dalam proses pembelajaran. Salah satu strategi implementasi SCL yang menjanjikan adalah cooperative learning yang didukung dengan evaluasi digital interaktif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengamati implementasi SCL berbasis cooperative learning yang dipadukan dengan evaluasi digital menggunakan platform Quizizz pada mahasiswa gizi di Poltekkes Malang, serta menganalisis dampaknya terhadap keterlibatan dan pemahaman mahasiswa. Metode: Penelitian dilakukan melalui observasi terhadap nilai dan sikap mahasiswa, khususnya dalam hal keaktifan selama proses pembelajaran. Evaluasi dilakukan pada proses diskusi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/9/proses-evaluasi-konsumen-aktif-mahasiswa-pembelaja-thumb-8fb98.webp" title="JURIS - Evaluasi Digital Berbasis Game Online: Transformasi Teacher-Centered Ke Student-Centered Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/proses-evaluasi-konsumen-aktif-mahasiswa-pembelaja-thumb-8fb98.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/proses-evaluasi-konsumen-aktif-mahasiswa-pembelaja-thumb-8fb98.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/proses-evaluasi-konsumen-aktif-mahasiswa-pembelaja-thumb-8fb98.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Digital Berbasis Game Online: Transformasi Teacher-Centered Ke Student-Centered Learning" alt="JURIS - Evaluasi Digital Berbasis Game Online: Transformasi Teacher-Centered Ke Student-Centered Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/proses-evaluasi-konsumen-aktif-mahasiswa-pembelaja-thumb-e30f3.webp" title="JURIS - Evaluasi Digital Berbasis Game Online: Transformasi Teacher-Centered Ke Student-Centered Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/proses-evaluasi-konsumen-aktif-mahasiswa-pembelaja-thumb-e30f3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/proses-evaluasi-konsumen-aktif-mahasiswa-pembelaja-thumb-e30f3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/proses-evaluasi-konsumen-aktif-mahasiswa-pembelaja-thumb-e30f3.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Digital Berbasis Game Online: Transformasi Teacher-Centered Ke Student-Centered Learning" alt="JURIS - Evaluasi Digital Berbasis Game Online: Transformasi Teacher-Centered Ke Student-Centered Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/proses-evaluasi-konsumen-aktif-mahasiswa-pembelaja-thumb-e3514.webp" title="JURIS - Evaluasi Digital Berbasis Game Online: Transformasi Teacher-Centered Ke Student-Centered Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/proses-evaluasi-konsumen-aktif-mahasiswa-pembelaja-thumb-e3514.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/proses-evaluasi-konsumen-aktif-mahasiswa-pembelaja-thumb-e3514.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/proses-evaluasi-konsumen-aktif-mahasiswa-pembelaja-thumb-e3514.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Digital Berbasis Game Online: Transformasi Teacher-Centered Ke Student-Centered Learning" alt="JURIS - Evaluasi Digital Berbasis Game Online: Transformasi Teacher-Centered Ke Student-Centered Learning" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61673-proses-evaluasi-konsumen-aktif-mahasiswa" title="JURIS - Evaluasi Digital Berbasis Game Online: Transformasi Teacher-Centered Ke Student-Centered Learning" target="_blank">Evaluasi Digital Berbasis Game Online: Transformasi Teacher-Centered Ke Student-Centered Learning</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa ide berikut: 1. Mengembangkan platform digital serupa dengan Quizizz yang lebih fokus pada personalisasi dan penyesuaian kebutuhan pembelajaran mahasiswa. Platform ini dapat dilengkapi dengan fitur-fitur tambahan seperti analisis data terperinci, sistem rekomendasi konten, dan integrasi dengan sistem manajemen pembelajaran. 2. Melakukan studi komparatif antara berbagai platform digital yang digunakan dalam pembelajaran student-centered, termasuk Quizizz, untuk menganalisis efektivitas dan dampak masing-masing platform terhadap keterlibatan dan pemahaman mahasiswa. 3. Mempelajari dan menerapkan strategi-strategi inovatif dalam desain pembelajaran student-centered, seperti penggunaan metode pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran berbasis masalah, atau pembelajaran berbasis simulasi, dan mengeksplorasi bagaimana platform digital dapat mendukung dan meningkatkan efektivitas strategi-strategi tersebut. Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat lebih mendalam dalam mengeksplorasi potensi dan manfaat dari pembelajaran student-centered yang didukung oleh teknologi digital, serta memberikan kontribusi pada pengembangan metode pembelajaran yang lebih interaktif, partisipatif, dan efektif..
<br>Student-Centered Learning (SCL) membawa berbagai manfaat dalam pembelajaran.Dengan SCL, siswa lebih aktif berpartisipasi dan terlibat dalam proses belajar, yang membantu mereka mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan analitis.Metode ini juga mendorong siswa untuk belajar secara mandiri, meningkatkan inisiatif dalam menemukan jawaban dan pemecahan masalah.Selain itu, SCL dalam bentuk cooperative learning akan memperkuat keterampilan kolaborasi melalui kerja kelompok, serta memungkinkan setiap siswa belajar sesuai dengan kecepatan dan gaya belajarnya masing-masing, sehingga potensi individu dapat lebih optimal.Pemanfaatan media digital dalam melakukan pembelajaran dan evaluasi kreatif juga terbukti meningkatkan antusias mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan.Selain itu juga mempermudah dosen dalam melakukan rekapitulasi nilai.Dosen perlu memberikan aturan penulisan username untuk mahasiswa sebagai partisipan Quizizz untuk mempermudah eliminasi data ganda (mahasiswa yang berpartisipasi lebih dari satu kali)
<br>Latar Belakang: Transformasi metode pembelajaran dari teacher-centered learning (TCL) ke student-centered learning (SCL) merupakan pendekatan inovatif untuk meningkatkan partisipasi aktif mahasiswa dalam proses pembelajaran. Salah satu strategi implementasi SCL yang menjanjikan adalah cooperative learning yang didukung dengan evaluasi digital interaktif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengamati implementasi SCL berbasis cooperative learning yang dipadukan dengan evaluasi digital menggunakan platform Quizizz pada mahasiswa gizi di Poltekkes Malang, serta menganalisis dampaknya terhadap keterlibatan dan pemahaman mahasiswa. Metode: Penelitian dilakukan melalui observasi terhadap nilai dan sikap mahasiswa, khususnya dalam hal keaktifan selama proses pembelajaran. Evaluasi dilakukan pada proses diskusi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/9/proses-evaluasi-konsumen-aktif-mahasiswa-pembelaja-thumb-e3514.webp" type="image/webp" length="176792" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/proses-evaluasi-konsumen-aktif-mahasiswa-pembelaja-thumb-8fb98.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/proses-evaluasi-konsumen-aktif-mahasiswa-pembelaja-thumb-e30f3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/proses-evaluasi-konsumen-aktif-mahasiswa-pembelaja-thumb-e3514.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-484-ueu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7832-indonesian-journal-nursing-health-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemberian Psikoedukasi Keluarga dan Terapi Suportif Berbasis Kebutuhan Keluarga Skizofrenia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemberian Psikoedukasi Keluarga dan Terapi Suportif Berbasis Kebutuhan Keluarga Skizofrenia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemberian Psikoedukasi Keluarga dan Terapi Suportif Berbasis Kebutuhan Keluarga Skizofrenia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61688-endoskopik-terapi-suportif-psikoed</link>
	<guid isPermaLink="false">a1e79319d2e59a6fa282b0511b3f3f3a</guid>
	<pubDate>Thu, 27 Aug 2026 22:32:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak jangka panjang dari psikoedukasi keluarga dan terapi suportif terhadap kesejahteraan mental keluarga pengasuh. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran komunitas dalam mendukung keluarga yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemberian Psikoedukasi Keluarga dan Terapi Suportif Berbasis Kebutuhan Keluarga Skizofrenia: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak jangka panjang dari psikoedukasi keluarga dan terapi suportif terhadap kesejahteraan mental keluarga pengasuh. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran komunitas dalam mendukung keluarga yang merawat klien skizofrenia melalui program pendidikan kesehatan jiwa berbasis lingkungan. Penelitian juga dapat mengkaji efektivitas kombinasi terapi suportif dengan teknologi digital, seperti aplikasi mobile, untuk meningkatkan aksesibilitas informasi dan dukungan bagi keluarga pengasuh di daerah pedesaan. Ketiga arah penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan strategi holistik yang lebih inklusif dan berkelanjutan dalam mengatasi tantangan perawatan klien skizofrenia.. Hasil dari penelitian ini menunjukkan peningkatan kebutuhan keluarga dan peningkatan kemampuan keluarga dalam merawat klien dengan halusinasi setelah pemberian tindakan keperawatan ners, psikoedukasi keluarga, dan terapi suportif.Hasil ini merekomendasikan perlunya penelitian selanjutnya untuk melihat efektivitas pemberian psikoedukasi keluarga dan terapi suportif berbasis kebutuhan keluarga pada keluarga yang merawat klien halusinasi atau masalah keperawatan jiwa lainnya.Hasil penelitian ini dapat dijadikan evidence based dalam upaya mengembangkan standar asuhan keperawatan pada keluarga dan membandingkan keefektifan berbagai terapi yang dapat diberikan pada keluarga yang merawat klien dengan halusinasi.Selain itu, terapi psikoedukasi keluarga dan terapi suportif dapat dijadikan sebagai tindakan keperawatan terpadu dengan tindakan keperawatan secara umum dan tindakan medis dalam membantu pemenuhan kebutuhan keluarga Halusinasi merupakan salah satu masalah yang banyak dialami oleh klien dengan skizofrenia. Tanda dan gejala yang dialami oleh klien halusinasi salah satunya adalah keluyuran yang menjadi hal mengkhawatirkan bagi keluarga. Keluarga yang merawat klien dengan halusinasi merasakan beban yang cukup berat dalam merawat klien. Adapun sumber beban pengasuh lainnya adalah tidak terpenuhi kebutuhan dan kesulitan dalam memberikan perawatan kepada klien. Tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah untuk menggambarkan manajemen kasus melalui... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/9/endoskopik-terapi-suportif-psikoedukasi-keluarga-h-thumb-70ddf.webp" title="JURIS - Pemberian Psikoedukasi Keluarga dan Terapi Suportif Berbasis Kebutuhan Keluarga Skizofrenia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/endoskopik-terapi-suportif-psikoedukasi-keluarga-h-thumb-70ddf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/endoskopik-terapi-suportif-psikoedukasi-keluarga-h-thumb-70ddf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/endoskopik-terapi-suportif-psikoedukasi-keluarga-h-thumb-70ddf.webp 1x" title="JURIS - Pemberian Psikoedukasi Keluarga dan Terapi Suportif Berbasis Kebutuhan Keluarga Skizofrenia" alt="JURIS - Pemberian Psikoedukasi Keluarga dan Terapi Suportif Berbasis Kebutuhan Keluarga Skizofrenia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/endoskopik-terapi-suportif-psikoedukasi-keluarga-h-thumb-5590e.webp" title="JURIS - Pemberian Psikoedukasi Keluarga dan Terapi Suportif Berbasis Kebutuhan Keluarga Skizofrenia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/endoskopik-terapi-suportif-psikoedukasi-keluarga-h-thumb-5590e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/endoskopik-terapi-suportif-psikoedukasi-keluarga-h-thumb-5590e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/endoskopik-terapi-suportif-psikoedukasi-keluarga-h-thumb-5590e.webp 1x" title="JURIS - Pemberian Psikoedukasi Keluarga dan Terapi Suportif Berbasis Kebutuhan Keluarga Skizofrenia" alt="JURIS - Pemberian Psikoedukasi Keluarga dan Terapi Suportif Berbasis Kebutuhan Keluarga Skizofrenia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/endoskopik-terapi-suportif-psikoedukasi-keluarga-h-thumb-1508f.webp" title="JURIS - Pemberian Psikoedukasi Keluarga dan Terapi Suportif Berbasis Kebutuhan Keluarga Skizofrenia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/endoskopik-terapi-suportif-psikoedukasi-keluarga-h-thumb-1508f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/endoskopik-terapi-suportif-psikoedukasi-keluarga-h-thumb-1508f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/endoskopik-terapi-suportif-psikoedukasi-keluarga-h-thumb-1508f.webp 1x" title="JURIS - Pemberian Psikoedukasi Keluarga dan Terapi Suportif Berbasis Kebutuhan Keluarga Skizofrenia" alt="JURIS - Pemberian Psikoedukasi Keluarga dan Terapi Suportif Berbasis Kebutuhan Keluarga Skizofrenia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61688-endoskopik-terapi-suportif-psikoed" title="JURIS - Pemberian Psikoedukasi Keluarga dan Terapi Suportif Berbasis Kebutuhan Keluarga Skizofrenia" target="_blank">Pemberian Psikoedukasi Keluarga dan Terapi Suportif Berbasis Kebutuhan Keluarga Skizofrenia</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak jangka panjang dari psikoedukasi keluarga dan terapi suportif terhadap kesejahteraan mental keluarga pengasuh. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran komunitas dalam mendukung keluarga yang merawat klien skizofrenia melalui program pendidikan kesehatan jiwa berbasis lingkungan. Penelitian juga dapat mengkaji efektivitas kombinasi terapi suportif dengan teknologi digital, seperti aplikasi mobile, untuk meningkatkan aksesibilitas informasi dan dukungan bagi keluarga pengasuh di daerah pedesaan. Ketiga arah penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan strategi holistik yang lebih inklusif dan berkelanjutan dalam mengatasi tantangan perawatan klien skizofrenia..
<br>Hasil dari penelitian ini menunjukkan peningkatan kebutuhan keluarga dan peningkatan kemampuan keluarga dalam merawat klien dengan halusinasi setelah pemberian tindakan keperawatan ners, psikoedukasi keluarga, dan terapi suportif.Hasil ini merekomendasikan perlunya penelitian selanjutnya untuk melihat efektivitas pemberian psikoedukasi keluarga dan terapi suportif berbasis kebutuhan keluarga pada keluarga yang merawat klien halusinasi atau masalah keperawatan jiwa lainnya.Hasil penelitian ini dapat dijadikan evidence based dalam upaya mengembangkan standar asuhan keperawatan pada keluarga dan membandingkan keefektifan berbagai terapi yang dapat diberikan pada keluarga yang merawat klien dengan halusinasi.Selain itu, terapi psikoedukasi keluarga dan terapi suportif dapat dijadikan sebagai tindakan keperawatan terpadu dengan tindakan keperawatan secara umum dan tindakan medis dalam membantu pemenuhan kebutuhan keluarga
<br>Halusinasi merupakan salah satu masalah yang banyak dialami oleh klien dengan skizofrenia. Tanda dan gejala yang dialami oleh klien halusinasi salah satunya adalah keluyuran yang menjadi hal mengkhawatirkan bagi keluarga. Keluarga yang merawat klien dengan halusinasi merasakan beban yang cukup berat dalam merawat klien. Adapun sumber beban pengasuh lainnya adalah tidak terpenuhi kebutuhan dan kesulitan dalam memberikan perawatan kepada klien. Tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah untuk menggambarkan manajemen kasus melalui...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/9/endoskopik-terapi-suportif-psikoedukasi-keluarga-h-thumb-5590e.webp" type="image/webp" length="86670" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/endoskopik-terapi-suportif-psikoedukasi-keluarga-h-thumb-70ddf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/endoskopik-terapi-suportif-psikoedukasi-keluarga-h-thumb-5590e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/endoskopik-terapi-suportif-psikoedukasi-keluarga-h-thumb-1508f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-484-ueu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7832-indonesian-journal-nursing-health-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ An Overview of Nurses Empathy Attitudes in the Inpatient Setting Using the Perth Empathy Scale PES ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ An Overview of Nurses Empathy Attitudes in the Inpatient Setting Using the Perth Empathy Scale PES ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ An Overview of Nurses Empathy Attitudes in the Inpatient Setting Using the Perth Empathy Scale PES ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61690-empati-keperawatan-perawat-rawat-inap-perth-emphat</link>
	<guid isPermaLink="false">1ae281113e5512bea4d061683a45c35d</guid>
	<pubDate>Thu, 27 Aug 2026 22:21:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ archive team ]]></category>
	<category><![CDATA[ menilik self ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[archive,header,menilik,page,self,team]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan intervensi berkelanjutan dalam bentuk pelatihan soft skill dan komunikasi terapeutik guna meningkatkan sikap empati perawat sebagai bagian dari mutu pelayanan keperawatan. Selain itu, penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - An Overview of Nurses' Empathy Attitudes in the Inpatient Setting Using the Perth Empathy Scale (PES): Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan intervensi berkelanjutan dalam bentuk pelatihan soft skill dan komunikasi terapeutik guna meningkatkan sikap empati perawat sebagai bagian dari mutu pelayanan keperawatan. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat fokus pada menilai hubungan antara empati perawat dengan kepuasan pasien dengan menggunakan kelompok responden yang lebih beragam. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat empati perawat, seperti karakteristik pribadi, sosial, genetik, dan lingkungan. Dengan memahami faktor-faktor ini, institusi pelayanan kesehatan dan pendidikan keperawatan dapat merancang intervensi yang lebih efektif untuk meningkatkan empati perawat dan kualitas hubungan terapeutik dengan pasien.. The results indicate that while some nurses have demonstrated a good attitude of empathy, a large number of others still need to improve their empathic skills, especially in dealing with patients' negative emotions.Therefore, the results of this study can serve as a basis for health service and nursing education institutions to design empathy and therapeutic communication training interventions, aiming to improve the quality of the nurse-patient relationship, patient satisfaction in particular, and the overall quality of nursing services.The following study aims to assess the extent of the relationship between nurse empathy and patient satisfaction with an increasingly diverse group of respondents Latar Belakang: Sikap Empati merupakan komponen penting dalam pelayanan hubungan terapeutik antara perawat dan pasien, terutama pada pelayanan di ruang rawat inap. Diruang rawat inap lebih menuntut interaksi intesnsif dan berkelanjutan antara pasien dan perawat. Empati yang tinggi dapat meningkatkan kepuasan dan kenyamanan pasien serta meningkatkan kualitas asuhan keperawatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap empati perawat di ruang rawat inap menggunakan instrument Perth Emphaty Scale (PES). Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/6/empati-keperawatan-perawat-rawat-inap-perth-emphat-thumb-9921e.webp" title="JURIS - An Overview of Nurses&#039; Empathy Attitudes in the Inpatient Setting Using the Perth Empathy Scale (PES)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/empati-keperawatan-perawat-rawat-inap-perth-emphat-thumb-9921e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/empati-keperawatan-perawat-rawat-inap-perth-emphat-thumb-9921e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/empati-keperawatan-perawat-rawat-inap-perth-emphat-thumb-9921e.webp 1x" title="JURIS - An Overview of Nurses&#039; Empathy Attitudes in the Inpatient Setting Using the Perth Empathy Scale (PES)" alt="JURIS - An Overview of Nurses&#039; Empathy Attitudes in the Inpatient Setting Using the Perth Empathy Scale (PES)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/empati-keperawatan-perawat-rawat-inap-perth-emphat-thumb-a5dcf.webp" title="JURIS - An Overview of Nurses&#039; Empathy Attitudes in the Inpatient Setting Using the Perth Empathy Scale (PES)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/empati-keperawatan-perawat-rawat-inap-perth-emphat-thumb-a5dcf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/empati-keperawatan-perawat-rawat-inap-perth-emphat-thumb-a5dcf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/empati-keperawatan-perawat-rawat-inap-perth-emphat-thumb-a5dcf.webp 1x" title="JURIS - An Overview of Nurses&#039; Empathy Attitudes in the Inpatient Setting Using the Perth Empathy Scale (PES)" alt="JURIS - An Overview of Nurses&#039; Empathy Attitudes in the Inpatient Setting Using the Perth Empathy Scale (PES)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/empati-keperawatan-perawat-rawat-inap-perth-emphat-thumb-28fdf.webp" title="JURIS - An Overview of Nurses&#039; Empathy Attitudes in the Inpatient Setting Using the Perth Empathy Scale (PES)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/empati-keperawatan-perawat-rawat-inap-perth-emphat-thumb-28fdf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/empati-keperawatan-perawat-rawat-inap-perth-emphat-thumb-28fdf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/empati-keperawatan-perawat-rawat-inap-perth-emphat-thumb-28fdf.webp 1x" title="JURIS - An Overview of Nurses&#039; Empathy Attitudes in the Inpatient Setting Using the Perth Empathy Scale (PES)" alt="JURIS - An Overview of Nurses&#039; Empathy Attitudes in the Inpatient Setting Using the Perth Empathy Scale (PES)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61690-empati-keperawatan-perawat-rawat-inap-perth-emphat" title="JURIS - An Overview of Nurses&#039; Empathy Attitudes in the Inpatient Setting Using the Perth Empathy Scale (PES)" target="_blank">An Overview of Nurses' Empathy Attitudes in the Inpatient Setting Using the Perth Empathy Scale (PES)</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan intervensi berkelanjutan dalam bentuk pelatihan soft skill dan komunikasi terapeutik guna meningkatkan sikap empati perawat sebagai bagian dari mutu pelayanan keperawatan. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat fokus pada menilai hubungan antara empati perawat dengan kepuasan pasien dengan menggunakan kelompok responden yang lebih beragam. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat empati perawat, seperti karakteristik pribadi, sosial, genetik, dan lingkungan. Dengan memahami faktor-faktor ini, institusi pelayanan kesehatan dan pendidikan keperawatan dapat merancang intervensi yang lebih efektif untuk meningkatkan empati perawat dan kualitas hubungan terapeutik dengan pasien..
<br>The results indicate that while some nurses have demonstrated a good attitude of empathy, a large number of others still need to improve their empathic skills, especially in dealing with patients' negative emotions.Therefore, the results of this study can serve as a basis for health service and nursing education institutions to design empathy and therapeutic communication training interventions, aiming to improve the quality of the nurse-patient relationship, patient satisfaction in particular, and the overall quality of nursing services.The following study aims to assess the extent of the relationship between nurse empathy and patient satisfaction with an increasingly diverse group of respondents
<br>Latar Belakang: Sikap Empati merupakan komponen penting dalam pelayanan hubungan terapeutik antara perawat dan pasien, terutama pada pelayanan di ruang rawat inap. Diruang rawat inap lebih menuntut interaksi intesnsif dan berkelanjutan antara pasien dan perawat. Empati yang tinggi dapat meningkatkan kepuasan dan kenyamanan pasien serta meningkatkan kualitas asuhan keperawatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap empati perawat di ruang rawat inap menggunakan instrument Perth Emphaty Scale (PES). Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/6/empati-keperawatan-perawat-rawat-inap-perth-emphat-thumb-9921e.webp" type="image/webp" length="73626" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/empati-keperawatan-perawat-rawat-inap-perth-emphat-thumb-9921e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/empati-keperawatan-perawat-rawat-inap-perth-emphat-thumb-a5dcf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/empati-keperawatan-perawat-rawat-inap-perth-emphat-thumb-28fdf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-484-ueu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7832-indonesian-journal-nursing-health-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Edukasi Kesehatan Pencegahan dan Penanganan Jatuh Terhadap Peningkatan Pengetahuan Pengasuh Panti Sosial Anak dan Balita Jakarta Timur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Edukasi Kesehatan Pencegahan dan Penanganan Jatuh Terhadap Peningkatan Pengetahuan Pengasuh Panti Sosial Anak dan Balita Jakarta Timur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Edukasi Kesehatan Pencegahan dan Penanganan Jatuh Terhadap Peningkatan Pengetahuan Pengasuh Panti Sosial Anak dan Balita Jakarta Timur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61677-pengaruh-edukasi-kesehatan-edukas</link>
	<guid isPermaLink="false">adc1811b4c25482f2cc5b2bbff2e2d8a</guid>
	<pubDate>Thu, 27 Aug 2026 22:20:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ surgery team ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,header,page,surgery,team]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memperluas lokasi penelitian ke daerah lain untuk melihat perbedaan respons pengasuh terhadap edukasi kesehatan. Selain itu, penelitian bisa menggabungkan metode edukasi kesehatan dengan teknologi seperti video ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Edukasi Kesehatan Pencegahan dan Penanganan Jatuh Terhadap Peningkatan Pengetahuan Pengasuh Panti Sosial Anak dan Balita Jakarta Timur: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memperluas lokasi penelitian ke daerah lain untuk melihat perbedaan respons pengasuh terhadap edukasi kesehatan. Selain itu, penelitian bisa menggabungkan metode edukasi kesehatan dengan teknologi seperti video interaktif atau aplikasi mobile untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi faktor psikologis atau sosial yang memengaruhi kemampuan pengasuh dalam menerapkan pengetahuan yang diperoleh dari edukasi tersebut.. Penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh secara signifikan edukasi kesehatan terhadap tingkat pengetahuan pengasuh tentang pencegahan dan penanganan jatuh dengan hasil p-value = 0,000 Latar Belakang : Kecelakaan atau cidera yang sering terjadi pada anak adalah jatuh. Angka kejadian jatuh pada anak setiap tahun mengalami peningkatan dari kondisi pasien yang mengalami luka ringan sampai pada luka berat yang dapat berakibat vatal bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Penting bagi pengasuh anak untuk mengetahui bagaimana pencegahan dan penanganan jatuh pada anak dan balita. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi kesehatan tentang pencegahan dan penanganan jatuh terhadap peningkatan pengetahuan Metode: Penelitian ini dengan desain penelitian One group, pretest-postest design. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik total... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/0/pengaruh-edukasi-kesehatan-perilaku-faktor-psikolo-thumb-4a7db.webp" title="JURIS - Pengaruh Edukasi Kesehatan Pencegahan dan Penanganan Jatuh  Terhadap Peningkatan Pengetahuan Pengasuh  Panti Sosial Anak dan Balita Jakarta Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/pengaruh-edukasi-kesehatan-perilaku-faktor-psikolo-thumb-4a7db.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/pengaruh-edukasi-kesehatan-perilaku-faktor-psikolo-thumb-4a7db.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/pengaruh-edukasi-kesehatan-perilaku-faktor-psikolo-thumb-4a7db.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Edukasi Kesehatan Pencegahan dan Penanganan Jatuh  Terhadap Peningkatan Pengetahuan Pengasuh  Panti Sosial Anak dan Balita Jakarta Timur" alt="JURIS - Pengaruh Edukasi Kesehatan Pencegahan dan Penanganan Jatuh  Terhadap Peningkatan Pengetahuan Pengasuh  Panti Sosial Anak dan Balita Jakarta Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/pengaruh-edukasi-kesehatan-perilaku-faktor-psikolo-thumb-35e77.webp" title="JURIS - Pengaruh Edukasi Kesehatan Pencegahan dan Penanganan Jatuh  Terhadap Peningkatan Pengetahuan Pengasuh  Panti Sosial Anak dan Balita Jakarta Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/pengaruh-edukasi-kesehatan-perilaku-faktor-psikolo-thumb-35e77.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/pengaruh-edukasi-kesehatan-perilaku-faktor-psikolo-thumb-35e77.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/pengaruh-edukasi-kesehatan-perilaku-faktor-psikolo-thumb-35e77.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Edukasi Kesehatan Pencegahan dan Penanganan Jatuh  Terhadap Peningkatan Pengetahuan Pengasuh  Panti Sosial Anak dan Balita Jakarta Timur" alt="JURIS - Pengaruh Edukasi Kesehatan Pencegahan dan Penanganan Jatuh  Terhadap Peningkatan Pengetahuan Pengasuh  Panti Sosial Anak dan Balita Jakarta Timur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61677-pengaruh-edukasi-kesehatan-edukas" title="JURIS - Pengaruh Edukasi Kesehatan Pencegahan dan Penanganan Jatuh  Terhadap Peningkatan Pengetahuan Pengasuh  Panti Sosial Anak dan Balita Jakarta Timur" target="_blank">Pengaruh Edukasi Kesehatan Pencegahan dan Penanganan Jatuh  Terhadap Peningkatan Pengetahuan Pengasuh  Panti Sosial Anak dan Balita Jakarta Timur</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memperluas lokasi penelitian ke daerah lain untuk melihat perbedaan respons pengasuh terhadap edukasi kesehatan. Selain itu, penelitian bisa menggabungkan metode edukasi kesehatan dengan teknologi seperti video interaktif atau aplikasi mobile untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi faktor psikologis atau sosial yang memengaruhi kemampuan pengasuh dalam menerapkan pengetahuan yang diperoleh dari edukasi tersebut..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh secara signifikan edukasi kesehatan terhadap tingkat pengetahuan pengasuh tentang pencegahan dan penanganan jatuh dengan hasil p-value = 0,000
<br>Latar Belakang : Kecelakaan atau cidera yang sering terjadi pada anak adalah jatuh. Angka kejadian jatuh pada anak setiap tahun mengalami peningkatan dari kondisi pasien yang mengalami luka ringan sampai pada luka berat yang dapat berakibat vatal bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Penting bagi pengasuh anak untuk mengetahui bagaimana pencegahan dan penanganan jatuh pada anak dan balita. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi kesehatan tentang pencegahan dan penanganan jatuh terhadap peningkatan pengetahuan Metode: Penelitian ini dengan desain penelitian One group, pretest-postest design. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik total...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/0/pengaruh-edukasi-kesehatan-perilaku-faktor-psikolo-thumb-35e77.webp" type="image/webp" length="70798" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/pengaruh-edukasi-kesehatan-perilaku-faktor-psikolo-thumb-4a7db.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/pengaruh-edukasi-kesehatan-perilaku-faktor-psikolo-thumb-35e77.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-484-ueu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7832-indonesian-journal-nursing-health-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Fri, 28 Aug 2026 06:25:27 +0700. 24 items. Served in: 6.514 seconds [rss] -->
