<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Fri, 01 May 2026 05:56:38 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 05:56:38 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-05-01T05:56:38+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Internal conflict and organizational communication on student organizational performance The mediating role of organizational motivation ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Internal conflict and organizational communication on student organizational performance The mediating role of organizational motivation ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Internal conflict and organizational communication on student organizational performance The mediating role of organizational motivation ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43518-praktik-komunikasi-interaksi-manajemen-konflik-kon</link>
	<guid isPermaLink="false">a1c3bf551692ac78c12a1e5a52b97b8e</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 02:43:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ look scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,look,main,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi peran kepemimpinan transformasional dalam memoderasi hubungan antara konflik internal dan motivasi organisasi, dengan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Internal conflict and organizational communication on student organizational performance: The mediating role of organizational motivation: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi peran kepemimpinan transformasional dalam memoderasi hubungan antara konflik internal dan motivasi organisasi, dengan tujuan memahami bagaimana gaya kepemimpinan yang inspiratif dapat membantu mengelola konflik secara efektif dan meningkatkan motivasi anggota. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh budaya organisasi terhadap efektivitas komunikasi organisasi dalam konteks organisasi mahasiswa, sehingga dapat diidentifikasi praktik-praktik komunikasi yang paling sesuai dengan karakteristik budaya organisasi. Ketiga, penelitian dapat mengkaji dampak program pelatihan komunikasi dan manajemen konflik terhadap peningkatan kinerja organisasi mahasiswa, dengan fokus pada pengembangan keterampilan interpersonal dan kemampuan negosiasi anggota. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika organisasi mahasiswa dan strategi untuk meningkatkan kinerja mereka secara berkelanjutan.. Konflik internal dan komunikasi organisasi terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja organisasi mahasiswa di Institut Teknologi dan Bisnis Indragiri, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui motivasi organisasi sebagai variabel mediasi.Konflik internal yang dikelola secara konstruktif mampu mendorong peningkatan motivasi organisasi, yang pada gilirannya memperkuat keterlibatan dan kontribusi anggota dalam mencapai kinerja organisasi yang lebih optimal.Di sisi lain, komunikasi organisasi yang efektif menjadi faktor kunci dalam meningkatkan motivasi organisasi dan kinerja organisasi mahasiswa secara berkelanjutan.Temuan ini menegaskan bahwa motivasi organisasi berperan sebagai mekanisme psikologis penting yang menjembatani pengaruh konflik internal dan komunikasi organisasi terhadap kinerja organisasi mahasiswa Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konflik internal dan komunikasi organisasi terhadap kinerja organisasi mahasiswa, dengan motivasi organisasi sebagai variabel mediasi di Institut Teknologi dan Bisnis Indragiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner (google form) dari para pemimpin dan anggota organisasi mahasiswa. Penelitian ini menggunakan teknik analisis path analysis untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung antara variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik internal memiliki pengaruh positif terhadap kinerja organisasi mahasiswa. Komunikasi organisasi memiliki pengaruh positif terhadap kinerja organisasi mahasiswa. Selain itu, konflik internal dan komunikasi organisasi memiliki pengaruh positif terhadap motivasi organisasi. Motivasi organisasi secara signifikan mempengaruhi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/9/praktik-komunikasi-interaksi-manajemen-konflik-int-thumb-08beb.webp" title="JURIS - Internal conflict and organizational communication on student organizational performance: The mediating role of organizational motivation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/praktik-komunikasi-interaksi-manajemen-konflik-int-thumb-08beb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/praktik-komunikasi-interaksi-manajemen-konflik-int-thumb-08beb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/praktik-komunikasi-interaksi-manajemen-konflik-int-thumb-08beb.webp 1x" title="JURIS - Internal conflict and organizational communication on student organizational performance: The mediating role of organizational motivation" alt="JURIS - Internal conflict and organizational communication on student organizational performance: The mediating role of organizational motivation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/praktik-komunikasi-interaksi-manajemen-konflik-int-thumb-88221.webp" title="JURIS - Internal conflict and organizational communication on student organizational performance: The mediating role of organizational motivation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/praktik-komunikasi-interaksi-manajemen-konflik-int-thumb-88221.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/praktik-komunikasi-interaksi-manajemen-konflik-int-thumb-88221.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/praktik-komunikasi-interaksi-manajemen-konflik-int-thumb-88221.webp 1x" title="JURIS - Internal conflict and organizational communication on student organizational performance: The mediating role of organizational motivation" alt="JURIS - Internal conflict and organizational communication on student organizational performance: The mediating role of organizational motivation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/praktik-komunikasi-interaksi-manajemen-konflik-int-thumb-0e569.webp" title="JURIS - Internal conflict and organizational communication on student organizational performance: The mediating role of organizational motivation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/praktik-komunikasi-interaksi-manajemen-konflik-int-thumb-0e569.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/praktik-komunikasi-interaksi-manajemen-konflik-int-thumb-0e569.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/praktik-komunikasi-interaksi-manajemen-konflik-int-thumb-0e569.webp 1x" title="JURIS - Internal conflict and organizational communication on student organizational performance: The mediating role of organizational motivation" alt="JURIS - Internal conflict and organizational communication on student organizational performance: The mediating role of organizational motivation" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43518-praktik-komunikasi-interaksi-manajemen-konflik-kon" title="JURIS - Internal conflict and organizational communication on student organizational performance: The mediating role of organizational motivation" target="_blank">Internal conflict and organizational communication on student organizational performance: The mediating role of organizational motivation</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi peran kepemimpinan transformasional dalam memoderasi hubungan antara konflik internal dan motivasi organisasi, dengan tujuan memahami bagaimana gaya kepemimpinan yang inspiratif dapat membantu mengelola konflik secara efektif dan meningkatkan motivasi anggota. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh budaya organisasi terhadap efektivitas komunikasi organisasi dalam konteks organisasi mahasiswa, sehingga dapat diidentifikasi praktik-praktik komunikasi yang paling sesuai dengan karakteristik budaya organisasi. Ketiga, penelitian dapat mengkaji dampak program pelatihan komunikasi dan manajemen konflik terhadap peningkatan kinerja organisasi mahasiswa, dengan fokus pada pengembangan keterampilan interpersonal dan kemampuan negosiasi anggota. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika organisasi mahasiswa dan strategi untuk meningkatkan kinerja mereka secara berkelanjutan..
<br>Konflik internal dan komunikasi organisasi terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja organisasi mahasiswa di Institut Teknologi dan Bisnis Indragiri, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui motivasi organisasi sebagai variabel mediasi.Konflik internal yang dikelola secara konstruktif mampu mendorong peningkatan motivasi organisasi, yang pada gilirannya memperkuat keterlibatan dan kontribusi anggota dalam mencapai kinerja organisasi yang lebih optimal.Di sisi lain, komunikasi organisasi yang efektif menjadi faktor kunci dalam meningkatkan motivasi organisasi dan kinerja organisasi mahasiswa secara berkelanjutan.Temuan ini menegaskan bahwa motivasi organisasi berperan sebagai mekanisme psikologis penting yang menjembatani pengaruh konflik internal dan komunikasi organisasi terhadap kinerja organisasi mahasiswa
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konflik internal dan komunikasi organisasi terhadap kinerja organisasi mahasiswa, dengan motivasi organisasi sebagai variabel mediasi di Institut Teknologi dan Bisnis Indragiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner (google form) dari para pemimpin dan anggota organisasi mahasiswa. Penelitian ini menggunakan teknik analisis path analysis untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung antara variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik internal memiliki pengaruh positif terhadap kinerja organisasi mahasiswa. Komunikasi organisasi memiliki pengaruh positif terhadap kinerja organisasi mahasiswa. Selain itu, konflik internal dan komunikasi organisasi memiliki pengaruh positif terhadap motivasi organisasi. Motivasi organisasi secara signifikan mempengaruhi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/9/praktik-komunikasi-interaksi-manajemen-konflik-int-thumb-0e569.webp" type="image/webp" length="97324" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/praktik-komunikasi-interaksi-manajemen-konflik-int-thumb-08beb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/praktik-komunikasi-interaksi-manajemen-konflik-int-thumb-88221.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/praktik-komunikasi-interaksi-manajemen-konflik-int-thumb-0e569.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-660-iocs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16554-enrichment-journal-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Dynamics of Lampung Pepper Trade Network in 16th 18th Century ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Dynamics of Lampung Pepper Trade Network in 16th 18th Century ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Dynamics of Lampung Pepper Trade Network in 16th 18th Century ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43514-kritik-sumber-data-sejarah-alternati</link>
	<guid isPermaLink="false">9328a8ee97cbb9be986ef0ccf22e6f28</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 00:31:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ 18th century ]]></category>
	<category><![CDATA[ ahmad yunani ]]></category>
	<category><![CDATA[ ali hasan al ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[18th,ahmad,al,ali,century,hasan,yunani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis jaringan perdagangan lampung, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pertanyaan ini: (1) bagaimana perubahan kebijakan moneter di Banten memengaruhi harga lada dan distribusi keuntungan di Lampung? (2) apa dampak konflik bersenjata ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Dynamics of Lampung Pepper Trade Network in 16th - 18th Century: Berdasarkan analisis jaringan perdagangan lampung, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pertanyaan ini: (1) bagaimana perubahan kebijakan moneter di Banten memengaruhi harga lada dan distribusi keuntungan di Lampung? (2) apa dampak konflik bersenjata antara Banten, Palembang, dan kekuatan kolonial terhadap struktur sosial dan budaya pegunungan Lampung? (3) bagaimana peran media tradisional, seperti lzhuka, memfasilitasi koordinasi perdagangan lada antara pengusaha lokal dan pelaut asing? Pertanyaan-pertanyaan tersebut akan memperluas pemahaman tentang dinamika ekonomi, politik, dan sosial dalam perdagangan lada Lampung dan membuka jalan bagi studi interdisipliner yang melibatkan ekonomi sejarah, antropologi, dan ilmu maritim.. Kajian ini menunjukkan bahwa lada Lampung merupakan faktor penting pendorong sejarah dan kontribusi Lampung terhadap jaringan perdagangan regional dan internasional selama dua abad Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dinamika perdagangan lada Lampung dalam jaringan regional dan internasional pada abad 16 hingga 18 dengan tiga fokus: posisi Lampung dalam jalur pelayaran Nusantara, sistem produksi lada di Lampung, dan jaringan perdagangan lada Lampung. Studi ini menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri dari empat tahapan: heuristik (mengumpulkan sumber sejarah), kritik sumber eksternal dan internal, interpretasi, dan historiografi (penulisan sejarah). Sumber data yang digunakan adalah sumber lokal dan luar negeri untuk menjelaskan fokus studi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lampung mempunyai peranan penting dalam mengembangkan jaringan perdagangan maritim karena letaknya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/5/kritik-sumber-data-sejarah-alternatif-tekstual-dyn-thumb-1ef47.webp" title="JURIS - The Dynamics of Lampung Pepper Trade Network  in 16th - 18th Century" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/kritik-sumber-data-sejarah-alternatif-tekstual-dyn-thumb-1ef47.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/kritik-sumber-data-sejarah-alternatif-tekstual-dyn-thumb-1ef47.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/kritik-sumber-data-sejarah-alternatif-tekstual-dyn-thumb-1ef47.webp 1x" title="JURIS - The Dynamics of Lampung Pepper Trade Network  in 16th - 18th Century" alt="JURIS - The Dynamics of Lampung Pepper Trade Network  in 16th - 18th Century" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/kritik-sumber-data-sejarah-alternatif-tekstual-dyn-thumb-a8e68.webp" title="JURIS - The Dynamics of Lampung Pepper Trade Network  in 16th - 18th Century" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/kritik-sumber-data-sejarah-alternatif-tekstual-dyn-thumb-a8e68.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/kritik-sumber-data-sejarah-alternatif-tekstual-dyn-thumb-a8e68.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/kritik-sumber-data-sejarah-alternatif-tekstual-dyn-thumb-a8e68.webp 1x" title="JURIS - The Dynamics of Lampung Pepper Trade Network  in 16th - 18th Century" alt="JURIS - The Dynamics of Lampung Pepper Trade Network  in 16th - 18th Century" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/kritik-sumber-data-sejarah-alternatif-tekstual-dyn-thumb-810de.webp" title="JURIS - The Dynamics of Lampung Pepper Trade Network  in 16th - 18th Century" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/kritik-sumber-data-sejarah-alternatif-tekstual-dyn-thumb-810de.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/kritik-sumber-data-sejarah-alternatif-tekstual-dyn-thumb-810de.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/kritik-sumber-data-sejarah-alternatif-tekstual-dyn-thumb-810de.webp 1x" title="JURIS - The Dynamics of Lampung Pepper Trade Network  in 16th - 18th Century" alt="JURIS - The Dynamics of Lampung Pepper Trade Network  in 16th - 18th Century" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43514-kritik-sumber-data-sejarah-alternati" title="JURIS - The Dynamics of Lampung Pepper Trade Network  in 16th - 18th Century" target="_blank">The Dynamics of Lampung Pepper Trade Network  in 16th - 18th Century</a>: Berdasarkan analisis jaringan perdagangan lampung, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pertanyaan ini: (1) bagaimana perubahan kebijakan moneter di Banten memengaruhi harga lada dan distribusi keuntungan di Lampung? (2) apa dampak konflik bersenjata antara Banten, Palembang, dan kekuatan kolonial terhadap struktur sosial dan budaya pegunungan Lampung? (3) bagaimana peran media tradisional, seperti lzhuka, memfasilitasi koordinasi perdagangan lada antara pengusaha lokal dan pelaut asing? Pertanyaan-pertanyaan tersebut akan memperluas pemahaman tentang dinamika ekonomi, politik, dan sosial dalam perdagangan lada Lampung dan membuka jalan bagi studi interdisipliner yang melibatkan ekonomi sejarah, antropologi, dan ilmu maritim..
<br>Kajian ini menunjukkan bahwa lada Lampung merupakan faktor penting pendorong sejarah dan kontribusi Lampung terhadap jaringan perdagangan regional dan internasional selama dua abad
<br>Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dinamika perdagangan lada Lampung dalam jaringan regional dan internasional pada abad 16 hingga 18 dengan tiga fokus: posisi Lampung dalam jalur pelayaran Nusantara, sistem produksi lada di Lampung, dan jaringan perdagangan lada Lampung. Studi ini menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri dari empat tahapan: heuristik (mengumpulkan sumber sejarah), kritik sumber eksternal dan internal, interpretasi, dan historiografi (penulisan sejarah). Sumber data yang digunakan adalah sumber lokal dan luar negeri untuk menjelaskan fokus studi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lampung mempunyai peranan penting dalam mengembangkan jaringan perdagangan maritim karena letaknya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/5/kritik-sumber-data-sejarah-alternatif-tekstual-dyn-thumb-a8e68.webp" type="image/webp" length="79928" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/kritik-sumber-data-sejarah-alternatif-tekstual-dyn-thumb-1ef47.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/kritik-sumber-data-sejarah-alternatif-tekstual-dyn-thumb-a8e68.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/kritik-sumber-data-sejarah-alternatif-tekstual-dyn-thumb-810de.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-622-uin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18088-buletin-al-turas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penciptaan Ilustrasi Prabu Siliwangi Sebagai Media Pelestarian Budaya Dan Sejarah Di Jawa Barat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penciptaan Ilustrasi Prabu Siliwangi Sebagai Media Pelestarian Budaya Dan Sejarah Di Jawa Barat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penciptaan Ilustrasi Prabu Siliwangi Sebagai Media Pelestarian Budaya Dan Sejarah Di Jawa Barat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43511-identitas-sejarah-budaya-prabu-siliwangi-sumber</link>
	<guid isPermaLink="false">7543d69d65cd5afe56b0fde74c92b2ee</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 00:14:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam mengenai representasi visual Prabu Siliwangi dalam berbagai media tradisional Sunda, seperti wayang golek atau seni ukir, untuk memahami bagaimana tokoh ini telah diinterpretasikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penciptaan Ilustrasi Prabu Siliwangi Sebagai Media Pelestarian Budaya Dan Sejarah Di Jawa Barat: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam mengenai representasi visual Prabu Siliwangi dalam berbagai media tradisional Sunda, seperti wayang golek atau seni ukir, untuk memahami bagaimana tokoh ini telah diinterpretasikan secara visual sepanjang sejarah. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan menganalisis representasi tokoh-tokoh sejarah lainnya dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dalam pendekatan visual dan naratif. Terakhir, penelitian dapat berfokus pada pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis ilustrasi Prabu Siliwangi yang dapat digunakan untuk meningkatkan minat generasi muda terhadap sejarah dan budaya Sunda, dengan mempertimbangkan aspek gamifikasi dan teknologi augmented reality untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan imersif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman mengenai peran ilustrasi dalam pelestarian budaya dan sejarah, serta memberikan kontribusi praktis dalam pengembangan media pembelajaran yang efektif dan inovatif.. Penciptaan ilustrasi Prabu Siliwangi ini menggunakan bentuk dekorasi, kartun dan imajinasi karena tidak dapat dipastikannya gambaran wujud asli Prabu Siliwangi, sehingga penulis membuat kreasi ilustrasi baru.Penggambaran sosok ilustrasi Prabu Siliwangi berawal dari pembuatan sketsa dengan menentukan gambaran karakter yang sesuai dengan nilai-nilai budaya dalam masyarakat Sunda.Ilustrasi tokoh Prabu Siliwangi ini diharapkan mampu merepresentasikan tokoh Prabu Siliwangi dalam cerita sejarah dan budaya agar mudah dipahami oleh masyarakat Tokoh Siliwangi merupakan tokoh yang paling populer di tanah Sunda, bahkan diakui oleh masyarakat etnis Sunda sebagai representasi identitas sejarah daerah Jawa Barat. Namun, saat ini pengetahuan mengenai cerita sejarah yang ada di daerah maupun di tanah air seolah perlahan memudar dan mulai tergantikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dimana objek yang dikaji dan dianalisis adalah sebuah media ilustrasi. Oleh karenanya, penelitian ini membahas penciptaan karakter ilustrasi sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya dan sejarah. Objek penelitian ini ialah seorang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/3/identitas-sejarah-budaya-prabu-siliwangi-sumber-al-thumb-b10c1.webp" title="JURIS - Penciptaan Ilustrasi Prabu Siliwangi Sebagai Media Pelestarian Budaya Dan Sejarah Di Jawa Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/identitas-sejarah-budaya-prabu-siliwangi-sumber-al-thumb-b10c1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/identitas-sejarah-budaya-prabu-siliwangi-sumber-al-thumb-b10c1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/identitas-sejarah-budaya-prabu-siliwangi-sumber-al-thumb-b10c1.webp 1x" title="JURIS - Penciptaan Ilustrasi Prabu Siliwangi Sebagai Media Pelestarian Budaya Dan Sejarah Di Jawa Barat" alt="JURIS - Penciptaan Ilustrasi Prabu Siliwangi Sebagai Media Pelestarian Budaya Dan Sejarah Di Jawa Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/identitas-sejarah-budaya-prabu-siliwangi-sumber-al-thumb-b7738.webp" title="JURIS - Penciptaan Ilustrasi Prabu Siliwangi Sebagai Media Pelestarian Budaya Dan Sejarah Di Jawa Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/identitas-sejarah-budaya-prabu-siliwangi-sumber-al-thumb-b7738.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/identitas-sejarah-budaya-prabu-siliwangi-sumber-al-thumb-b7738.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/identitas-sejarah-budaya-prabu-siliwangi-sumber-al-thumb-b7738.webp 1x" title="JURIS - Penciptaan Ilustrasi Prabu Siliwangi Sebagai Media Pelestarian Budaya Dan Sejarah Di Jawa Barat" alt="JURIS - Penciptaan Ilustrasi Prabu Siliwangi Sebagai Media Pelestarian Budaya Dan Sejarah Di Jawa Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/identitas-sejarah-budaya-prabu-siliwangi-sumber-al-thumb-b7656.webp" title="JURIS - Penciptaan Ilustrasi Prabu Siliwangi Sebagai Media Pelestarian Budaya Dan Sejarah Di Jawa Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/identitas-sejarah-budaya-prabu-siliwangi-sumber-al-thumb-b7656.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/identitas-sejarah-budaya-prabu-siliwangi-sumber-al-thumb-b7656.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/identitas-sejarah-budaya-prabu-siliwangi-sumber-al-thumb-b7656.webp 1x" title="JURIS - Penciptaan Ilustrasi Prabu Siliwangi Sebagai Media Pelestarian Budaya Dan Sejarah Di Jawa Barat" alt="JURIS - Penciptaan Ilustrasi Prabu Siliwangi Sebagai Media Pelestarian Budaya Dan Sejarah Di Jawa Barat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43511-identitas-sejarah-budaya-prabu-siliwangi-sumber" title="JURIS - Penciptaan Ilustrasi Prabu Siliwangi Sebagai Media Pelestarian Budaya Dan Sejarah Di Jawa Barat" target="_blank">Penciptaan Ilustrasi Prabu Siliwangi Sebagai Media Pelestarian Budaya Dan Sejarah Di Jawa Barat</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam mengenai representasi visual Prabu Siliwangi dalam berbagai media tradisional Sunda, seperti wayang golek atau seni ukir, untuk memahami bagaimana tokoh ini telah diinterpretasikan secara visual sepanjang sejarah. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan menganalisis representasi tokoh-tokoh sejarah lainnya dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dalam pendekatan visual dan naratif. Terakhir, penelitian dapat berfokus pada pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis ilustrasi Prabu Siliwangi yang dapat digunakan untuk meningkatkan minat generasi muda terhadap sejarah dan budaya Sunda, dengan mempertimbangkan aspek gamifikasi dan teknologi augmented reality untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan imersif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman mengenai peran ilustrasi dalam pelestarian budaya dan sejarah, serta memberikan kontribusi praktis dalam pengembangan media pembelajaran yang efektif dan inovatif..
<br>Penciptaan ilustrasi Prabu Siliwangi ini menggunakan bentuk dekorasi, kartun dan imajinasi karena tidak dapat dipastikannya gambaran wujud asli Prabu Siliwangi, sehingga penulis membuat kreasi ilustrasi baru.Penggambaran sosok ilustrasi Prabu Siliwangi berawal dari pembuatan sketsa dengan menentukan gambaran karakter yang sesuai dengan nilai-nilai budaya dalam masyarakat Sunda.Ilustrasi tokoh Prabu Siliwangi ini diharapkan mampu merepresentasikan tokoh Prabu Siliwangi dalam cerita sejarah dan budaya agar mudah dipahami oleh masyarakat
<br>Tokoh Siliwangi merupakan tokoh yang paling populer di tanah Sunda, bahkan diakui oleh masyarakat etnis Sunda sebagai representasi identitas sejarah daerah Jawa Barat. Namun, saat ini pengetahuan mengenai cerita sejarah yang ada di daerah maupun di tanah air seolah perlahan memudar dan mulai tergantikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dimana objek yang dikaji dan dianalisis adalah sebuah media ilustrasi. Oleh karenanya, penelitian ini membahas penciptaan karakter ilustrasi sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya dan sejarah. Objek penelitian ini ialah seorang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/3/identitas-sejarah-budaya-prabu-siliwangi-sumber-al-thumb-b7656.webp" type="image/webp" length="68834" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/identitas-sejarah-budaya-prabu-siliwangi-sumber-al-thumb-b10c1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/identitas-sejarah-budaya-prabu-siliwangi-sumber-al-thumb-b7738.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/identitas-sejarah-budaya-prabu-siliwangi-sumber-al-thumb-b7656.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-893-poltekharber.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4308-paravisual-jurnal-desain-komunikasi-visual-multimedia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Idiomatic Phrases among Banten Sundanese Local Language Speakers An Exploratory Case Study ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Idiomatic Phrases among Banten Sundanese Local Language Speakers An Exploratory Case Study ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Idiomatic Phrases among Banten Sundanese Local Language Speakers An Exploratory Case Study ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43517-bahasa-sunda-banten-frasa-idiomatis-lokal-f</link>
	<guid isPermaLink="false">4a8dc476af0623f17191f50be67cd417</guid>
	<pubDate>Fri, 01 May 2026 00:00:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ local wisdom ]]></category>
	<category><![CDATA[ awalia rahma ]]></category>
	<category><![CDATA[ madzhabu ar ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ar,awalia,local,madzhabu,rahma,wisdom]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi dan mendokumentasikan seluruh frasa idiomatis dalam Bahasa Sunda Banten, termasuk variasi regional ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Idiomatic Phrases among Banten Sundanese Local Language Speakers: An Exploratory Case Study: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi dan mendokumentasikan seluruh frasa idiomatis dalam Bahasa Sunda Banten, termasuk variasi regional dan konteks penggunaannya. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami secara lebih mendalam faktor-faktor sosial, budaya, dan linguistik yang memengaruhi penggunaan dan pelestarian frasa idiomatis BSB di kalangan generasi muda. Ketiga, penelitian eksperimen dapat dirancang untuk menguji efektivitas berbagai intervensi, seperti program pendidikan bahasa di sekolah atau kampanye kesadaran masyarakat, dalam meningkatkan penggunaan dan apresiasi terhadap frasa idiomatis BSB. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pelestarian Bahasa Sunda Banten dan kekayaan budayanya.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlu segera dilakukan upaya konkret agar frasa idiomatis BSB dapat terus lestari melalui.(a) pembiasaan berbahasa Sunda Banten di lingkungan rumah dan masyarakat, (b) dibuatnya regulasi yang mengatur penggunaan BSB, (c) diterbitkannya kamus BSB, (d) menjadikan BSB sebagai mata pelajaran wajib di sekolah dan universitas, dan (e) pembatasan penggunaan telepon pintar atau gawai lainnya Penyelidikan terhadap bahasa-bahasa lokal di Indonesia sebetulnya sudah banyak dilakukan. Namun, kajian yang fokus membahas Bahasa Sunda Banten, atau disingkat BSB, nampaknya belum banyak dikaji, terutama terkait dengan frasa idiomatis yang ada di dalam BSB. Untuk menjembatani keterbatasan di atas, penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi yang mendalam mengenai: (1) bentuk frasa idiomatis dalam BSB; (2) penggunaan frasa idiomatis dalam BSB; dan (3) upaya yang dapat dilakukan untuk melestarikan frasa idiomatis dalam... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/c/bahasa-sunda-banten-frasa-idiomatis-lokal-bsb-c-id-thumb-4b8d5.webp" title="JURIS - Idiomatic Phrases among Banten Sundanese Local Language Speakers: An Exploratory Case Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/c/bahasa-sunda-banten-frasa-idiomatis-lokal-bsb-c-id-thumb-4b8d5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/c/bahasa-sunda-banten-frasa-idiomatis-lokal-bsb-c-id-thumb-4b8d5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/c/bahasa-sunda-banten-frasa-idiomatis-lokal-bsb-c-id-thumb-4b8d5.webp 1x" title="JURIS - Idiomatic Phrases among Banten Sundanese Local Language Speakers: An Exploratory Case Study" alt="JURIS - Idiomatic Phrases among Banten Sundanese Local Language Speakers: An Exploratory Case Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/c/bahasa-sunda-banten-frasa-idiomatis-lokal-bsb-c-id-thumb-56636.webp" title="JURIS - Idiomatic Phrases among Banten Sundanese Local Language Speakers: An Exploratory Case Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/c/bahasa-sunda-banten-frasa-idiomatis-lokal-bsb-c-id-thumb-56636.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/c/bahasa-sunda-banten-frasa-idiomatis-lokal-bsb-c-id-thumb-56636.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/c/bahasa-sunda-banten-frasa-idiomatis-lokal-bsb-c-id-thumb-56636.webp 1x" title="JURIS - Idiomatic Phrases among Banten Sundanese Local Language Speakers: An Exploratory Case Study" alt="JURIS - Idiomatic Phrases among Banten Sundanese Local Language Speakers: An Exploratory Case Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/c/bahasa-sunda-banten-frasa-idiomatis-lokal-bsb-c-id-thumb-4fe7c.webp" title="JURIS - Idiomatic Phrases among Banten Sundanese Local Language Speakers: An Exploratory Case Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/c/bahasa-sunda-banten-frasa-idiomatis-lokal-bsb-c-id-thumb-4fe7c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/c/bahasa-sunda-banten-frasa-idiomatis-lokal-bsb-c-id-thumb-4fe7c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/c/bahasa-sunda-banten-frasa-idiomatis-lokal-bsb-c-id-thumb-4fe7c.webp 1x" title="JURIS - Idiomatic Phrases among Banten Sundanese Local Language Speakers: An Exploratory Case Study" alt="JURIS - Idiomatic Phrases among Banten Sundanese Local Language Speakers: An Exploratory Case Study" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43517-bahasa-sunda-banten-frasa-idiomatis-lokal-f" title="JURIS - Idiomatic Phrases among Banten Sundanese Local Language Speakers: An Exploratory Case Study" target="_blank">Idiomatic Phrases among Banten Sundanese Local Language Speakers: An Exploratory Case Study</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi dan mendokumentasikan seluruh frasa idiomatis dalam Bahasa Sunda Banten, termasuk variasi regional dan konteks penggunaannya. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami secara lebih mendalam faktor-faktor sosial, budaya, dan linguistik yang memengaruhi penggunaan dan pelestarian frasa idiomatis BSB di kalangan generasi muda. Ketiga, penelitian eksperimen dapat dirancang untuk menguji efektivitas berbagai intervensi, seperti program pendidikan bahasa di sekolah atau kampanye kesadaran masyarakat, dalam meningkatkan penggunaan dan apresiasi terhadap frasa idiomatis BSB. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pelestarian Bahasa Sunda Banten dan kekayaan budayanya..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlu segera dilakukan upaya konkret agar frasa idiomatis BSB dapat terus lestari melalui.(a) pembiasaan berbahasa Sunda Banten di lingkungan rumah dan masyarakat, (b) dibuatnya regulasi yang mengatur penggunaan BSB, (c) diterbitkannya kamus BSB, (d) menjadikan BSB sebagai mata pelajaran wajib di sekolah dan universitas, dan (e) pembatasan penggunaan telepon pintar atau gawai lainnya
<br>Penyelidikan terhadap bahasa-bahasa lokal di Indonesia sebetulnya sudah banyak dilakukan. Namun, kajian yang fokus membahas Bahasa Sunda Banten, atau disingkat BSB, nampaknya belum banyak dikaji, terutama terkait dengan frasa idiomatis yang ada di dalam BSB. Untuk menjembatani keterbatasan di atas, penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi yang mendalam mengenai: (1) bentuk frasa idiomatis dalam BSB; (2) penggunaan frasa idiomatis dalam BSB; dan (3) upaya yang dapat dilakukan untuk melestarikan frasa idiomatis dalam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/c/bahasa-sunda-banten-frasa-idiomatis-lokal-bsb-c-id-thumb-4b8d5.webp" type="image/webp" length="130768" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/c/bahasa-sunda-banten-frasa-idiomatis-lokal-bsb-c-id-thumb-4b8d5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/c/bahasa-sunda-banten-frasa-idiomatis-lokal-bsb-c-id-thumb-56636.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/c/bahasa-sunda-banten-frasa-idiomatis-lokal-bsb-c-id-thumb-4fe7c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-622-uin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18088-buletin-al-turas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Palestinian Social Political Conflict in Mourid BarghoutiAos Novel RaAoaytu Ramallah A Ralf DahrendorfAos Perspective ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Palestinian Social Political Conflict in Mourid BarghoutiAos Novel RaAoaytu Ramallah A Ralf DahrendorfAos Perspective ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Palestinian Social Political Conflict in Mourid BarghoutiAos Novel RaAoaytu Ramallah A Ralf DahrendorfAos Perspective ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43515-masyarakat-palestina-sosial-politik-konflik</link>
	<guid isPermaLink="false">89c710fd23bdfaf28a3991eaf58a8d7d</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 23:51:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ 18th century ]]></category>
	<category><![CDATA[ ahmad yunani ]]></category>
	<category><![CDATA[ ali hasan al ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[18th,ahmad,al,ali,century,hasan,yunani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menganalisis lebih dalam faktor-faktor yang menyebabkan konflik sosial politik antara Palestina dan Israel, termasuk peran kelompok-kelompok tertentu seperti Hamas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Palestinian Social Political Conflict in Mourid BarghoutiAos Novel RaAoaytu Ramallah: A Ralf DahrendorfAos Perspective: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menganalisis lebih dalam faktor-faktor yang menyebabkan konflik sosial politik antara Palestina dan Israel, termasuk peran kelompok-kelompok tertentu seperti Hamas dan Intifada dalam konflik tersebut. (2) Meneliti dampak konflik sosial politik terhadap kehidupan masyarakat Palestina, baik secara sosial, ekonomi, maupun politik, dan bagaimana masyarakat Palestina beradaptasi dan bertahan dalam situasi konflik yang berkepanjangan. (3) Mengkaji upaya-upaya perdamaian dan rekonsiliasi yang telah dilakukan, serta mengeksplorasi strategi-strategi baru untuk mencapai solusi damai yang berkelanjutan antara Palestina dan Israel.. Konflik sosial politik dalam novel Ra'aytu Ramallah karya Mourid Barghouti berupa konflik perebutan kekuasaan yang terjadi antara Palestina dan Israel.Konflik ini memiliki beberapa bentuk, yaitu perebutan pemukiman paksa oleh Israel terhadap Palestina, penyerangan yang dilakukan oleh Intifada sebagai bentuk perlawanan terhadap pendudukan Israel, dan konflik sosial yang terjadi di dalam masyarakat Palestina sendiri antara warga Palestina yang bekerja sama dengan Israel dengan penduduk Palestina yang setia berjuang melawan Israel demi kedaulatan negaranya Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk konflik sosial politik dalam novel Ra'aytu Ramallah karya Mourid Barghouti berdasarkan sudut pandang Ralf Dahrendorf; dan mendeskripsikan serta mengklasifikasikan konflik berdasarkan dua wajah masyarakat, yaitu kekuasaan dan wewenang, kelompok yang terlibat dalam konflik, dan pengendalian konflik. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/2/masyarakat-palestina-sosial-politik-konflik-pengen-thumb-71755.webp" title="JURIS - Palestinian Social Political Conflict in Mourid BarghoutiAos Novel RaAoaytu Ramallah:  A Ralf DahrendorfAos Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/masyarakat-palestina-sosial-politik-konflik-pengen-thumb-71755.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/masyarakat-palestina-sosial-politik-konflik-pengen-thumb-71755.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/masyarakat-palestina-sosial-politik-konflik-pengen-thumb-71755.webp 1x" title="JURIS - Palestinian Social Political Conflict in Mourid BarghoutiAos Novel RaAoaytu Ramallah:  A Ralf DahrendorfAos Perspective" alt="JURIS - Palestinian Social Political Conflict in Mourid BarghoutiAos Novel RaAoaytu Ramallah:  A Ralf DahrendorfAos Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/masyarakat-palestina-sosial-politik-konflik-pengen-thumb-c8a4c.webp" title="JURIS - Palestinian Social Political Conflict in Mourid BarghoutiAos Novel RaAoaytu Ramallah:  A Ralf DahrendorfAos Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/masyarakat-palestina-sosial-politik-konflik-pengen-thumb-c8a4c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/masyarakat-palestina-sosial-politik-konflik-pengen-thumb-c8a4c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/masyarakat-palestina-sosial-politik-konflik-pengen-thumb-c8a4c.webp 1x" title="JURIS - Palestinian Social Political Conflict in Mourid BarghoutiAos Novel RaAoaytu Ramallah:  A Ralf DahrendorfAos Perspective" alt="JURIS - Palestinian Social Political Conflict in Mourid BarghoutiAos Novel RaAoaytu Ramallah:  A Ralf DahrendorfAos Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/masyarakat-palestina-sosial-politik-konflik-pengen-thumb-e37d3.webp" title="JURIS - Palestinian Social Political Conflict in Mourid BarghoutiAos Novel RaAoaytu Ramallah:  A Ralf DahrendorfAos Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/masyarakat-palestina-sosial-politik-konflik-pengen-thumb-e37d3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/masyarakat-palestina-sosial-politik-konflik-pengen-thumb-e37d3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/masyarakat-palestina-sosial-politik-konflik-pengen-thumb-e37d3.webp 1x" title="JURIS - Palestinian Social Political Conflict in Mourid BarghoutiAos Novel RaAoaytu Ramallah:  A Ralf DahrendorfAos Perspective" alt="JURIS - Palestinian Social Political Conflict in Mourid BarghoutiAos Novel RaAoaytu Ramallah:  A Ralf DahrendorfAos Perspective" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43515-masyarakat-palestina-sosial-politik-konflik" title="JURIS - Palestinian Social Political Conflict in Mourid BarghoutiAos Novel RaAoaytu Ramallah:  A Ralf DahrendorfAos Perspective" target="_blank">Palestinian Social Political Conflict in Mourid BarghoutiAos Novel RaAoaytu Ramallah:  A Ralf DahrendorfAos Perspective</a>: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menganalisis lebih dalam faktor-faktor yang menyebabkan konflik sosial politik antara Palestina dan Israel, termasuk peran kelompok-kelompok tertentu seperti Hamas dan Intifada dalam konflik tersebut. (2) Meneliti dampak konflik sosial politik terhadap kehidupan masyarakat Palestina, baik secara sosial, ekonomi, maupun politik, dan bagaimana masyarakat Palestina beradaptasi dan bertahan dalam situasi konflik yang berkepanjangan. (3) Mengkaji upaya-upaya perdamaian dan rekonsiliasi yang telah dilakukan, serta mengeksplorasi strategi-strategi baru untuk mencapai solusi damai yang berkelanjutan antara Palestina dan Israel..
<br>Konflik sosial politik dalam novel Ra'aytu Ramallah karya Mourid Barghouti berupa konflik perebutan kekuasaan yang terjadi antara Palestina dan Israel.Konflik ini memiliki beberapa bentuk, yaitu perebutan pemukiman paksa oleh Israel terhadap Palestina, penyerangan yang dilakukan oleh Intifada sebagai bentuk perlawanan terhadap pendudukan Israel, dan konflik sosial yang terjadi di dalam masyarakat Palestina sendiri antara warga Palestina yang bekerja sama dengan Israel dengan penduduk Palestina yang setia berjuang melawan Israel demi kedaulatan negaranya
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk konflik sosial politik dalam novel Ra'aytu Ramallah karya Mourid Barghouti berdasarkan sudut pandang Ralf Dahrendorf; dan mendeskripsikan serta mengklasifikasikan konflik berdasarkan dua wajah masyarakat, yaitu kekuasaan dan wewenang, kelompok yang terlibat dalam konflik, dan pengendalian konflik.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/2/masyarakat-palestina-sosial-politik-konflik-pengen-thumb-c8a4c.webp" type="image/webp" length="136268" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/masyarakat-palestina-sosial-politik-konflik-pengen-thumb-71755.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/masyarakat-palestina-sosial-politik-konflik-pengen-thumb-c8a4c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/masyarakat-palestina-sosial-politik-konflik-pengen-thumb-e37d3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-622-uin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18088-buletin-al-turas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Translation Equivalence Degrees among Indonesian EFL Undergraduate Students ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Translation Equivalence Degrees among Indonesian EFL Undergraduate Students ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Translation Equivalence Degrees among Indonesian EFL Undergraduate Students ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43516-efl-translation-equivalence-text</link>
	<guid isPermaLink="false">061b0b181a967083fb4934507653d0ad</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 23:37:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ buletin al ]]></category>
	<category><![CDATA[ tahwiil ar ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,ar,buletin,focus,scope,tahwiil]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang berkontribusi pada rendahnya tingkat kesepadanan dalam terjemahan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Translation Equivalence Degrees among Indonesian EFL Undergraduate Students: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang berkontribusi pada rendahnya tingkat kesepadanan dalam terjemahan mahasiswa, seperti tingkat penguasaan bahasa Inggris, pengetahuan budaya, atau strategi penerjemahan yang digunakan. Kedua, penelitian dapat berfokus pada pengembangan model pembelajaran penerjemahan yang lebih efektif, yang menggabungkan latihan praktis, umpan balik konstruktif, dan eksplorasi teori penerjemahan yang relevan. Model ini dapat diuji coba pada kelompok mahasiswa yang berbeda untuk mengukur dampaknya terhadap peningkatan kualitas terjemahan. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi bantu penerjemahan (CAT tools) dan sumber daya daring lainnya untuk membantu mahasiswa meningkatkan akurasi, kelancaran, dan kesepadanan terjemahan mereka. Penelitian ini dapat menginvestigasi bagaimana alat-alat ini dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum penerjemahan untuk memaksimalkan manfaatnya bagi mahasiswa.. Considering that none of the students' translation outputs achieved optimal equivalency, this research concludes that studentsAo translation knowledge and skills still need to be improved.This improvement should be achieved through regular practice and discussion during translation courses.Further research is needed to explore effective methods for enhancing students' translation competencies The study aims to discover in-depth information about translation equivalence degrees among Indonesian EFL undergraduate students. This study employed qualitative content analysis, analyzing translation texts from English to Indonesian produced by 22 students. The source texts were news items from national newspapers. The analysis involved comparing texts, classifying, discussing, and interpreting. The results showed that 11 texts (50%) referred to near-optimal translation, six texts (27%) to partial translation,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/2/efl-translation-equivalence-text-undergraduate-stu-thumb-d9a38.webp" title="JURIS - Translation Equivalence Degrees among Indonesian EFL Undergraduate Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/efl-translation-equivalence-text-undergraduate-stu-thumb-d9a38.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/efl-translation-equivalence-text-undergraduate-stu-thumb-d9a38.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/efl-translation-equivalence-text-undergraduate-stu-thumb-d9a38.webp 1x" title="JURIS - Translation Equivalence Degrees among Indonesian EFL Undergraduate Students" alt="JURIS - Translation Equivalence Degrees among Indonesian EFL Undergraduate Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/2/efl-translation-equivalence-text-undergraduate-stu-thumb-01ace.webp" title="JURIS - Translation Equivalence Degrees among Indonesian EFL Undergraduate Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/efl-translation-equivalence-text-undergraduate-stu-thumb-01ace.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/efl-translation-equivalence-text-undergraduate-stu-thumb-01ace.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/efl-translation-equivalence-text-undergraduate-stu-thumb-01ace.webp 1x" title="JURIS - Translation Equivalence Degrees among Indonesian EFL Undergraduate Students" alt="JURIS - Translation Equivalence Degrees among Indonesian EFL Undergraduate Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/2/efl-translation-equivalence-text-undergraduate-stu-thumb-5f0e4.webp" title="JURIS - Translation Equivalence Degrees among Indonesian EFL Undergraduate Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/efl-translation-equivalence-text-undergraduate-stu-thumb-5f0e4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/efl-translation-equivalence-text-undergraduate-stu-thumb-5f0e4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/efl-translation-equivalence-text-undergraduate-stu-thumb-5f0e4.webp 1x" title="JURIS - Translation Equivalence Degrees among Indonesian EFL Undergraduate Students" alt="JURIS - Translation Equivalence Degrees among Indonesian EFL Undergraduate Students" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43516-efl-translation-equivalence-text" title="JURIS - Translation Equivalence Degrees among Indonesian EFL Undergraduate Students" target="_blank">Translation Equivalence Degrees among Indonesian EFL Undergraduate Students</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang berkontribusi pada rendahnya tingkat kesepadanan dalam terjemahan mahasiswa, seperti tingkat penguasaan bahasa Inggris, pengetahuan budaya, atau strategi penerjemahan yang digunakan. Kedua, penelitian dapat berfokus pada pengembangan model pembelajaran penerjemahan yang lebih efektif, yang menggabungkan latihan praktis, umpan balik konstruktif, dan eksplorasi teori penerjemahan yang relevan. Model ini dapat diuji coba pada kelompok mahasiswa yang berbeda untuk mengukur dampaknya terhadap peningkatan kualitas terjemahan. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi bantu penerjemahan (CAT tools) dan sumber daya daring lainnya untuk membantu mahasiswa meningkatkan akurasi, kelancaran, dan kesepadanan terjemahan mereka. Penelitian ini dapat menginvestigasi bagaimana alat-alat ini dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum penerjemahan untuk memaksimalkan manfaatnya bagi mahasiswa..
<br>Considering that none of the students' translation outputs achieved optimal equivalency, this research concludes that studentsAo translation knowledge and skills still need to be improved.This improvement should be achieved through regular practice and discussion during translation courses.Further research is needed to explore effective methods for enhancing students' translation competencies
<br>The study aims to discover in-depth information about translation equivalence degrees among Indonesian EFL undergraduate students. This study employed qualitative content analysis, analyzing translation texts from English to Indonesian produced by 22 students. The source texts were news items from national newspapers. The analysis involved comparing texts, classifying, discussing, and interpreting. The results showed that 11 texts (50%) referred to near-optimal translation, six texts (27%) to partial translation,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/2/efl-translation-equivalence-text-undergraduate-stu-thumb-d9a38.webp" type="image/webp" length="74894" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/efl-translation-equivalence-text-undergraduate-stu-thumb-d9a38.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/efl-translation-equivalence-text-undergraduate-stu-thumb-01ace.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/efl-translation-equivalence-text-undergraduate-stu-thumb-5f0e4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-622-uin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18088-buletin-al-turas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Doodle Art dalam Kemasan Kembang Goyang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Doodle Art dalam Kemasan Kembang Goyang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Doodle Art dalam Kemasan Kembang Goyang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43512-kemasan-kembang-goyang-doodle-art-betawi-ilustrasi</link>
	<guid isPermaLink="false">0031545efd009d665c35525998c7c385</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 23:36:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara mendalam pengaruh desain kemasan doodle art terhadap perilaku konsumen, khususnya remaja, dalam memilih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Doodle Art dalam Kemasan Kembang Goyang: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara mendalam pengaruh desain kemasan doodle art terhadap perilaku konsumen, khususnya remaja, dalam memilih camilan tradisional. Hal ini penting untuk memahami apakah inovasi desain kemasan benar-benar mampu meningkatkan daya tarik dan minat beli terhadap kembang goyang. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model bisnis yang berkelanjutan untuk UMKM kembang goyang, dengan mempertimbangkan aspek desain kemasan, pemasaran digital, dan kolaborasi dengan pihak lain. Dengan demikian, UMKM tidak hanya mampu meningkatkan penjualan, tetapi juga memperkuat identitas merek dan daya saing di pasar. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi penggunaan material kemasan yang ramah lingkungan untuk kembang goyang, sejalan dengan tren konsumen yang semakin peduli terhadap isu keberlanjutan. Pengembangan kemasan yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga bertanggung jawab secara lingkungan, dapat menjadi nilai tambah bagi produk dan meningkatkan citra positif merek di mata konsumen.. Kembang goyang merupakan camilan khas Betawi yang pada umumnya dikelola oleh industri UMKM.Desain kemasan memiliki peran penting untuk meningkatkan daya jual suatu produk.Maka dari itu, penerapan ilustrasi doodle art dengan konsep budaya Betawi akan membuat kemasan camilan tradisional kembang goyang menjadi lebih menarik, unik dan modern, tanpa meninggalkan identitas aslinya.Ilustrasi doodle art menggunakan ikon-ikon kota Jakarta menjadi representasi identitas yang memuat pesan serta tujuan kepada masyarakat bahwa kembang goyang merupakan camilan tradisional yang berasal dari Jakarta atau bagian dari budaya Betawi Kembang goyang merupakan salah satu camilan tradisional Betawi yang kurang mendapat minat dibandingkan dengan camilan-camilan modern lainnya. Kemasan yang kurang menarik menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi rendahnya daya beli konsumen terhadap camilan ini. Untuk itulah diperlukan inovasi desain kemasan yang menarik dengan mengusung tema kebaruan tanpa meninggalkan ciri khas dari budaya Betawi itu sendiri. Seperti yang kita ketahui bahwa kemasan yang baik adalah kemasan yang mampu menyampaikan tujuannya kepada konsumen. Dalam hal ini, penggunaan ilustrasi menjadi poin penting dalam merancang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/6/kemasan-kembang-goyang-doodle-art-betawi-ilustrasi-thumb-a85cb.webp" title="JURIS - Doodle Art dalam Kemasan Kembang Goyang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/kemasan-kembang-goyang-doodle-art-betawi-ilustrasi-thumb-a85cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/kemasan-kembang-goyang-doodle-art-betawi-ilustrasi-thumb-a85cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/kemasan-kembang-goyang-doodle-art-betawi-ilustrasi-thumb-a85cb.webp 1x" title="JURIS - Doodle Art dalam Kemasan Kembang Goyang" alt="JURIS - Doodle Art dalam Kemasan Kembang Goyang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/kemasan-kembang-goyang-doodle-art-betawi-ilustrasi-thumb-3d2f5.webp" title="JURIS - Doodle Art dalam Kemasan Kembang Goyang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/kemasan-kembang-goyang-doodle-art-betawi-ilustrasi-thumb-3d2f5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/kemasan-kembang-goyang-doodle-art-betawi-ilustrasi-thumb-3d2f5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/kemasan-kembang-goyang-doodle-art-betawi-ilustrasi-thumb-3d2f5.webp 1x" title="JURIS - Doodle Art dalam Kemasan Kembang Goyang" alt="JURIS - Doodle Art dalam Kemasan Kembang Goyang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/kemasan-kembang-goyang-doodle-art-betawi-ilustrasi-thumb-562f9.webp" title="JURIS - Doodle Art dalam Kemasan Kembang Goyang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/kemasan-kembang-goyang-doodle-art-betawi-ilustrasi-thumb-562f9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/kemasan-kembang-goyang-doodle-art-betawi-ilustrasi-thumb-562f9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/kemasan-kembang-goyang-doodle-art-betawi-ilustrasi-thumb-562f9.webp 1x" title="JURIS - Doodle Art dalam Kemasan Kembang Goyang" alt="JURIS - Doodle Art dalam Kemasan Kembang Goyang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43512-kemasan-kembang-goyang-doodle-art-betawi-ilustrasi" title="JURIS - Doodle Art dalam Kemasan Kembang Goyang" target="_blank">Doodle Art dalam Kemasan Kembang Goyang</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara mendalam pengaruh desain kemasan doodle art terhadap perilaku konsumen, khususnya remaja, dalam memilih camilan tradisional. Hal ini penting untuk memahami apakah inovasi desain kemasan benar-benar mampu meningkatkan daya tarik dan minat beli terhadap kembang goyang. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model bisnis yang berkelanjutan untuk UMKM kembang goyang, dengan mempertimbangkan aspek desain kemasan, pemasaran digital, dan kolaborasi dengan pihak lain. Dengan demikian, UMKM tidak hanya mampu meningkatkan penjualan, tetapi juga memperkuat identitas merek dan daya saing di pasar. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi penggunaan material kemasan yang ramah lingkungan untuk kembang goyang, sejalan dengan tren konsumen yang semakin peduli terhadap isu keberlanjutan. Pengembangan kemasan yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga bertanggung jawab secara lingkungan, dapat menjadi nilai tambah bagi produk dan meningkatkan citra positif merek di mata konsumen..
<br>Kembang goyang merupakan camilan khas Betawi yang pada umumnya dikelola oleh industri UMKM.Desain kemasan memiliki peran penting untuk meningkatkan daya jual suatu produk.Maka dari itu, penerapan ilustrasi doodle art dengan konsep budaya Betawi akan membuat kemasan camilan tradisional kembang goyang menjadi lebih menarik, unik dan modern, tanpa meninggalkan identitas aslinya.Ilustrasi doodle art menggunakan ikon-ikon kota Jakarta menjadi representasi identitas yang memuat pesan serta tujuan kepada masyarakat bahwa kembang goyang merupakan camilan tradisional yang berasal dari Jakarta atau bagian dari budaya Betawi
<br>Kembang goyang merupakan salah satu camilan tradisional Betawi yang kurang mendapat minat dibandingkan dengan camilan-camilan modern lainnya. Kemasan yang kurang menarik menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi rendahnya daya beli konsumen terhadap camilan ini. Untuk itulah diperlukan inovasi desain kemasan yang menarik dengan mengusung tema kebaruan tanpa meninggalkan ciri khas dari budaya Betawi itu sendiri. Seperti yang kita ketahui bahwa kemasan yang baik adalah kemasan yang mampu menyampaikan tujuannya kepada konsumen. Dalam hal ini, penggunaan ilustrasi menjadi poin penting dalam merancang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/6/kemasan-kembang-goyang-doodle-art-betawi-ilustrasi-thumb-a85cb.webp" type="image/webp" length="178460" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/kemasan-kembang-goyang-doodle-art-betawi-ilustrasi-thumb-a85cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/kemasan-kembang-goyang-doodle-art-betawi-ilustrasi-thumb-3d2f5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/kemasan-kembang-goyang-doodle-art-betawi-ilustrasi-thumb-562f9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-893-poltekharber.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4308-paravisual-jurnal-desain-komunikasi-visual-multimedia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Novel Janji Karya Tere Liye Dalam Kajian Strukturalisme Robert Stanton ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Novel Janji Karya Tere Liye Dalam Kajian Strukturalisme Robert Stanton ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Novel Janji Karya Tere Liye Dalam Kajian Strukturalisme Robert Stanton ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43503-pulang-karya-tere-patibrata-sastra-hasil-kar</link>
	<guid isPermaLink="false">8f71ad51e3f43ffe5d82526124da0773</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 22:39:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ anwar balfas ]]></category>
	<category><![CDATA[ dadi mulya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anwar,balfas,common,crawl,dadi,mulya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada aspek-aspek berikut: 1. Mengembangkan analisis strukturalisme Robert Stanton dalam novel Janji dengan mempertimbangkan unsur-unsur ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Novel Janji Karya Tere Liye Dalam Kajian Strukturalisme Robert Stanton: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada aspek-aspek berikut: 1. Mengembangkan analisis strukturalisme Robert Stanton dalam novel Janji dengan mempertimbangkan unsur-unsur ekstrinsik seperti aspek psikologi, biografi, historis, sosial, dan agama. 2. Melakukan studi komparatif antara novel Janji dengan karya-karya sastra lain yang memiliki tema serupa, seperti persahabatan dan perjalanan menemukan pelajaran hidup, untuk mengidentifikasi perbedaan dan kesamaan dalam aspek-aspek strukturalisme. 3. Menganalisis lebih dalam unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik dalam novel Janji, seperti tema, alur, karakter, setting, dan aspek-aspek psikologis, sosial, dan historis yang mempengaruhi perkembangan karakter dan alur cerita.. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang sudah dipaparkan pada bagian terdahulu dapat dikemukan beberapa simpulan sebagai berikut.Tema dalam novel Janji karya Tere Liye ada dua, yaitu persahabatan dan perjalanan untuk menemukan pelajaran hidup sehingga membuat suatu cerita lebih menyatu dan relevan dengan setiap rangkaian peristiwa sebelumnya.Fakta-fakta cerita dalam novel Janji berdasarkan kisah nyata yang dapat dibuktikan kebenarannya dari segi alur, karakter, dan latar sehingga terbentuk suatu unsur struktur faktual dalam kehidupan.Sarana-sarana sastra dalam novel Janji menjadikan suatu karya sastra yang mempunyai nilai estetika dengan adanya judul, sudut pandang, gaya dan tone, simbolisme, dan ironi sebagai ciri khas dari novel Janji hasil karya Tere Liye Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kajian strukturalisme Robert Stanton dalam novel Janji karya Tere Liye adalah tema, fakta-fakta cerita (alur, karakter, dan latar), sarana-sarana sastra (judul, sudut pandang, gaya dan tone, simbolisme, dan ironi). Penelitian ini adalah penelitian kualitatif bersifat deskriptif. Metode penelitian ini menggunakan metode teknik pustaka, simak dan catat. Hasil dari penelitian ini yaitu Tema dalam novel Janji karya Tere Liye ada dua, yakni persahabatan dan perjalanan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/2/pulang-karya-tere-patibrata-sastra-hasil-komik-ana-thumb-80e52.webp" title="JURIS - Analisis Novel Janji Karya Tere Liye Dalam Kajian Strukturalisme Robert Stanton" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/pulang-karya-tere-patibrata-sastra-hasil-komik-ana-thumb-80e52.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/pulang-karya-tere-patibrata-sastra-hasil-komik-ana-thumb-80e52.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/pulang-karya-tere-patibrata-sastra-hasil-komik-ana-thumb-80e52.webp 1x" title="JURIS - Analisis Novel Janji Karya Tere Liye Dalam Kajian Strukturalisme Robert Stanton" alt="JURIS - Analisis Novel Janji Karya Tere Liye Dalam Kajian Strukturalisme Robert Stanton" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/pulang-karya-tere-patibrata-sastra-hasil-komik-ana-thumb-825e4.webp" title="JURIS - Analisis Novel Janji Karya Tere Liye Dalam Kajian Strukturalisme Robert Stanton" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/pulang-karya-tere-patibrata-sastra-hasil-komik-ana-thumb-825e4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/pulang-karya-tere-patibrata-sastra-hasil-komik-ana-thumb-825e4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/pulang-karya-tere-patibrata-sastra-hasil-komik-ana-thumb-825e4.webp 1x" title="JURIS - Analisis Novel Janji Karya Tere Liye Dalam Kajian Strukturalisme Robert Stanton" alt="JURIS - Analisis Novel Janji Karya Tere Liye Dalam Kajian Strukturalisme Robert Stanton" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/pulang-karya-tere-patibrata-sastra-hasil-komik-ana-thumb-07e62.webp" title="JURIS - Analisis Novel Janji Karya Tere Liye Dalam Kajian Strukturalisme Robert Stanton" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/pulang-karya-tere-patibrata-sastra-hasil-komik-ana-thumb-07e62.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/pulang-karya-tere-patibrata-sastra-hasil-komik-ana-thumb-07e62.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/pulang-karya-tere-patibrata-sastra-hasil-komik-ana-thumb-07e62.webp 1x" title="JURIS - Analisis Novel Janji Karya Tere Liye Dalam Kajian Strukturalisme Robert Stanton" alt="JURIS - Analisis Novel Janji Karya Tere Liye Dalam Kajian Strukturalisme Robert Stanton" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43503-pulang-karya-tere-patibrata-sastra-hasil-kar" title="JURIS - Analisis Novel Janji Karya Tere Liye Dalam Kajian Strukturalisme Robert Stanton" target="_blank">Analisis Novel Janji Karya Tere Liye Dalam Kajian Strukturalisme Robert Stanton</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada aspek-aspek berikut: 1. Mengembangkan analisis strukturalisme Robert Stanton dalam novel Janji dengan mempertimbangkan unsur-unsur ekstrinsik seperti aspek psikologi, biografi, historis, sosial, dan agama. 2. Melakukan studi komparatif antara novel Janji dengan karya-karya sastra lain yang memiliki tema serupa, seperti persahabatan dan perjalanan menemukan pelajaran hidup, untuk mengidentifikasi perbedaan dan kesamaan dalam aspek-aspek strukturalisme. 3. Menganalisis lebih dalam unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik dalam novel Janji, seperti tema, alur, karakter, setting, dan aspek-aspek psikologis, sosial, dan historis yang mempengaruhi perkembangan karakter dan alur cerita..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang sudah dipaparkan pada bagian terdahulu dapat dikemukan beberapa simpulan sebagai berikut.Tema dalam novel Janji karya Tere Liye ada dua, yaitu persahabatan dan perjalanan untuk menemukan pelajaran hidup sehingga membuat suatu cerita lebih menyatu dan relevan dengan setiap rangkaian peristiwa sebelumnya.Fakta-fakta cerita dalam novel Janji berdasarkan kisah nyata yang dapat dibuktikan kebenarannya dari segi alur, karakter, dan latar sehingga terbentuk suatu unsur struktur faktual dalam kehidupan.Sarana-sarana sastra dalam novel Janji menjadikan suatu karya sastra yang mempunyai nilai estetika dengan adanya judul, sudut pandang, gaya dan tone, simbolisme, dan ironi sebagai ciri khas dari novel Janji hasil karya Tere Liye
<br>Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kajian strukturalisme Robert Stanton dalam novel Janji karya Tere Liye adalah tema, fakta-fakta cerita (alur, karakter, dan latar), sarana-sarana sastra (judul, sudut pandang, gaya dan tone, simbolisme, dan ironi). Penelitian ini adalah penelitian kualitatif bersifat deskriptif. Metode penelitian ini menggunakan metode teknik pustaka, simak dan catat. Hasil dari penelitian ini yaitu Tema dalam novel Janji karya Tere Liye ada dua, yakni persahabatan dan perjalanan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/2/pulang-karya-tere-patibrata-sastra-hasil-komik-ana-thumb-825e4.webp" type="image/webp" length="80736" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/pulang-karya-tere-patibrata-sastra-hasil-komik-ana-thumb-80e52.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/pulang-karya-tere-patibrata-sastra-hasil-komik-ana-thumb-825e4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/pulang-karya-tere-patibrata-sastra-hasil-komik-ana-thumb-07e62.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-499-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17107-adjektiva-educational-languages-literature-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Social Life in Willa CatherAos One of Ours ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Social Life in Willa CatherAos One of Ours ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Social Life in Willa CatherAos One of Ours ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43501-kondisi-sosial-anak-kehidupan-sosia</link>
	<guid isPermaLink="false">ca9e91afa99dcd0fc9aea8c721bd3989</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 22:23:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ anwar balfas ]]></category>
	<category><![CDATA[ dadi mulya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anwar,balfas,common,crawl,dadi,mulya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada bagaimana representasi kehidupan sosial di pedesaan Amerika pada awal abad ke-20, sebagaimana digambarkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Social Life in Willa CatherAos One of Ours: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada bagaimana representasi kehidupan sosial di pedesaan Amerika pada awal abad ke-20, sebagaimana digambarkan dalam novel, memengaruhi pembentukan identitas dan nilai-nilai individu. Hal ini dapat dilakukan dengan membandingkan representasi tersebut dengan catatan sejarah dan pengalaman pribadi pada masa itu. Kedua, penelitian dapat menyelidiki lebih dalam tentang dampak psikologis dari perang dan wabah penyakit terhadap karakter utama dan masyarakat secara keseluruhan. Penelitian ini dapat menggunakan teori psikologi sosial untuk menganalisis mekanisme koping dan perubahan perilaku yang terjadi akibat trauma kolektif. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana tema-tema sosial yang diangkat dalam novel, seperti alienasi, disilusi, dan pencarian makna, masih relevan dalam konteks sosial kontemporer. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan komparatif untuk membandingkan representasi tema-tema tersebut dalam novel dengan isu-isu sosial yang dihadapi masyarakat saat ini, seperti isolasi sosial, krisis identitas, dan ketidakpastian masa depan. Dengan menggabungkan ketiga arah penelitian ini, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang kompleksitas kehidupan sosial dan bagaimana sastra dapat menjadi cermin yang merefleksikan pengalaman manusia.. Novel 'One of Ours' karya Willa Cather menyajikan kisah yang kaya akan isu-isu sosial.Kehidupan sosial yang digambarkan melalui karakter utama, Claude Wheeler, mencakup berbagai aspek seperti kehidupan di pertanian, agama, romansa, pernikahan, wabah penyakit, perang, dan kehidupan di universitas.Analisis ini memberikan wawasan berharga tentang kompleksitas kehidupan sosial dan dapat menjadi sumber pembelajaran bagi pembaca dalam memahami dinamika sosial di sekitar mereka.Penelitian lebih lanjut mengenai konsep kekecewaan dalam berbagai bentuk dari karya sastra sangat diharapkan Penelitian ini bertujuan untuk menginterpretasikan kutipan dalam novel One of Ours karya Willa Cather, dengan fokus pada situasi dan kondisi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif karena data dikumpulkan dalam bentuk kata-kata, kutipan dari novel, dan beberapa sumber yang mendukung penelitian. Analisis berfokus pada situasi sosial dalam novel itu sendiri. Hasil penelitian menunjukkan interpretasi kehidupan sosial di pertanian dan peternakan; kehidupan sosial dalam agama atau spiritual; kehidupan sosial termasuk romansa dan pernikahan; kehidupan sosial selama wabah influenza; kehidupan sosial selama perang; dan penulis menambahkan kehidupan sosial saat belajar di universitas,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/e/kondisi-sosial-anak-kehidupan-politik-konteks-soci-thumb-07544.webp" title="JURIS - Social Life in Willa CatherAos One of Ours" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/kondisi-sosial-anak-kehidupan-politik-konteks-soci-thumb-07544.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/kondisi-sosial-anak-kehidupan-politik-konteks-soci-thumb-07544.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/kondisi-sosial-anak-kehidupan-politik-konteks-soci-thumb-07544.webp 1x" title="JURIS - Social Life in Willa CatherAos One of Ours" alt="JURIS - Social Life in Willa CatherAos One of Ours" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/kondisi-sosial-anak-kehidupan-politik-konteks-soci-thumb-33954.webp" title="JURIS - Social Life in Willa CatherAos One of Ours" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/kondisi-sosial-anak-kehidupan-politik-konteks-soci-thumb-33954.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/kondisi-sosial-anak-kehidupan-politik-konteks-soci-thumb-33954.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/kondisi-sosial-anak-kehidupan-politik-konteks-soci-thumb-33954.webp 1x" title="JURIS - Social Life in Willa CatherAos One of Ours" alt="JURIS - Social Life in Willa CatherAos One of Ours" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/kondisi-sosial-anak-kehidupan-politik-konteks-soci-thumb-d2689.webp" title="JURIS - Social Life in Willa CatherAos One of Ours" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/kondisi-sosial-anak-kehidupan-politik-konteks-soci-thumb-d2689.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/kondisi-sosial-anak-kehidupan-politik-konteks-soci-thumb-d2689.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/kondisi-sosial-anak-kehidupan-politik-konteks-soci-thumb-d2689.webp 1x" title="JURIS - Social Life in Willa CatherAos One of Ours" alt="JURIS - Social Life in Willa CatherAos One of Ours" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43501-kondisi-sosial-anak-kehidupan-sosia" title="JURIS - Social Life in Willa CatherAos One of Ours" target="_blank">Social Life in Willa CatherAos One of Ours</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada bagaimana representasi kehidupan sosial di pedesaan Amerika pada awal abad ke-20, sebagaimana digambarkan dalam novel, memengaruhi pembentukan identitas dan nilai-nilai individu. Hal ini dapat dilakukan dengan membandingkan representasi tersebut dengan catatan sejarah dan pengalaman pribadi pada masa itu. Kedua, penelitian dapat menyelidiki lebih dalam tentang dampak psikologis dari perang dan wabah penyakit terhadap karakter utama dan masyarakat secara keseluruhan. Penelitian ini dapat menggunakan teori psikologi sosial untuk menganalisis mekanisme koping dan perubahan perilaku yang terjadi akibat trauma kolektif. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana tema-tema sosial yang diangkat dalam novel, seperti alienasi, disilusi, dan pencarian makna, masih relevan dalam konteks sosial kontemporer. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan komparatif untuk membandingkan representasi tema-tema tersebut dalam novel dengan isu-isu sosial yang dihadapi masyarakat saat ini, seperti isolasi sosial, krisis identitas, dan ketidakpastian masa depan. Dengan menggabungkan ketiga arah penelitian ini, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang kompleksitas kehidupan sosial dan bagaimana sastra dapat menjadi cermin yang merefleksikan pengalaman manusia..
<br>Novel 'One of Ours' karya Willa Cather menyajikan kisah yang kaya akan isu-isu sosial.Kehidupan sosial yang digambarkan melalui karakter utama, Claude Wheeler, mencakup berbagai aspek seperti kehidupan di pertanian, agama, romansa, pernikahan, wabah penyakit, perang, dan kehidupan di universitas.Analisis ini memberikan wawasan berharga tentang kompleksitas kehidupan sosial dan dapat menjadi sumber pembelajaran bagi pembaca dalam memahami dinamika sosial di sekitar mereka.Penelitian lebih lanjut mengenai konsep kekecewaan dalam berbagai bentuk dari karya sastra sangat diharapkan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menginterpretasikan kutipan dalam novel One of Ours karya Willa Cather, dengan fokus pada situasi dan kondisi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif karena data dikumpulkan dalam bentuk kata-kata, kutipan dari novel, dan beberapa sumber yang mendukung penelitian. Analisis berfokus pada situasi sosial dalam novel itu sendiri. Hasil penelitian menunjukkan interpretasi kehidupan sosial di pertanian dan peternakan; kehidupan sosial dalam agama atau spiritual; kehidupan sosial termasuk romansa dan pernikahan; kehidupan sosial selama wabah influenza; kehidupan sosial selama perang; dan penulis menambahkan kehidupan sosial saat belajar di universitas,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/e/kondisi-sosial-anak-kehidupan-politik-konteks-soci-thumb-07544.webp" type="image/webp" length="104672" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/kondisi-sosial-anak-kehidupan-politik-konteks-soci-thumb-07544.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/kondisi-sosial-anak-kehidupan-politik-konteks-soci-thumb-33954.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/kondisi-sosial-anak-kehidupan-politik-konteks-soci-thumb-d2689.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-499-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17107-adjektiva-educational-languages-literature-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Relationship Between Gratitude and Resilience in Workers Who Experienced Layoffs Due to the Covid 19 Pandemic ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Relationship Between Gratitude and Resilience in Workers Who Experienced Layoffs Due to the Covid 19 Pandemic ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Relationship Between Gratitude and Resilience in Workers Who Experienced Layoffs Due to the Covid 19 Pandemic ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43497-resiliensi-phk-program-skal</link>
	<guid isPermaLink="false">085d9fdbf35a0e93550ad2c54179896f</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 22:16:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ una district ]]></category>
	<category><![CDATA[ quick menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,district,menu,quick,una,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan bahwa rasa syukur berperan positif terhadap resiliensi pekerja PHK, penelitian selanjutnya dapat menelusuri apakah intervensi berbasis gratitude journal dapat meningkatkan resiliensi secara longitudinal, serta memeriksa peran faktor ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Relationship Between Gratitude and Resilience in Workers Who Experienced Layoffs Due to the Covid-19 Pandemic: Berdasarkan temuan bahwa rasa syukur berperan positif terhadap resiliensi pekerja PHK, penelitian selanjutnya dapat menelusuri apakah intervensi berbasis gratitude journal dapat meningkatkan resiliensi secara longitudinal, serta memeriksa peran faktor psikologis seperti optimisme dan dukungan sosial sebagai moderator hubungan tersebut. Selain itu, studi kualitatif mendalam dapat menggali mekanisme internal bagaimana kerja rasa syukur mengubah persepsi pekerja terhadap kehilangan pekerjaan, dan apakah faktor budaya lokal mempengaruhi efektivitas program gratitude. Akhirnya, penelitian dapat menguji apakah program pelatihan resiliensi berbasis rasa syukur dapat berkontribusi pada penurunan tingkat depresi dan kecemasan di kalangan karyawan terpisah, sehingga memberi panduan bagi lembaga tenaga kerja dan perusahaan dalam merancang kebijakan kesehatan mental yang berbasis bukti.. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara rasa syukur dan resiliensi pada pekerja yang diberhentikan akibat pandemi CovidAc19.semakin tinggi tingkat rasa syukur, semakin tinggi pula tingkat resiliensi pekerja.Temuan ini konsisten dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa rasa syukur dapat meningkatkan kemampuan adaptasi individu terhadap tekanan hidup.Oleh karena itu, intervensi yang memfasilitasi peningkatan rasa syukur dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan resiliensi pekerja yang menghadapi PHK Penelitian ini bertujuan untuk menentukan apakah terdapat hubungan antara rasa syukur dan resiliensi pada pekerja perempuan yang telah diberhentikan karena pandemi Covid-19. Hipotesis dalam penelitian ini adalah bahwa terdapat hubungan antara rasa syukur dan resiliensi. Partisipan dalam penelitian ini adalah 150 pekerja yang diberhentikan akibat pandemi Covid-19. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen pengukuran yang digunakan adalah skala resiliensi yang merujuk pada aspek resiliensi yang diusulkan oleh Connor dan Davidson (2003) serta skala rasa syukur yang merujuk pada aspek rasa syukur yang diusulkan oleh McCullough, Emmons dan Tsang (2002). Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan analisis korelasi produk momen Pearson. Hasil analisis korelasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/b/resiliensi-phk-program-skala-relationship-gratitud-thumb-20a7a.webp" title="JURIS - The Relationship Between Gratitude and Resilience in Workers Who Experienced Layoffs Due to the Covid-19 Pandemic" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/resiliensi-phk-program-skala-relationship-gratitud-thumb-20a7a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/resiliensi-phk-program-skala-relationship-gratitud-thumb-20a7a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/resiliensi-phk-program-skala-relationship-gratitud-thumb-20a7a.webp 1x" title="JURIS - The Relationship Between Gratitude and Resilience in Workers Who Experienced Layoffs Due to the Covid-19 Pandemic" alt="JURIS - The Relationship Between Gratitude and Resilience in Workers Who Experienced Layoffs Due to the Covid-19 Pandemic" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/b/resiliensi-phk-program-skala-relationship-gratitud-thumb-b3761.webp" title="JURIS - The Relationship Between Gratitude and Resilience in Workers Who Experienced Layoffs Due to the Covid-19 Pandemic" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/resiliensi-phk-program-skala-relationship-gratitud-thumb-b3761.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/resiliensi-phk-program-skala-relationship-gratitud-thumb-b3761.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/resiliensi-phk-program-skala-relationship-gratitud-thumb-b3761.webp 1x" title="JURIS - The Relationship Between Gratitude and Resilience in Workers Who Experienced Layoffs Due to the Covid-19 Pandemic" alt="JURIS - The Relationship Between Gratitude and Resilience in Workers Who Experienced Layoffs Due to the Covid-19 Pandemic" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/b/resiliensi-phk-program-skala-relationship-gratitud-thumb-98834.webp" title="JURIS - The Relationship Between Gratitude and Resilience in Workers Who Experienced Layoffs Due to the Covid-19 Pandemic" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/resiliensi-phk-program-skala-relationship-gratitud-thumb-98834.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/resiliensi-phk-program-skala-relationship-gratitud-thumb-98834.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/resiliensi-phk-program-skala-relationship-gratitud-thumb-98834.webp 1x" title="JURIS - The Relationship Between Gratitude and Resilience in Workers Who Experienced Layoffs Due to the Covid-19 Pandemic" alt="JURIS - The Relationship Between Gratitude and Resilience in Workers Who Experienced Layoffs Due to the Covid-19 Pandemic" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43497-resiliensi-phk-program-skal" title="JURIS - The Relationship Between Gratitude and Resilience in Workers Who Experienced Layoffs Due to the Covid-19 Pandemic" target="_blank">The Relationship Between Gratitude and Resilience in Workers Who Experienced Layoffs Due to the Covid-19 Pandemic</a>: Berdasarkan temuan bahwa rasa syukur berperan positif terhadap resiliensi pekerja PHK, penelitian selanjutnya dapat menelusuri apakah intervensi berbasis gratitude journal dapat meningkatkan resiliensi secara longitudinal, serta memeriksa peran faktor psikologis seperti optimisme dan dukungan sosial sebagai moderator hubungan tersebut. Selain itu, studi kualitatif mendalam dapat menggali mekanisme internal bagaimana kerja rasa syukur mengubah persepsi pekerja terhadap kehilangan pekerjaan, dan apakah faktor budaya lokal mempengaruhi efektivitas program gratitude. Akhirnya, penelitian dapat menguji apakah program pelatihan resiliensi berbasis rasa syukur dapat berkontribusi pada penurunan tingkat depresi dan kecemasan di kalangan karyawan terpisah, sehingga memberi panduan bagi lembaga tenaga kerja dan perusahaan dalam merancang kebijakan kesehatan mental yang berbasis bukti..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara rasa syukur dan resiliensi pada pekerja yang diberhentikan akibat pandemi CovidAc19.semakin tinggi tingkat rasa syukur, semakin tinggi pula tingkat resiliensi pekerja.Temuan ini konsisten dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa rasa syukur dapat meningkatkan kemampuan adaptasi individu terhadap tekanan hidup.Oleh karena itu, intervensi yang memfasilitasi peningkatan rasa syukur dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan resiliensi pekerja yang menghadapi PHK
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menentukan apakah terdapat hubungan antara rasa syukur dan resiliensi pada pekerja perempuan yang telah diberhentikan karena pandemi Covid-19. Hipotesis dalam penelitian ini adalah bahwa terdapat hubungan antara rasa syukur dan resiliensi. Partisipan dalam penelitian ini adalah 150 pekerja yang diberhentikan akibat pandemi Covid-19. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen pengukuran yang digunakan adalah skala resiliensi yang merujuk pada aspek resiliensi yang diusulkan oleh Connor dan Davidson (2003) serta skala rasa syukur yang merujuk pada aspek rasa syukur yang diusulkan oleh McCullough, Emmons dan Tsang (2002). Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan analisis korelasi produk momen Pearson. Hasil analisis korelasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/b/resiliensi-phk-program-skala-relationship-gratitud-thumb-b3761.webp" type="image/webp" length="121018" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/resiliensi-phk-program-skala-relationship-gratitud-thumb-20a7a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/resiliensi-phk-program-skala-relationship-gratitud-thumb-b3761.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/resiliensi-phk-program-skala-relationship-gratitud-thumb-98834.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6884-sinomicsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16847-international-journal-social-science-education-communication.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Desain Buku Ilustrasi Tentang Seorang Mantan Pekerja Seks ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Desain Buku Ilustrasi Tentang Seorang Mantan Pekerja Seks ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Desain Buku Ilustrasi Tentang Seorang Mantan Pekerja Seks ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43513-metodologi-desain-halaman-buku-ilustrasi-ilus</link>
	<guid isPermaLink="false">e46cd890f2acf2cc2a905b7cbcd73062</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 22:09:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menguji dampak emosional dan persepsi masyarakat terhadap desain buku ilustrasi dengan tema mantan pekerja seks, untuk melihat sejauh mana visualisasi gaya cyberpunk dan neo-noir mampu mengubah stigma sosial. Selanjutnya, perlu ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Desain Buku Ilustrasi Tentang Seorang Mantan Pekerja Seks: Penelitian lanjutan dapat menguji dampak emosional dan persepsi masyarakat terhadap desain buku ilustrasi dengan tema mantan pekerja seks, untuk melihat sejauh mana visualisasi gaya cyberpunk dan neo-noir mampu mengubah stigma sosial. Selanjutnya, perlu dikaji bagaimana efektivitas kombinasi tipografi Typewriter dan Arial dalam menyampaikan narasi yang kompleks secara empatik, terutama pada generasi muda usia 21Ae35 tahun sebagai target utama. Selain itu, penting untuk mengevaluasi efek dari penggunaan warna berpendar seperti merah muda dan ungu dalam membangun identitas visual tokoh utama, agar dapat dikembangkan sebagai pendekatan desain dalam karya serupa yang mengangkat isu sosial sensitif di masa depan.. Proses desain menghasilkan konsep visual berupa gaya ilustrasi cyberpunk dan neo-noir, palet warna berpendar seperti merah muda dan ungu, tipografi dengan jenis huruf Typewriter dan Arial, serta tata letak berbasis grid manuscript yang dikombinasikan dengan multipanel layout.Hasil karya ini diharapkan dapat memberikan representasi visual yang kuat terhadap perjuangan mantan pekerja seks dalam memperbaiki kehidupan dan diterima kembali oleh masyarakat Lokalisasi AuDollyAy di Kota Surabaya telah lama ditutup. Masyarakat memberikan pandangan yang buruk terhadap seorang mantan pekerja seks. Pandangan buruk tersebut diberikan seperti orang yang tidak memiliki moral, melanggar adat-istiadat, hukum dan agama. Namun banyak masyarakat tidak tahu bahwa mantan pekerja seks sebagian besar telah melanjutkan hidupnya ke arah yang lebih baik. Pemerintah Kota Surabaya telah memberikan fasilitas untuk mantan pekerja seks agar dapat sukses terjun ke dunia kewirausahaan. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif analitis bertujuan untuk membuat sebuah desain buku ilustrasi tentang seorang mantan pekerja seks. Desain buku ilustrasi mengangkat fenomena sosial tentang usaha mereka agar diterima di masyarakat lagi. Pengumpulan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/9/metodologi-desain-halaman-buku-ilustrasi-model-pro-thumb-cbf0a.webp" title="JURIS - Desain Buku Ilustrasi Tentang Seorang Mantan Pekerja Seks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/metodologi-desain-halaman-buku-ilustrasi-model-pro-thumb-cbf0a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/metodologi-desain-halaman-buku-ilustrasi-model-pro-thumb-cbf0a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/metodologi-desain-halaman-buku-ilustrasi-model-pro-thumb-cbf0a.webp 1x" title="JURIS - Desain Buku Ilustrasi Tentang Seorang Mantan Pekerja Seks" alt="JURIS - Desain Buku Ilustrasi Tentang Seorang Mantan Pekerja Seks" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/metodologi-desain-halaman-buku-ilustrasi-model-pro-thumb-d9b91.webp" title="JURIS - Desain Buku Ilustrasi Tentang Seorang Mantan Pekerja Seks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/metodologi-desain-halaman-buku-ilustrasi-model-pro-thumb-d9b91.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/metodologi-desain-halaman-buku-ilustrasi-model-pro-thumb-d9b91.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/metodologi-desain-halaman-buku-ilustrasi-model-pro-thumb-d9b91.webp 1x" title="JURIS - Desain Buku Ilustrasi Tentang Seorang Mantan Pekerja Seks" alt="JURIS - Desain Buku Ilustrasi Tentang Seorang Mantan Pekerja Seks" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/metodologi-desain-halaman-buku-ilustrasi-model-pro-thumb-e0937.webp" title="JURIS - Desain Buku Ilustrasi Tentang Seorang Mantan Pekerja Seks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/metodologi-desain-halaman-buku-ilustrasi-model-pro-thumb-e0937.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/metodologi-desain-halaman-buku-ilustrasi-model-pro-thumb-e0937.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/metodologi-desain-halaman-buku-ilustrasi-model-pro-thumb-e0937.webp 1x" title="JURIS - Desain Buku Ilustrasi Tentang Seorang Mantan Pekerja Seks" alt="JURIS - Desain Buku Ilustrasi Tentang Seorang Mantan Pekerja Seks" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43513-metodologi-desain-halaman-buku-ilustrasi-ilus" title="JURIS - Desain Buku Ilustrasi Tentang Seorang Mantan Pekerja Seks" target="_blank">Desain Buku Ilustrasi Tentang Seorang Mantan Pekerja Seks</a>: Penelitian lanjutan dapat menguji dampak emosional dan persepsi masyarakat terhadap desain buku ilustrasi dengan tema mantan pekerja seks, untuk melihat sejauh mana visualisasi gaya cyberpunk dan neo-noir mampu mengubah stigma sosial. Selanjutnya, perlu dikaji bagaimana efektivitas kombinasi tipografi Typewriter dan Arial dalam menyampaikan narasi yang kompleks secara empatik, terutama pada generasi muda usia 21Ae35 tahun sebagai target utama. Selain itu, penting untuk mengevaluasi efek dari penggunaan warna berpendar seperti merah muda dan ungu dalam membangun identitas visual tokoh utama, agar dapat dikembangkan sebagai pendekatan desain dalam karya serupa yang mengangkat isu sosial sensitif di masa depan..
<br>Proses desain menghasilkan konsep visual berupa gaya ilustrasi cyberpunk dan neo-noir, palet warna berpendar seperti merah muda dan ungu, tipografi dengan jenis huruf Typewriter dan Arial, serta tata letak berbasis grid manuscript yang dikombinasikan dengan multipanel layout.Hasil karya ini diharapkan dapat memberikan representasi visual yang kuat terhadap perjuangan mantan pekerja seks dalam memperbaiki kehidupan dan diterima kembali oleh masyarakat
<br>Lokalisasi AuDollyAy di Kota Surabaya telah lama ditutup. Masyarakat memberikan pandangan yang buruk terhadap seorang mantan pekerja seks. Pandangan buruk tersebut diberikan seperti orang yang tidak memiliki moral, melanggar adat-istiadat, hukum dan agama. Namun banyak masyarakat tidak tahu bahwa mantan pekerja seks sebagian besar telah melanjutkan hidupnya ke arah yang lebih baik. Pemerintah Kota Surabaya telah memberikan fasilitas untuk mantan pekerja seks agar dapat sukses terjun ke dunia kewirausahaan. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif analitis bertujuan untuk membuat sebuah desain buku ilustrasi tentang seorang mantan pekerja seks. Desain buku ilustrasi mengangkat fenomena sosial tentang usaha mereka agar diterima di masyarakat lagi. Pengumpulan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/9/metodologi-desain-halaman-buku-ilustrasi-model-pro-thumb-e0937.webp" type="image/webp" length="179380" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/metodologi-desain-halaman-buku-ilustrasi-model-pro-thumb-cbf0a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/metodologi-desain-halaman-buku-ilustrasi-model-pro-thumb-d9b91.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/metodologi-desain-halaman-buku-ilustrasi-model-pro-thumb-e0937.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-893-poltekharber.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4308-paravisual-jurnal-desain-komunikasi-visual-multimedia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PENGARUH UU ITE TERHADAP KEBEBASAN BEREKSPRESI DI MEDIA SOSIAL The Impact of the ITE Law on Freedom of Expression on Social Media ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PENGARUH UU ITE TERHADAP KEBEBASAN BEREKSPRESI DI MEDIA SOSIAL The Impact of the ITE Law on Freedom of Expression on Social Media ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PENGARUH UU ITE TERHADAP KEBEBASAN BEREKSPRESI DI MEDIA SOSIAL The Impact of the ITE Law on Freedom of Expression on Social Media ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43507-principles-ite-law-program-sosial-politik</link>
	<guid isPermaLink="false">0c5cb4ae05f72ec5246437c62fdc44bc</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 22:08:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ reza zulaifi ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,fees,reza,view,vol,zulaifi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pengembangan penelitian lanjutan dapat difokuskan pada (1) evaluasi efektivitas program sosialisasi UU ITE yang telah dijalankan di beberapa kota besar di Indonesia, guna menilai dampak peningkatan literasi hukum digital terhadap perilaku pengguna media ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PENGARUH UU ITE TERHADAP KEBEBASAN BEREKSPRESI DI MEDIA SOSIAL: The Impact of the ITE Law on Freedom of Expression on Social Media: Pengembangan penelitian lanjutan dapat difokuskan pada (1) evaluasi efektivitas program sosialisasi UU ITE yang telah dijalankan di beberapa kota besar di Indonesia, guna menilai dampak peningkatan literasi hukum digital terhadap perilaku pengguna media sosial; (2) analisis tentang persepsi masyarakat terhadap batasan hukum dalam ekspresi di media sosial, dengan meneliti faktor-faktor psikologis dan sosial yang mempengaruhi persepsi tersebut; dan (3) penyusunan model regulasi lanjutan yang mengintegrasikan prinsip kebebasan berekspresi dan perlindungan siber, yang dapat diadopsi sebagai pedoman kebijakan publik di era postAcCOVIDAc19 yang menekankan digitalisasi layanan publik. Penyusunan model regulasi ini dapat dilakukan melalui kerja sama lintas disiplin antara ahli hukum, sosiologi, dan teknologi informasi, sehingga menghasilkan kebijakan yang seimbang antara hak asasi manusia dan keamanan siber. Semuanya dapat saling mendukung untuk menciptakan ruang digital yang aman namun tetap bebas bagi semua lapisan masyarakat.. Pengendalian sosial di Indonesia harus mengedepankan pendekatan preventif dan persuasif untuk mengatasi pelanggaran UU ITE.Pemerintah diharapkan meningkatkan sosialisasi dan edukasi mengenai batasanAcbatasan kebebasan berekspresi melalui media sosial, sehingga masyarakat dapat menggunakan platform tersebut secara bertanggung jawab.Pelibatan tokoh masyarakat, pemuka agama, dan figur publik penting untuk memfasilitasi pemahaman dan penerapan norma hukum dalam ruang publik digital Di era digital saat ini, masyarakat memiliki kemudahan untuk menyampaikan opini, berbagi pengalaman, atau menyatakan pendapat melalui media sosial. Namun, kebebasan berekspresi ini juga sering kali disertai dengan pelanggaran terkait UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), yang membuat banyak orang merasa takut untuk mengungkapkan diri di media sosial karena kurangnya pemahaman tentang UU tersebut. UU ITE dipandang oleh sebagian orang secara positif, tetapi ada juga yang melihatnya dari sisi negatif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/9/principles-ite-law-program-sosial-politik-transaks-thumb-51639.webp" title="JURIS - PENGARUH UU ITE TERHADAP KEBEBASAN BEREKSPRESI DI MEDIA SOSIAL: The Impact of the ITE Law on Freedom of Expression on Social Media" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/principles-ite-law-program-sosial-politik-transaks-thumb-51639.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/principles-ite-law-program-sosial-politik-transaks-thumb-51639.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/principles-ite-law-program-sosial-politik-transaks-thumb-51639.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH UU ITE TERHADAP KEBEBASAN BEREKSPRESI DI MEDIA SOSIAL: The Impact of the ITE Law on Freedom of Expression on Social Media" alt="JURIS - PENGARUH UU ITE TERHADAP KEBEBASAN BEREKSPRESI DI MEDIA SOSIAL: The Impact of the ITE Law on Freedom of Expression on Social Media" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/principles-ite-law-program-sosial-politik-transaks-thumb-e6052.webp" title="JURIS - PENGARUH UU ITE TERHADAP KEBEBASAN BEREKSPRESI DI MEDIA SOSIAL: The Impact of the ITE Law on Freedom of Expression on Social Media" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/principles-ite-law-program-sosial-politik-transaks-thumb-e6052.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/principles-ite-law-program-sosial-politik-transaks-thumb-e6052.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/principles-ite-law-program-sosial-politik-transaks-thumb-e6052.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH UU ITE TERHADAP KEBEBASAN BEREKSPRESI DI MEDIA SOSIAL: The Impact of the ITE Law on Freedom of Expression on Social Media" alt="JURIS - PENGARUH UU ITE TERHADAP KEBEBASAN BEREKSPRESI DI MEDIA SOSIAL: The Impact of the ITE Law on Freedom of Expression on Social Media" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/principles-ite-law-program-sosial-politik-transaks-thumb-61639.webp" title="JURIS - PENGARUH UU ITE TERHADAP KEBEBASAN BEREKSPRESI DI MEDIA SOSIAL: The Impact of the ITE Law on Freedom of Expression on Social Media" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/principles-ite-law-program-sosial-politik-transaks-thumb-61639.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/principles-ite-law-program-sosial-politik-transaks-thumb-61639.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/principles-ite-law-program-sosial-politik-transaks-thumb-61639.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH UU ITE TERHADAP KEBEBASAN BEREKSPRESI DI MEDIA SOSIAL: The Impact of the ITE Law on Freedom of Expression on Social Media" alt="JURIS - PENGARUH UU ITE TERHADAP KEBEBASAN BEREKSPRESI DI MEDIA SOSIAL: The Impact of the ITE Law on Freedom of Expression on Social Media" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43507-principles-ite-law-program-sosial-politik" title="JURIS - PENGARUH UU ITE TERHADAP KEBEBASAN BEREKSPRESI DI MEDIA SOSIAL: The Impact of the ITE Law on Freedom of Expression on Social Media" target="_blank">PENGARUH UU ITE TERHADAP KEBEBASAN BEREKSPRESI DI MEDIA SOSIAL: The Impact of the ITE Law on Freedom of Expression on Social Media</a>: Pengembangan penelitian lanjutan dapat difokuskan pada (1) evaluasi efektivitas program sosialisasi UU ITE yang telah dijalankan di beberapa kota besar di Indonesia, guna menilai dampak peningkatan literasi hukum digital terhadap perilaku pengguna media sosial; (2) analisis tentang persepsi masyarakat terhadap batasan hukum dalam ekspresi di media sosial, dengan meneliti faktor-faktor psikologis dan sosial yang mempengaruhi persepsi tersebut; dan (3) penyusunan model regulasi lanjutan yang mengintegrasikan prinsip kebebasan berekspresi dan perlindungan siber, yang dapat diadopsi sebagai pedoman kebijakan publik di era postAcCOVIDAc19 yang menekankan digitalisasi layanan publik. Penyusunan model regulasi ini dapat dilakukan melalui kerja sama lintas disiplin antara ahli hukum, sosiologi, dan teknologi informasi, sehingga menghasilkan kebijakan yang seimbang antara hak asasi manusia dan keamanan siber. Semuanya dapat saling mendukung untuk menciptakan ruang digital yang aman namun tetap bebas bagi semua lapisan masyarakat..
<br>Pengendalian sosial di Indonesia harus mengedepankan pendekatan preventif dan persuasif untuk mengatasi pelanggaran UU ITE.Pemerintah diharapkan meningkatkan sosialisasi dan edukasi mengenai batasanAcbatasan kebebasan berekspresi melalui media sosial, sehingga masyarakat dapat menggunakan platform tersebut secara bertanggung jawab.Pelibatan tokoh masyarakat, pemuka agama, dan figur publik penting untuk memfasilitasi pemahaman dan penerapan norma hukum dalam ruang publik digital
<br>Di era digital saat ini, masyarakat memiliki kemudahan untuk menyampaikan opini, berbagi pengalaman, atau menyatakan pendapat melalui media sosial. Namun, kebebasan berekspresi ini juga sering kali disertai dengan pelanggaran terkait UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), yang membuat banyak orang merasa takut untuk mengungkapkan diri di media sosial karena kurangnya pemahaman tentang UU tersebut. UU ITE dipandang oleh sebagian orang secara positif, tetapi ada juga yang melihatnya dari sisi negatif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/9/principles-ite-law-program-sosial-politik-transaks-thumb-51639.webp" type="image/webp" length="157934" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/principles-ite-law-program-sosial-politik-transaks-thumb-51639.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/principles-ite-law-program-sosial-politik-transaks-thumb-e6052.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/principles-ite-law-program-sosial-politik-transaks-thumb-61639.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2697-yalamqa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11337-pesolah-jurnal-pendidikan-sosial-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kesalahan Pada Materi Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Menggunakan Newmann Error Analysis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kesalahan Pada Materi Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Menggunakan Newmann Error Analysis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kesalahan Pada Materi Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Menggunakan Newmann Error Analysis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43500-perilaku-belajar-siswa-kelas-busana-ajar-sis</link>
	<guid isPermaLink="false">bae4d6084514682d393460d28d8e3909</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 22:00:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ bar android ]]></category>
	<category><![CDATA[ side menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[android,bar,menu,side,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penerapan model interaktif perangkat lunak berbasis pembelajaran adaptive yang menyesuaikan tingkat kesalahan siswa pada setiap tahapan Newmann untuk mempersonalisasi latihan; ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kesalahan Pada Materi Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Menggunakan Newmann Error Analysis: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penerapan model interaktif perangkat lunak berbasis pembelajaran adaptive yang menyesuaikan tingkat kesalahan siswa pada setiap tahapan Newmann untuk mempersonalisasi latihan; meneliti efektivitas penyediaan contoh soal eksplisit yang menegaskan proses transformasi teks menjadi persamaan sebagai strategi mencegah kesalahan transformasi; serta menganalisis dampak intervensi pelatihan guru dalam memahami pola kesalahan siswa terhadap peningkatan hasil belajar siswa dalam materi persamaan dan pertidaksamaan linier satu variabel.. Kesalahan yang paling sering diuji siswa adalah kesalahan penulisan jawaban akhir (encoding error) sebesar 41%.Kesalahan lain yang cukup signifikan meliputi kesalahan pemahaman (9%) dan transformasi (15%).Kesimpulannya, guru perlu memperkuat pemahaman konsep variabel, menekankan proses pengubahan kalimat soal menjadi model matematika, serta menekankan pentingnya pemeriksaan ulang jawaban akhir Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan masalah tentang persamaan linier dan pertidaksamaan linier. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui tes dan wawancara dengan 30 siswa kelas VII F SMP Negeri 13 Pekalongan. Dari hasil tes, siswa dibagi ke dalam tiga kategori (tinggi, sedang, rendah) dan tiga siswa dari masing-masing kategori dipilih untuk wawancara. Kesalahan siswa diklasifikasikan berdasarkan Analisis Kesalahan Newman, meliputi kesalahan membaca, pemahaman, transformasi, keterampilan proses, dan penulisan jawaban akhir. Hasil analisis menunjukkan persentase kesalahan: 0% (reading), 9% (comprehension), 15% (transformasi), 34% (process skill), dan 41% (encoding).... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/f/perilaku-belajar-siswa-kelas-busana-ajar-newmann-e-thumb-682a7.webp" title="JURIS - Analisis Kesalahan Pada Materi Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Menggunakan Newmann Error Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/f/perilaku-belajar-siswa-kelas-busana-ajar-newmann-e-thumb-682a7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/f/perilaku-belajar-siswa-kelas-busana-ajar-newmann-e-thumb-682a7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/f/perilaku-belajar-siswa-kelas-busana-ajar-newmann-e-thumb-682a7.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kesalahan Pada Materi Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Menggunakan Newmann Error Analysis" alt="JURIS - Analisis Kesalahan Pada Materi Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Menggunakan Newmann Error Analysis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/f/perilaku-belajar-siswa-kelas-busana-ajar-newmann-e-thumb-073f4.webp" title="JURIS - Analisis Kesalahan Pada Materi Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Menggunakan Newmann Error Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/f/perilaku-belajar-siswa-kelas-busana-ajar-newmann-e-thumb-073f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/f/perilaku-belajar-siswa-kelas-busana-ajar-newmann-e-thumb-073f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/f/perilaku-belajar-siswa-kelas-busana-ajar-newmann-e-thumb-073f4.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kesalahan Pada Materi Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Menggunakan Newmann Error Analysis" alt="JURIS - Analisis Kesalahan Pada Materi Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Menggunakan Newmann Error Analysis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/f/perilaku-belajar-siswa-kelas-busana-ajar-newmann-e-thumb-5f306.webp" title="JURIS - Analisis Kesalahan Pada Materi Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Menggunakan Newmann Error Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/f/perilaku-belajar-siswa-kelas-busana-ajar-newmann-e-thumb-5f306.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/f/perilaku-belajar-siswa-kelas-busana-ajar-newmann-e-thumb-5f306.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/f/perilaku-belajar-siswa-kelas-busana-ajar-newmann-e-thumb-5f306.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kesalahan Pada Materi Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Menggunakan Newmann Error Analysis" alt="JURIS - Analisis Kesalahan Pada Materi Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Menggunakan Newmann Error Analysis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43500-perilaku-belajar-siswa-kelas-busana-ajar-sis" title="JURIS - Analisis Kesalahan Pada Materi Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Menggunakan Newmann Error Analysis" target="_blank">Analisis Kesalahan Pada Materi Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Menggunakan Newmann Error Analysis</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penerapan model interaktif perangkat lunak berbasis pembelajaran adaptive yang menyesuaikan tingkat kesalahan siswa pada setiap tahapan Newmann untuk mempersonalisasi latihan; meneliti efektivitas penyediaan contoh soal eksplisit yang menegaskan proses transformasi teks menjadi persamaan sebagai strategi mencegah kesalahan transformasi; serta menganalisis dampak intervensi pelatihan guru dalam memahami pola kesalahan siswa terhadap peningkatan hasil belajar siswa dalam materi persamaan dan pertidaksamaan linier satu variabel..
<br>Kesalahan yang paling sering diuji siswa adalah kesalahan penulisan jawaban akhir (encoding error) sebesar 41%.Kesalahan lain yang cukup signifikan meliputi kesalahan pemahaman (9%) dan transformasi (15%).Kesimpulannya, guru perlu memperkuat pemahaman konsep variabel, menekankan proses pengubahan kalimat soal menjadi model matematika, serta menekankan pentingnya pemeriksaan ulang jawaban akhir
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan masalah tentang persamaan linier dan pertidaksamaan linier. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui tes dan wawancara dengan 30 siswa kelas VII F SMP Negeri 13 Pekalongan. Dari hasil tes, siswa dibagi ke dalam tiga kategori (tinggi, sedang, rendah) dan tiga siswa dari masing-masing kategori dipilih untuk wawancara. Kesalahan siswa diklasifikasikan berdasarkan Analisis Kesalahan Newman, meliputi kesalahan membaca, pemahaman, transformasi, keterampilan proses, dan penulisan jawaban akhir. Hasil analisis menunjukkan persentase kesalahan: 0% (reading), 9% (comprehension), 15% (transformasi), 34% (process skill), dan 41% (encoding)....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/f/perilaku-belajar-siswa-kelas-busana-ajar-newmann-e-thumb-682a7.webp" type="image/webp" length="87242" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/f/perilaku-belajar-siswa-kelas-busana-ajar-newmann-e-thumb-682a7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/f/perilaku-belajar-siswa-kelas-busana-ajar-newmann-e-thumb-073f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/f/perilaku-belajar-siswa-kelas-busana-ajar-newmann-e-thumb-5f306.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-333-univet-bantara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8551-absis-mathematics-education-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Tuturan Tradisi Lisan Mandi Tolak Bala Suku Bajau Pulau Balikukup Kecamatan Batu Putih Kabupaten Berau Ditinjau Dari Puisi Lama ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tuturan Tradisi Lisan Mandi Tolak Bala Suku Bajau Pulau Balikukup Kecamatan Batu Putih Kabupaten Berau Ditinjau Dari Puisi Lama ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tuturan Tradisi Lisan Mandi Tolak Bala Suku Bajau Pulau Balikukup Kecamatan Batu Putih Kabupaten Berau Ditinjau Dari Puisi Lama ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43496-ritual-tolak-bala-tradisi-mandi-uap</link>
	<guid isPermaLink="false">d89edde0edc68ee29f52619ff9b78393</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 21:53:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ archive team ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ rusydi ahmad ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,archive,content,main,rusydi,team]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil analisis tradisi lisan mandi tolak bala suku Bajau, sebaiknya diteliti bagaimana perubahan pola rima dan struktur puisi lama mempengaruhi persepsi generasi muda terhadap nilai spiritualnya; pertanyaan penelitian: Bagaimana variasi ritme ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Tuturan Tradisi Lisan Mandi Tolak Bala Suku Bajau Pulau Balikukup Kecamatan Batu Putih Kabupaten Berau Ditinjau Dari Puisi Lama: Berdasarkan hasil analisis tradisi lisan mandi tolak bala suku Bajau, sebaiknya diteliti bagaimana perubahan pola rima dan struktur puisi lama mempengaruhi persepsi generasi muda terhadap nilai spiritualnya; pertanyaan penelitian: Bagaimana variasi ritme puisi lama memengaruhi keterlibatan pemuda dalam ritual mandi tolak bala? Selanjutnya, perlu diteliti pengaruh faktor modernisasi, seperti penggunaan media digital, terhadap pelestarian dan penyesuaian praktik mandi tolak bala; pertanyaan: Apakah pemanfaatan platform digital dapat memperkuat atau mengubah nilai kebudayaan mandi tolak bala di kalangan masyarakat perkotaan? Akhirnya, dianjurkan melakukan studi komparatif dengan suku lain yang memiliki tradisi mandi bersih, guna memahami kesamaan dan perbedaan dalam struktur lisan, makna, serta peran gender; pertanyaan: Bagaimana perbandingan struktur lisan dan makna ritual mandi tolak bala suku Bajau dengan suku lain yang memiliki tradisi mandi bersih?. Makna tradisi mandi tolak bala suku Bajau terperinci melalui penggunaan gong sebagai panggilan, pemisahan gender, serta doa dan mantra untuk membersihkan diri dan memohon perlindungan.Proses ritual meliputi panggilan gong, pemisahan pria dan wanita, doa azan dan iqomah, penyiraman dengan tapis beras, serta pembacaan shalawat dan doa keselamatan dunia dan akhirat.Mantra puisi lama dengan pola rima nAcnAcnAcn menjadi wadah penyampaian nilai budaya dan spiritual suku Bajau Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bentuk tradisi lisan mandi tolak bala suku Bajau di Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Berau, melalui puisi lama. Metode yang digunakan bersifat kualitatif dengan pendekatan deskriptif, memanfaatkan teknik observasi, pembacaan, pencatatan, serta wawancara dalam proses pengumpulan data. Hasilnya menunjukkan bahwa tradisi lisan mandi tolak bala diwakili oleh mantra puisi lama dengan pola rima nAcnAcnAcn, serta mencakup proses ritual meliputi panggilan dengan gong, pemisahan antara pria dan wanita, doa yang melibatkan azan dan iqomah, penyiraman dengan tapis beras,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/4/ritual-tolak-bala-tradisi-mandi-uap-tradition-baja-thumb-7ec7c.webp" title="JURIS - Tuturan Tradisi Lisan Mandi Tolak Bala Suku Bajau Pulau Balikukup Kecamatan Batu Putih Kabupaten Berau Ditinjau Dari Puisi Lama" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/ritual-tolak-bala-tradisi-mandi-uap-tradition-baja-thumb-7ec7c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/ritual-tolak-bala-tradisi-mandi-uap-tradition-baja-thumb-7ec7c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/ritual-tolak-bala-tradisi-mandi-uap-tradition-baja-thumb-7ec7c.webp 1x" title="JURIS - Tuturan Tradisi Lisan Mandi Tolak Bala Suku Bajau Pulau Balikukup Kecamatan Batu Putih Kabupaten Berau Ditinjau Dari Puisi Lama" alt="JURIS - Tuturan Tradisi Lisan Mandi Tolak Bala Suku Bajau Pulau Balikukup Kecamatan Batu Putih Kabupaten Berau Ditinjau Dari Puisi Lama" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/ritual-tolak-bala-tradisi-mandi-uap-tradition-baja-thumb-f71f5.webp" title="JURIS - Tuturan Tradisi Lisan Mandi Tolak Bala Suku Bajau Pulau Balikukup Kecamatan Batu Putih Kabupaten Berau Ditinjau Dari Puisi Lama" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/ritual-tolak-bala-tradisi-mandi-uap-tradition-baja-thumb-f71f5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/ritual-tolak-bala-tradisi-mandi-uap-tradition-baja-thumb-f71f5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/ritual-tolak-bala-tradisi-mandi-uap-tradition-baja-thumb-f71f5.webp 1x" title="JURIS - Tuturan Tradisi Lisan Mandi Tolak Bala Suku Bajau Pulau Balikukup Kecamatan Batu Putih Kabupaten Berau Ditinjau Dari Puisi Lama" alt="JURIS - Tuturan Tradisi Lisan Mandi Tolak Bala Suku Bajau Pulau Balikukup Kecamatan Batu Putih Kabupaten Berau Ditinjau Dari Puisi Lama" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/ritual-tolak-bala-tradisi-mandi-uap-tradition-baja-thumb-65926.webp" title="JURIS - Tuturan Tradisi Lisan Mandi Tolak Bala Suku Bajau Pulau Balikukup Kecamatan Batu Putih Kabupaten Berau Ditinjau Dari Puisi Lama" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/ritual-tolak-bala-tradisi-mandi-uap-tradition-baja-thumb-65926.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/ritual-tolak-bala-tradisi-mandi-uap-tradition-baja-thumb-65926.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/ritual-tolak-bala-tradisi-mandi-uap-tradition-baja-thumb-65926.webp 1x" title="JURIS - Tuturan Tradisi Lisan Mandi Tolak Bala Suku Bajau Pulau Balikukup Kecamatan Batu Putih Kabupaten Berau Ditinjau Dari Puisi Lama" alt="JURIS - Tuturan Tradisi Lisan Mandi Tolak Bala Suku Bajau Pulau Balikukup Kecamatan Batu Putih Kabupaten Berau Ditinjau Dari Puisi Lama" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43496-ritual-tolak-bala-tradisi-mandi-uap" title="JURIS - Tuturan Tradisi Lisan Mandi Tolak Bala Suku Bajau Pulau Balikukup Kecamatan Batu Putih Kabupaten Berau Ditinjau Dari Puisi Lama" target="_blank">Tuturan Tradisi Lisan Mandi Tolak Bala Suku Bajau Pulau Balikukup Kecamatan Batu Putih Kabupaten Berau Ditinjau Dari Puisi Lama</a>: Berdasarkan hasil analisis tradisi lisan mandi tolak bala suku Bajau, sebaiknya diteliti bagaimana perubahan pola rima dan struktur puisi lama mempengaruhi persepsi generasi muda terhadap nilai spiritualnya; pertanyaan penelitian: Bagaimana variasi ritme puisi lama memengaruhi keterlibatan pemuda dalam ritual mandi tolak bala? Selanjutnya, perlu diteliti pengaruh faktor modernisasi, seperti penggunaan media digital, terhadap pelestarian dan penyesuaian praktik mandi tolak bala; pertanyaan: Apakah pemanfaatan platform digital dapat memperkuat atau mengubah nilai kebudayaan mandi tolak bala di kalangan masyarakat perkotaan? Akhirnya, dianjurkan melakukan studi komparatif dengan suku lain yang memiliki tradisi mandi bersih, guna memahami kesamaan dan perbedaan dalam struktur lisan, makna, serta peran gender; pertanyaan: Bagaimana perbandingan struktur lisan dan makna ritual mandi tolak bala suku Bajau dengan suku lain yang memiliki tradisi mandi bersih?.
<br>Makna tradisi mandi tolak bala suku Bajau terperinci melalui penggunaan gong sebagai panggilan, pemisahan gender, serta doa dan mantra untuk membersihkan diri dan memohon perlindungan.Proses ritual meliputi panggilan gong, pemisahan pria dan wanita, doa azan dan iqomah, penyiraman dengan tapis beras, serta pembacaan shalawat dan doa keselamatan dunia dan akhirat.Mantra puisi lama dengan pola rima nAcnAcnAcn menjadi wadah penyampaian nilai budaya dan spiritual suku Bajau
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bentuk tradisi lisan mandi tolak bala suku Bajau di Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Berau, melalui puisi lama. Metode yang digunakan bersifat kualitatif dengan pendekatan deskriptif, memanfaatkan teknik observasi, pembacaan, pencatatan, serta wawancara dalam proses pengumpulan data. Hasilnya menunjukkan bahwa tradisi lisan mandi tolak bala diwakili oleh mantra puisi lama dengan pola rima nAcnAcnAcn, serta mencakup proses ritual meliputi panggilan dengan gong, pemisahan antara pria dan wanita, doa yang melibatkan azan dan iqomah, penyiraman dengan tapis beras,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/4/ritual-tolak-bala-tradisi-mandi-uap-tradition-baja-thumb-7ec7c.webp" type="image/webp" length="102518" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/ritual-tolak-bala-tradisi-mandi-uap-tradition-baja-thumb-7ec7c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/ritual-tolak-bala-tradisi-mandi-uap-tradition-baja-thumb-f71f5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/ritual-tolak-bala-tradisi-mandi-uap-tradition-baja-thumb-65926.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-499-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17107-adjektiva-educational-languages-literature-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Integration of 3D animation flipbook to enhance spatial visualization in molecular geometry learning ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Integration of 3D animation flipbook to enhance spatial visualization in molecular geometry learning ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Integration of 3D animation flipbook to enhance spatial visualization in molecular geometry learning ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43498-reaksi-kimia-flipbook-interaktif-layak-konsep-kimi</link>
	<guid isPermaLink="false">46f41eb311186fe519db1e984d8762c3</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 21:48:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ see mou ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[mou,see,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperluas pemahaman tentang efektivitas flipbook 3D-assisted dalam pembelajaran kimia. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi dampak penggunaan flipbook ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Integration of 3D animation flipbook to enhance spatial visualization in molecular geometry learning: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperluas pemahaman tentang efektivitas flipbook 3D-assisted dalam pembelajaran kimia. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi dampak penggunaan flipbook ini terhadap pemahaman konsep kimia yang lebih kompleks, seperti ikatan kimia dan reaksi kimia. Hal ini dapat dilakukan dengan membandingkan hasil belajar siswa yang menggunakan flipbook dengan siswa yang menggunakan metode pembelajaran konvensional pada topik-topik tersebut. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan flipbook 3D-assisted yang disesuaikan dengan gaya belajar yang berbeda. Dengan mempertimbangkan preferensi belajar visual, auditori, dan kinestetik, flipbook dapat dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih personal dan efektif. Ketiga, penelitian dapat menyelidiki pengaruh penggunaan flipbook 3D-assisted terhadap motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran kimia. Dengan mengukur tingkat minat, keaktifan, dan kepuasan siswa, peneliti dapat memperoleh wawasan tentang bagaimana media ini dapat digunakan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik dan memotivasi.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan flipbook 3D-assisted pada geometri molekul telah memenuhi kriteria validitas, kepraktisan, dan efektivitas sebagai media pembelajaran.Validasi ahli menunjukkan bahwa flipbook dikategorikan sangat valid dalam hal konten, desain, dan kejelasan.Tanggapan siswa lebih lanjut menunjukkan evaluasi yang sangat positif, dengan skor kepraktisan keseluruhan melebihi 90%, yang menunjukkan bahwa flipbook mudah digunakan, menarik, dan mendukung pembelajaran mandiri.Dalam hal efektivitas, penggunaan flipbook menyebabkan peningkatan signifikan dalam hasil belajar siswa, seperti yang dibuktikan dengan peningkatan skor pre-test ke post-test dengan rata-rata N-Gain 0,75 untuk kompetensi dan 0,80 untuk kemampuan spasial, keduanya dalam kategori tinggi.Hasil ini menunjukkan bahwa flipbook tidak hanya memfasilitasi penguasaan mahasiswa terhadap konsep geometri molekul tetapi juga meningkatkan keterampilan visual-spasial mereka, yang penting dalam memahami struktur kimia abstrak.Berdasarkan temuan ini, flipbook yang dibantu 3D dapat dianggap sebagai alternatif yang efektif untuk metode pengajaran konvensional dalam pembelajaran kimia Mahasiswa menghadapi tantangan dalam memahami konsep kimia abstrak seperti geometri molekul karena keterbatasan keterampilan visualisasi spasial. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan flipbook interaktif yang dibantu animasi 3D untuk meningkatkan visualisasi spasial dan pemahaman mahasiswa tentang geometri molekul. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan model ADDIE dan melibatkan 32 mahasiswa kelas sebelas yang dipilih secara purposif di SMA Negeri 7 Surabaya. Data dikumpulkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/d/reaksi-kimia-flipbook-interaktif-layak-konsep-abst-thumb-18bd2.webp" title="JURIS - Integration of 3D animation flipbook to enhance spatial visualization in molecular geometry learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/reaksi-kimia-flipbook-interaktif-layak-konsep-abst-thumb-18bd2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/reaksi-kimia-flipbook-interaktif-layak-konsep-abst-thumb-18bd2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/reaksi-kimia-flipbook-interaktif-layak-konsep-abst-thumb-18bd2.webp 1x" title="JURIS - Integration of 3D animation flipbook to enhance spatial visualization in molecular geometry learning" alt="JURIS - Integration of 3D animation flipbook to enhance spatial visualization in molecular geometry learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/reaksi-kimia-flipbook-interaktif-layak-konsep-abst-thumb-18986.webp" title="JURIS - Integration of 3D animation flipbook to enhance spatial visualization in molecular geometry learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/reaksi-kimia-flipbook-interaktif-layak-konsep-abst-thumb-18986.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/reaksi-kimia-flipbook-interaktif-layak-konsep-abst-thumb-18986.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/reaksi-kimia-flipbook-interaktif-layak-konsep-abst-thumb-18986.webp 1x" title="JURIS - Integration of 3D animation flipbook to enhance spatial visualization in molecular geometry learning" alt="JURIS - Integration of 3D animation flipbook to enhance spatial visualization in molecular geometry learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/reaksi-kimia-flipbook-interaktif-layak-konsep-abst-thumb-daed3.webp" title="JURIS - Integration of 3D animation flipbook to enhance spatial visualization in molecular geometry learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/reaksi-kimia-flipbook-interaktif-layak-konsep-abst-thumb-daed3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/reaksi-kimia-flipbook-interaktif-layak-konsep-abst-thumb-daed3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/reaksi-kimia-flipbook-interaktif-layak-konsep-abst-thumb-daed3.webp 1x" title="JURIS - Integration of 3D animation flipbook to enhance spatial visualization in molecular geometry learning" alt="JURIS - Integration of 3D animation flipbook to enhance spatial visualization in molecular geometry learning" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43498-reaksi-kimia-flipbook-interaktif-layak-konsep-kimi" title="JURIS - Integration of 3D animation flipbook to enhance spatial visualization in molecular geometry learning" target="_blank">Integration of 3D animation flipbook to enhance spatial visualization in molecular geometry learning</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperluas pemahaman tentang efektivitas flipbook 3D-assisted dalam pembelajaran kimia. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi dampak penggunaan flipbook ini terhadap pemahaman konsep kimia yang lebih kompleks, seperti ikatan kimia dan reaksi kimia. Hal ini dapat dilakukan dengan membandingkan hasil belajar siswa yang menggunakan flipbook dengan siswa yang menggunakan metode pembelajaran konvensional pada topik-topik tersebut. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan flipbook 3D-assisted yang disesuaikan dengan gaya belajar yang berbeda. Dengan mempertimbangkan preferensi belajar visual, auditori, dan kinestetik, flipbook dapat dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih personal dan efektif. Ketiga, penelitian dapat menyelidiki pengaruh penggunaan flipbook 3D-assisted terhadap motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran kimia. Dengan mengukur tingkat minat, keaktifan, dan kepuasan siswa, peneliti dapat memperoleh wawasan tentang bagaimana media ini dapat digunakan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik dan memotivasi..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan flipbook 3D-assisted pada geometri molekul telah memenuhi kriteria validitas, kepraktisan, dan efektivitas sebagai media pembelajaran.Validasi ahli menunjukkan bahwa flipbook dikategorikan sangat valid dalam hal konten, desain, dan kejelasan.Tanggapan siswa lebih lanjut menunjukkan evaluasi yang sangat positif, dengan skor kepraktisan keseluruhan melebihi 90%, yang menunjukkan bahwa flipbook mudah digunakan, menarik, dan mendukung pembelajaran mandiri.Dalam hal efektivitas, penggunaan flipbook menyebabkan peningkatan signifikan dalam hasil belajar siswa, seperti yang dibuktikan dengan peningkatan skor pre-test ke post-test dengan rata-rata N-Gain 0,75 untuk kompetensi dan 0,80 untuk kemampuan spasial, keduanya dalam kategori tinggi.Hasil ini menunjukkan bahwa flipbook tidak hanya memfasilitasi penguasaan mahasiswa terhadap konsep geometri molekul tetapi juga meningkatkan keterampilan visual-spasial mereka, yang penting dalam memahami struktur kimia abstrak.Berdasarkan temuan ini, flipbook yang dibantu 3D dapat dianggap sebagai alternatif yang efektif untuk metode pengajaran konvensional dalam pembelajaran kimia
<br>Mahasiswa menghadapi tantangan dalam memahami konsep kimia abstrak seperti geometri molekul karena keterbatasan keterampilan visualisasi spasial. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan flipbook interaktif yang dibantu animasi 3D untuk meningkatkan visualisasi spasial dan pemahaman mahasiswa tentang geometri molekul. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan model ADDIE dan melibatkan 32 mahasiswa kelas sebelas yang dipilih secara purposif di SMA Negeri 7 Surabaya. Data dikumpulkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/d/reaksi-kimia-flipbook-interaktif-layak-konsep-abst-thumb-daed3.webp" type="image/webp" length="129190" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/reaksi-kimia-flipbook-interaktif-layak-konsep-abst-thumb-18bd2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/reaksi-kimia-flipbook-interaktif-layak-konsep-abst-thumb-18986.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/reaksi-kimia-flipbook-interaktif-layak-konsep-abst-thumb-daed3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-702-mahadewa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1658-indonesian-journal-educational-development-ijed.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Development Of The PISA Like Mathematics Literacy Test Based On Yogyakarta Socio Culture ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Development Of The PISA Like Mathematics Literacy Test Based On Yogyakarta Socio Culture ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Development Of The PISA Like Mathematics Literacy Test Based On Yogyakarta Socio Culture ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43504-cps-validation-sheet-mathematics-literacy-pisa-lik</link>
	<guid isPermaLink="false">78b4eb4f8a44b6bf2b34e147294b2744</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 21:10:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ side menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[menu,side,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Future research should explore the effectiveness of implementing this PISA-Like test in diverse educational settings across Yogyakarta, investigating whether the socio-cultural context enhances student engagement and performance compared to traditional ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Development Of The PISA-Like Mathematics Literacy Test Based On Yogyakarta Socio-Culture: Future research should explore the effectiveness of implementing this PISA-Like test in diverse educational settings across Yogyakarta, investigating whether the socio-cultural context enhances student engagement and performance compared to traditional assessments. Furthermore, studies could focus on developing more challenging questions that push students beyond prediction level 3, potentially incorporating real-world problem-solving scenarios deeply rooted in YogyakartaAos cultural heritage. Finally, research is needed to investigate the impact of teacher training on effectively utilizing and interpreting the results of this culturally-relevant assessment to inform instructional practices and improve mathematical literacy skills among students, ultimately contributing to a more contextually-grounded and effective mathematics education system.. The research successfully developed a PISA-Like mathematical literacy test instrument grounded in the Yogyakarta cultural context, deemed valid, practical, and effective.The expert validation yielded an average V-Aiken score of 0.75, indicating fair validity, with seven questions confirmed as both valid and reliable.Teacher responses were highly positive, and 72% of students achieved satisfactory scores on the test.However, students' mathematical literacy skills were primarily demonstrated at prediction level 3 This research aims to develop a PISA-Like mathematical literacy test based on Yogyakarta socio-culture that is valid, practical and effective. The research method used is Research and Development (R&D) with the Plomp development model. The subjects of this study were 18 students of class VIII of SMP Teladan Yogyakarta. The instruments used included validation sheets, teacher response questionnaires, student response questionnaires, and test instruments. The results of the study showed: (1) the expert validation results obtained a V-Aiken value of 0.75 with a fairly valid category, (2) There were 7 valid... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/3/cps-validation-sheet-mathematics-literacy-pisa-lik-thumb-aa716.webp" title="JURIS - Development Of The PISA-Like Mathematics Literacy Test Based On Yogyakarta Socio-Culture" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/cps-validation-sheet-mathematics-literacy-pisa-lik-thumb-aa716.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/cps-validation-sheet-mathematics-literacy-pisa-lik-thumb-aa716.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/cps-validation-sheet-mathematics-literacy-pisa-lik-thumb-aa716.webp 1x" title="JURIS - Development Of The PISA-Like Mathematics Literacy Test Based On Yogyakarta Socio-Culture" alt="JURIS - Development Of The PISA-Like Mathematics Literacy Test Based On Yogyakarta Socio-Culture" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/cps-validation-sheet-mathematics-literacy-pisa-lik-thumb-a3318.webp" title="JURIS - Development Of The PISA-Like Mathematics Literacy Test Based On Yogyakarta Socio-Culture" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/cps-validation-sheet-mathematics-literacy-pisa-lik-thumb-a3318.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/cps-validation-sheet-mathematics-literacy-pisa-lik-thumb-a3318.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/cps-validation-sheet-mathematics-literacy-pisa-lik-thumb-a3318.webp 1x" title="JURIS - Development Of The PISA-Like Mathematics Literacy Test Based On Yogyakarta Socio-Culture" alt="JURIS - Development Of The PISA-Like Mathematics Literacy Test Based On Yogyakarta Socio-Culture" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/cps-validation-sheet-mathematics-literacy-pisa-lik-thumb-5b9d1.webp" title="JURIS - Development Of The PISA-Like Mathematics Literacy Test Based On Yogyakarta Socio-Culture" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/cps-validation-sheet-mathematics-literacy-pisa-lik-thumb-5b9d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/cps-validation-sheet-mathematics-literacy-pisa-lik-thumb-5b9d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/cps-validation-sheet-mathematics-literacy-pisa-lik-thumb-5b9d1.webp 1x" title="JURIS - Development Of The PISA-Like Mathematics Literacy Test Based On Yogyakarta Socio-Culture" alt="JURIS - Development Of The PISA-Like Mathematics Literacy Test Based On Yogyakarta Socio-Culture" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43504-cps-validation-sheet-mathematics-literacy-pisa-lik" title="JURIS - Development Of The PISA-Like Mathematics Literacy Test Based On Yogyakarta Socio-Culture" target="_blank">Development Of The PISA-Like Mathematics Literacy Test Based On Yogyakarta Socio-Culture</a>: Future research should explore the effectiveness of implementing this PISA-Like test in diverse educational settings across Yogyakarta, investigating whether the socio-cultural context enhances student engagement and performance compared to traditional assessments.  Furthermore, studies could focus on developing more challenging questions that push students beyond prediction level 3, potentially incorporating real-world problem-solving scenarios deeply rooted in YogyakartaAos cultural heritage.  Finally, research is needed to investigate the impact of teacher training on effectively utilizing and interpreting the results of this culturally-relevant assessment to inform instructional practices and improve mathematical literacy skills among students, ultimately contributing to a more contextually-grounded and effective mathematics education system..
<br>The research successfully developed a PISA-Like mathematical literacy test instrument grounded in the Yogyakarta cultural context, deemed valid, practical, and effective.The expert validation yielded an average V-Aiken score of 0.75, indicating fair validity, with seven questions confirmed as both valid and reliable.Teacher responses were highly positive, and 72% of students achieved satisfactory scores on the test.However, students' mathematical literacy skills were primarily demonstrated at prediction level 3
<br>This research aims to develop a PISA-Like mathematical literacy test based on Yogyakarta socio-culture that is valid, practical and effective. The research method used is Research and Development (R&D) with the Plomp development model. The subjects of this study were 18 students of class VIII of SMP Teladan Yogyakarta. The instruments used included validation sheets, teacher response questionnaires, student response questionnaires, and test instruments. The results of the study showed: (1) the expert validation results obtained a V-Aiken value of 0.75 with a fairly valid category, (2) There were 7 valid...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/3/cps-validation-sheet-mathematics-literacy-pisa-lik-thumb-aa716.webp" type="image/webp" length="108848" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/cps-validation-sheet-mathematics-literacy-pisa-lik-thumb-aa716.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/cps-validation-sheet-mathematics-literacy-pisa-lik-thumb-a3318.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/cps-validation-sheet-mathematics-literacy-pisa-lik-thumb-5b9d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-333-univet-bantara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8551-absis-mathematics-education-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Deiksis dalam Rubrik Opini Kaltim Post Agustus 2019 serta Fungsinya sebagai Bahan Ajar Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Deiksis dalam Rubrik Opini Kaltim Post Agustus 2019 serta Fungsinya sebagai Bahan Ajar Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Deiksis dalam Rubrik Opini Kaltim Post Agustus 2019 serta Fungsinya sebagai Bahan Ajar Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43509-deiksis-rubrik-opini-ajar-kalti</link>
	<guid isPermaLink="false">12e0be38236ba23aee8d56d9d264ad0b</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 21:02:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ archive team ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ kukuh elyana ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[archive,content,elyana,kukuh,main,team]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk menganalisis bagaimana penggunaan deiksis dalam opini oleh penulis dari latar belakang profesi berbeda memengaruhi gaya komunikasi dan keterlibatan pembaca, karena dalam penelitian ini disebutkan bahwa ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Deiksis dalam Rubrik Opini Kaltim Post Agustus 2019 serta Fungsinya sebagai Bahan Ajar Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA: Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk menganalisis bagaimana penggunaan deiksis dalam opini oleh penulis dari latar belakang profesi berbeda memengaruhi gaya komunikasi dan keterlibatan pembaca, karena dalam penelitian ini disebutkan bahwa penulis opini berasal dari berbagai profesi seperti dosen dan pejabat, namun belum dieksplorasi secara mendalam. Kedua, penting untuk mengkaji efektivitas penggunaan deiksis dalam koran lokal sebagai bahan ajar di kelas, terutama dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa saat membaca teks opini, mengingat potensi koran sebagai sumber autentik yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Ketiga, perlu dikembangkan studi perbandingan penggunaan deiksis antara media cetak dan media daring untuk melihat evolusi bentuk deiksis dalam wacana opini kontemporer seiring perubahan konteks komunikasi digital, karena pola penggunaan deiksis mungkin berbeda dalam platform yang berbeda akibat pergeseran konteks ruang dan waktu.. Penelitian ini menemukan lima bentuk deiksis dalam rubrik opini Kaltim Post edisi Agustus 2019, yaitu deiksis persona, sosial, tempat, waktu, dan wacana.Masing-masing jenis deiksis memiliki bentuk dan fungsi yang bervariasi sesuai konteks penggunaannya dalam teks opini.Rubrik opini tersebut memenuhi kriteria sebagai bahan ajar pembelajaran bahasa Indonesia di SMA karena relevan dengan kompetensi dasar kelas XII dan mudah diakses Perubahan konteks tuturan atau wacana sering menyebabkan kesalahan dalam penggunaan deiksis, sehingga memengaruhi pemahaman makna tuturan atau wacana tersebut. Dalam surat kabar, khususnya rubrik opini, penggunaan deiksis yang tepat dapat mempermudah pemahaman pembaca. Opini merupakan produk jurnalistik berupa tulisan yang berisi pandangan atau pendapat seseorang dari berbagai profesi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk deiksis dalam rubrik opini Kaltim Post edisi Agustus 2019 dan fungsi deiksis tersebut sebagai bahan ajar pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah menengah atas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data berasal dari rubrik opini... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/4/deiksis-rubrik-opini-ajar-kaltim-fungsinya-pembela-thumb-02e0a.webp" title="JURIS - Deiksis dalam Rubrik Opini Kaltim Post Agustus 2019 serta Fungsinya sebagai Bahan Ajar Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/deiksis-rubrik-opini-ajar-kaltim-fungsinya-pembela-thumb-02e0a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/deiksis-rubrik-opini-ajar-kaltim-fungsinya-pembela-thumb-02e0a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/deiksis-rubrik-opini-ajar-kaltim-fungsinya-pembela-thumb-02e0a.webp 1x" title="JURIS - Deiksis dalam Rubrik Opini Kaltim Post Agustus 2019 serta Fungsinya sebagai Bahan Ajar Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA" alt="JURIS - Deiksis dalam Rubrik Opini Kaltim Post Agustus 2019 serta Fungsinya sebagai Bahan Ajar Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/deiksis-rubrik-opini-ajar-kaltim-fungsinya-pembela-thumb-d89f6.webp" title="JURIS - Deiksis dalam Rubrik Opini Kaltim Post Agustus 2019 serta Fungsinya sebagai Bahan Ajar Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/deiksis-rubrik-opini-ajar-kaltim-fungsinya-pembela-thumb-d89f6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/deiksis-rubrik-opini-ajar-kaltim-fungsinya-pembela-thumb-d89f6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/deiksis-rubrik-opini-ajar-kaltim-fungsinya-pembela-thumb-d89f6.webp 1x" title="JURIS - Deiksis dalam Rubrik Opini Kaltim Post Agustus 2019 serta Fungsinya sebagai Bahan Ajar Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA" alt="JURIS - Deiksis dalam Rubrik Opini Kaltim Post Agustus 2019 serta Fungsinya sebagai Bahan Ajar Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43509-deiksis-rubrik-opini-ajar-kalti" title="JURIS - Deiksis dalam Rubrik Opini Kaltim Post Agustus 2019 serta Fungsinya sebagai Bahan Ajar Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA" target="_blank">Deiksis dalam Rubrik Opini Kaltim Post Agustus 2019 serta Fungsinya sebagai Bahan Ajar Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk menganalisis bagaimana penggunaan deiksis dalam opini oleh penulis dari latar belakang profesi berbeda memengaruhi gaya komunikasi dan keterlibatan pembaca, karena dalam penelitian ini disebutkan bahwa penulis opini berasal dari berbagai profesi seperti dosen dan pejabat, namun belum dieksplorasi secara mendalam. Kedua, penting untuk mengkaji efektivitas penggunaan deiksis dalam koran lokal sebagai bahan ajar di kelas, terutama dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa saat membaca teks opini, mengingat potensi koran sebagai sumber autentik yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Ketiga, perlu dikembangkan studi perbandingan penggunaan deiksis antara media cetak dan media daring untuk melihat evolusi bentuk deiksis dalam wacana opini kontemporer seiring perubahan konteks komunikasi digital, karena pola penggunaan deiksis mungkin berbeda dalam platform yang berbeda akibat pergeseran konteks ruang dan waktu..
<br>Penelitian ini menemukan lima bentuk deiksis dalam rubrik opini Kaltim Post edisi Agustus 2019, yaitu deiksis persona, sosial, tempat, waktu, dan wacana.Masing-masing jenis deiksis memiliki bentuk dan fungsi yang bervariasi sesuai konteks penggunaannya dalam teks opini.Rubrik opini tersebut memenuhi kriteria sebagai bahan ajar pembelajaran bahasa Indonesia di SMA karena relevan dengan kompetensi dasar kelas XII dan mudah diakses
<br>Perubahan konteks tuturan atau wacana sering menyebabkan kesalahan dalam penggunaan deiksis, sehingga memengaruhi pemahaman makna tuturan atau wacana tersebut. Dalam surat kabar, khususnya rubrik opini, penggunaan deiksis yang tepat dapat mempermudah pemahaman pembaca. Opini merupakan produk jurnalistik berupa tulisan yang berisi pandangan atau pendapat seseorang dari berbagai profesi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk deiksis dalam rubrik opini Kaltim Post edisi Agustus 2019 dan fungsi deiksis tersebut sebagai bahan ajar pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah menengah atas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data berasal dari rubrik opini...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/4/deiksis-rubrik-opini-ajar-kaltim-fungsinya-pembela-thumb-02e0a.webp" type="image/webp" length="78620" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/deiksis-rubrik-opini-ajar-kaltim-fungsinya-pembela-thumb-02e0a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/deiksis-rubrik-opini-ajar-kaltim-fungsinya-pembela-thumb-d89f6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-499-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17107-adjektiva-educational-languages-literature-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ TINJAUAN PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KESETARAAN PENYANDANG DISABILITAS Review of Legal Protection for Equality of Persons with Disabilities ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ TINJAUAN PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KESETARAAN PENYANDANG DISABILITAS Review of Legal Protection for Equality of Persons with Disabilities ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ TINJAUAN PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KESETARAAN PENYANDANG DISABILITAS Review of Legal Protection for Equality of Persons with Disabilities ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43510-pendidikan-inklusif-perlindungan-hukum-kesetaraan</link>
	<guid isPermaLink="false">c4c1adb5f2c2eb86de030599b8ff4984</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 20:54:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ reza zulaifi ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,fees,reza,view,vol,zulaifi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk menciptakan masyarakat yang inklusif dan setara, diperlukan pendekatan yang holistik dan berkelanjutan. Hal ini melibatkan penguatan regulasi, peningkatan kesadaran masyarakat, serta pemberdayaan penyandang disabilitas agar dapat berpartisipasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - TINJAUAN PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KESETARAAN PENYANDANG DISABILITAS: Review of Legal Protection for Equality of Persons with Disabilities: Untuk menciptakan masyarakat yang inklusif dan setara, diperlukan pendekatan yang holistik dan berkelanjutan. Hal ini melibatkan penguatan regulasi, peningkatan kesadaran masyarakat, serta pemberdayaan penyandang disabilitas agar dapat berpartisipasi aktif dalam berbagai aspek kehidupan. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan penyandang disabilitas dapat menikmati hak-hak mereka secara penuh, tanpa diskriminasi atau hambatan. Selain itu, penting untuk mengembangkan program-program pendidikan inklusif yang berfokus pada kesetaraan dan penghormatan terhadap perbedaan. Pendidikan ini dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat dan mengurangi stigma terhadap penyandang disabilitas. Dalam sektor ketenagakerjaan, perlu ada insentif atau kebijakan yang mendorong perusahaan untuk mempekerjakan penyandang disabilitas dan menciptakan lingkungan kerja yang inklusif. Hal ini dapat meningkatkan peluang kerja bagi penyandang disabilitas dan mengurangi ketergantungan ekonomi mereka. Terakhir, penting untuk memastikan bahwa sistem peradilan memberikan perlindungan yang adil bagi penyandang disabilitas, baik sebagai korban, pelaku, maupun saksi. Pelatihan bagi aparat hukum dan penyediaan layanan aksesibilitas dalam sistem peradilan dapat membantu mewujudkan hal ini.. Kesimpulan dari penelitian mengenai perlindungan hukum bagi kesetaraan penyandang disabilitas menunjukkan bahwa meskipun sudah ada kerangka hukum yang cukup kuat, implementasinya masih menghadapi banyak tantangan.Hambatan ini meliputi kurangnya pemahaman masyarakat, lemahnya pengawasan terhadap kebijakan, dan terbatasnya aksesibilitas yang mendukung penyandang disabilitas.Hal ini menunjukkan bahwa hukum saja tidak cukup untuk mewujudkan kesetaraan, tetapi juga membutuhkan upaya nyata dalam pelaksanaannya.Dalam bidang pendidikan, penyandang disabilitas sering kali terpinggirkan karena kurangnya fasilitas yang mendukung.Pendidikan inklusif yang layak seharusnya menjadi prioritas, karena pendidikan adalah kunci utama untuk membangun kesadaran dan memperkuat potensi individu.Hambatan struktural dan kurangnya tenaga pendidik yang kompeten menjadi salah satu kendala utama dalam memberikan pendidikan yang setara bagi penyandang disabilitas.Di sektor ketenagakerjaan, diskriminasi masih menjadi realitas yang harus dihadapi penyandang disabilitas.Meskipun ada peraturan yang mengatur kuota kerja, pelaksanaannya sering kali tidak efektif.Perusahaan cenderung mengabaikan kewajiban ini, dan lingkungan kerja yang belum inklusif semakin memperparah situasi.Hal ini menunjukkan pentingnya pengawasan lebih ketat dan edukasi kepada perusahaan untuk menciptakan lingkungan kerja yang mendukung.Partisipasi penyandang disabilitas dalam politik juga masih sangat terbatas.Proses pemilu, yang seharusnya menjamin hak semua warga negara, sering kali mengabaikan kebutuhan khusus penyandang disabilitas.Hambatan aksesibilitas, kurangnya informasi yang inklusif, dan stigma sosial menjadi tantangan yang perlu segera diatasi untuk memastikan mereka dapat berpartisipasi secara penuh dalam proses demokrasi.Perlindungan hukum untuk penyandang disabilitas mental memerlukan perhatian khusus.Sistem hukum harus mampu mengakomodasi kebutuhan mereka tanpa melanggar hak-hak dasar.Namun, implementasi kebijakan untuk melindungi mereka dari diskriminasi dan pelanggaran hukum masih memerlukan penguatan di berbagai aspek, termasuk pelatihan bagi aparat hukum.Aspek keterbukaan informasi juga menjadi bagian penting dalam memastikan kesetaraan.Penyandang disabilitas membutuhkan akses terhadap informasi dalam format yang sesuai dengan kebutuhan mereka.Hal ini mencakup penyediaan informasi dalam Braille, audio, atau format digital yang mudah diakses.Langkah ini sangat penting untuk memastikan mereka dapat menikmati layanan publik secara setara dengan masyarakat lainnya Kesetaraan bagi penyandang disabilitas merupakan salah satu tujuan utama dalam mewujudkan keadilan sosial. Perlindungan hukum yang diberikan kepada penyandang disabilitas menjadi elemen penting dalam memastikan hak-hak mereka terpenuhi tanpa diskriminasi. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau aspek perlindungan hukum bagi penyandang disabilitas dengan pendekatan studi pustaka. Melalui analisis dokumen hukum dan kebijakan, ditemukan bahwa berbagai peraturan telah dirumuskan untuk menjamin hak penyandang disabilitas, termasuk dalam bidang pendidikan, pekerjaan, kesehatan, dan aksesibilitas umum. Namun, implementasi dari peraturan tersebut sering kali menemui tantangan, seperti rendahnya pemahaman masyarakat, kurangnya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/3/pendidikan-inklusif-perlindungan-kesetaraan-disabi-thumb-0fa09.webp" title="JURIS - TINJAUAN PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KESETARAAN PENYANDANG DISABILITAS: Review of Legal Protection for Equality of Persons with Disabilities" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/pendidikan-inklusif-perlindungan-kesetaraan-disabi-thumb-0fa09.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/pendidikan-inklusif-perlindungan-kesetaraan-disabi-thumb-0fa09.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/pendidikan-inklusif-perlindungan-kesetaraan-disabi-thumb-0fa09.webp 1x" title="JURIS - TINJAUAN PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KESETARAAN PENYANDANG DISABILITAS: Review of Legal Protection for Equality of Persons with Disabilities" alt="JURIS - TINJAUAN PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KESETARAAN PENYANDANG DISABILITAS: Review of Legal Protection for Equality of Persons with Disabilities" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/3/pendidikan-inklusif-perlindungan-kesetaraan-disabi-thumb-e9a3a.webp" title="JURIS - TINJAUAN PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KESETARAAN PENYANDANG DISABILITAS: Review of Legal Protection for Equality of Persons with Disabilities" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/pendidikan-inklusif-perlindungan-kesetaraan-disabi-thumb-e9a3a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/pendidikan-inklusif-perlindungan-kesetaraan-disabi-thumb-e9a3a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/pendidikan-inklusif-perlindungan-kesetaraan-disabi-thumb-e9a3a.webp 1x" title="JURIS - TINJAUAN PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KESETARAAN PENYANDANG DISABILITAS: Review of Legal Protection for Equality of Persons with Disabilities" alt="JURIS - TINJAUAN PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KESETARAAN PENYANDANG DISABILITAS: Review of Legal Protection for Equality of Persons with Disabilities" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/3/pendidikan-inklusif-perlindungan-kesetaraan-disabi-thumb-69cc5.webp" title="JURIS - TINJAUAN PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KESETARAAN PENYANDANG DISABILITAS: Review of Legal Protection for Equality of Persons with Disabilities" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/pendidikan-inklusif-perlindungan-kesetaraan-disabi-thumb-69cc5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/pendidikan-inklusif-perlindungan-kesetaraan-disabi-thumb-69cc5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/pendidikan-inklusif-perlindungan-kesetaraan-disabi-thumb-69cc5.webp 1x" title="JURIS - TINJAUAN PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KESETARAAN PENYANDANG DISABILITAS: Review of Legal Protection for Equality of Persons with Disabilities" alt="JURIS - TINJAUAN PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KESETARAAN PENYANDANG DISABILITAS: Review of Legal Protection for Equality of Persons with Disabilities" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43510-pendidikan-inklusif-perlindungan-hukum-kesetaraan" title="JURIS - TINJAUAN PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KESETARAAN PENYANDANG DISABILITAS: Review of Legal Protection for Equality of Persons with Disabilities" target="_blank">TINJAUAN PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KESETARAAN PENYANDANG DISABILITAS: Review of Legal Protection for Equality of Persons with Disabilities</a>: Untuk menciptakan masyarakat yang inklusif dan setara, diperlukan pendekatan yang holistik dan berkelanjutan. Hal ini melibatkan penguatan regulasi, peningkatan kesadaran masyarakat, serta pemberdayaan penyandang disabilitas agar dapat berpartisipasi aktif dalam berbagai aspek kehidupan. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan penyandang disabilitas dapat menikmati hak-hak mereka secara penuh, tanpa diskriminasi atau hambatan. Selain itu, penting untuk mengembangkan program-program pendidikan inklusif yang berfokus pada kesetaraan dan penghormatan terhadap perbedaan. Pendidikan ini dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat dan mengurangi stigma terhadap penyandang disabilitas. Dalam sektor ketenagakerjaan, perlu ada insentif atau kebijakan yang mendorong perusahaan untuk mempekerjakan penyandang disabilitas dan menciptakan lingkungan kerja yang inklusif. Hal ini dapat meningkatkan peluang kerja bagi penyandang disabilitas dan mengurangi ketergantungan ekonomi mereka. Terakhir, penting untuk memastikan bahwa sistem peradilan memberikan perlindungan yang adil bagi penyandang disabilitas, baik sebagai korban, pelaku, maupun saksi. Pelatihan bagi aparat hukum dan penyediaan layanan aksesibilitas dalam sistem peradilan dapat membantu mewujudkan hal ini..
<br>Kesimpulan dari penelitian mengenai perlindungan hukum bagi kesetaraan penyandang disabilitas menunjukkan bahwa meskipun sudah ada kerangka hukum yang cukup kuat, implementasinya masih menghadapi banyak tantangan.Hambatan ini meliputi kurangnya pemahaman masyarakat, lemahnya pengawasan terhadap kebijakan, dan terbatasnya aksesibilitas yang mendukung penyandang disabilitas.Hal ini menunjukkan bahwa hukum saja tidak cukup untuk mewujudkan kesetaraan, tetapi juga membutuhkan upaya nyata dalam pelaksanaannya.Dalam bidang pendidikan, penyandang disabilitas sering kali terpinggirkan karena kurangnya fasilitas yang mendukung.Pendidikan inklusif yang layak seharusnya menjadi prioritas, karena pendidikan adalah kunci utama untuk membangun kesadaran dan memperkuat potensi individu.Hambatan struktural dan kurangnya tenaga pendidik yang kompeten menjadi salah satu kendala utama dalam memberikan pendidikan yang setara bagi penyandang disabilitas.Di sektor ketenagakerjaan, diskriminasi masih menjadi realitas yang harus dihadapi penyandang disabilitas.Meskipun ada peraturan yang mengatur kuota kerja, pelaksanaannya sering kali tidak efektif.Perusahaan cenderung mengabaikan kewajiban ini, dan lingkungan kerja yang belum inklusif semakin memperparah situasi.Hal ini menunjukkan pentingnya pengawasan lebih ketat dan edukasi kepada perusahaan untuk menciptakan lingkungan kerja yang mendukung.Partisipasi penyandang disabilitas dalam politik juga masih sangat terbatas.Proses pemilu, yang seharusnya menjamin hak semua warga negara, sering kali mengabaikan kebutuhan khusus penyandang disabilitas.Hambatan aksesibilitas, kurangnya informasi yang inklusif, dan stigma sosial menjadi tantangan yang perlu segera diatasi untuk memastikan mereka dapat berpartisipasi secara penuh dalam proses demokrasi.Perlindungan hukum untuk penyandang disabilitas mental memerlukan perhatian khusus.Sistem hukum harus mampu mengakomodasi kebutuhan mereka tanpa melanggar hak-hak dasar.Namun, implementasi kebijakan untuk melindungi mereka dari diskriminasi dan pelanggaran hukum masih memerlukan penguatan di berbagai aspek, termasuk pelatihan bagi aparat hukum.Aspek keterbukaan informasi juga menjadi bagian penting dalam memastikan kesetaraan.Penyandang disabilitas membutuhkan akses terhadap informasi dalam format yang sesuai dengan kebutuhan mereka.Hal ini mencakup penyediaan informasi dalam Braille, audio, atau format digital yang mudah diakses.Langkah ini sangat penting untuk memastikan mereka dapat menikmati layanan publik secara setara dengan masyarakat lainnya
<br>Kesetaraan bagi penyandang disabilitas merupakan salah satu tujuan utama dalam mewujudkan keadilan sosial. Perlindungan hukum yang diberikan kepada penyandang disabilitas menjadi elemen penting dalam memastikan hak-hak mereka terpenuhi tanpa diskriminasi. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau aspek perlindungan hukum bagi penyandang disabilitas dengan pendekatan studi pustaka. Melalui analisis dokumen hukum dan kebijakan, ditemukan bahwa berbagai peraturan telah dirumuskan untuk menjamin hak penyandang disabilitas, termasuk dalam bidang pendidikan, pekerjaan, kesehatan, dan aksesibilitas umum. Namun, implementasi dari peraturan tersebut sering kali menemui tantangan, seperti rendahnya pemahaman masyarakat, kurangnya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/3/pendidikan-inklusif-perlindungan-kesetaraan-disabi-thumb-69cc5.webp" type="image/webp" length="283926" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/pendidikan-inklusif-perlindungan-kesetaraan-disabi-thumb-0fa09.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/pendidikan-inklusif-perlindungan-kesetaraan-disabi-thumb-e9a3a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/pendidikan-inklusif-perlindungan-kesetaraan-disabi-thumb-69cc5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2697-yalamqa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11337-pesolah-jurnal-pendidikan-sosial-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ TINJAUAN PERATURN TENTANG MASA JABATAN KEPALA DESA DENGAN PERATURAN PERATURAN JABATAN KEPALA DAERAH Review Of The Ruler On The Time Of The Village Head Office With The Regulations Of The District He ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ TINJAUAN PERATURN TENTANG MASA JABATAN KEPALA DESA DENGAN PERATURAN PERATURAN JABATAN KEPALA DAERAH Review Of The Ruler On The Time Of The Village Head Office With The Regulations Of The District He ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ TINJAUAN PERATURN TENTANG MASA JABATAN KEPALA DESA DENGAN PERATURAN PERATURAN JABATAN KEPALA DAERAH Review Of The Ruler On The Time Of The Village Head Office With The Regulations Of The District He ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43506-kepala-daerah-studi-tata-kelola-daer</link>
	<guid isPermaLink="false">48dbe3c965b9a0cac0c1a20d69666596</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 20:52:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ reza zulaifi ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,fees,reza,view,vol,zulaifi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai efektivitas implementasi UU No. 3 Tahun 2024 tentang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - TINJAUAN PERATURN TENTANG MASA JABATAN KEPALA DESA DENGAN PERATURAN-PERATURAN JABATAN KEPALA DAERAH: Review Of The Ruler On The Time Of The Village Head Office With The Regulations Of The District He: Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai efektivitas implementasi UU No. 3 Tahun 2024 tentang Desa, khususnya terkait dampak perpanjangan masa jabatan kepala desa terhadap kualitas pelayanan publik dan akuntabilitas pemerintahan desa. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada perbandingan sistem pemilihan kepala desa dan kepala daerah, termasuk analisis terhadap potensi konflik kepentingan dan dinamika politik lokal yang mungkin timbul. Ketiga, studi komparatif mengenai pengaturan masa jabatan kepala desa dan kepala daerah di negara-negara lain dengan sistem pemerintahan yang serupa dapat memberikan wawasan baru dan alternatif solusi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pemerintahan di Indonesia. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan kebijakan dan regulasi yang lebih baik di bidang pemerintahan desa dan daerah, serta memperkuat prinsip-prinsip demokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik.. Peraturan masa jabatan kepala desa di Indonesia telah mengalami perkembangan dari waktu ke waktu, dimulai dari UU No.3 Tahun 2024 yang mengatur masa jabatan 8 tahun dengan maksimal 2 periode.Masa jabatan kepala daerah diatur oleh UU No.10 Tahun 2016, yaitu 5 tahun dengan maksimal 2 periode, namun terdapat pengecualian bagi kepala daerah hasil Pilkada 2020 berdasarkan putusan MK.Harmonisasi hukum dan pengkajian khusus terhadap masa jabatan kepala desa dan kepala daerah diperlukan untuk menciptakan regulasi yang lebih baik Masa jabatan kepala desa dan kepala daerah tentunya berbeda karena dua-duanya sudah ada peraturannya masing-masing didalam undang-undang, yang tertulis tentang peraturan desa mencakup Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1979 adalah tentang Pemerintahan Desa lalu di digantikan dengan Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang desa dan setelah itu dirubah menjadi UU No. 3 Tahun 2024 yang mengatur masa jabatan kepala desa adalah 8 tahun dan maksimal 2 periode. Sementara Pasal 162 Ayat (1) dan (2) UU yang sama mengatur, kepala daerah menjabat selama lima tahun. Sedangkan Pasal 201 Ayat (7) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada menyatakan, kepala daerah hasil Pilkada 2020 menjabat hingga tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/2/kepala-daerah-studi-tata-kelola-jabatan-hasil-pilk-thumb-b9ab3.webp" title="JURIS - TINJAUAN PERATURN TENTANG MASA JABATAN KEPALA DESA DENGAN  PERATURAN-PERATURAN JABATAN KEPALA DAERAH: Review Of The Ruler On The Time Of The Village Head Office With The Regulations Of The District He" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/kepala-daerah-studi-tata-kelola-jabatan-hasil-pilk-thumb-b9ab3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/kepala-daerah-studi-tata-kelola-jabatan-hasil-pilk-thumb-b9ab3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/kepala-daerah-studi-tata-kelola-jabatan-hasil-pilk-thumb-b9ab3.webp 1x" title="JURIS - TINJAUAN PERATURN TENTANG MASA JABATAN KEPALA DESA DENGAN  PERATURAN-PERATURAN JABATAN KEPALA DAERAH: Review Of The Ruler On The Time Of The Village Head Office With The Regulations Of The District He" alt="JURIS - TINJAUAN PERATURN TENTANG MASA JABATAN KEPALA DESA DENGAN  PERATURAN-PERATURAN JABATAN KEPALA DAERAH: Review Of The Ruler On The Time Of The Village Head Office With The Regulations Of The District He" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/kepala-daerah-studi-tata-kelola-jabatan-hasil-pilk-thumb-547e8.webp" title="JURIS - TINJAUAN PERATURN TENTANG MASA JABATAN KEPALA DESA DENGAN  PERATURAN-PERATURAN JABATAN KEPALA DAERAH: Review Of The Ruler On The Time Of The Village Head Office With The Regulations Of The District He" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/kepala-daerah-studi-tata-kelola-jabatan-hasil-pilk-thumb-547e8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/kepala-daerah-studi-tata-kelola-jabatan-hasil-pilk-thumb-547e8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/kepala-daerah-studi-tata-kelola-jabatan-hasil-pilk-thumb-547e8.webp 1x" title="JURIS - TINJAUAN PERATURN TENTANG MASA JABATAN KEPALA DESA DENGAN  PERATURAN-PERATURAN JABATAN KEPALA DAERAH: Review Of The Ruler On The Time Of The Village Head Office With The Regulations Of The District He" alt="JURIS - TINJAUAN PERATURN TENTANG MASA JABATAN KEPALA DESA DENGAN  PERATURAN-PERATURAN JABATAN KEPALA DAERAH: Review Of The Ruler On The Time Of The Village Head Office With The Regulations Of The District He" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/kepala-daerah-studi-tata-kelola-jabatan-hasil-pilk-thumb-b79cb.webp" title="JURIS - TINJAUAN PERATURN TENTANG MASA JABATAN KEPALA DESA DENGAN  PERATURAN-PERATURAN JABATAN KEPALA DAERAH: Review Of The Ruler On The Time Of The Village Head Office With The Regulations Of The District He" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/kepala-daerah-studi-tata-kelola-jabatan-hasil-pilk-thumb-b79cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/kepala-daerah-studi-tata-kelola-jabatan-hasil-pilk-thumb-b79cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/kepala-daerah-studi-tata-kelola-jabatan-hasil-pilk-thumb-b79cb.webp 1x" title="JURIS - TINJAUAN PERATURN TENTANG MASA JABATAN KEPALA DESA DENGAN  PERATURAN-PERATURAN JABATAN KEPALA DAERAH: Review Of The Ruler On The Time Of The Village Head Office With The Regulations Of The District He" alt="JURIS - TINJAUAN PERATURN TENTANG MASA JABATAN KEPALA DESA DENGAN  PERATURAN-PERATURAN JABATAN KEPALA DAERAH: Review Of The Ruler On The Time Of The Village Head Office With The Regulations Of The District He" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43506-kepala-daerah-studi-tata-kelola-daer" title="JURIS - TINJAUAN PERATURN TENTANG MASA JABATAN KEPALA DESA DENGAN  PERATURAN-PERATURAN JABATAN KEPALA DAERAH: Review Of The Ruler On The Time Of The Village Head Office With The Regulations Of The District He" target="_blank">TINJAUAN PERATURN TENTANG MASA JABATAN KEPALA DESA DENGAN  PERATURAN-PERATURAN JABATAN KEPALA DAERAH: Review Of The Ruler On The Time Of The Village Head Office With The Regulations Of The District He</a>: Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai efektivitas implementasi UU No. 3 Tahun 2024 tentang Desa, khususnya terkait dampak perpanjangan masa jabatan kepala desa terhadap kualitas pelayanan publik dan akuntabilitas pemerintahan desa. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada perbandingan sistem pemilihan kepala desa dan kepala daerah, termasuk analisis terhadap potensi konflik kepentingan dan dinamika politik lokal yang mungkin timbul. Ketiga, studi komparatif mengenai pengaturan masa jabatan kepala desa dan kepala daerah di negara-negara lain dengan sistem pemerintahan yang serupa dapat memberikan wawasan baru dan alternatif solusi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pemerintahan di Indonesia. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan kebijakan dan regulasi yang lebih baik di bidang pemerintahan desa dan daerah, serta memperkuat prinsip-prinsip demokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik..
<br>Peraturan masa jabatan kepala desa di Indonesia telah mengalami perkembangan dari waktu ke waktu, dimulai dari UU No.3 Tahun 2024 yang mengatur masa jabatan 8 tahun dengan maksimal 2 periode.Masa jabatan kepala daerah diatur oleh UU No.10 Tahun 2016, yaitu 5 tahun dengan maksimal 2 periode, namun terdapat pengecualian bagi kepala daerah hasil Pilkada 2020 berdasarkan putusan MK.Harmonisasi hukum dan pengkajian khusus terhadap masa jabatan kepala desa dan kepala daerah diperlukan untuk menciptakan regulasi yang lebih baik
<br>Masa jabatan kepala desa dan kepala daerah tentunya berbeda karena dua-duanya sudah ada peraturannya masing-masing didalam undang-undang, yang tertulis tentang peraturan desa mencakup Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1979 adalah tentang Pemerintahan Desa lalu di digantikan dengan Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang desa dan setelah itu dirubah menjadi UU No. 3 Tahun 2024 yang mengatur masa jabatan kepala desa adalah 8 tahun dan maksimal 2 periode. Sementara Pasal 162 Ayat (1) dan (2) UU yang sama mengatur, kepala daerah menjabat selama lima tahun. Sedangkan Pasal 201 Ayat (7) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada menyatakan, kepala daerah hasil Pilkada 2020 menjabat hingga tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/2/kepala-daerah-studi-tata-kelola-jabatan-hasil-pilk-thumb-547e8.webp" type="image/webp" length="94018" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/kepala-daerah-studi-tata-kelola-jabatan-hasil-pilk-thumb-b9ab3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/kepala-daerah-studi-tata-kelola-jabatan-hasil-pilk-thumb-547e8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/kepala-daerah-studi-tata-kelola-jabatan-hasil-pilk-thumb-b79cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2697-yalamqa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11337-pesolah-jurnal-pendidikan-sosial-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Puisi Pada Hari Minggu Kucari Ayah ke Kota Karya Hasan Aspahani Ditinjau dari Aspek Semiotik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Puisi Pada Hari Minggu Kucari Ayah ke Kota Karya Hasan Aspahani Ditinjau dari Aspek Semiotik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Puisi Pada Hari Minggu Kucari Ayah ke Kota Karya Hasan Aspahani Ditinjau dari Aspek Semiotik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43495-proses-analisis-data-teknik-induktif-tekn</link>
	<guid isPermaLink="false">dc7774842934f4e469862b4cb647371f</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 20:48:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ archive team ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ asnan hefni ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[archive,asnan,content,hefni,main,team]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana elemen-elemen semiotika dalam puisi berinteraksi dengan konteks sosial dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Puisi Pada Hari Minggu Kucari Ayah ke Kota Karya Hasan Aspahani Ditinjau dari Aspek Semiotik: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana elemen-elemen semiotika dalam puisi berinteraksi dengan konteks sosial dan budaya tempat puisi tersebut diciptakan. Hal ini dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana puisi merefleksikan dan membentuk nilai-nilai budaya. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis semiotika puisi-puisi lain karya Hasan Aspahani untuk mengidentifikasi pola-pola dan tema-tema yang berulang, serta bagaimana gaya semiotiknya berkembang dari waktu ke waktu. Ketiga, penelitian dapat memperluas cakupan analisis dengan menggabungkan pendekatan semiotika dengan teori-teori sastra lainnya, seperti psikologi sastra atau sosiologi sastra, untuk mendapatkan interpretasi yang lebih komprehensif tentang makna dan dampak puisi.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa analisis semiotika puisi "Pada Hari Minggu Kucari Ayah ke Kota" karya Hasan Aspahani sebagai berikut.(1) Ikon yang ditemukan dalam puisi "Pada Hari Minggu Kucari Ayah ke Kota" ada dua jenis ikon, yaitu ikon imagi dan ikon diagramatis.(2) Indeks yang ditemukan dalam puisi "Pada Hari Minggu Kucari Ayah ke Kota" ialah indeks dalam kaitannya dengan antarteks.(3) Simbol yang ditemukan dalam puisi "Pada Hari Minggu Kucari Ayah ke Kota" karena tanda tidak menunjukkan hubungan sebab-akibat antara penanda dan petandanya Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk ikon, indeks, dan simbol yang terkandung dalam puisi "Pada Hari Minggu Kucari Ayah ke Kota". Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik penelitian pustaka, teknik baca, teknik mencatat, dan teknik wawancara semi-terstruktur. Teknik analisis data yang digunakan adalah memahami data secara keseluruhan, mengklasifikasikan data, membuat perbandingan data yang sesuai, dan menarik kesimpulan data. Hasil penelitian meliputi (1) Ikon dalam puisi "Pada Hari Minggu Kucari Ayah ke Kota" karya Hasan Aspahani ada dua jenis ikon, yaitu ikon imagi dan ikon diagramatis. (2) Indeks dalam puisi "Pada Hari Minggu Kucari Ayah ke Kota" karya Hasan Aspahani... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/9/proses-analisis-data-teknik-induktif-pengumpulan-k-thumb-22d33.webp" title="JURIS - Analisis Puisi Pada Hari Minggu Kucari Ayah ke Kota Karya Hasan Aspahani Ditinjau dari Aspek Semiotik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/proses-analisis-data-teknik-induktif-pengumpulan-k-thumb-22d33.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/proses-analisis-data-teknik-induktif-pengumpulan-k-thumb-22d33.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/proses-analisis-data-teknik-induktif-pengumpulan-k-thumb-22d33.webp 1x" title="JURIS - Analisis Puisi Pada Hari Minggu Kucari Ayah ke Kota Karya Hasan Aspahani Ditinjau dari Aspek Semiotik" alt="JURIS - Analisis Puisi Pada Hari Minggu Kucari Ayah ke Kota Karya Hasan Aspahani Ditinjau dari Aspek Semiotik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/proses-analisis-data-teknik-induktif-pengumpulan-k-thumb-b2b7f.webp" title="JURIS - Analisis Puisi Pada Hari Minggu Kucari Ayah ke Kota Karya Hasan Aspahani Ditinjau dari Aspek Semiotik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/proses-analisis-data-teknik-induktif-pengumpulan-k-thumb-b2b7f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/proses-analisis-data-teknik-induktif-pengumpulan-k-thumb-b2b7f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/proses-analisis-data-teknik-induktif-pengumpulan-k-thumb-b2b7f.webp 1x" title="JURIS - Analisis Puisi Pada Hari Minggu Kucari Ayah ke Kota Karya Hasan Aspahani Ditinjau dari Aspek Semiotik" alt="JURIS - Analisis Puisi Pada Hari Minggu Kucari Ayah ke Kota Karya Hasan Aspahani Ditinjau dari Aspek Semiotik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/proses-analisis-data-teknik-induktif-pengumpulan-k-thumb-3e3ec.webp" title="JURIS - Analisis Puisi Pada Hari Minggu Kucari Ayah ke Kota Karya Hasan Aspahani Ditinjau dari Aspek Semiotik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/proses-analisis-data-teknik-induktif-pengumpulan-k-thumb-3e3ec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/proses-analisis-data-teknik-induktif-pengumpulan-k-thumb-3e3ec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/proses-analisis-data-teknik-induktif-pengumpulan-k-thumb-3e3ec.webp 1x" title="JURIS - Analisis Puisi Pada Hari Minggu Kucari Ayah ke Kota Karya Hasan Aspahani Ditinjau dari Aspek Semiotik" alt="JURIS - Analisis Puisi Pada Hari Minggu Kucari Ayah ke Kota Karya Hasan Aspahani Ditinjau dari Aspek Semiotik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43495-proses-analisis-data-teknik-induktif-tekn" title="JURIS - Analisis Puisi Pada Hari Minggu Kucari Ayah ke Kota Karya Hasan Aspahani Ditinjau dari Aspek Semiotik" target="_blank">Analisis Puisi Pada Hari Minggu Kucari Ayah ke Kota Karya Hasan Aspahani Ditinjau dari Aspek Semiotik</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana elemen-elemen semiotika dalam puisi berinteraksi dengan konteks sosial dan budaya tempat puisi tersebut diciptakan. Hal ini dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana puisi merefleksikan dan membentuk nilai-nilai budaya. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis semiotika puisi-puisi lain karya Hasan Aspahani untuk mengidentifikasi pola-pola dan tema-tema yang berulang, serta bagaimana gaya semiotiknya berkembang dari waktu ke waktu. Ketiga, penelitian dapat memperluas cakupan analisis dengan menggabungkan pendekatan semiotika dengan teori-teori sastra lainnya, seperti psikologi sastra atau sosiologi sastra, untuk mendapatkan interpretasi yang lebih komprehensif tentang makna dan dampak puisi..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa analisis semiotika puisi "Pada Hari Minggu Kucari Ayah ke Kota" karya Hasan Aspahani sebagai berikut.(1) Ikon yang ditemukan dalam puisi "Pada Hari Minggu Kucari Ayah ke Kota" ada dua jenis ikon, yaitu ikon imagi dan ikon diagramatis.(2) Indeks yang ditemukan dalam puisi "Pada Hari Minggu Kucari Ayah ke Kota" ialah indeks dalam kaitannya dengan antarteks.(3) Simbol yang ditemukan dalam puisi "Pada Hari Minggu Kucari Ayah ke Kota" karena tanda tidak menunjukkan hubungan sebab-akibat antara penanda dan petandanya
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk ikon, indeks, dan simbol yang terkandung dalam puisi "Pada Hari Minggu Kucari Ayah ke Kota". Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik penelitian pustaka, teknik baca, teknik mencatat, dan teknik wawancara semi-terstruktur. Teknik analisis data yang digunakan adalah memahami data secara keseluruhan, mengklasifikasikan data, membuat perbandingan data yang sesuai, dan menarik kesimpulan data. Hasil penelitian meliputi (1) Ikon dalam puisi "Pada Hari Minggu Kucari Ayah ke Kota" karya Hasan Aspahani ada dua jenis ikon, yaitu ikon imagi dan ikon diagramatis. (2) Indeks dalam puisi "Pada Hari Minggu Kucari Ayah ke Kota" karya Hasan Aspahani...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/9/proses-analisis-data-teknik-induktif-pengumpulan-k-thumb-22d33.webp" type="image/webp" length="115278" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/proses-analisis-data-teknik-induktif-pengumpulan-k-thumb-22d33.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/proses-analisis-data-teknik-induktif-pengumpulan-k-thumb-b2b7f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/proses-analisis-data-teknik-induktif-pengumpulan-k-thumb-3e3ec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-499-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17107-adjektiva-educational-languages-literature-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Asesmen Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Dalam Kurikulum Merdeka di SMP ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Asesmen Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Dalam Kurikulum Merdeka di SMP ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Asesmen Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Dalam Kurikulum Merdeka di SMP ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43508-kurikulum-merdeka-analisis-strategi-guru-p5-kuriku</link>
	<guid isPermaLink="false">33417dfcbbe8c2910febf571dd5e2213</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 20:46:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ anwar balfas ]]></category>
	<category><![CDATA[ dadi mulya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anwar,balfas,common,crawl,dadi,mulya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas asesmen dalam Kurikulum Merdeka, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai strategi guru dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengatasi hambatan dalam penerapan asesmen. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Asesmen Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Dalam Kurikulum Merdeka di SMP: Untuk meningkatkan kualitas asesmen dalam Kurikulum Merdeka, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai strategi guru dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengatasi hambatan dalam penerapan asesmen. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan modul ajar yang lebih komprehensif, termasuk perangkat asesmen yang lengkap dan terintegrasi dengan kebutuhan peserta didik. Selain itu, penting juga untuk mengeksplorasi strategi guru dalam menerapkan asesmen secara individual dan personal, serta bagaimana mereka mengatasi keterbatasan waktu dan pengalaman dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan saran praktis dan inovatif untuk meningkatkan efektivitas asesmen dalam Kurikulum Merdeka.. Berdasarkan paparan terhadap temuan di lapangan, penelitian sebelumnya, dan pendapat pakar dapat disimpulkan bahwa strategi pelaksanaan asesmen sebagai berikut.Pertama, perencanaan asesmen adalah proses bagi guru untuk memahami kaidah dasar dan menentukan jenis asesmen.Dalam tahap ini guru menyusun kriteria asesmen yang sesuai dengan kebutuhan.Kedua, perencanaan asesmen dilakukan dengan menyusun perangkat asesmen yang termuat dalam modul ajar.Ketiga, kendala dalam asesmen berupa kurangnya panduan, alokasi waktu, dan pengalaman melaksanakan asesmen Kurikulum Merdeka yang terbatas menyebabkan proses asesmen tidak maksimal.Penelitian yang dilakukan, berimplikasi pada proses asesmen yang berlangsung secara garis besar telah mencakup tiga jenis yang direkomendasikan oleh Kurikulum Merdeka.Namun, proses asesmen yang berlangsung pada subjek penelitian belum dapat berjalan dengan dengan optimal.Asesmen yang disusun masih memerlukan banyak evaluasi dan perbaikan Strategi pelaksanaan asesmen dalam Kurikulum Merdeka sebagai kurikulum yang baru saja diterapkan memiliki implikasi pada strategi guru dalam melaksanakan asesmen dalam pembelajaran. Penelitian sebelumnya menyatakan bahwa asesmen Kurikulum Merdeka masih belum sesuai dengan ideal. Pengalaman dan referensi guru dalam menyusun perencanaan dan melaksanakan asesmen masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru dalam perencanaan, pelaksanaan, dan hambatan dalam penerapan asesmen pada Kurikulum Merdeka. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/e/kurikulum-merdeka-analisis-strategi-guru-p5-asesme-thumb-86762.webp" title="JURIS - Strategi Asesmen Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Dalam Kurikulum Merdeka di SMP" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/kurikulum-merdeka-analisis-strategi-guru-p5-asesme-thumb-86762.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/kurikulum-merdeka-analisis-strategi-guru-p5-asesme-thumb-86762.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/kurikulum-merdeka-analisis-strategi-guru-p5-asesme-thumb-86762.webp 1x" title="JURIS - Strategi Asesmen Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Dalam Kurikulum Merdeka di SMP" alt="JURIS - Strategi Asesmen Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Dalam Kurikulum Merdeka di SMP" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/kurikulum-merdeka-analisis-strategi-guru-p5-asesme-thumb-3d0b8.webp" title="JURIS - Strategi Asesmen Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Dalam Kurikulum Merdeka di SMP" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/kurikulum-merdeka-analisis-strategi-guru-p5-asesme-thumb-3d0b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/kurikulum-merdeka-analisis-strategi-guru-p5-asesme-thumb-3d0b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/kurikulum-merdeka-analisis-strategi-guru-p5-asesme-thumb-3d0b8.webp 1x" title="JURIS - Strategi Asesmen Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Dalam Kurikulum Merdeka di SMP" alt="JURIS - Strategi Asesmen Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Dalam Kurikulum Merdeka di SMP" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/kurikulum-merdeka-analisis-strategi-guru-p5-asesme-thumb-06710.webp" title="JURIS - Strategi Asesmen Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Dalam Kurikulum Merdeka di SMP" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/kurikulum-merdeka-analisis-strategi-guru-p5-asesme-thumb-06710.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/kurikulum-merdeka-analisis-strategi-guru-p5-asesme-thumb-06710.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/kurikulum-merdeka-analisis-strategi-guru-p5-asesme-thumb-06710.webp 1x" title="JURIS - Strategi Asesmen Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Dalam Kurikulum Merdeka di SMP" alt="JURIS - Strategi Asesmen Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Dalam Kurikulum Merdeka di SMP" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43508-kurikulum-merdeka-analisis-strategi-guru-p5-kuriku" title="JURIS - Strategi Asesmen Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Dalam Kurikulum Merdeka di SMP" target="_blank">Strategi Asesmen Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Dalam Kurikulum Merdeka di SMP</a>: Untuk meningkatkan kualitas asesmen dalam Kurikulum Merdeka, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai strategi guru dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengatasi hambatan dalam penerapan asesmen. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan modul ajar yang lebih komprehensif, termasuk perangkat asesmen yang lengkap dan terintegrasi dengan kebutuhan peserta didik. Selain itu, penting juga untuk mengeksplorasi strategi guru dalam menerapkan asesmen secara individual dan personal, serta bagaimana mereka mengatasi keterbatasan waktu dan pengalaman dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan saran praktis dan inovatif untuk meningkatkan efektivitas asesmen dalam Kurikulum Merdeka..
<br>Berdasarkan paparan terhadap temuan di lapangan, penelitian sebelumnya, dan pendapat pakar dapat disimpulkan bahwa strategi pelaksanaan asesmen sebagai berikut.Pertama, perencanaan asesmen adalah proses bagi guru untuk memahami kaidah dasar dan menentukan jenis asesmen.Dalam tahap ini guru menyusun kriteria asesmen yang sesuai dengan kebutuhan.Kedua, perencanaan asesmen dilakukan dengan menyusun perangkat asesmen yang termuat dalam modul ajar.Ketiga, kendala dalam asesmen berupa kurangnya panduan, alokasi waktu, dan pengalaman melaksanakan asesmen Kurikulum Merdeka yang terbatas menyebabkan proses asesmen tidak maksimal.Penelitian yang dilakukan, berimplikasi pada proses asesmen yang berlangsung secara garis besar telah mencakup tiga jenis yang direkomendasikan oleh Kurikulum Merdeka.Namun, proses asesmen yang berlangsung pada subjek penelitian belum dapat berjalan dengan dengan optimal.Asesmen yang disusun masih memerlukan banyak evaluasi dan perbaikan
<br>Strategi pelaksanaan asesmen dalam Kurikulum Merdeka sebagai kurikulum yang baru saja diterapkan memiliki implikasi pada strategi guru dalam melaksanakan asesmen dalam pembelajaran. Penelitian sebelumnya menyatakan bahwa asesmen Kurikulum Merdeka masih belum sesuai dengan ideal. Pengalaman dan referensi guru dalam menyusun perencanaan dan melaksanakan asesmen masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru dalam perencanaan, pelaksanaan, dan hambatan dalam penerapan asesmen pada Kurikulum Merdeka.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/e/kurikulum-merdeka-analisis-strategi-guru-p5-asesme-thumb-86762.webp" type="image/webp" length="97956" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/kurikulum-merdeka-analisis-strategi-guru-p5-asesme-thumb-86762.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/kurikulum-merdeka-analisis-strategi-guru-p5-asesme-thumb-3d0b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/kurikulum-merdeka-analisis-strategi-guru-p5-asesme-thumb-06710.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-499-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17107-adjektiva-educational-languages-literature-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemerolehan Morfem Afiks Pada Anak Usia 6 7 Tahun ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemerolehan Morfem Afiks Pada Anak Usia 6 7 Tahun ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemerolehan Morfem Afiks Pada Anak Usia 6 7 Tahun ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43502-anak-usia-bahasa-genz-interaksi-sos</link>
	<guid isPermaLink="false">4238da8152cd2a5c6c561cd79946e62b</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 20:46:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ anwar balfas ]]></category>
	<category><![CDATA[ dadi mulya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anwar,balfas,common,crawl,dadi,mulya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pemerolehan afiks pada anak usia 6-7 tahun dengan anak usia yang lebih muda atau lebih tua. Penelitian ini dapat membantu memahami perkembangan kemampuan bahasa anak secara lebih mendalam. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemerolehan Morfem Afiks Pada Anak Usia 6-7 Tahun: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pemerolehan afiks pada anak usia 6-7 tahun dengan anak usia yang lebih muda atau lebih tua. Penelitian ini dapat membantu memahami perkembangan kemampuan bahasa anak secara lebih mendalam. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang pengaruh lingkungan dan interaksi sosial terhadap pemerolehan afiks pada anak, termasuk pengaruh teknologi dan media massa. Dengan demikian, dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pemerolehan bahasa anak dan bagaimana cara mendukung perkembangan bahasa anak secara optimal.. Berdasarkan pembahasan yang dilakukan dalam penelitian ini, dapat disimpulkan anak usia 6-7 tahun sudah dapat menguasai beragam jenis afiks.Jenis afiks yang dikuasai anak yaitu prefiks, infiks, sufiks, dan konfiks.(4) Konfiks [di- - in}, {di- -kan}, {ke- -an}, {per- -an}.Anak usia 6-7 tahun sudah menguasai berbagai jenis afiks yang diperolehnya, tetapi anak usia 6-7 tahun memiliki jangkauan makna yang terbatas dalam menggunakan afiks.Reprsentasi pada anak usia 6-7 tahun dalam menggunakan afiks dipengaruhi oleh ucapan orang dewasa sehingga anak mengikuti dan mampu menggunakan afiks dengan varian bentuk yang benar dalam berkomunikasi Masalah dalam penelitian ini adalah ujaran afiks yang diperoleh anak usia 6-7 tahun, dan bagaimana proses afiksasi pada anak usia 6-7 tahun. Rancangan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan jenis penelitiannya adalah deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak, catat, observasi, wawancara, serta teknik rekam. Sumber data penelitian ini adalah ujaran anak usia 6-7 tahun. Sedangkan analisis data yang digunakan teknik bagi unsur langsung (BUL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa afiks yang diperoleh anak usia 6-7 tahun ada 4 jenis yaitu, prefiks, infiks, sufiks, konfiks. Representasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/7/anak-usia-bahasa-genz-interaksi-sosial-pemerolehan-thumb-9e5e2.webp" title="JURIS - Pemerolehan Morfem Afiks Pada Anak Usia 6-7 Tahun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/anak-usia-bahasa-genz-interaksi-sosial-pemerolehan-thumb-9e5e2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/anak-usia-bahasa-genz-interaksi-sosial-pemerolehan-thumb-9e5e2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/anak-usia-bahasa-genz-interaksi-sosial-pemerolehan-thumb-9e5e2.webp 1x" title="JURIS - Pemerolehan Morfem Afiks Pada Anak Usia 6-7 Tahun" alt="JURIS - Pemerolehan Morfem Afiks Pada Anak Usia 6-7 Tahun" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/anak-usia-bahasa-genz-interaksi-sosial-pemerolehan-thumb-b8439.webp" title="JURIS - Pemerolehan Morfem Afiks Pada Anak Usia 6-7 Tahun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/anak-usia-bahasa-genz-interaksi-sosial-pemerolehan-thumb-b8439.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/anak-usia-bahasa-genz-interaksi-sosial-pemerolehan-thumb-b8439.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/anak-usia-bahasa-genz-interaksi-sosial-pemerolehan-thumb-b8439.webp 1x" title="JURIS - Pemerolehan Morfem Afiks Pada Anak Usia 6-7 Tahun" alt="JURIS - Pemerolehan Morfem Afiks Pada Anak Usia 6-7 Tahun" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43502-anak-usia-bahasa-genz-interaksi-sos" title="JURIS - Pemerolehan Morfem Afiks Pada Anak Usia 6-7 Tahun" target="_blank">Pemerolehan Morfem Afiks Pada Anak Usia 6-7 Tahun</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pemerolehan afiks pada anak usia 6-7 tahun dengan anak usia yang lebih muda atau lebih tua. Penelitian ini dapat membantu memahami perkembangan kemampuan bahasa anak secara lebih mendalam. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang pengaruh lingkungan dan interaksi sosial terhadap pemerolehan afiks pada anak, termasuk pengaruh teknologi dan media massa. Dengan demikian, dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pemerolehan bahasa anak dan bagaimana cara mendukung perkembangan bahasa anak secara optimal..
<br>Berdasarkan pembahasan yang dilakukan dalam penelitian ini, dapat disimpulkan anak usia 6-7 tahun sudah dapat menguasai beragam jenis afiks.Jenis afiks yang dikuasai anak yaitu prefiks, infiks, sufiks, dan konfiks.(4) Konfiks [di- - in}, {di- -kan}, {ke- -an}, {per- -an}.Anak usia 6-7 tahun sudah menguasai berbagai jenis afiks yang diperolehnya, tetapi anak usia 6-7 tahun memiliki jangkauan makna yang terbatas dalam menggunakan afiks.Reprsentasi pada anak usia 6-7 tahun dalam menggunakan afiks dipengaruhi oleh ucapan orang dewasa sehingga anak mengikuti dan mampu menggunakan afiks dengan varian bentuk yang benar dalam berkomunikasi
<br>Masalah dalam penelitian ini adalah ujaran afiks yang diperoleh anak usia 6-7 tahun, dan bagaimana proses afiksasi pada anak usia 6-7 tahun. Rancangan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan jenis penelitiannya adalah deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak, catat, observasi, wawancara, serta teknik rekam. Sumber data penelitian ini adalah ujaran anak usia 6-7 tahun. Sedangkan analisis data yang digunakan teknik bagi unsur langsung (BUL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa afiks yang diperoleh anak usia 6-7 tahun ada 4 jenis yaitu, prefiks, infiks, sufiks, konfiks. Representasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/7/anak-usia-bahasa-genz-interaksi-sosial-pemerolehan-thumb-b8439.webp" type="image/webp" length="78264" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/anak-usia-bahasa-genz-interaksi-sosial-pemerolehan-thumb-9e5e2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/anak-usia-bahasa-genz-interaksi-sosial-pemerolehan-thumb-b8439.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-499-unmul.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17107-adjektiva-educational-languages-literature-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PERSEPSI AWAL MAHASISWA TERKAIT MATA KULIAH MATEMATIKA Students Initial Perception Regarding Mathematics Courses ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PERSEPSI AWAL MAHASISWA TERKAIT MATA KULIAH MATEMATIKA Students Initial Perception Regarding Mathematics Courses ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PERSEPSI AWAL MAHASISWA TERKAIT MATA KULIAH MATEMATIKA Students Initial Perception Regarding Mathematics Courses ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43505-mahasiswa-ilmu-komunikasi-pembelajaran-matematika</link>
	<guid isPermaLink="false">47c1b8f8430ec5796d3b044bd80ce2cc</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 20:31:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ reza zulaifi ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,fees,reza,view,vol,zulaifi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada strategi pembelajaran matematika yang dapat meningkatkan persepsi positif mahasiswa terhadap mata kuliah ini. Selain itu, penting juga untuk mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PERSEPSI AWAL MAHASISWA TERKAIT MATA KULIAH MATEMATIKA: Students' Initial Perception Regarding Mathematics Courses: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada strategi pembelajaran matematika yang dapat meningkatkan persepsi positif mahasiswa terhadap mata kuliah ini. Selain itu, penting juga untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi mahasiswa tentang matematika, seperti pengalaman belajar sebelumnya, metode pengajaran, dan dukungan dari dosen atau tutor. Dengan memahami faktor-faktor ini, dapat dikembangkan pendekatan pembelajaran yang lebih efektif dan menarik bagi mahasiswa, sehingga dapat meningkatkan minat dan hasil belajar mereka dalam mata kuliah matematika.. Persepsi awal mahasiswa program studi ilmu pemerintahan terkait mata kuliah matematika dominan menyatakan bahwa matematika itu tidak mudah atau sulit dengan persentase sebesar 49, 58%.Persespi awal yang menyatakan sangat tidak mudah atau sangat sulit sebanyak 30,83%.Sedangkan tidak ada yang memiliki persespi awal bahwa matematika itu sangat mudah.Hanya 5,42% yang memiliki persespi bahwa matematika itu mudah dan 14,17% memiliki persepsi menyatakan tingkat kemudahan mata kuliah matematika itu tergolong sedang Mata kuliah matematika menjadi salah satu mata kuliah yang identik dengan angka atau perhitungan, sehingga menjadi perhatian bagi mahasiswa ilmu pemerintahan yang backgroundnya ilmu sosial humaniora. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan persepsi mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan terkait mata kuliah matematika. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu survey dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan analisis data menggunaka statistik deskriptif. Hasil penelitian menujukkan bahwa persepsi awal mahasiswa program studi ilmu pemerintahan terkait mata kuliah matematika dominan menyatakan bahwa matematika... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/0/mahasiswa-ilmu-komunikasi-pembelajaran-matematika-thumb-8fbf7.webp" title="JURIS - PERSEPSI AWAL MAHASISWA TERKAIT MATA KULIAH MATEMATIKA: Students&#039; Initial Perception Regarding Mathematics Courses" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/mahasiswa-ilmu-komunikasi-pembelajaran-matematika-thumb-8fbf7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/mahasiswa-ilmu-komunikasi-pembelajaran-matematika-thumb-8fbf7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/mahasiswa-ilmu-komunikasi-pembelajaran-matematika-thumb-8fbf7.webp 1x" title="JURIS - PERSEPSI AWAL MAHASISWA TERKAIT MATA KULIAH MATEMATIKA: Students&#039; Initial Perception Regarding Mathematics Courses" alt="JURIS - PERSEPSI AWAL MAHASISWA TERKAIT MATA KULIAH MATEMATIKA: Students&#039; Initial Perception Regarding Mathematics Courses" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/0/mahasiswa-ilmu-komunikasi-pembelajaran-matematika-thumb-4b95c.webp" title="JURIS - PERSEPSI AWAL MAHASISWA TERKAIT MATA KULIAH MATEMATIKA: Students&#039; Initial Perception Regarding Mathematics Courses" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/mahasiswa-ilmu-komunikasi-pembelajaran-matematika-thumb-4b95c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/mahasiswa-ilmu-komunikasi-pembelajaran-matematika-thumb-4b95c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/mahasiswa-ilmu-komunikasi-pembelajaran-matematika-thumb-4b95c.webp 1x" title="JURIS - PERSEPSI AWAL MAHASISWA TERKAIT MATA KULIAH MATEMATIKA: Students&#039; Initial Perception Regarding Mathematics Courses" alt="JURIS - PERSEPSI AWAL MAHASISWA TERKAIT MATA KULIAH MATEMATIKA: Students&#039; Initial Perception Regarding Mathematics Courses" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/0/mahasiswa-ilmu-komunikasi-pembelajaran-matematika-thumb-f0c7f.webp" title="JURIS - PERSEPSI AWAL MAHASISWA TERKAIT MATA KULIAH MATEMATIKA: Students&#039; Initial Perception Regarding Mathematics Courses" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/mahasiswa-ilmu-komunikasi-pembelajaran-matematika-thumb-f0c7f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/mahasiswa-ilmu-komunikasi-pembelajaran-matematika-thumb-f0c7f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/mahasiswa-ilmu-komunikasi-pembelajaran-matematika-thumb-f0c7f.webp 1x" title="JURIS - PERSEPSI AWAL MAHASISWA TERKAIT MATA KULIAH MATEMATIKA: Students&#039; Initial Perception Regarding Mathematics Courses" alt="JURIS - PERSEPSI AWAL MAHASISWA TERKAIT MATA KULIAH MATEMATIKA: Students&#039; Initial Perception Regarding Mathematics Courses" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43505-mahasiswa-ilmu-komunikasi-pembelajaran-matematika" title="JURIS - PERSEPSI AWAL MAHASISWA TERKAIT MATA KULIAH MATEMATIKA: Students&#039; Initial Perception Regarding Mathematics Courses" target="_blank">PERSEPSI AWAL MAHASISWA TERKAIT MATA KULIAH MATEMATIKA: Students' Initial Perception Regarding Mathematics Courses</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada strategi pembelajaran matematika yang dapat meningkatkan persepsi positif mahasiswa terhadap mata kuliah ini. Selain itu, penting juga untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi mahasiswa tentang matematika, seperti pengalaman belajar sebelumnya, metode pengajaran, dan dukungan dari dosen atau tutor. Dengan memahami faktor-faktor ini, dapat dikembangkan pendekatan pembelajaran yang lebih efektif dan menarik bagi mahasiswa, sehingga dapat meningkatkan minat dan hasil belajar mereka dalam mata kuliah matematika..
<br>Persepsi awal mahasiswa program studi ilmu pemerintahan terkait mata kuliah matematika dominan menyatakan bahwa matematika itu tidak mudah atau sulit dengan persentase sebesar 49, 58%.Persespi awal yang menyatakan sangat tidak mudah atau sangat sulit sebanyak 30,83%.Sedangkan tidak ada yang memiliki persespi awal bahwa matematika itu sangat mudah.Hanya 5,42% yang memiliki persespi bahwa matematika itu mudah dan 14,17% memiliki persepsi menyatakan tingkat kemudahan mata kuliah matematika itu tergolong sedang
<br>Mata kuliah matematika menjadi salah satu mata kuliah yang identik dengan angka atau perhitungan, sehingga menjadi perhatian bagi mahasiswa ilmu pemerintahan yang backgroundnya ilmu sosial humaniora. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan persepsi mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan terkait mata kuliah matematika. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu survey dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan analisis data menggunaka statistik deskriptif. Hasil penelitian menujukkan bahwa persepsi awal mahasiswa program studi ilmu pemerintahan terkait mata kuliah matematika dominan menyatakan bahwa matematika...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/0/mahasiswa-ilmu-komunikasi-pembelajaran-matematika-thumb-4b95c.webp" type="image/webp" length="228122" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/mahasiswa-ilmu-komunikasi-pembelajaran-matematika-thumb-8fbf7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/mahasiswa-ilmu-komunikasi-pembelajaran-matematika-thumb-4b95c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/mahasiswa-ilmu-komunikasi-pembelajaran-matematika-thumb-f0c7f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2697-yalamqa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11337-pesolah-jurnal-pendidikan-sosial-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Keefektifan Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas V melalui Aplikasi V BAR Berbasis Android ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Keefektifan Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas V melalui Aplikasi V BAR Berbasis Android ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Keefektifan Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas V melalui Aplikasi V BAR Berbasis Android ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-43499-integrasi-aplikasi-matematika-konsep</link>
	<guid isPermaLink="false">80e618a7eda217ca9fc7faad8ba60218</guid>
	<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 20:19:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ bar android ]]></category>
	<category><![CDATA[ side menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[android,bar,menu,side,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Di masa depan, penelitian dapat mengkaji efektivitas integrasi aplikasi VAcBAR dengan platform pembelajaran online untuk memperluas jangkauan dan menyesuaikan materi dengan tingkat kesulitan yang lebih beragam; selanjutnya, dipertimbangkan studi longitudinal ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Keefektifan Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas V melalui Aplikasi V-BAR Berbasis Android: Di masa depan, penelitian dapat mengkaji efektivitas integrasi aplikasi VAcBAR dengan platform pembelajaran online untuk memperluas jangkauan dan menyesuaikan materi dengan tingkat kesulitan yang lebih beragam; selanjutnya, dipertimbangkan studi longitudinal menilai keberlanjutan peningkatan kemampuan siswa setelah penggunaan aplikasi selama setidaknya satu semester penuh; terakhir, eksplorasi kolaborasi antara guru dan siswa dalam coAcdesign konten VAcBAR dapat meningkatkan motivasi dan kreativitas dalam memecahkan masalah matematika, sehingga memperdalam pemahaman konseptual siswa.. Aplikasi VAcBAR berbasis Android dan model PBL secara signifikan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas V SD N Sidomulyo 3, dengan kenaikan rataAcrata skor 40,1A% dan NAcGain Score 61,22A% (kategori sedang) Penelitian ini bertujuan menentukan efektivitas peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas V SD N Sidomulyo 3 melalui penggunaan aplikasi V-BAR berbasis Android dan model PBL. Metode kuantitatif eksperimental satu kelompok pretestAcposttest diterapkan pada 22 siswa. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah. Analisis menggunakan statistik N-Gain Score menunjukkan peningkatan kemampuan sebesar 61,22A% (kategori sedang). Hasil posttest rataAcrata 74,6, meningkat 40,1A% dibanding pretest 34,5. Kesimpulan: aplikasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/6/integrasi-aplikasi-matematika-konsep-siswa-microso-thumb-c97ce.webp" title="JURIS - Keefektifan Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas V melalui  Aplikasi V-BAR Berbasis Android" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/integrasi-aplikasi-matematika-konsep-siswa-microso-thumb-c97ce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/integrasi-aplikasi-matematika-konsep-siswa-microso-thumb-c97ce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/integrasi-aplikasi-matematika-konsep-siswa-microso-thumb-c97ce.webp 1x" title="JURIS - Keefektifan Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas V melalui  Aplikasi V-BAR Berbasis Android" alt="JURIS - Keefektifan Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas V melalui  Aplikasi V-BAR Berbasis Android" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/integrasi-aplikasi-matematika-konsep-siswa-microso-thumb-61cd1.webp" title="JURIS - Keefektifan Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas V melalui  Aplikasi V-BAR Berbasis Android" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/integrasi-aplikasi-matematika-konsep-siswa-microso-thumb-61cd1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/integrasi-aplikasi-matematika-konsep-siswa-microso-thumb-61cd1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/integrasi-aplikasi-matematika-konsep-siswa-microso-thumb-61cd1.webp 1x" title="JURIS - Keefektifan Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas V melalui  Aplikasi V-BAR Berbasis Android" alt="JURIS - Keefektifan Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas V melalui  Aplikasi V-BAR Berbasis Android" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/integrasi-aplikasi-matematika-konsep-siswa-microso-thumb-4ec24.webp" title="JURIS - Keefektifan Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas V melalui  Aplikasi V-BAR Berbasis Android" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/integrasi-aplikasi-matematika-konsep-siswa-microso-thumb-4ec24.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/integrasi-aplikasi-matematika-konsep-siswa-microso-thumb-4ec24.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/integrasi-aplikasi-matematika-konsep-siswa-microso-thumb-4ec24.webp 1x" title="JURIS - Keefektifan Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas V melalui  Aplikasi V-BAR Berbasis Android" alt="JURIS - Keefektifan Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas V melalui  Aplikasi V-BAR Berbasis Android" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43499-integrasi-aplikasi-matematika-konsep" title="JURIS - Keefektifan Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas V melalui  Aplikasi V-BAR Berbasis Android" target="_blank">Keefektifan Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas V melalui  Aplikasi V-BAR Berbasis Android</a>: Di masa depan, penelitian dapat mengkaji efektivitas integrasi aplikasi VAcBAR dengan platform pembelajaran online untuk memperluas jangkauan dan menyesuaikan materi dengan tingkat kesulitan yang lebih beragam; selanjutnya, dipertimbangkan studi longitudinal menilai keberlanjutan peningkatan kemampuan siswa setelah penggunaan aplikasi selama setidaknya satu semester penuh; terakhir, eksplorasi kolaborasi antara guru dan siswa dalam coAcdesign konten VAcBAR dapat meningkatkan motivasi dan kreativitas dalam memecahkan masalah matematika, sehingga memperdalam pemahaman konseptual siswa..
<br>Aplikasi VAcBAR berbasis Android dan model PBL secara signifikan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas V SD N Sidomulyo 3, dengan kenaikan rataAcrata skor 40,1A% dan NAcGain Score 61,22A% (kategori sedang)
<br>Penelitian ini bertujuan menentukan efektivitas peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas V SD N Sidomulyo 3 melalui penggunaan aplikasi V-BAR berbasis Android dan model PBL. Metode kuantitatif eksperimental satu kelompok pretestAcposttest diterapkan pada 22 siswa. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah. Analisis menggunakan statistik N-Gain Score menunjukkan peningkatan kemampuan sebesar 61,22A% (kategori sedang). Hasil posttest rataAcrata 74,6, meningkat 40,1A% dibanding pretest 34,5. Kesimpulan: aplikasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/6/integrasi-aplikasi-matematika-konsep-siswa-microso-thumb-61cd1.webp" type="image/webp" length="106430" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/integrasi-aplikasi-matematika-konsep-siswa-microso-thumb-c97ce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/integrasi-aplikasi-matematika-konsep-siswa-microso-thumb-61cd1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/integrasi-aplikasi-matematika-konsep-siswa-microso-thumb-4ec24.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-333-univet-bantara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8551-absis-mathematics-education-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Fri, 01 May 2026 05:56:38 +0700. 24 items. Served in: 7.169 seconds [rss] -->
