<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.119-9jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.119-9jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Thu, 09 Jul 2026 16:01:27 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 16:01:27 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-09T16:01:27+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ In Silico Study of Torch Ginger Flower Etlingera elatior Jack R M Sm flos Bioactive Compounds Targeting TGF Receptor Type I TGF R1 as Potential Tumor Suppressor Agents ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ In Silico Study of Torch Ginger Flower Etlingera elatior Jack R M Sm flos Bioactive Compounds Targeting TGF Receptor Type I TGF R1 as Potential Tumor Suppressor Agents ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ In Silico Study of Torch Ginger Flower Etlingera elatior Jack R M Sm flos Bioactive Compounds Targeting TGF Receptor Type I TGF R1 as Potential Tumor Suppressor Agents ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53800-sel-kanker-paru-terapi-tgf-r1-bunga</link>
	<guid isPermaLink="false">1ba220f4dac9622d8ec9ac010c4be786</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 15:54:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ ex bl ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bl,ex,header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan validasi eksperimental terhadap kaempferol dan quercetin sebagai kandidat agen penekan tumor. Uji inhibisi kinase TGF-R1 dapat dilakukan untuk mengukur pengikatan langsung dan inhibisi aktivitas enzim ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - In Silico Study of Torch Ginger Flower (Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm. flos) Bioactive Compounds Targeting TGF- Receptor Type I (TGF-R1) as Potential Tumor Suppressor Agents: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan validasi eksperimental terhadap kaempferol dan quercetin sebagai kandidat agen penekan tumor. Uji inhibisi kinase TGF-R1 dapat dilakukan untuk mengukur pengikatan langsung dan inhibisi aktivitas enzim TGF-R1. Selanjutnya, analisis jalur seluler, seperti evaluasi fosfo-Smad2/3 atau sistem gen pelapor TGF-, dapat dilakukan untuk mengonfirmasi apakah senyawa tersebut menghambat sinyal TGF- di dalam sel hidup. Selain itu, uji sitotoksisitas dan selektivitas pada sel kanker dan sel normal perlu dilakukan untuk menilai keamanan dan spesifisitas. Akhirnya, studi ADME-Tox eksperimental, termasuk permeabilitas Caco-2, pengikatan protein plasma, stabilitas metabolik, dan uji genotoksisitas, sangat penting sebelum maju ke model hewan. Penelitian ini akan membantu mengonfirmasi potensi kaempferol dan quercetin sebagai agen penekan tumor yang menargetkan TGF-R1 dan memberikan dasar yang kuat untuk pengembangan obat kanker yang lebih lanjut.. Hasil dari pendekatan komputasi, termasuk aturan Lipinski, analisis ADMET, skrining farmakofor, dan docking molekul, menunjukkan bahwa kaempferol memiliki afinitas terikat terbaik terhadap TGF-R1, dengan nilai -7,98 kkal/mol dan konstanta inhibisi 1,42 AAM.Temuan ini menunjukkan bahwa kaempferol dan quercetin memiliki potensi menjanjikan sebagai agen penekan tumor alami yang menargetkan TGF-R1.Namun, karena penelitian ini masih berada pada tahap komputasi, validasi eksperimental sangat penting.Studi selanjutnya harus mencakup uji inhibisi kinase TGF-R1, analisis jalur seluler, uji sitotoksisitas dan selektivitas pada sel kanker dan sel normal, serta penilaian ADME-Tox eksperimental sebelum maju ke model hewan Kanker merupakan salah satu tantangan kesehatan terbesar di dunia, dengan diperkirakan 16,3 juta kematian terkait kanker pada tahun 2040. Terapi kanker saat ini masih menghadapi berbagai tantangan seperti resistensi, toksisitas, dan biaya tinggi, yang menekankan kebutuhan pendekatan yang lebih terarah dalam penemuan terapi baru. Bunga kencur (Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm. flos) telah dilaporkan mengandung senyawa bioaktif dengan aktivitas tumor-supresif potensial melalui modulasi jalur kanker. Namun, bukti in silico yang mengevaluasi senyawa aktifnya sebagai penghambat reseptor faktor pertumbuhan transformasi beta tipe I (TGF-R1), protein yang terlibat dalam proliferasi dan metastasis tumor, masih terbatas. Studi ini bertujuan untuk memprediksi dan mengevaluasi potensi senyawa Etlingera elatior sebagai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/c/sel-kanker-paru-terapi-tgf-r1-bunga-kencur-docking-thumb-309db.webp" title="JURIS - In Silico Study of Torch Ginger Flower (Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm. flos) Bioactive Compounds Targeting TGF- Receptor Type I (TGF-R1) as Potential Tumor Suppressor Agents" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/sel-kanker-paru-terapi-tgf-r1-bunga-kencur-docking-thumb-309db.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/sel-kanker-paru-terapi-tgf-r1-bunga-kencur-docking-thumb-309db.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/sel-kanker-paru-terapi-tgf-r1-bunga-kencur-docking-thumb-309db.webp 1x" title="JURIS - In Silico Study of Torch Ginger Flower (Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm. flos) Bioactive Compounds Targeting TGF- Receptor Type I (TGF-R1) as Potential Tumor Suppressor Agents" alt="JURIS - In Silico Study of Torch Ginger Flower (Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm. flos) Bioactive Compounds Targeting TGF- Receptor Type I (TGF-R1) as Potential Tumor Suppressor Agents" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/sel-kanker-paru-terapi-tgf-r1-bunga-kencur-docking-thumb-c3872.webp" title="JURIS - In Silico Study of Torch Ginger Flower (Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm. flos) Bioactive Compounds Targeting TGF- Receptor Type I (TGF-R1) as Potential Tumor Suppressor Agents" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/sel-kanker-paru-terapi-tgf-r1-bunga-kencur-docking-thumb-c3872.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/sel-kanker-paru-terapi-tgf-r1-bunga-kencur-docking-thumb-c3872.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/sel-kanker-paru-terapi-tgf-r1-bunga-kencur-docking-thumb-c3872.webp 1x" title="JURIS - In Silico Study of Torch Ginger Flower (Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm. flos) Bioactive Compounds Targeting TGF- Receptor Type I (TGF-R1) as Potential Tumor Suppressor Agents" alt="JURIS - In Silico Study of Torch Ginger Flower (Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm. flos) Bioactive Compounds Targeting TGF- Receptor Type I (TGF-R1) as Potential Tumor Suppressor Agents" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/sel-kanker-paru-terapi-tgf-r1-bunga-kencur-docking-thumb-edf2e.webp" title="JURIS - In Silico Study of Torch Ginger Flower (Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm. flos) Bioactive Compounds Targeting TGF- Receptor Type I (TGF-R1) as Potential Tumor Suppressor Agents" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/sel-kanker-paru-terapi-tgf-r1-bunga-kencur-docking-thumb-edf2e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/sel-kanker-paru-terapi-tgf-r1-bunga-kencur-docking-thumb-edf2e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/sel-kanker-paru-terapi-tgf-r1-bunga-kencur-docking-thumb-edf2e.webp 1x" title="JURIS - In Silico Study of Torch Ginger Flower (Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm. flos) Bioactive Compounds Targeting TGF- Receptor Type I (TGF-R1) as Potential Tumor Suppressor Agents" alt="JURIS - In Silico Study of Torch Ginger Flower (Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm. flos) Bioactive Compounds Targeting TGF- Receptor Type I (TGF-R1) as Potential Tumor Suppressor Agents" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53800-sel-kanker-paru-terapi-tgf-r1-bunga" title="JURIS - In Silico Study of Torch Ginger Flower (Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm. flos) Bioactive Compounds Targeting TGF- Receptor Type I (TGF-R1) as Potential Tumor Suppressor Agents" target="_blank">In Silico Study of Torch Ginger Flower (Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm. flos) Bioactive Compounds Targeting TGF- Receptor Type I (TGF-R1) as Potential Tumor Suppressor Agents</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan validasi eksperimental terhadap kaempferol dan quercetin sebagai kandidat agen penekan tumor. Uji inhibisi kinase TGF-R1 dapat dilakukan untuk mengukur pengikatan langsung dan inhibisi aktivitas enzim TGF-R1. Selanjutnya, analisis jalur seluler, seperti evaluasi fosfo-Smad2/3 atau sistem gen pelapor TGF-, dapat dilakukan untuk mengonfirmasi apakah senyawa tersebut menghambat sinyal TGF- di dalam sel hidup. Selain itu, uji sitotoksisitas dan selektivitas pada sel kanker dan sel normal perlu dilakukan untuk menilai keamanan dan spesifisitas. Akhirnya, studi ADME-Tox eksperimental, termasuk permeabilitas Caco-2, pengikatan protein plasma, stabilitas metabolik, dan uji genotoksisitas, sangat penting sebelum maju ke model hewan. Penelitian ini akan membantu mengonfirmasi potensi kaempferol dan quercetin sebagai agen penekan tumor yang menargetkan TGF-R1 dan memberikan dasar yang kuat untuk pengembangan obat kanker yang lebih lanjut..
<br>Hasil dari pendekatan komputasi, termasuk aturan Lipinski, analisis ADMET, skrining farmakofor, dan docking molekul, menunjukkan bahwa kaempferol memiliki afinitas terikat terbaik terhadap TGF-R1, dengan nilai -7,98 kkal/mol dan konstanta inhibisi 1,42 AAM.Temuan ini menunjukkan bahwa kaempferol dan quercetin memiliki potensi menjanjikan sebagai agen penekan tumor alami yang menargetkan TGF-R1.Namun, karena penelitian ini masih berada pada tahap komputasi, validasi eksperimental sangat penting.Studi selanjutnya harus mencakup uji inhibisi kinase TGF-R1, analisis jalur seluler, uji sitotoksisitas dan selektivitas pada sel kanker dan sel normal, serta penilaian ADME-Tox eksperimental sebelum maju ke model hewan
<br>Kanker merupakan salah satu tantangan kesehatan terbesar di dunia, dengan diperkirakan 16,3 juta kematian terkait kanker pada tahun 2040. Terapi kanker saat ini masih menghadapi berbagai tantangan seperti resistensi, toksisitas, dan biaya tinggi, yang menekankan kebutuhan pendekatan yang lebih terarah dalam penemuan terapi baru. Bunga kencur (Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm. flos) telah dilaporkan mengandung senyawa bioaktif dengan aktivitas tumor-supresif potensial melalui modulasi jalur kanker. Namun, bukti in silico yang mengevaluasi senyawa aktifnya sebagai penghambat reseptor faktor pertumbuhan transformasi beta tipe I (TGF-R1), protein yang terlibat dalam proliferasi dan metastasis tumor, masih terbatas. Studi ini bertujuan untuk memprediksi dan mengevaluasi potensi senyawa Etlingera elatior sebagai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/c/sel-kanker-paru-terapi-tgf-r1-bunga-kencur-docking-thumb-c3872.webp" type="image/webp" length="113944" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/sel-kanker-paru-terapi-tgf-r1-bunga-kencur-docking-thumb-309db.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/sel-kanker-paru-terapi-tgf-r1-bunga-kencur-docking-thumb-c3872.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/sel-kanker-paru-terapi-tgf-r1-bunga-kencur-docking-thumb-edf2e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1785-chemoprev.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3067-indonesian-journal-cancer-chemoprevention.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ In Silico Study of Bioactive Compounds from Syzygium malaccense Targeting HER2 and Progesterone Receptors in Breast Cancer ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ In Silico Study of Bioactive Compounds from Syzygium malaccense Targeting HER2 and Progesterone Receptors in Breast Cancer ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ In Silico Study of Bioactive Compounds from Syzygium malaccense Targeting HER2 and Progesterone Receptors in Breast Cancer ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53799-aktivitas-sitotoksik-senyawa-antikanker</link>
	<guid isPermaLink="false">2117812995746d7f03990507f1e4051f</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 15:54:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ ex bl ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bl,ex,header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, melakukan uji in vitro terhadap myricetin dan quercetin pada sel kanker payudara PRAcpositif (misalnya MCFAc7) dan HER2Acpositif (misalnya SKAcBRAc3 atau BTAc474) untuk menilai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - In Silico Study of Bioactive Compounds from Syzygium malaccense Targeting HER2 and Progesterone Receptors in Breast Cancer: Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, melakukan uji in vitro terhadap myricetin dan quercetin pada sel kanker payudara PRAcpositif (misalnya MCFAc7) dan HER2Acpositif (misalnya SKAcBRAc3 atau BTAc474) untuk menilai aktivitas sitotoksik, mekanisme apoptosis, dan efek kombinasi dengan terapi standar; pertanyaan penelitian: AoApakah myricetin dan quercetin dapat menginduksi kematian sel kanker secara selektif dan meningkatkan efektivitas trastuzumab atau tamoxifen?Ao Kedua, menilai profil farmakokinetik, toksikologi, dan bioavailabilitas senyawa tersebut pada model hewan untuk menentukan dosis aman dan distribusi jaringan; pertanyaan: AoBagaimana kinetika absorpsi, distribusi, metabolisme, dan ekskresi myricetin serta quercetin pada tikus, serta apa tingkat toksisitas akut dan kronisnya?Ao Ketiga, merancang dan mensintesis turunan struktural myricetin dan quercetin dengan modifikasi fungsi kimia atau strategi prodrug guna meningkatkan kepatuhan pada aturan Lima, selektivitas terhadap target, dan stabilitas biologis; pertanyaan: AoApakah derivatif kimia yang dirancang dapat meningkatkan afinitas ikatan pada HER2 atau PR serta memperbaiki sifat farmakologi dibandingkan induk?Ao Penelitian-penelitian ini akan memberikan bukti eksperimental yang diperlukan untuk mengkonfirmasi potensi terapeutik senyawa alami dari Syzygium malaccense dan membuka peluang pengembangan obat yang lebih efektif dan aman.. Myricetin menunjukkan afinitas ikatan yang kuat terhadap reseptor HER2 dengan interaksi pada residu Asp 863, Lys 753, Ala 751, dan Leu 796 serta membentuk kompleks yang stabil selama simulasi dinamika molekuler 15 ns, menandakan potensinya sebagai inhibitor HER2.Quercetin berikatan secara kompeten dengan reseptor progesteron pada residu Arg 766, memperoleh energi ikatan terbaik di antara ligan yang diuji meskipun masih lebih rendah dibandingkan ligan alami.Kedua senyawa ini berpotensi menjadi kandidat terapeutik terarah untuk kanker payudara HER2Acpositif dan PRAcpositif, namun perlu diverifikasi secara eksperimental menggunakan sel MCFAc7, SKAcBRAc3, atau BTAc474 serta uji viabilitas dan apoptosis Kanker payudara tetap menjadi salah satu penyebab kematian terkait kanker paling umum pada wanita, dengan reseptor progesteron (PR) dan reseptor faktor pertumbuhan epidermal manusia 2 (HER2) sebagai target molekuler utama dalam perkembangannya. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi potensi senyawa bioaktif dari Syzygium malaccense yang telah menunjukkan aktivitas antikanker, sebagai inhibitor yang terarah pada PR dan HER2, menggunakan pendekatan komputasi. Sebanyak 155 senyawa awalnya disaring untuk potensi antikanker menggunakan Prediction of Activity Spectra for Substances (PASS), menghasilkan 80 senyawa untuk analisis lebih lanjut. Prediksi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/6/aktivitas-sitotoksik-senyawa-antikanker-gynura-doc-thumb-9e84e.webp" title="JURIS - In Silico Study of Bioactive Compounds from Syzygium malaccense Targeting HER2 and Progesterone Receptors in Breast Cancer" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/aktivitas-sitotoksik-senyawa-antikanker-gynura-doc-thumb-9e84e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/aktivitas-sitotoksik-senyawa-antikanker-gynura-doc-thumb-9e84e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/aktivitas-sitotoksik-senyawa-antikanker-gynura-doc-thumb-9e84e.webp 1x" title="JURIS - In Silico Study of Bioactive Compounds from Syzygium malaccense Targeting HER2 and Progesterone Receptors in Breast Cancer" alt="JURIS - In Silico Study of Bioactive Compounds from Syzygium malaccense Targeting HER2 and Progesterone Receptors in Breast Cancer" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/aktivitas-sitotoksik-senyawa-antikanker-gynura-doc-thumb-9b921.webp" title="JURIS - In Silico Study of Bioactive Compounds from Syzygium malaccense Targeting HER2 and Progesterone Receptors in Breast Cancer" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/aktivitas-sitotoksik-senyawa-antikanker-gynura-doc-thumb-9b921.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/aktivitas-sitotoksik-senyawa-antikanker-gynura-doc-thumb-9b921.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/aktivitas-sitotoksik-senyawa-antikanker-gynura-doc-thumb-9b921.webp 1x" title="JURIS - In Silico Study of Bioactive Compounds from Syzygium malaccense Targeting HER2 and Progesterone Receptors in Breast Cancer" alt="JURIS - In Silico Study of Bioactive Compounds from Syzygium malaccense Targeting HER2 and Progesterone Receptors in Breast Cancer" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/aktivitas-sitotoksik-senyawa-antikanker-gynura-doc-thumb-9d8dd.webp" title="JURIS - In Silico Study of Bioactive Compounds from Syzygium malaccense Targeting HER2 and Progesterone Receptors in Breast Cancer" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/aktivitas-sitotoksik-senyawa-antikanker-gynura-doc-thumb-9d8dd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/aktivitas-sitotoksik-senyawa-antikanker-gynura-doc-thumb-9d8dd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/aktivitas-sitotoksik-senyawa-antikanker-gynura-doc-thumb-9d8dd.webp 1x" title="JURIS - In Silico Study of Bioactive Compounds from Syzygium malaccense Targeting HER2 and Progesterone Receptors in Breast Cancer" alt="JURIS - In Silico Study of Bioactive Compounds from Syzygium malaccense Targeting HER2 and Progesterone Receptors in Breast Cancer" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53799-aktivitas-sitotoksik-senyawa-antikanker" title="JURIS - In Silico Study of Bioactive Compounds from Syzygium malaccense Targeting HER2 and Progesterone Receptors in Breast Cancer" target="_blank">In Silico Study of Bioactive Compounds from Syzygium malaccense Targeting HER2 and Progesterone Receptors in Breast Cancer</a>: Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, melakukan uji in vitro terhadap myricetin dan quercetin pada sel kanker payudara PRAcpositif (misalnya MCFAc7) dan HER2Acpositif (misalnya SKAcBRAc3 atau BTAc474) untuk menilai aktivitas sitotoksik, mekanisme apoptosis, dan efek kombinasi dengan terapi standar; pertanyaan penelitian: AoApakah myricetin dan quercetin dapat menginduksi kematian sel kanker secara selektif dan meningkatkan efektivitas trastuzumab atau tamoxifen?Ao Kedua, menilai profil farmakokinetik, toksikologi, dan bioavailabilitas senyawa tersebut pada model hewan untuk menentukan dosis aman dan distribusi jaringan; pertanyaan: AoBagaimana kinetika absorpsi, distribusi, metabolisme, dan ekskresi myricetin serta quercetin pada tikus, serta apa tingkat toksisitas akut dan kronisnya?Ao Ketiga, merancang dan mensintesis turunan struktural myricetin dan quercetin dengan modifikasi fungsi kimia atau strategi prodrug guna meningkatkan kepatuhan pada aturan Lima, selektivitas terhadap target, dan stabilitas biologis; pertanyaan: AoApakah derivatif kimia yang dirancang dapat meningkatkan afinitas ikatan pada HER2 atau PR serta memperbaiki sifat farmakologi dibandingkan induk?Ao Penelitian-penelitian ini akan memberikan bukti eksperimental yang diperlukan untuk mengkonfirmasi potensi terapeutik senyawa alami dari Syzygium malaccense dan membuka peluang pengembangan obat yang lebih efektif dan aman..
<br>Myricetin menunjukkan afinitas ikatan yang kuat terhadap reseptor HER2 dengan interaksi pada residu Asp 863, Lys 753, Ala 751, dan Leu 796 serta membentuk kompleks yang stabil selama simulasi dinamika molekuler 15 ns, menandakan potensinya sebagai inhibitor HER2.Quercetin berikatan secara kompeten dengan reseptor progesteron pada residu Arg 766, memperoleh energi ikatan terbaik di antara ligan yang diuji meskipun masih lebih rendah dibandingkan ligan alami.Kedua senyawa ini berpotensi menjadi kandidat terapeutik terarah untuk kanker payudara HER2Acpositif dan PRAcpositif, namun perlu diverifikasi secara eksperimental menggunakan sel MCFAc7, SKAcBRAc3, atau BTAc474 serta uji viabilitas dan apoptosis
<br>Kanker payudara tetap menjadi salah satu penyebab kematian terkait kanker paling umum pada wanita, dengan reseptor progesteron (PR) dan reseptor faktor pertumbuhan epidermal manusia 2 (HER2) sebagai target molekuler utama dalam perkembangannya. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi potensi senyawa bioaktif dari Syzygium malaccense yang telah menunjukkan aktivitas antikanker, sebagai inhibitor yang terarah pada PR dan HER2, menggunakan pendekatan komputasi. Sebanyak 155 senyawa awalnya disaring untuk potensi antikanker menggunakan Prediction of Activity Spectra for Substances (PASS), menghasilkan 80 senyawa untuk analisis lebih lanjut. Prediksi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/6/aktivitas-sitotoksik-senyawa-antikanker-gynura-doc-thumb-9b921.webp" type="image/webp" length="109348" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/aktivitas-sitotoksik-senyawa-antikanker-gynura-doc-thumb-9e84e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/aktivitas-sitotoksik-senyawa-antikanker-gynura-doc-thumb-9b921.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/aktivitas-sitotoksik-senyawa-antikanker-gynura-doc-thumb-9d8dd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1785-chemoprev.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3067-indonesian-journal-cancer-chemoprevention.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Kehamilan Yang Tidak Diinginkan Pada Remaja ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Kehamilan Yang Tidak Diinginkan Pada Remaja ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Kehamilan Yang Tidak Diinginkan Pada Remaja ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53797-pengetahuan-remaja-putri-seksual-pengetahua</link>
	<guid isPermaLink="false">0a3cfad2e6bf0d671d54246351c11e88</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 15:54:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan strategi intervensi yang efektif untuk mencegah kehamilan tidak diinginkan pada remaja. Studi ini dapat mengeksplorasi peran orang tua dalam memberikan pendidikan seks yang komprehensif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kehamilan Yang Tidak Diinginkan Pada Remaja: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan strategi intervensi yang efektif untuk mencegah kehamilan tidak diinginkan pada remaja. Studi ini dapat mengeksplorasi peran orang tua dalam memberikan pendidikan seks yang komprehensif dan strategi komunikasi yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki pengaruh media sosial dan aplikasi kencan pada perilaku seksual remaja dan mengembangkan strategi pencegahan yang sesuai. Akhirnya, studi dapat menganalisis dampak perceraian orang tua dan lingkungan pertemanan yang tidak sehat terhadap perilaku seksual remaja dan menawarkan intervensi yang tepat untuk mendukung remaja dalam membuat keputusan yang bertanggung jawab.. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah gambaran mendalam mengenai kejadian kehamilan tidak diinginkan pada remaja yang diperoleh melalui focus group discussion, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi.Remaja yang mengalami kehamilan tidak diinginkan terjadi karena kurangnya peran keluarga, khususnya orang tua.Kurangnya perhatian dari orang tua, adanya perceraian orang tua, kurangnya pendidikan terkait kesehatan reproduksi dan seksual, serta lingkungan pertemanan yang membuat mereka berperilaku di luar kendali orang tua, sehingga mengakibatkan kehamilan tidak diinginkan Masa remaja adalah periode transisi dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa. Kehamilan tidak diinginkan pada remaja merupakan masalah global yang perlu mendapat perhatian. Orang tua memainkan peran penting dalam meningkatkan pengetahuan remaja dengan memberikan pendidikan seks. Namun, banyak orang tua yang sibuk dan mungkin tidak memiliki cukup waktu untuk memberikan informasi tersebut di rumah. Kegagalan fungsi keluarga dalam menjalankan perannya menjadi pemicu awal bagi remaja untuk melakukan perilaku menyimpang, termasuk perilaku seksual pranikah sebagai bentuk pelampiasan terhadap orang tua. Pengaruh teman sebaya juga sangat signifikan pada masa remaja, terutama dalam hal pembentukan konsep diri dan orientasi tujuan. Teman sebaya juga mempengaruhi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/8/pengetahuan-remaja-putri-seksual-peran-keluarga-ke-thumb-81277.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kehamilan Yang Tidak Diinginkan Pada Remaja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/8/pengetahuan-remaja-putri-seksual-peran-keluarga-ke-thumb-81277.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/8/pengetahuan-remaja-putri-seksual-peran-keluarga-ke-thumb-81277.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/8/pengetahuan-remaja-putri-seksual-peran-keluarga-ke-thumb-81277.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kehamilan Yang Tidak Diinginkan Pada Remaja" alt="JURIS - Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kehamilan Yang Tidak Diinginkan Pada Remaja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/8/pengetahuan-remaja-putri-seksual-peran-keluarga-ke-thumb-04d73.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kehamilan Yang Tidak Diinginkan Pada Remaja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/8/pengetahuan-remaja-putri-seksual-peran-keluarga-ke-thumb-04d73.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/8/pengetahuan-remaja-putri-seksual-peran-keluarga-ke-thumb-04d73.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/8/pengetahuan-remaja-putri-seksual-peran-keluarga-ke-thumb-04d73.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kehamilan Yang Tidak Diinginkan Pada Remaja" alt="JURIS - Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kehamilan Yang Tidak Diinginkan Pada Remaja" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53797-pengetahuan-remaja-putri-seksual-pengetahua" title="JURIS - Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kehamilan Yang Tidak Diinginkan Pada Remaja" target="_blank">Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kehamilan Yang Tidak Diinginkan Pada Remaja</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan strategi intervensi yang efektif untuk mencegah kehamilan tidak diinginkan pada remaja. Studi ini dapat mengeksplorasi peran orang tua dalam memberikan pendidikan seks yang komprehensif dan strategi komunikasi yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki pengaruh media sosial dan aplikasi kencan pada perilaku seksual remaja dan mengembangkan strategi pencegahan yang sesuai. Akhirnya, studi dapat menganalisis dampak perceraian orang tua dan lingkungan pertemanan yang tidak sehat terhadap perilaku seksual remaja dan menawarkan intervensi yang tepat untuk mendukung remaja dalam membuat keputusan yang bertanggung jawab..
<br>Kesimpulan dalam penelitian ini adalah gambaran mendalam mengenai kejadian kehamilan tidak diinginkan pada remaja yang diperoleh melalui focus group discussion, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi.Remaja yang mengalami kehamilan tidak diinginkan terjadi karena kurangnya peran keluarga, khususnya orang tua.Kurangnya perhatian dari orang tua, adanya perceraian orang tua, kurangnya pendidikan terkait kesehatan reproduksi dan seksual, serta lingkungan pertemanan yang membuat mereka berperilaku di luar kendali orang tua, sehingga mengakibatkan kehamilan tidak diinginkan
<br>Masa remaja adalah periode transisi dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa. Kehamilan tidak diinginkan pada remaja merupakan masalah global yang perlu mendapat perhatian. Orang tua memainkan peran penting dalam meningkatkan pengetahuan remaja dengan memberikan pendidikan seks. Namun, banyak orang tua yang sibuk dan mungkin tidak memiliki cukup waktu untuk memberikan informasi tersebut di rumah. Kegagalan fungsi keluarga dalam menjalankan perannya menjadi pemicu awal bagi remaja untuk melakukan perilaku menyimpang, termasuk perilaku seksual pranikah sebagai bentuk pelampiasan terhadap orang tua. Pengaruh teman sebaya juga sangat signifikan pada masa remaja, terutama dalam hal pembentukan konsep diri dan orientasi tujuan. Teman sebaya juga mempengaruhi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/8/pengetahuan-remaja-putri-seksual-peran-keluarga-ke-thumb-81277.webp" type="image/webp" length="44378" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/8/pengetahuan-remaja-putri-seksual-peran-keluarga-ke-thumb-81277.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/8/pengetahuan-remaja-putri-seksual-peran-keluarga-ke-thumb-04d73.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-508-undip.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17988-jurnal-riset-kesehatan-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Pemanfaatan Aplikasi e PPGBM Dalam Entri Data Gizi Di Kabupaten Timor Tengah Selatan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Pemanfaatan Aplikasi e PPGBM Dalam Entri Data Gizi Di Kabupaten Timor Tengah Selatan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Pemanfaatan Aplikasi e PPGBM Dalam Entri Data Gizi Di Kabupaten Timor Tengah Selatan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53765-kompetensi-tenaga-gizi-program-interve</link>
	<guid isPermaLink="false">3f6b1c530c45e441640c4bf6a1e0a1e2</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 15:54:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Melihat tantangan kompleks dalam pemanfaatan aplikasi e-PPGBM di Kabupaten Timor Tengah Selatan, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi untuk memberikan solusi berkelanjutan. Pertama, studi mendalam tentang efektivitas model intervensi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluasi Pemanfaatan Aplikasi e-PPGBM Dalam Entri Data Gizi Di Kabupaten Timor Tengah Selatan: Melihat tantangan kompleks dalam pemanfaatan aplikasi e-PPGBM di Kabupaten Timor Tengah Selatan, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi untuk memberikan solusi berkelanjutan. Pertama, studi mendalam tentang efektivitas model intervensi berbasis insentif dan program pengembangan kapasitas yang disesuaikan secara lokal sangat diperlukan. Penelitian ini dapat menguji bagaimana kombinasi penghargaan, pelatihan praktis, dan peningkatan keterampilan digital secara sistematis dapat meningkatkan motivasi dan kepatuhan tenaga gizi dalam melakukan entri data secara akurat dan tepat waktu, terutama mengingat adanya isu beban kerja ganda dan ketiadaan sistem reward. Kedua, mengingat kendala infrastruktur seperti koneksi internet yang terbatas dan kurangnya perangkat memadai, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan dan pengujian solusi teknologi adaptif. Misalnya, mengevaluasi kelayakan dan dampak implementasi aplikasi e-PPGBM versi offline atau hybrid yang dapat disinkronisasi ketika akses internet tersedia, serta menganalisis efektivitas penyediaan perangkat keras yang terstandardisasi dan portabel di Puskesmas terpencil. Ketiga, perlu adanya penelitian evaluatif yang lebih komprehensif mengenai dampak kebijakan pengawasan berjenjang yang melibatkan Kepala Puskesmas dan Dinas Kesehatan, termasuk potensi program peer-mentorship antar-Puskesmas. Studi ini dapat mengidentifikasi elemen-elemen kunci dari sistem pengawasan yang paling efektif dalam meningkatkan kualitas dan konsistensi pelaporan data gizi, serta merumuskan panduan praktik terbaik untuk replikasi di wilayah lain yang menghadapi tantangan serupa. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini tidak hanya akan mengisi celah pengetahuan yang ada, tetapi juga berkontribusi pada perbaikan signifikan dalam sistem informasi gizi.. Penggunaan aplikasi e-PPGBM di Kabupaten Timor Tengah Selatan menghadapi kendala signifikan dalam entri data, baik dari faktor internal seperti keterampilan dan motivasi tenaga gizi, maupun faktor eksternal seperti kualitas jaringan dan dukungan sistem.Permasalahan ini menyebabkan keterlambatan entri data bulanan, bahkan berujung pada sanksi administratif, meskipun Dinas Kesehatan telah melakukan berbagai upaya seperti pendampingan dan perpanjangan waktu.Untuk mengatasi kendala ini, disarankan agar tenaga gizi segera menginput data, Kepala Puskesmas aktif melakukan pengawasan dan motivasi, serta menyediakan perangkat yang memadai, guna meningkatkan kualitas dan ketepatan pelaporan data gizi secara berkelanjutan Latar belakang: Permasalahan stunting di Kabupaten Timor Tengah Selatan berkaitan erat dengan efektivitas sistem informasi kesehatan, salah satunya Sistem Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM). Namun, implementasi sistem ini masih menghadapi berbagai kendala, terutama dalam ketepatan waktu entri data oleh tenaga gizi puskesmas. Faktor internal seperti keterampilan, pengetahuan, motivasi, kesadaran diri, serta manajemen waktu memengaruhi keterlambatan entri data. Faktor eksternal, termasuk kualitas jaringan, dukungan sistem, kebijakan, fasilitas, kondisi geografis, serta sumber daya manusia, juga menjadi tantangan utama. Metode: Metode yang digunakan adalah analisis data sekunder berdasarkan laporan dari Dinas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/3/kompetensi-tenaga-gizi-program-intervensi-efektivi-thumb-b7a3a.webp" title="JURIS - Evaluasi Pemanfaatan Aplikasi e-PPGBM Dalam Entri Data Gizi Di Kabupaten Timor Tengah Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/kompetensi-tenaga-gizi-program-intervensi-efektivi-thumb-b7a3a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/kompetensi-tenaga-gizi-program-intervensi-efektivi-thumb-b7a3a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/kompetensi-tenaga-gizi-program-intervensi-efektivi-thumb-b7a3a.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Pemanfaatan Aplikasi e-PPGBM Dalam Entri Data Gizi Di Kabupaten Timor Tengah Selatan" alt="JURIS - Evaluasi Pemanfaatan Aplikasi e-PPGBM Dalam Entri Data Gizi Di Kabupaten Timor Tengah Selatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/3/kompetensi-tenaga-gizi-program-intervensi-efektivi-thumb-824b8.webp" title="JURIS - Evaluasi Pemanfaatan Aplikasi e-PPGBM Dalam Entri Data Gizi Di Kabupaten Timor Tengah Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/kompetensi-tenaga-gizi-program-intervensi-efektivi-thumb-824b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/kompetensi-tenaga-gizi-program-intervensi-efektivi-thumb-824b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/kompetensi-tenaga-gizi-program-intervensi-efektivi-thumb-824b8.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Pemanfaatan Aplikasi e-PPGBM Dalam Entri Data Gizi Di Kabupaten Timor Tengah Selatan" alt="JURIS - Evaluasi Pemanfaatan Aplikasi e-PPGBM Dalam Entri Data Gizi Di Kabupaten Timor Tengah Selatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/3/kompetensi-tenaga-gizi-program-intervensi-efektivi-thumb-83f8d.webp" title="JURIS - Evaluasi Pemanfaatan Aplikasi e-PPGBM Dalam Entri Data Gizi Di Kabupaten Timor Tengah Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/kompetensi-tenaga-gizi-program-intervensi-efektivi-thumb-83f8d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/kompetensi-tenaga-gizi-program-intervensi-efektivi-thumb-83f8d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/kompetensi-tenaga-gizi-program-intervensi-efektivi-thumb-83f8d.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Pemanfaatan Aplikasi e-PPGBM Dalam Entri Data Gizi Di Kabupaten Timor Tengah Selatan" alt="JURIS - Evaluasi Pemanfaatan Aplikasi e-PPGBM Dalam Entri Data Gizi Di Kabupaten Timor Tengah Selatan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53765-kompetensi-tenaga-gizi-program-interve" title="JURIS - Evaluasi Pemanfaatan Aplikasi e-PPGBM Dalam Entri Data Gizi Di Kabupaten Timor Tengah Selatan" target="_blank">Evaluasi Pemanfaatan Aplikasi e-PPGBM Dalam Entri Data Gizi Di Kabupaten Timor Tengah Selatan</a>: Melihat tantangan kompleks dalam pemanfaatan aplikasi e-PPGBM di Kabupaten Timor Tengah Selatan, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi untuk memberikan solusi berkelanjutan. Pertama, studi mendalam tentang efektivitas model intervensi berbasis insentif dan program pengembangan kapasitas yang disesuaikan secara lokal sangat diperlukan. Penelitian ini dapat menguji bagaimana kombinasi penghargaan, pelatihan praktis, dan peningkatan keterampilan digital secara sistematis dapat meningkatkan motivasi dan kepatuhan tenaga gizi dalam melakukan entri data secara akurat dan tepat waktu, terutama mengingat adanya isu beban kerja ganda dan ketiadaan sistem reward. Kedua, mengingat kendala infrastruktur seperti koneksi internet yang terbatas dan kurangnya perangkat memadai, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan dan pengujian solusi teknologi adaptif. Misalnya, mengevaluasi kelayakan dan dampak implementasi aplikasi e-PPGBM versi offline atau hybrid yang dapat disinkronisasi ketika akses internet tersedia, serta menganalisis efektivitas penyediaan perangkat keras yang terstandardisasi dan portabel di Puskesmas terpencil. Ketiga, perlu adanya penelitian evaluatif yang lebih komprehensif mengenai dampak kebijakan pengawasan berjenjang yang melibatkan Kepala Puskesmas dan Dinas Kesehatan, termasuk potensi program peer-mentorship antar-Puskesmas. Studi ini dapat mengidentifikasi elemen-elemen kunci dari sistem pengawasan yang paling efektif dalam meningkatkan kualitas dan konsistensi pelaporan data gizi, serta merumuskan panduan praktik terbaik untuk replikasi di wilayah lain yang menghadapi tantangan serupa. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini tidak hanya akan mengisi celah pengetahuan yang ada, tetapi juga berkontribusi pada perbaikan signifikan dalam sistem informasi gizi..
<br>Penggunaan aplikasi e-PPGBM di Kabupaten Timor Tengah Selatan menghadapi kendala signifikan dalam entri data, baik dari faktor internal seperti keterampilan dan motivasi tenaga gizi, maupun faktor eksternal seperti kualitas jaringan dan dukungan sistem.Permasalahan ini menyebabkan keterlambatan entri data bulanan, bahkan berujung pada sanksi administratif, meskipun Dinas Kesehatan telah melakukan berbagai upaya seperti pendampingan dan perpanjangan waktu.Untuk mengatasi kendala ini, disarankan agar tenaga gizi segera menginput data, Kepala Puskesmas aktif melakukan pengawasan dan motivasi, serta menyediakan perangkat yang memadai, guna meningkatkan kualitas dan ketepatan pelaporan data gizi secara berkelanjutan
<br>Latar belakang: Permasalahan stunting di Kabupaten Timor Tengah Selatan berkaitan erat dengan efektivitas sistem informasi kesehatan, salah satunya Sistem Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM). Namun, implementasi sistem ini masih menghadapi berbagai kendala, terutama dalam ketepatan waktu entri data oleh tenaga gizi puskesmas. Faktor internal seperti keterampilan, pengetahuan, motivasi, kesadaran diri, serta manajemen waktu memengaruhi keterlambatan entri data. Faktor eksternal, termasuk kualitas jaringan, dukungan sistem, kebijakan, fasilitas, kondisi geografis, serta sumber daya manusia, juga menjadi tantangan utama. Metode: Metode yang digunakan adalah analisis data sekunder berdasarkan laporan dari Dinas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/3/kompetensi-tenaga-gizi-program-intervensi-efektivi-thumb-83f8d.webp" type="image/webp" length="122682" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/kompetensi-tenaga-gizi-program-intervensi-efektivi-thumb-b7a3a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/kompetensi-tenaga-gizi-program-intervensi-efektivi-thumb-824b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/kompetensi-tenaga-gizi-program-intervensi-efektivi-thumb-83f8d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-508-undip.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17988-jurnal-riset-kesehatan-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kesesuaian Antara Harapan dan Kenyataan Pasien Umum terhadap Pelayanan Poli Rawat Jalan di RSUD dr Sayidiman Magetan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kesesuaian Antara Harapan dan Kenyataan Pasien Umum terhadap Pelayanan Poli Rawat Jalan di RSUD dr Sayidiman Magetan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kesesuaian Antara Harapan dan Kenyataan Pasien Umum terhadap Pelayanan Poli Rawat Jalan di RSUD dr Sayidiman Magetan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53752-harapan-pasien-rumah-sakit-rawat-jal</link>
	<guid isPermaLink="false">b23c64ac8e28de499810ca24016b4031</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 15:54:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kepuasan pasien umum di poli rawat jalan RSUD dr. Sayidiman Magetan, perlu dilakukan beberapa langkah strategis. Pertama, fokus pada peningkatan dimensi daya tanggap (responsiveness) dan kehandalan (reliability) yang memiliki tingkat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kesesuaian Antara Harapan dan Kenyataan Pasien Umum terhadap Pelayanan Poli Rawat Jalan di RSUD dr. Sayidiman Magetan: Untuk meningkatkan kepuasan pasien umum di poli rawat jalan RSUD dr. Sayidiman Magetan, perlu dilakukan beberapa langkah strategis. Pertama, fokus pada peningkatan dimensi daya tanggap (responsiveness) dan kehandalan (reliability) yang memiliki tingkat kesesuaian terendah. Kedua, memastikan bahwa waktu tunggu pasien untuk mendapatkan pelayanan dan pemeriksaan tidak melebihi batas wajar, sesuai dengan harapan pasien. Ketiga, meningkatkan komunikasi dan koordinasi antara dokter dan perawat untuk memastikan ketepatan waktu dan kualitas pelayanan. Keempat, memperhatikan aspek kebersihan, terutama toilet dan fasilitas pendukung, untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan higienis bagi pasien. Kelima, memberikan perhatian khusus pada keluhan pasien dan memastikan bahwa perawat dan dokter memberikan dukungan dan motivasi yang memadai. Dengan menerapkan strategi ini, diharapkan dapat meningkatkan kepuasan pasien umum dan meningkatkan kualitas pelayanan di poli rawat jalan RSUD dr. Sayidiman Magetan.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa tingkat kepuasan pasien umum terhadap pelayanan poli rawat jalan di RSUD dr.Dimensi daya tanggap (responsiveness) memiliki tingkat kesesuaian terendah, sehingga pasien kurang puas dalam aspek ini.Dimensi kehandalan (reliability) juga berada di bawah rata-rata, menunjukkan kepuasan yang belum optimal.Namun, dimensi bukti fisik (tangible), jaminan (assurance), dan empati (empathy) memiliki tingkat kesesuaian di atas rata-rata, dengan empati sebagai aspek yang paling memuaskan bagi pasien.Penelitian ini menunjukkan bahwa ada beberapa aspek pelayanan yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan kepuasan pasien, terutama dalam hal waktu tunggu dan ketepatan waktu dokter Latar belakang: RSUD dr. Sayidiman Magetan adalah rumah sakit BLUD yang memperoleh keuntungan dari pasien umum, tetapi kunjungan pasien umum mengalami penurunan pada Januari-Juli 2024. Selain itu, poli rawat jalan memiliki tingkat kepuasan kedua terendah dengan skor 80,43. Kondisi ini menunjukkan perlunya evaluasi untuk meningkatkan kepuasan pasien umum. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis antara harapan dan kenyataan yang diterima pasien umum terhadap pelayanna poli rawat jalan dari aspek bukti fisik, kehandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan atau desain penelitian cross sectional, dilaksanakan pada bulan Desember 2024-Februari 2025, dan analisis datanya menggunakan metode IPA (Indeks Performance Analysis) berdasarkan hasil dari skor harapan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/b/harapan-pasien-rumah-sakit-rawat-jalan-kualitas-pe-thumb-1ba71.webp" title="JURIS - Kesesuaian Antara Harapan dan Kenyataan Pasien Umum terhadap Pelayanan Poli Rawat Jalan di RSUD dr. Sayidiman Magetan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/harapan-pasien-rumah-sakit-rawat-jalan-kualitas-pe-thumb-1ba71.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/harapan-pasien-rumah-sakit-rawat-jalan-kualitas-pe-thumb-1ba71.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/harapan-pasien-rumah-sakit-rawat-jalan-kualitas-pe-thumb-1ba71.webp 1x" title="JURIS - Kesesuaian Antara Harapan dan Kenyataan Pasien Umum terhadap Pelayanan Poli Rawat Jalan di RSUD dr. Sayidiman Magetan" alt="JURIS - Kesesuaian Antara Harapan dan Kenyataan Pasien Umum terhadap Pelayanan Poli Rawat Jalan di RSUD dr. Sayidiman Magetan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/harapan-pasien-rumah-sakit-rawat-jalan-kualitas-pe-thumb-295d8.webp" title="JURIS - Kesesuaian Antara Harapan dan Kenyataan Pasien Umum terhadap Pelayanan Poli Rawat Jalan di RSUD dr. Sayidiman Magetan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/harapan-pasien-rumah-sakit-rawat-jalan-kualitas-pe-thumb-295d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/harapan-pasien-rumah-sakit-rawat-jalan-kualitas-pe-thumb-295d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/harapan-pasien-rumah-sakit-rawat-jalan-kualitas-pe-thumb-295d8.webp 1x" title="JURIS - Kesesuaian Antara Harapan dan Kenyataan Pasien Umum terhadap Pelayanan Poli Rawat Jalan di RSUD dr. Sayidiman Magetan" alt="JURIS - Kesesuaian Antara Harapan dan Kenyataan Pasien Umum terhadap Pelayanan Poli Rawat Jalan di RSUD dr. Sayidiman Magetan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/harapan-pasien-rumah-sakit-rawat-jalan-kualitas-pe-thumb-3c329.webp" title="JURIS - Kesesuaian Antara Harapan dan Kenyataan Pasien Umum terhadap Pelayanan Poli Rawat Jalan di RSUD dr. Sayidiman Magetan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/harapan-pasien-rumah-sakit-rawat-jalan-kualitas-pe-thumb-3c329.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/harapan-pasien-rumah-sakit-rawat-jalan-kualitas-pe-thumb-3c329.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/harapan-pasien-rumah-sakit-rawat-jalan-kualitas-pe-thumb-3c329.webp 1x" title="JURIS - Kesesuaian Antara Harapan dan Kenyataan Pasien Umum terhadap Pelayanan Poli Rawat Jalan di RSUD dr. Sayidiman Magetan" alt="JURIS - Kesesuaian Antara Harapan dan Kenyataan Pasien Umum terhadap Pelayanan Poli Rawat Jalan di RSUD dr. Sayidiman Magetan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53752-harapan-pasien-rumah-sakit-rawat-jal" title="JURIS - Kesesuaian Antara Harapan dan Kenyataan Pasien Umum terhadap Pelayanan Poli Rawat Jalan di RSUD dr. Sayidiman Magetan" target="_blank">Kesesuaian Antara Harapan dan Kenyataan Pasien Umum terhadap Pelayanan Poli Rawat Jalan di RSUD dr. Sayidiman Magetan</a>: Untuk meningkatkan kepuasan pasien umum di poli rawat jalan RSUD dr. Sayidiman Magetan, perlu dilakukan beberapa langkah strategis. Pertama, fokus pada peningkatan dimensi daya tanggap (responsiveness) dan kehandalan (reliability) yang memiliki tingkat kesesuaian terendah. Kedua, memastikan bahwa waktu tunggu pasien untuk mendapatkan pelayanan dan pemeriksaan tidak melebihi batas wajar, sesuai dengan harapan pasien. Ketiga, meningkatkan komunikasi dan koordinasi antara dokter dan perawat untuk memastikan ketepatan waktu dan kualitas pelayanan. Keempat, memperhatikan aspek kebersihan, terutama toilet dan fasilitas pendukung, untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan higienis bagi pasien. Kelima, memberikan perhatian khusus pada keluhan pasien dan memastikan bahwa perawat dan dokter memberikan dukungan dan motivasi yang memadai. Dengan menerapkan strategi ini, diharapkan dapat meningkatkan kepuasan pasien umum dan meningkatkan kualitas pelayanan di poli rawat jalan RSUD dr. Sayidiman Magetan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa tingkat kepuasan pasien umum terhadap pelayanan poli rawat jalan di RSUD dr.Dimensi daya tanggap (responsiveness) memiliki tingkat kesesuaian terendah, sehingga pasien kurang puas dalam aspek ini.Dimensi kehandalan (reliability) juga berada di bawah rata-rata, menunjukkan kepuasan yang belum optimal.Namun, dimensi bukti fisik (tangible), jaminan (assurance), dan empati (empathy) memiliki tingkat kesesuaian di atas rata-rata, dengan empati sebagai aspek yang paling memuaskan bagi pasien.Penelitian ini menunjukkan bahwa ada beberapa aspek pelayanan yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan kepuasan pasien, terutama dalam hal waktu tunggu dan ketepatan waktu dokter
<br>Latar belakang: RSUD dr. Sayidiman Magetan adalah rumah sakit BLUD yang memperoleh keuntungan dari pasien umum, tetapi kunjungan pasien umum mengalami penurunan pada Januari-Juli 2024. Selain itu, poli rawat jalan memiliki tingkat kepuasan kedua terendah dengan skor 80,43. Kondisi ini menunjukkan perlunya evaluasi untuk meningkatkan kepuasan pasien umum. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis antara harapan dan kenyataan yang diterima pasien umum terhadap pelayanna poli rawat jalan dari aspek bukti fisik, kehandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan atau desain penelitian cross sectional, dilaksanakan pada bulan Desember 2024-Februari 2025, dan analisis datanya menggunakan metode IPA (Indeks Performance Analysis) berdasarkan hasil dari skor harapan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/b/harapan-pasien-rumah-sakit-rawat-jalan-kualitas-pe-thumb-3c329.webp" type="image/webp" length="62102" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/harapan-pasien-rumah-sakit-rawat-jalan-kualitas-pe-thumb-1ba71.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/harapan-pasien-rumah-sakit-rawat-jalan-kualitas-pe-thumb-295d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/harapan-pasien-rumah-sakit-rawat-jalan-kualitas-pe-thumb-3c329.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-508-undip.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17988-jurnal-riset-kesehatan-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kepemimpinan Kepala Tata Usaha dalam Mengembangkan Pengelolaan Arsip Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kepemimpinan Kepala Tata Usaha dalam Mengembangkan Pengelolaan Arsip Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kepemimpinan Kepala Tata Usaha dalam Mengembangkan Pengelolaan Arsip Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53750-manajemen-sumber-daya-manusia-administrasi-bisnis</link>
	<guid isPermaLink="false">5cea0e8817d881ed37cc5aa6d6a46be7</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 15:54:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana penerapan platform digital terintegrasi mempengaruhi kecepatan dan akurasi penemuan kembali dokumen di Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, sehingga dapat mengukur manfaat digitalisasi secara kuantitatif. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kepemimpinan Kepala Tata Usaha dalam Mengembangkan Pengelolaan Arsip Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana penerapan platform digital terintegrasi mempengaruhi kecepatan dan akurasi penemuan kembali dokumen di Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, sehingga dapat mengukur manfaat digitalisasi secara kuantitatif. Selain itu, studi desain ruang arsip khusus yang memperhatikan standar tahan api, kontrol iklim, dan ergonomi dapat mengidentifikasi fitur-fitur utama yang paling berkontribusi pada pelestarian dan aksesibilitas arsip dalam konteks daerah. Penelitian ketiga dapat mengevaluasi model pelatihan gabungan antara pembelajaran daring dan pendampingan langsung untuk meningkatkan kompetensi arsiparis, dengan fokus pada pengurangan kesalahan prosedural dan peningkatan kepuasan kerja. Selanjutnya, dapat dilakukan studi perbandingan antara Dinas Pendidikan Gresik dengan dinas serupa di provinsi lain untuk menilai faktor-faktor kontekstual yang mempengaruhi keberhasilan implementasi sistem arsip digital. Akhirnya, penelitian longitudinal yang melacak perubahan kinerja arsip selama periode lima tahun setelah intervensi akan memberikan gambaran tentang keberlanjutan dan efek jangka panjang kebijakan yang diusulkan.. Pengelolaan arsip di Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik menjadi faktor penting bagi fungsi organisasi, di mana kepala tata usaha bertanggung jawab mengkoordinasikan tugas administratif termasuk arsip, sementara sebagian data kepegawaian telah didigitalisasi namun masih ada dokumen yang dikelola secara manual.Berbagai kendala seperti proses surat masuk yang tidak efisien, kekurangan arsiparis, dan ruang penyimpanan yang tidak memadai menghambat efektivitas pengelolaan arsip.Upaya peningkatan tenaga arsiparis, pelatihan penggunaan aplikasi Srikandi, serta perencanaan ulang ruang penyimpanan diharapkan dapat memperbaiki manajemen arsip, meningkatkan kinerja organisasi, dan mempermudah akses informasi bagi seluruh pegawai Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kepemimpinan kepala tata usaha dalam pengelolaan arsip pada Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik. Masalah utama yang diidentifikasi meliputi ketidakteraturan manajemen arsip akibat tidak tersedianya ruang penyimpanan khusus, keterbatasan sumber daya manusia serta jaringan sistem elektronik, dan tidak adanya tenaga khusus yang menangani arsip. Metode yang digunakan bersifat kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dimana data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala tata usaha Dinas Pendidikan Gresik bertanggung jawab atas perencanaan, pelaksanaan, penyediaan, dan pelaporan tugas administratif umum serta pengelolaan peralatan kantor, termasuk penyediaan dan pemeliharaan fasilitas, administrasi kepegawaian, dan manajemen arsip.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/8/manajemen-sumber-daya-manusia-administrasi-bisnis-thumb-e9d02.webp" title="JURIS - Kepemimpinan Kepala Tata Usaha dalam Mengembangkan Pengelolaan Arsip Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/manajemen-sumber-daya-manusia-administrasi-bisnis-thumb-e9d02.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/manajemen-sumber-daya-manusia-administrasi-bisnis-thumb-e9d02.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/manajemen-sumber-daya-manusia-administrasi-bisnis-thumb-e9d02.webp 1x" title="JURIS - Kepemimpinan Kepala Tata Usaha dalam Mengembangkan Pengelolaan Arsip Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik" alt="JURIS - Kepemimpinan Kepala Tata Usaha dalam Mengembangkan Pengelolaan Arsip Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/manajemen-sumber-daya-manusia-administrasi-bisnis-thumb-f749e.webp" title="JURIS - Kepemimpinan Kepala Tata Usaha dalam Mengembangkan Pengelolaan Arsip Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/manajemen-sumber-daya-manusia-administrasi-bisnis-thumb-f749e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/manajemen-sumber-daya-manusia-administrasi-bisnis-thumb-f749e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/manajemen-sumber-daya-manusia-administrasi-bisnis-thumb-f749e.webp 1x" title="JURIS - Kepemimpinan Kepala Tata Usaha dalam Mengembangkan Pengelolaan Arsip Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik" alt="JURIS - Kepemimpinan Kepala Tata Usaha dalam Mengembangkan Pengelolaan Arsip Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/manajemen-sumber-daya-manusia-administrasi-bisnis-thumb-b5276.webp" title="JURIS - Kepemimpinan Kepala Tata Usaha dalam Mengembangkan Pengelolaan Arsip Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/manajemen-sumber-daya-manusia-administrasi-bisnis-thumb-b5276.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/manajemen-sumber-daya-manusia-administrasi-bisnis-thumb-b5276.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/manajemen-sumber-daya-manusia-administrasi-bisnis-thumb-b5276.webp 1x" title="JURIS - Kepemimpinan Kepala Tata Usaha dalam Mengembangkan Pengelolaan Arsip Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik" alt="JURIS - Kepemimpinan Kepala Tata Usaha dalam Mengembangkan Pengelolaan Arsip Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53750-manajemen-sumber-daya-manusia-administrasi-bisnis" title="JURIS - Kepemimpinan Kepala Tata Usaha dalam Mengembangkan Pengelolaan Arsip Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik" target="_blank">Kepemimpinan Kepala Tata Usaha dalam Mengembangkan Pengelolaan Arsip Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana penerapan platform digital terintegrasi mempengaruhi kecepatan dan akurasi penemuan kembali dokumen di Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, sehingga dapat mengukur manfaat digitalisasi secara kuantitatif. Selain itu, studi desain ruang arsip khusus yang memperhatikan standar tahan api, kontrol iklim, dan ergonomi dapat mengidentifikasi fitur-fitur utama yang paling berkontribusi pada pelestarian dan aksesibilitas arsip dalam konteks daerah. Penelitian ketiga dapat mengevaluasi model pelatihan gabungan antara pembelajaran daring dan pendampingan langsung untuk meningkatkan kompetensi arsiparis, dengan fokus pada pengurangan kesalahan prosedural dan peningkatan kepuasan kerja. Selanjutnya, dapat dilakukan studi perbandingan antara Dinas Pendidikan Gresik dengan dinas serupa di provinsi lain untuk menilai faktor-faktor kontekstual yang mempengaruhi keberhasilan implementasi sistem arsip digital. Akhirnya, penelitian longitudinal yang melacak perubahan kinerja arsip selama periode lima tahun setelah intervensi akan memberikan gambaran tentang keberlanjutan dan efek jangka panjang kebijakan yang diusulkan..
<br>Pengelolaan arsip di Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik menjadi faktor penting bagi fungsi organisasi, di mana kepala tata usaha bertanggung jawab mengkoordinasikan tugas administratif termasuk arsip, sementara sebagian data kepegawaian telah didigitalisasi namun masih ada dokumen yang dikelola secara manual.Berbagai kendala seperti proses surat masuk yang tidak efisien, kekurangan arsiparis, dan ruang penyimpanan yang tidak memadai menghambat efektivitas pengelolaan arsip.Upaya peningkatan tenaga arsiparis, pelatihan penggunaan aplikasi Srikandi, serta perencanaan ulang ruang penyimpanan diharapkan dapat memperbaiki manajemen arsip, meningkatkan kinerja organisasi, dan mempermudah akses informasi bagi seluruh pegawai
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kepemimpinan kepala tata usaha dalam pengelolaan arsip pada Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik. Masalah utama yang diidentifikasi meliputi ketidakteraturan manajemen arsip akibat tidak tersedianya ruang penyimpanan khusus, keterbatasan sumber daya manusia serta jaringan sistem elektronik, dan tidak adanya tenaga khusus yang menangani arsip. Metode yang digunakan bersifat kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dimana data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala tata usaha Dinas Pendidikan Gresik bertanggung jawab atas perencanaan, pelaksanaan, penyediaan, dan pelaporan tugas administratif umum serta pengelolaan peralatan kantor, termasuk penyediaan dan pemeliharaan fasilitas, administrasi kepegawaian, dan manajemen arsip....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/8/manajemen-sumber-daya-manusia-administrasi-bisnis-thumb-f749e.webp" type="image/webp" length="81946" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/manajemen-sumber-daya-manusia-administrasi-bisnis-thumb-e9d02.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/manajemen-sumber-daya-manusia-administrasi-bisnis-thumb-f749e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/manajemen-sumber-daya-manusia-administrasi-bisnis-thumb-b5276.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1444-iain-bone.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7270-jurnal-mappesona.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Pengetahuan dan Praktik Pemberantasan Sarang Nyamuk PSN Dengan Bionomik Vektor Demam Berdarah Dengue DBD di Kelurahan Ngaliyan Kota Semarang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Pengetahuan dan Praktik Pemberantasan Sarang Nyamuk PSN Dengan Bionomik Vektor Demam Berdarah Dengue DBD di Kelurahan Ngaliyan Kota Semarang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Pengetahuan dan Praktik Pemberantasan Sarang Nyamuk PSN Dengan Bionomik Vektor Demam Berdarah Dengue DBD di Kelurahan Ngaliyan Kota Semarang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53798-wilayah-endemis-dbd-populasi-nyamuk-kepadatan-larv</link>
	<guid isPermaLink="false">50ba601b23c6fd0ca84d5206a22206be</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 15:11:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkuat upaya pengendalian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Ngaliyan dan wilayah serupa, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, mengingat adanya hubungan signifikan antara pengetahuan dan praktik Pemberantasan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Pengetahuan dan Praktik Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Dengan Bionomik Vektor Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Ngaliyan Kota Semarang: Untuk memperkuat upaya pengendalian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Ngaliyan dan wilayah serupa, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, mengingat adanya hubungan signifikan antara pengetahuan dan praktik Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan keberadaan larva, sebuah studi intervensi berbasis komunitas sangat diperlukan. Penelitian ini dapat dirancang untuk menguji efektivitas program edukasi dan mobilisasi masyarakat yang lebih terstruktur, misalnya dengan melibatkan tokoh masyarakat atau Aoagen perubahanAo di tingkat RW, untuk meningkatkan pemahaman mendalam tentang siklus hidup nyamuk dan memotivasi praktik 3M Plus secara konsisten. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah intervensi spesifik, seperti pelatihan langsung tentang cara menguras bak mandi yang benar atau dorongan penggunaan larvasida secara mandiri, dapat menyebabkan penurunan drastis pada kepadatan larva. Kedua, untuk memperkaya pemahaman kita tentang bionomik vektor DBD, penelitian lanjutan dapat fokus pada studi longitudinal yang secara berkala memantau kepadatan larva dan populasi nyamuk dewasa seiring dengan perubahan kondisi lingkungan seperti suhu, kelembaban, dan pola curah hujan musiman. Hal ini akan membantu mengidentifikasi faktor-faktor lingkungan spesifik yang paling berpengaruh pada perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti di daerah padat penduduk seperti Kelurahan Ngaliyan, memberikan dasar bagi strategi pengendalian yang lebih responsif terhadap kondisi musiman. Ketiga, meskipun pengetahuan dan praktik telah diukur, masih banyak celah dalam implementasi PSN. Oleh karena itu, penelitian kualitatif melalui wawancara mendalam atau diskusi kelompok terarah dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai hambatan-hambatan sosial, budaya, atau bahkan ekonomi yang menghalangi masyarakat dalam menjalankan praktik PSN secara rutin. Misalnya, mengapa beberapa metode seperti penggunaan kelambu atau abatisasi kurang diminati, atau mengapa keterlibatan dalam pemeriksaan larva di lingkungan sekitar masih rendah. Wawasan dari studi ini akan sangat krusial untuk mengembangkan program PSN yang lebih relevan, diterima, dan berkelanjutan oleh masyarakat setempat, bukan hanya mengandalkan peran kader semata, sehingga dapat meminimalkan risiko penularan DBD secara jangka panjang.. Kepadatan larva di Kelurahan Ngaliyan Kota Semarang tergolong wilayah berisiko tinggi penularan DBD dengan nilai HI 30%, CI 10,70%, dan BI 39,67.112 kontainer yang diperiksa, 119 positif larva, didominasi Aedes aegypti di bak mandi dalam rumah.Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan serta praktik Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan keberadaan larva vektor DBD di wilayah tersebut Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan di Semarang. Kecamatan Ngaliyan adalah daerah endemis DBD, di mana perilaku masyarakat berperan penting dalam ketersediaan kontainer penampungan air dan keberadaan larva. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pengetahuan dan praktik Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan bionomik vektor DBD di Ngaliyan. Menggunakan desain studi cross-sectional, sampel diambil secara purposive sampling dari 300 rumah di RW II, RW V, dan RW VI berdasarkan kasus DBD tertinggi. Variabel pengetahuan dan praktik PSN diukur dengan kuesioner, sedangkan bionomik vektor melalui lembar observasi. Analisis statistik menggunakan uji chi square. Hasil menunjukkan bahwa Kecamatan Ngaliyan berpotensi tinggi untuk penularan DBD dengan House Index (HI) 30%, Container Index (CI) 10,7%, dan Breteau... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/d/wilayah-endemis-dbd-populasi-nyamuk-kepadatan-larv-thumb-f1b0a.webp" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan dan Praktik Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Dengan Bionomik Vektor Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Ngaliyan Kota Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/wilayah-endemis-dbd-populasi-nyamuk-kepadatan-larv-thumb-f1b0a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/wilayah-endemis-dbd-populasi-nyamuk-kepadatan-larv-thumb-f1b0a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/wilayah-endemis-dbd-populasi-nyamuk-kepadatan-larv-thumb-f1b0a.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan dan Praktik Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Dengan Bionomik Vektor Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Ngaliyan Kota Semarang" alt="JURIS - Hubungan Pengetahuan dan Praktik Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Dengan Bionomik Vektor Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Ngaliyan Kota Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/d/wilayah-endemis-dbd-populasi-nyamuk-kepadatan-larv-thumb-ceca6.webp" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan dan Praktik Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Dengan Bionomik Vektor Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Ngaliyan Kota Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/wilayah-endemis-dbd-populasi-nyamuk-kepadatan-larv-thumb-ceca6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/wilayah-endemis-dbd-populasi-nyamuk-kepadatan-larv-thumb-ceca6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/wilayah-endemis-dbd-populasi-nyamuk-kepadatan-larv-thumb-ceca6.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan dan Praktik Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Dengan Bionomik Vektor Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Ngaliyan Kota Semarang" alt="JURIS - Hubungan Pengetahuan dan Praktik Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Dengan Bionomik Vektor Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Ngaliyan Kota Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/d/wilayah-endemis-dbd-populasi-nyamuk-kepadatan-larv-thumb-f1173.webp" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan dan Praktik Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Dengan Bionomik Vektor Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Ngaliyan Kota Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/wilayah-endemis-dbd-populasi-nyamuk-kepadatan-larv-thumb-f1173.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/wilayah-endemis-dbd-populasi-nyamuk-kepadatan-larv-thumb-f1173.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/wilayah-endemis-dbd-populasi-nyamuk-kepadatan-larv-thumb-f1173.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan dan Praktik Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Dengan Bionomik Vektor Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Ngaliyan Kota Semarang" alt="JURIS - Hubungan Pengetahuan dan Praktik Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Dengan Bionomik Vektor Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Ngaliyan Kota Semarang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53798-wilayah-endemis-dbd-populasi-nyamuk-kepadatan-larv" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan dan Praktik Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Dengan Bionomik Vektor Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Ngaliyan Kota Semarang" target="_blank">Hubungan Pengetahuan dan Praktik Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Dengan Bionomik Vektor Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Ngaliyan Kota Semarang</a>: Untuk memperkuat upaya pengendalian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Ngaliyan dan wilayah serupa, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, mengingat adanya hubungan signifikan antara pengetahuan dan praktik Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan keberadaan larva, sebuah studi intervensi berbasis komunitas sangat diperlukan. Penelitian ini dapat dirancang untuk menguji efektivitas program edukasi dan mobilisasi masyarakat yang lebih terstruktur, misalnya dengan melibatkan tokoh masyarakat atau Aoagen perubahanAo di tingkat RW, untuk meningkatkan pemahaman mendalam tentang siklus hidup nyamuk dan memotivasi praktik 3M Plus secara konsisten. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah intervensi spesifik, seperti pelatihan langsung tentang cara menguras bak mandi yang benar atau dorongan penggunaan larvasida secara mandiri, dapat menyebabkan penurunan drastis pada kepadatan larva. Kedua, untuk memperkaya pemahaman kita tentang bionomik vektor DBD, penelitian lanjutan dapat fokus pada studi longitudinal yang secara berkala memantau kepadatan larva dan populasi nyamuk dewasa seiring dengan perubahan kondisi lingkungan seperti suhu, kelembaban, dan pola curah hujan musiman. Hal ini akan membantu mengidentifikasi faktor-faktor lingkungan spesifik yang paling berpengaruh pada perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti di daerah padat penduduk seperti Kelurahan Ngaliyan, memberikan dasar bagi strategi pengendalian yang lebih responsif terhadap kondisi musiman. Ketiga, meskipun pengetahuan dan praktik telah diukur, masih banyak celah dalam implementasi PSN. Oleh karena itu, penelitian kualitatif melalui wawancara mendalam atau diskusi kelompok terarah dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai hambatan-hambatan sosial, budaya, atau bahkan ekonomi yang menghalangi masyarakat dalam menjalankan praktik PSN secara rutin. Misalnya, mengapa beberapa metode seperti penggunaan kelambu atau abatisasi kurang diminati, atau mengapa keterlibatan dalam pemeriksaan larva di lingkungan sekitar masih rendah. Wawasan dari studi ini akan sangat krusial untuk mengembangkan program PSN yang lebih relevan, diterima, dan berkelanjutan oleh masyarakat setempat, bukan hanya mengandalkan peran kader semata, sehingga dapat meminimalkan risiko penularan DBD secara jangka panjang..
<br>Kepadatan larva di Kelurahan Ngaliyan Kota Semarang tergolong wilayah berisiko tinggi penularan DBD dengan nilai HI 30%, CI 10,70%, dan BI 39,67.112 kontainer yang diperiksa, 119 positif larva, didominasi Aedes aegypti di bak mandi dalam rumah.Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan serta praktik Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan keberadaan larva vektor DBD di wilayah tersebut
<br>Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan di Semarang. Kecamatan Ngaliyan adalah daerah endemis DBD, di mana perilaku masyarakat berperan penting dalam ketersediaan kontainer penampungan air dan keberadaan larva. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pengetahuan dan praktik Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan bionomik vektor DBD di Ngaliyan. Menggunakan desain studi cross-sectional, sampel diambil secara purposive sampling dari 300 rumah di RW II, RW V, dan RW VI berdasarkan kasus DBD tertinggi. Variabel pengetahuan dan praktik PSN diukur dengan kuesioner, sedangkan bionomik vektor melalui lembar observasi. Analisis statistik menggunakan uji chi square. Hasil menunjukkan bahwa Kecamatan Ngaliyan berpotensi tinggi untuk penularan DBD dengan House Index (HI) 30%, Container Index (CI) 10,7%, dan Breteau...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/d/wilayah-endemis-dbd-populasi-nyamuk-kepadatan-larv-thumb-f1b0a.webp" type="image/webp" length="80360" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/wilayah-endemis-dbd-populasi-nyamuk-kepadatan-larv-thumb-f1b0a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/wilayah-endemis-dbd-populasi-nyamuk-kepadatan-larv-thumb-ceca6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/wilayah-endemis-dbd-populasi-nyamuk-kepadatan-larv-thumb-f1173.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-508-undip.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17988-jurnal-riset-kesehatan-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Covid 19 Di Desa Sutera ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Covid 19 Di Desa Sutera ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Covid 19 Di Desa Sutera ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53796-covid-19-pengetahuan-sikap-faktor-risiko-arswendy</link>
	<guid isPermaLink="false">8ca3272cf87ca08194cdecd85094dec9</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 15:11:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi tiga arah utama. Pertama, bagaimana perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat terhadap CovidAc19 selama periode waktu yang lebih panjang, sehingga diperlukan studi kohort longitudinal di beberapa desa ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Covid-19 Di Desa Sutera: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi tiga arah utama. Pertama, bagaimana perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat terhadap CovidAc19 selama periode waktu yang lebih panjang, sehingga diperlukan studi kohort longitudinal di beberapa desa di Kabupaten Kayong Utara untuk menilai dinamika faktor risiko. Kedua, apakah intervensi edukasi berbasis teknologi digital, seperti aplikasi ponsel atau platform media sosial, dapat meningkatkan efektivitas upaya pencegahan dibandingkan penyuluhan tradisional, sehingga diperlukan percobaan terkontrol teracak dengan kelompok intervensi dan kontrol. Ketiga, sejauh mana faktor sosioAcekonomi, seperti pendapatan rumah tangga, akses internet, dan tingkat literasi digital, memoderasi hubungan antara pengetahuan dan kejadian CovidAc19, sehingga diperlukan analisis multivariat pada populasi yang lebih luas dengan stratifikasi berdasarkan status ekonomi. Hasil dari ketiga penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih terarah, memperkuat strategi pencegahan, dan mengoptimalkan sumber daya kesehatan masyarakat.. Untuk meningkatkan peran masyarakat serta memberikan pelayanan yang lebih baik dalam upaya pencegahan Covid-19 perlu diadakan kegiatan penyuluhan Coronavirus merupakan virus RNA yang umumnya menyebabkan penyakit pernapasan pada manusia. Diketahui bahwa jumlah total kasus di Wuhan mencapai 50.340. Pencegahan penyebaran Covid-19 sangat berkaitan dengan pelaksanaan protokol kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian Covid-19 di Desa Sutera. Metode yang digunakan adalah desain penelitian observasional dengan pemilihan subjek caseAccontrol tidak berpasangan. Sampel penelitian berjumlah 156 responden, terdiri atas 104 kasus dan 52 kontrol dari Desa Sutera. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan dengan kejadian Covid-19 (p = 0,044; OR = 4,455), sikap dengan kejadian Covid-19 (p = 0,037; OR = 4,500), usia dengan kejadian Covid-19 (p = 0,035; OR = 4,455), tingkat pendidikan dengan kejadian Covid-19 (p = 0,027; OR = 1,624), fasilitas kesehatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/7/covid-19-pengetahuan-sikap-faktor-risiko-faktor-fa-thumb-184e5.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Covid-19 Di Desa Sutera" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/covid-19-pengetahuan-sikap-faktor-risiko-faktor-fa-thumb-184e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/covid-19-pengetahuan-sikap-faktor-risiko-faktor-fa-thumb-184e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/covid-19-pengetahuan-sikap-faktor-risiko-faktor-fa-thumb-184e5.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Covid-19 Di Desa Sutera" alt="JURIS - Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Covid-19 Di Desa Sutera" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/7/covid-19-pengetahuan-sikap-faktor-risiko-faktor-fa-thumb-8cc31.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Covid-19 Di Desa Sutera" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/covid-19-pengetahuan-sikap-faktor-risiko-faktor-fa-thumb-8cc31.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/covid-19-pengetahuan-sikap-faktor-risiko-faktor-fa-thumb-8cc31.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/covid-19-pengetahuan-sikap-faktor-risiko-faktor-fa-thumb-8cc31.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Covid-19 Di Desa Sutera" alt="JURIS - Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Covid-19 Di Desa Sutera" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53796-covid-19-pengetahuan-sikap-faktor-risiko-arswendy" title="JURIS - Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Covid-19 Di Desa Sutera" target="_blank">Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Covid-19 Di Desa Sutera</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi tiga arah utama. Pertama, bagaimana perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat terhadap CovidAc19 selama periode waktu yang lebih panjang, sehingga diperlukan studi kohort longitudinal di beberapa desa di Kabupaten Kayong Utara untuk menilai dinamika faktor risiko. Kedua, apakah intervensi edukasi berbasis teknologi digital, seperti aplikasi ponsel atau platform media sosial, dapat meningkatkan efektivitas upaya pencegahan dibandingkan penyuluhan tradisional, sehingga diperlukan percobaan terkontrol teracak dengan kelompok intervensi dan kontrol. Ketiga, sejauh mana faktor sosioAcekonomi, seperti pendapatan rumah tangga, akses internet, dan tingkat literasi digital, memoderasi hubungan antara pengetahuan dan kejadian CovidAc19, sehingga diperlukan analisis multivariat pada populasi yang lebih luas dengan stratifikasi berdasarkan status ekonomi. Hasil dari ketiga penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih terarah, memperkuat strategi pencegahan, dan mengoptimalkan sumber daya kesehatan masyarakat..
<br>Untuk meningkatkan peran masyarakat serta memberikan pelayanan yang lebih baik dalam upaya pencegahan Covid-19 perlu diadakan kegiatan penyuluhan
<br>Coronavirus merupakan virus RNA yang umumnya menyebabkan penyakit pernapasan pada manusia. Diketahui bahwa jumlah total kasus di Wuhan mencapai 50.340. Pencegahan penyebaran Covid-19 sangat berkaitan dengan pelaksanaan protokol kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian Covid-19 di Desa Sutera. Metode yang digunakan adalah desain penelitian observasional dengan pemilihan subjek caseAccontrol tidak berpasangan. Sampel penelitian berjumlah 156 responden, terdiri atas 104 kasus dan 52 kontrol dari Desa Sutera. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan dengan kejadian Covid-19 (p = 0,044; OR = 4,455), sikap dengan kejadian Covid-19 (p = 0,037; OR = 4,500), usia dengan kejadian Covid-19 (p = 0,035; OR = 4,455), tingkat pendidikan dengan kejadian Covid-19 (p = 0,027; OR = 1,624), fasilitas kesehatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/7/covid-19-pengetahuan-sikap-faktor-risiko-faktor-fa-thumb-184e5.webp" type="image/webp" length="100246" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/covid-19-pengetahuan-sikap-faktor-risiko-faktor-fa-thumb-184e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/covid-19-pengetahuan-sikap-faktor-risiko-faktor-fa-thumb-8cc31.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-508-undip.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17988-jurnal-riset-kesehatan-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Korelasi Perilaku PSN dan Tempat Perindukan Nyamuk dengan Keberadaan Jentik Aedes Aegypti di Desa Jetak Kecamatan Wedarijaksa Kabupaten Pati ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Korelasi Perilaku PSN dan Tempat Perindukan Nyamuk dengan Keberadaan Jentik Aedes Aegypti di Desa Jetak Kecamatan Wedarijaksa Kabupaten Pati ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Korelasi Perilaku PSN dan Tempat Perindukan Nyamuk dengan Keberadaan Jentik Aedes Aegypti di Desa Jetak Kecamatan Wedarijaksa Kabupaten Pati ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53795-sosial-ekonomi-psn-sarang-jentik-nyamuk-habitat-la</link>
	<guid isPermaLink="false">3ee1b2d1981e0bf403c75bd031f00393</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 15:11:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan desain longitudinal untuk mengevaluasi efektivitas intervensi PSN selama periode waktu yang lebih panjang, sehingga dapat mengidentifikasi perubahan indeks larva dan dinamika perilaku masyarakat secara berkelanjutan; ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Korelasi Perilaku PSN dan Tempat Perindukan Nyamuk dengan Keberadaan Jentik Aedes Aegypti di Desa Jetak Kecamatan Wedarijaksa Kabupaten Pati: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan desain longitudinal untuk mengevaluasi efektivitas intervensi PSN selama periode waktu yang lebih panjang, sehingga dapat mengidentifikasi perubahan indeks larva dan dinamika perilaku masyarakat secara berkelanjutan; selanjutnya, studi eksperimental yang menilai dampak program edukasi kesehatan berbasis komunitas terhadap peningkatan pengetahuan dan praktik PSN di berbagai kelompok sosial ekonomi dapat memberikan wawasan tentang faktor-faktor penghambat dan pendorong adopsi perilaku yang efektif; terakhir, pendekatan mixedAcmethods yang menggabungkan survei kuantitatif dengan wawancara mendalam dapat menggali motivasi, persepsi, dan kendala praktis yang dihadapi warga dalam melaksanakan PSN, sehingga menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.. Ada keterkaitan diantara pelaksanaan perilaku PSN DBD yang meliputi Pengendalian Kimia, Pengendalian Fisik, serta Pengendalian Biologi dengan adanya jentik nyamuk, dan terdapat keterkaitan diantara Tempat Perindukan Nyamuk dengan keberadaannya jentik nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD) disebabkan oleh infeksi virus Dengue. Kasus DBD yang terkait dengan keberadaan larva Aedes aegypti dipengaruhi oleh perilaku masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan. Pemberantasan larva nyamuk dengue dikenal sebagai pemberantasan sarang nyamuk (PSN) yang dilakukan melalui langkah 3M, biologi, dan kimia. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara perilaku PSN, tempat perindukan nyamuk, dan keberadaan larva Aedes aegypti di Desa Jetak, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati. Penelitian bersifat observasional analitis dengan pendekatan crossAcsectional, melibatkan 102 responden yang dipilih secara acak sederhana. Analisis data menggunakan statistik univariat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/d/sosial-ekonomi-psn-sarang-jentik-nyamuk-habitat-la-thumb-96d51.webp" title="JURIS - Korelasi Perilaku PSN dan Tempat Perindukan Nyamuk dengan Keberadaan Jentik Aedes Aegypti di Desa Jetak Kecamatan Wedarijaksa Kabupaten Pati" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/sosial-ekonomi-psn-sarang-jentik-nyamuk-habitat-la-thumb-96d51.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/sosial-ekonomi-psn-sarang-jentik-nyamuk-habitat-la-thumb-96d51.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/sosial-ekonomi-psn-sarang-jentik-nyamuk-habitat-la-thumb-96d51.webp 1x" title="JURIS - Korelasi Perilaku PSN dan Tempat Perindukan Nyamuk dengan Keberadaan Jentik Aedes Aegypti di Desa Jetak Kecamatan Wedarijaksa Kabupaten Pati" alt="JURIS - Korelasi Perilaku PSN dan Tempat Perindukan Nyamuk dengan Keberadaan Jentik Aedes Aegypti di Desa Jetak Kecamatan Wedarijaksa Kabupaten Pati" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/d/sosial-ekonomi-psn-sarang-jentik-nyamuk-habitat-la-thumb-cbe96.webp" title="JURIS - Korelasi Perilaku PSN dan Tempat Perindukan Nyamuk dengan Keberadaan Jentik Aedes Aegypti di Desa Jetak Kecamatan Wedarijaksa Kabupaten Pati" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/sosial-ekonomi-psn-sarang-jentik-nyamuk-habitat-la-thumb-cbe96.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/sosial-ekonomi-psn-sarang-jentik-nyamuk-habitat-la-thumb-cbe96.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/sosial-ekonomi-psn-sarang-jentik-nyamuk-habitat-la-thumb-cbe96.webp 1x" title="JURIS - Korelasi Perilaku PSN dan Tempat Perindukan Nyamuk dengan Keberadaan Jentik Aedes Aegypti di Desa Jetak Kecamatan Wedarijaksa Kabupaten Pati" alt="JURIS - Korelasi Perilaku PSN dan Tempat Perindukan Nyamuk dengan Keberadaan Jentik Aedes Aegypti di Desa Jetak Kecamatan Wedarijaksa Kabupaten Pati" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53795-sosial-ekonomi-psn-sarang-jentik-nyamuk-habitat-la" title="JURIS - Korelasi Perilaku PSN dan Tempat Perindukan Nyamuk dengan Keberadaan Jentik Aedes Aegypti di Desa Jetak Kecamatan Wedarijaksa Kabupaten Pati" target="_blank">Korelasi Perilaku PSN dan Tempat Perindukan Nyamuk dengan Keberadaan Jentik Aedes Aegypti di Desa Jetak Kecamatan Wedarijaksa Kabupaten Pati</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan desain longitudinal untuk mengevaluasi efektivitas intervensi PSN selama periode waktu yang lebih panjang, sehingga dapat mengidentifikasi perubahan indeks larva dan dinamika perilaku masyarakat secara berkelanjutan; selanjutnya, studi eksperimental yang menilai dampak program edukasi kesehatan berbasis komunitas terhadap peningkatan pengetahuan dan praktik PSN di berbagai kelompok sosial ekonomi dapat memberikan wawasan tentang faktor-faktor penghambat dan pendorong adopsi perilaku yang efektif; terakhir, pendekatan mixedAcmethods yang menggabungkan survei kuantitatif dengan wawancara mendalam dapat menggali motivasi, persepsi, dan kendala praktis yang dihadapi warga dalam melaksanakan PSN, sehingga menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan..
<br>Ada keterkaitan diantara pelaksanaan perilaku PSN DBD yang meliputi Pengendalian Kimia, Pengendalian Fisik, serta Pengendalian Biologi dengan adanya jentik nyamuk, dan terdapat keterkaitan diantara Tempat Perindukan Nyamuk dengan keberadaannya jentik nyamuk
<br>Demam Berdarah Dengue (DBD) disebabkan oleh infeksi virus Dengue. Kasus DBD yang terkait dengan keberadaan larva Aedes aegypti dipengaruhi oleh perilaku masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan. Pemberantasan larva nyamuk dengue dikenal sebagai pemberantasan sarang nyamuk (PSN) yang dilakukan melalui langkah 3M, biologi, dan kimia. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara perilaku PSN, tempat perindukan nyamuk, dan keberadaan larva Aedes aegypti di Desa Jetak, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati. Penelitian bersifat observasional analitis dengan pendekatan crossAcsectional, melibatkan 102 responden yang dipilih secara acak sederhana. Analisis data menggunakan statistik univariat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/d/sosial-ekonomi-psn-sarang-jentik-nyamuk-habitat-la-thumb-96d51.webp" type="image/webp" length="76692" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/sosial-ekonomi-psn-sarang-jentik-nyamuk-habitat-la-thumb-96d51.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/sosial-ekonomi-psn-sarang-jentik-nyamuk-habitat-la-thumb-cbe96.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-508-undip.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17988-jurnal-riset-kesehatan-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Tingkat Pendidikan Status Pekerjaan dan Lama Bertugas Jumantik terhadap Pemeriksaan Jentik Rutin PJR di Kelurahan Pudakpayung Kota Semarang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Tingkat Pendidikan Status Pekerjaan dan Lama Bertugas Jumantik terhadap Pemeriksaan Jentik Rutin PJR di Kelurahan Pudakpayung Kota Semarang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Tingkat Pendidikan Status Pekerjaan dan Lama Bertugas Jumantik terhadap Pemeriksaan Jentik Rutin PJR di Kelurahan Pudakpayung Kota Semarang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53790-angka-insiden-dbd-dhf-jumantik-pjr-jentik-rutin-pj</link>
	<guid isPermaLink="false">644bb35e97060b40b0a4f895cfbc90c5</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 15:11:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas pelatihan khusus yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan Jumantik terhadap PJR, sehingga dapat menilai perubahan perilaku setelah intervensi edukatif. Selain itu, perlu dilakukan studi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Tingkat Pendidikan, Status Pekerjaan, dan Lama Bertugas Jumantik terhadap Pemeriksaan Jentik Rutin (PJR) di Kelurahan Pudakpayung Kota Semarang: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas pelatihan khusus yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan Jumantik terhadap PJR, sehingga dapat menilai perubahan perilaku setelah intervensi edukatif. Selain itu, perlu dilakukan studi yang mengevaluasi penggunaan aplikasi mobile berbasis platform Tunggal Dara untuk mempermudah pelaporan realActime hasil pemeriksaan jentik dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi teknologi tersebut di antara Jumantik. Selanjutnya, penelitian komparatif lintas kecamatan dapat meneliti pengaruh variabel sosioekonomi, seperti pendapatan rumah tangga dan akses layanan kesehatan, terhadap keberhasilan program PJR, guna memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih terfokus dan berkelanjutan.. Dari temuan ini dapat disimpulkan bahwa sebagian besar Jumantik di Kelurahan Pudakpayung telah memiliki pengetahuan yang baik mengenai pelaksanaan Pemeriksaan Jentik Rutin (PJR), meskipun masih terdapat beberapa yang belum memahami program tersebut secara optimal.Diperlukan upaya penyebarluasan informasi terkait DBD dan pelaksanaan PJR melalui poster, penyuluhan, atau pelatihan yang mudah diakses dan merata di wilayah Kelurahan Pudakpayung.Peningkatan akses informasi diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan pengetahuan Jumantik serta masyarakat luas Latar belakang: Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Semarang pada tahun 2022 menempati peringkat ketujuh tertinggi di Jawa Tengah dengan Angka Insiden (AI) sebesar 42,41 per 100.000 penduduk. Kabupaten dengan jumlah kasus tertinggi adalah Banyumanik (712 kasus), sementara Kelurahan Pudakpayung mengalami peningkatan lebih dari tiga kali lipat kasus DBD pada tahun yang sama. Salah satu program wajib pencegahan DBD adalah Pemeriksaan Jentik Rutin (PJR) yang dilaksanakan oleh tenaga pengendali nyamuk (Jumantik). Karena pelaksanaan PJR yang belum konsisten dan optimal di Pudakpayung, penelitian ini bertujuan mengkaji... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/b/angka-insiden-dbd-dhf-jumantik-pjr-jentik-rutin-ny-thumb-71a0d.webp" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pendidikan, Status Pekerjaan, dan Lama Bertugas Jumantik terhadap Pemeriksaan Jentik Rutin  (PJR) di Kelurahan Pudakpayung Kota Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/angka-insiden-dbd-dhf-jumantik-pjr-jentik-rutin-ny-thumb-71a0d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/angka-insiden-dbd-dhf-jumantik-pjr-jentik-rutin-ny-thumb-71a0d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/angka-insiden-dbd-dhf-jumantik-pjr-jentik-rutin-ny-thumb-71a0d.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pendidikan, Status Pekerjaan, dan Lama Bertugas Jumantik terhadap Pemeriksaan Jentik Rutin  (PJR) di Kelurahan Pudakpayung Kota Semarang" alt="JURIS - Hubungan Tingkat Pendidikan, Status Pekerjaan, dan Lama Bertugas Jumantik terhadap Pemeriksaan Jentik Rutin  (PJR) di Kelurahan Pudakpayung Kota Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/angka-insiden-dbd-dhf-jumantik-pjr-jentik-rutin-ny-thumb-e6a90.webp" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pendidikan, Status Pekerjaan, dan Lama Bertugas Jumantik terhadap Pemeriksaan Jentik Rutin  (PJR) di Kelurahan Pudakpayung Kota Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/angka-insiden-dbd-dhf-jumantik-pjr-jentik-rutin-ny-thumb-e6a90.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/angka-insiden-dbd-dhf-jumantik-pjr-jentik-rutin-ny-thumb-e6a90.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/angka-insiden-dbd-dhf-jumantik-pjr-jentik-rutin-ny-thumb-e6a90.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pendidikan, Status Pekerjaan, dan Lama Bertugas Jumantik terhadap Pemeriksaan Jentik Rutin  (PJR) di Kelurahan Pudakpayung Kota Semarang" alt="JURIS - Hubungan Tingkat Pendidikan, Status Pekerjaan, dan Lama Bertugas Jumantik terhadap Pemeriksaan Jentik Rutin  (PJR) di Kelurahan Pudakpayung Kota Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/angka-insiden-dbd-dhf-jumantik-pjr-jentik-rutin-ny-thumb-0e4c8.webp" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pendidikan, Status Pekerjaan, dan Lama Bertugas Jumantik terhadap Pemeriksaan Jentik Rutin  (PJR) di Kelurahan Pudakpayung Kota Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/angka-insiden-dbd-dhf-jumantik-pjr-jentik-rutin-ny-thumb-0e4c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/angka-insiden-dbd-dhf-jumantik-pjr-jentik-rutin-ny-thumb-0e4c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/angka-insiden-dbd-dhf-jumantik-pjr-jentik-rutin-ny-thumb-0e4c8.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pendidikan, Status Pekerjaan, dan Lama Bertugas Jumantik terhadap Pemeriksaan Jentik Rutin  (PJR) di Kelurahan Pudakpayung Kota Semarang" alt="JURIS - Hubungan Tingkat Pendidikan, Status Pekerjaan, dan Lama Bertugas Jumantik terhadap Pemeriksaan Jentik Rutin  (PJR) di Kelurahan Pudakpayung Kota Semarang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53790-angka-insiden-dbd-dhf-jumantik-pjr-jentik-rutin-pj" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pendidikan, Status Pekerjaan, dan Lama Bertugas Jumantik terhadap Pemeriksaan Jentik Rutin  (PJR) di Kelurahan Pudakpayung Kota Semarang" target="_blank">Hubungan Tingkat Pendidikan, Status Pekerjaan, dan Lama Bertugas Jumantik terhadap Pemeriksaan Jentik Rutin  (PJR) di Kelurahan Pudakpayung Kota Semarang</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas pelatihan khusus yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan Jumantik terhadap PJR, sehingga dapat menilai perubahan perilaku setelah intervensi edukatif. Selain itu, perlu dilakukan studi yang mengevaluasi penggunaan aplikasi mobile berbasis platform Tunggal Dara untuk mempermudah pelaporan realActime hasil pemeriksaan jentik dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi teknologi tersebut di antara Jumantik. Selanjutnya, penelitian komparatif lintas kecamatan dapat meneliti pengaruh variabel sosioekonomi, seperti pendapatan rumah tangga dan akses layanan kesehatan, terhadap keberhasilan program PJR, guna memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih terfokus dan berkelanjutan..
<br>Dari temuan ini dapat disimpulkan bahwa sebagian besar Jumantik di Kelurahan Pudakpayung telah memiliki pengetahuan yang baik mengenai pelaksanaan Pemeriksaan Jentik Rutin (PJR), meskipun masih terdapat beberapa yang belum memahami program tersebut secara optimal.Diperlukan upaya penyebarluasan informasi terkait DBD dan pelaksanaan PJR melalui poster, penyuluhan, atau pelatihan yang mudah diakses dan merata di wilayah Kelurahan Pudakpayung.Peningkatan akses informasi diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan pengetahuan Jumantik serta masyarakat luas
<br>Latar belakang: Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Semarang pada tahun 2022 menempati peringkat ketujuh tertinggi di Jawa Tengah dengan Angka Insiden (AI) sebesar 42,41 per 100.000 penduduk. Kabupaten dengan jumlah kasus tertinggi adalah Banyumanik (712 kasus), sementara Kelurahan Pudakpayung mengalami peningkatan lebih dari tiga kali lipat kasus DBD pada tahun yang sama. Salah satu program wajib pencegahan DBD adalah Pemeriksaan Jentik Rutin (PJR) yang dilaksanakan oleh tenaga pengendali nyamuk (Jumantik). Karena pelaksanaan PJR yang belum konsisten dan optimal di Pudakpayung, penelitian ini bertujuan mengkaji...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/b/angka-insiden-dbd-dhf-jumantik-pjr-jentik-rutin-ny-thumb-e6a90.webp" type="image/webp" length="74112" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/angka-insiden-dbd-dhf-jumantik-pjr-jentik-rutin-ny-thumb-71a0d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/angka-insiden-dbd-dhf-jumantik-pjr-jentik-rutin-ny-thumb-e6a90.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/angka-insiden-dbd-dhf-jumantik-pjr-jentik-rutin-ny-thumb-0e4c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-508-undip.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17988-jurnal-riset-kesehatan-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pola Hubungan Kepercayaan Dengan Penolakan Imunisasi Dasar Di Wilayah Kerja Puskesmas Tembarak ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pola Hubungan Kepercayaan Dengan Penolakan Imunisasi Dasar Di Wilayah Kerja Puskesmas Tembarak ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pola Hubungan Kepercayaan Dengan Penolakan Imunisasi Dasar Di Wilayah Kerja Puskesmas Tembarak ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53789-status-imunisasi-anak-strategi-komunikasi-imunisas</link>
	<guid isPermaLink="false">10e26ce7de3ed134da1d9b7667bd1336</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 15:11:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah mengungkap adanya hubungan signifikan antara kepercayaan orang tua dengan penolakan imunisasi dasar pada bayi, serta mengidentifikasi beberapa solusi awal. Untuk memperkaya pemahaman dan merancang strategi yang lebih efektif, ada ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pola Hubungan Kepercayaan Dengan Penolakan Imunisasi Dasar Di Wilayah Kerja Puskesmas Tembarak: Penelitian ini telah mengungkap adanya hubungan signifikan antara kepercayaan orang tua dengan penolakan imunisasi dasar pada bayi, serta mengidentifikasi beberapa solusi awal. Untuk memperkaya pemahaman dan merancang strategi yang lebih efektif, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, mengingat kompleksitas faktor kepercayaan dan agama yang ditemukan, studi kualitatif mendalam akan sangat bermanfaat. Penelitian selanjutnya bisa menggali lebih jauh bagaimana pandangan dan nilai-nilai agama, serta narasi atau mitos lokal, secara spesifik membentuk keyakinan orang tua terhadap imunisasi. Ini dapat dilakukan melalui wawancara mendalam dengan berbagai pihak, termasuk pemimpin agama, tokoh masyarakat, dan kelompok penolak imunisasi, untuk memahami akar permasalahan dari perspektif mereka. Pertanyaan penelitiannya bisa fokus pada: "Bagaimana sistem kepercayaan keagamaan dan budaya lokal berinteraksi dalam memengaruhi keputusan orang tua untuk menolak imunisasi dasar pada anak di komunitas tertentu?" Kedua, melihat solusi yang diusulkan seperti pemberian informasi yang tepat dan pendekatan keluarga, penelitian di masa depan dapat mengevaluasi efektivitas dari berbagai strategi komunikasi dan intervensi. Penting untuk mengetahui pendekatan apa yang paling berhasil dalam mengubah persepsi negatif menjadi penerimaan, terutama di kalangan kelompok yang masih ragu atau menolak. Studi ini bisa berupa uji coba intervensi untuk membandingkan dampak dari kampanye edukasi yang melibatkan tokoh agama versus kampanye yang berfokus pada pendekatan personal oleh tenaga kesehatan. Pertanyaan kunci yang bisa dijawab adalah: "Strategi komunikasi dan advokasi seperti apa yang paling efektif dalam meningkatkan cakupan imunisasi dasar pada populasi dengan tingkat penolakan tinggi?" Terakhir, karena penelitian sebelumnya menunjukkan peran pengalaman dan informasi dari orang lain, investigasi lebih lanjut tentang peran jaringan sosial dan sumber informasi spesifik akan sangat relevan. Penelitian dapat menyelidiki bagaimana informasi, baik yang akurat maupun yang salah (mitos), menyebar dalam komunitas dan seberapa besar pengaruhnya terhadap pengambilan keputusan orang tua. Ini bisa mencakup analisis sentimen di media sosial atau pemetaan jaringan informasi informal. Pertanyaan yang bisa diajukan adalah: "Bagaimana sumber informasi informal dan jaringan sosial memengaruhi pengambilan keputusan orang tua terkait imunisasi dasar di wilayah Puskesmas Tembarak?" Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, diharapkan dapat dikembangkan program intervensi yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penelitian ini membuktikan terdapat adanya hubungan antara kepercayaan dengan status penolakan imunisasi dasar pada bayi.Oleh karena itu, perlu adanya solusi seperti memberikan informasi yang tepat, melakukan pendekatan keluarga, melakukan advokasi kepada tokoh agama serta melakukan diskusi lintas sektor Latar Belakang: Imunisasi merupakan suatu proses medis di mana seseorang diberikan vaksin tertentu untuk meningkatkan respons imun tubuh terhadap penyakit tertentu karena virus dan bakteri menyebabkan banyak kematian di seluruh dunia. Diperkirakan total 1,7 juta kematian, yang berkontribusi 5% pada kelompok balita Indonesia, diakibatkan oleh penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I). Pada tahun 2021, penerimaan imunisasi dasar lengkap untuk anak balita di Jawa Tengah mencapai 99% untuk semua jenis antigen. Namun, Temanggung termasuk dalam 10 kabupaten yang belum mencapai target yang ditetapkan oleh Rencana Strategis, didukung oleh terjadinya kejadian luar biasa terkait campak, difteri,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/7/status-imunisasi-anak-strategi-komunikasi-penolaka-thumb-171bb.webp" title="JURIS - Pola Hubungan Kepercayaan Dengan Penolakan Imunisasi Dasar Di Wilayah Kerja Puskesmas Tembarak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/status-imunisasi-anak-strategi-komunikasi-penolaka-thumb-171bb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/status-imunisasi-anak-strategi-komunikasi-penolaka-thumb-171bb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/status-imunisasi-anak-strategi-komunikasi-penolaka-thumb-171bb.webp 1x" title="JURIS - Pola Hubungan Kepercayaan Dengan Penolakan Imunisasi Dasar Di Wilayah Kerja Puskesmas Tembarak" alt="JURIS - Pola Hubungan Kepercayaan Dengan Penolakan Imunisasi Dasar Di Wilayah Kerja Puskesmas Tembarak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/status-imunisasi-anak-strategi-komunikasi-penolaka-thumb-a6793.webp" title="JURIS - Pola Hubungan Kepercayaan Dengan Penolakan Imunisasi Dasar Di Wilayah Kerja Puskesmas Tembarak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/status-imunisasi-anak-strategi-komunikasi-penolaka-thumb-a6793.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/status-imunisasi-anak-strategi-komunikasi-penolaka-thumb-a6793.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/status-imunisasi-anak-strategi-komunikasi-penolaka-thumb-a6793.webp 1x" title="JURIS - Pola Hubungan Kepercayaan Dengan Penolakan Imunisasi Dasar Di Wilayah Kerja Puskesmas Tembarak" alt="JURIS - Pola Hubungan Kepercayaan Dengan Penolakan Imunisasi Dasar Di Wilayah Kerja Puskesmas Tembarak" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53789-status-imunisasi-anak-strategi-komunikasi-imunisas" title="JURIS - Pola Hubungan Kepercayaan Dengan Penolakan Imunisasi Dasar Di Wilayah Kerja Puskesmas Tembarak" target="_blank">Pola Hubungan Kepercayaan Dengan Penolakan Imunisasi Dasar Di Wilayah Kerja Puskesmas Tembarak</a>: Penelitian ini telah mengungkap adanya hubungan signifikan antara kepercayaan orang tua dengan penolakan imunisasi dasar pada bayi, serta mengidentifikasi beberapa solusi awal. Untuk memperkaya pemahaman dan merancang strategi yang lebih efektif, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, mengingat kompleksitas faktor kepercayaan dan agama yang ditemukan, studi kualitatif mendalam akan sangat bermanfaat. Penelitian selanjutnya bisa menggali lebih jauh bagaimana pandangan dan nilai-nilai agama, serta narasi atau mitos lokal, secara spesifik membentuk keyakinan orang tua terhadap imunisasi. Ini dapat dilakukan melalui wawancara mendalam dengan berbagai pihak, termasuk pemimpin agama, tokoh masyarakat, dan kelompok penolak imunisasi, untuk memahami akar permasalahan dari perspektif mereka. Pertanyaan penelitiannya bisa fokus pada: "Bagaimana sistem kepercayaan keagamaan dan budaya lokal berinteraksi dalam memengaruhi keputusan orang tua untuk menolak imunisasi dasar pada anak di komunitas tertentu?" Kedua, melihat solusi yang diusulkan seperti pemberian informasi yang tepat dan pendekatan keluarga, penelitian di masa depan dapat mengevaluasi efektivitas dari berbagai strategi komunikasi dan intervensi. Penting untuk mengetahui pendekatan apa yang paling berhasil dalam mengubah persepsi negatif menjadi penerimaan, terutama di kalangan kelompok yang masih ragu atau menolak. Studi ini bisa berupa uji coba intervensi untuk membandingkan dampak dari kampanye edukasi yang melibatkan tokoh agama versus kampanye yang berfokus pada pendekatan personal oleh tenaga kesehatan. Pertanyaan kunci yang bisa dijawab adalah: "Strategi komunikasi dan advokasi seperti apa yang paling efektif dalam meningkatkan cakupan imunisasi dasar pada populasi dengan tingkat penolakan tinggi?" Terakhir, karena penelitian sebelumnya menunjukkan peran pengalaman dan informasi dari orang lain, investigasi lebih lanjut tentang peran jaringan sosial dan sumber informasi spesifik akan sangat relevan. Penelitian dapat menyelidiki bagaimana informasi, baik yang akurat maupun yang salah (mitos), menyebar dalam komunitas dan seberapa besar pengaruhnya terhadap pengambilan keputusan orang tua. Ini bisa mencakup analisis sentimen di media sosial atau pemetaan jaringan informasi informal. Pertanyaan yang bisa diajukan adalah: "Bagaimana sumber informasi informal dan jaringan sosial memengaruhi pengambilan keputusan orang tua terkait imunisasi dasar di wilayah Puskesmas Tembarak?" Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, diharapkan dapat dikembangkan program intervensi yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penelitian ini membuktikan terdapat adanya hubungan antara kepercayaan dengan status penolakan imunisasi dasar pada bayi.Oleh karena itu, perlu adanya solusi seperti memberikan informasi yang tepat, melakukan pendekatan keluarga, melakukan advokasi kepada tokoh agama serta melakukan diskusi lintas sektor
<br>Latar Belakang: Imunisasi merupakan suatu proses medis di mana seseorang diberikan vaksin tertentu untuk meningkatkan respons imun tubuh terhadap penyakit tertentu karena virus dan bakteri menyebabkan banyak kematian di seluruh dunia. Diperkirakan total 1,7 juta kematian, yang berkontribusi 5% pada kelompok balita Indonesia, diakibatkan oleh penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I). Pada tahun 2021, penerimaan imunisasi dasar lengkap untuk anak balita di Jawa Tengah mencapai 99% untuk semua jenis antigen. Namun, Temanggung termasuk dalam 10 kabupaten yang belum mencapai target yang ditetapkan oleh Rencana Strategis, didukung oleh terjadinya kejadian luar biasa terkait campak, difteri,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/7/status-imunisasi-anak-strategi-komunikasi-penolaka-thumb-171bb.webp" type="image/webp" length="100994" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/status-imunisasi-anak-strategi-komunikasi-penolaka-thumb-171bb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/status-imunisasi-anak-strategi-komunikasi-penolaka-thumb-a6793.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-508-undip.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17988-jurnal-riset-kesehatan-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Gambaran Pengetahuan dan Perilaku Personal Hygiene Siswa SDN 19 Temajuk Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas Tahun 2022 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gambaran Pengetahuan dan Perilaku Personal Hygiene Siswa SDN 19 Temajuk Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas Tahun 2022 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gambaran Pengetahuan dan Perilaku Personal Hygiene Siswa SDN 19 Temajuk Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas Tahun 2022 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53778-responden-siswa-sd-numerasi-sdn-karakt</link>
	<guid isPermaLink="false">d216b5214e4270d7a1b5ea666aaa4728</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 15:11:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas program edukasi kebersihan terstruktur yang diberikan kepada siswa SDN 19 Temajuk dengan menggunakan desain praAcdan pasca intervensi untuk melihat perubahan pengetahuan dan perilaku; selanjutnya, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Gambaran Pengetahuan dan Perilaku Personal Hygiene Siswa SDN 19 Temajuk Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas Tahun 2022: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas program edukasi kebersihan terstruktur yang diberikan kepada siswa SDN 19 Temajuk dengan menggunakan desain praAcdan pasca intervensi untuk melihat perubahan pengetahuan dan perilaku; selanjutnya, studi dapat meneliti dampak peningkatan fasilitas sanitasi sekolah, seperti penambahan tempat cuci tangan, sabun, dan air bersih, terhadap perilaku kebersihan pribadi serta kejadian penyakit terkait; terakhir, penelitian kualitatifAckuantitatif dapat menggali peran keterlibatan orang tua dan lingkungan rumah dalam mempertahankan praktik kebersihan pribadi anak, sehingga dapat diidentifikasi faktorAcfaktor pendukung dan hambatan yang mempengaruhi konsistensi perilaku tersebut.. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat ditarik kesimpulan bahwa pengetahuan Personal Hygiene siswa kelas 4 dan 5 di Sekolah Dasar Negeri 19 Temajuk sebagian besar berpengetahuan baik, dan perilaku Personal Hygiene siswa rata-rata masih dalam kategori cukup.Penulis menyarankan agar siswa dapat menerapkan perilaku Personal Hygiene yang lebih baik, dan pihak sekolah sebaiknya menyediakan fasilitas penunjang seperti tempat cuci tangan, sabun dan air bersih yang cukup Personal Hygiene merupakan upaya individu atau kelompok dalam menjaga kesehatan melalui kebersihan. Upaya ini memiliki peran signifikan dalam pertumbuhan dan perkembangan anak karena anak sekolah dasar berusia 6 sampai 12 tahun memiliki tubuh yang rentan terhadap masalah kesehatan. Penelitian ini bertujuan menggambarkan pengetahuan dan perilaku Personal Hygiene siswa SDN 19 Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas. Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan populasi penelitian sebanyak 51 orang; sampel terdiri dari 47 responden siswa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/0/responden-siswa-sd-numerasi-sdn-karakter-kelas-bus-thumb-1ca5f.webp" title="JURIS - Gambaran Pengetahuan dan Perilaku Personal Hygiene Siswa SDN 19 Temajuk Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas Tahun 2022" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/responden-siswa-sd-numerasi-sdn-karakter-kelas-bus-thumb-1ca5f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/responden-siswa-sd-numerasi-sdn-karakter-kelas-bus-thumb-1ca5f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/responden-siswa-sd-numerasi-sdn-karakter-kelas-bus-thumb-1ca5f.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Pengetahuan dan Perilaku Personal Hygiene Siswa SDN 19 Temajuk Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas Tahun 2022" alt="JURIS - Gambaran Pengetahuan dan Perilaku Personal Hygiene Siswa SDN 19 Temajuk Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas Tahun 2022" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/responden-siswa-sd-numerasi-sdn-karakter-kelas-bus-thumb-055bb.webp" title="JURIS - Gambaran Pengetahuan dan Perilaku Personal Hygiene Siswa SDN 19 Temajuk Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas Tahun 2022" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/responden-siswa-sd-numerasi-sdn-karakter-kelas-bus-thumb-055bb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/responden-siswa-sd-numerasi-sdn-karakter-kelas-bus-thumb-055bb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/responden-siswa-sd-numerasi-sdn-karakter-kelas-bus-thumb-055bb.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Pengetahuan dan Perilaku Personal Hygiene Siswa SDN 19 Temajuk Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas Tahun 2022" alt="JURIS - Gambaran Pengetahuan dan Perilaku Personal Hygiene Siswa SDN 19 Temajuk Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas Tahun 2022" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/responden-siswa-sd-numerasi-sdn-karakter-kelas-bus-thumb-44455.webp" title="JURIS - Gambaran Pengetahuan dan Perilaku Personal Hygiene Siswa SDN 19 Temajuk Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas Tahun 2022" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/responden-siswa-sd-numerasi-sdn-karakter-kelas-bus-thumb-44455.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/responden-siswa-sd-numerasi-sdn-karakter-kelas-bus-thumb-44455.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/responden-siswa-sd-numerasi-sdn-karakter-kelas-bus-thumb-44455.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Pengetahuan dan Perilaku Personal Hygiene Siswa SDN 19 Temajuk Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas Tahun 2022" alt="JURIS - Gambaran Pengetahuan dan Perilaku Personal Hygiene Siswa SDN 19 Temajuk Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas Tahun 2022" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53778-responden-siswa-sd-numerasi-sdn-karakt" title="JURIS - Gambaran Pengetahuan dan Perilaku Personal Hygiene Siswa SDN 19 Temajuk Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas Tahun 2022" target="_blank">Gambaran Pengetahuan dan Perilaku Personal Hygiene Siswa SDN 19 Temajuk Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas Tahun 2022</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas program edukasi kebersihan terstruktur yang diberikan kepada siswa SDN 19 Temajuk dengan menggunakan desain praAcdan pasca intervensi untuk melihat perubahan pengetahuan dan perilaku; selanjutnya, studi dapat meneliti dampak peningkatan fasilitas sanitasi sekolah, seperti penambahan tempat cuci tangan, sabun, dan air bersih, terhadap perilaku kebersihan pribadi serta kejadian penyakit terkait; terakhir, penelitian kualitatifAckuantitatif dapat menggali peran keterlibatan orang tua dan lingkungan rumah dalam mempertahankan praktik kebersihan pribadi anak, sehingga dapat diidentifikasi faktorAcfaktor pendukung dan hambatan yang mempengaruhi konsistensi perilaku tersebut..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat ditarik kesimpulan bahwa pengetahuan Personal Hygiene siswa kelas 4 dan 5 di Sekolah Dasar Negeri 19 Temajuk sebagian besar berpengetahuan baik, dan perilaku Personal Hygiene siswa rata-rata masih dalam kategori cukup.Penulis menyarankan agar siswa dapat menerapkan perilaku Personal Hygiene yang lebih baik, dan pihak sekolah sebaiknya menyediakan fasilitas penunjang seperti tempat cuci tangan, sabun dan air bersih yang cukup
<br>Personal Hygiene merupakan upaya individu atau kelompok dalam menjaga kesehatan melalui kebersihan. Upaya ini memiliki peran signifikan dalam pertumbuhan dan perkembangan anak karena anak sekolah dasar berusia 6 sampai 12 tahun memiliki tubuh yang rentan terhadap masalah kesehatan. Penelitian ini bertujuan menggambarkan pengetahuan dan perilaku Personal Hygiene siswa SDN 19 Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas. Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan populasi penelitian sebanyak 51 orang; sampel terdiri dari 47 responden siswa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/0/responden-siswa-sd-numerasi-sdn-karakter-kelas-bus-thumb-1ca5f.webp" type="image/webp" length="94958" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/responden-siswa-sd-numerasi-sdn-karakter-kelas-bus-thumb-1ca5f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/responden-siswa-sd-numerasi-sdn-karakter-kelas-bus-thumb-055bb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/responden-siswa-sd-numerasi-sdn-karakter-kelas-bus-thumb-44455.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-508-undip.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17988-jurnal-riset-kesehatan-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kepadatan Larva dan Karakteristik Kontainer Kasus Demam Berdarah di Wilayah Pesisir Kota Tegal ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kepadatan Larva dan Karakteristik Kontainer Kasus Demam Berdarah di Wilayah Pesisir Kota Tegal ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kepadatan Larva dan Karakteristik Kontainer Kasus Demam Berdarah di Wilayah Pesisir Kota Tegal ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53753-kepadatan-larva-karakteristik-kontainer-dhf-kontai</link>
	<guid isPermaLink="false">a4a7f8953afcfacce6a6511a5d1a0c59</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 15:11:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kepadatan larva vektor DBD di wilayah pesisir. Selain itu, penelitian tentang pola sebaran suhu dan pH air kontainer positif larva dapat memberikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kepadatan Larva dan Karakteristik Kontainer Kasus Demam Berdarah di Wilayah Pesisir Kota Tegal: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kepadatan larva vektor DBD di wilayah pesisir. Selain itu, penelitian tentang pola sebaran suhu dan pH air kontainer positif larva dapat memberikan informasi lebih lanjut tentang kondisi lingkungan yang mendukung perkembangbiakan nyamuk. Selain itu, penelitian tentang hubungan antara praktik PSN dengan keberadaan larva positif juga dapat menjadi fokus penelitian lanjutan untuk meningkatkan efektivitas program pencegahan demam berdarah.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kelurahan Panggung memiliki kepadatan larva sedang (DF=4) dan RW dengan tingkat kepadatan tertinggi adalah RW 9 dengan kategori kepadatan larva tinggi (DF 6-9).Karakteristik kontainer yang paling banyak ditemukan larva positif adalah rumah dengan Ou 3 kontainer, kontainer penampung air (TPA) seperti bak mandi, bahan dasar plastik dan keramik, warna terang, sumur bor, dalam rumah, dan tanpa tutup.Praktik PSN pada Kelurahan Panggung adalah 57,5% berkategori baik dan 42,5 % berkategori buruk.Berdasarkan analisis spasial, ditemukan larva baik di dalam atau luar buffer 100 meter, dengan larva positif dalam buffer 100 meter mengindikasikan adanya migrasi vektor DBD.Suhu dan pH air kontainer positif larva berada pada kisaran 25-300C dan 7-9.Pola persebaran kasus DBD di Kelurahan Panggung adalah dispersed dengan jarak rata-rata antar kasus DBD yaitu 369,09 meter Tegal adalah kota endemis demam berdarah dengan tingkat Insiden Rate (IR) tinggi yaitu 38,4 per 100.000 penduduk. Kecamatan dengan jumlah kasus DHF tertinggi adalah Kelurahan Panggung, yang terletak di wilayah pesisir dan berbatasan langsung dengan Laut Jawa. Kasus DHF disebabkan oleh tingginya tingkat kepadatan larva. Penelitian ini dilakukan untuk memberikan gambaran tentang kepadatan larva, karakteristik kontainer, dan tingkat praktik program pencegahan demam berdarah (PSN) menggunakan analisis spasial. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/5/kepadatan-larva-karakteristik-kontainer-dhf-positi-thumb-9541a.webp" title="JURIS - Kepadatan Larva dan Karakteristik Kontainer Kasus Demam Berdarah di Wilayah Pesisir Kota Tegal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/kepadatan-larva-karakteristik-kontainer-dhf-positi-thumb-9541a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/kepadatan-larva-karakteristik-kontainer-dhf-positi-thumb-9541a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/kepadatan-larva-karakteristik-kontainer-dhf-positi-thumb-9541a.webp 1x" title="JURIS - Kepadatan Larva dan Karakteristik Kontainer Kasus Demam Berdarah di Wilayah Pesisir Kota Tegal" alt="JURIS - Kepadatan Larva dan Karakteristik Kontainer Kasus Demam Berdarah di Wilayah Pesisir Kota Tegal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/5/kepadatan-larva-karakteristik-kontainer-dhf-positi-thumb-80f5b.webp" title="JURIS - Kepadatan Larva dan Karakteristik Kontainer Kasus Demam Berdarah di Wilayah Pesisir Kota Tegal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/kepadatan-larva-karakteristik-kontainer-dhf-positi-thumb-80f5b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/kepadatan-larva-karakteristik-kontainer-dhf-positi-thumb-80f5b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/kepadatan-larva-karakteristik-kontainer-dhf-positi-thumb-80f5b.webp 1x" title="JURIS - Kepadatan Larva dan Karakteristik Kontainer Kasus Demam Berdarah di Wilayah Pesisir Kota Tegal" alt="JURIS - Kepadatan Larva dan Karakteristik Kontainer Kasus Demam Berdarah di Wilayah Pesisir Kota Tegal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/5/kepadatan-larva-karakteristik-kontainer-dhf-positi-thumb-f12f4.webp" title="JURIS - Kepadatan Larva dan Karakteristik Kontainer Kasus Demam Berdarah di Wilayah Pesisir Kota Tegal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/kepadatan-larva-karakteristik-kontainer-dhf-positi-thumb-f12f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/kepadatan-larva-karakteristik-kontainer-dhf-positi-thumb-f12f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/kepadatan-larva-karakteristik-kontainer-dhf-positi-thumb-f12f4.webp 1x" title="JURIS - Kepadatan Larva dan Karakteristik Kontainer Kasus Demam Berdarah di Wilayah Pesisir Kota Tegal" alt="JURIS - Kepadatan Larva dan Karakteristik Kontainer Kasus Demam Berdarah di Wilayah Pesisir Kota Tegal" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53753-kepadatan-larva-karakteristik-kontainer-dhf-kontai" title="JURIS - Kepadatan Larva dan Karakteristik Kontainer Kasus Demam Berdarah di Wilayah Pesisir Kota Tegal" target="_blank">Kepadatan Larva dan Karakteristik Kontainer Kasus Demam Berdarah di Wilayah Pesisir Kota Tegal</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kepadatan larva vektor DBD di wilayah pesisir. Selain itu, penelitian tentang pola sebaran suhu dan pH air kontainer positif larva dapat memberikan informasi lebih lanjut tentang kondisi lingkungan yang mendukung perkembangbiakan nyamuk. Selain itu, penelitian tentang hubungan antara praktik PSN dengan keberadaan larva positif juga dapat menjadi fokus penelitian lanjutan untuk meningkatkan efektivitas program pencegahan demam berdarah..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kelurahan Panggung memiliki kepadatan larva sedang (DF=4) dan RW dengan tingkat kepadatan tertinggi adalah RW 9 dengan kategori kepadatan larva tinggi (DF 6-9).Karakteristik kontainer yang paling banyak ditemukan larva positif adalah rumah dengan Ou 3 kontainer, kontainer penampung air (TPA) seperti bak mandi, bahan dasar plastik dan keramik, warna terang, sumur bor, dalam rumah, dan tanpa tutup.Praktik PSN pada Kelurahan Panggung adalah 57,5% berkategori baik dan 42,5 % berkategori buruk.Berdasarkan analisis spasial, ditemukan larva baik di dalam atau luar buffer 100 meter, dengan larva positif dalam buffer 100 meter mengindikasikan adanya migrasi vektor DBD.Suhu dan pH air kontainer positif larva berada pada kisaran 25-300C dan 7-9.Pola persebaran kasus DBD di Kelurahan Panggung adalah dispersed dengan jarak rata-rata antar kasus DBD yaitu 369,09 meter
<br>Tegal adalah kota endemis demam berdarah dengan tingkat Insiden Rate (IR) tinggi yaitu 38,4 per 100.000 penduduk. Kecamatan dengan jumlah kasus DHF tertinggi adalah Kelurahan Panggung, yang terletak di wilayah pesisir dan berbatasan langsung dengan Laut Jawa. Kasus DHF disebabkan oleh tingginya tingkat kepadatan larva. Penelitian ini dilakukan untuk memberikan gambaran tentang kepadatan larva, karakteristik kontainer, dan tingkat praktik program pencegahan demam berdarah (PSN) menggunakan analisis spasial.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/5/kepadatan-larva-karakteristik-kontainer-dhf-positi-thumb-9541a.webp" type="image/webp" length="100854" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/kepadatan-larva-karakteristik-kontainer-dhf-positi-thumb-9541a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/kepadatan-larva-karakteristik-kontainer-dhf-positi-thumb-80f5b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/kepadatan-larva-karakteristik-kontainer-dhf-positi-thumb-f12f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-508-undip.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17988-jurnal-riset-kesehatan-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Determinan Utilisasi Layanan Posyandu Remaja di Kelurahan Bulusan Kota Semarang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Determinan Utilisasi Layanan Posyandu Remaja di Kelurahan Bulusan Kota Semarang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Determinan Utilisasi Layanan Posyandu Remaja di Kelurahan Bulusan Kota Semarang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53794-pengetahuan-aksesibilitas-pendapatan-organisasi-du</link>
	<guid isPermaLink="false">0db30f1a994a9380a882d6ba9d7ef825</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 14:32:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan pemanfaatan pelayanan kesehatan di wilayah pesisir, perlu dilakukan intervensi yang komprehensif. Pertama, meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat melalui promosi kesehatan agar lebih aktif lagi memanfaatkan pelayanan kesehatan. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Determinan Utilisasi Layanan Posyandu Remaja di Kelurahan Bulusan Kota Semarang: Untuk meningkatkan pemanfaatan pelayanan kesehatan di wilayah pesisir, perlu dilakukan intervensi yang komprehensif. Pertama, meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat melalui promosi kesehatan agar lebih aktif lagi memanfaatkan pelayanan kesehatan. Kedua, meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan dengan memberikan pelatihan khusus dan terus menerus terhadap tenaga kesehatan. Ketiga, meningkatkan aksesibilitas pelayanan kesehatan dengan menyediakan angkutan dan jalan untuk memudahkan akses bagi masyarakat. Dengan demikian, diharapkan pemanfaatan pelayanan kesehatan di wilayah pesisir dapat ditingkatkan secara signifikan.. Pemanfaatan pelayanan kesehatan di pesisir masih belum optimal.Karena pengetahuan yang kurang baik, akses pelayanan tidak terjangkau, dan masyarakat dipesisir masih mempercayai hal mistis seperti penyakit yang berasal dari roh halus Pemanfaatan pelayanan kesehatan adalah suatu penentu penting dari kesehatan, yang seharusnya menjadi perhatian khusus sebagai kesehatan masyarakat dan masalah pembangunan di negara yang berpenghasilan rendah. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga merekomendasikan penggunaan layanan medis sebagai konsep dasar dari kesehatan dan utama untuk mereka rentan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan dipesisir. Pengumpulan data diambil dari google scholar dengan menggunakan kata kunci: faktor, berhubungan, pemanfaatan dan pelayanan. Jurnal penelitian diambil tahun 2016-2020, kemudian di telaah lagi sesuai kriteria inklusi dan ekslusi yang diterapkan oleh penulis. Hasil literature menunjukkan terdapat variabel pengetahuan, tradisi, sikap, Aksesibilitas, tenaga kesehatan, pendapatan dan pendidikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/3/pengetahuan-aksesibilitas-pendapatan-organisasi-du-thumb-3f510.webp" title="JURIS - Determinan Utilisasi Layanan Posyandu Remaja di Kelurahan Bulusan Kota Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/pengetahuan-aksesibilitas-pendapatan-organisasi-du-thumb-3f510.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/pengetahuan-aksesibilitas-pendapatan-organisasi-du-thumb-3f510.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/pengetahuan-aksesibilitas-pendapatan-organisasi-du-thumb-3f510.webp 1x" title="JURIS - Determinan Utilisasi Layanan Posyandu Remaja di Kelurahan Bulusan Kota Semarang" alt="JURIS - Determinan Utilisasi Layanan Posyandu Remaja di Kelurahan Bulusan Kota Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/3/pengetahuan-aksesibilitas-pendapatan-organisasi-du-thumb-05b48.webp" title="JURIS - Determinan Utilisasi Layanan Posyandu Remaja di Kelurahan Bulusan Kota Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/pengetahuan-aksesibilitas-pendapatan-organisasi-du-thumb-05b48.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/pengetahuan-aksesibilitas-pendapatan-organisasi-du-thumb-05b48.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/pengetahuan-aksesibilitas-pendapatan-organisasi-du-thumb-05b48.webp 1x" title="JURIS - Determinan Utilisasi Layanan Posyandu Remaja di Kelurahan Bulusan Kota Semarang" alt="JURIS - Determinan Utilisasi Layanan Posyandu Remaja di Kelurahan Bulusan Kota Semarang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53794-pengetahuan-aksesibilitas-pendapatan-organisasi-du" title="JURIS - Determinan Utilisasi Layanan Posyandu Remaja di Kelurahan Bulusan Kota Semarang" target="_blank">Determinan Utilisasi Layanan Posyandu Remaja di Kelurahan Bulusan Kota Semarang</a>: Untuk meningkatkan pemanfaatan pelayanan kesehatan di wilayah pesisir, perlu dilakukan intervensi yang komprehensif. Pertama, meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat melalui promosi kesehatan agar lebih aktif lagi memanfaatkan pelayanan kesehatan. Kedua, meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan dengan memberikan pelatihan khusus dan terus menerus terhadap tenaga kesehatan. Ketiga, meningkatkan aksesibilitas pelayanan kesehatan dengan menyediakan angkutan dan jalan untuk memudahkan akses bagi masyarakat. Dengan demikian, diharapkan pemanfaatan pelayanan kesehatan di wilayah pesisir dapat ditingkatkan secara signifikan..
<br>Pemanfaatan pelayanan kesehatan di pesisir masih belum optimal.Karena pengetahuan yang kurang baik, akses pelayanan tidak terjangkau, dan masyarakat dipesisir masih mempercayai hal mistis seperti penyakit yang berasal dari roh halus
<br>Pemanfaatan pelayanan kesehatan adalah suatu penentu penting dari kesehatan, yang seharusnya menjadi perhatian khusus sebagai kesehatan masyarakat dan masalah pembangunan di negara yang berpenghasilan rendah. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga merekomendasikan penggunaan layanan medis sebagai konsep dasar dari kesehatan dan utama untuk mereka rentan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan dipesisir. Pengumpulan data diambil dari google scholar dengan menggunakan kata kunci: faktor, berhubungan, pemanfaatan dan pelayanan. Jurnal penelitian diambil tahun 2016-2020, kemudian di telaah lagi sesuai kriteria inklusi dan ekslusi yang diterapkan oleh penulis. Hasil literature menunjukkan terdapat variabel pengetahuan, tradisi, sikap, Aksesibilitas, tenaga kesehatan, pendapatan dan pendidikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/3/pengetahuan-aksesibilitas-pendapatan-organisasi-du-thumb-3f510.webp" type="image/webp" length="83136" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/pengetahuan-aksesibilitas-pendapatan-organisasi-du-thumb-3f510.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/pengetahuan-aksesibilitas-pendapatan-organisasi-du-thumb-05b48.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-508-undip.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17988-jurnal-riset-kesehatan-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kepadatan Dan Keragaman Kecoa Pada Kantin Sekolah Di Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok Sumatera Barat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kepadatan Dan Keragaman Kecoa Pada Kantin Sekolah Di Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok Sumatera Barat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kepadatan Dan Keragaman Kecoa Pada Kantin Sekolah Di Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok Sumatera Barat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53754-kantin-sekolah-data-enam-genetika-populasi</link>
	<guid isPermaLink="false">14218f3714b5b94e41da1e4a2d6e4f29</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 14:23:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi pengaruh intervensi sanitasi rutin, seperti pembersihan sisa makanan dan perbaikan kebersihan lingkungan, terhadap penurunan kepadatan kecoa di kantin sekolah selama periode yang lebih panjang. Selain itu, studi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kepadatan Dan Keragaman Kecoa Pada Kantin Sekolah Di Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi pengaruh intervensi sanitasi rutin, seperti pembersihan sisa makanan dan perbaikan kebersihan lingkungan, terhadap penurunan kepadatan kecoa di kantin sekolah selama periode yang lebih panjang. Selain itu, studi longitudinal yang mencakup beberapa kecamatan atau kabupaten serta memperhitungkan faktor musiman, suhu, dan kelembaban dapat mengidentifikasi variabel lingkungan yang mempengaruhi kepadatan dan keragaman populasi kecoa. Terakhir, uji coba strategi pengendalian terpadu (Integrated Pest Management) yang menggabungkan metode kimia, biologis, dan mekanis dapat menilai efektivitasnya dalam mengurangi jumlah dan variasi spesies kecoa serta meningkatkan kepatuhan standar kesehatan kantin.. Penelitian menemukan total 98 ekor kecoa pada 21 kantin sekolah menengah di Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, dengan kepadatan yang sangat bervariasi (0Ae45 ekor) dan enam kantin tidak memenuhi standar kesehatan karena indeks kepadatan >2.Sebanyak enam kantin menunjukkan keragaman spesies lebih dari satu, dengan spesies yang teridentifikasi berupa Periplaneta australasiae, Periplaneta americana, Blattella germanica, dan Pycnoscelus surinamensis.Hasil ini mengindikasikan kebutuhan intervensi kebersihan dan kontrol vektor di kantin sekolah Sebagai serangga yang berbahaya, kecoa dapat mencemari makanan manusia di mana saja, termasuk pada kantin sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kepadatan dan keragaman populasi kecoa pada kantin sekolah. Penelitian dilakukan di Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, pada November 2022. Metode survei dengan sampel jenuh dan desain penelitian crossAcsectional digunakan. Populasi penelitian terdiri dari 21 kantin sekolah di Kecamatan Gunung Talang. Data dikumpulkan melalui observasi. Kecoa dikumpulkan menggunakan perangkap sticky yang dipasang selama dua malam. Identifikasi kecoa dilakukan dengan mikroskop berdasarkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/0/kantin-sekolah-data-enam-genetika-populasi-kecoa-k-thumb-634b2.webp" title="JURIS - Kepadatan Dan Keragaman Kecoa Pada Kantin Sekolah Di Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/kantin-sekolah-data-enam-genetika-populasi-kecoa-k-thumb-634b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/kantin-sekolah-data-enam-genetika-populasi-kecoa-k-thumb-634b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/kantin-sekolah-data-enam-genetika-populasi-kecoa-k-thumb-634b2.webp 1x" title="JURIS - Kepadatan Dan Keragaman Kecoa Pada Kantin Sekolah Di Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat" alt="JURIS - Kepadatan Dan Keragaman Kecoa Pada Kantin Sekolah Di Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/kantin-sekolah-data-enam-genetika-populasi-kecoa-k-thumb-a1abb.webp" title="JURIS - Kepadatan Dan Keragaman Kecoa Pada Kantin Sekolah Di Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/kantin-sekolah-data-enam-genetika-populasi-kecoa-k-thumb-a1abb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/kantin-sekolah-data-enam-genetika-populasi-kecoa-k-thumb-a1abb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/kantin-sekolah-data-enam-genetika-populasi-kecoa-k-thumb-a1abb.webp 1x" title="JURIS - Kepadatan Dan Keragaman Kecoa Pada Kantin Sekolah Di Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat" alt="JURIS - Kepadatan Dan Keragaman Kecoa Pada Kantin Sekolah Di Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/kantin-sekolah-data-enam-genetika-populasi-kecoa-k-thumb-0865d.webp" title="JURIS - Kepadatan Dan Keragaman Kecoa Pada Kantin Sekolah Di Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/kantin-sekolah-data-enam-genetika-populasi-kecoa-k-thumb-0865d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/kantin-sekolah-data-enam-genetika-populasi-kecoa-k-thumb-0865d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/kantin-sekolah-data-enam-genetika-populasi-kecoa-k-thumb-0865d.webp 1x" title="JURIS - Kepadatan Dan Keragaman Kecoa Pada Kantin Sekolah Di Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat" alt="JURIS - Kepadatan Dan Keragaman Kecoa Pada Kantin Sekolah Di Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53754-kantin-sekolah-data-enam-genetika-populasi" title="JURIS - Kepadatan Dan Keragaman Kecoa Pada Kantin Sekolah Di Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat" target="_blank">Kepadatan Dan Keragaman Kecoa Pada Kantin Sekolah Di Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat</a>: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi pengaruh intervensi sanitasi rutin, seperti pembersihan sisa makanan dan perbaikan kebersihan lingkungan, terhadap penurunan kepadatan kecoa di kantin sekolah selama periode yang lebih panjang. Selain itu, studi longitudinal yang mencakup beberapa kecamatan atau kabupaten serta memperhitungkan faktor musiman, suhu, dan kelembaban dapat mengidentifikasi variabel lingkungan yang mempengaruhi kepadatan dan keragaman populasi kecoa. Terakhir, uji coba strategi pengendalian terpadu (Integrated Pest Management) yang menggabungkan metode kimia, biologis, dan mekanis dapat menilai efektivitasnya dalam mengurangi jumlah dan variasi spesies kecoa serta meningkatkan kepatuhan standar kesehatan kantin..
<br>Penelitian menemukan total 98 ekor kecoa pada 21 kantin sekolah menengah di Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, dengan kepadatan yang sangat bervariasi (0Ae45 ekor) dan enam kantin tidak memenuhi standar kesehatan karena indeks kepadatan >2.Sebanyak enam kantin menunjukkan keragaman spesies lebih dari satu, dengan spesies yang teridentifikasi berupa Periplaneta australasiae, Periplaneta americana, Blattella germanica, dan Pycnoscelus surinamensis.Hasil ini mengindikasikan kebutuhan intervensi kebersihan dan kontrol vektor di kantin sekolah
<br>Sebagai serangga yang berbahaya, kecoa dapat mencemari makanan manusia di mana saja, termasuk pada kantin sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kepadatan dan keragaman populasi kecoa pada kantin sekolah. Penelitian dilakukan di Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, pada November 2022. Metode survei dengan sampel jenuh dan desain penelitian crossAcsectional digunakan. Populasi penelitian terdiri dari 21 kantin sekolah di Kecamatan Gunung Talang. Data dikumpulkan melalui observasi. Kecoa dikumpulkan menggunakan perangkap sticky yang dipasang selama dua malam. Identifikasi kecoa dilakukan dengan mikroskop berdasarkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/0/kantin-sekolah-data-enam-genetika-populasi-kecoa-k-thumb-634b2.webp" type="image/webp" length="58624" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/kantin-sekolah-data-enam-genetika-populasi-kecoa-k-thumb-634b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/kantin-sekolah-data-enam-genetika-populasi-kecoa-k-thumb-a1abb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/kantin-sekolah-data-enam-genetika-populasi-kecoa-k-thumb-0865d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-508-undip.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17988-jurnal-riset-kesehatan-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Hygiene Sanitasi Pedagang Air Tahu Terhadap Angka Kuman Di Kecamatan Pontianak Selatan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Hygiene Sanitasi Pedagang Air Tahu Terhadap Angka Kuman Di Kecamatan Pontianak Selatan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Hygiene Sanitasi Pedagang Air Tahu Terhadap Angka Kuman Di Kecamatan Pontianak Selatan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53792-prinsip-hygiene-sanitasi-makanan</link>
	<guid isPermaLink="false">0e444963e15fef532907952d145c4b94</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 14:04:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis lebih mendalam dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti melakukan uji laboratorium pada air bersih yang digunakan untuk melihat jumlah kuman yang terkandung di dalamnya, serta menganalisis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Hygiene Sanitasi Pedagang Air Tahu Terhadap Angka Kuman Di Kecamatan Pontianak Selatan: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis lebih mendalam dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti melakukan uji laboratorium pada air bersih yang digunakan untuk melihat jumlah kuman yang terkandung di dalamnya, serta menganalisis bahan baku tahu yang digunakan. Selain itu, penting untuk meningkatkan pengetahuan pedagang tentang sanitasi makanan dan menerapkan praktik-praktik higiene yang baik dalam proses penjualan dan pengemasan air tahu.. Berdasarkan hasil penelitian, tidak ditemukan hubungan yang bermakna antara personal hygiene, sanitasi peralatan, dan sanitasi lingkungan dengan jumlah kuman dalam air tahu yang dijual di Kecamatan Pontianak Selatan.Perlu ditingkatkan pengetahuan pedagang tentang sanitasi makanan melalui pendidikan dan pembacaan peraturan yang berlaku Masih banyak pedagang air tahu di Kota Pontianak Selatan yang melakukan proses penjualan dan pengemasan air tahu yang tidak higienis, seperti menggunakan air bilasan yang tidak diganti dan meletakkan air tahu dalam wadah terbuka yang rentan terkontaminasi bakteri akibat paparan debu dan lingkungan yang kotor. Hal ini dapat meningkatkan jumlah kuman pada peralatan makanan dan kontaminasi air tahu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara sanitasi higiene (pedagang, peralatan makanan, dan lingkungan) dengan jumlah kuman dalam air tahu di Kecamatan Pontianak Selatan pada tahun 2023. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/7/prinsip-hygiene-sanitasi-makanan-lingkungan-higien-thumb-eed96.webp" title="JURIS - Hubungan Hygiene Sanitasi Pedagang Air Tahu Terhadap Angka Kuman Di Kecamatan Pontianak Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/prinsip-hygiene-sanitasi-makanan-lingkungan-higien-thumb-eed96.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/prinsip-hygiene-sanitasi-makanan-lingkungan-higien-thumb-eed96.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/prinsip-hygiene-sanitasi-makanan-lingkungan-higien-thumb-eed96.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Hygiene Sanitasi Pedagang Air Tahu Terhadap Angka Kuman Di Kecamatan Pontianak Selatan" alt="JURIS - Hubungan Hygiene Sanitasi Pedagang Air Tahu Terhadap Angka Kuman Di Kecamatan Pontianak Selatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/prinsip-hygiene-sanitasi-makanan-lingkungan-higien-thumb-ce005.webp" title="JURIS - Hubungan Hygiene Sanitasi Pedagang Air Tahu Terhadap Angka Kuman Di Kecamatan Pontianak Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/prinsip-hygiene-sanitasi-makanan-lingkungan-higien-thumb-ce005.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/prinsip-hygiene-sanitasi-makanan-lingkungan-higien-thumb-ce005.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/prinsip-hygiene-sanitasi-makanan-lingkungan-higien-thumb-ce005.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Hygiene Sanitasi Pedagang Air Tahu Terhadap Angka Kuman Di Kecamatan Pontianak Selatan" alt="JURIS - Hubungan Hygiene Sanitasi Pedagang Air Tahu Terhadap Angka Kuman Di Kecamatan Pontianak Selatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/prinsip-hygiene-sanitasi-makanan-lingkungan-higien-thumb-042c7.webp" title="JURIS - Hubungan Hygiene Sanitasi Pedagang Air Tahu Terhadap Angka Kuman Di Kecamatan Pontianak Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/prinsip-hygiene-sanitasi-makanan-lingkungan-higien-thumb-042c7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/prinsip-hygiene-sanitasi-makanan-lingkungan-higien-thumb-042c7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/prinsip-hygiene-sanitasi-makanan-lingkungan-higien-thumb-042c7.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Hygiene Sanitasi Pedagang Air Tahu Terhadap Angka Kuman Di Kecamatan Pontianak Selatan" alt="JURIS - Hubungan Hygiene Sanitasi Pedagang Air Tahu Terhadap Angka Kuman Di Kecamatan Pontianak Selatan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53792-prinsip-hygiene-sanitasi-makanan" title="JURIS - Hubungan Hygiene Sanitasi Pedagang Air Tahu Terhadap Angka Kuman Di Kecamatan Pontianak Selatan" target="_blank">Hubungan Hygiene Sanitasi Pedagang Air Tahu Terhadap Angka Kuman Di Kecamatan Pontianak Selatan</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis lebih mendalam dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti melakukan uji laboratorium pada air bersih yang digunakan untuk melihat jumlah kuman yang terkandung di dalamnya, serta menganalisis bahan baku tahu yang digunakan. Selain itu, penting untuk meningkatkan pengetahuan pedagang tentang sanitasi makanan dan menerapkan praktik-praktik higiene yang baik dalam proses penjualan dan pengemasan air tahu..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, tidak ditemukan hubungan yang bermakna antara personal hygiene, sanitasi peralatan, dan sanitasi lingkungan dengan jumlah kuman dalam air tahu yang dijual di Kecamatan Pontianak Selatan.Perlu ditingkatkan pengetahuan pedagang tentang sanitasi makanan melalui pendidikan dan pembacaan peraturan yang berlaku
<br>Masih banyak pedagang air tahu di Kota Pontianak Selatan yang melakukan proses penjualan dan pengemasan air tahu yang tidak higienis, seperti menggunakan air bilasan yang tidak diganti dan meletakkan air tahu dalam wadah terbuka yang rentan terkontaminasi bakteri akibat paparan debu dan lingkungan yang kotor. Hal ini dapat meningkatkan jumlah kuman pada peralatan makanan dan kontaminasi air tahu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara sanitasi higiene (pedagang, peralatan makanan, dan lingkungan) dengan jumlah kuman dalam air tahu di Kecamatan Pontianak Selatan pada tahun 2023.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/7/prinsip-hygiene-sanitasi-makanan-lingkungan-higien-thumb-eed96.webp" type="image/webp" length="71784" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/prinsip-hygiene-sanitasi-makanan-lingkungan-higien-thumb-eed96.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/prinsip-hygiene-sanitasi-makanan-lingkungan-higien-thumb-ce005.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/prinsip-hygiene-sanitasi-makanan-lingkungan-higien-thumb-042c7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-508-undip.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17988-jurnal-riset-kesehatan-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pola Kejadian Malaria pada Tenaga Kerja di Area Lowland PT Freeport Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pola Kejadian Malaria pada Tenaga Kerja di Area Lowland PT Freeport Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pola Kejadian Malaria pada Tenaga Kerja di Area Lowland PT Freeport Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53755-infeksi-plasmodium-vivax-malaria-faktor-risiko-pla</link>
	<guid isPermaLink="false">11e472fee81849a8ae4a1959a165a3ed</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 13:47:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memperdalam pemahaman kita mengenai pola kejadian malaria di area PT Freeport Indonesia dengan beberapa pendekatan penting. Pertama, sangat bermanfaat untuk melakukan studi analitik komprehensif guna mengidentifikasi faktor-faktor ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pola Kejadian Malaria pada Tenaga Kerja di Area Lowland PT Freeport Indonesia: Penelitian selanjutnya dapat memperdalam pemahaman kita mengenai pola kejadian malaria di area PT Freeport Indonesia dengan beberapa pendekatan penting. Pertama, sangat bermanfaat untuk melakukan studi analitik komprehensif guna mengidentifikasi faktor-faktor risiko dominan yang mempengaruhi tingginya frekuensi kejadian malaria pada tenaga kerja. Ini bisa meliputi analisis kondisi lingkungan mikro tempat tinggal dan area kerja, perilaku pencegahan individu, serta bagaimana pola mobilitas pekerja di dalam maupun ke luar area perusahaan berkontribusi pada penularan, misalnya dengan mengkaji hubungan antara sanitasi perumahan atau kepatuhan penggunaan kelambu dengan risiko infeksi berulang. Kedua, untuk melengkapi temuan tentang jenis Plasmodium dan pola kejadian, penelitian mendatang dapat mengevaluasi efektivitas program pengendalian vektor yang telah berjalan. Hal ini krusial untuk memastikan upaya yang dilakukan tepat sasaran dalam mengurangi populasi nyamuk Anopheles, dengan menanyakan seberapa efektif metode saat ini menekan kepadatan nyamuk dan apakah ada pola gigitan spesifik terkait aktivitas kerja. Terakhir, mengingat dominansi Plasmodium vivax yang menyebabkan kekambuhan, studi longitudinal sangat berharga untuk melacak pekerja terinfeksi. Tujuannya adalah memahami pola kekambuhan jangka panjang, mengevaluasi keberhasilan terapi dalam mencegah infeksi berulang, dan melihat dampaknya pada kualitas hidup. Pertanyaan kunci dapat mencakup bagaimana riwayat infeksi sebelumnya memengaruhi kerentanan dan apakah terapi radikal efektif mencegah kekambuhan di lingkungan endemik. Pendekatan holistik ini diharapkan memberikan rekomendasi kuat untuk strategi pencegahan dan penanggulangan malaria yang berkelanjutan.. Penelitian ini mengidentifikasi pola kejadian malaria pada tenaga kerja di area dataran rendah PT Freeport Indonesia melalui pengumpulan data kuesioner dan wawancara.Ditemukan bahwa mayoritas responden memiliki riwayat malaria dengan frekuensi paparan tinggi (4-7 kali) selama bekerja di PTFI.Jenis Plasmodium yang teridentifikasi meliputi Plasmodium vivax, Plasmodium falciparum, Plasmodium ovale, dan Plasmodium malariae, dengan Plasmodium vivax sebagai jenis infeksi paling dominan Malaria disebabkan oleh parasit Plasmodium dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi. Plasmodium falciparum dan Plasmodium vivax merupakan jenis Plasmodium yang paling umum ditemukan di Indonesia. Plasmodium malariae ditemukan di beberapa daerah seperti Lampung dan Papua, sedangkan Plasmodium ovale ditemukan di wilayah timur dan utara Sumatera Utara. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pola kejadian malaria di kalangan tenaga kerja di area dataran rendah PT Freeport Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara dan kuesioner. Hasil penelitian di area dataran rendah PTFI menunjukkan bahwa 160 orang (91,1%) memiliki riwayat malaria, dengan paparan malaria selama di PTFI yaitu frekuensi rendah (1-3 kali) sebanyak 76 orang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/d/infeksi-plasmodium-vivax-malaria-faktor-risiko-fal-thumb-8fcfd.webp" title="JURIS - Pola Kejadian Malaria pada Tenaga Kerja di Area Lowland PT Freeport Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/infeksi-plasmodium-vivax-malaria-faktor-risiko-fal-thumb-8fcfd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/infeksi-plasmodium-vivax-malaria-faktor-risiko-fal-thumb-8fcfd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/infeksi-plasmodium-vivax-malaria-faktor-risiko-fal-thumb-8fcfd.webp 1x" title="JURIS - Pola Kejadian Malaria pada Tenaga Kerja di Area Lowland PT Freeport Indonesia" alt="JURIS - Pola Kejadian Malaria pada Tenaga Kerja di Area Lowland PT Freeport Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/d/infeksi-plasmodium-vivax-malaria-faktor-risiko-fal-thumb-e66d1.webp" title="JURIS - Pola Kejadian Malaria pada Tenaga Kerja di Area Lowland PT Freeport Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/infeksi-plasmodium-vivax-malaria-faktor-risiko-fal-thumb-e66d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/infeksi-plasmodium-vivax-malaria-faktor-risiko-fal-thumb-e66d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/infeksi-plasmodium-vivax-malaria-faktor-risiko-fal-thumb-e66d1.webp 1x" title="JURIS - Pola Kejadian Malaria pada Tenaga Kerja di Area Lowland PT Freeport Indonesia" alt="JURIS - Pola Kejadian Malaria pada Tenaga Kerja di Area Lowland PT Freeport Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/d/infeksi-plasmodium-vivax-malaria-faktor-risiko-fal-thumb-9036a.webp" title="JURIS - Pola Kejadian Malaria pada Tenaga Kerja di Area Lowland PT Freeport Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/infeksi-plasmodium-vivax-malaria-faktor-risiko-fal-thumb-9036a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/infeksi-plasmodium-vivax-malaria-faktor-risiko-fal-thumb-9036a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/infeksi-plasmodium-vivax-malaria-faktor-risiko-fal-thumb-9036a.webp 1x" title="JURIS - Pola Kejadian Malaria pada Tenaga Kerja di Area Lowland PT Freeport Indonesia" alt="JURIS - Pola Kejadian Malaria pada Tenaga Kerja di Area Lowland PT Freeport Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53755-infeksi-plasmodium-vivax-malaria-faktor-risiko-pla" title="JURIS - Pola Kejadian Malaria pada Tenaga Kerja di Area Lowland PT Freeport Indonesia" target="_blank">Pola Kejadian Malaria pada Tenaga Kerja di Area Lowland PT Freeport Indonesia</a>: Penelitian selanjutnya dapat memperdalam pemahaman kita mengenai pola kejadian malaria di area PT Freeport Indonesia dengan beberapa pendekatan penting. Pertama, sangat bermanfaat untuk melakukan studi analitik komprehensif guna mengidentifikasi faktor-faktor risiko dominan yang mempengaruhi tingginya frekuensi kejadian malaria pada tenaga kerja. Ini bisa meliputi analisis kondisi lingkungan mikro tempat tinggal dan area kerja, perilaku pencegahan individu, serta bagaimana pola mobilitas pekerja di dalam maupun ke luar area perusahaan berkontribusi pada penularan, misalnya dengan mengkaji hubungan antara sanitasi perumahan atau kepatuhan penggunaan kelambu dengan risiko infeksi berulang. Kedua, untuk melengkapi temuan tentang jenis Plasmodium dan pola kejadian, penelitian mendatang dapat mengevaluasi efektivitas program pengendalian vektor yang telah berjalan. Hal ini krusial untuk memastikan upaya yang dilakukan tepat sasaran dalam mengurangi populasi nyamuk Anopheles, dengan menanyakan seberapa efektif metode saat ini menekan kepadatan nyamuk dan apakah ada pola gigitan spesifik terkait aktivitas kerja. Terakhir, mengingat dominansi Plasmodium vivax yang menyebabkan kekambuhan, studi longitudinal sangat berharga untuk melacak pekerja terinfeksi. Tujuannya adalah memahami pola kekambuhan jangka panjang, mengevaluasi keberhasilan terapi dalam mencegah infeksi berulang, dan melihat dampaknya pada kualitas hidup. Pertanyaan kunci dapat mencakup bagaimana riwayat infeksi sebelumnya memengaruhi kerentanan dan apakah terapi radikal efektif mencegah kekambuhan di lingkungan endemik. Pendekatan holistik ini diharapkan memberikan rekomendasi kuat untuk strategi pencegahan dan penanggulangan malaria yang berkelanjutan..
<br>Penelitian ini mengidentifikasi pola kejadian malaria pada tenaga kerja di area dataran rendah PT Freeport Indonesia melalui pengumpulan data kuesioner dan wawancara.Ditemukan bahwa mayoritas responden memiliki riwayat malaria dengan frekuensi paparan tinggi (4-7 kali) selama bekerja di PTFI.Jenis Plasmodium yang teridentifikasi meliputi Plasmodium vivax, Plasmodium falciparum, Plasmodium ovale, dan Plasmodium malariae, dengan Plasmodium vivax sebagai jenis infeksi paling dominan
<br>Malaria disebabkan oleh parasit Plasmodium dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi. Plasmodium falciparum dan Plasmodium vivax merupakan jenis Plasmodium yang paling umum ditemukan di Indonesia. Plasmodium malariae ditemukan di beberapa daerah seperti Lampung dan Papua, sedangkan Plasmodium ovale ditemukan di wilayah timur dan utara Sumatera Utara. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pola kejadian malaria di kalangan tenaga kerja di area dataran rendah PT Freeport Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara dan kuesioner. Hasil penelitian di area dataran rendah PTFI menunjukkan bahwa 160 orang (91,1%) memiliki riwayat malaria, dengan paparan malaria selama di PTFI yaitu frekuensi rendah (1-3 kali) sebanyak 76 orang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/d/infeksi-plasmodium-vivax-malaria-faktor-risiko-fal-thumb-8fcfd.webp" type="image/webp" length="56078" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/infeksi-plasmodium-vivax-malaria-faktor-risiko-fal-thumb-8fcfd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/infeksi-plasmodium-vivax-malaria-faktor-risiko-fal-thumb-e66d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/infeksi-plasmodium-vivax-malaria-faktor-risiko-fal-thumb-9036a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-508-undip.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17988-jurnal-riset-kesehatan-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Gambaran Tingkat Pengetahuan Sikap Dan Perilaku Higiene Sanitasi Pada Penjamah Makanan Di Instalasi Gizi RSUD Pemangkat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gambaran Tingkat Pengetahuan Sikap Dan Perilaku Higiene Sanitasi Pada Penjamah Makanan Di Instalasi Gizi RSUD Pemangkat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gambaran Tingkat Pengetahuan Sikap Dan Perilaku Higiene Sanitasi Pada Penjamah Makanan Di Instalasi Gizi RSUD Pemangkat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53793-manajemen-sanitasi-pangan-praktik-higiene</link>
	<guid isPermaLink="false">7dea7c09bd803524da501fee6a1f10c1</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 13:13:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Meskipun penelitian ini menunjukkan tingkat pengetahuan dan perilaku higiene yang umumnya baik pada penjamah makanan, terdapat beberapa temuan menarik mengenai sikap dan praktik yang masih memerlukan perhatian, seperti penggunaan masker yang belum optimal ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Gambaran Tingkat Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Higiene Sanitasi Pada Penjamah Makanan Di Instalasi Gizi RSUD Pemangkat: Meskipun penelitian ini menunjukkan tingkat pengetahuan dan perilaku higiene yang umumnya baik pada penjamah makanan, terdapat beberapa temuan menarik mengenai sikap dan praktik yang masih memerlukan perhatian, seperti penggunaan masker yang belum optimal dan kepatuhan terhadap sistem penyimpanan bahan makanan FIFO. Oleh karena itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada eksplorasi mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kesenjangan antara pengetahuan yang baik dengan praktik sehari-hari yang belum sepenuhnya sempurna. Misalnya, studi kualitatif melalui wawancara mendalam atau diskusi kelompok terarah bisa dilakukan untuk memahami persepsi penjamah makanan, kendala praktis, atau faktor budaya kerja yang mungkin menghambat penerapan higiene sanitasi secara konsisten. Selain itu, dengan adanya identifikasi perilaku yang kurang tepat, seperti kebiasaan mengobrol saat bekerja atau kurangnya perhatian terhadap kebersihan kuku, penelitian dapat dirancang untuk menguji efektivitas intervensi perilaku spesifik. Intervensi tersebut dapat berupa pelatihan praktis, penyediaan fasilitas yang lebih nyaman (misalnya masker yang ergonomis), atau pemasangan poster pengingat di area kerja. Sebuah studi eksperimental dapat membandingkan dampak intervensi ini terhadap perubahan perilaku penjamah makanan dalam jangka panjang. Terakhir, mengingat pentingnya higiene sanitasi dalam lingkungan rumah sakit, penelitian di masa depan bisa memperluas fokus dari penjamah makanan individual ke aspek sistemik. Analisis terhadap peran manajemen instalasi gizi, kebijakan pengawasan, serta ketersediaan sarana dan prasarana penunjang higiene sanitasi akan sangat berguna. Hal ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana faktor-faktor organisasi dapat mendukung atau menjadi tantangan dalam menjaga standar kebersihan pangan, sehingga rekomendasi tidak hanya bersifat individual tetapi juga struktural demi peningkatan kualitas layanan kesehatan secara keseluruhan.. Pengetahuan penjamah makanan tentang higiene sanitasi di Instalasi Gizi RSUD Pemangkat sudah baik, hal ini dikarenakan seluruh penjamah makanan memiliki pendidikan SMA.Sikap penjamah makanan di Instalasi Gizi RSUD Pemangkat masih ditemukan 10% responden memiliki sikap yang cukup, hal ini meskipun sedikit tentu dapat mempengaruhi tingkat higiene sanitasi pada makanan.Perilaku penjamah makanan di Instalasi Gizi RSUD Pemangkat sudah baik dalam penerapan higiene sanitasi penjamah makanan Higiene sanitasi pangan merupakan implementasi makanan sehat dan aman dengan meningkatkan derajat kesehatan yang harus memperhatikan tingkat kualitas pangan secara bakteriologis, kimiawi, dan fisik. Penjamah makanan di Instalasi Gizi RSUD Pemangkat ditemukan tidak menggunakan sarung tangan saat mengolah makanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku higiene sanitasi pada penjamah makanan di Instalasi Gizi RSUD Pemangkat. Penelitian ini bersifat deskriptif, menggambarkan tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku higiene penjamah makanan di Instalasi Gizi RSUD Pemangkat. Hasil analisis lapangan dari gambaran tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku higiene penjamah makanan di Instalasi Gizi RSUD Pemangkat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/f/manajemen-sanitasi-pangan-praktik-higiene-kepala-i-thumb-28dca.webp" title="JURIS - Gambaran Tingkat Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Higiene Sanitasi Pada Penjamah Makanan Di Instalasi Gizi RSUD Pemangkat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/manajemen-sanitasi-pangan-praktik-higiene-kepala-i-thumb-28dca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/manajemen-sanitasi-pangan-praktik-higiene-kepala-i-thumb-28dca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/manajemen-sanitasi-pangan-praktik-higiene-kepala-i-thumb-28dca.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Tingkat Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Higiene Sanitasi Pada Penjamah Makanan Di Instalasi Gizi RSUD Pemangkat" alt="JURIS - Gambaran Tingkat Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Higiene Sanitasi Pada Penjamah Makanan Di Instalasi Gizi RSUD Pemangkat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/manajemen-sanitasi-pangan-praktik-higiene-kepala-i-thumb-6f1e3.webp" title="JURIS - Gambaran Tingkat Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Higiene Sanitasi Pada Penjamah Makanan Di Instalasi Gizi RSUD Pemangkat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/manajemen-sanitasi-pangan-praktik-higiene-kepala-i-thumb-6f1e3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/manajemen-sanitasi-pangan-praktik-higiene-kepala-i-thumb-6f1e3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/manajemen-sanitasi-pangan-praktik-higiene-kepala-i-thumb-6f1e3.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Tingkat Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Higiene Sanitasi Pada Penjamah Makanan Di Instalasi Gizi RSUD Pemangkat" alt="JURIS - Gambaran Tingkat Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Higiene Sanitasi Pada Penjamah Makanan Di Instalasi Gizi RSUD Pemangkat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/manajemen-sanitasi-pangan-praktik-higiene-kepala-i-thumb-c3e40.webp" title="JURIS - Gambaran Tingkat Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Higiene Sanitasi Pada Penjamah Makanan Di Instalasi Gizi RSUD Pemangkat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/manajemen-sanitasi-pangan-praktik-higiene-kepala-i-thumb-c3e40.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/manajemen-sanitasi-pangan-praktik-higiene-kepala-i-thumb-c3e40.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/manajemen-sanitasi-pangan-praktik-higiene-kepala-i-thumb-c3e40.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Tingkat Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Higiene Sanitasi Pada Penjamah Makanan Di Instalasi Gizi RSUD Pemangkat" alt="JURIS - Gambaran Tingkat Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Higiene Sanitasi Pada Penjamah Makanan Di Instalasi Gizi RSUD Pemangkat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53793-manajemen-sanitasi-pangan-praktik-higiene" title="JURIS - Gambaran Tingkat Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Higiene Sanitasi Pada Penjamah Makanan Di Instalasi Gizi RSUD Pemangkat" target="_blank">Gambaran Tingkat Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Higiene Sanitasi Pada Penjamah Makanan Di Instalasi Gizi RSUD Pemangkat</a>: Meskipun penelitian ini menunjukkan tingkat pengetahuan dan perilaku higiene yang umumnya baik pada penjamah makanan, terdapat beberapa temuan menarik mengenai sikap dan praktik yang masih memerlukan perhatian, seperti penggunaan masker yang belum optimal dan kepatuhan terhadap sistem penyimpanan bahan makanan FIFO. Oleh karena itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada eksplorasi mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kesenjangan antara pengetahuan yang baik dengan praktik sehari-hari yang belum sepenuhnya sempurna. Misalnya, studi kualitatif melalui wawancara mendalam atau diskusi kelompok terarah bisa dilakukan untuk memahami persepsi penjamah makanan, kendala praktis, atau faktor budaya kerja yang mungkin menghambat penerapan higiene sanitasi secara konsisten. Selain itu, dengan adanya identifikasi perilaku yang kurang tepat, seperti kebiasaan mengobrol saat bekerja atau kurangnya perhatian terhadap kebersihan kuku, penelitian dapat dirancang untuk menguji efektivitas intervensi perilaku spesifik. Intervensi tersebut dapat berupa pelatihan praktis, penyediaan fasilitas yang lebih nyaman (misalnya masker yang ergonomis), atau pemasangan poster pengingat di area kerja. Sebuah studi eksperimental dapat membandingkan dampak intervensi ini terhadap perubahan perilaku penjamah makanan dalam jangka panjang. Terakhir, mengingat pentingnya higiene sanitasi dalam lingkungan rumah sakit, penelitian di masa depan bisa memperluas fokus dari penjamah makanan individual ke aspek sistemik. Analisis terhadap peran manajemen instalasi gizi, kebijakan pengawasan, serta ketersediaan sarana dan prasarana penunjang higiene sanitasi akan sangat berguna. Hal ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana faktor-faktor organisasi dapat mendukung atau menjadi tantangan dalam menjaga standar kebersihan pangan, sehingga rekomendasi tidak hanya bersifat individual tetapi juga struktural demi peningkatan kualitas layanan kesehatan secara keseluruhan..
<br>Pengetahuan penjamah makanan tentang higiene sanitasi di Instalasi Gizi RSUD Pemangkat sudah baik, hal ini dikarenakan seluruh penjamah makanan memiliki pendidikan SMA.Sikap penjamah makanan di Instalasi Gizi RSUD Pemangkat masih ditemukan 10% responden memiliki sikap yang cukup, hal ini meskipun sedikit tentu dapat mempengaruhi tingkat higiene sanitasi pada makanan.Perilaku penjamah makanan di Instalasi Gizi RSUD Pemangkat sudah baik dalam penerapan higiene sanitasi penjamah makanan
<br>Higiene sanitasi pangan merupakan implementasi makanan sehat dan aman dengan meningkatkan derajat kesehatan yang harus memperhatikan tingkat kualitas pangan secara bakteriologis, kimiawi, dan fisik. Penjamah makanan di Instalasi Gizi RSUD Pemangkat ditemukan tidak menggunakan sarung tangan saat mengolah makanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku higiene sanitasi pada penjamah makanan di Instalasi Gizi RSUD Pemangkat. Penelitian ini bersifat deskriptif, menggambarkan tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku higiene penjamah makanan di Instalasi Gizi RSUD Pemangkat. Hasil analisis lapangan dari gambaran tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku higiene penjamah makanan di Instalasi Gizi RSUD Pemangkat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/f/manajemen-sanitasi-pangan-praktik-higiene-kepala-i-thumb-6f1e3.webp" type="image/webp" length="74428" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/manajemen-sanitasi-pangan-praktik-higiene-kepala-i-thumb-28dca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/manajemen-sanitasi-pangan-praktik-higiene-kepala-i-thumb-6f1e3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/manajemen-sanitasi-pangan-praktik-higiene-kepala-i-thumb-c3e40.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-508-undip.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17988-jurnal-riset-kesehatan-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pelaksanaan Posyandu Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kayu Jao Kabupaten Solok dengan Model CIPP Context Input Process and Product ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pelaksanaan Posyandu Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kayu Jao Kabupaten Solok dengan Model CIPP Context Input Process and Product ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pelaksanaan Posyandu Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kayu Jao Kabupaten Solok dengan Model CIPP Context Input Process and Product ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53766-penimbangan-balita-posyandu-program-posyand</link>
	<guid isPermaLink="false">174244edd30501e590d06450a5491161</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 12:58:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan posyandu balita, perlu dilakukan beberapa langkah strategis. Pertama, penting untuk meningkatkan pemahaman orang tua balita terkait tujuan posyandu sebagai tindak lanjut terhadap permasalahan yang ada. Kedua, perlu ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pelaksanaan Posyandu Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kayu Jao Kabupaten Solok dengan Model CIPP (Context, Input, Process, and Product): Untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan posyandu balita, perlu dilakukan beberapa langkah strategis. Pertama, penting untuk meningkatkan pemahaman orang tua balita terkait tujuan posyandu sebagai tindak lanjut terhadap permasalahan yang ada. Kedua, perlu ada pelatihan terkait strategi komunikasi dan penyediaan media KIE untuk membantu kader dalam memberikan edukasi kepada sasaran. Ketiga, penting untuk meningkatkan dukungan dan monitoring dari tokoh masyarakat selama pelaksanaan posyandu balita. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan posyandu balita dan mencapai target cakupan SKDN.. Proses pelaksanaan posyandu balita di wilayah kerja Puskesmas Kayu Jao belum sesuai dengan panduan penyelenggaraan posyandu oleh Kementerian Kesehatan RI serta cakupan SKDN tidak mencapai target.Mengadakan pelatihan terkait strategi komunikasi dan menyediakan media KIE untuk membantu dalam memberikan edukasi kepada sasaran serta meningkatkan monitoring dan dukungan dari tokoh masyarakat pada saat pelaksanaan posyandu balita Puskesmas Kayu Jao masih mengalami masalah gizi dengan prevalensi stunting 14,6%. Keberadaan posyandu dapat mencegah dan mengatasi masalah gizi anak, tetapi pelaksanaan posyandu di wilayah kerja Puskesmas Kayu Jao belum optimal, ditandai dengan cakupan penimbangan balita yang rendah dan tidak mencapai target 80%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan posyandu balita melalui pendekatan CIPP (Context, Input, Process, Product). Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/d/penimbangan-balita-posyandu-program-puskesmas-cipp-thumb-e8e36.webp" title="JURIS - Analisis Pelaksanaan Posyandu Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kayu Jao Kabupaten Solok dengan Model CIPP (Context, Input, Process, and Product)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/penimbangan-balita-posyandu-program-puskesmas-cipp-thumb-e8e36.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/penimbangan-balita-posyandu-program-puskesmas-cipp-thumb-e8e36.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/penimbangan-balita-posyandu-program-puskesmas-cipp-thumb-e8e36.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pelaksanaan Posyandu Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kayu Jao Kabupaten Solok dengan Model CIPP (Context, Input, Process, and Product)" alt="JURIS - Analisis Pelaksanaan Posyandu Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kayu Jao Kabupaten Solok dengan Model CIPP (Context, Input, Process, and Product)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/d/penimbangan-balita-posyandu-program-puskesmas-cipp-thumb-34f95.webp" title="JURIS - Analisis Pelaksanaan Posyandu Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kayu Jao Kabupaten Solok dengan Model CIPP (Context, Input, Process, and Product)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/penimbangan-balita-posyandu-program-puskesmas-cipp-thumb-34f95.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/penimbangan-balita-posyandu-program-puskesmas-cipp-thumb-34f95.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/penimbangan-balita-posyandu-program-puskesmas-cipp-thumb-34f95.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pelaksanaan Posyandu Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kayu Jao Kabupaten Solok dengan Model CIPP (Context, Input, Process, and Product)" alt="JURIS - Analisis Pelaksanaan Posyandu Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kayu Jao Kabupaten Solok dengan Model CIPP (Context, Input, Process, and Product)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/d/penimbangan-balita-posyandu-program-puskesmas-cipp-thumb-633ff.webp" title="JURIS - Analisis Pelaksanaan Posyandu Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kayu Jao Kabupaten Solok dengan Model CIPP (Context, Input, Process, and Product)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/penimbangan-balita-posyandu-program-puskesmas-cipp-thumb-633ff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/penimbangan-balita-posyandu-program-puskesmas-cipp-thumb-633ff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/penimbangan-balita-posyandu-program-puskesmas-cipp-thumb-633ff.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pelaksanaan Posyandu Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kayu Jao Kabupaten Solok dengan Model CIPP (Context, Input, Process, and Product)" alt="JURIS - Analisis Pelaksanaan Posyandu Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kayu Jao Kabupaten Solok dengan Model CIPP (Context, Input, Process, and Product)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53766-penimbangan-balita-posyandu-program-posyand" title="JURIS - Analisis Pelaksanaan Posyandu Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kayu Jao Kabupaten Solok dengan Model CIPP (Context, Input, Process, and Product)" target="_blank">Analisis Pelaksanaan Posyandu Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kayu Jao Kabupaten Solok dengan Model CIPP (Context, Input, Process, and Product)</a>: Untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan posyandu balita, perlu dilakukan beberapa langkah strategis. Pertama, penting untuk meningkatkan pemahaman orang tua balita terkait tujuan posyandu sebagai tindak lanjut terhadap permasalahan yang ada. Kedua, perlu ada pelatihan terkait strategi komunikasi dan penyediaan media KIE untuk membantu kader dalam memberikan edukasi kepada sasaran. Ketiga, penting untuk meningkatkan dukungan dan monitoring dari tokoh masyarakat selama pelaksanaan posyandu balita. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan posyandu balita dan mencapai target cakupan SKDN..
<br>Proses pelaksanaan posyandu balita di wilayah kerja Puskesmas Kayu Jao belum sesuai dengan panduan penyelenggaraan posyandu oleh Kementerian Kesehatan RI serta cakupan SKDN tidak mencapai target.Mengadakan pelatihan terkait strategi komunikasi dan menyediakan media KIE untuk membantu dalam memberikan edukasi kepada sasaran serta meningkatkan monitoring dan dukungan dari tokoh masyarakat pada saat pelaksanaan posyandu balita
<br>Puskesmas Kayu Jao masih mengalami masalah gizi dengan prevalensi stunting 14,6%. Keberadaan posyandu dapat mencegah dan mengatasi masalah gizi anak, tetapi pelaksanaan posyandu di wilayah kerja Puskesmas Kayu Jao belum optimal, ditandai dengan cakupan penimbangan balita yang rendah dan tidak mencapai target 80%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan posyandu balita melalui pendekatan CIPP (Context, Input, Process, Product). Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/d/penimbangan-balita-posyandu-program-puskesmas-cipp-thumb-e8e36.webp" type="image/webp" length="122632" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/penimbangan-balita-posyandu-program-puskesmas-cipp-thumb-e8e36.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/penimbangan-balita-posyandu-program-puskesmas-cipp-thumb-34f95.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/penimbangan-balita-posyandu-program-puskesmas-cipp-thumb-633ff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-508-undip.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17988-jurnal-riset-kesehatan-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Digital Transformation at Forefront Impact of Digital Orientation Capabilities and IT Business Synergy on Higher Education Institutions Performance ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Digital Transformation at Forefront Impact of Digital Orientation Capabilities and IT Business Synergy on Higher Education Institutions Performance ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Digital Transformation at Forefront Impact of Digital Orientation Capabilities and IT Business Synergy on Higher Education Institutions Performance ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53749-hambatan-transformasi-digital-gaya-kepemimpinan-tr</link>
	<guid isPermaLink="false">e99b24b69a49b7297e69a531e2707013</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 12:43:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ijar january ]]></category>
	<category><![CDATA[ ijar iaikapd ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,iaikapd,ijar,january,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, lakukan studi komparatif antara perguruan tinggi negeri dan swasta menggunakan teknik kuesioner offline berserta wawancara mendalam untuk mengurangi bias ketersediaan data dan memperoleh pemahaman yang lebih kaya mengenai hambatan implementasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Digital Transformation at Forefront: Impact of Digital Orientation, Capabilities, and IT-Business Synergy on Higher Education Institutions Performance: Pertama, lakukan studi komparatif antara perguruan tinggi negeri dan swasta menggunakan teknik kuesioner offline berserta wawancara mendalam untuk mengurangi bias ketersediaan data dan memperoleh pemahaman yang lebih kaya mengenai hambatan implementasi transformasi digital. Kedua, jelajahi peran gaya kepemimpinan, model pendanaan, dan budaya organisasi sebagai variabel tambahan yang dapat mempengaruhi orientasi digital dan kapabilitas digital, misalnya dengan menanyakan sejauh mana pimpinan perguruan tinggi dapat memfasilitasi alokasi sumber daya ke inisiatif teknologi. Ketiga, kembangkan model prediktif yang menilai dampak jangka panjang dari sinergi ITAcbisnis terhadap kinerja akademik dan nonAcakademik, sekaligus mengevaluasi efektivitas pelatihan dan insentif bagi tenaga pengajar dalam meningkatkan adopsi teknologiAihal ini dapat diukur melalui pendekatan longitudinal yang memantau perubahan seiring waktu.. Penelitian ini menemukan bahwa orientasi digital, kapabilitas digital, dan sinergi ITAcbisnis secara signifikan memengaruhi transformasi digital, yang pada gilirannya memediasi dampak mereka terhadap kinerja perguruan tinggi.Faktor-faktor tersebut sangat penting bagi perguruan tinggi untuk menyesuaikan diri dengan perubahan kebutuhan pendidikan, terutama selama pandemi COVIDAc19.Temuan ini konsisten dengan penelitian sebelumnya dan memberikan panduan praktis bagi perguruan tinggi dalam melaksanakan transformasi digital Penelitian ini mengkaji pengaruh orientasi digital, kapabilitas digital, dan sinergi ITAcbisnis terhadap transformasi digital. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji bagaimana ketiga variabel tersebut memengaruhi kinerja perguruan tinggi dengan menggunakan transformasi digital sebagai faktor mediasi. Penelitian ini dilakukan berdasarkan kesenjangan realitas, yaitu kesenjangan antara tuntutan adaptasi dan perubahan atau transformasi menuju kesiapan digital perguruan tinggi. Penelitian ini dilakukan pada masa pandemi COVIDAc19, yaitu fenomena yang memicu transformasi digital. Objek penelitian ini adalah perguruan tinggi. Penelitian ini menambahkan faktor sinergi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/a/hambatan-transformasi-digital-gaya-kepemimpinan-tr-thumb-1a9e3.webp" title="JURIS - Digital Transformation at Forefront: Impact of Digital Orientation, Capabilities, and IT-Business Synergy on Higher Education Institutions Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/hambatan-transformasi-digital-gaya-kepemimpinan-tr-thumb-1a9e3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/hambatan-transformasi-digital-gaya-kepemimpinan-tr-thumb-1a9e3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/hambatan-transformasi-digital-gaya-kepemimpinan-tr-thumb-1a9e3.webp 1x" title="JURIS - Digital Transformation at Forefront: Impact of Digital Orientation, Capabilities, and IT-Business Synergy on Higher Education Institutions Performance" alt="JURIS - Digital Transformation at Forefront: Impact of Digital Orientation, Capabilities, and IT-Business Synergy on Higher Education Institutions Performance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/a/hambatan-transformasi-digital-gaya-kepemimpinan-tr-thumb-50c4f.webp" title="JURIS - Digital Transformation at Forefront: Impact of Digital Orientation, Capabilities, and IT-Business Synergy on Higher Education Institutions Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/hambatan-transformasi-digital-gaya-kepemimpinan-tr-thumb-50c4f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/hambatan-transformasi-digital-gaya-kepemimpinan-tr-thumb-50c4f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/hambatan-transformasi-digital-gaya-kepemimpinan-tr-thumb-50c4f.webp 1x" title="JURIS - Digital Transformation at Forefront: Impact of Digital Orientation, Capabilities, and IT-Business Synergy on Higher Education Institutions Performance" alt="JURIS - Digital Transformation at Forefront: Impact of Digital Orientation, Capabilities, and IT-Business Synergy on Higher Education Institutions Performance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/a/hambatan-transformasi-digital-gaya-kepemimpinan-tr-thumb-0220e.webp" title="JURIS - Digital Transformation at Forefront: Impact of Digital Orientation, Capabilities, and IT-Business Synergy on Higher Education Institutions Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/hambatan-transformasi-digital-gaya-kepemimpinan-tr-thumb-0220e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/hambatan-transformasi-digital-gaya-kepemimpinan-tr-thumb-0220e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/hambatan-transformasi-digital-gaya-kepemimpinan-tr-thumb-0220e.webp 1x" title="JURIS - Digital Transformation at Forefront: Impact of Digital Orientation, Capabilities, and IT-Business Synergy on Higher Education Institutions Performance" alt="JURIS - Digital Transformation at Forefront: Impact of Digital Orientation, Capabilities, and IT-Business Synergy on Higher Education Institutions Performance" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53749-hambatan-transformasi-digital-gaya-kepemimpinan-tr" title="JURIS - Digital Transformation at Forefront: Impact of Digital Orientation, Capabilities, and IT-Business Synergy on Higher Education Institutions Performance" target="_blank">Digital Transformation at Forefront: Impact of Digital Orientation, Capabilities, and IT-Business Synergy on Higher Education Institutions Performance</a>: Pertama, lakukan studi komparatif antara perguruan tinggi negeri dan swasta menggunakan teknik kuesioner offline berserta wawancara mendalam untuk mengurangi bias ketersediaan data dan memperoleh pemahaman yang lebih kaya mengenai hambatan implementasi transformasi digital. Kedua, jelajahi peran gaya kepemimpinan, model pendanaan, dan budaya organisasi sebagai variabel tambahan yang dapat mempengaruhi orientasi digital dan kapabilitas digital, misalnya dengan menanyakan sejauh mana pimpinan perguruan tinggi dapat memfasilitasi alokasi sumber daya ke inisiatif teknologi. Ketiga, kembangkan model prediktif yang menilai dampak jangka panjang dari sinergi ITAcbisnis terhadap kinerja akademik dan nonAcakademik, sekaligus mengevaluasi efektivitas pelatihan dan insentif bagi tenaga pengajar dalam meningkatkan adopsi teknologiAihal ini dapat diukur melalui pendekatan longitudinal yang memantau perubahan seiring waktu..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa orientasi digital, kapabilitas digital, dan sinergi ITAcbisnis secara signifikan memengaruhi transformasi digital, yang pada gilirannya memediasi dampak mereka terhadap kinerja perguruan tinggi.Faktor-faktor tersebut sangat penting bagi perguruan tinggi untuk menyesuaikan diri dengan perubahan kebutuhan pendidikan, terutama selama pandemi COVIDAc19.Temuan ini konsisten dengan penelitian sebelumnya dan memberikan panduan praktis bagi perguruan tinggi dalam melaksanakan transformasi digital
<br>Penelitian ini mengkaji pengaruh orientasi digital, kapabilitas digital, dan sinergi ITAcbisnis terhadap transformasi digital. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji bagaimana ketiga variabel tersebut memengaruhi kinerja perguruan tinggi dengan menggunakan transformasi digital sebagai faktor mediasi. Penelitian ini dilakukan berdasarkan kesenjangan realitas, yaitu kesenjangan antara tuntutan adaptasi dan perubahan atau transformasi menuju kesiapan digital perguruan tinggi. Penelitian ini dilakukan pada masa pandemi COVIDAc19, yaitu fenomena yang memicu transformasi digital. Objek penelitian ini adalah perguruan tinggi. Penelitian ini menambahkan faktor sinergi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/a/hambatan-transformasi-digital-gaya-kepemimpinan-tr-thumb-50c4f.webp" type="image/webp" length="61904" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/hambatan-transformasi-digital-gaya-kepemimpinan-tr-thumb-1a9e3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/hambatan-transformasi-digital-gaya-kepemimpinan-tr-thumb-50c4f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/hambatan-transformasi-digital-gaya-kepemimpinan-tr-thumb-0220e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1501-ijar-iaikapd.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14813-indonesian-journal-accounting-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemanfaatan Voluntary Counseling and Testing pada Laki Laki yang Berhubungan Seks dengan Laki Laki di Wilayah Kota Semarang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemanfaatan Voluntary Counseling and Testing pada Laki Laki yang Berhubungan Seks dengan Laki Laki di Wilayah Kota Semarang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemanfaatan Voluntary Counseling and Testing pada Laki Laki yang Berhubungan Seks dengan Laki Laki di Wilayah Kota Semarang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53756-mobile-vct-infeksi-hiv-faktor-penentu-pria-me</link>
	<guid isPermaLink="false">946a72c1e1fe83c354ff0214ce6124d2</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 12:11:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan penggunaan layanan mobile VCT HIV di kalangan MSM, penelitian lanjutan dapat berfokus pada intervensi yang ditujukan kepada penyedia layanan kesehatan dan masyarakat. Intervensi ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kepercayaan diri ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemanfaatan Voluntary Counseling and Testing pada Laki-Laki yang Berhubungan Seks dengan Laki-Laki di Wilayah Kota Semarang: Untuk meningkatkan penggunaan layanan mobile VCT HIV di kalangan MSM, penelitian lanjutan dapat berfokus pada intervensi yang ditujukan kepada penyedia layanan kesehatan dan masyarakat. Intervensi ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kepercayaan diri di antara MSM tentang pentingnya melakukan tes VCT. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi cara-cara untuk mengurangi stigma dan diskriminasi yang mungkin menghambat penggunaan layanan VCT. Strategi komunikasi yang efektif, seperti kampanye media sosial atau edukasi komunitas, dapat digunakan untuk meningkatkan kesadaran dan mengubah persepsi negatif tentang HIV dan VCT. Penelitian juga dapat menyelidiki peran dukungan keluarga dan masyarakat dalam mendorong penggunaan layanan VCT di kalangan MSM.. Penggunaan mobile VCT HIV secara langsung dan positif dipengaruhi oleh niat, sikap, petunjuk tindakan, manfaat yang dirasakan, dan hambatan yang dirasakan.Namun, penggunaan mobile VCT HIV dipengaruhi secara negatif oleh hambatan yang dirasakan Infeksi HIV tetap menjadi masalah kesehatan global utama, terutama di kalangan biseksual, pria yang melakukan hubungan seksual dengan pria (MSM), dan homoseksual. Jumlah pasien AIDS di Indonesia dari Januari hingga Maret 2017 adalah 673 orang, jumlah infeksi HIV adalah 10.376 orang, dan jumlah kematian akibat AIDS adalah 61 orang. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang menentukan penggunaan layanan mobile VCT HIV di komunitas MSM di Surakarta, Jawa Tengah. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/3/mobile-vct-infeksi-faktor-penentu-pria-hubungan-se-thumb-fafe3.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Voluntary Counseling and Testing pada Laki-Laki yang Berhubungan Seks dengan Laki-Laki di Wilayah Kota Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/mobile-vct-infeksi-faktor-penentu-pria-hubungan-se-thumb-fafe3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/mobile-vct-infeksi-faktor-penentu-pria-hubungan-se-thumb-fafe3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/mobile-vct-infeksi-faktor-penentu-pria-hubungan-se-thumb-fafe3.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Voluntary Counseling and Testing pada Laki-Laki yang Berhubungan Seks dengan Laki-Laki di Wilayah Kota Semarang" alt="JURIS - Pemanfaatan Voluntary Counseling and Testing pada Laki-Laki yang Berhubungan Seks dengan Laki-Laki di Wilayah Kota Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/mobile-vct-infeksi-faktor-penentu-pria-hubungan-se-thumb-302c9.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Voluntary Counseling and Testing pada Laki-Laki yang Berhubungan Seks dengan Laki-Laki di Wilayah Kota Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/mobile-vct-infeksi-faktor-penentu-pria-hubungan-se-thumb-302c9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/mobile-vct-infeksi-faktor-penentu-pria-hubungan-se-thumb-302c9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/mobile-vct-infeksi-faktor-penentu-pria-hubungan-se-thumb-302c9.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Voluntary Counseling and Testing pada Laki-Laki yang Berhubungan Seks dengan Laki-Laki di Wilayah Kota Semarang" alt="JURIS - Pemanfaatan Voluntary Counseling and Testing pada Laki-Laki yang Berhubungan Seks dengan Laki-Laki di Wilayah Kota Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/mobile-vct-infeksi-faktor-penentu-pria-hubungan-se-thumb-e04fc.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Voluntary Counseling and Testing pada Laki-Laki yang Berhubungan Seks dengan Laki-Laki di Wilayah Kota Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/mobile-vct-infeksi-faktor-penentu-pria-hubungan-se-thumb-e04fc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/mobile-vct-infeksi-faktor-penentu-pria-hubungan-se-thumb-e04fc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/mobile-vct-infeksi-faktor-penentu-pria-hubungan-se-thumb-e04fc.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Voluntary Counseling and Testing pada Laki-Laki yang Berhubungan Seks dengan Laki-Laki di Wilayah Kota Semarang" alt="JURIS - Pemanfaatan Voluntary Counseling and Testing pada Laki-Laki yang Berhubungan Seks dengan Laki-Laki di Wilayah Kota Semarang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53756-mobile-vct-infeksi-hiv-faktor-penentu-pria-me" title="JURIS - Pemanfaatan Voluntary Counseling and Testing pada Laki-Laki yang Berhubungan Seks dengan Laki-Laki di Wilayah Kota Semarang" target="_blank">Pemanfaatan Voluntary Counseling and Testing pada Laki-Laki yang Berhubungan Seks dengan Laki-Laki di Wilayah Kota Semarang</a>: Untuk meningkatkan penggunaan layanan mobile VCT HIV di kalangan MSM, penelitian lanjutan dapat berfokus pada intervensi yang ditujukan kepada penyedia layanan kesehatan dan masyarakat. Intervensi ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kepercayaan diri di antara MSM tentang pentingnya melakukan tes VCT. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi cara-cara untuk mengurangi stigma dan diskriminasi yang mungkin menghambat penggunaan layanan VCT. Strategi komunikasi yang efektif, seperti kampanye media sosial atau edukasi komunitas, dapat digunakan untuk meningkatkan kesadaran dan mengubah persepsi negatif tentang HIV dan VCT. Penelitian juga dapat menyelidiki peran dukungan keluarga dan masyarakat dalam mendorong penggunaan layanan VCT di kalangan MSM..
<br>Penggunaan mobile VCT HIV secara langsung dan positif dipengaruhi oleh niat, sikap, petunjuk tindakan, manfaat yang dirasakan, dan hambatan yang dirasakan.Namun, penggunaan mobile VCT HIV dipengaruhi secara negatif oleh hambatan yang dirasakan
<br>Infeksi HIV tetap menjadi masalah kesehatan global utama, terutama di kalangan biseksual, pria yang melakukan hubungan seksual dengan pria (MSM), dan homoseksual. Jumlah pasien AIDS di Indonesia dari Januari hingga Maret 2017 adalah 673 orang, jumlah infeksi HIV adalah 10.376 orang, dan jumlah kematian akibat AIDS adalah 61 orang. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang menentukan penggunaan layanan mobile VCT HIV di komunitas MSM di Surakarta, Jawa Tengah.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/3/mobile-vct-infeksi-faktor-penentu-pria-hubungan-se-thumb-fafe3.webp" type="image/webp" length="102960" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/mobile-vct-infeksi-faktor-penentu-pria-hubungan-se-thumb-fafe3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/mobile-vct-infeksi-faktor-penentu-pria-hubungan-se-thumb-302c9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/mobile-vct-infeksi-faktor-penentu-pria-hubungan-se-thumb-e04fc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-508-undip.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17988-jurnal-riset-kesehatan-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Karakteristik Individu dan Beban Kerja Fisik dengan Kejadian Musculoskeletal Disorders MSDs pada Pekerja Proyek Pembangunan Makam PT X ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Karakteristik Individu dan Beban Kerja Fisik dengan Kejadian Musculoskeletal Disorders MSDs pada Pekerja Proyek Pembangunan Makam PT X ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Karakteristik Individu dan Beban Kerja Fisik dengan Kejadian Musculoskeletal Disorders MSDs pada Pekerja Proyek Pembangunan Makam PT X ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53764-kuat-beban-fisik-keluhan-msds-manajeme</link>
	<guid isPermaLink="false">0193dc20ca0470345df291c664ebf8b4</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 11:57:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam mengenai dampak jangka panjang dari gangguan muskuloskeletal pada pekerja proyek pembangunan makam. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan strategi intervensi yang efektif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Karakteristik Individu dan Beban Kerja Fisik dengan Kejadian Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Pekerja Proyek Pembangunan Makam PT X: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam mengenai dampak jangka panjang dari gangguan muskuloskeletal pada pekerja proyek pembangunan makam. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan strategi intervensi yang efektif untuk mengurangi risiko MSDs, seperti pelatihan ergonomi dan manajemen beban kerja. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran teknologi dan inovasi dalam mengurangi beban kerja fisik dan mencegah MSDs di lingkungan kerja proyek pembangunan makam.. Hasil penelitian mengenai hubungan antara karakteristik individu serta beban kerja fisik dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) terhadap pekerja proyek pembangunan makam PT X menunjukkan bahwa mayoritas pekerja mengalami keluhan MSDs dalam kategori tinggi (36,7%).Mayoritas pekerja berada pada usia tua (>35 tahun) sebesar 70%, berjenis kelamin laki-laki (80%), memiliki masa kerja lama (>10 tahun) sebesar 43,3%, dan menjalani beban kerja fisik berat (53,3%).Hasil analisis mengindikasikan terdapat hubungan di antara usia (p=0,025), jenis kelamin (p=0,001), masa kerja (p=0,001), dan beban kerja fisik (p=0,003) terhadap kejadian MSDs.Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa faktor individu serta beban kerja fisik berperan penting dalam timbulnya risiko MSDs bagi tenaga kerja proyek tersebut Latar belakang: Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sangat penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif, serta mematuhi regulasi pemerintah. Salah satu risiko utama di tempat kerja adalah gangguan muskuloskeletal (MSDs). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor karakteristik individu seperti usia, jenis kelamin, masa kerja, dan beban fisik dengan kejadian musculoskeletal disorders di proyek pembangunan makam PT X. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh pekerja proyek pembangunan makam PT X yang berjumlah 30 orang sehingga sampel diperoleh menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/9/kuat-beban-fisik-keluhan-msds-manajemen-hasil-anal-thumb-17528.webp" title="JURIS - Hubungan Karakteristik Individu dan Beban Kerja Fisik dengan Kejadian Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Pekerja Proyek Pembangunan Makam PT X" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/kuat-beban-fisik-keluhan-msds-manajemen-hasil-anal-thumb-17528.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/kuat-beban-fisik-keluhan-msds-manajemen-hasil-anal-thumb-17528.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/kuat-beban-fisik-keluhan-msds-manajemen-hasil-anal-thumb-17528.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Karakteristik Individu dan Beban Kerja Fisik dengan Kejadian Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Pekerja Proyek Pembangunan Makam PT X" alt="JURIS - Hubungan Karakteristik Individu dan Beban Kerja Fisik dengan Kejadian Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Pekerja Proyek Pembangunan Makam PT X" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/9/kuat-beban-fisik-keluhan-msds-manajemen-hasil-anal-thumb-882d4.webp" title="JURIS - Hubungan Karakteristik Individu dan Beban Kerja Fisik dengan Kejadian Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Pekerja Proyek Pembangunan Makam PT X" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/kuat-beban-fisik-keluhan-msds-manajemen-hasil-anal-thumb-882d4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/kuat-beban-fisik-keluhan-msds-manajemen-hasil-anal-thumb-882d4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/kuat-beban-fisik-keluhan-msds-manajemen-hasil-anal-thumb-882d4.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Karakteristik Individu dan Beban Kerja Fisik dengan Kejadian Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Pekerja Proyek Pembangunan Makam PT X" alt="JURIS - Hubungan Karakteristik Individu dan Beban Kerja Fisik dengan Kejadian Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Pekerja Proyek Pembangunan Makam PT X" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/9/kuat-beban-fisik-keluhan-msds-manajemen-hasil-anal-thumb-e9b78.webp" title="JURIS - Hubungan Karakteristik Individu dan Beban Kerja Fisik dengan Kejadian Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Pekerja Proyek Pembangunan Makam PT X" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/kuat-beban-fisik-keluhan-msds-manajemen-hasil-anal-thumb-e9b78.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/kuat-beban-fisik-keluhan-msds-manajemen-hasil-anal-thumb-e9b78.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/kuat-beban-fisik-keluhan-msds-manajemen-hasil-anal-thumb-e9b78.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Karakteristik Individu dan Beban Kerja Fisik dengan Kejadian Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Pekerja Proyek Pembangunan Makam PT X" alt="JURIS - Hubungan Karakteristik Individu dan Beban Kerja Fisik dengan Kejadian Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Pekerja Proyek Pembangunan Makam PT X" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53764-kuat-beban-fisik-keluhan-msds-manajeme" title="JURIS - Hubungan Karakteristik Individu dan Beban Kerja Fisik dengan Kejadian Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Pekerja Proyek Pembangunan Makam PT X" target="_blank">Hubungan Karakteristik Individu dan Beban Kerja Fisik dengan Kejadian Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Pekerja Proyek Pembangunan Makam PT X</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam mengenai dampak jangka panjang dari gangguan muskuloskeletal pada pekerja proyek pembangunan makam. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan strategi intervensi yang efektif untuk mengurangi risiko MSDs, seperti pelatihan ergonomi dan manajemen beban kerja. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran teknologi dan inovasi dalam mengurangi beban kerja fisik dan mencegah MSDs di lingkungan kerja proyek pembangunan makam..
<br>Hasil penelitian mengenai hubungan antara karakteristik individu serta beban kerja fisik dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) terhadap pekerja proyek pembangunan makam PT X menunjukkan bahwa mayoritas pekerja mengalami keluhan MSDs dalam kategori tinggi (36,7%).Mayoritas pekerja berada pada usia tua (>35 tahun) sebesar 70%, berjenis kelamin laki-laki (80%), memiliki masa kerja lama (>10 tahun) sebesar 43,3%, dan menjalani beban kerja fisik berat (53,3%).Hasil analisis mengindikasikan terdapat hubungan di antara usia (p=0,025), jenis kelamin (p=0,001), masa kerja (p=0,001), dan beban kerja fisik (p=0,003) terhadap kejadian MSDs.Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa faktor individu serta beban kerja fisik berperan penting dalam timbulnya risiko MSDs bagi tenaga kerja proyek tersebut
<br>Latar belakang: Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sangat penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif, serta mematuhi regulasi pemerintah. Salah satu risiko utama di tempat kerja adalah gangguan muskuloskeletal (MSDs). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor karakteristik individu seperti usia, jenis kelamin, masa kerja, dan beban fisik dengan kejadian musculoskeletal disorders di proyek pembangunan makam PT X. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh pekerja proyek pembangunan makam PT X yang berjumlah 30 orang sehingga sampel diperoleh menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/9/kuat-beban-fisik-keluhan-msds-manajemen-hasil-anal-thumb-17528.webp" type="image/webp" length="91290" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/kuat-beban-fisik-keluhan-msds-manajemen-hasil-anal-thumb-17528.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/kuat-beban-fisik-keluhan-msds-manajemen-hasil-anal-thumb-882d4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/kuat-beban-fisik-keluhan-msds-manajemen-hasil-anal-thumb-e9b78.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-508-undip.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17988-jurnal-riset-kesehatan-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DAN KARAKTERISTIKNYA ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DAN KARAKTERISTIKNYA ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DAN KARAKTERISTIKNYA ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53751-isi-materi-bahasa-pikir-kritis-siswa-perilaku-bela</link>
	<guid isPermaLink="false">697681bde9eb63e3dfb0d9a9bd5a5dd1</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 11:25:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ummu habibah ]]></category>
	<category><![CDATA[ wildan nafi ]]></category>
	<category><![CDATA[ el wahdah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[el,habibah,nafi,ummu,wahdah,wildan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif tentang efektivitas penggunaan media pembelajaran bahasa Arab yang berbeda dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa. Misalnya, membandingkan penggunaan media visual, audio, dan audiovisual ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DAN KARAKTERISTIKNYA: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif tentang efektivitas penggunaan media pembelajaran bahasa Arab yang berbeda dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa. Misalnya, membandingkan penggunaan media visual, audio, dan audiovisual dalam pembelajaran nahwu, kalam, atau mufradat. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana media yang berbeda mempengaruhi proses belajar siswa dan hasil belajar mereka. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak penggunaan media pembelajaran bahasa Arab dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Studi ini dapat menyelidiki apakah media tertentu lebih efektif dalam meningkatkan minat dan partisipasi siswa dalam pembelajaran bahasa Arab. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan dan menguji media pembelajaran bahasa Arab yang inovatif dan interaktif. Misalnya, menciptakan aplikasi atau platform online yang menggabungkan berbagai media (gambar, audio, video) untuk meningkatkan pengalaman belajar siswa dan memfasilitasi pembelajaran mandiri.. Media pembelajaran bahasa Arab dapat diartikan sebagai alat yang membantu menyampaikan pesan/materi bahasa Arab dari pengirim/guru kepada siswa sehingga proses belajar mengajar bahasa Arab menjadi lebih maksimal.Karena menggunakannya untuk menunjang tugas guru dalam pembelajaran bahasa Arab melalui bahan ajar yang sudah disiapkan.Karakteristik media pembelajaran bahasa Arab secara umum yaitu dapat menarik minat dan perhatian siswa, dapat menyampaikan banyak pesan harapan, dapat mendorong siswa untuk berpikir kritis.Mudah diakses dan tidak berbiaya mahal dalam arti sesuai kemampuan lembaga, guru dan siswa.Ditata sesuai dengan perkembangan teknologi informasi di era sekarang serta menggunakan pembelajaran nyata.Klasifikasi media pembelajaran dibagi menjadi visual/bashariyah, audio/sam'iyah dan sam'iyah bashariyah/audio visual.Misalnya media audio seperti radio, media visual seperti media cetak, sumber proyeksi dan gambar, media audiovisual seperti film, video dan televisi.Pemilihan media pembelajaran bahasa Arab harus menjadikan fungsi dan tujuan media menjadi maksimal dalam pembelajaran.Seperti pembelajaran kalam atau dialog bahasa Arab yang menggunakan film, kemudian nahwu yang harus banyak menguasai hafalan kaidah dengan audio rekaman.Mufrodat yang harus dikuasai oleh siswa membutuhkan media yang menarik seperti gambar berwarna, serta istimaAo yang membutuhkan konsentrasi dan kejernihan media audio Media pembelajaran digunakan dalam proses pengajaran pendidikan dan pembelajaran, atau mengembangkan pendidikan dan membiasakan siswa dengan kebiasaan yang baik, juga menanamkan nilai-nilai di dalamnya tanpa guru, menggurulkan angka, kata dan simbol, belajar dan belajar gambar dan ilmunya. Makna bagi murid ialah setiap orang memiliki pelajaran, untuk membuat pengalaman pendidikan menjadi waktu yang menyenangkan. Pembelajaran dapat lebih maksimal dengan bantuan media pembelajaran yang tepat. Walapun media termasuk hal penting dalam sebuah proses pembelajaran, seorang guru menjadi hal yang sangat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/7/isi-materi-bahasa-pikir-kritis-siswa-perilaku-bela-thumb-50569.webp" title="JURIS - MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DAN KARAKTERISTIKNYA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/isi-materi-bahasa-pikir-kritis-siswa-perilaku-bela-thumb-50569.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/isi-materi-bahasa-pikir-kritis-siswa-perilaku-bela-thumb-50569.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/isi-materi-bahasa-pikir-kritis-siswa-perilaku-bela-thumb-50569.webp 1x" title="JURIS - MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DAN KARAKTERISTIKNYA" alt="JURIS - MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DAN KARAKTERISTIKNYA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/isi-materi-bahasa-pikir-kritis-siswa-perilaku-bela-thumb-a2bdf.webp" title="JURIS - MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DAN KARAKTERISTIKNYA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/isi-materi-bahasa-pikir-kritis-siswa-perilaku-bela-thumb-a2bdf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/isi-materi-bahasa-pikir-kritis-siswa-perilaku-bela-thumb-a2bdf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/isi-materi-bahasa-pikir-kritis-siswa-perilaku-bela-thumb-a2bdf.webp 1x" title="JURIS - MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DAN KARAKTERISTIKNYA" alt="JURIS - MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DAN KARAKTERISTIKNYA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/isi-materi-bahasa-pikir-kritis-siswa-perilaku-bela-thumb-47202.webp" title="JURIS - MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DAN KARAKTERISTIKNYA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/isi-materi-bahasa-pikir-kritis-siswa-perilaku-bela-thumb-47202.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/isi-materi-bahasa-pikir-kritis-siswa-perilaku-bela-thumb-47202.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/isi-materi-bahasa-pikir-kritis-siswa-perilaku-bela-thumb-47202.webp 1x" title="JURIS - MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DAN KARAKTERISTIKNYA" alt="JURIS - MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DAN KARAKTERISTIKNYA" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53751-isi-materi-bahasa-pikir-kritis-siswa-perilaku-bela" title="JURIS - MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DAN KARAKTERISTIKNYA" target="_blank">MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DAN KARAKTERISTIKNYA</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif tentang efektivitas penggunaan media pembelajaran bahasa Arab yang berbeda dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa. Misalnya, membandingkan penggunaan media visual, audio, dan audiovisual dalam pembelajaran nahwu, kalam, atau mufradat. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana media yang berbeda mempengaruhi proses belajar siswa dan hasil belajar mereka. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak penggunaan media pembelajaran bahasa Arab dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Studi ini dapat menyelidiki apakah media tertentu lebih efektif dalam meningkatkan minat dan partisipasi siswa dalam pembelajaran bahasa Arab. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan dan menguji media pembelajaran bahasa Arab yang inovatif dan interaktif. Misalnya, menciptakan aplikasi atau platform online yang menggabungkan berbagai media (gambar, audio, video) untuk meningkatkan pengalaman belajar siswa dan memfasilitasi pembelajaran mandiri..
<br>Media pembelajaran bahasa Arab dapat diartikan sebagai alat yang membantu menyampaikan pesan/materi bahasa Arab dari pengirim/guru kepada siswa sehingga proses belajar mengajar bahasa Arab menjadi lebih maksimal.Karena menggunakannya untuk menunjang tugas guru dalam pembelajaran bahasa Arab melalui bahan ajar yang sudah disiapkan.Karakteristik media pembelajaran bahasa Arab secara umum yaitu dapat menarik minat dan perhatian siswa, dapat menyampaikan banyak pesan harapan, dapat mendorong siswa untuk berpikir kritis.Mudah diakses dan tidak berbiaya mahal dalam arti sesuai kemampuan lembaga, guru dan siswa.Ditata sesuai dengan perkembangan teknologi informasi di era sekarang serta menggunakan pembelajaran nyata.Klasifikasi media pembelajaran dibagi menjadi visual/bashariyah, audio/sam'iyah dan sam'iyah bashariyah/audio visual.Misalnya media audio seperti radio, media visual seperti media cetak, sumber proyeksi dan gambar, media audiovisual seperti film, video dan televisi.Pemilihan media pembelajaran bahasa Arab harus menjadikan fungsi dan tujuan media menjadi maksimal dalam pembelajaran.Seperti pembelajaran kalam atau dialog bahasa Arab yang menggunakan film, kemudian nahwu yang harus banyak menguasai hafalan kaidah dengan audio rekaman.Mufrodat yang harus dikuasai oleh siswa membutuhkan media yang menarik seperti gambar berwarna, serta istimaAo yang membutuhkan konsentrasi dan kejernihan media audio
<br>Media pembelajaran digunakan dalam proses pengajaran pendidikan dan pembelajaran, atau mengembangkan pendidikan dan membiasakan siswa dengan kebiasaan yang baik, juga menanamkan nilai-nilai di dalamnya tanpa guru, menggurulkan angka, kata dan simbol, belajar dan belajar gambar dan ilmunya. Makna bagi murid ialah setiap orang memiliki pelajaran, untuk membuat pengalaman pendidikan menjadi waktu yang menyenangkan. Pembelajaran dapat lebih maksimal dengan bantuan media pembelajaran yang tepat. Walapun media termasuk hal penting dalam sebuah proses pembelajaran, seorang guru menjadi hal yang sangat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/7/isi-materi-bahasa-pikir-kritis-siswa-perilaku-bela-thumb-50569.webp" type="image/webp" length="81554" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/isi-materi-bahasa-pikir-kritis-siswa-perilaku-bela-thumb-50569.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/isi-materi-bahasa-pikir-kritis-siswa-perilaku-bela-thumb-a2bdf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/isi-materi-bahasa-pikir-kritis-siswa-perilaku-bela-thumb-47202.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1593-kopertais4.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8120-el-wahdah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Influence of Audit Committee Characteristics on Firm Profitability in Ghana ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Influence of Audit Committee Characteristics on Firm Profitability in Ghana ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Influence of Audit Committee Characteristics on Firm Profitability in Ghana ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53748-audit-tata-kelola-komite-akunta</link>
	<guid isPermaLink="false">94bf9dd7b696d115784f160981bdc576</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 11:08:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ijar january ]]></category>
	<category><![CDATA[ ijar iaikapd ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,iaikapd,ijar,january,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan:1. Mengkaji lebih lanjut tentang ukuran optimal komite audit yang dapat menyeimbangkan keragaman dengan efektivitas. Reformasi tata kelola perusahaan di Ghana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Influence of Audit Committee Characteristics on Firm Profitability in Ghana: Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan:1. Mengkaji lebih lanjut tentang ukuran optimal komite audit yang dapat menyeimbangkan keragaman dengan efektivitas. Reformasi tata kelola perusahaan di Ghana dan negara-negara berkembang lainnya harus memprioritaskan pelatihan anggota komite audit dan memastikan bahwa komite yang lebih besar beroperasi dalam kerangka kerja yang jelas yang mendorong akuntabilitas dan kolaborasi.2. Memperkuat regulasi dengan menetapkan pedoman yang jelas untuk ukuran komite audit, independensi, dan kualifikasi. Inisiatif pembangunan kapasitas, seperti program sertifikasi untuk anggota komite audit dan kemitraan dengan badan akuntansi profesional, dapat meningkatkan keahlian dan pengambilan keputusan. Memandatkan tingkat kompetensi keuangan minimum untuk keanggotaan komite audit dapat lebih meningkatkan pengawasan dan meningkatkan kinerja keuangan.3. Memperhatikan kualitas diskusi dan proses pengambilan keputusan dalam rapat komite audit. Reformasi tata kelola perusahaan di negara-negara berkembang harus memprioritaskan peningkatan substansi dan fokus rapat komite audit. Pengenalan panduan regulasi untuk agenda rapat, dokumentasi keputusan kunci, dan evaluasi hasil rapat dapat meningkatkan efektivitasnya. Pelatihan anggota komite audit tentang prioritas tata kelola dan proses pengambilan keputusan dapat memastikan bahwa rapat berkontribusi secara berarti terhadap pengawasan dan kinerja keuangan.4. Menyesuaikan model tata kelola dengan konteks regulasi dan budaya lokal, memastikan praktis dan efektif, serta sejalan dengan praktik terbaik global. Reformasi tata kelola perusahaan di Ghana harus memprioritaskan penguatan regulasi dengan menetapkan pedoman yang jelas untuk ukuran komite audit, independensi, dan kualifikasi. Inisiatif pembangunan kapasitas, seperti pelatihan dan pengembangan profesional untuk anggota komite audit, dapat meningkatkan keahlian dan pengambilan keputusan.. Studi ini memberikan wawasan penting yang konsisten dengan konsep teori agen dengan menerangi hubungan kompleks antara atribut komite audit dan kinerja keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Ghana.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa independensi komite audit, frekuensi rapat, dan keahlian sangat penting bagi hasil keuangan perusahaan.Menurut korelasi negatif antara kedua variabel tersebut, komite audit yang lebih besar dapat menyebabkan kinerja keuangan yang lebih buruk.Hal ini sejalan dengan teori agen, yang menekankan kesulitan yang mungkin dihadapi oleh komite yang lebih besar, termasuk masalah free rider.Di sisi lain, teori agen yang menyatakan bahwa komite yang independen dapat lebih baik melindungi kepentingan pemegang saham dan meningkatkan kinerja keuangan didukung oleh korelasi positif antara independensi komite audit dan kinerja keuangan.Selain itu, teori agen menekankan nilai keahlian dan kemampuan khusus dalam mengurangi konflik agen, yang selaras dengan temuan studi kami bahwa keahlian komite audit menguntungkan kinerja keuangan.Secara keseluruhan, temuan ini mendukung penerapan teori agen dalam memahami bagaimana komite audit mempengaruhi kinerja keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Ghana.Singkatnya, temuan yang berkelanjutan tentang korelasi yang signifikan antara metrik komite audit menekankan peran penting komite audit dalam membentuk hasil keuangan Studi ini meneliti bagaimana karakteristik komite auditAikhususnya independensi, frekuensi rapat, ukuran, dan keahlian keuanganAimempengaruhi profitabilitas perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Ghana. Dengan menggunakan data sekunder dari perusahaan industri yang mencakup tahun 2010 hingga 2020, penelitian ini berfokus pada Return on Assets (ROA) sebagai ukuran kinerja utama. Variabel independennya adalah ukuran komite audit, keahlian keuangan, frekuensi rapat, dan independensi. Temuan tersebut mengungkapkan hubungan positif yang signifikan secara statistik antara ROA, independensi komite audit, dan keahlian keuangan. Namun, hasil tersebut juga menunjukkan korelasi negatif yang signifikan antara ukuran komite audit... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/e/audit-tata-kelola-komite-akuntansi-committee-ukura-thumb-acc3b.webp" title="JURIS - The Influence of Audit Committee Characteristics on Firm Profitability in Ghana" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/audit-tata-kelola-komite-akuntansi-committee-ukura-thumb-acc3b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/audit-tata-kelola-komite-akuntansi-committee-ukura-thumb-acc3b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/audit-tata-kelola-komite-akuntansi-committee-ukura-thumb-acc3b.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Audit Committee Characteristics on Firm Profitability in Ghana" alt="JURIS - The Influence of Audit Committee Characteristics on Firm Profitability in Ghana" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/audit-tata-kelola-komite-akuntansi-committee-ukura-thumb-75d99.webp" title="JURIS - The Influence of Audit Committee Characteristics on Firm Profitability in Ghana" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/audit-tata-kelola-komite-akuntansi-committee-ukura-thumb-75d99.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/audit-tata-kelola-komite-akuntansi-committee-ukura-thumb-75d99.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/audit-tata-kelola-komite-akuntansi-committee-ukura-thumb-75d99.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Audit Committee Characteristics on Firm Profitability in Ghana" alt="JURIS - The Influence of Audit Committee Characteristics on Firm Profitability in Ghana" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/audit-tata-kelola-komite-akuntansi-committee-ukura-thumb-de019.webp" title="JURIS - The Influence of Audit Committee Characteristics on Firm Profitability in Ghana" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/audit-tata-kelola-komite-akuntansi-committee-ukura-thumb-de019.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/audit-tata-kelola-komite-akuntansi-committee-ukura-thumb-de019.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/audit-tata-kelola-komite-akuntansi-committee-ukura-thumb-de019.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Audit Committee Characteristics on Firm Profitability in Ghana" alt="JURIS - The Influence of Audit Committee Characteristics on Firm Profitability in Ghana" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53748-audit-tata-kelola-komite-akunta" title="JURIS - The Influence of Audit Committee Characteristics on Firm Profitability in Ghana" target="_blank">The Influence of Audit Committee Characteristics on Firm Profitability in Ghana</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan:1. Mengkaji lebih lanjut tentang ukuran optimal komite audit yang dapat menyeimbangkan keragaman dengan efektivitas. Reformasi tata kelola perusahaan di Ghana dan negara-negara berkembang lainnya harus memprioritaskan pelatihan anggota komite audit dan memastikan bahwa komite yang lebih besar beroperasi dalam kerangka kerja yang jelas yang mendorong akuntabilitas dan kolaborasi.2. Memperkuat regulasi dengan menetapkan pedoman yang jelas untuk ukuran komite audit, independensi, dan kualifikasi. Inisiatif pembangunan kapasitas, seperti program sertifikasi untuk anggota komite audit dan kemitraan dengan badan akuntansi profesional, dapat meningkatkan keahlian dan pengambilan keputusan. Memandatkan tingkat kompetensi keuangan minimum untuk keanggotaan komite audit dapat lebih meningkatkan pengawasan dan meningkatkan kinerja keuangan.3. Memperhatikan kualitas diskusi dan proses pengambilan keputusan dalam rapat komite audit. Reformasi tata kelola perusahaan di negara-negara berkembang harus memprioritaskan peningkatan substansi dan fokus rapat komite audit. Pengenalan panduan regulasi untuk agenda rapat, dokumentasi keputusan kunci, dan evaluasi hasil rapat dapat meningkatkan efektivitasnya. Pelatihan anggota komite audit tentang prioritas tata kelola dan proses pengambilan keputusan dapat memastikan bahwa rapat berkontribusi secara berarti terhadap pengawasan dan kinerja keuangan.4. Menyesuaikan model tata kelola dengan konteks regulasi dan budaya lokal, memastikan praktis dan efektif, serta sejalan dengan praktik terbaik global. Reformasi tata kelola perusahaan di Ghana harus memprioritaskan penguatan regulasi dengan menetapkan pedoman yang jelas untuk ukuran komite audit, independensi, dan kualifikasi. Inisiatif pembangunan kapasitas, seperti pelatihan dan pengembangan profesional untuk anggota komite audit, dapat meningkatkan keahlian dan pengambilan keputusan..
<br>Studi ini memberikan wawasan penting yang konsisten dengan konsep teori agen dengan menerangi hubungan kompleks antara atribut komite audit dan kinerja keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Ghana.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa independensi komite audit, frekuensi rapat, dan keahlian sangat penting bagi hasil keuangan perusahaan.Menurut korelasi negatif antara kedua variabel tersebut, komite audit yang lebih besar dapat menyebabkan kinerja keuangan yang lebih buruk.Hal ini sejalan dengan teori agen, yang menekankan kesulitan yang mungkin dihadapi oleh komite yang lebih besar, termasuk masalah free rider.Di sisi lain, teori agen yang menyatakan bahwa komite yang independen dapat lebih baik melindungi kepentingan pemegang saham dan meningkatkan kinerja keuangan didukung oleh korelasi positif antara independensi komite audit dan kinerja keuangan.Selain itu, teori agen menekankan nilai keahlian dan kemampuan khusus dalam mengurangi konflik agen, yang selaras dengan temuan studi kami bahwa keahlian komite audit menguntungkan kinerja keuangan.Secara keseluruhan, temuan ini mendukung penerapan teori agen dalam memahami bagaimana komite audit mempengaruhi kinerja keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Ghana.Singkatnya, temuan yang berkelanjutan tentang korelasi yang signifikan antara metrik komite audit menekankan peran penting komite audit dalam membentuk hasil keuangan
<br>Studi ini meneliti bagaimana karakteristik komite auditAikhususnya independensi, frekuensi rapat, ukuran, dan keahlian keuanganAimempengaruhi profitabilitas perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Ghana. Dengan menggunakan data sekunder dari perusahaan industri yang mencakup tahun 2010 hingga 2020, penelitian ini berfokus pada Return on Assets (ROA) sebagai ukuran kinerja utama. Variabel independennya adalah ukuran komite audit, keahlian keuangan, frekuensi rapat, dan independensi. Temuan tersebut mengungkapkan hubungan positif yang signifikan secara statistik antara ROA, independensi komite audit, dan keahlian keuangan. Namun, hasil tersebut juga menunjukkan korelasi negatif yang signifikan antara ukuran komite audit...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/e/audit-tata-kelola-komite-akuntansi-committee-ukura-thumb-75d99.webp" type="image/webp" length="63154" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/audit-tata-kelola-komite-akuntansi-committee-ukura-thumb-acc3b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/audit-tata-kelola-komite-akuntansi-committee-ukura-thumb-75d99.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/audit-tata-kelola-komite-akuntansi-committee-ukura-thumb-de019.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1501-ijar-iaikapd.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14813-indonesian-journal-accounting-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Thu, 09 Jul 2026 16:01:27 +0700. 24 items. Served in: 4.535 seconds [rss] -->
