<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.105-5jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.105-5jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sun, 05 Jul 2026 16:54:30 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 16:54:30 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-05T16:54:30+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kepastian Hukum dan Iklim Investasi di Daerah Kota Surabaya Berdasarkan Perda Nomor 1 Tahun 2023 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kepastian Hukum dan Iklim Investasi di Daerah Kota Surabaya Berdasarkan Perda Nomor 1 Tahun 2023 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kepastian Hukum dan Iklim Investasi di Daerah Kota Surabaya Berdasarkan Perda Nomor 1 Tahun 2023 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53254-konstruksi-proyek-investasi-regulasi</link>
	<guid isPermaLink="false">5831ca9cc96c3aaffeac9ea43adf86d1</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 16:11:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ liona efrina ]]></category>
	<category><![CDATA[ baenil huda ]]></category>
	<category><![CDATA[ jim index ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[baenil,efrina,huda,index,jim,liona]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana digitalisasi sistem perizinan OSSAcRBA mempengaruhi tingkat kepatuhan dan kecepatan proses investasi, dengan fokus pada perbandingan antara daerah yang telah mengimplementasikan platform digital secara ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kepastian Hukum dan Iklim Investasi di Daerah Kota Surabaya Berdasarkan Perda Nomor 1 Tahun 2023: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana digitalisasi sistem perizinan OSSAcRBA mempengaruhi tingkat kepatuhan dan kecepatan proses investasi, dengan fokus pada perbandingan antara daerah yang telah mengimplementasikan platform digital secara penuh dan yang belum. Kedua, studi empiris dapat meneliti faktorAcfaktor yang mempengaruhi kesiapan aparatur dalam menerapkan Perda No.1 Tahun 2023, seperti kompetensi pegawai, budaya organisasi, dan dukungan kebijakan, guna merumuskan program pelatihan yang efektif. Ketiga, penelitian dapat mengevaluasi dampak integrasi regulasi investasi dengan tata ruang dan lingkungan hidup terhadap keberlanjutan proyek investasi, khususnya pada sektor UMKM, untuk mengidentifikasi manfaat ekonomi serta potensi konflik lingkungan yang masih muncul. Semua kajian tersebut diharapkan menghasilkan rekomendasi praktis yang dapat memperkuat implementasi peraturan daerah dan meningkatkan iklim investasi secara berkelanjutan.. 1 Tahun 2023 berhasil menciptakan kerangka hukum terintegrasi yang mempermudah investasi di Surabaya dengan konsolidasi regulasi, kepastian prosedur, dan integrasi tata ruang serta lingkungan hidup.Namun, efektivitasnya masih terbatas oleh tantangan implementasi, terutama kesiapan aparatur, budaya birokrasi, dan kesenjangan antara hukum tertulis dan praktik lapangan.Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan dan memastikan konsistensi pelaksanaan peraturan Fenomena meningkatnya persaingan antar daerah dalam menarik investasi menuntut adanya sistem hukum yang mampu memberikan kepastian, transparansi, dan efisiensi bagi pelaku usaha. Di sisi lain, praktik birokrasi yang berbelit, disharmonisasi regulasi, serta ketidakpastian biaya dan waktu masih menjadi hambatan utama dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif di tingkat daerah di Indonesia. Kondisi ini mendorong pemerintah daerah untuk melakukan reformasi regulasi yang lebih terintegrasi dan adaptif terhadap perkembangan hukum nasional untuk menciptakan iklim investasi yang lebih baik bagi seluruh pihak. Salah satu bentuk respons tersebut adalah ditetapkannya Perda Nomor 1 Tahun 2023 di Kota Surabaya sebagai instrumen... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/f/konstruksi-proyek-investasi-regulasi-peraturan-dae-thumb-98038.webp" title="JURIS - Analisis Kepastian Hukum dan Iklim Investasi di Daerah Kota Surabaya Berdasarkan Perda Nomor 1 Tahun 2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/konstruksi-proyek-investasi-regulasi-peraturan-dae-thumb-98038.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/konstruksi-proyek-investasi-regulasi-peraturan-dae-thumb-98038.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/konstruksi-proyek-investasi-regulasi-peraturan-dae-thumb-98038.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kepastian Hukum dan Iklim Investasi di Daerah Kota Surabaya Berdasarkan Perda Nomor 1 Tahun 2023" alt="JURIS - Analisis Kepastian Hukum dan Iklim Investasi di Daerah Kota Surabaya Berdasarkan Perda Nomor 1 Tahun 2023" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/konstruksi-proyek-investasi-regulasi-peraturan-dae-thumb-e6dc3.webp" title="JURIS - Analisis Kepastian Hukum dan Iklim Investasi di Daerah Kota Surabaya Berdasarkan Perda Nomor 1 Tahun 2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/konstruksi-proyek-investasi-regulasi-peraturan-dae-thumb-e6dc3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/konstruksi-proyek-investasi-regulasi-peraturan-dae-thumb-e6dc3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/konstruksi-proyek-investasi-regulasi-peraturan-dae-thumb-e6dc3.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kepastian Hukum dan Iklim Investasi di Daerah Kota Surabaya Berdasarkan Perda Nomor 1 Tahun 2023" alt="JURIS - Analisis Kepastian Hukum dan Iklim Investasi di Daerah Kota Surabaya Berdasarkan Perda Nomor 1 Tahun 2023" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/konstruksi-proyek-investasi-regulasi-peraturan-dae-thumb-705ed.webp" title="JURIS - Analisis Kepastian Hukum dan Iklim Investasi di Daerah Kota Surabaya Berdasarkan Perda Nomor 1 Tahun 2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/konstruksi-proyek-investasi-regulasi-peraturan-dae-thumb-705ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/konstruksi-proyek-investasi-regulasi-peraturan-dae-thumb-705ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/konstruksi-proyek-investasi-regulasi-peraturan-dae-thumb-705ed.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kepastian Hukum dan Iklim Investasi di Daerah Kota Surabaya Berdasarkan Perda Nomor 1 Tahun 2023" alt="JURIS - Analisis Kepastian Hukum dan Iklim Investasi di Daerah Kota Surabaya Berdasarkan Perda Nomor 1 Tahun 2023" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53254-konstruksi-proyek-investasi-regulasi" title="JURIS - Analisis Kepastian Hukum dan Iklim Investasi di Daerah Kota Surabaya Berdasarkan Perda Nomor 1 Tahun 2023" target="_blank">Analisis Kepastian Hukum dan Iklim Investasi di Daerah Kota Surabaya Berdasarkan Perda Nomor 1 Tahun 2023</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana digitalisasi sistem perizinan OSSAcRBA mempengaruhi tingkat kepatuhan dan kecepatan proses investasi, dengan fokus pada perbandingan antara daerah yang telah mengimplementasikan platform digital secara penuh dan yang belum. Kedua, studi empiris dapat meneliti faktorAcfaktor yang mempengaruhi kesiapan aparatur dalam menerapkan Perda No.1 Tahun 2023, seperti kompetensi pegawai, budaya organisasi, dan dukungan kebijakan, guna merumuskan program pelatihan yang efektif. Ketiga, penelitian dapat mengevaluasi dampak integrasi regulasi investasi dengan tata ruang dan lingkungan hidup terhadap keberlanjutan proyek investasi, khususnya pada sektor UMKM, untuk mengidentifikasi manfaat ekonomi serta potensi konflik lingkungan yang masih muncul. Semua kajian tersebut diharapkan menghasilkan rekomendasi praktis yang dapat memperkuat implementasi peraturan daerah dan meningkatkan iklim investasi secara berkelanjutan..
<br>1 Tahun 2023 berhasil menciptakan kerangka hukum terintegrasi yang mempermudah investasi di Surabaya dengan konsolidasi regulasi, kepastian prosedur, dan integrasi tata ruang serta lingkungan hidup.Namun, efektivitasnya masih terbatas oleh tantangan implementasi, terutama kesiapan aparatur, budaya birokrasi, dan kesenjangan antara hukum tertulis dan praktik lapangan.Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan dan memastikan konsistensi pelaksanaan peraturan
<br>Fenomena meningkatnya persaingan antar daerah dalam menarik investasi menuntut adanya sistem hukum yang mampu memberikan kepastian, transparansi, dan efisiensi bagi pelaku usaha. Di sisi lain, praktik birokrasi yang berbelit, disharmonisasi regulasi, serta ketidakpastian biaya dan waktu masih menjadi hambatan utama dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif di tingkat daerah di Indonesia. Kondisi ini mendorong pemerintah daerah untuk melakukan reformasi regulasi yang lebih terintegrasi dan adaptif terhadap perkembangan hukum nasional untuk menciptakan iklim investasi yang lebih baik bagi seluruh pihak. Salah satu bentuk respons tersebut adalah ditetapkannya Perda Nomor 1 Tahun 2023 di Kota Surabaya sebagai instrumen...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/f/konstruksi-proyek-investasi-regulasi-peraturan-dae-thumb-705ed.webp" type="image/webp" length="111096" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/konstruksi-proyek-investasi-regulasi-peraturan-dae-thumb-98038.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/konstruksi-proyek-investasi-regulasi-peraturan-dae-thumb-e6dc3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/konstruksi-proyek-investasi-regulasi-peraturan-dae-thumb-705ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-690-greenpub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1473-jurnal-ilmu-multidisiplin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Program Pelatihan dan Pengembangan Personel untuk Meningkatkan Kualitas Rekrutmen TNI Angkatan Laut di Lembaga Penyediaan Tenaga Angkatan Laut di Malang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Program Pelatihan dan Pengembangan Personel untuk Meningkatkan Kualitas Rekrutmen TNI Angkatan Laut di Lembaga Penyediaan Tenaga Angkatan Laut di Malang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Program Pelatihan dan Pengembangan Personel untuk Meningkatkan Kualitas Rekrutmen TNI Angkatan Laut di Lembaga Penyediaan Tenaga Angkatan Laut di Malang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53250-pelatihan-personel-rekrutmen-tni-al-teknologi-info</link>
	<guid isPermaLink="false">4e76c75d0f60437d0d9c5be4983e0d4f</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 16:06:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ liona efrina ]]></category>
	<category><![CDATA[ baenil huda ]]></category>
	<category><![CDATA[ jim index ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[baenil,efrina,huda,index,jim,liona]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat melakukan studi longitudinal untuk mengukur dampak penggunaan platform eAclearning berbasis teknologi informasi terhadap peningkatan kinerja operasional personel TNI Angkatan Laut selama tiga tahun ke depan; selanjutnya, penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Program Pelatihan dan Pengembangan Personel untuk Meningkatkan Kualitas Rekrutmen TNI Angkatan Laut di Lembaga Penyediaan Tenaga Angkatan Laut di Malang: Penelitian lanjutan dapat melakukan studi longitudinal untuk mengukur dampak penggunaan platform eAclearning berbasis teknologi informasi terhadap peningkatan kinerja operasional personel TNI Angkatan Laut selama tiga tahun ke depan; selanjutnya, penelitian komparatif antara model pelatihan kolaboratif dengan perguruan tinggi versus model pelatihan internal dapat mengidentifikasi keunggulan dan keterbatasan masing-masing dalam meningkatkan kompetensi teknis dan taktis; terakhir, pengembangan modul pelatihan adaptif yang memanfaatkan kecerdasan buatan untuk personalisasi konten belajar perlu diuji coba dalam konteks Lapetal guna menilai efektivitasnya dalam mengurangi kesenjangan kompetensi dan mempercepat proses sertifikasi personel.. Program pelatihan di Lapetal Malang terbukti sangat penting untuk meningkatkan kinerja dan kualitas rekrutmen personel TNI Angkatan Laut, terutama melalui analisis kebutuhan yang tepat, motivasi tinggi, dan kompetensi yang memadai.Pemanfaatan teknologi informasi serta evaluasi berkala memperkuat efektivitas pelatihan, sementara kerja sama dengan institusi pendidikan dan pembinaan karier jangka panjang menjadi pilar strategis.Dengan optimalisasi program pelatihan, integrasi digital, dan kolaborasi institusional, Lapetal dapat membangun SDM Angkatan Laut yang unggul, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan pertahanan maritim masa depan Penelitian ini menganalisis efektivitas program pelatihan dan pengembangan personel di Lembaga Penyediaan Tenaga Angkatan Laut (Lapetal) di Malang dalam meningkatkan kualitas rekrutmen TNI Angkatan Laut. Tiga tantangan utama yang ditemukan adalah kesenjangan kualifikasi pendidikan (65%), ketidaksesuaian kompetensi personel (72%), dan desain program pelatihan yang belum optimal (58%). Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melibatkan 60 personel aktif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan kuesioner terstruktur. Berlandaskan literatur empiris tiga solusi strategis diusulkan: adopsi platform pelatihan berbasis yang terverifikasi, Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/7/pelatihan-personel-rekrutmen-tni-al-teknologi-kual-thumb-e22f7.webp" title="JURIS - Analisis Program Pelatihan dan Pengembangan Personel untuk Meningkatkan Kualitas Rekrutmen TNI Angkatan Laut di Lembaga Penyediaan Tenaga Angkatan Laut di Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/pelatihan-personel-rekrutmen-tni-al-teknologi-kual-thumb-e22f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/pelatihan-personel-rekrutmen-tni-al-teknologi-kual-thumb-e22f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/pelatihan-personel-rekrutmen-tni-al-teknologi-kual-thumb-e22f7.webp 1x" title="JURIS - Analisis Program Pelatihan dan Pengembangan Personel untuk Meningkatkan Kualitas Rekrutmen TNI Angkatan Laut di Lembaga Penyediaan Tenaga Angkatan Laut di Malang" alt="JURIS - Analisis Program Pelatihan dan Pengembangan Personel untuk Meningkatkan Kualitas Rekrutmen TNI Angkatan Laut di Lembaga Penyediaan Tenaga Angkatan Laut di Malang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/pelatihan-personel-rekrutmen-tni-al-teknologi-kual-thumb-807b2.webp" title="JURIS - Analisis Program Pelatihan dan Pengembangan Personel untuk Meningkatkan Kualitas Rekrutmen TNI Angkatan Laut di Lembaga Penyediaan Tenaga Angkatan Laut di Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/pelatihan-personel-rekrutmen-tni-al-teknologi-kual-thumb-807b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/pelatihan-personel-rekrutmen-tni-al-teknologi-kual-thumb-807b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/pelatihan-personel-rekrutmen-tni-al-teknologi-kual-thumb-807b2.webp 1x" title="JURIS - Analisis Program Pelatihan dan Pengembangan Personel untuk Meningkatkan Kualitas Rekrutmen TNI Angkatan Laut di Lembaga Penyediaan Tenaga Angkatan Laut di Malang" alt="JURIS - Analisis Program Pelatihan dan Pengembangan Personel untuk Meningkatkan Kualitas Rekrutmen TNI Angkatan Laut di Lembaga Penyediaan Tenaga Angkatan Laut di Malang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/pelatihan-personel-rekrutmen-tni-al-teknologi-kual-thumb-c1b8c.webp" title="JURIS - Analisis Program Pelatihan dan Pengembangan Personel untuk Meningkatkan Kualitas Rekrutmen TNI Angkatan Laut di Lembaga Penyediaan Tenaga Angkatan Laut di Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/pelatihan-personel-rekrutmen-tni-al-teknologi-kual-thumb-c1b8c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/pelatihan-personel-rekrutmen-tni-al-teknologi-kual-thumb-c1b8c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/pelatihan-personel-rekrutmen-tni-al-teknologi-kual-thumb-c1b8c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Program Pelatihan dan Pengembangan Personel untuk Meningkatkan Kualitas Rekrutmen TNI Angkatan Laut di Lembaga Penyediaan Tenaga Angkatan Laut di Malang" alt="JURIS - Analisis Program Pelatihan dan Pengembangan Personel untuk Meningkatkan Kualitas Rekrutmen TNI Angkatan Laut di Lembaga Penyediaan Tenaga Angkatan Laut di Malang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53250-pelatihan-personel-rekrutmen-tni-al-teknologi-info" title="JURIS - Analisis Program Pelatihan dan Pengembangan Personel untuk Meningkatkan Kualitas Rekrutmen TNI Angkatan Laut di Lembaga Penyediaan Tenaga Angkatan Laut di Malang" target="_blank">Analisis Program Pelatihan dan Pengembangan Personel untuk Meningkatkan Kualitas Rekrutmen TNI Angkatan Laut di Lembaga Penyediaan Tenaga Angkatan Laut di Malang</a>: Penelitian lanjutan dapat melakukan studi longitudinal untuk mengukur dampak penggunaan platform eAclearning berbasis teknologi informasi terhadap peningkatan kinerja operasional personel TNI Angkatan Laut selama tiga tahun ke depan; selanjutnya, penelitian komparatif antara model pelatihan kolaboratif dengan perguruan tinggi versus model pelatihan internal dapat mengidentifikasi keunggulan dan keterbatasan masing-masing dalam meningkatkan kompetensi teknis dan taktis; terakhir, pengembangan modul pelatihan adaptif yang memanfaatkan kecerdasan buatan untuk personalisasi konten belajar perlu diuji coba dalam konteks Lapetal guna menilai efektivitasnya dalam mengurangi kesenjangan kompetensi dan mempercepat proses sertifikasi personel..
<br>Program pelatihan di Lapetal Malang terbukti sangat penting untuk meningkatkan kinerja dan kualitas rekrutmen personel TNI Angkatan Laut, terutama melalui analisis kebutuhan yang tepat, motivasi tinggi, dan kompetensi yang memadai.Pemanfaatan teknologi informasi serta evaluasi berkala memperkuat efektivitas pelatihan, sementara kerja sama dengan institusi pendidikan dan pembinaan karier jangka panjang menjadi pilar strategis.Dengan optimalisasi program pelatihan, integrasi digital, dan kolaborasi institusional, Lapetal dapat membangun SDM Angkatan Laut yang unggul, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan pertahanan maritim masa depan
<br>Penelitian ini menganalisis efektivitas program pelatihan dan pengembangan personel di Lembaga Penyediaan Tenaga Angkatan Laut (Lapetal) di Malang dalam meningkatkan kualitas rekrutmen TNI Angkatan Laut. Tiga tantangan utama yang ditemukan adalah kesenjangan kualifikasi pendidikan (65%), ketidaksesuaian kompetensi personel (72%), dan desain program pelatihan yang belum optimal (58%). Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melibatkan 60 personel aktif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan kuesioner terstruktur. Berlandaskan literatur empiris tiga solusi strategis diusulkan: adopsi platform pelatihan berbasis yang terverifikasi,
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/7/pelatihan-personel-rekrutmen-tni-al-teknologi-kual-thumb-c1b8c.webp" type="image/webp" length="105572" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/pelatihan-personel-rekrutmen-tni-al-teknologi-kual-thumb-e22f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/pelatihan-personel-rekrutmen-tni-al-teknologi-kual-thumb-807b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/pelatihan-personel-rekrutmen-tni-al-teknologi-kual-thumb-c1b8c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-690-greenpub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1473-jurnal-ilmu-multidisiplin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perhitungan Kelayakan Ekonomi Teknik untuk Pemasangan PLTS Atap pada Pelanggan Tarif Rumah Tangga 1300 3500 7700 VA Sebagai Upaya Kemandirian Energi Bersih ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perhitungan Kelayakan Ekonomi Teknik untuk Pemasangan PLTS Atap pada Pelanggan Tarif Rumah Tangga 1300 3500 7700 VA Sebagai Upaya Kemandirian Energi Bersih ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perhitungan Kelayakan Ekonomi Teknik untuk Pemasangan PLTS Atap pada Pelanggan Tarif Rumah Tangga 1300 3500 7700 VA Sebagai Upaya Kemandirian Energi Bersih ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53263-biaya-listrik-skenario-desain-plts-atap</link>
	<guid isPermaLink="false">1b560bca4256047c6b74eb4769d4a6eb</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 15:59:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ liona efrina ]]></category>
	<category><![CDATA[ baenil huda ]]></category>
	<category><![CDATA[ jim index ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[baenil,efrina,huda,index,jim,liona]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memperluas analisis kelayakan PLTS atap offAcgrid ke wilayah lain dengan tingkat iradiasi matahari yang berbeda, sehingga dapat menguji apakah temuan di Sidoarjo dapat digeneralisasikan secara nasional. Selain itu, perlu dilakukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perhitungan Kelayakan Ekonomi-Teknik untuk Pemasangan PLTS Atap pada Pelanggan Tarif Rumah Tangga (1300, 3500, 7700 VA) Sebagai Upaya Kemandirian Energi Bersih: Penelitian selanjutnya dapat memperluas analisis kelayakan PLTS atap offAcgrid ke wilayah lain dengan tingkat iradiasi matahari yang berbeda, sehingga dapat menguji apakah temuan di Sidoarjo dapat digeneralisasikan secara nasional. Selain itu, perlu dilakukan kajian tentang sistem hybrid onAcgrid/offAcgrid yang mengintegrasikan baterai penyimpanan dengan jaringan listrik utama, untuk mengevaluasi manfaat ekonomi dan keandalan energi pada skenario penggunaan yang lebih fleksibel. Terakhir, penelitian jangka panjang mengenai degradasi panel surya, biaya pemeliharaan, dan dampak kebijakan insentif selama periode lebih dari 25 tahun dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang keberlanjutan finansial dan lingkungan dari instalasi PLTS atap pada rumah tangga.. Analisis performa ratio menunjukkan bahwa PLTS atap offAcgrid layak secara teknis untuk semua tipe pelanggan (R1Ac1300AVA, R2Ac3500AVA, R3Ac7700AVA).Secara ekonomi, kelayakan tergantung pada besaran tagihan listrik.080 per tahun, sedangkan semua pelanggan R2Ac3500AVA dan R3Ac7700AVA terbukti layak.Pelanggan yang memenuhi kriteria ini akan memperoleh penghematan biaya listrik melalui penggunaan PLTS atap offAcgrid Konsumen tenaga listrik harus turut serta dalam upaya pengurangan emisi CO2 dan tidak hanya bergantung pada pembangkit listrik dalam pemenuhan kebutuhan energi listrik mereka. Penggunaan PLTS atap off-grid dapat menjadi solusi untuk pemenuhan kebutuhan listrik secara mandiri dan tentunya turut andil dalam pengurangan emisi gas CO2. PLTS atap off-grid sangat mungkin diaplikasikan di daerah yang memiliki potensi energi surya yang tinggi, termasuk Sidoarjo. Penelitian dilakukan untuk mengetahui kelayakan ekonomiActeknik penggunaan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/2/biaya-listrik-skenario-desain-plts-atap-pemasangan-thumb-491b5.webp" title="JURIS - Perhitungan Kelayakan Ekonomi-Teknik untuk Pemasangan PLTS Atap pada Pelanggan Tarif Rumah Tangga (1300, 3500, 7700 VA) Sebagai Upaya Kemandirian Energi Bersih" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/2/biaya-listrik-skenario-desain-plts-atap-pemasangan-thumb-491b5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/2/biaya-listrik-skenario-desain-plts-atap-pemasangan-thumb-491b5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/2/biaya-listrik-skenario-desain-plts-atap-pemasangan-thumb-491b5.webp 1x" title="JURIS - Perhitungan Kelayakan Ekonomi-Teknik untuk Pemasangan PLTS Atap pada Pelanggan Tarif Rumah Tangga (1300, 3500, 7700 VA) Sebagai Upaya Kemandirian Energi Bersih" alt="JURIS - Perhitungan Kelayakan Ekonomi-Teknik untuk Pemasangan PLTS Atap pada Pelanggan Tarif Rumah Tangga (1300, 3500, 7700 VA) Sebagai Upaya Kemandirian Energi Bersih" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/2/biaya-listrik-skenario-desain-plts-atap-pemasangan-thumb-0dcc1.webp" title="JURIS - Perhitungan Kelayakan Ekonomi-Teknik untuk Pemasangan PLTS Atap pada Pelanggan Tarif Rumah Tangga (1300, 3500, 7700 VA) Sebagai Upaya Kemandirian Energi Bersih" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/2/biaya-listrik-skenario-desain-plts-atap-pemasangan-thumb-0dcc1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/2/biaya-listrik-skenario-desain-plts-atap-pemasangan-thumb-0dcc1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/2/biaya-listrik-skenario-desain-plts-atap-pemasangan-thumb-0dcc1.webp 1x" title="JURIS - Perhitungan Kelayakan Ekonomi-Teknik untuk Pemasangan PLTS Atap pada Pelanggan Tarif Rumah Tangga (1300, 3500, 7700 VA) Sebagai Upaya Kemandirian Energi Bersih" alt="JURIS - Perhitungan Kelayakan Ekonomi-Teknik untuk Pemasangan PLTS Atap pada Pelanggan Tarif Rumah Tangga (1300, 3500, 7700 VA) Sebagai Upaya Kemandirian Energi Bersih" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/2/biaya-listrik-skenario-desain-plts-atap-pemasangan-thumb-f6ab3.webp" title="JURIS - Perhitungan Kelayakan Ekonomi-Teknik untuk Pemasangan PLTS Atap pada Pelanggan Tarif Rumah Tangga (1300, 3500, 7700 VA) Sebagai Upaya Kemandirian Energi Bersih" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/2/biaya-listrik-skenario-desain-plts-atap-pemasangan-thumb-f6ab3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/2/biaya-listrik-skenario-desain-plts-atap-pemasangan-thumb-f6ab3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/2/biaya-listrik-skenario-desain-plts-atap-pemasangan-thumb-f6ab3.webp 1x" title="JURIS - Perhitungan Kelayakan Ekonomi-Teknik untuk Pemasangan PLTS Atap pada Pelanggan Tarif Rumah Tangga (1300, 3500, 7700 VA) Sebagai Upaya Kemandirian Energi Bersih" alt="JURIS - Perhitungan Kelayakan Ekonomi-Teknik untuk Pemasangan PLTS Atap pada Pelanggan Tarif Rumah Tangga (1300, 3500, 7700 VA) Sebagai Upaya Kemandirian Energi Bersih" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53263-biaya-listrik-skenario-desain-plts-atap" title="JURIS - Perhitungan Kelayakan Ekonomi-Teknik untuk Pemasangan PLTS Atap pada Pelanggan Tarif Rumah Tangga (1300, 3500, 7700 VA) Sebagai Upaya Kemandirian Energi Bersih" target="_blank">Perhitungan Kelayakan Ekonomi-Teknik untuk Pemasangan PLTS Atap pada Pelanggan Tarif Rumah Tangga (1300, 3500, 7700 VA) Sebagai Upaya Kemandirian Energi Bersih</a>: Penelitian selanjutnya dapat memperluas analisis kelayakan PLTS atap offAcgrid ke wilayah lain dengan tingkat iradiasi matahari yang berbeda, sehingga dapat menguji apakah temuan di Sidoarjo dapat digeneralisasikan secara nasional. Selain itu, perlu dilakukan kajian tentang sistem hybrid onAcgrid/offAcgrid yang mengintegrasikan baterai penyimpanan dengan jaringan listrik utama, untuk mengevaluasi manfaat ekonomi dan keandalan energi pada skenario penggunaan yang lebih fleksibel. Terakhir, penelitian jangka panjang mengenai degradasi panel surya, biaya pemeliharaan, dan dampak kebijakan insentif selama periode lebih dari 25 tahun dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang keberlanjutan finansial dan lingkungan dari instalasi PLTS atap pada rumah tangga..
<br>Analisis performa ratio menunjukkan bahwa PLTS atap offAcgrid layak secara teknis untuk semua tipe pelanggan (R1Ac1300AVA, R2Ac3500AVA, R3Ac7700AVA).Secara ekonomi, kelayakan tergantung pada besaran tagihan listrik.080 per tahun, sedangkan semua pelanggan R2Ac3500AVA dan R3Ac7700AVA terbukti layak.Pelanggan yang memenuhi kriteria ini akan memperoleh penghematan biaya listrik melalui penggunaan PLTS atap offAcgrid
<br>Konsumen tenaga listrik harus turut serta dalam upaya pengurangan emisi CO2 dan tidak hanya bergantung pada pembangkit listrik dalam pemenuhan kebutuhan energi listrik mereka. Penggunaan PLTS atap off-grid dapat menjadi solusi untuk pemenuhan kebutuhan listrik secara mandiri dan tentunya turut andil dalam pengurangan emisi gas CO2. PLTS atap off-grid sangat mungkin diaplikasikan di daerah yang memiliki potensi energi surya yang tinggi, termasuk Sidoarjo. Penelitian dilakukan untuk mengetahui kelayakan ekonomiActeknik penggunaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/2/biaya-listrik-skenario-desain-plts-atap-pemasangan-thumb-0dcc1.webp" type="image/webp" length="88396" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/2/biaya-listrik-skenario-desain-plts-atap-pemasangan-thumb-491b5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/2/biaya-listrik-skenario-desain-plts-atap-pemasangan-thumb-0dcc1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/2/biaya-listrik-skenario-desain-plts-atap-pemasangan-thumb-f6ab3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-690-greenpub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1473-jurnal-ilmu-multidisiplin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ A Conceptual Framework for Developing Appropriate Technology Based on Local Needs to Promote Sustainable Community Independence and Welfare ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A Conceptual Framework for Developing Appropriate Technology Based on Local Needs to Promote Sustainable Community Independence and Welfare ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A Conceptual Framework for Developing Appropriate Technology Based on Local Needs to Promote Sustainable Community Independence and Welfare ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53249-produk-tas-lokal-sumber-daya-teknologi</link>
	<guid isPermaLink="false">617c3eaff830620a142c7eb3a5dbfbc1</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 15:53:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada penguatan dukungan institusi, meningkatkan akses informasi dan pelatihan, serta mendorong kolaborasi multi-pemangku kepentingan. Dengan mengatasi aspek-aspek ini, teknologi tepat guna dapat berfungsi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - A Conceptual Framework for Developing Appropriate Technology Based on Local Needs to Promote Sustainable Community Independence and Welfare: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada penguatan dukungan institusi, meningkatkan akses informasi dan pelatihan, serta mendorong kolaborasi multi-pemangku kepentingan. Dengan mengatasi aspek-aspek ini, teknologi tepat guna dapat berfungsi tidak hanya sebagai solusi teknis, tetapi juga sebagai alat transformasi untuk pembangunan masyarakat yang berkelanjutan dan inklusif. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak teknologi tepat guna pada berbagai dimensi sosial dan ekonomi, serta mengukur keberhasilan implementasinya dalam konteks lokal yang beragam.. Studi ini mengembangkan kerangka kerja konseptual untuk teknologi tepat guna yang terintegrasi dengan tiga komponen utama.identifikasi kebutuhan masyarakat, analisis potensi dan sumber daya lokal, serta pendekatan desain partisipatif.Penelitian menekankan bahwa teknologi tepat guna tidak hanya dipandang sebagai solusi teknis, tetapi juga sebagai strategi yang didorong oleh konteks dan berorientasi pada masyarakat yang bertujuan untuk mengatasi masalah nyata sambil mempromosikan pembangunan berkelanjutan.Melalui perspektif berbasis kebutuhan, studi ini menekankan pentingnya menyelaraskan solusi teknologi dengan kondisi sosio-ekonomi, nilai-nilai budaya, dan kapasitas lokal untuk memastikan relevansi dan kelayakan jangka panjang Teknologi tepat guna telah muncul sebagai pendekatan strategis untuk mengatasi tantangan pembangunan masyarakat, khususnya di lingkungan yang terbatas sumber daya. Namun, banyak inisiatif berbasis teknologi gagal karena kesenjangan antara solusi yang diusulkan dan kebutuhan masyarakat yang sebenarnya, serta integrasi terbatas potensi dan partisipasi lokal. Studi ini bertujuan untuk mengembangkan kerangka kerja konseptual yang mengintegrasikan desain partisipatif dan optimasi sumber daya lokal, yang belum cukup dibahas dalam studi sebelumnya dan berakar pada kebutuhan masyarakat, sumber daya lokal, dan prinsip-prinsip partisipatif. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/d/produk-tas-lokal-sumber-daya-teknologi-pembangunan-thumb-6df17.webp" title="JURIS - A Conceptual Framework for Developing Appropriate Technology Based on Local Needs to Promote Sustainable Community Independence and Welfare" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/produk-tas-lokal-sumber-daya-teknologi-pembangunan-thumb-6df17.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/produk-tas-lokal-sumber-daya-teknologi-pembangunan-thumb-6df17.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/produk-tas-lokal-sumber-daya-teknologi-pembangunan-thumb-6df17.webp 1x" title="JURIS - A Conceptual Framework for Developing Appropriate Technology Based on Local Needs to Promote Sustainable Community Independence and Welfare" alt="JURIS - A Conceptual Framework for Developing Appropriate Technology Based on Local Needs to Promote Sustainable Community Independence and Welfare" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/produk-tas-lokal-sumber-daya-teknologi-pembangunan-thumb-a5f92.webp" title="JURIS - A Conceptual Framework for Developing Appropriate Technology Based on Local Needs to Promote Sustainable Community Independence and Welfare" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/produk-tas-lokal-sumber-daya-teknologi-pembangunan-thumb-a5f92.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/produk-tas-lokal-sumber-daya-teknologi-pembangunan-thumb-a5f92.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/produk-tas-lokal-sumber-daya-teknologi-pembangunan-thumb-a5f92.webp 1x" title="JURIS - A Conceptual Framework for Developing Appropriate Technology Based on Local Needs to Promote Sustainable Community Independence and Welfare" alt="JURIS - A Conceptual Framework for Developing Appropriate Technology Based on Local Needs to Promote Sustainable Community Independence and Welfare" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/produk-tas-lokal-sumber-daya-teknologi-pembangunan-thumb-5ad5a.webp" title="JURIS - A Conceptual Framework for Developing Appropriate Technology Based on Local Needs to Promote Sustainable Community Independence and Welfare" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/produk-tas-lokal-sumber-daya-teknologi-pembangunan-thumb-5ad5a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/produk-tas-lokal-sumber-daya-teknologi-pembangunan-thumb-5ad5a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/produk-tas-lokal-sumber-daya-teknologi-pembangunan-thumb-5ad5a.webp 1x" title="JURIS - A Conceptual Framework for Developing Appropriate Technology Based on Local Needs to Promote Sustainable Community Independence and Welfare" alt="JURIS - A Conceptual Framework for Developing Appropriate Technology Based on Local Needs to Promote Sustainable Community Independence and Welfare" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53249-produk-tas-lokal-sumber-daya-teknologi" title="JURIS - A Conceptual Framework for Developing Appropriate Technology Based on Local Needs to Promote Sustainable Community Independence and Welfare" target="_blank">A Conceptual Framework for Developing Appropriate Technology Based on Local Needs to Promote Sustainable Community Independence and Welfare</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada penguatan dukungan institusi, meningkatkan akses informasi dan pelatihan, serta mendorong kolaborasi multi-pemangku kepentingan. Dengan mengatasi aspek-aspek ini, teknologi tepat guna dapat berfungsi tidak hanya sebagai solusi teknis, tetapi juga sebagai alat transformasi untuk pembangunan masyarakat yang berkelanjutan dan inklusif. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak teknologi tepat guna pada berbagai dimensi sosial dan ekonomi, serta mengukur keberhasilan implementasinya dalam konteks lokal yang beragam..
<br>Studi ini mengembangkan kerangka kerja konseptual untuk teknologi tepat guna yang terintegrasi dengan tiga komponen utama.identifikasi kebutuhan masyarakat, analisis potensi dan sumber daya lokal, serta pendekatan desain partisipatif.Penelitian menekankan bahwa teknologi tepat guna tidak hanya dipandang sebagai solusi teknis, tetapi juga sebagai strategi yang didorong oleh konteks dan berorientasi pada masyarakat yang bertujuan untuk mengatasi masalah nyata sambil mempromosikan pembangunan berkelanjutan.Melalui perspektif berbasis kebutuhan, studi ini menekankan pentingnya menyelaraskan solusi teknologi dengan kondisi sosio-ekonomi, nilai-nilai budaya, dan kapasitas lokal untuk memastikan relevansi dan kelayakan jangka panjang
<br>Teknologi tepat guna telah muncul sebagai pendekatan strategis untuk mengatasi tantangan pembangunan masyarakat, khususnya di lingkungan yang terbatas sumber daya. Namun, banyak inisiatif berbasis teknologi gagal karena kesenjangan antara solusi yang diusulkan dan kebutuhan masyarakat yang sebenarnya, serta integrasi terbatas potensi dan partisipasi lokal. Studi ini bertujuan untuk mengembangkan kerangka kerja konseptual yang mengintegrasikan desain partisipatif dan optimasi sumber daya lokal, yang belum cukup dibahas dalam studi sebelumnya dan berakar pada kebutuhan masyarakat, sumber daya lokal, dan prinsip-prinsip partisipatif.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/d/produk-tas-lokal-sumber-daya-teknologi-pembangunan-thumb-a5f92.webp" type="image/webp" length="105224" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/produk-tas-lokal-sumber-daya-teknologi-pembangunan-thumb-6df17.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/produk-tas-lokal-sumber-daya-teknologi-pembangunan-thumb-a5f92.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/produk-tas-lokal-sumber-daya-teknologi-pembangunan-thumb-5ad5a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-754-rescollacomm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3045-international-journal-research-community-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Digital Payment Transformation A Strategic Differentiator in Indonesias Microfinance Innovation ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Digital Payment Transformation A Strategic Differentiator in Indonesias Microfinance Innovation ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Digital Payment Transformation A Strategic Differentiator in Indonesias Microfinance Innovation ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53243-output-industri-mikro-lembaga</link>
	<guid isPermaLink="false">da2720b3525132628961b0d762caaff8</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 15:40:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ life balance ]]></category>
	<category><![CDATA[ faizal rizqi ]]></category>
	<category><![CDATA[ agam prayogi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agam,balance,faizal,life,prayogi,rizqi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan temuan, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang strategi kolaborasi antara pelaku industri mikro keuangan, pemerintah, dan penyedia ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Digital Payment Transformation: A Strategic Differentiator in Indonesia's Microfinance Innovation: Berdasarkan hasil penelitian dan temuan, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang strategi kolaborasi antara pelaku industri mikro keuangan, pemerintah, dan penyedia teknologi untuk mempercepat adopsi pembayaran digital. Penelitian ini dapat fokus pada identifikasi faktor-faktor kunci yang mendorong keberhasilan kolaborasi dan bagaimana kolaborasi tersebut dapat meningkatkan efisiensi dan inklusi dalam industri mikro keuangan. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak digitalisasi pembayaran terhadap pengembangan produk dan layanan keuangan yang inovatif. Dengan memanfaatkan data dan analisis yang lebih mendalam, penelitian ini dapat mengusulkan strategi-strategi baru untuk menciptakan produk dan layanan keuangan yang lebih responsif, fleksibel, dan terintegrasi dengan ekosistem digital yang lebih luas. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis tantangan dan peluang dalam meningkatkan literasi keuangan digital di kalangan masyarakat, terutama di daerah pedesaan dan terpencil. Penelitian ini dapat mengusulkan strategi-strategi pendidikan dan pelatihan yang efektif untuk meningkatkan pemahaman dan kepercayaan masyarakat terhadap pembayaran digital, sehingga dapat meningkatkan adopsi dan manfaat dari sistem pembayaran digital di Indonesia.. Peralihan dari sistem pembayaran manual ke sistem digital berbasis mobile telah berdampak signifikan terhadap efisiensi, inklusi, dan daya saing lembaga mikro keuangan (LMK) di Indonesia.Selain mengurangi biaya operasional dan mempercepat transaksi, digitalisasi memberikan akses lebih luas terhadap layanan keuangan bagi masyarakat yang sebelumnya terpinggirkan, terutama di daerah pedesaan dan terpencil.Dengan mengimplementasikan teknologi mobile, LMK dapat menjangkau lebih banyak pelanggan dengan lebih mudah, terjangkau, dan aman, sekaligus meningkatkan kepuasan dan retensi pelanggan.Peralihan ini juga mendorong terciptanya ekosistem mikro keuangan yang lebih fleksibel dan kolaboratif, dengan keberhasilannya bergantung pada kolaborasi antara pemerintah, regulator, perusahaan teknologi, dan pelaku industri.Namun, adopsi masih menghadapi tantangan seperti infrastruktur digital yang kurang memadai, rendahnya literasi keuangan digital, dan sumber daya manusia yang belum siap.Oleh karena itu, diperlukan strategi yang komprehensif dan terencana, termasuk dukungan kebijakan, pendidikan digital, dan pembangunan kapasitas organisasi, untuk memastikan keberhasilan transformasi pembayaran digital.Penelitian ini menunjukkan bahwa transformasi digital adalah strategi diferensiasi jangka panjang yang dapat meningkatkan keberlanjutan dan inklusi industri mikro keuangan di era digital, selain menjadi modernisasi sistem Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi pembayaran digital dari sistem manual ke sistem mobile sebagai pembeda strategis dalam inovasi mikro keuangan di Indonesia. Menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pelaku industri mikro keuangan, regulator, dan pengguna layanan keuangan digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adopsi pembayaran digital berbasis mobile tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional tetapi juga memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat yang sebelumnya kurang terlayani oleh sistem keuangan formal. Transformasi ini mendorong terciptanya ekosistem mikro keuangan yang lebih inklusif dan adaptif terhadap kemajuan teknologi. Selain itu, digitalisasi pembayaran memberikan keunggulan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/9/output-industri-mikro-lembaga-sistem-keuangan-konv-thumb-139d9.webp" title="JURIS - Digital Payment Transformation: A Strategic Differentiator in Indonesia&#039;s Microfinance Innovation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/output-industri-mikro-lembaga-sistem-keuangan-konv-thumb-139d9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/output-industri-mikro-lembaga-sistem-keuangan-konv-thumb-139d9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/output-industri-mikro-lembaga-sistem-keuangan-konv-thumb-139d9.webp 1x" title="JURIS - Digital Payment Transformation: A Strategic Differentiator in Indonesia&#039;s Microfinance Innovation" alt="JURIS - Digital Payment Transformation: A Strategic Differentiator in Indonesia&#039;s Microfinance Innovation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/output-industri-mikro-lembaga-sistem-keuangan-konv-thumb-f127a.webp" title="JURIS - Digital Payment Transformation: A Strategic Differentiator in Indonesia&#039;s Microfinance Innovation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/output-industri-mikro-lembaga-sistem-keuangan-konv-thumb-f127a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/output-industri-mikro-lembaga-sistem-keuangan-konv-thumb-f127a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/output-industri-mikro-lembaga-sistem-keuangan-konv-thumb-f127a.webp 1x" title="JURIS - Digital Payment Transformation: A Strategic Differentiator in Indonesia&#039;s Microfinance Innovation" alt="JURIS - Digital Payment Transformation: A Strategic Differentiator in Indonesia&#039;s Microfinance Innovation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/output-industri-mikro-lembaga-sistem-keuangan-konv-thumb-6a8b7.webp" title="JURIS - Digital Payment Transformation: A Strategic Differentiator in Indonesia&#039;s Microfinance Innovation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/output-industri-mikro-lembaga-sistem-keuangan-konv-thumb-6a8b7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/output-industri-mikro-lembaga-sistem-keuangan-konv-thumb-6a8b7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/output-industri-mikro-lembaga-sistem-keuangan-konv-thumb-6a8b7.webp 1x" title="JURIS - Digital Payment Transformation: A Strategic Differentiator in Indonesia&#039;s Microfinance Innovation" alt="JURIS - Digital Payment Transformation: A Strategic Differentiator in Indonesia&#039;s Microfinance Innovation" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53243-output-industri-mikro-lembaga" title="JURIS - Digital Payment Transformation: A Strategic Differentiator in Indonesia&#039;s Microfinance Innovation" target="_blank">Digital Payment Transformation: A Strategic Differentiator in Indonesia's Microfinance Innovation</a>: Berdasarkan hasil penelitian dan temuan, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang strategi kolaborasi antara pelaku industri mikro keuangan, pemerintah, dan penyedia teknologi untuk mempercepat adopsi pembayaran digital. Penelitian ini dapat fokus pada identifikasi faktor-faktor kunci yang mendorong keberhasilan kolaborasi dan bagaimana kolaborasi tersebut dapat meningkatkan efisiensi dan inklusi dalam industri mikro keuangan. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak digitalisasi pembayaran terhadap pengembangan produk dan layanan keuangan yang inovatif. Dengan memanfaatkan data dan analisis yang lebih mendalam, penelitian ini dapat mengusulkan strategi-strategi baru untuk menciptakan produk dan layanan keuangan yang lebih responsif, fleksibel, dan terintegrasi dengan ekosistem digital yang lebih luas. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis tantangan dan peluang dalam meningkatkan literasi keuangan digital di kalangan masyarakat, terutama di daerah pedesaan dan terpencil. Penelitian ini dapat mengusulkan strategi-strategi pendidikan dan pelatihan yang efektif untuk meningkatkan pemahaman dan kepercayaan masyarakat terhadap pembayaran digital, sehingga dapat meningkatkan adopsi dan manfaat dari sistem pembayaran digital di Indonesia..
<br>Peralihan dari sistem pembayaran manual ke sistem digital berbasis mobile telah berdampak signifikan terhadap efisiensi, inklusi, dan daya saing lembaga mikro keuangan (LMK) di Indonesia.Selain mengurangi biaya operasional dan mempercepat transaksi, digitalisasi memberikan akses lebih luas terhadap layanan keuangan bagi masyarakat yang sebelumnya terpinggirkan, terutama di daerah pedesaan dan terpencil.Dengan mengimplementasikan teknologi mobile, LMK dapat menjangkau lebih banyak pelanggan dengan lebih mudah, terjangkau, dan aman, sekaligus meningkatkan kepuasan dan retensi pelanggan.Peralihan ini juga mendorong terciptanya ekosistem mikro keuangan yang lebih fleksibel dan kolaboratif, dengan keberhasilannya bergantung pada kolaborasi antara pemerintah, regulator, perusahaan teknologi, dan pelaku industri.Namun, adopsi masih menghadapi tantangan seperti infrastruktur digital yang kurang memadai, rendahnya literasi keuangan digital, dan sumber daya manusia yang belum siap.Oleh karena itu, diperlukan strategi yang komprehensif dan terencana, termasuk dukungan kebijakan, pendidikan digital, dan pembangunan kapasitas organisasi, untuk memastikan keberhasilan transformasi pembayaran digital.Penelitian ini menunjukkan bahwa transformasi digital adalah strategi diferensiasi jangka panjang yang dapat meningkatkan keberlanjutan dan inklusi industri mikro keuangan di era digital, selain menjadi modernisasi sistem
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi pembayaran digital dari sistem manual ke sistem mobile sebagai pembeda strategis dalam inovasi mikro keuangan di Indonesia. Menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pelaku industri mikro keuangan, regulator, dan pengguna layanan keuangan digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adopsi pembayaran digital berbasis mobile tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional tetapi juga memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat yang sebelumnya kurang terlayani oleh sistem keuangan formal. Transformasi ini mendorong terciptanya ekosistem mikro keuangan yang lebih inklusif dan adaptif terhadap kemajuan teknologi. Selain itu, digitalisasi pembayaran memberikan keunggulan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/9/output-industri-mikro-lembaga-sistem-keuangan-konv-thumb-f127a.webp" type="image/webp" length="39514" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/output-industri-mikro-lembaga-sistem-keuangan-konv-thumb-139d9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/output-industri-mikro-lembaga-sistem-keuangan-konv-thumb-f127a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/output-industri-mikro-lembaga-sistem-keuangan-konv-thumb-6a8b7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-782-lifescifi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3047-arthatama-journal-business-management-accounting.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Enhancing Community Economic Independence through Capacity Building Training Services The Mediating Role of MSME Development Strategies ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Enhancing Community Economic Independence through Capacity Building Training Services The Mediating Role of MSME Development Strategies ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Enhancing Community Economic Independence through Capacity Building Training Services The Mediating Role of MSME Development Strategies ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53248-peran-mentor-mediasi-persepsi-umkm-usaha-mik</link>
	<guid isPermaLink="false">fb0a2b3841ce441cbe8bb6a5d4faa3c5</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 15:04:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan model pelatihan yang terintegrasi dengan strategi bisnis praktis. Model ini dapat mencakup modul pelatihan yang berfokus pada pengembangan strategi bisnis, seperti inovasi produk, pemasaran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Enhancing Community Economic Independence through Capacity-Building Training Services: The Mediating Role of MSME Development Strategies: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan model pelatihan yang terintegrasi dengan strategi bisnis praktis. Model ini dapat mencakup modul pelatihan yang berfokus pada pengembangan strategi bisnis, seperti inovasi produk, pemasaran digital, dan manajemen keuangan. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran mentor dan fasilitator dalam proses ini, serta bagaimana mereka dapat membantu UMKM menerapkan strategi bisnis yang efektif. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki dampak kolaborasi dan kesadaran kolektif di antara UMKM terhadap kemandirian ekonomi masyarakat. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana kolaborasi dan kesadaran kolektif dapat memperkuat ekosistem ekonomi lokal dan meningkatkan kemandirian ekonomi secara keseluruhan. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki peran kelompok-kelompok tertentu, seperti perempuan, dalam pengembangan UMKM dan bagaimana partisipasi inklusif dapat memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.. Penelitian ini telah menyelidiki pengaruh layanan pelatihan pembangunan kapasitas terhadap kemandirian ekonomi masyarakat dengan mempertimbangkan peran mediasi strategi pengembangan UMKM.Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis SEM-PLS, penelitian ini memberikan bukti empiris tentang hubungan langsung dan tidak langsung di antara variabel-variabel tersebut.Hasil menunjukkan bahwa layanan pelatihan pembangunan kapasitas meningkatkan secara signifikan strategi pengembangan UMKM, menunjukkan bahwa pelatihan memainkan peran penting dalam meningkatkan kemampuan manajerial dan strategis UMKM.Selain itu, strategi pengembangan UMKM terbukti memiliki efek positif kuat terhadap kemandirian ekonomi masyarakat, menunjukkan pentingnya menerjemahkan pengetahuan dan keterampilan menjadi praktik bisnis yang efektif.Meskipun layanan pelatihan juga memiliki dampak langsung pada kemandirian ekonomi, efek tidak langsung melalui strategi UMKM lebih signifikan, menunjukkan bahwa pelatihan menjadi lebih efektif ketika diimplementasikan melalui strategi yang terstruktur dan praktis.Analisis mediasi mengonfirmasi bahwa strategi pengembangan UMKM memediasi sebagian hubungan antara layanan pelatihan dan kemandirian ekonomi masyarakat.Temuan ini menunjukkan bahwa kemandirian ekonomi tidak dicapai hanya melalui pelatihan, tetapi melalui proses di mana pembangunan kapasitas diikuti dengan penerapan strategi bisnis yang tepat.Oleh karena itu, strategi pengembangan UMKM berfungsi sebagai mekanisme kunci yang menghubungkan intervensi pelatihan dengan hasil ekonomi Peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat semakin penting, terutama di negara-negara berkembang. Namun, banyak UMKM masih menghadapi tantangan terkait kapasitas manajemen yang terbatas, literasi keuangan yang rendah, dan strategi bisnis yang tidak efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis efek layanan pelatihan pembangunan kapasitas terhadap kemandirian ekonomi masyarakat, dengan strategi pengembangan UMKM sebagai variabel mediasi. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan Structural Equation ModelingAePartial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji hubungan di antara variabel-variabel tersebut. Hasil menunjukkan bahwa layanan pelatihan pembangunan kapasitas memiliki efek positif signifikan terhadap strategi pengembangan UMKM dan kemandirian ekonomi masyarakat. Selain... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/f/peran-mentor-mediasi-persepsi-umkm-usaha-mikro-pen-thumb-b4d7e.webp" title="JURIS - Enhancing Community Economic Independence through Capacity-Building Training Services: The Mediating Role of MSME Development Strategies" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/f/peran-mentor-mediasi-persepsi-umkm-usaha-mikro-pen-thumb-b4d7e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/f/peran-mentor-mediasi-persepsi-umkm-usaha-mikro-pen-thumb-b4d7e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/f/peran-mentor-mediasi-persepsi-umkm-usaha-mikro-pen-thumb-b4d7e.webp 1x" title="JURIS - Enhancing Community Economic Independence through Capacity-Building Training Services: The Mediating Role of MSME Development Strategies" alt="JURIS - Enhancing Community Economic Independence through Capacity-Building Training Services: The Mediating Role of MSME Development Strategies" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/f/peran-mentor-mediasi-persepsi-umkm-usaha-mikro-pen-thumb-e0ea7.webp" title="JURIS - Enhancing Community Economic Independence through Capacity-Building Training Services: The Mediating Role of MSME Development Strategies" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/f/peran-mentor-mediasi-persepsi-umkm-usaha-mikro-pen-thumb-e0ea7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/f/peran-mentor-mediasi-persepsi-umkm-usaha-mikro-pen-thumb-e0ea7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/f/peran-mentor-mediasi-persepsi-umkm-usaha-mikro-pen-thumb-e0ea7.webp 1x" title="JURIS - Enhancing Community Economic Independence through Capacity-Building Training Services: The Mediating Role of MSME Development Strategies" alt="JURIS - Enhancing Community Economic Independence through Capacity-Building Training Services: The Mediating Role of MSME Development Strategies" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/f/peran-mentor-mediasi-persepsi-umkm-usaha-mikro-pen-thumb-4a6b6.webp" title="JURIS - Enhancing Community Economic Independence through Capacity-Building Training Services: The Mediating Role of MSME Development Strategies" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/f/peran-mentor-mediasi-persepsi-umkm-usaha-mikro-pen-thumb-4a6b6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/f/peran-mentor-mediasi-persepsi-umkm-usaha-mikro-pen-thumb-4a6b6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/f/peran-mentor-mediasi-persepsi-umkm-usaha-mikro-pen-thumb-4a6b6.webp 1x" title="JURIS - Enhancing Community Economic Independence through Capacity-Building Training Services: The Mediating Role of MSME Development Strategies" alt="JURIS - Enhancing Community Economic Independence through Capacity-Building Training Services: The Mediating Role of MSME Development Strategies" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53248-peran-mentor-mediasi-persepsi-umkm-usaha-mik" title="JURIS - Enhancing Community Economic Independence through Capacity-Building Training Services: The Mediating Role of MSME Development Strategies" target="_blank">Enhancing Community Economic Independence through Capacity-Building Training Services: The Mediating Role of MSME Development Strategies</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan model pelatihan yang terintegrasi dengan strategi bisnis praktis. Model ini dapat mencakup modul pelatihan yang berfokus pada pengembangan strategi bisnis, seperti inovasi produk, pemasaran digital, dan manajemen keuangan. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran mentor dan fasilitator dalam proses ini, serta bagaimana mereka dapat membantu UMKM menerapkan strategi bisnis yang efektif. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki dampak kolaborasi dan kesadaran kolektif di antara UMKM terhadap kemandirian ekonomi masyarakat. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana kolaborasi dan kesadaran kolektif dapat memperkuat ekosistem ekonomi lokal dan meningkatkan kemandirian ekonomi secara keseluruhan. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki peran kelompok-kelompok tertentu, seperti perempuan, dalam pengembangan UMKM dan bagaimana partisipasi inklusif dapat memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat..
<br>Penelitian ini telah menyelidiki pengaruh layanan pelatihan pembangunan kapasitas terhadap kemandirian ekonomi masyarakat dengan mempertimbangkan peran mediasi strategi pengembangan UMKM.Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis SEM-PLS, penelitian ini memberikan bukti empiris tentang hubungan langsung dan tidak langsung di antara variabel-variabel tersebut.Hasil menunjukkan bahwa layanan pelatihan pembangunan kapasitas meningkatkan secara signifikan strategi pengembangan UMKM, menunjukkan bahwa pelatihan memainkan peran penting dalam meningkatkan kemampuan manajerial dan strategis UMKM.Selain itu, strategi pengembangan UMKM terbukti memiliki efek positif kuat terhadap kemandirian ekonomi masyarakat, menunjukkan pentingnya menerjemahkan pengetahuan dan keterampilan menjadi praktik bisnis yang efektif.Meskipun layanan pelatihan juga memiliki dampak langsung pada kemandirian ekonomi, efek tidak langsung melalui strategi UMKM lebih signifikan, menunjukkan bahwa pelatihan menjadi lebih efektif ketika diimplementasikan melalui strategi yang terstruktur dan praktis.Analisis mediasi mengonfirmasi bahwa strategi pengembangan UMKM memediasi sebagian hubungan antara layanan pelatihan dan kemandirian ekonomi masyarakat.Temuan ini menunjukkan bahwa kemandirian ekonomi tidak dicapai hanya melalui pelatihan, tetapi melalui proses di mana pembangunan kapasitas diikuti dengan penerapan strategi bisnis yang tepat.Oleh karena itu, strategi pengembangan UMKM berfungsi sebagai mekanisme kunci yang menghubungkan intervensi pelatihan dengan hasil ekonomi
<br>Peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat semakin penting, terutama di negara-negara berkembang. Namun, banyak UMKM masih menghadapi tantangan terkait kapasitas manajemen yang terbatas, literasi keuangan yang rendah, dan strategi bisnis yang tidak efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis efek layanan pelatihan pembangunan kapasitas terhadap kemandirian ekonomi masyarakat, dengan strategi pengembangan UMKM sebagai variabel mediasi. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan Structural Equation ModelingAePartial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji hubungan di antara variabel-variabel tersebut. Hasil menunjukkan bahwa layanan pelatihan pembangunan kapasitas memiliki efek positif signifikan terhadap strategi pengembangan UMKM dan kemandirian ekonomi masyarakat. Selain...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/f/peran-mentor-mediasi-persepsi-umkm-usaha-mikro-pen-thumb-4a6b6.webp" type="image/webp" length="118212" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/f/peran-mentor-mediasi-persepsi-umkm-usaha-mikro-pen-thumb-b4d7e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/f/peran-mentor-mediasi-persepsi-umkm-usaha-mikro-pen-thumb-e0ea7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/f/peran-mentor-mediasi-persepsi-umkm-usaha-mikro-pen-thumb-4a6b6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-754-rescollacomm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3045-international-journal-research-community-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Multiliterasi Terhadap Kemampuan Menulis Teks Persuasi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 15 Lubuklinggau ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Multiliterasi Terhadap Kemampuan Menulis Teks Persuasi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 15 Lubuklinggau ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Multiliterasi Terhadap Kemampuan Menulis Teks Persuasi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 15 Lubuklinggau ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53266-guru-smp-negeri-model-pembelajaran-kooperatif-mode</link>
	<guid isPermaLink="false">a393255b8267bc585ddb4f848ecc2189</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 14:46:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lp3mkil ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[lp3mkil]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan sampel dengan melibatkan beberapa sekolah dan kelas yang berbeda untuk menguji apakah model pembelajaran multiliterasi memberikan peningkatan kemampuan menulis teks persuasi secara konsisten di berbagai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Model Pembelajaran Multiliterasi Terhadap Kemampuan Menulis Teks Persuasi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 15 Lubuklinggau: Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan sampel dengan melibatkan beberapa sekolah dan kelas yang berbeda untuk menguji apakah model pembelajaran multiliterasi memberikan peningkatan kemampuan menulis teks persuasi secara konsisten di berbagai konteks pendidikan; selanjutnya, perbandingan antara model multiliterasi dengan pendekatan pedagogis lain, seperti pembelajaran berbasis proyek atau pembelajaran tematik, dapat memberikan wawasan tentang keunggulan relatif masingAcmasing metode dalam meningkatkan kreativitas, argumentasi, dan keefektifan teks persuasi siswa; terakhir, penelitian longitudinal yang memantau retensi kemampuan menulis teks persuasi setelah beberapa bulan atau tahun pascaAcintervensi dapat mengidentifikasi dampak jangka panjang model multiliterasi serta faktorAcfaktor yang mendukung atau menghambat penerapan berkelanjutan di kelas.. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis teks persuasi siswa kelas VIII.2 SMP Negeri 15 Lubuklinggu setelah penerapan model pembelajaran multiliterasi secara signifikan dapat meningkatkan.Hal ini dibutikan dengan rata-rata nilai tes akhir sebesar 76,47 dengan persentase jumlah siswa yang meningkatkan belajar mencapai 20,83% dan hasil perhitungan statistik dengan menggunakan uji-t diperoleh hasil (2,508) (1,708), hal ini bearti Ha diterima Ho ditolak Penelitian ini berjudul Penerapan Model Multiliterasi Terhadap Kemampuan Menulis Teks Persuasi Pada Siswa Kelas VIII SMP 15 Lubuklinggau. Rumusan masalah penelitian ini, Apakah penerapan model Multiliterasi dapat meningkatkan secara signifikan terhadap kemampuan Menulis Teks Persuasi Pada Siswa Kelas VIII SMP 15 Lubuklinggau?. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui ketepatan model Mulltiliterasi secara signifikan dapat meningkatkan mendemostrasikan atau Menulis Teks Persuasi Pada Siswa Kelas VIII SMP 15 Lubuklinggau. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasinya adalah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/2/guru-smp-negeri-model-pembelajaran-kooperatif-circ-thumb-a136d.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Multiliterasi Terhadap Kemampuan Menulis Teks Persuasi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 15 Lubuklinggau" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/guru-smp-negeri-model-pembelajaran-kooperatif-circ-thumb-a136d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/guru-smp-negeri-model-pembelajaran-kooperatif-circ-thumb-a136d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/guru-smp-negeri-model-pembelajaran-kooperatif-circ-thumb-a136d.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Multiliterasi Terhadap Kemampuan Menulis Teks Persuasi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 15 Lubuklinggau" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Multiliterasi Terhadap Kemampuan Menulis Teks Persuasi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 15 Lubuklinggau" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/2/guru-smp-negeri-model-pembelajaran-kooperatif-circ-thumb-fa3f9.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Multiliterasi Terhadap Kemampuan Menulis Teks Persuasi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 15 Lubuklinggau" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/guru-smp-negeri-model-pembelajaran-kooperatif-circ-thumb-fa3f9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/guru-smp-negeri-model-pembelajaran-kooperatif-circ-thumb-fa3f9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/guru-smp-negeri-model-pembelajaran-kooperatif-circ-thumb-fa3f9.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Multiliterasi Terhadap Kemampuan Menulis Teks Persuasi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 15 Lubuklinggau" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Multiliterasi Terhadap Kemampuan Menulis Teks Persuasi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 15 Lubuklinggau" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/2/guru-smp-negeri-model-pembelajaran-kooperatif-circ-thumb-6e0dc.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Multiliterasi Terhadap Kemampuan Menulis Teks Persuasi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 15 Lubuklinggau" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/guru-smp-negeri-model-pembelajaran-kooperatif-circ-thumb-6e0dc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/guru-smp-negeri-model-pembelajaran-kooperatif-circ-thumb-6e0dc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/guru-smp-negeri-model-pembelajaran-kooperatif-circ-thumb-6e0dc.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Multiliterasi Terhadap Kemampuan Menulis Teks Persuasi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 15 Lubuklinggau" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Multiliterasi Terhadap Kemampuan Menulis Teks Persuasi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 15 Lubuklinggau" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53266-guru-smp-negeri-model-pembelajaran-kooperatif-mode" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Multiliterasi Terhadap Kemampuan Menulis Teks Persuasi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 15 Lubuklinggau" target="_blank">Penerapan Model Pembelajaran Multiliterasi Terhadap Kemampuan Menulis Teks Persuasi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 15 Lubuklinggau</a>: Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan sampel dengan melibatkan beberapa sekolah dan kelas yang berbeda untuk menguji apakah model pembelajaran multiliterasi memberikan peningkatan kemampuan menulis teks persuasi secara konsisten di berbagai konteks pendidikan; selanjutnya, perbandingan antara model multiliterasi dengan pendekatan pedagogis lain, seperti pembelajaran berbasis proyek atau pembelajaran tematik, dapat memberikan wawasan tentang keunggulan relatif masingAcmasing metode dalam meningkatkan kreativitas, argumentasi, dan keefektifan teks persuasi siswa; terakhir, penelitian longitudinal yang memantau retensi kemampuan menulis teks persuasi setelah beberapa bulan atau tahun pascaAcintervensi dapat mengidentifikasi dampak jangka panjang model multiliterasi serta faktorAcfaktor yang mendukung atau menghambat penerapan berkelanjutan di kelas..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis teks persuasi siswa kelas VIII.2 SMP Negeri 15 Lubuklinggu setelah penerapan model pembelajaran multiliterasi secara signifikan dapat meningkatkan.Hal ini dibutikan dengan rata-rata nilai tes akhir sebesar 76,47 dengan persentase jumlah siswa yang meningkatkan belajar mencapai 20,83% dan hasil perhitungan statistik dengan menggunakan uji-t diperoleh hasil (2,508) (1,708), hal ini bearti Ha diterima Ho ditolak
<br>Penelitian ini berjudul Penerapan Model Multiliterasi Terhadap Kemampuan Menulis Teks Persuasi Pada Siswa Kelas VIII SMP 15 Lubuklinggau. Rumusan masalah penelitian ini, Apakah penerapan model Multiliterasi dapat meningkatkan secara signifikan terhadap kemampuan Menulis Teks Persuasi Pada Siswa Kelas VIII SMP 15 Lubuklinggau?. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui ketepatan model Mulltiliterasi secara signifikan dapat meningkatkan mendemostrasikan atau Menulis Teks Persuasi Pada Siswa Kelas VIII SMP 15 Lubuklinggau. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasinya adalah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/2/guru-smp-negeri-model-pembelajaran-kooperatif-circ-thumb-a136d.webp" type="image/webp" length="76880" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/guru-smp-negeri-model-pembelajaran-kooperatif-circ-thumb-a136d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/guru-smp-negeri-model-pembelajaran-kooperatif-circ-thumb-fa3f9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/guru-smp-negeri-model-pembelajaran-kooperatif-circ-thumb-6e0dc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6222-lp3mkil.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17793-linggau-jurnal-language-education-literature.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Talent Attraction Amid Digital Competition and Engagement Challenges A Literature Review Study ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Talent Attraction Amid Digital Competition and Engagement Challenges A Literature Review Study ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Talent Attraction Amid Digital Competition and Engagement Challenges A Literature Review Study ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53244-talenta-digital-transformasi-keterlibatan</link>
	<guid isPermaLink="false">cb0bd1c26f923a565a14611d463c2352</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 14:45:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ life balance ]]></category>
	<category><![CDATA[ faizal rizqi ]]></category>
	<category><![CDATA[ agam prayogi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agam,balance,faizal,life,prayogi,rizqi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan daya tarik dan keterlibatan BFLP, disarankan agar BRI menggunakan storytelling untuk menghidupkan pengalaman BFLP, menjadikannya lebih relevan dan menarik secara emosional bagi calon peserta. Berbagi perjalanan inspiratif dari alumni ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Talent Attraction Amid Digital Competition and Engagement Challenges: A Literature Review Study: Untuk meningkatkan daya tarik dan keterlibatan BFLP, disarankan agar BRI menggunakan storytelling untuk menghidupkan pengalaman BFLP, menjadikannya lebih relevan dan menarik secara emosional bagi calon peserta. Berbagi perjalanan inspiratif dari alumni program dapat lebih memperkuat dampak dan potensi pertumbuhan karir yang ditawarkan program. Penting juga untuk menampilkan budaya kerja hybrid dan fleksibel BRI, yang selaras dengan ekspektasi tenaga kerja modern saat ini dan menunjukkan agilitas organisasi. Memperkuat kontribusi teknologi nyata yang dibuat oleh peserta, terutama keterlibatan mereka dalam proyek transformasi digital yang sebenarnya, membantu menyampaikan bahwa BFLP lebih dari sekadar simulasi pelatihan. Terakhir, untuk mempertahankan kredibilitas, penting bahwa budaya kerja internal benar-benar mencerminkan nilai dan janji yang dikomunikasikan melalui merek pemberi kerja. Penelitian lanjutan dapat menyelidiki pengalaman nyata peserta BFLP dan membandingkan dampak program dengan inisiatif serupa di sektor teknologi. Wawasan ini dapat membantu BRI dan organisasi serupa membangun strategi talenta yang lebih bermakna, kompetitif, dan siap masa depan.. Kajian literatur ini menekankan pentingnya merek pemberi kerja dan kesesuaian orang-organisasi dalam merancang dan mempromosikan program pengembangan talenta seperti BFLP.Di pasar talenta digital Indonesia yang berkembang dengan cepat, di mana persaingan sengit dan profesional muda memiliki ekspektasi yang meningkat, institusi tradisional seperti BRI perlu memikirkan kembali cara mereka mempresentasikan diri sebagai pemberi kerja pilihan.Jalur Spesialis IT BFLP adalah langkah yang kuat ke arah yang benar, tetapi masih ada ruang untuk pertumbuhan.Untuk lebih terhubung dengan talenta digital generasi baru, program ini harus menempatkan lebih banyak penekanan pada inovasi, memastikan branding-nya mencerminkan pengalaman karyawan yang sebenarnya, dan menciptakan tautan yang lebih kuat ke proyek digital dan pembelajaran berkelanjutan.Penelitian di masa depan harus menyelami pengalaman nyata peserta BFLP dan membandingkan dampak programnya dengan inisiatif serupa di sektor teknologi.Wawasan ini dapat membantu BRI dan organisasi serupa membangun strategi talenta yang lebih bermakna, kompetitif, dan siap masa depan Peningkatan kompetisi digital telah memicu permintaan yang tinggi akan talenta IT berkualitas, yang menimbulkan tantangan dalam menarik dan melibatkan profesional muda. Di Indonesia, perusahaan milik negara seperti Bank Rakyat Indonesia (BRI) harus bersaing dengan perusahaan teknologi dan startup untuk mendapatkan talenta digital. Kajian literatur ini memeriksa Program Brilian Future Leader (BFLP) Jalur Spesialis IT sebagai respons strategis terhadap perang talenta dan masalah keterlibatan. Menggunakan kerangka kerja seperti merek pemberi kerja, kesesuaian orang-organisasi, dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/8/talenta-digital-transformasi-keterlibatan-karyawan-thumb-ff93b.webp" title="JURIS - Talent Attraction Amid Digital Competition and Engagement Challenges: A Literature Review Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/talenta-digital-transformasi-keterlibatan-karyawan-thumb-ff93b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/talenta-digital-transformasi-keterlibatan-karyawan-thumb-ff93b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/talenta-digital-transformasi-keterlibatan-karyawan-thumb-ff93b.webp 1x" title="JURIS - Talent Attraction Amid Digital Competition and Engagement Challenges: A Literature Review Study" alt="JURIS - Talent Attraction Amid Digital Competition and Engagement Challenges: A Literature Review Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/8/talenta-digital-transformasi-keterlibatan-karyawan-thumb-53d38.webp" title="JURIS - Talent Attraction Amid Digital Competition and Engagement Challenges: A Literature Review Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/talenta-digital-transformasi-keterlibatan-karyawan-thumb-53d38.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/talenta-digital-transformasi-keterlibatan-karyawan-thumb-53d38.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/talenta-digital-transformasi-keterlibatan-karyawan-thumb-53d38.webp 1x" title="JURIS - Talent Attraction Amid Digital Competition and Engagement Challenges: A Literature Review Study" alt="JURIS - Talent Attraction Amid Digital Competition and Engagement Challenges: A Literature Review Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/8/talenta-digital-transformasi-keterlibatan-karyawan-thumb-70d47.webp" title="JURIS - Talent Attraction Amid Digital Competition and Engagement Challenges: A Literature Review Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/talenta-digital-transformasi-keterlibatan-karyawan-thumb-70d47.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/talenta-digital-transformasi-keterlibatan-karyawan-thumb-70d47.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/talenta-digital-transformasi-keterlibatan-karyawan-thumb-70d47.webp 1x" title="JURIS - Talent Attraction Amid Digital Competition and Engagement Challenges: A Literature Review Study" alt="JURIS - Talent Attraction Amid Digital Competition and Engagement Challenges: A Literature Review Study" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53244-talenta-digital-transformasi-keterlibatan" title="JURIS - Talent Attraction Amid Digital Competition and Engagement Challenges: A Literature Review Study" target="_blank">Talent Attraction Amid Digital Competition and Engagement Challenges: A Literature Review Study</a>: Untuk meningkatkan daya tarik dan keterlibatan BFLP, disarankan agar BRI menggunakan storytelling untuk menghidupkan pengalaman BFLP, menjadikannya lebih relevan dan menarik secara emosional bagi calon peserta. Berbagi perjalanan inspiratif dari alumni program dapat lebih memperkuat dampak dan potensi pertumbuhan karir yang ditawarkan program. Penting juga untuk menampilkan budaya kerja hybrid dan fleksibel BRI, yang selaras dengan ekspektasi tenaga kerja modern saat ini dan menunjukkan agilitas organisasi. Memperkuat kontribusi teknologi nyata yang dibuat oleh peserta, terutama keterlibatan mereka dalam proyek transformasi digital yang sebenarnya, membantu menyampaikan bahwa BFLP lebih dari sekadar simulasi pelatihan. Terakhir, untuk mempertahankan kredibilitas, penting bahwa budaya kerja internal benar-benar mencerminkan nilai dan janji yang dikomunikasikan melalui merek pemberi kerja. Penelitian lanjutan dapat menyelidiki pengalaman nyata peserta BFLP dan membandingkan dampak program dengan inisiatif serupa di sektor teknologi. Wawasan ini dapat membantu BRI dan organisasi serupa membangun strategi talenta yang lebih bermakna, kompetitif, dan siap masa depan..
<br>Kajian literatur ini menekankan pentingnya merek pemberi kerja dan kesesuaian orang-organisasi dalam merancang dan mempromosikan program pengembangan talenta seperti BFLP.Di pasar talenta digital Indonesia yang berkembang dengan cepat, di mana persaingan sengit dan profesional muda memiliki ekspektasi yang meningkat, institusi tradisional seperti BRI perlu memikirkan kembali cara mereka mempresentasikan diri sebagai pemberi kerja pilihan.Jalur Spesialis IT BFLP adalah langkah yang kuat ke arah yang benar, tetapi masih ada ruang untuk pertumbuhan.Untuk lebih terhubung dengan talenta digital generasi baru, program ini harus menempatkan lebih banyak penekanan pada inovasi, memastikan branding-nya mencerminkan pengalaman karyawan yang sebenarnya, dan menciptakan tautan yang lebih kuat ke proyek digital dan pembelajaran berkelanjutan.Penelitian di masa depan harus menyelami pengalaman nyata peserta BFLP dan membandingkan dampak programnya dengan inisiatif serupa di sektor teknologi.Wawasan ini dapat membantu BRI dan organisasi serupa membangun strategi talenta yang lebih bermakna, kompetitif, dan siap masa depan
<br>Peningkatan kompetisi digital telah memicu permintaan yang tinggi akan talenta IT berkualitas, yang menimbulkan tantangan dalam menarik dan melibatkan profesional muda. Di Indonesia, perusahaan milik negara seperti Bank Rakyat Indonesia (BRI) harus bersaing dengan perusahaan teknologi dan startup untuk mendapatkan talenta digital. Kajian literatur ini memeriksa Program Brilian Future Leader (BFLP) Jalur Spesialis IT sebagai respons strategis terhadap perang talenta dan masalah keterlibatan. Menggunakan kerangka kerja seperti merek pemberi kerja, kesesuaian orang-organisasi, dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/8/talenta-digital-transformasi-keterlibatan-karyawan-thumb-ff93b.webp" type="image/webp" length="45976" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/talenta-digital-transformasi-keterlibatan-karyawan-thumb-ff93b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/talenta-digital-transformasi-keterlibatan-karyawan-thumb-53d38.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/talenta-digital-transformasi-keterlibatan-karyawan-thumb-70d47.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-782-lifescifi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3047-arthatama-journal-business-management-accounting.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Inovasi Pengembangan Media Kartu Kwartet dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Daerah bagi Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI Silampari ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Inovasi Pengembangan Media Kartu Kwartet dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Daerah bagi Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI Silampari ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Inovasi Pengembangan Media Kartu Kwartet dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Daerah bagi Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI Silampari ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53257-karya-sastra-daerah-isi-materi-bahasa-apresiasi-sa</link>
	<guid isPermaLink="false">5431e961f44098da720861bd226e6903</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 14:37:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lp3mkil ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[lp3mkil]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Meskipun penelitian ini telah berhasil membuktikan kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan media kartu kwartet dalam pembelajaran bahasa dan sastra daerah di satu universitas, masih ada banyak ruang untuk pengembangan lebih lanjut yang dapat memperkaya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Inovasi Pengembangan Media Kartu Kwartet dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Daerah bagi Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI Silampari: Meskipun penelitian ini telah berhasil membuktikan kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan media kartu kwartet dalam pembelajaran bahasa dan sastra daerah di satu universitas, masih ada banyak ruang untuk pengembangan lebih lanjut yang dapat memperkaya khazanah penelitian pendidikan. Salah satu arah penelitian di masa depan bisa fokus pada bagaimana media kartu kwartet ini dapat diterapkan dan diuji efektivitasnya di jenjang pendidikan lain, seperti sekolah menengah pertama atau atas, atau bahkan di komunitas non-akademik yang bertujuan untuk pelestarian bahasa daerah. Studi ini dapat membandingkan dampak kartu kwartet dengan media pembelajaran tradisional atau media interaktif lainnya untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif tentang keunggulan relatifnya. Selain itu, akan sangat menarik untuk menggali lebih dalam dampak spesifik dari penggunaan media kartu kwartet terhadap berbagai aspek pembelajaran bahasa dan sastra daerah. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi secara detail bagaimana kartu ini memengaruhi peningkatan keterampilan berbahasa tertentu, seperti kemampuan kosa kata, pemahaman tata bahasa, atau apresiasi sastra daerah, alih-alih hanya mengukur pemahaman secara umum. Investigasi mengenai retensi jangka panjang materi yang diajarkan melalui media ini juga bisa menjadi fokus penting. Terakhir, dengan mempertimbangkan perkembangan teknologi, pengembangan dan adaptasi media kartu kwartet ke dalam format digital, seperti aplikasi mobile atau permainan interaktif berbasis web, patut dipertimbangkan. Penelitian ini tidak hanya akan membuka jalan bagi aksesibilitas yang lebih luas, tetapi juga dapat menyelidiki bagaimana fitur-fitur digital dapat diintegrasikan untuk meningkatkan pengalaman belajar dan keterlibatan mahasiswa secara maksimal, serta melihat potensi personalisasi pembelajaran berdasarkan preferensi individual. Dengan demikian, ide-ide penelitian ini akan memperkuat upaya inovasi dalam pelestarian dan pembelajaran bahasa serta sastra daerah.. Pengembangan media kartu kwartet dalam pembelajaran bahasa dan sastra daerah bagi mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI Silampari berhasil menghasilkan produk yang valid, praktis, dan efektif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa membutuhkan media pembelajaran berbasis permainan, dan media kartu kwartet ini memperoleh validasi tinggi serta terbukti meningkatkan pemahaman mahasiswa secara signifikan.Dengan demikian, media ini merupakan alternatif inovatif yang mampu menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, bermakna, dan menyenangkan untuk bahasa dan sastra daerah di perguruan tinggi Pembelajaran bahasa dan sastra daerah di perguruan tinggi masih menghadapi kendala, terutama dalam penggunaan media pembelajaran yang kurang variatif dan kurang mampu meningkatkan keterlibatan mahasiswa. Kondisi ini berdampak pada rendahnya minat dan pemahaman mahasiswa terhadap materi yang disampaikan. Oleh karena itu, diperlukan inovasi media pembelajaran yang interaktif dan menarik, salah satunya melalui penggunaan media kartu kwartet. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media kartu kwartet dalam pembelajaran bahasa dan sastra daerah bagi mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI Silampari. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/b/karya-sastra-daerah-isi-materi-bahasa-apresiasi-re-thumb-0657b.webp" title="JURIS - Inovasi Pengembangan Media Kartu Kwartet dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Daerah bagi Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI Silampari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/karya-sastra-daerah-isi-materi-bahasa-apresiasi-re-thumb-0657b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/karya-sastra-daerah-isi-materi-bahasa-apresiasi-re-thumb-0657b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/karya-sastra-daerah-isi-materi-bahasa-apresiasi-re-thumb-0657b.webp 1x" title="JURIS - Inovasi Pengembangan Media Kartu Kwartet dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Daerah bagi Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI Silampari" alt="JURIS - Inovasi Pengembangan Media Kartu Kwartet dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Daerah bagi Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI Silampari" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/karya-sastra-daerah-isi-materi-bahasa-apresiasi-re-thumb-b262f.webp" title="JURIS - Inovasi Pengembangan Media Kartu Kwartet dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Daerah bagi Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI Silampari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/karya-sastra-daerah-isi-materi-bahasa-apresiasi-re-thumb-b262f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/karya-sastra-daerah-isi-materi-bahasa-apresiasi-re-thumb-b262f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/karya-sastra-daerah-isi-materi-bahasa-apresiasi-re-thumb-b262f.webp 1x" title="JURIS - Inovasi Pengembangan Media Kartu Kwartet dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Daerah bagi Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI Silampari" alt="JURIS - Inovasi Pengembangan Media Kartu Kwartet dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Daerah bagi Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI Silampari" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/karya-sastra-daerah-isi-materi-bahasa-apresiasi-re-thumb-c76a3.webp" title="JURIS - Inovasi Pengembangan Media Kartu Kwartet dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Daerah bagi Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI Silampari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/karya-sastra-daerah-isi-materi-bahasa-apresiasi-re-thumb-c76a3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/karya-sastra-daerah-isi-materi-bahasa-apresiasi-re-thumb-c76a3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/karya-sastra-daerah-isi-materi-bahasa-apresiasi-re-thumb-c76a3.webp 1x" title="JURIS - Inovasi Pengembangan Media Kartu Kwartet dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Daerah bagi Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI Silampari" alt="JURIS - Inovasi Pengembangan Media Kartu Kwartet dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Daerah bagi Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI Silampari" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53257-karya-sastra-daerah-isi-materi-bahasa-apresiasi-sa" title="JURIS - Inovasi Pengembangan Media Kartu Kwartet dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Daerah bagi Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI Silampari" target="_blank">Inovasi Pengembangan Media Kartu Kwartet dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Daerah bagi Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI Silampari</a>: Meskipun penelitian ini telah berhasil membuktikan kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan media kartu kwartet dalam pembelajaran bahasa dan sastra daerah di satu universitas, masih ada banyak ruang untuk pengembangan lebih lanjut yang dapat memperkaya khazanah penelitian pendidikan. Salah satu arah penelitian di masa depan bisa fokus pada bagaimana media kartu kwartet ini dapat diterapkan dan diuji efektivitasnya di jenjang pendidikan lain, seperti sekolah menengah pertama atau atas, atau bahkan di komunitas non-akademik yang bertujuan untuk pelestarian bahasa daerah. Studi ini dapat membandingkan dampak kartu kwartet dengan media pembelajaran tradisional atau media interaktif lainnya untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif tentang keunggulan relatifnya. Selain itu, akan sangat menarik untuk menggali lebih dalam dampak spesifik dari penggunaan media kartu kwartet terhadap berbagai aspek pembelajaran bahasa dan sastra daerah. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi secara detail bagaimana kartu ini memengaruhi peningkatan keterampilan berbahasa tertentu, seperti kemampuan kosa kata, pemahaman tata bahasa, atau apresiasi sastra daerah, alih-alih hanya mengukur pemahaman secara umum. Investigasi mengenai retensi jangka panjang materi yang diajarkan melalui media ini juga bisa menjadi fokus penting. Terakhir, dengan mempertimbangkan perkembangan teknologi, pengembangan dan adaptasi media kartu kwartet ke dalam format digital, seperti aplikasi mobile atau permainan interaktif berbasis web, patut dipertimbangkan. Penelitian ini tidak hanya akan membuka jalan bagi aksesibilitas yang lebih luas, tetapi juga dapat menyelidiki bagaimana fitur-fitur digital dapat diintegrasikan untuk meningkatkan pengalaman belajar dan keterlibatan mahasiswa secara maksimal, serta melihat potensi personalisasi pembelajaran berdasarkan preferensi individual. Dengan demikian, ide-ide penelitian ini akan memperkuat upaya inovasi dalam pelestarian dan pembelajaran bahasa serta sastra daerah..
<br>Pengembangan media kartu kwartet dalam pembelajaran bahasa dan sastra daerah bagi mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI Silampari berhasil menghasilkan produk yang valid, praktis, dan efektif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa membutuhkan media pembelajaran berbasis permainan, dan media kartu kwartet ini memperoleh validasi tinggi serta terbukti meningkatkan pemahaman mahasiswa secara signifikan.Dengan demikian, media ini merupakan alternatif inovatif yang mampu menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, bermakna, dan menyenangkan untuk bahasa dan sastra daerah di perguruan tinggi
<br>Pembelajaran bahasa dan sastra daerah di perguruan tinggi masih menghadapi kendala, terutama dalam penggunaan media pembelajaran yang kurang variatif dan kurang mampu meningkatkan keterlibatan mahasiswa. Kondisi ini berdampak pada rendahnya minat dan pemahaman mahasiswa terhadap materi yang disampaikan. Oleh karena itu, diperlukan inovasi media pembelajaran yang interaktif dan menarik, salah satunya melalui penggunaan media kartu kwartet. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media kartu kwartet dalam pembelajaran bahasa dan sastra daerah bagi mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI Silampari. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/b/karya-sastra-daerah-isi-materi-bahasa-apresiasi-re-thumb-0657b.webp" type="image/webp" length="81192" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/karya-sastra-daerah-isi-materi-bahasa-apresiasi-re-thumb-0657b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/karya-sastra-daerah-isi-materi-bahasa-apresiasi-re-thumb-b262f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/karya-sastra-daerah-isi-materi-bahasa-apresiasi-re-thumb-c76a3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6222-lp3mkil.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17793-linggau-jurnal-language-education-literature.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Talking Stick Terhadap Kemampuan Menulis Surat Dinas di Siswa Kelas VII SMP N 11 Lubuklinggau ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Talking Stick Terhadap Kemampuan Menulis Surat Dinas di Siswa Kelas VII SMP N 11 Lubuklinggau ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Talking Stick Terhadap Kemampuan Menulis Surat Dinas di Siswa Kelas VII SMP N 11 Lubuklinggau ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53258-surat-dinas-institusi-talking-stick</link>
	<guid isPermaLink="false">cc8e4bbe93e74bcec911d17d7d547eef</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 14:32:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lp3mkil ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[lp3mkil]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: 1. Mengembangkan model pembelajaran Talking Stick dengan menambahkan elemen-elemen kreatif, seperti penggunaan media visual atau audio, untuk meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Model Pembelajaran Talking Stick Terhadap Kemampuan Menulis Surat Dinas di Siswa Kelas VII SMP N 11 Lubuklinggau: Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: 1. Mengembangkan model pembelajaran Talking Stick dengan menambahkan elemen-elemen kreatif, seperti penggunaan media visual atau audio, untuk meningkatkan minat dan partisipasi siswa dalam pembelajaran menulis surat dinas. 2. Melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas model pembelajaran Talking Stick dalam meningkatkan kemampuan menulis surat dinas di berbagai tingkat pendidikan, seperti SD, SMP, dan SMA. 3. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan model pembelajaran Talking Stick, seperti keterlibatan guru, dukungan sarana dan prasarana, serta motivasi siswa, untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Talking Stick dapat menuntaskan secara signifikan kemampuan menulis surat dinas siswa kelas VII SMP N 11 Lubuklinggau.Hal ini terbukti dari peningkatan nilai rata-rata siswa setelah penerapan model pembelajaran Talking Stick, yaitu dari 51,5% menjadi 76,87%.Model pembelajaran Talking Stick terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis surat dinas siswa, dan relevan untuk diterapkan dalam pembelajaran menulis surat dinas Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan menulis surat dinas di siswa kelas VII SMP N 11 Lubuklinggau setelah menerapkan model pembelajaran Talking Stick secara signifikan tuntas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu eksperimen semu. Populasi yang digunakan peneliti yaitu siswa kelas VII SMP N Lubuklinggau Tahun Ajaran 2024/2025 dengan sampel kelas VII 2. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan non tes. Analisis data yang digunakan yaitu uji t. Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai thitung 11.050 > ttable 2.042... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/4/surat-dinas-institusi-talking-stick-hasil-analisis-thumb-eff46.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Talking Stick Terhadap Kemampuan Menulis Surat Dinas di Siswa Kelas VII SMP N 11 Lubuklinggau" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/4/surat-dinas-institusi-talking-stick-hasil-analisis-thumb-eff46.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/4/surat-dinas-institusi-talking-stick-hasil-analisis-thumb-eff46.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/4/surat-dinas-institusi-talking-stick-hasil-analisis-thumb-eff46.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Talking Stick Terhadap Kemampuan Menulis Surat Dinas di Siswa Kelas VII SMP N 11 Lubuklinggau" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Talking Stick Terhadap Kemampuan Menulis Surat Dinas di Siswa Kelas VII SMP N 11 Lubuklinggau" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/4/surat-dinas-institusi-talking-stick-hasil-analisis-thumb-ec4f8.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Talking Stick Terhadap Kemampuan Menulis Surat Dinas di Siswa Kelas VII SMP N 11 Lubuklinggau" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/4/surat-dinas-institusi-talking-stick-hasil-analisis-thumb-ec4f8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/4/surat-dinas-institusi-talking-stick-hasil-analisis-thumb-ec4f8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/4/surat-dinas-institusi-talking-stick-hasil-analisis-thumb-ec4f8.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Talking Stick Terhadap Kemampuan Menulis Surat Dinas di Siswa Kelas VII SMP N 11 Lubuklinggau" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Talking Stick Terhadap Kemampuan Menulis Surat Dinas di Siswa Kelas VII SMP N 11 Lubuklinggau" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53258-surat-dinas-institusi-talking-stick" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Talking Stick Terhadap Kemampuan Menulis Surat Dinas di Siswa Kelas VII SMP N 11 Lubuklinggau" target="_blank">Penerapan Model Pembelajaran Talking Stick Terhadap Kemampuan Menulis Surat Dinas di Siswa Kelas VII SMP N 11 Lubuklinggau</a>: Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: 1. Mengembangkan model pembelajaran Talking Stick dengan menambahkan elemen-elemen kreatif, seperti penggunaan media visual atau audio, untuk meningkatkan minat dan partisipasi siswa dalam pembelajaran menulis surat dinas. 2. Melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas model pembelajaran Talking Stick dalam meningkatkan kemampuan menulis surat dinas di berbagai tingkat pendidikan, seperti SD, SMP, dan SMA. 3. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan model pembelajaran Talking Stick, seperti keterlibatan guru, dukungan sarana dan prasarana, serta motivasi siswa, untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Talking Stick dapat menuntaskan secara signifikan kemampuan menulis surat dinas siswa kelas VII SMP N 11 Lubuklinggau.Hal ini terbukti dari peningkatan nilai rata-rata siswa setelah penerapan model pembelajaran Talking Stick, yaitu dari 51,5% menjadi 76,87%.Model pembelajaran Talking Stick terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis surat dinas siswa, dan relevan untuk diterapkan dalam pembelajaran menulis surat dinas
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan menulis surat dinas di siswa kelas VII SMP N 11 Lubuklinggau setelah menerapkan model pembelajaran Talking Stick secara signifikan tuntas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu eksperimen semu. Populasi yang digunakan peneliti yaitu siswa kelas VII SMP N Lubuklinggau Tahun Ajaran 2024/2025 dengan sampel kelas VII 2. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan non tes. Analisis data yang digunakan yaitu uji t. Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai thitung 11.050 > ttable 2.042...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/4/surat-dinas-institusi-talking-stick-hasil-analisis-thumb-eff46.webp" type="image/webp" length="84042" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/4/surat-dinas-institusi-talking-stick-hasil-analisis-thumb-eff46.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/4/surat-dinas-institusi-talking-stick-hasil-analisis-thumb-ec4f8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6222-lp3mkil.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17793-linggau-jurnal-language-education-literature.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluation of the Research and Technology Implementation Gap A Literature Review of the Impact of Innovation on Community Welfare ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluation of the Research and Technology Implementation Gap A Literature Review of the Impact of Innovation on Community Welfare ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluation of the Research and Technology Implementation Gap A Literature Review of the Impact of Innovation on Community Welfare ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53251-riset-inovasi-brin-adopsi-r</link>
	<guid isPermaLink="false">dd6d35575e96a48dec83b36b02b41ef1</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 14:31:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana model coAccreation antara universitas dan komunitas lokal dapat meningkatkan skala adopsi inovasi, dengan menilai efektivitas kolaborasi tersebut dalam konteks kebutuhan spesifik masyarakat. Selain itu, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluation of the Research and Technology Implementation Gap: A Literature Review of the Impact of Innovation on Community Welfare: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana model coAccreation antara universitas dan komunitas lokal dapat meningkatkan skala adopsi inovasi, dengan menilai efektivitas kolaborasi tersebut dalam konteks kebutuhan spesifik masyarakat. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi dampak program pelatihan literasi digital terhadap tingkat adopsi teknologi kesejahteraan di daerah pedesaan, untuk memahami sejauh mana peningkatan keterampilan mempengaruhi keberhasilan implementasi. Selanjutnya, disarankan mengembangkan dan menguji kerangka evaluasi adaptif yang melibatkan umpan balik berkelanjutan dari komunitas, sehingga memungkinkan penyesuaian strategi secara realActime dan meningkatkan keberlanjutan inovasi dalam praktik.. Penelitian ini meninjau secara sistematis kesenjangan antara riset inovasiAibaik teknologi maupun sosialAidan implementasinya dalam meningkatkan kesejahteraan komunitas, serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambat seperti infrastruktur terbatas, literasi teknologi rendah, dukungan kebijakan lemah, dan ketidaksesuaian antara output riset dengan kebutuhan masyarakat.Hasilnya menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi inovasi memerlukan ekosistem yang terintegrasi meliputi individu, organisasi, dan kerangka kebijakan, serta strategi komprehensif seperti kolaborasi pemangku kepentingan, kebijakan berbasis bukti, peningkatan kapasitas masyarakat, dan mekanisme evaluasi adaptif.Oleh karena itu, penelitian lanjutan harus mengembangkan kerangka kerja implementasi yang praktis dan kontekstual untuk mempercepat penerjemahan inovasi menjadi manfaat nyata bagi kesejahteraan komunitas Inovasi memainkan peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan komunitas melalui peningkatan produktivitas ekonomi, perluasan akses layanan esensial, dan pengembangan sosial. Namun, terdapat kesenjangan signifikan antara hasil penelitian inovasi dan implementasinya dalam praktik, khususnya pada konteks negara berkembang. Penelitian ini mengidentifikasi kurangnya kerangka kerja implementasi yang kontekstual, menyoroti hambatan seperti infrastruktur yang tidak memadai, rendahnya literasi teknologi, kurangnya dukungan institusional, serta ketidaksesuaian antara output penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/e/riset-inovasi-brin-adopsi-reagent-kesejahteraan-ko-thumb-5173f.webp" title="JURIS - Evaluation of the Research and Technology Implementation Gap: A Literature Review of the Impact of Innovation on Community Welfare" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/riset-inovasi-brin-adopsi-reagent-kesejahteraan-ko-thumb-5173f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/riset-inovasi-brin-adopsi-reagent-kesejahteraan-ko-thumb-5173f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/riset-inovasi-brin-adopsi-reagent-kesejahteraan-ko-thumb-5173f.webp 1x" title="JURIS - Evaluation of the Research and Technology Implementation Gap: A Literature Review of the Impact of Innovation on Community Welfare" alt="JURIS - Evaluation of the Research and Technology Implementation Gap: A Literature Review of the Impact of Innovation on Community Welfare" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/riset-inovasi-brin-adopsi-reagent-kesejahteraan-ko-thumb-c4166.webp" title="JURIS - Evaluation of the Research and Technology Implementation Gap: A Literature Review of the Impact of Innovation on Community Welfare" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/riset-inovasi-brin-adopsi-reagent-kesejahteraan-ko-thumb-c4166.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/riset-inovasi-brin-adopsi-reagent-kesejahteraan-ko-thumb-c4166.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/riset-inovasi-brin-adopsi-reagent-kesejahteraan-ko-thumb-c4166.webp 1x" title="JURIS - Evaluation of the Research and Technology Implementation Gap: A Literature Review of the Impact of Innovation on Community Welfare" alt="JURIS - Evaluation of the Research and Technology Implementation Gap: A Literature Review of the Impact of Innovation on Community Welfare" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/riset-inovasi-brin-adopsi-reagent-kesejahteraan-ko-thumb-7a047.webp" title="JURIS - Evaluation of the Research and Technology Implementation Gap: A Literature Review of the Impact of Innovation on Community Welfare" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/riset-inovasi-brin-adopsi-reagent-kesejahteraan-ko-thumb-7a047.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/riset-inovasi-brin-adopsi-reagent-kesejahteraan-ko-thumb-7a047.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/riset-inovasi-brin-adopsi-reagent-kesejahteraan-ko-thumb-7a047.webp 1x" title="JURIS - Evaluation of the Research and Technology Implementation Gap: A Literature Review of the Impact of Innovation on Community Welfare" alt="JURIS - Evaluation of the Research and Technology Implementation Gap: A Literature Review of the Impact of Innovation on Community Welfare" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53251-riset-inovasi-brin-adopsi-r" title="JURIS - Evaluation of the Research and Technology Implementation Gap: A Literature Review of the Impact of Innovation on Community Welfare" target="_blank">Evaluation of the Research and Technology Implementation Gap: A Literature Review of the Impact of Innovation on Community Welfare</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana model coAccreation antara universitas dan komunitas lokal dapat meningkatkan skala adopsi inovasi, dengan menilai efektivitas kolaborasi tersebut dalam konteks kebutuhan spesifik masyarakat. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi dampak program pelatihan literasi digital terhadap tingkat adopsi teknologi kesejahteraan di daerah pedesaan, untuk memahami sejauh mana peningkatan keterampilan mempengaruhi keberhasilan implementasi. Selanjutnya, disarankan mengembangkan dan menguji kerangka evaluasi adaptif yang melibatkan umpan balik berkelanjutan dari komunitas, sehingga memungkinkan penyesuaian strategi secara realActime dan meningkatkan keberlanjutan inovasi dalam praktik..
<br>Penelitian ini meninjau secara sistematis kesenjangan antara riset inovasiAibaik teknologi maupun sosialAidan implementasinya dalam meningkatkan kesejahteraan komunitas, serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambat seperti infrastruktur terbatas, literasi teknologi rendah, dukungan kebijakan lemah, dan ketidaksesuaian antara output riset dengan kebutuhan masyarakat.Hasilnya menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi inovasi memerlukan ekosistem yang terintegrasi meliputi individu, organisasi, dan kerangka kebijakan, serta strategi komprehensif seperti kolaborasi pemangku kepentingan, kebijakan berbasis bukti, peningkatan kapasitas masyarakat, dan mekanisme evaluasi adaptif.Oleh karena itu, penelitian lanjutan harus mengembangkan kerangka kerja implementasi yang praktis dan kontekstual untuk mempercepat penerjemahan inovasi menjadi manfaat nyata bagi kesejahteraan komunitas
<br>Inovasi memainkan peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan komunitas melalui peningkatan produktivitas ekonomi, perluasan akses layanan esensial, dan pengembangan sosial. Namun, terdapat kesenjangan signifikan antara hasil penelitian inovasi dan implementasinya dalam praktik, khususnya pada konteks negara berkembang. Penelitian ini mengidentifikasi kurangnya kerangka kerja implementasi yang kontekstual, menyoroti hambatan seperti infrastruktur yang tidak memadai, rendahnya literasi teknologi, kurangnya dukungan institusional, serta ketidaksesuaian antara output penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/e/riset-inovasi-brin-adopsi-reagent-kesejahteraan-ko-thumb-c4166.webp" type="image/webp" length="131058" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/riset-inovasi-brin-adopsi-reagent-kesejahteraan-ko-thumb-5173f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/riset-inovasi-brin-adopsi-reagent-kesejahteraan-ko-thumb-c4166.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/riset-inovasi-brin-adopsi-reagent-kesejahteraan-ko-thumb-7a047.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-754-rescollacomm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3045-international-journal-research-community-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Konstitusionalitas Status Ibu Kota Nusantara Sebagai Daerah Khusus Setingkat Provinsi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Konstitusionalitas Status Ibu Kota Nusantara Sebagai Daerah Khusus Setingkat Provinsi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Konstitusionalitas Status Ibu Kota Nusantara Sebagai Daerah Khusus Setingkat Provinsi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53253-provinsi-dki-jakarta-istimewa-yogyakarta</link>
	<guid isPermaLink="false">b792849cb7f38a4362fb2b990c4952b5</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 14:21:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ liona efrina ]]></category>
	<category><![CDATA[ baenil huda ]]></category>
	<category><![CDATA[ jim index ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[baenil,efrina,huda,index,jim,liona]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis komparatif antara desain kelembagaan Otorita IKN dengan model pemerintahan daerah lain di Indonesia, seperti DKI Jakarta dan Daerah Istimewa Yogyakarta, untuk melihat apakah desain IKN benar-benar ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Konstitusionalitas Status Ibu Kota Nusantara Sebagai Daerah Khusus Setingkat Provinsi: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis komparatif antara desain kelembagaan Otorita IKN dengan model pemerintahan daerah lain di Indonesia, seperti DKI Jakarta dan Daerah Istimewa Yogyakarta, untuk melihat apakah desain IKN benar-benar unik atau justru menyimpang dari prinsip-prinsip dasar pemerintahan daerah. Selain itu, penelitian dapat fokus pada implikasi praktis dari desain kelembagaan IKN terhadap partisipasi masyarakat lokal dalam proses pengambilan kebijakan dan distribusi kekuasaan di tingkat daerah. Penelitian juga dapat mengeksplorasi apakah desain kelembagaan IKN yang non-elektif dan sentralistik dapat berdampak pada akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan dan investasi daerah. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan sumbangsih yang lebih komprehensif dalam memahami konstitusionalitas status IKN dan implikasinya terhadap prinsip-prinsip demokrasi dan otonomi daerah di Indonesia.. Status Ibu Kota Nusantara sebagai daerah khusus setingkat provinsi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang IKN secara normatif tidak sepenuhnya selaras dengan konstruksi pemerintahan daerah yang ditetapkan dalam Pasal 18 UUD NRI 1945.Temuan penelitian menunjukkan bahwa kriteria materiil provinsi dalam konstitusi tidak hanya dimaknai sebagai label administratif, melainkan sebagai satu kesatuan sistem pemerintahan daerah yang bertingkat, demokratis, dan berlandaskan prinsip otonomi daerah.Ketiadaan pembagian wilayah kabupaten/kota serta absennya DPRD di IKN menegaskan adanya deviasi struktural dari desain konstitusional tersebut.Dalam perspektif teori hierarki norma hukum, kondisi ini memperlihatkan bahwa undang-undang organik telah membentuk konstruksi kelembagaan yang melampaui dan menyimpangi norma dasar konstitusi, sehingga status Ausetingkat provinsiAy pada IKN lebih bersifat simbolik-formal daripada konstitusional-substansial.Desain kelembagaan Otorita IKN yang bersifat non-elektif tidak mencerminkan prinsip kedaulatan rakyat dan otonomi daerah sebagaimana dipahami dalam teori demokrasi konstitusional dan teori otonomi daerah modern.Pengangkatan Kepala Otorita secara langsung oleh Presiden, tanpa mekanisme legitimasi demokratis dan tanpa pengawasan legislatif lokal, menempatkan Otorita IKN dalam karakter dekonsentrasi kekuasaan pusat, bukan desentralisasi politik.Hal ini sejalan dengan temuan bahwa kewenangan luas Otorita IKN lebih mencerminkan model administrative governance yang teknokratis dan sentralistik.Dengan menggunakan teori kedaulatan rakyat dan konsep checks and balances, penelitian ini menegaskan bahwa penghilangan mekanisme representasi lokal tidak hanya melemahkan akuntabilitas pemerintahan daerah, tetapi juga menggeser makna otonomi daerah dari hak politik masyarakat lokal menjadi sekadar instrumen efisiensi administrasi negara Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengaturan Ibu Kota Nusantara sebagai daerah khusus setingkat provinsi yang memiliki karakteristik kelembagaan berbeda dari desain pemerintahan daerah sebagaimana diatur dalam Pasal 18 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Perbedaan tersebut terlihat dari ketiadaan pembagian wilayah kabupaten atau kota serta tidak adanya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah sebagai unsur esensial demokrasi lokal. Objek penelitian ini adalah pengaturan hukum mengenai status dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/4/provinsi-dki-jakarta-istimewa-yogyakarta-rakyat-da-thumb-84cd0.webp" title="JURIS - Konstitusionalitas Status Ibu Kota Nusantara Sebagai Daerah Khusus Setingkat Provinsi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/4/provinsi-dki-jakarta-istimewa-yogyakarta-rakyat-da-thumb-84cd0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/4/provinsi-dki-jakarta-istimewa-yogyakarta-rakyat-da-thumb-84cd0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/4/provinsi-dki-jakarta-istimewa-yogyakarta-rakyat-da-thumb-84cd0.webp 1x" title="JURIS - Konstitusionalitas Status Ibu Kota Nusantara Sebagai Daerah Khusus Setingkat Provinsi" alt="JURIS - Konstitusionalitas Status Ibu Kota Nusantara Sebagai Daerah Khusus Setingkat Provinsi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/4/provinsi-dki-jakarta-istimewa-yogyakarta-rakyat-da-thumb-7700e.webp" title="JURIS - Konstitusionalitas Status Ibu Kota Nusantara Sebagai Daerah Khusus Setingkat Provinsi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/4/provinsi-dki-jakarta-istimewa-yogyakarta-rakyat-da-thumb-7700e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/4/provinsi-dki-jakarta-istimewa-yogyakarta-rakyat-da-thumb-7700e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/4/provinsi-dki-jakarta-istimewa-yogyakarta-rakyat-da-thumb-7700e.webp 1x" title="JURIS - Konstitusionalitas Status Ibu Kota Nusantara Sebagai Daerah Khusus Setingkat Provinsi" alt="JURIS - Konstitusionalitas Status Ibu Kota Nusantara Sebagai Daerah Khusus Setingkat Provinsi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/4/provinsi-dki-jakarta-istimewa-yogyakarta-rakyat-da-thumb-01b8d.webp" title="JURIS - Konstitusionalitas Status Ibu Kota Nusantara Sebagai Daerah Khusus Setingkat Provinsi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/4/provinsi-dki-jakarta-istimewa-yogyakarta-rakyat-da-thumb-01b8d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/4/provinsi-dki-jakarta-istimewa-yogyakarta-rakyat-da-thumb-01b8d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/4/provinsi-dki-jakarta-istimewa-yogyakarta-rakyat-da-thumb-01b8d.webp 1x" title="JURIS - Konstitusionalitas Status Ibu Kota Nusantara Sebagai Daerah Khusus Setingkat Provinsi" alt="JURIS - Konstitusionalitas Status Ibu Kota Nusantara Sebagai Daerah Khusus Setingkat Provinsi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53253-provinsi-dki-jakarta-istimewa-yogyakarta" title="JURIS - Konstitusionalitas Status Ibu Kota Nusantara Sebagai Daerah Khusus Setingkat Provinsi" target="_blank">Konstitusionalitas Status Ibu Kota Nusantara Sebagai Daerah Khusus Setingkat Provinsi</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis komparatif antara desain kelembagaan Otorita IKN dengan model pemerintahan daerah lain di Indonesia, seperti DKI Jakarta dan Daerah Istimewa Yogyakarta, untuk melihat apakah desain IKN benar-benar unik atau justru menyimpang dari prinsip-prinsip dasar pemerintahan daerah. Selain itu, penelitian dapat fokus pada implikasi praktis dari desain kelembagaan IKN terhadap partisipasi masyarakat lokal dalam proses pengambilan kebijakan dan distribusi kekuasaan di tingkat daerah. Penelitian juga dapat mengeksplorasi apakah desain kelembagaan IKN yang non-elektif dan sentralistik dapat berdampak pada akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan dan investasi daerah. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan sumbangsih yang lebih komprehensif dalam memahami konstitusionalitas status IKN dan implikasinya terhadap prinsip-prinsip demokrasi dan otonomi daerah di Indonesia..
<br>Status Ibu Kota Nusantara sebagai daerah khusus setingkat provinsi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang IKN secara normatif tidak sepenuhnya selaras dengan konstruksi pemerintahan daerah yang ditetapkan dalam Pasal 18 UUD NRI 1945.Temuan penelitian menunjukkan bahwa kriteria materiil provinsi dalam konstitusi tidak hanya dimaknai sebagai label administratif, melainkan sebagai satu kesatuan sistem pemerintahan daerah yang bertingkat, demokratis, dan berlandaskan prinsip otonomi daerah.Ketiadaan pembagian wilayah kabupaten/kota serta absennya DPRD di IKN menegaskan adanya deviasi struktural dari desain konstitusional tersebut.Dalam perspektif teori hierarki norma hukum, kondisi ini memperlihatkan bahwa undang-undang organik telah membentuk konstruksi kelembagaan yang melampaui dan menyimpangi norma dasar konstitusi, sehingga status Ausetingkat provinsiAy pada IKN lebih bersifat simbolik-formal daripada konstitusional-substansial.Desain kelembagaan Otorita IKN yang bersifat non-elektif tidak mencerminkan prinsip kedaulatan rakyat dan otonomi daerah sebagaimana dipahami dalam teori demokrasi konstitusional dan teori otonomi daerah modern.Pengangkatan Kepala Otorita secara langsung oleh Presiden, tanpa mekanisme legitimasi demokratis dan tanpa pengawasan legislatif lokal, menempatkan Otorita IKN dalam karakter dekonsentrasi kekuasaan pusat, bukan desentralisasi politik.Hal ini sejalan dengan temuan bahwa kewenangan luas Otorita IKN lebih mencerminkan model administrative governance yang teknokratis dan sentralistik.Dengan menggunakan teori kedaulatan rakyat dan konsep checks and balances, penelitian ini menegaskan bahwa penghilangan mekanisme representasi lokal tidak hanya melemahkan akuntabilitas pemerintahan daerah, tetapi juga menggeser makna otonomi daerah dari hak politik masyarakat lokal menjadi sekadar instrumen efisiensi administrasi negara
<br>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengaturan Ibu Kota Nusantara sebagai daerah khusus setingkat provinsi yang memiliki karakteristik kelembagaan berbeda dari desain pemerintahan daerah sebagaimana diatur dalam Pasal 18 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Perbedaan tersebut terlihat dari ketiadaan pembagian wilayah kabupaten atau kota serta tidak adanya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah sebagai unsur esensial demokrasi lokal. Objek penelitian ini adalah pengaturan hukum mengenai status dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/4/provinsi-dki-jakarta-istimewa-yogyakarta-rakyat-da-thumb-7700e.webp" type="image/webp" length="113842" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/4/provinsi-dki-jakarta-istimewa-yogyakarta-rakyat-da-thumb-84cd0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/4/provinsi-dki-jakarta-istimewa-yogyakarta-rakyat-da-thumb-7700e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/4/provinsi-dki-jakarta-istimewa-yogyakarta-rakyat-da-thumb-01b8d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-690-greenpub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1473-jurnal-ilmu-multidisiplin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning Terhadap Kemampuan Menulis Surat Pribadi Siswa Kelas VII SMP Negeri 15 Lubuklinggau ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning Terhadap Kemampuan Menulis Surat Pribadi Siswa Kelas VII SMP Negeri 15 Lubuklinggau ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning Terhadap Kemampuan Menulis Surat Pribadi Siswa Kelas VII SMP Negeri 15 Lubuklinggau ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53259-model-think-talk-ctl-pembelajaran-circ</link>
	<guid isPermaLink="false">3d0bb0240ad38344a8032547fc61615b</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 14:21:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lp3mkil ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[lp3mkil]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah menunjukkan bahwa model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa menulis surat pribadi. Namun, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi untuk memperkaya pemahaman ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning Terhadap Kemampuan Menulis Surat Pribadi Siswa Kelas VII SMP Negeri 15 Lubuklinggau: Penelitian ini telah menunjukkan bahwa model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa menulis surat pribadi. Namun, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi untuk memperkaya pemahaman kita. Pertama, akan sangat bermanfaat jika ada penelitian yang membandingkan efektivitas CTL dengan model pembelajaran tradisional atau model lain seperti Think Talk Write (TTW) yang disebut dalam latar belakang. Dengan menambahkan kelompok kontrol atau membandingkan secara langsung dengan metode lain, kita bisa mendapatkan bukti yang lebih kuat mengenai dampak spesifik CTL dibandingkan pendekatan pengajaran yang umum digunakan atau alternatif lainnya. Pertanyaan penelitiannya bisa berupa: "Seberapa jauh perbedaan peningkatan kemampuan menulis surat pribadi antara siswa yang diajar dengan CTL dibandingkan dengan kelompok kontrol atau siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran lain?" Kedua, mengingat fokus penelitian ini pada kemampuan menulis surat pribadi di kelas VII, menarik untuk melihat apakah CTL juga efektif untuk jenis keterampilan menulis yang berbeda, seperti menulis teks deskriptif, narasi, atau esai argumentatif, serta pada jenjang pendidikan yang berbeda, seperti sekolah dasar atau menengah atas. Hal ini akan membantu dalam memahami generalisasi dan adaptabilitas model CTL di berbagai konteks dan tingkat kesulitan materi. Ketiga, meskipun penelitian ini menunjukkan peningkatan secara kuantitatif, kita masih belum mengetahui secara mendalam pengalaman subjektif siswa. Penelitian lanjutan dapat menggunakan pendekatan kualitatif atau metode campuran untuk menggali persepsi siswa, tingkat motivasi mereka, dan bagian mana dari proses CTL (misalnya, keterkaitan dengan dunia nyata atau tahap refleksi) yang paling mereka rasakan membantu dalam mengembangkan kemampuan menulis mereka. Ini akan memberikan wawasan yang lebih kaya tentang mekanisme di balik efektivitas CTL dari sudut pandang siswa.. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa hasil belajar kemampuan menulis surat pribadi siswa kelas VII SMP Negeri 15 Lubuklinggau setelah menerapkan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning secara signifikan tuntas.Berdasarkan hasil analisis data uji t diketahui nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,000 menunjukkan bahwa ada perbedaan yang sangat signifikan antara pretest dan postest, sedangkan intervasi data perbedaan yang diberikan memiliki efek yang signifikan.Artinya, penerapan model pembelajaran contextual teaching and learning secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan menulis surat pribadi siswa kelas VII SMP Negeri 15 Lubuklinggau Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tuntas atau tidaknya hasil belajar melalui model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap kemampuan menulis surat pribadi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen. Jenis penelitian ini adalah penelitian Pre Eksperimental dengan desain eksperimen yang digunakan berbentuk desain One Group pre-test dan post-test. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 15 Lubuklinggau. Tahun Pelajaran 2024/2025. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VII.1 SMP Negeri 15 Lubuklinggau. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes. Pada teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan uji normalitas dan uji hipotesis uji-t. Hasil penelitian ini setelah diterapkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/f/model-think-talk-ctl-pembelajaran-circ-abad-21-pen-thumb-dcfc8.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning Terhadap Kemampuan Menulis Surat Pribadi Siswa Kelas VII SMP Negeri 15 Lubuklinggau" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/f/model-think-talk-ctl-pembelajaran-circ-abad-21-pen-thumb-dcfc8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/f/model-think-talk-ctl-pembelajaran-circ-abad-21-pen-thumb-dcfc8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/f/model-think-talk-ctl-pembelajaran-circ-abad-21-pen-thumb-dcfc8.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning Terhadap Kemampuan Menulis Surat Pribadi Siswa Kelas VII SMP Negeri 15 Lubuklinggau" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning Terhadap Kemampuan Menulis Surat Pribadi Siswa Kelas VII SMP Negeri 15 Lubuklinggau" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/f/model-think-talk-ctl-pembelajaran-circ-abad-21-pen-thumb-9ccbf.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning Terhadap Kemampuan Menulis Surat Pribadi Siswa Kelas VII SMP Negeri 15 Lubuklinggau" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/f/model-think-talk-ctl-pembelajaran-circ-abad-21-pen-thumb-9ccbf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/f/model-think-talk-ctl-pembelajaran-circ-abad-21-pen-thumb-9ccbf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/f/model-think-talk-ctl-pembelajaran-circ-abad-21-pen-thumb-9ccbf.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning Terhadap Kemampuan Menulis Surat Pribadi Siswa Kelas VII SMP Negeri 15 Lubuklinggau" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning Terhadap Kemampuan Menulis Surat Pribadi Siswa Kelas VII SMP Negeri 15 Lubuklinggau" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/f/model-think-talk-ctl-pembelajaran-circ-abad-21-pen-thumb-42259.webp" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning Terhadap Kemampuan Menulis Surat Pribadi Siswa Kelas VII SMP Negeri 15 Lubuklinggau" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/f/model-think-talk-ctl-pembelajaran-circ-abad-21-pen-thumb-42259.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/f/model-think-talk-ctl-pembelajaran-circ-abad-21-pen-thumb-42259.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/f/model-think-talk-ctl-pembelajaran-circ-abad-21-pen-thumb-42259.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning Terhadap Kemampuan Menulis Surat Pribadi Siswa Kelas VII SMP Negeri 15 Lubuklinggau" alt="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning Terhadap Kemampuan Menulis Surat Pribadi Siswa Kelas VII SMP Negeri 15 Lubuklinggau" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53259-model-think-talk-ctl-pembelajaran-circ" title="JURIS - Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning Terhadap Kemampuan Menulis Surat Pribadi Siswa Kelas VII SMP Negeri 15 Lubuklinggau" target="_blank">Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning Terhadap Kemampuan Menulis Surat Pribadi Siswa Kelas VII SMP Negeri 15 Lubuklinggau</a>: Penelitian ini telah menunjukkan bahwa model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa menulis surat pribadi. Namun, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi untuk memperkaya pemahaman kita. Pertama, akan sangat bermanfaat jika ada penelitian yang membandingkan efektivitas CTL dengan model pembelajaran tradisional atau model lain seperti Think Talk Write (TTW) yang disebut dalam latar belakang. Dengan menambahkan kelompok kontrol atau membandingkan secara langsung dengan metode lain, kita bisa mendapatkan bukti yang lebih kuat mengenai dampak spesifik CTL dibandingkan pendekatan pengajaran yang umum digunakan atau alternatif lainnya. Pertanyaan penelitiannya bisa berupa: "Seberapa jauh perbedaan peningkatan kemampuan menulis surat pribadi antara siswa yang diajar dengan CTL dibandingkan dengan kelompok kontrol atau siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran lain?" Kedua, mengingat fokus penelitian ini pada kemampuan menulis surat pribadi di kelas VII, menarik untuk melihat apakah CTL juga efektif untuk jenis keterampilan menulis yang berbeda, seperti menulis teks deskriptif, narasi, atau esai argumentatif, serta pada jenjang pendidikan yang berbeda, seperti sekolah dasar atau menengah atas. Hal ini akan membantu dalam memahami generalisasi dan adaptabilitas model CTL di berbagai konteks dan tingkat kesulitan materi. Ketiga, meskipun penelitian ini menunjukkan peningkatan secara kuantitatif, kita masih belum mengetahui secara mendalam pengalaman subjektif siswa. Penelitian lanjutan dapat menggunakan pendekatan kualitatif atau metode campuran untuk menggali persepsi siswa, tingkat motivasi mereka, dan bagian mana dari proses CTL (misalnya, keterkaitan dengan dunia nyata atau tahap refleksi) yang paling mereka rasakan membantu dalam mengembangkan kemampuan menulis mereka. Ini akan memberikan wawasan yang lebih kaya tentang mekanisme di balik efektivitas CTL dari sudut pandang siswa..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa hasil belajar kemampuan menulis surat pribadi siswa kelas VII SMP Negeri 15 Lubuklinggau setelah menerapkan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning secara signifikan tuntas.Berdasarkan hasil analisis data uji t diketahui nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,000 menunjukkan bahwa ada perbedaan yang sangat signifikan antara pretest dan postest, sedangkan intervasi data perbedaan yang diberikan memiliki efek yang signifikan.Artinya, penerapan model pembelajaran contextual teaching and learning secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan menulis surat pribadi siswa kelas VII SMP Negeri 15 Lubuklinggau
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tuntas atau tidaknya hasil belajar melalui model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap kemampuan menulis surat pribadi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen. Jenis penelitian ini adalah penelitian Pre Eksperimental dengan desain eksperimen yang digunakan berbentuk desain One Group pre-test dan post-test. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 15 Lubuklinggau. Tahun Pelajaran 2024/2025. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VII.1 SMP Negeri 15 Lubuklinggau. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes. Pada teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan uji normalitas dan uji hipotesis uji-t. Hasil penelitian ini setelah diterapkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/f/model-think-talk-ctl-pembelajaran-circ-abad-21-pen-thumb-42259.webp" type="image/webp" length="93398" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/f/model-think-talk-ctl-pembelajaran-circ-abad-21-pen-thumb-dcfc8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/f/model-think-talk-ctl-pembelajaran-circ-abad-21-pen-thumb-9ccbf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/f/model-think-talk-ctl-pembelajaran-circ-abad-21-pen-thumb-42259.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6222-lp3mkil.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17793-linggau-jurnal-language-education-literature.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Metode Cooperative Script Terhadap Kemampuan Mengidentifikasi Teks Laporan Hasil Observasi Siswa Kelas VIII SMP Negeri Surulangun ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Metode Cooperative Script Terhadap Kemampuan Mengidentifikasi Teks Laporan Hasil Observasi Siswa Kelas VIII SMP Negeri Surulangun ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Metode Cooperative Script Terhadap Kemampuan Mengidentifikasi Teks Laporan Hasil Observasi Siswa Kelas VIII SMP Negeri Surulangun ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53265-hasil-observasi-film-belajar-aqidah-akhlak-h</link>
	<guid isPermaLink="false">b402f6b0db80a9495fa5bbbb82b8384b</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 14:20:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lp3mkil ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[lp3mkil]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara metode cooperative script dengan metode pembelajaran lain dalam meningkatkan kemampuan mengidentifikasi teks laporan hasil observasi. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada pengembangan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Metode Cooperative Script Terhadap Kemampuan Mengidentifikasi Teks Laporan Hasil Observasi Siswa Kelas VIII SMP Negeri Surulangun: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara metode cooperative script dengan metode pembelajaran lain dalam meningkatkan kemampuan mengidentifikasi teks laporan hasil observasi. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada pengembangan materi pembelajaran cooperative script yang lebih spesifik dan terstruktur, serta mengeksplorasi dampak metode ini terhadap keterampilan menulis laporan siswa. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur efektivitas metode cooperative script dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran.. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa kemampuan mengidentifikasi teks laporan hasil observasi siswa kelas VIII SMP Negeri Surulangun setelah penerapan metode pembelajaran cooperative script secara signifikan tuntas.Hal ini dibuktikan dengan rata-rata nilai tes akhir sebesar 80,39, persentase jumlah siswa yang tuntas belajar mencapai 85,71%, dan hasil perhitungan statistik dengan menggunakan uji-t menunjukkan bahwa thitung (11.499) lebih besar dari ttabel (2,048), sehingga Ho ditolak dan Ha diterima Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ketuntasan hasil belajar materi mengidentifikasi teks laporan hasil observasi siswa kelas VIII SMP Negeri Surulangun melalui metode pembelajaran cooperative script. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan populasi siswa kelas VIII SMP Negeri Surulangun Tahun Ajaran 2025/2026 dan sampel kelas VIII.B. Data dikumpulkan menggunakan teknik tes dan non-tes, kemudian dianalisis menggunakan uji-t. Hasil analisis menunjukkan bahwa thitung (11.499) lebih besar dari ttabel (2,048),... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/3/hasil-observasi-film-belajar-aqidah-akhlak-analis-thumb-28009.webp" title="JURIS - Penerapan Metode Cooperative Script Terhadap Kemampuan Mengidentifikasi Teks Laporan Hasil Observasi Siswa Kelas VIII SMP Negeri Surulangun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/hasil-observasi-film-belajar-aqidah-akhlak-analis-thumb-28009.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/hasil-observasi-film-belajar-aqidah-akhlak-analis-thumb-28009.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/hasil-observasi-film-belajar-aqidah-akhlak-analis-thumb-28009.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Metode Cooperative Script Terhadap Kemampuan Mengidentifikasi Teks Laporan Hasil Observasi Siswa Kelas VIII SMP Negeri Surulangun" alt="JURIS - Penerapan Metode Cooperative Script Terhadap Kemampuan Mengidentifikasi Teks Laporan Hasil Observasi Siswa Kelas VIII SMP Negeri Surulangun" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/hasil-observasi-film-belajar-aqidah-akhlak-analis-thumb-18b3c.webp" title="JURIS - Penerapan Metode Cooperative Script Terhadap Kemampuan Mengidentifikasi Teks Laporan Hasil Observasi Siswa Kelas VIII SMP Negeri Surulangun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/hasil-observasi-film-belajar-aqidah-akhlak-analis-thumb-18b3c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/hasil-observasi-film-belajar-aqidah-akhlak-analis-thumb-18b3c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/hasil-observasi-film-belajar-aqidah-akhlak-analis-thumb-18b3c.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Metode Cooperative Script Terhadap Kemampuan Mengidentifikasi Teks Laporan Hasil Observasi Siswa Kelas VIII SMP Negeri Surulangun" alt="JURIS - Penerapan Metode Cooperative Script Terhadap Kemampuan Mengidentifikasi Teks Laporan Hasil Observasi Siswa Kelas VIII SMP Negeri Surulangun" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/hasil-observasi-film-belajar-aqidah-akhlak-analis-thumb-5e799.webp" title="JURIS - Penerapan Metode Cooperative Script Terhadap Kemampuan Mengidentifikasi Teks Laporan Hasil Observasi Siswa Kelas VIII SMP Negeri Surulangun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/hasil-observasi-film-belajar-aqidah-akhlak-analis-thumb-5e799.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/hasil-observasi-film-belajar-aqidah-akhlak-analis-thumb-5e799.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/hasil-observasi-film-belajar-aqidah-akhlak-analis-thumb-5e799.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Metode Cooperative Script Terhadap Kemampuan Mengidentifikasi Teks Laporan Hasil Observasi Siswa Kelas VIII SMP Negeri Surulangun" alt="JURIS - Penerapan Metode Cooperative Script Terhadap Kemampuan Mengidentifikasi Teks Laporan Hasil Observasi Siswa Kelas VIII SMP Negeri Surulangun" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53265-hasil-observasi-film-belajar-aqidah-akhlak-h" title="JURIS - Penerapan Metode Cooperative Script Terhadap Kemampuan Mengidentifikasi Teks Laporan Hasil Observasi Siswa Kelas VIII SMP Negeri Surulangun" target="_blank">Penerapan Metode Cooperative Script Terhadap Kemampuan Mengidentifikasi Teks Laporan Hasil Observasi Siswa Kelas VIII SMP Negeri Surulangun</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara metode cooperative script dengan metode pembelajaran lain dalam meningkatkan kemampuan mengidentifikasi teks laporan hasil observasi. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada pengembangan materi pembelajaran cooperative script yang lebih spesifik dan terstruktur, serta mengeksplorasi dampak metode ini terhadap keterampilan menulis laporan siswa. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur efektivitas metode cooperative script dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa kemampuan mengidentifikasi teks laporan hasil observasi siswa kelas VIII SMP Negeri Surulangun setelah penerapan metode pembelajaran cooperative script secara signifikan tuntas.Hal ini dibuktikan dengan rata-rata nilai tes akhir sebesar 80,39, persentase jumlah siswa yang tuntas belajar mencapai 85,71%, dan hasil perhitungan statistik dengan menggunakan uji-t menunjukkan bahwa thitung (11.499) lebih besar dari ttabel (2,048), sehingga Ho ditolak dan Ha diterima
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ketuntasan hasil belajar materi mengidentifikasi teks laporan hasil observasi siswa kelas VIII SMP Negeri Surulangun melalui metode pembelajaran cooperative script. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan populasi siswa kelas VIII SMP Negeri Surulangun Tahun Ajaran 2025/2026 dan sampel kelas VIII.B. Data dikumpulkan menggunakan teknik tes dan non-tes, kemudian dianalisis menggunakan uji-t. Hasil analisis menunjukkan bahwa thitung (11.499) lebih besar dari ttabel (2,048),...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/3/hasil-observasi-film-belajar-aqidah-akhlak-analis-thumb-18b3c.webp" type="image/webp" length="88480" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/hasil-observasi-film-belajar-aqidah-akhlak-analis-thumb-28009.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/hasil-observasi-film-belajar-aqidah-akhlak-analis-thumb-18b3c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/hasil-observasi-film-belajar-aqidah-akhlak-analis-thumb-5e799.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6222-lp3mkil.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17793-linggau-jurnal-language-education-literature.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Konstitusionalitas Aksi Demo Menimbang Hak Menyatakan Pendapat dan Ketertiban Umum dalam Hukum Tata Negara Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Konstitusionalitas Aksi Demo Menimbang Hak Menyatakan Pendapat dan Ketertiban Umum dalam Hukum Tata Negara Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Konstitusionalitas Aksi Demo Menimbang Hak Menyatakan Pendapat dan Ketertiban Umum dalam Hukum Tata Negara Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53256-pasal-28e-ayat-aksi-unjuk-analisis-prose</link>
	<guid isPermaLink="false">b265e76ce1c7e204408c491692c9070b</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 14:20:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ liona efrina ]]></category>
	<category><![CDATA[ baenil huda ]]></category>
	<category><![CDATA[ jim index ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[baenil,efrina,huda,index,jim,liona]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan pedoman interpretasi objektif unsur keonaran dalam Pasal 256 KUHP baru. Pedoman ini dapat menjadi panduan praktis bagi aparat kepolisian dalam menilai apakah sebuah aksi unjuk rasa telah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Konstitusionalitas Aksi Demo: Menimbang Hak Menyatakan Pendapat dan Ketertiban Umum dalam Hukum Tata Negara Indonesia: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan pedoman interpretasi objektif unsur keonaran dalam Pasal 256 KUHP baru. Pedoman ini dapat menjadi panduan praktis bagi aparat kepolisian dalam menilai apakah sebuah aksi unjuk rasa telah memenuhi unsur keonaran atau tidak. Selain itu, perlu dilakukan kajian mendalam tentang reformasi paradigma pengamanan Polri, khususnya dalam hal penggunaan kekuatan dan peralatan pengamanan. Kajian ini dapat mengeksplorasi alternatif pendekatan yang lebih sesuai dengan standar HAM internasional dan prinsip-prinsip demokrasi. Terakhir, penelitian tentang penguatan budaya demokrasi yang bertanggung jawab dapat dilakukan dengan fokus pada pendidikan dan sosialisasi nilai-nilai demokrasi di kalangan masyarakat sipil dan mahasiswa. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi efektif untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi sipil dalam proses demokrasi.. Konstitusionalitas aksi unjuk rasa di Indonesia bertumpu pada keseimbangan antara hak asasi manusia untuk bersuara dalam Pasal 28E ayat 3 UUD NRI 1945 dan kewajiban negara menegakkan ketertiban umum dalam Pasal 28J ayat 2 UUD NRI 1945.Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 271/PUU-XXIII/2025 memberikan interpretasi penting bahwa Pasal 256 KUHP baru bersifat kumulatif, sehingga pidana tidak dapat dijatuhkan semata-mata karena ketiadaan pemberitahuan tanpa keonaran riil.Pemberitahuan administratif harus ditempatkan sebagai koordinasi preventif untuk keselamatan massa aksi, bukan rezim perizinan terselubung.Namun, penegakan hukum di lapangan menunjukkan kesenjangan lebar.Tindakan represif aparat dalam unjuk rasa Peringatan Darurat Agustus 2024 membuktikan bahwa prinsip legalitas, nesesitas, proporsionalitas, dan akuntabilitas belum terinternalisasi dalam kultur kepolisian.Masih ada kecenderungan menggunakan pendekatan keamanan represif.Di sisi lain, tindakan anarkis seperti pemblokiran jalan di Bima dan perusakan fasilitas dalam aksi Jogja Memanggil menegaskan bahwa pembatasan pidana tetap memiliki legitimasi yuridis untuk melindungi hak kolektif masyarakat non-peserta aksi.Untuk mewujudkan keseimbangan ideal di masa depan, direkomendasikan beberapa langkah.Pertama, mentalitas aparat saat bertugas di lapangan saat demo harus terkontrol sehingga indikator objektif frasa mengganggu kepentingan umum dan keonaran dalam Pasal 256 KUHP baru tidak subyektif dilakukan.Kedua, reformasi paradigma pengamanan Polri dari pendekatan represif-keamanan menuju fasilitasi hak demokratis sesuai standar HAM internasional.Ketiga, penegakan akuntabilitas hukum yang sungguh-sungguh terhadap setiap tindakan brutalitas aparat melalui sistem peradilan pidana umum yang transparan.Keempat, penguatan budaya demokrasi yang bertanggung jawab di kalangan masyarakat sipil dan mahasiswa dengan mengedepankan adab berdemonstrasi yang mematuhi hukum negara Aksi unjuk rasa merupakan pilar penting dalam demokrasi modern sebagai saluran aspirasi publik dan kontrol sosial. Namun, pelaksanaannya menimbulkan ketegangan antara hak konstitusional warga negara untuk menyatakan pendapat dengan kewajiban negara menjaga ketertiban umum. Artikel ini menganalisis batas-batas konstitusionalitas demonstrasi di Indonesia dengan dua rumusan masalah. Pertama, bagaimana jaminan dan batasan hak berpendapat dalam hukum positif Indonesia. Kedua, bagaimana praktik penegakan hukum terhadap unjuk rasa baik yang represif dari aparat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/6/pasal-28e-ayat-aksi-unjuk-analisis-proses-demokras-thumb-4b512.webp" title="JURIS - Konstitusionalitas Aksi Demo: Menimbang Hak Menyatakan Pendapat dan Ketertiban Umum dalam Hukum Tata Negara Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/pasal-28e-ayat-aksi-unjuk-analisis-proses-demokras-thumb-4b512.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/pasal-28e-ayat-aksi-unjuk-analisis-proses-demokras-thumb-4b512.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/pasal-28e-ayat-aksi-unjuk-analisis-proses-demokras-thumb-4b512.webp 1x" title="JURIS - Konstitusionalitas Aksi Demo: Menimbang Hak Menyatakan Pendapat dan Ketertiban Umum dalam Hukum Tata Negara Indonesia" alt="JURIS - Konstitusionalitas Aksi Demo: Menimbang Hak Menyatakan Pendapat dan Ketertiban Umum dalam Hukum Tata Negara Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/pasal-28e-ayat-aksi-unjuk-analisis-proses-demokras-thumb-1a1eb.webp" title="JURIS - Konstitusionalitas Aksi Demo: Menimbang Hak Menyatakan Pendapat dan Ketertiban Umum dalam Hukum Tata Negara Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/pasal-28e-ayat-aksi-unjuk-analisis-proses-demokras-thumb-1a1eb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/pasal-28e-ayat-aksi-unjuk-analisis-proses-demokras-thumb-1a1eb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/pasal-28e-ayat-aksi-unjuk-analisis-proses-demokras-thumb-1a1eb.webp 1x" title="JURIS - Konstitusionalitas Aksi Demo: Menimbang Hak Menyatakan Pendapat dan Ketertiban Umum dalam Hukum Tata Negara Indonesia" alt="JURIS - Konstitusionalitas Aksi Demo: Menimbang Hak Menyatakan Pendapat dan Ketertiban Umum dalam Hukum Tata Negara Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/pasal-28e-ayat-aksi-unjuk-analisis-proses-demokras-thumb-f08f4.webp" title="JURIS - Konstitusionalitas Aksi Demo: Menimbang Hak Menyatakan Pendapat dan Ketertiban Umum dalam Hukum Tata Negara Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/pasal-28e-ayat-aksi-unjuk-analisis-proses-demokras-thumb-f08f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/pasal-28e-ayat-aksi-unjuk-analisis-proses-demokras-thumb-f08f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/pasal-28e-ayat-aksi-unjuk-analisis-proses-demokras-thumb-f08f4.webp 1x" title="JURIS - Konstitusionalitas Aksi Demo: Menimbang Hak Menyatakan Pendapat dan Ketertiban Umum dalam Hukum Tata Negara Indonesia" alt="JURIS - Konstitusionalitas Aksi Demo: Menimbang Hak Menyatakan Pendapat dan Ketertiban Umum dalam Hukum Tata Negara Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53256-pasal-28e-ayat-aksi-unjuk-analisis-prose" title="JURIS - Konstitusionalitas Aksi Demo: Menimbang Hak Menyatakan Pendapat dan Ketertiban Umum dalam Hukum Tata Negara Indonesia" target="_blank">Konstitusionalitas Aksi Demo: Menimbang Hak Menyatakan Pendapat dan Ketertiban Umum dalam Hukum Tata Negara Indonesia</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan pedoman interpretasi objektif unsur keonaran dalam Pasal 256 KUHP baru. Pedoman ini dapat menjadi panduan praktis bagi aparat kepolisian dalam menilai apakah sebuah aksi unjuk rasa telah memenuhi unsur keonaran atau tidak. Selain itu, perlu dilakukan kajian mendalam tentang reformasi paradigma pengamanan Polri, khususnya dalam hal penggunaan kekuatan dan peralatan pengamanan. Kajian ini dapat mengeksplorasi alternatif pendekatan yang lebih sesuai dengan standar HAM internasional dan prinsip-prinsip demokrasi. Terakhir, penelitian tentang penguatan budaya demokrasi yang bertanggung jawab dapat dilakukan dengan fokus pada pendidikan dan sosialisasi nilai-nilai demokrasi di kalangan masyarakat sipil dan mahasiswa. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi efektif untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi sipil dalam proses demokrasi..
<br>Konstitusionalitas aksi unjuk rasa di Indonesia bertumpu pada keseimbangan antara hak asasi manusia untuk bersuara dalam Pasal 28E ayat 3 UUD NRI 1945 dan kewajiban negara menegakkan ketertiban umum dalam Pasal 28J ayat 2 UUD NRI 1945.Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 271/PUU-XXIII/2025 memberikan interpretasi penting bahwa Pasal 256 KUHP baru bersifat kumulatif, sehingga pidana tidak dapat dijatuhkan semata-mata karena ketiadaan pemberitahuan tanpa keonaran riil.Pemberitahuan administratif harus ditempatkan sebagai koordinasi preventif untuk keselamatan massa aksi, bukan rezim perizinan terselubung.Namun, penegakan hukum di lapangan menunjukkan kesenjangan lebar.Tindakan represif aparat dalam unjuk rasa Peringatan Darurat Agustus 2024 membuktikan bahwa prinsip legalitas, nesesitas, proporsionalitas, dan akuntabilitas belum terinternalisasi dalam kultur kepolisian.Masih ada kecenderungan menggunakan pendekatan keamanan represif.Di sisi lain, tindakan anarkis seperti pemblokiran jalan di Bima dan perusakan fasilitas dalam aksi Jogja Memanggil menegaskan bahwa pembatasan pidana tetap memiliki legitimasi yuridis untuk melindungi hak kolektif masyarakat non-peserta aksi.Untuk mewujudkan keseimbangan ideal di masa depan, direkomendasikan beberapa langkah.Pertama, mentalitas aparat saat bertugas di lapangan saat demo harus terkontrol sehingga indikator objektif frasa mengganggu kepentingan umum dan keonaran dalam Pasal 256 KUHP baru tidak subyektif dilakukan.Kedua, reformasi paradigma pengamanan Polri dari pendekatan represif-keamanan menuju fasilitasi hak demokratis sesuai standar HAM internasional.Ketiga, penegakan akuntabilitas hukum yang sungguh-sungguh terhadap setiap tindakan brutalitas aparat melalui sistem peradilan pidana umum yang transparan.Keempat, penguatan budaya demokrasi yang bertanggung jawab di kalangan masyarakat sipil dan mahasiswa dengan mengedepankan adab berdemonstrasi yang mematuhi hukum negara
<br>Aksi unjuk rasa merupakan pilar penting dalam demokrasi modern sebagai saluran aspirasi publik dan kontrol sosial. Namun, pelaksanaannya menimbulkan ketegangan antara hak konstitusional warga negara untuk menyatakan pendapat dengan kewajiban negara menjaga ketertiban umum. Artikel ini menganalisis batas-batas konstitusionalitas demonstrasi di Indonesia dengan dua rumusan masalah. Pertama, bagaimana jaminan dan batasan hak berpendapat dalam hukum positif Indonesia. Kedua, bagaimana praktik penegakan hukum terhadap unjuk rasa baik yang represif dari aparat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/6/pasal-28e-ayat-aksi-unjuk-analisis-proses-demokras-thumb-1a1eb.webp" type="image/webp" length="114046" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/pasal-28e-ayat-aksi-unjuk-analisis-proses-demokras-thumb-4b512.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/pasal-28e-ayat-aksi-unjuk-analisis-proses-demokras-thumb-1a1eb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/pasal-28e-ayat-aksi-unjuk-analisis-proses-demokras-thumb-f08f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-690-greenpub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1473-jurnal-ilmu-multidisiplin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ A Conceptual Framework for Enhancing Community Economic Independence through Capacity Building Training and MSME Development ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A Conceptual Framework for Enhancing Community Economic Independence through Capacity Building Training and MSME Development ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A Conceptual Framework for Enhancing Community Economic Independence through Capacity Building Training and MSME Development ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53247-pengembangan-umkm-kemandirian-ekonomi-komunitas-pe</link>
	<guid isPermaLink="false">cf1705973e3e4fd56acd4c45327f7a5c</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 14:02:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menguji kerangka konseptual ini secara empiris di berbagai komunitas dengan membandingkan hasil implementasi pelatihan pembangunan kapasitas terhadap peningkatan kemandirian ekonomi, sehingga dapat menilai keefektifan model dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - A Conceptual Framework for Enhancing Community Economic Independence through Capacity-Building Training and MSME Development: Penelitian lanjutan dapat menguji kerangka konseptual ini secara empiris di berbagai komunitas dengan membandingkan hasil implementasi pelatihan pembangunan kapasitas terhadap peningkatan kemandirian ekonomi, sehingga dapat menilai keefektifan model dalam konteks nyata. Selanjutnya, studi dapat mengeksplorasi peran digitalisasi sebagai faktor moderasi dalam pelatihan pembangunan kapasitas, misalnya dengan meneliti bagaimana platform digital meningkatkan akses informasi, jaringan, dan efisiensi operasional UMKM di daerah terpencil. Akhirnya, penelitian komparatif tentang model mentoring yang berbedaAimisalnya mentoring berbasis universitas versus mentoring komunitas lokalAidapat mengidentifikasi pendekatan paling efektif dalam memperkuat transfer pengetahuan dan dukungan institusional bagi pengembangan UMKM, memberikan panduan kebijakan bagi program pemberdayaan yang berkelanjutan.. Penelitian ini berhasil merumuskan kerangka konseptual yang mengintegrasikan pelatihan pembangunan kapasitas dengan pengembangan UMKM sebagai mekanisme utama untuk meningkatkan kemandirian ekonomi komunitas.Hasil menunjukkan bahwa pelatihan pembangunan kapasitas meningkatkan kapasitas kewirausahaan dan, melalui faktor mediasi seperti modal sosial, mentoring, dan dukungan institusional, memperkuat perkembangan UMKM, sementara faktor eksternal seperti kebijakan pemerintah, akses pembiayaan, dan digitalisasi memoderasi efektivitasnya.Dengan demikian, kemandirian ekonomi komunitas dapat dicapai melalui proses multidimensi yang menggabungkan peningkatan kapasitas internal dan dukungan ekosistem eksternal, memberikan kontribusi teoritis serta implikasi praktis untuk merancang program pemberdayaan berkelanjutan Membangun kemandirian ekonomi komunitas menjadi prioritas strategis untuk mencapai pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, khususnya di wilayah berkembang yang masih menghadapi ketidaksetaraan dalam akses sumber daya ekonomi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan kerangka konseptual yang mengintegrasikan pelatihan pembangunan kapasitas dengan pengembangan mikro, kecil, dan menengah usaha (UMKM) sebagai penggerak utama pemberdayaan ekonomi komunitas. Pendekatan kualitatif yang mengandalkan tinjauan literatur sistematis dan sintesis konseptual digunakan untuk mengidentifikasi variabel utama serta hubungan yang memengaruhi kemandirian ekonomi. Hasil menunjukkan bahwa pelatihan pembangunan kapasitas berperan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/9/pengembangan-umkm-kemandirian-ekonomi-komunitas-ka-thumb-cb606.webp" title="JURIS - A Conceptual Framework for Enhancing Community Economic Independence through Capacity-Building Training and MSME Development" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/pengembangan-umkm-kemandirian-ekonomi-komunitas-ka-thumb-cb606.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/pengembangan-umkm-kemandirian-ekonomi-komunitas-ka-thumb-cb606.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/pengembangan-umkm-kemandirian-ekonomi-komunitas-ka-thumb-cb606.webp 1x" title="JURIS - A Conceptual Framework for Enhancing Community Economic Independence through Capacity-Building Training and MSME Development" alt="JURIS - A Conceptual Framework for Enhancing Community Economic Independence through Capacity-Building Training and MSME Development" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/pengembangan-umkm-kemandirian-ekonomi-komunitas-ka-thumb-3c00e.webp" title="JURIS - A Conceptual Framework for Enhancing Community Economic Independence through Capacity-Building Training and MSME Development" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/pengembangan-umkm-kemandirian-ekonomi-komunitas-ka-thumb-3c00e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/pengembangan-umkm-kemandirian-ekonomi-komunitas-ka-thumb-3c00e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/pengembangan-umkm-kemandirian-ekonomi-komunitas-ka-thumb-3c00e.webp 1x" title="JURIS - A Conceptual Framework for Enhancing Community Economic Independence through Capacity-Building Training and MSME Development" alt="JURIS - A Conceptual Framework for Enhancing Community Economic Independence through Capacity-Building Training and MSME Development" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/pengembangan-umkm-kemandirian-ekonomi-komunitas-ka-thumb-63e66.webp" title="JURIS - A Conceptual Framework for Enhancing Community Economic Independence through Capacity-Building Training and MSME Development" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/pengembangan-umkm-kemandirian-ekonomi-komunitas-ka-thumb-63e66.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/pengembangan-umkm-kemandirian-ekonomi-komunitas-ka-thumb-63e66.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/pengembangan-umkm-kemandirian-ekonomi-komunitas-ka-thumb-63e66.webp 1x" title="JURIS - A Conceptual Framework for Enhancing Community Economic Independence through Capacity-Building Training and MSME Development" alt="JURIS - A Conceptual Framework for Enhancing Community Economic Independence through Capacity-Building Training and MSME Development" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53247-pengembangan-umkm-kemandirian-ekonomi-komunitas-pe" title="JURIS - A Conceptual Framework for Enhancing Community Economic Independence through Capacity-Building Training and MSME Development" target="_blank">A Conceptual Framework for Enhancing Community Economic Independence through Capacity-Building Training and MSME Development</a>: Penelitian lanjutan dapat menguji kerangka konseptual ini secara empiris di berbagai komunitas dengan membandingkan hasil implementasi pelatihan pembangunan kapasitas terhadap peningkatan kemandirian ekonomi, sehingga dapat menilai keefektifan model dalam konteks nyata. Selanjutnya, studi dapat mengeksplorasi peran digitalisasi sebagai faktor moderasi dalam pelatihan pembangunan kapasitas, misalnya dengan meneliti bagaimana platform digital meningkatkan akses informasi, jaringan, dan efisiensi operasional UMKM di daerah terpencil. Akhirnya, penelitian komparatif tentang model mentoring yang berbedaAimisalnya mentoring berbasis universitas versus mentoring komunitas lokalAidapat mengidentifikasi pendekatan paling efektif dalam memperkuat transfer pengetahuan dan dukungan institusional bagi pengembangan UMKM, memberikan panduan kebijakan bagi program pemberdayaan yang berkelanjutan..
<br>Penelitian ini berhasil merumuskan kerangka konseptual yang mengintegrasikan pelatihan pembangunan kapasitas dengan pengembangan UMKM sebagai mekanisme utama untuk meningkatkan kemandirian ekonomi komunitas.Hasil menunjukkan bahwa pelatihan pembangunan kapasitas meningkatkan kapasitas kewirausahaan dan, melalui faktor mediasi seperti modal sosial, mentoring, dan dukungan institusional, memperkuat perkembangan UMKM, sementara faktor eksternal seperti kebijakan pemerintah, akses pembiayaan, dan digitalisasi memoderasi efektivitasnya.Dengan demikian, kemandirian ekonomi komunitas dapat dicapai melalui proses multidimensi yang menggabungkan peningkatan kapasitas internal dan dukungan ekosistem eksternal, memberikan kontribusi teoritis serta implikasi praktis untuk merancang program pemberdayaan berkelanjutan
<br>Membangun kemandirian ekonomi komunitas menjadi prioritas strategis untuk mencapai pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, khususnya di wilayah berkembang yang masih menghadapi ketidaksetaraan dalam akses sumber daya ekonomi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan kerangka konseptual yang mengintegrasikan pelatihan pembangunan kapasitas dengan pengembangan mikro, kecil, dan menengah usaha (UMKM) sebagai penggerak utama pemberdayaan ekonomi komunitas. Pendekatan kualitatif yang mengandalkan tinjauan literatur sistematis dan sintesis konseptual digunakan untuk mengidentifikasi variabel utama serta hubungan yang memengaruhi kemandirian ekonomi. Hasil menunjukkan bahwa pelatihan pembangunan kapasitas berperan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/9/pengembangan-umkm-kemandirian-ekonomi-komunitas-ka-thumb-cb606.webp" type="image/webp" length="120522" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/pengembangan-umkm-kemandirian-ekonomi-komunitas-ka-thumb-cb606.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/pengembangan-umkm-kemandirian-ekonomi-komunitas-ka-thumb-3c00e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/pengembangan-umkm-kemandirian-ekonomi-komunitas-ka-thumb-63e66.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-754-rescollacomm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3045-international-journal-research-community-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Pelatihan Tenaga Potensi dalam Pelaksanaan Operasi Search and Rescue SAR Terhadap Kinerja di Kantor Pencarian dan Pertolongan di Sorong ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Pelatihan Tenaga Potensi dalam Pelaksanaan Operasi Search and Rescue SAR Terhadap Kinerja di Kantor Pencarian dan Pertolongan di Sorong ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Pelatihan Tenaga Potensi dalam Pelaksanaan Operasi Search and Rescue SAR Terhadap Kinerja di Kantor Pencarian dan Pertolongan di Sorong ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53264-kompleksitas-operasi-sar-maritim</link>
	<guid isPermaLink="false">e584d0f40dbb526152c50e6af2b88221</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 14:02:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ liona efrina ]]></category>
	<category><![CDATA[ baenil huda ]]></category>
	<category><![CDATA[ jim index ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[baenil,efrina,huda,index,jim,liona]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas pelatihan potensi SAR, perlu dilakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada pengembangan metode pelatihan yang lebih inovatif dan terukur. Penelitian ini dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi simulasi dan pelatihan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Pelatihan Tenaga Potensi dalam Pelaksanaan Operasi Search and Rescue (SAR) Terhadap Kinerja di Kantor Pencarian dan Pertolongan di Sorong: Untuk meningkatkan efektivitas pelatihan potensi SAR, perlu dilakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada pengembangan metode pelatihan yang lebih inovatif dan terukur. Penelitian ini dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi simulasi dan pelatihan virtual untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi pelatihan. Selain itu, penelitian juga dapat menganalisis dampak jangka panjang pelatihan terhadap kinerja operasional SAR, termasuk evaluasi terhadap keberlanjutan kompetensi dan keterlibatan alumni dalam operasi nyata. Dengan demikian, penelitian ini akan memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efektivitas operasi SAR secara keseluruhan.. Transfer pelatihan dalam operasi SAR pada dasarnya ditentukan oleh interaksi antara faktor individual, organisasi, dan kebijakan publik secara simultan.faktor pendukung seperti kualitas instruktur, relevansi materi, dukungan kelembagaan, ketersediaan sumber daya, serta keterlibatan stakeholder terbukti memperkuat implementasi hasil pelatihan di lapangan, sementara faktor penghambat berupa keterbatasan sumber daya, lemahnya koordinasi, minimnya tindak lanjut pasca-pelatihan, serta inkonsistensi implementasi kebijakan justru menghambat transformasi kompetensi menjadi kinerja operasional, sehingga efektivitas pelatihan tidak dapat dicapai secara optimal tanpa pendekatan sistemik yang terintegrasi.Pelatihan potensi SAR memiliki kontribusi signifikan terhadap peningkatan efektivitas operasi pencarian dan pertolongan, yang tercermin dalam peningkatan kecepatan respons, kualitas koordinasi, serta keberhasilan penyelamatan korban.namun demikian, dampak tersebut bersifat kondisional dan sangat bergantung pada kesesuaian antara tujuan pelatihan, dukungan sumber daya, serta lingkungan operasional, sehingga pelatihan hanya akan menghasilkan efektivitas substantif apabila diintegrasikan secara konsisten dalam kerangka kebijakan, evaluasi berkelanjutan, dan penguatan kapasitas organisasi secara menyeluruh Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya kompleksitas operasi pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR) di wilayah Sorong yang menuntut kesiapan sumber daya manusia yang profesional, responsif, dan terkoordinasi. Pelatihan tenaga potensi SAR menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kapasitas tersebut, namun efektivitasnya dalam mendukung kinerja operasional masih memerlukan pengujian empiris. Oleh karena itu, penelitian ini merumuskan dua permasalahan utama, yaitu: (1) apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam transfer hasil pelatihan ke dalam operasi SAR yang nyata; dan (2) bagaimana dampak pelatihan potensi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/8/kompleksitas-operasi-sar-maritim-kinerja-operasion-thumb-c6cd6.webp" title="JURIS - Efektivitas Pelatihan Tenaga Potensi dalam Pelaksanaan Operasi Search and Rescue (SAR) Terhadap Kinerja di Kantor Pencarian dan Pertolongan di Sorong" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/kompleksitas-operasi-sar-maritim-kinerja-operasion-thumb-c6cd6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/kompleksitas-operasi-sar-maritim-kinerja-operasion-thumb-c6cd6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/kompleksitas-operasi-sar-maritim-kinerja-operasion-thumb-c6cd6.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Pelatihan Tenaga Potensi dalam Pelaksanaan Operasi Search and Rescue (SAR) Terhadap Kinerja di Kantor Pencarian dan Pertolongan di Sorong" alt="JURIS - Efektivitas Pelatihan Tenaga Potensi dalam Pelaksanaan Operasi Search and Rescue (SAR) Terhadap Kinerja di Kantor Pencarian dan Pertolongan di Sorong" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/kompleksitas-operasi-sar-maritim-kinerja-operasion-thumb-3f2aa.webp" title="JURIS - Efektivitas Pelatihan Tenaga Potensi dalam Pelaksanaan Operasi Search and Rescue (SAR) Terhadap Kinerja di Kantor Pencarian dan Pertolongan di Sorong" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/kompleksitas-operasi-sar-maritim-kinerja-operasion-thumb-3f2aa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/kompleksitas-operasi-sar-maritim-kinerja-operasion-thumb-3f2aa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/kompleksitas-operasi-sar-maritim-kinerja-operasion-thumb-3f2aa.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Pelatihan Tenaga Potensi dalam Pelaksanaan Operasi Search and Rescue (SAR) Terhadap Kinerja di Kantor Pencarian dan Pertolongan di Sorong" alt="JURIS - Efektivitas Pelatihan Tenaga Potensi dalam Pelaksanaan Operasi Search and Rescue (SAR) Terhadap Kinerja di Kantor Pencarian dan Pertolongan di Sorong" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/kompleksitas-operasi-sar-maritim-kinerja-operasion-thumb-ffa6c.webp" title="JURIS - Efektivitas Pelatihan Tenaga Potensi dalam Pelaksanaan Operasi Search and Rescue (SAR) Terhadap Kinerja di Kantor Pencarian dan Pertolongan di Sorong" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/kompleksitas-operasi-sar-maritim-kinerja-operasion-thumb-ffa6c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/kompleksitas-operasi-sar-maritim-kinerja-operasion-thumb-ffa6c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/kompleksitas-operasi-sar-maritim-kinerja-operasion-thumb-ffa6c.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Pelatihan Tenaga Potensi dalam Pelaksanaan Operasi Search and Rescue (SAR) Terhadap Kinerja di Kantor Pencarian dan Pertolongan di Sorong" alt="JURIS - Efektivitas Pelatihan Tenaga Potensi dalam Pelaksanaan Operasi Search and Rescue (SAR) Terhadap Kinerja di Kantor Pencarian dan Pertolongan di Sorong" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53264-kompleksitas-operasi-sar-maritim" title="JURIS - Efektivitas Pelatihan Tenaga Potensi dalam Pelaksanaan Operasi Search and Rescue (SAR) Terhadap Kinerja di Kantor Pencarian dan Pertolongan di Sorong" target="_blank">Efektivitas Pelatihan Tenaga Potensi dalam Pelaksanaan Operasi Search and Rescue (SAR) Terhadap Kinerja di Kantor Pencarian dan Pertolongan di Sorong</a>: Untuk meningkatkan efektivitas pelatihan potensi SAR, perlu dilakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada pengembangan metode pelatihan yang lebih inovatif dan terukur. Penelitian ini dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi simulasi dan pelatihan virtual untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi pelatihan. Selain itu, penelitian juga dapat menganalisis dampak jangka panjang pelatihan terhadap kinerja operasional SAR, termasuk evaluasi terhadap keberlanjutan kompetensi dan keterlibatan alumni dalam operasi nyata. Dengan demikian, penelitian ini akan memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efektivitas operasi SAR secara keseluruhan..
<br>Transfer pelatihan dalam operasi SAR pada dasarnya ditentukan oleh interaksi antara faktor individual, organisasi, dan kebijakan publik secara simultan.faktor pendukung seperti kualitas instruktur, relevansi materi, dukungan kelembagaan, ketersediaan sumber daya, serta keterlibatan stakeholder terbukti memperkuat implementasi hasil pelatihan di lapangan, sementara faktor penghambat berupa keterbatasan sumber daya, lemahnya koordinasi, minimnya tindak lanjut pasca-pelatihan, serta inkonsistensi implementasi kebijakan justru menghambat transformasi kompetensi menjadi kinerja operasional, sehingga efektivitas pelatihan tidak dapat dicapai secara optimal tanpa pendekatan sistemik yang terintegrasi.Pelatihan potensi SAR memiliki kontribusi signifikan terhadap peningkatan efektivitas operasi pencarian dan pertolongan, yang tercermin dalam peningkatan kecepatan respons, kualitas koordinasi, serta keberhasilan penyelamatan korban.namun demikian, dampak tersebut bersifat kondisional dan sangat bergantung pada kesesuaian antara tujuan pelatihan, dukungan sumber daya, serta lingkungan operasional, sehingga pelatihan hanya akan menghasilkan efektivitas substantif apabila diintegrasikan secara konsisten dalam kerangka kebijakan, evaluasi berkelanjutan, dan penguatan kapasitas organisasi secara menyeluruh
<br>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya kompleksitas operasi pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR) di wilayah Sorong yang menuntut kesiapan sumber daya manusia yang profesional, responsif, dan terkoordinasi. Pelatihan tenaga potensi SAR menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kapasitas tersebut, namun efektivitasnya dalam mendukung kinerja operasional masih memerlukan pengujian empiris. Oleh karena itu, penelitian ini merumuskan dua permasalahan utama, yaitu: (1) apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam transfer hasil pelatihan ke dalam operasi SAR yang nyata; dan (2) bagaimana dampak pelatihan potensi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/8/kompleksitas-operasi-sar-maritim-kinerja-operasion-thumb-ffa6c.webp" type="image/webp" length="117432" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/kompleksitas-operasi-sar-maritim-kinerja-operasion-thumb-c6cd6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/kompleksitas-operasi-sar-maritim-kinerja-operasion-thumb-3f2aa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/kompleksitas-operasi-sar-maritim-kinerja-operasion-thumb-ffa6c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-690-greenpub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1473-jurnal-ilmu-multidisiplin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ From Laboratory to Society A Literature Analysis of Transforming Scientific Innovation into Real Technological Solutions ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ From Laboratory to Society A Literature Analysis of Transforming Scientific Innovation into Real Technological Solutions ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ From Laboratory to Society A Literature Analysis of Transforming Scientific Innovation into Real Technological Solutions ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53252-transformasi-digital-perusahaan-ekosistem-inovasi</link>
	<guid isPermaLink="false">e55b37909c8c50d23191d5fee9036f75</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 13:56:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan model inovasi holistik yang mengintegrasikan dimensi teknologi, institusional, dan sosial. Model ini dapat membantu memahami bagaimana inovasi dapat ditransformasikan menjadi solusi teknologi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - From Laboratory to Society: A Literature Analysis of Transforming Scientific Innovation into Real Technological Solutions: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan model inovasi holistik yang mengintegrasikan dimensi teknologi, institusional, dan sosial. Model ini dapat membantu memahami bagaimana inovasi dapat ditransformasikan menjadi solusi teknologi nyata yang berdampak pada masyarakat. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi digital, khususnya kecerdasan buatan, dalam mempercepat proses inovasi dan meningkatkan kolaborasi lintas sektor. Efektivitas teknologi ini perlu dievaluasi lebih lanjut dalam konteks kesiapan organisasi dan keselarasan ekosistem. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki faktor-faktor yang mempengaruhi difusi inovasi, termasuk komunikasi, jaringan sosial, kondisi ekonomi, dan lingkungan institusional. Pemahaman yang lebih dalam tentang proses difusi dapat membantu memastikan bahwa inovasi diadopsi dan dimanfaatkan secara luas dalam masyarakat. Terakhir, penelitian dapat menganalisis peran kebijakan dan ekosistem dalam membentuk kinerja inovasi dan kapasitas difusi. Pemahaman yang lebih baik tentang peran kebijakan dan ekosistem dapat membantu menciptakan lingkungan yang mendukung untuk transformasi inovasi yang sukses.. Studi ini secara sistematis memeriksa proses transformasi inovasi ilmiah menjadi solusi teknologi nyata melalui pendekatan tinjauan literatur yang terstruktur.Dengan menganalisis berbagai karya ilmiah, penelitian mengidentifikasi bahwa transformasi inovasi bukanlah progresi linier, tetapi sistem yang kompleks dan saling terhubung yang melibatkan beberapa tahap, termasuk penciptaan pengetahuan, transfer teknologi, komersialisasi penelitian, dan difusi inovasi.Setiap tahap memainkan peran kritis dalam memastikan bahwa penemuan ilmiah dapat melampaui laboratorium dan menghasilkan dampak sosial yang bermakna.Temuan mengungkapkan bahwa kesuksesan proses transformasi ini sangat tergantung pada interaksi antara kemampuan teknologi, dukungan institusional, dan kerangka kebijakan.Transfer teknologi dan transfer pengetahuan muncul sebagai mekanisme jembatan kunci yang menghubungkan keluaran penelitian dengan aplikasi industri, sementara komersialisasi bertindak sebagai fase kritis dalam mengubah inovasi menjadi solusi siap pasar.Selain itu, difusi inovasi menentukan tingkat di mana solusi ini diadopsi dan dimanfaatkan dalam masyarakat, akhirnya membentuk nilai ekonomi dan sosialnya.Selain itu, studi ini menekankan pentingnya transformasi digital dan kecerdasan buatan sebagai faktor penunjang yang mempercepat proses inovasi di semua tahap.Teknologi ini meningkatkan efisiensi penciptaan pengetahuan, memfasilitasi kolaborasi, dan memperluas jangkauan difusi inovasi.Namun, efektivitasnya bergantung pada kesiapan organisasi, infrastruktur, dan ekosistem inovasi yang lebih luas Transformasi inovasi ilmiah menjadi solusi teknologi nyata tetap menjadi tantangan kritis dalam menjembatani kesenjangan antara penelitian dan dampak sosial. Studi ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana inovasi berkembang dari penciptaan pengetahuan berbasis laboratorium hingga adopsi masyarakat dengan mengatasi kesenjangan dalam studi sebelumnya, khususnya dalam mengintegrasikan transfer teknologi, komersialisasi, dan difusi menjadi kerangka konseptual terpadu. Penelitian mengidentifikasi tahap kunci dalam proses transformasi inovasi, termasuk penciptaan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/9/transformasi-digital-perusahaan-ekosistem-inovasi-thumb-d5d00.webp" title="JURIS - From Laboratory to Society: A Literature Analysis of Transforming Scientific Innovation into Real Technological Solutions" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/transformasi-digital-perusahaan-ekosistem-inovasi-thumb-d5d00.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/transformasi-digital-perusahaan-ekosistem-inovasi-thumb-d5d00.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/transformasi-digital-perusahaan-ekosistem-inovasi-thumb-d5d00.webp 1x" title="JURIS - From Laboratory to Society: A Literature Analysis of Transforming Scientific Innovation into Real Technological Solutions" alt="JURIS - From Laboratory to Society: A Literature Analysis of Transforming Scientific Innovation into Real Technological Solutions" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/transformasi-digital-perusahaan-ekosistem-inovasi-thumb-d5aad.webp" title="JURIS - From Laboratory to Society: A Literature Analysis of Transforming Scientific Innovation into Real Technological Solutions" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/transformasi-digital-perusahaan-ekosistem-inovasi-thumb-d5aad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/transformasi-digital-perusahaan-ekosistem-inovasi-thumb-d5aad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/transformasi-digital-perusahaan-ekosistem-inovasi-thumb-d5aad.webp 1x" title="JURIS - From Laboratory to Society: A Literature Analysis of Transforming Scientific Innovation into Real Technological Solutions" alt="JURIS - From Laboratory to Society: A Literature Analysis of Transforming Scientific Innovation into Real Technological Solutions" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/transformasi-digital-perusahaan-ekosistem-inovasi-thumb-d1760.webp" title="JURIS - From Laboratory to Society: A Literature Analysis of Transforming Scientific Innovation into Real Technological Solutions" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/transformasi-digital-perusahaan-ekosistem-inovasi-thumb-d1760.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/transformasi-digital-perusahaan-ekosistem-inovasi-thumb-d1760.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/transformasi-digital-perusahaan-ekosistem-inovasi-thumb-d1760.webp 1x" title="JURIS - From Laboratory to Society: A Literature Analysis of Transforming Scientific Innovation into Real Technological Solutions" alt="JURIS - From Laboratory to Society: A Literature Analysis of Transforming Scientific Innovation into Real Technological Solutions" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53252-transformasi-digital-perusahaan-ekosistem-inovasi" title="JURIS - From Laboratory to Society: A Literature Analysis of Transforming Scientific Innovation into Real Technological Solutions" target="_blank">From Laboratory to Society: A Literature Analysis of Transforming Scientific Innovation into Real Technological Solutions</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan model inovasi holistik yang mengintegrasikan dimensi teknologi, institusional, dan sosial. Model ini dapat membantu memahami bagaimana inovasi dapat ditransformasikan menjadi solusi teknologi nyata yang berdampak pada masyarakat. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi digital, khususnya kecerdasan buatan, dalam mempercepat proses inovasi dan meningkatkan kolaborasi lintas sektor. Efektivitas teknologi ini perlu dievaluasi lebih lanjut dalam konteks kesiapan organisasi dan keselarasan ekosistem. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki faktor-faktor yang mempengaruhi difusi inovasi, termasuk komunikasi, jaringan sosial, kondisi ekonomi, dan lingkungan institusional. Pemahaman yang lebih dalam tentang proses difusi dapat membantu memastikan bahwa inovasi diadopsi dan dimanfaatkan secara luas dalam masyarakat. Terakhir, penelitian dapat menganalisis peran kebijakan dan ekosistem dalam membentuk kinerja inovasi dan kapasitas difusi. Pemahaman yang lebih baik tentang peran kebijakan dan ekosistem dapat membantu menciptakan lingkungan yang mendukung untuk transformasi inovasi yang sukses..
<br>Studi ini secara sistematis memeriksa proses transformasi inovasi ilmiah menjadi solusi teknologi nyata melalui pendekatan tinjauan literatur yang terstruktur.Dengan menganalisis berbagai karya ilmiah, penelitian mengidentifikasi bahwa transformasi inovasi bukanlah progresi linier, tetapi sistem yang kompleks dan saling terhubung yang melibatkan beberapa tahap, termasuk penciptaan pengetahuan, transfer teknologi, komersialisasi penelitian, dan difusi inovasi.Setiap tahap memainkan peran kritis dalam memastikan bahwa penemuan ilmiah dapat melampaui laboratorium dan menghasilkan dampak sosial yang bermakna.Temuan mengungkapkan bahwa kesuksesan proses transformasi ini sangat tergantung pada interaksi antara kemampuan teknologi, dukungan institusional, dan kerangka kebijakan.Transfer teknologi dan transfer pengetahuan muncul sebagai mekanisme jembatan kunci yang menghubungkan keluaran penelitian dengan aplikasi industri, sementara komersialisasi bertindak sebagai fase kritis dalam mengubah inovasi menjadi solusi siap pasar.Selain itu, difusi inovasi menentukan tingkat di mana solusi ini diadopsi dan dimanfaatkan dalam masyarakat, akhirnya membentuk nilai ekonomi dan sosialnya.Selain itu, studi ini menekankan pentingnya transformasi digital dan kecerdasan buatan sebagai faktor penunjang yang mempercepat proses inovasi di semua tahap.Teknologi ini meningkatkan efisiensi penciptaan pengetahuan, memfasilitasi kolaborasi, dan memperluas jangkauan difusi inovasi.Namun, efektivitasnya bergantung pada kesiapan organisasi, infrastruktur, dan ekosistem inovasi yang lebih luas
<br>Transformasi inovasi ilmiah menjadi solusi teknologi nyata tetap menjadi tantangan kritis dalam menjembatani kesenjangan antara penelitian dan dampak sosial. Studi ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana inovasi berkembang dari penciptaan pengetahuan berbasis laboratorium hingga adopsi masyarakat dengan mengatasi kesenjangan dalam studi sebelumnya, khususnya dalam mengintegrasikan transfer teknologi, komersialisasi, dan difusi menjadi kerangka konseptual terpadu. Penelitian mengidentifikasi tahap kunci dalam proses transformasi inovasi, termasuk penciptaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/9/transformasi-digital-perusahaan-ekosistem-inovasi-thumb-d5d00.webp" type="image/webp" length="134382" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/transformasi-digital-perusahaan-ekosistem-inovasi-thumb-d5d00.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/transformasi-digital-perusahaan-ekosistem-inovasi-thumb-d5aad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/transformasi-digital-perusahaan-ekosistem-inovasi-thumb-d1760.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-754-rescollacomm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3045-international-journal-research-community-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Mindfulness dan Social Support terhadap Tingkat Kecemasan Atlet Muda Sentra Latihan Olaharagawan Muda Potensial Nasional SLOMPN ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Mindfulness dan Social Support terhadap Tingkat Kecemasan Atlet Muda Sentra Latihan Olaharagawan Muda Potensial Nasional SLOMPN ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Mindfulness dan Social Support terhadap Tingkat Kecemasan Atlet Muda Sentra Latihan Olaharagawan Muda Potensial Nasional SLOMPN ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53262-atlet-muda-bolabasket-remaja-sist</link>
	<guid isPermaLink="false">ea89eae6d0f84405877624e89198dfc0</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 13:47:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ liona efrina ]]></category>
	<category><![CDATA[ baenil huda ]]></category>
	<category><![CDATA[ jim index ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[baenil,efrina,huda,index,jim,liona]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menguji efektivitas jangka panjang intervensi gabungan mindfulness dan dukungan sosial dengan merancang studi longitudinal yang mengikuti atlet selama satu musim kompetisi penuh, sehingga dapat menilai dampak berkelanjutan terhadap ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Mindfulness- dan Social Support terhadap Tingkat Kecemasan Atlet Muda Sentra Latihan Olaharagawan Muda Potensial Nasional (SLOMPN): Penelitian lanjutan dapat menguji efektivitas jangka panjang intervensi gabungan mindfulness dan dukungan sosial dengan merancang studi longitudinal yang mengikuti atlet selama satu musim kompetisi penuh, sehingga dapat menilai dampak berkelanjutan terhadap kecemasan dan prestasi atlet. Selanjutnya, studi komparatif dapat membandingkan pendekatan mindfulness kelompok versus individu, sambil memvariasikan tingkat intensitas dukungan sosial untuk mengidentifikasi kombinasi paling optimal dalam mengurangi kecemasan pada remaja atlet. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan platform digital berbasis aplikasi seluler untuk menyampaikan intervensi mindfulness dan modul dukungan sosial secara remote, menilai apakah teknologi tersebut dapat meningkatkan keterlibatan, kepatuhan, dan hasil psikologis pada atlet yang berada di daerah terpencil atau memiliki jadwal latihan yang padat.. Penelitian ini membuktikan bahwa mindfulness dan dukungan sosial secara signifikan mengurangi tingkat kecemasan atlet muda di SLOMPN, dengan dukungan sosial memberikan kontribusi yang lebih besar.Model integratif yang menggabungkan regulasi internal melalui mindfulness serta optimalisasi lingkungan sosial terbukti menjelaskan 47,2% varians kecemasan, sehingga menjadi strategi paling efektif.Meskipun terdapat varians yang dipengaruhi faktor lain, temuan ini memberikan dasar bagi pengembangan program psikologis komprehensif dan menjadi landasan penting untuk penelitian lanjutan Penelitian ini menyelidiki pengaruh mindfulness dan dukungan sosial terhadap tingkat kecemasan pada atlet muda di Sentra Latihan Olahragawan Muda Potensial Nasional (SLOMPN). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya prevalensi kecemasan kompetitif yang dapat menghambat performa dan kesejahteraan psikologis. Hipotesis yang diajukan adalah bahwa tingkat mindfulness dan dukungan sosial yang lebih tinggi akan memprediksi tingkat kecemasan kompetitif yang lebih rendah. Dengan menggunakan metode survei kuantitatif, data dikumpulkan dari 104 atlet remaja menggunakan instrumen yang telah divalidasi: CSAI-2R untuk kecemasan, Athlete Mindfulness Questionnaire, dan Athlete Receive Social Support Questionnaire. Analisis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/6/atlet-muda-bolabasket-remaja-sistem-dukungan-sosia-thumb-af443.webp" title="JURIS - Pengaruh Mindfulness- dan Social Support terhadap Tingkat Kecemasan Atlet Muda Sentra Latihan Olaharagawan Muda Potensial Nasional (SLOMPN)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/atlet-muda-bolabasket-remaja-sistem-dukungan-sosia-thumb-af443.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/atlet-muda-bolabasket-remaja-sistem-dukungan-sosia-thumb-af443.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/atlet-muda-bolabasket-remaja-sistem-dukungan-sosia-thumb-af443.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Mindfulness- dan Social Support terhadap Tingkat Kecemasan Atlet Muda Sentra Latihan Olaharagawan Muda Potensial Nasional (SLOMPN)" alt="JURIS - Pengaruh Mindfulness- dan Social Support terhadap Tingkat Kecemasan Atlet Muda Sentra Latihan Olaharagawan Muda Potensial Nasional (SLOMPN)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/6/atlet-muda-bolabasket-remaja-sistem-dukungan-sosia-thumb-d646d.webp" title="JURIS - Pengaruh Mindfulness- dan Social Support terhadap Tingkat Kecemasan Atlet Muda Sentra Latihan Olaharagawan Muda Potensial Nasional (SLOMPN)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/atlet-muda-bolabasket-remaja-sistem-dukungan-sosia-thumb-d646d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/atlet-muda-bolabasket-remaja-sistem-dukungan-sosia-thumb-d646d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/atlet-muda-bolabasket-remaja-sistem-dukungan-sosia-thumb-d646d.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Mindfulness- dan Social Support terhadap Tingkat Kecemasan Atlet Muda Sentra Latihan Olaharagawan Muda Potensial Nasional (SLOMPN)" alt="JURIS - Pengaruh Mindfulness- dan Social Support terhadap Tingkat Kecemasan Atlet Muda Sentra Latihan Olaharagawan Muda Potensial Nasional (SLOMPN)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/6/atlet-muda-bolabasket-remaja-sistem-dukungan-sosia-thumb-78eb1.webp" title="JURIS - Pengaruh Mindfulness- dan Social Support terhadap Tingkat Kecemasan Atlet Muda Sentra Latihan Olaharagawan Muda Potensial Nasional (SLOMPN)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/atlet-muda-bolabasket-remaja-sistem-dukungan-sosia-thumb-78eb1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/atlet-muda-bolabasket-remaja-sistem-dukungan-sosia-thumb-78eb1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/atlet-muda-bolabasket-remaja-sistem-dukungan-sosia-thumb-78eb1.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Mindfulness- dan Social Support terhadap Tingkat Kecemasan Atlet Muda Sentra Latihan Olaharagawan Muda Potensial Nasional (SLOMPN)" alt="JURIS - Pengaruh Mindfulness- dan Social Support terhadap Tingkat Kecemasan Atlet Muda Sentra Latihan Olaharagawan Muda Potensial Nasional (SLOMPN)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53262-atlet-muda-bolabasket-remaja-sist" title="JURIS - Pengaruh Mindfulness- dan Social Support terhadap Tingkat Kecemasan Atlet Muda Sentra Latihan Olaharagawan Muda Potensial Nasional (SLOMPN)" target="_blank">Pengaruh Mindfulness- dan Social Support terhadap Tingkat Kecemasan Atlet Muda Sentra Latihan Olaharagawan Muda Potensial Nasional (SLOMPN)</a>: Penelitian lanjutan dapat menguji efektivitas jangka panjang intervensi gabungan mindfulness dan dukungan sosial dengan merancang studi longitudinal yang mengikuti atlet selama satu musim kompetisi penuh, sehingga dapat menilai dampak berkelanjutan terhadap kecemasan dan prestasi atlet. Selanjutnya, studi komparatif dapat membandingkan pendekatan mindfulness kelompok versus individu, sambil memvariasikan tingkat intensitas dukungan sosial untuk mengidentifikasi kombinasi paling optimal dalam mengurangi kecemasan pada remaja atlet. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan platform digital berbasis aplikasi seluler untuk menyampaikan intervensi mindfulness dan modul dukungan sosial secara remote, menilai apakah teknologi tersebut dapat meningkatkan keterlibatan, kepatuhan, dan hasil psikologis pada atlet yang berada di daerah terpencil atau memiliki jadwal latihan yang padat..
<br>Penelitian ini membuktikan bahwa mindfulness dan dukungan sosial secara signifikan mengurangi tingkat kecemasan atlet muda di SLOMPN, dengan dukungan sosial memberikan kontribusi yang lebih besar.Model integratif yang menggabungkan regulasi internal melalui mindfulness serta optimalisasi lingkungan sosial terbukti menjelaskan 47,2% varians kecemasan, sehingga menjadi strategi paling efektif.Meskipun terdapat varians yang dipengaruhi faktor lain, temuan ini memberikan dasar bagi pengembangan program psikologis komprehensif dan menjadi landasan penting untuk penelitian lanjutan
<br>Penelitian ini menyelidiki pengaruh mindfulness dan dukungan sosial terhadap tingkat kecemasan pada atlet muda di Sentra Latihan Olahragawan Muda Potensial Nasional (SLOMPN). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya prevalensi kecemasan kompetitif yang dapat menghambat performa dan kesejahteraan psikologis. Hipotesis yang diajukan adalah bahwa tingkat mindfulness dan dukungan sosial yang lebih tinggi akan memprediksi tingkat kecemasan kompetitif yang lebih rendah. Dengan menggunakan metode survei kuantitatif, data dikumpulkan dari 104 atlet remaja menggunakan instrumen yang telah divalidasi: CSAI-2R untuk kecemasan, Athlete Mindfulness Questionnaire, dan Athlete Receive Social Support Questionnaire. Analisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/6/atlet-muda-bolabasket-remaja-sistem-dukungan-sosia-thumb-d646d.webp" type="image/webp" length="116004" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/atlet-muda-bolabasket-remaja-sistem-dukungan-sosia-thumb-af443.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/atlet-muda-bolabasket-remaja-sistem-dukungan-sosia-thumb-d646d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/atlet-muda-bolabasket-remaja-sistem-dukungan-sosia-thumb-78eb1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-690-greenpub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1473-jurnal-ilmu-multidisiplin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Training on Mapping the Potential of Capture Fisheries in Tanjung Pasir Village as an Effort to Develop an Economy Based on Marine Resources ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Training on Mapping the Potential of Capture Fisheries in Tanjung Pasir Village as an Effort to Develop an Economy Based on Marine Resources ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Training on Mapping the Potential of Capture Fisheries in Tanjung Pasir Village as an Effort to Develop an Economy Based on Marine Resources ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53246-sumber-daya-pasir-penanganan-hasil-tangkapan-pengo</link>
	<guid isPermaLink="false">e8cacfda50e97f9fbf0576903b861c14</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 13:47:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak jangka panjang pelatihan terhadap pendapatan dan kesejahteraan masyarakat nelayan selama beberapa tahun, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang efektivitas intervensi. Selain itu, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Training on Mapping the Potential of Capture Fisheries in Tanjung Pasir Village as an Effort to Develop an Economy Based on Marine Resources: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak jangka panjang pelatihan terhadap pendapatan dan kesejahteraan masyarakat nelayan selama beberapa tahun, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang efektivitas intervensi. Selain itu, studi dapat menguji penerapan teknologi pemetaan digital yang terintegrasi dengan aplikasi seluler untuk memberikan data realActime mengenai potensi perikanan di desa pesisir, sehingga meningkatkan efisiensi penangkapan dan mengurangi tekanan pada ekosistem. Selanjutnya, diperlukan kajian tentang kelayakan pengembangan produk olahan hasil perikanan yang bernilai tambah, yang menggabungkan praktik perikanan berkelanjutan dengan strategi pemasaran, guna memperkuat keberlanjutan ekonomi lokal dan memperluas manfaat sosialAcekonomi bagi komunitas Tanjung Pasir.. Pelatihan untuk meningkatkan potensi perikanan tangkap di Desa Tanjung Pasir berhasil meningkatkan keterampilan nelayan dalam penggunaan alat tangkap ramah lingkungan serta pengelolaan hasil tangkapan secara lebih efisien.Penggunaan perahu motor luar menjadi pilihan utama dengan nilai rataAcrata hasil tangkapan per perjalanan mencapai 1.406,03 ribu Rupiah, menunjukkan potensi besar bagi pengelolaan perikanan berbasis sumber daya laut yang berkelanjutan.meskipun operasi tanpa perahu memberikan kontribusi kecil, perikanan darat tetap penting bagi ekonomi lokal.Oleh karena itu, pelatihan dan pemberdayaan nelayan serta pengembangan teknologi perikanan ramah lingkungan sangat penting untuk memperkuat keberlanjutan ekonomi dan lingkungan di Desa Tanjung Pasir Desa Tanjung Pasir, yang terletak di pesisir Kabupaten Tangerang, memiliki potensi signifikan untuk perikanan tangkap, namun pemanfaatannya masih suboptimal. Program layanan masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan kepada nelayan desa Tanjung Pasir mengenai penggunaan alat tangkap yang efisien dan ramah lingkungan, serta manajemen hasil tangkapan yang lebih baik. Diharapkan melalui pelatihan ini nelayan dapat meningkatkan hasil tangkapan, mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, dan mengoptimalkan potensi pengolahan hasil perikanan hilir. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman nelayan tentang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/0/sumber-daya-pasir-penanganan-hasil-tangkapan-pengo-thumb-4c596.webp" title="JURIS - Training on Mapping the Potential of Capture Fisheries in Tanjung Pasir Village as an Effort to Develop an Economy Based on Marine Resources" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/sumber-daya-pasir-penanganan-hasil-tangkapan-pengo-thumb-4c596.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/sumber-daya-pasir-penanganan-hasil-tangkapan-pengo-thumb-4c596.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/sumber-daya-pasir-penanganan-hasil-tangkapan-pengo-thumb-4c596.webp 1x" title="JURIS - Training on Mapping the Potential of Capture Fisheries in Tanjung Pasir Village as an Effort to Develop an Economy Based on Marine Resources" alt="JURIS - Training on Mapping the Potential of Capture Fisheries in Tanjung Pasir Village as an Effort to Develop an Economy Based on Marine Resources" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/0/sumber-daya-pasir-penanganan-hasil-tangkapan-pengo-thumb-8a038.webp" title="JURIS - Training on Mapping the Potential of Capture Fisheries in Tanjung Pasir Village as an Effort to Develop an Economy Based on Marine Resources" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/sumber-daya-pasir-penanganan-hasil-tangkapan-pengo-thumb-8a038.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/sumber-daya-pasir-penanganan-hasil-tangkapan-pengo-thumb-8a038.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/sumber-daya-pasir-penanganan-hasil-tangkapan-pengo-thumb-8a038.webp 1x" title="JURIS - Training on Mapping the Potential of Capture Fisheries in Tanjung Pasir Village as an Effort to Develop an Economy Based on Marine Resources" alt="JURIS - Training on Mapping the Potential of Capture Fisheries in Tanjung Pasir Village as an Effort to Develop an Economy Based on Marine Resources" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53246-sumber-daya-pasir-penanganan-hasil-tangkapan-pengo" title="JURIS - Training on Mapping the Potential of Capture Fisheries in Tanjung Pasir Village as an Effort to Develop an Economy Based on Marine Resources" target="_blank">Training on Mapping the Potential of Capture Fisheries in Tanjung Pasir Village as an Effort to Develop an Economy Based on Marine Resources</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak jangka panjang pelatihan terhadap pendapatan dan kesejahteraan masyarakat nelayan selama beberapa tahun, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang efektivitas intervensi. Selain itu, studi dapat menguji penerapan teknologi pemetaan digital yang terintegrasi dengan aplikasi seluler untuk memberikan data realActime mengenai potensi perikanan di desa pesisir, sehingga meningkatkan efisiensi penangkapan dan mengurangi tekanan pada ekosistem. Selanjutnya, diperlukan kajian tentang kelayakan pengembangan produk olahan hasil perikanan yang bernilai tambah, yang menggabungkan praktik perikanan berkelanjutan dengan strategi pemasaran, guna memperkuat keberlanjutan ekonomi lokal dan memperluas manfaat sosialAcekonomi bagi komunitas Tanjung Pasir..
<br>Pelatihan untuk meningkatkan potensi perikanan tangkap di Desa Tanjung Pasir berhasil meningkatkan keterampilan nelayan dalam penggunaan alat tangkap ramah lingkungan serta pengelolaan hasil tangkapan secara lebih efisien.Penggunaan perahu motor luar menjadi pilihan utama dengan nilai rataAcrata hasil tangkapan per perjalanan mencapai 1.406,03 ribu Rupiah, menunjukkan potensi besar bagi pengelolaan perikanan berbasis sumber daya laut yang berkelanjutan.meskipun operasi tanpa perahu memberikan kontribusi kecil, perikanan darat tetap penting bagi ekonomi lokal.Oleh karena itu, pelatihan dan pemberdayaan nelayan serta pengembangan teknologi perikanan ramah lingkungan sangat penting untuk memperkuat keberlanjutan ekonomi dan lingkungan di Desa Tanjung Pasir
<br>Desa Tanjung Pasir, yang terletak di pesisir Kabupaten Tangerang, memiliki potensi signifikan untuk perikanan tangkap, namun pemanfaatannya masih suboptimal. Program layanan masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan kepada nelayan desa Tanjung Pasir mengenai penggunaan alat tangkap yang efisien dan ramah lingkungan, serta manajemen hasil tangkapan yang lebih baik. Diharapkan melalui pelatihan ini nelayan dapat meningkatkan hasil tangkapan, mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, dan mengoptimalkan potensi pengolahan hasil perikanan hilir. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman nelayan tentang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/0/sumber-daya-pasir-penanganan-hasil-tangkapan-pengo-thumb-8a038.webp" type="image/webp" length="100538" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/sumber-daya-pasir-penanganan-hasil-tangkapan-pengo-thumb-4c596.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/sumber-daya-pasir-penanganan-hasil-tangkapan-pengo-thumb-8a038.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-754-rescollacomm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3045-international-journal-research-community-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan ISO 31000 dalam Manajemen Risiko Proyek Jalan Lingkungan Permukiman Studi Kasus Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan ISO 31000 dalam Manajemen Risiko Proyek Jalan Lingkungan Permukiman Studi Kasus Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan ISO 31000 dalam Manajemen Risiko Proyek Jalan Lingkungan Permukiman Studi Kasus Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53255-risiko-proyek-konstruksi-pengelolaan</link>
	<guid isPermaLink="false">aeaf2a312601a59c0a9d51f2681819ee</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 13:45:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ liona efrina ]]></category>
	<category><![CDATA[ baenil huda ]]></category>
	<category><![CDATA[ jim index ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[baenil,efrina,huda,index,jim,liona]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan dan implementasi sistem manajemen risiko yang terintegrasi secara penuh dengan prinsip-prinsip ISO 31000. Penelitian ini dapat dilakukan dengan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan ISO 31000 dalam Manajemen Risiko Proyek Jalan Lingkungan Permukiman (Studi Kasus Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi): Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan dan implementasi sistem manajemen risiko yang terintegrasi secara penuh dengan prinsip-prinsip ISO 31000. Penelitian ini dapat dilakukan dengan mengkaji lebih dalam aspek-aspek teknis, administratif, dan sosial yang terkait dengan pengelolaan risiko proyek jalan lingkungan. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi strategi-strategi mitigasi risiko yang lebih efektif dan inovatif, seperti penggunaan teknologi geospasial untuk verifikasi lokasi, pengaturan jadwal adaptif berdasarkan data iklim, dan penerapan desain jalan lingkungan yang lebih tangguh terhadap cuaca ekstrem. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas tata kelola proyek infrastruktur permukiman di tingkat lokal.. Berdasarkan hasil penelitian mengenai penerapan ISO 31000.2018 dalam manajemen risiko proyek jalan lingkungan di Kabupaten Sukabumi, dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut.Penerapan prinsip ISO 31000 belum menyeluruh - Prinsip inklusif, dinamis, dan best available information tidak dijalankan secara optimal.Hal ini tampak dari minimnya partisipasi masyarakat penerima manfaat dalam verifikasi lokasi, lemahnya adaptasi terhadap cuaca ekstrem, serta tidak digunakannya data iklim dari BMKG dalam penjadwalan proyek.Risiko teknis (R1AeR3) merupakan risiko dominan yang meliputi ketiadaan sistem drainase, genangan air, serta gangguan pekerjaan akibat hujan ekstrem.Kondisi ini mempercepat kerusakan infrastruktur jalan dan meningkatkan biaya rehabilitasi.Risiko administratif (R4AeR6) muncul akibat kesalahan pencantuman lokasi proyek dan lemah nya koordinasi lintas tim.Hal ini menimbulkan potensi masalah hukum, resistensi sosial, dan menurunkan legitimasi proyek di mata publik.Risiko sosial merupakan konsekuensi lanjutan dari kelemahan teknis dan administratif.Resistensi masyarakat dan laporan ke aparat penegak hukum menandakan hilangnya social license to operate, yang menghambat keberlanjutan proyek.Implikasi kebijakan yang dapat ditarik adalah perlunya memperkuat aspek teknis (drainase wajib), iklim (penjadwalan adaptif), administratif (verifikasi geospasial), dan sosial (partisipasi publik).Keempat aspek ini, bila diperkuat, mampu menurunkan tingkat risiko dari kategori tinggi (Ou12) menjadi menengah (6Ae9) Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan ISO 31000 dalam pengelolaan risiko proyek jalan lingkungan permukiman oleh Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan tiga risiko utama, yaitu resistensi sosial akibat kesalahan penentuan lokasi, minimnya sistem drainase yang memicu kerusakan dini jalan, serta dampak cuaca ekstrem yang menyebabkan keterlambatan pekerjaan. Penerapan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/6/risiko-proyek-konstruksi-pengelolaan-penjadwalan-s-thumb-46797.webp" title="JURIS - Penerapan ISO 31000 dalam Manajemen Risiko Proyek Jalan Lingkungan Permukiman (Studi Kasus Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/risiko-proyek-konstruksi-pengelolaan-penjadwalan-s-thumb-46797.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/risiko-proyek-konstruksi-pengelolaan-penjadwalan-s-thumb-46797.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/risiko-proyek-konstruksi-pengelolaan-penjadwalan-s-thumb-46797.webp 1x" title="JURIS - Penerapan ISO 31000 dalam Manajemen Risiko Proyek Jalan Lingkungan Permukiman (Studi Kasus Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi)" alt="JURIS - Penerapan ISO 31000 dalam Manajemen Risiko Proyek Jalan Lingkungan Permukiman (Studi Kasus Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/risiko-proyek-konstruksi-pengelolaan-penjadwalan-s-thumb-7c522.webp" title="JURIS - Penerapan ISO 31000 dalam Manajemen Risiko Proyek Jalan Lingkungan Permukiman (Studi Kasus Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/risiko-proyek-konstruksi-pengelolaan-penjadwalan-s-thumb-7c522.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/risiko-proyek-konstruksi-pengelolaan-penjadwalan-s-thumb-7c522.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/risiko-proyek-konstruksi-pengelolaan-penjadwalan-s-thumb-7c522.webp 1x" title="JURIS - Penerapan ISO 31000 dalam Manajemen Risiko Proyek Jalan Lingkungan Permukiman (Studi Kasus Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi)" alt="JURIS - Penerapan ISO 31000 dalam Manajemen Risiko Proyek Jalan Lingkungan Permukiman (Studi Kasus Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/risiko-proyek-konstruksi-pengelolaan-penjadwalan-s-thumb-344e2.webp" title="JURIS - Penerapan ISO 31000 dalam Manajemen Risiko Proyek Jalan Lingkungan Permukiman (Studi Kasus Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/risiko-proyek-konstruksi-pengelolaan-penjadwalan-s-thumb-344e2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/risiko-proyek-konstruksi-pengelolaan-penjadwalan-s-thumb-344e2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/risiko-proyek-konstruksi-pengelolaan-penjadwalan-s-thumb-344e2.webp 1x" title="JURIS - Penerapan ISO 31000 dalam Manajemen Risiko Proyek Jalan Lingkungan Permukiman (Studi Kasus Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi)" alt="JURIS - Penerapan ISO 31000 dalam Manajemen Risiko Proyek Jalan Lingkungan Permukiman (Studi Kasus Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53255-risiko-proyek-konstruksi-pengelolaan" title="JURIS - Penerapan ISO 31000 dalam Manajemen Risiko Proyek Jalan Lingkungan Permukiman (Studi Kasus Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi)" target="_blank">Penerapan ISO 31000 dalam Manajemen Risiko Proyek Jalan Lingkungan Permukiman (Studi Kasus Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi)</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan dan implementasi sistem manajemen risiko yang terintegrasi secara penuh dengan prinsip-prinsip ISO 31000. Penelitian ini dapat dilakukan dengan mengkaji lebih dalam aspek-aspek teknis, administratif, dan sosial yang terkait dengan pengelolaan risiko proyek jalan lingkungan. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi strategi-strategi mitigasi risiko yang lebih efektif dan inovatif, seperti penggunaan teknologi geospasial untuk verifikasi lokasi, pengaturan jadwal adaptif berdasarkan data iklim, dan penerapan desain jalan lingkungan yang lebih tangguh terhadap cuaca ekstrem. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas tata kelola proyek infrastruktur permukiman di tingkat lokal..
<br>Berdasarkan hasil penelitian mengenai penerapan ISO 31000.2018 dalam manajemen risiko proyek jalan lingkungan di Kabupaten Sukabumi, dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut.Penerapan prinsip ISO 31000 belum menyeluruh - Prinsip inklusif, dinamis, dan best available information tidak dijalankan secara optimal.Hal ini tampak dari minimnya partisipasi masyarakat penerima manfaat dalam verifikasi lokasi, lemahnya adaptasi terhadap cuaca ekstrem, serta tidak digunakannya data iklim dari BMKG dalam penjadwalan proyek.Risiko teknis (R1AeR3) merupakan risiko dominan yang meliputi ketiadaan sistem drainase, genangan air, serta gangguan pekerjaan akibat hujan ekstrem.Kondisi ini mempercepat kerusakan infrastruktur jalan dan meningkatkan biaya rehabilitasi.Risiko administratif (R4AeR6) muncul akibat kesalahan pencantuman lokasi proyek dan lemah nya koordinasi lintas tim.Hal ini menimbulkan potensi masalah hukum, resistensi sosial, dan menurunkan legitimasi proyek di mata publik.Risiko sosial merupakan konsekuensi lanjutan dari kelemahan teknis dan administratif.Resistensi masyarakat dan laporan ke aparat penegak hukum menandakan hilangnya social license to operate, yang menghambat keberlanjutan proyek.Implikasi kebijakan yang dapat ditarik adalah perlunya memperkuat aspek teknis (drainase wajib), iklim (penjadwalan adaptif), administratif (verifikasi geospasial), dan sosial (partisipasi publik).Keempat aspek ini, bila diperkuat, mampu menurunkan tingkat risiko dari kategori tinggi (Ou12) menjadi menengah (6Ae9)
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan ISO 31000 dalam pengelolaan risiko proyek jalan lingkungan permukiman oleh Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan tiga risiko utama, yaitu resistensi sosial akibat kesalahan penentuan lokasi, minimnya sistem drainase yang memicu kerusakan dini jalan, serta dampak cuaca ekstrem yang menyebabkan keterlambatan pekerjaan. Penerapan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/6/risiko-proyek-konstruksi-pengelolaan-penjadwalan-s-thumb-7c522.webp" type="image/webp" length="92662" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/risiko-proyek-konstruksi-pengelolaan-penjadwalan-s-thumb-46797.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/risiko-proyek-konstruksi-pengelolaan-penjadwalan-s-thumb-7c522.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/risiko-proyek-konstruksi-pengelolaan-penjadwalan-s-thumb-344e2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-690-greenpub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1473-jurnal-ilmu-multidisiplin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Algoritma K Means untuk Mengelompokkan Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Cikampek Utara Berdasarkan Data Demografi Masyarakat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Algoritma K Means untuk Mengelompokkan Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Cikampek Utara Berdasarkan Data Demografi Masyarakat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Algoritma K Means untuk Mengelompokkan Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Cikampek Utara Berdasarkan Data Demografi Masyarakat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53261-pengolahan-data-demografi-prevalensi-kat</link>
	<guid isPermaLink="false">bc40ca1110fbb91a5adeb04a40fbd404</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 13:40:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ liona efrina ]]></category>
	<category><![CDATA[ baenil huda ]]></category>
	<category><![CDATA[ jim index ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[baenil,efrina,huda,index,jim,liona]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi mobilitas sosial ekonomi masyarakat desa, seperti pendidikan, keterampilan, dan akses terhadap ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Algoritma K-Means untuk Mengelompokkan Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Cikampek Utara Berdasarkan Data Demografi Masyarakat: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi mobilitas sosial ekonomi masyarakat desa, seperti pendidikan, keterampilan, dan akses terhadap sumber daya. 2. Mengembangkan model prediktif yang dapat memproyeksikan perubahan sosial ekonomi masyarakat desa dalam jangka panjang, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti pertumbuhan penduduk, perubahan demografi, dan dinamika pasar kerja. 3. Menjelajahi potensi penggunaan algoritma K-Means untuk mengelompokkan masyarakat desa berdasarkan karakteristik sosial budaya, seperti etnis, agama, dan tradisi, serta menganalisis implikasi kebijakan yang dapat dihasilkan dari pengelompokan tersebut.. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah dilakukan terhadap data demografi masyarakat Desa Cikampek Utara menggunakan algoritma K-Means, dapat disimpulkan bahwa metode clustering mampu mengelompokkan masyarakat ke dalam tiga segmen sosial ekonomi yang berbeda secara jelas dan terukur.Proses penentuan jumlah cluster dilakukan melalui pendekatan Elbow Method dan Silhouette Score, yang menunjukkan bahwa meskipun nilai evaluasi numerik tertinggi diperoleh pada jumlah cluster yang lebih besar, pemilihan tiga cluster (K=3) dinilai paling representatif karena memberikan keseimbangan antara kualitas pemisahan data dan kemudahan interpretasi dalam konteks sosial ekonomi desa.Hasil pengelompokan menunjukkan adanya struktur sosial ekonomi yang terbagi ke dalam tiga karakteristik utama, yaitu kelompok usia transisi yang didominasi pelajar dan individu belum bekerja, kelompok domestik stabil yang didominasi pengelola rumah tangga dengan status pernikahan tinggi, serta kelompok tenaga kerja produktif yang menjadi penggerak utama aktivitas ekonomi desa.Analisis nilai centroid memperlihatkan bahwa variabel usia, status pernikahan, dan jenis kelamin menjadi faktor pembeda dominan dalam pembentukan cluster, sedangkan variabel pekerjaan memperkuat segmentasi ekonomi antar kelompok yang terbentuk.Secara keseluruhan, penelitian ini membuktikan bahwa penerapan algoritma K-Means pada data demografi tidak hanya menghasilkan pengelompokan berbasis komputasi, tetapi juga mampu merepresentasikan pola sosial ekonomi masyarakat secara kontekstual dan aplikatif.Dengan demikian, hasil clustering dapat dijadikan sebagai dasar pendukung dalam perencanaan program pembangunan desa yang lebih terarah dan berbasis data Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan kondisi sosial ekonomi masyarakat di Desa Cikampek Utara dengan memanfaatkan data demografi melalui penerapan algoritma K-Means. Data yang dianalisis mencakup 14.892 penduduk dengan variabel seperti usia, jenis kelamin, status pernikahan, dan pekerjaan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif yang melibatkan beberapa tahapan pengolahan data, yaitu pra-pemrosesan, konversi data kategorikal menjadi numerik, normalisasi menggunakan metode Min-Max Scaling, serta proses pengelompokan berdasarkan jarak Euclidean. Penentuan jumlah cluster terbaik dilakukan menggunakan metode Elbow dan Silhouette Score, yang menghasilkan tiga kelompok utama (K=3) dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/a/pengolahan-data-demografi-prevalensi-kategori-prod-thumb-56645.webp" title="JURIS - Implementasi Algoritma K-Means untuk Mengelompokkan Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Cikampek Utara Berdasarkan Data Demografi Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/pengolahan-data-demografi-prevalensi-kategori-prod-thumb-56645.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/pengolahan-data-demografi-prevalensi-kategori-prod-thumb-56645.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/pengolahan-data-demografi-prevalensi-kategori-prod-thumb-56645.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Algoritma K-Means untuk Mengelompokkan Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Cikampek Utara Berdasarkan Data Demografi Masyarakat" alt="JURIS - Implementasi Algoritma K-Means untuk Mengelompokkan Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Cikampek Utara Berdasarkan Data Demografi Masyarakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/a/pengolahan-data-demografi-prevalensi-kategori-prod-thumb-33d37.webp" title="JURIS - Implementasi Algoritma K-Means untuk Mengelompokkan Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Cikampek Utara Berdasarkan Data Demografi Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/pengolahan-data-demografi-prevalensi-kategori-prod-thumb-33d37.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/pengolahan-data-demografi-prevalensi-kategori-prod-thumb-33d37.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/pengolahan-data-demografi-prevalensi-kategori-prod-thumb-33d37.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Algoritma K-Means untuk Mengelompokkan Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Cikampek Utara Berdasarkan Data Demografi Masyarakat" alt="JURIS - Implementasi Algoritma K-Means untuk Mengelompokkan Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Cikampek Utara Berdasarkan Data Demografi Masyarakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/a/pengolahan-data-demografi-prevalensi-kategori-prod-thumb-7c61f.webp" title="JURIS - Implementasi Algoritma K-Means untuk Mengelompokkan Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Cikampek Utara Berdasarkan Data Demografi Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/pengolahan-data-demografi-prevalensi-kategori-prod-thumb-7c61f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/pengolahan-data-demografi-prevalensi-kategori-prod-thumb-7c61f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/pengolahan-data-demografi-prevalensi-kategori-prod-thumb-7c61f.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Algoritma K-Means untuk Mengelompokkan Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Cikampek Utara Berdasarkan Data Demografi Masyarakat" alt="JURIS - Implementasi Algoritma K-Means untuk Mengelompokkan Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Cikampek Utara Berdasarkan Data Demografi Masyarakat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53261-pengolahan-data-demografi-prevalensi-kat" title="JURIS - Implementasi Algoritma K-Means untuk Mengelompokkan Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Cikampek Utara Berdasarkan Data Demografi Masyarakat" target="_blank">Implementasi Algoritma K-Means untuk Mengelompokkan Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Cikampek Utara Berdasarkan Data Demografi Masyarakat</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi mobilitas sosial ekonomi masyarakat desa, seperti pendidikan, keterampilan, dan akses terhadap sumber daya. 2. Mengembangkan model prediktif yang dapat memproyeksikan perubahan sosial ekonomi masyarakat desa dalam jangka panjang, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti pertumbuhan penduduk, perubahan demografi, dan dinamika pasar kerja. 3. Menjelajahi potensi penggunaan algoritma K-Means untuk mengelompokkan masyarakat desa berdasarkan karakteristik sosial budaya, seperti etnis, agama, dan tradisi, serta menganalisis implikasi kebijakan yang dapat dihasilkan dari pengelompokan tersebut..
<br>Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah dilakukan terhadap data demografi masyarakat Desa Cikampek Utara menggunakan algoritma K-Means, dapat disimpulkan bahwa metode clustering mampu mengelompokkan masyarakat ke dalam tiga segmen sosial ekonomi yang berbeda secara jelas dan terukur.Proses penentuan jumlah cluster dilakukan melalui pendekatan Elbow Method dan Silhouette Score, yang menunjukkan bahwa meskipun nilai evaluasi numerik tertinggi diperoleh pada jumlah cluster yang lebih besar, pemilihan tiga cluster (K=3) dinilai paling representatif karena memberikan keseimbangan antara kualitas pemisahan data dan kemudahan interpretasi dalam konteks sosial ekonomi desa.Hasil pengelompokan menunjukkan adanya struktur sosial ekonomi yang terbagi ke dalam tiga karakteristik utama, yaitu kelompok usia transisi yang didominasi pelajar dan individu belum bekerja, kelompok domestik stabil yang didominasi pengelola rumah tangga dengan status pernikahan tinggi, serta kelompok tenaga kerja produktif yang menjadi penggerak utama aktivitas ekonomi desa.Analisis nilai centroid memperlihatkan bahwa variabel usia, status pernikahan, dan jenis kelamin menjadi faktor pembeda dominan dalam pembentukan cluster, sedangkan variabel pekerjaan memperkuat segmentasi ekonomi antar kelompok yang terbentuk.Secara keseluruhan, penelitian ini membuktikan bahwa penerapan algoritma K-Means pada data demografi tidak hanya menghasilkan pengelompokan berbasis komputasi, tetapi juga mampu merepresentasikan pola sosial ekonomi masyarakat secara kontekstual dan aplikatif.Dengan demikian, hasil clustering dapat dijadikan sebagai dasar pendukung dalam perencanaan program pembangunan desa yang lebih terarah dan berbasis data
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan kondisi sosial ekonomi masyarakat di Desa Cikampek Utara dengan memanfaatkan data demografi melalui penerapan algoritma K-Means. Data yang dianalisis mencakup 14.892 penduduk dengan variabel seperti usia, jenis kelamin, status pernikahan, dan pekerjaan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif yang melibatkan beberapa tahapan pengolahan data, yaitu pra-pemrosesan, konversi data kategorikal menjadi numerik, normalisasi menggunakan metode Min-Max Scaling, serta proses pengelompokan berdasarkan jarak Euclidean. Penentuan jumlah cluster terbaik dilakukan menggunakan metode Elbow dan Silhouette Score, yang menghasilkan tiga kelompok utama (K=3) dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/a/pengolahan-data-demografi-prevalensi-kategori-prod-thumb-56645.webp" type="image/webp" length="118084" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/pengolahan-data-demografi-prevalensi-kategori-prod-thumb-56645.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/pengolahan-data-demografi-prevalensi-kategori-prod-thumb-33d37.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/pengolahan-data-demografi-prevalensi-kategori-prod-thumb-7c61f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-690-greenpub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1473-jurnal-ilmu-multidisiplin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Mycotoxicological Profiling and Chromatographic Characterization of Retail Spices A Mechanistic Evaluation of Microclimatic Packaging Dynamics on Aflatoxin Biosynthesis in Tropical Environments ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mycotoxicological Profiling and Chromatographic Characterization of Retail Spices A Mechanistic Evaluation of Microclimatic Packaging Dynamics on Aflatoxin Biosynthesis in Tropical Environments ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mycotoxicological Profiling and Chromatographic Characterization of Retail Spices A Mechanistic Evaluation of Microclimatic Packaging Dynamics on Aflatoxin Biosynthesis in Tropical Environments ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53260-aflatoksin-rempah-kemasan-b1-maksimum-r</link>
	<guid isPermaLink="false">9e565d188c3d3475e5207df0d3d53f72</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 13:39:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ call paper ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[call,content,main,paper,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Studi ini menyoroti peran krusial kemasan non-vakum dan kelembaban mikro dalam mendorong kontaminasi aflatoksin pada rempah. Untuk penelitian lanjutan, sebuah arah studi yang menjanjikan adalah melakukan evaluasi komparatif terhadap berbagai desain kemasan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Mycotoxicological Profiling and Chromatographic Characterization of Retail Spices: A Mechanistic Evaluation of Microclimatic Packaging Dynamics on Aflatoxin Biosynthesis in Tropical Environments: Studi ini menyoroti peran krusial kemasan non-vakum dan kelembaban mikro dalam mendorong kontaminasi aflatoksin pada rempah. Untuk penelitian lanjutan, sebuah arah studi yang menjanjikan adalah melakukan evaluasi komparatif terhadap berbagai desain kemasan inovatif dan berkelanjutan yang secara khusus dirancang untuk lingkungan tropis. Pertanyaan penelitian dapat mencakup: Sejauh mana penggunaan material kemasan aktif yang dilengkapi dengan agen penyerap kelembaban atau senyawa antimikroba alami dapat secara signifikan mengurangi sintesis aflatoksin dibandingkan dengan kemasan konvensional pada berbagai jenis rempah yang rentan, seperti lada dan bawang? Penelitian ini akan melibatkan uji coba terkontrol di bawah kondisi kelembaban dan suhu yang bervariasi untuk mengidentifikasi prototipe kemasan paling efektif dalam memperpanjang masa simpan dan menjaga keamanan produk. Selanjutnya, mengingat resistensi intrinsik kunyit terhadap jamur toksigenik, studi mendalam tentang mekanisme biokimia dan genetik di balik resistensi ini menjadi sangat relevan. Bagaimana senyawa kurkuminoid atau metabolit sekunder lainnya dalam kunyit secara spesifik mengganggu jalur biosintesis aflatoksin pada tingkat molekuler, dan apakah mekanisme ini dapat direplikasi atau diterapkan melalui teknik bioteknologi pada rempah lain yang rentan? Memahami dasar genetik dan biokimia ini dapat membuka jalan bagi pengembangan varietas rempah yang lebih resisten atau formulasi agen anti-aflatoksin alami. Terakhir, meskipun penelitian ini mengidentifikasi titik akhir kontaminasi di tingkat ritel, investigasi lebih lanjut perlu berfokus pada efektivitas intervensi spesifik di sepanjang seluruh rantai pasokan, mulai dari tahap pasca-panen di tingkat petani hingga penyimpanan di gudang distributor. Sebuah studi longitudinal dapat dirancang untuk membandingkan dampak dari praktik pengeringan yang ditingkatkan, protokol sanitasi yang ketat, dan kondisi transportasi yang terkontrol terhadap profil mikotoksin, bukan hanya identifikasi keberadaan, melainkan juga efikasi pengurangan kontaminasi secara kuantitatif. Penelitian ini akan memberikan pemahaman komprehensif mengenai titik-titik kritis intervensi untuk memastikan keamanan rempah dari hulu hingga hilir.. Studi toksikologi ini secara kritis menunjukkan bahwa variabel termodinamika lingkungan, khususnya suhu dan kelembaban yang terperangkap dalam kemasan, berperan krusial dalam mendorong spesies Aspergillus mensintesis aflatoksin karsinogenik pada rempah-rempah tropis.Ditemukan bahwa lada kemasan non-vakum dari supermarket (sampel C4) mengandung tingkat aflatoksin yang sangat berbahaya, jauh melampaui batas aman yang ditetapkan oleh BPOM Indonesia.Oleh karena itu, diperlukan perombakan mendesak dalam protokol pengemasan ritel, beralih ke bahan semi-permeabel atau mengintegrasikan desikan, serta meningkatkan pemantauan suhu dan kelembaban secara ketat untuk memutuskan jalur kontaminasi jamur toksigenik dalam rantai pasokan pangan Rempah-rempah yang diproduksi di iklim tropis khatulistiwa sangat rentan terhadap kontaminasi mikotoksin. Aflatoksin, metabolit sekunder karsinogenik yang disintesis oleh Aspergillus flavus dan Aspergillus parasiticus, menimbulkan ancaman kesehatan masyarakat global yang serius dengan menginduksi hepatotoksisitas dan mutasi transversi. Penelitian ini menyelidiki prevalensi jamur toksigenik dan mengukur analog aflatoksin pada rempah-rempah kuliner ritel di berbagai lingkungan mikroklimat. Studi surveilans observasional dilakukan menggunakan pengambilan sampel secara purposive pada matriks bawang, kunyit, dan lada dari pasar tradisional dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/5/aflatoksin-rempah-kemasan-b1-maksimum-kuliner-rite-thumb-b8864.webp" title="JURIS - Mycotoxicological Profiling and Chromatographic Characterization of Retail Spices: A Mechanistic Evaluation of Microclimatic Packaging Dynamics on Aflatoxin Biosynthesis in Tropical Environments" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/aflatoksin-rempah-kemasan-b1-maksimum-kuliner-rite-thumb-b8864.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/aflatoksin-rempah-kemasan-b1-maksimum-kuliner-rite-thumb-b8864.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/aflatoksin-rempah-kemasan-b1-maksimum-kuliner-rite-thumb-b8864.webp 1x" title="JURIS - Mycotoxicological Profiling and Chromatographic Characterization of Retail Spices: A Mechanistic Evaluation of Microclimatic Packaging Dynamics on Aflatoxin Biosynthesis in Tropical Environments" alt="JURIS - Mycotoxicological Profiling and Chromatographic Characterization of Retail Spices: A Mechanistic Evaluation of Microclimatic Packaging Dynamics on Aflatoxin Biosynthesis in Tropical Environments" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/aflatoksin-rempah-kemasan-b1-maksimum-kuliner-rite-thumb-3170f.webp" title="JURIS - Mycotoxicological Profiling and Chromatographic Characterization of Retail Spices: A Mechanistic Evaluation of Microclimatic Packaging Dynamics on Aflatoxin Biosynthesis in Tropical Environments" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/aflatoksin-rempah-kemasan-b1-maksimum-kuliner-rite-thumb-3170f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/aflatoksin-rempah-kemasan-b1-maksimum-kuliner-rite-thumb-3170f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/aflatoksin-rempah-kemasan-b1-maksimum-kuliner-rite-thumb-3170f.webp 1x" title="JURIS - Mycotoxicological Profiling and Chromatographic Characterization of Retail Spices: A Mechanistic Evaluation of Microclimatic Packaging Dynamics on Aflatoxin Biosynthesis in Tropical Environments" alt="JURIS - Mycotoxicological Profiling and Chromatographic Characterization of Retail Spices: A Mechanistic Evaluation of Microclimatic Packaging Dynamics on Aflatoxin Biosynthesis in Tropical Environments" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/aflatoksin-rempah-kemasan-b1-maksimum-kuliner-rite-thumb-e66bd.webp" title="JURIS - Mycotoxicological Profiling and Chromatographic Characterization of Retail Spices: A Mechanistic Evaluation of Microclimatic Packaging Dynamics on Aflatoxin Biosynthesis in Tropical Environments" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/aflatoksin-rempah-kemasan-b1-maksimum-kuliner-rite-thumb-e66bd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/aflatoksin-rempah-kemasan-b1-maksimum-kuliner-rite-thumb-e66bd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/aflatoksin-rempah-kemasan-b1-maksimum-kuliner-rite-thumb-e66bd.webp 1x" title="JURIS - Mycotoxicological Profiling and Chromatographic Characterization of Retail Spices: A Mechanistic Evaluation of Microclimatic Packaging Dynamics on Aflatoxin Biosynthesis in Tropical Environments" alt="JURIS - Mycotoxicological Profiling and Chromatographic Characterization of Retail Spices: A Mechanistic Evaluation of Microclimatic Packaging Dynamics on Aflatoxin Biosynthesis in Tropical Environments" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53260-aflatoksin-rempah-kemasan-b1-maksimum-r" title="JURIS - Mycotoxicological Profiling and Chromatographic Characterization of Retail Spices: A Mechanistic Evaluation of Microclimatic Packaging Dynamics on Aflatoxin Biosynthesis in Tropical Environments" target="_blank">Mycotoxicological Profiling and Chromatographic Characterization of Retail Spices: A Mechanistic Evaluation of Microclimatic Packaging Dynamics on Aflatoxin Biosynthesis in Tropical Environments</a>: Studi ini menyoroti peran krusial kemasan non-vakum dan kelembaban mikro dalam mendorong kontaminasi aflatoksin pada rempah. Untuk penelitian lanjutan, sebuah arah studi yang menjanjikan adalah melakukan evaluasi komparatif terhadap berbagai desain kemasan inovatif dan berkelanjutan yang secara khusus dirancang untuk lingkungan tropis. Pertanyaan penelitian dapat mencakup: Sejauh mana penggunaan material kemasan aktif yang dilengkapi dengan agen penyerap kelembaban atau senyawa antimikroba alami dapat secara signifikan mengurangi sintesis aflatoksin dibandingkan dengan kemasan konvensional pada berbagai jenis rempah yang rentan, seperti lada dan bawang? Penelitian ini akan melibatkan uji coba terkontrol di bawah kondisi kelembaban dan suhu yang bervariasi untuk mengidentifikasi prototipe kemasan paling efektif dalam memperpanjang masa simpan dan menjaga keamanan produk. Selanjutnya, mengingat resistensi intrinsik kunyit terhadap jamur toksigenik, studi mendalam tentang mekanisme biokimia dan genetik di balik resistensi ini menjadi sangat relevan. Bagaimana senyawa kurkuminoid atau metabolit sekunder lainnya dalam kunyit secara spesifik mengganggu jalur biosintesis aflatoksin pada tingkat molekuler, dan apakah mekanisme ini dapat direplikasi atau diterapkan melalui teknik bioteknologi pada rempah lain yang rentan? Memahami dasar genetik dan biokimia ini dapat membuka jalan bagi pengembangan varietas rempah yang lebih resisten atau formulasi agen anti-aflatoksin alami. Terakhir, meskipun penelitian ini mengidentifikasi titik akhir kontaminasi di tingkat ritel, investigasi lebih lanjut perlu berfokus pada efektivitas intervensi spesifik di sepanjang seluruh rantai pasokan, mulai dari tahap pasca-panen di tingkat petani hingga penyimpanan di gudang distributor. Sebuah studi longitudinal dapat dirancang untuk membandingkan dampak dari praktik pengeringan yang ditingkatkan, protokol sanitasi yang ketat, dan kondisi transportasi yang terkontrol terhadap profil mikotoksin, bukan hanya identifikasi keberadaan, melainkan juga efikasi pengurangan kontaminasi secara kuantitatif. Penelitian ini akan memberikan pemahaman komprehensif mengenai titik-titik kritis intervensi untuk memastikan keamanan rempah dari hulu hingga hilir..
<br>Studi toksikologi ini secara kritis menunjukkan bahwa variabel termodinamika lingkungan, khususnya suhu dan kelembaban yang terperangkap dalam kemasan, berperan krusial dalam mendorong spesies Aspergillus mensintesis aflatoksin karsinogenik pada rempah-rempah tropis.Ditemukan bahwa lada kemasan non-vakum dari supermarket (sampel C4) mengandung tingkat aflatoksin yang sangat berbahaya, jauh melampaui batas aman yang ditetapkan oleh BPOM Indonesia.Oleh karena itu, diperlukan perombakan mendesak dalam protokol pengemasan ritel, beralih ke bahan semi-permeabel atau mengintegrasikan desikan, serta meningkatkan pemantauan suhu dan kelembaban secara ketat untuk memutuskan jalur kontaminasi jamur toksigenik dalam rantai pasokan pangan
<br>Rempah-rempah yang diproduksi di iklim tropis khatulistiwa sangat rentan terhadap kontaminasi mikotoksin. Aflatoksin, metabolit sekunder karsinogenik yang disintesis oleh Aspergillus flavus dan Aspergillus parasiticus, menimbulkan ancaman kesehatan masyarakat global yang serius dengan menginduksi hepatotoksisitas dan mutasi transversi. Penelitian ini menyelidiki prevalensi jamur toksigenik dan mengukur analog aflatoksin pada rempah-rempah kuliner ritel di berbagai lingkungan mikroklimat. Studi surveilans observasional dilakukan menggunakan pengambilan sampel secara purposive pada matriks bawang, kunyit, dan lada dari pasar tradisional dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/5/aflatoksin-rempah-kemasan-b1-maksimum-kuliner-rite-thumb-e66bd.webp" type="image/webp" length="88458" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/aflatoksin-rempah-kemasan-b1-maksimum-kuliner-rite-thumb-b8864.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/aflatoksin-rempah-kemasan-b1-maksimum-kuliner-rite-thumb-3170f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/aflatoksin-rempah-kemasan-b1-maksimum-kuliner-rite-thumb-e66bd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7129-nasetjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17880-natural-sciences-engineering-technology-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Tim Kerja pada Tenaga Kesehatan Literature Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Tim Kerja pada Tenaga Kesehatan Literature Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Tim Kerja pada Tenaga Kesehatan Literature Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53245-manajemen-tim-perencanaan-tenaga-kesehatan</link>
	<guid isPermaLink="false">ee8ef333ae1abc970b1627a2a05547a2</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 13:13:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[main,menu,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memperluas fokus pada studi longitudinal yang mendalam, tidak hanya untuk mengamati konsistensi efektivitas tim kerja tenaga kesehatan dalam jangka panjang seperti yang disarankan, namun juga untuk menelusuri bagaimana dinamika ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Tim Kerja pada Tenaga Kesehatan: Literature Review: Penelitian selanjutnya dapat memperluas fokus pada studi longitudinal yang mendalam, tidak hanya untuk mengamati konsistensi efektivitas tim kerja tenaga kesehatan dalam jangka panjang seperti yang disarankan, namun juga untuk menelusuri bagaimana dinamika interaksi tim, termasuk pola komunikasi dan tingkat kerja sama antarprofesi, berevolusi seiring waktu dan dampaknya terhadap kinerja klinis serta keselamatan pasien secara kausal. Investigasi ini penting untuk memahami faktor-faktor pendorong atau penghambat yang persisten dalam pembentukan budaya kolaboratif yang kuat dan berkelanjutan. Selain itu, mengingat adanya inkonsistensi pengaruh kepemimpinan yang ditemukan, penelitian masa depan dapat mengadopsi pendekatan mixed-methods untuk secara komprehensif mengeksplorasi peran spesifik berbagai gaya kepemimpinanAimisalnya, kepemimpinan transformasional versus transaksionalAidan interaksinya dengan budaya keselamatan yang berlaku di berbagai fasilitas kesehatan, serta bagaimana elemen-elemen ini memengaruhi psychological safety tim. Peneliti juga disarankan untuk memperluas cakupan basis data literatur dan bahasa yang digunakan, melampaui Google Scholar dan Semantic Scholar serta literatur berbahasa Indonesia saja, dengan mempertimbangkan sumber internasional seperti PubMed atau Scopus. Hal ini bertujuan untuk mengurangi potensi bias publikasi dan menyediakan sintesis yang lebih komprehensif tentang faktor penentu efektivitas tim kerja tenaga kesehatan di konteks global, sehingga hasil penelitian dapat lebih digeneralisasi dan memberikan pemahaman yang lebih kaya.. Sintesis 14 literatur menyimpulkan bahwa efektivitas tim kerja tenaga kesehatan adalah fondasi utama mutu layanan dan keselamatan pasien, didorong oleh komunikasi dan kerja sama tim sebagai katalisator utama dalam kerangka Input-Process-Output (IPO).Tim yang efektif tidak hanya meningkatkan produktivitas klinis, tetapi juga menciptakan lingkungan kerja dengan komunikasi terbuka dan rasa aman (psychological safety), yang krusial untuk mengurangi miskomunikasi dan meningkatkan keselamatan pasien.Penelitian ini berkontribusi pada validitas model IPO di sektor kesehatan dan merekomendasikan institusi untuk memprioritaskan budaya kolaboratif serta sistem komunikasi interprofesional, dengan saran penelitian longitudinal untuk observasi jangka panjang Efektivitas tim kerja tenaga kesehatan merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan keselamatan pasien, khususnya dalam sistem pelayanan multidisipliner. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kerja sama tim, komunikasi, dan faktor organisasi terhadap efektivitas kerja tenaga kesehatan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Data diperoleh dari Google Scholar dan Semantic Scholar dengan kriteria inklusi publikasi tahun 2021Ae2026, berbahasa Indonesia, tersedia full-text, dan berfokus pada fasilitas kesehatan. Sebanyak 14 artikel dianalisis melalui tahap identifikasi, seleksi, dan abstraksi data. Hasil kajian menunjukkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/d/manajemen-tim-perencanaan-tenaga-kesehatan-efektiv-thumb-26fc5.webp" title="JURIS - Efektivitas Tim Kerja pada Tenaga Kesehatan: Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/manajemen-tim-perencanaan-tenaga-kesehatan-efektiv-thumb-26fc5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/manajemen-tim-perencanaan-tenaga-kesehatan-efektiv-thumb-26fc5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/manajemen-tim-perencanaan-tenaga-kesehatan-efektiv-thumb-26fc5.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Tim Kerja pada Tenaga Kesehatan: Literature Review" alt="JURIS - Efektivitas Tim Kerja pada Tenaga Kesehatan: Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/manajemen-tim-perencanaan-tenaga-kesehatan-efektiv-thumb-c6d8c.webp" title="JURIS - Efektivitas Tim Kerja pada Tenaga Kesehatan: Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/manajemen-tim-perencanaan-tenaga-kesehatan-efektiv-thumb-c6d8c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/manajemen-tim-perencanaan-tenaga-kesehatan-efektiv-thumb-c6d8c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/manajemen-tim-perencanaan-tenaga-kesehatan-efektiv-thumb-c6d8c.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Tim Kerja pada Tenaga Kesehatan: Literature Review" alt="JURIS - Efektivitas Tim Kerja pada Tenaga Kesehatan: Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/manajemen-tim-perencanaan-tenaga-kesehatan-efektiv-thumb-666ac.webp" title="JURIS - Efektivitas Tim Kerja pada Tenaga Kesehatan: Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/manajemen-tim-perencanaan-tenaga-kesehatan-efektiv-thumb-666ac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/manajemen-tim-perencanaan-tenaga-kesehatan-efektiv-thumb-666ac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/manajemen-tim-perencanaan-tenaga-kesehatan-efektiv-thumb-666ac.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Tim Kerja pada Tenaga Kesehatan: Literature Review" alt="JURIS - Efektivitas Tim Kerja pada Tenaga Kesehatan: Literature Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53245-manajemen-tim-perencanaan-tenaga-kesehatan" title="JURIS - Efektivitas Tim Kerja pada Tenaga Kesehatan: Literature Review" target="_blank">Efektivitas Tim Kerja pada Tenaga Kesehatan: Literature Review</a>: Penelitian selanjutnya dapat memperluas fokus pada studi longitudinal yang mendalam, tidak hanya untuk mengamati konsistensi efektivitas tim kerja tenaga kesehatan dalam jangka panjang seperti yang disarankan, namun juga untuk menelusuri bagaimana dinamika interaksi tim, termasuk pola komunikasi dan tingkat kerja sama antarprofesi, berevolusi seiring waktu dan dampaknya terhadap kinerja klinis serta keselamatan pasien secara kausal. Investigasi ini penting untuk memahami faktor-faktor pendorong atau penghambat yang persisten dalam pembentukan budaya kolaboratif yang kuat dan berkelanjutan. Selain itu, mengingat adanya inkonsistensi pengaruh kepemimpinan yang ditemukan, penelitian masa depan dapat mengadopsi pendekatan mixed-methods untuk secara komprehensif mengeksplorasi peran spesifik berbagai gaya kepemimpinanAimisalnya, kepemimpinan transformasional versus transaksionalAidan interaksinya dengan budaya keselamatan yang berlaku di berbagai fasilitas kesehatan, serta bagaimana elemen-elemen ini memengaruhi psychological safety tim. Peneliti juga disarankan untuk memperluas cakupan basis data literatur dan bahasa yang digunakan, melampaui Google Scholar dan Semantic Scholar serta literatur berbahasa Indonesia saja, dengan mempertimbangkan sumber internasional seperti PubMed atau Scopus. Hal ini bertujuan untuk mengurangi potensi bias publikasi dan menyediakan sintesis yang lebih komprehensif tentang faktor penentu efektivitas tim kerja tenaga kesehatan di konteks global, sehingga hasil penelitian dapat lebih digeneralisasi dan memberikan pemahaman yang lebih kaya..
<br>Sintesis 14 literatur menyimpulkan bahwa efektivitas tim kerja tenaga kesehatan adalah fondasi utama mutu layanan dan keselamatan pasien, didorong oleh komunikasi dan kerja sama tim sebagai katalisator utama dalam kerangka Input-Process-Output (IPO).Tim yang efektif tidak hanya meningkatkan produktivitas klinis, tetapi juga menciptakan lingkungan kerja dengan komunikasi terbuka dan rasa aman (psychological safety), yang krusial untuk mengurangi miskomunikasi dan meningkatkan keselamatan pasien.Penelitian ini berkontribusi pada validitas model IPO di sektor kesehatan dan merekomendasikan institusi untuk memprioritaskan budaya kolaboratif serta sistem komunikasi interprofesional, dengan saran penelitian longitudinal untuk observasi jangka panjang
<br>Efektivitas tim kerja tenaga kesehatan merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan keselamatan pasien, khususnya dalam sistem pelayanan multidisipliner. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kerja sama tim, komunikasi, dan faktor organisasi terhadap efektivitas kerja tenaga kesehatan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Data diperoleh dari Google Scholar dan Semantic Scholar dengan kriteria inklusi publikasi tahun 2021Ae2026, berbahasa Indonesia, tersedia full-text, dan berfokus pada fasilitas kesehatan. Sebanyak 14 artikel dianalisis melalui tahap identifikasi, seleksi, dan abstraksi data. Hasil kajian menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/d/manajemen-tim-perencanaan-tenaga-kesehatan-efektiv-thumb-26fc5.webp" type="image/webp" length="209572" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/manajemen-tim-perencanaan-tenaga-kesehatan-efektiv-thumb-26fc5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/manajemen-tim-perencanaan-tenaga-kesehatan-efektiv-thumb-c6d8c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/manajemen-tim-perencanaan-tenaga-kesehatan-efektiv-thumb-666ac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3818-scitechgrup.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17818-jurnal-riset-sains-kesehatan-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sun, 05 Jul 2026 16:54:30 +0700. 24 items. Served in: 5.893 seconds [rss] -->
