<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 05 May 2026 17:24:01 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 05 May 2026 17:24:01 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-05-05T17:24:01+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Profile analysis of digital literacy skills of biology education students ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Profile analysis of digital literacy skills of biology education students ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Profile analysis of digital literacy skills of biology education students ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-46278-kondisi-literasi-budaya-loyalitas-mahasiswa-progra</link>
	<guid isPermaLink="false">a206feab3efb567926784dbbb584fcda</guid>
	<pubDate>Tue, 05 May 2026 16:59:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ dwi budiono ]]></category>
	<category><![CDATA[ marmi marmi ]]></category>
	<category><![CDATA[ hadi suwono ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[budiono,dwi,hadi,marmi,suwono]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan literasi digital mahasiswa, diperlukan kreativitas dosen dalam merencanakan dan mengembangkan bahan ajar agar literasi digital menjadi kebiasaan. Melalui berbagai metode pembelajaran aktif, dosen harus melibatkan mahasiswa dalam situasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Profile analysis of digital literacy skills of biology education students: Untuk meningkatkan literasi digital mahasiswa, diperlukan kreativitas dosen dalam merencanakan dan mengembangkan bahan ajar agar literasi digital menjadi kebiasaan. Melalui berbagai metode pembelajaran aktif, dosen harus melibatkan mahasiswa dalam situasi belajar yang mendorong keterampilan berpikir kritis. Hal ini dapat dicapai dengan mengintegrasikan alat TIK dan aktivitas penulisan kolaboratif di kelas. Penelitian lanjutan dapat memperluas cakupan dengan membandingkan literasi digital mahasiswa biologi di berbagai universitas, mengevaluasi program peningkatan literasi digital di berbagai institusi, mengembangkan instrumen pengukuran literasi digital yang lebih komprehensif, melacak perkembangan literasi digital mahasiswa secara longitudinal, dan memperluas fokus penelitian ke aspek-aspek lain dari literasi digital. Hal ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih menyeluruh tentang literasi digital mahasiswa biologi dan membantu meningkatkan kualitas pendidikan biologi di era digital.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi digital mahasiswa didominasi dalam kategori sedang (61,54%), tetapi ada sejumlah mahasiswa dengan tingkat literasi digital rendah (1,92%) dan sangat rendah (0,96%).Mahasiswa dengan skor literasi digital ini memerlukan perhatian khusus untuk ditingkatkan.Hal ini berarti bahwa lebih banyak perhatian perlu diberikan pada pengembangan literasi digital di pendidikan biologi pada semua tingkat.Temuan ini menekankan pentingnya pemberdayaan lebih lanjut dan holistik keterampilan literasi digital di kalangan mahasiswa pendidikan biologi, khususnya dalam indikator mengevaluasi dan mempertimbangkan sumber/efek pesan Dunia pendidikan tinggi saat ini menekankan pentingnya keterampilan literasi digital yang tidak dapat diremehkan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki kondisi literasi digital di kalangan mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Negeri Malang, dengan fokus pada kemampuan mereka dalam memanfaatkan alat dan sumber daya digital, mengevaluasi informasi secara kritis, dan menavigasi domain daring secara bertanggung jawab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan kuesioner skala Likert yang terdiri dari 36 pernyataan yang dirancang. Data dikumpulkan pada semester genap tahun akademik 2023/2024 dari total 147 mahasiswa. Instrumen penelitian yang digunakan menilai enam indikator kunci literasi digital (mencari, menggunakan sumber... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/0/kondisi-literasi-budaya-loyalitas-mahasiswa-progra-thumb-6e926.webp" title="JURIS - Profile analysis of digital literacy skills of biology education students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/kondisi-literasi-budaya-loyalitas-mahasiswa-progra-thumb-6e926.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/kondisi-literasi-budaya-loyalitas-mahasiswa-progra-thumb-6e926.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/kondisi-literasi-budaya-loyalitas-mahasiswa-progra-thumb-6e926.webp 1x" title="JURIS - Profile analysis of digital literacy skills of biology education students" alt="JURIS - Profile analysis of digital literacy skills of biology education students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/kondisi-literasi-budaya-loyalitas-mahasiswa-progra-thumb-0af22.webp" title="JURIS - Profile analysis of digital literacy skills of biology education students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/kondisi-literasi-budaya-loyalitas-mahasiswa-progra-thumb-0af22.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/kondisi-literasi-budaya-loyalitas-mahasiswa-progra-thumb-0af22.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/kondisi-literasi-budaya-loyalitas-mahasiswa-progra-thumb-0af22.webp 1x" title="JURIS - Profile analysis of digital literacy skills of biology education students" alt="JURIS - Profile analysis of digital literacy skills of biology education students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/kondisi-literasi-budaya-loyalitas-mahasiswa-progra-thumb-ba6ba.webp" title="JURIS - Profile analysis of digital literacy skills of biology education students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/kondisi-literasi-budaya-loyalitas-mahasiswa-progra-thumb-ba6ba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/kondisi-literasi-budaya-loyalitas-mahasiswa-progra-thumb-ba6ba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/kondisi-literasi-budaya-loyalitas-mahasiswa-progra-thumb-ba6ba.webp 1x" title="JURIS - Profile analysis of digital literacy skills of biology education students" alt="JURIS - Profile analysis of digital literacy skills of biology education students" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-46278-kondisi-literasi-budaya-loyalitas-mahasiswa-progra" title="JURIS - Profile analysis of digital literacy skills of biology education students" target="_blank">Profile analysis of digital literacy skills of biology education students</a>: Untuk meningkatkan literasi digital mahasiswa, diperlukan kreativitas dosen dalam merencanakan dan mengembangkan bahan ajar agar literasi digital menjadi kebiasaan. Melalui berbagai metode pembelajaran aktif, dosen harus melibatkan mahasiswa dalam situasi belajar yang mendorong keterampilan berpikir kritis. Hal ini dapat dicapai dengan mengintegrasikan alat TIK dan aktivitas penulisan kolaboratif di kelas. Penelitian lanjutan dapat memperluas cakupan dengan membandingkan literasi digital mahasiswa biologi di berbagai universitas, mengevaluasi program peningkatan literasi digital di berbagai institusi, mengembangkan instrumen pengukuran literasi digital yang lebih komprehensif, melacak perkembangan literasi digital mahasiswa secara longitudinal, dan memperluas fokus penelitian ke aspek-aspek lain dari literasi digital. Hal ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih menyeluruh tentang literasi digital mahasiswa biologi dan membantu meningkatkan kualitas pendidikan biologi di era digital..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi digital mahasiswa didominasi dalam kategori sedang (61,54%), tetapi ada sejumlah mahasiswa dengan tingkat literasi digital rendah (1,92%) dan sangat rendah (0,96%).Mahasiswa dengan skor literasi digital ini memerlukan perhatian khusus untuk ditingkatkan.Hal ini berarti bahwa lebih banyak perhatian perlu diberikan pada pengembangan literasi digital di pendidikan biologi pada semua tingkat.Temuan ini menekankan pentingnya pemberdayaan lebih lanjut dan holistik keterampilan literasi digital di kalangan mahasiswa pendidikan biologi, khususnya dalam indikator mengevaluasi dan mempertimbangkan sumber/efek pesan
<br>Dunia pendidikan tinggi saat ini menekankan pentingnya keterampilan literasi digital yang tidak dapat diremehkan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki kondisi literasi digital di kalangan mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Negeri Malang, dengan fokus pada kemampuan mereka dalam memanfaatkan alat dan sumber daya digital, mengevaluasi informasi secara kritis, dan menavigasi domain daring secara bertanggung jawab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan kuesioner skala Likert yang terdiri dari 36 pernyataan yang dirancang. Data dikumpulkan pada semester genap tahun akademik 2023/2024 dari total 147 mahasiswa. Instrumen penelitian yang digunakan menilai enam indikator kunci literasi digital (mencari, menggunakan sumber...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/0/kondisi-literasi-budaya-loyalitas-mahasiswa-progra-thumb-ba6ba.webp" type="image/webp" length="89838" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/kondisi-literasi-budaya-loyalitas-mahasiswa-progra-thumb-6e926.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/kondisi-literasi-budaya-loyalitas-mahasiswa-progra-thumb-0af22.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/kondisi-literasi-budaya-loyalitas-mahasiswa-progra-thumb-ba6ba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1511-uibu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13290-one-moment-please.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Senjata Makan Tuan Ahas Sebagai Pola Kemunafikan Terselubung Dalam Reinterpretasi Nubuat Yesaya 7 10 25 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Senjata Makan Tuan Ahas Sebagai Pola Kemunafikan Terselubung Dalam Reinterpretasi Nubuat Yesaya 7 10 25 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Senjata Makan Tuan Ahas Sebagai Pola Kemunafikan Terselubung Dalam Reinterpretasi Nubuat Yesaya 7 10 25 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-46277-nilai-kristen-agama-inklusif</link>
	<guid isPermaLink="false">598399bca9cb15e5f4121e02f28cbfe4</guid>
	<pubDate>Tue, 05 May 2026 16:38:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hana suparti ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[hana,suparti,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji lebih dalam bagaimana model pembelajaran aktif dan kolaboratif dalam Pendidikan Agama Kristen dapat dirancang secara sistematis untuk membentuk tim pelayanan yang solid di berbagai jenjang usia, mengingat bahwa keterlibatan peserta ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Senjata Makan Tuan: Ahas Sebagai Pola Kemunafikan Terselubung Dalam Reinterpretasi Nubuat Yesaya 7:10-25: Pertama, perlu dikaji lebih dalam bagaimana model pembelajaran aktif dan kolaboratif dalam Pendidikan Agama Kristen dapat dirancang secara sistematis untuk membentuk tim pelayanan yang solid di berbagai jenjang usia, mengingat bahwa keterlibatan peserta sangat menentukan keberhasilan permuridan. Kedua, perlu diteliti strategi apa yang paling efektif untuk mengatasi konflik dan hambatan komunikasi di dalam tim pelayanan gereja, terutama dalam konteks keragaman latar belakang jemaat, sehingga kerja sama tetap harmonis dan pelayanan tetap efektif. Ketiga, perlu dieksplorasi bagaimana pelatihan pemimpin rohani dapat dikembangkan berbasis pendekatan permuridan yang berkelanjutan, agar pembentukan tim pelayanan tidak hanya bersifat insidental tetapi menjadi bagian integral dari pertumbuhan spiritual jemaat jangka panjang.. Efektivitas Pendidikan Agama Kristen dalam pemuridan dapat ditingkatkan melalui upaya pembentukan Tim Pelayanan.Namun, proses ini menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan sumber daya, komunikasi yang tidak efektif, dan kurangnya pelatihan.Perlu pendalaman lebih lanjut terhadap dampak positif dan negatif pembentukan tim pelayanan agar penerapannya lebih optimal Efektivitas pendidikan agama Kristen diukur dari bagaimana nilai-nilai Kristen diterapkan dalam kehidupan sehari-hari siswa. Hal ini termasuk sikap terhadap sesama, etika kerja, dan tanggung jawab sosial. Tujuan penelitian ini menemukan efektifitas Pendidikan Agama Kristen dalam pemuridan. Metode yang digunakan adalah studi pustaka. Hasil dari penelitian ini yaitu: Pertama, adanya Pembentukan Tim Pelayanan. Kedua, perlunya pendalaman tentang pengamatan penyelesaian masalah untuk memperluas dampak positif dan meminimalisir dampak negatif. Penelitian ini bermanfaat bagi gereja maupun lembaga pendidikan dalam melaksanakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/a/nilai-kristen-agama-inklusif-pendidikan-pak-senjat-thumb-48733.webp" title="JURIS - Senjata Makan Tuan: Ahas Sebagai Pola Kemunafikan Terselubung Dalam Reinterpretasi Nubuat Yesaya 7:10-25" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/nilai-kristen-agama-inklusif-pendidikan-pak-senjat-thumb-48733.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/nilai-kristen-agama-inklusif-pendidikan-pak-senjat-thumb-48733.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/nilai-kristen-agama-inklusif-pendidikan-pak-senjat-thumb-48733.webp 1x" title="JURIS - Senjata Makan Tuan: Ahas Sebagai Pola Kemunafikan Terselubung Dalam Reinterpretasi Nubuat Yesaya 7:10-25" alt="JURIS - Senjata Makan Tuan: Ahas Sebagai Pola Kemunafikan Terselubung Dalam Reinterpretasi Nubuat Yesaya 7:10-25" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/nilai-kristen-agama-inklusif-pendidikan-pak-senjat-thumb-f5b3a.webp" title="JURIS - Senjata Makan Tuan: Ahas Sebagai Pola Kemunafikan Terselubung Dalam Reinterpretasi Nubuat Yesaya 7:10-25" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/nilai-kristen-agama-inklusif-pendidikan-pak-senjat-thumb-f5b3a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/nilai-kristen-agama-inklusif-pendidikan-pak-senjat-thumb-f5b3a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/nilai-kristen-agama-inklusif-pendidikan-pak-senjat-thumb-f5b3a.webp 1x" title="JURIS - Senjata Makan Tuan: Ahas Sebagai Pola Kemunafikan Terselubung Dalam Reinterpretasi Nubuat Yesaya 7:10-25" alt="JURIS - Senjata Makan Tuan: Ahas Sebagai Pola Kemunafikan Terselubung Dalam Reinterpretasi Nubuat Yesaya 7:10-25" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/nilai-kristen-agama-inklusif-pendidikan-pak-senjat-thumb-40891.webp" title="JURIS - Senjata Makan Tuan: Ahas Sebagai Pola Kemunafikan Terselubung Dalam Reinterpretasi Nubuat Yesaya 7:10-25" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/nilai-kristen-agama-inklusif-pendidikan-pak-senjat-thumb-40891.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/nilai-kristen-agama-inklusif-pendidikan-pak-senjat-thumb-40891.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/nilai-kristen-agama-inklusif-pendidikan-pak-senjat-thumb-40891.webp 1x" title="JURIS - Senjata Makan Tuan: Ahas Sebagai Pola Kemunafikan Terselubung Dalam Reinterpretasi Nubuat Yesaya 7:10-25" alt="JURIS - Senjata Makan Tuan: Ahas Sebagai Pola Kemunafikan Terselubung Dalam Reinterpretasi Nubuat Yesaya 7:10-25" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-46277-nilai-kristen-agama-inklusif" title="JURIS - Senjata Makan Tuan: Ahas Sebagai Pola Kemunafikan Terselubung Dalam Reinterpretasi Nubuat Yesaya 7:10-25" target="_blank">Senjata Makan Tuan: Ahas Sebagai Pola Kemunafikan Terselubung Dalam Reinterpretasi Nubuat Yesaya 7:10-25</a>: Pertama, perlu dikaji lebih dalam bagaimana model pembelajaran aktif dan kolaboratif dalam Pendidikan Agama Kristen dapat dirancang secara sistematis untuk membentuk tim pelayanan yang solid di berbagai jenjang usia, mengingat bahwa keterlibatan peserta sangat menentukan keberhasilan permuridan. Kedua, perlu diteliti strategi apa yang paling efektif untuk mengatasi konflik dan hambatan komunikasi di dalam tim pelayanan gereja, terutama dalam konteks keragaman latar belakang jemaat, sehingga kerja sama tetap harmonis dan pelayanan tetap efektif. Ketiga, perlu dieksplorasi bagaimana pelatihan pemimpin rohani dapat dikembangkan berbasis pendekatan permuridan yang berkelanjutan, agar pembentukan tim pelayanan tidak hanya bersifat insidental tetapi menjadi bagian integral dari pertumbuhan spiritual jemaat jangka panjang..
<br>Efektivitas Pendidikan Agama Kristen dalam pemuridan dapat ditingkatkan melalui upaya pembentukan Tim Pelayanan.Namun, proses ini menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan sumber daya, komunikasi yang tidak efektif, dan kurangnya pelatihan.Perlu pendalaman lebih lanjut terhadap dampak positif dan negatif pembentukan tim pelayanan agar penerapannya lebih optimal
<br>Efektivitas pendidikan agama Kristen diukur dari bagaimana nilai-nilai Kristen diterapkan dalam kehidupan sehari-hari siswa. Hal ini termasuk sikap terhadap sesama, etika kerja, dan tanggung jawab sosial. Tujuan penelitian ini menemukan efektifitas Pendidikan Agama Kristen dalam pemuridan. Metode yang digunakan adalah studi pustaka. Hasil dari penelitian ini yaitu: Pertama, adanya Pembentukan Tim Pelayanan. Kedua, perlunya pendalaman tentang pengamatan penyelesaian masalah untuk memperluas dampak positif dan meminimalisir dampak negatif. Penelitian ini bermanfaat bagi gereja maupun lembaga pendidikan dalam melaksanakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/a/nilai-kristen-agama-inklusif-pendidikan-pak-senjat-thumb-f5b3a.webp" type="image/webp" length="94168" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/nilai-kristen-agama-inklusif-pendidikan-pak-senjat-thumb-48733.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/nilai-kristen-agama-inklusif-pendidikan-pak-senjat-thumb-f5b3a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/nilai-kristen-agama-inklusif-pendidikan-pak-senjat-thumb-40891.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2451-stt-kadesi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10732-jurnal-teologi-juteolog.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Kepemimpinan dan Pengetahuan Kewirausahaan Terhadap Business Performance Effect of Leadership and Entrepreneurial Knowledge on Business Performance ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Kepemimpinan dan Pengetahuan Kewirausahaan Terhadap Business Performance Effect of Leadership and Entrepreneurial Knowledge on Business Performance ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Kepemimpinan dan Pengetahuan Kewirausahaan Terhadap Business Performance Effect of Leadership and Entrepreneurial Knowledge on Business Performance ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-46263-kepemimpinan-pengetahuan-kewirausahaan-business-pe</link>
	<guid isPermaLink="false">83fd11cc20bfb410222e79edfd26c272</guid>
	<pubDate>Tue, 05 May 2026 16:08:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ teh harianto ]]></category>
	<category><![CDATA[ yeninda anam ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot88 https ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anam,harianto,https,slot88,teh,yeninda]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada variabel-variabel independen lainnya yang dapat mempengaruhi kinerja bisnis atau business performance, seperti literasi keuangan, locus of control, dan inovasi. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Kepemimpinan dan Pengetahuan Kewirausahaan Terhadap Business Performance [Effect of Leadership and Entrepreneurial Knowledge on Business Performance]: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada variabel-variabel independen lainnya yang dapat mempengaruhi kinerja bisnis atau business performance, seperti literasi keuangan, locus of control, dan inovasi. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan industri yang diteliti, sehingga hasilnya dapat merepresentasikan UMKM secara keseluruhan di Belitung Timur. Terakhir, penelitian ini dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak responden dari berbagai industri di Indonesia, agar hasilnya lebih representatif dan dapat diterapkan secara luas.. Berdasarkan uraian maka implikasi manajerial pada penelitian ini adalah kepemimpinan berpengaruh positif signifikan terhadap business performance serta pengetahuan kewirausahaan juga berpengaruh positif signifikan terhadap business performance UMKM Perdagangan di Belitung Timur.Implikasi teoritis dalam penelitian ini adalah adanya keterkaitan antara Opportunity based Entrepreneurship theory dengan penelitian hasil ini adalah di mana perusahaan akan selalu mau melakukan perubahan untuk meningkatkan kinerja perusahaan dengan dua variabel yang diteliti yaitu kepemimpinan dan pengetahuan sebagai modal untuk melakukan perubahan agar kinerja bisa terus maksimal Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan dan pengetahuan kewirausahaan terhadap business performance UMKM di sektor perdagangan di Belitung Timur. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan waktu penelitian cross sectional. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang disebarkan kepada 60 UMKM di industri perdagangan di Belitung Timur. Metode pengolahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah partial least square dengan menggunakan software SMARTPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan dan pengetahuan kewirausahaan berpengaruh positif signifikan terhadap business performance UMKM Perdagangan di Belitung Timur. Penelitian selanjutnya dapat menggunakan lebih banyak variabel inpenden lain yang bisa berpengaruh terhadap kinerja bisnis atau business... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/1/kepemimpinan-pengetahuan-kewirausahaan-business-pe-thumb-102c8.webp" title="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan dan Pengetahuan Kewirausahaan Terhadap Business Performance [Effect of Leadership and Entrepreneurial Knowledge on Business Performance]" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/kepemimpinan-pengetahuan-kewirausahaan-business-pe-thumb-102c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/kepemimpinan-pengetahuan-kewirausahaan-business-pe-thumb-102c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/kepemimpinan-pengetahuan-kewirausahaan-business-pe-thumb-102c8.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan dan Pengetahuan Kewirausahaan Terhadap Business Performance [Effect of Leadership and Entrepreneurial Knowledge on Business Performance]" alt="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan dan Pengetahuan Kewirausahaan Terhadap Business Performance [Effect of Leadership and Entrepreneurial Knowledge on Business Performance]" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/kepemimpinan-pengetahuan-kewirausahaan-business-pe-thumb-13121.webp" title="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan dan Pengetahuan Kewirausahaan Terhadap Business Performance [Effect of Leadership and Entrepreneurial Knowledge on Business Performance]" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/kepemimpinan-pengetahuan-kewirausahaan-business-pe-thumb-13121.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/kepemimpinan-pengetahuan-kewirausahaan-business-pe-thumb-13121.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/kepemimpinan-pengetahuan-kewirausahaan-business-pe-thumb-13121.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan dan Pengetahuan Kewirausahaan Terhadap Business Performance [Effect of Leadership and Entrepreneurial Knowledge on Business Performance]" alt="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan dan Pengetahuan Kewirausahaan Terhadap Business Performance [Effect of Leadership and Entrepreneurial Knowledge on Business Performance]" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/kepemimpinan-pengetahuan-kewirausahaan-business-pe-thumb-a3133.webp" title="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan dan Pengetahuan Kewirausahaan Terhadap Business Performance [Effect of Leadership and Entrepreneurial Knowledge on Business Performance]" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/kepemimpinan-pengetahuan-kewirausahaan-business-pe-thumb-a3133.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/kepemimpinan-pengetahuan-kewirausahaan-business-pe-thumb-a3133.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/kepemimpinan-pengetahuan-kewirausahaan-business-pe-thumb-a3133.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan dan Pengetahuan Kewirausahaan Terhadap Business Performance [Effect of Leadership and Entrepreneurial Knowledge on Business Performance]" alt="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan dan Pengetahuan Kewirausahaan Terhadap Business Performance [Effect of Leadership and Entrepreneurial Knowledge on Business Performance]" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-46263-kepemimpinan-pengetahuan-kewirausahaan-business-pe" title="JURIS - Pengaruh Kepemimpinan dan Pengetahuan Kewirausahaan Terhadap Business Performance [Effect of Leadership and Entrepreneurial Knowledge on Business Performance]" target="_blank">Pengaruh Kepemimpinan dan Pengetahuan Kewirausahaan Terhadap Business Performance [Effect of Leadership and Entrepreneurial Knowledge on Business Performance]</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada variabel-variabel independen lainnya yang dapat mempengaruhi kinerja bisnis atau business performance, seperti literasi keuangan, locus of control, dan inovasi. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan industri yang diteliti, sehingga hasilnya dapat merepresentasikan UMKM secara keseluruhan di Belitung Timur. Terakhir, penelitian ini dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak responden dari berbagai industri di Indonesia, agar hasilnya lebih representatif dan dapat diterapkan secara luas..
<br>Berdasarkan uraian maka implikasi manajerial pada penelitian ini adalah kepemimpinan berpengaruh positif signifikan terhadap business performance serta pengetahuan kewirausahaan juga berpengaruh positif signifikan terhadap business performance UMKM Perdagangan di Belitung Timur.Implikasi teoritis dalam penelitian ini adalah adanya keterkaitan antara Opportunity based Entrepreneurship theory dengan penelitian hasil ini adalah di mana perusahaan akan selalu mau melakukan perubahan untuk meningkatkan kinerja perusahaan dengan dua variabel yang diteliti yaitu kepemimpinan dan pengetahuan sebagai modal untuk melakukan perubahan agar kinerja bisa terus maksimal
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan dan pengetahuan kewirausahaan terhadap business performance UMKM di sektor perdagangan di Belitung Timur. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan waktu penelitian cross sectional. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang disebarkan kepada 60 UMKM di industri perdagangan di Belitung Timur. Metode pengolahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah partial least square dengan menggunakan software SMARTPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan dan pengetahuan kewirausahaan berpengaruh positif signifikan terhadap business performance UMKM Perdagangan di Belitung Timur. Penelitian selanjutnya dapat menggunakan lebih banyak variabel inpenden lain yang bisa berpengaruh terhadap kinerja bisnis atau business...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/1/kepemimpinan-pengetahuan-kewirausahaan-business-pe-thumb-13121.webp" type="image/webp" length="72486" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/kepemimpinan-pengetahuan-kewirausahaan-business-pe-thumb-102c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/kepemimpinan-pengetahuan-kewirausahaan-business-pe-thumb-13121.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/kepemimpinan-pengetahuan-kewirausahaan-business-pe-thumb-a3133.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-494-uph.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6338-feedforward-journal-human-resource.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kepemimpinan Pembapaan dalam Penggembalaan Jemaat Modern ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kepemimpinan Pembapaan dalam Penggembalaan Jemaat Modern ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kepemimpinan Pembapaan dalam Penggembalaan Jemaat Modern ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-46272-model-yesus-kepemimpinan-pembapaan-penggembalaan</link>
	<guid isPermaLink="false">ece23ac8075d7b97806908a14b40c148</guid>
	<pubDate>Tue, 05 May 2026 16:05:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rodi rodi 18 ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[18,rodi,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Bagaimana penggunaan platform digital interaktif dapat meningkatkan keberlanjutan proses pemuridan dalam gereja lokal yang menghadapi tantangan modernisasi, sehingga dapat memfasilitasi pembentukan komunitas yang responsif terhadap kebutuhan rohani dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kepemimpinan Pembapaan dalam Penggembalaan Jemaat Modern: Bagaimana penggunaan platform digital interaktif dapat meningkatkan keberlanjutan proses pemuridan dalam gereja lokal yang menghadapi tantangan modernisasi, sehingga dapat memfasilitasi pembentukan komunitas yang responsif terhadap kebutuhan rohani dan sosial? Apakah strategi pelatihan kepemimpinan berbasis pengalaman melalui simulasi situasi dunia nyata dapat memperkuat kemampuan para pemimpin dalam menjalankan pendelegasian otoritas secara transparan dan efektif di era serba digital? Bagaimana penerapan model kepemimpinan pembapaan yang menekankan relasi simetris dapat diadaptasi ke dalam program penggembalaan keluarga multi-generasi, agar nilai-nilai kebenaran Alkitab dapat disalurkan secara generasi demi generasi dalam konteks keluarga modern yang multikultural?. Gereja belum siap menghadapi perkembangan modernisasi yang melangkah jauh dari kehendak Tuhan, sehingga banyak gereja terjebak dalam aktivitas sekular dan terlarut dalam pola pikir dunia.Kepemimpinan pembapaan harus menerapkan relasi simetris antara bapa dan anak, menggunakan teknologi terapan modern, dan menyusun strategi ibadah sebagai proses kehidupan bersama Yesus.Dengan menerapkan model YesusAipenginjilan, pemuridan, pengembangan kepemimpinan, pendelegasian otoritas, dan pengutusanAikepemimpinan ini dapat mengubah nilai-nilai transaksional menjadi ketulusan dan menghasilkan pertumbuhan rohani yang optimal dalam konteks modern Yesus datang ke dunia dengan misi penyelamatan yang bernilai rohani dan kekal, tetapi sejak Yesus mulai melayani di dalam pelaksanaan-Nya sehari-hari, Dia tidak terlihat eksklusif dengan hanya beredar di lingkungan rohani; Sinagoga, Bait Allah, para Farisi dan Saduki, para imam dan Lewi saja. Bahkan Alkitab mencatat bahwa Yesus menggunakan waktu yang cukup banyak di dalam Bait Allah berbincang-bincang dengan para imam hanya sekali pada saat dia masih kecil. Tetapi sejak pelayanannya dimulai, Dia... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/a/model-yesus-kepemimpinan-pembapaan-penggembalaan-t-thumb-559fe.webp" title="JURIS - Kepemimpinan Pembapaan dalam Penggembalaan Jemaat Modern" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/model-yesus-kepemimpinan-pembapaan-penggembalaan-t-thumb-559fe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/model-yesus-kepemimpinan-pembapaan-penggembalaan-t-thumb-559fe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/model-yesus-kepemimpinan-pembapaan-penggembalaan-t-thumb-559fe.webp 1x" title="JURIS - Kepemimpinan Pembapaan dalam Penggembalaan Jemaat Modern" alt="JURIS - Kepemimpinan Pembapaan dalam Penggembalaan Jemaat Modern" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/a/model-yesus-kepemimpinan-pembapaan-penggembalaan-t-thumb-9ea9a.webp" title="JURIS - Kepemimpinan Pembapaan dalam Penggembalaan Jemaat Modern" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/model-yesus-kepemimpinan-pembapaan-penggembalaan-t-thumb-9ea9a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/model-yesus-kepemimpinan-pembapaan-penggembalaan-t-thumb-9ea9a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/model-yesus-kepemimpinan-pembapaan-penggembalaan-t-thumb-9ea9a.webp 1x" title="JURIS - Kepemimpinan Pembapaan dalam Penggembalaan Jemaat Modern" alt="JURIS - Kepemimpinan Pembapaan dalam Penggembalaan Jemaat Modern" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/a/model-yesus-kepemimpinan-pembapaan-penggembalaan-t-thumb-b36ff.webp" title="JURIS - Kepemimpinan Pembapaan dalam Penggembalaan Jemaat Modern" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/model-yesus-kepemimpinan-pembapaan-penggembalaan-t-thumb-b36ff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/model-yesus-kepemimpinan-pembapaan-penggembalaan-t-thumb-b36ff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/model-yesus-kepemimpinan-pembapaan-penggembalaan-t-thumb-b36ff.webp 1x" title="JURIS - Kepemimpinan Pembapaan dalam Penggembalaan Jemaat Modern" alt="JURIS - Kepemimpinan Pembapaan dalam Penggembalaan Jemaat Modern" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-46272-model-yesus-kepemimpinan-pembapaan-penggembalaan" title="JURIS - Kepemimpinan Pembapaan dalam Penggembalaan Jemaat Modern" target="_blank">Kepemimpinan Pembapaan dalam Penggembalaan Jemaat Modern</a>: Bagaimana penggunaan platform digital interaktif dapat meningkatkan keberlanjutan proses pemuridan dalam gereja lokal yang menghadapi tantangan modernisasi, sehingga dapat memfasilitasi pembentukan komunitas yang responsif terhadap kebutuhan rohani dan sosial? Apakah strategi pelatihan kepemimpinan berbasis pengalaman melalui simulasi situasi dunia nyata dapat memperkuat kemampuan para pemimpin dalam menjalankan pendelegasian otoritas secara transparan dan efektif di era serba digital? Bagaimana penerapan model kepemimpinan pembapaan yang menekankan relasi simetris dapat diadaptasi ke dalam program penggembalaan keluarga multi-generasi, agar nilai-nilai kebenaran Alkitab dapat disalurkan secara generasi demi generasi dalam konteks keluarga modern yang multikultural?.
<br>Gereja belum siap menghadapi perkembangan modernisasi yang melangkah jauh dari kehendak Tuhan, sehingga banyak gereja terjebak dalam aktivitas sekular dan terlarut dalam pola pikir dunia.Kepemimpinan pembapaan harus menerapkan relasi simetris antara bapa dan anak, menggunakan teknologi terapan modern, dan menyusun strategi ibadah sebagai proses kehidupan bersama Yesus.Dengan menerapkan model YesusAipenginjilan, pemuridan, pengembangan kepemimpinan, pendelegasian otoritas, dan pengutusanAikepemimpinan ini dapat mengubah nilai-nilai transaksional menjadi ketulusan dan menghasilkan pertumbuhan rohani yang optimal dalam konteks modern
<br>Yesus datang ke dunia dengan misi penyelamatan yang bernilai rohani dan kekal, tetapi sejak Yesus mulai melayani di dalam pelaksanaan-Nya sehari-hari, Dia tidak terlihat eksklusif dengan hanya beredar di lingkungan rohani; Sinagoga, Bait Allah, para Farisi dan Saduki, para imam dan Lewi saja. Bahkan Alkitab mencatat bahwa Yesus menggunakan waktu yang cukup banyak di dalam Bait Allah berbincang-bincang dengan para imam hanya sekali pada saat dia masih kecil. Tetapi sejak pelayanannya dimulai, Dia...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/a/model-yesus-kepemimpinan-pembapaan-penggembalaan-t-thumb-9ea9a.webp" type="image/webp" length="89316" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/model-yesus-kepemimpinan-pembapaan-penggembalaan-t-thumb-559fe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/model-yesus-kepemimpinan-pembapaan-penggembalaan-t-thumb-9ea9a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/model-yesus-kepemimpinan-pembapaan-penggembalaan-t-thumb-b36ff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2451-stt-kadesi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10732-jurnal-teologi-juteolog.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Studi Biblikal 1 Timotius 4 12 tentang Keteladanan Hidup Sebagai Antisipasi Cemooh Terhadap Hamba Tuhan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Studi Biblikal 1 Timotius 4 12 tentang Keteladanan Hidup Sebagai Antisipasi Cemooh Terhadap Hamba Tuhan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Studi Biblikal 1 Timotius 4 12 tentang Keteladanan Hidup Sebagai Antisipasi Cemooh Terhadap Hamba Tuhan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-46271-hamba-tuhan-jatuh-kepemimpinan-gereja-muda</link>
	<guid isPermaLink="false">1510fc325a7ed51769e355ac67bd918c</guid>
	<pubDate>Tue, 05 May 2026 16:05:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hana suparti ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[hana,suparti,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya bisa meneliti dampak praktis keteladanan hamba Tuhan pada rekreasi iman jemaat di daerah pedesaan, mengkaji bagaimana program pelatihan webAcbased bagi pemimpin gereja muda dapat meningkatkan kualitas keteladanan, serta mengevaluasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Studi Biblikal 1 Timotius 4:12 tentang Keteladanan Hidup Sebagai Antisipasi Cemooh Terhadap Hamba Tuhan: Penelitian selanjutnya bisa meneliti dampak praktis keteladanan hamba Tuhan pada rekreasi iman jemaat di daerah pedesaan, mengkaji bagaimana program pelatihan webAcbased bagi pemimpin gereja muda dapat meningkatkan kualitas keteladanan, serta mengevaluasi perbandingan keberhasilan model mentorship antara gereja gereja lokal dan gereja gereja di konteks multikultural. Pertanyaan pertama dapat memetakan korelasi antara keteladanan hamba Tuhan dan tingkat kepuasan rohani jemaat, pertanyaan kedua dapat menilai efektivitas modul daring tentang etika kepemimpinan Kristen, dan pertanyaan ketiga dapat membandingkan kebijakan pengembangan pemimpin gereja di lingkungan kota berserta daerah yang memiliki nilai budaya berbeda. Pengumpulan data kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta analisis konten akan memberikan gambaran menyeluruh tentang bagaimana keteladanan berfungsi sebagai jembatan antara nilai teologis dan praktik pelayanan. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang realistis untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan gereja di era digital dan pergeseran demografis.. Perjalanan kehidupan manusia menimbulkan begitu banyak kejadian atau peristiwa yang disengaja ataupun tidak.Dampak yang terjadi dapat mengarah kepada kehidupan orang lain, tetapi yang berpeluang besar untuk terdampak adalah diri sendiri.Setiap manusia meskipun sebagai seorang hamba Tuhan, tentu tidak akan pernah luput dari kesalahan dan kekurangan.Oleh karena itu, sebagai pelayan Tuhan sepatutnya selalu berbenah diri dan siap untuk berproses.Keteladanan menuntut suatu proses dimana harus siap menjadi teladan dalam setiap perjalanan hidup.Keteladan yang baik akan membuat seseorang menjadi terhormat dan akhirnya tidak direndahkan oleh orang lain Keteladanan hamba Tuhan adalah hal yang sangat dibutuhkan dalam gereja. Keteladanan yang baik akan membawa dampak positif bagi perkembangan gereja. Namun sebaliknya, hamba Tuhan yang hidupnya tidak menunjukan akan mendatangkan cemooh bagi dirinya dan akan merugikan pekerjaan Tuhan itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah menemukan keteladanan yang harus dimiliki seorang hamba Tuhan berdasarkan 1 Timotius 4:12. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan eksegesa. Hasil dari penelitian adalah: pertama, membentuk hamba Tuhan yang memiliki keteladanan dalam perkataan. Kedua, membentuk hamba... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/7/hamba-tuhan-jatuh-kepemimpinan-gereja-muda-peluang-thumb-f9153.webp" title="JURIS - Studi Biblikal 1 Timotius 4:12 tentang Keteladanan Hidup Sebagai Antisipasi Cemooh Terhadap Hamba Tuhan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/hamba-tuhan-jatuh-kepemimpinan-gereja-muda-peluang-thumb-f9153.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/hamba-tuhan-jatuh-kepemimpinan-gereja-muda-peluang-thumb-f9153.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/hamba-tuhan-jatuh-kepemimpinan-gereja-muda-peluang-thumb-f9153.webp 1x" title="JURIS - Studi Biblikal 1 Timotius 4:12 tentang Keteladanan Hidup Sebagai Antisipasi Cemooh Terhadap Hamba Tuhan" alt="JURIS - Studi Biblikal 1 Timotius 4:12 tentang Keteladanan Hidup Sebagai Antisipasi Cemooh Terhadap Hamba Tuhan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/hamba-tuhan-jatuh-kepemimpinan-gereja-muda-peluang-thumb-21957.webp" title="JURIS - Studi Biblikal 1 Timotius 4:12 tentang Keteladanan Hidup Sebagai Antisipasi Cemooh Terhadap Hamba Tuhan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/hamba-tuhan-jatuh-kepemimpinan-gereja-muda-peluang-thumb-21957.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/hamba-tuhan-jatuh-kepemimpinan-gereja-muda-peluang-thumb-21957.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/hamba-tuhan-jatuh-kepemimpinan-gereja-muda-peluang-thumb-21957.webp 1x" title="JURIS - Studi Biblikal 1 Timotius 4:12 tentang Keteladanan Hidup Sebagai Antisipasi Cemooh Terhadap Hamba Tuhan" alt="JURIS - Studi Biblikal 1 Timotius 4:12 tentang Keteladanan Hidup Sebagai Antisipasi Cemooh Terhadap Hamba Tuhan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/hamba-tuhan-jatuh-kepemimpinan-gereja-muda-peluang-thumb-2e117.webp" title="JURIS - Studi Biblikal 1 Timotius 4:12 tentang Keteladanan Hidup Sebagai Antisipasi Cemooh Terhadap Hamba Tuhan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/hamba-tuhan-jatuh-kepemimpinan-gereja-muda-peluang-thumb-2e117.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/hamba-tuhan-jatuh-kepemimpinan-gereja-muda-peluang-thumb-2e117.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/hamba-tuhan-jatuh-kepemimpinan-gereja-muda-peluang-thumb-2e117.webp 1x" title="JURIS - Studi Biblikal 1 Timotius 4:12 tentang Keteladanan Hidup Sebagai Antisipasi Cemooh Terhadap Hamba Tuhan" alt="JURIS - Studi Biblikal 1 Timotius 4:12 tentang Keteladanan Hidup Sebagai Antisipasi Cemooh Terhadap Hamba Tuhan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-46271-hamba-tuhan-jatuh-kepemimpinan-gereja-muda" title="JURIS - Studi Biblikal 1 Timotius 4:12 tentang Keteladanan Hidup Sebagai Antisipasi Cemooh Terhadap Hamba Tuhan" target="_blank">Studi Biblikal 1 Timotius 4:12 tentang Keteladanan Hidup Sebagai Antisipasi Cemooh Terhadap Hamba Tuhan</a>: Penelitian selanjutnya bisa meneliti dampak praktis keteladanan hamba Tuhan pada rekreasi iman jemaat di daerah pedesaan, mengkaji bagaimana program pelatihan webAcbased bagi pemimpin gereja muda dapat meningkatkan kualitas keteladanan, serta mengevaluasi perbandingan keberhasilan model mentorship antara gereja gereja lokal dan gereja gereja di konteks multikultural. Pertanyaan pertama dapat memetakan korelasi antara keteladanan hamba Tuhan dan tingkat kepuasan rohani jemaat, pertanyaan kedua dapat menilai efektivitas modul daring tentang etika kepemimpinan Kristen, dan pertanyaan ketiga dapat membandingkan kebijakan pengembangan pemimpin gereja di lingkungan kota berserta daerah yang memiliki nilai budaya berbeda. Pengumpulan data kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta analisis konten akan memberikan gambaran menyeluruh tentang bagaimana keteladanan berfungsi sebagai jembatan antara nilai teologis dan praktik pelayanan. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang realistis untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan gereja di era digital dan pergeseran demografis..
<br>Perjalanan kehidupan manusia menimbulkan begitu banyak kejadian atau peristiwa yang disengaja ataupun tidak.Dampak yang terjadi dapat mengarah kepada kehidupan orang lain, tetapi yang berpeluang besar untuk terdampak adalah diri sendiri.Setiap manusia meskipun sebagai seorang hamba Tuhan, tentu tidak akan pernah luput dari kesalahan dan kekurangan.Oleh karena itu, sebagai pelayan Tuhan sepatutnya selalu berbenah diri dan siap untuk berproses.Keteladanan menuntut suatu proses dimana harus siap menjadi teladan dalam setiap perjalanan hidup.Keteladan yang baik akan membuat seseorang menjadi terhormat dan akhirnya tidak direndahkan oleh orang lain
<br>Keteladanan hamba Tuhan adalah hal yang sangat dibutuhkan dalam gereja. Keteladanan yang baik akan membawa dampak positif bagi perkembangan gereja. Namun sebaliknya, hamba Tuhan yang hidupnya tidak menunjukan akan mendatangkan cemooh bagi dirinya dan akan merugikan pekerjaan Tuhan itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah menemukan keteladanan yang harus dimiliki seorang hamba Tuhan berdasarkan 1 Timotius 4:12. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan eksegesa. Hasil dari penelitian adalah: pertama, membentuk hamba Tuhan yang memiliki keteladanan dalam perkataan. Kedua, membentuk hamba...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/7/hamba-tuhan-jatuh-kepemimpinan-gereja-muda-peluang-thumb-21957.webp" type="image/webp" length="84424" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/hamba-tuhan-jatuh-kepemimpinan-gereja-muda-peluang-thumb-f9153.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/hamba-tuhan-jatuh-kepemimpinan-gereja-muda-peluang-thumb-21957.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/hamba-tuhan-jatuh-kepemimpinan-gereja-muda-peluang-thumb-2e117.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2451-stt-kadesi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10732-jurnal-teologi-juteolog.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Faktor Risiko Determinan Gagal Napas pada Anak dengan Pneumonia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Faktor Risiko Determinan Gagal Napas pada Anak dengan Pneumonia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Faktor Risiko Determinan Gagal Napas pada Anak dengan Pneumonia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-46261-anak-usia-faktor-risiko-pneumonia-genz-g</link>
	<guid isPermaLink="false">9d9f409b6928b089125458b66d4a72b5</guid>
	<pubDate>Tue, 05 May 2026 15:48:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian prospektif dengan desain kohort diperlukan untuk mengkonfirmasi hubungan kausal antara faktor risiko yang teridentifikasi dengan kejadian gagal napas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Faktor Risiko Determinan Gagal Napas pada Anak dengan Pneumonia: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian prospektif dengan desain kohort diperlukan untuk mengkonfirmasi hubungan kausal antara faktor risiko yang teridentifikasi dengan kejadian gagal napas pada anak dengan pneumonia. Kedua, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi mekanisme biologis yang mendasari hubungan antara sepsis, anemia, penyakit jantung bawaan, dan hipoksemia dengan perkembangan gagal napas, misalnya melalui pengukuran biomarker inflamasi dan studi fungsi paru. Ketiga, penelitian intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan deteksi dini dan tata laksana sepsis, anemia, dan hipoksemia pada anak dengan pneumonia dapat dievaluasi efektivitasnya dalam mengurangi angka kejadian gagal napas dan meningkatkan luaran klinis. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai patofisiologi gagal napas pada anak dengan pneumonia dan mengarah pada pengembangan strategi pencegahan dan penanganan yang lebih efektif. Dengan demikian, kualitas pelayanan kesehatan bagi anak-anak yang menderita pneumonia dapat ditingkatkan secara signifikan, sehingga mengurangi angka morbiditas dan mortalitas yang terkait dengan kondisi ini.. Penelitian ini mengidentifikasi sepsis, hipoksemia, anemia, dan penyakit jantung bawaan sebagai faktor determinan gagal napas pada anak dengan pneumonia.Deteksi dini dan tata laksana agresif terhadap sepsis, koreksi anemia, serta kewaspadaan ekstra pada pasien dengan PJB dan hipoksemia berpotensi mencegah progresivitas menuju gagal napas Gagal napas merupakan fase lanjut dari gangguan pernapasan yang menyebabkan kegagalan paru untuk memenuhi kebutuhan oksigen dan mengeluarkan karbondioksida. Infeksi pernapasan, khususnya pneumonia, merupakan penyebab paling umum gagal napas yang membutuhkan ventilasi mekanis pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko determinan gagal napas pada anak dengan pneumonia. Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional pada anak usia 1 bulan sampai < 18 tahun yang dirawat di ruang rawat anak dan Pediatric Intensive Care Unit (PICU) RSUD dr. Zainoel Abidin sejak... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/c/anak-usia-faktor-risiko-pneumonia-genz-gagal-napas-thumb-2c015.webp" title="JURIS - Faktor Risiko Determinan Gagal Napas pada Anak dengan Pneumonia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/anak-usia-faktor-risiko-pneumonia-genz-gagal-napas-thumb-2c015.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/anak-usia-faktor-risiko-pneumonia-genz-gagal-napas-thumb-2c015.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/anak-usia-faktor-risiko-pneumonia-genz-gagal-napas-thumb-2c015.webp 1x" title="JURIS - Faktor Risiko Determinan Gagal Napas pada Anak dengan Pneumonia" alt="JURIS - Faktor Risiko Determinan Gagal Napas pada Anak dengan Pneumonia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/anak-usia-faktor-risiko-pneumonia-genz-gagal-napas-thumb-e6cb7.webp" title="JURIS - Faktor Risiko Determinan Gagal Napas pada Anak dengan Pneumonia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/anak-usia-faktor-risiko-pneumonia-genz-gagal-napas-thumb-e6cb7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/anak-usia-faktor-risiko-pneumonia-genz-gagal-napas-thumb-e6cb7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/anak-usia-faktor-risiko-pneumonia-genz-gagal-napas-thumb-e6cb7.webp 1x" title="JURIS - Faktor Risiko Determinan Gagal Napas pada Anak dengan Pneumonia" alt="JURIS - Faktor Risiko Determinan Gagal Napas pada Anak dengan Pneumonia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/anak-usia-faktor-risiko-pneumonia-genz-gagal-napas-thumb-1996a.webp" title="JURIS - Faktor Risiko Determinan Gagal Napas pada Anak dengan Pneumonia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/anak-usia-faktor-risiko-pneumonia-genz-gagal-napas-thumb-1996a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/anak-usia-faktor-risiko-pneumonia-genz-gagal-napas-thumb-1996a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/anak-usia-faktor-risiko-pneumonia-genz-gagal-napas-thumb-1996a.webp 1x" title="JURIS - Faktor Risiko Determinan Gagal Napas pada Anak dengan Pneumonia" alt="JURIS - Faktor Risiko Determinan Gagal Napas pada Anak dengan Pneumonia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-46261-anak-usia-faktor-risiko-pneumonia-genz-g" title="JURIS - Faktor Risiko Determinan Gagal Napas pada Anak dengan Pneumonia" target="_blank">Faktor Risiko Determinan Gagal Napas pada Anak dengan Pneumonia</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian prospektif dengan desain kohort diperlukan untuk mengkonfirmasi hubungan kausal antara faktor risiko yang teridentifikasi dengan kejadian gagal napas pada anak dengan pneumonia. Kedua, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi mekanisme biologis yang mendasari hubungan antara sepsis, anemia, penyakit jantung bawaan, dan hipoksemia dengan perkembangan gagal napas, misalnya melalui pengukuran biomarker inflamasi dan studi fungsi paru. Ketiga, penelitian intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan deteksi dini dan tata laksana sepsis, anemia, dan hipoksemia pada anak dengan pneumonia dapat dievaluasi efektivitasnya dalam mengurangi angka kejadian gagal napas dan meningkatkan luaran klinis. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai patofisiologi gagal napas pada anak dengan pneumonia dan mengarah pada pengembangan strategi pencegahan dan penanganan yang lebih efektif. Dengan demikian, kualitas pelayanan kesehatan bagi anak-anak yang menderita pneumonia dapat ditingkatkan secara signifikan, sehingga mengurangi angka morbiditas dan mortalitas yang terkait dengan kondisi ini..
<br>Penelitian ini mengidentifikasi sepsis, hipoksemia, anemia, dan penyakit jantung bawaan sebagai faktor determinan gagal napas pada anak dengan pneumonia.Deteksi dini dan tata laksana agresif terhadap sepsis, koreksi anemia, serta kewaspadaan ekstra pada pasien dengan PJB dan hipoksemia berpotensi mencegah progresivitas menuju gagal napas
<br>Gagal napas merupakan fase lanjut dari gangguan pernapasan yang menyebabkan kegagalan paru untuk memenuhi kebutuhan oksigen dan mengeluarkan karbondioksida. Infeksi pernapasan, khususnya pneumonia, merupakan penyebab paling umum gagal napas yang membutuhkan ventilasi mekanis pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko determinan gagal napas pada anak dengan pneumonia. Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional pada anak usia 1 bulan sampai < 18 tahun yang dirawat di ruang rawat anak dan Pediatric Intensive Care Unit (PICU) RSUD dr. Zainoel Abidin sejak...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/c/anak-usia-faktor-risiko-pneumonia-genz-gagal-napas-thumb-1996a.webp" type="image/webp" length="98948" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/anak-usia-faktor-risiko-pneumonia-genz-gagal-napas-thumb-2c015.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/anak-usia-faktor-risiko-pneumonia-genz-gagal-napas-thumb-e6cb7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/anak-usia-faktor-risiko-pneumonia-genz-gagal-napas-thumb-1996a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4108-saripediatri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13073-sari-pediatri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Eksplanatori dan Konfirmatori Pengajaran Rasul Paulus Tentang Manusia Baru Berdasarkan Surat Kolose 3 1 17 Bagi Jemaat GPdI ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Eksplanatori dan Konfirmatori Pengajaran Rasul Paulus Tentang Manusia Baru Berdasarkan Surat Kolose 3 1 17 Bagi Jemaat GPdI ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Eksplanatori dan Konfirmatori Pengajaran Rasul Paulus Tentang Manusia Baru Berdasarkan Surat Kolose 3 1 17 Bagi Jemaat GPdI ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-46274-hidup-manusia-jemaat-gpdi-wilaya</link>
	<guid isPermaLink="false">8ec62750ced5a8987003fa306fd3ed68</guid>
	<pubDate>Tue, 05 May 2026 15:39:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rodi rodi 18 ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[18,rodi,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada perbandingan antara wilayah dengan tingkat usia berbeda untuk menilai dampak usia dalam penerimaan konsep manusia baru. Selanjutnya, dapat dilakukan studi longitudinal untuk mengamati perubahan pemahaman jemaat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Eksplanatori dan Konfirmatori Pengajaran Rasul Paulus Tentang Manusia Baru Berdasarkan Surat Kolose 3:1-17 Bagi Jemaat GPdI: Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada perbandingan antara wilayah dengan tingkat usia berbeda untuk menilai dampak usia dalam penerimaan konsep manusia baru. Selanjutnya, dapat dilakukan studi longitudinal untuk mengamati perubahan pemahaman jemaat seiring waktu setelah intervensi pendidikan teologis. Penelitian lain juga dapat mengeksplorasi pengaruh media sosial secara kuantitatif terhadap persepsi jemaat terhadap pengajaran Paulus tentang manusia baru.. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa tingkat eksplanatori dan konfirmatori pengajaran Paulus tentang manusia baru berada pada kategori sedang.Dimensi yang paling dominan memengaruhi pemahaman jemaat adalah Menanggalkan manusia lama, dengan kontribusi yang sangat tinggi.Faktor usia menjadi latar belakang yang signifikan, sementara pendidikan dan latar belakang lainnya memengaruhi secara lebih kecil Setiap orang yang percaya kepada Yesus Kristus sangat penting mengetahui bahwa Yesus Kristus telah membebaskan setiap pribadi dari kehidupan lama ke kehidupan yang baru. Peneliti menemukan beberapa kesalahpahaman mengenai manusia baru seperti yang terdapat dalam Injil Yohanes 3:4 dan 7. Terdapat juga beberapa hal yang menjadi tantangan di jaman yang serba canggih ini, seperti perkembangan teknologi, meluasnya dan berkembangnya sosial media. Jemaat-jemaat diperhadapkan situasi dan kondisi yang membahayakan pikiran dan tindakan tidak sesuai dengan kehidupan yang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/0/hidup-manusia-jemaat-gpdi-wilayah-situasi-konsep-p-thumb-e7b2f.webp" title="JURIS - Eksplanatori dan Konfirmatori Pengajaran Rasul Paulus Tentang Manusia Baru Berdasarkan Surat Kolose 3:1-17 Bagi Jemaat GPdI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/hidup-manusia-jemaat-gpdi-wilayah-situasi-konsep-p-thumb-e7b2f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/hidup-manusia-jemaat-gpdi-wilayah-situasi-konsep-p-thumb-e7b2f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/hidup-manusia-jemaat-gpdi-wilayah-situasi-konsep-p-thumb-e7b2f.webp 1x" title="JURIS - Eksplanatori dan Konfirmatori Pengajaran Rasul Paulus Tentang Manusia Baru Berdasarkan Surat Kolose 3:1-17 Bagi Jemaat GPdI" alt="JURIS - Eksplanatori dan Konfirmatori Pengajaran Rasul Paulus Tentang Manusia Baru Berdasarkan Surat Kolose 3:1-17 Bagi Jemaat GPdI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/0/hidup-manusia-jemaat-gpdi-wilayah-situasi-konsep-p-thumb-d515b.webp" title="JURIS - Eksplanatori dan Konfirmatori Pengajaran Rasul Paulus Tentang Manusia Baru Berdasarkan Surat Kolose 3:1-17 Bagi Jemaat GPdI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/hidup-manusia-jemaat-gpdi-wilayah-situasi-konsep-p-thumb-d515b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/hidup-manusia-jemaat-gpdi-wilayah-situasi-konsep-p-thumb-d515b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/hidup-manusia-jemaat-gpdi-wilayah-situasi-konsep-p-thumb-d515b.webp 1x" title="JURIS - Eksplanatori dan Konfirmatori Pengajaran Rasul Paulus Tentang Manusia Baru Berdasarkan Surat Kolose 3:1-17 Bagi Jemaat GPdI" alt="JURIS - Eksplanatori dan Konfirmatori Pengajaran Rasul Paulus Tentang Manusia Baru Berdasarkan Surat Kolose 3:1-17 Bagi Jemaat GPdI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/0/hidup-manusia-jemaat-gpdi-wilayah-situasi-konsep-p-thumb-0ea10.webp" title="JURIS - Eksplanatori dan Konfirmatori Pengajaran Rasul Paulus Tentang Manusia Baru Berdasarkan Surat Kolose 3:1-17 Bagi Jemaat GPdI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/hidup-manusia-jemaat-gpdi-wilayah-situasi-konsep-p-thumb-0ea10.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/hidup-manusia-jemaat-gpdi-wilayah-situasi-konsep-p-thumb-0ea10.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/hidup-manusia-jemaat-gpdi-wilayah-situasi-konsep-p-thumb-0ea10.webp 1x" title="JURIS - Eksplanatori dan Konfirmatori Pengajaran Rasul Paulus Tentang Manusia Baru Berdasarkan Surat Kolose 3:1-17 Bagi Jemaat GPdI" alt="JURIS - Eksplanatori dan Konfirmatori Pengajaran Rasul Paulus Tentang Manusia Baru Berdasarkan Surat Kolose 3:1-17 Bagi Jemaat GPdI" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-46274-hidup-manusia-jemaat-gpdi-wilaya" title="JURIS - Eksplanatori dan Konfirmatori Pengajaran Rasul Paulus Tentang Manusia Baru Berdasarkan Surat Kolose 3:1-17 Bagi Jemaat GPdI" target="_blank">Eksplanatori dan Konfirmatori Pengajaran Rasul Paulus Tentang Manusia Baru Berdasarkan Surat Kolose 3:1-17 Bagi Jemaat GPdI</a>: Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada perbandingan antara wilayah dengan tingkat usia berbeda untuk menilai dampak usia dalam penerimaan konsep manusia baru. Selanjutnya, dapat dilakukan studi longitudinal untuk mengamati perubahan pemahaman jemaat seiring waktu setelah intervensi pendidikan teologis. Penelitian lain juga dapat mengeksplorasi pengaruh media sosial secara kuantitatif terhadap persepsi jemaat terhadap pengajaran Paulus tentang manusia baru..
<br>Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa tingkat eksplanatori dan konfirmatori pengajaran Paulus tentang manusia baru berada pada kategori sedang.Dimensi yang paling dominan memengaruhi pemahaman jemaat adalah Menanggalkan manusia lama, dengan kontribusi yang sangat tinggi.Faktor usia menjadi latar belakang yang signifikan, sementara pendidikan dan latar belakang lainnya memengaruhi secara lebih kecil
<br>Setiap orang yang percaya kepada Yesus Kristus sangat penting mengetahui bahwa Yesus Kristus telah membebaskan setiap pribadi dari kehidupan lama ke kehidupan yang baru. Peneliti menemukan beberapa kesalahpahaman mengenai manusia baru seperti yang terdapat dalam Injil Yohanes 3:4 dan 7. Terdapat juga beberapa hal yang menjadi tantangan di jaman yang serba canggih ini, seperti perkembangan teknologi, meluasnya dan berkembangnya sosial media. Jemaat-jemaat diperhadapkan situasi dan kondisi yang membahayakan pikiran dan tindakan tidak sesuai dengan kehidupan yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/0/hidup-manusia-jemaat-gpdi-wilayah-situasi-konsep-p-thumb-d515b.webp" type="image/webp" length="98876" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/hidup-manusia-jemaat-gpdi-wilayah-situasi-konsep-p-thumb-e7b2f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/hidup-manusia-jemaat-gpdi-wilayah-situasi-konsep-p-thumb-d515b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/hidup-manusia-jemaat-gpdi-wilayah-situasi-konsep-p-thumb-0ea10.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2451-stt-kadesi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10732-jurnal-teologi-juteolog.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Influence of Situational Leadership Organizational Culture Work Motivation Work Environment and Job Satisfaction on the Employee Performance ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Influence of Situational Leadership Organizational Culture Work Motivation Work Environment and Job Satisfaction on the Employee Performance ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Influence of Situational Leadership Organizational Culture Work Motivation Work Environment and Job Satisfaction on the Employee Performance ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-46267-responden-karyawan-generasi-daya-manusia-organisas</link>
	<guid isPermaLink="false">7fda6b8e0c565a73054ec708309b8268</guid>
	<pubDate>Tue, 05 May 2026 15:35:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ slot88 https ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ gedung f lt ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,f,flag,gedung,https,lt,slot88]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan validasi empiris terhadap kerangka kerja yang dimoderasi ini di berbagai konteks industri dan memasukkan variabel tambahan seperti keseimbangan kerja-hidup atau kesejahteraan psikologis untuk lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - `The Influence of Situational Leadership, Organizational Culture, Work Motivation, Work Environment, and Job Satisfaction on the Employee Performance: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan validasi empiris terhadap kerangka kerja yang dimoderasi ini di berbagai konteks industri dan memasukkan variabel tambahan seperti keseimbangan kerja-hidup atau kesejahteraan psikologis untuk lebih menjelaskan determinan multifaset kinerja karyawan generasi digital. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh variabel-variabel ini pada kinerja karyawan di industri-industri lain, serta untuk menganalisis dampak jangka panjang dari kepuasan kerja terhadap kinerja dan retensi karyawan. Terakhir, studi komparatif antara generasi Z dan generasi sebelumnya dalam hal pengaruh variabel-variabel ini pada kinerja dapat memberikan wawasan yang berharga bagi organisasi dalam merancang strategi manajemen sumber daya manusia yang efektif.. Studi ini menunjukkan bahwa kepemimpinan situasional, budaya organisasi, dan motivasi kerja memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan Gen Z di PT Agung Sedayu Group.Secara teoritis, penelitian ini meningkatkan pemahaman manajemen sumber daya manusia dengan mengklarifikasi dinamika kondisional dari hubungan-hubungan ini, terutama melalui fungsi moderasi kepuasan kerja.Kepuasan kerja muncul bukan hanya sebagai prediktor langsung paling kuat dari kinerja karyawan, tetapi juga sebagai kondisi batas yang meningkatkan efektivitas kepemimpinan dan praktik organisasi.Terutama, meskipun lingkungan fisik kerja tidak secara independen mempengaruhi kinerja, pengaruhnya menjadi signifikan secara statistik ketika dimoderasi oleh tingkat kepuasan kerja yang tinggi.Temuan ini menegaskan proposisi bahwa perbaikan ruang kerja fisik hanya berdampak ketika karyawan mengalami kepuasan psikologis intrinsik.Baik secara akademis maupun praktis, hasil ini menyarankan bahwa organisasi tidak dapat bergantung sepenuhnya pada modifikasi struktural atau lingkungan untuk meningkatkan kinerja karyawan Gen Z.Sebaliknya, manajemen harus lebih menekankan pada pengembangan kepuasan kerja intrinsik melalui tugas-tugas kerja yang bermakna dan perkembangan karier yang transparan sebagai mekanisme dasar yang memungkinkan kepemimpinan adaptif, budaya inovasi, dan lingkungan fisik yang dioptimalkan untuk mencapai potensi penuhnya Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh kepemimpinan situasional, budaya organisasi, motivasi kerja, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan Gen Z di PT Agung Sedayu Group, dengan kepuasan kerja sebagai variabel moderasi. Studi ini menggunakan metode kuantitatif asosiatif dengan teknik sampling purposive pada 115 karyawan Gen Z di PT Agung Sedayu Group. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil analisis data menunjukkan bahwa kepemimpinan situasional, budaya organisasi, motivasi kerja, lingkungan kerja, dan kepuasan kerja masing-masing memiliki pengaruh langsung, positif, dan signifikan terhadap kinerja karyawan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/3/responden-karyawan-generasi-daya-manusia-organisas-thumb-0f91b.webp" title="JURIS - `The Influence of Situational Leadership, Organizational Culture, Work Motivation, Work Environment, and Job Satisfaction on the Employee Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/responden-karyawan-generasi-daya-manusia-organisas-thumb-0f91b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/responden-karyawan-generasi-daya-manusia-organisas-thumb-0f91b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/responden-karyawan-generasi-daya-manusia-organisas-thumb-0f91b.webp 1x" title="JURIS - `The Influence of Situational Leadership, Organizational Culture, Work Motivation, Work Environment, and Job Satisfaction on the Employee Performance" alt="JURIS - `The Influence of Situational Leadership, Organizational Culture, Work Motivation, Work Environment, and Job Satisfaction on the Employee Performance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/3/responden-karyawan-generasi-daya-manusia-organisas-thumb-ff825.webp" title="JURIS - `The Influence of Situational Leadership, Organizational Culture, Work Motivation, Work Environment, and Job Satisfaction on the Employee Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/responden-karyawan-generasi-daya-manusia-organisas-thumb-ff825.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/responden-karyawan-generasi-daya-manusia-organisas-thumb-ff825.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/responden-karyawan-generasi-daya-manusia-organisas-thumb-ff825.webp 1x" title="JURIS - `The Influence of Situational Leadership, Organizational Culture, Work Motivation, Work Environment, and Job Satisfaction on the Employee Performance" alt="JURIS - `The Influence of Situational Leadership, Organizational Culture, Work Motivation, Work Environment, and Job Satisfaction on the Employee Performance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/3/responden-karyawan-generasi-daya-manusia-organisas-thumb-ee223.webp" title="JURIS - `The Influence of Situational Leadership, Organizational Culture, Work Motivation, Work Environment, and Job Satisfaction on the Employee Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/responden-karyawan-generasi-daya-manusia-organisas-thumb-ee223.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/responden-karyawan-generasi-daya-manusia-organisas-thumb-ee223.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/responden-karyawan-generasi-daya-manusia-organisas-thumb-ee223.webp 1x" title="JURIS - `The Influence of Situational Leadership, Organizational Culture, Work Motivation, Work Environment, and Job Satisfaction on the Employee Performance" alt="JURIS - `The Influence of Situational Leadership, Organizational Culture, Work Motivation, Work Environment, and Job Satisfaction on the Employee Performance" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-46267-responden-karyawan-generasi-daya-manusia-organisas" title="JURIS - `The Influence of Situational Leadership, Organizational Culture, Work Motivation, Work Environment, and Job Satisfaction on the Employee Performance" target="_blank">`The Influence of Situational Leadership, Organizational Culture, Work Motivation, Work Environment, and Job Satisfaction on the Employee Performance</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan validasi empiris terhadap kerangka kerja yang dimoderasi ini di berbagai konteks industri dan memasukkan variabel tambahan seperti keseimbangan kerja-hidup atau kesejahteraan psikologis untuk lebih menjelaskan determinan multifaset kinerja karyawan generasi digital. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh variabel-variabel ini pada kinerja karyawan di industri-industri lain, serta untuk menganalisis dampak jangka panjang dari kepuasan kerja terhadap kinerja dan retensi karyawan. Terakhir, studi komparatif antara generasi Z dan generasi sebelumnya dalam hal pengaruh variabel-variabel ini pada kinerja dapat memberikan wawasan yang berharga bagi organisasi dalam merancang strategi manajemen sumber daya manusia yang efektif..
<br>Studi ini menunjukkan bahwa kepemimpinan situasional, budaya organisasi, dan motivasi kerja memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan Gen Z di PT Agung Sedayu Group.Secara teoritis, penelitian ini meningkatkan pemahaman manajemen sumber daya manusia dengan mengklarifikasi dinamika kondisional dari hubungan-hubungan ini, terutama melalui fungsi moderasi kepuasan kerja.Kepuasan kerja muncul bukan hanya sebagai prediktor langsung paling kuat dari kinerja karyawan, tetapi juga sebagai kondisi batas yang meningkatkan efektivitas kepemimpinan dan praktik organisasi.Terutama, meskipun lingkungan fisik kerja tidak secara independen mempengaruhi kinerja, pengaruhnya menjadi signifikan secara statistik ketika dimoderasi oleh tingkat kepuasan kerja yang tinggi.Temuan ini menegaskan proposisi bahwa perbaikan ruang kerja fisik hanya berdampak ketika karyawan mengalami kepuasan psikologis intrinsik.Baik secara akademis maupun praktis, hasil ini menyarankan bahwa organisasi tidak dapat bergantung sepenuhnya pada modifikasi struktural atau lingkungan untuk meningkatkan kinerja karyawan Gen Z.Sebaliknya, manajemen harus lebih menekankan pada pengembangan kepuasan kerja intrinsik melalui tugas-tugas kerja yang bermakna dan perkembangan karier yang transparan sebagai mekanisme dasar yang memungkinkan kepemimpinan adaptif, budaya inovasi, dan lingkungan fisik yang dioptimalkan untuk mencapai potensi penuhnya
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh kepemimpinan situasional, budaya organisasi, motivasi kerja, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan Gen Z di PT Agung Sedayu Group, dengan kepuasan kerja sebagai variabel moderasi. Studi ini menggunakan metode kuantitatif asosiatif dengan teknik sampling purposive pada 115 karyawan Gen Z di PT Agung Sedayu Group. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil analisis data menunjukkan bahwa kepemimpinan situasional, budaya organisasi, motivasi kerja, lingkungan kerja, dan kepuasan kerja masing-masing memiliki pengaruh langsung, positif, dan signifikan terhadap kinerja karyawan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/3/responden-karyawan-generasi-daya-manusia-organisas-thumb-ee223.webp" type="image/webp" length="48922" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/responden-karyawan-generasi-daya-manusia-organisas-thumb-0f91b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/responden-karyawan-generasi-daya-manusia-organisas-thumb-ff825.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/responden-karyawan-generasi-daya-manusia-organisas-thumb-ee223.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-494-uph.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6338-feedforward-journal-human-resource.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Nilai Kehidupan yang Luhur Analisis Ajaran Gereja Katolik Tentang Bunuh Diri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Nilai Kehidupan yang Luhur Analisis Ajaran Gereja Katolik Tentang Bunuh Diri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Nilai Kehidupan yang Luhur Analisis Ajaran Gereja Katolik Tentang Bunuh Diri ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-46269-gereja-katolik-kuasa-ajaran</link>
	<guid isPermaLink="false">d6bc719297ac3e7f8f8d2413105261d2</guid>
	<pubDate>Tue, 05 May 2026 15:32:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rodi rodi 18 ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[18,rodi,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Dalam konteks kemajuan medis dan pemahaman kesehatan mental, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi dampak kolaborasi antara tenaga kesehatan spiritual dan psikiater dalam praktik pastoral, serta menilai efektivitas program pencegahan berbasis paroki ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Nilai Kehidupan yang Luhur: Analisis Ajaran Gereja Katolik Tentang Bunuh Diri: Dalam konteks kemajuan medis dan pemahaman kesehatan mental, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi dampak kolaborasi antara tenaga kesehatan spiritual dan psikiater dalam praktik pastoral, serta menilai efektivitas program pencegahan berbasis paroki yang mengintegrasikan pendekatan psikologis. Selanjutnya, studi longitudinal dapat diadakan untuk mengukur dampak jangka panjang dari program dukungan keluarga yang ditawarkan oleh gereja, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor kunci dalam proses penyembuhan emosional dan spiritual. Terakhir, penelitian multidisiplin yang melibatkan sosiolog, antropolog, dan ekonom dapat menganalisis bagaimana faktor sosialAcekonomi, jaringan komunitas, serta kebijakan publik memengaruhi prevalensi bunuh diri, guna membangun strategi pencegahan yang lebih terarah dan berbasis bukti di masyarakat pluralistik.. Ajaran Gereja Katolik tentang bunuh diri menegaskan penolakan terhadap tindakan tersebut sebagai pelanggaran terhadap kasih Allah dan manusia, namun juga menunjukkan perkembangan dalam memahami faktor psikologis dan sosial yang memengaruhi tanggung jawab moral.Dalam praktik pastoral, Gereja mengadopsi pendekatan yang lebih empatik dan holistik, mengintegrasikan psikologi, kesehatan mental, dan pelayanan paliatif untuk mendukung individu dan keluarga yang terdampak.Prinsip kesucian hidup tetap dijunjung tinggi, sementara upaya pastoral berfokus pada pencegahan, penanganan penderitaan, dan penyediaan dukungan spiritual yang inklusif dan berkelanjutan Hidup manusia dalam ajaran Gereja Katolik memiliki nilai yang mulia dan suci. Hal ini didasarkan pada keyakinan bahwa manusia diciptakan oleh Allah sesuai dengan gambar dan rupa-Nya. Oleh karena itu, kehidupan dipandang sebagai anugerah yang harus dihormati dan dilindungi, sehingga segala bentuk penolakan terhadap kehidupan (termasuk bunuh diri) merupakan penolakan terhadap anugerah ilahi. Namun, realitas tragis dan kompleks fenomena bunuh diri membuat Gereja Katolik tidak dapat tetap diam dan kaku dalam ajarannya,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/2/gereja-katolik-kuasa-ajaran-bunuh-nilai-kehidupan-thumb-22031.webp" title="JURIS - Nilai Kehidupan yang Luhur: Analisis Ajaran Gereja Katolik Tentang Bunuh Diri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/2/gereja-katolik-kuasa-ajaran-bunuh-nilai-kehidupan-thumb-22031.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/2/gereja-katolik-kuasa-ajaran-bunuh-nilai-kehidupan-thumb-22031.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/2/gereja-katolik-kuasa-ajaran-bunuh-nilai-kehidupan-thumb-22031.webp 1x" title="JURIS - Nilai Kehidupan yang Luhur: Analisis Ajaran Gereja Katolik Tentang Bunuh Diri" alt="JURIS - Nilai Kehidupan yang Luhur: Analisis Ajaran Gereja Katolik Tentang Bunuh Diri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/2/gereja-katolik-kuasa-ajaran-bunuh-nilai-kehidupan-thumb-76ab0.webp" title="JURIS - Nilai Kehidupan yang Luhur: Analisis Ajaran Gereja Katolik Tentang Bunuh Diri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/2/gereja-katolik-kuasa-ajaran-bunuh-nilai-kehidupan-thumb-76ab0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/2/gereja-katolik-kuasa-ajaran-bunuh-nilai-kehidupan-thumb-76ab0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/2/gereja-katolik-kuasa-ajaran-bunuh-nilai-kehidupan-thumb-76ab0.webp 1x" title="JURIS - Nilai Kehidupan yang Luhur: Analisis Ajaran Gereja Katolik Tentang Bunuh Diri" alt="JURIS - Nilai Kehidupan yang Luhur: Analisis Ajaran Gereja Katolik Tentang Bunuh Diri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/2/gereja-katolik-kuasa-ajaran-bunuh-nilai-kehidupan-thumb-39513.webp" title="JURIS - Nilai Kehidupan yang Luhur: Analisis Ajaran Gereja Katolik Tentang Bunuh Diri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/2/gereja-katolik-kuasa-ajaran-bunuh-nilai-kehidupan-thumb-39513.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/2/gereja-katolik-kuasa-ajaran-bunuh-nilai-kehidupan-thumb-39513.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/2/gereja-katolik-kuasa-ajaran-bunuh-nilai-kehidupan-thumb-39513.webp 1x" title="JURIS - Nilai Kehidupan yang Luhur: Analisis Ajaran Gereja Katolik Tentang Bunuh Diri" alt="JURIS - Nilai Kehidupan yang Luhur: Analisis Ajaran Gereja Katolik Tentang Bunuh Diri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-46269-gereja-katolik-kuasa-ajaran" title="JURIS - Nilai Kehidupan yang Luhur: Analisis Ajaran Gereja Katolik Tentang Bunuh Diri" target="_blank">Nilai Kehidupan yang Luhur: Analisis Ajaran Gereja Katolik Tentang Bunuh Diri</a>: Dalam konteks kemajuan medis dan pemahaman kesehatan mental, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi dampak kolaborasi antara tenaga kesehatan spiritual dan psikiater dalam praktik pastoral, serta menilai efektivitas program pencegahan berbasis paroki yang mengintegrasikan pendekatan psikologis. Selanjutnya, studi longitudinal dapat diadakan untuk mengukur dampak jangka panjang dari program dukungan keluarga yang ditawarkan oleh gereja, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor kunci dalam proses penyembuhan emosional dan spiritual. Terakhir, penelitian multidisiplin yang melibatkan sosiolog, antropolog, dan ekonom dapat menganalisis bagaimana faktor sosialAcekonomi, jaringan komunitas, serta kebijakan publik memengaruhi prevalensi bunuh diri, guna membangun strategi pencegahan yang lebih terarah dan berbasis bukti di masyarakat pluralistik..
<br>Ajaran Gereja Katolik tentang bunuh diri menegaskan penolakan terhadap tindakan tersebut sebagai pelanggaran terhadap kasih Allah dan manusia, namun juga menunjukkan perkembangan dalam memahami faktor psikologis dan sosial yang memengaruhi tanggung jawab moral.Dalam praktik pastoral, Gereja mengadopsi pendekatan yang lebih empatik dan holistik, mengintegrasikan psikologi, kesehatan mental, dan pelayanan paliatif untuk mendukung individu dan keluarga yang terdampak.Prinsip kesucian hidup tetap dijunjung tinggi, sementara upaya pastoral berfokus pada pencegahan, penanganan penderitaan, dan penyediaan dukungan spiritual yang inklusif dan berkelanjutan
<br>Hidup manusia dalam ajaran Gereja Katolik memiliki nilai yang mulia dan suci. Hal ini didasarkan pada keyakinan bahwa manusia diciptakan oleh Allah sesuai dengan gambar dan rupa-Nya. Oleh karena itu, kehidupan dipandang sebagai anugerah yang harus dihormati dan dilindungi, sehingga segala bentuk penolakan terhadap kehidupan (termasuk bunuh diri) merupakan penolakan terhadap anugerah ilahi. Namun, realitas tragis dan kompleks fenomena bunuh diri membuat Gereja Katolik tidak dapat tetap diam dan kaku dalam ajarannya,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/2/gereja-katolik-kuasa-ajaran-bunuh-nilai-kehidupan-thumb-39513.webp" type="image/webp" length="71584" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/2/gereja-katolik-kuasa-ajaran-bunuh-nilai-kehidupan-thumb-22031.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/2/gereja-katolik-kuasa-ajaran-bunuh-nilai-kehidupan-thumb-76ab0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/2/gereja-katolik-kuasa-ajaran-bunuh-nilai-kehidupan-thumb-39513.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2451-stt-kadesi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10732-jurnal-teologi-juteolog.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Penerapan Caring System sebagai Implementasi Harvest Theology dalam Membawa Jiwa bagi Kristus ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Penerapan Caring System sebagai Implementasi Harvest Theology dalam Membawa Jiwa bagi Kristus ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Penerapan Caring System sebagai Implementasi Harvest Theology dalam Membawa Jiwa bagi Kristus ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-46273-caring-system-harvest-theology-penginjilan-pertumb</link>
	<guid isPermaLink="false">40b76df8679fd08928f8edca36fe2f1a</guid>
	<pubDate>Tue, 05 May 2026 15:20:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rodi rodi 18 ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[18,rodi,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas Caring System dalam konteks lintas budaya dan denominasi gereja yang berbeda, untuk memahami bagaimana nilai-nilai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Penerapan Caring System sebagai Implementasi Harvest Theology dalam Membawa Jiwa bagi Kristus: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas Caring System dalam konteks lintas budaya dan denominasi gereja yang berbeda, untuk memahami bagaimana nilai-nilai inti Caring System dapat diadaptasi agar sesuai dengan norma dan praktik lokal. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak Caring System terhadap tingkat keterlibatan jemaat dalam pelayanan gereja dan pertumbuhan spiritual mereka secara objektif. Ketiga, penelitian kualitatif dapat mengeksplorasi pengalaman subjektif dari para fasilitator Caring System dalam memberikan pelayanan, untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam implementasi Caring System di berbagai konteks gerejawi. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan pemahaman kita tentang Caring System dapat semakin mendalam dan aplikasinya dapat semakin efektif dalam membawa transformasi rohani bagi individu dan komunitas.. Dalam kajian ini, keterbukaan seseorang terhadap kasih Kristus sering kali meningkat ketika individu tersebut mengalami krisis kehidupan yang signifikan.Melalui survei empiris, tercatat 41 kejadian berbeda yang berdampak pada kondisi emosional dan spiritual seseorang.Temuan penting lainnya adalah bahwa frekuensi interaksi yang tinggi antara pelayan Caring System dengan individu yang dilayani menjadi faktor kunci transformasi spiritual.Dengan demikian, strategi Caring System bukan hanya metode penginjilan, tetapi menjadi wadah pastoral yang menghadirkan kasih Kristus secara nyata dan kontekstual Pelayanan penginjilan yang berdampak tidak hanya bergantung pada strategi komunikasi Injil, tetapi juga pada pendekatan relasional yang kontekstual dan berpusat pada kasih. Artikel ini mengkaji penerapan Caring System sebagai bentuk konkret dari Harvest Theology, yaitu teologi penuaian yang menekankan partisipasi aktif umat percaya dalam menggarap ladang misi melalui kasih dan kepedulian pastoral. Dengan metode kualitatif-deskriptif dan pendekatan teologis-pastoral, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai kasih, empati, dan pendampingan rohani dalam Caring System dapat diintegrasikan dalam pelayanan gereja sebagai strategi untuk membawa jiwa kepada Kristus. Hasil kajian menunjukkan bahwa Caring System bukan hanya mendukung proses penginjilan secara emosional dan spiritual,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/8/caring-system-harvest-theology-penginjilan-pertumb-thumb-70ed2.webp" title="JURIS - Strategi Penerapan Caring System sebagai Implementasi Harvest Theology dalam Membawa Jiwa bagi Kristus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/caring-system-harvest-theology-penginjilan-pertumb-thumb-70ed2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/caring-system-harvest-theology-penginjilan-pertumb-thumb-70ed2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/caring-system-harvest-theology-penginjilan-pertumb-thumb-70ed2.webp 1x" title="JURIS - Strategi Penerapan Caring System sebagai Implementasi Harvest Theology dalam Membawa Jiwa bagi Kristus" alt="JURIS - Strategi Penerapan Caring System sebagai Implementasi Harvest Theology dalam Membawa Jiwa bagi Kristus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/caring-system-harvest-theology-penginjilan-pertumb-thumb-96c73.webp" title="JURIS - Strategi Penerapan Caring System sebagai Implementasi Harvest Theology dalam Membawa Jiwa bagi Kristus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/caring-system-harvest-theology-penginjilan-pertumb-thumb-96c73.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/caring-system-harvest-theology-penginjilan-pertumb-thumb-96c73.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/caring-system-harvest-theology-penginjilan-pertumb-thumb-96c73.webp 1x" title="JURIS - Strategi Penerapan Caring System sebagai Implementasi Harvest Theology dalam Membawa Jiwa bagi Kristus" alt="JURIS - Strategi Penerapan Caring System sebagai Implementasi Harvest Theology dalam Membawa Jiwa bagi Kristus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/caring-system-harvest-theology-penginjilan-pertumb-thumb-f7222.webp" title="JURIS - Strategi Penerapan Caring System sebagai Implementasi Harvest Theology dalam Membawa Jiwa bagi Kristus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/caring-system-harvest-theology-penginjilan-pertumb-thumb-f7222.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/caring-system-harvest-theology-penginjilan-pertumb-thumb-f7222.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/caring-system-harvest-theology-penginjilan-pertumb-thumb-f7222.webp 1x" title="JURIS - Strategi Penerapan Caring System sebagai Implementasi Harvest Theology dalam Membawa Jiwa bagi Kristus" alt="JURIS - Strategi Penerapan Caring System sebagai Implementasi Harvest Theology dalam Membawa Jiwa bagi Kristus" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-46273-caring-system-harvest-theology-penginjilan-pertumb" title="JURIS - Strategi Penerapan Caring System sebagai Implementasi Harvest Theology dalam Membawa Jiwa bagi Kristus" target="_blank">Strategi Penerapan Caring System sebagai Implementasi Harvest Theology dalam Membawa Jiwa bagi Kristus</a>: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas Caring System dalam konteks lintas budaya dan denominasi gereja yang berbeda, untuk memahami bagaimana nilai-nilai inti Caring System dapat diadaptasi agar sesuai dengan norma dan praktik lokal. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak Caring System terhadap tingkat keterlibatan jemaat dalam pelayanan gereja dan pertumbuhan spiritual mereka secara objektif. Ketiga, penelitian kualitatif dapat mengeksplorasi pengalaman subjektif dari para fasilitator Caring System dalam memberikan pelayanan, untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam implementasi Caring System di berbagai konteks gerejawi. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan pemahaman kita tentang Caring System dapat semakin mendalam dan aplikasinya dapat semakin efektif dalam membawa transformasi rohani bagi individu dan komunitas..
<br>Dalam kajian ini, keterbukaan seseorang terhadap kasih Kristus sering kali meningkat ketika individu tersebut mengalami krisis kehidupan yang signifikan.Melalui survei empiris, tercatat 41 kejadian berbeda yang berdampak pada kondisi emosional dan spiritual seseorang.Temuan penting lainnya adalah bahwa frekuensi interaksi yang tinggi antara pelayan Caring System dengan individu yang dilayani menjadi faktor kunci transformasi spiritual.Dengan demikian, strategi Caring System bukan hanya metode penginjilan, tetapi menjadi wadah pastoral yang menghadirkan kasih Kristus secara nyata dan kontekstual
<br>Pelayanan penginjilan yang berdampak tidak hanya bergantung pada strategi komunikasi Injil, tetapi juga pada pendekatan relasional yang kontekstual dan berpusat pada kasih. Artikel ini mengkaji penerapan Caring System sebagai bentuk konkret dari Harvest Theology, yaitu teologi penuaian yang menekankan partisipasi aktif umat percaya dalam menggarap ladang misi melalui kasih dan kepedulian pastoral. Dengan metode kualitatif-deskriptif dan pendekatan teologis-pastoral, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai kasih, empati, dan pendampingan rohani dalam Caring System dapat diintegrasikan dalam pelayanan gereja sebagai strategi untuk membawa jiwa kepada Kristus. Hasil kajian menunjukkan bahwa Caring System bukan hanya mendukung proses penginjilan secara emosional dan spiritual,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/8/caring-system-harvest-theology-penginjilan-pertumb-thumb-70ed2.webp" type="image/webp" length="99408" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/caring-system-harvest-theology-penginjilan-pertumb-thumb-70ed2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/caring-system-harvest-theology-penginjilan-pertumb-thumb-96c73.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/caring-system-harvest-theology-penginjilan-pertumb-thumb-f7222.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2451-stt-kadesi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10732-jurnal-teologi-juteolog.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Kehidupan Rohani Gen Z Di GKII Pintu Elok Nanga Pinoh ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Kehidupan Rohani Gen Z Di GKII Pintu Elok Nanga Pinoh ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Kehidupan Rohani Gen Z Di GKII Pintu Elok Nanga Pinoh ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-46262-era-digital-gen-z-kehidupan-rohani-gadg</link>
	<guid isPermaLink="false">f34ac5787d9c6a97c53efa3249c3bd8c</guid>
	<pubDate>Tue, 05 May 2026 15:09:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ vinus zai 74 ]]></category>
	<category><![CDATA[ delfian bin ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[74,bin,delfian,vinus,zai]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai strategi pelayanan yang efektif untuk membimbing Gen-Z dalam menggunakan gadget secara bijak dan bertanggung ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Kehidupan Rohani Gen-Z Di GKII Pintu Elok Nanga Pinoh: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai strategi pelayanan yang efektif untuk membimbing Gen-Z dalam menggunakan gadget secara bijak dan bertanggung jawab, dengan mempertimbangkan konteks budaya dan sosial yang spesifik. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model disipulasi digital yang relevan bagi Gen-Z, yang menggabungkan penggunaan teknologi dengan praktik-praktik spiritual tradisional. Ketiga, penting untuk meneliti dampak jangka panjang dari penggunaan gadget terhadap perkembangan iman dan karakter spiritual Gen-Z, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat melindungi mereka dari pengaruh negatif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi gereja dan keluarga dalam membimbing Gen-Z untuk menjadi generasi yang beriman, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan zaman dengan bijaksana. Dengan demikian, gereja dapat terus relevan dan efektif dalam mewartakan Injil kepada generasi muda di era digital.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gadget dapat menjadi alat yang mendukung pertumbuhan rohani jika digunakan dengan bijaksana.Gadget memungkinkan jemaat untuk tetap terhubung dengan firman Tuhan dan sesama umat percaya, bahkan ketika tidak dapat hadir secara fisik di gereja.Oleh karena itu, dengan pemanfaatan yang bijak, gadget dapat memperkuat iman dan mendekatkan individu kepada Tuhan.Pemimpin gereja, guru, dan orang tua perlu membantu generasi muda menghindari dampak negatif penggunaan gadget yang berlebihan, serta berkontribusi pada gereja lokal dan masyarakat Kristen dalam menghadapi era digital secara bijaksana Di era digital, perkembangan gadget telah berdampak signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan umat manusia. Gadget juga memberi dampak negatif pada kehidupan rohani orang percaya, terutama di kalangan jemaat Gen-Z GKII Pintu Elok Nanga Pinoh Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus untuk menggambarkan secara sistematis dan faktual mengenai dampak positif dan negatif gadget terhadap spiritualitas jemaat Gen-Z berdasarkan Kolose 2:6Ae8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gadget berdampak secara positif untuk kegiatan rohani Gen-Z, serta dampak negatif bagi kehidupan akademis, moral, sosial... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/5/era-digital-gen-z-kehidupan-rohani-gadget-positif-thumb-06610.webp" title="JURIS - Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Kehidupan Rohani Gen-Z Di GKII Pintu Elok Nanga Pinoh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/era-digital-gen-z-kehidupan-rohani-gadget-positif-thumb-06610.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/era-digital-gen-z-kehidupan-rohani-gadget-positif-thumb-06610.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/era-digital-gen-z-kehidupan-rohani-gadget-positif-thumb-06610.webp 1x" title="JURIS - Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Kehidupan Rohani Gen-Z Di GKII Pintu Elok Nanga Pinoh" alt="JURIS - Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Kehidupan Rohani Gen-Z Di GKII Pintu Elok Nanga Pinoh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/era-digital-gen-z-kehidupan-rohani-gadget-positif-thumb-e96d2.webp" title="JURIS - Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Kehidupan Rohani Gen-Z Di GKII Pintu Elok Nanga Pinoh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/era-digital-gen-z-kehidupan-rohani-gadget-positif-thumb-e96d2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/era-digital-gen-z-kehidupan-rohani-gadget-positif-thumb-e96d2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/era-digital-gen-z-kehidupan-rohani-gadget-positif-thumb-e96d2.webp 1x" title="JURIS - Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Kehidupan Rohani Gen-Z Di GKII Pintu Elok Nanga Pinoh" alt="JURIS - Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Kehidupan Rohani Gen-Z Di GKII Pintu Elok Nanga Pinoh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/era-digital-gen-z-kehidupan-rohani-gadget-positif-thumb-771ec.webp" title="JURIS - Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Kehidupan Rohani Gen-Z Di GKII Pintu Elok Nanga Pinoh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/era-digital-gen-z-kehidupan-rohani-gadget-positif-thumb-771ec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/era-digital-gen-z-kehidupan-rohani-gadget-positif-thumb-771ec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/era-digital-gen-z-kehidupan-rohani-gadget-positif-thumb-771ec.webp 1x" title="JURIS - Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Kehidupan Rohani Gen-Z Di GKII Pintu Elok Nanga Pinoh" alt="JURIS - Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Kehidupan Rohani Gen-Z Di GKII Pintu Elok Nanga Pinoh" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-46262-era-digital-gen-z-kehidupan-rohani-gadg" title="JURIS - Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Kehidupan Rohani Gen-Z Di GKII Pintu Elok Nanga Pinoh" target="_blank">Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Kehidupan Rohani Gen-Z Di GKII Pintu Elok Nanga Pinoh</a>: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai strategi pelayanan yang efektif untuk membimbing Gen-Z dalam menggunakan gadget secara bijak dan bertanggung jawab, dengan mempertimbangkan konteks budaya dan sosial yang spesifik. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model disipulasi digital yang relevan bagi Gen-Z, yang menggabungkan penggunaan teknologi dengan praktik-praktik spiritual tradisional. Ketiga, penting untuk meneliti dampak jangka panjang dari penggunaan gadget terhadap perkembangan iman dan karakter spiritual Gen-Z, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat melindungi mereka dari pengaruh negatif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi gereja dan keluarga dalam membimbing Gen-Z untuk menjadi generasi yang beriman, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan zaman dengan bijaksana. Dengan demikian, gereja dapat terus relevan dan efektif dalam mewartakan Injil kepada generasi muda di era digital..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa gadget dapat menjadi alat yang mendukung pertumbuhan rohani jika digunakan dengan bijaksana.Gadget memungkinkan jemaat untuk tetap terhubung dengan firman Tuhan dan sesama umat percaya, bahkan ketika tidak dapat hadir secara fisik di gereja.Oleh karena itu, dengan pemanfaatan yang bijak, gadget dapat memperkuat iman dan mendekatkan individu kepada Tuhan.Pemimpin gereja, guru, dan orang tua perlu membantu generasi muda menghindari dampak negatif penggunaan gadget yang berlebihan, serta berkontribusi pada gereja lokal dan masyarakat Kristen dalam menghadapi era digital secara bijaksana
<br>Di era digital, perkembangan gadget telah berdampak signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan umat manusia. Gadget juga memberi dampak negatif pada kehidupan rohani orang percaya, terutama di kalangan jemaat Gen-Z GKII Pintu Elok Nanga Pinoh Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus untuk menggambarkan secara sistematis dan faktual mengenai dampak positif dan negatif gadget terhadap spiritualitas jemaat Gen-Z berdasarkan Kolose 2:6Ae8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gadget berdampak secara positif untuk kegiatan rohani Gen-Z, serta dampak negatif bagi kehidupan akademis, moral, sosial...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/5/era-digital-gen-z-kehidupan-rohani-gadget-positif-thumb-771ec.webp" type="image/webp" length="85622" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/era-digital-gen-z-kehidupan-rohani-gadget-positif-thumb-06610.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/era-digital-gen-z-kehidupan-rohani-gadget-positif-thumb-e96d2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/era-digital-gen-z-kehidupan-rohani-gadget-positif-thumb-771ec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2451-stt-kadesi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10732-jurnal-teologi-juteolog.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Keadilan Organisasional Trust dan Komitmen Organisasional Berpengaruh Terhadap Organizational Citizenship Behavior pada Karyawan PT Boga Inti Organizational Justice Trust and Organizational Commit ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Keadilan Organisasional Trust dan Komitmen Organisasional Berpengaruh Terhadap Organizational Citizenship Behavior pada Karyawan PT Boga Inti Organizational Justice Trust and Organizational Commit ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Keadilan Organisasional Trust dan Komitmen Organisasional Berpengaruh Terhadap Organizational Citizenship Behavior pada Karyawan PT Boga Inti Organizational Justice Trust and Organizational Commit ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-46266-organizational-citizenship-behavior-ocb-keadilan-o</link>
	<guid isPermaLink="false">b5d651be1ce69eb73cb4b9c5f1155fa0</guid>
	<pubDate>Tue, 05 May 2026 15:06:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ teh harianto ]]></category>
	<category><![CDATA[ yeninda anam ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot88 https ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anam,harianto,https,slot88,teh,yeninda]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan dan mendalami penelitian-penelitian selanjutnya tentang organizational citizenship behavior karyawan di PT Boga Inti. 2. Mengambil data responden lebih banyak dari berbagai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Keadilan Organisasional, Trust, dan Komitmen Organisasional Berpengaruh Terhadap Organizational Citizenship Behavior pada Karyawan PT Boga Inti [Organizational Justice, Trust and Organizational Commit: Beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan dan mendalami penelitian-penelitian selanjutnya tentang organizational citizenship behavior karyawan di PT Boga Inti. 2. Mengambil data responden lebih banyak dari berbagai restoran yang ada di Indonesia untuk dapat digeneralisir pada industri yang sama meskipun dengan karakteristik dan lokasi yang berbeda. 3. Menambahkan variabel-variabel lain yang mempengaruhi organizational citizenship behavior karyawan, seperti budaya organisasi, kepuasan kerja, kepemimpinan, dan manajemen.. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pada bab sebelumnya maka dapat disimpulkan bahwa variabel yang dapat mempengaruhi organizational citizenship behavior secara positif dan signifikan yaitu keadilan organisasional, trust, dan komitmen organisasional.Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi tambahan informasi kepada perusahaan dalam industri serupa.Namun dalam konteks penelitian di PT Boga Inti, seharusnya organizational citizenship behavior di perusahaan ini sangat baik.Maka sangat disarankan perusahaan terus meningkatkan ekspektasi dari banyaknya responden yang mengisi setuju menjadi sangat setuju, dan melihat indikator lain yang menyebabkan ketidakharmonisan atau silo mentality yang terjadi di PT Boga Inti Berdasarkan wawancara dengan Operational Director, Human Capital and Legal Director, dan Finance and Accounting Director, didapatkan konfirmasi beberapa issue yang berkaitan dengan organizational citizenship behavior (OCB). Dalam kondisi manpower planning yang terbatas, setiap orang diperlukan untuk bekerja lebih dari biasanya, apakah itu di dalam cakupan pekerjaan dia sendiri, atau juga pekerjaan di unit lain. Incomplete involvement and participation of all employees, especially for programs carried out by different departments. This causes the programs or policies implemented are not optimal. There is still a lack of employee involvement and participation,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/4/organizational-citizenship-behavior-ocb-keadilan-o-thumb-dd71a.webp" title="JURIS - Keadilan Organisasional, Trust, dan Komitmen Organisasional Berpengaruh Terhadap Organizational Citizenship Behavior pada Karyawan PT Boga Inti [Organizational Justice, Trust and Organizational Commit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/organizational-citizenship-behavior-ocb-keadilan-o-thumb-dd71a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/organizational-citizenship-behavior-ocb-keadilan-o-thumb-dd71a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/organizational-citizenship-behavior-ocb-keadilan-o-thumb-dd71a.webp 1x" title="JURIS - Keadilan Organisasional, Trust, dan Komitmen Organisasional Berpengaruh Terhadap Organizational Citizenship Behavior pada Karyawan PT Boga Inti [Organizational Justice, Trust and Organizational Commit" alt="JURIS - Keadilan Organisasional, Trust, dan Komitmen Organisasional Berpengaruh Terhadap Organizational Citizenship Behavior pada Karyawan PT Boga Inti [Organizational Justice, Trust and Organizational Commit" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/organizational-citizenship-behavior-ocb-keadilan-o-thumb-6e56a.webp" title="JURIS - Keadilan Organisasional, Trust, dan Komitmen Organisasional Berpengaruh Terhadap Organizational Citizenship Behavior pada Karyawan PT Boga Inti [Organizational Justice, Trust and Organizational Commit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/organizational-citizenship-behavior-ocb-keadilan-o-thumb-6e56a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/organizational-citizenship-behavior-ocb-keadilan-o-thumb-6e56a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/organizational-citizenship-behavior-ocb-keadilan-o-thumb-6e56a.webp 1x" title="JURIS - Keadilan Organisasional, Trust, dan Komitmen Organisasional Berpengaruh Terhadap Organizational Citizenship Behavior pada Karyawan PT Boga Inti [Organizational Justice, Trust and Organizational Commit" alt="JURIS - Keadilan Organisasional, Trust, dan Komitmen Organisasional Berpengaruh Terhadap Organizational Citizenship Behavior pada Karyawan PT Boga Inti [Organizational Justice, Trust and Organizational Commit" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/organizational-citizenship-behavior-ocb-keadilan-o-thumb-7395b.webp" title="JURIS - Keadilan Organisasional, Trust, dan Komitmen Organisasional Berpengaruh Terhadap Organizational Citizenship Behavior pada Karyawan PT Boga Inti [Organizational Justice, Trust and Organizational Commit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/organizational-citizenship-behavior-ocb-keadilan-o-thumb-7395b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/organizational-citizenship-behavior-ocb-keadilan-o-thumb-7395b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/organizational-citizenship-behavior-ocb-keadilan-o-thumb-7395b.webp 1x" title="JURIS - Keadilan Organisasional, Trust, dan Komitmen Organisasional Berpengaruh Terhadap Organizational Citizenship Behavior pada Karyawan PT Boga Inti [Organizational Justice, Trust and Organizational Commit" alt="JURIS - Keadilan Organisasional, Trust, dan Komitmen Organisasional Berpengaruh Terhadap Organizational Citizenship Behavior pada Karyawan PT Boga Inti [Organizational Justice, Trust and Organizational Commit" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-46266-organizational-citizenship-behavior-ocb-keadilan-o" title="JURIS - Keadilan Organisasional, Trust, dan Komitmen Organisasional Berpengaruh Terhadap Organizational Citizenship Behavior pada Karyawan PT Boga Inti [Organizational Justice, Trust and Organizational Commit" target="_blank">Keadilan Organisasional, Trust, dan Komitmen Organisasional Berpengaruh Terhadap Organizational Citizenship Behavior pada Karyawan PT Boga Inti [Organizational Justice, Trust and Organizational Commit</a>: Beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan dan mendalami penelitian-penelitian selanjutnya tentang organizational citizenship behavior karyawan di PT Boga Inti. 2. Mengambil data responden lebih banyak dari berbagai restoran yang ada di Indonesia untuk dapat digeneralisir pada industri yang sama meskipun dengan karakteristik dan lokasi yang berbeda. 3. Menambahkan variabel-variabel lain yang mempengaruhi organizational citizenship behavior karyawan, seperti budaya organisasi, kepuasan kerja, kepemimpinan, dan manajemen..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pada bab sebelumnya maka dapat disimpulkan bahwa variabel yang dapat mempengaruhi organizational citizenship behavior secara positif dan signifikan yaitu keadilan organisasional, trust, dan komitmen organisasional.Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi tambahan informasi kepada perusahaan dalam industri serupa.Namun dalam konteks penelitian di PT Boga Inti, seharusnya organizational citizenship behavior di perusahaan ini sangat baik.Maka sangat disarankan perusahaan terus meningkatkan ekspektasi dari banyaknya responden yang mengisi setuju menjadi sangat setuju, dan melihat indikator lain yang menyebabkan ketidakharmonisan atau silo mentality yang terjadi di PT Boga Inti
<br>Berdasarkan wawancara dengan Operational Director, Human Capital and Legal Director, dan Finance and Accounting Director, didapatkan konfirmasi beberapa issue yang berkaitan dengan organizational citizenship behavior (OCB). Dalam kondisi manpower planning yang terbatas, setiap orang diperlukan untuk bekerja lebih dari biasanya, apakah itu di dalam cakupan pekerjaan dia sendiri, atau juga pekerjaan di unit lain. Incomplete involvement and participation of all employees, especially for programs carried out by different departments. This causes the programs or policies implemented are not optimal. There is still a lack of employee involvement and participation,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/4/organizational-citizenship-behavior-ocb-keadilan-o-thumb-dd71a.webp" type="image/webp" length="89400" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/organizational-citizenship-behavior-ocb-keadilan-o-thumb-dd71a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/organizational-citizenship-behavior-ocb-keadilan-o-thumb-6e56a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/organizational-citizenship-behavior-ocb-keadilan-o-thumb-7395b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-494-uph.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6338-feedforward-journal-human-resource.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Faktor Risiko Kejadian Laringomalasia pada Anak dengan Stridor Inspirasi yang Dilakukan Fiberoptic Laryngoscopy di Rumah Sakit M Djamil Padang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Faktor Risiko Kejadian Laringomalasia pada Anak dengan Stridor Inspirasi yang Dilakukan Fiberoptic Laryngoscopy di Rumah Sakit M Djamil Padang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Faktor Risiko Kejadian Laringomalasia pada Anak dengan Stridor Inspirasi yang Dilakukan Fiberoptic Laryngoscopy di Rumah Sakit M Djamil Padang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-46260-hasil-kombinasi-faktor-kehamilan-usia-muda-status</link>
	<guid isPermaLink="false">54ab652b6e29f8c8117834d46c57c75b</guid>
	<pubDate>Tue, 05 May 2026 15:05:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Riset lanjutan dapat menanyakan pertanyaan apakah intervensi tepat waktu terhadap komorbiditas neurologis memengaruhi probabilitas uE laringomalasia, serta menguji perbedaan prevalensi faktor risiko antara wilayah pedesaan dan perkotaan di Sumatera Barat; ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Faktor Risiko Kejadian Laringomalasia pada Anak dengan Stridor Inspirasi yang Dilakukan Fiberoptic Laryngoscopy di Rumah Sakit M. Djamil Padang: Riset lanjutan dapat menanyakan pertanyaan apakah intervensi tepat waktu terhadap komorbiditas neurologis memengaruhi probabilitas uE laringomalasia, serta menguji perbedaan prevalensi faktor risiko antara wilayah pedesaan dan perkotaan di Sumatera Barat; kajian longitudinal dapat mengevaluasi dampak jangka panjang laringomalasia terhadap pertumbuhan, perkembangan kognitif, dan fungsi pernapasan, sehingga memandu pengembangan protokol monitoring; dan studi multivariat multisenter dapat menentukan kombinasi faktor risiko yang paling prediktif untuk pencegahan dan penanganan dini, agar dapat dirumuskan pedoman klinis berbasis bukti yang dapat digeneralisasi secara nasional.. Penelitian ini tidak menemukan hubungan signifikan antara usia, jenis kelamin, usia gestasi, berat badan lahir, status gizi, maupun komorbiditas dengan kejadian laringomalasia pada anak yang menjalani pemeriksaan FOL.Meskipun beberapa variabel menunjukkan arah asosiasi, bukti yang diperoleh belum cukup kuat untuk menetapkannya sebagai faktor risiko independen.Temuan ini menegaskan pentingnya penelitian lanjutan dengan desain prospektif, jumlah sampel yang lebih besar, serta analisis multivariat guna memperoleh estimasi risiko yang lebih akurat dan memahami determinan laringomalasia pada populasi pediatrik Latar belakang. Laringomalasia merupakan penyebab tersering stridor inspirasi pada bayi dan anak, dan sering dikaitkan dengan usia muda, jenis kelamin laki-laki, prematuritas, berat badan lahir rendah, malnutrisi, serta komorbiditas neurologis maupun kongenital. Data lokal diperlukan untuk memahami faktor risiko yang berperan pada populasi setempat. Tujuan. Mengetahui faktor risiko kejadian laringomalasia pada anak yang menjalani fiberoptic laryngoscopy (FOL) di RSUP Dr. M. Djamil, Padang. Metode. Studi retrospektif kasusAekontrol pada anak usia 1 bulanAe5 tahun periode 2019Ae2023. Sebanyak 36 kasus laringomalasia dibandingkan dengan 72 kontrol. Data diperoleh dari rekam medis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/7/hasil-kombinasi-faktor-kehamilan-usia-muda-status-thumb-ef796.webp" title="JURIS - Faktor Risiko Kejadian Laringomalasia pada Anak dengan Stridor Inspirasi yang Dilakukan Fiberoptic Laryngoscopy di Rumah Sakit M. Djamil Padang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/hasil-kombinasi-faktor-kehamilan-usia-muda-status-thumb-ef796.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/hasil-kombinasi-faktor-kehamilan-usia-muda-status-thumb-ef796.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/hasil-kombinasi-faktor-kehamilan-usia-muda-status-thumb-ef796.webp 1x" title="JURIS - Faktor Risiko Kejadian Laringomalasia pada Anak dengan Stridor Inspirasi yang Dilakukan Fiberoptic Laryngoscopy di Rumah Sakit M. Djamil Padang" alt="JURIS - Faktor Risiko Kejadian Laringomalasia pada Anak dengan Stridor Inspirasi yang Dilakukan Fiberoptic Laryngoscopy di Rumah Sakit M. Djamil Padang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/hasil-kombinasi-faktor-kehamilan-usia-muda-status-thumb-e6008.webp" title="JURIS - Faktor Risiko Kejadian Laringomalasia pada Anak dengan Stridor Inspirasi yang Dilakukan Fiberoptic Laryngoscopy di Rumah Sakit M. Djamil Padang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/hasil-kombinasi-faktor-kehamilan-usia-muda-status-thumb-e6008.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/hasil-kombinasi-faktor-kehamilan-usia-muda-status-thumb-e6008.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/hasil-kombinasi-faktor-kehamilan-usia-muda-status-thumb-e6008.webp 1x" title="JURIS - Faktor Risiko Kejadian Laringomalasia pada Anak dengan Stridor Inspirasi yang Dilakukan Fiberoptic Laryngoscopy di Rumah Sakit M. Djamil Padang" alt="JURIS - Faktor Risiko Kejadian Laringomalasia pada Anak dengan Stridor Inspirasi yang Dilakukan Fiberoptic Laryngoscopy di Rumah Sakit M. Djamil Padang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/hasil-kombinasi-faktor-kehamilan-usia-muda-status-thumb-79961.webp" title="JURIS - Faktor Risiko Kejadian Laringomalasia pada Anak dengan Stridor Inspirasi yang Dilakukan Fiberoptic Laryngoscopy di Rumah Sakit M. Djamil Padang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/hasil-kombinasi-faktor-kehamilan-usia-muda-status-thumb-79961.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/hasil-kombinasi-faktor-kehamilan-usia-muda-status-thumb-79961.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/hasil-kombinasi-faktor-kehamilan-usia-muda-status-thumb-79961.webp 1x" title="JURIS - Faktor Risiko Kejadian Laringomalasia pada Anak dengan Stridor Inspirasi yang Dilakukan Fiberoptic Laryngoscopy di Rumah Sakit M. Djamil Padang" alt="JURIS - Faktor Risiko Kejadian Laringomalasia pada Anak dengan Stridor Inspirasi yang Dilakukan Fiberoptic Laryngoscopy di Rumah Sakit M. Djamil Padang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-46260-hasil-kombinasi-faktor-kehamilan-usia-muda-status" title="JURIS - Faktor Risiko Kejadian Laringomalasia pada Anak dengan Stridor Inspirasi yang Dilakukan Fiberoptic Laryngoscopy di Rumah Sakit M. Djamil Padang" target="_blank">Faktor Risiko Kejadian Laringomalasia pada Anak dengan Stridor Inspirasi yang Dilakukan Fiberoptic Laryngoscopy di Rumah Sakit M. Djamil Padang</a>: Riset lanjutan dapat menanyakan pertanyaan apakah intervensi tepat waktu terhadap komorbiditas neurologis memengaruhi probabilitas uE laringomalasia, serta menguji perbedaan prevalensi faktor risiko antara wilayah pedesaan dan perkotaan di Sumatera Barat; kajian longitudinal dapat mengevaluasi dampak jangka panjang laringomalasia terhadap pertumbuhan, perkembangan kognitif, dan fungsi pernapasan, sehingga memandu pengembangan protokol monitoring; dan studi multivariat multisenter dapat menentukan kombinasi faktor risiko yang paling prediktif untuk pencegahan dan penanganan dini, agar dapat dirumuskan pedoman klinis berbasis bukti yang dapat digeneralisasi secara nasional..
<br>Penelitian ini tidak menemukan hubungan signifikan antara usia, jenis kelamin, usia gestasi, berat badan lahir, status gizi, maupun komorbiditas dengan kejadian laringomalasia pada anak yang menjalani pemeriksaan FOL.Meskipun beberapa variabel menunjukkan arah asosiasi, bukti yang diperoleh belum cukup kuat untuk menetapkannya sebagai faktor risiko independen.Temuan ini menegaskan pentingnya penelitian lanjutan dengan desain prospektif, jumlah sampel yang lebih besar, serta analisis multivariat guna memperoleh estimasi risiko yang lebih akurat dan memahami determinan laringomalasia pada populasi pediatrik
<br>Latar belakang. Laringomalasia merupakan penyebab tersering stridor inspirasi pada bayi dan anak, dan sering dikaitkan dengan usia muda, jenis kelamin laki-laki, prematuritas, berat badan lahir rendah, malnutrisi, serta komorbiditas neurologis maupun kongenital. Data lokal diperlukan untuk memahami faktor risiko yang berperan pada populasi setempat. Tujuan. Mengetahui faktor risiko kejadian laringomalasia pada anak yang menjalani fiberoptic laryngoscopy (FOL) di RSUP Dr. M. Djamil, Padang. Metode. Studi retrospektif kasusAekontrol pada anak usia 1 bulanAe5 tahun periode 2019Ae2023. Sebanyak 36 kasus laringomalasia dibandingkan dengan 72 kontrol. Data diperoleh dari rekam medis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/7/hasil-kombinasi-faktor-kehamilan-usia-muda-status-thumb-79961.webp" type="image/webp" length="88380" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/hasil-kombinasi-faktor-kehamilan-usia-muda-status-thumb-ef796.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/hasil-kombinasi-faktor-kehamilan-usia-muda-status-thumb-e6008.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/hasil-kombinasi-faktor-kehamilan-usia-muda-status-thumb-79961.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4108-saripediatri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13073-sari-pediatri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Metode Mengajar Tuhan Yesus Kristus Berdasarkan Injil Markus Di Kalangan Hamba Tuhan GUPDI Wilayah IX Kabupaten Sekadau ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Metode Mengajar Tuhan Yesus Kristus Berdasarkan Injil Markus Di Kalangan Hamba Tuhan GUPDI Wilayah IX Kabupaten Sekadau ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Metode Mengajar Tuhan Yesus Kristus Berdasarkan Injil Markus Di Kalangan Hamba Tuhan GUPDI Wilayah IX Kabupaten Sekadau ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-46276-perenungan-firman-tuhan-pesan-injil-yesus-kristus</link>
	<guid isPermaLink="false">b05c0fdc0cec61e4611d71279fa2017b</guid>
	<pubDate>Tue, 05 May 2026 14:57:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hana suparti ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[hana,suparti,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai faktor-faktor lain yang mempengaruhi implementasi metode mengajar Tuhan Yesus Kristus, seperti motivasi, kepemimpinan, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Metode Mengajar Tuhan Yesus Kristus Berdasarkan Injil Markus Di Kalangan Hamba Tuhan GUPDI Wilayah IX Kabupaten Sekadau: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai faktor-faktor lain yang mempengaruhi implementasi metode mengajar Tuhan Yesus Kristus, seperti motivasi, kepemimpinan, dan sumber daya yang tersedia. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan yang efektif untuk meningkatkan kemampuan hamba Tuhan dalam menerapkan metode mengajar yang relevan dan kontekstual. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak implementasi metode mengajar ini terhadap pertumbuhan rohani jemaat dan peningkatan kualitas pelayanan gereja. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efektivitas pengajaran dan pelayanan di Gereja Utusan Pantekosta di Indonesia Wilayah IX Kabupaten Sekadau, serta gereja-gereja lainnya. Dengan demikian, diharapkan pesan Injil dapat tersampaikan dengan lebih efektif dan berdampak positif bagi kehidupan jemaat dan masyarakat luas.. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat implementasi metode mengajar Tuhan Yesus Kristus berdasarkan Injil Markus di kalangan hamba Tuhan Gereja Utusan Pantekosta di Indonesia Wilayah IX Kabupaten Sekadau tergolong sedang.Dimensi yang paling dominan dalam implementasi tersebut adalah metode tanya jawab.Latar belakang pendidikan juga memiliki pengaruh signifikan terhadap implementasi metode mengajar ini.Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan dalam implementasi metode mengajar ini melalui pelatihan dan fasilitasi yang lebih baik bagi hamba Tuhan Injil Kerajaan Sorga dan Injil Yesus Kristus harus disampaikan kepada semua orang di seluruh dunia karena Tuhan Yesus Kristus datang ke dunia untuk menyelamatkan manusia dari kematian. Metode mengajar yang tepat dapat berdampak besar bagi hamba Tuhan dalam menyampaikan dan mengajar Injil Kerajaan Sorga. Metode ini dapat membantu jemaat Tuhan menyelesaikan masalah mereka dengan belajar dan mengajar firman Tuhan. Jika kita melihat Injil Markus, kita melihat bahwa Tuhan Yesus Kristus mengajar dengan cara yang sangat menarik, yang menarik banyak orang untuk mendengarkan pengajaran-Nya. Sebagai pendidik, mereka harus mencontohi cara Tuhan Yesus mengajar. Ini harus dilakukan agar pelajaran mereka dapat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/b/perenungan-firman-tuhan-pesan-injil-yesus-kristus-thumb-a016a.webp" title="JURIS - Implementasi  Metode  Mengajar Tuhan Yesus Kristus  Berdasarkan  Injil Markus Di Kalangan Hamba  Tuhan GUPDI Wilayah IX Kabupaten Sekadau" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/perenungan-firman-tuhan-pesan-injil-yesus-kristus-thumb-a016a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/perenungan-firman-tuhan-pesan-injil-yesus-kristus-thumb-a016a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/perenungan-firman-tuhan-pesan-injil-yesus-kristus-thumb-a016a.webp 1x" title="JURIS - Implementasi  Metode  Mengajar Tuhan Yesus Kristus  Berdasarkan  Injil Markus Di Kalangan Hamba  Tuhan GUPDI Wilayah IX Kabupaten Sekadau" alt="JURIS - Implementasi  Metode  Mengajar Tuhan Yesus Kristus  Berdasarkan  Injil Markus Di Kalangan Hamba  Tuhan GUPDI Wilayah IX Kabupaten Sekadau" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/perenungan-firman-tuhan-pesan-injil-yesus-kristus-thumb-ae29a.webp" title="JURIS - Implementasi  Metode  Mengajar Tuhan Yesus Kristus  Berdasarkan  Injil Markus Di Kalangan Hamba  Tuhan GUPDI Wilayah IX Kabupaten Sekadau" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/perenungan-firman-tuhan-pesan-injil-yesus-kristus-thumb-ae29a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/perenungan-firman-tuhan-pesan-injil-yesus-kristus-thumb-ae29a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/perenungan-firman-tuhan-pesan-injil-yesus-kristus-thumb-ae29a.webp 1x" title="JURIS - Implementasi  Metode  Mengajar Tuhan Yesus Kristus  Berdasarkan  Injil Markus Di Kalangan Hamba  Tuhan GUPDI Wilayah IX Kabupaten Sekadau" alt="JURIS - Implementasi  Metode  Mengajar Tuhan Yesus Kristus  Berdasarkan  Injil Markus Di Kalangan Hamba  Tuhan GUPDI Wilayah IX Kabupaten Sekadau" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/perenungan-firman-tuhan-pesan-injil-yesus-kristus-thumb-d01f2.webp" title="JURIS - Implementasi  Metode  Mengajar Tuhan Yesus Kristus  Berdasarkan  Injil Markus Di Kalangan Hamba  Tuhan GUPDI Wilayah IX Kabupaten Sekadau" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/perenungan-firman-tuhan-pesan-injil-yesus-kristus-thumb-d01f2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/perenungan-firman-tuhan-pesan-injil-yesus-kristus-thumb-d01f2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/perenungan-firman-tuhan-pesan-injil-yesus-kristus-thumb-d01f2.webp 1x" title="JURIS - Implementasi  Metode  Mengajar Tuhan Yesus Kristus  Berdasarkan  Injil Markus Di Kalangan Hamba  Tuhan GUPDI Wilayah IX Kabupaten Sekadau" alt="JURIS - Implementasi  Metode  Mengajar Tuhan Yesus Kristus  Berdasarkan  Injil Markus Di Kalangan Hamba  Tuhan GUPDI Wilayah IX Kabupaten Sekadau" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-46276-perenungan-firman-tuhan-pesan-injil-yesus-kristus" title="JURIS - Implementasi  Metode  Mengajar Tuhan Yesus Kristus  Berdasarkan  Injil Markus Di Kalangan Hamba  Tuhan GUPDI Wilayah IX Kabupaten Sekadau" target="_blank">Implementasi  Metode  Mengajar Tuhan Yesus Kristus  Berdasarkan  Injil Markus Di Kalangan Hamba  Tuhan GUPDI Wilayah IX Kabupaten Sekadau</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai faktor-faktor lain yang mempengaruhi implementasi metode mengajar Tuhan Yesus Kristus, seperti motivasi, kepemimpinan, dan sumber daya yang tersedia. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan yang efektif untuk meningkatkan kemampuan hamba Tuhan dalam menerapkan metode mengajar yang relevan dan kontekstual. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak implementasi metode mengajar ini terhadap pertumbuhan rohani jemaat dan peningkatan kualitas pelayanan gereja. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efektivitas pengajaran dan pelayanan di Gereja Utusan Pantekosta di Indonesia Wilayah IX Kabupaten Sekadau, serta gereja-gereja lainnya. Dengan demikian, diharapkan pesan Injil dapat tersampaikan dengan lebih efektif dan berdampak positif bagi kehidupan jemaat dan masyarakat luas..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, tingkat implementasi metode mengajar Tuhan Yesus Kristus berdasarkan Injil Markus di kalangan hamba Tuhan Gereja Utusan Pantekosta di Indonesia Wilayah IX Kabupaten Sekadau tergolong sedang.Dimensi yang paling dominan dalam implementasi tersebut adalah metode tanya jawab.Latar belakang pendidikan juga memiliki pengaruh signifikan terhadap implementasi metode mengajar ini.Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan dalam implementasi metode mengajar ini melalui pelatihan dan fasilitasi yang lebih baik bagi hamba Tuhan
<br>Injil Kerajaan Sorga dan Injil Yesus Kristus harus disampaikan kepada semua orang di seluruh dunia karena Tuhan Yesus Kristus datang ke dunia untuk menyelamatkan manusia dari kematian. Metode mengajar yang tepat dapat berdampak besar bagi hamba Tuhan dalam menyampaikan dan mengajar Injil Kerajaan Sorga. Metode ini dapat membantu jemaat Tuhan menyelesaikan masalah mereka dengan belajar dan mengajar firman Tuhan. Jika kita melihat Injil Markus, kita melihat bahwa Tuhan Yesus Kristus mengajar dengan cara yang sangat menarik, yang menarik banyak orang untuk mendengarkan pengajaran-Nya. Sebagai pendidik, mereka harus mencontohi cara Tuhan Yesus mengajar. Ini harus dilakukan agar pelajaran mereka dapat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/b/perenungan-firman-tuhan-pesan-injil-yesus-kristus-thumb-ae29a.webp" type="image/webp" length="102778" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/perenungan-firman-tuhan-pesan-injil-yesus-kristus-thumb-a016a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/perenungan-firman-tuhan-pesan-injil-yesus-kristus-thumb-ae29a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/perenungan-firman-tuhan-pesan-injil-yesus-kristus-thumb-d01f2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2451-stt-kadesi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10732-jurnal-teologi-juteolog.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Manifestasi Sindrom Metabolik pada Berbagai Regimen Dosis dan Durasi Terapi Steroid pada Anak dan Remaja ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Manifestasi Sindrom Metabolik pada Berbagai Regimen Dosis dan Durasi Terapi Steroid pada Anak dan Remaja ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Manifestasi Sindrom Metabolik pada Berbagai Regimen Dosis dan Durasi Terapi Steroid pada Anak dan Remaja ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-46257-prevalensi-sindrom-metabolik-risiko</link>
	<guid isPermaLink="false">cbd194498375bd948a58bc9cdfcc6815</guid>
	<pubDate>Tue, 05 May 2026 14:51:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, penelitian longitudinal diperlukan untuk melacak perkembangan sindrom metabolik pada anak-anak yang menerima terapi steroid jangka panjang, sehingga dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Manifestasi Sindrom Metabolik pada Berbagai Regimen Dosis dan Durasi Terapi Steroid pada Anak dan Remaja: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, penelitian longitudinal diperlukan untuk melacak perkembangan sindrom metabolik pada anak-anak yang menerima terapi steroid jangka panjang, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang dapat dimodifikasi. Kedua, studi intervensi yang berfokus pada perubahan gaya hidup, seperti diet sehat dan aktivitas fisik, dapat dievaluasi efektivitasnya dalam mengurangi risiko sindrom metabolik pada pasien yang menjalani terapi steroid. Ketiga, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk memahami mekanisme molekuler yang mendasari hubungan antara paparan steroid dan obesitas sentral, termasuk peran faktor genetik dan epigenetik. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif mengenai dampak terapi steroid terhadap kesehatan metabolik anak-anak, sehingga dapat dikembangkan strategi pencegahan dan penanganan yang lebih efektif. Dengan demikian, kualitas hidup anak-anak yang membutuhkan terapi steroid jangka panjang dapat ditingkatkan.. Terapi steroid dosis tinggi terbukti meningkatkan risiko obesitas sentral, meskipun komponen metabolik lainnya belum menunjukkan perubahan bermakna.Praktisi klinis disarankan untuk melakukan pemantauan lingkar pinggang dan antropometri lainnya secara rutin selama masa terapi steroid guna memantau risiko sindrom metabolik.Penelitian ini menekankan pentingnya deteksi dini risiko kardiometabolik pada pasien anak yang menerima terapi steroid jangka panjang Penggunaan steroid jangka panjang pada anak dengan penyakit kronis berisiko memicu efek samping metabolik serius. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan dosis dan lama terapi steroid terhadap manifestasi klinis sindrom metabolik pada anak dan remaja, dengan fokus mengevaluasi hubungan antara dosis steroid dan lama terapi terhadap obesitas sentral, tekanan darah, kadar glukosa, serta profil lipid. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik cross sectional pada lima puluh lima subjek anak yang menerima terapi steroid di Rumah Sakit Dokter Saiful Anwar Malang. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan antropometri, pengukuran... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/0/prevalensi-sindrom-metabolik-risiko-darah-kualitas-thumb-df3f2.webp" title="JURIS - Manifestasi Sindrom Metabolik pada Berbagai Regimen Dosis dan Durasi Terapi Steroid pada Anak dan Remaja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/prevalensi-sindrom-metabolik-risiko-darah-kualitas-thumb-df3f2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/prevalensi-sindrom-metabolik-risiko-darah-kualitas-thumb-df3f2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/prevalensi-sindrom-metabolik-risiko-darah-kualitas-thumb-df3f2.webp 1x" title="JURIS - Manifestasi Sindrom Metabolik pada Berbagai Regimen Dosis dan Durasi Terapi Steroid pada Anak dan Remaja" alt="JURIS - Manifestasi Sindrom Metabolik pada Berbagai Regimen Dosis dan Durasi Terapi Steroid pada Anak dan Remaja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/prevalensi-sindrom-metabolik-risiko-darah-kualitas-thumb-cb9e5.webp" title="JURIS - Manifestasi Sindrom Metabolik pada Berbagai Regimen Dosis dan Durasi Terapi Steroid pada Anak dan Remaja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/prevalensi-sindrom-metabolik-risiko-darah-kualitas-thumb-cb9e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/prevalensi-sindrom-metabolik-risiko-darah-kualitas-thumb-cb9e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/prevalensi-sindrom-metabolik-risiko-darah-kualitas-thumb-cb9e5.webp 1x" title="JURIS - Manifestasi Sindrom Metabolik pada Berbagai Regimen Dosis dan Durasi Terapi Steroid pada Anak dan Remaja" alt="JURIS - Manifestasi Sindrom Metabolik pada Berbagai Regimen Dosis dan Durasi Terapi Steroid pada Anak dan Remaja" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-46257-prevalensi-sindrom-metabolik-risiko" title="JURIS - Manifestasi Sindrom Metabolik pada Berbagai Regimen Dosis dan Durasi Terapi Steroid pada Anak dan Remaja" target="_blank">Manifestasi Sindrom Metabolik pada Berbagai Regimen Dosis dan Durasi Terapi Steroid pada Anak dan Remaja</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, penelitian longitudinal diperlukan untuk melacak perkembangan sindrom metabolik pada anak-anak yang menerima terapi steroid jangka panjang, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang dapat dimodifikasi. Kedua, studi intervensi yang berfokus pada perubahan gaya hidup, seperti diet sehat dan aktivitas fisik, dapat dievaluasi efektivitasnya dalam mengurangi risiko sindrom metabolik pada pasien yang menjalani terapi steroid. Ketiga, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk memahami mekanisme molekuler yang mendasari hubungan antara paparan steroid dan obesitas sentral, termasuk peran faktor genetik dan epigenetik. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif mengenai dampak terapi steroid terhadap kesehatan metabolik anak-anak, sehingga dapat dikembangkan strategi pencegahan dan penanganan yang lebih efektif. Dengan demikian, kualitas hidup anak-anak yang membutuhkan terapi steroid jangka panjang dapat ditingkatkan..
<br>Terapi steroid dosis tinggi terbukti meningkatkan risiko obesitas sentral, meskipun komponen metabolik lainnya belum menunjukkan perubahan bermakna.Praktisi klinis disarankan untuk melakukan pemantauan lingkar pinggang dan antropometri lainnya secara rutin selama masa terapi steroid guna memantau risiko sindrom metabolik.Penelitian ini menekankan pentingnya deteksi dini risiko kardiometabolik pada pasien anak yang menerima terapi steroid jangka panjang
<br>Penggunaan steroid jangka panjang pada anak dengan penyakit kronis berisiko memicu efek samping metabolik serius. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan dosis dan lama terapi steroid terhadap manifestasi klinis sindrom metabolik pada anak dan remaja, dengan fokus mengevaluasi hubungan antara dosis steroid dan lama terapi terhadap obesitas sentral, tekanan darah, kadar glukosa, serta profil lipid. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik cross sectional pada lima puluh lima subjek anak yang menerima terapi steroid di Rumah Sakit Dokter Saiful Anwar Malang. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan antropometri, pengukuran...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/0/prevalensi-sindrom-metabolik-risiko-darah-kualitas-thumb-cb9e5.webp" type="image/webp" length="110648" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/prevalensi-sindrom-metabolik-risiko-darah-kualitas-thumb-df3f2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/prevalensi-sindrom-metabolik-risiko-darah-kualitas-thumb-cb9e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4108-saripediatri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13073-sari-pediatri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Faktor Risiko Peningkatan Tekanan Darah pada Anak Sekolah Dasar Peran Indeks Massa Tubuh dan Riwayat Hipertensi Orang Tua ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Faktor Risiko Peningkatan Tekanan Darah pada Anak Sekolah Dasar Peran Indeks Massa Tubuh dan Riwayat Hipertensi Orang Tua ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Faktor Risiko Peningkatan Tekanan Darah pada Anak Sekolah Dasar Peran Indeks Massa Tubuh dan Riwayat Hipertensi Orang Tua ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-46259-individu-riwayat-hipertensi-selera-makan-anak</link>
	<guid isPermaLink="false">bb0fe638d9266c21f5aabbe0de65b33d</guid>
	<pubDate>Tue, 05 May 2026 14:36:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengonfirmasi hubungan antara hipertensi pada orang tua dengan peningkatan tekanan darah anak, diperlukan penelitian lebih lanjut dengan menggunakan metode kohort prospektif. Selain itu, penting untuk mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Faktor Risiko Peningkatan Tekanan Darah pada Anak Sekolah Dasar: Peran Indeks Massa Tubuh dan Riwayat Hipertensi Orang Tua: Untuk mengonfirmasi hubungan antara hipertensi pada orang tua dengan peningkatan tekanan darah anak, diperlukan penelitian lebih lanjut dengan menggunakan metode kohort prospektif. Selain itu, penting untuk mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti asupan dan pola makan anak, mengingat anak dengan indeks massa tubuh yang berlebih berpeluang mengalami hipertensi. Skrining rutin terhadap tekanan darah anak juga sangat direkomendasikan untuk deteksi dini hipertensi.. Penelitian ini menemukan prevalensi peningkatan tekanan darah pada anak sekolah dasar di Kulon Progo sebesar 22%, dengan indeks massa tubuh sebagai faktor risiko paling dominan (OR=4,06).Meskipun hipertensi orang tua tidak terbukti secara independen berhubungan dengan tekanan darah anak, jumlah orang tua yang hipertensi menunjukkan kecenderungan hubungan yang perlu dikonfirmasi dengan studi lebih besar.Temuan ini menegaskan pentingnya skrining tekanan darah rutin pada anak, terutama mereka dengan status gizi lebih Prevalensi hipertensi pada anak dan remaja mencapai 3,5%, sedangkan pada dewasa 34,7%. Anak yang memiliki riwayat hipertensi pada orang tuanya menunjukkan peningkatan risiko mengalami hipertensi primer sebelum usia 18 tahun. Skrining dini sangat penting karena prevalensi hipertensi pada anak meningkat seiring bertambahnya usia. Saat ini, belum ada upaya skrining rutin hipertensi pada anak, padahal skrining berperan penting untuk deteksi dini dan mencegah morbiditas. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/4/individu-riwayat-hipertensi-selera-makan-anak-stro-thumb-506ec.webp" title="JURIS - Faktor Risiko Peningkatan Tekanan Darah pada Anak Sekolah Dasar: Peran Indeks Massa Tubuh dan Riwayat Hipertensi Orang Tua" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/individu-riwayat-hipertensi-selera-makan-anak-stro-thumb-506ec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/individu-riwayat-hipertensi-selera-makan-anak-stro-thumb-506ec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/individu-riwayat-hipertensi-selera-makan-anak-stro-thumb-506ec.webp 1x" title="JURIS - Faktor Risiko Peningkatan Tekanan Darah pada Anak Sekolah Dasar: Peran Indeks Massa Tubuh dan Riwayat Hipertensi Orang Tua" alt="JURIS - Faktor Risiko Peningkatan Tekanan Darah pada Anak Sekolah Dasar: Peran Indeks Massa Tubuh dan Riwayat Hipertensi Orang Tua" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/individu-riwayat-hipertensi-selera-makan-anak-stro-thumb-a2376.webp" title="JURIS - Faktor Risiko Peningkatan Tekanan Darah pada Anak Sekolah Dasar: Peran Indeks Massa Tubuh dan Riwayat Hipertensi Orang Tua" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/individu-riwayat-hipertensi-selera-makan-anak-stro-thumb-a2376.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/individu-riwayat-hipertensi-selera-makan-anak-stro-thumb-a2376.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/individu-riwayat-hipertensi-selera-makan-anak-stro-thumb-a2376.webp 1x" title="JURIS - Faktor Risiko Peningkatan Tekanan Darah pada Anak Sekolah Dasar: Peran Indeks Massa Tubuh dan Riwayat Hipertensi Orang Tua" alt="JURIS - Faktor Risiko Peningkatan Tekanan Darah pada Anak Sekolah Dasar: Peran Indeks Massa Tubuh dan Riwayat Hipertensi Orang Tua" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/individu-riwayat-hipertensi-selera-makan-anak-stro-thumb-b1e41.webp" title="JURIS - Faktor Risiko Peningkatan Tekanan Darah pada Anak Sekolah Dasar: Peran Indeks Massa Tubuh dan Riwayat Hipertensi Orang Tua" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/individu-riwayat-hipertensi-selera-makan-anak-stro-thumb-b1e41.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/individu-riwayat-hipertensi-selera-makan-anak-stro-thumb-b1e41.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/individu-riwayat-hipertensi-selera-makan-anak-stro-thumb-b1e41.webp 1x" title="JURIS - Faktor Risiko Peningkatan Tekanan Darah pada Anak Sekolah Dasar: Peran Indeks Massa Tubuh dan Riwayat Hipertensi Orang Tua" alt="JURIS - Faktor Risiko Peningkatan Tekanan Darah pada Anak Sekolah Dasar: Peran Indeks Massa Tubuh dan Riwayat Hipertensi Orang Tua" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-46259-individu-riwayat-hipertensi-selera-makan-anak" title="JURIS - Faktor Risiko Peningkatan Tekanan Darah pada Anak Sekolah Dasar: Peran Indeks Massa Tubuh dan Riwayat Hipertensi Orang Tua" target="_blank">Faktor Risiko Peningkatan Tekanan Darah pada Anak Sekolah Dasar: Peran Indeks Massa Tubuh dan Riwayat Hipertensi Orang Tua</a>: Untuk mengonfirmasi hubungan antara hipertensi pada orang tua dengan peningkatan tekanan darah anak, diperlukan penelitian lebih lanjut dengan menggunakan metode kohort prospektif. Selain itu, penting untuk mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti asupan dan pola makan anak, mengingat anak dengan indeks massa tubuh yang berlebih berpeluang mengalami hipertensi. Skrining rutin terhadap tekanan darah anak juga sangat direkomendasikan untuk deteksi dini hipertensi..
<br>Penelitian ini menemukan prevalensi peningkatan tekanan darah pada anak sekolah dasar di Kulon Progo sebesar 22%, dengan indeks massa tubuh sebagai faktor risiko paling dominan (OR=4,06).Meskipun hipertensi orang tua tidak terbukti secara independen berhubungan dengan tekanan darah anak, jumlah orang tua yang hipertensi menunjukkan kecenderungan hubungan yang perlu dikonfirmasi dengan studi lebih besar.Temuan ini menegaskan pentingnya skrining tekanan darah rutin pada anak, terutama mereka dengan status gizi lebih
<br>Prevalensi hipertensi pada anak dan remaja mencapai 3,5%, sedangkan pada dewasa 34,7%. Anak yang memiliki riwayat hipertensi pada orang tuanya menunjukkan peningkatan risiko mengalami hipertensi primer sebelum usia 18 tahun. Skrining dini sangat penting karena prevalensi hipertensi pada anak meningkat seiring bertambahnya usia. Saat ini, belum ada upaya skrining rutin hipertensi pada anak, padahal skrining berperan penting untuk deteksi dini dan mencegah morbiditas.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/4/individu-riwayat-hipertensi-selera-makan-anak-stro-thumb-506ec.webp" type="image/webp" length="89016" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/individu-riwayat-hipertensi-selera-makan-anak-stro-thumb-506ec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/individu-riwayat-hipertensi-selera-makan-anak-stro-thumb-a2376.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/individu-riwayat-hipertensi-selera-makan-anak-stro-thumb-b1e41.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4108-saripediatri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13073-sari-pediatri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Consumer acceptance of processed telang BUTERI flower and BUSER KING coffee products ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Consumer acceptance of processed telang BUTERI flower and BUSER KING coffee products ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Consumer acceptance of processed telang BUTERI flower and BUSER KING coffee products ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-46279-physical-appearance-aspect-research-highlights-yas</link>
	<guid isPermaLink="false">b9cafec10f831f3e601e5f025df3a58e</guid>
	<pubDate>Tue, 05 May 2026 14:28:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ dwi budiono ]]></category>
	<category><![CDATA[ marmi marmi ]]></category>
	<category><![CDATA[ hadi suwono ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[budiono,dwi,hadi,marmi,suwono]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengoptimalkan formulasi produk telang BUTERI dan BUSER KING dengan mempertimbangkan preferensi konsumen yang lebih spesifik, misalnya dengan variasi tingkat kemanisan atau penambahan bahan-bahan lain yang berpotensi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Consumer acceptance of processed telang BUTERI flower and BUSER KING coffee products: Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengoptimalkan formulasi produk telang BUTERI dan BUSER KING dengan mempertimbangkan preferensi konsumen yang lebih spesifik, misalnya dengan variasi tingkat kemanisan atau penambahan bahan-bahan lain yang berpotensi meningkatkan cita rasa dan nilai gizi. Selain itu, studi lebih mendalam mengenai pengaruh proses pengolahan terhadap kandungan senyawa bioaktif dalam telang dan kopi, seperti anthocyanin dan kafein, perlu dilakukan untuk memastikan kualitas dan manfaat kesehatan produk tetap terjaga. Terakhir, penelitian mengenai strategi pemasaran dan branding yang efektif untuk memperkenalkan produk-produk ini sebagai bagian dari identitas kuliner Malang dapat membantu meningkatkan daya saing dan penerimaan pasar, termasuk potensi pengembangan kemasan yang menarik dan informatif untuk menarik minat konsumen.. The study concludes that processed telang BUTERI flower and BUSER KING coffee products can be accepted by consumers.These products possess halal certificates, NIB, and PIRT certificates, making them suitable for public consumption.The research highlights the potential of these locally sourced products as typical Malang food tourism offerings.Further research and quality control are recommended to strengthen their market position Processed telang flower and coffee products from Malang must be introduced to the public as typical Malang food tourism, such as processed telang BUTERI flower and BUSER KING coffee products. The purpose of the study was to determine consumer acceptance of processed telang BUTERI flower and BUSER KING coffee products through organoleptic tests. The type of research is quantitative descriptive research with organoleptic test methods through hedonic tests (likeability). The research sample was 40 researchers for processed telang BUTERI flower products and 50 panelists for processed BUSER KING coffee products. The research instrument was a hedonic test sheet with a scale... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/e/physical-appearance-aspect-research-highlights-yas-thumb-5a070.webp" title="JURIS - Consumer acceptance of processed telang BUTERI flower and BUSER KING coffee products" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/physical-appearance-aspect-research-highlights-yas-thumb-5a070.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/physical-appearance-aspect-research-highlights-yas-thumb-5a070.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/physical-appearance-aspect-research-highlights-yas-thumb-5a070.webp 1x" title="JURIS - Consumer acceptance of processed telang BUTERI flower and BUSER KING coffee products" alt="JURIS - Consumer acceptance of processed telang BUTERI flower and BUSER KING coffee products" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/e/physical-appearance-aspect-research-highlights-yas-thumb-ee41c.webp" title="JURIS - Consumer acceptance of processed telang BUTERI flower and BUSER KING coffee products" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/physical-appearance-aspect-research-highlights-yas-thumb-ee41c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/physical-appearance-aspect-research-highlights-yas-thumb-ee41c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/physical-appearance-aspect-research-highlights-yas-thumb-ee41c.webp 1x" title="JURIS - Consumer acceptance of processed telang BUTERI flower and BUSER KING coffee products" alt="JURIS - Consumer acceptance of processed telang BUTERI flower and BUSER KING coffee products" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/e/physical-appearance-aspect-research-highlights-yas-thumb-e152f.webp" title="JURIS - Consumer acceptance of processed telang BUTERI flower and BUSER KING coffee products" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/physical-appearance-aspect-research-highlights-yas-thumb-e152f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/physical-appearance-aspect-research-highlights-yas-thumb-e152f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/physical-appearance-aspect-research-highlights-yas-thumb-e152f.webp 1x" title="JURIS - Consumer acceptance of processed telang BUTERI flower and BUSER KING coffee products" alt="JURIS - Consumer acceptance of processed telang BUTERI flower and BUSER KING coffee products" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-46279-physical-appearance-aspect-research-highlights-yas" title="JURIS - Consumer acceptance of processed telang BUTERI flower and BUSER KING coffee products" target="_blank">Consumer acceptance of processed telang BUTERI flower and BUSER KING coffee products</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengoptimalkan formulasi produk telang BUTERI dan BUSER KING dengan mempertimbangkan preferensi konsumen yang lebih spesifik, misalnya dengan variasi tingkat kemanisan atau penambahan bahan-bahan lain yang berpotensi meningkatkan cita rasa dan nilai gizi. Selain itu, studi lebih mendalam mengenai pengaruh proses pengolahan terhadap kandungan senyawa bioaktif dalam telang dan kopi, seperti anthocyanin dan kafein, perlu dilakukan untuk memastikan kualitas dan manfaat kesehatan produk tetap terjaga. Terakhir, penelitian mengenai strategi pemasaran dan branding yang efektif untuk memperkenalkan produk-produk ini sebagai bagian dari identitas kuliner Malang dapat membantu meningkatkan daya saing dan penerimaan pasar, termasuk potensi pengembangan kemasan yang menarik dan informatif untuk menarik minat konsumen..
<br>The study concludes that processed telang BUTERI flower and BUSER KING coffee products can be accepted by consumers.These products possess halal certificates, NIB, and PIRT certificates, making them suitable for public consumption.The research highlights the potential of these locally sourced products as typical Malang food tourism offerings.Further research and quality control are recommended to strengthen their market position
<br>Processed telang flower and coffee products from Malang must be introduced to the public as typical Malang food tourism, such as processed telang BUTERI flower and BUSER KING coffee products. The purpose of the study was to determine consumer acceptance of processed telang BUTERI flower and BUSER KING coffee products through organoleptic tests. The type of research is quantitative descriptive research with organoleptic test methods through hedonic tests (likeability). The research sample was 40 researchers for processed telang BUTERI flower products and 50 panelists for processed BUSER KING coffee products. The research instrument was a hedonic test sheet with a scale...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/e/physical-appearance-aspect-research-highlights-yas-thumb-e152f.webp" type="image/webp" length="97856" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/physical-appearance-aspect-research-highlights-yas-thumb-5a070.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/physical-appearance-aspect-research-highlights-yas-thumb-ee41c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/physical-appearance-aspect-research-highlights-yas-thumb-e152f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1511-uibu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13290-one-moment-please.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Work from Home and Work Family Conflict A Systematic Literature Review of Empirical Studies Since the COVID 19 Pandemic Kerja dari Rumah dan Konflik PekerjaanAeKeluarga Tinjauan Literatur Sistemat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Work from Home and Work Family Conflict A Systematic Literature Review of Empirical Studies Since the COVID 19 Pandemic Kerja dari Rumah dan Konflik PekerjaanAeKeluarga Tinjauan Literatur Sistemat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Work from Home and Work Family Conflict A Systematic Literature Review of Empirical Studies Since the COVID 19 Pandemic Kerja dari Rumah dan Konflik PekerjaanAeKeluarga Tinjauan Literatur Sistemat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-46264-wfh-work-family-conflict-teleworking-pasca-pandemi</link>
	<guid isPermaLink="false">5e2ea5575ee9434ba14118564803d575</guid>
	<pubDate>Tue, 05 May 2026 14:23:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ slot88 https ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ gedung f lt ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,f,flag,gedung,https,lt,slot88]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian longitudinal diperlukan untuk memahami secara lebih mendalam bagaimana dinamika WFH memengaruhi WFC dan kesejahteraan pekerja dari waktu ke waktu. Kedua, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Work from Home and Work-Family Conflict: A Systematic Literature Review of Empirical Studies Since the COVID-19 Pandemic : [Kerja dari Rumah dan Konflik PekerjaanAeKeluarga: Tinjauan Literatur Sistemat: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian longitudinal diperlukan untuk memahami secara lebih mendalam bagaimana dinamika WFH memengaruhi WFC dan kesejahteraan pekerja dari waktu ke waktu. Kedua, penelitian intervensi berbasis organisasi perlu dilakukan untuk menguji efektivitas kebijakan batas digital, subsidi peralatan kerja, serta dukungan pengasuhan terhadap penurunan WFC. Ketiga, perlu dilakukan penelitian yang memperluas sampel ke pekerja informal, buruh sektor produksi, serta kelompok rentan lain yang jarang masuk dalam studi WFH, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai dampak WFH pada berbagai lapisan masyarakat. Dengan demikian, pemahaman yang lebih baik mengenai WFH dan WFC dapat diperoleh, sehingga kebijakan dan praktik kerja dapat dioptimalkan untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih fleksibel, produktif, dan berkelanjutan.. Hasil tinjauan secara keseluruhan menunjukkan bahwa WFH memiliki potensi besar untuk meningkatkan fleksibilitas dan kesejahteraan pekerja, tetapi efek positif tersebut sangat bergantung pada konteks keluarga, budaya, dan dukungan organisasi.WorkAeFamily Conflict (WFC) merupakan mekanisme kunci yang menjelaskan bagaimana WFH dapat berujung pada stres, burnout, dan penurunan kinerja, terutama ketika batas waktu kerja menjadi kabur atau beban rumah tangga tinggi.Konteks negara dan norma gender berperan besar dalam menentukan intensitas dan keparahan WFC.Oleh karena itu, kebijakan organisasi maupun kebijakan publik harus mempertimbangkan konteks budaya dan kondisi domestik agar dapat memaksimalkan manfaat WFH sekaligus meminimalkan risiko WFC Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis hubungan antara WFH dan WFC guna menjawab pertanyaan apakah WFH benar-benar memberikan fleksibilitas yang menguntungkan atau justru meningkatkan konflik peran keluarga. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap 15 artikel empiris yang dipublikasikan pada periode 2023Ae2025, yang dikumpulkan melalui pencarian literatur pada OktoberAeNovember 2025 menggunakan basis data Google Scholar. Hasil SLR menunjukkan bahwa WFH cenderung meningkatkan WFC, dengan faktor penentu seperti tekanan digital, tuntutan kerja, peran keluarga, dan perbedaan gender. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/4/wfh-work-family-conflict-teleworking-pandemi-workf-thumb-865e0.webp" title="JURIS - Work from Home and Work-Family Conflict: A Systematic Literature Review of Empirical Studies Since the COVID-19 Pandemic : [Kerja dari Rumah dan Konflik PekerjaanAeKeluarga: Tinjauan Literatur Sistemat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/wfh-work-family-conflict-teleworking-pandemi-workf-thumb-865e0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/wfh-work-family-conflict-teleworking-pandemi-workf-thumb-865e0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/wfh-work-family-conflict-teleworking-pandemi-workf-thumb-865e0.webp 1x" title="JURIS - Work from Home and Work-Family Conflict: A Systematic Literature Review of Empirical Studies Since the COVID-19 Pandemic : [Kerja dari Rumah dan Konflik PekerjaanAeKeluarga: Tinjauan Literatur Sistemat" alt="JURIS - Work from Home and Work-Family Conflict: A Systematic Literature Review of Empirical Studies Since the COVID-19 Pandemic : [Kerja dari Rumah dan Konflik PekerjaanAeKeluarga: Tinjauan Literatur Sistemat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/wfh-work-family-conflict-teleworking-pandemi-workf-thumb-24a7e.webp" title="JURIS - Work from Home and Work-Family Conflict: A Systematic Literature Review of Empirical Studies Since the COVID-19 Pandemic : [Kerja dari Rumah dan Konflik PekerjaanAeKeluarga: Tinjauan Literatur Sistemat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/wfh-work-family-conflict-teleworking-pandemi-workf-thumb-24a7e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/wfh-work-family-conflict-teleworking-pandemi-workf-thumb-24a7e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/wfh-work-family-conflict-teleworking-pandemi-workf-thumb-24a7e.webp 1x" title="JURIS - Work from Home and Work-Family Conflict: A Systematic Literature Review of Empirical Studies Since the COVID-19 Pandemic : [Kerja dari Rumah dan Konflik PekerjaanAeKeluarga: Tinjauan Literatur Sistemat" alt="JURIS - Work from Home and Work-Family Conflict: A Systematic Literature Review of Empirical Studies Since the COVID-19 Pandemic : [Kerja dari Rumah dan Konflik PekerjaanAeKeluarga: Tinjauan Literatur Sistemat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/wfh-work-family-conflict-teleworking-pandemi-workf-thumb-0815a.webp" title="JURIS - Work from Home and Work-Family Conflict: A Systematic Literature Review of Empirical Studies Since the COVID-19 Pandemic : [Kerja dari Rumah dan Konflik PekerjaanAeKeluarga: Tinjauan Literatur Sistemat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/wfh-work-family-conflict-teleworking-pandemi-workf-thumb-0815a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/wfh-work-family-conflict-teleworking-pandemi-workf-thumb-0815a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/wfh-work-family-conflict-teleworking-pandemi-workf-thumb-0815a.webp 1x" title="JURIS - Work from Home and Work-Family Conflict: A Systematic Literature Review of Empirical Studies Since the COVID-19 Pandemic : [Kerja dari Rumah dan Konflik PekerjaanAeKeluarga: Tinjauan Literatur Sistemat" alt="JURIS - Work from Home and Work-Family Conflict: A Systematic Literature Review of Empirical Studies Since the COVID-19 Pandemic : [Kerja dari Rumah dan Konflik PekerjaanAeKeluarga: Tinjauan Literatur Sistemat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-46264-wfh-work-family-conflict-teleworking-pasca-pandemi" title="JURIS - Work from Home and Work-Family Conflict: A Systematic Literature Review of Empirical Studies Since the COVID-19 Pandemic : [Kerja dari Rumah dan Konflik PekerjaanAeKeluarga: Tinjauan Literatur Sistemat" target="_blank">Work from Home and Work-Family Conflict: A Systematic Literature Review of Empirical Studies Since the COVID-19 Pandemic : [Kerja dari Rumah dan Konflik PekerjaanAeKeluarga: Tinjauan Literatur Sistemat</a>: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian longitudinal diperlukan untuk memahami secara lebih mendalam bagaimana dinamika WFH memengaruhi WFC dan kesejahteraan pekerja dari waktu ke waktu. Kedua, penelitian intervensi berbasis organisasi perlu dilakukan untuk menguji efektivitas kebijakan batas digital, subsidi peralatan kerja, serta dukungan pengasuhan terhadap penurunan WFC. Ketiga, perlu dilakukan penelitian yang memperluas sampel ke pekerja informal, buruh sektor produksi, serta kelompok rentan lain yang jarang masuk dalam studi WFH, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai dampak WFH pada berbagai lapisan masyarakat. Dengan demikian, pemahaman yang lebih baik mengenai WFH dan WFC dapat diperoleh, sehingga kebijakan dan praktik kerja dapat dioptimalkan untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih fleksibel, produktif, dan berkelanjutan..
<br>Hasil tinjauan secara keseluruhan menunjukkan bahwa WFH memiliki potensi besar untuk meningkatkan fleksibilitas dan kesejahteraan pekerja, tetapi efek positif tersebut sangat bergantung pada konteks keluarga, budaya, dan dukungan organisasi.WorkAeFamily Conflict (WFC) merupakan mekanisme kunci yang menjelaskan bagaimana WFH dapat berujung pada stres, burnout, dan penurunan kinerja, terutama ketika batas waktu kerja menjadi kabur atau beban rumah tangga tinggi.Konteks negara dan norma gender berperan besar dalam menentukan intensitas dan keparahan WFC.Oleh karena itu, kebijakan organisasi maupun kebijakan publik harus mempertimbangkan konteks budaya dan kondisi domestik agar dapat memaksimalkan manfaat WFH sekaligus meminimalkan risiko WFC
<br>Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis hubungan antara WFH dan WFC guna menjawab pertanyaan apakah WFH benar-benar memberikan fleksibilitas yang menguntungkan atau justru meningkatkan konflik peran keluarga. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap 15 artikel empiris yang dipublikasikan pada periode 2023Ae2025, yang dikumpulkan melalui pencarian literatur pada OktoberAeNovember 2025 menggunakan basis data Google Scholar. Hasil SLR menunjukkan bahwa WFH cenderung meningkatkan WFC, dengan faktor penentu seperti tekanan digital, tuntutan kerja, peran keluarga, dan perbedaan gender. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/4/wfh-work-family-conflict-teleworking-pandemi-workf-thumb-865e0.webp" type="image/webp" length="116042" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/wfh-work-family-conflict-teleworking-pandemi-workf-thumb-865e0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/wfh-work-family-conflict-teleworking-pandemi-workf-thumb-24a7e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/wfh-work-family-conflict-teleworking-pandemi-workf-thumb-0815a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-494-uph.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6338-feedforward-journal-human-resource.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peranan Roh Kudus Menyatakan Karunia Bernubuat dan Penolong Pada Masa kini Serta Kaitannya Dengan Ineransi Yoel 2 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peranan Roh Kudus Menyatakan Karunia Bernubuat dan Penolong Pada Masa kini Serta Kaitannya Dengan Ineransi Yoel 2 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peranan Roh Kudus Menyatakan Karunia Bernubuat dan Penolong Pada Masa kini Serta Kaitannya Dengan Ineransi Yoel 2 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-46275-baptisan-roh-kudus-karunia-nubuatan-iner</link>
	<guid isPermaLink="false">ce280617e8460c6a99a5920305e37254</guid>
	<pubDate>Tue, 05 May 2026 14:09:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hana suparti ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[hana,suparti,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Bagaimana pengertian dan aplikasi karunia nubuatan dapat diselaraskan dengan praktik gereja konvensional melalui program pelatihan modul interaktif? Apakah pendekatan sistematis dalam evaluasi efektivitas pelatihan karunia nubuatan dapat meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peranan Roh Kudus Menyatakan Karunia Bernubuat dan Penolong Pada Masa kini, Serta Kaitannya Dengan Ineransi Yoel 2: Bagaimana pengertian dan aplikasi karunia nubuatan dapat diselaraskan dengan praktik gereja konvensional melalui program pelatihan modul interaktif? Apakah pendekatan sistematis dalam evaluasi efektivitas pelatihan karunia nubuatan dapat meningkatkan keaktifan jemaat dalam pelayanan? Bagaimana dimanfaatkan teknologi digital untuk memfasilitasi komunikasi dan pengawasan spiritual dalam pengembangan karunia nubuatan dan pelaksanaan misi gereja?. Di seluruh Alkitab, Roh Kudus diperkenalkan sebagai oknum yang mempunyai kepribadian sendiri.Karunia bernubuat berfungsi membangun, menasehati, dan menghibur jemaat.Menegakkan pentingnya pelatihan karunia nubuatan agar tetap menguat dalam gereja.Roh Kudus dijadikan penolong yang menegur dosa, memandu, mengatur, dan mengajar.Ineransi Alkitab dipastikan benar karena berasal dari Allah dan setiap firman Tuhan tidak mengandung kesalahan Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan pentingnya Roh Kudus sebagai motor penggerak karunia bernubuat. Nubuatan nabi Yoel ini terjadi dan digenapi pada hari Pentakosta (Kis 2) ketika murid-murid menerima pencurahan Roh Kudus lalu para murid berbahasa lidah sesuai dengan pemberian Roh kepada mereka, di samping itu mereka bernubuat. Karunia bernubuat ini masih relevan masa kini dan karunia bernubuat akan berakhir sampai yang Sempurna itu datang kedua kali, yakni Yesus Kristus Tuhan. Alkitab tidak pernah menyatakan bahwa nubuatan berakhir pada zaman para rasul, tetapi nubuatan tetap berlangsung sebagai karunia Roh Kudus. Sehingga penulis berkesimpulan bahwa nubuatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/2/baptisan-roh-kudus-karunia-nubuatan-ineransi-alkit-thumb-cd68c.webp" title="JURIS - Peranan Roh Kudus  Menyatakan Karunia Bernubuat dan Penolong Pada Masa kini, Serta Kaitannya Dengan Ineransi Yoel 2" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/baptisan-roh-kudus-karunia-nubuatan-ineransi-alkit-thumb-cd68c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/baptisan-roh-kudus-karunia-nubuatan-ineransi-alkit-thumb-cd68c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/baptisan-roh-kudus-karunia-nubuatan-ineransi-alkit-thumb-cd68c.webp 1x" title="JURIS - Peranan Roh Kudus  Menyatakan Karunia Bernubuat dan Penolong Pada Masa kini, Serta Kaitannya Dengan Ineransi Yoel 2" alt="JURIS - Peranan Roh Kudus  Menyatakan Karunia Bernubuat dan Penolong Pada Masa kini, Serta Kaitannya Dengan Ineransi Yoel 2" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/baptisan-roh-kudus-karunia-nubuatan-ineransi-alkit-thumb-a78dd.webp" title="JURIS - Peranan Roh Kudus  Menyatakan Karunia Bernubuat dan Penolong Pada Masa kini, Serta Kaitannya Dengan Ineransi Yoel 2" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/baptisan-roh-kudus-karunia-nubuatan-ineransi-alkit-thumb-a78dd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/baptisan-roh-kudus-karunia-nubuatan-ineransi-alkit-thumb-a78dd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/baptisan-roh-kudus-karunia-nubuatan-ineransi-alkit-thumb-a78dd.webp 1x" title="JURIS - Peranan Roh Kudus  Menyatakan Karunia Bernubuat dan Penolong Pada Masa kini, Serta Kaitannya Dengan Ineransi Yoel 2" alt="JURIS - Peranan Roh Kudus  Menyatakan Karunia Bernubuat dan Penolong Pada Masa kini, Serta Kaitannya Dengan Ineransi Yoel 2" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/baptisan-roh-kudus-karunia-nubuatan-ineransi-alkit-thumb-b0ad0.webp" title="JURIS - Peranan Roh Kudus  Menyatakan Karunia Bernubuat dan Penolong Pada Masa kini, Serta Kaitannya Dengan Ineransi Yoel 2" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/baptisan-roh-kudus-karunia-nubuatan-ineransi-alkit-thumb-b0ad0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/baptisan-roh-kudus-karunia-nubuatan-ineransi-alkit-thumb-b0ad0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/baptisan-roh-kudus-karunia-nubuatan-ineransi-alkit-thumb-b0ad0.webp 1x" title="JURIS - Peranan Roh Kudus  Menyatakan Karunia Bernubuat dan Penolong Pada Masa kini, Serta Kaitannya Dengan Ineransi Yoel 2" alt="JURIS - Peranan Roh Kudus  Menyatakan Karunia Bernubuat dan Penolong Pada Masa kini, Serta Kaitannya Dengan Ineransi Yoel 2" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-46275-baptisan-roh-kudus-karunia-nubuatan-iner" title="JURIS - Peranan Roh Kudus  Menyatakan Karunia Bernubuat dan Penolong Pada Masa kini, Serta Kaitannya Dengan Ineransi Yoel 2" target="_blank">Peranan Roh Kudus  Menyatakan Karunia Bernubuat dan Penolong Pada Masa kini, Serta Kaitannya Dengan Ineransi Yoel 2</a>: Bagaimana pengertian dan aplikasi karunia nubuatan dapat diselaraskan dengan praktik gereja konvensional melalui program pelatihan modul interaktif? Apakah pendekatan sistematis dalam evaluasi efektivitas pelatihan karunia nubuatan dapat meningkatkan keaktifan jemaat dalam pelayanan? Bagaimana dimanfaatkan teknologi digital untuk memfasilitasi komunikasi dan pengawasan spiritual dalam pengembangan karunia nubuatan dan pelaksanaan misi gereja?.
<br>Di seluruh Alkitab, Roh Kudus diperkenalkan sebagai oknum yang mempunyai kepribadian sendiri.Karunia bernubuat berfungsi membangun, menasehati, dan menghibur jemaat.Menegakkan pentingnya pelatihan karunia nubuatan agar tetap menguat dalam gereja.Roh Kudus dijadikan penolong yang menegur dosa, memandu, mengatur, dan mengajar.Ineransi Alkitab dipastikan benar karena berasal dari Allah dan setiap firman Tuhan tidak mengandung kesalahan
<br>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan pentingnya Roh Kudus sebagai motor penggerak karunia bernubuat. Nubuatan nabi Yoel ini terjadi dan digenapi pada hari Pentakosta (Kis 2) ketika murid-murid menerima pencurahan Roh Kudus lalu para murid berbahasa lidah sesuai dengan pemberian Roh kepada mereka, di samping itu mereka bernubuat. Karunia bernubuat ini masih relevan masa kini dan karunia bernubuat akan berakhir sampai yang Sempurna itu datang kedua kali, yakni Yesus Kristus Tuhan. Alkitab tidak pernah menyatakan bahwa nubuatan berakhir pada zaman para rasul, tetapi nubuatan tetap berlangsung sebagai karunia Roh Kudus. Sehingga penulis berkesimpulan bahwa nubuatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/2/baptisan-roh-kudus-karunia-nubuatan-ineransi-alkit-thumb-a78dd.webp" type="image/webp" length="84102" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/baptisan-roh-kudus-karunia-nubuatan-ineransi-alkit-thumb-cd68c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/baptisan-roh-kudus-karunia-nubuatan-ineransi-alkit-thumb-a78dd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/baptisan-roh-kudus-karunia-nubuatan-ineransi-alkit-thumb-b0ad0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2451-stt-kadesi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10732-jurnal-teologi-juteolog.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Status Nutrisi dan Gangguan Tidur pada Anak Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Status Nutrisi dan Gangguan Tidur pada Anak Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Status Nutrisi dan Gangguan Tidur pada Anak Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-46256-selera-makan-anak-kualitas-tidur-psqi-tid</link>
	<guid isPermaLink="false">4b0d811b27ded5d8c9f5ca7647d8f8e2</guid>
	<pubDate>Tue, 05 May 2026 14:04:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian kualitatif untuk memahami lebih dalam faktor-faktor budaya dan sosial yang memengaruhi pola tidur dan kebiasaan makan anak Indonesia. Kedua, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Status Nutrisi dan Gangguan Tidur pada Anak Indonesia: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian kualitatif untuk memahami lebih dalam faktor-faktor budaya dan sosial yang memengaruhi pola tidur dan kebiasaan makan anak Indonesia. Kedua, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengidentifikasi hubungan kausal antara status nutrisi pada masa kanak-kanak dini dengan gangguan tidur di kemudian hari. Ketiga, penelitian intervensi yang menggabungkan edukasi gizi dan peningkatan kebiasaan tidur yang sehat dapat dievaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan kualitas tidur dan status nutrisi anak Indonesia. Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi status nutrisi dan gangguan tidur, serta pengembangan intervensi yang tepat sasaran, diharapkan dapat meningkatkan kesehatan dan tumbuh kembang anak Indonesia secara optimal.. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi hubungan antara gangguan tidur dengan kategori status nutrisi tertentu yang lebih spesifik menggunakan sampel yang lebih merata Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara status nutrisi dan gangguan tidur pada anak Indonesia usia 6 bulan sampai 12 tahun. Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan metode potong lintang (cross-sectional) menggunakan data sekunder dari studi South East Asian Nutrition Surveys II (SEANUTS II). Subjek penelitian adalah anak usia 6 bulan sampai 12 tahun di 46 kabupaten dari 34 provinsi Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status nutrisi tidak normal dan gangguan tidur... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/2/selera-makan-anak-kualitas-tidur-psqi-remaja-pola-thumb-f97a8.webp" title="JURIS - Status Nutrisi dan Gangguan Tidur pada Anak Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/selera-makan-anak-kualitas-tidur-psqi-remaja-pola-thumb-f97a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/selera-makan-anak-kualitas-tidur-psqi-remaja-pola-thumb-f97a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/selera-makan-anak-kualitas-tidur-psqi-remaja-pola-thumb-f97a8.webp 1x" title="JURIS - Status Nutrisi dan Gangguan Tidur pada Anak Indonesia" alt="JURIS - Status Nutrisi dan Gangguan Tidur pada Anak Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/selera-makan-anak-kualitas-tidur-psqi-remaja-pola-thumb-b6a8a.webp" title="JURIS - Status Nutrisi dan Gangguan Tidur pada Anak Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/selera-makan-anak-kualitas-tidur-psqi-remaja-pola-thumb-b6a8a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/selera-makan-anak-kualitas-tidur-psqi-remaja-pola-thumb-b6a8a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/selera-makan-anak-kualitas-tidur-psqi-remaja-pola-thumb-b6a8a.webp 1x" title="JURIS - Status Nutrisi dan Gangguan Tidur pada Anak Indonesia" alt="JURIS - Status Nutrisi dan Gangguan Tidur pada Anak Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/selera-makan-anak-kualitas-tidur-psqi-remaja-pola-thumb-99e86.webp" title="JURIS - Status Nutrisi dan Gangguan Tidur pada Anak Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/selera-makan-anak-kualitas-tidur-psqi-remaja-pola-thumb-99e86.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/selera-makan-anak-kualitas-tidur-psqi-remaja-pola-thumb-99e86.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/selera-makan-anak-kualitas-tidur-psqi-remaja-pola-thumb-99e86.webp 1x" title="JURIS - Status Nutrisi dan Gangguan Tidur pada Anak Indonesia" alt="JURIS - Status Nutrisi dan Gangguan Tidur pada Anak Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-46256-selera-makan-anak-kualitas-tidur-psqi-tid" title="JURIS - Status Nutrisi dan Gangguan Tidur pada Anak Indonesia" target="_blank">Status Nutrisi dan Gangguan Tidur pada Anak Indonesia</a>: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian kualitatif untuk memahami lebih dalam faktor-faktor budaya dan sosial yang memengaruhi pola tidur dan kebiasaan makan anak Indonesia. Kedua, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengidentifikasi hubungan kausal antara status nutrisi pada masa kanak-kanak dini dengan gangguan tidur di kemudian hari. Ketiga, penelitian intervensi yang menggabungkan edukasi gizi dan peningkatan kebiasaan tidur yang sehat dapat dievaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan kualitas tidur dan status nutrisi anak Indonesia. Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi status nutrisi dan gangguan tidur, serta pengembangan intervensi yang tepat sasaran, diharapkan dapat meningkatkan kesehatan dan tumbuh kembang anak Indonesia secara optimal..
<br>Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi hubungan antara gangguan tidur dengan kategori status nutrisi tertentu yang lebih spesifik menggunakan sampel yang lebih merata
<br>Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara status nutrisi dan gangguan tidur pada anak Indonesia usia 6 bulan sampai 12 tahun. Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan metode potong lintang (cross-sectional) menggunakan data sekunder dari studi South East Asian Nutrition Surveys II (SEANUTS II). Subjek penelitian adalah anak usia 6 bulan sampai 12 tahun di 46 kabupaten dari 34 provinsi Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status nutrisi tidak normal dan gangguan tidur...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/2/selera-makan-anak-kualitas-tidur-psqi-remaja-pola-thumb-99e86.webp" type="image/webp" length="103802" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/selera-makan-anak-kualitas-tidur-psqi-remaja-pola-thumb-f97a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/selera-makan-anak-kualitas-tidur-psqi-remaja-pola-thumb-b6a8a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/selera-makan-anak-kualitas-tidur-psqi-remaja-pola-thumb-99e86.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4108-saripediatri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13073-sari-pediatri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Gereja dan Upacara Unan Unan Strategi Gereja Mentrasformasi Budaya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gereja dan Upacara Unan Unan Strategi Gereja Mentrasformasi Budaya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gereja dan Upacara Unan Unan Strategi Gereja Mentrasformasi Budaya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-46270-strategi-gereja-iman-kristen-relevansi-kriste</link>
	<guid isPermaLink="false">0e25a0a782c9250d5f8c636ccaf15a1d</guid>
	<pubDate>Tue, 05 May 2026 13:49:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hana suparti ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[hana,suparti,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai persepsi masyarakat Suku Tengger terhadap gereja dan Injil, untuk memahami ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Gereja dan Upacara Unan-Unan: Strategi Gereja Mentrasformasi Budaya: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai persepsi masyarakat Suku Tengger terhadap gereja dan Injil, untuk memahami hambatan dan peluang dalam proses kontekstualisasi. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan model-model kontekstualisasi yang lebih spesifik dan relevan dengan karakteristik budaya Suku Tengger, dengan melibatkan partisipasi aktif dari tokoh-tokoh adat dan masyarakat setempat. Ketiga, penelitian perlu dilakukan untuk mengeksplorasi potensi penggunaan seni dan budaya Suku Tengger, seperti musik, tari, dan cerita rakyat, sebagai media untuk menyampaikan pesan-pesan Injil secara lebih efektif dan bermakna. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya gereja untuk menjangkau dan memberdayakan masyarakat Suku Tengger, serta membangun hubungan yang harmonis antara iman Kristen dan budaya lokal.. Gereja dapat mengakomodasi upacara adat Suku Tengger, khususnya upacara unan-unan, melalui penerapan kontekstualisasi Injil tanpa menghilangkan prinsip-prinsip dasar ajaran Kristen.Pendekatan ini memungkinkan gereja untuk menghormati budaya lokal sekaligus memperkenalkan nilai-nilai iman Kristen yang sejati.Dengan kontekstualisasi yang tepat, gereja dapat menjangkau masyarakat Tengger dengan cara yang relevan, menghargai tradisi mereka, dan tetap berpegang teguh pada kebenaran iman Kristen Tulisan ini membahas bagaimana gereja dapat mengakomodasi upacara adat Suku Tengger, khususnya upacara unan-unan, dalam konteks kontekstualisasi Injil Kristen. Upacara unan-unan yang melibatkan roh leluhur dan sesaji sering kali bertentangan dengan ajaran Kristen, namun gereja dapat menggunakan pendekatan kontekstualisasi Injil untuk tetap relevan dengan budaya setempat tanpa mengorbankan iman Kristen. Kontekstualisasi Injil adalah usaha untuk menyampaikan pesan Kristen dengan cara yang menghormati budaya lokal, melalui adaptasi bentuk ibadah atau penggunaan simbol lokal yang menggambarkan ajaran Kristen. Dengan cara ini, gereja dapat menginjili masyarakat Tengger secara lebih efektif, menghindari sinkretisme, dan menjaga kebenaran ajaran Injil. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/6/strategi-gereja-iman-kristen-relevansi-kontekstual-thumb-41b55.webp" title="JURIS - Gereja dan Upacara Unan-Unan: Strategi Gereja Mentrasformasi Budaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/strategi-gereja-iman-kristen-relevansi-kontekstual-thumb-41b55.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/strategi-gereja-iman-kristen-relevansi-kontekstual-thumb-41b55.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/strategi-gereja-iman-kristen-relevansi-kontekstual-thumb-41b55.webp 1x" title="JURIS - Gereja dan Upacara Unan-Unan: Strategi Gereja Mentrasformasi Budaya" alt="JURIS - Gereja dan Upacara Unan-Unan: Strategi Gereja Mentrasformasi Budaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/strategi-gereja-iman-kristen-relevansi-kontekstual-thumb-4c5de.webp" title="JURIS - Gereja dan Upacara Unan-Unan: Strategi Gereja Mentrasformasi Budaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/strategi-gereja-iman-kristen-relevansi-kontekstual-thumb-4c5de.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/strategi-gereja-iman-kristen-relevansi-kontekstual-thumb-4c5de.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/strategi-gereja-iman-kristen-relevansi-kontekstual-thumb-4c5de.webp 1x" title="JURIS - Gereja dan Upacara Unan-Unan: Strategi Gereja Mentrasformasi Budaya" alt="JURIS - Gereja dan Upacara Unan-Unan: Strategi Gereja Mentrasformasi Budaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/strategi-gereja-iman-kristen-relevansi-kontekstual-thumb-28bee.webp" title="JURIS - Gereja dan Upacara Unan-Unan: Strategi Gereja Mentrasformasi Budaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/strategi-gereja-iman-kristen-relevansi-kontekstual-thumb-28bee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/strategi-gereja-iman-kristen-relevansi-kontekstual-thumb-28bee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/strategi-gereja-iman-kristen-relevansi-kontekstual-thumb-28bee.webp 1x" title="JURIS - Gereja dan Upacara Unan-Unan: Strategi Gereja Mentrasformasi Budaya" alt="JURIS - Gereja dan Upacara Unan-Unan: Strategi Gereja Mentrasformasi Budaya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-46270-strategi-gereja-iman-kristen-relevansi-kriste" title="JURIS - Gereja dan Upacara Unan-Unan: Strategi Gereja Mentrasformasi Budaya" target="_blank">Gereja dan Upacara Unan-Unan: Strategi Gereja Mentrasformasi Budaya</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai persepsi masyarakat Suku Tengger terhadap gereja dan Injil, untuk memahami hambatan dan peluang dalam proses kontekstualisasi. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan model-model kontekstualisasi yang lebih spesifik dan relevan dengan karakteristik budaya Suku Tengger, dengan melibatkan partisipasi aktif dari tokoh-tokoh adat dan masyarakat setempat. Ketiga, penelitian perlu dilakukan untuk mengeksplorasi potensi penggunaan seni dan budaya Suku Tengger, seperti musik, tari, dan cerita rakyat, sebagai media untuk menyampaikan pesan-pesan Injil secara lebih efektif dan bermakna. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya gereja untuk menjangkau dan memberdayakan masyarakat Suku Tengger, serta membangun hubungan yang harmonis antara iman Kristen dan budaya lokal..
<br>Gereja dapat mengakomodasi upacara adat Suku Tengger, khususnya upacara unan-unan, melalui penerapan kontekstualisasi Injil tanpa menghilangkan prinsip-prinsip dasar ajaran Kristen.Pendekatan ini memungkinkan gereja untuk menghormati budaya lokal sekaligus memperkenalkan nilai-nilai iman Kristen yang sejati.Dengan kontekstualisasi yang tepat, gereja dapat menjangkau masyarakat Tengger dengan cara yang relevan, menghargai tradisi mereka, dan tetap berpegang teguh pada kebenaran iman Kristen
<br>Tulisan ini membahas bagaimana gereja dapat mengakomodasi upacara adat Suku Tengger, khususnya upacara unan-unan, dalam konteks kontekstualisasi Injil Kristen. Upacara unan-unan yang melibatkan roh leluhur dan sesaji sering kali bertentangan dengan ajaran Kristen, namun gereja dapat menggunakan pendekatan kontekstualisasi Injil untuk tetap relevan dengan budaya setempat tanpa mengorbankan iman Kristen. Kontekstualisasi Injil adalah usaha untuk menyampaikan pesan Kristen dengan cara yang menghormati budaya lokal, melalui adaptasi bentuk ibadah atau penggunaan simbol lokal yang menggambarkan ajaran Kristen. Dengan cara ini, gereja dapat menginjili masyarakat Tengger secara lebih efektif, menghindari sinkretisme, dan menjaga kebenaran ajaran Injil.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/6/strategi-gereja-iman-kristen-relevansi-kontekstual-thumb-4c5de.webp" type="image/webp" length="161074" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/strategi-gereja-iman-kristen-relevansi-kontekstual-thumb-41b55.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/strategi-gereja-iman-kristen-relevansi-kontekstual-thumb-4c5de.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/strategi-gereja-iman-kristen-relevansi-kontekstual-thumb-28bee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2451-stt-kadesi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10732-jurnal-teologi-juteolog.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Kepatuhan Minum Obat dengan Aktivitas Penyakit Systemic Lupus Erythematosus pada Anak Studi Potong Lintang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Kepatuhan Minum Obat dengan Aktivitas Penyakit Systemic Lupus Erythematosus pada Anak Studi Potong Lintang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Kepatuhan Minum Obat dengan Aktivitas Penyakit Systemic Lupus Erythematosus pada Anak Studi Potong Lintang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-46258-populasi-anak-tangerang-minum-obat-kelasi-ob</link>
	<guid isPermaLink="false">16699ee8c4e8d32aa94e29af36922772</guid>
	<pubDate>Tue, 05 May 2026 13:38:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengonfirmasi hubungan kausal antara kepatuhan minum obat dan aktivitas penyakit SLE pada anak, penelitian longitudinal diperlukan. Selain itu, pengembangan strategi edukasi dan pendekatan multidisiplin dapat menjadi fokus penelitian lanjutan untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Kepatuhan Minum Obat dengan Aktivitas Penyakit Systemic Lupus Erythematosus pada Anak: Studi Potong Lintang: Untuk mengonfirmasi hubungan kausal antara kepatuhan minum obat dan aktivitas penyakit SLE pada anak, penelitian longitudinal diperlukan. Selain itu, pengembangan strategi edukasi dan pendekatan multidisiplin dapat menjadi fokus penelitian lanjutan untuk meningkatkan kepatuhan minum obat dan memperbaiki luaran klinis pasien. Penelitian lebih lanjut juga dapat mengeksplorasi faktor-faktor psikososial dan regimen terapi yang mempengaruhi kepatuhan minum obat pada pasien SLE anak, serta dampak jangka panjang dari kepatuhan terhadap hasil kesehatan.. Kepatuhan minum obat berhubungan negatif kuat dengan aktivitas penyakit SLE pada anak sehingga peningkatan kepatuhan dapat membantu pengendalian penyakit.Desain potong lintang dalam penelitian ini belum dapat memastikan hubungan kausal dan besarnya efek yang ditemukan belum tentu mencerminkan perbaikan klinis yang nyata.Oleh karena itu, penelitian longitudinal diperlukan untuk mengonfirmasi temuan ini.Selain itu, upaya peningkatan kepatuhan melalui edukasi dan pendekatan multidisiplin juga perlu dikembangkan guna memperbaiki luaran klinis pasien Systemic Lupus Erythematosus (SLE) merupakan penyakit autoimun kronis yang ditandai oleh produksi autoantibodi terhadap antigen nuklear serta dapat menyerang berbagai organ tubuh. Pada populasi anak, SLE menunjukkan manifestasi klinis yang lebih berat dengan spektrum yang luas, mulai dari ringan hingga mengancam jiwa. Aktivitas penyakit umumnya dinilai menggunakan kombinasi parameter klinis dan laboratorium, seperti Systemic Lupus Erythematosus Disease Activity Index (SLEDAI).1-3 Rasio SLE pada perempuan lebih sering terjadi, dengan rasio insidens yang meningkat setelah masa pubertas. Meskipun harapan hidup pasien SLE anak mengalami peningkatan, kualitas hidup mereka tetap berisiko menurun.4,5 Sebagai penyakit... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/b/populasi-anak-tangerang-minum-obat-kelasi-kepatuha-thumb-43b47.webp" title="JURIS - Hubungan Kepatuhan Minum Obat dengan Aktivitas Penyakit Systemic Lupus Erythematosus pada Anak: Studi Potong Lintang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/populasi-anak-tangerang-minum-obat-kelasi-kepatuha-thumb-43b47.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/populasi-anak-tangerang-minum-obat-kelasi-kepatuha-thumb-43b47.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/populasi-anak-tangerang-minum-obat-kelasi-kepatuha-thumb-43b47.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Kepatuhan Minum Obat dengan Aktivitas Penyakit Systemic Lupus Erythematosus pada Anak: Studi Potong Lintang" alt="JURIS - Hubungan Kepatuhan Minum Obat dengan Aktivitas Penyakit Systemic Lupus Erythematosus pada Anak: Studi Potong Lintang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/populasi-anak-tangerang-minum-obat-kelasi-kepatuha-thumb-52f48.webp" title="JURIS - Hubungan Kepatuhan Minum Obat dengan Aktivitas Penyakit Systemic Lupus Erythematosus pada Anak: Studi Potong Lintang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/populasi-anak-tangerang-minum-obat-kelasi-kepatuha-thumb-52f48.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/populasi-anak-tangerang-minum-obat-kelasi-kepatuha-thumb-52f48.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/populasi-anak-tangerang-minum-obat-kelasi-kepatuha-thumb-52f48.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Kepatuhan Minum Obat dengan Aktivitas Penyakit Systemic Lupus Erythematosus pada Anak: Studi Potong Lintang" alt="JURIS - Hubungan Kepatuhan Minum Obat dengan Aktivitas Penyakit Systemic Lupus Erythematosus pada Anak: Studi Potong Lintang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-46258-populasi-anak-tangerang-minum-obat-kelasi-ob" title="JURIS - Hubungan Kepatuhan Minum Obat dengan Aktivitas Penyakit Systemic Lupus Erythematosus pada Anak: Studi Potong Lintang" target="_blank">Hubungan Kepatuhan Minum Obat dengan Aktivitas Penyakit Systemic Lupus Erythematosus pada Anak: Studi Potong Lintang</a>: Untuk mengonfirmasi hubungan kausal antara kepatuhan minum obat dan aktivitas penyakit SLE pada anak, penelitian longitudinal diperlukan. Selain itu, pengembangan strategi edukasi dan pendekatan multidisiplin dapat menjadi fokus penelitian lanjutan untuk meningkatkan kepatuhan minum obat dan memperbaiki luaran klinis pasien. Penelitian lebih lanjut juga dapat mengeksplorasi faktor-faktor psikososial dan regimen terapi yang mempengaruhi kepatuhan minum obat pada pasien SLE anak, serta dampak jangka panjang dari kepatuhan terhadap hasil kesehatan..
<br>Kepatuhan minum obat berhubungan negatif kuat dengan aktivitas penyakit SLE pada anak sehingga peningkatan kepatuhan dapat membantu pengendalian penyakit.Desain potong lintang dalam penelitian ini belum dapat memastikan hubungan kausal dan besarnya efek yang ditemukan belum tentu mencerminkan perbaikan klinis yang nyata.Oleh karena itu, penelitian longitudinal diperlukan untuk mengonfirmasi temuan ini.Selain itu, upaya peningkatan kepatuhan melalui edukasi dan pendekatan multidisiplin juga perlu dikembangkan guna memperbaiki luaran klinis pasien
<br>Systemic Lupus Erythematosus (SLE) merupakan penyakit autoimun kronis yang ditandai oleh produksi autoantibodi terhadap antigen nuklear serta dapat menyerang berbagai organ tubuh. Pada populasi anak, SLE menunjukkan manifestasi klinis yang lebih berat dengan spektrum yang luas, mulai dari ringan hingga mengancam jiwa. Aktivitas penyakit umumnya dinilai menggunakan kombinasi parameter klinis dan laboratorium, seperti Systemic Lupus Erythematosus Disease Activity Index (SLEDAI).1-3 Rasio SLE pada perempuan lebih sering terjadi, dengan rasio insidens yang meningkat setelah masa pubertas. Meskipun harapan hidup pasien SLE anak mengalami peningkatan, kualitas hidup mereka tetap berisiko menurun.4,5 Sebagai penyakit...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/b/populasi-anak-tangerang-minum-obat-kelasi-kepatuha-thumb-43b47.webp" type="image/webp" length="75310" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/populasi-anak-tangerang-minum-obat-kelasi-kepatuha-thumb-43b47.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/populasi-anak-tangerang-minum-obat-kelasi-kepatuha-thumb-52f48.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4108-saripediatri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13073-sari-pediatri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Transformational Leadership dan Job Satisfaction Terhadap Intention to Stay dengan Job Engagement sebagai Mediasi pada Karyawan PT XYZ The Role of Transformational Leadership and Job Satisfacti ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Transformational Leadership dan Job Satisfaction Terhadap Intention to Stay dengan Job Engagement sebagai Mediasi pada Karyawan PT XYZ The Role of Transformational Leadership and Job Satisfacti ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Transformational Leadership dan Job Satisfaction Terhadap Intention to Stay dengan Job Engagement sebagai Mediasi pada Karyawan PT XYZ The Role of Transformational Leadership and Job Satisfacti ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-46265-green-transformational-leadership</link>
	<guid isPermaLink="false">496cbff15d0cfeca1877efb066f5bca4</guid>
	<pubDate>Tue, 05 May 2026 13:25:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ teh harianto ]]></category>
	<category><![CDATA[ yeninda anam ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot88 https ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anam,harianto,https,slot88,teh,yeninda]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar PT XYZ menerapkan gaya kepemimpinan transformational leadership kepada seluruh pemimpin yang menjabat agar dapat memberikan pengaruh positif kepada karyawan. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat dilakukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Transformational Leadership dan Job Satisfaction Terhadap Intention to Stay dengan Job Engagement sebagai Mediasi pada Karyawan PT XYZ [The Role of Transformational Leadership and Job Satisfacti: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar PT XYZ menerapkan gaya kepemimpinan transformational leadership kepada seluruh pemimpin yang menjabat agar dapat memberikan pengaruh positif kepada karyawan. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat dilakukan terhadap beberapa bidang perusahaan yang berbeda, bukan hanya terfokus pada satu bidang saja. Penelitian juga dapat menambahkan jumlah responden untuk memperoleh hasil yang lebih beragam dan luas. Variabel penelitian lainnya yang dapat memengaruhi intention to stay juga dapat ditambahkan untuk mendapatkan hasil yang lebih komprehensif. Terakhir, disarankan untuk menggunakan referensi jurnal dan literatur yang lebih banyak lagi dalam melakukan penelitian.. Transformational leadership memiliki pengaruh positif terhadap job engagement karyawan PT XYZ.Dengan ini diketahui bahwa semakin baik transformational leadership di PT XYZ, maka akan diikuti dengan peningkatan job engagement karyawan PT XYZ.Job satisfaction memiliki pengaruh positif terhadap job engagement karyawan PT XYZ.Dengan ini diketahui bahwa semakin baik job satisfaction di PT XYZ, maka akan diikuti dengan peningkatan intention to stay karyawan PT XYZ.Hubungan tidak langsung antara transformational leadership terhadap intention to stay yang dimediasi oleh job engagement memiliki hubungan positif pada karyawan PT XYZ.Dengan ini diketahui bahwa semakin baik pengaruh transformational leadership di PT XYZ, maka akan diikuti dengan peningkatan intention to stay dan job engagement pada karyawan PT XYZ.Hubungan tidak langsung antara job satisfaction terhadap intention to stay yang dimediasi oleh job engagement memiliki pengaruh positif pada karyawan PT XYZ.Dengan ini diketahui bahwa semakin baik hubungan job satisfaction di PT XYZ, maka akan diikuti dengan peningkatan intention to stay dan job engagement pada karyawan PT XYZ Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peran transformational leadership dan job satisfaction terhadap intention to stay dengan job engagement sebagai mediasi pada karyawan PT XYZ. Tingginya rasa intention to stay pada karyawan PT XYZ untuk tetap melakukan tanggung jawabnya sebagai karyawan dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan transformational leadership, job satisfaction dan job engagement. Penelitian dilakukan dengan metode penelitian kuantitatif, dengan teknik judgment sampling di mana responden harus memenuhi syarat yang telah ditentukan sebagai responden penelitian. Responden dalam penelitian ini berjumlah 130 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala Likert 1Ae5. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dan dilakukan pengolahan menggunakan teknik Structural Equation Model (SEM) dengan Software SmartPLS... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/d/green-transformational-leadership-hubungan-positif-thumb-bd9f9.webp" title="JURIS - Peran Transformational Leadership dan Job Satisfaction Terhadap Intention to Stay dengan Job Engagement sebagai Mediasi pada Karyawan PT XYZ [The Role of Transformational Leadership and Job Satisfacti" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/green-transformational-leadership-hubungan-positif-thumb-bd9f9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/green-transformational-leadership-hubungan-positif-thumb-bd9f9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/green-transformational-leadership-hubungan-positif-thumb-bd9f9.webp 1x" title="JURIS - Peran Transformational Leadership dan Job Satisfaction Terhadap Intention to Stay dengan Job Engagement sebagai Mediasi pada Karyawan PT XYZ [The Role of Transformational Leadership and Job Satisfacti" alt="JURIS - Peran Transformational Leadership dan Job Satisfaction Terhadap Intention to Stay dengan Job Engagement sebagai Mediasi pada Karyawan PT XYZ [The Role of Transformational Leadership and Job Satisfacti" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/d/green-transformational-leadership-hubungan-positif-thumb-633ca.webp" title="JURIS - Peran Transformational Leadership dan Job Satisfaction Terhadap Intention to Stay dengan Job Engagement sebagai Mediasi pada Karyawan PT XYZ [The Role of Transformational Leadership and Job Satisfacti" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/green-transformational-leadership-hubungan-positif-thumb-633ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/green-transformational-leadership-hubungan-positif-thumb-633ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/green-transformational-leadership-hubungan-positif-thumb-633ca.webp 1x" title="JURIS - Peran Transformational Leadership dan Job Satisfaction Terhadap Intention to Stay dengan Job Engagement sebagai Mediasi pada Karyawan PT XYZ [The Role of Transformational Leadership and Job Satisfacti" alt="JURIS - Peran Transformational Leadership dan Job Satisfaction Terhadap Intention to Stay dengan Job Engagement sebagai Mediasi pada Karyawan PT XYZ [The Role of Transformational Leadership and Job Satisfacti" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/d/green-transformational-leadership-hubungan-positif-thumb-c0a92.webp" title="JURIS - Peran Transformational Leadership dan Job Satisfaction Terhadap Intention to Stay dengan Job Engagement sebagai Mediasi pada Karyawan PT XYZ [The Role of Transformational Leadership and Job Satisfacti" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/green-transformational-leadership-hubungan-positif-thumb-c0a92.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/green-transformational-leadership-hubungan-positif-thumb-c0a92.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/green-transformational-leadership-hubungan-positif-thumb-c0a92.webp 1x" title="JURIS - Peran Transformational Leadership dan Job Satisfaction Terhadap Intention to Stay dengan Job Engagement sebagai Mediasi pada Karyawan PT XYZ [The Role of Transformational Leadership and Job Satisfacti" alt="JURIS - Peran Transformational Leadership dan Job Satisfaction Terhadap Intention to Stay dengan Job Engagement sebagai Mediasi pada Karyawan PT XYZ [The Role of Transformational Leadership and Job Satisfacti" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-46265-green-transformational-leadership" title="JURIS - Peran Transformational Leadership dan Job Satisfaction Terhadap Intention to Stay dengan Job Engagement sebagai Mediasi pada Karyawan PT XYZ [The Role of Transformational Leadership and Job Satisfacti" target="_blank">Peran Transformational Leadership dan Job Satisfaction Terhadap Intention to Stay dengan Job Engagement sebagai Mediasi pada Karyawan PT XYZ [The Role of Transformational Leadership and Job Satisfacti</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar PT XYZ menerapkan gaya kepemimpinan transformational leadership kepada seluruh pemimpin yang menjabat agar dapat memberikan pengaruh positif kepada karyawan. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat dilakukan terhadap beberapa bidang perusahaan yang berbeda, bukan hanya terfokus pada satu bidang saja. Penelitian juga dapat menambahkan jumlah responden untuk memperoleh hasil yang lebih beragam dan luas. Variabel penelitian lainnya yang dapat memengaruhi intention to stay juga dapat ditambahkan untuk mendapatkan hasil yang lebih komprehensif. Terakhir, disarankan untuk menggunakan referensi jurnal dan literatur yang lebih banyak lagi dalam melakukan penelitian..
<br>Transformational leadership memiliki pengaruh positif terhadap job engagement karyawan PT XYZ.Dengan ini diketahui bahwa semakin baik transformational leadership di PT XYZ, maka akan diikuti dengan peningkatan job engagement karyawan PT XYZ.Job satisfaction memiliki pengaruh positif terhadap job engagement karyawan PT XYZ.Dengan ini diketahui bahwa semakin baik job satisfaction di PT XYZ, maka akan diikuti dengan peningkatan intention to stay karyawan PT XYZ.Hubungan tidak langsung antara transformational leadership terhadap intention to stay yang dimediasi oleh job engagement memiliki hubungan positif pada karyawan PT XYZ.Dengan ini diketahui bahwa semakin baik pengaruh transformational leadership di PT XYZ, maka akan diikuti dengan peningkatan intention to stay dan job engagement pada karyawan PT XYZ.Hubungan tidak langsung antara job satisfaction terhadap intention to stay yang dimediasi oleh job engagement memiliki pengaruh positif pada karyawan PT XYZ.Dengan ini diketahui bahwa semakin baik hubungan job satisfaction di PT XYZ, maka akan diikuti dengan peningkatan intention to stay dan job engagement pada karyawan PT XYZ
<br>Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peran transformational leadership dan job satisfaction terhadap intention to stay dengan job engagement sebagai mediasi pada karyawan PT XYZ. Tingginya rasa intention to stay pada karyawan PT XYZ untuk tetap melakukan tanggung jawabnya sebagai karyawan dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan transformational leadership, job satisfaction dan job engagement. Penelitian dilakukan dengan metode penelitian kuantitatif, dengan teknik judgment sampling di mana responden harus memenuhi syarat yang telah ditentukan sebagai responden penelitian. Responden dalam penelitian ini berjumlah 130 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala Likert 1Ae5. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dan dilakukan pengolahan menggunakan teknik Structural Equation Model (SEM) dengan Software SmartPLS...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/d/green-transformational-leadership-hubungan-positif-thumb-c0a92.webp" type="image/webp" length="106154" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/green-transformational-leadership-hubungan-positif-thumb-bd9f9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/green-transformational-leadership-hubungan-positif-thumb-633ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/green-transformational-leadership-hubungan-positif-thumb-c0a92.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-494-uph.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6338-feedforward-journal-human-resource.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemanfaatan Kaidah Tafsir dalam Menafsirkan Nasikh dan Mansukh pada Al Quran ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemanfaatan Kaidah Tafsir dalam Menafsirkan Nasikh dan Mansukh pada Al Quran ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemanfaatan Kaidah Tafsir dalam Menafsirkan Nasikh dan Mansukh pada Al Quran ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-46255-tafsir-ayat-tarbawi-nasikh-mansukh-kaidah</link>
	<guid isPermaLink="false">2e4be23b6bbb6faae51f916db468ea3e</guid>
	<pubDate>Tue, 05 May 2026 13:06:13 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ gunung pasak ]]></category>
	<category><![CDATA[ pesantren al ]]></category>
	<category><![CDATA[ muhsinin kec ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,gunung,kec,muhsinin,pasak,pesantren]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah menyoroti pentingnya kaidah tafsir dalam memahami nasikh dan mansukh, namun masih banyak ruang untuk pengembangan studi lebih lanjut. Pertama, akan sangat bermanfaat jika ada penelitian yang mengkaji secara lebih mendalam metodologi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemanfaatan Kaidah Tafsir dalam Menafsirkan Nasikh dan Mansukh pada Al-Quran: Penelitian ini telah menyoroti pentingnya kaidah tafsir dalam memahami nasikh dan mansukh, namun masih banyak ruang untuk pengembangan studi lebih lanjut. Pertama, akan sangat bermanfaat jika ada penelitian yang mengkaji secara lebih mendalam metodologi penetapan kronologi turunnya ayat Al-Qur'an, khususnya pada ayat-ayat yang masih diperdebatkan terkait nasakh dan mansukh, agar dapat memberikan kepastian hukum dan menghindari penafsiran yang keliru. Metodologi ini bisa mencakup analisis linguistik yang lebih cermat, studi historis konteks wahyu yang lebih komprehensif, atau pengembangan kerangka analitis baru yang menggabungkan berbagai pendekatan ulumul Qur'an untuk secara definitif menentukan urutan pewahyuan. Kedua, mengingat adanya perbedaan pandangan ulama yang signifikan mengenai keberadaan nasakh, sebuah studi komparatif yang menganalisis secara detail argumen ulama klasik maupun kontemporer yang menolak nasakh, dengan menggunakan dalil-dalil mereka sendiri dan menguji konsistensinya terhadap keseluruhan Al-Qur'an, akan sangat relevan. Penelitian ini dapat membantu mengklarifikasi batas-batas dan validitas argumen penolakan tersebut. Terakhir, sangat penting untuk meneliti bagaimana pemahaman atau perdebatan seputar nasikh dan mansukh ini memengaruhi perumusan fatwa atau ijtihad dalam isu-isu hukum Islam kontemporer. Hal ini dapat mengeksplorasi bagaimana kaidah tafsir yang dibahas dalam penelitian ini, atau kaidah lainnya, dapat menjadi pedoman yang kokoh bagi para mujtahid modern dalam menghadapi tantangan hukum baru, sehingga memastikan relevansi dan keabsahan hukum Islam di tengah dinamika masyarakat.. Pemahaman nasikh dan mansukh sangat penting dalam studi Al-Qur'an untuk memastikan keakuratan penafsiran dan penerapan hukum Islam.Melalui kaidah tafsir yang tepat, mufassir dapat mengidentifikasi ayat yang dinasakh berdasarkan dalil kuat dan pasti, serta mengutamakan pendekatan takhsis daripada nasakh secara langsung.Oleh karena itu, penguasaan kaidah tafsir mutlak diperlukan bagi para mufassir dan mujtahid guna menjaga konsistensi syariat dan keutuhan makna Al-QurAoan, terutama mengingat perbedaan pandangan ulama mengenai keberadaan nasakh Penelitian ini membahas pemanfaatan kaidah tafsir dalam menafsirkan konsep nasikh dan mansukh dalam Al-QurAoan, yang merupakan aspek fundamental dalam memahami dinamika syariat Islam. Latar belakang penelitian ini yaitu pentingnya pemahaman terhadap nasikh-mansukh guna menghindari kekeliruan dalam penetapan hukum serta menjaga konsistensi tafsir ayat-ayat Al-QurAoan. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif, menggunakan sumber primer seperti Al-ItqAn f AoUlm al-QurAoAn karya al-Suyuthi, serta literatur sekunder lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kaidah tafsir yang tepat, seperti prinsip bahwa nasakh hanya bisa ditetapkan dengan dalil qatAoi serta pengutamaan takhsis daripada nasakh, berperan penting... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/7/tafsir-ayat-tarbawi-nasikh-mansukh-kaidah-al-qurao-thumb-eae49.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Kaidah Tafsir dalam Menafsirkan Nasikh dan Mansukh pada Al-Quran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/tafsir-ayat-tarbawi-nasikh-mansukh-kaidah-al-qurao-thumb-eae49.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/tafsir-ayat-tarbawi-nasikh-mansukh-kaidah-al-qurao-thumb-eae49.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/tafsir-ayat-tarbawi-nasikh-mansukh-kaidah-al-qurao-thumb-eae49.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Kaidah Tafsir dalam Menafsirkan Nasikh dan Mansukh pada Al-Quran" alt="JURIS - Pemanfaatan Kaidah Tafsir dalam Menafsirkan Nasikh dan Mansukh pada Al-Quran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/tafsir-ayat-tarbawi-nasikh-mansukh-kaidah-al-qurao-thumb-6a30f.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Kaidah Tafsir dalam Menafsirkan Nasikh dan Mansukh pada Al-Quran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/tafsir-ayat-tarbawi-nasikh-mansukh-kaidah-al-qurao-thumb-6a30f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/tafsir-ayat-tarbawi-nasikh-mansukh-kaidah-al-qurao-thumb-6a30f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/tafsir-ayat-tarbawi-nasikh-mansukh-kaidah-al-qurao-thumb-6a30f.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Kaidah Tafsir dalam Menafsirkan Nasikh dan Mansukh pada Al-Quran" alt="JURIS - Pemanfaatan Kaidah Tafsir dalam Menafsirkan Nasikh dan Mansukh pada Al-Quran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/tafsir-ayat-tarbawi-nasikh-mansukh-kaidah-al-qurao-thumb-9885f.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Kaidah Tafsir dalam Menafsirkan Nasikh dan Mansukh pada Al-Quran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/tafsir-ayat-tarbawi-nasikh-mansukh-kaidah-al-qurao-thumb-9885f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/tafsir-ayat-tarbawi-nasikh-mansukh-kaidah-al-qurao-thumb-9885f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/tafsir-ayat-tarbawi-nasikh-mansukh-kaidah-al-qurao-thumb-9885f.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Kaidah Tafsir dalam Menafsirkan Nasikh dan Mansukh pada Al-Quran" alt="JURIS - Pemanfaatan Kaidah Tafsir dalam Menafsirkan Nasikh dan Mansukh pada Al-Quran" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-46255-tafsir-ayat-tarbawi-nasikh-mansukh-kaidah" title="JURIS - Pemanfaatan Kaidah Tafsir dalam Menafsirkan Nasikh dan Mansukh pada Al-Quran" target="_blank">Pemanfaatan Kaidah Tafsir dalam Menafsirkan Nasikh dan Mansukh pada Al-Quran</a>: Penelitian ini telah menyoroti pentingnya kaidah tafsir dalam memahami nasikh dan mansukh, namun masih banyak ruang untuk pengembangan studi lebih lanjut. Pertama, akan sangat bermanfaat jika ada penelitian yang mengkaji secara lebih mendalam metodologi penetapan kronologi turunnya ayat Al-Qur'an, khususnya pada ayat-ayat yang masih diperdebatkan terkait nasakh dan mansukh, agar dapat memberikan kepastian hukum dan menghindari penafsiran yang keliru. Metodologi ini bisa mencakup analisis linguistik yang lebih cermat, studi historis konteks wahyu yang lebih komprehensif, atau pengembangan kerangka analitis baru yang menggabungkan berbagai pendekatan ulumul Qur'an untuk secara definitif menentukan urutan pewahyuan. Kedua, mengingat adanya perbedaan pandangan ulama yang signifikan mengenai keberadaan nasakh, sebuah studi komparatif yang menganalisis secara detail argumen ulama klasik maupun kontemporer yang menolak nasakh, dengan menggunakan dalil-dalil mereka sendiri dan menguji konsistensinya terhadap keseluruhan Al-Qur'an, akan sangat relevan. Penelitian ini dapat membantu mengklarifikasi batas-batas dan validitas argumen penolakan tersebut. Terakhir, sangat penting untuk meneliti bagaimana pemahaman atau perdebatan seputar nasikh dan mansukh ini memengaruhi perumusan fatwa atau ijtihad dalam isu-isu hukum Islam kontemporer. Hal ini dapat mengeksplorasi bagaimana kaidah tafsir yang dibahas dalam penelitian ini, atau kaidah lainnya, dapat menjadi pedoman yang kokoh bagi para mujtahid modern dalam menghadapi tantangan hukum baru, sehingga memastikan relevansi dan keabsahan hukum Islam di tengah dinamika masyarakat..
<br>Pemahaman nasikh dan mansukh sangat penting dalam studi Al-Qur'an untuk memastikan keakuratan penafsiran dan penerapan hukum Islam.Melalui kaidah tafsir yang tepat, mufassir dapat mengidentifikasi ayat yang dinasakh berdasarkan dalil kuat dan pasti, serta mengutamakan pendekatan takhsis daripada nasakh secara langsung.Oleh karena itu, penguasaan kaidah tafsir mutlak diperlukan bagi para mufassir dan mujtahid guna menjaga konsistensi syariat dan keutuhan makna Al-QurAoan, terutama mengingat perbedaan pandangan ulama mengenai keberadaan nasakh
<br>Penelitian ini membahas pemanfaatan kaidah tafsir dalam menafsirkan konsep nasikh dan mansukh dalam Al-QurAoan, yang merupakan aspek fundamental dalam memahami dinamika syariat Islam. Latar belakang penelitian ini yaitu pentingnya pemahaman terhadap nasikh-mansukh guna menghindari kekeliruan dalam penetapan hukum serta menjaga konsistensi tafsir ayat-ayat Al-QurAoan. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif, menggunakan sumber primer seperti Al-ItqAn f AoUlm al-QurAoAn karya al-Suyuthi, serta literatur sekunder lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kaidah tafsir yang tepat, seperti prinsip bahwa nasakh hanya bisa ditetapkan dengan dalil qatAoi serta pengutamaan takhsis daripada nasakh, berperan penting...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/7/tafsir-ayat-tarbawi-nasikh-mansukh-kaidah-al-qurao-thumb-9885f.webp" type="image/webp" length="91868" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/tafsir-ayat-tarbawi-nasikh-mansukh-kaidah-al-qurao-thumb-eae49.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/tafsir-ayat-tarbawi-nasikh-mansukh-kaidah-al-qurao-thumb-6a30f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/tafsir-ayat-tarbawi-nasikh-mansukh-kaidah-al-qurao-thumb-9885f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1729-stiq-amuntai.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8773-al-muhith-jurnal-ilmu-qur-an-hadits.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 05 May 2026 17:24:01 +0700. 24 items. Served in: 6.801 seconds [rss] -->
