<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sun, 06 Sep 2026 10:50:58 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 10:50:58 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-09-06T10:50:58+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ An Analysis of Derivational Suffixes in Justin BieberAos Changes Album ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ An Analysis of Derivational Suffixes in Justin BieberAos Changes Album ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ An Analysis of Derivational Suffixes in Justin BieberAos Changes Album ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64564-derivational-morphology-suffix-adjektif-ful-ly-nad</link>
	<guid isPermaLink="false">511612f0fdb185f269d7713268317800</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 09:40:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ 1st floor ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[1st,floor]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memperluas analisis afiks derivasional ke lebih banyak lagu dari album lain Justin Bieber atau penyanyi lain untuk membandingkan pola penggunaannya. Selain itu, penelitian bisa fokus pada dampak afiks derivasional ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - An Analysis of Derivational Suffixes in Justin BieberAos Changes Album: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memperluas analisis afiks derivasional ke lebih banyak lagu dari album lain Justin Bieber atau penyanyi lain untuk membandingkan pola penggunaannya. Selain itu, penelitian bisa fokus pada dampak afiks derivasional terhadap pemahaman makna lirik oleh pendengar, terutama bagi pembelajar bahasa asing. Penelitian juga dapat menggali alasan mengapa afiks verbal tidak ditemukan dalam lirik album ini, apakah karena keterbatasan struktur bahasa atau pilihan kreatif penulis lirik. Dengan mengeksplorasi konteks budaya dan kebiasaan pendengar, peneliti bisa memahami bagaimana afiks derivasional berkontribusi pada makna dan kesan emosional dalam musik pop. Penelitian ini juga bisa menggabungkan pendekatan kuantitatif untuk mengukur frekuensi penggunaan afiks tertentu dalam berbagai genre musik. Selanjutnya, studi tentang interaksi antara afiks derivasional dan infleksional dalam lirik bisa memberikan wawasan tentang kompleksitas struktur bahasa dalam konteks seni. Peneliti juga bisa membandingkan penggunaan afiks derivasional dalam lirik dengan teks sastra atau media cetak untuk melihat perbedaan fungsi dan makna. Terakhir, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan afiks derivasional dalam bahasa lain, seperti bahasa Indonesia, untuk memahami proses pembentukan kata yang berbeda.. Jadi, dalam bab ini, dapat disimpulkan bahwa peneliti menggunakan 16 lagu dalam Album Changes Justin Bieber untuk menemukan jenis dan fungsi afiks derivasional yang digunakan dalam lirik lagu Album Changes.Total afiks yang ditemukan adalah 36 afiks, terdapat.afiks nominal -er, -tion, -al, -ment, -ence, -ness, -ity, -ion, -ist, -ette, -age, afiks adjektif -ful, -ly, -y, -ual, -able dan afiks keterangan Aey, -al, -ly.Peneliti menemukan 3 jenis yaitu 21 afiks nominal, 10 afiks keterangan, 5 afiks adjektif.Afiks yang paling dominan ditemukan adalah Aely terdapat 10 kata yang mengandung afiks Aely.Peneliti tidak menemukan afiks verbal dalam lirik lagu.Peneliti menemukan total 36 afiks derivasional yang terdiri dari fungsi afiks derivasional yang ditemukan terdapat 31 perubahan kelas dan 5 pemeliharaan kelas dalam penelitian ini Afiks derivasional adalah bagian dari linguistik yang mempelajari kata yang ditambahkan dengan afiks dapat mengubah makna dan bagian ucapan. Penelitian ini membahas afiks derivasional dalam lirik lagu. Peneliti fokus pada jenis dan fungsi afiks derivasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan jenis dan fungsi perubahan kelas dan pemeliharaan kelas dalam afiks derivasional dalam lirik lagu. Metode kualitatif deskriptif digunakan untuk menganalisis data. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi. Penelitian ini menerapkan teori Plag (2002)... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/a/derivational-morphology-suffix-adjektif-ful-ly-ana-thumb-394b7.webp" title="JURIS - An Analysis of Derivational Suffixes in Justin BieberAos Changes Album" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/derivational-morphology-suffix-adjektif-ful-ly-ana-thumb-394b7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/derivational-morphology-suffix-adjektif-ful-ly-ana-thumb-394b7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/derivational-morphology-suffix-adjektif-ful-ly-ana-thumb-394b7.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of Derivational Suffixes in Justin BieberAos Changes Album" alt="JURIS - An Analysis of Derivational Suffixes in Justin BieberAos Changes Album" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/a/derivational-morphology-suffix-adjektif-ful-ly-ana-thumb-26af4.webp" title="JURIS - An Analysis of Derivational Suffixes in Justin BieberAos Changes Album" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/derivational-morphology-suffix-adjektif-ful-ly-ana-thumb-26af4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/derivational-morphology-suffix-adjektif-ful-ly-ana-thumb-26af4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/derivational-morphology-suffix-adjektif-ful-ly-ana-thumb-26af4.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of Derivational Suffixes in Justin BieberAos Changes Album" alt="JURIS - An Analysis of Derivational Suffixes in Justin BieberAos Changes Album" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/a/derivational-morphology-suffix-adjektif-ful-ly-ana-thumb-c2dce.webp" title="JURIS - An Analysis of Derivational Suffixes in Justin BieberAos Changes Album" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/derivational-morphology-suffix-adjektif-ful-ly-ana-thumb-c2dce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/derivational-morphology-suffix-adjektif-ful-ly-ana-thumb-c2dce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/derivational-morphology-suffix-adjektif-ful-ly-ana-thumb-c2dce.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of Derivational Suffixes in Justin BieberAos Changes Album" alt="JURIS - An Analysis of Derivational Suffixes in Justin BieberAos Changes Album" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64564-derivational-morphology-suffix-adjektif-ful-ly-nad" title="JURIS - An Analysis of Derivational Suffixes in Justin BieberAos Changes Album" target="_blank">An Analysis of Derivational Suffixes in Justin BieberAos Changes Album</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memperluas analisis afiks derivasional ke lebih banyak lagu dari album lain Justin Bieber atau penyanyi lain untuk membandingkan pola penggunaannya. Selain itu, penelitian bisa fokus pada dampak afiks derivasional terhadap pemahaman makna lirik oleh pendengar, terutama bagi pembelajar bahasa asing. Penelitian juga dapat menggali alasan mengapa afiks verbal tidak ditemukan dalam lirik album ini, apakah karena keterbatasan struktur bahasa atau pilihan kreatif penulis lirik. Dengan mengeksplorasi konteks budaya dan kebiasaan pendengar, peneliti bisa memahami bagaimana afiks derivasional berkontribusi pada makna dan kesan emosional dalam musik pop. Penelitian ini juga bisa menggabungkan pendekatan kuantitatif untuk mengukur frekuensi penggunaan afiks tertentu dalam berbagai genre musik. Selanjutnya, studi tentang interaksi antara afiks derivasional dan infleksional dalam lirik bisa memberikan wawasan tentang kompleksitas struktur bahasa dalam konteks seni. Peneliti juga bisa membandingkan penggunaan afiks derivasional dalam lirik dengan teks sastra atau media cetak untuk melihat perbedaan fungsi dan makna. Terakhir, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan afiks derivasional dalam bahasa lain, seperti bahasa Indonesia, untuk memahami proses pembentukan kata yang berbeda..
<br>Jadi, dalam bab ini, dapat disimpulkan bahwa peneliti menggunakan 16 lagu dalam Album Changes Justin Bieber untuk menemukan jenis dan fungsi afiks derivasional yang digunakan dalam lirik lagu Album Changes.Total afiks yang ditemukan adalah 36 afiks, terdapat.afiks nominal -er, -tion, -al, -ment, -ence, -ness, -ity, -ion, -ist, -ette, -age, afiks adjektif -ful, -ly, -y, -ual, -able dan afiks keterangan Aey, -al, -ly.Peneliti menemukan 3 jenis yaitu 21 afiks nominal, 10 afiks keterangan, 5 afiks adjektif.Afiks yang paling dominan ditemukan adalah Aely terdapat 10 kata yang mengandung afiks Aely.Peneliti tidak menemukan afiks verbal dalam lirik lagu.Peneliti menemukan total 36 afiks derivasional yang terdiri dari fungsi afiks derivasional yang ditemukan terdapat 31 perubahan kelas dan 5 pemeliharaan kelas dalam penelitian ini
<br>Afiks derivasional adalah bagian dari linguistik yang mempelajari kata yang ditambahkan dengan afiks dapat mengubah makna dan bagian ucapan. Penelitian ini membahas afiks derivasional dalam lirik lagu. Peneliti fokus pada jenis dan fungsi afiks derivasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan jenis dan fungsi perubahan kelas dan pemeliharaan kelas dalam afiks derivasional dalam lirik lagu. Metode kualitatif deskriptif digunakan untuk menganalisis data. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi. Penelitian ini menerapkan teori Plag (2002)...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/a/derivational-morphology-suffix-adjektif-ful-ly-ana-thumb-c2dce.webp" type="image/webp" length="60682" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/derivational-morphology-suffix-adjektif-ful-ly-ana-thumb-394b7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/derivational-morphology-suffix-adjektif-ful-ly-ana-thumb-26af4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/derivational-morphology-suffix-adjektif-ful-ly-ana-thumb-c2dce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-160-um-metro.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7093-journal-english-education-entrepreneurship-jeep.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ An Analysis of Grammatical and Lexical Cohesion in Q1 Album by Gamaliel ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ An Analysis of Grammatical and Lexical Cohesion in Q1 Album by Gamaliel ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ An Analysis of Grammatical and Lexical Cohesion in Q1 Album by Gamaliel ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64562-kohesi-leksikal-grammatical-cohesion-lexical-cohes</link>
	<guid isPermaLink="false">a3fc7bb4d25db75c615019f0f72a4ef3</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 08:54:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ 1st floor ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[1st,floor]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikemukakan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis kohesi elipsis, sinonim dekat, dan kata umum dalam lirik lagu yang berbeda, karena ketiga jenis kohesi ini tidak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - An Analysis of Grammatical and Lexical Cohesion in Q1 Album by Gamaliel: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikemukakan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis kohesi elipsis, sinonim dekat, dan kata umum dalam lirik lagu yang berbeda, karena ketiga jenis kohesi ini tidak ditemukan dalam album Q1. Kedua, penelitian dapat dikembangkan dengan membandingkan penggunaan kohesi gramatikal dan leksikal dalam berbagai genre musik untuk melihat perbedaan pola komunikasi. Ketiga, studi lanjutan dapat menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk memperkaya analisis kohesi dalam teks lirik lagu, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang struktur dan keefektifan komunikasi dalam musik.. Penelitian ini menemukan 217 item kohesi yang terdiri dari 181 referensi, 1 substitusi, dan 16 konjungsi dalam kohesi gramatikal.Sementara itu, dalam kohesi leksikal, ditemukan 11 reiterasi (9 repetisi, 1 sinonim, dan 1 kata umum) dan 8 kolokasi.Jenis kohesi gramatikal yang paling dominan adalah referensi pribadi dengan 121 item atau sekitar 55,7%, dan repetisi dengan 9 item atau sekitar 4,1% dalam kohesi leksikal.Peneliti tidak menemukan tiga jenis kohesi gramatikal dan leksikal dalam seluruh album Q1, yaitu elipsis, sinonim dekat, dan kata umum Kohesi adalah hubungan antara satu kalimat dengan kalimat lainnya, yang merujuk pada makna dalam kalimat. Kohesi dibagi menjadi dua jenis; kohesi gramatikal dan kohesi leksikal. Penelitian ini menganalisis jenis kohesi gramatikal dan leksikal dalam lirik lagu album Q1 oleh Gamaliel. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis kohesi gramatikal dan leksikal yang ditemukan dalam lirik lagu dan mengetahui jenis yang paling dominan. Metode kualitatif deskriptif digunakan untuk mengklasifikasikan dan menganalisis data. Penelitian ini menerapkan teori Halliday dan Hasan untuk mengidentifikasi jenis kohesi gramatikal... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/5/kohesi-leksikal-grammatical-cohesion-lexical-song-thumb-e6bb4.webp" title="JURIS - An Analysis of Grammatical and Lexical Cohesion in Q1 Album by Gamaliel" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/kohesi-leksikal-grammatical-cohesion-lexical-song-thumb-e6bb4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/kohesi-leksikal-grammatical-cohesion-lexical-song-thumb-e6bb4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/kohesi-leksikal-grammatical-cohesion-lexical-song-thumb-e6bb4.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of Grammatical and Lexical Cohesion in Q1 Album by Gamaliel" alt="JURIS - An Analysis of Grammatical and Lexical Cohesion in Q1 Album by Gamaliel" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/5/kohesi-leksikal-grammatical-cohesion-lexical-song-thumb-c6961.webp" title="JURIS - An Analysis of Grammatical and Lexical Cohesion in Q1 Album by Gamaliel" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/kohesi-leksikal-grammatical-cohesion-lexical-song-thumb-c6961.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/kohesi-leksikal-grammatical-cohesion-lexical-song-thumb-c6961.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/kohesi-leksikal-grammatical-cohesion-lexical-song-thumb-c6961.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of Grammatical and Lexical Cohesion in Q1 Album by Gamaliel" alt="JURIS - An Analysis of Grammatical and Lexical Cohesion in Q1 Album by Gamaliel" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/5/kohesi-leksikal-grammatical-cohesion-lexical-song-thumb-4dd4c.webp" title="JURIS - An Analysis of Grammatical and Lexical Cohesion in Q1 Album by Gamaliel" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/kohesi-leksikal-grammatical-cohesion-lexical-song-thumb-4dd4c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/kohesi-leksikal-grammatical-cohesion-lexical-song-thumb-4dd4c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/kohesi-leksikal-grammatical-cohesion-lexical-song-thumb-4dd4c.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of Grammatical and Lexical Cohesion in Q1 Album by Gamaliel" alt="JURIS - An Analysis of Grammatical and Lexical Cohesion in Q1 Album by Gamaliel" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64562-kohesi-leksikal-grammatical-cohesion-lexical-cohes" title="JURIS - An Analysis of Grammatical and Lexical Cohesion in Q1 Album by Gamaliel" target="_blank">An Analysis of Grammatical and Lexical Cohesion in Q1 Album by Gamaliel</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikemukakan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis kohesi elipsis, sinonim dekat, dan kata umum dalam lirik lagu yang berbeda, karena ketiga jenis kohesi ini tidak ditemukan dalam album Q1. Kedua, penelitian dapat dikembangkan dengan membandingkan penggunaan kohesi gramatikal dan leksikal dalam berbagai genre musik untuk melihat perbedaan pola komunikasi. Ketiga, studi lanjutan dapat menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk memperkaya analisis kohesi dalam teks lirik lagu, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang struktur dan keefektifan komunikasi dalam musik..
<br>Penelitian ini menemukan 217 item kohesi yang terdiri dari 181 referensi, 1 substitusi, dan 16 konjungsi dalam kohesi gramatikal.Sementara itu, dalam kohesi leksikal, ditemukan 11 reiterasi (9 repetisi, 1 sinonim, dan 1 kata umum) dan 8 kolokasi.Jenis kohesi gramatikal yang paling dominan adalah referensi pribadi dengan 121 item atau sekitar 55,7%, dan repetisi dengan 9 item atau sekitar 4,1% dalam kohesi leksikal.Peneliti tidak menemukan tiga jenis kohesi gramatikal dan leksikal dalam seluruh album Q1, yaitu elipsis, sinonim dekat, dan kata umum
<br>Kohesi adalah hubungan antara satu kalimat dengan kalimat lainnya, yang merujuk pada makna dalam kalimat. Kohesi dibagi menjadi dua jenis; kohesi gramatikal dan kohesi leksikal. Penelitian ini menganalisis jenis kohesi gramatikal dan leksikal dalam lirik lagu album Q1 oleh Gamaliel. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis kohesi gramatikal dan leksikal yang ditemukan dalam lirik lagu dan mengetahui jenis yang paling dominan. Metode kualitatif deskriptif digunakan untuk mengklasifikasikan dan menganalisis data. Penelitian ini menerapkan teori Halliday dan Hasan untuk mengidentifikasi jenis kohesi gramatikal...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/5/kohesi-leksikal-grammatical-cohesion-lexical-song-thumb-4dd4c.webp" type="image/webp" length="77974" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/kohesi-leksikal-grammatical-cohesion-lexical-song-thumb-e6bb4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/kohesi-leksikal-grammatical-cohesion-lexical-song-thumb-c6961.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/kohesi-leksikal-grammatical-cohesion-lexical-song-thumb-4dd4c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-160-um-metro.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7093-journal-english-education-entrepreneurship-jeep.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ An Analysis of Derivational Affixes Found in The Hunting Party Novel by Lucy Foley ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ An Analysis of Derivational Affixes Found in The Hunting Party Novel by Lucy Foley ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ An Analysis of Derivational Affixes Found in The Hunting Party Novel by Lucy Foley ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64563-novel-karya-tere-bahasa-inggris</link>
	<guid isPermaLink="false">33aa111267ba1f2c4feefdb10d1d8d3d</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 08:26:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ 1st floor ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[1st,floor]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lebih lanjut dapat mengkaji penggunaan afiks derivasional dalam novel-novel karya penulis lain untuk melihat pola umum atau variasi. 2. Analisis perbandingan antara afiks derivasional dalam teks sastra dan teks non-sastra dapat memberikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - An Analysis of Derivational Affixes Found in 'The Hunting Party' Novel by Lucy Foley: 1. Penelitian lebih lanjut dapat mengkaji penggunaan afiks derivasional dalam novel-novel karya penulis lain untuk melihat pola umum atau variasi. 2. Analisis perbandingan antara afiks derivasional dalam teks sastra dan teks non-sastra dapat memberikan wawasan tentang perbedaan penggunaan bahasa. 3. Penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh penggunaan afiks derivasional terhadap pemahaman pembaca terhadap makna kata dalam konteks naratif.. Penelitian ini menemukan bahwa afiks derivasional dalam novel 'The Hunting Party' karya Lucy Foley memiliki peran penting dalam pembentukan kata.Afiks tersebut tidak hanya mengubah makna kata tetapi juga kelas katanya.Penelitian ini juga menunjukkan bahwa analisis afiks derivasional dalam novel dapat meningkatkan pemahaman tentang struktur bahasa Inggris.Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar untuk penelitian lanjutan tentang penggunaan afiks derivasional dalam teks sastra Afiks derivasional adalah afiks yang ditambahkan ke kata dasar untuk menghasilkan kata baru yang memiliki makna atau kelas kata yang berbeda. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan afiks derivasional dalam novel 'The Hunting Party' karya Lucy Foley dan menjelaskan pembentukan kata yang mengandung afiks derivasional yang ditemukan dalam novel tersebut. Desain penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Data dianalisis dengan memisahkan kata dasar dan afiks berdasarkan daftar kata yang mengandung afiks derivasional dalam tabel, mengklasifikasikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/7/novel-karya-tere-bahasa-inggris-afiks-derivasional-thumb-a0998.webp" title="JURIS - An Analysis of Derivational Affixes Found in &#039;The Hunting Party&#039; Novel by Lucy Foley" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/novel-karya-tere-bahasa-inggris-afiks-derivasional-thumb-a0998.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/novel-karya-tere-bahasa-inggris-afiks-derivasional-thumb-a0998.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/novel-karya-tere-bahasa-inggris-afiks-derivasional-thumb-a0998.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of Derivational Affixes Found in &#039;The Hunting Party&#039; Novel by Lucy Foley" alt="JURIS - An Analysis of Derivational Affixes Found in &#039;The Hunting Party&#039; Novel by Lucy Foley" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/novel-karya-tere-bahasa-inggris-afiks-derivasional-thumb-33e8d.webp" title="JURIS - An Analysis of Derivational Affixes Found in &#039;The Hunting Party&#039; Novel by Lucy Foley" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/novel-karya-tere-bahasa-inggris-afiks-derivasional-thumb-33e8d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/novel-karya-tere-bahasa-inggris-afiks-derivasional-thumb-33e8d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/novel-karya-tere-bahasa-inggris-afiks-derivasional-thumb-33e8d.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of Derivational Affixes Found in &#039;The Hunting Party&#039; Novel by Lucy Foley" alt="JURIS - An Analysis of Derivational Affixes Found in &#039;The Hunting Party&#039; Novel by Lucy Foley" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/novel-karya-tere-bahasa-inggris-afiks-derivasional-thumb-d0fc0.webp" title="JURIS - An Analysis of Derivational Affixes Found in &#039;The Hunting Party&#039; Novel by Lucy Foley" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/novel-karya-tere-bahasa-inggris-afiks-derivasional-thumb-d0fc0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/novel-karya-tere-bahasa-inggris-afiks-derivasional-thumb-d0fc0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/novel-karya-tere-bahasa-inggris-afiks-derivasional-thumb-d0fc0.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of Derivational Affixes Found in &#039;The Hunting Party&#039; Novel by Lucy Foley" alt="JURIS - An Analysis of Derivational Affixes Found in &#039;The Hunting Party&#039; Novel by Lucy Foley" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64563-novel-karya-tere-bahasa-inggris" title="JURIS - An Analysis of Derivational Affixes Found in &#039;The Hunting Party&#039; Novel by Lucy Foley" target="_blank">An Analysis of Derivational Affixes Found in 'The Hunting Party' Novel by Lucy Foley</a>: 1. Penelitian lebih lanjut dapat mengkaji penggunaan afiks derivasional dalam novel-novel karya penulis lain untuk melihat pola umum atau variasi. 2. Analisis perbandingan antara afiks derivasional dalam teks sastra dan teks non-sastra dapat memberikan wawasan tentang perbedaan penggunaan bahasa. 3. Penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh penggunaan afiks derivasional terhadap pemahaman pembaca terhadap makna kata dalam konteks naratif..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa afiks derivasional dalam novel 'The Hunting Party' karya Lucy Foley memiliki peran penting dalam pembentukan kata.Afiks tersebut tidak hanya mengubah makna kata tetapi juga kelas katanya.Penelitian ini juga menunjukkan bahwa analisis afiks derivasional dalam novel dapat meningkatkan pemahaman tentang struktur bahasa Inggris.Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar untuk penelitian lanjutan tentang penggunaan afiks derivasional dalam teks sastra
<br>Afiks derivasional adalah afiks yang ditambahkan ke kata dasar untuk menghasilkan kata baru yang memiliki makna atau kelas kata yang berbeda. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan afiks derivasional dalam novel 'The Hunting Party' karya Lucy Foley dan menjelaskan pembentukan kata yang mengandung afiks derivasional yang ditemukan dalam novel tersebut. Desain penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Data dianalisis dengan memisahkan kata dasar dan afiks berdasarkan daftar kata yang mengandung afiks derivasional dalam tabel, mengklasifikasikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/7/novel-karya-tere-bahasa-inggris-afiks-derivasional-thumb-33e8d.webp" type="image/webp" length="84752" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/novel-karya-tere-bahasa-inggris-afiks-derivasional-thumb-a0998.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/novel-karya-tere-bahasa-inggris-afiks-derivasional-thumb-33e8d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/novel-karya-tere-bahasa-inggris-afiks-derivasional-thumb-d0fc0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-160-um-metro.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7093-journal-english-education-entrepreneurship-jeep.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Video Animasi Sebagai Media Pembelajaran Keterampilan Berbicara Siswa Pada Teks Deskriptif Di SMP Negeri 2 Metro ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Video Animasi Sebagai Media Pembelajaran Keterampilan Berbicara Siswa Pada Teks Deskriptif Di SMP Negeri 2 Metro ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Video Animasi Sebagai Media Pembelajaran Keterampilan Berbicara Siswa Pada Teks Deskriptif Di SMP Negeri 2 Metro ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64561-keterlibatan-siswa-kualitas-hasil-teks-deskr</link>
	<guid isPermaLink="false">aecdda8aa8036778429de2c47b9ce654</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 08:17:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ 1st floor ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[1st,floor]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas penggunaan video animasi pada aspek keterampilan lain seperti menulis atau mendengar. Selain itu, penelitian dapat mengembangkan teknik pengambilan suara yang lebih berkualitas untuk meningkatkan keterlibatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan Video Animasi Sebagai Media Pembelajaran Keterampilan Berbicara Siswa Pada Teks Deskriptif Di SMP Negeri 2 Metro: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas penggunaan video animasi pada aspek keterampilan lain seperti menulis atau mendengar. Selain itu, penelitian dapat mengembangkan teknik pengambilan suara yang lebih berkualitas untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Selanjutnya, penelitian juga dapat mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan media animasi terhadap motivasi belajar siswa di lingkungan pendidikan yang berbeda.. Video animasi yang dikembangkan sangat layak digunakan dalam pembelajaran bahasa Inggris karena mendapat penilaian positif dari ahli media dan materi serta siswa.Hasil validasi menunjukkan bahwa video animasi ini efektif meningkatkan keterampilan berbicara siswa.Penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan media animasi dapat menjadi alternatif pembelajaran yang menarik dan efektif Animasi memiliki banyak manfaat seperti pembelajaran yang lebih jelas dan menarik, proses pembelajaran lebih efisien dan efektif karena siswa dapat mengulangnya sesuai kebutuhan, meningkatkan kualitas hasil belajar, dan mengatasi keterbatasan ruang dan waktu antara guru dan siswa. Penelitian ini berupa pengembangan media pembelajaran berupa video animasi yang sangat membantu guru dan siswa sebagai media pembelajaran menarik dan memudahkan siswa dalam mempelajari pelajaran bahasa Inggris, khususnya keterampilan berbicara pada materi teks deskriptif. Jenis penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/6/keterlibatan-siswa-kualitas-hasil-teks-deskriptif-thumb-a8301.webp" title="JURIS - Pengembangan Video Animasi Sebagai Media Pembelajaran Keterampilan Berbicara Siswa Pada Teks Deskriptif Di SMP Negeri 2 Metro" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/keterlibatan-siswa-kualitas-hasil-teks-deskriptif-thumb-a8301.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/keterlibatan-siswa-kualitas-hasil-teks-deskriptif-thumb-a8301.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/keterlibatan-siswa-kualitas-hasil-teks-deskriptif-thumb-a8301.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Video Animasi Sebagai Media Pembelajaran Keterampilan Berbicara Siswa Pada Teks Deskriptif Di SMP Negeri 2 Metro" alt="JURIS - Pengembangan Video Animasi Sebagai Media Pembelajaran Keterampilan Berbicara Siswa Pada Teks Deskriptif Di SMP Negeri 2 Metro" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/6/keterlibatan-siswa-kualitas-hasil-teks-deskriptif-thumb-a8567.webp" title="JURIS - Pengembangan Video Animasi Sebagai Media Pembelajaran Keterampilan Berbicara Siswa Pada Teks Deskriptif Di SMP Negeri 2 Metro" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/keterlibatan-siswa-kualitas-hasil-teks-deskriptif-thumb-a8567.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/keterlibatan-siswa-kualitas-hasil-teks-deskriptif-thumb-a8567.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/keterlibatan-siswa-kualitas-hasil-teks-deskriptif-thumb-a8567.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Video Animasi Sebagai Media Pembelajaran Keterampilan Berbicara Siswa Pada Teks Deskriptif Di SMP Negeri 2 Metro" alt="JURIS - Pengembangan Video Animasi Sebagai Media Pembelajaran Keterampilan Berbicara Siswa Pada Teks Deskriptif Di SMP Negeri 2 Metro" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/6/keterlibatan-siswa-kualitas-hasil-teks-deskriptif-thumb-c83ee.webp" title="JURIS - Pengembangan Video Animasi Sebagai Media Pembelajaran Keterampilan Berbicara Siswa Pada Teks Deskriptif Di SMP Negeri 2 Metro" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/keterlibatan-siswa-kualitas-hasil-teks-deskriptif-thumb-c83ee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/keterlibatan-siswa-kualitas-hasil-teks-deskriptif-thumb-c83ee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/keterlibatan-siswa-kualitas-hasil-teks-deskriptif-thumb-c83ee.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Video Animasi Sebagai Media Pembelajaran Keterampilan Berbicara Siswa Pada Teks Deskriptif Di SMP Negeri 2 Metro" alt="JURIS - Pengembangan Video Animasi Sebagai Media Pembelajaran Keterampilan Berbicara Siswa Pada Teks Deskriptif Di SMP Negeri 2 Metro" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64561-keterlibatan-siswa-kualitas-hasil-teks-deskr" title="JURIS - Pengembangan Video Animasi Sebagai Media Pembelajaran Keterampilan Berbicara Siswa Pada Teks Deskriptif Di SMP Negeri 2 Metro" target="_blank">Pengembangan Video Animasi Sebagai Media Pembelajaran Keterampilan Berbicara Siswa Pada Teks Deskriptif Di SMP Negeri 2 Metro</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas penggunaan video animasi pada aspek keterampilan lain seperti menulis atau mendengar. Selain itu, penelitian dapat mengembangkan teknik pengambilan suara yang lebih berkualitas untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Selanjutnya, penelitian juga dapat mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan media animasi terhadap motivasi belajar siswa di lingkungan pendidikan yang berbeda..
<br>Video animasi yang dikembangkan sangat layak digunakan dalam pembelajaran bahasa Inggris karena mendapat penilaian positif dari ahli media dan materi serta siswa.Hasil validasi menunjukkan bahwa video animasi ini efektif meningkatkan keterampilan berbicara siswa.Penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan media animasi dapat menjadi alternatif pembelajaran yang menarik dan efektif
<br>Animasi memiliki banyak manfaat seperti pembelajaran yang lebih jelas dan menarik, proses pembelajaran lebih efisien dan efektif karena siswa dapat mengulangnya sesuai kebutuhan, meningkatkan kualitas hasil belajar, dan mengatasi keterbatasan ruang dan waktu antara guru dan siswa. Penelitian ini berupa pengembangan media pembelajaran berupa video animasi yang sangat membantu guru dan siswa sebagai media pembelajaran menarik dan memudahkan siswa dalam mempelajari pelajaran bahasa Inggris, khususnya keterampilan berbicara pada materi teks deskriptif. Jenis penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/6/keterlibatan-siswa-kualitas-hasil-teks-deskriptif-thumb-a8567.webp" type="image/webp" length="63964" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/keterlibatan-siswa-kualitas-hasil-teks-deskriptif-thumb-a8301.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/keterlibatan-siswa-kualitas-hasil-teks-deskriptif-thumb-a8567.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/keterlibatan-siswa-kualitas-hasil-teks-deskriptif-thumb-c83ee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-160-um-metro.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7093-journal-english-education-entrepreneurship-jeep.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kejahatan Yang Berkembang Dalam Masyarakat Desa Banuasibohou 1 Kecamatan Alasa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kejahatan Yang Berkembang Dalam Masyarakat Desa Banuasibohou 1 Kecamatan Alasa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kejahatan Yang Berkembang Dalam Masyarakat Desa Banuasibohou 1 Kecamatan Alasa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64560-masyarakat-nias-sipil-organisasi-organi</link>
	<guid isPermaLink="false">37b5189f9d176114d177c5a631117a62</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 07:56:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tata kelola ]]></category>
	<category><![CDATA[ egi saputra ]]></category>
	<category><![CDATA[ anwar azazi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anwar,azazi,egi,kelola,saputra,tata]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan pendekatan komprehensif yang melibatkan berbagai pihak. Pertama, pemerintah desa dapat memperluas program pemberdayaan ekonomi, pelatihan kerja, dan bantuan usaha kecil agar masyarakat memiliki kesempatan untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kejahatan Yang Berkembang Dalam Masyarakat Desa Banuasibohou 1, Kecamatan Alasa: Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan pendekatan komprehensif yang melibatkan berbagai pihak. Pertama, pemerintah desa dapat memperluas program pemberdayaan ekonomi, pelatihan kerja, dan bantuan usaha kecil agar masyarakat memiliki kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi keputusasaan yang dapat mengarah pada tindakan menyimpang. Kedua, edukasi dan penyuluhan rutin tentang bahaya alkohol dan dampak kemabukan terhadap keluarga dan masyarakat perlu dilakukan secara berkala melalui berbagai platform, seperti sekolah, tempat ibadah, dan organisasi masyarakat. Ketiga, penting untuk memperkuat kontrol sosial dengan melibatkan tokoh adat dan agama dalam membina generasi muda, serta meningkatkan pengawasan orang tua. Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi insiden kejahatan yang terkait dengan konsumsi alkohol dan menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif bagi masyarakat Desa Banuasibohou 1.. Berdasarkan hasil observasi dan pendapat narasumber, dapat disimpulkan bahwa kemabukan menjadi salah satu bentuk kejahatan sosial yang cukup dominan dan meresahkan di Desa Banuasibohou 1, Kecamatan Alasa.Kemabukan tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga menjadi pemicu utama munculnya tindak kriminal lain seperti penganiayaan, perkelahian antarwarga, serta kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).Faktor utama yang mendorong perilaku ini adalah kondisi ekonomi masyarakat yang belum stabil, rendahnya tingkat pendidikan, kurangnya lapangan pekerjaan, serta lemahnya pengawasan sosial dari keluarga dan lingkungan.Peredaran minuman keras ilegal yang mudah diakses juga turut memperburuk situasi Penelitian ini memeriksa fenomena peningkatan insiden kejahatan ringan di Desa Banuasibohou 1, Kecamatan Alasa, Kabupaten Nias Utara, Provinsi Sumatera Utara, dengan fokus utama pada hubungannya dengan perilaku mabuk akibat konsumsi minuman keras lokal. Masalah ini menjadi perhatian serius karena tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga merusak nilai-nilai budaya dan tradisi yang lama dipegang oleh masyarakat Nias. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan seberapa besar intensitas konsumsi alkohol berkontribusi terhadap peningkatan perilaku kriminal di lingkungan desa, serta memahami akar sosial dan budaya perilaku tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan campuran, yaitu wawancara, observasi lapangan, dan survei kuantitatif untuk menguji hipotesis tentang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/5/masyarakat-nias-sipil-organisasi-ekonomi-adat-pera-thumb-ff636.webp" title="JURIS - Analisis Kejahatan Yang Berkembang Dalam Masyarakat Desa Banuasibohou 1, Kecamatan Alasa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/masyarakat-nias-sipil-organisasi-ekonomi-adat-pera-thumb-ff636.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/masyarakat-nias-sipil-organisasi-ekonomi-adat-pera-thumb-ff636.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/masyarakat-nias-sipil-organisasi-ekonomi-adat-pera-thumb-ff636.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kejahatan Yang Berkembang Dalam Masyarakat Desa Banuasibohou 1, Kecamatan Alasa" alt="JURIS - Analisis Kejahatan Yang Berkembang Dalam Masyarakat Desa Banuasibohou 1, Kecamatan Alasa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/masyarakat-nias-sipil-organisasi-ekonomi-adat-pera-thumb-e7728.webp" title="JURIS - Analisis Kejahatan Yang Berkembang Dalam Masyarakat Desa Banuasibohou 1, Kecamatan Alasa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/masyarakat-nias-sipil-organisasi-ekonomi-adat-pera-thumb-e7728.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/masyarakat-nias-sipil-organisasi-ekonomi-adat-pera-thumb-e7728.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/masyarakat-nias-sipil-organisasi-ekonomi-adat-pera-thumb-e7728.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kejahatan Yang Berkembang Dalam Masyarakat Desa Banuasibohou 1, Kecamatan Alasa" alt="JURIS - Analisis Kejahatan Yang Berkembang Dalam Masyarakat Desa Banuasibohou 1, Kecamatan Alasa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64560-masyarakat-nias-sipil-organisasi-organi" title="JURIS - Analisis Kejahatan Yang Berkembang Dalam Masyarakat Desa Banuasibohou 1, Kecamatan Alasa" target="_blank">Analisis Kejahatan Yang Berkembang Dalam Masyarakat Desa Banuasibohou 1, Kecamatan Alasa</a>: Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan pendekatan komprehensif yang melibatkan berbagai pihak. Pertama, pemerintah desa dapat memperluas program pemberdayaan ekonomi, pelatihan kerja, dan bantuan usaha kecil agar masyarakat memiliki kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi keputusasaan yang dapat mengarah pada tindakan menyimpang. Kedua, edukasi dan penyuluhan rutin tentang bahaya alkohol dan dampak kemabukan terhadap keluarga dan masyarakat perlu dilakukan secara berkala melalui berbagai platform, seperti sekolah, tempat ibadah, dan organisasi masyarakat. Ketiga, penting untuk memperkuat kontrol sosial dengan melibatkan tokoh adat dan agama dalam membina generasi muda, serta meningkatkan pengawasan orang tua. Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi insiden kejahatan yang terkait dengan konsumsi alkohol dan menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif bagi masyarakat Desa Banuasibohou 1..
<br>Berdasarkan hasil observasi dan pendapat narasumber, dapat disimpulkan bahwa kemabukan menjadi salah satu bentuk kejahatan sosial yang cukup dominan dan meresahkan di Desa Banuasibohou 1, Kecamatan Alasa.Kemabukan tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga menjadi pemicu utama munculnya tindak kriminal lain seperti penganiayaan, perkelahian antarwarga, serta kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).Faktor utama yang mendorong perilaku ini adalah kondisi ekonomi masyarakat yang belum stabil, rendahnya tingkat pendidikan, kurangnya lapangan pekerjaan, serta lemahnya pengawasan sosial dari keluarga dan lingkungan.Peredaran minuman keras ilegal yang mudah diakses juga turut memperburuk situasi
<br>Penelitian ini memeriksa fenomena peningkatan insiden kejahatan ringan di Desa Banuasibohou 1, Kecamatan Alasa, Kabupaten Nias Utara, Provinsi Sumatera Utara, dengan fokus utama pada hubungannya dengan perilaku mabuk akibat konsumsi minuman keras lokal. Masalah ini menjadi perhatian serius karena tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga merusak nilai-nilai budaya dan tradisi yang lama dipegang oleh masyarakat Nias. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan seberapa besar intensitas konsumsi alkohol berkontribusi terhadap peningkatan perilaku kriminal di lingkungan desa, serta memahami akar sosial dan budaya perilaku tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan campuran, yaitu wawancara, observasi lapangan, dan survei kuantitatif untuk menguji hipotesis tentang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/5/masyarakat-nias-sipil-organisasi-ekonomi-adat-pera-thumb-ff636.webp" type="image/webp" length="76614" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/masyarakat-nias-sipil-organisasi-ekonomi-adat-pera-thumb-ff636.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/masyarakat-nias-sipil-organisasi-ekonomi-adat-pera-thumb-e7728.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1122-publine.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14366-primary-journal-multidisciplinary-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Discourse Battle on the Establishment of Confucian State University in The Bangka Belitung Islands Province ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Discourse Battle on the Establishment of Confucian State University in The Bangka Belitung Islands Province ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Discourse Battle on the Establishment of Confucian State University in The Bangka Belitung Islands Province ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64555-wacana-strategi-komunikasi-bangka-belitung-mahasis</link>
	<guid isPermaLink="false">63a348842ddc1bd55dd7aa1693c08e42</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 07:23:36 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ malang city ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[city,header,malang,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut mengenai implikasi sosial dan hukum dari pertarungan wacana ini. Studi tersebut dapat fokus pada dampak sosial dan hukum yang ditimbulkan oleh pertarungan wacana, serta bagaimana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Discourse Battle on the Establishment of Confucian State University in The Bangka Belitung Islands Province: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut mengenai implikasi sosial dan hukum dari pertarungan wacana ini. Studi tersebut dapat fokus pada dampak sosial dan hukum yang ditimbulkan oleh pertarungan wacana, serta bagaimana upaya-upaya moderasi agama dapat diterapkan untuk meningkatkan toleransi dan kerukunan antar umat. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi strategi-strategi komunikasi yang efektif dalam membangun wacana yang inklusif dan toleran, serta bagaimana peran pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kerukunan antar umat.. Salah satu provinsi di Indonesia dengan penduduk etnis Tionghoa terbesar ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, oleh karena itu, pemerintah pusat berencana untuk mendirikan PTN Konghucu di sana.Namun, rencana ini memicu dua pandangan yang berbeda ada yang setuju dan ada yag tidak setuju atas pembangunan ini.Sebagai implikasi dari kondisi tersebut, masing-masing pihak membangun wacana mereka dan hal ini merupakan strategi untuk mempengaruhi orang lain sehingga wacana yang dikonstruksi menjadi sebuah kebenaran Bangka Belitung merupakan daerah yang ditunjuk oleh pemerintah pusat sebagai tempat pembangunan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Konghucu. Program pemerintah pusat terkait ini nyatanya menimbulkan respon yang beragam dari masyarakat Bangka Belitung, ada yang menolak, ada yang mendukung, dan ada pula yang sekadar mempertanyakan. Penelitian ini akan melihat bagaimana wacana yang dikonstruksi oleh masing-masing pihak dalam memenangkan pandangan publik. Lebih lanjut, riset ini juga akan melihat implikasi sosial dan hukum dari hadirnya pertarungan wacana... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/0/wacana-strategi-komunikasi-bangka-belitung-mahasis-thumb-b64fd.webp" title="JURIS - The Discourse Battle on the Establishment of Confucian State University in The Bangka Belitung Islands Province" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/wacana-strategi-komunikasi-bangka-belitung-mahasis-thumb-b64fd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/wacana-strategi-komunikasi-bangka-belitung-mahasis-thumb-b64fd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/wacana-strategi-komunikasi-bangka-belitung-mahasis-thumb-b64fd.webp 1x" title="JURIS - The Discourse Battle on the Establishment of Confucian State University in The Bangka Belitung Islands Province" alt="JURIS - The Discourse Battle on the Establishment of Confucian State University in The Bangka Belitung Islands Province" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/wacana-strategi-komunikasi-bangka-belitung-mahasis-thumb-73fde.webp" title="JURIS - The Discourse Battle on the Establishment of Confucian State University in The Bangka Belitung Islands Province" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/wacana-strategi-komunikasi-bangka-belitung-mahasis-thumb-73fde.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/wacana-strategi-komunikasi-bangka-belitung-mahasis-thumb-73fde.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/wacana-strategi-komunikasi-bangka-belitung-mahasis-thumb-73fde.webp 1x" title="JURIS - The Discourse Battle on the Establishment of Confucian State University in The Bangka Belitung Islands Province" alt="JURIS - The Discourse Battle on the Establishment of Confucian State University in The Bangka Belitung Islands Province" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/wacana-strategi-komunikasi-bangka-belitung-mahasis-thumb-9e1e0.webp" title="JURIS - The Discourse Battle on the Establishment of Confucian State University in The Bangka Belitung Islands Province" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/wacana-strategi-komunikasi-bangka-belitung-mahasis-thumb-9e1e0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/wacana-strategi-komunikasi-bangka-belitung-mahasis-thumb-9e1e0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/wacana-strategi-komunikasi-bangka-belitung-mahasis-thumb-9e1e0.webp 1x" title="JURIS - The Discourse Battle on the Establishment of Confucian State University in The Bangka Belitung Islands Province" alt="JURIS - The Discourse Battle on the Establishment of Confucian State University in The Bangka Belitung Islands Province" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64555-wacana-strategi-komunikasi-bangka-belitung-mahasis" title="JURIS - The Discourse Battle on the Establishment of Confucian State University in The Bangka Belitung Islands Province" target="_blank">The Discourse Battle on the Establishment of Confucian State University in The Bangka Belitung Islands Province</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut mengenai implikasi sosial dan hukum dari pertarungan wacana ini. Studi tersebut dapat fokus pada dampak sosial dan hukum yang ditimbulkan oleh pertarungan wacana, serta bagaimana upaya-upaya moderasi agama dapat diterapkan untuk meningkatkan toleransi dan kerukunan antar umat. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi strategi-strategi komunikasi yang efektif dalam membangun wacana yang inklusif dan toleran, serta bagaimana peran pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kerukunan antar umat..
<br>Salah satu provinsi di Indonesia dengan penduduk etnis Tionghoa terbesar ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, oleh karena itu, pemerintah pusat berencana untuk mendirikan PTN Konghucu di sana.Namun, rencana ini memicu dua pandangan yang berbeda ada yang setuju dan ada yag tidak setuju atas pembangunan ini.Sebagai implikasi dari kondisi tersebut, masing-masing pihak membangun wacana mereka dan hal ini merupakan strategi untuk mempengaruhi orang lain sehingga wacana yang dikonstruksi menjadi sebuah kebenaran
<br>Bangka Belitung merupakan daerah yang ditunjuk oleh pemerintah pusat sebagai tempat pembangunan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Konghucu. Program pemerintah pusat terkait ini nyatanya menimbulkan respon yang beragam dari masyarakat Bangka Belitung, ada yang menolak, ada yang mendukung, dan ada pula yang sekadar mempertanyakan. Penelitian ini akan melihat bagaimana wacana yang dikonstruksi oleh masing-masing pihak dalam memenangkan pandangan publik. Lebih lanjut, riset ini juga akan melihat implikasi sosial dan hukum dari hadirnya pertarungan wacana...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/0/wacana-strategi-komunikasi-bangka-belitung-mahasis-thumb-9e1e0.webp" type="image/webp" length="68590" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/wacana-strategi-komunikasi-bangka-belitung-mahasis-thumb-b64fd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/wacana-strategi-komunikasi-bangka-belitung-mahasis-thumb-73fde.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/wacana-strategi-komunikasi-bangka-belitung-mahasis-thumb-9e1e0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20354-jurnal-sosiologi-pendidikan-humanis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Education in the Midst of Indonesias Development Agenda ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Education in the Midst of Indonesias Development Agenda ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Education in the Midst of Indonesias Development Agenda ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64553-analisis-wacana-kritis-ekonomi-pengetahua</link>
	<guid isPermaLink="false">edf96732c4c03ff59f784a1c40043b43</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 07:13:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian empiris untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif tentang kondisi pendidikan di Indonesia saat ini. Penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Education in the Midst of Indonesia's Development Agenda: Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian empiris untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif tentang kondisi pendidikan di Indonesia saat ini. Penelitian empiris dapat dilakukan dengan mengamati langsung interaksi antara subjek didik, pengajar, dan aktor lainnya di ruang kelas, serta menghubungkan temuan tersebut dengan analisis makro untuk memahami hubungan antara konsep abstrak dan entitas nyata. Kedua, penelitian dapat fokus pada dampak kebijakan Kampus Merdeka dan P5 terhadap kualitas pendidikan dan kesejahteraan siswa. Penelitian ini dapat mengeksplorasi apakah kebijakan tersebut berhasil meningkatkan keterampilan dan kemampuan siswa, serta bagaimana kebijakan tersebut mempengaruhi kesenjangan pendidikan dan akses terhadap pendidikan berkualitas. Ketiga, penelitian dapat menyelidiki bagaimana kebijakan pendidikan di era Jokowi mempengaruhi kesiapan siswa untuk menghadapi tantangan ekonomi berbasis pengetahuan dan industri 4.0. Penelitian ini dapat menganalisis apakah kebijakan tersebut berhasil mempersiapkan siswa dengan keterampilan yang relevan dan dibutuhkan di pasar kerja masa depan, serta bagaimana kebijakan tersebut mempengaruhi inovasi dan kreativitas siswa dalam menghadapi perubahan teknologi dan sosial.. Melalui analisis tekstual dan senarai diskursus yang telah diuraikan secara panjang lebar di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa dalam agenda pembangunan Jokowi pendidikan mempunyai dua fungsi utama.Pertama, pendidikan diberdayakan untuk menyesuaikan diri dengan ekonomi berbasis pengetahuan dan membangun SDM unggul.Kedua, pendidikan dijalankan guna menciptakan Profil Pelajar Pancasila yang atentif terhadap perkembangan zaman (pembelajar sepanjang hayat) dan mampu melestarikan identitas khas bangsa Indonesia yang termaktub dalam lima sila Pancasila.Fungsi yang pertama dilaksanakan melalui kebijakan Kampus Merdeka dan fokus pada jenjang perguruan tinggi, sedangkan tujuan yang kedua dilakukan lewat program P5 dan fokus pada jenjang dasar sampai atas.Berdasarkan temuan tersebut, kita dapat menjawab dua pertanyaan yang telah diajukan di awal tadi.Pertama, diskursus dan praktik sosial yang begitu dominan dalam kebijakan pendidikan di era Jokowi adalah pembangunan modal manusia dengan kecenderungan pada penyiapan keterampilan tenaga kerja melalui serangkaian program magang dan pelatihan (supply-side).Diskursus dan praktik sosial itu menjadi dominan karena Indonesia dihadapkan dengan perkembangan teknologi serta era baru bernama ekonomi berbasis pengetahuan yang menuntut adanya reskilling dan upskilling pekerja.Program reskilling serta upskilling dibutuhkan agar pekerja saat ini dan calon pekerja di masa depan dapat menguasai keterampilan kontemporer sehingga tidak tergantikan oleh AI, robot, dan teknologi lainnya Pada periode kedua pemerintahannya, Presiden Jokowi melakukan gebrakan dalam dunia pendidikan dengan menunjuk Nadiem Makarim sebagai Mendikbudristek. Tak lama berselang, Nadiem Makarim meresmikan kebijakan Merdeka Belajar serta merintis Peta Jalan Pendidikan Indonesia 2020-2035 yang sangat signifikan bagi lanskap pendidikan di Indonesia. Dua momen tersebut menandakan sebuah perubahan seismik dalam tata kelola pendidikan di Indonesia. Menanggapi terobosan itu banyak pihak menyatakan dukungannya. Artikel ilmiah yang terbit setelah Merdeka Belajar diresmikan lebih banyak berpihak pada upaya pemerintah. Berlawanan dengan tren tersebut, kajian ini mencoba menghadirkan pembahasan kritis mengenai kebijakan pendidikan di masa JokowiAikhususnya pada periode kedua pemerintahannya. Untuk mendukung tujuannya, penelitian ini menggunakan paradigma studi kebijakan kritis yang dikombinasikan dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/5/analisis-wacana-kritis-ekonomi-pengetahuan-pembang-thumb-69d5b.webp" title="JURIS - Education in the Midst of Indonesia&#039;s Development Agenda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/analisis-wacana-kritis-ekonomi-pengetahuan-pembang-thumb-69d5b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/analisis-wacana-kritis-ekonomi-pengetahuan-pembang-thumb-69d5b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/analisis-wacana-kritis-ekonomi-pengetahuan-pembang-thumb-69d5b.webp 1x" title="JURIS - Education in the Midst of Indonesia&#039;s Development Agenda" alt="JURIS - Education in the Midst of Indonesia&#039;s Development Agenda" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/analisis-wacana-kritis-ekonomi-pengetahuan-pembang-thumb-5e033.webp" title="JURIS - Education in the Midst of Indonesia&#039;s Development Agenda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/analisis-wacana-kritis-ekonomi-pengetahuan-pembang-thumb-5e033.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/analisis-wacana-kritis-ekonomi-pengetahuan-pembang-thumb-5e033.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/analisis-wacana-kritis-ekonomi-pengetahuan-pembang-thumb-5e033.webp 1x" title="JURIS - Education in the Midst of Indonesia&#039;s Development Agenda" alt="JURIS - Education in the Midst of Indonesia&#039;s Development Agenda" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/analisis-wacana-kritis-ekonomi-pengetahuan-pembang-thumb-4dfb2.webp" title="JURIS - Education in the Midst of Indonesia&#039;s Development Agenda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/analisis-wacana-kritis-ekonomi-pengetahuan-pembang-thumb-4dfb2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/analisis-wacana-kritis-ekonomi-pengetahuan-pembang-thumb-4dfb2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/analisis-wacana-kritis-ekonomi-pengetahuan-pembang-thumb-4dfb2.webp 1x" title="JURIS - Education in the Midst of Indonesia&#039;s Development Agenda" alt="JURIS - Education in the Midst of Indonesia&#039;s Development Agenda" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64553-analisis-wacana-kritis-ekonomi-pengetahua" title="JURIS - Education in the Midst of Indonesia&#039;s Development Agenda" target="_blank">Education in the Midst of Indonesia's Development Agenda</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian empiris untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif tentang kondisi pendidikan di Indonesia saat ini. Penelitian empiris dapat dilakukan dengan mengamati langsung interaksi antara subjek didik, pengajar, dan aktor lainnya di ruang kelas, serta menghubungkan temuan tersebut dengan analisis makro untuk memahami hubungan antara konsep abstrak dan entitas nyata. Kedua, penelitian dapat fokus pada dampak kebijakan Kampus Merdeka dan P5 terhadap kualitas pendidikan dan kesejahteraan siswa. Penelitian ini dapat mengeksplorasi apakah kebijakan tersebut berhasil meningkatkan keterampilan dan kemampuan siswa, serta bagaimana kebijakan tersebut mempengaruhi kesenjangan pendidikan dan akses terhadap pendidikan berkualitas. Ketiga, penelitian dapat menyelidiki bagaimana kebijakan pendidikan di era Jokowi mempengaruhi kesiapan siswa untuk menghadapi tantangan ekonomi berbasis pengetahuan dan industri 4.0. Penelitian ini dapat menganalisis apakah kebijakan tersebut berhasil mempersiapkan siswa dengan keterampilan yang relevan dan dibutuhkan di pasar kerja masa depan, serta bagaimana kebijakan tersebut mempengaruhi inovasi dan kreativitas siswa dalam menghadapi perubahan teknologi dan sosial..
<br>Melalui analisis tekstual dan senarai diskursus yang telah diuraikan secara panjang lebar di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa dalam agenda pembangunan Jokowi pendidikan mempunyai dua fungsi utama.Pertama, pendidikan diberdayakan untuk menyesuaikan diri dengan ekonomi berbasis pengetahuan dan membangun SDM unggul.Kedua, pendidikan dijalankan guna menciptakan Profil Pelajar Pancasila yang atentif terhadap perkembangan zaman (pembelajar sepanjang hayat) dan mampu melestarikan identitas khas bangsa Indonesia yang termaktub dalam lima sila Pancasila.Fungsi yang pertama dilaksanakan melalui kebijakan Kampus Merdeka dan fokus pada jenjang perguruan tinggi, sedangkan tujuan yang kedua dilakukan lewat program P5 dan fokus pada jenjang dasar sampai atas.Berdasarkan temuan tersebut, kita dapat menjawab dua pertanyaan yang telah diajukan di awal tadi.Pertama, diskursus dan praktik sosial yang begitu dominan dalam kebijakan pendidikan di era Jokowi adalah pembangunan modal manusia dengan kecenderungan pada penyiapan keterampilan tenaga kerja melalui serangkaian program magang dan pelatihan (supply-side).Diskursus dan praktik sosial itu menjadi dominan karena Indonesia dihadapkan dengan perkembangan teknologi serta era baru bernama ekonomi berbasis pengetahuan yang menuntut adanya reskilling dan upskilling pekerja.Program reskilling serta upskilling dibutuhkan agar pekerja saat ini dan calon pekerja di masa depan dapat menguasai keterampilan kontemporer sehingga tidak tergantikan oleh AI, robot, dan teknologi lainnya
<br>Pada periode kedua pemerintahannya, Presiden Jokowi melakukan gebrakan dalam dunia pendidikan dengan menunjuk Nadiem Makarim sebagai Mendikbudristek. Tak lama berselang, Nadiem Makarim meresmikan kebijakan Merdeka Belajar serta merintis Peta Jalan Pendidikan Indonesia 2020-2035 yang sangat signifikan bagi lanskap pendidikan di Indonesia. Dua momen tersebut menandakan sebuah perubahan seismik dalam tata kelola pendidikan di Indonesia. Menanggapi terobosan itu banyak pihak menyatakan dukungannya. Artikel ilmiah yang terbit setelah Merdeka Belajar diresmikan lebih banyak berpihak pada upaya pemerintah. Berlawanan dengan tren tersebut, kajian ini mencoba menghadirkan pembahasan kritis mengenai kebijakan pendidikan di masa JokowiAikhususnya pada periode kedua pemerintahannya. Untuk mendukung tujuannya, penelitian ini menggunakan paradigma studi kebijakan kritis yang dikombinasikan dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/5/analisis-wacana-kritis-ekonomi-pengetahuan-pembang-thumb-5e033.webp" type="image/webp" length="102714" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/analisis-wacana-kritis-ekonomi-pengetahuan-pembang-thumb-69d5b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/analisis-wacana-kritis-ekonomi-pengetahuan-pembang-thumb-5e033.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/analisis-wacana-kritis-ekonomi-pengetahuan-pembang-thumb-4dfb2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20354-jurnal-sosiologi-pendidikan-humanis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Model Peningkatan Kualitas SDM Desa Berdasarkan Spirituality Work Life Balance ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Model Peningkatan Kualitas SDM Desa Berdasarkan Spirituality Work Life Balance ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Model Peningkatan Kualitas SDM Desa Berdasarkan Spirituality Work Life Balance ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64550-daya-manusia-sdm-kualitas-kecerdasan-emosional</link>
	<guid isPermaLink="false">59dbbcff5a971cd3dafeb30b7080de00</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 07:01:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ intan rahayu ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[intan,rahayu,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan model Spirituality Work-Life Balance untuk wilayah pedesaan lain dengan kondisi sosial dan budaya berbeda, sehingga memperluas generalisasi temuan. Selain itu, perlu diteliti faktor-faktor lain yang memengaruhi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Model Peningkatan Kualitas SDM Desa Berdasarkan Spirituality Work Life Balance: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan model Spirituality Work-Life Balance untuk wilayah pedesaan lain dengan kondisi sosial dan budaya berbeda, sehingga memperluas generalisasi temuan. Selain itu, perlu diteliti faktor-faktor lain yang memengaruhi kecerdasan emosional dan Spirituality Work-Life Balance, seperti pengaruh lingkungan kerja atau kebijakan pemerintah daerah. Terakhir, penelitian bisa fokus pada dampak jangka panjang dari intervensi berbasis kecerdasan emosional dan spiritualitas terhadap kinerja SDM di sektor pariwisata atau ekonomi lokal, dengan mempertimbangkan dinamika pasca-pandemi.. Kombinasi kecerdasan emosional dan Spirituality Work-Life Balance memberikan pengaruh moderat terhadap peningkatan kualitas SDM.Kecerdasan emosional secara signifikan berdampak positif pada kualitas SDM dan memengaruhi Spirituality Work-Life Balance.Spirituality Work-Life Balance memiliki dampak signifikan terhadap kualitas SDM serta berperan sebagai mediator efektif dalam hubungan antara kecerdasan emosional dan kualitas SDM Studi ini menerapkan metode campuran (kualitatif dan kuantitatif) dengan pendekatan deskriptif asosiatif. Tujuannya adalah untuk mendeskripsikan sekaligus menganalisis secara mendalam kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Desa Pananjung serta menguji pengaruh Spirituality Worklife Balance terhadap kualitas SDM tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) Pengaruh gabungan kecerdasan emosional dan Spirituality Worklife Balance terhadap kualitas SDM berada pada tingkat moderat. (2) Hubungan antara kecerdasan emosional... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/7/daya-manusia-sdm-kualitas-kecerdasan-emosional-spi-thumb-83f0e.webp" title="JURIS - Model Peningkatan Kualitas SDM Desa Berdasarkan Spirituality Work Life Balance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/daya-manusia-sdm-kualitas-kecerdasan-emosional-spi-thumb-83f0e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/daya-manusia-sdm-kualitas-kecerdasan-emosional-spi-thumb-83f0e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/daya-manusia-sdm-kualitas-kecerdasan-emosional-spi-thumb-83f0e.webp 1x" title="JURIS - Model Peningkatan Kualitas SDM Desa Berdasarkan Spirituality Work Life Balance" alt="JURIS - Model Peningkatan Kualitas SDM Desa Berdasarkan Spirituality Work Life Balance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/7/daya-manusia-sdm-kualitas-kecerdasan-emosional-spi-thumb-3eaf3.webp" title="JURIS - Model Peningkatan Kualitas SDM Desa Berdasarkan Spirituality Work Life Balance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/daya-manusia-sdm-kualitas-kecerdasan-emosional-spi-thumb-3eaf3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/daya-manusia-sdm-kualitas-kecerdasan-emosional-spi-thumb-3eaf3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/daya-manusia-sdm-kualitas-kecerdasan-emosional-spi-thumb-3eaf3.webp 1x" title="JURIS - Model Peningkatan Kualitas SDM Desa Berdasarkan Spirituality Work Life Balance" alt="JURIS - Model Peningkatan Kualitas SDM Desa Berdasarkan Spirituality Work Life Balance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/7/daya-manusia-sdm-kualitas-kecerdasan-emosional-spi-thumb-d88b6.webp" title="JURIS - Model Peningkatan Kualitas SDM Desa Berdasarkan Spirituality Work Life Balance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/daya-manusia-sdm-kualitas-kecerdasan-emosional-spi-thumb-d88b6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/daya-manusia-sdm-kualitas-kecerdasan-emosional-spi-thumb-d88b6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/daya-manusia-sdm-kualitas-kecerdasan-emosional-spi-thumb-d88b6.webp 1x" title="JURIS - Model Peningkatan Kualitas SDM Desa Berdasarkan Spirituality Work Life Balance" alt="JURIS - Model Peningkatan Kualitas SDM Desa Berdasarkan Spirituality Work Life Balance" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64550-daya-manusia-sdm-kualitas-kecerdasan-emosional" title="JURIS - Model Peningkatan Kualitas SDM Desa Berdasarkan Spirituality Work Life Balance" target="_blank">Model Peningkatan Kualitas SDM Desa Berdasarkan Spirituality Work Life Balance</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan model Spirituality Work-Life Balance untuk wilayah pedesaan lain dengan kondisi sosial dan budaya berbeda, sehingga memperluas generalisasi temuan. Selain itu, perlu diteliti faktor-faktor lain yang memengaruhi kecerdasan emosional dan Spirituality Work-Life Balance, seperti pengaruh lingkungan kerja atau kebijakan pemerintah daerah. Terakhir, penelitian bisa fokus pada dampak jangka panjang dari intervensi berbasis kecerdasan emosional dan spiritualitas terhadap kinerja SDM di sektor pariwisata atau ekonomi lokal, dengan mempertimbangkan dinamika pasca-pandemi..
<br>Kombinasi kecerdasan emosional dan Spirituality Work-Life Balance memberikan pengaruh moderat terhadap peningkatan kualitas SDM.Kecerdasan emosional secara signifikan berdampak positif pada kualitas SDM dan memengaruhi Spirituality Work-Life Balance.Spirituality Work-Life Balance memiliki dampak signifikan terhadap kualitas SDM serta berperan sebagai mediator efektif dalam hubungan antara kecerdasan emosional dan kualitas SDM
<br>Studi ini menerapkan metode campuran (kualitatif dan kuantitatif) dengan pendekatan deskriptif asosiatif. Tujuannya adalah untuk mendeskripsikan sekaligus menganalisis secara mendalam kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Desa Pananjung serta menguji pengaruh Spirituality Worklife Balance terhadap kualitas SDM tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) Pengaruh gabungan kecerdasan emosional dan Spirituality Worklife Balance terhadap kualitas SDM berada pada tingkat moderat. (2) Hubungan antara kecerdasan emosional...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/7/daya-manusia-sdm-kualitas-kecerdasan-emosional-spi-thumb-3eaf3.webp" type="image/webp" length="106046" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/daya-manusia-sdm-kualitas-kecerdasan-emosional-spi-thumb-83f0e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/daya-manusia-sdm-kualitas-kecerdasan-emosional-spi-thumb-3eaf3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/daya-manusia-sdm-kualitas-kecerdasan-emosional-spi-thumb-d88b6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4358-unper.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13335-jurnal-ekonomi-perjuangan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Early Detection of Fraud in the Red and White Cooperative Program Village Institutional Analysis and SIPAK Model Implementation ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Early Detection of Fraud in the Red and White Cooperative Program Village Institutional Analysis and SIPAK Model Implementation ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Early Detection of Fraud in the Red and White Cooperative Program Village Institutional Analysis and SIPAK Model Implementation ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64549-peran-koperasi-merah-kinerja-sistem-pengendalian</link>
	<guid isPermaLink="false">0d5d32b41e9308c3bd540ad33cb73124</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 07:01:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ intan rahayu ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[intan,rahayu,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian perlu mengkaji efektivitas penerapan Model SIPAK di koperasi desa lain dengan kondisi kesiapan kelembagaan yang berbeda untuk memvalidasi skalabilitasnya. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Early Detection of Fraud in the Red and White Cooperative Program: Village Institutional Analysis and SIPAK Model Implementation: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian perlu mengkaji efektivitas penerapan Model SIPAK di koperasi desa lain dengan kondisi kesiapan kelembagaan yang berbeda untuk memvalidasi skalabilitasnya. Kedua, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi peran teknologi informasi, seperti sistem keuangan berbasis data, dalam memperkuat deteksi dini kecurangan di lingkungan koperasi desa. Ketiga, penting untuk meneliti dampak partisipasi masyarakat dalam pengawasan koperasi, terutama melalui mekanisme pelaporan yang aman, untuk meningkatkan budaya transparansi dan akuntabilitas. Saran-saran ini bertujuan untuk mengembangkan pendekatan sistemik yang lebih inklusif dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan kecurangan di koperasi desa.. Kesiapan kelembagaan dan infrastruktur koperasi desa masih rendah, dengan kurangnya sistem pengendalian internal dan mekanisme pelaporan yang memadai.Faktor-faktor seperti tekanan ekonomi dan lemahnya literasi keuangan meningkatkan risiko kecurangan.Model SIPAK ditawarkan sebagai solusi untuk memperkuat sistem deteksi dini kecurangan melalui peningkatan transparansi dan akuntabilitas Pemerintah berencana menyalurkan dana sebesar Rp550 triliun ke desa-desa di seluruh Indonesia melalui program Koperasi Merah Putih, namun hal ini menimbulkan kekhawatiran serius terkait kesiapan kelembagaan dan potensi kecurangan (fraud). Kecamatan Cigalontang di Kabupaten Tasikmalaya, dengan 16 desa namun hanya memiliki tiga koperasi aktif, menjadi contoh nyata keterbatasan infrastruktur koperasi dalam mengelola dana publik secara akuntabel. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi sistem pengendalian internal, faktor pemicu kecurangan, dan efektivitas deteksi dini dalam pembentukan koperasi desa. Menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif, data diperoleh melalui wawancara mendalam, FGD, dan studi dokumentasi. Hasil menunjukkan belum terbentuknya SOP keuangan, pelaporan transparan, serta mekanisme pengawasan di sebagian besar koperasi desa. Faktor-faktor seperti tekanan ekonomi,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/c/peran-koperasi-merah-kinerja-sistem-pengendalian-i-thumb-705cc.webp" title="JURIS - Early Detection of Fraud in the Red and White Cooperative Program: Village Institutional Analysis and SIPAK Model Implementation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/peran-koperasi-merah-kinerja-sistem-pengendalian-i-thumb-705cc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/peran-koperasi-merah-kinerja-sistem-pengendalian-i-thumb-705cc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/peran-koperasi-merah-kinerja-sistem-pengendalian-i-thumb-705cc.webp 1x" title="JURIS - Early Detection of Fraud in the Red and White Cooperative Program: Village Institutional Analysis and SIPAK Model Implementation" alt="JURIS - Early Detection of Fraud in the Red and White Cooperative Program: Village Institutional Analysis and SIPAK Model Implementation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/peran-koperasi-merah-kinerja-sistem-pengendalian-i-thumb-dfe81.webp" title="JURIS - Early Detection of Fraud in the Red and White Cooperative Program: Village Institutional Analysis and SIPAK Model Implementation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/peran-koperasi-merah-kinerja-sistem-pengendalian-i-thumb-dfe81.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/peran-koperasi-merah-kinerja-sistem-pengendalian-i-thumb-dfe81.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/peran-koperasi-merah-kinerja-sistem-pengendalian-i-thumb-dfe81.webp 1x" title="JURIS - Early Detection of Fraud in the Red and White Cooperative Program: Village Institutional Analysis and SIPAK Model Implementation" alt="JURIS - Early Detection of Fraud in the Red and White Cooperative Program: Village Institutional Analysis and SIPAK Model Implementation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/peran-koperasi-merah-kinerja-sistem-pengendalian-i-thumb-bd46b.webp" title="JURIS - Early Detection of Fraud in the Red and White Cooperative Program: Village Institutional Analysis and SIPAK Model Implementation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/peran-koperasi-merah-kinerja-sistem-pengendalian-i-thumb-bd46b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/peran-koperasi-merah-kinerja-sistem-pengendalian-i-thumb-bd46b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/peran-koperasi-merah-kinerja-sistem-pengendalian-i-thumb-bd46b.webp 1x" title="JURIS - Early Detection of Fraud in the Red and White Cooperative Program: Village Institutional Analysis and SIPAK Model Implementation" alt="JURIS - Early Detection of Fraud in the Red and White Cooperative Program: Village Institutional Analysis and SIPAK Model Implementation" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64549-peran-koperasi-merah-kinerja-sistem-pengendalian" title="JURIS - Early Detection of Fraud in the Red and White Cooperative Program: Village Institutional Analysis and SIPAK Model Implementation" target="_blank">Early Detection of Fraud in the Red and White Cooperative Program: Village Institutional Analysis and SIPAK Model Implementation</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian perlu mengkaji efektivitas penerapan Model SIPAK di koperasi desa lain dengan kondisi kesiapan kelembagaan yang berbeda untuk memvalidasi skalabilitasnya. Kedua, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi peran teknologi informasi, seperti sistem keuangan berbasis data, dalam memperkuat deteksi dini kecurangan di lingkungan koperasi desa. Ketiga, penting untuk meneliti dampak partisipasi masyarakat dalam pengawasan koperasi, terutama melalui mekanisme pelaporan yang aman, untuk meningkatkan budaya transparansi dan akuntabilitas. Saran-saran ini bertujuan untuk mengembangkan pendekatan sistemik yang lebih inklusif dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan kecurangan di koperasi desa..
<br>Kesiapan kelembagaan dan infrastruktur koperasi desa masih rendah, dengan kurangnya sistem pengendalian internal dan mekanisme pelaporan yang memadai.Faktor-faktor seperti tekanan ekonomi dan lemahnya literasi keuangan meningkatkan risiko kecurangan.Model SIPAK ditawarkan sebagai solusi untuk memperkuat sistem deteksi dini kecurangan melalui peningkatan transparansi dan akuntabilitas
<br>Pemerintah berencana menyalurkan dana sebesar Rp550 triliun ke desa-desa di seluruh Indonesia melalui program Koperasi Merah Putih, namun hal ini menimbulkan kekhawatiran serius terkait kesiapan kelembagaan dan potensi kecurangan (fraud). Kecamatan Cigalontang di Kabupaten Tasikmalaya, dengan 16 desa namun hanya memiliki tiga koperasi aktif, menjadi contoh nyata keterbatasan infrastruktur koperasi dalam mengelola dana publik secara akuntabel. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi sistem pengendalian internal, faktor pemicu kecurangan, dan efektivitas deteksi dini dalam pembentukan koperasi desa. Menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif, data diperoleh melalui wawancara mendalam, FGD, dan studi dokumentasi. Hasil menunjukkan belum terbentuknya SOP keuangan, pelaporan transparan, serta mekanisme pengawasan di sebagian besar koperasi desa. Faktor-faktor seperti tekanan ekonomi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/c/peran-koperasi-merah-kinerja-sistem-pengendalian-i-thumb-705cc.webp" type="image/webp" length="67558" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/peran-koperasi-merah-kinerja-sistem-pengendalian-i-thumb-705cc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/peran-koperasi-merah-kinerja-sistem-pengendalian-i-thumb-dfe81.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/peran-koperasi-merah-kinerja-sistem-pengendalian-i-thumb-bd46b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4358-unper.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13335-jurnal-ekonomi-perjuangan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Model Peningkatan Kinerja Karyawan Hotel ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Model Peningkatan Kinerja Karyawan Hotel ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Model Peningkatan Kinerja Karyawan Hotel ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64548-kompetensi-motivasi-keseimbangan-karyawan-ho</link>
	<guid isPermaLink="false">3b41d84df7b4288b88feadda7d3d1b74</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 07:01:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ intan rahayu ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[intan,rahayu,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak teknologi digital pada kinerja karyawan perhotelan dengan membandingkan wilayah yang berbeda. Selain itu, studi kualitatif tentang pengalaman karyawan dalam menghadapi perubahan industri 4.0 dapat memberikan wawasan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Model Peningkatan Kinerja Karyawan Hotel: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak teknologi digital pada kinerja karyawan perhotelan dengan membandingkan wilayah yang berbeda. Selain itu, studi kualitatif tentang pengalaman karyawan dalam menghadapi perubahan industri 4.0 dapat memberikan wawasan mendalam. Terakhir, penelitian tentang peran manajemen berbasis empati dalam meningkatkan kinerja karyawan di tengah tantangan ekonomi yang berubah-ubah.. Kinerja karyawan di industri perhotelan dipengaruhi oleh kompetensi, kecerdasan emosional, keseimbangan kehidupan kerja, dan motivasi.Faktor-faktor ini secara bersama-sama dan individual berkontribusi signifikan terhadap kinerja karyawan.Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan keseimbangan kehidupan kerja memiliki dampak terbesar terhadap kinerja, diikuti oleh kompetensi dan kecerdasan emosional Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang membentuk kinerja karyawan di industri perhotelan Indonesia, khususnya dengan menganalisis pengaruh kompetensi, kecerdasan emosional, keseimbangan kehidupan kerja (work-life balance), dan motivasi terhadap kinerja karyawan, baik secara bersama-sama maupun individual. Metode yang digunakan adalah survei dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada responden, yaitu karyawan hotel di Indonesia, dengan fokus pada Kabupaten Pangandaran. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kompetensi, kecerdasan emosional, work-life balance, dan motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, baik secara simultan maupun parsial. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/4/kompetensi-motivasi-keseimbangan-karyawan-hotel-mo-thumb-d8b3f.webp" title="JURIS - Model Peningkatan Kinerja Karyawan Hotel" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/kompetensi-motivasi-keseimbangan-karyawan-hotel-mo-thumb-d8b3f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/kompetensi-motivasi-keseimbangan-karyawan-hotel-mo-thumb-d8b3f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/kompetensi-motivasi-keseimbangan-karyawan-hotel-mo-thumb-d8b3f.webp 1x" title="JURIS - Model Peningkatan Kinerja Karyawan Hotel" alt="JURIS - Model Peningkatan Kinerja Karyawan Hotel" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/4/kompetensi-motivasi-keseimbangan-karyawan-hotel-mo-thumb-1df08.webp" title="JURIS - Model Peningkatan Kinerja Karyawan Hotel" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/kompetensi-motivasi-keseimbangan-karyawan-hotel-mo-thumb-1df08.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/kompetensi-motivasi-keseimbangan-karyawan-hotel-mo-thumb-1df08.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/kompetensi-motivasi-keseimbangan-karyawan-hotel-mo-thumb-1df08.webp 1x" title="JURIS - Model Peningkatan Kinerja Karyawan Hotel" alt="JURIS - Model Peningkatan Kinerja Karyawan Hotel" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/4/kompetensi-motivasi-keseimbangan-karyawan-hotel-mo-thumb-bb38e.webp" title="JURIS - Model Peningkatan Kinerja Karyawan Hotel" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/kompetensi-motivasi-keseimbangan-karyawan-hotel-mo-thumb-bb38e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/kompetensi-motivasi-keseimbangan-karyawan-hotel-mo-thumb-bb38e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/kompetensi-motivasi-keseimbangan-karyawan-hotel-mo-thumb-bb38e.webp 1x" title="JURIS - Model Peningkatan Kinerja Karyawan Hotel" alt="JURIS - Model Peningkatan Kinerja Karyawan Hotel" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64548-kompetensi-motivasi-keseimbangan-karyawan-ho" title="JURIS - Model Peningkatan Kinerja Karyawan Hotel" target="_blank">Model Peningkatan Kinerja Karyawan Hotel</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak teknologi digital pada kinerja karyawan perhotelan dengan membandingkan wilayah yang berbeda. Selain itu, studi kualitatif tentang pengalaman karyawan dalam menghadapi perubahan industri 4.0 dapat memberikan wawasan mendalam. Terakhir, penelitian tentang peran manajemen berbasis empati dalam meningkatkan kinerja karyawan di tengah tantangan ekonomi yang berubah-ubah..
<br>Kinerja karyawan di industri perhotelan dipengaruhi oleh kompetensi, kecerdasan emosional, keseimbangan kehidupan kerja, dan motivasi.Faktor-faktor ini secara bersama-sama dan individual berkontribusi signifikan terhadap kinerja karyawan.Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan keseimbangan kehidupan kerja memiliki dampak terbesar terhadap kinerja, diikuti oleh kompetensi dan kecerdasan emosional
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang membentuk kinerja karyawan di industri perhotelan Indonesia, khususnya dengan menganalisis pengaruh kompetensi, kecerdasan emosional, keseimbangan kehidupan kerja (work-life balance), dan motivasi terhadap kinerja karyawan, baik secara bersama-sama maupun individual. Metode yang digunakan adalah survei dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada responden, yaitu karyawan hotel di Indonesia, dengan fokus pada Kabupaten Pangandaran. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kompetensi, kecerdasan emosional, work-life balance, dan motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, baik secara simultan maupun parsial.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/4/kompetensi-motivasi-keseimbangan-karyawan-hotel-mo-thumb-1df08.webp" type="image/webp" length="75216" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/kompetensi-motivasi-keseimbangan-karyawan-hotel-mo-thumb-d8b3f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/kompetensi-motivasi-keseimbangan-karyawan-hotel-mo-thumb-1df08.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/kompetensi-motivasi-keseimbangan-karyawan-hotel-mo-thumb-bb38e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4358-unper.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13335-jurnal-ekonomi-perjuangan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dinamika Pengelompokan Berbasis Peran Role Based Grouping menggunakan pendekatan diferensiasi untuk Mendelegasikan Tanggung Jawab pada Siswa yang Kurang Aktif ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dinamika Pengelompokan Berbasis Peran Role Based Grouping menggunakan pendekatan diferensiasi untuk Mendelegasikan Tanggung Jawab pada Siswa yang Kurang Aktif ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dinamika Pengelompokan Berbasis Peran Role Based Grouping menggunakan pendekatan diferensiasi untuk Mendelegasikan Tanggung Jawab pada Siswa yang Kurang Aktif ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64546-keterlibatan-siswa-faktor-internal-perilaku</link>
	<guid isPermaLink="false">ffa4b78bd04e652cb37371934a85dfd2</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 07:01:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ intan safiah ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,intan,safiah,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara strategi Role-Based Grouping dengan pendekatan diferensiasi dan strategi pembelajaran kooperatif lainnya. Penelitian ini dapat mengeksplorasi apakah strategi Role-Based Grouping memiliki ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dinamika Pengelompokan Berbasis Peran (Role-Based Grouping) menggunakan pendekatan diferensiasi untuk Mendelegasikan Tanggung Jawab pada Siswa yang Kurang Aktif: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara strategi Role-Based Grouping dengan pendekatan diferensiasi dan strategi pembelajaran kooperatif lainnya. Penelitian ini dapat mengeksplorasi apakah strategi Role-Based Grouping memiliki keunggulan tertentu dalam meningkatkan partisipasi dan tanggung jawab siswa dibandingkan dengan strategi kooperatif lainnya. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari strategi ini terhadap perkembangan kepercayaan diri dan kemampuan sosial siswa. Apakah strategi ini mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan dalam meningkatkan keterlibatan dan tanggung jawab siswa dalam pembelajaran?. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di SD Negeri 101768 Tembung, dapat disimpulkan bahwa rendahnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran dipengaruhi oleh faktor psikologis dan faktor pembelajaran.Secara psikologis, siswa yang kurang aktif cenderung memiliki rasa percaya diri yang rendah dan takut melakukan kesalahan ketika menyampaikan pendapat di depan kelas.Sementara itu, dari sisi pembelajaran, metode yang masih berpusat pada guru menyebabkan kesempatan siswa untuk berpartisipasi dan mengembangkan tanggung jawab belajar menjadi terbatas.Penerapan Role-Based Grouping dengan pendekatan diferensiasi terbukti mampu menjadi strategi yang efektif dalam mendelegasikan tanggung jawab kepada siswa yang kurang aktif.Melalui pembagian peran yang jelas sesuai dengan karakteristik dan kesiapan siswa, setiap anggota kelompok memiliki tugas dan tanggung jawab yang harus dijalankan.Kondisi tersebut membantu siswa memahami kontribusinya dalam kelompok serta memberikan ruang yang lebih aman dan nyaman untuk terlibat dalam kegiatan pembelajaran.Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pemberian peran yang terstruktur mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab individu dan tanggung jawab sosial siswa.Siswa yang sebelumnya pasif mulai berpartisipasi sesuai dengan peran yang diberikan, sementara interaksi dan kerja sama antarsiswa menjadi lebih baik.Selain meningkatkan keterlibatan siswa, penerapan Role-Based Grouping yang dipadukan dengan pendekatan diferensiasi turut menciptakan suasana belajar yang lebih demokratis, kolaboratif, dan berpusat pada siswa.Dengan demikian, strategi ini dapat menjadi alternatif yang efektif dalam mengatasi kepasifan siswa sekaligus mengembangkan tanggung jawab belajar di sekolah dasar Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya partisipasi siswa dalam proses pembelajaran di sekolah dasar yang dipengaruhi oleh faktor internal seperti kurangnya kepercayaan diri serta faktor eksternal berupa metode pembelajaran yang kurang variatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Role-Based Grouping yang diintegrasikan dengan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan keaktifan siswa. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di SD Negeri 101768 Tembung. Analisis data dilakukan melalui tahap... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/2/keterlibatan-siswa-faktor-internal-perilaku-belaja-thumb-8285a.webp" title="JURIS - Dinamika Pengelompokan Berbasis Peran (Role-Based Grouping) menggunakan pendekatan diferensiasi untuk Mendelegasikan Tanggung Jawab pada Siswa yang Kurang Aktif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/2/keterlibatan-siswa-faktor-internal-perilaku-belaja-thumb-8285a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/2/keterlibatan-siswa-faktor-internal-perilaku-belaja-thumb-8285a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/2/keterlibatan-siswa-faktor-internal-perilaku-belaja-thumb-8285a.webp 1x" title="JURIS - Dinamika Pengelompokan Berbasis Peran (Role-Based Grouping) menggunakan pendekatan diferensiasi untuk Mendelegasikan Tanggung Jawab pada Siswa yang Kurang Aktif" alt="JURIS - Dinamika Pengelompokan Berbasis Peran (Role-Based Grouping) menggunakan pendekatan diferensiasi untuk Mendelegasikan Tanggung Jawab pada Siswa yang Kurang Aktif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/2/keterlibatan-siswa-faktor-internal-perilaku-belaja-thumb-4c0eb.webp" title="JURIS - Dinamika Pengelompokan Berbasis Peran (Role-Based Grouping) menggunakan pendekatan diferensiasi untuk Mendelegasikan Tanggung Jawab pada Siswa yang Kurang Aktif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/2/keterlibatan-siswa-faktor-internal-perilaku-belaja-thumb-4c0eb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/2/keterlibatan-siswa-faktor-internal-perilaku-belaja-thumb-4c0eb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/2/keterlibatan-siswa-faktor-internal-perilaku-belaja-thumb-4c0eb.webp 1x" title="JURIS - Dinamika Pengelompokan Berbasis Peran (Role-Based Grouping) menggunakan pendekatan diferensiasi untuk Mendelegasikan Tanggung Jawab pada Siswa yang Kurang Aktif" alt="JURIS - Dinamika Pengelompokan Berbasis Peran (Role-Based Grouping) menggunakan pendekatan diferensiasi untuk Mendelegasikan Tanggung Jawab pada Siswa yang Kurang Aktif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/2/keterlibatan-siswa-faktor-internal-perilaku-belaja-thumb-46e06.webp" title="JURIS - Dinamika Pengelompokan Berbasis Peran (Role-Based Grouping) menggunakan pendekatan diferensiasi untuk Mendelegasikan Tanggung Jawab pada Siswa yang Kurang Aktif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/2/keterlibatan-siswa-faktor-internal-perilaku-belaja-thumb-46e06.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/2/keterlibatan-siswa-faktor-internal-perilaku-belaja-thumb-46e06.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/2/keterlibatan-siswa-faktor-internal-perilaku-belaja-thumb-46e06.webp 1x" title="JURIS - Dinamika Pengelompokan Berbasis Peran (Role-Based Grouping) menggunakan pendekatan diferensiasi untuk Mendelegasikan Tanggung Jawab pada Siswa yang Kurang Aktif" alt="JURIS - Dinamika Pengelompokan Berbasis Peran (Role-Based Grouping) menggunakan pendekatan diferensiasi untuk Mendelegasikan Tanggung Jawab pada Siswa yang Kurang Aktif" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64546-keterlibatan-siswa-faktor-internal-perilaku" title="JURIS - Dinamika Pengelompokan Berbasis Peran (Role-Based Grouping) menggunakan pendekatan diferensiasi untuk Mendelegasikan Tanggung Jawab pada Siswa yang Kurang Aktif" target="_blank">Dinamika Pengelompokan Berbasis Peran (Role-Based Grouping) menggunakan pendekatan diferensiasi untuk Mendelegasikan Tanggung Jawab pada Siswa yang Kurang Aktif</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara strategi Role-Based Grouping dengan pendekatan diferensiasi dan strategi pembelajaran kooperatif lainnya. Penelitian ini dapat mengeksplorasi apakah strategi Role-Based Grouping memiliki keunggulan tertentu dalam meningkatkan partisipasi dan tanggung jawab siswa dibandingkan dengan strategi kooperatif lainnya. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari strategi ini terhadap perkembangan kepercayaan diri dan kemampuan sosial siswa. Apakah strategi ini mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan dalam meningkatkan keterlibatan dan tanggung jawab siswa dalam pembelajaran?.
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di SD Negeri 101768 Tembung, dapat disimpulkan bahwa rendahnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran dipengaruhi oleh faktor psikologis dan faktor pembelajaran.Secara psikologis, siswa yang kurang aktif cenderung memiliki rasa percaya diri yang rendah dan takut melakukan kesalahan ketika menyampaikan pendapat di depan kelas.Sementara itu, dari sisi pembelajaran, metode yang masih berpusat pada guru menyebabkan kesempatan siswa untuk berpartisipasi dan mengembangkan tanggung jawab belajar menjadi terbatas.Penerapan Role-Based Grouping dengan pendekatan diferensiasi terbukti mampu menjadi strategi yang efektif dalam mendelegasikan tanggung jawab kepada siswa yang kurang aktif.Melalui pembagian peran yang jelas sesuai dengan karakteristik dan kesiapan siswa, setiap anggota kelompok memiliki tugas dan tanggung jawab yang harus dijalankan.Kondisi tersebut membantu siswa memahami kontribusinya dalam kelompok serta memberikan ruang yang lebih aman dan nyaman untuk terlibat dalam kegiatan pembelajaran.Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pemberian peran yang terstruktur mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab individu dan tanggung jawab sosial siswa.Siswa yang sebelumnya pasif mulai berpartisipasi sesuai dengan peran yang diberikan, sementara interaksi dan kerja sama antarsiswa menjadi lebih baik.Selain meningkatkan keterlibatan siswa, penerapan Role-Based Grouping yang dipadukan dengan pendekatan diferensiasi turut menciptakan suasana belajar yang lebih demokratis, kolaboratif, dan berpusat pada siswa.Dengan demikian, strategi ini dapat menjadi alternatif yang efektif dalam mengatasi kepasifan siswa sekaligus mengembangkan tanggung jawab belajar di sekolah dasar
<br>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya partisipasi siswa dalam proses pembelajaran di sekolah dasar yang dipengaruhi oleh faktor internal seperti kurangnya kepercayaan diri serta faktor eksternal berupa metode pembelajaran yang kurang variatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Role-Based Grouping yang diintegrasikan dengan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan keaktifan siswa. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di SD Negeri 101768 Tembung. Analisis data dilakukan melalui tahap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/2/keterlibatan-siswa-faktor-internal-perilaku-belaja-thumb-46e06.webp" type="image/webp" length="76446" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/2/keterlibatan-siswa-faktor-internal-perilaku-belaja-thumb-8285a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/2/keterlibatan-siswa-faktor-internal-perilaku-belaja-thumb-4c0eb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/2/keterlibatan-siswa-faktor-internal-perilaku-belaja-thumb-46e06.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-463-unja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18042-jurnal-tonggak-pendidikan-jurnal-kajian-teori-hasil.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Strategi Pembelajaran Jigsaw dalam Pembelajaran Fikih di MTsN 4 Langkat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Strategi Pembelajaran Jigsaw dalam Pembelajaran Fikih di MTsN 4 Langkat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Strategi Pembelajaran Jigsaw dalam Pembelajaran Fikih di MTsN 4 Langkat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64545-strategi-jigsaw-hasil-belajar-fikih-pembelajaran-f</link>
	<guid isPermaLink="false">1bd84657ce6a69d653bd17b666cd4dba</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 07:01:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tradisi jum ]]></category>
	<category><![CDATA[ amril m 111 ]]></category>
	<category><![CDATA[ yos sudarso ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[111,amril,jum,m,sudarso,tradisi,yos]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah menyajikan deskripsi komprehensif mengenai implementasi strategi pembelajaran Jigsaw dalam Fikih, termasuk tahapan, serta faktor pendorong dan penghambatnya di MTsN 4 Langkat. Guna memperdalam pemahaman dan mengembangkan implikasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Strategi Pembelajaran Jigsaw dalam Pembelajaran Fikih di MTsN 4 Langkat: Penelitian ini telah menyajikan deskripsi komprehensif mengenai implementasi strategi pembelajaran Jigsaw dalam Fikih, termasuk tahapan, serta faktor pendorong dan penghambatnya di MTsN 4 Langkat. Guna memperdalam pemahaman dan mengembangkan implikasi praktis, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang relevan. Pertama, perlu dilakukan studi eksperimental kuantitatif untuk mengukur secara lebih presisi dampak strategi Jigsaw terhadap peningkatan hasil belajar kognitif, motivasi siswa, dan keterampilan kolaborasi dalam pembelajaran Fikih, dibandingkan metode konvensional. Hal ini akan memperkuat bukti empiris mengenai efektivitas Jigsaw. Kedua, menindaklanjuti kendala motivasi dan keterampilan kooperatif, penelitian dapat diarahkan pada pengembangan dan evaluasi intervensi spesifik, seperti media pembelajaran digital interaktif atau program pelatihan keterampilan sosial. Dengan demikian, dapat diidentifikasi solusi praktis untuk mengatasi tantangan tersebut. Ketiga, untuk memahami potensi dan adaptabilitas strategi ini secara lebih luas, studi komparatif di berbagai jenis madrasah dengan karakteristik siswa serta sumber daya yang beragam sangat diperlukan. Ini akan mengungkap bagaimana Jigsaw dapat disesuaikan dan dipertahankan keberlangsungannya di luar konteks awal penelitian ini, memberikan gambaran yang lebih holistik tentang relevansinya dalam ekosistem pendidikan Islam.. Strategi pembelajaran Jigsaw dalam Fikih di MTsN 4 Langkat telah diterapkan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan (dengan kelompok asal dan ahli), dan evaluasi, mendorong pembelajaran aktif, kolaboratif, serta berpusat pada peserta didik.Keberhasilan implementasi didukung oleh kesiapan siswa dan sumber belajar, namun menghadapi kendala seperti motivasi rendah, kurangnya keterampilan kooperatif, waktu terbatas, dan media pembelajaran yang tidak memadai.Untuk efektivitas lebih lanjut, guru disarankan mengoptimalkan pengelolaan waktu, memperkaya variasi media pembelajaran, dan meningkatkan kesiapan peserta didik Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi strategi pembelajaran Jigsaw dalam pembelajaran Fikih di MTsN 4 Langkat, menjelaskan tahapan implementasinya, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan kepala madrasah, guru Fikih, dan peserta didik. Temuan menunjukkan bahwa implementasi strategi Jigsaw terdiri dari tiga tahap utama: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Proses pembelajaran dilakukan melalui pembentukan kelompok asal dan kelompok ahli, memungkinkan peserta didik untuk bertukar pengetahuan secara kolaboratif dan bertanggung... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/b/strategi-jigsaw-hasil-belajar-fikih-pembelajaran-o-thumb-48a7e.webp" title="JURIS - Implementasi Strategi Pembelajaran Jigsaw dalam Pembelajaran Fikih di MTsN 4 Langkat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/strategi-jigsaw-hasil-belajar-fikih-pembelajaran-o-thumb-48a7e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/strategi-jigsaw-hasil-belajar-fikih-pembelajaran-o-thumb-48a7e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/strategi-jigsaw-hasil-belajar-fikih-pembelajaran-o-thumb-48a7e.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Strategi Pembelajaran Jigsaw dalam Pembelajaran Fikih di MTsN 4 Langkat" alt="JURIS - Implementasi Strategi Pembelajaran Jigsaw dalam Pembelajaran Fikih di MTsN 4 Langkat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/strategi-jigsaw-hasil-belajar-fikih-pembelajaran-o-thumb-75cec.webp" title="JURIS - Implementasi Strategi Pembelajaran Jigsaw dalam Pembelajaran Fikih di MTsN 4 Langkat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/strategi-jigsaw-hasil-belajar-fikih-pembelajaran-o-thumb-75cec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/strategi-jigsaw-hasil-belajar-fikih-pembelajaran-o-thumb-75cec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/strategi-jigsaw-hasil-belajar-fikih-pembelajaran-o-thumb-75cec.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Strategi Pembelajaran Jigsaw dalam Pembelajaran Fikih di MTsN 4 Langkat" alt="JURIS - Implementasi Strategi Pembelajaran Jigsaw dalam Pembelajaran Fikih di MTsN 4 Langkat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/strategi-jigsaw-hasil-belajar-fikih-pembelajaran-o-thumb-b7ffd.webp" title="JURIS - Implementasi Strategi Pembelajaran Jigsaw dalam Pembelajaran Fikih di MTsN 4 Langkat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/strategi-jigsaw-hasil-belajar-fikih-pembelajaran-o-thumb-b7ffd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/strategi-jigsaw-hasil-belajar-fikih-pembelajaran-o-thumb-b7ffd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/strategi-jigsaw-hasil-belajar-fikih-pembelajaran-o-thumb-b7ffd.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Strategi Pembelajaran Jigsaw dalam Pembelajaran Fikih di MTsN 4 Langkat" alt="JURIS - Implementasi Strategi Pembelajaran Jigsaw dalam Pembelajaran Fikih di MTsN 4 Langkat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64545-strategi-jigsaw-hasil-belajar-fikih-pembelajaran-f" title="JURIS - Implementasi Strategi Pembelajaran Jigsaw dalam Pembelajaran Fikih di MTsN 4 Langkat" target="_blank">Implementasi Strategi Pembelajaran Jigsaw dalam Pembelajaran Fikih di MTsN 4 Langkat</a>: Penelitian ini telah menyajikan deskripsi komprehensif mengenai implementasi strategi pembelajaran Jigsaw dalam Fikih, termasuk tahapan, serta faktor pendorong dan penghambatnya di MTsN 4 Langkat. Guna memperdalam pemahaman dan mengembangkan implikasi praktis, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang relevan. Pertama, perlu dilakukan studi eksperimental kuantitatif untuk mengukur secara lebih presisi dampak strategi Jigsaw terhadap peningkatan hasil belajar kognitif, motivasi siswa, dan keterampilan kolaborasi dalam pembelajaran Fikih, dibandingkan metode konvensional. Hal ini akan memperkuat bukti empiris mengenai efektivitas Jigsaw. Kedua, menindaklanjuti kendala motivasi dan keterampilan kooperatif, penelitian dapat diarahkan pada pengembangan dan evaluasi intervensi spesifik, seperti media pembelajaran digital interaktif atau program pelatihan keterampilan sosial. Dengan demikian, dapat diidentifikasi solusi praktis untuk mengatasi tantangan tersebut. Ketiga, untuk memahami potensi dan adaptabilitas strategi ini secara lebih luas, studi komparatif di berbagai jenis madrasah dengan karakteristik siswa serta sumber daya yang beragam sangat diperlukan. Ini akan mengungkap bagaimana Jigsaw dapat disesuaikan dan dipertahankan keberlangsungannya di luar konteks awal penelitian ini, memberikan gambaran yang lebih holistik tentang relevansinya dalam ekosistem pendidikan Islam..
<br>Strategi pembelajaran Jigsaw dalam Fikih di MTsN 4 Langkat telah diterapkan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan (dengan kelompok asal dan ahli), dan evaluasi, mendorong pembelajaran aktif, kolaboratif, serta berpusat pada peserta didik.Keberhasilan implementasi didukung oleh kesiapan siswa dan sumber belajar, namun menghadapi kendala seperti motivasi rendah, kurangnya keterampilan kooperatif, waktu terbatas, dan media pembelajaran yang tidak memadai.Untuk efektivitas lebih lanjut, guru disarankan mengoptimalkan pengelolaan waktu, memperkaya variasi media pembelajaran, dan meningkatkan kesiapan peserta didik
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi strategi pembelajaran Jigsaw dalam pembelajaran Fikih di MTsN 4 Langkat, menjelaskan tahapan implementasinya, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan kepala madrasah, guru Fikih, dan peserta didik. Temuan menunjukkan bahwa implementasi strategi Jigsaw terdiri dari tiga tahap utama: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Proses pembelajaran dilakukan melalui pembentukan kelompok asal dan kelompok ahli, memungkinkan peserta didik untuk bertukar pengetahuan secara kolaboratif dan bertanggung...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/b/strategi-jigsaw-hasil-belajar-fikih-pembelajaran-o-thumb-48a7e.webp" type="image/webp" length="122818" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/strategi-jigsaw-hasil-belajar-fikih-pembelajaran-o-thumb-48a7e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/strategi-jigsaw-hasil-belajar-fikih-pembelajaran-o-thumb-75cec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/strategi-jigsaw-hasil-belajar-fikih-pembelajaran-o-thumb-b7ffd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7178-man4kotapekanbaru.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20347-takuana-jurnal-pendidikan-sains-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis kebijakan pendidikan Islam pada Sekolah Umum di SMA SMK ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis kebijakan pendidikan Islam pada Sekolah Umum di SMA SMK ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis kebijakan pendidikan Islam pada Sekolah Umum di SMA SMK ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64543-pendidikan-agama-kristen-integrasi-nilai</link>
	<guid isPermaLink="false">4b7fe4679d98319a52d525b7e102c476</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 07:01:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tradisi jum ]]></category>
	<category><![CDATA[ amril m 111 ]]></category>
	<category><![CDATA[ yos sudarso ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[111,amril,jum,m,sudarso,tradisi,yos]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum sekolah umum. 2. Perlu dilakukan analisis mengenai dampak pelatihan guru berbasis nilai Islam terhadap hasil pembelajaran siswa. 3. Penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis kebijakan pendidikan Islam pada Sekolah Umum di SMA/SMK: 1. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum sekolah umum. 2. Perlu dilakukan analisis mengenai dampak pelatihan guru berbasis nilai Islam terhadap hasil pembelajaran siswa. 3. Penelitian tentang peran aktivitas ekstrakurikuler dalam memperkuat pemahaman agama Islam di kalangan siswa sekolah umum dapat menjadi arah studi baru yang relevan.. Pendidikan agama Islam di sekolah memiliki peran krusial dalam menyiapkan siswa yang religius.Kebijakan pendidikan Islam perlu fokus pada integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum yang seimbang.Pelatihan guru dalam pendekatan berbasis nilai Islam sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi lebih dalam kebijakan pendidikan agama Islam di sekolah umum, terutama di tingkat SMA/SMK, di mana implementasi pendidikan agama Islam didasarkan pada kurikulum dan rencana pembelajaran serta fokus pada hasil pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan. Teknik pengumpulan data diperoleh dari perpustakaan dalam bentuk buku, jurnal, dan prosiding konferensi terkait kebijakan pendidikan agama Islam di sekolah umum, khususnya di tingkat SMA/SMK. Penelitian menyimpulkan bahwa kebijakan pendidikan agama Islam di sekolah menengah/vokasional di Indonesia perlu fokus pada integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum yang seimbang dengan pendidikan umum. Hal ini dapat dilakukan dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/8/pendidikan-agama-kristen-pak-integrasi-nilai-sejar-thumb-62a77.webp" title="JURIS - Analisis kebijakan pendidikan Islam pada Sekolah Umum di SMA/SMK" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/pendidikan-agama-kristen-pak-integrasi-nilai-sejar-thumb-62a77.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/pendidikan-agama-kristen-pak-integrasi-nilai-sejar-thumb-62a77.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/pendidikan-agama-kristen-pak-integrasi-nilai-sejar-thumb-62a77.webp 1x" title="JURIS - Analisis kebijakan pendidikan Islam pada Sekolah Umum di SMA/SMK" alt="JURIS - Analisis kebijakan pendidikan Islam pada Sekolah Umum di SMA/SMK" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/pendidikan-agama-kristen-pak-integrasi-nilai-sejar-thumb-c3794.webp" title="JURIS - Analisis kebijakan pendidikan Islam pada Sekolah Umum di SMA/SMK" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/pendidikan-agama-kristen-pak-integrasi-nilai-sejar-thumb-c3794.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/pendidikan-agama-kristen-pak-integrasi-nilai-sejar-thumb-c3794.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/pendidikan-agama-kristen-pak-integrasi-nilai-sejar-thumb-c3794.webp 1x" title="JURIS - Analisis kebijakan pendidikan Islam pada Sekolah Umum di SMA/SMK" alt="JURIS - Analisis kebijakan pendidikan Islam pada Sekolah Umum di SMA/SMK" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/pendidikan-agama-kristen-pak-integrasi-nilai-sejar-thumb-7a2ef.webp" title="JURIS - Analisis kebijakan pendidikan Islam pada Sekolah Umum di SMA/SMK" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/pendidikan-agama-kristen-pak-integrasi-nilai-sejar-thumb-7a2ef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/pendidikan-agama-kristen-pak-integrasi-nilai-sejar-thumb-7a2ef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/pendidikan-agama-kristen-pak-integrasi-nilai-sejar-thumb-7a2ef.webp 1x" title="JURIS - Analisis kebijakan pendidikan Islam pada Sekolah Umum di SMA/SMK" alt="JURIS - Analisis kebijakan pendidikan Islam pada Sekolah Umum di SMA/SMK" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64543-pendidikan-agama-kristen-integrasi-nilai" title="JURIS - Analisis kebijakan pendidikan Islam pada Sekolah Umum di SMA/SMK" target="_blank">Analisis kebijakan pendidikan Islam pada Sekolah Umum di SMA/SMK</a>: 1. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum sekolah umum. 2. Perlu dilakukan analisis mengenai dampak pelatihan guru berbasis nilai Islam terhadap hasil pembelajaran siswa. 3. Penelitian tentang peran aktivitas ekstrakurikuler dalam memperkuat pemahaman agama Islam di kalangan siswa sekolah umum dapat menjadi arah studi baru yang relevan..
<br>Pendidikan agama Islam di sekolah memiliki peran krusial dalam menyiapkan siswa yang religius.Kebijakan pendidikan Islam perlu fokus pada integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum yang seimbang.Pelatihan guru dalam pendekatan berbasis nilai Islam sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi lebih dalam kebijakan pendidikan agama Islam di sekolah umum, terutama di tingkat SMA/SMK, di mana implementasi pendidikan agama Islam didasarkan pada kurikulum dan rencana pembelajaran serta fokus pada hasil pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan. Teknik pengumpulan data diperoleh dari perpustakaan dalam bentuk buku, jurnal, dan prosiding konferensi terkait kebijakan pendidikan agama Islam di sekolah umum, khususnya di tingkat SMA/SMK. Penelitian menyimpulkan bahwa kebijakan pendidikan agama Islam di sekolah menengah/vokasional di Indonesia perlu fokus pada integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum yang seimbang dengan pendidikan umum. Hal ini dapat dilakukan dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/8/pendidikan-agama-kristen-pak-integrasi-nilai-sejar-thumb-62a77.webp" type="image/webp" length="82368" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/pendidikan-agama-kristen-pak-integrasi-nilai-sejar-thumb-62a77.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/pendidikan-agama-kristen-pak-integrasi-nilai-sejar-thumb-c3794.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/pendidikan-agama-kristen-pak-integrasi-nilai-sejar-thumb-7a2ef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7178-man4kotapekanbaru.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20347-takuana-jurnal-pendidikan-sains-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dinamika politik ekonomi dan administrasi Dinasti Umayyah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dinamika politik ekonomi dan administrasi Dinasti Umayyah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dinamika politik ekonomi dan administrasi Dinasti Umayyah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64542-efisiensi-fiskal-dinasti-umayyah-reformasi-politik</link>
	<guid isPermaLink="false">50c99ffdb71ae450616df032598ef069</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 07:01:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tradisi jum ]]></category>
	<category><![CDATA[ amril m 111 ]]></category>
	<category><![CDATA[ yos sudarso ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[111,amril,jum,m,sudarso,tradisi,yos]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkaya pemahaman tentang Dinasti Umayyah dan pelajaran yang dapat diambil, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik dan relevan. Pertama, akan sangat berharga jika studi ke depan tidak hanya mengandalkan literatur, tetapi juga mengintegrasikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dinamika politik, ekonomi, dan administrasi Dinasti Umayyah: Untuk memperkaya pemahaman tentang Dinasti Umayyah dan pelajaran yang dapat diambil, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik dan relevan. Pertama, akan sangat berharga jika studi ke depan tidak hanya mengandalkan literatur, tetapi juga mengintegrasikan analisis kuantitatif dan bukti arkeologis. Misalnya, penggalian situs-situs kuno Dinasti Umayyah dapat memberikan data konkret tentang pola perdagangan, produksi pertanian, dan arsitektur administratif, yang memungkinkan kita untuk menguji hipotesis tentang efisiensi fiskal dan distribusi kekayaan yang diuraikan dalam artikel ini. Bagaimana temuan artefak atau sisa-sisa bangunan dapat menjelaskan lebih jauh tentang dampak kebijakan Arabisasi mata uang atau sistem perpajakan di tingkat lokal? Kedua, penelitian dapat memperdalam kesinambungan institusional antara Dinasti Umayyah dan Abbasiyah. Sebuah studi komparatif mengenai evolusi struktur fiskal, sistem patronase suku, dan pengembangan hukum administratif dari satu dinasti ke dinasti berikutnya akan mengungkap bagaimana fondasi Umayyah diteruskan, dimodifikasi, atau bahkan ditolak oleh Abbasiyah, serta implikasinya terhadap tata kelola negara Islam selanjutnya. Terakhir, mengingat artikel ini menyoroti "imperial overstretch" dan kegagalan Umayyah beradaptasi dengan perubahan sosial-politik, penelitian komparatif dengan kekaisaran pra-modern lainnya dapat memberikan wawasan baru. Mengidentifikasi faktor-faktor universal atau spesifik yang membuat suatu kekaisaran berhasil atau gagal dalam mengelola ekspansi wilayah dan keragaman internal dapat membantu kita memahami lebih baik dinamika kekuatan dan kerapuhan negara-negara besar dalam sejarah.. Dinasti Umayyah merupakan prototipe awal negara Islam yang berhasil menggabungkan dimensi politik, fiskal, dan administratif secara terorganisasi, dengan transformasi dari sistem musyawarah menjadi monarki herediter serta inovasi dalam birokrasi dan ekonomi.Namun, ekspansi fiskal tanpa diversifikasi sumber pendapatan dan pengeluaran rutin yang tinggi menyebabkan defisit struktural dan gejala "imperial overstretch", diperparah oleh ketidakseimbangan fiskal serta ketergantungan pada patronase etno-politik.Kegagalan Dinasti Umayyah dalam beradaptasi dan responsif terhadap perubahan sosial-politik menegaskan bahwa keberlangsungan kekuasaan negara modern sangat bergantung pada keseimbangan legitimasi ideologis, kapasitas fiskal, dan birokrasi yang adaptif Studi berbasis literatur ini mengkaji ulang konsolidasi politik, inovasi fiskal, dan reformasi administratif yang dicapai oleh Kekhalifahan Umayyah (661Ae750 M). Menggunakan pendekatan historiografi kualitatif, penelitian ini mensintesis kronik-kronik primer dan karya akademik terbaru untuk mengungkap tiga perkembangan kunci: (1) transformasi dari kekhalifahan elektif menjadi monarki herediter; (2) unifikasi ekonomi melalui Arabisasi mata uang dan birokrasi; serta (3) kantor administrasi berlapis yang membakukan perpajakan, keadilan, dan komunikasi di seluruh kekaisaran trans-regional. Temuan-temuan ini menunjukkan bagaimana sistem pemerintahan awal, kebijakan moneter, dan desain institusional di bawah Muawiyah, Abdul Malik, dan Umar II mendorong... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-fiskal-dinasti-umayyah-reformasi-politik-thumb-beba1.webp" title="JURIS - Dinamika politik, ekonomi, dan administrasi Dinasti Umayyah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-fiskal-dinasti-umayyah-reformasi-politik-thumb-beba1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-fiskal-dinasti-umayyah-reformasi-politik-thumb-beba1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-fiskal-dinasti-umayyah-reformasi-politik-thumb-beba1.webp 1x" title="JURIS - Dinamika politik, ekonomi, dan administrasi Dinasti Umayyah" alt="JURIS - Dinamika politik, ekonomi, dan administrasi Dinasti Umayyah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-fiskal-dinasti-umayyah-reformasi-politik-thumb-032ef.webp" title="JURIS - Dinamika politik, ekonomi, dan administrasi Dinasti Umayyah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-fiskal-dinasti-umayyah-reformasi-politik-thumb-032ef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-fiskal-dinasti-umayyah-reformasi-politik-thumb-032ef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-fiskal-dinasti-umayyah-reformasi-politik-thumb-032ef.webp 1x" title="JURIS - Dinamika politik, ekonomi, dan administrasi Dinasti Umayyah" alt="JURIS - Dinamika politik, ekonomi, dan administrasi Dinasti Umayyah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-fiskal-dinasti-umayyah-reformasi-politik-thumb-f4f3b.webp" title="JURIS - Dinamika politik, ekonomi, dan administrasi Dinasti Umayyah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-fiskal-dinasti-umayyah-reformasi-politik-thumb-f4f3b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-fiskal-dinasti-umayyah-reformasi-politik-thumb-f4f3b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-fiskal-dinasti-umayyah-reformasi-politik-thumb-f4f3b.webp 1x" title="JURIS - Dinamika politik, ekonomi, dan administrasi Dinasti Umayyah" alt="JURIS - Dinamika politik, ekonomi, dan administrasi Dinasti Umayyah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64542-efisiensi-fiskal-dinasti-umayyah-reformasi-politik" title="JURIS - Dinamika politik, ekonomi, dan administrasi Dinasti Umayyah" target="_blank">Dinamika politik, ekonomi, dan administrasi Dinasti Umayyah</a>: Untuk memperkaya pemahaman tentang Dinasti Umayyah dan pelajaran yang dapat diambil, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik dan relevan. Pertama, akan sangat berharga jika studi ke depan tidak hanya mengandalkan literatur, tetapi juga mengintegrasikan analisis kuantitatif dan bukti arkeologis. Misalnya, penggalian situs-situs kuno Dinasti Umayyah dapat memberikan data konkret tentang pola perdagangan, produksi pertanian, dan arsitektur administratif, yang memungkinkan kita untuk menguji hipotesis tentang efisiensi fiskal dan distribusi kekayaan yang diuraikan dalam artikel ini. Bagaimana temuan artefak atau sisa-sisa bangunan dapat menjelaskan lebih jauh tentang dampak kebijakan Arabisasi mata uang atau sistem perpajakan di tingkat lokal? Kedua, penelitian dapat memperdalam kesinambungan institusional antara Dinasti Umayyah dan Abbasiyah. Sebuah studi komparatif mengenai evolusi struktur fiskal, sistem patronase suku, dan pengembangan hukum administratif dari satu dinasti ke dinasti berikutnya akan mengungkap bagaimana fondasi Umayyah diteruskan, dimodifikasi, atau bahkan ditolak oleh Abbasiyah, serta implikasinya terhadap tata kelola negara Islam selanjutnya. Terakhir, mengingat artikel ini menyoroti "imperial overstretch" dan kegagalan Umayyah beradaptasi dengan perubahan sosial-politik, penelitian komparatif dengan kekaisaran pra-modern lainnya dapat memberikan wawasan baru. Mengidentifikasi faktor-faktor universal atau spesifik yang membuat suatu kekaisaran berhasil atau gagal dalam mengelola ekspansi wilayah dan keragaman internal dapat membantu kita memahami lebih baik dinamika kekuatan dan kerapuhan negara-negara besar dalam sejarah..
<br>Dinasti Umayyah merupakan prototipe awal negara Islam yang berhasil menggabungkan dimensi politik, fiskal, dan administratif secara terorganisasi, dengan transformasi dari sistem musyawarah menjadi monarki herediter serta inovasi dalam birokrasi dan ekonomi.Namun, ekspansi fiskal tanpa diversifikasi sumber pendapatan dan pengeluaran rutin yang tinggi menyebabkan defisit struktural dan gejala "imperial overstretch", diperparah oleh ketidakseimbangan fiskal serta ketergantungan pada patronase etno-politik.Kegagalan Dinasti Umayyah dalam beradaptasi dan responsif terhadap perubahan sosial-politik menegaskan bahwa keberlangsungan kekuasaan negara modern sangat bergantung pada keseimbangan legitimasi ideologis, kapasitas fiskal, dan birokrasi yang adaptif
<br>Studi berbasis literatur ini mengkaji ulang konsolidasi politik, inovasi fiskal, dan reformasi administratif yang dicapai oleh Kekhalifahan Umayyah (661Ae750 M). Menggunakan pendekatan historiografi kualitatif, penelitian ini mensintesis kronik-kronik primer dan karya akademik terbaru untuk mengungkap tiga perkembangan kunci: (1) transformasi dari kekhalifahan elektif menjadi monarki herediter; (2) unifikasi ekonomi melalui Arabisasi mata uang dan birokrasi; serta (3) kantor administrasi berlapis yang membakukan perpajakan, keadilan, dan komunikasi di seluruh kekaisaran trans-regional. Temuan-temuan ini menunjukkan bagaimana sistem pemerintahan awal, kebijakan moneter, dan desain institusional di bawah Muawiyah, Abdul Malik, dan Umar II mendorong...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-fiskal-dinasti-umayyah-reformasi-politik-thumb-032ef.webp" type="image/webp" length="82906" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-fiskal-dinasti-umayyah-reformasi-politik-thumb-beba1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-fiskal-dinasti-umayyah-reformasi-politik-thumb-032ef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-fiskal-dinasti-umayyah-reformasi-politik-thumb-f4f3b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7178-man4kotapekanbaru.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20347-takuana-jurnal-pendidikan-sains-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kesalehan ibu dan pembentukan kepribadian anak Tafsir Tematik QS Ali Imran Ayat 35Ae36 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kesalehan ibu dan pembentukan kepribadian anak Tafsir Tematik QS Ali Imran Ayat 35Ae36 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kesalehan ibu dan pembentukan kepribadian anak Tafsir Tematik QS Ali Imran Ayat 35Ae36 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64541-kepribadian-anak-karakter-spiritual-adaptasi</link>
	<guid isPermaLink="false">73573ee658af484a6c57096cdec2a68d</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 07:01:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tradisi jum ]]></category>
	<category><![CDATA[ amril m 111 ]]></category>
	<category><![CDATA[ yos sudarso ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[111,amril,jum,m,sudarso,tradisi,yos]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh kesalehan ibu dalam surah lain seperti Surah Al-Baqarah atau Surah Thaha untuk membandingkan konsep serupa. Selain itu, studi tentang dampak budaya lokal terhadap praktik kesalehan ibu dalam konteks pendidikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kesalehan ibu dan pembentukan kepribadian anak: Tafsir Tematik QS. Ali Imran Ayat 35Ae36: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh kesalehan ibu dalam surah lain seperti Surah Al-Baqarah atau Surah Thaha untuk membandingkan konsep serupa. Selain itu, studi tentang dampak budaya lokal terhadap praktik kesalehan ibu dalam konteks pendidikan Islam dapat memberikan wawasan baru. Penelitian juga perlu mengkaji hubungan antara kesalehan ibu dengan perkembangan psikologis jangka panjang anak, termasuk pengaruhnya terhadap kesehatan mental dan sosial di masa dewasa.. Kesalehan ibu memegang peran sentral dalam membentuk kepribadian anak.Ibu bertanggung jawab atas pengasuhan moral dan emosional anak, sementara ayah lebih fokus pada kebutuhan material.Lingkungan, terutama peran ibu, sangat berpengaruh pada perkembangan kepribadian anak.Kesalehan ibu menjadi fondasi penting dalam pendidikan karakter dan nilai kehidupan Studi ini mengeksplorasi peran kesalehan ibu dalam membentuk perkembangan kepribadian anak berdasarkan interpretasi tematik Surah Ali Imran (ayat 35Ae36). Dengan pendekatan kualitatif dan desain berbasis literatur, studi ini mengumpulkan data dari ayat Al-Qur'an, tafsir klasik dan modern, serta literatur akademik pendukung. Analisis data dilakukan melalui analisis konten dalam kerangka tafsir tematik Al-Qur'an. Temuan menunjukkan empat poin utama: (1) anak merupakan amanat Tuhan yang memiliki kebersihan alami, dengan ibu... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/f/kepribadian-anak-karakter-spiritual-adaptasi-emosi-thumb-b278d.webp" title="JURIS - Kesalehan ibu dan pembentukan kepribadian anak: Tafsir Tematik QS. Ali Imran Ayat 35Ae36" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/kepribadian-anak-karakter-spiritual-adaptasi-emosi-thumb-b278d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/kepribadian-anak-karakter-spiritual-adaptasi-emosi-thumb-b278d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/kepribadian-anak-karakter-spiritual-adaptasi-emosi-thumb-b278d.webp 1x" title="JURIS - Kesalehan ibu dan pembentukan kepribadian anak: Tafsir Tematik QS. Ali Imran Ayat 35Ae36" alt="JURIS - Kesalehan ibu dan pembentukan kepribadian anak: Tafsir Tematik QS. Ali Imran Ayat 35Ae36" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/kepribadian-anak-karakter-spiritual-adaptasi-emosi-thumb-74956.webp" title="JURIS - Kesalehan ibu dan pembentukan kepribadian anak: Tafsir Tematik QS. Ali Imran Ayat 35Ae36" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/kepribadian-anak-karakter-spiritual-adaptasi-emosi-thumb-74956.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/kepribadian-anak-karakter-spiritual-adaptasi-emosi-thumb-74956.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/kepribadian-anak-karakter-spiritual-adaptasi-emosi-thumb-74956.webp 1x" title="JURIS - Kesalehan ibu dan pembentukan kepribadian anak: Tafsir Tematik QS. Ali Imran Ayat 35Ae36" alt="JURIS - Kesalehan ibu dan pembentukan kepribadian anak: Tafsir Tematik QS. Ali Imran Ayat 35Ae36" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/kepribadian-anak-karakter-spiritual-adaptasi-emosi-thumb-53a06.webp" title="JURIS - Kesalehan ibu dan pembentukan kepribadian anak: Tafsir Tematik QS. Ali Imran Ayat 35Ae36" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/kepribadian-anak-karakter-spiritual-adaptasi-emosi-thumb-53a06.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/kepribadian-anak-karakter-spiritual-adaptasi-emosi-thumb-53a06.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/kepribadian-anak-karakter-spiritual-adaptasi-emosi-thumb-53a06.webp 1x" title="JURIS - Kesalehan ibu dan pembentukan kepribadian anak: Tafsir Tematik QS. Ali Imran Ayat 35Ae36" alt="JURIS - Kesalehan ibu dan pembentukan kepribadian anak: Tafsir Tematik QS. Ali Imran Ayat 35Ae36" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64541-kepribadian-anak-karakter-spiritual-adaptasi" title="JURIS - Kesalehan ibu dan pembentukan kepribadian anak: Tafsir Tematik QS. Ali Imran Ayat 35Ae36" target="_blank">Kesalehan ibu dan pembentukan kepribadian anak: Tafsir Tematik QS. Ali Imran Ayat 35Ae36</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh kesalehan ibu dalam surah lain seperti Surah Al-Baqarah atau Surah Thaha untuk membandingkan konsep serupa. Selain itu, studi tentang dampak budaya lokal terhadap praktik kesalehan ibu dalam konteks pendidikan Islam dapat memberikan wawasan baru. Penelitian juga perlu mengkaji hubungan antara kesalehan ibu dengan perkembangan psikologis jangka panjang anak, termasuk pengaruhnya terhadap kesehatan mental dan sosial di masa dewasa..
<br>Kesalehan ibu memegang peran sentral dalam membentuk kepribadian anak.Ibu bertanggung jawab atas pengasuhan moral dan emosional anak, sementara ayah lebih fokus pada kebutuhan material.Lingkungan, terutama peran ibu, sangat berpengaruh pada perkembangan kepribadian anak.Kesalehan ibu menjadi fondasi penting dalam pendidikan karakter dan nilai kehidupan
<br>Studi ini mengeksplorasi peran kesalehan ibu dalam membentuk perkembangan kepribadian anak berdasarkan interpretasi tematik Surah Ali Imran (ayat 35Ae36). Dengan pendekatan kualitatif dan desain berbasis literatur, studi ini mengumpulkan data dari ayat Al-Qur'an, tafsir klasik dan modern, serta literatur akademik pendukung. Analisis data dilakukan melalui analisis konten dalam kerangka tafsir tematik Al-Qur'an. Temuan menunjukkan empat poin utama: (1) anak merupakan amanat Tuhan yang memiliki kebersihan alami, dengan ibu...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/f/kepribadian-anak-karakter-spiritual-adaptasi-emosi-thumb-53a06.webp" type="image/webp" length="129352" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/kepribadian-anak-karakter-spiritual-adaptasi-emosi-thumb-b278d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/kepribadian-anak-karakter-spiritual-adaptasi-emosi-thumb-74956.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/kepribadian-anak-karakter-spiritual-adaptasi-emosi-thumb-53a06.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7178-man4kotapekanbaru.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20347-takuana-jurnal-pendidikan-sains-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Impact of Online Loans on Consumptive Behavior Among Students in The City of Bandung ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Impact of Online Loans on Consumptive Behavior Among Students in The City of Bandung ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Impact of Online Loans on Consumptive Behavior Among Students in The City of Bandung ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64556-value-perilaku-konsumtif-mahasiswa-asymp</link>
	<guid isPermaLink="false">a82e305c5b4dab172c6cc35407d92a88</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 06:39:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ malang city ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[city,header,malang,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: (1) Mempelajari dampak jangka panjang pinjaman online terhadap kesehatan mental mahasiswa, khususnya yang mengalami gagal bayar. (2) Mengkaji efektivitas regulasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Impact of Online Loans on Consumptive Behavior Among Students in The City of Bandung: Berdasarkan hasil penelitian, tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: (1) Mempelajari dampak jangka panjang pinjaman online terhadap kesehatan mental mahasiswa, khususnya yang mengalami gagal bayar. (2) Mengkaji efektivitas regulasi OJK dalam menekan praktik pinjaman ilegal dan melindungi konsumen. (3) Mengembangkan program literasi keuangan berbasis teknologi untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa dalam mengelola pinjaman online. Penelitian ini dapat memberikan dasar untuk kebijakan yang lebih inklusif dan perlindungan konsumen yang lebih kuat.. Pinjaman online memberikan dampak positif dan negatif terhadap perilaku konsumtif mahasiswa di Kota Bandung.Dampak positif meliputi bantuan finansial darurat, sementara dampak negatif mencakup peningkatan utang, tekanan psikologis, dan risiko penagihan ilegal.Mahasiswa cenderung menggunakan pinjaman online untuk kebutuhan konsumtif dan hedonistik, seperti belanja elektronik dan hiburan.Penelitian ini menekankan pentingnya literasi keuangan dan regulasi yang lebih ketat untuk mengurangi risiko pinjaman online Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pinjaman online (pinjol) terhadap perilaku konsumtif mahasiswa di Kota Bandung. Pinjaman online telah menjadi fenomena yang signifikan dalam masyarakat modern saat ini, khususnya di kalangan mahasiswa yang cenderung rentan terhadap pengaruh ekonomi digital. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara mendalam. Informan dalam penelitian ini sebayak 12 orang terdiri dari informan kunci yaitu mahasiswa 10 orang dan 2 orang informan pendukung. Lokasi penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/b/value-perilaku-konsumtif-mahasiswa-asymp-gaya-hidu-thumb-e3c6a.webp" title="JURIS - The Impact of Online Loans on Consumptive Behavior Among Students in The City of Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/value-perilaku-konsumtif-mahasiswa-asymp-gaya-hidu-thumb-e3c6a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/value-perilaku-konsumtif-mahasiswa-asymp-gaya-hidu-thumb-e3c6a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/value-perilaku-konsumtif-mahasiswa-asymp-gaya-hidu-thumb-e3c6a.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Online Loans on Consumptive Behavior Among Students in The City of Bandung" alt="JURIS - The Impact of Online Loans on Consumptive Behavior Among Students in The City of Bandung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/value-perilaku-konsumtif-mahasiswa-asymp-gaya-hidu-thumb-e8253.webp" title="JURIS - The Impact of Online Loans on Consumptive Behavior Among Students in The City of Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/value-perilaku-konsumtif-mahasiswa-asymp-gaya-hidu-thumb-e8253.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/value-perilaku-konsumtif-mahasiswa-asymp-gaya-hidu-thumb-e8253.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/value-perilaku-konsumtif-mahasiswa-asymp-gaya-hidu-thumb-e8253.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Online Loans on Consumptive Behavior Among Students in The City of Bandung" alt="JURIS - The Impact of Online Loans on Consumptive Behavior Among Students in The City of Bandung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/value-perilaku-konsumtif-mahasiswa-asymp-gaya-hidu-thumb-cacf8.webp" title="JURIS - The Impact of Online Loans on Consumptive Behavior Among Students in The City of Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/value-perilaku-konsumtif-mahasiswa-asymp-gaya-hidu-thumb-cacf8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/value-perilaku-konsumtif-mahasiswa-asymp-gaya-hidu-thumb-cacf8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/value-perilaku-konsumtif-mahasiswa-asymp-gaya-hidu-thumb-cacf8.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Online Loans on Consumptive Behavior Among Students in The City of Bandung" alt="JURIS - The Impact of Online Loans on Consumptive Behavior Among Students in The City of Bandung" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64556-value-perilaku-konsumtif-mahasiswa-asymp" title="JURIS - The Impact of Online Loans on Consumptive Behavior Among Students in The City of Bandung" target="_blank">The Impact of Online Loans on Consumptive Behavior Among Students in The City of Bandung</a>: Berdasarkan hasil penelitian, tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: (1) Mempelajari dampak jangka panjang pinjaman online terhadap kesehatan mental mahasiswa, khususnya yang mengalami gagal bayar. (2) Mengkaji efektivitas regulasi OJK dalam menekan praktik pinjaman ilegal dan melindungi konsumen. (3) Mengembangkan program literasi keuangan berbasis teknologi untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa dalam mengelola pinjaman online. Penelitian ini dapat memberikan dasar untuk kebijakan yang lebih inklusif dan perlindungan konsumen yang lebih kuat..
<br>Pinjaman online memberikan dampak positif dan negatif terhadap perilaku konsumtif mahasiswa di Kota Bandung.Dampak positif meliputi bantuan finansial darurat, sementara dampak negatif mencakup peningkatan utang, tekanan psikologis, dan risiko penagihan ilegal.Mahasiswa cenderung menggunakan pinjaman online untuk kebutuhan konsumtif dan hedonistik, seperti belanja elektronik dan hiburan.Penelitian ini menekankan pentingnya literasi keuangan dan regulasi yang lebih ketat untuk mengurangi risiko pinjaman online
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pinjaman online (pinjol) terhadap perilaku konsumtif mahasiswa di Kota Bandung. Pinjaman online telah menjadi fenomena yang signifikan dalam masyarakat modern saat ini, khususnya di kalangan mahasiswa yang cenderung rentan terhadap pengaruh ekonomi digital. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara mendalam. Informan dalam penelitian ini sebayak 12 orang terdiri dari informan kunci yaitu mahasiswa 10 orang dan 2 orang informan pendukung. Lokasi penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/b/value-perilaku-konsumtif-mahasiswa-asymp-gaya-hidu-thumb-e3c6a.webp" type="image/webp" length="99288" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/value-perilaku-konsumtif-mahasiswa-asymp-gaya-hidu-thumb-e3c6a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/value-perilaku-konsumtif-mahasiswa-asymp-gaya-hidu-thumb-e8253.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/value-perilaku-konsumtif-mahasiswa-asymp-gaya-hidu-thumb-cacf8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20354-jurnal-sosiologi-pendidikan-humanis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Case Study of Parenting Patterns in Five Long House Families in Kampung Air Balikpapan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Case Study of Parenting Patterns in Five Long House Families in Kampung Air Balikpapan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Case Study of Parenting Patterns in Five Long House Families in Kampung Air Balikpapan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64552-penelantaran-anak-keluarga-tepak-kekerasan</link>
	<guid isPermaLink="false">7376ecf7b8c8a1f24a4416e77fdfbdbb</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 06:37:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak program pendidikan alternatif berbasis komunitas dalam mengurangi tingkat pernikahan dini di kawasan rumah panjang. 2. Studi tentang efektivitas pendekatan ekonomi kreatif untuk meningkatkan kemandirian janda ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Case Study of Parenting Patterns in Five Long-House Families in Kampung Air Balikpapan: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak program pendidikan alternatif berbasis komunitas dalam mengurangi tingkat pernikahan dini di kawasan rumah panjang. 2. Studi tentang efektivitas pendekatan ekonomi kreatif untuk meningkatkan kemandirian janda muda yang menjadi korban pernikahan dini. 3. Analisis peran tokoh adat dan pemerintah desa dalam memperkuat penerapan kebijakan perlindungan anak dan perempuan di lingkungan rumah panjang.. Kondisi sosial keluarga rumah panjang di Kampung Atas Air Kota Balikpapan menunjukkan minimnya privasi anggota keluarga dan masalah seperti pernikahan dini akibat kehamilan di luar nikah.Pola asuh yang bersifat permisif dan tidak melibatkan anggota keluarga menyebabkan pergaulan bebas dan pelanggaran norma sosial.Strategi yang dilakukan oleh tokoh masyarakat dan pemerintah setempat mencakup pendidikan alternatif, beasiswa, serta penguatan ekonomi bagi janda muda korban pernikahan dini Pentingnya menyadari bahwa pola asuh yang salah dapat menyebabkan berbagai masalah sosial yang serius seperti pergaulan bebas, kekerasan seksual pada anak perempuan, pernikahan dini, penelantaran, putus sekolah, serta pengedaran dan penggunaan narkoba. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola asuh anak-anak keluarga yang bermukim di rumah panjang Kampung Atas Air Kelurahan Margasari Kecamatan Balikpapan Barat Kota Balikpapan. Perspektif sosiologi yang digunakan adalah perspektif kritis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/3/penelantaran-anak-keluarga-tepak-kekerasan-seksual-thumb-0095e.webp" title="JURIS - Case Study of Parenting Patterns in Five Long-House Families in Kampung Air Balikpapan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/penelantaran-anak-keluarga-tepak-kekerasan-seksual-thumb-0095e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/penelantaran-anak-keluarga-tepak-kekerasan-seksual-thumb-0095e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/penelantaran-anak-keluarga-tepak-kekerasan-seksual-thumb-0095e.webp 1x" title="JURIS - Case Study of Parenting Patterns in Five Long-House Families in Kampung Air Balikpapan" alt="JURIS - Case Study of Parenting Patterns in Five Long-House Families in Kampung Air Balikpapan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/penelantaran-anak-keluarga-tepak-kekerasan-seksual-thumb-50a5b.webp" title="JURIS - Case Study of Parenting Patterns in Five Long-House Families in Kampung Air Balikpapan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/penelantaran-anak-keluarga-tepak-kekerasan-seksual-thumb-50a5b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/penelantaran-anak-keluarga-tepak-kekerasan-seksual-thumb-50a5b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/penelantaran-anak-keluarga-tepak-kekerasan-seksual-thumb-50a5b.webp 1x" title="JURIS - Case Study of Parenting Patterns in Five Long-House Families in Kampung Air Balikpapan" alt="JURIS - Case Study of Parenting Patterns in Five Long-House Families in Kampung Air Balikpapan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/penelantaran-anak-keluarga-tepak-kekerasan-seksual-thumb-d1b95.webp" title="JURIS - Case Study of Parenting Patterns in Five Long-House Families in Kampung Air Balikpapan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/penelantaran-anak-keluarga-tepak-kekerasan-seksual-thumb-d1b95.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/penelantaran-anak-keluarga-tepak-kekerasan-seksual-thumb-d1b95.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/penelantaran-anak-keluarga-tepak-kekerasan-seksual-thumb-d1b95.webp 1x" title="JURIS - Case Study of Parenting Patterns in Five Long-House Families in Kampung Air Balikpapan" alt="JURIS - Case Study of Parenting Patterns in Five Long-House Families in Kampung Air Balikpapan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64552-penelantaran-anak-keluarga-tepak-kekerasan" title="JURIS - Case Study of Parenting Patterns in Five Long-House Families in Kampung Air Balikpapan" target="_blank">Case Study of Parenting Patterns in Five Long-House Families in Kampung Air Balikpapan</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak program pendidikan alternatif berbasis komunitas dalam mengurangi tingkat pernikahan dini di kawasan rumah panjang. 2. Studi tentang efektivitas pendekatan ekonomi kreatif untuk meningkatkan kemandirian janda muda yang menjadi korban pernikahan dini. 3. Analisis peran tokoh adat dan pemerintah desa dalam memperkuat penerapan kebijakan perlindungan anak dan perempuan di lingkungan rumah panjang..
<br>Kondisi sosial keluarga rumah panjang di Kampung Atas Air Kota Balikpapan menunjukkan minimnya privasi anggota keluarga dan masalah seperti pernikahan dini akibat kehamilan di luar nikah.Pola asuh yang bersifat permisif dan tidak melibatkan anggota keluarga menyebabkan pergaulan bebas dan pelanggaran norma sosial.Strategi yang dilakukan oleh tokoh masyarakat dan pemerintah setempat mencakup pendidikan alternatif, beasiswa, serta penguatan ekonomi bagi janda muda korban pernikahan dini
<br>Pentingnya menyadari bahwa pola asuh yang salah dapat menyebabkan berbagai masalah sosial yang serius seperti pergaulan bebas, kekerasan seksual pada anak perempuan, pernikahan dini, penelantaran, putus sekolah, serta pengedaran dan penggunaan narkoba. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola asuh anak-anak keluarga yang bermukim di rumah panjang Kampung Atas Air Kelurahan Margasari Kecamatan Balikpapan Barat Kota Balikpapan. Perspektif sosiologi yang digunakan adalah perspektif kritis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/3/penelantaran-anak-keluarga-tepak-kekerasan-seksual-thumb-50a5b.webp" type="image/webp" length="96656" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/penelantaran-anak-keluarga-tepak-kekerasan-seksual-thumb-0095e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/penelantaran-anak-keluarga-tepak-kekerasan-seksual-thumb-50a5b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/penelantaran-anak-keluarga-tepak-kekerasan-seksual-thumb-d1b95.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20354-jurnal-sosiologi-pendidikan-humanis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Gender and Fashion Style Choices in University Students ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gender and Fashion Style Choices in University Students ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gender and Fashion Style Choices in University Students ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64559-mahasiswa-konsep-korban-konstruksi-gender-fashion</link>
	<guid isPermaLink="false">47b2f111ecfdf07abdff989583af0212</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 06:31:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ urban youth ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,urban,youth]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak budaya lokal terhadap konstruksi gender dalam pilihan fashion mahasiswa di daerah pedesaan, yang mungkin memiliki dinamika berbeda dibandingkan kota besar. Selain itu, studi tentang peran media sosial dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Gender and Fashion Style Choices in University Students: Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak budaya lokal terhadap konstruksi gender dalam pilihan fashion mahasiswa di daerah pedesaan, yang mungkin memiliki dinamika berbeda dibandingkan kota besar. Selain itu, studi tentang peran media sosial dalam memperkuat atau mengubah stereotip gender melalui representasi fashion di platform digital bisa menjadi arah baru. Terakhir, penelitian eksperimental yang menguji respons masyarakat terhadap pakaian unisex dalam konteks budaya Indonesia dapat memberikan wawasan tentang akseptasi konsep gender yang lebih inklusif.. Penelitian ini menunjukkan bahwa fashion bagi para mahasiswa menjadi salah satu cara untuk mengekspresikan identitas dan citra diri mereka, salah satunya mengenai gender.Norma gender yang ditanamkan sejak kecil oleh keluarga melalui sosialisasi, enkulturasi, dan internalisasi gender masih berpengaruh pada pilihan style fashion para mahasiswa, meskipun mereka mulai menunjukkan fleksibilitas dan melampaui batasan-batasan gender konvensional.Fleksibilitas dalam style fashion ditunjukkan dengan menyesuaikan gaya mereka dengan konteks sosial, acara tertentu, dan kenyamanan pribadi.Selain itu, pemahaman gender yang semakin luas mendorong para mahasiswa untuk mengekspresikan identitas gender mereka dengan lebih bebas dan autentik melalui style fashion.Bagi mahasiswa konsep feminin dan maskulin dalam fashion dianggap sebagai konstruksi sosial yang dapat dikonstruksi dan diinterpretasikan ulang oleh setiap individu Artikel ini melihat bahwa konsep gender yang berlaku pada setiap mahasiswa didapatkan melalui sosialisasi, enkulturasi, internalisasi dari agen sosialisasi yang berbeda-beda. Selain itu, penelitian ini juga mengulas lebih dalam kaitan konsep gender dengan pilihan style fashion pada kelompok sosial yang khusus, yaitu mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-fenomenologi untuk menelusuri dan menggali pengalaman sosialisasi, internalisasi, dan enkulturasi gender para mahasiswa, dan kaitan antara hal itu dengan pilihan style fashion mereka. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat/tidak terdapat kaitan antara gender dan pilihan style fashion mahasiswa. Dalam hasil penelitian ini melihat fashion sebagai salah satu media dalam mengekspresikan identitas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/a/mahasiswa-konsep-korban-konstruksi-gender-fashion-thumb-76265.webp" title="JURIS - Gender and Fashion Style Choices in University Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/mahasiswa-konsep-korban-konstruksi-gender-fashion-thumb-76265.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/mahasiswa-konsep-korban-konstruksi-gender-fashion-thumb-76265.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/mahasiswa-konsep-korban-konstruksi-gender-fashion-thumb-76265.webp 1x" title="JURIS - Gender and Fashion Style Choices in University Students" alt="JURIS - Gender and Fashion Style Choices in University Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/a/mahasiswa-konsep-korban-konstruksi-gender-fashion-thumb-91892.webp" title="JURIS - Gender and Fashion Style Choices in University Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/mahasiswa-konsep-korban-konstruksi-gender-fashion-thumb-91892.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/mahasiswa-konsep-korban-konstruksi-gender-fashion-thumb-91892.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/mahasiswa-konsep-korban-konstruksi-gender-fashion-thumb-91892.webp 1x" title="JURIS - Gender and Fashion Style Choices in University Students" alt="JURIS - Gender and Fashion Style Choices in University Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/a/mahasiswa-konsep-korban-konstruksi-gender-fashion-thumb-6e6e8.webp" title="JURIS - Gender and Fashion Style Choices in University Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/mahasiswa-konsep-korban-konstruksi-gender-fashion-thumb-6e6e8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/mahasiswa-konsep-korban-konstruksi-gender-fashion-thumb-6e6e8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/mahasiswa-konsep-korban-konstruksi-gender-fashion-thumb-6e6e8.webp 1x" title="JURIS - Gender and Fashion Style Choices in University Students" alt="JURIS - Gender and Fashion Style Choices in University Students" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64559-mahasiswa-konsep-korban-konstruksi-gender-fashion" title="JURIS - Gender and Fashion Style Choices in University Students" target="_blank">Gender and Fashion Style Choices in University Students</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak budaya lokal terhadap konstruksi gender dalam pilihan fashion mahasiswa di daerah pedesaan, yang mungkin memiliki dinamika berbeda dibandingkan kota besar. Selain itu, studi tentang peran media sosial dalam memperkuat atau mengubah stereotip gender melalui representasi fashion di platform digital bisa menjadi arah baru. Terakhir, penelitian eksperimental yang menguji respons masyarakat terhadap pakaian unisex dalam konteks budaya Indonesia dapat memberikan wawasan tentang akseptasi konsep gender yang lebih inklusif..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa fashion bagi para mahasiswa menjadi salah satu cara untuk mengekspresikan identitas dan citra diri mereka, salah satunya mengenai gender.Norma gender yang ditanamkan sejak kecil oleh keluarga melalui sosialisasi, enkulturasi, dan internalisasi gender masih berpengaruh pada pilihan style fashion para mahasiswa, meskipun mereka mulai menunjukkan fleksibilitas dan melampaui batasan-batasan gender konvensional.Fleksibilitas dalam style fashion ditunjukkan dengan menyesuaikan gaya mereka dengan konteks sosial, acara tertentu, dan kenyamanan pribadi.Selain itu, pemahaman gender yang semakin luas mendorong para mahasiswa untuk mengekspresikan identitas gender mereka dengan lebih bebas dan autentik melalui style fashion.Bagi mahasiswa konsep feminin dan maskulin dalam fashion dianggap sebagai konstruksi sosial yang dapat dikonstruksi dan diinterpretasikan ulang oleh setiap individu
<br>Artikel ini melihat bahwa konsep gender yang berlaku pada setiap mahasiswa didapatkan melalui sosialisasi, enkulturasi, internalisasi dari agen sosialisasi yang berbeda-beda. Selain itu, penelitian ini juga mengulas lebih dalam kaitan konsep gender dengan pilihan style fashion pada kelompok sosial yang khusus, yaitu mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-fenomenologi untuk menelusuri dan menggali pengalaman sosialisasi, internalisasi, dan enkulturasi gender para mahasiswa, dan kaitan antara hal itu dengan pilihan style fashion mereka. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat/tidak terdapat kaitan antara gender dan pilihan style fashion mahasiswa. Dalam hasil penelitian ini melihat fashion sebagai salah satu media dalam mengekspresikan identitas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/a/mahasiswa-konsep-korban-konstruksi-gender-fashion-thumb-76265.webp" type="image/webp" length="57586" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/mahasiswa-konsep-korban-konstruksi-gender-fashion-thumb-76265.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/mahasiswa-konsep-korban-konstruksi-gender-fashion-thumb-91892.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/mahasiswa-konsep-korban-konstruksi-gender-fashion-thumb-6e6e8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20354-jurnal-sosiologi-pendidikan-humanis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Navigating The Flow of Challenges Problematics of Implementing Kurikulum Merdeka in Sociological Subject at SMAN 1 Tumpang Malang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Navigating The Flow of Challenges Problematics of Implementing Kurikulum Merdeka in Sociological Subject at SMAN 1 Tumpang Malang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Navigating The Flow of Challenges Problematics of Implementing Kurikulum Merdeka in Sociological Subject at SMAN 1 Tumpang Malang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64551-pemahaman-siswa-peran-guru-kesulitan-problem</link>
	<guid isPermaLink="false">9edb05e7ad00331648ec31f51d83aa67</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 06:10:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan strategi pembelajaran inovatif yang sesuai dengan karakteristik siswa di SMAN 1 Tumpang, seperti mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran dan menciptakan lingkungan belajar yang inklusif. 2. Mengkaji ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Navigating The Flow of Challenges: Problematics of Implementing Kurikulum Merdeka in Sociological Subject at SMAN 1 Tumpang - Malang: 1. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan strategi pembelajaran inovatif yang sesuai dengan karakteristik siswa di SMAN 1 Tumpang, seperti mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran dan menciptakan lingkungan belajar yang inklusif. 2. Mengkaji lebih dalam tentang peran guru dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka, termasuk tantangan dan solusi yang mereka hadapi dalam memfasilitasi proses belajar-mengajar yang mandiri dan kreatif. 3. Menjelajahi dampak kurikulum merdeka terhadap prestasi akademik siswa, terutama dalam mata pelajaran sosiologi, dan mengidentifikasi strategi yang dapat meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan.. Penerapan kurikulum merdeka di SMAN 1 Tumpang ini juga memiliki beberapa tantangan dan kesulitan.Salah satu tantangan utama adalah perubahan mindset dan kebiasaan siswa.Sebagian siswa terbiasa dengan pembelajaran yang lebih tradisional dan memerlukan waktu untuk mengadaptasi peran aktif dalam pembelajaran.Berbagai kesulitan dalam pengimplementasian kurikulum merdeka di SMAN 1 Tumpang diantanya yaitu penyusunan modul ajar yang dulunya disebut dengan RPP, menyesuaikan administrasi pembelajaran sesuai dengan pedoman kurikulum merdeka.Dalam menerapkan kurikulum merdeka tentu saja membutuhkan strategi.Informan penelitian selaku guru Sosiologi SMAN 1 Tumpang memiliki strategi unik yang diterapkan pada saat mengajar, yaitu berusaha menjadikan mata pelajaran Sosiologi sebagai mata pelajaran yang menyenangkan.Penugasan yang diberikan bukan berbentuk soal, melainkan tes lisan berupa sharing mengenai kejadian atau masalah yang siswa hadapi kemudian mengaitkannya dengan Sosiologi.Penilaian dilakukan dengan melihat sejauh mana siswa dapat mengatasi masalah tersebut (problem solving).Sedangkan media pembelajaran yang digunakan adalah media pembelajaran digital melalui aplikasi Kahoot.Kahoot sering digunakan untuk evaluasi pembelajaran seperti untuk kuis atau test, dan juga untuk ujian.Tidak hanya Kahoot, dalam melaksanakan pembelajaran juga menggunakan media lainnya.Dukungan dari guru, orang tua, dan lingkungan belajar sangat penting untuk membantu siswa mengatasi ketakutan akan kemandirian dan meningkatkan keterampilan metakognitif.Dalam menghadapi berbagai kesulitan tersebut, sekolah dapat mengambil berbagai solusi strategis, seperti mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran, memberikan pelatihan dan pembinaan kepada guru, dan menciptakan kolaborasi antara guru dan siswa.Dukungan dan partisipasi dari pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat juga menjadi kunci untuk menghadapi tantangan dalam implementasi Kurikulum Merdeka.Dengan menerapkan teori AGIL dalam proses implementasi Kurikulum Merdeka, SMAN 1 Tumpang dapat mengidentifikasi aspek-aspek yang perlu diperkuat dan diintegrasikan untuk mencapai keberhasilan dalam penerapan kurikulum baru ini.Melalui adaptasi, pencapaian tujuan, integrasi, dan pemeliharaan nilai-nilai yang sesuai, sekolah dapat menghadapi berbagai tantangan dan mengoptimalkan manfaat dari Kurikulum Merdeka bagi pembelajaran dan perkembangan siswa Kurikulum Merdeka bertujuan untuk memberdayakan peserta didik dengan pendekatan pembelajaran yang lebih mandiri dan inovatif. Namun, proses implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran sosiologi di SMAN 1 Tumpang dihadapkan pada sejumlah problematika. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tantangan, kesulitan, solusi dan strategi penerapan kurikulum Merdeka dalam konteks pembelajaran sosiologi di SMAN 1 Tumpang. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling yaitu salah satu guru Sosiologi SMAN 1 Tumpang yang terlibat dalam proses pembelajaran dan staf sekolah yang terkait dengan implementasi kurikulum merdeka. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Implementasi kurikulum merdeka di SMAN 1 Tumpang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/8/pemahaman-siswa-peran-guru-kesulitan-problem-solvi-thumb-54693.webp" title="JURIS - Navigating The Flow of Challenges: Problematics of Implementing Kurikulum Merdeka in Sociological Subject  at SMAN 1 Tumpang - Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/pemahaman-siswa-peran-guru-kesulitan-problem-solvi-thumb-54693.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/pemahaman-siswa-peran-guru-kesulitan-problem-solvi-thumb-54693.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/pemahaman-siswa-peran-guru-kesulitan-problem-solvi-thumb-54693.webp 1x" title="JURIS - Navigating The Flow of Challenges: Problematics of Implementing Kurikulum Merdeka in Sociological Subject  at SMAN 1 Tumpang - Malang" alt="JURIS - Navigating The Flow of Challenges: Problematics of Implementing Kurikulum Merdeka in Sociological Subject  at SMAN 1 Tumpang - Malang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/pemahaman-siswa-peran-guru-kesulitan-problem-solvi-thumb-01dcf.webp" title="JURIS - Navigating The Flow of Challenges: Problematics of Implementing Kurikulum Merdeka in Sociological Subject  at SMAN 1 Tumpang - Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/pemahaman-siswa-peran-guru-kesulitan-problem-solvi-thumb-01dcf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/pemahaman-siswa-peran-guru-kesulitan-problem-solvi-thumb-01dcf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/pemahaman-siswa-peran-guru-kesulitan-problem-solvi-thumb-01dcf.webp 1x" title="JURIS - Navigating The Flow of Challenges: Problematics of Implementing Kurikulum Merdeka in Sociological Subject  at SMAN 1 Tumpang - Malang" alt="JURIS - Navigating The Flow of Challenges: Problematics of Implementing Kurikulum Merdeka in Sociological Subject  at SMAN 1 Tumpang - Malang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/pemahaman-siswa-peran-guru-kesulitan-problem-solvi-thumb-3d255.webp" title="JURIS - Navigating The Flow of Challenges: Problematics of Implementing Kurikulum Merdeka in Sociological Subject  at SMAN 1 Tumpang - Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/pemahaman-siswa-peran-guru-kesulitan-problem-solvi-thumb-3d255.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/pemahaman-siswa-peran-guru-kesulitan-problem-solvi-thumb-3d255.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/pemahaman-siswa-peran-guru-kesulitan-problem-solvi-thumb-3d255.webp 1x" title="JURIS - Navigating The Flow of Challenges: Problematics of Implementing Kurikulum Merdeka in Sociological Subject  at SMAN 1 Tumpang - Malang" alt="JURIS - Navigating The Flow of Challenges: Problematics of Implementing Kurikulum Merdeka in Sociological Subject  at SMAN 1 Tumpang - Malang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64551-pemahaman-siswa-peran-guru-kesulitan-problem" title="JURIS - Navigating The Flow of Challenges: Problematics of Implementing Kurikulum Merdeka in Sociological Subject  at SMAN 1 Tumpang - Malang" target="_blank">Navigating The Flow of Challenges: Problematics of Implementing Kurikulum Merdeka in Sociological Subject  at SMAN 1 Tumpang - Malang</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan strategi pembelajaran inovatif yang sesuai dengan karakteristik siswa di SMAN 1 Tumpang, seperti mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran dan menciptakan lingkungan belajar yang inklusif. 2. Mengkaji lebih dalam tentang peran guru dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka, termasuk tantangan dan solusi yang mereka hadapi dalam memfasilitasi proses belajar-mengajar yang mandiri dan kreatif. 3. Menjelajahi dampak kurikulum merdeka terhadap prestasi akademik siswa, terutama dalam mata pelajaran sosiologi, dan mengidentifikasi strategi yang dapat meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan..
<br>Penerapan kurikulum merdeka di SMAN 1 Tumpang ini juga memiliki beberapa tantangan dan kesulitan.Salah satu tantangan utama adalah perubahan mindset dan kebiasaan siswa.Sebagian siswa terbiasa dengan pembelajaran yang lebih tradisional dan memerlukan waktu untuk mengadaptasi peran aktif dalam pembelajaran.Berbagai kesulitan dalam pengimplementasian kurikulum merdeka di SMAN 1 Tumpang diantanya yaitu penyusunan modul ajar yang dulunya disebut dengan RPP, menyesuaikan administrasi pembelajaran sesuai dengan pedoman kurikulum merdeka.Dalam menerapkan kurikulum merdeka tentu saja membutuhkan strategi.Informan penelitian selaku guru Sosiologi SMAN 1 Tumpang memiliki strategi unik yang diterapkan pada saat mengajar, yaitu berusaha menjadikan mata pelajaran Sosiologi sebagai mata pelajaran yang menyenangkan.Penugasan yang diberikan bukan berbentuk soal, melainkan tes lisan berupa sharing mengenai kejadian atau masalah yang siswa hadapi kemudian mengaitkannya dengan Sosiologi.Penilaian dilakukan dengan melihat sejauh mana siswa dapat mengatasi masalah tersebut (problem solving).Sedangkan media pembelajaran yang digunakan adalah media pembelajaran digital melalui aplikasi Kahoot.Kahoot sering digunakan untuk evaluasi pembelajaran seperti untuk kuis atau test, dan juga untuk ujian.Tidak hanya Kahoot, dalam melaksanakan pembelajaran juga menggunakan media lainnya.Dukungan dari guru, orang tua, dan lingkungan belajar sangat penting untuk membantu siswa mengatasi ketakutan akan kemandirian dan meningkatkan keterampilan metakognitif.Dalam menghadapi berbagai kesulitan tersebut, sekolah dapat mengambil berbagai solusi strategis, seperti mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran, memberikan pelatihan dan pembinaan kepada guru, dan menciptakan kolaborasi antara guru dan siswa.Dukungan dan partisipasi dari pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat juga menjadi kunci untuk menghadapi tantangan dalam implementasi Kurikulum Merdeka.Dengan menerapkan teori AGIL dalam proses implementasi Kurikulum Merdeka, SMAN 1 Tumpang dapat mengidentifikasi aspek-aspek yang perlu diperkuat dan diintegrasikan untuk mencapai keberhasilan dalam penerapan kurikulum baru ini.Melalui adaptasi, pencapaian tujuan, integrasi, dan pemeliharaan nilai-nilai yang sesuai, sekolah dapat menghadapi berbagai tantangan dan mengoptimalkan manfaat dari Kurikulum Merdeka bagi pembelajaran dan perkembangan siswa
<br>Kurikulum Merdeka bertujuan untuk memberdayakan peserta didik dengan pendekatan pembelajaran yang lebih mandiri dan inovatif. Namun, proses implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran sosiologi di SMAN 1 Tumpang dihadapkan pada sejumlah problematika. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tantangan, kesulitan, solusi dan strategi penerapan kurikulum Merdeka dalam konteks pembelajaran sosiologi di SMAN 1 Tumpang. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling yaitu salah satu guru Sosiologi SMAN 1 Tumpang yang terlibat dalam proses pembelajaran dan staf sekolah yang terkait dengan implementasi kurikulum merdeka. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Implementasi kurikulum merdeka di SMAN 1 Tumpang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/8/pemahaman-siswa-peran-guru-kesulitan-problem-solvi-thumb-01dcf.webp" type="image/webp" length="96868" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/pemahaman-siswa-peran-guru-kesulitan-problem-solvi-thumb-54693.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/pemahaman-siswa-peran-guru-kesulitan-problem-solvi-thumb-01dcf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/pemahaman-siswa-peran-guru-kesulitan-problem-solvi-thumb-3d255.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20354-jurnal-sosiologi-pendidikan-humanis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Involution of Community Empowerment in Strengthening the Household Economy of Homeless and Beggars in Topeng Village Malang City ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Involution of Community Empowerment in Strengthening the Household Economy of Homeless and Beggars in Topeng Village Malang City ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Involution of Community Empowerment in Strengthening the Household Economy of Homeless and Beggars in Topeng Village Malang City ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64554-masyarakat-kampung-toleransi-proses-involusi-uteru</link>
	<guid isPermaLink="false">cf5d186df3910f80df7974e9ae27811a</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 05:44:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ malang city ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[city,header,malang,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengatasi masalah involusi pemberdayaan masyarakat di Kampung Topeng, perlu ada strategi yang komprehensif dan berkelanjutan. Pertama, perlu ada intervensi birokasi pemerintah untuk memastikan bahwa program pemberdayaan ini menjadi prioritas dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Involution of Community Empowerment in Strengthening the Household Economy of Homeless and Beggars in Topeng Village, Malang City: Untuk mengatasi masalah involusi pemberdayaan masyarakat di Kampung Topeng, perlu ada strategi yang komprehensif dan berkelanjutan. Pertama, perlu ada intervensi birokasi pemerintah untuk memastikan bahwa program pemberdayaan ini menjadi prioritas dan mendapatkan dukungan sumber daya yang memadai. Kedua, penting untuk melibatkan masyarakat lokal dalam proses pemberdayaan, sehingga mereka memiliki rasa kepemilikan dan komitmen terhadap program ini. Ketiga, perlu ada upaya untuk meningkatkan kualitas dan standar produk yang dihasilkan oleh masyarakat Kampung Topeng, agar dapat bersaing di pasar dan memenuhi kebutuhan pengunjung. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat marginal di Kampung Topeng, serta meningkatkan ekonomi rumah tangga mereka.. Pemberdayaan di Kampung Topeng, Kota Malang dapat dilihat sebagai involusi atau ketidakberlanjutan seperti yang ditujukan dari tidak berjalannya program-program yang sebelumnya dilaksanakan.Faktor-faktor penyebab involusi baik ditemukan dari pelaksana program dan masyarakat yang menjadi sasaran.Dari sisi pelaksana program terkait erat dengan perubahan skala prioritas program dinas, pergantian kepala dinas, keterbatasan sumber daya, kemerosotan kolaborasi persoalan lokasi yang jauh dari pusat kota.Sedangkan dari sisi masyarakat kebudayaan kemiskinan dan kualitas tidak terstandar.Keterbatasan penelitian ini belum sampai kepada strategi menghidupkan kampung pemberdayaan dan belum meneliti sampai intervensi birokasi pemerintah untuk itu bagi peneliti selanjutnya harus membahas hal-hal tersebut Salah satu permasalahan di Kota Malang adalah masih terdapat kelompok marginal seperti gelandangan dan pengemis. Melalui program Desaku Menanti yang digagas oleh Kementerian Sosial dan dikelola oleh Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang mereka ditempatkan di Kampung Topeng untuk diberdayakan. Pembinaan ini sudah berlangsung selama 4 tahun (mulai dari tahun 2016 sampai 2020). Namun pada 2019 kawasan ini tidak ada aktivitas yang produktif atau terjadi proses involusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis etnografi. Dengan skema AGIL (Adaptation, Goal-attainment, Integration, Latency) yang merupakan bagian dari Teori Struktural Fungsional milik Talcott Parsons penelitian ini menghasilkan beberapa temuan. Berdasarkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/b/masyarakat-kampung-toleransi-proses-involusi-uteru-thumb-68b9e.webp" title="JURIS - Involution of Community Empowerment in Strengthening the Household Economy of Homeless and Beggars in Topeng Village, Malang City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/masyarakat-kampung-toleransi-proses-involusi-uteru-thumb-68b9e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/masyarakat-kampung-toleransi-proses-involusi-uteru-thumb-68b9e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/masyarakat-kampung-toleransi-proses-involusi-uteru-thumb-68b9e.webp 1x" title="JURIS - Involution of Community Empowerment in Strengthening the Household Economy of Homeless and Beggars in Topeng Village, Malang City" alt="JURIS - Involution of Community Empowerment in Strengthening the Household Economy of Homeless and Beggars in Topeng Village, Malang City" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/masyarakat-kampung-toleransi-proses-involusi-uteru-thumb-3352e.webp" title="JURIS - Involution of Community Empowerment in Strengthening the Household Economy of Homeless and Beggars in Topeng Village, Malang City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/masyarakat-kampung-toleransi-proses-involusi-uteru-thumb-3352e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/masyarakat-kampung-toleransi-proses-involusi-uteru-thumb-3352e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/masyarakat-kampung-toleransi-proses-involusi-uteru-thumb-3352e.webp 1x" title="JURIS - Involution of Community Empowerment in Strengthening the Household Economy of Homeless and Beggars in Topeng Village, Malang City" alt="JURIS - Involution of Community Empowerment in Strengthening the Household Economy of Homeless and Beggars in Topeng Village, Malang City" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/masyarakat-kampung-toleransi-proses-involusi-uteru-thumb-3aa9e.webp" title="JURIS - Involution of Community Empowerment in Strengthening the Household Economy of Homeless and Beggars in Topeng Village, Malang City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/masyarakat-kampung-toleransi-proses-involusi-uteru-thumb-3aa9e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/masyarakat-kampung-toleransi-proses-involusi-uteru-thumb-3aa9e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/masyarakat-kampung-toleransi-proses-involusi-uteru-thumb-3aa9e.webp 1x" title="JURIS - Involution of Community Empowerment in Strengthening the Household Economy of Homeless and Beggars in Topeng Village, Malang City" alt="JURIS - Involution of Community Empowerment in Strengthening the Household Economy of Homeless and Beggars in Topeng Village, Malang City" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64554-masyarakat-kampung-toleransi-proses-involusi-uteru" title="JURIS - Involution of Community Empowerment in Strengthening the Household Economy of Homeless and Beggars in Topeng Village, Malang City" target="_blank">Involution of Community Empowerment in Strengthening the Household Economy of Homeless and Beggars in Topeng Village, Malang City</a>: Untuk mengatasi masalah involusi pemberdayaan masyarakat di Kampung Topeng, perlu ada strategi yang komprehensif dan berkelanjutan. Pertama, perlu ada intervensi birokasi pemerintah untuk memastikan bahwa program pemberdayaan ini menjadi prioritas dan mendapatkan dukungan sumber daya yang memadai. Kedua, penting untuk melibatkan masyarakat lokal dalam proses pemberdayaan, sehingga mereka memiliki rasa kepemilikan dan komitmen terhadap program ini. Ketiga, perlu ada upaya untuk meningkatkan kualitas dan standar produk yang dihasilkan oleh masyarakat Kampung Topeng, agar dapat bersaing di pasar dan memenuhi kebutuhan pengunjung. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat marginal di Kampung Topeng, serta meningkatkan ekonomi rumah tangga mereka..
<br>Pemberdayaan di Kampung Topeng, Kota Malang dapat dilihat sebagai involusi atau ketidakberlanjutan seperti yang ditujukan dari tidak berjalannya program-program yang sebelumnya dilaksanakan.Faktor-faktor penyebab involusi baik ditemukan dari pelaksana program dan masyarakat yang menjadi sasaran.Dari sisi pelaksana program terkait erat dengan perubahan skala prioritas program dinas, pergantian kepala dinas, keterbatasan sumber daya, kemerosotan kolaborasi persoalan lokasi yang jauh dari pusat kota.Sedangkan dari sisi masyarakat kebudayaan kemiskinan dan kualitas tidak terstandar.Keterbatasan penelitian ini belum sampai kepada strategi menghidupkan kampung pemberdayaan dan belum meneliti sampai intervensi birokasi pemerintah untuk itu bagi peneliti selanjutnya harus membahas hal-hal tersebut
<br>Salah satu permasalahan di Kota Malang adalah masih terdapat kelompok marginal seperti gelandangan dan pengemis. Melalui program Desaku Menanti yang digagas oleh Kementerian Sosial dan dikelola oleh Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang mereka ditempatkan di Kampung Topeng untuk diberdayakan. Pembinaan ini sudah berlangsung selama 4 tahun (mulai dari tahun 2016 sampai 2020). Namun pada 2019 kawasan ini tidak ada aktivitas yang produktif atau terjadi proses involusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis etnografi. Dengan skema AGIL (Adaptation, Goal-attainment, Integration, Latency) yang merupakan bagian dari Teori Struktural Fungsional milik Talcott Parsons penelitian ini menghasilkan beberapa temuan. Berdasarkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/b/masyarakat-kampung-toleransi-proses-involusi-uteru-thumb-68b9e.webp" type="image/webp" length="96296" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/masyarakat-kampung-toleransi-proses-involusi-uteru-thumb-68b9e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/masyarakat-kampung-toleransi-proses-involusi-uteru-thumb-3352e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/masyarakat-kampung-toleransi-proses-involusi-uteru-thumb-3aa9e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20354-jurnal-sosiologi-pendidikan-humanis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Legal Awareness and National Resilience in The Socio Cultural Field ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Legal Awareness and National Resilience in The Socio Cultural Field ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Legal Awareness and National Resilience in The Socio Cultural Field ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64558-konteks-sosial-masyarakat-kesadaran-hukum-ketahana</link>
	<guid isPermaLink="false">db6b04eced91828142c2fd1d258943c4</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 04:50:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ malang city ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[city,header,malang,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak kesadaran hukum terhadap ketahanan nasional dalam konteks sosial budaya yang berbeda. Selain itu, perlu dilakukan analisis mengenai peran pendidikan dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat. Terakhir, penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Legal Awareness and National Resilience in The Socio-Cultural Field: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak kesadaran hukum terhadap ketahanan nasional dalam konteks sosial budaya yang berbeda. Selain itu, perlu dilakukan analisis mengenai peran pendidikan dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan model program sosialisasi hukum yang efektif untuk meningkatkan ketaatan masyarakat terhadap norma hukum.. Ketahanan nasional merupakan konsep yang diperlukan untuk menjaga eksistensi negara guna mendukung pencapaian tujuan nasional.Keterkaitan antara kesadaran hukum, ketaatan masyarakat, dan ketahanan nasional menunjukkan bahwa peningkatan kesadaran hukum menjadi kunci untuk memperkuat ketahanan nasional.Upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kesadaran hukum dan ketaatan masyarakat terhadap hukum diperlukan untuk memastikan stabilitas dan kemajuan pembangunan nasional Peran hukum sebagai pengatur yang dapat menjadi alat kontrol masyarakat menjadi sarana strategis dalam membangun ketahanan nasional. Namun hukum juga menuntut adanya ketaatan dari masyarakat sebagai berangkat dari kesadaran hukum. Norma yang ada di dalam hukum hanya akan menjadi norma semata tanpa adanya ketaatan dari masyarakat. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode hukum normatif (normative legal research) yaitu penelitian dengan cara menganalisis peraturan perundang-undangan yang berlaku atau... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/d/konteks-sosial-masyarakat-kesadaran-ketahanan-nasi-thumb-4a568.webp" title="JURIS - Legal Awareness and National Resilience in The Socio-Cultural Field" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/konteks-sosial-masyarakat-kesadaran-ketahanan-nasi-thumb-4a568.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/konteks-sosial-masyarakat-kesadaran-ketahanan-nasi-thumb-4a568.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/konteks-sosial-masyarakat-kesadaran-ketahanan-nasi-thumb-4a568.webp 1x" title="JURIS - Legal Awareness and National Resilience in The Socio-Cultural Field" alt="JURIS - Legal Awareness and National Resilience in The Socio-Cultural Field" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/konteks-sosial-masyarakat-kesadaran-ketahanan-nasi-thumb-a4919.webp" title="JURIS - Legal Awareness and National Resilience in The Socio-Cultural Field" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/konteks-sosial-masyarakat-kesadaran-ketahanan-nasi-thumb-a4919.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/konteks-sosial-masyarakat-kesadaran-ketahanan-nasi-thumb-a4919.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/konteks-sosial-masyarakat-kesadaran-ketahanan-nasi-thumb-a4919.webp 1x" title="JURIS - Legal Awareness and National Resilience in The Socio-Cultural Field" alt="JURIS - Legal Awareness and National Resilience in The Socio-Cultural Field" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/konteks-sosial-masyarakat-kesadaran-ketahanan-nasi-thumb-383cd.webp" title="JURIS - Legal Awareness and National Resilience in The Socio-Cultural Field" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/konteks-sosial-masyarakat-kesadaran-ketahanan-nasi-thumb-383cd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/konteks-sosial-masyarakat-kesadaran-ketahanan-nasi-thumb-383cd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/konteks-sosial-masyarakat-kesadaran-ketahanan-nasi-thumb-383cd.webp 1x" title="JURIS - Legal Awareness and National Resilience in The Socio-Cultural Field" alt="JURIS - Legal Awareness and National Resilience in The Socio-Cultural Field" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64558-konteks-sosial-masyarakat-kesadaran-hukum-ketahana" title="JURIS - Legal Awareness and National Resilience in The Socio-Cultural Field" target="_blank">Legal Awareness and National Resilience in The Socio-Cultural Field</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak kesadaran hukum terhadap ketahanan nasional dalam konteks sosial budaya yang berbeda. Selain itu, perlu dilakukan analisis mengenai peran pendidikan dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan model program sosialisasi hukum yang efektif untuk meningkatkan ketaatan masyarakat terhadap norma hukum..
<br>Ketahanan nasional merupakan konsep yang diperlukan untuk menjaga eksistensi negara guna mendukung pencapaian tujuan nasional.Keterkaitan antara kesadaran hukum, ketaatan masyarakat, dan ketahanan nasional menunjukkan bahwa peningkatan kesadaran hukum menjadi kunci untuk memperkuat ketahanan nasional.Upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kesadaran hukum dan ketaatan masyarakat terhadap hukum diperlukan untuk memastikan stabilitas dan kemajuan pembangunan nasional
<br>Peran hukum sebagai pengatur yang dapat menjadi alat kontrol masyarakat menjadi sarana strategis dalam membangun ketahanan nasional. Namun hukum juga menuntut adanya ketaatan dari masyarakat sebagai berangkat dari kesadaran hukum. Norma yang ada di dalam hukum hanya akan menjadi norma semata tanpa adanya ketaatan dari masyarakat. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode hukum normatif (normative legal research) yaitu penelitian dengan cara menganalisis peraturan perundang-undangan yang berlaku atau...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/d/konteks-sosial-masyarakat-kesadaran-ketahanan-nasi-thumb-4a568.webp" type="image/webp" length="99896" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/konteks-sosial-masyarakat-kesadaran-ketahanan-nasi-thumb-4a568.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/konteks-sosial-masyarakat-kesadaran-ketahanan-nasi-thumb-a4919.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/konteks-sosial-masyarakat-kesadaran-ketahanan-nasi-thumb-383cd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20354-jurnal-sosiologi-pendidikan-humanis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Internalization of Harmony through Interfaith Interaction in the Kampung Toleransi Community ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Internalization of Harmony through Interfaith Interaction in the Kampung Toleransi Community ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Internalization of Harmony through Interfaith Interaction in the Kampung Toleransi Community ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64557-model-interaksi-multi-lembaga-sosial-masyarakat-hi</link>
	<guid isPermaLink="false">7cdccc1a75b48b4eb59ec3388088abc4</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 04:42:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ malang city ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[city,header,malang,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah pengembangan model interaksi antar umat beragama yang dapat diimplementasikan secara general dan sederhana. Model ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam membina ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Internalization of Harmony through Interfaith Interaction in the Kampung Toleransi Community: Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah pengembangan model interaksi antar umat beragama yang dapat diimplementasikan secara general dan sederhana. Model ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam membina dan mempertahankan kerukunan melalui lembaga keluarganya masing-masing. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat fokus pada strategi-strategi konkret yang dapat diterapkan oleh keluarga dalam menumbuhkan sikap toleransi dan kerukunan di lingkungan keluarga. Dengan demikian, masyarakat dapat dengan mudah dan sederhana memahami pentingnya interaksi antar umat beragama dan menjaga kerukunan di masyarakat.. Kerukunan umat beragama pada masyarakat dapat terwujud salah satunya ialah dengan menjaga agar interaksi antar umat beragama tetap terjalin dengan baik.Pewarisan interaksi antar umat beragama dapat dilakukan secara kultural melalui lembaga keluarga.Interaksi dihasilkan melalui sebuah proses berdasarkan pengalaman dan aktivitas sosial sehingga membutuhkan lembaga sosial salah satunya keluarga untuk mendukung proses tersebut.Sebagai pendidikan pertama, keluarga berperan penting dalam menumbuhkan dan mewariskan sikap toleransi sehingga kerukunan pada masyarakat tetap terjaga.Kerukunan antar umat beragama pada Kampung Toleransi dapat terwujud sebab adanya interaksi antar umat beragama pada masyarakat.Dengan adanya harapan dan keinginan masyarakat dan tokoh setempat dapat menumbuhkan sikap dimana masyarakat mendapatkan ruang untuk memilih dan menjalankan agamanya Ketika keberagaman dalam beragama di masyarakat tidak disikapi dengan bijak menjadi sebuah sumber konflik antar umat beragama. Adanya ketidakselarasan antara harapan untuk hidup rukun dengan kenyataan yang terjadi di masyarakat mendorong sebuah urgensi terhadap internalisasi nilai dan aktivitas untuk menciptakan kerukunan di masyarakat. Maka penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lebih lanjut mengenai interaksi antar umat beragama pada masyarakat Kampung Toleransi sebagai wujud internalisasi kerukunan. Penelitian ini menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/c/model-interaksi-multi-lembaga-sosial-masyarakat-hi-thumb-3db30.webp" title="JURIS - Internalization of Harmony through Interfaith Interaction in the Kampung Toleransi Community" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/model-interaksi-multi-lembaga-sosial-masyarakat-hi-thumb-3db30.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/model-interaksi-multi-lembaga-sosial-masyarakat-hi-thumb-3db30.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/model-interaksi-multi-lembaga-sosial-masyarakat-hi-thumb-3db30.webp 1x" title="JURIS - Internalization of Harmony through Interfaith Interaction in the Kampung Toleransi Community" alt="JURIS - Internalization of Harmony through Interfaith Interaction in the Kampung Toleransi Community" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/c/model-interaksi-multi-lembaga-sosial-masyarakat-hi-thumb-917ca.webp" title="JURIS - Internalization of Harmony through Interfaith Interaction in the Kampung Toleransi Community" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/model-interaksi-multi-lembaga-sosial-masyarakat-hi-thumb-917ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/model-interaksi-multi-lembaga-sosial-masyarakat-hi-thumb-917ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/model-interaksi-multi-lembaga-sosial-masyarakat-hi-thumb-917ca.webp 1x" title="JURIS - Internalization of Harmony through Interfaith Interaction in the Kampung Toleransi Community" alt="JURIS - Internalization of Harmony through Interfaith Interaction in the Kampung Toleransi Community" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/c/model-interaksi-multi-lembaga-sosial-masyarakat-hi-thumb-4b009.webp" title="JURIS - Internalization of Harmony through Interfaith Interaction in the Kampung Toleransi Community" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/model-interaksi-multi-lembaga-sosial-masyarakat-hi-thumb-4b009.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/model-interaksi-multi-lembaga-sosial-masyarakat-hi-thumb-4b009.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/model-interaksi-multi-lembaga-sosial-masyarakat-hi-thumb-4b009.webp 1x" title="JURIS - Internalization of Harmony through Interfaith Interaction in the Kampung Toleransi Community" alt="JURIS - Internalization of Harmony through Interfaith Interaction in the Kampung Toleransi Community" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64557-model-interaksi-multi-lembaga-sosial-masyarakat-hi" title="JURIS - Internalization of Harmony through Interfaith Interaction in the Kampung Toleransi Community" target="_blank">Internalization of Harmony through Interfaith Interaction in the Kampung Toleransi Community</a>: Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah pengembangan model interaksi antar umat beragama yang dapat diimplementasikan secara general dan sederhana. Model ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam membina dan mempertahankan kerukunan melalui lembaga keluarganya masing-masing. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat fokus pada strategi-strategi konkret yang dapat diterapkan oleh keluarga dalam menumbuhkan sikap toleransi dan kerukunan di lingkungan keluarga. Dengan demikian, masyarakat dapat dengan mudah dan sederhana memahami pentingnya interaksi antar umat beragama dan menjaga kerukunan di masyarakat..
<br>Kerukunan umat beragama pada masyarakat dapat terwujud salah satunya ialah dengan menjaga agar interaksi antar umat beragama tetap terjalin dengan baik.Pewarisan interaksi antar umat beragama dapat dilakukan secara kultural melalui lembaga keluarga.Interaksi dihasilkan melalui sebuah proses berdasarkan pengalaman dan aktivitas sosial sehingga membutuhkan lembaga sosial salah satunya keluarga untuk mendukung proses tersebut.Sebagai pendidikan pertama, keluarga berperan penting dalam menumbuhkan dan mewariskan sikap toleransi sehingga kerukunan pada masyarakat tetap terjaga.Kerukunan antar umat beragama pada Kampung Toleransi dapat terwujud sebab adanya interaksi antar umat beragama pada masyarakat.Dengan adanya harapan dan keinginan masyarakat dan tokoh setempat dapat menumbuhkan sikap dimana masyarakat mendapatkan ruang untuk memilih dan menjalankan agamanya
<br>Ketika keberagaman dalam beragama di masyarakat tidak disikapi dengan bijak menjadi sebuah sumber konflik antar umat beragama. Adanya ketidakselarasan antara harapan untuk hidup rukun dengan kenyataan yang terjadi di masyarakat mendorong sebuah urgensi terhadap internalisasi nilai dan aktivitas untuk menciptakan kerukunan di masyarakat. Maka penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lebih lanjut mengenai interaksi antar umat beragama pada masyarakat Kampung Toleransi sebagai wujud internalisasi kerukunan. Penelitian ini menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/c/model-interaksi-multi-lembaga-sosial-masyarakat-hi-thumb-3db30.webp" type="image/webp" length="84616" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/model-interaksi-multi-lembaga-sosial-masyarakat-hi-thumb-3db30.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/model-interaksi-multi-lembaga-sosial-masyarakat-hi-thumb-917ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/model-interaksi-multi-lembaga-sosial-masyarakat-hi-thumb-4b009.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-518-um.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20354-jurnal-sosiologi-pendidikan-humanis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Kurikulum Berdiferensiasi Ramah Anak KUBERA Berbasis Choice Board dalam Menumbuhkan Minat dan Keterlibatan Belajar Siswa Sekolah Dasar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Kurikulum Berdiferensiasi Ramah Anak KUBERA Berbasis Choice Board dalam Menumbuhkan Minat dan Keterlibatan Belajar Siswa Sekolah Dasar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Kurikulum Berdiferensiasi Ramah Anak KUBERA Berbasis Choice Board dalam Menumbuhkan Minat dan Keterlibatan Belajar Siswa Sekolah Dasar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64547-kognitif-aktivitas-siswa-minat-belajar-holland-akt</link>
	<guid isPermaLink="false">cc65da3711711586728722e92e152eac</guid>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 01:09:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ intan safiah ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,intan,safiah,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penggunaan KUBERA terhadap perkembangan keterampilan sosial siswa. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengkaji efektivitas choice board dalam berbagai mata pelajaran selain pendidikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Kurikulum Berdiferensiasi Ramah Anak (KUBERA) Berbasis Choice Board dalam Menumbuhkan Minat dan Keterlibatan Belajar Siswa Sekolah Dasar: 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penggunaan KUBERA terhadap perkembangan keterampilan sosial siswa. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengkaji efektivitas choice board dalam berbagai mata pelajaran selain pendidikan dasar. 3. Penelitian dapat mengembangkan model pembelajaran berdiferensiasi yang mengintegrasikan teknologi digital untuk meningkatkan partisipasi siswa di lingkungan belajar yang heterogen.. Implementasi Kurikulum Berdiferensiasi Ramah Anak (KUBERA) berbasis choice board efektif dalam menumbuhkan minat dan keterlibatan belajar siswa sekolah dasar.Choice board memberikan ruang bagi siswa untuk memilih aktivitas belajar sesuai minat dan karakteristiknya.Hasil penelitian menunjukkan adanya keberagaman minat belajar siswa, dengan aktivitas menari dipilih oleh 40% siswa, bernyanyi oleh 35%, dan mewarnai oleh 25%.Keterlibatan siswa terlihat dari antusiasme, keaktifan, dan partisipasi selama proses pembelajaran.Media choice board dapat menjadi inovasi pembelajaran yang mendukung prinsip pembelajaran berdiferensiasi ramah anak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka yang memperhatikan minat, kebutuhan, dan karakteristik belajar siswa sekolah dasar. Proses pembelajaran yang masih cenderung seragam dapat membuat siswa kurang memiliki ruang untuk memilih aktivitas belajar sesuai dengan ketertarikannya. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang terdiri atas tahap define, design, develop, dan disseminate. Penelitian dilaksanakan di kelas VA MIS Al Quba dengan subjek penelitian sebanyak 20 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/6/kognitif-aktivitas-siswa-minat-belajar-holland-mor-thumb-549a7.webp" title="JURIS - Implementasi Kurikulum Berdiferensiasi Ramah Anak (KUBERA) Berbasis Choice Board dalam Menumbuhkan Minat dan Keterlibatan Belajar Siswa Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/kognitif-aktivitas-siswa-minat-belajar-holland-mor-thumb-549a7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/kognitif-aktivitas-siswa-minat-belajar-holland-mor-thumb-549a7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/kognitif-aktivitas-siswa-minat-belajar-holland-mor-thumb-549a7.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Kurikulum Berdiferensiasi Ramah Anak (KUBERA) Berbasis Choice Board dalam Menumbuhkan Minat dan Keterlibatan Belajar Siswa Sekolah Dasar" alt="JURIS - Implementasi Kurikulum Berdiferensiasi Ramah Anak (KUBERA) Berbasis Choice Board dalam Menumbuhkan Minat dan Keterlibatan Belajar Siswa Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/6/kognitif-aktivitas-siswa-minat-belajar-holland-mor-thumb-48bb7.webp" title="JURIS - Implementasi Kurikulum Berdiferensiasi Ramah Anak (KUBERA) Berbasis Choice Board dalam Menumbuhkan Minat dan Keterlibatan Belajar Siswa Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/kognitif-aktivitas-siswa-minat-belajar-holland-mor-thumb-48bb7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/kognitif-aktivitas-siswa-minat-belajar-holland-mor-thumb-48bb7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/kognitif-aktivitas-siswa-minat-belajar-holland-mor-thumb-48bb7.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Kurikulum Berdiferensiasi Ramah Anak (KUBERA) Berbasis Choice Board dalam Menumbuhkan Minat dan Keterlibatan Belajar Siswa Sekolah Dasar" alt="JURIS - Implementasi Kurikulum Berdiferensiasi Ramah Anak (KUBERA) Berbasis Choice Board dalam Menumbuhkan Minat dan Keterlibatan Belajar Siswa Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/6/kognitif-aktivitas-siswa-minat-belajar-holland-mor-thumb-aa9ad.webp" title="JURIS - Implementasi Kurikulum Berdiferensiasi Ramah Anak (KUBERA) Berbasis Choice Board dalam Menumbuhkan Minat dan Keterlibatan Belajar Siswa Sekolah Dasar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/kognitif-aktivitas-siswa-minat-belajar-holland-mor-thumb-aa9ad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/kognitif-aktivitas-siswa-minat-belajar-holland-mor-thumb-aa9ad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/kognitif-aktivitas-siswa-minat-belajar-holland-mor-thumb-aa9ad.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Kurikulum Berdiferensiasi Ramah Anak (KUBERA) Berbasis Choice Board dalam Menumbuhkan Minat dan Keterlibatan Belajar Siswa Sekolah Dasar" alt="JURIS - Implementasi Kurikulum Berdiferensiasi Ramah Anak (KUBERA) Berbasis Choice Board dalam Menumbuhkan Minat dan Keterlibatan Belajar Siswa Sekolah Dasar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64547-kognitif-aktivitas-siswa-minat-belajar-holland-akt" title="JURIS - Implementasi Kurikulum Berdiferensiasi Ramah Anak (KUBERA) Berbasis Choice Board dalam Menumbuhkan Minat dan Keterlibatan Belajar Siswa Sekolah Dasar" target="_blank">Implementasi Kurikulum Berdiferensiasi Ramah Anak (KUBERA) Berbasis Choice Board dalam Menumbuhkan Minat dan Keterlibatan Belajar Siswa Sekolah Dasar</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penggunaan KUBERA terhadap perkembangan keterampilan sosial siswa. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengkaji efektivitas choice board dalam berbagai mata pelajaran selain pendidikan dasar. 3. Penelitian dapat mengembangkan model pembelajaran berdiferensiasi yang mengintegrasikan teknologi digital untuk meningkatkan partisipasi siswa di lingkungan belajar yang heterogen..
<br>Implementasi Kurikulum Berdiferensiasi Ramah Anak (KUBERA) berbasis choice board efektif dalam menumbuhkan minat dan keterlibatan belajar siswa sekolah dasar.Choice board memberikan ruang bagi siswa untuk memilih aktivitas belajar sesuai minat dan karakteristiknya.Hasil penelitian menunjukkan adanya keberagaman minat belajar siswa, dengan aktivitas menari dipilih oleh 40% siswa, bernyanyi oleh 35%, dan mewarnai oleh 25%.Keterlibatan siswa terlihat dari antusiasme, keaktifan, dan partisipasi selama proses pembelajaran.Media choice board dapat menjadi inovasi pembelajaran yang mendukung prinsip pembelajaran berdiferensiasi ramah anak
<br>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka yang memperhatikan minat, kebutuhan, dan karakteristik belajar siswa sekolah dasar. Proses pembelajaran yang masih cenderung seragam dapat membuat siswa kurang memiliki ruang untuk memilih aktivitas belajar sesuai dengan ketertarikannya. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang terdiri atas tahap define, design, develop, dan disseminate. Penelitian dilaksanakan di kelas VA MIS Al Quba dengan subjek penelitian sebanyak 20 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/6/kognitif-aktivitas-siswa-minat-belajar-holland-mor-thumb-549a7.webp" type="image/webp" length="77234" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/kognitif-aktivitas-siswa-minat-belajar-holland-mor-thumb-549a7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/kognitif-aktivitas-siswa-minat-belajar-holland-mor-thumb-48bb7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/kognitif-aktivitas-siswa-minat-belajar-holland-mor-thumb-aa9ad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-463-unja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18042-jurnal-tonggak-pendidikan-jurnal-kajian-teori-hasil.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pendekatan outcome based education dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam Studi implementasi dan evaluasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pendekatan outcome based education dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam Studi implementasi dan evaluasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pendekatan outcome based education dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam Studi implementasi dan evaluasi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64544-kapasitas-dosen-pai-based-education-obe-agama-isla</link>
	<guid isPermaLink="false">193f67ec5ba87f52803da968f03d0b57</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 21:06:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tradisi jum ]]></category>
	<category><![CDATA[ amril m 111 ]]></category>
	<category><![CDATA[ yos sudarso ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[111,amril,jum,m,sudarso,tradisi,yos]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini secara konseptual menganalisis integrasi Outcome-Based Education (OBE) dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI). Untuk memperdalam pemahaman, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dilakukan. Pertama, penting untuk menguji ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pendekatan outcome-based education dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam: Studi implementasi dan evaluasi: Penelitian ini secara konseptual menganalisis integrasi Outcome-Based Education (OBE) dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI). Untuk memperdalam pemahaman, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dilakukan. Pertama, penting untuk menguji secara langsung di lapangan (empiris) bagaimana kurikulum PAI berbasis OBE ini benar-benar berjalan di berbagai kampus. Kita perlu tahu seberapa efektif pendekatan ini dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, dan pemecahan masalah mahasiswa ketika menghadapi isu-isu keagamaan modern. Studi kasus di beberapa perguruan tinggi yang sudah menerapkan OBE bisa memberikan gambaran nyata tentang keberhasilan dan tantangan yang mereka hadapi. Kedua, karena peran dosen sangat sentral, penelitian bisa menggali lebih dalam tentang kesiapan dosen PAI dalam menerapkan strategi pembelajaran OBE, seperti metode studi kasus dan pembelajaran berbasis proyek. Kita bisa mencari tahu pelatihan seperti apa yang paling dibutuhkan dan efektif untuk para dosen, agar mereka bisa mengajar PAI dengan cara yang modern dan relevan tanpa melupakan nilai-nilai Islam. Ketiga, untuk melihat dampak jangka panjang, akan sangat berharga jika dilakukan penelitian tentang bagaimana lulusan PAI yang belajar dengan kurikulum OBE ini benar-benar diserap oleh dunia kerja atau berkontribusi di masyarakat. Melalui survei alumni atau wawancara dengan pemberi kerja, kita bisa menilai apakah kurikulum OBE berhasil membentuk lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan zaman dengan bekal nilai-nilai keislaman yang kuat. Ini akan membantu menyempurnakan kurikulum agar selalu relevan.. Pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis Outcome-Based Education (OBE) merupakan langkah strategis untuk menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21.Pendekatan ini memastikan nilai-nilai keislaman terintegrasi dengan pengembangan kompetensi profesional dan karakter melalui strategi pembelajaran seperti *case method* dan *project-based learning*, serta evaluasi terukur menggunakan model Provus.Implementasi OBE menghasilkan kurikulum PAI yang lebih adaptif, fleksibel, dan relevan dengan kebutuhan zaman dan dunia kerja, mereformulasi visi pendidikan Islam di Indonesia Pengembangan kurikulum sangat penting untuk menjembatani kesenjangan antara kompetensi lulusan dan tuntutan pasar kerja, terutama di tengah kemajuan pesat dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pendekatan Outcome-Based Education (OBE) dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI), dengan fokus khusus pada strategi implementasi dan model evaluasi kurikulumnya. Menggunakan metode penelitian kepustakaan kualitatif, data dikumpulkan dari berbagai sumber termasuk dokumen, jurnal, buku, dan artikel akademik. Temuan menunjukkan bahwa kurikulum PAI berbasis OBE berorientasi pada pencapaian capaian pembelajaran spesifik (CPL) melalui penggunaan metode studi kasus dan pembelajaran berbasis proyek. Model Evaluasi Discrepancy Provus digunakan untuk menilai keselarasan implementasi kurikulum dengan standar... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/b/kapasitas-dosen-pai-based-education-obe-agama-isla-thumb-e2429.webp" title="JURIS - Pendekatan outcome-based education dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam: Studi implementasi dan evaluasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/kapasitas-dosen-pai-based-education-obe-agama-isla-thumb-e2429.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/kapasitas-dosen-pai-based-education-obe-agama-isla-thumb-e2429.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/kapasitas-dosen-pai-based-education-obe-agama-isla-thumb-e2429.webp 1x" title="JURIS - Pendekatan outcome-based education dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam: Studi implementasi dan evaluasi" alt="JURIS - Pendekatan outcome-based education dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam: Studi implementasi dan evaluasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/kapasitas-dosen-pai-based-education-obe-agama-isla-thumb-50932.webp" title="JURIS - Pendekatan outcome-based education dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam: Studi implementasi dan evaluasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/kapasitas-dosen-pai-based-education-obe-agama-isla-thumb-50932.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/kapasitas-dosen-pai-based-education-obe-agama-isla-thumb-50932.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/kapasitas-dosen-pai-based-education-obe-agama-isla-thumb-50932.webp 1x" title="JURIS - Pendekatan outcome-based education dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam: Studi implementasi dan evaluasi" alt="JURIS - Pendekatan outcome-based education dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam: Studi implementasi dan evaluasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/kapasitas-dosen-pai-based-education-obe-agama-isla-thumb-e296b.webp" title="JURIS - Pendekatan outcome-based education dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam: Studi implementasi dan evaluasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/kapasitas-dosen-pai-based-education-obe-agama-isla-thumb-e296b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/kapasitas-dosen-pai-based-education-obe-agama-isla-thumb-e296b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/kapasitas-dosen-pai-based-education-obe-agama-isla-thumb-e296b.webp 1x" title="JURIS - Pendekatan outcome-based education dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam: Studi implementasi dan evaluasi" alt="JURIS - Pendekatan outcome-based education dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam: Studi implementasi dan evaluasi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64544-kapasitas-dosen-pai-based-education-obe-agama-isla" title="JURIS - Pendekatan outcome-based education dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam: Studi implementasi dan evaluasi" target="_blank">Pendekatan outcome-based education dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam: Studi implementasi dan evaluasi</a>: Penelitian ini secara konseptual menganalisis integrasi Outcome-Based Education (OBE) dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI). Untuk memperdalam pemahaman, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dilakukan. Pertama, penting untuk menguji secara langsung di lapangan (empiris) bagaimana kurikulum PAI berbasis OBE ini benar-benar berjalan di berbagai kampus. Kita perlu tahu seberapa efektif pendekatan ini dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, dan pemecahan masalah mahasiswa ketika menghadapi isu-isu keagamaan modern. Studi kasus di beberapa perguruan tinggi yang sudah menerapkan OBE bisa memberikan gambaran nyata tentang keberhasilan dan tantangan yang mereka hadapi. Kedua, karena peran dosen sangat sentral, penelitian bisa menggali lebih dalam tentang kesiapan dosen PAI dalam menerapkan strategi pembelajaran OBE, seperti metode studi kasus dan pembelajaran berbasis proyek. Kita bisa mencari tahu pelatihan seperti apa yang paling dibutuhkan dan efektif untuk para dosen, agar mereka bisa mengajar PAI dengan cara yang modern dan relevan tanpa melupakan nilai-nilai Islam. Ketiga, untuk melihat dampak jangka panjang, akan sangat berharga jika dilakukan penelitian tentang bagaimana lulusan PAI yang belajar dengan kurikulum OBE ini benar-benar diserap oleh dunia kerja atau berkontribusi di masyarakat. Melalui survei alumni atau wawancara dengan pemberi kerja, kita bisa menilai apakah kurikulum OBE berhasil membentuk lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan zaman dengan bekal nilai-nilai keislaman yang kuat. Ini akan membantu menyempurnakan kurikulum agar selalu relevan..
<br>Pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis Outcome-Based Education (OBE) merupakan langkah strategis untuk menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21.Pendekatan ini memastikan nilai-nilai keislaman terintegrasi dengan pengembangan kompetensi profesional dan karakter melalui strategi pembelajaran seperti *case method* dan *project-based learning*, serta evaluasi terukur menggunakan model Provus.Implementasi OBE menghasilkan kurikulum PAI yang lebih adaptif, fleksibel, dan relevan dengan kebutuhan zaman dan dunia kerja, mereformulasi visi pendidikan Islam di Indonesia
<br>Pengembangan kurikulum sangat penting untuk menjembatani kesenjangan antara kompetensi lulusan dan tuntutan pasar kerja, terutama di tengah kemajuan pesat dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pendekatan Outcome-Based Education (OBE) dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI), dengan fokus khusus pada strategi implementasi dan model evaluasi kurikulumnya. Menggunakan metode penelitian kepustakaan kualitatif, data dikumpulkan dari berbagai sumber termasuk dokumen, jurnal, buku, dan artikel akademik. Temuan menunjukkan bahwa kurikulum PAI berbasis OBE berorientasi pada pencapaian capaian pembelajaran spesifik (CPL) melalui penggunaan metode studi kasus dan pembelajaran berbasis proyek. Model Evaluasi Discrepancy Provus digunakan untuk menilai keselarasan implementasi kurikulum dengan standar...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/b/kapasitas-dosen-pai-based-education-obe-agama-isla-thumb-50932.webp" type="image/webp" length="86670" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/kapasitas-dosen-pai-based-education-obe-agama-isla-thumb-e2429.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/kapasitas-dosen-pai-based-education-obe-agama-isla-thumb-50932.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/kapasitas-dosen-pai-based-education-obe-agama-isla-thumb-e296b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7178-man4kotapekanbaru.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20347-takuana-jurnal-pendidikan-sains-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sun, 06 Sep 2026 10:50:58 +0700. 24 items. Served in: 6.508 seconds [rss] -->
