<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.113-8jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.113-8jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Wed, 08 Jul 2026 16:23:07 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 16:23:07 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-08T16:23:07+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Subordinate Clause Functioning as an Adjunct in Complex Sentences Found in Online Newspaper ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Subordinate Clause Functioning as an Adjunct in Complex Sentences Found in Online Newspaper ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Subordinate Clause Functioning as an Adjunct in Complex Sentences Found in Online Newspaper ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53505-klausa-subordinat-adjunct-complex-sentence-newspap</link>
	<guid isPermaLink="false">fadf996f618bd8ea8f9107db255263df</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 15:32:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ suicide note ]]></category>
	<category><![CDATA[ nuralfi lail ]]></category>
	<category><![CDATA[ hotma berutu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[berutu,hotma,lail,note,nuralfi,suicide]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Salah satu saran penelitian lanjutan adalah membandingkan pola penggunaan klausa subordinatif berfungsi adjung antara berbagai situs berita online, sehingga dapat diidentifikasi karakteristik bahasa spesifik. Selanjutnya, meneliti pengaruh penggunaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Subordinate Clause Functioning as an Adjunct in Complex Sentences Found in Online Newspaper: Salah satu saran penelitian lanjutan adalah membandingkan pola penggunaan klausa subordinatif berfungsi adjung antara berbagai situs berita online, sehingga dapat diidentifikasi karakteristik bahasa spesifik. Selanjutnya, meneliti pengaruh penggunaan klausa adjung terhadap convincing pembaca, dengan menggunakan studi eksperimental yang mengukur tingkat pemahaman sebelum dan sesudah membaca. Terakhir, mengembangkan alat berbasis NLP yang dapat otomatis mengenali dan mengklasifikasikan klausa adjung dalam teks berita, sehingga mempermudah analisis skala besar. Serta, memperluas sampel penelitian ke surat kabar online lain di negara lain untuk melihat perbedaan lintas budaya. Diharapkan, ketiga saran tersebut dapat memperkaya pengetahuan tentang fungsi dan dampak klausa subordinatif pada komunikasi media digital.. Penelitian menemukan 18 klausa subordinatif yang berfungsi sebagai adjunct dalam 16 artikel CNN online, terbagi menjadi klausa waktu (55,55%), alasan (22,22%), kondisi (16,66%), dan koncessi (5,55%).Analisis grafis menunjukkan cara klausa tersebut berinteraksi dengan klausa utama, membantu pemahaman struktur kalimat kompleks.Hasil ini dapat menjadi referensi bagi peneliti dan mahasiswa dalam pembelajaran struktur gramatikal, khususnya klausa subordinatif Penelitian ini bertujuan menganalisis fungsi klausa subordinatif sebagai adjung dalam kalimat kompleks yang terdapat pada surat kabar online CNN. Metode penelitian yang digunakan bersifat kualitatif, dengan peng induced data melalui pengamatan. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif, menggunakan teori Aarts (2001) untuk memahami fungsi klausa subordinatif sebagai adjung serta teori Kroeger (2005) untuk menganalisis struktur konstituen tiga diagram. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 18 klausa subordinatif yang berfungsi sebagai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/e/klausa-subordinat-adjunct-complex-sentence-newspap-thumb-c3681.webp" title="JURIS - Subordinate Clause Functioning as an Adjunct in Complex Sentences Found in Online Newspaper" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/klausa-subordinat-adjunct-complex-sentence-newspap-thumb-c3681.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/klausa-subordinat-adjunct-complex-sentence-newspap-thumb-c3681.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/klausa-subordinat-adjunct-complex-sentence-newspap-thumb-c3681.webp 1x" title="JURIS - Subordinate Clause Functioning as an Adjunct in Complex Sentences Found in Online Newspaper" alt="JURIS - Subordinate Clause Functioning as an Adjunct in Complex Sentences Found in Online Newspaper" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/e/klausa-subordinat-adjunct-complex-sentence-newspap-thumb-eb7ad.webp" title="JURIS - Subordinate Clause Functioning as an Adjunct in Complex Sentences Found in Online Newspaper" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/klausa-subordinat-adjunct-complex-sentence-newspap-thumb-eb7ad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/klausa-subordinat-adjunct-complex-sentence-newspap-thumb-eb7ad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/klausa-subordinat-adjunct-complex-sentence-newspap-thumb-eb7ad.webp 1x" title="JURIS - Subordinate Clause Functioning as an Adjunct in Complex Sentences Found in Online Newspaper" alt="JURIS - Subordinate Clause Functioning as an Adjunct in Complex Sentences Found in Online Newspaper" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/e/klausa-subordinat-adjunct-complex-sentence-newspap-thumb-47c6c.webp" title="JURIS - Subordinate Clause Functioning as an Adjunct in Complex Sentences Found in Online Newspaper" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/klausa-subordinat-adjunct-complex-sentence-newspap-thumb-47c6c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/klausa-subordinat-adjunct-complex-sentence-newspap-thumb-47c6c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/klausa-subordinat-adjunct-complex-sentence-newspap-thumb-47c6c.webp 1x" title="JURIS - Subordinate Clause Functioning as an Adjunct in Complex Sentences Found in Online Newspaper" alt="JURIS - Subordinate Clause Functioning as an Adjunct in Complex Sentences Found in Online Newspaper" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53505-klausa-subordinat-adjunct-complex-sentence-newspap" title="JURIS - Subordinate Clause Functioning as an Adjunct in Complex Sentences Found in Online Newspaper" target="_blank">Subordinate Clause Functioning as an Adjunct in Complex Sentences Found in Online Newspaper</a>: Salah satu saran penelitian lanjutan adalah membandingkan pola penggunaan klausa subordinatif berfungsi adjung antara berbagai situs berita online, sehingga dapat diidentifikasi karakteristik bahasa spesifik. Selanjutnya, meneliti pengaruh penggunaan klausa adjung terhadap convincing pembaca, dengan menggunakan studi eksperimental yang mengukur tingkat pemahaman sebelum dan sesudah membaca. Terakhir, mengembangkan alat berbasis NLP yang dapat otomatis mengenali dan mengklasifikasikan klausa adjung dalam teks berita, sehingga mempermudah analisis skala besar. Serta, memperluas sampel penelitian ke surat kabar online lain di negara lain untuk melihat perbedaan lintas budaya. Diharapkan, ketiga saran tersebut dapat memperkaya pengetahuan tentang fungsi dan dampak klausa subordinatif pada komunikasi media digital..
<br>Penelitian menemukan 18 klausa subordinatif yang berfungsi sebagai adjunct dalam 16 artikel CNN online, terbagi menjadi klausa waktu (55,55%), alasan (22,22%), kondisi (16,66%), dan koncessi (5,55%).Analisis grafis menunjukkan cara klausa tersebut berinteraksi dengan klausa utama, membantu pemahaman struktur kalimat kompleks.Hasil ini dapat menjadi referensi bagi peneliti dan mahasiswa dalam pembelajaran struktur gramatikal, khususnya klausa subordinatif
<br>Penelitian ini bertujuan menganalisis fungsi klausa subordinatif sebagai adjung dalam kalimat kompleks yang terdapat pada surat kabar online CNN. Metode penelitian yang digunakan bersifat kualitatif, dengan peng induced data melalui pengamatan. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif, menggunakan teori Aarts (2001) untuk memahami fungsi klausa subordinatif sebagai adjung serta teori Kroeger (2005) untuk menganalisis struktur konstituen tiga diagram. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 18 klausa subordinatif yang berfungsi sebagai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/e/klausa-subordinat-adjunct-complex-sentence-newspap-thumb-47c6c.webp" type="image/webp" length="70538" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/klausa-subordinat-adjunct-complex-sentence-newspap-thumb-c3681.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/klausa-subordinat-adjunct-complex-sentence-newspap-thumb-eb7ad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/klausa-subordinat-adjunct-complex-sentence-newspap-thumb-47c6c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1090-bumigora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11051-humanitatis-journal-language-literature.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Legal Protection for Airline Passengers Experiencing Loss of Cabin Baggage During Flights ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Legal Protection for Airline Passengers Experiencing Loss of Cabin Baggage During Flights ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Legal Protection for Airline Passengers Experiencing Loss of Cabin Baggage During Flights ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53504-bagasi-kabin-maskapai-penerbangan-perlindungan-huk</link>
	<guid isPermaLink="false">8aa6438e2b980b068e42a6eafd1f643a</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 15:32:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ iqbal asnawi ]]></category>
	<category><![CDATA[ hasim purba ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asnawi,hasim,iqbal,purba,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, lakukan studi perbandingan regulasi perlindungan bagasi di beberapa negara guna menemukan praktik terbaik yang dapat diterapkan di Indonesia. Kedua, gunakan survei dan wawancara untuk menilai tingkat pemahaman dan kepatuhan penumpang terhadap ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Legal Protection for Airline Passengers Experiencing Loss of Cabin Baggage During Flights: Pertama, lakukan studi perbandingan regulasi perlindungan bagasi di beberapa negara guna menemukan praktik terbaik yang dapat diterapkan di Indonesia. Kedua, gunakan survei dan wawancara untuk menilai tingkat pemahaman dan kepatuhan penumpang terhadap instruksi penanganan bagasi, sehingga dapat mengidentifikasi faktor penyebab kehilangan yang disebabkan oleh perilaku penumpang. Ketiga, teliti penerapan teknologi pelacakan bagasi realActime, mengevaluasi efektivitasnya dalam mengurangi kehilangan dan mempercepat proses klaim, serta menilai kesiapan infrastruktur maskapai untuk mendukung sistem tersebut.. Penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum bagi penumpang yang kehilangan bagasi kabut diatur oleh UndangAcUndang No.1 Tahun 2009 dan Peraturan Menteri Perhubungan No.round 2011, dengan kompensasi diatur pada Pasal 169 ayat (2) dan Pasal 5 ayat (1).Tanggung jawab maskapai atas kerugian bagasi hanya berlaku bila penumpang dapat membuktikan kelalaian staf maskapai, yang bukti harus didukung putusan pengadilan yang final.Oleh karena itu, direkomendasikan agar pemerintah menetapkan regulasi yang lebih jelas mengenai prosedur pembuktian kerusakan atau kehilangan bagasi Pesawat udara sering kali mengangkut bagasi penumpang, yang berisiko mengalami kehilangan atau kerus bs. Kasus Leo, yang kehilangan barang berharga saat penerbangan dari Jenewa ke Jakarta dengan Qatar Airways, menyoroti permasalahan ini yaitu 1) regulasi mengenai perlindungan hukum bagi penumpang; 2) tanggung jawab maskapai penerbangan; dan 3) analisis terhadap putusan Mahkamah Agung terkait perlindungan hukum bagi penumpang. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan serta studi kasus. Data yang dianalisis bersumber dari data sekunder, dengan kesimpulan yang ditarik secara deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum dan kompensasi bagi penumpang diatur dalam UndangAcUndang Nomor 1 Tahun serta Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 77 Tahun 2011. Tanggung jawab maskapai mencakup kewajiban membayar ganti... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/8/bagasi-kabin-maskapai-penerbangan-perlindungan-ins-thumb-429dd.webp" title="JURIS - Legal Protection for Airline Passengers Experiencing Loss of Cabin Baggage During Flights" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/bagasi-kabin-maskapai-penerbangan-perlindungan-ins-thumb-429dd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/bagasi-kabin-maskapai-penerbangan-perlindungan-ins-thumb-429dd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/bagasi-kabin-maskapai-penerbangan-perlindungan-ins-thumb-429dd.webp 1x" title="JURIS - Legal Protection for Airline Passengers Experiencing Loss of Cabin Baggage During Flights" alt="JURIS - Legal Protection for Airline Passengers Experiencing Loss of Cabin Baggage During Flights" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/8/bagasi-kabin-maskapai-penerbangan-perlindungan-ins-thumb-5c004.webp" title="JURIS - Legal Protection for Airline Passengers Experiencing Loss of Cabin Baggage During Flights" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/bagasi-kabin-maskapai-penerbangan-perlindungan-ins-thumb-5c004.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/bagasi-kabin-maskapai-penerbangan-perlindungan-ins-thumb-5c004.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/bagasi-kabin-maskapai-penerbangan-perlindungan-ins-thumb-5c004.webp 1x" title="JURIS - Legal Protection for Airline Passengers Experiencing Loss of Cabin Baggage During Flights" alt="JURIS - Legal Protection for Airline Passengers Experiencing Loss of Cabin Baggage During Flights" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/8/bagasi-kabin-maskapai-penerbangan-perlindungan-ins-thumb-35f41.webp" title="JURIS - Legal Protection for Airline Passengers Experiencing Loss of Cabin Baggage During Flights" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/bagasi-kabin-maskapai-penerbangan-perlindungan-ins-thumb-35f41.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/bagasi-kabin-maskapai-penerbangan-perlindungan-ins-thumb-35f41.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/bagasi-kabin-maskapai-penerbangan-perlindungan-ins-thumb-35f41.webp 1x" title="JURIS - Legal Protection for Airline Passengers Experiencing Loss of Cabin Baggage During Flights" alt="JURIS - Legal Protection for Airline Passengers Experiencing Loss of Cabin Baggage During Flights" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53504-bagasi-kabin-maskapai-penerbangan-perlindungan-huk" title="JURIS - Legal Protection for Airline Passengers Experiencing Loss of Cabin Baggage During Flights" target="_blank">Legal Protection for Airline Passengers Experiencing Loss of Cabin Baggage During Flights</a>: Pertama, lakukan studi perbandingan regulasi perlindungan bagasi di beberapa negara guna menemukan praktik terbaik yang dapat diterapkan di Indonesia. Kedua, gunakan survei dan wawancara untuk menilai tingkat pemahaman dan kepatuhan penumpang terhadap instruksi penanganan bagasi, sehingga dapat mengidentifikasi faktor penyebab kehilangan yang disebabkan oleh perilaku penumpang. Ketiga, teliti penerapan teknologi pelacakan bagasi realActime, mengevaluasi efektivitasnya dalam mengurangi kehilangan dan mempercepat proses klaim, serta menilai kesiapan infrastruktur maskapai untuk mendukung sistem tersebut..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum bagi penumpang yang kehilangan bagasi kabut diatur oleh UndangAcUndang No.1 Tahun 2009 dan Peraturan Menteri Perhubungan No.round 2011, dengan kompensasi diatur pada Pasal 169 ayat (2) dan Pasal 5 ayat (1).Tanggung jawab maskapai atas kerugian bagasi hanya berlaku bila penumpang dapat membuktikan kelalaian staf maskapai, yang bukti harus didukung putusan pengadilan yang final.Oleh karena itu, direkomendasikan agar pemerintah menetapkan regulasi yang lebih jelas mengenai prosedur pembuktian kerusakan atau kehilangan bagasi
<br>Pesawat udara sering kali mengangkut bagasi penumpang, yang berisiko mengalami kehilangan atau kerus bs. Kasus Leo, yang kehilangan barang berharga saat penerbangan dari Jenewa ke Jakarta dengan Qatar Airways, menyoroti permasalahan ini yaitu 1) regulasi mengenai perlindungan hukum bagi penumpang; 2) tanggung jawab maskapai penerbangan; dan 3) analisis terhadap putusan Mahkamah Agung terkait perlindungan hukum bagi penumpang. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan serta studi kasus. Data yang dianalisis bersumber dari data sekunder, dengan kesimpulan yang ditarik secara deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum dan kompensasi bagi penumpang diatur dalam UndangAcUndang Nomor 1 Tahun serta Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 77 Tahun 2011. Tanggung jawab maskapai mencakup kewajiban membayar ganti...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/8/bagasi-kabin-maskapai-penerbangan-perlindungan-ins-thumb-35f41.webp" type="image/webp" length="87646" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/bagasi-kabin-maskapai-penerbangan-perlindungan-ins-thumb-429dd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/bagasi-kabin-maskapai-penerbangan-perlindungan-ins-thumb-5c004.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/bagasi-kabin-maskapai-penerbangan-perlindungan-ins-thumb-35f41.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1934-locusmedia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9503-locus-jurnal-konsep-ilmu-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pembentukan Creativity Driven Future melalui Pembelajaran Berbasis Robotika pada Siswa di SMK Negeri 1 Sumedang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pembentukan Creativity Driven Future melalui Pembelajaran Berbasis Robotika pada Siswa di SMK Negeri 1 Sumedang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pembentukan Creativity Driven Future melalui Pembelajaran Berbasis Robotika pada Siswa di SMK Negeri 1 Sumedang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53485-literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-program-studi-k</link>
	<guid isPermaLink="false">dcec17974ba15d9cf734d25c8dc9d472</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 15:32:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ resi pratiwi ]]></category>
	<category><![CDATA[ ina aprillia ]]></category>
	<category><![CDATA[ anik yuesti ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anik,aprillia,ina,pratiwi,resi,yuesti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengembangkan penelitian ini lebih lanjut, dapat dipertimbangkan beberapa saran berikut: Pertama, perluasan durasi pelatihan untuk memberikan waktu yang lebih memadai bagi siswa dalam memahami konsep dan logika pemrograman, serta melakukan integrasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pembentukan Creativity-Driven Future melalui Pembelajaran Berbasis Robotika pada Siswa di SMK Negeri 1 Sumedang: Untuk mengembangkan penelitian ini lebih lanjut, dapat dipertimbangkan beberapa saran berikut: Pertama, perluasan durasi pelatihan untuk memberikan waktu yang lebih memadai bagi siswa dalam memahami konsep dan logika pemrograman, serta melakukan integrasi fitur secara optimal. Kedua, pengayaan fitur robot dengan sensor canggih atau integrasi teknologi IoT dapat meningkatkan kompleksitas proyek dan memperluas wawasan teknologi siswa. Ketiga, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan kurikulum STEM-robotika di tingkat SMK dengan menekankan pendekatan berbasis proyek dan eksplorasi teknologi aplikatif. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam mempersiapkan siswa menghadapi tantangan Society 5.0 dan meningkatkan kreativitas serta keterampilan teknis mereka.. Pelaksanaan pelatihan ini menunjukkan sejumlah keunggulan yang signifikan dalam mendorong keterlibatan dan kreativitas siswa.Melalui pengalaman langsung dalam merakit dan memprogram Multi-Functional Mobile Robot (MMR), siswa menjadi lebih aktif dan antusias dalam mengikuti setiap sesi.Integrasi tiga fitur utama dalam satu proyek memberikan tantangan teknis yang kompleks namun menarik, sehingga mampu memacu imajinasi dan kreativitas aplikatif peserta.Sebagai rekomendasi pengembangan, pelatihan serupa di masa mendatang disarankan untuk memperpanjang sesi pendalaman coding agar siswa memiliki waktu yang cukup untuk memahami logika program dan melakukan integrasi fitur secara optimal.Selain itu, pengayaan fitur robot seperti penambahan sensor canggih atau integrasi dengan teknologi Internet of Things (IoT) dapat menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kompleksitas proyek sekaligus memperluas wawasan teknologi pada siswa.Pengabdian kepada Masyarakat yang dikemas dalam pelatihan berbentuk workshop ini berhasil meningkatkan 86.6% kemampuan siswa dalam lingkup creativity-driven future.Bahkan, metode pelatihan dalam bentuk workshop menjadi salah satu pilihan yang tepat dalam merealisasikan kebutuhan akan pengembangan kemampuan berpikir kreatif dan inovatif pada siswa, karena mereka terdorong langsung untuk berperan aktif dalam pembelajaran.Berdasarkan data pre-post dan Torrence Test, pelatihan ini menunjukkan peningkatan rata-rata skor keterampilan robotika dan kreativitas siswa.Temuan tersebut mengindikasikan bahwa pelatihan ini dapat mendorong siswa untuk mampu beradaptasi dengan Society 5.0 yang menuntut integrasi teknologi dan pemikiran kreatif Dalam menghadapi tantangan Society 5.0 yang menekankan integrasi sinergis antara manusia dan teknologi, pendidikan vokasi memainkan peran krusial dalam membekali siswa dengan kompetensi relevan. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa SMK melalui pembelajaran berbasis robotika. Metodologi yang digunakan berupa pelatihan, dan dilaksanakan selama dua hari di SMK Negeri 1 Sumedang dengan melibatkan 40 siswa dari program studi Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Komputer dan Jaringan, serta Elektro.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/e/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-program-studi-k-thumb-66eed.webp" title="JURIS - Pembentukan Creativity-Driven Future melalui Pembelajaran Berbasis Robotika pada Siswa di SMK Negeri 1 Sumedang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-program-studi-k-thumb-66eed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-program-studi-k-thumb-66eed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-program-studi-k-thumb-66eed.webp 1x" title="JURIS - Pembentukan Creativity-Driven Future melalui Pembelajaran Berbasis Robotika pada Siswa di SMK Negeri 1 Sumedang" alt="JURIS - Pembentukan Creativity-Driven Future melalui Pembelajaran Berbasis Robotika pada Siswa di SMK Negeri 1 Sumedang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-program-studi-k-thumb-9ab19.webp" title="JURIS - Pembentukan Creativity-Driven Future melalui Pembelajaran Berbasis Robotika pada Siswa di SMK Negeri 1 Sumedang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-program-studi-k-thumb-9ab19.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-program-studi-k-thumb-9ab19.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-program-studi-k-thumb-9ab19.webp 1x" title="JURIS - Pembentukan Creativity-Driven Future melalui Pembelajaran Berbasis Robotika pada Siswa di SMK Negeri 1 Sumedang" alt="JURIS - Pembentukan Creativity-Driven Future melalui Pembelajaran Berbasis Robotika pada Siswa di SMK Negeri 1 Sumedang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-program-studi-k-thumb-296db.webp" title="JURIS - Pembentukan Creativity-Driven Future melalui Pembelajaran Berbasis Robotika pada Siswa di SMK Negeri 1 Sumedang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-program-studi-k-thumb-296db.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-program-studi-k-thumb-296db.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-program-studi-k-thumb-296db.webp 1x" title="JURIS - Pembentukan Creativity-Driven Future melalui Pembelajaran Berbasis Robotika pada Siswa di SMK Negeri 1 Sumedang" alt="JURIS - Pembentukan Creativity-Driven Future melalui Pembelajaran Berbasis Robotika pada Siswa di SMK Negeri 1 Sumedang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53485-literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-program-studi-k" title="JURIS - Pembentukan Creativity-Driven Future melalui Pembelajaran Berbasis Robotika pada Siswa di SMK Negeri 1 Sumedang" target="_blank">Pembentukan Creativity-Driven Future melalui Pembelajaran Berbasis Robotika pada Siswa di SMK Negeri 1 Sumedang</a>: Untuk mengembangkan penelitian ini lebih lanjut, dapat dipertimbangkan beberapa saran berikut: Pertama, perluasan durasi pelatihan untuk memberikan waktu yang lebih memadai bagi siswa dalam memahami konsep dan logika pemrograman, serta melakukan integrasi fitur secara optimal. Kedua, pengayaan fitur robot dengan sensor canggih atau integrasi teknologi IoT dapat meningkatkan kompleksitas proyek dan memperluas wawasan teknologi siswa. Ketiga, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan kurikulum STEM-robotika di tingkat SMK dengan menekankan pendekatan berbasis proyek dan eksplorasi teknologi aplikatif. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam mempersiapkan siswa menghadapi tantangan Society 5.0 dan meningkatkan kreativitas serta keterampilan teknis mereka..
<br>Pelaksanaan pelatihan ini menunjukkan sejumlah keunggulan yang signifikan dalam mendorong keterlibatan dan kreativitas siswa.Melalui pengalaman langsung dalam merakit dan memprogram Multi-Functional Mobile Robot (MMR), siswa menjadi lebih aktif dan antusias dalam mengikuti setiap sesi.Integrasi tiga fitur utama dalam satu proyek memberikan tantangan teknis yang kompleks namun menarik, sehingga mampu memacu imajinasi dan kreativitas aplikatif peserta.Sebagai rekomendasi pengembangan, pelatihan serupa di masa mendatang disarankan untuk memperpanjang sesi pendalaman coding agar siswa memiliki waktu yang cukup untuk memahami logika program dan melakukan integrasi fitur secara optimal.Selain itu, pengayaan fitur robot seperti penambahan sensor canggih atau integrasi dengan teknologi Internet of Things (IoT) dapat menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kompleksitas proyek sekaligus memperluas wawasan teknologi pada siswa.Pengabdian kepada Masyarakat yang dikemas dalam pelatihan berbentuk workshop ini berhasil meningkatkan 86.6% kemampuan siswa dalam lingkup creativity-driven future.Bahkan, metode pelatihan dalam bentuk workshop menjadi salah satu pilihan yang tepat dalam merealisasikan kebutuhan akan pengembangan kemampuan berpikir kreatif dan inovatif pada siswa, karena mereka terdorong langsung untuk berperan aktif dalam pembelajaran.Berdasarkan data pre-post dan Torrence Test, pelatihan ini menunjukkan peningkatan rata-rata skor keterampilan robotika dan kreativitas siswa.Temuan tersebut mengindikasikan bahwa pelatihan ini dapat mendorong siswa untuk mampu beradaptasi dengan Society 5.0 yang menuntut integrasi teknologi dan pemikiran kreatif
<br>Dalam menghadapi tantangan Society 5.0 yang menekankan integrasi sinergis antara manusia dan teknologi, pendidikan vokasi memainkan peran krusial dalam membekali siswa dengan kompetensi relevan. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa SMK melalui pembelajaran berbasis robotika. Metodologi yang digunakan berupa pelatihan, dan dilaksanakan selama dua hari di SMK Negeri 1 Sumedang dengan melibatkan 40 siswa dari program studi Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Komputer dan Jaringan, serta Elektro....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/e/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-program-studi-k-thumb-66eed.webp" type="image/webp" length="104576" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-program-studi-k-thumb-66eed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-program-studi-k-thumb-9ab19.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/literasi-teknologi-siswa-mahasiswa-program-studi-k-thumb-296db.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-247-uigm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3157-jurnal-abdimas-mandiri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Adoption of Customary Land Tenure as a Model in Agrarian Reform A Study of the Tenurial System in Tenganan Pegringsingan Village ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Adoption of Customary Land Tenure as a Model in Agrarian Reform A Study of the Tenurial System in Tenganan Pegringsingan Village ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Adoption of Customary Land Tenure as a Model in Agrarian Reform A Study of the Tenurial System in Tenganan Pegringsingan Village ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53491-objectives-agrarian-reform-program-reforma-agraria</link>
	<guid isPermaLink="false">326be42d1d2558b09ec0b83412a23aca</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 14:49:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ central java ]]></category>
	<category><![CDATA[ faculty law ]]></category>
	<category><![CDATA[ malang city ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[central,city,faculty,java,law,malang]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengkaji lebih lanjut tentang bagaimana sistem tanah adat di Tenganan Pegringsingan dapat diterapkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Adoption of Customary Land Tenure as a Model in Agrarian Reform: A Study of the Tenurial System in Tenganan Pegringsingan Village: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengkaji lebih lanjut tentang bagaimana sistem tanah adat di Tenganan Pegringsingan dapat diterapkan di komunitas adat lainnya di Indonesia, dengan mempertimbangkan karakteristik unik setiap komunitas. Penelitian ini dapat berfokus pada tantangan dan peluang dalam mengadaptasi model Tenganan Pegringsingan ke dalam konteks yang berbeda.2. Menganalisis dampak sosial dan ekonomi dari implementasi sistem tanah adat Tenganan Pegringsingan, khususnya dalam hal peningkatan kesejahteraan dan pengurangan kesenjangan sosial di dalam komunitas. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana sistem ini dapat memperkuat solidaritas sosial dan mengurangi ketimpangan dalam akses terhadap sumber daya alam.3. Meneliti peran dan kontribusi sistem tanah adat Tenganan Pegringsingan dalam konservasi dan pelestarian lingkungan. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana sistem ini mendukung keberlanjutan ekosistem lokal, melindungi keanekaragaman hayati, dan menjaga keseimbangan ekologis. Selain itu, penelitian ini juga dapat mengeksplorasi bagaimana sistem ini dapat menjadi model untuk konservasi dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan di komunitas adat lainnya.. Reforma agraria adalah salah satu agenda utama yang berkaitan dengan tanah di Indonesia.Namun, kebijakan dalam agenda reforma agraria yang diterapkan oleh pemerintah masih berfokus pada program redistribusi tanah, yang tidak memenuhi nilai-nilai inti reforma agraria.Selain itu, implementasi Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2023 belum optimal, karena belum memberikan perlindungan yang kuat terhadap tanah adat yang dimiliki oleh Masyarakat Hukum Adat (MHA).Hal ini membuka peluang untuk konversi atau komersialisasi tanah adat dengan dalih kepentingan umum atau proyek strategis nasional, yang mengancam kedaulatan dan keberlanjutan komunitas adat.Shohibuddin, dalam bukunya "Wakaf Agraria", mengidentifikasi empat pilar implementasi reforma agraria, yaitu jaminan akses, perlindungan hak, perlindungan ekosistem, dan perlindungan sistem produksi.Sangkoyo mengidentifikasi empat komponen dasar pembaruan agraria, yaitu tata kuasa, tata guna, tata produksi, dan tata konsumsi.Pelaksanaan reforma agraria dengan memenuhi empat pilar dan komponen ini dapat memberikan perlindungan hukum yang kuat untuk implementasinya di tanah adat.Sistem pemerintahan tanah adat di Desa Tenganan Pegringsingan memiliki relevansi tinggi dengan prinsip-prinsip reforma agraria, khususnya dalam melindungi tanah adat MHA dari konversi dan komersialisasi sesuai dengan pilar dan komponen reforma agraria.Sistem ini berbasis hukum informal dan dikelola oleh komunitas dan otoritas pemerintahan sendiri.Sistem pemerintahan tanah adat memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari agenda reforma agraria, terutama di tempat-tempat di mana masyarakat hidup rukun dan pertanian penting.Model pengelolaan tanah komunal ini juga mendukung upaya konservasi yang sejalan dengan gaya hidup MHA.Suksesnya desa ini dalam melestarikan tanah adatnya menjadi inspirasi tentang bagaimana sistem pengelolaan komunal dapat menjadi solusi efektif dalam menghadapi tantangan modernisasi sambil mempertahankan keberlanjutan ekosistem dan budaya lokal.Komunitas adat lainnya di Indonesia yang memiliki karakteristik serupa memiliki potensi untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip pengelolaan tanah dari Desa Tenganan Pegringsingan ke dalam agenda reforma agraria mereka.Mengintegrasikan nilai-nilai pemerintahan tanah adat Tenganan ke dalam kebijakan reforma agraria nasional dapat membantu membuat reforma agraria lebih inklusif dengan mempertimbangkan kebutuhan MHA untuk melindungi tanah mereka dari tekanan ekonomi dan memastikan pengelolaan yang berkelanjutan Frekuensi tinggi konflik agraria yang melibatkan tanah adat mencerminkan perlindungan hukum yang lemah terhadap hak-hak tanah adat. Sebagai respons, pemerintah mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2023 tentang Percepatan Pelaksanaan Reforma Agraria, yang bertujuan memberikan perlindungan hukum terhadap tanah adat melalui program legalisasi dan redistribusi tanah. Namun, implementasi program ini tidak efektif karena pengakuan terbatas terhadap hak-hak tanah adat, yang tidak sepenuhnya mencegah alih fungsi tanah adat yang telah dilegalisasi untuk investasi atau penggunaan komersial. Sebagai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/6/objectives-agrarian-reform-program-reforma-agraria-thumb-1478e.webp" title="JURIS - Adoption of Customary Land Tenure as a Model in Agrarian Reform: A Study of the Tenurial System in Tenganan Pegringsingan Village" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/objectives-agrarian-reform-program-reforma-agraria-thumb-1478e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/objectives-agrarian-reform-program-reforma-agraria-thumb-1478e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/objectives-agrarian-reform-program-reforma-agraria-thumb-1478e.webp 1x" title="JURIS - Adoption of Customary Land Tenure as a Model in Agrarian Reform: A Study of the Tenurial System in Tenganan Pegringsingan Village" alt="JURIS - Adoption of Customary Land Tenure as a Model in Agrarian Reform: A Study of the Tenurial System in Tenganan Pegringsingan Village" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/objectives-agrarian-reform-program-reforma-agraria-thumb-6cdf6.webp" title="JURIS - Adoption of Customary Land Tenure as a Model in Agrarian Reform: A Study of the Tenurial System in Tenganan Pegringsingan Village" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/objectives-agrarian-reform-program-reforma-agraria-thumb-6cdf6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/objectives-agrarian-reform-program-reforma-agraria-thumb-6cdf6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/objectives-agrarian-reform-program-reforma-agraria-thumb-6cdf6.webp 1x" title="JURIS - Adoption of Customary Land Tenure as a Model in Agrarian Reform: A Study of the Tenurial System in Tenganan Pegringsingan Village" alt="JURIS - Adoption of Customary Land Tenure as a Model in Agrarian Reform: A Study of the Tenurial System in Tenganan Pegringsingan Village" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/objectives-agrarian-reform-program-reforma-agraria-thumb-1260f.webp" title="JURIS - Adoption of Customary Land Tenure as a Model in Agrarian Reform: A Study of the Tenurial System in Tenganan Pegringsingan Village" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/objectives-agrarian-reform-program-reforma-agraria-thumb-1260f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/objectives-agrarian-reform-program-reforma-agraria-thumb-1260f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/objectives-agrarian-reform-program-reforma-agraria-thumb-1260f.webp 1x" title="JURIS - Adoption of Customary Land Tenure as a Model in Agrarian Reform: A Study of the Tenurial System in Tenganan Pegringsingan Village" alt="JURIS - Adoption of Customary Land Tenure as a Model in Agrarian Reform: A Study of the Tenurial System in Tenganan Pegringsingan Village" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53491-objectives-agrarian-reform-program-reforma-agraria" title="JURIS - Adoption of Customary Land Tenure as a Model in Agrarian Reform: A Study of the Tenurial System in Tenganan Pegringsingan Village" target="_blank">Adoption of Customary Land Tenure as a Model in Agrarian Reform: A Study of the Tenurial System in Tenganan Pegringsingan Village</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengkaji lebih lanjut tentang bagaimana sistem tanah adat di Tenganan Pegringsingan dapat diterapkan di komunitas adat lainnya di Indonesia, dengan mempertimbangkan karakteristik unik setiap komunitas. Penelitian ini dapat berfokus pada tantangan dan peluang dalam mengadaptasi model Tenganan Pegringsingan ke dalam konteks yang berbeda.2. Menganalisis dampak sosial dan ekonomi dari implementasi sistem tanah adat Tenganan Pegringsingan, khususnya dalam hal peningkatan kesejahteraan dan pengurangan kesenjangan sosial di dalam komunitas. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana sistem ini dapat memperkuat solidaritas sosial dan mengurangi ketimpangan dalam akses terhadap sumber daya alam.3. Meneliti peran dan kontribusi sistem tanah adat Tenganan Pegringsingan dalam konservasi dan pelestarian lingkungan. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana sistem ini mendukung keberlanjutan ekosistem lokal, melindungi keanekaragaman hayati, dan menjaga keseimbangan ekologis. Selain itu, penelitian ini juga dapat mengeksplorasi bagaimana sistem ini dapat menjadi model untuk konservasi dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan di komunitas adat lainnya..
<br>Reforma agraria adalah salah satu agenda utama yang berkaitan dengan tanah di Indonesia.Namun, kebijakan dalam agenda reforma agraria yang diterapkan oleh pemerintah masih berfokus pada program redistribusi tanah, yang tidak memenuhi nilai-nilai inti reforma agraria.Selain itu, implementasi Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2023 belum optimal, karena belum memberikan perlindungan yang kuat terhadap tanah adat yang dimiliki oleh Masyarakat Hukum Adat (MHA).Hal ini membuka peluang untuk konversi atau komersialisasi tanah adat dengan dalih kepentingan umum atau proyek strategis nasional, yang mengancam kedaulatan dan keberlanjutan komunitas adat.Shohibuddin, dalam bukunya "Wakaf Agraria", mengidentifikasi empat pilar implementasi reforma agraria, yaitu jaminan akses, perlindungan hak, perlindungan ekosistem, dan perlindungan sistem produksi.Sangkoyo mengidentifikasi empat komponen dasar pembaruan agraria, yaitu tata kuasa, tata guna, tata produksi, dan tata konsumsi.Pelaksanaan reforma agraria dengan memenuhi empat pilar dan komponen ini dapat memberikan perlindungan hukum yang kuat untuk implementasinya di tanah adat.Sistem pemerintahan tanah adat di Desa Tenganan Pegringsingan memiliki relevansi tinggi dengan prinsip-prinsip reforma agraria, khususnya dalam melindungi tanah adat MHA dari konversi dan komersialisasi sesuai dengan pilar dan komponen reforma agraria.Sistem ini berbasis hukum informal dan dikelola oleh komunitas dan otoritas pemerintahan sendiri.Sistem pemerintahan tanah adat memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari agenda reforma agraria, terutama di tempat-tempat di mana masyarakat hidup rukun dan pertanian penting.Model pengelolaan tanah komunal ini juga mendukung upaya konservasi yang sejalan dengan gaya hidup MHA.Suksesnya desa ini dalam melestarikan tanah adatnya menjadi inspirasi tentang bagaimana sistem pengelolaan komunal dapat menjadi solusi efektif dalam menghadapi tantangan modernisasi sambil mempertahankan keberlanjutan ekosistem dan budaya lokal.Komunitas adat lainnya di Indonesia yang memiliki karakteristik serupa memiliki potensi untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip pengelolaan tanah dari Desa Tenganan Pegringsingan ke dalam agenda reforma agraria mereka.Mengintegrasikan nilai-nilai pemerintahan tanah adat Tenganan ke dalam kebijakan reforma agraria nasional dapat membantu membuat reforma agraria lebih inklusif dengan mempertimbangkan kebutuhan MHA untuk melindungi tanah mereka dari tekanan ekonomi dan memastikan pengelolaan yang berkelanjutan
<br>Frekuensi tinggi konflik agraria yang melibatkan tanah adat mencerminkan perlindungan hukum yang lemah terhadap hak-hak tanah adat. Sebagai respons, pemerintah mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2023 tentang Percepatan Pelaksanaan Reforma Agraria, yang bertujuan memberikan perlindungan hukum terhadap tanah adat melalui program legalisasi dan redistribusi tanah. Namun, implementasi program ini tidak efektif karena pengakuan terbatas terhadap hak-hak tanah adat, yang tidak sepenuhnya mencegah alih fungsi tanah adat yang telah dilegalisasi untuk investasi atau penggunaan komersial. Sebagai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/6/objectives-agrarian-reform-program-reforma-agraria-thumb-1260f.webp" type="image/webp" length="91086" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/objectives-agrarian-reform-program-reforma-agraria-thumb-1478e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/objectives-agrarian-reform-program-reforma-agraria-thumb-6cdf6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/objectives-agrarian-reform-program-reforma-agraria-thumb-1260f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3519-stpn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16805-bhumi-jurnal-agraria-pertanahan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Agricultural Absentee Land Ownership Rules Problem or Solution for Farmers on Food Resilience Program ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Agricultural Absentee Land Ownership Rules Problem or Solution for Farmers on Food Resilience Program ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Agricultural Absentee Land Ownership Rules Problem or Solution for Farmers on Food Resilience Program ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53490-siklus-hak-tanah-revisi-regulasi-ketahanan-pangan</link>
	<guid isPermaLink="false">edc24e9e4ea96c6b8030724235bfb5b8</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 14:49:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ central java ]]></category>
	<category><![CDATA[ faculty law ]]></category>
	<category><![CDATA[ malang city ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[central,city,faculty,java,law,malang]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji dampak perubahan regulasi kepemilikan tanah absentee terhadap produktivitas petani melalui survei kuantitatif yang melibatkan petani di beberapa provinsi dengan karakteristik geografis berbeda; apakah pemberian hak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Agricultural Absentee Land Ownership Rules: Problem or Solution for Farmers on Food Resilience Program?: Penelitian selanjutnya dapat menguji dampak perubahan regulasi kepemilikan tanah absentee terhadap produktivitas petani melalui survei kuantitatif yang melibatkan petani di beberapa provinsi dengan karakteristik geografis berbeda; apakah pemberian hak kepemilikan tanah absentee meningkatkan luas lahan yang dikelola dan pendapatan rumah tangga petani? Selain itu, diperlukan studi empiris yang mengevaluasi sejauh mana adopsi teknologi pertanian modernAiseperti sistem irigasi otomatis dan platform digitalAimemungkinkan petani mengatasi kendala jarak dalam mengelola lahan absentee, serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan teknologi tersebut. Selanjutnya, kajian komparatif terhadap kerangka hukum tanah absentee di negaraAcnegara dengan agraria serupa dapat memberikan wawasan tentang model regulasi yang lebih adil dan adaptif, sehingga dapat diadaptasi untuk mereformasi peraturan Indonesia. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang kuat untuk mendukung revisi kebijakan, memperkuat keadilan agraria, dan meningkatkan kontribusi sektor pertanian terhadap ketahanan pangan nasional.. Regulasi tanah absentee sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini karena kemudahan transportasi dan kemajuan teknologi mempermudah petani mengelola lahan secara aktif.Regulasi tersebut menjadi beban dalam kerangka teori keadilan karena melarang kepemilikan tanah di luar domisili dan berpotensi merampas hak tanah petani.Oleh karena itu, perlu segera dilakukan revisi regulasi agar selaras dengan prinsip UUPA dan memungkinkan petani, sebagai aktor utama program ketahanan pangan, memanfaatkan lahan pertanian secara optimal Ketahanan pangan merupakan aspek kritis dalam program keberlanjutan nasional. Dengan populasi yang besar dan beragam, Indonesia perlu memprioritaskan ketahanan pangan sebagai fokus utama program pemerintah. Pemberdayaan penduduk Indonesia yang mayoritas merupakan petani merupakan salah satu cara untuk mencapai ketahanan pangan. Dalam hal ini, pemerintah dapat memanfaatkan tanah absentee untuk mencapai tujuan ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. Namun, regulasi yang membatasi kepemilikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/9/siklus-hak-tanah-revisi-regulasi-ketahanan-pangan-thumb-0e258.webp" title="JURIS - Agricultural Absentee Land Ownership Rules: Problem or Solution for Farmers on Food Resilience Program?" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/siklus-hak-tanah-revisi-regulasi-ketahanan-pangan-thumb-0e258.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/siklus-hak-tanah-revisi-regulasi-ketahanan-pangan-thumb-0e258.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/siklus-hak-tanah-revisi-regulasi-ketahanan-pangan-thumb-0e258.webp 1x" title="JURIS - Agricultural Absentee Land Ownership Rules: Problem or Solution for Farmers on Food Resilience Program?" alt="JURIS - Agricultural Absentee Land Ownership Rules: Problem or Solution for Farmers on Food Resilience Program?" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/siklus-hak-tanah-revisi-regulasi-ketahanan-pangan-thumb-f1bfb.webp" title="JURIS - Agricultural Absentee Land Ownership Rules: Problem or Solution for Farmers on Food Resilience Program?" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/siklus-hak-tanah-revisi-regulasi-ketahanan-pangan-thumb-f1bfb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/siklus-hak-tanah-revisi-regulasi-ketahanan-pangan-thumb-f1bfb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/siklus-hak-tanah-revisi-regulasi-ketahanan-pangan-thumb-f1bfb.webp 1x" title="JURIS - Agricultural Absentee Land Ownership Rules: Problem or Solution for Farmers on Food Resilience Program?" alt="JURIS - Agricultural Absentee Land Ownership Rules: Problem or Solution for Farmers on Food Resilience Program?" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/siklus-hak-tanah-revisi-regulasi-ketahanan-pangan-thumb-dceef.webp" title="JURIS - Agricultural Absentee Land Ownership Rules: Problem or Solution for Farmers on Food Resilience Program?" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/siklus-hak-tanah-revisi-regulasi-ketahanan-pangan-thumb-dceef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/siklus-hak-tanah-revisi-regulasi-ketahanan-pangan-thumb-dceef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/siklus-hak-tanah-revisi-regulasi-ketahanan-pangan-thumb-dceef.webp 1x" title="JURIS - Agricultural Absentee Land Ownership Rules: Problem or Solution for Farmers on Food Resilience Program?" alt="JURIS - Agricultural Absentee Land Ownership Rules: Problem or Solution for Farmers on Food Resilience Program?" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53490-siklus-hak-tanah-revisi-regulasi-ketahanan-pangan" title="JURIS - Agricultural Absentee Land Ownership Rules: Problem or Solution for Farmers on Food Resilience Program?" target="_blank">Agricultural Absentee Land Ownership Rules: Problem or Solution for Farmers on Food Resilience Program?</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji dampak perubahan regulasi kepemilikan tanah absentee terhadap produktivitas petani melalui survei kuantitatif yang melibatkan petani di beberapa provinsi dengan karakteristik geografis berbeda; apakah pemberian hak kepemilikan tanah absentee meningkatkan luas lahan yang dikelola dan pendapatan rumah tangga petani? Selain itu, diperlukan studi empiris yang mengevaluasi sejauh mana adopsi teknologi pertanian modernAiseperti sistem irigasi otomatis dan platform digitalAimemungkinkan petani mengatasi kendala jarak dalam mengelola lahan absentee, serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan teknologi tersebut. Selanjutnya, kajian komparatif terhadap kerangka hukum tanah absentee di negaraAcnegara dengan agraria serupa dapat memberikan wawasan tentang model regulasi yang lebih adil dan adaptif, sehingga dapat diadaptasi untuk mereformasi peraturan Indonesia. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang kuat untuk mendukung revisi kebijakan, memperkuat keadilan agraria, dan meningkatkan kontribusi sektor pertanian terhadap ketahanan pangan nasional..
<br>Regulasi tanah absentee sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini karena kemudahan transportasi dan kemajuan teknologi mempermudah petani mengelola lahan secara aktif.Regulasi tersebut menjadi beban dalam kerangka teori keadilan karena melarang kepemilikan tanah di luar domisili dan berpotensi merampas hak tanah petani.Oleh karena itu, perlu segera dilakukan revisi regulasi agar selaras dengan prinsip UUPA dan memungkinkan petani, sebagai aktor utama program ketahanan pangan, memanfaatkan lahan pertanian secara optimal
<br>Ketahanan pangan merupakan aspek kritis dalam program keberlanjutan nasional. Dengan populasi yang besar dan beragam, Indonesia perlu memprioritaskan ketahanan pangan sebagai fokus utama program pemerintah. Pemberdayaan penduduk Indonesia yang mayoritas merupakan petani merupakan salah satu cara untuk mencapai ketahanan pangan. Dalam hal ini, pemerintah dapat memanfaatkan tanah absentee untuk mencapai tujuan ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. Namun, regulasi yang membatasi kepemilikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/9/siklus-hak-tanah-revisi-regulasi-ketahanan-pangan-thumb-dceef.webp" type="image/webp" length="130566" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/siklus-hak-tanah-revisi-regulasi-ketahanan-pangan-thumb-0e258.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/siklus-hak-tanah-revisi-regulasi-ketahanan-pangan-thumb-f1bfb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/siklus-hak-tanah-revisi-regulasi-ketahanan-pangan-thumb-dceef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3519-stpn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16805-bhumi-jurnal-agraria-pertanahan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemberdayaan OSIS SMAN 14 Palembang sebagai Agen Diseminasi Nilai Anti Kekerasan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemberdayaan OSIS SMAN 14 Palembang sebagai Agen Diseminasi Nilai Anti Kekerasan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemberdayaan OSIS SMAN 14 Palembang sebagai Agen Diseminasi Nilai Anti Kekerasan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53488-pemahaman-siswa-intra-sekolah-karakter-digit</link>
	<guid isPermaLink="false">9dbfeb9ea13c137c0c1076b60c96f3e3</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 14:49:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ resi pratiwi ]]></category>
	<category><![CDATA[ ina aprillia ]]></category>
	<category><![CDATA[ anik yuesti ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anik,aprillia,ina,pratiwi,resi,yuesti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas pemberdayaan OSIS secara lintas sekolah dengan membandingkan sekolah negeri, swasta, dan kejuruan di Palembang serta Sumatera Selatan untuk menilai faktor skalabilitas dan konteks lokal; selanjutnya, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemberdayaan OSIS SMAN 14 Palembang sebagai Agen Diseminasi Nilai Anti Kekerasan: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas pemberdayaan OSIS secara lintas sekolah dengan membandingkan sekolah negeri, swasta, dan kejuruan di Palembang serta Sumatera Selatan untuk menilai faktor skalabilitas dan konteks lokal; selanjutnya, studi longitudinal selama satu tahun dapat mengukur dampak jangka panjang pelatihan literasi digital terhadap sikap dan perilaku antiAckekerasan siswa, termasuk perubahan frekuensi insiden kekerasan; terakhir, penelitian dapat membandingkan peran kampanye digital yang dipimpin oleh teman sebaya dengan intervensi yang dipandu guru dalam mengurangi perundungan dan kekerasan seksual, guna mengidentifikasi model kolaborasi yang paling efektif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan inklusif.. Berdasarkan kegiatan PkM ini, penulis menyimpulkan bahwa program pemberdayaan OSIS SMA Negeri 14 Palembang berhasil mencapai tujuan utama dengan peningkatan rata-rata 54% pada kesadaran kritis, kepemimpinan sosial, dan literasi digital siswa, serta menghasilkan poster kampanye yang berkualitas tinggi dan diterima baik oleh peserta.Selain itu, keterbatasan waktu dan cakupan peserta yang masih terbatas pada satu sekolah mengindikasikan perlunya perluasan program ke sekolah lain.Oleh karena itu, kegiatan PkM selanjutnya diharapkan dapat menargetkan cakupan yang lebih luas, termasuk sekolah swasta dan kejuruan di Kota Palembang serta secara umum di Sumatera Selatan Kekerasan masih menjadi perhatian penting terutama di satuan pendidikan menengah. Cakupannya meliputi perundungan, kekerasan seksual, serta intoleransi yang berdampak pada keamanan dan kenyamanan para siswa. Fenomena ini masih diperkuat dengan rendahnya tingkat pemahaman siswa terhadap jenis-jenis kekerasan, serta belum optimalnya pemanfaatan media teknologi informasi dan komunikasi untuk kampanye edukatif. Kota Palembang, salah satu yang terbesar di Pulau Sumatera, tidak luput dari fenomena kekerasan di kalangan anak dan remaja. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) di SMA Negeri 14 Palembang ini dirancang untuk menyasar persoalan tersebut, dengan cara... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/8/pemahaman-siswa-intra-sekolah-karakter-digital-org-thumb-86525.webp" title="JURIS - Pemberdayaan OSIS SMAN 14 Palembang sebagai Agen Diseminasi Nilai Anti Kekerasan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/pemahaman-siswa-intra-sekolah-karakter-digital-org-thumb-86525.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/pemahaman-siswa-intra-sekolah-karakter-digital-org-thumb-86525.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/pemahaman-siswa-intra-sekolah-karakter-digital-org-thumb-86525.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan OSIS SMAN 14 Palembang sebagai Agen Diseminasi Nilai Anti Kekerasan" alt="JURIS - Pemberdayaan OSIS SMAN 14 Palembang sebagai Agen Diseminasi Nilai Anti Kekerasan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/8/pemahaman-siswa-intra-sekolah-karakter-digital-org-thumb-6c561.webp" title="JURIS - Pemberdayaan OSIS SMAN 14 Palembang sebagai Agen Diseminasi Nilai Anti Kekerasan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/pemahaman-siswa-intra-sekolah-karakter-digital-org-thumb-6c561.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/pemahaman-siswa-intra-sekolah-karakter-digital-org-thumb-6c561.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/pemahaman-siswa-intra-sekolah-karakter-digital-org-thumb-6c561.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan OSIS SMAN 14 Palembang sebagai Agen Diseminasi Nilai Anti Kekerasan" alt="JURIS - Pemberdayaan OSIS SMAN 14 Palembang sebagai Agen Diseminasi Nilai Anti Kekerasan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/8/pemahaman-siswa-intra-sekolah-karakter-digital-org-thumb-a0adf.webp" title="JURIS - Pemberdayaan OSIS SMAN 14 Palembang sebagai Agen Diseminasi Nilai Anti Kekerasan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/pemahaman-siswa-intra-sekolah-karakter-digital-org-thumb-a0adf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/pemahaman-siswa-intra-sekolah-karakter-digital-org-thumb-a0adf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/pemahaman-siswa-intra-sekolah-karakter-digital-org-thumb-a0adf.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan OSIS SMAN 14 Palembang sebagai Agen Diseminasi Nilai Anti Kekerasan" alt="JURIS - Pemberdayaan OSIS SMAN 14 Palembang sebagai Agen Diseminasi Nilai Anti Kekerasan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53488-pemahaman-siswa-intra-sekolah-karakter-digit" title="JURIS - Pemberdayaan OSIS SMAN 14 Palembang sebagai Agen Diseminasi Nilai Anti Kekerasan" target="_blank">Pemberdayaan OSIS SMAN 14 Palembang sebagai Agen Diseminasi Nilai Anti Kekerasan</a>: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas pemberdayaan OSIS secara lintas sekolah dengan membandingkan sekolah negeri, swasta, dan kejuruan di Palembang serta Sumatera Selatan untuk menilai faktor skalabilitas dan konteks lokal; selanjutnya, studi longitudinal selama satu tahun dapat mengukur dampak jangka panjang pelatihan literasi digital terhadap sikap dan perilaku antiAckekerasan siswa, termasuk perubahan frekuensi insiden kekerasan; terakhir, penelitian dapat membandingkan peran kampanye digital yang dipimpin oleh teman sebaya dengan intervensi yang dipandu guru dalam mengurangi perundungan dan kekerasan seksual, guna mengidentifikasi model kolaborasi yang paling efektif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan inklusif..
<br>Berdasarkan kegiatan PkM ini, penulis menyimpulkan bahwa program pemberdayaan OSIS SMA Negeri 14 Palembang berhasil mencapai tujuan utama dengan peningkatan rata-rata 54% pada kesadaran kritis, kepemimpinan sosial, dan literasi digital siswa, serta menghasilkan poster kampanye yang berkualitas tinggi dan diterima baik oleh peserta.Selain itu, keterbatasan waktu dan cakupan peserta yang masih terbatas pada satu sekolah mengindikasikan perlunya perluasan program ke sekolah lain.Oleh karena itu, kegiatan PkM selanjutnya diharapkan dapat menargetkan cakupan yang lebih luas, termasuk sekolah swasta dan kejuruan di Kota Palembang serta secara umum di Sumatera Selatan
<br>Kekerasan masih menjadi perhatian penting terutama di satuan pendidikan menengah. Cakupannya meliputi perundungan, kekerasan seksual, serta intoleransi yang berdampak pada keamanan dan kenyamanan para siswa. Fenomena ini masih diperkuat dengan rendahnya tingkat pemahaman siswa terhadap jenis-jenis kekerasan, serta belum optimalnya pemanfaatan media teknologi informasi dan komunikasi untuk kampanye edukatif. Kota Palembang, salah satu yang terbesar di Pulau Sumatera, tidak luput dari fenomena kekerasan di kalangan anak dan remaja. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) di SMA Negeri 14 Palembang ini dirancang untuk menyasar persoalan tersebut, dengan cara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/8/pemahaman-siswa-intra-sekolah-karakter-digital-org-thumb-6c561.webp" type="image/webp" length="73916" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/pemahaman-siswa-intra-sekolah-karakter-digital-org-thumb-86525.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/pemahaman-siswa-intra-sekolah-karakter-digital-org-thumb-6c561.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/pemahaman-siswa-intra-sekolah-karakter-digital-org-thumb-a0adf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-247-uigm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3157-jurnal-abdimas-mandiri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Klinik Pajak Sebagai Jasa Pelayanan Perpajakan dan Jasa Keuangan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Klinik Pajak Sebagai Jasa Pelayanan Perpajakan dan Jasa Keuangan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Klinik Pajak Sebagai Jasa Pelayanan Perpajakan dan Jasa Keuangan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53487-layanan-konsultasi-kualitas-pelayanan-pajak-kesada</link>
	<guid isPermaLink="false">d5ead9a516b09ed3df47b96f292b7df0</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 14:49:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ resi pratiwi ]]></category>
	<category><![CDATA[ ina aprillia ]]></category>
	<category><![CDATA[ anik yuesti ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anik,aprillia,ina,pratiwi,resi,yuesti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak jangka panjang layanan Klinik Pajak terhadap kepatuhan pajak wajib pajak di Kabupaten Sambas, misalnya dengan mengukur perubahan tingkat kepatuhan sebelum dan sesudah intervensi selama beberapa tahun. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan Klinik Pajak Sebagai Jasa Pelayanan Perpajakan dan Jasa Keuangan.: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak jangka panjang layanan Klinik Pajak terhadap kepatuhan pajak wajib pajak di Kabupaten Sambas, misalnya dengan mengukur perubahan tingkat kepatuhan sebelum dan sesudah intervensi selama beberapa tahun. Selain itu, studi komparatif antara model layanan hybrid (onlineAcoffline) dan model layanan tatap muka konvensional dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas edukasi pajak, sehingga membantu optimalisasi sumber daya. Selanjutnya, penelitian tentang skala replikabilitas Klinik Pajak ke wilayah lain, termasuk adaptasi terhadap infrastruktur digital dan kebijakan lokal, dapat memberikan panduan strategis bagi institusi pendidikan lain yang ingin mengimplementasikan program serupa. Penelitian-penelitian tersebut akan memperdalam pemahaman tentang mekanisme peningkatan literasi pajak dan memberikan dasar ilmiah bagi pengembangan kebijakan perpajakan berbasis komunitas.. Pelaksanaan program Pengembangan Klinik Pajak di Politeknik Negeri Sambas menunjukkan perkembangan positif dengan peningkatan literasi dan kepatuhan perpajakan masyarakat melalui layanan konsultasi, penyusunan administrasi, dan pendampingan pelaporan pajak.Keberhasilan program juga tercermin dari terdaftarnya hak kekayaan intelektual merek AuKlinik PajakAy serta penerapan sistem layanan digital.Berdasarkan capaian tersebut, Klinik Pajak berpotensi terus dikembangkan sebagai sarana pelayanan dan edukasi perpajakan yang berkelanjutan bagi masyarakat Hadirnya Klinik Pajak untuk menjawab masalah terkait banyaknya masyarakat sambas belum memahami arti dari wajib pajak, proses yang sulit atau sulit untuk dimengerti, dan tidak ramah akan digital sehingga Klinik Pajak bertujuan untuk membantu masyarakat dalam melakukan konsultasi perpajakan, penyusunan perpajakan dan pelaporan perpajakan, guna untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam perpajakan. Metode kualitatif lapangan digunakan dalam pelaksanaan Klinik Pajak diawali dengan memperkenalkan Klinik Pajak pada masyarakat dengan menyebar brosur dan promosi di media sosial, serta pelaksanaan layanan konsultasi secara langsung dan daring. Pada saat ini terdapat beberapa kelompok... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/a/layanan-konsultasi-kualitas-pelayanan-pajak-kesada-thumb-d5f11.webp" title="JURIS - Pengembangan Klinik Pajak Sebagai Jasa Pelayanan Perpajakan dan Jasa Keuangan." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/layanan-konsultasi-kualitas-pelayanan-pajak-kesada-thumb-d5f11.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/layanan-konsultasi-kualitas-pelayanan-pajak-kesada-thumb-d5f11.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/layanan-konsultasi-kualitas-pelayanan-pajak-kesada-thumb-d5f11.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Klinik Pajak Sebagai Jasa Pelayanan Perpajakan dan Jasa Keuangan." alt="JURIS - Pengembangan Klinik Pajak Sebagai Jasa Pelayanan Perpajakan dan Jasa Keuangan." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/a/layanan-konsultasi-kualitas-pelayanan-pajak-kesada-thumb-0388a.webp" title="JURIS - Pengembangan Klinik Pajak Sebagai Jasa Pelayanan Perpajakan dan Jasa Keuangan." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/layanan-konsultasi-kualitas-pelayanan-pajak-kesada-thumb-0388a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/layanan-konsultasi-kualitas-pelayanan-pajak-kesada-thumb-0388a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/layanan-konsultasi-kualitas-pelayanan-pajak-kesada-thumb-0388a.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Klinik Pajak Sebagai Jasa Pelayanan Perpajakan dan Jasa Keuangan." alt="JURIS - Pengembangan Klinik Pajak Sebagai Jasa Pelayanan Perpajakan dan Jasa Keuangan." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/a/layanan-konsultasi-kualitas-pelayanan-pajak-kesada-thumb-8df40.webp" title="JURIS - Pengembangan Klinik Pajak Sebagai Jasa Pelayanan Perpajakan dan Jasa Keuangan." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/layanan-konsultasi-kualitas-pelayanan-pajak-kesada-thumb-8df40.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/layanan-konsultasi-kualitas-pelayanan-pajak-kesada-thumb-8df40.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/layanan-konsultasi-kualitas-pelayanan-pajak-kesada-thumb-8df40.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Klinik Pajak Sebagai Jasa Pelayanan Perpajakan dan Jasa Keuangan." alt="JURIS - Pengembangan Klinik Pajak Sebagai Jasa Pelayanan Perpajakan dan Jasa Keuangan." >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53487-layanan-konsultasi-kualitas-pelayanan-pajak-kesada" title="JURIS - Pengembangan Klinik Pajak Sebagai Jasa Pelayanan Perpajakan dan Jasa Keuangan." target="_blank">Pengembangan Klinik Pajak Sebagai Jasa Pelayanan Perpajakan dan Jasa Keuangan.</a>: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak jangka panjang layanan Klinik Pajak terhadap kepatuhan pajak wajib pajak di Kabupaten Sambas, misalnya dengan mengukur perubahan tingkat kepatuhan sebelum dan sesudah intervensi selama beberapa tahun. Selain itu, studi komparatif antara model layanan hybrid (onlineAcoffline) dan model layanan tatap muka konvensional dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas edukasi pajak, sehingga membantu optimalisasi sumber daya. Selanjutnya, penelitian tentang skala replikabilitas Klinik Pajak ke wilayah lain, termasuk adaptasi terhadap infrastruktur digital dan kebijakan lokal, dapat memberikan panduan strategis bagi institusi pendidikan lain yang ingin mengimplementasikan program serupa. Penelitian-penelitian tersebut akan memperdalam pemahaman tentang mekanisme peningkatan literasi pajak dan memberikan dasar ilmiah bagi pengembangan kebijakan perpajakan berbasis komunitas..
<br>Pelaksanaan program Pengembangan Klinik Pajak di Politeknik Negeri Sambas menunjukkan perkembangan positif dengan peningkatan literasi dan kepatuhan perpajakan masyarakat melalui layanan konsultasi, penyusunan administrasi, dan pendampingan pelaporan pajak.Keberhasilan program juga tercermin dari terdaftarnya hak kekayaan intelektual merek AuKlinik PajakAy serta penerapan sistem layanan digital.Berdasarkan capaian tersebut, Klinik Pajak berpotensi terus dikembangkan sebagai sarana pelayanan dan edukasi perpajakan yang berkelanjutan bagi masyarakat
<br>Hadirnya Klinik Pajak untuk menjawab masalah terkait banyaknya masyarakat sambas belum memahami arti dari wajib pajak, proses yang sulit atau sulit untuk dimengerti, dan tidak ramah akan digital sehingga Klinik Pajak bertujuan untuk membantu masyarakat dalam melakukan konsultasi perpajakan, penyusunan perpajakan dan pelaporan perpajakan, guna untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam perpajakan. Metode kualitatif lapangan digunakan dalam pelaksanaan Klinik Pajak diawali dengan memperkenalkan Klinik Pajak pada masyarakat dengan menyebar brosur dan promosi di media sosial, serta pelaksanaan layanan konsultasi secara langsung dan daring. Pada saat ini terdapat beberapa kelompok...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/a/layanan-konsultasi-kualitas-pelayanan-pajak-kesada-thumb-8df40.webp" type="image/webp" length="106418" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/layanan-konsultasi-kualitas-pelayanan-pajak-kesada-thumb-d5f11.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/layanan-konsultasi-kualitas-pelayanan-pajak-kesada-thumb-0388a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/layanan-konsultasi-kualitas-pelayanan-pajak-kesada-thumb-8df40.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-247-uigm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3157-jurnal-abdimas-mandiri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Edukasi Bantuan Hidup Dasar BHD untuk Meningkatkan Pengetahuan Menolong Korban Henti Jantung di Pondok Pesantren Modern IGM Al Ihsaniyah Palembang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Edukasi Bantuan Hidup Dasar BHD untuk Meningkatkan Pengetahuan Menolong Korban Henti Jantung di Pondok Pesantren Modern IGM Al Ihsaniyah Palembang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Edukasi Bantuan Hidup Dasar BHD untuk Meningkatkan Pengetahuan Menolong Korban Henti Jantung di Pondok Pesantren Modern IGM Al Ihsaniyah Palembang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53486-program-edukasi-ecobrick-kesehatan-mental</link>
	<guid isPermaLink="false">54e6588b55eec3a6c5df7cafd397fc01</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 14:49:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ resi pratiwi ]]></category>
	<category><![CDATA[ ina aprillia ]]></category>
	<category><![CDATA[ anik yuesti ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anik,aprillia,ina,pratiwi,resi,yuesti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menyelidiki berapa lama pengetahuan dan keterampilan Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang diperoleh santri tetap terjaga setelah program edukasi, misalnya dengan melakukan evaluasi kembali pada tiga, enam, dan dua belas bulan setelah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk Meningkatkan Pengetahuan Menolong Korban Henti Jantung di Pondok Pesantren Modern IGM Al-Ihsaniyah Palembang: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki berapa lama pengetahuan dan keterampilan Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang diperoleh santri tetap terjaga setelah program edukasi, misalnya dengan melakukan evaluasi kembali pada tiga, enam, dan dua belas bulan setelah intervensi. Selanjutnya, studi komparatif antara beberapa pesantren di berbagai daerah dapat dilakukan untuk mengevaluasi apakah faktor budaya, ukuran kelompok, atau fasilitas memengaruhi efektivitas pelatihan BHD, dengan melibatkan sampel lebih besar dan desain kontrol yang ketat. Selain itu, penelitian dapat menguji variasi metode pembelajaran, seperti penggunaan simulasi realitas virtual atau permainan edukatif, untuk menentukan pendekatan mana yang paling meningkatkan keterampilan praktis resusitasi pada peserta. Semua penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan bukti ilmiah yang lebih kuat bagi kebijakan pendidikan kesehatan di lingkungan pesantren serta membantu merancang program berkelanjutan yang lebih efektif.. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa edukasi, demonstrasi audiovisual, serta praktik Bantuan Hidup Dasar yang diselenggarakan oleh PDS PA Cabang Palembang bekerja sama dengan FK UIGM berhasil meningkatkan pengetahuan santri Pondok Pesantren Modern IGM AlAcIhsaniyah Palembang mengenai penanganan awal henti jantung.Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan kategori baik dari 14,7% sebelum edukasi menjadi 66,2% setelah edukasi, atau meningkat sebesar 51,5%.Edukasi Bantuan Hidup Dasar perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam memberikan pertolongan awal pada kondisi kegawatdaruratan kardiovaskular Henti jantung merupakan kondisi kegawatdaruratan medis yang dapat menyebabkan kematian dalam waktu singkat apabila tidak segera ditangani. Tindakan Bantuan Hidup Dasar (BHD) terbukti mampu meningkatkan peluang keselamatan korban henti jantung, namun pengetahuan dan keterampilan masyarakat awam, termasuk santri di lingkungan pondok pesantren, masih terbatas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan sebagai bagian dari peringatan International Pathology Day dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan santri, ustad, dan ustadzah mengenai Bantuan Hidup Dasar sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan dalam menolong korban henti jantung di Pondok... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/2/program-edukasi-ecobrick-kesehatan-mental-henti-ja-thumb-e3d59.webp" title="JURIS - Edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk Meningkatkan Pengetahuan Menolong Korban Henti Jantung di Pondok  Pesantren Modern IGM Al-Ihsaniyah Palembang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/program-edukasi-ecobrick-kesehatan-mental-henti-ja-thumb-e3d59.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/program-edukasi-ecobrick-kesehatan-mental-henti-ja-thumb-e3d59.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/program-edukasi-ecobrick-kesehatan-mental-henti-ja-thumb-e3d59.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk Meningkatkan Pengetahuan Menolong Korban Henti Jantung di Pondok  Pesantren Modern IGM Al-Ihsaniyah Palembang" alt="JURIS - Edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk Meningkatkan Pengetahuan Menolong Korban Henti Jantung di Pondok  Pesantren Modern IGM Al-Ihsaniyah Palembang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/2/program-edukasi-ecobrick-kesehatan-mental-henti-ja-thumb-23922.webp" title="JURIS - Edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk Meningkatkan Pengetahuan Menolong Korban Henti Jantung di Pondok  Pesantren Modern IGM Al-Ihsaniyah Palembang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/program-edukasi-ecobrick-kesehatan-mental-henti-ja-thumb-23922.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/program-edukasi-ecobrick-kesehatan-mental-henti-ja-thumb-23922.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/program-edukasi-ecobrick-kesehatan-mental-henti-ja-thumb-23922.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk Meningkatkan Pengetahuan Menolong Korban Henti Jantung di Pondok  Pesantren Modern IGM Al-Ihsaniyah Palembang" alt="JURIS - Edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk Meningkatkan Pengetahuan Menolong Korban Henti Jantung di Pondok  Pesantren Modern IGM Al-Ihsaniyah Palembang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/2/program-edukasi-ecobrick-kesehatan-mental-henti-ja-thumb-fe45b.webp" title="JURIS - Edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk Meningkatkan Pengetahuan Menolong Korban Henti Jantung di Pondok  Pesantren Modern IGM Al-Ihsaniyah Palembang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/program-edukasi-ecobrick-kesehatan-mental-henti-ja-thumb-fe45b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/program-edukasi-ecobrick-kesehatan-mental-henti-ja-thumb-fe45b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/program-edukasi-ecobrick-kesehatan-mental-henti-ja-thumb-fe45b.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk Meningkatkan Pengetahuan Menolong Korban Henti Jantung di Pondok  Pesantren Modern IGM Al-Ihsaniyah Palembang" alt="JURIS - Edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk Meningkatkan Pengetahuan Menolong Korban Henti Jantung di Pondok  Pesantren Modern IGM Al-Ihsaniyah Palembang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53486-program-edukasi-ecobrick-kesehatan-mental" title="JURIS - Edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk Meningkatkan Pengetahuan Menolong Korban Henti Jantung di Pondok  Pesantren Modern IGM Al-Ihsaniyah Palembang" target="_blank">Edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk Meningkatkan Pengetahuan Menolong Korban Henti Jantung di Pondok  Pesantren Modern IGM Al-Ihsaniyah Palembang</a>: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki berapa lama pengetahuan dan keterampilan Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang diperoleh santri tetap terjaga setelah program edukasi, misalnya dengan melakukan evaluasi kembali pada tiga, enam, dan dua belas bulan setelah intervensi. Selanjutnya, studi komparatif antara beberapa pesantren di berbagai daerah dapat dilakukan untuk mengevaluasi apakah faktor budaya, ukuran kelompok, atau fasilitas memengaruhi efektivitas pelatihan BHD, dengan melibatkan sampel lebih besar dan desain kontrol yang ketat. Selain itu, penelitian dapat menguji variasi metode pembelajaran, seperti penggunaan simulasi realitas virtual atau permainan edukatif, untuk menentukan pendekatan mana yang paling meningkatkan keterampilan praktis resusitasi pada peserta. Semua penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan bukti ilmiah yang lebih kuat bagi kebijakan pendidikan kesehatan di lingkungan pesantren serta membantu merancang program berkelanjutan yang lebih efektif..
<br>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa edukasi, demonstrasi audiovisual, serta praktik Bantuan Hidup Dasar yang diselenggarakan oleh PDS PA Cabang Palembang bekerja sama dengan FK UIGM berhasil meningkatkan pengetahuan santri Pondok Pesantren Modern IGM AlAcIhsaniyah Palembang mengenai penanganan awal henti jantung.Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan kategori baik dari 14,7% sebelum edukasi menjadi 66,2% setelah edukasi, atau meningkat sebesar 51,5%.Edukasi Bantuan Hidup Dasar perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam memberikan pertolongan awal pada kondisi kegawatdaruratan kardiovaskular
<br>Henti jantung merupakan kondisi kegawatdaruratan medis yang dapat menyebabkan kematian dalam waktu singkat apabila tidak segera ditangani. Tindakan Bantuan Hidup Dasar (BHD) terbukti mampu meningkatkan peluang keselamatan korban henti jantung, namun pengetahuan dan keterampilan masyarakat awam, termasuk santri di lingkungan pondok pesantren, masih terbatas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan sebagai bagian dari peringatan International Pathology Day dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan santri, ustad, dan ustadzah mengenai Bantuan Hidup Dasar sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan dalam menolong korban henti jantung di Pondok...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/2/program-edukasi-ecobrick-kesehatan-mental-henti-ja-thumb-fe45b.webp" type="image/webp" length="109228" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/program-edukasi-ecobrick-kesehatan-mental-henti-ja-thumb-e3d59.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/program-edukasi-ecobrick-kesehatan-mental-henti-ja-thumb-23922.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/program-edukasi-ecobrick-kesehatan-mental-henti-ja-thumb-fe45b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-247-uigm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3157-jurnal-abdimas-mandiri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Dan Perancangan User Experience Pada Aplikasi Cove Menggunakan UX Honeycomb ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Dan Perancangan User Experience Pada Aplikasi Cove Menggunakan UX Honeycomb ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Dan Perancangan User Experience Pada Aplikasi Cove Menggunakan UX Honeycomb ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53501-model-ux-honeycomb-evaluasi-aplikasi-lagu-user-exp</link>
	<guid isPermaLink="false">ff5c6903ebc94604522b9075a3370337</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 14:15:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ cbis journal ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cbis,journal,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Dalam penelitiannya, disarankan untuk meneliti dampak penerapan sistem rekomendasi berbasis AI terhadap tingkat keterlibatan pengguna di aplikasi Cove, sehingga dapat meningkatkan personalisasi pengalaman. Selain itu, perlu diteliti apakah penambahan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluasi Dan Perancangan User Experience Pada Aplikasi Cove Menggunakan UX Honeycomb: Dalam penelitiannya, disarankan untuk meneliti dampak penerapan sistem rekomendasi berbasis AI terhadap tingkat keterlibatan pengguna di aplikasi Cove, sehingga dapat meningkatkan personalisasi pengalaman. Selain itu, perlu diteliti apakah penambahan dukungan antarmuka multi-bahasa dapat meningkatkan aksesibilitas bagi pengguna nonAcIndonesian, sehingga memperluas basis pengguna. Penelitian selanjutnya juga dapat mengevaluasi efektivitas integrasi chatbot berbasis kecerdasan buatan dalam meningkatkan kepuasan pelanggan dan mengurangi waktu respon, serta memantau retensi jangka panjang pengguna setelah perubahan tersebut. Dengan meneliti ketiga aspek ini, pengembangan aplikasi Cove dapat lebih berbasis data dan responsif terhadap kebutuhan pengguna modern.. Setelah perbaikan pada aplikasi Cove, tingkat kepuasan pengguna meningkat, terlihat dari kenaikan rata-rata skor UX Honeycomb menjadi 4,56 dibandingkan 3,63 sebelumnya.Penambahan fitur pemesanan langsung, sistem akun, dan rekomendasi lokasi meningkatkan kegunaan dan kredibilitas aplikasi.Secara keseluruhan, pengguna merasakan pengalaman yang lebih lancar, efektif, dan efisien dalam memilih serta menyewa hunian Penelitian ini mengevaluasi aplikasi penyewaan hunian Cove menggunakan model UX Honeycomb untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Cove menyediakan aplikasi layanan penyewaan hunian berupa indekos. Meskipun aplikasi Cove tersedia di berbagai platform, rating pengguna menunjukkan beberapa kekurangan. Melalui studi literatur dan penilaian UX dengan 15 responden, penelitian ini mengidentifikasi masalah dalam tujuh aspek penting UX: useful, usable, findable, credible, accessible, desirable, dan valuable. Setelah perbaikan desain yang meliputi fitur pemesanan langsung, sistem akun pengguna, rekomendasi properti, fitur chatbot, sistem rating properti, dan transparansi harga, hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kepuasan pengguna, dengan rata-rata... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/1/model-ux-honeycomb-evaluasi-aplikasi-lagu-user-exp-thumb-bd0f1.webp" title="JURIS - Evaluasi Dan Perancangan User Experience Pada Aplikasi Cove Menggunakan UX Honeycomb" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/model-ux-honeycomb-evaluasi-aplikasi-lagu-user-exp-thumb-bd0f1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/model-ux-honeycomb-evaluasi-aplikasi-lagu-user-exp-thumb-bd0f1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/model-ux-honeycomb-evaluasi-aplikasi-lagu-user-exp-thumb-bd0f1.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Dan Perancangan User Experience Pada Aplikasi Cove Menggunakan UX Honeycomb" alt="JURIS - Evaluasi Dan Perancangan User Experience Pada Aplikasi Cove Menggunakan UX Honeycomb" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/model-ux-honeycomb-evaluasi-aplikasi-lagu-user-exp-thumb-ddc94.webp" title="JURIS - Evaluasi Dan Perancangan User Experience Pada Aplikasi Cove Menggunakan UX Honeycomb" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/model-ux-honeycomb-evaluasi-aplikasi-lagu-user-exp-thumb-ddc94.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/model-ux-honeycomb-evaluasi-aplikasi-lagu-user-exp-thumb-ddc94.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/model-ux-honeycomb-evaluasi-aplikasi-lagu-user-exp-thumb-ddc94.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Dan Perancangan User Experience Pada Aplikasi Cove Menggunakan UX Honeycomb" alt="JURIS - Evaluasi Dan Perancangan User Experience Pada Aplikasi Cove Menggunakan UX Honeycomb" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/model-ux-honeycomb-evaluasi-aplikasi-lagu-user-exp-thumb-05373.webp" title="JURIS - Evaluasi Dan Perancangan User Experience Pada Aplikasi Cove Menggunakan UX Honeycomb" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/model-ux-honeycomb-evaluasi-aplikasi-lagu-user-exp-thumb-05373.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/model-ux-honeycomb-evaluasi-aplikasi-lagu-user-exp-thumb-05373.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/model-ux-honeycomb-evaluasi-aplikasi-lagu-user-exp-thumb-05373.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Dan Perancangan User Experience Pada Aplikasi Cove Menggunakan UX Honeycomb" alt="JURIS - Evaluasi Dan Perancangan User Experience Pada Aplikasi Cove Menggunakan UX Honeycomb" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53501-model-ux-honeycomb-evaluasi-aplikasi-lagu-user-exp" title="JURIS - Evaluasi Dan Perancangan User Experience Pada Aplikasi Cove Menggunakan UX Honeycomb" target="_blank">Evaluasi Dan Perancangan User Experience Pada Aplikasi Cove Menggunakan UX Honeycomb</a>: Dalam penelitiannya, disarankan untuk meneliti dampak penerapan sistem rekomendasi berbasis AI terhadap tingkat keterlibatan pengguna di aplikasi Cove, sehingga dapat meningkatkan personalisasi pengalaman. Selain itu, perlu diteliti apakah penambahan dukungan antarmuka multi-bahasa dapat meningkatkan aksesibilitas bagi pengguna nonAcIndonesian, sehingga memperluas basis pengguna. Penelitian selanjutnya juga dapat mengevaluasi efektivitas integrasi chatbot berbasis kecerdasan buatan dalam meningkatkan kepuasan pelanggan dan mengurangi waktu respon, serta memantau retensi jangka panjang pengguna setelah perubahan tersebut. Dengan meneliti ketiga aspek ini, pengembangan aplikasi Cove dapat lebih berbasis data dan responsif terhadap kebutuhan pengguna modern..
<br>Setelah perbaikan pada aplikasi Cove, tingkat kepuasan pengguna meningkat, terlihat dari kenaikan rata-rata skor UX Honeycomb menjadi 4,56 dibandingkan 3,63 sebelumnya.Penambahan fitur pemesanan langsung, sistem akun, dan rekomendasi lokasi meningkatkan kegunaan dan kredibilitas aplikasi.Secara keseluruhan, pengguna merasakan pengalaman yang lebih lancar, efektif, dan efisien dalam memilih serta menyewa hunian
<br>Penelitian ini mengevaluasi aplikasi penyewaan hunian Cove menggunakan model UX Honeycomb untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Cove menyediakan aplikasi layanan penyewaan hunian berupa indekos. Meskipun aplikasi Cove tersedia di berbagai platform, rating pengguna menunjukkan beberapa kekurangan. Melalui studi literatur dan penilaian UX dengan 15 responden, penelitian ini mengidentifikasi masalah dalam tujuh aspek penting UX: useful, usable, findable, credible, accessible, desirable, dan valuable. Setelah perbaikan desain yang meliputi fitur pemesanan langsung, sistem akun pengguna, rekomendasi properti, fitur chatbot, sistem rating properti, dan transparansi harga, hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kepuasan pengguna, dengan rata-rata...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/1/model-ux-honeycomb-evaluasi-aplikasi-lagu-user-exp-thumb-ddc94.webp" type="image/webp" length="69978" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/model-ux-honeycomb-evaluasi-aplikasi-lagu-user-exp-thumb-bd0f1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/model-ux-honeycomb-evaluasi-aplikasi-lagu-user-exp-thumb-ddc94.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/model-ux-honeycomb-evaluasi-aplikasi-lagu-user-exp-thumb-05373.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-38-upb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16189-computer-based-information-system-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Grieving to Heal Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart 2021 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Grieving to Heal Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart 2021 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Grieving to Heal Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart 2021 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53507-crying-h-mart-2021-tahap-berkabung-dukacit</link>
	<guid isPermaLink="false">223469733a0de9fd90155ddd5537a460</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 14:08:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ suicide note ]]></category>
	<category><![CDATA[ nuralfi lail ]]></category>
	<category><![CDATA[ hotma berutu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[berutu,hotma,lail,note,nuralfi,suicide]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat mencakup: (1) Menganalisis bagaimana pembaca dari berbagai kelompok usia bereaksi terhadap dukacita dalam karya sastra. Usia dapat dianggap sebagai aspek yang mempengaruhi cara orang mendekati ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Grieving to Heal: Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart (2021): Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat mencakup: (1) Menganalisis bagaimana pembaca dari berbagai kelompok usia bereaksi terhadap dukacita dalam karya sastra. Usia dapat dianggap sebagai aspek yang mempengaruhi cara orang mendekati dan mengelola dukacita mereka. Membandingkan sikap pembaca yang lebih muda dan lebih tua terhadap dukacita dapat mengarah pada pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana dukacita dipahami dalam masyarakat modern saat ini. (2) Memeriksa bagaimana penerimaan memoar dapat dianggap sebagai refleksi sikap masyarakat terhadap berkabung. Studi masa depan tentang topik ini dapat mengeksplorasi bagaimana pembaca menyambut terus-menerus 'memoar yang menyedihkan' dan bagaimana hal itu dapat memengaruhi cara dukacita ditangani dalam masyarakat. (3) Meneliti bagaimana sastra dapat memberikan ruang untuk menggambarkan cara-cara yang tepat untuk menangani dukacita dan bagaimana hal itu dapat mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap dukacita.. Penampilan tokoh utama dalam memoar Crying in H Mart (2021) telah menunjukkan kesesuaian dengan lima tahap berkabung.Tahap-tahap ini mengidentifikasi pengalaman setelah kehilangan menjadi (1) penolakan, (2) kemarahan, (3) tawar-menawar, (4) depresi, dan (5) penerimaan (Kybler-Ross & Kessler, 2014).Setelah kematian ibunya, Zauner menghadapi duka yang tak terelakkan dan harus menavigasi hidupnya dalam perubahan drastis.Semua tahap yang disebutkan dapat ditemukan dalam cara dia menghadapi situasi baru.bagaimanapun, mereka tidak terjadi dalam garis waktu tertentu.Selain itu, ada tahap-tahap tertentu yang lebih menonjol dalam memoar daripada yang lain, yaitu pengalaman depresi, kemarahan, dan penerimaan Duka adalah pengalaman manusia yang universal yang telah menjadi tema berulang dalam berbagai genre sastra, terutama dalam memoar. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan cara dukacita digambarkan dalam memoar kontemporer. Menggunakan teori lima tahap berkabung Kybler-Ross dan Kessler (2014), penelitian kualitatif ini memeriksa perwujudan dukacita yang diekspresikan oleh tokoh utama, Michelle, dalam memoar Crying in H Mart (2021). Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada kesadaran dan pemahaman yang lebih baik tentang dukacita dan dampaknya pada individu dan masyarakat modern. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-72325.webp" title="JURIS - Grieving to Heal: Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart (2021)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-72325.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-72325.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-72325.webp 1x" title="JURIS - Grieving to Heal: Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart (2021)" alt="JURIS - Grieving to Heal: Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart (2021)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-048ee.webp" title="JURIS - Grieving to Heal: Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart (2021)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-048ee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-048ee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-048ee.webp 1x" title="JURIS - Grieving to Heal: Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart (2021)" alt="JURIS - Grieving to Heal: Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart (2021)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-fc782.webp" title="JURIS - Grieving to Heal: Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart (2021)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-fc782.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-fc782.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-fc782.webp 1x" title="JURIS - Grieving to Heal: Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart (2021)" alt="JURIS - Grieving to Heal: Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart (2021)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53507-crying-h-mart-2021-tahap-berkabung-dukacit" title="JURIS - Grieving to Heal: Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart (2021)" target="_blank">Grieving to Heal: Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart (2021)</a>: Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat mencakup: (1) Menganalisis bagaimana pembaca dari berbagai kelompok usia bereaksi terhadap dukacita dalam karya sastra. Usia dapat dianggap sebagai aspek yang mempengaruhi cara orang mendekati dan mengelola dukacita mereka. Membandingkan sikap pembaca yang lebih muda dan lebih tua terhadap dukacita dapat mengarah pada pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana dukacita dipahami dalam masyarakat modern saat ini. (2) Memeriksa bagaimana penerimaan memoar dapat dianggap sebagai refleksi sikap masyarakat terhadap berkabung. Studi masa depan tentang topik ini dapat mengeksplorasi bagaimana pembaca menyambut terus-menerus 'memoar yang menyedihkan' dan bagaimana hal itu dapat memengaruhi cara dukacita ditangani dalam masyarakat. (3) Meneliti bagaimana sastra dapat memberikan ruang untuk menggambarkan cara-cara yang tepat untuk menangani dukacita dan bagaimana hal itu dapat mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap dukacita..
<br>Penampilan tokoh utama dalam memoar Crying in H Mart (2021) telah menunjukkan kesesuaian dengan lima tahap berkabung.Tahap-tahap ini mengidentifikasi pengalaman setelah kehilangan menjadi (1) penolakan, (2) kemarahan, (3) tawar-menawar, (4) depresi, dan (5) penerimaan (Kybler-Ross & Kessler, 2014).Setelah kematian ibunya, Zauner menghadapi duka yang tak terelakkan dan harus menavigasi hidupnya dalam perubahan drastis.Semua tahap yang disebutkan dapat ditemukan dalam cara dia menghadapi situasi baru.bagaimanapun, mereka tidak terjadi dalam garis waktu tertentu.Selain itu, ada tahap-tahap tertentu yang lebih menonjol dalam memoar daripada yang lain, yaitu pengalaman depresi, kemarahan, dan penerimaan
<br>Duka adalah pengalaman manusia yang universal yang telah menjadi tema berulang dalam berbagai genre sastra, terutama dalam memoar. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan cara dukacita digambarkan dalam memoar kontemporer. Menggunakan teori lima tahap berkabung Kybler-Ross dan Kessler (2014), penelitian kualitatif ini memeriksa perwujudan dukacita yang diekspresikan oleh tokoh utama, Michelle, dalam memoar Crying in H Mart (2021). Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada kesadaran dan pemahaman yang lebih baik tentang dukacita dan dampaknya pada individu dan masyarakat modern.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-fc782.webp" type="image/webp" length="97578" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-72325.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-048ee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/crying-h-mart-2021-berkabung-dukacita-memoar-indiv-thumb-fc782.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1090-bumigora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11051-humanitatis-journal-language-literature.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Legal Innovations in the Sharia Fiscal System in Aceh Towards the Integration of Zakat and Taxation ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Legal Innovations in the Sharia Fiscal System in Aceh Towards the Integration of Zakat and Taxation ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Legal Innovations in the Sharia Fiscal System in Aceh Towards the Integration of Zakat and Taxation ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53502-baitul-mal-aceh-sosial-ekonomi-zakat-kebijakan-paj</link>
	<guid isPermaLink="false">50dc7fb98e540b6b6d2e90dde95d8af6</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 14:05:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ one moment ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[moment,one]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada evaluasi dampak penerapan sistem platform digital terintegrasi antara Baitul Mal dan Direktorat Jenderal Pajak terhadap kepatuhan wajib zakat dan pajak, serta analisis variabel penyumbang peningkatan partisipasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Legal Innovations in the Sharia Fiscal System in Aceh: Towards the Integration of Zakat and Taxation: Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada evaluasi dampak penerapan sistem platform digital terintegrasi antara Baitul Mal dan Direktorat Jenderal Pajak terhadap kepatuhan wajib zakat dan pajak, serta analisis variabel penyumbang peningkatan partisipasi muzaki. Selain itu, studi komparatif antara Aceh dan wilayah otonomi khusus lainnya dapat menilai efektivitas kebijakan serupa, mengident comunicayyo gaps dan best practice yang dapat diadaptasi. Terakhir, pengembangan model kebijakan fiskal berbasis data real-time yang menggabungkan indikator ekonomi mikro daerah dan data zakat dapat membantu pembuat kebijakan merancang insentif fiskal yang lebih tepat sasaran dan responsif terhadap dinamika sosial ekonomi lokal.. Integrasi zakat dan pajak di Aceh menunjukkan kemajuan signifikan, namun implementasinya masih menghadapi hambatan hukum, kelembagaan, dan teknis.Perlunya harmonisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah masih menjadi tantangan utama agar zakat dapat berfungsi secara sah sebagai komponen pendapatan daerah.Selain itu, tantangan administratif, sosial-politik, dan keuangan yang kompleks menuntut pendekatan terkoordinasi untuk memastikan integrasi yang efektif dan berkelanjutan Artikel ini meneliti potensi integrasi zakat dan pajak dalam sistem fiskal Syariah unik di Aceh. Dengan otonomi khusus Aceh dan penerapan hukum Syariah, terdapat peluang signifikan untuk mensinergikan zakat dan pajak sebagai bagian dari sistem fiskal yang lebih inklusif, adil, dan mandiri. Integrasi ini dipandang sebagai solusi potensial untuk menanggulangi tantangan fiskal, mengurangi ketergantungan pada transfer pemerintah pusat, serta mempromosikan ketahanan ekonomi daerah. Penelitian ini mengkaji kerangka institusional yang mengatur pengumpulan zakat dan kebijakan pajak di Aceh, mengidentifikasi peluang sinergi antara kedua sistem, serta membahas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/c/baitul-mal-aceh-sosial-ekonomi-zakat-kebijakan-paj-thumb-293b8.webp" title="JURIS - Legal Innovations in the Sharia Fiscal System in Aceh: Towards the Integration of Zakat and Taxation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/baitul-mal-aceh-sosial-ekonomi-zakat-kebijakan-paj-thumb-293b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/baitul-mal-aceh-sosial-ekonomi-zakat-kebijakan-paj-thumb-293b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/baitul-mal-aceh-sosial-ekonomi-zakat-kebijakan-paj-thumb-293b8.webp 1x" title="JURIS - Legal Innovations in the Sharia Fiscal System in Aceh: Towards the Integration of Zakat and Taxation" alt="JURIS - Legal Innovations in the Sharia Fiscal System in Aceh: Towards the Integration of Zakat and Taxation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/baitul-mal-aceh-sosial-ekonomi-zakat-kebijakan-paj-thumb-46733.webp" title="JURIS - Legal Innovations in the Sharia Fiscal System in Aceh: Towards the Integration of Zakat and Taxation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/baitul-mal-aceh-sosial-ekonomi-zakat-kebijakan-paj-thumb-46733.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/baitul-mal-aceh-sosial-ekonomi-zakat-kebijakan-paj-thumb-46733.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/baitul-mal-aceh-sosial-ekonomi-zakat-kebijakan-paj-thumb-46733.webp 1x" title="JURIS - Legal Innovations in the Sharia Fiscal System in Aceh: Towards the Integration of Zakat and Taxation" alt="JURIS - Legal Innovations in the Sharia Fiscal System in Aceh: Towards the Integration of Zakat and Taxation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/baitul-mal-aceh-sosial-ekonomi-zakat-kebijakan-paj-thumb-c710c.webp" title="JURIS - Legal Innovations in the Sharia Fiscal System in Aceh: Towards the Integration of Zakat and Taxation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/baitul-mal-aceh-sosial-ekonomi-zakat-kebijakan-paj-thumb-c710c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/baitul-mal-aceh-sosial-ekonomi-zakat-kebijakan-paj-thumb-c710c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/baitul-mal-aceh-sosial-ekonomi-zakat-kebijakan-paj-thumb-c710c.webp 1x" title="JURIS - Legal Innovations in the Sharia Fiscal System in Aceh: Towards the Integration of Zakat and Taxation" alt="JURIS - Legal Innovations in the Sharia Fiscal System in Aceh: Towards the Integration of Zakat and Taxation" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53502-baitul-mal-aceh-sosial-ekonomi-zakat-kebijakan-paj" title="JURIS - Legal Innovations in the Sharia Fiscal System in Aceh: Towards the Integration of Zakat and Taxation" target="_blank">Legal Innovations in the Sharia Fiscal System in Aceh: Towards the Integration of Zakat and Taxation</a>: Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada evaluasi dampak penerapan sistem platform digital terintegrasi antara Baitul Mal dan Direktorat Jenderal Pajak terhadap kepatuhan wajib zakat dan pajak, serta analisis variabel penyumbang peningkatan partisipasi muzaki. Selain itu, studi komparatif antara Aceh dan wilayah otonomi khusus lainnya dapat menilai efektivitas kebijakan serupa, mengident comunicayyo gaps dan best practice yang dapat diadaptasi. Terakhir, pengembangan model kebijakan fiskal berbasis data real-time yang menggabungkan indikator ekonomi mikro daerah dan data zakat dapat membantu pembuat kebijakan merancang insentif fiskal yang lebih tepat sasaran dan responsif terhadap dinamika sosial ekonomi lokal..
<br>Integrasi zakat dan pajak di Aceh menunjukkan kemajuan signifikan, namun implementasinya masih menghadapi hambatan hukum, kelembagaan, dan teknis.Perlunya harmonisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah masih menjadi tantangan utama agar zakat dapat berfungsi secara sah sebagai komponen pendapatan daerah.Selain itu, tantangan administratif, sosial-politik, dan keuangan yang kompleks menuntut pendekatan terkoordinasi untuk memastikan integrasi yang efektif dan berkelanjutan
<br>Artikel ini meneliti potensi integrasi zakat dan pajak dalam sistem fiskal Syariah unik di Aceh. Dengan otonomi khusus Aceh dan penerapan hukum Syariah, terdapat peluang signifikan untuk mensinergikan zakat dan pajak sebagai bagian dari sistem fiskal yang lebih inklusif, adil, dan mandiri. Integrasi ini dipandang sebagai solusi potensial untuk menanggulangi tantangan fiskal, mengurangi ketergantungan pada transfer pemerintah pusat, serta mempromosikan ketahanan ekonomi daerah. Penelitian ini mengkaji kerangka institusional yang mengatur pengumpulan zakat dan kebijakan pajak di Aceh, mengidentifikasi peluang sinergi antara kedua sistem, serta membahas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/c/baitul-mal-aceh-sosial-ekonomi-zakat-kebijakan-paj-thumb-c710c.webp" type="image/webp" length="86802" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/baitul-mal-aceh-sosial-ekonomi-zakat-kebijakan-paj-thumb-293b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/baitul-mal-aceh-sosial-ekonomi-zakat-kebijakan-paj-thumb-46733.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/baitul-mal-aceh-sosial-ekonomi-zakat-kebijakan-paj-thumb-c710c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1934-locusmedia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9503-locus-jurnal-konsep-ilmu-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Aplikasi Game IqroAo Sebagai Media Edukasi Pada Anak Menggunakan Construct 2 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Aplikasi Game IqroAo Sebagai Media Edukasi Pada Anak Menggunakan Construct 2 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Aplikasi Game IqroAo Sebagai Media Edukasi Pada Anak Menggunakan Construct 2 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53498-aplikasi-m-clinic-metode-iqro-era-digital-anak-tek</link>
	<guid isPermaLink="false">8cefd0632660bd6f946fb095ec3cdebe</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 14:01:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ abas wahyudi ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurnal cbis ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abas,cbis,full,issue,jurnal,wahyudi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dipertimbangkan untuk menambahkan fitur evaluasi berbasis analitik untuk memantau perkembangan belajar pengguna, serta memperluas cakupan materi hingga IqroAo jilid berikutnya guna meningkatkan kontinuitas dan efektivitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan Aplikasi Game IqroAo Sebagai Media Edukasi Pada Anak Menggunakan Construct 2: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dipertimbangkan untuk menambahkan fitur evaluasi berbasis analitik untuk memantau perkembangan belajar pengguna, serta memperluas cakupan materi hingga IqroAo jilid berikutnya guna meningkatkan kontinuitas dan efektivitas pembelajaran. Selain itu, studi lanjutan dapat mengeksplorasi potensi aplikasi ini dalam meningkatkan keterampilan literasi digital anak, serta mengukur dampak jangka panjangnya terhadap motivasi dan hasil belajar siswa. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi lebih luas dalam literatur teknologi pendidikan Islam dan mendukung literasi Al-QurAoan sejak usia dini.. Penelitian ini berhasil mengembangkan aplikasi game edukatif IqroAo berbasis Construct 2 sebagai media pembelajaran interaktif untuk anak kelas 1 SD IT Al-Jauharotunnaqiyah Ciajeng.Aplikasi ini memenuhi kebutuhan fungsional utama seperti penyajian materi huruf Hijaiyah secara interaktif, pelafalan audio, kuis edukatif, dan umpan balik langsung secara visual dan audio.Selain itu, kebutuhan non-fungsional seperti antarmuka ramah anak, kemampuan berjalan offline, dan dukungan lintas platform (Android dan web HTML5) juga terpenuhi.Implementasi fitur disusun berdasarkan use case dan activity diagram untuk memastikan alur interaksi yang sesuai dengan kemampuan pengguna sasaran.Hasil pengujian dengan metode black box testing menunjukkan bahwa seluruh fungsi berjalan sesuai ekspektasi tanpa ditemukan kesalahan.Uji lapangan terhadap 10 siswa juga menunjukkan respons positif, dengan mayoritas siswa merasa aplikasi mudah digunakan dan mendorong minat belajar huruf Hijaiyah.Dengan demikian, aplikasi ini layak digunakan sebagai media bantu dalam proses belajar membaca IqroAo, dan dapat mendukung pembelajaran mandiri anak secara menyenangkan dan efektif Belajar membaca Al-QurAoan merupakan fondasi penting dalam pendidikan anak Muslim sejak usia dini. Metode IqroAo yang sistematis dan mudah dipahami menjadi salah satu pendekatan yang banyak digunakan di Indonesia. Namun, implementasi konvensional seringkali kurang menarik dan interaktif, sehingga mengurangi minat belajar anak. Dalam era digital, anak-anak semakin akrab dengan perangkat digital. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi game IqroAo menggunakan Construct 2 sebagai media pembelajaran interaktif untuk siswa kelas 1 SD. Aplikasi ini menampilkan materi IqroAo Volume 1 secara interaktif, termasuk audio pelafalan, kuis, simulasi menulis, dan umpan balik visual dan audio. Hasil implementasi menunjukkan bahwa aplikasi memenuhi kebutuhan fungsional dan non-fungsional, serta berhasil dalam pengujian black-box. Aplikasi ini dianggap... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/7/aplikasi-m-clinic-metode-iqro-era-digital-anak-tek-thumb-2089a.webp" title="JURIS - Pengembangan Aplikasi Game IqroAo Sebagai Media Edukasi Pada Anak Menggunakan Construct 2" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/aplikasi-m-clinic-metode-iqro-era-digital-anak-tek-thumb-2089a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/aplikasi-m-clinic-metode-iqro-era-digital-anak-tek-thumb-2089a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/aplikasi-m-clinic-metode-iqro-era-digital-anak-tek-thumb-2089a.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Aplikasi Game IqroAo Sebagai Media Edukasi Pada Anak Menggunakan Construct 2" alt="JURIS - Pengembangan Aplikasi Game IqroAo Sebagai Media Edukasi Pada Anak Menggunakan Construct 2" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/aplikasi-m-clinic-metode-iqro-era-digital-anak-tek-thumb-f6d23.webp" title="JURIS - Pengembangan Aplikasi Game IqroAo Sebagai Media Edukasi Pada Anak Menggunakan Construct 2" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/aplikasi-m-clinic-metode-iqro-era-digital-anak-tek-thumb-f6d23.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/aplikasi-m-clinic-metode-iqro-era-digital-anak-tek-thumb-f6d23.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/aplikasi-m-clinic-metode-iqro-era-digital-anak-tek-thumb-f6d23.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Aplikasi Game IqroAo Sebagai Media Edukasi Pada Anak Menggunakan Construct 2" alt="JURIS - Pengembangan Aplikasi Game IqroAo Sebagai Media Edukasi Pada Anak Menggunakan Construct 2" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/aplikasi-m-clinic-metode-iqro-era-digital-anak-tek-thumb-8e996.webp" title="JURIS - Pengembangan Aplikasi Game IqroAo Sebagai Media Edukasi Pada Anak Menggunakan Construct 2" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/aplikasi-m-clinic-metode-iqro-era-digital-anak-tek-thumb-8e996.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/aplikasi-m-clinic-metode-iqro-era-digital-anak-tek-thumb-8e996.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/aplikasi-m-clinic-metode-iqro-era-digital-anak-tek-thumb-8e996.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Aplikasi Game IqroAo Sebagai Media Edukasi Pada Anak Menggunakan Construct 2" alt="JURIS - Pengembangan Aplikasi Game IqroAo Sebagai Media Edukasi Pada Anak Menggunakan Construct 2" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53498-aplikasi-m-clinic-metode-iqro-era-digital-anak-tek" title="JURIS - Pengembangan Aplikasi Game IqroAo Sebagai Media Edukasi Pada Anak Menggunakan Construct 2" target="_blank">Pengembangan Aplikasi Game IqroAo Sebagai Media Edukasi Pada Anak Menggunakan Construct 2</a>: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dipertimbangkan untuk menambahkan fitur evaluasi berbasis analitik untuk memantau perkembangan belajar pengguna, serta memperluas cakupan materi hingga IqroAo jilid berikutnya guna meningkatkan kontinuitas dan efektivitas pembelajaran. Selain itu, studi lanjutan dapat mengeksplorasi potensi aplikasi ini dalam meningkatkan keterampilan literasi digital anak, serta mengukur dampak jangka panjangnya terhadap motivasi dan hasil belajar siswa. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi lebih luas dalam literatur teknologi pendidikan Islam dan mendukung literasi Al-QurAoan sejak usia dini..
<br>Penelitian ini berhasil mengembangkan aplikasi game edukatif IqroAo berbasis Construct 2 sebagai media pembelajaran interaktif untuk anak kelas 1 SD IT Al-Jauharotunnaqiyah Ciajeng.Aplikasi ini memenuhi kebutuhan fungsional utama seperti penyajian materi huruf Hijaiyah secara interaktif, pelafalan audio, kuis edukatif, dan umpan balik langsung secara visual dan audio.Selain itu, kebutuhan non-fungsional seperti antarmuka ramah anak, kemampuan berjalan offline, dan dukungan lintas platform (Android dan web HTML5) juga terpenuhi.Implementasi fitur disusun berdasarkan use case dan activity diagram untuk memastikan alur interaksi yang sesuai dengan kemampuan pengguna sasaran.Hasil pengujian dengan metode black box testing menunjukkan bahwa seluruh fungsi berjalan sesuai ekspektasi tanpa ditemukan kesalahan.Uji lapangan terhadap 10 siswa juga menunjukkan respons positif, dengan mayoritas siswa merasa aplikasi mudah digunakan dan mendorong minat belajar huruf Hijaiyah.Dengan demikian, aplikasi ini layak digunakan sebagai media bantu dalam proses belajar membaca IqroAo, dan dapat mendukung pembelajaran mandiri anak secara menyenangkan dan efektif
<br>Belajar membaca Al-QurAoan merupakan fondasi penting dalam pendidikan anak Muslim sejak usia dini. Metode IqroAo yang sistematis dan mudah dipahami menjadi salah satu pendekatan yang banyak digunakan di Indonesia. Namun, implementasi konvensional seringkali kurang menarik dan interaktif, sehingga mengurangi minat belajar anak. Dalam era digital, anak-anak semakin akrab dengan perangkat digital. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi game IqroAo menggunakan Construct 2 sebagai media pembelajaran interaktif untuk siswa kelas 1 SD. Aplikasi ini menampilkan materi IqroAo Volume 1 secara interaktif, termasuk audio pelafalan, kuis, simulasi menulis, dan umpan balik visual dan audio. Hasil implementasi menunjukkan bahwa aplikasi memenuhi kebutuhan fungsional dan non-fungsional, serta berhasil dalam pengujian black-box. Aplikasi ini dianggap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/7/aplikasi-m-clinic-metode-iqro-era-digital-anak-tek-thumb-2089a.webp" type="image/webp" length="86432" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/aplikasi-m-clinic-metode-iqro-era-digital-anak-tek-thumb-2089a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/aplikasi-m-clinic-metode-iqro-era-digital-anak-tek-thumb-f6d23.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/aplikasi-m-clinic-metode-iqro-era-digital-anak-tek-thumb-8e996.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-38-upb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16189-computer-based-information-system-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners A Case Study at English Literature Students ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners A Case Study at English Literature Students ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners A Case Study at English Literature Students ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53508-tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguis</link>
	<guid isPermaLink="false">4b5c8a2b43bb2926deb0daeb6dc06e9e</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 13:52:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ suicide note ]]></category>
	<category><![CDATA[ nuralfi lail ]]></category>
	<category><![CDATA[ hotma berutu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[berutu,hotma,lail,note,nuralfi,suicide]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki strategi pengajaran yang efektif dalam mengatasi kesalahan tata bahasa yang umum terjadi pada ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners: A Case Study at English Literature Students: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki strategi pengajaran yang efektif dalam mengatasi kesalahan tata bahasa yang umum terjadi pada pembelajar Sasak. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan metode pengajaran yang menyesuaikan diri dengan kebutuhan spesifik pembelajar Sasak, dengan mempertimbangkan pengaruh bahasa pertama mereka. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran umpan balik dalam mengurangi kesalahan tata bahasa. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana umpan balik yang diberikan oleh guru atau rekan sebaya dapat membantu pembelajar Sasak dalam memperbaiki kesalahan mereka dan meningkatkan ketepatan tata bahasa. Ketiga, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh lingkungan pembelajaran dan paparan bahasa Inggris pada kesalahan tata bahasa. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana konteks pembelajaran dan paparan bahasa Inggris yang berbeda dapat mempengaruhi perkembangan tata bahasa pembelajar Sasak.. Analisis menunjukkan bahwa kesalahan tata bahasa yang dibuat oleh pembelajar Sasak sangat dipengaruhi oleh campur tangan bahasa pertama mereka dan tantangan bawaan dalam mempelajari bahasa kedua.Persistensi kesalahan, terutama dalam kategori penghilangan dan penambahan, menunjukkan kompleksitas pembicara Sasak dalam menyesuaikan diri dengan struktur tata bahasa Inggris yang berbeda dari bahasa ibu mereka.Peningkatan kesalahan tertentu dari siklus 1 ke siklus 2, seperti kesesuaian subjek-predikat dan penghilangan atau penambahan artikel, menekankan kebutuhan akan strategi instruksional yang ditargetkan.Hal ini harus fokus pada area kesulitan yang signifikan, yang tampaknya dipengaruhi oleh transfer struktur linguistik dari Sasak ke bahasa Inggris, dan upaya pembelajar untuk menggeneralisasi aturan bahasa Inggris berdasarkan pemahaman bahasa pertama mereka.Selain itu, kesalahan yang relatif stabil atau sedikit meningkat dalam kategori lainnya menunjukkan bahwa dengan umpan balik dan metode pengajaran yang tepat, pembelajar dapat menyesuaikan dan meningkatkan ketepatan tata bahasa Inggris mereka.Hal ini implikasinya bahwa baik pengaruh bahasa pertama maupun proses pembelajaran berkontribusi terhadap kesalahan, dengan campur tangan bahasa pertama sebagai faktor yang signifikan, tetapi tidak tak tertahankan.Dengan mengenali pola kesalahan dan asal usul potensialnya, pendidik dapat menyesuaikan pendekatan pengajaran mereka untuk lebih memenuhi kebutuhan pembicara Sasak yang belajar bahasa Inggris, pada akhirnya memfasilitasi proses akuisisi bahasa yang lebih efektif Kebutuhan belajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing meningkat seiring dengan keterhubungan dunia saat ini, di mana bahasa Inggris menjadi bahasa universal dalam akademis, bisnis, hiburan, dan budaya. Hal ini telah meningkatkan minat dalam pendekatan otomatis untuk mengevaluasi kompetensi bahasa lisan. Dalam hal ini, belajar tata bahasa adalah salah satu komponen terpenting dari kompetensi bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan tata bahasa dalam berbicara yang dibuat oleh mahasiswa Universitas Bumigora tahun kedua yang belajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing dalam kursus Speaking 3. Metode penelitian melibatkan desain penelitian kualitatif dengan menggunakan taksonomi strategi permukaan untuk menganalisis dan mengklasifikasikan data yang dikumpulkan dari 20 mahasiswa sastra Inggris. Kesalahan dikategorikan menjadi penghilangan, penambahan, pengacakan,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-8a8e9.webp" title="JURIS - The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners: A Case Study at English Literature Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-8a8e9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-8a8e9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-8a8e9.webp 1x" title="JURIS - The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners: A Case Study at English Literature Students" alt="JURIS - The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners: A Case Study at English Literature Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-f739e.webp" title="JURIS - The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners: A Case Study at English Literature Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-f739e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-f739e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-f739e.webp 1x" title="JURIS - The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners: A Case Study at English Literature Students" alt="JURIS - The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners: A Case Study at English Literature Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-dc17e.webp" title="JURIS - The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners: A Case Study at English Literature Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-dc17e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-dc17e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-dc17e.webp 1x" title="JURIS - The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners: A Case Study at English Literature Students" alt="JURIS - The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners: A Case Study at English Literature Students" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53508-tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguis" title="JURIS - The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners: A Case Study at English Literature Students" target="_blank">The English Grammatical Speaking Errors of Sasakness Learners: A Case Study at English Literature Students</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki strategi pengajaran yang efektif dalam mengatasi kesalahan tata bahasa yang umum terjadi pada pembelajar Sasak. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan metode pengajaran yang menyesuaikan diri dengan kebutuhan spesifik pembelajar Sasak, dengan mempertimbangkan pengaruh bahasa pertama mereka. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran umpan balik dalam mengurangi kesalahan tata bahasa. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana umpan balik yang diberikan oleh guru atau rekan sebaya dapat membantu pembelajar Sasak dalam memperbaiki kesalahan mereka dan meningkatkan ketepatan tata bahasa. Ketiga, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh lingkungan pembelajaran dan paparan bahasa Inggris pada kesalahan tata bahasa. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana konteks pembelajaran dan paparan bahasa Inggris yang berbeda dapat mempengaruhi perkembangan tata bahasa pembelajar Sasak..
<br>Analisis menunjukkan bahwa kesalahan tata bahasa yang dibuat oleh pembelajar Sasak sangat dipengaruhi oleh campur tangan bahasa pertama mereka dan tantangan bawaan dalam mempelajari bahasa kedua.Persistensi kesalahan, terutama dalam kategori penghilangan dan penambahan, menunjukkan kompleksitas pembicara Sasak dalam menyesuaikan diri dengan struktur tata bahasa Inggris yang berbeda dari bahasa ibu mereka.Peningkatan kesalahan tertentu dari siklus 1 ke siklus 2, seperti kesesuaian subjek-predikat dan penghilangan atau penambahan artikel, menekankan kebutuhan akan strategi instruksional yang ditargetkan.Hal ini harus fokus pada area kesulitan yang signifikan, yang tampaknya dipengaruhi oleh transfer struktur linguistik dari Sasak ke bahasa Inggris, dan upaya pembelajar untuk menggeneralisasi aturan bahasa Inggris berdasarkan pemahaman bahasa pertama mereka.Selain itu, kesalahan yang relatif stabil atau sedikit meningkat dalam kategori lainnya menunjukkan bahwa dengan umpan balik dan metode pengajaran yang tepat, pembelajar dapat menyesuaikan dan meningkatkan ketepatan tata bahasa Inggris mereka.Hal ini implikasinya bahwa baik pengaruh bahasa pertama maupun proses pembelajaran berkontribusi terhadap kesalahan, dengan campur tangan bahasa pertama sebagai faktor yang signifikan, tetapi tidak tak tertahankan.Dengan mengenali pola kesalahan dan asal usul potensialnya, pendidik dapat menyesuaikan pendekatan pengajaran mereka untuk lebih memenuhi kebutuhan pembicara Sasak yang belajar bahasa Inggris, pada akhirnya memfasilitasi proses akuisisi bahasa yang lebih efektif
<br>Kebutuhan belajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing meningkat seiring dengan keterhubungan dunia saat ini, di mana bahasa Inggris menjadi bahasa universal dalam akademis, bisnis, hiburan, dan budaya. Hal ini telah meningkatkan minat dalam pendekatan otomatis untuk mengevaluasi kompetensi bahasa lisan. Dalam hal ini, belajar tata bahasa adalah salah satu komponen terpenting dari kompetensi bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan tata bahasa dalam berbicara yang dibuat oleh mahasiswa Universitas Bumigora tahun kedua yang belajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing dalam kursus Speaking 3. Metode penelitian melibatkan desain penelitian kualitatif dengan menggunakan taksonomi strategi permukaan untuk menganalisis dan mengklasifikasikan data yang dikumpulkan dari 20 mahasiswa sastra Inggris. Kesalahan dikategorikan menjadi penghilangan, penambahan, pengacakan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-dc17e.webp" type="image/webp" length="85182" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-8a8e9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-f739e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/tangan-bahasa-isyarat-gestur-linguistik-lisan-peme-thumb-dc17e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1090-bumigora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11051-humanitatis-journal-language-literature.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Media Sosial Terhadap Keterlibatan Politik Generasi Z dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Utara 2024 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Media Sosial Terhadap Keterlibatan Politik Generasi Z dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Utara 2024 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Media Sosial Terhadap Keterlibatan Politik Generasi Z dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Utara 2024 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53503-literasi-politik-generasi</link>
	<guid isPermaLink="false">91822bba7e2ef5cd0d03b5e6f25dcfbb</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 13:39:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ iqbal asnawi ]]></category>
	<category><![CDATA[ hasim purba ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asnawi,hasim,iqbal,purba,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat meneliti efektivitas portal klarifikasi informasi yang disarankan oleh KPU dengan membandingkan tingkat kepercayaan dan partisipasi pemilih GenAZ sebelum dan sesudah menggunakan portal tersebut. Metodologi eksperimental berbasis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Media Sosial Terhadap Keterlibatan Politik Generasi Z dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Utara 2024: Penelitian lanjutan dapat meneliti efektivitas portal klarifikasi informasi yang disarankan oleh KPU dengan membandingkan tingkat kepercayaan dan partisipasi pemilih GenAZ sebelum dan sesudah menggunakan portal tersebut. Metodologi eksperimental berbasis preActest dan postActest dapat memberikan bukti yang lebih kuat tentang dampak nyata dari platform ini. Selanjutnya, studi tentang peran influencer media sosial dalam menyebarkan informasi politik dapat membantu memahami apakah konten yang dibuat oleh influencer lebih dipercaya dibandingkan konten resmi. Analisis konten dan survei persepsi dapat mengidentifikasi strategi pesan yang paling efektif untuk memengaruhi keputusan pemilih GenAZ. Kedua kerangka ini akan menambah pemahaman tentang mekanisme komunikasi virtual yang memengaruhi perilaku memilih. Selain itu, penelitian komparatif di wilayah lain di Indonesia dapat menilai bagaimana penggunaan media sosial berkorelasi dengan tingkat partisipasi pemilih di daerah dengan tingkat akses internet yang berbeda. Kajian ini dapat mengelompok beberapa faktor kontekstual, seperti usia, pendidikan, dan latar belakang ekonomi, yang memengaruhi keterlibatan politik. Hasilnya dapat digunakan untuk menyesuaikan kebijakan literasi politik dan strategi kampanye digital yang lebih relevan secara lokal. Dengan menggabungkan ketiga pendekatan, para pembuat kebijakan dapat merancang program literasi yang lebih terarah dan memanfaatkan teknologi digital secara maksimal. Pengalaman praktis dari penelitian ini akan memberikan rekomendasi konkret bagi KPU dan lembaga pendidikan untuk meningkatkan partisipasi politik generasi muda secara menyeluruh.. Hasil riset menunjukkan bahwa Generasi Z memiliki minat politik yang signifikan menjelang Pemilihan Gubernur Sumatera Utara 2024, namun tingkat keterlibatan aktif masih perlu ditingkatkan.Media sosial memainkan peran utama dalam membentuk pandangan politik mereka, baik melalui akses informasi cepat maupun penyebaran hoaks.KPU perlu menyediakan ruang klarifikasi informasi agar Generasi Z dapat memverifikasi data pemilu secara akurat Penelitian ini mengkaji pengaruh media sosial terhadap keterlibatan politik Generasi Z dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Utara 2024. Dengan pendekatan mix method (kuantitatif dan kualitatif) dan FGD dengan 10 peserta dari 5 universitas di Medan, ditemukan bahwa minat politik Gen Z cukup tinggi meskipun keterlibatan aktif masih perlu ditingkatkan. Media sosial berperan utama dalam membentuk pandangan politik mereka secara positif dan negatif, sehingga diperlukan ruang klarifikasi informasi dari KPU serta peningkatan literasi politik melalui kolaborasi antara KPU, lembaga pendidikan, dan media sosial. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/4/literasi-politik-generasi-muda-gen-z-sosial-keterl-thumb-7c885.webp" title="JURIS - Pengaruh Media Sosial Terhadap Keterlibatan Politik Generasi Z dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Utara 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/literasi-politik-generasi-muda-gen-z-sosial-keterl-thumb-7c885.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/literasi-politik-generasi-muda-gen-z-sosial-keterl-thumb-7c885.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/literasi-politik-generasi-muda-gen-z-sosial-keterl-thumb-7c885.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Media Sosial Terhadap Keterlibatan Politik Generasi Z dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Utara 2024" alt="JURIS - Pengaruh Media Sosial Terhadap Keterlibatan Politik Generasi Z dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Utara 2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/literasi-politik-generasi-muda-gen-z-sosial-keterl-thumb-ee01b.webp" title="JURIS - Pengaruh Media Sosial Terhadap Keterlibatan Politik Generasi Z dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Utara 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/literasi-politik-generasi-muda-gen-z-sosial-keterl-thumb-ee01b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/literasi-politik-generasi-muda-gen-z-sosial-keterl-thumb-ee01b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/literasi-politik-generasi-muda-gen-z-sosial-keterl-thumb-ee01b.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Media Sosial Terhadap Keterlibatan Politik Generasi Z dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Utara 2024" alt="JURIS - Pengaruh Media Sosial Terhadap Keterlibatan Politik Generasi Z dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Utara 2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/literasi-politik-generasi-muda-gen-z-sosial-keterl-thumb-b22fe.webp" title="JURIS - Pengaruh Media Sosial Terhadap Keterlibatan Politik Generasi Z dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Utara 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/literasi-politik-generasi-muda-gen-z-sosial-keterl-thumb-b22fe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/literasi-politik-generasi-muda-gen-z-sosial-keterl-thumb-b22fe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/literasi-politik-generasi-muda-gen-z-sosial-keterl-thumb-b22fe.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Media Sosial Terhadap Keterlibatan Politik Generasi Z dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Utara 2024" alt="JURIS - Pengaruh Media Sosial Terhadap Keterlibatan Politik Generasi Z dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Utara 2024" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53503-literasi-politik-generasi" title="JURIS - Pengaruh Media Sosial Terhadap Keterlibatan Politik Generasi Z dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Utara 2024" target="_blank">Pengaruh Media Sosial Terhadap Keterlibatan Politik Generasi Z dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Utara 2024</a>: Penelitian lanjutan dapat meneliti efektivitas portal klarifikasi informasi yang disarankan oleh KPU dengan membandingkan tingkat kepercayaan dan partisipasi pemilih GenAZ sebelum dan sesudah menggunakan portal tersebut. Metodologi eksperimental berbasis preActest dan postActest dapat memberikan bukti yang lebih kuat tentang dampak nyata dari platform ini. Selanjutnya, studi tentang peran influencer media sosial dalam menyebarkan informasi politik dapat membantu memahami apakah konten yang dibuat oleh influencer lebih dipercaya dibandingkan konten resmi. Analisis konten dan survei persepsi dapat mengidentifikasi strategi pesan yang paling efektif untuk memengaruhi keputusan pemilih GenAZ. Kedua kerangka ini akan menambah pemahaman tentang mekanisme komunikasi virtual yang memengaruhi perilaku memilih. Selain itu, penelitian komparatif di wilayah lain di Indonesia dapat menilai bagaimana penggunaan media sosial berkorelasi dengan tingkat partisipasi pemilih di daerah dengan tingkat akses internet yang berbeda. Kajian ini dapat mengelompok beberapa faktor kontekstual, seperti usia, pendidikan, dan latar belakang ekonomi, yang memengaruhi keterlibatan politik. Hasilnya dapat digunakan untuk menyesuaikan kebijakan literasi politik dan strategi kampanye digital yang lebih relevan secara lokal. Dengan menggabungkan ketiga pendekatan, para pembuat kebijakan dapat merancang program literasi yang lebih terarah dan memanfaatkan teknologi digital secara maksimal. Pengalaman praktis dari penelitian ini akan memberikan rekomendasi konkret bagi KPU dan lembaga pendidikan untuk meningkatkan partisipasi politik generasi muda secara menyeluruh..
<br>Hasil riset menunjukkan bahwa Generasi Z memiliki minat politik yang signifikan menjelang Pemilihan Gubernur Sumatera Utara 2024, namun tingkat keterlibatan aktif masih perlu ditingkatkan.Media sosial memainkan peran utama dalam membentuk pandangan politik mereka, baik melalui akses informasi cepat maupun penyebaran hoaks.KPU perlu menyediakan ruang klarifikasi informasi agar Generasi Z dapat memverifikasi data pemilu secara akurat
<br>Penelitian ini mengkaji pengaruh media sosial terhadap keterlibatan politik Generasi Z dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Utara 2024. Dengan pendekatan mix method (kuantitatif dan kualitatif) dan FGD dengan 10 peserta dari 5 universitas di Medan, ditemukan bahwa minat politik Gen Z cukup tinggi meskipun keterlibatan aktif masih perlu ditingkatkan. Media sosial berperan utama dalam membentuk pandangan politik mereka secara positif dan negatif, sehingga diperlukan ruang klarifikasi informasi dari KPU serta peningkatan literasi politik melalui kolaborasi antara KPU, lembaga pendidikan, dan media sosial.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/4/literasi-politik-generasi-muda-gen-z-sosial-keterl-thumb-b22fe.webp" type="image/webp" length="133548" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/literasi-politik-generasi-muda-gen-z-sosial-keterl-thumb-7c885.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/literasi-politik-generasi-muda-gen-z-sosial-keterl-thumb-ee01b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/literasi-politik-generasi-muda-gen-z-sosial-keterl-thumb-b22fe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1934-locusmedia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9503-locus-jurnal-konsep-ilmu-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Penggunaan E Tilang Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Pusat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Penggunaan E Tilang Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Pusat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Penggunaan E Tilang Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Pusat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53506-aktor-masyarakat-sipil-literasi-daya-li</link>
	<guid isPermaLink="false">87f14a63260e9db8003b06dfd9a5370a</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 13:29:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ niniak mamak ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,mamak,niniak]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Perluasan pemanfaatan kamera ETLE di wilayah yang masih tidak terjangkau dapat meningkatkan cakupan pengawasan lalu lintas. Pengembangan sistem sinkronisasi data antara Polri, Samsat, dan lembaga perbankan akan mempercepat proses konfirmasi dan pembayaran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Penggunaan E-Tilang Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Pusat: Perluasan pemanfaatan kamera ETLE di wilayah yang masih tidak terjangkau dapat meningkatkan cakupan pengawasan lalu lintas. Pengembangan sistem sinkronisasi data antara Polri, Samsat, dan lembaga perbankan akan mempercepat proses konfirmasi dan pembayaran denda. Penelitian lanjutan dapat meneliti dampak integrasi data terhadap kecepatan penanganan pelanggaran dan kepercayaan publik. Sosialisasi tentang hak-hak pengendara, prosedur sanggahan, dan cara pembayaran dapat dilakukan melalui platform digital yang mudah diakses. Studi mengenai tingkat literasi hukum masyarakat di berbagai demografi dapat mengidentifikasi kelompok yang memerlukan edukasi intensif. Penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi pembelajaran interaktif, seperti simulasi pelanggaran, untuk meningkatkan pemahaman risiko. Pengembangan modul pelatihan bagi petugas pelaksana ETLE dapat meningkatkan kualitas verifikasi dan pelayanan publik. Analisis dampak sosial ekonomi dari penurunan pelanggaran lalu lintas melalui ETLE dapat menunjukkan manfaat tambahan bagi wilayah perkotaan. Pengembangan indikator pengukuran kepuasan masyarakat terhadap sistem ETLE akan membantu perbaikan berkelanjutan. Keempat pendekatan tersebut dapat dikombinasikan dalam satu proyek penelitian terintegrasi yang melibatkan universitas, lembaga pemerintah, dan masyarakat sipil.. ETLE telah menciptakan perubahan positif dalam penegakan lalu lintas, namun belum mencapai efektivitas maksimal karena keterbatasan teknis, integrasi data, dan literasi masyarakat.Perlu penguatan struktur pelaksana serta budaya hukum untuk mencapai penurunan pelanggaran yang berkelanjutan.Penelitian lanjutan harus memperdalam integrasi data, sosialisasi, dan evaluasi kapasitas pelaksana Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dalam menurunkan pelanggaran lalu lintas di Jakarta Pusat serta mengidentifikasi tantangan sosial dan teknis yang dihadapi selama implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris dengan pengumpulan data melalui studi pustaka terhadap regulasi, dokumen resmi, dan hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ETLE telah memberikan kontribusi terhadap modernisasi penegakan hukum lalu lintas dan mendorong peningkatan kedisiplinan di kalangan masyarakat. Namun, efektivitasnya masih terbatas oleh sejumlah faktor, seperti keterbatasan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/b/aktor-masyarakat-sipil-literasi-daya-sosial-ekonom-thumb-1eed5.webp" title="JURIS - Efektivitas Penggunaan E-Tilang Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Pusat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/aktor-masyarakat-sipil-literasi-daya-sosial-ekonom-thumb-1eed5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/aktor-masyarakat-sipil-literasi-daya-sosial-ekonom-thumb-1eed5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/aktor-masyarakat-sipil-literasi-daya-sosial-ekonom-thumb-1eed5.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Penggunaan E-Tilang Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Pusat" alt="JURIS - Efektivitas Penggunaan E-Tilang Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Pusat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/b/aktor-masyarakat-sipil-literasi-daya-sosial-ekonom-thumb-0d9c0.webp" title="JURIS - Efektivitas Penggunaan E-Tilang Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Pusat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/aktor-masyarakat-sipil-literasi-daya-sosial-ekonom-thumb-0d9c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/aktor-masyarakat-sipil-literasi-daya-sosial-ekonom-thumb-0d9c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/aktor-masyarakat-sipil-literasi-daya-sosial-ekonom-thumb-0d9c0.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Penggunaan E-Tilang Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Pusat" alt="JURIS - Efektivitas Penggunaan E-Tilang Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Pusat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/b/aktor-masyarakat-sipil-literasi-daya-sosial-ekonom-thumb-504bb.webp" title="JURIS - Efektivitas Penggunaan E-Tilang Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Pusat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/aktor-masyarakat-sipil-literasi-daya-sosial-ekonom-thumb-504bb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/aktor-masyarakat-sipil-literasi-daya-sosial-ekonom-thumb-504bb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/aktor-masyarakat-sipil-literasi-daya-sosial-ekonom-thumb-504bb.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Penggunaan E-Tilang Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Pusat" alt="JURIS - Efektivitas Penggunaan E-Tilang Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Pusat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53506-aktor-masyarakat-sipil-literasi-daya-li" title="JURIS - Efektivitas Penggunaan E-Tilang Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Pusat" target="_blank">Efektivitas Penggunaan E-Tilang Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Pusat</a>: Perluasan pemanfaatan kamera ETLE di wilayah yang masih tidak terjangkau dapat meningkatkan cakupan pengawasan lalu lintas. Pengembangan sistem sinkronisasi data antara Polri, Samsat, dan lembaga perbankan akan mempercepat proses konfirmasi dan pembayaran denda. Penelitian lanjutan dapat meneliti dampak integrasi data terhadap kecepatan penanganan pelanggaran dan kepercayaan publik. Sosialisasi tentang hak-hak pengendara, prosedur sanggahan, dan cara pembayaran dapat dilakukan melalui platform digital yang mudah diakses. Studi mengenai tingkat literasi hukum masyarakat di berbagai demografi dapat mengidentifikasi kelompok yang memerlukan edukasi intensif. Penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi pembelajaran interaktif, seperti simulasi pelanggaran, untuk meningkatkan pemahaman risiko. Pengembangan modul pelatihan bagi petugas pelaksana ETLE dapat meningkatkan kualitas verifikasi dan pelayanan publik. Analisis dampak sosial ekonomi dari penurunan pelanggaran lalu lintas melalui ETLE dapat menunjukkan manfaat tambahan bagi wilayah perkotaan. Pengembangan indikator pengukuran kepuasan masyarakat terhadap sistem ETLE akan membantu perbaikan berkelanjutan. Keempat pendekatan tersebut dapat dikombinasikan dalam satu proyek penelitian terintegrasi yang melibatkan universitas, lembaga pemerintah, dan masyarakat sipil..
<br>ETLE telah menciptakan perubahan positif dalam penegakan lalu lintas, namun belum mencapai efektivitas maksimal karena keterbatasan teknis, integrasi data, dan literasi masyarakat.Perlu penguatan struktur pelaksana serta budaya hukum untuk mencapai penurunan pelanggaran yang berkelanjutan.Penelitian lanjutan harus memperdalam integrasi data, sosialisasi, dan evaluasi kapasitas pelaksana
<br>Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dalam menurunkan pelanggaran lalu lintas di Jakarta Pusat serta mengidentifikasi tantangan sosial dan teknis yang dihadapi selama implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris dengan pengumpulan data melalui studi pustaka terhadap regulasi, dokumen resmi, dan hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ETLE telah memberikan kontribusi terhadap modernisasi penegakan hukum lalu lintas dan mendorong peningkatan kedisiplinan di kalangan masyarakat. Namun, efektivitasnya masih terbatas oleh sejumlah faktor, seperti keterbatasan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/b/aktor-masyarakat-sipil-literasi-daya-sosial-ekonom-thumb-1eed5.webp" type="image/webp" length="289566" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/aktor-masyarakat-sipil-literasi-daya-sosial-ekonom-thumb-1eed5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/aktor-masyarakat-sipil-literasi-daya-sosial-ekonom-thumb-0d9c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/aktor-masyarakat-sipil-literasi-daya-sosial-ekonom-thumb-504bb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2014-ensiklopediaku.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9775-ensiklopedia-social-review.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sistem Pendukung Keputusan Kenaikan Gaji Karyawan Menggunakan Metode Topsis Berbasis Web ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sistem Pendukung Keputusan Kenaikan Gaji Karyawan Menggunakan Metode Topsis Berbasis Web ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sistem Pendukung Keputusan Kenaikan Gaji Karyawan Menggunakan Metode Topsis Berbasis Web ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53497-gaji-karyawan-studi-kenaikan</link>
	<guid isPermaLink="false">c09bbbf0163142436d7e36b36d65c918</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 13:25:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ cbis journal ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cbis,journal,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penambahan kriteria evaluasi kinerja yang lebih komprehensif, seperti produktivitas proyek dan umpan balik 360 derajat, untuk meningkatkan akurasi penilaian kenaikan gaji. Selanjutnya, penting untuk membandingkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sistem Pendukung Keputusan Kenaikan Gaji Karyawan Menggunakan Metode Topsis Berbasis Web: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penambahan kriteria evaluasi kinerja yang lebih komprehensif, seperti produktivitas proyek dan umpan balik 360 derajat, untuk meningkatkan akurasi penilaian kenaikan gaji. Selanjutnya, penting untuk membandingkan efektivitas metode TOPSIS dengan pendekatan multikriteria lainnya, seperti Analytic Hierarchy Process (AHP) atau Simple Additive Weighting (SAW), guna menentukan metode yang paling tepat dalam konteks organisasi yang berbeda. Selain itu, pengembangan sistem dapat diarahkan pada pembuatan aplikasi seluler yang memungkinkan manajer dan karyawan mengakses data serta hasil evaluasi secara real-time, sekaligus melakukan studi kegunaan untuk menilai penerimaan pengguna dan dampaknya terhadap kepuasan kerja. Penelitian ini juga dapat memperluas cakupan sampel dengan melibatkan perusahaan dari berbagai sektor industri dan wilayah geografis, sehingga menghasilkan temuan yang lebih generalizable dan memberikan insight tentang skalabilitas serta adaptabilitas sistem dalam lingkungan bisnis yang beragam.. Penelitian ini menunjukkan bahwa Sistem Pendukung Keputusan berbasis web dengan metode TOPSIS memberikan kemudahan bagi manajemen dalam menentukan kenaikan gaji secara objektif, karena menggunakan kriteria yang jelas dan terukur sehingga mengurangi subjektivitas dan bias.Sistem tersebut juga meningkatkan efisiensi proses penilaian dengan mengotomatisasi pengumpulan dan analisis data, sehingga mengurangi waktu, tenaga, dan potensi kesalahan manusia.Akibatnya, keputusan kenaikan gaji menjadi lebih adil dan transparan, mendukung motivasi serta kinerja karyawan Penelitian ini, yang berjudul "Decision Support System for Employee Salary Increase Using the TOPSIS Method Based on Web", membahas masalah kurangnya transparansi dan subjektivitas dalam penentuan kenaikan gaji karyawan di Bintang Moro. Penyesuaian gaji yang adil dan objektif penting untuk mempertahankan serta memotivasi karyawan, sekaligus memastikan keberlanjutan dan pertumbuhan perusahaan. Sistem pendukung keputusan (DSS) yang dirancang menggunakan metode TOPSIS dan diimplementasikan sebagai aplikasi berbasis web, dipilih karena mampu meranking alternatif berdasarkan kedekatannya dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/a/gaji-karyawan-studi-kenaikan-berkala-sistem-web-se-thumb-59ceb.webp" title="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Kenaikan Gaji Karyawan Menggunakan Metode Topsis Berbasis Web" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/gaji-karyawan-studi-kenaikan-berkala-sistem-web-se-thumb-59ceb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/gaji-karyawan-studi-kenaikan-berkala-sistem-web-se-thumb-59ceb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/gaji-karyawan-studi-kenaikan-berkala-sistem-web-se-thumb-59ceb.webp 1x" title="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Kenaikan Gaji Karyawan Menggunakan Metode Topsis Berbasis Web" alt="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Kenaikan Gaji Karyawan Menggunakan Metode Topsis Berbasis Web" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/a/gaji-karyawan-studi-kenaikan-berkala-sistem-web-se-thumb-45f0c.webp" title="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Kenaikan Gaji Karyawan Menggunakan Metode Topsis Berbasis Web" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/gaji-karyawan-studi-kenaikan-berkala-sistem-web-se-thumb-45f0c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/gaji-karyawan-studi-kenaikan-berkala-sistem-web-se-thumb-45f0c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/gaji-karyawan-studi-kenaikan-berkala-sistem-web-se-thumb-45f0c.webp 1x" title="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Kenaikan Gaji Karyawan Menggunakan Metode Topsis Berbasis Web" alt="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Kenaikan Gaji Karyawan Menggunakan Metode Topsis Berbasis Web" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/a/gaji-karyawan-studi-kenaikan-berkala-sistem-web-se-thumb-48701.webp" title="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Kenaikan Gaji Karyawan Menggunakan Metode Topsis Berbasis Web" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/gaji-karyawan-studi-kenaikan-berkala-sistem-web-se-thumb-48701.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/gaji-karyawan-studi-kenaikan-berkala-sistem-web-se-thumb-48701.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/gaji-karyawan-studi-kenaikan-berkala-sistem-web-se-thumb-48701.webp 1x" title="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Kenaikan Gaji Karyawan Menggunakan Metode Topsis Berbasis Web" alt="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Kenaikan Gaji Karyawan Menggunakan Metode Topsis Berbasis Web" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53497-gaji-karyawan-studi-kenaikan" title="JURIS - Sistem Pendukung Keputusan Kenaikan Gaji Karyawan Menggunakan Metode Topsis Berbasis Web" target="_blank">Sistem Pendukung Keputusan Kenaikan Gaji Karyawan Menggunakan Metode Topsis Berbasis Web</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penambahan kriteria evaluasi kinerja yang lebih komprehensif, seperti produktivitas proyek dan umpan balik 360 derajat, untuk meningkatkan akurasi penilaian kenaikan gaji. Selanjutnya, penting untuk membandingkan efektivitas metode TOPSIS dengan pendekatan multikriteria lainnya, seperti Analytic Hierarchy Process (AHP) atau Simple Additive Weighting (SAW), guna menentukan metode yang paling tepat dalam konteks organisasi yang berbeda. Selain itu, pengembangan sistem dapat diarahkan pada pembuatan aplikasi seluler yang memungkinkan manajer dan karyawan mengakses data serta hasil evaluasi secara real-time, sekaligus melakukan studi kegunaan untuk menilai penerimaan pengguna dan dampaknya terhadap kepuasan kerja. Penelitian ini juga dapat memperluas cakupan sampel dengan melibatkan perusahaan dari berbagai sektor industri dan wilayah geografis, sehingga menghasilkan temuan yang lebih generalizable dan memberikan insight tentang skalabilitas serta adaptabilitas sistem dalam lingkungan bisnis yang beragam..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa Sistem Pendukung Keputusan berbasis web dengan metode TOPSIS memberikan kemudahan bagi manajemen dalam menentukan kenaikan gaji secara objektif, karena menggunakan kriteria yang jelas dan terukur sehingga mengurangi subjektivitas dan bias.Sistem tersebut juga meningkatkan efisiensi proses penilaian dengan mengotomatisasi pengumpulan dan analisis data, sehingga mengurangi waktu, tenaga, dan potensi kesalahan manusia.Akibatnya, keputusan kenaikan gaji menjadi lebih adil dan transparan, mendukung motivasi serta kinerja karyawan
<br>Penelitian ini, yang berjudul "Decision Support System for Employee Salary Increase Using the TOPSIS Method Based on Web", membahas masalah kurangnya transparansi dan subjektivitas dalam penentuan kenaikan gaji karyawan di Bintang Moro. Penyesuaian gaji yang adil dan objektif penting untuk mempertahankan serta memotivasi karyawan, sekaligus memastikan keberlanjutan dan pertumbuhan perusahaan. Sistem pendukung keputusan (DSS) yang dirancang menggunakan metode TOPSIS dan diimplementasikan sebagai aplikasi berbasis web, dipilih karena mampu meranking alternatif berdasarkan kedekatannya dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/a/gaji-karyawan-studi-kenaikan-berkala-sistem-web-se-thumb-48701.webp" type="image/webp" length="94624" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/gaji-karyawan-studi-kenaikan-berkala-sistem-web-se-thumb-59ceb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/gaji-karyawan-studi-kenaikan-berkala-sistem-web-se-thumb-45f0c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/gaji-karyawan-studi-kenaikan-berkala-sistem-web-se-thumb-48701.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-38-upb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16189-computer-based-information-system-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Role of The Curator in Managing Bankrupt Assets in Relation to Actio Pauliana Lawsuits ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Role of The Curator in Managing Bankrupt Assets in Relation to Actio Pauliana Lawsuits ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Role of The Curator in Managing Bankrupt Assets in Relation to Actio Pauliana Lawsuits ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53496-harta-pailit-actio-pauliana-kurator-kepailitan-pro</link>
	<guid isPermaLink="false">236a7a14b39975af655aa4d739fa1af8</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 13:25:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ iqbal asnawi ]]></category>
	<category><![CDATA[ hasim purba ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asnawi,hasim,iqbal,purba,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas regulasi Mahkamah Agung yang diusulkan untuk standar prosedur actio pauliana, dengan menilai dampaknya terhadap durasi penyelesaian kasus, beban kerja kurator, dan kepuasan para pihak. Analisis dapat dilakukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Role of The Curator in Managing Bankrupt Assets in Relation to Actio Pauliana Lawsuits: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas regulasi Mahkamah Agung yang diusulkan untuk standar prosedur actio pauliana, dengan menilai dampaknya terhadap durasi penyelesaian kasus, beban kerja kurator, dan kepuasan para pihak. Analisis dapat dilakukan melalui studi kasus pada beberapa pengadilan di Indonesia serta survei terhadap kurator dan kreditur untuk mengidentifikasi perbaikan yang paling signifikan. Selanjutnya, studi dapat mengeksplorasi penggunaan forensik digital dalam mengungkap transfer aset yang disembunyikan oleh debitur bangkrut, dengan menguji keandalan data elektronik, jejak log transaksi, dan teknik analisis data sebagai alat bukti bagi kurator. Penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan protokol standar operasional bagi kurator dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk mempermudah proses pembuktian. Terakhir, analisis komparatif keputusan hakim mengenai interpretasi itikad baik dalam actio pauliana dapat memberikan dasar bagi pedoman praktis yang meningkatkan konsistensi putusan di berbagai pengadilan. Dengan tiga fokus penelitian ini, diharapkan dapat memberikan solusi praktis dan kebijakan yang memperkuat peran kurator serta melindungi hak kreditur dalam sistem kepailitan Indonesia.. Pengajuan gugatan actio pauliana, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Kepailitan, berfungsi untuk memberikan perlindungan hukum bagi aset pailit dan hak kreditur.Dalam praktiknya, kurator sering menghadapi tantangan yang berasal dari aspek substantif, struktural, dan budaya hukum, sehingga diperlukan pembuktian fakta dan kerugian kreditur yang memadai.Oleh karena itu, regulasi yang melindungi kurator dalam melaksanakan tugasnya serta koordinasi antar lembaga yang lebih baik sangat diperlukan untuk mempercepat proses peradilan dan mereformasi sistem kepailitan Indonesia Pengelolaan harta pailit dipercayakan kepada kurator yang ditunjuk oleh pengadilan dan diawasi oleh hakim pengawas. Tugas kurator mencakup pengelolaan dan penyelesaian harta pailit, termasuk mengajukan gugatan Actio Pauliana terhadap aset yang dialihkan sebelum putusan pailit. Pertanyaan penelitian yang dikaji meliputi: 1) Kesesuaian tugas kurator dengan Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004; 2) Alat bukti yang dapat diajukan oleh kurator; 3) Hambatan yang dihadapi kurator dalam mengajukan alat bukti yang digunakan adalah Metode penelitian pendekatan normatif serta wawancara lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurator menghadapi tantangan dalam... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/2/harta-pailit-actio-pauliana-kurator-kepailitan-pro-thumb-9e3f2.webp" title="JURIS - The Role of The Curator in Managing Bankrupt Assets in Relation to Actio Pauliana Lawsuits" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/harta-pailit-actio-pauliana-kurator-kepailitan-pro-thumb-9e3f2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/harta-pailit-actio-pauliana-kurator-kepailitan-pro-thumb-9e3f2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/harta-pailit-actio-pauliana-kurator-kepailitan-pro-thumb-9e3f2.webp 1x" title="JURIS - The Role of The Curator in Managing Bankrupt Assets in Relation to Actio Pauliana Lawsuits" alt="JURIS - The Role of The Curator in Managing Bankrupt Assets in Relation to Actio Pauliana Lawsuits" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/2/harta-pailit-actio-pauliana-kurator-kepailitan-pro-thumb-0349d.webp" title="JURIS - The Role of The Curator in Managing Bankrupt Assets in Relation to Actio Pauliana Lawsuits" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/harta-pailit-actio-pauliana-kurator-kepailitan-pro-thumb-0349d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/harta-pailit-actio-pauliana-kurator-kepailitan-pro-thumb-0349d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/harta-pailit-actio-pauliana-kurator-kepailitan-pro-thumb-0349d.webp 1x" title="JURIS - The Role of The Curator in Managing Bankrupt Assets in Relation to Actio Pauliana Lawsuits" alt="JURIS - The Role of The Curator in Managing Bankrupt Assets in Relation to Actio Pauliana Lawsuits" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/2/harta-pailit-actio-pauliana-kurator-kepailitan-pro-thumb-b28cf.webp" title="JURIS - The Role of The Curator in Managing Bankrupt Assets in Relation to Actio Pauliana Lawsuits" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/harta-pailit-actio-pauliana-kurator-kepailitan-pro-thumb-b28cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/harta-pailit-actio-pauliana-kurator-kepailitan-pro-thumb-b28cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/harta-pailit-actio-pauliana-kurator-kepailitan-pro-thumb-b28cf.webp 1x" title="JURIS - The Role of The Curator in Managing Bankrupt Assets in Relation to Actio Pauliana Lawsuits" alt="JURIS - The Role of The Curator in Managing Bankrupt Assets in Relation to Actio Pauliana Lawsuits" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53496-harta-pailit-actio-pauliana-kurator-kepailitan-pro" title="JURIS - The Role of The Curator in Managing Bankrupt Assets in Relation to Actio Pauliana Lawsuits" target="_blank">The Role of The Curator in Managing Bankrupt Assets in Relation to Actio Pauliana Lawsuits</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas regulasi Mahkamah Agung yang diusulkan untuk standar prosedur actio pauliana, dengan menilai dampaknya terhadap durasi penyelesaian kasus, beban kerja kurator, dan kepuasan para pihak. Analisis dapat dilakukan melalui studi kasus pada beberapa pengadilan di Indonesia serta survei terhadap kurator dan kreditur untuk mengidentifikasi perbaikan yang paling signifikan. Selanjutnya, studi dapat mengeksplorasi penggunaan forensik digital dalam mengungkap transfer aset yang disembunyikan oleh debitur bangkrut, dengan menguji keandalan data elektronik, jejak log transaksi, dan teknik analisis data sebagai alat bukti bagi kurator. Penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan protokol standar operasional bagi kurator dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk mempermudah proses pembuktian. Terakhir, analisis komparatif keputusan hakim mengenai interpretasi itikad baik dalam actio pauliana dapat memberikan dasar bagi pedoman praktis yang meningkatkan konsistensi putusan di berbagai pengadilan. Dengan tiga fokus penelitian ini, diharapkan dapat memberikan solusi praktis dan kebijakan yang memperkuat peran kurator serta melindungi hak kreditur dalam sistem kepailitan Indonesia..
<br>Pengajuan gugatan actio pauliana, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Kepailitan, berfungsi untuk memberikan perlindungan hukum bagi aset pailit dan hak kreditur.Dalam praktiknya, kurator sering menghadapi tantangan yang berasal dari aspek substantif, struktural, dan budaya hukum, sehingga diperlukan pembuktian fakta dan kerugian kreditur yang memadai.Oleh karena itu, regulasi yang melindungi kurator dalam melaksanakan tugasnya serta koordinasi antar lembaga yang lebih baik sangat diperlukan untuk mempercepat proses peradilan dan mereformasi sistem kepailitan Indonesia
<br>Pengelolaan harta pailit dipercayakan kepada kurator yang ditunjuk oleh pengadilan dan diawasi oleh hakim pengawas. Tugas kurator mencakup pengelolaan dan penyelesaian harta pailit, termasuk mengajukan gugatan Actio Pauliana terhadap aset yang dialihkan sebelum putusan pailit. Pertanyaan penelitian yang dikaji meliputi: 1) Kesesuaian tugas kurator dengan Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004; 2) Alat bukti yang dapat diajukan oleh kurator; 3) Hambatan yang dihadapi kurator dalam mengajukan alat bukti yang digunakan adalah Metode penelitian pendekatan normatif serta wawancara lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurator menghadapi tantangan dalam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/2/harta-pailit-actio-pauliana-kurator-kepailitan-pro-thumb-b28cf.webp" type="image/webp" length="90156" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/harta-pailit-actio-pauliana-kurator-kepailitan-pro-thumb-9e3f2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/harta-pailit-actio-pauliana-kurator-kepailitan-pro-thumb-0349d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/harta-pailit-actio-pauliana-kurator-kepailitan-pro-thumb-b28cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1934-locusmedia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9503-locus-jurnal-konsep-ilmu-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Identifikasi Kesegaran Daging Ayam Menggunakan Metode Convolutional Neural Networks ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Identifikasi Kesegaran Daging Ayam Menggunakan Metode Convolutional Neural Networks ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Identifikasi Kesegaran Daging Ayam Menggunakan Metode Convolutional Neural Networks ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53494-arsitektur-cnn-modern-proporsi-daging-ayam-transfe</link>
	<guid isPermaLink="false">ab2eefe23ceaa1780c95ed114e722a38</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 13:25:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ cbis journal ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cbis,journal,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan meliputi: pertama, apakah penggunaan model transfer learning dengan arsitektur CNN yang telah dilatih pada dataset citra besar dapat meningkatkan nilai AUC pada identifikasi kesegaran daging ayam? Kedua, bagaimana pengaruh penggabungan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Identifikasi Kesegaran Daging Ayam Menggunakan Metode Convolutional Neural Networks: Saran penelitian lanjutan meliputi: pertama, apakah penggunaan model transfer learning dengan arsitektur CNN yang telah dilatih pada dataset citra besar dapat meningkatkan nilai AUC pada identifikasi kesegaran daging ayam? Kedua, bagaimana pengaruh penggabungan data multimodal, seperti citra spektral atau tekstur mikro, dengan teknik ekstraksi fitur tradisional terhadap akurasi dan robustitas model? Ketiga, dapatkah dikembangkan aplikasi berbasis perangkat seluler yang memanfaatkan model ringan namun tetap akurat untuk deteksi kesegaran daging secara realActime, serta bagaimana performanya dibandingkan dengan model desktop? Penelitian-penelitian ini akan memperluas pemahaman tentang optimasi arsitektur jaringan saraf, memperkaya sumber data, dan menguji implementasi praktis dalam konteks eAccommerce, sehingga dapat memberikan solusi yang lebih handal bagi industri pangan. Selain itu, penting untuk melakukan studi pengguna guna menilai kepuasan konsumen dan efektivitas sistem dalam mengurangi penjualan daging yang tidak segar melalui platform eAccommerce.. Model CNN yang dikembangkan untuk mengidentifikasi kesegaran daging ayam menunjukkan performa beragam, dengan nilai AUC hanya 0,47 yang menandakan kemampuan diskriminasi biner yang rendah.Namun, nilai F1AcScore yang tinggi (0,87 pada pelatihan dan 0,99 pada validasi) memperlihatkan keseimbangan yang baik antara precision dan recall serta kemampuan generalisasi yang kuat.Untuk meningkatkan kemampuan klasifikasi biner, diperlukan perbaikan seperti fineActuning hiperparameter, penambahan data, atau penggunaan arsitektur CNN yang lebih kompleks serta teknik ensemble Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesegaran daging ayam berdasarkan citra menggunakan Convolutional Neural Network (CNN). Dalam industri pangan, penentuan kesegaran daging ayam secara cepat dan akurat sangat penting untuk memastikan kualitas produk dan keamanan konsumen. Metode CNN digunakan karena kemampuannya yang tinggi dalam ekstraksi fitur dan klasifikasi citra. Dataset citra daging ayam dikumpulkan dan diproses untuk melatih model CNN. Kami mengevaluasi performa model klasifikasi biner menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/6/arsitektur-cnn-modern-proporsi-daging-ayam-transfe-thumb-9ddfc.webp" title="JURIS - Identifikasi Kesegaran Daging Ayam Menggunakan Metode Convolutional Neural Networks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/arsitektur-cnn-modern-proporsi-daging-ayam-transfe-thumb-9ddfc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/arsitektur-cnn-modern-proporsi-daging-ayam-transfe-thumb-9ddfc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/arsitektur-cnn-modern-proporsi-daging-ayam-transfe-thumb-9ddfc.webp 1x" title="JURIS - Identifikasi Kesegaran Daging Ayam Menggunakan Metode Convolutional Neural Networks" alt="JURIS - Identifikasi Kesegaran Daging Ayam Menggunakan Metode Convolutional Neural Networks" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/arsitektur-cnn-modern-proporsi-daging-ayam-transfe-thumb-3578b.webp" title="JURIS - Identifikasi Kesegaran Daging Ayam Menggunakan Metode Convolutional Neural Networks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/arsitektur-cnn-modern-proporsi-daging-ayam-transfe-thumb-3578b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/arsitektur-cnn-modern-proporsi-daging-ayam-transfe-thumb-3578b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/arsitektur-cnn-modern-proporsi-daging-ayam-transfe-thumb-3578b.webp 1x" title="JURIS - Identifikasi Kesegaran Daging Ayam Menggunakan Metode Convolutional Neural Networks" alt="JURIS - Identifikasi Kesegaran Daging Ayam Menggunakan Metode Convolutional Neural Networks" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/arsitektur-cnn-modern-proporsi-daging-ayam-transfe-thumb-1875c.webp" title="JURIS - Identifikasi Kesegaran Daging Ayam Menggunakan Metode Convolutional Neural Networks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/arsitektur-cnn-modern-proporsi-daging-ayam-transfe-thumb-1875c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/arsitektur-cnn-modern-proporsi-daging-ayam-transfe-thumb-1875c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/arsitektur-cnn-modern-proporsi-daging-ayam-transfe-thumb-1875c.webp 1x" title="JURIS - Identifikasi Kesegaran Daging Ayam Menggunakan Metode Convolutional Neural Networks" alt="JURIS - Identifikasi Kesegaran Daging Ayam Menggunakan Metode Convolutional Neural Networks" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53494-arsitektur-cnn-modern-proporsi-daging-ayam-transfe" title="JURIS - Identifikasi Kesegaran Daging Ayam Menggunakan Metode Convolutional Neural Networks" target="_blank">Identifikasi Kesegaran Daging Ayam Menggunakan Metode Convolutional Neural Networks</a>: Saran penelitian lanjutan meliputi: pertama, apakah penggunaan model transfer learning dengan arsitektur CNN yang telah dilatih pada dataset citra besar dapat meningkatkan nilai AUC pada identifikasi kesegaran daging ayam? Kedua, bagaimana pengaruh penggabungan data multimodal, seperti citra spektral atau tekstur mikro, dengan teknik ekstraksi fitur tradisional terhadap akurasi dan robustitas model? Ketiga, dapatkah dikembangkan aplikasi berbasis perangkat seluler yang memanfaatkan model ringan namun tetap akurat untuk deteksi kesegaran daging secara realActime, serta bagaimana performanya dibandingkan dengan model desktop? Penelitian-penelitian ini akan memperluas pemahaman tentang optimasi arsitektur jaringan saraf, memperkaya sumber data, dan menguji implementasi praktis dalam konteks eAccommerce, sehingga dapat memberikan solusi yang lebih handal bagi industri pangan. Selain itu, penting untuk melakukan studi pengguna guna menilai kepuasan konsumen dan efektivitas sistem dalam mengurangi penjualan daging yang tidak segar melalui platform eAccommerce..
<br>Model CNN yang dikembangkan untuk mengidentifikasi kesegaran daging ayam menunjukkan performa beragam, dengan nilai AUC hanya 0,47 yang menandakan kemampuan diskriminasi biner yang rendah.Namun, nilai F1AcScore yang tinggi (0,87 pada pelatihan dan 0,99 pada validasi) memperlihatkan keseimbangan yang baik antara precision dan recall serta kemampuan generalisasi yang kuat.Untuk meningkatkan kemampuan klasifikasi biner, diperlukan perbaikan seperti fineActuning hiperparameter, penambahan data, atau penggunaan arsitektur CNN yang lebih kompleks serta teknik ensemble
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesegaran daging ayam berdasarkan citra menggunakan Convolutional Neural Network (CNN). Dalam industri pangan, penentuan kesegaran daging ayam secara cepat dan akurat sangat penting untuk memastikan kualitas produk dan keamanan konsumen. Metode CNN digunakan karena kemampuannya yang tinggi dalam ekstraksi fitur dan klasifikasi citra. Dataset citra daging ayam dikumpulkan dan diproses untuk melatih model CNN. Kami mengevaluasi performa model klasifikasi biner menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/6/arsitektur-cnn-modern-proporsi-daging-ayam-transfe-thumb-9ddfc.webp" type="image/webp" length="74906" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/arsitektur-cnn-modern-proporsi-daging-ayam-transfe-thumb-9ddfc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/arsitektur-cnn-modern-proporsi-daging-ayam-transfe-thumb-3578b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/arsitektur-cnn-modern-proporsi-daging-ayam-transfe-thumb-1875c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-38-upb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16189-computer-based-information-system-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sistem Pengenal Jenis Tumbuhan Melalui Daun Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sistem Pengenal Jenis Tumbuhan Melalui Daun Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sistem Pengenal Jenis Tumbuhan Melalui Daun Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53493-arsitektur-cnn-modern-daun-pepaya-neural-network-c</link>
	<guid isPermaLink="false">7e3c7da693aa4ceeba9b37f6ae62d704</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 13:25:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ cbis journal ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cbis,journal,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Mengingat keberhasilan sistem pengenalan jenis tumbuhan ini yang sangat menjanjikan untuk pepaya dan sirih, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat berpotensi untuk dieksplorasi lebih jauh. Pertama, akan sangat berharga untuk memperluas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sistem Pengenal Jenis Tumbuhan Melalui Daun Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network: Mengingat keberhasilan sistem pengenalan jenis tumbuhan ini yang sangat menjanjikan untuk pepaya dan sirih, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat berpotensi untuk dieksplorasi lebih jauh. Pertama, akan sangat berharga untuk memperluas cakupan penelitian dengan menguji efektivitas model Convolutional Neural Network (CNN) dalam mengidentifikasi lebih banyak spesies tumbuhan, terutama yang memiliki kemiripan morfologi daun yang tinggi, serta menggunakan dataset gambar yang lebih besar dan bervariasi. Hal ini penting untuk mengukur sejauh mana kemampuan generalisasi sistem ini di lingkungan botani yang lebih kompleks. Kedua, penelitian berikutnya dapat fokus pada peningkatan ketahanan dan adaptabilitas sistem terhadap kondisi lingkungan yang beragam, seperti perbedaan intensitas cahaya, latar belakang yang ramai, atau daun yang sebagian rusak, untuk memastikan performa yang konsisten di skenario penggunaan dunia nyata. Bagaimana sistem dapat mempertahankan akurasi tinggi di bawah kondisi pengambilan gambar yang tidak ideal menjadi pertanyaan kunci. Terakhir, sangat menarik untuk membandingkan kinerja model CNN yang telah dikembangkan dengan arsitektur deep learning lainnya, atau bahkan mengoptimalkan arsitektur CNN yang ada menggunakan teknik seperti transfer learning dari model pra-terlatih yang lebih besar, guna mencapai akurasi yang lebih tinggi dan efisiensi komputasi yang lebih baik, terutama jika sistem ini nantinya akan diimplementasikan pada perangkat bergerak. Penelitian-penelitian ini akan semakin memperkuat dasar ilmiah dan potensi aplikasi teknologi pengenalan citra dalam bidang botani dan pertanian.. Penelitian ini berhasil mengembangkan sistem pengenal jenis tumbuhan menggunakan Convolutional Neural Network (CNN) untuk mengidentifikasi daun pepaya dan sirih.Dengan pelatihan pada dataset 700 gambar, model CNN mencapai akurasi tinggi dalam membedakan kedua jenis tumbuhan tersebut.Sistem ini diharapkan berkontribusi signifikan dalam bidang botani dan pertanian sebagai alat identifikasi tumbuhan yang efisien berdasarkan morfologi daun Penelitian ini mengembangkan sebuah sistem pengenal jenis tumbuhan melalui analisis gambar daun dengan memanfaatkan algoritma Convolutional Neural Network (CNN). Sistem ini dirancang untuk mengenali dua jenis tumbuhan, yaitu pepaya dan sirih, menggunakan dataset yang terdiri dari 700 gambar daun (350 gambar daun pepaya dan 350 gambar daun sirih). Proses penelitian meliputi pengumpulan data gambar daun, preprocessing data untuk menyesuaikan ukuran dan format gambar, serta pelatihan model CNN untuk klasifikasi jenis daun. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa model CNN yang dikembangkan memiliki tingkat akurasi yang tinggi dalam membedakan antara daun pepaya dan daun sirih. Sistem... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/6/arsitektur-cnn-modern-daun-pepaya-neural-network-k-thumb-f3dce.webp" title="JURIS - Sistem Pengenal Jenis Tumbuhan Melalui Daun Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/arsitektur-cnn-modern-daun-pepaya-neural-network-k-thumb-f3dce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/arsitektur-cnn-modern-daun-pepaya-neural-network-k-thumb-f3dce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/arsitektur-cnn-modern-daun-pepaya-neural-network-k-thumb-f3dce.webp 1x" title="JURIS - Sistem Pengenal Jenis Tumbuhan Melalui Daun Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network" alt="JURIS - Sistem Pengenal Jenis Tumbuhan Melalui Daun Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/6/arsitektur-cnn-modern-daun-pepaya-neural-network-k-thumb-d0bba.webp" title="JURIS - Sistem Pengenal Jenis Tumbuhan Melalui Daun Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/arsitektur-cnn-modern-daun-pepaya-neural-network-k-thumb-d0bba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/arsitektur-cnn-modern-daun-pepaya-neural-network-k-thumb-d0bba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/arsitektur-cnn-modern-daun-pepaya-neural-network-k-thumb-d0bba.webp 1x" title="JURIS - Sistem Pengenal Jenis Tumbuhan Melalui Daun Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network" alt="JURIS - Sistem Pengenal Jenis Tumbuhan Melalui Daun Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53493-arsitektur-cnn-modern-daun-pepaya-neural-network-c" title="JURIS - Sistem Pengenal Jenis Tumbuhan Melalui Daun Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network" target="_blank">Sistem Pengenal Jenis Tumbuhan Melalui Daun Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network</a>: Mengingat keberhasilan sistem pengenalan jenis tumbuhan ini yang sangat menjanjikan untuk pepaya dan sirih, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat berpotensi untuk dieksplorasi lebih jauh. Pertama, akan sangat berharga untuk memperluas cakupan penelitian dengan menguji efektivitas model Convolutional Neural Network (CNN) dalam mengidentifikasi lebih banyak spesies tumbuhan, terutama yang memiliki kemiripan morfologi daun yang tinggi, serta menggunakan dataset gambar yang lebih besar dan bervariasi. Hal ini penting untuk mengukur sejauh mana kemampuan generalisasi sistem ini di lingkungan botani yang lebih kompleks. Kedua, penelitian berikutnya dapat fokus pada peningkatan ketahanan dan adaptabilitas sistem terhadap kondisi lingkungan yang beragam, seperti perbedaan intensitas cahaya, latar belakang yang ramai, atau daun yang sebagian rusak, untuk memastikan performa yang konsisten di skenario penggunaan dunia nyata. Bagaimana sistem dapat mempertahankan akurasi tinggi di bawah kondisi pengambilan gambar yang tidak ideal menjadi pertanyaan kunci. Terakhir, sangat menarik untuk membandingkan kinerja model CNN yang telah dikembangkan dengan arsitektur deep learning lainnya, atau bahkan mengoptimalkan arsitektur CNN yang ada menggunakan teknik seperti transfer learning dari model pra-terlatih yang lebih besar, guna mencapai akurasi yang lebih tinggi dan efisiensi komputasi yang lebih baik, terutama jika sistem ini nantinya akan diimplementasikan pada perangkat bergerak. Penelitian-penelitian ini akan semakin memperkuat dasar ilmiah dan potensi aplikasi teknologi pengenalan citra dalam bidang botani dan pertanian..
<br>Penelitian ini berhasil mengembangkan sistem pengenal jenis tumbuhan menggunakan Convolutional Neural Network (CNN) untuk mengidentifikasi daun pepaya dan sirih.Dengan pelatihan pada dataset 700 gambar, model CNN mencapai akurasi tinggi dalam membedakan kedua jenis tumbuhan tersebut.Sistem ini diharapkan berkontribusi signifikan dalam bidang botani dan pertanian sebagai alat identifikasi tumbuhan yang efisien berdasarkan morfologi daun
<br>Penelitian ini mengembangkan sebuah sistem pengenal jenis tumbuhan melalui analisis gambar daun dengan memanfaatkan algoritma Convolutional Neural Network (CNN). Sistem ini dirancang untuk mengenali dua jenis tumbuhan, yaitu pepaya dan sirih, menggunakan dataset yang terdiri dari 700 gambar daun (350 gambar daun pepaya dan 350 gambar daun sirih). Proses penelitian meliputi pengumpulan data gambar daun, preprocessing data untuk menyesuaikan ukuran dan format gambar, serta pelatihan model CNN untuk klasifikasi jenis daun. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa model CNN yang dikembangkan memiliki tingkat akurasi yang tinggi dalam membedakan antara daun pepaya dan daun sirih. Sistem...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/6/arsitektur-cnn-modern-daun-pepaya-neural-network-k-thumb-f3dce.webp" type="image/webp" length="75764" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/arsitektur-cnn-modern-daun-pepaya-neural-network-k-thumb-f3dce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/arsitektur-cnn-modern-daun-pepaya-neural-network-k-thumb-d0bba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-38-upb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16189-computer-based-information-system-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Legal Implications of Building Use Rights Certificates Without Land Status Information Consumer Protection and the Responsibility of the National Land Agency ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Legal Implications of Building Use Rights Certificates Without Land Status Information Consumer Protection and the Responsibility of the National Land Agency ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Legal Implications of Building Use Rights Certificates Without Land Status Information Consumer Protection and the Responsibility of the National Land Agency ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53489-land-agency-bpn-perlindungan-konsumen-sertifikat</link>
	<guid isPermaLink="false">6e84ecb14cba1496da0d2dc69bd9b2f0</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 13:25:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ central java ]]></category>
	<category><![CDATA[ faculty law ]]></category>
	<category><![CDATA[ malang city ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[central,city,faculty,java,law,malang]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mencegah terulangnya kasus serupa di masa depan, beberapa langkah pencegahan perlu diambil. Pertama, prosedur penerbitan sertifikat tanah harus diperbaiki agar semua informasi relevan, terutama status tanah sebagai HGB di atas HPL, tercantum dengan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Legal Implications of Building Use Rights Certificates Without Land Status Information: Consumer Protection and the Responsibility of the National Land Agency :: Untuk mencegah terulangnya kasus serupa di masa depan, beberapa langkah pencegahan perlu diambil. Pertama, prosedur penerbitan sertifikat tanah harus diperbaiki agar semua informasi relevan, terutama status tanah sebagai HGB di atas HPL, tercantum dengan jelas dalam sertifikat, sehingga mengurangi ketidakpastian hukum. Kedua, meningkatkan transparansi dalam transaksi hukum properti: pengembang dan BPN harus meningkatkan transparansi dalam proses pembelian dan penjualan properti. Regulasi yang mewajibkan penyediaan dokumen terkait harus memberikan akses yang jelas bagi konsumen untuk memperoleh informasi tentang status tanah sebelum melakukan pembelian. Ketiga, memperkuat regulasi mengenai Keputusan Gubernur DKI Jakarta tentang HGB di atas Hak Pengelolaan Tanah: pemerintah perlu memperkuat regulasi mengenai HGB di atas HPL untuk melindungi konsumen dengan lebih baik, termasuk persyaratan persetujuan tertulis dalam transaksi yang melibatkan HPL. Keempat, pendidikan dan sosialisasi: mendidik masyarakat dan PPAT (pejabat pembuat akta tanah) tentang perbedaan antara HGB di atas tanah negara dan HPL, serta implikasi hukumnya. Kelima, evaluasi sistem hukum pertanahan: pemerintah perlu mengevaluasi dan meningkatkan sistem hukum pertanahan untuk memastikan kepastian hukum dan perlindungan hak konsumen yang lebih baik.. Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) yang tidak memuat informasi lengkap tentang status tanah dapat menimbulkan ketidakpastian hukum bagi konsumen.Ketidaktahuan konsumen tentang status tanah sebenarnya, terutama jika HGB terletak di atas Hak Pengelolaan (HPL), dapat menyebabkan kerugian, seperti sengketa kepemilikan atau penggunaan tanah yang tidak sesuai.Oleh karena itu, sangat penting bagi Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk memastikan bahwa setiap sertifikat HGB memuat informasi yang jelas dan akurat tentang status tanah.BPN, sebagai lembaga berwenang dalam penerbitan sertifikat tanah, harus memenuhi kewajiban untuk memberikan informasi yang transparan dan akurat sebagai bagian dari perlindungan konsumen.Dengan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, BPN dapat membantu melindungi hak konsumen dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap sistem pertanahan di Indonesia.Dengan kepastian hukum yang lebih baik, BPN juga dapat mencegah sengketa dan mengurangi kerugian potensial bagi konsumen yang disebabkan oleh informasi yang tidak lengkap atau tidak jelas dalam sertifikat HGB Penelitian ini menyelidiki ketidakpastian hukum yang timbul dari penerbitan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) pada tanah dengan Hak Pengelolaan (HPL) yang dimiliki oleh Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Ketidakterangan dalam sertifikat Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang tidak secara eksplisit menyatakan bahwa hak guna bangunan didasarkan pada hak pengelolaan tanah, menyebabkan kebingungan dan rasa tertipu di kalangan konsumen, sehingga menjadikan isu ini sangat penting. Masalah ini sangat penting karena sertifikat BPN yang tidak secara eksplisit menyatakan bahwa hak guna bangunan didasarkan pada hak pengelolaan tanah, menyebabkan kebingungan dan perasaan tertipu di kalangan konsumen. Ketika konsumen mengajukan perpanjangan sertifikat 20 tahun setelah BPN mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Perpanjangan Sertifikat, BPN tiba-tiba menarik kembali SK dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/1/land-agency-bpn-perlindungan-konsumen-sertifikat-t-thumb-79b96.webp" title="JURIS - Legal Implications of Building Use Rights Certificates Without Land Status Information: Consumer Protection and the Responsibility of the National Land Agency :" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/land-agency-bpn-perlindungan-konsumen-sertifikat-t-thumb-79b96.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/land-agency-bpn-perlindungan-konsumen-sertifikat-t-thumb-79b96.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/land-agency-bpn-perlindungan-konsumen-sertifikat-t-thumb-79b96.webp 1x" title="JURIS - Legal Implications of Building Use Rights Certificates Without Land Status Information: Consumer Protection and the Responsibility of the National Land Agency :" alt="JURIS - Legal Implications of Building Use Rights Certificates Without Land Status Information: Consumer Protection and the Responsibility of the National Land Agency :" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/land-agency-bpn-perlindungan-konsumen-sertifikat-t-thumb-3573c.webp" title="JURIS - Legal Implications of Building Use Rights Certificates Without Land Status Information: Consumer Protection and the Responsibility of the National Land Agency :" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/land-agency-bpn-perlindungan-konsumen-sertifikat-t-thumb-3573c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/land-agency-bpn-perlindungan-konsumen-sertifikat-t-thumb-3573c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/land-agency-bpn-perlindungan-konsumen-sertifikat-t-thumb-3573c.webp 1x" title="JURIS - Legal Implications of Building Use Rights Certificates Without Land Status Information: Consumer Protection and the Responsibility of the National Land Agency :" alt="JURIS - Legal Implications of Building Use Rights Certificates Without Land Status Information: Consumer Protection and the Responsibility of the National Land Agency :" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/land-agency-bpn-perlindungan-konsumen-sertifikat-t-thumb-384f9.webp" title="JURIS - Legal Implications of Building Use Rights Certificates Without Land Status Information: Consumer Protection and the Responsibility of the National Land Agency :" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/land-agency-bpn-perlindungan-konsumen-sertifikat-t-thumb-384f9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/land-agency-bpn-perlindungan-konsumen-sertifikat-t-thumb-384f9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/land-agency-bpn-perlindungan-konsumen-sertifikat-t-thumb-384f9.webp 1x" title="JURIS - Legal Implications of Building Use Rights Certificates Without Land Status Information: Consumer Protection and the Responsibility of the National Land Agency :" alt="JURIS - Legal Implications of Building Use Rights Certificates Without Land Status Information: Consumer Protection and the Responsibility of the National Land Agency :" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53489-land-agency-bpn-perlindungan-konsumen-sertifikat" title="JURIS - Legal Implications of Building Use Rights Certificates Without Land Status Information: Consumer Protection and the Responsibility of the National Land Agency :" target="_blank">Legal Implications of Building Use Rights Certificates Without Land Status Information: Consumer Protection and the Responsibility of the National Land Agency :</a>: Untuk mencegah terulangnya kasus serupa di masa depan, beberapa langkah pencegahan perlu diambil. Pertama, prosedur penerbitan sertifikat tanah harus diperbaiki agar semua informasi relevan, terutama status tanah sebagai HGB di atas HPL, tercantum dengan jelas dalam sertifikat, sehingga mengurangi ketidakpastian hukum. Kedua, meningkatkan transparansi dalam transaksi hukum properti: pengembang dan BPN harus meningkatkan transparansi dalam proses pembelian dan penjualan properti. Regulasi yang mewajibkan penyediaan dokumen terkait harus memberikan akses yang jelas bagi konsumen untuk memperoleh informasi tentang status tanah sebelum melakukan pembelian. Ketiga, memperkuat regulasi mengenai Keputusan Gubernur DKI Jakarta tentang HGB di atas Hak Pengelolaan Tanah: pemerintah perlu memperkuat regulasi mengenai HGB di atas HPL untuk melindungi konsumen dengan lebih baik, termasuk persyaratan persetujuan tertulis dalam transaksi yang melibatkan HPL. Keempat, pendidikan dan sosialisasi: mendidik masyarakat dan PPAT (pejabat pembuat akta tanah) tentang perbedaan antara HGB di atas tanah negara dan HPL, serta implikasi hukumnya. Kelima, evaluasi sistem hukum pertanahan: pemerintah perlu mengevaluasi dan meningkatkan sistem hukum pertanahan untuk memastikan kepastian hukum dan perlindungan hak konsumen yang lebih baik..
<br>Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) yang tidak memuat informasi lengkap tentang status tanah dapat menimbulkan ketidakpastian hukum bagi konsumen.Ketidaktahuan konsumen tentang status tanah sebenarnya, terutama jika HGB terletak di atas Hak Pengelolaan (HPL), dapat menyebabkan kerugian, seperti sengketa kepemilikan atau penggunaan tanah yang tidak sesuai.Oleh karena itu, sangat penting bagi Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk memastikan bahwa setiap sertifikat HGB memuat informasi yang jelas dan akurat tentang status tanah.BPN, sebagai lembaga berwenang dalam penerbitan sertifikat tanah, harus memenuhi kewajiban untuk memberikan informasi yang transparan dan akurat sebagai bagian dari perlindungan konsumen.Dengan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, BPN dapat membantu melindungi hak konsumen dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap sistem pertanahan di Indonesia.Dengan kepastian hukum yang lebih baik, BPN juga dapat mencegah sengketa dan mengurangi kerugian potensial bagi konsumen yang disebabkan oleh informasi yang tidak lengkap atau tidak jelas dalam sertifikat HGB
<br>Penelitian ini menyelidiki ketidakpastian hukum yang timbul dari penerbitan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) pada tanah dengan Hak Pengelolaan (HPL) yang dimiliki oleh Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Ketidakterangan dalam sertifikat Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang tidak secara eksplisit menyatakan bahwa hak guna bangunan didasarkan pada hak pengelolaan tanah, menyebabkan kebingungan dan rasa tertipu di kalangan konsumen, sehingga menjadikan isu ini sangat penting. Masalah ini sangat penting karena sertifikat BPN yang tidak secara eksplisit menyatakan bahwa hak guna bangunan didasarkan pada hak pengelolaan tanah, menyebabkan kebingungan dan perasaan tertipu di kalangan konsumen. Ketika konsumen mengajukan perpanjangan sertifikat 20 tahun setelah BPN mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Perpanjangan Sertifikat, BPN tiba-tiba menarik kembali SK dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/1/land-agency-bpn-perlindungan-konsumen-sertifikat-t-thumb-3573c.webp" type="image/webp" length="115158" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/land-agency-bpn-perlindungan-konsumen-sertifikat-t-thumb-79b96.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/land-agency-bpn-perlindungan-konsumen-sertifikat-t-thumb-3573c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/land-agency-bpn-perlindungan-konsumen-sertifikat-t-thumb-384f9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3519-stpn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16805-bhumi-jurnal-agraria-pertanahan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Regulasi Anti Terorisme dalam Menghadapi Pendanaan Kejahatan Terorganisir Organised Crime ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Regulasi Anti Terorisme dalam Menghadapi Pendanaan Kejahatan Terorganisir Organised Crime ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Regulasi Anti Terorisme dalam Menghadapi Pendanaan Kejahatan Terorganisir Organised Crime ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53499-regulasi-undang-nomor-terorisme-pendanaan</link>
	<guid isPermaLink="false">ed7b191905924def2ca858bceffea45f</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 12:01:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ one moment ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[moment,one]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkuat kerangka hukum dalam memberantas pendanaan terorisme, perlu dilakukan harmonisasi regulasi antara lembaga-lembaga terkait, seperti PPATK, OJK, dan Bank Indonesia. Harmonisasi ini dapat mencakup penyelarasan peraturan dengan kriteria dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Regulasi Anti Terorisme dalam Menghadapi Pendanaan Kejahatan Terorganisir (Organised Crime): Untuk memperkuat kerangka hukum dalam memberantas pendanaan terorisme, perlu dilakukan harmonisasi regulasi antara lembaga-lembaga terkait, seperti PPATK, OJK, dan Bank Indonesia. Harmonisasi ini dapat mencakup penyelarasan peraturan dengan kriteria dan tolak ukur internasional yang ditetapkan oleh Financial Action Task Force (FATF). Selain itu, penting untuk memperkuat teknologi analisis data dan pemantauan transaksi yang mencurigakan. Pendidikan dan pelatihan bagi penegak hukum, pejabat bank, dan sektor swasta juga diperlukan agar pemahaman dan pelaksanaan regulasi dapat dilakukan dengan baik. Terakhir, kolaborasi internasional sangat penting dalam menangani pendanaan terorisme sebagai masalah global. Indonesia dapat memperkuat keamanan nasional dan mendukung upaya global dalam menjaga perdamaian dan stabilitas dengan menggunakan pendekatan komprehensif, koordinasi antar lembaga, penguatan kerangka hukum, dan kolaborasi internasional.. Pendanaan terorisme sebagai bagian dari kejahatan terorganisir merupakan tindakan agresif yang memiliki daya rusak tinggi.Terorisme tidak hanya menelan korban jiwa, tetapi juga menyebabkan kerusakan serius di bidang politik, ekonomi, pariwisata, dan sosial.Aksi teror umumnya difasilitasi melalui pendanaan kompleks dari sumber-sumber yang sulit dilacak dan sering disamarkan melalui praktik pencucian uang.Untuk menghindari penyelidikan aparat penegak hukum, pelaku teror kerap menyamarkan transaksi keuangan agar tampak legal.Indonesia sendiri telah menjadi korban teror, seperti dalam peristiwa Bom Bali, yang mendorong pemerintah menerbitkan Perppu No.1 Tahun 2002 sebagai langkah awal penanggulangan.Selanjutnya, penguatan hukum dilakukan melalui pengesahan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme, yang terus disempurnakan, termasuk melalui pengaturan dalam KUHP baru yang akan berlaku pada 2026.Terorisme yang bersifat sporadis, tidak terduga, dan berdampak luas menuntut negara untuk memiliki sistem hukum yang kuat dan responsif.Lembaga seperti PPATK, OJK, dan Bank Indonesia memiliki peran sentral dalam memastikan stabilitas sistem keuangan bebas dari infiltrasi dana terorisme.Meski banyak regulasi telah dibentuk, tumpang tindih aturan dan lemahnya pengawasan menjadi persoalan yang perlu dibenahi.Supremasi hukum menuntut konsistensi, efektivitas, dan harmonisasi regulasi yang mampu memberikan kepastian hukum dan perlindungan terhadap masyarakat dari ancaman terorisme Tindak pidana terorisme merupakan ancaman serius terhadap kedaulatan negara, yang diperkuat oleh sistem pendanaan yang besar, terstruktur, dan sulit dilacak. Indonesia pernah mengalami dampak tragis aksi teror, seperti bom Bali 2002 dan 2005, saat regulasi terorisme belum memadai dan pengawasan masih lemah. Oleh karena itu, penguatan regulasi dan pengawasan terhadap aliran dana teror menjadi sangat penting untuk menjamin keamanan nasional. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan kajian dokumen untuk menilai efektivitas regulasi dalam mencegah dan memberantas pendanaan terorisme serta kejahatan terorganisir. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/d/regulasi-undang-nomor-terorisme-pendanaan-infiltra-thumb-80f6d.webp" title="JURIS - Efektivitas Regulasi Anti Terorisme dalam Menghadapi Pendanaan Kejahatan Terorganisir (Organised Crime)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/regulasi-undang-nomor-terorisme-pendanaan-infiltra-thumb-80f6d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/regulasi-undang-nomor-terorisme-pendanaan-infiltra-thumb-80f6d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/regulasi-undang-nomor-terorisme-pendanaan-infiltra-thumb-80f6d.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Regulasi Anti Terorisme dalam Menghadapi Pendanaan Kejahatan Terorganisir (Organised Crime)" alt="JURIS - Efektivitas Regulasi Anti Terorisme dalam Menghadapi Pendanaan Kejahatan Terorganisir (Organised Crime)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/d/regulasi-undang-nomor-terorisme-pendanaan-infiltra-thumb-f5d24.webp" title="JURIS - Efektivitas Regulasi Anti Terorisme dalam Menghadapi Pendanaan Kejahatan Terorganisir (Organised Crime)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/regulasi-undang-nomor-terorisme-pendanaan-infiltra-thumb-f5d24.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/regulasi-undang-nomor-terorisme-pendanaan-infiltra-thumb-f5d24.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/regulasi-undang-nomor-terorisme-pendanaan-infiltra-thumb-f5d24.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Regulasi Anti Terorisme dalam Menghadapi Pendanaan Kejahatan Terorganisir (Organised Crime)" alt="JURIS - Efektivitas Regulasi Anti Terorisme dalam Menghadapi Pendanaan Kejahatan Terorganisir (Organised Crime)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/d/regulasi-undang-nomor-terorisme-pendanaan-infiltra-thumb-1d75a.webp" title="JURIS - Efektivitas Regulasi Anti Terorisme dalam Menghadapi Pendanaan Kejahatan Terorganisir (Organised Crime)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/regulasi-undang-nomor-terorisme-pendanaan-infiltra-thumb-1d75a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/regulasi-undang-nomor-terorisme-pendanaan-infiltra-thumb-1d75a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/regulasi-undang-nomor-terorisme-pendanaan-infiltra-thumb-1d75a.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Regulasi Anti Terorisme dalam Menghadapi Pendanaan Kejahatan Terorganisir (Organised Crime)" alt="JURIS - Efektivitas Regulasi Anti Terorisme dalam Menghadapi Pendanaan Kejahatan Terorganisir (Organised Crime)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53499-regulasi-undang-nomor-terorisme-pendanaan" title="JURIS - Efektivitas Regulasi Anti Terorisme dalam Menghadapi Pendanaan Kejahatan Terorganisir (Organised Crime)" target="_blank">Efektivitas Regulasi Anti Terorisme dalam Menghadapi Pendanaan Kejahatan Terorganisir (Organised Crime)</a>: Untuk memperkuat kerangka hukum dalam memberantas pendanaan terorisme, perlu dilakukan harmonisasi regulasi antara lembaga-lembaga terkait, seperti PPATK, OJK, dan Bank Indonesia. Harmonisasi ini dapat mencakup penyelarasan peraturan dengan kriteria dan tolak ukur internasional yang ditetapkan oleh Financial Action Task Force (FATF). Selain itu, penting untuk memperkuat teknologi analisis data dan pemantauan transaksi yang mencurigakan. Pendidikan dan pelatihan bagi penegak hukum, pejabat bank, dan sektor swasta juga diperlukan agar pemahaman dan pelaksanaan regulasi dapat dilakukan dengan baik. Terakhir, kolaborasi internasional sangat penting dalam menangani pendanaan terorisme sebagai masalah global. Indonesia dapat memperkuat keamanan nasional dan mendukung upaya global dalam menjaga perdamaian dan stabilitas dengan menggunakan pendekatan komprehensif, koordinasi antar lembaga, penguatan kerangka hukum, dan kolaborasi internasional..
<br>Pendanaan terorisme sebagai bagian dari kejahatan terorganisir merupakan tindakan agresif yang memiliki daya rusak tinggi.Terorisme tidak hanya menelan korban jiwa, tetapi juga menyebabkan kerusakan serius di bidang politik, ekonomi, pariwisata, dan sosial.Aksi teror umumnya difasilitasi melalui pendanaan kompleks dari sumber-sumber yang sulit dilacak dan sering disamarkan melalui praktik pencucian uang.Untuk menghindari penyelidikan aparat penegak hukum, pelaku teror kerap menyamarkan transaksi keuangan agar tampak legal.Indonesia sendiri telah menjadi korban teror, seperti dalam peristiwa Bom Bali, yang mendorong pemerintah menerbitkan Perppu No.1 Tahun 2002 sebagai langkah awal penanggulangan.Selanjutnya, penguatan hukum dilakukan melalui pengesahan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme, yang terus disempurnakan, termasuk melalui pengaturan dalam KUHP baru yang akan berlaku pada 2026.Terorisme yang bersifat sporadis, tidak terduga, dan berdampak luas menuntut negara untuk memiliki sistem hukum yang kuat dan responsif.Lembaga seperti PPATK, OJK, dan Bank Indonesia memiliki peran sentral dalam memastikan stabilitas sistem keuangan bebas dari infiltrasi dana terorisme.Meski banyak regulasi telah dibentuk, tumpang tindih aturan dan lemahnya pengawasan menjadi persoalan yang perlu dibenahi.Supremasi hukum menuntut konsistensi, efektivitas, dan harmonisasi regulasi yang mampu memberikan kepastian hukum dan perlindungan terhadap masyarakat dari ancaman terorisme
<br>Tindak pidana terorisme merupakan ancaman serius terhadap kedaulatan negara, yang diperkuat oleh sistem pendanaan yang besar, terstruktur, dan sulit dilacak. Indonesia pernah mengalami dampak tragis aksi teror, seperti bom Bali 2002 dan 2005, saat regulasi terorisme belum memadai dan pengawasan masih lemah. Oleh karena itu, penguatan regulasi dan pengawasan terhadap aliran dana teror menjadi sangat penting untuk menjamin keamanan nasional. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan kajian dokumen untuk menilai efektivitas regulasi dalam mencegah dan memberantas pendanaan terorisme serta kejahatan terorganisir.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/d/regulasi-undang-nomor-terorisme-pendanaan-infiltra-thumb-80f6d.webp" type="image/webp" length="88878" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/regulasi-undang-nomor-terorisme-pendanaan-infiltra-thumb-80f6d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/regulasi-undang-nomor-terorisme-pendanaan-infiltra-thumb-f5d24.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/regulasi-undang-nomor-terorisme-pendanaan-infiltra-thumb-1d75a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1934-locusmedia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9503-locus-jurnal-konsep-ilmu-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Hakim dalam Mewujudkan Due Process of Law Pada Sistem Peradilan Tata Usaha Negara di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Hakim dalam Mewujudkan Due Process of Law Pada Sistem Peradilan Tata Usaha Negara di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Hakim dalam Mewujudkan Due Process of Law Pada Sistem Peradilan Tata Usaha Negara di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53500-peran-aktif-hakim-putusan-pr</link>
	<guid isPermaLink="false">8aba77517f489a570f3f268367ecfe68</guid>
	<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 11:57:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ one moment ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[moment,one]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkuat sistem peradilan pidana di Indonesia, diperlukan pendekatan multidimensional yang mencakup reformasi struktural, pembinaan etik, dan peran aktif masyarakat serta akademisi. Reformasi struktural dapat dilakukan melalui revisi KUHAP untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Hakim dalam Mewujudkan Due Process of Law Pada Sistem Peradilan Tata Usaha Negara di Indonesia: Untuk memperkuat sistem peradilan pidana di Indonesia, diperlukan pendekatan multidimensional yang mencakup reformasi struktural, pembinaan etik, dan peran aktif masyarakat serta akademisi. Reformasi struktural dapat dilakukan melalui revisi KUHAP untuk mengintegrasikan prinsip due process secara eksplisit, termasuk batasan waktu penahanan, perlindungan saksi dan korban, serta penggunaan bukti elektronik yang sah. Pembinaan etik dan profesionalisme hakim dapat dilakukan melalui pelatihan berkelanjutan yang menekankan independensi, imparsialitas, dan integritas. Peran masyarakat dan akademisi dapat difasilitasi melalui publikasi ilmiah, kajian kritis, dan diskursus publik untuk mendorong budaya yudisial yang bebas dan objektif. Dengan demikian, sistem peradilan pidana yang adil, transparan, dan berintegritas dapat terwujud secara nyata.. Berdasarkan hasil telaah terhadap praktik yudisial di Indonesia, dapat disimpulkan bahwa implementasi prinsip due process of law masih bersifat fluktuatif.Di satu sisi, terdapat putusan-putusan hakim yang mencerminkan komitmen kuat terhadap perlindungan hak terdakwa dan asas peradilan yang adil.Namun di sisi lain, masih terdapat kasus-kasus yang menunjukkan pelanggaran terhadap prinsip-prinsip dasar due process, seperti penahanan tanpa dasar hukum yang kuat, pembatasan hak atas bantuan hukum, hingga tekanan terhadap independensi hakim dalam proses pengambilan keputusan.Hal ini menandakan bahwa perwujudan due process of law tidak hanya bergantung pada kualitas norma hukum, tetapi juga sangat ditentukan oleh integritas dan kapasitas profesional para hakim sebagai aktor utama dalam proses peradilan Penegakan prinsip due process of law merupakan pilar utama sistem peradilan pidana yang adil. Di Indonesia, hakim berperan penting menjamin proses peradilan berjalan sesuai prinsip hukum yang melindungi hak terdakwa. Penelitian ini mengkaji peran hakim dalam mewujudkan due process melalui tiga aspek: (1) hakikat dan urgensinya, (2) independensi dan imparsialitas hakim sebagai prasyarat, serta (3) praktik yudisial di Indonesia. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif dan studi kepustakaan. Hasilnya menunjukkan bahwa prinsip ini telah diadopsi dalam hukum nasional melalui berbagai instrumen normatif seperti UU Kekuasaan Kehakiman dan KUHAP. Namun, efektivitasnya sangat bergantung pada imparsialitas hakim. Meskipun ada kemajuan, tantangan tetap ada, seperti tekanan eksternal, kurangnya transparansi,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/0/peran-aktif-hakim-putusan-process-law-independensi-thumb-a43f9.webp" title="JURIS - Peran Hakim dalam Mewujudkan Due Process of Law Pada Sistem Peradilan Tata Usaha Negara di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/peran-aktif-hakim-putusan-process-law-independensi-thumb-a43f9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/peran-aktif-hakim-putusan-process-law-independensi-thumb-a43f9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/peran-aktif-hakim-putusan-process-law-independensi-thumb-a43f9.webp 1x" title="JURIS - Peran Hakim dalam Mewujudkan Due Process of Law Pada Sistem Peradilan Tata Usaha Negara di Indonesia" alt="JURIS - Peran Hakim dalam Mewujudkan Due Process of Law Pada Sistem Peradilan Tata Usaha Negara di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/peran-aktif-hakim-putusan-process-law-independensi-thumb-f008f.webp" title="JURIS - Peran Hakim dalam Mewujudkan Due Process of Law Pada Sistem Peradilan Tata Usaha Negara di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/peran-aktif-hakim-putusan-process-law-independensi-thumb-f008f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/peran-aktif-hakim-putusan-process-law-independensi-thumb-f008f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/peran-aktif-hakim-putusan-process-law-independensi-thumb-f008f.webp 1x" title="JURIS - Peran Hakim dalam Mewujudkan Due Process of Law Pada Sistem Peradilan Tata Usaha Negara di Indonesia" alt="JURIS - Peran Hakim dalam Mewujudkan Due Process of Law Pada Sistem Peradilan Tata Usaha Negara di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/peran-aktif-hakim-putusan-process-law-independensi-thumb-d5059.webp" title="JURIS - Peran Hakim dalam Mewujudkan Due Process of Law Pada Sistem Peradilan Tata Usaha Negara di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/peran-aktif-hakim-putusan-process-law-independensi-thumb-d5059.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/peran-aktif-hakim-putusan-process-law-independensi-thumb-d5059.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/peran-aktif-hakim-putusan-process-law-independensi-thumb-d5059.webp 1x" title="JURIS - Peran Hakim dalam Mewujudkan Due Process of Law Pada Sistem Peradilan Tata Usaha Negara di Indonesia" alt="JURIS - Peran Hakim dalam Mewujudkan Due Process of Law Pada Sistem Peradilan Tata Usaha Negara di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53500-peran-aktif-hakim-putusan-pr" title="JURIS - Peran Hakim dalam Mewujudkan Due Process of Law Pada Sistem Peradilan Tata Usaha Negara di Indonesia" target="_blank">Peran Hakim dalam Mewujudkan Due Process of Law Pada Sistem Peradilan Tata Usaha Negara di Indonesia</a>: Untuk memperkuat sistem peradilan pidana di Indonesia, diperlukan pendekatan multidimensional yang mencakup reformasi struktural, pembinaan etik, dan peran aktif masyarakat serta akademisi. Reformasi struktural dapat dilakukan melalui revisi KUHAP untuk mengintegrasikan prinsip due process secara eksplisit, termasuk batasan waktu penahanan, perlindungan saksi dan korban, serta penggunaan bukti elektronik yang sah. Pembinaan etik dan profesionalisme hakim dapat dilakukan melalui pelatihan berkelanjutan yang menekankan independensi, imparsialitas, dan integritas. Peran masyarakat dan akademisi dapat difasilitasi melalui publikasi ilmiah, kajian kritis, dan diskursus publik untuk mendorong budaya yudisial yang bebas dan objektif. Dengan demikian, sistem peradilan pidana yang adil, transparan, dan berintegritas dapat terwujud secara nyata..
<br>Berdasarkan hasil telaah terhadap praktik yudisial di Indonesia, dapat disimpulkan bahwa implementasi prinsip due process of law masih bersifat fluktuatif.Di satu sisi, terdapat putusan-putusan hakim yang mencerminkan komitmen kuat terhadap perlindungan hak terdakwa dan asas peradilan yang adil.Namun di sisi lain, masih terdapat kasus-kasus yang menunjukkan pelanggaran terhadap prinsip-prinsip dasar due process, seperti penahanan tanpa dasar hukum yang kuat, pembatasan hak atas bantuan hukum, hingga tekanan terhadap independensi hakim dalam proses pengambilan keputusan.Hal ini menandakan bahwa perwujudan due process of law tidak hanya bergantung pada kualitas norma hukum, tetapi juga sangat ditentukan oleh integritas dan kapasitas profesional para hakim sebagai aktor utama dalam proses peradilan
<br>Penegakan prinsip due process of law merupakan pilar utama sistem peradilan pidana yang adil. Di Indonesia, hakim berperan penting menjamin proses peradilan berjalan sesuai prinsip hukum yang melindungi hak terdakwa. Penelitian ini mengkaji peran hakim dalam mewujudkan due process melalui tiga aspek: (1) hakikat dan urgensinya, (2) independensi dan imparsialitas hakim sebagai prasyarat, serta (3) praktik yudisial di Indonesia. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif dan studi kepustakaan. Hasilnya menunjukkan bahwa prinsip ini telah diadopsi dalam hukum nasional melalui berbagai instrumen normatif seperti UU Kekuasaan Kehakiman dan KUHAP. Namun, efektivitasnya sangat bergantung pada imparsialitas hakim. Meskipun ada kemajuan, tantangan tetap ada, seperti tekanan eksternal, kurangnya transparansi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/0/peran-aktif-hakim-putusan-process-law-independensi-thumb-a43f9.webp" type="image/webp" length="168062" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/peran-aktif-hakim-putusan-process-law-independensi-thumb-a43f9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/peran-aktif-hakim-putusan-process-law-independensi-thumb-f008f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/peran-aktif-hakim-putusan-process-law-independensi-thumb-d5059.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1934-locusmedia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9503-locus-jurnal-konsep-ilmu-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Effect of Watermelon Juice on Blood Pressure Reduction in RW 01 Pasar Baru Subdistrict ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effect of Watermelon Juice on Blood Pressure Reduction in RW 01 Pasar Baru Subdistrict ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effect of Watermelon Juice on Blood Pressure Reduction in RW 01 Pasar Baru Subdistrict ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53495-jus-semangka-darah-pasien-hipertensi-pengendalian</link>
	<guid isPermaLink="false">681d41f2087e603347239c9ebe317fab</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 18:36:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ garuda dikti ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dikti,garuda,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efek jangka panjang konsumsi jus semangka dengan memperpanjang durasi intervensi hingga tiga bulan dan melibatkan kelompok kontrol untuk menilai perbedaan yang lebih jelas antara intervensi dan kondisi tanpa intervensi; ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effect of Watermelon Juice on Blood Pressure Reduction in RW 01, Pasar Baru Subdistrict: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efek jangka panjang konsumsi jus semangka dengan memperpanjang durasi intervensi hingga tiga bulan dan melibatkan kelompok kontrol untuk menilai perbedaan yang lebih jelas antara intervensi dan kondisi tanpa intervensi; selanjutnya, studi komparatif antar dosis jus semangka (misalnya 150 ml vs 300 ml per hari) dapat mengidentifikasi hubungan dosis-respons terhadap penurunan tekanan darah, sehingga membantu menentukan dosis optimal bagi pasien hipertensi; terakhir, penelitian multidisiplin yang menggabungkan analisis bioaktif dalam jus semangka (seperti LAccitrulline dan potassium) dengan pengukuran parameter kardiovaskular lain (seperti kadar nitric oxide dan fungsi endotel) dapat mengungkap mekanisme fisiologis yang mendasari efek antihipertensi, memberikan dasar ilmiah yang lebih kuat untuk penerapan klinis.. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi jus semangka secara teratur selama tiga hari dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik secara signifikan pada penderita hipertensi di RW 01 Kelurahan Pasar Baru.Analisis statistik paired t-test menghasilkan nilai p < 0,05, sehingga hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima.Temuan ini memperkuat posisi jus semangka sebagai terapi non-farmakologis yang efektif untuk mengontrol hipertensi Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang terus mengalami peningkatan kasus setiap tahunnya. Penanganan hipertensi dapat dilakukan melalui terapi non-farmakologis, salah satunya dengan pemberian jus semangka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus semangka terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di RW 01 Kelurahan Pasar Baru. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest pada satu kelompok tanpa kontrol, melibatkan 30 responden... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/1/jus-semangka-darah-pasien-hipertensi-pengendalian-thumb-698ab.webp" title="JURIS - The Effect of Watermelon Juice on Blood Pressure Reduction in RW 01, Pasar Baru Subdistrict" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/jus-semangka-darah-pasien-hipertensi-pengendalian-thumb-698ab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/jus-semangka-darah-pasien-hipertensi-pengendalian-thumb-698ab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/jus-semangka-darah-pasien-hipertensi-pengendalian-thumb-698ab.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Watermelon Juice on Blood Pressure Reduction in RW 01, Pasar Baru Subdistrict" alt="JURIS - The Effect of Watermelon Juice on Blood Pressure Reduction in RW 01, Pasar Baru Subdistrict" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/1/jus-semangka-darah-pasien-hipertensi-pengendalian-thumb-9c332.webp" title="JURIS - The Effect of Watermelon Juice on Blood Pressure Reduction in RW 01, Pasar Baru Subdistrict" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/jus-semangka-darah-pasien-hipertensi-pengendalian-thumb-9c332.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/jus-semangka-darah-pasien-hipertensi-pengendalian-thumb-9c332.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/jus-semangka-darah-pasien-hipertensi-pengendalian-thumb-9c332.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Watermelon Juice on Blood Pressure Reduction in RW 01, Pasar Baru Subdistrict" alt="JURIS - The Effect of Watermelon Juice on Blood Pressure Reduction in RW 01, Pasar Baru Subdistrict" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/1/jus-semangka-darah-pasien-hipertensi-pengendalian-thumb-e10d1.webp" title="JURIS - The Effect of Watermelon Juice on Blood Pressure Reduction in RW 01, Pasar Baru Subdistrict" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/jus-semangka-darah-pasien-hipertensi-pengendalian-thumb-e10d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/jus-semangka-darah-pasien-hipertensi-pengendalian-thumb-e10d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/jus-semangka-darah-pasien-hipertensi-pengendalian-thumb-e10d1.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Watermelon Juice on Blood Pressure Reduction in RW 01, Pasar Baru Subdistrict" alt="JURIS - The Effect of Watermelon Juice on Blood Pressure Reduction in RW 01, Pasar Baru Subdistrict" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53495-jus-semangka-darah-pasien-hipertensi-pengendalian" title="JURIS - The Effect of Watermelon Juice on Blood Pressure Reduction in RW 01, Pasar Baru Subdistrict" target="_blank">The Effect of Watermelon Juice on Blood Pressure Reduction in RW 01, Pasar Baru Subdistrict</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efek jangka panjang konsumsi jus semangka dengan memperpanjang durasi intervensi hingga tiga bulan dan melibatkan kelompok kontrol untuk menilai perbedaan yang lebih jelas antara intervensi dan kondisi tanpa intervensi; selanjutnya, studi komparatif antar dosis jus semangka (misalnya 150 ml vs 300 ml per hari) dapat mengidentifikasi hubungan dosis-respons terhadap penurunan tekanan darah, sehingga membantu menentukan dosis optimal bagi pasien hipertensi; terakhir, penelitian multidisiplin yang menggabungkan analisis bioaktif dalam jus semangka (seperti LAccitrulline dan potassium) dengan pengukuran parameter kardiovaskular lain (seperti kadar nitric oxide dan fungsi endotel) dapat mengungkap mekanisme fisiologis yang mendasari efek antihipertensi, memberikan dasar ilmiah yang lebih kuat untuk penerapan klinis..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi jus semangka secara teratur selama tiga hari dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik secara signifikan pada penderita hipertensi di RW 01 Kelurahan Pasar Baru.Analisis statistik paired t-test menghasilkan nilai p < 0,05, sehingga hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima.Temuan ini memperkuat posisi jus semangka sebagai terapi non-farmakologis yang efektif untuk mengontrol hipertensi
<br>Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang terus mengalami peningkatan kasus setiap tahunnya. Penanganan hipertensi dapat dilakukan melalui terapi non-farmakologis, salah satunya dengan pemberian jus semangka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus semangka terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di RW 01 Kelurahan Pasar Baru. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest pada satu kelompok tanpa kontrol, melibatkan 30 responden...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/1/jus-semangka-darah-pasien-hipertensi-pengendalian-thumb-e10d1.webp" type="image/webp" length="102584" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/jus-semangka-darah-pasien-hipertensi-pengendalian-thumb-698ab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/jus-semangka-darah-pasien-hipertensi-pengendalian-thumb-9c332.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/jus-semangka-darah-pasien-hipertensi-pengendalian-thumb-e10d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2563-stikes-saptabakti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12171-jurnal-riset-keperawatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Manajemen Inflamasi Infeksi Dengan Langkah Timers Pada Klien Luka Kaki Diabetes ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Manajemen Inflamasi Infeksi Dengan Langkah Timers Pada Klien Luka Kaki Diabetes ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Manajemen Inflamasi Infeksi Dengan Langkah Timers Pada Klien Luka Kaki Diabetes ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53492-infeksi-luka-operasi-perawatan-p</link>
	<guid isPermaLink="false">b8567cdd0b2b0d1ad1a8f6d6b9414af7</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 16:40:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi eksperimental dengan ukuran sampel yang lebih besar untuk menilai efektivitas penerapan TIMERS pada luka inflamasi/infeksi. Selain itu, perlu dikembangkan panduan standar dalam menangani luka kaki diabetes ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Manajemen Inflamasi/Infeksi Dengan Langkah Timers Pada Klien Luka Kaki Diabetes: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi eksperimental dengan ukuran sampel yang lebih besar untuk menilai efektivitas penerapan TIMERS pada luka inflamasi/infeksi. Selain itu, perlu dikembangkan panduan standar dalam menangani luka kaki diabetes dengan inflamasi/infeksi, yang disesuaikan dengan kondisi luka. Pelibatam caregiver dalam perawatan luka dapat meningkatkan pengetahuan dan peran keluarga dalam support perawatan, sehingga penting untuk melibatkan caregiver dalam mengawasi, support, dan mengkoordinasi perawatan luka bagi klien.. Manajemen inflamasi/infeksi pada luka kaki diabetes dengan penerapan TIMERS pada luka inflamasi/infeksi pada luka kaki diabetes mempercepat penyembuhan luka klien I dari 8 minggu ke 5 minggu, klien II dari 6 minggu ke 3 minggu, klien III dari 5 minggu ke 3 minggu, menurunkan inflamasi/infeksi lebih cepat dengan perubahan skor WIFi, yaitu klien I WIFi skor 5 menjadi 1, klien II WIFi skor 3 menjadi 1, klien III WIFi skor 3 menjadi 1.Asuhan dengan melibatkan perawat dan keluarga dengan baik dalam mengontrol factor yang mempengaruhi penyembuhan luka dan factor dari pasien sangat diperlukan, sehingga dapat mencapai tujuan perawatan luka yaitu integritas kulit dan jaringan membaik Luka kaki diabetes rentan akan terjadinya infeksi luka. Infeksi timbul adanya kolonisasi mikroorganisme di permukaan luka. Infeksi juga terjadi adanya jaringan mati, eksudat berlebihan, dan kolonisasi bakteri. Upaya mengatasi luka inflamasi/infeksi dengan manajemen inflamasi/infeksi menggunakan Langkah TIMERS (Tissue management, Infection/Inflammation, Moisture balance, Epithelization advancement/edge, Repair and regeneration, social factors) melibatkan pelaku rawat. Studi kasus ini bertujuan untuk menggambarkan manajemen inflamasi/infeksi dengan Langkah TIMERS pada klien luka kaki diabetes melibatkan pelaku rawat. Desain penelitian yaitu studi kasus, dilaksanakan pada tiga orang klien dengan luka kaki diabetes dari pemeriksaan gula dalam darah sewaktu memenuhi kriteria diabetes mellitus,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/0/infeksi-luka-operasi-perawatan-kaki-ulkus-penyembu-thumb-d3037.webp" title="JURIS - Manajemen Inflamasi/Infeksi Dengan Langkah Timers Pada Klien Luka Kaki Diabetes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/infeksi-luka-operasi-perawatan-kaki-ulkus-penyembu-thumb-d3037.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/infeksi-luka-operasi-perawatan-kaki-ulkus-penyembu-thumb-d3037.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/infeksi-luka-operasi-perawatan-kaki-ulkus-penyembu-thumb-d3037.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Inflamasi/Infeksi Dengan Langkah Timers Pada Klien Luka Kaki Diabetes" alt="JURIS - Manajemen Inflamasi/Infeksi Dengan Langkah Timers Pada Klien Luka Kaki Diabetes" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/infeksi-luka-operasi-perawatan-kaki-ulkus-penyembu-thumb-20f8d.webp" title="JURIS - Manajemen Inflamasi/Infeksi Dengan Langkah Timers Pada Klien Luka Kaki Diabetes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/infeksi-luka-operasi-perawatan-kaki-ulkus-penyembu-thumb-20f8d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/infeksi-luka-operasi-perawatan-kaki-ulkus-penyembu-thumb-20f8d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/infeksi-luka-operasi-perawatan-kaki-ulkus-penyembu-thumb-20f8d.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Inflamasi/Infeksi Dengan Langkah Timers Pada Klien Luka Kaki Diabetes" alt="JURIS - Manajemen Inflamasi/Infeksi Dengan Langkah Timers Pada Klien Luka Kaki Diabetes" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/infeksi-luka-operasi-perawatan-kaki-ulkus-penyembu-thumb-ea66c.webp" title="JURIS - Manajemen Inflamasi/Infeksi Dengan Langkah Timers Pada Klien Luka Kaki Diabetes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/infeksi-luka-operasi-perawatan-kaki-ulkus-penyembu-thumb-ea66c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/infeksi-luka-operasi-perawatan-kaki-ulkus-penyembu-thumb-ea66c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/infeksi-luka-operasi-perawatan-kaki-ulkus-penyembu-thumb-ea66c.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Inflamasi/Infeksi Dengan Langkah Timers Pada Klien Luka Kaki Diabetes" alt="JURIS - Manajemen Inflamasi/Infeksi Dengan Langkah Timers Pada Klien Luka Kaki Diabetes" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53492-infeksi-luka-operasi-perawatan-p" title="JURIS - Manajemen Inflamasi/Infeksi Dengan Langkah Timers Pada Klien Luka Kaki Diabetes" target="_blank">Manajemen Inflamasi/Infeksi Dengan Langkah Timers Pada Klien Luka Kaki Diabetes</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi eksperimental dengan ukuran sampel yang lebih besar untuk menilai efektivitas penerapan TIMERS pada luka inflamasi/infeksi. Selain itu, perlu dikembangkan panduan standar dalam menangani luka kaki diabetes dengan inflamasi/infeksi, yang disesuaikan dengan kondisi luka. Pelibatam caregiver dalam perawatan luka dapat meningkatkan pengetahuan dan peran keluarga dalam support perawatan, sehingga penting untuk melibatkan caregiver dalam mengawasi, support, dan mengkoordinasi perawatan luka bagi klien..
<br>Manajemen inflamasi/infeksi pada luka kaki diabetes dengan penerapan TIMERS pada luka inflamasi/infeksi pada luka kaki diabetes mempercepat penyembuhan luka klien I dari 8 minggu ke 5 minggu, klien II dari 6 minggu ke 3 minggu, klien III dari 5 minggu ke 3 minggu, menurunkan inflamasi/infeksi lebih cepat dengan perubahan skor WIFi, yaitu klien I WIFi skor 5 menjadi 1, klien II WIFi skor 3 menjadi 1, klien III WIFi skor 3 menjadi 1.Asuhan dengan melibatkan perawat dan keluarga dengan baik dalam mengontrol factor yang mempengaruhi penyembuhan luka dan factor dari pasien sangat diperlukan, sehingga dapat mencapai tujuan perawatan luka yaitu integritas kulit dan jaringan membaik
<br>Luka kaki diabetes rentan akan terjadinya infeksi luka. Infeksi timbul adanya kolonisasi mikroorganisme di permukaan luka. Infeksi juga terjadi adanya jaringan mati, eksudat berlebihan, dan kolonisasi bakteri. Upaya mengatasi luka inflamasi/infeksi dengan manajemen inflamasi/infeksi menggunakan Langkah TIMERS (Tissue management, Infection/Inflammation, Moisture balance, Epithelization advancement/edge, Repair and regeneration, social factors) melibatkan pelaku rawat. Studi kasus ini bertujuan untuk menggambarkan manajemen inflamasi/infeksi dengan Langkah TIMERS pada klien luka kaki diabetes melibatkan pelaku rawat. Desain penelitian yaitu studi kasus, dilaksanakan pada tiga orang klien dengan luka kaki diabetes dari pemeriksaan gula dalam darah sewaktu memenuhi kriteria diabetes mellitus,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/0/infeksi-luka-operasi-perawatan-kaki-ulkus-penyembu-thumb-d3037.webp" type="image/webp" length="97864" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/infeksi-luka-operasi-perawatan-kaki-ulkus-penyembu-thumb-d3037.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/infeksi-luka-operasi-perawatan-kaki-ulkus-penyembu-thumb-20f8d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/infeksi-luka-operasi-perawatan-kaki-ulkus-penyembu-thumb-ea66c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1985-stikesalmaarif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14394-cendekia-medika-jurnal-stikes-al-ma-arif-baturaja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Wed, 08 Jul 2026 16:23:07 +0700. 24 items. Served in: 7.485 seconds [rss] -->
