<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Fri, 08 May 2026 17:55:25 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Fri, 08 May 2026 17:55:25 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-05-08T17:55:25+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Deep Learning based Social Studies learning to improve student character Arjun Appadurais perspective ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Deep Learning based Social Studies learning to improve student character Arjun Appadurais perspective ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Deep Learning based Social Studies learning to improve student character Arjun Appadurais perspective ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47931-deep-learning-bert-pikir-kritis-siswa-learnin</link>
	<guid isPermaLink="false">d5109d0c1fc9dfa6e9b76086c8f9b7a1</guid>
	<pubDate>Fri, 08 May 2026 17:36:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tebo regency ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[regency,tebo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Ke depannya, perlu diteliti bagaimana integrasi deep learning dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menerapkan teori Appadurai pada konteks lokal, misalnya melalui studi kasus migrasi atau perubahan media di Indonesia. Sebagai penelitian lanjutan, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Deep Learning-based Social Studies learning to improve student character: Arjun Appadurai's perspective: Ke depannya, perlu diteliti bagaimana integrasi deep learning dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menerapkan teori Appadurai pada konteks lokal, misalnya melalui studi kasus migrasi atau perubahan media di Indonesia. Sebagai penelitian lanjutan, dapat dikaji efektivitas model pembelajaran berbasis AI dalam mengembangkan karakter kritis dan etis di antara siswa sekolah menengah, serta faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan teknologi tersebut di lingkungan pendidikan. Terakhir, riset berikutnya dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penggunaan deep learning terhadap persepsi siswa tentang keberagaman budaya dan kesiapan mereka menghadapi tantangan global, guna mengidentifikasi strategi pelatihan guru dan infrastruktur yang optimal.. Pendekatan pembelajaran IPS berbasis deep learning, didukung oleh teori globalisasi Appadurai, memperdalam pemahaman siswa tentang fenomena sosial secara konseptual, reflektif, dan kontekstual.Metode ini memperkuat karakter mahasiswa melalui pembelajaran yang bermakna, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, empati, dan adaptasi terhadap perubahan global.Hasil penelitian menegaskan pentingnya penyelarasan teknologi AI dengan prinsip pendidikan untuk menghasilkan kurikulum IPS yang responsif dan dinamis Pembelajaran IPS berbasis deep learning dapat memfasilitasi pemahaman siswa tentang globalisasi melalui teori Arjun Appadurai, yang meneliti lima dimensi aliran budaya global: ethnoscapes, technoscapes, financescapes, mediascapes, dan ideoscapes. Metode ini menggabungkan jaringan neural dan pemrosesan bahasa alami untuk menciptakan pengalaman belajar yang dipersonalisasi, meningkatkan keterlibatan siswa, dan mendorong keterampilan berpikir kritis serta adaptasi di dunia yang saling terhubung. Penelitian kualitatif ini menunjukkan bahwa integrasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/4/deep-learning-bert-pikir-kritis-siswa-karakter-mah-thumb-5af67.webp" title="JURIS - Deep Learning-based Social Studies learning to improve student character: Arjun Appadurai&#039;s perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/deep-learning-bert-pikir-kritis-siswa-karakter-mah-thumb-5af67.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/deep-learning-bert-pikir-kritis-siswa-karakter-mah-thumb-5af67.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/deep-learning-bert-pikir-kritis-siswa-karakter-mah-thumb-5af67.webp 1x" title="JURIS - Deep Learning-based Social Studies learning to improve student character: Arjun Appadurai&#039;s perspective" alt="JURIS - Deep Learning-based Social Studies learning to improve student character: Arjun Appadurai&#039;s perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/deep-learning-bert-pikir-kritis-siswa-karakter-mah-thumb-b8b12.webp" title="JURIS - Deep Learning-based Social Studies learning to improve student character: Arjun Appadurai&#039;s perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/deep-learning-bert-pikir-kritis-siswa-karakter-mah-thumb-b8b12.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/deep-learning-bert-pikir-kritis-siswa-karakter-mah-thumb-b8b12.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/deep-learning-bert-pikir-kritis-siswa-karakter-mah-thumb-b8b12.webp 1x" title="JURIS - Deep Learning-based Social Studies learning to improve student character: Arjun Appadurai&#039;s perspective" alt="JURIS - Deep Learning-based Social Studies learning to improve student character: Arjun Appadurai&#039;s perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/deep-learning-bert-pikir-kritis-siswa-karakter-mah-thumb-0f093.webp" title="JURIS - Deep Learning-based Social Studies learning to improve student character: Arjun Appadurai&#039;s perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/deep-learning-bert-pikir-kritis-siswa-karakter-mah-thumb-0f093.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/deep-learning-bert-pikir-kritis-siswa-karakter-mah-thumb-0f093.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/deep-learning-bert-pikir-kritis-siswa-karakter-mah-thumb-0f093.webp 1x" title="JURIS - Deep Learning-based Social Studies learning to improve student character: Arjun Appadurai&#039;s perspective" alt="JURIS - Deep Learning-based Social Studies learning to improve student character: Arjun Appadurai&#039;s perspective" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47931-deep-learning-bert-pikir-kritis-siswa-learnin" title="JURIS - Deep Learning-based Social Studies learning to improve student character: Arjun Appadurai&#039;s perspective" target="_blank">Deep Learning-based Social Studies learning to improve student character: Arjun Appadurai's perspective</a>: Ke depannya, perlu diteliti bagaimana integrasi deep learning dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menerapkan teori Appadurai pada konteks lokal, misalnya melalui studi kasus migrasi atau perubahan media di Indonesia. Sebagai penelitian lanjutan, dapat dikaji efektivitas model pembelajaran berbasis AI dalam mengembangkan karakter kritis dan etis di antara siswa sekolah menengah, serta faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan teknologi tersebut di lingkungan pendidikan. Terakhir, riset berikutnya dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penggunaan deep learning terhadap persepsi siswa tentang keberagaman budaya dan kesiapan mereka menghadapi tantangan global, guna mengidentifikasi strategi pelatihan guru dan infrastruktur yang optimal..
<br>Pendekatan pembelajaran IPS berbasis deep learning, didukung oleh teori globalisasi Appadurai, memperdalam pemahaman siswa tentang fenomena sosial secara konseptual, reflektif, dan kontekstual.Metode ini memperkuat karakter mahasiswa melalui pembelajaran yang bermakna, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, empati, dan adaptasi terhadap perubahan global.Hasil penelitian menegaskan pentingnya penyelarasan teknologi AI dengan prinsip pendidikan untuk menghasilkan kurikulum IPS yang responsif dan dinamis
<br>Pembelajaran IPS berbasis deep learning dapat memfasilitasi pemahaman siswa tentang globalisasi melalui teori Arjun Appadurai, yang meneliti lima dimensi aliran budaya global: ethnoscapes, technoscapes, financescapes, mediascapes, dan ideoscapes. Metode ini menggabungkan jaringan neural dan pemrosesan bahasa alami untuk menciptakan pengalaman belajar yang dipersonalisasi, meningkatkan keterlibatan siswa, dan mendorong keterampilan berpikir kritis serta adaptasi di dunia yang saling terhubung. Penelitian kualitatif ini menunjukkan bahwa integrasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/4/deep-learning-bert-pikir-kritis-siswa-karakter-mah-thumb-5af67.webp" type="image/webp" length="86016" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/deep-learning-bert-pikir-kritis-siswa-karakter-mah-thumb-5af67.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/deep-learning-bert-pikir-kritis-siswa-karakter-mah-thumb-b8b12.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/deep-learning-bert-pikir-kritis-siswa-karakter-mah-thumb-0f093.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13729-jipsindo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Environmental conservation efforts for disaster mitigation based on local wisdom in Colo Dawe ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Environmental conservation efforts for disaster mitigation based on local wisdom in Colo Dawe ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Environmental conservation efforts for disaster mitigation based on local wisdom in Colo Dawe ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47928-nilai-lokal-masyarakat-kearifan-l</link>
	<guid isPermaLink="false">9dd7bca4d7aaa01009a19f95fc99d077</guid>
	<pubDate>Fri, 08 May 2026 17:25:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anwar anwar ]]></category>
	<category><![CDATA[ lilia riani ]]></category>
	<category><![CDATA[ ali imron ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ali,anwar,imron,lilia,riani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menggali lebih dalam tentang perbandingan kearifan lokal di daerah lain untuk mitigasi bencana, seperti mengkaji tradisi serupa di wilayah berbeda dengan kondisi geografis dan budaya yang unik. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Environmental conservation efforts for disaster mitigation based on local wisdom in Colo Dawe: Penelitian lanjutan dapat menggali lebih dalam tentang perbandingan kearifan lokal di daerah lain untuk mitigasi bencana, seperti mengkaji tradisi serupa di wilayah berbeda dengan kondisi geografis dan budaya yang unik. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi integrasi teknologi modern dengan praktik tradisional untuk meningkatkan efektivitas mitigasi bencana, misalnya dengan memanfaatkan data satelit atau aplikasi pemantauan cuaca untuk memperkuat ritual seperti Guyang Cekathak. Terakhir, penelitian lanjutan bisa mengevaluasi dampak jangka panjang dari tradisi seperti Sewu Kupat dan Sedekah Bumi terhadap keberlanjutan lingkungan dan kepercayaan masyarakat terhadap kearifan lokal.. Berdasarkan kondisi geografis, Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus termasuk dalam wilayah dataran tinggi, yang mengakibatkan potensi bencana berupa longsor.Aktivitas longsor di Desa Colo tercatat terjadi pada tahun 1952, 2000, 2020, dan 2022.Masyarakat Colo memiliki cara untuk mengurangi potensi bencana, yaitu dengan pendekatan budaya.Kearifan lokal masyarakat Colo dianggap mampu menjaga alam dan lingkungan dalam bentuk ritual, termasuk tradisi Wiwit Kopi, Sedekah Bumi, Sewu Kupat, dan Guyang Cekathak.Kearifan lokal Desa Colo berisi tahapan yang diproposikan oleh Van Peursen, yaitu tahapan mitos, ontologis, dan fungsional.Bentuk tradisi yang ada memiliki fungsi mengurangi potensi degradasi lahan, erosi, longsor, dan kekeringan Kondisi geografis dapat memicu potensi bencana alam di setiap wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi: 1) upaya dan implementasi konservasi lingkungan berbasis kearifan lokal untuk mitigasi bencana di Colo Dawe Kudus, dan 2) pencapaian upaya konservasi lingkungan berbasis kearifan lokal untuk mitigasi bencana di Colo Dawe Kudus. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain etnografis. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Colo berada di dataran tinggi yang berpotensi mengalami longsor. Pendekatan budaya adalah cara yang digunakan oleh masyarakat Colo untuk mitigasi bencana. Kearifan lokal masyarakat Colo dianggap mampu mempertahankan lingkungan melalui ritual, termasuk tradisi Wiwit Kopi, Sedekah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/c/nilai-lokal-masyarakat-kearifan-dayak-environmenta-thumb-49939.webp" title="JURIS - Environmental conservation efforts for disaster mitigation based on local wisdom in Colo Dawe" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/c/nilai-lokal-masyarakat-kearifan-dayak-environmenta-thumb-49939.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/c/nilai-lokal-masyarakat-kearifan-dayak-environmenta-thumb-49939.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/c/nilai-lokal-masyarakat-kearifan-dayak-environmenta-thumb-49939.webp 1x" title="JURIS - Environmental conservation efforts for disaster mitigation based on local wisdom in Colo Dawe" alt="JURIS - Environmental conservation efforts for disaster mitigation based on local wisdom in Colo Dawe" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/c/nilai-lokal-masyarakat-kearifan-dayak-environmenta-thumb-04228.webp" title="JURIS - Environmental conservation efforts for disaster mitigation based on local wisdom in Colo Dawe" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/c/nilai-lokal-masyarakat-kearifan-dayak-environmenta-thumb-04228.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/c/nilai-lokal-masyarakat-kearifan-dayak-environmenta-thumb-04228.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/c/nilai-lokal-masyarakat-kearifan-dayak-environmenta-thumb-04228.webp 1x" title="JURIS - Environmental conservation efforts for disaster mitigation based on local wisdom in Colo Dawe" alt="JURIS - Environmental conservation efforts for disaster mitigation based on local wisdom in Colo Dawe" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/c/nilai-lokal-masyarakat-kearifan-dayak-environmenta-thumb-624af.webp" title="JURIS - Environmental conservation efforts for disaster mitigation based on local wisdom in Colo Dawe" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/c/nilai-lokal-masyarakat-kearifan-dayak-environmenta-thumb-624af.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/c/nilai-lokal-masyarakat-kearifan-dayak-environmenta-thumb-624af.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/c/nilai-lokal-masyarakat-kearifan-dayak-environmenta-thumb-624af.webp 1x" title="JURIS - Environmental conservation efforts for disaster mitigation based on local wisdom in Colo Dawe" alt="JURIS - Environmental conservation efforts for disaster mitigation based on local wisdom in Colo Dawe" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47928-nilai-lokal-masyarakat-kearifan-l" title="JURIS - Environmental conservation efforts for disaster mitigation based on local wisdom in Colo Dawe" target="_blank">Environmental conservation efforts for disaster mitigation based on local wisdom in Colo Dawe</a>: Penelitian lanjutan dapat menggali lebih dalam tentang perbandingan kearifan lokal di daerah lain untuk mitigasi bencana, seperti mengkaji tradisi serupa di wilayah berbeda dengan kondisi geografis dan budaya yang unik. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi integrasi teknologi modern dengan praktik tradisional untuk meningkatkan efektivitas mitigasi bencana, misalnya dengan memanfaatkan data satelit atau aplikasi pemantauan cuaca untuk memperkuat ritual seperti Guyang Cekathak. Terakhir, penelitian lanjutan bisa mengevaluasi dampak jangka panjang dari tradisi seperti Sewu Kupat dan Sedekah Bumi terhadap keberlanjutan lingkungan dan kepercayaan masyarakat terhadap kearifan lokal..
<br>Berdasarkan kondisi geografis, Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus termasuk dalam wilayah dataran tinggi, yang mengakibatkan potensi bencana berupa longsor.Aktivitas longsor di Desa Colo tercatat terjadi pada tahun 1952, 2000, 2020, dan 2022.Masyarakat Colo memiliki cara untuk mengurangi potensi bencana, yaitu dengan pendekatan budaya.Kearifan lokal masyarakat Colo dianggap mampu menjaga alam dan lingkungan dalam bentuk ritual, termasuk tradisi Wiwit Kopi, Sedekah Bumi, Sewu Kupat, dan Guyang Cekathak.Kearifan lokal Desa Colo berisi tahapan yang diproposikan oleh Van Peursen, yaitu tahapan mitos, ontologis, dan fungsional.Bentuk tradisi yang ada memiliki fungsi mengurangi potensi degradasi lahan, erosi, longsor, dan kekeringan
<br>Kondisi geografis dapat memicu potensi bencana alam di setiap wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi: 1) upaya dan implementasi konservasi lingkungan berbasis kearifan lokal untuk mitigasi bencana di Colo Dawe Kudus, dan 2) pencapaian upaya konservasi lingkungan berbasis kearifan lokal untuk mitigasi bencana di Colo Dawe Kudus. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain etnografis. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Colo berada di dataran tinggi yang berpotensi mengalami longsor. Pendekatan budaya adalah cara yang digunakan oleh masyarakat Colo untuk mitigasi bencana. Kearifan lokal masyarakat Colo dianggap mampu mempertahankan lingkungan melalui ritual, termasuk tradisi Wiwit Kopi, Sedekah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/c/nilai-lokal-masyarakat-kearifan-dayak-environmenta-thumb-624af.webp" type="image/webp" length="84018" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/c/nilai-lokal-masyarakat-kearifan-dayak-environmenta-thumb-49939.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/c/nilai-lokal-masyarakat-kearifan-dayak-environmenta-thumb-04228.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/c/nilai-lokal-masyarakat-kearifan-dayak-environmenta-thumb-624af.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13729-jipsindo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Community Empowerment Strategy Based on Social Entrepreneurship Values Through Village Owned Enterprise in Indonesia The Contribution for Social Studies Education ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Community Empowerment Strategy Based on Social Entrepreneurship Values Through Village Owned Enterprise in Indonesia The Contribution for Social Studies Education ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Community Empowerment Strategy Based on Social Entrepreneurship Values Through Village Owned Enterprise in Indonesia The Contribution for Social Studies Education ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47933-ai-sosial-nilai-pemasaran-pemb</link>
	<guid isPermaLink="false">6ec8be1e6105f52d83587454d445264c</guid>
	<pubDate>Fri, 08 May 2026 17:24:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anwar anwar ]]></category>
	<category><![CDATA[ lilia riani ]]></category>
	<category><![CDATA[ ali imron ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ali,anwar,imron,lilia,riani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi tentang dampak jangka panjang dari strategi BUMDes terhadap pembentukan kewirausahaan sosial di kalangan generasi muda, khususnya melalui pendidikan formal. Selain itu, penelitian juga bisa membandingkan efektivitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Community Empowerment Strategy Based on Social Entrepreneurship Values Through Village-Owned Enterprise in Indonesia: The Contribution for Social Studies Education: Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi tentang dampak jangka panjang dari strategi BUMDes terhadap pembentukan kewirausahaan sosial di kalangan generasi muda, khususnya melalui pendidikan formal. Selain itu, penelitian juga bisa membandingkan efektivitas strategi pemberdayaan BUMDes di berbagai wilayah dengan kondisi geografis dan ekonomi yang berbeda untuk menemukan model terbaik yang dapat diterapkan secara nasional. Terakhir, penelitian lanjutan juga perlu mengeksplorasi integrasi teknologi digital dalam operasional BUMDes, seperti penggunaan platform e-commerce atau aplikasi manajemen aset desa, untuk meningkatkan efisiensi dan inklusivitas pemberdayaan masyarakat.. BUMDes merupakan penggerak ekonomi di desa dengan menerapkan nilai-nilai kewirausahaan sosial.Terdapat 5 strategi yang diterapkan untuk pemberdayaan masyarakat yang berbasis nilai-nilai kewirausahaan sosial, yaitu.3) pemberdayaan berbasis seni-budaya dan kearifan lokal.dan 5) pemberdayaan berbasis pengelolaan aset desa.Lima strategi ini telah memberikan dampak positif dalam hal pemberdayaan masyarakat desa.Diharapkan hasil temuan ini dapat diterapkan oleh BUMDes lain secara lebih menyeluruh dengan inovasi berkelanjutan dalam mengembangkan usahanya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Dalam konteks pendidikan studi sosial, temuan penelitian ini berkontribusi untuk mencapai tujuan pendidikan studi sosial, yaitu membuat siswa yang memiliki kesadaran sosial karena mereka mempelajari masalah yang terjadi dalam masyarakat BUMDes atau Perusahaan Milik Desa (VOE) sebagai pendorong pemerintah dalam menyelesaikan masalah kemiskinan di daerah pedesaan dianggap masih belum berjalan optimal karena menghadapi banyak masalah yang solusinya belum ditemukan. Diperlukan strategi holistik untuk mencakup berbagai aspek dan melibatkan berbagai pihak untuk mencapai tujuan VOE. Penelitian ini mengeksplorasi berbagai strategi pemberdayaan masyarakat melalui VOE berbasis nilai kewirausahaan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data yang digunakan adalah data primer dari wawancara mendalam dengan informan dengan menentukan informan menggunakan metode snowball sampling, observasi, dan dokumentasi. Data sekunder diperoleh dari hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal yang diindeks oleh Dimension, Sinta, dan Google Scholar serta berita dari situs resmi lembaga terpercaya. Unit... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/2/ai-sosial-nilai-pemasaran-pemberdayaan-masyarakat-thumb-a1aa9.webp" title="JURIS - Community Empowerment Strategy Based on Social Entrepreneurship Values Through Village-Owned Enterprise in Indonesia: The Contribution for Social Studies Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/ai-sosial-nilai-pemasaran-pemberdayaan-masyarakat-thumb-a1aa9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/ai-sosial-nilai-pemasaran-pemberdayaan-masyarakat-thumb-a1aa9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/ai-sosial-nilai-pemasaran-pemberdayaan-masyarakat-thumb-a1aa9.webp 1x" title="JURIS - Community Empowerment Strategy Based on Social Entrepreneurship Values Through Village-Owned Enterprise in Indonesia: The Contribution for Social Studies Education" alt="JURIS - Community Empowerment Strategy Based on Social Entrepreneurship Values Through Village-Owned Enterprise in Indonesia: The Contribution for Social Studies Education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/2/ai-sosial-nilai-pemasaran-pemberdayaan-masyarakat-thumb-096db.webp" title="JURIS - Community Empowerment Strategy Based on Social Entrepreneurship Values Through Village-Owned Enterprise in Indonesia: The Contribution for Social Studies Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/ai-sosial-nilai-pemasaran-pemberdayaan-masyarakat-thumb-096db.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/ai-sosial-nilai-pemasaran-pemberdayaan-masyarakat-thumb-096db.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/ai-sosial-nilai-pemasaran-pemberdayaan-masyarakat-thumb-096db.webp 1x" title="JURIS - Community Empowerment Strategy Based on Social Entrepreneurship Values Through Village-Owned Enterprise in Indonesia: The Contribution for Social Studies Education" alt="JURIS - Community Empowerment Strategy Based on Social Entrepreneurship Values Through Village-Owned Enterprise in Indonesia: The Contribution for Social Studies Education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/2/ai-sosial-nilai-pemasaran-pemberdayaan-masyarakat-thumb-ab77c.webp" title="JURIS - Community Empowerment Strategy Based on Social Entrepreneurship Values Through Village-Owned Enterprise in Indonesia: The Contribution for Social Studies Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/ai-sosial-nilai-pemasaran-pemberdayaan-masyarakat-thumb-ab77c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/ai-sosial-nilai-pemasaran-pemberdayaan-masyarakat-thumb-ab77c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/ai-sosial-nilai-pemasaran-pemberdayaan-masyarakat-thumb-ab77c.webp 1x" title="JURIS - Community Empowerment Strategy Based on Social Entrepreneurship Values Through Village-Owned Enterprise in Indonesia: The Contribution for Social Studies Education" alt="JURIS - Community Empowerment Strategy Based on Social Entrepreneurship Values Through Village-Owned Enterprise in Indonesia: The Contribution for Social Studies Education" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47933-ai-sosial-nilai-pemasaran-pemb" title="JURIS - Community Empowerment Strategy Based on Social Entrepreneurship Values Through Village-Owned Enterprise in Indonesia: The Contribution for Social Studies Education" target="_blank">Community Empowerment Strategy Based on Social Entrepreneurship Values Through Village-Owned Enterprise in Indonesia: The Contribution for Social Studies Education</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi tentang dampak jangka panjang dari strategi BUMDes terhadap pembentukan kewirausahaan sosial di kalangan generasi muda, khususnya melalui pendidikan formal. Selain itu, penelitian juga bisa membandingkan efektivitas strategi pemberdayaan BUMDes di berbagai wilayah dengan kondisi geografis dan ekonomi yang berbeda untuk menemukan model terbaik yang dapat diterapkan secara nasional. Terakhir, penelitian lanjutan juga perlu mengeksplorasi integrasi teknologi digital dalam operasional BUMDes, seperti penggunaan platform e-commerce atau aplikasi manajemen aset desa, untuk meningkatkan efisiensi dan inklusivitas pemberdayaan masyarakat..
<br>BUMDes merupakan penggerak ekonomi di desa dengan menerapkan nilai-nilai kewirausahaan sosial.Terdapat 5 strategi yang diterapkan untuk pemberdayaan masyarakat yang berbasis nilai-nilai kewirausahaan sosial, yaitu.3) pemberdayaan berbasis seni-budaya dan kearifan lokal.dan 5) pemberdayaan berbasis pengelolaan aset desa.Lima strategi ini telah memberikan dampak positif dalam hal pemberdayaan masyarakat desa.Diharapkan hasil temuan ini dapat diterapkan oleh BUMDes lain secara lebih menyeluruh dengan inovasi berkelanjutan dalam mengembangkan usahanya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Dalam konteks pendidikan studi sosial, temuan penelitian ini berkontribusi untuk mencapai tujuan pendidikan studi sosial, yaitu membuat siswa yang memiliki kesadaran sosial karena mereka mempelajari masalah yang terjadi dalam masyarakat
<br>BUMDes atau Perusahaan Milik Desa (VOE) sebagai pendorong pemerintah dalam menyelesaikan masalah kemiskinan di daerah pedesaan dianggap masih belum berjalan optimal karena menghadapi banyak masalah yang solusinya belum ditemukan. Diperlukan strategi holistik untuk mencakup berbagai aspek dan melibatkan berbagai pihak untuk mencapai tujuan VOE. Penelitian ini mengeksplorasi berbagai strategi pemberdayaan masyarakat melalui VOE berbasis nilai kewirausahaan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data yang digunakan adalah data primer dari wawancara mendalam dengan informan dengan menentukan informan menggunakan metode snowball sampling, observasi, dan dokumentasi. Data sekunder diperoleh dari hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal yang diindeks oleh Dimension, Sinta, dan Google Scholar serta berita dari situs resmi lembaga terpercaya. Unit...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/2/ai-sosial-nilai-pemasaran-pemberdayaan-masyarakat-thumb-a1aa9.webp" type="image/webp" length="79302" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/ai-sosial-nilai-pemasaran-pemberdayaan-masyarakat-thumb-a1aa9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/ai-sosial-nilai-pemasaran-pemberdayaan-masyarakat-thumb-096db.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/ai-sosial-nilai-pemasaran-pemberdayaan-masyarakat-thumb-ab77c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13729-jipsindo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Education for parents to childrens further education ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Education for parents to childrens further education ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Education for parents to childrens further education ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47923-pola-pikir-anak-tua-kondisi-sosial</link>
	<guid isPermaLink="false">b7228663d5b9b3169f72c40e8ddb238a</guid>
	<pubDate>Fri, 08 May 2026 17:12:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sukron mazid ]]></category>
	<category><![CDATA[ yumi hartati ]]></category>
	<category><![CDATA[ muhammad nur ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[hartati,mazid,muhammad,nur,sukron,yumi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Bagaimana strategi intervensi pendidikan nonformal yang dapat meningkatkan motivasi orang tua nelayan untuk mendorong anak-anaknya melanjutkan pendidikan menengah di Ujungalang, dan bagaimana program pelatihan ini dapat diintegrasikan dengan inisiatif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Education for parents to children's further education: Bagaimana strategi intervensi pendidikan nonformal yang dapat meningkatkan motivasi orang tua nelayan untuk mendorong anak-anaknya melanjutkan pendidikan menengah di Ujungalang, dan bagaimana program pelatihan ini dapat diintegrasikan dengan inisiatif pemerintah lokal agar biaya dan akses pendidikan menjadi lebih terjangkau? Apa dampak jangka panjang dari pemberdayaan orang tua nelayan melalui pelatihan motivasi pencapaian terhadap peningkatan tingkat partisipasi anak nelayan di jenjang pendidikan atas? Bagaimana peran koperasi atau lembaga keuangan mikro yang berbasis komunitas dapat memfasilitasi pendanaan pendidikan bagi keluarga nelayan di Ujungalang sehingga mengurangi tekanan ekonomi dan meningkatkan retensi siswa di sekolah?. Ujungalang Village, Kampung Laut, Cilacap memiliki kondisi sosial dan ekonomi yang berdampak pada tingkat pendidikan rendah di kalangan penduduk, terutama anak nelayan.Keterbatasan pendapatan, fluktuasi ekonomi, serta pandangan tradisional yang menilai pendidikan hanya sampai tingkat dasar menjadi hambatan utama.Melalui pelatihan motivasi pencapaian, orang tua mulai menyadari urgensi pendidikan sebagai kunci masa depan bagi anak-anak mereka, sehingga tercipta dorongan positif untuk mendukung perkembangan pendidikan anak Penduduk Ujungalang Village, Kampung Laut, Cilacap masih menghadapi rintangan dalam menerapkan pendidikan di kehidupan mereka, terwujud dari jumlah besar anak usia sekolah yang hanya menyelesaikan sekolah dasar dan memilih bekerja serta tidak melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi. Artikel ini bertujuan memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang pendidikan serta mengubah pola pikir orang tua mengenai pentingnya pendidikan bagi anak nelayan. Metode yang digunakan bersifat kualitatif dan dilakukan di Ujungalang Village, dengan subjek penelitian berupa kepala desa,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/6/pola-pikir-anak-tua-kondisi-sosial-teknologi-ar-pe-thumb-e2f2d.webp" title="JURIS - Education for parents to children&#039;s further education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/pola-pikir-anak-tua-kondisi-sosial-teknologi-ar-pe-thumb-e2f2d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/pola-pikir-anak-tua-kondisi-sosial-teknologi-ar-pe-thumb-e2f2d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/pola-pikir-anak-tua-kondisi-sosial-teknologi-ar-pe-thumb-e2f2d.webp 1x" title="JURIS - Education for parents to children&#039;s further education" alt="JURIS - Education for parents to children&#039;s further education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/6/pola-pikir-anak-tua-kondisi-sosial-teknologi-ar-pe-thumb-817bf.webp" title="JURIS - Education for parents to children&#039;s further education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/pola-pikir-anak-tua-kondisi-sosial-teknologi-ar-pe-thumb-817bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/pola-pikir-anak-tua-kondisi-sosial-teknologi-ar-pe-thumb-817bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/pola-pikir-anak-tua-kondisi-sosial-teknologi-ar-pe-thumb-817bf.webp 1x" title="JURIS - Education for parents to children&#039;s further education" alt="JURIS - Education for parents to children&#039;s further education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/6/pola-pikir-anak-tua-kondisi-sosial-teknologi-ar-pe-thumb-afa42.webp" title="JURIS - Education for parents to children&#039;s further education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/pola-pikir-anak-tua-kondisi-sosial-teknologi-ar-pe-thumb-afa42.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/pola-pikir-anak-tua-kondisi-sosial-teknologi-ar-pe-thumb-afa42.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/pola-pikir-anak-tua-kondisi-sosial-teknologi-ar-pe-thumb-afa42.webp 1x" title="JURIS - Education for parents to children&#039;s further education" alt="JURIS - Education for parents to children&#039;s further education" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47923-pola-pikir-anak-tua-kondisi-sosial" title="JURIS - Education for parents to children&#039;s further education" target="_blank">Education for parents to children's further education</a>: Bagaimana strategi intervensi pendidikan nonformal yang dapat meningkatkan motivasi orang tua nelayan untuk mendorong anak-anaknya melanjutkan pendidikan menengah di Ujungalang, dan bagaimana program pelatihan ini dapat diintegrasikan dengan inisiatif pemerintah lokal agar biaya dan akses pendidikan menjadi lebih terjangkau? Apa dampak jangka panjang dari pemberdayaan orang tua nelayan melalui pelatihan motivasi pencapaian terhadap peningkatan tingkat partisipasi anak nelayan di jenjang pendidikan atas? Bagaimana peran koperasi atau lembaga keuangan mikro yang berbasis komunitas dapat memfasilitasi pendanaan pendidikan bagi keluarga nelayan di Ujungalang sehingga mengurangi tekanan ekonomi dan meningkatkan retensi siswa di sekolah?.
<br>Ujungalang Village, Kampung Laut, Cilacap memiliki kondisi sosial dan ekonomi yang berdampak pada tingkat pendidikan rendah di kalangan penduduk, terutama anak nelayan.Keterbatasan pendapatan, fluktuasi ekonomi, serta pandangan tradisional yang menilai pendidikan hanya sampai tingkat dasar menjadi hambatan utama.Melalui pelatihan motivasi pencapaian, orang tua mulai menyadari urgensi pendidikan sebagai kunci masa depan bagi anak-anak mereka, sehingga tercipta dorongan positif untuk mendukung perkembangan pendidikan anak
<br>Penduduk Ujungalang Village, Kampung Laut, Cilacap masih menghadapi rintangan dalam menerapkan pendidikan di kehidupan mereka, terwujud dari jumlah besar anak usia sekolah yang hanya menyelesaikan sekolah dasar dan memilih bekerja serta tidak melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi. Artikel ini bertujuan memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang pendidikan serta mengubah pola pikir orang tua mengenai pentingnya pendidikan bagi anak nelayan. Metode yang digunakan bersifat kualitatif dan dilakukan di Ujungalang Village, dengan subjek penelitian berupa kepala desa,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/6/pola-pikir-anak-tua-kondisi-sosial-teknologi-ar-pe-thumb-817bf.webp" type="image/webp" length="71792" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/pola-pikir-anak-tua-kondisi-sosial-teknologi-ar-pe-thumb-e2f2d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/pola-pikir-anak-tua-kondisi-sosial-teknologi-ar-pe-thumb-817bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/pola-pikir-anak-tua-kondisi-sosial-teknologi-ar-pe-thumb-afa42.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13729-jipsindo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The utilization of the Indonesian Karst Museum for Social Sciences learning in middle school ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The utilization of the Indonesian Karst Museum for Social Sciences learning in middle school ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The utilization of the Indonesian Karst Museum for Social Sciences learning in middle school ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47930-siswa-middle-school-karst-gunung-sewu-moral</link>
	<guid isPermaLink="false">ee128fa5172929b26c40122d747d405b</guid>
	<pubDate>Fri, 08 May 2026 17:09:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anwar anwar ]]></category>
	<category><![CDATA[ lilia riani ]]></category>
	<category><![CDATA[ ali imron ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ali,anwar,imron,lilia,riani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Melihat potensi besar Museum Karst Indonesia sebagai sumber belajar, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi. Pertama, menarik untuk meneliti secara spesifik bagaimana penggunaan teknologi digital, seperti realitas virtual (VR) atau ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The utilization of the Indonesian Karst Museum for Social Sciences learning in middle school: Melihat potensi besar Museum Karst Indonesia sebagai sumber belajar, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi. Pertama, menarik untuk meneliti secara spesifik bagaimana penggunaan teknologi digital, seperti realitas virtual (VR) atau augmented reality (AR) yang terintegrasi di museum, dapat memengaruhi motivasi belajar siswa sekolah menengah dalam memahami konsep geologi karst dan ekosistemnya, serta bagaimana teknologi ini dapat meningkatkan retensi informasi dibandingkan dengan metode kunjungan museum tradisional. Penelitian ini bisa mengukur dampak kognitif dan afektif siswa secara kuantitatif. Kedua, studi lebih mendalam diperlukan untuk mengidentifikasi model kolaborasi yang paling efektif antara Museum Karst, komunitas lokal (termasuk para pemandu wisata dan masyarakat dengan kearifan lokal), dan institusi pendidikan dalam mengembangkan kurikulum Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang tidak hanya berbasis pada materi museum, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai lokal. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam pelestarian lingkungan sekaligus mendukung pemberdayaan ekonomi berkelanjutan di sekitar geopark. Ketiga, penting untuk menyelidiki dampak jangka panjang dari program pendidikan berkelanjutan yang dijalankan oleh museum terhadap peningkatan kesadaran lingkungan, perubahan perilaku konservasi, dan bahkan pilihan karir siswa di masa depan yang berkaitan dengan geologi atau lingkungan. Penelitian ini juga dapat mengeksplorasi strategi integrasi kurikulum yang paling optimal, agar kunjungan dan materi dari museum tidak hanya menjadi kegiatan sekali jalan, melainkan bagian integral dan berkesinambungan dari proses pembelajaran IPS di sekolah. Dengan demikian, peran museum sebagai pusat edukasi dan konservasi dapat lebih dimaksimalkan.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Museum Karst Indonesia adalah sumber daya penting untuk pendidikan ilmu pengetahuan sosial, memberikan pengalaman positif bagi pendidik dan siswa, meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan waktu.Studi merekomendasikan peningkatan pelatihan guru dan pengembangan pameran interaktif, serta penelitian lebih lanjut untuk membandingkan dampak kunjungan museum dengan metode pendidikan lain.Secara keseluruhan, integrasi museum dalam kurikulum dapat memperkaya pembelajaran dan keterlibatan siswa melalui pengalaman praktis dan interaksi dengan artefak, yang pada gilirannya menumbuhkan pemikiran kritis dan minat belajar yang berkelanjutan Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana Museum Karst Indonesia dapat dimanfaatkan dalam menciptakan materi pendidikan untuk Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di wilayah Geopark Global UNESCO Gunung Sewu, sekaligus menjelajahi potensi museum sebagai media edukasi untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang geologi dan ekosistem karst. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui observasi dan wawancara dengan staf museum dan guru IPS lokal. Temuan menunjukkan bahwa museum memiliki banyak koleksi relevan yang dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/8/siswa-middle-school-karst-gunung-sewu-moral-sekola-thumb-1173d.webp" title="JURIS - The utilization of the Indonesian Karst Museum for Social Sciences learning in middle school" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/siswa-middle-school-karst-gunung-sewu-moral-sekola-thumb-1173d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/siswa-middle-school-karst-gunung-sewu-moral-sekola-thumb-1173d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/siswa-middle-school-karst-gunung-sewu-moral-sekola-thumb-1173d.webp 1x" title="JURIS - The utilization of the Indonesian Karst Museum for Social Sciences learning in middle school" alt="JURIS - The utilization of the Indonesian Karst Museum for Social Sciences learning in middle school" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/siswa-middle-school-karst-gunung-sewu-moral-sekola-thumb-08f4e.webp" title="JURIS - The utilization of the Indonesian Karst Museum for Social Sciences learning in middle school" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/siswa-middle-school-karst-gunung-sewu-moral-sekola-thumb-08f4e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/siswa-middle-school-karst-gunung-sewu-moral-sekola-thumb-08f4e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/siswa-middle-school-karst-gunung-sewu-moral-sekola-thumb-08f4e.webp 1x" title="JURIS - The utilization of the Indonesian Karst Museum for Social Sciences learning in middle school" alt="JURIS - The utilization of the Indonesian Karst Museum for Social Sciences learning in middle school" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/siswa-middle-school-karst-gunung-sewu-moral-sekola-thumb-d88e7.webp" title="JURIS - The utilization of the Indonesian Karst Museum for Social Sciences learning in middle school" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/siswa-middle-school-karst-gunung-sewu-moral-sekola-thumb-d88e7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/siswa-middle-school-karst-gunung-sewu-moral-sekola-thumb-d88e7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/siswa-middle-school-karst-gunung-sewu-moral-sekola-thumb-d88e7.webp 1x" title="JURIS - The utilization of the Indonesian Karst Museum for Social Sciences learning in middle school" alt="JURIS - The utilization of the Indonesian Karst Museum for Social Sciences learning in middle school" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47930-siswa-middle-school-karst-gunung-sewu-moral" title="JURIS - The utilization of the Indonesian Karst Museum for Social Sciences learning in middle school" target="_blank">The utilization of the Indonesian Karst Museum for Social Sciences learning in middle school</a>: Melihat potensi besar Museum Karst Indonesia sebagai sumber belajar, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi. Pertama, menarik untuk meneliti secara spesifik bagaimana penggunaan teknologi digital, seperti realitas virtual (VR) atau augmented reality (AR) yang terintegrasi di museum, dapat memengaruhi motivasi belajar siswa sekolah menengah dalam memahami konsep geologi karst dan ekosistemnya, serta bagaimana teknologi ini dapat meningkatkan retensi informasi dibandingkan dengan metode kunjungan museum tradisional. Penelitian ini bisa mengukur dampak kognitif dan afektif siswa secara kuantitatif. Kedua, studi lebih mendalam diperlukan untuk mengidentifikasi model kolaborasi yang paling efektif antara Museum Karst, komunitas lokal (termasuk para pemandu wisata dan masyarakat dengan kearifan lokal), dan institusi pendidikan dalam mengembangkan kurikulum Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang tidak hanya berbasis pada materi museum, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai lokal. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam pelestarian lingkungan sekaligus mendukung pemberdayaan ekonomi berkelanjutan di sekitar geopark. Ketiga, penting untuk menyelidiki dampak jangka panjang dari program pendidikan berkelanjutan yang dijalankan oleh museum terhadap peningkatan kesadaran lingkungan, perubahan perilaku konservasi, dan bahkan pilihan karir siswa di masa depan yang berkaitan dengan geologi atau lingkungan. Penelitian ini juga dapat mengeksplorasi strategi integrasi kurikulum yang paling optimal, agar kunjungan dan materi dari museum tidak hanya menjadi kegiatan sekali jalan, melainkan bagian integral dan berkesinambungan dari proses pembelajaran IPS di sekolah. Dengan demikian, peran museum sebagai pusat edukasi dan konservasi dapat lebih dimaksimalkan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa Museum Karst Indonesia adalah sumber daya penting untuk pendidikan ilmu pengetahuan sosial, memberikan pengalaman positif bagi pendidik dan siswa, meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan waktu.Studi merekomendasikan peningkatan pelatihan guru dan pengembangan pameran interaktif, serta penelitian lebih lanjut untuk membandingkan dampak kunjungan museum dengan metode pendidikan lain.Secara keseluruhan, integrasi museum dalam kurikulum dapat memperkaya pembelajaran dan keterlibatan siswa melalui pengalaman praktis dan interaksi dengan artefak, yang pada gilirannya menumbuhkan pemikiran kritis dan minat belajar yang berkelanjutan
<br>Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana Museum Karst Indonesia dapat dimanfaatkan dalam menciptakan materi pendidikan untuk Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di wilayah Geopark Global UNESCO Gunung Sewu, sekaligus menjelajahi potensi museum sebagai media edukasi untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang geologi dan ekosistem karst. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui observasi dan wawancara dengan staf museum dan guru IPS lokal. Temuan menunjukkan bahwa museum memiliki banyak koleksi relevan yang dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/8/siswa-middle-school-karst-gunung-sewu-moral-sekola-thumb-1173d.webp" type="image/webp" length="96386" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/siswa-middle-school-karst-gunung-sewu-moral-sekola-thumb-1173d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/siswa-middle-school-karst-gunung-sewu-moral-sekola-thumb-08f4e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/siswa-middle-school-karst-gunung-sewu-moral-sekola-thumb-d88e7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13729-jipsindo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sustainable diet of people of Cireundeu Village as Social Studies learning resources ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sustainable diet of people of Cireundeu Village as Social Studies learning resources ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sustainable diet of people of Cireundeu Village as Social Studies learning resources ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47934-social-studies-masyarakat-lokal-integrated</link>
	<guid isPermaLink="false">7441973afbd5a9f8905304cc5b20408f</guid>
	<pubDate>Fri, 08 May 2026 17:08:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sukron mazid ]]></category>
	<category><![CDATA[ yumi hartati ]]></category>
	<category><![CDATA[ muhammad nur ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[hartati,mazid,muhammad,nur,sukron,yumi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide penelitian baru. Pertama, dapat dilakukan penelitian tentang bagaimana diet berkelanjutan masyarakat Cireundeu dapat diterapkan pada berbagai tema studi sosial yang relevan, seperti pemanfaatan sumber ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sustainable diet of people of Cireundeu Village as Social Studies learning resources: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide penelitian baru. Pertama, dapat dilakukan penelitian tentang bagaimana diet berkelanjutan masyarakat Cireundeu dapat diterapkan pada berbagai tema studi sosial yang relevan, seperti pemanfaatan sumber daya alam, tujuan pembangunan berkelanjutan, dan kebijakan ekonomi pada masa kolonial. Kedua, dapat dilakukan penelitian tentang bagaimana diet berkelanjutan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi siswa dalam mengadvokasi nilai-nilai berkelanjutan. Ketiga, dapat dilakukan penelitian tentang bagaimana diet berkelanjutan dapat meningkatkan literasi budaya siswa, khususnya dalam memahami kearifan lokal dan budaya leluhur. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan pendidikan studi sosial yang relevan dengan isu-isu global dan lokal, serta mendorong siswa untuk menjadi warga negara yang bertanggung jawab dan peduli terhadap lingkungan dan kesehatan.. Penelitian ini menunjukkan bahwa kebijaksanaan lokal dalam mengonsumsi beras ketela mengandung komponen diet berkelanjutan.Diet berkelanjutan masyarakat Desa Adat Cireundeu dapat diterapkan pada tiga tema pendidikan studi sosial yang diakui oleh NCSS.budaya, manusia, lokasi dan lingkungan, serta pengembangan diri dan kesehatan.Selain itu, diet berkelanjutan masyarakat Desa Adat Cireundeu menawarkan peluang untuk menerapkan pendidikan studi sosial yang berfokus pada pengembangan kemampuan berpikir kritis dalam pengambilan keputusan dan pertumbuhan pribadi, sejalan dengan nilai-nilai fundamental pendidikan studi sosial.Diet berkelanjutan masyarakat Cireundeu juga dapat diterapkan pada berbagai tema atau mata pelajaran studi sosial yang relevan, termasuk pemanfaatan sumber daya alam, tujuan pembangunan berkelanjutan, kegiatan ekonomi, kearifan lokal, dan kebijakan ekonomi pada masa kolonial.Oleh karena itu, diet berkelanjutan masyarakat Desa Adat Cireundeu sangat relevan ketika digunakan sebagai sumber belajar studi sosial Artikel ini membahas tentang diet berkelanjutan yang merupakan pendekatan diet yang berakar pada prinsip-prinsip keberlanjutan, mempertimbangkan kesehatan, faktor sosio-ekonomi, dan ekologi. Masyarakat lokal di Indonesia, khususnya di Desa Adat Cireundeu, Kota Cimahi, juga menerapkan diet berkelanjutan. Beras ketela adalah makanan pokok utama penduduk desa ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi diet berkelanjutan masyarakat Desa Adat Cireundeu dan manfaatnya sebagai sumber belajar studi sosial. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan studi literatur, yang dianalisis menggunakan teknik analisis data seperti reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kebijaksanaan lokal... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/6/social-studies-masyarakat-lokal-integrated-rohingy-thumb-1c185.webp" title="JURIS - Sustainable diet of people of Cireundeu Village as Social Studies learning resources" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/social-studies-masyarakat-lokal-integrated-rohingy-thumb-1c185.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/social-studies-masyarakat-lokal-integrated-rohingy-thumb-1c185.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/social-studies-masyarakat-lokal-integrated-rohingy-thumb-1c185.webp 1x" title="JURIS - Sustainable diet of people of Cireundeu Village as Social Studies learning resources" alt="JURIS - Sustainable diet of people of Cireundeu Village as Social Studies learning resources" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/6/social-studies-masyarakat-lokal-integrated-rohingy-thumb-204da.webp" title="JURIS - Sustainable diet of people of Cireundeu Village as Social Studies learning resources" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/social-studies-masyarakat-lokal-integrated-rohingy-thumb-204da.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/social-studies-masyarakat-lokal-integrated-rohingy-thumb-204da.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/social-studies-masyarakat-lokal-integrated-rohingy-thumb-204da.webp 1x" title="JURIS - Sustainable diet of people of Cireundeu Village as Social Studies learning resources" alt="JURIS - Sustainable diet of people of Cireundeu Village as Social Studies learning resources" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/6/social-studies-masyarakat-lokal-integrated-rohingy-thumb-a612b.webp" title="JURIS - Sustainable diet of people of Cireundeu Village as Social Studies learning resources" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/social-studies-masyarakat-lokal-integrated-rohingy-thumb-a612b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/social-studies-masyarakat-lokal-integrated-rohingy-thumb-a612b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/social-studies-masyarakat-lokal-integrated-rohingy-thumb-a612b.webp 1x" title="JURIS - Sustainable diet of people of Cireundeu Village as Social Studies learning resources" alt="JURIS - Sustainable diet of people of Cireundeu Village as Social Studies learning resources" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47934-social-studies-masyarakat-lokal-integrated" title="JURIS - Sustainable diet of people of Cireundeu Village as Social Studies learning resources" target="_blank">Sustainable diet of people of Cireundeu Village as Social Studies learning resources</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide penelitian baru. Pertama, dapat dilakukan penelitian tentang bagaimana diet berkelanjutan masyarakat Cireundeu dapat diterapkan pada berbagai tema studi sosial yang relevan, seperti pemanfaatan sumber daya alam, tujuan pembangunan berkelanjutan, dan kebijakan ekonomi pada masa kolonial. Kedua, dapat dilakukan penelitian tentang bagaimana diet berkelanjutan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi siswa dalam mengadvokasi nilai-nilai berkelanjutan. Ketiga, dapat dilakukan penelitian tentang bagaimana diet berkelanjutan dapat meningkatkan literasi budaya siswa, khususnya dalam memahami kearifan lokal dan budaya leluhur. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan pendidikan studi sosial yang relevan dengan isu-isu global dan lokal, serta mendorong siswa untuk menjadi warga negara yang bertanggung jawab dan peduli terhadap lingkungan dan kesehatan..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa kebijaksanaan lokal dalam mengonsumsi beras ketela mengandung komponen diet berkelanjutan.Diet berkelanjutan masyarakat Desa Adat Cireundeu dapat diterapkan pada tiga tema pendidikan studi sosial yang diakui oleh NCSS.budaya, manusia, lokasi dan lingkungan, serta pengembangan diri dan kesehatan.Selain itu, diet berkelanjutan masyarakat Desa Adat Cireundeu menawarkan peluang untuk menerapkan pendidikan studi sosial yang berfokus pada pengembangan kemampuan berpikir kritis dalam pengambilan keputusan dan pertumbuhan pribadi, sejalan dengan nilai-nilai fundamental pendidikan studi sosial.Diet berkelanjutan masyarakat Cireundeu juga dapat diterapkan pada berbagai tema atau mata pelajaran studi sosial yang relevan, termasuk pemanfaatan sumber daya alam, tujuan pembangunan berkelanjutan, kegiatan ekonomi, kearifan lokal, dan kebijakan ekonomi pada masa kolonial.Oleh karena itu, diet berkelanjutan masyarakat Desa Adat Cireundeu sangat relevan ketika digunakan sebagai sumber belajar studi sosial
<br>Artikel ini membahas tentang diet berkelanjutan yang merupakan pendekatan diet yang berakar pada prinsip-prinsip keberlanjutan, mempertimbangkan kesehatan, faktor sosio-ekonomi, dan ekologi. Masyarakat lokal di Indonesia, khususnya di Desa Adat Cireundeu, Kota Cimahi, juga menerapkan diet berkelanjutan. Beras ketela adalah makanan pokok utama penduduk desa ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi diet berkelanjutan masyarakat Desa Adat Cireundeu dan manfaatnya sebagai sumber belajar studi sosial. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan studi literatur, yang dianalisis menggunakan teknik analisis data seperti reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kebijaksanaan lokal...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/6/social-studies-masyarakat-lokal-integrated-rohingy-thumb-1c185.webp" type="image/webp" length="76426" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/social-studies-masyarakat-lokal-integrated-rohingy-thumb-1c185.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/social-studies-masyarakat-lokal-integrated-rohingy-thumb-204da.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/social-studies-masyarakat-lokal-integrated-rohingy-thumb-a612b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13729-jipsindo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The implementation of Science Technology Society Model to improve students environmental literacy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The implementation of Science Technology Society Model to improve students environmental literacy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The implementation of Science Technology Society Model to improve students environmental literacy ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47924-siswa-sd-pra-siklus-karakter</link>
	<guid isPermaLink="false">474b26808aa2c34bb3a63f7f6f86d5c3</guid>
	<pubDate>Fri, 08 May 2026 17:07:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sukron mazid ]]></category>
	<category><![CDATA[ yumi hartati ]]></category>
	<category><![CDATA[ muhammad nur ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[hartati,mazid,muhammad,nur,sukron,yumi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengintegrasian teknologi digital lebih dalam dalam model science technology society untuk meningkatkan partisipasi siswa. Selain itu, peneliti dapat mempelajari efektivitas model ini dalam konteks pembelajaran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The implementation of Science Technology Society Model to improve students environmental literacy: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengintegrasian teknologi digital lebih dalam dalam model science technology society untuk meningkatkan partisipasi siswa. Selain itu, peneliti dapat mempelajari efektivitas model ini dalam konteks pembelajaran jarak jauh atau hybrid, terutama dengan mempertimbangkan dinamika lingkungan dan kebijaksanaan lokal. Penelitian juga bisa fokus pada pengembangan modul pembelajaran yang lebih interaktif untuk memperkuat pemahaman siswa tentang isu lingkungan. Dengan mengeksplorasi aspek-aspek ini, peneliti dapat menghasilkan strategi pembelajaran yang lebih inklusif dan berkelanjutan.. Secara keseluruhan, pembelajaran menggunakan model science technology society dalam pembelajaran IPS dapat membantu guru meningkatkan ecoliteracy siswa dan membantu siswa memahami lebih baik materi tentang isu atau masalah sosial di lingkungan mereka.Berdasarkan analisis data yang diperoleh, terdapat peningkatan ecoliteracy siswa dengan menerapkan model science technology society dalam pembelajaran IPS dari pra siklus hingga siklus I.Peningkatan ecoliteracy dalam aspek kepala/pengetahuan pada pra siklus adalah 60, dan dalam siklus I meningkat menjadi 70,6.Selain itu, kompetensi ecoliteracy siswa dalam aspek hati/sikap telah mulai berkembang.pada pra siklus, nilai tersebut adalah 67,2, sedangkan dalam siklus I mencapai 76,3.Berdasarkan nilai rata-rata yang diperoleh dalam pra siklus dan siklus I, menunjukkan bahwa kompetensi ecoliteracy siswa dalam aspek kepala/pengetahuan dan hati/sikap telah meningkat dengan baik Pengembangan teknologi tidak dapat dipisahkan dari peran manusia sebagai pencipta budaya; teknologi adalah hasil ciptaan dan inisiatif manusia. Teknologi yang dihasilkan oleh manusia memiliki dampak positif dan negatif terhadap manusia itu sendiri. Dampak negatif dari penemuan teknologi terbaru sering digunakan untuk eksploitasi berlebihan terhadap alam dan memudahkan manusia memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kesadaran pentingnya menjaga alam dengan mewujudkan perilaku hijau atau ramah lingkungan terhadap... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/6/siswa-sd-pra-siklus-karakter-kelas-busana-partisip-thumb-701fd.webp" title="JURIS - The implementation of Science Technology Society Model to improve students environmental literacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/siswa-sd-pra-siklus-karakter-kelas-busana-partisip-thumb-701fd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/siswa-sd-pra-siklus-karakter-kelas-busana-partisip-thumb-701fd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/siswa-sd-pra-siklus-karakter-kelas-busana-partisip-thumb-701fd.webp 1x" title="JURIS - The implementation of Science Technology Society Model to improve students environmental literacy" alt="JURIS - The implementation of Science Technology Society Model to improve students environmental literacy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/siswa-sd-pra-siklus-karakter-kelas-busana-partisip-thumb-f6feb.webp" title="JURIS - The implementation of Science Technology Society Model to improve students environmental literacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/siswa-sd-pra-siklus-karakter-kelas-busana-partisip-thumb-f6feb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/siswa-sd-pra-siklus-karakter-kelas-busana-partisip-thumb-f6feb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/siswa-sd-pra-siklus-karakter-kelas-busana-partisip-thumb-f6feb.webp 1x" title="JURIS - The implementation of Science Technology Society Model to improve students environmental literacy" alt="JURIS - The implementation of Science Technology Society Model to improve students environmental literacy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/siswa-sd-pra-siklus-karakter-kelas-busana-partisip-thumb-81c7a.webp" title="JURIS - The implementation of Science Technology Society Model to improve students environmental literacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/siswa-sd-pra-siklus-karakter-kelas-busana-partisip-thumb-81c7a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/siswa-sd-pra-siklus-karakter-kelas-busana-partisip-thumb-81c7a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/siswa-sd-pra-siklus-karakter-kelas-busana-partisip-thumb-81c7a.webp 1x" title="JURIS - The implementation of Science Technology Society Model to improve students environmental literacy" alt="JURIS - The implementation of Science Technology Society Model to improve students environmental literacy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47924-siswa-sd-pra-siklus-karakter" title="JURIS - The implementation of Science Technology Society Model to improve students environmental literacy" target="_blank">The implementation of Science Technology Society Model to improve students environmental literacy</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengintegrasian teknologi digital lebih dalam dalam model science technology society untuk meningkatkan partisipasi siswa. Selain itu, peneliti dapat mempelajari efektivitas model ini dalam konteks pembelajaran jarak jauh atau hybrid, terutama dengan mempertimbangkan dinamika lingkungan dan kebijaksanaan lokal. Penelitian juga bisa fokus pada pengembangan modul pembelajaran yang lebih interaktif untuk memperkuat pemahaman siswa tentang isu lingkungan. Dengan mengeksplorasi aspek-aspek ini, peneliti dapat menghasilkan strategi pembelajaran yang lebih inklusif dan berkelanjutan..
<br>Secara keseluruhan, pembelajaran menggunakan model science technology society dalam pembelajaran IPS dapat membantu guru meningkatkan ecoliteracy siswa dan membantu siswa memahami lebih baik materi tentang isu atau masalah sosial di lingkungan mereka.Berdasarkan analisis data yang diperoleh, terdapat peningkatan ecoliteracy siswa dengan menerapkan model science technology society dalam pembelajaran IPS dari pra siklus hingga siklus I.Peningkatan ecoliteracy dalam aspek kepala/pengetahuan pada pra siklus adalah 60, dan dalam siklus I meningkat menjadi 70,6.Selain itu, kompetensi ecoliteracy siswa dalam aspek hati/sikap telah mulai berkembang.pada pra siklus, nilai tersebut adalah 67,2, sedangkan dalam siklus I mencapai 76,3.Berdasarkan nilai rata-rata yang diperoleh dalam pra siklus dan siklus I, menunjukkan bahwa kompetensi ecoliteracy siswa dalam aspek kepala/pengetahuan dan hati/sikap telah meningkat dengan baik
<br>Pengembangan teknologi tidak dapat dipisahkan dari peran manusia sebagai pencipta budaya; teknologi adalah hasil ciptaan dan inisiatif manusia. Teknologi yang dihasilkan oleh manusia memiliki dampak positif dan negatif terhadap manusia itu sendiri. Dampak negatif dari penemuan teknologi terbaru sering digunakan untuk eksploitasi berlebihan terhadap alam dan memudahkan manusia memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kesadaran pentingnya menjaga alam dengan mewujudkan perilaku hijau atau ramah lingkungan terhadap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/6/siswa-sd-pra-siklus-karakter-kelas-busana-partisip-thumb-81c7a.webp" type="image/webp" length="51628" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/siswa-sd-pra-siklus-karakter-kelas-busana-partisip-thumb-701fd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/siswa-sd-pra-siklus-karakter-kelas-busana-partisip-thumb-f6feb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/siswa-sd-pra-siklus-karakter-kelas-busana-partisip-thumb-81c7a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13729-jipsindo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Development of stop motion based macromedia flash to strengthen nautical character ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Development of stop motion based macromedia flash to strengthen nautical character ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Development of stop motion based macromedia flash to strengthen nautical character ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47927-macromedia-flash-nautical-character-constructivism</link>
	<guid isPermaLink="false">e37f81320f379a91154076b4c6855bdf</guid>
	<pubDate>Fri, 08 May 2026 16:29:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anwar anwar ]]></category>
	<category><![CDATA[ lilia riani ]]></category>
	<category><![CDATA[ ali imron ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ali,anwar,imron,lilia,riani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan desain media stop motion berbasis Macromedia Flash untuk meningkatkan interaktivitas dan kualitas animasi, terutama dalam menyajikan potensi sumber daya alam dan maritim Surabaya. Selain itu, penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Development of stop motion-based macromedia flash to strengthen nautical character: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan desain media stop motion berbasis Macromedia Flash untuk meningkatkan interaktivitas dan kualitas animasi, terutama dalam menyajikan potensi sumber daya alam dan maritim Surabaya. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi integrasi media ini dengan platform aplikasi mobile seperti App Store untuk meningkatkan aksesibilitas dan kegunaan di berbagai perangkat. Terakhir, penelitian lanjutan juga dapat mengkaji pengaruh penggunaan media ini terhadap pengembangan karakter nautika peserta didik dalam konteks pembelajaran berbasis proyek dan kolaboratif, serta membandingkan efektivitasnya dengan metode pembelajaran tradisional.. Penggunaan Macromedia Flash berbasis stop motion dalam inovasi pembelajaran memungkinkan peserta didik untuk terlibat secara aktif, memperkuat karakter nautika, dan mengikuti pendekatan R&D dengan model ADDIE.Setelah melalui berbagai tahap, validasi media dan materi menunjukkan bahwa Macromedia Flash berbasis stop motion memiliki kelayakan 'cukup baik' dengan skor 83%.Selain itu, dalam hal praktisitas dan efisiensi, platform media pembelajaran ini mencapai skor 104% (sangat layak) dan 60,4% (tinggi).Selain itu, Macromedia Flash berbasis stop motion juga memperkuat teori konstruktivisme dengan membuktikan bahwa aktifitas dalam pembelajaran studi sosial meningkat, membantu peserta didik mengembangkan karakter nautika Pengembangan teknologi digital telah mengubah aspek kehidupan manusia, termasuk pendidikan. Dalam era digital, teknologi menjadi kunci untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Salah satu teknologi terintegrasi adalah Macromedia Flash berbasis stop motion, media pembelajaran yang menawarkan pengalaman belajar interaktif melalui animasi gerak. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aspek pembelajaran berbasis peserta didik, yaitu kelayakan, praktisitas, dan efektivitas berdasarkan teori konstruktivisme. Metode ADDIE digunakan dalam penelitian ini, di mana hasil validasi media dan materi pada Macromedia Flash berbasis stop motion menunjukkan bahwa media ini dinyatakan 'layak' dengan skor keseluruhan 83%. Mengenai praktisitas dan efisiensi, Macromedia Flash berbasis stop motion mencapai skor 104% (sangat layak) dan 60,4% (tinggi). Selain itu, penggunaan media... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/e/macromedia-flash-nautical-character-constructivism-thumb-fef96.webp" title="JURIS - Development of stop motion-based macromedia flash to strengthen nautical character" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/macromedia-flash-nautical-character-constructivism-thumb-fef96.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/macromedia-flash-nautical-character-constructivism-thumb-fef96.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/macromedia-flash-nautical-character-constructivism-thumb-fef96.webp 1x" title="JURIS - Development of stop motion-based macromedia flash to strengthen nautical character" alt="JURIS - Development of stop motion-based macromedia flash to strengthen nautical character" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/macromedia-flash-nautical-character-constructivism-thumb-a8b5a.webp" title="JURIS - Development of stop motion-based macromedia flash to strengthen nautical character" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/macromedia-flash-nautical-character-constructivism-thumb-a8b5a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/macromedia-flash-nautical-character-constructivism-thumb-a8b5a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/macromedia-flash-nautical-character-constructivism-thumb-a8b5a.webp 1x" title="JURIS - Development of stop motion-based macromedia flash to strengthen nautical character" alt="JURIS - Development of stop motion-based macromedia flash to strengthen nautical character" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/macromedia-flash-nautical-character-constructivism-thumb-50865.webp" title="JURIS - Development of stop motion-based macromedia flash to strengthen nautical character" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/macromedia-flash-nautical-character-constructivism-thumb-50865.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/macromedia-flash-nautical-character-constructivism-thumb-50865.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/macromedia-flash-nautical-character-constructivism-thumb-50865.webp 1x" title="JURIS - Development of stop motion-based macromedia flash to strengthen nautical character" alt="JURIS - Development of stop motion-based macromedia flash to strengthen nautical character" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47927-macromedia-flash-nautical-character-constructivism" title="JURIS - Development of stop motion-based macromedia flash to strengthen nautical character" target="_blank">Development of stop motion-based macromedia flash to strengthen nautical character</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan desain media stop motion berbasis Macromedia Flash untuk meningkatkan interaktivitas dan kualitas animasi, terutama dalam menyajikan potensi sumber daya alam dan maritim Surabaya. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi integrasi media ini dengan platform aplikasi mobile seperti App Store untuk meningkatkan aksesibilitas dan kegunaan di berbagai perangkat. Terakhir, penelitian lanjutan juga dapat mengkaji pengaruh penggunaan media ini terhadap pengembangan karakter nautika peserta didik dalam konteks pembelajaran berbasis proyek dan kolaboratif, serta membandingkan efektivitasnya dengan metode pembelajaran tradisional..
<br>Penggunaan Macromedia Flash berbasis stop motion dalam inovasi pembelajaran memungkinkan peserta didik untuk terlibat secara aktif, memperkuat karakter nautika, dan mengikuti pendekatan R&D dengan model ADDIE.Setelah melalui berbagai tahap, validasi media dan materi menunjukkan bahwa Macromedia Flash berbasis stop motion memiliki kelayakan 'cukup baik' dengan skor 83%.Selain itu, dalam hal praktisitas dan efisiensi, platform media pembelajaran ini mencapai skor 104% (sangat layak) dan 60,4% (tinggi).Selain itu, Macromedia Flash berbasis stop motion juga memperkuat teori konstruktivisme dengan membuktikan bahwa aktifitas dalam pembelajaran studi sosial meningkat, membantu peserta didik mengembangkan karakter nautika
<br>Pengembangan teknologi digital telah mengubah aspek kehidupan manusia, termasuk pendidikan. Dalam era digital, teknologi menjadi kunci untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Salah satu teknologi terintegrasi adalah Macromedia Flash berbasis stop motion, media pembelajaran yang menawarkan pengalaman belajar interaktif melalui animasi gerak. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aspek pembelajaran berbasis peserta didik, yaitu kelayakan, praktisitas, dan efektivitas berdasarkan teori konstruktivisme. Metode ADDIE digunakan dalam penelitian ini, di mana hasil validasi media dan materi pada Macromedia Flash berbasis stop motion menunjukkan bahwa media ini dinyatakan 'layak' dengan skor keseluruhan 83%. Mengenai praktisitas dan efisiensi, Macromedia Flash berbasis stop motion mencapai skor 104% (sangat layak) dan 60,4% (tinggi). Selain itu, penggunaan media...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/e/macromedia-flash-nautical-character-constructivism-thumb-fef96.webp" type="image/webp" length="76190" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/macromedia-flash-nautical-character-constructivism-thumb-fef96.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/macromedia-flash-nautical-character-constructivism-thumb-a8b5a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/macromedia-flash-nautical-character-constructivism-thumb-50865.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13729-jipsindo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Swarm Intelligence Framework using Hybrid ACOAePSO for Lecture Scheduling in Higher Education ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Swarm Intelligence Framework using Hybrid ACOAePSO for Lecture Scheduling in Higher Education ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Swarm Intelligence Framework using Hybrid ACOAePSO for Lecture Scheduling in Higher Education ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47915-ant-colony-acodalam-pendekatan-hibrida-network-met</link>
	<guid isPermaLink="false">665221a6eb567bd91eb9f4eaddb647ce</guid>
	<pubDate>Fri, 08 May 2026 16:08:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ based models ]]></category>
	<category><![CDATA[ designing e ]]></category>
	<category><![CDATA[ design web ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[based,design,designing,e,models,web]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian berikutnya dapat mengeksplorasi mekanisme adaptasi realActime untuk menyesuaikan jadwal secara otomatis ketika terjadi perubahan mendadak, seperti ketidakhadiran dosen atau perubahan ruang kelas, sehingga model hibrida dapat menanggapi situasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Swarm Intelligence Framework using Hybrid ACOAePSO for Lecture Scheduling in Higher Education: Penelitian berikutnya dapat mengeksplorasi mekanisme adaptasi realActime untuk menyesuaikan jadwal secara otomatis ketika terjadi perubahan mendadak, seperti ketidakhadiran dosen atau perubahan ruang kelas, sehingga model hibrida dapat menanggapi situasi dinamis secara langsung. Selain itu, memperkenalkan tujuan multiAcobjektif yang secara simultan memprioritaskan kepuasan mahasiswa, efisiensi ruang, dan kebijakan institusi dapat meningkatkan relevansi praktis riset ini, karena penjadwalan kuliah sering melibatkan konflik tujuan yang kompleks. Penelitian lanjutan juga dapat meneliti pemanfaatan strategi pemilihan parameter berbasis pembelajaran mesin, misalnya menggunakan algoritma reinforcement learning untuk memperoleh konfigurasi optimal parameter ACO secara otomatis, sehingga mempercepat konvergensi dan mengurangi ketergantungan pada tuning manual.. Metode hibrida ACO PSO menghasilkan solusi penjadwalan kuliah yang lebih stabil dan konsisten dibandingkan dengan ACO murni, meskipun ACO terkadang dapat mencapai solusi terbaik pada beberapa percobaan.Hibrida ACO PSO secara bertahap menyesuaikan parameter ACO menggunakan PSO, sehingga meningkatkan kualitas dan keandalan solusi.Dengan demikian, kombinasi ACO dan PSO menjadi pendekatan yang efektif untuk memecahkan masalah penjadwalan kuliah sekaligus meningkatkan keandalan dan kinerja algoritma Masalah optimisasi kombinatorial kompleks yang harus memenuhi berbagai kendala keras dan lunak sering muncul dalam penjadwalan kuliah. Memproduksi jadwal yang layak dan berkualitas tinggi dalam waktu komputasi terbatas sering sulit dicapai menggunakan metode konvensional. Dalam penelitian ini, model optimisasi hibrida yang menggabungkan Ant Colony Optimization (ACO) dan Particle Swarm Optimization (PSO) diusulkan untuk meningkatkan kualitas solusi dan kecepatan konvergensi. Model ini diimplementasikan menggunakan MATLAB R2023b dan diuji pada data nyata yang melibatkan 10 mata kuliah, 4 ruang kelas, dan 6 slot waktu per hari. Pendekatan ACO PSO secara signifikan berhasil mengurangi nilai penalti, mencerminkan pemenuhan kendala yang lebih baik dan hasil eksperimen yang lebih... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/5/ant-colony-acodalam-pendekatan-hibrida-network-met-thumb-4c239.webp" title="JURIS - Swarm Intelligence Framework using Hybrid ACOAePSO  for Lecture Scheduling in Higher Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/ant-colony-acodalam-pendekatan-hibrida-network-met-thumb-4c239.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/ant-colony-acodalam-pendekatan-hibrida-network-met-thumb-4c239.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/ant-colony-acodalam-pendekatan-hibrida-network-met-thumb-4c239.webp 1x" title="JURIS - Swarm Intelligence Framework using Hybrid ACOAePSO  for Lecture Scheduling in Higher Education" alt="JURIS - Swarm Intelligence Framework using Hybrid ACOAePSO  for Lecture Scheduling in Higher Education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/ant-colony-acodalam-pendekatan-hibrida-network-met-thumb-06687.webp" title="JURIS - Swarm Intelligence Framework using Hybrid ACOAePSO  for Lecture Scheduling in Higher Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/ant-colony-acodalam-pendekatan-hibrida-network-met-thumb-06687.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/ant-colony-acodalam-pendekatan-hibrida-network-met-thumb-06687.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/ant-colony-acodalam-pendekatan-hibrida-network-met-thumb-06687.webp 1x" title="JURIS - Swarm Intelligence Framework using Hybrid ACOAePSO  for Lecture Scheduling in Higher Education" alt="JURIS - Swarm Intelligence Framework using Hybrid ACOAePSO  for Lecture Scheduling in Higher Education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/ant-colony-acodalam-pendekatan-hibrida-network-met-thumb-c9bbf.webp" title="JURIS - Swarm Intelligence Framework using Hybrid ACOAePSO  for Lecture Scheduling in Higher Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/ant-colony-acodalam-pendekatan-hibrida-network-met-thumb-c9bbf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/ant-colony-acodalam-pendekatan-hibrida-network-met-thumb-c9bbf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/ant-colony-acodalam-pendekatan-hibrida-network-met-thumb-c9bbf.webp 1x" title="JURIS - Swarm Intelligence Framework using Hybrid ACOAePSO  for Lecture Scheduling in Higher Education" alt="JURIS - Swarm Intelligence Framework using Hybrid ACOAePSO  for Lecture Scheduling in Higher Education" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47915-ant-colony-acodalam-pendekatan-hibrida-network-met" title="JURIS - Swarm Intelligence Framework using Hybrid ACOAePSO  for Lecture Scheduling in Higher Education" target="_blank">Swarm Intelligence Framework using Hybrid ACOAePSO  for Lecture Scheduling in Higher Education</a>: Penelitian berikutnya dapat mengeksplorasi mekanisme adaptasi realActime untuk menyesuaikan jadwal secara otomatis ketika terjadi perubahan mendadak, seperti ketidakhadiran dosen atau perubahan ruang kelas, sehingga model hibrida dapat menanggapi situasi dinamis secara langsung. Selain itu, memperkenalkan tujuan multiAcobjektif yang secara simultan memprioritaskan kepuasan mahasiswa, efisiensi ruang, dan kebijakan institusi dapat meningkatkan relevansi praktis riset ini, karena penjadwalan kuliah sering melibatkan konflik tujuan yang kompleks. Penelitian lanjutan juga dapat meneliti pemanfaatan strategi pemilihan parameter berbasis pembelajaran mesin, misalnya menggunakan algoritma reinforcement learning untuk memperoleh konfigurasi optimal parameter ACO secara otomatis, sehingga mempercepat konvergensi dan mengurangi ketergantungan pada tuning manual..
<br>Metode hibrida ACO PSO menghasilkan solusi penjadwalan kuliah yang lebih stabil dan konsisten dibandingkan dengan ACO murni, meskipun ACO terkadang dapat mencapai solusi terbaik pada beberapa percobaan.Hibrida ACO PSO secara bertahap menyesuaikan parameter ACO menggunakan PSO, sehingga meningkatkan kualitas dan keandalan solusi.Dengan demikian, kombinasi ACO dan PSO menjadi pendekatan yang efektif untuk memecahkan masalah penjadwalan kuliah sekaligus meningkatkan keandalan dan kinerja algoritma
<br>Masalah optimisasi kombinatorial kompleks yang harus memenuhi berbagai kendala keras dan lunak sering muncul dalam penjadwalan kuliah. Memproduksi jadwal yang layak dan berkualitas tinggi dalam waktu komputasi terbatas sering sulit dicapai menggunakan metode konvensional. Dalam penelitian ini, model optimisasi hibrida yang menggabungkan Ant Colony Optimization (ACO) dan Particle Swarm Optimization (PSO) diusulkan untuk meningkatkan kualitas solusi dan kecepatan konvergensi. Model ini diimplementasikan menggunakan MATLAB R2023b dan diuji pada data nyata yang melibatkan 10 mata kuliah, 4 ruang kelas, dan 6 slot waktu per hari. Pendekatan ACO PSO secara signifikan berhasil mengurangi nilai penalti, mencerminkan pemenuhan kendala yang lebih baik dan hasil eksperimen yang lebih...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/5/ant-colony-acodalam-pendekatan-hibrida-network-met-thumb-06687.webp" type="image/webp" length="142892" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/ant-colony-acodalam-pendekatan-hibrida-network-met-thumb-4c239.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/ant-colony-acodalam-pendekatan-hibrida-network-met-thumb-06687.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/ant-colony-acodalam-pendekatan-hibrida-network-met-thumb-c9bbf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3974-ijcis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16397-international-journal-computer-information-system-ijcis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Comparative Sentiment Analysis on News Coverage of AI Risks and Regulation using Rule based and Transformer based Models ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Comparative Sentiment Analysis on News Coverage of AI Risks and Regulation using Rule based and Transformer based Models ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Comparative Sentiment Analysis on News Coverage of AI Risks and Regulation using Rule based and Transformer based Models ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47914-powered-sentiment-analysis-regulasi-ai-holistik-ag</link>
	<guid isPermaLink="false">a8fd02cb616bef95af854fdc70819ef0</guid>
	<pubDate>Fri, 08 May 2026 16:08:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ based models ]]></category>
	<category><![CDATA[ designing e ]]></category>
	<category><![CDATA[ design web ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[based,design,designing,e,models,web]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model analisis sentimen yang lebih sensitif terhadap konteks kebijakan AI dengan melibatkan data dari berbagai sumber media global, termasuk media lokal. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi integrasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Comparative Sentiment Analysis on News Coverage of AI Risks and Regulation using Rule-based and Transformer-based Models: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model analisis sentimen yang lebih sensitif terhadap konteks kebijakan AI dengan melibatkan data dari berbagai sumber media global, termasuk media lokal. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi integrasi teknik pengenalan entitas untuk mengidentifikasi aktor utama dalam liputan AI, seperti lembaga regulasi atau perusahaan teknologi. Terakhir, peneliti dapat membandingkan kinerja model berbasis transformer dengan pendekatan lain seperti model berbasis aturan dalam konteks analisis sentimen berita yang lebih kompleks, seperti diskursus tentang etika AI atau dampak sosial teknologi.. Studi ini menyimpulkan bahwa pendekatan multi-model mampu menangkap spektrum sentimen yang lebih luas dalam analisis berita tentang AI.Keterbatasan utama mencakup ruang lingkup media yang terbatas, potensi bias data, dan sensitivitas model terhadap domain spesifik.Untuk penelitian lanjutan, perlu dikembangkan penggunaan sumber media yang lebih luas, model yang dilatih pada diskursus kebijakan AI, serta integrasi pengenalan entitas untuk mengidentifikasi aktor kunci dalam liputan media Perkembangan cepat teknologi kecerdasan buatan (AI) telah menimbulkan kekhawatiran mengenai risiko etis, tata kelola, dan kebutuhan regulasi yang memadai. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dinamika opini publik melalui liputan media tentang risiko dan regulasi AI. Sebanyak 2.126 artikel berita dikumpulkan dari 1 November 2022 hingga 28 Juli 2025 menggunakan RSS feed Google News yang disaring untuk lima outlet internasional utama: Reuters, Bloomberg, The Guardian, CNBC, dan The New York Times. Pipeline analisis mencakup ekstraksi artikel, pembersihan teks, klasifikasi sentimen, dan visualisasi tren serta distribusi. Dua pendekatan analisis sentimen digunakan:... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/7/powered-sentiment-analysis-regulasi-ai-holistik-ag-thumb-54058.webp" title="JURIS - Comparative Sentiment Analysis on News Coverage of AI Risks and Regulation using Rule-based and Transformer-based Models" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/powered-sentiment-analysis-regulasi-ai-holistik-ag-thumb-54058.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/powered-sentiment-analysis-regulasi-ai-holistik-ag-thumb-54058.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/powered-sentiment-analysis-regulasi-ai-holistik-ag-thumb-54058.webp 1x" title="JURIS - Comparative Sentiment Analysis on News Coverage of AI Risks and Regulation using Rule-based and Transformer-based Models" alt="JURIS - Comparative Sentiment Analysis on News Coverage of AI Risks and Regulation using Rule-based and Transformer-based Models" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/powered-sentiment-analysis-regulasi-ai-holistik-ag-thumb-202cd.webp" title="JURIS - Comparative Sentiment Analysis on News Coverage of AI Risks and Regulation using Rule-based and Transformer-based Models" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/powered-sentiment-analysis-regulasi-ai-holistik-ag-thumb-202cd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/powered-sentiment-analysis-regulasi-ai-holistik-ag-thumb-202cd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/powered-sentiment-analysis-regulasi-ai-holistik-ag-thumb-202cd.webp 1x" title="JURIS - Comparative Sentiment Analysis on News Coverage of AI Risks and Regulation using Rule-based and Transformer-based Models" alt="JURIS - Comparative Sentiment Analysis on News Coverage of AI Risks and Regulation using Rule-based and Transformer-based Models" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/powered-sentiment-analysis-regulasi-ai-holistik-ag-thumb-d275e.webp" title="JURIS - Comparative Sentiment Analysis on News Coverage of AI Risks and Regulation using Rule-based and Transformer-based Models" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/powered-sentiment-analysis-regulasi-ai-holistik-ag-thumb-d275e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/powered-sentiment-analysis-regulasi-ai-holistik-ag-thumb-d275e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/powered-sentiment-analysis-regulasi-ai-holistik-ag-thumb-d275e.webp 1x" title="JURIS - Comparative Sentiment Analysis on News Coverage of AI Risks and Regulation using Rule-based and Transformer-based Models" alt="JURIS - Comparative Sentiment Analysis on News Coverage of AI Risks and Regulation using Rule-based and Transformer-based Models" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47914-powered-sentiment-analysis-regulasi-ai-holistik-ag" title="JURIS - Comparative Sentiment Analysis on News Coverage of AI Risks and Regulation using Rule-based and Transformer-based Models" target="_blank">Comparative Sentiment Analysis on News Coverage of AI Risks and Regulation using Rule-based and Transformer-based Models</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model analisis sentimen yang lebih sensitif terhadap konteks kebijakan AI dengan melibatkan data dari berbagai sumber media global, termasuk media lokal. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi integrasi teknik pengenalan entitas untuk mengidentifikasi aktor utama dalam liputan AI, seperti lembaga regulasi atau perusahaan teknologi. Terakhir, peneliti dapat membandingkan kinerja model berbasis transformer dengan pendekatan lain seperti model berbasis aturan dalam konteks analisis sentimen berita yang lebih kompleks, seperti diskursus tentang etika AI atau dampak sosial teknologi..
<br>Studi ini menyimpulkan bahwa pendekatan multi-model mampu menangkap spektrum sentimen yang lebih luas dalam analisis berita tentang AI.Keterbatasan utama mencakup ruang lingkup media yang terbatas, potensi bias data, dan sensitivitas model terhadap domain spesifik.Untuk penelitian lanjutan, perlu dikembangkan penggunaan sumber media yang lebih luas, model yang dilatih pada diskursus kebijakan AI, serta integrasi pengenalan entitas untuk mengidentifikasi aktor kunci dalam liputan media
<br>Perkembangan cepat teknologi kecerdasan buatan (AI) telah menimbulkan kekhawatiran mengenai risiko etis, tata kelola, dan kebutuhan regulasi yang memadai. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dinamika opini publik melalui liputan media tentang risiko dan regulasi AI. Sebanyak 2.126 artikel berita dikumpulkan dari 1 November 2022 hingga 28 Juli 2025 menggunakan RSS feed Google News yang disaring untuk lima outlet internasional utama: Reuters, Bloomberg, The Guardian, CNBC, dan The New York Times. Pipeline analisis mencakup ekstraksi artikel, pembersihan teks, klasifikasi sentimen, dan visualisasi tren serta distribusi. Dua pendekatan analisis sentimen digunakan:...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/7/powered-sentiment-analysis-regulasi-ai-holistik-ag-thumb-54058.webp" type="image/webp" length="124008" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/powered-sentiment-analysis-regulasi-ai-holistik-ag-thumb-54058.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/powered-sentiment-analysis-regulasi-ai-holistik-ag-thumb-202cd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/powered-sentiment-analysis-regulasi-ai-holistik-ag-thumb-d275e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3974-ijcis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16397-international-journal-computer-information-system-ijcis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementation of project based learning social studies in independent curriculum to reduce students social loafing ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementation of project based learning social studies in independent curriculum to reduce students social loafing ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementation of project based learning social studies in independent curriculum to reduce students social loafing ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47921-proyek-based-learning-perilaku-sosial-ilmu</link>
	<guid isPermaLink="false">7218a52e65ba4e79a964c6b6502dc149</guid>
	<pubDate>Fri, 08 May 2026 15:58:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anwar anwar ]]></category>
	<category><![CDATA[ lilia riani ]]></category>
	<category><![CDATA[ ali imron ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ali,anwar,imron,lilia,riani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menggali bagaimana integrasi teknologi digital dalam pembelajaran berbasis proyek dapat meminimalisir perilaku sosial loafing di kalangan siswa.Selanjutnya, studi kuasiAceksperimental dapat membandingkan efektivitas model pembelajaran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementation of project-based learning social studies in independent curriculum to reduce students' social loafing: Penelitian lanjutan dapat menggali bagaimana integrasi teknologi digital dalam pembelajaran berbasis proyek dapat meminimalisir perilaku sosial loafing di kalangan siswa.Selanjutnya, studi kuasiAceksperimental dapat membandingkan efektivitas model pembelajaran berbasis proyek dengan model pembelajaran kooperatif pada pengurangan sosial loafing.Terakhir, penelitian jangka panjang dapat mengevaluasi dampak pembelajaran berbasis proyek terhadap perkembangan kompetensi abad ke-21, seperti berpikir kritis dan kolaborasi, serta hubungan dengan kebahagiaan siswa selama masa sekolah menengah pertama.. Penggunaan pembelajaran berbasis proyek di SMP Negeri 29 Bandung secara signifikan dapat menurunkan tingkat perilaku sosial loafing siswa.Hasil penelitian menunjukkan kontribusi variabel X sebesar 56,4%, menunjukkan peran penting pendekatan berbasis proyek dalam meningkatkan partisipasi aktif.Rekomendasi diarahkan pada peningkatan fokus pada urgensi, tujuan, dan pelaksanaan proyek untuk memperkuat dampak positif pada kebersamaan kelompok Penelitian ini membahas munculnya perilaku sosial loafing di antara siswa dalam pembelajaran kelompok. Sosial loafing merupakan kondisi di mana usaha individu tidak dimaksimalkan dalam kerja kelompok dibandingkan kerja individu. Pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) di kurikulum mandiri disarankan sebagai salah satu alternatif kurikulum yang dapat melibatkan guru dan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh pembelajaran berbasis proyek terhadap pembelajaran ilmu sosial dalam mengurangi perilaku sosial loafing pada siswa kelas VII SMP Negeri 29 Bandung menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik probabilitas sampling dan mengumpulkan data melalui... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/4/proyek-based-learning-perilaku-sosial-ilmu-politik-thumb-f4bab.webp" title="JURIS - Implementation of project-based learning social studies in independent curriculum to reduce students&#039; social loafing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/proyek-based-learning-perilaku-sosial-ilmu-politik-thumb-f4bab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/proyek-based-learning-perilaku-sosial-ilmu-politik-thumb-f4bab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/proyek-based-learning-perilaku-sosial-ilmu-politik-thumb-f4bab.webp 1x" title="JURIS - Implementation of project-based learning social studies in independent curriculum to reduce students&#039; social loafing" alt="JURIS - Implementation of project-based learning social studies in independent curriculum to reduce students&#039; social loafing" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/4/proyek-based-learning-perilaku-sosial-ilmu-politik-thumb-84adc.webp" title="JURIS - Implementation of project-based learning social studies in independent curriculum to reduce students&#039; social loafing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/proyek-based-learning-perilaku-sosial-ilmu-politik-thumb-84adc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/proyek-based-learning-perilaku-sosial-ilmu-politik-thumb-84adc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/proyek-based-learning-perilaku-sosial-ilmu-politik-thumb-84adc.webp 1x" title="JURIS - Implementation of project-based learning social studies in independent curriculum to reduce students&#039; social loafing" alt="JURIS - Implementation of project-based learning social studies in independent curriculum to reduce students&#039; social loafing" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/4/proyek-based-learning-perilaku-sosial-ilmu-politik-thumb-0eca3.webp" title="JURIS - Implementation of project-based learning social studies in independent curriculum to reduce students&#039; social loafing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/proyek-based-learning-perilaku-sosial-ilmu-politik-thumb-0eca3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/proyek-based-learning-perilaku-sosial-ilmu-politik-thumb-0eca3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/proyek-based-learning-perilaku-sosial-ilmu-politik-thumb-0eca3.webp 1x" title="JURIS - Implementation of project-based learning social studies in independent curriculum to reduce students&#039; social loafing" alt="JURIS - Implementation of project-based learning social studies in independent curriculum to reduce students&#039; social loafing" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47921-proyek-based-learning-perilaku-sosial-ilmu" title="JURIS - Implementation of project-based learning social studies in independent curriculum to reduce students&#039; social loafing" target="_blank">Implementation of project-based learning social studies in independent curriculum to reduce students' social loafing</a>: Penelitian lanjutan dapat menggali bagaimana integrasi teknologi digital dalam pembelajaran berbasis proyek dapat meminimalisir perilaku sosial loafing di kalangan siswa.Selanjutnya, studi kuasiAceksperimental dapat membandingkan efektivitas model pembelajaran berbasis proyek dengan model pembelajaran kooperatif pada pengurangan sosial loafing.Terakhir, penelitian jangka panjang dapat mengevaluasi dampak pembelajaran berbasis proyek terhadap perkembangan kompetensi abad ke-21, seperti berpikir kritis dan kolaborasi, serta hubungan dengan kebahagiaan siswa selama masa sekolah menengah pertama..
<br>Penggunaan pembelajaran berbasis proyek di SMP Negeri 29 Bandung secara signifikan dapat menurunkan tingkat perilaku sosial loafing siswa.Hasil penelitian menunjukkan kontribusi variabel X sebesar 56,4%, menunjukkan peran penting pendekatan berbasis proyek dalam meningkatkan partisipasi aktif.Rekomendasi diarahkan pada peningkatan fokus pada urgensi, tujuan, dan pelaksanaan proyek untuk memperkuat dampak positif pada kebersamaan kelompok
<br>Penelitian ini membahas munculnya perilaku sosial loafing di antara siswa dalam pembelajaran kelompok. Sosial loafing merupakan kondisi di mana usaha individu tidak dimaksimalkan dalam kerja kelompok dibandingkan kerja individu. Pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) di kurikulum mandiri disarankan sebagai salah satu alternatif kurikulum yang dapat melibatkan guru dan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh pembelajaran berbasis proyek terhadap pembelajaran ilmu sosial dalam mengurangi perilaku sosial loafing pada siswa kelas VII SMP Negeri 29 Bandung menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik probabilitas sampling dan mengumpulkan data melalui...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/4/proyek-based-learning-perilaku-sosial-ilmu-politik-thumb-f4bab.webp" type="image/webp" length="81196" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/proyek-based-learning-perilaku-sosial-ilmu-politik-thumb-f4bab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/proyek-based-learning-perilaku-sosial-ilmu-politik-thumb-84adc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/proyek-based-learning-perilaku-sosial-ilmu-politik-thumb-0eca3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13729-jipsindo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The development of Virtual Reality VR Micro Teaching Laboratory to improve TPACK skills of FISIP UNY education students ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The development of Virtual Reality VR Micro Teaching Laboratory to improve TPACK skills of FISIP UNY education students ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The development of Virtual Reality VR Micro Teaching Laboratory to improve TPACK skills of FISIP UNY education students ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47926-micro-teaching-uji-coba-produk-normalitas-data</link>
	<guid isPermaLink="false">db8284e80ba83d4edf78897d841a3e92</guid>
	<pubDate>Fri, 08 May 2026 15:44:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tebo regency ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[regency,tebo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan keterbatasan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi imersif lain seperti Augmented Reality (AR) atau Mixed Reality (MR) ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The development of Virtual Reality (VR) Micro Teaching Laboratory to improve TPACK skills of FISIP-UNY education students: Berdasarkan keterbatasan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi imersif lain seperti Augmented Reality (AR) atau Mixed Reality (MR) dalam pelatihan micro teaching untuk membandingkan efektivitasnya dengan VR. Kedua, penelitian bisa fokus pada integrasi AI (Artificial Intelligence) dalam media pembelajaran VR untuk memberikan umpan balik personal terhadap kinerja mahasiswa saat praktik micro teaching. Ketiga, penelitian lanjutan perlu mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan media VR terhadap perkembangan kompetensi TPACK mahasiswa setelah mereka menyelesaikan program studi. Saran-saran ini bertujuan mengembangkan pendekatan pembelajaran yang lebih inovatif dan berbasis teknologi untuk meningkatkan kualitas pendidikan guru di era digital.. Penelitian ini berhasil mengembangkan media pembelajaran Laboratorium Micro Teaching Berbasis Virtual Reality (VR) yang bertujuan meningkatkan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) mahasiswa FISIP-UNY.Hasil pengembangan menunjukkan bahwa media ini tidak hanya menampilkan simulasi ruang laboratorium micro teaching dalam format tur virtual 360A, tetapi juga dilengkapi berbagai fitur interaktif seperti informasi pop-up, audio narasi, dan simulasi penggunaan alat pembelajaran.Produk yang dihasilkan dianggap sangat feasible berdasarkan hasil validasi ahli materi dengan skor rata-rata 4,78 (kategori Sangat Feasible) dan validasi ahli media yang menekankan kualitas visual dan interaktivitas.Dengan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa pengembangan media VR Laboratorium Micro Teaching merupakan solusi strategis dalam mengatasi keterbatasan fasilitas fisik, meningkatkan kesiapan calon guru, dan mendukung pembelajaran berbasis teknologi abad ke-21.Media ini juga memberikan kontribusi nyata terhadap inovasi pembelajaran di perguruan tinggi, khususnya dalam memperkuat kompetensi TPACK mahasiswa Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis Virtual Reality (VR) dalam bentuk Laboratorium Micro Teaching untuk meningkatkan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) mahasiswa calon guru Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Uji coba melibatkan 48 mahasiswa FISIP UNY. Pengujian efektivitas dilakukan melalui uji prasyarat (normalitas data menggunakan uji Shapiro-Wilk), uji Wilcoxon Signed Rank Test, dan perhitungan Normalized Gain (N-Gain). Hasil menunjukkan media VR yang dikembangkan sangat feasible berdasarkan validasi ahli. 88% mahasiswa menunjukkan peningkatan skor pembelajaran setelah menggunakan media. Nilai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/c/micro-teaching-uji-coba-produk-normalitas-data-wil-thumb-f561c.webp" title="JURIS - The development of Virtual Reality (VR) Micro Teaching Laboratory to improve TPACK skills of FISIP-UNY education students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/micro-teaching-uji-coba-produk-normalitas-data-wil-thumb-f561c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/micro-teaching-uji-coba-produk-normalitas-data-wil-thumb-f561c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/micro-teaching-uji-coba-produk-normalitas-data-wil-thumb-f561c.webp 1x" title="JURIS - The development of Virtual Reality (VR) Micro Teaching Laboratory to improve TPACK skills of FISIP-UNY education students" alt="JURIS - The development of Virtual Reality (VR) Micro Teaching Laboratory to improve TPACK skills of FISIP-UNY education students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/micro-teaching-uji-coba-produk-normalitas-data-wil-thumb-5c68e.webp" title="JURIS - The development of Virtual Reality (VR) Micro Teaching Laboratory to improve TPACK skills of FISIP-UNY education students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/micro-teaching-uji-coba-produk-normalitas-data-wil-thumb-5c68e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/micro-teaching-uji-coba-produk-normalitas-data-wil-thumb-5c68e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/micro-teaching-uji-coba-produk-normalitas-data-wil-thumb-5c68e.webp 1x" title="JURIS - The development of Virtual Reality (VR) Micro Teaching Laboratory to improve TPACK skills of FISIP-UNY education students" alt="JURIS - The development of Virtual Reality (VR) Micro Teaching Laboratory to improve TPACK skills of FISIP-UNY education students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/micro-teaching-uji-coba-produk-normalitas-data-wil-thumb-4c926.webp" title="JURIS - The development of Virtual Reality (VR) Micro Teaching Laboratory to improve TPACK skills of FISIP-UNY education students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/micro-teaching-uji-coba-produk-normalitas-data-wil-thumb-4c926.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/micro-teaching-uji-coba-produk-normalitas-data-wil-thumb-4c926.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/micro-teaching-uji-coba-produk-normalitas-data-wil-thumb-4c926.webp 1x" title="JURIS - The development of Virtual Reality (VR) Micro Teaching Laboratory to improve TPACK skills of FISIP-UNY education students" alt="JURIS - The development of Virtual Reality (VR) Micro Teaching Laboratory to improve TPACK skills of FISIP-UNY education students" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47926-micro-teaching-uji-coba-produk-normalitas-data" title="JURIS - The development of Virtual Reality (VR) Micro Teaching Laboratory to improve TPACK skills of FISIP-UNY education students" target="_blank">The development of Virtual Reality (VR) Micro Teaching Laboratory to improve TPACK skills of FISIP-UNY education students</a>: Berdasarkan keterbatasan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi imersif lain seperti Augmented Reality (AR) atau Mixed Reality (MR) dalam pelatihan micro teaching untuk membandingkan efektivitasnya dengan VR. Kedua, penelitian bisa fokus pada integrasi AI (Artificial Intelligence) dalam media pembelajaran VR untuk memberikan umpan balik personal terhadap kinerja mahasiswa saat praktik micro teaching. Ketiga, penelitian lanjutan perlu mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan media VR terhadap perkembangan kompetensi TPACK mahasiswa setelah mereka menyelesaikan program studi. Saran-saran ini bertujuan mengembangkan pendekatan pembelajaran yang lebih inovatif dan berbasis teknologi untuk meningkatkan kualitas pendidikan guru di era digital..
<br>Penelitian ini berhasil mengembangkan media pembelajaran Laboratorium Micro Teaching Berbasis Virtual Reality (VR) yang bertujuan meningkatkan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) mahasiswa FISIP-UNY.Hasil pengembangan menunjukkan bahwa media ini tidak hanya menampilkan simulasi ruang laboratorium micro teaching dalam format tur virtual 360A, tetapi juga dilengkapi berbagai fitur interaktif seperti informasi pop-up, audio narasi, dan simulasi penggunaan alat pembelajaran.Produk yang dihasilkan dianggap sangat feasible berdasarkan hasil validasi ahli materi dengan skor rata-rata 4,78 (kategori Sangat Feasible) dan validasi ahli media yang menekankan kualitas visual dan interaktivitas.Dengan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa pengembangan media VR Laboratorium Micro Teaching merupakan solusi strategis dalam mengatasi keterbatasan fasilitas fisik, meningkatkan kesiapan calon guru, dan mendukung pembelajaran berbasis teknologi abad ke-21.Media ini juga memberikan kontribusi nyata terhadap inovasi pembelajaran di perguruan tinggi, khususnya dalam memperkuat kompetensi TPACK mahasiswa
<br>Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis Virtual Reality (VR) dalam bentuk Laboratorium Micro Teaching untuk meningkatkan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) mahasiswa calon guru Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Uji coba melibatkan 48 mahasiswa FISIP UNY. Pengujian efektivitas dilakukan melalui uji prasyarat (normalitas data menggunakan uji Shapiro-Wilk), uji Wilcoxon Signed Rank Test, dan perhitungan Normalized Gain (N-Gain). Hasil menunjukkan media VR yang dikembangkan sangat feasible berdasarkan validasi ahli. 88% mahasiswa menunjukkan peningkatan skor pembelajaran setelah menggunakan media. Nilai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/c/micro-teaching-uji-coba-produk-normalitas-data-wil-thumb-5c68e.webp" type="image/webp" length="80034" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/micro-teaching-uji-coba-produk-normalitas-data-wil-thumb-f561c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/micro-teaching-uji-coba-produk-normalitas-data-wil-thumb-5c68e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/micro-teaching-uji-coba-produk-normalitas-data-wil-thumb-4c926.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13729-jipsindo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analysis Of The Design Of The Inpatient Medical Record Completeness Audit Application At Prof Dr Margono Soekarjo Purwokerto Regional Hospital ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analysis Of The Design Of The Inpatient Medical Record Completeness Audit Application At Prof Dr Margono Soekarjo Purwokerto Regional Hospital ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analysis Of The Design Of The Inpatient Medical Record Completeness Audit Application At Prof Dr Margono Soekarjo Purwokerto Regional Hospital ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47913-eksplorasi-integrasi-data-teknik-pengumpulan</link>
	<guid isPermaLink="false">a6b9282a2a85a9deebc98f82b5ed7be9</guid>
	<pubDate>Fri, 08 May 2026 15:11:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ based models ]]></category>
	<category><![CDATA[ designing e ]]></category>
	<category><![CDATA[ design web ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[based,design,designing,e,models,web]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, melakukan studi longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang penggunaan aplikasi audit terhadap kualitas rekam medis dan pendapatan rumah sakit, sehingga dapat mengidentifikasi korelasi antara kepuasan auditor dan peningkatan akreditasi. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analysis Of The Design Of The Inpatient Medical Record Completeness Audit Application At Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Regional Hospital: Pertama, melakukan studi longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang penggunaan aplikasi audit terhadap kualitas rekam medis dan pendapatan rumah sakit, sehingga dapat mengidentifikasi korelasi antara kepuasan auditor dan peningkatan akreditasi. Kedua, mengeksplorasi integrasi aplikasi ini dengan sistem rekam medis elektronik (EMR) yang ada, agar data audit dapat diakses secara real-time oleh manajemen dan memfasilitasi tindakan korektif cepat. Ketiga, menguji penerapan fungsionalitas machine learning pada data audit untuk memprediksi area rawan ketidaklengkapan rekam medis, sehingga dapat menerapkan intervensi proaktif sebelum data diverifikasi secara manual.. Aplikasi web berbasis audit rekam medis rawat inap berhasil dikembangkan dan diimplementasikan di RSUD Prof.Margono Soekarjo Purwokerto dengan menggunakan model air terjun.Aplikasi ini meningkatkan efisiensi audit, mengurangi duplikasi data, dan menyederhanakan proses pembuatan laporan.Penggunaan aplikasi ini menunjukkan tingkat kepuasan auditor sebesar 92,59% dan cocok untuk penerapan di rumah sakit lain untuk mendukung akreditasi Kelengkapan rekam medis rawat inap memegang peran krusial dalam memastikan mutu layanan kesehatan dan kepatuhan terhadap standar akreditasi rumah sakit. Penelitian ini bertujuan merancang aplikasi audit rekam medis rawat inap yang menyelesaikan ketidakefisienan proses audit manual di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Metode yang digunakan adalah pengembangan sistem melalui Life Cycle Pengembangan Sistem (SDLC) dengan pendekatan model air terjun, mencakup analisis kebutuhan, perancangan sistem, pemrograman, dan pengujian. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan petugas coding pasien, yang mengungkap beberapa masalah pada sistem audit berbasis Google Spreadsheet, termasuk checklist yang tidak fleksibel, risiko kehilangan data tinggi, sinkronisasi buruk, dan entri duplikat. Aplikasi berbasis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/0/eksplorasi-integrasi-data-teknik-pengumpulan-prose-thumb-99b10.webp" title="JURIS - Analysis Of The Design Of The Inpatient Medical Record Completeness Audit Application At Prof.  Dr. Margono Soekarjo Purwokerto  Regional Hospital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/eksplorasi-integrasi-data-teknik-pengumpulan-prose-thumb-99b10.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/eksplorasi-integrasi-data-teknik-pengumpulan-prose-thumb-99b10.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/eksplorasi-integrasi-data-teknik-pengumpulan-prose-thumb-99b10.webp 1x" title="JURIS - Analysis Of The Design Of The Inpatient Medical Record Completeness Audit Application At Prof.  Dr. Margono Soekarjo Purwokerto  Regional Hospital" alt="JURIS - Analysis Of The Design Of The Inpatient Medical Record Completeness Audit Application At Prof.  Dr. Margono Soekarjo Purwokerto  Regional Hospital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/eksplorasi-integrasi-data-teknik-pengumpulan-prose-thumb-75608.webp" title="JURIS - Analysis Of The Design Of The Inpatient Medical Record Completeness Audit Application At Prof.  Dr. Margono Soekarjo Purwokerto  Regional Hospital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/eksplorasi-integrasi-data-teknik-pengumpulan-prose-thumb-75608.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/eksplorasi-integrasi-data-teknik-pengumpulan-prose-thumb-75608.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/eksplorasi-integrasi-data-teknik-pengumpulan-prose-thumb-75608.webp 1x" title="JURIS - Analysis Of The Design Of The Inpatient Medical Record Completeness Audit Application At Prof.  Dr. Margono Soekarjo Purwokerto  Regional Hospital" alt="JURIS - Analysis Of The Design Of The Inpatient Medical Record Completeness Audit Application At Prof.  Dr. Margono Soekarjo Purwokerto  Regional Hospital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/eksplorasi-integrasi-data-teknik-pengumpulan-prose-thumb-320b6.webp" title="JURIS - Analysis Of The Design Of The Inpatient Medical Record Completeness Audit Application At Prof.  Dr. Margono Soekarjo Purwokerto  Regional Hospital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/eksplorasi-integrasi-data-teknik-pengumpulan-prose-thumb-320b6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/eksplorasi-integrasi-data-teknik-pengumpulan-prose-thumb-320b6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/eksplorasi-integrasi-data-teknik-pengumpulan-prose-thumb-320b6.webp 1x" title="JURIS - Analysis Of The Design Of The Inpatient Medical Record Completeness Audit Application At Prof.  Dr. Margono Soekarjo Purwokerto  Regional Hospital" alt="JURIS - Analysis Of The Design Of The Inpatient Medical Record Completeness Audit Application At Prof.  Dr. Margono Soekarjo Purwokerto  Regional Hospital" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47913-eksplorasi-integrasi-data-teknik-pengumpulan" title="JURIS - Analysis Of The Design Of The Inpatient Medical Record Completeness Audit Application At Prof.  Dr. Margono Soekarjo Purwokerto  Regional Hospital" target="_blank">Analysis Of The Design Of The Inpatient Medical Record Completeness Audit Application At Prof.  Dr. Margono Soekarjo Purwokerto  Regional Hospital</a>: Pertama, melakukan studi longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang penggunaan aplikasi audit terhadap kualitas rekam medis dan pendapatan rumah sakit, sehingga dapat mengidentifikasi korelasi antara kepuasan auditor dan peningkatan akreditasi. Kedua, mengeksplorasi integrasi aplikasi ini dengan sistem rekam medis elektronik (EMR) yang ada, agar data audit dapat diakses secara real-time oleh manajemen dan memfasilitasi tindakan korektif cepat. Ketiga, menguji penerapan fungsionalitas machine learning pada data audit untuk memprediksi area rawan ketidaklengkapan rekam medis, sehingga dapat menerapkan intervensi proaktif sebelum data diverifikasi secara manual..
<br>Aplikasi web berbasis audit rekam medis rawat inap berhasil dikembangkan dan diimplementasikan di RSUD Prof.Margono Soekarjo Purwokerto dengan menggunakan model air terjun.Aplikasi ini meningkatkan efisiensi audit, mengurangi duplikasi data, dan menyederhanakan proses pembuatan laporan.Penggunaan aplikasi ini menunjukkan tingkat kepuasan auditor sebesar 92,59% dan cocok untuk penerapan di rumah sakit lain untuk mendukung akreditasi
<br>Kelengkapan rekam medis rawat inap memegang peran krusial dalam memastikan mutu layanan kesehatan dan kepatuhan terhadap standar akreditasi rumah sakit. Penelitian ini bertujuan merancang aplikasi audit rekam medis rawat inap yang menyelesaikan ketidakefisienan proses audit manual di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Metode yang digunakan adalah pengembangan sistem melalui Life Cycle Pengembangan Sistem (SDLC) dengan pendekatan model air terjun, mencakup analisis kebutuhan, perancangan sistem, pemrograman, dan pengujian. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan petugas coding pasien, yang mengungkap beberapa masalah pada sistem audit berbasis Google Spreadsheet, termasuk checklist yang tidak fleksibel, risiko kehilangan data tinggi, sinkronisasi buruk, dan entri duplikat. Aplikasi berbasis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/0/eksplorasi-integrasi-data-teknik-pengumpulan-prose-thumb-75608.webp" type="image/webp" length="76620" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/eksplorasi-integrasi-data-teknik-pengumpulan-prose-thumb-99b10.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/eksplorasi-integrasi-data-teknik-pengumpulan-prose-thumb-75608.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/eksplorasi-integrasi-data-teknik-pengumpulan-prose-thumb-320b6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3974-ijcis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16397-international-journal-computer-information-system-ijcis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The internalization of Pappasengs value in social studies learning ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The internalization of Pappasengs value in social studies learning ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The internalization of Pappasengs value in social studies learning ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47922-karakter-siswa-unggul-pappaseng-kar</link>
	<guid isPermaLink="false">898102a7776fb56128e47e0266cf4d74</guid>
	<pubDate>Fri, 08 May 2026 14:55:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anwar anwar ]]></category>
	<category><![CDATA[ lilia riani ]]></category>
	<category><![CDATA[ ali imron ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ali,anwar,imron,lilia,riani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Mengingat hasil penelitian menunjukkan internalisasi nilai pappaseng dalam pembelajaran IPS dilakukan secara spontan dan belum terencana dalam RPP, serta adanya tantangan dalam penggunaan bahasa Bugis, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The internalization of Pappaseng's value in social studies learning: Mengingat hasil penelitian menunjukkan internalisasi nilai pappaseng dalam pembelajaran IPS dilakukan secara spontan dan belum terencana dalam RPP, serta adanya tantangan dalam penggunaan bahasa Bugis, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk meneliti pengembangan model RPP yang secara eksplisit mengintegrasikan nilai-nilai pappaseng, bukan hanya secara implisit. Pertanyaan penelitian dapat berpusat pada bagaimana perancangan RPP yang sistematis dan terstruktur dapat meningkatkan konsistensi dan efektivitas internalisasi nilai-nilai lokal ini, serta mengukur dampaknya terhadap pembentukan karakter siswa dalam jangka menengah. Kedua, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan dan pengujian modul pembelajaran IPS yang lebih banyak memanfaatkan bahasa Bugis sebagai medium penyampaian pappaseng. Hal ini penting untuk memahami seberapa besar pengaruh penggunaan bahasa ibu dalam meningkatkan pemahaman, penerimaan, dan pengamalan nilai-nilai tradisional tersebut oleh siswa, terutama di tengah dominasi bahasa Indonesia yang menjadi salah satu faktor penghambat. Ketiga, mengingat penelitian ini bersifat kualitatif, studi lanjutan dapat menggunakan pendekatan kuantitatif atau campuran untuk mengukur secara lebih objektif dampak internalisasi pappaseng terhadap perubahan perilaku dan karakter siswa. Misalnya, penelitian dapat menguji hipotesis mengenai korelasi antara intensitas internalisasi nilai pappaseng dengan tingkat penurunan perilaku menyimpang atau peningkatan moralitas yang terukur pada siswa. Selain itu, penelitian dapat diperluas untuk menginvestigasi penerapan internalisasi nilai pappaseng di jenjang pendidikan yang berbeda, seperti sekolah dasar atau perguruan tinggi, atau bahkan di luar konteks pembelajaran formal, misalnya melalui kegiatan ekstrakurikuler berbasis komunitas.. Karakter siswa menjadi masalah yang dialami bangsa Indonesia, menunjukkan adanya penurunan akibat globalisasi.Pembentukan karakter melalui internalisasi nilai-nilai pappaseng dalam pembelajaran IPS sangat penting dan diharapkan mampu memperkuat moralitas serta etika siswa.Apabila nilai-nilai pappaseng terus diinternalisasikan kepada siswa, permasalahan karakter yang dihadapi bangsa ini dapat diatasi dan menjadi lebih baik Pappaseng adalah nilai lokal masyarakat Bugis-Makassar yang mengandung nilai-nilai kehidupan yang meliputi nilai moral dan etika, yang diharapkan dapat membentuk karakter siswa di tengah arus globalisasi saat ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan prosedur internalisasi nilai-nilai Pappaseng dalam pembelajaran IPS sebagai upaya penanaman karakter siswa. Metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan digunakan untuk menjawab masalah penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi kelas langsung, wawancara... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/a/karakter-siswa-unggul-pappaseng-pembelajaran-ips-n-thumb-b9350.webp" title="JURIS - The internalization of Pappaseng&#039;s value in social studies learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/karakter-siswa-unggul-pappaseng-pembelajaran-ips-n-thumb-b9350.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/karakter-siswa-unggul-pappaseng-pembelajaran-ips-n-thumb-b9350.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/karakter-siswa-unggul-pappaseng-pembelajaran-ips-n-thumb-b9350.webp 1x" title="JURIS - The internalization of Pappaseng&#039;s value in social studies learning" alt="JURIS - The internalization of Pappaseng&#039;s value in social studies learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/karakter-siswa-unggul-pappaseng-pembelajaran-ips-n-thumb-f601e.webp" title="JURIS - The internalization of Pappaseng&#039;s value in social studies learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/karakter-siswa-unggul-pappaseng-pembelajaran-ips-n-thumb-f601e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/karakter-siswa-unggul-pappaseng-pembelajaran-ips-n-thumb-f601e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/karakter-siswa-unggul-pappaseng-pembelajaran-ips-n-thumb-f601e.webp 1x" title="JURIS - The internalization of Pappaseng&#039;s value in social studies learning" alt="JURIS - The internalization of Pappaseng&#039;s value in social studies learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/karakter-siswa-unggul-pappaseng-pembelajaran-ips-n-thumb-cca45.webp" title="JURIS - The internalization of Pappaseng&#039;s value in social studies learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/karakter-siswa-unggul-pappaseng-pembelajaran-ips-n-thumb-cca45.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/karakter-siswa-unggul-pappaseng-pembelajaran-ips-n-thumb-cca45.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/karakter-siswa-unggul-pappaseng-pembelajaran-ips-n-thumb-cca45.webp 1x" title="JURIS - The internalization of Pappaseng&#039;s value in social studies learning" alt="JURIS - The internalization of Pappaseng&#039;s value in social studies learning" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47922-karakter-siswa-unggul-pappaseng-kar" title="JURIS - The internalization of Pappaseng&#039;s value in social studies learning" target="_blank">The internalization of Pappaseng's value in social studies learning</a>: Mengingat hasil penelitian menunjukkan internalisasi nilai pappaseng dalam pembelajaran IPS dilakukan secara spontan dan belum terencana dalam RPP, serta adanya tantangan dalam penggunaan bahasa Bugis, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk meneliti pengembangan model RPP yang secara eksplisit mengintegrasikan nilai-nilai pappaseng, bukan hanya secara implisit. Pertanyaan penelitian dapat berpusat pada bagaimana perancangan RPP yang sistematis dan terstruktur dapat meningkatkan konsistensi dan efektivitas internalisasi nilai-nilai lokal ini, serta mengukur dampaknya terhadap pembentukan karakter siswa dalam jangka menengah. Kedua, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan dan pengujian modul pembelajaran IPS yang lebih banyak memanfaatkan bahasa Bugis sebagai medium penyampaian pappaseng. Hal ini penting untuk memahami seberapa besar pengaruh penggunaan bahasa ibu dalam meningkatkan pemahaman, penerimaan, dan pengamalan nilai-nilai tradisional tersebut oleh siswa, terutama di tengah dominasi bahasa Indonesia yang menjadi salah satu faktor penghambat. Ketiga, mengingat penelitian ini bersifat kualitatif, studi lanjutan dapat menggunakan pendekatan kuantitatif atau campuran untuk mengukur secara lebih objektif dampak internalisasi pappaseng terhadap perubahan perilaku dan karakter siswa. Misalnya, penelitian dapat menguji hipotesis mengenai korelasi antara intensitas internalisasi nilai pappaseng dengan tingkat penurunan perilaku menyimpang atau peningkatan moralitas yang terukur pada siswa. Selain itu, penelitian dapat diperluas untuk menginvestigasi penerapan internalisasi nilai pappaseng di jenjang pendidikan yang berbeda, seperti sekolah dasar atau perguruan tinggi, atau bahkan di luar konteks pembelajaran formal, misalnya melalui kegiatan ekstrakurikuler berbasis komunitas..
<br>Karakter siswa menjadi masalah yang dialami bangsa Indonesia, menunjukkan adanya penurunan akibat globalisasi.Pembentukan karakter melalui internalisasi nilai-nilai pappaseng dalam pembelajaran IPS sangat penting dan diharapkan mampu memperkuat moralitas serta etika siswa.Apabila nilai-nilai pappaseng terus diinternalisasikan kepada siswa, permasalahan karakter yang dihadapi bangsa ini dapat diatasi dan menjadi lebih baik
<br>Pappaseng adalah nilai lokal masyarakat Bugis-Makassar yang mengandung nilai-nilai kehidupan yang meliputi nilai moral dan etika, yang diharapkan dapat membentuk karakter siswa di tengah arus globalisasi saat ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan prosedur internalisasi nilai-nilai Pappaseng dalam pembelajaran IPS sebagai upaya penanaman karakter siswa. Metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan digunakan untuk menjawab masalah penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi kelas langsung, wawancara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/a/karakter-siswa-unggul-pappaseng-pembelajaran-ips-n-thumb-cca45.webp" type="image/webp" length="78066" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/karakter-siswa-unggul-pappaseng-pembelajaran-ips-n-thumb-b9350.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/karakter-siswa-unggul-pappaseng-pembelajaran-ips-n-thumb-f601e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/karakter-siswa-unggul-pappaseng-pembelajaran-ips-n-thumb-cca45.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13729-jipsindo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The influence of cyber culture on students digital literacy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The influence of cyber culture on students digital literacy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The influence of cyber culture on students digital literacy ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47929-literasi-digital-purna-siswa-plat</link>
	<guid isPermaLink="false">6bd89304cd1ede5de3f37d63e4d493bf</guid>
	<pubDate>Fri, 08 May 2026 14:54:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ anwar anwar ]]></category>
	<category><![CDATA[ lilia riani ]]></category>
	<category><![CDATA[ ali imron ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ali,anwar,imron,lilia,riani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mempertimbangkan penambahan variabel-variabel lain untuk menentukan pengaruh faktor-faktor lain terhadap keterampilan literasi digital siswa. Agar siswa dapat mengembangkan keterampilan literasi digital melalui ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The influence of cyber culture on students' digital literacy: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mempertimbangkan penambahan variabel-variabel lain untuk menentukan pengaruh faktor-faktor lain terhadap keterampilan literasi digital siswa. Agar siswa dapat mengembangkan keterampilan literasi digital melalui penggunaan cyberculture di sekolah, penting bagi guru dan orang tua untuk berkolaborasi dan memastikan infrastruktur yang diperlukan tersedia, termasuk ketersediaan jaringan internet. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan metode-metode pembelajaran yang inovatif dan efektif untuk meningkatkan keterampilan literasi digital siswa, serta mengeksplorasi dampak cyberculture terhadap aspek-aspek lain dalam pendidikan, seperti kreativitas dan inovasi siswa.. Korelasi antara cyberculture dan keterampilan literasi digital siswa di SMP Negeri 50 Bandung berada dalam kategori sedang.Penelitian menemukan korelasi signifikan antara cyberculture dan keterampilan literasi digital siswa, dengan nilai R square sebesar 26,8%.Integrasi cyberculture dalam pembelajaran studi sosial di SMP Negeri 50 Bandung mencakup tidak hanya penggunaan e-learning, tetapi juga penggunaan presentasi PowerPoint interaktif, penggunaan Google Search untuk mencari materi yang relevan, penyampaian materi melalui video, dan teknik lainnya.Untuk mengembangkan keterampilan literasi digital siswa, cyberculture harus diintegrasikan dalam aktivitas pembelajaran yang luas di seluruh mata pelajaran.Integrasi cyberculture dalam lingkungan pendidikan memungkinkan siswa untuk mengembangkan keterampilan dalam penggunaan media digital, termasuk kemampuan mengoperasikan komputer, laptop, atau tablet dan pemahaman menyeluruh tentang berbagai fitur yang terkait dengan perangkat tersebut.Selain itu, siswa mengembangkan keterampilan tambahan dalam bentuk kemampuan editing, yang sangat berguna bagi siswa dalam konteks kompetisi global.Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kesadaran akan kebutuhan siswa untuk memiliki keterampilan literasi digital Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh cyberculture terhadap keterampilan literasi digital dalam konteks pembelajaran studi sosial. Dengan menggunakan desain penelitian kuantitatif dan pendekatan korelasi, penelitian ini memanfaatkan berbagai metode pengumpulan data, termasuk observasi, tinjauan dokumen, dan kuesioner. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 50 Bandung, dengan melibatkan 1.169 siswa dari kelas 7, 8, dan 9. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik sampling acak proporsional, menghasilkan ukuran sampel sebesar 300 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cyberculture dalam pembelajaran studi sosial memiliki pengaruh signifikan terhadap keterampilan literasi siswa di SMP Negeri 50 Bandung, dengan tingkat korelasi variabel dalam... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/7/literasi-digital-purna-siswa-platform-kompetensi-i-thumb-744d4.webp" title="JURIS - The influence of cyber culture on students&#039; digital literacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/literasi-digital-purna-siswa-platform-kompetensi-i-thumb-744d4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/literasi-digital-purna-siswa-platform-kompetensi-i-thumb-744d4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/literasi-digital-purna-siswa-platform-kompetensi-i-thumb-744d4.webp 1x" title="JURIS - The influence of cyber culture on students&#039; digital literacy" alt="JURIS - The influence of cyber culture on students&#039; digital literacy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/7/literasi-digital-purna-siswa-platform-kompetensi-i-thumb-10c45.webp" title="JURIS - The influence of cyber culture on students&#039; digital literacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/literasi-digital-purna-siswa-platform-kompetensi-i-thumb-10c45.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/literasi-digital-purna-siswa-platform-kompetensi-i-thumb-10c45.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/literasi-digital-purna-siswa-platform-kompetensi-i-thumb-10c45.webp 1x" title="JURIS - The influence of cyber culture on students&#039; digital literacy" alt="JURIS - The influence of cyber culture on students&#039; digital literacy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/7/literasi-digital-purna-siswa-platform-kompetensi-i-thumb-a594c.webp" title="JURIS - The influence of cyber culture on students&#039; digital literacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/literasi-digital-purna-siswa-platform-kompetensi-i-thumb-a594c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/literasi-digital-purna-siswa-platform-kompetensi-i-thumb-a594c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/literasi-digital-purna-siswa-platform-kompetensi-i-thumb-a594c.webp 1x" title="JURIS - The influence of cyber culture on students&#039; digital literacy" alt="JURIS - The influence of cyber culture on students&#039; digital literacy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47929-literasi-digital-purna-siswa-plat" title="JURIS - The influence of cyber culture on students&#039; digital literacy" target="_blank">The influence of cyber culture on students' digital literacy</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mempertimbangkan penambahan variabel-variabel lain untuk menentukan pengaruh faktor-faktor lain terhadap keterampilan literasi digital siswa. Agar siswa dapat mengembangkan keterampilan literasi digital melalui penggunaan cyberculture di sekolah, penting bagi guru dan orang tua untuk berkolaborasi dan memastikan infrastruktur yang diperlukan tersedia, termasuk ketersediaan jaringan internet. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan metode-metode pembelajaran yang inovatif dan efektif untuk meningkatkan keterampilan literasi digital siswa, serta mengeksplorasi dampak cyberculture terhadap aspek-aspek lain dalam pendidikan, seperti kreativitas dan inovasi siswa..
<br>Korelasi antara cyberculture dan keterampilan literasi digital siswa di SMP Negeri 50 Bandung berada dalam kategori sedang.Penelitian menemukan korelasi signifikan antara cyberculture dan keterampilan literasi digital siswa, dengan nilai R square sebesar 26,8%.Integrasi cyberculture dalam pembelajaran studi sosial di SMP Negeri 50 Bandung mencakup tidak hanya penggunaan e-learning, tetapi juga penggunaan presentasi PowerPoint interaktif, penggunaan Google Search untuk mencari materi yang relevan, penyampaian materi melalui video, dan teknik lainnya.Untuk mengembangkan keterampilan literasi digital siswa, cyberculture harus diintegrasikan dalam aktivitas pembelajaran yang luas di seluruh mata pelajaran.Integrasi cyberculture dalam lingkungan pendidikan memungkinkan siswa untuk mengembangkan keterampilan dalam penggunaan media digital, termasuk kemampuan mengoperasikan komputer, laptop, atau tablet dan pemahaman menyeluruh tentang berbagai fitur yang terkait dengan perangkat tersebut.Selain itu, siswa mengembangkan keterampilan tambahan dalam bentuk kemampuan editing, yang sangat berguna bagi siswa dalam konteks kompetisi global.Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kesadaran akan kebutuhan siswa untuk memiliki keterampilan literasi digital
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh cyberculture terhadap keterampilan literasi digital dalam konteks pembelajaran studi sosial. Dengan menggunakan desain penelitian kuantitatif dan pendekatan korelasi, penelitian ini memanfaatkan berbagai metode pengumpulan data, termasuk observasi, tinjauan dokumen, dan kuesioner. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 50 Bandung, dengan melibatkan 1.169 siswa dari kelas 7, 8, dan 9. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik sampling acak proporsional, menghasilkan ukuran sampel sebesar 300 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cyberculture dalam pembelajaran studi sosial memiliki pengaruh signifikan terhadap keterampilan literasi siswa di SMP Negeri 50 Bandung, dengan tingkat korelasi variabel dalam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/7/literasi-digital-purna-siswa-platform-kompetensi-i-thumb-a594c.webp" type="image/webp" length="90342" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/literasi-digital-purna-siswa-platform-kompetensi-i-thumb-744d4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/literasi-digital-purna-siswa-platform-kompetensi-i-thumb-10c45.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/literasi-digital-purna-siswa-platform-kompetensi-i-thumb-a594c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13729-jipsindo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Islamic Financing Structure and Bank Profitability The Moderating Role of Inflation in Indonesian Islamic Banks ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Islamic Financing Structure and Bank Profitability The Moderating Role of Inflation in Indonesian Islamic Banks ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Islamic Financing Structure and Bank Profitability The Moderating Role of Inflation in Indonesian Islamic Banks ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47932-profitabilitas-bank-variabel-moderasi-inflasi-isla</link>
	<guid isPermaLink="false">7e5f5a9086ee09029c109435d7af500f</guid>
	<pubDate>Fri, 08 May 2026 14:51:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada strategi portofolio pembiayaan yang adaptif dan berkelanjutan di bank Islami. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana bank Islami dapat mengoptimalkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Islamic Financing Structure and Bank Profitability: The Moderating Role of Inflation in Indonesian Islamic Banks: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada strategi portofolio pembiayaan yang adaptif dan berkelanjutan di bank Islami. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana bank Islami dapat mengoptimalkan portofolio pembiayaan mereka untuk menyesuaikan diri dengan perubahan kondisi ekonomi, khususnya dalam menghadapi fluktuasi inflasi. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat berfokus pada pengembangan model manajemen risiko yang lebih efektif untuk pembiayaan Musyarakah, mengingat inflasi yang tidak terkendali dapat mengurangi kontribusinya terhadap profitabilitas. Terakhir, penelitian juga dapat menyelidiki potensi peningkatan kontribusi Ijarah pembiayaan terhadap profitabilitas bank Islami melalui penyesuaian tarif sewa dalam kontrak baru dan optimasi pembiayaan Ijarah ke aset produktif dengan permintaan yang stabil.. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa Murabahah dan Musyarakah pembiayaan memiliki dampak signifikan terhadap profitabilitas bank Islami komersial di Indonesia selama periode 2020-2024, sedangkan Ijarah pembiayaan tidak menunjukkan efek yang signifikan.Inflasi, sebagai faktor moderasi, memperkuat pengaruh Murabahah pembiayaan terhadap profitabilitas, yang sering kali mencerminkan pola inflasi musiman yang dapat diprediksi.Namun, inflasi yang tidak terkendali dapat mengurangi dampak Musyarakah pembiayaan.Inflasi tidak memoderasi hubungan antara Ijarah pembiayaan dan profitabilitas.Temuan ini menunjukkan bahwa efektivitas berbagai kontrak pembiayaan Islami dipengaruhi oleh sensitivitas mereka terhadap inflasi.Secara praktis, bank Islami perlu mengoptimalkan portofolio pembiayaan mereka dengan cara yang adaptif dan berkelanjutan di tengah fluktuasi ekonomi, sambil memperkuat manajemen risiko dalam kondisi inflasi terkendali maupun tidak terkendali Peningkatan distribusi pembiayaan di Bank Islami Komersial di Indonesia tidak selalu diikuti dengan peningkatan profitabilitas. Fenomena ini menunjukkan adanya kesenjangan dengan teori intermediasi keuangan. Selain itu, fluktuasi inflasi sebagai faktor makroekonomi juga dapat mempengaruhi studi ini. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara aktivitas pembiayaan dan profitabilitas bank Islami. Penelitian ini juga menilai efek dari pembiayaan Murabahah, Musyarakah, dan Ijarah terhadap profitabilitas bank Islami komersial, serta peran moderasi inflasi selama periode 2020-2024. Penelitian menggunakan desain korelasi kuantitatif dengan data panel bulanan yang diperoleh dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI). Pendekatan sampling jenuh digunakan, mencakup seluruh bank Islami... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/c/profitabilitas-bank-variabel-moderasi-inflasi-isla-thumb-76cd4.webp" title="JURIS - Islamic Financing Structure and Bank Profitability: The Moderating Role of Inflation in Indonesian Islamic Banks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/profitabilitas-bank-variabel-moderasi-inflasi-isla-thumb-76cd4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/profitabilitas-bank-variabel-moderasi-inflasi-isla-thumb-76cd4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/profitabilitas-bank-variabel-moderasi-inflasi-isla-thumb-76cd4.webp 1x" title="JURIS - Islamic Financing Structure and Bank Profitability: The Moderating Role of Inflation in Indonesian Islamic Banks" alt="JURIS - Islamic Financing Structure and Bank Profitability: The Moderating Role of Inflation in Indonesian Islamic Banks" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/c/profitabilitas-bank-variabel-moderasi-inflasi-isla-thumb-d1322.webp" title="JURIS - Islamic Financing Structure and Bank Profitability: The Moderating Role of Inflation in Indonesian Islamic Banks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/profitabilitas-bank-variabel-moderasi-inflasi-isla-thumb-d1322.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/profitabilitas-bank-variabel-moderasi-inflasi-isla-thumb-d1322.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/profitabilitas-bank-variabel-moderasi-inflasi-isla-thumb-d1322.webp 1x" title="JURIS - Islamic Financing Structure and Bank Profitability: The Moderating Role of Inflation in Indonesian Islamic Banks" alt="JURIS - Islamic Financing Structure and Bank Profitability: The Moderating Role of Inflation in Indonesian Islamic Banks" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/c/profitabilitas-bank-variabel-moderasi-inflasi-isla-thumb-e95cd.webp" title="JURIS - Islamic Financing Structure and Bank Profitability: The Moderating Role of Inflation in Indonesian Islamic Banks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/profitabilitas-bank-variabel-moderasi-inflasi-isla-thumb-e95cd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/profitabilitas-bank-variabel-moderasi-inflasi-isla-thumb-e95cd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/profitabilitas-bank-variabel-moderasi-inflasi-isla-thumb-e95cd.webp 1x" title="JURIS - Islamic Financing Structure and Bank Profitability: The Moderating Role of Inflation in Indonesian Islamic Banks" alt="JURIS - Islamic Financing Structure and Bank Profitability: The Moderating Role of Inflation in Indonesian Islamic Banks" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47932-profitabilitas-bank-variabel-moderasi-inflasi-isla" title="JURIS - Islamic Financing Structure and Bank Profitability: The Moderating Role of Inflation in Indonesian Islamic Banks" target="_blank">Islamic Financing Structure and Bank Profitability: The Moderating Role of Inflation in Indonesian Islamic Banks</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada strategi portofolio pembiayaan yang adaptif dan berkelanjutan di bank Islami. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana bank Islami dapat mengoptimalkan portofolio pembiayaan mereka untuk menyesuaikan diri dengan perubahan kondisi ekonomi, khususnya dalam menghadapi fluktuasi inflasi. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat berfokus pada pengembangan model manajemen risiko yang lebih efektif untuk pembiayaan Musyarakah, mengingat inflasi yang tidak terkendali dapat mengurangi kontribusinya terhadap profitabilitas. Terakhir, penelitian juga dapat menyelidiki potensi peningkatan kontribusi Ijarah pembiayaan terhadap profitabilitas bank Islami melalui penyesuaian tarif sewa dalam kontrak baru dan optimasi pembiayaan Ijarah ke aset produktif dengan permintaan yang stabil..
<br>Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa Murabahah dan Musyarakah pembiayaan memiliki dampak signifikan terhadap profitabilitas bank Islami komersial di Indonesia selama periode 2020-2024, sedangkan Ijarah pembiayaan tidak menunjukkan efek yang signifikan.Inflasi, sebagai faktor moderasi, memperkuat pengaruh Murabahah pembiayaan terhadap profitabilitas, yang sering kali mencerminkan pola inflasi musiman yang dapat diprediksi.Namun, inflasi yang tidak terkendali dapat mengurangi dampak Musyarakah pembiayaan.Inflasi tidak memoderasi hubungan antara Ijarah pembiayaan dan profitabilitas.Temuan ini menunjukkan bahwa efektivitas berbagai kontrak pembiayaan Islami dipengaruhi oleh sensitivitas mereka terhadap inflasi.Secara praktis, bank Islami perlu mengoptimalkan portofolio pembiayaan mereka dengan cara yang adaptif dan berkelanjutan di tengah fluktuasi ekonomi, sambil memperkuat manajemen risiko dalam kondisi inflasi terkendali maupun tidak terkendali
<br>Peningkatan distribusi pembiayaan di Bank Islami Komersial di Indonesia tidak selalu diikuti dengan peningkatan profitabilitas. Fenomena ini menunjukkan adanya kesenjangan dengan teori intermediasi keuangan. Selain itu, fluktuasi inflasi sebagai faktor makroekonomi juga dapat mempengaruhi studi ini. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara aktivitas pembiayaan dan profitabilitas bank Islami. Penelitian ini juga menilai efek dari pembiayaan Murabahah, Musyarakah, dan Ijarah terhadap profitabilitas bank Islami komersial, serta peran moderasi inflasi selama periode 2020-2024. Penelitian menggunakan desain korelasi kuantitatif dengan data panel bulanan yang diperoleh dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI). Pendekatan sampling jenuh digunakan, mencakup seluruh bank Islami...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/c/profitabilitas-bank-variabel-moderasi-inflasi-isla-thumb-e95cd.webp" type="image/webp" length="117538" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/profitabilitas-bank-variabel-moderasi-inflasi-isla-thumb-76cd4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/profitabilitas-bank-variabel-moderasi-inflasi-isla-thumb-d1322.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/profitabilitas-bank-variabel-moderasi-inflasi-isla-thumb-e95cd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-618-uin-sgd.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16515-komitmen-jurnal-ilmiah-manajemen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Social Construction of the Use of Artificial Intelligence AI in Learning and Character Formation ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Social Construction of the Use of Artificial Intelligence AI in Learning and Character Formation ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Social Construction of the Use of Artificial Intelligence AI in Learning and Character Formation ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47925-integrasi-ai-sistem-sumber-daya-air-literasi-digit</link>
	<guid isPermaLink="false">8d20a0d34c239ba89b7b3360937c794b</guid>
	<pubDate>Fri, 08 May 2026 14:45:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tebo regency ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[regency,tebo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan studi ini dengan melakukan perbandingan antara sekolah-sekolah di berbagai lingkungan, seperti sekolah di perkotaan dan pedesaan, untuk memahami bagaimana perbedaan akses dan sumber daya digital memengaruhi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Social Construction of the Use of Artificial Intelligence (AI) in Learning and Character Formation: Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan studi ini dengan melakukan perbandingan antara sekolah-sekolah di berbagai lingkungan, seperti sekolah di perkotaan dan pedesaan, untuk memahami bagaimana perbedaan akses dan sumber daya digital memengaruhi proses adaptasi Kecerdasan Buatan (AI) serta dampaknya terhadap pembentukan karakter siswa. Penting juga untuk meneliti secara mendalam efektivitas program pelatihan yang dirancang khusus untuk guru, yang tidak hanya mengajarkan cara menggunakan AI, tetapi juga menekankan integrasi AI secara etis dan pedagogis dalam pembelajaran. Dengan demikian, kita dapat melihat apakah pelatihan semacam ini mampu meningkatkan peran AI dalam membentuk karakter siswa, seperti kedisiplinan dan tanggung jawab, sekaligus meminimalkan risiko ketergantungan pada teknologi. Selain itu, pengembangan model kurikulum baru yang memanfaatkan AI patut dieksplorasi. Kita perlu mencari tahu bagaimana AI dapat digunakan untuk mendorong siswa berpikir lebih kritis dan menjaga kejujuran akademis, bukannya menjadi alat untuk mencari jawaban instan. Ide penelitian ini juga harus mempertimbangkan cara AI dapat memperkaya interaksi antara guru dan siswa, bukan malah menguranginya. Dengan pendekatan ini, AI dapat dioptimalkan sebagai sarana pendidikan karakter yang menyeluruh dan relevan dengan kebutuhan generasi muda, memastikan teknologi tidak hanya mempercepat proses belajar tetapi juga membangun fondasi moral yang kuat.. Implementasi Kecerdasan Buatan (AI) di SMAN 4 Makassar merupakan proses konstruksi sosial yang lengkap, meliputi eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi, bukan sekadar adopsi teknis.Temuan utama menunjukkan AI berperan ganda sebagai instrumen pembelajaran dan mediator pembentukan karakter, khususnya dalam menanamkan nilai tanggung jawab, integritas, dan disiplin siswa.Keberhasilan proses ini sangat bergantung pada peran aktif guru sebagai fasilitator yang menyelaraskan potensi teknologi dengan nilai-nilai humanistik dan tujuan pendidikan holistik Penelitian ini mengkaji proses konstruksi sosial penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dan kontribusinya terhadap pembentukan karakter di SMAN 4 Makassar. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, studi ini menguraikan esensi pengalaman subjektif guru, siswa, dan pembuat kebijakan sebagai sumber data. Penelitian dilaksanakan selama 3 bulan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, dengan kredibilitas temuan yang ditriangulasi melalui sumber dan metode. Data yang terkumpul dianalisis secara fenomenologis dan diinterpretasikan menggunakan kerangka teori konstruksi sosial Berger dan Luckmann. Temuan utama menunjukkan bahwa implementasi AI berlangsung dalam tiga tahap: eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Selain itu, AI berperan dalam membentuk... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/f/integrasi-ai-sistem-sumber-daya-air-literasi-digit-thumb-7edd0.webp" title="JURIS - The Social Construction of the Use of Artificial Intelligence (AI) in Learning and Character Formation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/integrasi-ai-sistem-sumber-daya-air-literasi-digit-thumb-7edd0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/integrasi-ai-sistem-sumber-daya-air-literasi-digit-thumb-7edd0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/integrasi-ai-sistem-sumber-daya-air-literasi-digit-thumb-7edd0.webp 1x" title="JURIS - The Social Construction of the Use of Artificial Intelligence (AI) in Learning and Character Formation" alt="JURIS - The Social Construction of the Use of Artificial Intelligence (AI) in Learning and Character Formation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/integrasi-ai-sistem-sumber-daya-air-literasi-digit-thumb-27874.webp" title="JURIS - The Social Construction of the Use of Artificial Intelligence (AI) in Learning and Character Formation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/integrasi-ai-sistem-sumber-daya-air-literasi-digit-thumb-27874.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/integrasi-ai-sistem-sumber-daya-air-literasi-digit-thumb-27874.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/integrasi-ai-sistem-sumber-daya-air-literasi-digit-thumb-27874.webp 1x" title="JURIS - The Social Construction of the Use of Artificial Intelligence (AI) in Learning and Character Formation" alt="JURIS - The Social Construction of the Use of Artificial Intelligence (AI) in Learning and Character Formation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/integrasi-ai-sistem-sumber-daya-air-literasi-digit-thumb-59301.webp" title="JURIS - The Social Construction of the Use of Artificial Intelligence (AI) in Learning and Character Formation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/integrasi-ai-sistem-sumber-daya-air-literasi-digit-thumb-59301.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/integrasi-ai-sistem-sumber-daya-air-literasi-digit-thumb-59301.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/integrasi-ai-sistem-sumber-daya-air-literasi-digit-thumb-59301.webp 1x" title="JURIS - The Social Construction of the Use of Artificial Intelligence (AI) in Learning and Character Formation" alt="JURIS - The Social Construction of the Use of Artificial Intelligence (AI) in Learning and Character Formation" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47925-integrasi-ai-sistem-sumber-daya-air-literasi-digit" title="JURIS - The Social Construction of the Use of Artificial Intelligence (AI) in Learning and Character Formation" target="_blank">The Social Construction of the Use of Artificial Intelligence (AI) in Learning and Character Formation</a>: Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan studi ini dengan melakukan perbandingan antara sekolah-sekolah di berbagai lingkungan, seperti sekolah di perkotaan dan pedesaan, untuk memahami bagaimana perbedaan akses dan sumber daya digital memengaruhi proses adaptasi Kecerdasan Buatan (AI) serta dampaknya terhadap pembentukan karakter siswa. Penting juga untuk meneliti secara mendalam efektivitas program pelatihan yang dirancang khusus untuk guru, yang tidak hanya mengajarkan cara menggunakan AI, tetapi juga menekankan integrasi AI secara etis dan pedagogis dalam pembelajaran. Dengan demikian, kita dapat melihat apakah pelatihan semacam ini mampu meningkatkan peran AI dalam membentuk karakter siswa, seperti kedisiplinan dan tanggung jawab, sekaligus meminimalkan risiko ketergantungan pada teknologi. Selain itu, pengembangan model kurikulum baru yang memanfaatkan AI patut dieksplorasi. Kita perlu mencari tahu bagaimana AI dapat digunakan untuk mendorong siswa berpikir lebih kritis dan menjaga kejujuran akademis, bukannya menjadi alat untuk mencari jawaban instan. Ide penelitian ini juga harus mempertimbangkan cara AI dapat memperkaya interaksi antara guru dan siswa, bukan malah menguranginya. Dengan pendekatan ini, AI dapat dioptimalkan sebagai sarana pendidikan karakter yang menyeluruh dan relevan dengan kebutuhan generasi muda, memastikan teknologi tidak hanya mempercepat proses belajar tetapi juga membangun fondasi moral yang kuat..
<br>Implementasi Kecerdasan Buatan (AI) di SMAN 4 Makassar merupakan proses konstruksi sosial yang lengkap, meliputi eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi, bukan sekadar adopsi teknis.Temuan utama menunjukkan AI berperan ganda sebagai instrumen pembelajaran dan mediator pembentukan karakter, khususnya dalam menanamkan nilai tanggung jawab, integritas, dan disiplin siswa.Keberhasilan proses ini sangat bergantung pada peran aktif guru sebagai fasilitator yang menyelaraskan potensi teknologi dengan nilai-nilai humanistik dan tujuan pendidikan holistik
<br>Penelitian ini mengkaji proses konstruksi sosial penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dan kontribusinya terhadap pembentukan karakter di SMAN 4 Makassar. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, studi ini menguraikan esensi pengalaman subjektif guru, siswa, dan pembuat kebijakan sebagai sumber data. Penelitian dilaksanakan selama 3 bulan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, dengan kredibilitas temuan yang ditriangulasi melalui sumber dan metode. Data yang terkumpul dianalisis secara fenomenologis dan diinterpretasikan menggunakan kerangka teori konstruksi sosial Berger dan Luckmann. Temuan utama menunjukkan bahwa implementasi AI berlangsung dalam tiga tahap: eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Selain itu, AI berperan dalam membentuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/f/integrasi-ai-sistem-sumber-daya-air-literasi-digit-thumb-59301.webp" type="image/webp" length="76730" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/integrasi-ai-sistem-sumber-daya-air-literasi-digit-thumb-7edd0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/integrasi-ai-sistem-sumber-daya-air-literasi-digit-thumb-27874.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/integrasi-ai-sistem-sumber-daya-air-literasi-digit-thumb-59301.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13729-jipsindo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The students preparedness for Merapi eruption Case of SMP Negeri 2 Pakem ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The students preparedness for Merapi eruption Case of SMP Negeri 2 Pakem ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The students preparedness for Merapi eruption Case of SMP Negeri 2 Pakem ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47920-siswa-smp-swasta-pengetahuan-kepala-sekolah</link>
	<guid isPermaLink="false">36f20e571606e0011352e058919532eb</guid>
	<pubDate>Fri, 08 May 2026 14:38:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi bencana erupsi Gunung Merapi, disarankan agar sekolah melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan terhadap program-program yang telah diterapkan. Selain itu, sekolah dapat meningkatkan frekuensi simulasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The students preparedness for Merapi eruption: Case of SMP Negeri 2 Pakem: Untuk meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi bencana erupsi Gunung Merapi, disarankan agar sekolah melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan terhadap program-program yang telah diterapkan. Selain itu, sekolah dapat meningkatkan frekuensi simulasi dan sosialisasi bencana, serta melibatkan siswa secara aktif dalam proses mitigasi dan kesiapan bencana. Sekolah juga dapat bekerja sama dengan pihak-pihak terkait, seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan komunitas lokal, untuk mendapatkan dukungan dan sumber daya yang lebih luas. Selain itu, penting untuk terus meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa tentang bencana erupsi Gunung Merapi melalui pendidikan dan pelatihan yang komprehensif. Sekolah dapat mengembangkan materi pembelajaran yang lebih terintegrasi dengan topik bencana, serta melibatkan guru-guru yang memiliki keahlian dan pengalaman dalam bidang mitigasi bencana. Dengan demikian, siswa akan memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang risiko dan dampak bencana, serta kemampuan untuk merespons dengan cepat dan efektif.. Siswa SMP Negeri 2 Pakem memiliki tingkat kesiapan dalam menghadapi bencana erupsi Gunung Merapi yang masuk dalam kategori "Siap", dengan skor rata-rata 141,93.Persentase kesiapan siswa dalam menghadapi bencana erupsi Gunung Merapi adalah sangat siap (33,71%), siap (65,73%), kurang siap (0,56%), tidak siap (0%), dan sangat tidak siap (0%).Pada parameter pengetahuan dan sikap terhadap risiko bencana, rencana tanggap darurat, sistem peringatan dini, dan kemampuan untuk memobilisasi sumber daya, masing-masing parameter termasuk dalam kategori "Siap".Upaya yang dilakukan oleh sekolah untuk meningkatkan kesiapan siswa SMP Negeri 2 Pakem dilakukan melalui berbagai program, yaitu penyediaan sosialisasi dan simulasi bencana setiap tahun, integrasi materi kesiapan bencana ke dalam kurikulum pembelajaran, penyediaan fasilitas terkait kesiapan bencana oleh sekolah, dan adanya MoU.Kendala yang dihadapi SMP Negeri 2 Pakem dalam meningkatkan kesiapan siswa meliputi tidak semua materi dapat diintegrasikan dengan pelaksanaan sekolah siaga bencana, simulasi dan sosialisasi yang dilakukan hanya sekali setahun dinilai kurang optimal, dan adanya perpindahan siswa setiap tahun Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) tingkat kesiapan siswa SMP Negeri 2 Pakem dalam menghadapi bencana erupsi Gunung Merapi, (2) upaya yang dilakukan oleh sekolah untuk meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi bencana erupsi Gunung Merapi, dan (3) kendala yang dihadapi sekolah dalam meningkatkan kesiapan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode campuran. Model penelitiannya adalah desain eksploratif sekuensial. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Kepercayaan data kualitatif ditingkatkan dengan triangulasi sumber yang melibatkan tiga sumber, yaitu Kepala Sekolah,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/f/siswa-smp-swasta-pengetahuan-kepala-sekolah-data-k-thumb-e6522.webp" title="JURIS - The students preparedness for Merapi eruption: Case of SMP Negeri 2 Pakem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/siswa-smp-swasta-pengetahuan-kepala-sekolah-data-k-thumb-e6522.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/siswa-smp-swasta-pengetahuan-kepala-sekolah-data-k-thumb-e6522.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/siswa-smp-swasta-pengetahuan-kepala-sekolah-data-k-thumb-e6522.webp 1x" title="JURIS - The students preparedness for Merapi eruption: Case of SMP Negeri 2 Pakem" alt="JURIS - The students preparedness for Merapi eruption: Case of SMP Negeri 2 Pakem" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/siswa-smp-swasta-pengetahuan-kepala-sekolah-data-k-thumb-8db98.webp" title="JURIS - The students preparedness for Merapi eruption: Case of SMP Negeri 2 Pakem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/siswa-smp-swasta-pengetahuan-kepala-sekolah-data-k-thumb-8db98.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/siswa-smp-swasta-pengetahuan-kepala-sekolah-data-k-thumb-8db98.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/siswa-smp-swasta-pengetahuan-kepala-sekolah-data-k-thumb-8db98.webp 1x" title="JURIS - The students preparedness for Merapi eruption: Case of SMP Negeri 2 Pakem" alt="JURIS - The students preparedness for Merapi eruption: Case of SMP Negeri 2 Pakem" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/siswa-smp-swasta-pengetahuan-kepala-sekolah-data-k-thumb-c82a8.webp" title="JURIS - The students preparedness for Merapi eruption: Case of SMP Negeri 2 Pakem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/siswa-smp-swasta-pengetahuan-kepala-sekolah-data-k-thumb-c82a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/siswa-smp-swasta-pengetahuan-kepala-sekolah-data-k-thumb-c82a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/siswa-smp-swasta-pengetahuan-kepala-sekolah-data-k-thumb-c82a8.webp 1x" title="JURIS - The students preparedness for Merapi eruption: Case of SMP Negeri 2 Pakem" alt="JURIS - The students preparedness for Merapi eruption: Case of SMP Negeri 2 Pakem" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47920-siswa-smp-swasta-pengetahuan-kepala-sekolah" title="JURIS - The students preparedness for Merapi eruption: Case of SMP Negeri 2 Pakem" target="_blank">The students preparedness for Merapi eruption: Case of SMP Negeri 2 Pakem</a>: Untuk meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi bencana erupsi Gunung Merapi, disarankan agar sekolah melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan terhadap program-program yang telah diterapkan. Selain itu, sekolah dapat meningkatkan frekuensi simulasi dan sosialisasi bencana, serta melibatkan siswa secara aktif dalam proses mitigasi dan kesiapan bencana. Sekolah juga dapat bekerja sama dengan pihak-pihak terkait, seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan komunitas lokal, untuk mendapatkan dukungan dan sumber daya yang lebih luas. Selain itu, penting untuk terus meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa tentang bencana erupsi Gunung Merapi melalui pendidikan dan pelatihan yang komprehensif. Sekolah dapat mengembangkan materi pembelajaran yang lebih terintegrasi dengan topik bencana, serta melibatkan guru-guru yang memiliki keahlian dan pengalaman dalam bidang mitigasi bencana. Dengan demikian, siswa akan memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang risiko dan dampak bencana, serta kemampuan untuk merespons dengan cepat dan efektif..
<br>Siswa SMP Negeri 2 Pakem memiliki tingkat kesiapan dalam menghadapi bencana erupsi Gunung Merapi yang masuk dalam kategori "Siap", dengan skor rata-rata 141,93.Persentase kesiapan siswa dalam menghadapi bencana erupsi Gunung Merapi adalah sangat siap (33,71%), siap (65,73%), kurang siap (0,56%), tidak siap (0%), dan sangat tidak siap (0%).Pada parameter pengetahuan dan sikap terhadap risiko bencana, rencana tanggap darurat, sistem peringatan dini, dan kemampuan untuk memobilisasi sumber daya, masing-masing parameter termasuk dalam kategori "Siap".Upaya yang dilakukan oleh sekolah untuk meningkatkan kesiapan siswa SMP Negeri 2 Pakem dilakukan melalui berbagai program, yaitu penyediaan sosialisasi dan simulasi bencana setiap tahun, integrasi materi kesiapan bencana ke dalam kurikulum pembelajaran, penyediaan fasilitas terkait kesiapan bencana oleh sekolah, dan adanya MoU.Kendala yang dihadapi SMP Negeri 2 Pakem dalam meningkatkan kesiapan siswa meliputi tidak semua materi dapat diintegrasikan dengan pelaksanaan sekolah siaga bencana, simulasi dan sosialisasi yang dilakukan hanya sekali setahun dinilai kurang optimal, dan adanya perpindahan siswa setiap tahun
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) tingkat kesiapan siswa SMP Negeri 2 Pakem dalam menghadapi bencana erupsi Gunung Merapi, (2) upaya yang dilakukan oleh sekolah untuk meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi bencana erupsi Gunung Merapi, dan (3) kendala yang dihadapi sekolah dalam meningkatkan kesiapan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode campuran. Model penelitiannya adalah desain eksploratif sekuensial. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Kepercayaan data kualitatif ditingkatkan dengan triangulasi sumber yang melibatkan tiga sumber, yaitu Kepala Sekolah,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/f/siswa-smp-swasta-pengetahuan-kepala-sekolah-data-k-thumb-e6522.webp" type="image/webp" length="96306" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/siswa-smp-swasta-pengetahuan-kepala-sekolah-data-k-thumb-e6522.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/siswa-smp-swasta-pengetahuan-kepala-sekolah-data-k-thumb-8db98.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/siswa-smp-swasta-pengetahuan-kepala-sekolah-data-k-thumb-c82a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13729-jipsindo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Uncovering WhatsApp Fraud Modus Operandi Through Digital Artifact Analysis and Cyber Kill Chain Mapping ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Uncovering WhatsApp Fraud Modus Operandi Through Digital Artifact Analysis and Cyber Kill Chain Mapping ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Uncovering WhatsApp Fraud Modus Operandi Through Digital Artifact Analysis and Cyber Kill Chain Mapping ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47916-kekuatan-bukti-forensik-digital-whatsapp-fraud-cyb</link>
	<guid isPermaLink="false">00495b99a25049f974b8f830ba680363</guid>
	<pubDate>Fri, 08 May 2026 14:37:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ based models ]]></category>
	<category><![CDATA[ designing e ]]></category>
	<category><![CDATA[ design web ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[based,design,designing,e,models,web]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya sebaiknya menguji validitas kerangka kerja D4I dan CKC pada kasus fraud di platform lain seperti Telegram dan Signal, untuk menilai generalisasi pendekatan ini; berikutnya, mengembangkan sistem otomatisasi berbasis machine learning ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Uncovering WhatsApp Fraud Modus Operandi Through Digital Artifact Analysis and Cyber Kill Chain Mapping: Penelitian selanjutnya sebaiknya menguji validitas kerangka kerja D4I dan CKC pada kasus fraud di platform lain seperti Telegram dan Signal, untuk menilai generalisasi pendekatan ini; berikutnya, mengembangkan sistem otomatisasi berbasis machine learning guna menilai keandalan dan kekuatan bukti secara objektif, sehingga mengurangi subjektivitas manusia; akhirnya, mengeksplorasi integrasi metodologi ini dengan kerangka regulasi forensik nasional guna menyusun pedoman standar pengumpulan, verifikasi, dan presentasi bukti digital di pengadilan.. Analisis artefak digital secara sistematis dapat merekonstruksi modus operandi fraud WhatsApp, mulai dari rekognisi hingga tindakan pada target, dengan menggunakan Kerangka Kerja D4I dan pemetaan Cyber Kill Chain.Penilaian kuantitatif berdasarkan kekuatan bukti dan keandalan menunjukkan bahwa file APK berbahaya dan kode sumber dengan token bot Telegram merupakan bukti utama dengan nilai probatif tertinggi.Temuan ini menegaskan pentingnya membedakan artefak berdasarkan signifikansi bukti dan memerlukan validasi metode ini pada berbagai kasus dan platform WhatsApp fraud telah menjadi ancaman kejahatan siber yang signifikan, yang memanfaatkan basis pengguna luas platform tersebut melalui rekayasa sosial dan serangan berbasis malware. Penelitian ini meneliti kasus fraud WhatsApp dengan menganalisis artefak digital guna mengungkap modus operandi pelaku dan menyediakan panduan terstruktur bagi penegak hukum. Metode yang digunakan memadukan Kerangka Kerja Digital Forensics for Incident Response (D4I) dengan pemetaan Cyber Kill Chain (CKC). Dari lima artefak utama yang diidentifikasi, file APK berbahaya dan kode sumber yang mengandung token bot Telegram menjadi bukti utama dengan nilai probatif tertinggi, sedangkan file Manifest.xml dan aplikasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/f/kekuatan-bukti-forensik-digital-fraud-cyber-kill-c-thumb-2066e.webp" title="JURIS - Uncovering WhatsApp Fraud Modus Operandi Through Digital Artifact Analysis and Cyber Kill Chain Mapping" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/kekuatan-bukti-forensik-digital-fraud-cyber-kill-c-thumb-2066e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/kekuatan-bukti-forensik-digital-fraud-cyber-kill-c-thumb-2066e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/kekuatan-bukti-forensik-digital-fraud-cyber-kill-c-thumb-2066e.webp 1x" title="JURIS - Uncovering WhatsApp Fraud Modus Operandi Through Digital Artifact Analysis and Cyber Kill Chain Mapping" alt="JURIS - Uncovering WhatsApp Fraud Modus Operandi Through Digital Artifact Analysis and Cyber Kill Chain Mapping" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/kekuatan-bukti-forensik-digital-fraud-cyber-kill-c-thumb-c4b5c.webp" title="JURIS - Uncovering WhatsApp Fraud Modus Operandi Through Digital Artifact Analysis and Cyber Kill Chain Mapping" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/kekuatan-bukti-forensik-digital-fraud-cyber-kill-c-thumb-c4b5c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/kekuatan-bukti-forensik-digital-fraud-cyber-kill-c-thumb-c4b5c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/kekuatan-bukti-forensik-digital-fraud-cyber-kill-c-thumb-c4b5c.webp 1x" title="JURIS - Uncovering WhatsApp Fraud Modus Operandi Through Digital Artifact Analysis and Cyber Kill Chain Mapping" alt="JURIS - Uncovering WhatsApp Fraud Modus Operandi Through Digital Artifact Analysis and Cyber Kill Chain Mapping" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/kekuatan-bukti-forensik-digital-fraud-cyber-kill-c-thumb-5e974.webp" title="JURIS - Uncovering WhatsApp Fraud Modus Operandi Through Digital Artifact Analysis and Cyber Kill Chain Mapping" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/kekuatan-bukti-forensik-digital-fraud-cyber-kill-c-thumb-5e974.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/kekuatan-bukti-forensik-digital-fraud-cyber-kill-c-thumb-5e974.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/kekuatan-bukti-forensik-digital-fraud-cyber-kill-c-thumb-5e974.webp 1x" title="JURIS - Uncovering WhatsApp Fraud Modus Operandi Through Digital Artifact Analysis and Cyber Kill Chain Mapping" alt="JURIS - Uncovering WhatsApp Fraud Modus Operandi Through Digital Artifact Analysis and Cyber Kill Chain Mapping" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47916-kekuatan-bukti-forensik-digital-whatsapp-fraud-cyb" title="JURIS - Uncovering WhatsApp Fraud Modus Operandi Through Digital Artifact Analysis and Cyber Kill Chain Mapping" target="_blank">Uncovering WhatsApp Fraud Modus Operandi Through Digital Artifact Analysis and Cyber Kill Chain Mapping</a>: Penelitian selanjutnya sebaiknya menguji validitas kerangka kerja D4I dan CKC pada kasus fraud di platform lain seperti Telegram dan Signal, untuk menilai generalisasi pendekatan ini; berikutnya, mengembangkan sistem otomatisasi berbasis machine learning guna menilai keandalan dan kekuatan bukti secara objektif, sehingga mengurangi subjektivitas manusia; akhirnya, mengeksplorasi integrasi metodologi ini dengan kerangka regulasi forensik nasional guna menyusun pedoman standar pengumpulan, verifikasi, dan presentasi bukti digital di pengadilan..
<br>Analisis artefak digital secara sistematis dapat merekonstruksi modus operandi fraud WhatsApp, mulai dari rekognisi hingga tindakan pada target, dengan menggunakan Kerangka Kerja D4I dan pemetaan Cyber Kill Chain.Penilaian kuantitatif berdasarkan kekuatan bukti dan keandalan menunjukkan bahwa file APK berbahaya dan kode sumber dengan token bot Telegram merupakan bukti utama dengan nilai probatif tertinggi.Temuan ini menegaskan pentingnya membedakan artefak berdasarkan signifikansi bukti dan memerlukan validasi metode ini pada berbagai kasus dan platform
<br>WhatsApp fraud telah menjadi ancaman kejahatan siber yang signifikan, yang memanfaatkan basis pengguna luas platform tersebut melalui rekayasa sosial dan serangan berbasis malware. Penelitian ini meneliti kasus fraud WhatsApp dengan menganalisis artefak digital guna mengungkap modus operandi pelaku dan menyediakan panduan terstruktur bagi penegak hukum. Metode yang digunakan memadukan Kerangka Kerja Digital Forensics for Incident Response (D4I) dengan pemetaan Cyber Kill Chain (CKC). Dari lima artefak utama yang diidentifikasi, file APK berbahaya dan kode sumber yang mengandung token bot Telegram menjadi bukti utama dengan nilai probatif tertinggi, sedangkan file Manifest.xml dan aplikasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/f/kekuatan-bukti-forensik-digital-fraud-cyber-kill-c-thumb-2066e.webp" type="image/webp" length="147220" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/kekuatan-bukti-forensik-digital-fraud-cyber-kill-c-thumb-2066e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/kekuatan-bukti-forensik-digital-fraud-cyber-kill-c-thumb-c4b5c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/kekuatan-bukti-forensik-digital-fraud-cyber-kill-c-thumb-5e974.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3974-ijcis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16397-international-journal-computer-information-system-ijcis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Realitas dan problematika kemajemukan agama di Indonesia upaya merajut pluralitas agama ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Realitas dan problematika kemajemukan agama di Indonesia upaya merajut pluralitas agama ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Realitas dan problematika kemajemukan agama di Indonesia upaya merajut pluralitas agama ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47918-pluralitas-agama-realitas-pluralisme-problematika</link>
	<guid isPermaLink="false">5ee220a923c43ac05b8e7687a271a629</guid>
	<pubDate>Fri, 08 May 2026 14:37:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Selanjutnya, penelitian dapat meneliti bagaimana dinamika dialog antarumat beragama di tingkat komunitas kecil dapat mempengaruhi persepsi tentang pluralitas. Penelitian lain dapat memfokuskan pada dampak kebijakan inklusif pemerintah terhadap ketegangan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Realitas dan problematika kemajemukan agama di Indonesia: upaya merajut pluralitas agama: Selanjutnya, penelitian dapat meneliti bagaimana dinamika dialog antarumat beragama di tingkat komunitas kecil dapat mempengaruhi persepsi tentang pluralitas. Penelitian lain dapat memfokuskan pada dampak kebijakan inklusif pemerintah terhadap ketegangan antaragama di wilayah konflik. Selain itu, studi kuantitatif dapat mengukur tingkat toleransi generasi muda dan mengidentifikasi faktor-faktor pendidikan yang berperan dalam membentuk sikap pluralis.. Pluralitas keagamaan di Indonesia merupakan sebuah fakta sejarah yang sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari sejarah bangsa Indonesia, maka keadaan ini harus disadari dan diterima semua umat beragama di Indonesia.Sikap anti-pluralisme merupakan sikap yang tidak sosial dan humanis.Bagi masyarakat pluralis seperti Indonesia, tidak ada pilihan lainnya kecuali terus-menerus mengembangkan sikap pluralisme, yakni.mengakui, menghormati, menjamin, bahkan membela orang lain dengan ketotalannya, hak dan pola hidupnya, paham dan keyakinannya.Menyadari akan realitas pluralisme keagamaan di Indonesia, mau tidak mau, harus dan perlu selalu diupayakan berbagai upaya terobosan baru bagi perkembangan kerukunan hidup umat beragama di Indonesia Penelitian ini menyoroti keragaman agama di Indonesia yang memiliki keistimewaan. Negara Indonesia terdiri dari berbagai suku, budaya, agama dan kepercayaan dengan pluralitas yang merupakan realitas yang harus diakui dan dihargai dalam kehidupan berbangsa. Sebagai sebuah realitas, pluralitas keagamaan dalam kehidupan masyarakat Indonesia dilihat pada berbagai agama yang hidup dan dianut oleh masyarakat Indonesia serta berbagai aliran pemahaman dan lembaga keagamaan di dalam masing-masing internal umat beragama itu sendiri. Penelitian ini bertujuan mengkaji pluralitas keagamaan dalam kehidupan masyarakat Indonesia dengan fenomena dan problematika masing-masing. Bagaimanakah umat beragama di Indonesia dapat menerima realitas pluralitas dan menyelesaikan problematikanya?... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/e/pluralitas-agama-realitas-pluralisme-problematika-thumb-f70fc.webp" title="JURIS - Realitas dan problematika kemajemukan agama di Indonesia: upaya merajut pluralitas agama" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/pluralitas-agama-realitas-pluralisme-problematika-thumb-f70fc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/pluralitas-agama-realitas-pluralisme-problematika-thumb-f70fc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/pluralitas-agama-realitas-pluralisme-problematika-thumb-f70fc.webp 1x" title="JURIS - Realitas dan problematika kemajemukan agama di Indonesia: upaya merajut pluralitas agama" alt="JURIS - Realitas dan problematika kemajemukan agama di Indonesia: upaya merajut pluralitas agama" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/pluralitas-agama-realitas-pluralisme-problematika-thumb-143ca.webp" title="JURIS - Realitas dan problematika kemajemukan agama di Indonesia: upaya merajut pluralitas agama" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/pluralitas-agama-realitas-pluralisme-problematika-thumb-143ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/pluralitas-agama-realitas-pluralisme-problematika-thumb-143ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/pluralitas-agama-realitas-pluralisme-problematika-thumb-143ca.webp 1x" title="JURIS - Realitas dan problematika kemajemukan agama di Indonesia: upaya merajut pluralitas agama" alt="JURIS - Realitas dan problematika kemajemukan agama di Indonesia: upaya merajut pluralitas agama" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/pluralitas-agama-realitas-pluralisme-problematika-thumb-639c9.webp" title="JURIS - Realitas dan problematika kemajemukan agama di Indonesia: upaya merajut pluralitas agama" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/pluralitas-agama-realitas-pluralisme-problematika-thumb-639c9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/pluralitas-agama-realitas-pluralisme-problematika-thumb-639c9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/pluralitas-agama-realitas-pluralisme-problematika-thumb-639c9.webp 1x" title="JURIS - Realitas dan problematika kemajemukan agama di Indonesia: upaya merajut pluralitas agama" alt="JURIS - Realitas dan problematika kemajemukan agama di Indonesia: upaya merajut pluralitas agama" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47918-pluralitas-agama-realitas-pluralisme-problematika" title="JURIS - Realitas dan problematika kemajemukan agama di Indonesia: upaya merajut pluralitas agama" target="_blank">Realitas dan problematika kemajemukan agama di Indonesia: upaya merajut pluralitas agama</a>: Selanjutnya, penelitian dapat meneliti bagaimana dinamika dialog antarumat beragama di tingkat komunitas kecil dapat mempengaruhi persepsi tentang pluralitas. Penelitian lain dapat memfokuskan pada dampak kebijakan inklusif pemerintah terhadap ketegangan antaragama di wilayah konflik. Selain itu, studi kuantitatif dapat mengukur tingkat toleransi generasi muda dan mengidentifikasi faktor-faktor pendidikan yang berperan dalam membentuk sikap pluralis..
<br>Pluralitas keagamaan di Indonesia merupakan sebuah fakta sejarah yang sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari sejarah bangsa Indonesia, maka keadaan ini harus disadari dan diterima semua umat beragama di Indonesia.Sikap anti-pluralisme merupakan sikap yang tidak sosial dan humanis.Bagi masyarakat pluralis seperti Indonesia, tidak ada pilihan lainnya kecuali terus-menerus mengembangkan sikap pluralisme, yakni.mengakui, menghormati, menjamin, bahkan membela orang lain dengan ketotalannya, hak dan pola hidupnya, paham dan keyakinannya.Menyadari akan realitas pluralisme keagamaan di Indonesia, mau tidak mau, harus dan perlu selalu diupayakan berbagai upaya terobosan baru bagi perkembangan kerukunan hidup umat beragama di Indonesia
<br>Penelitian ini menyoroti keragaman agama di Indonesia yang memiliki keistimewaan. Negara Indonesia terdiri dari berbagai suku, budaya, agama dan kepercayaan dengan pluralitas yang merupakan realitas yang harus diakui dan dihargai dalam kehidupan berbangsa. Sebagai sebuah realitas, pluralitas keagamaan dalam kehidupan masyarakat Indonesia dilihat pada berbagai agama yang hidup dan dianut oleh masyarakat Indonesia serta berbagai aliran pemahaman dan lembaga keagamaan di dalam masing-masing internal umat beragama itu sendiri. Penelitian ini bertujuan mengkaji pluralitas keagamaan dalam kehidupan masyarakat Indonesia dengan fenomena dan problematika masing-masing. Bagaimanakah umat beragama di Indonesia dapat menerima realitas pluralitas dan menyelesaikan problematikanya?...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/e/pluralitas-agama-realitas-pluralisme-problematika-thumb-639c9.webp" type="image/webp" length="81316" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/pluralitas-agama-realitas-pluralisme-problematika-thumb-f70fc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/pluralitas-agama-realitas-pluralisme-problematika-thumb-143ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/pluralitas-agama-realitas-pluralisme-problematika-thumb-639c9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3560-e-journalsangkakala.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14589-davar-jurnal-teologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerimaan Warganet Terhadap Berita Dari Influencer vs Media Massa Analisis Penerimaan Pembaca Terhadap Berita yang Dibuat Influencer vs Media Massa di Media Sosial ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerimaan Warganet Terhadap Berita Dari Influencer vs Media Massa Analisis Penerimaan Pembaca Terhadap Berita yang Dibuat Influencer vs Media Massa di Media Sosial ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerimaan Warganet Terhadap Berita Dari Influencer vs Media Massa Analisis Penerimaan Pembaca Terhadap Berita yang Dibuat Influencer vs Media Massa di Media Sosial ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47911-dukungan-lingkungan-sosial-chatgpt-norma</link>
	<guid isPermaLink="false">05c93b95db14f55629469b088e867ad1</guid>
	<pubDate>Fri, 08 May 2026 14:32:36 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ummu salamah ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[salamah,ummu,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan terkait penerimaan warganet terhadap berita dari media massa vs influencer di media sosial Instagram, dapat dijelaskan melalui kerangka kerja Theory of Planned Behaviour (TPB) mengapa terdapat perbedaan hasil ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerimaan Warganet Terhadap Berita Dari Influencer vs Media Massa (Analisis Penerimaan Pembaca Terhadap Berita yang Dibuat Influencer vs Media Massa di Media Sosial): Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan terkait penerimaan warganet terhadap berita dari media massa vs influencer di media sosial Instagram, dapat dijelaskan melalui kerangka kerja Theory of Planned Behaviour (TPB) mengapa terdapat perbedaan hasil dalam penerimaan warganet terhadap keduanya. Dalam kasus media massa, hasil analisis SWOT menempatkan media massa pada posisi kuadran III, menunjukkan bahwa media massa menghadapi kendala dalam hal penerimaan. Dalam konteks TPB, faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan ini melibatkan aspek sikap (attitude), norma subjektif (subjective norm), dan kendali perilaku yang dirasakan (perceived behavioral control). Kemungkinan warganet memiliki sikap yang kurang positif terhadap berita media massa, mungkin karena persepsi mereka terhadap kepercayaan, kualitas berita, atau preferensi pribadi. Norma subjektifAiyakni pandangan warganet tentang bagaimana lingkungan sosial mereka menilai berita media massaAijuga dapat mempengaruhi penerimaan. Selain itu, mungkin ada faktor kendali perilaku yang dirasakan, di mana warganet merasa mereka memiliki sedikit kontrol atas berita tersebut. Di sisi lain, hasil penelitian terhadap influencer menunjukkan posisi kuadran II dalam analisis SWOT, menggambarkan ancaman bagi influencer. Dalam TPB, sikap terhadap Influencer dan berita mereka, norma subjektif yang mencerminkan bagaimana pandangan warganet terhadap berita yang berasal dari influencer, dan kendali perilaku yang dirasakan atas perilaku menerima berita influencer, semuanya dapat memengaruhi penerimaan. Ancaman ini mungkin muncul karena warganet memiliki sikap yang kurang mendukung terhadap influencer atau mungkin norma sosial mereka mengarahkan mereka untuk lebih memilih sumber berita lain. Kesimpulan dari analisis perbandingan ini menyoroti peran kuat TPB dalam memahami mengapa hasil penerimaan berbeda antara media massa dan influencer. Strategi yang disarankan untuk membangun kolaborasi dengan platform media sosial bagi keduanya dapat dihubungkan dengan elemen-elemen TPB. Pentingnya merancang strategi berdasarkan kriteria yang disesuaikan dengan karakteristik unik media massa dan influencer menggarisbawahi pentingnya memahami dan memanfaatkan faktor-faktor psikologis yang memengaruhi perilaku penerimaan warganet.. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa metode SWOT dan AHP dapat digunakan sebagai alat pendukung keputusan dalam merumuskan strategi penerimaan warganet terhadap berita dari media massa dan influencer di media sosial instagram.Hasil analisis menunjukkan bahwa media massa berada pada situasi yang memerlukan perubahan dan dapat memanfaatkan peluang dengan membangun kolaborasi dengan influencer, sementara influencer perlu mempertimbangkan kolaborasi dengan media massa untuk mengatasi ancaman dan mempertahankan keunggulan mereka.Implikasi teoritis penelitian ini adalah kontribusi terhadap pemahaman tentang penggunaan pendekatan SWOT dan AHP dalam konteks media sosial, sedangkan implikasi praktisnya mencakup langkah-langkah konkret yang harus diambil oleh media massa dan influencer, seperti membangun kolaborasi dan mempertimbangkan strategi kolaborasi.Saran untuk pengembangan lebih lanjut melibatkan studi mendalam tentang implementasi kolaborasi, pengembangan alat pendukung keputusan, dan pemerintah dapat mengeluarkan regulasi yang jelas untuk influencer serta menginisiasi program pelatihan dan literasi media bagi warganet.Warganet juga diingatkan untuk tetap membuka media massa sebagai sumber informasi yang terverifikasi dan menghindari berita bohong yang berpotensi menyebar di media sosial Kehadiran media sosial mengubah banyak hal. Salah satunya adalah 'Ruang Berita'. Saat ini terdapat fenomena warganet yang lebih memilih mengonsumsi berita dari akun influencer di media sosial, dibandingkan media massa dalam platform yang sama. Faktanya, media massa mempunyai kredibilitas untuk melakukan hal tersebut. Di tingkat lokal, hal ini setidaknya terlihat dari perbandingan yang sangat jauh, antara jumlah pengikut akun influencer dengan jumlah pengikut media massa di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena tersebut. Untuk membuktikan benar atau tidaknya kecenderungan netizen yang lebih memilih mengonsumsi berita dari influencer dibandingkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/c/dukungan-lingkungan-sosial-chatgpt-norma-instagram-thumb-1876b.webp" title="JURIS - Penerimaan Warganet Terhadap Berita Dari Influencer vs Media Massa (Analisis Penerimaan Pembaca Terhadap Berita yang Dibuat Influencer vs Media Massa di Media Sosial)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/dukungan-lingkungan-sosial-chatgpt-norma-instagram-thumb-1876b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/dukungan-lingkungan-sosial-chatgpt-norma-instagram-thumb-1876b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/dukungan-lingkungan-sosial-chatgpt-norma-instagram-thumb-1876b.webp 1x" title="JURIS - Penerimaan Warganet Terhadap Berita Dari Influencer vs Media Massa (Analisis Penerimaan Pembaca Terhadap Berita yang Dibuat Influencer vs Media Massa di Media Sosial)" alt="JURIS - Penerimaan Warganet Terhadap Berita Dari Influencer vs Media Massa (Analisis Penerimaan Pembaca Terhadap Berita yang Dibuat Influencer vs Media Massa di Media Sosial)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/dukungan-lingkungan-sosial-chatgpt-norma-instagram-thumb-960fc.webp" title="JURIS - Penerimaan Warganet Terhadap Berita Dari Influencer vs Media Massa (Analisis Penerimaan Pembaca Terhadap Berita yang Dibuat Influencer vs Media Massa di Media Sosial)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/dukungan-lingkungan-sosial-chatgpt-norma-instagram-thumb-960fc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/dukungan-lingkungan-sosial-chatgpt-norma-instagram-thumb-960fc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/dukungan-lingkungan-sosial-chatgpt-norma-instagram-thumb-960fc.webp 1x" title="JURIS - Penerimaan Warganet Terhadap Berita Dari Influencer vs Media Massa (Analisis Penerimaan Pembaca Terhadap Berita yang Dibuat Influencer vs Media Massa di Media Sosial)" alt="JURIS - Penerimaan Warganet Terhadap Berita Dari Influencer vs Media Massa (Analisis Penerimaan Pembaca Terhadap Berita yang Dibuat Influencer vs Media Massa di Media Sosial)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/dukungan-lingkungan-sosial-chatgpt-norma-instagram-thumb-e00f2.webp" title="JURIS - Penerimaan Warganet Terhadap Berita Dari Influencer vs Media Massa (Analisis Penerimaan Pembaca Terhadap Berita yang Dibuat Influencer vs Media Massa di Media Sosial)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/dukungan-lingkungan-sosial-chatgpt-norma-instagram-thumb-e00f2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/dukungan-lingkungan-sosial-chatgpt-norma-instagram-thumb-e00f2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/dukungan-lingkungan-sosial-chatgpt-norma-instagram-thumb-e00f2.webp 1x" title="JURIS - Penerimaan Warganet Terhadap Berita Dari Influencer vs Media Massa (Analisis Penerimaan Pembaca Terhadap Berita yang Dibuat Influencer vs Media Massa di Media Sosial)" alt="JURIS - Penerimaan Warganet Terhadap Berita Dari Influencer vs Media Massa (Analisis Penerimaan Pembaca Terhadap Berita yang Dibuat Influencer vs Media Massa di Media Sosial)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47911-dukungan-lingkungan-sosial-chatgpt-norma" title="JURIS - Penerimaan Warganet Terhadap Berita Dari Influencer vs Media Massa (Analisis Penerimaan Pembaca Terhadap Berita yang Dibuat Influencer vs Media Massa di Media Sosial)" target="_blank">Penerimaan Warganet Terhadap Berita Dari Influencer vs Media Massa (Analisis Penerimaan Pembaca Terhadap Berita yang Dibuat Influencer vs Media Massa di Media Sosial)</a>: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan terkait penerimaan warganet terhadap berita dari media massa vs influencer di media sosial Instagram, dapat dijelaskan melalui kerangka kerja Theory of Planned Behaviour (TPB) mengapa terdapat perbedaan hasil dalam penerimaan warganet terhadap keduanya. Dalam kasus media massa, hasil analisis SWOT menempatkan media massa pada posisi kuadran III, menunjukkan bahwa media massa menghadapi kendala dalam hal penerimaan. Dalam konteks TPB, faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan ini melibatkan aspek sikap (attitude), norma subjektif (subjective norm), dan kendali perilaku yang dirasakan (perceived behavioral control). Kemungkinan warganet memiliki sikap yang kurang positif terhadap berita media massa, mungkin karena persepsi mereka terhadap kepercayaan, kualitas berita, atau preferensi pribadi. Norma subjektifAiyakni pandangan warganet tentang bagaimana lingkungan sosial mereka menilai berita media massaAijuga dapat mempengaruhi penerimaan. Selain itu, mungkin ada faktor kendali perilaku yang dirasakan, di mana warganet merasa mereka memiliki sedikit kontrol atas berita tersebut. Di sisi lain, hasil penelitian terhadap influencer menunjukkan posisi kuadran II dalam analisis SWOT, menggambarkan ancaman bagi influencer. Dalam TPB, sikap terhadap Influencer dan berita mereka, norma subjektif yang mencerminkan bagaimana pandangan warganet terhadap berita yang berasal dari influencer, dan kendali perilaku yang dirasakan atas perilaku menerima berita influencer, semuanya dapat memengaruhi penerimaan. Ancaman ini mungkin muncul karena warganet memiliki sikap yang kurang mendukung terhadap influencer atau mungkin norma sosial mereka mengarahkan mereka untuk lebih memilih sumber berita lain. Kesimpulan dari analisis perbandingan ini menyoroti peran kuat TPB dalam memahami mengapa hasil penerimaan berbeda antara media massa dan influencer. Strategi yang disarankan untuk membangun kolaborasi dengan platform media sosial bagi keduanya dapat dihubungkan dengan elemen-elemen TPB. Pentingnya merancang strategi berdasarkan kriteria yang disesuaikan dengan karakteristik unik media massa dan influencer menggarisbawahi pentingnya memahami dan memanfaatkan faktor-faktor psikologis yang memengaruhi perilaku penerimaan warganet..
<br>Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa metode SWOT dan AHP dapat digunakan sebagai alat pendukung keputusan dalam merumuskan strategi penerimaan warganet terhadap berita dari media massa dan influencer di media sosial instagram.Hasil analisis menunjukkan bahwa media massa berada pada situasi yang memerlukan perubahan dan dapat memanfaatkan peluang dengan membangun kolaborasi dengan influencer, sementara influencer perlu mempertimbangkan kolaborasi dengan media massa untuk mengatasi ancaman dan mempertahankan keunggulan mereka.Implikasi teoritis penelitian ini adalah kontribusi terhadap pemahaman tentang penggunaan pendekatan SWOT dan AHP dalam konteks media sosial, sedangkan implikasi praktisnya mencakup langkah-langkah konkret yang harus diambil oleh media massa dan influencer, seperti membangun kolaborasi dan mempertimbangkan strategi kolaborasi.Saran untuk pengembangan lebih lanjut melibatkan studi mendalam tentang implementasi kolaborasi, pengembangan alat pendukung keputusan, dan pemerintah dapat mengeluarkan regulasi yang jelas untuk influencer serta menginisiasi program pelatihan dan literasi media bagi warganet.Warganet juga diingatkan untuk tetap membuka media massa sebagai sumber informasi yang terverifikasi dan menghindari berita bohong yang berpotensi menyebar di media sosial
<br>Kehadiran media sosial mengubah banyak hal. Salah satunya adalah 'Ruang Berita'. Saat ini terdapat fenomena warganet yang lebih memilih mengonsumsi berita dari akun influencer di media sosial, dibandingkan media massa dalam platform yang sama. Faktanya, media massa mempunyai kredibilitas untuk melakukan hal tersebut. Di tingkat lokal, hal ini setidaknya terlihat dari perbandingan yang sangat jauh, antara jumlah pengikut akun influencer dengan jumlah pengikut media massa di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena tersebut. Untuk membuktikan benar atau tidaknya kecenderungan netizen yang lebih memilih mengonsumsi berita dari influencer dibandingkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/c/dukungan-lingkungan-sosial-chatgpt-norma-instagram-thumb-1876b.webp" type="image/webp" length="85248" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/dukungan-lingkungan-sosial-chatgpt-norma-instagram-thumb-1876b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/dukungan-lingkungan-sosial-chatgpt-norma-instagram-thumb-960fc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/dukungan-lingkungan-sosial-chatgpt-norma-instagram-thumb-e00f2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-50-uniga.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11611-journal-entrepreneurship-strategic-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Kompetensi Profesional Guru terhadap Minat Belajar Pendidikan Agama Kristen Siswa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Kompetensi Profesional Guru terhadap Minat Belajar Pendidikan Agama Kristen Siswa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Kompetensi Profesional Guru terhadap Minat Belajar Pendidikan Agama Kristen Siswa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47919-pengembangan-profesional-guru-perilaku-belajar-sis</link>
	<guid isPermaLink="false">81335f9724223c58745fe006c7d64dd2</guid>
	<pubDate>Fri, 08 May 2026 14:29:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah membuktikan adanya hubungan penting antara kompetensi profesional guru dengan minat belajar siswa dalam Pendidikan Agama Kristen (PAK). Namun, masih banyak ruang untuk eksplorasi lebih lanjut guna memahami dinamika ini secara lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Kompetensi Profesional Guru terhadap Minat Belajar Pendidikan Agama Kristen Siswa: Penelitian ini telah membuktikan adanya hubungan penting antara kompetensi profesional guru dengan minat belajar siswa dalam Pendidikan Agama Kristen (PAK). Namun, masih banyak ruang untuk eksplorasi lebih lanjut guna memahami dinamika ini secara lebih mendalam dan komprehensif. Untuk penelitian selanjutnya, akan sangat bermanfaat jika dilakukan studi intervensi atau eksperimental yang dirancang untuk menguji efektivitas program pengembangan kompetensi profesional guru PAK tertentu. Misalnya, bagaimana program pelatihan yang secara spesifik berfokus pada penggunaan inovasi media pembelajaran digital atau pembinaan karakter spiritual guru dapat secara kausal meningkatkan kompetensi guru, dan pada akhirnya, secara langsung memengaruhi minat dan keterlibatan siswa di kelas. Selain itu, mengingat bahwa minat belajar dipengaruhi oleh beragam faktor, penelitian mendatang juga dapat menyelidiki peran faktor-faktor eksternal seperti dukungan keluarga atau lingkungan belajar di rumah, serta pengaruh persepsi siswa terhadap keteladanan karakter dan spiritual guru, dalam memoderasi atau memperkuat hubungan antara kompetensi guru dan minat siswa. Apakah siswa dengan dukungan keluarga yang kuat menunjukkan peningkatan minat yang lebih signifikan ketika diajar oleh guru yang kompeten? Lebih jauh lagi, karena penelitian ini mengandalkan persepsi siswa terhadap kompetensi guru, akan menarik untuk melakukan studi yang membandingkan berbagai sudut pandang. Bagaimana jika kita membandingkan penilaian kompetensi guru dari sudut pandang guru itu sendiri (self-assessment), rekan sejawat, dan siswa? Memahami perbedaan dan keselarasan persepsi ini dapat memberikan wawasan berharga tentang bagaimana kompetensi profesional guru sebenarnya dipahami dan diwujudkan, serta dampaknya terhadap motivasi dan minat belajar siswa.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kompetensi profesional guru secara signifikan memengaruhi minat belajar siswa dalam Pendidikan Agama Kristen (PAK), di mana peningkatan kompetensi melalui pelatihan dan seminar dapat menciptakan pembelajaran yang lebih efektif dan menarik.Guru dengan kompetensi profesional yang baik mampu menyajikan materi yang mudah dimengerti, mengelola kelas dengan efektif, serta memilih dan memanfaatkan media pembelajaran secara tepat, yang pada akhirnya meningkatkan fokus dan hasil belajar siswa.Oleh karena itu, guru PAK didorong untuk terus mengembangkan kompetensinya dan menjadi teladan dalam karakter serta nilai-nilai keimanan, agar dapat lebih kuat dalam memotivasi dan membangun kedekatan dengan siswa untuk menyukai pembelajaran PAK Guru berperan penting dalam keberhasilan siswa. Kompetensi yang dimiliki guru menjadi kunci keberhasilan menggerakan siswa pada upaya peningkatan minat belajar. Melalui kompetensi profesional yang dimiliki, guru dapat menyampaikan materi pelajaran yang mudah dipahami siswa dan dengan kemampuannya menyajikan materi yang menarik melalui penggunaan media pembelajaran dapat membangkitkan minat belajar Pendidikan Agama Kristen siswa. Tujuan dari penelitian ini untuk menguji pengaruh kompetensi profesional guru terhadap minat belajar Pendidikan Agama Kristen siswa. Pendekatan penelitian secara kuantitatif dengan metode korelasional, dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 100 siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa kompetensi profesional guru mempengaruhi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/9/pengembangan-profesional-guru-perilaku-belajar-sis-thumb-123fb.webp" title="JURIS - Pengaruh Kompetensi Profesional Guru terhadap Minat Belajar Pendidikan Agama Kristen Siswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/9/pengembangan-profesional-guru-perilaku-belajar-sis-thumb-123fb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/9/pengembangan-profesional-guru-perilaku-belajar-sis-thumb-123fb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/9/pengembangan-profesional-guru-perilaku-belajar-sis-thumb-123fb.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kompetensi Profesional Guru terhadap Minat Belajar Pendidikan Agama Kristen Siswa" alt="JURIS - Pengaruh Kompetensi Profesional Guru terhadap Minat Belajar Pendidikan Agama Kristen Siswa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/9/pengembangan-profesional-guru-perilaku-belajar-sis-thumb-c1a95.webp" title="JURIS - Pengaruh Kompetensi Profesional Guru terhadap Minat Belajar Pendidikan Agama Kristen Siswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/9/pengembangan-profesional-guru-perilaku-belajar-sis-thumb-c1a95.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/9/pengembangan-profesional-guru-perilaku-belajar-sis-thumb-c1a95.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/9/pengembangan-profesional-guru-perilaku-belajar-sis-thumb-c1a95.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kompetensi Profesional Guru terhadap Minat Belajar Pendidikan Agama Kristen Siswa" alt="JURIS - Pengaruh Kompetensi Profesional Guru terhadap Minat Belajar Pendidikan Agama Kristen Siswa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/9/pengembangan-profesional-guru-perilaku-belajar-sis-thumb-4cbb8.webp" title="JURIS - Pengaruh Kompetensi Profesional Guru terhadap Minat Belajar Pendidikan Agama Kristen Siswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/9/pengembangan-profesional-guru-perilaku-belajar-sis-thumb-4cbb8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/9/pengembangan-profesional-guru-perilaku-belajar-sis-thumb-4cbb8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/9/pengembangan-profesional-guru-perilaku-belajar-sis-thumb-4cbb8.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kompetensi Profesional Guru terhadap Minat Belajar Pendidikan Agama Kristen Siswa" alt="JURIS - Pengaruh Kompetensi Profesional Guru terhadap Minat Belajar Pendidikan Agama Kristen Siswa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47919-pengembangan-profesional-guru-perilaku-belajar-sis" title="JURIS - Pengaruh Kompetensi Profesional Guru terhadap Minat Belajar Pendidikan Agama Kristen Siswa" target="_blank">Pengaruh Kompetensi Profesional Guru terhadap Minat Belajar Pendidikan Agama Kristen Siswa</a>: Penelitian ini telah membuktikan adanya hubungan penting antara kompetensi profesional guru dengan minat belajar siswa dalam Pendidikan Agama Kristen (PAK). Namun, masih banyak ruang untuk eksplorasi lebih lanjut guna memahami dinamika ini secara lebih mendalam dan komprehensif. Untuk penelitian selanjutnya, akan sangat bermanfaat jika dilakukan studi intervensi atau eksperimental yang dirancang untuk menguji efektivitas program pengembangan kompetensi profesional guru PAK tertentu. Misalnya, bagaimana program pelatihan yang secara spesifik berfokus pada penggunaan inovasi media pembelajaran digital atau pembinaan karakter spiritual guru dapat secara kausal meningkatkan kompetensi guru, dan pada akhirnya, secara langsung memengaruhi minat dan keterlibatan siswa di kelas. Selain itu, mengingat bahwa minat belajar dipengaruhi oleh beragam faktor, penelitian mendatang juga dapat menyelidiki peran faktor-faktor eksternal seperti dukungan keluarga atau lingkungan belajar di rumah, serta pengaruh persepsi siswa terhadap keteladanan karakter dan spiritual guru, dalam memoderasi atau memperkuat hubungan antara kompetensi guru dan minat siswa. Apakah siswa dengan dukungan keluarga yang kuat menunjukkan peningkatan minat yang lebih signifikan ketika diajar oleh guru yang kompeten? Lebih jauh lagi, karena penelitian ini mengandalkan persepsi siswa terhadap kompetensi guru, akan menarik untuk melakukan studi yang membandingkan berbagai sudut pandang. Bagaimana jika kita membandingkan penilaian kompetensi guru dari sudut pandang guru itu sendiri (self-assessment), rekan sejawat, dan siswa? Memahami perbedaan dan keselarasan persepsi ini dapat memberikan wawasan berharga tentang bagaimana kompetensi profesional guru sebenarnya dipahami dan diwujudkan, serta dampaknya terhadap motivasi dan minat belajar siswa..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa kompetensi profesional guru secara signifikan memengaruhi minat belajar siswa dalam Pendidikan Agama Kristen (PAK), di mana peningkatan kompetensi melalui pelatihan dan seminar dapat menciptakan pembelajaran yang lebih efektif dan menarik.Guru dengan kompetensi profesional yang baik mampu menyajikan materi yang mudah dimengerti, mengelola kelas dengan efektif, serta memilih dan memanfaatkan media pembelajaran secara tepat, yang pada akhirnya meningkatkan fokus dan hasil belajar siswa.Oleh karena itu, guru PAK didorong untuk terus mengembangkan kompetensinya dan menjadi teladan dalam karakter serta nilai-nilai keimanan, agar dapat lebih kuat dalam memotivasi dan membangun kedekatan dengan siswa untuk menyukai pembelajaran PAK
<br>Guru berperan penting dalam keberhasilan siswa. Kompetensi yang dimiliki guru menjadi kunci keberhasilan menggerakan siswa pada upaya peningkatan minat belajar. Melalui kompetensi profesional yang dimiliki, guru dapat menyampaikan materi pelajaran yang mudah dipahami siswa dan dengan kemampuannya menyajikan materi yang menarik melalui penggunaan media pembelajaran dapat membangkitkan minat belajar Pendidikan Agama Kristen siswa. Tujuan dari penelitian ini untuk menguji pengaruh kompetensi profesional guru terhadap minat belajar Pendidikan Agama Kristen siswa. Pendekatan penelitian secara kuantitatif dengan metode korelasional, dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 100 siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa kompetensi profesional guru mempengaruhi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/9/pengembangan-profesional-guru-perilaku-belajar-sis-thumb-c1a95.webp" type="image/webp" length="199446" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/9/pengembangan-profesional-guru-perilaku-belajar-sis-thumb-123fb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/9/pengembangan-profesional-guru-perilaku-belajar-sis-thumb-c1a95.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/9/pengembangan-profesional-guru-perilaku-belajar-sis-thumb-4cbb8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3560-e-journalsangkakala.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14589-davar-jurnal-teologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluating Machine Learning Algorithms for Detecting Online Text based Fake News Content ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluating Machine Learning Algorithms for Detecting Online Text based Fake News Content ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluating Machine Learning Algorithms for Detecting Online Text based Fake News Content ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47912-akurasi-deteksi-plat-palsu</link>
	<guid isPermaLink="false">af9a2bf6ec360aa63a13ddcdfcca38cc</guid>
	<pubDate>Fri, 08 May 2026 14:03:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ based models ]]></category>
	<category><![CDATA[ designing e ]]></category>
	<category><![CDATA[ design web ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[based,design,designing,e,models,web]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mempertimbangkan metode representasi teks yang lebih canggih, termasuk word embeddings dan arsitektur transformer-based seperti BERT. Selain itu, menilai efektivitas model pada dataset multilingual dan heterogen dapat meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluating Machine Learning Algorithms for Detecting Online Text-based Fake News Content: Penelitian selanjutnya dapat mempertimbangkan metode representasi teks yang lebih canggih, termasuk word embeddings dan arsitektur transformer-based seperti BERT. Selain itu, menilai efektivitas model pada dataset multilingual dan heterogen dapat meningkatkan kemampuan model untuk menggeneralisasi di konteks yang lebih luas. Studi lanjutan juga dapat mengeksplorasi penggunaan model bahasa yang sadar konteks untuk meningkatkan akurasi deteksi di dataset yang lebih kompleks dan multilingual.. Penelitian ini menyelidiki kemampuan berbagai algoritma machine learning dalam mendeteksi berita palsu, menggunakan fitur teks yang berasal dari dataset benchmark yang terkenal.Analisis menekankan kriteria evaluasi standar termasuk akurasi, presisi, dan recall sambil juga mencakup penilaian konsistensi model melalui cross-validation lima lipatan dan waktu yang diperlukan untuk pelatihan dan prediksi.Di antara model yang diuji, Logistic Regression dan Support Vector Machine (SVM) secara konsisten menunjukkan hasil yang kuat, terutama dalam hal akurasi dan recall, dan menunjukkan kinerja stabil di seluruh lipatan validasi.Naive Bayes menawarkan keseimbangan yang menarik antara kecepatan dan akurasi, menjadikannya pilihan praktis untuk skenario real-time atau sumber daya yang terbatas.Sebaliknya, pendekatan ensembel seperti Random Forest dan XGBoost mencapai hasil prediktif yang kuat, meskipun dengan waktu pemrosesan yang lebih lama.Hasil ini menggambarkan keseimbangan yang harus dipukul oleh praktisi antara akurasi, interpretabilitas, dan biaya komputasi saat mengembangkan sistem deteksi berita palsu.Secara keseluruhan, temuan menunjukkan bahwa SVM dan Logistic Regression adalah pilihan yang paling andal untuk tugas deteksi berita palsu berdasarkan dataset yang digunakan, mempertimbangkan akurasi, tingkat salah klasifikasi, stabilitas, dan efisiensi komputasi.Pendekatan TF-IDF secara efektif menangkap fitur teks yang penting, menghasilkan matriks fitur high-dimensional (5068 x 39 Penyebaran informasi palsu dan berita bohong secara online telah menimbulkan risiko serius terhadap partisipasi publik yang terinformasi dan fondasi pemerintahan demokratis. Penelitian ini menyelidiki seberapa baik berbagai teknik machine learning dapat mengklasifikasi berita palsu, menggunakan fitur teks yang diekstrak melalui metode Term FrequencyAeInverse Document Frequency (TF-IDF). Analisis mencakup lima algoritma yang umum digunakan seperti Logistic Regression, Support Vector Machine (SVM), Naive Bayes, Random Forest, dan XGBoost. Sebuah dataset yang dapat diakses secara publik yang berisi artikel berita... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/8/akurasi-deteksi-plat-palsu-klasifikasi-teks-tf-idf-thumb-d49f2.webp" title="JURIS - Evaluating Machine Learning Algorithms for Detecting Online Text-based Fake News Content" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/akurasi-deteksi-plat-palsu-klasifikasi-teks-tf-idf-thumb-d49f2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/akurasi-deteksi-plat-palsu-klasifikasi-teks-tf-idf-thumb-d49f2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/akurasi-deteksi-plat-palsu-klasifikasi-teks-tf-idf-thumb-d49f2.webp 1x" title="JURIS - Evaluating Machine Learning Algorithms for Detecting Online Text-based Fake News Content" alt="JURIS - Evaluating Machine Learning Algorithms for Detecting Online Text-based Fake News Content" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/8/akurasi-deteksi-plat-palsu-klasifikasi-teks-tf-idf-thumb-71f1c.webp" title="JURIS - Evaluating Machine Learning Algorithms for Detecting Online Text-based Fake News Content" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/akurasi-deteksi-plat-palsu-klasifikasi-teks-tf-idf-thumb-71f1c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/akurasi-deteksi-plat-palsu-klasifikasi-teks-tf-idf-thumb-71f1c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/akurasi-deteksi-plat-palsu-klasifikasi-teks-tf-idf-thumb-71f1c.webp 1x" title="JURIS - Evaluating Machine Learning Algorithms for Detecting Online Text-based Fake News Content" alt="JURIS - Evaluating Machine Learning Algorithms for Detecting Online Text-based Fake News Content" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/8/akurasi-deteksi-plat-palsu-klasifikasi-teks-tf-idf-thumb-85610.webp" title="JURIS - Evaluating Machine Learning Algorithms for Detecting Online Text-based Fake News Content" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/akurasi-deteksi-plat-palsu-klasifikasi-teks-tf-idf-thumb-85610.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/akurasi-deteksi-plat-palsu-klasifikasi-teks-tf-idf-thumb-85610.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/akurasi-deteksi-plat-palsu-klasifikasi-teks-tf-idf-thumb-85610.webp 1x" title="JURIS - Evaluating Machine Learning Algorithms for Detecting Online Text-based Fake News Content" alt="JURIS - Evaluating Machine Learning Algorithms for Detecting Online Text-based Fake News Content" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47912-akurasi-deteksi-plat-palsu" title="JURIS - Evaluating Machine Learning Algorithms for Detecting Online Text-based Fake News Content" target="_blank">Evaluating Machine Learning Algorithms for Detecting Online Text-based Fake News Content</a>: Penelitian selanjutnya dapat mempertimbangkan metode representasi teks yang lebih canggih, termasuk word embeddings dan arsitektur transformer-based seperti BERT. Selain itu, menilai efektivitas model pada dataset multilingual dan heterogen dapat meningkatkan kemampuan model untuk menggeneralisasi di konteks yang lebih luas. Studi lanjutan juga dapat mengeksplorasi penggunaan model bahasa yang sadar konteks untuk meningkatkan akurasi deteksi di dataset yang lebih kompleks dan multilingual..
<br>Penelitian ini menyelidiki kemampuan berbagai algoritma machine learning dalam mendeteksi berita palsu, menggunakan fitur teks yang berasal dari dataset benchmark yang terkenal.Analisis menekankan kriteria evaluasi standar termasuk akurasi, presisi, dan recall sambil juga mencakup penilaian konsistensi model melalui cross-validation lima lipatan dan waktu yang diperlukan untuk pelatihan dan prediksi.Di antara model yang diuji, Logistic Regression dan Support Vector Machine (SVM) secara konsisten menunjukkan hasil yang kuat, terutama dalam hal akurasi dan recall, dan menunjukkan kinerja stabil di seluruh lipatan validasi.Naive Bayes menawarkan keseimbangan yang menarik antara kecepatan dan akurasi, menjadikannya pilihan praktis untuk skenario real-time atau sumber daya yang terbatas.Sebaliknya, pendekatan ensembel seperti Random Forest dan XGBoost mencapai hasil prediktif yang kuat, meskipun dengan waktu pemrosesan yang lebih lama.Hasil ini menggambarkan keseimbangan yang harus dipukul oleh praktisi antara akurasi, interpretabilitas, dan biaya komputasi saat mengembangkan sistem deteksi berita palsu.Secara keseluruhan, temuan menunjukkan bahwa SVM dan Logistic Regression adalah pilihan yang paling andal untuk tugas deteksi berita palsu berdasarkan dataset yang digunakan, mempertimbangkan akurasi, tingkat salah klasifikasi, stabilitas, dan efisiensi komputasi.Pendekatan TF-IDF secara efektif menangkap fitur teks yang penting, menghasilkan matriks fitur high-dimensional (5068 x 39
<br>Penyebaran informasi palsu dan berita bohong secara online telah menimbulkan risiko serius terhadap partisipasi publik yang terinformasi dan fondasi pemerintahan demokratis. Penelitian ini menyelidiki seberapa baik berbagai teknik machine learning dapat mengklasifikasi berita palsu, menggunakan fitur teks yang diekstrak melalui metode Term FrequencyAeInverse Document Frequency (TF-IDF). Analisis mencakup lima algoritma yang umum digunakan seperti Logistic Regression, Support Vector Machine (SVM), Naive Bayes, Random Forest, dan XGBoost. Sebuah dataset yang dapat diakses secara publik yang berisi artikel berita...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/8/akurasi-deteksi-plat-palsu-klasifikasi-teks-tf-idf-thumb-71f1c.webp" type="image/webp" length="180300" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/akurasi-deteksi-plat-palsu-klasifikasi-teks-tf-idf-thumb-d49f2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/akurasi-deteksi-plat-palsu-klasifikasi-teks-tf-idf-thumb-71f1c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/akurasi-deteksi-plat-palsu-klasifikasi-teks-tf-idf-thumb-85610.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3974-ijcis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16397-international-journal-computer-information-system-ijcis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Design of a Web Mobile Based Information System for Monitoring Maintenance and Repair Reports of Electrical Substations ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Design of a Web Mobile Based Information System for Monitoring Maintenance and Repair Reports of Electrical Substations ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Design of a Web Mobile Based Information System for Monitoring Maintenance and Repair Reports of Electrical Substations ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47917-data-historis-oee-integrasi-sistem-ami-akurasi-dat</link>
	<guid isPermaLink="false">38e6a41877c64dd2f8ce8e6ba9be786b</guid>
	<pubDate>Fri, 08 May 2026 13:57:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ based models ]]></category>
	<category><![CDATA[ designing e ]]></category>
	<category><![CDATA[ design web ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[based,design,designing,e,models,web]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk pengembangan penelitian selanjutnya, sangat menarik untuk mengeksplorasi bagaimana sistem informasi pemantauan ini dapat diperkaya dengan kemampuan prediktif. Sebuah studi bisa fokus pada pengembangan modul kecerdasan buatan (AI) yang mampu menganalisis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Design of a Web-Mobile Based Information System for Monitoring Maintenance and Repair Reports of Electrical Substations: Untuk pengembangan penelitian selanjutnya, sangat menarik untuk mengeksplorasi bagaimana sistem informasi pemantauan ini dapat diperkaya dengan kemampuan prediktif. Sebuah studi bisa fokus pada pengembangan modul kecerdasan buatan (AI) yang mampu menganalisis data historis pemeliharaan dan informasi dari sensor gardu listrik untuk memprediksi potensi kerusakan sebelum terjadi. Penelitian ini dapat menguji efektivitas notifikasi prediktif dalam mengurangi waktu henti operasional dan mengoptimalkan jadwal pemeliharaan, serta membandingkan berbagai model machine learning untuk mencapai akurasi prediksi tertinggi. Ide penelitian kedua adalah menggali lebih dalam potensi integrasi Sistem Informasi Geografis (GIS) untuk tidak hanya memvisualisasikan lokasi gardu, tetapi juga untuk mengoptimalkan penugasan teknisi dan logistik suku cadang. Pertanyaan penelitian dapat mencakup bagaimana penggunaan algoritma penentuan rute cerdas berbasis GIS dapat meminimalkan waktu respons dan biaya transportasi, serta bagaimana data geospasial dapat mendukung keputusan strategis dalam perluasan atau modernisasi jaringan gardu. Terakhir, penelitian masa depan dapat mempertimbangkan aspek adaptasi sistem untuk lingkungan operasional yang lebih beragam, seperti area dengan konektivitas internet yang sangat terbatas. Ini bisa mencakup investigasi terhadap arsitektur sistem yang mendukung mode luring (offline) secara robust, dengan mekanisme sinkronisasi data otomatis saat koneksi tersedia, untuk memastikan teknisi lapangan tetap dapat melaporkan dan mengakses informasi penting tanpa hambatan. Studi ini akan berupaya mengukur peningkatan produktivitas dan keandalan data dalam skenario operasional yang menantang.. Penelitian ini berhasil merancang dan mengimplementasikan sistem informasi berbasis web untuk pemantauan pelaporan pemeliharaan dan perbaikan gardu listrik di PT Haleyora Power Region 7 menggunakan pendekatan prototyping.Sistem yang dikembangkan secara efektif mengatasi masalah proses manual yang sebelumnya menyebabkan keterlambatan, redundansi, dan risiko kehilangan data, serta terbukti fungsional, andal, efisien, dan aman.Kontribusi utama penelitian ini adalah digitalisasi proses pelaporan secara menyeluruh, yang secara signifikan meningkatkan efisiensi siklus pelaporan dari jam menjadi menit, sekaligus menyediakan platform pemantauan waktu nyata bagi manajemen Alur kerja manual untuk pelaporan pemeliharaan dan perbaikan gardu listrik di PT Haleyora Power, yang mengandalkan WhatsApp dan Microsoft Excel, menciptakan berbagai hambatan seperti keterlambatan, risiko kesalahan data, dan kapasitas minimal untuk pemantauan waktu nyata. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem informasi pemantauan berbasis web untuk mengatasi inefisiensi tersebut. Metode pengembangan yang digunakan adalah Prototyping, yang menekankan keterlibatan pengguna aktif melalui siklus evaluasi iteratif. Sistem dibangun menggunakan PHP-MySQL dan diuji secara komprehensif berdasarkan lima aspek kualitas dari standar... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/e/data-historis-oee-integrasi-sistem-ami-akurasi-ada-thumb-30be0.webp" title="JURIS - Design of a Web-Mobile Based Information System for Monitoring Maintenance and Repair Reports of Electrical Substations" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/data-historis-oee-integrasi-sistem-ami-akurasi-ada-thumb-30be0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/data-historis-oee-integrasi-sistem-ami-akurasi-ada-thumb-30be0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/data-historis-oee-integrasi-sistem-ami-akurasi-ada-thumb-30be0.webp 1x" title="JURIS - Design of a Web-Mobile Based Information System for Monitoring Maintenance and Repair Reports of Electrical Substations" alt="JURIS - Design of a Web-Mobile Based Information System for Monitoring Maintenance and Repair Reports of Electrical Substations" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/e/data-historis-oee-integrasi-sistem-ami-akurasi-ada-thumb-da057.webp" title="JURIS - Design of a Web-Mobile Based Information System for Monitoring Maintenance and Repair Reports of Electrical Substations" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/data-historis-oee-integrasi-sistem-ami-akurasi-ada-thumb-da057.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/data-historis-oee-integrasi-sistem-ami-akurasi-ada-thumb-da057.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/data-historis-oee-integrasi-sistem-ami-akurasi-ada-thumb-da057.webp 1x" title="JURIS - Design of a Web-Mobile Based Information System for Monitoring Maintenance and Repair Reports of Electrical Substations" alt="JURIS - Design of a Web-Mobile Based Information System for Monitoring Maintenance and Repair Reports of Electrical Substations" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/e/data-historis-oee-integrasi-sistem-ami-akurasi-ada-thumb-a1072.webp" title="JURIS - Design of a Web-Mobile Based Information System for Monitoring Maintenance and Repair Reports of Electrical Substations" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/data-historis-oee-integrasi-sistem-ami-akurasi-ada-thumb-a1072.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/data-historis-oee-integrasi-sistem-ami-akurasi-ada-thumb-a1072.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/data-historis-oee-integrasi-sistem-ami-akurasi-ada-thumb-a1072.webp 1x" title="JURIS - Design of a Web-Mobile Based Information System for Monitoring Maintenance and Repair Reports of Electrical Substations" alt="JURIS - Design of a Web-Mobile Based Information System for Monitoring Maintenance and Repair Reports of Electrical Substations" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47917-data-historis-oee-integrasi-sistem-ami-akurasi-dat" title="JURIS - Design of a Web-Mobile Based Information System for Monitoring Maintenance and Repair Reports of Electrical Substations" target="_blank">Design of a Web-Mobile Based Information System for Monitoring Maintenance and Repair Reports of Electrical Substations</a>: Untuk pengembangan penelitian selanjutnya, sangat menarik untuk mengeksplorasi bagaimana sistem informasi pemantauan ini dapat diperkaya dengan kemampuan prediktif. Sebuah studi bisa fokus pada pengembangan modul kecerdasan buatan (AI) yang mampu menganalisis data historis pemeliharaan dan informasi dari sensor gardu listrik untuk memprediksi potensi kerusakan sebelum terjadi. Penelitian ini dapat menguji efektivitas notifikasi prediktif dalam mengurangi waktu henti operasional dan mengoptimalkan jadwal pemeliharaan, serta membandingkan berbagai model machine learning untuk mencapai akurasi prediksi tertinggi. Ide penelitian kedua adalah menggali lebih dalam potensi integrasi Sistem Informasi Geografis (GIS) untuk tidak hanya memvisualisasikan lokasi gardu, tetapi juga untuk mengoptimalkan penugasan teknisi dan logistik suku cadang. Pertanyaan penelitian dapat mencakup bagaimana penggunaan algoritma penentuan rute cerdas berbasis GIS dapat meminimalkan waktu respons dan biaya transportasi, serta bagaimana data geospasial dapat mendukung keputusan strategis dalam perluasan atau modernisasi jaringan gardu. Terakhir, penelitian masa depan dapat mempertimbangkan aspek adaptasi sistem untuk lingkungan operasional yang lebih beragam, seperti area dengan konektivitas internet yang sangat terbatas. Ini bisa mencakup investigasi terhadap arsitektur sistem yang mendukung mode luring (offline) secara robust, dengan mekanisme sinkronisasi data otomatis saat koneksi tersedia, untuk memastikan teknisi lapangan tetap dapat melaporkan dan mengakses informasi penting tanpa hambatan. Studi ini akan berupaya mengukur peningkatan produktivitas dan keandalan data dalam skenario operasional yang menantang..
<br>Penelitian ini berhasil merancang dan mengimplementasikan sistem informasi berbasis web untuk pemantauan pelaporan pemeliharaan dan perbaikan gardu listrik di PT Haleyora Power Region 7 menggunakan pendekatan prototyping.Sistem yang dikembangkan secara efektif mengatasi masalah proses manual yang sebelumnya menyebabkan keterlambatan, redundansi, dan risiko kehilangan data, serta terbukti fungsional, andal, efisien, dan aman.Kontribusi utama penelitian ini adalah digitalisasi proses pelaporan secara menyeluruh, yang secara signifikan meningkatkan efisiensi siklus pelaporan dari jam menjadi menit, sekaligus menyediakan platform pemantauan waktu nyata bagi manajemen
<br>Alur kerja manual untuk pelaporan pemeliharaan dan perbaikan gardu listrik di PT Haleyora Power, yang mengandalkan WhatsApp dan Microsoft Excel, menciptakan berbagai hambatan seperti keterlambatan, risiko kesalahan data, dan kapasitas minimal untuk pemantauan waktu nyata. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem informasi pemantauan berbasis web untuk mengatasi inefisiensi tersebut. Metode pengembangan yang digunakan adalah Prototyping, yang menekankan keterlibatan pengguna aktif melalui siklus evaluasi iteratif. Sistem dibangun menggunakan PHP-MySQL dan diuji secara komprehensif berdasarkan lima aspek kualitas dari standar...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/e/data-historis-oee-integrasi-sistem-ami-akurasi-ada-thumb-30be0.webp" type="image/webp" length="115372" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/data-historis-oee-integrasi-sistem-ami-akurasi-ada-thumb-30be0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/data-historis-oee-integrasi-sistem-ami-akurasi-ada-thumb-da057.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/data-historis-oee-integrasi-sistem-ami-akurasi-ada-thumb-a1072.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3974-ijcis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16397-international-journal-computer-information-system-ijcis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Fri, 08 May 2026 17:55:25 +0700. 24 items. Served in: 4.643 seconds [rss] -->
