<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Mon, 24 Aug 2026 20:23:05 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 20:23:05 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-08-24T20:23:05+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Audit Energi Listrik Pt Niaga Nusa Abadi Dengan Menggunakan Metode Intensitas Konsumsi Energi Ike Dan Peluang Hemat Energi Phe ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Audit Energi Listrik Pt Niaga Nusa Abadi Dengan Menggunakan Metode Intensitas Konsumsi Energi Ike Dan Peluang Hemat Energi Phe ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Audit Energi Listrik Pt Niaga Nusa Abadi Dengan Menggunakan Metode Intensitas Konsumsi Energi Ike Dan Peluang Hemat Energi Phe ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60438-konsumsi-energi-gedung-audit-energ</link>
	<guid isPermaLink="false">90d738de59959ec8c6dc76f7d490c0ca</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 20:16:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ aisah nazla ]]></category>
	<category><![CDATA[ v7i1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aisah,nazla,v7i1]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengevaluasi potensi penggunaan energi terbarukan seperti panel surya untuk mengurangi ketergantungan pada PLN. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang efektivitas sistem manajemen energi berbasis IoT untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Audit Energi Listrik Pt. Niaga Nusa Abadi Dengan Menggunakan Metode Intensitas Konsumsi Energi (Ike) Dan Peluang Hemat Energi (Phe): Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengevaluasi potensi penggunaan energi terbarukan seperti panel surya untuk mengurangi ketergantungan pada PLN. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang efektivitas sistem manajemen energi berbasis IoT untuk memantau konsumsi listrik secara real-time. Terakhir, penelitian dapat dikembangkan untuk menganalisis dampak perubahan pola kerja (misalnya kerja hybrid) terhadap konsumsi energi di gedung perkantoran.. Kesimpulan dari penelitian ini adalah merupakan hasil dari audit energi awal intensitas konsumsi energi (IKE) energi listrik pada PT.Niaga Nusa Abadi sebesar 52,77 kWh/M2 pertahun.IKE tersebut sudah termasuk kategori sangat efisien, akan tetapi standar penerangan dan kebutuhan AC kurang ideal, sehingga dilakukan audit energi rinci untuk mengetahui IKE setelah melakukan perbaikan.IKE hasil dari audit energi rinci sebesar 46,79 kWh/M2 pertahun.IKE termasuk dalam kategori sangat efisien akan tetapi IKE ini belum melakukan perbaiakan.Intensitas Konsumsi Energi (IKE) setelah perbaikan pada sistem pencahayaan dan sistem udara sebesar 52,27 kWh/M2 pertahun.IKE setelah melakukan perbaikan mengalami peningkatan sebesar 10% akan tetapi kelayakan dan kenyamanan pengguna gedung dapat terpenuhi serta dapat meningkatkan produktifitas penggunanya Pt. Niaga Nusa Abadi merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penjualan, distribusi dan pemasaran. Berdiri sejak tahun 2012. Dapat diketahui Pt. Niaga Nusa Abadi belum pernah melakukan audit energi, semenjak awal perusahaan didirikan. Setelah melakukan pengambilan data dapat di ketahui pencahayaan lampu dan pengkondisian udara di beberapa ruangan belum sesuai dengan standar SNI. Teknik Audit energi yang digunakan untuk menghitung besarnya konsumsi energi pada suatu gedung. Intensitas Konsumsi Energi (IKE) hasil bagi antara konsumsi energi total selama periode tertentu (satu tahun) dengan luasan bangunan. Satuan IKE adalah kWh/m2 pertahun. Peluang hemat energi adalah potensi untuk mengurangi penggunaan energi dalam suatu sistem atau proses tertentu dengan cara yang efisien tanpa mengganggu kenyamanan. Pt. Niaga... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/8/konsumsi-energi-gedung-audit-ike-phe-intensitas-li-thumb-bacf6.webp" title="JURIS - Audit Energi Listrik Pt. Niaga Nusa Abadi Dengan Menggunakan Metode Intensitas Konsumsi Energi (Ike) Dan Peluang Hemat Energi (Phe)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/konsumsi-energi-gedung-audit-ike-phe-intensitas-li-thumb-bacf6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/konsumsi-energi-gedung-audit-ike-phe-intensitas-li-thumb-bacf6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/konsumsi-energi-gedung-audit-ike-phe-intensitas-li-thumb-bacf6.webp 1x" title="JURIS - Audit Energi Listrik Pt. Niaga Nusa Abadi Dengan Menggunakan Metode Intensitas Konsumsi Energi (Ike) Dan Peluang Hemat Energi (Phe)" alt="JURIS - Audit Energi Listrik Pt. Niaga Nusa Abadi Dengan Menggunakan Metode Intensitas Konsumsi Energi (Ike) Dan Peluang Hemat Energi (Phe)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/konsumsi-energi-gedung-audit-ike-phe-intensitas-li-thumb-2638b.webp" title="JURIS - Audit Energi Listrik Pt. Niaga Nusa Abadi Dengan Menggunakan Metode Intensitas Konsumsi Energi (Ike) Dan Peluang Hemat Energi (Phe)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/konsumsi-energi-gedung-audit-ike-phe-intensitas-li-thumb-2638b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/konsumsi-energi-gedung-audit-ike-phe-intensitas-li-thumb-2638b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/konsumsi-energi-gedung-audit-ike-phe-intensitas-li-thumb-2638b.webp 1x" title="JURIS - Audit Energi Listrik Pt. Niaga Nusa Abadi Dengan Menggunakan Metode Intensitas Konsumsi Energi (Ike) Dan Peluang Hemat Energi (Phe)" alt="JURIS - Audit Energi Listrik Pt. Niaga Nusa Abadi Dengan Menggunakan Metode Intensitas Konsumsi Energi (Ike) Dan Peluang Hemat Energi (Phe)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/konsumsi-energi-gedung-audit-ike-phe-intensitas-li-thumb-f7262.webp" title="JURIS - Audit Energi Listrik Pt. Niaga Nusa Abadi Dengan Menggunakan Metode Intensitas Konsumsi Energi (Ike) Dan Peluang Hemat Energi (Phe)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/konsumsi-energi-gedung-audit-ike-phe-intensitas-li-thumb-f7262.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/konsumsi-energi-gedung-audit-ike-phe-intensitas-li-thumb-f7262.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/konsumsi-energi-gedung-audit-ike-phe-intensitas-li-thumb-f7262.webp 1x" title="JURIS - Audit Energi Listrik Pt. Niaga Nusa Abadi Dengan Menggunakan Metode Intensitas Konsumsi Energi (Ike) Dan Peluang Hemat Energi (Phe)" alt="JURIS - Audit Energi Listrik Pt. Niaga Nusa Abadi Dengan Menggunakan Metode Intensitas Konsumsi Energi (Ike) Dan Peluang Hemat Energi (Phe)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60438-konsumsi-energi-gedung-audit-energ" title="JURIS - Audit Energi Listrik Pt. Niaga Nusa Abadi Dengan Menggunakan Metode Intensitas Konsumsi Energi (Ike) Dan Peluang Hemat Energi (Phe)" target="_blank">Audit Energi Listrik Pt. Niaga Nusa Abadi Dengan Menggunakan Metode Intensitas Konsumsi Energi (Ike) Dan Peluang Hemat Energi (Phe)</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengevaluasi potensi penggunaan energi terbarukan seperti panel surya untuk mengurangi ketergantungan pada PLN. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang efektivitas sistem manajemen energi berbasis IoT untuk memantau konsumsi listrik secara real-time. Terakhir, penelitian dapat dikembangkan untuk menganalisis dampak perubahan pola kerja (misalnya kerja hybrid) terhadap konsumsi energi di gedung perkantoran..
<br>Kesimpulan dari penelitian ini adalah merupakan hasil dari audit energi awal intensitas konsumsi energi (IKE) energi listrik pada PT.Niaga Nusa Abadi sebesar 52,77 kWh/M2 pertahun.IKE tersebut sudah termasuk kategori sangat efisien, akan tetapi standar penerangan dan kebutuhan AC kurang ideal, sehingga dilakukan audit energi rinci untuk mengetahui IKE setelah melakukan perbaikan.IKE hasil dari audit energi rinci sebesar 46,79 kWh/M2 pertahun.IKE termasuk dalam kategori sangat efisien akan tetapi IKE ini belum melakukan perbaiakan.Intensitas Konsumsi Energi (IKE) setelah perbaikan pada sistem pencahayaan dan sistem udara sebesar 52,27 kWh/M2 pertahun.IKE setelah melakukan perbaikan mengalami peningkatan sebesar 10% akan tetapi kelayakan dan kenyamanan pengguna gedung dapat terpenuhi serta dapat meningkatkan produktifitas penggunanya
<br>Pt. Niaga Nusa Abadi merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penjualan, distribusi dan pemasaran. Berdiri sejak tahun 2012. Dapat diketahui Pt. Niaga Nusa Abadi belum pernah melakukan audit energi, semenjak awal perusahaan didirikan. Setelah melakukan pengambilan data dapat di ketahui pencahayaan lampu dan pengkondisian udara di beberapa ruangan belum sesuai dengan standar SNI. Teknik Audit energi yang digunakan untuk menghitung besarnya konsumsi energi pada suatu gedung. Intensitas Konsumsi Energi (IKE) hasil bagi antara konsumsi energi total selama periode tertentu (satu tahun) dengan luasan bangunan. Satuan IKE adalah kWh/m2 pertahun. Peluang hemat energi adalah potensi untuk mengurangi penggunaan energi dalam suatu sistem atau proses tertentu dengan cara yang efisien tanpa mengganggu kenyamanan. Pt. Niaga...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/8/konsumsi-energi-gedung-audit-ike-phe-intensitas-li-thumb-bacf6.webp" type="image/webp" length="44204" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/konsumsi-energi-gedung-audit-ike-phe-intensitas-li-thumb-bacf6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/konsumsi-energi-gedung-audit-ike-phe-intensitas-li-thumb-2638b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/konsumsi-energi-gedung-audit-ike-phe-intensitas-li-thumb-f7262.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1474-lppm-unbaja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15650-jurnal-intent-jurnal-industri-teknologi-terpadu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Strategi Pemasaran Kerupuk Mawar di UMKM Citra dengan Metode SWOT dan QSPM ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Strategi Pemasaran Kerupuk Mawar di UMKM Citra dengan Metode SWOT dan QSPM ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Strategi Pemasaran Kerupuk Mawar di UMKM Citra dengan Metode SWOT dan QSPM ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60436-saing-umkm-budidaya-hasil-analisis-data-faktor-int</link>
	<guid isPermaLink="false">32535b6705a58b3141a3ac1013084280</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 20:11:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pugy gautama ]]></category>
	<category><![CDATA[ v6i2 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gautama,pugy,v6i2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah:1. Mengembangkan strategi pemasaran yang lebih inovatif dan kreatif untuk meningkatkan daya saing UMKM Citra di pasar sasaran. Hal ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Strategi Pemasaran Kerupuk Mawar di UMKM Citra dengan Metode SWOT dan QSPM: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah:1. Mengembangkan strategi pemasaran yang lebih inovatif dan kreatif untuk meningkatkan daya saing UMKM Citra di pasar sasaran. Hal ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi digital dan media sosial untuk mempromosikan produk kerupuk mawar.2. Melakukan analisis pasar yang lebih mendalam untuk mengidentifikasi peluang dan ancaman yang dihadapi UMKM Citra. Dengan memahami lingkungan internal dan eksternal, UMKM Citra dapat merumuskan strategi yang lebih efektif dalam menghadapi persaingan.3. Mengoptimalkan penggunaan matriks IFAS dan EFAS untuk menentukan strategi pemasaran yang sesuai. Dengan menggunakan metode ini, UMKM Citra dapat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan internal serta peluang dan ancaman eksternal, sehingga dapat mengambil keputusan yang tepat dalam merumuskan strategi pemasaran.. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan faktor internal dan eksternal yaitu.Memiliki ciri khas rasa ikan sarden pada kerupuk mawar3.Pemasaran belum meluas kedaerah Ciruas Ae Cikande2.Pemasaran area Cilegon - Merak sudah memiliki pelanggan tetap4.Adanya bantuan pemerintah untuk UMKM berupa uangAncaman1.Pada saat pemasaran produk terjadinya hujan dijalan4.UMKM Citra dalam hal melakukan persaingan pasar dengan pendekatan metode SWOT dan QSPM yaitu, Strategi W - O dengan nilai 6,9451.Meningkatkan promosi untuk mengimbangi promosi pesaing baru dan memanfaatkan media sosial untuk menunjukan kualitas produk2.Pemasaran diperluas ke daerah Ciruas - Cikande sebagai langkah perluasan area pendistribusian Strategi pemasaran sangat dibutuhkan oleh para pelaku UMKM Citra untuk menghadapi persaingan di pasar sasaran. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dan kuantitatif dengan pemanfaatan analisis SWOT (Stregths, Weakness, Opportunity, Threats) dan metode QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix) sebagai analisis datanya. Dan didukung dengan penggunaan matriks IFAS (Internal Factor Analysis Strategy), matriks EFAS (Eksternal Factor Analysis Strategy), matriks SWOT, diagram SWOT, dan Matrik QSPM sebagai pengambilan keputusannya. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui strategi pemasaran yang sesuai diterapkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/9/saing-umkm-budidaya-hasil-analisis-data-faktor-int-thumb-feb7b.webp" title="JURIS - Analisis Strategi Pemasaran Kerupuk Mawar di UMKM Citra dengan Metode SWOT dan QSPM" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/saing-umkm-budidaya-hasil-analisis-data-faktor-int-thumb-feb7b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/saing-umkm-budidaya-hasil-analisis-data-faktor-int-thumb-feb7b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/saing-umkm-budidaya-hasil-analisis-data-faktor-int-thumb-feb7b.webp 1x" title="JURIS - Analisis Strategi Pemasaran Kerupuk Mawar di UMKM Citra dengan Metode SWOT dan QSPM" alt="JURIS - Analisis Strategi Pemasaran Kerupuk Mawar di UMKM Citra dengan Metode SWOT dan QSPM" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/saing-umkm-budidaya-hasil-analisis-data-faktor-int-thumb-bc744.webp" title="JURIS - Analisis Strategi Pemasaran Kerupuk Mawar di UMKM Citra dengan Metode SWOT dan QSPM" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/saing-umkm-budidaya-hasil-analisis-data-faktor-int-thumb-bc744.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/saing-umkm-budidaya-hasil-analisis-data-faktor-int-thumb-bc744.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/saing-umkm-budidaya-hasil-analisis-data-faktor-int-thumb-bc744.webp 1x" title="JURIS - Analisis Strategi Pemasaran Kerupuk Mawar di UMKM Citra dengan Metode SWOT dan QSPM" alt="JURIS - Analisis Strategi Pemasaran Kerupuk Mawar di UMKM Citra dengan Metode SWOT dan QSPM" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/saing-umkm-budidaya-hasil-analisis-data-faktor-int-thumb-950bf.webp" title="JURIS - Analisis Strategi Pemasaran Kerupuk Mawar di UMKM Citra dengan Metode SWOT dan QSPM" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/saing-umkm-budidaya-hasil-analisis-data-faktor-int-thumb-950bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/saing-umkm-budidaya-hasil-analisis-data-faktor-int-thumb-950bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/saing-umkm-budidaya-hasil-analisis-data-faktor-int-thumb-950bf.webp 1x" title="JURIS - Analisis Strategi Pemasaran Kerupuk Mawar di UMKM Citra dengan Metode SWOT dan QSPM" alt="JURIS - Analisis Strategi Pemasaran Kerupuk Mawar di UMKM Citra dengan Metode SWOT dan QSPM" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60436-saing-umkm-budidaya-hasil-analisis-data-faktor-int" title="JURIS - Analisis Strategi Pemasaran Kerupuk Mawar di UMKM Citra dengan Metode SWOT dan QSPM" target="_blank">Analisis Strategi Pemasaran Kerupuk Mawar di UMKM Citra dengan Metode SWOT dan QSPM</a>: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah:1. Mengembangkan strategi pemasaran yang lebih inovatif dan kreatif untuk meningkatkan daya saing UMKM Citra di pasar sasaran. Hal ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi digital dan media sosial untuk mempromosikan produk kerupuk mawar.2. Melakukan analisis pasar yang lebih mendalam untuk mengidentifikasi peluang dan ancaman yang dihadapi UMKM Citra. Dengan memahami lingkungan internal dan eksternal, UMKM Citra dapat merumuskan strategi yang lebih efektif dalam menghadapi persaingan.3. Mengoptimalkan penggunaan matriks IFAS dan EFAS untuk menentukan strategi pemasaran yang sesuai. Dengan menggunakan metode ini, UMKM Citra dapat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan internal serta peluang dan ancaman eksternal, sehingga dapat mengambil keputusan yang tepat dalam merumuskan strategi pemasaran..
<br>Berdasarkan hasil penelitian menunjukan faktor internal dan eksternal yaitu.Memiliki ciri khas rasa ikan sarden pada kerupuk mawar3.Pemasaran belum meluas kedaerah Ciruas Ae Cikande2.Pemasaran area Cilegon - Merak sudah memiliki pelanggan tetap4.Adanya bantuan pemerintah untuk UMKM berupa uangAncaman1.Pada saat pemasaran produk terjadinya hujan dijalan4.UMKM Citra dalam hal melakukan persaingan pasar dengan pendekatan metode SWOT dan QSPM yaitu, Strategi W - O dengan nilai 6,9451.Meningkatkan promosi untuk mengimbangi promosi pesaing baru dan memanfaatkan media sosial untuk menunjukan kualitas produk2.Pemasaran diperluas ke daerah Ciruas - Cikande sebagai langkah perluasan area pendistribusian
<br>Strategi pemasaran sangat dibutuhkan oleh para pelaku UMKM Citra untuk menghadapi persaingan di pasar sasaran. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dan kuantitatif dengan pemanfaatan analisis SWOT (Stregths, Weakness, Opportunity, Threats) dan metode QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix) sebagai analisis datanya. Dan didukung dengan penggunaan matriks IFAS (Internal Factor Analysis Strategy), matriks EFAS (Eksternal Factor Analysis Strategy), matriks SWOT, diagram SWOT, dan Matrik QSPM sebagai pengambilan keputusannya. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui strategi pemasaran yang sesuai diterapkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/9/saing-umkm-budidaya-hasil-analisis-data-faktor-int-thumb-bc744.webp" type="image/webp" length="26596" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/saing-umkm-budidaya-hasil-analisis-data-faktor-int-thumb-feb7b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/saing-umkm-budidaya-hasil-analisis-data-faktor-int-thumb-bc744.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/saing-umkm-budidaya-hasil-analisis-data-faktor-int-thumb-950bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1474-lppm-unbaja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15650-jurnal-intent-jurnal-industri-teknologi-terpadu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kualitas Produk Wiring Harness Menggunakan Metode Quality Control Circle QCC Dan 5W 1H Di Pt EDS Manufacturing Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kualitas Produk Wiring Harness Menggunakan Metode Quality Control Circle QCC Dan 5W 1H Di Pt EDS Manufacturing Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kualitas Produk Wiring Harness Menggunakan Metode Quality Control Circle QCC Dan 5W 1H Di Pt EDS Manufacturing Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60430-pelatihan-faktor-manusia-variasi-proses-produksi-f</link>
	<guid isPermaLink="false">b59ccfff4a03226eadb5f66b625b6c44</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 19:57:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pugy gautama ]]></category>
	<category><![CDATA[ v6i2 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gautama,pugy,v6i2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat mengkaji efektivitas penerapan metode QCC dan 5W 1H di industri lain yang memiliki proses produksi serupa, seperti manufaktur komponen elektronik. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kualitas Produk Wiring Harness Menggunakan Metode Quality Control Circle (QCC) Dan 5W 1H Di Pt EDS Manufacturing Indonesia: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat mengkaji efektivitas penerapan metode QCC dan 5W 1H di industri lain yang memiliki proses produksi serupa, seperti manufaktur komponen elektronik. Kedua, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi dampak pelatihan karyawan berbasis teknologi informasi dalam mengurangi kesalahan produksi. Ketiga, studi tentang integrasi sistem otomasi dengan metode pengendalian kualitas tradisional dapat dilakukan untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi proses produksi. Saran-saran ini bertujuan untuk mengembangkan metode yang lebih inovatif dan berkelanjutan dalam pengendalian kualitas produk.. Produk wiring harness di PT EDS Manufacturing Indonesia mengalami beberapa jenis cacat seperti not click connector, not click docking connector, dan missing spot.Faktor penyebab cacat meliputi manusia, metode, dan lingkungan.Penerapan metode QCC dan 5W 1H berhasil menurunkan tingkat cacat dari 2,2% menjadi 1,4%.Untuk mempertahankan hasil ini, standarisasi prosedur melalui SOP diperlukan PT EDS Manufacturing Indonesia berdedikasi untuk menyediakan produk berkualitas tinggi kepada pelanggannya. Sistem kontrol kualitas yang diterapkan memastikan bahwa perusahaan untuk tidak : Menerima produk defect, Memproduksi produk defect, dan Meloloskan produk defect. Pada rentang waktu Januari-november 2022 terjadi peningkatan defect dengan rata-rata 2,2%, yang sebelumnya ditahun 2021 hanya berada di angka 1,7%. Agar produk yang dihasilkan sesuai dengan harapan konsumen, maka perusahaan harus melakukan tindakan efektif kualitas yang dibuat dan menghindari banyaknya produk rusak atau cacat yang dipasok ke pasar. Quality Control Circle (QCC) adalah bentuk instrumen penekanan yang umum digunakan dibanyak perusahaan untuk mengelola dan meningkatkan kualitas produk dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/f/pelatihan-faktor-manusia-variasi-proses-produksi-l-thumb-2a83c.webp" title="JURIS - Analisis Kualitas Produk Wiring Harness Menggunakan Metode Quality Control Circle (QCC) Dan 5W 1H Di Pt EDS Manufacturing Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/f/pelatihan-faktor-manusia-variasi-proses-produksi-l-thumb-2a83c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/f/pelatihan-faktor-manusia-variasi-proses-produksi-l-thumb-2a83c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/f/pelatihan-faktor-manusia-variasi-proses-produksi-l-thumb-2a83c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kualitas Produk Wiring Harness Menggunakan Metode Quality Control Circle (QCC) Dan 5W 1H Di Pt EDS Manufacturing Indonesia" alt="JURIS - Analisis Kualitas Produk Wiring Harness Menggunakan Metode Quality Control Circle (QCC) Dan 5W 1H Di Pt EDS Manufacturing Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/f/pelatihan-faktor-manusia-variasi-proses-produksi-l-thumb-41118.webp" title="JURIS - Analisis Kualitas Produk Wiring Harness Menggunakan Metode Quality Control Circle (QCC) Dan 5W 1H Di Pt EDS Manufacturing Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/f/pelatihan-faktor-manusia-variasi-proses-produksi-l-thumb-41118.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/f/pelatihan-faktor-manusia-variasi-proses-produksi-l-thumb-41118.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/f/pelatihan-faktor-manusia-variasi-proses-produksi-l-thumb-41118.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kualitas Produk Wiring Harness Menggunakan Metode Quality Control Circle (QCC) Dan 5W 1H Di Pt EDS Manufacturing Indonesia" alt="JURIS - Analisis Kualitas Produk Wiring Harness Menggunakan Metode Quality Control Circle (QCC) Dan 5W 1H Di Pt EDS Manufacturing Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/f/pelatihan-faktor-manusia-variasi-proses-produksi-l-thumb-d3746.webp" title="JURIS - Analisis Kualitas Produk Wiring Harness Menggunakan Metode Quality Control Circle (QCC) Dan 5W 1H Di Pt EDS Manufacturing Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/f/pelatihan-faktor-manusia-variasi-proses-produksi-l-thumb-d3746.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/f/pelatihan-faktor-manusia-variasi-proses-produksi-l-thumb-d3746.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/f/pelatihan-faktor-manusia-variasi-proses-produksi-l-thumb-d3746.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kualitas Produk Wiring Harness Menggunakan Metode Quality Control Circle (QCC) Dan 5W 1H Di Pt EDS Manufacturing Indonesia" alt="JURIS - Analisis Kualitas Produk Wiring Harness Menggunakan Metode Quality Control Circle (QCC) Dan 5W 1H Di Pt EDS Manufacturing Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60430-pelatihan-faktor-manusia-variasi-proses-produksi-f" title="JURIS - Analisis Kualitas Produk Wiring Harness Menggunakan Metode Quality Control Circle (QCC) Dan 5W 1H Di Pt EDS Manufacturing Indonesia" target="_blank">Analisis Kualitas Produk Wiring Harness Menggunakan Metode Quality Control Circle (QCC) Dan 5W 1H Di Pt EDS Manufacturing Indonesia</a>: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat mengkaji efektivitas penerapan metode QCC dan 5W 1H di industri lain yang memiliki proses produksi serupa, seperti manufaktur komponen elektronik. Kedua, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi dampak pelatihan karyawan berbasis teknologi informasi dalam mengurangi kesalahan produksi. Ketiga, studi tentang integrasi sistem otomasi dengan metode pengendalian kualitas tradisional dapat dilakukan untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi proses produksi. Saran-saran ini bertujuan untuk mengembangkan metode yang lebih inovatif dan berkelanjutan dalam pengendalian kualitas produk..
<br>Produk wiring harness di PT EDS Manufacturing Indonesia mengalami beberapa jenis cacat seperti not click connector, not click docking connector, dan missing spot.Faktor penyebab cacat meliputi manusia, metode, dan lingkungan.Penerapan metode QCC dan 5W 1H berhasil menurunkan tingkat cacat dari 2,2% menjadi 1,4%.Untuk mempertahankan hasil ini, standarisasi prosedur melalui SOP diperlukan
<br>PT EDS Manufacturing Indonesia berdedikasi untuk menyediakan produk berkualitas tinggi kepada pelanggannya. Sistem kontrol kualitas yang diterapkan memastikan bahwa perusahaan untuk tidak : Menerima produk defect, Memproduksi produk defect, dan Meloloskan produk defect. Pada rentang waktu Januari-november 2022 terjadi peningkatan defect dengan rata-rata 2,2%, yang sebelumnya ditahun 2021 hanya berada di angka 1,7%. Agar produk yang dihasilkan sesuai dengan harapan konsumen, maka perusahaan harus melakukan tindakan efektif kualitas yang dibuat dan menghindari banyaknya produk rusak atau cacat yang dipasok ke pasar. Quality Control Circle (QCC) adalah bentuk instrumen penekanan yang umum digunakan dibanyak perusahaan untuk mengelola dan meningkatkan kualitas produk dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/f/pelatihan-faktor-manusia-variasi-proses-produksi-l-thumb-2a83c.webp" type="image/webp" length="102306" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/f/pelatihan-faktor-manusia-variasi-proses-produksi-l-thumb-2a83c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/f/pelatihan-faktor-manusia-variasi-proses-produksi-l-thumb-41118.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/f/pelatihan-faktor-manusia-variasi-proses-produksi-l-thumb-d3746.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1474-lppm-unbaja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15650-jurnal-intent-jurnal-industri-teknologi-terpadu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimalisasi Pengendalian Kualitas Produk Palet Kayu Melalui Pendekatan Rca Spc Studi Kasus Pt Azdhi Kayu Kreasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimalisasi Pengendalian Kualitas Produk Palet Kayu Melalui Pendekatan Rca Spc Studi Kasus Pt Azdhi Kayu Kreasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimalisasi Pengendalian Kualitas Produk Palet Kayu Melalui Pendekatan Rca Spc Studi Kasus Pt Azdhi Kayu Kreasi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60423-kualitas-kayu-daya-saing-produk-cacat-galon</link>
	<guid isPermaLink="false">2a213dd47c0168234221ade8c9bb6cbe</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 19:43:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pugy gautama ]]></category>
	<category><![CDATA[ v7i2 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gautama,pugy,v7i2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1) Penelitian lanjutan dapat mengkaji penggunaan bahan baku alternatif yang lebih tahan terhadap retak, seperti kayu dengan kandungan kelembaban optimal atau lapisan pelindung. 2) Mengeksplorasi integrasi teknologi IoT untuk pemantauan real-time kondisi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimalisasi Pengendalian Kualitas Produk Palet Kayu Melalui Pendekatan Rca & Spc (Studi Kasus Pt. Azdhi Kayu Kreasi): 1) Penelitian lanjutan dapat mengkaji penggunaan bahan baku alternatif yang lebih tahan terhadap retak, seperti kayu dengan kandungan kelembaban optimal atau lapisan pelindung. 2) Mengeksplorasi integrasi teknologi IoT untuk pemantauan real-time kondisi lingkungan produksi (suhu, kelembaban) guna mencegah deformasi kayu. 3) Mengembangkan sistem pelatihan berbasis augmented reality (AR) untuk meningkatkan keterampilan operator dalam proses pemasangan palet kayu secara lebih efisien dan akurat. Semua saran ini bertujuan untuk mengurangi cacat produk, meningkatkan efisiensi produksi, dan memperkuat daya saing PT. Azdhi Kayu Kreasi di pasar industri palet kayu.. Analisis menunjukkan bahwa cacat utama pada palet kayu adalah retak (82,61%), disebabkan oleh faktor metode (tidak ada prosedur pemasangan), bahan baku (kualitas kayu buruk dan heat treatment tidak optimal), manusia (kurangnya pelatihan), mesin (maintenance tidak terjadwal), dan lingkungan (tidak ada kontrol suhu/kelembaban).Solusi utama mencakup implementasi SOP pemasangan, audit kualitas bahan baku, pelatihan operator, perawatan mesin rutin, serta pengendalian lingkungan produksi.Azdhi Kayu Kreasi meningkatkan kualitas produk dan mengurangi cacat produksi secara signifikan Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengendalian kualitas produk palet kayu di PT. Azdhi Kayu Kreasi dengan menggunakan pendekatan Root Cause Analysis (RCA) dan Statistical Process Control (SPC). Masalah yang dihadapi oleh perusahaan adalah tingginya tingkat cacat produk yang dapat mengurangi kepuasan pelanggan dan meningkatkan biaya produksi. Metode RCA digunakan untuk mengidentifikasi akar penyebab cacat produk, sedangkan SPC digunakan untuk memantau dan mengendalikan proses produksi. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi internal perusahaan. Data dianalisis menggunakan peta kendali P (P Chart), diagram Pareto, dan diagram fishbone. Hasil... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/0/kualitas-kayu-daya-saing-produk-cacat-galon-deteks-thumb-c901d.webp" title="JURIS - Optimalisasi Pengendalian Kualitas Produk Palet Kayu Melalui Pendekatan Rca &amp; Spc (Studi Kasus Pt. Azdhi Kayu Kreasi)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/kualitas-kayu-daya-saing-produk-cacat-galon-deteks-thumb-c901d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/kualitas-kayu-daya-saing-produk-cacat-galon-deteks-thumb-c901d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/kualitas-kayu-daya-saing-produk-cacat-galon-deteks-thumb-c901d.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Pengendalian Kualitas Produk Palet Kayu Melalui Pendekatan Rca &amp; Spc (Studi Kasus Pt. Azdhi Kayu Kreasi)" alt="JURIS - Optimalisasi Pengendalian Kualitas Produk Palet Kayu Melalui Pendekatan Rca &amp; Spc (Studi Kasus Pt. Azdhi Kayu Kreasi)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/kualitas-kayu-daya-saing-produk-cacat-galon-deteks-thumb-49694.webp" title="JURIS - Optimalisasi Pengendalian Kualitas Produk Palet Kayu Melalui Pendekatan Rca &amp; Spc (Studi Kasus Pt. Azdhi Kayu Kreasi)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/kualitas-kayu-daya-saing-produk-cacat-galon-deteks-thumb-49694.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/kualitas-kayu-daya-saing-produk-cacat-galon-deteks-thumb-49694.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/kualitas-kayu-daya-saing-produk-cacat-galon-deteks-thumb-49694.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Pengendalian Kualitas Produk Palet Kayu Melalui Pendekatan Rca &amp; Spc (Studi Kasus Pt. Azdhi Kayu Kreasi)" alt="JURIS - Optimalisasi Pengendalian Kualitas Produk Palet Kayu Melalui Pendekatan Rca &amp; Spc (Studi Kasus Pt. Azdhi Kayu Kreasi)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/kualitas-kayu-daya-saing-produk-cacat-galon-deteks-thumb-ab433.webp" title="JURIS - Optimalisasi Pengendalian Kualitas Produk Palet Kayu Melalui Pendekatan Rca &amp; Spc (Studi Kasus Pt. Azdhi Kayu Kreasi)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/kualitas-kayu-daya-saing-produk-cacat-galon-deteks-thumb-ab433.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/kualitas-kayu-daya-saing-produk-cacat-galon-deteks-thumb-ab433.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/kualitas-kayu-daya-saing-produk-cacat-galon-deteks-thumb-ab433.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Pengendalian Kualitas Produk Palet Kayu Melalui Pendekatan Rca &amp; Spc (Studi Kasus Pt. Azdhi Kayu Kreasi)" alt="JURIS - Optimalisasi Pengendalian Kualitas Produk Palet Kayu Melalui Pendekatan Rca &amp; Spc (Studi Kasus Pt. Azdhi Kayu Kreasi)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60423-kualitas-kayu-daya-saing-produk-cacat-galon" title="JURIS - Optimalisasi Pengendalian Kualitas Produk Palet Kayu Melalui Pendekatan Rca &amp; Spc (Studi Kasus Pt. Azdhi Kayu Kreasi)" target="_blank">Optimalisasi Pengendalian Kualitas Produk Palet Kayu Melalui Pendekatan Rca & Spc (Studi Kasus Pt. Azdhi Kayu Kreasi)</a>: 1) Penelitian lanjutan dapat mengkaji penggunaan bahan baku alternatif yang lebih tahan terhadap retak, seperti kayu dengan kandungan kelembaban optimal atau lapisan pelindung. 2) Mengeksplorasi integrasi teknologi IoT untuk pemantauan real-time kondisi lingkungan produksi (suhu, kelembaban) guna mencegah deformasi kayu. 3) Mengembangkan sistem pelatihan berbasis augmented reality (AR) untuk meningkatkan keterampilan operator dalam proses pemasangan palet kayu secara lebih efisien dan akurat. Semua saran ini bertujuan untuk mengurangi cacat produk, meningkatkan efisiensi produksi, dan memperkuat daya saing PT. Azdhi Kayu Kreasi di pasar industri palet kayu..
<br>Analisis menunjukkan bahwa cacat utama pada palet kayu adalah retak (82,61%), disebabkan oleh faktor metode (tidak ada prosedur pemasangan), bahan baku (kualitas kayu buruk dan heat treatment tidak optimal), manusia (kurangnya pelatihan), mesin (maintenance tidak terjadwal), dan lingkungan (tidak ada kontrol suhu/kelembaban).Solusi utama mencakup implementasi SOP pemasangan, audit kualitas bahan baku, pelatihan operator, perawatan mesin rutin, serta pengendalian lingkungan produksi.Azdhi Kayu Kreasi meningkatkan kualitas produk dan mengurangi cacat produksi secara signifikan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengendalian kualitas produk palet kayu di PT. Azdhi Kayu Kreasi dengan menggunakan pendekatan Root Cause Analysis (RCA) dan Statistical Process Control (SPC). Masalah yang dihadapi oleh perusahaan adalah tingginya tingkat cacat produk yang dapat mengurangi kepuasan pelanggan dan meningkatkan biaya produksi. Metode RCA digunakan untuk mengidentifikasi akar penyebab cacat produk, sedangkan SPC digunakan untuk memantau dan mengendalikan proses produksi. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi internal perusahaan. Data dianalisis menggunakan peta kendali P (P Chart), diagram Pareto, dan diagram fishbone. Hasil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/0/kualitas-kayu-daya-saing-produk-cacat-galon-deteks-thumb-ab433.webp" type="image/webp" length="81660" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/kualitas-kayu-daya-saing-produk-cacat-galon-deteks-thumb-c901d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/kualitas-kayu-daya-saing-produk-cacat-galon-deteks-thumb-49694.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/kualitas-kayu-daya-saing-produk-cacat-galon-deteks-thumb-ab433.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1474-lppm-unbaja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15650-jurnal-intent-jurnal-industri-teknologi-terpadu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PENGUNAAN METODE SERVQUAL PADA ANALISIS KUALITAS PELAYANAN UPTD PERLINDUNGAN SOSIAL DALAM PERLINDUNGAN ANAK TERLANTAR DI PROVINSI BANTEN ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PENGUNAAN METODE SERVQUAL PADA ANALISIS KUALITAS PELAYANAN UPTD PERLINDUNGAN SOSIAL DALAM PERLINDUNGAN ANAK TERLANTAR DI PROVINSI BANTEN ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PENGUNAAN METODE SERVQUAL PADA ANALISIS KUALITAS PELAYANAN UPTD PERLINDUNGAN SOSIAL DALAM PERLINDUNGAN ANAK TERLANTAR DI PROVINSI BANTEN ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60431-dinas-provinsi-jambi-apotek-banten-simult</link>
	<guid isPermaLink="false">d73e3f800899680b43da2f33fb02289e</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 19:35:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pugy gautama ]]></category>
	<category><![CDATA[ v6i2 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gautama,pugy,v6i2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas pelayanan UPTD Perlindungan Sosial Provinsi Banten, perlu dilakukan evaluasi kinerja dan pelatihan bagi pegawai. Selain itu, penting untuk mempertimbangkan usulan perbaikan dengan menggunakan metode 5W 1H yang telah diusulkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PENGUNAAN METODE SERVQUAL PADA ANALISIS KUALITAS PELAYANAN UPTD PERLINDUNGAN SOSIAL DALAM PERLINDUNGAN ANAK TERLANTAR DI PROVINSI BANTEN: Untuk meningkatkan kualitas pelayanan UPTD Perlindungan Sosial Provinsi Banten, perlu dilakukan evaluasi kinerja dan pelatihan bagi pegawai. Selain itu, penting untuk mempertimbangkan usulan perbaikan dengan menggunakan metode 5W 1H yang telah diusulkan oleh peneliti. Dengan demikian, dapat meningkatkan standar pelayanan dan memenuhi harapan anak terlantar. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode evaluasi kinerja pegawai dan pelatihan yang efektif, serta mengukur dampak dari implementasi usulan perbaikan terhadap kepuasan anak terlantar.. Tingkat kepuasan anak terlantar terhadap kualitas pelayanan berdasarkan hasil pengolahan data Gap Servqual tiap dimensi dengan urutan sebagai berikut.Dimensi Daya Tanggap (Responsiveness) dengan Gap 0,16.Dimensi Bukti Fisik (Tangible) dengan Gap 0,41.Terdapat 3 (tiga) perbaikan peningkatan kualitas pelayanan di UPTD Perlindungan Sosial Provinsi Banten yang harus ditingkatkan dari hasil Gap Servqual antara lain.Pengetahuan pegawai UPTD Perlindungan Sosial Provinsi Banten (X9) dengan gap -0,59 dan Keramahan Pegawai UPTD Perlindungan Sosial Provinsi Banten (X8) dengan gap -0,04.Daya tanggap yang diberikan pegawai UPTD Perlindungan Sosial Provinsi Banten terhadap keluhan anak terlantar (X4) dengan gap -0,25.Usulan perbaikan untuk meningkatkan 3 (tiga) kualitas pelayanan yang harus diperbaiki guna memenuhi kepuasan anak terlantar menggunakan 5W 1H antara lain.(X9) Pengetahuan pegawai UPTD Perlindungan Sosial Provinsi Banten.2) Melakukan rotasi bagian sesuai dengan keahlian pegawai.(X4) Daya tanggap yang diberikan oleh Pegawai UPTD Perlindungan Sosial terhadap keluhan anak terlantar.2) Menambah jumlah pegawai agar kinerja lebih maksimal UPTD adalah Unit Pelayanan Teknis Daerah. UPTD Perlindungan Sosial adalah melaksanakan kegiatan teknis operasional Dinas di bidang Perlindungan Sosial, yang dituangkan dalam "Peraturan Gubernur Banten Nomor 19 Tahun 2018 Tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Cabang Dinas dan Unit Pelaksana Teknis Daerah di Lingkungan Dinas Provinsi Banten. Tujuan pelayanan publik adalah untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Dan tujuan Penelitian ini mengetahui sejauh mana kepuasan anak terlantar dan pelayanan apa saja yang harus diperbaiki terhadap lima dimensi kualitas pelayanan.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/0/dinas-provinsi-jambi-apotek-banten-simultan-pegawa-thumb-57ff7.webp" title="JURIS - PENGUNAAN METODE SERVQUAL PADA ANALISIS KUALITAS PELAYANAN UPTD PERLINDUNGAN SOSIAL DALAM PERLINDUNGAN ANAK TERLANTAR DI PROVINSI BANTEN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/dinas-provinsi-jambi-apotek-banten-simultan-pegawa-thumb-57ff7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/dinas-provinsi-jambi-apotek-banten-simultan-pegawa-thumb-57ff7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/dinas-provinsi-jambi-apotek-banten-simultan-pegawa-thumb-57ff7.webp 1x" title="JURIS - PENGUNAAN METODE SERVQUAL PADA ANALISIS KUALITAS PELAYANAN UPTD PERLINDUNGAN SOSIAL DALAM PERLINDUNGAN ANAK TERLANTAR DI PROVINSI BANTEN" alt="JURIS - PENGUNAAN METODE SERVQUAL PADA ANALISIS KUALITAS PELAYANAN UPTD PERLINDUNGAN SOSIAL DALAM PERLINDUNGAN ANAK TERLANTAR DI PROVINSI BANTEN" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/dinas-provinsi-jambi-apotek-banten-simultan-pegawa-thumb-01ecc.webp" title="JURIS - PENGUNAAN METODE SERVQUAL PADA ANALISIS KUALITAS PELAYANAN UPTD PERLINDUNGAN SOSIAL DALAM PERLINDUNGAN ANAK TERLANTAR DI PROVINSI BANTEN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/dinas-provinsi-jambi-apotek-banten-simultan-pegawa-thumb-01ecc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/dinas-provinsi-jambi-apotek-banten-simultan-pegawa-thumb-01ecc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/dinas-provinsi-jambi-apotek-banten-simultan-pegawa-thumb-01ecc.webp 1x" title="JURIS - PENGUNAAN METODE SERVQUAL PADA ANALISIS KUALITAS PELAYANAN UPTD PERLINDUNGAN SOSIAL DALAM PERLINDUNGAN ANAK TERLANTAR DI PROVINSI BANTEN" alt="JURIS - PENGUNAAN METODE SERVQUAL PADA ANALISIS KUALITAS PELAYANAN UPTD PERLINDUNGAN SOSIAL DALAM PERLINDUNGAN ANAK TERLANTAR DI PROVINSI BANTEN" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/dinas-provinsi-jambi-apotek-banten-simultan-pegawa-thumb-69338.webp" title="JURIS - PENGUNAAN METODE SERVQUAL PADA ANALISIS KUALITAS PELAYANAN UPTD PERLINDUNGAN SOSIAL DALAM PERLINDUNGAN ANAK TERLANTAR DI PROVINSI BANTEN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/dinas-provinsi-jambi-apotek-banten-simultan-pegawa-thumb-69338.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/dinas-provinsi-jambi-apotek-banten-simultan-pegawa-thumb-69338.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/dinas-provinsi-jambi-apotek-banten-simultan-pegawa-thumb-69338.webp 1x" title="JURIS - PENGUNAAN METODE SERVQUAL PADA ANALISIS KUALITAS PELAYANAN UPTD PERLINDUNGAN SOSIAL DALAM PERLINDUNGAN ANAK TERLANTAR DI PROVINSI BANTEN" alt="JURIS - PENGUNAAN METODE SERVQUAL PADA ANALISIS KUALITAS PELAYANAN UPTD PERLINDUNGAN SOSIAL DALAM PERLINDUNGAN ANAK TERLANTAR DI PROVINSI BANTEN" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60431-dinas-provinsi-jambi-apotek-banten-simult" title="JURIS - PENGUNAAN METODE SERVQUAL PADA ANALISIS KUALITAS PELAYANAN UPTD PERLINDUNGAN SOSIAL DALAM PERLINDUNGAN ANAK TERLANTAR DI PROVINSI BANTEN" target="_blank">PENGUNAAN METODE SERVQUAL PADA ANALISIS KUALITAS PELAYANAN UPTD PERLINDUNGAN SOSIAL DALAM PERLINDUNGAN ANAK TERLANTAR DI PROVINSI BANTEN</a>: Untuk meningkatkan kualitas pelayanan UPTD Perlindungan Sosial Provinsi Banten, perlu dilakukan evaluasi kinerja dan pelatihan bagi pegawai. Selain itu, penting untuk mempertimbangkan usulan perbaikan dengan menggunakan metode 5W 1H yang telah diusulkan oleh peneliti. Dengan demikian, dapat meningkatkan standar pelayanan dan memenuhi harapan anak terlantar. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode evaluasi kinerja pegawai dan pelatihan yang efektif, serta mengukur dampak dari implementasi usulan perbaikan terhadap kepuasan anak terlantar..
<br>Tingkat kepuasan anak terlantar terhadap kualitas pelayanan berdasarkan hasil pengolahan data Gap Servqual tiap dimensi dengan urutan sebagai berikut.Dimensi Daya Tanggap (Responsiveness) dengan Gap 0,16.Dimensi Bukti Fisik (Tangible) dengan Gap 0,41.Terdapat 3 (tiga) perbaikan peningkatan kualitas pelayanan di UPTD Perlindungan Sosial Provinsi Banten yang harus ditingkatkan dari hasil Gap Servqual antara lain.Pengetahuan pegawai UPTD Perlindungan Sosial Provinsi Banten (X9) dengan gap -0,59 dan Keramahan Pegawai UPTD Perlindungan Sosial Provinsi Banten (X8) dengan gap -0,04.Daya tanggap yang diberikan pegawai UPTD Perlindungan Sosial Provinsi Banten terhadap keluhan anak terlantar (X4) dengan gap -0,25.Usulan perbaikan untuk meningkatkan 3 (tiga) kualitas pelayanan yang harus diperbaiki guna memenuhi kepuasan anak terlantar menggunakan 5W 1H antara lain.(X9) Pengetahuan pegawai UPTD Perlindungan Sosial Provinsi Banten.2) Melakukan rotasi bagian sesuai dengan keahlian pegawai.(X4) Daya tanggap yang diberikan oleh Pegawai UPTD Perlindungan Sosial terhadap keluhan anak terlantar.2) Menambah jumlah pegawai agar kinerja lebih maksimal
<br>UPTD adalah Unit Pelayanan Teknis Daerah. UPTD Perlindungan Sosial adalah melaksanakan kegiatan teknis operasional Dinas di bidang Perlindungan Sosial, yang dituangkan dalam "Peraturan Gubernur Banten Nomor 19 Tahun 2018 Tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Cabang Dinas dan Unit Pelaksana Teknis Daerah di Lingkungan Dinas Provinsi Banten. Tujuan pelayanan publik adalah untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Dan tujuan Penelitian ini mengetahui sejauh mana kepuasan anak terlantar dan pelayanan apa saja yang harus diperbaiki terhadap lima dimensi kualitas pelayanan....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/0/dinas-provinsi-jambi-apotek-banten-simultan-pegawa-thumb-69338.webp" type="image/webp" length="47994" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/dinas-provinsi-jambi-apotek-banten-simultan-pegawa-thumb-57ff7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/dinas-provinsi-jambi-apotek-banten-simultan-pegawa-thumb-01ecc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/dinas-provinsi-jambi-apotek-banten-simultan-pegawa-thumb-69338.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1474-lppm-unbaja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15650-jurnal-intent-jurnal-industri-teknologi-terpadu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Persediaan Bahan Baku Pasir Pada Produk Beton Menggunakan Metode EOQ Dan POQ Di PT XYZ ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Persediaan Bahan Baku Pasir Pada Produk Beton Menggunakan Metode EOQ Dan POQ Di PT XYZ ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Persediaan Bahan Baku Pasir Pada Produk Beton Menggunakan Metode EOQ Dan POQ Di PT XYZ ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60420-total-biaya-selisih-minimum-efisiensi-metode</link>
	<guid isPermaLink="false">1ac37aa80c9d14e573fb5b3a772d4709</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 19:34:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pugy gautama ]]></category>
	<category><![CDATA[ v7i2 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gautama,pugy,v7i2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Mengevaluasi efektivitas metode POQ dibandingkan EOQ dalam skenario permintaan fluktuatif. 2. Menganalisis dampak peningkatan safety stock terhadap biaya persediaan dalam kondisi pasokan tidak pasti. 3. Mengembangkan model EOQ yang mempertimbangkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Persediaan Bahan Baku Pasir Pada Produk Beton Menggunakan Metode EOQ Dan POQ Di PT XYZ: 1. Mengevaluasi efektivitas metode POQ dibandingkan EOQ dalam skenario permintaan fluktuatif. 2. Menganalisis dampak peningkatan safety stock terhadap biaya persediaan dalam kondisi pasokan tidak pasti. 3. Mengembangkan model EOQ yang mempertimbangkan faktor lingkungan seperti keberlanjutan bahan baku dan emisi karbon dalam industri konstruksi.. Terdapat 9 kerusakan pada mesin Ryobi 750G periode September 2023-Februari 2024.Komponen Sensor Unit dengan failure mode 'Sensor mati (non Respon)' memiliki RPN tertinggi 256.Perbaikan yang diusulkan mencakup pemeriksaan rutin dan pembersihan komponen kritis dengan jadwal yang terstruktur Pemesanan bahan baku secara optimal dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan. PT. XYZ melakukan pemesanan pasir 12 (dua belas) kali dalam 1 (satu) periode yang menimbulkan tidak efektif dan efisien. Oleh karena itu, sangat diperlukan metode yang mampu mengendalikan total biaya persediaan bahan baku guna menjamin kelancaran proses produksi. Metode EOQ (Economic Order Quantity) digunakan mengidentifikasi pesanan untuk meminimalkan jumlah biaya penyimpanan persediaan, membeli mentah material dengan setiap pembelian dengan biaya minimum, dan pesanan yang meminimalkan total biaya persediaan. Dengan demikian metode EOQ (Economic Order Quantity) dapat menghemat biaya persediaan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/b/total-biaya-selisih-minimum-efisiensi-metode-eoq-p-thumb-0e015.webp" title="JURIS - Analisis Persediaan Bahan Baku Pasir Pada Produk Beton Menggunakan Metode EOQ Dan POQ Di PT XYZ" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/total-biaya-selisih-minimum-efisiensi-metode-eoq-p-thumb-0e015.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/total-biaya-selisih-minimum-efisiensi-metode-eoq-p-thumb-0e015.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/total-biaya-selisih-minimum-efisiensi-metode-eoq-p-thumb-0e015.webp 1x" title="JURIS - Analisis Persediaan Bahan Baku Pasir Pada Produk Beton Menggunakan Metode EOQ Dan POQ Di PT XYZ" alt="JURIS - Analisis Persediaan Bahan Baku Pasir Pada Produk Beton Menggunakan Metode EOQ Dan POQ Di PT XYZ" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/total-biaya-selisih-minimum-efisiensi-metode-eoq-p-thumb-450d9.webp" title="JURIS - Analisis Persediaan Bahan Baku Pasir Pada Produk Beton Menggunakan Metode EOQ Dan POQ Di PT XYZ" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/total-biaya-selisih-minimum-efisiensi-metode-eoq-p-thumb-450d9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/total-biaya-selisih-minimum-efisiensi-metode-eoq-p-thumb-450d9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/total-biaya-selisih-minimum-efisiensi-metode-eoq-p-thumb-450d9.webp 1x" title="JURIS - Analisis Persediaan Bahan Baku Pasir Pada Produk Beton Menggunakan Metode EOQ Dan POQ Di PT XYZ" alt="JURIS - Analisis Persediaan Bahan Baku Pasir Pada Produk Beton Menggunakan Metode EOQ Dan POQ Di PT XYZ" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/total-biaya-selisih-minimum-efisiensi-metode-eoq-p-thumb-9798d.webp" title="JURIS - Analisis Persediaan Bahan Baku Pasir Pada Produk Beton Menggunakan Metode EOQ Dan POQ Di PT XYZ" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/total-biaya-selisih-minimum-efisiensi-metode-eoq-p-thumb-9798d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/total-biaya-selisih-minimum-efisiensi-metode-eoq-p-thumb-9798d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/total-biaya-selisih-minimum-efisiensi-metode-eoq-p-thumb-9798d.webp 1x" title="JURIS - Analisis Persediaan Bahan Baku Pasir Pada Produk Beton Menggunakan Metode EOQ Dan POQ Di PT XYZ" alt="JURIS - Analisis Persediaan Bahan Baku Pasir Pada Produk Beton Menggunakan Metode EOQ Dan POQ Di PT XYZ" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60420-total-biaya-selisih-minimum-efisiensi-metode" title="JURIS - Analisis Persediaan Bahan Baku Pasir Pada Produk Beton Menggunakan Metode EOQ Dan POQ Di PT XYZ" target="_blank">Analisis Persediaan Bahan Baku Pasir Pada Produk Beton Menggunakan Metode EOQ Dan POQ Di PT XYZ</a>: 1. Mengevaluasi efektivitas metode POQ dibandingkan EOQ dalam skenario permintaan fluktuatif. 2. Menganalisis dampak peningkatan safety stock terhadap biaya persediaan dalam kondisi pasokan tidak pasti. 3. Mengembangkan model EOQ yang mempertimbangkan faktor lingkungan seperti keberlanjutan bahan baku dan emisi karbon dalam industri konstruksi..
<br>Terdapat 9 kerusakan pada mesin Ryobi 750G periode September 2023-Februari 2024.Komponen Sensor Unit dengan failure mode 'Sensor mati (non Respon)' memiliki RPN tertinggi 256.Perbaikan yang diusulkan mencakup pemeriksaan rutin dan pembersihan komponen kritis dengan jadwal yang terstruktur
<br>Pemesanan bahan baku secara optimal dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan. PT. XYZ melakukan pemesanan pasir 12 (dua belas) kali dalam 1 (satu) periode yang menimbulkan tidak efektif dan efisien. Oleh karena itu, sangat diperlukan metode yang mampu mengendalikan total biaya persediaan bahan baku guna menjamin kelancaran proses produksi. Metode EOQ (Economic Order Quantity) digunakan mengidentifikasi pesanan untuk meminimalkan jumlah biaya penyimpanan persediaan, membeli mentah material dengan setiap pembelian dengan biaya minimum, dan pesanan yang meminimalkan total biaya persediaan. Dengan demikian metode EOQ (Economic Order Quantity) dapat menghemat biaya persediaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/b/total-biaya-selisih-minimum-efisiensi-metode-eoq-p-thumb-0e015.webp" type="image/webp" length="48730" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/total-biaya-selisih-minimum-efisiensi-metode-eoq-p-thumb-0e015.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/total-biaya-selisih-minimum-efisiensi-metode-eoq-p-thumb-450d9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/total-biaya-selisih-minimum-efisiensi-metode-eoq-p-thumb-9798d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1474-lppm-unbaja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15650-jurnal-intent-jurnal-industri-teknologi-terpadu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Identification of Students Misconceptions on Vibration and Wave Material by Using the Certainty of Response Index CRI ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Identification of Students Misconceptions on Vibration and Wave Material by Using the Certainty of Response Index CRI ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Identification of Students Misconceptions on Vibration and Wave Material by Using the Certainty of Response Index CRI ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60433-konsepsi-siswa-interaksi-sekolah-sekol</link>
	<guid isPermaLink="false">2491633de0fbee2ab5821a1f9e874637</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 19:20:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memperluas cakupan wilayah penelitian untuk membandingkan tingkat miskonsepsi siswa di berbagai kota atau daerah. Selain itu, penggunaan metode lain seperti wawancara mendalam atau observasi langsung dapat dikembangkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Identification of Students' Misconceptions on Vibration and Wave Material by Using the Certainty of Response Index (CRI): Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memperluas cakupan wilayah penelitian untuk membandingkan tingkat miskonsepsi siswa di berbagai kota atau daerah. Selain itu, penggunaan metode lain seperti wawancara mendalam atau observasi langsung dapat dikembangkan untuk memperkaya data dalam mengidentifikasi miskonsepsi. Selanjutnya, fokus penelitian dapat diperdalam pada konsep-konsep spesifik yang sering mengalami miskonsepsi, seperti perbedaan antara gelombang transversal dan longitudinal, serta dampak perubahan variabel pada cepat rambat gelombang. Penelitian ini juga dapat mengintegrasikan pendekatan pembelajaran berbasis teknologi untuk mengatasi miskonsepsi yang ditemukan. Terakhir, penelitian dapat mengkaji efektivitas intervensi pembelajaran yang khusus dirancang untuk memperbaiki miskonsepsi siswa, seperti penggunaan simulasi atau eksperimen sederhana yang relevan dengan materi getaran dan gelombang.. Metode CRI merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat keyakinan siswa dalam menjawab setiap soal yang diberikan dan untuk membedakan siswa yang tidak tahu konsep, miskonsepsi, dan tahu konsep.Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa miskonsepsi secara keseluruhan yang terjadi untuk ketiga sekolah yang diteliti adalah sebesar 23,1%, siswa yang tidak memahami konsep sebesar 63%, dan siswa yang mengetahui konsep 13,9%.Dapat ditarik kesimpulan bahwa tingkat miskonsepsi siswa terhadap IPA (materi getaran dan gelombang) secara umum di kota tempat ketiga sampel yang diteliti tergolong kategori rendah (0 < Miskonsepsi < 30% = Rendah).Sedangkan berdasarkan soal, miskonsepsi tertinggi terjadi pada soal nomor 7 sebesar 43,5% dan miskonsepsi terendah pada nomor 2 sebesar 8,2%.Perbandingan antara siswa yang Tidak Tahu Konsep, Miskonsepsi, dan Tahu Konsep berdasarkan analisis data dan pembahasan diketahui bahwa siswa yang Tidak Tahu Konsep lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang mengalami Miskonsepsi maupun Tahu Konsep Studi ini bertujuan untuk menentukan miskonsepsi yang terjadi pada siswa sekolah menengah pertama di Kota Medan dalam mata pelajaran sains tentang getaran dan gelombang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh siswa sekolah menengah pertama di Kota Medan. Sekolah yang diambil sebagai sampel menggunakan teknik sampling wilayah, yaitu pusat kota, tengah kota, dan pinggiran kota. SMP Negeri 02 Medan dipilih untuk area pusat kota, SMP Negeri 34 Medan untuk area tengah kota, dan SMP Negeri 29 Medan untuk area pinggiran kota. Kelompok responden dari masing-masing sekolah dipilih menggunakan teknik sampling acak kluster dengan detail masing-masing sekolah sebanyak 29, 27, dan 29 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/4/konsepsi-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-mis-thumb-34ddb.webp" title="JURIS - Identification of Students&#039; Misconceptions on Vibration and Wave Material by Using the Certainty of Response Index (CRI)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/konsepsi-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-mis-thumb-34ddb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/konsepsi-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-mis-thumb-34ddb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/konsepsi-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-mis-thumb-34ddb.webp 1x" title="JURIS - Identification of Students&#039; Misconceptions on Vibration and Wave Material by Using the Certainty of Response Index (CRI)" alt="JURIS - Identification of Students&#039; Misconceptions on Vibration and Wave Material by Using the Certainty of Response Index (CRI)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/4/konsepsi-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-mis-thumb-294c3.webp" title="JURIS - Identification of Students&#039; Misconceptions on Vibration and Wave Material by Using the Certainty of Response Index (CRI)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/konsepsi-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-mis-thumb-294c3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/konsepsi-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-mis-thumb-294c3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/konsepsi-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-mis-thumb-294c3.webp 1x" title="JURIS - Identification of Students&#039; Misconceptions on Vibration and Wave Material by Using the Certainty of Response Index (CRI)" alt="JURIS - Identification of Students&#039; Misconceptions on Vibration and Wave Material by Using the Certainty of Response Index (CRI)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/4/konsepsi-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-mis-thumb-aadfb.webp" title="JURIS - Identification of Students&#039; Misconceptions on Vibration and Wave Material by Using the Certainty of Response Index (CRI)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/konsepsi-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-mis-thumb-aadfb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/konsepsi-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-mis-thumb-aadfb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/konsepsi-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-mis-thumb-aadfb.webp 1x" title="JURIS - Identification of Students&#039; Misconceptions on Vibration and Wave Material by Using the Certainty of Response Index (CRI)" alt="JURIS - Identification of Students&#039; Misconceptions on Vibration and Wave Material by Using the Certainty of Response Index (CRI)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60433-konsepsi-siswa-interaksi-sekolah-sekol" title="JURIS - Identification of Students&#039; Misconceptions on Vibration and Wave Material by Using the Certainty of Response Index (CRI)" target="_blank">Identification of Students' Misconceptions on Vibration and Wave Material by Using the Certainty of Response Index (CRI)</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memperluas cakupan wilayah penelitian untuk membandingkan tingkat miskonsepsi siswa di berbagai kota atau daerah. Selain itu, penggunaan metode lain seperti wawancara mendalam atau observasi langsung dapat dikembangkan untuk memperkaya data dalam mengidentifikasi miskonsepsi. Selanjutnya, fokus penelitian dapat diperdalam pada konsep-konsep spesifik yang sering mengalami miskonsepsi, seperti perbedaan antara gelombang transversal dan longitudinal, serta dampak perubahan variabel pada cepat rambat gelombang. Penelitian ini juga dapat mengintegrasikan pendekatan pembelajaran berbasis teknologi untuk mengatasi miskonsepsi yang ditemukan. Terakhir, penelitian dapat mengkaji efektivitas intervensi pembelajaran yang khusus dirancang untuk memperbaiki miskonsepsi siswa, seperti penggunaan simulasi atau eksperimen sederhana yang relevan dengan materi getaran dan gelombang..
<br>Metode CRI merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat keyakinan siswa dalam menjawab setiap soal yang diberikan dan untuk membedakan siswa yang tidak tahu konsep, miskonsepsi, dan tahu konsep.Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa miskonsepsi secara keseluruhan yang terjadi untuk ketiga sekolah yang diteliti adalah sebesar 23,1%, siswa yang tidak memahami konsep sebesar 63%, dan siswa yang mengetahui konsep 13,9%.Dapat ditarik kesimpulan bahwa tingkat miskonsepsi siswa terhadap IPA (materi getaran dan gelombang) secara umum di kota tempat ketiga sampel yang diteliti tergolong kategori rendah (0 < Miskonsepsi < 30% = Rendah).Sedangkan berdasarkan soal, miskonsepsi tertinggi terjadi pada soal nomor 7 sebesar 43,5% dan miskonsepsi terendah pada nomor 2 sebesar 8,2%.Perbandingan antara siswa yang Tidak Tahu Konsep, Miskonsepsi, dan Tahu Konsep berdasarkan analisis data dan pembahasan diketahui bahwa siswa yang Tidak Tahu Konsep lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang mengalami Miskonsepsi maupun Tahu Konsep
<br>Studi ini bertujuan untuk menentukan miskonsepsi yang terjadi pada siswa sekolah menengah pertama di Kota Medan dalam mata pelajaran sains tentang getaran dan gelombang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh siswa sekolah menengah pertama di Kota Medan. Sekolah yang diambil sebagai sampel menggunakan teknik sampling wilayah, yaitu pusat kota, tengah kota, dan pinggiran kota. SMP Negeri 02 Medan dipilih untuk area pusat kota, SMP Negeri 34 Medan untuk area tengah kota, dan SMP Negeri 29 Medan untuk area pinggiran kota. Kelompok responden dari masing-masing sekolah dipilih menggunakan teknik sampling acak kluster dengan detail masing-masing sekolah sebanyak 29, 27, dan 29 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/4/konsepsi-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-mis-thumb-34ddb.webp" type="image/webp" length="81730" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/konsepsi-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-mis-thumb-34ddb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/konsepsi-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-mis-thumb-294c3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/konsepsi-siswa-interaksi-sekolah-analisis-data-mis-thumb-aadfb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-557-unnes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15649-jsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Impact of Covid 19 Outbreak on Banking Policies in Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Impact of Covid 19 Outbreak on Banking Policies in Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Impact of Covid 19 Outbreak on Banking Policies in Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60426-banking-sectors-impact-bank-covid-19-policies-issu</link>
	<guid isPermaLink="false">2a404cef59d8f144814b5ba9ba022869</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 19:20:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ impact covid ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[covid,header,impact,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ The impact of the Covid-19 pandemic has disrupted various economic activities, including in the banking sector. The government has taken various steps to mitigate the impact of the pandemic, including issuing policies to protect banking customers affected ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Impact of Covid-19 Outbreak on Banking Policies in Indonesia: The impact of the Covid-19 pandemic has disrupted various economic activities, including in the banking sector. The government has taken various steps to mitigate the impact of the pandemic, including issuing policies to protect banking customers affected by Covid-19. The Financial Services Authority (OJK) has also issued several policies to support the government's efforts, including POJK No. 11/POJK.03/2020, which provides for credit relaxation programs for affected customers. However, there are still challenges in implementing these policies, such as the need for better communication and education about the policy to avoid misuse and ensure that it reaches the intended beneficiaries. Therefore, further research could explore the effectiveness of these policies in protecting banking customers and mitigating the impact of the pandemic on the banking sector, as well as the role of OJK in monitoring and evaluating the implementation of these policies.. Based on the discussion in the previous chapter, it can be concluded that the impact of Covid-19 gives influence on economic activities, including in business and banking sectors, which causes debtors to experience difficulties in carrying out achievements.In response to the problem, the government issued several policies, including the issuance of PERPU No.1 of 2020 on State Financial Policy and Financial System Stability for Handling the Corona Virus Disease 2019 Pandemic and/or in the Context of Facing Threats that Endanger the National Economy and Financial System Stability, which is now established as Law No.The Financial Services Authority as a banking supervisory institution also took part in and supported the government's policies, one of which was the issuance of POJK No.In the implementation of the protection of banking customers affected by Covid-19, through the POJK, banking institutions are required to implement a credit relaxation program in the form of credit restructuring for banking customers affected by the Corona-19 virus.As for the implementation of the regulations, it is entrusted to each banking institution.At the end of this section, the writer also suggests and recommends that in order to overcome the spread of the virus in the submission of restructuring, the community is advised not to meet directly but through online media.However, not all communities understand and understand the online process, so banks need to socialize the policy.To prevent misuse of the policy, OJK must also continue to monitor the implementation of the policy This research is descriptive analysis and uses a statutory approach. This research also uses qualitative juridical analysis which is conducted by using inductive deductive thinking method and vice versa. Conducted to find out and describe the corona virus impact on regulation in banking sector, and how the Financial Services Authority's role for protecting banking consumers affected by Covid-19. The impact of Covid-19 has an economic activities impact, including in banking sector, which causes debtors to experience difficulties in carrying out achievements. Although, the government issued several policies including the existence of regulations regarding State Financial... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/f/banking-sectors-impact-bank-covid-19-policies-issu-thumb-90c1e.webp" title="JURIS - The Impact of Covid-19 Outbreak on Banking Policies in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/banking-sectors-impact-bank-covid-19-policies-issu-thumb-90c1e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/banking-sectors-impact-bank-covid-19-policies-issu-thumb-90c1e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/banking-sectors-impact-bank-covid-19-policies-issu-thumb-90c1e.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Covid-19 Outbreak on Banking Policies in Indonesia" alt="JURIS - The Impact of Covid-19 Outbreak on Banking Policies in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/banking-sectors-impact-bank-covid-19-policies-issu-thumb-d273e.webp" title="JURIS - The Impact of Covid-19 Outbreak on Banking Policies in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/banking-sectors-impact-bank-covid-19-policies-issu-thumb-d273e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/banking-sectors-impact-bank-covid-19-policies-issu-thumb-d273e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/banking-sectors-impact-bank-covid-19-policies-issu-thumb-d273e.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Covid-19 Outbreak on Banking Policies in Indonesia" alt="JURIS - The Impact of Covid-19 Outbreak on Banking Policies in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/banking-sectors-impact-bank-covid-19-policies-issu-thumb-c6ba9.webp" title="JURIS - The Impact of Covid-19 Outbreak on Banking Policies in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/banking-sectors-impact-bank-covid-19-policies-issu-thumb-c6ba9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/banking-sectors-impact-bank-covid-19-policies-issu-thumb-c6ba9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/banking-sectors-impact-bank-covid-19-policies-issu-thumb-c6ba9.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Covid-19 Outbreak on Banking Policies in Indonesia" alt="JURIS - The Impact of Covid-19 Outbreak on Banking Policies in Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60426-banking-sectors-impact-bank-covid-19-policies-issu" title="JURIS - The Impact of Covid-19 Outbreak on Banking Policies in Indonesia" target="_blank">The Impact of Covid-19 Outbreak on Banking Policies in Indonesia</a>: The impact of the Covid-19 pandemic has disrupted various economic activities, including in the banking sector. The government has taken various steps to mitigate the impact of the pandemic, including issuing policies to protect banking customers affected by Covid-19. The Financial Services Authority (OJK) has also issued several policies to support the government's efforts, including POJK No. 11/POJK.03/2020, which provides for credit relaxation programs for affected customers. However, there are still challenges in implementing these policies, such as the need for better communication and education about the policy to avoid misuse and ensure that it reaches the intended beneficiaries. Therefore, further research could explore the effectiveness of these policies in protecting banking customers and mitigating the impact of the pandemic on the banking sector, as well as the role of OJK in monitoring and evaluating the implementation of these policies..
<br>Based on the discussion in the previous chapter, it can be concluded that the impact of Covid-19 gives influence on economic activities, including in business and banking sectors, which causes debtors to experience difficulties in carrying out achievements.In response to the problem, the government issued several policies, including the issuance of PERPU No.1 of 2020 on State Financial Policy and Financial System Stability for Handling the Corona Virus Disease 2019 Pandemic and/or in the Context of Facing Threats that Endanger the National Economy and Financial System Stability, which is now established as Law No.The Financial Services Authority as a banking supervisory institution also took part in and supported the government's policies, one of which was the issuance of POJK No.In the implementation of the protection of banking customers affected by Covid-19, through the POJK, banking institutions are required to implement a credit relaxation program in the form of credit restructuring for banking customers affected by the Corona-19 virus.As for the implementation of the regulations, it is entrusted to each banking institution.At the end of this section, the writer also suggests and recommends that in order to overcome the spread of the virus in the submission of restructuring, the community is advised not to meet directly but through online media.However, not all communities understand and understand the online process, so banks need to socialize the policy.To prevent misuse of the policy, OJK must also continue to monitor the implementation of the policy
<br>This research is descriptive analysis and uses a statutory approach. This research also uses qualitative juridical analysis which is conducted by using inductive deductive thinking method and vice versa. Conducted to find out and describe the corona virus impact on regulation in banking sector, and how the Financial Services Authority's role for protecting banking consumers affected by Covid-19. The impact of Covid-19 has an economic activities impact, including in banking sector, which causes debtors to experience difficulties in carrying out achievements. Although, the government issued several policies including the existence of regulations regarding State Financial...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/f/banking-sectors-impact-bank-covid-19-policies-issu-thumb-90c1e.webp" type="image/webp" length="75634" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/banking-sectors-impact-bank-covid-19-policies-issu-thumb-90c1e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/banking-sectors-impact-bank-covid-19-policies-issu-thumb-d273e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/banking-sectors-impact-bank-covid-19-policies-issu-thumb-c6ba9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-557-unnes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15649-jsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Religious Tolerance in the Constitution and Guarantees for the Protection of Human Rights ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Religious Tolerance in the Constitution and Guarantees for the Protection of Human Rights ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Religious Tolerance in the Constitution and Guarantees for the Protection of Human Rights ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60429-negara-republik-polri-perlindungan</link>
	<guid isPermaLink="false">1ebaed2fa0c568bbbf2f29f640d45b4e</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 19:18:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ impact covid ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[covid,header,impact,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak kebijakan pemerintah dalam meningkatkan toleransi beragama melalui pendekatan kualitatif. Selain itu, diperlukan analisis perbandingan antara regulasi nasional dan internasional terkait perlindungan hak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Religious Tolerance in the Constitution and Guarantees for the Protection of Human Rights: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak kebijakan pemerintah dalam meningkatkan toleransi beragama melalui pendekatan kualitatif. Selain itu, diperlukan analisis perbandingan antara regulasi nasional dan internasional terkait perlindungan hak minoritas beragama. Terakhir, penelitian tentang peran media dalam memperkuat atau merusak harmoni antarumat beragama dapat menjadi arah studi baru yang relevan.. Konstitusi Indonesia menjamin hak berkeyakinan dan kebebasan beragama sebagai bagian dari perlindungan hak asasi manusia.Toleransi beragama menjadi kunci kerukunan antarumat beragama dalam masyarakat yang majemuk.Negara memiliki kewajiban untuk melindungi hak ini dari diskriminasi dan pelanggaran Perlindungan terhadap hak asasi manusia adalah jaminan mutlak yang wajib dipenuhi oleh suatu negara hukum. Pasal 1 Ayat 3 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 mengamanatkan bahwa AuNegara Indonesia adalah negara hukumAy sehingga Indonesia mengakui dan melindungi hak asasi manusia yang salah satunya adalah hak atau kebebasan dalam meyakini agama tertentu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaturan toleransi beragama yang dimuat dalam konstitusi/ UUD 1945. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan memaparkan, menganalisa, dan mendeskripsikan isu yang diangkat. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan hukum (legal approach) dengan menelusuri seluruh peraturan perundang-undangan terkait. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik studi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/1/negara-republik-polri-perlindungan-hak-kekayaan-in-thumb-95731.webp" title="JURIS - Religious Tolerance in the Constitution and Guarantees for the Protection of Human Rights" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/negara-republik-polri-perlindungan-hak-kekayaan-in-thumb-95731.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/negara-republik-polri-perlindungan-hak-kekayaan-in-thumb-95731.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/negara-republik-polri-perlindungan-hak-kekayaan-in-thumb-95731.webp 1x" title="JURIS - Religious Tolerance in the Constitution and Guarantees for the Protection of Human Rights" alt="JURIS - Religious Tolerance in the Constitution and Guarantees for the Protection of Human Rights" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/1/negara-republik-polri-perlindungan-hak-kekayaan-in-thumb-1cc57.webp" title="JURIS - Religious Tolerance in the Constitution and Guarantees for the Protection of Human Rights" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/negara-republik-polri-perlindungan-hak-kekayaan-in-thumb-1cc57.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/negara-republik-polri-perlindungan-hak-kekayaan-in-thumb-1cc57.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/negara-republik-polri-perlindungan-hak-kekayaan-in-thumb-1cc57.webp 1x" title="JURIS - Religious Tolerance in the Constitution and Guarantees for the Protection of Human Rights" alt="JURIS - Religious Tolerance in the Constitution and Guarantees for the Protection of Human Rights" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/1/negara-republik-polri-perlindungan-hak-kekayaan-in-thumb-86ff9.webp" title="JURIS - Religious Tolerance in the Constitution and Guarantees for the Protection of Human Rights" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/negara-republik-polri-perlindungan-hak-kekayaan-in-thumb-86ff9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/negara-republik-polri-perlindungan-hak-kekayaan-in-thumb-86ff9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/negara-republik-polri-perlindungan-hak-kekayaan-in-thumb-86ff9.webp 1x" title="JURIS - Religious Tolerance in the Constitution and Guarantees for the Protection of Human Rights" alt="JURIS - Religious Tolerance in the Constitution and Guarantees for the Protection of Human Rights" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60429-negara-republik-polri-perlindungan" title="JURIS - Religious Tolerance in the Constitution and Guarantees for the Protection of Human Rights" target="_blank">Religious Tolerance in the Constitution and Guarantees for the Protection of Human Rights</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak kebijakan pemerintah dalam meningkatkan toleransi beragama melalui pendekatan kualitatif. Selain itu, diperlukan analisis perbandingan antara regulasi nasional dan internasional terkait perlindungan hak minoritas beragama. Terakhir, penelitian tentang peran media dalam memperkuat atau merusak harmoni antarumat beragama dapat menjadi arah studi baru yang relevan..
<br>Konstitusi Indonesia menjamin hak berkeyakinan dan kebebasan beragama sebagai bagian dari perlindungan hak asasi manusia.Toleransi beragama menjadi kunci kerukunan antarumat beragama dalam masyarakat yang majemuk.Negara memiliki kewajiban untuk melindungi hak ini dari diskriminasi dan pelanggaran
<br>Perlindungan terhadap hak asasi manusia adalah jaminan mutlak yang wajib dipenuhi oleh suatu negara hukum. Pasal 1 Ayat 3 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 mengamanatkan bahwa AuNegara Indonesia adalah negara hukumAy sehingga Indonesia mengakui dan melindungi hak asasi manusia yang salah satunya adalah hak atau kebebasan dalam meyakini agama tertentu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaturan toleransi beragama yang dimuat dalam konstitusi/ UUD 1945. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan memaparkan, menganalisa, dan mendeskripsikan isu yang diangkat. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan hukum (legal approach) dengan menelusuri seluruh peraturan perundang-undangan terkait. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik studi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/1/negara-republik-polri-perlindungan-hak-kekayaan-in-thumb-86ff9.webp" type="image/webp" length="73254" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/negara-republik-polri-perlindungan-hak-kekayaan-in-thumb-95731.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/negara-republik-polri-perlindungan-hak-kekayaan-in-thumb-1cc57.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/negara-republik-polri-perlindungan-hak-kekayaan-in-thumb-86ff9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-557-unnes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15649-jsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ A Comparative Study of Religious Freedom Between Indonesia Russia and Its Limitations ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A Comparative Study of Religious Freedom Between Indonesia Russia and Its Limitations ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A Comparative Study of Religious Freedom Between Indonesia Russia and Its Limitations ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60439-enam-agama-warga-negara-mem-kebebasan-manus</link>
	<guid isPermaLink="false">cf3730180f65a64df59e0491615e0cc0</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 19:17:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: 1. Menganalisis lebih dalam tentang bagaimana implementasi kebebasan beragama di Indonesia dan Rusia, termasuk tantangan dan hambatan yang dihadapi oleh kedua negara dalam menjamin ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - A Comparative Study of Religious Freedom Between Indonesia-Russia and Its Limitations: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: 1. Menganalisis lebih dalam tentang bagaimana implementasi kebebasan beragama di Indonesia dan Rusia, termasuk tantangan dan hambatan yang dihadapi oleh kedua negara dalam menjamin hak ini. 2. Meneliti dampak dari pembatasan-pembatasan yang diterapkan oleh pemerintah Indonesia dan Rusia terhadap kebebasan beragama, serta bagaimana pembatasan-pembatasan tersebut dapat mempengaruhi kehidupan beragama dan kerukunan antar umat beragama. 3. Mengkaji peran dan pengaruh agama dalam konteks politik dan sosial di Indonesia dan Rusia, serta bagaimana dinamika hubungan antara agama dan negara dapat mempengaruhi kebebasan beragama dan hak-hak asasi manusia lainnya. Dengan melakukan penelitian-penelitian lanjutan ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang kebebasan beragama di kedua negara, serta sumbangsih yang lebih besar dalam upaya meningkatkan pemeliharaan hak-hak asasi manusia dan kerukunan antar umat beragama.. Karena kedua negara memiliki latar belakang sejarah dan budaya yang berbeda, regulasi kebebasan beragama di Indonesia dan Rusia memiliki perbedaan masing-masing.Satu perbedaan yang jelas adalah Indonesia secara hukum mengakui enam agama (Pasal 1 Undang-Undang Nomor 1/PNPS/1965), sedangkan Rusia hanya mengakui lima agama (Undang-Undang 1997).Indonesia masih merupakan masyarakat multikultural yang penuh konflik.Upaya pemerintah untuk menyelesaikan masalah ini telah memakan waktu terlalu lama, dan hasilnya adalah ketidakstabilan disintegrasi nasional masih sering terjadi, yang menunjukkan kompleksitas budaya multikultural Indonesia.Kekuasaan pemerintah untuk menetapkan kebijakan adalah faktor penentu dalam meningkatkan kesadaran politik publik sehingga tidak terjadi konflik antara kelompok-kelompok agama ini.Di Rusia, pemerintah mengakui bahwa komunitas agama memiliki demografi yang besar, sehingga kebijakan diterapkan dengan cara yang sesuai dengan keberadaan dan kebutuhan mereka, seperti perlindungan hukum, hak untuk mengubah agama, hak untuk murtad, dan sebagainya.Meskipun dalam kenyataannya kita masih dapat menemukan banyak konflik berdasarkan masalah ini, misalnya kasus Saksi-Saksi Yehuwa yang telah berlangsung lebih dari satu dekade.Undang-Undang "Perjuangan Melawan Aktivitas Ekstremis" tahun 2002 berkontribusi paling banyak dalam hal ini, karena perilaku ekstremis sekarang didefinisikan sebagai mendorong permusuhan rasial, nasionalis, atau agama, serta permusuhan sosial.Istilah "ekstremisme" dan perilaku ekstremis keduanya juga tidak jelas dan tidak memiliki definisi hukum di bawah peraturan ini Kajian ini merupakan studi perbandingan antara Indonesia dan Rusia mengenai regulasi salah satu hak asasi manusia yang fundamental, yaitu hak kebebasan beragama. Sebagai negara berdasar konstitusi, Indonesia dan Rusia telah mengatur hal ini dalam konstitusi masing-masing, yang paling mendasar adalah yang termuat dalam Undang-Undang Dasar 1945 (Indonesia) dan Konstitusi Federasi Rusia (Rusia). Aturan universal seperti hak asasi manusia berperan penting sebagai instrumen yang menjamin pemeliharaan hak-hak warga negara dan pelaksanaan fungsi negara untuk memenuhi hak-hak tersebut. Hak kebebasan beragama adalah salah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/b/enam-agama-warga-negara-mem-kebebasan-manusia-asin-thumb-9821b.webp" title="JURIS - A Comparative Study of Religious Freedom Between Indonesia-Russia and Its Limitations" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/enam-agama-warga-negara-mem-kebebasan-manusia-asin-thumb-9821b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/enam-agama-warga-negara-mem-kebebasan-manusia-asin-thumb-9821b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/enam-agama-warga-negara-mem-kebebasan-manusia-asin-thumb-9821b.webp 1x" title="JURIS - A Comparative Study of Religious Freedom Between Indonesia-Russia and Its Limitations" alt="JURIS - A Comparative Study of Religious Freedom Between Indonesia-Russia and Its Limitations" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/enam-agama-warga-negara-mem-kebebasan-manusia-asin-thumb-932b4.webp" title="JURIS - A Comparative Study of Religious Freedom Between Indonesia-Russia and Its Limitations" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/enam-agama-warga-negara-mem-kebebasan-manusia-asin-thumb-932b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/enam-agama-warga-negara-mem-kebebasan-manusia-asin-thumb-932b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/enam-agama-warga-negara-mem-kebebasan-manusia-asin-thumb-932b4.webp 1x" title="JURIS - A Comparative Study of Religious Freedom Between Indonesia-Russia and Its Limitations" alt="JURIS - A Comparative Study of Religious Freedom Between Indonesia-Russia and Its Limitations" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/enam-agama-warga-negara-mem-kebebasan-manusia-asin-thumb-c1ff4.webp" title="JURIS - A Comparative Study of Religious Freedom Between Indonesia-Russia and Its Limitations" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/enam-agama-warga-negara-mem-kebebasan-manusia-asin-thumb-c1ff4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/enam-agama-warga-negara-mem-kebebasan-manusia-asin-thumb-c1ff4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/enam-agama-warga-negara-mem-kebebasan-manusia-asin-thumb-c1ff4.webp 1x" title="JURIS - A Comparative Study of Religious Freedom Between Indonesia-Russia and Its Limitations" alt="JURIS - A Comparative Study of Religious Freedom Between Indonesia-Russia and Its Limitations" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60439-enam-agama-warga-negara-mem-kebebasan-manus" title="JURIS - A Comparative Study of Religious Freedom Between Indonesia-Russia and Its Limitations" target="_blank">A Comparative Study of Religious Freedom Between Indonesia-Russia and Its Limitations</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: 1. Menganalisis lebih dalam tentang bagaimana implementasi kebebasan beragama di Indonesia dan Rusia, termasuk tantangan dan hambatan yang dihadapi oleh kedua negara dalam menjamin hak ini. 2. Meneliti dampak dari pembatasan-pembatasan yang diterapkan oleh pemerintah Indonesia dan Rusia terhadap kebebasan beragama, serta bagaimana pembatasan-pembatasan tersebut dapat mempengaruhi kehidupan beragama dan kerukunan antar umat beragama. 3. Mengkaji peran dan pengaruh agama dalam konteks politik dan sosial di Indonesia dan Rusia, serta bagaimana dinamika hubungan antara agama dan negara dapat mempengaruhi kebebasan beragama dan hak-hak asasi manusia lainnya. Dengan melakukan penelitian-penelitian lanjutan ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang kebebasan beragama di kedua negara, serta sumbangsih yang lebih besar dalam upaya meningkatkan pemeliharaan hak-hak asasi manusia dan kerukunan antar umat beragama..
<br>Karena kedua negara memiliki latar belakang sejarah dan budaya yang berbeda, regulasi kebebasan beragama di Indonesia dan Rusia memiliki perbedaan masing-masing.Satu perbedaan yang jelas adalah Indonesia secara hukum mengakui enam agama (Pasal 1 Undang-Undang Nomor 1/PNPS/1965), sedangkan Rusia hanya mengakui lima agama (Undang-Undang 1997).Indonesia masih merupakan masyarakat multikultural yang penuh konflik.Upaya pemerintah untuk menyelesaikan masalah ini telah memakan waktu terlalu lama, dan hasilnya adalah ketidakstabilan disintegrasi nasional masih sering terjadi, yang menunjukkan kompleksitas budaya multikultural Indonesia.Kekuasaan pemerintah untuk menetapkan kebijakan adalah faktor penentu dalam meningkatkan kesadaran politik publik sehingga tidak terjadi konflik antara kelompok-kelompok agama ini.Di Rusia, pemerintah mengakui bahwa komunitas agama memiliki demografi yang besar, sehingga kebijakan diterapkan dengan cara yang sesuai dengan keberadaan dan kebutuhan mereka, seperti perlindungan hukum, hak untuk mengubah agama, hak untuk murtad, dan sebagainya.Meskipun dalam kenyataannya kita masih dapat menemukan banyak konflik berdasarkan masalah ini, misalnya kasus Saksi-Saksi Yehuwa yang telah berlangsung lebih dari satu dekade.Undang-Undang "Perjuangan Melawan Aktivitas Ekstremis" tahun 2002 berkontribusi paling banyak dalam hal ini, karena perilaku ekstremis sekarang didefinisikan sebagai mendorong permusuhan rasial, nasionalis, atau agama, serta permusuhan sosial.Istilah "ekstremisme" dan perilaku ekstremis keduanya juga tidak jelas dan tidak memiliki definisi hukum di bawah peraturan ini
<br>Kajian ini merupakan studi perbandingan antara Indonesia dan Rusia mengenai regulasi salah satu hak asasi manusia yang fundamental, yaitu hak kebebasan beragama. Sebagai negara berdasar konstitusi, Indonesia dan Rusia telah mengatur hal ini dalam konstitusi masing-masing, yang paling mendasar adalah yang termuat dalam Undang-Undang Dasar 1945 (Indonesia) dan Konstitusi Federasi Rusia (Rusia). Aturan universal seperti hak asasi manusia berperan penting sebagai instrumen yang menjamin pemeliharaan hak-hak warga negara dan pelaksanaan fungsi negara untuk memenuhi hak-hak tersebut. Hak kebebasan beragama adalah salah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/b/enam-agama-warga-negara-mem-kebebasan-manusia-asin-thumb-932b4.webp" type="image/webp" length="85180" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/enam-agama-warga-negara-mem-kebebasan-manusia-asin-thumb-9821b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/enam-agama-warga-negara-mem-kebebasan-manusia-asin-thumb-932b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/enam-agama-warga-negara-mem-kebebasan-manusia-asin-thumb-c1ff4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-557-unnes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15649-jsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pakan Ternak Ayam Di Pt Kms Dengan Metode Economic Order Quantity Eoq Dan Just In Time Jit ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pakan Ternak Ayam Di Pt Kms Dengan Metode Economic Order Quantity Eoq Dan Just In Time Jit ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pakan Ternak Ayam Di Pt Kms Dengan Metode Economic Order Quantity Eoq Dan Just In Time Jit ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60421-total-biaya-selisih-adaptasi-metode-jit-biay</link>
	<guid isPermaLink="false">538c86602965b4fd46a8df908b467e30</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 18:50:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pugy gautama ]]></category>
	<category><![CDATA[ v7i2 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gautama,pugy,v7i2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi tantangan implementasi metode JIT di industri lain, seperti manufaktur atau tekstil, untuk melihat apakah prinsip JIT tetap efektif. Selain itu, peneliti dapat menggabungkan metode EOQ dan JIT dalam model hybrid ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pakan Ternak Ayam Di Pt Kms Dengan Metode Economic Order Quantity (Eoq) Dan Just In Time (Jit): Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi tantangan implementasi metode JIT di industri lain, seperti manufaktur atau tekstil, untuk melihat apakah prinsip JIT tetap efektif. Selain itu, peneliti dapat menggabungkan metode EOQ dan JIT dalam model hybrid untuk mengatasi kelemahan masing-masing metode dalam situasi yang berbeda. Terakhir, penelitian juga bisa fokus pada pengaruh digitalisasi dan otomasi terhadap efisiensi pengendalian persediaan bahan baku, terutama dalam mengurangi biaya penyimpanan dan meningkatkan akurasi prediksi permintaan.. Jumlah kuantitas pemesanan bahan baku optimal pada pakan ternak ayam dengan metode Economic Order Quantity (EOQ) adalah 12.456,2 kg dengan frekuensi pemesanan 4 kali dalam satu tahun.Sedangkan jumlah kuantitas pesanan bahan baku optimal pada pakan ternak ayam dengan menggunakan metode Just In Time (JIT) adalah 4.700,2 kg dengan frekuensi pemesanan 2 kali dalam satu tahun.Total biaya persediaan bahan baku pakan ternak ayam yang harus dikeluarkan apabila menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) adalah Rp340.Sedangkan total biaya persediaan bahan baku pakan ternak ayam yang harus dikeluarkan apabila menggunakan metode Just In Time (JIT) adalah Rp 218.Metode yang paling efisien dalam meminimalisir biaya persediaan bahan baku pakan ternak ayam di PT Kerta Mulya Saripakan adalah dengan menggunakan metode Just In Time (JIT) Penelitian ini bertujuan untuk menghitung jumlah kuantitas pemesanan bahan baku pakan ternak ayam yang optimal dan jumlah frekuensi pemesanan, menghitung total biaya persediaan bahan baku pakan ternak ayam, menganalisis metode yang paling efisien yang harus diterapkan untuk meminimalisir biaya persediaan bahan baku di PT Kerta Mulya Saripakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Just In Time (JIT). Setelah dilakukan analisis lebih lanjut biaya persediaan bahan baku yang dikeluarkan oleh perusahaan dengan perhitungan sesuai kebijakan perusahaan yaitu mencapai Rp 459.616.202. Dengan meggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) total biaya persediaan yaitu sebesar Rp 340.449.297. Sementara itu dengan menggunakan metode Just In Time (JIT) total biaya persediaan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/4/total-biaya-selisih-adaptasi-metode-jit-proyek-ter-thumb-a7a70.webp" title="JURIS - Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pakan Ternak Ayam Di Pt Kms Dengan Metode Economic Order Quantity (Eoq) Dan Just In Time (Jit)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/total-biaya-selisih-adaptasi-metode-jit-proyek-ter-thumb-a7a70.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/total-biaya-selisih-adaptasi-metode-jit-proyek-ter-thumb-a7a70.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/total-biaya-selisih-adaptasi-metode-jit-proyek-ter-thumb-a7a70.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pakan Ternak Ayam Di Pt Kms Dengan Metode Economic Order Quantity (Eoq) Dan Just In Time (Jit)" alt="JURIS - Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pakan Ternak Ayam Di Pt Kms Dengan Metode Economic Order Quantity (Eoq) Dan Just In Time (Jit)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/total-biaya-selisih-adaptasi-metode-jit-proyek-ter-thumb-4841c.webp" title="JURIS - Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pakan Ternak Ayam Di Pt Kms Dengan Metode Economic Order Quantity (Eoq) Dan Just In Time (Jit)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/total-biaya-selisih-adaptasi-metode-jit-proyek-ter-thumb-4841c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/total-biaya-selisih-adaptasi-metode-jit-proyek-ter-thumb-4841c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/total-biaya-selisih-adaptasi-metode-jit-proyek-ter-thumb-4841c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pakan Ternak Ayam Di Pt Kms Dengan Metode Economic Order Quantity (Eoq) Dan Just In Time (Jit)" alt="JURIS - Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pakan Ternak Ayam Di Pt Kms Dengan Metode Economic Order Quantity (Eoq) Dan Just In Time (Jit)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/total-biaya-selisih-adaptasi-metode-jit-proyek-ter-thumb-a781f.webp" title="JURIS - Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pakan Ternak Ayam Di Pt Kms Dengan Metode Economic Order Quantity (Eoq) Dan Just In Time (Jit)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/total-biaya-selisih-adaptasi-metode-jit-proyek-ter-thumb-a781f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/total-biaya-selisih-adaptasi-metode-jit-proyek-ter-thumb-a781f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/total-biaya-selisih-adaptasi-metode-jit-proyek-ter-thumb-a781f.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pakan Ternak Ayam Di Pt Kms Dengan Metode Economic Order Quantity (Eoq) Dan Just In Time (Jit)" alt="JURIS - Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pakan Ternak Ayam Di Pt Kms Dengan Metode Economic Order Quantity (Eoq) Dan Just In Time (Jit)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60421-total-biaya-selisih-adaptasi-metode-jit-biay" title="JURIS - Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pakan Ternak Ayam Di Pt Kms Dengan Metode Economic Order Quantity (Eoq) Dan Just In Time (Jit)" target="_blank">Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pakan Ternak Ayam Di Pt Kms Dengan Metode Economic Order Quantity (Eoq) Dan Just In Time (Jit)</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi tantangan implementasi metode JIT di industri lain, seperti manufaktur atau tekstil, untuk melihat apakah prinsip JIT tetap efektif. Selain itu, peneliti dapat menggabungkan metode EOQ dan JIT dalam model hybrid untuk mengatasi kelemahan masing-masing metode dalam situasi yang berbeda. Terakhir, penelitian juga bisa fokus pada pengaruh digitalisasi dan otomasi terhadap efisiensi pengendalian persediaan bahan baku, terutama dalam mengurangi biaya penyimpanan dan meningkatkan akurasi prediksi permintaan..
<br>Jumlah kuantitas pemesanan bahan baku optimal pada pakan ternak ayam dengan metode Economic Order Quantity (EOQ) adalah 12.456,2 kg dengan frekuensi pemesanan 4 kali dalam satu tahun.Sedangkan jumlah kuantitas pesanan bahan baku optimal pada pakan ternak ayam dengan menggunakan metode Just In Time (JIT) adalah 4.700,2 kg dengan frekuensi pemesanan 2 kali dalam satu tahun.Total biaya persediaan bahan baku pakan ternak ayam yang harus dikeluarkan apabila menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) adalah Rp340.Sedangkan total biaya persediaan bahan baku pakan ternak ayam yang harus dikeluarkan apabila menggunakan metode Just In Time (JIT) adalah Rp 218.Metode yang paling efisien dalam meminimalisir biaya persediaan bahan baku pakan ternak ayam di PT Kerta Mulya Saripakan adalah dengan menggunakan metode Just In Time (JIT)
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menghitung jumlah kuantitas pemesanan bahan baku pakan ternak ayam yang optimal dan jumlah frekuensi pemesanan, menghitung total biaya persediaan bahan baku pakan ternak ayam, menganalisis metode yang paling efisien yang harus diterapkan untuk meminimalisir biaya persediaan bahan baku di PT Kerta Mulya Saripakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Just In Time (JIT). Setelah dilakukan analisis lebih lanjut biaya persediaan bahan baku yang dikeluarkan oleh perusahaan dengan perhitungan sesuai kebijakan perusahaan yaitu mencapai Rp 459.616.202. Dengan meggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) total biaya persediaan yaitu sebesar Rp 340.449.297. Sementara itu dengan menggunakan metode Just In Time (JIT) total biaya persediaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/4/total-biaya-selisih-adaptasi-metode-jit-proyek-ter-thumb-4841c.webp" type="image/webp" length="65350" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/total-biaya-selisih-adaptasi-metode-jit-proyek-ter-thumb-a7a70.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/total-biaya-selisih-adaptasi-metode-jit-proyek-ter-thumb-4841c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/total-biaya-selisih-adaptasi-metode-jit-proyek-ter-thumb-a781f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1474-lppm-unbaja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15650-jurnal-intent-jurnal-industri-teknologi-terpadu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ A SEASONAL IMPUTATION METHOD FOR ADDRESSING MISSING DATA IN ENVIRONMENTAL IOT SENSOR TIME SERIES ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A SEASONAL IMPUTATION METHOD FOR ADDRESSING MISSING DATA IN ENVIRONMENTAL IOT SENSOR TIME SERIES ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A SEASONAL IMPUTATION METHOD FOR ADDRESSING MISSING DATA IN ENVIRONMENTAL IOT SENSOR TIME SERIES ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60417-rekonstruksi-data-proses-analisis-teknologi</link>
	<guid isPermaLink="false">de3227fdc995bac79e99880d25046472</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 18:41:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ thomson mary ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[mary,thomson,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang diusulkan meliputi pengembangan kerangka kerja yang terintegrasi dengan informasi multi-sensor, adopsi pemodelan musiman adaptif atau berbasis pembelajaran untuk mengakomodasi variabilitas lingkungan, dan validasi metode ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - A SEASONAL IMPUTATION METHOD FOR ADDRESSING MISSING DATA IN ENVIRONMENTAL IOT SENSOR TIME SERIES: Saran penelitian lanjutan yang diusulkan meliputi pengembangan kerangka kerja yang terintegrasi dengan informasi multi-sensor, adopsi pemodelan musiman adaptif atau berbasis pembelajaran untuk mengakomodasi variabilitas lingkungan, dan validasi metode di berbagai wilayah iklim untuk meningkatkan generalisasi. Selain itu, mengeksplorasi pendekatan hibrida yang menggabungkan pola musiman dengan model pembelajaran mesin, seperti autoencoder LSTM atau metode time series probabilistik, dapat memperkuat akurasi rekonstruksi, terutama di bawah tingkat kehilangan data yang tinggi. Akhirnya, mengembangkan implementasi real-time yang cocok untuk perangkat edge atau tertanam IoT akan memungkinkan koreksi data on-device dan meningkatkan praktisitas sistem pemantauan lingkungan.. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode imputasi musiman yang diusulkan, yang menggabungkan pembersihan anomali dan imputasi waktu-of-day musiman, efektif dalam meningkatkan kualitas dan kontinuitas data sensor IoT lingkungan.Penghapusan outlier ekstrem diikuti oleh imputasi musiman berhasil merekonstruksi observasi yang hilang sambil mempertahankan dinamika diurnal alami dari deret waktu suhu dan kelembapan.Hasil eksperimen menunjukkan bahwa pendekatan yang diusulkan mencapai kesalahan rekonstruksi yang konsisten dan rendah di berbagai skenario tingkat kehilangan data.Untuk data suhu, metode ini mempertahankan nilai MAE antara 0,86Ae0,87AC dan MAPE antara 3,17Ae3,22%, sedangkan kesalahan kelembapan berkurang secara signifikan dari sekitar 10,45%RH menjadi 3,92Ae4,01%RH.Selang kepercayaan 95% yang sempit lebih lanjut menunjukkan bahwa kinerja rekonstruksi tetap stabil dan andal secara statistik di berbagai simulasi berulang, bahkan di bawah kondisi kehilangan data yang tinggi.Secara keseluruhan, temuan ini mengonfirmasi bahwa pendekatan imputasi musiman menyediakan solusi yang kuat dan efisien secara komputasi untuk menangani nilai-nilai yang hilang dalam deret waktu sensor IoT lingkungan, memungkinkan pembuatan dataset yang andal untuk pemantauan lingkungan dan aplikasi analitis lebih lanjut Data yang hilang dan tidak lengkap pada jaringan sensor Environmental Internet of Things (IoT) dapat menurunkan keandalan data dan mengganggu proses analisis, terutama pada deret waktu suhu dan kelembapan yang memiliki pola musiman harian (diurnal) yang kuat. Penelitian ini mengembangkan dan mengevaluasi metode imputasi musiman untuk menangani data yang hilang dalam pemantauan lingkungan berbasis IoT, dengan alur kerja yang mencakup deteksi anomali, penghapusan outlier, imputasi berbasis waktu (time-of-day-aware), serta evaluasi kinerja pada berbagai skenario tingkat kehilangan data. Tantangan utama yang dihadapi meliputi gangguan sensor, masalah konektivitas, dan kegagalan perangkat keras yang bersifat sementara, yang dapat menurunkan integritas data serta memengaruhi analisis tren, peramalan, dan deteksi anomali.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/b/rekonstruksi-data-proses-analisis-teknologi-iot-se-thumb-32b1e.webp" title="JURIS - A SEASONAL IMPUTATION METHOD FOR ADDRESSING MISSING DATA IN ENVIRONMENTAL IOT SENSOR TIME SERIES" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/rekonstruksi-data-proses-analisis-teknologi-iot-se-thumb-32b1e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/rekonstruksi-data-proses-analisis-teknologi-iot-se-thumb-32b1e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/rekonstruksi-data-proses-analisis-teknologi-iot-se-thumb-32b1e.webp 1x" title="JURIS - A SEASONAL IMPUTATION METHOD FOR ADDRESSING MISSING DATA IN ENVIRONMENTAL IOT SENSOR TIME SERIES" alt="JURIS - A SEASONAL IMPUTATION METHOD FOR ADDRESSING MISSING DATA IN ENVIRONMENTAL IOT SENSOR TIME SERIES" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/b/rekonstruksi-data-proses-analisis-teknologi-iot-se-thumb-d807b.webp" title="JURIS - A SEASONAL IMPUTATION METHOD FOR ADDRESSING MISSING DATA IN ENVIRONMENTAL IOT SENSOR TIME SERIES" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/rekonstruksi-data-proses-analisis-teknologi-iot-se-thumb-d807b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/rekonstruksi-data-proses-analisis-teknologi-iot-se-thumb-d807b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/rekonstruksi-data-proses-analisis-teknologi-iot-se-thumb-d807b.webp 1x" title="JURIS - A SEASONAL IMPUTATION METHOD FOR ADDRESSING MISSING DATA IN ENVIRONMENTAL IOT SENSOR TIME SERIES" alt="JURIS - A SEASONAL IMPUTATION METHOD FOR ADDRESSING MISSING DATA IN ENVIRONMENTAL IOT SENSOR TIME SERIES" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/b/rekonstruksi-data-proses-analisis-teknologi-iot-se-thumb-89f23.webp" title="JURIS - A SEASONAL IMPUTATION METHOD FOR ADDRESSING MISSING DATA IN ENVIRONMENTAL IOT SENSOR TIME SERIES" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/rekonstruksi-data-proses-analisis-teknologi-iot-se-thumb-89f23.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/rekonstruksi-data-proses-analisis-teknologi-iot-se-thumb-89f23.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/rekonstruksi-data-proses-analisis-teknologi-iot-se-thumb-89f23.webp 1x" title="JURIS - A SEASONAL IMPUTATION METHOD FOR ADDRESSING MISSING DATA IN ENVIRONMENTAL IOT SENSOR TIME SERIES" alt="JURIS - A SEASONAL IMPUTATION METHOD FOR ADDRESSING MISSING DATA IN ENVIRONMENTAL IOT SENSOR TIME SERIES" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60417-rekonstruksi-data-proses-analisis-teknologi" title="JURIS - A SEASONAL IMPUTATION METHOD FOR ADDRESSING MISSING DATA IN ENVIRONMENTAL IOT SENSOR TIME SERIES" target="_blank">A SEASONAL IMPUTATION METHOD FOR ADDRESSING MISSING DATA IN ENVIRONMENTAL IOT SENSOR TIME SERIES</a>: Saran penelitian lanjutan yang diusulkan meliputi pengembangan kerangka kerja yang terintegrasi dengan informasi multi-sensor, adopsi pemodelan musiman adaptif atau berbasis pembelajaran untuk mengakomodasi variabilitas lingkungan, dan validasi metode di berbagai wilayah iklim untuk meningkatkan generalisasi. Selain itu, mengeksplorasi pendekatan hibrida yang menggabungkan pola musiman dengan model pembelajaran mesin, seperti autoencoder LSTM atau metode time series probabilistik, dapat memperkuat akurasi rekonstruksi, terutama di bawah tingkat kehilangan data yang tinggi. Akhirnya, mengembangkan implementasi real-time yang cocok untuk perangkat edge atau tertanam IoT akan memungkinkan koreksi data on-device dan meningkatkan praktisitas sistem pemantauan lingkungan..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa metode imputasi musiman yang diusulkan, yang menggabungkan pembersihan anomali dan imputasi waktu-of-day musiman, efektif dalam meningkatkan kualitas dan kontinuitas data sensor IoT lingkungan.Penghapusan outlier ekstrem diikuti oleh imputasi musiman berhasil merekonstruksi observasi yang hilang sambil mempertahankan dinamika diurnal alami dari deret waktu suhu dan kelembapan.Hasil eksperimen menunjukkan bahwa pendekatan yang diusulkan mencapai kesalahan rekonstruksi yang konsisten dan rendah di berbagai skenario tingkat kehilangan data.Untuk data suhu, metode ini mempertahankan nilai MAE antara 0,86Ae0,87AC dan MAPE antara 3,17Ae3,22%, sedangkan kesalahan kelembapan berkurang secara signifikan dari sekitar 10,45%RH menjadi 3,92Ae4,01%RH.Selang kepercayaan 95% yang sempit lebih lanjut menunjukkan bahwa kinerja rekonstruksi tetap stabil dan andal secara statistik di berbagai simulasi berulang, bahkan di bawah kondisi kehilangan data yang tinggi.Secara keseluruhan, temuan ini mengonfirmasi bahwa pendekatan imputasi musiman menyediakan solusi yang kuat dan efisien secara komputasi untuk menangani nilai-nilai yang hilang dalam deret waktu sensor IoT lingkungan, memungkinkan pembuatan dataset yang andal untuk pemantauan lingkungan dan aplikasi analitis lebih lanjut
<br>Data yang hilang dan tidak lengkap pada jaringan sensor Environmental Internet of Things (IoT) dapat menurunkan keandalan data dan mengganggu proses analisis, terutama pada deret waktu suhu dan kelembapan yang memiliki pola musiman harian (diurnal) yang kuat. Penelitian ini mengembangkan dan mengevaluasi metode imputasi musiman untuk menangani data yang hilang dalam pemantauan lingkungan berbasis IoT, dengan alur kerja yang mencakup deteksi anomali, penghapusan outlier, imputasi berbasis waktu (time-of-day-aware), serta evaluasi kinerja pada berbagai skenario tingkat kehilangan data. Tantangan utama yang dihadapi meliputi gangguan sensor, masalah konektivitas, dan kegagalan perangkat keras yang bersifat sementara, yang dapat menurunkan integritas data serta memengaruhi analisis tren, peramalan, dan deteksi anomali....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/b/rekonstruksi-data-proses-analisis-teknologi-iot-se-thumb-89f23.webp" type="image/webp" length="107724" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/rekonstruksi-data-proses-analisis-teknologi-iot-se-thumb-32b1e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/rekonstruksi-data-proses-analisis-teknologi-iot-se-thumb-d807b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/rekonstruksi-data-proses-analisis-teknologi-iot-se-thumb-89f23.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3748-kresna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17812-jurnal-riset-informatika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pengendalian Kualitas Produk Baja Tulangan Sirip S36 Dengan Menggunakan Metode Taguchi Pada Quality Control ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pengendalian Kualitas Produk Baja Tulangan Sirip S36 Dengan Menggunakan Metode Taguchi Pada Quality Control ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pengendalian Kualitas Produk Baja Tulangan Sirip S36 Dengan Menggunakan Metode Taguchi Pada Quality Control ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60424-hasil-eksperimen-suhu-skenario-pr</link>
	<guid isPermaLink="false">fba409815f0324e1d2396f7ad95b4891</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 18:21:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ aisah nazla ]]></category>
	<category><![CDATA[ v7i1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aisah,nazla,v7i1]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh parameter lain seperti suhu lingkungan atau kelembapan selama proses produksi terhadap kualitas baja tulangan S36. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang integrasi metode Taguchi dengan teknologi pemantauan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pengendalian Kualitas Produk Baja Tulangan Sirip S36 Dengan Menggunakan Metode Taguchi Pada Quality Control: Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh parameter lain seperti suhu lingkungan atau kelembapan selama proses produksi terhadap kualitas baja tulangan S36. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang integrasi metode Taguchi dengan teknologi pemantauan real-time untuk meningkatkan efisiensi proses produksi. Terakhir, penelitian dapat menggali potensi penggunaan metode Taguchi pada produk baja tulangan dengan spesifikasi berbeda, seperti baja tulangan dengan diameter lebih kecil atau grade yang lebih tinggi, untuk melihat adaptasi metode ini dalam skenario produksi yang beragam.. Berdasarkan eksperimen dan perhitungan dari data-data yang telah diperoleh dari hasil optimasi produk cacat dengan menggunakan metode Taguchi, kesimpulan yang didapat adalah.(1) Penyebab produk tidak sesuai standar adalah dua parameter yaitu speed rolling (s) dan lama pemanasan (s) terhadap hasil produk cacat, dan parameter yang paling berpengaruh adalah speed rolling dengan nilai P < 0,000 yang didapat dari pengolaan data Minitab.(2) Untuk mengatasi masalah dari hasil eksperimen dengan metode Taguchi untuk produk S36 yang optimal dapat diketahui bahwa usulan perbaikan yang didapat yaitu level parameter yang optimal terhadap hasil produk cacat adalah dengan nilai S/N Ratio terbesar terdapat pada level 2 untuk speed rolling yaitu -1,915 dengan speed 50 second dan level 3 untuk lama pemanasan yaitu -2,401 dengan lama pemansan 3000 second.Jadi, usulan perbaikan yang optimal untuk pengaturan parameter sebesar 50 second pada speed rolling dan 3000 second pada lama pemanasan PT. Krakatau Osaka Steel adalah perusahan yang bergerak dibidang industri manufaktur yang memproduksi Baja Tulang Sirip, untuk produk yang di teliti yaitu S36 yang mengalami kenaikan cacat produk dimensi tidak sesuai standar. Pelaksanaan penelitian ini bertujuan untuk menentukan parameter yang optimal untuk mengurangi produk cacat pada produk S36. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode Taguchi. Metode Taguchi dapat dipakai di perusahaan untuk mengevaluasi suatu proses atau produk yang belum efesien... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/e/hasil-eksperimen-suhu-skenario-produksi-penelitian-thumb-43bbe.webp" title="JURIS - Analisis Pengendalian Kualitas Produk Baja Tulangan Sirip S36 Dengan Menggunakan Metode Taguchi Pada Quality Control" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/hasil-eksperimen-suhu-skenario-produksi-penelitian-thumb-43bbe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/hasil-eksperimen-suhu-skenario-produksi-penelitian-thumb-43bbe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/hasil-eksperimen-suhu-skenario-produksi-penelitian-thumb-43bbe.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengendalian Kualitas Produk Baja Tulangan Sirip S36 Dengan Menggunakan Metode Taguchi Pada Quality Control" alt="JURIS - Analisis Pengendalian Kualitas Produk Baja Tulangan Sirip S36 Dengan Menggunakan Metode Taguchi Pada Quality Control" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/hasil-eksperimen-suhu-skenario-produksi-penelitian-thumb-0d09b.webp" title="JURIS - Analisis Pengendalian Kualitas Produk Baja Tulangan Sirip S36 Dengan Menggunakan Metode Taguchi Pada Quality Control" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/hasil-eksperimen-suhu-skenario-produksi-penelitian-thumb-0d09b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/hasil-eksperimen-suhu-skenario-produksi-penelitian-thumb-0d09b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/hasil-eksperimen-suhu-skenario-produksi-penelitian-thumb-0d09b.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengendalian Kualitas Produk Baja Tulangan Sirip S36 Dengan Menggunakan Metode Taguchi Pada Quality Control" alt="JURIS - Analisis Pengendalian Kualitas Produk Baja Tulangan Sirip S36 Dengan Menggunakan Metode Taguchi Pada Quality Control" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/hasil-eksperimen-suhu-skenario-produksi-penelitian-thumb-7fffe.webp" title="JURIS - Analisis Pengendalian Kualitas Produk Baja Tulangan Sirip S36 Dengan Menggunakan Metode Taguchi Pada Quality Control" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/hasil-eksperimen-suhu-skenario-produksi-penelitian-thumb-7fffe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/hasil-eksperimen-suhu-skenario-produksi-penelitian-thumb-7fffe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/hasil-eksperimen-suhu-skenario-produksi-penelitian-thumb-7fffe.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengendalian Kualitas Produk Baja Tulangan Sirip S36 Dengan Menggunakan Metode Taguchi Pada Quality Control" alt="JURIS - Analisis Pengendalian Kualitas Produk Baja Tulangan Sirip S36 Dengan Menggunakan Metode Taguchi Pada Quality Control" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60424-hasil-eksperimen-suhu-skenario-pr" title="JURIS - Analisis Pengendalian Kualitas Produk Baja Tulangan Sirip S36 Dengan Menggunakan Metode Taguchi Pada Quality Control" target="_blank">Analisis Pengendalian Kualitas Produk Baja Tulangan Sirip S36 Dengan Menggunakan Metode Taguchi Pada Quality Control</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh parameter lain seperti suhu lingkungan atau kelembapan selama proses produksi terhadap kualitas baja tulangan S36. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang integrasi metode Taguchi dengan teknologi pemantauan real-time untuk meningkatkan efisiensi proses produksi. Terakhir, penelitian dapat menggali potensi penggunaan metode Taguchi pada produk baja tulangan dengan spesifikasi berbeda, seperti baja tulangan dengan diameter lebih kecil atau grade yang lebih tinggi, untuk melihat adaptasi metode ini dalam skenario produksi yang beragam..
<br>Berdasarkan eksperimen dan perhitungan dari data-data yang telah diperoleh dari hasil optimasi produk cacat dengan menggunakan metode Taguchi, kesimpulan yang didapat adalah.(1) Penyebab produk tidak sesuai standar adalah dua parameter yaitu speed rolling (s) dan lama pemanasan (s) terhadap hasil produk cacat, dan parameter yang paling berpengaruh adalah speed rolling dengan nilai P < 0,000 yang didapat dari pengolaan data Minitab.(2) Untuk mengatasi masalah dari hasil eksperimen dengan metode Taguchi untuk produk S36 yang optimal dapat diketahui bahwa usulan perbaikan yang didapat yaitu level parameter yang optimal terhadap hasil produk cacat adalah dengan nilai S/N Ratio terbesar terdapat pada level 2 untuk speed rolling yaitu -1,915 dengan speed 50 second dan level 3 untuk lama pemanasan yaitu -2,401 dengan lama pemansan 3000 second.Jadi, usulan perbaikan yang optimal untuk pengaturan parameter sebesar 50 second pada speed rolling dan 3000 second pada lama pemanasan
<br>PT. Krakatau Osaka Steel adalah perusahan yang bergerak dibidang industri manufaktur yang memproduksi Baja Tulang Sirip, untuk produk yang di teliti yaitu S36 yang mengalami kenaikan cacat produk dimensi tidak sesuai standar. Pelaksanaan penelitian ini bertujuan untuk menentukan parameter yang optimal untuk mengurangi produk cacat pada produk S36. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode Taguchi. Metode Taguchi dapat dipakai di perusahaan untuk mengevaluasi suatu proses atau produk yang belum efesien...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/e/hasil-eksperimen-suhu-skenario-produksi-penelitian-thumb-43bbe.webp" type="image/webp" length="74194" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/hasil-eksperimen-suhu-skenario-produksi-penelitian-thumb-43bbe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/hasil-eksperimen-suhu-skenario-produksi-penelitian-thumb-0d09b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/hasil-eksperimen-suhu-skenario-produksi-penelitian-thumb-7fffe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1474-lppm-unbaja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15650-jurnal-intent-jurnal-industri-teknologi-terpadu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Competitive Intelligence Failure and Entrepreneurship in Nigeria A Study of Businesses in Port Harcourt City ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Competitive Intelligence Failure and Entrepreneurship in Nigeria A Study of Businesses in Port Harcourt City ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Competitive Intelligence Failure and Entrepreneurship in Nigeria A Study of Businesses in Port Harcourt City ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60434-intelijen-kompetitif-kegagalan-bisnis-po</link>
	<guid isPermaLink="false">85527fb4546cb77d0aba53fb869f4350</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 18:15:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan agar para peneliti fokus pada pengembangan strategi bisnis yang dapat mengurangi kegagalan intelijen kompetitif. Strategi ini harus mencakup metode yang efektif untuk mengidentifikasi kebutuhan intelijen, meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Competitive Intelligence Failure and Entrepreneurship in Nigeria: A Study of Businesses in Port Harcourt City: Untuk penelitian lanjutan, disarankan agar para peneliti fokus pada pengembangan strategi bisnis yang dapat mengurangi kegagalan intelijen kompetitif. Strategi ini harus mencakup metode yang efektif untuk mengidentifikasi kebutuhan intelijen, meningkatkan pengalaman dalam pengumpulan dan analisis data, dan meningkatkan berbagi intelijen di antara perusahaan. Selain itu, penting untuk meningkatkan keterampilan analisis intelijen kompetitif di antara personel yang bertanggung jawab, serta memastikan dukungan yang kuat dari manajemen senior. Dengan demikian, organisasi dapat merespons dengan cepat terhadap sinyal peringatan dini, memantau aktivitas pesaing, dan meningkatkan kinerja organisasi, serta memaksimalkan keuntungan dan meningkatkan citra dan reputasi organisasi.. Kegagalan intelijen kompetitif telah menjadi hambatan utama dalam operasi bisnis yang sukses di Nigeria.Kegagalan telah menyebabkan banyak kewirausahaan yang layak di Nigeria berhenti sebagai entitas yang layak dalam sepuluh tahun pertama operasinya.Maka, menjadi penting bagi kewirausahaan untuk mengadopsi budaya menganalisis kegagalan sehingga semua faktor risiko yang dapat menyebabkan kegagalan diidentifikasi dan diatasi secara proaktif.Analisis kegagalan telah menjadi bagian integral dari fungsi manajemen di organisasi modern, karena manajer dan eksekutif dengan potensi analitis dan berpikir kritis yang baik dapat belajar dari hal itu.Oleh karena itu, kebutuhan untuk memperoleh keterampilan analitis yang baik untuk menangani kejadian faktor risiko potensial oleh kewirausahaan tidak dapat dilebih-lebihkan Di dunia bisnis saat ini, peran intelijen kompetitif dalam pertumbuhan dan kelangsungan bisnis tidak dapat dilebih-lebihkan. Kenyataan ini berasal dari peran koordinatif dan kohesif intelijen kompetitif dalam memastikan ketahanan dan produktivitas bisnis tidak hanya di Nigeria tetapi di seluruh dunia. Namun, di tengah efek dan relevansi yang kuat dari intelijen kompetitif dalam kesuksesan bisnis di seluruh dunia, para ahli dengan jelas mengidentifikasi bahwa intelijen kompetitif ternyata rentan terhadap kegagalan. Akibatnya, hal-hal berikut telah diidentifikasi sebagai korelasi kegagalan intelijen kompetitif, yaitu: kurangnya pemahaman tentang kegagalan intelijen kompetitif, kurangnya dukungan dari eksekutif manajemen senior, dan di atas segalanya, keterampilan yang tidak memadai dalam analisis intelijen kompetitif oleh personel yang bertanggung jawab. Di luar tantangan ini, karya ini... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/3/intelijen-kompetitif-kegagalan-bisnis-port-harcour-thumb-72584.webp" title="JURIS - Competitive Intelligence Failure and Entrepreneurship in Nigeria: A Study of  Businesses in Port Harcourt City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/intelijen-kompetitif-kegagalan-bisnis-port-harcour-thumb-72584.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/intelijen-kompetitif-kegagalan-bisnis-port-harcour-thumb-72584.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/intelijen-kompetitif-kegagalan-bisnis-port-harcour-thumb-72584.webp 1x" title="JURIS - Competitive Intelligence Failure and Entrepreneurship in Nigeria: A Study of  Businesses in Port Harcourt City" alt="JURIS - Competitive Intelligence Failure and Entrepreneurship in Nigeria: A Study of  Businesses in Port Harcourt City" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/3/intelijen-kompetitif-kegagalan-bisnis-port-harcour-thumb-bfbda.webp" title="JURIS - Competitive Intelligence Failure and Entrepreneurship in Nigeria: A Study of  Businesses in Port Harcourt City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/intelijen-kompetitif-kegagalan-bisnis-port-harcour-thumb-bfbda.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/intelijen-kompetitif-kegagalan-bisnis-port-harcour-thumb-bfbda.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/intelijen-kompetitif-kegagalan-bisnis-port-harcour-thumb-bfbda.webp 1x" title="JURIS - Competitive Intelligence Failure and Entrepreneurship in Nigeria: A Study of  Businesses in Port Harcourt City" alt="JURIS - Competitive Intelligence Failure and Entrepreneurship in Nigeria: A Study of  Businesses in Port Harcourt City" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/3/intelijen-kompetitif-kegagalan-bisnis-port-harcour-thumb-88969.webp" title="JURIS - Competitive Intelligence Failure and Entrepreneurship in Nigeria: A Study of  Businesses in Port Harcourt City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/intelijen-kompetitif-kegagalan-bisnis-port-harcour-thumb-88969.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/intelijen-kompetitif-kegagalan-bisnis-port-harcour-thumb-88969.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/intelijen-kompetitif-kegagalan-bisnis-port-harcour-thumb-88969.webp 1x" title="JURIS - Competitive Intelligence Failure and Entrepreneurship in Nigeria: A Study of  Businesses in Port Harcourt City" alt="JURIS - Competitive Intelligence Failure and Entrepreneurship in Nigeria: A Study of  Businesses in Port Harcourt City" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60434-intelijen-kompetitif-kegagalan-bisnis-po" title="JURIS - Competitive Intelligence Failure and Entrepreneurship in Nigeria: A Study of  Businesses in Port Harcourt City" target="_blank">Competitive Intelligence Failure and Entrepreneurship in Nigeria: A Study of  Businesses in Port Harcourt City</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan agar para peneliti fokus pada pengembangan strategi bisnis yang dapat mengurangi kegagalan intelijen kompetitif. Strategi ini harus mencakup metode yang efektif untuk mengidentifikasi kebutuhan intelijen, meningkatkan pengalaman dalam pengumpulan dan analisis data, dan meningkatkan berbagi intelijen di antara perusahaan. Selain itu, penting untuk meningkatkan keterampilan analisis intelijen kompetitif di antara personel yang bertanggung jawab, serta memastikan dukungan yang kuat dari manajemen senior. Dengan demikian, organisasi dapat merespons dengan cepat terhadap sinyal peringatan dini, memantau aktivitas pesaing, dan meningkatkan kinerja organisasi, serta memaksimalkan keuntungan dan meningkatkan citra dan reputasi organisasi..
<br>Kegagalan intelijen kompetitif telah menjadi hambatan utama dalam operasi bisnis yang sukses di Nigeria.Kegagalan telah menyebabkan banyak kewirausahaan yang layak di Nigeria berhenti sebagai entitas yang layak dalam sepuluh tahun pertama operasinya.Maka, menjadi penting bagi kewirausahaan untuk mengadopsi budaya menganalisis kegagalan sehingga semua faktor risiko yang dapat menyebabkan kegagalan diidentifikasi dan diatasi secara proaktif.Analisis kegagalan telah menjadi bagian integral dari fungsi manajemen di organisasi modern, karena manajer dan eksekutif dengan potensi analitis dan berpikir kritis yang baik dapat belajar dari hal itu.Oleh karena itu, kebutuhan untuk memperoleh keterampilan analitis yang baik untuk menangani kejadian faktor risiko potensial oleh kewirausahaan tidak dapat dilebih-lebihkan
<br>Di dunia bisnis saat ini, peran intelijen kompetitif dalam pertumbuhan dan kelangsungan bisnis tidak dapat dilebih-lebihkan. Kenyataan ini berasal dari peran koordinatif dan kohesif intelijen kompetitif dalam memastikan ketahanan dan produktivitas bisnis tidak hanya di Nigeria tetapi di seluruh dunia. Namun, di tengah efek dan relevansi yang kuat dari intelijen kompetitif dalam kesuksesan bisnis di seluruh dunia, para ahli dengan jelas mengidentifikasi bahwa intelijen kompetitif ternyata rentan terhadap kegagalan. Akibatnya, hal-hal berikut telah diidentifikasi sebagai korelasi kegagalan intelijen kompetitif, yaitu: kurangnya pemahaman tentang kegagalan intelijen kompetitif, kurangnya dukungan dari eksekutif manajemen senior, dan di atas segalanya, keterampilan yang tidak memadai dalam analisis intelijen kompetitif oleh personel yang bertanggung jawab. Di luar tantangan ini, karya ini...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/3/intelijen-kompetitif-kegagalan-bisnis-port-harcour-thumb-bfbda.webp" type="image/webp" length="97024" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/intelijen-kompetitif-kegagalan-bisnis-port-harcour-thumb-72584.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/intelijen-kompetitif-kegagalan-bisnis-port-harcour-thumb-bfbda.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/intelijen-kompetitif-kegagalan-bisnis-port-harcour-thumb-88969.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-557-unnes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15649-jsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Topic Modeling of Public Discourse on Twitter About the Asset Confiscation Bill Using Latent Dirichlet Allocation LDA ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Topic Modeling of Public Discourse on Twitter About the Asset Confiscation Bill Using Latent Dirichlet Allocation LDA ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Topic Modeling of Public Discourse on Twitter About the Asset Confiscation Bill Using Latent Dirichlet Allocation LDA ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60418-tata-kelola-keuangan-publik-ruu-perampasan-aset-tw</link>
	<guid isPermaLink="false">9e43935ae0dce3a8b23ef0bd6d543d5d</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 18:12:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ thomson mary ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[mary,thomson,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan dapat mencakup integrasi analisis sentimen, deteksi sikap, atau pemodelan topik dinamis untuk menangkap orientasi emosional dan evolusi temporal secara lebih komprehensif. Analisis komparatif di berbagai platform media sosial ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Topic Modeling of Public Discourse on Twitter About the Asset Confiscation Bill Using Latent Dirichlet Allocation (LDA): Saran penelitian lanjutan dapat mencakup integrasi analisis sentimen, deteksi sikap, atau pemodelan topik dinamis untuk menangkap orientasi emosional dan evolusi temporal secara lebih komprehensif. Analisis komparatif di berbagai platform media sosial akan meningkatkan representativitas dan robustness temuan. Dari sudut pandang kebijakan, disarankan agar institusi pemerintahan mengintegrasikan analisis diskursus terstruktur ke dalam kerangka komunikasi regulasi dengan mengembangkan sistem pemantauan topik-berbasis, pesan adaptif, penjelasan legislatif transparan, dan deliberasi kebijakan berbasis bukti.. Penelitian ini menunjukkan bahwa kerangka kerja LDA yang dioptimalkan, yang mengintegrasikan tahap praproses, pemodelan bigram, dan evaluasi metrik ganda menggunakan koherensi dan kebingungan, efektif dalam memetakan diskursus publik tentang RUU Perampasan Aset menggunakan data Twitter Indonesia.Konfigurasi optimal dengan K sama dengan 9 mengungkapkan bahwa pembahasan publik terorganisir menjadi klaster tematik yang berbeda, dengan penegakan hukum dan pengesahan regulasi sebagai sumbu dominan, diikuti dinamika legislasi, mobilisasi protes, dan kontestasi politik.Temuan ini menunjukkan bahwa diskursus digital terstruktur di sekitar masalah substantif daripada murni didorong oleh polaritas emosional, khususnya menekankan kekhawatiran terkait kepastian hukum dan legitimasi institusional.Pada tingkat teoritis, penelitian ini memperluas studi berbasis sentimen sebelumnya dengan memindahkan fokus analisis dari klasifikasi polaritas ke analisis struktur tematik.Alih-alih mengidentifikasi opini sebagai positif atau negatif saja, model ini mengungkapkan fondasi substantif kekhawatiran publik, terutama mengenai kejelasan prosedural dan akuntabilitas.Namun, penelitian ini terbatas pada data Twitter dalam rentang waktu tertentu dan oleh batasan metodologis yang melekat pada LDA, yang menggunakan representasi Bag-of-Words yang tidak menangkap sarkasme, nuansa kontekstual, atau evolusi diskursus temporal.Akibatnya, hasilnya harus ditafsirkan sebagai pemetaan diskursus daripada pengukuran definitif konsensus publik secara keseluruhan.Dari perspektif tata kelola, dominasi topik terkait penegakan hukum dan proses legislasi memberikan wawasan konkret dan dapat diterapkan.Pemodelan topik dapat berfungsi sebagai instrumen pemantauan berbasis data untuk mendeteksi pergeseran perhatian publik dan mengidentifikasi mekanisme hukum tertentu yang memerlukan penjelasan yang lebih jelas.Dengan menyelaraskan strategi komunikasi dengan kluster tematik dominan daripada hanya bereaksi terhadap fluktuasi sentimen, institusi pemerintahan dapat mengurangi ambiguitas interpretatif, memperkuat legitimasi prosedural, dan meningkatkan kepercayaan institusional selama proses pembuatan kebijakan Penelitian ini menganalisis struktur diskursus publik di Twitter mengenai RUU Perampasan Aset sebagai inisiatif kebijakan yang bertujuan memperkuat penegakan hukum antikorupsi dan menjamin kepastian hukum. Berbeda dari pendekatan analisis sentimen konvensional, penelitian ini berfokus pada pemetaan bagaimana kekhawatiran substantif publik terorganisasi secara tematik dalam perdebatan digital. Sebanyak 14.319 cuitan yang telah dibersihkan dan dihapus duplikasinya pada periode Januari hingga September 2025 dianalisis menggunakan Latent Dirichlet Allocation, dengan konfigurasi optimal sembilan topik yang dipilih berdasarkan evaluasi koherensi untuk memastikan keterpahaman semantik.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/d/tata-kelola-keuangan-publik-ruu-perampasan-aset-tw-thumb-066dc.webp" title="JURIS - Topic Modeling of Public Discourse on Twitter About the Asset Confiscation Bill Using Latent Dirichlet Allocation (LDA)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/tata-kelola-keuangan-publik-ruu-perampasan-aset-tw-thumb-066dc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/tata-kelola-keuangan-publik-ruu-perampasan-aset-tw-thumb-066dc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/tata-kelola-keuangan-publik-ruu-perampasan-aset-tw-thumb-066dc.webp 1x" title="JURIS - Topic Modeling of Public Discourse on Twitter About the Asset Confiscation Bill Using Latent Dirichlet Allocation (LDA)" alt="JURIS - Topic Modeling of Public Discourse on Twitter About the Asset Confiscation Bill Using Latent Dirichlet Allocation (LDA)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/d/tata-kelola-keuangan-publik-ruu-perampasan-aset-tw-thumb-04b11.webp" title="JURIS - Topic Modeling of Public Discourse on Twitter About the Asset Confiscation Bill Using Latent Dirichlet Allocation (LDA)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/tata-kelola-keuangan-publik-ruu-perampasan-aset-tw-thumb-04b11.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/tata-kelola-keuangan-publik-ruu-perampasan-aset-tw-thumb-04b11.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/tata-kelola-keuangan-publik-ruu-perampasan-aset-tw-thumb-04b11.webp 1x" title="JURIS - Topic Modeling of Public Discourse on Twitter About the Asset Confiscation Bill Using Latent Dirichlet Allocation (LDA)" alt="JURIS - Topic Modeling of Public Discourse on Twitter About the Asset Confiscation Bill Using Latent Dirichlet Allocation (LDA)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/d/tata-kelola-keuangan-publik-ruu-perampasan-aset-tw-thumb-e37a6.webp" title="JURIS - Topic Modeling of Public Discourse on Twitter About the Asset Confiscation Bill Using Latent Dirichlet Allocation (LDA)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/tata-kelola-keuangan-publik-ruu-perampasan-aset-tw-thumb-e37a6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/tata-kelola-keuangan-publik-ruu-perampasan-aset-tw-thumb-e37a6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/tata-kelola-keuangan-publik-ruu-perampasan-aset-tw-thumb-e37a6.webp 1x" title="JURIS - Topic Modeling of Public Discourse on Twitter About the Asset Confiscation Bill Using Latent Dirichlet Allocation (LDA)" alt="JURIS - Topic Modeling of Public Discourse on Twitter About the Asset Confiscation Bill Using Latent Dirichlet Allocation (LDA)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60418-tata-kelola-keuangan-publik-ruu-perampasan-aset-tw" title="JURIS - Topic Modeling of Public Discourse on Twitter About the Asset Confiscation Bill Using Latent Dirichlet Allocation (LDA)" target="_blank">Topic Modeling of Public Discourse on Twitter About the Asset Confiscation Bill Using Latent Dirichlet Allocation (LDA)</a>: Saran penelitian lanjutan dapat mencakup integrasi analisis sentimen, deteksi sikap, atau pemodelan topik dinamis untuk menangkap orientasi emosional dan evolusi temporal secara lebih komprehensif. Analisis komparatif di berbagai platform media sosial akan meningkatkan representativitas dan robustness temuan. Dari sudut pandang kebijakan, disarankan agar institusi pemerintahan mengintegrasikan analisis diskursus terstruktur ke dalam kerangka komunikasi regulasi dengan mengembangkan sistem pemantauan topik-berbasis, pesan adaptif, penjelasan legislatif transparan, dan deliberasi kebijakan berbasis bukti..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa kerangka kerja LDA yang dioptimalkan, yang mengintegrasikan tahap praproses, pemodelan bigram, dan evaluasi metrik ganda menggunakan koherensi dan kebingungan, efektif dalam memetakan diskursus publik tentang RUU Perampasan Aset menggunakan data Twitter Indonesia.Konfigurasi optimal dengan K sama dengan 9 mengungkapkan bahwa pembahasan publik terorganisir menjadi klaster tematik yang berbeda, dengan penegakan hukum dan pengesahan regulasi sebagai sumbu dominan, diikuti dinamika legislasi, mobilisasi protes, dan kontestasi politik.Temuan ini menunjukkan bahwa diskursus digital terstruktur di sekitar masalah substantif daripada murni didorong oleh polaritas emosional, khususnya menekankan kekhawatiran terkait kepastian hukum dan legitimasi institusional.Pada tingkat teoritis, penelitian ini memperluas studi berbasis sentimen sebelumnya dengan memindahkan fokus analisis dari klasifikasi polaritas ke analisis struktur tematik.Alih-alih mengidentifikasi opini sebagai positif atau negatif saja, model ini mengungkapkan fondasi substantif kekhawatiran publik, terutama mengenai kejelasan prosedural dan akuntabilitas.Namun, penelitian ini terbatas pada data Twitter dalam rentang waktu tertentu dan oleh batasan metodologis yang melekat pada LDA, yang menggunakan representasi Bag-of-Words yang tidak menangkap sarkasme, nuansa kontekstual, atau evolusi diskursus temporal.Akibatnya, hasilnya harus ditafsirkan sebagai pemetaan diskursus daripada pengukuran definitif konsensus publik secara keseluruhan.Dari perspektif tata kelola, dominasi topik terkait penegakan hukum dan proses legislasi memberikan wawasan konkret dan dapat diterapkan.Pemodelan topik dapat berfungsi sebagai instrumen pemantauan berbasis data untuk mendeteksi pergeseran perhatian publik dan mengidentifikasi mekanisme hukum tertentu yang memerlukan penjelasan yang lebih jelas.Dengan menyelaraskan strategi komunikasi dengan kluster tematik dominan daripada hanya bereaksi terhadap fluktuasi sentimen, institusi pemerintahan dapat mengurangi ambiguitas interpretatif, memperkuat legitimasi prosedural, dan meningkatkan kepercayaan institusional selama proses pembuatan kebijakan
<br>Penelitian ini menganalisis struktur diskursus publik di Twitter mengenai RUU Perampasan Aset sebagai inisiatif kebijakan yang bertujuan memperkuat penegakan hukum antikorupsi dan menjamin kepastian hukum. Berbeda dari pendekatan analisis sentimen konvensional, penelitian ini berfokus pada pemetaan bagaimana kekhawatiran substantif publik terorganisasi secara tematik dalam perdebatan digital. Sebanyak 14.319 cuitan yang telah dibersihkan dan dihapus duplikasinya pada periode Januari hingga September 2025 dianalisis menggunakan Latent Dirichlet Allocation, dengan konfigurasi optimal sembilan topik yang dipilih berdasarkan evaluasi koherensi untuk memastikan keterpahaman semantik....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/d/tata-kelola-keuangan-publik-ruu-perampasan-aset-tw-thumb-066dc.webp" type="image/webp" length="116880" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/tata-kelola-keuangan-publik-ruu-perampasan-aset-tw-thumb-066dc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/tata-kelola-keuangan-publik-ruu-perampasan-aset-tw-thumb-04b11.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/tata-kelola-keuangan-publik-ruu-perampasan-aset-tw-thumb-e37a6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3748-kresna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17812-jurnal-riset-informatika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Risiko Dalam Proses Pengadaan Barang Di Perusahaan Perminyakan Indonesia Menggunakan Pendekatan House Of Risk ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Risiko Dalam Proses Pengadaan Barang Di Perusahaan Perminyakan Indonesia Menggunakan Pendekatan House Of Risk ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Risiko Dalam Proses Pengadaan Barang Di Perusahaan Perminyakan Indonesia Menggunakan Pendekatan House Of Risk ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60432-sistem-pengendalian-internal-manajemen-risiko-kred</link>
	<guid isPermaLink="false">d314bd3bf16b7d9e608b0bb264a8543f</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 18:06:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ aisah nazla ]]></category>
	<category><![CDATA[ v7i1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aisah,nazla,v7i1]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara pendekatan House of Risk dengan metode manajemen risiko lainnya dalam konteks pengadaan barang di perusahaan perminyakan. Studi ini dapat mengeksplorasi keunggulan dan kelemahan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Risiko Dalam Proses Pengadaan Barang Di Perusahaan Perminyakan Indonesia Menggunakan Pendekatan House Of Risk: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara pendekatan House of Risk dengan metode manajemen risiko lainnya dalam konteks pengadaan barang di perusahaan perminyakan. Studi ini dapat mengeksplorasi keunggulan dan kelemahan masing-masing metode, serta memberikan rekomendasi praktis bagi perusahaan untuk memilih pendekatan yang paling efektif dalam mengelola risiko pengadaan. Selain itu, penelitian dapat berfokus pada pengembangan model House of Risk yang lebih spesifik dan terintegrasi dengan sistem e-procurement yang digunakan oleh ORC, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses pengadaan. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki dampak implementasi strategi mitigasi risiko yang telah diidentifikasi dalam penelitian ini terhadap kinerja pengadaan barang di ORC, termasuk analisis biaya-manfaat dan pengukuran tingkat kepuasan pelanggan.. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pendekatan House Of Risk (HOR) dapat digunakan sebagai metode yang efektif untuk mengidentifikasi, menilai dan mengendalikan risiko pada proses pengadaan barang ORC.ORC merupakan salah satu perusahaan yang melaksanakan proses pengadaan barang dan jasa secara terbuka dan transparan.ORC mulai menerapkan sistem e-procurement sejak tahun 2013, karena persaingan semakin ketat ORC harus berupaya meningkatkan kualitas pekerjaannya, salah satunya pada aspek informasi pengadaan barang dan jasa.Untuk melakukan proses pengadaan barang dan jasa supaya lebih mudah, efektif, dan efisien di zaman modern ini, maka proses pengadaan dilakukan melalui situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) tersendiri.ORC menggunakan teknologi informasi berbasis web (Smart GEP) yang diyakini dapat memperbaiki kelemahan pengadaan dengan menggunakan sistem konvensional.Dalam melaksanakan langkah-langkah mitigasi pemilihan strategi Preventive Action berdasarkan nilai Efficiency to Difficulty (ETD) memungkinkan penentuan urutan prioritas yang secara efektif mengurangi risiko, didapatkan 5 usulan strategi mitigasi terhadap kejadian risiko yaitu.persyaratan dan format dokumen penawaran, membagikan wewenang atau delegasi tugas kepada staf atau pejabat lain, penilaian menyeluruh terhadap ketersediaan pasokan lokal, HPS/OE mencakup semua biaya yang relevan, termasuk biaya langsung dan tidak langsung, dan kriteria seleksi untuk masing-masing aspek (Administrasi, teknis, HSSE Plan, dan Komersial).Berdasarkan usulan tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko dan meningkatkan aktivitas proses pengadaan barang di ORC Penelitian ini menganalisis risiko dalam proses pengadaan barang di ORC menggunakan pendekatan House of Risk. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini antara lain: identifikasi berbagai risiko yang terkait dengan proses pengadaan barang, pengukuran probabilitas terjadinya risiko, serta dampaknya merancang strategi mitigasi risiko yang efektif. Identifikasi risiko dilakukan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan studi literatur terkait topik kerja praktik. Hasil analisis HOR fase 1 mengidentifikasi lima strategi mitigasi risiko terbaik yaitu: memberitahu dengan jelas persyaratan dan format dokumen penawaran yang harus mereka siapkan dan sediakan panduan tertulis yang mudah diakses dan dipahami tentang prosedur pengadaan (PA1), memastikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/0/sistem-pengendalian-internal-manajemen-risiko-kred-thumb-65bc8.webp" title="JURIS - Analisis Risiko Dalam Proses Pengadaan Barang Di Perusahaan Perminyakan Indonesia Menggunakan Pendekatan House Of Risk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/sistem-pengendalian-internal-manajemen-risiko-kred-thumb-65bc8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/sistem-pengendalian-internal-manajemen-risiko-kred-thumb-65bc8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/sistem-pengendalian-internal-manajemen-risiko-kred-thumb-65bc8.webp 1x" title="JURIS - Analisis Risiko Dalam Proses Pengadaan Barang Di Perusahaan Perminyakan Indonesia Menggunakan Pendekatan House Of Risk" alt="JURIS - Analisis Risiko Dalam Proses Pengadaan Barang Di Perusahaan Perminyakan Indonesia Menggunakan Pendekatan House Of Risk" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/sistem-pengendalian-internal-manajemen-risiko-kred-thumb-42148.webp" title="JURIS - Analisis Risiko Dalam Proses Pengadaan Barang Di Perusahaan Perminyakan Indonesia Menggunakan Pendekatan House Of Risk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/sistem-pengendalian-internal-manajemen-risiko-kred-thumb-42148.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/sistem-pengendalian-internal-manajemen-risiko-kred-thumb-42148.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/sistem-pengendalian-internal-manajemen-risiko-kred-thumb-42148.webp 1x" title="JURIS - Analisis Risiko Dalam Proses Pengadaan Barang Di Perusahaan Perminyakan Indonesia Menggunakan Pendekatan House Of Risk" alt="JURIS - Analisis Risiko Dalam Proses Pengadaan Barang Di Perusahaan Perminyakan Indonesia Menggunakan Pendekatan House Of Risk" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/sistem-pengendalian-internal-manajemen-risiko-kred-thumb-d0d28.webp" title="JURIS - Analisis Risiko Dalam Proses Pengadaan Barang Di Perusahaan Perminyakan Indonesia Menggunakan Pendekatan House Of Risk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/sistem-pengendalian-internal-manajemen-risiko-kred-thumb-d0d28.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/sistem-pengendalian-internal-manajemen-risiko-kred-thumb-d0d28.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/sistem-pengendalian-internal-manajemen-risiko-kred-thumb-d0d28.webp 1x" title="JURIS - Analisis Risiko Dalam Proses Pengadaan Barang Di Perusahaan Perminyakan Indonesia Menggunakan Pendekatan House Of Risk" alt="JURIS - Analisis Risiko Dalam Proses Pengadaan Barang Di Perusahaan Perminyakan Indonesia Menggunakan Pendekatan House Of Risk" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60432-sistem-pengendalian-internal-manajemen-risiko-kred" title="JURIS - Analisis Risiko Dalam Proses Pengadaan Barang Di Perusahaan Perminyakan Indonesia Menggunakan Pendekatan House Of Risk" target="_blank">Analisis Risiko Dalam Proses Pengadaan Barang Di Perusahaan Perminyakan Indonesia Menggunakan Pendekatan House Of Risk</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara pendekatan House of Risk dengan metode manajemen risiko lainnya dalam konteks pengadaan barang di perusahaan perminyakan. Studi ini dapat mengeksplorasi keunggulan dan kelemahan masing-masing metode, serta memberikan rekomendasi praktis bagi perusahaan untuk memilih pendekatan yang paling efektif dalam mengelola risiko pengadaan. Selain itu, penelitian dapat berfokus pada pengembangan model House of Risk yang lebih spesifik dan terintegrasi dengan sistem e-procurement yang digunakan oleh ORC, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses pengadaan. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki dampak implementasi strategi mitigasi risiko yang telah diidentifikasi dalam penelitian ini terhadap kinerja pengadaan barang di ORC, termasuk analisis biaya-manfaat dan pengukuran tingkat kepuasan pelanggan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pendekatan House Of Risk (HOR) dapat digunakan sebagai metode yang efektif untuk mengidentifikasi, menilai dan mengendalikan risiko pada proses pengadaan barang ORC.ORC merupakan salah satu perusahaan yang melaksanakan proses pengadaan barang dan jasa secara terbuka dan transparan.ORC mulai menerapkan sistem e-procurement sejak tahun 2013, karena persaingan semakin ketat ORC harus berupaya meningkatkan kualitas pekerjaannya, salah satunya pada aspek informasi pengadaan barang dan jasa.Untuk melakukan proses pengadaan barang dan jasa supaya lebih mudah, efektif, dan efisien di zaman modern ini, maka proses pengadaan dilakukan melalui situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) tersendiri.ORC menggunakan teknologi informasi berbasis web (Smart GEP) yang diyakini dapat memperbaiki kelemahan pengadaan dengan menggunakan sistem konvensional.Dalam melaksanakan langkah-langkah mitigasi pemilihan strategi Preventive Action berdasarkan nilai Efficiency to Difficulty (ETD) memungkinkan penentuan urutan prioritas yang secara efektif mengurangi risiko, didapatkan 5 usulan strategi mitigasi terhadap kejadian risiko yaitu.persyaratan dan format dokumen penawaran, membagikan wewenang atau delegasi tugas kepada staf atau pejabat lain, penilaian menyeluruh terhadap ketersediaan pasokan lokal, HPS/OE mencakup semua biaya yang relevan, termasuk biaya langsung dan tidak langsung, dan kriteria seleksi untuk masing-masing aspek (Administrasi, teknis, HSSE Plan, dan Komersial).Berdasarkan usulan tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko dan meningkatkan aktivitas proses pengadaan barang di ORC
<br>Penelitian ini menganalisis risiko dalam proses pengadaan barang di ORC menggunakan pendekatan House of Risk. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini antara lain: identifikasi berbagai risiko yang terkait dengan proses pengadaan barang, pengukuran probabilitas terjadinya risiko, serta dampaknya merancang strategi mitigasi risiko yang efektif. Identifikasi risiko dilakukan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan studi literatur terkait topik kerja praktik. Hasil analisis HOR fase 1 mengidentifikasi lima strategi mitigasi risiko terbaik yaitu: memberitahu dengan jelas persyaratan dan format dokumen penawaran yang harus mereka siapkan dan sediakan panduan tertulis yang mudah diakses dan dipahami tentang prosedur pengadaan (PA1), memastikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/0/sistem-pengendalian-internal-manajemen-risiko-kred-thumb-42148.webp" type="image/webp" length="95884" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/sistem-pengendalian-internal-manajemen-risiko-kred-thumb-65bc8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/sistem-pengendalian-internal-manajemen-risiko-kred-thumb-42148.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/sistem-pengendalian-internal-manajemen-risiko-kred-thumb-d0d28.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1474-lppm-unbaja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15650-jurnal-intent-jurnal-industri-teknologi-terpadu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analysis Of Inventory Control Of Raw Materials Using Economic Order Quantity EOQ Case Study Pt Suryamas Lestariprima ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analysis Of Inventory Control Of Raw Materials Using Economic Order Quantity EOQ Case Study Pt Suryamas Lestariprima ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analysis Of Inventory Control Of Raw Materials Using Economic Order Quantity EOQ Case Study Pt Suryamas Lestariprima ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60427-efisiensi-metode-eoq-total-biaya-eo</link>
	<guid isPermaLink="false">9da48d54952f3ac404e9ca27fd4c200f</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 17:55:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pugy gautama ]]></category>
	<category><![CDATA[ v7i2 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gautama,pugy,v7i2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji penerapan metode Just in Time (JIT) sebagai alternatif EOQ untuk meningkatkan efisiensi persediaan di industri berbeda. 2. Analisis dampak prediksi permintaan berbasis data historis terhadap optimalisasi EOQ dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analysis Of Inventory Control Of Raw Materials Using Economic Order Quantity (EOQ) (Case Study: Pt Suryamas Lestariprima): 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji penerapan metode Just in Time (JIT) sebagai alternatif EOQ untuk meningkatkan efisiensi persediaan di industri berbeda. 2. Analisis dampak prediksi permintaan berbasis data historis terhadap optimalisasi EOQ dapat menjadi arah studi baru untuk memperkuat akurasi pengendalian persediaan. 3. Studi tentang integrasi EOQ dengan praktik ramah lingkungan dapat dikembangkan untuk mengevaluasi keberlanjutan pengelolaan bahan baku kayu di perusahaan.. Metode Economic Order Quantity (EOQ) mampu mengoptimalkan pengendalian persediaan bahan baku di PT Suryamas Lestariprima dengan menetapkan jumlah pemesanan optimal untuk durian (19,8772 mA), rambung (18,8571 mA), dan bahan baku sembarang (14,0553 mA), yang meminimalkan total biaya persediaan.101,8334 mA untuk rambung, dan 384,7911 mA untuk sembarang, guna mengantisipasi fluktuasi permintaan selama lead time.230,6429 mA (rambung), dan 404,1126 mA (sembarang), untuk memastikan kelancaran produksi.Dengan penerapan EOQ, total biaya persediaan untuk durian, rambung, dan sembarang masing-masing mencapai Rp5,41 miliar, Rp2,89 miliar, dan Rp1,51 miliar.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa EOQ efektif dalam mengurangi biaya berlebih dan meningkatkan efisiensi operasional perusahaan Penelitian ini menganalisis pengendalian persediaan bahan baku kayu di PT Suryamas Lestariprima menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) untuk mencapai efisiensi biaya persediaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penghitungan EOQ menghasilkan jumlah pemesanan optimal sebesar 19,8772 mA untuk bahan baku durian, 18,8571 mA untuk rambung, dan 14,0553 mA untuk sembarang, yang dirancang untuk meminimalkan biaya persediaan perusahaan. Selain itu, penentuan stok pengaman (safety stock) sebesar 14.954,5081 mA untuk durian, 17.101,8334 mA untuk rambung,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/c/efisiensi-metode-eoq-total-biaya-inventory-control-thumb-26b19.webp" title="JURIS - Analysis Of Inventory Control Of Raw Materials Using Economic Order Quantity (EOQ) (Case Study: Pt Suryamas Lestariprima)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/efisiensi-metode-eoq-total-biaya-inventory-control-thumb-26b19.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/efisiensi-metode-eoq-total-biaya-inventory-control-thumb-26b19.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/efisiensi-metode-eoq-total-biaya-inventory-control-thumb-26b19.webp 1x" title="JURIS - Analysis Of Inventory Control Of Raw Materials Using Economic Order Quantity (EOQ) (Case Study: Pt Suryamas Lestariprima)" alt="JURIS - Analysis Of Inventory Control Of Raw Materials Using Economic Order Quantity (EOQ) (Case Study: Pt Suryamas Lestariprima)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/efisiensi-metode-eoq-total-biaya-inventory-control-thumb-be18b.webp" title="JURIS - Analysis Of Inventory Control Of Raw Materials Using Economic Order Quantity (EOQ) (Case Study: Pt Suryamas Lestariprima)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/efisiensi-metode-eoq-total-biaya-inventory-control-thumb-be18b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/efisiensi-metode-eoq-total-biaya-inventory-control-thumb-be18b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/efisiensi-metode-eoq-total-biaya-inventory-control-thumb-be18b.webp 1x" title="JURIS - Analysis Of Inventory Control Of Raw Materials Using Economic Order Quantity (EOQ) (Case Study: Pt Suryamas Lestariprima)" alt="JURIS - Analysis Of Inventory Control Of Raw Materials Using Economic Order Quantity (EOQ) (Case Study: Pt Suryamas Lestariprima)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/efisiensi-metode-eoq-total-biaya-inventory-control-thumb-43850.webp" title="JURIS - Analysis Of Inventory Control Of Raw Materials Using Economic Order Quantity (EOQ) (Case Study: Pt Suryamas Lestariprima)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/efisiensi-metode-eoq-total-biaya-inventory-control-thumb-43850.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/efisiensi-metode-eoq-total-biaya-inventory-control-thumb-43850.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/efisiensi-metode-eoq-total-biaya-inventory-control-thumb-43850.webp 1x" title="JURIS - Analysis Of Inventory Control Of Raw Materials Using Economic Order Quantity (EOQ) (Case Study: Pt Suryamas Lestariprima)" alt="JURIS - Analysis Of Inventory Control Of Raw Materials Using Economic Order Quantity (EOQ) (Case Study: Pt Suryamas Lestariprima)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60427-efisiensi-metode-eoq-total-biaya-eo" title="JURIS - Analysis Of Inventory Control Of Raw Materials Using Economic Order Quantity (EOQ) (Case Study: Pt Suryamas Lestariprima)" target="_blank">Analysis Of Inventory Control Of Raw Materials Using Economic Order Quantity (EOQ) (Case Study: Pt Suryamas Lestariprima)</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji penerapan metode Just in Time (JIT) sebagai alternatif EOQ untuk meningkatkan efisiensi persediaan di industri berbeda. 2. Analisis dampak prediksi permintaan berbasis data historis terhadap optimalisasi EOQ dapat menjadi arah studi baru untuk memperkuat akurasi pengendalian persediaan. 3. Studi tentang integrasi EOQ dengan praktik ramah lingkungan dapat dikembangkan untuk mengevaluasi keberlanjutan pengelolaan bahan baku kayu di perusahaan..
<br>Metode Economic Order Quantity (EOQ) mampu mengoptimalkan pengendalian persediaan bahan baku di PT Suryamas Lestariprima dengan menetapkan jumlah pemesanan optimal untuk durian (19,8772 mA), rambung (18,8571 mA), dan bahan baku sembarang (14,0553 mA), yang meminimalkan total biaya persediaan.101,8334 mA untuk rambung, dan 384,7911 mA untuk sembarang, guna mengantisipasi fluktuasi permintaan selama lead time.230,6429 mA (rambung), dan 404,1126 mA (sembarang), untuk memastikan kelancaran produksi.Dengan penerapan EOQ, total biaya persediaan untuk durian, rambung, dan sembarang masing-masing mencapai Rp5,41 miliar, Rp2,89 miliar, dan Rp1,51 miliar.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa EOQ efektif dalam mengurangi biaya berlebih dan meningkatkan efisiensi operasional perusahaan
<br>Penelitian ini menganalisis pengendalian persediaan bahan baku kayu di PT Suryamas Lestariprima menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) untuk mencapai efisiensi biaya persediaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penghitungan EOQ menghasilkan jumlah pemesanan optimal sebesar 19,8772 mA untuk bahan baku durian, 18,8571 mA untuk rambung, dan 14,0553 mA untuk sembarang, yang dirancang untuk meminimalkan biaya persediaan perusahaan. Selain itu, penentuan stok pengaman (safety stock) sebesar 14.954,5081 mA untuk durian, 17.101,8334 mA untuk rambung,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/c/efisiensi-metode-eoq-total-biaya-inventory-control-thumb-43850.webp" type="image/webp" length="53690" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/efisiensi-metode-eoq-total-biaya-inventory-control-thumb-26b19.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/efisiensi-metode-eoq-total-biaya-inventory-control-thumb-be18b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/efisiensi-metode-eoq-total-biaya-inventory-control-thumb-43850.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1474-lppm-unbaja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15650-jurnal-intent-jurnal-industri-teknologi-terpadu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Riwayat Skoliosis dengan Keluhan Nyeri Punggung di Posyandu Desa Cot Mancang Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Riwayat Skoliosis dengan Keluhan Nyeri Punggung di Posyandu Desa Cot Mancang Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Riwayat Skoliosis dengan Keluhan Nyeri Punggung di Posyandu Desa Cot Mancang Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60428-riwayat-penyakit-individu-manajemen-nyeri-faktor-r</link>
	<guid isPermaLink="false">05e8d6b041d875a9afac66d2ebde9baa</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 17:50:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ linda zulva ]]></category>
	<category><![CDATA[ main menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[linda,main,menu,view,vol,zulva]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Dalam penelitian ini, terdapat beberapa arah studi lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian bisa fokus pada faktor lingkungan atau gaya hidup lainnya yang mungkin memengaruhi nyeri punggung, seperti pola tidur atau penggunaan teknologi. Kedua, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Riwayat Skoliosis dengan Keluhan Nyeri Punggung di Posyandu Desa Cot Mancang Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar: Dalam penelitian ini, terdapat beberapa arah studi lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian bisa fokus pada faktor lingkungan atau gaya hidup lainnya yang mungkin memengaruhi nyeri punggung, seperti pola tidur atau penggunaan teknologi. Kedua, penelitian lanjutan dapat menggabungkan data genetik atau biomarker untuk memahami mekanisme biologis yang mendasari hubungan antara jenis kelamin dan nyeri punggung. Ketiga, penelitian bisa dilakukan secara longitudinal untuk melacak perkembangan nyeri punggung dan faktor risiko di masa depan, terutama pada remaja. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang pencegahan dan manajemen nyeri punggung di masyarakat.. Penelitian ini menunjukkan bahwa jenis kelamin berhubungan signifikan dengan keluhan nyeri punggung.Namun, riwayat skoliosis, aktivitas fisik, dan riwayat penyakit tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.Posyandu dapat menjadi sarana skrining dini dan edukasi kesehatan muskuloskeletal Skoliosis merupakan kelainan struktural pada tulang belakang yang ditandai dengan kelengkungan abnormal dari kolom tulang belakang yang biasanya membentuk C atau S. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan riwayat skoliosis dengan keluhan nyeri punggung di Posyandu Desa Cot Mancang, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional, yaitu mengukur variable riwayat skoliosis dan keluhan nyeri punggung pada waktu yang sama. Penelitian dilakukan di Posyandu Desa Cot Mancang Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar pada 10 Juli 2026. Sampel penelitian berjumlah 30 orang yang hadir di Posyandu pada hari tersebut dan memenuhi kriteria inklusi. Teknik... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/b/riwayat-penyakit-individu-manajemen-nyeri-faktor-r-thumb-a9512.webp" title="JURIS - Hubungan Riwayat Skoliosis dengan Keluhan Nyeri Punggung di Posyandu Desa Cot Mancang Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/riwayat-penyakit-individu-manajemen-nyeri-faktor-r-thumb-a9512.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/riwayat-penyakit-individu-manajemen-nyeri-faktor-r-thumb-a9512.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/riwayat-penyakit-individu-manajemen-nyeri-faktor-r-thumb-a9512.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Riwayat Skoliosis dengan Keluhan Nyeri Punggung di Posyandu Desa Cot Mancang Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar" alt="JURIS - Hubungan Riwayat Skoliosis dengan Keluhan Nyeri Punggung di Posyandu Desa Cot Mancang Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/riwayat-penyakit-individu-manajemen-nyeri-faktor-r-thumb-9eca5.webp" title="JURIS - Hubungan Riwayat Skoliosis dengan Keluhan Nyeri Punggung di Posyandu Desa Cot Mancang Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/riwayat-penyakit-individu-manajemen-nyeri-faktor-r-thumb-9eca5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/riwayat-penyakit-individu-manajemen-nyeri-faktor-r-thumb-9eca5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/riwayat-penyakit-individu-manajemen-nyeri-faktor-r-thumb-9eca5.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Riwayat Skoliosis dengan Keluhan Nyeri Punggung di Posyandu Desa Cot Mancang Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar" alt="JURIS - Hubungan Riwayat Skoliosis dengan Keluhan Nyeri Punggung di Posyandu Desa Cot Mancang Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/riwayat-penyakit-individu-manajemen-nyeri-faktor-r-thumb-ca52a.webp" title="JURIS - Hubungan Riwayat Skoliosis dengan Keluhan Nyeri Punggung di Posyandu Desa Cot Mancang Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/riwayat-penyakit-individu-manajemen-nyeri-faktor-r-thumb-ca52a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/riwayat-penyakit-individu-manajemen-nyeri-faktor-r-thumb-ca52a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/riwayat-penyakit-individu-manajemen-nyeri-faktor-r-thumb-ca52a.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Riwayat Skoliosis dengan Keluhan Nyeri Punggung di Posyandu Desa Cot Mancang Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar" alt="JURIS - Hubungan Riwayat Skoliosis dengan Keluhan Nyeri Punggung di Posyandu Desa Cot Mancang Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60428-riwayat-penyakit-individu-manajemen-nyeri-faktor-r" title="JURIS - Hubungan Riwayat Skoliosis dengan Keluhan Nyeri Punggung di Posyandu Desa Cot Mancang Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar" target="_blank">Hubungan Riwayat Skoliosis dengan Keluhan Nyeri Punggung di Posyandu Desa Cot Mancang Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar</a>: Dalam penelitian ini, terdapat beberapa arah studi lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian bisa fokus pada faktor lingkungan atau gaya hidup lainnya yang mungkin memengaruhi nyeri punggung, seperti pola tidur atau penggunaan teknologi. Kedua, penelitian lanjutan dapat menggabungkan data genetik atau biomarker untuk memahami mekanisme biologis yang mendasari hubungan antara jenis kelamin dan nyeri punggung. Ketiga, penelitian bisa dilakukan secara longitudinal untuk melacak perkembangan nyeri punggung dan faktor risiko di masa depan, terutama pada remaja. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang pencegahan dan manajemen nyeri punggung di masyarakat..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa jenis kelamin berhubungan signifikan dengan keluhan nyeri punggung.Namun, riwayat skoliosis, aktivitas fisik, dan riwayat penyakit tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.Posyandu dapat menjadi sarana skrining dini dan edukasi kesehatan muskuloskeletal
<br>Skoliosis merupakan kelainan struktural pada tulang belakang yang ditandai dengan kelengkungan abnormal dari kolom tulang belakang yang biasanya membentuk C atau S. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan riwayat skoliosis dengan keluhan nyeri punggung di Posyandu Desa Cot Mancang, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional, yaitu mengukur variable riwayat skoliosis dan keluhan nyeri punggung pada waktu yang sama. Penelitian dilakukan di Posyandu Desa Cot Mancang Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar pada 10 Juli 2026. Sampel penelitian berjumlah 30 orang yang hadir di Posyandu pada hari tersebut dan memenuhi kriteria inklusi. Teknik...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/b/riwayat-penyakit-individu-manajemen-nyeri-faktor-r-thumb-9eca5.webp" type="image/webp" length="89738" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/riwayat-penyakit-individu-manajemen-nyeri-faktor-r-thumb-a9512.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/riwayat-penyakit-individu-manajemen-nyeri-faktor-r-thumb-9eca5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/riwayat-penyakit-individu-manajemen-nyeri-faktor-r-thumb-ca52a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1928-sagita.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9488-mikhayla-journal-advanced-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Object Detection for Low Light Environment Using Multiscale Retinex ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Object Detection for Low Light Environment Using Multiscale Retinex ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Object Detection for Low Light Environment Using Multiscale Retinex ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60416-kondisi-cahaya-terang-deteksi-objek-kemeja-model</link>
	<guid isPermaLink="false">2964d06e1ed6bc31d825d66a2b07201f</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 17:44:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ thomson mary ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[mary,thomson,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, pertama, dapat dikembangkan metode kombinasi Retinex dengan teknik peningkatan citra lain seperti histogram equalization untuk meningkatkan stabilitas kontras dan mengurangi distorsi warna. Kedua, perlu dilakukan studi lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Object Detection for Low-Light Environment Using Multiscale Retinex: Untuk penelitian lanjutan, pertama, dapat dikembangkan metode kombinasi Retinex dengan teknik peningkatan citra lain seperti histogram equalization untuk meningkatkan stabilitas kontras dan mengurangi distorsi warna. Kedua, perlu dilakukan studi lebih lanjut tentang penggunaan Retinex pada kondisi pencahayaan berbeda, termasuk cahaya redup dan cahaya terang, untuk menemukan konfigurasi optimal. Ketiga, dapat diteliti integrasi Retinex dengan model deteksi objek lain seperti YOLOv8 atau Faster R-CNN untuk mengevaluasi kinerja pada berbagai skenario pencahayaan dan lingkungan kompleks.. Dalam eksperimen ini, deteksi tangan telah dilakukan pada 7 intensitas berbeda dari 0Ae133 lux.Hasil dari Retinex menunjukkan kinerja maksimal dalam kondisi 0Ae15 lux.Rata-rata peningkatan ketiga subjek dalam kondisi 0 lux mencapai 50% dan kondisi 15 lux meningkat sebesar 6,6%.Hal ini dapat digunakan untuk melengkapi fitur pada sistem yang memiliki keterbatasan pencahayaan.Selain itu, dapat disimpulkan bahwa Retinex bekerja sangat efektif untuk deteksi objek dalam kondisi dengan pencahayaan kurang dari 77 lux Deteksi objek adalah tugas penting dalam visi komputer, namun kinerjanya menurun secara signifikan dalam kondisi cahaya rendah akibat hilangnya detail dan berkurangnya fitur. Studi ini mengusulkan kerangka peningkatan citra untuk meningkatkan ketahanan deteksi dalam pencahayaan yang menantang. Metodologi ini mengintegrasikan Multiscale Retinex (MSR) untuk peningkatan citra dan SSD MobileNet V2 untuk deteksi objek. MSR dikonfigurasi dengan parameter optimal (skala1:10, skala2:60, skala3:180, E:100, :30) untuk meningkatkan kecerahan sambil mempertahankan detail penting dalam citra. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa koreksi Retinex sangat efektif dalam skenario cahaya sangat rendah. Pada kondisi 0 lux, di mana objek sama sekali tidak terdeteksi tanpa proses, metode yang diusulkan memungkinkan deteksi dengan tingkat kepercayaan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/8/kondisi-cahaya-terang-deteksi-objek-kemeja-model-a-thumb-bb46a.webp" title="JURIS - Object Detection for Low-Light Environment Using Multiscale Retinex" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/8/kondisi-cahaya-terang-deteksi-objek-kemeja-model-a-thumb-bb46a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/8/kondisi-cahaya-terang-deteksi-objek-kemeja-model-a-thumb-bb46a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/8/kondisi-cahaya-terang-deteksi-objek-kemeja-model-a-thumb-bb46a.webp 1x" title="JURIS - Object Detection for Low-Light Environment Using Multiscale Retinex" alt="JURIS - Object Detection for Low-Light Environment Using Multiscale Retinex" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/8/kondisi-cahaya-terang-deteksi-objek-kemeja-model-a-thumb-622c7.webp" title="JURIS - Object Detection for Low-Light Environment Using Multiscale Retinex" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/8/kondisi-cahaya-terang-deteksi-objek-kemeja-model-a-thumb-622c7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/8/kondisi-cahaya-terang-deteksi-objek-kemeja-model-a-thumb-622c7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/8/kondisi-cahaya-terang-deteksi-objek-kemeja-model-a-thumb-622c7.webp 1x" title="JURIS - Object Detection for Low-Light Environment Using Multiscale Retinex" alt="JURIS - Object Detection for Low-Light Environment Using Multiscale Retinex" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/8/kondisi-cahaya-terang-deteksi-objek-kemeja-model-a-thumb-f9d1a.webp" title="JURIS - Object Detection for Low-Light Environment Using Multiscale Retinex" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/8/kondisi-cahaya-terang-deteksi-objek-kemeja-model-a-thumb-f9d1a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/8/kondisi-cahaya-terang-deteksi-objek-kemeja-model-a-thumb-f9d1a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/8/kondisi-cahaya-terang-deteksi-objek-kemeja-model-a-thumb-f9d1a.webp 1x" title="JURIS - Object Detection for Low-Light Environment Using Multiscale Retinex" alt="JURIS - Object Detection for Low-Light Environment Using Multiscale Retinex" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60416-kondisi-cahaya-terang-deteksi-objek-kemeja-model" title="JURIS - Object Detection for Low-Light Environment Using Multiscale Retinex" target="_blank">Object Detection for Low-Light Environment Using Multiscale Retinex</a>: Untuk penelitian lanjutan, pertama, dapat dikembangkan metode kombinasi Retinex dengan teknik peningkatan citra lain seperti histogram equalization untuk meningkatkan stabilitas kontras dan mengurangi distorsi warna. Kedua, perlu dilakukan studi lebih lanjut tentang penggunaan Retinex pada kondisi pencahayaan berbeda, termasuk cahaya redup dan cahaya terang, untuk menemukan konfigurasi optimal. Ketiga, dapat diteliti integrasi Retinex dengan model deteksi objek lain seperti YOLOv8 atau Faster R-CNN untuk mengevaluasi kinerja pada berbagai skenario pencahayaan dan lingkungan kompleks..
<br>Dalam eksperimen ini, deteksi tangan telah dilakukan pada 7 intensitas berbeda dari 0Ae133 lux.Hasil dari Retinex menunjukkan kinerja maksimal dalam kondisi 0Ae15 lux.Rata-rata peningkatan ketiga subjek dalam kondisi 0 lux mencapai 50% dan kondisi 15 lux meningkat sebesar 6,6%.Hal ini dapat digunakan untuk melengkapi fitur pada sistem yang memiliki keterbatasan pencahayaan.Selain itu, dapat disimpulkan bahwa Retinex bekerja sangat efektif untuk deteksi objek dalam kondisi dengan pencahayaan kurang dari 77 lux
<br>Deteksi objek adalah tugas penting dalam visi komputer, namun kinerjanya menurun secara signifikan dalam kondisi cahaya rendah akibat hilangnya detail dan berkurangnya fitur. Studi ini mengusulkan kerangka peningkatan citra untuk meningkatkan ketahanan deteksi dalam pencahayaan yang menantang. Metodologi ini mengintegrasikan Multiscale Retinex (MSR) untuk peningkatan citra dan SSD MobileNet V2 untuk deteksi objek. MSR dikonfigurasi dengan parameter optimal (skala1:10, skala2:60, skala3:180, E:100, :30) untuk meningkatkan kecerahan sambil mempertahankan detail penting dalam citra. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa koreksi Retinex sangat efektif dalam skenario cahaya sangat rendah. Pada kondisi 0 lux, di mana objek sama sekali tidak terdeteksi tanpa proses, metode yang diusulkan memungkinkan deteksi dengan tingkat kepercayaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/8/kondisi-cahaya-terang-deteksi-objek-kemeja-model-a-thumb-f9d1a.webp" type="image/webp" length="105690" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/8/kondisi-cahaya-terang-deteksi-objek-kemeja-model-a-thumb-bb46a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/8/kondisi-cahaya-terang-deteksi-objek-kemeja-model-a-thumb-622c7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/8/kondisi-cahaya-terang-deteksi-objek-kemeja-model-a-thumb-f9d1a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3748-kresna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17812-jurnal-riset-informatika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Tinjauan Productive Maintenance Mesin Laminasi Packaging Pada PT Ultra Prima Plast ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tinjauan Productive Maintenance Mesin Laminasi Packaging Pada PT Ultra Prima Plast ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tinjauan Productive Maintenance Mesin Laminasi Packaging Pada PT Ultra Prima Plast ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60437-world-class-oee-optimasi-performa-mesin-m</link>
	<guid isPermaLink="false">e6703fd2fec4709d1bbfc71112cd7e0b</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 17:36:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pugy gautama ]]></category>
	<category><![CDATA[ v6i2 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gautama,pugy,v6i2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas program maintenance terencana dalam meningkatkan nilai OEE mesin. Selain itu, penelitian tentang dampak pelatihan operator terhadap pengurangan yield losses dapat dikembangkan untuk memperbaiki ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Tinjauan Productive Maintenance Mesin Laminasi Packaging Pada PT. Ultra Prima Plast: Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas program maintenance terencana dalam meningkatkan nilai OEE mesin. Selain itu, penelitian tentang dampak pelatihan operator terhadap pengurangan yield losses dapat dikembangkan untuk memperbaiki kualitas produksi. Selanjutnya, penggunaan data MTBF dan MTTR untuk sistem maintenance prediktif perlu dieksplorasi lebih lanjut agar dapat mengurangi frekuensi kerusakan komponen mesin secara berkelanjutan.. Nilai ini masih belum mendekati world class standard yaitu 85%.Faktor pemicu rendahnya OEE, yaitu dari nilai availability rate sebesar 92 % disusul performance rate 39% dan quality rate 99%.Nilai rata-rata quality rate sebesar 99% menunjukan kualitas output yang dihasilkan mesin ini sudah baik dimana sudah melebihi standar dunia sebesar 99%.Kegagalan yang membuat rendahnya nilai OEE adalah yield losses.Yield losses dan reduced speed losses merupakan faktor terbesar dari keseluruhan losses yaitu sebesar 58% dan 23 %.Operator yang handal dan bisa mengatasi kendala-kendala mesin sangat diperlukan perusahaan agar bisa memperbaiki performa mesin.Waktu rata-rata mesin Dry Lamination Packaging dapat beroperasi sebelum mengalami kerusakan berdasarkan perhitungan MTBF yaitu 2.217,34 menit dengan kerusakan mesin sebanyak 178 kali dalam periode 1 tahun terakhir Penelitian ini dilakukan untuk dapat mengukur nilai efektifitas dan penerapan metode Total Productive Maintenance (TPM) terutama pada pilar Focused Improvement pada mesin Printing Packaging di PT. Ultra Prima Plast. Penelitian dilakukan dengan data kuantitatif dan pendekatan Analisa Overall Equipment Effectiveness (OEE). Nilai OEE dianalisa dengan menggunakan Six Big Losses (SBL) untuk menemukan faktor penyebab dominan kerugian. Faktor kerugian selanjutnya di klasifikasikan dengan rumus 80/20 % sebagai acuan pembuatan Fishbone Diagram. Analisa Fishbone Diagram dilakukan untuk menemukan penyebab dan akibat atau akar permasalahan pada setiap... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/8/world-class-oee-optimasi-performa-mesin-kerusakan-thumb-037b0.webp" title="JURIS - Tinjauan Productive Maintenance Mesin Laminasi Packaging Pada PT. Ultra Prima Plast" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/world-class-oee-optimasi-performa-mesin-kerusakan-thumb-037b0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/world-class-oee-optimasi-performa-mesin-kerusakan-thumb-037b0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/world-class-oee-optimasi-performa-mesin-kerusakan-thumb-037b0.webp 1x" title="JURIS - Tinjauan Productive Maintenance Mesin Laminasi Packaging Pada PT. Ultra Prima Plast" alt="JURIS - Tinjauan Productive Maintenance Mesin Laminasi Packaging Pada PT. Ultra Prima Plast" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/world-class-oee-optimasi-performa-mesin-kerusakan-thumb-8dc1b.webp" title="JURIS - Tinjauan Productive Maintenance Mesin Laminasi Packaging Pada PT. Ultra Prima Plast" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/world-class-oee-optimasi-performa-mesin-kerusakan-thumb-8dc1b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/world-class-oee-optimasi-performa-mesin-kerusakan-thumb-8dc1b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/world-class-oee-optimasi-performa-mesin-kerusakan-thumb-8dc1b.webp 1x" title="JURIS - Tinjauan Productive Maintenance Mesin Laminasi Packaging Pada PT. Ultra Prima Plast" alt="JURIS - Tinjauan Productive Maintenance Mesin Laminasi Packaging Pada PT. Ultra Prima Plast" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/world-class-oee-optimasi-performa-mesin-kerusakan-thumb-a5da1.webp" title="JURIS - Tinjauan Productive Maintenance Mesin Laminasi Packaging Pada PT. Ultra Prima Plast" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/world-class-oee-optimasi-performa-mesin-kerusakan-thumb-a5da1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/world-class-oee-optimasi-performa-mesin-kerusakan-thumb-a5da1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/world-class-oee-optimasi-performa-mesin-kerusakan-thumb-a5da1.webp 1x" title="JURIS - Tinjauan Productive Maintenance Mesin Laminasi Packaging Pada PT. Ultra Prima Plast" alt="JURIS - Tinjauan Productive Maintenance Mesin Laminasi Packaging Pada PT. Ultra Prima Plast" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60437-world-class-oee-optimasi-performa-mesin-m" title="JURIS - Tinjauan Productive Maintenance Mesin Laminasi Packaging Pada PT. Ultra Prima Plast" target="_blank">Tinjauan Productive Maintenance Mesin Laminasi Packaging Pada PT. Ultra Prima Plast</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas program maintenance terencana dalam meningkatkan nilai OEE mesin. Selain itu, penelitian tentang dampak pelatihan operator terhadap pengurangan yield losses dapat dikembangkan untuk memperbaiki kualitas produksi. Selanjutnya, penggunaan data MTBF dan MTTR untuk sistem maintenance prediktif perlu dieksplorasi lebih lanjut agar dapat mengurangi frekuensi kerusakan komponen mesin secara berkelanjutan..
<br>Nilai ini masih belum mendekati world class standard yaitu 85%.Faktor pemicu rendahnya OEE, yaitu dari nilai availability rate sebesar 92 % disusul performance rate 39% dan quality rate 99%.Nilai rata-rata quality rate sebesar 99% menunjukan kualitas output yang dihasilkan mesin ini sudah baik dimana sudah melebihi standar dunia sebesar 99%.Kegagalan yang membuat rendahnya nilai OEE adalah yield losses.Yield losses dan reduced speed losses merupakan faktor terbesar dari keseluruhan losses yaitu sebesar 58% dan 23 %.Operator yang handal dan bisa mengatasi kendala-kendala mesin sangat diperlukan perusahaan agar bisa memperbaiki performa mesin.Waktu rata-rata mesin Dry Lamination Packaging dapat beroperasi sebelum mengalami kerusakan berdasarkan perhitungan MTBF yaitu 2.217,34 menit dengan kerusakan mesin sebanyak 178 kali dalam periode 1 tahun terakhir
<br>Penelitian ini dilakukan untuk dapat mengukur nilai efektifitas dan penerapan metode Total Productive Maintenance (TPM) terutama pada pilar Focused Improvement pada mesin Printing Packaging di PT. Ultra Prima Plast. Penelitian dilakukan dengan data kuantitatif dan pendekatan Analisa Overall Equipment Effectiveness (OEE). Nilai OEE dianalisa dengan menggunakan Six Big Losses (SBL) untuk menemukan faktor penyebab dominan kerugian. Faktor kerugian selanjutnya di klasifikasikan dengan rumus 80/20 % sebagai acuan pembuatan Fishbone Diagram. Analisa Fishbone Diagram dilakukan untuk menemukan penyebab dan akibat atau akar permasalahan pada setiap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/8/world-class-oee-optimasi-performa-mesin-kerusakan-thumb-8dc1b.webp" type="image/webp" length="107702" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/world-class-oee-optimasi-performa-mesin-kerusakan-thumb-037b0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/world-class-oee-optimasi-performa-mesin-kerusakan-thumb-8dc1b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/world-class-oee-optimasi-performa-mesin-kerusakan-thumb-a5da1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1474-lppm-unbaja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15650-jurnal-intent-jurnal-industri-teknologi-terpadu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimizing The ARCS Learning Model as a Post Pandemi Covid 19 Learning Inovation ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimizing The ARCS Learning Model as a Post Pandemi Covid 19 Learning Inovation ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimizing The ARCS Learning Model as a Post Pandemi Covid 19 Learning Inovation ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60435-motivasi-siswa-belajar-kom</link>
	<guid isPermaLink="false">6ff2cefa243eb6f6829fab5fe66d2ab5</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 17:27:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji penerapan model ARCS pada berbagai mata pelajaran untuk mengevaluasi efektivitasnya secara umum. Selain itu, perlu dilakukan studi jangka panjang untuk memahami dampak berkelanjutan model ARCS terhadap motivasi belajar ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimizing The ARCS Learning Model as a Post-Pandemi Covid-19 Learning Inovation: Penelitian lanjutan dapat mengkaji penerapan model ARCS pada berbagai mata pelajaran untuk mengevaluasi efektivitasnya secara umum. Selain itu, perlu dilakukan studi jangka panjang untuk memahami dampak berkelanjutan model ARCS terhadap motivasi belajar siswa. Terakhir, pengintegrasian teknologi digital dengan model ARCS dapat dikembangkan untuk meningkatkan interaktivitas dan aksesibilitas pembelajaran, terutama dalam konteks pendidikan hybrid.. Pandemi COVID-19 memaksa sistem pendidikan beradaptasi dengan pembelajaran jarak jauh yang mengurangi motivasi belajar siswa.Model ARCS efektif meningkatkan motivasi belajar dengan fokus pada perhatian, relevansi, kepercayaan, dan kepuasan.Optimasi model ARCS menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pasca-pandemi Dampak pandemi COVID-19 di Indonesia sangat besar, tidak hanya pada ekonomi tetapi juga pendidikan. Sekolah wajib ditutup dan siswa harus belajar di rumah menggunakan platform online. Implementasi pembelajaran jarak jauh (PJJ) berdampak pada penurunan motivasi belajar. Diperlukan inovasi pembelajaran agar proses belajar di kelas tetap berjalan baik dan meningkatkan motivasi siswa. Salah satu cara adalah menerapkan model pembelajaran ARCS. Studi ini bertujuan menganalisis optimasi model ARCS sebagai inovasi pembelajaran pasca-pandemi. Metode penelitian ini adalah metode... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/2/motivasi-siswa-belajar-kompetensi-akademik-model-p-thumb-5e6a1.webp" title="JURIS - Optimizing The ARCS Learning Model as a Post-Pandemi Covid-19 Learning Inovation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/motivasi-siswa-belajar-kompetensi-akademik-model-p-thumb-5e6a1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/motivasi-siswa-belajar-kompetensi-akademik-model-p-thumb-5e6a1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/motivasi-siswa-belajar-kompetensi-akademik-model-p-thumb-5e6a1.webp 1x" title="JURIS - Optimizing The ARCS Learning Model as a Post-Pandemi Covid-19 Learning Inovation" alt="JURIS - Optimizing The ARCS Learning Model as a Post-Pandemi Covid-19 Learning Inovation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/2/motivasi-siswa-belajar-kompetensi-akademik-model-p-thumb-b57d8.webp" title="JURIS - Optimizing The ARCS Learning Model as a Post-Pandemi Covid-19 Learning Inovation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/motivasi-siswa-belajar-kompetensi-akademik-model-p-thumb-b57d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/motivasi-siswa-belajar-kompetensi-akademik-model-p-thumb-b57d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/motivasi-siswa-belajar-kompetensi-akademik-model-p-thumb-b57d8.webp 1x" title="JURIS - Optimizing The ARCS Learning Model as a Post-Pandemi Covid-19 Learning Inovation" alt="JURIS - Optimizing The ARCS Learning Model as a Post-Pandemi Covid-19 Learning Inovation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/2/motivasi-siswa-belajar-kompetensi-akademik-model-p-thumb-e5de2.webp" title="JURIS - Optimizing The ARCS Learning Model as a Post-Pandemi Covid-19 Learning Inovation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/motivasi-siswa-belajar-kompetensi-akademik-model-p-thumb-e5de2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/motivasi-siswa-belajar-kompetensi-akademik-model-p-thumb-e5de2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/motivasi-siswa-belajar-kompetensi-akademik-model-p-thumb-e5de2.webp 1x" title="JURIS - Optimizing The ARCS Learning Model as a Post-Pandemi Covid-19 Learning Inovation" alt="JURIS - Optimizing The ARCS Learning Model as a Post-Pandemi Covid-19 Learning Inovation" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60435-motivasi-siswa-belajar-kom" title="JURIS - Optimizing The ARCS Learning Model as a Post-Pandemi Covid-19 Learning Inovation" target="_blank">Optimizing The ARCS Learning Model as a Post-Pandemi Covid-19 Learning Inovation</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji penerapan model ARCS pada berbagai mata pelajaran untuk mengevaluasi efektivitasnya secara umum. Selain itu, perlu dilakukan studi jangka panjang untuk memahami dampak berkelanjutan model ARCS terhadap motivasi belajar siswa. Terakhir, pengintegrasian teknologi digital dengan model ARCS dapat dikembangkan untuk meningkatkan interaktivitas dan aksesibilitas pembelajaran, terutama dalam konteks pendidikan hybrid..
<br>Pandemi COVID-19 memaksa sistem pendidikan beradaptasi dengan pembelajaran jarak jauh yang mengurangi motivasi belajar siswa.Model ARCS efektif meningkatkan motivasi belajar dengan fokus pada perhatian, relevansi, kepercayaan, dan kepuasan.Optimasi model ARCS menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pasca-pandemi
<br>Dampak pandemi COVID-19 di Indonesia sangat besar, tidak hanya pada ekonomi tetapi juga pendidikan. Sekolah wajib ditutup dan siswa harus belajar di rumah menggunakan platform online. Implementasi pembelajaran jarak jauh (PJJ) berdampak pada penurunan motivasi belajar. Diperlukan inovasi pembelajaran agar proses belajar di kelas tetap berjalan baik dan meningkatkan motivasi siswa. Salah satu cara adalah menerapkan model pembelajaran ARCS. Studi ini bertujuan menganalisis optimasi model ARCS sebagai inovasi pembelajaran pasca-pandemi. Metode penelitian ini adalah metode...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/2/motivasi-siswa-belajar-kompetensi-akademik-model-p-thumb-b57d8.webp" type="image/webp" length="94698" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/motivasi-siswa-belajar-kompetensi-akademik-model-p-thumb-5e6a1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/motivasi-siswa-belajar-kompetensi-akademik-model-p-thumb-b57d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/motivasi-siswa-belajar-kompetensi-akademik-model-p-thumb-e5de2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-557-unnes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15649-jsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KONSUMEN DENGAN MENGGUNAKAN METODE SERVICE QUALITY DAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS Studi Kasus Selakosa Coffee ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KONSUMEN DENGAN MENGGUNAKAN METODE SERVICE QUALITY DAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS Studi Kasus Selakosa Coffee ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KONSUMEN DENGAN MENGGUNAKAN METODE SERVICE QUALITY DAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS Studi Kasus Selakosa Coffee ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60419-kualitas-layanan-kepuasan-pelanggan-importance</link>
	<guid isPermaLink="false">e5e7e595e084fe69c293d3cd59f2074e</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 17:17:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pugy gautama ]]></category>
	<category><![CDATA[ v7i2 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gautama,pugy,v7i2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas pelayanan di Selakosa Coffee, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada variabel-variabel tambahan yang dapat mempengaruhi pengalaman pelanggan. Penelitian ini dapat melibatkan sampel yang lebih besar ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KONSUMEN DENGAN MENGGUNAKAN METODE SERVICE QUALITY DAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS: Studi Kasus: Selakosa Coffee: Untuk meningkatkan kualitas pelayanan di Selakosa Coffee, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada variabel-variabel tambahan yang dapat mempengaruhi pengalaman pelanggan. Penelitian ini dapat melibatkan sampel yang lebih besar dan menyelidiki faktor-faktor seperti kualitas produk, variasi menu, dan inovasi dalam layanan. Selain itu, studi lanjutan dapat mengeksplorasi strategi pemasaran yang efektif untuk menarik lebih banyak pelanggan dan meningkatkan loyalitas mereka. Dengan menggabungkan berbagai aspek, penelitian ini dapat memberikan saran yang lebih komprehensif bagi Selakosa Coffee dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat posisi mereka di pasar.. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Selakosa Coffee menggunakan metode Service Quality (Servqual) dan Importance Performance Analysis (IPA), ditemukan adanya kesenjangan (GAP) yang signifikan antara harapan dan persepsi pelanggan terhadap kualitas layanan yang diberikan.Tiga variabel utama yang menjadi prioritas perbaikan adalah ruangan indoor yang luas (X5), ketersediaan toilet yang memadai (X8), dan kebersihan serta kenyamanan ruangan (X19).Variabel-variabel ini menunjukkan nilai GAP negatif, yang menandakan bahwa layanan yang diberikan tidak memenuhi ekspektasi pelanggan.Melalui analisis IPA, ketiga variabel tersebut berada di Kuadran A, yang menandakan bahwa atribut-atribut ini sangat penting bagi pelanggan namun kinerja layanan masih rendah.Oleh karena itu, perbaikan segera diperlukan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan secara signifikan.Usulan perbaikan diformulasikan menggunakan metode 5W 1H, yang mencakup penataan ulang ruangan, penambahan fasilitas toilet, dan penerapan prosedur kebersihan yang lebih ketat.Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas layanan di Selakosa Coffee dapat dicapai dengan mengatasi variabel-variabel prioritas yang diidentifikasi.Dengan demikian, Selakosa Coffee diharapkan mampu meningkatkan kepuasan pelanggan, mengurangi keluhan, dan memperkuat posisinya di pasar yang kompetitif.Penelitian ini juga memberikan kontribusi penting bagi penelitian di bidang kualitas pelayanan, khususnya dalam sektor food and beverage, dan dapat dijadikan acuan untuk penelitian lanjutan yang lebih mendalam dengan variabel dan sampel yang lebih luas Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan di Selakosa Coffee dengan menggunakan metode Service Quality (Servqual) dan Importance Performance Analysis (IPA). Seiring dengan meningkatnya persaingan di industri kedai kopi, memberikan pelayanan yang unggul menjadi kunci untuk menarik dan mempertahankan pelanggan. Penelitian ini melibatkan 90 responden dan menganalisis lima dimensi utama kualitas layanan: berwujud, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan yang signifikan antara harapan pelanggan dan layanan aktual di tiga area utama: luas ruangan indoor, ketersediaan toilet, dan kebersihan. Faktor-faktor ini dikategorikan sebagai isu prioritas tinggi berdasarkan diagram kartesius IPA, yang menunjukkan perlunya perbaikan segera. Penyebab utama dari... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/6/kualitas-layanan-kepuasan-pelanggan-importance-per-thumb-36b3d.webp" title="JURIS - PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KONSUMEN DENGAN MENGGUNAKAN METODE SERVICE QUALITY DAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS: Studi Kasus: Selakosa Coffee" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/kualitas-layanan-kepuasan-pelanggan-importance-per-thumb-36b3d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/kualitas-layanan-kepuasan-pelanggan-importance-per-thumb-36b3d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/kualitas-layanan-kepuasan-pelanggan-importance-per-thumb-36b3d.webp 1x" title="JURIS - PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KONSUMEN DENGAN MENGGUNAKAN METODE SERVICE QUALITY DAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS: Studi Kasus: Selakosa Coffee" alt="JURIS - PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KONSUMEN DENGAN MENGGUNAKAN METODE SERVICE QUALITY DAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS: Studi Kasus: Selakosa Coffee" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/6/kualitas-layanan-kepuasan-pelanggan-importance-per-thumb-00dcc.webp" title="JURIS - PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KONSUMEN DENGAN MENGGUNAKAN METODE SERVICE QUALITY DAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS: Studi Kasus: Selakosa Coffee" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/kualitas-layanan-kepuasan-pelanggan-importance-per-thumb-00dcc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/kualitas-layanan-kepuasan-pelanggan-importance-per-thumb-00dcc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/kualitas-layanan-kepuasan-pelanggan-importance-per-thumb-00dcc.webp 1x" title="JURIS - PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KONSUMEN DENGAN MENGGUNAKAN METODE SERVICE QUALITY DAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS: Studi Kasus: Selakosa Coffee" alt="JURIS - PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KONSUMEN DENGAN MENGGUNAKAN METODE SERVICE QUALITY DAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS: Studi Kasus: Selakosa Coffee" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/6/kualitas-layanan-kepuasan-pelanggan-importance-per-thumb-9c920.webp" title="JURIS - PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KONSUMEN DENGAN MENGGUNAKAN METODE SERVICE QUALITY DAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS: Studi Kasus: Selakosa Coffee" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/kualitas-layanan-kepuasan-pelanggan-importance-per-thumb-9c920.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/kualitas-layanan-kepuasan-pelanggan-importance-per-thumb-9c920.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/kualitas-layanan-kepuasan-pelanggan-importance-per-thumb-9c920.webp 1x" title="JURIS - PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KONSUMEN DENGAN MENGGUNAKAN METODE SERVICE QUALITY DAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS: Studi Kasus: Selakosa Coffee" alt="JURIS - PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KONSUMEN DENGAN MENGGUNAKAN METODE SERVICE QUALITY DAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS: Studi Kasus: Selakosa Coffee" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60419-kualitas-layanan-kepuasan-pelanggan-importance" title="JURIS - PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KONSUMEN DENGAN MENGGUNAKAN METODE SERVICE QUALITY DAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS: Studi Kasus: Selakosa Coffee" target="_blank">PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KONSUMEN DENGAN MENGGUNAKAN METODE SERVICE QUALITY DAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS: Studi Kasus: Selakosa Coffee</a>: Untuk meningkatkan kualitas pelayanan di Selakosa Coffee, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada variabel-variabel tambahan yang dapat mempengaruhi pengalaman pelanggan. Penelitian ini dapat melibatkan sampel yang lebih besar dan menyelidiki faktor-faktor seperti kualitas produk, variasi menu, dan inovasi dalam layanan. Selain itu, studi lanjutan dapat mengeksplorasi strategi pemasaran yang efektif untuk menarik lebih banyak pelanggan dan meningkatkan loyalitas mereka. Dengan menggabungkan berbagai aspek, penelitian ini dapat memberikan saran yang lebih komprehensif bagi Selakosa Coffee dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat posisi mereka di pasar..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Selakosa Coffee menggunakan metode Service Quality (Servqual) dan Importance Performance Analysis (IPA), ditemukan adanya kesenjangan (GAP) yang signifikan antara harapan dan persepsi pelanggan terhadap kualitas layanan yang diberikan.Tiga variabel utama yang menjadi prioritas perbaikan adalah ruangan indoor yang luas (X5), ketersediaan toilet yang memadai (X8), dan kebersihan serta kenyamanan ruangan (X19).Variabel-variabel ini menunjukkan nilai GAP negatif, yang menandakan bahwa layanan yang diberikan tidak memenuhi ekspektasi pelanggan.Melalui analisis IPA, ketiga variabel tersebut berada di Kuadran A, yang menandakan bahwa atribut-atribut ini sangat penting bagi pelanggan namun kinerja layanan masih rendah.Oleh karena itu, perbaikan segera diperlukan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan secara signifikan.Usulan perbaikan diformulasikan menggunakan metode 5W   1H, yang mencakup penataan ulang ruangan, penambahan fasilitas toilet, dan penerapan prosedur kebersihan yang lebih ketat.Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas layanan di Selakosa Coffee dapat dicapai dengan mengatasi variabel-variabel prioritas yang diidentifikasi.Dengan demikian, Selakosa Coffee diharapkan mampu meningkatkan kepuasan pelanggan, mengurangi keluhan, dan memperkuat posisinya di pasar yang kompetitif.Penelitian ini juga memberikan kontribusi penting bagi penelitian di bidang kualitas pelayanan, khususnya dalam sektor food and beverage, dan dapat dijadikan acuan untuk penelitian lanjutan yang lebih mendalam dengan variabel dan sampel yang lebih luas
<br>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan di Selakosa Coffee dengan menggunakan metode Service Quality (Servqual) dan Importance Performance Analysis (IPA). Seiring dengan meningkatnya persaingan di industri kedai kopi, memberikan pelayanan yang unggul menjadi kunci untuk menarik dan mempertahankan pelanggan. Penelitian ini melibatkan 90 responden dan menganalisis lima dimensi utama kualitas layanan: berwujud, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan yang signifikan antara harapan pelanggan dan layanan aktual di tiga area utama: luas ruangan indoor, ketersediaan toilet, dan kebersihan. Faktor-faktor ini dikategorikan sebagai isu prioritas tinggi berdasarkan diagram kartesius IPA, yang menunjukkan perlunya perbaikan segera. Penyebab utama dari...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/6/kualitas-layanan-kepuasan-pelanggan-importance-per-thumb-9c920.webp" type="image/webp" length="77404" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/kualitas-layanan-kepuasan-pelanggan-importance-per-thumb-36b3d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/kualitas-layanan-kepuasan-pelanggan-importance-per-thumb-00dcc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/kualitas-layanan-kepuasan-pelanggan-importance-per-thumb-9c920.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1474-lppm-unbaja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15650-jurnal-intent-jurnal-industri-teknologi-terpadu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pelaksanaan Latihan Range of Motion RoM dan Pursed Lips Breathing Pada Kasus Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Baro ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pelaksanaan Latihan Range of Motion RoM dan Pursed Lips Breathing Pada Kasus Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Baro ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pelaksanaan Latihan Range of Motion RoM dan Pursed Lips Breathing Pada Kasus Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Baro ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60422-tuberkulosis-paru-latihan-rom-pursed-lips-breathin</link>
	<guid isPermaLink="false">0fc4ad99d12e7c4f13aff92417c4e778</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 17:16:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ linda zulva ]]></category>
	<category><![CDATA[ main menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[linda,main,menu,view,vol,zulva]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada efek jangka panjang dari kombinasi latihan Pursed-Lips Breathing dan ROM pada pasien tuberkulosis paru. Studi ini dapat mengeksplorasi apakah manfaat yang diperoleh ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pelaksanaan Latihan Range of Motion (RoM) dan Pursed-Lips Breathing Pada Kasus Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Baro: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada efek jangka panjang dari kombinasi latihan Pursed-Lips Breathing dan ROM pada pasien tuberkulosis paru. Studi ini dapat mengeksplorasi apakah manfaat yang diperoleh dalam penelitian ini dapat bertahan dalam jangka waktu yang lebih lama, dan apakah ada perbaikan lebih lanjut dalam fungsi pernapasan dan penurunan kelelahan. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas latihan ini pada berbagai tingkat keparahan penyakit tuberkulosis paru, serta mengukur dampak latihan ini pada kualitas hidup pasien. Terakhir, studi komparatif antara latihan ini dengan intervensi fisioterapi lainnya dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang manfaat dan keunggulan kombinasi latihan Pursed-Lips Breathing dan ROM dalam mendukung perbaikan fungsi pernapasan pada pasien tuberkulosis paru.. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan latihan Pursed-Lips Breathing dan Range of Motion (ROM) pada pasien tuberkulosis paru memberikan dampak positif terhadap kondisi respirasi dan tingkat kelelahan.Hasil pemeriksaan menggunakan skala Borg memperlihatkan adanya penurunan kelelahan dari kategori berat (T1 = 5) menjadi kategori sedang (T4 = 3).Selain itu, pemeriksaan ekspansi toraks menunjukkan adanya peningkatan kemampuan ekspansi pada bagian middle dari kondisi tidak normal (T1 = 2,5 cm) menjadi normal (T4 = 3,5 cm), serta peningkatan pada bagian lower dari 1,5 cm menjadi 3 cm meskipun masih dalam kategori tidak normal.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kombinasi latihan Pursed-Lips Breathing dan ROM efektif dalam mengurangi kelelahan serta meningkatkan ekspansi toraks pada pasien tuberkulosis paru, sehingga dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi fisioterapi untuk mendukung perbaikan fungsi pernapasan Tuberkulosis (TB) adalah suatu penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis yang menyerang organ paru. Tuberkulosis paru merupakan salah satu penyakit menular langsung yang disebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberculosis. Desain pada penelitian ini menggunakan desain studi kasus dilakukan secara deskriptif untuk mengetahui efektivitas penerapan teknik latihan Range Of Motion (ROM) dan teknik latihan Pursed Lips Breathing. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar. Hasil penelitian pemeriksaan tingkat kelelahan menggunakan skala borg dapat disimpulkan terjadi penurunan kelelahan dari T1 = 5 (berat) menjadi T4 = 3 (sedang). Dan pemeriksaan ekspansi thorax menggunakan midline disimpulkan terjadi peningkatan ekspansi toraks bagian middle dari... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/1/tuberkulosis-paru-latihan-rom-pursed-lips-breathin-thumb-a43c5.webp" title="JURIS - Pelaksanaan Latihan Range of Motion (RoM) dan Pursed-Lips Breathing Pada Kasus Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Baro" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/tuberkulosis-paru-latihan-rom-pursed-lips-breathin-thumb-a43c5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/tuberkulosis-paru-latihan-rom-pursed-lips-breathin-thumb-a43c5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/tuberkulosis-paru-latihan-rom-pursed-lips-breathin-thumb-a43c5.webp 1x" title="JURIS - Pelaksanaan Latihan Range of Motion (RoM) dan Pursed-Lips Breathing Pada Kasus Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Baro" alt="JURIS - Pelaksanaan Latihan Range of Motion (RoM) dan Pursed-Lips Breathing Pada Kasus Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Baro" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/tuberkulosis-paru-latihan-rom-pursed-lips-breathin-thumb-d8ac6.webp" title="JURIS - Pelaksanaan Latihan Range of Motion (RoM) dan Pursed-Lips Breathing Pada Kasus Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Baro" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/tuberkulosis-paru-latihan-rom-pursed-lips-breathin-thumb-d8ac6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/tuberkulosis-paru-latihan-rom-pursed-lips-breathin-thumb-d8ac6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/tuberkulosis-paru-latihan-rom-pursed-lips-breathin-thumb-d8ac6.webp 1x" title="JURIS - Pelaksanaan Latihan Range of Motion (RoM) dan Pursed-Lips Breathing Pada Kasus Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Baro" alt="JURIS - Pelaksanaan Latihan Range of Motion (RoM) dan Pursed-Lips Breathing Pada Kasus Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Baro" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/tuberkulosis-paru-latihan-rom-pursed-lips-breathin-thumb-f0afe.webp" title="JURIS - Pelaksanaan Latihan Range of Motion (RoM) dan Pursed-Lips Breathing Pada Kasus Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Baro" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/tuberkulosis-paru-latihan-rom-pursed-lips-breathin-thumb-f0afe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/tuberkulosis-paru-latihan-rom-pursed-lips-breathin-thumb-f0afe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/tuberkulosis-paru-latihan-rom-pursed-lips-breathin-thumb-f0afe.webp 1x" title="JURIS - Pelaksanaan Latihan Range of Motion (RoM) dan Pursed-Lips Breathing Pada Kasus Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Baro" alt="JURIS - Pelaksanaan Latihan Range of Motion (RoM) dan Pursed-Lips Breathing Pada Kasus Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Baro" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60422-tuberkulosis-paru-latihan-rom-pursed-lips-breathin" title="JURIS - Pelaksanaan Latihan Range of Motion (RoM) dan Pursed-Lips Breathing Pada Kasus Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Baro" target="_blank">Pelaksanaan Latihan Range of Motion (RoM) dan Pursed-Lips Breathing Pada Kasus Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Baro</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada efek jangka panjang dari kombinasi latihan Pursed-Lips Breathing dan ROM pada pasien tuberkulosis paru. Studi ini dapat mengeksplorasi apakah manfaat yang diperoleh dalam penelitian ini dapat bertahan dalam jangka waktu yang lebih lama, dan apakah ada perbaikan lebih lanjut dalam fungsi pernapasan dan penurunan kelelahan. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas latihan ini pada berbagai tingkat keparahan penyakit tuberkulosis paru, serta mengukur dampak latihan ini pada kualitas hidup pasien. Terakhir, studi komparatif antara latihan ini dengan intervensi fisioterapi lainnya dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang manfaat dan keunggulan kombinasi latihan Pursed-Lips Breathing dan ROM dalam mendukung perbaikan fungsi pernapasan pada pasien tuberkulosis paru..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan latihan Pursed-Lips Breathing dan Range of Motion (ROM) pada pasien tuberkulosis paru memberikan dampak positif terhadap kondisi respirasi dan tingkat kelelahan.Hasil pemeriksaan menggunakan skala Borg memperlihatkan adanya penurunan kelelahan dari kategori berat (T1 = 5) menjadi kategori sedang (T4 = 3).Selain itu, pemeriksaan ekspansi toraks menunjukkan adanya peningkatan kemampuan ekspansi pada bagian middle dari kondisi tidak normal (T1 = 2,5 cm) menjadi normal (T4 = 3,5 cm), serta peningkatan pada bagian lower dari 1,5 cm menjadi 3 cm meskipun masih dalam kategori tidak normal.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kombinasi latihan Pursed-Lips Breathing dan ROM efektif dalam mengurangi kelelahan serta meningkatkan ekspansi toraks pada pasien tuberkulosis paru, sehingga dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi fisioterapi untuk mendukung perbaikan fungsi pernapasan
<br>Tuberkulosis (TB) adalah suatu penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis yang menyerang organ paru. Tuberkulosis paru merupakan salah satu penyakit menular langsung yang disebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberculosis. Desain pada penelitian ini menggunakan desain studi kasus dilakukan secara deskriptif untuk mengetahui efektivitas penerapan teknik latihan Range Of Motion (ROM) dan teknik latihan Pursed Lips Breathing. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar. Hasil penelitian pemeriksaan tingkat kelelahan menggunakan skala borg dapat disimpulkan terjadi penurunan kelelahan dari T1 = 5 (berat) menjadi T4 = 3 (sedang). Dan pemeriksaan ekspansi thorax menggunakan midline disimpulkan terjadi peningkatan ekspansi toraks bagian middle dari...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/1/tuberkulosis-paru-latihan-rom-pursed-lips-breathin-thumb-f0afe.webp" type="image/webp" length="105958" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/tuberkulosis-paru-latihan-rom-pursed-lips-breathin-thumb-a43c5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/tuberkulosis-paru-latihan-rom-pursed-lips-breathin-thumb-d8ac6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/tuberkulosis-paru-latihan-rom-pursed-lips-breathin-thumb-f0afe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1928-sagita.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9488-mikhayla-journal-advanced-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pengendalian Persediaan Tepung Terigu Di UMKM Citra Menggunakan Metode Economic Order Quantity EOQ Dan Just In Time JIT ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pengendalian Persediaan Tepung Terigu Di UMKM Citra Menggunakan Metode Economic Order Quantity EOQ Dan Just In Time JIT ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pengendalian Persediaan Tepung Terigu Di UMKM Citra Menggunakan Metode Economic Order Quantity EOQ Dan Just In Time JIT ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60425-manufacturing-lead-time-total-biaya-selisih-rantai</link>
	<guid isPermaLink="false">8b1352988bcd31346e89c7d88b54d0e3</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 17:12:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ aisah nazla ]]></category>
	<category><![CDATA[ v7i1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aisah,nazla,v7i1]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Dalam penelitian lanjutan, dapat diusulkan untuk mengkaji penerapan model hybrid antara EOQ dan JIT agar menggabungkan keunggulan kedua metode tersebut dalam mengurangi biaya persediaan. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak variasi lead time ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pengendalian Persediaan Tepung Terigu Di UMKM Citra Menggunakan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Dan Just In Time (JIT): Dalam penelitian lanjutan, dapat diusulkan untuk mengkaji penerapan model hybrid antara EOQ dan JIT agar menggabungkan keunggulan kedua metode tersebut dalam mengurangi biaya persediaan. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak variasi lead time terhadap efektivitas JIT, terutama dalam konteks jalan macet dan kendaraan mogok yang sering terjadi di wilayah Serang, Banten. Sementara itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi faktor-faktor eksternal seperti ketergantungan pasokan bahan baku dari pemasok lokal dan ketersediaan alternatif bahan baku untuk meningkatkan ketahanan rantai pasok di UMKM Citra.. Jumlah kuantitas pemesanan bahan baku tepung terigu yang optimal dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam sekali pesan adalah sebesar 7.928 kg, dengan frekuensi pemesanan periode setahun sebanyak 5 kali, terdapat safety stock atau cadangan pengaman sebesar 1.863 kg dan reorder point atau titik pemesanan kembali diangka 2.Sedangkan apabila menggunakan metode Just In Time (JIT) didapatkan hasil untuk jumlah kuantitas pemesanan yang optimal sebesar 20.976 kg dengan pemesanan bahan baku yang dalam sekali pesan sebesar 2.997 kg, dan terdapat frekuensi pemesanan selama setahun sebanyak 2 kali.Total biaya persediaan bahan baku tepung terigu dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) menghasilkan biaya sebesar Rp 1.955, sedangkan metode Just In Time (JIT) menghasilkan biaya sebesar Rp 943.Setelah mengetahui total biaya persediaan antara metode perusahaan, EOQ, dan JIT maka penulis merekomendasikan menggunakan metode Just In Time karena total biaya persediaan lebih kecil sebesar Rp 934.924 dibandingkan dengan metode perusahaan dan EOQ yang masing-masing sebesar Rp 10 Sebagai Usaha Mikro Kecil Menengah yang bergerak di bidang usaha makanan yaitu kerupuk, dengan bahan baku yang digunakan di UMKM Citra adalah tepung terigu yang merupakan bahan baku utama dalam pembuatan kerupuk. Dalam penelitian ini, penulis meninjau pengendalian untuk menentukan besarnya stok pengaman ketersediaan bahan baku UMKM Citra dengan membandingkan dua sistem ketersediaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya safety stok dan kapan harus memesan kembali serta membandingkan sistem pengendalian availability yang telah dilakukan UMKM Citra dengan menggunakan dua sistem pengendalian availability yaitu metode Economic Order Quantity (EOQ) dan metode Just In Time (JIT). Setelah dilakukan analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa dalam melakukan pengendalian persediaan bahan baku, biaya yang dikeluarkan oleh UMKM Citra lebih besar dibandingkan dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/a/manufacturing-lead-time-total-biaya-selisih-rantai-thumb-ffa19.webp" title="JURIS - Analisis Pengendalian Persediaan Tepung Terigu Di UMKM Citra Menggunakan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Dan Just In Time (JIT)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/manufacturing-lead-time-total-biaya-selisih-rantai-thumb-ffa19.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/manufacturing-lead-time-total-biaya-selisih-rantai-thumb-ffa19.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/manufacturing-lead-time-total-biaya-selisih-rantai-thumb-ffa19.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengendalian Persediaan Tepung Terigu Di UMKM Citra Menggunakan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Dan Just In Time (JIT)" alt="JURIS - Analisis Pengendalian Persediaan Tepung Terigu Di UMKM Citra Menggunakan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Dan Just In Time (JIT)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/manufacturing-lead-time-total-biaya-selisih-rantai-thumb-75ef3.webp" title="JURIS - Analisis Pengendalian Persediaan Tepung Terigu Di UMKM Citra Menggunakan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Dan Just In Time (JIT)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/manufacturing-lead-time-total-biaya-selisih-rantai-thumb-75ef3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/manufacturing-lead-time-total-biaya-selisih-rantai-thumb-75ef3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/manufacturing-lead-time-total-biaya-selisih-rantai-thumb-75ef3.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengendalian Persediaan Tepung Terigu Di UMKM Citra Menggunakan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Dan Just In Time (JIT)" alt="JURIS - Analisis Pengendalian Persediaan Tepung Terigu Di UMKM Citra Menggunakan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Dan Just In Time (JIT)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/manufacturing-lead-time-total-biaya-selisih-rantai-thumb-8e8d2.webp" title="JURIS - Analisis Pengendalian Persediaan Tepung Terigu Di UMKM Citra Menggunakan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Dan Just In Time (JIT)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/manufacturing-lead-time-total-biaya-selisih-rantai-thumb-8e8d2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/manufacturing-lead-time-total-biaya-selisih-rantai-thumb-8e8d2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/manufacturing-lead-time-total-biaya-selisih-rantai-thumb-8e8d2.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengendalian Persediaan Tepung Terigu Di UMKM Citra Menggunakan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Dan Just In Time (JIT)" alt="JURIS - Analisis Pengendalian Persediaan Tepung Terigu Di UMKM Citra Menggunakan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Dan Just In Time (JIT)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60425-manufacturing-lead-time-total-biaya-selisih-rantai" title="JURIS - Analisis Pengendalian Persediaan Tepung Terigu Di UMKM Citra Menggunakan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Dan Just In Time (JIT)" target="_blank">Analisis Pengendalian Persediaan Tepung Terigu Di UMKM Citra Menggunakan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Dan Just In Time (JIT)</a>: Dalam penelitian lanjutan, dapat diusulkan untuk mengkaji penerapan model hybrid antara EOQ dan JIT agar menggabungkan keunggulan kedua metode tersebut dalam mengurangi biaya persediaan. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak variasi lead time terhadap efektivitas JIT, terutama dalam konteks jalan macet dan kendaraan mogok yang sering terjadi di wilayah Serang, Banten. Sementara itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi faktor-faktor eksternal seperti ketergantungan pasokan bahan baku dari pemasok lokal dan ketersediaan alternatif bahan baku untuk meningkatkan ketahanan rantai pasok di UMKM Citra..
<br>Jumlah kuantitas pemesanan bahan baku tepung terigu yang optimal dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam sekali pesan adalah sebesar 7.928 kg, dengan frekuensi pemesanan periode setahun sebanyak 5 kali, terdapat safety stock atau cadangan pengaman sebesar 1.863 kg dan reorder point atau titik pemesanan kembali diangka 2.Sedangkan apabila menggunakan metode Just In Time (JIT) didapatkan hasil untuk jumlah kuantitas pemesanan yang optimal sebesar 20.976 kg dengan pemesanan bahan baku yang dalam sekali pesan sebesar 2.997 kg, dan terdapat frekuensi pemesanan selama setahun sebanyak 2 kali.Total biaya persediaan bahan baku tepung terigu dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) menghasilkan biaya sebesar Rp 1.955, sedangkan metode Just In Time (JIT) menghasilkan biaya sebesar Rp 943.Setelah mengetahui total biaya persediaan antara metode perusahaan, EOQ, dan JIT maka penulis merekomendasikan menggunakan metode Just In Time karena total biaya persediaan lebih kecil sebesar Rp 934.924 dibandingkan dengan metode perusahaan dan EOQ yang masing-masing sebesar Rp 10
<br>Sebagai Usaha Mikro Kecil Menengah yang bergerak di bidang usaha makanan yaitu kerupuk, dengan bahan baku yang digunakan di UMKM Citra adalah tepung terigu yang merupakan bahan baku utama dalam pembuatan kerupuk. Dalam penelitian ini, penulis meninjau pengendalian untuk menentukan besarnya stok pengaman ketersediaan bahan baku UMKM Citra dengan membandingkan dua sistem ketersediaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya safety stok dan kapan harus memesan kembali serta membandingkan sistem pengendalian availability yang telah dilakukan UMKM Citra dengan menggunakan dua sistem pengendalian availability yaitu metode Economic Order Quantity (EOQ) dan metode Just In Time (JIT). Setelah dilakukan analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa dalam melakukan pengendalian persediaan bahan baku, biaya yang dikeluarkan oleh UMKM Citra lebih besar dibandingkan dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/a/manufacturing-lead-time-total-biaya-selisih-rantai-thumb-75ef3.webp" type="image/webp" length="92618" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/manufacturing-lead-time-total-biaya-selisih-rantai-thumb-ffa19.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/manufacturing-lead-time-total-biaya-selisih-rantai-thumb-75ef3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/manufacturing-lead-time-total-biaya-selisih-rantai-thumb-8e8d2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1474-lppm-unbaja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15650-jurnal-intent-jurnal-industri-teknologi-terpadu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Mon, 24 Aug 2026 20:23:05 +0700. 24 items. Served in: 4.926 seconds [rss] -->
