<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sat, 04 Apr 2026 21:23:38 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 21:23:38 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-04T21:23:38+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Menggagas Hukum Islam yang Akomodatif Transformatif dalam Konteks Legal Pluralism di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Menggagas Hukum Islam yang Akomodatif Transformatif dalam Konteks Legal Pluralism di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Menggagas Hukum Islam yang Akomodatif Transformatif dalam Konteks Legal Pluralism di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33639-adat-istiadat-etnik-hukum-islam-transformasi</link>
	<guid isPermaLink="false">b3a518ebc330bd3923ac3c6c96ecc7b3</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 20:20:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ mui nomor 04 ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ anjar k ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[04,anjar,k,mui,nomor,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mendorong adopsi hukum Islam sebagai hukum nasional, penting untuk memahami perbedaan antara syariah dan fikih. Syariah adalah aturan Allah yang bersifat absolut dan sakral, sedangkan fikih adalah ilmu tentang syariah yang bersifat relatif dan operatif. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Menggagas Hukum Islam yang Akomodatif-Transformatif dalam Konteks Legal Pluralism di Indonesia: Untuk mendorong adopsi hukum Islam sebagai hukum nasional, penting untuk memahami perbedaan antara syariah dan fikih. Syariah adalah aturan Allah yang bersifat absolut dan sakral, sedangkan fikih adalah ilmu tentang syariah yang bersifat relatif dan operatif. Dengan memahami perbedaan ini, kita dapat mengembangkan hukum Islam yang lebih akomodatif dan transformatif. Selain itu, penting untuk mengakui dan menghormati hukum agama, termasuk hukum Islam, dalam sistem hukum nasional. Hal ini dapat dilakukan melalui pembaharuan perundang-undangan yang diskriminatif dan tidak sesuai dengan tuntutan reformasi. Akhirnya, penting untuk membangun komunikasi dan kohesi antara kelompok-kelompok Islam yang berbeda untuk mencapai konsensus tentang hukum Islam yang akan dipositifkan dan diefektifkan dalam ranah publik. Dengan demikian, kita dapat menciptakan hukum Islam yang lebih kondusif dan sesuai dengan realitas masyarakat Indonesia.. Hukum Islam sebagai manifestasi kehendak Syari' dalam realitas kehidupan manusia menuntut terjadinya dialektika antara teks dan realitas yang selalu berusaha menemukan inovasi-inovasi baru dan progresivitas dalam memadukannya.Inovasi-inovasi baru dan progresivitas dalam hukum Islam tidak lain tujuannya adalah untuk mewujudkan kemashlahatan universal umat manusia baik di dunia maupun di akhirat.Karena pada karakter dasarnya Islam itu tidak saja ma'qyl (sensible) tetapi sekaligus juga ma'myl (applicable).Sebagai upaya untuk menjadikan hukum Islam agar lebih inovatif dan progresif, maka berbagai langkah ditempuh agar hukum Islam tidak terasa asing dengan lingkungan yang mengitarinya.Tidak saja berkutat pada ranah normatif (law in book) namun harus bergerak maju secara riil (law in action) secara historis kritis.Hukum Islam memang tidak bisa dipisahkan dengan lingkungan hidupnya.Hukum Islam akan selalu dituntut untuk secara cerdas berdialektika dengan lingkungan sosial, budaya maupun politik secara simultant dan continue.Kemandekan pada salah satu sisinya akan menjadikan pincang dan problematik dalam segala sisi kehidupan sosial maupun kebangsaan.Untuk itu, berdasarkan atas kajian akan hukum Islam di atas dan yang telah banyak dilakukan oleh para pakar, minimal dapat menjadi bahan renungan bagi kita Hukum Islam mewakili keseluruhan hal. Pada awal mulanya, hukum Islam adalah produk dari wahyu ilahi, tradisi nabi, dan adat istiadat. Dalam hal ini, hukum Islam bukan hanya sebagai ketentuan Tuhan yang menolak kepentingan manusia, tetapi juga kebutuhan manusia untuk mengatur masyarakat yang mengalami proses yang berkelanjutan. Oleh karena itu, adat istiadat dan tradisi adalah elemen organik yang membentuk kesatuan hukum. Pengetahuan lokal dan nilai-nilai universal secara mendasar memperkaya hukum Islam. Argumen ini dapat diperdebatkan karena... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/9/adat-istiadat-etnik-islam-transformasi-pluralism-r-thumb-26188.webp" title="JURIS - Menggagas Hukum Islam yang Akomodatif-Transformatif dalam Konteks Legal Pluralism di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/adat-istiadat-etnik-islam-transformasi-pluralism-r-thumb-26188.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/adat-istiadat-etnik-islam-transformasi-pluralism-r-thumb-26188.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/adat-istiadat-etnik-islam-transformasi-pluralism-r-thumb-26188.webp 1x" title="JURIS - Menggagas Hukum Islam yang Akomodatif-Transformatif dalam Konteks Legal Pluralism di Indonesia" alt="JURIS - Menggagas Hukum Islam yang Akomodatif-Transformatif dalam Konteks Legal Pluralism di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/adat-istiadat-etnik-islam-transformasi-pluralism-r-thumb-7ef96.webp" title="JURIS - Menggagas Hukum Islam yang Akomodatif-Transformatif dalam Konteks Legal Pluralism di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/adat-istiadat-etnik-islam-transformasi-pluralism-r-thumb-7ef96.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/adat-istiadat-etnik-islam-transformasi-pluralism-r-thumb-7ef96.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/adat-istiadat-etnik-islam-transformasi-pluralism-r-thumb-7ef96.webp 1x" title="JURIS - Menggagas Hukum Islam yang Akomodatif-Transformatif dalam Konteks Legal Pluralism di Indonesia" alt="JURIS - Menggagas Hukum Islam yang Akomodatif-Transformatif dalam Konteks Legal Pluralism di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/adat-istiadat-etnik-islam-transformasi-pluralism-r-thumb-dc0d5.webp" title="JURIS - Menggagas Hukum Islam yang Akomodatif-Transformatif dalam Konteks Legal Pluralism di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/adat-istiadat-etnik-islam-transformasi-pluralism-r-thumb-dc0d5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/adat-istiadat-etnik-islam-transformasi-pluralism-r-thumb-dc0d5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/adat-istiadat-etnik-islam-transformasi-pluralism-r-thumb-dc0d5.webp 1x" title="JURIS - Menggagas Hukum Islam yang Akomodatif-Transformatif dalam Konteks Legal Pluralism di Indonesia" alt="JURIS - Menggagas Hukum Islam yang Akomodatif-Transformatif dalam Konteks Legal Pluralism di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33639-adat-istiadat-etnik-hukum-islam-transformasi" title="JURIS - Menggagas Hukum Islam yang Akomodatif-Transformatif dalam Konteks Legal Pluralism di Indonesia" target="_blank">Menggagas Hukum Islam yang Akomodatif-Transformatif dalam Konteks Legal Pluralism di Indonesia</a>: Untuk mendorong adopsi hukum Islam sebagai hukum nasional, penting untuk memahami perbedaan antara syariah dan fikih. Syariah adalah aturan Allah yang bersifat absolut dan sakral, sedangkan fikih adalah ilmu tentang syariah yang bersifat relatif dan operatif. Dengan memahami perbedaan ini, kita dapat mengembangkan hukum Islam yang lebih akomodatif dan transformatif. Selain itu, penting untuk mengakui dan menghormati hukum agama, termasuk hukum Islam, dalam sistem hukum nasional. Hal ini dapat dilakukan melalui pembaharuan perundang-undangan yang diskriminatif dan tidak sesuai dengan tuntutan reformasi. Akhirnya, penting untuk membangun komunikasi dan kohesi antara kelompok-kelompok Islam yang berbeda untuk mencapai konsensus tentang hukum Islam yang akan dipositifkan dan diefektifkan dalam ranah publik. Dengan demikian, kita dapat menciptakan hukum Islam yang lebih kondusif dan sesuai dengan realitas masyarakat Indonesia..
<br>Hukum Islam sebagai manifestasi kehendak Syari' dalam realitas kehidupan manusia menuntut terjadinya dialektika antara teks dan realitas yang selalu berusaha menemukan inovasi-inovasi baru dan progresivitas dalam memadukannya.Inovasi-inovasi baru dan progresivitas dalam hukum Islam tidak lain tujuannya adalah untuk mewujudkan kemashlahatan universal umat manusia baik di dunia maupun di akhirat.Karena pada karakter dasarnya Islam itu tidak saja ma'qyl (sensible) tetapi sekaligus juga ma'myl (applicable).Sebagai upaya untuk menjadikan hukum Islam agar lebih inovatif dan progresif, maka berbagai langkah ditempuh agar hukum Islam tidak terasa asing dengan lingkungan yang mengitarinya.Tidak saja berkutat pada ranah normatif (law in book) namun harus bergerak maju secara riil (law in action) secara historis kritis.Hukum Islam memang tidak bisa dipisahkan dengan lingkungan hidupnya.Hukum Islam akan selalu dituntut untuk secara cerdas berdialektika dengan lingkungan sosial, budaya maupun politik secara simultant dan continue.Kemandekan pada salah satu sisinya akan menjadikan pincang dan problematik dalam segala sisi kehidupan sosial maupun kebangsaan.Untuk itu, berdasarkan atas kajian akan hukum Islam di atas dan yang telah banyak dilakukan oleh para pakar, minimal dapat menjadi bahan renungan bagi kita
<br>Hukum Islam mewakili keseluruhan hal. Pada awal mulanya, hukum Islam adalah produk dari wahyu ilahi, tradisi nabi, dan adat istiadat. Dalam hal ini, hukum Islam bukan hanya sebagai ketentuan Tuhan yang menolak kepentingan manusia, tetapi juga kebutuhan manusia untuk mengatur masyarakat yang mengalami proses yang berkelanjutan. Oleh karena itu, adat istiadat dan tradisi adalah elemen organik yang membentuk kesatuan hukum. Pengetahuan lokal dan nilai-nilai universal secara mendasar memperkaya hukum Islam. Argumen ini dapat diperdebatkan karena...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/9/adat-istiadat-etnik-islam-transformasi-pluralism-r-thumb-dc0d5.webp" type="image/webp" length="96066" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/adat-istiadat-etnik-islam-transformasi-pluralism-r-thumb-26188.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/adat-istiadat-etnik-islam-transformasi-pluralism-r-thumb-7ef96.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/adat-istiadat-etnik-islam-transformasi-pluralism-r-thumb-dc0d5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1144-insuriponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5668-al-manhaj-jurnal-hukum-pranata-sosial-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik LKPD IPA Berbasis Data Pada Materi Suhu dan Kalor Untuk Menunjang Pembelajaran IPA Development of Data Based Science Student Worksheets LKPD on Temperature ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik LKPD IPA Berbasis Data Pada Materi Suhu dan Kalor Untuk Menunjang Pembelajaran IPA Development of Data Based Science Student Worksheets LKPD on Temperature ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik LKPD IPA Berbasis Data Pada Materi Suhu dan Kalor Untuk Menunjang Pembelajaran IPA Development of Data Based Science Student Worksheets LKPD on Temperature ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33638-persentase-hasil-reaktif-guru-smp-negeri-ipa</link>
	<guid isPermaLink="false">09c3a0e2f4529df5a1ae3f6cd8df0436</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 19:09:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ toto ambon4d ]]></category>
	<category><![CDATA[ data macau ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot gacor ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ambon4d,data,gacor,macau,slot,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk menguji efektivitas LKPD IPA berbasis data dalam meningkatkan pemahaman konsep suhu dan kalor melalui uji coba langsung pada peserta didik secara daring dan luring. Kedua, diperlukan penelitian yang mengevaluasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPA Berbasis Data Pada Materi Suhu dan Kalor Untuk Menunjang Pembelajaran IPA: Development of Data-Based Science Student Worksheets (LKPD) on Temperature: Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk menguji efektivitas LKPD IPA berbasis data dalam meningkatkan pemahaman konsep suhu dan kalor melalui uji coba langsung pada peserta didik secara daring dan luring. Kedua, diperlukan penelitian yang mengevaluasi setiap kegiatan dalam LKPD secara spesifik, bukan hanya secara keseluruhan, untuk mengetahui bagian mana yang paling efektif dalam mendorong keterlibatan ilmiah siswa. Ketiga, perlu dikembangkan dan diuji secara empiris kevalidan dan kepraktisan versi LKPD yang telah dimodifikasi dengan penambahan tautan eksplorasi digital dan aktivitas reflektif yang lebih mendalam, agar dapat digunakan secara lebih luas di berbagai konteks sekolah dengan kondisi pembelajaran yang beragam.. Penilaian ahli terhadap pengembangan LKPD IPA berbasis data menggunakan model saintifik pada materi suhu dan kalor kelas VII semester I di SMP Negeri Kota Palangka Raya hasilnya sangat layak dengan persentase rata-rata semua aspek sebesar 81,93%.Penilaian guru terhadap pengembangan LKPD tersebut juga layak dengan persentase rata-rata semua aspek sebesar 77,91%.Berdasarkan hasil penilaian ahli dan guru, LKPD IPA berbasis data yang dikembangkan layak digunakan sebagai bahan ajar, meskipun belum diuji coba secara langsung pada peserta didik Pengembangan lembar kerja peserta didik berbasis data pada materi suhu dan kalor diperlukan untuk menghasilkan bahan ajar yang dapat mempermudah guru dalam mengajar dan mendukung peserta didik dalam proses pembelajaran selama masa pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan: (1) mendeskripsikan hasil penilaian ahli lembar kerja peserta didik berbasis data pada materi suhu dan kalor, (2) mendeskripsikan penilaian guru terhadap lembar kerja peserta didik berbasis data pada materi suhu dan kalor. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Sasaran produk dalam penelitian adalah guru IPA kelas VII sebagai subjek. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu instrumen lembar penilaian ahli dan instrumen... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/c/persentase-hasil-reaktif-guru-smp-negeri-ipa-buku-thumb-69cb5.webp" title="JURIS - Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPA Berbasis Data Pada Materi Suhu dan Kalor Untuk Menunjang Pembelajaran IPA: Development of Data-Based Science Student Worksheets (LKPD) on Temperature" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/persentase-hasil-reaktif-guru-smp-negeri-ipa-buku-thumb-69cb5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/persentase-hasil-reaktif-guru-smp-negeri-ipa-buku-thumb-69cb5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/persentase-hasil-reaktif-guru-smp-negeri-ipa-buku-thumb-69cb5.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPA Berbasis Data Pada Materi Suhu dan Kalor Untuk Menunjang Pembelajaran IPA: Development of Data-Based Science Student Worksheets (LKPD) on Temperature" alt="JURIS - Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPA Berbasis Data Pada Materi Suhu dan Kalor Untuk Menunjang Pembelajaran IPA: Development of Data-Based Science Student Worksheets (LKPD) on Temperature" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/persentase-hasil-reaktif-guru-smp-negeri-ipa-buku-thumb-e50df.webp" title="JURIS - Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPA Berbasis Data Pada Materi Suhu dan Kalor Untuk Menunjang Pembelajaran IPA: Development of Data-Based Science Student Worksheets (LKPD) on Temperature" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/persentase-hasil-reaktif-guru-smp-negeri-ipa-buku-thumb-e50df.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/persentase-hasil-reaktif-guru-smp-negeri-ipa-buku-thumb-e50df.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/persentase-hasil-reaktif-guru-smp-negeri-ipa-buku-thumb-e50df.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPA Berbasis Data Pada Materi Suhu dan Kalor Untuk Menunjang Pembelajaran IPA: Development of Data-Based Science Student Worksheets (LKPD) on Temperature" alt="JURIS - Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPA Berbasis Data Pada Materi Suhu dan Kalor Untuk Menunjang Pembelajaran IPA: Development of Data-Based Science Student Worksheets (LKPD) on Temperature" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/persentase-hasil-reaktif-guru-smp-negeri-ipa-buku-thumb-06a6b.webp" title="JURIS - Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPA Berbasis Data Pada Materi Suhu dan Kalor Untuk Menunjang Pembelajaran IPA: Development of Data-Based Science Student Worksheets (LKPD) on Temperature" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/persentase-hasil-reaktif-guru-smp-negeri-ipa-buku-thumb-06a6b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/persentase-hasil-reaktif-guru-smp-negeri-ipa-buku-thumb-06a6b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/persentase-hasil-reaktif-guru-smp-negeri-ipa-buku-thumb-06a6b.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPA Berbasis Data Pada Materi Suhu dan Kalor Untuk Menunjang Pembelajaran IPA: Development of Data-Based Science Student Worksheets (LKPD) on Temperature" alt="JURIS - Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPA Berbasis Data Pada Materi Suhu dan Kalor Untuk Menunjang Pembelajaran IPA: Development of Data-Based Science Student Worksheets (LKPD) on Temperature" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33638-persentase-hasil-reaktif-guru-smp-negeri-ipa" title="JURIS - Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPA Berbasis Data Pada Materi Suhu dan Kalor Untuk Menunjang Pembelajaran IPA: Development of Data-Based Science Student Worksheets (LKPD) on Temperature" target="_blank">Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPA Berbasis Data Pada Materi Suhu dan Kalor Untuk Menunjang Pembelajaran IPA: Development of Data-Based Science Student Worksheets (LKPD) on Temperature</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk menguji efektivitas LKPD IPA berbasis data dalam meningkatkan pemahaman konsep suhu dan kalor melalui uji coba langsung pada peserta didik secara daring dan luring. Kedua, diperlukan penelitian yang mengevaluasi setiap kegiatan dalam LKPD secara spesifik, bukan hanya secara keseluruhan, untuk mengetahui bagian mana yang paling efektif dalam mendorong keterlibatan ilmiah siswa. Ketiga, perlu dikembangkan dan diuji secara empiris kevalidan dan kepraktisan versi LKPD yang telah dimodifikasi dengan penambahan tautan eksplorasi digital dan aktivitas reflektif yang lebih mendalam, agar dapat digunakan secara lebih luas di berbagai konteks sekolah dengan kondisi pembelajaran yang beragam..
<br>Penilaian ahli terhadap pengembangan LKPD IPA berbasis data menggunakan model saintifik pada materi suhu dan kalor kelas VII semester I di SMP Negeri Kota Palangka Raya hasilnya sangat layak dengan persentase rata-rata semua aspek sebesar 81,93%.Penilaian guru terhadap pengembangan LKPD tersebut juga layak dengan persentase rata-rata semua aspek sebesar 77,91%.Berdasarkan hasil penilaian ahli dan guru, LKPD IPA berbasis data yang dikembangkan layak digunakan sebagai bahan ajar, meskipun belum diuji coba secara langsung pada peserta didik
<br>Pengembangan lembar kerja peserta didik berbasis data pada materi suhu dan kalor diperlukan untuk menghasilkan bahan ajar yang dapat mempermudah guru dalam mengajar dan mendukung peserta didik dalam proses pembelajaran selama masa pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan: (1) mendeskripsikan hasil penilaian ahli lembar kerja peserta didik berbasis data pada materi suhu dan kalor, (2) mendeskripsikan penilaian guru terhadap lembar kerja peserta didik berbasis data pada materi suhu dan kalor. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Sasaran produk dalam penelitian adalah guru IPA kelas VII sebagai subjek. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu instrumen lembar penilaian ahli dan instrumen...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/c/persentase-hasil-reaktif-guru-smp-negeri-ipa-buku-thumb-e50df.webp" type="image/webp" length="73622" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/persentase-hasil-reaktif-guru-smp-negeri-ipa-buku-thumb-69cb5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/persentase-hasil-reaktif-guru-smp-negeri-ipa-buku-thumb-e50df.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/persentase-hasil-reaktif-guru-smp-negeri-ipa-buku-thumb-06a6b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-540-unpar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5552-gamaproionukleus.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Kebijakan Tunjangan Kinerja di Kantor Pendidikan Kota Bandung ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Kebijakan Tunjangan Kinerja di Kantor Pendidikan Kota Bandung ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Kebijakan Tunjangan Kinerja di Kantor Pendidikan Kota Bandung ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33636-kebijakan-kinerja-tunjangan-penilaian-kine</link>
	<guid isPermaLink="false">347d60a52a77f10c348f092cc8f56fb4</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 18:48:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ one moment ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[moment,one]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai dampak integrasi data antara Kantor Pendidikan Kota Bandung dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluasi Kebijakan Tunjangan Kinerja di Kantor Pendidikan Kota Bandung: Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai dampak integrasi data antara Kantor Pendidikan Kota Bandung dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Bandung terhadap efektivitas implementasi kebijakan tunjangan kinerja. Hal ini penting untuk memastikan data yang akurat dan terintegrasi dalam proses penilaian dan pemberian tunjangan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan kriteria kesetaraan dalam pemberian tunjangan kinerja, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kehadiran, kedisiplinan, dan kontribusi individu terhadap organisasi. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi dan sistem informasi untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan tunjangan kinerja, termasuk pengembangan aplikasi yang dapat memfasilitasi proses penilaian, pengajuan, dan pencairan tunjangan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat tercipta sistem tunjangan kinerja yang lebih adil, efisien, dan efektif dalam meningkatkan motivasi dan kinerja pegawai di Kantor Pendidikan Kota Bandung.. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa implementasi Kebijakan Tunjangan Kinerja di Kantor Pendidikan Kota Bandung telah berjalan dengan cukup baik dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan.Namun, terdapat beberapa kendala yang perlu diatasi untuk meningkatkan efektivitas kebijakan tersebut.Kebijakan ini perlu terus ditingkatkan agar dapat memberikan dampak positif yang lebih besar bagi peningkatan kinerja pegawai dan kualitas pelayanan pendidikan di Kota Bandung.Evaluasi ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi perumusan kebijakan yang lebih efektif dan efisien di masa mendatang Evaluasi merupakan instrumen berharga bagi pemerintah demokratis, menawarkan landasan untuk akuntabilitas dan memfasilitasi pembelajaran kebijakan. Peraturan Walikota Bandung Nomor 58 Tahun 2020 tentang Penilaian Kinerja Pegawai, sebuah kebijakan regional yang berlaku di Kota Bandung, bertujuan untuk menghitung dan menerima tunjangan kinerja yang adil dan terukur sejalan dengan pencapaian tujuan kinerja individu dan organisasi. Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi kebijakan tunjangan kinerja di Kantor Pendidikan Kota Bandung selama tiga tahun terakhir.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/0/kebijakan-kinerja-tunjangan-penilaian-walikota-ban-thumb-a8304.webp" title="JURIS - Evaluasi Kebijakan Tunjangan Kinerja di Kantor Pendidikan Kota Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/kebijakan-kinerja-tunjangan-penilaian-walikota-ban-thumb-a8304.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/kebijakan-kinerja-tunjangan-penilaian-walikota-ban-thumb-a8304.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/kebijakan-kinerja-tunjangan-penilaian-walikota-ban-thumb-a8304.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Kebijakan Tunjangan Kinerja di Kantor Pendidikan Kota Bandung" alt="JURIS - Evaluasi Kebijakan Tunjangan Kinerja di Kantor Pendidikan Kota Bandung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/kebijakan-kinerja-tunjangan-penilaian-walikota-ban-thumb-0b246.webp" title="JURIS - Evaluasi Kebijakan Tunjangan Kinerja di Kantor Pendidikan Kota Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/kebijakan-kinerja-tunjangan-penilaian-walikota-ban-thumb-0b246.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/kebijakan-kinerja-tunjangan-penilaian-walikota-ban-thumb-0b246.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/kebijakan-kinerja-tunjangan-penilaian-walikota-ban-thumb-0b246.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Kebijakan Tunjangan Kinerja di Kantor Pendidikan Kota Bandung" alt="JURIS - Evaluasi Kebijakan Tunjangan Kinerja di Kantor Pendidikan Kota Bandung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/kebijakan-kinerja-tunjangan-penilaian-walikota-ban-thumb-d2f9a.webp" title="JURIS - Evaluasi Kebijakan Tunjangan Kinerja di Kantor Pendidikan Kota Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/kebijakan-kinerja-tunjangan-penilaian-walikota-ban-thumb-d2f9a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/kebijakan-kinerja-tunjangan-penilaian-walikota-ban-thumb-d2f9a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/kebijakan-kinerja-tunjangan-penilaian-walikota-ban-thumb-d2f9a.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Kebijakan Tunjangan Kinerja di Kantor Pendidikan Kota Bandung" alt="JURIS - Evaluasi Kebijakan Tunjangan Kinerja di Kantor Pendidikan Kota Bandung" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33636-kebijakan-kinerja-tunjangan-penilaian-kine" title="JURIS - Evaluasi Kebijakan Tunjangan Kinerja di Kantor Pendidikan Kota Bandung" target="_blank">Evaluasi Kebijakan Tunjangan Kinerja di Kantor Pendidikan Kota Bandung</a>: Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai dampak integrasi data antara Kantor Pendidikan Kota Bandung dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Bandung terhadap efektivitas implementasi kebijakan tunjangan kinerja. Hal ini penting untuk memastikan data yang akurat dan terintegrasi dalam proses penilaian dan pemberian tunjangan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan kriteria kesetaraan dalam pemberian tunjangan kinerja, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kehadiran, kedisiplinan, dan kontribusi individu terhadap organisasi. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi dan sistem informasi untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan tunjangan kinerja, termasuk pengembangan aplikasi yang dapat memfasilitasi proses penilaian, pengajuan, dan pencairan tunjangan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat tercipta sistem tunjangan kinerja yang lebih adil, efisien, dan efektif dalam meningkatkan motivasi dan kinerja pegawai di Kantor Pendidikan Kota Bandung..
<br>Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa implementasi Kebijakan Tunjangan Kinerja di Kantor Pendidikan Kota Bandung telah berjalan dengan cukup baik dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan.Namun, terdapat beberapa kendala yang perlu diatasi untuk meningkatkan efektivitas kebijakan tersebut.Kebijakan ini perlu terus ditingkatkan agar dapat memberikan dampak positif yang lebih besar bagi peningkatan kinerja pegawai dan kualitas pelayanan pendidikan di Kota Bandung.Evaluasi ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi perumusan kebijakan yang lebih efektif dan efisien di masa mendatang
<br>Evaluasi merupakan instrumen berharga bagi pemerintah demokratis, menawarkan landasan untuk akuntabilitas dan memfasilitasi pembelajaran kebijakan. Peraturan Walikota Bandung Nomor 58 Tahun 2020 tentang Penilaian Kinerja Pegawai, sebuah kebijakan regional yang berlaku di Kota Bandung, bertujuan untuk menghitung dan menerima tunjangan kinerja yang adil dan terukur sejalan dengan pencapaian tujuan kinerja individu dan organisasi. Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi kebijakan tunjangan kinerja di Kantor Pendidikan Kota Bandung selama tiga tahun terakhir....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/0/kebijakan-kinerja-tunjangan-penilaian-walikota-ban-thumb-d2f9a.webp" type="image/webp" length="227306" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/kebijakan-kinerja-tunjangan-penilaian-walikota-ban-thumb-a8304.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/kebijakan-kinerja-tunjangan-penilaian-walikota-ban-thumb-0b246.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/kebijakan-kinerja-tunjangan-penilaian-walikota-ban-thumb-d2f9a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-930-stialanbandung.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14555-jurnal-ilmu-administrasi-pengembangan-ilmu-praktek.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Making a 2D Animation Nampak Gonggong as a Media for Introducing Gonggong Batik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Making a 2D Animation Nampak Gonggong as a Media for Introducing Gonggong Batik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Making a 2D Animation Nampak Gonggong as a Media for Introducing Gonggong Batik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33626-estetika-desain-batik-pesan-budaya-animasi-2</link>
	<guid isPermaLink="false">56c341640b0fcdc06189f1f5973daa14</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 18:18:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai efektivitas animasi sebagai media pembelajaran dan promosi budaya, dengan mengukur tingkat pemahaman dan minat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Making a 2D Animation "Nampak Gonggong" as a Media for Introducing Gonggong Batik: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai efektivitas animasi sebagai media pembelajaran dan promosi budaya, dengan mengukur tingkat pemahaman dan minat audiens terhadap batik gonggong setelah menonton animasi tersebut. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan animasi interaktif yang memungkinkan audiens untuk berpartisipasi aktif dalam proses belajar dan eksplorasi motif batik gonggong, misalnya melalui permainan atau simulasi desain batik. Ketiga, studi lanjutan dapat dilakukan untuk mengkaji potensi pemanfaatan teknologi virtual reality (VR) atau augmented reality (AR) dalam memvisualisasikan dan mengapresiasi keindahan batik gonggong secara lebih imersif, sehingga dapat meningkatkan pengalaman pengguna dan memperluas jangkauan promosi budaya kepada khalayak yang lebih luas. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pelestarian budaya batik gonggong dan pengembangan industri kreatif berbasis budaya lokal.. Penelitian ini menghasilkan sebuah video trailer animasi 2D berjudul "Nampak Gonggong" yang bertujuan untuk memperkenalkan dan melestarikan batik gonggong kepada masyarakat luas.Animasi ini menggunakan teknik cut-out animation dan dirancang melalui metode penciptaan.Melalui media animasi 2D yang memiliki daya tarik visual dan kemampuan storytelling yang kuat, karya ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana promosi budaya, tetapi juga turut berkontribusi dalam memajukan industri animasi di Indonesia serta memperluas apresiasi terhadap warisan budaya lokal, khususnya batik gonggong This study aims to introduce and preserve gonggong batik as part of the local cultural heritage of the Riau Islands through 2D animation. The problem addressed is the declining interest of the younger generation in gonggong batik, which is caused by a lack of promotion and understanding of its cultural value. This research employs a creation-based method, beginning with visual observation of gonggong batik motifs and the collection of relevant literature data. The production process includes (concept development, scriptwriting, storyboarding, pre-production, character design, and batik design), production (creation of visual assets, rigging, animation using cut-out animation... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/d/estetika-desain-batik-pesan-budaya-animasi-2d-gong-thumb-c43e0.webp" title="JURIS - Making a 2D Animation &quot;Nampak Gonggong&quot; as a Media for Introducing Gonggong Batik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/d/estetika-desain-batik-pesan-budaya-animasi-2d-gong-thumb-c43e0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/d/estetika-desain-batik-pesan-budaya-animasi-2d-gong-thumb-c43e0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/d/estetika-desain-batik-pesan-budaya-animasi-2d-gong-thumb-c43e0.webp 1x" title="JURIS - Making a 2D Animation &quot;Nampak Gonggong&quot; as a Media for Introducing Gonggong Batik" alt="JURIS - Making a 2D Animation &quot;Nampak Gonggong&quot; as a Media for Introducing Gonggong Batik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/d/estetika-desain-batik-pesan-budaya-animasi-2d-gong-thumb-f6010.webp" title="JURIS - Making a 2D Animation &quot;Nampak Gonggong&quot; as a Media for Introducing Gonggong Batik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/d/estetika-desain-batik-pesan-budaya-animasi-2d-gong-thumb-f6010.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/d/estetika-desain-batik-pesan-budaya-animasi-2d-gong-thumb-f6010.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/d/estetika-desain-batik-pesan-budaya-animasi-2d-gong-thumb-f6010.webp 1x" title="JURIS - Making a 2D Animation &quot;Nampak Gonggong&quot; as a Media for Introducing Gonggong Batik" alt="JURIS - Making a 2D Animation &quot;Nampak Gonggong&quot; as a Media for Introducing Gonggong Batik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/d/estetika-desain-batik-pesan-budaya-animasi-2d-gong-thumb-4cc09.webp" title="JURIS - Making a 2D Animation &quot;Nampak Gonggong&quot; as a Media for Introducing Gonggong Batik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/d/estetika-desain-batik-pesan-budaya-animasi-2d-gong-thumb-4cc09.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/d/estetika-desain-batik-pesan-budaya-animasi-2d-gong-thumb-4cc09.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/d/estetika-desain-batik-pesan-budaya-animasi-2d-gong-thumb-4cc09.webp 1x" title="JURIS - Making a 2D Animation &quot;Nampak Gonggong&quot; as a Media for Introducing Gonggong Batik" alt="JURIS - Making a 2D Animation &quot;Nampak Gonggong&quot; as a Media for Introducing Gonggong Batik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33626-estetika-desain-batik-pesan-budaya-animasi-2" title="JURIS - Making a 2D Animation &quot;Nampak Gonggong&quot; as a Media for Introducing Gonggong Batik" target="_blank">Making a 2D Animation "Nampak Gonggong" as a Media for Introducing Gonggong Batik</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai efektivitas animasi sebagai media pembelajaran dan promosi budaya, dengan mengukur tingkat pemahaman dan minat audiens terhadap batik gonggong setelah menonton animasi tersebut. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan animasi interaktif yang memungkinkan audiens untuk berpartisipasi aktif dalam proses belajar dan eksplorasi motif batik gonggong, misalnya melalui permainan atau simulasi desain batik. Ketiga, studi lanjutan dapat dilakukan untuk mengkaji potensi pemanfaatan teknologi virtual reality (VR) atau augmented reality (AR) dalam memvisualisasikan dan mengapresiasi keindahan batik gonggong secara lebih imersif, sehingga dapat meningkatkan pengalaman pengguna dan memperluas jangkauan promosi budaya kepada khalayak yang lebih luas. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pelestarian budaya batik gonggong dan pengembangan industri kreatif berbasis budaya lokal..
<br>Penelitian ini menghasilkan sebuah video trailer animasi 2D berjudul "Nampak Gonggong" yang bertujuan untuk memperkenalkan dan melestarikan batik gonggong kepada masyarakat luas.Animasi ini menggunakan teknik cut-out animation dan dirancang melalui metode penciptaan.Melalui media animasi 2D yang memiliki daya tarik visual dan kemampuan storytelling yang kuat, karya ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana promosi budaya, tetapi juga turut berkontribusi dalam memajukan industri animasi di Indonesia serta memperluas apresiasi terhadap warisan budaya lokal, khususnya batik gonggong
<br>This study aims to introduce and preserve gonggong batik as part of the local cultural heritage of the Riau Islands through 2D animation. The problem addressed is the declining interest of the younger generation in gonggong batik, which is caused by a lack of promotion and understanding of its cultural value. This research employs a creation-based method, beginning with visual observation of gonggong batik motifs and the collection of relevant literature data. The production process includes (concept development, scriptwriting, storyboarding, pre-production, character design, and batik design), production (creation of visual assets, rigging, animation using cut-out animation...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/d/estetika-desain-batik-pesan-budaya-animasi-2d-gong-thumb-f6010.webp" type="image/webp" length="197002" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/d/estetika-desain-batik-pesan-budaya-animasi-2d-gong-thumb-c43e0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/d/estetika-desain-batik-pesan-budaya-animasi-2d-gong-thumb-f6010.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/d/estetika-desain-batik-pesan-budaya-animasi-2d-gong-thumb-4cc09.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1477-polibatam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14794-journal-applied-multimedia-networking.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ 3D Exterior Visualization of the Penyengat Mosque ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ 3D Exterior Visualization of the Penyengat Mosque ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ 3D Exterior Visualization of the Penyengat Mosque ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33625-model-3d-maksila-arsitektur-masjid-arsite</link>
	<guid isPermaLink="false">190a45b587202e15ab19f13716c89335</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 17:58:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji integrasi visualisasi 3D dengan teknologi augmented reality (AR) untuk memberikan pengalaman interaktif yang lebih mendalam bagi pengunjung. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pemodelan interior Masjid Penyengat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - 3D Exterior Visualization of the Penyengat Mosque: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji integrasi visualisasi 3D dengan teknologi augmented reality (AR) untuk memberikan pengalaman interaktif yang lebih mendalam bagi pengunjung. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pemodelan interior Masjid Penyengat untuk melengkapi dokumentasi visual secara keseluruhan. Pengembangan aplikasi mobile yang memanfaatkan visualisasi 3D ini juga dapat menjadi arah penelitian yang menarik, memungkinkan pengguna untuk menjelajahi masjid secara virtual dari mana saja dan memberikan informasi sejarah serta budaya yang relevan.. Proses pembuatan visualisasi 3D eksterior Masjid Penyengat dimulai dengan teknik primitive modelling, yang melibatkan bentuk dasar seperti kubus, silinder, dan bidang datar yang dimodifikasi dan digabungkan untuk membentuk struktur arsitektur masjid secara bertahap.Model ini mencakup detail arsitektural penting seperti kubah, menara, pintu, jendela, dan ornamen khas masjid, menggunakan 16 material berbeda untuk menonjolkan tekstur dan meningkatkan realisme.Berdasarkan hasil validasi yang dilakukan dengan ahli 3D dan ahli Masjid Penyengat, model 3D Masjid Raya Sultan Riau telah berhasil mencapai standar kualitas yang baik dan berhasil merepresentasikan identitas arsitektur Melayu-Islam Masjid Raya Sultan Riau Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan visualisasi 3D eksterior Masjid Penyengat dengan menggunakan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC) dan analisis kualitatif. Masjid Penyengat merupakan landmark penting karena detail arsitektur historisnya dan simbol keagungan kerajaan Islam di Riau-Lingga. Visualisasi ini berfokus pada bagian penting masjid, seperti kubah, menara, dan dekorasi khas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa visualisasi 3D eksterior Masjid Penyengat merupakan representasi akurat dari struktur aslinya, termasuk detail arsitektur dan tekstur realistis, meskipun terdapat perbedaan kecil pada luas lantai. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/c/model-3d-maksila-arsitektur-masjid-agung-visualisa-thumb-a627f.webp" title="JURIS - 3D Exterior Visualization of the Penyengat Mosque" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/model-3d-maksila-arsitektur-masjid-agung-visualisa-thumb-a627f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/model-3d-maksila-arsitektur-masjid-agung-visualisa-thumb-a627f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/model-3d-maksila-arsitektur-masjid-agung-visualisa-thumb-a627f.webp 1x" title="JURIS - 3D Exterior Visualization of the Penyengat Mosque" alt="JURIS - 3D Exterior Visualization of the Penyengat Mosque" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/model-3d-maksila-arsitektur-masjid-agung-visualisa-thumb-05196.webp" title="JURIS - 3D Exterior Visualization of the Penyengat Mosque" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/model-3d-maksila-arsitektur-masjid-agung-visualisa-thumb-05196.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/model-3d-maksila-arsitektur-masjid-agung-visualisa-thumb-05196.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/model-3d-maksila-arsitektur-masjid-agung-visualisa-thumb-05196.webp 1x" title="JURIS - 3D Exterior Visualization of the Penyengat Mosque" alt="JURIS - 3D Exterior Visualization of the Penyengat Mosque" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/model-3d-maksila-arsitektur-masjid-agung-visualisa-thumb-ce4b7.webp" title="JURIS - 3D Exterior Visualization of the Penyengat Mosque" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/model-3d-maksila-arsitektur-masjid-agung-visualisa-thumb-ce4b7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/model-3d-maksila-arsitektur-masjid-agung-visualisa-thumb-ce4b7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/model-3d-maksila-arsitektur-masjid-agung-visualisa-thumb-ce4b7.webp 1x" title="JURIS - 3D Exterior Visualization of the Penyengat Mosque" alt="JURIS - 3D Exterior Visualization of the Penyengat Mosque" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33625-model-3d-maksila-arsitektur-masjid-arsite" title="JURIS - 3D Exterior Visualization of the Penyengat Mosque" target="_blank">3D Exterior Visualization of the Penyengat Mosque</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji integrasi visualisasi 3D dengan teknologi augmented reality (AR) untuk memberikan pengalaman interaktif yang lebih mendalam bagi pengunjung. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pemodelan interior Masjid Penyengat untuk melengkapi dokumentasi visual secara keseluruhan. Pengembangan aplikasi mobile yang memanfaatkan visualisasi 3D ini juga dapat menjadi arah penelitian yang menarik, memungkinkan pengguna untuk menjelajahi masjid secara virtual dari mana saja dan memberikan informasi sejarah serta budaya yang relevan..
<br>Proses pembuatan visualisasi 3D eksterior Masjid Penyengat dimulai dengan teknik primitive modelling, yang melibatkan bentuk dasar seperti kubus, silinder, dan bidang datar yang dimodifikasi dan digabungkan untuk membentuk struktur arsitektur masjid secara bertahap.Model ini mencakup detail arsitektural penting seperti kubah, menara, pintu, jendela, dan ornamen khas masjid, menggunakan 16 material berbeda untuk menonjolkan tekstur dan meningkatkan realisme.Berdasarkan hasil validasi yang dilakukan dengan ahli 3D dan ahli Masjid Penyengat, model 3D Masjid Raya Sultan Riau telah berhasil mencapai standar kualitas yang baik dan berhasil merepresentasikan identitas arsitektur Melayu-Islam Masjid Raya Sultan Riau
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan visualisasi 3D eksterior Masjid Penyengat dengan menggunakan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC) dan analisis kualitatif. Masjid Penyengat merupakan landmark penting karena detail arsitektur historisnya dan simbol keagungan kerajaan Islam di Riau-Lingga. Visualisasi ini berfokus pada bagian penting masjid, seperti kubah, menara, dan dekorasi khas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa visualisasi 3D eksterior Masjid Penyengat merupakan representasi akurat dari struktur aslinya, termasuk detail arsitektur dan tekstur realistis, meskipun terdapat perbedaan kecil pada luas lantai.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/c/model-3d-maksila-arsitektur-masjid-agung-visualisa-thumb-ce4b7.webp" type="image/webp" length="181482" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/model-3d-maksila-arsitektur-masjid-agung-visualisa-thumb-a627f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/model-3d-maksila-arsitektur-masjid-agung-visualisa-thumb-05196.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/model-3d-maksila-arsitektur-masjid-agung-visualisa-thumb-ce4b7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1477-polibatam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14794-journal-applied-multimedia-networking.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Jenis dan Lama Pengeringan Terhadap Rendemen Kadar Air dan Mutu Mikrobiologi Cumi Cumi Loligo sp Utuh Kering ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Jenis dan Lama Pengeringan Terhadap Rendemen Kadar Air dan Mutu Mikrobiologi Cumi Cumi Loligo sp Utuh Kering ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Jenis dan Lama Pengeringan Terhadap Rendemen Kadar Air dan Mutu Mikrobiologi Cumi Cumi Loligo sp Utuh Kering ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33635-total-mikroba-tanah-cumi-pengeringan-matahari</link>
	<guid isPermaLink="false">d44c4a604c806b3bf39301081edff89c</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 17:41:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ahmad khamid ]]></category>
	<category><![CDATA[ utuh kering ]]></category>
	<category><![CDATA[ loligo sp ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,kering,khamid,loligo,sp,utuh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pengeringan cumi-cumi dengan metode tradisional dan modern, seperti pengeringan dengan efek rumah kaca. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan teknologi pengeringan yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Jenis dan Lama Pengeringan Terhadap Rendemen, Kadar Air, dan Mutu Mikrobiologi Cumi-Cumi (Loligo sp.) Utuh Kering: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pengeringan cumi-cumi dengan metode tradisional dan modern, seperti pengeringan dengan efek rumah kaca. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan teknologi pengeringan yang lebih efisien dan efektif dalam mengurangi kadar air cumi-cumi, serta meningkatkan mutu mikrobiologis produk. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi metode pengolahan cumi-cumi yang dapat meningkatkan nilai jual produk, seperti dengan menambahkan bahan-bahan alami atau proses fermentasi yang dapat meningkatkan rasa dan tekstur cumi-cumi kering.. Berdasarkan hasil analisis serta pembahasan yang dilakukan dalam lingkup penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa jenis pengeringan tidak memberikan pengaruh nyata terhadap rendemen dan kadar air cumi-cumi utuh kering.Sementara itu, lama pengeringan hanya berpengaruh nyata terhadap kadar air.Pengeringan menggunakan alat efek rumah kaca selama 24 jam merupakan perlakuan terbaik dengan nilai rendemen 15,47 %, kadar air 15,93 %, total mikroba 7,4 x 10AA CFU/g, total koliform ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/5/total-mikroba-tanah-cumi-cumi-pengeringan-matahari-thumb-b5a1f.webp" title="JURIS - Pengaruh Jenis dan Lama Pengeringan Terhadap Rendemen, Kadar Air, dan Mutu Mikrobiologi Cumi-Cumi (Loligo sp.) Utuh Kering" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/total-mikroba-tanah-cumi-cumi-pengeringan-matahari-thumb-b5a1f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/total-mikroba-tanah-cumi-cumi-pengeringan-matahari-thumb-b5a1f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/total-mikroba-tanah-cumi-cumi-pengeringan-matahari-thumb-b5a1f.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Jenis dan Lama Pengeringan Terhadap Rendemen, Kadar Air, dan Mutu Mikrobiologi Cumi-Cumi (Loligo sp.) Utuh Kering" alt="JURIS - Pengaruh Jenis dan Lama Pengeringan Terhadap Rendemen, Kadar Air, dan Mutu Mikrobiologi Cumi-Cumi (Loligo sp.) Utuh Kering" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/total-mikroba-tanah-cumi-cumi-pengeringan-matahari-thumb-a190d.webp" title="JURIS - Pengaruh Jenis dan Lama Pengeringan Terhadap Rendemen, Kadar Air, dan Mutu Mikrobiologi Cumi-Cumi (Loligo sp.) Utuh Kering" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/total-mikroba-tanah-cumi-cumi-pengeringan-matahari-thumb-a190d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/total-mikroba-tanah-cumi-cumi-pengeringan-matahari-thumb-a190d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/total-mikroba-tanah-cumi-cumi-pengeringan-matahari-thumb-a190d.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Jenis dan Lama Pengeringan Terhadap Rendemen, Kadar Air, dan Mutu Mikrobiologi Cumi-Cumi (Loligo sp.) Utuh Kering" alt="JURIS - Pengaruh Jenis dan Lama Pengeringan Terhadap Rendemen, Kadar Air, dan Mutu Mikrobiologi Cumi-Cumi (Loligo sp.) Utuh Kering" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/total-mikroba-tanah-cumi-cumi-pengeringan-matahari-thumb-d4863.webp" title="JURIS - Pengaruh Jenis dan Lama Pengeringan Terhadap Rendemen, Kadar Air, dan Mutu Mikrobiologi Cumi-Cumi (Loligo sp.) Utuh Kering" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/total-mikroba-tanah-cumi-cumi-pengeringan-matahari-thumb-d4863.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/total-mikroba-tanah-cumi-cumi-pengeringan-matahari-thumb-d4863.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/total-mikroba-tanah-cumi-cumi-pengeringan-matahari-thumb-d4863.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Jenis dan Lama Pengeringan Terhadap Rendemen, Kadar Air, dan Mutu Mikrobiologi Cumi-Cumi (Loligo sp.) Utuh Kering" alt="JURIS - Pengaruh Jenis dan Lama Pengeringan Terhadap Rendemen, Kadar Air, dan Mutu Mikrobiologi Cumi-Cumi (Loligo sp.) Utuh Kering" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33635-total-mikroba-tanah-cumi-pengeringan-matahari" title="JURIS - Pengaruh Jenis dan Lama Pengeringan Terhadap Rendemen, Kadar Air, dan Mutu Mikrobiologi Cumi-Cumi (Loligo sp.) Utuh Kering" target="_blank">Pengaruh Jenis dan Lama Pengeringan Terhadap Rendemen, Kadar Air, dan Mutu Mikrobiologi Cumi-Cumi (Loligo sp.) Utuh Kering</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pengeringan cumi-cumi dengan metode tradisional dan modern, seperti pengeringan dengan efek rumah kaca. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan teknologi pengeringan yang lebih efisien dan efektif dalam mengurangi kadar air cumi-cumi, serta meningkatkan mutu mikrobiologis produk. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi metode pengolahan cumi-cumi yang dapat meningkatkan nilai jual produk, seperti dengan menambahkan bahan-bahan alami atau proses fermentasi yang dapat meningkatkan rasa dan tekstur cumi-cumi kering..
<br>Berdasarkan hasil analisis serta pembahasan yang dilakukan dalam lingkup penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa jenis pengeringan tidak memberikan pengaruh nyata terhadap rendemen dan kadar air cumi-cumi utuh kering.Sementara itu, lama pengeringan hanya berpengaruh nyata terhadap kadar air.Pengeringan menggunakan alat efek rumah kaca selama 24 jam merupakan perlakuan terbaik dengan nilai rendemen 15,47 %, kadar air 15,93 %, total mikroba 7,4 x 10AA CFU/g, total koliform <1,0 x 10A CFU/g total kapang <1,0 x 10A CFU/g.Pengeringan menggunakan efek rumah kaca disarankan untuk meningkatkan mutu mikrobiologis produk kering
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis dan lama pengeringan terhadap rendemen, kadar air, dan mutu mikrobiologi cumi-cumi utuh kering (Loligo sp.). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan dua faktor yaitu jenis pengeringan (pengeringan matahari dan efek rumah kaca) dan lama pengeringan (16, 20, 24, dan 28 jam). Parameter yang diamati meliputi rendemen, kadar air, total mikroba, total koliform, total kapang, serta pengamatan visual pertumbuhan jamur selama penyimpanan. Data rendemen dan kadar air dianalisis dengan ANOVA dan uji lanjut BNJ pada taraf signifikansi 5%, sedangkan parameter mikrobiologi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/5/total-mikroba-tanah-cumi-cumi-pengeringan-matahari-thumb-b5a1f.webp" type="image/webp" length="89274" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/total-mikroba-tanah-cumi-cumi-pengeringan-matahari-thumb-b5a1f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/total-mikroba-tanah-cumi-cumi-pengeringan-matahari-thumb-a190d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/total-mikroba-tanah-cumi-cumi-pengeringan-matahari-thumb-d4863.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-428-uwmy.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16367-agrotech-jurnal-ilmiah-teknologi-pertanian.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimasi Kualitas Animasi AuGenerateAy melalui Video Referensi Menggunakan Metode Pose to Pose ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimasi Kualitas Animasi AuGenerateAy melalui Video Referensi Menggunakan Metode Pose to Pose ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimasi Kualitas Animasi AuGenerateAy melalui Video Referensi Menggunakan Metode Pose to Pose ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33628-animasi-3d-blender-prinsip-referensi-pose</link>
	<guid isPermaLink="false">e0846ceb9499aaee9615429b90f6e52d</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 17:39:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan pengembangan kurikulum pembelajaran animasi yang lebih terstruktur dan aplikatif, dengan menekankan pada penggunaan referensi visual dan analisis mendalam. Selain itu, perlu ada pelatihan intensif dalam menganalisis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimasi Kualitas Animasi AuGenerateAy melalui Video Referensi Menggunakan Metode Pose to Pose: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan pengembangan kurikulum pembelajaran animasi yang lebih terstruktur dan aplikatif, dengan menekankan pada penggunaan referensi visual dan analisis mendalam. Selain itu, perlu ada pelatihan intensif dalam menganalisis referensi dan pemahaman prinsip-prinsip animasi untuk membantu animator pemula dalam mengoptimalkan aspek staging dan penyampaian cerita secara visual. Penelitian selanjutnya juga dapat mengeksplorasi tantangan-tantangan yang dihadapi animator pemula dalam membaca dan menerapkan referensi, serta mengembangkan strategi untuk mengatasi kendala tersebut.. Penerapan metode pose to pose yang terintegrasi dengan video referensi terbukti meningkatkan kualitas animasi, khususnya dalam aspek timing dan arc.Pendekatan ini memberikan struktur kerja yang lebih rapi dan memudahkan animator dalam mengontrol alur gerakan.Metode ini efektif, terutama bagi animator pemula, karena membantu mereka membangun pose kunci yang kuat dan menyusun animasi secara efisien.Namun, tantangan tetap ada dalam hal kemampuan memahami referensi secara akurat dan menerapkannya dengan tepat.Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan kurikulum pembelajaran animasi di institusi pendidikan dan menjembatani kesenjangan antara praktik pembelajaran dengan standar industri profesional Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan kualitas film pendek animasi 3D "Generate" dengan menerapkan metode pose-to-pose yang didukung oleh penggunaan video referensi yang efektif. Sebelumnya, animasi dibuat menggunakan metode straight-ahead, yang dianggap kurang optimal dalam hal penekanan pada pose utama, garis gerak tubuh, timing, dan siluet karakter, sehingga penyampaian cerita dan ekspresi karakter menjadi kurang jelas dan efektif. Metode pose-to-pose, yang merupakan salah satu prinsip dasar dalam pembuatan animasi karakter... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/6/animasi-3d-blender-prinsip-pose-optimasi-kualitas-thumb-4f28e.webp" title="JURIS - Optimasi Kualitas Animasi AuGenerateAy melalui Video Referensi Menggunakan Metode Pose to Pose" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/animasi-3d-blender-prinsip-pose-optimasi-kualitas-thumb-4f28e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/animasi-3d-blender-prinsip-pose-optimasi-kualitas-thumb-4f28e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/animasi-3d-blender-prinsip-pose-optimasi-kualitas-thumb-4f28e.webp 1x" title="JURIS - Optimasi Kualitas Animasi AuGenerateAy melalui Video Referensi Menggunakan Metode Pose to Pose" alt="JURIS - Optimasi Kualitas Animasi AuGenerateAy melalui Video Referensi Menggunakan Metode Pose to Pose" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/6/animasi-3d-blender-prinsip-pose-optimasi-kualitas-thumb-90ab7.webp" title="JURIS - Optimasi Kualitas Animasi AuGenerateAy melalui Video Referensi Menggunakan Metode Pose to Pose" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/animasi-3d-blender-prinsip-pose-optimasi-kualitas-thumb-90ab7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/animasi-3d-blender-prinsip-pose-optimasi-kualitas-thumb-90ab7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/animasi-3d-blender-prinsip-pose-optimasi-kualitas-thumb-90ab7.webp 1x" title="JURIS - Optimasi Kualitas Animasi AuGenerateAy melalui Video Referensi Menggunakan Metode Pose to Pose" alt="JURIS - Optimasi Kualitas Animasi AuGenerateAy melalui Video Referensi Menggunakan Metode Pose to Pose" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/6/animasi-3d-blender-prinsip-pose-optimasi-kualitas-thumb-f13d8.webp" title="JURIS - Optimasi Kualitas Animasi AuGenerateAy melalui Video Referensi Menggunakan Metode Pose to Pose" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/animasi-3d-blender-prinsip-pose-optimasi-kualitas-thumb-f13d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/animasi-3d-blender-prinsip-pose-optimasi-kualitas-thumb-f13d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/animasi-3d-blender-prinsip-pose-optimasi-kualitas-thumb-f13d8.webp 1x" title="JURIS - Optimasi Kualitas Animasi AuGenerateAy melalui Video Referensi Menggunakan Metode Pose to Pose" alt="JURIS - Optimasi Kualitas Animasi AuGenerateAy melalui Video Referensi Menggunakan Metode Pose to Pose" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33628-animasi-3d-blender-prinsip-referensi-pose" title="JURIS - Optimasi Kualitas Animasi AuGenerateAy melalui Video Referensi Menggunakan Metode Pose to Pose" target="_blank">Optimasi Kualitas Animasi AuGenerateAy melalui Video Referensi Menggunakan Metode Pose to Pose</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan pengembangan kurikulum pembelajaran animasi yang lebih terstruktur dan aplikatif, dengan menekankan pada penggunaan referensi visual dan analisis mendalam. Selain itu, perlu ada pelatihan intensif dalam menganalisis referensi dan pemahaman prinsip-prinsip animasi untuk membantu animator pemula dalam mengoptimalkan aspek staging dan penyampaian cerita secara visual. Penelitian selanjutnya juga dapat mengeksplorasi tantangan-tantangan yang dihadapi animator pemula dalam membaca dan menerapkan referensi, serta mengembangkan strategi untuk mengatasi kendala tersebut..
<br>Penerapan metode pose to pose yang terintegrasi dengan video referensi terbukti meningkatkan kualitas animasi, khususnya dalam aspek timing dan arc.Pendekatan ini memberikan struktur kerja yang lebih rapi dan memudahkan animator dalam mengontrol alur gerakan.Metode ini efektif, terutama bagi animator pemula, karena membantu mereka membangun pose kunci yang kuat dan menyusun animasi secara efisien.Namun, tantangan tetap ada dalam hal kemampuan memahami referensi secara akurat dan menerapkannya dengan tepat.Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan kurikulum pembelajaran animasi di institusi pendidikan dan menjembatani kesenjangan antara praktik pembelajaran dengan standar industri profesional
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan kualitas film pendek animasi 3D "Generate" dengan menerapkan metode pose-to-pose yang didukung oleh penggunaan video referensi yang efektif. Sebelumnya, animasi dibuat menggunakan metode straight-ahead, yang dianggap kurang optimal dalam hal penekanan pada pose utama, garis gerak tubuh, timing, dan siluet karakter, sehingga penyampaian cerita dan ekspresi karakter menjadi kurang jelas dan efektif. Metode pose-to-pose, yang merupakan salah satu prinsip dasar dalam pembuatan animasi karakter...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/6/animasi-3d-blender-prinsip-pose-optimasi-kualitas-thumb-f13d8.webp" type="image/webp" length="128372" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/animasi-3d-blender-prinsip-pose-optimasi-kualitas-thumb-4f28e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/animasi-3d-blender-prinsip-pose-optimasi-kualitas-thumb-90ab7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/animasi-3d-blender-prinsip-pose-optimasi-kualitas-thumb-f13d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1477-polibatam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14794-journal-applied-multimedia-networking.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Acquiring Knowledge from Big Data in the Digital Age A Systematic Literature Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Acquiring Knowledge from Big Data in the Digital Age A Systematic Literature Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Acquiring Knowledge from Big Data in the Digital Age A Systematic Literature Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33615-struktur-organisasi-utuh-kecakapan-pembelajaran</link>
	<guid isPermaLink="false">9a6939b402ecfff271da847a0feb203b</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 17:29:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ardi wijaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ v20i1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ardi,v20i1,view,vol,wijaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperoleh pengetahuan dari Big Data secara efektif, perusahaan harus mengadopsi strategi pengembangan sumber daya yang selaras dengan dimensi teknologi, manusia, data, organisasi, pengetahuan, dan lingkungan. Secara teknologi, perusahaan harus ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Acquiring Knowledge from Big Data in the Digital Age: A Systematic Literature Review: Untuk memperoleh pengetahuan dari Big Data secara efektif, perusahaan harus mengadopsi strategi pengembangan sumber daya yang selaras dengan dimensi teknologi, manusia, data, organisasi, pengetahuan, dan lingkungan. Secara teknologi, perusahaan harus berinvestasi tidak hanya pada infrastruktur analitik yang dapat skalabel, tetapi juga pada arsitektur integrasi dan alat yang diaktifkan kecerdasan buatan yang mendukung pemrosesan waktu nyata. Sumber daya manusia harus diperkuat melalui inisiatif literasi data yang ditargetkan dan praktik kolaborasi lintas fungsi yang memungkinkan karyawan untuk menafsirkan output analitis dengan efektif. Kualitas data, aksesibilitas, dan tata kelola sama pentingnya untuk memastikan bahwa output analitis dapat diandalkan dan diproduksi secara etis. Secara organisasional, kepemimpinan harus menginstitusionalisasikan rutinitas pengambilan keputusan yang didorong analitik dan menciptakan struktur yang fleksibel untuk eksperimentasi dan adaptasi cepat. Sumber daya pengetahuan harus diperkuat melalui pembelajaran yang terstruktur, berbagi pengetahuan, dan integrasi wawasan ke dalam alur kerja pengambilan keputusan berulang. Akhirnya, berinteraksi dengan sumber daya lingkungan, seperti memantau regulasi, berpartisipasi dalam ekosistem digital, dan memanfaatkan kemitraan data eksternal, memperluas peluang analitik. Bersama-sama, tindakan ini membentuk seperangkat pedoman praktis yang memungkinkan perusahaan untuk mengubah data mentah menjadi pengetahuan yang dapat diterapkan, mempertahankan pembelajaran organisasi, dan terus menyempurnakan kemampuan mereka di lingkungan dinamis.. Peninjauan literatur sistematis ini menyimpulkan bahwa akuisisi pengetahuan Big Data beroperasi sebagai proses tiga tahap yang bergantung pada sumber daya yang melibatkan integrasi data, generasi pengetahuan analitis, dan penyerapan dan penerapan organisasi.Di seluruh studi, enam sumber daya kritis.teknologi, manusia, organisasi, data, pengetahuan, dan lingkungan, secara konsisten membentuk bagaimana perusahaan menangkap, memproses, dan menerapkan wawasan yang didorong data.Teknologi dan alat sendiri tidak cukup, pengetahuan bermakna muncul ketika data berkualitas tinggi, karyawan terampil, struktur organisasi yang mendukung, basis pengetahuan yang ada, dan kondisi lingkungan bekerja bersama.Temuan ini mengklarifikasi bagaimana perusahaan dapat mengkoordinasikan sumber daya dan proses untuk memperkuat kemampuan yang didorong data mereka, meningkatkan pengambilan keputusan, dan mencapai keuntungan strategis Big Data telah menjadi penggerak penting inovasi dan daya saing, tetapi banyak organisasi masih berjuang untuk mengubah data menjadi pengetahuan yang dapat diterapkan. Tantangan ini tetap ada karena perusahaan kekurangan kejelasan tentang sumber daya kritis dan proses terintegrasi yang diperlukan untuk secara efektif memperoleh dan menerapkan pengetahuan dari Big Data. Studi ini melakukan tinjauan sistematis literatur yang dipandu oleh PRISMA untuk mensintesiskan bagaimana perusahaan memperoleh pengetahuan dari Big Data, sumber... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/4/struktur-organisasi-utuh-kecakapan-pembelajaran-ko-thumb-9c3ea.webp" title="JURIS - Acquiring Knowledge from Big Data in the Digital Age: A Systematic Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/struktur-organisasi-utuh-kecakapan-pembelajaran-ko-thumb-9c3ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/struktur-organisasi-utuh-kecakapan-pembelajaran-ko-thumb-9c3ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/struktur-organisasi-utuh-kecakapan-pembelajaran-ko-thumb-9c3ea.webp 1x" title="JURIS - Acquiring Knowledge from Big Data in the Digital Age: A Systematic Literature Review" alt="JURIS - Acquiring Knowledge from Big Data in the Digital Age: A Systematic Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/struktur-organisasi-utuh-kecakapan-pembelajaran-ko-thumb-b988f.webp" title="JURIS - Acquiring Knowledge from Big Data in the Digital Age: A Systematic Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/struktur-organisasi-utuh-kecakapan-pembelajaran-ko-thumb-b988f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/struktur-organisasi-utuh-kecakapan-pembelajaran-ko-thumb-b988f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/struktur-organisasi-utuh-kecakapan-pembelajaran-ko-thumb-b988f.webp 1x" title="JURIS - Acquiring Knowledge from Big Data in the Digital Age: A Systematic Literature Review" alt="JURIS - Acquiring Knowledge from Big Data in the Digital Age: A Systematic Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/struktur-organisasi-utuh-kecakapan-pembelajaran-ko-thumb-b46dc.webp" title="JURIS - Acquiring Knowledge from Big Data in the Digital Age: A Systematic Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/struktur-organisasi-utuh-kecakapan-pembelajaran-ko-thumb-b46dc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/struktur-organisasi-utuh-kecakapan-pembelajaran-ko-thumb-b46dc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/struktur-organisasi-utuh-kecakapan-pembelajaran-ko-thumb-b46dc.webp 1x" title="JURIS - Acquiring Knowledge from Big Data in the Digital Age: A Systematic Literature Review" alt="JURIS - Acquiring Knowledge from Big Data in the Digital Age: A Systematic Literature Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33615-struktur-organisasi-utuh-kecakapan-pembelajaran" title="JURIS - Acquiring Knowledge from Big Data in the Digital Age: A Systematic Literature Review" target="_blank">Acquiring Knowledge from Big Data in the Digital Age: A Systematic Literature Review</a>: Untuk memperoleh pengetahuan dari Big Data secara efektif, perusahaan harus mengadopsi strategi pengembangan sumber daya yang selaras dengan dimensi teknologi, manusia, data, organisasi, pengetahuan, dan lingkungan. Secara teknologi, perusahaan harus berinvestasi tidak hanya pada infrastruktur analitik yang dapat skalabel, tetapi juga pada arsitektur integrasi dan alat yang diaktifkan kecerdasan buatan yang mendukung pemrosesan waktu nyata. Sumber daya manusia harus diperkuat melalui inisiatif literasi data yang ditargetkan dan praktik kolaborasi lintas fungsi yang memungkinkan karyawan untuk menafsirkan output analitis dengan efektif. Kualitas data, aksesibilitas, dan tata kelola sama pentingnya untuk memastikan bahwa output analitis dapat diandalkan dan diproduksi secara etis. Secara organisasional, kepemimpinan harus menginstitusionalisasikan rutinitas pengambilan keputusan yang didorong analitik dan menciptakan struktur yang fleksibel untuk eksperimentasi dan adaptasi cepat. Sumber daya pengetahuan harus diperkuat melalui pembelajaran yang terstruktur, berbagi pengetahuan, dan integrasi wawasan ke dalam alur kerja pengambilan keputusan berulang. Akhirnya, berinteraksi dengan sumber daya lingkungan, seperti memantau regulasi, berpartisipasi dalam ekosistem digital, dan memanfaatkan kemitraan data eksternal, memperluas peluang analitik. Bersama-sama, tindakan ini membentuk seperangkat pedoman praktis yang memungkinkan perusahaan untuk mengubah data mentah menjadi pengetahuan yang dapat diterapkan, mempertahankan pembelajaran organisasi, dan terus menyempurnakan kemampuan mereka di lingkungan dinamis..
<br>Peninjauan literatur sistematis ini menyimpulkan bahwa akuisisi pengetahuan Big Data beroperasi sebagai proses tiga tahap yang bergantung pada sumber daya yang melibatkan integrasi data, generasi pengetahuan analitis, dan penyerapan dan penerapan organisasi.Di seluruh studi, enam sumber daya kritis.teknologi, manusia, organisasi, data, pengetahuan, dan lingkungan, secara konsisten membentuk bagaimana perusahaan menangkap, memproses, dan menerapkan wawasan yang didorong data.Teknologi dan alat sendiri tidak cukup, pengetahuan bermakna muncul ketika data berkualitas tinggi, karyawan terampil, struktur organisasi yang mendukung, basis pengetahuan yang ada, dan kondisi lingkungan bekerja bersama.Temuan ini mengklarifikasi bagaimana perusahaan dapat mengkoordinasikan sumber daya dan proses untuk memperkuat kemampuan yang didorong data mereka, meningkatkan pengambilan keputusan, dan mencapai keuntungan strategis
<br>Big Data telah menjadi penggerak penting inovasi dan daya saing, tetapi banyak organisasi masih berjuang untuk mengubah data menjadi pengetahuan yang dapat diterapkan. Tantangan ini tetap ada karena perusahaan kekurangan kejelasan tentang sumber daya kritis dan proses terintegrasi yang diperlukan untuk secara efektif memperoleh dan menerapkan pengetahuan dari Big Data. Studi ini melakukan tinjauan sistematis literatur yang dipandu oleh PRISMA untuk mensintesiskan bagaimana perusahaan memperoleh pengetahuan dari Big Data, sumber...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/4/struktur-organisasi-utuh-kecakapan-pembelajaran-ko-thumb-b988f.webp" type="image/webp" length="88282" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/struktur-organisasi-utuh-kecakapan-pembelajaran-ko-thumb-9c3ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/struktur-organisasi-utuh-kecakapan-pembelajaran-ko-thumb-b988f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/struktur-organisasi-utuh-kecakapan-pembelajaran-ko-thumb-b46dc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-540-unpar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5543-jurnal-teknologi-informasi-jurnal-keilmuan-aplikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kesulitan Siswa dalam Memahami Konsep Laju Reaksi Systematic Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kesulitan Siswa dalam Memahami Konsep Laju Reaksi Systematic Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kesulitan Siswa dalam Memahami Konsep Laju Reaksi Systematic Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33637-siswa-laju-reaksi-materi-penguasaan-ko</link>
	<guid isPermaLink="false">1724b9386d28ea15afc821672e01b8cb</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 17:23:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ toto ambon4d ]]></category>
	<category><![CDATA[ data macau ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot gacor ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ambon4d,data,gacor,macau,slot,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengembangkan instrumen penilaian diagnostik yang lebih komprehensif dan valid untuk mengidentifikasi secara spesifik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kesulitan Siswa dalam Memahami Konsep Laju Reaksi (Systematic Review): Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengembangkan instrumen penilaian diagnostik yang lebih komprehensif dan valid untuk mengidentifikasi secara spesifik jenis-jenis miskonsepsi yang dialami siswa pada konsep laju reaksi. Kedua, penelitian tindakan kelas (PTK) dapat dilakukan untuk menguji efektivitas berbagai strategi pembelajaran inovatif, seperti pembelajaran berbasis masalah (problem-based learning) atau pembelajaran berbasis proyek (project-based learning), dalam mengatasi kesulitan siswa dalam memahami konsep laju reaksi. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan siswa dalam memahami konsep laju reaksi, seperti gaya belajar siswa, lingkungan belajar, dan kualitas pengajaran guru. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran kimia dan membantu siswa untuk memahami konsep laju reaksi dengan lebih baik.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep laju reaksi pada beberapa subkonsep, termasuk definisi laju reaksi, orde reaksi, persamaan laju reaksi, dan tetapan laju reaksi.Kesulitan ini seringkali disebabkan oleh kesalahan dalam menafsirkan konsep, kurangnya penguasaan konsep prasyarat, dan kemampuan matematika yang kurang memadai.Hasil systematic review ini mengindikasikan perlunya pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif untuk mengatasi kesulitan siswa dalam memahami materi laju reaksi Penelitian ini menggunakan metode systematic review. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan serta merangkum hasil analisis terkait kesulitan siswa dalam memahami konsep laju reaksi. Sampel dalam penelitian berupa tiga skripsi tentang kesulitan dalam memahami konsep laju reaksi. Data dalam penelitian ini berupa kesulitan siswa dari pola jawaban dan instrumen yang digunakan pada masing-masing skripsi. Analisis instrumen berupa Kompetensi Dasar (KD) dan Kata Kerja Operasional (KKO) dari ketiga skripsi sedangkan kesulitan siswa dianalisis dengan membandingkan pola jawaban siswa. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/e/siswa-laju-reaksi-materi-penguasaan-konsep-perilak-thumb-3236c.webp" title="JURIS - Analisis Kesulitan Siswa dalam Memahami Konsep Laju Reaksi (Systematic Review)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/siswa-laju-reaksi-materi-penguasaan-konsep-perilak-thumb-3236c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/siswa-laju-reaksi-materi-penguasaan-konsep-perilak-thumb-3236c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/siswa-laju-reaksi-materi-penguasaan-konsep-perilak-thumb-3236c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kesulitan Siswa dalam Memahami Konsep Laju Reaksi (Systematic Review)" alt="JURIS - Analisis Kesulitan Siswa dalam Memahami Konsep Laju Reaksi (Systematic Review)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/siswa-laju-reaksi-materi-penguasaan-konsep-perilak-thumb-734bf.webp" title="JURIS - Analisis Kesulitan Siswa dalam Memahami Konsep Laju Reaksi (Systematic Review)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/siswa-laju-reaksi-materi-penguasaan-konsep-perilak-thumb-734bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/siswa-laju-reaksi-materi-penguasaan-konsep-perilak-thumb-734bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/siswa-laju-reaksi-materi-penguasaan-konsep-perilak-thumb-734bf.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kesulitan Siswa dalam Memahami Konsep Laju Reaksi (Systematic Review)" alt="JURIS - Analisis Kesulitan Siswa dalam Memahami Konsep Laju Reaksi (Systematic Review)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/siswa-laju-reaksi-materi-penguasaan-konsep-perilak-thumb-3f501.webp" title="JURIS - Analisis Kesulitan Siswa dalam Memahami Konsep Laju Reaksi (Systematic Review)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/siswa-laju-reaksi-materi-penguasaan-konsep-perilak-thumb-3f501.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/siswa-laju-reaksi-materi-penguasaan-konsep-perilak-thumb-3f501.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/siswa-laju-reaksi-materi-penguasaan-konsep-perilak-thumb-3f501.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kesulitan Siswa dalam Memahami Konsep Laju Reaksi (Systematic Review)" alt="JURIS - Analisis Kesulitan Siswa dalam Memahami Konsep Laju Reaksi (Systematic Review)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33637-siswa-laju-reaksi-materi-penguasaan-ko" title="JURIS - Analisis Kesulitan Siswa dalam Memahami Konsep Laju Reaksi (Systematic Review)" target="_blank">Analisis Kesulitan Siswa dalam Memahami Konsep Laju Reaksi (Systematic Review)</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengembangkan instrumen penilaian diagnostik yang lebih komprehensif dan valid untuk mengidentifikasi secara spesifik jenis-jenis miskonsepsi yang dialami siswa pada konsep laju reaksi. Kedua, penelitian tindakan kelas (PTK) dapat dilakukan untuk menguji efektivitas berbagai strategi pembelajaran inovatif, seperti pembelajaran berbasis masalah (problem-based learning) atau pembelajaran berbasis proyek (project-based learning), dalam mengatasi kesulitan siswa dalam memahami konsep laju reaksi. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan siswa dalam memahami konsep laju reaksi, seperti gaya belajar siswa, lingkungan belajar, dan kualitas pengajaran guru. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran kimia dan membantu siswa untuk memahami konsep laju reaksi dengan lebih baik..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep laju reaksi pada beberapa subkonsep, termasuk definisi laju reaksi, orde reaksi, persamaan laju reaksi, dan tetapan laju reaksi.Kesulitan ini seringkali disebabkan oleh kesalahan dalam menafsirkan konsep, kurangnya penguasaan konsep prasyarat, dan kemampuan matematika yang kurang memadai.Hasil systematic review ini mengindikasikan perlunya pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif untuk mengatasi kesulitan siswa dalam memahami materi laju reaksi
<br>Penelitian ini menggunakan metode systematic review. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan serta merangkum hasil analisis terkait kesulitan siswa dalam memahami konsep laju reaksi. Sampel dalam penelitian berupa tiga skripsi tentang kesulitan dalam memahami konsep laju reaksi. Data dalam penelitian ini berupa kesulitan siswa dari pola jawaban dan instrumen yang digunakan pada masing-masing skripsi. Analisis instrumen berupa Kompetensi Dasar (KD) dan Kata Kerja Operasional (KKO) dari ketiga skripsi sedangkan kesulitan siswa dianalisis dengan membandingkan pola jawaban siswa.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/e/siswa-laju-reaksi-materi-penguasaan-konsep-perilak-thumb-734bf.webp" type="image/webp" length="82296" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/siswa-laju-reaksi-materi-penguasaan-konsep-perilak-thumb-3236c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/siswa-laju-reaksi-materi-penguasaan-konsep-perilak-thumb-734bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/siswa-laju-reaksi-materi-penguasaan-konsep-perilak-thumb-3f501.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-540-unpar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5552-gamaproionukleus.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Model Multi Kriteria Pemilihan Pupuk Padi Berbasis BWM dan COPRAS di Desa Bumiharjo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Model Multi Kriteria Pemilihan Pupuk Padi Berbasis BWM dan COPRAS di Desa Bumiharjo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Model Multi Kriteria Pemilihan Pupuk Padi Berbasis BWM dan COPRAS di Desa Bumiharjo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33619-produksi-pupuk-organik-hasil-panen-tanah-harga-pup</link>
	<guid isPermaLink="false">41bb9c80f3446582e51912141dcc4d25</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 17:17:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ardi wijaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ v20i1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ardi,v20i1,view,vol,wijaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan analisis dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang memengaruhi pemilihan pupuk, seperti kondisi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Model Multi Kriteria Pemilihan Pupuk Padi Berbasis BWM dan COPRAS di Desa Bumiharjo: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan analisis dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang memengaruhi pemilihan pupuk, seperti kondisi iklim mikro dan jenis tanah yang lebih spesifik. Hal ini akan memberikan rekomendasi yang lebih akurat dan sesuai dengan kondisi lahan yang beragam. Kedua, pengembangan model dapat diperluas dengan memasukkan data historis hasil panen dan biaya produksi untuk mengevaluasi dampak ekonomi dari penggunaan pupuk yang direkomendasikan. Dengan demikian, petani dapat membuat keputusan yang lebih rasional berdasarkan pertimbangan ekonomi dan produktivitas. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menguji efektivitas sistem pendukung keputusan ini dalam skala yang lebih luas, melibatkan lebih banyak petani dan wilayah pertanian yang berbeda. Hal ini akan memberikan bukti empiris yang lebih kuat tentang manfaat dan keandalan sistem ini dalam meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan pertanian.. Penelitian ini menggunakan dua metode pengambilan keputusan multikriteria, yaitu BWM dan COPRAS, untuk menentukan pupuk terbaik dalam budidaya tanaman padi.Metode BWM digunakan untuk menentukan bobot kepentingan setiap kriteria, sedangkan metode COPRAS digunakan untuk melakukan perangkingan alternatif pupuk berdasarkan bobot kriteria tersebut.Berdasarkan hasil perhitungan COPRAS, pupuk ZA direkomendasikan sebagai alternatif terbaik, diikuti oleh pupuk KCL dan pupuk Petroganik.Validasi hasil perangkingan menunjukkan bahwa metode COPRAS efektif dan layak digunakan sebagai sistem pendukung keputusan dalam pemilihan pupuk padi Pemilihan pupuk yang tidak sesuai dengan kondisi lahan dan kebutuhan tanaman padi dapat menurunkan produktivitas tanaman. Hal ini dialami oleh petani di Desa Bumiharjo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, yang umumnya menentukan penggunaan pupuk berdasarkan kebiasaan dan pengalaman. Penelitian ini bertujuan untuk membantu petani dalam memilih pupuk padi yang paling tepat melalui implementasi sistem pendukung keputusan berbasis BestAeWorst Method (BWM) dan Complex Proportional Assessment (COPRAS). Metode BWM digunakan untuk menentukan bobot setiap kriteria, sementara metode COPRAS... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/8/produksi-pupuk-organik-hasil-panen-tanah-harga-pen-thumb-d43f1.webp" title="JURIS - Model Multi Kriteria Pemilihan Pupuk Padi Berbasis BWM dan COPRAS di Desa Bumiharjo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/produksi-pupuk-organik-hasil-panen-tanah-harga-pen-thumb-d43f1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/produksi-pupuk-organik-hasil-panen-tanah-harga-pen-thumb-d43f1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/produksi-pupuk-organik-hasil-panen-tanah-harga-pen-thumb-d43f1.webp 1x" title="JURIS - Model Multi Kriteria Pemilihan Pupuk Padi Berbasis BWM dan COPRAS di Desa Bumiharjo" alt="JURIS - Model Multi Kriteria Pemilihan Pupuk Padi Berbasis BWM dan COPRAS di Desa Bumiharjo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/produksi-pupuk-organik-hasil-panen-tanah-harga-pen-thumb-84e62.webp" title="JURIS - Model Multi Kriteria Pemilihan Pupuk Padi Berbasis BWM dan COPRAS di Desa Bumiharjo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/produksi-pupuk-organik-hasil-panen-tanah-harga-pen-thumb-84e62.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/produksi-pupuk-organik-hasil-panen-tanah-harga-pen-thumb-84e62.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/produksi-pupuk-organik-hasil-panen-tanah-harga-pen-thumb-84e62.webp 1x" title="JURIS - Model Multi Kriteria Pemilihan Pupuk Padi Berbasis BWM dan COPRAS di Desa Bumiharjo" alt="JURIS - Model Multi Kriteria Pemilihan Pupuk Padi Berbasis BWM dan COPRAS di Desa Bumiharjo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/produksi-pupuk-organik-hasil-panen-tanah-harga-pen-thumb-f8fa5.webp" title="JURIS - Model Multi Kriteria Pemilihan Pupuk Padi Berbasis BWM dan COPRAS di Desa Bumiharjo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/produksi-pupuk-organik-hasil-panen-tanah-harga-pen-thumb-f8fa5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/produksi-pupuk-organik-hasil-panen-tanah-harga-pen-thumb-f8fa5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/produksi-pupuk-organik-hasil-panen-tanah-harga-pen-thumb-f8fa5.webp 1x" title="JURIS - Model Multi Kriteria Pemilihan Pupuk Padi Berbasis BWM dan COPRAS di Desa Bumiharjo" alt="JURIS - Model Multi Kriteria Pemilihan Pupuk Padi Berbasis BWM dan COPRAS di Desa Bumiharjo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33619-produksi-pupuk-organik-hasil-panen-tanah-harga-pup" title="JURIS - Model Multi Kriteria Pemilihan Pupuk Padi Berbasis BWM dan COPRAS di Desa Bumiharjo" target="_blank">Model Multi Kriteria Pemilihan Pupuk Padi Berbasis BWM dan COPRAS di Desa Bumiharjo</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan analisis dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang memengaruhi pemilihan pupuk, seperti kondisi iklim mikro dan jenis tanah yang lebih spesifik. Hal ini akan memberikan rekomendasi yang lebih akurat dan sesuai dengan kondisi lahan yang beragam. Kedua, pengembangan model dapat diperluas dengan memasukkan data historis hasil panen dan biaya produksi untuk mengevaluasi dampak ekonomi dari penggunaan pupuk yang direkomendasikan. Dengan demikian, petani dapat membuat keputusan yang lebih rasional berdasarkan pertimbangan ekonomi dan produktivitas. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menguji efektivitas sistem pendukung keputusan ini dalam skala yang lebih luas, melibatkan lebih banyak petani dan wilayah pertanian yang berbeda. Hal ini akan memberikan bukti empiris yang lebih kuat tentang manfaat dan keandalan sistem ini dalam meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan pertanian..
<br>Penelitian ini menggunakan dua metode pengambilan keputusan multikriteria, yaitu BWM dan COPRAS, untuk menentukan pupuk terbaik dalam budidaya tanaman padi.Metode BWM digunakan untuk menentukan bobot kepentingan setiap kriteria, sedangkan metode COPRAS digunakan untuk melakukan perangkingan alternatif pupuk berdasarkan bobot kriteria tersebut.Berdasarkan hasil perhitungan COPRAS, pupuk ZA direkomendasikan sebagai alternatif terbaik, diikuti oleh pupuk KCL dan pupuk Petroganik.Validasi hasil perangkingan menunjukkan bahwa metode COPRAS efektif dan layak digunakan sebagai sistem pendukung keputusan dalam pemilihan pupuk padi
<br>Pemilihan pupuk yang tidak sesuai dengan kondisi lahan dan kebutuhan tanaman padi dapat menurunkan produktivitas tanaman. Hal ini dialami oleh petani di Desa Bumiharjo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, yang umumnya menentukan penggunaan pupuk berdasarkan kebiasaan dan pengalaman. Penelitian ini bertujuan untuk membantu petani dalam memilih pupuk padi yang paling tepat melalui implementasi sistem pendukung keputusan berbasis BestAeWorst Method (BWM) dan Complex Proportional Assessment (COPRAS). Metode BWM digunakan untuk menentukan bobot setiap kriteria, sementara metode COPRAS...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/8/produksi-pupuk-organik-hasil-panen-tanah-harga-pen-thumb-f8fa5.webp" type="image/webp" length="153160" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/produksi-pupuk-organik-hasil-panen-tanah-harga-pen-thumb-d43f1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/produksi-pupuk-organik-hasil-panen-tanah-harga-pen-thumb-84e62.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/produksi-pupuk-organik-hasil-panen-tanah-harga-pen-thumb-f8fa5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-540-unpar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5543-jurnal-teknologi-informasi-jurnal-keilmuan-aplikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Role of Comic Strip AuProyek MolorAy in Digital Marketing Strategy at GoCement Company ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Role of Comic Strip AuProyek MolorAy in Digital Marketing Strategy at GoCement Company ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Role of Comic Strip AuProyek MolorAy in Digital Marketing Strategy at GoCement Company ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33629-complete-comic-strip-komik-ber-desain</link>
	<guid isPermaLink="false">1ad463c199ee1d47852c61ce94bf9f50</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 17:15:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari penggunaan komik strip terhadap loyalitas merek dan peningkatan penjualan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Role of Comic Strip AuProyek MolorAy in Digital Marketing Strategy at GoCement Company: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari penggunaan komik strip terhadap loyalitas merek dan peningkatan penjualan GoCement. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas komik strip dengan bentuk konten pemasaran digital lainnya, seperti video atau infografis, untuk menentukan pendekatan yang paling optimal. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi penggunaan komik strip interaktif atau animasi untuk meningkatkan keterlibatan audiens dan memberikan pengalaman belajar yang lebih imersif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang peran strategis penceritaan visual dalam pemasaran digital industri konstruksi, serta membantu GoCement dan perusahaan sejenis untuk terus berinovasi dalam upaya menjangkau dan melibatkan pelanggan mereka.. Penelitian ini berhasil mengembangkan dan mengimplementasikan komik strip yang efektif dalam strategi pemasaran digital GoCement.Pemanfaatan penceritaan visual memungkinkan penyampaian topik industri konstruksi yang kompleks menjadi lebih mudah dipahami dan diingat oleh audiens.Proses desain yang terstruktur, dengan mempertimbangkan identitas merek, target audiens, dan tujuan konten, menghasilkan komik strip yang selaras dengan nilai-nilai GoCement dan memberikan solusi kreatif untuk meningkatkan keterlibatan pelanggan Revolusi digital telah mengubah pendekatan perusahaan terhadap pemasaran, terutama dalam industri konstruksi yang secara tradisional mengandalkan metode konvensional. Komik strip telah muncul sebagai media yang efektif untuk membangun identitas merek dan terhubung dengan audiens. Kombinasi unik antara visual dan penceritaan dapat menembus kebisingan konten digital, membuat topik kompleks mudah diakses dan mudah diingat. Studi ini menguji bagaimana GoCement, sebagai platform konstruksi progresif, telah mengintegrasikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/0/complete-comic-strip-komik-ber-desain-visual-pemas-thumb-0d91f.webp" title="JURIS - The Role of Comic Strip AuProyek MolorAy in Digital Marketing Strategy at GoCement Company" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/complete-comic-strip-komik-ber-desain-visual-pemas-thumb-0d91f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/complete-comic-strip-komik-ber-desain-visual-pemas-thumb-0d91f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/complete-comic-strip-komik-ber-desain-visual-pemas-thumb-0d91f.webp 1x" title="JURIS - The Role of Comic Strip AuProyek MolorAy in Digital Marketing Strategy at GoCement Company" alt="JURIS - The Role of Comic Strip AuProyek MolorAy in Digital Marketing Strategy at GoCement Company" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/complete-comic-strip-komik-ber-desain-visual-pemas-thumb-d9180.webp" title="JURIS - The Role of Comic Strip AuProyek MolorAy in Digital Marketing Strategy at GoCement Company" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/complete-comic-strip-komik-ber-desain-visual-pemas-thumb-d9180.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/complete-comic-strip-komik-ber-desain-visual-pemas-thumb-d9180.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/complete-comic-strip-komik-ber-desain-visual-pemas-thumb-d9180.webp 1x" title="JURIS - The Role of Comic Strip AuProyek MolorAy in Digital Marketing Strategy at GoCement Company" alt="JURIS - The Role of Comic Strip AuProyek MolorAy in Digital Marketing Strategy at GoCement Company" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/complete-comic-strip-komik-ber-desain-visual-pemas-thumb-ae5cf.webp" title="JURIS - The Role of Comic Strip AuProyek MolorAy in Digital Marketing Strategy at GoCement Company" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/complete-comic-strip-komik-ber-desain-visual-pemas-thumb-ae5cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/complete-comic-strip-komik-ber-desain-visual-pemas-thumb-ae5cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/complete-comic-strip-komik-ber-desain-visual-pemas-thumb-ae5cf.webp 1x" title="JURIS - The Role of Comic Strip AuProyek MolorAy in Digital Marketing Strategy at GoCement Company" alt="JURIS - The Role of Comic Strip AuProyek MolorAy in Digital Marketing Strategy at GoCement Company" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33629-complete-comic-strip-komik-ber-desain" title="JURIS - The Role of Comic Strip AuProyek MolorAy in Digital Marketing Strategy at GoCement Company" target="_blank">The Role of Comic Strip AuProyek MolorAy in Digital Marketing Strategy at GoCement Company</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari penggunaan komik strip terhadap loyalitas merek dan peningkatan penjualan GoCement. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas komik strip dengan bentuk konten pemasaran digital lainnya, seperti video atau infografis, untuk menentukan pendekatan yang paling optimal. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi penggunaan komik strip interaktif atau animasi untuk meningkatkan keterlibatan audiens dan memberikan pengalaman belajar yang lebih imersif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang peran strategis penceritaan visual dalam pemasaran digital industri konstruksi, serta membantu GoCement dan perusahaan sejenis untuk terus berinovasi dalam upaya menjangkau dan melibatkan pelanggan mereka..
<br>Penelitian ini berhasil mengembangkan dan mengimplementasikan komik strip yang efektif dalam strategi pemasaran digital GoCement.Pemanfaatan penceritaan visual memungkinkan penyampaian topik industri konstruksi yang kompleks menjadi lebih mudah dipahami dan diingat oleh audiens.Proses desain yang terstruktur, dengan mempertimbangkan identitas merek, target audiens, dan tujuan konten, menghasilkan komik strip yang selaras dengan nilai-nilai GoCement dan memberikan solusi kreatif untuk meningkatkan keterlibatan pelanggan
<br>Revolusi digital telah mengubah pendekatan perusahaan terhadap pemasaran, terutama dalam industri konstruksi yang secara tradisional mengandalkan metode konvensional. Komik strip telah muncul sebagai media yang efektif untuk membangun identitas merek dan terhubung dengan audiens. Kombinasi unik antara visual dan penceritaan dapat menembus kebisingan konten digital, membuat topik kompleks mudah diakses dan mudah diingat. Studi ini menguji bagaimana GoCement, sebagai platform konstruksi progresif, telah mengintegrasikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/0/complete-comic-strip-komik-ber-desain-visual-pemas-thumb-ae5cf.webp" type="image/webp" length="188440" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/complete-comic-strip-komik-ber-desain-visual-pemas-thumb-0d91f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/complete-comic-strip-komik-ber-desain-visual-pemas-thumb-d9180.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/complete-comic-strip-komik-ber-desain-visual-pemas-thumb-ae5cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1477-polibatam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14794-journal-applied-multimedia-networking.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Aplikasi Nutri DASH dalam Konseling Gizi terhadap Pengetahuan Aktivitas Fisik Asupan Natrium dan Serat Pasien Hipertensi di Puskesmas Gamping II ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Aplikasi Nutri DASH dalam Konseling Gizi terhadap Pengetahuan Aktivitas Fisik Asupan Natrium dan Serat Pasien Hipertensi di Puskesmas Gamping II ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Aplikasi Nutri DASH dalam Konseling Gizi terhadap Pengetahuan Aktivitas Fisik Asupan Natrium dan Serat Pasien Hipertensi di Puskesmas Gamping II ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33624-diet-pasien-serat-pangan-risiko-komplikasi-hiperte</link>
	<guid isPermaLink="false">c392d7a81de6ede43813a7900cb383aa</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 17:14:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ahmad khamid ]]></category>
	<category><![CDATA[ utuh kering ]]></category>
	<category><![CDATA[ loligo sp ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,kering,khamid,loligo,sp,utuh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas aplikasi Nutri-DASH dalam jangka panjang untuk melihat keberlanjutan perubahan pengetahuan, aktivitas fisik, dan kebiasaan diet pasien hipertensi. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif yang membandingkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Aplikasi Nutri DASH dalam Konseling Gizi terhadap Pengetahuan, Aktivitas Fisik, Asupan Natrium dan Serat Pasien Hipertensi di Puskesmas Gamping II: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas aplikasi Nutri-DASH dalam jangka panjang untuk melihat keberlanjutan perubahan pengetahuan, aktivitas fisik, dan kebiasaan diet pasien hipertensi. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif yang membandingkan aplikasi Nutri-DASH dengan media konseling konvensional seperti leaflet atau booklet untuk mengevaluasi keunggulan masing-masing media dalam konteks kepatuhan pasien. Penelitian juga dapat dikembangkan untuk menyelidiki pengaruh integrasi notifikasi dan reminder dalam aplikasi terhadap kedisiplinan pasien dalam mengonsumsi makanan rendah natrium dan tinggi serat secara harian.. Terjadi peningkatan pengetahuan pasien hipertensi setelah konseling gizi menggunakan aplikasi Nutri-DASH.Aktivitas fisik pasien hipertensi juga meningkat secara signifikan setelah intervensi.Selain itu, terdapat penurunan asupan natrium dan peningkatan asupan serat yang bermakna setelah penggunaan aplikasi dalam konseling gizi Hipertensi adalah suatu keadaan kronis yang ditandai dengan meningkatnya tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg. Komplikasi hipertensi yang ditimbulkan menyebabkan angka kematian yang tinggi. Penatalaksanaan diet bagi pasien hipertensi dilakukan dengan Diet DASH (Dietary Approach to Stop Hypertension) merupakan diet sayuran serta buah yang banyak mengandung serat pangan dan mineral serta asupan garamnya dibatasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan penggunaan aplikasi Nutri-DASH dalam konseling... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/e/diet-pasien-serat-pangan-risiko-komplikasi-hiperte-thumb-d9c4b.webp" title="JURIS - Pengaruh Aplikasi Nutri DASH dalam Konseling Gizi terhadap Pengetahuan, Aktivitas Fisik, Asupan Natrium dan Serat Pasien Hipertensi di Puskesmas Gamping II" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/diet-pasien-serat-pangan-risiko-komplikasi-hiperte-thumb-d9c4b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/diet-pasien-serat-pangan-risiko-komplikasi-hiperte-thumb-d9c4b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/diet-pasien-serat-pangan-risiko-komplikasi-hiperte-thumb-d9c4b.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Aplikasi Nutri DASH dalam Konseling Gizi terhadap Pengetahuan, Aktivitas Fisik, Asupan Natrium dan Serat Pasien Hipertensi di Puskesmas Gamping II" alt="JURIS - Pengaruh Aplikasi Nutri DASH dalam Konseling Gizi terhadap Pengetahuan, Aktivitas Fisik, Asupan Natrium dan Serat Pasien Hipertensi di Puskesmas Gamping II" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/e/diet-pasien-serat-pangan-risiko-komplikasi-hiperte-thumb-2fef6.webp" title="JURIS - Pengaruh Aplikasi Nutri DASH dalam Konseling Gizi terhadap Pengetahuan, Aktivitas Fisik, Asupan Natrium dan Serat Pasien Hipertensi di Puskesmas Gamping II" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/diet-pasien-serat-pangan-risiko-komplikasi-hiperte-thumb-2fef6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/diet-pasien-serat-pangan-risiko-komplikasi-hiperte-thumb-2fef6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/diet-pasien-serat-pangan-risiko-komplikasi-hiperte-thumb-2fef6.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Aplikasi Nutri DASH dalam Konseling Gizi terhadap Pengetahuan, Aktivitas Fisik, Asupan Natrium dan Serat Pasien Hipertensi di Puskesmas Gamping II" alt="JURIS - Pengaruh Aplikasi Nutri DASH dalam Konseling Gizi terhadap Pengetahuan, Aktivitas Fisik, Asupan Natrium dan Serat Pasien Hipertensi di Puskesmas Gamping II" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/e/diet-pasien-serat-pangan-risiko-komplikasi-hiperte-thumb-3dbfb.webp" title="JURIS - Pengaruh Aplikasi Nutri DASH dalam Konseling Gizi terhadap Pengetahuan, Aktivitas Fisik, Asupan Natrium dan Serat Pasien Hipertensi di Puskesmas Gamping II" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/diet-pasien-serat-pangan-risiko-komplikasi-hiperte-thumb-3dbfb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/diet-pasien-serat-pangan-risiko-komplikasi-hiperte-thumb-3dbfb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/diet-pasien-serat-pangan-risiko-komplikasi-hiperte-thumb-3dbfb.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Aplikasi Nutri DASH dalam Konseling Gizi terhadap Pengetahuan, Aktivitas Fisik, Asupan Natrium dan Serat Pasien Hipertensi di Puskesmas Gamping II" alt="JURIS - Pengaruh Aplikasi Nutri DASH dalam Konseling Gizi terhadap Pengetahuan, Aktivitas Fisik, Asupan Natrium dan Serat Pasien Hipertensi di Puskesmas Gamping II" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33624-diet-pasien-serat-pangan-risiko-komplikasi-hiperte" title="JURIS - Pengaruh Aplikasi Nutri DASH dalam Konseling Gizi terhadap Pengetahuan, Aktivitas Fisik, Asupan Natrium dan Serat Pasien Hipertensi di Puskesmas Gamping II" target="_blank">Pengaruh Aplikasi Nutri DASH dalam Konseling Gizi terhadap Pengetahuan, Aktivitas Fisik, Asupan Natrium dan Serat Pasien Hipertensi di Puskesmas Gamping II</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas aplikasi Nutri-DASH dalam jangka panjang untuk melihat keberlanjutan perubahan pengetahuan, aktivitas fisik, dan kebiasaan diet pasien hipertensi. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif yang membandingkan aplikasi Nutri-DASH dengan media konseling konvensional seperti leaflet atau booklet untuk mengevaluasi keunggulan masing-masing media dalam konteks kepatuhan pasien. Penelitian juga dapat dikembangkan untuk menyelidiki pengaruh integrasi notifikasi dan reminder dalam aplikasi terhadap kedisiplinan pasien dalam mengonsumsi makanan rendah natrium dan tinggi serat secara harian..
<br>Terjadi peningkatan pengetahuan pasien hipertensi setelah konseling gizi menggunakan aplikasi Nutri-DASH.Aktivitas fisik pasien hipertensi juga meningkat secara signifikan setelah intervensi.Selain itu, terdapat penurunan asupan natrium dan peningkatan asupan serat yang bermakna setelah penggunaan aplikasi dalam konseling gizi
<br>Hipertensi adalah suatu keadaan kronis yang ditandai dengan meningkatnya tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg. Komplikasi hipertensi yang ditimbulkan menyebabkan angka kematian yang tinggi. Penatalaksanaan diet bagi pasien hipertensi dilakukan dengan Diet DASH (Dietary Approach to Stop Hypertension) merupakan diet sayuran serta buah yang banyak mengandung serat pangan dan mineral serta asupan garamnya dibatasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan penggunaan aplikasi Nutri-DASH dalam konseling...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/e/diet-pasien-serat-pangan-risiko-komplikasi-hiperte-thumb-d9c4b.webp" type="image/webp" length="105916" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/diet-pasien-serat-pangan-risiko-komplikasi-hiperte-thumb-d9c4b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/diet-pasien-serat-pangan-risiko-komplikasi-hiperte-thumb-2fef6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/diet-pasien-serat-pangan-risiko-komplikasi-hiperte-thumb-3dbfb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-428-uwmy.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16367-agrotech-jurnal-ilmiah-teknologi-pertanian.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Mser Dan Optical Character Recognition Ocr Untuk Deteksi Teks Pada Gambar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Mser Dan Optical Character Recognition Ocr Untuk Deteksi Teks Pada Gambar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Mser Dan Optical Character Recognition Ocr Untuk Deteksi Teks Pada Gambar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33618-aplikasi-deteksi-tepi-akurasi-aplikas</link>
	<guid isPermaLink="false">ca7c323e8e67fbd036f5f27c1cfaf35b</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 17:14:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ardi wijaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ v20i1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ardi,v20i1,view,vol,wijaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, eksplorasi penggunaan metode deep learning, seperti Convolutional Neural Networks (CNN) atau Recurrent Neural Networks (RNN), untuk meningkatkan akurasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Mser Dan Optical Character Recognition (Ocr) Untuk Deteksi Teks Pada Gambar: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, eksplorasi penggunaan metode deep learning, seperti Convolutional Neural Networks (CNN) atau Recurrent Neural Networks (RNN), untuk meningkatkan akurasi deteksi teks, terutama pada gambar dengan kondisi pencahayaan yang buruk atau distorsi geometris yang signifikan. Kedua, pengembangan algoritma adaptif untuk optimasi parameter MSER secara otomatis berdasarkan karakteristik gambar input, sehingga sistem dapat menyesuaikan diri dengan berbagai jenis gambar dan lingkungan. Ketiga, penelitian lebih lanjut mengenai integrasi sistem deteksi teks dengan teknologi augmented reality (AR) untuk aplikasi real-time, seperti penerjemahan teks langsung pada objek di sekitar pengguna atau penyediaan informasi tambahan tentang teks yang terdeteksi. Pengembangan ini akan membuka peluang baru untuk aplikasi praktis yang inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat luas.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem deteksi teks yang dikembangkan dengan integrasi MSER dan OCR berhasil mencapai kinerja yang sangat baik dengan akurasi keseluruhan sebesar 94%.Integrasi kedua metode ini efektif mengatasi tantangan deteksi teks pada gambar dengan kondisi kompleks.Sistem menunjukkan presisi tinggi sebesar 98% dan recall sebesar 94%, menandakan kemampuan yang baik dalam meminimalkan kesalahan deteksi dan mengenali sebagian besar teks yang ada.Penelitian ini memberikan kontribusi berupa framework yang dapat diadaptasi untuk berbagai aplikasi deteksi teks Penelitian ini mengembangkan sistem deteksi teks pada gambar dengan mengintegrasikan metode Maximally Stable Extremal Regions (MSER) dan Optical Character Recognition (OCR). Permasalahan utama yang ditangani adalah keterbatasan akurasi deteksi teks pada gambar dengan variasi latar belakang yang kompleks, resolusi yang berbeda, dan kondisi pencahayaan yang tidak merata. Metodologi penelitian melibatkan pengumpulan 100 sampel gambar dari papan merek di lingkungan sekitar, diikuti dengan tahap pra-pemrosesan termasuk implementasi MSER untuk mengidentifikasi wilayah stabil dengan intensitas piksel yang serupa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/a/aplikasi-deteksi-tepi-akurasi-sudut-sistem-m-paspo-thumb-3534f.webp" title="JURIS - Implementasi Mser Dan Optical Character Recognition (Ocr) Untuk Deteksi Teks Pada Gambar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/aplikasi-deteksi-tepi-akurasi-sudut-sistem-m-paspo-thumb-3534f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/aplikasi-deteksi-tepi-akurasi-sudut-sistem-m-paspo-thumb-3534f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/aplikasi-deteksi-tepi-akurasi-sudut-sistem-m-paspo-thumb-3534f.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Mser Dan Optical Character Recognition (Ocr) Untuk Deteksi Teks Pada Gambar" alt="JURIS - Implementasi Mser Dan Optical Character Recognition (Ocr) Untuk Deteksi Teks Pada Gambar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/aplikasi-deteksi-tepi-akurasi-sudut-sistem-m-paspo-thumb-64115.webp" title="JURIS - Implementasi Mser Dan Optical Character Recognition (Ocr) Untuk Deteksi Teks Pada Gambar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/aplikasi-deteksi-tepi-akurasi-sudut-sistem-m-paspo-thumb-64115.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/aplikasi-deteksi-tepi-akurasi-sudut-sistem-m-paspo-thumb-64115.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/aplikasi-deteksi-tepi-akurasi-sudut-sistem-m-paspo-thumb-64115.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Mser Dan Optical Character Recognition (Ocr) Untuk Deteksi Teks Pada Gambar" alt="JURIS - Implementasi Mser Dan Optical Character Recognition (Ocr) Untuk Deteksi Teks Pada Gambar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/aplikasi-deteksi-tepi-akurasi-sudut-sistem-m-paspo-thumb-36dac.webp" title="JURIS - Implementasi Mser Dan Optical Character Recognition (Ocr) Untuk Deteksi Teks Pada Gambar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/aplikasi-deteksi-tepi-akurasi-sudut-sistem-m-paspo-thumb-36dac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/aplikasi-deteksi-tepi-akurasi-sudut-sistem-m-paspo-thumb-36dac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/aplikasi-deteksi-tepi-akurasi-sudut-sistem-m-paspo-thumb-36dac.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Mser Dan Optical Character Recognition (Ocr) Untuk Deteksi Teks Pada Gambar" alt="JURIS - Implementasi Mser Dan Optical Character Recognition (Ocr) Untuk Deteksi Teks Pada Gambar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33618-aplikasi-deteksi-tepi-akurasi-aplikas" title="JURIS - Implementasi Mser Dan Optical Character Recognition (Ocr) Untuk Deteksi Teks Pada Gambar" target="_blank">Implementasi Mser Dan Optical Character Recognition (Ocr) Untuk Deteksi Teks Pada Gambar</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, eksplorasi penggunaan metode deep learning, seperti Convolutional Neural Networks (CNN) atau Recurrent Neural Networks (RNN), untuk meningkatkan akurasi deteksi teks, terutama pada gambar dengan kondisi pencahayaan yang buruk atau distorsi geometris yang signifikan. Kedua, pengembangan algoritma adaptif untuk optimasi parameter MSER secara otomatis berdasarkan karakteristik gambar input, sehingga sistem dapat menyesuaikan diri dengan berbagai jenis gambar dan lingkungan. Ketiga, penelitian lebih lanjut mengenai integrasi sistem deteksi teks dengan teknologi augmented reality (AR) untuk aplikasi real-time, seperti penerjemahan teks langsung pada objek di sekitar pengguna atau penyediaan informasi tambahan tentang teks yang terdeteksi. Pengembangan ini akan membuka peluang baru untuk aplikasi praktis yang inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat luas..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem deteksi teks yang dikembangkan dengan integrasi MSER dan OCR berhasil mencapai kinerja yang sangat baik dengan akurasi keseluruhan sebesar 94%.Integrasi kedua metode ini efektif mengatasi tantangan deteksi teks pada gambar dengan kondisi kompleks.Sistem menunjukkan presisi tinggi sebesar 98% dan recall sebesar 94%, menandakan kemampuan yang baik dalam meminimalkan kesalahan deteksi dan mengenali sebagian besar teks yang ada.Penelitian ini memberikan kontribusi berupa framework yang dapat diadaptasi untuk berbagai aplikasi deteksi teks
<br>Penelitian ini mengembangkan sistem deteksi teks pada gambar dengan mengintegrasikan metode Maximally Stable Extremal Regions (MSER) dan Optical Character Recognition (OCR). Permasalahan utama yang ditangani adalah keterbatasan akurasi deteksi teks pada gambar dengan variasi latar belakang yang kompleks, resolusi yang berbeda, dan kondisi pencahayaan yang tidak merata. Metodologi penelitian melibatkan pengumpulan 100 sampel gambar dari papan merek di lingkungan sekitar, diikuti dengan tahap pra-pemrosesan termasuk implementasi MSER untuk mengidentifikasi wilayah stabil dengan intensitas piksel yang serupa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/a/aplikasi-deteksi-tepi-akurasi-sudut-sistem-m-paspo-thumb-3534f.webp" type="image/webp" length="86166" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/aplikasi-deteksi-tepi-akurasi-sudut-sistem-m-paspo-thumb-3534f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/aplikasi-deteksi-tepi-akurasi-sudut-sistem-m-paspo-thumb-64115.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/aplikasi-deteksi-tepi-akurasi-sudut-sistem-m-paspo-thumb-36dac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-540-unpar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5543-jurnal-teknologi-informasi-jurnal-keilmuan-aplikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ An Analysis of the Addition of Beautiful and Varied Particle and Sound Effects to Enhance Player Experience in the Game VR Mahakarya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ An Analysis of the Addition of Beautiful and Varied Particle and Sound Effects to Enhance Player Experience in the Game VR Mahakarya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ An Analysis of the Addition of Beautiful and Varied Particle and Sound Effects to Enhance Player Experience in the Game VR Mahakarya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33627-realitas-virtual-vr-game-efek-partikel-desain</link>
	<guid isPermaLink="false">9863b7f482b1af8295977ae5f214a091</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 17:13:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk mengeksplorasi pengaruh jenis efek partikel dan suara yang berbeda terhadap emosi dan motivasi pemain dalam game VR. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - An Analysis of the Addition of Beautiful and Varied Particle and Sound Effects to Enhance Player Experience in the "Game VR Mahakarya": Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk mengeksplorasi pengaruh jenis efek partikel dan suara yang berbeda terhadap emosi dan motivasi pemain dalam game VR. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan sistem adaptif yang secara otomatis menyesuaikan intensitas dan variasi efek audio-visual berdasarkan preferensi dan respons pemain secara real-time. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi bagaimana integrasi umpan balik haptik (sentuhan) dengan efek visual dan audio dapat semakin meningkatkan rasa imersi dan kehadiran pemain dalam lingkungan virtual, membuka peluang untuk menciptakan pengalaman VR yang lebih mendalam dan personal.. Penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan efek partikel dan suara yang bervariasi secara signifikan meningkatkan pengalaman imersi pemain dalam "Game VR Mahakarya".Penerapan elemen-elemen multimedia ini menciptakan suasana yang lebih hidup dan responsif, memperkuat keterlibatan pemain dengan objek dalam permainan.Namun, penting untuk memperhatikan pemerataan distribusi efek dan menghindari repetisi suara yang berlebihan agar pengalaman bermain tetap optimal Teknologi Realitas Virtual (VR) telah membawa perubahan signifikan dalam industri game, menawarkan pengalaman yang lebih interaktif dan imersif. Integrasi elemen audio-visual yang tepat dapat meningkatkan pengalaman tersebut. Penelitian ini menambahkan efek partikel dan suara bervariasi untuk meningkatkan pengalaman imersi pemain dalam "VR Masterpiece Game". Metode yang digunakan adalah kualitatif, termasuk wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan analisis tematik untuk mengeksplorasi pengalaman subjektif pemain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan variasi efek partikel, seperti kilau kristal dan ledakan visual, serta desain suara yang responsif, dapat meningkatkan imersi pemain dan meningkatkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/5/realitas-virtual-vr-game-efek-partikel-desain-suar-thumb-bf9dd.webp" title="JURIS - An Analysis of the Addition of Beautiful and Varied Particle and Sound Effects to Enhance Player Experience in the &quot;Game VR Mahakarya&quot;" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/realitas-virtual-vr-game-efek-partikel-desain-suar-thumb-bf9dd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/realitas-virtual-vr-game-efek-partikel-desain-suar-thumb-bf9dd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/realitas-virtual-vr-game-efek-partikel-desain-suar-thumb-bf9dd.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of the Addition of Beautiful and Varied Particle and Sound Effects to Enhance Player Experience in the &quot;Game VR Mahakarya&quot;" alt="JURIS - An Analysis of the Addition of Beautiful and Varied Particle and Sound Effects to Enhance Player Experience in the &quot;Game VR Mahakarya&quot;" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/realitas-virtual-vr-game-efek-partikel-desain-suar-thumb-e44d7.webp" title="JURIS - An Analysis of the Addition of Beautiful and Varied Particle and Sound Effects to Enhance Player Experience in the &quot;Game VR Mahakarya&quot;" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/realitas-virtual-vr-game-efek-partikel-desain-suar-thumb-e44d7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/realitas-virtual-vr-game-efek-partikel-desain-suar-thumb-e44d7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/realitas-virtual-vr-game-efek-partikel-desain-suar-thumb-e44d7.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of the Addition of Beautiful and Varied Particle and Sound Effects to Enhance Player Experience in the &quot;Game VR Mahakarya&quot;" alt="JURIS - An Analysis of the Addition of Beautiful and Varied Particle and Sound Effects to Enhance Player Experience in the &quot;Game VR Mahakarya&quot;" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/realitas-virtual-vr-game-efek-partikel-desain-suar-thumb-0cf7e.webp" title="JURIS - An Analysis of the Addition of Beautiful and Varied Particle and Sound Effects to Enhance Player Experience in the &quot;Game VR Mahakarya&quot;" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/realitas-virtual-vr-game-efek-partikel-desain-suar-thumb-0cf7e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/realitas-virtual-vr-game-efek-partikel-desain-suar-thumb-0cf7e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/realitas-virtual-vr-game-efek-partikel-desain-suar-thumb-0cf7e.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of the Addition of Beautiful and Varied Particle and Sound Effects to Enhance Player Experience in the &quot;Game VR Mahakarya&quot;" alt="JURIS - An Analysis of the Addition of Beautiful and Varied Particle and Sound Effects to Enhance Player Experience in the &quot;Game VR Mahakarya&quot;" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33627-realitas-virtual-vr-game-efek-partikel-desain" title="JURIS - An Analysis of the Addition of Beautiful and Varied Particle and Sound Effects to Enhance Player Experience in the &quot;Game VR Mahakarya&quot;" target="_blank">An Analysis of the Addition of Beautiful and Varied Particle and Sound Effects to Enhance Player Experience in the "Game VR Mahakarya"</a>: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk mengeksplorasi pengaruh jenis efek partikel dan suara yang berbeda terhadap emosi dan motivasi pemain dalam game VR. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan sistem adaptif yang secara otomatis menyesuaikan intensitas dan variasi efek audio-visual berdasarkan preferensi dan respons pemain secara real-time. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi bagaimana integrasi umpan balik haptik (sentuhan) dengan efek visual dan audio dapat semakin meningkatkan rasa imersi dan kehadiran pemain dalam lingkungan virtual, membuka peluang untuk menciptakan pengalaman VR yang lebih mendalam dan personal..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan efek partikel dan suara yang bervariasi secara signifikan meningkatkan pengalaman imersi pemain dalam "Game VR Mahakarya".Penerapan elemen-elemen multimedia ini menciptakan suasana yang lebih hidup dan responsif, memperkuat keterlibatan pemain dengan objek dalam permainan.Namun, penting untuk memperhatikan pemerataan distribusi efek dan menghindari repetisi suara yang berlebihan agar pengalaman bermain tetap optimal
<br>Teknologi Realitas Virtual (VR) telah membawa perubahan signifikan dalam industri game, menawarkan pengalaman yang lebih interaktif dan imersif. Integrasi elemen audio-visual yang tepat dapat meningkatkan pengalaman tersebut. Penelitian ini menambahkan efek partikel dan suara bervariasi untuk meningkatkan pengalaman imersi pemain dalam "VR Masterpiece Game". Metode yang digunakan adalah kualitatif, termasuk wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan analisis tematik untuk mengeksplorasi pengalaman subjektif pemain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan variasi efek partikel, seperti kilau kristal dan ledakan visual, serta desain suara yang responsif, dapat meningkatkan imersi pemain dan meningkatkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/5/realitas-virtual-vr-game-efek-partikel-desain-suar-thumb-e44d7.webp" type="image/webp" length="186798" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/realitas-virtual-vr-game-efek-partikel-desain-suar-thumb-bf9dd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/realitas-virtual-vr-game-efek-partikel-desain-suar-thumb-e44d7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/realitas-virtual-vr-game-efek-partikel-desain-suar-thumb-0cf7e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1477-polibatam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14794-journal-applied-multimedia-networking.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Algoritma Tf Idf Dan Cosine Similarity Untuk Query Pencarian Soal Mata Pelajaran Sosiologi Sma ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Algoritma Tf Idf Dan Cosine Similarity Untuk Query Pencarian Soal Mata Pelajaran Sosiologi Sma ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Algoritma Tf Idf Dan Cosine Similarity Untuk Query Pencarian Soal Mata Pelajaran Sosiologi Sma ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33616-uji-sistem-information-retrieval-tf-idf-cosine-sim</link>
	<guid isPermaLink="false">6eea5a0f50393e0447e77da4d325daa0</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 16:56:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ardi wijaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ v20i1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ardi,v20i1,view,vol,wijaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikembangkan penelitian untuk menguji sistem pencarian ini dengan metode pembobotan kata lain seperti BM25 atau word embeddings (misalnya Word2Vec atau BERT) agar dapat dibandingkan efektivitasnya terhadap TF-IDF dalam konteks pencarian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Algoritma Tf-Idf Dan Cosine Similarity Untuk Query Pencarian Soal Mata Pelajaran Sosiologi Sma: Pertama, perlu dikembangkan penelitian untuk menguji sistem pencarian ini dengan metode pembobotan kata lain seperti BM25 atau word embeddings (misalnya Word2Vec atau BERT) agar dapat dibandingkan efektivitasnya terhadap TF-IDF dalam konteks pencarian soal sosiologi. Kedua, disarankan penelitian lanjutan yang mengevaluasi pengaruh variasi jumlah dokumen dan kompleksitas query terhadap kinerja sistem, termasuk bagaimana sistem beradaptasi saat jumlah soal bertambah signifikan atau saat query menggunakan sinonim dan frasa yang lebih luas. Ketiga, perlu dilakukan kajian untuk mengintegrasikan mekanisme pemahaman bahasa alami sederhana agar sistem dapat memahami maksud query secara semantik, bukan hanya berdasarkan kemiripan kata, sehingga dapat meningkatkan recall tanpa mengorbankan presisi, terutama untuk query yang menggunakan istilah berbeda namun bermakna sama. Penelitian-penelitian tersebut akan membantu meningkatkan keakuratan dan fleksibilitas sistem dalam konteks pendidikan, serta memberikan dasar untuk pengembangan sistem pencarian cerdas yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pengguna. Selain itu, eksplorasi terhadap personalisasi hasil pencarian berdasarkan tingkat kelas atau topik yang dipelajari dapat menjadi arah menarik untuk penelitian selanjutnya. Dengan menggabungkan pendekatan semantik dan personalisasi, sistem dapat tidak hanya menemukan soal yang relevan secara teks, tetapi juga yang paling sesuai dengan konteks pembelajaran pengguna. Hasilnya akan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan efisiensi evaluasi dan latihan belajar di lingkungan pendidikan menengah. Semua ide ini merupakan kelanjutan alami dari temuan penelitian ini dan berpotensi memperluas aplikabilitas sistem ke mata pelajaran lain. Dengan pendekatan yang lebih canggih, sistem dapat menjadi alat bantu belajar yang lebih cerdas dan responsif terhadap kebutuhan siswa dan guru. Oleh karena itu, langkah selanjutnya sebaiknya difokuskan pada peningkatan pemahaman konteks dan variasi bahasa dalam query pencarian.. Sistem Information Retrieval berbasis TF-IDF dan Cosine Similarity mampu menjalankan proses pencarian dokumen sesuai query setelah melalui tahapan preprocessing, pembobotan TF-IDF, dan perhitungan cosine similarity.Evaluasi kinerja menunjukkan bahwa threshold 10 menghasilkan presisi tinggi namun recall sangat rendah, sehingga kurang efektif dalam menemukan semua dokumen relevan.Sebaliknya, threshold 15 memberikan recall lebih tinggi dan F1-measure tertinggi, sehingga menjadi konfigurasi paling optimal dan direkomendasikan untuk sistem pencarian soal sosiologi pada penelitian ini Pencarian soal dalam bank soal sosiologi SMA sering kali tidak efisien karena jumlah dokumen yang besar, menyebabkan kesulitan bagi siswa dan guru dalam menemukan soal yang relevan secara cepat. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini mengembangkan sistem pencarian soal berbasis Information Retrieval menggunakan metode TF-IDF dan Cosine Similarity guna meningkatkan akurasi hasil temu kembali. Dataset terdiri dari 350 soal sosiologi yang diproses melalui tahapan pra-pemrosesan teks, termasuk case folding, tokenisasi, penghapusan stopword, dan stemming. Dokumen yang telah dinormalisasi kemudian diberi bobot menggunakan TF-IDF dan dicocokkan dengan query pengguna menggunakan Cosine Similarity untuk menghasilkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/4/uji-sistem-information-retrieval-tf-idf-cosine-sim-thumb-c5124.webp" title="JURIS - Penerapan Algoritma Tf-Idf Dan Cosine Similarity Untuk Query Pencarian Soal Mata Pelajaran Sosiologi Sma" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/uji-sistem-information-retrieval-tf-idf-cosine-sim-thumb-c5124.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/uji-sistem-information-retrieval-tf-idf-cosine-sim-thumb-c5124.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/uji-sistem-information-retrieval-tf-idf-cosine-sim-thumb-c5124.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Algoritma Tf-Idf Dan Cosine Similarity Untuk Query Pencarian Soal Mata Pelajaran Sosiologi Sma" alt="JURIS - Penerapan Algoritma Tf-Idf Dan Cosine Similarity Untuk Query Pencarian Soal Mata Pelajaran Sosiologi Sma" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/uji-sistem-information-retrieval-tf-idf-cosine-sim-thumb-40ce7.webp" title="JURIS - Penerapan Algoritma Tf-Idf Dan Cosine Similarity Untuk Query Pencarian Soal Mata Pelajaran Sosiologi Sma" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/uji-sistem-information-retrieval-tf-idf-cosine-sim-thumb-40ce7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/uji-sistem-information-retrieval-tf-idf-cosine-sim-thumb-40ce7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/uji-sistem-information-retrieval-tf-idf-cosine-sim-thumb-40ce7.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Algoritma Tf-Idf Dan Cosine Similarity Untuk Query Pencarian Soal Mata Pelajaran Sosiologi Sma" alt="JURIS - Penerapan Algoritma Tf-Idf Dan Cosine Similarity Untuk Query Pencarian Soal Mata Pelajaran Sosiologi Sma" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/uji-sistem-information-retrieval-tf-idf-cosine-sim-thumb-5feee.webp" title="JURIS - Penerapan Algoritma Tf-Idf Dan Cosine Similarity Untuk Query Pencarian Soal Mata Pelajaran Sosiologi Sma" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/uji-sistem-information-retrieval-tf-idf-cosine-sim-thumb-5feee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/uji-sistem-information-retrieval-tf-idf-cosine-sim-thumb-5feee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/uji-sistem-information-retrieval-tf-idf-cosine-sim-thumb-5feee.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Algoritma Tf-Idf Dan Cosine Similarity Untuk Query Pencarian Soal Mata Pelajaran Sosiologi Sma" alt="JURIS - Penerapan Algoritma Tf-Idf Dan Cosine Similarity Untuk Query Pencarian Soal Mata Pelajaran Sosiologi Sma" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33616-uji-sistem-information-retrieval-tf-idf-cosine-sim" title="JURIS - Penerapan Algoritma Tf-Idf Dan Cosine Similarity Untuk Query Pencarian Soal Mata Pelajaran Sosiologi Sma" target="_blank">Penerapan Algoritma Tf-Idf Dan Cosine Similarity Untuk Query Pencarian Soal Mata Pelajaran Sosiologi Sma</a>: Pertama, perlu dikembangkan penelitian untuk menguji sistem pencarian ini dengan metode pembobotan kata lain seperti BM25 atau word embeddings (misalnya Word2Vec atau BERT) agar dapat dibandingkan efektivitasnya terhadap TF-IDF dalam konteks pencarian soal sosiologi. Kedua, disarankan penelitian lanjutan yang mengevaluasi pengaruh variasi jumlah dokumen dan kompleksitas query terhadap kinerja sistem, termasuk bagaimana sistem beradaptasi saat jumlah soal bertambah signifikan atau saat query menggunakan sinonim dan frasa yang lebih luas. Ketiga, perlu dilakukan kajian untuk mengintegrasikan mekanisme pemahaman bahasa alami sederhana agar sistem dapat memahami maksud query secara semantik, bukan hanya berdasarkan kemiripan kata, sehingga dapat meningkatkan recall tanpa mengorbankan presisi, terutama untuk query yang menggunakan istilah berbeda namun bermakna sama. Penelitian-penelitian tersebut akan membantu meningkatkan keakuratan dan fleksibilitas sistem dalam konteks pendidikan, serta memberikan dasar untuk pengembangan sistem pencarian cerdas yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pengguna. Selain itu, eksplorasi terhadap personalisasi hasil pencarian berdasarkan tingkat kelas atau topik yang dipelajari dapat menjadi arah menarik untuk penelitian selanjutnya. Dengan menggabungkan pendekatan semantik dan personalisasi, sistem dapat tidak hanya menemukan soal yang relevan secara teks, tetapi juga yang paling sesuai dengan konteks pembelajaran pengguna. Hasilnya akan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan efisiensi evaluasi dan latihan belajar di lingkungan pendidikan menengah. Semua ide ini merupakan kelanjutan alami dari temuan penelitian ini dan berpotensi memperluas aplikabilitas sistem ke mata pelajaran lain. Dengan pendekatan yang lebih canggih, sistem dapat menjadi alat bantu belajar yang lebih cerdas dan responsif terhadap kebutuhan siswa dan guru. Oleh karena itu, langkah selanjutnya sebaiknya difokuskan pada peningkatan pemahaman konteks dan variasi bahasa dalam query pencarian..
<br>Sistem Information Retrieval berbasis TF-IDF dan Cosine Similarity mampu menjalankan proses pencarian dokumen sesuai query setelah melalui tahapan preprocessing, pembobotan TF-IDF, dan perhitungan cosine similarity.Evaluasi kinerja menunjukkan bahwa threshold 10 menghasilkan presisi tinggi namun recall sangat rendah, sehingga kurang efektif dalam menemukan semua dokumen relevan.Sebaliknya, threshold 15 memberikan recall lebih tinggi dan F1-measure tertinggi, sehingga menjadi konfigurasi paling optimal dan direkomendasikan untuk sistem pencarian soal sosiologi pada penelitian ini
<br>Pencarian soal dalam bank soal sosiologi SMA sering kali tidak efisien karena jumlah dokumen yang besar, menyebabkan kesulitan bagi siswa dan guru dalam menemukan soal yang relevan secara cepat. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini mengembangkan sistem pencarian soal berbasis Information Retrieval menggunakan metode TF-IDF dan Cosine Similarity guna meningkatkan akurasi hasil temu kembali. Dataset terdiri dari 350 soal sosiologi yang diproses melalui tahapan pra-pemrosesan teks, termasuk case folding, tokenisasi, penghapusan stopword, dan stemming. Dokumen yang telah dinormalisasi kemudian diberi bobot menggunakan TF-IDF dan dicocokkan dengan query pengguna menggunakan Cosine Similarity untuk menghasilkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/4/uji-sistem-information-retrieval-tf-idf-cosine-sim-thumb-40ce7.webp" type="image/webp" length="72066" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/uji-sistem-information-retrieval-tf-idf-cosine-sim-thumb-c5124.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/uji-sistem-information-retrieval-tf-idf-cosine-sim-thumb-40ce7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/uji-sistem-information-retrieval-tf-idf-cosine-sim-thumb-5feee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-540-unpar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5543-jurnal-teknologi-informasi-jurnal-keilmuan-aplikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Journal Documentary Film Time Equals Knowledge Using Expository Type ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Journal Documentary Film Time Equals Knowledge Using Expository Type ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Journal Documentary Film Time Equals Knowledge Using Expository Type ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33634-documentary-film-dokumenter-anak-muda-remaja</link>
	<guid isPermaLink="false">2b218d59439e5c82c300714f4e212d66</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 16:36:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ batam center ]]></category>
	<category><![CDATA[ nota4dprofit ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[batam,center,common,crawl,nota4dprofit]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana efektivitas film dokumenter tipe ekspositori dibandingkan dengan tipe dokumenter lainnya, seperti poetic atau observational, dalam mengubah sikap dan perilaku remaja di daerah perkotaan. Kedua, perlu dilakukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Journal Documentary Film "Time Equals Knowledge" Using Expository Type: Pertama, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana efektivitas film dokumenter tipe ekspositori dibandingkan dengan tipe dokumenter lainnya, seperti poetic atau observational, dalam mengubah sikap dan perilaku remaja di daerah perkotaan. Kedua, perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh jangka panjang penayangan film dokumenter edukatif terhadap partisipasi remaja dalam kegiatan sosial, termasuk apakah dampaknya bertahan setelah beberapa bulan atau hanya bersifat sementara. Ketiga, dapat dieksplorasi pengembangan model dokumenter interaktif berbasis digital yang memungkinkan audiens muda untuk terlibat langsung dengan konten, seperti memilih narasi atau sudut pandang cerita, guna meningkatkan keterlibatan dan daya ingat terhadap pesan yang disampaikan. Ketiga ide penelitian ini saling melengkapi dengan temuan studi sebelumnya dan dapat memperdalam pemahaman tentang peran media dokumenter dalam pendidikan nonformal serta pemberdayaan pemuda. Dengan pendekatan yang lebih komparatif, longitudinal, dan interaktif, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan media sosial yang bertanggung jawab dan inovatif bagi generasi muda.. Film dokumenter tipe ekspositori dapat berfungsi sebagai media yang efektif untuk menyampaikan informasi faktual kepada masyarakat, khususnya kaum muda di Kota Batam, karena menggunakan narasi dari wawancara dan gambar yang selaras untuk memperjelas pesan.Komunitas seperti Lingkar Pendidik Indonesia terbukti memberikan dampak positif dalam bidang pendidikan serta menginspirasi remaja untuk terlibat dalam kegiatan yang bermanfaat.Meskipun informasi mengenai keberadaan komunitas pengajar di Kota Batam masih terbatas, film dokumenter ini berhasil meningkatkan pemahaman dan kesadaran publik terhadap peran positif komunitas tersebut Globalisasi adalah proses tatanan masyarakat dunia yang dapat menimbulkan dampak positif dan negatif. Kota Batam merupakan salah satu kota di Indonesia yang mengalami dampak globalisasi terhadap kaum muda, di mana gaya hidup masyarakatnya, terutama di kalangan anak muda, mengalami perubahan. Selain perkembangan teknologi yang pesat dan gaya hidup modern, kegiatan nongkrong menjadi salah satu aktivitas yang dapat berdampak negatif bagi diri sendiri maupun masyarakat sekitar. Beberapa faktor yang menyebabkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/1/documentary-film-dokumenter-anak-muda-remaja-bandu-thumb-9ed6d.webp" title="JURIS - Journal Documentary Film &quot;Time Equals Knowledge&quot; Using Expository Type" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/1/documentary-film-dokumenter-anak-muda-remaja-bandu-thumb-9ed6d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/1/documentary-film-dokumenter-anak-muda-remaja-bandu-thumb-9ed6d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/1/documentary-film-dokumenter-anak-muda-remaja-bandu-thumb-9ed6d.webp 1x" title="JURIS - Journal Documentary Film &quot;Time Equals Knowledge&quot; Using Expository Type" alt="JURIS - Journal Documentary Film &quot;Time Equals Knowledge&quot; Using Expository Type" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/1/documentary-film-dokumenter-anak-muda-remaja-bandu-thumb-f2392.webp" title="JURIS - Journal Documentary Film &quot;Time Equals Knowledge&quot; Using Expository Type" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/1/documentary-film-dokumenter-anak-muda-remaja-bandu-thumb-f2392.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/1/documentary-film-dokumenter-anak-muda-remaja-bandu-thumb-f2392.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/1/documentary-film-dokumenter-anak-muda-remaja-bandu-thumb-f2392.webp 1x" title="JURIS - Journal Documentary Film &quot;Time Equals Knowledge&quot; Using Expository Type" alt="JURIS - Journal Documentary Film &quot;Time Equals Knowledge&quot; Using Expository Type" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/1/documentary-film-dokumenter-anak-muda-remaja-bandu-thumb-3795b.webp" title="JURIS - Journal Documentary Film &quot;Time Equals Knowledge&quot; Using Expository Type" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/1/documentary-film-dokumenter-anak-muda-remaja-bandu-thumb-3795b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/1/documentary-film-dokumenter-anak-muda-remaja-bandu-thumb-3795b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/1/documentary-film-dokumenter-anak-muda-remaja-bandu-thumb-3795b.webp 1x" title="JURIS - Journal Documentary Film &quot;Time Equals Knowledge&quot; Using Expository Type" alt="JURIS - Journal Documentary Film &quot;Time Equals Knowledge&quot; Using Expository Type" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33634-documentary-film-dokumenter-anak-muda-remaja" title="JURIS - Journal Documentary Film &quot;Time Equals Knowledge&quot; Using Expository Type" target="_blank">Journal Documentary Film "Time Equals Knowledge" Using Expository Type</a>: Pertama, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana efektivitas film dokumenter tipe ekspositori dibandingkan dengan tipe dokumenter lainnya, seperti poetic atau observational, dalam mengubah sikap dan perilaku remaja di daerah perkotaan. Kedua, perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh jangka panjang penayangan film dokumenter edukatif terhadap partisipasi remaja dalam kegiatan sosial, termasuk apakah dampaknya bertahan setelah beberapa bulan atau hanya bersifat sementara. Ketiga, dapat dieksplorasi pengembangan model dokumenter interaktif berbasis digital yang memungkinkan audiens muda untuk terlibat langsung dengan konten, seperti memilih narasi atau sudut pandang cerita, guna meningkatkan keterlibatan dan daya ingat terhadap pesan yang disampaikan. Ketiga ide penelitian ini saling melengkapi dengan temuan studi sebelumnya dan dapat memperdalam pemahaman tentang peran media dokumenter dalam pendidikan nonformal serta pemberdayaan pemuda. Dengan pendekatan yang lebih komparatif, longitudinal, dan interaktif, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan media sosial yang bertanggung jawab dan inovatif bagi generasi muda..
<br>Film dokumenter tipe ekspositori dapat berfungsi sebagai media yang efektif untuk menyampaikan informasi faktual kepada masyarakat, khususnya kaum muda di Kota Batam, karena menggunakan narasi dari wawancara dan gambar yang selaras untuk memperjelas pesan.Komunitas seperti Lingkar Pendidik Indonesia terbukti memberikan dampak positif dalam bidang pendidikan serta menginspirasi remaja untuk terlibat dalam kegiatan yang bermanfaat.Meskipun informasi mengenai keberadaan komunitas pengajar di Kota Batam masih terbatas, film dokumenter ini berhasil meningkatkan pemahaman dan kesadaran publik terhadap peran positif komunitas tersebut
<br>Globalisasi adalah proses tatanan masyarakat dunia yang dapat menimbulkan dampak positif dan negatif. Kota Batam merupakan salah satu kota di Indonesia yang mengalami dampak globalisasi terhadap kaum muda, di mana gaya hidup masyarakatnya, terutama di kalangan anak muda, mengalami perubahan. Selain perkembangan teknologi yang pesat dan gaya hidup modern, kegiatan nongkrong menjadi salah satu aktivitas yang dapat berdampak negatif bagi diri sendiri maupun masyarakat sekitar. Beberapa faktor yang menyebabkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/1/documentary-film-dokumenter-anak-muda-remaja-bandu-thumb-f2392.webp" type="image/webp" length="81012" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/1/documentary-film-dokumenter-anak-muda-remaja-bandu-thumb-9ed6d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/1/documentary-film-dokumenter-anak-muda-remaja-bandu-thumb-f2392.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/1/documentary-film-dokumenter-anak-muda-remaja-bandu-thumb-3795b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1477-polibatam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14794-journal-applied-multimedia-networking.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemanfaatan Secang dan Kayu Manis dalam Pembuatan Selai Lembaran Kajian Organoleptik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemanfaatan Secang dan Kayu Manis dalam Pembuatan Selai Lembaran Kajian Organoleptik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemanfaatan Secang dan Kayu Manis dalam Pembuatan Selai Lembaran Kajian Organoleptik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33633-ekstrak-kayu-manis-secang-selai-lembara</link>
	<guid isPermaLink="false">ed9c7f7e13c87f1a024266a08ef98fed</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 16:32:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ahmad khamid ]]></category>
	<category><![CDATA[ utuh kering ]]></category>
	<category><![CDATA[ loligo sp ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,kering,khamid,loligo,sp,utuh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk mengembangkan produk selai lembaran berbahan dasar secang dan kayu manis. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada optimasi kombinasi bahan baku, seperti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemanfaatan Secang dan Kayu Manis dalam Pembuatan Selai Lembaran (Kajian Organoleptik): Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk mengembangkan produk selai lembaran berbahan dasar secang dan kayu manis. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada optimasi kombinasi bahan baku, seperti variasi rasio secang dan kayu manis, untuk menghasilkan profil rasa yang lebih kompleks dan disukai oleh konsumen. Kedua, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh penambahan bahan-bahan lain yang memiliki sifat prebiotik atau antioksidan, seperti serat pangan atau ekstrak buah-buahan lain, untuk meningkatkan nilai gizi dan manfaat kesehatan dari produk selai lembaran. Ketiga, penelitian dapat mengkaji pengaruh metode pengeringan yang berbeda, seperti pengeringan dengan energi surya atau pengeringan dengan gelombang mikro, terhadap karakteristik tekstur, warna, dan retensi senyawa bioaktif pada selai lembaran.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa variasi konsentrasi kappa karagenan berpengaruh terhadap karakteristik sensorik selai lembaran berbahan dasar secang dan kayu manis.Panelis cenderung menyukai tekstur dan keseluruhan produk pada konsentrasi kappa karagenan 4%, yang menghasilkan tekstur kompak namun tetap lentur dan mudah dikonsumsi.Warna terbaik diperoleh pada konsentrasi 2%, sedangkan aroma dan rasa khas kayu manis dan secang umumnya diterima baik oleh panelis.Formulasi selai lembaran berbahan dasar secang dan kayu manis dengan penambahan kappa karagenan 4% merupakan formulasi yang paling disukai oleh konsumen dan berpotensi dikembangkan sebagai produk pangan fungsional Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kesukaan panelis terhadap produk selai lembaran berbahan dasar secang (Caesalpinia sappan L.) dan kayu manis (Cinnamomum burmannii) dengan variasi konsentrasi kappa karagenan sebagai pengental. Parameter yang diuji meliputi kesukaan panelis terhadap warna, aroma, rasa, tekstur, dan keseluruhan kesukaan (overall liking) menggunakan uji organoleptik hedonik oleh 30 panelis tidak terlatih. Hasil menunjukkan bahwa penambahan kappa karagenan 4% memberikan hasil terbaik pada atribut tekstur dan keseluruhan kesukaan, sedangkan konsentrasi 2% memberikan nilai tertinggi pada parameter warna. Kombinasi aroma khas dari... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/b/ekstrak-kayu-manis-secang-selai-lembaran-karagenan-thumb-b8e25.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Secang dan Kayu Manis dalam Pembuatan Selai Lembaran (Kajian Organoleptik)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/ekstrak-kayu-manis-secang-selai-lembaran-karagenan-thumb-b8e25.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/ekstrak-kayu-manis-secang-selai-lembaran-karagenan-thumb-b8e25.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/ekstrak-kayu-manis-secang-selai-lembaran-karagenan-thumb-b8e25.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Secang dan Kayu Manis dalam Pembuatan Selai Lembaran (Kajian Organoleptik)" alt="JURIS - Pemanfaatan Secang dan Kayu Manis dalam Pembuatan Selai Lembaran (Kajian Organoleptik)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/ekstrak-kayu-manis-secang-selai-lembaran-karagenan-thumb-38d39.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Secang dan Kayu Manis dalam Pembuatan Selai Lembaran (Kajian Organoleptik)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/ekstrak-kayu-manis-secang-selai-lembaran-karagenan-thumb-38d39.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/ekstrak-kayu-manis-secang-selai-lembaran-karagenan-thumb-38d39.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/ekstrak-kayu-manis-secang-selai-lembaran-karagenan-thumb-38d39.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Secang dan Kayu Manis dalam Pembuatan Selai Lembaran (Kajian Organoleptik)" alt="JURIS - Pemanfaatan Secang dan Kayu Manis dalam Pembuatan Selai Lembaran (Kajian Organoleptik)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/ekstrak-kayu-manis-secang-selai-lembaran-karagenan-thumb-9ad9b.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Secang dan Kayu Manis dalam Pembuatan Selai Lembaran (Kajian Organoleptik)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/ekstrak-kayu-manis-secang-selai-lembaran-karagenan-thumb-9ad9b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/ekstrak-kayu-manis-secang-selai-lembaran-karagenan-thumb-9ad9b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/ekstrak-kayu-manis-secang-selai-lembaran-karagenan-thumb-9ad9b.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Secang dan Kayu Manis dalam Pembuatan Selai Lembaran (Kajian Organoleptik)" alt="JURIS - Pemanfaatan Secang dan Kayu Manis dalam Pembuatan Selai Lembaran (Kajian Organoleptik)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33633-ekstrak-kayu-manis-secang-selai-lembara" title="JURIS - Pemanfaatan Secang dan Kayu Manis dalam Pembuatan Selai Lembaran (Kajian Organoleptik)" target="_blank">Pemanfaatan Secang dan Kayu Manis dalam Pembuatan Selai Lembaran (Kajian Organoleptik)</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk mengembangkan produk selai lembaran berbahan dasar secang dan kayu manis. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada optimasi kombinasi bahan baku, seperti variasi rasio secang dan kayu manis, untuk menghasilkan profil rasa yang lebih kompleks dan disukai oleh konsumen. Kedua, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh penambahan bahan-bahan lain yang memiliki sifat prebiotik atau antioksidan, seperti serat pangan atau ekstrak buah-buahan lain, untuk meningkatkan nilai gizi dan manfaat kesehatan dari produk selai lembaran. Ketiga, penelitian dapat mengkaji pengaruh metode pengeringan yang berbeda, seperti pengeringan dengan energi surya atau pengeringan dengan gelombang mikro, terhadap karakteristik tekstur, warna, dan retensi senyawa bioaktif pada selai lembaran..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa variasi konsentrasi kappa karagenan berpengaruh terhadap karakteristik sensorik selai lembaran berbahan dasar secang dan kayu manis.Panelis cenderung menyukai tekstur dan keseluruhan produk pada konsentrasi kappa karagenan 4%, yang menghasilkan tekstur kompak namun tetap lentur dan mudah dikonsumsi.Warna terbaik diperoleh pada konsentrasi 2%, sedangkan aroma dan rasa khas kayu manis dan secang umumnya diterima baik oleh panelis.Formulasi selai lembaran berbahan dasar secang dan kayu manis dengan penambahan kappa karagenan 4% merupakan formulasi yang paling disukai oleh konsumen dan berpotensi dikembangkan sebagai produk pangan fungsional
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kesukaan panelis terhadap produk selai lembaran berbahan dasar secang (Caesalpinia sappan L.) dan kayu manis (Cinnamomum burmannii) dengan variasi konsentrasi kappa karagenan sebagai pengental. Parameter yang diuji meliputi kesukaan panelis terhadap warna, aroma, rasa, tekstur, dan keseluruhan kesukaan (overall liking) menggunakan uji organoleptik hedonik oleh 30 panelis tidak terlatih. Hasil menunjukkan bahwa penambahan kappa karagenan 4% memberikan hasil terbaik pada atribut tekstur dan keseluruhan kesukaan, sedangkan konsentrasi 2% memberikan nilai tertinggi pada parameter warna. Kombinasi aroma khas dari...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/b/ekstrak-kayu-manis-secang-selai-lembaran-karagenan-thumb-9ad9b.webp" type="image/webp" length="89602" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/ekstrak-kayu-manis-secang-selai-lembaran-karagenan-thumb-b8e25.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/ekstrak-kayu-manis-secang-selai-lembaran-karagenan-thumb-38d39.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/ekstrak-kayu-manis-secang-selai-lembaran-karagenan-thumb-9ad9b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-428-uwmy.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16367-agrotech-jurnal-ilmiah-teknologi-pertanian.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemanfaatan Buah Naga Merah Hylocereus polyrhizus Sebagai Pewarna Alami dan Sumber Antioksidan Pada Bolu Kukus ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemanfaatan Buah Naga Merah Hylocereus polyrhizus Sebagai Pewarna Alami dan Sumber Antioksidan Pada Bolu Kukus ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemanfaatan Buah Naga Merah Hylocereus polyrhizus Sebagai Pewarna Alami dan Sumber Antioksidan Pada Bolu Kukus ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33632-bolu-kukus-zat-warna-merah-kulit-buah-naga-m</link>
	<guid isPermaLink="false">445590e8fd096aa3cde1ac281042e38f</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 16:06:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ahmad khamid ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,khamid]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang efek penggunaan buah naga merah sebagai pewarna alami pada berbagai jenis kue atau makanan lainnya. Selain itu, penelitian tentang potensi buah naga merah sebagai sumber antioksidan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemanfaatan Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Sebagai Pewarna Alami dan Sumber Antioksidan Pada Bolu Kukus: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang efek penggunaan buah naga merah sebagai pewarna alami pada berbagai jenis kue atau makanan lainnya. Selain itu, penelitian tentang potensi buah naga merah sebagai sumber antioksidan yang dapat dimanfaatkan dalam industri makanan juga dapat menjadi fokus penelitian. Terakhir, studi tentang penerimaan konsumen terhadap bolu kukus dengan buah naga merah dapat dieksplorasi lebih lanjut untuk memahami preferensi dan persepsi konsumen terhadap produk ini.. Penambahan buah naga merah berpengaruh secara nyata terhadap kenaikan kadar air, abu, aktivitas antioksidan sementara berpengaruh terhadap penurunan kadar lemak, protein dan karbohidrat.Hasil sifat organoleptik menunjukan penambahan buah naga merah menunukan hasil beda nyata terhadap warna, rasa, tekstur, aroma dan keseluruhan.Bolu kukus buah naga yang dapat diterima/disukai (3,83) adalah bolu kukus dengan rasio tepung terigu dengan buah naga merah (164.36), warna merah muda (3,36), tekstur sangat lembut (4,2), terasa aroma bolu kukus (4,0), terasa bolu kukus (4,1), kadar air 7,78 %, kadar abu 7,39 % db, kadar lemak 3,15 % db, kadar protein 10,32 % db, kadar karbohidrat 78,45 5 db, dan kadar aktivitas antioksidan 19,39 % Pemanfaatan buah naga merah sebagai pewarna alami mempunyai potensi untuk dikembangkan sebagai sumber antioksidan. Tertujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh rasio buah naga merah terhadap sifat kimia, fisik dan organoleptik pada bolu kukus. Penelitian ini menggunakan racangan acak kelompok (RAK), dengan satu faktor yaitu penambahan buah naga merah yang terdiri dari 5 peralakuan. Masing-masing perlakuan dilakukan pengujian kimia (kadar air, abu, lemak, protein, karbohidrat dan aktivitas antioksidan), dan organoleptik. Data hasil pengujian dianalisa menggunakan uji statistik ANOVA... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/5/bolu-kukus-zat-warna-merah-kulit-buah-naga-jus-pem-thumb-7791c.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Sebagai Pewarna Alami dan Sumber Antioksidan Pada Bolu Kukus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/bolu-kukus-zat-warna-merah-kulit-buah-naga-jus-pem-thumb-7791c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/bolu-kukus-zat-warna-merah-kulit-buah-naga-jus-pem-thumb-7791c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/bolu-kukus-zat-warna-merah-kulit-buah-naga-jus-pem-thumb-7791c.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Sebagai Pewarna Alami dan Sumber Antioksidan Pada Bolu Kukus" alt="JURIS - Pemanfaatan Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Sebagai Pewarna Alami dan Sumber Antioksidan Pada Bolu Kukus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/5/bolu-kukus-zat-warna-merah-kulit-buah-naga-jus-pem-thumb-5f22b.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Sebagai Pewarna Alami dan Sumber Antioksidan Pada Bolu Kukus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/bolu-kukus-zat-warna-merah-kulit-buah-naga-jus-pem-thumb-5f22b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/bolu-kukus-zat-warna-merah-kulit-buah-naga-jus-pem-thumb-5f22b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/bolu-kukus-zat-warna-merah-kulit-buah-naga-jus-pem-thumb-5f22b.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Sebagai Pewarna Alami dan Sumber Antioksidan Pada Bolu Kukus" alt="JURIS - Pemanfaatan Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Sebagai Pewarna Alami dan Sumber Antioksidan Pada Bolu Kukus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/5/bolu-kukus-zat-warna-merah-kulit-buah-naga-jus-pem-thumb-65b3d.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Sebagai Pewarna Alami dan Sumber Antioksidan Pada Bolu Kukus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/bolu-kukus-zat-warna-merah-kulit-buah-naga-jus-pem-thumb-65b3d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/bolu-kukus-zat-warna-merah-kulit-buah-naga-jus-pem-thumb-65b3d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/bolu-kukus-zat-warna-merah-kulit-buah-naga-jus-pem-thumb-65b3d.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Sebagai Pewarna Alami dan Sumber Antioksidan Pada Bolu Kukus" alt="JURIS - Pemanfaatan Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Sebagai Pewarna Alami dan Sumber Antioksidan Pada Bolu Kukus" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33632-bolu-kukus-zat-warna-merah-kulit-buah-naga-m" title="JURIS - Pemanfaatan Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Sebagai Pewarna Alami dan Sumber Antioksidan Pada Bolu Kukus" target="_blank">Pemanfaatan Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Sebagai Pewarna Alami dan Sumber Antioksidan Pada Bolu Kukus</a>: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang efek penggunaan buah naga merah sebagai pewarna alami pada berbagai jenis kue atau makanan lainnya. Selain itu, penelitian tentang potensi buah naga merah sebagai sumber antioksidan yang dapat dimanfaatkan dalam industri makanan juga dapat menjadi fokus penelitian. Terakhir, studi tentang penerimaan konsumen terhadap bolu kukus dengan buah naga merah dapat dieksplorasi lebih lanjut untuk memahami preferensi dan persepsi konsumen terhadap produk ini..
<br>Penambahan buah naga merah berpengaruh secara nyata terhadap kenaikan kadar air, abu, aktivitas antioksidan sementara berpengaruh terhadap penurunan kadar lemak, protein dan karbohidrat.Hasil sifat organoleptik menunjukan penambahan buah naga merah menunukan hasil beda nyata terhadap warna, rasa, tekstur, aroma dan keseluruhan.Bolu kukus buah naga yang dapat diterima/disukai (3,83) adalah bolu kukus dengan rasio tepung terigu dengan buah naga merah (164.36), warna merah muda (3,36), tekstur sangat lembut (4,2), terasa aroma bolu kukus (4,0), terasa bolu kukus (4,1), kadar air 7,78 %, kadar abu 7,39 % db, kadar lemak 3,15 % db, kadar protein 10,32 % db, kadar karbohidrat 78,45 5 db, dan kadar aktivitas antioksidan 19,39 %
<br>Pemanfaatan buah naga merah sebagai pewarna alami mempunyai potensi untuk dikembangkan sebagai sumber antioksidan. Tertujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh rasio buah naga merah terhadap sifat kimia, fisik dan organoleptik pada bolu kukus. Penelitian ini menggunakan racangan acak kelompok (RAK), dengan satu faktor yaitu penambahan buah naga merah yang terdiri dari 5 peralakuan. Masing-masing perlakuan dilakukan pengujian kimia (kadar air, abu, lemak, protein, karbohidrat dan aktivitas antioksidan), dan organoleptik. Data hasil pengujian dianalisa menggunakan uji statistik ANOVA...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/5/bolu-kukus-zat-warna-merah-kulit-buah-naga-jus-pem-thumb-5f22b.webp" type="image/webp" length="80412" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/bolu-kukus-zat-warna-merah-kulit-buah-naga-jus-pem-thumb-7791c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/bolu-kukus-zat-warna-merah-kulit-buah-naga-jus-pem-thumb-5f22b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/bolu-kukus-zat-warna-merah-kulit-buah-naga-jus-pem-thumb-65b3d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-428-uwmy.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16367-agrotech-jurnal-ilmiah-teknologi-pertanian.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Metode Vector Space Model VSM dengan TF IDF dan Cosine Similarity pada Sistem Temu Kembali Informasi Lowongan Pekerjaan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Metode Vector Space Model VSM dengan TF IDF dan Cosine Similarity pada Sistem Temu Kembali Informasi Lowongan Pekerjaan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Metode Vector Space Model VSM dengan TF IDF dan Cosine Similarity pada Sistem Temu Kembali Informasi Lowongan Pekerjaan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33617-rancang-bangun-sistem-m-paspo</link>
	<guid isPermaLink="false">b33c647e2e72e55261e4bfc5d48bb928</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 16:04:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ardi wijaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ v20i1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ardi,v20i1,view,vol,wijaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan sistem dengan menambahkan fitur personalisasi. Sistem dapat belajar dari preferensi pengguna dan sejarah pencarian mereka untuk memberikan hasil yang lebih disesuaikan. Selain itu, dapat dipertimbangkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Metode Vector Space Model (VSM) dengan TF-IDF dan Cosine Similarity pada Sistem Temu Kembali Informasi Lowongan Pekerjaan: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan sistem dengan menambahkan fitur personalisasi. Sistem dapat belajar dari preferensi pengguna dan sejarah pencarian mereka untuk memberikan hasil yang lebih disesuaikan. Selain itu, dapat dipertimbangkan untuk mengintegrasikan sistem dengan platform media sosial atau aplikasi pencari kerja populer, sehingga pengguna dapat dengan mudah mengakses sistem dan mendapatkan informasi lowongan pekerjaan yang relevan. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknik pembelajaran mesin untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi sistem, seperti menggunakan model deep learning untuk pembobotan kata dan pengukuran kemiripan.. Implementasi dan pengujian sistem temu kembali informasi lowongan pekerjaan menggunakan metode Vector Space Model (VSM) dengan pembobotan TF-IDF dan Cosine Similarity menunjukkan beberapa kesimpulan.Pertama, kombinasi metode pembobotan TF-IDF dan pengukuran kemiripan Cosine Similarity terbukti efektif dalam menyaring dan memeringkat dokumen lowongan pekerjaan.Sistem mampu membedakan dokumen lowongan kerja yang relevan dan dokumen noise dengan baik.Kedua, tingkat akurasi pencarian (Precision) tinggi, dengan rata-rata 0,840 (84%) pada threshold 10 dokumen teratas dan meningkat menjadi 0,880 (88%) pada threshold 15 dokumen teratas.Ketiga, kinerja sistem pada top-N menunjukkan bahwa semakin banyak dokumen yang ditampilkan, nilai presisi cenderung stabil bahkan meningkat, yang menunjukkan distribusi dokumen relevan yang baik pada peringkat atas hasil pencarian.Hal ini membuktikan sistem dapat memenuhi kebutuhan pengguna dalam mendapatkan informasi yang paling relevan secara cepat Mencari informasi lowongan pekerjaan yang relevan sering menjadi tantangan bagi pencari kerja karena banyaknya data di internet dan keterbatasan pencocokan kata kunci persis, yang sering menghasilkan hasil yang tidak akurat. Penelitian ini bertujuan membangun sistem temu kembali informasi (Information Retrieval) lowongan pekerjaan menggunakan pendekatan Vector Space Model (VSM). Sistem menerapkan Term Frequency-Inverse Document Frequency (TF-IDF) untuk pembobotan kata dan Cosine Similarity untuk mengukur relevansi antara kueri pengguna dan dokumen pekerjaan. Studi ini menggunakan dataset 350 dokumen, terdiri dari 300 lowongan pekerjaan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/e/rancang-bangun-sistem-m-paspor-efisiensi-plts-pene-thumb-2c7a9.webp" title="JURIS - Penerapan Metode Vector Space Model (VSM) dengan TF-IDF dan Cosine Similarity pada Sistem Temu Kembali Informasi Lowongan Pekerjaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/rancang-bangun-sistem-m-paspor-efisiensi-plts-pene-thumb-2c7a9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/rancang-bangun-sistem-m-paspor-efisiensi-plts-pene-thumb-2c7a9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/rancang-bangun-sistem-m-paspor-efisiensi-plts-pene-thumb-2c7a9.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Metode Vector Space Model (VSM) dengan TF-IDF dan Cosine Similarity pada Sistem Temu Kembali Informasi Lowongan Pekerjaan" alt="JURIS - Penerapan Metode Vector Space Model (VSM) dengan TF-IDF dan Cosine Similarity pada Sistem Temu Kembali Informasi Lowongan Pekerjaan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/rancang-bangun-sistem-m-paspor-efisiensi-plts-pene-thumb-f8016.webp" title="JURIS - Penerapan Metode Vector Space Model (VSM) dengan TF-IDF dan Cosine Similarity pada Sistem Temu Kembali Informasi Lowongan Pekerjaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/rancang-bangun-sistem-m-paspor-efisiensi-plts-pene-thumb-f8016.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/rancang-bangun-sistem-m-paspor-efisiensi-plts-pene-thumb-f8016.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/rancang-bangun-sistem-m-paspor-efisiensi-plts-pene-thumb-f8016.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Metode Vector Space Model (VSM) dengan TF-IDF dan Cosine Similarity pada Sistem Temu Kembali Informasi Lowongan Pekerjaan" alt="JURIS - Penerapan Metode Vector Space Model (VSM) dengan TF-IDF dan Cosine Similarity pada Sistem Temu Kembali Informasi Lowongan Pekerjaan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/rancang-bangun-sistem-m-paspor-efisiensi-plts-pene-thumb-79f78.webp" title="JURIS - Penerapan Metode Vector Space Model (VSM) dengan TF-IDF dan Cosine Similarity pada Sistem Temu Kembali Informasi Lowongan Pekerjaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/rancang-bangun-sistem-m-paspor-efisiensi-plts-pene-thumb-79f78.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/rancang-bangun-sistem-m-paspor-efisiensi-plts-pene-thumb-79f78.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/rancang-bangun-sistem-m-paspor-efisiensi-plts-pene-thumb-79f78.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Metode Vector Space Model (VSM) dengan TF-IDF dan Cosine Similarity pada Sistem Temu Kembali Informasi Lowongan Pekerjaan" alt="JURIS - Penerapan Metode Vector Space Model (VSM) dengan TF-IDF dan Cosine Similarity pada Sistem Temu Kembali Informasi Lowongan Pekerjaan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33617-rancang-bangun-sistem-m-paspo" title="JURIS - Penerapan Metode Vector Space Model (VSM) dengan TF-IDF dan Cosine Similarity pada Sistem Temu Kembali Informasi Lowongan Pekerjaan" target="_blank">Penerapan Metode Vector Space Model (VSM) dengan TF-IDF dan Cosine Similarity pada Sistem Temu Kembali Informasi Lowongan Pekerjaan</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan sistem dengan menambahkan fitur personalisasi. Sistem dapat belajar dari preferensi pengguna dan sejarah pencarian mereka untuk memberikan hasil yang lebih disesuaikan. Selain itu, dapat dipertimbangkan untuk mengintegrasikan sistem dengan platform media sosial atau aplikasi pencari kerja populer, sehingga pengguna dapat dengan mudah mengakses sistem dan mendapatkan informasi lowongan pekerjaan yang relevan. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknik pembelajaran mesin untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi sistem, seperti menggunakan model deep learning untuk pembobotan kata dan pengukuran kemiripan..
<br>Implementasi dan pengujian sistem temu kembali informasi lowongan pekerjaan menggunakan metode Vector Space Model (VSM) dengan pembobotan TF-IDF dan Cosine Similarity menunjukkan beberapa kesimpulan.Pertama, kombinasi metode pembobotan TF-IDF dan pengukuran kemiripan Cosine Similarity terbukti efektif dalam menyaring dan memeringkat dokumen lowongan pekerjaan.Sistem mampu membedakan dokumen lowongan kerja yang relevan dan dokumen noise dengan baik.Kedua, tingkat akurasi pencarian (Precision) tinggi, dengan rata-rata 0,840 (84%) pada threshold 10 dokumen teratas dan meningkat menjadi 0,880 (88%) pada threshold 15 dokumen teratas.Ketiga, kinerja sistem pada top-N menunjukkan bahwa semakin banyak dokumen yang ditampilkan, nilai presisi cenderung stabil bahkan meningkat, yang menunjukkan distribusi dokumen relevan yang baik pada peringkat atas hasil pencarian.Hal ini membuktikan sistem dapat memenuhi kebutuhan pengguna dalam mendapatkan informasi yang paling relevan secara cepat
<br>Mencari informasi lowongan pekerjaan yang relevan sering menjadi tantangan bagi pencari kerja karena banyaknya data di internet dan keterbatasan pencocokan kata kunci persis, yang sering menghasilkan hasil yang tidak akurat. Penelitian ini bertujuan membangun sistem temu kembali informasi (Information Retrieval) lowongan pekerjaan menggunakan pendekatan Vector Space Model (VSM). Sistem menerapkan Term Frequency-Inverse Document Frequency (TF-IDF) untuk pembobotan kata dan Cosine Similarity untuk mengukur relevansi antara kueri pengguna dan dokumen pekerjaan. Studi ini menggunakan dataset 350 dokumen, terdiri dari 300 lowongan pekerjaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/e/rancang-bangun-sistem-m-paspor-efisiensi-plts-pene-thumb-2c7a9.webp" type="image/webp" length="148044" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/rancang-bangun-sistem-m-paspor-efisiensi-plts-pene-thumb-2c7a9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/rancang-bangun-sistem-m-paspor-efisiensi-plts-pene-thumb-f8016.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/rancang-bangun-sistem-m-paspor-efisiensi-plts-pene-thumb-79f78.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-540-unpar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5543-jurnal-teknologi-informasi-jurnal-keilmuan-aplikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ 2D Animated Educational Video About the 2024 Election for Perum Lkbn Antara Biro Kepulauan Riau ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ 2D Animated Educational Video About the 2024 Election for Perum Lkbn Antara Biro Kepulauan Riau ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ 2D Animated Educational Video About the 2024 Election for Perum Lkbn Antara Biro Kepulauan Riau ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33630-konten-animasi-konteks-2d</link>
	<guid isPermaLink="false">4cf2102d900b57593203720fc053c21c</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 15:47:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas video edukasi animasi 2D dalam meningkatkan pemahaman tentang isu-isu politik yang lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - 2D Animated Educational Video About the 2024 Election for Perum Lkbn Antara Biro Kepulauan Riau: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas video edukasi animasi 2D dalam meningkatkan pemahaman tentang isu-isu politik yang lebih kompleks, seperti sistem perwakilan atau kebijakan publik. Hal ini dapat dilakukan dengan membandingkan pemahaman peserta didik sebelum dan sesudah menonton video, serta mengukur perubahan sikap dan perilaku mereka terhadap partisipasi politik. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan konten animasi 2D yang disesuaikan dengan karakteristik demografis dan minat pemilih pemula yang berbeda, misalnya dengan menggunakan bahasa gaul atau tren media sosial yang populer. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi potensi penggunaan teknologi virtual reality (VR) atau augmented reality (AR) untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih imersif dan interaktif terkait pemilu, sehingga dapat meningkatkan keterlibatan dan retensi informasi peserta didik.. Penelitian ini menghasilkan sebuah video animasi 2D berjudul AuVideo Edukasi Sukseskan Pemilu 2024Ay berdurasi 2 menit 24 detik yang mengangkat tema pemilu untuk pemilih pemula, yaitu siswa/i SMA/K dan mahasiswa/i Kota Batam sebagai target audiensnya.Dari perhitungan EPIC Rate, diperoleh hasil 4,29 dari skala 4,21 - 5.00, yang menunjukkan bahwa angka tersebut masuk ke rentang skala Sangat Efektif.Hasil menunjukkan, video animasi 2D efektif mengedukasi pemilih pemula di Batam tentang Pemilu 2024 dan dipublikasikan di Instagram serta TikTok PERUM LKBN ANTARA Kepulauan Riau Pemilih pertama memiliki kontribusi signifikan terhadap pemilihan umum 2024 di Kota Batam, sehingga diperlukan media informasi yang menarik dan mudah diakses untuk meningkatkan keterlibatan audiens. Oleh karena itu, video edukasi animasi 2D diperlukan sebagai media sosialisasi untuk disebarkan melalui platform digital. Metode desain yang digunakan adalah Siklus Hidup Pengembangan Multimedia (MDLC), yang terdiri dari enam tahap utama: Konsep, Desain, Pengumpulan Materi, Perakitan, Pengujian, dan Distribusi. Pengujian dilakukan menggunakan Model EPIC, yang mencakup empat aspek: Empati, Persuasi, Dampak, dan Komunikasi. Video animasi 2D berfungsi sebagai media efektif untuk mendidik pemilih pertama di Batam... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/f/konten-animasi-konteks-2d-integrasi-pemilu-pemilih-thumb-63d4b.webp" title="JURIS - 2D Animated Educational Video About the 2024 Election for Perum Lkbn Antara Biro Kepulauan Riau" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/konten-animasi-konteks-2d-integrasi-pemilu-pemilih-thumb-63d4b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/konten-animasi-konteks-2d-integrasi-pemilu-pemilih-thumb-63d4b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/konten-animasi-konteks-2d-integrasi-pemilu-pemilih-thumb-63d4b.webp 1x" title="JURIS - 2D Animated Educational Video About the 2024 Election for Perum Lkbn Antara Biro Kepulauan Riau" alt="JURIS - 2D Animated Educational Video About the 2024 Election for Perum Lkbn Antara Biro Kepulauan Riau" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/konten-animasi-konteks-2d-integrasi-pemilu-pemilih-thumb-7e764.webp" title="JURIS - 2D Animated Educational Video About the 2024 Election for Perum Lkbn Antara Biro Kepulauan Riau" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/konten-animasi-konteks-2d-integrasi-pemilu-pemilih-thumb-7e764.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/konten-animasi-konteks-2d-integrasi-pemilu-pemilih-thumb-7e764.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/konten-animasi-konteks-2d-integrasi-pemilu-pemilih-thumb-7e764.webp 1x" title="JURIS - 2D Animated Educational Video About the 2024 Election for Perum Lkbn Antara Biro Kepulauan Riau" alt="JURIS - 2D Animated Educational Video About the 2024 Election for Perum Lkbn Antara Biro Kepulauan Riau" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/konten-animasi-konteks-2d-integrasi-pemilu-pemilih-thumb-4fd0b.webp" title="JURIS - 2D Animated Educational Video About the 2024 Election for Perum Lkbn Antara Biro Kepulauan Riau" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/konten-animasi-konteks-2d-integrasi-pemilu-pemilih-thumb-4fd0b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/konten-animasi-konteks-2d-integrasi-pemilu-pemilih-thumb-4fd0b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/konten-animasi-konteks-2d-integrasi-pemilu-pemilih-thumb-4fd0b.webp 1x" title="JURIS - 2D Animated Educational Video About the 2024 Election for Perum Lkbn Antara Biro Kepulauan Riau" alt="JURIS - 2D Animated Educational Video About the 2024 Election for Perum Lkbn Antara Biro Kepulauan Riau" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33630-konten-animasi-konteks-2d" title="JURIS - 2D Animated Educational Video About the 2024 Election for Perum Lkbn Antara Biro Kepulauan Riau" target="_blank">2D Animated Educational Video About the 2024 Election for Perum Lkbn Antara Biro Kepulauan Riau</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas video edukasi animasi 2D dalam meningkatkan pemahaman tentang isu-isu politik yang lebih kompleks, seperti sistem perwakilan atau kebijakan publik. Hal ini dapat dilakukan dengan membandingkan pemahaman peserta didik sebelum dan sesudah menonton video, serta mengukur perubahan sikap dan perilaku mereka terhadap partisipasi politik. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan konten animasi 2D yang disesuaikan dengan karakteristik demografis dan minat pemilih pemula yang berbeda, misalnya dengan menggunakan bahasa gaul atau tren media sosial yang populer. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi potensi penggunaan teknologi virtual reality (VR) atau augmented reality (AR) untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih imersif dan interaktif terkait pemilu, sehingga dapat meningkatkan keterlibatan dan retensi informasi peserta didik..
<br>Penelitian ini menghasilkan sebuah video animasi 2D berjudul AuVideo Edukasi Sukseskan Pemilu 2024Ay berdurasi 2 menit 24 detik yang mengangkat tema pemilu untuk pemilih pemula, yaitu siswa/i SMA/K dan mahasiswa/i Kota Batam sebagai target audiensnya.Dari perhitungan EPIC Rate, diperoleh hasil 4,29 dari skala 4,21 - 5.00, yang menunjukkan bahwa angka tersebut masuk ke rentang skala Sangat Efektif.Hasil menunjukkan, video animasi 2D efektif mengedukasi pemilih pemula di Batam tentang Pemilu 2024 dan dipublikasikan di Instagram serta TikTok PERUM LKBN ANTARA Kepulauan Riau
<br>Pemilih pertama memiliki kontribusi signifikan terhadap pemilihan umum 2024 di Kota Batam, sehingga diperlukan media informasi yang menarik dan mudah diakses untuk meningkatkan keterlibatan audiens. Oleh karena itu, video edukasi animasi 2D diperlukan sebagai media sosialisasi untuk disebarkan melalui platform digital. Metode desain yang digunakan adalah Siklus Hidup Pengembangan Multimedia (MDLC), yang terdiri dari enam tahap utama: Konsep, Desain, Pengumpulan Materi, Perakitan, Pengujian, dan Distribusi. Pengujian dilakukan menggunakan Model EPIC, yang mencakup empat aspek: Empati, Persuasi, Dampak, dan Komunikasi. Video animasi 2D berfungsi sebagai media efektif untuk mendidik pemilih pertama di Batam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/f/konten-animasi-konteks-2d-integrasi-pemilu-pemilih-thumb-4fd0b.webp" type="image/webp" length="81916" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/konten-animasi-konteks-2d-integrasi-pemilu-pemilih-thumb-63d4b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/konten-animasi-konteks-2d-integrasi-pemilu-pemilih-thumb-7e764.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/konten-animasi-konteks-2d-integrasi-pemilu-pemilih-thumb-4fd0b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1477-polibatam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14794-journal-applied-multimedia-networking.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Taarudh Mafsadatain dalam Tinjauan Tasawuf Pemikiran Abdul Wahab al Syarani Tentang Mujahadat al Nafs ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Taarudh Mafsadatain dalam Tinjauan Tasawuf Pemikiran Abdul Wahab al Syarani Tentang Mujahadat al Nafs ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Taarudh Mafsadatain dalam Tinjauan Tasawuf Pemikiran Abdul Wahab al Syarani Tentang Mujahadat al Nafs ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33623-al-shaaorani-tinjauan-tasawuf-haraj-mujahadat</link>
	<guid isPermaLink="false">a54c2c5b07bac9158b44a0813ee819f9</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 15:12:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ ainul yaqin ]]></category>
	<category><![CDATA[ fathur rozi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ainul,content,fathur,main,rozi,yaqin]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang dilakukan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Melakukan studi komparatif antara praktik mujahadat al-nafs dalam tasawuf dengan praktik-praktik serupa dalam agama-agama ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Ta'arudh Mafsadatain dalam Tinjauan Tasawuf: Pemikiran Abdul Wahab al-Sya'rani Tentang Mujahadat al-Nafs: Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang dilakukan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Melakukan studi komparatif antara praktik mujahadat al-nafs dalam tasawuf dengan praktik-praktik serupa dalam agama-agama lain, seperti Hindu, untuk memahami perbedaan dan kesamaan pendekatan spiritual dalam mengendalikan nafsu.2. Menganalisis lebih mendalam tentang konsep taAoarudh al-mafsadatain dalam tasawuf dan bagaimana penerapannya dalam praktik mujahadat al-nafs, serta bagaimana hal ini dapat diterapkan dalam konteks modern untuk mencapai keseimbangan antara kebutuhan fisik dan spiritual.3. Menjelajahi lebih lanjut tentang peran dan pengaruh nafsu dalam perjalanan spiritual Sufi, dan bagaimana praktik mujahadat al-nafs dapat membantu dalam mengendalikan dan mengarahkan nafsu untuk mencapai tujuan spiritual yang lebih tinggi.Dengan melakukan penelitian lanjutan ini, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang praktik mujahadat al-nafs dalam tasawuf, serta kontribusinya dalam pengembangan spiritualitas dan keseimbangan antara kebutuhan fisik dan spiritual.. Di antara bentuk pengupayaan Sufi untuk meraih s}idq al-tawajjuh adalah dengan mengendalikan gerak bebas nafsu, atau melakukan praktik muja>hadat al-nafs.Metode pelaksanaannya sangat bervariasi menyesuaikan dengan orientasi nafsu.Artinya, segala sesuatu yang disenangi oleh ketertarikan nafsu, harus ditinggalkan bahkan hal-hal yang seharusnya dibutuhkan oleh tubuh-jasmani pada umumnya, seperti makan, tidur dan berbicara.Namun, ketika digiring menuju ranah tinjauan fikih, praktik ini dinilai problematis sebab mengandung h}araj (kesulitan atau bahaya).Dalam prinsip hukum Islam, h}araj merupakan satu hal pokok yang harus dihindari, atau bahkan dihilangkan jika memungkinkan.Karena itu, tidak berlebihan kiranya, penelitian-penelitian hingga saat ini menyebutkan bahwa apa yang dilakukan oleh Sufi berupa praktik muja>hadat al-nafs dianggap menabrak regulasi yang telah ditetapkan oleh syariat.Sebagai hasil dari penelitian, tulisan ini mengusung analisis Al-ShaAorani bahwa para Sufi, dalam pelaksanaan muja>hadat al-nafs tidak pernah benar-benar membahayakan tubuhnya sebab dalam keadaan id}t}ira>r atau mendesak, akan tetap berlaku sebagai batas berhentinya praktik mujahadah tersebut.Selain itu, bagi kalangan Sufi praktik mujahadah merupakan realisasi dari pertimbangan dengan memilih akhaff al-mafsadatain (mafsadah teringan), mengikuti kaedah taAoa>rud} al-mafsatadain (bertentangannya dua mafsadah).Dalam hal ini, konsekuensi menerima mafsadah/kerusakan berupa rasa sakit secara jasmani tidak sebanding dengan mafsadah ruhani yang berupa kelalaian dalam bermusyahadah kepada Tujuan Hakiki.Oleh karenanya, perspektif Al-ShaAorani menilai bahwa praktik mujahadah yang dilakukan oleh para salik dianggap sah-sah saja sebab mereka sekedar memilih mafsadah yang bersangkutan dengan badannya daripada mafsadah yang mengganggu perjalanan suluknya.Di samping itu, bagi kalangan para Sufi kesempurnaan dalam beribadah, yang termasuk konsistensi dalam bermusyahadah merupakan hal yang dianggap perkara wajib Artikel ini membahas perilaku Sufi dalam mujahadat al-nafs, yang merupakan salah satu mediator untuk mencapai shidq al-tawajjuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik mujahadah dalam tinjauan tasawuf dalam perspektif AoAbd Al-Wahha>b Al-ShaAora>ni>. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik mujahadah yang dilakukan seorang Sufi tidak bertentangan dengan garis-garis syariAoat. Alasannya, apabila sampai pada batas id}t}ira>r (keadaan mendesak), pelakunya akan menghentikan praktik mujahadat al-nafs dan tidak sampai menimbulkan sesuatu yang dapat menghilangkan nyawanya. Di sisi lain, melalui sudut pandang taAoa>rud}... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/b/al-shaaorani-tinjauan-tasawuf-haraj-mujahadat-al-n-thumb-64951.webp" title="JURIS - Ta&#039;arudh Mafsadatain dalam Tinjauan Tasawuf: Pemikiran Abdul Wahab al-Sya&#039;rani Tentang Mujahadat al-Nafs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/al-shaaorani-tinjauan-tasawuf-haraj-mujahadat-al-n-thumb-64951.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/al-shaaorani-tinjauan-tasawuf-haraj-mujahadat-al-n-thumb-64951.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/al-shaaorani-tinjauan-tasawuf-haraj-mujahadat-al-n-thumb-64951.webp 1x" title="JURIS - Ta&#039;arudh Mafsadatain dalam Tinjauan Tasawuf: Pemikiran Abdul Wahab al-Sya&#039;rani Tentang Mujahadat al-Nafs" alt="JURIS - Ta&#039;arudh Mafsadatain dalam Tinjauan Tasawuf: Pemikiran Abdul Wahab al-Sya&#039;rani Tentang Mujahadat al-Nafs" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/b/al-shaaorani-tinjauan-tasawuf-haraj-mujahadat-al-n-thumb-c4210.webp" title="JURIS - Ta&#039;arudh Mafsadatain dalam Tinjauan Tasawuf: Pemikiran Abdul Wahab al-Sya&#039;rani Tentang Mujahadat al-Nafs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/al-shaaorani-tinjauan-tasawuf-haraj-mujahadat-al-n-thumb-c4210.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/al-shaaorani-tinjauan-tasawuf-haraj-mujahadat-al-n-thumb-c4210.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/al-shaaorani-tinjauan-tasawuf-haraj-mujahadat-al-n-thumb-c4210.webp 1x" title="JURIS - Ta&#039;arudh Mafsadatain dalam Tinjauan Tasawuf: Pemikiran Abdul Wahab al-Sya&#039;rani Tentang Mujahadat al-Nafs" alt="JURIS - Ta&#039;arudh Mafsadatain dalam Tinjauan Tasawuf: Pemikiran Abdul Wahab al-Sya&#039;rani Tentang Mujahadat al-Nafs" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/b/al-shaaorani-tinjauan-tasawuf-haraj-mujahadat-al-n-thumb-4676c.webp" title="JURIS - Ta&#039;arudh Mafsadatain dalam Tinjauan Tasawuf: Pemikiran Abdul Wahab al-Sya&#039;rani Tentang Mujahadat al-Nafs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/al-shaaorani-tinjauan-tasawuf-haraj-mujahadat-al-n-thumb-4676c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/al-shaaorani-tinjauan-tasawuf-haraj-mujahadat-al-n-thumb-4676c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/al-shaaorani-tinjauan-tasawuf-haraj-mujahadat-al-n-thumb-4676c.webp 1x" title="JURIS - Ta&#039;arudh Mafsadatain dalam Tinjauan Tasawuf: Pemikiran Abdul Wahab al-Sya&#039;rani Tentang Mujahadat al-Nafs" alt="JURIS - Ta&#039;arudh Mafsadatain dalam Tinjauan Tasawuf: Pemikiran Abdul Wahab al-Sya&#039;rani Tentang Mujahadat al-Nafs" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33623-al-shaaorani-tinjauan-tasawuf-haraj-mujahadat" title="JURIS - Ta&#039;arudh Mafsadatain dalam Tinjauan Tasawuf: Pemikiran Abdul Wahab al-Sya&#039;rani Tentang Mujahadat al-Nafs" target="_blank">Ta'arudh Mafsadatain dalam Tinjauan Tasawuf: Pemikiran Abdul Wahab al-Sya'rani Tentang Mujahadat al-Nafs</a>: Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang dilakukan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Melakukan studi komparatif antara praktik mujahadat al-nafs dalam tasawuf dengan praktik-praktik serupa dalam agama-agama lain, seperti Hindu, untuk memahami perbedaan dan kesamaan pendekatan spiritual dalam mengendalikan nafsu.2. Menganalisis lebih mendalam tentang konsep taAoarudh al-mafsadatain dalam tasawuf dan bagaimana penerapannya dalam praktik mujahadat al-nafs, serta bagaimana hal ini dapat diterapkan dalam konteks modern untuk mencapai keseimbangan antara kebutuhan fisik dan spiritual.3. Menjelajahi lebih lanjut tentang peran dan pengaruh nafsu dalam perjalanan spiritual Sufi, dan bagaimana praktik mujahadat al-nafs dapat membantu dalam mengendalikan dan mengarahkan nafsu untuk mencapai tujuan spiritual yang lebih tinggi.Dengan melakukan penelitian lanjutan ini, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang praktik mujahadat al-nafs dalam tasawuf, serta kontribusinya dalam pengembangan spiritualitas dan keseimbangan antara kebutuhan fisik dan spiritual..
<br>Di antara bentuk pengupayaan Sufi untuk meraih s}idq al-tawajjuh adalah dengan mengendalikan gerak bebas nafsu, atau melakukan praktik muja>hadat al-nafs.Metode pelaksanaannya sangat bervariasi menyesuaikan dengan orientasi nafsu.Artinya, segala sesuatu yang disenangi oleh ketertarikan nafsu, harus ditinggalkan bahkan hal-hal yang seharusnya dibutuhkan oleh tubuh-jasmani pada umumnya, seperti makan, tidur dan berbicara.Namun, ketika digiring menuju ranah tinjauan fikih, praktik ini dinilai problematis sebab mengandung h}araj (kesulitan atau bahaya).Dalam prinsip hukum Islam, h}araj merupakan satu hal pokok yang harus dihindari, atau bahkan dihilangkan jika memungkinkan.Karena itu, tidak berlebihan kiranya, penelitian-penelitian hingga saat ini menyebutkan bahwa apa yang dilakukan oleh Sufi berupa praktik muja>hadat al-nafs dianggap menabrak regulasi yang telah ditetapkan oleh syariat.Sebagai hasil dari penelitian, tulisan ini mengusung analisis Al-ShaAorani bahwa para Sufi, dalam pelaksanaan muja>hadat al-nafs tidak pernah benar-benar membahayakan tubuhnya sebab dalam keadaan id}t}ira>r atau mendesak, akan tetap berlaku sebagai batas berhentinya praktik mujahadah tersebut.Selain itu, bagi kalangan Sufi praktik mujahadah merupakan realisasi dari pertimbangan dengan memilih akhaff al-mafsadatain (mafsadah teringan), mengikuti kaedah taAoa>rud} al-mafsatadain (bertentangannya dua mafsadah).Dalam hal ini, konsekuensi menerima mafsadah/kerusakan berupa rasa sakit secara jasmani tidak sebanding dengan mafsadah ruhani yang berupa kelalaian dalam bermusyahadah kepada Tujuan Hakiki.Oleh karenanya, perspektif Al-ShaAorani menilai bahwa praktik mujahadah yang dilakukan oleh para salik dianggap sah-sah saja sebab mereka sekedar memilih mafsadah yang bersangkutan dengan badannya daripada mafsadah yang mengganggu perjalanan suluknya.Di samping itu, bagi kalangan para Sufi kesempurnaan dalam beribadah, yang termasuk konsistensi dalam bermusyahadah merupakan hal yang dianggap perkara wajib
<br>Artikel ini membahas perilaku Sufi dalam mujahadat al-nafs, yang merupakan salah satu mediator untuk mencapai shidq al-tawajjuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik mujahadah dalam tinjauan tasawuf dalam perspektif AoAbd Al-Wahha>b Al-ShaAora>ni>. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik mujahadah yang dilakukan seorang Sufi tidak bertentangan dengan garis-garis syariAoat. Alasannya, apabila sampai pada batas id}t}ira>r (keadaan mendesak), pelakunya akan menghentikan praktik mujahadat al-nafs dan tidak sampai menimbulkan sesuatu yang dapat menghilangkan nyawanya. Di sisi lain, melalui sudut pandang taAoa>rud}...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/b/al-shaaorani-tinjauan-tasawuf-haraj-mujahadat-al-n-thumb-64951.webp" type="image/webp" length="41212" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/al-shaaorani-tinjauan-tasawuf-haraj-mujahadat-al-n-thumb-64951.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/al-shaaorani-tinjauan-tasawuf-haraj-mujahadat-al-n-thumb-c4210.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/al-shaaorani-tinjauan-tasawuf-haraj-mujahadat-al-n-thumb-4676c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4363-mahadalyalfithrah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15269-putih-jurnal-pengetahuan-ilmu-hikmah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Sentimen Publik Indonesia Terhadap Konflik Israel Iran Di Media Sosial Menggunakan Indobert Dan Explainable Ai Lime ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Sentimen Publik Indonesia Terhadap Konflik Israel Iran Di Media Sosial Menggunakan Indobert Dan Explainable Ai Lime ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Sentimen Publik Indonesia Terhadap Konflik Israel Iran Di Media Sosial Menggunakan Indobert Dan Explainable Ai Lime ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33621-algorithms-analisis-sentimen-opini-publik</link>
	<guid isPermaLink="false">92ed05b673b8c945e0a97b61b99cfd2a</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 15:08:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ardi wijaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ v20i1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ardi,v20i1,view,vol,wijaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh berbagai platform media sosial (misalnya, TikTok, Instagram) terhadap pembentukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Sentimen Publik Indonesia Terhadap Konflik Israel-Iran Di Media Sosial Menggunakan Indobert Dan Explainable Ai (Lime): Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh berbagai platform media sosial (misalnya, TikTok, Instagram) terhadap pembentukan sentimen publik terhadap konflik Israel-Iran, mengingat karakteristik unik masing-masing platform dalam hal format konten dan demografi pengguna. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan sentimen publik Indonesia dengan negara-negara lain di Asia Tenggara atau Timur Tengah untuk mengidentifikasi perbedaan dan persamaan dalam persepsi dan respons terhadap konflik tersebut. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model analisis sentimen yang lebih canggih yang mampu menangkap nuansa emosi yang lebih halus dan konteks budaya yang spesifik, misalnya dengan mengintegrasikan pengetahuan domain atau menggunakan teknik transfer learning dari dataset yang relevan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika opini publik dalam konteks geopolitik yang kompleks dan berkontribusi pada pengembangan strategi komunikasi yang lebih efektif.. Penelitian ini berhasil mengimplementasikan sistem analisis sentimen untuk memetakan opini publik Indonesia terhadap konflik IsraelAeIran dengan memanfaatkan model IndoBERT yang difinetune serta pendekatan Explainable AI menggunakan LIME.Temuan utama menunjukkan dominasi sentimen negatif terhadap Israel, dengan faktor religius berperan signifikan dalam membentuk polarisasi opini.Penerapan LIME berhasil meningkatkan transparansi dan akuntabilitas model, memungkinkan identifikasi kata pemicu yang relevan secara linguistik dan kontekstual.Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan metodologi NLP yang transparan untuk analisis opini geopolitik serta landasan empiris bagi pembuat kebijakan dalam merespons dinamika opini publik berbasis media sosial Penelitian ini menganalisis sentimen publik Indonesia terhadap konflik IsraelAeIran di media sosial menggunakan model IndoBERT yang telah disesuaikan dan teknik Explainable AI (XAI) berdasarkan LIME. Data dikumpulkan dari YouTube dan X (Twitter) antara April 2024 dan Juni 2025, menghasilkan 7.922 entri unik yang diproses awal dan dianotasi secara otomatis. Model IndoBERT mencapai akurasi 74,90% dan skor F1 sebesar 0,7521 pada set pengujian (n = 1.513). Interpretasi berbasis LIME mengungkapkan kata pemicu seperti AuzionisAy (negatif) dan Auallahu akbarAy (positif), yang mengindikasikan polarisasi opini yang didorong oleh narasi anti-Zionis dan solidaritas agama. Pendekatan ini meningkatkan transparansi model black-box dan memberikan wawasan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/a/algorithms-analisis-sentimen-opini-publik-konflik-thumb-946ab.webp" title="JURIS - Analisis Sentimen Publik Indonesia Terhadap Konflik Israel-Iran Di Media Sosial Menggunakan Indobert Dan Explainable Ai (Lime)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/algorithms-analisis-sentimen-opini-publik-konflik-thumb-946ab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/algorithms-analisis-sentimen-opini-publik-konflik-thumb-946ab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/algorithms-analisis-sentimen-opini-publik-konflik-thumb-946ab.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sentimen Publik Indonesia Terhadap Konflik Israel-Iran Di Media Sosial Menggunakan Indobert Dan Explainable Ai (Lime)" alt="JURIS - Analisis Sentimen Publik Indonesia Terhadap Konflik Israel-Iran Di Media Sosial Menggunakan Indobert Dan Explainable Ai (Lime)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/a/algorithms-analisis-sentimen-opini-publik-konflik-thumb-9a4b2.webp" title="JURIS - Analisis Sentimen Publik Indonesia Terhadap Konflik Israel-Iran Di Media Sosial Menggunakan Indobert Dan Explainable Ai (Lime)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/algorithms-analisis-sentimen-opini-publik-konflik-thumb-9a4b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/algorithms-analisis-sentimen-opini-publik-konflik-thumb-9a4b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/algorithms-analisis-sentimen-opini-publik-konflik-thumb-9a4b2.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sentimen Publik Indonesia Terhadap Konflik Israel-Iran Di Media Sosial Menggunakan Indobert Dan Explainable Ai (Lime)" alt="JURIS - Analisis Sentimen Publik Indonesia Terhadap Konflik Israel-Iran Di Media Sosial Menggunakan Indobert Dan Explainable Ai (Lime)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/a/algorithms-analisis-sentimen-opini-publik-konflik-thumb-80deb.webp" title="JURIS - Analisis Sentimen Publik Indonesia Terhadap Konflik Israel-Iran Di Media Sosial Menggunakan Indobert Dan Explainable Ai (Lime)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/algorithms-analisis-sentimen-opini-publik-konflik-thumb-80deb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/algorithms-analisis-sentimen-opini-publik-konflik-thumb-80deb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/algorithms-analisis-sentimen-opini-publik-konflik-thumb-80deb.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sentimen Publik Indonesia Terhadap Konflik Israel-Iran Di Media Sosial Menggunakan Indobert Dan Explainable Ai (Lime)" alt="JURIS - Analisis Sentimen Publik Indonesia Terhadap Konflik Israel-Iran Di Media Sosial Menggunakan Indobert Dan Explainable Ai (Lime)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33621-algorithms-analisis-sentimen-opini-publik" title="JURIS - Analisis Sentimen Publik Indonesia Terhadap Konflik Israel-Iran Di Media Sosial Menggunakan Indobert Dan Explainable Ai (Lime)" target="_blank">Analisis Sentimen Publik Indonesia Terhadap Konflik Israel-Iran Di Media Sosial Menggunakan Indobert Dan Explainable Ai (Lime)</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh berbagai platform media sosial (misalnya, TikTok, Instagram) terhadap pembentukan sentimen publik terhadap konflik Israel-Iran, mengingat karakteristik unik masing-masing platform dalam hal format konten dan demografi pengguna. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan sentimen publik Indonesia dengan negara-negara lain di Asia Tenggara atau Timur Tengah untuk mengidentifikasi perbedaan dan persamaan dalam persepsi dan respons terhadap konflik tersebut. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model analisis sentimen yang lebih canggih yang mampu menangkap nuansa emosi yang lebih halus dan konteks budaya yang spesifik, misalnya dengan mengintegrasikan pengetahuan domain atau menggunakan teknik transfer learning dari dataset yang relevan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika opini publik dalam konteks geopolitik yang kompleks dan berkontribusi pada pengembangan strategi komunikasi yang lebih efektif..
<br>Penelitian ini berhasil mengimplementasikan sistem analisis sentimen untuk memetakan opini publik Indonesia terhadap konflik IsraelAeIran dengan memanfaatkan model IndoBERT yang difinetune serta pendekatan Explainable AI menggunakan LIME.Temuan utama menunjukkan dominasi sentimen negatif terhadap Israel, dengan faktor religius berperan signifikan dalam membentuk polarisasi opini.Penerapan LIME berhasil meningkatkan transparansi dan akuntabilitas model, memungkinkan identifikasi kata pemicu yang relevan secara linguistik dan kontekstual.Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan metodologi NLP yang transparan untuk analisis opini geopolitik serta landasan empiris bagi pembuat kebijakan dalam merespons dinamika opini publik berbasis media sosial
<br>Penelitian ini menganalisis sentimen publik Indonesia terhadap konflik IsraelAeIran di media sosial menggunakan model IndoBERT yang telah disesuaikan dan teknik Explainable AI (XAI) berdasarkan LIME. Data dikumpulkan dari YouTube dan X (Twitter) antara April 2024 dan Juni 2025, menghasilkan 7.922 entri unik yang diproses awal dan dianotasi secara otomatis. Model IndoBERT mencapai akurasi 74,90% dan skor F1 sebesar 0,7521 pada set pengujian (n = 1.513). Interpretasi berbasis LIME mengungkapkan kata pemicu seperti AuzionisAy (negatif) dan Auallahu akbarAy (positif), yang mengindikasikan polarisasi opini yang didorong oleh narasi anti-Zionis dan solidaritas agama. Pendekatan ini meningkatkan transparansi model black-box dan memberikan wawasan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/a/algorithms-analisis-sentimen-opini-publik-konflik-thumb-9a4b2.webp" type="image/webp" length="81204" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/algorithms-analisis-sentimen-opini-publik-konflik-thumb-946ab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/algorithms-analisis-sentimen-opini-publik-konflik-thumb-9a4b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/algorithms-analisis-sentimen-opini-publik-konflik-thumb-80deb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-540-unpar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5543-jurnal-teknologi-informasi-jurnal-keilmuan-aplikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemanfaatan Machine Learning untuk Perencanaan Lokasi Optical Distribution Point dalam Mendukung Pemerataan Akses Internet ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemanfaatan Machine Learning untuk Perencanaan Lokasi Optical Distribution Point dalam Mendukung Pemerataan Akses Internet ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemanfaatan Machine Learning untuk Perencanaan Lokasi Optical Distribution Point dalam Mendukung Pemerataan Akses Internet ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33620-analisis-lokasi-embung-sistem-pendukung-pengambila</link>
	<guid isPermaLink="false">051f21c49cc8151c79c1505b3d193a86</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 15:06:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ardi wijaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ v20i1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ardi,v20i1,view,vol,wijaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan model dengan menambahkan parameter spasial dan teknis yang lebih kompleks, seperti topografi, kepadatan populasi, dan potensi pertumbuhan permintaan layanan internet di masa depan, untuk meningkatkan akurasi rekomendasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemanfaatan Machine Learning untuk Perencanaan Lokasi Optical Distribution Point dalam Mendukung Pemerataan Akses Internet: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan model dengan menambahkan parameter spasial dan teknis yang lebih kompleks, seperti topografi, kepadatan populasi, dan potensi pertumbuhan permintaan layanan internet di masa depan, untuk meningkatkan akurasi rekomendasi lokasi ODP. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi kinerja model machine learning secara kuantitatif dengan membandingkan hasil rekomendasi sistem terhadap keputusan teknisi berpengalaman, sehingga dapat diukur sejauh mana sistem ini mampu meningkatkan objektivitas dan efisiensi perencanaan. Penelitian juga dapat mengintegrasikan analisis biaya-manfaat secara rinci, termasuk estimasi investasi awal, biaya operasional, dan dampak ekonomi lokal dari penyebaran akses internet, untuk menghasilkan rekomendasi yang tidak hanya teknis namun juga ekonomis dan strategis bagi pemerintah daerah maupun penyedia layanan telekomunikasi.. Penelitian ini membahas pemanfaatan machine learning dalam perencanaan lokasi Optical Distribution Point (ODP) untuk mendukung pemerataan akses internet.Sistem yang dikembangkan menggunakan data ODP eksisting, data pelanggan, dan parameter perencanaan untuk menghasilkan rekomendasi lokasi berbasis pengolahan data.Implementasi sistem berbasis web memungkinkan proses perencanaan yang lebih terstruktur, dari pengolahan data hingga penyajian hasil rekomendasi.Hasil pengujian menunjukkan bahwa pendekatan berbasis machine learning efektif sebagai alat bantu pengambilan keputusan, sehingga dapat menjadi alternatif dalam perencanaan infrastruktur jaringan fiber optik dan mendukung pengembangan ekonomi digital melalui akses internet yang lebih merata Akses internet yang merata merupakan faktor penting dalam mendukung transformasi digital dan peningkatan kualitas layanan publik, pendidikan, serta kegiatan ekonomi berbasis teknologi dalam ekonomi digital. Salah satu komponen utama dalam jaringan fiber optik adalah Optical Distribution Point (ODP), yang berfungsi sebagai simpul distribusi yang menghubungkan jaringan ke pengguna akhir. Perencanaan lokasi ODP secara konvensional umumnya masih mengandalkan survei lapangan dan pertimbangan teknis subjektif, sehingga prosesnya memakan waktu dan berpotensi menghasilkan keputusan yang kurang optimal. Penelitian ini memanfaatkan machine learning sebagai sistem pendukung keputusan untuk perencanaan lokasi ODP guna mendukung pengambilan keputusan yang lebih terstruktur dan berbasis data. Pendekatan yang diusulkan mengintegrasikan data spasial pelanggan, informasi kapasitas ODP, dan parameter... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/0/analisis-lokasi-embung-sistem-pendukung-pengambila-thumb-75927.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Machine Learning untuk Perencanaan Lokasi Optical Distribution Point dalam Mendukung Pemerataan Akses Internet" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/analisis-lokasi-embung-sistem-pendukung-pengambila-thumb-75927.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/analisis-lokasi-embung-sistem-pendukung-pengambila-thumb-75927.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/analisis-lokasi-embung-sistem-pendukung-pengambila-thumb-75927.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Machine Learning untuk Perencanaan Lokasi Optical Distribution Point dalam Mendukung Pemerataan Akses Internet" alt="JURIS - Pemanfaatan Machine Learning untuk Perencanaan Lokasi Optical Distribution Point dalam Mendukung Pemerataan Akses Internet" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/analisis-lokasi-embung-sistem-pendukung-pengambila-thumb-65afc.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Machine Learning untuk Perencanaan Lokasi Optical Distribution Point dalam Mendukung Pemerataan Akses Internet" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/analisis-lokasi-embung-sistem-pendukung-pengambila-thumb-65afc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/analisis-lokasi-embung-sistem-pendukung-pengambila-thumb-65afc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/analisis-lokasi-embung-sistem-pendukung-pengambila-thumb-65afc.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Machine Learning untuk Perencanaan Lokasi Optical Distribution Point dalam Mendukung Pemerataan Akses Internet" alt="JURIS - Pemanfaatan Machine Learning untuk Perencanaan Lokasi Optical Distribution Point dalam Mendukung Pemerataan Akses Internet" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/analisis-lokasi-embung-sistem-pendukung-pengambila-thumb-bb4b7.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Machine Learning untuk Perencanaan Lokasi Optical Distribution Point dalam Mendukung Pemerataan Akses Internet" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/analisis-lokasi-embung-sistem-pendukung-pengambila-thumb-bb4b7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/analisis-lokasi-embung-sistem-pendukung-pengambila-thumb-bb4b7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/analisis-lokasi-embung-sistem-pendukung-pengambila-thumb-bb4b7.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Machine Learning untuk Perencanaan Lokasi Optical Distribution Point dalam Mendukung Pemerataan Akses Internet" alt="JURIS - Pemanfaatan Machine Learning untuk Perencanaan Lokasi Optical Distribution Point dalam Mendukung Pemerataan Akses Internet" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33620-analisis-lokasi-embung-sistem-pendukung-pengambila" title="JURIS - Pemanfaatan Machine Learning untuk Perencanaan Lokasi Optical Distribution Point dalam Mendukung Pemerataan Akses Internet" target="_blank">Pemanfaatan Machine Learning untuk Perencanaan Lokasi Optical Distribution Point dalam Mendukung Pemerataan Akses Internet</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan model dengan menambahkan parameter spasial dan teknis yang lebih kompleks, seperti topografi, kepadatan populasi, dan potensi pertumbuhan permintaan layanan internet di masa depan, untuk meningkatkan akurasi rekomendasi lokasi ODP. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi kinerja model machine learning secara kuantitatif dengan membandingkan hasil rekomendasi sistem terhadap keputusan teknisi berpengalaman, sehingga dapat diukur sejauh mana sistem ini mampu meningkatkan objektivitas dan efisiensi perencanaan. Penelitian juga dapat mengintegrasikan analisis biaya-manfaat secara rinci, termasuk estimasi investasi awal, biaya operasional, dan dampak ekonomi lokal dari penyebaran akses internet, untuk menghasilkan rekomendasi yang tidak hanya teknis namun juga ekonomis dan strategis bagi pemerintah daerah maupun penyedia layanan telekomunikasi..
<br>Penelitian ini membahas pemanfaatan machine learning dalam perencanaan lokasi Optical Distribution Point (ODP) untuk mendukung pemerataan akses internet.Sistem yang dikembangkan menggunakan data ODP eksisting, data pelanggan, dan parameter perencanaan untuk menghasilkan rekomendasi lokasi berbasis pengolahan data.Implementasi sistem berbasis web memungkinkan proses perencanaan yang lebih terstruktur, dari pengolahan data hingga penyajian hasil rekomendasi.Hasil pengujian menunjukkan bahwa pendekatan berbasis machine learning efektif sebagai alat bantu pengambilan keputusan, sehingga dapat menjadi alternatif dalam perencanaan infrastruktur jaringan fiber optik dan mendukung pengembangan ekonomi digital melalui akses internet yang lebih merata
<br>Akses internet yang merata merupakan faktor penting dalam mendukung transformasi digital dan peningkatan kualitas layanan publik, pendidikan, serta kegiatan ekonomi berbasis teknologi dalam ekonomi digital. Salah satu komponen utama dalam jaringan fiber optik adalah Optical Distribution Point (ODP), yang berfungsi sebagai simpul distribusi yang menghubungkan jaringan ke pengguna akhir. Perencanaan lokasi ODP secara konvensional umumnya masih mengandalkan survei lapangan dan pertimbangan teknis subjektif, sehingga prosesnya memakan waktu dan berpotensi menghasilkan keputusan yang kurang optimal. Penelitian ini memanfaatkan machine learning sebagai sistem pendukung keputusan untuk perencanaan lokasi ODP guna mendukung pengambilan keputusan yang lebih terstruktur dan berbasis data. Pendekatan yang diusulkan mengintegrasikan data spasial pelanggan, informasi kapasitas ODP, dan parameter...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/0/analisis-lokasi-embung-sistem-pendukung-pengambila-thumb-75927.webp" type="image/webp" length="147574" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/analisis-lokasi-embung-sistem-pendukung-pengambila-thumb-75927.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/analisis-lokasi-embung-sistem-pendukung-pengambila-thumb-65afc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/analisis-lokasi-embung-sistem-pendukung-pengambila-thumb-bb4b7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-540-unpar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5543-jurnal-teknologi-informasi-jurnal-keilmuan-aplikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ ANALISIS KEAMANAN SIBER PADA SISTEM ELEKTRONIK BERBASIS PERSPEKTIF JARINGAN KOMPUTER DAN KETENTUAN BSSN STUDI PADA IMBAUAN PHISHING DAN PENCURIAN KREDENSIAL Studi pada Imbauan Phishing dan Pencurian ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ ANALISIS KEAMANAN SIBER PADA SISTEM ELEKTRONIK BERBASIS PERSPEKTIF JARINGAN KOMPUTER DAN KETENTUAN BSSN STUDI PADA IMBAUAN PHISHING DAN PENCURIAN KREDENSIAL Studi pada Imbauan Phishing dan Pencurian ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ ANALISIS KEAMANAN SIBER PADA SISTEM ELEKTRONIK BERBASIS PERSPEKTIF JARINGAN KOMPUTER DAN KETENTUAN BSSN STUDI PADA IMBAUAN PHISHING DAN PENCURIAN KREDENSIAL Studi pada Imbauan Phishing dan Pencurian ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33622-phishing-pencurian-kredensial-keamanan-jaringan-ph</link>
	<guid isPermaLink="false">19b0ed40b7336a4f62a3cbd6e9faccb2</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 14:42:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ardi wijaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ v20i1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ardi,v20i1,view,vol,wijaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif tentang pola serangan phishing di berbagai negara, dengan fokus pada perbedaan strategi mitigasi dan edukasi pengguna. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas implementasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - ANALISIS KEAMANAN SIBER PADA SISTEM ELEKTRONIK BERBASIS PERSPEKTIF JARINGAN KOMPUTER DAN KETENTUAN BSSN: STUDI PADA IMBAUAN PHISHING DAN PENCURIAN KREDENSIAL: Studi pada Imbauan Phishing dan Pencurian: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif tentang pola serangan phishing di berbagai negara, dengan fokus pada perbedaan strategi mitigasi dan edukasi pengguna. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas implementasi tata kelola keamanan informasi sesuai regulasi BSSN, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam penerapannya. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan sistem deteksi dan pencegahan phishing yang lebih canggih, dengan memanfaatkan teknik-teknik machine learning dan analisis perilaku pengguna.. Penelitian ini menunjukkan bahwa imbauan keamanan BSSN tentang phishing dan pencurian kredensial memuat pola ancaman yang berhubungan erat dengan kelemahan pada jaringan komputer, terutama pada lapisan komunikasi, DNS, dan autentikasi.Serangan phishing semakin canggih dan memanfaatkan kombinasi rekayasa sosial dengan teknik teknis seperti MITM, DNS spoofing, dan SSL stripping.Berdasarkan kerangka BSSN, ancaman ini dapat memengaruhi keamanan sistem elektronik, terutama yang mengelola data sensitif.Implementasi pengamanan berlapis, penguatan protokol jaringan, serta edukasi pengguna merupakan langkah mitigasi yang direkomendasikan Serangan phishing dan pencurian kredensial merupakan ancaman siber yang semakin marak di Indonesia, terutama dalam konteks penggunaan sistem elektronik untuk layanan publik. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) secara rutin menerbitkan imbauan keamanan untuk mengedukasi dan memperingatkan masyarakat tentang pola serangan, kerugian potensial, dan langkah-langkah mitigasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis imbauan keamanan BSSN terkait phishing dan pencurian kredensial dari sudut pandang keamanan jaringan komputer dan relevansinya dengan kerangka kebijakan keamanan informasi BSSN. Metode penelitian menggunakan analisis konten terhadap imbauan keamanan BSSN yang relevan, serta tinjauan pustaka tentang keamanan jaringan, rekayasa sosial, dan standar tata kelola keamanan informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serangan phishing mengeksploitasi kelemahan pada lapisan jaringan,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/9/phishing-pencurian-kredensial-keamanan-jaringan-sa-thumb-68ed7.webp" title="JURIS - ANALISIS KEAMANAN SIBER PADA SISTEM ELEKTRONIK BERBASIS PERSPEKTIF JARINGAN KOMPUTER DAN KETENTUAN BSSN: STUDI PADA IMBAUAN PHISHING DAN PENCURIAN KREDENSIAL: Studi pada Imbauan Phishing dan Pencurian" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/phishing-pencurian-kredensial-keamanan-jaringan-sa-thumb-68ed7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/phishing-pencurian-kredensial-keamanan-jaringan-sa-thumb-68ed7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/phishing-pencurian-kredensial-keamanan-jaringan-sa-thumb-68ed7.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS KEAMANAN SIBER PADA SISTEM ELEKTRONIK BERBASIS PERSPEKTIF JARINGAN KOMPUTER DAN KETENTUAN BSSN: STUDI PADA IMBAUAN PHISHING DAN PENCURIAN KREDENSIAL: Studi pada Imbauan Phishing dan Pencurian" alt="JURIS - ANALISIS KEAMANAN SIBER PADA SISTEM ELEKTRONIK BERBASIS PERSPEKTIF JARINGAN KOMPUTER DAN KETENTUAN BSSN: STUDI PADA IMBAUAN PHISHING DAN PENCURIAN KREDENSIAL: Studi pada Imbauan Phishing dan Pencurian" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/phishing-pencurian-kredensial-keamanan-jaringan-sa-thumb-17e45.webp" title="JURIS - ANALISIS KEAMANAN SIBER PADA SISTEM ELEKTRONIK BERBASIS PERSPEKTIF JARINGAN KOMPUTER DAN KETENTUAN BSSN: STUDI PADA IMBAUAN PHISHING DAN PENCURIAN KREDENSIAL: Studi pada Imbauan Phishing dan Pencurian" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/phishing-pencurian-kredensial-keamanan-jaringan-sa-thumb-17e45.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/phishing-pencurian-kredensial-keamanan-jaringan-sa-thumb-17e45.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/phishing-pencurian-kredensial-keamanan-jaringan-sa-thumb-17e45.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS KEAMANAN SIBER PADA SISTEM ELEKTRONIK BERBASIS PERSPEKTIF JARINGAN KOMPUTER DAN KETENTUAN BSSN: STUDI PADA IMBAUAN PHISHING DAN PENCURIAN KREDENSIAL: Studi pada Imbauan Phishing dan Pencurian" alt="JURIS - ANALISIS KEAMANAN SIBER PADA SISTEM ELEKTRONIK BERBASIS PERSPEKTIF JARINGAN KOMPUTER DAN KETENTUAN BSSN: STUDI PADA IMBAUAN PHISHING DAN PENCURIAN KREDENSIAL: Studi pada Imbauan Phishing dan Pencurian" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/phishing-pencurian-kredensial-keamanan-jaringan-sa-thumb-05952.webp" title="JURIS - ANALISIS KEAMANAN SIBER PADA SISTEM ELEKTRONIK BERBASIS PERSPEKTIF JARINGAN KOMPUTER DAN KETENTUAN BSSN: STUDI PADA IMBAUAN PHISHING DAN PENCURIAN KREDENSIAL: Studi pada Imbauan Phishing dan Pencurian" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/phishing-pencurian-kredensial-keamanan-jaringan-sa-thumb-05952.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/phishing-pencurian-kredensial-keamanan-jaringan-sa-thumb-05952.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/phishing-pencurian-kredensial-keamanan-jaringan-sa-thumb-05952.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS KEAMANAN SIBER PADA SISTEM ELEKTRONIK BERBASIS PERSPEKTIF JARINGAN KOMPUTER DAN KETENTUAN BSSN: STUDI PADA IMBAUAN PHISHING DAN PENCURIAN KREDENSIAL: Studi pada Imbauan Phishing dan Pencurian" alt="JURIS - ANALISIS KEAMANAN SIBER PADA SISTEM ELEKTRONIK BERBASIS PERSPEKTIF JARINGAN KOMPUTER DAN KETENTUAN BSSN: STUDI PADA IMBAUAN PHISHING DAN PENCURIAN KREDENSIAL: Studi pada Imbauan Phishing dan Pencurian" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33622-phishing-pencurian-kredensial-keamanan-jaringan-ph" title="JURIS - ANALISIS KEAMANAN SIBER PADA SISTEM ELEKTRONIK BERBASIS PERSPEKTIF JARINGAN KOMPUTER DAN KETENTUAN BSSN: STUDI PADA IMBAUAN PHISHING DAN PENCURIAN KREDENSIAL: Studi pada Imbauan Phishing dan Pencurian" target="_blank">ANALISIS KEAMANAN SIBER PADA SISTEM ELEKTRONIK BERBASIS PERSPEKTIF JARINGAN KOMPUTER DAN KETENTUAN BSSN: STUDI PADA IMBAUAN PHISHING DAN PENCURIAN KREDENSIAL: Studi pada Imbauan Phishing dan Pencurian</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif tentang pola serangan phishing di berbagai negara, dengan fokus pada perbedaan strategi mitigasi dan edukasi pengguna. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas implementasi tata kelola keamanan informasi sesuai regulasi BSSN, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam penerapannya. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan sistem deteksi dan pencegahan phishing yang lebih canggih, dengan memanfaatkan teknik-teknik machine learning dan analisis perilaku pengguna..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa imbauan keamanan BSSN tentang phishing dan pencurian kredensial memuat pola ancaman yang berhubungan erat dengan kelemahan pada jaringan komputer, terutama pada lapisan komunikasi, DNS, dan autentikasi.Serangan phishing semakin canggih dan memanfaatkan kombinasi rekayasa sosial dengan teknik teknis seperti MITM, DNS spoofing, dan SSL stripping.Berdasarkan kerangka BSSN, ancaman ini dapat memengaruhi keamanan sistem elektronik, terutama yang mengelola data sensitif.Implementasi pengamanan berlapis, penguatan protokol jaringan, serta edukasi pengguna merupakan langkah mitigasi yang direkomendasikan
<br>Serangan phishing dan pencurian kredensial merupakan ancaman siber yang semakin marak di Indonesia, terutama dalam konteks penggunaan sistem elektronik untuk layanan publik. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) secara rutin menerbitkan imbauan keamanan untuk mengedukasi dan memperingatkan masyarakat tentang pola serangan, kerugian potensial, dan langkah-langkah mitigasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis imbauan keamanan BSSN terkait phishing dan pencurian kredensial dari sudut pandang keamanan jaringan komputer dan relevansinya dengan kerangka kebijakan keamanan informasi BSSN. Metode penelitian menggunakan analisis konten terhadap imbauan keamanan BSSN yang relevan, serta tinjauan pustaka tentang keamanan jaringan, rekayasa sosial, dan standar tata kelola keamanan informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serangan phishing mengeksploitasi kelemahan pada lapisan jaringan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/9/phishing-pencurian-kredensial-keamanan-jaringan-sa-thumb-17e45.webp" type="image/webp" length="109992" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/phishing-pencurian-kredensial-keamanan-jaringan-sa-thumb-68ed7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/phishing-pencurian-kredensial-keamanan-jaringan-sa-thumb-17e45.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/phishing-pencurian-kredensial-keamanan-jaringan-sa-thumb-05952.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-540-unpar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5543-jurnal-teknologi-informasi-jurnal-keilmuan-aplikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sat, 04 Apr 2026 21:23:38 +0700. 24 items. Served in: 3.882 seconds [rss] -->
