<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.238-19jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.238-19jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sun, 19 Jul 2026 14:47:38 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 14:47:38 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-19T14:47:38+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ English Instruction Challenges and Opportunities in Indonesian Primary Schools A Systematic Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ English Instruction Challenges and Opportunities in Indonesian Primary Schools A Systematic Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ English Instruction Challenges and Opportunities in Indonesian Primary Schools A Systematic Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54998-kebijakan-bahasa-pembelajaran-arab-problema</link>
	<guid isPermaLink="false">4a68e7a65a6f33b126c56364f6ddfd0e</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 13:13:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nurmy ar ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ar,nurmy]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi (1) bagaimana program pengembangan profesional berkelanjutan bagi guru bahasa Inggris di sekolah dasar mempengaruhi kompetensi mengajar dan hasil belajar siswa, dengan menggunakan desain eksperimen campuran pada ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - English Instruction Challenges and Opportunities in Indonesian Primary Schools: A Systematic Review: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi (1) bagaimana program pengembangan profesional berkelanjutan bagi guru bahasa Inggris di sekolah dasar mempengaruhi kompetensi mengajar dan hasil belajar siswa, dengan menggunakan desain eksperimen campuran pada beberapa provinsi; (2) sejauh mana integrasi teknologi digitalAiseperti aplikasi pembelajaran bahasa dan platform daringAidapat meningkatkan paparan bahasa Inggris siswa di luar kelas, melalui studi kasus longitudinal di daerah pedesaan; (3) apa dampak penerapan kerangka kebijakan bahasa yang stabil dan terkoordinasi terhadap konsistensi pelaksanaan kurikulum bahasa Inggris di seluruh wilayah, yang dapat dianalisis melalui survei komparatif kebijakan antara sekolah dengan kebijakan yang konsisten dan yang berubahAcubah; (4) bagaimana model kurikulum berbasis konten lokal dapat memperkuat motivasi belajar bahasa Inggris siswa, dengan melakukan penelitian tindakan kelas di sekolah yang mengadopsi pendekatan konten lokal; serta (5) apa faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan program pelatihan guru dalam konteks kebijakan Kurikulum Merdeka, yang dapat diinvestigasi melalui pendekatan kualitatif wawancara mendalam dengan guru dan pembuat kebijakan. PenelitianAcpenelitian ini diharapkan memberikan bukti empiris yang dapat memperkuat strategi kebijakan dan praktik pengajaran bahasa Inggris di tingkat sekolah dasar Indonesia.. Kesimpulannya, tinjauan literatur sistematis ini mengungkap tantangan utama pengajaran bahasa Inggris di sekolah dasar Indonesia, antara lain kekurangan guru berkualitas, sumber daya terbatas, perubahan kebijakan, dan kurangnya pendidikan guru, serta sekaligus mengidentifikasi peluang seperti peningkatan keberadaan mata pelajaran bahasa Inggris, integrasi konten lokal, dan implementasi Kurikulum Merdeka.Untuk mengatasi tantangan tersebut dan memanfaatkan peluang, diperlukan langkah komprehensif meliputi penarikan dan pelatihan guru berkualitas, penyediaan sumber daya yang memadai, pembentukan kerangka kebijakan bahasa yang stabil, reformasi kurikulum, serta inovasi dalam pendekatan pengajaran.Dengan kolaborasi semua pemangku kepentingan, peningkatan kualitas pengajaran bahasa Inggris di sekolah dasar dapat memberdayakan siswa Indonesia dalam menguasai kompetensi bahasa yang diperlukan untuk berpartisipasi secara efektif dalam konteks global Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tantangan, peluang, dan arah masa depan pengajaran bahasa Inggris di sekolah dasar Indonesia melalui tinjauan literatur sistematis. Dengan mengikuti pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA), pencarian sistematis dilakukan pada beberapa basis data akademik, termasuk Google Scholar, ERIC, dan ScienceDirect. Dua penelaah independen menyaring judul dan abstrak, kemudian tinjauan teks penuh dilakukan untuk memastikan kelayakan. Setelah proses seleksi sistematis, 11 artikel akhirnya dimasukkan dalam penelitian ini, memberikan wawasan berharga mengenai tantangan dan peluang pengajaran bahasa Inggris di sekolah dasar Indonesia. Penelitian ini menemukan bahwa pengajaran bahasa Inggris... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/a/kebijakan-bahasa-pembelajaran-arab-problematika-st-thumb-ba8ed.webp" title="JURIS - English Instruction Challenges and Opportunities in Indonesian Primary Schools: A Systematic Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/kebijakan-bahasa-pembelajaran-arab-problematika-st-thumb-ba8ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/kebijakan-bahasa-pembelajaran-arab-problematika-st-thumb-ba8ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/kebijakan-bahasa-pembelajaran-arab-problematika-st-thumb-ba8ed.webp 1x" title="JURIS - English Instruction Challenges and Opportunities in Indonesian Primary Schools: A Systematic Review" alt="JURIS - English Instruction Challenges and Opportunities in Indonesian Primary Schools: A Systematic Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/a/kebijakan-bahasa-pembelajaran-arab-problematika-st-thumb-739c2.webp" title="JURIS - English Instruction Challenges and Opportunities in Indonesian Primary Schools: A Systematic Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/kebijakan-bahasa-pembelajaran-arab-problematika-st-thumb-739c2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/kebijakan-bahasa-pembelajaran-arab-problematika-st-thumb-739c2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/kebijakan-bahasa-pembelajaran-arab-problematika-st-thumb-739c2.webp 1x" title="JURIS - English Instruction Challenges and Opportunities in Indonesian Primary Schools: A Systematic Review" alt="JURIS - English Instruction Challenges and Opportunities in Indonesian Primary Schools: A Systematic Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/a/kebijakan-bahasa-pembelajaran-arab-problematika-st-thumb-e7e68.webp" title="JURIS - English Instruction Challenges and Opportunities in Indonesian Primary Schools: A Systematic Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/kebijakan-bahasa-pembelajaran-arab-problematika-st-thumb-e7e68.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/kebijakan-bahasa-pembelajaran-arab-problematika-st-thumb-e7e68.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/kebijakan-bahasa-pembelajaran-arab-problematika-st-thumb-e7e68.webp 1x" title="JURIS - English Instruction Challenges and Opportunities in Indonesian Primary Schools: A Systematic Review" alt="JURIS - English Instruction Challenges and Opportunities in Indonesian Primary Schools: A Systematic Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54998-kebijakan-bahasa-pembelajaran-arab-problema" title="JURIS - English Instruction Challenges and Opportunities in Indonesian Primary Schools: A Systematic Review" target="_blank">English Instruction Challenges and Opportunities in Indonesian Primary Schools: A Systematic Review</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi (1) bagaimana program pengembangan profesional berkelanjutan bagi guru bahasa Inggris di sekolah dasar mempengaruhi kompetensi mengajar dan hasil belajar siswa, dengan menggunakan desain eksperimen campuran pada beberapa provinsi; (2) sejauh mana integrasi teknologi digitalAiseperti aplikasi pembelajaran bahasa dan platform daringAidapat meningkatkan paparan bahasa Inggris siswa di luar kelas, melalui studi kasus longitudinal di daerah pedesaan; (3) apa dampak penerapan kerangka kebijakan bahasa yang stabil dan terkoordinasi terhadap konsistensi pelaksanaan kurikulum bahasa Inggris di seluruh wilayah, yang dapat dianalisis melalui survei komparatif kebijakan antara sekolah dengan kebijakan yang konsisten dan yang berubahAcubah; (4) bagaimana model kurikulum berbasis konten lokal dapat memperkuat motivasi belajar bahasa Inggris siswa, dengan melakukan penelitian tindakan kelas di sekolah yang mengadopsi pendekatan konten lokal; serta (5) apa faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan program pelatihan guru dalam konteks kebijakan Kurikulum Merdeka, yang dapat diinvestigasi melalui pendekatan kualitatif wawancara mendalam dengan guru dan pembuat kebijakan. PenelitianAcpenelitian ini diharapkan memberikan bukti empiris yang dapat memperkuat strategi kebijakan dan praktik pengajaran bahasa Inggris di tingkat sekolah dasar Indonesia..
<br>Kesimpulannya, tinjauan literatur sistematis ini mengungkap tantangan utama pengajaran bahasa Inggris di sekolah dasar Indonesia, antara lain kekurangan guru berkualitas, sumber daya terbatas, perubahan kebijakan, dan kurangnya pendidikan guru, serta sekaligus mengidentifikasi peluang seperti peningkatan keberadaan mata pelajaran bahasa Inggris, integrasi konten lokal, dan implementasi Kurikulum Merdeka.Untuk mengatasi tantangan tersebut dan memanfaatkan peluang, diperlukan langkah komprehensif meliputi penarikan dan pelatihan guru berkualitas, penyediaan sumber daya yang memadai, pembentukan kerangka kebijakan bahasa yang stabil, reformasi kurikulum, serta inovasi dalam pendekatan pengajaran.Dengan kolaborasi semua pemangku kepentingan, peningkatan kualitas pengajaran bahasa Inggris di sekolah dasar dapat memberdayakan siswa Indonesia dalam menguasai kompetensi bahasa yang diperlukan untuk berpartisipasi secara efektif dalam konteks global
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tantangan, peluang, dan arah masa depan pengajaran bahasa Inggris di sekolah dasar Indonesia melalui tinjauan literatur sistematis. Dengan mengikuti pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA), pencarian sistematis dilakukan pada beberapa basis data akademik, termasuk Google Scholar, ERIC, dan ScienceDirect. Dua penelaah independen menyaring judul dan abstrak, kemudian tinjauan teks penuh dilakukan untuk memastikan kelayakan. Setelah proses seleksi sistematis, 11 artikel akhirnya dimasukkan dalam penelitian ini, memberikan wawasan berharga mengenai tantangan dan peluang pengajaran bahasa Inggris di sekolah dasar Indonesia. Penelitian ini menemukan bahwa pengajaran bahasa Inggris...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/a/kebijakan-bahasa-pembelajaran-arab-problematika-st-thumb-739c2.webp" type="image/webp" length="106252" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/kebijakan-bahasa-pembelajaran-arab-problematika-st-thumb-ba8ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/kebijakan-bahasa-pembelajaran-arab-problematika-st-thumb-739c2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/kebijakan-bahasa-pembelajaran-arab-problematika-st-thumb-e7e68.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-509-untan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14557-journal-english-language-teaching-innovations-materials.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Verifikasi Teorema Divergensi Gauss pada Domain Bola Simetris di EyA Pendekatan Analitik dengan Parameter Jari Jari Konkret ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Verifikasi Teorema Divergensi Gauss pada Domain Bola Simetris di EyA Pendekatan Analitik dengan Parameter Jari Jari Konkret ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Verifikasi Teorema Divergensi Gauss pada Domain Bola Simetris di EyA Pendekatan Analitik dengan Parameter Jari Jari Konkret ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55011-teorema-divergensi-gauss-kalkulus-vektor-domain-bo</link>
	<guid isPermaLink="false">e8cf1e4e7f40b88794fa9bd40b590d8c</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 13:11:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ abdur rauf ]]></category>
	<category><![CDATA[ aims scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ toto togel ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abdur,aims,rauf,scope,togel,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki verifikasi Teorema Divergensi Gauss pada domain yang tidak memiliki simetri radial, seperti ellipsoid atau silinder, dengan mengembangkan teknik transformasi koordinat dan parametrisasi permukaan yang lebih kompleks ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Verifikasi Teorema Divergensi Gauss pada Domain Bola Simetris di EyA: Pendekatan Analitik dengan Parameter Jari Jari Konkret: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki verifikasi Teorema Divergensi Gauss pada domain yang tidak memiliki simetri radial, seperti ellipsoid atau silinder, dengan mengembangkan teknik transformasi koordinat dan parametrisasi permukaan yang lebih kompleks untuk menguji batas penerapan teorema. Selanjutnya, studi dapat memperluas analisis ke medan vektor nonAclinear, misalnya F(x, y, z) = (x^2, y^2, z^2) atau kombinasi komponen campuran, guna mengevaluasi bagaimana variasi bentuk medan mempengaruhi kesetaraan integral dan mengidentifikasi kondisi tambahan yang diperlukan. Akhirnya, integrasi pendekatan komputasional menggunakan perangkat lunak seperti MATLAB atau Python dapat dilakukan untuk membandingkan hasil analitik dengan simulasi numerik, sehingga memberikan visualisasi yang lebih intuitif dan menguji akurasi metode pada kasus-kasus yang lebih rumit.. Penelitian ini berhasil memverifikasi secara analitik Teorema Divergensi Gauss pada domain bola dengan jariAcjari 12 di EyA untuk medan vektor radial F(x, y, z) = (x, y, z), dimana integral volume divergensi dan integral fluks permukaan menghasilkan nilai yang identik, yaitu 6912A.Hasil ini menegaskan bahwa kesetaraan antara integral volume dan fluks berlaku secara umum untuk bidang radikal pada bola dengan jariAcjari berapapun, menghasilkan hubungan O_B (ONAF) dV = O_S FAnC dS = 4ARA.Dengan demikian, bola menjadi model geometri ideal untuk demonstrasi konsistensi teorema ini dalam konteks analitik Teorema Divergensi Gauss merupakan salah satu teorema integral fundamental dalam kalkulus vektor yang menyatakan kesetaraan antara integral divergensi suatu medan vektor pada suatu domain dengan integral fluks medan vektor melalui permukaan batasnya. Meskipun teorema ini telah dikenal luas, banyak penyajian dalam literatur yang tidak menguraikan proses komputasinya secara eksplisit dan terstruktur, sehingga menyulitkan pemahaman konseptual. Penelitian ini bertujuan menyajikan verifikasi analitik Teorema Divergensi Gauss secara lengkap dan sistematis pada domain bola berjariAcjari R = 12 di EyA menggunakan medan vektor F(x, y, z) = (x, y, z). Perhitungan divergensi menghasilkan nilai konstan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/5/teorema-divergensi-gauss-kalkulus-vektor-domain-bo-thumb-86af4.webp" title="JURIS - Verifikasi Teorema Divergensi Gauss pada Domain Bola Simetris di EyA: Pendekatan Analitik dengan Parameter Jari Jari Konkret" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/teorema-divergensi-gauss-kalkulus-vektor-domain-bo-thumb-86af4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/teorema-divergensi-gauss-kalkulus-vektor-domain-bo-thumb-86af4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/teorema-divergensi-gauss-kalkulus-vektor-domain-bo-thumb-86af4.webp 1x" title="JURIS - Verifikasi Teorema Divergensi Gauss pada Domain Bola Simetris di EyA: Pendekatan Analitik dengan Parameter Jari Jari Konkret" alt="JURIS - Verifikasi Teorema Divergensi Gauss pada Domain Bola Simetris di EyA: Pendekatan Analitik dengan Parameter Jari Jari Konkret" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/teorema-divergensi-gauss-kalkulus-vektor-domain-bo-thumb-465bf.webp" title="JURIS - Verifikasi Teorema Divergensi Gauss pada Domain Bola Simetris di EyA: Pendekatan Analitik dengan Parameter Jari Jari Konkret" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/teorema-divergensi-gauss-kalkulus-vektor-domain-bo-thumb-465bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/teorema-divergensi-gauss-kalkulus-vektor-domain-bo-thumb-465bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/teorema-divergensi-gauss-kalkulus-vektor-domain-bo-thumb-465bf.webp 1x" title="JURIS - Verifikasi Teorema Divergensi Gauss pada Domain Bola Simetris di EyA: Pendekatan Analitik dengan Parameter Jari Jari Konkret" alt="JURIS - Verifikasi Teorema Divergensi Gauss pada Domain Bola Simetris di EyA: Pendekatan Analitik dengan Parameter Jari Jari Konkret" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/teorema-divergensi-gauss-kalkulus-vektor-domain-bo-thumb-10571.webp" title="JURIS - Verifikasi Teorema Divergensi Gauss pada Domain Bola Simetris di EyA: Pendekatan Analitik dengan Parameter Jari Jari Konkret" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/teorema-divergensi-gauss-kalkulus-vektor-domain-bo-thumb-10571.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/teorema-divergensi-gauss-kalkulus-vektor-domain-bo-thumb-10571.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/teorema-divergensi-gauss-kalkulus-vektor-domain-bo-thumb-10571.webp 1x" title="JURIS - Verifikasi Teorema Divergensi Gauss pada Domain Bola Simetris di EyA: Pendekatan Analitik dengan Parameter Jari Jari Konkret" alt="JURIS - Verifikasi Teorema Divergensi Gauss pada Domain Bola Simetris di EyA: Pendekatan Analitik dengan Parameter Jari Jari Konkret" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55011-teorema-divergensi-gauss-kalkulus-vektor-domain-bo" title="JURIS - Verifikasi Teorema Divergensi Gauss pada Domain Bola Simetris di EyA: Pendekatan Analitik dengan Parameter Jari Jari Konkret" target="_blank">Verifikasi Teorema Divergensi Gauss pada Domain Bola Simetris di EyA: Pendekatan Analitik dengan Parameter Jari Jari Konkret</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki verifikasi Teorema Divergensi Gauss pada domain yang tidak memiliki simetri radial, seperti ellipsoid atau silinder, dengan mengembangkan teknik transformasi koordinat dan parametrisasi permukaan yang lebih kompleks untuk menguji batas penerapan teorema. Selanjutnya, studi dapat memperluas analisis ke medan vektor nonAclinear, misalnya F(x, y, z) = (x^2, y^2, z^2) atau kombinasi komponen campuran, guna mengevaluasi bagaimana variasi bentuk medan mempengaruhi kesetaraan integral dan mengidentifikasi kondisi tambahan yang diperlukan. Akhirnya, integrasi pendekatan komputasional menggunakan perangkat lunak seperti MATLAB atau Python dapat dilakukan untuk membandingkan hasil analitik dengan simulasi numerik, sehingga memberikan visualisasi yang lebih intuitif dan menguji akurasi metode pada kasus-kasus yang lebih rumit..
<br>Penelitian ini berhasil memverifikasi secara analitik Teorema Divergensi Gauss pada domain bola dengan jariAcjari 12 di EyA untuk medan vektor radial F(x, y, z) = (x, y, z), dimana integral volume divergensi dan integral fluks permukaan menghasilkan nilai yang identik, yaitu 6912A.Hasil ini menegaskan bahwa kesetaraan antara integral volume dan fluks berlaku secara umum untuk bidang radikal pada bola dengan jariAcjari berapapun, menghasilkan hubungan O_B (ONAF) dV = O_S FAnC dS = 4ARA.Dengan demikian, bola menjadi model geometri ideal untuk demonstrasi konsistensi teorema ini dalam konteks analitik
<br>Teorema Divergensi Gauss merupakan salah satu teorema integral fundamental dalam kalkulus vektor yang menyatakan kesetaraan antara integral divergensi suatu medan vektor pada suatu domain dengan integral fluks medan vektor melalui permukaan batasnya. Meskipun teorema ini telah dikenal luas, banyak penyajian dalam literatur yang tidak menguraikan proses komputasinya secara eksplisit dan terstruktur, sehingga menyulitkan pemahaman konseptual. Penelitian ini bertujuan menyajikan verifikasi analitik Teorema Divergensi Gauss secara lengkap dan sistematis pada domain bola berjariAcjari R = 12 di EyA menggunakan medan vektor F(x, y, z) = (x, y, z). Perhitungan divergensi menghasilkan nilai konstan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/5/teorema-divergensi-gauss-kalkulus-vektor-domain-bo-thumb-10571.webp" type="image/webp" length="20682" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/teorema-divergensi-gauss-kalkulus-vektor-domain-bo-thumb-86af4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/teorema-divergensi-gauss-kalkulus-vektor-domain-bo-thumb-465bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/teorema-divergensi-gauss-kalkulus-vektor-domain-bo-thumb-10571.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-847-unipasby.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3810-buana-matematika-jurnal-ilmiah-matematika-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Enhancing Job Application Writing A Comparative Case Study of AI and Human Feedback on Grammar and Mechanics ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Enhancing Job Application Writing A Comparative Case Study of AI and Human Feedback on Grammar and Mechanics ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Enhancing Job Application Writing A Comparative Case Study of AI and Human Feedback on Grammar and Mechanics ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55002-esai-argumentatif-akuisisi-alat-ai-kemampuan</link>
	<guid isPermaLink="false">0742261e9118fde4abc6e999091f2b1c</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 12:42:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ soni ariawan ]]></category>
	<category><![CDATA[ sahni sahni ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ariawan,sahni,soni]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penyempurnaan alat AI untuk memberikan umpan balik yang lebih sensitif terhadap konteks, seperti penyesuaian nada atau kesesuaian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Enhancing Job Application Writing: A Comparative Case Study of AI and Human Feedback on Grammar and Mechanics: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penyempurnaan alat AI untuk memberikan umpan balik yang lebih sensitif terhadap konteks, seperti penyesuaian nada atau kesesuaian dengan audiens tertentu - area di mana pengulas manusia saat ini memiliki keunggulan. Kedua, memahami bagaimana siswa menerima dan merespons umpan balik dari kecerdasan buatan dibandingkan dengan pengulas manusia tetap menjadi pertanyaan terbuka, terutama dalam hubungannya dengan peningkatan belajar jangka panjang. Studi longitudinal yang melacak perkembangan penulisan selama waktu akan sangat berharga dalam hal ini. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas umpan balik AI di berbagai genre penulisan, seperti esai argumentatif, laporan, atau penulisan kreatif, dan di antara pembelajar dengan berbagai tingkat keterampilan. Selain itu, karena alat penulisan AI terus berkembang dengan cepat, studi perbandingan antara platform seperti Gemini, ChatGPT, dan Claude dapat membantu mengidentifikasi kekuatan relatif dan menginformasikan praktik terbaik untuk implementasi pendidikan.. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kemampuan alat AI, Gemini dan ChatGPT, dalam mengidentifikasi dan memperbaiki kesalahan tata bahasa dan mekanika, dibandingkan dengan umpan balik ahli manusia.Dengan mengkuantifikasi dan mengevaluasi umpan balik dari kedua sumber, penelitian ini bertujuan untuk menentukan apakah AI dapat secara efektif mendukung pembelajar dalam menulis surat lamaran kerja profesional dan akurat.Secara keseluruhan, Gemini dan ChatGPT melampaui dua pengulas manusia dalam mendeteksi kesalahan tata bahasa dan mekanika.Kemampuan AI untuk menerapkan aturan secara konsisten, memberikan umpan balik secara instan, dan memeriksa berbagai fitur linguistik secara bersamaan memberikan keunggulan signifikan dalam mendeteksi kesalahan.Dari kedua model tersebut, Gemini lebih responsif terhadap ketidakkonsistenan tata bahasa, seperti kesesuaian subjek-predikat dan tanda baca, tetapi ChatGPT memiliki fungsi yang lebih besar dalam menghasilkan variasi teks dan keserasian keseluruhan.Sementara hasil ini menunjukkan potensi AI, ahli manusia menunjukkan kekuatan dalam mengidentifikasi masalah yang memerlukan kesadaran konteks, seperti kesesuaian nada dan ketidakkonsistenan halus dalam gaya dan konten.Temuan ini menunjukkan kebutuhan akan penilaian manusia, serta karakter berbasis aturan dari alat AI.Gemini sering kali memberikan saran perbaikan tanpa menyatakan kesalahan secara eksplisit, sementara ChatGPT memberikan tips tingkat tinggi dan bahkan mengutip bagian konten untuk merekomendasikan perbaikan menuju penulisan yang benar.Kekuatan ini membentuk dasar versatilitas alat AI dalam konteks pembelajaran, di mana siswa dapat memperoleh manfaat dari deteksi kesalahan dan perbaikan yang dipandu.Secara pedagogis, temuan ini menyarankan bahwa AI dapat menjadi penyedia umpan balik tambahan yang berguna, terutama untuk masalah penulisan berulang dan teknis.Sebaliknya, sistem umpan balik terintegrasi - di mana AI menawarkan umpan balik berbasis aturan dan pengulas manusia memberikan umpan balik tentang nada, sensitivitas audiens, dan keserasian konten - mungkin memberikan dukungan penulisan yang paling seimbang dan komprehensif Pengiriman surat lamaran kerja yang terstruktur dengan baik merupakan aspek penting dalam proses rekrutmen bisnis dan pemerintahan. Namun, karena kesulitan dalam tata bahasa dan mekanika, banyak siswa, termasuk lulusan baru, gagal menghasilkan lamaran kerja berkualitas tinggi. Meskipun para pengulas manusia biasanya memberikan umpan balik untuk meningkatkan keterampilan ini, kecerdasan buatan (AI) telah membawa sistem umpan balik otomatis. Penelitian ini membandingkan kinerja dua model kecerdasan buatan, Gemini dan ChatGPT, serta ahli manusia dalam menilai surat lamaran kerja. Studi ini membandingkan umpan balik dalam enam fitur penulisan - kesesuaian subjek-predikat, paralelisme, ejaan, kapitalisasi, tanda baca, dan variasi kalimat -... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/3/esai-argumentatif-akuisisi-alat-ai-kemampuan-kecer-thumb-0e206.webp" title="JURIS - Enhancing Job Application Writing: A Comparative Case Study of AI and Human Feedback on Grammar and Mechanics" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/esai-argumentatif-akuisisi-alat-ai-kemampuan-kecer-thumb-0e206.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/esai-argumentatif-akuisisi-alat-ai-kemampuan-kecer-thumb-0e206.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/esai-argumentatif-akuisisi-alat-ai-kemampuan-kecer-thumb-0e206.webp 1x" title="JURIS - Enhancing Job Application Writing: A Comparative Case Study of AI and Human Feedback on Grammar and Mechanics" alt="JURIS - Enhancing Job Application Writing: A Comparative Case Study of AI and Human Feedback on Grammar and Mechanics" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/3/esai-argumentatif-akuisisi-alat-ai-kemampuan-kecer-thumb-b4854.webp" title="JURIS - Enhancing Job Application Writing: A Comparative Case Study of AI and Human Feedback on Grammar and Mechanics" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/esai-argumentatif-akuisisi-alat-ai-kemampuan-kecer-thumb-b4854.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/esai-argumentatif-akuisisi-alat-ai-kemampuan-kecer-thumb-b4854.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/esai-argumentatif-akuisisi-alat-ai-kemampuan-kecer-thumb-b4854.webp 1x" title="JURIS - Enhancing Job Application Writing: A Comparative Case Study of AI and Human Feedback on Grammar and Mechanics" alt="JURIS - Enhancing Job Application Writing: A Comparative Case Study of AI and Human Feedback on Grammar and Mechanics" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/3/esai-argumentatif-akuisisi-alat-ai-kemampuan-kecer-thumb-9ffc3.webp" title="JURIS - Enhancing Job Application Writing: A Comparative Case Study of AI and Human Feedback on Grammar and Mechanics" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/esai-argumentatif-akuisisi-alat-ai-kemampuan-kecer-thumb-9ffc3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/esai-argumentatif-akuisisi-alat-ai-kemampuan-kecer-thumb-9ffc3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/esai-argumentatif-akuisisi-alat-ai-kemampuan-kecer-thumb-9ffc3.webp 1x" title="JURIS - Enhancing Job Application Writing: A Comparative Case Study of AI and Human Feedback on Grammar and Mechanics" alt="JURIS - Enhancing Job Application Writing: A Comparative Case Study of AI and Human Feedback on Grammar and Mechanics" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55002-esai-argumentatif-akuisisi-alat-ai-kemampuan" title="JURIS - Enhancing Job Application Writing: A Comparative Case Study of AI and Human Feedback on Grammar and Mechanics" target="_blank">Enhancing Job Application Writing: A Comparative Case Study of AI and Human Feedback on Grammar and Mechanics</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penyempurnaan alat AI untuk memberikan umpan balik yang lebih sensitif terhadap konteks, seperti penyesuaian nada atau kesesuaian dengan audiens tertentu - area di mana pengulas manusia saat ini memiliki keunggulan. Kedua, memahami bagaimana siswa menerima dan merespons umpan balik dari kecerdasan buatan dibandingkan dengan pengulas manusia tetap menjadi pertanyaan terbuka, terutama dalam hubungannya dengan peningkatan belajar jangka panjang. Studi longitudinal yang melacak perkembangan penulisan selama waktu akan sangat berharga dalam hal ini. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas umpan balik AI di berbagai genre penulisan, seperti esai argumentatif, laporan, atau penulisan kreatif, dan di antara pembelajar dengan berbagai tingkat keterampilan. Selain itu, karena alat penulisan AI terus berkembang dengan cepat, studi perbandingan antara platform seperti Gemini, ChatGPT, dan Claude dapat membantu mengidentifikasi kekuatan relatif dan menginformasikan praktik terbaik untuk implementasi pendidikan..
<br>Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kemampuan alat AI, Gemini dan ChatGPT, dalam mengidentifikasi dan memperbaiki kesalahan tata bahasa dan mekanika, dibandingkan dengan umpan balik ahli manusia.Dengan mengkuantifikasi dan mengevaluasi umpan balik dari kedua sumber, penelitian ini bertujuan untuk menentukan apakah AI dapat secara efektif mendukung pembelajar dalam menulis surat lamaran kerja profesional dan akurat.Secara keseluruhan, Gemini dan ChatGPT melampaui dua pengulas manusia dalam mendeteksi kesalahan tata bahasa dan mekanika.Kemampuan AI untuk menerapkan aturan secara konsisten, memberikan umpan balik secara instan, dan memeriksa berbagai fitur linguistik secara bersamaan memberikan keunggulan signifikan dalam mendeteksi kesalahan.Dari kedua model tersebut, Gemini lebih responsif terhadap ketidakkonsistenan tata bahasa, seperti kesesuaian subjek-predikat dan tanda baca, tetapi ChatGPT memiliki fungsi yang lebih besar dalam menghasilkan variasi teks dan keserasian keseluruhan.Sementara hasil ini menunjukkan potensi AI, ahli manusia menunjukkan kekuatan dalam mengidentifikasi masalah yang memerlukan kesadaran konteks, seperti kesesuaian nada dan ketidakkonsistenan halus dalam gaya dan konten.Temuan ini menunjukkan kebutuhan akan penilaian manusia, serta karakter berbasis aturan dari alat AI.Gemini sering kali memberikan saran perbaikan tanpa menyatakan kesalahan secara eksplisit, sementara ChatGPT memberikan tips tingkat tinggi dan bahkan mengutip bagian konten untuk merekomendasikan perbaikan menuju penulisan yang benar.Kekuatan ini membentuk dasar versatilitas alat AI dalam konteks pembelajaran, di mana siswa dapat memperoleh manfaat dari deteksi kesalahan dan perbaikan yang dipandu.Secara pedagogis, temuan ini menyarankan bahwa AI dapat menjadi penyedia umpan balik tambahan yang berguna, terutama untuk masalah penulisan berulang dan teknis.Sebaliknya, sistem umpan balik terintegrasi - di mana AI menawarkan umpan balik berbasis aturan dan pengulas manusia memberikan umpan balik tentang nada, sensitivitas audiens, dan keserasian konten - mungkin memberikan dukungan penulisan yang paling seimbang dan komprehensif
<br>Pengiriman surat lamaran kerja yang terstruktur dengan baik merupakan aspek penting dalam proses rekrutmen bisnis dan pemerintahan. Namun, karena kesulitan dalam tata bahasa dan mekanika, banyak siswa, termasuk lulusan baru, gagal menghasilkan lamaran kerja berkualitas tinggi. Meskipun para pengulas manusia biasanya memberikan umpan balik untuk meningkatkan keterampilan ini, kecerdasan buatan (AI) telah membawa sistem umpan balik otomatis. Penelitian ini membandingkan kinerja dua model kecerdasan buatan, Gemini dan ChatGPT, serta ahli manusia dalam menilai surat lamaran kerja. Studi ini membandingkan umpan balik dalam enam fitur penulisan - kesesuaian subjek-predikat, paralelisme, ejaan, kapitalisasi, tanda baca, dan variasi kalimat -...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/3/esai-argumentatif-akuisisi-alat-ai-kemampuan-kecer-thumb-0e206.webp" type="image/webp" length="92966" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/esai-argumentatif-akuisisi-alat-ai-kemampuan-kecer-thumb-0e206.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/esai-argumentatif-akuisisi-alat-ai-kemampuan-kecer-thumb-b4854.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/esai-argumentatif-akuisisi-alat-ai-kemampuan-kecer-thumb-9ffc3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-509-untan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14557-journal-english-language-teaching-innovations-materials.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluation of Bilingual Book for English Language Learning ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluation of Bilingual Book for English Language Learning ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluation of Bilingual Book for English Language Learning ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54999-buku-teks-bahasa-arab-pembelajaran</link>
	<guid isPermaLink="false">4508eca7ebba1ed7798c320cc1788c3d</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 12:35:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ assistance e ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[assistance,e,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efek penggunaan buku dwibahasa dengan format teks bahasa target terlebih dahulu diikuti terjemahan terhadap motivasi membaca dan peningkatan kosakata pada mahasiswa, dengan mengukur perubahan skor kuis sebelum ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluation of Bilingual Book for English Language Learning: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efek penggunaan buku dwibahasa dengan format teks bahasa target terlebih dahulu diikuti terjemahan terhadap motivasi membaca dan peningkatan kosakata pada mahasiswa, dengan mengukur perubahan skor kuis sebelum dan sesudah penggunaan buku. Selanjutnya, studi komparatif antara buku dwibahasa full-text translation dan format embedded text dapat dilakukan untuk menentukan mana yang lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman bacaan pada pelajar tingkat menengah, dengan menggunakan instrumen kuantitatif dan kualitatif. Akhirnya, penelitian longitudinal yang melibatkan lebih dari 100 peserta serta menggabungkan wawancara semiActerstruktur dapat menilai dampak jangka panjang buku dwibahasa terhadap kebiasaan membaca, persepsi kualitas visual, dan retensi pengetahuan selama satu semester, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang manfaat dan tantangan penggunaan buku dwibahasa dalam pembelajaran bahasa Inggris.. Penelitian ini mengembangkan buku bacaan dwibahasa "Pontianak City Highlights" dengan menggunakan kerangka ADDIE, mengevaluasi tingkat kesulitan, kepuasan, serta respons mahasiswa terhadap bahasa, konten, dan tata letak buku.Hasil menunjukkan skor kuis yang baik, penilaian tinggi, dan persepsi bahwa bahasa dan topik buku sesuai serta menarik, namun gambar dan tata letak masih memerlukan perbaikan.Penelitian selanjutnya disarankan melibatkan lebih banyak peserta serta menambahkan teknik wawancara untuk memperoleh data yang lebih mendalam Penelitian ini mengembangkan sebuah buku bacaan dwibahasa yang dapat meningkatkan kebiasaan membaca serta kemampuan bahasa Inggris mahasiswa. Buku tersebut dikembangkan dengan menggunakan model Penelitian dan Pengembangan (R&D), yaitu ADDIE (analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi), dengan fokus pada dua tahap terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi buku dengan mengumpulkan persepsi pengguna sebelum buku diluncurkan secara publik. Untuk evaluasi, 37 mahasiswa universitas diminta membaca buku secara mandiri selama satu bulan. Setelah membaca tiap bab, mereka menjawab lima pertanyaan acak, serta mengisi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/6/buku-teks-bahasa-arab-pembelajaran-problematika-st-thumb-de64e.webp" title="JURIS - Evaluation of Bilingual Book for English Language Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/buku-teks-bahasa-arab-pembelajaran-problematika-st-thumb-de64e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/buku-teks-bahasa-arab-pembelajaran-problematika-st-thumb-de64e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/buku-teks-bahasa-arab-pembelajaran-problematika-st-thumb-de64e.webp 1x" title="JURIS - Evaluation of Bilingual Book for English Language Learning" alt="JURIS - Evaluation of Bilingual Book for English Language Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/buku-teks-bahasa-arab-pembelajaran-problematika-st-thumb-e677e.webp" title="JURIS - Evaluation of Bilingual Book for English Language Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/buku-teks-bahasa-arab-pembelajaran-problematika-st-thumb-e677e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/buku-teks-bahasa-arab-pembelajaran-problematika-st-thumb-e677e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/buku-teks-bahasa-arab-pembelajaran-problematika-st-thumb-e677e.webp 1x" title="JURIS - Evaluation of Bilingual Book for English Language Learning" alt="JURIS - Evaluation of Bilingual Book for English Language Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/buku-teks-bahasa-arab-pembelajaran-problematika-st-thumb-c6185.webp" title="JURIS - Evaluation of Bilingual Book for English Language Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/buku-teks-bahasa-arab-pembelajaran-problematika-st-thumb-c6185.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/buku-teks-bahasa-arab-pembelajaran-problematika-st-thumb-c6185.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/buku-teks-bahasa-arab-pembelajaran-problematika-st-thumb-c6185.webp 1x" title="JURIS - Evaluation of Bilingual Book for English Language Learning" alt="JURIS - Evaluation of Bilingual Book for English Language Learning" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54999-buku-teks-bahasa-arab-pembelajaran" title="JURIS - Evaluation of Bilingual Book for English Language Learning" target="_blank">Evaluation of Bilingual Book for English Language Learning</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efek penggunaan buku dwibahasa dengan format teks bahasa target terlebih dahulu diikuti terjemahan terhadap motivasi membaca dan peningkatan kosakata pada mahasiswa, dengan mengukur perubahan skor kuis sebelum dan sesudah penggunaan buku. Selanjutnya, studi komparatif antara buku dwibahasa full-text translation dan format embedded text dapat dilakukan untuk menentukan mana yang lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman bacaan pada pelajar tingkat menengah, dengan menggunakan instrumen kuantitatif dan kualitatif. Akhirnya, penelitian longitudinal yang melibatkan lebih dari 100 peserta serta menggabungkan wawancara semiActerstruktur dapat menilai dampak jangka panjang buku dwibahasa terhadap kebiasaan membaca, persepsi kualitas visual, dan retensi pengetahuan selama satu semester, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang manfaat dan tantangan penggunaan buku dwibahasa dalam pembelajaran bahasa Inggris..
<br>Penelitian ini mengembangkan buku bacaan dwibahasa "Pontianak City Highlights" dengan menggunakan kerangka ADDIE, mengevaluasi tingkat kesulitan, kepuasan, serta respons mahasiswa terhadap bahasa, konten, dan tata letak buku.Hasil menunjukkan skor kuis yang baik, penilaian tinggi, dan persepsi bahwa bahasa dan topik buku sesuai serta menarik, namun gambar dan tata letak masih memerlukan perbaikan.Penelitian selanjutnya disarankan melibatkan lebih banyak peserta serta menambahkan teknik wawancara untuk memperoleh data yang lebih mendalam
<br>Penelitian ini mengembangkan sebuah buku bacaan dwibahasa yang dapat meningkatkan kebiasaan membaca serta kemampuan bahasa Inggris mahasiswa. Buku tersebut dikembangkan dengan menggunakan model Penelitian dan Pengembangan (R&D), yaitu ADDIE (analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi), dengan fokus pada dua tahap terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi buku dengan mengumpulkan persepsi pengguna sebelum buku diluncurkan secara publik. Untuk evaluasi, 37 mahasiswa universitas diminta membaca buku secara mandiri selama satu bulan. Setelah membaca tiap bab, mereka menjawab lima pertanyaan acak, serta mengisi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/6/buku-teks-bahasa-arab-pembelajaran-problematika-st-thumb-e677e.webp" type="image/webp" length="90484" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/buku-teks-bahasa-arab-pembelajaran-problematika-st-thumb-de64e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/buku-teks-bahasa-arab-pembelajaran-problematika-st-thumb-e677e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/buku-teks-bahasa-arab-pembelajaran-problematika-st-thumb-c6185.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-509-untan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14557-journal-english-language-teaching-innovations-materials.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Polya Ditinjau dari Gaya Belajar Kolb dan Self Efficacy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Polya Ditinjau dari Gaya Belajar Kolb dan Self Efficacy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Polya Ditinjau dari Gaya Belajar Kolb dan Self Efficacy ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55009-latihan-langkah-persegi-polya-gaya-belajar</link>
	<guid isPermaLink="false">91202bab508b79023b0ebc062c65be14</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 12:25:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ abdur rauf ]]></category>
	<category><![CDATA[ aims scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ toto togel ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abdur,aims,rauf,scope,togel,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji apakah program intervensi yang secara khusus dirancang untuk meningkatkan selfAcefficacy siswa dapat secara signifikan memperbaiki kemampuan mereka dalam melaksanakan dan memeriksa kembali langkahAclangkah Polya; desain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Polya Ditinjau dari Gaya Belajar Kolb dan Self Efficacy: Penelitian selanjutnya dapat menguji apakah program intervensi yang secara khusus dirancang untuk meningkatkan selfAcefficacy siswa dapat secara signifikan memperbaiki kemampuan mereka dalam melaksanakan dan memeriksa kembali langkahAclangkah Polya; desain eksperimen dengan kelompok kontrol dan pengukuran praAcpost dapat memberikan bukti kausal. Selain itu, diperlukan studi yang meneliti efektivitas penggunaan media digital interaktif, seperti simulasi geometrik berbasis augmented reality, dalam membantu siswa dengan berbagai gaya belajar (diverger, converger, assimilator, accommodator) memahami dan merencanakan solusi masalah, sehingga dapat diketahui apakah teknologi tersebut mengurangi kesulitan pada tahap menentukan sudut atau sisi segitiga. Terakhir, sebuah penelitian longitudinal yang mengikuti siswa dari kelas X hingga kelas XII dapat mengevaluasi perubahan kemampuan pemecahan masalah, gaya belajar, dan selfAcefficacy seiring waktu, serta mengidentifikasi faktorAcfaktor yang berkontribusi pada peningkatan atau penurunan performa, sehingga kebijakan kurikulum dapat disesuaikan secara lebih tepat. Untuk memperkaya temuan, pendekatan mixedAcmethods dapat dipadukan guna menggali persepsi guru tentang strategi pengajaran yang paling efektif dalam mengintegrasikan langkahAclangkah Polya dengan karakteristik gaya belajar dan tingkat selfAcefficacy masingAcmasing siswa.. Analisis menunjukkan kemampuan pemecahan masalah siswa secara umum masih rendah, terutama pada langkah melaksanakan rencana dan memeriksa kembali, dengan pengecualian pada siswa dengan gaya belajar diverger dan selfAcefficacy tinggi yang mampu menyelesaikan semua tahapan Polya dengan baik.Kesulitan utama siswa meliputi kurang teliti dalam memahami soal, kesulitan menentukan sudut dan sisi segitiga, serta tidak terbiasa menuliskan kesimpulan.Oleh karena itu, pembelajaran perlu menekankan penguatan konsep dasar, latihan langkah Polya, dan penyesuaian strategi sesuai gaya belajar serta meningkatkan selfAcefficacy siswa Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitataif yang bertujuan mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah Polya siswa ditinjau dari gaya belajar Kolb dan self efficacy serta mengidentifikasi kesulitan yang dialami siswa. Subjek penelitian terdiri dari 14 siswa kelas X TKJ 2 SMK Gondang. Data dikumpulkan melalui tes, angket, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa secara rata-rata masih tergolong rendah. Namun, siswa dengan gaya belajar diverger dan self efficacy tinggi mampu menyelesaikan setiap langkah pemecahan masalah Polya dengan baik. Adapun kesulitan yang dialami siswa terlihat pada setiap langkah. Pada langkah memahami masalah, siswa kurang teliti membaca soal. Pada langkah membuat rencana, siswa kesulitan menentukan letak sudut pada gambar. Pada langkah melaksanakan rencana, siswa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/9/latihan-langkah-persegi-polya-gaya-belajar-felder-thumb-ff451.webp" title="JURIS - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Polya Ditinjau dari Gaya Belajar Kolb dan Self Efficacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/latihan-langkah-persegi-polya-gaya-belajar-felder-thumb-ff451.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/latihan-langkah-persegi-polya-gaya-belajar-felder-thumb-ff451.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/latihan-langkah-persegi-polya-gaya-belajar-felder-thumb-ff451.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Polya Ditinjau dari Gaya Belajar Kolb dan Self Efficacy" alt="JURIS - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Polya Ditinjau dari Gaya Belajar Kolb dan Self Efficacy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/latihan-langkah-persegi-polya-gaya-belajar-felder-thumb-35476.webp" title="JURIS - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Polya Ditinjau dari Gaya Belajar Kolb dan Self Efficacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/latihan-langkah-persegi-polya-gaya-belajar-felder-thumb-35476.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/latihan-langkah-persegi-polya-gaya-belajar-felder-thumb-35476.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/latihan-langkah-persegi-polya-gaya-belajar-felder-thumb-35476.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Polya Ditinjau dari Gaya Belajar Kolb dan Self Efficacy" alt="JURIS - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Polya Ditinjau dari Gaya Belajar Kolb dan Self Efficacy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/latihan-langkah-persegi-polya-gaya-belajar-felder-thumb-f256b.webp" title="JURIS - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Polya Ditinjau dari Gaya Belajar Kolb dan Self Efficacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/latihan-langkah-persegi-polya-gaya-belajar-felder-thumb-f256b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/latihan-langkah-persegi-polya-gaya-belajar-felder-thumb-f256b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/latihan-langkah-persegi-polya-gaya-belajar-felder-thumb-f256b.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Polya Ditinjau dari Gaya Belajar Kolb dan Self Efficacy" alt="JURIS - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Polya Ditinjau dari Gaya Belajar Kolb dan Self Efficacy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55009-latihan-langkah-persegi-polya-gaya-belajar" title="JURIS - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Polya Ditinjau dari Gaya Belajar Kolb dan Self Efficacy" target="_blank">Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Polya Ditinjau dari Gaya Belajar Kolb dan Self Efficacy</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji apakah program intervensi yang secara khusus dirancang untuk meningkatkan selfAcefficacy siswa dapat secara signifikan memperbaiki kemampuan mereka dalam melaksanakan dan memeriksa kembali langkahAclangkah Polya; desain eksperimen dengan kelompok kontrol dan pengukuran praAcpost dapat memberikan bukti kausal. Selain itu, diperlukan studi yang meneliti efektivitas penggunaan media digital interaktif, seperti simulasi geometrik berbasis augmented reality, dalam membantu siswa dengan berbagai gaya belajar (diverger, converger, assimilator, accommodator) memahami dan merencanakan solusi masalah, sehingga dapat diketahui apakah teknologi tersebut mengurangi kesulitan pada tahap menentukan sudut atau sisi segitiga. Terakhir, sebuah penelitian longitudinal yang mengikuti siswa dari kelas X hingga kelas XII dapat mengevaluasi perubahan kemampuan pemecahan masalah, gaya belajar, dan selfAcefficacy seiring waktu, serta mengidentifikasi faktorAcfaktor yang berkontribusi pada peningkatan atau penurunan performa, sehingga kebijakan kurikulum dapat disesuaikan secara lebih tepat. Untuk memperkaya temuan, pendekatan mixedAcmethods dapat dipadukan guna menggali persepsi guru tentang strategi pengajaran yang paling efektif dalam mengintegrasikan langkahAclangkah Polya dengan karakteristik gaya belajar dan tingkat selfAcefficacy masingAcmasing siswa..
<br>Analisis menunjukkan kemampuan pemecahan masalah siswa secara umum masih rendah, terutama pada langkah melaksanakan rencana dan memeriksa kembali, dengan pengecualian pada siswa dengan gaya belajar diverger dan selfAcefficacy tinggi yang mampu menyelesaikan semua tahapan Polya dengan baik.Kesulitan utama siswa meliputi kurang teliti dalam memahami soal, kesulitan menentukan sudut dan sisi segitiga, serta tidak terbiasa menuliskan kesimpulan.Oleh karena itu, pembelajaran perlu menekankan penguatan konsep dasar, latihan langkah Polya, dan penyesuaian strategi sesuai gaya belajar serta meningkatkan selfAcefficacy siswa
<br>Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitataif yang bertujuan mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah Polya siswa ditinjau dari gaya belajar Kolb dan self efficacy serta mengidentifikasi kesulitan yang dialami siswa. Subjek penelitian terdiri dari 14 siswa kelas X TKJ 2 SMK Gondang. Data dikumpulkan melalui tes, angket, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa secara rata-rata masih tergolong rendah. Namun, siswa dengan gaya belajar diverger dan self efficacy tinggi mampu menyelesaikan setiap langkah pemecahan masalah Polya dengan baik. Adapun kesulitan yang dialami siswa terlihat pada setiap langkah. Pada langkah memahami masalah, siswa kurang teliti membaca soal. Pada langkah membuat rencana, siswa kesulitan menentukan letak sudut pada gambar. Pada langkah melaksanakan rencana, siswa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/9/latihan-langkah-persegi-polya-gaya-belajar-felder-thumb-f256b.webp" type="image/webp" length="21420" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/latihan-langkah-persegi-polya-gaya-belajar-felder-thumb-ff451.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/latihan-langkah-persegi-polya-gaya-belajar-felder-thumb-35476.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/latihan-langkah-persegi-polya-gaya-belajar-felder-thumb-f256b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-847-unipasby.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3810-buana-matematika-jurnal-ilmiah-matematika-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Deep Learning Berbantuan GeoGebra CAS Calculator terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah SPLTV ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Deep Learning Berbantuan GeoGebra CAS Calculator terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah SPLTV ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Deep Learning Berbantuan GeoGebra CAS Calculator terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah SPLTV ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55005-adaptasi-emosional-anak-sosial-baha</link>
	<guid isPermaLink="false">6f7ffa3b7ef15523a08f37b0c1193761</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 12:18:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ abdur rauf ]]></category>
	<category><![CDATA[ aims scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ toto togel ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abdur,aims,rauf,scope,togel,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara variasi bermain tradisional dan modern dalam mengembangkan kemampuan gerak dasar motorik anak. Selain itu, penelitian dapat fokus pada efek jangka panjang variasi bermain terhadap perkembangan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Deep Learning Berbantuan GeoGebra CAS Calculator terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah SPLTV: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara variasi bermain tradisional dan modern dalam mengembangkan kemampuan gerak dasar motorik anak. Selain itu, penelitian dapat fokus pada efek jangka panjang variasi bermain terhadap perkembangan motorik anak dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan strategi ini. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran variasi bermain dalam meningkatkan keterampilan sosial dan emosional anak, serta dampaknya terhadap perkembangan kognitif.. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa variasi bermain memiliki efek positif yang signifikan terhadap pengembangan kemampuan gerak dasar motorik anak usia 9-10 tahun.Anak-anak yang terlibat dalam variasi bermain menunjukkan peningkatan kemampuan koordinasi, keseimbangan, dan kontrol motorik.Selain itu, variasi bermain juga meningkatkan motivasi dan partisipasi anak dalam aktivitas fisik.Penelitian ini menyarankan agar variasi bermain menjadi strategi yang efektif dalam mengembangkan kemampuan gerak dasar motorik anak dan dapat diterapkan dalam program pendidikan fisik di sekolah Abstrak belum tersedia dalam bahasa Indonesia. Berikut adalah terjemahan dari abstrak dalam bahasa Inggris: "Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efektivitas variasi bermain dalam mengembangkan kemampuan gerak dasar motorik anak usia 9-10 tahun. Variasi bermain yang digunakan dalam penelitian ini meliputi permainan tradisional, permainan modern, dan permainan kreatif. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental dengan kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi bermain memiliki efek positif terhadap pengembangan kemampuan gerak dasar motorik anak. Anak-anak yang terlibat dalam variasi bermain menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan koordinasi, keseimbangan,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/1/adaptasi-emosional-anak-sosial-bahasa-inggris-akti-thumb-bad03.webp" title="JURIS - Efektivitas Deep Learning Berbantuan GeoGebra CAS Calculator terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah SPLTV" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/adaptasi-emosional-anak-sosial-bahasa-inggris-akti-thumb-bad03.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/adaptasi-emosional-anak-sosial-bahasa-inggris-akti-thumb-bad03.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/adaptasi-emosional-anak-sosial-bahasa-inggris-akti-thumb-bad03.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Deep Learning Berbantuan GeoGebra CAS Calculator terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah SPLTV" alt="JURIS - Efektivitas Deep Learning Berbantuan GeoGebra CAS Calculator terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah SPLTV" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/1/adaptasi-emosional-anak-sosial-bahasa-inggris-akti-thumb-a4e86.webp" title="JURIS - Efektivitas Deep Learning Berbantuan GeoGebra CAS Calculator terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah SPLTV" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/adaptasi-emosional-anak-sosial-bahasa-inggris-akti-thumb-a4e86.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/adaptasi-emosional-anak-sosial-bahasa-inggris-akti-thumb-a4e86.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/adaptasi-emosional-anak-sosial-bahasa-inggris-akti-thumb-a4e86.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Deep Learning Berbantuan GeoGebra CAS Calculator terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah SPLTV" alt="JURIS - Efektivitas Deep Learning Berbantuan GeoGebra CAS Calculator terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah SPLTV" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/1/adaptasi-emosional-anak-sosial-bahasa-inggris-akti-thumb-1c441.webp" title="JURIS - Efektivitas Deep Learning Berbantuan GeoGebra CAS Calculator terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah SPLTV" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/adaptasi-emosional-anak-sosial-bahasa-inggris-akti-thumb-1c441.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/adaptasi-emosional-anak-sosial-bahasa-inggris-akti-thumb-1c441.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/adaptasi-emosional-anak-sosial-bahasa-inggris-akti-thumb-1c441.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Deep Learning Berbantuan GeoGebra CAS Calculator terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah SPLTV" alt="JURIS - Efektivitas Deep Learning Berbantuan GeoGebra CAS Calculator terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah SPLTV" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55005-adaptasi-emosional-anak-sosial-baha" title="JURIS - Efektivitas Deep Learning Berbantuan GeoGebra CAS Calculator terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah SPLTV" target="_blank">Efektivitas Deep Learning Berbantuan GeoGebra CAS Calculator terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah SPLTV</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara variasi bermain tradisional dan modern dalam mengembangkan kemampuan gerak dasar motorik anak. Selain itu, penelitian dapat fokus pada efek jangka panjang variasi bermain terhadap perkembangan motorik anak dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan strategi ini. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran variasi bermain dalam meningkatkan keterampilan sosial dan emosional anak, serta dampaknya terhadap perkembangan kognitif..
<br>Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa variasi bermain memiliki efek positif yang signifikan terhadap pengembangan kemampuan gerak dasar motorik anak usia 9-10 tahun.Anak-anak yang terlibat dalam variasi bermain menunjukkan peningkatan kemampuan koordinasi, keseimbangan, dan kontrol motorik.Selain itu, variasi bermain juga meningkatkan motivasi dan partisipasi anak dalam aktivitas fisik.Penelitian ini menyarankan agar variasi bermain menjadi strategi yang efektif dalam mengembangkan kemampuan gerak dasar motorik anak dan dapat diterapkan dalam program pendidikan fisik di sekolah
<br>Abstrak belum tersedia dalam bahasa Indonesia. Berikut adalah terjemahan dari abstrak dalam bahasa Inggris: "Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efektivitas variasi bermain dalam mengembangkan kemampuan gerak dasar motorik anak usia 9-10 tahun. Variasi bermain yang digunakan dalam penelitian ini meliputi permainan tradisional, permainan modern, dan permainan kreatif. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental dengan kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi bermain memiliki efek positif terhadap pengembangan kemampuan gerak dasar motorik anak. Anak-anak yang terlibat dalam variasi bermain menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan koordinasi, keseimbangan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/1/adaptasi-emosional-anak-sosial-bahasa-inggris-akti-thumb-a4e86.webp" type="image/webp" length="12488" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/adaptasi-emosional-anak-sosial-bahasa-inggris-akti-thumb-bad03.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/adaptasi-emosional-anak-sosial-bahasa-inggris-akti-thumb-a4e86.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/adaptasi-emosional-anak-sosial-bahasa-inggris-akti-thumb-1c441.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-847-unipasby.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3810-buana-matematika-jurnal-ilmiah-matematika-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Paragraph Shrinking as a Strategy to Improve Reading Comprehension ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Paragraph Shrinking as a Strategy to Improve Reading Comprehension ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Paragraph Shrinking as a Strategy to Improve Reading Comprehension ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55003-posttest-kelas-eksperimen-retensi-kosakata-siswa</link>
	<guid isPermaLink="false">950e6954e0b537439053b0860a8dc56b</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 12:08:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ assistance e ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[assistance,e,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menguji efektivitas strategi paragraph shrinking dalam meningkatkan pemahaman membaca siswa dengan tingkat kesulitan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Paragraph Shrinking as a Strategy to Improve Reading Comprehension: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menguji efektivitas strategi paragraph shrinking dalam meningkatkan pemahaman membaca siswa dengan tingkat kesulitan yang berbeda. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas strategi paragraph shrinking dengan strategi lain dalam meningkatkan pemahaman membaca. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan strategi paragraph shrinking, seperti motivasi siswa, kualitas pengajaran, dan lingkungan belajar. Dengan melakukan penelitian lanjutan ini, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang strategi paragraph shrinking dan kontribusinya dalam meningkatkan pemahaman membaca siswa.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa siswa mengalami beberapa masalah dalam pemahaman membaca sebelum diajarkan menggunakan strategi paragraph shrinking.Beberapa siswa mengalami kesulitan dalam memahami informasi umum, informasi rinci, kata referensi, dan kosakata.Sebelum memberikan perlakuan, skor rata-rata kelas eksperimental adalah 67,67 pada pretest, sedangkan skor untuk aspek membaca adalah 410 untuk informasi umum, informasi rinci 430, kata referensi 590, dan kosakata 600.Setelah melakukan penelitian dan memberikan perlakuan kepada siswa, skor rata-rata pemahaman membaca siswa yang diajarkan menggunakan strategi paragraph shrinking meningkat menjadi 93,33 pada posttest, dengan 565 untuk informasi umum, informasi rinci 605, kata referensi 610, dan kosakata 630.Terdapat efek yang signifikan antara kemampuan siswa dalam pemahaman membaca yang diajarkan menggunakan strategi paragraph shrinking dan mereka yang diajarkan tanpa menggunakan strategi paragraph shrinking.Perbedaan signifikan antara skor posttest kelas kontrol adalah 85,33, dan skor posttest kelas eksperimental adalah 93,33.Hal ini juga didukung oleh hasil uji t, di mana nilai df adalah 29 dan nilai deT adalah 16,370.(2-tailed) memiliki nilai p = 0,00, yang menunjukkan bahwa nilai p-value ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/0/posttest-kelas-eksperimen-retensi-kosakata-siswa-s-thumb-de03e.webp" title="JURIS - Paragraph Shrinking as a Strategy to Improve Reading Comprehension" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/posttest-kelas-eksperimen-retensi-kosakata-siswa-s-thumb-de03e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/posttest-kelas-eksperimen-retensi-kosakata-siswa-s-thumb-de03e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/posttest-kelas-eksperimen-retensi-kosakata-siswa-s-thumb-de03e.webp 1x" title="JURIS - Paragraph Shrinking as a Strategy to Improve Reading Comprehension" alt="JURIS - Paragraph Shrinking as a Strategy to Improve Reading Comprehension" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/posttest-kelas-eksperimen-retensi-kosakata-siswa-s-thumb-a95e0.webp" title="JURIS - Paragraph Shrinking as a Strategy to Improve Reading Comprehension" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/posttest-kelas-eksperimen-retensi-kosakata-siswa-s-thumb-a95e0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/posttest-kelas-eksperimen-retensi-kosakata-siswa-s-thumb-a95e0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/posttest-kelas-eksperimen-retensi-kosakata-siswa-s-thumb-a95e0.webp 1x" title="JURIS - Paragraph Shrinking as a Strategy to Improve Reading Comprehension" alt="JURIS - Paragraph Shrinking as a Strategy to Improve Reading Comprehension" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/posttest-kelas-eksperimen-retensi-kosakata-siswa-s-thumb-870c4.webp" title="JURIS - Paragraph Shrinking as a Strategy to Improve Reading Comprehension" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/posttest-kelas-eksperimen-retensi-kosakata-siswa-s-thumb-870c4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/posttest-kelas-eksperimen-retensi-kosakata-siswa-s-thumb-870c4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/posttest-kelas-eksperimen-retensi-kosakata-siswa-s-thumb-870c4.webp 1x" title="JURIS - Paragraph Shrinking as a Strategy to Improve Reading Comprehension" alt="JURIS - Paragraph Shrinking as a Strategy to Improve Reading Comprehension" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55003-posttest-kelas-eksperimen-retensi-kosakata-siswa" title="JURIS - Paragraph Shrinking as a Strategy to Improve Reading Comprehension" target="_blank">Paragraph Shrinking as a Strategy to Improve Reading Comprehension</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menguji efektivitas strategi paragraph shrinking dalam meningkatkan pemahaman membaca siswa dengan tingkat kesulitan yang berbeda. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas strategi paragraph shrinking dengan strategi lain dalam meningkatkan pemahaman membaca. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan strategi paragraph shrinking, seperti motivasi siswa, kualitas pengajaran, dan lingkungan belajar. Dengan melakukan penelitian lanjutan ini, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang strategi paragraph shrinking dan kontribusinya dalam meningkatkan pemahaman membaca siswa..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa siswa mengalami beberapa masalah dalam pemahaman membaca sebelum diajarkan menggunakan strategi paragraph shrinking.Beberapa siswa mengalami kesulitan dalam memahami informasi umum, informasi rinci, kata referensi, dan kosakata.Sebelum memberikan perlakuan, skor rata-rata kelas eksperimental adalah 67,67 pada pretest, sedangkan skor untuk aspek membaca adalah 410 untuk informasi umum, informasi rinci 430, kata referensi 590, dan kosakata 600.Setelah melakukan penelitian dan memberikan perlakuan kepada siswa, skor rata-rata pemahaman membaca siswa yang diajarkan menggunakan strategi paragraph shrinking meningkat menjadi 93,33 pada posttest, dengan 565 untuk informasi umum, informasi rinci 605, kata referensi 610, dan kosakata 630.Terdapat efek yang signifikan antara kemampuan siswa dalam pemahaman membaca yang diajarkan menggunakan strategi paragraph shrinking dan mereka yang diajarkan tanpa menggunakan strategi paragraph shrinking.Perbedaan signifikan antara skor posttest kelas kontrol adalah 85,33, dan skor posttest kelas eksperimental adalah 93,33.Hal ini juga didukung oleh hasil uji t, di mana nilai df adalah 29 dan nilai deT adalah 16,370.(2-tailed) memiliki nilai p = 0,00, yang menunjukkan bahwa nilai p-value <0,05.Para peneliti menyimpulkan bahwa hipotesis nol (H0) ditolak.Dapat disimpulkan bahwa kemampuan siswa dalam pemahaman membaca yang diajarkan menggunakan strategi paragraph shrinking lebih baik daripada kemampuan siswa dalam pemahaman membaca yang diajarkan tanpa menggunakan strategi paragraph shrinking
<br>Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas penggunaan strategi paragraph shrinking dalam meningkatkan pemahaman membaca, khususnya dalam memahami informasi umum, informasi rinci, referensi, dan kosakata. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi-eksperimental. Populasi penelitian ini adalah 224 siswa di kelas pertama sekolah menengah pertama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata siswa dalam memahami informasi umum meningkat dari 410 dalam pretest menjadi 565 dalam posttest. Demikian pula, skor mereka dalam memahami...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/0/posttest-kelas-eksperimen-retensi-kosakata-siswa-s-thumb-870c4.webp" type="image/webp" length="99286" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/posttest-kelas-eksperimen-retensi-kosakata-siswa-s-thumb-de03e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/posttest-kelas-eksperimen-retensi-kosakata-siswa-s-thumb-a95e0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/posttest-kelas-eksperimen-retensi-kosakata-siswa-s-thumb-870c4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-509-untan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14557-journal-english-language-teaching-innovations-materials.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Three Partite Need Analysis to Design Crosscultural Coursebook for Islamic Higher Education Mixed Method ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Three Partite Need Analysis to Design Crosscultural Coursebook for Islamic Higher Education Mixed Method ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Three Partite Need Analysis to Design Crosscultural Coursebook for Islamic Higher Education Mixed Method ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55006-enam-siswa-pgsd-model-desain-buku-kurikulum-bahasa</link>
	<guid isPermaLink="false">6c070a9deda6969d228c416ac7b8d54a</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 11:55:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nurmy ar ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ar,nurmy]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian naratif yang lebih mendalam tentang budaya lokal, khususnya budaya Borneo, untuk mengungkapkan lebih banyak aspek budaya yang dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Three-Partite Need Analysis to Design Crosscultural Coursebook for Islamic Higher Education: Mixed-Method: Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian naratif yang lebih mendalam tentang budaya lokal, khususnya budaya Borneo, untuk mengungkapkan lebih banyak aspek budaya yang dapat menjadi objek penelitian. Penelitian naratif dapat mencakup berbagai bentuk budaya lisan, seperti dongeng, cerita rakyat, dan pantun. Selain itu, penelitian dapat berfokus pada aspek budaya lainnya seperti makanan, kerajinan, lagu, tarian, dan pakaian. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan metode pembelajaran yang efektif dalam memahami budaya lintas negara, terutama dalam konteks pendidikan tinggi Islam. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang budaya lintas negara dan membantu mereka mengelola perbedaan budaya dengan lebih baik. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut tentang bagaimana kurikulum berbasis kompetensi dapat diterapkan dalam konteks pendidikan tinggi Islam dan bagaimana hal itu dapat membantu mempersiapkan siswa untuk memasuki dunia kerja yang semakin global dan dinamis.. Model analisis kebutuhan tripartit yang menyeluruh mencakup penilaian mendalam terhadap kurikulum, guru, dan siswa, berfungsi sebagai kerangka kerja dasar untuk pengembangan buku pelajaran yang inklusif secara budaya yang disesuaikan dengan konteks pendidikan tinggi.Temuan tentang kurikulum menunjukkan bahwa desain buku pelajaran ini berusaha untuk menyelaraskan nuansa budaya global dan lokal, dengan menarik wawasan dari Islam, bahasa Inggris, dan warisan khas Borneo.Selain itu, mengintegrasikan Kurikulum Berbasis Kompetensi (CBC) adalah hal yang tidak terpisahkan dalam merancang buku pelajaran yang memenuhi persyaratan tenaga kerja.Selanjutnya, guru dan siswa berkontribusi dalam desain, di mana guru memiliki pengalaman yang kaya dalam budaya Inggris, dan pengalaman siswa dalam memahami budaya Inggris menunjukkan pemahaman teks secara harfiah.Kedua pihak mengharapkan desain buku pelajaran yang berorientasi nilai, yaitu mencakup kualitas Kompetensi Lintas Budaya (CCC) seperti 7 nilai, yaitu keterbukaan, fleksibilitas, kerendahan hati, rasa humor, sensitivitas, perubahan positif, dan semangat petualangan.Guru juga mengharapkan desain yang berorientasi elektronik, seperti ebook, video, dan audio.Namun, buku-buku non-elektronik seperti buku, handout, dan gambar masih dapat dipertimbangkan sebagai alternatif.Unit pertama dan kedua membahas Mengenali Budaya Inggris dan Kompetensi Lintas Budaya.Unit selanjutnya adalah Mengenali Budaya Indonesia, Komunikasi Lintas Budaya, dan Konsep Budaya.Siswa mengharapkan buku pelajaran mencakup sumber belajar yang beragam, seperti artikel, video, poster, PPT, buku, dan lainnya (koran, majalah) Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki kebutuhan kurikulum, guru, dan siswa untuk buku pelajaran lintas budaya dengan menerapkan metode campuran. Enam siswa dan 42 guru dilibatkan sebagai responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumen dan kuesioner, yang dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Temuan menunjukkan bahwa kurikulum menerapkan pendekatan global-lokal dan kurikulum berbasis kompetensi. Guru mengalami budaya Inggris yang kaya dan berharap agar desain buku pelajaran mencakup nilai-nilai seperti perhatian yang lebih besar terhadap keterbukaan, fleksibilitas, kerendahan hati, dan rasa humor, serta perhatian yang lebih sedikit terhadap semangat petualangan. Mereka memilih bahan elektronik daripada non-elektronik dan lima topik. Selain itu, siswa mengalami pemahaman teks secara harfiah. Mereka juga berharap agar buku... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/0/enam-siswa-pgsd-model-desain-buku-kurikulum-bahasa-thumb-fdb8a.webp" title="JURIS - Three-Partite Need Analysis to Design Crosscultural Coursebook for Islamic Higher Education: Mixed-Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/enam-siswa-pgsd-model-desain-buku-kurikulum-bahasa-thumb-fdb8a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/enam-siswa-pgsd-model-desain-buku-kurikulum-bahasa-thumb-fdb8a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/enam-siswa-pgsd-model-desain-buku-kurikulum-bahasa-thumb-fdb8a.webp 1x" title="JURIS - Three-Partite Need Analysis to Design Crosscultural Coursebook for Islamic Higher Education: Mixed-Method" alt="JURIS - Three-Partite Need Analysis to Design Crosscultural Coursebook for Islamic Higher Education: Mixed-Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/0/enam-siswa-pgsd-model-desain-buku-kurikulum-bahasa-thumb-e86fc.webp" title="JURIS - Three-Partite Need Analysis to Design Crosscultural Coursebook for Islamic Higher Education: Mixed-Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/enam-siswa-pgsd-model-desain-buku-kurikulum-bahasa-thumb-e86fc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/enam-siswa-pgsd-model-desain-buku-kurikulum-bahasa-thumb-e86fc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/enam-siswa-pgsd-model-desain-buku-kurikulum-bahasa-thumb-e86fc.webp 1x" title="JURIS - Three-Partite Need Analysis to Design Crosscultural Coursebook for Islamic Higher Education: Mixed-Method" alt="JURIS - Three-Partite Need Analysis to Design Crosscultural Coursebook for Islamic Higher Education: Mixed-Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/0/enam-siswa-pgsd-model-desain-buku-kurikulum-bahasa-thumb-7d46b.webp" title="JURIS - Three-Partite Need Analysis to Design Crosscultural Coursebook for Islamic Higher Education: Mixed-Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/enam-siswa-pgsd-model-desain-buku-kurikulum-bahasa-thumb-7d46b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/enam-siswa-pgsd-model-desain-buku-kurikulum-bahasa-thumb-7d46b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/enam-siswa-pgsd-model-desain-buku-kurikulum-bahasa-thumb-7d46b.webp 1x" title="JURIS - Three-Partite Need Analysis to Design Crosscultural Coursebook for Islamic Higher Education: Mixed-Method" alt="JURIS - Three-Partite Need Analysis to Design Crosscultural Coursebook for Islamic Higher Education: Mixed-Method" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55006-enam-siswa-pgsd-model-desain-buku-kurikulum-bahasa" title="JURIS - Three-Partite Need Analysis to Design Crosscultural Coursebook for Islamic Higher Education: Mixed-Method" target="_blank">Three-Partite Need Analysis to Design Crosscultural Coursebook for Islamic Higher Education: Mixed-Method</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian naratif yang lebih mendalam tentang budaya lokal, khususnya budaya Borneo, untuk mengungkapkan lebih banyak aspek budaya yang dapat menjadi objek penelitian. Penelitian naratif dapat mencakup berbagai bentuk budaya lisan, seperti dongeng, cerita rakyat, dan pantun. Selain itu, penelitian dapat berfokus pada aspek budaya lainnya seperti makanan, kerajinan, lagu, tarian, dan pakaian. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan metode pembelajaran yang efektif dalam memahami budaya lintas negara, terutama dalam konteks pendidikan tinggi Islam. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang budaya lintas negara dan membantu mereka mengelola perbedaan budaya dengan lebih baik. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut tentang bagaimana kurikulum berbasis kompetensi dapat diterapkan dalam konteks pendidikan tinggi Islam dan bagaimana hal itu dapat membantu mempersiapkan siswa untuk memasuki dunia kerja yang semakin global dan dinamis..
<br>Model analisis kebutuhan tripartit yang menyeluruh mencakup penilaian mendalam terhadap kurikulum, guru, dan siswa, berfungsi sebagai kerangka kerja dasar untuk pengembangan buku pelajaran yang inklusif secara budaya yang disesuaikan dengan konteks pendidikan tinggi.Temuan tentang kurikulum menunjukkan bahwa desain buku pelajaran ini berusaha untuk menyelaraskan nuansa budaya global dan lokal, dengan menarik wawasan dari Islam, bahasa Inggris, dan warisan khas Borneo.Selain itu, mengintegrasikan Kurikulum Berbasis Kompetensi (CBC) adalah hal yang tidak terpisahkan dalam merancang buku pelajaran yang memenuhi persyaratan tenaga kerja.Selanjutnya, guru dan siswa berkontribusi dalam desain, di mana guru memiliki pengalaman yang kaya dalam budaya Inggris, dan pengalaman siswa dalam memahami budaya Inggris menunjukkan pemahaman teks secara harfiah.Kedua pihak mengharapkan desain buku pelajaran yang berorientasi nilai, yaitu mencakup kualitas Kompetensi Lintas Budaya (CCC) seperti 7 nilai, yaitu keterbukaan, fleksibilitas, kerendahan hati, rasa humor, sensitivitas, perubahan positif, dan semangat petualangan.Guru juga mengharapkan desain yang berorientasi elektronik, seperti ebook, video, dan audio.Namun, buku-buku non-elektronik seperti buku, handout, dan gambar masih dapat dipertimbangkan sebagai alternatif.Unit pertama dan kedua membahas Mengenali Budaya Inggris dan Kompetensi Lintas Budaya.Unit selanjutnya adalah Mengenali Budaya Indonesia, Komunikasi Lintas Budaya, dan Konsep Budaya.Siswa mengharapkan buku pelajaran mencakup sumber belajar yang beragam, seperti artikel, video, poster, PPT, buku, dan lainnya (koran, majalah)
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki kebutuhan kurikulum, guru, dan siswa untuk buku pelajaran lintas budaya dengan menerapkan metode campuran. Enam siswa dan 42 guru dilibatkan sebagai responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumen dan kuesioner, yang dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Temuan menunjukkan bahwa kurikulum menerapkan pendekatan global-lokal dan kurikulum berbasis kompetensi. Guru mengalami budaya Inggris yang kaya dan berharap agar desain buku pelajaran mencakup nilai-nilai seperti perhatian yang lebih besar terhadap keterbukaan, fleksibilitas, kerendahan hati, dan rasa humor, serta perhatian yang lebih sedikit terhadap semangat petualangan. Mereka memilih bahan elektronik daripada non-elektronik dan lima topik. Selain itu, siswa mengalami pemahaman teks secara harfiah. Mereka juga berharap agar buku...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/0/enam-siswa-pgsd-model-desain-buku-kurikulum-bahasa-thumb-e86fc.webp" type="image/webp" length="103602" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/enam-siswa-pgsd-model-desain-buku-kurikulum-bahasa-thumb-fdb8a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/enam-siswa-pgsd-model-desain-buku-kurikulum-bahasa-thumb-e86fc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/enam-siswa-pgsd-model-desain-buku-kurikulum-bahasa-thumb-7d46b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-509-untan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14557-journal-english-language-teaching-innovations-materials.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimizing English Education Curriculum for EFL Students Multimodal Approach in Academic Writing ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimizing English Education Curriculum for EFL Students Multimodal Approach in Academic Writing ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimizing English Education Curriculum for EFL Students Multimodal Approach in Academic Writing ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55012-evaluasi-kurikulum-mbkm-mahasis</link>
	<guid isPermaLink="false">bdc7dfcc49f98053e7db62deaf91904a</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 11:48:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nurmy ar ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ar,nurmy]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah berhasil merekonstruksi silabus penulisan akademik dengan memasukkan pendekatan multimodal, namun langkah selanjutnya adalah menguji implementasi dan efektivitasnya secara langsung. Oleh karena itu, penting untuk melakukan penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimizing English Education Curriculum for EFL Students: Multimodal Approach in Academic Writing: Penelitian ini telah berhasil merekonstruksi silabus penulisan akademik dengan memasukkan pendekatan multimodal, namun langkah selanjutnya adalah menguji implementasi dan efektivitasnya secara langsung. Oleh karena itu, penting untuk melakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada evaluasi mendalam mengenai seberapa efektif silabus baru ini dalam meningkatkan keterampilan menulis akademik siswa EFL, termasuk bagaimana proyek-proyek multimodal secara spesifik berkontribusi pada pengembangan kemampuan mereka untuk menyampaikan ide secara ekspresif melalui berbagai mode, seperti teks, gambar, suara, dan animasi. Studi ini dapat mengamati peningkatan kualitas tulisan, tingkat keterlibatan siswa, dan kepuasan belajar setelah silabus diterapkan di lingkungan kelas yang sebenarnya. Selain itu, mengingat temuan bahwa siswa merasa kurang mampu dalam menulis artikel penelitian dan proposal tesis, penelitian mendatang dapat mengeksplorasi secara lebih spesifik jenis-jenis proyek multimodal yang paling cocok dan efektif untuk materi penulisan yang lebih kompleks ini. Misalnya, dapat diteliti format proyek multimodal apa yang paling baik mendukung pemahaman siswa terhadap struktur artikel ilmiah atau pengembangan argumen dalam proposal penelitian, serta bagaimana desain proyek tersebut dapat disesuaikan untuk mengatasi kesulitan spesifik yang dihadapi siswa. Terakhir, untuk memastikan keberhasilan implementasi silabus baru, diperlukan penelitian tentang program pengembangan profesional yang efektif bagi para dosen. Pertanyaan penelitian dapat mencakup bagaimana pelatihan intensif atau lokakarya berbasis praktik dapat meningkatkan kepercayaan diri dan kompetensi dosen dalam mengintegrasikan teknologi dan pedagogi multimodal ke dalam pengajaran mereka, serta bagaimana dukungan berkelanjutan dapat memastikan praktik terbaik terus berjalan di seluruh program studi.. Peningkatan keterampilan menulis akademik dalam pendidikan bahasa Inggris memerlukan pendekatan terstruktur dan responsif terhadap rekonstruksi kurikulum, khususnya dengan berfokus pada integrasi proyek multimodal.Penelitian ini mengimplementasikan prosedur tiga tahap yang meliputi evaluasi kurikulum, analisis kebutuhan, dan rekonstruksi, bertujuan untuk menyesuaikan silabus dengan lanskap pendidikan yang berkembang dan kemajuan teknologi.Komitmen terhadap responsivitas dan inovasi, melalui penggabungan elemen pembelajaran multimodal dengan metodologi berbasis proyek, sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan holistik bagi siswa, meskipun proses restrukturisasi ini memerlukan upaya berkelanjutan termasuk tahap pengembangan, implementasi, dan evaluasi lebih lanjut Pendidikan bahasa Inggris menghadapi tantangan dalam penulisan akademik karena kemajuan teknologi dan penulisan multimodal. Akibat ketidaksesuaian antara kurikulum saat ini dan tuntutan mahasiswa, penelitian ini bertujuan untuk merestrukturisasi kurikulum guna menekankan proyek penulisan multimodal yang memenuhi kebutuhan mahasiswa dan paradigma multimodal. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Desain dan Pengembangan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation), khususnya pada tahap Analisis dan Desain. Penelitian ini melibatkan 30 mahasiswa dan tiga dosen tim pengajar Program Studi Pendidikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/4/evaluasi-kurikulum-mbkm-mahasiswa-program-studi-ba-thumb-2fea6.webp" title="JURIS - Optimizing English Education Curriculum for EFL Students: Multimodal Approach in Academic Writing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/evaluasi-kurikulum-mbkm-mahasiswa-program-studi-ba-thumb-2fea6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/evaluasi-kurikulum-mbkm-mahasiswa-program-studi-ba-thumb-2fea6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/evaluasi-kurikulum-mbkm-mahasiswa-program-studi-ba-thumb-2fea6.webp 1x" title="JURIS - Optimizing English Education Curriculum for EFL Students: Multimodal Approach in Academic Writing" alt="JURIS - Optimizing English Education Curriculum for EFL Students: Multimodal Approach in Academic Writing" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/evaluasi-kurikulum-mbkm-mahasiswa-program-studi-ba-thumb-c7074.webp" title="JURIS - Optimizing English Education Curriculum for EFL Students: Multimodal Approach in Academic Writing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/evaluasi-kurikulum-mbkm-mahasiswa-program-studi-ba-thumb-c7074.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/evaluasi-kurikulum-mbkm-mahasiswa-program-studi-ba-thumb-c7074.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/evaluasi-kurikulum-mbkm-mahasiswa-program-studi-ba-thumb-c7074.webp 1x" title="JURIS - Optimizing English Education Curriculum for EFL Students: Multimodal Approach in Academic Writing" alt="JURIS - Optimizing English Education Curriculum for EFL Students: Multimodal Approach in Academic Writing" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/evaluasi-kurikulum-mbkm-mahasiswa-program-studi-ba-thumb-0c219.webp" title="JURIS - Optimizing English Education Curriculum for EFL Students: Multimodal Approach in Academic Writing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/evaluasi-kurikulum-mbkm-mahasiswa-program-studi-ba-thumb-0c219.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/evaluasi-kurikulum-mbkm-mahasiswa-program-studi-ba-thumb-0c219.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/evaluasi-kurikulum-mbkm-mahasiswa-program-studi-ba-thumb-0c219.webp 1x" title="JURIS - Optimizing English Education Curriculum for EFL Students: Multimodal Approach in Academic Writing" alt="JURIS - Optimizing English Education Curriculum for EFL Students: Multimodal Approach in Academic Writing" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55012-evaluasi-kurikulum-mbkm-mahasis" title="JURIS - Optimizing English Education Curriculum for EFL Students: Multimodal Approach in Academic Writing" target="_blank">Optimizing English Education Curriculum for EFL Students: Multimodal Approach in Academic Writing</a>: Penelitian ini telah berhasil merekonstruksi silabus penulisan akademik dengan memasukkan pendekatan multimodal, namun langkah selanjutnya adalah menguji implementasi dan efektivitasnya secara langsung. Oleh karena itu, penting untuk melakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada evaluasi mendalam mengenai seberapa efektif silabus baru ini dalam meningkatkan keterampilan menulis akademik siswa EFL, termasuk bagaimana proyek-proyek multimodal secara spesifik berkontribusi pada pengembangan kemampuan mereka untuk menyampaikan ide secara ekspresif melalui berbagai mode, seperti teks, gambar, suara, dan animasi. Studi ini dapat mengamati peningkatan kualitas tulisan, tingkat keterlibatan siswa, dan kepuasan belajar setelah silabus diterapkan di lingkungan kelas yang sebenarnya. Selain itu, mengingat temuan bahwa siswa merasa kurang mampu dalam menulis artikel penelitian dan proposal tesis, penelitian mendatang dapat mengeksplorasi secara lebih spesifik jenis-jenis proyek multimodal yang paling cocok dan efektif untuk materi penulisan yang lebih kompleks ini. Misalnya, dapat diteliti format proyek multimodal apa yang paling baik mendukung pemahaman siswa terhadap struktur artikel ilmiah atau pengembangan argumen dalam proposal penelitian, serta bagaimana desain proyek tersebut dapat disesuaikan untuk mengatasi kesulitan spesifik yang dihadapi siswa. Terakhir, untuk memastikan keberhasilan implementasi silabus baru, diperlukan penelitian tentang program pengembangan profesional yang efektif bagi para dosen. Pertanyaan penelitian dapat mencakup bagaimana pelatihan intensif atau lokakarya berbasis praktik dapat meningkatkan kepercayaan diri dan kompetensi dosen dalam mengintegrasikan teknologi dan pedagogi multimodal ke dalam pengajaran mereka, serta bagaimana dukungan berkelanjutan dapat memastikan praktik terbaik terus berjalan di seluruh program studi..
<br>Peningkatan keterampilan menulis akademik dalam pendidikan bahasa Inggris memerlukan pendekatan terstruktur dan responsif terhadap rekonstruksi kurikulum, khususnya dengan berfokus pada integrasi proyek multimodal.Penelitian ini mengimplementasikan prosedur tiga tahap yang meliputi evaluasi kurikulum, analisis kebutuhan, dan rekonstruksi, bertujuan untuk menyesuaikan silabus dengan lanskap pendidikan yang berkembang dan kemajuan teknologi.Komitmen terhadap responsivitas dan inovasi, melalui penggabungan elemen pembelajaran multimodal dengan metodologi berbasis proyek, sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan holistik bagi siswa, meskipun proses restrukturisasi ini memerlukan upaya berkelanjutan termasuk tahap pengembangan, implementasi, dan evaluasi lebih lanjut
<br>Pendidikan bahasa Inggris menghadapi tantangan dalam penulisan akademik karena kemajuan teknologi dan penulisan multimodal. Akibat ketidaksesuaian antara kurikulum saat ini dan tuntutan mahasiswa, penelitian ini bertujuan untuk merestrukturisasi kurikulum guna menekankan proyek penulisan multimodal yang memenuhi kebutuhan mahasiswa dan paradigma multimodal. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Desain dan Pengembangan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation), khususnya pada tahap Analisis dan Desain. Penelitian ini melibatkan 30 mahasiswa dan tiga dosen tim pengajar Program Studi Pendidikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/4/evaluasi-kurikulum-mbkm-mahasiswa-program-studi-ba-thumb-2fea6.webp" type="image/webp" length="101942" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/evaluasi-kurikulum-mbkm-mahasiswa-program-studi-ba-thumb-2fea6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/evaluasi-kurikulum-mbkm-mahasiswa-program-studi-ba-thumb-c7074.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/evaluasi-kurikulum-mbkm-mahasiswa-program-studi-ba-thumb-0c219.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-509-untan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14557-journal-english-language-teaching-innovations-materials.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Undergraduate StudentsAo Reading Preference in the Extensive Reading Program Diary Method ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Undergraduate StudentsAo Reading Preference in the Extensive Reading Program Diary Method ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Undergraduate StudentsAo Reading Preference in the Extensive Reading Program Diary Method ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55007-wisata-alam-program-hikmah-koleksi-buku-bu</link>
	<guid isPermaLink="false">e05eacf46ce23d0a51c65e18b2d3810d</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 11:47:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ diary method ]]></category>
	<category><![CDATA[ corpus study ]]></category>
	<category><![CDATA[ word number ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[corpus,diary,method,number,study,word]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menyelidiki pengaruh tingkat kemahiran bahasa Inggris terhadap pilihan genre bacaan dalam program Extensive Reading dengan membandingkan tiga kelompok mahasiswaAitingkat rendah, menengah, dan tinggiAiuntuk mengidentifikasi pola ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Undergraduate StudentsAo Reading Preference in the Extensive Reading Program: Diary Method: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki pengaruh tingkat kemahiran bahasa Inggris terhadap pilihan genre bacaan dalam program Extensive Reading dengan membandingkan tiga kelompok mahasiswaAitingkat rendah, menengah, dan tinggiAiuntuk mengidentifikasi pola perbedaan preferensi yang mungkin muncul seiring peningkatan kemampuan bahasa. Selanjutnya, studi lintas kampus yang melibatkan universitas di berbagai wilayah geografis dan budaya Indonesia dapat memperluas pemahaman tentang bagaimana konteks budaya memengaruhi preferensi membaca, sehingga memungkinkan penyusunan koleksi buku yang lebih sesuai dengan kebutuhan regional dan meningkatkan relevansi materi. Selain itu, peneliti dapat mengevaluasi dampak penggunaan platform digital dibandingkan buku cetak terhadap motivasi dan pilihan genre pembelajar dalam program ER, dengan merancang eksperimen yang mengukur tingkat keterlibatan, kepuasan, dan perubahan pola pilihan genre ketika siswa mengakses materi secara elektronik. Ketiga arah penelitian ini diharapkan memberikan wawasan komprehensif untuk mengoptimalkan desain program Extensive Reading, meningkatkan efektivitas materi, dan memperkuat motivasi pembelajar di berbagai tingkat kemampuan serta latar belakang budaya.. Proses membaca yang nyaman dipengaruhi oleh faktor ketersediaan materi bacaan yang sesuai dengan preferensi, sehingga buku yang tepat dapat meningkatkan minat membaca siswa dan mengurangi beban.Berdasarkan data, genre drama atau slice of life menjadi yang paling dipilih oleh baik mahasiswa perempuan maupun laki-laki, diikuti oleh fairy tales/narasi dan komedi, sementara genre horror lebih disukai oleh laki-laki.Oleh karena itu, penyediaan buku dengan tema ringan seperti cerita kehidupan, dongeng, dan komedi dapat meningkatkan motivasi dan kenyamanan membaca dalam program Extensive Reading Walaupun program Extensive Reading (ER) memiliki banyak manfaat bagi pembelajar bahasa, sifat program yang bersifat jangka panjang dapat membuatnya terasa menakutkan, terutama bagi mereka yang memiliki pilihan buku terbatas. Oleh karena itu, memastikan koleksi buku yang sesuai dengan preferensi pembelajar menjadi penting, tidak hanya untuk mempertahankan kenikmatan membaca selama program tetapi juga untuk menghemat biaya. Penelitian ini menyelidiki preferensi membaca pembelajar dalam program ER, khususnya dengan melihat genre bacaan yang sering dipilih oleh pembelajar. Penelitian ini dilakukan pada 30 mahasiswa universitas yang mengambil mata kuliah Bahasa Inggris wajib, di mana ER digunakan sebagai bagian kurikulum. Preferensi membaca pembelajar dicatat melalui log membaca yang diisi setelah membaca... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/4/wisata-alam-program-hikmah-koleksi-buku-desain-tek-thumb-060ca.webp" title="JURIS - Undergraduate StudentsAo Reading Preference in the Extensive Reading Program: Diary Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/wisata-alam-program-hikmah-koleksi-buku-desain-tek-thumb-060ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/wisata-alam-program-hikmah-koleksi-buku-desain-tek-thumb-060ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/wisata-alam-program-hikmah-koleksi-buku-desain-tek-thumb-060ca.webp 1x" title="JURIS - Undergraduate StudentsAo Reading Preference in the Extensive Reading Program: Diary Method" alt="JURIS - Undergraduate StudentsAo Reading Preference in the Extensive Reading Program: Diary Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/wisata-alam-program-hikmah-koleksi-buku-desain-tek-thumb-d7720.webp" title="JURIS - Undergraduate StudentsAo Reading Preference in the Extensive Reading Program: Diary Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/wisata-alam-program-hikmah-koleksi-buku-desain-tek-thumb-d7720.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/wisata-alam-program-hikmah-koleksi-buku-desain-tek-thumb-d7720.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/wisata-alam-program-hikmah-koleksi-buku-desain-tek-thumb-d7720.webp 1x" title="JURIS - Undergraduate StudentsAo Reading Preference in the Extensive Reading Program: Diary Method" alt="JURIS - Undergraduate StudentsAo Reading Preference in the Extensive Reading Program: Diary Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/wisata-alam-program-hikmah-koleksi-buku-desain-tek-thumb-26935.webp" title="JURIS - Undergraduate StudentsAo Reading Preference in the Extensive Reading Program: Diary Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/wisata-alam-program-hikmah-koleksi-buku-desain-tek-thumb-26935.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/wisata-alam-program-hikmah-koleksi-buku-desain-tek-thumb-26935.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/wisata-alam-program-hikmah-koleksi-buku-desain-tek-thumb-26935.webp 1x" title="JURIS - Undergraduate StudentsAo Reading Preference in the Extensive Reading Program: Diary Method" alt="JURIS - Undergraduate StudentsAo Reading Preference in the Extensive Reading Program: Diary Method" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55007-wisata-alam-program-hikmah-koleksi-buku-bu" title="JURIS - Undergraduate StudentsAo Reading Preference in the Extensive Reading Program: Diary Method" target="_blank">Undergraduate StudentsAo Reading Preference in the Extensive Reading Program: Diary Method</a>: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki pengaruh tingkat kemahiran bahasa Inggris terhadap pilihan genre bacaan dalam program Extensive Reading dengan membandingkan tiga kelompok mahasiswaAitingkat rendah, menengah, dan tinggiAiuntuk mengidentifikasi pola perbedaan preferensi yang mungkin muncul seiring peningkatan kemampuan bahasa. Selanjutnya, studi lintas kampus yang melibatkan universitas di berbagai wilayah geografis dan budaya Indonesia dapat memperluas pemahaman tentang bagaimana konteks budaya memengaruhi preferensi membaca, sehingga memungkinkan penyusunan koleksi buku yang lebih sesuai dengan kebutuhan regional dan meningkatkan relevansi materi. Selain itu, peneliti dapat mengevaluasi dampak penggunaan platform digital dibandingkan buku cetak terhadap motivasi dan pilihan genre pembelajar dalam program ER, dengan merancang eksperimen yang mengukur tingkat keterlibatan, kepuasan, dan perubahan pola pilihan genre ketika siswa mengakses materi secara elektronik. Ketiga arah penelitian ini diharapkan memberikan wawasan komprehensif untuk mengoptimalkan desain program Extensive Reading, meningkatkan efektivitas materi, dan memperkuat motivasi pembelajar di berbagai tingkat kemampuan serta latar belakang budaya..
<br>Proses membaca yang nyaman dipengaruhi oleh faktor ketersediaan materi bacaan yang sesuai dengan preferensi, sehingga buku yang tepat dapat meningkatkan minat membaca siswa dan mengurangi beban.Berdasarkan data, genre drama atau slice of life menjadi yang paling dipilih oleh baik mahasiswa perempuan maupun laki-laki, diikuti oleh fairy tales/narasi dan komedi, sementara genre horror lebih disukai oleh laki-laki.Oleh karena itu, penyediaan buku dengan tema ringan seperti cerita kehidupan, dongeng, dan komedi dapat meningkatkan motivasi dan kenyamanan membaca dalam program Extensive Reading
<br>Walaupun program Extensive Reading (ER) memiliki banyak manfaat bagi pembelajar bahasa, sifat program yang bersifat jangka panjang dapat membuatnya terasa menakutkan, terutama bagi mereka yang memiliki pilihan buku terbatas. Oleh karena itu, memastikan koleksi buku yang sesuai dengan preferensi pembelajar menjadi penting, tidak hanya untuk mempertahankan kenikmatan membaca selama program tetapi juga untuk menghemat biaya. Penelitian ini menyelidiki preferensi membaca pembelajar dalam program ER, khususnya dengan melihat genre bacaan yang sering dipilih oleh pembelajar. Penelitian ini dilakukan pada 30 mahasiswa universitas yang mengambil mata kuliah Bahasa Inggris wajib, di mana ER digunakan sebagai bagian kurikulum. Preferensi membaca pembelajar dicatat melalui log membaca yang diisi setelah membaca...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/4/wisata-alam-program-hikmah-koleksi-buku-desain-tek-thumb-d7720.webp" type="image/webp" length="100668" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/wisata-alam-program-hikmah-koleksi-buku-desain-tek-thumb-060ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/wisata-alam-program-hikmah-koleksi-buku-desain-tek-thumb-d7720.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/wisata-alam-program-hikmah-koleksi-buku-desain-tek-thumb-26935.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-509-untan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14557-journal-english-language-teaching-innovations-materials.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Instrument Development for Integrating Character Education in ELT Materials Students Needs Survey ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Instrument Development for Integrating Character Education in ELT Materials Students Needs Survey ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Instrument Development for Integrating Character Education in ELT Materials Students Needs Survey ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55010-uji-instrumen-data-siswa-sekolah-men</link>
	<guid isPermaLink="false">679405fe13aca12f700378fe972b41e3</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 11:43:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ needs survey ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[needs,survey]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang baru:1. Menguji instrumen pada tingkat peserta didik yang berbeda, seperti sekolah dasar atau sekolah menengah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Instrument Development for Integrating Character Education in ELT Materials: Students' Needs Survey: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang baru:1. Menguji instrumen pada tingkat peserta didik yang berbeda, seperti sekolah dasar atau sekolah menengah pertama, untuk memahami kebutuhan dan perspektif siswa yang lebih muda dalam integrasi CE dalam ELT.2. Mengembangkan instrumen yang terkait dengan perspektif guru dalam CE di ELT. Instrumen ini dapat membantu memahami tantangan dan peluang yang dihadapi guru dalam mengintegrasikan CE dan memberikan wawasan untuk meningkatkan praktik pengajaran.3. Melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak integrasi CE dalam ELT terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini dapat mencakup analisis kualitatif yang mendalam tentang bagaimana CE mempengaruhi motivasi, perilaku, dan prestasi akademik siswa, serta bagaimana materi ELT yang terintegrasi dengan CE dapat meningkatkan pengalaman belajar secara keseluruhan.. Penelitian ini melakukan upaya untuk memenuhi validitas dan keandalan menggunakan pendekatan MEASURE dalam proses pengembangan instrumen.Temuan menunjukkan bahwa melalui desain yang cermat dan analisis yang ketat, instrumen ini cocok untuk diterapkan pada skala yang lebih besar untuk menganalisis kebutuhan siswa dalam CE.Instrumen ini valid untuk digunakan dalam memperoleh data dari perspektif siswa.Hal ini memungkinkan pengguna untuk memperoleh data kebutuhan siswa dalam mengintegrasikan pendidikan karakter dalam materi ELT Selain memperoleh keterampilan bahasa, siswa bahasa Inggris perlu mengembangkan karakter untuk menjadi warga global yang bertanggung jawab. Materi pembelajaran memainkan peran penting dalam membangun kompetensi siswa, sehingga penting untuk mengintegrasikan pendidikan karakter (CE) ke dalam materi pengajaran bahasa Inggris (ELT). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen survei yang valid dan andal untuk mengumpulkan data tentang kebutuhan siswa dalam merancang materi CE-terintegrasi. Menggunakan pendekatan MEASURE, kerangka instrumen didasarkan pada teori ELT dan CE. Survei pilot dilakukan, dan Cronbach's Alpha dan Analisis Faktor Konfirmatori (CFA) digunakan untuk memastikan keandalan dan validitas. Hasilnya mengonfirmasi kecocokan instrumen untuk penerapan skala yang lebih besar untuk menilai kebutuhan siswa untuk CE... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/1/uji-instrumen-data-siswa-sekolah-menengah-bahasa-i-thumb-f2fae.webp" title="JURIS - Instrument Development for Integrating Character Education in ELT Materials: Students&#039; Needs Survey" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/uji-instrumen-data-siswa-sekolah-menengah-bahasa-i-thumb-f2fae.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/uji-instrumen-data-siswa-sekolah-menengah-bahasa-i-thumb-f2fae.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/uji-instrumen-data-siswa-sekolah-menengah-bahasa-i-thumb-f2fae.webp 1x" title="JURIS - Instrument Development for Integrating Character Education in ELT Materials: Students&#039; Needs Survey" alt="JURIS - Instrument Development for Integrating Character Education in ELT Materials: Students&#039; Needs Survey" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/uji-instrumen-data-siswa-sekolah-menengah-bahasa-i-thumb-7f19c.webp" title="JURIS - Instrument Development for Integrating Character Education in ELT Materials: Students&#039; Needs Survey" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/uji-instrumen-data-siswa-sekolah-menengah-bahasa-i-thumb-7f19c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/uji-instrumen-data-siswa-sekolah-menengah-bahasa-i-thumb-7f19c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/uji-instrumen-data-siswa-sekolah-menengah-bahasa-i-thumb-7f19c.webp 1x" title="JURIS - Instrument Development for Integrating Character Education in ELT Materials: Students&#039; Needs Survey" alt="JURIS - Instrument Development for Integrating Character Education in ELT Materials: Students&#039; Needs Survey" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/uji-instrumen-data-siswa-sekolah-menengah-bahasa-i-thumb-63f0d.webp" title="JURIS - Instrument Development for Integrating Character Education in ELT Materials: Students&#039; Needs Survey" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/uji-instrumen-data-siswa-sekolah-menengah-bahasa-i-thumb-63f0d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/uji-instrumen-data-siswa-sekolah-menengah-bahasa-i-thumb-63f0d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/uji-instrumen-data-siswa-sekolah-menengah-bahasa-i-thumb-63f0d.webp 1x" title="JURIS - Instrument Development for Integrating Character Education in ELT Materials: Students&#039; Needs Survey" alt="JURIS - Instrument Development for Integrating Character Education in ELT Materials: Students&#039; Needs Survey" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55010-uji-instrumen-data-siswa-sekolah-men" title="JURIS - Instrument Development for Integrating Character Education in ELT Materials: Students&#039; Needs Survey" target="_blank">Instrument Development for Integrating Character Education in ELT Materials: Students' Needs Survey</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang baru:1. Menguji instrumen pada tingkat peserta didik yang berbeda, seperti sekolah dasar atau sekolah menengah pertama, untuk memahami kebutuhan dan perspektif siswa yang lebih muda dalam integrasi CE dalam ELT.2. Mengembangkan instrumen yang terkait dengan perspektif guru dalam CE di ELT. Instrumen ini dapat membantu memahami tantangan dan peluang yang dihadapi guru dalam mengintegrasikan CE dan memberikan wawasan untuk meningkatkan praktik pengajaran.3. Melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak integrasi CE dalam ELT terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini dapat mencakup analisis kualitatif yang mendalam tentang bagaimana CE mempengaruhi motivasi, perilaku, dan prestasi akademik siswa, serta bagaimana materi ELT yang terintegrasi dengan CE dapat meningkatkan pengalaman belajar secara keseluruhan..
<br>Penelitian ini melakukan upaya untuk memenuhi validitas dan keandalan menggunakan pendekatan MEASURE dalam proses pengembangan instrumen.Temuan menunjukkan bahwa melalui desain yang cermat dan analisis yang ketat, instrumen ini cocok untuk diterapkan pada skala yang lebih besar untuk menganalisis kebutuhan siswa dalam CE.Instrumen ini valid untuk digunakan dalam memperoleh data dari perspektif siswa.Hal ini memungkinkan pengguna untuk memperoleh data kebutuhan siswa dalam mengintegrasikan pendidikan karakter dalam materi ELT
<br>Selain memperoleh keterampilan bahasa, siswa bahasa Inggris perlu mengembangkan karakter untuk menjadi warga global yang bertanggung jawab. Materi pembelajaran memainkan peran penting dalam membangun kompetensi siswa, sehingga penting untuk mengintegrasikan pendidikan karakter (CE) ke dalam materi pengajaran bahasa Inggris (ELT). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen survei yang valid dan andal untuk mengumpulkan data tentang kebutuhan siswa dalam merancang materi CE-terintegrasi. Menggunakan pendekatan MEASURE, kerangka instrumen didasarkan pada teori ELT dan CE. Survei pilot dilakukan, dan Cronbach's Alpha dan Analisis Faktor Konfirmatori (CFA) digunakan untuk memastikan keandalan dan validitas. Hasilnya mengonfirmasi kecocokan instrumen untuk penerapan skala yang lebih besar untuk menilai kebutuhan siswa untuk CE...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/1/uji-instrumen-data-siswa-sekolah-menengah-bahasa-i-thumb-63f0d.webp" type="image/webp" length="103048" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/uji-instrumen-data-siswa-sekolah-menengah-bahasa-i-thumb-f2fae.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/uji-instrumen-data-siswa-sekolah-menengah-bahasa-i-thumb-7f19c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/uji-instrumen-data-siswa-sekolah-menengah-bahasa-i-thumb-63f0d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-509-untan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14557-journal-english-language-teaching-innovations-materials.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Trust in Automated Writing Evaluation AWE Multiple Case Study on Feedback Engagement and Literacy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Trust in Automated Writing Evaluation AWE Multiple Case Study on Feedback Engagement and Literacy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Trust in Automated Writing Evaluation AWE Multiple Case Study on Feedback Engagement and Literacy ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55013-inklusi-literasi-umpan-komunikasi-lisan-siswa-ajar</link>
	<guid isPermaLink="false">8127db15f7c074c54a48805a48d18d10</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 11:39:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ needs survey ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[needs,survey]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan temuan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengembangkan penelitian kuantitatif untuk menguji proposisi secara statistik akurat, terutama dalam hal pengaruh kepercayaan terhadap ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Trust in Automated Writing Evaluation (AWE): Multiple Case Study on Feedback Engagement and Literacy: Berdasarkan hasil penelitian dan temuan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengembangkan penelitian kuantitatif untuk menguji proposisi secara statistik akurat, terutama dalam hal pengaruh kepercayaan terhadap keterlibatan dan literasi umpan balik.2. Melakukan studi dengan metode penelitian yang berbeda untuk membandingkan hasil dan memperkuat temuan.3. Meneliti kepercayaan siswa terhadap jenis umpan balik lainnya, seperti umpan balik dari teman sebaya atau guru, untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kepercayaan mereka.4. Menjelajahi faktor-faktor yang mempengaruhi kepercayaan siswa terhadap umpan balik AWE, untuk melengkapi literatur tentang umpan balik dan automasi.5. Mengkaji peran bimbingan dan fasilitasi guru dalam memanfaatkan umpan balik AWE secara efisien dan akurat, terutama dalam konteks kelas menulis akademik.. Secara singkat, hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki respons yang beragam terhadap umpan balik AWE.Hal ini mungkin diharapkan karena individu memiliki perbedaan dalam pola pikir serta tingkat kepercayaan terhadap aplikasi berbasis AI.Selain itu, meskipun memiliki kemampuan bahasa Inggris yang berbeda, siswa cenderung selektif dalam menerima atau mengabaikan umpan balik, yang mendukung penelitian Bai & Hu (2016) dan Tian & Zhou (2020).Mereka memahami umpan balik terlebih dahulu, menyesuaikannya dengan konteks, dan menerimanya jika mereka menganggap umpan balik tersebut benar.Temuan ini juga memperkuat klaim Chapelle et al.(2015) bahwa siswa tidak menerima umpan balik AWE secara buta Perkembangan teknologi telah mempengaruhi sektor pendidikan, termasuk proses belajar siswa. Seperti dampak pandemi COVID-19 sebelumnya, pengajaran dan pembelajaran telah menyesuaikan diri dengan proses pembelajaran berbasis teknologi, termasuk dalam kelas menulis. Alat-alat teknologi yang mendukung penulisan akademik telah diteliti selama bertahun-tahun. Alat-alat teknologi seperti Grammarly (Ranalli, 2021), Criterion (Ranalli et al., 2016), dan Pigai (Bai & Hu, 2016) telah terbukti mendukung penulisan akademik.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/d/inklusi-literasi-umpan-komunikasi-lisan-siswa-ajar-thumb-ec9c9.webp" title="JURIS - Trust in Automated Writing Evaluation (AWE): Multiple Case Study on Feedback Engagement and Literacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/inklusi-literasi-umpan-komunikasi-lisan-siswa-ajar-thumb-ec9c9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/inklusi-literasi-umpan-komunikasi-lisan-siswa-ajar-thumb-ec9c9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/inklusi-literasi-umpan-komunikasi-lisan-siswa-ajar-thumb-ec9c9.webp 1x" title="JURIS - Trust in Automated Writing Evaluation (AWE): Multiple Case Study on Feedback Engagement and Literacy" alt="JURIS - Trust in Automated Writing Evaluation (AWE): Multiple Case Study on Feedback Engagement and Literacy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/inklusi-literasi-umpan-komunikasi-lisan-siswa-ajar-thumb-c7d8c.webp" title="JURIS - Trust in Automated Writing Evaluation (AWE): Multiple Case Study on Feedback Engagement and Literacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/inklusi-literasi-umpan-komunikasi-lisan-siswa-ajar-thumb-c7d8c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/inklusi-literasi-umpan-komunikasi-lisan-siswa-ajar-thumb-c7d8c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/inklusi-literasi-umpan-komunikasi-lisan-siswa-ajar-thumb-c7d8c.webp 1x" title="JURIS - Trust in Automated Writing Evaluation (AWE): Multiple Case Study on Feedback Engagement and Literacy" alt="JURIS - Trust in Automated Writing Evaluation (AWE): Multiple Case Study on Feedback Engagement and Literacy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/inklusi-literasi-umpan-komunikasi-lisan-siswa-ajar-thumb-ac60f.webp" title="JURIS - Trust in Automated Writing Evaluation (AWE): Multiple Case Study on Feedback Engagement and Literacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/inklusi-literasi-umpan-komunikasi-lisan-siswa-ajar-thumb-ac60f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/inklusi-literasi-umpan-komunikasi-lisan-siswa-ajar-thumb-ac60f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/inklusi-literasi-umpan-komunikasi-lisan-siswa-ajar-thumb-ac60f.webp 1x" title="JURIS - Trust in Automated Writing Evaluation (AWE): Multiple Case Study on Feedback Engagement and Literacy" alt="JURIS - Trust in Automated Writing Evaluation (AWE): Multiple Case Study on Feedback Engagement and Literacy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55013-inklusi-literasi-umpan-komunikasi-lisan-siswa-ajar" title="JURIS - Trust in Automated Writing Evaluation (AWE): Multiple Case Study on Feedback Engagement and Literacy" target="_blank">Trust in Automated Writing Evaluation (AWE): Multiple Case Study on Feedback Engagement and Literacy</a>: Berdasarkan hasil penelitian dan temuan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengembangkan penelitian kuantitatif untuk menguji proposisi secara statistik akurat, terutama dalam hal pengaruh kepercayaan terhadap keterlibatan dan literasi umpan balik.2. Melakukan studi dengan metode penelitian yang berbeda untuk membandingkan hasil dan memperkuat temuan.3. Meneliti kepercayaan siswa terhadap jenis umpan balik lainnya, seperti umpan balik dari teman sebaya atau guru, untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kepercayaan mereka.4. Menjelajahi faktor-faktor yang mempengaruhi kepercayaan siswa terhadap umpan balik AWE, untuk melengkapi literatur tentang umpan balik dan automasi.5. Mengkaji peran bimbingan dan fasilitasi guru dalam memanfaatkan umpan balik AWE secara efisien dan akurat, terutama dalam konteks kelas menulis akademik..
<br>Secara singkat, hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki respons yang beragam terhadap umpan balik AWE.Hal ini mungkin diharapkan karena individu memiliki perbedaan dalam pola pikir serta tingkat kepercayaan terhadap aplikasi berbasis AI.Selain itu, meskipun memiliki kemampuan bahasa Inggris yang berbeda, siswa cenderung selektif dalam menerima atau mengabaikan umpan balik, yang mendukung penelitian Bai & Hu (2016) dan Tian & Zhou (2020).Mereka memahami umpan balik terlebih dahulu, menyesuaikannya dengan konteks, dan menerimanya jika mereka menganggap umpan balik tersebut benar.Temuan ini juga memperkuat klaim Chapelle et al.(2015) bahwa siswa tidak menerima umpan balik AWE secara buta
<br>Perkembangan teknologi telah mempengaruhi sektor pendidikan, termasuk proses belajar siswa. Seperti dampak pandemi COVID-19 sebelumnya, pengajaran dan pembelajaran telah menyesuaikan diri dengan proses pembelajaran berbasis teknologi, termasuk dalam kelas menulis. Alat-alat teknologi yang mendukung penulisan akademik telah diteliti selama bertahun-tahun. Alat-alat teknologi seperti Grammarly (Ranalli, 2021), Criterion (Ranalli et al., 2016), dan Pigai (Bai & Hu, 2016) telah terbukti mendukung penulisan akademik....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/d/inklusi-literasi-umpan-komunikasi-lisan-siswa-ajar-thumb-ac60f.webp" type="image/webp" length="100372" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/inklusi-literasi-umpan-komunikasi-lisan-siswa-ajar-thumb-ec9c9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/inklusi-literasi-umpan-komunikasi-lisan-siswa-ajar-thumb-c7d8c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/inklusi-literasi-umpan-komunikasi-lisan-siswa-ajar-thumb-ac60f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-509-untan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14557-journal-english-language-teaching-innovations-materials.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Digital Storytelling A Systematic Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Digital Storytelling A Systematic Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Digital Storytelling A Systematic Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54993-digital-storytelling-speaking-skills-systematic-re</link>
	<guid isPermaLink="false">d2754f1be8760023dd36d1c3d31e7000</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 11:37:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pilot study ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[pilot,study,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi perspektif guru atau pelatih terampil dalam penggunaan digital storytelling di kelas, misalnya dengan merumuskan pertanyaan: bagaimana persepsi guru terhadap efektivitas DST dalam meningkatkan kemampuan berbicara ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Digital Storytelling: A Systematic Review: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi perspektif guru atau pelatih terampil dalam penggunaan digital storytelling di kelas, misalnya dengan merumuskan pertanyaan: bagaimana persepsi guru terhadap efektivitas DST dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa? Selain itu, diperlukan studi komparatif yang membandingkan dampak DST pada kemampuan berbicara di konteks Malaysia dengan negara lain di Asia Tenggara, guna mengidentifikasi faktor-faktor budaya atau struktural yang mempengaruhi hasilnya. Selanjutnya, penelitian longitudinal dapat meneliti efek jangka panjang penggunaan DST terhadap perkembangan keterampilan berbicara dan literasi digital siswa, termasuk bagaimana integrasi DST dengan pedagogi lain memengaruhi motivasi dan prestasi belajar selama periode yang lebih panjang.. Penelitian ini secara sistematis meninjau penggunaan digital storytelling dalam meningkatkan kemampuan berbicara pada pembelajar dengan kemampuan rendah serta dampaknya terhadap kepercayaan diri berbicara bahasa Inggris, menunjukkan bahwa DST memberikan manfaat signifikan di berbagai tingkat pendidikan dan menjadi pedagogi yang sering dipakai secara mandiri atau terintegrasi dengan subjek lain.Temuan menunjukkan bahwa Thailand memiliki jumlah studi terbanyak, sehingga diperlukan lebih banyak penelitian di negara-negara Asia Tenggara, khususnya Malaysia, untuk mengisi kesenjangan pengetahuan.Secara keseluruhan, analisis ini mengidentifikasi celah dalam literatur yang ada dan memberikan arah penelitian masa depan untuk pemanfaatan digital storytelling dalam proses pengajaran dan pembelajaran Digital storytelling (DST) merupakan salah satu alat edukatif yang membantu proses pengajaran dan pembelajaran. Namun, masih kurangnya kajian sistematis yang menjelaskan cara penerapannya serta hasil yang dicapai. Penelitian ini melakukan tinjauan sistematis terhadap lima artikel yang menggunakan DST untuk meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris pada pembelajar. Penelitian ini menemukan minat yang berkelanjutan di negara-negara Asia Tenggara, meliputi pembelajar dari tingkat pra-sekolah hingga perguruan tinggi. DST telah diterapkan dalam bidang humaniora dan ilmu sosial baik sebagai metode pengajaran mandiri maupun dikombinasikan dengan teknik pengajaran lain. Tinjauan mengklasifikasikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/c/digital-storytelling-speaking-skills-systematic-re-thumb-587af.webp" title="JURIS - Digital Storytelling: A Systematic Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/c/digital-storytelling-speaking-skills-systematic-re-thumb-587af.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/c/digital-storytelling-speaking-skills-systematic-re-thumb-587af.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/c/digital-storytelling-speaking-skills-systematic-re-thumb-587af.webp 1x" title="JURIS - Digital Storytelling: A Systematic Review" alt="JURIS - Digital Storytelling: A Systematic Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/c/digital-storytelling-speaking-skills-systematic-re-thumb-180b9.webp" title="JURIS - Digital Storytelling: A Systematic Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/c/digital-storytelling-speaking-skills-systematic-re-thumb-180b9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/c/digital-storytelling-speaking-skills-systematic-re-thumb-180b9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/c/digital-storytelling-speaking-skills-systematic-re-thumb-180b9.webp 1x" title="JURIS - Digital Storytelling: A Systematic Review" alt="JURIS - Digital Storytelling: A Systematic Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/c/digital-storytelling-speaking-skills-systematic-re-thumb-a82fa.webp" title="JURIS - Digital Storytelling: A Systematic Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/c/digital-storytelling-speaking-skills-systematic-re-thumb-a82fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/c/digital-storytelling-speaking-skills-systematic-re-thumb-a82fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/c/digital-storytelling-speaking-skills-systematic-re-thumb-a82fa.webp 1x" title="JURIS - Digital Storytelling: A Systematic Review" alt="JURIS - Digital Storytelling: A Systematic Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54993-digital-storytelling-speaking-skills-systematic-re" title="JURIS - Digital Storytelling: A Systematic Review" target="_blank">Digital Storytelling: A Systematic Review</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi perspektif guru atau pelatih terampil dalam penggunaan digital storytelling di kelas, misalnya dengan merumuskan pertanyaan: bagaimana persepsi guru terhadap efektivitas DST dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa? Selain itu, diperlukan studi komparatif yang membandingkan dampak DST pada kemampuan berbicara di konteks Malaysia dengan negara lain di Asia Tenggara, guna mengidentifikasi faktor-faktor budaya atau struktural yang mempengaruhi hasilnya. Selanjutnya, penelitian longitudinal dapat meneliti efek jangka panjang penggunaan DST terhadap perkembangan keterampilan berbicara dan literasi digital siswa, termasuk bagaimana integrasi DST dengan pedagogi lain memengaruhi motivasi dan prestasi belajar selama periode yang lebih panjang..
<br>Penelitian ini secara sistematis meninjau penggunaan digital storytelling dalam meningkatkan kemampuan berbicara pada pembelajar dengan kemampuan rendah serta dampaknya terhadap kepercayaan diri berbicara bahasa Inggris, menunjukkan bahwa DST memberikan manfaat signifikan di berbagai tingkat pendidikan dan menjadi pedagogi yang sering dipakai secara mandiri atau terintegrasi dengan subjek lain.Temuan menunjukkan bahwa Thailand memiliki jumlah studi terbanyak, sehingga diperlukan lebih banyak penelitian di negara-negara Asia Tenggara, khususnya Malaysia, untuk mengisi kesenjangan pengetahuan.Secara keseluruhan, analisis ini mengidentifikasi celah dalam literatur yang ada dan memberikan arah penelitian masa depan untuk pemanfaatan digital storytelling dalam proses pengajaran dan pembelajaran
<br>Digital storytelling (DST) merupakan salah satu alat edukatif yang membantu proses pengajaran dan pembelajaran. Namun, masih kurangnya kajian sistematis yang menjelaskan cara penerapannya serta hasil yang dicapai. Penelitian ini melakukan tinjauan sistematis terhadap lima artikel yang menggunakan DST untuk meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris pada pembelajar. Penelitian ini menemukan minat yang berkelanjutan di negara-negara Asia Tenggara, meliputi pembelajar dari tingkat pra-sekolah hingga perguruan tinggi. DST telah diterapkan dalam bidang humaniora dan ilmu sosial baik sebagai metode pengajaran mandiri maupun dikombinasikan dengan teknik pengajaran lain. Tinjauan mengklasifikasikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/c/digital-storytelling-speaking-skills-systematic-re-thumb-587af.webp" type="image/webp" length="92902" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/c/digital-storytelling-speaking-skills-systematic-re-thumb-587af.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/c/digital-storytelling-speaking-skills-systematic-re-thumb-180b9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/c/digital-storytelling-speaking-skills-systematic-re-thumb-a82fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-509-untan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14557-journal-english-language-teaching-innovations-materials.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ E Learning Readiness Among English Language Teachers in Sabah Malaysia A Pilot Study ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ E Learning Readiness Among English Language Teachers in Sabah Malaysia A Pilot Study ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ E Learning Readiness Among English Language Teachers in Sabah Malaysia A Pilot Study ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54996-pembelajaran-bahasa-inggris-vokasional-pengajaran</link>
	<guid isPermaLink="false">4eb287add0b9e36cbdfb2aefbc199c46</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 11:22:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pilot study ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[pilot,study,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas penelitian ini dengan mempertimbangkan lebih banyak konstruk kesiapan e-learning, seperti kesiapan lingkungan, sosial, dan keuangan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - E-Learning Readiness Among English Language Teachers in Sabah, Malaysia: A Pilot Study: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas penelitian ini dengan mempertimbangkan lebih banyak konstruk kesiapan e-learning, seperti kesiapan lingkungan, sosial, dan keuangan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak responden di Sabah untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif tentang kesiapan e-learning di antara guru bahasa Inggris. Selain itu, penelitian dapat berfokus pada guru yang mengajar di daerah pedesaan, yang sering kali diabaikan dalam penelitian sebelumnya karena kesulitan akses. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pemahaman tentang kesiapan e-learning di antara guru bahasa Inggris di Sabah dan membantu mengembangkan strategi untuk meningkatkan integrasi e-learning dalam pengajaran bahasa Inggris.. Penelitian ini berhasil mencapai tujuannya untuk menilai keandalan instrumen yang digunakan untuk mengidentifikasi tingkat kesiapan e-learning di antara guru bahasa Inggris di sekolah menengah di Sabah, Malaysia, berdasarkan lima dimensi yang diadopsi dari Model Kesiapan Chapnick (2000).Secara umum, Cronbach's Alpha keseluruhan dari survei mencapai 0,871, yang menunjukkan bahwa sangat andal untuk digunakan.Untuk penelitian lebih lanjut, karena penelitian terbatas yang dilakukan untuk memeriksa kesiapan e-learning di antara guru bahasa Inggris, lebih banyak studi perlu dilakukan dengan lebih banyak konstruk kesiapan (kesiapan lingkungan, kesiapan sosial, dan kesiapan keuangan) yang diusulkan oleh Chapnick (2000).Jumlah responden yang lebih besar di Sabah juga harus dipertimbangkan untuk penelitian lebih lanjut untuk menentukan seberapa siap guru bahasa Inggris sekolah menengah untuk mengintegrasikan e-learning dalam pengajaran bahasa Inggris.Selain itu, ada ketidakseimbangan antara guru bahasa Inggris laki-laki dan perempuan yang terlibat dalam penelitian, hampir 92 persen responden adalah perempuan.Penelitian lebih lanjut disarankan untuk melibatkan lebih banyak guru laki-laki untuk memiliki perwakilan gender yang seimbang.Selain itu, guru yang mengajar di daerah pedesaan juga harus difokuskan dalam penelitian masa depan karena daerah pedesaan diabaikan oleh peneliti karena ketidaknyamanan dan ketidakmudahan akses Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai keandalan instrumen yang disesuaikan untuk mengidentifikasi tingkat kesiapan e-learning di antara guru bahasa Inggris di sekolah menengah di Sabah, Malaysia. Lima dimensi yang dipilih dari Model Kesiapan E-Learning Chapnick (2000) (yaitu kesiapan psikologis, kesiapan keterampilan teknologi, kesiapan peralatan, kesiapan konten, dan kesiapan sumber daya manusia) menjadi subjek untuk penyelidikan. Menggunakan sampel acak sederhana, penelitian kuantitatif ini menggunakan kuesioner lintas seksi online untuk mengumpulkan data dari guru bahasa Inggris di berbagai sekolah menengah di Sabah. 72 guru bahasa Inggris merespons kuesioner online, di mana Cronbach's alpha digunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/b/pembelajaran-bahasa-inggris-vokasional-pengajaran-thumb-38b9a.webp" title="JURIS - E-Learning Readiness Among English Language Teachers in Sabah, Malaysia: A Pilot Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/pembelajaran-bahasa-inggris-vokasional-pengajaran-thumb-38b9a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/pembelajaran-bahasa-inggris-vokasional-pengajaran-thumb-38b9a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/pembelajaran-bahasa-inggris-vokasional-pengajaran-thumb-38b9a.webp 1x" title="JURIS - E-Learning Readiness Among English Language Teachers in Sabah, Malaysia: A Pilot Study" alt="JURIS - E-Learning Readiness Among English Language Teachers in Sabah, Malaysia: A Pilot Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/b/pembelajaran-bahasa-inggris-vokasional-pengajaran-thumb-595b4.webp" title="JURIS - E-Learning Readiness Among English Language Teachers in Sabah, Malaysia: A Pilot Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/pembelajaran-bahasa-inggris-vokasional-pengajaran-thumb-595b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/pembelajaran-bahasa-inggris-vokasional-pengajaran-thumb-595b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/pembelajaran-bahasa-inggris-vokasional-pengajaran-thumb-595b4.webp 1x" title="JURIS - E-Learning Readiness Among English Language Teachers in Sabah, Malaysia: A Pilot Study" alt="JURIS - E-Learning Readiness Among English Language Teachers in Sabah, Malaysia: A Pilot Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/b/pembelajaran-bahasa-inggris-vokasional-pengajaran-thumb-a29d6.webp" title="JURIS - E-Learning Readiness Among English Language Teachers in Sabah, Malaysia: A Pilot Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/pembelajaran-bahasa-inggris-vokasional-pengajaran-thumb-a29d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/pembelajaran-bahasa-inggris-vokasional-pengajaran-thumb-a29d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/pembelajaran-bahasa-inggris-vokasional-pengajaran-thumb-a29d6.webp 1x" title="JURIS - E-Learning Readiness Among English Language Teachers in Sabah, Malaysia: A Pilot Study" alt="JURIS - E-Learning Readiness Among English Language Teachers in Sabah, Malaysia: A Pilot Study" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54996-pembelajaran-bahasa-inggris-vokasional-pengajaran" title="JURIS - E-Learning Readiness Among English Language Teachers in Sabah, Malaysia: A Pilot Study" target="_blank">E-Learning Readiness Among English Language Teachers in Sabah, Malaysia: A Pilot Study</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas penelitian ini dengan mempertimbangkan lebih banyak konstruk kesiapan e-learning, seperti kesiapan lingkungan, sosial, dan keuangan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak responden di Sabah untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif tentang kesiapan e-learning di antara guru bahasa Inggris. Selain itu, penelitian dapat berfokus pada guru yang mengajar di daerah pedesaan, yang sering kali diabaikan dalam penelitian sebelumnya karena kesulitan akses. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pemahaman tentang kesiapan e-learning di antara guru bahasa Inggris di Sabah dan membantu mengembangkan strategi untuk meningkatkan integrasi e-learning dalam pengajaran bahasa Inggris..
<br>Penelitian ini berhasil mencapai tujuannya untuk menilai keandalan instrumen yang digunakan untuk mengidentifikasi tingkat kesiapan e-learning di antara guru bahasa Inggris di sekolah menengah di Sabah, Malaysia, berdasarkan lima dimensi yang diadopsi dari Model Kesiapan Chapnick (2000).Secara umum, Cronbach's Alpha keseluruhan dari survei mencapai 0,871, yang menunjukkan bahwa sangat andal untuk digunakan.Untuk penelitian lebih lanjut, karena penelitian terbatas yang dilakukan untuk memeriksa kesiapan e-learning di antara guru bahasa Inggris, lebih banyak studi perlu dilakukan dengan lebih banyak konstruk kesiapan (kesiapan lingkungan, kesiapan sosial, dan kesiapan keuangan) yang diusulkan oleh Chapnick (2000).Jumlah responden yang lebih besar di Sabah juga harus dipertimbangkan untuk penelitian lebih lanjut untuk menentukan seberapa siap guru bahasa Inggris sekolah menengah untuk mengintegrasikan e-learning dalam pengajaran bahasa Inggris.Selain itu, ada ketidakseimbangan antara guru bahasa Inggris laki-laki dan perempuan yang terlibat dalam penelitian, hampir 92 persen responden adalah perempuan.Penelitian lebih lanjut disarankan untuk melibatkan lebih banyak guru laki-laki untuk memiliki perwakilan gender yang seimbang.Selain itu, guru yang mengajar di daerah pedesaan juga harus difokuskan dalam penelitian masa depan karena daerah pedesaan diabaikan oleh peneliti karena ketidaknyamanan dan ketidakmudahan akses
<br>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai keandalan instrumen yang disesuaikan untuk mengidentifikasi tingkat kesiapan e-learning di antara guru bahasa Inggris di sekolah menengah di Sabah, Malaysia. Lima dimensi yang dipilih dari Model Kesiapan E-Learning Chapnick (2000) (yaitu kesiapan psikologis, kesiapan keterampilan teknologi, kesiapan peralatan, kesiapan konten, dan kesiapan sumber daya manusia) menjadi subjek untuk penyelidikan. Menggunakan sampel acak sederhana, penelitian kuantitatif ini menggunakan kuesioner lintas seksi online untuk mengumpulkan data dari guru bahasa Inggris di berbagai sekolah menengah di Sabah. 72 guru bahasa Inggris merespons kuesioner online, di mana Cronbach's alpha digunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/b/pembelajaran-bahasa-inggris-vokasional-pengajaran-thumb-a29d6.webp" type="image/webp" length="98418" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/pembelajaran-bahasa-inggris-vokasional-pengajaran-thumb-38b9a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/pembelajaran-bahasa-inggris-vokasional-pengajaran-thumb-595b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/pembelajaran-bahasa-inggris-vokasional-pengajaran-thumb-a29d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-509-untan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14557-journal-english-language-teaching-innovations-materials.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Collaborative and Meaningful Engagement in Hybrid Learning Post Pandemic Narrative Ethnography ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Collaborative and Meaningful Engagement in Hybrid Learning Post Pandemic Narrative Ethnography ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Collaborative and Meaningful Engagement in Hybrid Learning Post Pandemic Narrative Ethnography ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55000-model-perilaku-guru-pembelajaran-hybrid-partisipas</link>
	<guid isPermaLink="false">1bf773d8c63ee8759031d65d14da06da</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 11:19:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nurmy ar ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ar,nurmy]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki lebih lanjut bagaimana pendekatan pembelajaran hybrid yang digunakan di tengah krisis kesehatan global ini dikonseptualisasikan, bagaimana pendekatan ini diterapkan untuk melibatkan siswa dalam belajar, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Collaborative and Meaningful Engagement in Hybrid Learning: Post-Pandemic Narrative Ethnography: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki lebih lanjut bagaimana pendekatan pembelajaran hybrid yang digunakan di tengah krisis kesehatan global ini dikonseptualisasikan, bagaimana pendekatan ini diterapkan untuk melibatkan siswa dalam belajar, dan bagaimana guru merespons tantangan kelas serta konstruksi konteks sociocultural baru dari pembelajaran dalam pendekatan metodologis yang berbeda. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi yang efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa dalam lingkungan pembelajaran hybrid, serta bagaimana guru dapat hadir dan menjadi model perilaku yang diinginkan bagi siswa. Penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis dampak pembelajaran hybrid terhadap hasil belajar siswa dan bagaimana pembelajaran hybrid dapat dioptimalkan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang lebih baik.. Pendekatan pembelajaran hybrid merupakan strategi pedagogis yang signifikan yang mendorong pengajaran interaktif dan pembelajaran kolaboratif.Hal ini memungkinkan siswa dan guru untuk terlibat dalam proyek bersama tanpa dibatasi oleh jarak atau waktu.Peran tradisional siswa dan instruktur berubah akibat pembelajaran hybrid, yang membawa transformasi.Fokusnya adalah pada proses kognitif, sosial, dan emosional, serta mendorong partisipasi aktif dalam pengembangan pengetahuan dari kedua pihak.Akibatnya, guru harus mengambil peran baru sebagai fasilitator, mediator, mentor, dan pelatih untuk menyesuaikan diri dengan dinamika belajar yang berubah.Karena pembelajaran hybrid memberikan siswa banyak kesempatan untuk berinteraksi secara bermakna, penting untuk mengakui relevansi partisipasi aktif dalam pembelajaran offline dan online.Berdasarkan temuan penelitian, untuk mendorong keterlibatan siswa di kelas dan mencapai hasil yang sukses dalam pembelajaran hybrid, penting untuk membawa siswa dan guru bersama-sama untuk berkolaborasi dalam menghasilkan output yang ditandai dengan interaksi dan konektivitas yang bermakna Dampak pandemi COVID-19 telah mendorong institusi pendidikan untuk beradaptasi dengan pendekatan baru agar siswa dapat terlibat dalam pembelajaran jarak jauh. Untuk memastikan pengalaman belajar yang lancar bagi siswa, institusi pendidikan telah mengadopsi pendekatan pembelajaran blended atau hybrid. Etnografi naratif ini menjelajahi dinamika keterlibatan siswa dalam konteks lanskap pasca-pandemi. Dengan menyintesis data kualitatif dalam bentuk cerita pribadi, penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan berharga bagi pendidik, administrator, dan pembuat kebijakan untuk meningkatkan kualitas dan inklusivitas pengalaman pembelajaran hybrid pasca-pandemi, serta... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/e/model-perilaku-guru-pembelajaran-hybrid-partisipas-thumb-3b318.webp" title="JURIS - Collaborative and Meaningful Engagement in Hybrid Learning: Post-Pandemic Narrative Ethnography" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/model-perilaku-guru-pembelajaran-hybrid-partisipas-thumb-3b318.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/model-perilaku-guru-pembelajaran-hybrid-partisipas-thumb-3b318.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/model-perilaku-guru-pembelajaran-hybrid-partisipas-thumb-3b318.webp 1x" title="JURIS - Collaborative and Meaningful Engagement in Hybrid Learning: Post-Pandemic Narrative Ethnography" alt="JURIS - Collaborative and Meaningful Engagement in Hybrid Learning: Post-Pandemic Narrative Ethnography" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/model-perilaku-guru-pembelajaran-hybrid-partisipas-thumb-7661b.webp" title="JURIS - Collaborative and Meaningful Engagement in Hybrid Learning: Post-Pandemic Narrative Ethnography" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/model-perilaku-guru-pembelajaran-hybrid-partisipas-thumb-7661b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/model-perilaku-guru-pembelajaran-hybrid-partisipas-thumb-7661b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/model-perilaku-guru-pembelajaran-hybrid-partisipas-thumb-7661b.webp 1x" title="JURIS - Collaborative and Meaningful Engagement in Hybrid Learning: Post-Pandemic Narrative Ethnography" alt="JURIS - Collaborative and Meaningful Engagement in Hybrid Learning: Post-Pandemic Narrative Ethnography" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/model-perilaku-guru-pembelajaran-hybrid-partisipas-thumb-b5f66.webp" title="JURIS - Collaborative and Meaningful Engagement in Hybrid Learning: Post-Pandemic Narrative Ethnography" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/model-perilaku-guru-pembelajaran-hybrid-partisipas-thumb-b5f66.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/model-perilaku-guru-pembelajaran-hybrid-partisipas-thumb-b5f66.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/model-perilaku-guru-pembelajaran-hybrid-partisipas-thumb-b5f66.webp 1x" title="JURIS - Collaborative and Meaningful Engagement in Hybrid Learning: Post-Pandemic Narrative Ethnography" alt="JURIS - Collaborative and Meaningful Engagement in Hybrid Learning: Post-Pandemic Narrative Ethnography" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55000-model-perilaku-guru-pembelajaran-hybrid-partisipas" title="JURIS - Collaborative and Meaningful Engagement in Hybrid Learning: Post-Pandemic Narrative Ethnography" target="_blank">Collaborative and Meaningful Engagement in Hybrid Learning: Post-Pandemic Narrative Ethnography</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki lebih lanjut bagaimana pendekatan pembelajaran hybrid yang digunakan di tengah krisis kesehatan global ini dikonseptualisasikan, bagaimana pendekatan ini diterapkan untuk melibatkan siswa dalam belajar, dan bagaimana guru merespons tantangan kelas serta konstruksi konteks sociocultural baru dari pembelajaran dalam pendekatan metodologis yang berbeda. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi yang efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa dalam lingkungan pembelajaran hybrid, serta bagaimana guru dapat hadir dan menjadi model perilaku yang diinginkan bagi siswa. Penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis dampak pembelajaran hybrid terhadap hasil belajar siswa dan bagaimana pembelajaran hybrid dapat dioptimalkan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang lebih baik..
<br>Pendekatan pembelajaran hybrid merupakan strategi pedagogis yang signifikan yang mendorong pengajaran interaktif dan pembelajaran kolaboratif.Hal ini memungkinkan siswa dan guru untuk terlibat dalam proyek bersama tanpa dibatasi oleh jarak atau waktu.Peran tradisional siswa dan instruktur berubah akibat pembelajaran hybrid, yang membawa transformasi.Fokusnya adalah pada proses kognitif, sosial, dan emosional, serta mendorong partisipasi aktif dalam pengembangan pengetahuan dari kedua pihak.Akibatnya, guru harus mengambil peran baru sebagai fasilitator, mediator, mentor, dan pelatih untuk menyesuaikan diri dengan dinamika belajar yang berubah.Karena pembelajaran hybrid memberikan siswa banyak kesempatan untuk berinteraksi secara bermakna, penting untuk mengakui relevansi partisipasi aktif dalam pembelajaran offline dan online.Berdasarkan temuan penelitian, untuk mendorong keterlibatan siswa di kelas dan mencapai hasil yang sukses dalam pembelajaran hybrid, penting untuk membawa siswa dan guru bersama-sama untuk berkolaborasi dalam menghasilkan output yang ditandai dengan interaksi dan konektivitas yang bermakna
<br>Dampak pandemi COVID-19 telah mendorong institusi pendidikan untuk beradaptasi dengan pendekatan baru agar siswa dapat terlibat dalam pembelajaran jarak jauh. Untuk memastikan pengalaman belajar yang lancar bagi siswa, institusi pendidikan telah mengadopsi pendekatan pembelajaran blended atau hybrid. Etnografi naratif ini menjelajahi dinamika keterlibatan siswa dalam konteks lanskap pasca-pandemi. Dengan menyintesis data kualitatif dalam bentuk cerita pribadi, penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan berharga bagi pendidik, administrator, dan pembuat kebijakan untuk meningkatkan kualitas dan inklusivitas pengalaman pembelajaran hybrid pasca-pandemi, serta...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/e/model-perilaku-guru-pembelajaran-hybrid-partisipas-thumb-3b318.webp" type="image/webp" length="103648" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/model-perilaku-guru-pembelajaran-hybrid-partisipas-thumb-3b318.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/model-perilaku-guru-pembelajaran-hybrid-partisipas-thumb-7661b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/model-perilaku-guru-pembelajaran-hybrid-partisipas-thumb-b5f66.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-509-untan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14557-journal-english-language-teaching-innovations-materials.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Social Media as an English Learning Platform During Pandemic ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Social Media as an English Learning Platform During Pandemic ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Social Media as an English Learning Platform During Pandemic ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55008-sosial-facebook-instagram-membaca-ekstens</link>
	<guid isPermaLink="false">19bd9068d1ed3b4e52f7569429929052</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 11:05:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ assistance e ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[assistance,e,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan potensi besar media sosial Facebook sebagai platform pembelajaran bahasa Inggris, khususnya dalam mata kuliah Membaca Ekstensif (Extensive Reading) selama pandemi. Namun, untuk menggali lebih dalam potensi ini, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Social Media as an English Learning Platform During Pandemic: Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan potensi besar media sosial Facebook sebagai platform pembelajaran bahasa Inggris, khususnya dalam mata kuliah Membaca Ekstensif (Extensive Reading) selama pandemi. Namun, untuk menggali lebih dalam potensi ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk meneliti bagaimana Facebook dapat dimanfaatkan secara efektif untuk keterampilan bahasa Inggris lainnya, seperti menulis, berbicara, atau mendengarkan. Studi ini dapat membandingkan efektivitas penggunaan Facebook untuk keterampilan tersebut di lingkungan perkotaan yang sudah memiliki infrastruktur teknologi memadai, dengan daerah pedesaan yang mungkin menghadapi tantangan konektivitas internet. Ini akan membantu memahami adaptasi dan strategi pengajaran yang paling sesuai untuk kondisi yang berbeda. Kedua, penelitian mendatang bisa fokus pada identifikasi fitur-fitur spesifik di FacebookAiseperti grup diskusi, fitur unggah video di komentar, atau sesi tanya jawabAiyang paling berkorelasi atau bahkan secara kausal memengaruhi peningkatan hasil belajar siswa dalam aspek-aspek bahasa tertentu. Misalnya, apakah penggunaan video di komentar benar-benar meningkatkan kemampuan berbicara, atau diskusi berulir di grup berdampak pada kemampuan menulis. Ketiga, mengingat tantangan teknis seperti koneksi internet yang tidak stabil, penting untuk mengembangkan model pedagogis atau panduan praktis bagi para pengajar. Panduan ini akan menunjukkan cara mengintegrasikan Facebook secara optimal ke dalam kurikulum, termasuk strategi mitigasi untuk mengatasi kendala teknis, sehingga pemanfaatan platform ini tidak hanya sebatas pengganti media konvensional, tetapi menjadi lingkungan belajar yang inovatif dan inklusif bagi semua siswa. Dengan demikian, kita dapat memastikan bahwa teknologi ini benar-benar mendukung proses belajar-mengajar bahasa.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Facebook dapat menjadi platform media sosial yang efektif untuk pembelajaran daring, khususnya mata kuliah Membaca Ekstensif, didukung oleh kemudahan penggunaan fitur-fiturnya dan pemanfaatannya oleh berbagai Organisasi Bahasa Inggris sebagai media komunikasi.Keberhasilan implementasinya sangat bergantung pada kesiapan koneksi internet yang stabil bagi mahasiswa dan dosen, menekankan pentingnya peran pemerintah dalam meningkatkan layanan konektivitas, terutama di daerah terpencil, untuk mengatasi kendala teknologi.Mengingat keterbatasan studi yang hanya berfokus pada satu mata kuliah dan satu universitas di perkotaan, penelitian lanjutan sangat dibutuhkan untuk mengeksplorasi penerapan Facebook pada mata kuliah daring lain seperti menulis dan mendengarkan, serta di wilayah pedesaan yang telah dilengkapi dengan teknologi memadai Pembelajaran daring tidak selalu terbatas pada penggunaan platform yang dirancang khusus untuk belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap persepsi mahasiswa mengenai penggunaan salah satu media sosial sebagai platform pembelajaran utama dalam mata kuliah Membaca Ekstensif, sebagai salah satu strategi pembelajaran bahasa. Studi kasus ini menggunakan kuesioner terbuka dan wawancara semi-terstruktur sebagai instrumen pengumpul data. Partisipan penelitian terdiri dari 64 mahasiswa (52 perempuan dan 12 laki-laki) dari tiga kelas serta 1 dosen,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/7/sosial-facebook-instagram-membaca-ekstensif-platfo-thumb-12470.webp" title="JURIS - Social Media as an English Learning Platform During Pandemic" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/sosial-facebook-instagram-membaca-ekstensif-platfo-thumb-12470.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/sosial-facebook-instagram-membaca-ekstensif-platfo-thumb-12470.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/sosial-facebook-instagram-membaca-ekstensif-platfo-thumb-12470.webp 1x" title="JURIS - Social Media as an English Learning Platform During Pandemic" alt="JURIS - Social Media as an English Learning Platform During Pandemic" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/7/sosial-facebook-instagram-membaca-ekstensif-platfo-thumb-966e3.webp" title="JURIS - Social Media as an English Learning Platform During Pandemic" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/sosial-facebook-instagram-membaca-ekstensif-platfo-thumb-966e3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/sosial-facebook-instagram-membaca-ekstensif-platfo-thumb-966e3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/sosial-facebook-instagram-membaca-ekstensif-platfo-thumb-966e3.webp 1x" title="JURIS - Social Media as an English Learning Platform During Pandemic" alt="JURIS - Social Media as an English Learning Platform During Pandemic" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/7/sosial-facebook-instagram-membaca-ekstensif-platfo-thumb-31d4f.webp" title="JURIS - Social Media as an English Learning Platform During Pandemic" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/sosial-facebook-instagram-membaca-ekstensif-platfo-thumb-31d4f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/sosial-facebook-instagram-membaca-ekstensif-platfo-thumb-31d4f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/sosial-facebook-instagram-membaca-ekstensif-platfo-thumb-31d4f.webp 1x" title="JURIS - Social Media as an English Learning Platform During Pandemic" alt="JURIS - Social Media as an English Learning Platform During Pandemic" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55008-sosial-facebook-instagram-membaca-ekstens" title="JURIS - Social Media as an English Learning Platform During Pandemic" target="_blank">Social Media as an English Learning Platform During Pandemic</a>: Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan potensi besar media sosial Facebook sebagai platform pembelajaran bahasa Inggris, khususnya dalam mata kuliah Membaca Ekstensif (Extensive Reading) selama pandemi. Namun, untuk menggali lebih dalam potensi ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk meneliti bagaimana Facebook dapat dimanfaatkan secara efektif untuk keterampilan bahasa Inggris lainnya, seperti menulis, berbicara, atau mendengarkan. Studi ini dapat membandingkan efektivitas penggunaan Facebook untuk keterampilan tersebut di lingkungan perkotaan yang sudah memiliki infrastruktur teknologi memadai, dengan daerah pedesaan yang mungkin menghadapi tantangan konektivitas internet. Ini akan membantu memahami adaptasi dan strategi pengajaran yang paling sesuai untuk kondisi yang berbeda. Kedua, penelitian mendatang bisa fokus pada identifikasi fitur-fitur spesifik di FacebookAiseperti grup diskusi, fitur unggah video di komentar, atau sesi tanya jawabAiyang paling berkorelasi atau bahkan secara kausal memengaruhi peningkatan hasil belajar siswa dalam aspek-aspek bahasa tertentu. Misalnya, apakah penggunaan video di komentar benar-benar meningkatkan kemampuan berbicara, atau diskusi berulir di grup berdampak pada kemampuan menulis. Ketiga, mengingat tantangan teknis seperti koneksi internet yang tidak stabil, penting untuk mengembangkan model pedagogis atau panduan praktis bagi para pengajar. Panduan ini akan menunjukkan cara mengintegrasikan Facebook secara optimal ke dalam kurikulum, termasuk strategi mitigasi untuk mengatasi kendala teknis, sehingga pemanfaatan platform ini tidak hanya sebatas pengganti media konvensional, tetapi menjadi lingkungan belajar yang inovatif dan inklusif bagi semua siswa. Dengan demikian, kita dapat memastikan bahwa teknologi ini benar-benar mendukung proses belajar-mengajar bahasa..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa Facebook dapat menjadi platform media sosial yang efektif untuk pembelajaran daring, khususnya mata kuliah Membaca Ekstensif, didukung oleh kemudahan penggunaan fitur-fiturnya dan pemanfaatannya oleh berbagai Organisasi Bahasa Inggris sebagai media komunikasi.Keberhasilan implementasinya sangat bergantung pada kesiapan koneksi internet yang stabil bagi mahasiswa dan dosen, menekankan pentingnya peran pemerintah dalam meningkatkan layanan konektivitas, terutama di daerah terpencil, untuk mengatasi kendala teknologi.Mengingat keterbatasan studi yang hanya berfokus pada satu mata kuliah dan satu universitas di perkotaan, penelitian lanjutan sangat dibutuhkan untuk mengeksplorasi penerapan Facebook pada mata kuliah daring lain seperti menulis dan mendengarkan, serta di wilayah pedesaan yang telah dilengkapi dengan teknologi memadai
<br>Pembelajaran daring tidak selalu terbatas pada penggunaan platform yang dirancang khusus untuk belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap persepsi mahasiswa mengenai penggunaan salah satu media sosial sebagai platform pembelajaran utama dalam mata kuliah Membaca Ekstensif, sebagai salah satu strategi pembelajaran bahasa. Studi kasus ini menggunakan kuesioner terbuka dan wawancara semi-terstruktur sebagai instrumen pengumpul data. Partisipan penelitian terdiri dari 64 mahasiswa (52 perempuan dan 12 laki-laki) dari tiga kelas serta 1 dosen,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/7/sosial-facebook-instagram-membaca-ekstensif-platfo-thumb-966e3.webp" type="image/webp" length="104540" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/sosial-facebook-instagram-membaca-ekstensif-platfo-thumb-12470.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/sosial-facebook-instagram-membaca-ekstensif-platfo-thumb-966e3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/sosial-facebook-instagram-membaca-ekstensif-platfo-thumb-31d4f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-509-untan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14557-journal-english-language-teaching-innovations-materials.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Identifikasi Etnomatematika Kuliner Kue Lontar di Desa Bula Kabupaten Seram Bagian Timur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Identifikasi Etnomatematika Kuliner Kue Lontar di Desa Bula Kabupaten Seram Bagian Timur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Identifikasi Etnomatematika Kuliner Kue Lontar di Desa Bula Kabupaten Seram Bagian Timur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55004-pemahaman-konsep-matematis-bangun-datar-pem</link>
	<guid isPermaLink="false">4bafb9cfd928ca5b0c273635e6554b3f</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 10:59:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ abdur rauf ]]></category>
	<category><![CDATA[ aims scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ toto togel ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[abdur,aims,rauf,scope,togel,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang potensi kue lontar sebagai sumber belajar matematika yang kontekstual dan menarik bagi peserta didik. Penelitian ini dapat fokus pada pengembangan model pembelajaran matematika berbasis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Identifikasi Etnomatematika Kuliner Kue Lontar di Desa Bula Kabupaten Seram Bagian Timur: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang potensi kue lontar sebagai sumber belajar matematika yang kontekstual dan menarik bagi peserta didik. Penelitian ini dapat fokus pada pengembangan model pembelajaran matematika berbasis etnomatematika yang memanfaatkan kue lontar sebagai media pembelajaran. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang pengaruh pendekatan etnomatematika terhadap motivasi dan hasil belajar matematika peserta didik. Penelitian ini dapat mengukur dampak penggunaan kue lontar sebagai media pembelajaran terhadap pemahaman konsep matematika dan minat belajar peserta didik. Terakhir, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi lebih lanjut konsep-konsep matematika yang terkandung dalam kue lontar, seperti konsep bangun ruang, pengukuran, dan perbandingan, serta mengembangkan materi pembelajaran matematika yang relevan dengan konsep-konsep tersebut.. Matematika sebagai ilmu yang diajarkan di setiap jenjang pendidikan masih sering dipersepsikan sebagai pelajaran yang abstrak dan sulit, sehingga berdampak pada rendahnya minat dan pemahaman peserta didik.Pendekatan etnomatematika menjadi solusi yang relevan karena mampu mengaitkan konsep matematika dengan budaya dan kehidupan sehari-hari masyarakat.Salah satu bentuk implementasinya adalah melalui eksplorasi jajanan tradisional, seperti kue lontar, yang mengandung berbagai konsep matematika, khususnya geometri (lingkaran) serta pengukuran dan perbandingan dalam proses pembuatannya.Berdasarkan hasil penelitian, kue lontar merupakan salah satu kuliner yang dijual di pasar Indonesia sekaligus menjadi ciri khas Kabupaten Seram Bagian Timur.Konsep matematika yang terkandung dalam proses pembuatannya meliputi perbandingan senilai, sedangkan pada penyajiannya terdapat konsep sudut, dan bentuk kuenya mencerminkan konsep lingkaran.Kue lontar sebagai bagian dari budaya masyarakat Kabupaten Seram Bagian Timur tidak hanya memiliki nilai kuliner dan tradisi, tetapi juga memuat nilai matematis yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran kontekstual Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konsep-konsep matematika yang terkandung dalam kue lontar sebagai salah satu kue adat khas Desa Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur. Kue lontar memiliki bentuk seperti lingkaran dan proses pembuatannya melibatkan konsep matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis etnografi, dimana peneliti menjadi instrumen utama. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan untuk mendapatkan deskripsi etnografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kue lontar mengandung beberapa konsep matematika, yaitu konsep perbandingan senilai, konsep bangun ruang tabung, konsep lingkaran, dan konsep sudut. Penelitian ini mengungkap bahwa kue lontar memiliki banyak konsep etnomatematika yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran matematika, sehingga pembelajaran menjadi lebih... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/a/pemahaman-konsep-matematis-bangun-datar-kemandiria-thumb-bee47.webp" title="JURIS - Identifikasi Etnomatematika Kuliner Kue Lontar di Desa Bula Kabupaten Seram Bagian Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/pemahaman-konsep-matematis-bangun-datar-kemandiria-thumb-bee47.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/pemahaman-konsep-matematis-bangun-datar-kemandiria-thumb-bee47.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/pemahaman-konsep-matematis-bangun-datar-kemandiria-thumb-bee47.webp 1x" title="JURIS - Identifikasi Etnomatematika Kuliner Kue Lontar di Desa Bula Kabupaten Seram Bagian Timur" alt="JURIS - Identifikasi Etnomatematika Kuliner Kue Lontar di Desa Bula Kabupaten Seram Bagian Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/pemahaman-konsep-matematis-bangun-datar-kemandiria-thumb-7ba26.webp" title="JURIS - Identifikasi Etnomatematika Kuliner Kue Lontar di Desa Bula Kabupaten Seram Bagian Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/pemahaman-konsep-matematis-bangun-datar-kemandiria-thumb-7ba26.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/pemahaman-konsep-matematis-bangun-datar-kemandiria-thumb-7ba26.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/pemahaman-konsep-matematis-bangun-datar-kemandiria-thumb-7ba26.webp 1x" title="JURIS - Identifikasi Etnomatematika Kuliner Kue Lontar di Desa Bula Kabupaten Seram Bagian Timur" alt="JURIS - Identifikasi Etnomatematika Kuliner Kue Lontar di Desa Bula Kabupaten Seram Bagian Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/pemahaman-konsep-matematis-bangun-datar-kemandiria-thumb-9ec90.webp" title="JURIS - Identifikasi Etnomatematika Kuliner Kue Lontar di Desa Bula Kabupaten Seram Bagian Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/pemahaman-konsep-matematis-bangun-datar-kemandiria-thumb-9ec90.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/pemahaman-konsep-matematis-bangun-datar-kemandiria-thumb-9ec90.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/pemahaman-konsep-matematis-bangun-datar-kemandiria-thumb-9ec90.webp 1x" title="JURIS - Identifikasi Etnomatematika Kuliner Kue Lontar di Desa Bula Kabupaten Seram Bagian Timur" alt="JURIS - Identifikasi Etnomatematika Kuliner Kue Lontar di Desa Bula Kabupaten Seram Bagian Timur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55004-pemahaman-konsep-matematis-bangun-datar-pem" title="JURIS - Identifikasi Etnomatematika Kuliner Kue Lontar di Desa Bula Kabupaten Seram Bagian Timur" target="_blank">Identifikasi Etnomatematika Kuliner Kue Lontar di Desa Bula Kabupaten Seram Bagian Timur</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang potensi kue lontar sebagai sumber belajar matematika yang kontekstual dan menarik bagi peserta didik. Penelitian ini dapat fokus pada pengembangan model pembelajaran matematika berbasis etnomatematika yang memanfaatkan kue lontar sebagai media pembelajaran. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang pengaruh pendekatan etnomatematika terhadap motivasi dan hasil belajar matematika peserta didik. Penelitian ini dapat mengukur dampak penggunaan kue lontar sebagai media pembelajaran terhadap pemahaman konsep matematika dan minat belajar peserta didik. Terakhir, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi lebih lanjut konsep-konsep matematika yang terkandung dalam kue lontar, seperti konsep bangun ruang, pengukuran, dan perbandingan, serta mengembangkan materi pembelajaran matematika yang relevan dengan konsep-konsep tersebut..
<br>Matematika sebagai ilmu yang diajarkan di setiap jenjang pendidikan masih sering dipersepsikan sebagai pelajaran yang abstrak dan sulit, sehingga berdampak pada rendahnya minat dan pemahaman peserta didik.Pendekatan etnomatematika menjadi solusi yang relevan karena mampu mengaitkan konsep matematika dengan budaya dan kehidupan sehari-hari masyarakat.Salah satu bentuk implementasinya adalah melalui eksplorasi jajanan tradisional, seperti kue lontar, yang mengandung berbagai konsep matematika, khususnya geometri (lingkaran) serta pengukuran dan perbandingan dalam proses pembuatannya.Berdasarkan hasil penelitian, kue lontar merupakan salah satu kuliner yang dijual di pasar Indonesia sekaligus menjadi ciri khas Kabupaten Seram Bagian Timur.Konsep matematika yang terkandung dalam proses pembuatannya meliputi perbandingan senilai, sedangkan pada penyajiannya terdapat konsep sudut, dan bentuk kuenya mencerminkan konsep lingkaran.Kue lontar sebagai bagian dari budaya masyarakat Kabupaten Seram Bagian Timur tidak hanya memiliki nilai kuliner dan tradisi, tetapi juga memuat nilai matematis yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran kontekstual
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konsep-konsep matematika yang terkandung dalam kue lontar sebagai salah satu kue adat khas Desa Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur. Kue lontar memiliki bentuk seperti lingkaran dan proses pembuatannya melibatkan konsep matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis etnografi, dimana peneliti menjadi instrumen utama. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan untuk mendapatkan deskripsi etnografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kue lontar mengandung beberapa konsep matematika, yaitu konsep perbandingan senilai, konsep bangun ruang tabung, konsep lingkaran, dan konsep sudut. Penelitian ini mengungkap bahwa kue lontar memiliki banyak konsep etnomatematika yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran matematika, sehingga pembelajaran menjadi lebih...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/a/pemahaman-konsep-matematis-bangun-datar-kemandiria-thumb-7ba26.webp" type="image/webp" length="23878" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/pemahaman-konsep-matematis-bangun-datar-kemandiria-thumb-bee47.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/pemahaman-konsep-matematis-bangun-datar-kemandiria-thumb-7ba26.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/pemahaman-konsep-matematis-bangun-datar-kemandiria-thumb-9ec90.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-847-unipasby.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3810-buana-matematika-jurnal-ilmiah-matematika-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategic Translanguaging Patterns in Asynchronous Vocational ELT Discussions A Qualitative Case Study ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategic Translanguaging Patterns in Asynchronous Vocational ELT Discussions A Qualitative Case Study ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategic Translanguaging Patterns in Asynchronous Vocational ELT Discussions A Qualitative Case Study ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54995-identitas-mahasiswa-uhamka-sumber-daya-m</link>
	<guid isPermaLink="false">2233309b3770f19fa3c2683565d970c5</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 10:53:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji secara eksperimental perbedaan dampak penggunaan alat kecerdasan buatan dalam mendukung translanguaging dibandingkan dengan pendekatan tradisional yang dipandu dosen, untuk melihat pengaruhnya terhadap peningkatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategic Translanguaging Patterns in Asynchronous Vocational ELT Discussions: A Qualitative Case Study: Penelitian selanjutnya dapat menguji secara eksperimental perbedaan dampak penggunaan alat kecerdasan buatan dalam mendukung translanguaging dibandingkan dengan pendekatan tradisional yang dipandu dosen, untuk melihat pengaruhnya terhadap peningkatan kompetensi bahasa Inggris mahasiswa vokasi. Selain itu, studi longitudinal dengan desain campuran dapat melacak perkembangan strategi translanguaging dan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa selama beberapa semester serta membandingkan hasilnya antar institusi vokasi yang berbeda, guna menilai transferabilitas temuan. Selanjutnya, penelitian kualitatif yang melibatkan data multimodal seperti video, audio, dan refleksi pribadi dapat menggali bagaimana identitas linguistik dan posisi sosial mahasiswa terbentuk dalam praktik translanguaging, sehingga memberikan pemahaman lebih mendalam tentang dinamika sosialAckultural dalam pembelajaran bahasa di lingkungan vokasi.. Penelitian ini menunjukkan bahwa translanguaging bukan sekadar hibriditas linguistik, melainkan rasionalitas pedagogis dimana mahasiswa secara sengaja mengatur penggunaan multiAcbahasa untuk memperjelas konsep, bernegosiasi ide, dan mengekspresikan sikap dalam diskusi.Forum diskusi daring berperan sebagai agen pedagogis yang memperluas ruang translanguaging, memungkinkan praktik tersebut terlihat dan direplikasi oleh mahasiswa lainnya.Temuan ini memperluas kajian translanguaging ke konteks pendidikan vokasi, meskipun penelitian masih terbatas pada satu thread diskusi dan tidak mencakup data multimodal atau pelacakan longitudinal Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana praktik translanguaging pedagogis yang dimediasi teknologi berfungsi sebagai ruang pembentukan makna dalam forum diskusi daring melalui Google Classroom. Penelitian fokus pada bagaimana mahasiswa vokasi membangun makna selama diskusi daring dengan secara strategis memobilisasi sumber daya multibahasa untuk bernegosiasi ide dengan rekan sejawat. Dengan pendekatan studi kasus kualitatif, penelitian ini menganalisis 114 komentar yang dihasilkan oleh 24 mahasiswa semester tujuh program Studi Agribisnis Perikanan dan Kelautan di sebuah perguruan tinggi vokasi. Data berupa kutipan dari forum diskusi daring dianalisis menggunakan analisis tematik... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/9/identitas-mahasiswa-uhamka-sumber-daya-semester-ii-thumb-f0baa.webp" title="JURIS - Strategic Translanguaging Patterns in Asynchronous Vocational ELT Discussions: A Qualitative Case Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/identitas-mahasiswa-uhamka-sumber-daya-semester-ii-thumb-f0baa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/identitas-mahasiswa-uhamka-sumber-daya-semester-ii-thumb-f0baa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/identitas-mahasiswa-uhamka-sumber-daya-semester-ii-thumb-f0baa.webp 1x" title="JURIS - Strategic Translanguaging Patterns in Asynchronous Vocational ELT Discussions: A Qualitative Case Study" alt="JURIS - Strategic Translanguaging Patterns in Asynchronous Vocational ELT Discussions: A Qualitative Case Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/identitas-mahasiswa-uhamka-sumber-daya-semester-ii-thumb-b0656.webp" title="JURIS - Strategic Translanguaging Patterns in Asynchronous Vocational ELT Discussions: A Qualitative Case Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/identitas-mahasiswa-uhamka-sumber-daya-semester-ii-thumb-b0656.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/identitas-mahasiswa-uhamka-sumber-daya-semester-ii-thumb-b0656.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/identitas-mahasiswa-uhamka-sumber-daya-semester-ii-thumb-b0656.webp 1x" title="JURIS - Strategic Translanguaging Patterns in Asynchronous Vocational ELT Discussions: A Qualitative Case Study" alt="JURIS - Strategic Translanguaging Patterns in Asynchronous Vocational ELT Discussions: A Qualitative Case Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/identitas-mahasiswa-uhamka-sumber-daya-semester-ii-thumb-af968.webp" title="JURIS - Strategic Translanguaging Patterns in Asynchronous Vocational ELT Discussions: A Qualitative Case Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/identitas-mahasiswa-uhamka-sumber-daya-semester-ii-thumb-af968.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/identitas-mahasiswa-uhamka-sumber-daya-semester-ii-thumb-af968.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/identitas-mahasiswa-uhamka-sumber-daya-semester-ii-thumb-af968.webp 1x" title="JURIS - Strategic Translanguaging Patterns in Asynchronous Vocational ELT Discussions: A Qualitative Case Study" alt="JURIS - Strategic Translanguaging Patterns in Asynchronous Vocational ELT Discussions: A Qualitative Case Study" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54995-identitas-mahasiswa-uhamka-sumber-daya-m" title="JURIS - Strategic Translanguaging Patterns in Asynchronous Vocational ELT Discussions: A Qualitative Case Study" target="_blank">Strategic Translanguaging Patterns in Asynchronous Vocational ELT Discussions: A Qualitative Case Study</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji secara eksperimental perbedaan dampak penggunaan alat kecerdasan buatan dalam mendukung translanguaging dibandingkan dengan pendekatan tradisional yang dipandu dosen, untuk melihat pengaruhnya terhadap peningkatan kompetensi bahasa Inggris mahasiswa vokasi. Selain itu, studi longitudinal dengan desain campuran dapat melacak perkembangan strategi translanguaging dan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa selama beberapa semester serta membandingkan hasilnya antar institusi vokasi yang berbeda, guna menilai transferabilitas temuan. Selanjutnya, penelitian kualitatif yang melibatkan data multimodal seperti video, audio, dan refleksi pribadi dapat menggali bagaimana identitas linguistik dan posisi sosial mahasiswa terbentuk dalam praktik translanguaging, sehingga memberikan pemahaman lebih mendalam tentang dinamika sosialAckultural dalam pembelajaran bahasa di lingkungan vokasi..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa translanguaging bukan sekadar hibriditas linguistik, melainkan rasionalitas pedagogis dimana mahasiswa secara sengaja mengatur penggunaan multiAcbahasa untuk memperjelas konsep, bernegosiasi ide, dan mengekspresikan sikap dalam diskusi.Forum diskusi daring berperan sebagai agen pedagogis yang memperluas ruang translanguaging, memungkinkan praktik tersebut terlihat dan direplikasi oleh mahasiswa lainnya.Temuan ini memperluas kajian translanguaging ke konteks pendidikan vokasi, meskipun penelitian masih terbatas pada satu thread diskusi dan tidak mencakup data multimodal atau pelacakan longitudinal
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana praktik translanguaging pedagogis yang dimediasi teknologi berfungsi sebagai ruang pembentukan makna dalam forum diskusi daring melalui Google Classroom. Penelitian fokus pada bagaimana mahasiswa vokasi membangun makna selama diskusi daring dengan secara strategis memobilisasi sumber daya multibahasa untuk bernegosiasi ide dengan rekan sejawat. Dengan pendekatan studi kasus kualitatif, penelitian ini menganalisis 114 komentar yang dihasilkan oleh 24 mahasiswa semester tujuh program Studi Agribisnis Perikanan dan Kelautan di sebuah perguruan tinggi vokasi. Data berupa kutipan dari forum diskusi daring dianalisis menggunakan analisis tematik...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/9/identitas-mahasiswa-uhamka-sumber-daya-semester-ii-thumb-f0baa.webp" type="image/webp" length="107496" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/identitas-mahasiswa-uhamka-sumber-daya-semester-ii-thumb-f0baa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/identitas-mahasiswa-uhamka-sumber-daya-semester-ii-thumb-b0656.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/identitas-mahasiswa-uhamka-sumber-daya-semester-ii-thumb-af968.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-509-untan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14557-journal-english-language-teaching-innovations-materials.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Technology Acceptance of Augmented Reality to Attitude and Self Efficacy in Learning English ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Technology Acceptance of Augmented Reality to Attitude and Self Efficacy in Learning English ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Technology Acceptance of Augmented Reality to Attitude and Self Efficacy in Learning English ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54997-augmented-reality-technology-acceptance-self-effic</link>
	<guid isPermaLink="false">51f1a242e0dad97ed2bae3b0f434bcbb</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 10:48:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ assistance e ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[assistance,e,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji bagaimana variabel moderasi seperti tingkat motivasi intrinsik mahasiswa mempengaruhi hubungan antara persepsi kemudahan penggunaan augmented reality dan sikap belajar Bahasa Inggris, sehingga dapat menjawab pertanyaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Technology Acceptance of Augmented Reality to Attitude and Self-Efficacy in Learning English: Penelitian selanjutnya dapat menguji bagaimana variabel moderasi seperti tingkat motivasi intrinsik mahasiswa mempengaruhi hubungan antara persepsi kemudahan penggunaan augmented reality dan sikap belajar Bahasa Inggris, sehingga dapat menjawab pertanyaan apakah motivasi intrinsik memperkuat efek positif kemudahan penggunaan. Selain itu, studi kualitatif dengan pendekatan fenomenologis dapat menggali pengalaman subjektif mahasiswa dalam penggunaan aplikasi augmented reality berbasis CLIL, untuk memahami faktor-faktor kontekstual yang tidak terjangkau oleh model kuantitatif sebelumnya. Selanjutnya, penelitian dengan desain eksperimental berukuran sampel yang lebih besar dan melibatkan berbagai jurusan dapat menilai generalisasi temuan mengenai pengaruh persepsi kesenangan terhadap selfAcefficacy, serta mengidentifikasi perbedaan lintas disiplin ilmu dalam adopsi teknologi ini. Selain itu, eksplorasi penggunaan realitas tertambah dalam konteks pembelajaran daring dapat menguji efektivitas integrasi AR dengan platform eAclearning, sehingga menjawab pertanyaan apakah kombinasi tersebut meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar secara signifikan.. Penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi kegunaan tidak berpengaruh signifikan terhadap sikap dan selfAcefficacy, sedangkan persepsi kemudahan penggunaan serta persepsi kesenangan berpengaruh signifikan terhadap keduanya, dan sikap berperan sebagai mediator terhadap selfAcefficacy.Evaluasi model menggunakan SRMR mengindikasikan kecocokan model yang memadai.Implikasi utama adalah bahwa pemahaman faktor-faktor nonActeknologis ini dapat membantu pendidik dalam merancang strategi pedagogis yang efektif untuk pembelajaran Bahasa Inggris dengan teknologi augmented reality, serta menunjukkan kebutuhan penelitian lanjutan dengan sampel lebih besar dan variabel intervening serta moderating Penelitian ini meneliti pengaruh penerimaan teknologi augmented reality terhadap sikap dan selfAcefficacy dalam pembelajaran Bahasa Inggris serta memodelkan efek langsung dan tidak langsungnya. Penelitian menggunakan desain survei analitik nonAceksperimental dengan pemodelan persamaan struktural. Sebanyak dua ratus lima puluh tujuh responden mengisi kuesioner survei. Analisis data menggunakan SmartPLS untuk menguji outer loading, validitas dan reliabilitas, nilai RAcsquare, koefisien jalur, efek tidak langsung spesifik, efek total, dan kecocokan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/9/augmented-reality-technology-acceptance-self-effic-thumb-7eee8.webp" title="JURIS - Technology Acceptance of Augmented Reality to Attitude and Self-Efficacy in Learning English" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/augmented-reality-technology-acceptance-self-effic-thumb-7eee8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/augmented-reality-technology-acceptance-self-effic-thumb-7eee8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/augmented-reality-technology-acceptance-self-effic-thumb-7eee8.webp 1x" title="JURIS - Technology Acceptance of Augmented Reality to Attitude and Self-Efficacy in Learning English" alt="JURIS - Technology Acceptance of Augmented Reality to Attitude and Self-Efficacy in Learning English" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/augmented-reality-technology-acceptance-self-effic-thumb-179a5.webp" title="JURIS - Technology Acceptance of Augmented Reality to Attitude and Self-Efficacy in Learning English" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/augmented-reality-technology-acceptance-self-effic-thumb-179a5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/augmented-reality-technology-acceptance-self-effic-thumb-179a5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/augmented-reality-technology-acceptance-self-effic-thumb-179a5.webp 1x" title="JURIS - Technology Acceptance of Augmented Reality to Attitude and Self-Efficacy in Learning English" alt="JURIS - Technology Acceptance of Augmented Reality to Attitude and Self-Efficacy in Learning English" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/augmented-reality-technology-acceptance-self-effic-thumb-3c45f.webp" title="JURIS - Technology Acceptance of Augmented Reality to Attitude and Self-Efficacy in Learning English" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/augmented-reality-technology-acceptance-self-effic-thumb-3c45f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/augmented-reality-technology-acceptance-self-effic-thumb-3c45f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/augmented-reality-technology-acceptance-self-effic-thumb-3c45f.webp 1x" title="JURIS - Technology Acceptance of Augmented Reality to Attitude and Self-Efficacy in Learning English" alt="JURIS - Technology Acceptance of Augmented Reality to Attitude and Self-Efficacy in Learning English" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54997-augmented-reality-technology-acceptance-self-effic" title="JURIS - Technology Acceptance of Augmented Reality to Attitude and Self-Efficacy in Learning English" target="_blank">Technology Acceptance of Augmented Reality to Attitude and Self-Efficacy in Learning English</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji bagaimana variabel moderasi seperti tingkat motivasi intrinsik mahasiswa mempengaruhi hubungan antara persepsi kemudahan penggunaan augmented reality dan sikap belajar Bahasa Inggris, sehingga dapat menjawab pertanyaan apakah motivasi intrinsik memperkuat efek positif kemudahan penggunaan. Selain itu, studi kualitatif dengan pendekatan fenomenologis dapat menggali pengalaman subjektif mahasiswa dalam penggunaan aplikasi augmented reality berbasis CLIL, untuk memahami faktor-faktor kontekstual yang tidak terjangkau oleh model kuantitatif sebelumnya. Selanjutnya, penelitian dengan desain eksperimental berukuran sampel yang lebih besar dan melibatkan berbagai jurusan dapat menilai generalisasi temuan mengenai pengaruh persepsi kesenangan terhadap selfAcefficacy, serta mengidentifikasi perbedaan lintas disiplin ilmu dalam adopsi teknologi ini. Selain itu, eksplorasi penggunaan realitas tertambah dalam konteks pembelajaran daring dapat menguji efektivitas integrasi AR dengan platform eAclearning, sehingga menjawab pertanyaan apakah kombinasi tersebut meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar secara signifikan..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi kegunaan tidak berpengaruh signifikan terhadap sikap dan selfAcefficacy, sedangkan persepsi kemudahan penggunaan serta persepsi kesenangan berpengaruh signifikan terhadap keduanya, dan sikap berperan sebagai mediator terhadap selfAcefficacy.Evaluasi model menggunakan SRMR mengindikasikan kecocokan model yang memadai.Implikasi utama adalah bahwa pemahaman faktor-faktor nonActeknologis ini dapat membantu pendidik dalam merancang strategi pedagogis yang efektif untuk pembelajaran Bahasa Inggris dengan teknologi augmented reality, serta menunjukkan kebutuhan penelitian lanjutan dengan sampel lebih besar dan variabel intervening serta moderating
<br>Penelitian ini meneliti pengaruh penerimaan teknologi augmented reality terhadap sikap dan selfAcefficacy dalam pembelajaran Bahasa Inggris serta memodelkan efek langsung dan tidak langsungnya. Penelitian menggunakan desain survei analitik nonAceksperimental dengan pemodelan persamaan struktural. Sebanyak dua ratus lima puluh tujuh responden mengisi kuesioner survei. Analisis data menggunakan SmartPLS untuk menguji outer loading, validitas dan reliabilitas, nilai RAcsquare, koefisien jalur, efek tidak langsung spesifik, efek total, dan kecocokan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/9/augmented-reality-technology-acceptance-self-effic-thumb-3c45f.webp" type="image/webp" length="119758" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/augmented-reality-technology-acceptance-self-effic-thumb-7eee8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/augmented-reality-technology-acceptance-self-effic-thumb-179a5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/augmented-reality-technology-acceptance-self-effic-thumb-3c45f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-509-untan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14557-journal-english-language-teaching-innovations-materials.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Percepsi Positif Dosen EFL Indonesia dan Strategi Adaptif dalam Menerapkan Penilaian Otentik untuk Pendidikan Berkelanjutan Studi Metode Campuran ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Percepsi Positif Dosen EFL Indonesia dan Strategi Adaptif dalam Menerapkan Penilaian Otentik untuk Pendidikan Berkelanjutan Studi Metode Campuran ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Percepsi Positif Dosen EFL Indonesia dan Strategi Adaptif dalam Menerapkan Penilaian Otentik untuk Pendidikan Berkelanjutan Studi Metode Campuran ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55001-tantangan-dosen-perspektif-siswa-bahasa-ingg</link>
	<guid isPermaLink="false">116eea615a00eeb539424ac135e09b77</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 10:46:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ method study ]]></category>
	<category><![CDATA[ dwi rukmini ]]></category>
	<category><![CDATA[ yuyun yulia ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dwi,method,rukmini,study,yulia,yuyun]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengembangkan model penilaian otentik yang fleksibel dan sensitif konteks untuk diterapkan di berbagai setting pendidikan, dengan mempertimbangkan tantangan dan peluang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Percepsi Positif Dosen EFL Indonesia dan Strategi Adaptif dalam Menerapkan Penilaian Otentik untuk Pendidikan Berkelanjutan: Studi Metode Campuran: Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengembangkan model penilaian otentik yang fleksibel dan sensitif konteks untuk diterapkan di berbagai setting pendidikan, dengan mempertimbangkan tantangan dan peluang yang unik di setiap konteks. Model ini dapat mencakup strategi seperti pengayoman, rubrik kolaboratif, dan penilaian reflektif, yang telah terbukti efektif dalam meningkatkan kemandirian dan kompetensi berkelanjutan siswa.2. Menganalisis dampak penilaian otentik pada motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran berkelanjutan. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana penilaian yang terhubung dengan audiens dan isu-isu sosial yang relevan dapat meningkatkan minat dan partisipasi siswa, serta memfasilitasi pembelajaran yang lebih dalam dan transformasional.3. Mempelajari peran teknologi dalam mendukung implementasi penilaian otentik. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi penilaian otentik, terutama di daerah pedesaan atau dengan sumber daya terbatas. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki bagaimana teknologi dapat digunakan untuk memfasilitasi kolaborasi antar dosen dan siswa, serta mempublikasikan karya siswa secara online untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan mereka.. Penelitian ini mengeksplorasi persepsi, strategi, dan tantangan dosen EFL Indonesia dalam menerapkan penilaian otentik (AuA) dalam kerangka Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan (ESD).Menggunakan pendekatan metode campuran, temuan mengungkapkan dua wawasan utama.Pertama, dosen menunjukkan kesadaran pedagogis yang kuat dan persepsi positif tentang AuA sebagai pendekatan transformasional yang mendukung pemikiran kritis, kreativitas, dan tanggung jawab sosial di antara siswa.Kedua, meskipun kesadaran ini, implementasi tetap dibatasi oleh hambatan struktural - dukungan institusional terbatas, beban mengajar tinggi, dan kesempatan pengembangan profesional yang tidak memadai.Mengenai strategi instruksional, dosen menerapkan metode adaptif dan sensitif konteks untuk mengintegrasikan penilaian otentik ke dalam kelas EFL mereka.Ini termasuk tugas proyek berbasis, penulisan yang berfokus pada keberlanjutan, dan kegiatan keterlibatan komunitas yang menghubungkan pembelajaran bahasa dengan masalah lingkungan dan sosial nyata.Melalui pengayoman, rubrik kolaboratif, dan penilaian reflektif, mereka berhasil memupuk kemandirian siswa dan kompetensi berkelanjutan.Temuan ini menegaskan bahwa ketika diterapkan dengan cermat, penilaian otentik berfungsi sebagai jembatan pedagogis antara pengembangan bahasa dan pendidikan berkelanjutan.Namun, untuk merealisasikan potensi penuh AuA di pendidikan tinggi, dukungan sistemik dan komitmen kebijakan sangat penting.Institusi harus memperkuat program pengembangan profesional berkelanjutan untuk dosen, menyederhanakan persyaratan administratif, dan berinvestasi dalam infrastruktur teknologi dan materi untuk memungkinkan implementasi yang adil.Membangun komunitas praktik di antara pendidik EFL juga akan meningkatkan pertukaran pengetahuan dan mendorong inovasi dalam desain penilaian.Penelitian masa depan disarankan untuk mencakup perspektif siswa untuk menyelidiki bagaimana penilaian otentik membentuk motivasi belajar, nilai-nilai berkelanjutan, dan pengembangan keterampilan jangka panjang.Penelitian longitudinal dan komparatif di seluruh institusi akan membantu mengklarifikasi bagaimana faktor kontekstual - seperti kebijakan institusional dan akses digital - memengaruhi keberlanjutan reformasi penilaian.Akhirnya, mengintegrasikan analisis kurikulum (misalnya, pemetaan silabus) dapat mengungkapkan bagaimana struktur institusional sejalan atau menghambat praktik penilaian otentik Penilaian otentik (AuA) muncul sebagai alternatif yang menarik, terutama dalam konteks pendidikan berkelanjutan. Meskipun banyak penelitian telah menyelidiki bagaimana penilaian otentik dipersepsikan dan dipraktikkan dalam pendidikan tinggi EFL di Indonesia, penelitian yang menghubungkan praktik AuA dengan pendidikan berkelanjutan masih kurang. Praktik AuA dapat mempromosikan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah siswa dan semakin diakui karena potensinya untuk mempromosikan pembelajaran yang bermakna dan efektif, terutama di kelas bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL). Penelitian ini menyelidiki dua pertanyaan kunci: (1) bagaimana dosen EFL memandang dan mengatasi tantangan dalam menerapkan penilaian otentik dalam pendidikan berkelanjutan; dan (2) strategi instruksional apa yang dapat digunakan dosen untuk... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/9/tantangan-dosen-perspektif-siswa-bahasa-inggris-pi-thumb-7686a.webp" title="JURIS - Percepsi Positif Dosen EFL Indonesia dan Strategi Adaptif dalam Menerapkan Penilaian Otentik untuk Pendidikan Berkelanjutan: Studi Metode Campuran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/tantangan-dosen-perspektif-siswa-bahasa-inggris-pi-thumb-7686a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/tantangan-dosen-perspektif-siswa-bahasa-inggris-pi-thumb-7686a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/tantangan-dosen-perspektif-siswa-bahasa-inggris-pi-thumb-7686a.webp 1x" title="JURIS - Percepsi Positif Dosen EFL Indonesia dan Strategi Adaptif dalam Menerapkan Penilaian Otentik untuk Pendidikan Berkelanjutan: Studi Metode Campuran" alt="JURIS - Percepsi Positif Dosen EFL Indonesia dan Strategi Adaptif dalam Menerapkan Penilaian Otentik untuk Pendidikan Berkelanjutan: Studi Metode Campuran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/tantangan-dosen-perspektif-siswa-bahasa-inggris-pi-thumb-462c1.webp" title="JURIS - Percepsi Positif Dosen EFL Indonesia dan Strategi Adaptif dalam Menerapkan Penilaian Otentik untuk Pendidikan Berkelanjutan: Studi Metode Campuran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/tantangan-dosen-perspektif-siswa-bahasa-inggris-pi-thumb-462c1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/tantangan-dosen-perspektif-siswa-bahasa-inggris-pi-thumb-462c1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/tantangan-dosen-perspektif-siswa-bahasa-inggris-pi-thumb-462c1.webp 1x" title="JURIS - Percepsi Positif Dosen EFL Indonesia dan Strategi Adaptif dalam Menerapkan Penilaian Otentik untuk Pendidikan Berkelanjutan: Studi Metode Campuran" alt="JURIS - Percepsi Positif Dosen EFL Indonesia dan Strategi Adaptif dalam Menerapkan Penilaian Otentik untuk Pendidikan Berkelanjutan: Studi Metode Campuran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/tantangan-dosen-perspektif-siswa-bahasa-inggris-pi-thumb-30d12.webp" title="JURIS - Percepsi Positif Dosen EFL Indonesia dan Strategi Adaptif dalam Menerapkan Penilaian Otentik untuk Pendidikan Berkelanjutan: Studi Metode Campuran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/tantangan-dosen-perspektif-siswa-bahasa-inggris-pi-thumb-30d12.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/tantangan-dosen-perspektif-siswa-bahasa-inggris-pi-thumb-30d12.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/tantangan-dosen-perspektif-siswa-bahasa-inggris-pi-thumb-30d12.webp 1x" title="JURIS - Percepsi Positif Dosen EFL Indonesia dan Strategi Adaptif dalam Menerapkan Penilaian Otentik untuk Pendidikan Berkelanjutan: Studi Metode Campuran" alt="JURIS - Percepsi Positif Dosen EFL Indonesia dan Strategi Adaptif dalam Menerapkan Penilaian Otentik untuk Pendidikan Berkelanjutan: Studi Metode Campuran" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55001-tantangan-dosen-perspektif-siswa-bahasa-ingg" title="JURIS - Percepsi Positif Dosen EFL Indonesia dan Strategi Adaptif dalam Menerapkan Penilaian Otentik untuk Pendidikan Berkelanjutan: Studi Metode Campuran" target="_blank">Percepsi Positif Dosen EFL Indonesia dan Strategi Adaptif dalam Menerapkan Penilaian Otentik untuk Pendidikan Berkelanjutan: Studi Metode Campuran</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengembangkan model penilaian otentik yang fleksibel dan sensitif konteks untuk diterapkan di berbagai setting pendidikan, dengan mempertimbangkan tantangan dan peluang yang unik di setiap konteks. Model ini dapat mencakup strategi seperti pengayoman, rubrik kolaboratif, dan penilaian reflektif, yang telah terbukti efektif dalam meningkatkan kemandirian dan kompetensi berkelanjutan siswa.2. Menganalisis dampak penilaian otentik pada motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran berkelanjutan. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana penilaian yang terhubung dengan audiens dan isu-isu sosial yang relevan dapat meningkatkan minat dan partisipasi siswa, serta memfasilitasi pembelajaran yang lebih dalam dan transformasional.3. Mempelajari peran teknologi dalam mendukung implementasi penilaian otentik. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi penilaian otentik, terutama di daerah pedesaan atau dengan sumber daya terbatas. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki bagaimana teknologi dapat digunakan untuk memfasilitasi kolaborasi antar dosen dan siswa, serta mempublikasikan karya siswa secara online untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan mereka..
<br>Penelitian ini mengeksplorasi persepsi, strategi, dan tantangan dosen EFL Indonesia dalam menerapkan penilaian otentik (AuA) dalam kerangka Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan (ESD).Menggunakan pendekatan metode campuran, temuan mengungkapkan dua wawasan utama.Pertama, dosen menunjukkan kesadaran pedagogis yang kuat dan persepsi positif tentang AuA sebagai pendekatan transformasional yang mendukung pemikiran kritis, kreativitas, dan tanggung jawab sosial di antara siswa.Kedua, meskipun kesadaran ini, implementasi tetap dibatasi oleh hambatan struktural - dukungan institusional terbatas, beban mengajar tinggi, dan kesempatan pengembangan profesional yang tidak memadai.Mengenai strategi instruksional, dosen menerapkan metode adaptif dan sensitif konteks untuk mengintegrasikan penilaian otentik ke dalam kelas EFL mereka.Ini termasuk tugas proyek berbasis, penulisan yang berfokus pada keberlanjutan, dan kegiatan keterlibatan komunitas yang menghubungkan pembelajaran bahasa dengan masalah lingkungan dan sosial nyata.Melalui pengayoman, rubrik kolaboratif, dan penilaian reflektif, mereka berhasil memupuk kemandirian siswa dan kompetensi berkelanjutan.Temuan ini menegaskan bahwa ketika diterapkan dengan cermat, penilaian otentik berfungsi sebagai jembatan pedagogis antara pengembangan bahasa dan pendidikan berkelanjutan.Namun, untuk merealisasikan potensi penuh AuA di pendidikan tinggi, dukungan sistemik dan komitmen kebijakan sangat penting.Institusi harus memperkuat program pengembangan profesional berkelanjutan untuk dosen, menyederhanakan persyaratan administratif, dan berinvestasi dalam infrastruktur teknologi dan materi untuk memungkinkan implementasi yang adil.Membangun komunitas praktik di antara pendidik EFL juga akan meningkatkan pertukaran pengetahuan dan mendorong inovasi dalam desain penilaian.Penelitian masa depan disarankan untuk mencakup perspektif siswa untuk menyelidiki bagaimana penilaian otentik membentuk motivasi belajar, nilai-nilai berkelanjutan, dan pengembangan keterampilan jangka panjang.Penelitian longitudinal dan komparatif di seluruh institusi akan membantu mengklarifikasi bagaimana faktor kontekstual - seperti kebijakan institusional dan akses digital - memengaruhi keberlanjutan reformasi penilaian.Akhirnya, mengintegrasikan analisis kurikulum (misalnya, pemetaan silabus) dapat mengungkapkan bagaimana struktur institusional sejalan atau menghambat praktik penilaian otentik
<br>Penilaian otentik (AuA) muncul sebagai alternatif yang menarik, terutama dalam konteks pendidikan berkelanjutan. Meskipun banyak penelitian telah menyelidiki bagaimana penilaian otentik dipersepsikan dan dipraktikkan dalam pendidikan tinggi EFL di Indonesia, penelitian yang menghubungkan praktik AuA dengan pendidikan berkelanjutan masih kurang. Praktik AuA dapat mempromosikan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah siswa dan semakin diakui karena potensinya untuk mempromosikan pembelajaran yang bermakna dan efektif, terutama di kelas bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL). Penelitian ini menyelidiki dua pertanyaan kunci: (1) bagaimana dosen EFL memandang dan mengatasi tantangan dalam menerapkan penilaian otentik dalam pendidikan berkelanjutan; dan (2) strategi instruksional apa yang dapat digunakan dosen untuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/9/tantangan-dosen-perspektif-siswa-bahasa-inggris-pi-thumb-30d12.webp" type="image/webp" length="91638" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/tantangan-dosen-perspektif-siswa-bahasa-inggris-pi-thumb-7686a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/tantangan-dosen-perspektif-siswa-bahasa-inggris-pi-thumb-462c1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/tantangan-dosen-perspektif-siswa-bahasa-inggris-pi-thumb-30d12.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-509-untan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14557-journal-english-language-teaching-innovations-materials.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ English TeacherAos Difficulties in Designing Lesson Plan Based on Indonesian 2013 Curriculum ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ English TeacherAos Difficulties in Designing Lesson Plan Based on Indonesian 2013 Curriculum ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ English TeacherAos Difficulties in Designing Lesson Plan Based on Indonesian 2013 Curriculum ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54992-aktif-siswa-guru-kemampuan-bahasa</link>
	<guid isPermaLink="false">ab5c8dd906d35c3ccae8a2eb3cb4cb83</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 10:45:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pilot study ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[pilot,study,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana pelatihan manajemen waktu bagi guru mempengaruhi kualitas rencana pelajaran dan kepatuhan terhadap Kurikulum 2013, sehingga dapat menjawab pertanyaan: "Apakah intervensi pelatihan manajemen waktu meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - English TeacherAos Difficulties in Designing Lesson Plan Based on Indonesian 2013 Curriculum: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana pelatihan manajemen waktu bagi guru mempengaruhi kualitas rencana pelajaran dan kepatuhan terhadap Kurikulum 2013, sehingga dapat menjawab pertanyaan: "Apakah intervensi pelatihan manajemen waktu meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun rencana pelajaran yang sesuai?" Selanjutnya, studi longitudinal mengenai efektivitas penggunaan alat penilaian autentik dalam mata pelajaran bahasa Inggris pada tingkat SMP dapat menguji dampaknya terhadap hasil belajar siswa, dengan fokus pada pertanyaan: "Bagaimana penerapan penilaian autentik memengaruhi pencapaian kompetensi kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa?" Terakhir, penelitian aksi yang memanfaatkan sumber daya digital untuk mendukung perancangan rencana pelajaran dapat menyelidiki apakah integrasi teknologi informasi mengurangi beban kerja guru dan meningkatkan partisipasi siswa, menjawab pertanyaan: "Apakah penggunaan platform digital dalam proses perencanaan pembelajaran meningkatkan efisiensi waktu guru dan motivasi belajar siswa?". Penelitian ini mengidentifikasi bahwa guru bahasa Inggris menghadapi tiga jenis kesulitan dalam merancang rencana pelajaran berdasarkan Kurikulum 2013, yaitu keterbatasan waktu pada tahap praAcdesain, penggunaan penilaian nonAcautentik serta kebingungan dalam penerapan rubrik pada tahap desain, serta kurangnya partisipasi aktif siswa serta keterbatasan waktu dan sumber pada tahap pascaAcdesain.KesulitanAckesulitan tersebut berdampak pada ketidaksesuaian proses belajar mengajar dengan rencana pelajaran dan menurunkan kualitas pembelajaran.Oleh karena itu, diperlukan intervensi yang fokus pada manajemen waktu, penyediaan alat penilaian autentik, dan peningkatan fasilitas serta motivasi siswa Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai kesulitan guru bahasa Inggris dalam merancang rencana pelajaran berdasarkan Kurikulum 2013. Studi kasus kualitatif ini menggunakan observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Alat pengumpul data meliputi daftar periksa observasi, pedoman wawancara, dan catatan lapangan. Subjek penelitian adalah satu guru bahasa Inggris di SMP Negeri X Singkawang yang telah menerapkan Kurikulum 2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru bahasa Inggris mengalami kesulitan dalam merancang rencana pelajaran pada tiga... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/5/aktif-siswa-guru-kemampuan-bahasa-inggris-perencan-thumb-b578e.webp" title="JURIS - English TeacherAos Difficulties in Designing Lesson Plan Based on Indonesian 2013 Curriculum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/aktif-siswa-guru-kemampuan-bahasa-inggris-perencan-thumb-b578e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/aktif-siswa-guru-kemampuan-bahasa-inggris-perencan-thumb-b578e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/aktif-siswa-guru-kemampuan-bahasa-inggris-perencan-thumb-b578e.webp 1x" title="JURIS - English TeacherAos Difficulties in Designing Lesson Plan Based on Indonesian 2013 Curriculum" alt="JURIS - English TeacherAos Difficulties in Designing Lesson Plan Based on Indonesian 2013 Curriculum" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/aktif-siswa-guru-kemampuan-bahasa-inggris-perencan-thumb-cc19f.webp" title="JURIS - English TeacherAos Difficulties in Designing Lesson Plan Based on Indonesian 2013 Curriculum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/aktif-siswa-guru-kemampuan-bahasa-inggris-perencan-thumb-cc19f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/aktif-siswa-guru-kemampuan-bahasa-inggris-perencan-thumb-cc19f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/aktif-siswa-guru-kemampuan-bahasa-inggris-perencan-thumb-cc19f.webp 1x" title="JURIS - English TeacherAos Difficulties in Designing Lesson Plan Based on Indonesian 2013 Curriculum" alt="JURIS - English TeacherAos Difficulties in Designing Lesson Plan Based on Indonesian 2013 Curriculum" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/aktif-siswa-guru-kemampuan-bahasa-inggris-perencan-thumb-45800.webp" title="JURIS - English TeacherAos Difficulties in Designing Lesson Plan Based on Indonesian 2013 Curriculum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/aktif-siswa-guru-kemampuan-bahasa-inggris-perencan-thumb-45800.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/aktif-siswa-guru-kemampuan-bahasa-inggris-perencan-thumb-45800.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/aktif-siswa-guru-kemampuan-bahasa-inggris-perencan-thumb-45800.webp 1x" title="JURIS - English TeacherAos Difficulties in Designing Lesson Plan Based on Indonesian 2013 Curriculum" alt="JURIS - English TeacherAos Difficulties in Designing Lesson Plan Based on Indonesian 2013 Curriculum" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54992-aktif-siswa-guru-kemampuan-bahasa" title="JURIS - English TeacherAos Difficulties in Designing Lesson Plan Based on Indonesian 2013 Curriculum" target="_blank">English TeacherAos Difficulties in Designing Lesson Plan Based on Indonesian 2013 Curriculum</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana pelatihan manajemen waktu bagi guru mempengaruhi kualitas rencana pelajaran dan kepatuhan terhadap Kurikulum 2013, sehingga dapat menjawab pertanyaan: "Apakah intervensi pelatihan manajemen waktu meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun rencana pelajaran yang sesuai?" Selanjutnya, studi longitudinal mengenai efektivitas penggunaan alat penilaian autentik dalam mata pelajaran bahasa Inggris pada tingkat SMP dapat menguji dampaknya terhadap hasil belajar siswa, dengan fokus pada pertanyaan: "Bagaimana penerapan penilaian autentik memengaruhi pencapaian kompetensi kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa?" Terakhir, penelitian aksi yang memanfaatkan sumber daya digital untuk mendukung perancangan rencana pelajaran dapat menyelidiki apakah integrasi teknologi informasi mengurangi beban kerja guru dan meningkatkan partisipasi siswa, menjawab pertanyaan: "Apakah penggunaan platform digital dalam proses perencanaan pembelajaran meningkatkan efisiensi waktu guru dan motivasi belajar siswa?".
<br>Penelitian ini mengidentifikasi bahwa guru bahasa Inggris menghadapi tiga jenis kesulitan dalam merancang rencana pelajaran berdasarkan Kurikulum 2013, yaitu keterbatasan waktu pada tahap praAcdesain, penggunaan penilaian nonAcautentik serta kebingungan dalam penerapan rubrik pada tahap desain, serta kurangnya partisipasi aktif siswa serta keterbatasan waktu dan sumber pada tahap pascaAcdesain.KesulitanAckesulitan tersebut berdampak pada ketidaksesuaian proses belajar mengajar dengan rencana pelajaran dan menurunkan kualitas pembelajaran.Oleh karena itu, diperlukan intervensi yang fokus pada manajemen waktu, penyediaan alat penilaian autentik, dan peningkatan fasilitas serta motivasi siswa
<br>Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai kesulitan guru bahasa Inggris dalam merancang rencana pelajaran berdasarkan Kurikulum 2013. Studi kasus kualitatif ini menggunakan observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Alat pengumpul data meliputi daftar periksa observasi, pedoman wawancara, dan catatan lapangan. Subjek penelitian adalah satu guru bahasa Inggris di SMP Negeri X Singkawang yang telah menerapkan Kurikulum 2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru bahasa Inggris mengalami kesulitan dalam merancang rencana pelajaran pada tiga...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/5/aktif-siswa-guru-kemampuan-bahasa-inggris-perencan-thumb-b578e.webp" type="image/webp" length="91988" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/aktif-siswa-guru-kemampuan-bahasa-inggris-perencan-thumb-b578e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/aktif-siswa-guru-kemampuan-bahasa-inggris-perencan-thumb-cc19f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/aktif-siswa-guru-kemampuan-bahasa-inggris-perencan-thumb-45800.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-509-untan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14557-journal-english-language-teaching-innovations-materials.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Improving StudentsAo Interest in Learning Simple Past Tense Using Teams Games Tournaments ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Improving StudentsAo Interest in Learning Simple Past Tense Using Teams Games Tournaments ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Improving StudentsAo Interest in Learning Simple Past Tense Using Teams Games Tournaments ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54994-hasil-belajar-siswa-minat-tata-bahasa-sisw</link>
	<guid isPermaLink="false">1a0957508d9a71e3cc4e60a7dfbf8580</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 10:18:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pilot study ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[pilot,study,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana penggabungan teknik TGT dengan media digital interaktif memengaruhi motivasi dan hasil belajar siswa pada materi tata bahasa lainnya, misalnya present perfect tense, sehingga dapat menguji keberlanjutan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Improving StudentsAo Interest in Learning Simple Past Tense Using Teams Games Tournaments: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana penggabungan teknik TGT dengan media digital interaktif memengaruhi motivasi dan hasil belajar siswa pada materi tata bahasa lainnya, misalnya present perfect tense, sehingga dapat menguji keberlanjutan efektivitas TGT dalam konteks pembelajaran digital; selanjutnya, perlu dilakukan perbandingan antara TGT dan pendekatan pembelajaran kooperatif lain, seperti Jigsaw atau ThinkAcPairAcShare, pada jenjang pendidikan yang berbeda (misalnya kelas 10 atau 11) untuk menentukan keunggulan relatif masingAcmasing teknik dalam meningkatkan partisipasi dan prestasi akademik; terakhir, penelitian dapat meneliti dampak jangka panjang penggunaan TGT terhadap retensi pengetahuan tata bahasa setelah satu semester atau lebih, guna memahami apakah peningkatan minat dan kemampuan yang tercapai bersifat temporer atau berkelanjutan.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa teknik Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan minat belajar siswa dalam tiga siklus tindakan kelas.Penggunaan TGT membuat siswa menjadi lebih aktif, meningkatkan minat dan penguasaan tata bahasa, khususnya simple past tense.Observasi, catatan lapangan, dan wawancara menunjukkan peningkatan signifikan dalam proses pembelajaran serta membantu guru mengembangkan refleksi profesional Penelitian ini bertujuan menggambarkan minat dan persepsi siswa dalam belajar simple past tense dengan menggunakan teknik Teams Games Tournament (TGT). Pada proses pembelajaran di sebuah Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Pontianak masih terdapat masalah seperti kurangnya partisipasi, minat, motivasi, dan perhatian siswa. Peneliti menggunakan Classroom Action Research untuk mengatasi masalah tersebut dan menemukan bahwa penerapan TGT dapat menjadi alternatif yang bermanfaat dalam pengajaran tata bahasa, khususnya simple past tense, serta memberikan wawasan kepada guru tentang cara mengajar dan memotivasi siswa di kelas. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/5/hasil-belajar-siswa-minat-tata-bahasa-ajar-perilak-thumb-6b4f3.webp" title="JURIS - Improving StudentsAo Interest in Learning Simple Past Tense Using Teams Games Tournaments" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/hasil-belajar-siswa-minat-tata-bahasa-ajar-perilak-thumb-6b4f3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/hasil-belajar-siswa-minat-tata-bahasa-ajar-perilak-thumb-6b4f3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/hasil-belajar-siswa-minat-tata-bahasa-ajar-perilak-thumb-6b4f3.webp 1x" title="JURIS - Improving StudentsAo Interest in Learning Simple Past Tense Using Teams Games Tournaments" alt="JURIS - Improving StudentsAo Interest in Learning Simple Past Tense Using Teams Games Tournaments" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/hasil-belajar-siswa-minat-tata-bahasa-ajar-perilak-thumb-34a07.webp" title="JURIS - Improving StudentsAo Interest in Learning Simple Past Tense Using Teams Games Tournaments" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/hasil-belajar-siswa-minat-tata-bahasa-ajar-perilak-thumb-34a07.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/hasil-belajar-siswa-minat-tata-bahasa-ajar-perilak-thumb-34a07.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/hasil-belajar-siswa-minat-tata-bahasa-ajar-perilak-thumb-34a07.webp 1x" title="JURIS - Improving StudentsAo Interest in Learning Simple Past Tense Using Teams Games Tournaments" alt="JURIS - Improving StudentsAo Interest in Learning Simple Past Tense Using Teams Games Tournaments" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/hasil-belajar-siswa-minat-tata-bahasa-ajar-perilak-thumb-58b31.webp" title="JURIS - Improving StudentsAo Interest in Learning Simple Past Tense Using Teams Games Tournaments" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/hasil-belajar-siswa-minat-tata-bahasa-ajar-perilak-thumb-58b31.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/hasil-belajar-siswa-minat-tata-bahasa-ajar-perilak-thumb-58b31.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/hasil-belajar-siswa-minat-tata-bahasa-ajar-perilak-thumb-58b31.webp 1x" title="JURIS - Improving StudentsAo Interest in Learning Simple Past Tense Using Teams Games Tournaments" alt="JURIS - Improving StudentsAo Interest in Learning Simple Past Tense Using Teams Games Tournaments" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54994-hasil-belajar-siswa-minat-tata-bahasa-sisw" title="JURIS - Improving StudentsAo Interest in Learning Simple Past Tense Using Teams Games Tournaments" target="_blank">Improving StudentsAo Interest in Learning Simple Past Tense Using Teams Games Tournaments</a>: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana penggabungan teknik TGT dengan media digital interaktif memengaruhi motivasi dan hasil belajar siswa pada materi tata bahasa lainnya, misalnya present perfect tense, sehingga dapat menguji keberlanjutan efektivitas TGT dalam konteks pembelajaran digital; selanjutnya, perlu dilakukan perbandingan antara TGT dan pendekatan pembelajaran kooperatif lain, seperti Jigsaw atau ThinkAcPairAcShare, pada jenjang pendidikan yang berbeda (misalnya kelas 10 atau 11) untuk menentukan keunggulan relatif masingAcmasing teknik dalam meningkatkan partisipasi dan prestasi akademik; terakhir, penelitian dapat meneliti dampak jangka panjang penggunaan TGT terhadap retensi pengetahuan tata bahasa setelah satu semester atau lebih, guna memahami apakah peningkatan minat dan kemampuan yang tercapai bersifat temporer atau berkelanjutan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa teknik Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan minat belajar siswa dalam tiga siklus tindakan kelas.Penggunaan TGT membuat siswa menjadi lebih aktif, meningkatkan minat dan penguasaan tata bahasa, khususnya simple past tense.Observasi, catatan lapangan, dan wawancara menunjukkan peningkatan signifikan dalam proses pembelajaran serta membantu guru mengembangkan refleksi profesional
<br>Penelitian ini bertujuan menggambarkan minat dan persepsi siswa dalam belajar simple past tense dengan menggunakan teknik Teams Games Tournament (TGT). Pada proses pembelajaran di sebuah Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Pontianak masih terdapat masalah seperti kurangnya partisipasi, minat, motivasi, dan perhatian siswa. Peneliti menggunakan Classroom Action Research untuk mengatasi masalah tersebut dan menemukan bahwa penerapan TGT dapat menjadi alternatif yang bermanfaat dalam pengajaran tata bahasa, khususnya simple past tense, serta memberikan wawasan kepada guru tentang cara mengajar dan memotivasi siswa di kelas.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/5/hasil-belajar-siswa-minat-tata-bahasa-ajar-perilak-thumb-6b4f3.webp" type="image/webp" length="93430" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/hasil-belajar-siswa-minat-tata-bahasa-ajar-perilak-thumb-6b4f3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/hasil-belajar-siswa-minat-tata-bahasa-ajar-perilak-thumb-34a07.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/hasil-belajar-siswa-minat-tata-bahasa-ajar-perilak-thumb-58b31.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-509-untan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14557-journal-english-language-teaching-innovations-materials.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Fluency and Communication Strategy Use in Group Interactions for Occupational Purposes ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Fluency and Communication Strategy Use in Group Interactions for Occupational Purposes ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Fluency and Communication Strategy Use in Group Interactions for Occupational Purposes ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54991-komunikasi-teknis-wacana-strategi-kemam</link>
	<guid isPermaLink="false">046859a19e30100403ad6dac49f0cbd6</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 10:18:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pilot study ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[pilot,study,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan untuk menyelidiki hubungan antara kesadaran metakognitif dan penggunaan strategi negosiasi makna selama proses pelatihan strategi komunikasi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Fluency and Communication Strategy Use in Group Interactions for Occupational Purposes: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan untuk menyelidiki hubungan antara kesadaran metakognitif dan penggunaan strategi negosiasi makna selama proses pelatihan strategi komunikasi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas pelatihan strategi komunikasi dalam meningkatkan kemampuan komunikasi teknis di antara staf lini depan di industri perhotelan. Akhirnya, studi komparatif antara pembelajar dengan kemampuan bahasa Inggris terbatas dan pembelajar dengan kemampuan bahasa Inggris lebih tinggi dalam menggunakan strategi komunikasi dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang strategi mana yang paling efektif untuk kelompok pembelajar yang berbeda.. Studi ini menunjukkan bahwa pelatihan strategi komunikasi lebih sukses dalam mengajarkan pembelajar EOP untuk menggunakan strategi berbasis diskursus seperti topik fronting dan pengulangan leksikal daripada strategi negosiasi makna seperti pemeriksaan konfirmasi.Strategi komunikasi yang paling sering digunakan dalam konteks EOP ini adalah pengulangan leksikal dan filler.Kelancaran peserta, yang diukur dalam satuan C dan frekuensi filler, lebih tinggi selama interaksi pada topik yang familiar, dan lebih rendah dalam diskusi tentang topik teknis seperti manajemen risiko.Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajar dengan kemampuan bahasa Inggris terbatas dapat dilatih untuk menggunakan strategi berbasis diskursus karena strategi ini tidak memerlukan sumber daya linguistik tambahan.Namun, studi ini menunjukkan bahwa tidak mudah bagi pembelajar untuk menggunakan strategi negosiasi makna karena mereka mungkin kurang memiliki kesadaran metakognitif untuk memantau kebutuhan komunikatif interlocutor Penggunaan strategi komunikasi bervariasi dengan kemampuan berbahasa sasaran dan pembelajar yang kurang mahir mengandalkan strategi L1 untuk perbaikan percakapan. Dalam konteks Inggris untuk Tujuan Pekerjaan (EOP) di mana register teknis tidak familiar, sedikit yang diketahui apakah strategi komunikasi dapat memungkinkan pembelajar dengan kemampuan bahasa Inggris terbatas untuk mengatasi ragu-ragu dalam berbicara. Studi ini memeriksa penggunaan strategi komunikasi dan kelancaran pembelajar dalam interaksi kelompok yang terintegrasi kerangka kerja perbaikan percakapan, interaksional, dan berbasis diskursus strategi komunikasi. Hasilnya pada penggunaan strategi komunikasi dalam tiga sesi interaksi kelompok yang melibatkan tiga peserta menunjukkan bahwa strategi komunikasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/d/komunikasi-teknis-wacana-strategi-kemampuan-matema-thumb-b36c3.webp" title="JURIS - Fluency and Communication Strategy Use in Group Interactions for Occupational Purposes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/komunikasi-teknis-wacana-strategi-kemampuan-matema-thumb-b36c3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/komunikasi-teknis-wacana-strategi-kemampuan-matema-thumb-b36c3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/komunikasi-teknis-wacana-strategi-kemampuan-matema-thumb-b36c3.webp 1x" title="JURIS - Fluency and Communication Strategy Use in Group Interactions for Occupational Purposes" alt="JURIS - Fluency and Communication Strategy Use in Group Interactions for Occupational Purposes" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/d/komunikasi-teknis-wacana-strategi-kemampuan-matema-thumb-fa2c2.webp" title="JURIS - Fluency and Communication Strategy Use in Group Interactions for Occupational Purposes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/komunikasi-teknis-wacana-strategi-kemampuan-matema-thumb-fa2c2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/komunikasi-teknis-wacana-strategi-kemampuan-matema-thumb-fa2c2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/komunikasi-teknis-wacana-strategi-kemampuan-matema-thumb-fa2c2.webp 1x" title="JURIS - Fluency and Communication Strategy Use in Group Interactions for Occupational Purposes" alt="JURIS - Fluency and Communication Strategy Use in Group Interactions for Occupational Purposes" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/d/komunikasi-teknis-wacana-strategi-kemampuan-matema-thumb-aca9d.webp" title="JURIS - Fluency and Communication Strategy Use in Group Interactions for Occupational Purposes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/komunikasi-teknis-wacana-strategi-kemampuan-matema-thumb-aca9d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/komunikasi-teknis-wacana-strategi-kemampuan-matema-thumb-aca9d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/komunikasi-teknis-wacana-strategi-kemampuan-matema-thumb-aca9d.webp 1x" title="JURIS - Fluency and Communication Strategy Use in Group Interactions for Occupational Purposes" alt="JURIS - Fluency and Communication Strategy Use in Group Interactions for Occupational Purposes" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54991-komunikasi-teknis-wacana-strategi-kemam" title="JURIS - Fluency and Communication Strategy Use in Group Interactions for Occupational Purposes" target="_blank">Fluency and Communication Strategy Use in Group Interactions for Occupational Purposes</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan untuk menyelidiki hubungan antara kesadaran metakognitif dan penggunaan strategi negosiasi makna selama proses pelatihan strategi komunikasi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas pelatihan strategi komunikasi dalam meningkatkan kemampuan komunikasi teknis di antara staf lini depan di industri perhotelan. Akhirnya, studi komparatif antara pembelajar dengan kemampuan bahasa Inggris terbatas dan pembelajar dengan kemampuan bahasa Inggris lebih tinggi dalam menggunakan strategi komunikasi dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang strategi mana yang paling efektif untuk kelompok pembelajar yang berbeda..
<br>Studi ini menunjukkan bahwa pelatihan strategi komunikasi lebih sukses dalam mengajarkan pembelajar EOP untuk menggunakan strategi berbasis diskursus seperti topik fronting dan pengulangan leksikal daripada strategi negosiasi makna seperti pemeriksaan konfirmasi.Strategi komunikasi yang paling sering digunakan dalam konteks EOP ini adalah pengulangan leksikal dan filler.Kelancaran peserta, yang diukur dalam satuan C dan frekuensi filler, lebih tinggi selama interaksi pada topik yang familiar, dan lebih rendah dalam diskusi tentang topik teknis seperti manajemen risiko.Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajar dengan kemampuan bahasa Inggris terbatas dapat dilatih untuk menggunakan strategi berbasis diskursus karena strategi ini tidak memerlukan sumber daya linguistik tambahan.Namun, studi ini menunjukkan bahwa tidak mudah bagi pembelajar untuk menggunakan strategi negosiasi makna karena mereka mungkin kurang memiliki kesadaran metakognitif untuk memantau kebutuhan komunikatif interlocutor
<br>Penggunaan strategi komunikasi bervariasi dengan kemampuan berbahasa sasaran dan pembelajar yang kurang mahir mengandalkan strategi L1 untuk perbaikan percakapan. Dalam konteks Inggris untuk Tujuan Pekerjaan (EOP) di mana register teknis tidak familiar, sedikit yang diketahui apakah strategi komunikasi dapat memungkinkan pembelajar dengan kemampuan bahasa Inggris terbatas untuk mengatasi ragu-ragu dalam berbicara. Studi ini memeriksa penggunaan strategi komunikasi dan kelancaran pembelajar dalam interaksi kelompok yang terintegrasi kerangka kerja perbaikan percakapan, interaksional, dan berbasis diskursus strategi komunikasi. Hasilnya pada penggunaan strategi komunikasi dalam tiga sesi interaksi kelompok yang melibatkan tiga peserta menunjukkan bahwa strategi komunikasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/d/komunikasi-teknis-wacana-strategi-kemampuan-matema-thumb-aca9d.webp" type="image/webp" length="106558" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/komunikasi-teknis-wacana-strategi-kemampuan-matema-thumb-b36c3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/komunikasi-teknis-wacana-strategi-kemampuan-matema-thumb-fa2c2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/komunikasi-teknis-wacana-strategi-kemampuan-matema-thumb-aca9d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-509-untan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14557-journal-english-language-teaching-innovations-materials.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Diare dan Demam Berdarah Dengue Ditinjau dari Ketersediaan Tempat Pembuangan Sampah di Komplek Depag Cipocok Jaya Kota Serang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Diare dan Demam Berdarah Dengue Ditinjau dari Ketersediaan Tempat Pembuangan Sampah di Komplek Depag Cipocok Jaya Kota Serang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Diare dan Demam Berdarah Dengue Ditinjau dari Ketersediaan Tempat Pembuangan Sampah di Komplek Depag Cipocok Jaya Kota Serang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54990-pengelolaan-sampah-edukasi-masyarakat</link>
	<guid isPermaLink="false">efbe985b0a2e3d42defa001f8f1dc98d</guid>
	<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 09:03:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ cipocok jaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ ul gummah 93 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[93,cipocok,gummah,jaya,ul]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara kompleks Depag dengan kompleks lainnya di Kota Serang untuk menganalisis perbedaan ketersediaan TPS dan TPA serta dampak terhadap kesehatan masyarakat. Selain itu, penelitian juga dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Diare dan Demam Berdarah Dengue Ditinjau dari Ketersediaan Tempat Pembuangan Sampah di Komplek Depag, Cipocok Jaya, Kota Serang: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara kompleks Depag dengan kompleks lainnya di Kota Serang untuk menganalisis perbedaan ketersediaan TPS dan TPA serta dampak terhadap kesehatan masyarakat. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada strategi intervensi dan edukasi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran pemerintah dalam menyediakan fasilitas TPS dan TPA yang memadai serta strategi pengaturan dan pengawasan yang efektif.. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data bahwa ketersediaan TPS akan berpengaruh terhadap perilaku menyimpang seperti membuang sampah sembarangan.Akibatnya, akan banyak sampah ditemui, dimana sampah ini akan menimbulkan permasalahan besar jika menjadi tempat hidup serangga vektor yaitu nyamuk dan lalat.Tentu hal ini akan berdampak negatif bagi kualitas kesehatan masyarakat setempat, seperti penyakit DBD dan diare Keterbatasan TPS dan TPA dalam lingkungan masyarakat mengakibatkan kepedulian masyarakat menurun sehingga menimbulkan perilaku menyimpang seperti membuang sampah sembarangan, dimana akan menimbulkan permasalahan besar dalam lingkungan, terutama masalah dalam kesehatan. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui kualitas kesehatan masyarakat di lihat dari ketersediaan tempat pembuangan sampah di Komplek Depag, Cipocok Jaya, Kota Serang. Metode dalam penelitian ini menggunakan pengambilan sampel secara acak dan lokasi ditentukan berdasarkan purposive sampling dengan pertimbangan untuk menganalisis pengaruh keberadaan TPS dan TPA terhadap kualitas kesehatan masyarakat, hubungan ini ditunjukan dari kasus Diare dan DBD yang mencapai 38% masyarakat pernah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/c/pengelolaan-sampah-edukasi-masyarakat-plastik-kebi-thumb-86776.webp" title="JURIS - Analisis Diare dan Demam Berdarah Dengue Ditinjau dari Ketersediaan Tempat Pembuangan Sampah di Komplek Depag, Cipocok Jaya, Kota Serang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/pengelolaan-sampah-edukasi-masyarakat-plastik-kebi-thumb-86776.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/pengelolaan-sampah-edukasi-masyarakat-plastik-kebi-thumb-86776.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/pengelolaan-sampah-edukasi-masyarakat-plastik-kebi-thumb-86776.webp 1x" title="JURIS - Analisis Diare dan Demam Berdarah Dengue Ditinjau dari Ketersediaan Tempat Pembuangan Sampah di Komplek Depag, Cipocok Jaya, Kota Serang" alt="JURIS - Analisis Diare dan Demam Berdarah Dengue Ditinjau dari Ketersediaan Tempat Pembuangan Sampah di Komplek Depag, Cipocok Jaya, Kota Serang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/pengelolaan-sampah-edukasi-masyarakat-plastik-kebi-thumb-17aab.webp" title="JURIS - Analisis Diare dan Demam Berdarah Dengue Ditinjau dari Ketersediaan Tempat Pembuangan Sampah di Komplek Depag, Cipocok Jaya, Kota Serang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/pengelolaan-sampah-edukasi-masyarakat-plastik-kebi-thumb-17aab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/pengelolaan-sampah-edukasi-masyarakat-plastik-kebi-thumb-17aab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/pengelolaan-sampah-edukasi-masyarakat-plastik-kebi-thumb-17aab.webp 1x" title="JURIS - Analisis Diare dan Demam Berdarah Dengue Ditinjau dari Ketersediaan Tempat Pembuangan Sampah di Komplek Depag, Cipocok Jaya, Kota Serang" alt="JURIS - Analisis Diare dan Demam Berdarah Dengue Ditinjau dari Ketersediaan Tempat Pembuangan Sampah di Komplek Depag, Cipocok Jaya, Kota Serang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/pengelolaan-sampah-edukasi-masyarakat-plastik-kebi-thumb-3b6b0.webp" title="JURIS - Analisis Diare dan Demam Berdarah Dengue Ditinjau dari Ketersediaan Tempat Pembuangan Sampah di Komplek Depag, Cipocok Jaya, Kota Serang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/pengelolaan-sampah-edukasi-masyarakat-plastik-kebi-thumb-3b6b0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/pengelolaan-sampah-edukasi-masyarakat-plastik-kebi-thumb-3b6b0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/pengelolaan-sampah-edukasi-masyarakat-plastik-kebi-thumb-3b6b0.webp 1x" title="JURIS - Analisis Diare dan Demam Berdarah Dengue Ditinjau dari Ketersediaan Tempat Pembuangan Sampah di Komplek Depag, Cipocok Jaya, Kota Serang" alt="JURIS - Analisis Diare dan Demam Berdarah Dengue Ditinjau dari Ketersediaan Tempat Pembuangan Sampah di Komplek Depag, Cipocok Jaya, Kota Serang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54990-pengelolaan-sampah-edukasi-masyarakat" title="JURIS - Analisis Diare dan Demam Berdarah Dengue Ditinjau dari Ketersediaan Tempat Pembuangan Sampah di Komplek Depag, Cipocok Jaya, Kota Serang" target="_blank">Analisis Diare dan Demam Berdarah Dengue Ditinjau dari Ketersediaan Tempat Pembuangan Sampah di Komplek Depag, Cipocok Jaya, Kota Serang</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara kompleks Depag dengan kompleks lainnya di Kota Serang untuk menganalisis perbedaan ketersediaan TPS dan TPA serta dampak terhadap kesehatan masyarakat. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada strategi intervensi dan edukasi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran pemerintah dalam menyediakan fasilitas TPS dan TPA yang memadai serta strategi pengaturan dan pengawasan yang efektif..
<br>Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data bahwa ketersediaan TPS akan berpengaruh terhadap perilaku menyimpang seperti membuang sampah sembarangan.Akibatnya, akan banyak sampah ditemui, dimana sampah ini akan menimbulkan permasalahan besar jika menjadi tempat hidup serangga vektor yaitu nyamuk dan lalat.Tentu hal ini akan berdampak negatif bagi kualitas kesehatan masyarakat setempat, seperti penyakit DBD dan diare
<br>Keterbatasan TPS dan TPA dalam lingkungan masyarakat mengakibatkan kepedulian masyarakat menurun sehingga menimbulkan perilaku menyimpang seperti membuang sampah sembarangan, dimana akan menimbulkan permasalahan besar dalam lingkungan, terutama masalah dalam kesehatan. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui kualitas kesehatan masyarakat di lihat dari ketersediaan tempat pembuangan sampah di Komplek Depag, Cipocok Jaya, Kota Serang. Metode dalam penelitian ini menggunakan pengambilan sampel secara acak dan lokasi ditentukan berdasarkan purposive sampling dengan pertimbangan untuk menganalisis pengaruh keberadaan TPS dan TPA terhadap kualitas kesehatan masyarakat, hubungan ini ditunjukan dari kasus Diare dan DBD yang mencapai 38% masyarakat pernah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/c/pengelolaan-sampah-edukasi-masyarakat-plastik-kebi-thumb-3b6b0.webp" type="image/webp" length="162984" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/pengelolaan-sampah-edukasi-masyarakat-plastik-kebi-thumb-86776.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/pengelolaan-sampah-edukasi-masyarakat-plastik-kebi-thumb-17aab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/pengelolaan-sampah-edukasi-masyarakat-plastik-kebi-thumb-3b6b0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-682-undikma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5703-jurnal-ilmiah-ikip-mataram.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sun, 19 Jul 2026 14:47:38 +0700. 24 items. Served in: 4.207 seconds [rss] -->
