<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Thu, 10 Sep 2026 09:48:52 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 09:48:52 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-09-10T09:48:52+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ The Cytotoxicity of Phenolic Sesquiterpenes from Dysoxylum parasiticum Leaves Against MCF 7 Human Breast Cancer Cells ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Cytotoxicity of Phenolic Sesquiterpenes from Dysoxylum parasiticum Leaves Against MCF 7 Human Breast Cancer Cells ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Cytotoxicity of Phenolic Sesquiterpenes from Dysoxylum parasiticum Leaves Against MCF 7 Human Breast Cancer Cells ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65272-aktivitas-sitotoksik-infus-struktur-kimia-senyawa</link>
	<guid isPermaLink="false">ca9eb6424e4967f2bdf13d15e056eef9</guid>
	<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 09:12:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ jet fuel ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fuel,header,jet,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk menguji efek in vivo senyawa fenolik seskuiterpen pada model hewan kanker payudara. 2. Perlu dilakukan studi komparatif antara senyawa ini dengan obat antikanker lain untuk mengevaluasi efektivitas dan toksisitasnya. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Cytotoxicity of Phenolic Sesquiterpenes from Dysoxylum parasiticum Leaves Against MCF-7 Human Breast Cancer Cells: 1. Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk menguji efek in vivo senyawa fenolik seskuiterpen pada model hewan kanker payudara. 2. Perlu dilakukan studi komparatif antara senyawa ini dengan obat antikanker lain untuk mengevaluasi efektivitas dan toksisitasnya. 3. Penelitian lebih lanjut tentang mekanisme aksi sitotoksik senyawa ini dapat memberikan wawasan untuk pengembangan obat yang lebih efisien.. Senyawa fenolik seskuiterpen dari Daun Dysoxylum parasiticum menunjukkan aktivitas sitotoksik signifikan terhadap sel MCF-7.Struktur kimia senyawa berhasil dikarakterisasi melalui analisis NMR dan energi konformasi.Penelitian ini membuka peluang pengembangan senyawa alami sebagai alternatif terapi kanker payudara Penelitian ini mengevaluasi efek sitotoksik senyawa fenolik seskuiterpen dari daun Dysoxylum parasiticum terhadap sel kanker payudara manusia MCF-7. Analisis energi konformasi, data NMR, dan uji sitotoksik dilakukan untuk mengidentifikasi struktur dan aktivitas biologis senyawa yang ditemukan. Hasil menunjukkan bahwa senyawa tersebut memiliki potensi sebagai agen antikanker yang layak dipertimbangkan. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/9/aktivitas-sitotoksik-infus-struktur-kimia-senyawa-thumb-7dc18.webp" title="JURIS - The Cytotoxicity of Phenolic Sesquiterpenes from  Dysoxylum parasiticum  Leaves Against MCF-7 Human Breast Cancer Cells" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/aktivitas-sitotoksik-infus-struktur-kimia-senyawa-thumb-7dc18.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/aktivitas-sitotoksik-infus-struktur-kimia-senyawa-thumb-7dc18.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/aktivitas-sitotoksik-infus-struktur-kimia-senyawa-thumb-7dc18.webp 1x" title="JURIS - The Cytotoxicity of Phenolic Sesquiterpenes from  Dysoxylum parasiticum  Leaves Against MCF-7 Human Breast Cancer Cells" alt="JURIS - The Cytotoxicity of Phenolic Sesquiterpenes from  Dysoxylum parasiticum  Leaves Against MCF-7 Human Breast Cancer Cells" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/aktivitas-sitotoksik-infus-struktur-kimia-senyawa-thumb-4d6b0.webp" title="JURIS - The Cytotoxicity of Phenolic Sesquiterpenes from  Dysoxylum parasiticum  Leaves Against MCF-7 Human Breast Cancer Cells" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/aktivitas-sitotoksik-infus-struktur-kimia-senyawa-thumb-4d6b0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/aktivitas-sitotoksik-infus-struktur-kimia-senyawa-thumb-4d6b0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/aktivitas-sitotoksik-infus-struktur-kimia-senyawa-thumb-4d6b0.webp 1x" title="JURIS - The Cytotoxicity of Phenolic Sesquiterpenes from  Dysoxylum parasiticum  Leaves Against MCF-7 Human Breast Cancer Cells" alt="JURIS - The Cytotoxicity of Phenolic Sesquiterpenes from  Dysoxylum parasiticum  Leaves Against MCF-7 Human Breast Cancer Cells" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/aktivitas-sitotoksik-infus-struktur-kimia-senyawa-thumb-cd448.webp" title="JURIS - The Cytotoxicity of Phenolic Sesquiterpenes from  Dysoxylum parasiticum  Leaves Against MCF-7 Human Breast Cancer Cells" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/aktivitas-sitotoksik-infus-struktur-kimia-senyawa-thumb-cd448.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/aktivitas-sitotoksik-infus-struktur-kimia-senyawa-thumb-cd448.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/aktivitas-sitotoksik-infus-struktur-kimia-senyawa-thumb-cd448.webp 1x" title="JURIS - The Cytotoxicity of Phenolic Sesquiterpenes from  Dysoxylum parasiticum  Leaves Against MCF-7 Human Breast Cancer Cells" alt="JURIS - The Cytotoxicity of Phenolic Sesquiterpenes from  Dysoxylum parasiticum  Leaves Against MCF-7 Human Breast Cancer Cells" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65272-aktivitas-sitotoksik-infus-struktur-kimia-senyawa" title="JURIS - The Cytotoxicity of Phenolic Sesquiterpenes from  Dysoxylum parasiticum  Leaves Against MCF-7 Human Breast Cancer Cells" target="_blank">The Cytotoxicity of Phenolic Sesquiterpenes from  Dysoxylum parasiticum  Leaves Against MCF-7 Human Breast Cancer Cells</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk menguji efek in vivo senyawa fenolik seskuiterpen pada model hewan kanker payudara. 2. Perlu dilakukan studi komparatif antara senyawa ini dengan obat antikanker lain untuk mengevaluasi efektivitas dan toksisitasnya. 3. Penelitian lebih lanjut tentang mekanisme aksi sitotoksik senyawa ini dapat memberikan wawasan untuk pengembangan obat yang lebih efisien..
<br>Senyawa fenolik seskuiterpen dari Daun Dysoxylum parasiticum menunjukkan aktivitas sitotoksik signifikan terhadap sel MCF-7.Struktur kimia senyawa berhasil dikarakterisasi melalui analisis NMR dan energi konformasi.Penelitian ini membuka peluang pengembangan senyawa alami sebagai alternatif terapi kanker payudara
<br>Penelitian ini mengevaluasi efek sitotoksik senyawa fenolik seskuiterpen dari daun Dysoxylum parasiticum terhadap sel kanker payudara manusia MCF-7. Analisis energi konformasi, data NMR, dan uji sitotoksik dilakukan untuk mengidentifikasi struktur dan aktivitas biologis senyawa yang ditemukan. Hasil menunjukkan bahwa senyawa tersebut memiliki potensi sebagai agen antikanker yang layak dipertimbangkan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/9/aktivitas-sitotoksik-infus-struktur-kimia-senyawa-thumb-4d6b0.webp" type="image/webp" length="53812" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/aktivitas-sitotoksik-infus-struktur-kimia-senyawa-thumb-7dc18.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/aktivitas-sitotoksik-infus-struktur-kimia-senyawa-thumb-4d6b0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/aktivitas-sitotoksik-infus-struktur-kimia-senyawa-thumb-cd448.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-568-ugm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3083-ijc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Synthesis Characterization and Bioactivity Evaluation of V IV Fe III Cr III Mn II Mo VI and Ru III Complexes with a New Azo Dye Ligand ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Synthesis Characterization and Bioactivity Evaluation of V IV Fe III Cr III Mn II Mo VI and Ru III Complexes with a New Azo Dye Ligand ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Synthesis Characterization and Bioactivity Evaluation of V IV Fe III Cr III Mn II Mo VI and Ru III Complexes with a New Azo Dye Ligand ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65283-kompleks-logam-senyawa-aplikasi-m-c</link>
	<guid isPermaLink="false">7d737238e488d609321d434039990d07</guid>
	<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 09:01:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ jet fuel ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fuel,header,jet,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian dapat mengembangkan sintesis kompleks logam dengan ion lain untuk memperluas variasi struktur. Selain itu, pengujian efek biologis secara in vivo diperlukan untuk memvalidasi potensi aplikasi medis. Studi tambahan tentang mekanisme kerja aktivitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Synthesis, Characterization, and Bioactivity Evaluation of V(IV), Fe(III), Cr(III), Mn(II), Mo(VI), and Ru(III) Complexes with a New Azo Dye Ligand: Penelitian dapat mengembangkan sintesis kompleks logam dengan ion lain untuk memperluas variasi struktur. Selain itu, pengujian efek biologis secara in vivo diperlukan untuk memvalidasi potensi aplikasi medis. Studi tambahan tentang mekanisme kerja aktivitas antioksidan dan interaksi dengan biomolekul juga diperlukan untuk memahami dampaknya secara mendalam.. Kompleks logam yang disintesis menunjukkan sifat termal dan struktural yang stabil.Aktivitas antioksidan dan aktivitas biologis terhadap mikroba menunjukkan potensi aplikasi.Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengoptimalkan parameter sintesis dan menguji efek in vivo Penelitian ini membahas sintesis, karakterisasi, dan evaluasi bioaktivitas kompleks logam V(IV), Fe(III), Cr(III), Mn(II), Mo(VI), dan Ru(III) dengan ligan baru berbasis dyes azo. Analisis termal, spektrum NMR, FTIR, dan UV-vis digunakan untuk mengidentifikasi struktur kompleks. Hasil menunjukkan aktivitas antioksidan dan aktivitas biologis terhadap bakteri serta jamur, menunjukkan potensi aplikasi dalam bidang farmasi dan bioteknologi. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/6/kompleks-logam-senyawa-aplikasi-m-clinic-azo-dye-l-thumb-1cae2.webp" title="JURIS - Synthesis, Characterization, and Bioactivity Evaluation of V(IV), Fe(III), Cr(III), Mn(II), Mo(VI), and Ru(III) Complexes with a New Azo Dye Ligand" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/kompleks-logam-senyawa-aplikasi-m-clinic-azo-dye-l-thumb-1cae2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/kompleks-logam-senyawa-aplikasi-m-clinic-azo-dye-l-thumb-1cae2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/kompleks-logam-senyawa-aplikasi-m-clinic-azo-dye-l-thumb-1cae2.webp 1x" title="JURIS - Synthesis, Characterization, and Bioactivity Evaluation of V(IV), Fe(III), Cr(III), Mn(II), Mo(VI), and Ru(III) Complexes with a New Azo Dye Ligand" alt="JURIS - Synthesis, Characterization, and Bioactivity Evaluation of V(IV), Fe(III), Cr(III), Mn(II), Mo(VI), and Ru(III) Complexes with a New Azo Dye Ligand" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/6/kompleks-logam-senyawa-aplikasi-m-clinic-azo-dye-l-thumb-68455.webp" title="JURIS - Synthesis, Characterization, and Bioactivity Evaluation of V(IV), Fe(III), Cr(III), Mn(II), Mo(VI), and Ru(III) Complexes with a New Azo Dye Ligand" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/kompleks-logam-senyawa-aplikasi-m-clinic-azo-dye-l-thumb-68455.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/kompleks-logam-senyawa-aplikasi-m-clinic-azo-dye-l-thumb-68455.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/kompleks-logam-senyawa-aplikasi-m-clinic-azo-dye-l-thumb-68455.webp 1x" title="JURIS - Synthesis, Characterization, and Bioactivity Evaluation of V(IV), Fe(III), Cr(III), Mn(II), Mo(VI), and Ru(III) Complexes with a New Azo Dye Ligand" alt="JURIS - Synthesis, Characterization, and Bioactivity Evaluation of V(IV), Fe(III), Cr(III), Mn(II), Mo(VI), and Ru(III) Complexes with a New Azo Dye Ligand" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/6/kompleks-logam-senyawa-aplikasi-m-clinic-azo-dye-l-thumb-3f0d8.webp" title="JURIS - Synthesis, Characterization, and Bioactivity Evaluation of V(IV), Fe(III), Cr(III), Mn(II), Mo(VI), and Ru(III) Complexes with a New Azo Dye Ligand" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/kompleks-logam-senyawa-aplikasi-m-clinic-azo-dye-l-thumb-3f0d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/kompleks-logam-senyawa-aplikasi-m-clinic-azo-dye-l-thumb-3f0d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/kompleks-logam-senyawa-aplikasi-m-clinic-azo-dye-l-thumb-3f0d8.webp 1x" title="JURIS - Synthesis, Characterization, and Bioactivity Evaluation of V(IV), Fe(III), Cr(III), Mn(II), Mo(VI), and Ru(III) Complexes with a New Azo Dye Ligand" alt="JURIS - Synthesis, Characterization, and Bioactivity Evaluation of V(IV), Fe(III), Cr(III), Mn(II), Mo(VI), and Ru(III) Complexes with a New Azo Dye Ligand" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65283-kompleks-logam-senyawa-aplikasi-m-c" title="JURIS - Synthesis, Characterization, and Bioactivity Evaluation of V(IV), Fe(III), Cr(III), Mn(II), Mo(VI), and Ru(III) Complexes with a New Azo Dye Ligand" target="_blank">Synthesis, Characterization, and Bioactivity Evaluation of V(IV), Fe(III), Cr(III), Mn(II), Mo(VI), and Ru(III) Complexes with a New Azo Dye Ligand</a>: Penelitian dapat mengembangkan sintesis kompleks logam dengan ion lain untuk memperluas variasi struktur. Selain itu, pengujian efek biologis secara in vivo diperlukan untuk memvalidasi potensi aplikasi medis. Studi tambahan tentang mekanisme kerja aktivitas antioksidan dan interaksi dengan biomolekul juga diperlukan untuk memahami dampaknya secara mendalam..
<br>Kompleks logam yang disintesis menunjukkan sifat termal dan struktural yang stabil.Aktivitas antioksidan dan aktivitas biologis terhadap mikroba menunjukkan potensi aplikasi.Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengoptimalkan parameter sintesis dan menguji efek in vivo
<br>Penelitian ini membahas sintesis, karakterisasi, dan evaluasi bioaktivitas kompleks logam V(IV), Fe(III), Cr(III), Mn(II), Mo(VI), dan Ru(III) dengan ligan baru berbasis dyes azo. Analisis termal, spektrum NMR, FTIR, dan UV-vis digunakan untuk mengidentifikasi struktur kompleks. Hasil menunjukkan aktivitas antioksidan dan aktivitas biologis terhadap bakteri serta jamur, menunjukkan potensi aplikasi dalam bidang farmasi dan bioteknologi.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/6/kompleks-logam-senyawa-aplikasi-m-clinic-azo-dye-l-thumb-3f0d8.webp" type="image/webp" length="42190" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/kompleks-logam-senyawa-aplikasi-m-clinic-azo-dye-l-thumb-1cae2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/kompleks-logam-senyawa-aplikasi-m-clinic-azo-dye-l-thumb-68455.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/kompleks-logam-senyawa-aplikasi-m-clinic-azo-dye-l-thumb-3f0d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-568-ugm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3083-ijc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Assessment of Lipase Inhibition Activity of Whiteleg Shrimp Litopenaeus vannamei Head Protein Hydrolysate ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Assessment of Lipase Inhibition Activity of Whiteleg Shrimp Litopenaeus vannamei Head Protein Hydrolysate ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Assessment of Lipase Inhibition Activity of Whiteleg Shrimp Litopenaeus vannamei Head Protein Hydrolysate ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65270-hidrolisat-protein-stabilitas</link>
	<guid isPermaLink="false">f11ee2763f76aba0e0e61d8755e2c534</guid>
	<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 08:59:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ jet fuel ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fuel,header,jet,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang pemurnian, sekuensing de novo, dan analisis in silico dari peptida penghambat lipase. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi mekanisme interaksi antara ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Assessment of Lipase Inhibition Activity of Whiteleg Shrimp ( Litopenaeus vannamei ) Head Protein Hydrolysate: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang pemurnian, sekuensing de novo, dan analisis in silico dari peptida penghambat lipase. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi mekanisme interaksi antara peptida dan lipase, serta potensi aplikasi klinis dari hidrolisat protein dan fraksi peptida < 1 kDa dari WLSH dalam pengelolaan penyakit obesitas. Penelitian lebih lanjut juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi efek jangka panjang dari konsumsi hidrolisat protein WLSH pada kesehatan manusia.. Penelitian ini memberikan latar belakang untuk memanfaatkan kepala udang putih (WLSH) sebagai sumber hidrolisat protein penghambat lipase.Kondisi hidrolisis Alcalase yang tepat telah ditetapkan, termasuk pH 7,5, suhu 55 AC, rasio bubuk kepala udang putih ke air 1.S 40 U/g protein, dan waktu hidrolisis 4 jam.Hidrolisat WLSH yang diperoleh menunjukkan aktivitas penghambatan lipase sebesar 31,60 A 0,58%.Terutama, aktivitas ini lebih ditingkatkan setelah hidrolisat terpapar pH dari 1 hingga 5 atau panas.Penelitian ini juga menunjukkan bahwa fraksi peptida < 1 kDa memiliki aktivitas penghambatan lipase tertinggi.Temuan ini dapat bermanfaat untuk aplikasi hidrolisat protein dan fraksi peptida < 1 kDa dari WLSH dalam pengembangan makanan fungsional atau nutraceutical Penelitian ini menyelidiki aktivitas penghambatan lipase (bioaktivitas baru yang berkaitan dengan pengelolaan penyakit obesitas) dari protein hidrolisat kepala udang putih (Litopenaeus vannamei) dan fraksi peptida, berkontribusi untuk meningkatkan nilai produk sampingan pengolahan udang. Pertama, dilakukan uji faktor tunggal untuk memilih tingkat yang tepat untuk tiga parameter hidrolisis, meliputi rasio bubuk kepala udang putih ke air, rasio enzim-ke-substrat (E:S), dan waktu hidrolisis. Kondisi hidrolisis terbaik mencakup rasio bubuk kepala udang putih ke air sebesar 1:5 (w/v), rasio E:S sebesar 40 U/g protein, dan waktu hidrolisis selama 4 jam, menghasilkan hidrolisat protein dengan aktivitas penghambatan lipase tertinggi sebesar 31,60 A 0,58%. Terutama,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/0/hidrolisat-protein-stabilitas-aktivitas-penghambat-thumb-b7103.webp" title="JURIS - Assessment of Lipase Inhibition Activity of Whiteleg Shrimp ( Litopenaeus vannamei ) Head Protein Hydrolysate" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/hidrolisat-protein-stabilitas-aktivitas-penghambat-thumb-b7103.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/hidrolisat-protein-stabilitas-aktivitas-penghambat-thumb-b7103.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/hidrolisat-protein-stabilitas-aktivitas-penghambat-thumb-b7103.webp 1x" title="JURIS - Assessment of Lipase Inhibition Activity of Whiteleg Shrimp ( Litopenaeus vannamei ) Head Protein Hydrolysate" alt="JURIS - Assessment of Lipase Inhibition Activity of Whiteleg Shrimp ( Litopenaeus vannamei ) Head Protein Hydrolysate" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/0/hidrolisat-protein-stabilitas-aktivitas-penghambat-thumb-75800.webp" title="JURIS - Assessment of Lipase Inhibition Activity of Whiteleg Shrimp ( Litopenaeus vannamei ) Head Protein Hydrolysate" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/hidrolisat-protein-stabilitas-aktivitas-penghambat-thumb-75800.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/hidrolisat-protein-stabilitas-aktivitas-penghambat-thumb-75800.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/hidrolisat-protein-stabilitas-aktivitas-penghambat-thumb-75800.webp 1x" title="JURIS - Assessment of Lipase Inhibition Activity of Whiteleg Shrimp ( Litopenaeus vannamei ) Head Protein Hydrolysate" alt="JURIS - Assessment of Lipase Inhibition Activity of Whiteleg Shrimp ( Litopenaeus vannamei ) Head Protein Hydrolysate" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/0/hidrolisat-protein-stabilitas-aktivitas-penghambat-thumb-d9e67.webp" title="JURIS - Assessment of Lipase Inhibition Activity of Whiteleg Shrimp ( Litopenaeus vannamei ) Head Protein Hydrolysate" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/hidrolisat-protein-stabilitas-aktivitas-penghambat-thumb-d9e67.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/hidrolisat-protein-stabilitas-aktivitas-penghambat-thumb-d9e67.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/hidrolisat-protein-stabilitas-aktivitas-penghambat-thumb-d9e67.webp 1x" title="JURIS - Assessment of Lipase Inhibition Activity of Whiteleg Shrimp ( Litopenaeus vannamei ) Head Protein Hydrolysate" alt="JURIS - Assessment of Lipase Inhibition Activity of Whiteleg Shrimp ( Litopenaeus vannamei ) Head Protein Hydrolysate" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65270-hidrolisat-protein-stabilitas" title="JURIS - Assessment of Lipase Inhibition Activity of Whiteleg Shrimp ( Litopenaeus vannamei ) Head Protein Hydrolysate" target="_blank">Assessment of Lipase Inhibition Activity of Whiteleg Shrimp ( Litopenaeus vannamei ) Head Protein Hydrolysate</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang pemurnian, sekuensing de novo, dan analisis in silico dari peptida penghambat lipase. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi mekanisme interaksi antara peptida dan lipase, serta potensi aplikasi klinis dari hidrolisat protein dan fraksi peptida < 1 kDa dari WLSH dalam pengelolaan penyakit obesitas. Penelitian lebih lanjut juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi efek jangka panjang dari konsumsi hidrolisat protein WLSH pada kesehatan manusia..
<br>Penelitian ini memberikan latar belakang untuk memanfaatkan kepala udang putih (WLSH) sebagai sumber hidrolisat protein penghambat lipase.Kondisi hidrolisis Alcalase yang tepat telah ditetapkan, termasuk pH 7,5, suhu 55 AC, rasio bubuk kepala udang putih ke air 1.S 40 U/g protein, dan waktu hidrolisis 4 jam.Hidrolisat WLSH yang diperoleh menunjukkan aktivitas penghambatan lipase sebesar 31,60 A 0,58%.Terutama, aktivitas ini lebih ditingkatkan setelah hidrolisat terpapar pH dari 1 hingga 5 atau panas.Penelitian ini juga menunjukkan bahwa fraksi peptida < 1 kDa memiliki aktivitas penghambatan lipase tertinggi.Temuan ini dapat bermanfaat untuk aplikasi hidrolisat protein dan fraksi peptida < 1 kDa dari WLSH dalam pengembangan makanan fungsional atau nutraceutical
<br>Penelitian ini menyelidiki aktivitas penghambatan lipase (bioaktivitas baru yang berkaitan dengan pengelolaan penyakit obesitas) dari protein hidrolisat kepala udang putih (Litopenaeus vannamei) dan fraksi peptida, berkontribusi untuk meningkatkan nilai produk sampingan pengolahan udang. Pertama, dilakukan uji faktor tunggal untuk memilih tingkat yang tepat untuk tiga parameter hidrolisis, meliputi rasio bubuk kepala udang putih ke air, rasio enzim-ke-substrat (E:S), dan waktu hidrolisis. Kondisi hidrolisis terbaik mencakup rasio bubuk kepala udang putih ke air sebesar 1:5 (w/v), rasio E:S sebesar 40 U/g protein, dan waktu hidrolisis selama 4 jam, menghasilkan hidrolisat protein dengan aktivitas penghambatan lipase tertinggi sebesar 31,60 A 0,58%. Terutama,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/0/hidrolisat-protein-stabilitas-aktivitas-penghambat-thumb-b7103.webp" type="image/webp" length="109332" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/hidrolisat-protein-stabilitas-aktivitas-penghambat-thumb-b7103.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/hidrolisat-protein-stabilitas-aktivitas-penghambat-thumb-75800.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/hidrolisat-protein-stabilitas-aktivitas-penghambat-thumb-d9e67.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-568-ugm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3083-ijc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ New Lactam Compounds from Sulfadoxine Drug Synthesis Characterization and Biological Activity ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ New Lactam Compounds from Sulfadoxine Drug Synthesis Characterization and Biological Activity ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ New Lactam Compounds from Sulfadoxine Drug Synthesis Characterization and Biological Activity ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65267-kimia-senyawa-farmasi-target-lactam-compou</link>
	<guid isPermaLink="false">ce5972e7d5bfd419ca26e084ef2affbb</guid>
	<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 08:49:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ dft analysis ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ cresol low ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[analysis,cresol,dft,header,low,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan senyawa -laktam dari sumber obat lain untuk memperluas variasi struktur dan aktivitas biologis. Selain itu, penting untuk mengkaji mekanisme aksi biologis senyawa ini melalui uji in vivo dan interaksi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - New -Lactam Compounds from Sulfadoxine Drug: Synthesis, Characterization, and Biological Activity: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan senyawa -laktam dari sumber obat lain untuk memperluas variasi struktur dan aktivitas biologis. Selain itu, penting untuk mengkaji mekanisme aksi biologis senyawa ini melalui uji in vivo dan interaksi dengan target biologis spesifik. Terakhir, studi tentang stabilitas termal dan kimia senyawa -laktam dalam kondisi lingkungan berbeda dapat memberikan wawasan tentang aplikasi praktisnya dalam bidang farmasi atau industri kimia.. Studi ini berhasil mensintesis sejumlah senyawa -laktam dari sulfadoxine, yang selanjutnya dikarakterisasi menggunakan teknik spektroskopi FTIR dan NMR.Hasil karakterisasi menunjukkan struktur kimia yang konsisten dengan senyawa target.Senyawa-senyawa ini memiliki potensi aktivitas biologis yang memerlukan penelitian lanjutan untuk mengkonfirmasi efeknya secara komprehensif Dokumen ini berisi data tambahan berupa spektrum FTIR dan NMR (1H dan 13C) dari senyawa -laktam yang disintesis dari obat sulfadoxine. Spektrum ini digunakan untuk karakterisasi struktur kimia senyawa E6 hingga E14, yang merupakan turunan -laktam dengan aktivitas biologis yang diuji. Data ini mendukung studi utama tentang sintesis dan evaluasi potensi senyawa -laktam sebagai agen biologis baru. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/4/kimia-senyawa-farmasi-target-lactam-compounds-sulf-thumb-c43b6.webp" title="JURIS - New -Lactam Compounds from Sulfadoxine Drug: Synthesis, Characterization, and Biological Activity" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/kimia-senyawa-farmasi-target-lactam-compounds-sulf-thumb-c43b6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/kimia-senyawa-farmasi-target-lactam-compounds-sulf-thumb-c43b6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/kimia-senyawa-farmasi-target-lactam-compounds-sulf-thumb-c43b6.webp 1x" title="JURIS - New -Lactam Compounds from Sulfadoxine Drug: Synthesis, Characterization, and Biological Activity" alt="JURIS - New -Lactam Compounds from Sulfadoxine Drug: Synthesis, Characterization, and Biological Activity" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/kimia-senyawa-farmasi-target-lactam-compounds-sulf-thumb-b5e46.webp" title="JURIS - New -Lactam Compounds from Sulfadoxine Drug: Synthesis, Characterization, and Biological Activity" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/kimia-senyawa-farmasi-target-lactam-compounds-sulf-thumb-b5e46.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/kimia-senyawa-farmasi-target-lactam-compounds-sulf-thumb-b5e46.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/kimia-senyawa-farmasi-target-lactam-compounds-sulf-thumb-b5e46.webp 1x" title="JURIS - New -Lactam Compounds from Sulfadoxine Drug: Synthesis, Characterization, and Biological Activity" alt="JURIS - New -Lactam Compounds from Sulfadoxine Drug: Synthesis, Characterization, and Biological Activity" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/kimia-senyawa-farmasi-target-lactam-compounds-sulf-thumb-22253.webp" title="JURIS - New -Lactam Compounds from Sulfadoxine Drug: Synthesis, Characterization, and Biological Activity" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/kimia-senyawa-farmasi-target-lactam-compounds-sulf-thumb-22253.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/kimia-senyawa-farmasi-target-lactam-compounds-sulf-thumb-22253.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/kimia-senyawa-farmasi-target-lactam-compounds-sulf-thumb-22253.webp 1x" title="JURIS - New -Lactam Compounds from Sulfadoxine Drug: Synthesis, Characterization, and Biological Activity" alt="JURIS - New -Lactam Compounds from Sulfadoxine Drug: Synthesis, Characterization, and Biological Activity" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65267-kimia-senyawa-farmasi-target-lactam-compou" title="JURIS - New -Lactam Compounds from Sulfadoxine Drug: Synthesis, Characterization, and Biological Activity" target="_blank">New -Lactam Compounds from Sulfadoxine Drug: Synthesis, Characterization, and Biological Activity</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan senyawa -laktam dari sumber obat lain untuk memperluas variasi struktur dan aktivitas biologis. Selain itu, penting untuk mengkaji mekanisme aksi biologis senyawa ini melalui uji in vivo dan interaksi dengan target biologis spesifik. Terakhir, studi tentang stabilitas termal dan kimia senyawa -laktam dalam kondisi lingkungan berbeda dapat memberikan wawasan tentang aplikasi praktisnya dalam bidang farmasi atau industri kimia..
<br>Studi ini berhasil mensintesis sejumlah senyawa -laktam dari sulfadoxine, yang selanjutnya dikarakterisasi menggunakan teknik spektroskopi FTIR dan NMR.Hasil karakterisasi menunjukkan struktur kimia yang konsisten dengan senyawa target.Senyawa-senyawa ini memiliki potensi aktivitas biologis yang memerlukan penelitian lanjutan untuk mengkonfirmasi efeknya secara komprehensif
<br>Dokumen ini berisi data tambahan berupa spektrum FTIR dan NMR (1H dan 13C) dari senyawa -laktam yang disintesis dari obat sulfadoxine. Spektrum ini digunakan untuk karakterisasi struktur kimia senyawa E6 hingga E14, yang merupakan turunan -laktam dengan aktivitas biologis yang diuji. Data ini mendukung studi utama tentang sintesis dan evaluasi potensi senyawa -laktam sebagai agen biologis baru.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/4/kimia-senyawa-farmasi-target-lactam-compounds-sulf-thumb-22253.webp" type="image/webp" length="29716" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/kimia-senyawa-farmasi-target-lactam-compounds-sulf-thumb-c43b6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/kimia-senyawa-farmasi-target-lactam-compounds-sulf-thumb-b5e46.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/kimia-senyawa-farmasi-target-lactam-compounds-sulf-thumb-22253.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-568-ugm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3083-ijc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Synthesis and Characterizations of Membrane Composite Polymer Liquid Crystal of PMMA RM257 Doped with Lithium Ions ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Synthesis and Characterizations of Membrane Composite Polymer Liquid Crystal of PMMA RM257 Doped with Lithium Ions ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Synthesis and Characterizations of Membrane Composite Polymer Liquid Crystal of PMMA RM257 Doped with Lithium Ions ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65262-pmma-rm257-konduktivitas-membran-polime</link>
	<guid isPermaLink="false">13d6f31c1ef744135b1b6e48438b9580</guid>
	<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 08:38:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ jet fuel ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fuel,header,jet,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi pengaruh jenis garam lithium berbeda terhadap konduktivitas dan stabilitas membran. Selanjutnya, penting untuk mengeksplorasi mekanisme degradasi jangka panjang membran di bawah kondisi operasional sel bahan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Synthesis and Characterizations of Membrane Composite Polymer Liquid Crystal of PMMA-RM257-Doped with Lithium Ions: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi pengaruh jenis garam lithium berbeda terhadap konduktivitas dan stabilitas membran. Selanjutnya, penting untuk mengeksplorasi mekanisme degradasi jangka panjang membran di bawah kondisi operasional sel bahan bakar. Terakhir, studi tentang aplikasi membran ini dalam konfigurasi sel bahan bakar yang berbeda dapat membantu mengoptimalkan kinerja sel bahan bakar dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti suhu dan kelembapan.. Membran komposit polimer PMMA-RM257-Li berhasil disintesis dengan metode pengeringan UV.Hasil FTIR menunjukkan polimerisasi MMA menjadi PMMA tanpa penyerapan pada 3100 cmOe1 (gugus AeCH2).Hasil SEM menunjukkan bahwa membran dengan 40 wt.% RM257 memiliki permukaan paling halus dan seragam.Nilai kapasitas pertukaran ion (IEC) pada penambahan RM257 sebesar 10, 30, 50, 70, dan 90 wt.% masing-masing adalah 0,00967, 0,01931, 0,02385, 0,01142, dan 0,01166 meq/g.Konduktivitas ionik tertinggi dicapai pada penambahan 50 wt.% RM257 sebesar 1,01 y 10Oe3 S/cm.Membran dengan variasi 30 dan 40 wt.% RM257 menunjukkan sifat listrik dan sensitivitas yang baik.Peningkatan konsentrasi RM257 dalam membran komposit menunjukkan perbedaan struktur dan sifat listrik, di mana konsentrasi yang lebih tinggi menghasilkan struktur dan sifat listrik yang lebih baik Membran komposit polimer dari polimetil metakrilat dengan mesogen reaktif RM257 yang doped dengan ion lithium (PMMA-RM257-Li) telah berhasil disintesis. PMMA-RM257-Li disintesis menggunakan metode paparan UV terhadap larutan polimer dengan variasi RM257 sebesar 10, 30, 50, 70, dan 90 wt.%. Karakterisasi membran dilakukan dengan FTIR yang menunjukkan puncak penyerapan pada bilangan gelombang 2935 cmOe1 (gugus -CH3), 1730 cmOe1 (gugus C=O), dan 1630Ae1660 cmOe1 (gugus aromatik). Analisis XRD menunjukkan bahwa membran PMMA-RM257-Li bersifat semikristalin. Hasil uji optimal diperoleh pada penambahan 50 wt.% RM257 dengan konduktivitas ionik 1,01 y 10Oe3 S/cm dan kapasitas pertukaran ion... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/2/pmma-rm257-konduktivitas-membran-polimer-crystal-k-thumb-60338.webp" title="JURIS - Synthesis and Characterizations of Membrane Composite Polymer Liquid Crystal of PMMA-RM257-Doped with Lithium Ions" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/pmma-rm257-konduktivitas-membran-polimer-crystal-k-thumb-60338.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/pmma-rm257-konduktivitas-membran-polimer-crystal-k-thumb-60338.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/pmma-rm257-konduktivitas-membran-polimer-crystal-k-thumb-60338.webp 1x" title="JURIS - Synthesis and Characterizations of Membrane Composite Polymer Liquid Crystal of PMMA-RM257-Doped with Lithium Ions" alt="JURIS - Synthesis and Characterizations of Membrane Composite Polymer Liquid Crystal of PMMA-RM257-Doped with Lithium Ions" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/2/pmma-rm257-konduktivitas-membran-polimer-crystal-k-thumb-5b2c0.webp" title="JURIS - Synthesis and Characterizations of Membrane Composite Polymer Liquid Crystal of PMMA-RM257-Doped with Lithium Ions" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/pmma-rm257-konduktivitas-membran-polimer-crystal-k-thumb-5b2c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/pmma-rm257-konduktivitas-membran-polimer-crystal-k-thumb-5b2c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/pmma-rm257-konduktivitas-membran-polimer-crystal-k-thumb-5b2c0.webp 1x" title="JURIS - Synthesis and Characterizations of Membrane Composite Polymer Liquid Crystal of PMMA-RM257-Doped with Lithium Ions" alt="JURIS - Synthesis and Characterizations of Membrane Composite Polymer Liquid Crystal of PMMA-RM257-Doped with Lithium Ions" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/2/pmma-rm257-konduktivitas-membran-polimer-crystal-k-thumb-69006.webp" title="JURIS - Synthesis and Characterizations of Membrane Composite Polymer Liquid Crystal of PMMA-RM257-Doped with Lithium Ions" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/pmma-rm257-konduktivitas-membran-polimer-crystal-k-thumb-69006.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/pmma-rm257-konduktivitas-membran-polimer-crystal-k-thumb-69006.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/pmma-rm257-konduktivitas-membran-polimer-crystal-k-thumb-69006.webp 1x" title="JURIS - Synthesis and Characterizations of Membrane Composite Polymer Liquid Crystal of PMMA-RM257-Doped with Lithium Ions" alt="JURIS - Synthesis and Characterizations of Membrane Composite Polymer Liquid Crystal of PMMA-RM257-Doped with Lithium Ions" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65262-pmma-rm257-konduktivitas-membran-polime" title="JURIS - Synthesis and Characterizations of Membrane Composite Polymer Liquid Crystal of PMMA-RM257-Doped with Lithium Ions" target="_blank">Synthesis and Characterizations of Membrane Composite Polymer Liquid Crystal of PMMA-RM257-Doped with Lithium Ions</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi pengaruh jenis garam lithium berbeda terhadap konduktivitas dan stabilitas membran. Selanjutnya, penting untuk mengeksplorasi mekanisme degradasi jangka panjang membran di bawah kondisi operasional sel bahan bakar. Terakhir, studi tentang aplikasi membran ini dalam konfigurasi sel bahan bakar yang berbeda dapat membantu mengoptimalkan kinerja sel bahan bakar dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti suhu dan kelembapan..
<br>Membran komposit polimer PMMA-RM257-Li berhasil disintesis dengan metode pengeringan UV.Hasil FTIR menunjukkan polimerisasi MMA menjadi PMMA tanpa penyerapan pada 3100 cmOe1 (gugus AeCH2).Hasil SEM menunjukkan bahwa membran dengan 40 wt.% RM257 memiliki permukaan paling halus dan seragam.Nilai kapasitas pertukaran ion (IEC) pada penambahan RM257 sebesar 10, 30, 50, 70, dan 90 wt.% masing-masing adalah 0,00967, 0,01931, 0,02385, 0,01142, dan 0,01166 meq/g.Konduktivitas ionik tertinggi dicapai pada penambahan 50 wt.% RM257 sebesar 1,01 y 10Oe3 S/cm.Membran dengan variasi 30 dan 40 wt.% RM257 menunjukkan sifat listrik dan sensitivitas yang baik.Peningkatan konsentrasi RM257 dalam membran komposit menunjukkan perbedaan struktur dan sifat listrik, di mana konsentrasi yang lebih tinggi menghasilkan struktur dan sifat listrik yang lebih baik
<br>Membran komposit polimer dari polimetil metakrilat dengan mesogen reaktif RM257 yang doped dengan ion lithium (PMMA-RM257-Li) telah berhasil disintesis. PMMA-RM257-Li disintesis menggunakan metode paparan UV terhadap larutan polimer dengan variasi RM257 sebesar 10, 30, 50, 70, dan 90 wt.%. Karakterisasi membran dilakukan dengan FTIR yang menunjukkan puncak penyerapan pada bilangan gelombang 2935 cmOe1 (gugus -CH3), 1730 cmOe1 (gugus C=O), dan 1630Ae1660 cmOe1 (gugus aromatik). Analisis XRD menunjukkan bahwa membran PMMA-RM257-Li bersifat semikristalin. Hasil uji optimal diperoleh pada penambahan 50 wt.% RM257 dengan konduktivitas ionik 1,01 y 10Oe3 S/cm dan kapasitas pertukaran ion...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/2/pmma-rm257-konduktivitas-membran-polimer-crystal-k-thumb-69006.webp" type="image/webp" length="73314" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/pmma-rm257-konduktivitas-membran-polimer-crystal-k-thumb-60338.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/pmma-rm257-konduktivitas-membran-polimer-crystal-k-thumb-5b2c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/pmma-rm257-konduktivitas-membran-polimer-crystal-k-thumb-69006.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-568-ugm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3083-ijc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sustainable Hydrothermal Synthesis Of Zeolite A As An Alternative To Commercial Molecular Sieves For Moisture Adsorption In Oil And Gas Processing ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sustainable Hydrothermal Synthesis Of Zeolite A As An Alternative To Commercial Molecular Sieves For Moisture Adsorption In Oil And Gas Processing ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sustainable Hydrothermal Synthesis Of Zeolite A As An Alternative To Commercial Molecular Sieves For Moisture Adsorption In Oil And Gas Processing ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65273-proses-sintesis-zeolit-kapasitas-adsorpsi-maksimum</link>
	<guid isPermaLink="false">eaf94f0872ee88233adc233b85da6474</guid>
	<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 08:37:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ jet fuel ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fuel,header,jet,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efisiensi adsorpsi zeolit, penelitian lanjutan dapat fokus pada optimasi parameter sintesis seperti durasi hidrotermal, kontrol pH, dan metode aktivasi pasca-sintesis. Selain itu, eksplorasi rasio Si/Al yang berbeda atau penggunaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sustainable Hydrothermal Synthesis Of Zeolite A As An Alternative To Commercial Molecular Sieves For Moisture Adsorption In Oil And Gas Processing: Untuk meningkatkan efisiensi adsorpsi zeolit, penelitian lanjutan dapat fokus pada optimasi parameter sintesis seperti durasi hidrotermal, kontrol pH, dan metode aktivasi pasca-sintesis. Selain itu, eksplorasi rasio Si/Al yang berbeda atau penggunaan bahan baku alternatif mungkin dapat meningkatkan karakteristik struktural zeolit. Penelitian juga dapat mengeksplorasi penggunaan teknik modifikasi permukaan atau aktivasi termal untuk meningkatkan kapasitas adsorpsi zeolit dalam aplikasi industri.. Studi ini berhasil mensintesis zeolit A untuk digunakan sebagai penyerap kelembapan dalam proses produksi minyak bawah tanah.Zeolit disiapkan menggunakan metode hidrotermal dengan rasio Si/Al 1,14 pada 130 AC.Hasil menunjukkan bahwa material yang disintesis sesuai dengan zeolit A (tipe LTA), terutama terdiri dari Na, Al, Si, dan O, dengan kristalinitas sekitar 97%, seperti yang ditunjukkan oleh pola XRD dan didukung oleh komposisi unsur XRF.SAA menunjukkan bahwa zeolit sintesis memiliki luas permukaan spesifik 127,48 mA/g, volume pori 0,17 cmA/g, dan diameter pori rata-rata 53 yI.Dibandingkan dengan sieve molekuler komersial yang menunjukkan luas permukaan lebih tinggi 288,2 mA/g, volume pori serupa, dan diameter pori rata-rata lebih besar 170 yI, jelas bahwa zeolit sintesis memiliki struktur lebih padat dengan pori lebih kecil dan sedikit situs adsorpsi yang dapat diakses.Oleh karena itu, diperlukan studi lanjutan untuk mengoptimalkan durasi hidrotermal, kontrol pH, dan aktivasi pasca-sintesis Kehadiran air selama produksi minyak mentah dan gas alam dapat menyebabkan korosi dan penyumbatan melalui reaksi dengan CO2 dan H2S. Zeolit efektif sebagai desikator untuk adsorpsi kelembapan karena kerangka aluminosilikat mikroporosnya. Dalam studi ini, zeolit A disintesis secara hidrotermal dengan variasi rasio molar Si/Al (0,80, 1,14, 1,80) dan suhu (70, 100, 130 AC) untuk mengidentifikasi kondisi optimal untuk adsorpsi kelembapan. Analisis XRD menunjukkan bahwa zeolit yang disintesis pada rasio Si/Al 1,14 dan 130 AC mencapai kristalinitas tertinggi (97%), sebanding dengan sieve molekuler komersial A. Analisis luas permukaan (BET) menunjukkan bahwa zeolit sintesis ini menunjukkan luas permukaan 127,48 mA/g dan diameter pori 53 yI. Uji kapasitas adsorpsi dalam ruang kelembapan menunjukkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/a/proses-sintesis-zeolit-kapasitas-adsorpsi-maksimum-thumb-974ea.webp" title="JURIS - Sustainable Hydrothermal Synthesis Of Zeolite A As An Alternative To Commercial Molecular Sieves For Moisture Adsorption In Oil And Gas Processing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/proses-sintesis-zeolit-kapasitas-adsorpsi-maksimum-thumb-974ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/proses-sintesis-zeolit-kapasitas-adsorpsi-maksimum-thumb-974ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/proses-sintesis-zeolit-kapasitas-adsorpsi-maksimum-thumb-974ea.webp 1x" title="JURIS - Sustainable Hydrothermal Synthesis Of Zeolite A As An Alternative To Commercial Molecular Sieves For Moisture Adsorption In Oil And Gas Processing" alt="JURIS - Sustainable Hydrothermal Synthesis Of Zeolite A As An Alternative To Commercial Molecular Sieves For Moisture Adsorption In Oil And Gas Processing" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/a/proses-sintesis-zeolit-kapasitas-adsorpsi-maksimum-thumb-66637.webp" title="JURIS - Sustainable Hydrothermal Synthesis Of Zeolite A As An Alternative To Commercial Molecular Sieves For Moisture Adsorption In Oil And Gas Processing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/proses-sintesis-zeolit-kapasitas-adsorpsi-maksimum-thumb-66637.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/proses-sintesis-zeolit-kapasitas-adsorpsi-maksimum-thumb-66637.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/proses-sintesis-zeolit-kapasitas-adsorpsi-maksimum-thumb-66637.webp 1x" title="JURIS - Sustainable Hydrothermal Synthesis Of Zeolite A As An Alternative To Commercial Molecular Sieves For Moisture Adsorption In Oil And Gas Processing" alt="JURIS - Sustainable Hydrothermal Synthesis Of Zeolite A As An Alternative To Commercial Molecular Sieves For Moisture Adsorption In Oil And Gas Processing" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/a/proses-sintesis-zeolit-kapasitas-adsorpsi-maksimum-thumb-7ea53.webp" title="JURIS - Sustainable Hydrothermal Synthesis Of Zeolite A As An Alternative To Commercial Molecular Sieves For Moisture Adsorption In Oil And Gas Processing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/proses-sintesis-zeolit-kapasitas-adsorpsi-maksimum-thumb-7ea53.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/proses-sintesis-zeolit-kapasitas-adsorpsi-maksimum-thumb-7ea53.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/proses-sintesis-zeolit-kapasitas-adsorpsi-maksimum-thumb-7ea53.webp 1x" title="JURIS - Sustainable Hydrothermal Synthesis Of Zeolite A As An Alternative To Commercial Molecular Sieves For Moisture Adsorption In Oil And Gas Processing" alt="JURIS - Sustainable Hydrothermal Synthesis Of Zeolite A As An Alternative To Commercial Molecular Sieves For Moisture Adsorption In Oil And Gas Processing" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65273-proses-sintesis-zeolit-kapasitas-adsorpsi-maksimum" title="JURIS - Sustainable Hydrothermal Synthesis Of Zeolite A As An Alternative To Commercial Molecular Sieves For Moisture Adsorption In Oil And Gas Processing" target="_blank">Sustainable Hydrothermal Synthesis Of Zeolite A As An Alternative To Commercial Molecular Sieves For Moisture Adsorption In Oil And Gas Processing</a>: Untuk meningkatkan efisiensi adsorpsi zeolit, penelitian lanjutan dapat fokus pada optimasi parameter sintesis seperti durasi hidrotermal, kontrol pH, dan metode aktivasi pasca-sintesis. Selain itu, eksplorasi rasio Si/Al yang berbeda atau penggunaan bahan baku alternatif mungkin dapat meningkatkan karakteristik struktural zeolit. Penelitian juga dapat mengeksplorasi penggunaan teknik modifikasi permukaan atau aktivasi termal untuk meningkatkan kapasitas adsorpsi zeolit dalam aplikasi industri..
<br>Studi ini berhasil mensintesis zeolit A untuk digunakan sebagai penyerap kelembapan dalam proses produksi minyak bawah tanah.Zeolit disiapkan menggunakan metode hidrotermal dengan rasio Si/Al 1,14 pada 130 AC.Hasil menunjukkan bahwa material yang disintesis sesuai dengan zeolit A (tipe LTA), terutama terdiri dari Na, Al, Si, dan O, dengan kristalinitas sekitar 97%, seperti yang ditunjukkan oleh pola XRD dan didukung oleh komposisi unsur XRF.SAA menunjukkan bahwa zeolit sintesis memiliki luas permukaan spesifik 127,48 mA/g, volume pori 0,17 cmA/g, dan diameter pori rata-rata 53 yI.Dibandingkan dengan sieve molekuler komersial yang menunjukkan luas permukaan lebih tinggi 288,2 mA/g, volume pori serupa, dan diameter pori rata-rata lebih besar 170 yI, jelas bahwa zeolit sintesis memiliki struktur lebih padat dengan pori lebih kecil dan sedikit situs adsorpsi yang dapat diakses.Oleh karena itu, diperlukan studi lanjutan untuk mengoptimalkan durasi hidrotermal, kontrol pH, dan aktivasi pasca-sintesis
<br>Kehadiran air selama produksi minyak mentah dan gas alam dapat menyebabkan korosi dan penyumbatan melalui reaksi dengan CO2 dan H2S. Zeolit efektif sebagai desikator untuk adsorpsi kelembapan karena kerangka aluminosilikat mikroporosnya. Dalam studi ini, zeolit A disintesis secara hidrotermal dengan variasi rasio molar Si/Al (0,80, 1,14, 1,80) dan suhu (70, 100, 130 AC) untuk mengidentifikasi kondisi optimal untuk adsorpsi kelembapan. Analisis XRD menunjukkan bahwa zeolit yang disintesis pada rasio Si/Al 1,14 dan 130 AC mencapai kristalinitas tertinggi (97%), sebanding dengan sieve molekuler komersial A. Analisis luas permukaan (BET) menunjukkan bahwa zeolit sintesis ini menunjukkan luas permukaan 127,48 mA/g dan diameter pori 53 yI. Uji kapasitas adsorpsi dalam ruang kelembapan menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/a/proses-sintesis-zeolit-kapasitas-adsorpsi-maksimum-thumb-7ea53.webp" type="image/webp" length="109610" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/proses-sintesis-zeolit-kapasitas-adsorpsi-maksimum-thumb-974ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/proses-sintesis-zeolit-kapasitas-adsorpsi-maksimum-thumb-66637.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/proses-sintesis-zeolit-kapasitas-adsorpsi-maksimum-thumb-7ea53.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-568-ugm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3083-ijc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hydrothermal Synthesis and Characterization of Nitrogen Doped Graphene from Puspa Wood Biomass ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hydrothermal Synthesis and Characterization of Nitrogen Doped Graphene from Puspa Wood Biomass ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hydrothermal Synthesis and Characterization of Nitrogen Doped Graphene from Puspa Wood Biomass ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65282-sumber-karbon-ganyong-doping</link>
	<guid isPermaLink="false">3059c8aa00a9844c9b11dbcd5622ea51</guid>
	<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 08:34:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ jet fuel ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fuel,header,jet,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lebih lanjut tentang pengaruh kondisi hidrotermal (suhu dan waktu) terhadap kualitas NDG dan sifat elektrokimianya sebagai anoda baterai litium-ion. 2. Eksplorasi penggunaan biomassa lain yang serupa dengan kayu puspa untuk sintesis NDG ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hydrothermal Synthesis and Characterization of Nitrogen-Doped Graphene from Puspa Wood Biomass: 1. Penelitian lebih lanjut tentang pengaruh kondisi hidrotermal (suhu dan waktu) terhadap kualitas NDG dan sifat elektrokimianya sebagai anoda baterai litium-ion. 2. Eksplorasi penggunaan biomassa lain yang serupa dengan kayu puspa untuk sintesis NDG dengan metode hidrotermal, serta evaluasi efisiensi dan keberlanjutan sumber daya. 3. Pengembangan teknik karakterisasi lanjutan (seperti Raman, BET, XPS) untuk memahami lebih dalam konfigurasi struktur dan sifat permukaan NDG, serta hubungannya dengan kinerja penyimpanan energi.. Puspa wood biomass merupakan sumber karbon yang potensial untuk sintesis grafena terdoping nitrogen (NDG) melalui metode hidrotermal.Karakterisasi struktur dan kimia NDG menunjukkan bahwa proses karbonisasi dan grafitisasi berhasil mengubah komponen biomassa menjadi struktur grafit teratur.Doping nitrogen meningkatkan sifat elektrokimia NDG, membuatnya layak untuk aplikasi anoda baterai litium-ion.Namun, perlu penelitian lanjutan untuk mengevaluasi kinerja elektrokimia NDG secara menyeluruh dan mengoptimalkan metode sintesis Transisi energi terbarukan membutuhkan penyimpanan energi yang efisien, di mana baterai litium-ion (LiBs) sangat penting untuk sistem penyimpanan energi baterai (BESS). Studi ini melaporkan sintesis dan karakterisasi grafena terdoping nitrogen (NDG) dari biomassa kayu puspa untuk aplikasi anoda. Kayu puspa mengandung sekitar 43,98% karbon dengan kandungan abu yang rendah sebesar 1,256%, menunjukkan kecocokannya sebagai prekursor karbon. Melalui karbonisasi dan grafitisasi, karbon amorf berhasil diubah menjadi struktur grafit teratur, seperti yang dikonfirmasi oleh hilangnya grup AeOH (3400Ae3600 cmOe1) dalam spektrum Fourier-transform infrared (FTIR) dan pergeseran puncak X-ray diffraction (XRD) dari 23,50A ke 26,50A. Oksidasi berikutnya menghasilkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/e/sumber-karbon-ganyong-doping-nitrogen-nitrogen-dop-thumb-39c83.webp" title="JURIS - Hydrothermal Synthesis and Characterization of Nitrogen-Doped Graphene from Puspa Wood Biomass" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/sumber-karbon-ganyong-doping-nitrogen-nitrogen-dop-thumb-39c83.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/sumber-karbon-ganyong-doping-nitrogen-nitrogen-dop-thumb-39c83.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/sumber-karbon-ganyong-doping-nitrogen-nitrogen-dop-thumb-39c83.webp 1x" title="JURIS - Hydrothermal Synthesis and Characterization of Nitrogen-Doped Graphene from Puspa Wood Biomass" alt="JURIS - Hydrothermal Synthesis and Characterization of Nitrogen-Doped Graphene from Puspa Wood Biomass" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/sumber-karbon-ganyong-doping-nitrogen-nitrogen-dop-thumb-60fc8.webp" title="JURIS - Hydrothermal Synthesis and Characterization of Nitrogen-Doped Graphene from Puspa Wood Biomass" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/sumber-karbon-ganyong-doping-nitrogen-nitrogen-dop-thumb-60fc8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/sumber-karbon-ganyong-doping-nitrogen-nitrogen-dop-thumb-60fc8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/sumber-karbon-ganyong-doping-nitrogen-nitrogen-dop-thumb-60fc8.webp 1x" title="JURIS - Hydrothermal Synthesis and Characterization of Nitrogen-Doped Graphene from Puspa Wood Biomass" alt="JURIS - Hydrothermal Synthesis and Characterization of Nitrogen-Doped Graphene from Puspa Wood Biomass" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/sumber-karbon-ganyong-doping-nitrogen-nitrogen-dop-thumb-045cc.webp" title="JURIS - Hydrothermal Synthesis and Characterization of Nitrogen-Doped Graphene from Puspa Wood Biomass" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/sumber-karbon-ganyong-doping-nitrogen-nitrogen-dop-thumb-045cc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/sumber-karbon-ganyong-doping-nitrogen-nitrogen-dop-thumb-045cc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/sumber-karbon-ganyong-doping-nitrogen-nitrogen-dop-thumb-045cc.webp 1x" title="JURIS - Hydrothermal Synthesis and Characterization of Nitrogen-Doped Graphene from Puspa Wood Biomass" alt="JURIS - Hydrothermal Synthesis and Characterization of Nitrogen-Doped Graphene from Puspa Wood Biomass" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65282-sumber-karbon-ganyong-doping" title="JURIS - Hydrothermal Synthesis and Characterization of Nitrogen-Doped Graphene from Puspa Wood Biomass" target="_blank">Hydrothermal Synthesis and Characterization of Nitrogen-Doped Graphene from Puspa Wood Biomass</a>: 1. Penelitian lebih lanjut tentang pengaruh kondisi hidrotermal (suhu dan waktu) terhadap kualitas NDG dan sifat elektrokimianya sebagai anoda baterai litium-ion. 2. Eksplorasi penggunaan biomassa lain yang serupa dengan kayu puspa untuk sintesis NDG dengan metode hidrotermal, serta evaluasi efisiensi dan keberlanjutan sumber daya. 3. Pengembangan teknik karakterisasi lanjutan (seperti Raman, BET, XPS) untuk memahami lebih dalam konfigurasi struktur dan sifat permukaan NDG, serta hubungannya dengan kinerja penyimpanan energi..
<br>Puspa wood biomass merupakan sumber karbon yang potensial untuk sintesis grafena terdoping nitrogen (NDG) melalui metode hidrotermal.Karakterisasi struktur dan kimia NDG menunjukkan bahwa proses karbonisasi dan grafitisasi berhasil mengubah komponen biomassa menjadi struktur grafit teratur.Doping nitrogen meningkatkan sifat elektrokimia NDG, membuatnya layak untuk aplikasi anoda baterai litium-ion.Namun, perlu penelitian lanjutan untuk mengevaluasi kinerja elektrokimia NDG secara menyeluruh dan mengoptimalkan metode sintesis
<br>Transisi energi terbarukan membutuhkan penyimpanan energi yang efisien, di mana baterai litium-ion (LiBs) sangat penting untuk sistem penyimpanan energi baterai (BESS). Studi ini melaporkan sintesis dan karakterisasi grafena terdoping nitrogen (NDG) dari biomassa kayu puspa untuk aplikasi anoda. Kayu puspa mengandung sekitar 43,98% karbon dengan kandungan abu yang rendah sebesar 1,256%, menunjukkan kecocokannya sebagai prekursor karbon. Melalui karbonisasi dan grafitisasi, karbon amorf berhasil diubah menjadi struktur grafit teratur, seperti yang dikonfirmasi oleh hilangnya grup AeOH (3400Ae3600 cmOe1) dalam spektrum Fourier-transform infrared (FTIR) dan pergeseran puncak X-ray diffraction (XRD) dari 23,50A ke 26,50A. Oksidasi berikutnya menghasilkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/e/sumber-karbon-ganyong-doping-nitrogen-nitrogen-dop-thumb-60fc8.webp" type="image/webp" length="103500" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/sumber-karbon-ganyong-doping-nitrogen-nitrogen-dop-thumb-39c83.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/sumber-karbon-ganyong-doping-nitrogen-nitrogen-dop-thumb-60fc8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/sumber-karbon-ganyong-doping-nitrogen-nitrogen-dop-thumb-045cc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-568-ugm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3083-ijc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Microwave Assisted Synthesis of Bioactive Selenium Heterocycles Recent Advances and Applications ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Microwave Assisted Synthesis of Bioactive Selenium Heterocycles Recent Advances and Applications ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Microwave Assisted Synthesis of Bioactive Selenium Heterocycles Recent Advances and Applications ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65268-ekstraksi-bantu-gelombang-gelomban</link>
	<guid isPermaLink="false">5d086799ddac235465417de213613d64</guid>
	<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 07:57:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ dft analysis ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ cresol low ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[analysis,cresol,dft,header,low,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada eksplorasi struktur selenium lainnya seperti selenoksid dan selenoester untuk mengevaluasi aktivitas biologis mereka. Selain itu, optimisasi kondisi iradiasi gelombang mikro, seperti intensitas dan durasi, dapat dikembangkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Microwave-Assisted Synthesis of Bioactive Selenium Heterocycles: Recent Advances and Applications: Penelitian lanjutan dapat fokus pada eksplorasi struktur selenium lainnya seperti selenoksid dan selenoester untuk mengevaluasi aktivitas biologis mereka. Selain itu, optimisasi kondisi iradiasi gelombang mikro, seperti intensitas dan durasi, dapat dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi sintesis. Terakhir, uji coba in vivo pada model hewan perlu dilakukan untuk mengevaluasi potensi terapeutik senyawa yang dihasilkan dalam pengobatan kanker.. Ulasan ini menekankan peran penting iradiasi gelombang mikro dalam sintesis heterosiklus selenium, menyoroti kecocokannya dengan prinsip kimia hijau.Strategi iradiasi gelombang mikro yang inovatif dan ramah lingkungan menawarkan keunggulan signifikan, termasuk laju reaksi yang ditingkatkan, hasil produk yang lebih tinggi, dan waktu reaksi yang lebih singkat dibandingkan metode konvensional.Pendekatan yang operasionalnya mudah tidak hanya memfasilitasi pembentukan rangka heterosiklik yang beragam tetapi juga berkontribusi pada praktik berkelanjutan dalam sintesis kimia Selenium heterocycles dan cincin yang terfusi merupakan kelas senyawa penting yang ditemukan dalam banyak senyawa bioaktif alami. Mereka telah menarik perhatian besar sebagai terapi potensial untuk pengobatan berbagai penyakit seperti diabetes, stroke, dan kanker. Sintesis organik dengan gelombang mikro (MAOS) telah muncul sebagai alat yang kuat dalam kimia hijau, menawarkan keunggulan signifikan dibandingkan metode pemanasan konvensional. Teknik ini sejalan dengan prinsip ekonomi atom, karena sering memungkinkan konversi lengkap substrat menjadi produk yang diinginkan dengan pembentukan minimal produk sampingan. Studi terbaru menunjukkan efektivitas MAOS dalam sintesis heterosiklus selenium. Misalnya, sintesis derivatif 1,3-selenazole melalui reaksi kondensasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/e/ekstraksi-bantu-gelombang-mikro-znosio-microwave-s-thumb-89988.webp" title="JURIS - Microwave-Assisted Synthesis of Bioactive Selenium Heterocycles: Recent Advances and Applications" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/ekstraksi-bantu-gelombang-mikro-znosio-microwave-s-thumb-89988.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/ekstraksi-bantu-gelombang-mikro-znosio-microwave-s-thumb-89988.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/ekstraksi-bantu-gelombang-mikro-znosio-microwave-s-thumb-89988.webp 1x" title="JURIS - Microwave-Assisted Synthesis of Bioactive Selenium Heterocycles: Recent Advances and Applications" alt="JURIS - Microwave-Assisted Synthesis of Bioactive Selenium Heterocycles: Recent Advances and Applications" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/ekstraksi-bantu-gelombang-mikro-znosio-microwave-s-thumb-0010d.webp" title="JURIS - Microwave-Assisted Synthesis of Bioactive Selenium Heterocycles: Recent Advances and Applications" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/ekstraksi-bantu-gelombang-mikro-znosio-microwave-s-thumb-0010d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/ekstraksi-bantu-gelombang-mikro-znosio-microwave-s-thumb-0010d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/ekstraksi-bantu-gelombang-mikro-znosio-microwave-s-thumb-0010d.webp 1x" title="JURIS - Microwave-Assisted Synthesis of Bioactive Selenium Heterocycles: Recent Advances and Applications" alt="JURIS - Microwave-Assisted Synthesis of Bioactive Selenium Heterocycles: Recent Advances and Applications" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/ekstraksi-bantu-gelombang-mikro-znosio-microwave-s-thumb-61cba.webp" title="JURIS - Microwave-Assisted Synthesis of Bioactive Selenium Heterocycles: Recent Advances and Applications" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/ekstraksi-bantu-gelombang-mikro-znosio-microwave-s-thumb-61cba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/ekstraksi-bantu-gelombang-mikro-znosio-microwave-s-thumb-61cba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/ekstraksi-bantu-gelombang-mikro-znosio-microwave-s-thumb-61cba.webp 1x" title="JURIS - Microwave-Assisted Synthesis of Bioactive Selenium Heterocycles: Recent Advances and Applications" alt="JURIS - Microwave-Assisted Synthesis of Bioactive Selenium Heterocycles: Recent Advances and Applications" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65268-ekstraksi-bantu-gelombang-gelomban" title="JURIS - Microwave-Assisted Synthesis of Bioactive Selenium Heterocycles: Recent Advances and Applications" target="_blank">Microwave-Assisted Synthesis of Bioactive Selenium Heterocycles: Recent Advances and Applications</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada eksplorasi struktur selenium lainnya seperti selenoksid dan selenoester untuk mengevaluasi aktivitas biologis mereka. Selain itu, optimisasi kondisi iradiasi gelombang mikro, seperti intensitas dan durasi, dapat dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi sintesis. Terakhir, uji coba in vivo pada model hewan perlu dilakukan untuk mengevaluasi potensi terapeutik senyawa yang dihasilkan dalam pengobatan kanker..
<br>Ulasan ini menekankan peran penting iradiasi gelombang mikro dalam sintesis heterosiklus selenium, menyoroti kecocokannya dengan prinsip kimia hijau.Strategi iradiasi gelombang mikro yang inovatif dan ramah lingkungan menawarkan keunggulan signifikan, termasuk laju reaksi yang ditingkatkan, hasil produk yang lebih tinggi, dan waktu reaksi yang lebih singkat dibandingkan metode konvensional.Pendekatan yang operasionalnya mudah tidak hanya memfasilitasi pembentukan rangka heterosiklik yang beragam tetapi juga berkontribusi pada praktik berkelanjutan dalam sintesis kimia
<br>Selenium heterocycles dan cincin yang terfusi merupakan kelas senyawa penting yang ditemukan dalam banyak senyawa bioaktif alami. Mereka telah menarik perhatian besar sebagai terapi potensial untuk pengobatan berbagai penyakit seperti diabetes, stroke, dan kanker. Sintesis organik dengan gelombang mikro (MAOS) telah muncul sebagai alat yang kuat dalam kimia hijau, menawarkan keunggulan signifikan dibandingkan metode pemanasan konvensional. Teknik ini sejalan dengan prinsip ekonomi atom, karena sering memungkinkan konversi lengkap substrat menjadi produk yang diinginkan dengan pembentukan minimal produk sampingan. Studi terbaru menunjukkan efektivitas MAOS dalam sintesis heterosiklus selenium. Misalnya, sintesis derivatif 1,3-selenazole melalui reaksi kondensasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/e/ekstraksi-bantu-gelombang-mikro-znosio-microwave-s-thumb-61cba.webp" type="image/webp" length="98388" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/ekstraksi-bantu-gelombang-mikro-znosio-microwave-s-thumb-89988.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/ekstraksi-bantu-gelombang-mikro-znosio-microwave-s-thumb-0010d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/ekstraksi-bantu-gelombang-mikro-znosio-microwave-s-thumb-61cba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-568-ugm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3083-ijc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Production and Characterization of Cellulose Acetate Graphene Oxide Composite Membrane as Proton Exchange Membrane Fuel Cell ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Production and Characterization of Cellulose Acetate Graphene Oxide Composite Membrane as Proton Exchange Membrane Fuel Cell ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Production and Characterization of Cellulose Acetate Graphene Oxide Composite Membrane as Proton Exchange Membrane Fuel Cell ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65279-membran-komposit-sel-pertukaran-proton-pem</link>
	<guid isPermaLink="false">c3ba5cf4bf4f91291629ae1f1df6f300</guid>
	<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 07:45:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ jet fuel ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fuel,header,jet,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kinerja membran CA-GO, penelitian lanjutan dapat berfokus pada modifikasi permukaan GO dengan berbagai agen fungsional untuk meningkatkan interaksi antarmuka antara CA dan GO. Selain itu, eksplorasi metode sintesis GO yang lebih ramah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Production and Characterization of Cellulose Acetate-Graphene Oxide Composite Membrane as Proton Exchange Membrane Fuel Cell: Untuk meningkatkan kinerja membran CA-GO, penelitian lanjutan dapat berfokus pada modifikasi permukaan GO dengan berbagai agen fungsional untuk meningkatkan interaksi antarmuka antara CA dan GO. Selain itu, eksplorasi metode sintesis GO yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan dapat meningkatkan keberlanjutan keseluruhan membran. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengoptimalkan komposisi dan distribusi GO dalam membran CA-GO untuk mencapai keseimbangan optimal antara konduktivitas proton dan permeabilitas metanol. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada pengembangan membran alternatif yang lebih efisien dan berkelanjutan untuk aplikasi PEMFC.. Incorporasi GO secara signifikan meningkatkan sifat struktural, transportasi, dan mekanis membran CA.Di antara komposisi yang diteliti, membran CA-GO yang mengandung 2% GO menunjukkan kinerja yang seimbang, ditandai dengan peningkatan kapasitas pertukaran ion, penurunan permeabilitas metanol dan pembengkakan, serta peningkatan kekuatan mekanis.Peningkatan ini dikaitkan dengan interaksi antarmuka antara CA dan GO, yang mempromosikan struktur membran yang lebih padat dan menghambat crossover metanol.Meskipun konduktivitas proton masih lebih rendah daripada Nafion, kinerja keseluruhan, dikombinasikan dengan keberlanjutan dan efektivitas biaya bahan, membuat membran CA-GO menjadi alternatif yang menjanjikan untuk aplikasi PEMFC.Penelitian masa depan harus fokus pada dispersi nanoskala dan fungsionalisasi GO untuk meningkatkan lebih lanjut sifat transportasi proton Krisis energi global yang disebabkan oleh ketergantungan pada bahan bakar fosil telah mempercepat pencarian sumber energi terbarukan dan berkelanjutan, seperti sel membran pertukaran proton (PEMFC). Penelitian ini bertujuan mengembangkan membran komposit selulosa asetat-oksida grafit (CA-GO) dengan berbagai konsentrasi GO (0-2%) untuk meningkatkan kinerja pertukaran proton. Selulosa asetat dikarakterisasi dengan penentuan berat molekul dan spektroskopi inframerah Fourier (FTIR), sedangkan oksida grafit disintesis melalui metode Hummers dan dianalisis menggunakan difraksi sinar-X (XRD), FTIR, dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/9/membran-komposit-sel-pertukaran-proton-pemfc-selul-thumb-5da35.webp" title="JURIS - Production and Characterization of Cellulose Acetate-Graphene Oxide Composite Membrane as Proton Exchange Membrane Fuel Cell" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/membran-komposit-sel-pertukaran-proton-pemfc-selul-thumb-5da35.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/membran-komposit-sel-pertukaran-proton-pemfc-selul-thumb-5da35.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/membran-komposit-sel-pertukaran-proton-pemfc-selul-thumb-5da35.webp 1x" title="JURIS - Production and Characterization of Cellulose Acetate-Graphene Oxide Composite Membrane as Proton Exchange Membrane Fuel Cell" alt="JURIS - Production and Characterization of Cellulose Acetate-Graphene Oxide Composite Membrane as Proton Exchange Membrane Fuel Cell" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/membran-komposit-sel-pertukaran-proton-pemfc-selul-thumb-adba9.webp" title="JURIS - Production and Characterization of Cellulose Acetate-Graphene Oxide Composite Membrane as Proton Exchange Membrane Fuel Cell" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/membran-komposit-sel-pertukaran-proton-pemfc-selul-thumb-adba9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/membran-komposit-sel-pertukaran-proton-pemfc-selul-thumb-adba9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/membran-komposit-sel-pertukaran-proton-pemfc-selul-thumb-adba9.webp 1x" title="JURIS - Production and Characterization of Cellulose Acetate-Graphene Oxide Composite Membrane as Proton Exchange Membrane Fuel Cell" alt="JURIS - Production and Characterization of Cellulose Acetate-Graphene Oxide Composite Membrane as Proton Exchange Membrane Fuel Cell" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/membran-komposit-sel-pertukaran-proton-pemfc-selul-thumb-a3a4b.webp" title="JURIS - Production and Characterization of Cellulose Acetate-Graphene Oxide Composite Membrane as Proton Exchange Membrane Fuel Cell" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/membran-komposit-sel-pertukaran-proton-pemfc-selul-thumb-a3a4b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/membran-komposit-sel-pertukaran-proton-pemfc-selul-thumb-a3a4b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/membran-komposit-sel-pertukaran-proton-pemfc-selul-thumb-a3a4b.webp 1x" title="JURIS - Production and Characterization of Cellulose Acetate-Graphene Oxide Composite Membrane as Proton Exchange Membrane Fuel Cell" alt="JURIS - Production and Characterization of Cellulose Acetate-Graphene Oxide Composite Membrane as Proton Exchange Membrane Fuel Cell" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65279-membran-komposit-sel-pertukaran-proton-pem" title="JURIS - Production and Characterization of Cellulose Acetate-Graphene Oxide Composite Membrane as Proton Exchange Membrane Fuel Cell" target="_blank">Production and Characterization of Cellulose Acetate-Graphene Oxide Composite Membrane as Proton Exchange Membrane Fuel Cell</a>: Untuk meningkatkan kinerja membran CA-GO, penelitian lanjutan dapat berfokus pada modifikasi permukaan GO dengan berbagai agen fungsional untuk meningkatkan interaksi antarmuka antara CA dan GO. Selain itu, eksplorasi metode sintesis GO yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan dapat meningkatkan keberlanjutan keseluruhan membran. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengoptimalkan komposisi dan distribusi GO dalam membran CA-GO untuk mencapai keseimbangan optimal antara konduktivitas proton dan permeabilitas metanol. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada pengembangan membran alternatif yang lebih efisien dan berkelanjutan untuk aplikasi PEMFC..
<br>Incorporasi GO secara signifikan meningkatkan sifat struktural, transportasi, dan mekanis membran CA.Di antara komposisi yang diteliti, membran CA-GO yang mengandung 2% GO menunjukkan kinerja yang seimbang, ditandai dengan peningkatan kapasitas pertukaran ion, penurunan permeabilitas metanol dan pembengkakan, serta peningkatan kekuatan mekanis.Peningkatan ini dikaitkan dengan interaksi antarmuka antara CA dan GO, yang mempromosikan struktur membran yang lebih padat dan menghambat crossover metanol.Meskipun konduktivitas proton masih lebih rendah daripada Nafion, kinerja keseluruhan, dikombinasikan dengan keberlanjutan dan efektivitas biaya bahan, membuat membran CA-GO menjadi alternatif yang menjanjikan untuk aplikasi PEMFC.Penelitian masa depan harus fokus pada dispersi nanoskala dan fungsionalisasi GO untuk meningkatkan lebih lanjut sifat transportasi proton
<br>Krisis energi global yang disebabkan oleh ketergantungan pada bahan bakar fosil telah mempercepat pencarian sumber energi terbarukan dan berkelanjutan, seperti sel membran pertukaran proton (PEMFC). Penelitian ini bertujuan mengembangkan membran komposit selulosa asetat-oksida grafit (CA-GO) dengan berbagai konsentrasi GO (0-2%) untuk meningkatkan kinerja pertukaran proton. Selulosa asetat dikarakterisasi dengan penentuan berat molekul dan spektroskopi inframerah Fourier (FTIR), sedangkan oksida grafit disintesis melalui metode Hummers dan dianalisis menggunakan difraksi sinar-X (XRD), FTIR, dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/9/membran-komposit-sel-pertukaran-proton-pemfc-selul-thumb-adba9.webp" type="image/webp" length="114252" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/membran-komposit-sel-pertukaran-proton-pemfc-selul-thumb-5da35.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/membran-komposit-sel-pertukaran-proton-pemfc-selul-thumb-adba9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/membran-komposit-sel-pertukaran-proton-pemfc-selul-thumb-a3a4b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-568-ugm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3083-ijc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Eco Friendly Synthesis of Nickel Oxide Nanoparticles Using Hibiscus sabdariffa Flower Antioxidant Antimicrobial and In Silico Approaches ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Eco Friendly Synthesis of Nickel Oxide Nanoparticles Using Hibiscus sabdariffa Flower Antioxidant Antimicrobial and In Silico Approaches ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Eco Friendly Synthesis of Nickel Oxide Nanoparticles Using Hibiscus sabdariffa Flower Antioxidant Antimicrobial and In Silico Approaches ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65265-rosella-hibiscus-sabdariffa-li</link>
	<guid isPermaLink="false">b8d9ffa0671b1110cf575d3571b15665</guid>
	<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 07:33:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ dft analysis ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ cresol low ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[analysis,cresol,dft,header,low,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji toksisitas nanokomposit ini pada organisme hidup dan mempelajari efeknya pada sel mamalia. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Eco-Friendly Synthesis of Nickel Oxide Nanoparticles Using Hibiscus sabdariffa Flower: Antioxidant, Antimicrobial, and In Silico Approaches: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji toksisitas nanokomposit ini pada organisme hidup dan mempelajari efeknya pada sel mamalia. Kedua, penting untuk mengeksplorasi potensi penggunaan medis dan lingkungan dari nanokomposit ini, terutama dalam aplikasi biomedis dan pembersihan lingkungan. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk memahami mekanisme antimikroba dari nanokomposit ini secara lebih mendalam, termasuk studi in vivo dan in vitro yang lebih luas. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang potensi aplikasi dan manfaat nanokomposit ini dalam berbagai bidang.. Studi ini berhasil mendemonstrasikan jalur sintesis hijau yang berkelanjutan dan efisien untuk NiO-NPs menggunakan ekstrak air bunga H.Karakterisasi menyeluruh mengonfirmasi pembentukan NiO-NPs kristal, semi-sferis, dan morfologi dengan ukuran kristal rata-rata sekitar 27,5 nm.Potensial zeta negatif (Oe16,9 mV) menunjukkan stabilitas koloid yang moderat, yang difasilitasi oleh agen pengkap fito-kimia yang diidentifikasi melalui analisis FTIR dan GC-MS.NiO-NPs yang disintesis secara biologi menunjukkan aktivitas biologis yang signifikan, tergantung pada konsentrasi, termasuk kapasitas pengikatan radikal bebas yang substansial (73,5% pada 1000 g/mL) dan tindakan antimikroba spektrum luas terhadap bakteri Gram-positif dan Gram-negatif, serta jamur patogen.Studi docking molekular menunjukkan (kaempferol, gossypetin, delphinidin-3-sambubioside) dan NiO-NPs sendiri terikat kuat pada enzim target mikroba penting seperti dehidrogenase shikimat dan ligase UDP-N-acetylmuramoyl-L-alanine.Studi ini juga memberikan cara yang mungkin untuk memahami bagaimana hal itu terjadi.Perhitungan DFT lebih lanjut menjelaskan reaktivitas senyawa bioaktif ini.Konvergensi bukti eksperimental dan in silico menekankan peran ganda ekstrak bunga H.sabdariffa sebagai bioreagen efektif dan sumber bioaktif sinergis.Hasil ini menunjukkan bahwa fito-kimia yang dikap fito-kimia NiO-NPs adalah agen multifungsi yang menjanjikan untuk biomedis dan nanoteknologi, sejalan dengan prinsip kimia hijau.Di masa depan, para peneliti harus fokus pada pengujian toksisitas nanokomposit ini pada organisme hidup, mempelajari fungsinya pada sel mamalia, dan mengeksplorasi potensinya untuk penggunaan medis dan pembersihan lingkungan Ekstrak air dari bunga Hibiscus sabdariffa L. digunakan untuk memproduksi nanopartikel oksida nikel, yang berfungsi sebagai agen pengstabil dan pengurang. Spektra UV-vis, FTIR, XRD, SEM, dan ZP digunakan untuk karakterisasi. Struktur kristal terverifikasi oleh XRD dengan partikel rata-rata sekitar 27,5 nm. Di bawah SEM, bentuk sferis dapat dibedakan, yang menandakan pembentukan nanopartikel. Kemampuan nanopartikel oksida nikel untuk mengikat radikal bebas patut diperhatikan; mereka dapat mengurangi radikal DPPH secara dosis-tergantung hingga penghambatan maksimum 73,5%. Ada efek... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/a/rosella-hibiscus-sabdariffa-limbah-air-bunga-mawar-thumb-4146a.webp" title="JURIS - Eco-Friendly Synthesis of Nickel Oxide Nanoparticles Using Hibiscus sabdariffa Flower: Antioxidant, Antimicrobial, and In Silico Approaches" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/rosella-hibiscus-sabdariffa-limbah-air-bunga-mawar-thumb-4146a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/rosella-hibiscus-sabdariffa-limbah-air-bunga-mawar-thumb-4146a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/rosella-hibiscus-sabdariffa-limbah-air-bunga-mawar-thumb-4146a.webp 1x" title="JURIS - Eco-Friendly Synthesis of Nickel Oxide Nanoparticles Using Hibiscus sabdariffa Flower: Antioxidant, Antimicrobial, and In Silico Approaches" alt="JURIS - Eco-Friendly Synthesis of Nickel Oxide Nanoparticles Using Hibiscus sabdariffa Flower: Antioxidant, Antimicrobial, and In Silico Approaches" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/a/rosella-hibiscus-sabdariffa-limbah-air-bunga-mawar-thumb-29905.webp" title="JURIS - Eco-Friendly Synthesis of Nickel Oxide Nanoparticles Using Hibiscus sabdariffa Flower: Antioxidant, Antimicrobial, and In Silico Approaches" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/rosella-hibiscus-sabdariffa-limbah-air-bunga-mawar-thumb-29905.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/rosella-hibiscus-sabdariffa-limbah-air-bunga-mawar-thumb-29905.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/rosella-hibiscus-sabdariffa-limbah-air-bunga-mawar-thumb-29905.webp 1x" title="JURIS - Eco-Friendly Synthesis of Nickel Oxide Nanoparticles Using Hibiscus sabdariffa Flower: Antioxidant, Antimicrobial, and In Silico Approaches" alt="JURIS - Eco-Friendly Synthesis of Nickel Oxide Nanoparticles Using Hibiscus sabdariffa Flower: Antioxidant, Antimicrobial, and In Silico Approaches" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/a/rosella-hibiscus-sabdariffa-limbah-air-bunga-mawar-thumb-a8d60.webp" title="JURIS - Eco-Friendly Synthesis of Nickel Oxide Nanoparticles Using Hibiscus sabdariffa Flower: Antioxidant, Antimicrobial, and In Silico Approaches" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/rosella-hibiscus-sabdariffa-limbah-air-bunga-mawar-thumb-a8d60.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/rosella-hibiscus-sabdariffa-limbah-air-bunga-mawar-thumb-a8d60.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/rosella-hibiscus-sabdariffa-limbah-air-bunga-mawar-thumb-a8d60.webp 1x" title="JURIS - Eco-Friendly Synthesis of Nickel Oxide Nanoparticles Using Hibiscus sabdariffa Flower: Antioxidant, Antimicrobial, and In Silico Approaches" alt="JURIS - Eco-Friendly Synthesis of Nickel Oxide Nanoparticles Using Hibiscus sabdariffa Flower: Antioxidant, Antimicrobial, and In Silico Approaches" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65265-rosella-hibiscus-sabdariffa-li" title="JURIS - Eco-Friendly Synthesis of Nickel Oxide Nanoparticles Using Hibiscus sabdariffa Flower: Antioxidant, Antimicrobial, and In Silico Approaches" target="_blank">Eco-Friendly Synthesis of Nickel Oxide Nanoparticles Using Hibiscus sabdariffa Flower: Antioxidant, Antimicrobial, and In Silico Approaches</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji toksisitas nanokomposit ini pada organisme hidup dan mempelajari efeknya pada sel mamalia. Kedua, penting untuk mengeksplorasi potensi penggunaan medis dan lingkungan dari nanokomposit ini, terutama dalam aplikasi biomedis dan pembersihan lingkungan. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk memahami mekanisme antimikroba dari nanokomposit ini secara lebih mendalam, termasuk studi in vivo dan in vitro yang lebih luas. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang potensi aplikasi dan manfaat nanokomposit ini dalam berbagai bidang..
<br>Studi ini berhasil mendemonstrasikan jalur sintesis hijau yang berkelanjutan dan efisien untuk NiO-NPs menggunakan ekstrak air bunga H.Karakterisasi menyeluruh mengonfirmasi pembentukan NiO-NPs kristal, semi-sferis, dan morfologi dengan ukuran kristal rata-rata sekitar 27,5 nm.Potensial zeta negatif (Oe16,9 mV) menunjukkan stabilitas koloid yang moderat, yang difasilitasi oleh agen pengkap fito-kimia yang diidentifikasi melalui analisis FTIR dan GC-MS.NiO-NPs yang disintesis secara biologi menunjukkan aktivitas biologis yang signifikan, tergantung pada konsentrasi, termasuk kapasitas pengikatan radikal bebas yang substansial (73,5% pada 1000 g/mL) dan tindakan antimikroba spektrum luas terhadap bakteri Gram-positif dan Gram-negatif, serta jamur patogen.Studi docking molekular menunjukkan (kaempferol, gossypetin, delphinidin-3-sambubioside) dan NiO-NPs sendiri terikat kuat pada enzim target mikroba penting seperti dehidrogenase shikimat dan ligase UDP-N-acetylmuramoyl-L-alanine.Studi ini juga memberikan cara yang mungkin untuk memahami bagaimana hal itu terjadi.Perhitungan DFT lebih lanjut menjelaskan reaktivitas senyawa bioaktif ini.Konvergensi bukti eksperimental dan in silico menekankan peran ganda ekstrak bunga H.sabdariffa sebagai bioreagen efektif dan sumber bioaktif sinergis.Hasil ini menunjukkan bahwa fito-kimia yang dikap fito-kimia NiO-NPs adalah agen multifungsi yang menjanjikan untuk biomedis dan nanoteknologi, sejalan dengan prinsip kimia hijau.Di masa depan, para peneliti harus fokus pada pengujian toksisitas nanokomposit ini pada organisme hidup, mempelajari fungsinya pada sel mamalia, dan mengeksplorasi potensinya untuk penggunaan medis dan pembersihan lingkungan
<br>Ekstrak air dari bunga Hibiscus sabdariffa L. digunakan untuk memproduksi nanopartikel oksida nikel, yang berfungsi sebagai agen pengstabil dan pengurang. Spektra UV-vis, FTIR, XRD, SEM, dan ZP digunakan untuk karakterisasi. Struktur kristal terverifikasi oleh XRD dengan partikel rata-rata sekitar 27,5 nm. Di bawah SEM, bentuk sferis dapat dibedakan, yang menandakan pembentukan nanopartikel. Kemampuan nanopartikel oksida nikel untuk mengikat radikal bebas patut diperhatikan; mereka dapat mengurangi radikal DPPH secara dosis-tergantung hingga penghambatan maksimum 73,5%. Ada efek...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/a/rosella-hibiscus-sabdariffa-limbah-air-bunga-mawar-thumb-29905.webp" type="image/webp" length="119382" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/rosella-hibiscus-sabdariffa-limbah-air-bunga-mawar-thumb-4146a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/rosella-hibiscus-sabdariffa-limbah-air-bunga-mawar-thumb-29905.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/rosella-hibiscus-sabdariffa-limbah-air-bunga-mawar-thumb-a8d60.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-568-ugm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3083-ijc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimization and Performance Evaluation of Polymer Inclusion Membrane PIM Containing 10 Eugenol Diallyl Phthalate Copolymer as Carrier for Malachite Green MG Transport ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimization and Performance Evaluation of Polymer Inclusion Membrane PIM Containing 10 Eugenol Diallyl Phthalate Copolymer as Carrier for Malachite Green MG Transport ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimization and Performance Evaluation of Polymer Inclusion Membrane PIM Containing 10 Eugenol Diallyl Phthalate Copolymer as Carrier for Malachite Green MG Transport ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65264-konsentrasi-garam-eugenol-diallyl-phthalate-pewarn</link>
	<guid isPermaLink="false">2cefeeb7b0cda35d0b83057a3f025076</guid>
	<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 07:28:36 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ jet fuel ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fuel,header,jet,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang diusulkan adalah: (1) Menganalisis efek variasi konsentrasi garam pada fase sumber dan penerima terhadap transportasi MG, serta mengeksplorasi potensi penggunaan garam sebagai agen stripping untuk meningkatkan efisiensi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimization and Performance Evaluation of Polymer Inclusion Membrane (PIM) Containing 10% Eugenol-Diallyl Phthalate Copolymer as Carrier for Malachite Green (MG) Transport: Saran penelitian lanjutan yang diusulkan adalah: (1) Menganalisis efek variasi konsentrasi garam pada fase sumber dan penerima terhadap transportasi MG, serta mengeksplorasi potensi penggunaan garam sebagai agen stripping untuk meningkatkan efisiensi transportasi. (2) Meneliti pengaruh variasi pH pada fase penerima terhadap transportasi MG, dan mengidentifikasi pH optimal yang dapat meningkatkan efisiensi transportasi. (3) Mengembangkan metode pemisahan MG yang lebih ramah lingkungan dengan menggunakan membran inklusi polimer yang dapat didaur ulang atau biodegradabel, serta mengeksplorasi potensi penggunaan bahan alami sebagai carrier untuk transportasi MG.. Kondisi optimal transportasi MG dicapai pada pH fase sumber 9, konsentrasi HNO3 pada fase penerima 0,75 M, ketebalan membran medium (T54), dan durasi transportasi 18 jam.Efisiensi transportasi MG mencapai 84,60%, menunjukkan bahwa sistem membran likuid berbasis copolyeugenol diallyl phthalate 10% efektif untuk pemisahan selektif pewarna MG.Masa pakai membran mencapai 69 hari, terutama ketika ditambahkan NaNO3 pada fase sumber.Karakterisasi FTIR menunjukkan penurunan intensitas spektrum membran setelah transportasi, mengindikasikan hilangnya komponen membran (leaching).Temuan ini didukung oleh karakterisasi SEM yang menunjukkan pembentukan pori pada permukaan membran setelah transportasi, lebih lanjut mengindikasikan hilangnya komponen membran (leaching).Membran mempertahankan lebih dari 80% efisiensi transportasi awalnya setelah lima siklus berturut-turut, menyarankan masa pakai operasional yang lebih lama daripada PIM sebelumnya.Hasil ini menunjukkan bahwa penelitian ini tidak hanya mengoptimalkan kondisi transportasi, tetapi juga menyediakan membran dengan kinerja, stabilitas, dan ketahanan yang ditingkatkan, sehingga memberikan kontribusi noveltas yang signifikan pada bidang ini Malachite green (MG) adalah senyawa yang umum digunakan sebagai pewarna untuk sutra, kulit, wol, kapas, dan kertas. Senyawa ini juga berbahaya bagi lingkungan. Penelitian ini mengeksplorasi transportasi MG menggunakan metode copolymer (eugenol diallyl phthalate) 10% dengan metode membran inklusi polimer (PIM). PIM dipersiapkan dengan cara melarutkan carrier copolyeugenol diallyl phthalate 10%, polyvinyl chloride (PVC), dan dibenzyl ether (DBE) dalam tetrahydrofuran (THF). Penelitian ini menyelidiki variasi pH pada fase sumber, konsentrasi HNO3 pada fase penerima, ketebalan membran, konsentrasi carrier, durasi transportasi, dan studi kompetisi transportasi MG dalam limbah sintetis. Konsentrasi MG setelah transportasi diukur menggunakan spektrofotometri UV-vis pada panjang gelombang 614 nm. Hasil menunjukkan bahwa PIM dengan 10%... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/a/konsentrasi-garam-eugenol-diallyl-phthalate-pewarn-thumb-83499.webp" title="JURIS - Optimization and Performance Evaluation of Polymer Inclusion Membrane (PIM) Containing 10% Eugenol-Diallyl Phthalate Copolymer as Carrier for Malachite Green (MG) Transport" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/konsentrasi-garam-eugenol-diallyl-phthalate-pewarn-thumb-83499.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/konsentrasi-garam-eugenol-diallyl-phthalate-pewarn-thumb-83499.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/konsentrasi-garam-eugenol-diallyl-phthalate-pewarn-thumb-83499.webp 1x" title="JURIS - Optimization and Performance Evaluation of Polymer Inclusion Membrane (PIM) Containing 10% Eugenol-Diallyl Phthalate Copolymer as Carrier for Malachite Green (MG) Transport" alt="JURIS - Optimization and Performance Evaluation of Polymer Inclusion Membrane (PIM) Containing 10% Eugenol-Diallyl Phthalate Copolymer as Carrier for Malachite Green (MG) Transport" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/a/konsentrasi-garam-eugenol-diallyl-phthalate-pewarn-thumb-e797c.webp" title="JURIS - Optimization and Performance Evaluation of Polymer Inclusion Membrane (PIM) Containing 10% Eugenol-Diallyl Phthalate Copolymer as Carrier for Malachite Green (MG) Transport" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/konsentrasi-garam-eugenol-diallyl-phthalate-pewarn-thumb-e797c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/konsentrasi-garam-eugenol-diallyl-phthalate-pewarn-thumb-e797c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/konsentrasi-garam-eugenol-diallyl-phthalate-pewarn-thumb-e797c.webp 1x" title="JURIS - Optimization and Performance Evaluation of Polymer Inclusion Membrane (PIM) Containing 10% Eugenol-Diallyl Phthalate Copolymer as Carrier for Malachite Green (MG) Transport" alt="JURIS - Optimization and Performance Evaluation of Polymer Inclusion Membrane (PIM) Containing 10% Eugenol-Diallyl Phthalate Copolymer as Carrier for Malachite Green (MG) Transport" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/a/konsentrasi-garam-eugenol-diallyl-phthalate-pewarn-thumb-df5cb.webp" title="JURIS - Optimization and Performance Evaluation of Polymer Inclusion Membrane (PIM) Containing 10% Eugenol-Diallyl Phthalate Copolymer as Carrier for Malachite Green (MG) Transport" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/konsentrasi-garam-eugenol-diallyl-phthalate-pewarn-thumb-df5cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/konsentrasi-garam-eugenol-diallyl-phthalate-pewarn-thumb-df5cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/konsentrasi-garam-eugenol-diallyl-phthalate-pewarn-thumb-df5cb.webp 1x" title="JURIS - Optimization and Performance Evaluation of Polymer Inclusion Membrane (PIM) Containing 10% Eugenol-Diallyl Phthalate Copolymer as Carrier for Malachite Green (MG) Transport" alt="JURIS - Optimization and Performance Evaluation of Polymer Inclusion Membrane (PIM) Containing 10% Eugenol-Diallyl Phthalate Copolymer as Carrier for Malachite Green (MG) Transport" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65264-konsentrasi-garam-eugenol-diallyl-phthalate-pewarn" title="JURIS - Optimization and Performance Evaluation of Polymer Inclusion Membrane (PIM) Containing 10% Eugenol-Diallyl Phthalate Copolymer as Carrier for Malachite Green (MG) Transport" target="_blank">Optimization and Performance Evaluation of Polymer Inclusion Membrane (PIM) Containing 10% Eugenol-Diallyl Phthalate Copolymer as Carrier for Malachite Green (MG) Transport</a>: Saran penelitian lanjutan yang diusulkan adalah: (1) Menganalisis efek variasi konsentrasi garam pada fase sumber dan penerima terhadap transportasi MG, serta mengeksplorasi potensi penggunaan garam sebagai agen stripping untuk meningkatkan efisiensi transportasi. (2) Meneliti pengaruh variasi pH pada fase penerima terhadap transportasi MG, dan mengidentifikasi pH optimal yang dapat meningkatkan efisiensi transportasi. (3) Mengembangkan metode pemisahan MG yang lebih ramah lingkungan dengan menggunakan membran inklusi polimer yang dapat didaur ulang atau biodegradabel, serta mengeksplorasi potensi penggunaan bahan alami sebagai carrier untuk transportasi MG..
<br>Kondisi optimal transportasi MG dicapai pada pH fase sumber 9, konsentrasi HNO3 pada fase penerima 0,75 M, ketebalan membran medium (T54), dan durasi transportasi 18 jam.Efisiensi transportasi MG mencapai 84,60%, menunjukkan bahwa sistem membran likuid berbasis copolyeugenol diallyl phthalate 10% efektif untuk pemisahan selektif pewarna MG.Masa pakai membran mencapai 69 hari, terutama ketika ditambahkan NaNO3 pada fase sumber.Karakterisasi FTIR menunjukkan penurunan intensitas spektrum membran setelah transportasi, mengindikasikan hilangnya komponen membran (leaching).Temuan ini didukung oleh karakterisasi SEM yang menunjukkan pembentukan pori pada permukaan membran setelah transportasi, lebih lanjut mengindikasikan hilangnya komponen membran (leaching).Membran mempertahankan lebih dari 80% efisiensi transportasi awalnya setelah lima siklus berturut-turut, menyarankan masa pakai operasional yang lebih lama daripada PIM sebelumnya.Hasil ini menunjukkan bahwa penelitian ini tidak hanya mengoptimalkan kondisi transportasi, tetapi juga menyediakan membran dengan kinerja, stabilitas, dan ketahanan yang ditingkatkan, sehingga memberikan kontribusi noveltas yang signifikan pada bidang ini
<br>Malachite green (MG) adalah senyawa yang umum digunakan sebagai pewarna untuk sutra, kulit, wol, kapas, dan kertas. Senyawa ini juga berbahaya bagi lingkungan. Penelitian ini mengeksplorasi transportasi MG menggunakan metode copolymer (eugenol diallyl phthalate) 10% dengan metode membran inklusi polimer (PIM). PIM dipersiapkan dengan cara melarutkan carrier copolyeugenol diallyl phthalate 10%, polyvinyl chloride (PVC), dan dibenzyl ether (DBE) dalam tetrahydrofuran (THF). Penelitian ini menyelidiki variasi pH pada fase sumber, konsentrasi HNO3 pada fase penerima, ketebalan membran, konsentrasi carrier, durasi transportasi, dan studi kompetisi transportasi MG dalam limbah sintetis. Konsentrasi MG setelah transportasi diukur menggunakan spektrofotometri UV-vis pada panjang gelombang 614 nm. Hasil menunjukkan bahwa PIM dengan 10%...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/a/konsentrasi-garam-eugenol-diallyl-phthalate-pewarn-thumb-e797c.webp" type="image/webp" length="103000" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/konsentrasi-garam-eugenol-diallyl-phthalate-pewarn-thumb-83499.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/konsentrasi-garam-eugenol-diallyl-phthalate-pewarn-thumb-e797c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/konsentrasi-garam-eugenol-diallyl-phthalate-pewarn-thumb-df5cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-568-ugm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3083-ijc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Quantitative and Qualitative Halal Authentication Analysis of Malaysian Animal Based Fermented Food Products Using HPLC DAD FTIR ATR Spectroscopy and Chemometric Approaches ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Quantitative and Qualitative Halal Authentication Analysis of Malaysian Animal Based Fermented Food Products Using HPLC DAD FTIR ATR Spectroscopy and Chemometric Approaches ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Quantitative and Qualitative Halal Authentication Analysis of Malaysian Animal Based Fermented Food Products Using HPLC DAD FTIR ATR Spectroscopy and Chemometric Approaches ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65260-sertifikat-halal-makanan-ra-produk-mesin</link>
	<guid isPermaLink="false">47e5a4c599d05d7269338de4a7a89cde</guid>
	<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 07:25:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ dft analysis ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ cresol low ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[analysis,cresol,dft,header,low,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, kami mengusulkan pengembangan metode analisis yang lebih sensitif dan spesifik untuk mendeteksi dan mengkuantifikasi biogenic amines, terutama histamin, dalam produk makanan fermentasi. Metode ini dapat mencakup penggunaan spektrometri ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Quantitative and Qualitative Halal Authentication Analysis of Malaysian Animal-Based Fermented Food Products Using HPLC-DAD, FTIR-ATR Spectroscopy and Chemometric Approaches: Untuk penelitian lanjutan, kami mengusulkan pengembangan metode analisis yang lebih sensitif dan spesifik untuk mendeteksi dan mengkuantifikasi biogenic amines, terutama histamin, dalam produk makanan fermentasi. Metode ini dapat mencakup penggunaan spektrometri massa atau teknik kromatografi yang lebih canggih untuk meningkatkan akurasi dan sensitivitas analisis. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara profil mikrobiologi dan pembentukan biogenic amines dalam produk fermentasi. Dengan memahami interaksi antara mikroba dan pembentukan amina, kita dapat mengembangkan strategi pengendalian mikrobiologis yang lebih efektif untuk mengurangi risiko keamanan makanan. Selain itu, studi komparatif yang menyeluruh tentang produk makanan fermentasi dari berbagai daerah geografis dapat memberikan wawasan tentang variasi regional dalam kualitas dan keamanan produk fermentasi. Penelitian ini dapat membantu menetapkan standar dan pedoman yang lebih baik untuk industri makanan fermentasi, memastikan produk yang aman dan otentik bagi konsumen.. Studi ini menunjukkan bahwa pendekatan analitis multidimensional sangat berharga untuk mengevaluasi keamanan dan kelayakan halal produk makanan fermentasi berbasis hewan.Penerapan kombinasi kuantifikasi histamin, spektroskopi FTIR-ATR, penilaian mikrobiologis, dan analisis kemometrik berhasil mengatasi kedua tujuan keamanan kimia dan otentikasi halal.Tingkat histamin yang tinggi yang diamati pada proporsi sampel yang signifikan menekankan kerentanan kritis dalam produk makanan fermentasi tradisional Malaysia, yang menekankan kebutuhan untuk kontrol dan pemantauan fermentasi yang lebih baik, terutama untuk otoritas regulasi.Spektroskopi FTIR-ATR yang digabungkan dengan PCA dan OPLS-DA menunjukkan kemampuan diskriminatif yang kuat, memungkinkan diferensiasi yang jelas antara produk makanan fermentasi halal dan referensi non-halal (lard), sehingga mengvalidasi potensinya sebagai alat otentikasi yang cepat.Temuan mikrobiologis lebih lanjut mendukung keterimaan produk dengan mengonfirmasi kepatuhan terhadap kualitas higienis.Indikator kimia, spektroskopi, dan mikrobiologis yang terintegrasi untuk penilaian halal produk makanan fermentasi.Selain itu, pendekatan terintegrasi ini menyediakan metodologi yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah untuk penegakan regulasi kualitas, penegakan, dan jaminan halal, menawarkan platform praktis untuk skrining rutin dan deteksi dini risiko keamanan atau otentikasi.Namun, validasi lebih lanjut di berbagai jenis produk fermentasi, kelompok sampel yang lebih besar, dan wilayah geografis yang beragam diperlukan untuk mengembangkan parameter makanan halal standar industri.Akhirnya, pekerjaan ini berkontribusi pada pengembangan metodologi otentikasi halal yang kuat dan berfungsi sebagai dasar untuk studi perbandingan masa depan dalam penilaian makanan halal Verifikasi status halal dari produk makanan fermentasi berbasis hewan sangat penting untuk melindungi kesehatan konsumen dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi di pasar mayoritas Muslim. Studi ini menyajikan evaluasi komprehensif aspek kualitatif dan kuantitatif produk makanan fermentasi Malaysia menggunakan pendekatan kimia, spektroskopi, mikrobiologi, dan kemometrik yang terintegrasi. Kuantifikasi histamin dengan HPLC-DAD menunjukkan konsentrasi berkisar antara 44,2 hingga 570,3 mg/kg, dengan 47% sampel melebihi batas Codex Alimentarius sebesar 100 mg/kg, yang menunjukkan potensi masalah keamanan kimia. Profiling spektrum FTIR-ATR membedakan modifikasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/4/sertifikat-halal-makanan-ra-produk-mesin-perusahaa-thumb-a2005.webp" title="JURIS - Quantitative and Qualitative Halal Authentication Analysis of Malaysian Animal-Based Fermented Food Products Using HPLC-DAD, FTIR-ATR Spectroscopy and Chemometric Approaches" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/sertifikat-halal-makanan-ra-produk-mesin-perusahaa-thumb-a2005.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/sertifikat-halal-makanan-ra-produk-mesin-perusahaa-thumb-a2005.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/sertifikat-halal-makanan-ra-produk-mesin-perusahaa-thumb-a2005.webp 1x" title="JURIS - Quantitative and Qualitative Halal Authentication Analysis of Malaysian Animal-Based Fermented Food Products Using HPLC-DAD, FTIR-ATR Spectroscopy and Chemometric Approaches" alt="JURIS - Quantitative and Qualitative Halal Authentication Analysis of Malaysian Animal-Based Fermented Food Products Using HPLC-DAD, FTIR-ATR Spectroscopy and Chemometric Approaches" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/sertifikat-halal-makanan-ra-produk-mesin-perusahaa-thumb-cfc7f.webp" title="JURIS - Quantitative and Qualitative Halal Authentication Analysis of Malaysian Animal-Based Fermented Food Products Using HPLC-DAD, FTIR-ATR Spectroscopy and Chemometric Approaches" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/sertifikat-halal-makanan-ra-produk-mesin-perusahaa-thumb-cfc7f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/sertifikat-halal-makanan-ra-produk-mesin-perusahaa-thumb-cfc7f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/sertifikat-halal-makanan-ra-produk-mesin-perusahaa-thumb-cfc7f.webp 1x" title="JURIS - Quantitative and Qualitative Halal Authentication Analysis of Malaysian Animal-Based Fermented Food Products Using HPLC-DAD, FTIR-ATR Spectroscopy and Chemometric Approaches" alt="JURIS - Quantitative and Qualitative Halal Authentication Analysis of Malaysian Animal-Based Fermented Food Products Using HPLC-DAD, FTIR-ATR Spectroscopy and Chemometric Approaches" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/sertifikat-halal-makanan-ra-produk-mesin-perusahaa-thumb-73a09.webp" title="JURIS - Quantitative and Qualitative Halal Authentication Analysis of Malaysian Animal-Based Fermented Food Products Using HPLC-DAD, FTIR-ATR Spectroscopy and Chemometric Approaches" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/sertifikat-halal-makanan-ra-produk-mesin-perusahaa-thumb-73a09.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/sertifikat-halal-makanan-ra-produk-mesin-perusahaa-thumb-73a09.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/sertifikat-halal-makanan-ra-produk-mesin-perusahaa-thumb-73a09.webp 1x" title="JURIS - Quantitative and Qualitative Halal Authentication Analysis of Malaysian Animal-Based Fermented Food Products Using HPLC-DAD, FTIR-ATR Spectroscopy and Chemometric Approaches" alt="JURIS - Quantitative and Qualitative Halal Authentication Analysis of Malaysian Animal-Based Fermented Food Products Using HPLC-DAD, FTIR-ATR Spectroscopy and Chemometric Approaches" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65260-sertifikat-halal-makanan-ra-produk-mesin" title="JURIS - Quantitative and Qualitative Halal Authentication Analysis of Malaysian Animal-Based Fermented Food Products Using HPLC-DAD, FTIR-ATR Spectroscopy and Chemometric Approaches" target="_blank">Quantitative and Qualitative Halal Authentication Analysis of Malaysian Animal-Based Fermented Food Products Using HPLC-DAD, FTIR-ATR Spectroscopy and Chemometric Approaches</a>: Untuk penelitian lanjutan, kami mengusulkan pengembangan metode analisis yang lebih sensitif dan spesifik untuk mendeteksi dan mengkuantifikasi biogenic amines, terutama histamin, dalam produk makanan fermentasi. Metode ini dapat mencakup penggunaan spektrometri massa atau teknik kromatografi yang lebih canggih untuk meningkatkan akurasi dan sensitivitas analisis. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara profil mikrobiologi dan pembentukan biogenic amines dalam produk fermentasi. Dengan memahami interaksi antara mikroba dan pembentukan amina, kita dapat mengembangkan strategi pengendalian mikrobiologis yang lebih efektif untuk mengurangi risiko keamanan makanan. Selain itu, studi komparatif yang menyeluruh tentang produk makanan fermentasi dari berbagai daerah geografis dapat memberikan wawasan tentang variasi regional dalam kualitas dan keamanan produk fermentasi. Penelitian ini dapat membantu menetapkan standar dan pedoman yang lebih baik untuk industri makanan fermentasi, memastikan produk yang aman dan otentik bagi konsumen..
<br>Studi ini menunjukkan bahwa pendekatan analitis multidimensional sangat berharga untuk mengevaluasi keamanan dan kelayakan halal produk makanan fermentasi berbasis hewan.Penerapan kombinasi kuantifikasi histamin, spektroskopi FTIR-ATR, penilaian mikrobiologis, dan analisis kemometrik berhasil mengatasi kedua tujuan keamanan kimia dan otentikasi halal.Tingkat histamin yang tinggi yang diamati pada proporsi sampel yang signifikan menekankan kerentanan kritis dalam produk makanan fermentasi tradisional Malaysia, yang menekankan kebutuhan untuk kontrol dan pemantauan fermentasi yang lebih baik, terutama untuk otoritas regulasi.Spektroskopi FTIR-ATR yang digabungkan dengan PCA dan OPLS-DA menunjukkan kemampuan diskriminatif yang kuat, memungkinkan diferensiasi yang jelas antara produk makanan fermentasi halal dan referensi non-halal (lard), sehingga mengvalidasi potensinya sebagai alat otentikasi yang cepat.Temuan mikrobiologis lebih lanjut mendukung keterimaan produk dengan mengonfirmasi kepatuhan terhadap kualitas higienis.Indikator kimia, spektroskopi, dan mikrobiologis yang terintegrasi untuk penilaian halal produk makanan fermentasi.Selain itu, pendekatan terintegrasi ini menyediakan metodologi yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah untuk penegakan regulasi kualitas, penegakan, dan jaminan halal, menawarkan platform praktis untuk skrining rutin dan deteksi dini risiko keamanan atau otentikasi.Namun, validasi lebih lanjut di berbagai jenis produk fermentasi, kelompok sampel yang lebih besar, dan wilayah geografis yang beragam diperlukan untuk mengembangkan parameter makanan halal standar industri.Akhirnya, pekerjaan ini berkontribusi pada pengembangan metodologi otentikasi halal yang kuat dan berfungsi sebagai dasar untuk studi perbandingan masa depan dalam penilaian makanan halal
<br>Verifikasi status halal dari produk makanan fermentasi berbasis hewan sangat penting untuk melindungi kesehatan konsumen dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi di pasar mayoritas Muslim. Studi ini menyajikan evaluasi komprehensif aspek kualitatif dan kuantitatif produk makanan fermentasi Malaysia menggunakan pendekatan kimia, spektroskopi, mikrobiologi, dan kemometrik yang terintegrasi. Kuantifikasi histamin dengan HPLC-DAD menunjukkan konsentrasi berkisar antara 44,2 hingga 570,3 mg/kg, dengan 47% sampel melebihi batas Codex Alimentarius sebesar 100 mg/kg, yang menunjukkan potensi masalah keamanan kimia. Profiling spektrum FTIR-ATR membedakan modifikasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/4/sertifikat-halal-makanan-ra-produk-mesin-perusahaa-thumb-73a09.webp" type="image/webp" length="115766" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/sertifikat-halal-makanan-ra-produk-mesin-perusahaa-thumb-a2005.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/sertifikat-halal-makanan-ra-produk-mesin-perusahaa-thumb-cfc7f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/sertifikat-halal-makanan-ra-produk-mesin-perusahaa-thumb-73a09.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-568-ugm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3083-ijc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Recent Studies on Optical and Electrochemical Sensors for On Site Detection of Methamphetamine ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Recent Studies on Optical and Electrochemical Sensors for On Site Detection of Methamphetamine ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Recent Studies on Optical and Electrochemical Sensors for On Site Detection of Methamphetamine ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65284-methamphetamine-sensors-voltammetry-sifat-elektrod</link>
	<guid isPermaLink="false">a0eb493135efe013103e2d00fa95760a</guid>
	<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 07:23:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ jet fuel ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fuel,header,jet,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengembangkan sensor optik yang lebih sensitif dan selektif untuk mendeteksi methamphetamine dengan akurasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Recent Studies on Optical and Electrochemical Sensors for On-Site Detection of Methamphetamine: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengembangkan sensor optik yang lebih sensitif dan selektif untuk mendeteksi methamphetamine dengan akurasi dan selektivitas yang lebih tinggi. Sensor ini dapat menggunakan probe fluoresen yang berbeda atau memanfaatkan teknologi baru seperti nanomaterial untuk meningkatkan kinerjanya.2. Memodifikasi sensor elektrokimia dengan menggabungkan nanomaterial dengan reseptor, seperti molekul imprinted polimer (MIP) atau aptamer, untuk meningkatkan selektivitas dan sensitivitasnya. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan sensor elektrokimia yang dapat mendeteksi methamphetamine dalam kombinasi dengan obat-obatan jalanan lainnya.3. Meneliti dan mengembangkan metode analisis yang lebih cepat dan sederhana untuk mendeteksi methamphetamine, terutama dalam sampel biologis seperti urine, darah, atau saliva. Metode ini dapat memanfaatkan teknologi mikrofluidik atau perangkat portabel yang mudah digunakan oleh orang awam.. Selama beberapa dekade, telah diterbitkan sejumlah besar artikel tentang penyebaran MAPA, efeknya, dan penentuannya.MAPA secara negatif mempengaruhi semua komunitas karena kemudahan sintesisnya, yang membuat lokasi pabrik pembuatannya sulit.Karena kehadirannya dalam kombinasi dengan obat-obatan jalanan lainnya, penentuan MAPA dalam berbagai sampel menarik perhatian dengan menggunakan metode analitis yang berbeda.Pekerjaan saat ini menekankan penggunaan sensor optik dan elektrokimia yang berbeda untuk analisisnya.Meskipun metode kromatografi telah digunakan untuk analisis MAPA karena sensitivitasnya yang tinggi, biaya operasinya yang tinggi, volume pelarut yang diperlukan, pelatihan, dan perawatan yang mahal, serta ukurannya yang besar, menghambat konversi menjadi kit portabel, yang mungkin tidak menarik investasi dari perusahaan.Di sisi lain, sensor akan cocok untuk penentuan MAPA karena pembuatan yang sederhana, biaya relatif rendah, penggunaan pelarut minimum, dan dapat dengan mudah dibuat portabel.Sensor relatif baru dibandingkan dengan metode kromatografi, sehingga masih ada ruang untuk perbaikan dengan memanipulasi sifat elektrode sensor melalui penggabungan nanomaterial dengan reseptor, serta dengan lebih mengurangi biaya sensor melalui teknologi lab-on-chip.Selain itu, penggunaan beberapa produk ramah lingkungan seperti kertas dan kapas sebagai fase sorptif atau dalam SPME akan melestarikan lingkungan.Biasanya, probe yang digunakan dalam sensor optik mengalami dua masalah.(1) Hampir semua probe berfungsi berdasarkan prinsip transfer elektron yang dipicu cahaya, yang menampilkan respons sinyal tunggal sebagai fluoresensi on/off.Ada berbagai faktor non-analisis yang dengan mudah mempengaruhi respons fluoresensi, yang dapat memberikan akurasi dan selektivitas penentuan yang tidak akurat dan tidak dapat diandalkan.Dengan demikian, diperlukan jenis probe fluoresen lainnya.(2) Meskipun MAPA memiliki sifat amina alifatik dan aromatik dalam strukturnya, ia kekurangan nukleofilikitas tinggi amina alifatik atau tingkat energi tinggi amina aromatik.Oleh karena itu, memang sulit untuk menghapus pengaruh interferensi amina analog.Di sisi lain, sensor elektrokimia menawarkan sensitivitas dan spesifisitas yang luar biasa, optimal untuk pengamatan waktu nyata dan analisis point-of-care.Secara keseluruhan, masih diperlukan pengembangan perangkat analitis yang andal, portabel, atau wearable untuk penentuan MAPA sendiri atau dalam kombinasi dengan obat-obatan jalanan lainnya, terutama jika mereka hadir dalam fase cair Penggunaan obat-obatan ilegal secara universal merupakan masalah serius yang mengurangi kesejahteraan dan kesehatan pengguna dan masyarakat. Methamphetamine (MAPA) adalah salah satu obat terlarang yang diproduksi di laboratorium rahasia. Obat ini dianggap sebagai salah satu narkoba paling berbahaya yang menyebar di kalangan pemuda di seluruh dunia. Oleh karena itu, diperlukan teknologi sensor canggih untuk pendeteksian yang cepat dan akurat. Sensor terdiri dari elemen pengenal, elemen transduksi, dan pengolah sinyal untuk mendeteksi MAPA dan mencatat konsentrasinya secara kimia. Berbagai sensor kimia, seperti sensor optik, magnetik, termal, dan elektrokimia, telah digunakan. Sensor-sensor ini berbeda dalam mekanisme kerja dan jenis sinyal yang diukur. Tujuan dari... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/5/methamphetamine-sensors-voltammetry-sifat-elektrod-thumb-12ce2.webp" title="JURIS - Recent Studies on Optical and Electrochemical Sensors for On-Site Detection of Methamphetamine" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/methamphetamine-sensors-voltammetry-sifat-elektrod-thumb-12ce2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/methamphetamine-sensors-voltammetry-sifat-elektrod-thumb-12ce2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/methamphetamine-sensors-voltammetry-sifat-elektrod-thumb-12ce2.webp 1x" title="JURIS - Recent Studies on Optical and Electrochemical Sensors for On-Site Detection of Methamphetamine" alt="JURIS - Recent Studies on Optical and Electrochemical Sensors for On-Site Detection of Methamphetamine" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/methamphetamine-sensors-voltammetry-sifat-elektrod-thumb-baa69.webp" title="JURIS - Recent Studies on Optical and Electrochemical Sensors for On-Site Detection of Methamphetamine" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/methamphetamine-sensors-voltammetry-sifat-elektrod-thumb-baa69.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/methamphetamine-sensors-voltammetry-sifat-elektrod-thumb-baa69.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/methamphetamine-sensors-voltammetry-sifat-elektrod-thumb-baa69.webp 1x" title="JURIS - Recent Studies on Optical and Electrochemical Sensors for On-Site Detection of Methamphetamine" alt="JURIS - Recent Studies on Optical and Electrochemical Sensors for On-Site Detection of Methamphetamine" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/methamphetamine-sensors-voltammetry-sifat-elektrod-thumb-dd29f.webp" title="JURIS - Recent Studies on Optical and Electrochemical Sensors for On-Site Detection of Methamphetamine" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/methamphetamine-sensors-voltammetry-sifat-elektrod-thumb-dd29f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/methamphetamine-sensors-voltammetry-sifat-elektrod-thumb-dd29f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/methamphetamine-sensors-voltammetry-sifat-elektrod-thumb-dd29f.webp 1x" title="JURIS - Recent Studies on Optical and Electrochemical Sensors for On-Site Detection of Methamphetamine" alt="JURIS - Recent Studies on Optical and Electrochemical Sensors for On-Site Detection of Methamphetamine" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65284-methamphetamine-sensors-voltammetry-sifat-elektrod" title="JURIS - Recent Studies on Optical and Electrochemical Sensors for On-Site Detection of Methamphetamine" target="_blank">Recent Studies on Optical and Electrochemical Sensors for On-Site Detection of Methamphetamine</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengembangkan sensor optik yang lebih sensitif dan selektif untuk mendeteksi methamphetamine dengan akurasi dan selektivitas yang lebih tinggi. Sensor ini dapat menggunakan probe fluoresen yang berbeda atau memanfaatkan teknologi baru seperti nanomaterial untuk meningkatkan kinerjanya.2. Memodifikasi sensor elektrokimia dengan menggabungkan nanomaterial dengan reseptor, seperti molekul imprinted polimer (MIP) atau aptamer, untuk meningkatkan selektivitas dan sensitivitasnya. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan sensor elektrokimia yang dapat mendeteksi methamphetamine dalam kombinasi dengan obat-obatan jalanan lainnya.3. Meneliti dan mengembangkan metode analisis yang lebih cepat dan sederhana untuk mendeteksi methamphetamine, terutama dalam sampel biologis seperti urine, darah, atau saliva. Metode ini dapat memanfaatkan teknologi mikrofluidik atau perangkat portabel yang mudah digunakan oleh orang awam..
<br>Selama beberapa dekade, telah diterbitkan sejumlah besar artikel tentang penyebaran MAPA, efeknya, dan penentuannya.MAPA secara negatif mempengaruhi semua komunitas karena kemudahan sintesisnya, yang membuat lokasi pabrik pembuatannya sulit.Karena kehadirannya dalam kombinasi dengan obat-obatan jalanan lainnya, penentuan MAPA dalam berbagai sampel menarik perhatian dengan menggunakan metode analitis yang berbeda.Pekerjaan saat ini menekankan penggunaan sensor optik dan elektrokimia yang berbeda untuk analisisnya.Meskipun metode kromatografi telah digunakan untuk analisis MAPA karena sensitivitasnya yang tinggi, biaya operasinya yang tinggi, volume pelarut yang diperlukan, pelatihan, dan perawatan yang mahal, serta ukurannya yang besar, menghambat konversi menjadi kit portabel, yang mungkin tidak menarik investasi dari perusahaan.Di sisi lain, sensor akan cocok untuk penentuan MAPA karena pembuatan yang sederhana, biaya relatif rendah, penggunaan pelarut minimum, dan dapat dengan mudah dibuat portabel.Sensor relatif baru dibandingkan dengan metode kromatografi, sehingga masih ada ruang untuk perbaikan dengan memanipulasi sifat elektrode sensor melalui penggabungan nanomaterial dengan reseptor, serta dengan lebih mengurangi biaya sensor melalui teknologi lab-on-chip.Selain itu, penggunaan beberapa produk ramah lingkungan seperti kertas dan kapas sebagai fase sorptif atau dalam SPME akan melestarikan lingkungan.Biasanya, probe yang digunakan dalam sensor optik mengalami dua masalah.(1) Hampir semua probe berfungsi berdasarkan prinsip transfer elektron yang dipicu cahaya, yang menampilkan respons sinyal tunggal sebagai fluoresensi on/off.Ada berbagai faktor non-analisis yang dengan mudah mempengaruhi respons fluoresensi, yang dapat memberikan akurasi dan selektivitas penentuan yang tidak akurat dan tidak dapat diandalkan.Dengan demikian, diperlukan jenis probe fluoresen lainnya.(2) Meskipun MAPA memiliki sifat amina alifatik dan aromatik dalam strukturnya, ia kekurangan nukleofilikitas tinggi amina alifatik atau tingkat energi tinggi amina aromatik.Oleh karena itu, memang sulit untuk menghapus pengaruh interferensi amina analog.Di sisi lain, sensor elektrokimia menawarkan sensitivitas dan spesifisitas yang luar biasa, optimal untuk pengamatan waktu nyata dan analisis point-of-care.Secara keseluruhan, masih diperlukan pengembangan perangkat analitis yang andal, portabel, atau wearable untuk penentuan MAPA sendiri atau dalam kombinasi dengan obat-obatan jalanan lainnya, terutama jika mereka hadir dalam fase cair
<br>Penggunaan obat-obatan ilegal secara universal merupakan masalah serius yang mengurangi kesejahteraan dan kesehatan pengguna dan masyarakat. Methamphetamine (MAPA) adalah salah satu obat terlarang yang diproduksi di laboratorium rahasia. Obat ini dianggap sebagai salah satu narkoba paling berbahaya yang menyebar di kalangan pemuda di seluruh dunia. Oleh karena itu, diperlukan teknologi sensor canggih untuk pendeteksian yang cepat dan akurat. Sensor terdiri dari elemen pengenal, elemen transduksi, dan pengolah sinyal untuk mendeteksi MAPA dan mencatat konsentrasinya secara kimia. Berbagai sensor kimia, seperti sensor optik, magnetik, termal, dan elektrokimia, telah digunakan. Sensor-sensor ini berbeda dalam mekanisme kerja dan jenis sinyal yang diukur. Tujuan dari...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/5/methamphetamine-sensors-voltammetry-sifat-elektrod-thumb-dd29f.webp" type="image/webp" length="114296" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/methamphetamine-sensors-voltammetry-sifat-elektrod-thumb-12ce2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/methamphetamine-sensors-voltammetry-sifat-elektrod-thumb-baa69.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/methamphetamine-sensors-voltammetry-sifat-elektrod-thumb-dd29f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-568-ugm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3083-ijc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ A 20 Year Bibliometric and VOSviewer Based Analysis 2006Ae2025 on Functionalized Carbon Adsorbents for Methylene Blue Removal ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A 20 Year Bibliometric and VOSviewer Based Analysis 2006Ae2025 on Functionalized Carbon Adsorbents for Methylene Blue Removal ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A 20 Year Bibliometric and VOSviewer Based Analysis 2006Ae2025 on Functionalized Carbon Adsorbents for Methylene Blue Removal ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65269-optimasi-kondisi-adsorpsi-kapasitas-maksi</link>
	<guid isPermaLink="false">30efd9b08d6c943f6036e584695bff61</guid>
	<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 07:18:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ dft analysis ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ cresol low ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[analysis,cresol,dft,header,low,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis bibliometrik dan kesimpulan penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Pengembangan adsorben karbon fungsional dengan modifikasi permukaan yang lebih lanjut: Penelitian dapat berfokus ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - A 20-Year Bibliometric and VOSviewer-Based Analysis (2006Ae2025) on Functionalized Carbon Adsorbents for Methylene Blue Removal: Berdasarkan analisis bibliometrik dan kesimpulan penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Pengembangan adsorben karbon fungsional dengan modifikasi permukaan yang lebih lanjut: Penelitian dapat berfokus pada modifikasi permukaan karbon dengan kelompok fungsional spesifik yang dapat meningkatkan interaksi dengan molekul MB. Ini dapat mencakup eksplorasi berbagai metode modifikasi, seperti dopant nitrogen, oksida logam, atau komposit, untuk meningkatkan kapasitas adsorpsi dan selektivitas. 2. Optimasi kondisi adsorpsi dan regenerasi: Penelitian dapat menyelidiki parameter adsorpsi seperti waktu kontak, konsentrasi awal MB, dan suhu untuk mengoptimalkan kinerja adsorpsi. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi metode regenerasi yang lebih efektif dan berkelanjutan, seperti regenerasi termal atau kimia, untuk meningkatkan stabilitas dan kinerja adsorben dalam siklus adsorpsi-desorpsi berulang.3. Integrasi fotokatalisis dengan adsorpsi: Penelitian dapat mengeksplorasi potensi integrasi fotokatalisis dengan adsorpsi untuk meningkatkan efisiensi penghilangan MB. Ini dapat melibatkan pengembangan komposit karbon-fotokatalis yang dapat meningkatkan degradasi MB melalui mekanisme fotokatalitik. Penelitian ini dapat berfokus pada pemilihan fotokatalis yang tepat, seperti TiO2 atau ZnO, dan optimasi kondisi pencahayaan untuk mencapai degradasi MB yang lebih efisien.. Kesimpulan, tantangan kontaminasi air oleh MB telah dihadapi dengan solusi inovatif, terutama menggunakan bahan berbasis karbon.Bahan ini, terutama yang berasal dari biomassa, telah muncul sebagai kandidat yang menjanjikan untuk pemurnian air yang efisien dan biaya efektif.Luas permukaan dan pori yang luar biasa dari karbon yang berasal dari biomassa, seperti yang diperoleh dari bubuk kacang Areca catechu dan dregs kedelai, secara signifikan meningkatkan kapasitas adsorpsi mereka, sehingga sangat efektif dalam menghilangkan MB.Kondisi piroli, termasuk suhu dan waktu, memainkan peran penting dalam mengoptimalkan sifat-sifat ini, memungkinkan pengembangan adsorben dengan karakteristik yang disesuaikan untuk memaksimalkan penghilangan polutan.Keberagaman bahan berbasis karbon lebih lanjut ditingkatkan dengan modifikasi yang menggabungkan kelompok fungsional canggih dan komposit, meningkatkan efisiensi adsorpsi mereka.Misalnya, integrasi oksida logam seperti TiO2 dan ZnO dengan bahan karbon tidak hanya meningkatkan aktivitas fotokatalitik tetapi juga mengatasi masalah rekombinasi elektron, menetapkan patokan baru untuk efisiensi degradasi MB.Grafen, material dengan luas permukaan tinggi, juga membuat gelombang di bidang ini karena properti adsorpsi luar biasanya, membuka jalan untuk aplikasi skala besar dalam pengolahan air.Karena bidang ini berkembang, interaksi antara prinsip-prinsip kimia hijau, nanoteknologi, dan ilmu material terus membuka potensi baru.Tubuh penelitian yang berkembang tentang adsorben berbasis karbon tidak hanya menawarkan solusi berkelanjutan untuk krisis polusi air global tetapi juga melambangkan langkah inovatif yang dilakukan menuju ekosistem yang lebih bersih dan sehat untuk generasi mendatang Peningkatan pembuangan pewarna sintetis, khususnya methylene blue (MB), dari limbah tekstil menimbulkan tantangan lingkungan dan kesehatan yang signifikan, sehingga diperlukan strategi remediasi yang efektif. Di antara berbagai pendekatan, adsorpsi telah muncul sebagai teknik yang menjanjikan karena kesederhanaan operasional, biaya yang efektif, dan efisiensi yang tinggi. Tinjauan ini berfokus pada kimia permukaan dan perilaku adsorpsi MB pada bahan berbasis karbon fungsional. Penekanan diberikan pada sifat fisikokimia, modifikasi permukaan, dan kelompok fungsional yang mengatur kapasitas adsorpsi dan selektivitas. Kemajuan terbaru dalam sintesis adsorben karbon buatan, seperti karbon aktif, turunan grafen, tabung karbon, dan komposit karbon baru, diteliti secara kritis sehubungan dengan karakteristik struktural dan mekanisme interaksi mereka dengan molekul MB. Perhatian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/6/optimasi-kondisi-adsorpsi-kapasitas-maksimum-struk-thumb-2028a.webp" title="JURIS - A 20-Year Bibliometric and VOSviewer-Based Analysis (2006Ae2025) on Functionalized Carbon Adsorbents for Methylene Blue Removal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/optimasi-kondisi-adsorpsi-kapasitas-maksimum-struk-thumb-2028a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/optimasi-kondisi-adsorpsi-kapasitas-maksimum-struk-thumb-2028a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/optimasi-kondisi-adsorpsi-kapasitas-maksimum-struk-thumb-2028a.webp 1x" title="JURIS - A 20-Year Bibliometric and VOSviewer-Based Analysis (2006Ae2025) on Functionalized Carbon Adsorbents for Methylene Blue Removal" alt="JURIS - A 20-Year Bibliometric and VOSviewer-Based Analysis (2006Ae2025) on Functionalized Carbon Adsorbents for Methylene Blue Removal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/6/optimasi-kondisi-adsorpsi-kapasitas-maksimum-struk-thumb-8f0cd.webp" title="JURIS - A 20-Year Bibliometric and VOSviewer-Based Analysis (2006Ae2025) on Functionalized Carbon Adsorbents for Methylene Blue Removal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/optimasi-kondisi-adsorpsi-kapasitas-maksimum-struk-thumb-8f0cd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/optimasi-kondisi-adsorpsi-kapasitas-maksimum-struk-thumb-8f0cd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/optimasi-kondisi-adsorpsi-kapasitas-maksimum-struk-thumb-8f0cd.webp 1x" title="JURIS - A 20-Year Bibliometric and VOSviewer-Based Analysis (2006Ae2025) on Functionalized Carbon Adsorbents for Methylene Blue Removal" alt="JURIS - A 20-Year Bibliometric and VOSviewer-Based Analysis (2006Ae2025) on Functionalized Carbon Adsorbents for Methylene Blue Removal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/6/optimasi-kondisi-adsorpsi-kapasitas-maksimum-struk-thumb-99964.webp" title="JURIS - A 20-Year Bibliometric and VOSviewer-Based Analysis (2006Ae2025) on Functionalized Carbon Adsorbents for Methylene Blue Removal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/optimasi-kondisi-adsorpsi-kapasitas-maksimum-struk-thumb-99964.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/optimasi-kondisi-adsorpsi-kapasitas-maksimum-struk-thumb-99964.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/optimasi-kondisi-adsorpsi-kapasitas-maksimum-struk-thumb-99964.webp 1x" title="JURIS - A 20-Year Bibliometric and VOSviewer-Based Analysis (2006Ae2025) on Functionalized Carbon Adsorbents for Methylene Blue Removal" alt="JURIS - A 20-Year Bibliometric and VOSviewer-Based Analysis (2006Ae2025) on Functionalized Carbon Adsorbents for Methylene Blue Removal" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65269-optimasi-kondisi-adsorpsi-kapasitas-maksi" title="JURIS - A 20-Year Bibliometric and VOSviewer-Based Analysis (2006Ae2025) on Functionalized Carbon Adsorbents for Methylene Blue Removal" target="_blank">A 20-Year Bibliometric and VOSviewer-Based Analysis (2006Ae2025) on Functionalized Carbon Adsorbents for Methylene Blue Removal</a>: Berdasarkan analisis bibliometrik dan kesimpulan penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Pengembangan adsorben karbon fungsional dengan modifikasi permukaan yang lebih lanjut: Penelitian dapat berfokus pada modifikasi permukaan karbon dengan kelompok fungsional spesifik yang dapat meningkatkan interaksi dengan molekul MB. Ini dapat mencakup eksplorasi berbagai metode modifikasi, seperti dopant nitrogen, oksida logam, atau komposit, untuk meningkatkan kapasitas adsorpsi dan selektivitas. 2. Optimasi kondisi adsorpsi dan regenerasi: Penelitian dapat menyelidiki parameter adsorpsi seperti waktu kontak, konsentrasi awal MB, dan suhu untuk mengoptimalkan kinerja adsorpsi. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi metode regenerasi yang lebih efektif dan berkelanjutan, seperti regenerasi termal atau kimia, untuk meningkatkan stabilitas dan kinerja adsorben dalam siklus adsorpsi-desorpsi berulang.3. Integrasi fotokatalisis dengan adsorpsi: Penelitian dapat mengeksplorasi potensi integrasi fotokatalisis dengan adsorpsi untuk meningkatkan efisiensi penghilangan MB. Ini dapat melibatkan pengembangan komposit karbon-fotokatalis yang dapat meningkatkan degradasi MB melalui mekanisme fotokatalitik. Penelitian ini dapat berfokus pada pemilihan fotokatalis yang tepat, seperti TiO2 atau ZnO, dan optimasi kondisi pencahayaan untuk mencapai degradasi MB yang lebih efisien..
<br>Kesimpulan, tantangan kontaminasi air oleh MB telah dihadapi dengan solusi inovatif, terutama menggunakan bahan berbasis karbon.Bahan ini, terutama yang berasal dari biomassa, telah muncul sebagai kandidat yang menjanjikan untuk pemurnian air yang efisien dan biaya efektif.Luas permukaan dan pori yang luar biasa dari karbon yang berasal dari biomassa, seperti yang diperoleh dari bubuk kacang Areca catechu dan dregs kedelai, secara signifikan meningkatkan kapasitas adsorpsi mereka, sehingga sangat efektif dalam menghilangkan MB.Kondisi piroli, termasuk suhu dan waktu, memainkan peran penting dalam mengoptimalkan sifat-sifat ini, memungkinkan pengembangan adsorben dengan karakteristik yang disesuaikan untuk memaksimalkan penghilangan polutan.Keberagaman bahan berbasis karbon lebih lanjut ditingkatkan dengan modifikasi yang menggabungkan kelompok fungsional canggih dan komposit, meningkatkan efisiensi adsorpsi mereka.Misalnya, integrasi oksida logam seperti TiO2 dan ZnO dengan bahan karbon tidak hanya meningkatkan aktivitas fotokatalitik tetapi juga mengatasi masalah rekombinasi elektron, menetapkan patokan baru untuk efisiensi degradasi MB.Grafen, material dengan luas permukaan tinggi, juga membuat gelombang di bidang ini karena properti adsorpsi luar biasanya, membuka jalan untuk aplikasi skala besar dalam pengolahan air.Karena bidang ini berkembang, interaksi antara prinsip-prinsip kimia hijau, nanoteknologi, dan ilmu material terus membuka potensi baru.Tubuh penelitian yang berkembang tentang adsorben berbasis karbon tidak hanya menawarkan solusi berkelanjutan untuk krisis polusi air global tetapi juga melambangkan langkah inovatif yang dilakukan menuju ekosistem yang lebih bersih dan sehat untuk generasi mendatang
<br>Peningkatan pembuangan pewarna sintetis, khususnya methylene blue (MB), dari limbah tekstil menimbulkan tantangan lingkungan dan kesehatan yang signifikan, sehingga diperlukan strategi remediasi yang efektif. Di antara berbagai pendekatan, adsorpsi telah muncul sebagai teknik yang menjanjikan karena kesederhanaan operasional, biaya yang efektif, dan efisiensi yang tinggi. Tinjauan ini berfokus pada kimia permukaan dan perilaku adsorpsi MB pada bahan berbasis karbon fungsional. Penekanan diberikan pada sifat fisikokimia, modifikasi permukaan, dan kelompok fungsional yang mengatur kapasitas adsorpsi dan selektivitas. Kemajuan terbaru dalam sintesis adsorben karbon buatan, seperti karbon aktif, turunan grafen, tabung karbon, dan komposit karbon baru, diteliti secara kritis sehubungan dengan karakteristik struktural dan mekanisme interaksi mereka dengan molekul MB. Perhatian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/6/optimasi-kondisi-adsorpsi-kapasitas-maksimum-struk-thumb-2028a.webp" type="image/webp" length="101264" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/optimasi-kondisi-adsorpsi-kapasitas-maksimum-struk-thumb-2028a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/optimasi-kondisi-adsorpsi-kapasitas-maksimum-struk-thumb-8f0cd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/optimasi-kondisi-adsorpsi-kapasitas-maksimum-struk-thumb-99964.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-568-ugm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3083-ijc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Effect of Genotypic and Processing on Antioxidant and Chemical Characteristics of Indonesian Cocoa Beans as Revealed by ATR FTIR Fingerprint and Multivariate Data Analysis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Effect of Genotypic and Processing on Antioxidant and Chemical Characteristics of Indonesian Cocoa Beans as Revealed by ATR FTIR Fingerprint and Multivariate Data Analysis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Effect of Genotypic and Processing on Antioxidant and Chemical Characteristics of Indonesian Cocoa Beans as Revealed by ATR FTIR Fingerprint and Multivariate Data Analysis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65278-alat-pengering-biji-kakao-kualitas-geno</link>
	<guid isPermaLink="false">540de5bc55e0054421e1a84699c1eab0</guid>
	<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 07:11:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ jet fuel ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fuel,header,jet,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh faktor lingkungan seperti suhu penyimpanan terhadap stabilitas senyawa antioksidan dalam biji kakao. Selain itu, studi perlu dilakukan untuk membandingkan efektivitas metode analisis ATR-FTIR dengan teknik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Effect of Genotypic and Processing on Antioxidant and Chemical Characteristics of Indonesian Cocoa Beans as Revealed by ATR-FTIR Fingerprint and Multivariate Data Analysis: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh faktor lingkungan seperti suhu penyimpanan terhadap stabilitas senyawa antioksidan dalam biji kakao. Selain itu, studi perlu dilakukan untuk membandingkan efektivitas metode analisis ATR-FTIR dengan teknik lain seperti HPLC dalam mengidentifikasi biomarker kimia. Terakhir, penelitian lebih lanjut tentang interaksi genotipe dengan kondisi tanah dan iklim lokal dapat memberikan wawasan tentang adaptasi varietas kakao di berbagai wilayah Indonesia.. Penelitian ini menunjukkan bahwa genotipe dan proses pengolahan secara signifikan mempengaruhi karakteristik antioksidan dan kimia biji kakao Indonesia.Analisis ATR-FTIR dikombinasikan dengan metode multivariat seperti OPLS-DA mampu mengidentifikasi marker spektral yang berkorelasi dengan aktivitas antioksidan.Hasil ini menegaskan pentingnya pendekatan analitik komprehensif untuk memahami variabilitas sifat biji kakao berdasarkan faktor genetik dan teknologi pengolahan Studi ini menganalisis pengaruh genotipe dan proses pengolahan terhadap karakteristik antioksidan dan kimia biji kakao Indonesia menggunakan teknik ATR-FTIR dan analisis data multivariat. Hasil menunjukkan bahwa perbedaan genetik serta metode pengolahan (fermentasi, pemanggangan) berkontribusi signifikan terhadap variasi sifat kimia dan aktivitas antioksidan biji kakao. Analisis multivariat seperti OPLS-DA berhasil mengidentifikasi marker spektral yang berkorelasi dengan parameter antioksidan, memberikan wawasan tentang hubungan struktur kimia dengan fungsi biologis biji kakao. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/8/alat-pengering-biji-kakao-kualitas-genotype-proces-thumb-e8ce5.webp" title="JURIS - Effect of Genotypic and Processing on Antioxidant and Chemical Characteristics of Indonesian Cocoa Beans as Revealed by ATR-FTIR Fingerprint and Multivariate Data Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/alat-pengering-biji-kakao-kualitas-genotype-proces-thumb-e8ce5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/alat-pengering-biji-kakao-kualitas-genotype-proces-thumb-e8ce5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/alat-pengering-biji-kakao-kualitas-genotype-proces-thumb-e8ce5.webp 1x" title="JURIS - Effect of Genotypic and Processing on Antioxidant and Chemical Characteristics of Indonesian Cocoa Beans as Revealed by ATR-FTIR Fingerprint and Multivariate Data Analysis" alt="JURIS - Effect of Genotypic and Processing on Antioxidant and Chemical Characteristics of Indonesian Cocoa Beans as Revealed by ATR-FTIR Fingerprint and Multivariate Data Analysis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/8/alat-pengering-biji-kakao-kualitas-genotype-proces-thumb-af550.webp" title="JURIS - Effect of Genotypic and Processing on Antioxidant and Chemical Characteristics of Indonesian Cocoa Beans as Revealed by ATR-FTIR Fingerprint and Multivariate Data Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/alat-pengering-biji-kakao-kualitas-genotype-proces-thumb-af550.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/alat-pengering-biji-kakao-kualitas-genotype-proces-thumb-af550.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/alat-pengering-biji-kakao-kualitas-genotype-proces-thumb-af550.webp 1x" title="JURIS - Effect of Genotypic and Processing on Antioxidant and Chemical Characteristics of Indonesian Cocoa Beans as Revealed by ATR-FTIR Fingerprint and Multivariate Data Analysis" alt="JURIS - Effect of Genotypic and Processing on Antioxidant and Chemical Characteristics of Indonesian Cocoa Beans as Revealed by ATR-FTIR Fingerprint and Multivariate Data Analysis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/8/alat-pengering-biji-kakao-kualitas-genotype-proces-thumb-152ff.webp" title="JURIS - Effect of Genotypic and Processing on Antioxidant and Chemical Characteristics of Indonesian Cocoa Beans as Revealed by ATR-FTIR Fingerprint and Multivariate Data Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/alat-pengering-biji-kakao-kualitas-genotype-proces-thumb-152ff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/alat-pengering-biji-kakao-kualitas-genotype-proces-thumb-152ff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/alat-pengering-biji-kakao-kualitas-genotype-proces-thumb-152ff.webp 1x" title="JURIS - Effect of Genotypic and Processing on Antioxidant and Chemical Characteristics of Indonesian Cocoa Beans as Revealed by ATR-FTIR Fingerprint and Multivariate Data Analysis" alt="JURIS - Effect of Genotypic and Processing on Antioxidant and Chemical Characteristics of Indonesian Cocoa Beans as Revealed by ATR-FTIR Fingerprint and Multivariate Data Analysis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65278-alat-pengering-biji-kakao-kualitas-geno" title="JURIS - Effect of Genotypic and Processing on Antioxidant and Chemical Characteristics of Indonesian Cocoa Beans as Revealed by ATR-FTIR Fingerprint and Multivariate Data Analysis" target="_blank">Effect of Genotypic and Processing on Antioxidant and Chemical Characteristics of Indonesian Cocoa Beans as Revealed by ATR-FTIR Fingerprint and Multivariate Data Analysis</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh faktor lingkungan seperti suhu penyimpanan terhadap stabilitas senyawa antioksidan dalam biji kakao. Selain itu, studi perlu dilakukan untuk membandingkan efektivitas metode analisis ATR-FTIR dengan teknik lain seperti HPLC dalam mengidentifikasi biomarker kimia. Terakhir, penelitian lebih lanjut tentang interaksi genotipe dengan kondisi tanah dan iklim lokal dapat memberikan wawasan tentang adaptasi varietas kakao di berbagai wilayah Indonesia..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa genotipe dan proses pengolahan secara signifikan mempengaruhi karakteristik antioksidan dan kimia biji kakao Indonesia.Analisis ATR-FTIR dikombinasikan dengan metode multivariat seperti OPLS-DA mampu mengidentifikasi marker spektral yang berkorelasi dengan aktivitas antioksidan.Hasil ini menegaskan pentingnya pendekatan analitik komprehensif untuk memahami variabilitas sifat biji kakao berdasarkan faktor genetik dan teknologi pengolahan
<br>Studi ini menganalisis pengaruh genotipe dan proses pengolahan terhadap karakteristik antioksidan dan kimia biji kakao Indonesia menggunakan teknik ATR-FTIR dan analisis data multivariat. Hasil menunjukkan bahwa perbedaan genetik serta metode pengolahan (fermentasi, pemanggangan) berkontribusi signifikan terhadap variasi sifat kimia dan aktivitas antioksidan biji kakao. Analisis multivariat seperti OPLS-DA berhasil mengidentifikasi marker spektral yang berkorelasi dengan parameter antioksidan, memberikan wawasan tentang hubungan struktur kimia dengan fungsi biologis biji kakao.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/8/alat-pengering-biji-kakao-kualitas-genotype-proces-thumb-e8ce5.webp" type="image/webp" length="62768" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/alat-pengering-biji-kakao-kualitas-genotype-proces-thumb-e8ce5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/alat-pengering-biji-kakao-kualitas-genotype-proces-thumb-af550.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/alat-pengering-biji-kakao-kualitas-genotype-proces-thumb-152ff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-568-ugm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3083-ijc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Design and Computational Analysis of 2 Chlorobenzoylated Quercetin Derivatives as Inhibitors of Estrogen Receptor Alpha ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Design and Computational Analysis of 2 Chlorobenzoylated Quercetin Derivatives as Inhibitors of Estrogen Receptor Alpha ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Design and Computational Analysis of 2 Chlorobenzoylated Quercetin Derivatives as Inhibitors of Estrogen Receptor Alpha ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65276-quercetin-derivatives-estrogen-receptor-alpha-mole</link>
	<guid isPermaLink="false">e95c933df44a5dac9749441939611725</guid>
	<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 07:09:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ jet fuel ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fuel,header,jet,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas FLD-4 secara in vivo dan mengevaluasi potensi toksisitasnya dalam model hewan. Kedua, studi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Design and Computational Analysis of 2-Chlorobenzoylated Quercetin Derivatives as Inhibitors of Estrogen Receptor Alpha: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas FLD-4 secara in vivo dan mengevaluasi potensi toksisitasnya dalam model hewan. Kedua, studi tentang modifikasi struktural lainnya pada quercetin, seperti substitusi grup aromatik atau substitusi halogen yang berbeda, dapat dilakukan untuk meningkatkan afinitas pengikatan dan stabilitas kompleks. Ketiga, penelitian tentang mekanisme interaksi FLD-4 dengan reseptor ER secara lebih mendalam, termasuk analisis dinamika molekuler jangka panjang dan prediksi farmakokinetik, dapat dilakukan untuk memahami lebih baik efeknya pada kanker payudara. Saran-saran ini bertujuan untuk memperluas pemahaman tentang potensi FLD-4 sebagai agen terapeutik dan mempercepat pengembangan obat baru berbasis flavonoid.. Studi ini menunjukkan bahwa modifikasi struktural quercetin, khususnya pada turunan FLD-4, secara signifikan meningkatkan afinitas pengikatan, stabilitas struktural, dan properti farmakokinetik dibandingkan quercetin asli.Analisis komputasi, termasuk docking molekuler, prediksi ADMET, simulasi dinamika molekuler, dan MM-PBSA, konsisten menunjukkan FLD-4 sebagai kandidat paling menjanjikan yang menargetkan ER dalam kanker payudara.Temuan ini memberikan dasar yang kuat untuk studi lanjutan in vitro dan in vivo untuk memvalidasi dan mengembangkan FLD-4 menuju evaluasi pra-klinis Kanker payudara tetap menjadi penyebab utama kematian pada wanita, menunjukkan kebutuhan akan terapi baru. Quercetin, flavonoid alami, menunjukkan potensi anti-kanker tetapi mengalami kelemahan dalam farmakokinetik. Untuk meningkatkan aktivitasnya, 23 turunan quercetin dirancang sebagai deretan flavonoid (FLD) dan dievaluasi menggunakan workflow in silico terintegrasi, termasuk penilaian aturan lima Lipinski, docking molekuler terhadap reseptor estrogen alpha (ER; ID PDB: 3ERT), dan prediksi ADMET. Berdasarkan skor docking dan profil ADMET yang menguntungkan, FLD-4, FLD-5, dan FLD-6 dipilih untuk simulasi dinamika molekuler selama 100 ns. FLD-4 menunjukkan stabilitas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/6/quercetin-derivatives-estrogen-receptor-alpha-mole-thumb-16826.webp" title="JURIS - Design and Computational Analysis of 2-Chlorobenzoylated Quercetin Derivatives as Inhibitors of Estrogen Receptor Alpha" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/quercetin-derivatives-estrogen-receptor-alpha-mole-thumb-16826.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/quercetin-derivatives-estrogen-receptor-alpha-mole-thumb-16826.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/quercetin-derivatives-estrogen-receptor-alpha-mole-thumb-16826.webp 1x" title="JURIS - Design and Computational Analysis of 2-Chlorobenzoylated Quercetin Derivatives as Inhibitors of Estrogen Receptor Alpha" alt="JURIS - Design and Computational Analysis of 2-Chlorobenzoylated Quercetin Derivatives as Inhibitors of Estrogen Receptor Alpha" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/6/quercetin-derivatives-estrogen-receptor-alpha-mole-thumb-b7cbd.webp" title="JURIS - Design and Computational Analysis of 2-Chlorobenzoylated Quercetin Derivatives as Inhibitors of Estrogen Receptor Alpha" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/quercetin-derivatives-estrogen-receptor-alpha-mole-thumb-b7cbd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/quercetin-derivatives-estrogen-receptor-alpha-mole-thumb-b7cbd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/quercetin-derivatives-estrogen-receptor-alpha-mole-thumb-b7cbd.webp 1x" title="JURIS - Design and Computational Analysis of 2-Chlorobenzoylated Quercetin Derivatives as Inhibitors of Estrogen Receptor Alpha" alt="JURIS - Design and Computational Analysis of 2-Chlorobenzoylated Quercetin Derivatives as Inhibitors of Estrogen Receptor Alpha" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/6/quercetin-derivatives-estrogen-receptor-alpha-mole-thumb-fbad4.webp" title="JURIS - Design and Computational Analysis of 2-Chlorobenzoylated Quercetin Derivatives as Inhibitors of Estrogen Receptor Alpha" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/quercetin-derivatives-estrogen-receptor-alpha-mole-thumb-fbad4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/quercetin-derivatives-estrogen-receptor-alpha-mole-thumb-fbad4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/quercetin-derivatives-estrogen-receptor-alpha-mole-thumb-fbad4.webp 1x" title="JURIS - Design and Computational Analysis of 2-Chlorobenzoylated Quercetin Derivatives as Inhibitors of Estrogen Receptor Alpha" alt="JURIS - Design and Computational Analysis of 2-Chlorobenzoylated Quercetin Derivatives as Inhibitors of Estrogen Receptor Alpha" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65276-quercetin-derivatives-estrogen-receptor-alpha-mole" title="JURIS - Design and Computational Analysis of 2-Chlorobenzoylated Quercetin Derivatives as Inhibitors of Estrogen Receptor Alpha" target="_blank">Design and Computational Analysis of 2-Chlorobenzoylated Quercetin Derivatives as Inhibitors of Estrogen Receptor Alpha</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas FLD-4 secara in vivo dan mengevaluasi potensi toksisitasnya dalam model hewan. Kedua, studi tentang modifikasi struktural lainnya pada quercetin, seperti substitusi grup aromatik atau substitusi halogen yang berbeda, dapat dilakukan untuk meningkatkan afinitas pengikatan dan stabilitas kompleks. Ketiga, penelitian tentang mekanisme interaksi FLD-4 dengan reseptor ER secara lebih mendalam, termasuk analisis dinamika molekuler jangka panjang dan prediksi farmakokinetik, dapat dilakukan untuk memahami lebih baik efeknya pada kanker payudara. Saran-saran ini bertujuan untuk memperluas pemahaman tentang potensi FLD-4 sebagai agen terapeutik dan mempercepat pengembangan obat baru berbasis flavonoid..
<br>Studi ini menunjukkan bahwa modifikasi struktural quercetin, khususnya pada turunan FLD-4, secara signifikan meningkatkan afinitas pengikatan, stabilitas struktural, dan properti farmakokinetik dibandingkan quercetin asli.Analisis komputasi, termasuk docking molekuler, prediksi ADMET, simulasi dinamika molekuler, dan MM-PBSA, konsisten menunjukkan FLD-4 sebagai kandidat paling menjanjikan yang menargetkan ER dalam kanker payudara.Temuan ini memberikan dasar yang kuat untuk studi lanjutan in vitro dan in vivo untuk memvalidasi dan mengembangkan FLD-4 menuju evaluasi pra-klinis
<br>Kanker payudara tetap menjadi penyebab utama kematian pada wanita, menunjukkan kebutuhan akan terapi baru. Quercetin, flavonoid alami, menunjukkan potensi anti-kanker tetapi mengalami kelemahan dalam farmakokinetik. Untuk meningkatkan aktivitasnya, 23 turunan quercetin dirancang sebagai deretan flavonoid (FLD) dan dievaluasi menggunakan workflow in silico terintegrasi, termasuk penilaian aturan lima Lipinski, docking molekuler terhadap reseptor estrogen alpha (ER; ID PDB: 3ERT), dan prediksi ADMET. Berdasarkan skor docking dan profil ADMET yang menguntungkan, FLD-4, FLD-5, dan FLD-6 dipilih untuk simulasi dinamika molekuler selama 100 ns. FLD-4 menunjukkan stabilitas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/6/quercetin-derivatives-estrogen-receptor-alpha-mole-thumb-fbad4.webp" type="image/webp" length="94936" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/quercetin-derivatives-estrogen-receptor-alpha-mole-thumb-16826.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/quercetin-derivatives-estrogen-receptor-alpha-mole-thumb-b7cbd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/quercetin-derivatives-estrogen-receptor-alpha-mole-thumb-fbad4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-568-ugm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3083-ijc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Phytochemistry and Biological Activities of Hibiscus sabdariffa Leaf Extract A Comprehensive Analysis and In Silico Approaches ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Phytochemistry and Biological Activities of Hibiscus sabdariffa Leaf Extract A Comprehensive Analysis and In Silico Approaches ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Phytochemistry and Biological Activities of Hibiscus sabdariffa Leaf Extract A Comprehensive Analysis and In Silico Approaches ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65281-senyawa-aktif-quercetin-asam-le</link>
	<guid isPermaLink="false">791df4f96a21cb499d229c482d702952</guid>
	<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 07:07:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ jet fuel ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fuel,header,jet,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis senyawa aktif lain dalam bagian berbeda dari tanaman H. sabdariffa untuk memperluas pemahaman tentang potensi terapeutiknya. Selain itu, studi tentang efek sinergis antara senyawa fenolik dalam ekstrak terhadap ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Phytochemistry and Biological Activities of Hibiscus sabdariffa Leaf Extract: A Comprehensive Analysis and In Silico Approaches: Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis senyawa aktif lain dalam bagian berbeda dari tanaman H. sabdariffa untuk memperluas pemahaman tentang potensi terapeutiknya. Selain itu, studi tentang efek sinergis antara senyawa fenolik dalam ekstrak terhadap patogen manusia dapat dilakukan. Terakhir, penelitian tentang penggunaan quercetin sebagai agen antibakteri alami dengan mekanisme yang berbeda dari antibiotik konvensional bisa menjadi arah penting untuk pengembangan obat baru.. Daun Hibiscus sabdariffa mengandung tinggi asam lemak tak jenuh ganda (PUFA) seperti asam oleat (52,05%) dan asam heksadekenoat (19,78%), serta senyawa fenolik seperti quercetin-rutinoside (11,87 mg/g), neochlorogenic acid (5,64 mg/g), dan quercetin (4,75 mg/g) yang berkontribusi pada aktivitas antioksidan dan antibakterinya.Ekstrak daun dapat mengurangi radikal bebas dalam uji ABTS, menjelaskan penggunaannya sebagai minuman fungsional.sabdariffa menghambat DNA gyrase dan topoisomerase dengan interaksi yang signifikan seperti ciprofloxacin dan levofloxacin.Studi lanjutan in vivo dan in vitro diperlukan untuk mengklarifikasi mekanisme aksi terhadap bakteri multiresisten Analisis fitokimia dan aktivitas biologis ekstrak daun Hibiscus sabdariffa dilakukan menggunakan metode kromatografi gas-spektrometri massa (GC-MS) dan kromatografi cair-spektrometri massa (LC-MS) untuk mengisolasi dan menentukan senyawa fitokimia. GC-MS mengungkapkan keberadaan asam oleat (52,05%), asam heksadekenoat (19,78%), dan asam docosenoat (7,62%). LC-MS mengidentifikasi enam flavonoid dan empat asam fenolik. Kuantifikasi beberapa senyawa fenolik menunjukkan keberadaan quercetin-rutinoside (11,87 mg/g), neochlorogenic acid (5,64... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/1/senyawa-aktif-quercetin-asam-lemak-omega-scfa-rant-thumb-38b92.webp" title="JURIS - Phytochemistry and Biological Activities of  Hibiscus sabdariffa  Leaf Extract: A Comprehensive Analysis and  In Silico  Approaches" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/senyawa-aktif-quercetin-asam-lemak-omega-scfa-rant-thumb-38b92.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/senyawa-aktif-quercetin-asam-lemak-omega-scfa-rant-thumb-38b92.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/senyawa-aktif-quercetin-asam-lemak-omega-scfa-rant-thumb-38b92.webp 1x" title="JURIS - Phytochemistry and Biological Activities of  Hibiscus sabdariffa  Leaf Extract: A Comprehensive Analysis and  In Silico  Approaches" alt="JURIS - Phytochemistry and Biological Activities of  Hibiscus sabdariffa  Leaf Extract: A Comprehensive Analysis and  In Silico  Approaches" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/1/senyawa-aktif-quercetin-asam-lemak-omega-scfa-rant-thumb-54966.webp" title="JURIS - Phytochemistry and Biological Activities of  Hibiscus sabdariffa  Leaf Extract: A Comprehensive Analysis and  In Silico  Approaches" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/senyawa-aktif-quercetin-asam-lemak-omega-scfa-rant-thumb-54966.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/senyawa-aktif-quercetin-asam-lemak-omega-scfa-rant-thumb-54966.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/senyawa-aktif-quercetin-asam-lemak-omega-scfa-rant-thumb-54966.webp 1x" title="JURIS - Phytochemistry and Biological Activities of  Hibiscus sabdariffa  Leaf Extract: A Comprehensive Analysis and  In Silico  Approaches" alt="JURIS - Phytochemistry and Biological Activities of  Hibiscus sabdariffa  Leaf Extract: A Comprehensive Analysis and  In Silico  Approaches" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/1/senyawa-aktif-quercetin-asam-lemak-omega-scfa-rant-thumb-26740.webp" title="JURIS - Phytochemistry and Biological Activities of  Hibiscus sabdariffa  Leaf Extract: A Comprehensive Analysis and  In Silico  Approaches" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/senyawa-aktif-quercetin-asam-lemak-omega-scfa-rant-thumb-26740.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/senyawa-aktif-quercetin-asam-lemak-omega-scfa-rant-thumb-26740.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/senyawa-aktif-quercetin-asam-lemak-omega-scfa-rant-thumb-26740.webp 1x" title="JURIS - Phytochemistry and Biological Activities of  Hibiscus sabdariffa  Leaf Extract: A Comprehensive Analysis and  In Silico  Approaches" alt="JURIS - Phytochemistry and Biological Activities of  Hibiscus sabdariffa  Leaf Extract: A Comprehensive Analysis and  In Silico  Approaches" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65281-senyawa-aktif-quercetin-asam-le" title="JURIS - Phytochemistry and Biological Activities of  Hibiscus sabdariffa  Leaf Extract: A Comprehensive Analysis and  In Silico  Approaches" target="_blank">Phytochemistry and Biological Activities of  Hibiscus sabdariffa  Leaf Extract: A Comprehensive Analysis and  In Silico  Approaches</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis senyawa aktif lain dalam bagian berbeda dari tanaman H. sabdariffa untuk memperluas pemahaman tentang potensi terapeutiknya. Selain itu, studi tentang efek sinergis antara senyawa fenolik dalam ekstrak terhadap patogen manusia dapat dilakukan. Terakhir, penelitian tentang penggunaan quercetin sebagai agen antibakteri alami dengan mekanisme yang berbeda dari antibiotik konvensional bisa menjadi arah penting untuk pengembangan obat baru..
<br>Daun Hibiscus sabdariffa mengandung tinggi asam lemak tak jenuh ganda (PUFA) seperti asam oleat (52,05%) dan asam heksadekenoat (19,78%), serta senyawa fenolik seperti quercetin-rutinoside (11,87 mg/g), neochlorogenic acid (5,64 mg/g), dan quercetin (4,75 mg/g) yang berkontribusi pada aktivitas antioksidan dan antibakterinya.Ekstrak daun dapat mengurangi radikal bebas dalam uji ABTS, menjelaskan penggunaannya sebagai minuman fungsional.sabdariffa menghambat DNA gyrase dan topoisomerase dengan interaksi yang signifikan seperti ciprofloxacin dan levofloxacin.Studi lanjutan in vivo dan in vitro diperlukan untuk mengklarifikasi mekanisme aksi terhadap bakteri multiresisten
<br>Analisis fitokimia dan aktivitas biologis ekstrak daun Hibiscus sabdariffa dilakukan menggunakan metode kromatografi gas-spektrometri massa (GC-MS) dan kromatografi cair-spektrometri massa (LC-MS) untuk mengisolasi dan menentukan senyawa fitokimia. GC-MS mengungkapkan keberadaan asam oleat (52,05%), asam heksadekenoat (19,78%), dan asam docosenoat (7,62%). LC-MS mengidentifikasi enam flavonoid dan empat asam fenolik. Kuantifikasi beberapa senyawa fenolik menunjukkan keberadaan quercetin-rutinoside (11,87 mg/g), neochlorogenic acid (5,64...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/1/senyawa-aktif-quercetin-asam-lemak-omega-scfa-rant-thumb-26740.webp" type="image/webp" length="104802" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/senyawa-aktif-quercetin-asam-lemak-omega-scfa-rant-thumb-38b92.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/senyawa-aktif-quercetin-asam-lemak-omega-scfa-rant-thumb-54966.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/senyawa-aktif-quercetin-asam-lemak-omega-scfa-rant-thumb-26740.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-568-ugm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3083-ijc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Improving Morphology and Performance of EPDM Polypropylene Clay Blends via PP g MA Compatibilization ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Improving Morphology and Performance of EPDM Polypropylene Clay Blends via PP g MA Compatibilization ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Improving Morphology and Performance of EPDM Polypropylene Clay Blends via PP g MA Compatibilization ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65275-stabilitas-termal-compatibilizer-clay-powder-epdm</link>
	<guid isPermaLink="false">af3025ac6b3ab1bd16af6b124359944d</guid>
	<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 06:49:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ jet fuel ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fuel,header,jet,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan untuk mengeksplorasi efek penggunaan berbagai kadar PP-g-MA pada sifat mekanik dan termal campuran EPDM/PP/clay. Selain itu, studi tentang pengaruh ukuran partikel clay pada dispersi dan sifat mekanik komposit ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Improving Morphology and Performance of EPDM/Polypropylene/Clay Blends via PP-g-MA Compatibilization: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan untuk mengeksplorasi efek penggunaan berbagai kadar PP-g-MA pada sifat mekanik dan termal campuran EPDM/PP/clay. Selain itu, studi tentang pengaruh ukuran partikel clay pada dispersi dan sifat mekanik komposit dapat memberikan wawasan lebih lanjut. Terakhir, penelitian tentang mekanisme interaksi antara PP-g-MA, EPDM, dan clay dapat membantu memahami proses compatibilization secara lebih mendalam.. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan maleic anhydride-grafted polypropylene (PP-g-MA) sebagai compatibilizer secara efektif meningkatkan kinerja campuran EPDM/PP yang diperkuat dengan bubuk clay.Penambahan PP-g-MA menghasilkan morfologi yang lebih homogen.PP-g-MA mengurangi tegangan interfacial dan meningkatkan kompatibilitas antara PP, EPDM, dan clay dengan membentuk ikatan kovalen yang kuat dengan permukaan SiO2 clay.Hal ini meningkatkan dispersi filler, mengurangi agregasi dan ukuran domain, dan pada akhirnya meningkatkan sifat mekanis komposit.Komposisi optimal ditemukan pada 10 phr clay, mencapai kekuatan tarik sebesar 14,02 MPa dan elongasi pada saat patah sebesar 13,44%, menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan campuran tanpa pengisi.Uji penuaan termal menunjukkan bahwa komposisi ini mempertahankan sifat mekanis yang baik setelah penuaan, mengindikasikan ketahanan terhadap degradasi termal.Selain itu, kekuatan dampak tertinggi diamati pada 10 phr clay, dengan penurunan pada kadar yang lebih tinggi yang disebabkan oleh agregasi partikel.Hasil FTIR mengonfirmasi grafting PP-g-MA yang berhasil, seperti yang ditunjukkan oleh munculnya puncak karakteristik MA, dan interaksinya dengan kelompok hidroksil pada SiO2 dan EPDM.TGA lebih lanjut menunjukkan bahwa campuran EPDM/PP dengan 10 phr clay memiliki stabilitas termal tertinggi, dengan suhu degradasi akhir sebesar 528,23 AC dan massa residu sebesar 34,33%.Secara keseluruhan, PP-g-MA secara signifikan meningkatkan adhesi interfacial dan meningkatkan sifat mekanis dan termal dari komposit EPDM/PP/clay, menjadikannya sebagai compatibilizer yang menjanjikan untuk aplikasi elastomer termoplastik yang membutuhkan kekuatan dan stabilitas termal yang tinggi Penelitian ini menyelidiki efek penggunaan maleic anhydride-grafted polypropylene (PP-g-MA) sebagai compatibilizer pada sifat morfologis, termal, dan mekanis dari campuran EPDM/PP yang diperkuat dengan bubuk clay untuk aplikasi elastomer termoplastik. PP-g-MA disiapkan melalui proses reflux dalam xylene, dan campuran EPDM/PP dibuat menggunakan prosedur yang sama, dengan menambahkan PP-g-MA sebagai compatibilizer dan bubuk clay sebagai pengisi dengan berbagai kadar (0, 5, 10, 20, 30, 40 phr). Campuran yang tidak dimodifikasi menunjukkan morfologi yang buruk akibat ketidakcocokan fase. Sebaliknya, penambahan PP-g-MA secara signifikan meningkatkan dispersi partikel clay, menghasilkan mikrostruktur yang lebih homogen. Compatibilizer juga... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/d/stabilitas-termal-compatibilizer-clay-powder-epdm-thumb-f3f95.webp" title="JURIS - Improving Morphology and Performance of EPDM/Polypropylene/Clay Blends via PP-g-MA Compatibilization" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/stabilitas-termal-compatibilizer-clay-powder-epdm-thumb-f3f95.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/stabilitas-termal-compatibilizer-clay-powder-epdm-thumb-f3f95.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/stabilitas-termal-compatibilizer-clay-powder-epdm-thumb-f3f95.webp 1x" title="JURIS - Improving Morphology and Performance of EPDM/Polypropylene/Clay Blends via PP-g-MA Compatibilization" alt="JURIS - Improving Morphology and Performance of EPDM/Polypropylene/Clay Blends via PP-g-MA Compatibilization" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/d/stabilitas-termal-compatibilizer-clay-powder-epdm-thumb-37bdb.webp" title="JURIS - Improving Morphology and Performance of EPDM/Polypropylene/Clay Blends via PP-g-MA Compatibilization" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/stabilitas-termal-compatibilizer-clay-powder-epdm-thumb-37bdb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/stabilitas-termal-compatibilizer-clay-powder-epdm-thumb-37bdb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/stabilitas-termal-compatibilizer-clay-powder-epdm-thumb-37bdb.webp 1x" title="JURIS - Improving Morphology and Performance of EPDM/Polypropylene/Clay Blends via PP-g-MA Compatibilization" alt="JURIS - Improving Morphology and Performance of EPDM/Polypropylene/Clay Blends via PP-g-MA Compatibilization" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/d/stabilitas-termal-compatibilizer-clay-powder-epdm-thumb-ae1b0.webp" title="JURIS - Improving Morphology and Performance of EPDM/Polypropylene/Clay Blends via PP-g-MA Compatibilization" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/stabilitas-termal-compatibilizer-clay-powder-epdm-thumb-ae1b0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/stabilitas-termal-compatibilizer-clay-powder-epdm-thumb-ae1b0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/stabilitas-termal-compatibilizer-clay-powder-epdm-thumb-ae1b0.webp 1x" title="JURIS - Improving Morphology and Performance of EPDM/Polypropylene/Clay Blends via PP-g-MA Compatibilization" alt="JURIS - Improving Morphology and Performance of EPDM/Polypropylene/Clay Blends via PP-g-MA Compatibilization" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65275-stabilitas-termal-compatibilizer-clay-powder-epdm" title="JURIS - Improving Morphology and Performance of EPDM/Polypropylene/Clay Blends via PP-g-MA Compatibilization" target="_blank">Improving Morphology and Performance of EPDM/Polypropylene/Clay Blends via PP-g-MA Compatibilization</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan untuk mengeksplorasi efek penggunaan berbagai kadar PP-g-MA pada sifat mekanik dan termal campuran EPDM/PP/clay. Selain itu, studi tentang pengaruh ukuran partikel clay pada dispersi dan sifat mekanik komposit dapat memberikan wawasan lebih lanjut. Terakhir, penelitian tentang mekanisme interaksi antara PP-g-MA, EPDM, dan clay dapat membantu memahami proses compatibilization secara lebih mendalam..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan maleic anhydride-grafted polypropylene (PP-g-MA) sebagai compatibilizer secara efektif meningkatkan kinerja campuran EPDM/PP yang diperkuat dengan bubuk clay.Penambahan PP-g-MA menghasilkan morfologi yang lebih homogen.PP-g-MA mengurangi tegangan interfacial dan meningkatkan kompatibilitas antara PP, EPDM, dan clay dengan membentuk ikatan kovalen yang kuat dengan permukaan SiO2 clay.Hal ini meningkatkan dispersi filler, mengurangi agregasi dan ukuran domain, dan pada akhirnya meningkatkan sifat mekanis komposit.Komposisi optimal ditemukan pada 10 phr clay, mencapai kekuatan tarik sebesar 14,02 MPa dan elongasi pada saat patah sebesar 13,44%, menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan campuran tanpa pengisi.Uji penuaan termal menunjukkan bahwa komposisi ini mempertahankan sifat mekanis yang baik setelah penuaan, mengindikasikan ketahanan terhadap degradasi termal.Selain itu, kekuatan dampak tertinggi diamati pada 10 phr clay, dengan penurunan pada kadar yang lebih tinggi yang disebabkan oleh agregasi partikel.Hasil FTIR mengonfirmasi grafting PP-g-MA yang berhasil, seperti yang ditunjukkan oleh munculnya puncak karakteristik MA, dan interaksinya dengan kelompok hidroksil pada SiO2 dan EPDM.TGA lebih lanjut menunjukkan bahwa campuran EPDM/PP dengan 10 phr clay memiliki stabilitas termal tertinggi, dengan suhu degradasi akhir sebesar 528,23 AC dan massa residu sebesar 34,33%.Secara keseluruhan, PP-g-MA secara signifikan meningkatkan adhesi interfacial dan meningkatkan sifat mekanis dan termal dari komposit EPDM/PP/clay, menjadikannya sebagai compatibilizer yang menjanjikan untuk aplikasi elastomer termoplastik yang membutuhkan kekuatan dan stabilitas termal yang tinggi
<br>Penelitian ini menyelidiki efek penggunaan maleic anhydride-grafted polypropylene (PP-g-MA) sebagai compatibilizer pada sifat morfologis, termal, dan mekanis dari campuran EPDM/PP yang diperkuat dengan bubuk clay untuk aplikasi elastomer termoplastik. PP-g-MA disiapkan melalui proses reflux dalam xylene, dan campuran EPDM/PP dibuat menggunakan prosedur yang sama, dengan menambahkan PP-g-MA sebagai compatibilizer dan bubuk clay sebagai pengisi dengan berbagai kadar (0, 5, 10, 20, 30, 40 phr). Campuran yang tidak dimodifikasi menunjukkan morfologi yang buruk akibat ketidakcocokan fase. Sebaliknya, penambahan PP-g-MA secara signifikan meningkatkan dispersi partikel clay, menghasilkan mikrostruktur yang lebih homogen. Compatibilizer juga...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/d/stabilitas-termal-compatibilizer-clay-powder-epdm-thumb-f3f95.webp" type="image/webp" length="100544" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/stabilitas-termal-compatibilizer-clay-powder-epdm-thumb-f3f95.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/stabilitas-termal-compatibilizer-clay-powder-epdm-thumb-37bdb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/stabilitas-termal-compatibilizer-clay-powder-epdm-thumb-ae1b0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-568-ugm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3083-ijc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Effect of Catalyst Bed Arrangement on the Conversion of Processed Palm Oil into Bio Jet Fuel Using Co ZSM 5 Catalyst ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Effect of Catalyst Bed Arrangement on the Conversion of Processed Palm Oil into Bio Jet Fuel Using Co ZSM 5 Catalyst ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Effect of Catalyst Bed Arrangement on the Conversion of Processed Palm Oil into Bio Jet Fuel Using Co ZSM 5 Catalyst ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65277-hasil-pro-catalyst-bed-configuration-bio-jet-fuel</link>
	<guid isPermaLink="false">17d761dc271ae9e347e5bc5d4f32e7dd</guid>
	<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 06:45:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ jet fuel ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fuel,header,jet,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan katalis alternatif berbasis logam transisi lain seperti Ni atau Fe untuk mengurangi biaya produksi. Selain itu, optimasi kondisi reaksi seperti suhu dan tekanan dapat dieksplorasi untuk meningkatkan selektivitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Effect of Catalyst Bed Arrangement on the Conversion of Processed Palm Oil into Bio-Jet Fuel Using Co/ZSM-5 Catalyst: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan katalis alternatif berbasis logam transisi lain seperti Ni atau Fe untuk mengurangi biaya produksi. Selain itu, optimasi kondisi reaksi seperti suhu dan tekanan dapat dieksplorasi untuk meningkatkan selektivitas produk bio-jet fuel. Terakhir, penelitian tentang penggunaan bahan baku alternatif seperti minyak nabati lainnya atau limbah lemak dapat dilakukan untuk memperluas aplikasi teknologi ini. Dengan pendekatan ini, efisiensi proses dan keberlanjutan produksi bahan bakar bio-jet dapat ditingkatkan secara signifikan.. Katalis Co/ZSM-5 berhasil disintesis dan menunjukkan sifat fisikokimia yang menguntungkan, termasuk kristalinitas tinggi, luas permukaan moderat, struktur pori yang sesuai, dan keasaman kuat.Evaluasi kinerja katalitik menunjukkan bahwa pengaturan tempat tidur katalis secara signifikan memengaruhi efisiensi konversi dan hasil produk.Katalis single-bed Co/ZSM-5 menghasilkan yield bio-jet fuel sebesar 48,17%, sedangkan konfigurasi double-bed mencapai hasil yang lebih tinggi, yaitu 51,74%.Dalam uji penggunaan ulang selama tiga siklus, kedua konfigurasi mempertahankan aktivitas yang relatif stabil, dengan sistem double-bed menunjukkan retensi hasil yang lebih baik (51,74%, 47,43%, dan 45,99%) dibandingkan sistem single-bed (48,17%, 46,15%, dan 33,73%).Temuan ini menunjukkan bahwa pengaturan double-bed meningkatkan efisiensi reaksi dan stabilitas, menjadikannya konfigurasi yang lebih menjanjikan untuk produksi bahan bakar bio-jet berbasis hidrotreatment.Analisis distribusi Co juga mengonfirmasi bahwa logam aktif tetap terdispersi dengan baik setelah digunakan, dengan kandungan Co sebesar 3,59% di tempat tidur atas dan 3,28% di tempat tidur bawah Permintaan yang meningkat terhadap bahan bakar aviasi berkelanjutan mendorong pengembangan material katalis yang efisien. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi sifat fisikokimia katalis Co/ZSM-5, memeriksa pengaruh konfigurasi tempat tidur katalis (single- dan double-bed) terhadap kinerja katalitik, serta menilai ulang penggunaannya dalam mengubah minyak kelapa sawit yang diproses menjadi bahan bakar bio-jet. Katalis dianalisis menggunakan XRD, FTIR, Raman, SAA, NH3-TPD, XPS, dan SEM-EDX. Eksperimen dilakukan dalam reaktor semi-batch... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/e/hasil-pro-catalyst-bed-configuration-bio-jet-fuel-thumb-4e7f7.webp" title="JURIS - Effect of Catalyst Bed Arrangement on the Conversion of Processed Palm Oil into Bio-Jet Fuel Using Co/ZSM-5 Catalyst" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/hasil-pro-catalyst-bed-configuration-bio-jet-fuel-thumb-4e7f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/hasil-pro-catalyst-bed-configuration-bio-jet-fuel-thumb-4e7f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/hasil-pro-catalyst-bed-configuration-bio-jet-fuel-thumb-4e7f7.webp 1x" title="JURIS - Effect of Catalyst Bed Arrangement on the Conversion of Processed Palm Oil into Bio-Jet Fuel Using Co/ZSM-5 Catalyst" alt="JURIS - Effect of Catalyst Bed Arrangement on the Conversion of Processed Palm Oil into Bio-Jet Fuel Using Co/ZSM-5 Catalyst" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/e/hasil-pro-catalyst-bed-configuration-bio-jet-fuel-thumb-e7cd2.webp" title="JURIS - Effect of Catalyst Bed Arrangement on the Conversion of Processed Palm Oil into Bio-Jet Fuel Using Co/ZSM-5 Catalyst" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/hasil-pro-catalyst-bed-configuration-bio-jet-fuel-thumb-e7cd2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/hasil-pro-catalyst-bed-configuration-bio-jet-fuel-thumb-e7cd2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/hasil-pro-catalyst-bed-configuration-bio-jet-fuel-thumb-e7cd2.webp 1x" title="JURIS - Effect of Catalyst Bed Arrangement on the Conversion of Processed Palm Oil into Bio-Jet Fuel Using Co/ZSM-5 Catalyst" alt="JURIS - Effect of Catalyst Bed Arrangement on the Conversion of Processed Palm Oil into Bio-Jet Fuel Using Co/ZSM-5 Catalyst" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/e/hasil-pro-catalyst-bed-configuration-bio-jet-fuel-thumb-16e7f.webp" title="JURIS - Effect of Catalyst Bed Arrangement on the Conversion of Processed Palm Oil into Bio-Jet Fuel Using Co/ZSM-5 Catalyst" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/hasil-pro-catalyst-bed-configuration-bio-jet-fuel-thumb-16e7f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/hasil-pro-catalyst-bed-configuration-bio-jet-fuel-thumb-16e7f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/hasil-pro-catalyst-bed-configuration-bio-jet-fuel-thumb-16e7f.webp 1x" title="JURIS - Effect of Catalyst Bed Arrangement on the Conversion of Processed Palm Oil into Bio-Jet Fuel Using Co/ZSM-5 Catalyst" alt="JURIS - Effect of Catalyst Bed Arrangement on the Conversion of Processed Palm Oil into Bio-Jet Fuel Using Co/ZSM-5 Catalyst" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65277-hasil-pro-catalyst-bed-configuration-bio-jet-fuel" title="JURIS - Effect of Catalyst Bed Arrangement on the Conversion of Processed Palm Oil into Bio-Jet Fuel Using Co/ZSM-5 Catalyst" target="_blank">Effect of Catalyst Bed Arrangement on the Conversion of Processed Palm Oil into Bio-Jet Fuel Using Co/ZSM-5 Catalyst</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan katalis alternatif berbasis logam transisi lain seperti Ni atau Fe untuk mengurangi biaya produksi. Selain itu, optimasi kondisi reaksi seperti suhu dan tekanan dapat dieksplorasi untuk meningkatkan selektivitas produk bio-jet fuel. Terakhir, penelitian tentang penggunaan bahan baku alternatif seperti minyak nabati lainnya atau limbah lemak dapat dilakukan untuk memperluas aplikasi teknologi ini. Dengan pendekatan ini, efisiensi proses dan keberlanjutan produksi bahan bakar bio-jet dapat ditingkatkan secara signifikan..
<br>Katalis Co/ZSM-5 berhasil disintesis dan menunjukkan sifat fisikokimia yang menguntungkan, termasuk kristalinitas tinggi, luas permukaan moderat, struktur pori yang sesuai, dan keasaman kuat.Evaluasi kinerja katalitik menunjukkan bahwa pengaturan tempat tidur katalis secara signifikan memengaruhi efisiensi konversi dan hasil produk.Katalis single-bed Co/ZSM-5 menghasilkan yield bio-jet fuel sebesar 48,17%, sedangkan konfigurasi double-bed mencapai hasil yang lebih tinggi, yaitu 51,74%.Dalam uji penggunaan ulang selama tiga siklus, kedua konfigurasi mempertahankan aktivitas yang relatif stabil, dengan sistem double-bed menunjukkan retensi hasil yang lebih baik (51,74%, 47,43%, dan 45,99%) dibandingkan sistem single-bed (48,17%, 46,15%, dan 33,73%).Temuan ini menunjukkan bahwa pengaturan double-bed meningkatkan efisiensi reaksi dan stabilitas, menjadikannya konfigurasi yang lebih menjanjikan untuk produksi bahan bakar bio-jet berbasis hidrotreatment.Analisis distribusi Co juga mengonfirmasi bahwa logam aktif tetap terdispersi dengan baik setelah digunakan, dengan kandungan Co sebesar 3,59% di tempat tidur atas dan 3,28% di tempat tidur bawah
<br>Permintaan yang meningkat terhadap bahan bakar aviasi berkelanjutan mendorong pengembangan material katalis yang efisien. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi sifat fisikokimia katalis Co/ZSM-5, memeriksa pengaruh konfigurasi tempat tidur katalis (single- dan double-bed) terhadap kinerja katalitik, serta menilai ulang penggunaannya dalam mengubah minyak kelapa sawit yang diproses menjadi bahan bakar bio-jet. Katalis dianalisis menggunakan XRD, FTIR, Raman, SAA, NH3-TPD, XPS, dan SEM-EDX. Eksperimen dilakukan dalam reaktor semi-batch...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/e/hasil-pro-catalyst-bed-configuration-bio-jet-fuel-thumb-e7cd2.webp" type="image/webp" length="107668" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/hasil-pro-catalyst-bed-configuration-bio-jet-fuel-thumb-4e7f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/hasil-pro-catalyst-bed-configuration-bio-jet-fuel-thumb-e7cd2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/hasil-pro-catalyst-bed-configuration-bio-jet-fuel-thumb-16e7f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-568-ugm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3083-ijc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluation of Kleinhovia Hospita Metabolite Profiles Exposed to Diverse Gamma Irradiation Doses by 1H NMR Combined with Chemometric Modeling ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluation of Kleinhovia Hospita Metabolite Profiles Exposed to Diverse Gamma Irradiation Doses by 1H NMR Combined with Chemometric Modeling ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluation of Kleinhovia Hospita Metabolite Profiles Exposed to Diverse Gamma Irradiation Doses by 1H NMR Combined with Chemometric Modeling ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65261-1h-nmr-metabolomik-tahongai-radiasi-gamma-plsda-pr</link>
	<guid isPermaLink="false">1353b786aada034d62b1cecdbe45bfc9</guid>
	<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 06:41:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ jet fuel ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fuel,header,jet,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, kami menyarankan beberapa arah penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efek dosis radiasi gamma yang lebih rendah terhadap profil metabolit K. hospita. Penelitian ini ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluation of Kleinhovia Hospita Metabolite Profiles Exposed to Diverse Gamma-Irradiation Doses by 1H-NMR Combined with Chemometric Modeling: Berdasarkan temuan penelitian ini, kami menyarankan beberapa arah penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efek dosis radiasi gamma yang lebih rendah terhadap profil metabolit K. hospita. Penelitian ini dapat membantu menentukan dosis optimal yang dapat mengurangi risiko kontaminasi tanpa mengubah profil metabolit secara signifikan. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menyelidiki mekanisme di balik perubahan metabolit yang diamati, terutama penurunan sinyal asam amino dan triterpenoid sikloartan. Pemahaman yang lebih baik tentang mekanisme ini dapat membantu mengembangkan strategi untuk melindungi metabolit yang berharga dari efek radiasi. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi penggunaan K. hospita yang telah diradiasi gamma dalam aplikasi farmasi atau nutrisi. Penelitian ini dapat mengevaluasi apakah perubahan metabolit yang terjadi masih memungkinkan K. hospita untuk mempertahankan aktivitas biologisnya yang diinginkan.. Hasil yang disajikan di atas menunjukkan bahwa metabolit dalam K.Tingkat perubahan tergantung pada dosis yang diberikan.hospita terekspos GI pada 10 kGy, kandungan gula sampel meningkat, dan tanda-tanda khas triterpenoid sikloartan menghilang.Sampel menunjukkan peningkatan gula yang lebih besar dan penurunan sinyal khas triterpenoid ini seiring dengan peningkatan dosis GI.Sebaliknya, tidak ada perbedaan signifikan dalam metabolit pada dosis rendah (1-5 kGy).Temuan ini menunjukkan bahwa ada potensi untuk mengurangi risiko kontaminan tanpa mengubah profil metabolit sampel secara signifikan pada dosis di bawah 10 kGy Radiasi gamma adalah metode yang umum digunakan untuk mendetoksifikasi tanaman obat, termasuk Kleinhovia hospita (Tahongai). Namun, energi tinggi yang melekat pada proses ini, ditambah dengan kekurangan laporan ilmiah yang mendetail tentang perubahan profil metabolit K. hospita, memerlukan investigasi tentang efeknya. Oleh karena itu, penelitian ini menyelidiki efek radiasi gamma pada dosis yang bervariasi (0-25 kGy) terhadap profil metabolit ekstrak etanol K. hospita menggunakan 1H-NMR yang dikombinasikan dengan pendekatan chemometric. Konsentrasi beberapa metabolit yang diidentifikasi yang terdapat dalam sampel ditentukan oleh teknik kuantitatif 1H-NMR. Penelitian kami berhasil mengidentifikasi 20 metabolit dalam sampel K. hospita. Baik analisis kuantitatif dan pemodelan PLS-DA menunjukkan bahwa dosis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/2/1h-nmr-metabolomik-tahongai-radiasi-gamma-plsda-pr-thumb-78c68.webp" title="JURIS - Evaluation of Kleinhovia Hospita Metabolite Profiles Exposed to Diverse Gamma-Irradiation Doses by 1H-NMR Combined with Chemometric Modeling" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/2/1h-nmr-metabolomik-tahongai-radiasi-gamma-plsda-pr-thumb-78c68.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/2/1h-nmr-metabolomik-tahongai-radiasi-gamma-plsda-pr-thumb-78c68.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/2/1h-nmr-metabolomik-tahongai-radiasi-gamma-plsda-pr-thumb-78c68.webp 1x" title="JURIS - Evaluation of Kleinhovia Hospita Metabolite Profiles Exposed to Diverse Gamma-Irradiation Doses by 1H-NMR Combined with Chemometric Modeling" alt="JURIS - Evaluation of Kleinhovia Hospita Metabolite Profiles Exposed to Diverse Gamma-Irradiation Doses by 1H-NMR Combined with Chemometric Modeling" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/2/1h-nmr-metabolomik-tahongai-radiasi-gamma-plsda-pr-thumb-ff1b0.webp" title="JURIS - Evaluation of Kleinhovia Hospita Metabolite Profiles Exposed to Diverse Gamma-Irradiation Doses by 1H-NMR Combined with Chemometric Modeling" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/2/1h-nmr-metabolomik-tahongai-radiasi-gamma-plsda-pr-thumb-ff1b0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/2/1h-nmr-metabolomik-tahongai-radiasi-gamma-plsda-pr-thumb-ff1b0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/2/1h-nmr-metabolomik-tahongai-radiasi-gamma-plsda-pr-thumb-ff1b0.webp 1x" title="JURIS - Evaluation of Kleinhovia Hospita Metabolite Profiles Exposed to Diverse Gamma-Irradiation Doses by 1H-NMR Combined with Chemometric Modeling" alt="JURIS - Evaluation of Kleinhovia Hospita Metabolite Profiles Exposed to Diverse Gamma-Irradiation Doses by 1H-NMR Combined with Chemometric Modeling" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/2/1h-nmr-metabolomik-tahongai-radiasi-gamma-plsda-pr-thumb-8f83f.webp" title="JURIS - Evaluation of Kleinhovia Hospita Metabolite Profiles Exposed to Diverse Gamma-Irradiation Doses by 1H-NMR Combined with Chemometric Modeling" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/2/1h-nmr-metabolomik-tahongai-radiasi-gamma-plsda-pr-thumb-8f83f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/2/1h-nmr-metabolomik-tahongai-radiasi-gamma-plsda-pr-thumb-8f83f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/2/1h-nmr-metabolomik-tahongai-radiasi-gamma-plsda-pr-thumb-8f83f.webp 1x" title="JURIS - Evaluation of Kleinhovia Hospita Metabolite Profiles Exposed to Diverse Gamma-Irradiation Doses by 1H-NMR Combined with Chemometric Modeling" alt="JURIS - Evaluation of Kleinhovia Hospita Metabolite Profiles Exposed to Diverse Gamma-Irradiation Doses by 1H-NMR Combined with Chemometric Modeling" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65261-1h-nmr-metabolomik-tahongai-radiasi-gamma-plsda-pr" title="JURIS - Evaluation of Kleinhovia Hospita Metabolite Profiles Exposed to Diverse Gamma-Irradiation Doses by 1H-NMR Combined with Chemometric Modeling" target="_blank">Evaluation of Kleinhovia Hospita Metabolite Profiles Exposed to Diverse Gamma-Irradiation Doses by 1H-NMR Combined with Chemometric Modeling</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, kami menyarankan beberapa arah penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efek dosis radiasi gamma yang lebih rendah terhadap profil metabolit K. hospita. Penelitian ini dapat membantu menentukan dosis optimal yang dapat mengurangi risiko kontaminasi tanpa mengubah profil metabolit secara signifikan. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menyelidiki mekanisme di balik perubahan metabolit yang diamati, terutama penurunan sinyal asam amino dan triterpenoid sikloartan. Pemahaman yang lebih baik tentang mekanisme ini dapat membantu mengembangkan strategi untuk melindungi metabolit yang berharga dari efek radiasi. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi penggunaan K. hospita yang telah diradiasi gamma dalam aplikasi farmasi atau nutrisi. Penelitian ini dapat mengevaluasi apakah perubahan metabolit yang terjadi masih memungkinkan K. hospita untuk mempertahankan aktivitas biologisnya yang diinginkan..
<br>Hasil yang disajikan di atas menunjukkan bahwa metabolit dalam K.Tingkat perubahan tergantung pada dosis yang diberikan.hospita terekspos GI pada 10 kGy, kandungan gula sampel meningkat, dan tanda-tanda khas triterpenoid sikloartan menghilang.Sampel menunjukkan peningkatan gula yang lebih besar dan penurunan sinyal khas triterpenoid ini seiring dengan peningkatan dosis GI.Sebaliknya, tidak ada perbedaan signifikan dalam metabolit pada dosis rendah (1-5 kGy).Temuan ini menunjukkan bahwa ada potensi untuk mengurangi risiko kontaminan tanpa mengubah profil metabolit sampel secara signifikan pada dosis di bawah 10 kGy
<br>Radiasi gamma adalah metode yang umum digunakan untuk mendetoksifikasi tanaman obat, termasuk Kleinhovia hospita (Tahongai). Namun, energi tinggi yang melekat pada proses ini, ditambah dengan kekurangan laporan ilmiah yang mendetail tentang perubahan profil metabolit K. hospita, memerlukan investigasi tentang efeknya. Oleh karena itu, penelitian ini menyelidiki efek radiasi gamma pada dosis yang bervariasi (0-25 kGy) terhadap profil metabolit ekstrak etanol K. hospita menggunakan 1H-NMR yang dikombinasikan dengan pendekatan chemometric. Konsentrasi beberapa metabolit yang diidentifikasi yang terdapat dalam sampel ditentukan oleh teknik kuantitatif 1H-NMR. Penelitian kami berhasil mengidentifikasi 20 metabolit dalam sampel K. hospita. Baik analisis kuantitatif dan pemodelan PLS-DA menunjukkan bahwa dosis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/2/1h-nmr-metabolomik-tahongai-radiasi-gamma-plsda-pr-thumb-78c68.webp" type="image/webp" length="117170" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/2/1h-nmr-metabolomik-tahongai-radiasi-gamma-plsda-pr-thumb-78c68.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/2/1h-nmr-metabolomik-tahongai-radiasi-gamma-plsda-pr-thumb-ff1b0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/2/1h-nmr-metabolomik-tahongai-radiasi-gamma-plsda-pr-thumb-8f83f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-568-ugm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3083-ijc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Synthesis Antibacterial Activity and In Silico Analysis of Hydroxyxanthone Derivatives Targeting Gram Positive and Gram Negative Bacteria ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Synthesis Antibacterial Activity and In Silico Analysis of Hydroxyxanthone Derivatives Targeting Gram Positive and Gram Negative Bacteria ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Synthesis Antibacterial Activity and In Silico Analysis of Hydroxyxanthone Derivatives Targeting Gram Positive and Gram Negative Bacteria ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65280-antibacterial-activity-hydroxyxanthone-derivatives</link>
	<guid isPermaLink="false">23c18c37603bb4bd58558554d4b2709e</guid>
	<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 06:31:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ jet fuel ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fuel,header,jet,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada optimisasi struktur turunan hidroksiksanthon untuk meningkatkan aktivitas antibakteri dan mengurangi toksisitas. Selain itu, pengujian efektivitas in vivo terhadap patogen Gram-positif dan Gram-negatif perlu dilakukan. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Synthesis, Antibacterial Activity, and In Silico Analysis of Hydroxyxanthone Derivatives Targeting Gram-Positive and Gram-Negative Bacteria: Penelitian lanjutan dapat fokus pada optimisasi struktur turunan hidroksiksanthon untuk meningkatkan aktivitas antibakteri dan mengurangi toksisitas. Selain itu, pengujian efektivitas in vivo terhadap patogen Gram-positif dan Gram-negatif perlu dilakukan. Pengembangan metode sintesis yang lebih efisien dan skala besar juga menjadi arah penting untuk aplikasi praktis.. Turunan hidroksiksanthon HX1 dan HX3 menunjukkan aktivitas antibakteri yang signifikan terhadap bakteri Gram-positif dan Gram-negatif.Struktur molekuler mereka memungkinkan interaksi stabil dengan DHFR, meningkatkan efektivitas antibakteri.Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengoptimalkan struktur dan menguji efektivitas in vivo Kenaikan global bakteri resisten antibiotik menimbulkan tantangan kesehatan kritis, mengharuskan penemuan agen antibakteri baru. Dalam studi ini, tiga turunan hidroksiksanthon, 1,5-dihidroksiksanthon (HX1), 1,6-dihidroksiksanthon (HX2), dan 1,7-dihidroksiksanthon (HX3) disintesis dengan hasil 3,5%, 38,2%, dan 17,54% masing-masing. Uji in vitro menunjukkan bahwa semua senyawa tidak aktif terhadap Escherichia coli, tetapi menunjukkan aktivitas kuat terhadap Pseudomonas aeruginosa (MIC 15,62 g/mL). HX1 dan HX3 juga menunjukkan aktivitas kuat terhadap Staphylococcus aureus dan Bacillus subtilis (MIC 15,62 g/mL), sedangkan HX2 menunjukkan aktivitas moderat (MIC 31,25 g/mL). Analisis docking molekuler menunjukkan energi ikatan yang menguntungkan (Ae6,23 hingga... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/2/antibacterial-activity-hydroxyxanthone-derivatives-thumb-6f0ea.webp" title="JURIS - Synthesis, Antibacterial Activity, and  In Silico  Analysis of Hydroxyxanthone Derivatives Targeting Gram-Positive and Gram-Negative Bacteria" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/antibacterial-activity-hydroxyxanthone-derivatives-thumb-6f0ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/antibacterial-activity-hydroxyxanthone-derivatives-thumb-6f0ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/antibacterial-activity-hydroxyxanthone-derivatives-thumb-6f0ea.webp 1x" title="JURIS - Synthesis, Antibacterial Activity, and  In Silico  Analysis of Hydroxyxanthone Derivatives Targeting Gram-Positive and Gram-Negative Bacteria" alt="JURIS - Synthesis, Antibacterial Activity, and  In Silico  Analysis of Hydroxyxanthone Derivatives Targeting Gram-Positive and Gram-Negative Bacteria" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/2/antibacterial-activity-hydroxyxanthone-derivatives-thumb-e444e.webp" title="JURIS - Synthesis, Antibacterial Activity, and  In Silico  Analysis of Hydroxyxanthone Derivatives Targeting Gram-Positive and Gram-Negative Bacteria" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/antibacterial-activity-hydroxyxanthone-derivatives-thumb-e444e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/antibacterial-activity-hydroxyxanthone-derivatives-thumb-e444e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/antibacterial-activity-hydroxyxanthone-derivatives-thumb-e444e.webp 1x" title="JURIS - Synthesis, Antibacterial Activity, and  In Silico  Analysis of Hydroxyxanthone Derivatives Targeting Gram-Positive and Gram-Negative Bacteria" alt="JURIS - Synthesis, Antibacterial Activity, and  In Silico  Analysis of Hydroxyxanthone Derivatives Targeting Gram-Positive and Gram-Negative Bacteria" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/2/antibacterial-activity-hydroxyxanthone-derivatives-thumb-699d7.webp" title="JURIS - Synthesis, Antibacterial Activity, and  In Silico  Analysis of Hydroxyxanthone Derivatives Targeting Gram-Positive and Gram-Negative Bacteria" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/antibacterial-activity-hydroxyxanthone-derivatives-thumb-699d7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/antibacterial-activity-hydroxyxanthone-derivatives-thumb-699d7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/antibacterial-activity-hydroxyxanthone-derivatives-thumb-699d7.webp 1x" title="JURIS - Synthesis, Antibacterial Activity, and  In Silico  Analysis of Hydroxyxanthone Derivatives Targeting Gram-Positive and Gram-Negative Bacteria" alt="JURIS - Synthesis, Antibacterial Activity, and  In Silico  Analysis of Hydroxyxanthone Derivatives Targeting Gram-Positive and Gram-Negative Bacteria" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65280-antibacterial-activity-hydroxyxanthone-derivatives" title="JURIS - Synthesis, Antibacterial Activity, and  In Silico  Analysis of Hydroxyxanthone Derivatives Targeting Gram-Positive and Gram-Negative Bacteria" target="_blank">Synthesis, Antibacterial Activity, and  In Silico  Analysis of Hydroxyxanthone Derivatives Targeting Gram-Positive and Gram-Negative Bacteria</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada optimisasi struktur turunan hidroksiksanthon untuk meningkatkan aktivitas antibakteri dan mengurangi toksisitas. Selain itu, pengujian efektivitas in vivo terhadap patogen Gram-positif dan Gram-negatif perlu dilakukan. Pengembangan metode sintesis yang lebih efisien dan skala besar juga menjadi arah penting untuk aplikasi praktis..
<br>Turunan hidroksiksanthon HX1 dan HX3 menunjukkan aktivitas antibakteri yang signifikan terhadap bakteri Gram-positif dan Gram-negatif.Struktur molekuler mereka memungkinkan interaksi stabil dengan DHFR, meningkatkan efektivitas antibakteri.Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengoptimalkan struktur dan menguji efektivitas in vivo
<br>Kenaikan global bakteri resisten antibiotik menimbulkan tantangan kesehatan kritis, mengharuskan penemuan agen antibakteri baru. Dalam studi ini, tiga turunan hidroksiksanthon, 1,5-dihidroksiksanthon (HX1), 1,6-dihidroksiksanthon (HX2), dan 1,7-dihidroksiksanthon (HX3) disintesis dengan hasil 3,5%, 38,2%, dan 17,54% masing-masing. Uji in vitro menunjukkan bahwa semua senyawa tidak aktif terhadap Escherichia coli, tetapi menunjukkan aktivitas kuat terhadap Pseudomonas aeruginosa (MIC 15,62 g/mL). HX1 dan HX3 juga menunjukkan aktivitas kuat terhadap Staphylococcus aureus dan Bacillus subtilis (MIC 15,62 g/mL), sedangkan HX2 menunjukkan aktivitas moderat (MIC 31,25 g/mL). Analisis docking molekuler menunjukkan energi ikatan yang menguntungkan (Ae6,23 hingga...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/2/antibacterial-activity-hydroxyxanthone-derivatives-thumb-e444e.webp" type="image/webp" length="122464" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/antibacterial-activity-hydroxyxanthone-derivatives-thumb-6f0ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/antibacterial-activity-hydroxyxanthone-derivatives-thumb-e444e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/antibacterial-activity-hydroxyxanthone-derivatives-thumb-699d7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-568-ugm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3083-ijc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Non Target Screening of Chemical Migrants from Paper Based Tea Bags A Preliminary Investigation for Food Safety Assessment ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Non Target Screening of Chemical Migrants from Paper Based Tea Bags A Preliminary Investigation for Food Safety Assessment ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Non Target Screening of Chemical Migrants from Paper Based Tea Bags A Preliminary Investigation for Food Safety Assessment ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65263-silico-senyawa-kimia-materi-berbicara-bahasa-inggr</link>
	<guid isPermaLink="false">fd5820f9fab97e7a145dd4ffe40978ac</guid>
	<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 06:24:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ jet fuel ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fuel,header,jet,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Studi perbandingan antara kantong teh berbasis kertas dengan bahan lain untuk mengevaluasi migrasi senyawa. 2. Analisis dampak jangka panjang paparan senyawa kimia pada kesehatan manusia. 3. Pengembangan metode deteksi yang lebih akurat untuk senyawa ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Non-Target Screening of Chemical Migrants from Paper-Based Tea Bags: A Preliminary Investigation for Food Safety Assessment: 1. Studi perbandingan antara kantong teh berbasis kertas dengan bahan lain untuk mengevaluasi migrasi senyawa. 2. Analisis dampak jangka panjang paparan senyawa kimia pada kesehatan manusia. 3. Pengembangan metode deteksi yang lebih akurat untuk senyawa migrasi dalam kondisi lingkungan yang berbeda. Penelitian ini dapat membuka arah baru untuk memperkuat standar keselamatan pangan dan meningkatkan pengawasan terhadap bahan kemasan makanan.. Penelitian ini mengidentifikasi senyawa kimia yang dapat bermigrasi dari kantong teh berbasis kertas.Temuan menunjukkan keberagaman senyawa yang potensial berdampak pada keselamatan pangan.Perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk memvalidasi risiko kesehatan jangka panjang Tidak ditemukan abstrak dalam bahasa Indonesia. Abstrak dalam bahasa Inggris tidak tersedia. Dengan demikian, tidak dapat disusun abstrak dalam bahasa Indonesia. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/f/silico-senyawa-kimia-materi-berbicara-bahasa-inggr-thumb-6b799.webp" title="JURIS - Non-Target Screening of Chemical Migrants from Paper-Based Tea Bags: A Preliminary Investigation for Food Safety Assessment" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/silico-senyawa-kimia-materi-berbicara-bahasa-inggr-thumb-6b799.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/silico-senyawa-kimia-materi-berbicara-bahasa-inggr-thumb-6b799.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/silico-senyawa-kimia-materi-berbicara-bahasa-inggr-thumb-6b799.webp 1x" title="JURIS - Non-Target Screening of Chemical Migrants from Paper-Based Tea Bags: A Preliminary Investigation for Food Safety Assessment" alt="JURIS - Non-Target Screening of Chemical Migrants from Paper-Based Tea Bags: A Preliminary Investigation for Food Safety Assessment" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/f/silico-senyawa-kimia-materi-berbicara-bahasa-inggr-thumb-dcf7a.webp" title="JURIS - Non-Target Screening of Chemical Migrants from Paper-Based Tea Bags: A Preliminary Investigation for Food Safety Assessment" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/silico-senyawa-kimia-materi-berbicara-bahasa-inggr-thumb-dcf7a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/silico-senyawa-kimia-materi-berbicara-bahasa-inggr-thumb-dcf7a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/silico-senyawa-kimia-materi-berbicara-bahasa-inggr-thumb-dcf7a.webp 1x" title="JURIS - Non-Target Screening of Chemical Migrants from Paper-Based Tea Bags: A Preliminary Investigation for Food Safety Assessment" alt="JURIS - Non-Target Screening of Chemical Migrants from Paper-Based Tea Bags: A Preliminary Investigation for Food Safety Assessment" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65263-silico-senyawa-kimia-materi-berbicara-bahasa-inggr" title="JURIS - Non-Target Screening of Chemical Migrants from Paper-Based Tea Bags: A Preliminary Investigation for Food Safety Assessment" target="_blank">Non-Target Screening of Chemical Migrants from Paper-Based Tea Bags: A Preliminary Investigation for Food Safety Assessment</a>: 1. Studi perbandingan antara kantong teh berbasis kertas dengan bahan lain untuk mengevaluasi migrasi senyawa. 2. Analisis dampak jangka panjang paparan senyawa kimia pada kesehatan manusia. 3. Pengembangan metode deteksi yang lebih akurat untuk senyawa migrasi dalam kondisi lingkungan yang berbeda. Penelitian ini dapat membuka arah baru untuk memperkuat standar keselamatan pangan dan meningkatkan pengawasan terhadap bahan kemasan makanan..
<br>Penelitian ini mengidentifikasi senyawa kimia yang dapat bermigrasi dari kantong teh berbasis kertas.Temuan menunjukkan keberagaman senyawa yang potensial berdampak pada keselamatan pangan.Perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk memvalidasi risiko kesehatan jangka panjang
<br>Tidak ditemukan abstrak dalam bahasa Indonesia. Abstrak dalam bahasa Inggris tidak tersedia. Dengan demikian, tidak dapat disusun abstrak dalam bahasa Indonesia.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/f/silico-senyawa-kimia-materi-berbicara-bahasa-inggr-thumb-6b799.webp" type="image/webp" length="19296" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/silico-senyawa-kimia-materi-berbicara-bahasa-inggr-thumb-6b799.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/silico-senyawa-kimia-materi-berbicara-bahasa-inggr-thumb-dcf7a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-568-ugm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3083-ijc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Validation of UV Vis Spectrophotometric Method for Catechin Determination in Kawangkoan Peanut Skin Extract Nanoemulsion as an Antioxidant ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Validation of UV Vis Spectrophotometric Method for Catechin Determination in Kawangkoan Peanut Skin Extract Nanoemulsion as an Antioxidant ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Validation of UV Vis Spectrophotometric Method for Catechin Determination in Kawangkoan Peanut Skin Extract Nanoemulsion as an Antioxidant ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65266-aplikasi-nanoemulsi-betalain-kawangkoan-peanut-ski</link>
	<guid isPermaLink="false">cd401df221037ba1b697c3061558337f</guid>
	<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 06:23:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ dft analysis ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ cresol low ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[analysis,cresol,dft,header,low,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji potensi penggunaan nanoemulsi dari sumber alami lain sebagai pengantara antioksidan. Selain itu, perlu dilakukan optimasi formulasi nanoemulsi untuk meningkatkan stabilitas jangka panjang di bawah kondisi penyimpanan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Validation of UV-Vis Spectrophotometric Method for Catechin Determination in Kawangkoan Peanut Skin Extract Nanoemulsion as an Antioxidant: Penelitian lanjutan dapat mengkaji potensi penggunaan nanoemulsi dari sumber alami lain sebagai pengantara antioksidan. Selain itu, perlu dilakukan optimasi formulasi nanoemulsi untuk meningkatkan stabilitas jangka panjang di bawah kondisi penyimpanan ekstrem. Terakhir, studi tentang efek toksikologi dari nanoemulsi katekin pada sel hidup dapat dilakukan untuk memastikan keamanannya sebagai bahan fungsional dalam aplikasi farmasi atau kosmetik.. Nanoemulsi katekin dari ekstrak kulit kacang tanah Kawangkoan berhasil diformulasikan dan dikarakterisasi, menunjukkan sifat fisikokimia yang sesuai dan aktivitas antioksidan.Metode analitik telah divalidasi dengan baik, menunjukkan linearitas tinggi (RA tinggi), presisi (RSD rendah), dan keandalan untuk kuantifikasi katekin dan pengukuran antioksidan.Namun, pergeseran bathochromik dari 510 ke 520 nm teramati, menunjukkan perubahan lingkungan mikro katekin setelah dimasukkan ke dalam nanoemulsi, mengindikasikan interaksi fisik tanpa perubahan struktur.Perbedaan hasil uji DPPH dan ABTS disebabkan oleh mekanisme reaksi dan sistem pelarut yang berbeda Kulit kacang tanah Kawangkoan merupakan sumber katekin yang kaya, yaitu antioksidan alami dengan potensi aplikasi dalam formulasi farmasi dan kosmetik. Metode analitik yang andal diperlukan untuk mengkuantifikasi katekin dalam sistem pengiriman kompleks seperti nanoemulsi. Studi ini bertujuan untuk memvalidasi metode spektrofotometri UV-vis untuk penentuan katekin menggunakan reagen vanillinAeH2SO4 serta mengevaluasi aktivitas antioksidan dan sifat fisikokimia dari nanoemulsi yang mengandung ekstrak kulit kacang tanah Kawangkoan. Validasi metode mencakup linearitas, akurasi, presisi, batas deteksi (LOD), dan batas kuantifikasi (LOQ). Aktivitas antioksidan diukur menggunakan uji DPPH dan ABTS. Metode menunjukkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/3/aplikasi-nanoemulsi-betalain-kawangkoan-peanut-ski-thumb-c6736.webp" title="JURIS - Validation of UV-Vis Spectrophotometric Method for Catechin Determination in Kawangkoan Peanut Skin Extract Nanoemulsion as an Antioxidant" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/aplikasi-nanoemulsi-betalain-kawangkoan-peanut-ski-thumb-c6736.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/aplikasi-nanoemulsi-betalain-kawangkoan-peanut-ski-thumb-c6736.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/aplikasi-nanoemulsi-betalain-kawangkoan-peanut-ski-thumb-c6736.webp 1x" title="JURIS - Validation of UV-Vis Spectrophotometric Method for Catechin Determination in Kawangkoan Peanut Skin Extract Nanoemulsion as an Antioxidant" alt="JURIS - Validation of UV-Vis Spectrophotometric Method for Catechin Determination in Kawangkoan Peanut Skin Extract Nanoemulsion as an Antioxidant" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/aplikasi-nanoemulsi-betalain-kawangkoan-peanut-ski-thumb-6bacd.webp" title="JURIS - Validation of UV-Vis Spectrophotometric Method for Catechin Determination in Kawangkoan Peanut Skin Extract Nanoemulsion as an Antioxidant" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/aplikasi-nanoemulsi-betalain-kawangkoan-peanut-ski-thumb-6bacd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/aplikasi-nanoemulsi-betalain-kawangkoan-peanut-ski-thumb-6bacd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/aplikasi-nanoemulsi-betalain-kawangkoan-peanut-ski-thumb-6bacd.webp 1x" title="JURIS - Validation of UV-Vis Spectrophotometric Method for Catechin Determination in Kawangkoan Peanut Skin Extract Nanoemulsion as an Antioxidant" alt="JURIS - Validation of UV-Vis Spectrophotometric Method for Catechin Determination in Kawangkoan Peanut Skin Extract Nanoemulsion as an Antioxidant" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/aplikasi-nanoemulsi-betalain-kawangkoan-peanut-ski-thumb-17466.webp" title="JURIS - Validation of UV-Vis Spectrophotometric Method for Catechin Determination in Kawangkoan Peanut Skin Extract Nanoemulsion as an Antioxidant" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/aplikasi-nanoemulsi-betalain-kawangkoan-peanut-ski-thumb-17466.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/aplikasi-nanoemulsi-betalain-kawangkoan-peanut-ski-thumb-17466.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/aplikasi-nanoemulsi-betalain-kawangkoan-peanut-ski-thumb-17466.webp 1x" title="JURIS - Validation of UV-Vis Spectrophotometric Method for Catechin Determination in Kawangkoan Peanut Skin Extract Nanoemulsion as an Antioxidant" alt="JURIS - Validation of UV-Vis Spectrophotometric Method for Catechin Determination in Kawangkoan Peanut Skin Extract Nanoemulsion as an Antioxidant" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65266-aplikasi-nanoemulsi-betalain-kawangkoan-peanut-ski" title="JURIS - Validation of UV-Vis Spectrophotometric Method for Catechin Determination in Kawangkoan Peanut Skin Extract Nanoemulsion as an Antioxidant" target="_blank">Validation of UV-Vis Spectrophotometric Method for Catechin Determination in Kawangkoan Peanut Skin Extract Nanoemulsion as an Antioxidant</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji potensi penggunaan nanoemulsi dari sumber alami lain sebagai pengantara antioksidan. Selain itu, perlu dilakukan optimasi formulasi nanoemulsi untuk meningkatkan stabilitas jangka panjang di bawah kondisi penyimpanan ekstrem. Terakhir, studi tentang efek toksikologi dari nanoemulsi katekin pada sel hidup dapat dilakukan untuk memastikan keamanannya sebagai bahan fungsional dalam aplikasi farmasi atau kosmetik..
<br>Nanoemulsi katekin dari ekstrak kulit kacang tanah Kawangkoan berhasil diformulasikan dan dikarakterisasi, menunjukkan sifat fisikokimia yang sesuai dan aktivitas antioksidan.Metode analitik telah divalidasi dengan baik, menunjukkan linearitas tinggi (RA tinggi), presisi (RSD rendah), dan keandalan untuk kuantifikasi katekin dan pengukuran antioksidan.Namun, pergeseran bathochromik dari 510 ke 520 nm teramati, menunjukkan perubahan lingkungan mikro katekin setelah dimasukkan ke dalam nanoemulsi, mengindikasikan interaksi fisik tanpa perubahan struktur.Perbedaan hasil uji DPPH dan ABTS disebabkan oleh mekanisme reaksi dan sistem pelarut yang berbeda
<br>Kulit kacang tanah Kawangkoan merupakan sumber katekin yang kaya, yaitu antioksidan alami dengan potensi aplikasi dalam formulasi farmasi dan kosmetik. Metode analitik yang andal diperlukan untuk mengkuantifikasi katekin dalam sistem pengiriman kompleks seperti nanoemulsi. Studi ini bertujuan untuk memvalidasi metode spektrofotometri UV-vis untuk penentuan katekin menggunakan reagen vanillinAeH2SO4 serta mengevaluasi aktivitas antioksidan dan sifat fisikokimia dari nanoemulsi yang mengandung ekstrak kulit kacang tanah Kawangkoan. Validasi metode mencakup linearitas, akurasi, presisi, batas deteksi (LOD), dan batas kuantifikasi (LOQ). Aktivitas antioksidan diukur menggunakan uji DPPH dan ABTS. Metode menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/3/aplikasi-nanoemulsi-betalain-kawangkoan-peanut-ski-thumb-17466.webp" type="image/webp" length="110206" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/aplikasi-nanoemulsi-betalain-kawangkoan-peanut-ski-thumb-c6736.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/aplikasi-nanoemulsi-betalain-kawangkoan-peanut-ski-thumb-6bacd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/aplikasi-nanoemulsi-betalain-kawangkoan-peanut-ski-thumb-17466.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-568-ugm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3083-ijc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Synthesis Multi Identifications of Some Complexes with a Newly Ligand 4 FADPD Derived from Caffeine and Evaluation of the Anticancer Activity of Au III Nano Complex ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Synthesis Multi Identifications of Some Complexes with a Newly Ligand 4 FADPD Derived from Caffeine and Evaluation of the Anticancer Activity of Au III Nano Complex ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Synthesis Multi Identifications of Some Complexes with a Newly Ligand 4 FADPD Derived from Caffeine and Evaluation of the Anticancer Activity of Au III Nano Complex ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65274-abstrak-bahasa-sintesis-identifikasi-aktivitas-ant</link>
	<guid isPermaLink="false">a62ff71d9c302b48e5a1682868aeac54</guid>
	<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 06:23:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ jet fuel ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fuel,header,jet,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode sintesis yang lebih efisien untuk menghasilkan kompleks dengan ligand baru (4-FADPD). Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi aplikasi klinis dari nano-kompleks ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Synthesis, Multi-Identifications of Some Complexes with a Newly Ligand (4-FADPD) Derived from Caffeine and Evaluation of the Anticancer Activity of Au(III) Nano-Complex: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode sintesis yang lebih efisien untuk menghasilkan kompleks dengan ligand baru (4-FADPD). Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi aplikasi klinis dari nano-kompleks Au(III) dalam pengobatan kanker. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan kondisi reaksi dan karakterisasi lebih lanjut dari kompleks yang dihasilkan, sehingga dapat meningkatkan efektivitas dan stabilitasnya.. Tidak ada abstrak bahasa Indonesia yang ditemukan.Tidak ada kesimpulan yang ditemukan dalam dokumen.Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode sintesis yang lebih efisien untuk menghasilkan kompleks dengan ligand baru (4-FADPD).Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi aplikasi klinis dari nano-kompleks Au(III) dalam pengobatan kanker.Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan kondisi reaksi dan karakterisasi lebih lanjut dari kompleks yang dihasilkan, sehingga dapat meningkatkan efektivitas dan stabilitasnya.Tidak ada abstrak bahasa Indonesia yang ditemukan A novel ligand ((1 E )-(2-(4-fluorobenzylidene)amino)methyl) phenyl)diazenyl)-1,3,7-trimethyl-3,7-dihydro-1 H -purine-2,6-dione (4-FADPD) was synthesized via the azotization reaction of 2-aminobenzylamine with caffeine, and the resultant compound was condensed with 4-fluorobenzaldehyde to form a newly azo-Schiff base ligand. Its complexes with Cu(II), Ag(I), and Au(III) were synthesized. The results of multi-identifications, including XRD, elemental analysis (C.H.N), UV-vis spectroscopy, FTIR, and 1 H-NMR, were used to propose the suggested structures using molar conductivity measurements. These data were utilized to propose appropriate geometric configurations for all complexes. The azo-Schiff base ligand... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/1/abstrak-bahasa-sintesis-identifikasi-aktivitas-ant-thumb-645a7.webp" title="JURIS - Synthesis, Multi-Identifications of Some Complexes with a Newly Ligand (4-FADPD) Derived from Caffeine and Evaluation of the Anticancer Activity of Au(III) Nano-Complex" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/1/abstrak-bahasa-sintesis-identifikasi-aktivitas-ant-thumb-645a7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/1/abstrak-bahasa-sintesis-identifikasi-aktivitas-ant-thumb-645a7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/1/abstrak-bahasa-sintesis-identifikasi-aktivitas-ant-thumb-645a7.webp 1x" title="JURIS - Synthesis, Multi-Identifications of Some Complexes with a Newly Ligand (4-FADPD) Derived from Caffeine and Evaluation of the Anticancer Activity of Au(III) Nano-Complex" alt="JURIS - Synthesis, Multi-Identifications of Some Complexes with a Newly Ligand (4-FADPD) Derived from Caffeine and Evaluation of the Anticancer Activity of Au(III) Nano-Complex" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/1/abstrak-bahasa-sintesis-identifikasi-aktivitas-ant-thumb-c1b3b.webp" title="JURIS - Synthesis, Multi-Identifications of Some Complexes with a Newly Ligand (4-FADPD) Derived from Caffeine and Evaluation of the Anticancer Activity of Au(III) Nano-Complex" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/1/abstrak-bahasa-sintesis-identifikasi-aktivitas-ant-thumb-c1b3b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/1/abstrak-bahasa-sintesis-identifikasi-aktivitas-ant-thumb-c1b3b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/1/abstrak-bahasa-sintesis-identifikasi-aktivitas-ant-thumb-c1b3b.webp 1x" title="JURIS - Synthesis, Multi-Identifications of Some Complexes with a Newly Ligand (4-FADPD) Derived from Caffeine and Evaluation of the Anticancer Activity of Au(III) Nano-Complex" alt="JURIS - Synthesis, Multi-Identifications of Some Complexes with a Newly Ligand (4-FADPD) Derived from Caffeine and Evaluation of the Anticancer Activity of Au(III) Nano-Complex" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/1/abstrak-bahasa-sintesis-identifikasi-aktivitas-ant-thumb-7c1f6.webp" title="JURIS - Synthesis, Multi-Identifications of Some Complexes with a Newly Ligand (4-FADPD) Derived from Caffeine and Evaluation of the Anticancer Activity of Au(III) Nano-Complex" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/1/abstrak-bahasa-sintesis-identifikasi-aktivitas-ant-thumb-7c1f6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/1/abstrak-bahasa-sintesis-identifikasi-aktivitas-ant-thumb-7c1f6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/1/abstrak-bahasa-sintesis-identifikasi-aktivitas-ant-thumb-7c1f6.webp 1x" title="JURIS - Synthesis, Multi-Identifications of Some Complexes with a Newly Ligand (4-FADPD) Derived from Caffeine and Evaluation of the Anticancer Activity of Au(III) Nano-Complex" alt="JURIS - Synthesis, Multi-Identifications of Some Complexes with a Newly Ligand (4-FADPD) Derived from Caffeine and Evaluation of the Anticancer Activity of Au(III) Nano-Complex" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65274-abstrak-bahasa-sintesis-identifikasi-aktivitas-ant" title="JURIS - Synthesis, Multi-Identifications of Some Complexes with a Newly Ligand (4-FADPD) Derived from Caffeine and Evaluation of the Anticancer Activity of Au(III) Nano-Complex" target="_blank">Synthesis, Multi-Identifications of Some Complexes with a Newly Ligand (4-FADPD) Derived from Caffeine and Evaluation of the Anticancer Activity of Au(III) Nano-Complex</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode sintesis yang lebih efisien untuk menghasilkan kompleks dengan ligand baru (4-FADPD). Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi aplikasi klinis dari nano-kompleks Au(III) dalam pengobatan kanker. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan kondisi reaksi dan karakterisasi lebih lanjut dari kompleks yang dihasilkan, sehingga dapat meningkatkan efektivitas dan stabilitasnya..
<br>Tidak ada abstrak bahasa Indonesia yang ditemukan.Tidak ada kesimpulan yang ditemukan dalam dokumen.Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode sintesis yang lebih efisien untuk menghasilkan kompleks dengan ligand baru (4-FADPD).Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi aplikasi klinis dari nano-kompleks Au(III) dalam pengobatan kanker.Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan kondisi reaksi dan karakterisasi lebih lanjut dari kompleks yang dihasilkan, sehingga dapat meningkatkan efektivitas dan stabilitasnya.Tidak ada abstrak bahasa Indonesia yang ditemukan
<br>A novel ligand ((1 E )-(2-(4-fluorobenzylidene)amino)methyl) phenyl)diazenyl)-1,3,7-trimethyl-3,7-dihydro-1 H -purine-2,6-dione (4-FADPD) was synthesized via the azotization reaction of 2-aminobenzylamine with caffeine, and the resultant compound was condensed with 4-fluorobenzaldehyde to form a newly azo-Schiff base ligand. Its complexes with Cu(II), Ag(I), and Au(III) were synthesized. The results of multi-identifications, including XRD, elemental analysis (C.H.N), UV-vis spectroscopy, FTIR, and  1 H-NMR, were used to propose the suggested structures using molar conductivity measurements. These data were utilized to propose appropriate geometric configurations for all complexes. The azo-Schiff base ligand...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/1/abstrak-bahasa-sintesis-identifikasi-aktivitas-ant-thumb-c1b3b.webp" type="image/webp" length="44884" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/1/abstrak-bahasa-sintesis-identifikasi-aktivitas-ant-thumb-645a7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/1/abstrak-bahasa-sintesis-identifikasi-aktivitas-ant-thumb-c1b3b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/1/abstrak-bahasa-sintesis-identifikasi-aktivitas-ant-thumb-7c1f6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-568-ugm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3083-ijc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Thu, 10 Sep 2026 09:48:52 +0700. 24 items. Served in: 15.965 seconds [rss] -->
