<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 07 Apr 2026 15:35:19 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 15:35:19 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-07T15:35:19+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pengaruh Inflasi Suku Bunga Nilai Tukar dan Sentimen Resesi Terhadap Kinerja Saham Properti Di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pengaruh Inflasi Suku Bunga Nilai Tukar dan Sentimen Resesi Terhadap Kinerja Saham Properti Di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pengaruh Inflasi Suku Bunga Nilai Tukar dan Sentimen Resesi Terhadap Kinerja Saham Properti Di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35245-indikator-sentimen-investor-return-saham-roa-anali</link>
	<guid isPermaLink="false">2f7a9456f273101fb3c12194f097b847</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 14:46:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ tata kelola ]]></category>
	<category><![CDATA[ nilai tukar ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,kelola,nilai,tata,tukar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Studi ini menunjukkan bahwa 49% variasi return saham sektor properti belum dapat dijelaskan oleh model yang ada, sehingga penelitian lanjutan dapat berfokus pada identifikasi faktor-faktor mikroekonomi spesifik perusahaan, seperti tingkat leverage pengembang, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, Nilai Tukar, dan Sentimen Resesi Terhadap Kinerja Saham Properti Di Indonesia: Studi ini menunjukkan bahwa 49% variasi return saham sektor properti belum dapat dijelaskan oleh model yang ada, sehingga penelitian lanjutan dapat berfokus pada identifikasi faktor-faktor mikroekonomi spesifik perusahaan, seperti tingkat leverage pengembang, inovasi produk, atau strategi pemasaran, untuk memahami bagaimana elemen internal ini berinteraksi dengan kondisi makroekonomi dan memengaruhi kinerja saham. Selanjutnya, temuan bahwa inflasi tidak berpengaruh signifikan membuka jalan bagi eksplorasi mendalam terkait jenis inflasi yang berbeda (misalnya, tarikan permintaan versus dorongan biaya) atau pengujian efek non-linier dan ambang batas yang mungkin belum terungkap oleh model linier sederhana, untuk melihat apakah inflasi dapat menjadi signifikan dalam konteks atau sub-sektor properti tertentu. Mengingat sentimen resesi global memiliki dampak paling signifikan, akan sangat bermanfaat untuk mengembangkan metrik sentimen yang lebih canggih dan berkelanjutan, misalnya melalui analisis sentimen berita keuangan atau indeks ketidakpastian ekonomi, untuk memahami nuansa transmisi sentimen investor secara lebih granular terhadap harga saham properti, serta menguji perbedaan respons antara sentimen domestik dan global.. Studi ini menyimpulkan bahwa inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham sektor properti dan real estate, karena efek negatifnya mungkin dinetralisir oleh persepsi properti sebagai lindung nilai.Sebaliknya, suku bunga dan nilai tukar terbukti berpengaruh negatif dan signifikan, menekan kinerja saham akibat peningkatan biaya KPR, biaya modal perusahaan, serta beban impor material dan utang valas.Sentimen resesi global juga menunjukkan pengaruh negatif yang sangat signifikan, bahkan lebih kuat daripada variabel lain, memicu aksi jual massal terhadap aset berisiko seperti saham properti, di mana secara simultan, keempat variabel ini menjelaskan sekitar 51% variasi return saham sektor properti Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh inflasi (INF), suku bunga kebijakan (BI7DRR), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (FX), dan sentimen resesi global (RES) terhadap kinerja saham sektor properti & real estate di Bursa Efek Indonesia. Studi ini merupakan sintesis dari dua penelitian terdahulu, yakni Luthfiana (2018) yang menekankan variabel makro (inflasi, suku bunga, nilai tukar) serta Fitriaty & Saputra (2022) yang menambahkan sentimen resesi. Dengan rancangan regresi linier berganda dan data bulanan periode Januari 2016AeDesember 2023, hasil penelitian menunjukkan bahwa suku bunga, nilai tukar, dan sentimen resesi berpengaruh negatif signifikan terhadap return indeks properti (IDXPROPERT), sementara inflasi tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa sektor properti sangat sensitif terhadap kebijakan moneter dan gejolak global dibandingkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/f/indikator-sentimen-investor-return-saham-roa-anali-thumb-fbaa0.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, Nilai Tukar, dan Sentimen Resesi Terhadap Kinerja Saham Properti Di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/f/indikator-sentimen-investor-return-saham-roa-anali-thumb-fbaa0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/f/indikator-sentimen-investor-return-saham-roa-anali-thumb-fbaa0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/f/indikator-sentimen-investor-return-saham-roa-anali-thumb-fbaa0.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, Nilai Tukar, dan Sentimen Resesi Terhadap Kinerja Saham Properti Di Indonesia" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, Nilai Tukar, dan Sentimen Resesi Terhadap Kinerja Saham Properti Di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/f/indikator-sentimen-investor-return-saham-roa-anali-thumb-06587.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, Nilai Tukar, dan Sentimen Resesi Terhadap Kinerja Saham Properti Di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/f/indikator-sentimen-investor-return-saham-roa-anali-thumb-06587.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/f/indikator-sentimen-investor-return-saham-roa-anali-thumb-06587.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/f/indikator-sentimen-investor-return-saham-roa-anali-thumb-06587.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, Nilai Tukar, dan Sentimen Resesi Terhadap Kinerja Saham Properti Di Indonesia" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, Nilai Tukar, dan Sentimen Resesi Terhadap Kinerja Saham Properti Di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/f/indikator-sentimen-investor-return-saham-roa-anali-thumb-c002a.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, Nilai Tukar, dan Sentimen Resesi Terhadap Kinerja Saham Properti Di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/f/indikator-sentimen-investor-return-saham-roa-anali-thumb-c002a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/f/indikator-sentimen-investor-return-saham-roa-anali-thumb-c002a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/f/indikator-sentimen-investor-return-saham-roa-anali-thumb-c002a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, Nilai Tukar, dan Sentimen Resesi Terhadap Kinerja Saham Properti Di Indonesia" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, Nilai Tukar, dan Sentimen Resesi Terhadap Kinerja Saham Properti Di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35245-indikator-sentimen-investor-return-saham-roa-anali" title="JURIS - Analisis Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, Nilai Tukar, dan Sentimen Resesi Terhadap Kinerja Saham Properti Di Indonesia" target="_blank">Analisis Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, Nilai Tukar, dan Sentimen Resesi Terhadap Kinerja Saham Properti Di Indonesia</a>: Studi ini menunjukkan bahwa 49% variasi return saham sektor properti belum dapat dijelaskan oleh model yang ada, sehingga penelitian lanjutan dapat berfokus pada identifikasi faktor-faktor mikroekonomi spesifik perusahaan, seperti tingkat leverage pengembang, inovasi produk, atau strategi pemasaran, untuk memahami bagaimana elemen internal ini berinteraksi dengan kondisi makroekonomi dan memengaruhi kinerja saham. Selanjutnya, temuan bahwa inflasi tidak berpengaruh signifikan membuka jalan bagi eksplorasi mendalam terkait jenis inflasi yang berbeda (misalnya, tarikan permintaan versus dorongan biaya) atau pengujian efek non-linier dan ambang batas yang mungkin belum terungkap oleh model linier sederhana, untuk melihat apakah inflasi dapat menjadi signifikan dalam konteks atau sub-sektor properti tertentu. Mengingat sentimen resesi global memiliki dampak paling signifikan, akan sangat bermanfaat untuk mengembangkan metrik sentimen yang lebih canggih dan berkelanjutan, misalnya melalui analisis sentimen berita keuangan atau indeks ketidakpastian ekonomi, untuk memahami nuansa transmisi sentimen investor secara lebih granular terhadap harga saham properti, serta menguji perbedaan respons antara sentimen domestik dan global..
<br>Studi ini menyimpulkan bahwa inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham sektor properti dan real estate, karena efek negatifnya mungkin dinetralisir oleh persepsi properti sebagai lindung nilai.Sebaliknya, suku bunga dan nilai tukar terbukti berpengaruh negatif dan signifikan, menekan kinerja saham akibat peningkatan biaya KPR, biaya modal perusahaan, serta beban impor material dan utang valas.Sentimen resesi global juga menunjukkan pengaruh negatif yang sangat signifikan, bahkan lebih kuat daripada variabel lain, memicu aksi jual massal terhadap aset berisiko seperti saham properti, di mana secara simultan, keempat variabel ini menjelaskan sekitar 51% variasi return saham sektor properti
<br>Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh inflasi (INF), suku bunga kebijakan (BI7DRR), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (FX), dan sentimen resesi global (RES) terhadap kinerja saham sektor properti & real estate di Bursa Efek Indonesia. Studi ini merupakan sintesis dari dua penelitian terdahulu, yakni Luthfiana (2018) yang menekankan variabel makro (inflasi, suku bunga, nilai tukar) serta Fitriaty & Saputra (2022) yang menambahkan sentimen resesi. Dengan rancangan regresi linier berganda dan data bulanan periode Januari 2016AeDesember 2023, hasil penelitian menunjukkan bahwa suku bunga, nilai tukar, dan sentimen resesi berpengaruh negatif signifikan terhadap return indeks properti (IDXPROPERT), sementara inflasi tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa sektor properti sangat sensitif terhadap kebijakan moneter dan gejolak global dibandingkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/f/indikator-sentimen-investor-return-saham-roa-anali-thumb-06587.webp" type="image/webp" length="79686" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/f/indikator-sentimen-investor-return-saham-roa-anali-thumb-fbaa0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/f/indikator-sentimen-investor-return-saham-roa-anali-thumb-06587.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/f/indikator-sentimen-investor-return-saham-roa-anali-thumb-c002a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1938-provisi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9508-jurnal-mahasiswa-jurnal-ilmiah-penalaran-penelitian.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Dampak Lingkungan dan Penentuan Strategi Green Manufacturing pada Pengolahan Limbah dan Emisi di PT XYZ ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Dampak Lingkungan dan Penentuan Strategi Green Manufacturing pada Pengolahan Limbah dan Emisi di PT XYZ ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Dampak Lingkungan dan Penentuan Strategi Green Manufacturing pada Pengolahan Limbah dan Emisi di PT XYZ ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35261-pengurangan-emisi-marpol-k</link>
	<guid isPermaLink="false">d3a2e59ba8718106d50629f8cb3fcdf7</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 14:45:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ profile menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ imam faizal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,faizal,imam,main,menu,profile]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah berhasil mengidentifikasi strategi Green Manufacturing terbaik bagi PT. XYZ, yaitu strategi SO yang menekankan optimalisasi fasilitas pembakaran dan kerja sama dengan mitra pengolah limbah tersertifikasi. Namun, penelitian selanjutnya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Dampak Lingkungan dan Penentuan Strategi Green Manufacturing pada Pengolahan Limbah dan Emisi di PT. XYZ: Penelitian ini telah berhasil mengidentifikasi strategi Green Manufacturing terbaik bagi PT. XYZ, yaitu strategi SO yang menekankan optimalisasi fasilitas pembakaran dan kerja sama dengan mitra pengolah limbah tersertifikasi. Namun, penelitian selanjutnya dapat lebih mendalam dengan fokus pada beberapa arah penting. Pertama, bagaimana dampak nyata dan terukur dari implementasi strategi SO, khususnya terhadap pengurangan emisi CO2 dan volume limbah padat, serta efisiensi biaya secara berkelanjutan? Studi lanjutan bisa merancang kerangka kerja pengukuran kinerja lingkungan yang komprehensif setelah penerapan strategi ini, mungkin menggunakan pendekatan Life Cycle Assessment (LCA) untuk mengevaluasi dampak dari hulu ke hilir. Kedua, mengingat adanya kelemahan berupa belum tersedianya sistem daur ulang limbah karbon B3 dan potensi teknologi pemantauan emisi digital, penelitian mendatang dapat mengeksplorasi secara spesifik kelayakan teknis dan ekonomis dari teknologi daur ulang limbah karbon yang inovatif atau sistem penangkap karbon canggih untuk mengurangi limbah B3 dan emisi. Ini bisa berupa studi komparatif berbagai teknologi yang relevan dengan jenis limbah PT. XYZ. Ketiga, untuk mengatasi kelemahan ketiadaan sistem kontrol otomatisasi dan minimnya evaluasi berkala, akan sangat bermanfaat jika ada penelitian yang merancang dan mengembangkan sebuah sistem monitoring dan kontrol otomatis terintegrasi. Sistem ini tidak hanya memantau konsumsi energi dan emisi secara real-time, tetapi juga mampu mengoptimalkan proses pembakaran secara adaptif untuk mencapai efisiensi energi dan lingkungan maksimal. Rancangan prototipe sistem cerdas ini bisa menjadi landasan bagi operasional yang lebih hijau dan efisien di masa depan, memastikan PT. XYZ tidak hanya merumuskan strategi, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dengan dukungan teknologi terkini secara berkelanjutan.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsumsi energi tinggi dari listrik dan gas alam merupakan penyumbang utama emisi CO2 serta limbah padat yang belum terkelola optimal di PT.Melalui analisis SWOT, diidentifikasi berbagai faktor internal dan eksternal yang mengarah pada empat alternatif strategi Green Manufacturing.Berdasarkan metode Analytical Hierarchy Process (AHP), strategi Strength-Opportunities (SO) terpilih sebagai usulan utama dengan bobot tertinggi (4.62), yang menekankan optimalisasi fasilitas pembakaran dan kerja sama dengan mitra pengolah limbah tersertifikasi Industri manufaktur memiliki kontribusi signifikan terhadap peningkatan emisi karbon dan pencemaran lingkungan, salah satunya berasal dari proses produksi carbon rod. PT. XYZ sebagai produsen carbon rod menghadapi tantangan dalam mengelola emisi COCC dan limbah padat secara efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak lingkungan dan merumuskan strategi Green Manufacturing yang tepat guna mendukung pengelolaan limbah dan emisi secara berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah analisis SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal perusahaan, serta metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan strategi prioritas berdasarkan kriteria... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/7/pengurangan-emisi-marpol-karbon-dioksida-co2-anali-thumb-771a4.webp" title="JURIS - Analisis Dampak Lingkungan dan Penentuan Strategi Green Manufacturing pada Pengolahan Limbah dan Emisi di PT. XYZ" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/pengurangan-emisi-marpol-karbon-dioksida-co2-anali-thumb-771a4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/pengurangan-emisi-marpol-karbon-dioksida-co2-anali-thumb-771a4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/pengurangan-emisi-marpol-karbon-dioksida-co2-anali-thumb-771a4.webp 1x" title="JURIS - Analisis Dampak Lingkungan dan Penentuan Strategi Green Manufacturing pada Pengolahan Limbah dan Emisi di PT. XYZ" alt="JURIS - Analisis Dampak Lingkungan dan Penentuan Strategi Green Manufacturing pada Pengolahan Limbah dan Emisi di PT. XYZ" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/7/pengurangan-emisi-marpol-karbon-dioksida-co2-anali-thumb-89062.webp" title="JURIS - Analisis Dampak Lingkungan dan Penentuan Strategi Green Manufacturing pada Pengolahan Limbah dan Emisi di PT. XYZ" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/pengurangan-emisi-marpol-karbon-dioksida-co2-anali-thumb-89062.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/pengurangan-emisi-marpol-karbon-dioksida-co2-anali-thumb-89062.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/pengurangan-emisi-marpol-karbon-dioksida-co2-anali-thumb-89062.webp 1x" title="JURIS - Analisis Dampak Lingkungan dan Penentuan Strategi Green Manufacturing pada Pengolahan Limbah dan Emisi di PT. XYZ" alt="JURIS - Analisis Dampak Lingkungan dan Penentuan Strategi Green Manufacturing pada Pengolahan Limbah dan Emisi di PT. XYZ" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/7/pengurangan-emisi-marpol-karbon-dioksida-co2-anali-thumb-e6b26.webp" title="JURIS - Analisis Dampak Lingkungan dan Penentuan Strategi Green Manufacturing pada Pengolahan Limbah dan Emisi di PT. XYZ" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/pengurangan-emisi-marpol-karbon-dioksida-co2-anali-thumb-e6b26.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/pengurangan-emisi-marpol-karbon-dioksida-co2-anali-thumb-e6b26.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/pengurangan-emisi-marpol-karbon-dioksida-co2-anali-thumb-e6b26.webp 1x" title="JURIS - Analisis Dampak Lingkungan dan Penentuan Strategi Green Manufacturing pada Pengolahan Limbah dan Emisi di PT. XYZ" alt="JURIS - Analisis Dampak Lingkungan dan Penentuan Strategi Green Manufacturing pada Pengolahan Limbah dan Emisi di PT. XYZ" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35261-pengurangan-emisi-marpol-k" title="JURIS - Analisis Dampak Lingkungan dan Penentuan Strategi Green Manufacturing pada Pengolahan Limbah dan Emisi di PT. XYZ" target="_blank">Analisis Dampak Lingkungan dan Penentuan Strategi Green Manufacturing pada Pengolahan Limbah dan Emisi di PT. XYZ</a>: Penelitian ini telah berhasil mengidentifikasi strategi Green Manufacturing terbaik bagi PT. XYZ, yaitu strategi SO yang menekankan optimalisasi fasilitas pembakaran dan kerja sama dengan mitra pengolah limbah tersertifikasi. Namun, penelitian selanjutnya dapat lebih mendalam dengan fokus pada beberapa arah penting. Pertama, bagaimana dampak nyata dan terukur dari implementasi strategi SO, khususnya terhadap pengurangan emisi CO2 dan volume limbah padat, serta efisiensi biaya secara berkelanjutan? Studi lanjutan bisa merancang kerangka kerja pengukuran kinerja lingkungan yang komprehensif setelah penerapan strategi ini, mungkin menggunakan pendekatan Life Cycle Assessment (LCA) untuk mengevaluasi dampak dari hulu ke hilir. Kedua, mengingat adanya kelemahan berupa belum tersedianya sistem daur ulang limbah karbon B3 dan potensi teknologi pemantauan emisi digital, penelitian mendatang dapat mengeksplorasi secara spesifik kelayakan teknis dan ekonomis dari teknologi daur ulang limbah karbon yang inovatif atau sistem penangkap karbon canggih untuk mengurangi limbah B3 dan emisi. Ini bisa berupa studi komparatif berbagai teknologi yang relevan dengan jenis limbah PT. XYZ. Ketiga, untuk mengatasi kelemahan ketiadaan sistem kontrol otomatisasi dan minimnya evaluasi berkala, akan sangat bermanfaat jika ada penelitian yang merancang dan mengembangkan sebuah sistem monitoring dan kontrol otomatis terintegrasi. Sistem ini tidak hanya memantau konsumsi energi dan emisi secara real-time, tetapi juga mampu mengoptimalkan proses pembakaran secara adaptif untuk mencapai efisiensi energi dan lingkungan maksimal. Rancangan prototipe sistem cerdas ini bisa menjadi landasan bagi operasional yang lebih hijau dan efisien di masa depan, memastikan PT. XYZ tidak hanya merumuskan strategi, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dengan dukungan teknologi terkini secara berkelanjutan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsumsi energi tinggi dari listrik dan gas alam merupakan penyumbang utama emisi CO2 serta limbah padat yang belum terkelola optimal di PT.Melalui analisis SWOT, diidentifikasi berbagai faktor internal dan eksternal yang mengarah pada empat alternatif strategi Green Manufacturing.Berdasarkan metode Analytical Hierarchy Process (AHP), strategi Strength-Opportunities (SO) terpilih sebagai usulan utama dengan bobot tertinggi (4.62), yang menekankan optimalisasi fasilitas pembakaran dan kerja sama dengan mitra pengolah limbah tersertifikasi
<br>Industri manufaktur memiliki kontribusi signifikan terhadap peningkatan emisi karbon dan pencemaran lingkungan, salah satunya berasal dari proses produksi carbon rod. PT. XYZ sebagai produsen carbon rod menghadapi tantangan dalam mengelola emisi COCC dan limbah padat secara efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak lingkungan dan merumuskan strategi Green Manufacturing yang tepat guna mendukung pengelolaan limbah dan emisi secara berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah analisis SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal perusahaan, serta metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan strategi prioritas berdasarkan kriteria...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/7/pengurangan-emisi-marpol-karbon-dioksida-co2-anali-thumb-771a4.webp" type="image/webp" length="96202" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/pengurangan-emisi-marpol-karbon-dioksida-co2-anali-thumb-771a4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/pengurangan-emisi-marpol-karbon-dioksida-co2-anali-thumb-89062.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/pengurangan-emisi-marpol-karbon-dioksida-co2-anali-thumb-e6b26.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-413-untar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3224-jurnal-mitra-teknik-industri-jmti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kualitas Simulasi Interior Lighting Berbasis Persepsi Menggunakan Oneway Anova ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kualitas Simulasi Interior Lighting Berbasis Persepsi Menggunakan Oneway Anova ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kualitas Simulasi Interior Lighting Berbasis Persepsi Menggunakan Oneway Anova ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35252-hasil-penelitian-kualitas-akreditasi</link>
	<guid isPermaLink="false">878f49ba942fde20371feca59edc0eb1</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 14:45:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana pengaruh variasi material dan warna pada permukaan ruang terhadap akurasi visualisasi pencahayaan di masing-masing software, karena hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel seperti kesesuaian warna dan refleksi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kualitas Simulasi Interior Lighting Berbasis Persepsi Menggunakan Oneway Anova: Pertama, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana pengaruh variasi material dan warna pada permukaan ruang terhadap akurasi visualisasi pencahayaan di masing-masing software, karena hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel seperti kesesuaian warna dan refleksi masih perlu ditingkatkan. Kedua, penting untuk mengevaluasi integrasi antara software simulasi pencahayaan dengan platform desain arsitektur lain secara lebih mendalam, mengingat rekomendasi menyebutkan perlunya peningkatan pada kompatibilitas dan efisiensi pengoperasian. Ketiga, perlu dilakukan studi komparatif menggunakan metode kualitatif atau mixed-method untuk mengeksplorasi pengalaman pengguna secara lebih mendalam, karena penelitian ini hanya menggunakan data kuantitatif berbasis persepsi melalui kuesioner, sehingga aspek subjektif yang lebih halus mungkin belum terungkap secara utuh. Pendekatan baru ini dapat membuka wawasan tentang bagaimana faktor non-teknis seperti kebiasaan kerja dan preferensi estetika memengaruhi preferensi terhadap software tertentu. Selain itu, penelitian lanjutan bisa menguji performa software pada skenario ruang yang lebih kompleks, seperti ruang publik atau fasilitas kesehatan, untuk melihat apakah temuan saat ini tetap konsisten. Dengan membandingkan hasil dari berbagai konteks ruang, akan diperoleh gambaran lebih komprehensif tentang keterbatasan masing-masing software. Studi juga bisa dirancang untuk menguji pengaruh parameter teknis seperti metode rendering (radiosity vs raytracing) terhadap persepsi kualitas visual. Hal ini penting karena software seperti Relux menggunakan metode canggih yang mungkin belum sepenuhnya dimanfaatkan dalam skenario saat ini. Penelitian yang menguji ulang temuan ini dengan sampel yang lebih luas dan dari latar belakang profesi yang berbeda juga diperlukan untuk memperkuat validitas generalisasi. Terakhir, eksplorasi terhadap perkembangan versi terbaru dari software yang sama bisa menjadi arah studi yang relevan, mengingat teknologi simulasi berkembang cepat. Dengan demikian, hasil penelitian dapat tetap aktual dan memberi kontribusi pada praktik desain interior masa kini.. Terdapat perbedaan kualitas yang signifikan antara software Sketchup Pro 2017, DIALux evo, dan Relux Desktop berdasarkan persepsi pengguna dan penikmat hasil simulasi.Sketchup Pro 2017 memiliki kualitas tertinggi menurut penikmat hasil simulasi, sementara DIALux evo dinilai paling baik oleh pengguna software.Variabel yang paling memengaruhi penilaian meliputi luminansi dan kejelasan kualitas cahaya, tekstur pencahayaan, aksen warna, serta aspek psikofisik dan maintainability Pada era digital ini, terdapat banyak software yang bisa digunakan untuk mensimulasikan pencahayaan buatan dari pabrikan software yang berbeda. Masing-masing software bekerja dengan cara pengoperasionalan dan tools yang berbeda serta menghasilkan kualitas hasil yang berbeda pula, meskipun secara umum, tujuan penggunaan software tersebut adalah sama yaitu menyajikan visualisasi pencahayaan yang semirip mungkin dengan realitas pencahayaan ruangan. Kondisi ini mengakibatkan pengguna dihadapkan pada satu pilihan yang sulit. Oleh karena itu perlu kiranya dilakukan satu uji terhadap kualitas software pencahayaan, baik terhadap kualitas hasil output software maupun kualitas mekanisme kerja software pencahayaan yang paling umum digunakan di dunia kerja yaitu Sketchup Pro 2017 version 17.2.2555 64 bit, DIALux evo version... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/2/hasil-penelitian-kualitas-akreditasi-simulasi-penc-thumb-060a9.webp" title="JURIS - Kualitas Simulasi Interior Lighting Berbasis Persepsi Menggunakan Oneway Anova" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/2/hasil-penelitian-kualitas-akreditasi-simulasi-penc-thumb-060a9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/2/hasil-penelitian-kualitas-akreditasi-simulasi-penc-thumb-060a9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/2/hasil-penelitian-kualitas-akreditasi-simulasi-penc-thumb-060a9.webp 1x" title="JURIS - Kualitas Simulasi Interior Lighting Berbasis Persepsi Menggunakan Oneway Anova" alt="JURIS - Kualitas Simulasi Interior Lighting Berbasis Persepsi Menggunakan Oneway Anova" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/2/hasil-penelitian-kualitas-akreditasi-simulasi-penc-thumb-30ff8.webp" title="JURIS - Kualitas Simulasi Interior Lighting Berbasis Persepsi Menggunakan Oneway Anova" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/2/hasil-penelitian-kualitas-akreditasi-simulasi-penc-thumb-30ff8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/2/hasil-penelitian-kualitas-akreditasi-simulasi-penc-thumb-30ff8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/2/hasil-penelitian-kualitas-akreditasi-simulasi-penc-thumb-30ff8.webp 1x" title="JURIS - Kualitas Simulasi Interior Lighting Berbasis Persepsi Menggunakan Oneway Anova" alt="JURIS - Kualitas Simulasi Interior Lighting Berbasis Persepsi Menggunakan Oneway Anova" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/2/hasil-penelitian-kualitas-akreditasi-simulasi-penc-thumb-c47ed.webp" title="JURIS - Kualitas Simulasi Interior Lighting Berbasis Persepsi Menggunakan Oneway Anova" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/2/hasil-penelitian-kualitas-akreditasi-simulasi-penc-thumb-c47ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/2/hasil-penelitian-kualitas-akreditasi-simulasi-penc-thumb-c47ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/2/hasil-penelitian-kualitas-akreditasi-simulasi-penc-thumb-c47ed.webp 1x" title="JURIS - Kualitas Simulasi Interior Lighting Berbasis Persepsi Menggunakan Oneway Anova" alt="JURIS - Kualitas Simulasi Interior Lighting Berbasis Persepsi Menggunakan Oneway Anova" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35252-hasil-penelitian-kualitas-akreditasi" title="JURIS - Kualitas Simulasi Interior Lighting Berbasis Persepsi Menggunakan Oneway Anova" target="_blank">Kualitas Simulasi Interior Lighting Berbasis Persepsi Menggunakan Oneway Anova</a>: Pertama, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana pengaruh variasi material dan warna pada permukaan ruang terhadap akurasi visualisasi pencahayaan di masing-masing software, karena hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel seperti kesesuaian warna dan refleksi masih perlu ditingkatkan. Kedua, penting untuk mengevaluasi integrasi antara software simulasi pencahayaan dengan platform desain arsitektur lain secara lebih mendalam, mengingat rekomendasi menyebutkan perlunya peningkatan pada kompatibilitas dan efisiensi pengoperasian. Ketiga, perlu dilakukan studi komparatif menggunakan metode kualitatif atau mixed-method untuk mengeksplorasi pengalaman pengguna secara lebih mendalam, karena penelitian ini hanya menggunakan data kuantitatif berbasis persepsi melalui kuesioner, sehingga aspek subjektif yang lebih halus mungkin belum terungkap secara utuh. Pendekatan baru ini dapat membuka wawasan tentang bagaimana faktor non-teknis seperti kebiasaan kerja dan preferensi estetika memengaruhi preferensi terhadap software tertentu. Selain itu, penelitian lanjutan bisa menguji performa software pada skenario ruang yang lebih kompleks, seperti ruang publik atau fasilitas kesehatan, untuk melihat apakah temuan saat ini tetap konsisten. Dengan membandingkan hasil dari berbagai konteks ruang, akan diperoleh gambaran lebih komprehensif tentang keterbatasan masing-masing software. Studi juga bisa dirancang untuk menguji pengaruh parameter teknis seperti metode rendering (radiosity vs raytracing) terhadap persepsi kualitas visual. Hal ini penting karena software seperti Relux menggunakan metode canggih yang mungkin belum sepenuhnya dimanfaatkan dalam skenario saat ini. Penelitian yang menguji ulang temuan ini dengan sampel yang lebih luas dan dari latar belakang profesi yang berbeda juga diperlukan untuk memperkuat validitas generalisasi. Terakhir, eksplorasi terhadap perkembangan versi terbaru dari software yang sama bisa menjadi arah studi yang relevan, mengingat teknologi simulasi berkembang cepat. Dengan demikian, hasil penelitian dapat tetap aktual dan memberi kontribusi pada praktik desain interior masa kini..
<br>Terdapat perbedaan kualitas yang signifikan antara software Sketchup Pro 2017, DIALux evo, dan Relux Desktop berdasarkan persepsi pengguna dan penikmat hasil simulasi.Sketchup Pro 2017 memiliki kualitas tertinggi menurut penikmat hasil simulasi, sementara DIALux evo dinilai paling baik oleh pengguna software.Variabel yang paling memengaruhi penilaian meliputi luminansi dan kejelasan kualitas cahaya, tekstur pencahayaan, aksen warna, serta aspek psikofisik dan maintainability
<br>Pada era digital ini, terdapat banyak software yang bisa digunakan untuk mensimulasikan pencahayaan buatan dari pabrikan software yang berbeda. Masing-masing software bekerja dengan cara pengoperasionalan dan tools yang berbeda serta menghasilkan kualitas hasil yang berbeda pula, meskipun secara umum, tujuan penggunaan software tersebut adalah sama yaitu menyajikan visualisasi pencahayaan yang semirip mungkin dengan realitas pencahayaan ruangan. Kondisi ini mengakibatkan pengguna dihadapkan pada satu pilihan yang sulit. Oleh karena itu perlu kiranya dilakukan satu uji terhadap kualitas software pencahayaan, baik terhadap kualitas hasil output software maupun kualitas mekanisme kerja software pencahayaan yang paling umum digunakan di dunia kerja yaitu Sketchup Pro 2017 version 17.2.2555 64 bit, DIALux evo version...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/2/hasil-penelitian-kualitas-akreditasi-simulasi-penc-thumb-060a9.webp" type="image/webp" length="93168" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/2/hasil-penelitian-kualitas-akreditasi-simulasi-penc-thumb-060a9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/2/hasil-penelitian-kualitas-akreditasi-simulasi-penc-thumb-30ff8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/2/hasil-penelitian-kualitas-akreditasi-simulasi-penc-thumb-c47ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-349-unika-santo-thomas-su.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4227-alur-jurnal-arsitektur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Simulasi Penerapan Perbendaharaan Desain Francis D K Ching Mengenai Wujud Dasar Pada Desain Arsitektur Rumah Tinggal Tipe 36 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Simulasi Penerapan Perbendaharaan Desain Francis D K Ching Mengenai Wujud Dasar Pada Desain Arsitektur Rumah Tinggal Tipe 36 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Simulasi Penerapan Perbendaharaan Desain Francis D K Ching Mengenai Wujud Dasar Pada Desain Arsitektur Rumah Tinggal Tipe 36 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35251-rumah-tinggal-roboh-desain-mode-arsit</link>
	<guid isPermaLink="false">ec79a3ebbfe094b49a0518ee7069a1fb</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 14:34:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi lebih dalam perbendaharaan desain Francis D.K. Ching lainnya, tidak hanya terbatas pada Wujud Dasar. Selain itu, penerapan metode desain proporsi, yang mempertimbangkan aspek estetika dan kepraktisan manufaktur ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Simulasi Penerapan Perbendaharaan Desain Francis D. K. Ching Mengenai Wujud Dasar Pada Desain Arsitektur Rumah Tinggal Tipe 36: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi lebih dalam perbendaharaan desain Francis D.K. Ching lainnya, tidak hanya terbatas pada Wujud Dasar. Selain itu, penerapan metode desain proporsi, yang mempertimbangkan aspek estetika dan kepraktisan manufaktur secara bersamaan, dapat menjadi arah penelitian yang menarik. Pengembangan obyek rancang, baik dengan meningkatkan kompleksitas desain atau mengubah jenis bangunan, juga dapat memperluas cakupan penelitian. Penelitian lebih lanjut dapat fokus pada studi kasus implementasi Wujud Dasar pada desain fasad perumahan, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti iklim, material lokal, dan preferensi budaya. Dengan demikian, penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan desain arsitektur yang inovatif, fungsional, dan kontekstual, serta memperkaya khazanah pengetahuan di bidang arsitektur.. Penelitian ini menggunakan paradigma Konstruksivisme yang menekankan sifat subyektif dan sementara dari pengetahuan.Wujud Dasar terbukti sesuai untuk diterapkan pada desain rumah tinggal sederhana tipe 36 karena kesederhanaannya selaras dengan obyek rancang.Penerapan Wujud Dasar pada fasad rumah di blok perumahan dapat menciptakan variasi estetika.Penelitian ini menekankan penerapan perbendaharaan desain, namun perlu penelitian lebih lanjut untuk mempertimbangkan kepraktisan manufaktur Rumah tinggal merupakan tempat kita berlindung, dan juga merupakan hasil karya arsitektur. Sementara menurut Ching (2000), terdapat perbendaharaan desain yang bersifat substansial serta abadi, di mana apabila seorang perancang familiar dengan perbendaharaan desain tersebut, maka untuk selanjutnya dapat membentuk hubungan antara bentuk dan ruang dengan makna. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mensimulasikan salah satu perbendaharaan desain Ching yaitu Wujud Dasar, pada desain rumah tinggal tipe 36 di lahan berukuran 6x12 meter persegi. Sebagai penelitian dengan paradigma Konstruksivisme, penelitian ini adalah salah satu interpretasi dari perbendaharaan desain tersebut sehingga hasil yang didapatkan adalah berupa penerapan desain dari obyek rancang. Hasil dan pembahasan penelitian ini yaitu bahwa Wujud Dasar sesuai jika diterapkan pada desain rumah tinggal sederhana... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/7/rumah-tinggal-roboh-desain-mode-arsitektur-plc-orn-thumb-45cdb.webp" title="JURIS - Simulasi Penerapan Perbendaharaan Desain Francis D. K. Ching Mengenai Wujud Dasar Pada Desain Arsitektur Rumah Tinggal Tipe 36" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/rumah-tinggal-roboh-desain-mode-arsitektur-plc-orn-thumb-45cdb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/rumah-tinggal-roboh-desain-mode-arsitektur-plc-orn-thumb-45cdb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/rumah-tinggal-roboh-desain-mode-arsitektur-plc-orn-thumb-45cdb.webp 1x" title="JURIS - Simulasi Penerapan Perbendaharaan Desain Francis D. K. Ching Mengenai Wujud Dasar Pada Desain Arsitektur Rumah Tinggal Tipe 36" alt="JURIS - Simulasi Penerapan Perbendaharaan Desain Francis D. K. Ching Mengenai Wujud Dasar Pada Desain Arsitektur Rumah Tinggal Tipe 36" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/7/rumah-tinggal-roboh-desain-mode-arsitektur-plc-orn-thumb-0d528.webp" title="JURIS - Simulasi Penerapan Perbendaharaan Desain Francis D. K. Ching Mengenai Wujud Dasar Pada Desain Arsitektur Rumah Tinggal Tipe 36" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/rumah-tinggal-roboh-desain-mode-arsitektur-plc-orn-thumb-0d528.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/rumah-tinggal-roboh-desain-mode-arsitektur-plc-orn-thumb-0d528.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/rumah-tinggal-roboh-desain-mode-arsitektur-plc-orn-thumb-0d528.webp 1x" title="JURIS - Simulasi Penerapan Perbendaharaan Desain Francis D. K. Ching Mengenai Wujud Dasar Pada Desain Arsitektur Rumah Tinggal Tipe 36" alt="JURIS - Simulasi Penerapan Perbendaharaan Desain Francis D. K. Ching Mengenai Wujud Dasar Pada Desain Arsitektur Rumah Tinggal Tipe 36" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/7/rumah-tinggal-roboh-desain-mode-arsitektur-plc-orn-thumb-9f569.webp" title="JURIS - Simulasi Penerapan Perbendaharaan Desain Francis D. K. Ching Mengenai Wujud Dasar Pada Desain Arsitektur Rumah Tinggal Tipe 36" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/rumah-tinggal-roboh-desain-mode-arsitektur-plc-orn-thumb-9f569.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/rumah-tinggal-roboh-desain-mode-arsitektur-plc-orn-thumb-9f569.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/rumah-tinggal-roboh-desain-mode-arsitektur-plc-orn-thumb-9f569.webp 1x" title="JURIS - Simulasi Penerapan Perbendaharaan Desain Francis D. K. Ching Mengenai Wujud Dasar Pada Desain Arsitektur Rumah Tinggal Tipe 36" alt="JURIS - Simulasi Penerapan Perbendaharaan Desain Francis D. K. Ching Mengenai Wujud Dasar Pada Desain Arsitektur Rumah Tinggal Tipe 36" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35251-rumah-tinggal-roboh-desain-mode-arsit" title="JURIS - Simulasi Penerapan Perbendaharaan Desain Francis D. K. Ching Mengenai Wujud Dasar Pada Desain Arsitektur Rumah Tinggal Tipe 36" target="_blank">Simulasi Penerapan Perbendaharaan Desain Francis D. K. Ching Mengenai Wujud Dasar Pada Desain Arsitektur Rumah Tinggal Tipe 36</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi lebih dalam perbendaharaan desain Francis D.K. Ching lainnya, tidak hanya terbatas pada Wujud Dasar. Selain itu, penerapan metode desain proporsi, yang mempertimbangkan aspek estetika dan kepraktisan manufaktur secara bersamaan, dapat menjadi arah penelitian yang menarik. Pengembangan obyek rancang, baik dengan meningkatkan kompleksitas desain atau mengubah jenis bangunan, juga dapat memperluas cakupan penelitian. Penelitian lebih lanjut dapat fokus pada studi kasus implementasi Wujud Dasar pada desain fasad perumahan, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti iklim, material lokal, dan preferensi budaya. Dengan demikian, penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan desain arsitektur yang inovatif, fungsional, dan kontekstual, serta memperkaya khazanah pengetahuan di bidang arsitektur..
<br>Penelitian ini menggunakan paradigma Konstruksivisme yang menekankan sifat subyektif dan sementara dari pengetahuan.Wujud Dasar terbukti sesuai untuk diterapkan pada desain rumah tinggal sederhana tipe 36 karena kesederhanaannya selaras dengan obyek rancang.Penerapan Wujud Dasar pada fasad rumah di blok perumahan dapat menciptakan variasi estetika.Penelitian ini menekankan penerapan perbendaharaan desain, namun perlu penelitian lebih lanjut untuk mempertimbangkan kepraktisan manufaktur
<br>Rumah tinggal merupakan tempat kita berlindung, dan juga merupakan hasil karya arsitektur. Sementara menurut Ching (2000), terdapat perbendaharaan desain yang bersifat substansial serta abadi, di mana apabila seorang perancang familiar dengan perbendaharaan desain tersebut, maka untuk selanjutnya dapat membentuk hubungan antara bentuk dan ruang dengan makna. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mensimulasikan salah satu perbendaharaan desain Ching yaitu Wujud Dasar, pada desain rumah tinggal tipe 36 di lahan berukuran 6x12 meter persegi. Sebagai penelitian dengan paradigma Konstruksivisme, penelitian ini adalah salah satu interpretasi dari perbendaharaan desain tersebut sehingga hasil yang didapatkan adalah berupa penerapan desain dari obyek rancang. Hasil dan pembahasan penelitian ini yaitu bahwa Wujud Dasar sesuai jika diterapkan pada desain rumah tinggal sederhana...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/7/rumah-tinggal-roboh-desain-mode-arsitektur-plc-orn-thumb-0d528.webp" type="image/webp" length="87758" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/rumah-tinggal-roboh-desain-mode-arsitektur-plc-orn-thumb-45cdb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/rumah-tinggal-roboh-desain-mode-arsitektur-plc-orn-thumb-0d528.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/rumah-tinggal-roboh-desain-mode-arsitektur-plc-orn-thumb-9f569.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-349-unika-santo-thomas-su.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4227-alur-jurnal-arsitektur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Trend of Dengue Hemorrhagic Fever DHF in the Last 5 Years in North Sumatra Province 2018 2022 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Trend of Dengue Hemorrhagic Fever DHF in the Last 5 Years in North Sumatra Province 2018 2022 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Trend of Dengue Hemorrhagic Fever DHF in the Last 5 Years in North Sumatra Province 2018 2022 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35238-demam-berdarah-dengue-dbd-angka-insiden-penceg</link>
	<guid isPermaLink="false">cdc5f530da79225304a1ee0cd3d7a565</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 14:34:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nofi susanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ rubi rimonda ]]></category>
	<category><![CDATA[ events https ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[events,https,nofi,rimonda,rubi,susanti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini memberikan gambaran awal tentang tren kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Sumatera Utara. Untuk melengkapi temuan ini, saran penelitian lanjutan dapat fokus pada aspek yang lebih mendalam dan kausal. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Trend of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) in the Last 5 Years in North Sumatra Province, 2018-2022: Penelitian ini memberikan gambaran awal tentang tren kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Sumatera Utara. Untuk melengkapi temuan ini, saran penelitian lanjutan dapat fokus pada aspek yang lebih mendalam dan kausal. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi yang lebih rinci mengenai bagaimana faktor lingkungan seperti intensitas curah hujan spesifik, fluktuasi suhu harian, dan tingkat kelembaban berkorelasi secara langsung dengan peningkatan kasus DBD di tingkat kabupaten/kota, khususnya di Deli Serdang dan Medan yang menunjukkan kasus tinggi. Penelitian ini dapat menggunakan analisis time-series untuk memprediksi puncak kasus berdasarkan pola iklim. Kedua, perlu dilakukan evaluasi komprehensif terhadap efektivitas program pencegahan DBD yang sudah berjalan, seperti Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan gerakan 3M, di berbagai wilayah Sumatera Utara. Studi ini dapat mengidentifikasi praktik terbaik atau kekurangan dalam implementasi program, serta mengukur dampaknya terhadap penurunan angka insiden dan fatalitas. Ketiga, mengingat adanya perbedaan angka fatalitas kasus (CFR) dan kelompok usia yang rentan, penelitian dapat menggali lebih jauh faktor sosio-demografi dan perilaku masyarakat, termasuk tingkat mobilitas dan kesadaran kesehatan, serta kapasitas sistem layanan kesehatan lokal dalam penanganan DBD. Ini termasuk ketersediaan tenaga medis, fasilitas, dan kecepatan diagnosis awal di daerah dengan CFR tinggi, guna merumuskan strategi intervensi yang lebih tepat sasaran dan adaptif.. Gambaran Demam Berdarah Dengue (DBD) di Provinsi Sumatera Utara selama periode 2018-2022 menunjukkan tren yang berfluktuasi, dengan puncak kasus terjadi pada tahun 2020 mencapai 7.Secara demografi, kelompok usia 15-44 tahun merupakan yang paling banyak terinfeksi dari 2018-2021, meskipun pada tahun 2022 terjadi peningkatan kasus pada kelompok usia 5-14 tahun, dan Kabupaten Deli Serdang konsisten memiliki kasus tertinggi dari 2019-2022 setelah Kota Medan di tahun 2018.Angka Fatalitas Kasus (CFR) tertinggi tercatat pada tahun 2019 sebesar 18,202%, mengalami penurunan signifikan di tahun 2020, namun kembali sedikit meningkat pada tahun 2021 Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue, diidentifikasi dengan munculnya demam selama 2 hingga 7 hari. Penyakit ini termasuk dalam kelas Arthropod-Borne Virus, genus Flavivirus, dan famili Flaviviridae. Infeksi dengue merupakan penyakit menular yang berpotensi menjadi wabah (kejadian luar biasa). Selain itu, penyakit ini juga dapat disebabkan oleh faktor lingkungan dan perilaku masyarakat, yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan data sekunder. Pada periode 2018-2022, puncak kasus DBD tertinggi terjadi pada tahun 2020, yang disebabkan oleh curah hujan tinggi dan kelembaban tinggi sehingga perkembangan nyamuk menjadi lebih pesat. Dari beberapa kabupaten/kota, tingkat prevalensi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/a/demam-berdarah-dengue-dbd-angka-insiden-dbd-penceg-thumb-1b3db.webp" title="JURIS - Trend of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) in the Last 5 Years in North Sumatra Province, 2018-2022" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/demam-berdarah-dengue-dbd-angka-insiden-dbd-penceg-thumb-1b3db.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/demam-berdarah-dengue-dbd-angka-insiden-dbd-penceg-thumb-1b3db.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/demam-berdarah-dengue-dbd-angka-insiden-dbd-penceg-thumb-1b3db.webp 1x" title="JURIS - Trend of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) in the Last 5 Years in North Sumatra Province, 2018-2022" alt="JURIS - Trend of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) in the Last 5 Years in North Sumatra Province, 2018-2022" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/a/demam-berdarah-dengue-dbd-angka-insiden-dbd-penceg-thumb-578ee.webp" title="JURIS - Trend of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) in the Last 5 Years in North Sumatra Province, 2018-2022" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/demam-berdarah-dengue-dbd-angka-insiden-dbd-penceg-thumb-578ee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/demam-berdarah-dengue-dbd-angka-insiden-dbd-penceg-thumb-578ee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/demam-berdarah-dengue-dbd-angka-insiden-dbd-penceg-thumb-578ee.webp 1x" title="JURIS - Trend of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) in the Last 5 Years in North Sumatra Province, 2018-2022" alt="JURIS - Trend of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) in the Last 5 Years in North Sumatra Province, 2018-2022" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35238-demam-berdarah-dengue-dbd-angka-insiden-penceg" title="JURIS - Trend of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) in the Last 5 Years in North Sumatra Province, 2018-2022" target="_blank">Trend of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) in the Last 5 Years in North Sumatra Province, 2018-2022</a>: Penelitian ini memberikan gambaran awal tentang tren kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Sumatera Utara. Untuk melengkapi temuan ini, saran penelitian lanjutan dapat fokus pada aspek yang lebih mendalam dan kausal. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi yang lebih rinci mengenai bagaimana faktor lingkungan seperti intensitas curah hujan spesifik, fluktuasi suhu harian, dan tingkat kelembaban berkorelasi secara langsung dengan peningkatan kasus DBD di tingkat kabupaten/kota, khususnya di Deli Serdang dan Medan yang menunjukkan kasus tinggi. Penelitian ini dapat menggunakan analisis time-series untuk memprediksi puncak kasus berdasarkan pola iklim. Kedua, perlu dilakukan evaluasi komprehensif terhadap efektivitas program pencegahan DBD yang sudah berjalan, seperti Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan gerakan 3M, di berbagai wilayah Sumatera Utara. Studi ini dapat mengidentifikasi praktik terbaik atau kekurangan dalam implementasi program, serta mengukur dampaknya terhadap penurunan angka insiden dan fatalitas. Ketiga, mengingat adanya perbedaan angka fatalitas kasus (CFR) dan kelompok usia yang rentan, penelitian dapat menggali lebih jauh faktor sosio-demografi dan perilaku masyarakat, termasuk tingkat mobilitas dan kesadaran kesehatan, serta kapasitas sistem layanan kesehatan lokal dalam penanganan DBD. Ini termasuk ketersediaan tenaga medis, fasilitas, dan kecepatan diagnosis awal di daerah dengan CFR tinggi, guna merumuskan strategi intervensi yang lebih tepat sasaran dan adaptif..
<br>Gambaran Demam Berdarah Dengue (DBD) di Provinsi Sumatera Utara selama periode 2018-2022 menunjukkan tren yang berfluktuasi, dengan puncak kasus terjadi pada tahun 2020 mencapai 7.Secara demografi, kelompok usia 15-44 tahun merupakan yang paling banyak terinfeksi dari 2018-2021, meskipun pada tahun 2022 terjadi peningkatan kasus pada kelompok usia 5-14 tahun, dan Kabupaten Deli Serdang konsisten memiliki kasus tertinggi dari 2019-2022 setelah Kota Medan di tahun 2018.Angka Fatalitas Kasus (CFR) tertinggi tercatat pada tahun 2019 sebesar 18,202%, mengalami penurunan signifikan di tahun 2020, namun kembali sedikit meningkat pada tahun 2021
<br>Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue, diidentifikasi dengan munculnya demam selama 2 hingga 7 hari. Penyakit ini termasuk dalam kelas Arthropod-Borne Virus, genus Flavivirus, dan famili Flaviviridae. Infeksi dengue merupakan penyakit menular yang berpotensi menjadi wabah (kejadian luar biasa). Selain itu, penyakit ini juga dapat disebabkan oleh faktor lingkungan dan perilaku masyarakat, yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan data sekunder. Pada periode 2018-2022, puncak kasus DBD tertinggi terjadi pada tahun 2020, yang disebabkan oleh curah hujan tinggi dan kelembaban tinggi sehingga perkembangan nyamuk menjadi lebih pesat. Dari beberapa kabupaten/kota, tingkat prevalensi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/a/demam-berdarah-dengue-dbd-angka-insiden-dbd-penceg-thumb-1b3db.webp" type="image/webp" length="118100" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/demam-berdarah-dengue-dbd-angka-insiden-dbd-penceg-thumb-1b3db.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/demam-berdarah-dengue-dbd-angka-insiden-dbd-penceg-thumb-578ee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2995-41.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15057-j-kesmas-jurnal-fakultas-kesehatan-masyarakat-the-indonesian.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Influence of Public Awareness on Knowledge and Behavior of Littering in The Village of Beras Basah North SumateraThe Influence of Public Awareness on Knowledge and Behavior of Littering in The ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Influence of Public Awareness on Knowledge and Behavior of Littering in The Village of Beras Basah North SumateraThe Influence of Public Awareness on Knowledge and Behavior of Littering in The ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Influence of Public Awareness on Knowledge and Behavior of Littering in The Village of Beras Basah North SumateraThe Influence of Public Awareness on Knowledge and Behavior of Littering in The ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35241-instalasi-pengolahan-sampah-sani</link>
	<guid isPermaLink="false">3e0739caef463a9cf1741cb61a4ff6e7</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 14:33:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nofi susanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ rubi rimonda ]]></category>
	<category><![CDATA[ events https ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[events,https,nofi,rimonda,rubi,susanti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengatasi akar penyebab pengelolaan sampah yang tidak memadai, termasuk kesadaran, infrastruktur, dan pemerintahan, penting untuk mengembangkan strategi yang disesuaikan dengan kebutuhan dan tantangan spesifik Desa Beras Basah dan komunitas pesisir ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Influence of Public Awareness on Knowledge and Behavior of Littering in The Village of Beras Basah, North SumateraThe Influence of Public Awareness on Knowledge and Behavior of Littering in The: Untuk mengatasi akar penyebab pengelolaan sampah yang tidak memadai, termasuk kesadaran, infrastruktur, dan pemerintahan, penting untuk mengembangkan strategi yang disesuaikan dengan kebutuhan dan tantangan spesifik Desa Beras Basah dan komunitas pesisir lainnya. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan program edukasi dan pelatihan yang komprehensif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang sanitasi lingkungan dan pengelolaan sampah yang bertanggung jawab. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi dan inovasi dalam pengelolaan sampah, seperti penerapan sistem pengolahan sampah yang efisien dan ramah lingkungan. Akhirnya, studi komparatif antara Desa Beras Basah dengan komunitas pesisir lainnya dapat memberikan wawasan tentang praktik terbaik dan strategi yang efektif dalam menjaga sanitasi lingkungan dan kesehatan masyarakat di wilayah pesisir.. Penelitian ini menggarisbawahi dampak buruk dari pengelolaan sampah yang tidak memadai terhadap sanitasi lingkungan dan kesehatan masyarakat, yang ditekankan oleh faktor-faktor seperti kurangnya kesadaran, dukungan yang tidak memadai dari pihak berwenang, dan infrastruktur yang tidak memadai (Marpaung et al.Dengan mengintegrasikan wawasan dari inisiatif pengelolaan sampah berbasis masyarakat dan kerangka hukum dari wilayah pesisir yang serupa, strategi yang disesuaikan dapat dikembangkan untuk mengatasi tantangan ini dan mendorong solusi berkelanjutan untuk pengelolaan sampah di Desa Beras Basah dan wilayah lainnya Sampah merupakan masalah yang belum terselesaikan, terutama di Indonesia. Dari waktu ke waktu, jumlah sampah terus mengalami fluktuasi. Berdasarkan data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, tumpukan sampah nasional pada tahun 2021 mencapai 26,39 ton. Angka ini menurun dibandingkan tahun 2020 di mana total sampah nasional diperkirakan mencapai 33,16 ton. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan sumber utama polusi tersebut, mengidentifikasi masalah terkait sanitasi lingkungan akibat penumpukan sampah, serta dampak terhadap kesehatan di Desa Beras Basah, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sanitasi lingkungan di Kecamatan Beras Basah, khususnya di Kelurahan XI, mayoritas penduduknya memiliki pendidikan rendah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/f/instalasi-pengolahan-sampah-sanitasi-masyarakat-pe-thumb-4bafd.webp" title="JURIS - The Influence of Public Awareness on Knowledge and Behavior of Littering  in The Village of Beras Basah, North SumateraThe Influence of Public Awareness on Knowledge and Behavior of Littering  in The" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/instalasi-pengolahan-sampah-sanitasi-masyarakat-pe-thumb-4bafd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/instalasi-pengolahan-sampah-sanitasi-masyarakat-pe-thumb-4bafd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/instalasi-pengolahan-sampah-sanitasi-masyarakat-pe-thumb-4bafd.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Public Awareness on Knowledge and Behavior of Littering  in The Village of Beras Basah, North SumateraThe Influence of Public Awareness on Knowledge and Behavior of Littering  in The" alt="JURIS - The Influence of Public Awareness on Knowledge and Behavior of Littering  in The Village of Beras Basah, North SumateraThe Influence of Public Awareness on Knowledge and Behavior of Littering  in The" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/f/instalasi-pengolahan-sampah-sanitasi-masyarakat-pe-thumb-6a127.webp" title="JURIS - The Influence of Public Awareness on Knowledge and Behavior of Littering  in The Village of Beras Basah, North SumateraThe Influence of Public Awareness on Knowledge and Behavior of Littering  in The" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/instalasi-pengolahan-sampah-sanitasi-masyarakat-pe-thumb-6a127.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/instalasi-pengolahan-sampah-sanitasi-masyarakat-pe-thumb-6a127.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/instalasi-pengolahan-sampah-sanitasi-masyarakat-pe-thumb-6a127.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Public Awareness on Knowledge and Behavior of Littering  in The Village of Beras Basah, North SumateraThe Influence of Public Awareness on Knowledge and Behavior of Littering  in The" alt="JURIS - The Influence of Public Awareness on Knowledge and Behavior of Littering  in The Village of Beras Basah, North SumateraThe Influence of Public Awareness on Knowledge and Behavior of Littering  in The" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/f/instalasi-pengolahan-sampah-sanitasi-masyarakat-pe-thumb-bb552.webp" title="JURIS - The Influence of Public Awareness on Knowledge and Behavior of Littering  in The Village of Beras Basah, North SumateraThe Influence of Public Awareness on Knowledge and Behavior of Littering  in The" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/instalasi-pengolahan-sampah-sanitasi-masyarakat-pe-thumb-bb552.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/instalasi-pengolahan-sampah-sanitasi-masyarakat-pe-thumb-bb552.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/instalasi-pengolahan-sampah-sanitasi-masyarakat-pe-thumb-bb552.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Public Awareness on Knowledge and Behavior of Littering  in The Village of Beras Basah, North SumateraThe Influence of Public Awareness on Knowledge and Behavior of Littering  in The" alt="JURIS - The Influence of Public Awareness on Knowledge and Behavior of Littering  in The Village of Beras Basah, North SumateraThe Influence of Public Awareness on Knowledge and Behavior of Littering  in The" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35241-instalasi-pengolahan-sampah-sani" title="JURIS - The Influence of Public Awareness on Knowledge and Behavior of Littering  in The Village of Beras Basah, North SumateraThe Influence of Public Awareness on Knowledge and Behavior of Littering  in The" target="_blank">The Influence of Public Awareness on Knowledge and Behavior of Littering  in The Village of Beras Basah, North SumateraThe Influence of Public Awareness on Knowledge and Behavior of Littering  in The</a>: Untuk mengatasi akar penyebab pengelolaan sampah yang tidak memadai, termasuk kesadaran, infrastruktur, dan pemerintahan, penting untuk mengembangkan strategi yang disesuaikan dengan kebutuhan dan tantangan spesifik Desa Beras Basah dan komunitas pesisir lainnya. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan program edukasi dan pelatihan yang komprehensif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang sanitasi lingkungan dan pengelolaan sampah yang bertanggung jawab. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi dan inovasi dalam pengelolaan sampah, seperti penerapan sistem pengolahan sampah yang efisien dan ramah lingkungan. Akhirnya, studi komparatif antara Desa Beras Basah dengan komunitas pesisir lainnya dapat memberikan wawasan tentang praktik terbaik dan strategi yang efektif dalam menjaga sanitasi lingkungan dan kesehatan masyarakat di wilayah pesisir..
<br>Penelitian ini menggarisbawahi dampak buruk dari pengelolaan sampah yang tidak memadai terhadap sanitasi lingkungan dan kesehatan masyarakat, yang ditekankan oleh faktor-faktor seperti kurangnya kesadaran, dukungan yang tidak memadai dari pihak berwenang, dan infrastruktur yang tidak memadai (Marpaung et al.Dengan mengintegrasikan wawasan dari inisiatif pengelolaan sampah berbasis masyarakat dan kerangka hukum dari wilayah pesisir yang serupa, strategi yang disesuaikan dapat dikembangkan untuk mengatasi tantangan ini dan mendorong solusi berkelanjutan untuk pengelolaan sampah di Desa Beras Basah dan wilayah lainnya
<br>Sampah merupakan masalah yang belum terselesaikan, terutama di Indonesia. Dari waktu ke waktu, jumlah sampah terus mengalami fluktuasi. Berdasarkan data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, tumpukan sampah nasional pada tahun 2021 mencapai 26,39 ton. Angka ini menurun dibandingkan tahun 2020 di mana total sampah nasional diperkirakan mencapai 33,16 ton. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan sumber utama polusi tersebut, mengidentifikasi masalah terkait sanitasi lingkungan akibat penumpukan sampah, serta dampak terhadap kesehatan di Desa Beras Basah, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sanitasi lingkungan di Kecamatan Beras Basah, khususnya di Kelurahan XI, mayoritas penduduknya memiliki pendidikan rendah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/f/instalasi-pengolahan-sampah-sanitasi-masyarakat-pe-thumb-bb552.webp" type="image/webp" length="149508" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/instalasi-pengolahan-sampah-sanitasi-masyarakat-pe-thumb-4bafd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/instalasi-pengolahan-sampah-sanitasi-masyarakat-pe-thumb-6a127.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/instalasi-pengolahan-sampah-sanitasi-masyarakat-pe-thumb-bb552.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2995-41.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15057-j-kesmas-jurnal-fakultas-kesehatan-masyarakat-the-indonesian.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Arsitektur Ekspresionis Pada Sekolah Tinggi Seni Rupa Dan Desain Di Pekanbaru ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Arsitektur Ekspresionis Pada Sekolah Tinggi Seni Rupa Dan Desain Di Pekanbaru ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Arsitektur Ekspresionis Pada Sekolah Tinggi Seni Rupa Dan Desain Di Pekanbaru ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35254-mahasiswa-seni-desain-arsitektur-plc-konteks</link>
	<guid isPermaLink="false">f43f7dd37657ad5b730029736c7430ef</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 14:27:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan mengenai pengaruh desain arsitektur ekspresionis terhadap psikologi dan kreativitas mahasiswa seni rupa. Hal ini dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Arsitektur Ekspresionis Pada Sekolah Tinggi Seni Rupa Dan Desain Di Pekanbaru: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan mengenai pengaruh desain arsitektur ekspresionis terhadap psikologi dan kreativitas mahasiswa seni rupa. Hal ini dapat dilakukan dengan studi kasus perbandingan antara bangunan dengan gaya arsitektur yang berbeda. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan material bangunan yang ramah lingkungan dan mendukung ekspresi artistik, seperti penggunaan material daur ulang atau material lokal yang unik. Ketiga, studi mendalam mengenai integrasi teknologi digital dalam proses pembelajaran seni rupa dan desain, serta bagaimana desain bangunan dapat mendukung penerapan teknologi tersebut, perlu dilakukan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan pendidikan seni rupa dan desain di Indonesia, serta menghasilkan bangunan yang tidak hanya fungsional, tetapi juga inspiratif dan berkelanjutan.. Rancangan Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain di Pekanbaru merupakan wadah pendidikan formal yang berfokus pada bidang seni rupa dan desain, berperan sebagai tempat aktifitas mahasiswa dan wadah kegiatan seni bagi masyarakat.Penerapan tema arsitektur ekspresionis dilakukan sesuai dengan ciri-cirinya, menciptakan bangunan yang ekspresif dan komunikatif.Konsep seni tanpa batas diwujudkan melalui simbol infinity, menjadi media perancang dalam menyampaikan gagasan dan ekspresi tanpa batas Ekonomi kreatif di Indonesia menjadi topik penting dalam pembangunan negara. Kreativitas manusia merupakan sumber daya ekonomi utama, terutama dari kalangan muda yang memiliki potensi tak terbatas. Industri kreatif berkembang pesat di berbagai daerah, meningkatkan jumlah peminat di tingkat perguruan tinggi melebihi kapasitas yang tersedia. Oleh karena itu, diperlukan perancangan fasilitas formal yang bergerak di bidang industri kreatif, seperti Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain. Pembangunan Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain di Pekanbaru diperlukan mengingat jumlah peminat seni rupa dan desain di Indonesia tidak diimbangi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/b/mahasiswa-seni-desain-arsitektur-plc-konteks-rupa-thumb-058d4.webp" title="JURIS - Penerapan Arsitektur Ekspresionis Pada Sekolah Tinggi Seni Rupa Dan Desain Di Pekanbaru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/mahasiswa-seni-desain-arsitektur-plc-konteks-rupa-thumb-058d4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/mahasiswa-seni-desain-arsitektur-plc-konteks-rupa-thumb-058d4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/mahasiswa-seni-desain-arsitektur-plc-konteks-rupa-thumb-058d4.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Arsitektur Ekspresionis Pada Sekolah Tinggi Seni Rupa Dan Desain Di Pekanbaru" alt="JURIS - Penerapan Arsitektur Ekspresionis Pada Sekolah Tinggi Seni Rupa Dan Desain Di Pekanbaru" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/mahasiswa-seni-desain-arsitektur-plc-konteks-rupa-thumb-c9661.webp" title="JURIS - Penerapan Arsitektur Ekspresionis Pada Sekolah Tinggi Seni Rupa Dan Desain Di Pekanbaru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/mahasiswa-seni-desain-arsitektur-plc-konteks-rupa-thumb-c9661.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/mahasiswa-seni-desain-arsitektur-plc-konteks-rupa-thumb-c9661.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/mahasiswa-seni-desain-arsitektur-plc-konteks-rupa-thumb-c9661.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Arsitektur Ekspresionis Pada Sekolah Tinggi Seni Rupa Dan Desain Di Pekanbaru" alt="JURIS - Penerapan Arsitektur Ekspresionis Pada Sekolah Tinggi Seni Rupa Dan Desain Di Pekanbaru" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35254-mahasiswa-seni-desain-arsitektur-plc-konteks" title="JURIS - Penerapan Arsitektur Ekspresionis Pada Sekolah Tinggi Seni Rupa Dan Desain Di Pekanbaru" target="_blank">Penerapan Arsitektur Ekspresionis Pada Sekolah Tinggi Seni Rupa Dan Desain Di Pekanbaru</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan mengenai pengaruh desain arsitektur ekspresionis terhadap psikologi dan kreativitas mahasiswa seni rupa. Hal ini dapat dilakukan dengan studi kasus perbandingan antara bangunan dengan gaya arsitektur yang berbeda. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan material bangunan yang ramah lingkungan dan mendukung ekspresi artistik, seperti penggunaan material daur ulang atau material lokal yang unik. Ketiga, studi mendalam mengenai integrasi teknologi digital dalam proses pembelajaran seni rupa dan desain, serta bagaimana desain bangunan dapat mendukung penerapan teknologi tersebut, perlu dilakukan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan pendidikan seni rupa dan desain di Indonesia, serta menghasilkan bangunan yang tidak hanya fungsional, tetapi juga inspiratif dan berkelanjutan..
<br>Rancangan Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain di Pekanbaru merupakan wadah pendidikan formal yang berfokus pada bidang seni rupa dan desain, berperan sebagai tempat aktifitas mahasiswa dan wadah kegiatan seni bagi masyarakat.Penerapan tema arsitektur ekspresionis dilakukan sesuai dengan ciri-cirinya, menciptakan bangunan yang ekspresif dan komunikatif.Konsep seni tanpa batas diwujudkan melalui simbol infinity, menjadi media perancang dalam menyampaikan gagasan dan ekspresi tanpa batas
<br>Ekonomi kreatif di Indonesia menjadi topik penting dalam pembangunan negara. Kreativitas manusia merupakan sumber daya ekonomi utama, terutama dari kalangan muda yang memiliki potensi tak terbatas. Industri kreatif berkembang pesat di berbagai daerah, meningkatkan jumlah peminat di tingkat perguruan tinggi melebihi kapasitas yang tersedia. Oleh karena itu, diperlukan perancangan fasilitas formal yang bergerak di bidang industri kreatif, seperti Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain. Pembangunan Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain di Pekanbaru diperlukan mengingat jumlah peminat seni rupa dan desain di Indonesia tidak diimbangi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/b/mahasiswa-seni-desain-arsitektur-plc-konteks-rupa-thumb-058d4.webp" type="image/webp" length="69386" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/mahasiswa-seni-desain-arsitektur-plc-konteks-rupa-thumb-058d4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/mahasiswa-seni-desain-arsitektur-plc-konteks-rupa-thumb-c9661.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-349-unika-santo-thomas-su.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4227-alur-jurnal-arsitektur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pengukuran Kinerja Green Supply Chain Management pada Perusahaan Pelapisan Logam dengan Pendekatan Green SCOR ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pengukuran Kinerja Green Supply Chain Management pada Perusahaan Pelapisan Logam dengan Pendekatan Green SCOR ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pengukuran Kinerja Green Supply Chain Management pada Perusahaan Pelapisan Logam dengan Pendekatan Green SCOR ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35260-gscm-green-scor-ahp-omax-tls-studi-komparatif-komp</link>
	<guid isPermaLink="false">430292b5c076f4375969e87be1a7eefb</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 14:24:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ profile menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ imam faizal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,faizal,imam,main,menu,profile]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif kinerja GSCM di sektor industri yang berbeda, dengan mempertimbangkan aspek sosial dan ekonomi. Selain itu, metode alternatif seperti DEA atau BSC berbasis indikator lingkungan dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pengukuran Kinerja Green Supply Chain Management pada Perusahaan Pelapisan Logam dengan Pendekatan Green SCOR: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif kinerja GSCM di sektor industri yang berbeda, dengan mempertimbangkan aspek sosial dan ekonomi. Selain itu, metode alternatif seperti DEA atau BSC berbasis indikator lingkungan dapat digunakan untuk memvalidasi dan memperkaya hasil evaluasi. Penting juga untuk meneliti faktor penghambat implementasi GSCM agar solusi perbaikan menjadi lebih tepat sasaran.. Terdapat 21 indikator kinerja prioritas dengan 2 atribut, yaitu reliability dan responsiveness.Hasil penelitian menunjukkan 8 indikator dengan performa baik dan buruk, yaitu forecast accuracy, raw material accuracy, waste reduction rate, material efficiency, product defect from production process, make cycle time, order delivered performance of the company, return rate from costumer, dan solid waste recycling.Perusahaan harus meningkatkan performa dan memperbaiki indikator yang di bawah standar.Penelitian selanjutnya disarankan untuk dilakukan pada industri lain, dengan menambahkan aspek sosial dan ekonomi, serta menggunakan metode alternatif seperti Data Envelopment Analysis (DEA) atau Balanced Scorecard (BSC) berbasis indikator lingkungan Perusahaan pelapisan dan percetakan logam menghadapi tantangan dalam mengelola limbah, penggunaan energi, dan memilih bahan baku ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja Green Supply Chain Management (GSCM) dengan menggunakan metode integratif Green SCOR, AHP, OMAX, dan TLS. Hasil penelitian menunjukkan indikator yang memerlukan perbaikan, dengan 11 indikator berwarna hijau, 2 indikator kuning, dan 8 indikator merah. Indikator kuning dan merah perlu ditingkatkan untuk meningkatkan kinerja GSCM perusahaan. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/7/gscm-green-scor-ahp-omax-tls-studi-komparatif-anal-thumb-24752.webp" title="JURIS - Analisis Pengukuran Kinerja Green Supply Chain Management pada Perusahaan Pelapisan Logam dengan Pendekatan Green SCOR" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/gscm-green-scor-ahp-omax-tls-studi-komparatif-anal-thumb-24752.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/gscm-green-scor-ahp-omax-tls-studi-komparatif-anal-thumb-24752.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/gscm-green-scor-ahp-omax-tls-studi-komparatif-anal-thumb-24752.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengukuran Kinerja Green Supply Chain Management pada Perusahaan Pelapisan Logam dengan Pendekatan Green SCOR" alt="JURIS - Analisis Pengukuran Kinerja Green Supply Chain Management pada Perusahaan Pelapisan Logam dengan Pendekatan Green SCOR" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/7/gscm-green-scor-ahp-omax-tls-studi-komparatif-anal-thumb-f4e31.webp" title="JURIS - Analisis Pengukuran Kinerja Green Supply Chain Management pada Perusahaan Pelapisan Logam dengan Pendekatan Green SCOR" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/gscm-green-scor-ahp-omax-tls-studi-komparatif-anal-thumb-f4e31.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/gscm-green-scor-ahp-omax-tls-studi-komparatif-anal-thumb-f4e31.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/gscm-green-scor-ahp-omax-tls-studi-komparatif-anal-thumb-f4e31.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengukuran Kinerja Green Supply Chain Management pada Perusahaan Pelapisan Logam dengan Pendekatan Green SCOR" alt="JURIS - Analisis Pengukuran Kinerja Green Supply Chain Management pada Perusahaan Pelapisan Logam dengan Pendekatan Green SCOR" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/7/gscm-green-scor-ahp-omax-tls-studi-komparatif-anal-thumb-8e4b4.webp" title="JURIS - Analisis Pengukuran Kinerja Green Supply Chain Management pada Perusahaan Pelapisan Logam dengan Pendekatan Green SCOR" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/gscm-green-scor-ahp-omax-tls-studi-komparatif-anal-thumb-8e4b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/gscm-green-scor-ahp-omax-tls-studi-komparatif-anal-thumb-8e4b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/gscm-green-scor-ahp-omax-tls-studi-komparatif-anal-thumb-8e4b4.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengukuran Kinerja Green Supply Chain Management pada Perusahaan Pelapisan Logam dengan Pendekatan Green SCOR" alt="JURIS - Analisis Pengukuran Kinerja Green Supply Chain Management pada Perusahaan Pelapisan Logam dengan Pendekatan Green SCOR" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35260-gscm-green-scor-ahp-omax-tls-studi-komparatif-komp" title="JURIS - Analisis Pengukuran Kinerja Green Supply Chain Management pada Perusahaan Pelapisan Logam dengan Pendekatan Green SCOR" target="_blank">Analisis Pengukuran Kinerja Green Supply Chain Management pada Perusahaan Pelapisan Logam dengan Pendekatan Green SCOR</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif kinerja GSCM di sektor industri yang berbeda, dengan mempertimbangkan aspek sosial dan ekonomi. Selain itu, metode alternatif seperti DEA atau BSC berbasis indikator lingkungan dapat digunakan untuk memvalidasi dan memperkaya hasil evaluasi. Penting juga untuk meneliti faktor penghambat implementasi GSCM agar solusi perbaikan menjadi lebih tepat sasaran..
<br>Terdapat 21 indikator kinerja prioritas dengan 2 atribut, yaitu reliability dan responsiveness.Hasil penelitian menunjukkan 8 indikator dengan performa baik dan buruk, yaitu forecast accuracy, raw material accuracy, waste reduction rate, material efficiency, product defect from production process, make cycle time, order delivered performance of the company, return rate from costumer, dan solid waste recycling.Perusahaan harus meningkatkan performa dan memperbaiki indikator yang di bawah standar.Penelitian selanjutnya disarankan untuk dilakukan pada industri lain, dengan menambahkan aspek sosial dan ekonomi, serta menggunakan metode alternatif seperti Data Envelopment Analysis (DEA) atau Balanced Scorecard (BSC) berbasis indikator lingkungan
<br>Perusahaan pelapisan dan percetakan logam menghadapi tantangan dalam mengelola limbah, penggunaan energi, dan memilih bahan baku ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja Green Supply Chain Management (GSCM) dengan menggunakan metode integratif Green SCOR, AHP, OMAX, dan TLS. Hasil penelitian menunjukkan indikator yang memerlukan perbaikan, dengan 11 indikator berwarna hijau, 2 indikator kuning, dan 8 indikator merah. Indikator kuning dan merah perlu ditingkatkan untuk meningkatkan kinerja GSCM perusahaan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/7/gscm-green-scor-ahp-omax-tls-studi-komparatif-anal-thumb-24752.webp" type="image/webp" length="117148" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/gscm-green-scor-ahp-omax-tls-studi-komparatif-anal-thumb-24752.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/gscm-green-scor-ahp-omax-tls-studi-komparatif-anal-thumb-f4e31.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/gscm-green-scor-ahp-omax-tls-studi-komparatif-anal-thumb-8e4b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-413-untar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3224-jurnal-mitra-teknik-industri-jmti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Overview of Basic Immunization Coverage in Infants During the Covid 19 Pandemic in North Sumatra ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Overview of Basic Immunization Coverage in Infants During the Covid 19 Pandemic in North Sumatra ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Overview of Basic Immunization Coverage in Infants During the Covid 19 Pandemic in North Sumatra ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35240-immunization-infants-pandemic-north-sumatra-risiko</link>
	<guid isPermaLink="false">6b7a284862747714d2e0c00dcd2ede92</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 14:19:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nofi susanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ rubi rimonda ]]></category>
	<category><![CDATA[ events https ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[events,https,nofi,rimonda,rubi,susanti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan cakupan imunisasi pada bayi di masa pandemi dan pasca-pandemi. Pertama, perlu dilakukan penelitian kualitatif untuk menggali lebih dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Overview of Basic Immunization Coverage in Infants During the Covid-19 Pandemic in North Sumatra: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan cakupan imunisasi pada bayi di masa pandemi dan pasca-pandemi. Pertama, perlu dilakukan penelitian kualitatif untuk menggali lebih dalam persepsi dan hambatan yang dihadapi oleh orang tua dalam memberikan imunisasi kepada bayi mereka, terutama terkait dengan kekhawatiran akan efek samping dan risiko penularan COVID-19. Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk merancang intervensi yang lebih tepat sasaran untuk mengatasi hambatan tersebut. Kedua, penelitian kuantitatif dengan desain longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas berbagai strategi intervensi yang telah diterapkan dalam meningkatkan cakupan imunisasi, seperti penyuluhan kesehatan, kunjungan rumah, dan pemberian insentif. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model prediktif yang mampu mengidentifikasi kelompok bayi yang berisiko rendah mendapatkan imunisasi lengkap, sehingga upaya pencegahan dapat dilakukan secara lebih proaktif dan terarah.. In conclusion, ensuring continued basic immunization coverage in infants post-COVID-19 is crucial to prevent the spread of preventable diseases and maintain global immunization achievements.Key strategies include providing accurate information on immunization, improving accessibility to immunization services, involving community and religious leaders, engaging parents in decision-making, utilizing information technology, and fostering cross-sector collaboration.These efforts aim to rebuild trust and encourage parents to prioritize their children's immunization, thereby mitigating the risk of disease transmission Immunization is a health program that aims to increase immunity or avoid a disease. Around 800 thousand children in the whole of Indonesia are at risk of diseases that can be prevented with vaccines, namely tetanus, diphtheria, measles, rubella, as well as polio due to the COVID-19 pandemic in Indonesia. This research uses descriptive methods and utilizes secondary data obtained from the North Sumatra Provincial Health Office. During the Covid-19 pandemic, immunization coverage was obtained, namely in 2020, 221,937 infants received complete immunization, while 70,953 infants received incomplete immunization. Furthermore, in 2021,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/9/immunization-infants-pandemic-north-sumatra-risiko-thumb-6bedb.webp" title="JURIS - Overview of Basic Immunization Coverage in Infants During the Covid-19 Pandemic in North Sumatra" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/immunization-infants-pandemic-north-sumatra-risiko-thumb-6bedb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/immunization-infants-pandemic-north-sumatra-risiko-thumb-6bedb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/immunization-infants-pandemic-north-sumatra-risiko-thumb-6bedb.webp 1x" title="JURIS - Overview of Basic Immunization Coverage in Infants During the Covid-19 Pandemic in North Sumatra" alt="JURIS - Overview of Basic Immunization Coverage in Infants During the Covid-19 Pandemic in North Sumatra" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/9/immunization-infants-pandemic-north-sumatra-risiko-thumb-cf3dd.webp" title="JURIS - Overview of Basic Immunization Coverage in Infants During the Covid-19 Pandemic in North Sumatra" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/immunization-infants-pandemic-north-sumatra-risiko-thumb-cf3dd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/immunization-infants-pandemic-north-sumatra-risiko-thumb-cf3dd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/immunization-infants-pandemic-north-sumatra-risiko-thumb-cf3dd.webp 1x" title="JURIS - Overview of Basic Immunization Coverage in Infants During the Covid-19 Pandemic in North Sumatra" alt="JURIS - Overview of Basic Immunization Coverage in Infants During the Covid-19 Pandemic in North Sumatra" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35240-immunization-infants-pandemic-north-sumatra-risiko" title="JURIS - Overview of Basic Immunization Coverage in Infants During the Covid-19 Pandemic in North Sumatra" target="_blank">Overview of Basic Immunization Coverage in Infants During the Covid-19 Pandemic in North Sumatra</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan cakupan imunisasi pada bayi di masa pandemi dan pasca-pandemi. Pertama, perlu dilakukan penelitian kualitatif untuk menggali lebih dalam persepsi dan hambatan yang dihadapi oleh orang tua dalam memberikan imunisasi kepada bayi mereka, terutama terkait dengan kekhawatiran akan efek samping dan risiko penularan COVID-19. Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk merancang intervensi yang lebih tepat sasaran untuk mengatasi hambatan tersebut. Kedua, penelitian kuantitatif dengan desain longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas berbagai strategi intervensi yang telah diterapkan dalam meningkatkan cakupan imunisasi, seperti penyuluhan kesehatan, kunjungan rumah, dan pemberian insentif. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model prediktif yang mampu mengidentifikasi kelompok bayi yang berisiko rendah mendapatkan imunisasi lengkap, sehingga upaya pencegahan dapat dilakukan secara lebih proaktif dan terarah..
<br>In conclusion, ensuring continued basic immunization coverage in infants post-COVID-19 is crucial to prevent the spread of preventable diseases and maintain global immunization achievements.Key strategies include providing accurate information on immunization, improving accessibility to immunization services, involving community and religious leaders, engaging parents in decision-making, utilizing information technology, and fostering cross-sector collaboration.These efforts aim to rebuild trust and encourage parents to prioritize their children's immunization, thereby mitigating the risk of disease transmission
<br>Immunization is a health program that aims to increase immunity or avoid a disease. Around 800 thousand children in the whole of Indonesia are at risk of diseases that can be prevented with vaccines, namely tetanus, diphtheria, measles, rubella, as well as polio due to the COVID-19 pandemic in Indonesia. This research uses descriptive methods and utilizes secondary data obtained from the North Sumatra Provincial Health Office. During the Covid-19 pandemic, immunization coverage was obtained, namely in 2020, 221,937 infants received complete immunization, while 70,953 infants received incomplete immunization. Furthermore, in 2021,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/9/immunization-infants-pandemic-north-sumatra-risiko-thumb-6bedb.webp" type="image/webp" length="213914" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/immunization-infants-pandemic-north-sumatra-risiko-thumb-6bedb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/immunization-infants-pandemic-north-sumatra-risiko-thumb-cf3dd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2995-41.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15057-j-kesmas-jurnal-fakultas-kesehatan-masyarakat-the-indonesian.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Correlation between Sanitation Facilities and Health Outcomes in Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Correlation between Sanitation Facilities and Health Outcomes in Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Correlation between Sanitation Facilities and Health Outcomes in Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35243-air-limbah-zat-warna-pengolahan-pertanian-p</link>
	<guid isPermaLink="false">d197ff28a8aaab765612ecdc34b7800d</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 14:15:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nofi susanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ rubi rimonda ]]></category>
	<category><![CDATA[ events https ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[events,https,nofi,rimonda,rubi,susanti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi kualitatif untuk memahami lebih dalam persepsi masyarakat mengenai pentingnya fasilitas sanitasi yang memadai, khususnya terkait dengan pemeliharaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Correlation between Sanitation Facilities and Health Outcomes in Indonesia: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi kualitatif untuk memahami lebih dalam persepsi masyarakat mengenai pentingnya fasilitas sanitasi yang memadai, khususnya terkait dengan pemeliharaan dan pengelolaan IPAL. Hal ini penting untuk mengidentifikasi hambatan sosial dan budaya yang mungkin menghalangi adopsi praktik sanitasi yang lebih baik. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada evaluasi efektivitas berbagai model IPAL komunal yang telah diterapkan di Indonesia, dengan mempertimbangkan aspek teknis, ekonomi, dan sosial. Evaluasi ini dapat memberikan informasi berharga untuk meningkatkan desain dan pengelolaan IPAL di masa depan. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk menguji dampak jangka panjang dari peningkatan akses sanitasi terhadap indikator kesehatan masyarakat, seperti prevalensi penyakit diare dan stunting pada anak-anak. Studi ini akan memberikan bukti empiris yang lebih kuat mengenai manfaat investasi dalam sanitasi bagi kesehatan masyarakat.. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya fasilitas sanitasi yang memadai, terutama Toilet Bilik Jongkok (TBJ) dengan pengolahan limbah, bagi masyarakat di Indonesia.Meskipun upaya terus dilakukan, akses terhadap fasilitas tersebut stagnan antara tahun 2016 dan 2018, dengan wilayah perkotaan umumnya lebih baik daripada wilayah pedesaan.Temuan empiris kami menyoroti dampak signifikan dari berbagai fasilitas sanitasi terhadap kesehatan rumah tangga, menunjukkan bahwa TBJ dengan fasilitas pengolahan limbah berkorelasi dengan peningkatan hasil kesehatan.Pemerintah perlu meningkatkan intervensi, terutama penyediaan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) komunal di daerah padat penduduk berpenghasilan rendah Sanitasi yang buruk merupakan kontributor signifikan terhadap masalah kesehatan di negara-negara berkembang. Penanganan limbah rumah tangga yang tidak tepat mencemari tanah, air permukaan, dan air tanah, menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat melalui konsumsi air dan paparan. Studi ini memanfaatkan data dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dari tahun 2016 hingga 2018 untuk menguji hubungan antara fasilitas sanitasi dan kualitas kesehatan rumah tangga di Indonesia, menganalisis sampel 883.845 rumah tangga. Menggunakan regresi kuadrat terkecil... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/4/air-limbah-zat-warna-pengolahan-pertanian-penangan-thumb-e213d.webp" title="JURIS - Correlation between Sanitation Facilities and Health Outcomes in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/air-limbah-zat-warna-pengolahan-pertanian-penangan-thumb-e213d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/air-limbah-zat-warna-pengolahan-pertanian-penangan-thumb-e213d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/air-limbah-zat-warna-pengolahan-pertanian-penangan-thumb-e213d.webp 1x" title="JURIS - Correlation between Sanitation Facilities and Health Outcomes in Indonesia" alt="JURIS - Correlation between Sanitation Facilities and Health Outcomes in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/4/air-limbah-zat-warna-pengolahan-pertanian-penangan-thumb-74101.webp" title="JURIS - Correlation between Sanitation Facilities and Health Outcomes in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/air-limbah-zat-warna-pengolahan-pertanian-penangan-thumb-74101.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/air-limbah-zat-warna-pengolahan-pertanian-penangan-thumb-74101.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/air-limbah-zat-warna-pengolahan-pertanian-penangan-thumb-74101.webp 1x" title="JURIS - Correlation between Sanitation Facilities and Health Outcomes in Indonesia" alt="JURIS - Correlation between Sanitation Facilities and Health Outcomes in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/4/air-limbah-zat-warna-pengolahan-pertanian-penangan-thumb-1b67e.webp" title="JURIS - Correlation between Sanitation Facilities and Health Outcomes in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/air-limbah-zat-warna-pengolahan-pertanian-penangan-thumb-1b67e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/air-limbah-zat-warna-pengolahan-pertanian-penangan-thumb-1b67e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/air-limbah-zat-warna-pengolahan-pertanian-penangan-thumb-1b67e.webp 1x" title="JURIS - Correlation between Sanitation Facilities and Health Outcomes in Indonesia" alt="JURIS - Correlation between Sanitation Facilities and Health Outcomes in Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35243-air-limbah-zat-warna-pengolahan-pertanian-p" title="JURIS - Correlation between Sanitation Facilities and Health Outcomes in Indonesia" target="_blank">Correlation between Sanitation Facilities and Health Outcomes in Indonesia</a>: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi kualitatif untuk memahami lebih dalam persepsi masyarakat mengenai pentingnya fasilitas sanitasi yang memadai, khususnya terkait dengan pemeliharaan dan pengelolaan IPAL. Hal ini penting untuk mengidentifikasi hambatan sosial dan budaya yang mungkin menghalangi adopsi praktik sanitasi yang lebih baik. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada evaluasi efektivitas berbagai model IPAL komunal yang telah diterapkan di Indonesia, dengan mempertimbangkan aspek teknis, ekonomi, dan sosial. Evaluasi ini dapat memberikan informasi berharga untuk meningkatkan desain dan pengelolaan IPAL di masa depan. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk menguji dampak jangka panjang dari peningkatan akses sanitasi terhadap indikator kesehatan masyarakat, seperti prevalensi penyakit diare dan stunting pada anak-anak. Studi ini akan memberikan bukti empiris yang lebih kuat mengenai manfaat investasi dalam sanitasi bagi kesehatan masyarakat..
<br>Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya fasilitas sanitasi yang memadai, terutama Toilet Bilik Jongkok (TBJ) dengan pengolahan limbah, bagi masyarakat di Indonesia.Meskipun upaya terus dilakukan, akses terhadap fasilitas tersebut stagnan antara tahun 2016 dan 2018, dengan wilayah perkotaan umumnya lebih baik daripada wilayah pedesaan.Temuan empiris kami menyoroti dampak signifikan dari berbagai fasilitas sanitasi terhadap kesehatan rumah tangga, menunjukkan bahwa TBJ dengan fasilitas pengolahan limbah berkorelasi dengan peningkatan hasil kesehatan.Pemerintah perlu meningkatkan intervensi, terutama penyediaan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) komunal di daerah padat penduduk berpenghasilan rendah
<br>Sanitasi yang buruk merupakan kontributor signifikan terhadap masalah kesehatan di negara-negara berkembang. Penanganan limbah rumah tangga yang tidak tepat mencemari tanah, air permukaan, dan air tanah, menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat melalui konsumsi air dan paparan. Studi ini memanfaatkan data dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dari tahun 2016 hingga 2018 untuk menguji hubungan antara fasilitas sanitasi dan kualitas kesehatan rumah tangga di Indonesia, menganalisis sampel 883.845 rumah tangga. Menggunakan regresi kuadrat terkecil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/4/air-limbah-zat-warna-pengolahan-pertanian-penangan-thumb-74101.webp" type="image/webp" length="62430" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/air-limbah-zat-warna-pengolahan-pertanian-penangan-thumb-e213d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/air-limbah-zat-warna-pengolahan-pertanian-penangan-thumb-74101.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/air-limbah-zat-warna-pengolahan-pertanian-penangan-thumb-1b67e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2995-41.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15057-j-kesmas-jurnal-fakultas-kesehatan-masyarakat-the-indonesian.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Quality Improvement Analysis Using the New Seven Quality Tools and Poka Yoke at A Safety Shoes Manufacturing Company ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Quality Improvement Analysis Using the New Seven Quality Tools and Poka Yoke at A Safety Shoes Manufacturing Company ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Quality Improvement Analysis Using the New Seven Quality Tools and Poka Yoke at A Safety Shoes Manufacturing Company ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35250-kualitas-poka-yoke-cacat-produksi-sepatu-safety</link>
	<guid isPermaLink="false">80d08565410700e8897014212f966d1c</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 13:59:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ profile menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ imam faizal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,faizal,imam,main,menu,profile]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas penerapan Poka Yoke pada stasiun produksi lainnya selain stasiun ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Quality Improvement Analysis Using the New Seven Quality Tools and Poka Yoke at A Safety Shoes Manufacturing Company: Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas penerapan Poka Yoke pada stasiun produksi lainnya selain stasiun packing, dengan fokus pada identifikasi potensi kesalahan dan pengembangan solusi pencegahan yang spesifik. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak finansial dari implementasi New Seven Quality Tools dan Poka Yoke terhadap pengurangan biaya produksi akibat cacat, serta peningkatan kepuasan pelanggan. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami persepsi dan pengalaman operator terhadap penerapan SOP berbasis Poka Yoke, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi dan keberlanjutan praktik tersebut. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai implementasi sistem manajemen kualitas yang efektif di industri manufaktur sepatu safety, serta memberikan kontribusi praktis bagi peningkatan kinerja perusahaan.. Studi ini mengidentifikasi empat jenis utama cacat dalam proses produksi sepatu safety.cacat jahitan, cacat kulit, pasangan yang tidak sesuai, dan komponen yang tidak lengkap.Berdasarkan data produksi dan cacat yang dikumpulkan selama periode 12 bulan (dari Maret 2024 hingga Februari 2025), total 3.694 pasang sepatu cacat ditemukan dari 120.Hal ini menghasilkan nilai DPMO (Defects Per Million Opportunities) sebesar 7.Dengan penerapan New Seven Quality Tools, beberapa rencana perbaikan diformulasikan sesuai tingkat urgensinya.Tindakan segera termasuk pengembangan Standard Operating Procedures (SOP), penyelenggaraan sesi sosialisasi, implementasi briefing harian, peningkatan pencahayaan di lingkungan kerja, dan penggantian komponen yang aus.Namun, tindakan jangka panjang seperti penambahan conveyor belt, preventive maintenance, dan pencarian pemasok baru belum dapat diimplementasikan karena keterbatasan waktu dan biaya.Oleh karena itu, langkah paling layak dan berdampak yang diambil adalah implementasi SOP berbasis Poka Yoke di stasiun pengemasan untuk meningkatkan kualitas produksi dan meminimalkan kesalahan manusia Perusahaan ini merupakan perusahaan manufaktur sepatu safety yang menghadapi berbagai permasalahan kualitas, seperti cacat pada jahitan, kulit, ketidaksesuaian pasangan sepatu, serta kelengkapan yang tidak lengkap. Berdasarkan data produksi selama Maret 2024 hingga Februari 2025, jenis cacat dominan adalah AuPasangan Tidak SesuaiAy dan AuKelengkapanAy, dengan total cacat mencapai 3.694 pasang dari 120.000 pasang sepatu, serta nilai DPMO sebesar 7,695.83. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi akar penyebab cacat dan merancang solusi peningkatan kualitas menggunakan metode New Seven Quality Tools dan Poka Yoke. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/5/kualitas-poka-yoke-cacat-produksi-sepatu-safety-so-thumb-e1d71.webp" title="JURIS - Quality Improvement Analysis Using the New Seven Quality Tools and Poka Yoke at A Safety Shoes Manufacturing Company" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/kualitas-poka-yoke-cacat-produksi-sepatu-safety-so-thumb-e1d71.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/kualitas-poka-yoke-cacat-produksi-sepatu-safety-so-thumb-e1d71.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/kualitas-poka-yoke-cacat-produksi-sepatu-safety-so-thumb-e1d71.webp 1x" title="JURIS - Quality Improvement Analysis Using the New Seven Quality Tools and Poka Yoke at A Safety Shoes Manufacturing Company" alt="JURIS - Quality Improvement Analysis Using the New Seven Quality Tools and Poka Yoke at A Safety Shoes Manufacturing Company" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/kualitas-poka-yoke-cacat-produksi-sepatu-safety-so-thumb-a12e6.webp" title="JURIS - Quality Improvement Analysis Using the New Seven Quality Tools and Poka Yoke at A Safety Shoes Manufacturing Company" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/kualitas-poka-yoke-cacat-produksi-sepatu-safety-so-thumb-a12e6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/kualitas-poka-yoke-cacat-produksi-sepatu-safety-so-thumb-a12e6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/kualitas-poka-yoke-cacat-produksi-sepatu-safety-so-thumb-a12e6.webp 1x" title="JURIS - Quality Improvement Analysis Using the New Seven Quality Tools and Poka Yoke at A Safety Shoes Manufacturing Company" alt="JURIS - Quality Improvement Analysis Using the New Seven Quality Tools and Poka Yoke at A Safety Shoes Manufacturing Company" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/kualitas-poka-yoke-cacat-produksi-sepatu-safety-so-thumb-0a855.webp" title="JURIS - Quality Improvement Analysis Using the New Seven Quality Tools and Poka Yoke at A Safety Shoes Manufacturing Company" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/kualitas-poka-yoke-cacat-produksi-sepatu-safety-so-thumb-0a855.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/kualitas-poka-yoke-cacat-produksi-sepatu-safety-so-thumb-0a855.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/kualitas-poka-yoke-cacat-produksi-sepatu-safety-so-thumb-0a855.webp 1x" title="JURIS - Quality Improvement Analysis Using the New Seven Quality Tools and Poka Yoke at A Safety Shoes Manufacturing Company" alt="JURIS - Quality Improvement Analysis Using the New Seven Quality Tools and Poka Yoke at A Safety Shoes Manufacturing Company" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35250-kualitas-poka-yoke-cacat-produksi-sepatu-safety" title="JURIS - Quality Improvement Analysis Using the New Seven Quality Tools and Poka Yoke at A Safety Shoes Manufacturing Company" target="_blank">Quality Improvement Analysis Using the New Seven Quality Tools and Poka Yoke at A Safety Shoes Manufacturing Company</a>: Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas penerapan Poka Yoke pada stasiun produksi lainnya selain stasiun packing, dengan fokus pada identifikasi potensi kesalahan dan pengembangan solusi pencegahan yang spesifik. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak finansial dari implementasi New Seven Quality Tools dan Poka Yoke terhadap pengurangan biaya produksi akibat cacat, serta peningkatan kepuasan pelanggan. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami persepsi dan pengalaman operator terhadap penerapan SOP berbasis Poka Yoke, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi dan keberlanjutan praktik tersebut. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai implementasi sistem manajemen kualitas yang efektif di industri manufaktur sepatu safety, serta memberikan kontribusi praktis bagi peningkatan kinerja perusahaan..
<br>Studi ini mengidentifikasi empat jenis utama cacat dalam proses produksi sepatu safety.cacat jahitan, cacat kulit, pasangan yang tidak sesuai, dan komponen yang tidak lengkap.Berdasarkan data produksi dan cacat yang dikumpulkan selama periode 12 bulan (dari Maret 2024 hingga Februari 2025), total 3.694 pasang sepatu cacat ditemukan dari 120.Hal ini menghasilkan nilai DPMO (Defects Per Million Opportunities) sebesar 7.Dengan penerapan New Seven Quality Tools, beberapa rencana perbaikan diformulasikan sesuai tingkat urgensinya.Tindakan segera termasuk pengembangan Standard Operating Procedures (SOP), penyelenggaraan sesi sosialisasi, implementasi briefing harian, peningkatan pencahayaan di lingkungan kerja, dan penggantian komponen yang aus.Namun, tindakan jangka panjang seperti penambahan conveyor belt, preventive maintenance, dan pencarian pemasok baru belum dapat diimplementasikan karena keterbatasan waktu dan biaya.Oleh karena itu, langkah paling layak dan berdampak yang diambil adalah implementasi SOP berbasis Poka Yoke di stasiun pengemasan untuk meningkatkan kualitas produksi dan meminimalkan kesalahan manusia
<br>Perusahaan ini merupakan perusahaan manufaktur sepatu safety yang menghadapi berbagai permasalahan kualitas, seperti cacat pada jahitan, kulit, ketidaksesuaian pasangan sepatu, serta kelengkapan yang tidak lengkap. Berdasarkan data produksi selama Maret 2024 hingga Februari 2025, jenis cacat dominan adalah AuPasangan Tidak SesuaiAy dan AuKelengkapanAy, dengan total cacat mencapai 3.694 pasang dari 120.000 pasang sepatu, serta nilai DPMO sebesar 7,695.83. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi akar penyebab cacat dan merancang solusi peningkatan kualitas menggunakan metode New Seven Quality Tools dan Poka Yoke. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/5/kualitas-poka-yoke-cacat-produksi-sepatu-safety-so-thumb-a12e6.webp" type="image/webp" length="58000" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/kualitas-poka-yoke-cacat-produksi-sepatu-safety-so-thumb-e1d71.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/kualitas-poka-yoke-cacat-produksi-sepatu-safety-so-thumb-a12e6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/kualitas-poka-yoke-cacat-produksi-sepatu-safety-so-thumb-0a855.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-413-untar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3224-jurnal-mitra-teknik-industri-jmti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Simulasi Dengan Pendekatan Metode Green Lean Manufacturing Guna Mengevaluasi Pemborosan Waktu Pada PT ANS Dengan Sistem Dinamis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Simulasi Dengan Pendekatan Metode Green Lean Manufacturing Guna Mengevaluasi Pemborosan Waktu Pada PT ANS Dengan Sistem Dinamis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Simulasi Dengan Pendekatan Metode Green Lean Manufacturing Guna Mengevaluasi Pemborosan Waktu Pada PT ANS Dengan Sistem Dinamis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35258-evolution-lean-manufacturing-gr</link>
	<guid isPermaLink="false">f63076631ff4d2f80e8fe052cd37290e</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 13:18:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ profile menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ imam faizal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,faizal,imam,main,menu,profile]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi penerapan teknologi Industry 4.0, seperti Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Simulasi Dengan Pendekatan Metode Green Lean Manufacturing Guna Mengevaluasi Pemborosan Waktu Pada PT. ANS Dengan Sistem Dinamis: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi penerapan teknologi Industry 4.0, seperti Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI), dalam mengoptimalkan proses produksi di PT. ANS, khususnya dalam hal pemantauan real-time dan prediktif terhadap potensi pemborosan. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan perusahaan manufaktur lain di industri serupa untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dalam implementasi Green Lean Manufacturing dan mengadaptasinya sesuai dengan konteks PT. ANS. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model simulasi yang lebih kompleks dan akurat, dengan mempertimbangkan faktor-faktor eksternal seperti fluktuasi permintaan pasar dan perubahan regulasi lingkungan, untuk mendukung pengambilan keputusan strategis dalam jangka panjang. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi, keberlanjutan, dan daya saing PT. ANS di pasar otomotif.. Penelitian ini berhasil mengidentifikasi dan menganalisis pemborosan utama dalam proses produksi menggunakan pendekatan lean manufacturing.Berdasarkan temuan di lapangan, dirancang sejumlah usulan perbaikan yang bertujuan untuk mengurangi waste, khususnya pemborosan gerakan (motion) dan waktu menunggu (waiting).Penerapan Lean Manufacturing dan SMED menghasilkan perbaikan signifikan pada kinerja proses produksi, dengan penurunan total lead time sebesar 17,92 menit dan peningkatan Process Cycle Efficiency (PCE) dari 77,32% menjadi 78,49% Perusahaan manufaktur ini bergerak di industri otomotif dengan sistem produksi Make to Order (MTO), menghasilkan komponen mesin kendaraan roda dua. Hasil observasi menunjukkan adanya pemborosan berupa waste waiting dan waste motion yang menurunkan efisiensi serta meningkatkan waktu dan biaya operasional. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi sumber pemborosan, menganalisis akar penyebabnya, serta memberikan usulan perbaikan berbasis pendekatan Green Lean Manufacturing yang juga memperhatikan aspek lingkungan. Metode yang digunakan mencakup Value... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/0/evolution-lean-manufacturing-green-wasting-time-mo-thumb-28af0.webp" title="JURIS - Simulasi Dengan Pendekatan Metode Green Lean Manufacturing Guna Mengevaluasi Pemborosan Waktu Pada PT. ANS Dengan Sistem Dinamis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/evolution-lean-manufacturing-green-wasting-time-mo-thumb-28af0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/evolution-lean-manufacturing-green-wasting-time-mo-thumb-28af0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/evolution-lean-manufacturing-green-wasting-time-mo-thumb-28af0.webp 1x" title="JURIS - Simulasi Dengan Pendekatan Metode Green Lean Manufacturing Guna Mengevaluasi Pemborosan Waktu Pada PT. ANS Dengan Sistem Dinamis" alt="JURIS - Simulasi Dengan Pendekatan Metode Green Lean Manufacturing Guna Mengevaluasi Pemborosan Waktu Pada PT. ANS Dengan Sistem Dinamis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/evolution-lean-manufacturing-green-wasting-time-mo-thumb-bfdf2.webp" title="JURIS - Simulasi Dengan Pendekatan Metode Green Lean Manufacturing Guna Mengevaluasi Pemborosan Waktu Pada PT. ANS Dengan Sistem Dinamis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/evolution-lean-manufacturing-green-wasting-time-mo-thumb-bfdf2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/evolution-lean-manufacturing-green-wasting-time-mo-thumb-bfdf2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/evolution-lean-manufacturing-green-wasting-time-mo-thumb-bfdf2.webp 1x" title="JURIS - Simulasi Dengan Pendekatan Metode Green Lean Manufacturing Guna Mengevaluasi Pemborosan Waktu Pada PT. ANS Dengan Sistem Dinamis" alt="JURIS - Simulasi Dengan Pendekatan Metode Green Lean Manufacturing Guna Mengevaluasi Pemborosan Waktu Pada PT. ANS Dengan Sistem Dinamis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/evolution-lean-manufacturing-green-wasting-time-mo-thumb-0ab38.webp" title="JURIS - Simulasi Dengan Pendekatan Metode Green Lean Manufacturing Guna Mengevaluasi Pemborosan Waktu Pada PT. ANS Dengan Sistem Dinamis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/evolution-lean-manufacturing-green-wasting-time-mo-thumb-0ab38.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/evolution-lean-manufacturing-green-wasting-time-mo-thumb-0ab38.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/evolution-lean-manufacturing-green-wasting-time-mo-thumb-0ab38.webp 1x" title="JURIS - Simulasi Dengan Pendekatan Metode Green Lean Manufacturing Guna Mengevaluasi Pemborosan Waktu Pada PT. ANS Dengan Sistem Dinamis" alt="JURIS - Simulasi Dengan Pendekatan Metode Green Lean Manufacturing Guna Mengevaluasi Pemborosan Waktu Pada PT. ANS Dengan Sistem Dinamis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35258-evolution-lean-manufacturing-gr" title="JURIS - Simulasi Dengan Pendekatan Metode Green Lean Manufacturing Guna Mengevaluasi Pemborosan Waktu Pada PT. ANS Dengan Sistem Dinamis" target="_blank">Simulasi Dengan Pendekatan Metode Green Lean Manufacturing Guna Mengevaluasi Pemborosan Waktu Pada PT. ANS Dengan Sistem Dinamis</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi penerapan teknologi Industry 4.0, seperti Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI), dalam mengoptimalkan proses produksi di PT. ANS, khususnya dalam hal pemantauan real-time dan prediktif terhadap potensi pemborosan. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan perusahaan manufaktur lain di industri serupa untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dalam implementasi Green Lean Manufacturing dan mengadaptasinya sesuai dengan konteks PT. ANS. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model simulasi yang lebih kompleks dan akurat, dengan mempertimbangkan faktor-faktor eksternal seperti fluktuasi permintaan pasar dan perubahan regulasi lingkungan, untuk mendukung pengambilan keputusan strategis dalam jangka panjang. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi, keberlanjutan, dan daya saing PT. ANS di pasar otomotif..
<br>Penelitian ini berhasil mengidentifikasi dan menganalisis pemborosan utama dalam proses produksi menggunakan pendekatan lean manufacturing.Berdasarkan temuan di lapangan, dirancang sejumlah usulan perbaikan yang bertujuan untuk mengurangi waste, khususnya pemborosan gerakan (motion) dan waktu menunggu (waiting).Penerapan Lean Manufacturing dan SMED menghasilkan perbaikan signifikan pada kinerja proses produksi, dengan penurunan total lead time sebesar 17,92 menit dan peningkatan Process Cycle Efficiency (PCE) dari 77,32% menjadi 78,49%
<br>Perusahaan manufaktur ini bergerak di industri otomotif dengan sistem produksi Make to Order (MTO), menghasilkan komponen mesin kendaraan roda dua. Hasil observasi menunjukkan adanya pemborosan berupa waste waiting dan waste motion yang menurunkan efisiensi serta meningkatkan waktu dan biaya operasional. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi sumber pemborosan, menganalisis akar penyebabnya, serta memberikan usulan perbaikan berbasis pendekatan Green Lean Manufacturing yang juga memperhatikan aspek lingkungan. Metode yang digunakan mencakup Value...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/0/evolution-lean-manufacturing-green-wasting-time-mo-thumb-bfdf2.webp" type="image/webp" length="57344" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/evolution-lean-manufacturing-green-wasting-time-mo-thumb-28af0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/evolution-lean-manufacturing-green-wasting-time-mo-thumb-bfdf2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/evolution-lean-manufacturing-green-wasting-time-mo-thumb-0ab38.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-413-untar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3224-jurnal-mitra-teknik-industri-jmti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sekolah Taman Kanak Kanak Internasional di Pekanbaru dengan Pendekatan Arsitektur Organik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sekolah Taman Kanak Kanak Internasional di Pekanbaru dengan Pendekatan Arsitektur Organik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sekolah Taman Kanak Kanak Internasional di Pekanbaru dengan Pendekatan Arsitektur Organik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35255-pendidikan-taman-kanak-distrik</link>
	<guid isPermaLink="false">1347f6fdc348744b83b3e4ac8ccf2ac4</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 13:10:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, serta mempertimbangkan saran penelitian lanjutan yang telah ada, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan:Pertama, penelitian lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sekolah Taman Kanak-Kanak Internasional di Pekanbaru dengan Pendekatan Arsitektur Organik: Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, serta mempertimbangkan saran penelitian lanjutan yang telah ada, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan:Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak psikologis dan kognitif dari lingkungan arsitektur organik terhadap perkembangan anak usia dini. Penelitian ini dapat mengukur bagaimana desain bangunan yang terintegrasi dengan alam memengaruhi kreativitas, kemampuan memecahkan masalah, dan kesejahteraan emosional anak-anak. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk menguji efektivitas kurikulum Cambridge International yang diimplementasikan dalam lingkungan sekolah taman kanak-kanak dengan pendekatan arsitektur organik. Penelitian ini dapat membandingkan hasil belajar dan keterampilan sosial anak-anak yang bersekolah di sekolah tersebut dengan anak-anak yang bersekolah di sekolah taman kanak-kanak konvensional. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami perspektif guru dan orang tua mengenai manfaat dan tantangan dalam mengimplementasikan pendekatan arsitektur organik dalam pendidikan anak usia dini. Penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang bagaimana desain bangunan dapat mendukung praktik pengajaran yang inovatif dan meningkatkan keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak-anak mereka. Dengan menggabungkan ketiga saran penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana arsitektur organik dapat berkontribusi pada pendidikan anak usia dini yang berkualitas dan berkelanjutan.. Sekolah Taman Kanak-kanak Internasional di Pekanbaru merupakan tempat untuk mewadahi segala aktifitas pendidikan anak di usia dini guna membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.Sekolah Taman Kanak-kanak Internasional di Pekanbaru akan memfasilitasi segala kebutuhan fisik baik ruang luar maupun ruang dalam yang sesuai dengan tahapan perkembangan anak dan juga pendidik dan tenaga kependidikan serta pengunjung lainnya.Perancangan Sekolah Taman Kanak-kanak Internasional di Pekanbaru menerapkan pendekatan arsitektur organik dengan menggunakan prinsip Frank Llyod Wright yang memiliki beberapa prinsip yang harus diperhatikan dan dipertimbangkan Pendidikan Prasekolah adalah pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani anak didik diluar lingkungan keluarga sebelum memasuki pendidikan dasar (Depdikbud, Dirjen dikdasmen, 1994: 4). Perancangan Sekolah Taman Kanak-kanak Internasional yang dimaksud untuk memenuhi kebutuhan pendidikan prasekolah. Perancangan ini bertujuan untuk mewadahi fasilitas pendidikan prasekolah yang didalamnya terdapat pendidikan bertaraf Internasional dengan mengikuti kurikulum camridge. Perancangan ini menggunakan pendekatan Arsitektur Organik.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/3/pendidikan-taman-kanak-kanak-kanak-distrik-yaspa-p-thumb-bc73a.webp" title="JURIS - Sekolah Taman Kanak-Kanak Internasional di Pekanbaru dengan Pendekatan Arsitektur Organik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/pendidikan-taman-kanak-kanak-kanak-distrik-yaspa-p-thumb-bc73a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/pendidikan-taman-kanak-kanak-kanak-distrik-yaspa-p-thumb-bc73a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/pendidikan-taman-kanak-kanak-kanak-distrik-yaspa-p-thumb-bc73a.webp 1x" title="JURIS - Sekolah Taman Kanak-Kanak Internasional di Pekanbaru dengan Pendekatan Arsitektur Organik" alt="JURIS - Sekolah Taman Kanak-Kanak Internasional di Pekanbaru dengan Pendekatan Arsitektur Organik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/pendidikan-taman-kanak-kanak-kanak-distrik-yaspa-p-thumb-77859.webp" title="JURIS - Sekolah Taman Kanak-Kanak Internasional di Pekanbaru dengan Pendekatan Arsitektur Organik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/pendidikan-taman-kanak-kanak-kanak-distrik-yaspa-p-thumb-77859.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/pendidikan-taman-kanak-kanak-kanak-distrik-yaspa-p-thumb-77859.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/pendidikan-taman-kanak-kanak-kanak-distrik-yaspa-p-thumb-77859.webp 1x" title="JURIS - Sekolah Taman Kanak-Kanak Internasional di Pekanbaru dengan Pendekatan Arsitektur Organik" alt="JURIS - Sekolah Taman Kanak-Kanak Internasional di Pekanbaru dengan Pendekatan Arsitektur Organik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/pendidikan-taman-kanak-kanak-kanak-distrik-yaspa-p-thumb-22225.webp" title="JURIS - Sekolah Taman Kanak-Kanak Internasional di Pekanbaru dengan Pendekatan Arsitektur Organik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/pendidikan-taman-kanak-kanak-kanak-distrik-yaspa-p-thumb-22225.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/pendidikan-taman-kanak-kanak-kanak-distrik-yaspa-p-thumb-22225.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/pendidikan-taman-kanak-kanak-kanak-distrik-yaspa-p-thumb-22225.webp 1x" title="JURIS - Sekolah Taman Kanak-Kanak Internasional di Pekanbaru dengan Pendekatan Arsitektur Organik" alt="JURIS - Sekolah Taman Kanak-Kanak Internasional di Pekanbaru dengan Pendekatan Arsitektur Organik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35255-pendidikan-taman-kanak-distrik" title="JURIS - Sekolah Taman Kanak-Kanak Internasional di Pekanbaru dengan Pendekatan Arsitektur Organik" target="_blank">Sekolah Taman Kanak-Kanak Internasional di Pekanbaru dengan Pendekatan Arsitektur Organik</a>: Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, serta mempertimbangkan saran penelitian lanjutan yang telah ada, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan:Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak psikologis dan kognitif dari lingkungan arsitektur organik terhadap perkembangan anak usia dini. Penelitian ini dapat mengukur bagaimana desain bangunan yang terintegrasi dengan alam memengaruhi kreativitas, kemampuan memecahkan masalah, dan kesejahteraan emosional anak-anak. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk menguji efektivitas kurikulum Cambridge International yang diimplementasikan dalam lingkungan sekolah taman kanak-kanak dengan pendekatan arsitektur organik. Penelitian ini dapat membandingkan hasil belajar dan keterampilan sosial anak-anak yang bersekolah di sekolah tersebut dengan anak-anak yang bersekolah di sekolah taman kanak-kanak konvensional. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami perspektif guru dan orang tua mengenai manfaat dan tantangan dalam mengimplementasikan pendekatan arsitektur organik dalam pendidikan anak usia dini. Penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang bagaimana desain bangunan dapat mendukung praktik pengajaran yang inovatif dan meningkatkan keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak-anak mereka. Dengan menggabungkan ketiga saran penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana arsitektur organik dapat berkontribusi pada pendidikan anak usia dini yang berkualitas dan berkelanjutan..
<br>Sekolah Taman Kanak-kanak Internasional di Pekanbaru merupakan tempat untuk mewadahi segala aktifitas pendidikan anak di usia dini guna membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.Sekolah Taman Kanak-kanak Internasional di Pekanbaru akan memfasilitasi segala kebutuhan fisik baik ruang luar maupun ruang dalam yang sesuai dengan tahapan perkembangan anak dan juga pendidik dan tenaga kependidikan serta pengunjung lainnya.Perancangan Sekolah Taman Kanak-kanak Internasional di Pekanbaru menerapkan pendekatan arsitektur organik dengan menggunakan prinsip Frank Llyod Wright yang memiliki beberapa prinsip yang harus diperhatikan dan dipertimbangkan
<br>Pendidikan Prasekolah adalah pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani anak didik diluar lingkungan keluarga sebelum memasuki pendidikan dasar (Depdikbud, Dirjen dikdasmen, 1994: 4). Perancangan Sekolah Taman Kanak-kanak Internasional yang dimaksud untuk memenuhi kebutuhan pendidikan prasekolah. Perancangan ini bertujuan untuk mewadahi fasilitas pendidikan prasekolah yang didalamnya terdapat pendidikan bertaraf Internasional dengan mengikuti kurikulum camridge. Perancangan ini menggunakan pendekatan Arsitektur Organik....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/3/pendidikan-taman-kanak-kanak-kanak-distrik-yaspa-p-thumb-bc73a.webp" type="image/webp" length="84428" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/pendidikan-taman-kanak-kanak-kanak-distrik-yaspa-p-thumb-bc73a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/pendidikan-taman-kanak-kanak-kanak-distrik-yaspa-p-thumb-77859.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/pendidikan-taman-kanak-kanak-kanak-distrik-yaspa-p-thumb-22225.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-349-unika-santo-thomas-su.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4227-alur-jurnal-arsitektur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Implementasi Awal Wajib Belajar 13 Tahun di Kota Cirebon Tantangan Regulasi Pembiayaan dan Tata Kelola ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Implementasi Awal Wajib Belajar 13 Tahun di Kota Cirebon Tantangan Regulasi Pembiayaan dan Tata Kelola ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Implementasi Awal Wajib Belajar 13 Tahun di Kota Cirebon Tantangan Regulasi Pembiayaan dan Tata Kelola ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35244-asing-kondisi-regulasi-tata-kelola-daerah-pemerint</link>
	<guid isPermaLink="false">9dfb836d4684dfa6eba994a3957a5e7c</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 12:50:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ tata kelola ]]></category>
	<category><![CDATA[ nilai tukar ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,kelola,nilai,tata,tukar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif lintas daerah untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam implementasi Wajib Belajar 13 Tahun, khususnya terkait dengan strategi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Implementasi Awal Wajib Belajar 13 Tahun di Kota Cirebon: Tantangan Regulasi, Pembiayaan, dan Tata Kelola: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif lintas daerah untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam implementasi Wajib Belajar 13 Tahun, khususnya terkait dengan strategi pembiayaan dan regulasi daerah. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat fokus pada efektivitas program inovasi yang telah dikembangkan oleh Pemerintah Kota Cirebon, seperti integrasi data pendidikan dengan data kependudukan dan kemitraan dengan sektor swasta, untuk mengetahui dampak jangka panjangnya terhadap peningkatan akses dan kualitas pendidikan. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk menggali persepsi dan pengalaman orang tua, guru, dan siswa terkait dengan implementasi Wajib Belajar 13 Tahun, guna mengidentifikasi tantangan dan peluang yang belum terungkap dalam penelitian ini. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi perumusan kebijakan pendidikan yang lebih efektif dan berkelanjutan di Indonesia, serta membantu daerah-daerah lain dalam mempersiapkan diri menghadapi implementasi Wajib Belajar 13 Tahun secara nasional.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi Wajib Belajar 13 Tahun di Kota Cirebon masih berada pada fase awal, ditandai komitmen politik dan programatik yang kuat namun belum didukung regulasi daerah yang spesifik.Keterbatasan fiskal menjadi hambatan struktural utama, dengan dominasi belanja pegawai dalam anggaran pendidikan yang menyisakan ruang terbatas untuk program layanan langsung.Meskipun menghadapi berbagai keterbatasan, Pemerintah Kota Cirebon menunjukkan kemampuan adaptif melalui inovasi kebijakan seperti wajib PAUD satu tahun dan kemitraan dengan sektor swasta Kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun merupakan perluasan mandat negara dalam menjamin hak pendidikan warga negara melalui penambahan satu tahun pendidikan prasekolah sebelum pendidikan dasar. Kebijakan ini secara nasional mulai diimplementasikan pada tahun 2025 dan menuntut kesiapan daerah dalam aspek regulasi, pembiayaan, tata kelola, serta dukungan sosial. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis implementasi awal kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun di Kota Cirebon dengan menyoroti kondisi regulasi daerah, komposisi anggaran pendidikan, kesiapan kelembagaan, serta tantangan dan inovasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/5/asing-kondisi-regulasi-tata-kelola-daerah-pemerint-thumb-b64c0.webp" title="JURIS - Analisis Implementasi Awal Wajib Belajar 13 Tahun di Kota Cirebon: Tantangan Regulasi, Pembiayaan, dan Tata Kelola" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/5/asing-kondisi-regulasi-tata-kelola-daerah-pemerint-thumb-b64c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/5/asing-kondisi-regulasi-tata-kelola-daerah-pemerint-thumb-b64c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/5/asing-kondisi-regulasi-tata-kelola-daerah-pemerint-thumb-b64c0.webp 1x" title="JURIS - Analisis Implementasi Awal Wajib Belajar 13 Tahun di Kota Cirebon: Tantangan Regulasi, Pembiayaan, dan Tata Kelola" alt="JURIS - Analisis Implementasi Awal Wajib Belajar 13 Tahun di Kota Cirebon: Tantangan Regulasi, Pembiayaan, dan Tata Kelola" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/5/asing-kondisi-regulasi-tata-kelola-daerah-pemerint-thumb-945db.webp" title="JURIS - Analisis Implementasi Awal Wajib Belajar 13 Tahun di Kota Cirebon: Tantangan Regulasi, Pembiayaan, dan Tata Kelola" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/5/asing-kondisi-regulasi-tata-kelola-daerah-pemerint-thumb-945db.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/5/asing-kondisi-regulasi-tata-kelola-daerah-pemerint-thumb-945db.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/5/asing-kondisi-regulasi-tata-kelola-daerah-pemerint-thumb-945db.webp 1x" title="JURIS - Analisis Implementasi Awal Wajib Belajar 13 Tahun di Kota Cirebon: Tantangan Regulasi, Pembiayaan, dan Tata Kelola" alt="JURIS - Analisis Implementasi Awal Wajib Belajar 13 Tahun di Kota Cirebon: Tantangan Regulasi, Pembiayaan, dan Tata Kelola" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/5/asing-kondisi-regulasi-tata-kelola-daerah-pemerint-thumb-d6706.webp" title="JURIS - Analisis Implementasi Awal Wajib Belajar 13 Tahun di Kota Cirebon: Tantangan Regulasi, Pembiayaan, dan Tata Kelola" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/5/asing-kondisi-regulasi-tata-kelola-daerah-pemerint-thumb-d6706.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/5/asing-kondisi-regulasi-tata-kelola-daerah-pemerint-thumb-d6706.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/5/asing-kondisi-regulasi-tata-kelola-daerah-pemerint-thumb-d6706.webp 1x" title="JURIS - Analisis Implementasi Awal Wajib Belajar 13 Tahun di Kota Cirebon: Tantangan Regulasi, Pembiayaan, dan Tata Kelola" alt="JURIS - Analisis Implementasi Awal Wajib Belajar 13 Tahun di Kota Cirebon: Tantangan Regulasi, Pembiayaan, dan Tata Kelola" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35244-asing-kondisi-regulasi-tata-kelola-daerah-pemerint" title="JURIS - Analisis Implementasi Awal Wajib Belajar 13 Tahun di Kota Cirebon: Tantangan Regulasi, Pembiayaan, dan Tata Kelola" target="_blank">Analisis Implementasi Awal Wajib Belajar 13 Tahun di Kota Cirebon: Tantangan Regulasi, Pembiayaan, dan Tata Kelola</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif lintas daerah untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam implementasi Wajib Belajar 13 Tahun, khususnya terkait dengan strategi pembiayaan dan regulasi daerah. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat fokus pada efektivitas program inovasi yang telah dikembangkan oleh Pemerintah Kota Cirebon, seperti integrasi data pendidikan dengan data kependudukan dan kemitraan dengan sektor swasta, untuk mengetahui dampak jangka panjangnya terhadap peningkatan akses dan kualitas pendidikan. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk menggali persepsi dan pengalaman orang tua, guru, dan siswa terkait dengan implementasi Wajib Belajar 13 Tahun, guna mengidentifikasi tantangan dan peluang yang belum terungkap dalam penelitian ini. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi perumusan kebijakan pendidikan yang lebih efektif dan berkelanjutan di Indonesia, serta membantu daerah-daerah lain dalam mempersiapkan diri menghadapi implementasi Wajib Belajar 13 Tahun secara nasional..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi Wajib Belajar 13 Tahun di Kota Cirebon masih berada pada fase awal, ditandai komitmen politik dan programatik yang kuat namun belum didukung regulasi daerah yang spesifik.Keterbatasan fiskal menjadi hambatan struktural utama, dengan dominasi belanja pegawai dalam anggaran pendidikan yang menyisakan ruang terbatas untuk program layanan langsung.Meskipun menghadapi berbagai keterbatasan, Pemerintah Kota Cirebon menunjukkan kemampuan adaptif melalui inovasi kebijakan seperti wajib PAUD satu tahun dan kemitraan dengan sektor swasta
<br>Kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun merupakan perluasan mandat negara dalam menjamin hak pendidikan warga negara melalui penambahan satu tahun pendidikan prasekolah sebelum pendidikan dasar. Kebijakan ini secara nasional mulai diimplementasikan pada tahun 2025 dan menuntut kesiapan daerah dalam aspek regulasi, pembiayaan, tata kelola, serta dukungan sosial. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis implementasi awal kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun di Kota Cirebon dengan menyoroti kondisi regulasi daerah, komposisi anggaran pendidikan, kesiapan kelembagaan, serta tantangan dan inovasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/5/asing-kondisi-regulasi-tata-kelola-daerah-pemerint-thumb-b64c0.webp" type="image/webp" length="81970" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/5/asing-kondisi-regulasi-tata-kelola-daerah-pemerint-thumb-b64c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/5/asing-kondisi-regulasi-tata-kelola-daerah-pemerint-thumb-945db.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/5/asing-kondisi-regulasi-tata-kelola-daerah-pemerint-thumb-d6706.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1938-provisi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9508-jurnal-mahasiswa-jurnal-ilmiah-penalaran-penelitian.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Space Identity di Sekolah Desain dan Arsitektur Studi Kasus Sekolah Disain Bauhaus dan AA School of Architecture London ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Space Identity di Sekolah Desain dan Arsitektur Studi Kasus Sekolah Disain Bauhaus dan AA School of Architecture London ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Space Identity di Sekolah Desain dan Arsitektur Studi Kasus Sekolah Disain Bauhaus dan AA School of Architecture London ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35253-makna-simbolik-rempah-simbol</link>
	<guid isPermaLink="false">18b726e185587d0a224b99de279a73d7</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 12:47:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi komparatif yang lebih mendalam tentang space identity di sekolah arsitektur dan seni dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti budaya, sejarah, dan konteks sosial. Selain itu, penelitian dapat fokus ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Space Identity di Sekolah Desain dan Arsitektur: Studi Kasus Sekolah Disain Bauhaus dan AA School of Architecture London: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi komparatif yang lebih mendalam tentang space identity di sekolah arsitektur dan seni dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti budaya, sejarah, dan konteks sosial. Selain itu, penelitian dapat fokus pada bagaimana space identity dapat mempengaruhi proses belajar dan kreativitas mahasiswa dalam bidang arsitektur dan seni. Terakhir, studi tentang pengaruh space identity terhadap pengalaman dan persepsi mahasiswa terhadap ruang juga dapat menjadi arah penelitian yang menarik.. Dari kajian di atas dapat disimpulkan tentang space identity di sekolah desain dan arsitektur.Space identity memiliki makna ruang yang merupakan hasil interaksi manusia dan aktivitasnya yang mengacu kepada tempat yang dihuni memiliki makna yang unik, khusus dan mempunyai identitas.Sebagai sekolah arsitektur yang memiliki kekhususan dalam hal ruang.Arsitektur sebagai bentuk kepemilikan mahasiswa terhadap ilmu tersebut, sangat diperlukan pembentukan pemahaman identitas terhadap ruang dalam sekolah disain dan arsitektur.Makna simbolis ruang diwujudkan pada bangunan dan komposisi ruang dalam bangunan sekolah disain dan arsitektur.Studio merupakan pusat orientasi dari semua ruang yang ada pada program disain dan arsitektur.Arah dan tujuan orientasi menjadi penting dalam pembentukan identitas ruang.Bauhaus dan AA School of Architecture cukup mewakili pembentukan identitas ruang arsitektur dan seni yang mempunyai identitas untuk mencurahkan kreatifitas dan mempunyai makna simbolis ruang sebagai siswa berkreasi Paper ini membahas tentang space identity atau identitas ruang di sekolah atau universitas yang menyelenggarakan program studi atau jurusan desain dan arsitektur. Permasalahan yang ditemukan adalah belum adanya pemahaman mengenai space identity yang khusus dalam sekolah desain dan arsitektur sehingga perlu dikaji lebih lanjut. Metode yang digunakan dalam pembahasan adalah metode kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa space identity memiliki makna yang unik dan memiliki identitas. Sebagai sekolah arsitektur yang memiliki kekhususan dalam hal ruang, makna dari space identity di sekolah arsitektur dan seni sebagai tempat berekspresi dan makna simbolik ruang. Hal tersebut menjadi ciri keunikan dari sebuah sekolah arsitektur dan seni khususnya dari... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/8/makna-simbolik-rempah-simbol-hewan-space-identity-thumb-2b281.webp" title="JURIS - Space Identity di Sekolah Desain dan Arsitektur: Studi Kasus Sekolah Disain Bauhaus dan AA School of Architecture London" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/8/makna-simbolik-rempah-simbol-hewan-space-identity-thumb-2b281.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/8/makna-simbolik-rempah-simbol-hewan-space-identity-thumb-2b281.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/8/makna-simbolik-rempah-simbol-hewan-space-identity-thumb-2b281.webp 1x" title="JURIS - Space Identity di Sekolah Desain dan Arsitektur: Studi Kasus Sekolah Disain Bauhaus dan AA School of Architecture London" alt="JURIS - Space Identity di Sekolah Desain dan Arsitektur: Studi Kasus Sekolah Disain Bauhaus dan AA School of Architecture London" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/8/makna-simbolik-rempah-simbol-hewan-space-identity-thumb-0bef1.webp" title="JURIS - Space Identity di Sekolah Desain dan Arsitektur: Studi Kasus Sekolah Disain Bauhaus dan AA School of Architecture London" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/8/makna-simbolik-rempah-simbol-hewan-space-identity-thumb-0bef1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/8/makna-simbolik-rempah-simbol-hewan-space-identity-thumb-0bef1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/8/makna-simbolik-rempah-simbol-hewan-space-identity-thumb-0bef1.webp 1x" title="JURIS - Space Identity di Sekolah Desain dan Arsitektur: Studi Kasus Sekolah Disain Bauhaus dan AA School of Architecture London" alt="JURIS - Space Identity di Sekolah Desain dan Arsitektur: Studi Kasus Sekolah Disain Bauhaus dan AA School of Architecture London" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/8/makna-simbolik-rempah-simbol-hewan-space-identity-thumb-004f7.webp" title="JURIS - Space Identity di Sekolah Desain dan Arsitektur: Studi Kasus Sekolah Disain Bauhaus dan AA School of Architecture London" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/8/makna-simbolik-rempah-simbol-hewan-space-identity-thumb-004f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/8/makna-simbolik-rempah-simbol-hewan-space-identity-thumb-004f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/8/makna-simbolik-rempah-simbol-hewan-space-identity-thumb-004f7.webp 1x" title="JURIS - Space Identity di Sekolah Desain dan Arsitektur: Studi Kasus Sekolah Disain Bauhaus dan AA School of Architecture London" alt="JURIS - Space Identity di Sekolah Desain dan Arsitektur: Studi Kasus Sekolah Disain Bauhaus dan AA School of Architecture London" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35253-makna-simbolik-rempah-simbol" title="JURIS - Space Identity di Sekolah Desain dan Arsitektur: Studi Kasus Sekolah Disain Bauhaus dan AA School of Architecture London" target="_blank">Space Identity di Sekolah Desain dan Arsitektur: Studi Kasus Sekolah Disain Bauhaus dan AA School of Architecture London</a>: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi komparatif yang lebih mendalam tentang space identity di sekolah arsitektur dan seni dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti budaya, sejarah, dan konteks sosial. Selain itu, penelitian dapat fokus pada bagaimana space identity dapat mempengaruhi proses belajar dan kreativitas mahasiswa dalam bidang arsitektur dan seni. Terakhir, studi tentang pengaruh space identity terhadap pengalaman dan persepsi mahasiswa terhadap ruang juga dapat menjadi arah penelitian yang menarik..
<br>Dari kajian di atas dapat disimpulkan tentang space identity di sekolah desain dan arsitektur.Space identity memiliki makna ruang yang merupakan hasil interaksi manusia dan aktivitasnya yang mengacu kepada tempat yang dihuni memiliki makna yang unik, khusus dan mempunyai identitas.Sebagai sekolah arsitektur yang memiliki kekhususan dalam hal ruang.Arsitektur sebagai bentuk kepemilikan mahasiswa terhadap ilmu tersebut, sangat diperlukan pembentukan pemahaman identitas terhadap ruang dalam sekolah disain dan arsitektur.Makna simbolis ruang diwujudkan pada bangunan dan komposisi ruang dalam bangunan sekolah disain dan arsitektur.Studio merupakan pusat orientasi dari semua ruang yang ada pada program disain dan arsitektur.Arah dan tujuan orientasi menjadi penting dalam pembentukan identitas ruang.Bauhaus dan AA School of Architecture cukup mewakili pembentukan identitas ruang arsitektur dan seni yang mempunyai identitas untuk mencurahkan kreatifitas dan mempunyai makna simbolis ruang sebagai siswa berkreasi
<br>Paper ini membahas tentang space identity atau identitas ruang di sekolah atau universitas yang menyelenggarakan program studi atau jurusan desain dan arsitektur. Permasalahan yang ditemukan adalah belum adanya pemahaman mengenai space identity yang khusus dalam sekolah desain dan arsitektur sehingga perlu dikaji lebih lanjut. Metode yang digunakan dalam pembahasan adalah metode kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa space identity memiliki makna yang unik dan memiliki identitas. Sebagai sekolah arsitektur yang memiliki kekhususan dalam hal ruang, makna dari space identity di sekolah arsitektur dan seni sebagai tempat berekspresi dan makna simbolik ruang. Hal tersebut menjadi ciri keunikan dari sebuah sekolah arsitektur dan seni khususnya dari...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/8/makna-simbolik-rempah-simbol-hewan-space-identity-thumb-0bef1.webp" type="image/webp" length="83696" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/8/makna-simbolik-rempah-simbol-hewan-space-identity-thumb-2b281.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/8/makna-simbolik-rempah-simbol-hewan-space-identity-thumb-0bef1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/8/makna-simbolik-rempah-simbol-hewan-space-identity-thumb-004f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-349-unika-santo-thomas-su.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4227-alur-jurnal-arsitektur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengukuran Kinerja Rantai Pasok dengan Key Performance Indicator KPI pada Perusahaan Manufaktur Sepatu Menggunakan Konsep Green Supply Chain Management ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengukuran Kinerja Rantai Pasok dengan Key Performance Indicator KPI pada Perusahaan Manufaktur Sepatu Menggunakan Konsep Green Supply Chain Management ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengukuran Kinerja Rantai Pasok dengan Key Performance Indicator KPI pada Perusahaan Manufaktur Sepatu Menggunakan Konsep Green Supply Chain Management ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35257-nilai-skor-rendah-gscm-kpi-pengukuran-kinerja-manu</link>
	<guid isPermaLink="false">709e2079ecf967ee540a4110274beb27</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 12:45:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ profile menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ imam faizal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,faizal,imam,main,menu,profile]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam potensi integrasi teknologi digital, khususnya kecerdasan buatan (AI) dan analitik prediktif, untuk mengoptimalkan perencanaan produksi dan penjadwalan tenaga kerja dalam industri manufaktur sepatu. Hal ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengukuran Kinerja Rantai Pasok dengan Key Performance Indicator (KPI) pada Perusahaan Manufaktur Sepatu Menggunakan Konsep Green Supply Chain Management: Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam potensi integrasi teknologi digital, khususnya kecerdasan buatan (AI) dan analitik prediktif, untuk mengoptimalkan perencanaan produksi dan penjadwalan tenaga kerja dalam industri manufaktur sepatu. Hal ini penting untuk mengatasi tantangan seperti ketidakpatuhan jadwal dan waktu siklus proses yang belum efisien, terutama pada perspektif 'plan' yang memiliki skor terendah. Sebuah studi bisa mengeksplorasi bagaimana penerapan algoritma AI dapat memprediksi permintaan, mengalokasikan sumber daya, dan menyusun jadwal yang lebih realistis dan adaptif, sehingga meningkatkan produktivitas dan mengurangi human error. Selain itu, riset dapat meninjau implementasi dan dampak platform kolaborasi digital yang lebih canggih antara perusahaan dan pemasok untuk meningkatkan akurasi pengiriman kuantitas material dan mengurangi produk cacat sejak dini. Pendekatan ini tidak hanya fokus pada evaluasi kinerja, tetapi juga pada bagaimana teknologi dapat secara proaktif mencegah masalah kualitas bahan baku dan pengiriman. Terakhir, sangat relevan untuk menginvestigasi efektivitas strategi ekonomi sirkular yang lebih inovatif, melampaui konsep 3R dasar, dalam pengelolaan limbah gudang dan proses produksi. Penelitian ini dapat menganalisis bagaimana bahan baku dapat didaur ulang atau digunakan kembali dalam skala yang lebih besar, atau bahkan mencari alternatif material yang lebih berkelanjutan, untuk mengurangi emisi CO2 dan mencapai target keberlanjutan lingkungan yang lebih ambisius. Ide-ide ini bertujuan untuk tidak hanya memantau kinerja, tetapi juga menyediakan solusi transformatif untuk tantangan operasional dan lingkungan yang dihadapi perusahaan.. Penelitian ini merancang model pengukuran produktivitas kinerja rantai pasok pada industri manufaktur sepatu menggunakan metode GSCOR, dengan 20 dari 45 indikator yang diusulkan divalidasi dan diukur.Hasil analisis OMAX dan Traffic Light System menunjukkan 12 indikator kinerja baik, 6 memerlukan perbaikan, dan 2 memerlukan perhatian khusus.perspektif 'return' memiliki skor tertinggi (9,682) sementara 'plan' terendah (6), mengindikasikan area prioritas untuk perbaikan.Model ini diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan rantai pasok, dengan saran penelitian lanjutan berfokus pada integrasi teknologi digital untuk pemantauan otomatis dan pengembangan indikator yang lebih spesifik, terutama pada perspektif 'plan' Tujuan dari penelitian ini untuk menyusun indikator yang akan menjadi prioritas perusahaan dengan melakukan perancangan pengukuran kinerja menggunakan metode Green Supply Chain Management (GSCM), Key Performance Indicator (KPI), Supply Chain Operation References (SCOR),Objective Matrix (OMAX), dan Traffic Light System untuk menganalisis strategi dan konsep logistik ramah lingkungan untuk mendukung keberlanjutan dan efisiensi perusahaan. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan manufaktur sepatu. Perancangan dan pengukuran kinerja menggunakan konsep green supply chain management yang disesuaikan dengan visi misi perusahaan diperoleh... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/a/nilai-skor-rendah-gscm-kpi-pengukuran-kinerja-manu-thumb-96496.webp" title="JURIS - Pengukuran Kinerja Rantai Pasok dengan Key Performance Indicator (KPI) pada Perusahaan Manufaktur Sepatu Menggunakan Konsep Green Supply Chain Management" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/nilai-skor-rendah-gscm-kpi-pengukuran-kinerja-manu-thumb-96496.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/nilai-skor-rendah-gscm-kpi-pengukuran-kinerja-manu-thumb-96496.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/nilai-skor-rendah-gscm-kpi-pengukuran-kinerja-manu-thumb-96496.webp 1x" title="JURIS - Pengukuran Kinerja Rantai Pasok dengan Key Performance Indicator (KPI) pada Perusahaan Manufaktur Sepatu Menggunakan Konsep Green Supply Chain Management" alt="JURIS - Pengukuran Kinerja Rantai Pasok dengan Key Performance Indicator (KPI) pada Perusahaan Manufaktur Sepatu Menggunakan Konsep Green Supply Chain Management" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/a/nilai-skor-rendah-gscm-kpi-pengukuran-kinerja-manu-thumb-d59a6.webp" title="JURIS - Pengukuran Kinerja Rantai Pasok dengan Key Performance Indicator (KPI) pada Perusahaan Manufaktur Sepatu Menggunakan Konsep Green Supply Chain Management" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/nilai-skor-rendah-gscm-kpi-pengukuran-kinerja-manu-thumb-d59a6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/nilai-skor-rendah-gscm-kpi-pengukuran-kinerja-manu-thumb-d59a6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/nilai-skor-rendah-gscm-kpi-pengukuran-kinerja-manu-thumb-d59a6.webp 1x" title="JURIS - Pengukuran Kinerja Rantai Pasok dengan Key Performance Indicator (KPI) pada Perusahaan Manufaktur Sepatu Menggunakan Konsep Green Supply Chain Management" alt="JURIS - Pengukuran Kinerja Rantai Pasok dengan Key Performance Indicator (KPI) pada Perusahaan Manufaktur Sepatu Menggunakan Konsep Green Supply Chain Management" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/a/nilai-skor-rendah-gscm-kpi-pengukuran-kinerja-manu-thumb-f4fbd.webp" title="JURIS - Pengukuran Kinerja Rantai Pasok dengan Key Performance Indicator (KPI) pada Perusahaan Manufaktur Sepatu Menggunakan Konsep Green Supply Chain Management" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/nilai-skor-rendah-gscm-kpi-pengukuran-kinerja-manu-thumb-f4fbd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/nilai-skor-rendah-gscm-kpi-pengukuran-kinerja-manu-thumb-f4fbd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/nilai-skor-rendah-gscm-kpi-pengukuran-kinerja-manu-thumb-f4fbd.webp 1x" title="JURIS - Pengukuran Kinerja Rantai Pasok dengan Key Performance Indicator (KPI) pada Perusahaan Manufaktur Sepatu Menggunakan Konsep Green Supply Chain Management" alt="JURIS - Pengukuran Kinerja Rantai Pasok dengan Key Performance Indicator (KPI) pada Perusahaan Manufaktur Sepatu Menggunakan Konsep Green Supply Chain Management" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35257-nilai-skor-rendah-gscm-kpi-pengukuran-kinerja-manu" title="JURIS - Pengukuran Kinerja Rantai Pasok dengan Key Performance Indicator (KPI) pada Perusahaan Manufaktur Sepatu Menggunakan Konsep Green Supply Chain Management" target="_blank">Pengukuran Kinerja Rantai Pasok dengan Key Performance Indicator (KPI) pada Perusahaan Manufaktur Sepatu Menggunakan Konsep Green Supply Chain Management</a>: Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam potensi integrasi teknologi digital, khususnya kecerdasan buatan (AI) dan analitik prediktif, untuk mengoptimalkan perencanaan produksi dan penjadwalan tenaga kerja dalam industri manufaktur sepatu. Hal ini penting untuk mengatasi tantangan seperti ketidakpatuhan jadwal dan waktu siklus proses yang belum efisien, terutama pada perspektif 'plan' yang memiliki skor terendah. Sebuah studi bisa mengeksplorasi bagaimana penerapan algoritma AI dapat memprediksi permintaan, mengalokasikan sumber daya, dan menyusun jadwal yang lebih realistis dan adaptif, sehingga meningkatkan produktivitas dan mengurangi human error. Selain itu, riset dapat meninjau implementasi dan dampak platform kolaborasi digital yang lebih canggih antara perusahaan dan pemasok untuk meningkatkan akurasi pengiriman kuantitas material dan mengurangi produk cacat sejak dini. Pendekatan ini tidak hanya fokus pada evaluasi kinerja, tetapi juga pada bagaimana teknologi dapat secara proaktif mencegah masalah kualitas bahan baku dan pengiriman. Terakhir, sangat relevan untuk menginvestigasi efektivitas strategi ekonomi sirkular yang lebih inovatif, melampaui konsep 3R dasar, dalam pengelolaan limbah gudang dan proses produksi. Penelitian ini dapat menganalisis bagaimana bahan baku dapat didaur ulang atau digunakan kembali dalam skala yang lebih besar, atau bahkan mencari alternatif material yang lebih berkelanjutan, untuk mengurangi emisi CO2 dan mencapai target keberlanjutan lingkungan yang lebih ambisius. Ide-ide ini bertujuan untuk tidak hanya memantau kinerja, tetapi juga menyediakan solusi transformatif untuk tantangan operasional dan lingkungan yang dihadapi perusahaan..
<br>Penelitian ini merancang model pengukuran produktivitas kinerja rantai pasok pada industri manufaktur sepatu menggunakan metode GSCOR, dengan 20 dari 45 indikator yang diusulkan divalidasi dan diukur.Hasil analisis OMAX dan Traffic Light System menunjukkan 12 indikator kinerja baik, 6 memerlukan perbaikan, dan 2 memerlukan perhatian khusus.perspektif 'return' memiliki skor tertinggi (9,682) sementara 'plan' terendah (6), mengindikasikan area prioritas untuk perbaikan.Model ini diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan rantai pasok, dengan saran penelitian lanjutan berfokus pada integrasi teknologi digital untuk pemantauan otomatis dan pengembangan indikator yang lebih spesifik, terutama pada perspektif 'plan'
<br>Tujuan dari penelitian ini untuk menyusun indikator yang akan menjadi prioritas perusahaan dengan melakukan perancangan pengukuran kinerja menggunakan metode Green Supply Chain Management (GSCM), Key Performance Indicator (KPI), Supply Chain Operation References (SCOR),Objective Matrix (OMAX), dan Traffic Light System untuk menganalisis strategi dan konsep logistik ramah lingkungan untuk mendukung keberlanjutan dan efisiensi perusahaan. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan manufaktur sepatu. Perancangan dan pengukuran kinerja menggunakan konsep green supply chain management yang disesuaikan dengan visi misi perusahaan diperoleh...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/a/nilai-skor-rendah-gscm-kpi-pengukuran-kinerja-manu-thumb-d59a6.webp" type="image/webp" length="105432" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/nilai-skor-rendah-gscm-kpi-pengukuran-kinerja-manu-thumb-96496.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/nilai-skor-rendah-gscm-kpi-pengukuran-kinerja-manu-thumb-d59a6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/nilai-skor-rendah-gscm-kpi-pengukuran-kinerja-manu-thumb-f4fbd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-413-untar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3224-jurnal-mitra-teknik-industri-jmti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Description of the COVID 19 Incident Based on Regional and Individual Characteristics Case Study in Sleman Regency in The First Year of the Pandemic ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Description of the COVID 19 Incident Based on Regional and Individual Characteristics Case Study in Sleman Regency in The First Year of the Pandemic ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Description of the COVID 19 Incident Based on Regional and Individual Characteristics Case Study in Sleman Regency in The First Year of the Pandemic ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35237-hipertensi-usia-produktif-axe-kelompok-p</link>
	<guid isPermaLink="false">ccfa1ddf5ccbf2796de5cb589a17e4a9</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 12:39:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nofi susanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ rubi rimonda ]]></category>
	<category><![CDATA[ events https ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[events,https,nofi,rimonda,rubi,susanti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Meskipun penelitian ini telah berhasil memberikan gambaran deskriptif mengenai insiden COVID-19 di Sleman berdasarkan karakteristik wilayah dan individu, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman kita. Pertama, akan sangat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Description of the COVID-19 Incident Based on Regional and Individual Characteristics (Case Study in Sleman Regency in The First Year of the Pandemic): Meskipun penelitian ini telah berhasil memberikan gambaran deskriptif mengenai insiden COVID-19 di Sleman berdasarkan karakteristik wilayah dan individu, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman kita. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi analitik yang mengkaji hubungan kausal antara faktor-faktor sosio-ekonomi yang lebih rinci, pola mobilitas mikro di area padat penduduk seperti Depok, dan tingkat kepatuhan terhadap protokol kesehatan dengan insiden kasus COVID-19. Penelitian tersebut dapat menggali lebih dalam mengapa area tertentu memiliki angka kasus yang lebih tinggi meskipun kebijakan pembatasan mobilitas telah diterapkan. Kedua, perlu dikembangkan penelitian intervensi untuk mengevaluasi efektivitas program edukasi kesehatan atau strategi komunikasi risiko yang ditargetkan secara spesifik pada kelompok usia produktif atau komunitas dengan mobilitas tinggi. Hal ini penting untuk merancang strategi pencegahan yang lebih adaptif dan berkelanjutan. Ketiga, mengingat adanya referensi tentang komorbiditas dan perilaku kesehatan individu dalam diskusi, sebuah studi longitudinal dapat menganalisis bagaimana faktor-faktor ini berinteraksi dengan perkembangan gejala dan hasil klinis pasien COVID-19 di Sleman sepanjang fase pandemi yang berbeda. Penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang kelompok paling rentan dan bagaimana intervensi kesehatan masyarakat dapat disesuaikan.. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa selama tahun pertama pandemi COVID-19 di Kabupaten Sleman, insiden kasus COVID-19 tertinggi diamati di Kecamatan Depok, yang ditandai dengan kepadatan penduduk dan mobilitas tinggi.Mayoritas kasus COVID-19 tercatat pada laki-laki dalam kelompok usia produktif 18 hingga 45 tahun.Selain itu, kelompok gejala yang paling umum adalah kasus asimtomatik, terutama pada kelompok usia 18 hingga 30 tahun COVID-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2, yang dapat menular dari manusia ke manusia dan, dalam kasus parah, dapat menyebabkan kematian. Kabupaten Sleman memiliki jumlah kasus COVID-19 tertinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik wilayah dan individu terkait insiden COVID-19 di Kabupaten Sleman selama tahun pertama periode pandemi. Karakteristik wilayah diamati berdasarkan kepadatan penduduk, sementara karakteristik individu meliputi usia, jenis kelamin, dan mobilitas. Metodologi penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/4/hipertensi-usia-produktif-axe-kelompok-klinis-pasi-thumb-41b90.webp" title="JURIS - Description of the COVID-19 Incident Based on Regional and Individual Characteristics (Case Study in Sleman Regency in The First Year of the Pandemic)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/4/hipertensi-usia-produktif-axe-kelompok-klinis-pasi-thumb-41b90.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/4/hipertensi-usia-produktif-axe-kelompok-klinis-pasi-thumb-41b90.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/4/hipertensi-usia-produktif-axe-kelompok-klinis-pasi-thumb-41b90.webp 1x" title="JURIS - Description of the COVID-19 Incident Based on Regional and Individual Characteristics (Case Study in Sleman Regency in The First Year of the Pandemic)" alt="JURIS - Description of the COVID-19 Incident Based on Regional and Individual Characteristics (Case Study in Sleman Regency in The First Year of the Pandemic)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/4/hipertensi-usia-produktif-axe-kelompok-klinis-pasi-thumb-ad72c.webp" title="JURIS - Description of the COVID-19 Incident Based on Regional and Individual Characteristics (Case Study in Sleman Regency in The First Year of the Pandemic)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/4/hipertensi-usia-produktif-axe-kelompok-klinis-pasi-thumb-ad72c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/4/hipertensi-usia-produktif-axe-kelompok-klinis-pasi-thumb-ad72c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/4/hipertensi-usia-produktif-axe-kelompok-klinis-pasi-thumb-ad72c.webp 1x" title="JURIS - Description of the COVID-19 Incident Based on Regional and Individual Characteristics (Case Study in Sleman Regency in The First Year of the Pandemic)" alt="JURIS - Description of the COVID-19 Incident Based on Regional and Individual Characteristics (Case Study in Sleman Regency in The First Year of the Pandemic)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/4/hipertensi-usia-produktif-axe-kelompok-klinis-pasi-thumb-2b5ea.webp" title="JURIS - Description of the COVID-19 Incident Based on Regional and Individual Characteristics (Case Study in Sleman Regency in The First Year of the Pandemic)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/4/hipertensi-usia-produktif-axe-kelompok-klinis-pasi-thumb-2b5ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/4/hipertensi-usia-produktif-axe-kelompok-klinis-pasi-thumb-2b5ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/4/hipertensi-usia-produktif-axe-kelompok-klinis-pasi-thumb-2b5ea.webp 1x" title="JURIS - Description of the COVID-19 Incident Based on Regional and Individual Characteristics (Case Study in Sleman Regency in The First Year of the Pandemic)" alt="JURIS - Description of the COVID-19 Incident Based on Regional and Individual Characteristics (Case Study in Sleman Regency in The First Year of the Pandemic)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35237-hipertensi-usia-produktif-axe-kelompok-p" title="JURIS - Description of the COVID-19 Incident Based on Regional and Individual Characteristics (Case Study in Sleman Regency in The First Year of the Pandemic)" target="_blank">Description of the COVID-19 Incident Based on Regional and Individual Characteristics (Case Study in Sleman Regency in The First Year of the Pandemic)</a>: Meskipun penelitian ini telah berhasil memberikan gambaran deskriptif mengenai insiden COVID-19 di Sleman berdasarkan karakteristik wilayah dan individu, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman kita. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi analitik yang mengkaji hubungan kausal antara faktor-faktor sosio-ekonomi yang lebih rinci, pola mobilitas mikro di area padat penduduk seperti Depok, dan tingkat kepatuhan terhadap protokol kesehatan dengan insiden kasus COVID-19. Penelitian tersebut dapat menggali lebih dalam mengapa area tertentu memiliki angka kasus yang lebih tinggi meskipun kebijakan pembatasan mobilitas telah diterapkan. Kedua, perlu dikembangkan penelitian intervensi untuk mengevaluasi efektivitas program edukasi kesehatan atau strategi komunikasi risiko yang ditargetkan secara spesifik pada kelompok usia produktif atau komunitas dengan mobilitas tinggi. Hal ini penting untuk merancang strategi pencegahan yang lebih adaptif dan berkelanjutan. Ketiga, mengingat adanya referensi tentang komorbiditas dan perilaku kesehatan individu dalam diskusi, sebuah studi longitudinal dapat menganalisis bagaimana faktor-faktor ini berinteraksi dengan perkembangan gejala dan hasil klinis pasien COVID-19 di Sleman sepanjang fase pandemi yang berbeda. Penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang kelompok paling rentan dan bagaimana intervensi kesehatan masyarakat dapat disesuaikan..
<br>Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa selama tahun pertama pandemi COVID-19 di Kabupaten Sleman, insiden kasus COVID-19 tertinggi diamati di Kecamatan Depok, yang ditandai dengan kepadatan penduduk dan mobilitas tinggi.Mayoritas kasus COVID-19 tercatat pada laki-laki dalam kelompok usia produktif 18 hingga 45 tahun.Selain itu, kelompok gejala yang paling umum adalah kasus asimtomatik, terutama pada kelompok usia 18 hingga 30 tahun
<br>COVID-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2, yang dapat menular dari manusia ke manusia dan, dalam kasus parah, dapat menyebabkan kematian. Kabupaten Sleman memiliki jumlah kasus COVID-19 tertinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik wilayah dan individu terkait insiden COVID-19 di Kabupaten Sleman selama tahun pertama periode pandemi. Karakteristik wilayah diamati berdasarkan kepadatan penduduk, sementara karakteristik individu meliputi usia, jenis kelamin, dan mobilitas. Metodologi penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/4/hipertensi-usia-produktif-axe-kelompok-klinis-pasi-thumb-ad72c.webp" type="image/webp" length="101276" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/4/hipertensi-usia-produktif-axe-kelompok-klinis-pasi-thumb-41b90.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/4/hipertensi-usia-produktif-axe-kelompok-klinis-pasi-thumb-ad72c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/4/hipertensi-usia-produktif-axe-kelompok-klinis-pasi-thumb-2b5ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2995-41.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15057-j-kesmas-jurnal-fakultas-kesehatan-masyarakat-the-indonesian.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perbaikan Ulang Tata Letak IKM Dianeka Furniture di Kota Dumai ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbaikan Ulang Tata Letak IKM Dianeka Furniture di Kota Dumai ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbaikan Ulang Tata Letak IKM Dianeka Furniture di Kota Dumai ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35259-metode-grafik-analisis-tata-letak</link>
	<guid isPermaLink="false">4f8d0454169baebe6f6edde608f578ae</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 12:38:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ profile menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ imam faizal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,faizal,imam,main,menu,profile]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah berhasil mengidentifikasi perbaikan signifikan pada tata letak fasilitas produksi IKM Dianeka Furniture, namun masih ada beberapa celah yang dapat dieksplorasi dalam studi lanjutan. Pertama, akan sangat bermanfaat jika penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perbaikan Ulang Tata Letak IKM Dianeka Furniture di Kota Dumai: Penelitian ini telah berhasil mengidentifikasi perbaikan signifikan pada tata letak fasilitas produksi IKM Dianeka Furniture, namun masih ada beberapa celah yang dapat dieksplorasi dalam studi lanjutan. Pertama, akan sangat bermanfaat jika penelitian berikutnya berfokus pada analisis mendalam mengenai dampak finansial dari implementasi tata letak baru ini. Hal tersebut mencakup estimasi biaya yang diperlukan untuk relokasi atau penataan ulang fasilitas secara fisik, serta perhitungan potensi penghematan biaya operasional dari pengurangan jarak perpindahan material dan peningkatan efisiensi secara keseluruhan. Dengan demikian, IKM dapat memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai kelayakan investasi dari perubahan tata letak. Kedua, penting untuk mengkaji lebih jauh aspek ergonomi dan dampaknya terhadap kesejahteraan pekerja. Mengingat bahwa tata letak awal menyebabkan pekerja merasa lelah, penelitian lanjutan dapat mengevaluasi secara kuantitatif tingkat kelelahan, kenyamanan, atau produktivitas individu setelah penerapan tata letak baru. Ini bisa dilakukan melalui survei, observasi langsung, atau pengukuran parameter fisiologis, guna memastikan bahwa perbaikan tata letak juga mendukung lingkungan kerja yang lebih baik dan aman. Terakhir, untuk memberikan gambaran yang lebih holistik, disarankan untuk melakukan studi pasca-implementasi guna mengukur secara langsung peningkatan produktivitas dan kapasitas produksi IKM Dianeka Furniture. Penelitian dapat membandingkan data produksi sebelum dan sesudah perubahan tata letak, mengidentifikasi pengurangan waktu siklus, peningkatan output, dan dampak positif lainnya terhadap operasional perusahaan secara menyeluruh. Dengan pendekatan ini, manfaat perbaikan tata letak dapat dikuantifikasi secara lebih konkret dan menyeluruh.. Penelitian yang telah dilakukan untuk menentukan bagaimana perbaikan tata letak IKM Dianeka Furniture dengan menggunakan pedekatan metode SLP dan Grafik serta membandingkan dua alternatif layout dari dua metode tersebut.Berdasarkan pembahasan yang telah dilakukan, maka alternatif layout yang terpilih adalah layout dengan jarak perpindahan terkecil untuk itu layout usulan IKM Dianeka Furniture adalah layout usulan dengan metode Grafik yang memiliki jarak perpindahan terkecil yaitu sebesar 96,2 dibandingkan dengan jarak perpindahan metode SLP yaitu sebesar 97,8.Sedangkan untuk luas kebutuhan area produksi untuk layout usulan IKM Dianeka Furniture didapatkan sebesar 105,22 m2 dari luas area layout awal sebesar 121 m2 IKM Dianeka Furniture yang berlokasi di Dumai Selatan mengalami permasalahan pada tata letak fasilitas produksi yang kurang efisien, ditandai dengan alur kerja yang tidak beraturan, jarak perpindahan material yang terlalu panjang, serta pemanfaatan ruang yang tidak optimal. Kondisi ini berdampak pada rendahnya efisiensi proses produksi dan meningkatnya pemborosan waktu serta tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang tata letak fasilitas yang lebih sistematis dan efisien guna mendukung peningkatan produktivitas kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Layout Planning (SLP) dan metode Grafik, yang masing-masing berfokus pada hubungan antar aktivitas dan optimalisasi jarak perpindahan material. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara, serta pencatatan aktivitas proses produksi. Hasil penelitian menunjukkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/a/metode-grafik-analisis-tata-letak-berkelanjutan-pe-thumb-db034.webp" title="JURIS - Perbaikan Ulang Tata Letak IKM Dianeka Furniture di Kota Dumai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/metode-grafik-analisis-tata-letak-berkelanjutan-pe-thumb-db034.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/metode-grafik-analisis-tata-letak-berkelanjutan-pe-thumb-db034.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/metode-grafik-analisis-tata-letak-berkelanjutan-pe-thumb-db034.webp 1x" title="JURIS - Perbaikan Ulang Tata Letak IKM Dianeka Furniture di Kota Dumai" alt="JURIS - Perbaikan Ulang Tata Letak IKM Dianeka Furniture di Kota Dumai" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/a/metode-grafik-analisis-tata-letak-berkelanjutan-pe-thumb-6398f.webp" title="JURIS - Perbaikan Ulang Tata Letak IKM Dianeka Furniture di Kota Dumai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/metode-grafik-analisis-tata-letak-berkelanjutan-pe-thumb-6398f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/metode-grafik-analisis-tata-letak-berkelanjutan-pe-thumb-6398f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/metode-grafik-analisis-tata-letak-berkelanjutan-pe-thumb-6398f.webp 1x" title="JURIS - Perbaikan Ulang Tata Letak IKM Dianeka Furniture di Kota Dumai" alt="JURIS - Perbaikan Ulang Tata Letak IKM Dianeka Furniture di Kota Dumai" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/a/metode-grafik-analisis-tata-letak-berkelanjutan-pe-thumb-92a2c.webp" title="JURIS - Perbaikan Ulang Tata Letak IKM Dianeka Furniture di Kota Dumai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/metode-grafik-analisis-tata-letak-berkelanjutan-pe-thumb-92a2c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/metode-grafik-analisis-tata-letak-berkelanjutan-pe-thumb-92a2c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/metode-grafik-analisis-tata-letak-berkelanjutan-pe-thumb-92a2c.webp 1x" title="JURIS - Perbaikan Ulang Tata Letak IKM Dianeka Furniture di Kota Dumai" alt="JURIS - Perbaikan Ulang Tata Letak IKM Dianeka Furniture di Kota Dumai" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35259-metode-grafik-analisis-tata-letak" title="JURIS - Perbaikan Ulang Tata Letak IKM Dianeka Furniture di Kota Dumai" target="_blank">Perbaikan Ulang Tata Letak IKM Dianeka Furniture di Kota Dumai</a>: Penelitian ini telah berhasil mengidentifikasi perbaikan signifikan pada tata letak fasilitas produksi IKM Dianeka Furniture, namun masih ada beberapa celah yang dapat dieksplorasi dalam studi lanjutan. Pertama, akan sangat bermanfaat jika penelitian berikutnya berfokus pada analisis mendalam mengenai dampak finansial dari implementasi tata letak baru ini. Hal tersebut mencakup estimasi biaya yang diperlukan untuk relokasi atau penataan ulang fasilitas secara fisik, serta perhitungan potensi penghematan biaya operasional dari pengurangan jarak perpindahan material dan peningkatan efisiensi secara keseluruhan. Dengan demikian, IKM dapat memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai kelayakan investasi dari perubahan tata letak. Kedua, penting untuk mengkaji lebih jauh aspek ergonomi dan dampaknya terhadap kesejahteraan pekerja. Mengingat bahwa tata letak awal menyebabkan pekerja merasa lelah, penelitian lanjutan dapat mengevaluasi secara kuantitatif tingkat kelelahan, kenyamanan, atau produktivitas individu setelah penerapan tata letak baru. Ini bisa dilakukan melalui survei, observasi langsung, atau pengukuran parameter fisiologis, guna memastikan bahwa perbaikan tata letak juga mendukung lingkungan kerja yang lebih baik dan aman. Terakhir, untuk memberikan gambaran yang lebih holistik, disarankan untuk melakukan studi pasca-implementasi guna mengukur secara langsung peningkatan produktivitas dan kapasitas produksi IKM Dianeka Furniture. Penelitian dapat membandingkan data produksi sebelum dan sesudah perubahan tata letak, mengidentifikasi pengurangan waktu siklus, peningkatan output, dan dampak positif lainnya terhadap operasional perusahaan secara menyeluruh. Dengan pendekatan ini, manfaat perbaikan tata letak dapat dikuantifikasi secara lebih konkret dan menyeluruh..
<br>Penelitian yang telah dilakukan untuk menentukan bagaimana perbaikan tata letak IKM Dianeka Furniture dengan menggunakan pedekatan metode SLP dan Grafik serta membandingkan dua alternatif layout dari dua metode tersebut.Berdasarkan pembahasan yang telah dilakukan, maka alternatif layout yang terpilih adalah layout dengan jarak perpindahan terkecil untuk itu layout usulan IKM Dianeka Furniture adalah layout usulan dengan metode Grafik yang memiliki jarak perpindahan terkecil yaitu sebesar 96,2 dibandingkan dengan jarak perpindahan metode SLP yaitu sebesar 97,8.Sedangkan untuk luas kebutuhan area produksi untuk layout usulan IKM Dianeka Furniture didapatkan sebesar 105,22 m2 dari luas area layout awal sebesar 121 m2
<br>IKM Dianeka Furniture yang berlokasi di Dumai Selatan mengalami permasalahan pada tata letak fasilitas produksi yang kurang efisien, ditandai dengan alur kerja yang tidak beraturan, jarak perpindahan material yang terlalu panjang, serta pemanfaatan ruang yang tidak optimal. Kondisi ini berdampak pada rendahnya efisiensi proses produksi dan meningkatnya pemborosan waktu serta tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang tata letak fasilitas yang lebih sistematis dan efisien guna mendukung peningkatan produktivitas kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Layout Planning (SLP) dan metode Grafik, yang masing-masing berfokus pada hubungan antar aktivitas dan optimalisasi jarak perpindahan material. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara, serta pencatatan aktivitas proses produksi. Hasil penelitian menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/a/metode-grafik-analisis-tata-letak-berkelanjutan-pe-thumb-6398f.webp" type="image/webp" length="135966" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/metode-grafik-analisis-tata-letak-berkelanjutan-pe-thumb-db034.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/metode-grafik-analisis-tata-letak-berkelanjutan-pe-thumb-6398f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/metode-grafik-analisis-tata-letak-berkelanjutan-pe-thumb-92a2c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-413-untar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3224-jurnal-mitra-teknik-industri-jmti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Literature Review Loss Aversion dan Implikasinya terhadap Preferensi Konsumen di Pasar Digital ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Literature Review Loss Aversion dan Implikasinya terhadap Preferensi Konsumen di Pasar Digital ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Literature Review Loss Aversion dan Implikasinya terhadap Preferensi Konsumen di Pasar Digital ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35246-loss-aversion-consumer-behavior-digital-market-evo</link>
	<guid isPermaLink="false">3ae73034ee30f65716afe944ba2eee09</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 12:35:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ tata kelola ]]></category>
	<category><![CDATA[ nilai tukar ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,kelola,nilai,tata,tukar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Future research should investigate the combined effects of Loss Aversion with other cognitive biases, such as the endowment effect and scarcity heuristic, to gain a more holistic understanding of consumer decision-making in digital contexts.  Further ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Literature Review : Loss Aversion dan Implikasinya terhadap Preferensi Konsumen di Pasar Digital: Future research should investigate the combined effects of Loss Aversion with other cognitive biases, such as the endowment effect and scarcity heuristic, to gain a more holistic understanding of consumer decision-making in digital contexts. Further studies could explore how cultural differences moderate the impact of Loss Aversion on consumer behavior, particularly in emerging markets like Indonesia, where collectivist values may influence responses to marketing tactics. Finally, research is needed to develop and evaluate interventions aimed at enhancing consumersAo awareness of Loss Aversion-based marketing strategies, empowering them to make more informed and rational purchasing decisions, and promoting ethical marketing practices within the digital landscape. These investigations should consider the role of digital literacy and regulatory frameworks in mitigating the potential negative consequences of exploiting cognitive biases.. This literature review concludes that Loss Aversion plays a fundamental role in shaping consumer preferences and behavior in the digital market.Digital environments amplify the psychological effects of Loss Aversion through personalized notifications and real-time messaging.Understanding the interplay between Loss Aversion and other cognitive biases is crucial for developing effective marketing strategies and protecting consumers in the evolving digital ecosystem The concept of Loss Aversion, which is central to Prospect Theory, states that individuals feel psychologically greater pain from losses than pleasure from equivalent gains. This paper aims to systematically examine the influence of Loss Aversion on the formation of preferences and consumer decision-making in the context of dynamic digital markets. The method used is a systematic literature review of 30 national and international journals published between 1993 and 2023. The results of the study show that Loss Aversion is widely used by digital businesses through various tactics such as discount framing, free trials, money-back guarantees, limited stock notifications, and loyalty... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/9/loss-aversion-consumer-behavior-digital-market-evo-thumb-22f40.webp" title="JURIS - Literature Review : Loss Aversion dan Implikasinya terhadap Preferensi Konsumen di Pasar Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/loss-aversion-consumer-behavior-digital-market-evo-thumb-22f40.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/loss-aversion-consumer-behavior-digital-market-evo-thumb-22f40.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/loss-aversion-consumer-behavior-digital-market-evo-thumb-22f40.webp 1x" title="JURIS - Literature Review : Loss Aversion dan Implikasinya terhadap Preferensi Konsumen di Pasar Digital" alt="JURIS - Literature Review : Loss Aversion dan Implikasinya terhadap Preferensi Konsumen di Pasar Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/loss-aversion-consumer-behavior-digital-market-evo-thumb-0c67e.webp" title="JURIS - Literature Review : Loss Aversion dan Implikasinya terhadap Preferensi Konsumen di Pasar Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/loss-aversion-consumer-behavior-digital-market-evo-thumb-0c67e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/loss-aversion-consumer-behavior-digital-market-evo-thumb-0c67e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/loss-aversion-consumer-behavior-digital-market-evo-thumb-0c67e.webp 1x" title="JURIS - Literature Review : Loss Aversion dan Implikasinya terhadap Preferensi Konsumen di Pasar Digital" alt="JURIS - Literature Review : Loss Aversion dan Implikasinya terhadap Preferensi Konsumen di Pasar Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/loss-aversion-consumer-behavior-digital-market-evo-thumb-94981.webp" title="JURIS - Literature Review : Loss Aversion dan Implikasinya terhadap Preferensi Konsumen di Pasar Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/loss-aversion-consumer-behavior-digital-market-evo-thumb-94981.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/loss-aversion-consumer-behavior-digital-market-evo-thumb-94981.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/loss-aversion-consumer-behavior-digital-market-evo-thumb-94981.webp 1x" title="JURIS - Literature Review : Loss Aversion dan Implikasinya terhadap Preferensi Konsumen di Pasar Digital" alt="JURIS - Literature Review : Loss Aversion dan Implikasinya terhadap Preferensi Konsumen di Pasar Digital" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35246-loss-aversion-consumer-behavior-digital-market-evo" title="JURIS - Literature Review : Loss Aversion dan Implikasinya terhadap Preferensi Konsumen di Pasar Digital" target="_blank">Literature Review : Loss Aversion dan Implikasinya terhadap Preferensi Konsumen di Pasar Digital</a>: Future research should investigate the combined effects of Loss Aversion with other cognitive biases, such as the endowment effect and scarcity heuristic, to gain a more holistic understanding of consumer decision-making in digital contexts.  Further studies could explore how cultural differences moderate the impact of Loss Aversion on consumer behavior, particularly in emerging markets like Indonesia, where collectivist values may influence responses to marketing tactics.  Finally, research is needed to develop and evaluate interventions aimed at enhancing consumersAo awareness of Loss Aversion-based marketing strategies, empowering them to make more informed and rational purchasing decisions, and promoting ethical marketing practices within the digital landscape. These investigations should consider the role of digital literacy and regulatory frameworks in mitigating the potential negative consequences of exploiting cognitive biases..
<br>This literature review concludes that Loss Aversion plays a fundamental role in shaping consumer preferences and behavior in the digital market.Digital environments amplify the psychological effects of Loss Aversion through personalized notifications and real-time messaging.Understanding the interplay between Loss Aversion and other cognitive biases is crucial for developing effective marketing strategies and protecting consumers in the evolving digital ecosystem
<br>The concept of Loss Aversion, which is central to Prospect Theory, states that individuals feel psychologically greater pain from losses than pleasure from equivalent gains. This paper aims to systematically examine the influence of Loss Aversion on the formation of preferences and consumer decision-making in the context of dynamic digital markets. The method used is a systematic literature review of 30 national and international journals published between 1993 and 2023. The results of the study show that Loss Aversion is widely used by digital businesses through various tactics such as discount framing, free trials, money-back guarantees, limited stock notifications, and loyalty...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/9/loss-aversion-consumer-behavior-digital-market-evo-thumb-94981.webp" type="image/webp" length="84258" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/loss-aversion-consumer-behavior-digital-market-evo-thumb-22f40.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/loss-aversion-consumer-behavior-digital-market-evo-thumb-0c67e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/loss-aversion-consumer-behavior-digital-market-evo-thumb-94981.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1938-provisi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9508-jurnal-mahasiswa-jurnal-ilmiah-penalaran-penelitian.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pengaruh Angkatan Kerja Dan Lembaga Pelatihan Kerja Terhadap Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Kota Di Jawa Timur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pengaruh Angkatan Kerja Dan Lembaga Pelatihan Kerja Terhadap Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Kota Di Jawa Timur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pengaruh Angkatan Kerja Dan Lembaga Pelatihan Kerja Terhadap Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Kota Di Jawa Timur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35247-analisis-spasial-faktor-nilai-pdrb-provinsi-model</link>
	<guid isPermaLink="false">7715a9d1966d549b154e4920e7a4a5b9</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 12:33:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ profile menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ imam faizal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,faizal,imam,main,menu,profile]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pemodelan PDRB dengan menambahkan variabel lain seperti penanaman modal dan hasil bumi untuk meningkatkan akurasi model. Selain itu, eksplorasi metode pembobotan spasial alternatif, seperti berdasarkan jaringan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pengaruh Angkatan Kerja Dan Lembaga Pelatihan Kerja Terhadap Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten/Kota Di Jawa Timur: Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pemodelan PDRB dengan menambahkan variabel lain seperti penanaman modal dan hasil bumi untuk meningkatkan akurasi model. Selain itu, eksplorasi metode pembobotan spasial alternatif, seperti berdasarkan jaringan transportasi atau hubungan ekonomi lainnya, dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang interaksi antarwilayah. Terakhir, studi komparatif antara Jawa Timur dengan provinsi lain di Indonesia dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi regional dan efektivitas kebijakan pembangunan. Penelitian ini penting untuk dilakukan karena pertumbuhan ekonomi suatu daerah tidak hanya dipengaruhi oleh faktor internal, tetapi juga oleh kondisi ekonomi wilayah sekitarnya. Dengan memahami interaksi spasial ini, pemerintah daerah dapat merumuskan kebijakan yang lebih efektif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan merata di seluruh wilayah Jawa Timur. Penelitian ini juga dapat memberikan kontribusi pada pengembangan model spasial yang lebih akurat dan relevan untuk memprediksi dan menganalisis PDRB di Indonesia.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model regresi spasial lebih baik daripada OLS dalam memodelkan PDRB di Jawa Timur, dengan model SAR yang paling sesuai.Analisis spasial menunjukkan adanya interaksi signifikan antara kabupaten/kota yang berdekatan, yang mengindikasikan bahwa perekonomian suatu daerah dipengaruhi oleh wilayah tetangganya.Selain itu, angkatan kerja yang bekerja dan jumlah lembaga pelatihan kerja terbukti berpengaruh positif terhadap nilai PDRB Produk Domestik Regional Bruto adalah salah satu indikator yang baik untuk mengukur perekonomian suatu daerah. Dalam penelitian ini dilakukan pemodelan PDRB dengan variabel bebas angkatan kerja yang bekerja (X1) dan jumlah lembaga pelatihan kerja (X2) dengan menggunakan regresi spasial dan Ordinary Least Square (OLS). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui model regresi spasial dari PDRB dengan kedua prediktor atau variabel bebas tersebut, untuk mengetahui interaksi kedekatan kabupaten/kota dengan kabupaten/kota tetangga,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/1/analisis-spasial-faktor-nilai-pdrb-provinsi-model-thumb-d5a59.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Angkatan Kerja Dan Lembaga Pelatihan Kerja Terhadap Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten/Kota Di Jawa Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/analisis-spasial-faktor-nilai-pdrb-provinsi-model-thumb-d5a59.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/analisis-spasial-faktor-nilai-pdrb-provinsi-model-thumb-d5a59.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/analisis-spasial-faktor-nilai-pdrb-provinsi-model-thumb-d5a59.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Angkatan Kerja Dan Lembaga Pelatihan Kerja Terhadap Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten/Kota Di Jawa Timur" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Angkatan Kerja Dan Lembaga Pelatihan Kerja Terhadap Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten/Kota Di Jawa Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/analisis-spasial-faktor-nilai-pdrb-provinsi-model-thumb-5509c.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Angkatan Kerja Dan Lembaga Pelatihan Kerja Terhadap Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten/Kota Di Jawa Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/analisis-spasial-faktor-nilai-pdrb-provinsi-model-thumb-5509c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/analisis-spasial-faktor-nilai-pdrb-provinsi-model-thumb-5509c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/analisis-spasial-faktor-nilai-pdrb-provinsi-model-thumb-5509c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Angkatan Kerja Dan Lembaga Pelatihan Kerja Terhadap Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten/Kota Di Jawa Timur" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Angkatan Kerja Dan Lembaga Pelatihan Kerja Terhadap Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten/Kota Di Jawa Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/analisis-spasial-faktor-nilai-pdrb-provinsi-model-thumb-39749.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Angkatan Kerja Dan Lembaga Pelatihan Kerja Terhadap Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten/Kota Di Jawa Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/analisis-spasial-faktor-nilai-pdrb-provinsi-model-thumb-39749.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/analisis-spasial-faktor-nilai-pdrb-provinsi-model-thumb-39749.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/analisis-spasial-faktor-nilai-pdrb-provinsi-model-thumb-39749.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Angkatan Kerja Dan Lembaga Pelatihan Kerja Terhadap Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten/Kota Di Jawa Timur" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Angkatan Kerja Dan Lembaga Pelatihan Kerja Terhadap Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten/Kota Di Jawa Timur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35247-analisis-spasial-faktor-nilai-pdrb-provinsi-model" title="JURIS - Analisis Pengaruh Angkatan Kerja Dan Lembaga Pelatihan Kerja Terhadap Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten/Kota Di Jawa Timur" target="_blank">Analisis Pengaruh Angkatan Kerja Dan Lembaga Pelatihan Kerja Terhadap Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten/Kota Di Jawa Timur</a>: Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pemodelan PDRB dengan menambahkan variabel lain seperti penanaman modal dan hasil bumi untuk meningkatkan akurasi model. Selain itu, eksplorasi metode pembobotan spasial alternatif, seperti berdasarkan jaringan transportasi atau hubungan ekonomi lainnya, dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang interaksi antarwilayah. Terakhir, studi komparatif antara Jawa Timur dengan provinsi lain di Indonesia dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi regional dan efektivitas kebijakan pembangunan. Penelitian ini penting untuk dilakukan karena pertumbuhan ekonomi suatu daerah tidak hanya dipengaruhi oleh faktor internal, tetapi juga oleh kondisi ekonomi wilayah sekitarnya. Dengan memahami interaksi spasial ini, pemerintah daerah dapat merumuskan kebijakan yang lebih efektif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan merata di seluruh wilayah Jawa Timur. Penelitian ini juga dapat memberikan kontribusi pada pengembangan model spasial yang lebih akurat dan relevan untuk memprediksi dan menganalisis PDRB di Indonesia..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa model regresi spasial lebih baik daripada OLS dalam memodelkan PDRB di Jawa Timur, dengan model SAR yang paling sesuai.Analisis spasial menunjukkan adanya interaksi signifikan antara kabupaten/kota yang berdekatan, yang mengindikasikan bahwa perekonomian suatu daerah dipengaruhi oleh wilayah tetangganya.Selain itu, angkatan kerja yang bekerja dan jumlah lembaga pelatihan kerja terbukti berpengaruh positif terhadap nilai PDRB
<br>Produk Domestik Regional Bruto adalah salah satu indikator yang baik untuk mengukur perekonomian suatu daerah. Dalam penelitian ini dilakukan pemodelan PDRB dengan variabel bebas angkatan kerja yang bekerja (X1) dan jumlah lembaga pelatihan kerja (X2) dengan menggunakan regresi spasial dan Ordinary Least Square (OLS). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui model regresi spasial dari PDRB dengan kedua prediktor atau variabel bebas tersebut, untuk mengetahui interaksi kedekatan kabupaten/kota dengan kabupaten/kota tetangga,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/1/analisis-spasial-faktor-nilai-pdrb-provinsi-model-thumb-39749.webp" type="image/webp" length="86910" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/analisis-spasial-faktor-nilai-pdrb-provinsi-model-thumb-d5a59.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/analisis-spasial-faktor-nilai-pdrb-provinsi-model-thumb-5509c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/analisis-spasial-faktor-nilai-pdrb-provinsi-model-thumb-39749.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-413-untar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3224-jurnal-mitra-teknik-industri-jmti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Studi Kasus Peningkatan Kualitas Menggunakan Metode Six Sigma Dan Fmea Pada Perusahaan Carbon Rod Baterai ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Studi Kasus Peningkatan Kualitas Menggunakan Metode Six Sigma Dan Fmea Pada Perusahaan Carbon Rod Baterai ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Studi Kasus Peningkatan Kualitas Menggunakan Metode Six Sigma Dan Fmea Pada Perusahaan Carbon Rod Baterai ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35249-kualitas-produksi-keripik-hasil-umkm-kond</link>
	<guid isPermaLink="false">c8cfd29d0d9d6d67f0d9916a41a12ce0</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 12:29:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ profile menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ imam faizal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,faizal,imam,main,menu,profile]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti efektivitas penyesuaian parameter kecepatan mesin secara dinamis berdasarkan jenis bahan baku carbon rod, karena variasi kualitas bahan baku dapat memengaruhi kerentanan produk terhadap defect patah dan chipping. Kedua, penting ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Studi Kasus Peningkatan Kualitas Menggunakan Metode Six Sigma Dan Fmea Pada Perusahaan Carbon Rod Baterai: Pertama, perlu diteliti efektivitas penyesuaian parameter kecepatan mesin secara dinamis berdasarkan jenis bahan baku carbon rod, karena variasi kualitas bahan baku dapat memengaruhi kerentanan produk terhadap defect patah dan chipping. Kedua, penting untuk mengkaji penerapan sistem monitoring berbasis sensor pada proses finishing guna mendeteksi kondisi mesin secara real-time, seperti suhu, getaran, dan keausan alat potong, yang dapat menjadi pemicu awal defect retak atau miring. Ketiga, perlu dievaluasi penerapan pelatihan berbasis simulasi virtual untuk operator mesin, untuk memastikan konsistensi pemahaman terhadap SOP dan pengurangan kesalahan manusia dalam penyetelan mesin cutting dan centerless, terutama pada pergantian shift atau jenis produksi. Ketiga ide penelitian ini dapat memberikan pendekatan yang lebih preventif dan adaptif terhadap kendali kualitas, memperkuat efektivitas metode Six Sigma dan FMEA yang telah diterapkan sebelumnya. Dengan pendekatan otomasi, pemantauan kondisi mesin, dan pelatihan berbasis teknologi, perusahaan dapat mencapai level sigma yang lebih tinggi dan mengurangi ketergantungan pada kontrol manual. Studi lanjutan ini juga dapat membuka peluang integrasi sistem digital dalam manajemen kualitas produksi secara menyeluruh.. Berdasarkan hasil analisis, terdapat beberapa faktor kritis yang menyebabkan cacat dalam proses produksi carbon rod di PT.XYZ, seperti kebersihan mesin yang tidak terjaga, kecepatan mesin centerless yang terlalu tinggi, dan kesalahan dalam penyetelan mesin cutting.Setelah implementasi perbaikan berupa SOP, checksheet, dan monitoring kerja, terjadi penurunan DPMO dari 6.953 dan peningkatan level sigma dari 3,96 menjadi 4,08, serta penurunan proporsi defect dari 4,9% menjadi 3,5%.Perbaikan juga meningkatkan kapabilitas proses dan kapabilitas proses Kane, menunjukkan dampak positif terhadap konsistensi dan kualitas produksi Penelitian ini dilakukan di PT. XYZ, perusahaan yang memproduksi carbon rod, dengan menerapkan metode Six Sigma menggunakan pendekatan DMAIC dan FMEA. Data diambil dari hasil produksi selama periode April 2024 hingga Maret 2025, yang menunjukkan rata-rata tingkat cacat atau defect sebesar 4,9%. Tahap awal penelitian dimulai dengan mengidentifikasi critical to quality (CTQ), yaitu kebutuhan produk carbon rod yang berkualitas tinggi dan mampu memenuhi permintaan pelanggan secara konsisten. Dilakukan pemetaan proses dan perhitungan performa kualitas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/4/kualitas-produksi-keripik-hasil-umkm-kondisi-mesin-thumb-700eb.webp" title="JURIS - Studi Kasus Peningkatan Kualitas Menggunakan Metode Six Sigma Dan Fmea Pada Perusahaan Carbon Rod Baterai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/kualitas-produksi-keripik-hasil-umkm-kondisi-mesin-thumb-700eb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/kualitas-produksi-keripik-hasil-umkm-kondisi-mesin-thumb-700eb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/kualitas-produksi-keripik-hasil-umkm-kondisi-mesin-thumb-700eb.webp 1x" title="JURIS - Studi Kasus Peningkatan Kualitas Menggunakan Metode Six Sigma Dan Fmea Pada Perusahaan Carbon Rod Baterai" alt="JURIS - Studi Kasus Peningkatan Kualitas Menggunakan Metode Six Sigma Dan Fmea Pada Perusahaan Carbon Rod Baterai" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/kualitas-produksi-keripik-hasil-umkm-kondisi-mesin-thumb-18111.webp" title="JURIS - Studi Kasus Peningkatan Kualitas Menggunakan Metode Six Sigma Dan Fmea Pada Perusahaan Carbon Rod Baterai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/kualitas-produksi-keripik-hasil-umkm-kondisi-mesin-thumb-18111.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/kualitas-produksi-keripik-hasil-umkm-kondisi-mesin-thumb-18111.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/kualitas-produksi-keripik-hasil-umkm-kondisi-mesin-thumb-18111.webp 1x" title="JURIS - Studi Kasus Peningkatan Kualitas Menggunakan Metode Six Sigma Dan Fmea Pada Perusahaan Carbon Rod Baterai" alt="JURIS - Studi Kasus Peningkatan Kualitas Menggunakan Metode Six Sigma Dan Fmea Pada Perusahaan Carbon Rod Baterai" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/kualitas-produksi-keripik-hasil-umkm-kondisi-mesin-thumb-96c08.webp" title="JURIS - Studi Kasus Peningkatan Kualitas Menggunakan Metode Six Sigma Dan Fmea Pada Perusahaan Carbon Rod Baterai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/kualitas-produksi-keripik-hasil-umkm-kondisi-mesin-thumb-96c08.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/kualitas-produksi-keripik-hasil-umkm-kondisi-mesin-thumb-96c08.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/kualitas-produksi-keripik-hasil-umkm-kondisi-mesin-thumb-96c08.webp 1x" title="JURIS - Studi Kasus Peningkatan Kualitas Menggunakan Metode Six Sigma Dan Fmea Pada Perusahaan Carbon Rod Baterai" alt="JURIS - Studi Kasus Peningkatan Kualitas Menggunakan Metode Six Sigma Dan Fmea Pada Perusahaan Carbon Rod Baterai" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35249-kualitas-produksi-keripik-hasil-umkm-kond" title="JURIS - Studi Kasus Peningkatan Kualitas Menggunakan Metode Six Sigma Dan Fmea Pada Perusahaan Carbon Rod Baterai" target="_blank">Studi Kasus Peningkatan Kualitas Menggunakan Metode Six Sigma Dan Fmea Pada Perusahaan Carbon Rod Baterai</a>: Pertama, perlu diteliti efektivitas penyesuaian parameter kecepatan mesin secara dinamis berdasarkan jenis bahan baku carbon rod, karena variasi kualitas bahan baku dapat memengaruhi kerentanan produk terhadap defect patah dan chipping. Kedua, penting untuk mengkaji penerapan sistem monitoring berbasis sensor pada proses finishing guna mendeteksi kondisi mesin secara real-time, seperti suhu, getaran, dan keausan alat potong, yang dapat menjadi pemicu awal defect retak atau miring. Ketiga, perlu dievaluasi penerapan pelatihan berbasis simulasi virtual untuk operator mesin, untuk memastikan konsistensi pemahaman terhadap SOP dan pengurangan kesalahan manusia dalam penyetelan mesin cutting dan centerless, terutama pada pergantian shift atau jenis produksi. Ketiga ide penelitian ini dapat memberikan pendekatan yang lebih preventif dan adaptif terhadap kendali kualitas, memperkuat efektivitas metode Six Sigma dan FMEA yang telah diterapkan sebelumnya. Dengan pendekatan otomasi, pemantauan kondisi mesin, dan pelatihan berbasis teknologi, perusahaan dapat mencapai level sigma yang lebih tinggi dan mengurangi ketergantungan pada kontrol manual. Studi lanjutan ini juga dapat membuka peluang integrasi sistem digital dalam manajemen kualitas produksi secara menyeluruh..
<br>Berdasarkan hasil analisis, terdapat beberapa faktor kritis yang menyebabkan cacat dalam proses produksi carbon rod di PT.XYZ, seperti kebersihan mesin yang tidak terjaga, kecepatan mesin centerless yang terlalu tinggi, dan kesalahan dalam penyetelan mesin cutting.Setelah implementasi perbaikan berupa SOP, checksheet, dan monitoring kerja, terjadi penurunan DPMO dari 6.953 dan peningkatan level sigma dari 3,96 menjadi 4,08, serta penurunan proporsi defect dari 4,9% menjadi 3,5%.Perbaikan juga meningkatkan kapabilitas proses dan kapabilitas proses Kane, menunjukkan dampak positif terhadap konsistensi dan kualitas produksi
<br>Penelitian ini dilakukan di PT. XYZ, perusahaan yang memproduksi carbon rod, dengan menerapkan metode Six Sigma menggunakan pendekatan DMAIC dan FMEA. Data diambil dari hasil produksi selama periode April 2024 hingga Maret 2025, yang menunjukkan rata-rata tingkat cacat atau defect sebesar 4,9%. Tahap awal penelitian dimulai dengan mengidentifikasi critical to quality (CTQ), yaitu kebutuhan produk carbon rod yang berkualitas tinggi dan mampu memenuhi permintaan pelanggan secara konsisten. Dilakukan pemetaan proses dan perhitungan performa kualitas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/4/kualitas-produksi-keripik-hasil-umkm-kondisi-mesin-thumb-96c08.webp" type="image/webp" length="105992" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/kualitas-produksi-keripik-hasil-umkm-kondisi-mesin-thumb-700eb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/kualitas-produksi-keripik-hasil-umkm-kondisi-mesin-thumb-18111.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/kualitas-produksi-keripik-hasil-umkm-kondisi-mesin-thumb-96c08.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-413-untar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3224-jurnal-mitra-teknik-industri-jmti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Influence of Health Promotion Strategies on Community Participation in The Prevention of Non Communicable Diseases at Ujong Fatihah Health Center Nagan Raya District ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Influence of Health Promotion Strategies on Community Participation in The Prevention of Non Communicable Diseases at Ujong Fatihah Health Center Nagan Raya District ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Influence of Health Promotion Strategies on Community Participation in The Prevention of Non Communicable Diseases at Ujong Fatihah Health Center Nagan Raya District ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35236-partisipasi-masyarakat-hasil-analisis-korelasi-pus</link>
	<guid isPermaLink="false">50e1a4c7af232da01904955765f93968</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 12:26:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nofi susanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ rubi rimonda ]]></category>
	<category><![CDATA[ events https ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[events,https,nofi,rimonda,rubi,susanti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor-faktor spesifik dalam strategi advokasi yang paling efektif dalam meningkatkan partisipasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Influence of Health Promotion Strategies on Community Participation in The Prevention of Non-Communicable Diseases at Ujong Fatihah Health Center, Nagan Raya District: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor-faktor spesifik dalam strategi advokasi yang paling efektif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat, misalnya, peran tokoh agama atau tokoh masyarakat dalam mempengaruhi perilaku masyarakat. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dihadapi masyarakat dalam berpartisipasi dalam program pencegahan penyakit tidak menular, serta mengembangkan intervensi yang tepat untuk mengatasi hambatan tersebut. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari program promosi kesehatan terhadap penurunan prevalensi penyakit tidak menular di masyarakat. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana meningkatkan efektivitas program promosi kesehatan dalam mencegah penyakit tidak menular dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.. Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa advokasi memiliki pengaruh signifikan terhadap partisipasi masyarakat dalam pencegahan penyakit tidak menular.Pemberdayaan masyarakat juga menunjukkan pengaruh positif, sementara pembangunan suasana dan kemitraan memiliki pengaruh yang lebih rendah.Diharapkan, pusat kesehatan masyarakat, khususnya di Ujong Fatihah, dapat meningkatkan pemberdayaan masyarakat melalui pertemuan rutin, membangun suasana yang baik dengan masyarakat, melibatkan masyarakat dalam setiap proses advokasi, dan membangun kemitraan yang baik dengan masyarakat Upaya pencegahan penyakit tidak menular dapat dilakukan melalui kegiatan promosi kesehatan. Melalui strategi promosi kesehatan yang dilaksanakan, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pencegahan penyakit tidak menular. Partisipasi masyarakat secara luas diyakini bermanfaat bagi pengembangan, implementasi, dan evaluasi pelayanan kesehatan. Namun, masih banyak tantangan untuk keterlibatan masyarakat yang sukses dan berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh strategi promosi kesehatan terhadap partisipasi masyarakat dalam mencegah penyakit tidak menular. Metode penelitian yang digunakan adalah analitis dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 218 orang. Analisis data yang digunakan adalah Uji Chi-Square. Berdasarkan hasil analisis multivariat, menunjukkan bahwa nilai korelasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/2/partisipasi-masyarakat-hasil-analisis-korelasi-pus-thumb-7a831.webp" title="JURIS - The Influence of Health Promotion Strategies on Community Participation in The Prevention of Non-Communicable Diseases at Ujong Fatihah Health Center, Nagan Raya District" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/partisipasi-masyarakat-hasil-analisis-korelasi-pus-thumb-7a831.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/partisipasi-masyarakat-hasil-analisis-korelasi-pus-thumb-7a831.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/partisipasi-masyarakat-hasil-analisis-korelasi-pus-thumb-7a831.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Health Promotion Strategies on Community Participation in The Prevention of Non-Communicable Diseases at Ujong Fatihah Health Center, Nagan Raya District" alt="JURIS - The Influence of Health Promotion Strategies on Community Participation in The Prevention of Non-Communicable Diseases at Ujong Fatihah Health Center, Nagan Raya District" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/partisipasi-masyarakat-hasil-analisis-korelasi-pus-thumb-6612c.webp" title="JURIS - The Influence of Health Promotion Strategies on Community Participation in The Prevention of Non-Communicable Diseases at Ujong Fatihah Health Center, Nagan Raya District" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/partisipasi-masyarakat-hasil-analisis-korelasi-pus-thumb-6612c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/partisipasi-masyarakat-hasil-analisis-korelasi-pus-thumb-6612c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/partisipasi-masyarakat-hasil-analisis-korelasi-pus-thumb-6612c.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Health Promotion Strategies on Community Participation in The Prevention of Non-Communicable Diseases at Ujong Fatihah Health Center, Nagan Raya District" alt="JURIS - The Influence of Health Promotion Strategies on Community Participation in The Prevention of Non-Communicable Diseases at Ujong Fatihah Health Center, Nagan Raya District" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/partisipasi-masyarakat-hasil-analisis-korelasi-pus-thumb-5389a.webp" title="JURIS - The Influence of Health Promotion Strategies on Community Participation in The Prevention of Non-Communicable Diseases at Ujong Fatihah Health Center, Nagan Raya District" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/partisipasi-masyarakat-hasil-analisis-korelasi-pus-thumb-5389a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/partisipasi-masyarakat-hasil-analisis-korelasi-pus-thumb-5389a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/partisipasi-masyarakat-hasil-analisis-korelasi-pus-thumb-5389a.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Health Promotion Strategies on Community Participation in The Prevention of Non-Communicable Diseases at Ujong Fatihah Health Center, Nagan Raya District" alt="JURIS - The Influence of Health Promotion Strategies on Community Participation in The Prevention of Non-Communicable Diseases at Ujong Fatihah Health Center, Nagan Raya District" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35236-partisipasi-masyarakat-hasil-analisis-korelasi-pus" title="JURIS - The Influence of Health Promotion Strategies on Community Participation in The Prevention of Non-Communicable Diseases at Ujong Fatihah Health Center, Nagan Raya District" target="_blank">The Influence of Health Promotion Strategies on Community Participation in The Prevention of Non-Communicable Diseases at Ujong Fatihah Health Center, Nagan Raya District</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor-faktor spesifik dalam strategi advokasi yang paling efektif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat, misalnya, peran tokoh agama atau tokoh masyarakat dalam mempengaruhi perilaku masyarakat. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dihadapi masyarakat dalam berpartisipasi dalam program pencegahan penyakit tidak menular, serta mengembangkan intervensi yang tepat untuk mengatasi hambatan tersebut. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari program promosi kesehatan terhadap penurunan prevalensi penyakit tidak menular di masyarakat. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana meningkatkan efektivitas program promosi kesehatan dalam mencegah penyakit tidak menular dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat..
<br>Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa advokasi memiliki pengaruh signifikan terhadap partisipasi masyarakat dalam pencegahan penyakit tidak menular.Pemberdayaan masyarakat juga menunjukkan pengaruh positif, sementara pembangunan suasana dan kemitraan memiliki pengaruh yang lebih rendah.Diharapkan, pusat kesehatan masyarakat, khususnya di Ujong Fatihah, dapat meningkatkan pemberdayaan masyarakat melalui pertemuan rutin, membangun suasana yang baik dengan masyarakat, melibatkan masyarakat dalam setiap proses advokasi, dan membangun kemitraan yang baik dengan masyarakat
<br>Upaya pencegahan penyakit tidak menular dapat dilakukan melalui kegiatan promosi kesehatan. Melalui strategi promosi kesehatan yang dilaksanakan, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pencegahan penyakit tidak menular. Partisipasi masyarakat secara luas diyakini bermanfaat bagi pengembangan, implementasi, dan evaluasi pelayanan kesehatan. Namun, masih banyak tantangan untuk keterlibatan masyarakat yang sukses dan berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh strategi promosi kesehatan terhadap partisipasi masyarakat dalam mencegah penyakit tidak menular. Metode penelitian yang digunakan adalah analitis dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 218 orang. Analisis data yang digunakan adalah Uji Chi-Square. Berdasarkan hasil analisis multivariat, menunjukkan bahwa nilai korelasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/2/partisipasi-masyarakat-hasil-analisis-korelasi-pus-thumb-6612c.webp" type="image/webp" length="119744" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/partisipasi-masyarakat-hasil-analisis-korelasi-pus-thumb-7a831.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/partisipasi-masyarakat-hasil-analisis-korelasi-pus-thumb-6612c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/partisipasi-masyarakat-hasil-analisis-korelasi-pus-thumb-5389a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2995-41.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15057-j-kesmas-jurnal-fakultas-kesehatan-masyarakat-the-indonesian.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Penurunan Downtime Dan Setup Time Pada Mesin Heat Seal Menggunakan Pendekatan Lean Maintenance ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Penurunan Downtime Dan Setup Time Pada Mesin Heat Seal Menggunakan Pendekatan Lean Maintenance ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Penurunan Downtime Dan Setup Time Pada Mesin Heat Seal Menggunakan Pendekatan Lean Maintenance ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35248-efisiensi-lini-produksi-sistem-pemeliharaan-kapal</link>
	<guid isPermaLink="false">da65f3f8e0035eed6e6a2902bedf1db0</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 12:13:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ profile menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ imam faizal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,faizal,imam,main,menu,profile]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan dapat berfokus pada beberapa aspek krusial untuk memperkuat efektivitas pemeliharaan di industri manufaktur. Pertama, mengingat usulan digitalisasi sistem pemeliharaan melalui Computerized Maintenance Management System (CMMS) ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Penurunan Downtime Dan Setup Time Pada Mesin Heat Seal Menggunakan Pendekatan Lean Maintenance: Saran penelitian lanjutan dapat berfokus pada beberapa aspek krusial untuk memperkuat efektivitas pemeliharaan di industri manufaktur. Pertama, mengingat usulan digitalisasi sistem pemeliharaan melalui Computerized Maintenance Management System (CMMS) yang baru diterapkan, studi mendalam perlu dilakukan untuk mengeksplorasi potensi penuh integrasi CMMS secara menyeluruh. Penelitian dapat menanyakan bagaimana sistem CMMS yang terintegrasi secara komprehensif, mungkin dengan bantuan kecerdasan buatan atau pembelajaran mesin, dapat tidak hanya meningkatkan efisiensi pemeliharaan reaktif, tetapi juga memfasilitasi transisi menuju pemeliharaan prediktif yang lebih canggih, misalnya dengan menganalisis pola kegagalan mesin secara otomatis dan merekomendasikan intervensi sebelum kerusakan terjadi. Ini akan memungkinkan perusahaan untuk bergerak melampaui perbaikan pasca-kerusakan dan mencapai tingkat keandalan operasional yang lebih tinggi. Kedua, penting untuk melakukan evaluasi keberlanjutan dari implementasi saran perbaikan yang telah diberikan. Penelitian selanjutnya dapat menguji apakah peningkatan efisiensi yang teridentifikasi dalam *future state map* dapat dipertahankan dalam jangka panjang, serta bagaimana adaptabilitas solusi tersebut terhadap perubahan volume produksi, jenis produk, atau bahkan teknologi mesin baru. Studi ini juga bisa mengidentifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan atau kegagalan dalam mempertahankan praktik lean maintenance dan mengukur dampaknya terhadap budaya kerja. Terakhir, mengingat tantangan perusahaan dalam mengoptimalkan sistem *preventive maintenance* dari berbasis bulanan ke *running hour*, penelitian dapat menyelidiki strategi transisi optimal untuk sistem pemeliharaan pencegahan. Hal ini termasuk mengevaluasi implementasi teknologi sensor Internet of Things (IoT) pada mesin *heat seal* dan mesin kritis lainnya untuk pengumpulan data *real-time*, serta mengembangkan model analitik untuk menentukan jadwal pemeliharaan yang paling efisien berdasarkan kondisi aktual mesin, bukan hanya jam operasional, sehingga dapat mengurangi frekuensi *breakdown maintenance* dan meningkatkan Overall Equipment Effectiveness (OEE) secara signifikan di seluruh lini produksi.. Penelitian ini menunjukkan pemborosan tinggi pada breakdown maintenance mesin heat seal, dengan efisiensi perawatan hanya mencapai 32,97%.Melalui pendekatan lean maintenance dengan MVSM dan analisis five whys, teridentifikasi berbagai waste (waiting, motion, process, defect) yang disebabkan oleh keterbatasan teknisi, ketidaksiapan peralatan, sistem spare part yang tidak terintegrasi, serta ketiadaan CMMS.Saran perbaikan seperti floating technician, penempatan peralatan, dan digitalisasi melalui CMMS berhasil meningkatkan efisiensi perawatan menjadi 38,22% dan mengurangi aktivitas non-nilai tambah, membuktikan MVSM efektif untuk optimasi pemeliharaan dan mengurangi downtime Industri manufaktur baterai otomotif menghadapi tantangan dalam efektivitas sistem pemeliharaan mesin, khususnya pada mesin heat seal yang memiliki tingkat downtime tertinggi dengan total waktu 12.722 menit dan frekuensi 434 kali selama April 2024 hingga Maret 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemborosan dalam aktivitas breakdown maintenance, menganalisis akar penyebabnya, dan memberikan saran perbaikan berbasis lean maintenance. Metode yang digunakan adalah Maintenance Value Stream Mapping (MVSM) untuk mengidentifikasi aktivitas aktivitas bernilai tambah (VA), tidak bernilai tambah (NVA), dan menghitung efisiensi pemeliharaan berdasarkan indikator MTTO, MTTR, MTTY, dan MMLT. Selain itu, dilakukan analisis akar penyebab menggunakan metode five whys dan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan Focus Group Discussion (FGD). Hasil penelitian menunjukkan efisiensi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/7/efisiensi-lini-produksi-sistem-pemeliharaan-kapal-thumb-5275d.webp" title="JURIS - Strategi Penurunan Downtime Dan Setup Time Pada Mesin Heat Seal Menggunakan Pendekatan Lean Maintenance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/efisiensi-lini-produksi-sistem-pemeliharaan-kapal-thumb-5275d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/efisiensi-lini-produksi-sistem-pemeliharaan-kapal-thumb-5275d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/efisiensi-lini-produksi-sistem-pemeliharaan-kapal-thumb-5275d.webp 1x" title="JURIS - Strategi Penurunan Downtime Dan Setup Time Pada Mesin Heat Seal Menggunakan Pendekatan Lean Maintenance" alt="JURIS - Strategi Penurunan Downtime Dan Setup Time Pada Mesin Heat Seal Menggunakan Pendekatan Lean Maintenance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/efisiensi-lini-produksi-sistem-pemeliharaan-kapal-thumb-ba638.webp" title="JURIS - Strategi Penurunan Downtime Dan Setup Time Pada Mesin Heat Seal Menggunakan Pendekatan Lean Maintenance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/efisiensi-lini-produksi-sistem-pemeliharaan-kapal-thumb-ba638.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/efisiensi-lini-produksi-sistem-pemeliharaan-kapal-thumb-ba638.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/efisiensi-lini-produksi-sistem-pemeliharaan-kapal-thumb-ba638.webp 1x" title="JURIS - Strategi Penurunan Downtime Dan Setup Time Pada Mesin Heat Seal Menggunakan Pendekatan Lean Maintenance" alt="JURIS - Strategi Penurunan Downtime Dan Setup Time Pada Mesin Heat Seal Menggunakan Pendekatan Lean Maintenance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/efisiensi-lini-produksi-sistem-pemeliharaan-kapal-thumb-110b8.webp" title="JURIS - Strategi Penurunan Downtime Dan Setup Time Pada Mesin Heat Seal Menggunakan Pendekatan Lean Maintenance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/efisiensi-lini-produksi-sistem-pemeliharaan-kapal-thumb-110b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/efisiensi-lini-produksi-sistem-pemeliharaan-kapal-thumb-110b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/efisiensi-lini-produksi-sistem-pemeliharaan-kapal-thumb-110b8.webp 1x" title="JURIS - Strategi Penurunan Downtime Dan Setup Time Pada Mesin Heat Seal Menggunakan Pendekatan Lean Maintenance" alt="JURIS - Strategi Penurunan Downtime Dan Setup Time Pada Mesin Heat Seal Menggunakan Pendekatan Lean Maintenance" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35248-efisiensi-lini-produksi-sistem-pemeliharaan-kapal" title="JURIS - Strategi Penurunan Downtime Dan Setup Time Pada Mesin Heat Seal Menggunakan Pendekatan Lean Maintenance" target="_blank">Strategi Penurunan Downtime Dan Setup Time Pada Mesin Heat Seal Menggunakan Pendekatan Lean Maintenance</a>: Saran penelitian lanjutan dapat berfokus pada beberapa aspek krusial untuk memperkuat efektivitas pemeliharaan di industri manufaktur. Pertama, mengingat usulan digitalisasi sistem pemeliharaan melalui Computerized Maintenance Management System (CMMS) yang baru diterapkan, studi mendalam perlu dilakukan untuk mengeksplorasi potensi penuh integrasi CMMS secara menyeluruh. Penelitian dapat menanyakan bagaimana sistem CMMS yang terintegrasi secara komprehensif, mungkin dengan bantuan kecerdasan buatan atau pembelajaran mesin, dapat tidak hanya meningkatkan efisiensi pemeliharaan reaktif, tetapi juga memfasilitasi transisi menuju pemeliharaan prediktif yang lebih canggih, misalnya dengan menganalisis pola kegagalan mesin secara otomatis dan merekomendasikan intervensi sebelum kerusakan terjadi. Ini akan memungkinkan perusahaan untuk bergerak melampaui perbaikan pasca-kerusakan dan mencapai tingkat keandalan operasional yang lebih tinggi. Kedua, penting untuk melakukan evaluasi keberlanjutan dari implementasi saran perbaikan yang telah diberikan. Penelitian selanjutnya dapat menguji apakah peningkatan efisiensi yang teridentifikasi dalam *future state map* dapat dipertahankan dalam jangka panjang, serta bagaimana adaptabilitas solusi tersebut terhadap perubahan volume produksi, jenis produk, atau bahkan teknologi mesin baru. Studi ini juga bisa mengidentifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan atau kegagalan dalam mempertahankan praktik lean maintenance dan mengukur dampaknya terhadap budaya kerja. Terakhir, mengingat tantangan perusahaan dalam mengoptimalkan sistem *preventive maintenance* dari berbasis bulanan ke *running hour*, penelitian dapat menyelidiki strategi transisi optimal untuk sistem pemeliharaan pencegahan. Hal ini termasuk mengevaluasi implementasi teknologi sensor Internet of Things (IoT) pada mesin *heat seal* dan mesin kritis lainnya untuk pengumpulan data *real-time*, serta mengembangkan model analitik untuk menentukan jadwal pemeliharaan yang paling efisien berdasarkan kondisi aktual mesin, bukan hanya jam operasional, sehingga dapat mengurangi frekuensi *breakdown maintenance* dan meningkatkan Overall Equipment Effectiveness (OEE) secara signifikan di seluruh lini produksi..
<br>Penelitian ini menunjukkan pemborosan tinggi pada breakdown maintenance mesin heat seal, dengan efisiensi perawatan hanya mencapai 32,97%.Melalui pendekatan lean maintenance dengan MVSM dan analisis five whys, teridentifikasi berbagai waste (waiting, motion, process, defect) yang disebabkan oleh keterbatasan teknisi, ketidaksiapan peralatan, sistem spare part yang tidak terintegrasi, serta ketiadaan CMMS.Saran perbaikan seperti floating technician, penempatan peralatan, dan digitalisasi melalui CMMS berhasil meningkatkan efisiensi perawatan menjadi 38,22% dan mengurangi aktivitas non-nilai tambah, membuktikan MVSM efektif untuk optimasi pemeliharaan dan mengurangi downtime
<br>Industri manufaktur baterai otomotif menghadapi tantangan dalam efektivitas sistem pemeliharaan mesin, khususnya pada mesin heat seal yang memiliki tingkat downtime tertinggi dengan total waktu 12.722 menit dan frekuensi 434 kali selama April 2024 hingga Maret 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemborosan dalam aktivitas breakdown maintenance, menganalisis akar penyebabnya, dan memberikan saran perbaikan berbasis lean maintenance. Metode yang digunakan adalah Maintenance Value Stream Mapping (MVSM) untuk mengidentifikasi aktivitas aktivitas bernilai tambah (VA), tidak bernilai tambah (NVA), dan menghitung efisiensi pemeliharaan berdasarkan indikator MTTO, MTTR, MTTY, dan MMLT. Selain itu, dilakukan analisis akar penyebab menggunakan metode five whys dan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan Focus Group Discussion (FGD). Hasil penelitian menunjukkan efisiensi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/7/efisiensi-lini-produksi-sistem-pemeliharaan-kapal-thumb-ba638.webp" type="image/webp" length="78638" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/efisiensi-lini-produksi-sistem-pemeliharaan-kapal-thumb-5275d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/efisiensi-lini-produksi-sistem-pemeliharaan-kapal-thumb-ba638.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/efisiensi-lini-produksi-sistem-pemeliharaan-kapal-thumb-110b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-413-untar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3224-jurnal-mitra-teknik-industri-jmti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Prevalence and Risk Factors of Urinary Tract Infections in Hospitals in Yogyakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Prevalence and Risk Factors of Urinary Tract Infections in Hospitals in Yogyakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Prevalence and Risk Factors of Urinary Tract Infections in Hospitals in Yogyakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35242-partisipan-perempuan-usia-batu-saluran-kemih-risik</link>
	<guid isPermaLink="false">6b85b882dbfc958e169608c84f70e7ec</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 12:10:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nofi susanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ rubi rimonda ]]></category>
	<category><![CDATA[ events https ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[events,https,nofi,rimonda,rubi,susanti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk menyelidiki bagaimana perilaku pribadi seperti menahan urin, kebiasaan kebersihan, dan aktivitas fisik berdampak terhadap risiko ISK pada kelompok usia berbeda, terutama pada perempuan usia lanjut yang menjadi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Prevalence and Risk Factors of Urinary Tract Infections in Hospitals in Yogyakarta: Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk menyelidiki bagaimana perilaku pribadi seperti menahan urin, kebiasaan kebersihan, dan aktivitas fisik berdampak terhadap risiko ISK pada kelompok usia berbeda, terutama pada perempuan usia lanjut yang menjadi kelompok rentan. Kedua, diperlukan studi lanjutan yang menguji efektivitas protokol pengurangan penggunaan kateter dalam waktu lama di rumah sakit, termasuk evaluasi terhadap kepatuhan tenaga kesehatan dan sistem pemantauan harian terhadap pasien terpasang kateter. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi faktor bawaan seperti kondisi medis penyerta (misalnya diabetes dan hiperplasia prostat) serta status imunologis dalam kaitannya dengan kejadian ISK, guna mengembangkan model prediksi risiko ISK yang lebih komprehensif di lingkungan rumah sakit. Penelitian-penelitian ini dapat membantu rumah sakit merancang strategi pencegahan yang lebih personal dan efektif, mengurangi ketergantungan pada antibiotik, serta memperbaiki kualitas pelayanan pasien secara keseluruhan.. Kejadian infeksi saluran kemih (ISK) sebanyak 65 kasus.Faktor-faktor yang memengaruhi kejadian ISK adalah lama rawat, usia, dan jenis kelamin dengan nilai p sebesar 31,4%.Nilai odds ratio (OR) untuk lama rawat adalah 2,565, untuk usia 7,113, dan untuk jenis kelamin 4,136.Dengan mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh dan besarnya nilai OR, diharapkan dapat meningkatkan motivasi dalam upaya pencegahan ISK Infeksi saluran kemih adalah penyakit menular yang umum terjadi di masyarakat dan membawa banyak dampak negatif, termasuk perawatan yang lebih lama serta biaya pengobatan yang lebih mahal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prevalensi dan faktor risiko infeksi saluran kemih (ISK) di rumah sakit, Yogyakarta. Desain penelitian adalah studi observasional analitik dengan rancangan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien yang didiagnosis dengan infeksi saluran kemih di rumah sakit. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode consecutive sampling. Pengambilan data berasal dari data pasien yang tersimpan dalam rekam medis. Izin etik diperoleh dari RS... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/f/partisipan-perempuan-usia-batu-saluran-kemih-risik-thumb-1a134.webp" title="JURIS - Prevalence and Risk Factors of Urinary Tract Infections in Hospitals in Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/f/partisipan-perempuan-usia-batu-saluran-kemih-risik-thumb-1a134.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/f/partisipan-perempuan-usia-batu-saluran-kemih-risik-thumb-1a134.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/f/partisipan-perempuan-usia-batu-saluran-kemih-risik-thumb-1a134.webp 1x" title="JURIS - Prevalence and Risk Factors of Urinary Tract Infections in Hospitals in Yogyakarta" alt="JURIS - Prevalence and Risk Factors of Urinary Tract Infections in Hospitals in Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/f/partisipan-perempuan-usia-batu-saluran-kemih-risik-thumb-08b8a.webp" title="JURIS - Prevalence and Risk Factors of Urinary Tract Infections in Hospitals in Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/f/partisipan-perempuan-usia-batu-saluran-kemih-risik-thumb-08b8a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/f/partisipan-perempuan-usia-batu-saluran-kemih-risik-thumb-08b8a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/f/partisipan-perempuan-usia-batu-saluran-kemih-risik-thumb-08b8a.webp 1x" title="JURIS - Prevalence and Risk Factors of Urinary Tract Infections in Hospitals in Yogyakarta" alt="JURIS - Prevalence and Risk Factors of Urinary Tract Infections in Hospitals in Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/f/partisipan-perempuan-usia-batu-saluran-kemih-risik-thumb-e35af.webp" title="JURIS - Prevalence and Risk Factors of Urinary Tract Infections in Hospitals in Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/f/partisipan-perempuan-usia-batu-saluran-kemih-risik-thumb-e35af.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/f/partisipan-perempuan-usia-batu-saluran-kemih-risik-thumb-e35af.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/f/partisipan-perempuan-usia-batu-saluran-kemih-risik-thumb-e35af.webp 1x" title="JURIS - Prevalence and Risk Factors of Urinary Tract Infections in Hospitals in Yogyakarta" alt="JURIS - Prevalence and Risk Factors of Urinary Tract Infections in Hospitals in Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35242-partisipan-perempuan-usia-batu-saluran-kemih-risik" title="JURIS - Prevalence and Risk Factors of Urinary Tract Infections in Hospitals in Yogyakarta" target="_blank">Prevalence and Risk Factors of Urinary Tract Infections in Hospitals in Yogyakarta</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk menyelidiki bagaimana perilaku pribadi seperti menahan urin, kebiasaan kebersihan, dan aktivitas fisik berdampak terhadap risiko ISK pada kelompok usia berbeda, terutama pada perempuan usia lanjut yang menjadi kelompok rentan. Kedua, diperlukan studi lanjutan yang menguji efektivitas protokol pengurangan penggunaan kateter dalam waktu lama di rumah sakit, termasuk evaluasi terhadap kepatuhan tenaga kesehatan dan sistem pemantauan harian terhadap pasien terpasang kateter. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi faktor bawaan seperti kondisi medis penyerta (misalnya diabetes dan hiperplasia prostat) serta status imunologis dalam kaitannya dengan kejadian ISK, guna mengembangkan model prediksi risiko ISK yang lebih komprehensif di lingkungan rumah sakit. Penelitian-penelitian ini dapat membantu rumah sakit merancang strategi pencegahan yang lebih personal dan efektif, mengurangi ketergantungan pada antibiotik, serta memperbaiki kualitas pelayanan pasien secara keseluruhan..
<br>Kejadian infeksi saluran kemih (ISK) sebanyak 65 kasus.Faktor-faktor yang memengaruhi kejadian ISK adalah lama rawat, usia, dan jenis kelamin dengan nilai p sebesar 31,4%.Nilai odds ratio (OR) untuk lama rawat adalah 2,565, untuk usia 7,113, dan untuk jenis kelamin 4,136.Dengan mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh dan besarnya nilai OR, diharapkan dapat meningkatkan motivasi dalam upaya pencegahan ISK
<br>Infeksi saluran kemih adalah penyakit menular yang umum terjadi di masyarakat dan membawa banyak dampak negatif, termasuk perawatan yang lebih lama serta biaya pengobatan yang lebih mahal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prevalensi dan faktor risiko infeksi saluran kemih (ISK) di rumah sakit, Yogyakarta. Desain penelitian adalah studi observasional analitik dengan rancangan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien yang didiagnosis dengan infeksi saluran kemih di rumah sakit. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode consecutive sampling. Pengambilan data berasal dari data pasien yang tersimpan dalam rekam medis. Izin etik diperoleh dari RS...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/f/partisipan-perempuan-usia-batu-saluran-kemih-risik-thumb-e35af.webp" type="image/webp" length="201540" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/f/partisipan-perempuan-usia-batu-saluran-kemih-risik-thumb-1a134.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/f/partisipan-perempuan-usia-batu-saluran-kemih-risik-thumb-08b8a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/f/partisipan-perempuan-usia-batu-saluran-kemih-risik-thumb-e35af.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2995-41.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15057-j-kesmas-jurnal-fakultas-kesehatan-masyarakat-the-indonesian.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 07 Apr 2026 15:35:19 +0700. 24 items. Served in: 9.284 seconds [rss] -->
