<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.254-28jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.254-28jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Wed, 29 Jul 2026 18:09:03 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 18:09:03 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-29T18:09:03+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57216-prostitusi-daring-praktik-tppo</link>
	<guid isPermaLink="false">cce6d1412819db1bd779807cdc8e49ad</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 17:14:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jurnal selat ]]></category>
	<category><![CDATA[ hak keluarga ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs umrah ac ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,hak,jurnal,keluarga,ojs,selat,umrah]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini membuka peluang untuk studi lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman dan memberikan solusi konkret terhadap permasalahan prostitusi daring di Indonesia. Salah satu arah penelitian yang menjanjikan adalah melakukan studi komparatif mendalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat: Penelitian ini membuka peluang untuk studi lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman dan memberikan solusi konkret terhadap permasalahan prostitusi daring di Indonesia. Salah satu arah penelitian yang menjanjikan adalah melakukan studi komparatif mendalam terhadap kerangka hukum yang diterapkan oleh negara-negara lain, khususnya yang telah sukses mengimplementasikan regulasi efektif dalam menangani prostitusi online. Studi ini dapat mengidentifikasi model-model hukum yang berhasil mengkriminalisasi seluruh pihak yang terlibat, termasuk pekerja seks komersial (PSK) dan pengguna jasa, serta menganalisis bagaimana mereka mengatasi tantangan yurisdiksi dan pembuktian di era digital. Selain itu, penting juga untuk melaksanakan penelitian empiris dengan pendekatan kualitatif atau metode campuran guna menggali lebih dalam faktor-faktor sosio-ekonomi yang melatarbelakangi individu terlibat dalam prostitusi daring. Riset ini diharapkan mampu memberikan data riil mengenai motivasi PSK, apakah karena keterpaksaan atau pilihan sadar, serta bagaimana pandangan masyarakat terhadap mereka, yang pada gilirannya dapat menjadi dasar kuat untuk merumuskan kebijakan hukum yang lebih adil dan relevan. Terakhir, mengingat adanya kekosongan dan inkonsistensi norma dalam regulasi saat ini, penelitian dapat difokuskan pada penyusunan draf model peraturan perundang-undangan baru atau amandemen terhadap KUHP, Undang-Undang ITE, dan Undang-Undang Pornografi. Draf ini harus secara eksplisit mengatur ketentuan pidana bagi semua aktor dalam prostitusi daringAimucikari, PSK, dan penggunaAiserta memastikan adanya harmonisasi antarberbagai regulasi tersebut agar tercipta kepastian dan efektivitas hukum yang lebih baik dalam memberantas praktik prostitusi daring.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengaturan hukum mengenai prostitusi, khususnya prostitusi daring, memerlukan penegasan dan harmonisasi dalam KUHP, Undang-Undang ITE, serta Undang-Undang Pornografi demi menciptakan kepastian hukum.Penting untuk memidanakan tidak hanya mucikari, tetapi juga Pekerja Seks Komersial (PSK) dan pengguna jasa yang secara sadar dan sengaja terlibat, karena PSK tidak selalu berkedudukan sebagai korban, melainkan juga pelaku dalam konteks hukum pidana.Kekosongan hukum yang ada saat ini menyebabkan disparitas pidana, di mana mucikari dihukum berat, PSK seringkali hanya dikenakan pidana ringan terkait penyebaran konten asusila, dan pengguna jasa cenderung luput dari sanksi, padahal prostitusi secara esensial merupakan tindakan melawan hukum yang merusak tatanan sosial Teknologi merupakan salah satu cara untuk beraktifitas guna mempermudah suatu kegiatan manusia. Hampir seluruh hal berkaitan dengan teknologi, tidak terkecuali prostitusi yang masuk ke ranah media online dengan banyaknya oknum-oknum tertangkap melakukan prostitusi melalui Michat. Akibat dari prostitusi ini banyak yang melanggar norma-norma sosial yang terdapat di masyarakat dan menjadi penyakit sosial. Adapun permasalahan yang akan penulis teliti yaitu apa sanksi bagi pelaku prostitusi online melalui aplikasi Michat serta upaya yang dapat dilakukan guna mencegah maraknya prostitusi online di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan yaitu... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-1ee83.webp" title="JURIS - Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-1ee83.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-1ee83.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-1ee83.webp 1x" title="JURIS - Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat" alt="JURIS - Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-d2240.webp" title="JURIS - Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-d2240.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-d2240.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-d2240.webp 1x" title="JURIS - Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat" alt="JURIS - Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-462ba.webp" title="JURIS - Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-462ba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-462ba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-462ba.webp 1x" title="JURIS - Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat" alt="JURIS - Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57216-prostitusi-daring-praktik-tppo" title="JURIS - Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat" target="_blank">Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat</a>: Penelitian ini membuka peluang untuk studi lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman dan memberikan solusi konkret terhadap permasalahan prostitusi daring di Indonesia. Salah satu arah penelitian yang menjanjikan adalah melakukan studi komparatif mendalam terhadap kerangka hukum yang diterapkan oleh negara-negara lain, khususnya yang telah sukses mengimplementasikan regulasi efektif dalam menangani prostitusi online. Studi ini dapat mengidentifikasi model-model hukum yang berhasil mengkriminalisasi seluruh pihak yang terlibat, termasuk pekerja seks komersial (PSK) dan pengguna jasa, serta menganalisis bagaimana mereka mengatasi tantangan yurisdiksi dan pembuktian di era digital. Selain itu, penting juga untuk melaksanakan penelitian empiris dengan pendekatan kualitatif atau metode campuran guna menggali lebih dalam faktor-faktor sosio-ekonomi yang melatarbelakangi individu terlibat dalam prostitusi daring. Riset ini diharapkan mampu memberikan data riil mengenai motivasi PSK, apakah karena keterpaksaan atau pilihan sadar, serta bagaimana pandangan masyarakat terhadap mereka, yang pada gilirannya dapat menjadi dasar kuat untuk merumuskan kebijakan hukum yang lebih adil dan relevan. Terakhir, mengingat adanya kekosongan dan inkonsistensi norma dalam regulasi saat ini, penelitian dapat difokuskan pada penyusunan draf model peraturan perundang-undangan baru atau amandemen terhadap KUHP, Undang-Undang ITE, dan Undang-Undang Pornografi. Draf ini harus secara eksplisit mengatur ketentuan pidana bagi semua aktor dalam prostitusi daringAimucikari, PSK, dan penggunaAiserta memastikan adanya harmonisasi antarberbagai regulasi tersebut agar tercipta kepastian dan efektivitas hukum yang lebih baik dalam memberantas praktik prostitusi daring..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengaturan hukum mengenai prostitusi, khususnya prostitusi daring, memerlukan penegasan dan harmonisasi dalam KUHP, Undang-Undang ITE, serta Undang-Undang Pornografi demi menciptakan kepastian hukum.Penting untuk memidanakan tidak hanya mucikari, tetapi juga Pekerja Seks Komersial (PSK) dan pengguna jasa yang secara sadar dan sengaja terlibat, karena PSK tidak selalu berkedudukan sebagai korban, melainkan juga pelaku dalam konteks hukum pidana.Kekosongan hukum yang ada saat ini menyebabkan disparitas pidana, di mana mucikari dihukum berat, PSK seringkali hanya dikenakan pidana ringan terkait penyebaran konten asusila, dan pengguna jasa cenderung luput dari sanksi, padahal prostitusi secara esensial merupakan tindakan melawan hukum yang merusak tatanan sosial
<br>Teknologi merupakan salah satu cara untuk beraktifitas guna mempermudah suatu kegiatan manusia. Hampir seluruh hal berkaitan dengan teknologi, tidak terkecuali prostitusi yang masuk ke ranah media online dengan banyaknya oknum-oknum tertangkap melakukan prostitusi melalui Michat. Akibat dari prostitusi ini banyak yang melanggar norma-norma sosial yang terdapat di masyarakat dan menjadi penyakit sosial. Adapun permasalahan yang akan penulis teliti yaitu apa sanksi bagi pelaku prostitusi online melalui aplikasi Michat serta upaya yang dapat dilakukan guna mencegah maraknya prostitusi online di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan yaitu...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-1ee83.webp" type="image/webp" length="92252" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-1ee83.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-d2240.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-462ba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-280-umrah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18581-selat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57219-tanah-hak-nilai-milik-warga-negara</link>
	<guid isPermaLink="false">023a6b8652ca9b27bca9c80d5e145723</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 16:44:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jurnal selat ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs umrah ac ]]></category>
	<category><![CDATA[ arzam arzam ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,arzam,jurnal,ojs,selat,umrah]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat melakukan studi empiris yang mendalam pada perjanjian nominee yang telah diterapkan di berbagai daerah Indonesia, dengan tujuan mengidentifikasi pola praktik, frekuensi sengketa, serta faktorAcfaktor yang memengaruhi keberlakuan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia: Penelitian lanjutan dapat melakukan studi empiris yang mendalam pada perjanjian nominee yang telah diterapkan di berbagai daerah Indonesia, dengan tujuan mengidentifikasi pola praktik, frekuensi sengketa, serta faktorAcfaktor yang memengaruhi keberlakuan dan efektivitas perjanjian tersebut dalam konteks hukum tanah. Selain itu, diperlukan analisis komparatif terhadap sistem hukum negaraAcnegara lain yang telah mengatur nominee secara eksplisit, seperti Amerika Serikat dan Inggris, untuk merumuskan rekomendasi regulasi yang lebih terstruktur serta mengisi kekosongan norma (rechtsvacuum) yang terdapat dalam UndangAcUndang Pokok Agraria. Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak ekonomi dan sosial penggunaan perjanjian nominee terhadap pasar tanah, termasuk pengaruhnya terhadap investasi asing, nilai tanah, dan kesejahteraan masyarakat lokal, guna memahami konsekuensi luas dari praktik tersebut. Sebagai tambahan, studi kualitatif mengenai persepsi notaris, pengacara, dan pihak terkait lainnya terhadap perjanjian nominee dapat memberikan insight tentang hambatan praktis dan potensi penyelesaian sengketa yang lebih efektif. Akhirnya, penelitian dapat mengembangkan model hukum hybrid yang mengintegrasikan prinsip kebebasan berkontrak dengan perlindungan kepentingan publik, sehingga menghasilkan kerangka legislatif yang seimbang antara kepentingan investasi dan kepemilikan tanah oleh warga negara Indonesia.. Perjanjian Nominee yang dibuat oleh sesama WNI tidak bertentangan dengan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku di Indonesia karena UUPA tidak mengatur adanya larangan perjanjian nominee antar sesama WNI.Perjanjian nominee yang dilakukan oleh sesame WNI dengan obyek berupa tanah secara hukum yang berlaku di Indonesia adalah sah dan mengikat bagi pihak yang terikat perjanjian di dalamnya sehingga dengan demikian kepemilikan tanah yang diperoleh berdasarkan perjanjian nominee antar sesame WNI adalah sah dan tidak bertentangan dengan hukum Perjanjian nominee yang berkaitan dengan kepemilikan tanah di Indonesia ini banyak terjadi dalam hal kepemilikan tanah hak milik oleh Warga Negara Asing. Hingga saat ini tidak ada satupun Peraturan Perundang-Undangan yang melarang adanya perjanjian nominee jika subyek hukumnya adalah sesame Warga Negara Indonesia sehingga melahirkan adanya suatu kekosongan norma (rechtsvacuum). Penelitian ini menganalisis tentang keabsahan perjanjian nominee dengan obyek tanah yang dibuat antar sesame Warga Negara Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-b48fa.webp" title="JURIS - Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-b48fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-b48fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-b48fa.webp 1x" title="JURIS - Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia" alt="JURIS - Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-7b2ff.webp" title="JURIS - Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-7b2ff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-7b2ff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-7b2ff.webp 1x" title="JURIS - Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia" alt="JURIS - Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-bac40.webp" title="JURIS - Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-bac40.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-bac40.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-bac40.webp 1x" title="JURIS - Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia" alt="JURIS - Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57219-tanah-hak-nilai-milik-warga-negara" title="JURIS - Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia" target="_blank">Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia</a>: Penelitian lanjutan dapat melakukan studi empiris yang mendalam pada perjanjian nominee yang telah diterapkan di berbagai daerah Indonesia, dengan tujuan mengidentifikasi pola praktik, frekuensi sengketa, serta faktorAcfaktor yang memengaruhi keberlakuan dan efektivitas perjanjian tersebut dalam konteks hukum tanah. Selain itu, diperlukan analisis komparatif terhadap sistem hukum negaraAcnegara lain yang telah mengatur nominee secara eksplisit, seperti Amerika Serikat dan Inggris, untuk merumuskan rekomendasi regulasi yang lebih terstruktur serta mengisi kekosongan norma (rechtsvacuum) yang terdapat dalam UndangAcUndang Pokok Agraria. Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak ekonomi dan sosial penggunaan perjanjian nominee terhadap pasar tanah, termasuk pengaruhnya terhadap investasi asing, nilai tanah, dan kesejahteraan masyarakat lokal, guna memahami konsekuensi luas dari praktik tersebut. Sebagai tambahan, studi kualitatif mengenai persepsi notaris, pengacara, dan pihak terkait lainnya terhadap perjanjian nominee dapat memberikan insight tentang hambatan praktis dan potensi penyelesaian sengketa yang lebih efektif. Akhirnya, penelitian dapat mengembangkan model hukum hybrid yang mengintegrasikan prinsip kebebasan berkontrak dengan perlindungan kepentingan publik, sehingga menghasilkan kerangka legislatif yang seimbang antara kepentingan investasi dan kepemilikan tanah oleh warga negara Indonesia..
<br>Perjanjian Nominee yang dibuat oleh sesama WNI tidak bertentangan dengan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku di Indonesia karena UUPA tidak mengatur adanya larangan perjanjian nominee antar sesama WNI.Perjanjian nominee yang dilakukan oleh sesame WNI dengan obyek berupa tanah secara hukum yang berlaku di Indonesia adalah sah dan mengikat bagi pihak yang terikat perjanjian di dalamnya sehingga dengan demikian kepemilikan tanah yang diperoleh berdasarkan perjanjian nominee antar sesame WNI adalah sah dan tidak bertentangan dengan hukum
<br>Perjanjian nominee yang berkaitan dengan kepemilikan tanah di Indonesia ini banyak terjadi dalam hal kepemilikan tanah hak milik oleh Warga Negara Asing. Hingga saat ini tidak ada satupun Peraturan Perundang-Undangan yang melarang adanya perjanjian nominee jika subyek hukumnya adalah sesame Warga Negara Indonesia sehingga melahirkan adanya suatu kekosongan norma (rechtsvacuum). Penelitian ini menganalisis tentang keabsahan perjanjian nominee dengan obyek tanah yang dibuat antar sesame Warga Negara Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-b48fa.webp" type="image/webp" length="71150" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-b48fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-7b2ff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-bac40.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-280-umrah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18581-selat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57213-kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-impl</link>
	<guid isPermaLink="false">e300b36dd423ddf36b2f9d94eb198f50</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 15:56:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ archive team ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[archive,team]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas komunikasi, lembaga dapat melakukan lebih banyak komunikasi dua arah secara langsung dengan tenaga relawan maupun para mitra melalui penjadwalan pertemuan bersama. Anggaran untuk kegiatan sosialisasi dapat difokuskan tidak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan: Untuk meningkatkan efektivitas komunikasi, lembaga dapat melakukan lebih banyak komunikasi dua arah secara langsung dengan tenaga relawan maupun para mitra melalui penjadwalan pertemuan bersama. Anggaran untuk kegiatan sosialisasi dapat difokuskan tidak hanya ke tingkat SMA/SMK saja, tetapi juga ke tingkat sekolah dasar hingga SMA. Selain itu, birokrasi yang ada di lembaga dapat ditingkatkan dengan melakukan bimbingan secara berkala kepada para pegawai yang mengalami rotasi jabatan untuk meningkatkan kualitas dan pengetahuan mereka dalam bekerja.. Implementasi program perlindungan anak yang dilakukan oleh DP3AKB berfokus pada upaya pencegahan kekerasan dan pendampingan kasus.Komunikasi antara para implementator berjalan baik, dengan sistem koordinasi yang baik ketika adanya laporan kasus kekerasan pada anak.Keberadaan sumber daya manusia dalam program pun cukup memadai, namun sumber daya anggaran untuk pencegahan kekerasan masih kurang.Para implementator memiliki sikap yang baik dan kemampuan yang memadai.Setiap implementator memiliki tugas dan wewenang masing-masing dalam pelaksanaan program.Hubungan antara lembaga dengan organisasi, dinas, maupun mitra terkait berjalan dengan baik.Namun, tantangan yang dihadapi adalah pergantian posisi maupun mutasi, yang menyebabkan penyesuaian kembali dalam cara bekerja dan berkoordinasi Kekerasan terhadap anak adalah tindakan yang dapat menyebabkan gangguan pada proses pertumbuhan dan perkembangan serta kelangsungan hidup anak. Akibatnya, anak akan mengalami kerugian melalui dampak yang dirasakan baik secara fisik maupun mental. Melalui program Perlindungan Khusus Anak yang dilaksanakan oleh DP3AKB Kabupaten Majalengka, upaya-upaya dilakukan melalui kegiatan yang ditujukan agar anak terpenuhi haknya, yaitu hak untuk mendapatkan perlindungan dari tindak kekerasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses implementasi program... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-59449.webp" title="JURIS - Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-59449.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-59449.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-59449.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan" alt="JURIS - Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-f847f.webp" title="JURIS - Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-f847f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-f847f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-f847f.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan" alt="JURIS - Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-7665a.webp" title="JURIS - Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-7665a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-7665a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-7665a.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan" alt="JURIS - Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57213-kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-impl" title="JURIS - Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan" target="_blank">Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan</a>: Untuk meningkatkan efektivitas komunikasi, lembaga dapat melakukan lebih banyak komunikasi dua arah secara langsung dengan tenaga relawan maupun para mitra melalui penjadwalan pertemuan bersama. Anggaran untuk kegiatan sosialisasi dapat difokuskan tidak hanya ke tingkat SMA/SMK saja, tetapi juga ke tingkat sekolah dasar hingga SMA. Selain itu, birokrasi yang ada di lembaga dapat ditingkatkan dengan melakukan bimbingan secara berkala kepada para pegawai yang mengalami rotasi jabatan untuk meningkatkan kualitas dan pengetahuan mereka dalam bekerja..
<br>Implementasi program perlindungan anak yang dilakukan oleh DP3AKB berfokus pada upaya pencegahan kekerasan dan pendampingan kasus.Komunikasi antara para implementator berjalan baik, dengan sistem koordinasi yang baik ketika adanya laporan kasus kekerasan pada anak.Keberadaan sumber daya manusia dalam program pun cukup memadai, namun sumber daya anggaran untuk pencegahan kekerasan masih kurang.Para implementator memiliki sikap yang baik dan kemampuan yang memadai.Setiap implementator memiliki tugas dan wewenang masing-masing dalam pelaksanaan program.Hubungan antara lembaga dengan organisasi, dinas, maupun mitra terkait berjalan dengan baik.Namun, tantangan yang dihadapi adalah pergantian posisi maupun mutasi, yang menyebabkan penyesuaian kembali dalam cara bekerja dan berkoordinasi
<br>Kekerasan terhadap anak adalah tindakan yang dapat menyebabkan gangguan pada proses pertumbuhan dan perkembangan serta kelangsungan hidup anak. Akibatnya, anak akan mengalami kerugian melalui dampak yang dirasakan baik secara fisik maupun mental. Melalui program Perlindungan Khusus Anak yang dilaksanakan oleh DP3AKB Kabupaten Majalengka, upaya-upaya dilakukan melalui kegiatan yang ditujukan agar anak terpenuhi haknya, yaitu hak untuk mendapatkan perlindungan dari tindak kekerasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses implementasi program...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-7665a.webp" type="image/webp" length="77344" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-59449.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-f847f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-7665a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-592-unpad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14707-focus-jurnal-pekerjaan-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Community Development Worker Dalam Perlindungan Bagi Anak Anak Korban Bencana Alam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Community Development Worker Dalam Perlindungan Bagi Anak Anak Korban Bencana Alam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Community Development Worker Dalam Perlindungan Bagi Anak Anak Korban Bencana Alam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57207-anak-korban-gempa-konteks-bencana-alam</link>
	<guid isPermaLink="false">c087fac562f2dec14abd2eea4f3460bc</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 15:53:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ archive team ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[archive,team]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas peran CD Workers dalam berbagai wilayah dengan kondisi bencana yang berbeda untuk memperkuat model penanganan anak korban bencana. 2. Studi lebih mendalam tentang dampak psikologis jangka panjang pada ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Community Development Worker Dalam Perlindungan Bagi Anak-Anak Korban Bencana Alam: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas peran CD Workers dalam berbagai wilayah dengan kondisi bencana yang berbeda untuk memperkuat model penanganan anak korban bencana. 2. Studi lebih mendalam tentang dampak psikologis jangka panjang pada anak-anak korban bencana yang tidak tercakup dalam penelitian ini, terutama dalam konteks pemulihan trauma. 3. Pengembangan pendekatan partisipatif masyarakat dalam program perlindungan sosial berbasis komunitas untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan responsifitas masyarakat terhadap bencana.. Anak-anak menjadi kelompok rentan yang harus mendapatkan perlindungan khusus akibat bencana alam.Banyaknya dampak negatif yang ditimbulkan bencana alam membuat CD worker memiliki perannya dalam upaya perlindungan anak-anak.Adapun peran yang dimiliki CD workers dalam perlindungan terhadap anak-anak korban bencana alam yaitu fasilitator, edukator, representational, dan technical.Dalam melakukan perannya CD workers berusaha memberikan dukungan dan melakukan pemulihan sisi psikologis anak-anak tersebut Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasikan dan mendeskripsikan peran pekerja sosial sebagai community development workers dalam menangani anak-anak korban bencana alam. Pembahasan artikel ini diperoleh melalui studi literatur yang bersumber dari jurnal dan artikel di internet melalui google scholar untuk dijadikan rujukan sebagai dasar teori mengenai konsep community development workers, mengeksplorasi perlindungan sosial bagi anak-anak korban bencana dan menjabarkan peranan pekerja sosial dalam menangani masalah anak-anak korban bencana. Indonesia dengan posisinya yang rawan terhadap bencana alam menunjukkan pentingnya melakukan penanganan terhadap korban bencana terkhusus bagi kelompok-kelompok rentan seperti anak-anak. Hasil analisis yang penulis lakukan menunjukkan bahwa peranan CD Workers dalam penanganan masalah ini adalah sebagai facilitative roles, educational roles, representational... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/4/anak-korban-gempa-konteks-bencana-alam-trauma-peke-thumb-5c539.webp" title="JURIS - Peran Community Development Worker Dalam Perlindungan Bagi Anak-Anak Korban Bencana Alam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/anak-korban-gempa-konteks-bencana-alam-trauma-peke-thumb-5c539.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/anak-korban-gempa-konteks-bencana-alam-trauma-peke-thumb-5c539.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/anak-korban-gempa-konteks-bencana-alam-trauma-peke-thumb-5c539.webp 1x" title="JURIS - Peran Community Development Worker Dalam Perlindungan Bagi Anak-Anak Korban Bencana Alam" alt="JURIS - Peran Community Development Worker Dalam Perlindungan Bagi Anak-Anak Korban Bencana Alam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/anak-korban-gempa-konteks-bencana-alam-trauma-peke-thumb-61653.webp" title="JURIS - Peran Community Development Worker Dalam Perlindungan Bagi Anak-Anak Korban Bencana Alam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/anak-korban-gempa-konteks-bencana-alam-trauma-peke-thumb-61653.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/anak-korban-gempa-konteks-bencana-alam-trauma-peke-thumb-61653.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/anak-korban-gempa-konteks-bencana-alam-trauma-peke-thumb-61653.webp 1x" title="JURIS - Peran Community Development Worker Dalam Perlindungan Bagi Anak-Anak Korban Bencana Alam" alt="JURIS - Peran Community Development Worker Dalam Perlindungan Bagi Anak-Anak Korban Bencana Alam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/anak-korban-gempa-konteks-bencana-alam-trauma-peke-thumb-a9c2a.webp" title="JURIS - Peran Community Development Worker Dalam Perlindungan Bagi Anak-Anak Korban Bencana Alam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/anak-korban-gempa-konteks-bencana-alam-trauma-peke-thumb-a9c2a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/anak-korban-gempa-konteks-bencana-alam-trauma-peke-thumb-a9c2a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/anak-korban-gempa-konteks-bencana-alam-trauma-peke-thumb-a9c2a.webp 1x" title="JURIS - Peran Community Development Worker Dalam Perlindungan Bagi Anak-Anak Korban Bencana Alam" alt="JURIS - Peran Community Development Worker Dalam Perlindungan Bagi Anak-Anak Korban Bencana Alam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57207-anak-korban-gempa-konteks-bencana-alam" title="JURIS - Peran Community Development Worker Dalam Perlindungan Bagi Anak-Anak Korban Bencana Alam" target="_blank">Peran Community Development Worker Dalam Perlindungan Bagi Anak-Anak Korban Bencana Alam</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas peran CD Workers dalam berbagai wilayah dengan kondisi bencana yang berbeda untuk memperkuat model penanganan anak korban bencana. 2. Studi lebih mendalam tentang dampak psikologis jangka panjang pada anak-anak korban bencana yang tidak tercakup dalam penelitian ini, terutama dalam konteks pemulihan trauma. 3. Pengembangan pendekatan partisipatif masyarakat dalam program perlindungan sosial berbasis komunitas untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan responsifitas masyarakat terhadap bencana..
<br>Anak-anak menjadi kelompok rentan yang harus mendapatkan perlindungan khusus akibat bencana alam.Banyaknya dampak negatif yang ditimbulkan bencana alam membuat CD worker memiliki perannya dalam upaya perlindungan anak-anak.Adapun peran yang dimiliki CD workers dalam perlindungan terhadap anak-anak korban bencana alam yaitu fasilitator, edukator, representational, dan technical.Dalam melakukan perannya CD workers berusaha memberikan dukungan dan melakukan pemulihan sisi psikologis anak-anak tersebut
<br>Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasikan dan mendeskripsikan peran pekerja sosial sebagai community development workers dalam menangani anak-anak korban bencana alam. Pembahasan artikel ini diperoleh melalui studi literatur yang bersumber dari jurnal dan artikel di internet melalui google scholar untuk dijadikan rujukan sebagai dasar teori mengenai konsep community development workers, mengeksplorasi perlindungan sosial bagi anak-anak korban bencana dan menjabarkan peranan pekerja sosial dalam menangani masalah anak-anak korban bencana. Indonesia dengan posisinya yang rawan terhadap bencana alam menunjukkan pentingnya melakukan penanganan terhadap korban bencana terkhusus bagi kelompok-kelompok rentan seperti anak-anak. Hasil analisis yang penulis lakukan menunjukkan bahwa peranan CD Workers dalam penanganan masalah ini adalah sebagai facilitative roles, educational roles, representational...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/4/anak-korban-gempa-konteks-bencana-alam-trauma-peke-thumb-61653.webp" type="image/webp" length="93650" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/anak-korban-gempa-konteks-bencana-alam-trauma-peke-thumb-5c539.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/anak-korban-gempa-konteks-bencana-alam-trauma-peke-thumb-61653.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/anak-korban-gempa-konteks-bencana-alam-trauma-peke-thumb-a9c2a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-592-unpad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14707-focus-jurnal-pekerjaan-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau Pulau Kecil di Kabupaten Lingga Berdasakan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang Undang Nomor 27 Tahun 2007 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau Pulau Kecil di Kabupaten Lingga Berdasakan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang Undang Nomor 27 Tahun 2007 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau Pulau Kecil di Kabupaten Lingga Berdasakan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang Undang Nomor 27 Tahun 2007 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57218-wilayah-pesisir-kien-laut-sulawesi</link>
	<guid isPermaLink="false">7ddbf80085f55c43d2906ab15796f836</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 15:41:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jurnal selat ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs umrah ac ]]></category>
	<category><![CDATA[ arzam arzam ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,arzam,jurnal,ojs,selat,umrah]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, diperlukan adanya regulasi daerah yang mengatur tentang pengelolaan kawasan pesisir. Pengaturan mengenai RZWP3K sangat penting guna melindungi sumber daya dan lingkungan dengan berdasar pada daya dukung ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil di Kabupaten Lingga Berdasakan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang Undang Nomor 27 Tahun 2007: Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, diperlukan adanya regulasi daerah yang mengatur tentang pengelolaan kawasan pesisir. Pengaturan mengenai RZWP3K sangat penting guna melindungi sumber daya dan lingkungan dengan berdasar pada daya dukung lingkungan dan kearifan lokal. Selain itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan kualitas dan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, serta memberikan perhatian khusus pada pengembangan sektor kelautan dan perikanan. Pemerintah Kabupaten Lingga dapat memprioritaskan program pembangunan di sektor kelautan dan perikanan, serta meningkatkan kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk mengelola sumber daya laut secara optimal. Dengan demikian, dapat terwujud kesejahteraan masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil, serta tercapainya tujuan pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil secara berkelanjutan.. 1 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang No.27 Tahun 2007 Tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil di Kabupaten Lingga tidak berjalan sebagaimana mestinya, hal ini disebabkan karena belum adanya Perda RZWP3K Provinsi Kepulauan Riau yang nantinyan akan menjadi acuan dalam melaksanakan pembangunan dan pengembangan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil oleh Pemerintah Kabupaten Lingga.Pemerintah Kabupaten Lingga saat ini lebih memprioritaskan program pembangunan pertanian/agroindustri padahal pengembangan di sektor kelautan dan perikanan seharusnya lebih membutuhkan perhatian khusus karena sebagian besar masyarakat Kabupaten Lingga berprofesi sebagai nelayan dan wilayah Kabupaten Lingga sendiri termasuk kedalam katagori Wilayah Pesisir dan Pulau Kecil, baik dari kondisi geografis dan kondisi sosial masyarakatnya.Kendala lain yang dihadapi Pemerintah Kabupaten Lingga dalam mengelola wilayah laut dan pesisir adalah adanya pembatasan kewenangan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam hal pengelolaan laut, pesisir dan pulau pulau kecil sebagaimana diatur dalam UU Pemda, hal ini berbeda dengan pengaturan pada UU Pemda sebelumnya (UU No.32 Tahun 2004) yang masih memberi kewenangan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota.Hal ini kontradiktif dengan pengaturan dalam Pasal 14 UU PWP3K yang menyebutkan bahwa Perencanaan RZWP3K merupakan kewenangan Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota.Selain itu dengan ditetapkannya UU CK kewenangan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota makin dibatasi dalam mengelola daerahnya termasuk dalam mengelola wilayah laut, pesisir dan pulau pulau kecil dan bergeser ke Pemerintah Pusat Kabupaten Lingga memiliki luas wilayah mencapai 45.508,66 km2 dengan luas daratan 2.235,51 km2 dan lautan 43.273,15 km2, dengan 531 buah pulau besar dan kecil. Pulau-pulau kecil tersebut masih banyak yang belum dimanfaatkan potensi sumber daya alam dan sumber daya kelautannya. Terkait dengan pengelolaan wilayah pesisir, saat ini telah diatur dalam Undang-Undang No. 27 Tahun 2007 jo Undang-Undang No. 1 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (UU PWP3K). Rumusan masalahnya adalah bagaimana implementasi UU PWP3K serta kendala yang dihadapi oleh pemerintah Kabupaten Lingga. Berdasarkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/5/wilayah-pesisir-kien-laut-sulawesi-pengembangan-pe-thumb-8810f.webp" title="JURIS - Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil di Kabupaten Lingga Berdasakan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang Undang  Nomor 27 Tahun 2007" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/wilayah-pesisir-kien-laut-sulawesi-pengembangan-pe-thumb-8810f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/wilayah-pesisir-kien-laut-sulawesi-pengembangan-pe-thumb-8810f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/wilayah-pesisir-kien-laut-sulawesi-pengembangan-pe-thumb-8810f.webp 1x" title="JURIS - Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil di Kabupaten Lingga Berdasakan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang Undang  Nomor 27 Tahun 2007" alt="JURIS - Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil di Kabupaten Lingga Berdasakan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang Undang  Nomor 27 Tahun 2007" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/5/wilayah-pesisir-kien-laut-sulawesi-pengembangan-pe-thumb-7c811.webp" title="JURIS - Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil di Kabupaten Lingga Berdasakan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang Undang  Nomor 27 Tahun 2007" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/wilayah-pesisir-kien-laut-sulawesi-pengembangan-pe-thumb-7c811.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/wilayah-pesisir-kien-laut-sulawesi-pengembangan-pe-thumb-7c811.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/wilayah-pesisir-kien-laut-sulawesi-pengembangan-pe-thumb-7c811.webp 1x" title="JURIS - Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil di Kabupaten Lingga Berdasakan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang Undang  Nomor 27 Tahun 2007" alt="JURIS - Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil di Kabupaten Lingga Berdasakan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang Undang  Nomor 27 Tahun 2007" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/5/wilayah-pesisir-kien-laut-sulawesi-pengembangan-pe-thumb-b7d32.webp" title="JURIS - Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil di Kabupaten Lingga Berdasakan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang Undang  Nomor 27 Tahun 2007" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/wilayah-pesisir-kien-laut-sulawesi-pengembangan-pe-thumb-b7d32.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/wilayah-pesisir-kien-laut-sulawesi-pengembangan-pe-thumb-b7d32.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/wilayah-pesisir-kien-laut-sulawesi-pengembangan-pe-thumb-b7d32.webp 1x" title="JURIS - Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil di Kabupaten Lingga Berdasakan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang Undang  Nomor 27 Tahun 2007" alt="JURIS - Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil di Kabupaten Lingga Berdasakan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang Undang  Nomor 27 Tahun 2007" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57218-wilayah-pesisir-kien-laut-sulawesi" title="JURIS - Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil di Kabupaten Lingga Berdasakan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang Undang  Nomor 27 Tahun 2007" target="_blank">Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil di Kabupaten Lingga Berdasakan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang Undang  Nomor 27 Tahun 2007</a>: Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, diperlukan adanya regulasi daerah yang mengatur tentang pengelolaan kawasan pesisir. Pengaturan mengenai RZWP3K sangat penting guna melindungi sumber daya dan lingkungan dengan berdasar pada daya dukung lingkungan dan kearifan lokal. Selain itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan kualitas dan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, serta memberikan perhatian khusus pada pengembangan sektor kelautan dan perikanan. Pemerintah Kabupaten Lingga dapat memprioritaskan program pembangunan di sektor kelautan dan perikanan, serta meningkatkan kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk mengelola sumber daya laut secara optimal. Dengan demikian, dapat terwujud kesejahteraan masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil, serta tercapainya tujuan pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil secara berkelanjutan..
<br>1 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang No.27 Tahun 2007 Tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil di Kabupaten Lingga tidak berjalan sebagaimana mestinya, hal ini disebabkan karena belum adanya Perda RZWP3K Provinsi Kepulauan Riau yang nantinyan akan menjadi acuan dalam melaksanakan pembangunan dan pengembangan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil oleh Pemerintah Kabupaten Lingga.Pemerintah Kabupaten Lingga saat ini lebih memprioritaskan program pembangunan pertanian/agroindustri padahal pengembangan di sektor kelautan dan perikanan seharusnya lebih membutuhkan perhatian khusus karena sebagian besar masyarakat Kabupaten Lingga berprofesi sebagai nelayan dan wilayah Kabupaten Lingga sendiri termasuk kedalam katagori Wilayah Pesisir dan Pulau Kecil, baik dari kondisi geografis dan kondisi sosial masyarakatnya.Kendala lain yang dihadapi Pemerintah Kabupaten Lingga dalam mengelola wilayah laut dan pesisir adalah adanya pembatasan kewenangan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam hal pengelolaan laut, pesisir dan pulau pulau kecil sebagaimana diatur dalam UU Pemda, hal ini berbeda dengan pengaturan pada UU Pemda sebelumnya (UU No.32 Tahun 2004) yang masih memberi kewenangan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota.Hal ini kontradiktif dengan pengaturan dalam Pasal 14 UU PWP3K yang menyebutkan bahwa Perencanaan RZWP3K merupakan kewenangan Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota.Selain itu dengan ditetapkannya UU CK kewenangan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota makin dibatasi dalam mengelola daerahnya termasuk dalam mengelola wilayah laut, pesisir dan pulau pulau kecil dan bergeser ke Pemerintah Pusat
<br>Kabupaten Lingga memiliki luas wilayah mencapai 45.508,66 km2 dengan luas daratan 2.235,51 km2 dan lautan 43.273,15 km2, dengan 531 buah pulau besar dan kecil. Pulau-pulau kecil tersebut masih banyak yang belum dimanfaatkan potensi sumber daya alam dan sumber daya kelautannya. Terkait dengan pengelolaan wilayah pesisir, saat ini telah diatur dalam Undang-Undang No. 27 Tahun 2007 jo  Undang-Undang No. 1 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (UU PWP3K). Rumusan masalahnya adalah bagaimana implementasi UU PWP3K serta kendala yang dihadapi oleh pemerintah Kabupaten Lingga. Berdasarkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/5/wilayah-pesisir-kien-laut-sulawesi-pengembangan-pe-thumb-b7d32.webp" type="image/webp" length="73540" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/wilayah-pesisir-kien-laut-sulawesi-pengembangan-pe-thumb-8810f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/wilayah-pesisir-kien-laut-sulawesi-pengembangan-pe-thumb-7c811.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/wilayah-pesisir-kien-laut-sulawesi-pengembangan-pe-thumb-b7d32.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-280-umrah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18581-selat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ AuMenggugatAy Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46 PUU XIV 2016 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ AuMenggugatAy Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46 PUU XIV 2016 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ AuMenggugatAy Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46 PUU XIV 2016 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57215-keputusan-mahkamah-konstitusi-konstitus-p</link>
	<guid isPermaLink="false">eb4cd38b65334d15199fb11cfcd16a01</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 15:27:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jurnal selat ]]></category>
	<category><![CDATA[ hak keluarga ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs umrah ac ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,hak,jurnal,keluarga,ojs,selat,umrah]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara empiris bagaimana normaAcnorma baru yang dibentuk oleh Mahkamah Konstitusi memengaruhi kepastian hukum dan praktik peradilan di tingkat daerah, sehingga dapat menilai efektivitas kebijakan tersebut dalam konteks ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - AuMenggugatAy Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-XIV/2016: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara empiris bagaimana normaAcnorma baru yang dibentuk oleh Mahkamah Konstitusi memengaruhi kepastian hukum dan praktik peradilan di tingkat daerah, sehingga dapat menilai efektivitas kebijakan tersebut dalam konteks keadilan sosial. Selanjutnya, studi perbandingan lintasAcnegara mengenai wewenang pengadilan konstitusi untuk menciptakan norma baru dapat memberikan wawasan tentang modelAcmodel alternatif yang dapat diadaptasi atau dihindari oleh Indonesia, khususnya dalam mengatasi konflik antara nilai agama dan norma hukum positif. Terakhir, penelitian kualitatif yang melibatkan masyarakat luas dapat mengevaluasi persepsi publik terhadap peran Mahkamah Konstitusi dalam isuAcisu moral seperti perzinahan, guna menilai legitimasi sosial keputusanAckeputusan yang bersifat normatif dan mengidentifikasi faktorAcfaktor yang memengaruhi kepatuhan masyarakat terhadap normaAcnorma tersebut.. Mahkamah Konstitusi dapat membentuk norma baru berdasarkan pembatalan larangan pada Pasal 57 ayat (2a) melalui Putusan Nomor 48/PUU-IX/2011.Politik hukum kekuasaan kehakiman dalam UUD 1945 serta kebutuhan hukum masyarakat mendukung pembentukan norma baru, sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (1) UU No.Praktik Mahkamah Konstitusi yang telah beberapa kali menciptakan norma baru, termasuk dalam Putusan Nomor 102/PUU-VII/2009, sejalan dengan prinsip negara berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha Esa Melalui Putusan Nomor 46/PUU-XIV/2016, Mahkamah Konstitusi menegaskan bahwa Mahkamah Konstitusi tidak berwenang memberikan perluasan terhadap sebuah norma undang-undang atau membuat norma baru, padahal norma yang diuji ini berkaitan dengan keberkahan bangsa ini, yaitu perzinahan. Karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dapat atau tidaknya Mahkamah Konstitusi membentuk norma baru dalam perkara pengujian undang-undang. Penelitian ini merupakan penelitian hukum yang menggunakan pendekatan peraturan perundang-undangan,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/5/keputusan-mahkamah-konstitusi-konstitus-peran-agun-thumb-4a16d.webp" title="JURIS - AuMenggugatAy Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-XIV/2016" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/keputusan-mahkamah-konstitusi-konstitus-peran-agun-thumb-4a16d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/keputusan-mahkamah-konstitusi-konstitus-peran-agun-thumb-4a16d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/keputusan-mahkamah-konstitusi-konstitus-peran-agun-thumb-4a16d.webp 1x" title="JURIS - AuMenggugatAy Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-XIV/2016" alt="JURIS - AuMenggugatAy Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-XIV/2016" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/keputusan-mahkamah-konstitusi-konstitus-peran-agun-thumb-329bc.webp" title="JURIS - AuMenggugatAy Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-XIV/2016" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/keputusan-mahkamah-konstitusi-konstitus-peran-agun-thumb-329bc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/keputusan-mahkamah-konstitusi-konstitus-peran-agun-thumb-329bc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/keputusan-mahkamah-konstitusi-konstitus-peran-agun-thumb-329bc.webp 1x" title="JURIS - AuMenggugatAy Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-XIV/2016" alt="JURIS - AuMenggugatAy Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-XIV/2016" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/keputusan-mahkamah-konstitusi-konstitus-peran-agun-thumb-d4423.webp" title="JURIS - AuMenggugatAy Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-XIV/2016" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/keputusan-mahkamah-konstitusi-konstitus-peran-agun-thumb-d4423.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/keputusan-mahkamah-konstitusi-konstitus-peran-agun-thumb-d4423.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/keputusan-mahkamah-konstitusi-konstitus-peran-agun-thumb-d4423.webp 1x" title="JURIS - AuMenggugatAy Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-XIV/2016" alt="JURIS - AuMenggugatAy Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-XIV/2016" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57215-keputusan-mahkamah-konstitusi-konstitus-p" title="JURIS - AuMenggugatAy Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-XIV/2016" target="_blank">AuMenggugatAy Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-XIV/2016</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara empiris bagaimana normaAcnorma baru yang dibentuk oleh Mahkamah Konstitusi memengaruhi kepastian hukum dan praktik peradilan di tingkat daerah, sehingga dapat menilai efektivitas kebijakan tersebut dalam konteks keadilan sosial. Selanjutnya, studi perbandingan lintasAcnegara mengenai wewenang pengadilan konstitusi untuk menciptakan norma baru dapat memberikan wawasan tentang modelAcmodel alternatif yang dapat diadaptasi atau dihindari oleh Indonesia, khususnya dalam mengatasi konflik antara nilai agama dan norma hukum positif. Terakhir, penelitian kualitatif yang melibatkan masyarakat luas dapat mengevaluasi persepsi publik terhadap peran Mahkamah Konstitusi dalam isuAcisu moral seperti perzinahan, guna menilai legitimasi sosial keputusanAckeputusan yang bersifat normatif dan mengidentifikasi faktorAcfaktor yang memengaruhi kepatuhan masyarakat terhadap normaAcnorma tersebut..
<br>Mahkamah Konstitusi dapat membentuk norma baru berdasarkan pembatalan larangan pada Pasal 57 ayat (2a) melalui Putusan Nomor 48/PUU-IX/2011.Politik hukum kekuasaan kehakiman dalam UUD 1945 serta kebutuhan hukum masyarakat mendukung pembentukan norma baru, sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (1) UU No.Praktik Mahkamah Konstitusi yang telah beberapa kali menciptakan norma baru, termasuk dalam Putusan Nomor 102/PUU-VII/2009, sejalan dengan prinsip negara berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha Esa
<br>Melalui Putusan Nomor 46/PUU-XIV/2016, Mahkamah Konstitusi menegaskan bahwa Mahkamah Konstitusi tidak berwenang memberikan perluasan terhadap sebuah norma undang-undang atau membuat norma baru, padahal norma yang diuji ini berkaitan dengan keberkahan bangsa ini, yaitu perzinahan. Karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dapat atau tidaknya Mahkamah Konstitusi membentuk norma baru dalam perkara pengujian undang-undang. Penelitian ini merupakan penelitian hukum yang menggunakan pendekatan peraturan perundang-undangan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/5/keputusan-mahkamah-konstitusi-konstitus-peran-agun-thumb-d4423.webp" type="image/webp" length="150864" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/keputusan-mahkamah-konstitusi-konstitus-peran-agun-thumb-4a16d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/keputusan-mahkamah-konstitusi-konstitus-peran-agun-thumb-329bc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/keputusan-mahkamah-konstitusi-konstitus-peran-agun-thumb-d4423.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-280-umrah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18581-selat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Aktualisasi Lanjut Usia Melalui Karang Werdha Ismoyo Di Kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman Kota Madiun ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Aktualisasi Lanjut Usia Melalui Karang Werdha Ismoyo Di Kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman Kota Madiun ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Aktualisasi Lanjut Usia Melalui Karang Werdha Ismoyo Di Kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman Kota Madiun ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57208-kualitas-hidup-lansia-mental-kondisi</link>
	<guid isPermaLink="false">35463153110816a315ab4e5762d98b17</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 15:15:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ archive team ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[archive,team]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana program pelatihan keterampilan khusus, seperti pembuatan keset atau menanam toga, memengaruhi tingkat selfAcesteem dan rasa berguna pada lansia yang ditelantarkan di karang werdha; apakah peningkatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Aktualisasi Lanjut Usia Melalui Karang Werdha Ismoyo Di Kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman Kota Madiun: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana program pelatihan keterampilan khusus, seperti pembuatan keset atau menanam toga, memengaruhi tingkat selfAcesteem dan rasa berguna pada lansia yang ditelantarkan di karang werdha; apakah peningkatan keterampilan tersebut berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup secara keseluruhan? Selanjutnya, diperlukan studi komparatif antara karang werdha Ismoyo dengan institusi serupa di wilayah lain untuk mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang memengaruhi efektivitas pemenuhan kebutuhan hierarki Maslow pada lansia, sehingga dapat ditarik rekomendasi kebijakan yang lebih terlokalisasi. Akhirnya, pemanfaatan teknologi digital, seperti telehealth dan aplikasi monitoring kesehatan, dapat diteliti untuk menilai keberhasilan intervensi jarak jauh dalam meningkatkan keamanan fisik serta kesehatan mental lansia, serta mengurangi beban kerja staf pada karang werdha.. Berdasarkan pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa wujud aktualisasi lansia di karang werdha Ismoyo ialah, ketika kebutuhan fisiologis, rasa aman, penghargaan diri, hubungan sosial, dan aktualisasi diri terpenuhi maka para lansia merasakan kebahagiaan.Para lansia memaknai hidupnya menjadi lebih berharga dengan mengikuti seluruh rangkaian aktivitas yang ada di dalam karang werdha Ismoyo.Pelayanan dan perlakuan yang baik dari pengelola karang werdha membuat para lansia memiliki keluarga baru, terutama bagi mereka yang ditelantarkan oleh keluarganya Meningkatnya populasi orang lanjut usia memerlukan upaya pengelolaan serius baik dari pemerintah melalui sosial dan dari masyarakat melalui perlindungan perawatan keluarga. Terjadinya kasus penelantaran lansia merupakan wujud perubahan nilai-nilai di masyarakat, sehingga memerlukan perlindungan dari negara. Panti karang werdha Ismoyo merupakan salah satu karang werdha yang memberikan pelayanan kepada para lansia di Kota Madiun. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan wujud aktualisasi lansia melalui karang werdha Ismoyo. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif, pengumpulan data menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/4/kualitas-hidup-lansia-mental-kondisi-aktualisasi-k-thumb-c41da.webp" title="JURIS - Aktualisasi Lanjut Usia Melalui Karang Werdha Ismoyo Di Kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman Kota Madiun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/kualitas-hidup-lansia-mental-kondisi-aktualisasi-k-thumb-c41da.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/kualitas-hidup-lansia-mental-kondisi-aktualisasi-k-thumb-c41da.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/kualitas-hidup-lansia-mental-kondisi-aktualisasi-k-thumb-c41da.webp 1x" title="JURIS - Aktualisasi Lanjut Usia Melalui Karang Werdha Ismoyo Di Kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman Kota Madiun" alt="JURIS - Aktualisasi Lanjut Usia Melalui Karang Werdha Ismoyo Di Kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman Kota Madiun" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/kualitas-hidup-lansia-mental-kondisi-aktualisasi-k-thumb-3815d.webp" title="JURIS - Aktualisasi Lanjut Usia Melalui Karang Werdha Ismoyo Di Kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman Kota Madiun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/kualitas-hidup-lansia-mental-kondisi-aktualisasi-k-thumb-3815d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/kualitas-hidup-lansia-mental-kondisi-aktualisasi-k-thumb-3815d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/kualitas-hidup-lansia-mental-kondisi-aktualisasi-k-thumb-3815d.webp 1x" title="JURIS - Aktualisasi Lanjut Usia Melalui Karang Werdha Ismoyo Di Kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman Kota Madiun" alt="JURIS - Aktualisasi Lanjut Usia Melalui Karang Werdha Ismoyo Di Kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman Kota Madiun" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/kualitas-hidup-lansia-mental-kondisi-aktualisasi-k-thumb-de057.webp" title="JURIS - Aktualisasi Lanjut Usia Melalui Karang Werdha Ismoyo Di Kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman Kota Madiun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/kualitas-hidup-lansia-mental-kondisi-aktualisasi-k-thumb-de057.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/kualitas-hidup-lansia-mental-kondisi-aktualisasi-k-thumb-de057.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/kualitas-hidup-lansia-mental-kondisi-aktualisasi-k-thumb-de057.webp 1x" title="JURIS - Aktualisasi Lanjut Usia Melalui Karang Werdha Ismoyo Di Kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman Kota Madiun" alt="JURIS - Aktualisasi Lanjut Usia Melalui Karang Werdha Ismoyo Di Kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman Kota Madiun" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57208-kualitas-hidup-lansia-mental-kondisi" title="JURIS - Aktualisasi Lanjut Usia Melalui Karang Werdha Ismoyo Di Kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman Kota Madiun" target="_blank">Aktualisasi Lanjut Usia Melalui Karang Werdha Ismoyo Di Kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman Kota Madiun</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana program pelatihan keterampilan khusus, seperti pembuatan keset atau menanam toga, memengaruhi tingkat selfAcesteem dan rasa berguna pada lansia yang ditelantarkan di karang werdha; apakah peningkatan keterampilan tersebut berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup secara keseluruhan? Selanjutnya, diperlukan studi komparatif antara karang werdha Ismoyo dengan institusi serupa di wilayah lain untuk mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang memengaruhi efektivitas pemenuhan kebutuhan hierarki Maslow pada lansia, sehingga dapat ditarik rekomendasi kebijakan yang lebih terlokalisasi. Akhirnya, pemanfaatan teknologi digital, seperti telehealth dan aplikasi monitoring kesehatan, dapat diteliti untuk menilai keberhasilan intervensi jarak jauh dalam meningkatkan keamanan fisik serta kesehatan mental lansia, serta mengurangi beban kerja staf pada karang werdha..
<br>Berdasarkan pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa wujud aktualisasi lansia di karang werdha Ismoyo ialah, ketika kebutuhan fisiologis, rasa aman, penghargaan diri, hubungan sosial, dan aktualisasi diri terpenuhi maka para lansia merasakan kebahagiaan.Para lansia memaknai hidupnya menjadi lebih berharga dengan mengikuti seluruh rangkaian aktivitas yang ada di dalam karang werdha Ismoyo.Pelayanan dan perlakuan yang baik dari pengelola karang werdha membuat para lansia memiliki keluarga baru, terutama bagi mereka yang ditelantarkan oleh keluarganya
<br>Meningkatnya populasi orang lanjut usia memerlukan upaya pengelolaan serius baik dari pemerintah melalui sosial dan dari masyarakat melalui perlindungan perawatan keluarga. Terjadinya kasus penelantaran lansia merupakan wujud perubahan nilai-nilai di masyarakat, sehingga memerlukan perlindungan dari negara. Panti karang werdha Ismoyo merupakan salah satu karang werdha yang memberikan pelayanan kepada para lansia di Kota Madiun. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan wujud aktualisasi lansia melalui karang werdha Ismoyo. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif, pengumpulan data menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/4/kualitas-hidup-lansia-mental-kondisi-aktualisasi-k-thumb-c41da.webp" type="image/webp" length="101440" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/kualitas-hidup-lansia-mental-kondisi-aktualisasi-k-thumb-c41da.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/kualitas-hidup-lansia-mental-kondisi-aktualisasi-k-thumb-3815d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/kualitas-hidup-lansia-mental-kondisi-aktualisasi-k-thumb-de057.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-592-unpad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14707-focus-jurnal-pekerjaan-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57212-kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b</link>
	<guid isPermaLink="false">bd715bf731b92c37141e3608f44639a1</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 15:07:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan studi mendalam terhadap beberapa jenis tanaman pangan lokal spesifik yang terbukti potensial di Gunungkidul dan Kulonprogo, seperti singkong atau ubi jalar, bukan hanya menganalisis potensi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province, Indonesia: Penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan studi mendalam terhadap beberapa jenis tanaman pangan lokal spesifik yang terbukti potensial di Gunungkidul dan Kulonprogo, seperti singkong atau ubi jalar, bukan hanya menganalisis potensi secara umum. Fokus studi dapat mencakup seluruh rantai nilai, mulai dari praktik budidaya yang berkelanjutan dalam konteks agroekologi dan tumpang sari, hingga strategi pengolahan pascapanen yang inovatif untuk meningkatkan nilai tambah produk (misalnya menjadi tepung mocaf atau produk olahan lainnya). Penting juga untuk menelusuri bagaimana saluran distribusi dan pemasaran yang efektif dapat dibangun agar produk pangan lokal ini lebih mudah diakses oleh konsumen dan memberikan keuntungan maksimal bagi petani, serta memahami faktor-faktor sosial dan budaya yang memengaruhi preferensi konsumsi masyarakat terhadap pangan lokal tersebut. Selanjutnya, mengingat pentingnya dukungan kebijakan untuk mengatasi Autriple burdenAy pangan lokal, penelitian di masa depan dapat mengevaluasi secara komprehensif implementasi dan efektivitas kebijakan pangan lokal yang telah diterapkan oleh pemerintah daerah. Analisis ini harus mengidentifikasi celah dan peluang dalam regulasi yang ada, serta merumuskan rekomendasi kebijakan yang lebih responsif dan inklusif, yang dapat mendorong diversifikasi pangan secara berkelanjutan dan meningkatkan ketahanan pangan masyarakat. Terakhir, dengan mempertimbangkan ancaman krisis pangan dan perubahan iklim, studi dapat menginvestigasi adaptasi sistem pangan lokal. Ini melibatkan penilaian bagaimana kerentanan atau ketahanan produksi pangan lokal terhadap variabilitas iklim dan kejadian ekstrem, serta mengembangkan model proyeksi untuk mengantisipasi kebutuhan pangan di masa depan dan menyusun strategi adaptasi berbasis kearifan lokal. Ini akan memastikan bahwa pangan lokal tidak hanya menjadi alternatif, tetapi juga pilar utama ketahanan pangan di DIY.. Penelitian ini menemukan bahwa Kabupaten Gunungkidul dan Kulonprogo adalah daerah dengan potensi pangan lokal yang tinggi di DIY, meskipun desa-desa penghasil utama tidak selalu berada di zona agroekologis 'hipotetis' karena adaptasi tanaman pangan lokal pada berbagai lingkungan dan praktik tumpang sari, serta adanya korelasi antara Indeks Pangan Lokal (LFI) dan tingkat pendapatan.Pemetaan potensi pangan lokal ini diharapkan dapat menjadi alat penting untuk mengantisipasi krisis pangan yang diprediksi pada tahun 2037 dan memberikan informasi tentang pemanfaatan "potensi tersembunyi" pangan lokal untuk nutrisi, kesehatan, dan mata pencarian.Meskipun telah memberikan fondasi metodologis, studi ini memiliki keterbatasan dalam informasi indeks yang bersifat umum, fokus pada jumlah tanaman terbatas, serta analisis faktor fisik dan ekonomi saja, dengan isu kebijakan pangan lokal yang belum terjamah, membuka ruang untuk penelitian lebih lanjut Paper ini berupaya untuk menyingkap tabir Aupotensi tersembunyiAy dari pangan lokal dengan cara memetakan potensi pangan lokal berdasarkan teori Autriple burdenAy sebagaimana yang diajukan oleh Profesor Moerdijati Gardjito. Penelitian ini juga mengadopsi sebuah indeks: index of food relocalisation dan kemudian dimodifikasi dengan nama indeks pangan lokal dikarenakan alasan ketersediaan data. Pertanyaan penelitian utama dari kajian ini adalah dimanakah distribusi potensi pangan lokal di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)? Selanjutnya, pertanyaan kunci tersebut dilengkapi dengan pertanyaan berikutnya: mengapa potensi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-eabc5.webp" title="JURIS - Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-eabc5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-eabc5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-eabc5.webp 1x" title="JURIS - Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province, Indonesia" alt="JURIS - Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-c6e30.webp" title="JURIS - Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-c6e30.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-c6e30.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-c6e30.webp 1x" title="JURIS - Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province, Indonesia" alt="JURIS - Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-1b2b0.webp" title="JURIS - Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-1b2b0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-1b2b0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-1b2b0.webp 1x" title="JURIS - Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province, Indonesia" alt="JURIS - Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province, Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57212-kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b" title="JURIS - Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province, Indonesia" target="_blank">Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province, Indonesia</a>: Penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan studi mendalam terhadap beberapa jenis tanaman pangan lokal spesifik yang terbukti potensial di Gunungkidul dan Kulonprogo, seperti singkong atau ubi jalar, bukan hanya menganalisis potensi secara umum. Fokus studi dapat mencakup seluruh rantai nilai, mulai dari praktik budidaya yang berkelanjutan dalam konteks agroekologi dan tumpang sari, hingga strategi pengolahan pascapanen yang inovatif untuk meningkatkan nilai tambah produk (misalnya menjadi tepung mocaf atau produk olahan lainnya). Penting juga untuk menelusuri bagaimana saluran distribusi dan pemasaran yang efektif dapat dibangun agar produk pangan lokal ini lebih mudah diakses oleh konsumen dan memberikan keuntungan maksimal bagi petani, serta memahami faktor-faktor sosial dan budaya yang memengaruhi preferensi konsumsi masyarakat terhadap pangan lokal tersebut. Selanjutnya, mengingat pentingnya dukungan kebijakan untuk mengatasi Autriple burdenAy pangan lokal, penelitian di masa depan dapat mengevaluasi secara komprehensif implementasi dan efektivitas kebijakan pangan lokal yang telah diterapkan oleh pemerintah daerah. Analisis ini harus mengidentifikasi celah dan peluang dalam regulasi yang ada, serta merumuskan rekomendasi kebijakan yang lebih responsif dan inklusif, yang dapat mendorong diversifikasi pangan secara berkelanjutan dan meningkatkan ketahanan pangan masyarakat. Terakhir, dengan mempertimbangkan ancaman krisis pangan dan perubahan iklim, studi dapat menginvestigasi adaptasi sistem pangan lokal. Ini melibatkan penilaian bagaimana kerentanan atau ketahanan produksi pangan lokal terhadap variabilitas iklim dan kejadian ekstrem, serta mengembangkan model proyeksi untuk mengantisipasi kebutuhan pangan di masa depan dan menyusun strategi adaptasi berbasis kearifan lokal. Ini akan memastikan bahwa pangan lokal tidak hanya menjadi alternatif, tetapi juga pilar utama ketahanan pangan di DIY..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa Kabupaten Gunungkidul dan Kulonprogo adalah daerah dengan potensi pangan lokal yang tinggi di DIY, meskipun desa-desa penghasil utama tidak selalu berada di zona agroekologis 'hipotetis' karena adaptasi tanaman pangan lokal pada berbagai lingkungan dan praktik tumpang sari, serta adanya korelasi antara Indeks Pangan Lokal (LFI) dan tingkat pendapatan.Pemetaan potensi pangan lokal ini diharapkan dapat menjadi alat penting untuk mengantisipasi krisis pangan yang diprediksi pada tahun 2037 dan memberikan informasi tentang pemanfaatan "potensi tersembunyi" pangan lokal untuk nutrisi, kesehatan, dan mata pencarian.Meskipun telah memberikan fondasi metodologis, studi ini memiliki keterbatasan dalam informasi indeks yang bersifat umum, fokus pada jumlah tanaman terbatas, serta analisis faktor fisik dan ekonomi saja, dengan isu kebijakan pangan lokal yang belum terjamah, membuka ruang untuk penelitian lebih lanjut
<br>Paper ini berupaya untuk menyingkap tabir Aupotensi tersembunyiAy dari pangan lokal dengan cara memetakan potensi pangan lokal berdasarkan teori Autriple burdenAy sebagaimana yang diajukan oleh Profesor Moerdijati Gardjito. Penelitian ini juga mengadopsi sebuah indeks: index of food relocalisation dan kemudian dimodifikasi dengan nama indeks pangan lokal dikarenakan alasan ketersediaan data. Pertanyaan penelitian utama dari kajian ini adalah dimanakah distribusi potensi pangan lokal di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)? Selanjutnya, pertanyaan kunci tersebut dilengkapi dengan pertanyaan berikutnya: mengapa potensi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-c6e30.webp" type="image/webp" length="117368" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-eabc5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-c6e30.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-1b2b0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-603-ums.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2110-forum-geografi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 91 PUU XVIII Tentang Uji Materi Undang Undang Nomor 11 Tahun 2020 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 91 PUU XVIII Tentang Uji Materi Undang Undang Nomor 11 Tahun 2020 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 91 PUU XVIII Tentang Uji Materi Undang Undang Nomor 11 Tahun 2020 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57214-konteks-undang-cipta-mahkamah-konstitus-putusan-ma</link>
	<guid isPermaLink="false">bfd0d2a09436069bfea2d8794ca42268</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 14:52:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jurnal selat ]]></category>
	<category><![CDATA[ hak keluarga ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs umrah ac ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,hak,jurnal,keluarga,ojs,selat,umrah]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang proses pembentukan Undang-Undang Cipta Kerja dan bagaimana implikasinya terhadap partisipasi publik dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 91/PUU-XVIII Tentang Uji Materi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang proses pembentukan Undang-Undang Cipta Kerja dan bagaimana implikasinya terhadap partisipasi publik dalam proses tersebut. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut tentang kekuatan eksekutorial Mahkamah Konstitusi dan bagaimana implementasinya dalam praktik. Ketiga, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut tentang konsep omnibus law dan bagaimana implikasinya terhadap pembentukan peraturan perundang-undangan di Indonesia. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam memahami implikasi putusan Mahkamah Konstitusi terhadap Undang-Undang Cipta Kerja dan proses pembentukan peraturan perundang-undangan di Indonesia.. Pasca terbitnya putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 91/PUU-XVIII Tentang Uji Materi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja telah menimbulkan implikasi hukum.Salah satunya dengan tidak diperkenankannya penerbitan peraturan pelaksana.Namun pembangkangan terhadap putusan MK justru terlihat dengan diterbitkannya aturan pembentukan Bank Tanah yang mana pembentukan Bank Tanah ini bagian dalam Undang-Undang Cipta Kerja.Poin lainnya yang menarik dalam risalah putusan MK tersebut adalah perlunya partisipasi publik dalam pembentukan Undang-Undang Cipta Kerja.Seharusnya pasca terbitnya putusan MK, ada iktikad ketaatan dan kepatuhan penyelenggara negara terhadap putusan MK tersebut dan perlu mendapatkan perhatian yang serius.Lebih lanjut bahwa perlunya partisipasi publik dalam proses pembentukan Undang-Undang Cipta Kerja sebagaimana amanat putusan MK.Sehingga tujuan mulia pembangunan sebagaimana dalam Undang-Undang Cipta Kerja tersebut tercapai dengan baik yang yang bersumber pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Setelah pengundangan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja, masih menimbulkan beragam respon dan bahkan telah diajukan permohonan uji materi (Judicial Review) ke Mahkamah Konstitusi (MK). Beberapa poin risalah atas putusan MK tersebut memberikan implikasi hukum. Tulisan ini melakukan analisis terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 91/PUU-XVIII Tentang Uji Materi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja serta kekuatan eksekutorial Mahkamah Konstitusi terhadap Uji Materi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Metode penelitan dalam tulisan ini adalah bersifat normatif. Bersifat normatif karena menggunakan data sekunder untuk meneliti kaidah atau norma. Penelitian ini bersifat deskriptif sehingga... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/6/konteks-undang-cipta-mahkamah-konstitus-putusan-ag-thumb-0f426.webp" title="JURIS - Implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 91/PUU-XVIII Tentang Uji Materi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/konteks-undang-cipta-mahkamah-konstitus-putusan-ag-thumb-0f426.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/konteks-undang-cipta-mahkamah-konstitus-putusan-ag-thumb-0f426.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/konteks-undang-cipta-mahkamah-konstitus-putusan-ag-thumb-0f426.webp 1x" title="JURIS - Implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 91/PUU-XVIII Tentang Uji Materi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020" alt="JURIS - Implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 91/PUU-XVIII Tentang Uji Materi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/konteks-undang-cipta-mahkamah-konstitus-putusan-ag-thumb-f782d.webp" title="JURIS - Implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 91/PUU-XVIII Tentang Uji Materi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/konteks-undang-cipta-mahkamah-konstitus-putusan-ag-thumb-f782d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/konteks-undang-cipta-mahkamah-konstitus-putusan-ag-thumb-f782d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/konteks-undang-cipta-mahkamah-konstitus-putusan-ag-thumb-f782d.webp 1x" title="JURIS - Implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 91/PUU-XVIII Tentang Uji Materi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020" alt="JURIS - Implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 91/PUU-XVIII Tentang Uji Materi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/konteks-undang-cipta-mahkamah-konstitus-putusan-ag-thumb-88caf.webp" title="JURIS - Implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 91/PUU-XVIII Tentang Uji Materi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/konteks-undang-cipta-mahkamah-konstitus-putusan-ag-thumb-88caf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/konteks-undang-cipta-mahkamah-konstitus-putusan-ag-thumb-88caf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/konteks-undang-cipta-mahkamah-konstitus-putusan-ag-thumb-88caf.webp 1x" title="JURIS - Implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 91/PUU-XVIII Tentang Uji Materi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020" alt="JURIS - Implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 91/PUU-XVIII Tentang Uji Materi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57214-konteks-undang-cipta-mahkamah-konstitus-putusan-ma" title="JURIS - Implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 91/PUU-XVIII Tentang Uji Materi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020" target="_blank">Implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 91/PUU-XVIII Tentang Uji Materi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang proses pembentukan Undang-Undang Cipta Kerja dan bagaimana implikasinya terhadap partisipasi publik dalam proses tersebut. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut tentang kekuatan eksekutorial Mahkamah Konstitusi dan bagaimana implementasinya dalam praktik. Ketiga, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut tentang konsep omnibus law dan bagaimana implikasinya terhadap pembentukan peraturan perundang-undangan di Indonesia. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam memahami implikasi putusan Mahkamah Konstitusi terhadap Undang-Undang Cipta Kerja dan proses pembentukan peraturan perundang-undangan di Indonesia..
<br>Pasca terbitnya putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 91/PUU-XVIII Tentang Uji Materi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja telah menimbulkan implikasi hukum.Salah satunya dengan tidak diperkenankannya penerbitan peraturan pelaksana.Namun pembangkangan terhadap putusan MK justru terlihat dengan diterbitkannya aturan pembentukan Bank Tanah yang mana pembentukan Bank Tanah ini bagian dalam Undang-Undang Cipta Kerja.Poin lainnya yang menarik dalam risalah putusan MK tersebut adalah perlunya partisipasi publik dalam pembentukan Undang-Undang Cipta Kerja.Seharusnya pasca terbitnya putusan MK, ada iktikad ketaatan dan kepatuhan penyelenggara negara terhadap putusan MK tersebut dan perlu mendapatkan perhatian yang serius.Lebih lanjut bahwa perlunya partisipasi publik dalam proses pembentukan Undang-Undang Cipta Kerja sebagaimana amanat putusan MK.Sehingga tujuan mulia pembangunan sebagaimana dalam Undang-Undang Cipta Kerja tersebut tercapai dengan baik yang yang bersumber pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
<br>Setelah pengundangan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja, masih menimbulkan beragam respon dan bahkan telah diajukan permohonan uji materi (Judicial Review) ke Mahkamah Konstitusi (MK). Beberapa poin risalah atas putusan MK tersebut memberikan implikasi hukum. Tulisan ini melakukan analisis terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 91/PUU-XVIII Tentang Uji Materi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja serta kekuatan eksekutorial Mahkamah Konstitusi terhadap Uji Materi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Metode penelitan dalam tulisan ini adalah bersifat normatif. Bersifat normatif karena menggunakan data sekunder untuk meneliti kaidah atau norma. Penelitian ini bersifat deskriptif sehingga...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/6/konteks-undang-cipta-mahkamah-konstitus-putusan-ag-thumb-f782d.webp" type="image/webp" length="105680" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/konteks-undang-cipta-mahkamah-konstitus-putusan-ag-thumb-0f426.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/konteks-undang-cipta-mahkamah-konstitus-putusan-ag-thumb-f782d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/konteks-undang-cipta-mahkamah-konstitus-putusan-ag-thumb-88caf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-280-umrah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18581-selat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evidence Based Landslide Hazard Mapping in Purworejo using Information Value Model Approach ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evidence Based Landslide Hazard Mapping in Purworejo using Information Value Model Approach ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evidence Based Landslide Hazard Mapping in Purworejo using Information Value Model Approach ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57210-spasial-risiko-longsor-daerah-rawan-kerent</link>
	<guid isPermaLink="false">da69f615e5d2bc0d68f2348b30d3be75</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 14:51:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penambahan bobot parameter pada model IVM menggunakan pendekatan pembelajaran mesin untuk meningkatkan akurasi prediksi kerentanan longsor; selanjutnya, diperlukan studi yang memanfaatkan data temporal dengan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evidence Based Landslide Hazard Mapping in Purworejo using Information Value Model Approach: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penambahan bobot parameter pada model IVM menggunakan pendekatan pembelajaran mesin untuk meningkatkan akurasi prediksi kerentanan longsor; selanjutnya, diperlukan studi yang memanfaatkan data temporal dengan resolusi tinggi guna menilai dinamika perubahan faktor predisposisi seperti curah hujan dan tutupan vegetasi selama periode musiman; terakhir, penting untuk melakukan validasi model dengan data longsor terbaru dan memperluas analisis ke faktor-faktor antropogenik seperti perubahan penggunaan lahan dan pembangunan infrastruktur, sehingga dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih komprehensif dan adaptif terhadap risiko longsor.. Hasil pemodelan spasial menggunakan metode IVM berhasil menggambarkan distribusi spasial tingkat kerentanan longsor di Kabupaten Purworejo.Meskipun diketahui bahwa secara umum bagian utara dan timur Kabupaten Purworejo sangat rawan longsor, pengetahuan yang lebih detail masih diperlukan untuk strategi mitigasi bencana longsor.Oleh karena itu, kolaborasi antara pemangku kepentingan dalam upaya pengurangan bencana longsor sangat diperlukan agar mitigasi dapat dilakukan secara efektif Kabupaten Purworejo merupakan salah satu daerah rawan longsor di Indonesia. Tanah longsor merupakan bencana alam yang sering terjadi di daerah perbukitan atau pegunungan, sehingga diperlukan analisis spasial untuk pemetaan bahaya guna mitigasi yang tepat. Penelitian ini menerapkan Information Value Model (IVM) berbasis bukti dengan menggunakan delapan parameter yaitu kemiringan lereng, arah hadap lereng, elevasi, curah hujan, Normalized Difference Vegetation Index (NDVI), jarak dari sungai, jarak dari jaringan jalan, dan jarak dari patahan. Analisis dilakukan dalam format data raster karena piksel merupakan representasi yang paling tepat untuk data kontinu. Data kejadian longsor... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/d/spasial-risiko-longsor-daerah-rawan-kerentanan-mit-thumb-7f502.webp" title="JURIS - Evidence Based Landslide Hazard Mapping in Purworejo using Information Value Model Approach" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/spasial-risiko-longsor-daerah-rawan-kerentanan-mit-thumb-7f502.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/spasial-risiko-longsor-daerah-rawan-kerentanan-mit-thumb-7f502.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/spasial-risiko-longsor-daerah-rawan-kerentanan-mit-thumb-7f502.webp 1x" title="JURIS - Evidence Based Landslide Hazard Mapping in Purworejo using Information Value Model Approach" alt="JURIS - Evidence Based Landslide Hazard Mapping in Purworejo using Information Value Model Approach" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/d/spasial-risiko-longsor-daerah-rawan-kerentanan-mit-thumb-6f4bb.webp" title="JURIS - Evidence Based Landslide Hazard Mapping in Purworejo using Information Value Model Approach" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/spasial-risiko-longsor-daerah-rawan-kerentanan-mit-thumb-6f4bb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/spasial-risiko-longsor-daerah-rawan-kerentanan-mit-thumb-6f4bb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/spasial-risiko-longsor-daerah-rawan-kerentanan-mit-thumb-6f4bb.webp 1x" title="JURIS - Evidence Based Landslide Hazard Mapping in Purworejo using Information Value Model Approach" alt="JURIS - Evidence Based Landslide Hazard Mapping in Purworejo using Information Value Model Approach" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/d/spasial-risiko-longsor-daerah-rawan-kerentanan-mit-thumb-2f255.webp" title="JURIS - Evidence Based Landslide Hazard Mapping in Purworejo using Information Value Model Approach" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/spasial-risiko-longsor-daerah-rawan-kerentanan-mit-thumb-2f255.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/spasial-risiko-longsor-daerah-rawan-kerentanan-mit-thumb-2f255.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/spasial-risiko-longsor-daerah-rawan-kerentanan-mit-thumb-2f255.webp 1x" title="JURIS - Evidence Based Landslide Hazard Mapping in Purworejo using Information Value Model Approach" alt="JURIS - Evidence Based Landslide Hazard Mapping in Purworejo using Information Value Model Approach" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57210-spasial-risiko-longsor-daerah-rawan-kerent" title="JURIS - Evidence Based Landslide Hazard Mapping in Purworejo using Information Value Model Approach" target="_blank">Evidence Based Landslide Hazard Mapping in Purworejo using Information Value Model Approach</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penambahan bobot parameter pada model IVM menggunakan pendekatan pembelajaran mesin untuk meningkatkan akurasi prediksi kerentanan longsor; selanjutnya, diperlukan studi yang memanfaatkan data temporal dengan resolusi tinggi guna menilai dinamika perubahan faktor predisposisi seperti curah hujan dan tutupan vegetasi selama periode musiman; terakhir, penting untuk melakukan validasi model dengan data longsor terbaru dan memperluas analisis ke faktor-faktor antropogenik seperti perubahan penggunaan lahan dan pembangunan infrastruktur, sehingga dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih komprehensif dan adaptif terhadap risiko longsor..
<br>Hasil pemodelan spasial menggunakan metode IVM berhasil menggambarkan distribusi spasial tingkat kerentanan longsor di Kabupaten Purworejo.Meskipun diketahui bahwa secara umum bagian utara dan timur Kabupaten Purworejo sangat rawan longsor, pengetahuan yang lebih detail masih diperlukan untuk strategi mitigasi bencana longsor.Oleh karena itu, kolaborasi antara pemangku kepentingan dalam upaya pengurangan bencana longsor sangat diperlukan agar mitigasi dapat dilakukan secara efektif
<br>Kabupaten Purworejo merupakan salah satu daerah rawan longsor di Indonesia. Tanah longsor merupakan bencana alam yang sering terjadi di daerah perbukitan atau pegunungan, sehingga diperlukan analisis spasial untuk pemetaan bahaya guna mitigasi yang tepat. Penelitian ini menerapkan Information Value Model (IVM) berbasis bukti dengan menggunakan delapan parameter yaitu kemiringan lereng, arah hadap lereng, elevasi, curah hujan, Normalized Difference Vegetation Index (NDVI), jarak dari sungai, jarak dari jaringan jalan, dan jarak dari patahan. Analisis dilakukan dalam format data raster karena piksel merupakan representasi yang paling tepat untuk data kontinu. Data kejadian longsor...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/d/spasial-risiko-longsor-daerah-rawan-kerentanan-mit-thumb-7f502.webp" type="image/webp" length="82958" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/spasial-risiko-longsor-daerah-rawan-kerentanan-mit-thumb-7f502.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/spasial-risiko-longsor-daerah-rawan-kerentanan-mit-thumb-6f4bb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/spasial-risiko-longsor-daerah-rawan-kerentanan-mit-thumb-2f255.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-603-ums.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2110-forum-geografi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Correlation study of drug abuse knowledge and infectious disease prevention in adolescent health policy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Correlation study of drug abuse knowledge and infectious disease prevention in adolescent health policy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Correlation study of drug abuse knowledge and infectious disease prevention in adolescent health policy ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57199-kebijakan-kesehatan-obat-terlarang-pengetahuan-pen</link>
	<guid isPermaLink="false">6365885c3743c0b95f288c688cff0d02</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 14:47:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nur husna 37 ]]></category>
	<category><![CDATA[ imam fungani ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[37,fungani,husna,imam,nur]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas intervensi kesehatan remaja, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan strategi edukasi inovatif yang memanfaatkan teknologi digital. Misalnya, menciptakan konten audiovisual menarik di platform media sosial yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Correlation study of drug abuse knowledge and infectious disease prevention in adolescent health policy: Untuk meningkatkan efektivitas intervensi kesehatan remaja, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan strategi edukasi inovatif yang memanfaatkan teknologi digital. Misalnya, menciptakan konten audiovisual menarik di platform media sosial yang populer di kalangan remaja, seperti TikTok atau Instagram, untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan mereka tentang bahaya penyalahgunaan obat terlarang dan pencegahan penyakit menular. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran orang tua dan lingkungan dalam mendukung upaya pencegahan, serta mengidentifikasi strategi yang efektif untuk melibatkan mereka dalam proses edukasi.. Sebagian besar remaja memiliki tingkat pengetahuan yang tinggi terkait penyalahgunaan obat terlarang dan pencegahan penyakit menular, namun tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan upaya pencegahan.Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan saja belum cukup membentuk perilaku sehat, karena dipengaruhi oleh faktor lain seperti sikap, lingkungan, dan peran keluarga.Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih komprehensif melalui edukasi inovatif berbasis media digital serta keterlibatan orang tua dan lingkungan Latar Belakang: Penyalahgunaan obat terlarang dan meningkatnya risiko penyakit menular pada remaja merupakan isu kesehatan yang saling berkaitan dan membutuhkan perhatian serius. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan tentang penyalahgunaan obat terlarang dan upaya pencegahan penyakit menular di kalangan remaja. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional yang dilaksanakan pada Februari-April 2026 di SMP X Semarang. Sampel penelitian berjumlah 188 responden yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis Google Form yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil: Hasil penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/6/kebijakan-kesehatan-obat-terlarang-pengetahuan-pen-thumb-58e6c.webp" title="JURIS - Correlation study of drug abuse knowledge and infectious disease prevention in adolescent health policy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/kebijakan-kesehatan-obat-terlarang-pengetahuan-pen-thumb-58e6c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/kebijakan-kesehatan-obat-terlarang-pengetahuan-pen-thumb-58e6c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/kebijakan-kesehatan-obat-terlarang-pengetahuan-pen-thumb-58e6c.webp 1x" title="JURIS - Correlation study of drug abuse knowledge and infectious disease prevention in adolescent health policy" alt="JURIS - Correlation study of drug abuse knowledge and infectious disease prevention in adolescent health policy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/kebijakan-kesehatan-obat-terlarang-pengetahuan-pen-thumb-7600f.webp" title="JURIS - Correlation study of drug abuse knowledge and infectious disease prevention in adolescent health policy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/kebijakan-kesehatan-obat-terlarang-pengetahuan-pen-thumb-7600f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/kebijakan-kesehatan-obat-terlarang-pengetahuan-pen-thumb-7600f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/kebijakan-kesehatan-obat-terlarang-pengetahuan-pen-thumb-7600f.webp 1x" title="JURIS - Correlation study of drug abuse knowledge and infectious disease prevention in adolescent health policy" alt="JURIS - Correlation study of drug abuse knowledge and infectious disease prevention in adolescent health policy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/kebijakan-kesehatan-obat-terlarang-pengetahuan-pen-thumb-f29d6.webp" title="JURIS - Correlation study of drug abuse knowledge and infectious disease prevention in adolescent health policy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/kebijakan-kesehatan-obat-terlarang-pengetahuan-pen-thumb-f29d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/kebijakan-kesehatan-obat-terlarang-pengetahuan-pen-thumb-f29d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/kebijakan-kesehatan-obat-terlarang-pengetahuan-pen-thumb-f29d6.webp 1x" title="JURIS - Correlation study of drug abuse knowledge and infectious disease prevention in adolescent health policy" alt="JURIS - Correlation study of drug abuse knowledge and infectious disease prevention in adolescent health policy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57199-kebijakan-kesehatan-obat-terlarang-pengetahuan-pen" title="JURIS - Correlation study of drug abuse knowledge and infectious disease prevention in adolescent health policy" target="_blank">Correlation study of drug abuse knowledge and infectious disease prevention in adolescent health policy</a>: Untuk meningkatkan efektivitas intervensi kesehatan remaja, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan strategi edukasi inovatif yang memanfaatkan teknologi digital. Misalnya, menciptakan konten audiovisual menarik di platform media sosial yang populer di kalangan remaja, seperti TikTok atau Instagram, untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan mereka tentang bahaya penyalahgunaan obat terlarang dan pencegahan penyakit menular. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran orang tua dan lingkungan dalam mendukung upaya pencegahan, serta mengidentifikasi strategi yang efektif untuk melibatkan mereka dalam proses edukasi..
<br>Sebagian besar remaja memiliki tingkat pengetahuan yang tinggi terkait penyalahgunaan obat terlarang dan pencegahan penyakit menular, namun tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan upaya pencegahan.Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan saja belum cukup membentuk perilaku sehat, karena dipengaruhi oleh faktor lain seperti sikap, lingkungan, dan peran keluarga.Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih komprehensif melalui edukasi inovatif berbasis media digital serta keterlibatan orang tua dan lingkungan
<br>Latar Belakang: Penyalahgunaan obat terlarang dan meningkatnya risiko penyakit menular pada remaja merupakan isu kesehatan yang saling berkaitan dan membutuhkan perhatian serius. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan tentang penyalahgunaan obat terlarang dan upaya pencegahan penyakit menular di kalangan remaja. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional yang dilaksanakan pada Februari-April 2026 di SMP X Semarang. Sampel penelitian berjumlah 188 responden yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis Google Form yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil: Hasil penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/6/kebijakan-kesehatan-obat-terlarang-pengetahuan-pen-thumb-f29d6.webp" type="image/webp" length="129834" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/kebijakan-kesehatan-obat-terlarang-pengetahuan-pen-thumb-58e6c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/kebijakan-kesehatan-obat-terlarang-pengetahuan-pen-thumb-7600f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/kebijakan-kesehatan-obat-terlarang-pengetahuan-pen-thumb-f29d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3237-unjaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12928-ilmu-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analysis of Animal Accidents along the Road of Padamara Karangcegak in Geospatial Perspective ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analysis of Animal Accidents along the Road of Padamara Karangcegak in Geospatial Perspective ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analysis of Animal Accidents along the Road of Padamara Karangcegak in Geospatial Perspective ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57211-paving-jalan-raya-kecelakaan-hewan-jala</link>
	<guid isPermaLink="false">981fb84c1a7301a7d5bef309cf642332</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 14:35:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam sebelum menentukan lokasi studi lainnya di sepanjang jalan baru Pemalang-Batang yang terletak di Jawa Tengah, Indonesia. Jalan ini baru dibangun pada tahun 2018, sehingga diperkirakan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analysis of Animal Accidents along the Road of Padamara-Karangcegak in Geospatial Perspective: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam sebelum menentukan lokasi studi lainnya di sepanjang jalan baru Pemalang-Batang yang terletak di Jawa Tengah, Indonesia. Jalan ini baru dibangun pada tahun 2018, sehingga diperkirakan banyak hewan yang kehilangan habitatnya. Diperkirakan hewan, terutama satwa liar, akan berkeliaran saat kendaraan melewati jalan raya, sehingga kecelakaan tidak dapat dihindari. Penelitian diharapkan dapat mendorong pemerintah untuk mempertimbangkan pemasangan jenis tanda jalan baru agar pengguna jalan lebih berhati-hati saat bepergian.. Data kecelakaan hewan yang diperoleh dari April hingga Juli 2016 menunjukkan bahwa ada lokasi tertentu dari kecelakaan yang dapat diidentifikasi menggunakan GIS, yang sejalan dengan penelitian Jonsson (2017), yang menyatakan bahwa pendekatan berbasis GIS efektif dalam mengidentifikasi lokasi prioritas tinggi untuk defragmentasi di sepanjang koridor transportasi.Kecelakaan hewan yang paling banyak terjadi melibatkan tikus, diikuti oleh katak, ular, kucing, dan ayam.Berdasarkan jenis hewan, mamalia mengalami kecelakaan terbanyak, diikuti oleh amfibi, reptil, dan aves.Data juga menunjukkan adanya korelasi antara habitat hewan dan kecelakaan yang terjadi.Hewan dengan habitat yang lebih luas mengalami lebih banyak kecelakaan daripada hewan yang tidak memiliki habitat yang luas Perkembangan sistem lalu lintas mempengaruhi alam secara langsung dan tidak langsung. Jalan yang baru dibangun dapat secara langsung menghancurkan habitat hewan dan menyebabkan kecelakaan, baik kecelakaan pada hewan maupun manusia. Tabrakan hewan dan kendaraan di jalan dapat mempengaruhi struktur rantai makanan. Ini akan menjadi masalah jika kecelakaan tersebut terjadi secara teratur, karena beberapa spesies hewan yang penting bagi ekosistem akan lenyap. Catatan geospasial tentang frekuensi kecelakaan hewan dan habitat di sepanjang jalan Padamara-Karangcegak... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/4/paving-jalan-raya-kecelakaan-hewan-geospasial-frek-thumb-b76a2.webp" title="JURIS - Analysis of Animal Accidents along the Road of Padamara-Karangcegak in Geospatial Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/paving-jalan-raya-kecelakaan-hewan-geospasial-frek-thumb-b76a2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/paving-jalan-raya-kecelakaan-hewan-geospasial-frek-thumb-b76a2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/paving-jalan-raya-kecelakaan-hewan-geospasial-frek-thumb-b76a2.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Animal Accidents along the Road of Padamara-Karangcegak in Geospatial Perspective" alt="JURIS - Analysis of Animal Accidents along the Road of Padamara-Karangcegak in Geospatial Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/paving-jalan-raya-kecelakaan-hewan-geospasial-frek-thumb-5e2c1.webp" title="JURIS - Analysis of Animal Accidents along the Road of Padamara-Karangcegak in Geospatial Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/paving-jalan-raya-kecelakaan-hewan-geospasial-frek-thumb-5e2c1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/paving-jalan-raya-kecelakaan-hewan-geospasial-frek-thumb-5e2c1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/paving-jalan-raya-kecelakaan-hewan-geospasial-frek-thumb-5e2c1.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Animal Accidents along the Road of Padamara-Karangcegak in Geospatial Perspective" alt="JURIS - Analysis of Animal Accidents along the Road of Padamara-Karangcegak in Geospatial Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/paving-jalan-raya-kecelakaan-hewan-geospasial-frek-thumb-331de.webp" title="JURIS - Analysis of Animal Accidents along the Road of Padamara-Karangcegak in Geospatial Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/paving-jalan-raya-kecelakaan-hewan-geospasial-frek-thumb-331de.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/paving-jalan-raya-kecelakaan-hewan-geospasial-frek-thumb-331de.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/paving-jalan-raya-kecelakaan-hewan-geospasial-frek-thumb-331de.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Animal Accidents along the Road of Padamara-Karangcegak in Geospatial Perspective" alt="JURIS - Analysis of Animal Accidents along the Road of Padamara-Karangcegak in Geospatial Perspective" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57211-paving-jalan-raya-kecelakaan-hewan-jala" title="JURIS - Analysis of Animal Accidents along the Road of Padamara-Karangcegak in Geospatial Perspective" target="_blank">Analysis of Animal Accidents along the Road of Padamara-Karangcegak in Geospatial Perspective</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam sebelum menentukan lokasi studi lainnya di sepanjang jalan baru Pemalang-Batang yang terletak di Jawa Tengah, Indonesia. Jalan ini baru dibangun pada tahun 2018, sehingga diperkirakan banyak hewan yang kehilangan habitatnya. Diperkirakan hewan, terutama satwa liar, akan berkeliaran saat kendaraan melewati jalan raya, sehingga kecelakaan tidak dapat dihindari. Penelitian diharapkan dapat mendorong pemerintah untuk mempertimbangkan pemasangan jenis tanda jalan baru agar pengguna jalan lebih berhati-hati saat bepergian..
<br>Data kecelakaan hewan yang diperoleh dari April hingga Juli 2016 menunjukkan bahwa ada lokasi tertentu dari kecelakaan yang dapat diidentifikasi menggunakan GIS, yang sejalan dengan penelitian Jonsson (2017), yang menyatakan bahwa pendekatan berbasis GIS efektif dalam mengidentifikasi lokasi prioritas tinggi untuk defragmentasi di sepanjang koridor transportasi.Kecelakaan hewan yang paling banyak terjadi melibatkan tikus, diikuti oleh katak, ular, kucing, dan ayam.Berdasarkan jenis hewan, mamalia mengalami kecelakaan terbanyak, diikuti oleh amfibi, reptil, dan aves.Data juga menunjukkan adanya korelasi antara habitat hewan dan kecelakaan yang terjadi.Hewan dengan habitat yang lebih luas mengalami lebih banyak kecelakaan daripada hewan yang tidak memiliki habitat yang luas
<br>Perkembangan sistem lalu lintas mempengaruhi alam secara langsung dan tidak langsung. Jalan yang baru dibangun dapat secara langsung menghancurkan habitat hewan dan menyebabkan kecelakaan, baik kecelakaan pada hewan maupun manusia. Tabrakan hewan dan kendaraan di jalan dapat mempengaruhi struktur rantai makanan. Ini akan menjadi masalah jika kecelakaan tersebut terjadi secara teratur, karena beberapa spesies hewan yang penting bagi ekosistem akan lenyap. Catatan geospasial tentang frekuensi kecelakaan hewan dan habitat di sepanjang jalan Padamara-Karangcegak...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/4/paving-jalan-raya-kecelakaan-hewan-geospasial-frek-thumb-b76a2.webp" type="image/webp" length="111852" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/paving-jalan-raya-kecelakaan-hewan-geospasial-frek-thumb-b76a2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/paving-jalan-raya-kecelakaan-hewan-geospasial-frek-thumb-5e2c1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/paving-jalan-raya-kecelakaan-hewan-geospasial-frek-thumb-331de.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-603-ums.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2110-forum-geografi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Kemitraan dalam Program CSR Semambu Segar PT Pertamina Patra Niaga IT Palembang untuk Pemberdayaan Masyarakat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Kemitraan dalam Program CSR Semambu Segar PT Pertamina Patra Niaga IT Palembang untuk Pemberdayaan Masyarakat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Kemitraan dalam Program CSR Semambu Segar PT Pertamina Patra Niaga IT Palembang untuk Pemberdayaan Masyarakat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57197-pemberdayaan-masyarakat-keterlibatan-pr</link>
	<guid isPermaLink="false">bc2d2464a438adef2fe4ea41cc2061d8</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 14:33:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ archive team ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[archive,team]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertamina Patra Niaga IT Palembang dapat memperkuat kemitraan multi-sektor dengan agenda bersama yang melibatkan pemerintah daerah, perguruan tinggi, LSM, dan masyarakat Pulau Semambu. Keberhasilan program bergantung pada pengukuran kolektif, tujuan bersama, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Kemitraan dalam Program CSR Semambu Segar PT Pertamina Patra Niaga IT Palembang untuk Pemberdayaan Masyarakat: Pertamina Patra Niaga IT Palembang dapat memperkuat kemitraan multi-sektor dengan agenda bersama yang melibatkan pemerintah daerah, perguruan tinggi, LSM, dan masyarakat Pulau Semambu. Keberhasilan program bergantung pada pengukuran kolektif, tujuan bersama, komunikasi berkelanjutan, dan dukungan organisasi utama. Selain itu, pemerintah daerah Palembang perlu memberikan dukungan kebijakan, peraturan, dan fasilitas yang diperlukan untuk keberlangsungan program. Stakeholders swasta juga dapat berkontribusi melalui dukungan teknologi, akses pasar, dan memperluas manfaat program. Masyarakat Pulau Semambu harus berpartisipasi aktif dalam setiap agenda dan berkomitmen untuk praktik pertanian berkelanjutan. Sinergi keempat pihak ini dapat mendukung tujuan SDGs dan menjadi contoh nyata pemberdayaan masyarakat yang berkesinambungan.. Kemitraan multi-sektor memiliki peran sangat vital dalam meningkatkan efektivitas program CSR Semambu Segar (Semambu sustainability environment and green agriculture system) PT Pertamina Patra Niaga IT Palembang.Untuk menilai efektivitas program CSR Semambu Segar, dapat menggunakan tiga aspek utama, yaitu pencapaian tujuan pemberdayaan, efek sosial dan ekonomi, serta keterlibatan masyarakat.Berbicara tentang tujuan pemberdayaan, program Semambu Segar telah mencapai tujuan utamanya yaitu mendorong petani untuk mengadopsi praktik pertanian organik dan ramah lingkungan Program Corporate Social Responsibility (CSR) Semambu Segar dari PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal (IT) Palembang memainkan peran penting dalam pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk kemitraan, faktor-faktor yang memengaruhi kemitraan, efektivitas program CSR, serta kontribusi kemitraan terhadap CSR dalam proses pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini dilakukan di wilayah implementasi program CSR Semambu Segar Pertamina Patra Niaga IT Palembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Pertamina Patra Niaga IT Palembang melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/2/pemberdayaan-masyarakat-keterlibatan-program-corpo-thumb-ae238.webp" title="JURIS - Peran Kemitraan dalam Program CSR Semambu Segar PT Pertamina Patra Niaga IT Palembang untuk Pemberdayaan Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/pemberdayaan-masyarakat-keterlibatan-program-corpo-thumb-ae238.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/pemberdayaan-masyarakat-keterlibatan-program-corpo-thumb-ae238.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/pemberdayaan-masyarakat-keterlibatan-program-corpo-thumb-ae238.webp 1x" title="JURIS - Peran Kemitraan dalam Program CSR Semambu Segar PT Pertamina Patra Niaga IT Palembang untuk Pemberdayaan Masyarakat" alt="JURIS - Peran Kemitraan dalam Program CSR Semambu Segar PT Pertamina Patra Niaga IT Palembang untuk Pemberdayaan Masyarakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/2/pemberdayaan-masyarakat-keterlibatan-program-corpo-thumb-30af0.webp" title="JURIS - Peran Kemitraan dalam Program CSR Semambu Segar PT Pertamina Patra Niaga IT Palembang untuk Pemberdayaan Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/pemberdayaan-masyarakat-keterlibatan-program-corpo-thumb-30af0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/pemberdayaan-masyarakat-keterlibatan-program-corpo-thumb-30af0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/pemberdayaan-masyarakat-keterlibatan-program-corpo-thumb-30af0.webp 1x" title="JURIS - Peran Kemitraan dalam Program CSR Semambu Segar PT Pertamina Patra Niaga IT Palembang untuk Pemberdayaan Masyarakat" alt="JURIS - Peran Kemitraan dalam Program CSR Semambu Segar PT Pertamina Patra Niaga IT Palembang untuk Pemberdayaan Masyarakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/2/pemberdayaan-masyarakat-keterlibatan-program-corpo-thumb-eb11e.webp" title="JURIS - Peran Kemitraan dalam Program CSR Semambu Segar PT Pertamina Patra Niaga IT Palembang untuk Pemberdayaan Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/pemberdayaan-masyarakat-keterlibatan-program-corpo-thumb-eb11e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/pemberdayaan-masyarakat-keterlibatan-program-corpo-thumb-eb11e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/pemberdayaan-masyarakat-keterlibatan-program-corpo-thumb-eb11e.webp 1x" title="JURIS - Peran Kemitraan dalam Program CSR Semambu Segar PT Pertamina Patra Niaga IT Palembang untuk Pemberdayaan Masyarakat" alt="JURIS - Peran Kemitraan dalam Program CSR Semambu Segar PT Pertamina Patra Niaga IT Palembang untuk Pemberdayaan Masyarakat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57197-pemberdayaan-masyarakat-keterlibatan-pr" title="JURIS - Peran Kemitraan dalam Program CSR Semambu Segar PT Pertamina Patra Niaga IT Palembang untuk Pemberdayaan Masyarakat" target="_blank">Peran Kemitraan dalam Program CSR Semambu Segar PT Pertamina Patra Niaga IT Palembang untuk Pemberdayaan Masyarakat</a>: Pertamina Patra Niaga IT Palembang dapat memperkuat kemitraan multi-sektor dengan agenda bersama yang melibatkan pemerintah daerah, perguruan tinggi, LSM, dan masyarakat Pulau Semambu. Keberhasilan program bergantung pada pengukuran kolektif, tujuan bersama, komunikasi berkelanjutan, dan dukungan organisasi utama. Selain itu, pemerintah daerah Palembang perlu memberikan dukungan kebijakan, peraturan, dan fasilitas yang diperlukan untuk keberlangsungan program. Stakeholders swasta juga dapat berkontribusi melalui dukungan teknologi, akses pasar, dan memperluas manfaat program. Masyarakat Pulau Semambu harus berpartisipasi aktif dalam setiap agenda dan berkomitmen untuk praktik pertanian berkelanjutan. Sinergi keempat pihak ini dapat mendukung tujuan SDGs dan menjadi contoh nyata pemberdayaan masyarakat yang berkesinambungan..
<br>Kemitraan multi-sektor memiliki peran sangat vital dalam meningkatkan efektivitas program CSR Semambu Segar (Semambu sustainability environment and green agriculture system) PT Pertamina Patra Niaga IT Palembang.Untuk menilai efektivitas program CSR Semambu Segar, dapat menggunakan tiga aspek utama, yaitu pencapaian tujuan pemberdayaan, efek sosial dan ekonomi, serta keterlibatan masyarakat.Berbicara tentang tujuan pemberdayaan, program Semambu Segar telah mencapai tujuan utamanya yaitu mendorong petani untuk mengadopsi praktik pertanian organik dan ramah lingkungan
<br>Program Corporate Social Responsibility (CSR) Semambu Segar dari PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal (IT) Palembang memainkan peran penting dalam pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk kemitraan, faktor-faktor yang memengaruhi kemitraan, efektivitas program CSR, serta kontribusi kemitraan terhadap CSR dalam proses pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini dilakukan di wilayah implementasi program CSR Semambu Segar Pertamina Patra Niaga IT Palembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Pertamina Patra Niaga IT Palembang melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/2/pemberdayaan-masyarakat-keterlibatan-program-corpo-thumb-eb11e.webp" type="image/webp" length="102746" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/pemberdayaan-masyarakat-keterlibatan-program-corpo-thumb-ae238.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/pemberdayaan-masyarakat-keterlibatan-program-corpo-thumb-30af0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/pemberdayaan-masyarakat-keterlibatan-program-corpo-thumb-eb11e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-592-unpad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14707-focus-jurnal-pekerjaan-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Praktik Corporate Social Responsibility CSR di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Praktik Corporate Social Responsibility CSR di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Praktik Corporate Social Responsibility CSR di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57202-strategi-program-csr-kesejahteraan-masyarakat-pemb</link>
	<guid isPermaLink="false">057912b2743b85aa03b5e2a149172e7f</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 14:32:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas program CSR yang berfokus pada pemberdayaan dibandingkan dengan program charity tradisional dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan mengumpulkan data kuantitatif dan kualitatif dari beberapa ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Praktik Corporate Social Responsibility (CSR) di Indonesia: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas program CSR yang berfokus pada pemberdayaan dibandingkan dengan program charity tradisional dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan mengumpulkan data kuantitatif dan kualitatif dari beberapa wilayah di Indonesia; selanjutnya, studi dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perusahaan dalam beralih dari pendekatan charity ke pemberdayaan, termasuk kebijakan internal, tekanan regulasi, dan persepsi stakeholder, sehingga memberikan gambaran tentang hambatan dan pendorong perubahan; akhirnya, penelitian dapat merancang dan menguji kerangka kerja pengukuran dampak CSR yang komprehensif, mencakup indikator sosial, ekonomi, dan lingkungan, untuk membantu perusahaan serta pembuat kebijakan dalam menilai kontribusi CSR terhadap pembangunan berkelanjutan, dengan harapan hasilnya dapat dijadikan pedoman praktis bagi perusahaan yang ingin meningkatkan dampak positifnya secara berkelanjutan.. CSR di Indonesia terbagi menjadi tiga bentuk program, yaitu charity, philanthropy, dan citizenship, namun praktiknya masih dominan pada tahap charity yang bersifat bantuan semata.Implementasi CSR belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan nyata masyarakat karena masih kurang pada tahap pemberdayaan yang berkelanjutan.Perusahaan harus mengakui masalah sosial sebagai bagian dari tanggung jawab mereka dan mengintegrasikan CSR secara nyata sehingga dapat mengurangi permasalahan sosial serta meningkatkan citra dan kontribusi terhadap pembangunan nasional Dalam berbagai aktivitas membawa dampak nyata bagi kualitas kehidupan, baik bagi individu atau masyarakat. Berbagai permasalahan terjadi di Indonesia, sebagian besar disebabkan oleh ulah manusia itu sendiri atau memang alam yang sudah mulai mengikis. Ulah manusia juga hadir dari beberapa perusahaan yang membuat adanya pencemaran lingkungan, udara dan lain sebagainya. Maka peran-peran manusia atau sebuah organisasi turut andil dalam menangani permasalahan di Indonesia. Dan dari sanalah lahir sebuah gagasan CSR. CSR merupakan merupakan komitmen usaha untuk beroperasi secara legal dan berkontribusi untuk meningkatkan kualitas hidup dan tanggung jawab kemitraan dari karyawan dan keluarganya, pemerintah, perusahaan komunitas lokal, dan komunitas luas. CSR dapat melakukan dengan pemberdayaan masyarakat setempat secara nyata yang dibutuhkan oleh masyarakat sekitar. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/a/strategi-program-csr-kesejahteraan-masyarakat-pemb-thumb-34380.webp" title="JURIS - Praktik Corporate Social Responsibility (CSR) di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/a/strategi-program-csr-kesejahteraan-masyarakat-pemb-thumb-34380.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/a/strategi-program-csr-kesejahteraan-masyarakat-pemb-thumb-34380.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/a/strategi-program-csr-kesejahteraan-masyarakat-pemb-thumb-34380.webp 1x" title="JURIS - Praktik Corporate Social Responsibility (CSR) di Indonesia" alt="JURIS - Praktik Corporate Social Responsibility (CSR) di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/a/strategi-program-csr-kesejahteraan-masyarakat-pemb-thumb-2cb2c.webp" title="JURIS - Praktik Corporate Social Responsibility (CSR) di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/a/strategi-program-csr-kesejahteraan-masyarakat-pemb-thumb-2cb2c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/a/strategi-program-csr-kesejahteraan-masyarakat-pemb-thumb-2cb2c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/a/strategi-program-csr-kesejahteraan-masyarakat-pemb-thumb-2cb2c.webp 1x" title="JURIS - Praktik Corporate Social Responsibility (CSR) di Indonesia" alt="JURIS - Praktik Corporate Social Responsibility (CSR) di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57202-strategi-program-csr-kesejahteraan-masyarakat-pemb" title="JURIS - Praktik Corporate Social Responsibility (CSR) di Indonesia" target="_blank">Praktik Corporate Social Responsibility (CSR) di Indonesia</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas program CSR yang berfokus pada pemberdayaan dibandingkan dengan program charity tradisional dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan mengumpulkan data kuantitatif dan kualitatif dari beberapa wilayah di Indonesia; selanjutnya, studi dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perusahaan dalam beralih dari pendekatan charity ke pemberdayaan, termasuk kebijakan internal, tekanan regulasi, dan persepsi stakeholder, sehingga memberikan gambaran tentang hambatan dan pendorong perubahan; akhirnya, penelitian dapat merancang dan menguji kerangka kerja pengukuran dampak CSR yang komprehensif, mencakup indikator sosial, ekonomi, dan lingkungan, untuk membantu perusahaan serta pembuat kebijakan dalam menilai kontribusi CSR terhadap pembangunan berkelanjutan, dengan harapan hasilnya dapat dijadikan pedoman praktis bagi perusahaan yang ingin meningkatkan dampak positifnya secara berkelanjutan..
<br>CSR di Indonesia terbagi menjadi tiga bentuk program, yaitu charity, philanthropy, dan citizenship, namun praktiknya masih dominan pada tahap charity yang bersifat bantuan semata.Implementasi CSR belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan nyata masyarakat karena masih kurang pada tahap pemberdayaan yang berkelanjutan.Perusahaan harus mengakui masalah sosial sebagai bagian dari tanggung jawab mereka dan mengintegrasikan CSR secara nyata sehingga dapat mengurangi permasalahan sosial serta meningkatkan citra dan kontribusi terhadap pembangunan nasional
<br>Dalam berbagai aktivitas membawa dampak nyata bagi kualitas kehidupan, baik bagi individu atau masyarakat. Berbagai permasalahan terjadi di Indonesia, sebagian besar disebabkan oleh ulah manusia itu sendiri atau memang alam yang sudah mulai mengikis. Ulah manusia juga hadir dari beberapa perusahaan yang membuat adanya pencemaran lingkungan, udara dan lain sebagainya. Maka peran-peran manusia atau sebuah organisasi turut andil dalam menangani permasalahan di Indonesia. Dan dari sanalah lahir sebuah gagasan CSR. CSR merupakan merupakan komitmen usaha untuk beroperasi secara legal dan berkontribusi untuk meningkatkan kualitas hidup dan tanggung jawab kemitraan dari karyawan dan keluarganya, pemerintah, perusahaan komunitas lokal, dan komunitas luas. CSR dapat melakukan dengan pemberdayaan masyarakat setempat secara nyata yang dibutuhkan oleh masyarakat sekitar.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/a/strategi-program-csr-kesejahteraan-masyarakat-pemb-thumb-34380.webp" type="image/webp" length="112452" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/a/strategi-program-csr-kesejahteraan-masyarakat-pemb-thumb-34380.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/a/strategi-program-csr-kesejahteraan-masyarakat-pemb-thumb-2cb2c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-592-unpad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14707-focus-jurnal-pekerjaan-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Anak sebagai Kelompok Rentan yang Terdampak Konflik Bersenjata dan Situasi Kekerasan Lainnya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Anak sebagai Kelompok Rentan yang Terdampak Konflik Bersenjata dan Situasi Kekerasan Lainnya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Anak sebagai Kelompok Rentan yang Terdampak Konflik Bersenjata dan Situasi Kekerasan Lainnya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57205-konflik-bersenjata-teknologi-ar-anak-minat-ba</link>
	<guid isPermaLink="false">6e2ce179d943cd6bc157abfa76810a1f</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 14:28:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Bagaimana efektivitas program perlindungan anak berbasis komunitas dalam mengurangi dampak konflik bersenjata di daerah rawan? 2. Apa saja faktor yang memengaruhi keberlanjutan pendekatan manajemen kasus dalam perlindungan anak di lingkungan konflik? ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Anak sebagai Kelompok Rentan yang Terdampak Konflik Bersenjata dan Situasi Kekerasan Lainnya: 1. Bagaimana efektivitas program perlindungan anak berbasis komunitas dalam mengurangi dampak konflik bersenjata di daerah rawan? 2. Apa saja faktor yang memengaruhi keberlanjutan pendekatan manajemen kasus dalam perlindungan anak di lingkungan konflik? 3. Bagaimana pendidikan dan kesadaran masyarakat dapat meningkatkan partisipasi aktif dalam mencegah keterlibatan anak dalam kekerasan dan konflik bersenjata?. Pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan kebijakan yang melindungi warga negaranya dari konflik bersenjata, khususnya menunjukkan komitmen dan memiliki ketetapan langkah upaya menjamin keselamatan anak-anak dari konflik dan situasi kekerasan lainnya.Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi swasta wajib mendukung terciptanya pemenuhan dan perlindungan hak anak.Dukungan psikososial, pelatihan kejuruan/minat anak, serta kegiatan yang menghasilkan pengalaman yang menyenangkan dapat diberikan oleh pemerintah dan masyarakat dalam mencegah atau membangun kembali diri anak-anak yang terkena dampak konflik Isu perlindungan anak merupakan isu yang mendunia. Segala bentuk aturan mengenai hak anak telah ditetapkan dan disetujui oleh hampir semua negara di dunia. Namun, aturan mengenai hak-hak anak yang telah dibuat sejak dulu tidak menjamin pelanggaran hak anak berakhir. Konflik bersenjata dan situasi kekerasan lainnya yang sampai saat ini masih sering terjadi dan membuat pemenuhan serta perlindungan hak anak harus menjadi perhatian utama semua pihak. Dampak konflik bersenjata dan kekerasan lainnya, membuat pemerintah, masyarakat dan organisasi pelayanan sosial harus bekerjasama untuk melakukan upaya pencegahan dan penanganan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh anak yang terkena dampak tersebut. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah metode... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/7/konflik-bersenjata-teknologi-ar-anak-minat-bahasa-thumb-af005.webp" title="JURIS - Anak sebagai Kelompok Rentan yang Terdampak Konflik Bersenjata dan Situasi Kekerasan Lainnya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/konflik-bersenjata-teknologi-ar-anak-minat-bahasa-thumb-af005.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/konflik-bersenjata-teknologi-ar-anak-minat-bahasa-thumb-af005.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/konflik-bersenjata-teknologi-ar-anak-minat-bahasa-thumb-af005.webp 1x" title="JURIS - Anak sebagai Kelompok Rentan yang Terdampak Konflik Bersenjata dan Situasi Kekerasan Lainnya" alt="JURIS - Anak sebagai Kelompok Rentan yang Terdampak Konflik Bersenjata dan Situasi Kekerasan Lainnya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/konflik-bersenjata-teknologi-ar-anak-minat-bahasa-thumb-109d2.webp" title="JURIS - Anak sebagai Kelompok Rentan yang Terdampak Konflik Bersenjata dan Situasi Kekerasan Lainnya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/konflik-bersenjata-teknologi-ar-anak-minat-bahasa-thumb-109d2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/konflik-bersenjata-teknologi-ar-anak-minat-bahasa-thumb-109d2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/konflik-bersenjata-teknologi-ar-anak-minat-bahasa-thumb-109d2.webp 1x" title="JURIS - Anak sebagai Kelompok Rentan yang Terdampak Konflik Bersenjata dan Situasi Kekerasan Lainnya" alt="JURIS - Anak sebagai Kelompok Rentan yang Terdampak Konflik Bersenjata dan Situasi Kekerasan Lainnya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/konflik-bersenjata-teknologi-ar-anak-minat-bahasa-thumb-6d543.webp" title="JURIS - Anak sebagai Kelompok Rentan yang Terdampak Konflik Bersenjata dan Situasi Kekerasan Lainnya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/konflik-bersenjata-teknologi-ar-anak-minat-bahasa-thumb-6d543.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/konflik-bersenjata-teknologi-ar-anak-minat-bahasa-thumb-6d543.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/konflik-bersenjata-teknologi-ar-anak-minat-bahasa-thumb-6d543.webp 1x" title="JURIS - Anak sebagai Kelompok Rentan yang Terdampak Konflik Bersenjata dan Situasi Kekerasan Lainnya" alt="JURIS - Anak sebagai Kelompok Rentan yang Terdampak Konflik Bersenjata dan Situasi Kekerasan Lainnya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57205-konflik-bersenjata-teknologi-ar-anak-minat-ba" title="JURIS - Anak sebagai Kelompok Rentan yang Terdampak Konflik Bersenjata dan Situasi Kekerasan Lainnya" target="_blank">Anak sebagai Kelompok Rentan yang Terdampak Konflik Bersenjata dan Situasi Kekerasan Lainnya</a>: 1. Bagaimana efektivitas program perlindungan anak berbasis komunitas dalam mengurangi dampak konflik bersenjata di daerah rawan? 2. Apa saja faktor yang memengaruhi keberlanjutan pendekatan manajemen kasus dalam perlindungan anak di lingkungan konflik? 3. Bagaimana pendidikan dan kesadaran masyarakat dapat meningkatkan partisipasi aktif dalam mencegah keterlibatan anak dalam kekerasan dan konflik bersenjata?.
<br>Pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan kebijakan yang melindungi warga negaranya dari konflik bersenjata, khususnya menunjukkan komitmen dan memiliki ketetapan langkah upaya menjamin keselamatan anak-anak dari konflik dan situasi kekerasan lainnya.Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi swasta wajib mendukung terciptanya pemenuhan dan perlindungan hak anak.Dukungan psikososial, pelatihan kejuruan/minat anak, serta kegiatan yang menghasilkan pengalaman yang menyenangkan dapat diberikan oleh pemerintah dan masyarakat dalam mencegah atau membangun kembali diri anak-anak yang terkena dampak konflik
<br>Isu perlindungan anak merupakan isu yang mendunia. Segala bentuk aturan mengenai hak anak telah ditetapkan dan disetujui oleh hampir semua negara di dunia. Namun, aturan mengenai hak-hak anak yang telah dibuat sejak dulu tidak menjamin pelanggaran hak anak berakhir. Konflik bersenjata dan situasi kekerasan lainnya yang sampai saat ini masih sering terjadi dan membuat pemenuhan serta perlindungan hak anak harus menjadi perhatian utama semua pihak. Dampak konflik bersenjata dan kekerasan lainnya, membuat pemerintah, masyarakat dan organisasi pelayanan sosial harus bekerjasama untuk melakukan upaya pencegahan dan penanganan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh anak yang terkena dampak tersebut. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah metode...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/7/konflik-bersenjata-teknologi-ar-anak-minat-bahasa-thumb-109d2.webp" type="image/webp" length="75758" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/konflik-bersenjata-teknologi-ar-anak-minat-bahasa-thumb-af005.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/konflik-bersenjata-teknologi-ar-anak-minat-bahasa-thumb-109d2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/konflik-bersenjata-teknologi-ar-anak-minat-bahasa-thumb-6d543.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-592-unpad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14707-focus-jurnal-pekerjaan-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penggunaan Metode Token Economy Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Penyandang Tunanetra Demi Meraih Prestasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penggunaan Metode Token Economy Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Penyandang Tunanetra Demi Meraih Prestasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penggunaan Metode Token Economy Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Penyandang Tunanetra Demi Meraih Prestasi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57204-token-economy-motivasi-belajar-penyandang-tunanetr</link>
	<guid isPermaLink="false">9a3654db25f5bebc62cbfa07e6539d8c</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 14:04:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[direktori,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang penggunaan token economy pada perkembangan kemandirian penyandang tunanetra. 2. Studi tentang adaptasi metode token economy dengan budaya lokal dan lingkungan sosial penyandang tunanetra perlu ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penggunaan Metode Token Economy Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Penyandang Tunanetra Demi Meraih Prestasi: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang penggunaan token economy pada perkembangan kemandirian penyandang tunanetra. 2. Studi tentang adaptasi metode token economy dengan budaya lokal dan lingkungan sosial penyandang tunanetra perlu dilakukan untuk meningkatkan efektivitasnya. 3. Pengembangan pendekatan kombinasi antara token economy dan teknik pembelajaran berbasis teknologi dapat menjadi arah penelitian baru untuk memperluas akses dan partisipasi penyandang tunanetra dalam aktivitas belajar.. Motivasi belajar merupakan dorongan internal yang mempengaruhi perilaku dan kesuksesan seseorang.Token economy efektif dalam meningkatkan motivasi belajar penyandang tunanetra melalui penguatan perilaku yang diinginkan.Penerapan metode ini memerlukan konsistensi, kontrol ketat, dan penyesuaian dengan kebutuhan individu untuk mencapai hasil optimal Tujuan artikel ini membuat motivasi belajar pada penyandang disabilitas netra muncul sedemikian rupa. Motivasi sangat berperan penting dalam mendorong, menggerakkan dan mengarahkan perilaku seseorang. Motivasi yang sudah ada lalu dibantu diinterpretasikan dengan melakukan tindakan yang dapat mendukung ke arah tujuan yang diinginkan dengan menggunakan token economy. Dalam buku Behavior Modification: What It Is and How to Do It, oleh Garry Martin dan Joseph Pear pada tahun 1992, sudah dijelaskan bahwa token economy merupakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/9/token-economy-motivasi-belajar-penyandang-tunanetr-thumb-6911a.webp" title="JURIS - Penggunaan Metode Token Economy Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Penyandang Tunanetra Demi Meraih Prestasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/token-economy-motivasi-belajar-penyandang-tunanetr-thumb-6911a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/token-economy-motivasi-belajar-penyandang-tunanetr-thumb-6911a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/token-economy-motivasi-belajar-penyandang-tunanetr-thumb-6911a.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Metode Token Economy Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Penyandang Tunanetra Demi Meraih Prestasi" alt="JURIS - Penggunaan Metode Token Economy Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Penyandang Tunanetra Demi Meraih Prestasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/token-economy-motivasi-belajar-penyandang-tunanetr-thumb-3f8c3.webp" title="JURIS - Penggunaan Metode Token Economy Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Penyandang Tunanetra Demi Meraih Prestasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/token-economy-motivasi-belajar-penyandang-tunanetr-thumb-3f8c3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/token-economy-motivasi-belajar-penyandang-tunanetr-thumb-3f8c3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/token-economy-motivasi-belajar-penyandang-tunanetr-thumb-3f8c3.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Metode Token Economy Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Penyandang Tunanetra Demi Meraih Prestasi" alt="JURIS - Penggunaan Metode Token Economy Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Penyandang Tunanetra Demi Meraih Prestasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/token-economy-motivasi-belajar-penyandang-tunanetr-thumb-30d13.webp" title="JURIS - Penggunaan Metode Token Economy Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Penyandang Tunanetra Demi Meraih Prestasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/token-economy-motivasi-belajar-penyandang-tunanetr-thumb-30d13.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/token-economy-motivasi-belajar-penyandang-tunanetr-thumb-30d13.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/token-economy-motivasi-belajar-penyandang-tunanetr-thumb-30d13.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Metode Token Economy Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Penyandang Tunanetra Demi Meraih Prestasi" alt="JURIS - Penggunaan Metode Token Economy Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Penyandang Tunanetra Demi Meraih Prestasi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57204-token-economy-motivasi-belajar-penyandang-tunanetr" title="JURIS - Penggunaan Metode Token Economy Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Penyandang Tunanetra Demi Meraih Prestasi" target="_blank">Penggunaan Metode Token Economy Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Penyandang Tunanetra Demi Meraih Prestasi</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang penggunaan token economy pada perkembangan kemandirian penyandang tunanetra. 2. Studi tentang adaptasi metode token economy dengan budaya lokal dan lingkungan sosial penyandang tunanetra perlu dilakukan untuk meningkatkan efektivitasnya. 3. Pengembangan pendekatan kombinasi antara token economy dan teknik pembelajaran berbasis teknologi dapat menjadi arah penelitian baru untuk memperluas akses dan partisipasi penyandang tunanetra dalam aktivitas belajar..
<br>Motivasi belajar merupakan dorongan internal yang mempengaruhi perilaku dan kesuksesan seseorang.Token economy efektif dalam meningkatkan motivasi belajar penyandang tunanetra melalui penguatan perilaku yang diinginkan.Penerapan metode ini memerlukan konsistensi, kontrol ketat, dan penyesuaian dengan kebutuhan individu untuk mencapai hasil optimal
<br>Tujuan artikel ini membuat motivasi belajar pada penyandang disabilitas netra muncul sedemikian rupa. Motivasi sangat berperan penting dalam mendorong, menggerakkan dan mengarahkan perilaku seseorang. Motivasi yang sudah ada lalu dibantu diinterpretasikan dengan melakukan tindakan yang dapat mendukung ke arah tujuan yang diinginkan dengan menggunakan token economy. Dalam buku Behavior Modification: What It Is and How to Do It, oleh Garry Martin dan Joseph Pear pada tahun 1992, sudah dijelaskan bahwa token economy merupakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/9/token-economy-motivasi-belajar-penyandang-tunanetr-thumb-30d13.webp" type="image/webp" length="73076" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/token-economy-motivasi-belajar-penyandang-tunanetr-thumb-6911a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/token-economy-motivasi-belajar-penyandang-tunanetr-thumb-3f8c3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/token-economy-motivasi-belajar-penyandang-tunanetr-thumb-30d13.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-592-unpad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14707-focus-jurnal-pekerjaan-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Cogniiive Restructring Form CRF dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Cogniiive Restructring Form CRF dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Cogniiive Restructring Form CRF dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57203-dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-lingku</link>
	<guid isPermaLink="false">a0b640fbad35b6fad3aba0ef338c853c</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 13:50:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada pengembangan teknik-teknik intervensi yang lebih efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri remaja. Penelitian ini dapat mengeksplorasi berbagai pendekatan, seperti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Cogniiive Restructring Form (CRF) dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada pengembangan teknik-teknik intervensi yang lebih efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri remaja. Penelitian ini dapat mengeksplorasi berbagai pendekatan, seperti terapi kognitif perilaku, pelatihan keterampilan sosial, atau program pengembangan diri yang komprehensif. Selain itu, studi lanjutan dapat menyelidiki faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi kepercayaan diri remaja, seperti pengaruh lingkungan sosial, dukungan keluarga, atau pengalaman masa lalu. Dengan memahami faktor-faktor ini, intervensi dapat disesuaikan secara lebih spesifik untuk memenuhi kebutuhan remaja. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari intervensi kepercayaan diri pada remaja, seperti pengaruhnya terhadap prestasi akademik, hubungan sosial, dan kesejahteraan emosional. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri remaja dan mengurangi perilaku negatif yang mungkin timbul akibat kurangnya kepercayaan diri.. Simpulan yang diperoleh dengan dilakukannya kegiatan praktikum ini adalah bahwa.Klien sudah memiliki pikiran positif yang cukup baik, tetapi masih harus didampingi agar lebih baik lagi.Klien bisa lebih tenang saat menghadapi kondisi yang membuatnya tidak nyaman Remaja merupakan suatu masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan dewasa. Dan pada tahap ini remaja harus menjalankan tugasnya, apabila tugas perkembangan sosial ini dapat dilakukan dengan baik, remaja tidak akan mengalami kesulitan dalam kehidupan sosialnya serta akan membawa kebahagiaan dan kesuksesan dalam menuntaskan tugas perkembangan untuk fase-fase berikutnya. Sebaliknya, jika remaja gagal menjalankan tugas-tugas perkembangannya akan membawa akibat negatif dalam kehidupan sosial fase-fase berikutnya, menyebabkan ketidakbahagiaan pada remaja yang bersangkutan, menimbulkan penolakan masyarakat, dan kesulitan-kesulitan dalam menuntaskan tugas-tugas perkembangan berikutnya. Tetapi pada masa ini mereka sangat rentan untuk dipengaruhi oleh lingkungan sekitarnya sehingga... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-a5b0b.webp" title="JURIS - Penerapan Cogniiive Restructring Form (CRF) dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-a5b0b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-a5b0b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-a5b0b.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Cogniiive Restructring Form (CRF) dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem" alt="JURIS - Penerapan Cogniiive Restructring Form (CRF) dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-bb6da.webp" title="JURIS - Penerapan Cogniiive Restructring Form (CRF) dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-bb6da.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-bb6da.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-bb6da.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Cogniiive Restructring Form (CRF) dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem" alt="JURIS - Penerapan Cogniiive Restructring Form (CRF) dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-4db99.webp" title="JURIS - Penerapan Cogniiive Restructring Form (CRF) dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-4db99.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-4db99.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-4db99.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Cogniiive Restructring Form (CRF) dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem" alt="JURIS - Penerapan Cogniiive Restructring Form (CRF) dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57203-dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-lingku" title="JURIS - Penerapan Cogniiive Restructring Form (CRF) dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem" target="_blank">Penerapan Cogniiive Restructring Form (CRF) dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada pengembangan teknik-teknik intervensi yang lebih efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri remaja. Penelitian ini dapat mengeksplorasi berbagai pendekatan, seperti terapi kognitif perilaku, pelatihan keterampilan sosial, atau program pengembangan diri yang komprehensif. Selain itu, studi lanjutan dapat menyelidiki faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi kepercayaan diri remaja, seperti pengaruh lingkungan sosial, dukungan keluarga, atau pengalaman masa lalu. Dengan memahami faktor-faktor ini, intervensi dapat disesuaikan secara lebih spesifik untuk memenuhi kebutuhan remaja. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari intervensi kepercayaan diri pada remaja, seperti pengaruhnya terhadap prestasi akademik, hubungan sosial, dan kesejahteraan emosional. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri remaja dan mengurangi perilaku negatif yang mungkin timbul akibat kurangnya kepercayaan diri..
<br>Simpulan yang diperoleh dengan dilakukannya kegiatan praktikum ini adalah bahwa.Klien sudah memiliki pikiran positif yang cukup baik, tetapi masih harus didampingi agar lebih baik lagi.Klien bisa lebih tenang saat menghadapi kondisi yang membuatnya tidak nyaman
<br>Remaja merupakan suatu masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan dewasa. Dan pada tahap ini remaja harus menjalankan tugasnya, apabila tugas perkembangan sosial ini dapat dilakukan dengan baik, remaja tidak akan mengalami kesulitan dalam kehidupan sosialnya serta akan membawa kebahagiaan dan kesuksesan dalam menuntaskan tugas perkembangan untuk fase-fase berikutnya. Sebaliknya, jika remaja gagal menjalankan tugas-tugas perkembangannya akan membawa akibat negatif dalam kehidupan sosial fase-fase berikutnya, menyebabkan ketidakbahagiaan pada remaja yang bersangkutan, menimbulkan penolakan masyarakat, dan kesulitan-kesulitan dalam menuntaskan tugas-tugas perkembangan berikutnya. Tetapi pada masa ini mereka sangat rentan untuk dipengaruhi oleh lingkungan sekitarnya sehingga...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-a5b0b.webp" type="image/webp" length="76308" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-a5b0b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-bb6da.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-4db99.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-592-unpad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14707-focus-jurnal-pekerjaan-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Tracing Gender Equality in Restrictions on Female Teachers Teaching Roles in Pesantren ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tracing Gender Equality in Restrictions on Female Teachers Teaching Roles in Pesantren ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tracing Gender Equality in Restrictions on Female Teachers Teaching Roles in Pesantren ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57194-gender-inequality-index-pendidikan-adil-str</link>
	<guid isPermaLink="false">67e97e263fa339ce850027c49bf1ca3e</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 13:42:13 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang persepsi dan pengalaman guru perempuan di pesantren terkait dengan pembatasan peran mengajar mereka. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Tracing Gender Equality in Restrictions on Female Teachers' Teaching Roles in Pesantren: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang persepsi dan pengalaman guru perempuan di pesantren terkait dengan pembatasan peran mengajar mereka. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam dan observasi partisipan untuk memahami perspektif dan pengalaman mereka secara lebih komprehensif. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada dampak pembatasan peran mengajar terhadap kualitas pendidikan di pesantren. Apakah pembatasan ini berdampak positif atau negatif terhadap proses belajar mengajar dan perkembangan siswa? Apakah ada alternatif kebijakan yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan tanpa mengabaikan aspek kesetaraan gender? Ketiga, penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi faktor-faktor sosial, budaya, dan agama yang mempengaruhi kebijakan pembatasan peran mengajar guru perempuan di pesantren. Dengan memahami faktor-faktor ini, kita dapat mengembangkan strategi intervensi yang lebih efektif untuk mempromosikan kesetaraan gender dalam pendidikan pesantren.. In the pesantren environment, there is a pattern or a kind of unique and unique rule in allocating a teacher's teaching role.It turns out that female teachers are only given permission to teach female student classes and may not teach in male student classes, but not for male teachers.Whereas in principle, men and women have an equal position in relation to being actors of human resource development through education.Of course, the regulations that limit the teaching role of women above create the impression that pesantren have marginalized the role of female teachers.To ascertain whether it is true that the pesantren regulations cause gender inequality or the opposite, it is necessary to conduct a deeper research of this phenomenon, especially from the perspective of the pesantren teachers themselves.Of the 70 pesantren teachers consisting of 35 male teachers and 35 female teachers who filled out the questionnaire, there were varied answers regarding the restriction.1% of teachers agree because it aims to minimize mudhorot in accordance with the principle of AoDar'u al Mafasid Muqaddamun Aoala Jalbi al MashalihAo, 20% disagree because it is not gender fair, and the rest of the answers are mixed with categorisation 71% of male teachers agree and 29% of them disagree, 65% of female teachers agree and 35% of them disagree and relatively.Second, if their relative answers are reduced, the results and that between disagreeing, they will consider several aspects, namely marital status, potential mudhorot, and the availability of teachers.Third, from the results of in-depth interviews, 3 interviewees stated that they agreed to the restriction because they considered the potential harm that could occur if female teachers taught in male student classes with the intention of applying the fiqh rule Dar'ul MafAsid Muqaddamun AoalA Jalbil Maalih, namely rejecting mafsadah takes precedence over attracting benefits.Fourth, it is concluded that the mudhorot that the informants mean leads to several things, including the potential to disrupt the focus of male student learning and the vulnerability of female teachers to harmful treatment in the classroom so that the restrictions on teaching roles applied in pesantren actually have a positive impact in the form of saving pesantren policy makers from female teachers from potential dangers that are very likely to occur.Thus, from the many descriptions above, the authors concludes that the restrictions on teaching roles for female teachers made by pesantren policy makers (caregivers), should not be hastily seen as a form of gender inequality practices in pesantren.Because in reality in the field, the female teachers actually agree with the regulation because they feel ennobled by the restriction because they feel protected and kept away by the caregivers of the pesantren from things that have great potential to happen to them Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap adanya ketimpangan gender dalam penyelenggaraan pendidikan di pesantren karena didapati sebuah fenomena berupa regulasi pesantren yang membatasi peran mengajar guru perempuan, khususnya guru perempuan dilarang mengajar di kelas siswa laki-laki. Pembatasan peran mengajar ini menimbulkan kesan bahwa pesantren telah melakukan marjinalisasi terhadap peran guru perempuan. Menimbang atas adanya kesan negatif pada instansi pesantren karena fenomena tersebut, maka masalah ini perlu digali lebih dalam, khususnya dari sudut pandang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/9/gender-inequality-index-pendidikan-adil-strategi-m-thumb-f5d61.webp" title="JURIS - Tracing Gender Equality in Restrictions on Female Teachers&#039; Teaching Roles in Pesantren" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/gender-inequality-index-pendidikan-adil-strategi-m-thumb-f5d61.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/gender-inequality-index-pendidikan-adil-strategi-m-thumb-f5d61.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/gender-inequality-index-pendidikan-adil-strategi-m-thumb-f5d61.webp 1x" title="JURIS - Tracing Gender Equality in Restrictions on Female Teachers&#039; Teaching Roles in Pesantren" alt="JURIS - Tracing Gender Equality in Restrictions on Female Teachers&#039; Teaching Roles in Pesantren" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/gender-inequality-index-pendidikan-adil-strategi-m-thumb-7b142.webp" title="JURIS - Tracing Gender Equality in Restrictions on Female Teachers&#039; Teaching Roles in Pesantren" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/gender-inequality-index-pendidikan-adil-strategi-m-thumb-7b142.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/gender-inequality-index-pendidikan-adil-strategi-m-thumb-7b142.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/gender-inequality-index-pendidikan-adil-strategi-m-thumb-7b142.webp 1x" title="JURIS - Tracing Gender Equality in Restrictions on Female Teachers&#039; Teaching Roles in Pesantren" alt="JURIS - Tracing Gender Equality in Restrictions on Female Teachers&#039; Teaching Roles in Pesantren" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/gender-inequality-index-pendidikan-adil-strategi-m-thumb-2c1a3.webp" title="JURIS - Tracing Gender Equality in Restrictions on Female Teachers&#039; Teaching Roles in Pesantren" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/gender-inequality-index-pendidikan-adil-strategi-m-thumb-2c1a3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/gender-inequality-index-pendidikan-adil-strategi-m-thumb-2c1a3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/gender-inequality-index-pendidikan-adil-strategi-m-thumb-2c1a3.webp 1x" title="JURIS - Tracing Gender Equality in Restrictions on Female Teachers&#039; Teaching Roles in Pesantren" alt="JURIS - Tracing Gender Equality in Restrictions on Female Teachers&#039; Teaching Roles in Pesantren" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57194-gender-inequality-index-pendidikan-adil-str" title="JURIS - Tracing Gender Equality in Restrictions on Female Teachers&#039; Teaching Roles in Pesantren" target="_blank">Tracing Gender Equality in Restrictions on Female Teachers' Teaching Roles in Pesantren</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang persepsi dan pengalaman guru perempuan di pesantren terkait dengan pembatasan peran mengajar mereka. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam dan observasi partisipan untuk memahami perspektif dan pengalaman mereka secara lebih komprehensif. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada dampak pembatasan peran mengajar terhadap kualitas pendidikan di pesantren. Apakah pembatasan ini berdampak positif atau negatif terhadap proses belajar mengajar dan perkembangan siswa? Apakah ada alternatif kebijakan yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan tanpa mengabaikan aspek kesetaraan gender? Ketiga, penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi faktor-faktor sosial, budaya, dan agama yang mempengaruhi kebijakan pembatasan peran mengajar guru perempuan di pesantren. Dengan memahami faktor-faktor ini, kita dapat mengembangkan strategi intervensi yang lebih efektif untuk mempromosikan kesetaraan gender dalam pendidikan pesantren..
<br>In the pesantren environment, there is a pattern or a kind of unique and unique rule in allocating a teacher's teaching role.It turns out that female teachers are only given permission to teach female student classes and may not teach in male student classes, but not for male teachers.Whereas in principle, men and women have an equal position in relation to being actors of human resource development through education.Of course, the regulations that limit the teaching role of women above create the impression that pesantren have marginalized the role of female teachers.To ascertain whether it is true that the pesantren regulations cause gender inequality or the opposite, it is necessary to conduct a deeper research of this phenomenon, especially from the perspective of the pesantren teachers themselves.Of the 70 pesantren teachers consisting of 35 male teachers and 35 female teachers who filled out the questionnaire, there were varied answers regarding the restriction.1% of teachers agree because it aims to minimize mudhorot in accordance with the principle of AoDar'u al Mafasid Muqaddamun Aoala Jalbi al MashalihAo, 20% disagree because it is not gender fair, and the rest of the answers are mixed with categorisation 71% of male teachers agree and 29% of them disagree, 65% of female teachers agree and 35% of them disagree and relatively.Second, if their relative answers are reduced, the results and that between disagreeing, they will consider several aspects, namely marital status, potential mudhorot, and the availability of teachers.Third, from the results of in-depth interviews, 3 interviewees stated that they agreed to the restriction because they considered the potential harm that could occur if female teachers taught in male student classes with the intention of applying the fiqh rule Dar'ul MafAsid Muqaddamun AoalA Jalbil Maalih, namely rejecting mafsadah takes precedence over attracting benefits.Fourth, it is concluded that the mudhorot that the informants mean leads to several things, including the potential to disrupt the focus of male student learning and the vulnerability of female teachers to harmful treatment in the classroom so that the restrictions on teaching roles applied in pesantren actually have a positive impact in the form of saving pesantren policy makers from female teachers from potential dangers that are very likely to occur.Thus, from the many descriptions above, the authors concludes that the restrictions on teaching roles for female teachers made by pesantren policy makers (caregivers), should not be hastily seen as a form of gender inequality practices in pesantren.Because in reality in the field, the female teachers actually agree with the regulation because they feel ennobled by the restriction because they feel protected and kept away by the caregivers of the pesantren from things that have great potential to happen to them
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap adanya ketimpangan gender dalam penyelenggaraan pendidikan di pesantren karena didapati sebuah fenomena berupa regulasi pesantren yang membatasi peran mengajar guru perempuan, khususnya guru perempuan dilarang mengajar di kelas siswa laki-laki. Pembatasan peran mengajar ini menimbulkan kesan bahwa pesantren telah melakukan marjinalisasi terhadap peran guru perempuan. Menimbang atas adanya kesan negatif pada instansi pesantren karena fenomena tersebut, maka masalah ini perlu digali lebih dalam, khususnya dari sudut pandang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/9/gender-inequality-index-pendidikan-adil-strategi-m-thumb-f5d61.webp" type="image/webp" length="93544" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/gender-inequality-index-pendidikan-adil-strategi-m-thumb-f5d61.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/gender-inequality-index-pendidikan-adil-strategi-m-thumb-7b142.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/gender-inequality-index-pendidikan-adil-strategi-m-thumb-2c1a3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1188-uin-bukittinggi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17375-humanisma-journal-gender-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57206-reaksi-anak-remaja-konseling</link>
	<guid isPermaLink="false">4e719420f57c730160d531ceac1ee94a</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 13:31:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut tentang dampak perceraian orang tua terhadap anak remaja dari perspektif psikologis, dengan fokus pada bagaimana anak remaja mengolah emosi dan mengatasi trauma akibat perceraian. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja: Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut tentang dampak perceraian orang tua terhadap anak remaja dari perspektif psikologis, dengan fokus pada bagaimana anak remaja mengolah emosi dan mengatasi trauma akibat perceraian. 2. Melakukan penelitian kualitatif mendalam untuk memahami pengalaman dan perspektif anak remaja yang orang tuanya bercerai, serta strategi coping yang mereka gunakan untuk mengatasi dampak perceraian. 3. Menganalisis peran pekerja sosial dalam membantu anak remaja yang orang tuanya bercerai, termasuk strategi intervensi yang efektif untuk mendukung kesejahteraan dan penyesuaian diri mereka.. Hingga saat ini dampak perceraian orang tua memang dapat memberikan dampak buruk bagi anak, baik fisik maupun psikologis anak.Sehingga perceraian memang perlu dipertimbangkan matang-matang, dan orang tua harus bisa memberikan pengertian yang baik kepada anak sehingga dapat mengurangi dan mengatasi dampak buruk pada anak pada saat perceraian terjadi.Tetapi fungsi keluarga untuk memberikan pengertian dan perhatian pada anak/remaja ternyata tidak berfungsi dalam kaitannya dengan kasus perceraian.Untuk mengatasi perlakuan salah tersebut, maka dalam praktik pekerjaan sosial, seorang pekerja sosial harus berupaya mewujudkan ketercapaian akan kesejahteraan bagi anak.Anak yang mendapatkan perlakuan salah dari keluarganya memerlukan layanan yang tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi harus juga dilakukan pada keluarganya.Berbagai upaya petolongan dapat dilakukan oleh pekerja sosial Perceraian tidak hanya berdampak bagi yang bersangkutan (suami-isteri), namun juga melibatkan anak, khususnya yang memasuki usia remaja. Perceraian merupakan beban tersendiri bagi anak sehingga berdampak pada psikis. Reaksi anak terhadap perceraian orangtuanya sangat dipengaruhi oleh cara orang tua berperilaku sebelum, selama, dan sesudah perceraian. Metode dalam penulisan artikel ini menggunakan studi literatur, yaitu data sekunder yang dilakukan dengan mencari kajian kepustakaan dari berbagai literatur seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, atau hasil penelitian sejenis yang telah dipublikasikan mengenai dampak perceraian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-b93be.webp" title="JURIS - Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-b93be.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-b93be.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-b93be.webp 1x" title="JURIS - Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja" alt="JURIS - Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-a2218.webp" title="JURIS - Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-a2218.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-a2218.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-a2218.webp 1x" title="JURIS - Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja" alt="JURIS - Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-9946c.webp" title="JURIS - Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-9946c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-9946c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-9946c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja" alt="JURIS - Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57206-reaksi-anak-remaja-konseling" title="JURIS - Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja" target="_blank">Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja</a>: Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut tentang dampak perceraian orang tua terhadap anak remaja dari perspektif psikologis, dengan fokus pada bagaimana anak remaja mengolah emosi dan mengatasi trauma akibat perceraian. 2. Melakukan penelitian kualitatif mendalam untuk memahami pengalaman dan perspektif anak remaja yang orang tuanya bercerai, serta strategi coping yang mereka gunakan untuk mengatasi dampak perceraian. 3. Menganalisis peran pekerja sosial dalam membantu anak remaja yang orang tuanya bercerai, termasuk strategi intervensi yang efektif untuk mendukung kesejahteraan dan penyesuaian diri mereka..
<br>Hingga saat ini dampak perceraian orang tua memang dapat memberikan dampak buruk bagi anak, baik fisik maupun psikologis anak.Sehingga perceraian memang perlu dipertimbangkan matang-matang, dan orang tua harus bisa memberikan pengertian yang baik kepada anak sehingga dapat mengurangi dan mengatasi dampak buruk pada anak pada saat perceraian terjadi.Tetapi fungsi keluarga untuk memberikan pengertian dan perhatian pada anak/remaja ternyata tidak berfungsi dalam kaitannya dengan kasus perceraian.Untuk mengatasi perlakuan salah tersebut, maka dalam praktik pekerjaan sosial, seorang pekerja sosial harus berupaya mewujudkan ketercapaian akan kesejahteraan bagi anak.Anak yang mendapatkan perlakuan salah dari keluarganya memerlukan layanan yang tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi harus juga dilakukan pada keluarganya.Berbagai upaya petolongan dapat dilakukan oleh pekerja sosial
<br>Perceraian tidak hanya berdampak bagi yang bersangkutan (suami-isteri), namun juga melibatkan anak, khususnya yang memasuki usia remaja. Perceraian merupakan beban tersendiri bagi anak sehingga berdampak pada psikis. Reaksi anak terhadap perceraian orangtuanya sangat dipengaruhi oleh cara orang tua berperilaku sebelum, selama, dan sesudah perceraian. Metode dalam penulisan artikel ini menggunakan studi literatur, yaitu data sekunder yang dilakukan dengan mencari kajian kepustakaan dari berbagai literatur seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, atau hasil penelitian sejenis yang telah dipublikasikan mengenai dampak perceraian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-a2218.webp" type="image/webp" length="71796" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-b93be.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-a2218.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-9946c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-592-unpad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14707-focus-jurnal-pekerjaan-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Person in Environment Remaja Pada Era Revolusi Industri 4 0 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Person in Environment Remaja Pada Era Revolusi Industri 4 0 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Person in Environment Remaja Pada Era Revolusi Industri 4 0 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57201-dukungan-lingkungan-sosial-era-revolusi-masyarakat</link>
	<guid isPermaLink="false">463677cdc6a09a1cc6cec4073d4ef03c</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 13:30:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji secara kuantitatif bagaimana pengaruh interaksi positif netizen terhadap selfAcconcept remaja GenerasiAZ di Indonesia, dengan mengukur variabel kepuasan sosial, identitas diri, dan tingkat kebingungan identitas secara ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Person in Environment Remaja Pada Era Revolusi Industri 4.0: Penelitian selanjutnya dapat menguji secara kuantitatif bagaimana pengaruh interaksi positif netizen terhadap selfAcconcept remaja GenerasiAZ di Indonesia, dengan mengukur variabel kepuasan sosial, identitas diri, dan tingkat kebingungan identitas secara longitudinal. Selanjutnya, studi eksperimental dapat mengevaluasi efektivitas intervensi berbasis strengthAcbased yang dirancang untuk meningkatkan keberfungsian sosial remaja, melibatkan program pelatihan keterampilan emosional dan pemanfaatan teknologi digital yang terarah, serta membandingkan hasilnya dengan kelompok kontrol. Penelitian komparatif juga diperlukan untuk membandingkan hasil asesmen PIE antara remaja yang tinggal di daerah perkotaan dan pedesaan, guna mengidentifikasi perbedaan dampak lingkungan sosial dan akses teknologi terhadap perkembangan psikologis mereka. Ketiga agenda riset ini akan memperluas pemahaman tentang dinamika ekologi manusia pada era revolusi industri 4.0 dan memberikan dasar empiris bagi kebijakan serta praktik kerja sosial yang lebih responsif.. Penilaian Person in Environment (PIE) menunjukkan bahwa media sosial berperan signifikan dalam pembentukan selfAcconcept dan identitas remaja.reaksi positif dari netizen dapat memperkuat identitas, sementara reaksi negatif berpotensi menimbulkan kebingungan identitas.Pendekatan strengthAcbased memperkuat pandangan pekerja sosial bahwa remaja merupakan individu utuh dengan potensi yang dapat dikembangkan melalui pendidikan, moral, dan teknologi yang bijak.Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kontrol sosial dan dukungan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan positif remaja di era industri 4 Saat ini dunia telah memasuki era revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan semakin berkembangnya teknologi. Pada era ini, teknologi dilakukan serba digital dan serba internet. Pengguna teknologi digital dan internet ini didominasi oleh masyarakat pada kategori remaja. Secara langsung, hal ini berpengaruh terhadap remaja terutama pada aspek biologis, psikologis dan sosial. Selain itu, sejalan dengan perkembangan teknologi sistem ekologi (person in environment) remaja era revolusi industri 4.0 ini berbeda dengan sistem ekologi pada generasi sebelumnya. Tulisan ini akan menganalisis remaja pada era revolusi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/9/dukungan-lingkungan-sosial-era-revolusi-masyarakat-thumb-2f365.webp" title="JURIS - Person in Environment Remaja Pada Era Revolusi Industri 4.0" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/dukungan-lingkungan-sosial-era-revolusi-masyarakat-thumb-2f365.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/dukungan-lingkungan-sosial-era-revolusi-masyarakat-thumb-2f365.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/dukungan-lingkungan-sosial-era-revolusi-masyarakat-thumb-2f365.webp 1x" title="JURIS - Person in Environment Remaja Pada Era Revolusi Industri 4.0" alt="JURIS - Person in Environment Remaja Pada Era Revolusi Industri 4.0" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/dukungan-lingkungan-sosial-era-revolusi-masyarakat-thumb-d4368.webp" title="JURIS - Person in Environment Remaja Pada Era Revolusi Industri 4.0" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/dukungan-lingkungan-sosial-era-revolusi-masyarakat-thumb-d4368.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/dukungan-lingkungan-sosial-era-revolusi-masyarakat-thumb-d4368.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/dukungan-lingkungan-sosial-era-revolusi-masyarakat-thumb-d4368.webp 1x" title="JURIS - Person in Environment Remaja Pada Era Revolusi Industri 4.0" alt="JURIS - Person in Environment Remaja Pada Era Revolusi Industri 4.0" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/dukungan-lingkungan-sosial-era-revolusi-masyarakat-thumb-16137.webp" title="JURIS - Person in Environment Remaja Pada Era Revolusi Industri 4.0" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/dukungan-lingkungan-sosial-era-revolusi-masyarakat-thumb-16137.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/dukungan-lingkungan-sosial-era-revolusi-masyarakat-thumb-16137.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/dukungan-lingkungan-sosial-era-revolusi-masyarakat-thumb-16137.webp 1x" title="JURIS - Person in Environment Remaja Pada Era Revolusi Industri 4.0" alt="JURIS - Person in Environment Remaja Pada Era Revolusi Industri 4.0" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57201-dukungan-lingkungan-sosial-era-revolusi-masyarakat" title="JURIS - Person in Environment Remaja Pada Era Revolusi Industri 4.0" target="_blank">Person in Environment Remaja Pada Era Revolusi Industri 4.0</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji secara kuantitatif bagaimana pengaruh interaksi positif netizen terhadap selfAcconcept remaja GenerasiAZ di Indonesia, dengan mengukur variabel kepuasan sosial, identitas diri, dan tingkat kebingungan identitas secara longitudinal. Selanjutnya, studi eksperimental dapat mengevaluasi efektivitas intervensi berbasis strengthAcbased yang dirancang untuk meningkatkan keberfungsian sosial remaja, melibatkan program pelatihan keterampilan emosional dan pemanfaatan teknologi digital yang terarah, serta membandingkan hasilnya dengan kelompok kontrol. Penelitian komparatif juga diperlukan untuk membandingkan hasil asesmen PIE antara remaja yang tinggal di daerah perkotaan dan pedesaan, guna mengidentifikasi perbedaan dampak lingkungan sosial dan akses teknologi terhadap perkembangan psikologis mereka. Ketiga agenda riset ini akan memperluas pemahaman tentang dinamika ekologi manusia pada era revolusi industri 4.0 dan memberikan dasar empiris bagi kebijakan serta praktik kerja sosial yang lebih responsif..
<br>Penilaian Person in Environment (PIE) menunjukkan bahwa media sosial berperan signifikan dalam pembentukan selfAcconcept dan identitas remaja.reaksi positif dari netizen dapat memperkuat identitas, sementara reaksi negatif berpotensi menimbulkan kebingungan identitas.Pendekatan strengthAcbased memperkuat pandangan pekerja sosial bahwa remaja merupakan individu utuh dengan potensi yang dapat dikembangkan melalui pendidikan, moral, dan teknologi yang bijak.Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kontrol sosial dan dukungan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan positif remaja di era industri 4
<br>Saat ini dunia telah memasuki era revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan semakin berkembangnya teknologi. Pada era ini, teknologi dilakukan serba digital dan serba internet. Pengguna teknologi digital dan internet ini didominasi oleh masyarakat pada kategori remaja. Secara langsung, hal ini berpengaruh terhadap remaja terutama pada aspek biologis, psikologis dan sosial. Selain itu, sejalan dengan perkembangan teknologi sistem ekologi (person in environment) remaja era revolusi industri 4.0 ini berbeda dengan sistem ekologi pada generasi sebelumnya. Tulisan ini akan menganalisis remaja pada era revolusi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/9/dukungan-lingkungan-sosial-era-revolusi-masyarakat-thumb-2f365.webp" type="image/webp" length="70398" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/dukungan-lingkungan-sosial-era-revolusi-masyarakat-thumb-2f365.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/dukungan-lingkungan-sosial-era-revolusi-masyarakat-thumb-d4368.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/dukungan-lingkungan-sosial-era-revolusi-masyarakat-thumb-16137.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-592-unpad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14707-focus-jurnal-pekerjaan-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Anemia Dalam Kehamilan Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Anemia Dalam Kehamilan Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Anemia Dalam Kehamilan Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57196-anemia-kehamilan-prevalensi-hasil-prevalens</link>
	<guid isPermaLink="false">8da8ce2878442776ae8de659eda34125</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 13:24:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nur husna 37 ]]></category>
	<category><![CDATA[ imam fungani ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[37,fungani,husna,imam,nur]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan sangat esensial untuk memperkaya pemahaman mengenai Ketuban Pecah Dini (KPD) pada ibu hamil, khususnya di wilayah Karawang. Mengingat temuan penelitian ini yang tidak menunjukkan hubungan signifikan antara anemia dan KPD, namun menyoroti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Anemia Dalam Kehamilan Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini: Penelitian lanjutan sangat esensial untuk memperkaya pemahaman mengenai Ketuban Pecah Dini (KPD) pada ibu hamil, khususnya di wilayah Karawang. Mengingat temuan penelitian ini yang tidak menunjukkan hubungan signifikan antara anemia dan KPD, namun menyoroti keterbatasan data pada sampel anemic, disarankan untuk melakukan studi kohort prospektif dengan ukuran sampel yang lebih besar dan pemantauan yang lebih intensif terhadap status anemia ibu hamil sejak trimester awal hingga persalinan. Pendekatan ini akan membantu mengidentifikasi apakah derajat keparahan anemia atau jenis anemia tertentu memiliki pengaruh yang berbeda terhadap risiko KPD, serta mengatasi potensi bias akibat periode pengumpulan data yang terbatas. Selain itu, karena penelitian ini secara konsisten menemukan hubungan signifikan antara perilaku merokok (terutama perokok pasif) dengan kejadian KPD, penelitian masa depan dapat berfokus pada mekanisme biologis di balik pengaruh paparan asap rokok pasif terhadap integritas membran ketuban, misalnya melalui studi biomarker stres oksidatif atau perubahan struktur kolagen pada sampel cairan ketuban atau selaput ketuban jika memungkinkan. Hal ini dapat dilengkapi dengan studi intervensi komparatif yang mengevaluasi efektivitas program edukasi kesehatan yang ditargetkan untuk mengurangi paparan asap rokok pasif di kalangan keluarga ibu hamil. Terakhir, mengingat KPD seringkali merupakan kondisi multifaktorial, studi kualitatif atau mixed methods bisa dilakukan untuk menggali lebih dalam persepsi dan pengalaman ibu hamil terkait faktor-faktor risiko KPD lainnya yang mungkin terlewatkan dalam pendekatan kuantitatif, seperti tingkat stres psikologis, dukungan sosial, atau paparan polutan lingkungan lain, untuk merumuskan model pencegahan yang lebih holistik dan responsif terhadap konteks lokal.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara anemia dan kejadian Ketuban Pecah Dini (KPD) di RSUD Karawang setelah dikontrol oleh perilaku merokok.namun, perilaku merokok (perokok pasif) menunjukkan hubungan signifikan dengan KPD.Dinas Kesehatan diharapkan dapat memanfaatkan hasil studi ini untuk memperkuat program kesehatan ibu hamil, terutama dalam upaya promosi kesehatan terkait bahaya merokok aktif bagi ibu dan janin, yang dapat diimplementasikan di berbagai fasilitas kesehatan.Untuk penelitian di masa mendatang, disarankan untuk menggunakan pendekatan metode campuran (mixed method) guna mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif Latar Belakang: Insiden KPD di Indonesia 4,5%-6% dari seluruh kehamilan. KPD di RSUD Karawang tahun 2021 menduduki peringkat ke 2 sebanyak 35,4%. Salah satu penyebab kematian Ibu KPD adalah anemia. Anemia merupakan faktor predisposisi KPD. Prevalensi anemia kehamilan di Indonesia sebesar 12-70%. Prevalensi anemia ibu hamil di Kabupaten Karawang tahun 2023 sebesar 43,75%, jauh melampaui standar WHO ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/c/anemia-kehamilan-prevalensi-hasil-faktor-risiko-ke-thumb-ee45f.webp" title="JURIS - Pengaruh Anemia Dalam Kehamilan Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/anemia-kehamilan-prevalensi-hasil-faktor-risiko-ke-thumb-ee45f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/anemia-kehamilan-prevalensi-hasil-faktor-risiko-ke-thumb-ee45f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/anemia-kehamilan-prevalensi-hasil-faktor-risiko-ke-thumb-ee45f.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Anemia Dalam Kehamilan Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini" alt="JURIS - Pengaruh Anemia Dalam Kehamilan Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/anemia-kehamilan-prevalensi-hasil-faktor-risiko-ke-thumb-7c17b.webp" title="JURIS - Pengaruh Anemia Dalam Kehamilan Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/anemia-kehamilan-prevalensi-hasil-faktor-risiko-ke-thumb-7c17b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/anemia-kehamilan-prevalensi-hasil-faktor-risiko-ke-thumb-7c17b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/anemia-kehamilan-prevalensi-hasil-faktor-risiko-ke-thumb-7c17b.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Anemia Dalam Kehamilan Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini" alt="JURIS - Pengaruh Anemia Dalam Kehamilan Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/anemia-kehamilan-prevalensi-hasil-faktor-risiko-ke-thumb-d5437.webp" title="JURIS - Pengaruh Anemia Dalam Kehamilan Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/anemia-kehamilan-prevalensi-hasil-faktor-risiko-ke-thumb-d5437.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/anemia-kehamilan-prevalensi-hasil-faktor-risiko-ke-thumb-d5437.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/anemia-kehamilan-prevalensi-hasil-faktor-risiko-ke-thumb-d5437.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Anemia Dalam Kehamilan Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini" alt="JURIS - Pengaruh Anemia Dalam Kehamilan Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57196-anemia-kehamilan-prevalensi-hasil-prevalens" title="JURIS - Pengaruh Anemia Dalam Kehamilan Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini" target="_blank">Pengaruh Anemia Dalam Kehamilan Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini</a>: Penelitian lanjutan sangat esensial untuk memperkaya pemahaman mengenai Ketuban Pecah Dini (KPD) pada ibu hamil, khususnya di wilayah Karawang. Mengingat temuan penelitian ini yang tidak menunjukkan hubungan signifikan antara anemia dan KPD, namun menyoroti keterbatasan data pada sampel anemic, disarankan untuk melakukan studi kohort prospektif dengan ukuran sampel yang lebih besar dan pemantauan yang lebih intensif terhadap status anemia ibu hamil sejak trimester awal hingga persalinan. Pendekatan ini akan membantu mengidentifikasi apakah derajat keparahan anemia atau jenis anemia tertentu memiliki pengaruh yang berbeda terhadap risiko KPD, serta mengatasi potensi bias akibat periode pengumpulan data yang terbatas. Selain itu, karena penelitian ini secara konsisten menemukan hubungan signifikan antara perilaku merokok (terutama perokok pasif) dengan kejadian KPD, penelitian masa depan dapat berfokus pada mekanisme biologis di balik pengaruh paparan asap rokok pasif terhadap integritas membran ketuban, misalnya melalui studi biomarker stres oksidatif atau perubahan struktur kolagen pada sampel cairan ketuban atau selaput ketuban jika memungkinkan. Hal ini dapat dilengkapi dengan studi intervensi komparatif yang mengevaluasi efektivitas program edukasi kesehatan yang ditargetkan untuk mengurangi paparan asap rokok pasif di kalangan keluarga ibu hamil. Terakhir, mengingat KPD seringkali merupakan kondisi multifaktorial, studi kualitatif atau mixed methods bisa dilakukan untuk menggali lebih dalam persepsi dan pengalaman ibu hamil terkait faktor-faktor risiko KPD lainnya yang mungkin terlewatkan dalam pendekatan kuantitatif, seperti tingkat stres psikologis, dukungan sosial, atau paparan polutan lingkungan lain, untuk merumuskan model pencegahan yang lebih holistik dan responsif terhadap konteks lokal..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara anemia dan kejadian Ketuban Pecah Dini (KPD) di RSUD Karawang setelah dikontrol oleh perilaku merokok.namun, perilaku merokok (perokok pasif) menunjukkan hubungan signifikan dengan KPD.Dinas Kesehatan diharapkan dapat memanfaatkan hasil studi ini untuk memperkuat program kesehatan ibu hamil, terutama dalam upaya promosi kesehatan terkait bahaya merokok aktif bagi ibu dan janin, yang dapat diimplementasikan di berbagai fasilitas kesehatan.Untuk penelitian di masa mendatang, disarankan untuk menggunakan pendekatan metode campuran (mixed method) guna mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif
<br>Latar Belakang: Insiden KPD di Indonesia 4,5%-6% dari seluruh kehamilan. KPD di RSUD Karawang tahun 2021 menduduki peringkat ke 2 sebanyak 35,4%. Salah satu penyebab kematian Ibu KPD adalah anemia. Anemia merupakan faktor predisposisi KPD. Prevalensi anemia kehamilan di Indonesia sebesar 12-70%. Prevalensi anemia ibu hamil di Kabupaten Karawang tahun 2023 sebesar 43,75%, jauh melampaui standar WHO <20%. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh anemia dalam kehamilan terhadap kejadian KPD di RSUD Karawang. Metode: analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Analisis univariate, bivaritae dan multivariate dengan uji regresi logistic ganda. Populasi dan sampel penelitian ibu bersalin di RSUD Karawang tahun 2024 berjumlah 120 responden. Teknik sampling yaitu...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/c/anemia-kehamilan-prevalensi-hasil-faktor-risiko-ke-thumb-7c17b.webp" type="image/webp" length="80816" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/anemia-kehamilan-prevalensi-hasil-faktor-risiko-ke-thumb-ee45f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/anemia-kehamilan-prevalensi-hasil-faktor-risiko-ke-thumb-7c17b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/anemia-kehamilan-prevalensi-hasil-faktor-risiko-ke-thumb-d5437.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3237-unjaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12928-ilmu-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Kepatuhan Terapi ARV Pada ODHIV Dewasa Muda ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Kepatuhan Terapi ARV Pada ODHIV Dewasa Muda ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Kepatuhan Terapi ARV Pada ODHIV Dewasa Muda ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57195-dukungan-sosial-terapi-arv-sistem</link>
	<guid isPermaLink="false">f8702832ed3f2b6ed596ed225445a561</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 13:17:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nur husna 37 ]]></category>
	<category><![CDATA[ imam fungani ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[37,fungani,husna,imam,nur]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi apakah intervensi pelatihan khusus bagi teman sebaya dalam memberikan nasihat medis meningkatkan kepatuhan ARV pada ODHIV dewasa muda (penelitian eksperimental dengan kelompok kontrol). Selanjutnya, studi longitudinal ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Kepatuhan Terapi ARV Pada ODHIV Dewasa Muda: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi apakah intervensi pelatihan khusus bagi teman sebaya dalam memberikan nasihat medis meningkatkan kepatuhan ARV pada ODHIV dewasa muda (penelitian eksperimental dengan kelompok kontrol). Selanjutnya, studi longitudinal dapat menyelidiki pengaruh faktor psikologis seperti stigma internal dan kesehatan mental terhadap hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dan kepatuhan terapi ARV (analisis jalur mediasi). Akhirnya, penelitian kualitatif dapat menggali persepsi ODHIV mengenai jenis dukungan sosial yang paling efektif, sehingga dapat merancang program dukungan berbasis komunitas yang lebih responsif dan kontekstual.. Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan kepatuhan terapi ARV pada ODHIV dewasa muda di Yayasan Victory Plus Yogyakarta dengan nilai pAcvalue 0,309.Diperlukan peningkatan kualitas dukungan sosial teman sebaya, khususnya dalam pemberian nasihat atau arahan, untuk memperbaiki kepatuhan terapi ARV pada kelompok tersebut Latar belakang: Pada orang dengan HIV (ODHIV) dewasa muda, dukungan dan motivasi sangat penting untuk mempertahankan kepatuhan terhadap terapi antiretroviral (ARV). Dukungan positif yang diberikan oleh teman sebaya diyakini dapat mengurangi hambatan dan meningkatkan kepatuhan terapi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dan kepatuhan terapi ARV pada ODHIV dewasa muda di Yayasan Victory Plus Yogyakarta. Metode: Penelitian korelasional dengan desain crossAcsectional dilakukan pada 81 ODHIV berusia 18Ac30 tahun yang sedang menjalani ART, menggunakan teknik purposive sampling. Hasil: Sebagian besar responden (98,8%) melaporkan dukungan sosial teman sebaya dalam kategori baik, sedangkan hanya 39,5% berada dalam kategori kepatuhan tinggi. Analisis bivariat menunjukkan tidak... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/1/dukungan-sosial-terapi-arv-sistem-tekanan-teman-se-thumb-c2713.webp" title="JURIS - Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Kepatuhan Terapi ARV Pada ODHIV Dewasa Muda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/dukungan-sosial-terapi-arv-sistem-tekanan-teman-se-thumb-c2713.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/dukungan-sosial-terapi-arv-sistem-tekanan-teman-se-thumb-c2713.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/dukungan-sosial-terapi-arv-sistem-tekanan-teman-se-thumb-c2713.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Kepatuhan Terapi ARV Pada ODHIV Dewasa Muda" alt="JURIS - Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Kepatuhan Terapi ARV Pada ODHIV Dewasa Muda" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/dukungan-sosial-terapi-arv-sistem-tekanan-teman-se-thumb-840c0.webp" title="JURIS - Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Kepatuhan Terapi ARV Pada ODHIV Dewasa Muda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/dukungan-sosial-terapi-arv-sistem-tekanan-teman-se-thumb-840c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/dukungan-sosial-terapi-arv-sistem-tekanan-teman-se-thumb-840c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/dukungan-sosial-terapi-arv-sistem-tekanan-teman-se-thumb-840c0.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Kepatuhan Terapi ARV Pada ODHIV Dewasa Muda" alt="JURIS - Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Kepatuhan Terapi ARV Pada ODHIV Dewasa Muda" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/dukungan-sosial-terapi-arv-sistem-tekanan-teman-se-thumb-319fa.webp" title="JURIS - Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Kepatuhan Terapi ARV Pada ODHIV Dewasa Muda" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/dukungan-sosial-terapi-arv-sistem-tekanan-teman-se-thumb-319fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/dukungan-sosial-terapi-arv-sistem-tekanan-teman-se-thumb-319fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/dukungan-sosial-terapi-arv-sistem-tekanan-teman-se-thumb-319fa.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Kepatuhan Terapi ARV Pada ODHIV Dewasa Muda" alt="JURIS - Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Kepatuhan Terapi ARV Pada ODHIV Dewasa Muda" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57195-dukungan-sosial-terapi-arv-sistem" title="JURIS - Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Kepatuhan Terapi ARV Pada ODHIV Dewasa Muda" target="_blank">Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Kepatuhan Terapi ARV Pada ODHIV Dewasa Muda</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi apakah intervensi pelatihan khusus bagi teman sebaya dalam memberikan nasihat medis meningkatkan kepatuhan ARV pada ODHIV dewasa muda (penelitian eksperimental dengan kelompok kontrol). Selanjutnya, studi longitudinal dapat menyelidiki pengaruh faktor psikologis seperti stigma internal dan kesehatan mental terhadap hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dan kepatuhan terapi ARV (analisis jalur mediasi). Akhirnya, penelitian kualitatif dapat menggali persepsi ODHIV mengenai jenis dukungan sosial yang paling efektif, sehingga dapat merancang program dukungan berbasis komunitas yang lebih responsif dan kontekstual..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan kepatuhan terapi ARV pada ODHIV dewasa muda di Yayasan Victory Plus Yogyakarta dengan nilai pAcvalue 0,309.Diperlukan peningkatan kualitas dukungan sosial teman sebaya, khususnya dalam pemberian nasihat atau arahan, untuk memperbaiki kepatuhan terapi ARV pada kelompok tersebut
<br>Latar belakang: Pada orang dengan HIV (ODHIV) dewasa muda, dukungan dan motivasi sangat penting untuk mempertahankan kepatuhan terhadap terapi antiretroviral (ARV). Dukungan positif yang diberikan oleh teman sebaya diyakini dapat mengurangi hambatan dan meningkatkan kepatuhan terapi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dan kepatuhan terapi ARV pada ODHIV dewasa muda di Yayasan Victory Plus Yogyakarta. Metode: Penelitian korelasional dengan desain crossAcsectional dilakukan pada 81 ODHIV berusia 18Ac30 tahun yang sedang menjalani ART, menggunakan teknik purposive sampling. Hasil: Sebagian besar responden (98,8%) melaporkan dukungan sosial teman sebaya dalam kategori baik, sedangkan hanya 39,5% berada dalam kategori kepatuhan tinggi. Analisis bivariat menunjukkan tidak...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/1/dukungan-sosial-terapi-arv-sistem-tekanan-teman-se-thumb-319fa.webp" type="image/webp" length="85038" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/dukungan-sosial-terapi-arv-sistem-tekanan-teman-se-thumb-c2713.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/dukungan-sosial-terapi-arv-sistem-tekanan-teman-se-thumb-840c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/dukungan-sosial-terapi-arv-sistem-tekanan-teman-se-thumb-319fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3237-unjaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12928-ilmu-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ FORMULASI SEDIAAN SERUM DARI KULIT BUAH DURIAN BERBAGAI VARIETAS Durio zibethinus Murray LOKAL MONTONG DAN MUSANG KING ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ FORMULASI SEDIAAN SERUM DARI KULIT BUAH DURIAN BERBAGAI VARIETAS Durio zibethinus Murray LOKAL MONTONG DAN MUSANG KING ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ FORMULASI SEDIAAN SERUM DARI KULIT BUAH DURIAN BERBAGAI VARIETAS Durio zibethinus Murray LOKAL MONTONG DAN MUSANG KING ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57198-ppm-ekstrak-kulit-buah-pisang-tin</link>
	<guid isPermaLink="false">f9a9e3bb4a396afc65d5c2666df3aa42</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 12:58:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nur husna 37 ]]></category>
	<category><![CDATA[ imam fungani ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[37,fungani,husna,imam,nur]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi rentang konsentrasi ekstrak kulit durian yang optimal untuk meningkatkan aktivitas antibakteri sekaligus mempertahankan kompatibilitas kulit, sehingga dapat menentukan dosis paling efektif bagi perawatan jerawat. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - FORMULASI SEDIAAN SERUM DARI KULIT BUAH DURIAN BERBAGAI VARIETAS (Durio zibethinus Murray) LOKAL, MONTONG DAN MUSANG KING: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi rentang konsentrasi ekstrak kulit durian yang optimal untuk meningkatkan aktivitas antibakteri sekaligus mempertahankan kompatibilitas kulit, sehingga dapat menentukan dosis paling efektif bagi perawatan jerawat. Selain itu, diperlukan uji klinis terkontrol pada pasien jerawat untuk membandingkan efektivitas serum berbasis ekstrak durian dengan produk komersial standar, serta menilai keamanan penggunaan jangka panjang pada populasi yang lebih luas. Selanjutnya, penambahan bahan alami lain seperti niacinamide atau ekstrak tanaman antiAcinflamasi pada formulasi serum dapat dievaluasi untuk meningkatkan sifat antiAcoksidan dan antiAcinflamasi, sambil memeriksa dampaknya terhadap stabilitas fisik dan estetika produk.. Formulasi serum dari kulit durian (lokal, Montong, Musang King) menunjukkan variasi warna organoleptik yang memengaruhi nilai pH, namun tetap stabil selama pengujian stabilitas.Uji preferensi menunjukkan Formula 3 sebagai yang paling disukai, dan tidak ada iritasi yang signifikan pada mayoritas responden.Uji freezeActhaw juga mengonfirmasi kestabilan fisik serum dari semua varietas durian Latar Belakang: Kulit durian (Durio zibethinus Murr.) yang sering dibuang sebagai limbah pertanian ternyata mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid dan tanin yang memiliki sifat antibakteri, terutama terhadap bakteri penyebab jerawat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik fisik dan stabilitas dari sediaan serum yang diformulasikan dengan ekstrak kulit durian pada konsentrasi 15%. Metode: Ekstrak kulit durian diperoleh dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%, kemudian diformulasikan menjadi sediaan serum. Evaluasi mutu fisik meliputi pengujian warna, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, dan viskositas. Hasil: Varietas Musang King menghasilkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/c/ppm-ekstrak-kulit-buah-pisang-tin-hijau-naga-duria-thumb-aea49.webp" title="JURIS - FORMULASI SEDIAAN SERUM DARI KULIT BUAH DURIAN BERBAGAI VARIETAS (Durio zibethinus Murray) LOKAL, MONTONG DAN MUSANG KING" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/ppm-ekstrak-kulit-buah-pisang-tin-hijau-naga-duria-thumb-aea49.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/ppm-ekstrak-kulit-buah-pisang-tin-hijau-naga-duria-thumb-aea49.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/ppm-ekstrak-kulit-buah-pisang-tin-hijau-naga-duria-thumb-aea49.webp 1x" title="JURIS - FORMULASI SEDIAAN SERUM DARI KULIT BUAH DURIAN BERBAGAI VARIETAS (Durio zibethinus Murray) LOKAL, MONTONG DAN MUSANG KING" alt="JURIS - FORMULASI SEDIAAN SERUM DARI KULIT BUAH DURIAN BERBAGAI VARIETAS (Durio zibethinus Murray) LOKAL, MONTONG DAN MUSANG KING" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/ppm-ekstrak-kulit-buah-pisang-tin-hijau-naga-duria-thumb-b7342.webp" title="JURIS - FORMULASI SEDIAAN SERUM DARI KULIT BUAH DURIAN BERBAGAI VARIETAS (Durio zibethinus Murray) LOKAL, MONTONG DAN MUSANG KING" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/ppm-ekstrak-kulit-buah-pisang-tin-hijau-naga-duria-thumb-b7342.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/ppm-ekstrak-kulit-buah-pisang-tin-hijau-naga-duria-thumb-b7342.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/ppm-ekstrak-kulit-buah-pisang-tin-hijau-naga-duria-thumb-b7342.webp 1x" title="JURIS - FORMULASI SEDIAAN SERUM DARI KULIT BUAH DURIAN BERBAGAI VARIETAS (Durio zibethinus Murray) LOKAL, MONTONG DAN MUSANG KING" alt="JURIS - FORMULASI SEDIAAN SERUM DARI KULIT BUAH DURIAN BERBAGAI VARIETAS (Durio zibethinus Murray) LOKAL, MONTONG DAN MUSANG KING" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/ppm-ekstrak-kulit-buah-pisang-tin-hijau-naga-duria-thumb-ba85c.webp" title="JURIS - FORMULASI SEDIAAN SERUM DARI KULIT BUAH DURIAN BERBAGAI VARIETAS (Durio zibethinus Murray) LOKAL, MONTONG DAN MUSANG KING" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/ppm-ekstrak-kulit-buah-pisang-tin-hijau-naga-duria-thumb-ba85c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/ppm-ekstrak-kulit-buah-pisang-tin-hijau-naga-duria-thumb-ba85c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/ppm-ekstrak-kulit-buah-pisang-tin-hijau-naga-duria-thumb-ba85c.webp 1x" title="JURIS - FORMULASI SEDIAAN SERUM DARI KULIT BUAH DURIAN BERBAGAI VARIETAS (Durio zibethinus Murray) LOKAL, MONTONG DAN MUSANG KING" alt="JURIS - FORMULASI SEDIAAN SERUM DARI KULIT BUAH DURIAN BERBAGAI VARIETAS (Durio zibethinus Murray) LOKAL, MONTONG DAN MUSANG KING" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57198-ppm-ekstrak-kulit-buah-pisang-tin" title="JURIS - FORMULASI SEDIAAN SERUM DARI KULIT BUAH DURIAN BERBAGAI VARIETAS (Durio zibethinus Murray) LOKAL, MONTONG DAN MUSANG KING" target="_blank">FORMULASI SEDIAAN SERUM DARI KULIT BUAH DURIAN BERBAGAI VARIETAS (Durio zibethinus Murray) LOKAL, MONTONG DAN MUSANG KING</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi rentang konsentrasi ekstrak kulit durian yang optimal untuk meningkatkan aktivitas antibakteri sekaligus mempertahankan kompatibilitas kulit, sehingga dapat menentukan dosis paling efektif bagi perawatan jerawat. Selain itu, diperlukan uji klinis terkontrol pada pasien jerawat untuk membandingkan efektivitas serum berbasis ekstrak durian dengan produk komersial standar, serta menilai keamanan penggunaan jangka panjang pada populasi yang lebih luas. Selanjutnya, penambahan bahan alami lain seperti niacinamide atau ekstrak tanaman antiAcinflamasi pada formulasi serum dapat dievaluasi untuk meningkatkan sifat antiAcoksidan dan antiAcinflamasi, sambil memeriksa dampaknya terhadap stabilitas fisik dan estetika produk..
<br>Formulasi serum dari kulit durian (lokal, Montong, Musang King) menunjukkan variasi warna organoleptik yang memengaruhi nilai pH, namun tetap stabil selama pengujian stabilitas.Uji preferensi menunjukkan Formula 3 sebagai yang paling disukai, dan tidak ada iritasi yang signifikan pada mayoritas responden.Uji freezeActhaw juga mengonfirmasi kestabilan fisik serum dari semua varietas durian
<br>Latar Belakang: Kulit durian (Durio zibethinus Murr.) yang sering dibuang sebagai limbah pertanian ternyata mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid dan tanin yang memiliki sifat antibakteri, terutama terhadap bakteri penyebab jerawat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik fisik dan stabilitas dari sediaan serum yang diformulasikan dengan ekstrak kulit durian pada konsentrasi 15%. Metode: Ekstrak kulit durian diperoleh dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%, kemudian diformulasikan menjadi sediaan serum. Evaluasi mutu fisik meliputi pengujian warna, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, dan viskositas. Hasil: Varietas Musang King menghasilkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/c/ppm-ekstrak-kulit-buah-pisang-tin-hijau-naga-duria-thumb-b7342.webp" type="image/webp" length="86644" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/ppm-ekstrak-kulit-buah-pisang-tin-hijau-naga-duria-thumb-aea49.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/ppm-ekstrak-kulit-buah-pisang-tin-hijau-naga-duria-thumb-b7342.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/ppm-ekstrak-kulit-buah-pisang-tin-hijau-naga-duria-thumb-ba85c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3237-unjaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12928-ilmu-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva based ferning test ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva based ferning test ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva based ferning test ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57200-remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-re</link>
	<guid isPermaLink="false">81875c4ae48ebb1b29d097ff5d361723</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 12:44:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nur husna 37 ]]></category>
	<category><![CDATA[ imam fungani ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[37,fungani,husna,imam,nur]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan variabel yang lebih luas dan menyelidiki faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi terbentuknya pola ferning, seperti status gizi dan indeks massa tubuh. Selain itu, perlu dilakukan penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva-based ferning test: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan variabel yang lebih luas dan menyelidiki faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi terbentuknya pola ferning, seperti status gizi dan indeks massa tubuh. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk meningkatkan objektivitas dan akurasi dalam mengklasifikasikan pola citra saliva ferning menggunakan teknologi klasifikasi citra berbasis machine learning, seperti ekstraksi fitur Gray-Level Co-occurrence Matrix (GLCM). Dengan demikian, pemeriksaan ferning berbasis saliva dapat menjadi alat bantu diagnostik yang lebih andal dan akurat dalam mendeteksi fase ovulasi pada remaja putri.. Dalam penelitian ini sekitar 70,8 % responden menunjukkan terbentuknya pola ferning.Sejalan dengan teori bahwa, peningkatan kadar estrogen memengaruhi komposisi elektrolit saliva sehingga memicu terbentuknya kristalisasi khas.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemeriksaan ferning berbasis saliva sebagai salah satu alternatif dalam identifikasi fase ovulasi pada remaja putri metode tidak invasif untuk membantu mengidentifikasi fase ovulasi.Pemanfaatan teknologi klasifikasi citra berbasis machine learning, misalnya ekstraksi fitur Gray-Level Co-occurrence Matrix (GLCM), telah terbukti mampu meningkatkan objektivitas dan akurasi dalam mengklasifikasikan pola citra saliva ferning untuk mendeteksi masa subur, sehingga berpotensi dikembangkan menjadi alat bantu diagnostik yang lebih objektif dan mengurangi bias interpretasi visual pada pemeriksaan mikroskopis di masa mendatang Latar Belakang: Masa remaja putri dimulai dengan tanda-tanda pubertas, salah satunya menstruasi. Remaja sering mengalami ketidakteraturan siklus menstruasi, hal ini membuat remaja sulit mengenali fase ovulasi. Deteksi ovulasi yang lebih akurat pada remaja dapat membantu dalam identifikasi gangguan hormon atau masalah pada reproduksi.Tujuan: Untuk identifikasi fase ovulasi yang lebih nyaman, murah, dan non-invasif dan tidak mengganggu privasi remaja.Metode: Menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-54da9.webp" title="JURIS - Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva-based ferning test" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-54da9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-54da9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-54da9.webp 1x" title="JURIS - Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva-based ferning test" alt="JURIS - Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva-based ferning test" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-ed96b.webp" title="JURIS - Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva-based ferning test" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-ed96b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-ed96b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-ed96b.webp 1x" title="JURIS - Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva-based ferning test" alt="JURIS - Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva-based ferning test" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-bb403.webp" title="JURIS - Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva-based ferning test" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-bb403.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-bb403.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-bb403.webp 1x" title="JURIS - Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva-based ferning test" alt="JURIS - Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva-based ferning test" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57200-remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-re" title="JURIS - Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva-based ferning test" target="_blank">Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva-based ferning test</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan variabel yang lebih luas dan menyelidiki faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi terbentuknya pola ferning, seperti status gizi dan indeks massa tubuh. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk meningkatkan objektivitas dan akurasi dalam mengklasifikasikan pola citra saliva ferning menggunakan teknologi klasifikasi citra berbasis machine learning, seperti ekstraksi fitur Gray-Level Co-occurrence Matrix (GLCM). Dengan demikian, pemeriksaan ferning berbasis saliva dapat menjadi alat bantu diagnostik yang lebih andal dan akurat dalam mendeteksi fase ovulasi pada remaja putri..
<br>Dalam penelitian ini sekitar 70,8 % responden menunjukkan terbentuknya pola ferning.Sejalan dengan teori bahwa, peningkatan kadar estrogen memengaruhi komposisi elektrolit saliva sehingga memicu terbentuknya kristalisasi khas.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemeriksaan ferning berbasis saliva sebagai salah satu alternatif dalam identifikasi fase ovulasi pada remaja putri metode tidak invasif untuk membantu mengidentifikasi fase ovulasi.Pemanfaatan teknologi klasifikasi citra berbasis machine learning, misalnya ekstraksi fitur Gray-Level Co-occurrence Matrix (GLCM), telah terbukti mampu meningkatkan objektivitas dan akurasi dalam mengklasifikasikan pola citra saliva ferning untuk mendeteksi masa subur, sehingga berpotensi dikembangkan menjadi alat bantu diagnostik yang lebih objektif dan mengurangi bias interpretasi visual pada pemeriksaan mikroskopis di masa mendatang
<br>Latar Belakang: Masa remaja putri dimulai dengan tanda-tanda pubertas, salah satunya menstruasi. Remaja sering mengalami ketidakteraturan siklus menstruasi, hal ini membuat remaja sulit mengenali fase ovulasi. Deteksi ovulasi yang lebih akurat pada remaja dapat membantu dalam identifikasi gangguan hormon atau masalah pada reproduksi.Tujuan: Untuk identifikasi fase ovulasi yang lebih nyaman, murah, dan non-invasif dan tidak mengganggu privasi remaja.Metode: Menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-ed96b.webp" type="image/webp" length="117340" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-54da9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-ed96b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-bb403.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3237-unjaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12928-ilmu-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Wed, 29 Jul 2026 18:09:03 +0700. 24 items. Served in: 7.163 seconds [rss] -->
