<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.296-20aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.296-20aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Thu, 20 Aug 2026 01:50:55 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 01:50:55 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-08-20T01:50:55+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kebijakan Pengelolaan Limbah Medis Literatur Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kebijakan Pengelolaan Limbah Medis Literatur Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kebijakan Pengelolaan Limbah Medis Literatur Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59598-pengelolaan-limbah-medis-obat-l</link>
	<guid isPermaLink="false">066dd1dd70d4196ddb291dc8da15d6fc</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 01:07:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengoptimalkan pengelolaan limbah medis di fasilitas pelayanan kesehatan, diperlukan peningkatan sosialisasi dan implementasi standar yang memadai, pemilahan dan pewadahan yang efektif, pengadaan dan pengoperasian fasilitas pengolahan akhir, peningkatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kebijakan Pengelolaan Limbah Medis : Literatur Review: Untuk mengoptimalkan pengelolaan limbah medis di fasilitas pelayanan kesehatan, diperlukan peningkatan sosialisasi dan implementasi standar yang memadai, pemilahan dan pewadahan yang efektif, pengadaan dan pengoperasian fasilitas pengolahan akhir, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan ketersediaan APD, penguatan kebijakan internal dan SOP yang jelas, serta komitmen anggaran dan dukungan pemerintah daerah. Selain itu, penting untuk mengevaluasi secara berkala implementasi kebijakan dan regulasi terkait pengelolaan limbah medis, serta melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi tantangan dan solusi spesifik dalam pengelolaan limbah medis di berbagai fasilitas kesehatan di Indonesia.. Secara keseluruhan, penelitian-penelitian ini menggarisbawahi bahwa meskipun kebijakan pemerintah, khususnya Peraturan Kemenkes, telah ada dan cukup komprehensif, implementasinya di lapangan masih menghadapi berbagai kendala.Kendala tersebut meliputi kurangnya pemahaman dan kesadaran petugas, keterbatasan sarana prasarana, kurangnya pelatihan yang memadai, serta tantangan dalam pengawasan dan alokasi anggaran.Untuk mencapai pengelolaan limbah medis yang optimal, diperlukan upaya sinergis dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat melalui penyempurnaan kebijakan dan pengawasan, pemerintah daerah dalam alokasi anggaran dan pembinaan, hingga manajemen fasilitas kesehatan dalam implementasi internal dan peningkatan kapasitas SDM Pengelolaan limbah medis yang tidak tepat dapat menimbulkan risiko serius bagi kesehatan masyarakat, petugas kesehatan, dan lingkungan sekitar. Kota Padangsidimpuan, seperti kota-kota di Indonesia, menghadapi tantangan dalam pengelolaan limbah medis yang aman dan ramah lingkungan di fasilitas kesehatan. Meskipun telah ada kebijakan dan regulasi yang mengatur pengelolaan limbah medis, implementasinya seringkali masih belum optimal. Penelitian ini merupakan literature review yang bertujuan untuk mengetahui analisis kebijakan pengelolaan limbah medis. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/6/pengelolaan-limbah-medis-obat-padat-solusi-perspek-thumb-84fe5.webp" title="JURIS - Analisis Kebijakan Pengelolaan Limbah Medis : Literatur Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/pengelolaan-limbah-medis-obat-padat-solusi-perspek-thumb-84fe5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/pengelolaan-limbah-medis-obat-padat-solusi-perspek-thumb-84fe5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/pengelolaan-limbah-medis-obat-padat-solusi-perspek-thumb-84fe5.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kebijakan Pengelolaan Limbah Medis : Literatur Review" alt="JURIS - Analisis Kebijakan Pengelolaan Limbah Medis : Literatur Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/pengelolaan-limbah-medis-obat-padat-solusi-perspek-thumb-01962.webp" title="JURIS - Analisis Kebijakan Pengelolaan Limbah Medis : Literatur Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/pengelolaan-limbah-medis-obat-padat-solusi-perspek-thumb-01962.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/pengelolaan-limbah-medis-obat-padat-solusi-perspek-thumb-01962.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/pengelolaan-limbah-medis-obat-padat-solusi-perspek-thumb-01962.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kebijakan Pengelolaan Limbah Medis : Literatur Review" alt="JURIS - Analisis Kebijakan Pengelolaan Limbah Medis : Literatur Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/pengelolaan-limbah-medis-obat-padat-solusi-perspek-thumb-0c62d.webp" title="JURIS - Analisis Kebijakan Pengelolaan Limbah Medis : Literatur Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/pengelolaan-limbah-medis-obat-padat-solusi-perspek-thumb-0c62d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/pengelolaan-limbah-medis-obat-padat-solusi-perspek-thumb-0c62d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/pengelolaan-limbah-medis-obat-padat-solusi-perspek-thumb-0c62d.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kebijakan Pengelolaan Limbah Medis : Literatur Review" alt="JURIS - Analisis Kebijakan Pengelolaan Limbah Medis : Literatur Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59598-pengelolaan-limbah-medis-obat-l" title="JURIS - Analisis Kebijakan Pengelolaan Limbah Medis : Literatur Review" target="_blank">Analisis Kebijakan Pengelolaan Limbah Medis : Literatur Review</a>: Untuk mengoptimalkan pengelolaan limbah medis di fasilitas pelayanan kesehatan, diperlukan peningkatan sosialisasi dan implementasi standar yang memadai, pemilahan dan pewadahan yang efektif, pengadaan dan pengoperasian fasilitas pengolahan akhir, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan ketersediaan APD, penguatan kebijakan internal dan SOP yang jelas, serta komitmen anggaran dan dukungan pemerintah daerah. Selain itu, penting untuk mengevaluasi secara berkala implementasi kebijakan dan regulasi terkait pengelolaan limbah medis, serta melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi tantangan dan solusi spesifik dalam pengelolaan limbah medis di berbagai fasilitas kesehatan di Indonesia..
<br>Secara keseluruhan, penelitian-penelitian ini menggarisbawahi bahwa meskipun kebijakan pemerintah, khususnya Peraturan Kemenkes, telah ada dan cukup komprehensif, implementasinya di lapangan masih menghadapi berbagai kendala.Kendala tersebut meliputi kurangnya pemahaman dan kesadaran petugas, keterbatasan sarana prasarana, kurangnya pelatihan yang memadai, serta tantangan dalam pengawasan dan alokasi anggaran.Untuk mencapai pengelolaan limbah medis yang optimal, diperlukan upaya sinergis dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat melalui penyempurnaan kebijakan dan pengawasan, pemerintah daerah dalam alokasi anggaran dan pembinaan, hingga manajemen fasilitas kesehatan dalam implementasi internal dan peningkatan kapasitas SDM
<br>Pengelolaan limbah medis yang tidak tepat dapat menimbulkan risiko serius bagi kesehatan masyarakat, petugas kesehatan, dan lingkungan sekitar. Kota Padangsidimpuan, seperti kota-kota di Indonesia, menghadapi tantangan dalam pengelolaan limbah medis yang aman dan ramah lingkungan di fasilitas kesehatan. Meskipun telah ada kebijakan dan regulasi yang mengatur pengelolaan limbah medis, implementasinya seringkali masih belum optimal. Penelitian ini merupakan literature review yang bertujuan untuk mengetahui analisis kebijakan pengelolaan limbah medis.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/6/pengelolaan-limbah-medis-obat-padat-solusi-perspek-thumb-84fe5.webp" type="image/webp" length="198518" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/pengelolaan-limbah-medis-obat-padat-solusi-perspek-thumb-84fe5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/pengelolaan-limbah-medis-obat-padat-solusi-perspek-thumb-01962.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/pengelolaan-limbah-medis-obat-padat-solusi-perspek-thumb-0c62d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1482-malahayati.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13209-jurnal-dunia-kesmas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Association Between Work Related Stress and the Prevalence of Hypertension Among Employees of Engineering Company in 2025 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Association Between Work Related Stress and the Prevalence of Hypertension Among Employees of Engineering Company in 2025 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Association Between Work Related Stress and the Prevalence of Hypertension Among Employees of Engineering Company in 2025 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59597-pranatal-insiden-hipertensi-obesogenik-prevalensi</link>
	<guid isPermaLink="false">655aa1199c21c923f5916b8ae8b21491</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 01:07:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperhitungkan variabel pengganggu yang dapat memengaruhi prevalensi hipertensi, studi di masa mendatang harus mempertimbangkan untuk menggunakan desain studi yang lebih komprehensif dan ekstensif, seperti analisis multivariat. Untuk menggali lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Association Between Work-Related Stress and the Prevalence of Hypertension Among Employees of Engineering Company in 2025: Untuk memperhitungkan variabel pengganggu yang dapat memengaruhi prevalensi hipertensi, studi di masa mendatang harus mempertimbangkan untuk menggunakan desain studi yang lebih komprehensif dan ekstensif, seperti analisis multivariat. Untuk menggali lebih dalam korelasi antara stres kerja dan hipertensi, peneliti juga dapat mempertimbangkan faktor lain, seperti usia, BMI, status merokok, asupan garam, tingkat aktivitas fisik, dan riwayat hipertensi dalam keluarga. Perusahaan engineering disarankan untuk memperkuat program promosi dan pencegahan kesehatan kerja melalui pemeriksaan kesehatan rutin, khususnya pemantauan tekanan darah karyawan, serta pengendalian faktor risiko penyakit kardiovaskular. Selain itu, perusahaan perlu mendorong penerapan gaya hidup sehat di lingkungan kerja, seperti pengaturan waktu kerja dan istirahat yang seimbang, peningkatan aktivitas fisik, serta edukasi mengenai pola makan sehat dan berhenti merokok. Para pekerja harus bertanggung jawab secara pribadi atas kesehatan dan kesejahteraan mereka dengan melakukan perubahan positif pada nutrisi mereka, meningkatkan tingkat aktivitas fisik mereka, dan belajar mengatasi stres dengan cara yang sehat.. Pria di usia dewasa produktif merupakan responden mayoritas perusahaan teknik, yang juga menderita tingkat stres kerja moderat dan insiden hipertensi yang relatif tinggi, menurut survei ini.Penting untuk mengatasi skenario ini karena menyoroti kemungkinan ancaman kesehatan kerja, terutama dalam hal pencegahan penyakit kardiovaskular di tempat kerja.Tidak ada korelasi yang signifikan secara statistik antara tingkat hipertensi pekerja perusahaan teknik dan tingkat stres kerja mereka, menurut temuan uji chi-square dari studi bivariat.Penelitian ini memang menemukan korelasi antara tingkat stres kerja yang tinggi dan peningkatan risiko hipertensi, tetapi tidak cukup bukti untuk menyimpulkan bahwa stres di tempat kerja merupakan faktor risiko utama hipertensi.Menurut penelitian, karakteristik lain yang lebih penting, baik pribadi maupun perilaku, yang tidak termasuk dalam penelitian ini mungkin memiliki dampak yang lebih besar pada prevalensi hipertensi di kalangan pekerja.Akibatnya, mengurangi kemungkinan hipertensi di tempat kerja memerlukan strategi menyeluruh yang menekankan perlunya pemantauan kesehatan yang sering selain manajemen stres di tempat kerja dan promosi pilihan gaya hidup sehat Kesehatan fisik dan mental seseorang, khususnya tekanan darah, dapat dipengaruhi oleh gangguan psikososial yang dikenal sebagai stres terkait pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana perasaan pekerja perusahaan teknik tentang pekerjaan mereka dalam kaitannya dengan tingkat stres dan frekuensi terjadinya episode hipertensi. Seratus tiga puluh tujuh pekerja dipilih secara acak untuk penelitian observasional analitik lintas sektoral. Tekanan darah diukur sesuai dengan standar Organisasi Kesehatan Dunia, dan stres terkait pekerjaan dikategorikan sebagai rendah atau tinggi. Pada tingkat signifikansi 5%, data diperiksa menggunakan analisis bivariat dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/c/pranatal-insiden-hipertensi-obesogenik-prevalensi-thumb-e1c79.webp" title="JURIS - Association Between Work-Related Stress and the Prevalence of Hypertension Among Employees of Engineering Company in 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/pranatal-insiden-hipertensi-obesogenik-prevalensi-thumb-e1c79.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/pranatal-insiden-hipertensi-obesogenik-prevalensi-thumb-e1c79.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/pranatal-insiden-hipertensi-obesogenik-prevalensi-thumb-e1c79.webp 1x" title="JURIS - Association Between Work-Related Stress and the Prevalence of Hypertension Among Employees of Engineering Company in 2025" alt="JURIS - Association Between Work-Related Stress and the Prevalence of Hypertension Among Employees of Engineering Company in 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/pranatal-insiden-hipertensi-obesogenik-prevalensi-thumb-230e5.webp" title="JURIS - Association Between Work-Related Stress and the Prevalence of Hypertension Among Employees of Engineering Company in 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/pranatal-insiden-hipertensi-obesogenik-prevalensi-thumb-230e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/pranatal-insiden-hipertensi-obesogenik-prevalensi-thumb-230e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/pranatal-insiden-hipertensi-obesogenik-prevalensi-thumb-230e5.webp 1x" title="JURIS - Association Between Work-Related Stress and the Prevalence of Hypertension Among Employees of Engineering Company in 2025" alt="JURIS - Association Between Work-Related Stress and the Prevalence of Hypertension Among Employees of Engineering Company in 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/pranatal-insiden-hipertensi-obesogenik-prevalensi-thumb-0d413.webp" title="JURIS - Association Between Work-Related Stress and the Prevalence of Hypertension Among Employees of Engineering Company in 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/pranatal-insiden-hipertensi-obesogenik-prevalensi-thumb-0d413.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/pranatal-insiden-hipertensi-obesogenik-prevalensi-thumb-0d413.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/pranatal-insiden-hipertensi-obesogenik-prevalensi-thumb-0d413.webp 1x" title="JURIS - Association Between Work-Related Stress and the Prevalence of Hypertension Among Employees of Engineering Company in 2025" alt="JURIS - Association Between Work-Related Stress and the Prevalence of Hypertension Among Employees of Engineering Company in 2025" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59597-pranatal-insiden-hipertensi-obesogenik-prevalensi" title="JURIS - Association Between Work-Related Stress and the Prevalence of Hypertension Among Employees of Engineering Company in 2025" target="_blank">Association Between Work-Related Stress and the Prevalence of Hypertension Among Employees of Engineering Company in 2025</a>: Untuk memperhitungkan variabel pengganggu yang dapat memengaruhi prevalensi hipertensi, studi di masa mendatang harus mempertimbangkan untuk menggunakan desain studi yang lebih komprehensif dan ekstensif, seperti analisis multivariat. Untuk menggali lebih dalam korelasi antara stres kerja dan hipertensi, peneliti juga dapat mempertimbangkan faktor lain, seperti usia, BMI, status merokok, asupan garam, tingkat aktivitas fisik, dan riwayat hipertensi dalam keluarga. Perusahaan engineering disarankan untuk memperkuat program promosi dan pencegahan kesehatan kerja melalui pemeriksaan kesehatan rutin, khususnya pemantauan tekanan darah karyawan, serta pengendalian faktor risiko penyakit kardiovaskular. Selain itu, perusahaan perlu mendorong penerapan gaya hidup sehat di lingkungan kerja, seperti pengaturan waktu kerja dan istirahat yang seimbang, peningkatan aktivitas fisik, serta edukasi mengenai pola makan sehat dan berhenti merokok. Para pekerja harus bertanggung jawab secara pribadi atas kesehatan dan kesejahteraan mereka dengan melakukan perubahan positif pada nutrisi mereka, meningkatkan tingkat aktivitas fisik mereka, dan belajar mengatasi stres dengan cara yang sehat..
<br>Pria di usia dewasa produktif merupakan responden mayoritas perusahaan teknik, yang juga menderita tingkat stres kerja moderat dan insiden hipertensi yang relatif tinggi, menurut survei ini.Penting untuk mengatasi skenario ini karena menyoroti kemungkinan ancaman kesehatan kerja, terutama dalam hal pencegahan penyakit kardiovaskular di tempat kerja.Tidak ada korelasi yang signifikan secara statistik antara tingkat hipertensi pekerja perusahaan teknik dan tingkat stres kerja mereka, menurut temuan uji chi-square dari studi bivariat.Penelitian ini memang menemukan korelasi antara tingkat stres kerja yang tinggi dan peningkatan risiko hipertensi, tetapi tidak cukup bukti untuk menyimpulkan bahwa stres di tempat kerja merupakan faktor risiko utama hipertensi.Menurut penelitian, karakteristik lain yang lebih penting, baik pribadi maupun perilaku, yang tidak termasuk dalam penelitian ini mungkin memiliki dampak yang lebih besar pada prevalensi hipertensi di kalangan pekerja.Akibatnya, mengurangi kemungkinan hipertensi di tempat kerja memerlukan strategi menyeluruh yang menekankan perlunya pemantauan kesehatan yang sering selain manajemen stres di tempat kerja dan promosi pilihan gaya hidup sehat
<br>Kesehatan fisik dan mental seseorang, khususnya tekanan darah, dapat dipengaruhi oleh gangguan psikososial yang dikenal sebagai stres terkait pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana perasaan pekerja perusahaan teknik tentang pekerjaan mereka dalam kaitannya dengan tingkat stres dan frekuensi terjadinya episode hipertensi. Seratus tiga puluh tujuh pekerja dipilih secara acak untuk penelitian observasional analitik lintas sektoral. Tekanan darah diukur sesuai dengan standar Organisasi Kesehatan Dunia, dan stres terkait pekerjaan dikategorikan sebagai rendah atau tinggi. Pada tingkat signifikansi 5%, data diperiksa menggunakan analisis bivariat dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/c/pranatal-insiden-hipertensi-obesogenik-prevalensi-thumb-e1c79.webp" type="image/webp" length="97256" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/pranatal-insiden-hipertensi-obesogenik-prevalensi-thumb-e1c79.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/pranatal-insiden-hipertensi-obesogenik-prevalensi-thumb-230e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/pranatal-insiden-hipertensi-obesogenik-prevalensi-thumb-0d413.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1482-malahayati.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13209-jurnal-dunia-kesmas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59596-jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-masyarak</link>
	<guid isPermaLink="false">40e6d152901b9759c557aa0000ed1212</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 01:07:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengurangi prevalensi diare di Desa Hajimena, perlu dilakukan intervensi yang fokus pada peningkatan akses terhadap air bersih dan sanitasi yang memadai. Edukasi tentang kebersihan dan higiene pribadi juga sangat penting untuk meningkatkan kesadaran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri: Untuk mengurangi prevalensi diare di Desa Hajimena, perlu dilakukan intervensi yang fokus pada peningkatan akses terhadap air bersih dan sanitasi yang memadai. Edukasi tentang kebersihan dan higiene pribadi juga sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya praktik higienis. Selain itu, upaya untuk meningkatkan status gizi anak-anak di daerah tersebut juga dapat menjadi strategi efektif dalam mengurangi prevalensi diare. Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi-intervensi ini dan mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mungkin berkontribusi terhadap kejadian diare di masyarakat.. Penelitian ini menunjukkan bahwa prevalensi diare di Desa Hajimena adalah 5,9%.Meskipun angka ini lebih rendah dibandingkan dengan prevalensi diare nasional, namun diare masih menjadi masalah kesehatan yang perlu ditangani.Peningkatan akses terhadap air bersih dan sanitasi, edukasi tentang kebersihan, dan peningkatan status gizi anak merupakan penting dalam upaya mengurangi prevalensi diare di Desa Hajimena Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prevalensi dan faktor risiko diare di masyarakat wilayah kerja Puskesmas Hajimena melalui survei Mawas Diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analitik dengan metode survei cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup informasi demografi, kondisi sanitasi, pola makan, dan faktor lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi diare di wilayah kerja Puskesmas Hajimena mencapai 15%. Analisis lebih lanjut mengidentifikasi beberapa faktor risiko signifikan, termasuk rendahnya kualitas air minum, buruknya sanitasi, dan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang higiene pribadi. Temuan ini menekankan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-b3f66.webp" title="JURIS - Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-b3f66.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-b3f66.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-b3f66.webp 1x" title="JURIS - Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri" alt="JURIS - Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-eb2da.webp" title="JURIS - Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-eb2da.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-eb2da.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-eb2da.webp 1x" title="JURIS - Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri" alt="JURIS - Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-8c389.webp" title="JURIS - Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-8c389.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-8c389.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-8c389.webp 1x" title="JURIS - Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri" alt="JURIS - Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59596-jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-masyarak" title="JURIS - Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri" target="_blank">Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri</a>: Untuk mengurangi prevalensi diare di Desa Hajimena, perlu dilakukan intervensi yang fokus pada peningkatan akses terhadap air bersih dan sanitasi yang memadai. Edukasi tentang kebersihan dan higiene pribadi juga sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya praktik higienis. Selain itu, upaya untuk meningkatkan status gizi anak-anak di daerah tersebut juga dapat menjadi strategi efektif dalam mengurangi prevalensi diare. Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi-intervensi ini dan mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mungkin berkontribusi terhadap kejadian diare di masyarakat..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa prevalensi diare di Desa Hajimena adalah 5,9%.Meskipun angka ini lebih rendah dibandingkan dengan prevalensi diare nasional, namun diare masih menjadi masalah kesehatan yang perlu ditangani.Peningkatan akses terhadap air bersih dan sanitasi, edukasi tentang kebersihan, dan peningkatan status gizi anak merupakan penting dalam upaya mengurangi prevalensi diare di Desa Hajimena
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prevalensi dan faktor risiko diare di masyarakat wilayah kerja Puskesmas Hajimena melalui survei Mawas Diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analitik dengan metode survei cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup informasi demografi, kondisi sanitasi, pola makan, dan faktor lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi diare di wilayah kerja Puskesmas Hajimena mencapai 15%. Analisis lebih lanjut mengidentifikasi beberapa faktor risiko signifikan, termasuk rendahnya kualitas air minum, buruknya sanitasi, dan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang higiene pribadi. Temuan ini menekankan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-8c389.webp" type="image/webp" length="99536" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-b3f66.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-eb2da.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/jaringan-kesehatan-masyarakat-pengetahuan-status-g-thumb-8c389.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1482-malahayati.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13209-jurnal-dunia-kesmas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Penerapan Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat STBM dengan Kejadian Diare di UPTD Puskesmas Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Penerapan Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat STBM dengan Kejadian Diare di UPTD Puskesmas Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Penerapan Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat STBM dengan Kejadian Diare di UPTD Puskesmas Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59595-limbah-cair-pabrik-kelapa-sawit-kejuwh</link>
	<guid isPermaLink="false">cc2d55f92f202f29705cfe2ffb41fe1b</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 01:07:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkuat program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), disarankan untuk meningkatkan kegiatan pemicuan dan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan, terutama pada pilar stop buang air besar sembarangan dan cuci tangan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Penerapan Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan Kejadian Diare di UPTD Puskesmas Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025: Untuk memperkuat program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), disarankan untuk meningkatkan kegiatan pemicuan dan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan, terutama pada pilar stop buang air besar sembarangan dan cuci tangan pakai sabun. Selain itu, perlu dilakukan pemantauan dan evaluasi berkala terhadap penerapan pengelolaan air minum dan makanan, pengelolaan sampah rumah tangga, serta pengelolaan limbah cair rumah tangga. Penelitian selanjutnya dapat mempertimbangkan desain longitudinal atau intervensi, serta mempertimbangkan faktor pengetahuan, sosial ekonomi, dan kualitas lingkungan untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai upaya pengendalian kejadian diare berbasis sanitasi lingkungan.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan beberapa pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) memiliki hubungan yang bermakna dengan kejadian diare di wilayah kerja UPTD Puskesmas Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025.Pilar stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, dan pengelolaan limbah cair rumah tangga terbukti berhubungan signifikan dengan kejadian diare, di mana rumah tangga yang tidak memenuhi persyaratan pada pilar-pilar tersebut memiliki risiko lebih tinggi mengalami diare dibandingkan rumah tangga yang telah menerapkannya dengan baik.Sementara itu, pilar pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga serta pengelolaan sampah rumah tangga tidak menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik dengan kejadian diare, meskipun secara epidemiologis masih menunjukkan kecenderungan peningkatan risiko pada rumah tangga yang tidak memenuhi syarat.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan STBM secara optimal, khususnya pada pilar-pilar yang berhubungan signifikan, merupakan faktor penting dalam upaya pencegahan dan penurunan kejadian diare di tingkat rumah tangga Diare merupakan masalah kesehatan masyarakat yang berkaitan erat dengan kondisi sanitasi lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan penerapan lima pilar STBM dengan kejadian diare di wilayah kerja UPTD Puskesmas Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Tahun 2025. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan case control. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penerapan pilar stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, dan pengelolaan limbah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/6/limbah-cair-pabrik-kelapa-sawit-kejuwhey-pengelola-thumb-c033d.webp" title="JURIS - Hubungan Penerapan Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan Kejadian Diare di UPTD Puskesmas Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/limbah-cair-pabrik-kelapa-sawit-kejuwhey-pengelola-thumb-c033d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/limbah-cair-pabrik-kelapa-sawit-kejuwhey-pengelola-thumb-c033d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/limbah-cair-pabrik-kelapa-sawit-kejuwhey-pengelola-thumb-c033d.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Penerapan Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan Kejadian Diare di UPTD Puskesmas Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025" alt="JURIS - Hubungan Penerapan Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan Kejadian Diare di UPTD Puskesmas Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/limbah-cair-pabrik-kelapa-sawit-kejuwhey-pengelola-thumb-36000.webp" title="JURIS - Hubungan Penerapan Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan Kejadian Diare di UPTD Puskesmas Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/limbah-cair-pabrik-kelapa-sawit-kejuwhey-pengelola-thumb-36000.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/limbah-cair-pabrik-kelapa-sawit-kejuwhey-pengelola-thumb-36000.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/limbah-cair-pabrik-kelapa-sawit-kejuwhey-pengelola-thumb-36000.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Penerapan Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan Kejadian Diare di UPTD Puskesmas Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025" alt="JURIS - Hubungan Penerapan Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan Kejadian Diare di UPTD Puskesmas Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/limbah-cair-pabrik-kelapa-sawit-kejuwhey-pengelola-thumb-9354b.webp" title="JURIS - Hubungan Penerapan Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan Kejadian Diare di UPTD Puskesmas Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/limbah-cair-pabrik-kelapa-sawit-kejuwhey-pengelola-thumb-9354b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/limbah-cair-pabrik-kelapa-sawit-kejuwhey-pengelola-thumb-9354b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/limbah-cair-pabrik-kelapa-sawit-kejuwhey-pengelola-thumb-9354b.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Penerapan Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan Kejadian Diare di UPTD Puskesmas Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025" alt="JURIS - Hubungan Penerapan Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan Kejadian Diare di UPTD Puskesmas Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59595-limbah-cair-pabrik-kelapa-sawit-kejuwh" title="JURIS - Hubungan Penerapan Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan Kejadian Diare di UPTD Puskesmas Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025" target="_blank">Hubungan Penerapan Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan Kejadian Diare di UPTD Puskesmas Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025</a>: Untuk memperkuat program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), disarankan untuk meningkatkan kegiatan pemicuan dan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan, terutama pada pilar stop buang air besar sembarangan dan cuci tangan pakai sabun. Selain itu, perlu dilakukan pemantauan dan evaluasi berkala terhadap penerapan pengelolaan air minum dan makanan, pengelolaan sampah rumah tangga, serta pengelolaan limbah cair rumah tangga. Penelitian selanjutnya dapat mempertimbangkan desain longitudinal atau intervensi, serta mempertimbangkan faktor pengetahuan, sosial ekonomi, dan kualitas lingkungan untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai upaya pengendalian kejadian diare berbasis sanitasi lingkungan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan beberapa pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) memiliki hubungan yang bermakna dengan kejadian diare di wilayah kerja UPTD Puskesmas Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025.Pilar stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, dan pengelolaan limbah cair rumah tangga terbukti berhubungan signifikan dengan kejadian diare, di mana rumah tangga yang tidak memenuhi persyaratan pada pilar-pilar tersebut memiliki risiko lebih tinggi mengalami diare dibandingkan rumah tangga yang telah menerapkannya dengan baik.Sementara itu, pilar pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga serta pengelolaan sampah rumah tangga tidak menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik dengan kejadian diare, meskipun secara epidemiologis masih menunjukkan kecenderungan peningkatan risiko pada rumah tangga yang tidak memenuhi syarat.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan STBM secara optimal, khususnya pada pilar-pilar yang berhubungan signifikan, merupakan faktor penting dalam upaya pencegahan dan penurunan kejadian diare di tingkat rumah tangga
<br>Diare merupakan masalah kesehatan masyarakat yang berkaitan erat dengan kondisi sanitasi lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan penerapan lima pilar STBM dengan kejadian diare di wilayah kerja UPTD Puskesmas Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Tahun 2025. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan case control. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penerapan pilar stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, dan pengelolaan limbah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/6/limbah-cair-pabrik-kelapa-sawit-kejuwhey-pengelola-thumb-9354b.webp" type="image/webp" length="81270" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/limbah-cair-pabrik-kelapa-sawit-kejuwhey-pengelola-thumb-c033d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/limbah-cair-pabrik-kelapa-sawit-kejuwhey-pengelola-thumb-36000.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/limbah-cair-pabrik-kelapa-sawit-kejuwhey-pengelola-thumb-9354b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1482-malahayati.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13209-jurnal-dunia-kesmas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Immunological and Clinical Approaches in Determining Indications for Tonsillectomy A Literature Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Immunological and Clinical Approaches in Determining Indications for Tonsillectomy A Literature Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Immunological and Clinical Approaches in Determining Indications for Tonsillectomy A Literature Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59594-frekuensi-infeksi-fungsi-imun-pasien-sistem-b</link>
	<guid isPermaLink="false">91c87e074289f87695ba9f49397079b6</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 01:07:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan mengembangkan kriteria terintegrasi yang lebih objektif dan aplikatif dalam praktik klinis. Pendekatan multidimensi yang menggabungkan skor klinis, temuan anatomis, dan kualitas hidup pasien dapat menjadi fokus penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Immunological and Clinical Approaches in Determining Indications for Tonsillectomy: A Literature Review: Untuk penelitian lanjutan, disarankan mengembangkan kriteria terintegrasi yang lebih objektif dan aplikatif dalam praktik klinis. Pendekatan multidimensi yang menggabungkan skor klinis, temuan anatomis, dan kualitas hidup pasien dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Selain itu, studi lebih lanjut tentang efek tonsilektomi terhadap sistem imun sistemik dan jangka panjang juga dapat dilakukan untuk memperkuat bukti manfaat pembedahan.. Tonsilitis kronis menyebabkan penurunan fungsi imun tonsil akibat perubahan struktural, inflamasi menetap, dan pembentukan biofilm bakteri sehingga tonsil berperan sebagai sumber infeksi persisten.Penentuan indikasi tonsilektomi sebaiknya tidak hanya berdasarkan frekuensi infeksi, tetapi melalui integrasi parameter klinis, anatomi, obstruksi jalan napas termasuk obstructive sleep apnea, serta dampak kualitas hidup.Pendekatan komprehensif ini memungkinkan keputusan tonsilektomi yang lebih rasional dan berbasis bukti Tonsil palatina berperan dalam pertahanan imun mukosa, namun pada tonsilitis kronis terjadi perubahan struktural dan imunologis yang menyebabkan penurunan fungsi protektif dan infeksi persisten. Penentuan indikasi tonsilektomi yang selama ini bertumpu pada frekuensi infeksi dan kelainan anatomi masih memiliki keterbatasan. Tinjauan pustaka ini bertujuan mengevaluasi perubahan imun tonsil serta peran parameter klinis dalam menentukan indikasi tonsilektomi yang lebih komprehensif. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/5/frekuensi-infeksi-fungsi-imun-pasien-sistem-buatan-thumb-7ef70.webp" title="JURIS - Immunological and Clinical Approaches in Determining Indications for Tonsillectomy: A Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/frekuensi-infeksi-fungsi-imun-pasien-sistem-buatan-thumb-7ef70.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/frekuensi-infeksi-fungsi-imun-pasien-sistem-buatan-thumb-7ef70.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/frekuensi-infeksi-fungsi-imun-pasien-sistem-buatan-thumb-7ef70.webp 1x" title="JURIS - Immunological and Clinical Approaches in Determining Indications for Tonsillectomy: A Literature Review" alt="JURIS - Immunological and Clinical Approaches in Determining Indications for Tonsillectomy: A Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/5/frekuensi-infeksi-fungsi-imun-pasien-sistem-buatan-thumb-b9fb7.webp" title="JURIS - Immunological and Clinical Approaches in Determining Indications for Tonsillectomy: A Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/frekuensi-infeksi-fungsi-imun-pasien-sistem-buatan-thumb-b9fb7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/frekuensi-infeksi-fungsi-imun-pasien-sistem-buatan-thumb-b9fb7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/frekuensi-infeksi-fungsi-imun-pasien-sistem-buatan-thumb-b9fb7.webp 1x" title="JURIS - Immunological and Clinical Approaches in Determining Indications for Tonsillectomy: A Literature Review" alt="JURIS - Immunological and Clinical Approaches in Determining Indications for Tonsillectomy: A Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/5/frekuensi-infeksi-fungsi-imun-pasien-sistem-buatan-thumb-e1f4d.webp" title="JURIS - Immunological and Clinical Approaches in Determining Indications for Tonsillectomy: A Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/frekuensi-infeksi-fungsi-imun-pasien-sistem-buatan-thumb-e1f4d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/frekuensi-infeksi-fungsi-imun-pasien-sistem-buatan-thumb-e1f4d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/frekuensi-infeksi-fungsi-imun-pasien-sistem-buatan-thumb-e1f4d.webp 1x" title="JURIS - Immunological and Clinical Approaches in Determining Indications for Tonsillectomy: A Literature Review" alt="JURIS - Immunological and Clinical Approaches in Determining Indications for Tonsillectomy: A Literature Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59594-frekuensi-infeksi-fungsi-imun-pasien-sistem-b" title="JURIS - Immunological and Clinical Approaches in Determining Indications for Tonsillectomy: A Literature Review" target="_blank">Immunological and Clinical Approaches in Determining Indications for Tonsillectomy: A Literature Review</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan mengembangkan kriteria terintegrasi yang lebih objektif dan aplikatif dalam praktik klinis. Pendekatan multidimensi yang menggabungkan skor klinis, temuan anatomis, dan kualitas hidup pasien dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Selain itu, studi lebih lanjut tentang efek tonsilektomi terhadap sistem imun sistemik dan jangka panjang juga dapat dilakukan untuk memperkuat bukti manfaat pembedahan..
<br>Tonsilitis kronis menyebabkan penurunan fungsi imun tonsil akibat perubahan struktural, inflamasi menetap, dan pembentukan biofilm bakteri sehingga tonsil berperan sebagai sumber infeksi persisten.Penentuan indikasi tonsilektomi sebaiknya tidak hanya berdasarkan frekuensi infeksi, tetapi melalui integrasi parameter klinis, anatomi, obstruksi jalan napas termasuk obstructive sleep apnea, serta dampak kualitas hidup.Pendekatan komprehensif ini memungkinkan keputusan tonsilektomi yang lebih rasional dan berbasis bukti
<br>Tonsil palatina berperan dalam pertahanan imun mukosa, namun pada tonsilitis kronis terjadi perubahan struktural dan imunologis yang menyebabkan penurunan fungsi protektif dan infeksi persisten. Penentuan indikasi tonsilektomi yang selama ini bertumpu pada frekuensi infeksi dan kelainan anatomi masih memiliki keterbatasan. Tinjauan pustaka ini bertujuan mengevaluasi perubahan imun tonsil serta peran parameter klinis dalam menentukan indikasi tonsilektomi yang lebih komprehensif.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/5/frekuensi-infeksi-fungsi-imun-pasien-sistem-buatan-thumb-b9fb7.webp" type="image/webp" length="84392" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/frekuensi-infeksi-fungsi-imun-pasien-sistem-buatan-thumb-7ef70.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/frekuensi-infeksi-fungsi-imun-pasien-sistem-buatan-thumb-b9fb7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/frekuensi-infeksi-fungsi-imun-pasien-sistem-buatan-thumb-e1f4d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1482-malahayati.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13209-jurnal-dunia-kesmas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Model Penyelesaian Masalah Berbasis MaqAid Asy Syariah Dalam Etika Kesehatan Pada Pasien Terminal A Literature Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Model Penyelesaian Masalah Berbasis MaqAid Asy Syariah Dalam Etika Kesehatan Pada Pasien Terminal A Literature Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Model Penyelesaian Masalah Berbasis MaqAid Asy Syariah Dalam Etika Kesehatan Pada Pasien Terminal A Literature Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59593-mental-pasien-muslim-nilai-spiritual-etika-model-e</link>
	<guid isPermaLink="false">a18d2fb673fd649e7bd1579ae56cc780</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 01:07:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan uji empiris terhadap model etika berbasis maqAid asy-syarAoah dan mengevaluasi dampaknya terhadap kualitas pengambilan keputusan etis, kepuasan pasien dan keluarga, serta luaran perawatan paliatif. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Model Penyelesaian Masalah Berbasis MaqAid Asy-Syariah Dalam Etika Kesehatan Pada Pasien Terminal: A Literature Review: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan uji empiris terhadap model etika berbasis maqAid asy-syarAoah dan mengevaluasi dampaknya terhadap kualitas pengambilan keputusan etis, kepuasan pasien dan keluarga, serta luaran perawatan paliatif. Selain itu, perlu dikembangkan pedoman etika dan standar operasional berbasis maqAid asy-syarAoah sebagai acuan dalam menangani dilema etika, termasuk medical futility, keputusan DNR, dan komunikasi prognosis. Terakhir, institusi pendidikan keperawatan dan kesehatan disarankan untuk mengintegrasikan etika kesehatan berbasis maqAid asy-syarAoah dalam kurikulum, sehingga memperkuat kompetensi etis dan praktik keperawatan paliatif yang responsif terhadap nilai spiritual dan budaya.. Literature review ini menunjukkan bahwa maqAid asy-syarAoah merupakan kerangka etika yang komprehensif dan aplikatif untuk menangani dilema etika pada pasien terminal.Pendekatan ini menekankan perlindungan jiwa, martabat pasien, dan pengurangan penderitaan, sekaligus mempertimbangkan dimensi spiritual dan religius.Pengambilan keputusan klinis, termasuk penghentian terapi yang futile dan penerapan DNR, dapat dilakukan secara etis apabila didukung oleh prinsip maslahat, musyawarah dengan keluarga, dan komunikasi yang efektif.Model penyelesaian masalah berbasis maqAid asy-syarAoah memberikan panduan praktis bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan kualitas pelayanan paliatif, mengurangi konflik etika, dan memastikan keputusan yang diambil selaras dengan nilai-nilai Islam.Pendekatan ini sangat relevan untuk fasilitas kesehatan yang menangani pasien terminal, khususnya di masyarakat Muslim, dan dapat menjadi dasar pengembangan kebijakan etika dan praktik keperawatan holistik Pasien terminal menghadapi dilema etika kompleks dalam pengambilan keputusan klinis, perawatan paliatif, dan akhir hayat. Pendekatan etika kesehatan konvensional belum sepenuhnya mengakomodasi nilai religius dan spiritual pasien Muslim. Literature review ini bertujuan menganalisis model penyelesaian masalah etika kesehatan pada pasien terminal berbasis maqAid asy-syarAoah. Penelitian ini menggunakan literature review naratif terhadap artikel nasional dan internasional yang dipublikasikan pada tahun 2021Ae2024. Sumber data diperoleh dari PubMed, Google Scholar, BMC... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/6/mental-pasien-muslim-nilai-spiritual-etika-model-k-thumb-4c301.webp" title="JURIS - Model Penyelesaian Masalah Berbasis MaqAid Asy-Syariah Dalam Etika Kesehatan Pada Pasien Terminal: A Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/mental-pasien-muslim-nilai-spiritual-etika-model-k-thumb-4c301.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/mental-pasien-muslim-nilai-spiritual-etika-model-k-thumb-4c301.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/mental-pasien-muslim-nilai-spiritual-etika-model-k-thumb-4c301.webp 1x" title="JURIS - Model Penyelesaian Masalah Berbasis MaqAid Asy-Syariah Dalam Etika Kesehatan Pada Pasien Terminal: A Literature Review" alt="JURIS - Model Penyelesaian Masalah Berbasis MaqAid Asy-Syariah Dalam Etika Kesehatan Pada Pasien Terminal: A Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/mental-pasien-muslim-nilai-spiritual-etika-model-k-thumb-fb069.webp" title="JURIS - Model Penyelesaian Masalah Berbasis MaqAid Asy-Syariah Dalam Etika Kesehatan Pada Pasien Terminal: A Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/mental-pasien-muslim-nilai-spiritual-etika-model-k-thumb-fb069.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/mental-pasien-muslim-nilai-spiritual-etika-model-k-thumb-fb069.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/mental-pasien-muslim-nilai-spiritual-etika-model-k-thumb-fb069.webp 1x" title="JURIS - Model Penyelesaian Masalah Berbasis MaqAid Asy-Syariah Dalam Etika Kesehatan Pada Pasien Terminal: A Literature Review" alt="JURIS - Model Penyelesaian Masalah Berbasis MaqAid Asy-Syariah Dalam Etika Kesehatan Pada Pasien Terminal: A Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/mental-pasien-muslim-nilai-spiritual-etika-model-k-thumb-1a54c.webp" title="JURIS - Model Penyelesaian Masalah Berbasis MaqAid Asy-Syariah Dalam Etika Kesehatan Pada Pasien Terminal: A Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/mental-pasien-muslim-nilai-spiritual-etika-model-k-thumb-1a54c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/mental-pasien-muslim-nilai-spiritual-etika-model-k-thumb-1a54c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/mental-pasien-muslim-nilai-spiritual-etika-model-k-thumb-1a54c.webp 1x" title="JURIS - Model Penyelesaian Masalah Berbasis MaqAid Asy-Syariah Dalam Etika Kesehatan Pada Pasien Terminal: A Literature Review" alt="JURIS - Model Penyelesaian Masalah Berbasis MaqAid Asy-Syariah Dalam Etika Kesehatan Pada Pasien Terminal: A Literature Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59593-mental-pasien-muslim-nilai-spiritual-etika-model-e" title="JURIS - Model Penyelesaian Masalah Berbasis MaqAid Asy-Syariah Dalam Etika Kesehatan Pada Pasien Terminal: A Literature Review" target="_blank">Model Penyelesaian Masalah Berbasis MaqAid Asy-Syariah Dalam Etika Kesehatan Pada Pasien Terminal: A Literature Review</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan uji empiris terhadap model etika berbasis maqAid asy-syarAoah dan mengevaluasi dampaknya terhadap kualitas pengambilan keputusan etis, kepuasan pasien dan keluarga, serta luaran perawatan paliatif. Selain itu, perlu dikembangkan pedoman etika dan standar operasional berbasis maqAid asy-syarAoah sebagai acuan dalam menangani dilema etika, termasuk medical futility, keputusan DNR, dan komunikasi prognosis. Terakhir, institusi pendidikan keperawatan dan kesehatan disarankan untuk mengintegrasikan etika kesehatan berbasis maqAid asy-syarAoah dalam kurikulum, sehingga memperkuat kompetensi etis dan praktik keperawatan paliatif yang responsif terhadap nilai spiritual dan budaya..
<br>Literature review ini menunjukkan bahwa maqAid asy-syarAoah merupakan kerangka etika yang komprehensif dan aplikatif untuk menangani dilema etika pada pasien terminal.Pendekatan ini menekankan perlindungan jiwa, martabat pasien, dan pengurangan penderitaan, sekaligus mempertimbangkan dimensi spiritual dan religius.Pengambilan keputusan klinis, termasuk penghentian terapi yang futile dan penerapan DNR, dapat dilakukan secara etis apabila didukung oleh prinsip maslahat, musyawarah dengan keluarga, dan komunikasi yang efektif.Model penyelesaian masalah berbasis maqAid asy-syarAoah memberikan panduan praktis bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan kualitas pelayanan paliatif, mengurangi konflik etika, dan memastikan keputusan yang diambil selaras dengan nilai-nilai Islam.Pendekatan ini sangat relevan untuk fasilitas kesehatan yang menangani pasien terminal, khususnya di masyarakat Muslim, dan dapat menjadi dasar pengembangan kebijakan etika dan praktik keperawatan holistik
<br>Pasien terminal menghadapi dilema etika kompleks dalam pengambilan keputusan klinis, perawatan paliatif, dan akhir hayat. Pendekatan etika kesehatan konvensional belum sepenuhnya mengakomodasi nilai religius dan spiritual pasien Muslim. Literature review ini bertujuan menganalisis model penyelesaian masalah etika kesehatan pada pasien terminal berbasis maqAid asy-syarAoah. Penelitian ini menggunakan literature review naratif terhadap artikel nasional dan internasional yang dipublikasikan pada tahun 2021Ae2024. Sumber data diperoleh dari PubMed, Google Scholar, BMC...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/6/mental-pasien-muslim-nilai-spiritual-etika-model-k-thumb-4c301.webp" type="image/webp" length="100842" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/mental-pasien-muslim-nilai-spiritual-etika-model-k-thumb-4c301.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/mental-pasien-muslim-nilai-spiritual-etika-model-k-thumb-fb069.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/mental-pasien-muslim-nilai-spiritual-etika-model-k-thumb-1a54c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1482-malahayati.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13209-jurnal-dunia-kesmas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Effect Of Workload On Fatigue In Banking Company Employees ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effect Of Workload On Fatigue In Banking Company Employees ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effect Of Workload On Fatigue In Banking Company Employees ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59592-beban-kelelahan-teller-bank-hasil-uji</link>
	<guid isPermaLink="false">989baf1920d35a2a1a41f3b3acef4ccb</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 01:07:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada strategi pengelolaan beban kerja yang lebih terstruktur dan terintegrasi dengan kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Selain itu, perlu dilakukan peninjauan kembali target istirahat dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effect Of Workload On Fatigue In Banking Company Employees: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada strategi pengelolaan beban kerja yang lebih terstruktur dan terintegrasi dengan kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Selain itu, perlu dilakukan peninjauan kembali target istirahat dan penerapan sistem rotasi kerja untuk mengurangi kejenuhan dan kelelahan fisik maupun mental. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara beban kerja, stres kerja, dan burnout pada karyawan perbankan, serta dampak jangka panjang dari kelelahan kerja terhadap kinerja dan kualitas pelayanan perbankan.. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa beban kerja dan kelelahan kerja pada pegawai teller merupakan masalah yang perlu mendapat perhatian serius.Hasil pengukuran menggunakan metode NASA-TLX menunjukkan bahwa sebagian besar responden (87,5%) berada pada kategori beban kerja sangat berat.Tingginya beban kerja tersebut berkontribusi terhadap meningkatnya tingkat kelelahan yang dialami oleh pegawai.Hal ini diperkuat oleh hasil uji statistik Pearson Chi-Square yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara beban kerja dan kelelahan kerja dengan nilai p-value sebesar 0,003 (p < 0,05).Selain itu, hasil tabulasi silang menunjukkan bahwa 85,7% responden dengan beban kerja sangat berat juga mengalami tingkat kelelahan yang sangat tinggi.Kondisi ini mengindikasikan bahwa karakteristik pekerjaan teller, yang mayoritas berada pada usia produktif dan didominasi oleh perempuan (78,1%), memiliki risiko tinggi stres kerja dan kelelahan akibat tuntutan pekerjaan yang melebihi kapasitas kerja harian Petugas teller bank menghadapi tuntutan kerja yang tinggi, yang menempatkan mereka pada risiko kelelahan kerja. Penelitian ini diarahkan untuk mengkaji keterkaitan antara tingkat beban kerja dan kondisi kelelahan kerja pada petugas teller perbankan. Metode yang diterapkan adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan cross-sectional serta penerapan teknik total sampling terhadap 32 orang responden. Penilaian beban kerja dilakukan menggunakan instrumen NASA-TLX, sedangkan pengukuran kelelahan kerja menggunakan kuesioner IFRC. Pengolahan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/6/beban-kelelahan-teller-bank-hasil-uji-statistik-ef-thumb-b3dd5.webp" title="JURIS - The Effect Of Workload On Fatigue In Banking Company Employees" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/beban-kelelahan-teller-bank-hasil-uji-statistik-ef-thumb-b3dd5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/beban-kelelahan-teller-bank-hasil-uji-statistik-ef-thumb-b3dd5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/beban-kelelahan-teller-bank-hasil-uji-statistik-ef-thumb-b3dd5.webp 1x" title="JURIS - The Effect Of Workload On Fatigue In Banking Company Employees" alt="JURIS - The Effect Of Workload On Fatigue In Banking Company Employees" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/beban-kelelahan-teller-bank-hasil-uji-statistik-ef-thumb-f4cc9.webp" title="JURIS - The Effect Of Workload On Fatigue In Banking Company Employees" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/beban-kelelahan-teller-bank-hasil-uji-statistik-ef-thumb-f4cc9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/beban-kelelahan-teller-bank-hasil-uji-statistik-ef-thumb-f4cc9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/beban-kelelahan-teller-bank-hasil-uji-statistik-ef-thumb-f4cc9.webp 1x" title="JURIS - The Effect Of Workload On Fatigue In Banking Company Employees" alt="JURIS - The Effect Of Workload On Fatigue In Banking Company Employees" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/beban-kelelahan-teller-bank-hasil-uji-statistik-ef-thumb-49f53.webp" title="JURIS - The Effect Of Workload On Fatigue In Banking Company Employees" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/beban-kelelahan-teller-bank-hasil-uji-statistik-ef-thumb-49f53.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/beban-kelelahan-teller-bank-hasil-uji-statistik-ef-thumb-49f53.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/beban-kelelahan-teller-bank-hasil-uji-statistik-ef-thumb-49f53.webp 1x" title="JURIS - The Effect Of Workload On Fatigue In Banking Company Employees" alt="JURIS - The Effect Of Workload On Fatigue In Banking Company Employees" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59592-beban-kelelahan-teller-bank-hasil-uji" title="JURIS - The Effect Of Workload On Fatigue In Banking Company Employees" target="_blank">The Effect Of Workload On Fatigue In Banking Company Employees</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada strategi pengelolaan beban kerja yang lebih terstruktur dan terintegrasi dengan kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Selain itu, perlu dilakukan peninjauan kembali target istirahat dan penerapan sistem rotasi kerja untuk mengurangi kejenuhan dan kelelahan fisik maupun mental. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara beban kerja, stres kerja, dan burnout pada karyawan perbankan, serta dampak jangka panjang dari kelelahan kerja terhadap kinerja dan kualitas pelayanan perbankan..
<br>Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa beban kerja dan kelelahan kerja pada pegawai teller merupakan masalah yang perlu mendapat perhatian serius.Hasil pengukuran menggunakan metode NASA-TLX menunjukkan bahwa sebagian besar responden (87,5%) berada pada kategori beban kerja sangat berat.Tingginya beban kerja tersebut berkontribusi terhadap meningkatnya tingkat kelelahan yang dialami oleh pegawai.Hal ini diperkuat oleh hasil uji statistik Pearson Chi-Square yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara beban kerja dan kelelahan kerja dengan nilai p-value sebesar 0,003 (p < 0,05).Selain itu, hasil tabulasi silang menunjukkan bahwa 85,7% responden dengan beban kerja sangat berat juga mengalami tingkat kelelahan yang sangat tinggi.Kondisi ini mengindikasikan bahwa karakteristik pekerjaan teller, yang mayoritas berada pada usia produktif dan didominasi oleh perempuan (78,1%), memiliki risiko tinggi stres kerja dan kelelahan akibat tuntutan pekerjaan yang melebihi kapasitas kerja harian
<br>Petugas teller bank menghadapi tuntutan kerja yang tinggi, yang menempatkan mereka pada risiko kelelahan kerja. Penelitian ini diarahkan untuk mengkaji keterkaitan antara tingkat beban kerja dan kondisi kelelahan kerja pada petugas teller perbankan. Metode yang diterapkan adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan cross-sectional serta penerapan teknik total sampling terhadap 32 orang responden. Penilaian beban kerja dilakukan menggunakan instrumen NASA-TLX, sedangkan pengukuran kelelahan kerja menggunakan kuesioner IFRC. Pengolahan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/6/beban-kelelahan-teller-bank-hasil-uji-statistik-ef-thumb-b3dd5.webp" type="image/webp" length="77270" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/beban-kelelahan-teller-bank-hasil-uji-statistik-ef-thumb-b3dd5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/beban-kelelahan-teller-bank-hasil-uji-statistik-ef-thumb-f4cc9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/beban-kelelahan-teller-bank-hasil-uji-statistik-ef-thumb-49f53.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1482-malahayati.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13209-jurnal-dunia-kesmas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue oleh Puskesmas Kalideres ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue oleh Puskesmas Kalideres ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue oleh Puskesmas Kalideres ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59591-dbd-dengue-hemorrhagic-fever-aedes-aegypti-prevale</link>
	<guid isPermaLink="false">eada6b22aa069d883a96261e38f4acd3</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 01:07:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas program pencegahan dan pengendalian DBD, perlu dilakukan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai lokasi-lokasi rawan jentik. Selain itu, kolaborasi antar puskesmas dan lintas sektor terkait dapat memperluas cakupan wilayah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue oleh Puskesmas Kalideres: Untuk meningkatkan efektivitas program pencegahan dan pengendalian DBD, perlu dilakukan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai lokasi-lokasi rawan jentik. Selain itu, kolaborasi antar puskesmas dan lintas sektor terkait dapat memperluas cakupan wilayah dan meningkatkan keterlibatan masyarakat secara merata. Dengan demikian, angka bebas jentik dapat meningkat dan penularan DBD dapat ditekan secara optimal. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan strategi edukasi dan kampanye yang efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya penyakit DBD dan pentingnya pencegahan. Penelitian juga dapat mengeksplorasi faktor-faktor lingkungan dan iklim yang mempengaruhi prevalensi DBD, serta mengidentifikasi strategi intervensi yang tepat untuk mengurangi risiko penularan.. Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit akut akibat infeksi virus dengue.Pencegahan penyakit ini dapat dilakukan dengan 3M (menutup, menguras, menimbun) dan pengobatan penyakit ini bersifat suportif untuk meringankan gejala.Data penelitian menunjukkan bahwa jumlah kasus DBD lebih dominan pada laki-laki, yaitu sebanyak 144 orang.Selain itu, individu dengan kategori usia 19-59 tahun menjadi penderita DBD terbanyak dengan jumlah 151 kasus dan diikuti oleh kategori usia remaja yaitu 10-18 tahun sebanyak 69 kasus, dimana kalangan usia dewasa lebih rentan terpapar karena pola kerja dan aktivitas yang dilakukan.Berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi (PE) di Kecamatan kalideres, kasus DBD dengan hasil PE ( ) sebanyak 60 kasus dan hasil PE (-) adalah 186 kasus.Dengan demikian, kasus yang perlu dilakukan fogging adalah 60 kasus.Program Grebek PSN dan fogging berperan penting dalam menekan kasus DBD di Kecamatan Kalideres, namun efektivitasnya masih perlu ditingkatkan melalui peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai lokasi-lokasi rawan jentik yang harus diperiksa saat pelaksanaan PSN.Selain itu, diperlukan kolaborasi antar puskesmas agar cakupan wilayah lebih luas, keterlibatan masyarakat lebih merata, dan angka bebas jentik dapat meningkat sehingga penularan DBD dapat ditekan secara optimal Puskesmas Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, yang membawahi 12 puskesmas pembantu, melayani wilayah seluas 30,226 kmA dengan jumlah penduduk 464.236 jiwa. Kepadatan penduduk yang tinggi meningkatkan risiko penyakit, seperti Demam Berdarah Dengue (DBD). Menghadapi ancaman ini, Puskesmas Kalideres secara rutin melaksanakan program Grebek Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui pendekatan 3M dan fogging sebagai upaya pencegahan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penyakit DBD di wilayah Kecamatan Kalideres dan strategi pencegahan dan pengendalian DBD oleh Puskesmas Kecamatan Kalideres. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/6/dbd-dengue-hemorrhagic-fever-aedes-aegypti-prevale-thumb-23ef9.webp" title="JURIS - Strategi Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue oleh Puskesmas Kalideres" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/dbd-dengue-hemorrhagic-fever-aedes-aegypti-prevale-thumb-23ef9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/dbd-dengue-hemorrhagic-fever-aedes-aegypti-prevale-thumb-23ef9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/dbd-dengue-hemorrhagic-fever-aedes-aegypti-prevale-thumb-23ef9.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue oleh Puskesmas Kalideres" alt="JURIS - Strategi Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue oleh Puskesmas Kalideres" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/dbd-dengue-hemorrhagic-fever-aedes-aegypti-prevale-thumb-7bc13.webp" title="JURIS - Strategi Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue oleh Puskesmas Kalideres" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/dbd-dengue-hemorrhagic-fever-aedes-aegypti-prevale-thumb-7bc13.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/dbd-dengue-hemorrhagic-fever-aedes-aegypti-prevale-thumb-7bc13.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/dbd-dengue-hemorrhagic-fever-aedes-aegypti-prevale-thumb-7bc13.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue oleh Puskesmas Kalideres" alt="JURIS - Strategi Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue oleh Puskesmas Kalideres" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/dbd-dengue-hemorrhagic-fever-aedes-aegypti-prevale-thumb-01623.webp" title="JURIS - Strategi Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue oleh Puskesmas Kalideres" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/dbd-dengue-hemorrhagic-fever-aedes-aegypti-prevale-thumb-01623.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/dbd-dengue-hemorrhagic-fever-aedes-aegypti-prevale-thumb-01623.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/dbd-dengue-hemorrhagic-fever-aedes-aegypti-prevale-thumb-01623.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue oleh Puskesmas Kalideres" alt="JURIS - Strategi Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue oleh Puskesmas Kalideres" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59591-dbd-dengue-hemorrhagic-fever-aedes-aegypti-prevale" title="JURIS - Strategi Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue oleh Puskesmas Kalideres" target="_blank">Strategi Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue oleh Puskesmas Kalideres</a>: Untuk meningkatkan efektivitas program pencegahan dan pengendalian DBD, perlu dilakukan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai lokasi-lokasi rawan jentik. Selain itu, kolaborasi antar puskesmas dan lintas sektor terkait dapat memperluas cakupan wilayah dan meningkatkan keterlibatan masyarakat secara merata. Dengan demikian, angka bebas jentik dapat meningkat dan penularan DBD dapat ditekan secara optimal. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan strategi edukasi dan kampanye yang efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya penyakit DBD dan pentingnya pencegahan. Penelitian juga dapat mengeksplorasi faktor-faktor lingkungan dan iklim yang mempengaruhi prevalensi DBD, serta mengidentifikasi strategi intervensi yang tepat untuk mengurangi risiko penularan..
<br>Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit akut akibat infeksi virus dengue.Pencegahan penyakit ini dapat dilakukan dengan 3M  (menutup, menguras, menimbun) dan pengobatan penyakit ini bersifat suportif untuk meringankan gejala.Data penelitian menunjukkan bahwa jumlah kasus DBD lebih dominan pada laki-laki, yaitu sebanyak 144 orang.Selain itu, individu dengan kategori usia 19-59 tahun menjadi penderita DBD terbanyak dengan jumlah 151 kasus dan diikuti oleh kategori usia remaja yaitu 10-18 tahun sebanyak 69 kasus, dimana kalangan usia dewasa lebih rentan terpapar karena pola kerja dan aktivitas yang dilakukan.Berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi (PE) di Kecamatan kalideres, kasus DBD dengan hasil PE ( ) sebanyak 60 kasus dan hasil PE (-) adalah 186 kasus.Dengan demikian, kasus yang perlu dilakukan fogging adalah 60 kasus.Program Grebek PSN dan fogging berperan penting dalam menekan kasus DBD di Kecamatan Kalideres, namun efektivitasnya masih perlu ditingkatkan melalui peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai lokasi-lokasi rawan jentik yang harus diperiksa saat pelaksanaan PSN.Selain itu, diperlukan kolaborasi antar puskesmas agar cakupan wilayah lebih luas, keterlibatan masyarakat lebih merata, dan angka bebas jentik dapat meningkat sehingga penularan DBD dapat ditekan secara optimal
<br>Puskesmas Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, yang membawahi 12 puskesmas pembantu, melayani wilayah seluas 30,226 kmA dengan jumlah penduduk 464.236 jiwa. Kepadatan penduduk yang tinggi meningkatkan risiko penyakit, seperti Demam Berdarah Dengue (DBD). Menghadapi ancaman ini, Puskesmas Kalideres secara rutin melaksanakan program Grebek Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui pendekatan 3M  dan fogging sebagai upaya pencegahan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penyakit DBD di wilayah Kecamatan Kalideres dan strategi pencegahan dan pengendalian DBD oleh Puskesmas Kecamatan Kalideres.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/6/dbd-dengue-hemorrhagic-fever-aedes-aegypti-prevale-thumb-7bc13.webp" type="image/webp" length="116582" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/dbd-dengue-hemorrhagic-fever-aedes-aegypti-prevale-thumb-23ef9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/dbd-dengue-hemorrhagic-fever-aedes-aegypti-prevale-thumb-7bc13.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/dbd-dengue-hemorrhagic-fever-aedes-aegypti-prevale-thumb-01623.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1482-malahayati.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13209-jurnal-dunia-kesmas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Rhinosinusitis Kronis Dextra dengan Polip Antrokoanal pada Wanita Usia 23 Tahun ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Rhinosinusitis Kronis Dextra dengan Polip Antrokoanal pada Wanita Usia 23 Tahun ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Rhinosinusitis Kronis Dextra dengan Polip Antrokoanal pada Wanita Usia 23 Tahun ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59590-rendah-drainase-sinus-rhinosinusitis-kronis-polip</link>
	<guid isPermaLink="false">3749f6cdbb79d3a2c5332781e27aada7</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 01:07:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk pasien dengan obstruksi hidung unilateral kronik, diperlukan evaluasi diagnostik komprehensif untuk menegakkan diagnosis secara tepat dan menyingkirkan penyebab sinonasal unilateral lainnya. Polip antrokoanal yang refrakter terhadap terapi medikamentosa ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Rhinosinusitis Kronis Dextra dengan Polip Antrokoanal pada Wanita Usia 23 Tahun: Untuk pasien dengan obstruksi hidung unilateral kronik, diperlukan evaluasi diagnostik komprehensif untuk menegakkan diagnosis secara tepat dan menyingkirkan penyebab sinonasal unilateral lainnya. Polip antrokoanal yang refrakter terhadap terapi medikamentosa memerlukan tatalaksana definitif, dengan pemilihan teknik operasi yang disesuaikan dengan karakteristik lesi. Terapi pascaoperasi dan kontrol berkala untuk mencegah kekambuhan. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan teknik operasi yang lebih efektif untuk menangani polip antrokoanal, serta studi komparatif antara berbagai pendekatan bedah untuk menentukan pilihan terbaik berdasarkan karakteristik lesi dan keterlibatan sinus. Selain itu, penelitian tentang faktor risiko dan pencegahan kekambuhan rhinosinusitis kronis dengan polip antrokoanal dapat memberikan sumbangsih signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup pasien.. Rhinosinusitis kronis dengan polip antrokoanal merupakan bentuk rhinosinusitis kronis unilateral yang relatif jarang dan umumnya berasal dari mukosa sinus maksilaris.Pada laporan kasus ini, seorang perempuan berusia 23 tahun menunjukkan gambaran klinis khas berupa obstruksi hidung kanan kronik, rinorea purulent, nyeri wajah, dan gangguan penciuman yang berlangsung lebih dari 12 minggu, disertai temuan objektif berupa polip antrokoanal dextra dan pada pemeriksaan CT-scan sinus paranasal.Tidak ditemukan bukti klinis maupun radiologis yang mengarah pada etiologi penyebab odontogenik, sehingga disimpulkan bahwa penyakit ini bersifat inflamasi kronik rhinogenik akibat gangguan ventilasi dan drainase sinus.Kondisi ini bersifat lokal, non-tipe 2 dan refrakter terhadap terapi medikamentosa, sehingga tatalaksana operatif menjadi pilihan terapi definitif.Pasien dikategorikan sebagai rhinosinusitis kronis refrakter terhadap terapi medikamentosa, sehingga tatalaksana operatif menjadi pilihan rasional.Prosedur Caldwell-Luc dipilih karena keterlibatan dominan sinus maksilaris dan sifat unilateral penyakit, dengan tujuan eliminasi jaringan patologis dan perbaikan drainase sinus.Patofisiologi utama pada pasien ini bersifat lokal, ditandai oleh gangguan ventilasi dan drainase akibat inflamasi kronik yang menyebabkan edema mukosa dan pembentukan lesi polipoid soliter, tanpa dominasi inflamasi tipe 2 sistemik.Dengan tatalaksana yang tepat dan terapi pascaoperasi yang adekuat, prognosis baik, meskipun pemantauan jangka panjang tetap diperlukan untuk mencegah kekambuhan Rhinosinusitis kronis dengan polip antrokoanal merupakan bentuk rhinosinusitis kronis unilateral yang relatif jarang, berasal dari mukosa sinus maksilaris dan umumnya mengenai anak-anak serta dewasa muda. Kondisi ini ditandai oleh inflamasi kronik lokal yang menyebabkan gangguan ventilasi dan drainase sinus, sehingga sering bersifat refrakter terhadap terapi medikamentosa. Dilaporkan kasus seorang perempuan berusia 23 tahun dengan keluhan obstruksi hidung kanan progresif sejak A6 bulan, disertai rinorea purulent, nyeri wajah, post-nasal drip, dan penurunan fungsi penciuman. Pemeriksaan rhinoskopi anterior menunjukkan polip pada meatus media dextra, sedangkan CT-scan sinus paranasal memperlihatkan gambaran pansinusitis kanan dengan kecurigaan polip antrokoanal yang berasal dari sinus maksilaris. Pasien didiagnosis sebagai rhinosinusitis kronis dengan polip antrokoanal dextra yang tidak... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/f/rendah-drainase-sinus-rhinosinusitis-kronis-polip-thumb-5186c.webp" title="JURIS - Rhinosinusitis Kronis Dextra dengan Polip Antrokoanal pada Wanita Usia 23 Tahun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/rendah-drainase-sinus-rhinosinusitis-kronis-polip-thumb-5186c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/rendah-drainase-sinus-rhinosinusitis-kronis-polip-thumb-5186c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/rendah-drainase-sinus-rhinosinusitis-kronis-polip-thumb-5186c.webp 1x" title="JURIS - Rhinosinusitis Kronis Dextra dengan Polip Antrokoanal pada Wanita Usia 23 Tahun" alt="JURIS - Rhinosinusitis Kronis Dextra dengan Polip Antrokoanal pada Wanita Usia 23 Tahun" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/f/rendah-drainase-sinus-rhinosinusitis-kronis-polip-thumb-7e6a1.webp" title="JURIS - Rhinosinusitis Kronis Dextra dengan Polip Antrokoanal pada Wanita Usia 23 Tahun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/rendah-drainase-sinus-rhinosinusitis-kronis-polip-thumb-7e6a1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/rendah-drainase-sinus-rhinosinusitis-kronis-polip-thumb-7e6a1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/rendah-drainase-sinus-rhinosinusitis-kronis-polip-thumb-7e6a1.webp 1x" title="JURIS - Rhinosinusitis Kronis Dextra dengan Polip Antrokoanal pada Wanita Usia 23 Tahun" alt="JURIS - Rhinosinusitis Kronis Dextra dengan Polip Antrokoanal pada Wanita Usia 23 Tahun" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/f/rendah-drainase-sinus-rhinosinusitis-kronis-polip-thumb-4294e.webp" title="JURIS - Rhinosinusitis Kronis Dextra dengan Polip Antrokoanal pada Wanita Usia 23 Tahun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/rendah-drainase-sinus-rhinosinusitis-kronis-polip-thumb-4294e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/rendah-drainase-sinus-rhinosinusitis-kronis-polip-thumb-4294e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/rendah-drainase-sinus-rhinosinusitis-kronis-polip-thumb-4294e.webp 1x" title="JURIS - Rhinosinusitis Kronis Dextra dengan Polip Antrokoanal pada Wanita Usia 23 Tahun" alt="JURIS - Rhinosinusitis Kronis Dextra dengan Polip Antrokoanal pada Wanita Usia 23 Tahun" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59590-rendah-drainase-sinus-rhinosinusitis-kronis-polip" title="JURIS - Rhinosinusitis Kronis Dextra dengan Polip Antrokoanal pada Wanita Usia 23 Tahun" target="_blank">Rhinosinusitis Kronis Dextra dengan Polip Antrokoanal pada Wanita Usia 23 Tahun</a>: Untuk pasien dengan obstruksi hidung unilateral kronik, diperlukan evaluasi diagnostik komprehensif untuk menegakkan diagnosis secara tepat dan menyingkirkan penyebab sinonasal unilateral lainnya. Polip antrokoanal yang refrakter terhadap terapi medikamentosa memerlukan tatalaksana definitif, dengan pemilihan teknik operasi yang disesuaikan dengan karakteristik lesi. Terapi pascaoperasi dan kontrol berkala untuk mencegah kekambuhan. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan teknik operasi yang lebih efektif untuk menangani polip antrokoanal, serta studi komparatif antara berbagai pendekatan bedah untuk menentukan pilihan terbaik berdasarkan karakteristik lesi dan keterlibatan sinus. Selain itu, penelitian tentang faktor risiko dan pencegahan kekambuhan rhinosinusitis kronis dengan polip antrokoanal dapat memberikan sumbangsih signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup pasien..
<br>Rhinosinusitis kronis dengan polip antrokoanal merupakan bentuk rhinosinusitis kronis unilateral yang relatif jarang dan umumnya berasal dari mukosa sinus maksilaris.Pada laporan kasus ini, seorang perempuan berusia 23 tahun menunjukkan gambaran klinis khas berupa obstruksi hidung kanan kronik, rinorea purulent, nyeri wajah, dan gangguan penciuman yang berlangsung lebih dari 12 minggu, disertai temuan objektif berupa polip antrokoanal dextra dan pada pemeriksaan CT-scan sinus paranasal.Tidak ditemukan bukti klinis maupun radiologis yang mengarah pada etiologi penyebab odontogenik, sehingga disimpulkan bahwa penyakit ini bersifat inflamasi kronik rhinogenik akibat gangguan ventilasi dan drainase sinus.Kondisi ini bersifat lokal, non-tipe 2 dan refrakter terhadap terapi medikamentosa, sehingga tatalaksana operatif menjadi pilihan terapi definitif.Pasien dikategorikan sebagai rhinosinusitis kronis refrakter terhadap terapi medikamentosa, sehingga tatalaksana operatif menjadi pilihan rasional.Prosedur Caldwell-Luc dipilih karena keterlibatan dominan sinus maksilaris dan sifat unilateral penyakit, dengan tujuan eliminasi jaringan patologis dan perbaikan drainase sinus.Patofisiologi utama pada pasien ini bersifat lokal, ditandai oleh gangguan ventilasi dan drainase akibat inflamasi kronik yang menyebabkan edema mukosa dan pembentukan lesi polipoid soliter, tanpa dominasi inflamasi tipe 2 sistemik.Dengan tatalaksana yang tepat dan terapi pascaoperasi yang adekuat, prognosis baik, meskipun pemantauan jangka panjang tetap diperlukan untuk mencegah kekambuhan
<br>Rhinosinusitis kronis dengan polip antrokoanal merupakan bentuk rhinosinusitis kronis unilateral yang relatif jarang, berasal dari mukosa sinus maksilaris dan umumnya mengenai anak-anak serta dewasa muda. Kondisi ini ditandai oleh inflamasi kronik lokal yang menyebabkan gangguan ventilasi dan drainase sinus, sehingga sering bersifat refrakter terhadap terapi medikamentosa. Dilaporkan kasus seorang perempuan berusia 23 tahun dengan keluhan obstruksi hidung kanan progresif sejak A6 bulan, disertai rinorea purulent, nyeri wajah, post-nasal drip, dan penurunan fungsi penciuman. Pemeriksaan rhinoskopi anterior menunjukkan polip pada meatus media dextra, sedangkan CT-scan sinus paranasal memperlihatkan gambaran pansinusitis kanan dengan kecurigaan polip antrokoanal yang berasal dari sinus maksilaris. Pasien didiagnosis sebagai rhinosinusitis kronis dengan polip antrokoanal dextra yang tidak...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/f/rendah-drainase-sinus-rhinosinusitis-kronis-polip-thumb-5186c.webp" type="image/webp" length="108584" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/rendah-drainase-sinus-rhinosinusitis-kronis-polip-thumb-5186c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/rendah-drainase-sinus-rhinosinusitis-kronis-polip-thumb-7e6a1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/rendah-drainase-sinus-rhinosinusitis-kronis-polip-thumb-4294e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1482-malahayati.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13209-jurnal-dunia-kesmas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Literasi Kesehatan Digital sebagai Penentu Pelindung dan Strategis Kesehatan Remaja di Era Disinformasi Systematic Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Literasi Kesehatan Digital sebagai Penentu Pelindung dan Strategis Kesehatan Remaja di Era Disinformasi Systematic Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Literasi Kesehatan Digital sebagai Penentu Pelindung dan Strategis Kesehatan Remaja di Era Disinformasi Systematic Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59589-remaja-usia-nikah-promosi-kesehatan-re</link>
	<guid isPermaLink="false">58bc7a1281985c21d589ef594fd064c5</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 01:07:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan intervensi digital interaktif yang melibatkan partisipasi remaja. Intervensi ini dapat dirancang untuk meningkatkan kemampuan evaluasi informasi dan mengurangi kerentanan terhadap misinformasi. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Literasi Kesehatan Digital sebagai Penentu Pelindung dan Strategis Kesehatan Remaja di Era Disinformasi: Systematic Review: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan intervensi digital interaktif yang melibatkan partisipasi remaja. Intervensi ini dapat dirancang untuk meningkatkan kemampuan evaluasi informasi dan mengurangi kerentanan terhadap misinformasi. Selain itu, diperlukan dukungan kebijakan untuk memperluas akses informasi kesehatan yang kredibel, terutama bagi kelompok rentan. Penguatan literasi kesehatan digital, khususnya pada aspek kritis, juga perlu menjadi prioritas dalam pendidikan dan program promosi kesehatan remaja. Dengan demikian, dapat mengurangi kesenjangan kesehatan dan meningkatkan kesejahteraan jangka panjang di era digital.. Penelitian ini menunjukkan bahwa literasi kesehatan digital (Digital Health Literacy/DHL) merupakan faktor penting dalam kesehatan remaja di era digital.DHL berperan sebagai faktor pelindung yang membantu remaja mengevaluasi dan menolak misinformasi kesehatan, sekaligus mengurangi kerentanan terhadap dampak negatif infodemi.Selain itu, DHL terbukti berkaitan erat dengan peningkatan perilaku kesehatan preventif, seperti vaksinasi, kebersihan tangan, pola makan sehat, dan aktivitas fisik.Selain itu, DHL juga memiliki nilai strategis dalam promosi kesehatan masyarakat melalui intervensi digital yang interaktif, berbasis teknologi, dan melibatkan partisipasi aktif remaja.Pendekatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan kritis, serta keterlibatan dalam keputusan kesehatan.Penguatan literasi kesehatan digital, khususnya pada aspek kritis, perlu menjadi prioritas dalam kebijakan dan intervensi kesehatan remaja.Upaya untuk mengurangi kesenjangan kesehatan, terutama pada kelompok dengan status sosial ekonomi rendah, serta mendukung peningkatan kesejahteraan jangka panjang di era digital Remaja merupakan kelompok populasi besar yang berperan penting dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, namun semakin terpapar misinformasi kesehatan di era infodemi digital. Penelitian ini bertujuan mensintesis bukti mengenai literasi kesehatan digital sebagai faktor pelindung terhadap misinformasi, hubungannya dengan perilaku kesehatan preventif, serta perannya sebagai strategi promosi kesehatan pada remaja usia 9Ae21 tahun. Tinjauan sistematis ini mengikuti pedoman PRISMA 2020 dengan pendekatan sintesis tematik terhadap 16 studi empiris (2022Ae2026) dari 10 negara yang diidentifikasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/a/remaja-usia-nikah-promosi-kesehatan-literasi-digit-thumb-4192f.webp" title="JURIS - Literasi Kesehatan Digital sebagai Penentu Pelindung dan Strategis Kesehatan Remaja di Era Disinformasi: Systematic Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/remaja-usia-nikah-promosi-kesehatan-literasi-digit-thumb-4192f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/remaja-usia-nikah-promosi-kesehatan-literasi-digit-thumb-4192f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/remaja-usia-nikah-promosi-kesehatan-literasi-digit-thumb-4192f.webp 1x" title="JURIS - Literasi Kesehatan Digital sebagai Penentu Pelindung dan Strategis Kesehatan Remaja di Era Disinformasi: Systematic Review" alt="JURIS - Literasi Kesehatan Digital sebagai Penentu Pelindung dan Strategis Kesehatan Remaja di Era Disinformasi: Systematic Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/remaja-usia-nikah-promosi-kesehatan-literasi-digit-thumb-99905.webp" title="JURIS - Literasi Kesehatan Digital sebagai Penentu Pelindung dan Strategis Kesehatan Remaja di Era Disinformasi: Systematic Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/remaja-usia-nikah-promosi-kesehatan-literasi-digit-thumb-99905.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/remaja-usia-nikah-promosi-kesehatan-literasi-digit-thumb-99905.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/remaja-usia-nikah-promosi-kesehatan-literasi-digit-thumb-99905.webp 1x" title="JURIS - Literasi Kesehatan Digital sebagai Penentu Pelindung dan Strategis Kesehatan Remaja di Era Disinformasi: Systematic Review" alt="JURIS - Literasi Kesehatan Digital sebagai Penentu Pelindung dan Strategis Kesehatan Remaja di Era Disinformasi: Systematic Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/remaja-usia-nikah-promosi-kesehatan-literasi-digit-thumb-a11b2.webp" title="JURIS - Literasi Kesehatan Digital sebagai Penentu Pelindung dan Strategis Kesehatan Remaja di Era Disinformasi: Systematic Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/remaja-usia-nikah-promosi-kesehatan-literasi-digit-thumb-a11b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/remaja-usia-nikah-promosi-kesehatan-literasi-digit-thumb-a11b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/remaja-usia-nikah-promosi-kesehatan-literasi-digit-thumb-a11b2.webp 1x" title="JURIS - Literasi Kesehatan Digital sebagai Penentu Pelindung dan Strategis Kesehatan Remaja di Era Disinformasi: Systematic Review" alt="JURIS - Literasi Kesehatan Digital sebagai Penentu Pelindung dan Strategis Kesehatan Remaja di Era Disinformasi: Systematic Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59589-remaja-usia-nikah-promosi-kesehatan-re" title="JURIS - Literasi Kesehatan Digital sebagai Penentu Pelindung dan Strategis Kesehatan Remaja di Era Disinformasi: Systematic Review" target="_blank">Literasi Kesehatan Digital sebagai Penentu Pelindung dan Strategis Kesehatan Remaja di Era Disinformasi: Systematic Review</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan intervensi digital interaktif yang melibatkan partisipasi remaja. Intervensi ini dapat dirancang untuk meningkatkan kemampuan evaluasi informasi dan mengurangi kerentanan terhadap misinformasi. Selain itu, diperlukan dukungan kebijakan untuk memperluas akses informasi kesehatan yang kredibel, terutama bagi kelompok rentan. Penguatan literasi kesehatan digital, khususnya pada aspek kritis, juga perlu menjadi prioritas dalam pendidikan dan program promosi kesehatan remaja. Dengan demikian, dapat mengurangi kesenjangan kesehatan dan meningkatkan kesejahteraan jangka panjang di era digital..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa literasi kesehatan digital (Digital Health Literacy/DHL) merupakan faktor penting dalam kesehatan remaja di era digital.DHL berperan sebagai faktor pelindung yang membantu remaja mengevaluasi dan menolak misinformasi kesehatan, sekaligus mengurangi kerentanan terhadap dampak negatif infodemi.Selain itu, DHL terbukti berkaitan erat dengan peningkatan perilaku kesehatan preventif, seperti vaksinasi, kebersihan tangan, pola makan sehat, dan aktivitas fisik.Selain itu, DHL juga memiliki nilai strategis dalam promosi kesehatan masyarakat melalui intervensi digital yang interaktif, berbasis teknologi, dan melibatkan partisipasi aktif remaja.Pendekatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan kritis, serta keterlibatan dalam keputusan kesehatan.Penguatan literasi kesehatan digital, khususnya pada aspek kritis, perlu menjadi prioritas dalam kebijakan dan intervensi kesehatan remaja.Upaya untuk mengurangi kesenjangan kesehatan, terutama pada kelompok dengan status sosial ekonomi rendah, serta mendukung peningkatan kesejahteraan jangka panjang di era digital
<br>Remaja merupakan kelompok populasi besar yang berperan penting dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, namun semakin terpapar misinformasi kesehatan di era infodemi digital. Penelitian ini bertujuan mensintesis bukti mengenai literasi kesehatan digital sebagai faktor pelindung terhadap misinformasi, hubungannya dengan perilaku kesehatan preventif, serta perannya sebagai strategi promosi kesehatan pada remaja usia 9Ae21 tahun. Tinjauan sistematis ini mengikuti pedoman PRISMA 2020 dengan pendekatan sintesis tematik terhadap 16 studi empiris (2022Ae2026) dari 10 negara yang diidentifikasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/a/remaja-usia-nikah-promosi-kesehatan-literasi-digit-thumb-99905.webp" type="image/webp" length="108760" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/remaja-usia-nikah-promosi-kesehatan-literasi-digit-thumb-4192f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/remaja-usia-nikah-promosi-kesehatan-literasi-digit-thumb-99905.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/remaja-usia-nikah-promosi-kesehatan-literasi-digit-thumb-a11b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1482-malahayati.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13209-jurnal-dunia-kesmas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Pelaksanaan Program Posyandu Balita di Indonesia dan Kendala Yang Dihadapi Tinjauan Literature ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Pelaksanaan Program Posyandu Balita di Indonesia dan Kendala Yang Dihadapi Tinjauan Literature ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Pelaksanaan Program Posyandu Balita di Indonesia dan Kendala Yang Dihadapi Tinjauan Literature ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59588-model-posyandu-balita-strategi-pro</link>
	<guid isPermaLink="false">775bf26cb0ab59403f9c0e34ddb44c33</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 01:07:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas program Posyandu, perlu dilakukan peningkatan edukasi kepada masyarakat agar kesadaran dan partisipasi dalam kegiatan Posyandu semakin meningkat. Selain itu, kapasitas kader perlu diperkuat melalui pelatihan agar pelayanan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluasi Pelaksanaan Program Posyandu Balita di Indonesia dan Kendala Yang Dihadapi: Tinjauan Literature: Untuk meningkatkan efektivitas program Posyandu, perlu dilakukan peningkatan edukasi kepada masyarakat agar kesadaran dan partisipasi dalam kegiatan Posyandu semakin meningkat. Selain itu, kapasitas kader perlu diperkuat melalui pelatihan agar pelayanan yang diberikan optimal. Pemerintah juga diharapkan dapat menyediakan sarana dan prasarana yang memadai serta memperbaiki sistem pencatatan dan pelaporan. Dukungan dan kerja sama antara tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat sangat diperlukan agar program Posyandu dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.. Berdasarkan hasil tinjauan literatur, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan program Posyandu balita di Indonesia telah cukup baik dalam berjalan dengan memberikan layanan kesehatan dasar kepada masyarakat.Program ini berperan penting dalam pemantauan pertumbuhan, pencegahan penyakit, dan peningkatan status gizi balita.Namun, efektivitas program masih belum optimal karena adanya berbagai kendala, yaitu rendahnya partisipasi masyarakat, keterbatasan jumlah dan kompetensi kader, kurangnya sarana dan prasarana, serta sistem pencatatan dan evaluasi yang belum maksimal.Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan secara menyeluruh agar program Posyandu dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan Program Posyandu balita merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang berperan strategis dalam mendukung Pembangunan Kesehatan Masyarakat, khususnya meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai kendala yang memengaruhi efektivitas program. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program Posyandu balita di Indonesia serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi melalui pendekatan tinjauan literatur. Metode yang digunakan adalah studi literature terhadap beberapa jurnal ilmiah nasional dari database Google Scholar yang terbit antara 2016 - 2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa program Posyandu di Indonesia telah berjalan cukup baik dalam memberikan layanan kesehatan dasar seperti pemantauan pertumbuhan, imunisasi, dan penyuluhan. Namun, kendala utama... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/0/model-posyandu-balita-strategi-promosi-program-lan-thumb-fa00a.webp" title="JURIS - Evaluasi Pelaksanaan Program Posyandu Balita di Indonesia dan Kendala Yang Dihadapi: Tinjauan Literature" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/model-posyandu-balita-strategi-promosi-program-lan-thumb-fa00a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/model-posyandu-balita-strategi-promosi-program-lan-thumb-fa00a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/model-posyandu-balita-strategi-promosi-program-lan-thumb-fa00a.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Pelaksanaan Program Posyandu Balita di Indonesia dan Kendala Yang Dihadapi: Tinjauan Literature" alt="JURIS - Evaluasi Pelaksanaan Program Posyandu Balita di Indonesia dan Kendala Yang Dihadapi: Tinjauan Literature" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/model-posyandu-balita-strategi-promosi-program-lan-thumb-7fc0b.webp" title="JURIS - Evaluasi Pelaksanaan Program Posyandu Balita di Indonesia dan Kendala Yang Dihadapi: Tinjauan Literature" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/model-posyandu-balita-strategi-promosi-program-lan-thumb-7fc0b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/model-posyandu-balita-strategi-promosi-program-lan-thumb-7fc0b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/model-posyandu-balita-strategi-promosi-program-lan-thumb-7fc0b.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Pelaksanaan Program Posyandu Balita di Indonesia dan Kendala Yang Dihadapi: Tinjauan Literature" alt="JURIS - Evaluasi Pelaksanaan Program Posyandu Balita di Indonesia dan Kendala Yang Dihadapi: Tinjauan Literature" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59588-model-posyandu-balita-strategi-pro" title="JURIS - Evaluasi Pelaksanaan Program Posyandu Balita di Indonesia dan Kendala Yang Dihadapi: Tinjauan Literature" target="_blank">Evaluasi Pelaksanaan Program Posyandu Balita di Indonesia dan Kendala Yang Dihadapi: Tinjauan Literature</a>: Untuk meningkatkan efektivitas program Posyandu, perlu dilakukan peningkatan edukasi kepada masyarakat agar kesadaran dan partisipasi dalam kegiatan Posyandu semakin meningkat. Selain itu, kapasitas kader perlu diperkuat melalui pelatihan agar pelayanan yang diberikan optimal. Pemerintah juga diharapkan dapat menyediakan sarana dan prasarana yang memadai serta memperbaiki sistem pencatatan dan pelaporan. Dukungan dan kerja sama antara tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat sangat diperlukan agar program Posyandu dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan..
<br>Berdasarkan hasil tinjauan literatur, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan program Posyandu balita di Indonesia telah cukup baik dalam berjalan dengan memberikan layanan kesehatan dasar kepada masyarakat.Program ini berperan penting dalam pemantauan pertumbuhan, pencegahan penyakit, dan peningkatan status gizi balita.Namun, efektivitas program masih belum optimal karena adanya berbagai kendala, yaitu rendahnya partisipasi masyarakat, keterbatasan jumlah dan kompetensi kader, kurangnya sarana dan prasarana, serta sistem pencatatan dan evaluasi yang belum maksimal.Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan secara menyeluruh agar program Posyandu dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan
<br>Program Posyandu balita merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang berperan strategis dalam mendukung Pembangunan Kesehatan Masyarakat, khususnya meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai kendala yang memengaruhi efektivitas program. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program Posyandu balita di Indonesia serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi melalui pendekatan tinjauan literatur. Metode yang digunakan adalah studi literature terhadap beberapa jurnal ilmiah nasional dari database Google Scholar yang terbit antara 2016 - 2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa program Posyandu di Indonesia telah berjalan cukup baik dalam memberikan layanan kesehatan dasar seperti pemantauan pertumbuhan, imunisasi, dan penyuluhan. Namun, kendala utama...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/0/model-posyandu-balita-strategi-promosi-program-lan-thumb-7fc0b.webp" type="image/webp" length="87224" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/model-posyandu-balita-strategi-promosi-program-lan-thumb-fa00a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/model-posyandu-balita-strategi-promosi-program-lan-thumb-7fc0b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1482-malahayati.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13209-jurnal-dunia-kesmas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Influence of Competence and Career Development on Employee Performance With Work Motivation as a Mediating Variable in the Back Office Department of Pt Sumber Alfaria Trijaya Sidoarjo Branch ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Influence of Competence and Career Development on Employee Performance With Work Motivation as a Mediating Variable in the Back Office Department of Pt Sumber Alfaria Trijaya Sidoarjo Branch ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Influence of Competence and Career Development on Employee Performance With Work Motivation as a Mediating Variable in the Back Office Department of Pt Sumber Alfaria Trijaya Sidoarjo Branch ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59587-pengembangan-karir-individu-mot</link>
	<guid isPermaLink="false">338fa781ae7eb4597dd8e509eb043b3d</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 01:07:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ stat counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ company size ]]></category>
	<category><![CDATA[ muji gunarto ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[company,counter,gunarto,muji,size,stat]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan judul, abstrak, dan kesimpulan, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan:1. Mengkaji lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi kompetensi karyawan, seperti pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia, dan bagaimana faktor-faktor ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Influence of Competence and Career Development on Employee Performance With Work Motivation as a Mediating Variable in the Back Office Department of Pt. Sumber Alfaria Trijaya Sidoarjo Branch: Berdasarkan judul, abstrak, dan kesimpulan, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan:1. Mengkaji lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi kompetensi karyawan, seperti pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia, dan bagaimana faktor-faktor ini dapat meningkatkan kinerja karyawan.2. Meneliti dampak pengembangan karir yang berbeda-beda pada kinerja karyawan, termasuk promosi, pelatihan, dan program pengembangan karir lainnya, serta bagaimana hal ini dapat meningkatkan motivasi dan kinerja karyawan.3. Menganalisis hubungan antara motivasi kerja dan kinerja karyawan, serta faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi kerja, seperti lingkungan kerja, budaya organisasi, dan kepemimpinan. Penelitian ini dapat membantu memahami bagaimana motivasi kerja dapat dimediasi oleh kompetensi dan pengembangan karir untuk meningkatkan kinerja karyawan.. Berdasarkan hasil penelitian dan diskusi, kesimpulan dari studi ini adalah sebagai berikut.Artinya, jika kompetensi meningkat, dapat meningkatkan kinerja karyawan.Sebaliknya, jika kompetensi menurun, dapat mengurangi kinerja karyawan di Alfamart Sidoarjo Branch.Artinya, semakin baik pengembangan karir di sebuah perusahaan, semakin baik kinerja karyawan dapat dicapai.Sebaliknya, jika perusahaan tidak memperhatikan pengembangan karir karyawan, kinerja karyawan di Alfamart Sidoarjo Branch akan menurun.Artinya, keberadaan motivasi kerja dalam hal ini dapat berkontribusi pada kompetensi karyawan untuk meningkatkan kinerja mereka bahkan lebih baik di Alfamart Sidoarjo Branch.Pengembangan karir melalui motivasi kerja terhadap kinerja karyawan.Artinya, pengembangan karir karyawan didorong oleh motivasi kerja untuk mencapai sehingga dapat mempengaruhi kinerja karyawan di Alfamart Sidoarjo Branch Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh kompetensi dan pengembangan karir terhadap kinerja karyawan dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/8/pengembangan-karir-individu-motivasi-budaya-organi-thumb-df0d8.webp" title="JURIS - The Influence of Competence and Career Development on Employee Performance With Work Motivation as a Mediating Variable in the Back Office Department of Pt. Sumber Alfaria Trijaya Sidoarjo Branch" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/pengembangan-karir-individu-motivasi-budaya-organi-thumb-df0d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/pengembangan-karir-individu-motivasi-budaya-organi-thumb-df0d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/pengembangan-karir-individu-motivasi-budaya-organi-thumb-df0d8.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Competence and Career Development on Employee Performance With Work Motivation as a Mediating Variable in the Back Office Department of Pt. Sumber Alfaria Trijaya Sidoarjo Branch" alt="JURIS - The Influence of Competence and Career Development on Employee Performance With Work Motivation as a Mediating Variable in the Back Office Department of Pt. Sumber Alfaria Trijaya Sidoarjo Branch" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/8/pengembangan-karir-individu-motivasi-budaya-organi-thumb-a6396.webp" title="JURIS - The Influence of Competence and Career Development on Employee Performance With Work Motivation as a Mediating Variable in the Back Office Department of Pt. Sumber Alfaria Trijaya Sidoarjo Branch" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/pengembangan-karir-individu-motivasi-budaya-organi-thumb-a6396.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/pengembangan-karir-individu-motivasi-budaya-organi-thumb-a6396.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/pengembangan-karir-individu-motivasi-budaya-organi-thumb-a6396.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Competence and Career Development on Employee Performance With Work Motivation as a Mediating Variable in the Back Office Department of Pt. Sumber Alfaria Trijaya Sidoarjo Branch" alt="JURIS - The Influence of Competence and Career Development on Employee Performance With Work Motivation as a Mediating Variable in the Back Office Department of Pt. Sumber Alfaria Trijaya Sidoarjo Branch" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/8/pengembangan-karir-individu-motivasi-budaya-organi-thumb-35ea1.webp" title="JURIS - The Influence of Competence and Career Development on Employee Performance With Work Motivation as a Mediating Variable in the Back Office Department of Pt. Sumber Alfaria Trijaya Sidoarjo Branch" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/pengembangan-karir-individu-motivasi-budaya-organi-thumb-35ea1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/pengembangan-karir-individu-motivasi-budaya-organi-thumb-35ea1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/pengembangan-karir-individu-motivasi-budaya-organi-thumb-35ea1.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Competence and Career Development on Employee Performance With Work Motivation as a Mediating Variable in the Back Office Department of Pt. Sumber Alfaria Trijaya Sidoarjo Branch" alt="JURIS - The Influence of Competence and Career Development on Employee Performance With Work Motivation as a Mediating Variable in the Back Office Department of Pt. Sumber Alfaria Trijaya Sidoarjo Branch" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59587-pengembangan-karir-individu-mot" title="JURIS - The Influence of Competence and Career Development on Employee Performance With Work Motivation as a Mediating Variable in the Back Office Department of Pt. Sumber Alfaria Trijaya Sidoarjo Branch" target="_blank">The Influence of Competence and Career Development on Employee Performance With Work Motivation as a Mediating Variable in the Back Office Department of Pt. Sumber Alfaria Trijaya Sidoarjo Branch</a>: Berdasarkan judul, abstrak, dan kesimpulan, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan:1. Mengkaji lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi kompetensi karyawan, seperti pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia, dan bagaimana faktor-faktor ini dapat meningkatkan kinerja karyawan.2. Meneliti dampak pengembangan karir yang berbeda-beda pada kinerja karyawan, termasuk promosi, pelatihan, dan program pengembangan karir lainnya, serta bagaimana hal ini dapat meningkatkan motivasi dan kinerja karyawan.3. Menganalisis hubungan antara motivasi kerja dan kinerja karyawan, serta faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi kerja, seperti lingkungan kerja, budaya organisasi, dan kepemimpinan. Penelitian ini dapat membantu memahami bagaimana motivasi kerja dapat dimediasi oleh kompetensi dan pengembangan karir untuk meningkatkan kinerja karyawan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan diskusi, kesimpulan dari studi ini adalah sebagai berikut.Artinya, jika kompetensi meningkat, dapat meningkatkan kinerja karyawan.Sebaliknya, jika kompetensi menurun, dapat mengurangi kinerja karyawan di Alfamart Sidoarjo Branch.Artinya, semakin baik pengembangan karir di sebuah perusahaan, semakin baik kinerja karyawan dapat dicapai.Sebaliknya, jika perusahaan tidak memperhatikan pengembangan karir karyawan, kinerja karyawan di Alfamart Sidoarjo Branch akan menurun.Artinya, keberadaan motivasi kerja dalam hal ini dapat berkontribusi pada kompetensi karyawan untuk meningkatkan kinerja mereka bahkan lebih baik di Alfamart Sidoarjo Branch.Pengembangan karir melalui motivasi kerja terhadap kinerja karyawan.Artinya, pengembangan karir karyawan didorong oleh motivasi kerja untuk mencapai sehingga dapat mempengaruhi kinerja karyawan di Alfamart Sidoarjo Branch
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh kompetensi dan pengembangan karir terhadap kinerja karyawan dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/8/pengembangan-karir-individu-motivasi-budaya-organi-thumb-a6396.webp" type="image/webp" length="81426" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/pengembangan-karir-individu-motivasi-budaya-organi-thumb-df0d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/pengembangan-karir-individu-motivasi-budaya-organi-thumb-a6396.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/pengembangan-karir-individu-motivasi-budaya-organi-thumb-35ea1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1187-formosapublisher.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19753-indonesian-journal-business-analytics.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Leading with Commitment The Mediating Role of Work Discipline in Enhancing Civil Servant Performance ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Leading with Commitment The Mediating Role of Work Discipline in Enhancing Civil Servant Performance ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Leading with Commitment The Mediating Role of Work Discipline in Enhancing Civil Servant Performance ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59586-komitmen-organisasi-sektor-publik-kiner</link>
	<guid isPermaLink="false">ffbd3478eaa6852101009e21bac8a38b</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 01:07:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ stat counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ sutomo ujung ]]></category>
	<category><![CDATA[ offer price ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,offer,price,stat,sutomo,ujung]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan dan kesimpulan penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengembangkan model analitis yang lebih komprehensif yang mempertimbangkan faktor-faktor lain yang dapat memediasi hubungan antara ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Leading with Commitment: The Mediating Role of Work Discipline in Enhancing Civil Servant Performance: Berdasarkan temuan dan kesimpulan penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengembangkan model analitis yang lebih komprehensif yang mempertimbangkan faktor-faktor lain yang dapat memediasi hubungan antara kepemimpinan, komitmen organisasi, dan kinerja. Faktor-faktor ini dapat mencakup budaya organisasi, iklim kerja, dan dukungan manajemen.2. Melakukan penelitian longitudinal untuk mengukur dampak jangka panjang dari intervensi kepemimpinan dan komitmen organisasi terhadap disiplin kerja dan kinerja pegawai negeri sipil. Penelitian ini dapat membantu mengidentifikasi strategi yang efektif untuk meningkatkan kinerja dalam jangka panjang.3. Menganalisis dampak disiplin kerja pada tingkat individu dan organisasi secara terpisah. Penelitian ini dapat membantu memahami bagaimana disiplin kerja individu berkontribusi pada kinerja organisasi secara keseluruhan, serta mengidentifikasi strategi untuk meningkatkan disiplin kerja individu dan organisasi secara bersamaan.. Analisis yang dilakukan menggunakan SmartPLS mengonfirmasi bahwa semua hipotesis yang diusulkan dalam penelitian ini didukung.Temuan menunjukkan bahwa baik kepemimpinan maupun komitmen organisasi memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja pegawai negeri sipil, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui peran mediasi disiplin kerja.Kepemimpinan berkontribusi pada peningkatan disiplin di antara pegawai negeri sipil, meskipun dampaknya langsung pada kinerja relatif rendah.Sebaliknya, komitmen organisasi memiliki efek yang lebih kuat dalam meningkatkan disiplin kerja daripada kinerja secara langsung.Disiplin kerja juga terbukti menjadi faktor kritis yang memperkuat hubungan antara kepemimpinan, komitmen organisasi, dan kinerja pegawai negeri sipil.Secara intinya, penelitian ini menekankan pentingnya kepemimpinan, komitmen organisasi, dan disiplin kerja dalam meningkatkan kinerja di sektor publik Penelitian ini menyelidiki dampak kepemimpinan dan komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai negeri sipil (ASN), dengan disiplin kerja sebagai variabel perantara, di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang. Menggunakan pendekatan survei, data dikumpulkan secara kuantitatif dari 104 responden yang dipilih melalui rumus Slovin. Analisis dilakukan menggunakan PLS-SEM dengan SmartPLS. Temuan mengungkapkan bahwa kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap disiplin kerja, yang pada gilirannya berdampak positif pada kinerja. Selain itu, disiplin kerja memediasi hubungan antara kepemimpinan, komitmen, dan kinerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kinerja ASN memerlukan penguatan kepemimpinan, pengembangan komitmen organisasi, dan penegakan disiplin sebagai tuas strategis. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/5/komitmen-organisasi-sektor-publik-kinerja-sia-buda-thumb-4ad88.webp" title="JURIS - Leading with Commitment: The Mediating Role of Work Discipline in Enhancing Civil Servant Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/komitmen-organisasi-sektor-publik-kinerja-sia-buda-thumb-4ad88.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/komitmen-organisasi-sektor-publik-kinerja-sia-buda-thumb-4ad88.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/komitmen-organisasi-sektor-publik-kinerja-sia-buda-thumb-4ad88.webp 1x" title="JURIS - Leading with Commitment: The Mediating Role of Work Discipline in Enhancing Civil Servant Performance" alt="JURIS - Leading with Commitment: The Mediating Role of Work Discipline in Enhancing Civil Servant Performance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/komitmen-organisasi-sektor-publik-kinerja-sia-buda-thumb-78530.webp" title="JURIS - Leading with Commitment: The Mediating Role of Work Discipline in Enhancing Civil Servant Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/komitmen-organisasi-sektor-publik-kinerja-sia-buda-thumb-78530.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/komitmen-organisasi-sektor-publik-kinerja-sia-buda-thumb-78530.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/komitmen-organisasi-sektor-publik-kinerja-sia-buda-thumb-78530.webp 1x" title="JURIS - Leading with Commitment: The Mediating Role of Work Discipline in Enhancing Civil Servant Performance" alt="JURIS - Leading with Commitment: The Mediating Role of Work Discipline in Enhancing Civil Servant Performance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/komitmen-organisasi-sektor-publik-kinerja-sia-buda-thumb-f5c0a.webp" title="JURIS - Leading with Commitment: The Mediating Role of Work Discipline in Enhancing Civil Servant Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/komitmen-organisasi-sektor-publik-kinerja-sia-buda-thumb-f5c0a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/komitmen-organisasi-sektor-publik-kinerja-sia-buda-thumb-f5c0a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/komitmen-organisasi-sektor-publik-kinerja-sia-buda-thumb-f5c0a.webp 1x" title="JURIS - Leading with Commitment: The Mediating Role of Work Discipline in Enhancing Civil Servant Performance" alt="JURIS - Leading with Commitment: The Mediating Role of Work Discipline in Enhancing Civil Servant Performance" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59586-komitmen-organisasi-sektor-publik-kiner" title="JURIS - Leading with Commitment: The Mediating Role of Work Discipline in Enhancing Civil Servant Performance" target="_blank">Leading with Commitment: The Mediating Role of Work Discipline in Enhancing Civil Servant Performance</a>: Berdasarkan temuan dan kesimpulan penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengembangkan model analitis yang lebih komprehensif yang mempertimbangkan faktor-faktor lain yang dapat memediasi hubungan antara kepemimpinan, komitmen organisasi, dan kinerja. Faktor-faktor ini dapat mencakup budaya organisasi, iklim kerja, dan dukungan manajemen.2. Melakukan penelitian longitudinal untuk mengukur dampak jangka panjang dari intervensi kepemimpinan dan komitmen organisasi terhadap disiplin kerja dan kinerja pegawai negeri sipil. Penelitian ini dapat membantu mengidentifikasi strategi yang efektif untuk meningkatkan kinerja dalam jangka panjang.3. Menganalisis dampak disiplin kerja pada tingkat individu dan organisasi secara terpisah. Penelitian ini dapat membantu memahami bagaimana disiplin kerja individu berkontribusi pada kinerja organisasi secara keseluruhan, serta mengidentifikasi strategi untuk meningkatkan disiplin kerja individu dan organisasi secara bersamaan..
<br>Analisis yang dilakukan menggunakan SmartPLS mengonfirmasi bahwa semua hipotesis yang diusulkan dalam penelitian ini didukung.Temuan menunjukkan bahwa baik kepemimpinan maupun komitmen organisasi memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja pegawai negeri sipil, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui peran mediasi disiplin kerja.Kepemimpinan berkontribusi pada peningkatan disiplin di antara pegawai negeri sipil, meskipun dampaknya langsung pada kinerja relatif rendah.Sebaliknya, komitmen organisasi memiliki efek yang lebih kuat dalam meningkatkan disiplin kerja daripada kinerja secara langsung.Disiplin kerja juga terbukti menjadi faktor kritis yang memperkuat hubungan antara kepemimpinan, komitmen organisasi, dan kinerja pegawai negeri sipil.Secara intinya, penelitian ini menekankan pentingnya kepemimpinan, komitmen organisasi, dan disiplin kerja dalam meningkatkan kinerja di sektor publik
<br>Penelitian ini menyelidiki dampak kepemimpinan dan komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai negeri sipil (ASN), dengan disiplin kerja sebagai variabel perantara, di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang. Menggunakan pendekatan survei, data dikumpulkan secara kuantitatif dari 104 responden yang dipilih melalui rumus Slovin. Analisis dilakukan menggunakan PLS-SEM dengan SmartPLS. Temuan mengungkapkan bahwa kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap disiplin kerja, yang pada gilirannya berdampak positif pada kinerja. Selain itu, disiplin kerja memediasi hubungan antara kepemimpinan, komitmen, dan kinerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kinerja ASN memerlukan penguatan kepemimpinan, pengembangan komitmen organisasi, dan penegakan disiplin sebagai tuas strategis.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/5/komitmen-organisasi-sektor-publik-kinerja-sia-buda-thumb-f5c0a.webp" type="image/webp" length="58560" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/komitmen-organisasi-sektor-publik-kinerja-sia-buda-thumb-4ad88.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/komitmen-organisasi-sektor-publik-kinerja-sia-buda-thumb-78530.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/komitmen-organisasi-sektor-publik-kinerja-sia-buda-thumb-f5c0a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1187-formosapublisher.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19753-indonesian-journal-business-analytics.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Mckenzie Neck Exercise MNE Dalam Menurunkan Intensitas Nyeri Pada Kejadian Neck Pain Systematic Literature Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Mckenzie Neck Exercise MNE Dalam Menurunkan Intensitas Nyeri Pada Kejadian Neck Pain Systematic Literature Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Mckenzie Neck Exercise MNE Dalam Menurunkan Intensitas Nyeri Pada Kejadian Neck Pain Systematic Literature Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59584-non-specific-neck-pain-penurunan-nyeri-intensitas</link>
	<guid isPermaLink="false">24bf0dc1f208aabe327ea013e27d5643</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 01:07:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, MNE terbukti efektif dalam mengurangi nyeri leher pada pekerja. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas MNE pada kelompok usia tertentu, seperti lansia, dan juga pada jenis pekerjaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Mckenzie Neck Exercise (MNE) Dalam Menurunkan Intensitas Nyeri Pada Kejadian Neck Pain : Systematic Literature Review: Berdasarkan hasil penelitian, MNE terbukti efektif dalam mengurangi nyeri leher pada pekerja. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas MNE pada kelompok usia tertentu, seperti lansia, dan juga pada jenis pekerjaan yang berbeda. Selain itu, studi komparatif antara MNE dengan intervensi lain, seperti latihan isometrik atau terapi pasif, dapat dilakukan untuk menentukan metode terbaik dalam menangani nyeri leher. Penelitian lanjutan juga dapat fokus pada pengembangan strategi implementasi MNE di lingkungan kerja, termasuk pelatihan dan edukasi bagi pekerja, serta evaluasi jangka panjang efektivitas MNE dalam mencegah dan mengurangi nyeri leher di tempat kerja.. Berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah dipaparkan di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa McKenzie Neck Exercise (MNE) terbukti efektif dalam menurunkan intensitas nyeri leher dan meningkatkan fungsi servikal pada populasi pekerja dengan berbagai latar belakang.Dari 14 artikel yang dianalisis, 13 studi menunjukkan hasil signifikan secara statistik, dengan rata-rata penurunan nyeri dan disabilitas sebesar 42,2%.Latihan ini unggul dibandingkan intervensi lain, baik sebagai terapi tunggal maupun dalam kombinasi, serta efektif diterapkan pada berbagai kelompok usia, jenis kelamin, dan jenis pekerjaan.Karakteristik seperti usia produktif, pekerjaan dengan postur statis, serta kebiasaan kerja repetitif menjadi indikator kuat keberhasilan MNE.Sifatnya yang sederhana, tidak memerlukan alat khusus, dan mudah diintegrasikan dalam rutinitas kerja menjadikan MNE strategi rehabilitatif dan preventif yang praktis dan aplikatif untuk mengatasi nyeri leher di lingkungan kerja modern Nyeri leher sering dialami pekerja akibat postur kerja yang buruk dan berulang. McKenzie Neck Exercise merupakan latihan yang efektif untuk mengurangi nyeri tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas McKenzie Neck Exercise dalam menurunkan nyeri leher pada pekerja. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review dengan pendekatan PRISMA dengan sumber data dari tahun 2015Ae2025 dari Google Scholar, Garuda, ScienceDirect, dan PubMed, yang dinilai kualitasnya menggunakan pedoman Joanna Briggs Institute (JBI). Sebanyak 14 artikel memnuhi kriteri inklusi dianalisi. Hasil penelitian menyatakan McKenzie... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/a/non-specific-neck-pain-penurunan-nyeri-intensitas-thumb-b7c12.webp" title="JURIS - Efektivitas Mckenzie Neck Exercise (MNE) Dalam Menurunkan Intensitas Nyeri Pada Kejadian Neck Pain : Systematic Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/non-specific-neck-pain-penurunan-nyeri-intensitas-thumb-b7c12.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/non-specific-neck-pain-penurunan-nyeri-intensitas-thumb-b7c12.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/non-specific-neck-pain-penurunan-nyeri-intensitas-thumb-b7c12.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Mckenzie Neck Exercise (MNE) Dalam Menurunkan Intensitas Nyeri Pada Kejadian Neck Pain : Systematic Literature Review" alt="JURIS - Efektivitas Mckenzie Neck Exercise (MNE) Dalam Menurunkan Intensitas Nyeri Pada Kejadian Neck Pain : Systematic Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/a/non-specific-neck-pain-penurunan-nyeri-intensitas-thumb-cac79.webp" title="JURIS - Efektivitas Mckenzie Neck Exercise (MNE) Dalam Menurunkan Intensitas Nyeri Pada Kejadian Neck Pain : Systematic Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/non-specific-neck-pain-penurunan-nyeri-intensitas-thumb-cac79.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/non-specific-neck-pain-penurunan-nyeri-intensitas-thumb-cac79.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/non-specific-neck-pain-penurunan-nyeri-intensitas-thumb-cac79.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Mckenzie Neck Exercise (MNE) Dalam Menurunkan Intensitas Nyeri Pada Kejadian Neck Pain : Systematic Literature Review" alt="JURIS - Efektivitas Mckenzie Neck Exercise (MNE) Dalam Menurunkan Intensitas Nyeri Pada Kejadian Neck Pain : Systematic Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/a/non-specific-neck-pain-penurunan-nyeri-intensitas-thumb-79724.webp" title="JURIS - Efektivitas Mckenzie Neck Exercise (MNE) Dalam Menurunkan Intensitas Nyeri Pada Kejadian Neck Pain : Systematic Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/non-specific-neck-pain-penurunan-nyeri-intensitas-thumb-79724.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/non-specific-neck-pain-penurunan-nyeri-intensitas-thumb-79724.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/non-specific-neck-pain-penurunan-nyeri-intensitas-thumb-79724.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Mckenzie Neck Exercise (MNE) Dalam Menurunkan Intensitas Nyeri Pada Kejadian Neck Pain : Systematic Literature Review" alt="JURIS - Efektivitas Mckenzie Neck Exercise (MNE) Dalam Menurunkan Intensitas Nyeri Pada Kejadian Neck Pain : Systematic Literature Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59584-non-specific-neck-pain-penurunan-nyeri-intensitas" title="JURIS - Efektivitas Mckenzie Neck Exercise (MNE) Dalam Menurunkan Intensitas Nyeri Pada Kejadian Neck Pain : Systematic Literature Review" target="_blank">Efektivitas Mckenzie Neck Exercise (MNE) Dalam Menurunkan Intensitas Nyeri Pada Kejadian Neck Pain : Systematic Literature Review</a>: Berdasarkan hasil penelitian, MNE terbukti efektif dalam mengurangi nyeri leher pada pekerja. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas MNE pada kelompok usia tertentu, seperti lansia, dan juga pada jenis pekerjaan yang berbeda. Selain itu, studi komparatif antara MNE dengan intervensi lain, seperti latihan isometrik atau terapi pasif, dapat dilakukan untuk menentukan metode terbaik dalam menangani nyeri leher. Penelitian lanjutan juga dapat fokus pada pengembangan strategi implementasi MNE di lingkungan kerja, termasuk pelatihan dan edukasi bagi pekerja, serta evaluasi jangka panjang efektivitas MNE dalam mencegah dan mengurangi nyeri leher di tempat kerja..
<br>Berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah dipaparkan di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa McKenzie Neck Exercise (MNE) terbukti efektif dalam menurunkan intensitas nyeri leher dan meningkatkan fungsi servikal pada populasi pekerja dengan berbagai latar belakang.Dari 14 artikel yang dianalisis, 13 studi menunjukkan hasil signifikan secara statistik, dengan rata-rata penurunan nyeri dan disabilitas sebesar 42,2%.Latihan ini unggul dibandingkan intervensi lain, baik sebagai terapi tunggal maupun dalam kombinasi, serta efektif diterapkan pada berbagai kelompok usia, jenis kelamin, dan jenis pekerjaan.Karakteristik seperti usia produktif, pekerjaan dengan postur statis, serta kebiasaan kerja repetitif menjadi indikator kuat keberhasilan MNE.Sifatnya yang sederhana, tidak memerlukan alat khusus, dan mudah diintegrasikan dalam rutinitas kerja menjadikan MNE strategi rehabilitatif dan preventif yang praktis dan aplikatif untuk mengatasi nyeri leher di lingkungan kerja modern
<br>Nyeri leher sering dialami pekerja akibat postur kerja yang buruk dan berulang. McKenzie Neck Exercise merupakan latihan yang efektif untuk mengurangi nyeri tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas McKenzie Neck Exercise dalam menurunkan nyeri leher pada pekerja. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review dengan pendekatan PRISMA dengan sumber data dari tahun 2015Ae2025 dari Google Scholar, Garuda, ScienceDirect, dan PubMed, yang dinilai kualitasnya menggunakan pedoman Joanna Briggs Institute (JBI). Sebanyak 14 artikel memnuhi kriteri inklusi dianalisi. Hasil penelitian menyatakan McKenzie...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/a/non-specific-neck-pain-penurunan-nyeri-intensitas-thumb-79724.webp" type="image/webp" length="104588" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/non-specific-neck-pain-penurunan-nyeri-intensitas-thumb-b7c12.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/non-specific-neck-pain-penurunan-nyeri-intensitas-thumb-cac79.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/non-specific-neck-pain-penurunan-nyeri-intensitas-thumb-79724.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1482-malahayati.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13209-jurnal-dunia-kesmas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Indeks Massa Tubuh dan Tingkat Depresi pada Penderita Penyakit Ginjal Kronik Peserta Hemodialisis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Indeks Massa Tubuh dan Tingkat Depresi pada Penderita Penyakit Ginjal Kronik Peserta Hemodialisis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Indeks Massa Tubuh dan Tingkat Depresi pada Penderita Penyakit Ginjal Kronik Peserta Hemodialisis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59583-parafilik-gejala-depresi-hamil-risiko-geja</link>
	<guid isPermaLink="false">18f8af563a730978eba83e613b4be3eb</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 01:07:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam tentang faktor-faktor yang berkontribusi terhadap risiko depresi pada individu dengan CKD, seperti umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, ras, tingkat ekonomi keluarga, pekerjaan, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Indeks Massa Tubuh dan Tingkat Depresi pada Penderita Penyakit Ginjal Kronik Peserta Hemodialisis: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam tentang faktor-faktor yang berkontribusi terhadap risiko depresi pada individu dengan CKD, seperti umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, ras, tingkat ekonomi keluarga, pekerjaan, diabetes, kebiasaan merokok, dan hipertensi. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada strategi penurunan berat badan yang signifikan dan efeknya terhadap kesehatan psikologis, serta mengeksplorasi hubungan antara IMT dan gejala depresi pada populasi yang lebih luas. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam memahami hubungan antara indeks massa tubuh dan tingkat depresi pada penderita penyakit ginjal kronik peserta hemodialisis.. Berdasarkan IMT, sampel paling banyak normoweight sejumlah 12 orang (42,8%).Jumlah sampel penelitian berdasarkan tingkat depresi adalah sama banyak, yaitu depresi sedang maupun depresi berat masing Ae masing sebanyak 14 orang (50%).Merujuk pada hasil analisis bivariat dengan FisherAos exact test, didapkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara IMT dengan tingkat depresi pada penderita gagal ginjal peserta hemodialisis di RSUD Dr Penyakit ginjal kronik merupakan prioritas masalah kesehatan masyarakat global. Depresi adalah salah satu dari gangguan kejiwaan umum pada penderita penyakit kronis, dengan perkiraan berkisar antara 25 hingga 50% pada pasien hemodialisis. Di seluruh dunia, sekitar 13% orang dewasa terkena dampak obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan indeks massa tubuh (IMT) terhadap tingkat depresi pada pasien penyakit ginjal kronik peserta hemodialisis. Desain pada penelitian berupa deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di Unit Hemodialisis RSUD Dr. Moewardi Surakarta sejak Mei sampai Agustus 2025. Terdapat 28 sampel yang dikumpulkan melalui purposive sampling. Alat yang digunakan adalah timbangan digital, microtoise, dan instrumen HDRS (Hamilton Depression Rating scale). Data karakteristik penelitian disajikan dalam distribusi frekuensi. Uji Eksak... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/3/parafilik-gejala-depresi-hamil-risiko-indeks-massa-thumb-8f3f2.webp" title="JURIS - Hubungan Indeks Massa Tubuh dan Tingkat Depresi pada Penderita Penyakit Ginjal Kronik Peserta Hemodialisis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/parafilik-gejala-depresi-hamil-risiko-indeks-massa-thumb-8f3f2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/parafilik-gejala-depresi-hamil-risiko-indeks-massa-thumb-8f3f2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/parafilik-gejala-depresi-hamil-risiko-indeks-massa-thumb-8f3f2.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Indeks Massa Tubuh dan Tingkat Depresi pada Penderita Penyakit Ginjal Kronik Peserta Hemodialisis" alt="JURIS - Hubungan Indeks Massa Tubuh dan Tingkat Depresi pada Penderita Penyakit Ginjal Kronik Peserta Hemodialisis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/parafilik-gejala-depresi-hamil-risiko-indeks-massa-thumb-cae44.webp" title="JURIS - Hubungan Indeks Massa Tubuh dan Tingkat Depresi pada Penderita Penyakit Ginjal Kronik Peserta Hemodialisis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/parafilik-gejala-depresi-hamil-risiko-indeks-massa-thumb-cae44.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/parafilik-gejala-depresi-hamil-risiko-indeks-massa-thumb-cae44.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/parafilik-gejala-depresi-hamil-risiko-indeks-massa-thumb-cae44.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Indeks Massa Tubuh dan Tingkat Depresi pada Penderita Penyakit Ginjal Kronik Peserta Hemodialisis" alt="JURIS - Hubungan Indeks Massa Tubuh dan Tingkat Depresi pada Penderita Penyakit Ginjal Kronik Peserta Hemodialisis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/parafilik-gejala-depresi-hamil-risiko-indeks-massa-thumb-1e744.webp" title="JURIS - Hubungan Indeks Massa Tubuh dan Tingkat Depresi pada Penderita Penyakit Ginjal Kronik Peserta Hemodialisis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/parafilik-gejala-depresi-hamil-risiko-indeks-massa-thumb-1e744.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/parafilik-gejala-depresi-hamil-risiko-indeks-massa-thumb-1e744.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/parafilik-gejala-depresi-hamil-risiko-indeks-massa-thumb-1e744.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Indeks Massa Tubuh dan Tingkat Depresi pada Penderita Penyakit Ginjal Kronik Peserta Hemodialisis" alt="JURIS - Hubungan Indeks Massa Tubuh dan Tingkat Depresi pada Penderita Penyakit Ginjal Kronik Peserta Hemodialisis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59583-parafilik-gejala-depresi-hamil-risiko-geja" title="JURIS - Hubungan Indeks Massa Tubuh dan Tingkat Depresi pada Penderita Penyakit Ginjal Kronik Peserta Hemodialisis" target="_blank">Hubungan Indeks Massa Tubuh dan Tingkat Depresi pada Penderita Penyakit Ginjal Kronik Peserta Hemodialisis</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam tentang faktor-faktor yang berkontribusi terhadap risiko depresi pada individu dengan CKD, seperti umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, ras, tingkat ekonomi keluarga, pekerjaan, diabetes, kebiasaan merokok, dan hipertensi. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada strategi penurunan berat badan yang signifikan dan efeknya terhadap kesehatan psikologis, serta mengeksplorasi hubungan antara IMT dan gejala depresi pada populasi yang lebih luas. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam memahami hubungan antara indeks massa tubuh dan tingkat depresi pada penderita penyakit ginjal kronik peserta hemodialisis..
<br>Berdasarkan IMT, sampel paling banyak normoweight sejumlah 12 orang (42,8%).Jumlah sampel penelitian berdasarkan tingkat depresi adalah sama banyak, yaitu depresi sedang maupun depresi berat masing Ae masing sebanyak 14 orang (50%).Merujuk pada hasil analisis bivariat dengan FisherAos exact test, didapkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara IMT dengan tingkat depresi pada penderita gagal ginjal peserta hemodialisis di RSUD Dr
<br>Penyakit ginjal kronik merupakan prioritas masalah kesehatan masyarakat global. Depresi adalah salah satu dari gangguan kejiwaan umum pada penderita penyakit kronis, dengan perkiraan berkisar antara 25 hingga 50% pada pasien hemodialisis. Di seluruh dunia, sekitar 13% orang dewasa terkena dampak obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan indeks massa tubuh (IMT) terhadap tingkat depresi pada pasien penyakit ginjal kronik peserta hemodialisis. Desain pada penelitian berupa deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di Unit Hemodialisis RSUD Dr. Moewardi Surakarta sejak Mei sampai Agustus 2025. Terdapat 28 sampel yang dikumpulkan melalui purposive sampling. Alat yang digunakan adalah timbangan digital, microtoise, dan instrumen HDRS (Hamilton Depression Rating scale). Data karakteristik penelitian disajikan dalam distribusi frekuensi. Uji Eksak...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/3/parafilik-gejala-depresi-hamil-risiko-indeks-massa-thumb-1e744.webp" type="image/webp" length="101564" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/parafilik-gejala-depresi-hamil-risiko-indeks-massa-thumb-8f3f2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/parafilik-gejala-depresi-hamil-risiko-indeks-massa-thumb-cae44.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/parafilik-gejala-depresi-hamil-risiko-indeks-massa-thumb-1e744.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1482-malahayati.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13209-jurnal-dunia-kesmas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implications of Indonesian Banking Statistics June 2025 on Managerial Economic Decision Making ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implications of Indonesian Banking Statistics June 2025 on Managerial Economic Decision Making ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implications of Indonesian Banking Statistics June 2025 on Managerial Economic Decision Making ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59582-kualitas-aset-efek-negatif-perbankan-manajeme</link>
	<guid isPermaLink="false">85de3075551ab2d9334d9e057ef3055f</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 01:07:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ stat counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ sutomo ujung ]]></category>
	<category><![CDATA[ offer price ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,offer,price,stat,sutomo,ujung]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas analisis dengan memasukkan variabel makroekonomi seperti inflasi, BI Rate, dan kurs, serta mempertimbangkan pendekatan campuran untuk menghasilkan hasil yang lebih komprehensif. Studi masa depan juga ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implications of Indonesian Banking Statistics June 2025 on Managerial Economic Decision-Making: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas analisis dengan memasukkan variabel makroekonomi seperti inflasi, BI Rate, dan kurs, serta mempertimbangkan pendekatan campuran untuk menghasilkan hasil yang lebih komprehensif. Studi masa depan juga dapat menggunakan data time series dan perbandingan lintas kelompok di antara bank (KBMI 1-4) untuk memperoleh wawasan yang lebih dalam tentang stabilitas dan kinerja manajemen sektor perbankan Indonesia.. Temuan penelitian ini secara empiris mengonfirmasi bahwa semua indikator perbankan utama, yaitu aset, dana pihak ketiga (DPK), suku bunga, rasio kecukupan modal (CAR), kredit bermasalah, dan aset produktif, berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan ekonomi manajemen di sistem perbankan Indonesia.Hasil regresi menunjukkan bahwa aset, DPK, suku bunga, CAR, dan aset produktif memiliki efek positif pada kinerja manajemen, sedangkan kredit bermasalah memiliki pengaruh negatif.Pola ini mencerminkan bahwa kualitas pengambilan keputusan manajemen ditentukan oleh kemampuan bank untuk mengelola kapasitas intermediasi, stabilitas likuiditas, kecukupan modal, dan kualitas aset secara terintegrasi dan didorong data Penelitian ini menganalisis Statistik Perbankan Indonesia Juni 2025 untuk memperkuat kompetensi literasi keputusan ekonomi dan manajemen. Metode deskriptif-verifikatif kuantitatif dengan data sekunder dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dianalisis menggunakan SPSS 26, penelitian ini memeriksa enam indikator, yaitu aset, dana pihak ketiga (DPK), suku bunga, rasio kecukupan modal (CAR), kredit bermasalah, dan aset produktif. Temuan menunjukkan bahwa aset, DPK, suku bunga, CAR, dan aset produktif berpengaruh signifikan dan positif terhadap kinerja manajemen, sedangkan kredit bermasalah memiliki efek negatif. Model ini menjelaskan 73,8% variasi manajemen, yang menekankan pentingnya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/8/kualitas-aset-efek-negatif-perbankan-manajemen-kep-thumb-7e01b.webp" title="JURIS - Implications of Indonesian Banking Statistics June 2025 on Managerial Economic Decision-Making" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/kualitas-aset-efek-negatif-perbankan-manajemen-kep-thumb-7e01b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/kualitas-aset-efek-negatif-perbankan-manajemen-kep-thumb-7e01b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/kualitas-aset-efek-negatif-perbankan-manajemen-kep-thumb-7e01b.webp 1x" title="JURIS - Implications of Indonesian Banking Statistics June 2025 on Managerial Economic Decision-Making" alt="JURIS - Implications of Indonesian Banking Statistics June 2025 on Managerial Economic Decision-Making" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/8/kualitas-aset-efek-negatif-perbankan-manajemen-kep-thumb-34989.webp" title="JURIS - Implications of Indonesian Banking Statistics June 2025 on Managerial Economic Decision-Making" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/kualitas-aset-efek-negatif-perbankan-manajemen-kep-thumb-34989.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/kualitas-aset-efek-negatif-perbankan-manajemen-kep-thumb-34989.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/kualitas-aset-efek-negatif-perbankan-manajemen-kep-thumb-34989.webp 1x" title="JURIS - Implications of Indonesian Banking Statistics June 2025 on Managerial Economic Decision-Making" alt="JURIS - Implications of Indonesian Banking Statistics June 2025 on Managerial Economic Decision-Making" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/8/kualitas-aset-efek-negatif-perbankan-manajemen-kep-thumb-b4306.webp" title="JURIS - Implications of Indonesian Banking Statistics June 2025 on Managerial Economic Decision-Making" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/kualitas-aset-efek-negatif-perbankan-manajemen-kep-thumb-b4306.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/kualitas-aset-efek-negatif-perbankan-manajemen-kep-thumb-b4306.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/kualitas-aset-efek-negatif-perbankan-manajemen-kep-thumb-b4306.webp 1x" title="JURIS - Implications of Indonesian Banking Statistics June 2025 on Managerial Economic Decision-Making" alt="JURIS - Implications of Indonesian Banking Statistics June 2025 on Managerial Economic Decision-Making" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59582-kualitas-aset-efek-negatif-perbankan-manajeme" title="JURIS - Implications of Indonesian Banking Statistics June 2025 on Managerial Economic Decision-Making" target="_blank">Implications of Indonesian Banking Statistics June 2025 on Managerial Economic Decision-Making</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas analisis dengan memasukkan variabel makroekonomi seperti inflasi, BI Rate, dan kurs, serta mempertimbangkan pendekatan campuran untuk menghasilkan hasil yang lebih komprehensif. Studi masa depan juga dapat menggunakan data time series dan perbandingan lintas kelompok di antara bank (KBMI 1-4) untuk memperoleh wawasan yang lebih dalam tentang stabilitas dan kinerja manajemen sektor perbankan Indonesia..
<br>Temuan penelitian ini secara empiris mengonfirmasi bahwa semua indikator perbankan utama, yaitu aset, dana pihak ketiga (DPK), suku bunga, rasio kecukupan modal (CAR), kredit bermasalah, dan aset produktif, berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan ekonomi manajemen di sistem perbankan Indonesia.Hasil regresi menunjukkan bahwa aset, DPK, suku bunga, CAR, dan aset produktif memiliki efek positif pada kinerja manajemen, sedangkan kredit bermasalah memiliki pengaruh negatif.Pola ini mencerminkan bahwa kualitas pengambilan keputusan manajemen ditentukan oleh kemampuan bank untuk mengelola kapasitas intermediasi, stabilitas likuiditas, kecukupan modal, dan kualitas aset secara terintegrasi dan didorong data
<br>Penelitian ini menganalisis Statistik Perbankan Indonesia Juni 2025 untuk memperkuat kompetensi literasi keputusan ekonomi dan manajemen. Metode deskriptif-verifikatif kuantitatif dengan data sekunder dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dianalisis menggunakan SPSS 26, penelitian ini memeriksa enam indikator, yaitu aset, dana pihak ketiga (DPK), suku bunga, rasio kecukupan modal (CAR), kredit bermasalah, dan aset produktif. Temuan menunjukkan bahwa aset, DPK, suku bunga, CAR, dan aset produktif berpengaruh signifikan dan positif terhadap kinerja manajemen, sedangkan kredit bermasalah memiliki efek negatif. Model ini menjelaskan 73,8% variasi manajemen, yang menekankan pentingnya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/8/kualitas-aset-efek-negatif-perbankan-manajemen-kep-thumb-34989.webp" type="image/webp" length="77768" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/kualitas-aset-efek-negatif-perbankan-manajemen-kep-thumb-7e01b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/kualitas-aset-efek-negatif-perbankan-manajemen-kep-thumb-34989.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/kualitas-aset-efek-negatif-perbankan-manajemen-kep-thumb-b4306.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1187-formosapublisher.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19753-indonesian-journal-business-analytics.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ A The THE ROLE OF SOCIAL SERVICES IN IMPROVING THE WELFARE OF HOMELESS BEGGAR IN MALANG CITY PERAN DINAS SOSIAL DALAM MENSEJAHTERAKAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS DI KOTA MALANG ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A The THE ROLE OF SOCIAL SERVICES IN IMPROVING THE WELFARE OF HOMELESS BEGGAR IN MALANG CITY PERAN DINAS SOSIAL DALAM MENSEJAHTERAKAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS DI KOTA MALANG ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A The THE ROLE OF SOCIAL SERVICES IN IMPROVING THE WELFARE OF HOMELESS BEGGAR IN MALANG CITY PERAN DINAS SOSIAL DALAM MENSEJAHTERAKAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS DI KOTA MALANG ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59580-pelayanan-sosial-kesejahteraan-belanja-bant</link>
	<guid isPermaLink="false">7c21332b62e19958bc1ee34c1eafbd20</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 01:07:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nilai publik ]]></category>
	<category><![CDATA[ public value ]]></category>
	<category><![CDATA[ dusun krajan ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dusun,krajan,nilai,public,publik,value]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa saran yang dapat dikembangkan untuk penelitian lanjutan. Pertama, penting untuk meneliti lebih lanjut tentang peran Dinas Sosial dalam menyalurkan dan menempatkan gelandangan serta pengemis yang telah siap bekerja ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - A, The THE ROLE OF SOCIAL SERVICES IN IMPROVING THE WELFARE OF HOMELESS BEGGAR IN MALANG CITY: PERAN DINAS SOSIAL DALAM MENSEJAHTERAKAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS DI KOTA MALANG: Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa saran yang dapat dikembangkan untuk penelitian lanjutan. Pertama, penting untuk meneliti lebih lanjut tentang peran Dinas Sosial dalam menyalurkan dan menempatkan gelandangan serta pengemis yang telah siap bekerja di tempat yang membutuhkan pekerja. Hal ini dapat menjadi solusi untuk mengurangi jumlah gelandangan dan pengemis di Kota Malang. Kedua, perlu dilakukan studi tentang bagaimana meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penanganan tunawisma dan pengemis, sehingga upaya penanganan dapat lebih efektif dan berkelanjutan. Terakhir, penelitian tentang cara mengubah pola pikir dan perilaku negatif gelandangan serta pengemis menjadi positif, agar mereka dapat meninggalkan jalanan dan memulai kehidupan yang lebih baik, juga sangat penting untuk dilakukan.. Dinas Sosial Kota Malang telah memberikan penyuluhan ini.Kegiatan penyuluhan ini dilakukan menyusul razia yang menangkap gelandangan dan pengemis, serta melakukan penangkapan dan penertiban sementara di panti ataupun shalter.Dalam rangka meningkatkan sikap dan perilaku anak berkebutuhan khusus agar dapat hidup normal kembali, Dinas Sosial Kota Malang bekerja sama dengan berbagai lembaga, antara lain lembaga bimbingan dan konseling serta psikologi, untuk memberikan bimbingan dengan menyelenggarakan kelas-kelas tersendiri.Kantor Dinas Sosial Kota Letaknya geografis disini sangat mendukung dalam menunjang peran Dinas Sosial dalam mensejahterakan gelandangan serta pengemis yang berada di Kota Malang dalam hal menangani permasalah sosial.Dengan adanya pelayanan sosial dalam panti rehabilitasi diharapkan mereka mendapatkan pelayanan yang pantas dan layak dibandingkan berada dijalan ataupun di trotoar yang dinilai tidak layak untuk mereka tempati.adapun faktor penghambat pada penelitian ini yaitu kurangnya partisipasi masyarakat terhadap kesejateraan gelandangan dan pengemis Ini adalah situasi di mana masyarakat tidak terlibat aktif dalam proses penanganan tunawisma dan pengemis.Jika masyarakat tidak memberikan bantuan keuangan atau keberatan kepada tunawisma dan pengemis, jumlah tunawisma dan pengemis akan menurun.Namun, warga Kota Malang memiliki rasa iba yang sangat tinggi, sehingga kita tidak dapat melarang mereka melakukannya.Terakhir, cara berpikir para pengemis dan gelandangan perlu diubah.Agar para gelandangan dan pengemis dapat meninggalkan jalanan dan memulai kehidupan yang lebih baik, diperlukan prosedur yang dapat mengubah pikiran, tindakan, dan perilaku negatif mereka menjadi baik.Permasalahan sosial gelandangan dan pengemis ialah fenomena yang mencerminkan adanya ketimpangan sosial dan ekonomi dalam masyarakat yang menjadi penyebab masih banyaknya gelandangan serta pengemis di Kota Malang.Dalam banyak kasus, mereka hidup berpindah-pindah, tidur di emperan toko, kolong jembatan, atau trotoar, serta menggantungkan hidup dari belas kasihan orang lain.Tanpa keterampilan, tanpa dukungan, dan sering kali tanpa dokumen kependudukan, mereka kesulitan mengakses bantuan sosial atau pekerjaan formal.Pada kenyataannya, banyak anak terlibat dalam perilaku mengemis karena orang tua mereka, yang melanggengkan masalah tersebut dari satu generasi ke generasi berikutnya.Dari sisi pemerintah dan masyarakat, kurangnya pengawasan serta belum optimalnya program pemberdayaan sosial juga memperpanjang keberadaan gepeng.Meskipun sudah ada program penertiban dan rehabilitasi, sering kali upaya tersebut tidak berkelanjutan atau tidak menyentuh akar permasalahan, sehingga banyak gepeng kembali ke jalan setelah ditertibkan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui masalah umum gelandangan dan pengemis, yang erat kaitannya dengan masalah ketertiban dan keamanan di daerah perkotaan. Salah satu komponen dinamis dari status adalah peran, di mana seseorang dikatakan menjalankan peran jika ia memenuhi tanggung jawab dan haknya sesuai dengan perannya. Penelitian ini menggunakan Grand Teori Kesejahteraan Sosial dan pendekatan kualitatif, di mana peneliti berperan aktif dalam menggali data dari sumber-sumber yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pemerintah adalah segala bentuk tanggung jawab, kewenangan, dan tindakan yang dilakukan. Melalui kebijakan tersebut, Dinas Sosial menetapkan langkah-langkah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/b/pelayanan-sosial-kesejahteraan-belanja-bantuan-lem-thumb-d8a01.webp" title="JURIS - A, The THE ROLE OF SOCIAL SERVICES IN IMPROVING THE WELFARE OF HOMELESS BEGGAR IN MALANG CITY: PERAN DINAS SOSIAL DALAM MENSEJAHTERAKAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS DI KOTA MALANG" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/pelayanan-sosial-kesejahteraan-belanja-bantuan-lem-thumb-d8a01.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/pelayanan-sosial-kesejahteraan-belanja-bantuan-lem-thumb-d8a01.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/pelayanan-sosial-kesejahteraan-belanja-bantuan-lem-thumb-d8a01.webp 1x" title="JURIS - A, The THE ROLE OF SOCIAL SERVICES IN IMPROVING THE WELFARE OF HOMELESS BEGGAR IN MALANG CITY: PERAN DINAS SOSIAL DALAM MENSEJAHTERAKAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS DI KOTA MALANG" alt="JURIS - A, The THE ROLE OF SOCIAL SERVICES IN IMPROVING THE WELFARE OF HOMELESS BEGGAR IN MALANG CITY: PERAN DINAS SOSIAL DALAM MENSEJAHTERAKAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS DI KOTA MALANG" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/pelayanan-sosial-kesejahteraan-belanja-bantuan-lem-thumb-86d9e.webp" title="JURIS - A, The THE ROLE OF SOCIAL SERVICES IN IMPROVING THE WELFARE OF HOMELESS BEGGAR IN MALANG CITY: PERAN DINAS SOSIAL DALAM MENSEJAHTERAKAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS DI KOTA MALANG" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/pelayanan-sosial-kesejahteraan-belanja-bantuan-lem-thumb-86d9e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/pelayanan-sosial-kesejahteraan-belanja-bantuan-lem-thumb-86d9e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/pelayanan-sosial-kesejahteraan-belanja-bantuan-lem-thumb-86d9e.webp 1x" title="JURIS - A, The THE ROLE OF SOCIAL SERVICES IN IMPROVING THE WELFARE OF HOMELESS BEGGAR IN MALANG CITY: PERAN DINAS SOSIAL DALAM MENSEJAHTERAKAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS DI KOTA MALANG" alt="JURIS - A, The THE ROLE OF SOCIAL SERVICES IN IMPROVING THE WELFARE OF HOMELESS BEGGAR IN MALANG CITY: PERAN DINAS SOSIAL DALAM MENSEJAHTERAKAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS DI KOTA MALANG" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/pelayanan-sosial-kesejahteraan-belanja-bantuan-lem-thumb-dc179.webp" title="JURIS - A, The THE ROLE OF SOCIAL SERVICES IN IMPROVING THE WELFARE OF HOMELESS BEGGAR IN MALANG CITY: PERAN DINAS SOSIAL DALAM MENSEJAHTERAKAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS DI KOTA MALANG" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/pelayanan-sosial-kesejahteraan-belanja-bantuan-lem-thumb-dc179.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/pelayanan-sosial-kesejahteraan-belanja-bantuan-lem-thumb-dc179.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/pelayanan-sosial-kesejahteraan-belanja-bantuan-lem-thumb-dc179.webp 1x" title="JURIS - A, The THE ROLE OF SOCIAL SERVICES IN IMPROVING THE WELFARE OF HOMELESS BEGGAR IN MALANG CITY: PERAN DINAS SOSIAL DALAM MENSEJAHTERAKAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS DI KOTA MALANG" alt="JURIS - A, The THE ROLE OF SOCIAL SERVICES IN IMPROVING THE WELFARE OF HOMELESS BEGGAR IN MALANG CITY: PERAN DINAS SOSIAL DALAM MENSEJAHTERAKAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS DI KOTA MALANG" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59580-pelayanan-sosial-kesejahteraan-belanja-bant" title="JURIS - A, The THE ROLE OF SOCIAL SERVICES IN IMPROVING THE WELFARE OF HOMELESS BEGGAR IN MALANG CITY: PERAN DINAS SOSIAL DALAM MENSEJAHTERAKAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS DI KOTA MALANG" target="_blank">A, The THE ROLE OF SOCIAL SERVICES IN IMPROVING THE WELFARE OF HOMELESS BEGGAR IN MALANG CITY: PERAN DINAS SOSIAL DALAM MENSEJAHTERAKAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS DI KOTA MALANG</a>: Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa saran yang dapat dikembangkan untuk penelitian lanjutan. Pertama, penting untuk meneliti lebih lanjut tentang peran Dinas Sosial dalam menyalurkan dan menempatkan gelandangan serta pengemis yang telah siap bekerja di tempat yang membutuhkan pekerja. Hal ini dapat menjadi solusi untuk mengurangi jumlah gelandangan dan pengemis di Kota Malang. Kedua, perlu dilakukan studi tentang bagaimana meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penanganan tunawisma dan pengemis, sehingga upaya penanganan dapat lebih efektif dan berkelanjutan. Terakhir, penelitian tentang cara mengubah pola pikir dan perilaku negatif gelandangan serta pengemis menjadi positif, agar mereka dapat meninggalkan jalanan dan memulai kehidupan yang lebih baik, juga sangat penting untuk dilakukan..
<br>Dinas Sosial Kota Malang telah memberikan penyuluhan ini.Kegiatan penyuluhan ini dilakukan menyusul razia yang menangkap gelandangan dan pengemis, serta melakukan penangkapan dan penertiban sementara di panti ataupun shalter.Dalam rangka meningkatkan sikap dan perilaku anak berkebutuhan khusus agar dapat hidup normal kembali, Dinas Sosial Kota Malang bekerja sama dengan berbagai lembaga, antara lain lembaga bimbingan dan konseling serta psikologi, untuk memberikan bimbingan dengan menyelenggarakan kelas-kelas tersendiri.Kantor Dinas Sosial Kota Letaknya geografis disini sangat mendukung dalam menunjang peran Dinas Sosial dalam mensejahterakan gelandangan serta pengemis yang berada di Kota Malang dalam hal menangani permasalah sosial.Dengan adanya pelayanan sosial dalam panti rehabilitasi diharapkan mereka mendapatkan pelayanan yang pantas dan layak dibandingkan berada dijalan ataupun di trotoar yang dinilai tidak layak untuk mereka tempati.adapun faktor penghambat pada penelitian ini yaitu kurangnya partisipasi masyarakat terhadap kesejateraan gelandangan dan pengemis Ini adalah situasi di mana masyarakat tidak terlibat aktif dalam proses penanganan tunawisma dan pengemis.Jika masyarakat tidak memberikan bantuan keuangan atau keberatan kepada tunawisma dan pengemis, jumlah tunawisma dan pengemis akan menurun.Namun, warga Kota Malang memiliki rasa iba yang sangat tinggi, sehingga kita tidak dapat melarang mereka melakukannya.Terakhir, cara berpikir para pengemis dan gelandangan perlu diubah.Agar para gelandangan dan pengemis dapat meninggalkan jalanan dan memulai kehidupan yang lebih baik, diperlukan prosedur yang dapat mengubah pikiran, tindakan, dan perilaku negatif mereka menjadi baik.Permasalahan sosial gelandangan dan pengemis ialah fenomena yang mencerminkan adanya ketimpangan sosial dan ekonomi dalam masyarakat yang menjadi penyebab masih banyaknya gelandangan serta pengemis di Kota Malang.Dalam banyak kasus, mereka hidup berpindah-pindah, tidur di emperan toko, kolong jembatan, atau trotoar, serta menggantungkan hidup dari belas kasihan orang lain.Tanpa keterampilan, tanpa dukungan, dan sering kali tanpa dokumen kependudukan, mereka kesulitan mengakses bantuan sosial atau pekerjaan formal.Pada kenyataannya, banyak anak terlibat dalam perilaku mengemis karena orang tua mereka, yang melanggengkan masalah tersebut dari satu generasi ke generasi berikutnya.Dari sisi pemerintah dan masyarakat, kurangnya pengawasan serta belum optimalnya program pemberdayaan sosial juga memperpanjang keberadaan gepeng.Meskipun sudah ada program penertiban dan rehabilitasi, sering kali upaya tersebut tidak berkelanjutan atau tidak menyentuh akar permasalahan, sehingga banyak gepeng kembali ke jalan setelah ditertibkan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui masalah umum gelandangan dan pengemis, yang erat kaitannya dengan masalah ketertiban dan keamanan di daerah perkotaan. Salah satu komponen dinamis dari status adalah peran, di mana seseorang dikatakan menjalankan peran jika ia memenuhi tanggung jawab dan haknya sesuai dengan perannya. Penelitian ini menggunakan Grand Teori Kesejahteraan Sosial dan pendekatan kualitatif, di mana peneliti berperan aktif dalam menggali data dari sumber-sumber yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pemerintah adalah segala bentuk tanggung jawab, kewenangan, dan tindakan yang dilakukan. Melalui kebijakan tersebut, Dinas Sosial menetapkan langkah-langkah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/b/pelayanan-sosial-kesejahteraan-belanja-bantuan-lem-thumb-dc179.webp" type="image/webp" length="76852" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/pelayanan-sosial-kesejahteraan-belanja-bantuan-lem-thumb-d8a01.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/pelayanan-sosial-kesejahteraan-belanja-bantuan-lem-thumb-86d9e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/pelayanan-sosial-kesejahteraan-belanja-bantuan-lem-thumb-dc179.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-143-unita.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13210-publiciana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Transformasi Ekonomi Islam di Era Krisis Global dan Disrupsi Digital Membangun Sistem Ekonomi Berkeadilan sebagai Alternatif atas Kapitalisme dan Sosialisme Modern The Transformation of Islamic Econo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Transformasi Ekonomi Islam di Era Krisis Global dan Disrupsi Digital Membangun Sistem Ekonomi Berkeadilan sebagai Alternatif atas Kapitalisme dan Sosialisme Modern The Transformation of Islamic Econo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Transformasi Ekonomi Islam di Era Krisis Global dan Disrupsi Digital Membangun Sistem Ekonomi Berkeadilan sebagai Alternatif atas Kapitalisme dan Sosialisme Modern The Transformation of Islamic Econo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59576-bangun-sistem-keuangan-konvensional-literas</link>
	<guid isPermaLink="false">eee68528dc042e694af9c774eaabc664</guid>
	<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 01:07:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ dusun krajan ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,dusun,flag,focus,krajan,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkuat ekonomi Islam sebagai sistem ekonomi alternatif yang adaptif, berkeadilan, dan berkelanjutan, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, lembaga keuangan syariah, dan masyarakat. Kolaborasi ini akan memastikan bahwa transformasi digital ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Transformasi Ekonomi Islam di Era Krisis Global dan Disrupsi Digital: Membangun Sistem Ekonomi Berkeadilan sebagai Alternatif atas Kapitalisme dan Sosialisme Modern The Transformation of Islamic Econo: Untuk memperkuat ekonomi Islam sebagai sistem ekonomi alternatif yang adaptif, berkeadilan, dan berkelanjutan, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, lembaga keuangan syariah, dan masyarakat. Kolaborasi ini akan memastikan bahwa transformasi digital berjalan sejalan dengan prinsip syariah dan mampu mendorong terwujudnya kesejahteraan ekonomi yang berorientasi pada nilai moral dan spiritual. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang bagaimana teknologi finansial dapat digunakan untuk memperkuat sistem keuangan syariah dan meningkatkan inklusi keuangan. Penelitian ini juga dapat mengeksplorasi bagaimana ekonomi Islam dapat berperan dalam pemulihan ekonomi nasional pasca-pandemi Covid-19, dengan fokus pada aspek sosial, ekonomi, dan spiritual. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan ekonomi Islam yang inklusif, adil, dan berkelanjutan di era modern.. Pandemi Covid-19 berperan sebagai katalis yang mempercepat terjadinya disrupsi digital di berbagai sektor kehidupan, termasuk bidang ekonomi dan pendidikan.Pergeseran dari sistem konvensional menuju sistem berbasis teknologi telah menciptakan tatanan baru yang menuntut masyarakat untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan.Kondisi ini tidak hanya menghadirkan tantangan berupa kesenjangan akses teknologi dan literasi digital yang belum merata, tetapi juga membuka peluang besar bagi penguatan sistem ekonomi yang berlandaskan nilai-nilai etis.Dalam perspektif ekonomi Islam, disrupsi digital menjadi momentum strategis bagi lahirnya transformasi ekonomi syariah yang lebih inklusif, efisien, serta berkeadilan.Pemanfaatan berbagai teknologi modern seperti mobile banking syariah, fintech syariah, blockchain, artificial intelligence, big data, dan Internet of Things (IoT) telah menghadirkan inovasi signifikan dalam sistem keuangan Islam.Teknologi tersebut tidak hanya memperluas akses layanan keuangan dan meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memperkuat implementasi nilai-nilai dasar Islam seperti adl (keadilan), maslahah (kemanfaatan), dan tawazun (keseimbangan).Lebih jauh, transformasi digital juga memperluas peran ekonomi syariah dalam aspek sosial melalui digitalisasi pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF), serta penerapan halal supply chain digital yang menjamin transparansi dan keaslian produk halal.Integrasi antara inovasi teknologi dan nilai spiritual tersebut menunjukkan bahwa ekonomi Islam memiliki daya adaptasi tinggi serta tetap relevan dalam menghadapi dinamika global yang terus berkembang.Dengan demikian, disrupsi digital yang dipercepat oleh pandemi bukanlah ancaman, melainkan peluang bagi ekonomi Islam untuk memperkuat eksistensinya sebagai sistem ekonomi alternatif yang berbasis moral, berorientasi pada kemaslahatan, dan berkelanjutan di era modern.Kolaborasi sinergis antara pemerintah, lembaga keuangan syariah, dan masyarakat diperlukan guna memastikan bahwa transformasi digital berlangsung sejalan dengan prinsip-prinsip syariah dan mampu mewujudkan kesejahteraan umat secara menyeluruh Pandemi Covid-19 tidak hanya mengguncang sektor kesehatan global, tetapi juga mempercepat terjadinya disrupsi digital yang mengubah tatanan sosial dan ekonomi dunia. Indonesia turut merasakan dampak signifikan dari krisis ini, baik dalam bentuk penurunan aktivitas ekonomi, gangguan rantai pasok, maupun meningkatnya ketidakpastian finansial. Namun, di tengah krisis tersebut, ekonomi Islam menunjukkan daya tahannya melalui penerapan prinsip-prinsip syariah yang menekankan keadilan (adl), kemaslahatan (maslahah), dan keseimbangan (tawazun). Penelitian ini mengkaji transformasi ekonomi Islam di era disrupsi digital yang dipicu pandemi Covid-19, dengan fokus pada peran teknologi dalam memperkuat sistem keuangan syariah serta relevansinya terhadap pemulihan ekonomi nasional. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/6/bangun-sistem-keuangan-konvensional-literasi-digit-thumb-b5daa.webp" title="JURIS - Transformasi Ekonomi Islam di Era Krisis Global dan Disrupsi Digital: Membangun Sistem Ekonomi Berkeadilan sebagai Alternatif atas Kapitalisme dan Sosialisme Modern The Transformation of Islamic Econo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/bangun-sistem-keuangan-konvensional-literasi-digit-thumb-b5daa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/bangun-sistem-keuangan-konvensional-literasi-digit-thumb-b5daa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/bangun-sistem-keuangan-konvensional-literasi-digit-thumb-b5daa.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Ekonomi Islam di Era Krisis Global dan Disrupsi Digital: Membangun Sistem Ekonomi Berkeadilan sebagai Alternatif atas Kapitalisme dan Sosialisme Modern The Transformation of Islamic Econo" alt="JURIS - Transformasi Ekonomi Islam di Era Krisis Global dan Disrupsi Digital: Membangun Sistem Ekonomi Berkeadilan sebagai Alternatif atas Kapitalisme dan Sosialisme Modern The Transformation of Islamic Econo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/6/bangun-sistem-keuangan-konvensional-literasi-digit-thumb-18397.webp" title="JURIS - Transformasi Ekonomi Islam di Era Krisis Global dan Disrupsi Digital: Membangun Sistem Ekonomi Berkeadilan sebagai Alternatif atas Kapitalisme dan Sosialisme Modern The Transformation of Islamic Econo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/bangun-sistem-keuangan-konvensional-literasi-digit-thumb-18397.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/bangun-sistem-keuangan-konvensional-literasi-digit-thumb-18397.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/bangun-sistem-keuangan-konvensional-literasi-digit-thumb-18397.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Ekonomi Islam di Era Krisis Global dan Disrupsi Digital: Membangun Sistem Ekonomi Berkeadilan sebagai Alternatif atas Kapitalisme dan Sosialisme Modern The Transformation of Islamic Econo" alt="JURIS - Transformasi Ekonomi Islam di Era Krisis Global dan Disrupsi Digital: Membangun Sistem Ekonomi Berkeadilan sebagai Alternatif atas Kapitalisme dan Sosialisme Modern The Transformation of Islamic Econo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/6/bangun-sistem-keuangan-konvensional-literasi-digit-thumb-3baf3.webp" title="JURIS - Transformasi Ekonomi Islam di Era Krisis Global dan Disrupsi Digital: Membangun Sistem Ekonomi Berkeadilan sebagai Alternatif atas Kapitalisme dan Sosialisme Modern The Transformation of Islamic Econo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/bangun-sistem-keuangan-konvensional-literasi-digit-thumb-3baf3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/bangun-sistem-keuangan-konvensional-literasi-digit-thumb-3baf3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/bangun-sistem-keuangan-konvensional-literasi-digit-thumb-3baf3.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Ekonomi Islam di Era Krisis Global dan Disrupsi Digital: Membangun Sistem Ekonomi Berkeadilan sebagai Alternatif atas Kapitalisme dan Sosialisme Modern The Transformation of Islamic Econo" alt="JURIS - Transformasi Ekonomi Islam di Era Krisis Global dan Disrupsi Digital: Membangun Sistem Ekonomi Berkeadilan sebagai Alternatif atas Kapitalisme dan Sosialisme Modern The Transformation of Islamic Econo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59576-bangun-sistem-keuangan-konvensional-literas" title="JURIS - Transformasi Ekonomi Islam di Era Krisis Global dan Disrupsi Digital: Membangun Sistem Ekonomi Berkeadilan sebagai Alternatif atas Kapitalisme dan Sosialisme Modern The Transformation of Islamic Econo" target="_blank">Transformasi Ekonomi Islam di Era Krisis Global dan Disrupsi Digital: Membangun Sistem Ekonomi Berkeadilan sebagai Alternatif atas Kapitalisme dan Sosialisme Modern The Transformation of Islamic Econo</a>: Untuk memperkuat ekonomi Islam sebagai sistem ekonomi alternatif yang adaptif, berkeadilan, dan berkelanjutan, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, lembaga keuangan syariah, dan masyarakat. Kolaborasi ini akan memastikan bahwa transformasi digital berjalan sejalan dengan prinsip syariah dan mampu mendorong terwujudnya kesejahteraan ekonomi yang berorientasi pada nilai moral dan spiritual. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang bagaimana teknologi finansial dapat digunakan untuk memperkuat sistem keuangan syariah dan meningkatkan inklusi keuangan. Penelitian ini juga dapat mengeksplorasi bagaimana ekonomi Islam dapat berperan dalam pemulihan ekonomi nasional pasca-pandemi Covid-19, dengan fokus pada aspek sosial, ekonomi, dan spiritual. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan ekonomi Islam yang inklusif, adil, dan berkelanjutan di era modern..
<br>Pandemi Covid-19 berperan sebagai katalis yang mempercepat terjadinya disrupsi digital di berbagai sektor kehidupan, termasuk bidang ekonomi dan pendidikan.Pergeseran dari sistem konvensional menuju sistem berbasis teknologi telah menciptakan tatanan baru yang menuntut masyarakat untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan.Kondisi ini tidak hanya menghadirkan tantangan berupa kesenjangan akses teknologi dan literasi digital yang belum merata, tetapi juga membuka peluang besar bagi penguatan sistem ekonomi yang berlandaskan nilai-nilai etis.Dalam perspektif ekonomi Islam, disrupsi digital menjadi momentum strategis bagi lahirnya transformasi ekonomi syariah yang lebih inklusif, efisien, serta berkeadilan.Pemanfaatan berbagai teknologi modern seperti mobile banking syariah, fintech syariah, blockchain, artificial intelligence, big data, dan Internet of Things (IoT) telah menghadirkan inovasi signifikan dalam sistem keuangan Islam.Teknologi tersebut tidak hanya memperluas akses layanan keuangan dan meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memperkuat implementasi nilai-nilai dasar Islam seperti adl (keadilan), maslahah (kemanfaatan), dan tawazun (keseimbangan).Lebih jauh, transformasi digital juga memperluas peran ekonomi syariah dalam aspek sosial melalui digitalisasi pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF), serta penerapan halal supply chain digital yang menjamin transparansi dan keaslian produk halal.Integrasi antara inovasi teknologi dan nilai spiritual tersebut menunjukkan bahwa ekonomi Islam memiliki daya adaptasi tinggi serta tetap relevan dalam menghadapi dinamika global yang terus berkembang.Dengan demikian, disrupsi digital yang dipercepat oleh pandemi bukanlah ancaman, melainkan peluang bagi ekonomi Islam untuk memperkuat eksistensinya sebagai sistem ekonomi alternatif yang berbasis moral, berorientasi pada kemaslahatan, dan berkelanjutan di era modern.Kolaborasi sinergis antara pemerintah, lembaga keuangan syariah, dan masyarakat diperlukan guna memastikan bahwa transformasi digital berlangsung sejalan dengan prinsip-prinsip syariah dan mampu mewujudkan kesejahteraan umat secara menyeluruh
<br>Pandemi Covid-19 tidak hanya mengguncang sektor kesehatan global, tetapi juga mempercepat terjadinya disrupsi digital yang mengubah tatanan sosial dan ekonomi dunia. Indonesia turut merasakan dampak signifikan dari krisis ini, baik dalam bentuk penurunan aktivitas ekonomi, gangguan rantai pasok, maupun meningkatnya ketidakpastian finansial. Namun, di tengah krisis tersebut, ekonomi Islam menunjukkan daya tahannya melalui penerapan prinsip-prinsip syariah yang menekankan keadilan (adl), kemaslahatan (maslahah), dan keseimbangan (tawazun). Penelitian ini mengkaji transformasi ekonomi Islam di era disrupsi digital yang dipicu pandemi Covid-19, dengan fokus pada peran teknologi dalam memperkuat sistem keuangan syariah serta relevansinya terhadap pemulihan ekonomi nasional.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/6/bangun-sistem-keuangan-konvensional-literasi-digit-thumb-18397.webp" type="image/webp" length="79136" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/bangun-sistem-keuangan-konvensional-literasi-digit-thumb-b5daa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/bangun-sistem-keuangan-konvensional-literasi-digit-thumb-18397.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/bangun-sistem-keuangan-konvensional-literasi-digit-thumb-3baf3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-143-unita.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13210-publiciana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Inovasi Analisis Tren Kebijakan Minapolitan Berbasis Perikanan Budidaya Dengan Pendekatan Bibliometrik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Inovasi Analisis Tren Kebijakan Minapolitan Berbasis Perikanan Budidaya Dengan Pendekatan Bibliometrik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Inovasi Analisis Tren Kebijakan Minapolitan Berbasis Perikanan Budidaya Dengan Pendekatan Bibliometrik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59578-afiliasi-sumber-publikasi-tren-jurnal-pu</link>
	<guid isPermaLink="false">01b4b2f66b7292f3b1b3cf610adaa0e9</guid>
	<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 22:45:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ dusun krajan ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,dusun,flag,focus,krajan,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian masa depan, diperlukan studi yang lebih mendalam mengenai efektivitas implementasi Minapolitan di berbagai konteks geografis dan sosial-ekonomi. Penelitian longitudinal yang memantau perubahan indikator keberlanjutan dapat memberikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Inovasi Analisis Tren Kebijakan Minapolitan Berbasis Perikanan Budidaya Dengan Pendekatan Bibliometrik: Untuk penelitian masa depan, diperlukan studi yang lebih mendalam mengenai efektivitas implementasi Minapolitan di berbagai konteks geografis dan sosial-ekonomi. Penelitian longitudinal yang memantau perubahan indikator keberlanjutan dapat memberikan wawasan lebih baik tentang dampak jangka panjang kebijakan ini terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Selain itu, integrasi metode analisis spasial, big data, dan teknologi prediktif dapat memperkaya evaluasi kebijakan dan mengantisipasi tantangan di masa depan, terutama terkait perubahan iklim dan degradasi ekosistem. Kolaborasi lintas disiplin antara peneliti lingkungan, ekonomi, kebijakan publik, dan teknologi diperlukan untuk menciptakan solusi yang adaptif dan berbasis bukti. Dengan mengarahkan penelitian pada inovasi kebijakan dan teknologi yang relevan, pengembangan Minapolitan diharapkan tidak hanya berkontribusi pada ketahanan pangan nasional, tetapi juga menjadi model global untuk pembangunan wilayah berbasis akuakultur yang berkelanjutan.. Penelitian ini menunjukkan bahwa tren publikasi ilmiah terkait kebijakan Minapolitan berbasis perikanan budidaya mengalami pertumbuhan signifikan, khususnya dalam dua dekade terakhir, dengan lonjakan tertinggi pada periode 2022Ae2024.Perkembangan ini selaras dengan meningkatnya urgensi isu keberlanjutan, perubahan iklim, dan kebutuhan akan kebijakan berbasis sains dalam pengelolaan sumber daya perairan.Data bibliometrik mengungkapkan bahwa minat akademik terhadap topik ini tidak hanya berkembang dalam hal kuantitas publikasi, tetapi juga dalam ragam topik yang mencakup aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi sesuai kerangka Minapolitan.Hal ini menegaskan relevansi kebijakan Minapolitan dengan agenda pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals) yang menuntut keterpaduan sektor perikanan dengan pelestarian ekosistem.Dengan demikian, hasil ini memberikan kontribusi pada pemetaan pengetahuan dan tren penelitian yang dapat dijadikan acuan bagi pengembangan kebijakan publik di sektor akuakultur.Analisis kata kunci menunjukkan bahwa topik-topik seperti Climate Change, Sustainable Development, dan Water Resource Management mendominasi literatur, sementara topik yang lebih spesifik seperti Smart Cities dan Green Technology memiliki tingkat sitasi yang tinggi per publikasi.Temuan ini menunjukkan adanya keseimbangan antara penelitian yang mencakup isu global dan fokus lokal yang spesifik, yang keduanya penting dalam membangun landasan ilmiah untuk kebijakan Minapolitan.Selain itu, identifikasi penulis dan institusi kunci mengungkap pola kolaborasi lintas negara yang memperkuat kapasitas riset serta memungkinkan transfer pengetahuan antar wilayah.Keberagaman ini memperluas perspektif penelitian dan membantu menemukan solusi inovatif terhadap tantangan implementasi kebijakan, seperti keterbatasan infrastruktur, resistensi publik, dan kapasitas teknis yang tidak merata.Dengan mengaitkan tren publikasi, topik dominan, dan jejaring kolaborasi, penelitian ini berkontribusi pada literatur dengan memberikan gambaran menyeluruh mengenai lanskap akademik Minapolitan berbasis perikanan budidaya Penelitian ini bertujuan untuk memetakan perkembangan penelitian terkait kebijakan Minapolitan berbasis perikanan budidaya melalui pendekatan analisis bibliometrik. Minapolitan merupakan kebijakan strategis pemerintah Indonesia yang mengintegrasikan dimensi lingkungan, ekonomi, dan sosial dalam pembangunan akuakultur berkelanjutan, sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Data bibliometrik dikumpulkan dari publikasi ilmiah yang relevan dan dianalisis berdasarkan tren publikasi, sitasi, penulis, sumber publikasi, dokumen berpengaruh, topik dominan, serta umur publikasi. Hasil menunjukkan tren publikasi meningkat signifikan sejak awal abad ke-21, dengan puncak pada tahun 2024. Topik Climate Change, Sustainable Development, dan Water Resource Management menjadi yang paling dominan, sedangkan Smart Cities dan Green Technology memiliki rata-rata sitasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/8/afiliasi-sumber-publikasi-tren-jurnal-ilmiah-minap-thumb-23794.webp" title="JURIS - Inovasi Analisis Tren Kebijakan Minapolitan Berbasis Perikanan Budidaya Dengan Pendekatan Bibliometrik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/afiliasi-sumber-publikasi-tren-jurnal-ilmiah-minap-thumb-23794.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/afiliasi-sumber-publikasi-tren-jurnal-ilmiah-minap-thumb-23794.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/afiliasi-sumber-publikasi-tren-jurnal-ilmiah-minap-thumb-23794.webp 1x" title="JURIS - Inovasi Analisis Tren Kebijakan Minapolitan Berbasis Perikanan Budidaya Dengan Pendekatan Bibliometrik" alt="JURIS - Inovasi Analisis Tren Kebijakan Minapolitan Berbasis Perikanan Budidaya Dengan Pendekatan Bibliometrik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/afiliasi-sumber-publikasi-tren-jurnal-ilmiah-minap-thumb-fff6f.webp" title="JURIS - Inovasi Analisis Tren Kebijakan Minapolitan Berbasis Perikanan Budidaya Dengan Pendekatan Bibliometrik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/afiliasi-sumber-publikasi-tren-jurnal-ilmiah-minap-thumb-fff6f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/afiliasi-sumber-publikasi-tren-jurnal-ilmiah-minap-thumb-fff6f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/afiliasi-sumber-publikasi-tren-jurnal-ilmiah-minap-thumb-fff6f.webp 1x" title="JURIS - Inovasi Analisis Tren Kebijakan Minapolitan Berbasis Perikanan Budidaya Dengan Pendekatan Bibliometrik" alt="JURIS - Inovasi Analisis Tren Kebijakan Minapolitan Berbasis Perikanan Budidaya Dengan Pendekatan Bibliometrik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/afiliasi-sumber-publikasi-tren-jurnal-ilmiah-minap-thumb-ad1c8.webp" title="JURIS - Inovasi Analisis Tren Kebijakan Minapolitan Berbasis Perikanan Budidaya Dengan Pendekatan Bibliometrik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/afiliasi-sumber-publikasi-tren-jurnal-ilmiah-minap-thumb-ad1c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/afiliasi-sumber-publikasi-tren-jurnal-ilmiah-minap-thumb-ad1c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/afiliasi-sumber-publikasi-tren-jurnal-ilmiah-minap-thumb-ad1c8.webp 1x" title="JURIS - Inovasi Analisis Tren Kebijakan Minapolitan Berbasis Perikanan Budidaya Dengan Pendekatan Bibliometrik" alt="JURIS - Inovasi Analisis Tren Kebijakan Minapolitan Berbasis Perikanan Budidaya Dengan Pendekatan Bibliometrik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59578-afiliasi-sumber-publikasi-tren-jurnal-pu" title="JURIS - Inovasi Analisis Tren Kebijakan Minapolitan Berbasis Perikanan Budidaya Dengan Pendekatan Bibliometrik" target="_blank">Inovasi Analisis Tren Kebijakan Minapolitan Berbasis Perikanan Budidaya Dengan Pendekatan Bibliometrik</a>: Untuk penelitian masa depan, diperlukan studi yang lebih mendalam mengenai efektivitas implementasi Minapolitan di berbagai konteks geografis dan sosial-ekonomi. Penelitian longitudinal yang memantau perubahan indikator keberlanjutan dapat memberikan wawasan lebih baik tentang dampak jangka panjang kebijakan ini terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Selain itu, integrasi metode analisis spasial, big data, dan teknologi prediktif dapat memperkaya evaluasi kebijakan dan mengantisipasi tantangan di masa depan, terutama terkait perubahan iklim dan degradasi ekosistem. Kolaborasi lintas disiplin antara peneliti lingkungan, ekonomi, kebijakan publik, dan teknologi diperlukan untuk menciptakan solusi yang adaptif dan berbasis bukti. Dengan mengarahkan penelitian pada inovasi kebijakan dan teknologi yang relevan, pengembangan Minapolitan diharapkan tidak hanya berkontribusi pada ketahanan pangan nasional, tetapi juga menjadi model global untuk pembangunan wilayah berbasis akuakultur yang berkelanjutan..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa tren publikasi ilmiah terkait kebijakan Minapolitan berbasis perikanan budidaya mengalami pertumbuhan signifikan, khususnya dalam dua dekade terakhir, dengan lonjakan tertinggi pada periode 2022Ae2024.Perkembangan ini selaras dengan meningkatnya urgensi isu keberlanjutan, perubahan iklim, dan kebutuhan akan kebijakan berbasis sains dalam pengelolaan sumber daya perairan.Data bibliometrik mengungkapkan bahwa minat akademik terhadap topik ini tidak hanya berkembang dalam hal kuantitas publikasi, tetapi juga dalam ragam topik yang mencakup aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi sesuai kerangka Minapolitan.Hal ini menegaskan relevansi kebijakan Minapolitan dengan agenda pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals) yang menuntut keterpaduan sektor perikanan dengan pelestarian ekosistem.Dengan demikian, hasil ini memberikan kontribusi pada pemetaan pengetahuan dan tren penelitian yang dapat dijadikan acuan bagi pengembangan kebijakan publik di sektor akuakultur.Analisis kata kunci menunjukkan bahwa topik-topik seperti Climate Change, Sustainable Development, dan Water Resource Management mendominasi literatur, sementara topik yang lebih spesifik seperti Smart Cities dan Green Technology memiliki tingkat sitasi yang tinggi per publikasi.Temuan ini menunjukkan adanya keseimbangan antara penelitian yang mencakup isu global dan fokus lokal yang spesifik, yang keduanya penting dalam membangun landasan ilmiah untuk kebijakan Minapolitan.Selain itu, identifikasi penulis dan institusi kunci mengungkap pola kolaborasi lintas negara yang memperkuat kapasitas riset serta memungkinkan transfer pengetahuan antar wilayah.Keberagaman ini memperluas perspektif penelitian dan membantu menemukan solusi inovatif terhadap tantangan implementasi kebijakan, seperti keterbatasan infrastruktur, resistensi publik, dan kapasitas teknis yang tidak merata.Dengan mengaitkan tren publikasi, topik dominan, dan jejaring kolaborasi, penelitian ini berkontribusi pada literatur dengan memberikan gambaran menyeluruh mengenai lanskap akademik Minapolitan berbasis perikanan budidaya
<br>Penelitian ini bertujuan untuk memetakan perkembangan penelitian terkait kebijakan Minapolitan berbasis perikanan budidaya melalui pendekatan analisis bibliometrik. Minapolitan merupakan kebijakan strategis pemerintah Indonesia yang mengintegrasikan dimensi lingkungan, ekonomi, dan sosial dalam pembangunan akuakultur berkelanjutan, sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Data bibliometrik dikumpulkan dari publikasi ilmiah yang relevan dan dianalisis berdasarkan tren publikasi, sitasi, penulis, sumber publikasi, dokumen berpengaruh, topik dominan, serta umur publikasi. Hasil menunjukkan tren publikasi meningkat signifikan sejak awal abad ke-21, dengan puncak pada tahun 2024. Topik Climate Change, Sustainable Development, dan Water Resource Management menjadi yang paling dominan, sedangkan Smart Cities dan Green Technology memiliki rata-rata sitasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/8/afiliasi-sumber-publikasi-tren-jurnal-ilmiah-minap-thumb-fff6f.webp" type="image/webp" length="96802" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/afiliasi-sumber-publikasi-tren-jurnal-ilmiah-minap-thumb-23794.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/afiliasi-sumber-publikasi-tren-jurnal-ilmiah-minap-thumb-fff6f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/afiliasi-sumber-publikasi-tren-jurnal-ilmiah-minap-thumb-ad1c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-143-unita.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13210-publiciana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri ADM Sebagai Inovasi Layanan Pencetakan Dokumen Kependudukan Di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri ADM Sebagai Inovasi Layanan Pencetakan Dokumen Kependudukan Di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri ADM Sebagai Inovasi Layanan Pencetakan Dokumen Kependudukan Di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59575-dukcapil-mandiri-adm-tertib-administrasi-kependudu</link>
	<guid isPermaLink="false">c8615299acd13650f2da26c5abac73b0</guid>
	<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 22:45:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nilai publik ]]></category>
	<category><![CDATA[ public value ]]></category>
	<category><![CDATA[ dusun krajan ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dusun,krajan,nilai,public,publik,value]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara implementasi mesin ADM di Sidoarjo dengan daerah lain di Indonesia, khususnya dalam hal efektivitas dan efisiensi layanan. Selain itu, penelitian dapat fokus pada aspek edukasi masyarakat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) Sebagai Inovasi Layanan Pencetakan Dokumen Kependudukan Di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara implementasi mesin ADM di Sidoarjo dengan daerah lain di Indonesia, khususnya dalam hal efektivitas dan efisiensi layanan. Selain itu, penelitian dapat fokus pada aspek edukasi masyarakat dalam penggunaan mesin ADM, termasuk pengembangan panduan visual atau pelatihan khusus untuk kelompok masyarakat tertentu. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi potensi kolaborasi antara Disdukcapil Sidoarjo dengan pihak swasta atau organisasi masyarakat dalam meningkatkan aksesibilitas dan kesadaran masyarakat terhadap layanan mesin ADM.. Peneliti telah menganalisis implementasi mesin ADM di Kabupaten Sidoarjo melalui empat aspek teori George Edward III, yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi.Upaya Disdukcapil Sidoarjo dalam menyampaikan informasi terkait fungsi dan prosedur penggunaan mesin ADM telah sejalan dengan teori George Edward III, meskipun tingkat literasi masyarakat terhadap teknologi masih menjadi tantangan.Pengadaan mesin ADM melibatkan sinergi dengan pihak ketiga, seperti Bank Jatim dan PT Jasuindo, serta teknisi khusus pemeliharaan, yang mendukung konsistensi dalam layanan percetakan dokumen kependudukan.Petugas pelayanan memiliki sikap responsif dan komitmen yang baik untuk membantu masyarakat, namun masih dibutuhkan edukasi lebih lanjut untuk mengurangi ketergantungan langsung.Struktur birokrasi memperlihatkan bahwa prosedur operasional yang dirancang sudah terstruktur dengan sederhana dan mendukung efisiensi layanan.Secara keseluruhan, implementasi mesin ADM cukup baik dalam menjawab keresahan utama terhadap kemudahan layanan dokumen kependudukan, yaitu terkait pencegahan pungli dan kesulitan masyarakat dalam mengunduh dokumen melalui email.Namun, ada beberapa aspek yang perlu diperkuat untuk memastikan implementasi yang lebih efektif dan berkelanjutan Kabupaten Sidoarjo, sebagai salah satu daerah dengan penduduk terbanyak di Indonesia, memiliki tanggung jawab yang besar untuk meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan bagi seluruh warganya. Hal ini didukung dengan peluncuran Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) sebagai inovasi layanan pencetakan dokumen kependudukan, yang diharapkan dapat mencegah pungli dan mengatasi kesulitan warga dalam mengunduh dokumen kependudukan melalui email. Penelitian ini menganalisis implementasi mesin ADM dalam proses operasional yang berjalan hingga saat ini. Metode deskriptif kualitatif digunakan dengan teori implementasi George Edward III sebagai acuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator analisis yang mencakup empat aspek teori implementasi Edward III telah terpenuhi dan dapat mengatasi keresahan yang terjadi, meskipun masih ada beberapa kendala yang perlu dievaluasi. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/9/dukcapil-mandiri-adm-tertib-administrasi-kependudu-thumb-c0ee0.webp" title="JURIS - Implementasi Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) Sebagai Inovasi Layanan Pencetakan Dokumen Kependudukan Di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/dukcapil-mandiri-adm-tertib-administrasi-kependudu-thumb-c0ee0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/dukcapil-mandiri-adm-tertib-administrasi-kependudu-thumb-c0ee0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/dukcapil-mandiri-adm-tertib-administrasi-kependudu-thumb-c0ee0.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) Sebagai Inovasi Layanan Pencetakan Dokumen Kependudukan Di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo" alt="JURIS - Implementasi Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) Sebagai Inovasi Layanan Pencetakan Dokumen Kependudukan Di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/dukcapil-mandiri-adm-tertib-administrasi-kependudu-thumb-33789.webp" title="JURIS - Implementasi Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) Sebagai Inovasi Layanan Pencetakan Dokumen Kependudukan Di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/dukcapil-mandiri-adm-tertib-administrasi-kependudu-thumb-33789.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/dukcapil-mandiri-adm-tertib-administrasi-kependudu-thumb-33789.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/dukcapil-mandiri-adm-tertib-administrasi-kependudu-thumb-33789.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) Sebagai Inovasi Layanan Pencetakan Dokumen Kependudukan Di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo" alt="JURIS - Implementasi Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) Sebagai Inovasi Layanan Pencetakan Dokumen Kependudukan Di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/dukcapil-mandiri-adm-tertib-administrasi-kependudu-thumb-c6c6d.webp" title="JURIS - Implementasi Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) Sebagai Inovasi Layanan Pencetakan Dokumen Kependudukan Di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/dukcapil-mandiri-adm-tertib-administrasi-kependudu-thumb-c6c6d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/dukcapil-mandiri-adm-tertib-administrasi-kependudu-thumb-c6c6d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/dukcapil-mandiri-adm-tertib-administrasi-kependudu-thumb-c6c6d.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) Sebagai Inovasi Layanan Pencetakan Dokumen Kependudukan Di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo" alt="JURIS - Implementasi Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) Sebagai Inovasi Layanan Pencetakan Dokumen Kependudukan Di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59575-dukcapil-mandiri-adm-tertib-administrasi-kependudu" title="JURIS - Implementasi Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) Sebagai Inovasi Layanan Pencetakan Dokumen Kependudukan Di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo" target="_blank">Implementasi Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) Sebagai Inovasi Layanan Pencetakan Dokumen Kependudukan Di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara implementasi mesin ADM di Sidoarjo dengan daerah lain di Indonesia, khususnya dalam hal efektivitas dan efisiensi layanan. Selain itu, penelitian dapat fokus pada aspek edukasi masyarakat dalam penggunaan mesin ADM, termasuk pengembangan panduan visual atau pelatihan khusus untuk kelompok masyarakat tertentu. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi potensi kolaborasi antara Disdukcapil Sidoarjo dengan pihak swasta atau organisasi masyarakat dalam meningkatkan aksesibilitas dan kesadaran masyarakat terhadap layanan mesin ADM..
<br>Peneliti telah menganalisis implementasi mesin ADM di Kabupaten Sidoarjo melalui empat aspek teori George Edward III, yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi.Upaya Disdukcapil Sidoarjo dalam menyampaikan informasi terkait fungsi dan prosedur penggunaan mesin ADM telah sejalan dengan teori George Edward III, meskipun tingkat literasi masyarakat terhadap teknologi masih menjadi tantangan.Pengadaan mesin ADM melibatkan sinergi dengan pihak ketiga, seperti Bank Jatim dan PT Jasuindo, serta teknisi khusus pemeliharaan, yang mendukung konsistensi dalam layanan percetakan dokumen kependudukan.Petugas pelayanan memiliki sikap responsif dan komitmen yang baik untuk membantu masyarakat, namun masih dibutuhkan edukasi lebih lanjut untuk mengurangi ketergantungan langsung.Struktur birokrasi memperlihatkan bahwa prosedur operasional yang dirancang sudah terstruktur dengan sederhana dan mendukung efisiensi layanan.Secara keseluruhan, implementasi mesin ADM cukup baik dalam menjawab keresahan utama terhadap kemudahan layanan dokumen kependudukan, yaitu terkait pencegahan pungli dan kesulitan masyarakat dalam mengunduh dokumen melalui email.Namun, ada beberapa aspek yang perlu diperkuat untuk memastikan implementasi yang lebih efektif dan berkelanjutan
<br>Kabupaten Sidoarjo, sebagai salah satu daerah dengan penduduk terbanyak di Indonesia, memiliki tanggung jawab yang besar untuk meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan bagi seluruh warganya. Hal ini didukung dengan peluncuran Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) sebagai inovasi layanan pencetakan dokumen kependudukan, yang diharapkan dapat mencegah pungli dan mengatasi kesulitan warga dalam mengunduh dokumen kependudukan melalui email. Penelitian ini menganalisis implementasi mesin ADM dalam proses operasional yang berjalan hingga saat ini. Metode deskriptif kualitatif digunakan dengan teori implementasi George Edward III sebagai acuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator analisis yang mencakup empat aspek teori implementasi Edward III telah terpenuhi dan dapat mengatasi keresahan yang terjadi, meskipun masih ada beberapa kendala yang perlu dievaluasi.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/9/dukcapil-mandiri-adm-tertib-administrasi-kependudu-thumb-33789.webp" type="image/webp" length="96776" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/dukcapil-mandiri-adm-tertib-administrasi-kependudu-thumb-c0ee0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/dukcapil-mandiri-adm-tertib-administrasi-kependudu-thumb-33789.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/dukcapil-mandiri-adm-tertib-administrasi-kependudu-thumb-c6c6d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-143-unita.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13210-publiciana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Teknologi Tepat Guna Meja Pilah Untuk Pengurangan Volume Sampah Di Landfill Studi Kasus TPA Kedungdowo Kabupaten Nganjuk ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Teknologi Tepat Guna Meja Pilah Untuk Pengurangan Volume Sampah Di Landfill Studi Kasus TPA Kedungdowo Kabupaten Nganjuk ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Teknologi Tepat Guna Meja Pilah Untuk Pengurangan Volume Sampah Di Landfill Studi Kasus TPA Kedungdowo Kabupaten Nganjuk ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59579-lintas-volume-sampah-rumah-tangga-biogas-sa</link>
	<guid isPermaLink="false">ad98e86ca572cdd1db653c31b39ab1fe</guid>
	<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 22:25:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nilai publik ]]></category>
	<category><![CDATA[ public value ]]></category>
	<category><![CDATA[ dusun krajan ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dusun,krajan,nilai,public,publik,value]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: Pertama, mengeksplorasi potensi integrasi meja pilah dengan program bank sampah secara lebih mendalam. Penelitian ini dapat fokus pada strategi dan mekanisme yang efektif untuk mengoptimalkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Teknologi Tepat Guna Meja Pilah Untuk Pengurangan Volume Sampah Di Landfill: Studi Kasus TPA Kedungdowo Kabupaten Nganjuk: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: Pertama, mengeksplorasi potensi integrasi meja pilah dengan program bank sampah secara lebih mendalam. Penelitian ini dapat fokus pada strategi dan mekanisme yang efektif untuk mengoptimalkan sinergi antara meja pilah dan bank sampah, termasuk analisis rantai nilai ekonomi dari hasil pemilahan sampah. Kedua, meneliti aspek edukasi dan kesadaran masyarakat dalam pemilahan sampah sejak dari sumber. Penelitian ini dapat menyelidiki strategi edukasi yang efektif untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilahan sampah, serta dampak edukasi tersebut terhadap kualitas dan kuantitas sampah yang masuk ke TPA. Ketiga, menganalisis aspek kebijakan dan regulasi dalam mendukung optimalisasi meja pilah. Penelitian ini dapat mengusulkan strategi dan rekomendasi kebijakan yang dapat diintegrasikan ke dalam sistem hukum dan regulasi daerah, seperti revisi Peraturan Bupati Nganjuk tentang Pengelolaan Sampah Terpadu, untuk memperkuat peran meja pilah dalam strategi pengurangan sampah dan optimalisasi fungsi TPA.. Permasalahan sampah di Kabupaten Nganjuk, khususnya di TPA Kedungdowo, telah menjadi isu krusial seiring dengan peningkatan jumlah penduduk, perkembangan aktivitas ekonomi, dan pertumbuhan urbanisasi.Kondisi ini ditandai dengan peningkatan volume timbulan sampah yang mencapai rata-rata 50 ton per hari, di mana sekitar 78,15% berakhir di TPA tanpa proses pemilahan yang memadai (DLH Nganjuk, 2024).Penelitian ini menemukan bahwa pengenalan dan penerapan meja pilah sebagai teknologi tepat guna untuk pemilahan awal sampah memiliki dampak yang signifikan dalam mendukung pengurangan volume sampah di TPA.Berdasarkan hasil observasi lapangan, wawancara dengan petugas TPA, serta data dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nganjuk, diperoleh informasi bahwa dalam tiga bulan awal penerapan meja pilah, terjadi penurunan volume sampah yang masuk ke landfill sebesar 22,66%, setara dengan pengurangan A 10 ton sampah per hari.Penggunaan meja pilah terbukti tidak hanya menurunkan volume timbunan sampah, tetapi juga meningkatkan kualitas pengelolaan dengan mengidentifikasi dan memisahkan sampah berdasarkan jenisnya (organik, anorganik, B3 rumah tangga).Fraksi organik dapat dimanfaatkan untuk pengomposan, sementara fraksi anorganik seperti plastik, logam, dan kertas memiliki nilai ekonomis melalui skema daur ulang dan kerja sama dengan bank sampah Permasalahan sampah di Kabupaten Nganjuk, khususnya di TPA Kedungdowo, mengalami peningkatan signifikan seiring pertumbuhan penduduk dan urbanisasi. Salah satu pendekatan yang mulai diimplementasikan adalah penggunaan meja pilah sebagai alat bantu pemilahan awal antara sampah organik dan anorganik sebelum masuk ke landfill. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan meja pilah dalam mengurangi volume sampah akhir serta meningkatkan efisiensi pengelolaan di TPA. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan observasi lapangan, wawancara dengan Petugas TPA, serta analisis data sekunder dari Dinas Lingkungan Hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan meja pilah mampu mengurangi volume sampah yang dibuang ke landfill sebesar 22,66% dalam tiga bulan penerapan awal. Temuan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/f/lintas-volume-sampah-rumah-tangga-biogas-organik-p-thumb-3679a.webp" title="JURIS - Implementasi Teknologi Tepat Guna Meja Pilah Untuk Pengurangan Volume Sampah Di Landfill: Studi Kasus TPA Kedungdowo Kabupaten Nganjuk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/lintas-volume-sampah-rumah-tangga-biogas-organik-p-thumb-3679a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/lintas-volume-sampah-rumah-tangga-biogas-organik-p-thumb-3679a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/lintas-volume-sampah-rumah-tangga-biogas-organik-p-thumb-3679a.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Teknologi Tepat Guna Meja Pilah Untuk Pengurangan Volume Sampah Di Landfill: Studi Kasus TPA Kedungdowo Kabupaten Nganjuk" alt="JURIS - Implementasi Teknologi Tepat Guna Meja Pilah Untuk Pengurangan Volume Sampah Di Landfill: Studi Kasus TPA Kedungdowo Kabupaten Nganjuk" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/f/lintas-volume-sampah-rumah-tangga-biogas-organik-p-thumb-4f751.webp" title="JURIS - Implementasi Teknologi Tepat Guna Meja Pilah Untuk Pengurangan Volume Sampah Di Landfill: Studi Kasus TPA Kedungdowo Kabupaten Nganjuk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/lintas-volume-sampah-rumah-tangga-biogas-organik-p-thumb-4f751.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/lintas-volume-sampah-rumah-tangga-biogas-organik-p-thumb-4f751.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/lintas-volume-sampah-rumah-tangga-biogas-organik-p-thumb-4f751.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Teknologi Tepat Guna Meja Pilah Untuk Pengurangan Volume Sampah Di Landfill: Studi Kasus TPA Kedungdowo Kabupaten Nganjuk" alt="JURIS - Implementasi Teknologi Tepat Guna Meja Pilah Untuk Pengurangan Volume Sampah Di Landfill: Studi Kasus TPA Kedungdowo Kabupaten Nganjuk" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/f/lintas-volume-sampah-rumah-tangga-biogas-organik-p-thumb-51a02.webp" title="JURIS - Implementasi Teknologi Tepat Guna Meja Pilah Untuk Pengurangan Volume Sampah Di Landfill: Studi Kasus TPA Kedungdowo Kabupaten Nganjuk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/lintas-volume-sampah-rumah-tangga-biogas-organik-p-thumb-51a02.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/lintas-volume-sampah-rumah-tangga-biogas-organik-p-thumb-51a02.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/lintas-volume-sampah-rumah-tangga-biogas-organik-p-thumb-51a02.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Teknologi Tepat Guna Meja Pilah Untuk Pengurangan Volume Sampah Di Landfill: Studi Kasus TPA Kedungdowo Kabupaten Nganjuk" alt="JURIS - Implementasi Teknologi Tepat Guna Meja Pilah Untuk Pengurangan Volume Sampah Di Landfill: Studi Kasus TPA Kedungdowo Kabupaten Nganjuk" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59579-lintas-volume-sampah-rumah-tangga-biogas-sa" title="JURIS - Implementasi Teknologi Tepat Guna Meja Pilah Untuk Pengurangan Volume Sampah Di Landfill: Studi Kasus TPA Kedungdowo Kabupaten Nganjuk" target="_blank">Implementasi Teknologi Tepat Guna Meja Pilah Untuk Pengurangan Volume Sampah Di Landfill: Studi Kasus TPA Kedungdowo Kabupaten Nganjuk</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: Pertama, mengeksplorasi potensi integrasi meja pilah dengan program bank sampah secara lebih mendalam. Penelitian ini dapat fokus pada strategi dan mekanisme yang efektif untuk mengoptimalkan sinergi antara meja pilah dan bank sampah, termasuk analisis rantai nilai ekonomi dari hasil pemilahan sampah. Kedua, meneliti aspek edukasi dan kesadaran masyarakat dalam pemilahan sampah sejak dari sumber. Penelitian ini dapat menyelidiki strategi edukasi yang efektif untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilahan sampah, serta dampak edukasi tersebut terhadap kualitas dan kuantitas sampah yang masuk ke TPA. Ketiga, menganalisis aspek kebijakan dan regulasi dalam mendukung optimalisasi meja pilah. Penelitian ini dapat mengusulkan strategi dan rekomendasi kebijakan yang dapat diintegrasikan ke dalam sistem hukum dan regulasi daerah, seperti revisi Peraturan Bupati Nganjuk tentang Pengelolaan Sampah Terpadu, untuk memperkuat peran meja pilah dalam strategi pengurangan sampah dan optimalisasi fungsi TPA..
<br>Permasalahan sampah di Kabupaten Nganjuk, khususnya di TPA Kedungdowo, telah menjadi isu krusial seiring dengan peningkatan jumlah penduduk, perkembangan aktivitas ekonomi, dan pertumbuhan urbanisasi.Kondisi ini ditandai dengan peningkatan volume timbulan sampah yang mencapai rata-rata 50 ton per hari, di mana sekitar 78,15% berakhir di TPA tanpa proses pemilahan yang memadai (DLH Nganjuk, 2024).Penelitian ini menemukan bahwa pengenalan dan penerapan meja pilah sebagai teknologi tepat guna untuk pemilahan awal sampah memiliki dampak yang signifikan dalam mendukung pengurangan volume sampah di TPA.Berdasarkan hasil observasi lapangan, wawancara dengan petugas TPA, serta data dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nganjuk, diperoleh informasi bahwa dalam tiga bulan awal penerapan meja pilah, terjadi penurunan volume sampah yang masuk ke landfill sebesar 22,66%, setara dengan pengurangan A 10 ton sampah per hari.Penggunaan meja pilah terbukti tidak hanya menurunkan volume timbunan sampah, tetapi juga meningkatkan kualitas pengelolaan dengan mengidentifikasi dan memisahkan sampah berdasarkan jenisnya (organik, anorganik, B3 rumah tangga).Fraksi organik dapat dimanfaatkan untuk pengomposan, sementara fraksi anorganik seperti plastik, logam, dan kertas memiliki nilai ekonomis melalui skema daur ulang dan kerja sama dengan bank sampah
<br>Permasalahan sampah di Kabupaten Nganjuk, khususnya di TPA Kedungdowo, mengalami peningkatan signifikan seiring pertumbuhan penduduk dan urbanisasi. Salah satu pendekatan yang mulai diimplementasikan adalah penggunaan meja pilah sebagai alat bantu pemilahan awal antara sampah organik dan anorganik sebelum masuk ke landfill. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan meja pilah dalam mengurangi volume sampah akhir serta meningkatkan efisiensi pengelolaan di TPA. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan observasi lapangan, wawancara dengan Petugas TPA, serta analisis data sekunder dari Dinas Lingkungan Hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan meja pilah mampu mengurangi volume sampah yang dibuang ke landfill sebesar 22,66% dalam tiga bulan penerapan awal. Temuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/f/lintas-volume-sampah-rumah-tangga-biogas-organik-p-thumb-3679a.webp" type="image/webp" length="100970" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/lintas-volume-sampah-rumah-tangga-biogas-organik-p-thumb-3679a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/lintas-volume-sampah-rumah-tangga-biogas-organik-p-thumb-4f751.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/lintas-volume-sampah-rumah-tangga-biogas-organik-p-thumb-51a02.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-143-unita.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13210-publiciana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Kebijakan Revitalisasi Pasar Pon Kab Trenggalek Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Evaluasi Kebijakan Revitalisasi Pasar Pon Kabupaten Trenggalek Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Kebijakan Revitalisasi Pasar Pon Kab Trenggalek Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Evaluasi Kebijakan Revitalisasi Pasar Pon Kabupaten Trenggalek Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Kebijakan Revitalisasi Pasar Pon Kab Trenggalek Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Evaluasi Kebijakan Revitalisasi Pasar Pon Kabupaten Trenggalek Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59577-eksternal-kondisi-pasar-strategi-manajemen-pondok</link>
	<guid isPermaLink="false">80bc36527f8d1a5320a6044afaf3d47c</guid>
	<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 20:57:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ dusun krajan ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,dusun,flag,focus,krajan,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas revitalisasi pasar, diperlukan kolaborasi strategis dengan pihak ketiga untuk pengelolaan dan pengisian kios, seperti kemitraan dengan koperasi UMKM Trenggalek, startup ritel lokal, dan program magang pedagang muda melalui ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluasi Kebijakan Revitalisasi Pasar Pon Kab. Trenggalek Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi / Evaluasi Kebijakan Revitalisasi Pasar Pon Kabupaten Trenggalek Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi: Untuk meningkatkan efektivitas revitalisasi pasar, diperlukan kolaborasi strategis dengan pihak ketiga untuk pengelolaan dan pengisian kios, seperti kemitraan dengan koperasi UMKM Trenggalek, startup ritel lokal, dan program magang pedagang muda melalui sistem bagi hasil transparan. Selain itu, perlu ada keseimbangan strategi manajemen pasca-revitalisasi, termasuk pelatihan pedagang digital dan kampanye "Pasar Pon Modern" untuk meningkatkan preferensi masyarakat. Implementasi teknologi dalam transaksi jual beli di pasar pon juga perlu dipertimbangkan, dengan mengintegrasikan QRIS untuk meningkatkan efisiensi dan responsibilitas terhadap kemajuan teknologi. Selain itu, perlu diadakan event setiap akhir pekan, termasuk promosi kuliner dan kolaborasi dengan influencer, dengan tujuan agar pasar lebih dikenal oleh masyarakat luar. Terakhir, diperlukan pembentukan tim untuk memantau dan memperbaiki secara serius fasilitas pasar pon agar lebih menarik pengunjung.. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan serta pembahasan yang sudah dijelaskan dapat disimpulkan bahwa Evaluasi Kebijakan Revitalisasi Pasar Pon belum sepenuhnya mendukung pertumbuhan ekonomi lokal berdasarkan lima indikator teori William Dunn.Efektivitas kebijakan ini rendah, dilihat dari transformasi yang sukses (penataan kios berbasis lantai 1 dan 2, standar bangunan Gedung hijau) namun gagal meningkatkan daya saing pasar akibat penurunan pengunjung.Pada tingkat Efisiensi juga kurang optimal karena walaupun waktu pelaksanaan sesuai target akan tetapi, output ekonomi tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan.Kecukupan sarana dan prasarana memadai secara kuantitas, akan tetapi gagal pada kualitas akibat banyaknya fasilitas yang tidak dapat digunakan semestinya yang menjadi penghambat pemanfaatan oleh pedagang maupun pengunjung.Pemerataan cukup baik melalui distribusi fasilitas yang adil dan reitribusi proporsional sesuai Perbup No 2/2021, dengan penertiban kios tidak aktif sebagai langkah keadilan bagi pedagang aktif.Dan tingkat Responsivitas pemerintah dinilai belum memuaskan karena tanggapan terhadap keluhan pedagang terkait kondisi pasar saat ini belum memunculkan strategi yang mampu menjadi solusi jangka panjang Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan Revitalisasi Pasar Pon di Kabupaten Trenggalek. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis data. Penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi Pasar Pon belum sepenuhnya memenuhi tujuan awal, yaitu meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal. Efektivitas yang rendah akibat penurunan pengunjung meskipun kondisi fisik pasar memenuhi standar kelayakan, Efisiensi tidak optimal karena investasi yang besar tidak sebanding dengan perputaran pedagang dan hunian kios, Kecukupan menunjukkan fasilitas infrastruktur yang memadai dalam kuantitas, tetapi gagal kualitasnya karena banyak fasilitas tidak... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/4/eksternal-kondisi-pasar-strategi-manajemen-pondok-thumb-cd03d.webp" title="JURIS - Evaluasi Kebijakan Revitalisasi Pasar Pon Kab. Trenggalek Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi / Evaluasi Kebijakan Revitalisasi Pasar Pon Kabupaten Trenggalek Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/eksternal-kondisi-pasar-strategi-manajemen-pondok-thumb-cd03d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/eksternal-kondisi-pasar-strategi-manajemen-pondok-thumb-cd03d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/eksternal-kondisi-pasar-strategi-manajemen-pondok-thumb-cd03d.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Kebijakan Revitalisasi Pasar Pon Kab. Trenggalek Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi / Evaluasi Kebijakan Revitalisasi Pasar Pon Kabupaten Trenggalek Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi" alt="JURIS - Evaluasi Kebijakan Revitalisasi Pasar Pon Kab. Trenggalek Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi / Evaluasi Kebijakan Revitalisasi Pasar Pon Kabupaten Trenggalek Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/4/eksternal-kondisi-pasar-strategi-manajemen-pondok-thumb-10923.webp" title="JURIS - Evaluasi Kebijakan Revitalisasi Pasar Pon Kab. Trenggalek Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi / Evaluasi Kebijakan Revitalisasi Pasar Pon Kabupaten Trenggalek Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/eksternal-kondisi-pasar-strategi-manajemen-pondok-thumb-10923.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/eksternal-kondisi-pasar-strategi-manajemen-pondok-thumb-10923.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/eksternal-kondisi-pasar-strategi-manajemen-pondok-thumb-10923.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Kebijakan Revitalisasi Pasar Pon Kab. Trenggalek Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi / Evaluasi Kebijakan Revitalisasi Pasar Pon Kabupaten Trenggalek Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi" alt="JURIS - Evaluasi Kebijakan Revitalisasi Pasar Pon Kab. Trenggalek Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi / Evaluasi Kebijakan Revitalisasi Pasar Pon Kabupaten Trenggalek Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/4/eksternal-kondisi-pasar-strategi-manajemen-pondok-thumb-bdecf.webp" title="JURIS - Evaluasi Kebijakan Revitalisasi Pasar Pon Kab. Trenggalek Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi / Evaluasi Kebijakan Revitalisasi Pasar Pon Kabupaten Trenggalek Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/eksternal-kondisi-pasar-strategi-manajemen-pondok-thumb-bdecf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/eksternal-kondisi-pasar-strategi-manajemen-pondok-thumb-bdecf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/eksternal-kondisi-pasar-strategi-manajemen-pondok-thumb-bdecf.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Kebijakan Revitalisasi Pasar Pon Kab. Trenggalek Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi / Evaluasi Kebijakan Revitalisasi Pasar Pon Kabupaten Trenggalek Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi" alt="JURIS - Evaluasi Kebijakan Revitalisasi Pasar Pon Kab. Trenggalek Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi / Evaluasi Kebijakan Revitalisasi Pasar Pon Kabupaten Trenggalek Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59577-eksternal-kondisi-pasar-strategi-manajemen-pondok" title="JURIS - Evaluasi Kebijakan Revitalisasi Pasar Pon Kab. Trenggalek Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi / Evaluasi Kebijakan Revitalisasi Pasar Pon Kabupaten Trenggalek Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi" target="_blank">Evaluasi Kebijakan Revitalisasi Pasar Pon Kab. Trenggalek Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi / Evaluasi Kebijakan Revitalisasi Pasar Pon Kabupaten Trenggalek Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi</a>: Untuk meningkatkan efektivitas revitalisasi pasar, diperlukan kolaborasi strategis dengan pihak ketiga untuk pengelolaan dan pengisian kios, seperti kemitraan dengan koperasi UMKM Trenggalek, startup ritel lokal, dan program magang pedagang muda melalui sistem bagi hasil transparan. Selain itu, perlu ada keseimbangan strategi manajemen pasca-revitalisasi, termasuk pelatihan pedagang digital dan kampanye "Pasar Pon Modern" untuk meningkatkan preferensi masyarakat. Implementasi teknologi dalam transaksi jual beli di pasar pon juga perlu dipertimbangkan, dengan mengintegrasikan QRIS untuk meningkatkan efisiensi dan responsibilitas terhadap kemajuan teknologi. Selain itu, perlu diadakan event setiap akhir pekan, termasuk promosi kuliner dan kolaborasi dengan influencer, dengan tujuan agar pasar lebih dikenal oleh masyarakat luar. Terakhir, diperlukan pembentukan tim untuk memantau dan memperbaiki secara serius fasilitas pasar pon agar lebih menarik pengunjung..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan serta pembahasan yang sudah dijelaskan dapat disimpulkan bahwa Evaluasi Kebijakan Revitalisasi Pasar Pon belum sepenuhnya mendukung pertumbuhan ekonomi lokal berdasarkan lima indikator teori William Dunn.Efektivitas kebijakan ini rendah, dilihat dari transformasi yang sukses (penataan kios berbasis lantai 1 dan 2, standar bangunan Gedung hijau) namun gagal meningkatkan daya saing pasar akibat penurunan pengunjung.Pada tingkat Efisiensi juga kurang optimal karena walaupun waktu pelaksanaan sesuai target akan tetapi, output ekonomi tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan.Kecukupan sarana dan prasarana memadai secara kuantitas, akan tetapi gagal pada kualitas akibat banyaknya fasilitas yang tidak dapat digunakan semestinya yang menjadi penghambat pemanfaatan oleh pedagang maupun pengunjung.Pemerataan cukup baik melalui distribusi fasilitas yang adil dan reitribusi proporsional sesuai Perbup No 2/2021, dengan penertiban kios tidak aktif sebagai langkah keadilan bagi pedagang aktif.Dan tingkat Responsivitas pemerintah dinilai belum memuaskan karena tanggapan terhadap keluhan pedagang terkait kondisi pasar saat ini belum memunculkan strategi yang mampu menjadi solusi jangka panjang
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan Revitalisasi Pasar Pon di Kabupaten Trenggalek. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis data. Penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi Pasar Pon belum sepenuhnya memenuhi tujuan awal, yaitu meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal. Efektivitas yang rendah akibat penurunan pengunjung meskipun kondisi fisik pasar memenuhi standar kelayakan, Efisiensi tidak optimal karena investasi yang besar tidak sebanding dengan perputaran pedagang dan hunian kios, Kecukupan menunjukkan fasilitas infrastruktur yang memadai dalam kuantitas, tetapi gagal kualitasnya karena banyak fasilitas tidak...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/4/eksternal-kondisi-pasar-strategi-manajemen-pondok-thumb-10923.webp" type="image/webp" length="105326" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/eksternal-kondisi-pasar-strategi-manajemen-pondok-thumb-cd03d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/eksternal-kondisi-pasar-strategi-manajemen-pondok-thumb-10923.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/eksternal-kondisi-pasar-strategi-manajemen-pondok-thumb-bdecf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-143-unita.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13210-publiciana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Enhancing U S Economic and Supply Chain Resilience Through Ai Powered Erp and Scm System Integration ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Enhancing U S Economic and Supply Chain Resilience Through Ai Powered Erp and Scm System Integration ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Enhancing U S Economic and Supply Chain Resilience Through Ai Powered Erp and Scm System Integration ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59581-teknik-kualitas-data-master-man</link>
	<guid isPermaLink="false">a21b180635acd911b1230a25961b8f36</guid>
	<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 20:44:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ stat counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ sutomo ujung ]]></category>
	<category><![CDATA[ offer price ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,offer,price,stat,sutomo,ujung]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan ketahanan ekonomi dan rantai pasokan AS, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan dan penerapan arsitektur ERP-SCM yang komposit dan interoperabel. Arsitektur ini harus memungkinkan integrasi layanan AI yang kecil dan terfokus, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Enhancing U.S. Economic and Supply Chain Resilience Through Ai-Powered Erp and Scm System Integration: Untuk meningkatkan ketahanan ekonomi dan rantai pasokan AS, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan dan penerapan arsitektur ERP-SCM yang komposit dan interoperabel. Arsitektur ini harus memungkinkan integrasi layanan AI yang kecil dan terfokus, seperti sensing permintaan, skor risiko pemasok, koreksi ETA, dan optimasi inventaris. Dengan menambahkan aliran acara/API saat kualitas data dan kesiapan organisasi meningkat, organisasi dapat mengaktifkan layanan secara bertahap dan meningkatkan ketahanan secara keseluruhan. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran model kinerja dalam mencapai ketahanan skala besar. Basis data yang kuat, seperti manajemen data master (MDM), pelacakan garis keturunan, dan kontrol kualitas data, konektor interoperabel (misalnya, EDI dan API modern serta aliran acara), dan praktik operasi mesin belajar yang disiplin (misalnya, versioning, deteksi drift, rotasi juara-tantangan, dan persetujuan manusia) semua ini mengubah pengetahuan AI menjadi perubahan operasi yang andal. Pengaturan AI-based telemetry, akses zero-trust, dan indikator postur vendor harus menjadi kontrol kelas pertama untuk melindungi integritas data dan kontinuitas operasional. Akhirnya, penelitian dapat menyelidiki manfaat ketahanan yang dihasilkan oleh integrasi AI-powered ERP-SCM, termasuk pengurangan volatilitas, pemulihan yang cepat, dan stabilitas tingkat layanan. Dengan mengukur backorders yang dicegah, pengeluaran pengiriman kilat yang lebih rendah, dan periode pemulihan yang lebih pendek, bersama dengan indikator biaya dan modal kerja tradisional, perusahaan dan pemasok sektor publik AS dapat meningkatkan kasus investasi di antara dewan dan regulator.. Integrasi fungsi kecerdasan buatan (AI) ke dalam sistem perencanaan sumber daya perusahaan (ERP) dan manajemen rantai pasok (SCM) dapat meningkatkan ketahanan ekonomi dan rantai pasok Amerika Serikat secara signifikan.Melalui sintesis sumber akademik terbaru dan analisis desain-ilmu yang dilakukan di kondisi gangguan yang realistis, analisis menunjukkan bahwa peningkatan ketahanan adalah hasil dari tindakan bersama tiga komponen yang saling terkait.sensing probabilistik untuk mendeteksi perubahan rezim dalam waktu, perencanaan yang sadar akan risiko untuk mengubah prediksi menjadi pembaruan parameter dan keputusan sumber daya, dan eksekusi sinkronisasi untuk mengubah waktu dan transportasi secara real-time.Setelah elemen-elemen ini terintegrasi ke dalam kain ERP-SCM yang dikelola dan interoperabel, organisasi menghemat waktu pemulihan, meratakan tingkat layanan, dan menghemat operasi pengiriman kilat yang mahal, yang tidak hanya efisien bagi perusahaan tetapi juga stabil secara makroekonomi secara keseluruhan.Temuan ini menunjukkan bukti peningkatan yang stabil dalam peluruhan kesalahan forecast setelah guncangan, peningkatan tingkat on-time-in-full (OTIF) yang stabil, dan penurunan kasus backorder, variasi lead-time, dan penghematan biaya pengiriman kilat yang dramatis.minggu terburuk berkurang dan terjadi dengan frekuensi yang lebih rendah.Hasil ini sejalan dengan ketahanan tingkat dewan, di mana pengurangan volatilitas dan pemulihan yang cepat seringkali ditekankan dalam standar daripada peningkatan kasus rata-rata.Yang terpenting, ini tidak bergantung pada inflasi inventaris permanen tetapi hasil dari penempatan strategis stok aman, alokasi dinamis, dan sinkronisasi yang lebih besar, tawaran yang menarik dalam pengaturan yang terbatas modal Perusahaan AS dan pemasok pemerintah menyaksikan guncangan yang berkelanjutan, termasuk konflik geopolitik dan bencana alam, yang menunjukkan ketergantungan yang lemah dalam perencanaan, pengadaan, produksi, dan logistik. Artikel ini berfokus pada tingkat di mana integrasi yang dalam dari sistem perencanaan sumber daya perusahaan (ERP) dan manajemen rantai pasok (SCM) dengan kecerdasan buatan (AI) dapat meningkatkan ketahanan ekonomi dan rantai pasok secara signifikan. Rasio ROI yang disesuaikan dengan ketahanan diusulkan untuk mengukur manfaat yang melampaui penghematan biaya tradisional dan variasi lead-time, termasuk backorders, biaya pengiriman kilat, dan kinerja on-time-in-full (OTIF) dan pemulihan pendapatan pada risiko. Standar EDI/APIs, interoperabilitas manajemen data, dan kendali keamanan siber yang sesuai dengan pengaturan AS yang diatur. Organisasi dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/f/teknik-kualitas-data-master-manajemen-integritas-p-thumb-703c1.webp" title="JURIS - Enhancing U.S. Economic and Supply Chain Resilience Through Ai-Powered Erp and Scm System Integration" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/teknik-kualitas-data-master-manajemen-integritas-p-thumb-703c1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/teknik-kualitas-data-master-manajemen-integritas-p-thumb-703c1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/teknik-kualitas-data-master-manajemen-integritas-p-thumb-703c1.webp 1x" title="JURIS - Enhancing U.S. Economic and Supply Chain Resilience Through Ai-Powered Erp and Scm System Integration" alt="JURIS - Enhancing U.S. Economic and Supply Chain Resilience Through Ai-Powered Erp and Scm System Integration" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/teknik-kualitas-data-master-manajemen-integritas-p-thumb-703c2.webp" title="JURIS - Enhancing U.S. Economic and Supply Chain Resilience Through Ai-Powered Erp and Scm System Integration" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/teknik-kualitas-data-master-manajemen-integritas-p-thumb-703c2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/teknik-kualitas-data-master-manajemen-integritas-p-thumb-703c2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/teknik-kualitas-data-master-manajemen-integritas-p-thumb-703c2.webp 1x" title="JURIS - Enhancing U.S. Economic and Supply Chain Resilience Through Ai-Powered Erp and Scm System Integration" alt="JURIS - Enhancing U.S. Economic and Supply Chain Resilience Through Ai-Powered Erp and Scm System Integration" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/teknik-kualitas-data-master-manajemen-integritas-p-thumb-a3508.webp" title="JURIS - Enhancing U.S. Economic and Supply Chain Resilience Through Ai-Powered Erp and Scm System Integration" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/teknik-kualitas-data-master-manajemen-integritas-p-thumb-a3508.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/teknik-kualitas-data-master-manajemen-integritas-p-thumb-a3508.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/teknik-kualitas-data-master-manajemen-integritas-p-thumb-a3508.webp 1x" title="JURIS - Enhancing U.S. Economic and Supply Chain Resilience Through Ai-Powered Erp and Scm System Integration" alt="JURIS - Enhancing U.S. Economic and Supply Chain Resilience Through Ai-Powered Erp and Scm System Integration" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59581-teknik-kualitas-data-master-man" title="JURIS - Enhancing U.S. Economic and Supply Chain Resilience Through Ai-Powered Erp and Scm System Integration" target="_blank">Enhancing U.S. Economic and Supply Chain Resilience Through Ai-Powered Erp and Scm System Integration</a>: Untuk meningkatkan ketahanan ekonomi dan rantai pasokan AS, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan dan penerapan arsitektur ERP-SCM yang komposit dan interoperabel. Arsitektur ini harus memungkinkan integrasi layanan AI yang kecil dan terfokus, seperti sensing permintaan, skor risiko pemasok, koreksi ETA, dan optimasi inventaris. Dengan menambahkan aliran acara/API saat kualitas data dan kesiapan organisasi meningkat, organisasi dapat mengaktifkan layanan secara bertahap dan meningkatkan ketahanan secara keseluruhan. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran model kinerja dalam mencapai ketahanan skala besar. Basis data yang kuat, seperti manajemen data master (MDM), pelacakan garis keturunan, dan kontrol kualitas data, konektor interoperabel (misalnya, EDI dan API modern serta aliran acara), dan praktik operasi mesin belajar yang disiplin (misalnya, versioning, deteksi drift, rotasi juara-tantangan, dan persetujuan manusia) semua ini mengubah pengetahuan AI menjadi perubahan operasi yang andal. Pengaturan AI-based telemetry, akses zero-trust, dan indikator postur vendor harus menjadi kontrol kelas pertama untuk melindungi integritas data dan kontinuitas operasional. Akhirnya, penelitian dapat menyelidiki manfaat ketahanan yang dihasilkan oleh integrasi AI-powered ERP-SCM, termasuk pengurangan volatilitas, pemulihan yang cepat, dan stabilitas tingkat layanan. Dengan mengukur backorders yang dicegah, pengeluaran pengiriman kilat yang lebih rendah, dan periode pemulihan yang lebih pendek, bersama dengan indikator biaya dan modal kerja tradisional, perusahaan dan pemasok sektor publik AS dapat meningkatkan kasus investasi di antara dewan dan regulator..
<br>Integrasi fungsi kecerdasan buatan (AI) ke dalam sistem perencanaan sumber daya perusahaan (ERP) dan manajemen rantai pasok (SCM) dapat meningkatkan ketahanan ekonomi dan rantai pasok Amerika Serikat secara signifikan.Melalui sintesis sumber akademik terbaru dan analisis desain-ilmu yang dilakukan di kondisi gangguan yang realistis, analisis menunjukkan bahwa peningkatan ketahanan adalah hasil dari tindakan bersama tiga komponen yang saling terkait.sensing probabilistik untuk mendeteksi perubahan rezim dalam waktu, perencanaan yang sadar akan risiko untuk mengubah prediksi menjadi pembaruan parameter dan keputusan sumber daya, dan eksekusi sinkronisasi untuk mengubah waktu dan transportasi secara real-time.Setelah elemen-elemen ini terintegrasi ke dalam kain ERP-SCM yang dikelola dan interoperabel, organisasi menghemat waktu pemulihan, meratakan tingkat layanan, dan menghemat operasi pengiriman kilat yang mahal, yang tidak hanya efisien bagi perusahaan tetapi juga stabil secara makroekonomi secara keseluruhan.Temuan ini menunjukkan bukti peningkatan yang stabil dalam peluruhan kesalahan forecast setelah guncangan, peningkatan tingkat on-time-in-full (OTIF) yang stabil, dan penurunan kasus backorder, variasi lead-time, dan penghematan biaya pengiriman kilat yang dramatis.minggu terburuk berkurang dan terjadi dengan frekuensi yang lebih rendah.Hasil ini sejalan dengan ketahanan tingkat dewan, di mana pengurangan volatilitas dan pemulihan yang cepat seringkali ditekankan dalam standar daripada peningkatan kasus rata-rata.Yang terpenting, ini tidak bergantung pada inflasi inventaris permanen tetapi hasil dari penempatan strategis stok aman, alokasi dinamis, dan sinkronisasi yang lebih besar, tawaran yang menarik dalam pengaturan yang terbatas modal
<br>Perusahaan AS dan pemasok pemerintah menyaksikan guncangan yang berkelanjutan, termasuk konflik geopolitik dan bencana alam, yang menunjukkan ketergantungan yang lemah dalam perencanaan, pengadaan, produksi, dan logistik. Artikel ini berfokus pada tingkat di mana integrasi yang dalam dari sistem perencanaan sumber daya perusahaan (ERP) dan manajemen rantai pasok (SCM) dengan kecerdasan buatan (AI) dapat meningkatkan ketahanan ekonomi dan rantai pasok secara signifikan. Rasio ROI yang disesuaikan dengan ketahanan diusulkan untuk mengukur manfaat yang melampaui penghematan biaya tradisional dan variasi lead-time, termasuk backorders, biaya pengiriman kilat, dan kinerja on-time-in-full (OTIF) dan pemulihan pendapatan pada risiko. Standar EDI/APIs, interoperabilitas manajemen data, dan kendali keamanan siber yang sesuai dengan pengaturan AS yang diatur. Organisasi dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/f/teknik-kualitas-data-master-manajemen-integritas-p-thumb-703c2.webp" type="image/webp" length="101782" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/teknik-kualitas-data-master-manajemen-integritas-p-thumb-703c1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/teknik-kualitas-data-master-manajemen-integritas-p-thumb-703c2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/teknik-kualitas-data-master-manajemen-integritas-p-thumb-a3508.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1187-formosapublisher.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19753-indonesian-journal-business-analytics.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Etika Pelayanan Publik Bagi Penyandang Disabilitas Di Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Etika Pelayanan Publik Bagi Penyandang Disabilitas Di Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Etika Pelayanan Publik Bagi Penyandang Disabilitas Di Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-59574-teori-etika-prinsip-islam-moti</link>
	<guid isPermaLink="false">cada7d110611ce500bc8f0cd387db141</guid>
	<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 20:24:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ dusun krajan ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,dusun,flag,focus,krajan,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi penyandang disabilitas di Kecamatan Curug. Pertama, perlu dilakukan evaluasi terhadap standar pelayanan publik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Etika Pelayanan Publik Bagi Penyandang Disabilitas Di Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi penyandang disabilitas di Kecamatan Curug. Pertama, perlu dilakukan evaluasi terhadap standar pelayanan publik yang ramah disabilitas, termasuk ketersediaan fasilitas pendukung seperti loket khusus, toilet khusus, jalur landai, dan kursi roda. Kedua, penting untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang etika dan integritas bagi petugas pelayanan di kecamatan, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam proses pelayanan. Ketiga, penelitian dapat fokus pada pengembangan strategi dan kebijakan yang inklusif untuk mengakomodasi kebutuhan penyandang disabilitas dalam proses pelayanan publik, termasuk pendampingan dan penerjemahan yang diperlukan. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas pelayanan publik bagi penyandang disabilitas di Kecamatan Curug dan mendorong terciptanya masyarakat yang inklusif dan adil.. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, pada Etika Pelayanan Publik bagi Penyandang Disabilitas pada Kantor Kecamatan Curug, maka peneliti dapat menarik kesimpulan sebagai berikut.Kepentingan Penerima Pelayanan, indikator kepentingan penerima pelayanan di Kantor Kecamatan Curug dapat dikatakan cukup baik.Hal ini terlihat pada petugas pelayanan publik yang Kecamatan Curug telah menunjukkan komitmen yang baik dalam melayani penyandang disabilitas dengan melakukan kunjungan ke rumah, dan layanan jemput bola, serta menunjukkan kesabaran dan empati dalam melayani, sehingga penyandang disabilitas merasa puas dan terbantu dalam mendapatkan pelayanan publik yang inklusif.Kualitas Pelayanan, indikator kualitas pelayanan Kecamatan Curug dikatakan belum sepenuhnya memenuhi standar pelayanan bagi penyandang disabilitas karena keterbatasan fasilitas pendukung seperti loket khusus disabilitas, toilet khusus disabilitas, jalur landai, dan kursi roda.Keramahan dan Kesopanan, indikator keramahan dan kesopanan petugas pelayanan publik di Kecamatan Curug telah menunjukkan sikap ramah dan sopan dalam melayani penyandang disabilitas, seperti menyambut dengan senyum, berbicara dengan bahasa yang santun, menunjukkan kesabaran, empati, dan memberikan perhatian yang penuh terhadap kebutuhan mereka.Kerahasiaan, indikator kerahasiaan petugas pelayanan publik di Kecamatan Curug telah menerapkan protokol keamanan data yang ketat dan transparan dalam mengelola data pribadi penyandang disabilitas, seperti penggunaan sistem terverifikasi, kontrol akses ketat, dan edukasi berkala untuk mencegah penyalahgunaan data.Penyandang disabilitas yang diwawancarai juga merasa aman dan percaya bahwa informasi pribadi mereka dirahasiakan dengan baik dan tidak akan disalahgunakan, sehingga menunjukkan kepercayaan yang tinggi terhadap komitmen petugas dalam menjaga kerahasiaan dan keamanan data pribadi.Tanggung Jawab, indikator tanggung jawab petugas pelayanan publik di Kecamatan Curug menunjukkan komitmen yang tinggi dalam memberikan pelayanan yang transparan dan akuntabel, seperti dokumentasi digital setiap layanan, jejak audit elektronik, dan sistem pengaduan yang efektif melalui Sp4n-Lapor Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis etika pelayanan publik di Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang. Pelayanan publik merupakan upaya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar dan hak-hak sipil setiap warga negara, namun sering kali dihadapkan pada masalah etika yang mengakibatkan ketidakpuasan masyarakat. Peneliti menggunakan metode analisis kualitatif deskriptif dengan melakukan observasi dan wawancara untuk mengidentifikasi kendala serta strategi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, terutama... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/1/teori-etika-prinsip-islam-motivasi-pelayanan-publi-thumb-3df49.webp" title="JURIS - Etika Pelayanan Publik Bagi Penyandang Disabilitas Di Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/teori-etika-prinsip-islam-motivasi-pelayanan-publi-thumb-3df49.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/teori-etika-prinsip-islam-motivasi-pelayanan-publi-thumb-3df49.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/teori-etika-prinsip-islam-motivasi-pelayanan-publi-thumb-3df49.webp 1x" title="JURIS - Etika Pelayanan Publik Bagi Penyandang Disabilitas Di Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang" alt="JURIS - Etika Pelayanan Publik Bagi Penyandang Disabilitas Di Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/teori-etika-prinsip-islam-motivasi-pelayanan-publi-thumb-cf21f.webp" title="JURIS - Etika Pelayanan Publik Bagi Penyandang Disabilitas Di Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/teori-etika-prinsip-islam-motivasi-pelayanan-publi-thumb-cf21f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/teori-etika-prinsip-islam-motivasi-pelayanan-publi-thumb-cf21f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/teori-etika-prinsip-islam-motivasi-pelayanan-publi-thumb-cf21f.webp 1x" title="JURIS - Etika Pelayanan Publik Bagi Penyandang Disabilitas Di Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang" alt="JURIS - Etika Pelayanan Publik Bagi Penyandang Disabilitas Di Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/teori-etika-prinsip-islam-motivasi-pelayanan-publi-thumb-55946.webp" title="JURIS - Etika Pelayanan Publik Bagi Penyandang Disabilitas Di Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/teori-etika-prinsip-islam-motivasi-pelayanan-publi-thumb-55946.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/teori-etika-prinsip-islam-motivasi-pelayanan-publi-thumb-55946.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/teori-etika-prinsip-islam-motivasi-pelayanan-publi-thumb-55946.webp 1x" title="JURIS - Etika Pelayanan Publik Bagi Penyandang Disabilitas Di Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang" alt="JURIS - Etika Pelayanan Publik Bagi Penyandang Disabilitas Di Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59574-teori-etika-prinsip-islam-moti" title="JURIS - Etika Pelayanan Publik Bagi Penyandang Disabilitas Di Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang" target="_blank">Etika Pelayanan Publik Bagi Penyandang Disabilitas Di Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi penyandang disabilitas di Kecamatan Curug. Pertama, perlu dilakukan evaluasi terhadap standar pelayanan publik yang ramah disabilitas, termasuk ketersediaan fasilitas pendukung seperti loket khusus, toilet khusus, jalur landai, dan kursi roda. Kedua, penting untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang etika dan integritas bagi petugas pelayanan di kecamatan, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam proses pelayanan. Ketiga, penelitian dapat fokus pada pengembangan strategi dan kebijakan yang inklusif untuk mengakomodasi kebutuhan penyandang disabilitas dalam proses pelayanan publik, termasuk pendampingan dan penerjemahan yang diperlukan. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas pelayanan publik bagi penyandang disabilitas di Kecamatan Curug dan mendorong terciptanya masyarakat yang inklusif dan adil..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, pada Etika Pelayanan Publik bagi Penyandang Disabilitas pada Kantor Kecamatan Curug, maka peneliti dapat menarik kesimpulan sebagai berikut.Kepentingan Penerima Pelayanan, indikator kepentingan penerima pelayanan di Kantor Kecamatan Curug dapat dikatakan cukup baik.Hal ini terlihat pada petugas pelayanan publik yang Kecamatan Curug telah menunjukkan komitmen yang baik dalam melayani penyandang disabilitas dengan melakukan kunjungan ke rumah, dan layanan jemput bola, serta menunjukkan kesabaran dan empati dalam melayani, sehingga penyandang disabilitas merasa puas dan terbantu dalam mendapatkan pelayanan publik yang inklusif.Kualitas Pelayanan, indikator kualitas pelayanan Kecamatan Curug dikatakan belum sepenuhnya memenuhi standar pelayanan bagi penyandang disabilitas karena keterbatasan fasilitas pendukung seperti loket khusus disabilitas, toilet khusus disabilitas, jalur landai, dan kursi roda.Keramahan dan Kesopanan, indikator keramahan dan kesopanan petugas pelayanan publik di Kecamatan Curug telah menunjukkan sikap ramah dan sopan dalam melayani penyandang disabilitas, seperti menyambut dengan senyum, berbicara dengan bahasa yang santun, menunjukkan kesabaran, empati, dan memberikan perhatian yang penuh terhadap kebutuhan mereka.Kerahasiaan, indikator kerahasiaan petugas pelayanan publik di Kecamatan Curug telah menerapkan protokol keamanan data yang ketat dan transparan dalam mengelola data pribadi penyandang disabilitas, seperti penggunaan sistem terverifikasi, kontrol akses ketat, dan edukasi berkala untuk mencegah penyalahgunaan data.Penyandang disabilitas yang diwawancarai juga merasa aman dan percaya bahwa informasi pribadi mereka dirahasiakan dengan baik dan tidak akan disalahgunakan, sehingga menunjukkan kepercayaan yang tinggi terhadap komitmen petugas dalam menjaga kerahasiaan dan keamanan data pribadi.Tanggung Jawab, indikator tanggung jawab petugas pelayanan publik di Kecamatan Curug menunjukkan komitmen yang tinggi dalam memberikan pelayanan yang transparan dan akuntabel, seperti dokumentasi digital setiap layanan, jejak audit elektronik, dan sistem pengaduan yang efektif melalui Sp4n-Lapor
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis etika pelayanan publik di Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang. Pelayanan publik merupakan upaya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar dan hak-hak sipil setiap warga negara, namun sering kali dihadapkan pada masalah etika yang mengakibatkan ketidakpuasan masyarakat. Peneliti menggunakan metode analisis kualitatif deskriptif dengan melakukan observasi dan wawancara untuk mengidentifikasi kendala serta strategi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, terutama...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/1/teori-etika-prinsip-islam-motivasi-pelayanan-publi-thumb-55946.webp" type="image/webp" length="94918" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/teori-etika-prinsip-islam-motivasi-pelayanan-publi-thumb-3df49.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/teori-etika-prinsip-islam-motivasi-pelayanan-publi-thumb-cf21f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/teori-etika-prinsip-islam-motivasi-pelayanan-publi-thumb-55946.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-143-unita.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13210-publiciana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Thu, 20 Aug 2026 01:50:55 +0700. 24 items. Served in: 6.095 seconds [rss] -->
