<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 08 Sep 2026 15:44:44 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 15:44:44 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-09-08T15:44:44+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Vaksinasi Pada Anjing Terhadap Tingkat Penularan Rabies Menggunakan Pemodelan Dinamik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Vaksinasi Pada Anjing Terhadap Tingkat Penularan Rabies Menggunakan Pemodelan Dinamik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Vaksinasi Pada Anjing Terhadap Tingkat Penularan Rabies Menggunakan Pemodelan Dinamik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64936-model-matematika-gagal-program-vaksinasi-rotavirus</link>
	<guid isPermaLink="false">5d4b9c8c2c2a647048b219365b84f485</guid>
	<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 15:10:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ fitriani nur ]]></category>
	<category><![CDATA[ darwin djeni ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur yuliany ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[darwin,djeni,fitriani,nur,yuliany]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh jangka panjang vaksinasi terhadap populasi anjing dan manusia, serta interaksi antara faktor lingkungan seperti kepadatan populasi hewan dan pola perilaku manusia terhadap penularan rabies. Selain itu, perlu ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Vaksinasi Pada Anjing Terhadap Tingkat Penularan Rabies Menggunakan Pemodelan Dinamik: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh jangka panjang vaksinasi terhadap populasi anjing dan manusia, serta interaksi antara faktor lingkungan seperti kepadatan populasi hewan dan pola perilaku manusia terhadap penularan rabies. Selain itu, perlu dikaji strategi distribusi vaksin yang lebih efektif berdasarkan data demografi dan geografis wilayah rawan rabies. Penelitian juga dapat menggabungkan pendekatan model matematika dengan teknologi pemantauan real-time untuk meningkatkan akurasi prediksi penyebaran penyakit. Dengan mempertimbangkan variabel seperti perubahan iklim dan migrasi hewan liar, model dapat diperluas untuk memprediksi risiko penularan di masa depan. Terakhir, penting untuk mengeksplorasi dampak sosial dan ekonomi dari program vaksinasi massal terhadap masyarakat setempat.. Model matematika penularan penyakit rabies yang dibangun pada penelitian ini adalah model penularan yang melibatkan dua kelompok populasi, yaitu populasi manusia dan populasi hewan (Anjing) dengan menambahkan sub populasi vaksin pada populasi hewan.Model ini memiliki dua titik kesetimbangan, yaitu titik kesetimbangan bebas penyakit yang stabil asimtotik lokal ketika R < 1 dan titik equilibrium endemik penyakit yang tidak stabil ketika R > 1.Simulasi menunjukkan bahwa penyakit rabies akan menghilang dalam waktu lebih dari 120 hari.Pemberian vaksinasi secara signifikan mempercepat penghentian penularan penyakit rabies Rabies merupakan penyakit yang menyerang saraf pusat (otak) yang disebabkan oleh virus rabies. Rabies menjadi penyakit menular yang paling menakutkan di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dilaporkan terdapat dua orang di kabupaten TTU yang meninggal akibat terkena virus Rabies karena terkena GHPR. Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh vaksinasi pada Anjing terhadap tingkat penularan Rabies. Metode yang digunakan adalah terlebih dahulu membuat model matematika penularan penyakit rabies dengan penambahan variabel vaksinasi lalu dilakukan analisis serta simulasi numerik. Model yang dibentuk adalah S, I, S, V, I. Model ini dibentuk untuk melihat pengaruh vaksinasi pada hewan terhadap penularan penyakit rabies pada manusia. Model... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/a/model-matematika-gagal-program-vaksinasi-rotavirus-thumb-56634.webp" title="JURIS - Pengaruh Vaksinasi Pada Anjing Terhadap Tingkat Penularan Rabies Menggunakan Pemodelan Dinamik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/model-matematika-gagal-program-vaksinasi-rotavirus-thumb-56634.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/model-matematika-gagal-program-vaksinasi-rotavirus-thumb-56634.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/model-matematika-gagal-program-vaksinasi-rotavirus-thumb-56634.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Vaksinasi Pada Anjing Terhadap Tingkat Penularan Rabies Menggunakan Pemodelan Dinamik" alt="JURIS - Pengaruh Vaksinasi Pada Anjing Terhadap Tingkat Penularan Rabies Menggunakan Pemodelan Dinamik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/model-matematika-gagal-program-vaksinasi-rotavirus-thumb-7d0fa.webp" title="JURIS - Pengaruh Vaksinasi Pada Anjing Terhadap Tingkat Penularan Rabies Menggunakan Pemodelan Dinamik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/model-matematika-gagal-program-vaksinasi-rotavirus-thumb-7d0fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/model-matematika-gagal-program-vaksinasi-rotavirus-thumb-7d0fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/model-matematika-gagal-program-vaksinasi-rotavirus-thumb-7d0fa.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Vaksinasi Pada Anjing Terhadap Tingkat Penularan Rabies Menggunakan Pemodelan Dinamik" alt="JURIS - Pengaruh Vaksinasi Pada Anjing Terhadap Tingkat Penularan Rabies Menggunakan Pemodelan Dinamik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/model-matematika-gagal-program-vaksinasi-rotavirus-thumb-d7a53.webp" title="JURIS - Pengaruh Vaksinasi Pada Anjing Terhadap Tingkat Penularan Rabies Menggunakan Pemodelan Dinamik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/model-matematika-gagal-program-vaksinasi-rotavirus-thumb-d7a53.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/model-matematika-gagal-program-vaksinasi-rotavirus-thumb-d7a53.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/model-matematika-gagal-program-vaksinasi-rotavirus-thumb-d7a53.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Vaksinasi Pada Anjing Terhadap Tingkat Penularan Rabies Menggunakan Pemodelan Dinamik" alt="JURIS - Pengaruh Vaksinasi Pada Anjing Terhadap Tingkat Penularan Rabies Menggunakan Pemodelan Dinamik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64936-model-matematika-gagal-program-vaksinasi-rotavirus" title="JURIS - Pengaruh Vaksinasi Pada Anjing Terhadap Tingkat Penularan Rabies Menggunakan Pemodelan Dinamik" target="_blank">Pengaruh Vaksinasi Pada Anjing Terhadap Tingkat Penularan Rabies Menggunakan Pemodelan Dinamik</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh jangka panjang vaksinasi terhadap populasi anjing dan manusia, serta interaksi antara faktor lingkungan seperti kepadatan populasi hewan dan pola perilaku manusia terhadap penularan rabies. Selain itu, perlu dikaji strategi distribusi vaksin yang lebih efektif berdasarkan data demografi dan geografis wilayah rawan rabies. Penelitian juga dapat menggabungkan pendekatan model matematika dengan teknologi pemantauan real-time untuk meningkatkan akurasi prediksi penyebaran penyakit. Dengan mempertimbangkan variabel seperti perubahan iklim dan migrasi hewan liar, model dapat diperluas untuk memprediksi risiko penularan di masa depan. Terakhir, penting untuk mengeksplorasi dampak sosial dan ekonomi dari program vaksinasi massal terhadap masyarakat setempat..
<br>Model matematika penularan penyakit rabies yang dibangun pada penelitian ini adalah model penularan yang melibatkan dua kelompok populasi, yaitu populasi manusia dan populasi hewan (Anjing) dengan menambahkan sub populasi vaksin pada populasi hewan.Model ini memiliki dua titik kesetimbangan, yaitu titik kesetimbangan bebas penyakit yang stabil asimtotik lokal ketika R < 1 dan titik equilibrium endemik penyakit yang tidak stabil ketika R > 1.Simulasi menunjukkan bahwa penyakit rabies akan menghilang dalam waktu lebih dari 120 hari.Pemberian vaksinasi secara signifikan mempercepat penghentian penularan penyakit rabies
<br>Rabies merupakan penyakit yang menyerang saraf pusat (otak) yang disebabkan oleh virus rabies. Rabies menjadi penyakit menular yang paling menakutkan di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dilaporkan terdapat dua orang di kabupaten TTU yang meninggal akibat terkena virus Rabies karena terkena GHPR. Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh vaksinasi pada Anjing terhadap tingkat penularan Rabies. Metode yang digunakan adalah terlebih dahulu membuat model matematika penularan penyakit rabies dengan penambahan variabel vaksinasi lalu dilakukan analisis serta simulasi numerik. Model yang dibentuk adalah S, I, S, V, I. Model ini dibentuk untuk melihat pengaruh vaksinasi pada hewan terhadap penularan penyakit rabies pada manusia. Model...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/a/model-matematika-gagal-program-vaksinasi-rotavirus-thumb-d7a53.webp" type="image/webp" length="91730" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/model-matematika-gagal-program-vaksinasi-rotavirus-thumb-56634.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/model-matematika-gagal-program-vaksinasi-rotavirus-thumb-7d0fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/model-matematika-gagal-program-vaksinasi-rotavirus-thumb-d7a53.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-197-upy.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20413-jurnal-derivat-jurnal-matematika-pendidikan-matematika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Etnomatematika Pada Kue Tradisional Bugis Dan Penerapannya Dalam Pembelajaran Geometri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Etnomatematika Pada Kue Tradisional Bugis Dan Penerapannya Dalam Pembelajaran Geometri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Etnomatematika Pada Kue Tradisional Bugis Dan Penerapannya Dalam Pembelajaran Geometri ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64934-kue-tradisional-matematika-siswa-pemahaman-w</link>
	<guid isPermaLink="false">3d25771221fdcc21892aaa566a0a6e59</guid>
	<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 14:12:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ fitriani nur ]]></category>
	<category><![CDATA[ darwin djeni ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur yuliany ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[darwin,djeni,fitriani,nur,yuliany]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian yang sudah dilakukan ini membuka wawasan tentang kekayaan matematika dalam budaya lokal, khususnya kue tradisional Bugis. Untuk penelitian lanjutan, ada beberapa arah yang sangat menarik dan bisa memberikan manfaat lebih besar. Pertama, penting ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Etnomatematika Pada Kue Tradisional Bugis Dan Penerapannya Dalam Pembelajaran Geometri: Penelitian yang sudah dilakukan ini membuka wawasan tentang kekayaan matematika dalam budaya lokal, khususnya kue tradisional Bugis. Untuk penelitian lanjutan, ada beberapa arah yang sangat menarik dan bisa memberikan manfaat lebih besar. Pertama, penting untuk menguji secara langsung seberapa efektif pendekatan pembelajaran geometri yang menggunakan kue tradisional Bugis ini di sekolah. Misalnya, peneliti bisa melakukan studi eksperimen untuk melihat apakah siswa yang belajar geometri dengan media kue Bugis menunjukkan pemahaman yang lebih baik dan motivasi belajar yang lebih tinggi dibandingkan siswa yang menggunakan metode biasa. Ini akan memberikan bukti konkret tentang dampak positif etnomatematika. Kedua, fokus penelitian bisa diperluas tidak hanya pada kue dan geometri. Kita bisa menjelajahi elemen budaya Bugis lainnya, seperti pola kain tradisional, arsitektur rumah adat, atau bahkan seni pertunjukan, untuk menemukan konsep matematika lain seperti aljabar, statistika, atau konsep proporsi yang lebih kompleks. Penelitian semacam ini akan memperkaya khazanah etnomatematika Indonesia dan menunjukkan bahwa matematika ada di mana-mana dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya di buku pelajaran. Terakhir, akan sangat berguna untuk menggali lebih dalam pandangan dan pengalaman guru serta siswa ketika etnomatematika diterapkan di kelas. Bagaimana tantangan yang mereka hadapi? Strategi apa yang paling efektif? Dengan memahami perspektif mereka, kita bisa merancang panduan atau pelatihan yang lebih baik untuk guru agar lebih mudah mengintegrasikan warisan budaya lokal dalam pembelajaran matematika. Ini akan membantu memastikan bahwa hasil penelitian tidak hanya berhenti sebagai temuan akademis, tetapi benar-benar bisa diterapkan dan memberikan dampak nyata di dunia pendidikan.. Kue tradisional suku Bugis, seperti doko-doko utti (persegi), cangkone (limas segiempat), onde-onde (bola), bolu cukke (setengah bola), dan nennu-nennu (tabung), secara jelas mengandung nilai matematis dalam bentuk geometrisnya.Kue-kue ini dapat dijadikan contoh konkret dalam pembelajaran geometri, khususnya materi bangun ruang, karena kedekatannya dengan kehidupan sehari-hari siswa.Pemanfaatan kue tradisional ini tidak hanya meningkatkan pemahaman matematika siswa, tetapi juga memperkaya wawasan dan apresiasi mereka terhadap budaya lokal Bugis Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep etnomatematika yang terkandung dalam kue tradisional bugis dan penerapannya dalam pembelajaran geometri di sekolah. Latar belakang penelitian ini adalah perlunya pendekatan pembelajaran matematika yang mengintegrasikan budaya lokal untuk meningkatkan pemahaman siswa sekaligus melestarikan warisan budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif eksploratif dengan pendekatan kualitatif, yang melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/6/kue-tradisional-matematika-siswa-pemahaman-warisan-thumb-bc900.webp" title="JURIS - Analisis Etnomatematika Pada Kue Tradisional Bugis Dan Penerapannya Dalam Pembelajaran Geometri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/kue-tradisional-matematika-siswa-pemahaman-warisan-thumb-bc900.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/kue-tradisional-matematika-siswa-pemahaman-warisan-thumb-bc900.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/kue-tradisional-matematika-siswa-pemahaman-warisan-thumb-bc900.webp 1x" title="JURIS - Analisis Etnomatematika Pada Kue Tradisional Bugis Dan Penerapannya Dalam Pembelajaran Geometri" alt="JURIS - Analisis Etnomatematika Pada Kue Tradisional Bugis Dan Penerapannya Dalam Pembelajaran Geometri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/kue-tradisional-matematika-siswa-pemahaman-warisan-thumb-5709a.webp" title="JURIS - Analisis Etnomatematika Pada Kue Tradisional Bugis Dan Penerapannya Dalam Pembelajaran Geometri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/kue-tradisional-matematika-siswa-pemahaman-warisan-thumb-5709a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/kue-tradisional-matematika-siswa-pemahaman-warisan-thumb-5709a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/kue-tradisional-matematika-siswa-pemahaman-warisan-thumb-5709a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Etnomatematika Pada Kue Tradisional Bugis Dan Penerapannya Dalam Pembelajaran Geometri" alt="JURIS - Analisis Etnomatematika Pada Kue Tradisional Bugis Dan Penerapannya Dalam Pembelajaran Geometri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/kue-tradisional-matematika-siswa-pemahaman-warisan-thumb-9a936.webp" title="JURIS - Analisis Etnomatematika Pada Kue Tradisional Bugis Dan Penerapannya Dalam Pembelajaran Geometri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/kue-tradisional-matematika-siswa-pemahaman-warisan-thumb-9a936.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/kue-tradisional-matematika-siswa-pemahaman-warisan-thumb-9a936.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/kue-tradisional-matematika-siswa-pemahaman-warisan-thumb-9a936.webp 1x" title="JURIS - Analisis Etnomatematika Pada Kue Tradisional Bugis Dan Penerapannya Dalam Pembelajaran Geometri" alt="JURIS - Analisis Etnomatematika Pada Kue Tradisional Bugis Dan Penerapannya Dalam Pembelajaran Geometri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64934-kue-tradisional-matematika-siswa-pemahaman-w" title="JURIS - Analisis Etnomatematika Pada Kue Tradisional Bugis Dan Penerapannya Dalam Pembelajaran Geometri" target="_blank">Analisis Etnomatematika Pada Kue Tradisional Bugis Dan Penerapannya Dalam Pembelajaran Geometri</a>: Penelitian yang sudah dilakukan ini membuka wawasan tentang kekayaan matematika dalam budaya lokal, khususnya kue tradisional Bugis. Untuk penelitian lanjutan, ada beberapa arah yang sangat menarik dan bisa memberikan manfaat lebih besar. Pertama, penting untuk menguji secara langsung seberapa efektif pendekatan pembelajaran geometri yang menggunakan kue tradisional Bugis ini di sekolah. Misalnya, peneliti bisa melakukan studi eksperimen untuk melihat apakah siswa yang belajar geometri dengan media kue Bugis menunjukkan pemahaman yang lebih baik dan motivasi belajar yang lebih tinggi dibandingkan siswa yang menggunakan metode biasa. Ini akan memberikan bukti konkret tentang dampak positif etnomatematika. Kedua, fokus penelitian bisa diperluas tidak hanya pada kue dan geometri. Kita bisa menjelajahi elemen budaya Bugis lainnya, seperti pola kain tradisional, arsitektur rumah adat, atau bahkan seni pertunjukan, untuk menemukan konsep matematika lain seperti aljabar, statistika, atau konsep proporsi yang lebih kompleks. Penelitian semacam ini akan memperkaya khazanah etnomatematika Indonesia dan menunjukkan bahwa matematika ada di mana-mana dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya di buku pelajaran. Terakhir, akan sangat berguna untuk menggali lebih dalam pandangan dan pengalaman guru serta siswa ketika etnomatematika diterapkan di kelas. Bagaimana tantangan yang mereka hadapi? Strategi apa yang paling efektif? Dengan memahami perspektif mereka, kita bisa merancang panduan atau pelatihan yang lebih baik untuk guru agar lebih mudah mengintegrasikan warisan budaya lokal dalam pembelajaran matematika. Ini akan membantu memastikan bahwa hasil penelitian tidak hanya berhenti sebagai temuan akademis, tetapi benar-benar bisa diterapkan dan memberikan dampak nyata di dunia pendidikan..
<br>Kue tradisional suku Bugis, seperti doko-doko utti (persegi), cangkone (limas segiempat), onde-onde (bola), bolu cukke (setengah bola), dan nennu-nennu (tabung), secara jelas mengandung nilai matematis dalam bentuk geometrisnya.Kue-kue ini dapat dijadikan contoh konkret dalam pembelajaran geometri, khususnya materi bangun ruang, karena kedekatannya dengan kehidupan sehari-hari siswa.Pemanfaatan kue tradisional ini tidak hanya meningkatkan pemahaman matematika siswa, tetapi juga memperkaya wawasan dan apresiasi mereka terhadap budaya lokal Bugis
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep etnomatematika yang terkandung dalam kue tradisional bugis dan penerapannya dalam pembelajaran geometri di sekolah. Latar belakang penelitian ini adalah perlunya pendekatan pembelajaran matematika yang mengintegrasikan budaya lokal untuk meningkatkan pemahaman siswa sekaligus melestarikan warisan budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif eksploratif dengan pendekatan kualitatif, yang melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/6/kue-tradisional-matematika-siswa-pemahaman-warisan-thumb-bc900.webp" type="image/webp" length="81234" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/kue-tradisional-matematika-siswa-pemahaman-warisan-thumb-bc900.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/kue-tradisional-matematika-siswa-pemahaman-warisan-thumb-5709a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/kue-tradisional-matematika-siswa-pemahaman-warisan-thumb-9a936.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-197-upy.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20413-jurnal-derivat-jurnal-matematika-pendidikan-matematika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Quantum Learning Dengan Congklak Daur Ulang Untuk Meningkatkan Kemampuan Kombinatorik Siswa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Quantum Learning Dengan Congklak Daur Ulang Untuk Meningkatkan Kemampuan Kombinatorik Siswa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Quantum Learning Dengan Congklak Daur Ulang Untuk Meningkatkan Kemampuan Kombinatorik Siswa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64933-analisis-data-siswa-bullying-smp-quantum-lea</link>
	<guid isPermaLink="false">c2dd7f36942a1148974c26316f3495fd</guid>
	<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 14:10:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ fitriani nur ]]></category>
	<category><![CDATA[ darwin djeni ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur yuliany ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[darwin,djeni,fitriani,nur,yuliany]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan permainan tradisional lain sebagai media pembelajaran matematika untuk meningkatkan pemahaman konsep abstrak. Selain itu, studi tentang integrasi teknologi digital dalam model Quantum Learning untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Quantum Learning Dengan Congklak Daur Ulang Untuk Meningkatkan Kemampuan Kombinatorik Siswa: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan permainan tradisional lain sebagai media pembelajaran matematika untuk meningkatkan pemahaman konsep abstrak. Selain itu, studi tentang integrasi teknologi digital dalam model Quantum Learning untuk memperkaya pengalaman belajar siswa juga layak dilakukan. Terakhir, penelitian dapat fokus pada dampak jangka panjang penggunaan media daur ulang dalam meningkatkan kesadaran lingkungan sekaligus kemampuan matematika siswa.. Penerapan pembelajaran Quantum Learning dengan media congklak daur ulang memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan kombinatorik siswa kelas IX.Hasil uji N gain menunjukkan bahwa model Quantum Learning lebih efektif dibandingkan metode ekspositori dalam meningkatkan kemampuan kombinatorik.Proses TANDUR pada Quantum Learning membuat pembelajaran lebih terarah dalam menjelaskan materi probabilitas, sementara penggunaan media daur ulang juga menumbuhkan rasa kepedulian siswa terhadap lingkungan Congklak daur ulang adalah permainan yang erat kaitannya dengan matematika khususnya probabilitas. Model pembelajaran yang diterapkan yaitu Quantum Learning dalam proses pembelajaran matematika. Tujuan dari riset ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas pembelajaran Quantum Learning dalam meningkatkan kemampuan kombinatorial siswa sekaligus memberikan manfaat tambahan dalam memahami keberlanjutan melalui penggunaan permainan congklak daur ulang. Penggunaan metode penelitian eksperimen dimana siswa dibagi menjadi dua kelas yaitu kelas eksperimen... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/e/analisis-data-siswa-bullying-smp-quantum-learning-thumb-8680d.webp" title="JURIS - Penerapan Quantum Learning Dengan Congklak  Daur Ulang Untuk Meningkatkan Kemampuan Kombinatorik Siswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/analisis-data-siswa-bullying-smp-quantum-learning-thumb-8680d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/analisis-data-siswa-bullying-smp-quantum-learning-thumb-8680d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/analisis-data-siswa-bullying-smp-quantum-learning-thumb-8680d.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Quantum Learning Dengan Congklak  Daur Ulang Untuk Meningkatkan Kemampuan Kombinatorik Siswa" alt="JURIS - Penerapan Quantum Learning Dengan Congklak  Daur Ulang Untuk Meningkatkan Kemampuan Kombinatorik Siswa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/e/analisis-data-siswa-bullying-smp-quantum-learning-thumb-0fdc4.webp" title="JURIS - Penerapan Quantum Learning Dengan Congklak  Daur Ulang Untuk Meningkatkan Kemampuan Kombinatorik Siswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/analisis-data-siswa-bullying-smp-quantum-learning-thumb-0fdc4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/analisis-data-siswa-bullying-smp-quantum-learning-thumb-0fdc4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/analisis-data-siswa-bullying-smp-quantum-learning-thumb-0fdc4.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Quantum Learning Dengan Congklak  Daur Ulang Untuk Meningkatkan Kemampuan Kombinatorik Siswa" alt="JURIS - Penerapan Quantum Learning Dengan Congklak  Daur Ulang Untuk Meningkatkan Kemampuan Kombinatorik Siswa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/e/analisis-data-siswa-bullying-smp-quantum-learning-thumb-a9e4a.webp" title="JURIS - Penerapan Quantum Learning Dengan Congklak  Daur Ulang Untuk Meningkatkan Kemampuan Kombinatorik Siswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/analisis-data-siswa-bullying-smp-quantum-learning-thumb-a9e4a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/analisis-data-siswa-bullying-smp-quantum-learning-thumb-a9e4a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/analisis-data-siswa-bullying-smp-quantum-learning-thumb-a9e4a.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Quantum Learning Dengan Congklak  Daur Ulang Untuk Meningkatkan Kemampuan Kombinatorik Siswa" alt="JURIS - Penerapan Quantum Learning Dengan Congklak  Daur Ulang Untuk Meningkatkan Kemampuan Kombinatorik Siswa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64933-analisis-data-siswa-bullying-smp-quantum-lea" title="JURIS - Penerapan Quantum Learning Dengan Congklak  Daur Ulang Untuk Meningkatkan Kemampuan Kombinatorik Siswa" target="_blank">Penerapan Quantum Learning Dengan Congklak  Daur Ulang Untuk Meningkatkan Kemampuan Kombinatorik Siswa</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan permainan tradisional lain sebagai media pembelajaran matematika untuk meningkatkan pemahaman konsep abstrak. Selain itu, studi tentang integrasi teknologi digital dalam model Quantum Learning untuk memperkaya pengalaman belajar siswa juga layak dilakukan. Terakhir, penelitian dapat fokus pada dampak jangka panjang penggunaan media daur ulang dalam meningkatkan kesadaran lingkungan sekaligus kemampuan matematika siswa..
<br>Penerapan pembelajaran Quantum Learning dengan media congklak daur ulang memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan kombinatorik siswa kelas IX.Hasil uji N gain menunjukkan bahwa model Quantum Learning lebih efektif dibandingkan metode ekspositori dalam meningkatkan kemampuan kombinatorik.Proses TANDUR pada Quantum Learning membuat pembelajaran lebih terarah dalam menjelaskan materi probabilitas, sementara penggunaan media daur ulang juga menumbuhkan rasa kepedulian siswa terhadap lingkungan
<br>Congklak daur ulang adalah permainan yang erat kaitannya dengan matematika khususnya probabilitas. Model pembelajaran yang diterapkan yaitu Quantum Learning dalam proses pembelajaran matematika. Tujuan dari riset ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas pembelajaran Quantum Learning dalam meningkatkan kemampuan kombinatorial siswa sekaligus memberikan manfaat tambahan dalam memahami keberlanjutan melalui penggunaan permainan congklak daur ulang. Penggunaan metode penelitian eksperimen dimana siswa dibagi menjadi dua kelas yaitu kelas eksperimen...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/e/analisis-data-siswa-bullying-smp-quantum-learning-thumb-0fdc4.webp" type="image/webp" length="86120" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/analisis-data-siswa-bullying-smp-quantum-learning-thumb-8680d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/analisis-data-siswa-bullying-smp-quantum-learning-thumb-0fdc4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/analisis-data-siswa-bullying-smp-quantum-learning-thumb-a9e4a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-197-upy.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20413-jurnal-derivat-jurnal-matematika-pendidikan-matematika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Perbandingan Naive Bayes Regresi Logistik Biner dan Support Vector Machine untuk Prediksi Kasus Demam Berdarah di Purwokerto ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Perbandingan Naive Bayes Regresi Logistik Biner dan Support Vector Machine untuk Prediksi Kasus Demam Berdarah di Purwokerto ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Perbandingan Naive Bayes Regresi Logistik Biner dan Support Vector Machine untuk Prediksi Kasus Demam Berdarah di Purwokerto ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64926-algoritma-regresi-logistik-risiko-dbd-ma</link>
	<guid isPermaLink="false">0140aca352a767f187c55b16ef4ecd27</guid>
	<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 14:00:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ teguh wibowo ]]></category>
	<category><![CDATA[ uin mataram ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[mataram,stats,teguh,uin,view,wibowo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan model prediksi DBD dengan mengintegrasikan data sosial-ekonomi tambahan untuk meningkatkan akurasi. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan algoritma deep learning yang lebih canggih untuk menangani ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Perbandingan Naive Bayes, Regresi Logistik Biner, dan Support Vector Machine untuk Prediksi Kasus Demam Berdarah di Purwokerto: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan model prediksi DBD dengan mengintegrasikan data sosial-ekonomi tambahan untuk meningkatkan akurasi. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan algoritma deep learning yang lebih canggih untuk menangani data lingkungan yang kompleks. Sementara itu, studi juga diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas sistem peringatan dini berbasis SVM dalam konteks kebijakan kesehatan lokal, termasuk dampaknya terhadap penanganan kasus DBD di tingkat komunitas. Penelitian ini juga dapat mengembangkan metode penyeimbangan kelas yang lebih inovatif untuk meningkatkan kinerja model pada dataset yang tidak seimbang. Selain itu, penelitian dapat memperluas cakupan geografis dengan membandingkan kinerja algoritma di wilayah lain yang memiliki karakteristik lingkungan berbeda. Terakhir, penelitian dapat mengkaji dampak perubahan iklim jangka panjang terhadap pola penyebaran DBD dan adaptasi model prediksi terhadap perubahan tersebut.. Penelitian ini membandingkan performa tiga algoritma machine learning, yaitu Nayve Bayes, Regresi Logistik Biner, dan Support Vector Machine, untuk memprediksi risiko Demam Berdarah Dengue (DBD) berdasarkan variabel lingkungan di Purwokerto.Hasil analisis menunjukkan bahwa SVM memiliki performa terbaik dengan akurasi 82% dan recall tertinggi pada kelas positif.Hal ini menunjukkan bahwa SVM lebih mampu memetakan hubungan non-linear antara variabel lingkungan dan kejadian DBD.Nayve Bayes menunjukkan performa moderat dengan recall tinggi namun presisi rendah, sedangkan Regresi Logistik Biner memiliki performa paling rendah karena tidak mampu menangani kompleksitas data dengan baik.Temuan ini menegaskan bahwa model prediksi penyakit di wilayah dengan karakteristik cuaca dinamis lebih sesuai menggunakan algoritma yang mampu menangkap pola non-linear.Dengan demikian, SVM direkomendasikan sebagai model yang paling efektif digunakan untuk sistem peringatan dini DBD di Purwokerto Demam Berdarah Dengue (DBD) tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Purwokerto, dengan peningkatan jumlah kasus yang dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti suhu, kelembapan, curah hujan, dan kepadatan penduduk. Metode prediksi yang akurat dan adaptif sangat penting untuk mengantisipasi penyebaran DBD, salah satunya melalui penerapan algoritma machine learning. Penelitian ini bertujuan membandingkan kinerja tiga algoritma, yaitu Nayve Bayes, Regresi Logistik Biner, dan Support Vector Machine (SVM), dalam memprediksi risiko DBD di Purwokerto. Data sekunder diperoleh dari Dinas Kesehatan, BMKG, dan BPS, mencakup catatan kasus DBD dan faktor lingkungan. Analisis dilakukan dengan pendekatan prediktif kuantitatif menggunakan 5-Fold Cross Validation dan metrik evaluasi seperti akurasi, presisi,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/9/algoritma-regresi-logistik-risiko-dbd-machine-lear-thumb-3225e.webp" title="JURIS - Analisis Perbandingan Naive Bayes, Regresi Logistik Biner, dan Support Vector Machine untuk Prediksi Kasus Demam Berdarah di Purwokerto" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/algoritma-regresi-logistik-risiko-dbd-machine-lear-thumb-3225e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/algoritma-regresi-logistik-risiko-dbd-machine-lear-thumb-3225e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/algoritma-regresi-logistik-risiko-dbd-machine-lear-thumb-3225e.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perbandingan Naive Bayes, Regresi Logistik Biner, dan Support Vector Machine untuk Prediksi Kasus Demam Berdarah di Purwokerto" alt="JURIS - Analisis Perbandingan Naive Bayes, Regresi Logistik Biner, dan Support Vector Machine untuk Prediksi Kasus Demam Berdarah di Purwokerto" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/algoritma-regresi-logistik-risiko-dbd-machine-lear-thumb-7b53b.webp" title="JURIS - Analisis Perbandingan Naive Bayes, Regresi Logistik Biner, dan Support Vector Machine untuk Prediksi Kasus Demam Berdarah di Purwokerto" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/algoritma-regresi-logistik-risiko-dbd-machine-lear-thumb-7b53b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/algoritma-regresi-logistik-risiko-dbd-machine-lear-thumb-7b53b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/algoritma-regresi-logistik-risiko-dbd-machine-lear-thumb-7b53b.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perbandingan Naive Bayes, Regresi Logistik Biner, dan Support Vector Machine untuk Prediksi Kasus Demam Berdarah di Purwokerto" alt="JURIS - Analisis Perbandingan Naive Bayes, Regresi Logistik Biner, dan Support Vector Machine untuk Prediksi Kasus Demam Berdarah di Purwokerto" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/algoritma-regresi-logistik-risiko-dbd-machine-lear-thumb-c4a09.webp" title="JURIS - Analisis Perbandingan Naive Bayes, Regresi Logistik Biner, dan Support Vector Machine untuk Prediksi Kasus Demam Berdarah di Purwokerto" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/algoritma-regresi-logistik-risiko-dbd-machine-lear-thumb-c4a09.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/algoritma-regresi-logistik-risiko-dbd-machine-lear-thumb-c4a09.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/algoritma-regresi-logistik-risiko-dbd-machine-lear-thumb-c4a09.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perbandingan Naive Bayes, Regresi Logistik Biner, dan Support Vector Machine untuk Prediksi Kasus Demam Berdarah di Purwokerto" alt="JURIS - Analisis Perbandingan Naive Bayes, Regresi Logistik Biner, dan Support Vector Machine untuk Prediksi Kasus Demam Berdarah di Purwokerto" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64926-algoritma-regresi-logistik-risiko-dbd-ma" title="JURIS - Analisis Perbandingan Naive Bayes, Regresi Logistik Biner, dan Support Vector Machine untuk Prediksi Kasus Demam Berdarah di Purwokerto" target="_blank">Analisis Perbandingan Naive Bayes, Regresi Logistik Biner, dan Support Vector Machine untuk Prediksi Kasus Demam Berdarah di Purwokerto</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan model prediksi DBD dengan mengintegrasikan data sosial-ekonomi tambahan untuk meningkatkan akurasi. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan algoritma deep learning yang lebih canggih untuk menangani data lingkungan yang kompleks. Sementara itu, studi juga diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas sistem peringatan dini berbasis SVM dalam konteks kebijakan kesehatan lokal, termasuk dampaknya terhadap penanganan kasus DBD di tingkat komunitas. Penelitian ini juga dapat mengembangkan metode penyeimbangan kelas yang lebih inovatif untuk meningkatkan kinerja model pada dataset yang tidak seimbang. Selain itu, penelitian dapat memperluas cakupan geografis dengan membandingkan kinerja algoritma di wilayah lain yang memiliki karakteristik lingkungan berbeda. Terakhir, penelitian dapat mengkaji dampak perubahan iklim jangka panjang terhadap pola penyebaran DBD dan adaptasi model prediksi terhadap perubahan tersebut..
<br>Penelitian ini membandingkan performa tiga algoritma machine learning, yaitu Nayve Bayes, Regresi Logistik Biner, dan Support Vector Machine, untuk memprediksi risiko Demam Berdarah Dengue (DBD) berdasarkan variabel lingkungan di Purwokerto.Hasil analisis menunjukkan bahwa SVM memiliki performa terbaik dengan akurasi 82% dan recall tertinggi pada kelas positif.Hal ini menunjukkan bahwa SVM lebih mampu memetakan hubungan non-linear antara variabel lingkungan dan kejadian DBD.Nayve Bayes menunjukkan performa moderat dengan recall tinggi namun presisi rendah, sedangkan Regresi Logistik Biner memiliki performa paling rendah karena tidak mampu menangani kompleksitas data dengan baik.Temuan ini menegaskan bahwa model prediksi penyakit di wilayah dengan karakteristik cuaca dinamis lebih sesuai menggunakan algoritma yang mampu menangkap pola non-linear.Dengan demikian, SVM direkomendasikan sebagai model yang paling efektif digunakan untuk sistem peringatan dini DBD di Purwokerto
<br>Demam Berdarah Dengue (DBD) tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Purwokerto, dengan peningkatan jumlah kasus yang dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti suhu, kelembapan, curah hujan, dan kepadatan penduduk. Metode prediksi yang akurat dan adaptif sangat penting untuk mengantisipasi penyebaran DBD, salah satunya melalui penerapan algoritma machine learning. Penelitian ini bertujuan membandingkan kinerja tiga algoritma, yaitu Nayve Bayes, Regresi Logistik Biner, dan Support Vector Machine (SVM), dalam memprediksi risiko DBD di Purwokerto. Data sekunder diperoleh dari Dinas Kesehatan, BMKG, dan BPS, mencakup catatan kasus DBD dan faktor lingkungan. Analisis dilakukan dengan pendekatan prediktif kuantitatif menggunakan 5-Fold Cross Validation dan metrik evaluasi seperti akurasi, presisi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/9/algoritma-regresi-logistik-risiko-dbd-machine-lear-thumb-3225e.webp" type="image/webp" length="70546" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/algoritma-regresi-logistik-risiko-dbd-machine-lear-thumb-3225e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/algoritma-regresi-logistik-risiko-dbd-machine-lear-thumb-7b53b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/algoritma-regresi-logistik-risiko-dbd-machine-lear-thumb-c4a09.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-197-upy.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20413-jurnal-derivat-jurnal-matematika-pendidikan-matematika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pendampingan Pengelola BUMDes terkait PP No 11 tahun 2021 sebagai Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Bisnis pada Desa Maguan Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pendampingan Pengelola BUMDes terkait PP No 11 tahun 2021 sebagai Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Bisnis pada Desa Maguan Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pendampingan Pengelola BUMDes terkait PP No 11 tahun 2021 sebagai Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Bisnis pada Desa Maguan Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64932-bumdes-pendampingan-pertumbuhan-ekonomi-model-bumd</link>
	<guid isPermaLink="false">379872945962e5a075281b339f95e447</guid>
	<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 13:55:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ maswar patuh ]]></category>
	<category><![CDATA[ rahma devita ]]></category>
	<category><![CDATA[ h lailin ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[devita,h,lailin,maswar,patuh,rahma]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak implementasi PP No.11 Tahun 2021 terhadap kinerja BUMDes di berbagai daerah untuk memahami efektivitas regulasi tersebut. Selain itu, peneliti dapat mengeksplorasi peran partisipasi masyarakat dalam pengelolaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pendampingan Pengelola BUMDes terkait PP No.11 tahun 2021 sebagai Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Bisnis pada Desa Maguan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak implementasi PP No.11 Tahun 2021 terhadap kinerja BUMDes di berbagai daerah untuk memahami efektivitas regulasi tersebut. Selain itu, peneliti dapat mengeksplorasi peran partisipasi masyarakat dalam pengelolaan BUMDes agar lebih inklusif dan berkelanjutan. Terakhir, studi tentang model bisnis BUMDes yang sesuai dengan karakteristik lokal dapat dikembangkan untuk meningkatkan daya saing ekonomi desa secara umum.. Pengelolaan BUMDes Desa Maguan belum sepenuhnya berdasarkan PP.Hal tersebut dapat diketahui dari mayoritas pengurus BUMDes masih belu memahami terkait dengan regulasi tersebut.Hadirnya peneliti berusaha melakukan pendampingan terkait pengelolaan BUMDes yang tepat sesuai PP.Beberapa potensi yang ada di Desa Maguan adalah Kampung Lele dan Wisata Alam Religi.Pengelolaan potensi desa tersebut sudah sesuai dengan PP.Hal tersebut dapat diketahui dari pemanfaatan potensi desa yang memberikan dampak positif terhadap masyarakat sekitar.Hadirnya peneliti memberikan pendadmpingan supaya pengelolaan dan pemanfaatan potensi ini dapat berjalan secara berkelanjutan.Permodelan BUMDes yang ideal harus memperhatikan komposisi pemangku kepentingan yang diperlukan sesuai PP.No 11 tahun 2021 akan endorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan.Harapannya, BUMDes tidak hanya mengelola unit usaha, tetapi harus menjadi konsolidator unit-unit usaha yang ada di desa Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan pendampingan kepada pengelola BUMDes di Desa Maguan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang terkait dengan pengelolaan BUMDes berdasarkan PP. No 11 Tahun 2021, pemetaan potensi Desa Maguan yang selaras dengan pengembangan PP. No 11 Tahun 2021, dan Permodelan BUMDes yang ideal dan sesuai dengan PP. No 11 Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Masalah yang ditemukan pada penelitian ini, yaitu: pengelola BUMDes belum sepenuhnya memahami terkait dengan impementasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/9/bumdes-pendampingan-pertumbuhan-ekonomi-model-peng-thumb-6ec31.webp" title="JURIS - Pendampingan Pengelola BUMDes terkait PP No.11 tahun 2021 sebagai Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Bisnis pada Desa Maguan, Kecamatan  Ngajum, Kabupaten Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/9/bumdes-pendampingan-pertumbuhan-ekonomi-model-peng-thumb-6ec31.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/9/bumdes-pendampingan-pertumbuhan-ekonomi-model-peng-thumb-6ec31.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/9/bumdes-pendampingan-pertumbuhan-ekonomi-model-peng-thumb-6ec31.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan Pengelola BUMDes terkait PP No.11 tahun 2021 sebagai Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Bisnis pada Desa Maguan, Kecamatan  Ngajum, Kabupaten Malang" alt="JURIS - Pendampingan Pengelola BUMDes terkait PP No.11 tahun 2021 sebagai Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Bisnis pada Desa Maguan, Kecamatan  Ngajum, Kabupaten Malang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/9/bumdes-pendampingan-pertumbuhan-ekonomi-model-peng-thumb-8d928.webp" title="JURIS - Pendampingan Pengelola BUMDes terkait PP No.11 tahun 2021 sebagai Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Bisnis pada Desa Maguan, Kecamatan  Ngajum, Kabupaten Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/9/bumdes-pendampingan-pertumbuhan-ekonomi-model-peng-thumb-8d928.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/9/bumdes-pendampingan-pertumbuhan-ekonomi-model-peng-thumb-8d928.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/9/bumdes-pendampingan-pertumbuhan-ekonomi-model-peng-thumb-8d928.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan Pengelola BUMDes terkait PP No.11 tahun 2021 sebagai Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Bisnis pada Desa Maguan, Kecamatan  Ngajum, Kabupaten Malang" alt="JURIS - Pendampingan Pengelola BUMDes terkait PP No.11 tahun 2021 sebagai Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Bisnis pada Desa Maguan, Kecamatan  Ngajum, Kabupaten Malang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/9/bumdes-pendampingan-pertumbuhan-ekonomi-model-peng-thumb-174fb.webp" title="JURIS - Pendampingan Pengelola BUMDes terkait PP No.11 tahun 2021 sebagai Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Bisnis pada Desa Maguan, Kecamatan  Ngajum, Kabupaten Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/9/bumdes-pendampingan-pertumbuhan-ekonomi-model-peng-thumb-174fb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/9/bumdes-pendampingan-pertumbuhan-ekonomi-model-peng-thumb-174fb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/9/bumdes-pendampingan-pertumbuhan-ekonomi-model-peng-thumb-174fb.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan Pengelola BUMDes terkait PP No.11 tahun 2021 sebagai Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Bisnis pada Desa Maguan, Kecamatan  Ngajum, Kabupaten Malang" alt="JURIS - Pendampingan Pengelola BUMDes terkait PP No.11 tahun 2021 sebagai Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Bisnis pada Desa Maguan, Kecamatan  Ngajum, Kabupaten Malang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64932-bumdes-pendampingan-pertumbuhan-ekonomi-model-bumd" title="JURIS - Pendampingan Pengelola BUMDes terkait PP No.11 tahun 2021 sebagai Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Bisnis pada Desa Maguan, Kecamatan  Ngajum, Kabupaten Malang" target="_blank">Pendampingan Pengelola BUMDes terkait PP No.11 tahun 2021 sebagai Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Bisnis pada Desa Maguan, Kecamatan  Ngajum, Kabupaten Malang</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak implementasi PP No.11 Tahun 2021 terhadap kinerja BUMDes di berbagai daerah untuk memahami efektivitas regulasi tersebut. Selain itu, peneliti dapat mengeksplorasi peran partisipasi masyarakat dalam pengelolaan BUMDes agar lebih inklusif dan berkelanjutan. Terakhir, studi tentang model bisnis BUMDes yang sesuai dengan karakteristik lokal dapat dikembangkan untuk meningkatkan daya saing ekonomi desa secara umum..
<br>Pengelolaan BUMDes Desa Maguan belum sepenuhnya berdasarkan PP.Hal tersebut dapat diketahui dari mayoritas pengurus BUMDes masih belu memahami terkait dengan regulasi tersebut.Hadirnya peneliti berusaha melakukan pendampingan terkait pengelolaan BUMDes yang tepat sesuai PP.Beberapa potensi yang ada di Desa Maguan adalah Kampung Lele dan Wisata Alam Religi.Pengelolaan potensi desa tersebut sudah sesuai dengan PP.Hal tersebut dapat diketahui dari pemanfaatan potensi desa yang memberikan dampak positif terhadap masyarakat sekitar.Hadirnya peneliti memberikan pendadmpingan supaya pengelolaan dan pemanfaatan potensi ini dapat berjalan secara berkelanjutan.Permodelan BUMDes yang ideal harus memperhatikan komposisi pemangku kepentingan yang diperlukan sesuai PP.No 11 tahun 2021 akan endorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan.Harapannya, BUMDes tidak hanya mengelola unit usaha, tetapi harus menjadi konsolidator unit-unit usaha yang ada di desa
<br>Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan pendampingan kepada pengelola BUMDes di Desa Maguan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang terkait dengan pengelolaan BUMDes berdasarkan PP. No 11 Tahun 2021, pemetaan potensi Desa Maguan yang selaras dengan pengembangan PP. No 11 Tahun 2021, dan Permodelan BUMDes yang ideal dan sesuai dengan PP. No 11 Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Masalah yang ditemukan pada penelitian ini, yaitu: pengelola BUMDes belum sepenuhnya memahami terkait dengan impementasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/9/bumdes-pendampingan-pertumbuhan-ekonomi-model-peng-thumb-174fb.webp" type="image/webp" length="97364" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/9/bumdes-pendampingan-pertumbuhan-ekonomi-model-peng-thumb-6ec31.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/9/bumdes-pendampingan-pertumbuhan-ekonomi-model-peng-thumb-8d928.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/9/bumdes-pendampingan-pertumbuhan-ekonomi-model-peng-thumb-174fb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-172-unim.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8881-abdimas-nusantara-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik terhadap Kemampuan Literasi Matematis Siswa SMP Ditinjau dari Gaya Belajar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik terhadap Kemampuan Literasi Matematis Siswa SMP Ditinjau dari Gaya Belajar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik terhadap Kemampuan Literasi Matematis Siswa SMP Ditinjau dari Gaya Belajar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64927-robust-variasi-gaya-matematika-realistik-pmr-penga</link>
	<guid isPermaLink="false">3411680e4179f6d204ed3c6d628c033f</guid>
	<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 13:18:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ teguh wibowo ]]></category>
	<category><![CDATA[ uin mataram ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[mataram,stats,teguh,uin,view,wibowo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas Pendekatan PMR dalam konteks pembelajaran berbasis teknologi, seperti penggunaan aplikasi interaktif untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika. 2. Mengeksplorasi dampak jangka panjang Pendekatan PMR ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik terhadap Kemampuan Literasi Matematis Siswa SMP Ditinjau dari Gaya Belajar: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas Pendekatan PMR dalam konteks pembelajaran berbasis teknologi, seperti penggunaan aplikasi interaktif untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika. 2. Mengeksplorasi dampak jangka panjang Pendekatan PMR terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika dan keterampilan berpikir kritis siswa. 3. Melakukan studi komparatif antara Pendekatan PMR dan metode pembelajaran lainnya di berbagai tingkat pendidikan (SMA/SMK) untuk mengidentifikasi konteks optimal penerapan pendekatan ini.. Penerapan Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) terbukti efektif meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa SMP.Hasil posttest kelas eksperimen secara signifikan lebih tinggi daripada kelas kontrol, sehingga hipotesis penelitian diterima.Perbedaan kemampuan literasi matematis tidak dipengaruhi oleh variasi gaya belajar (visual, auditori, kinestetik), serta tidak terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran dan gaya belajar.PMR mampu memberikan manfaat merata bagi peserta didik dengan berbagai karakteristik gaya belajar Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) terhadap kemampuan literasi matematis siswa SMP serta mengidentifikasi pengaruh gaya belajar terhadap hasil belajar. Metode kuantitatif dengan desain quasi-experimental Nonequivalent PretestAePosttest Control Group Design digunakan untuk menguji dua kelas VIII. Data dikumpulkan melalui tes literasi matematis, angket gaya belajar, dan observasi pembelajaran. Analisis menggunakan uji t independen dan Two-Way ANOVA. Hasil menunjukkan bahwa kelas eksperimen (PMR) mencapai rata-rata posttest 69,46 (SD = 6,432), lebih tinggi dibanding... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/7/robust-variasi-gaya-matematika-realistik-pmr-penga-thumb-7bad8.webp" title="JURIS - Efektivitas Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik terhadap Kemampuan Literasi Matematis Siswa SMP Ditinjau dari Gaya Belajar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/robust-variasi-gaya-matematika-realistik-pmr-penga-thumb-7bad8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/robust-variasi-gaya-matematika-realistik-pmr-penga-thumb-7bad8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/robust-variasi-gaya-matematika-realistik-pmr-penga-thumb-7bad8.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik terhadap Kemampuan Literasi Matematis Siswa SMP Ditinjau dari Gaya Belajar" alt="JURIS - Efektivitas Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik terhadap Kemampuan Literasi Matematis Siswa SMP Ditinjau dari Gaya Belajar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/7/robust-variasi-gaya-matematika-realistik-pmr-penga-thumb-cddea.webp" title="JURIS - Efektivitas Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik terhadap Kemampuan Literasi Matematis Siswa SMP Ditinjau dari Gaya Belajar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/robust-variasi-gaya-matematika-realistik-pmr-penga-thumb-cddea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/robust-variasi-gaya-matematika-realistik-pmr-penga-thumb-cddea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/robust-variasi-gaya-matematika-realistik-pmr-penga-thumb-cddea.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik terhadap Kemampuan Literasi Matematis Siswa SMP Ditinjau dari Gaya Belajar" alt="JURIS - Efektivitas Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik terhadap Kemampuan Literasi Matematis Siswa SMP Ditinjau dari Gaya Belajar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/7/robust-variasi-gaya-matematika-realistik-pmr-penga-thumb-66140.webp" title="JURIS - Efektivitas Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik terhadap Kemampuan Literasi Matematis Siswa SMP Ditinjau dari Gaya Belajar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/robust-variasi-gaya-matematika-realistik-pmr-penga-thumb-66140.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/robust-variasi-gaya-matematika-realistik-pmr-penga-thumb-66140.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/robust-variasi-gaya-matematika-realistik-pmr-penga-thumb-66140.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik terhadap Kemampuan Literasi Matematis Siswa SMP Ditinjau dari Gaya Belajar" alt="JURIS - Efektivitas Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik terhadap Kemampuan Literasi Matematis Siswa SMP Ditinjau dari Gaya Belajar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64927-robust-variasi-gaya-matematika-realistik-pmr-penga" title="JURIS - Efektivitas Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik terhadap Kemampuan Literasi Matematis Siswa SMP Ditinjau dari Gaya Belajar" target="_blank">Efektivitas Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik terhadap Kemampuan Literasi Matematis Siswa SMP Ditinjau dari Gaya Belajar</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas Pendekatan PMR dalam konteks pembelajaran berbasis teknologi, seperti penggunaan aplikasi interaktif untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika. 2. Mengeksplorasi dampak jangka panjang Pendekatan PMR terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika dan keterampilan berpikir kritis siswa. 3. Melakukan studi komparatif antara Pendekatan PMR dan metode pembelajaran lainnya di berbagai tingkat pendidikan (SMA/SMK) untuk mengidentifikasi konteks optimal penerapan pendekatan ini..
<br>Penerapan Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) terbukti efektif meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa SMP.Hasil posttest kelas eksperimen secara signifikan lebih tinggi daripada kelas kontrol, sehingga hipotesis penelitian diterima.Perbedaan kemampuan literasi matematis tidak dipengaruhi oleh variasi gaya belajar (visual, auditori, kinestetik), serta tidak terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran dan gaya belajar.PMR mampu memberikan manfaat merata bagi peserta didik dengan berbagai karakteristik gaya belajar
<br>Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) terhadap kemampuan literasi matematis siswa SMP serta mengidentifikasi pengaruh gaya belajar terhadap hasil belajar. Metode kuantitatif dengan desain quasi-experimental Nonequivalent PretestAePosttest Control Group Design digunakan untuk menguji dua kelas VIII. Data dikumpulkan melalui tes literasi matematis, angket gaya belajar, dan observasi pembelajaran. Analisis menggunakan uji t independen dan Two-Way ANOVA. Hasil menunjukkan bahwa kelas eksperimen (PMR) mencapai rata-rata posttest 69,46 (SD = 6,432), lebih tinggi dibanding...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/7/robust-variasi-gaya-matematika-realistik-pmr-penga-thumb-66140.webp" type="image/webp" length="150748" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/robust-variasi-gaya-matematika-realistik-pmr-penga-thumb-7bad8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/robust-variasi-gaya-matematika-realistik-pmr-penga-thumb-cddea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/robust-variasi-gaya-matematika-realistik-pmr-penga-thumb-66140.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-197-upy.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20413-jurnal-derivat-jurnal-matematika-pendidikan-matematika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pendampingan Perencanaan Cash Flow dan Cash Control CV Ada Nada ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pendampingan Perencanaan Cash Flow dan Cash Control CV Ada Nada ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pendampingan Perencanaan Cash Flow dan Cash Control CV Ada Nada ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64931-durasi-program-kur-proyek-konstruks</link>
	<guid isPermaLink="false">22fe17fa5e95b5c3e394885d43b36a5b</guid>
	<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 12:58:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ maswar patuh ]]></category>
	<category><![CDATA[ rahma devita ]]></category>
	<category><![CDATA[ h lailin ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[devita,h,lailin,maswar,patuh,rahma]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menginvestigasi dampak perpanjangan durasi program pendampingan terhadap efektivitas perencanaan dan pengendalian arus kas. Selanjutnya, peneliti dapat mengembangkan program pelatihan yang disesuaikan dengan latar belakang pendidikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pendampingan Perencanaan Cash Flow dan Cash Control CV. Ada Nada: Penelitian lanjutan dapat menginvestigasi dampak perpanjangan durasi program pendampingan terhadap efektivitas perencanaan dan pengendalian arus kas. Selanjutnya, peneliti dapat mengembangkan program pelatihan yang disesuaikan dengan latar belakang pendidikan karyawan untuk meningkatkan keterampilan akuntansi. Selain itu, penelitian bisa mengeksplorasi metode alternatif peramalan arus kas yang tidak memerlukan pengetahuan akuntansi mendalam, terutama untuk perusahaan konstruksi skala kecil. Saran ini bertujuan memperbaiki keterbatasan yang ada dalam penelitian sebelumnya, seperti durasi program yang singkat dan keterbatasan sumber daya manusia. Penelitian juga perlu mengevaluasi efektivitas metode yang lebih sederhana dalam pengelolaan arus kas. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan perusahaan jasa konstruksi secara berkelanjutan.. Pendampingan ini memberikan kontribusi pada meningkatnya pemahaman terkait pentingnya perencanaan dan pengendalian Cash flow dalam usaha jasa konstruksi.Meskipun demikian ketercapaian hasil dari program pendampingan kali ini masih jauh dari maksimal karena kendala dari beberapak aspek.Selain waktu pelaksanaan program yang singkat aspek Pendidikan dan sumber daya manusia sangat mempengaruhi ketercapaian hasil.Meskipun sumberdaya manusia mempunyai pendidikan strata 1 dan strata 2, tetapi mereka tidak memiliki latar belakang Akuntansi, sehingga dapat memperlambat proses pembuatan karena harus mulai dari nol Perencanaan biaya melalui perencanaan dan pengendalian arus kas yang baik menjadi urgensi tersendiri bagi pelaku usaha jasa konstruksi sebagai upaya mencegah kerugian dan dapat menggapai keuntungan optimal. Pendampingan ini memberikan kontribusi pada meningkatnya pemahaman terkait pentingnya perencanaan dan pengendalian Cash flow dalam usaha jasa konstruksi. Oleh karenanya CV. Ada Nada yang bidang usahanya jasa konstruksi menganggap perlu melakukan pengelolaan kasnya dengan baik. Ketercapaian hasil dari program pendampingan kali ini masih jauh dari maksimal karena kendala dari beberapak aspek. Selain waktu pelaksanaan program yang singkat aspek Pendidikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/e/durasi-program-kur-proyek-konstruksi-skala-jasa-pe-thumb-baa04.webp" title="JURIS - Pendampingan Perencanaan Cash Flow dan Cash Control CV. Ada Nada" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/durasi-program-kur-proyek-konstruksi-skala-jasa-pe-thumb-baa04.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/durasi-program-kur-proyek-konstruksi-skala-jasa-pe-thumb-baa04.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/durasi-program-kur-proyek-konstruksi-skala-jasa-pe-thumb-baa04.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan Perencanaan Cash Flow dan Cash Control CV. Ada Nada" alt="JURIS - Pendampingan Perencanaan Cash Flow dan Cash Control CV. Ada Nada" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/durasi-program-kur-proyek-konstruksi-skala-jasa-pe-thumb-4a320.webp" title="JURIS - Pendampingan Perencanaan Cash Flow dan Cash Control CV. Ada Nada" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/durasi-program-kur-proyek-konstruksi-skala-jasa-pe-thumb-4a320.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/durasi-program-kur-proyek-konstruksi-skala-jasa-pe-thumb-4a320.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/durasi-program-kur-proyek-konstruksi-skala-jasa-pe-thumb-4a320.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan Perencanaan Cash Flow dan Cash Control CV. Ada Nada" alt="JURIS - Pendampingan Perencanaan Cash Flow dan Cash Control CV. Ada Nada" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/durasi-program-kur-proyek-konstruksi-skala-jasa-pe-thumb-286c5.webp" title="JURIS - Pendampingan Perencanaan Cash Flow dan Cash Control CV. Ada Nada" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/durasi-program-kur-proyek-konstruksi-skala-jasa-pe-thumb-286c5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/durasi-program-kur-proyek-konstruksi-skala-jasa-pe-thumb-286c5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/durasi-program-kur-proyek-konstruksi-skala-jasa-pe-thumb-286c5.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan Perencanaan Cash Flow dan Cash Control CV. Ada Nada" alt="JURIS - Pendampingan Perencanaan Cash Flow dan Cash Control CV. Ada Nada" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64931-durasi-program-kur-proyek-konstruks" title="JURIS - Pendampingan Perencanaan Cash Flow dan Cash Control CV. Ada Nada" target="_blank">Pendampingan Perencanaan Cash Flow dan Cash Control CV. Ada Nada</a>: Penelitian lanjutan dapat menginvestigasi dampak perpanjangan durasi program pendampingan terhadap efektivitas perencanaan dan pengendalian arus kas. Selanjutnya, peneliti dapat mengembangkan program pelatihan yang disesuaikan dengan latar belakang pendidikan karyawan untuk meningkatkan keterampilan akuntansi. Selain itu, penelitian bisa mengeksplorasi metode alternatif peramalan arus kas yang tidak memerlukan pengetahuan akuntansi mendalam, terutama untuk perusahaan konstruksi skala kecil. Saran ini bertujuan memperbaiki keterbatasan yang ada dalam penelitian sebelumnya, seperti durasi program yang singkat dan keterbatasan sumber daya manusia. Penelitian juga perlu mengevaluasi efektivitas metode yang lebih sederhana dalam pengelolaan arus kas. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan perusahaan jasa konstruksi secara berkelanjutan..
<br>Pendampingan ini memberikan kontribusi pada meningkatnya pemahaman terkait pentingnya perencanaan dan pengendalian Cash flow dalam usaha jasa konstruksi.Meskipun demikian ketercapaian hasil dari program pendampingan kali ini masih jauh dari maksimal karena kendala dari beberapak aspek.Selain waktu pelaksanaan program yang singkat aspek Pendidikan dan sumber daya manusia sangat mempengaruhi ketercapaian hasil.Meskipun sumberdaya manusia mempunyai pendidikan strata 1 dan strata 2, tetapi mereka tidak memiliki latar belakang Akuntansi, sehingga dapat memperlambat proses pembuatan karena harus mulai dari nol
<br>Perencanaan biaya melalui perencanaan dan pengendalian arus kas yang baik menjadi urgensi tersendiri bagi pelaku usaha jasa konstruksi sebagai upaya mencegah kerugian dan dapat menggapai keuntungan optimal. Pendampingan ini memberikan kontribusi pada meningkatnya pemahaman terkait pentingnya perencanaan dan pengendalian Cash flow dalam usaha jasa konstruksi. Oleh karenanya CV. Ada Nada yang bidang usahanya jasa konstruksi menganggap perlu melakukan pengelolaan kasnya dengan baik. Ketercapaian hasil dari program pendampingan kali ini masih jauh dari maksimal karena kendala dari beberapak aspek. Selain waktu pelaksanaan program yang singkat aspek Pendidikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/e/durasi-program-kur-proyek-konstruksi-skala-jasa-pe-thumb-286c5.webp" type="image/webp" length="82094" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/durasi-program-kur-proyek-konstruksi-skala-jasa-pe-thumb-baa04.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/durasi-program-kur-proyek-konstruksi-skala-jasa-pe-thumb-4a320.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/durasi-program-kur-proyek-konstruksi-skala-jasa-pe-thumb-286c5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-172-unim.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8881-abdimas-nusantara-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Marginalization in Indigenous Communities Limited Recognition and Realization of Rights Based on Transitional Justice Perspective ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Marginalization in Indigenous Communities Limited Recognition and Realization of Rights Based on Transitional Justice Perspective ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Marginalization in Indigenous Communities Limited Recognition and Realization of Rights Based on Transitional Justice Perspective ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64935-undang-hak-cipta-sistem-tanah-adat-perlindungan</link>
	<guid isPermaLink="false">0b4537998886bac547ee3e37592d5158</guid>
	<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 12:48:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<category><![CDATA[ template jj ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,fees,focus,jj,scope,template]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Mengingat tantangan struktural yang terus menghambat pengakuan dan realisasi hak-hak masyarakat adat di Indonesia, penelitian lanjutan perlu berfokus pada implementasi praktis kerangka keadilan transisional yang diusulkan. Pertama, studi mendalam dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Marginalization in Indigenous Communities: Limited Recognition and Realization of Rights Based on Transitional Justice Perspective: Mengingat tantangan struktural yang terus menghambat pengakuan dan realisasi hak-hak masyarakat adat di Indonesia, penelitian lanjutan perlu berfokus pada implementasi praktis kerangka keadilan transisional yang diusulkan. Pertama, studi mendalam dapat mengeksplorasi model operasional dan strategi konkret untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip keadilan transisional, seperti tindakan afirmatif dan keadilan korektif, ke dalam reformasi legislatif dan kebijakan administratif yang menargetkan masyarakat adat. Ini mencakup identifikasi mekanisme hukum, instrumen kebijakan, dan restrukturisasi kelembagaan yang diperlukan untuk mentransformasi pengakuan hak adat dari proses administratif kondisional menjadi mekanisme berbasis hak yang dapat ditegakkan, secara efektif mengatasi ketidakadilan historis dan marginalisasi kontemporer. Kedua, perlu dilakukan penelitian empiris multikasus yang membandingkan dampak fragmentasi peraturan dan pendekatan sektoral terhadap komunitas adat dengan karakteristik sosiokultural dan tingkat ketergantungan pada hukum adat yang berbeda. Penelitian ini harus menganalisis bagaimana kelemahan pluralisme hukum yang diadopsi negara mempengaruhi otonomi, praktik tradisi, dan kesejahteraan masyarakat adat secara spesifik, serta mengidentifikasi faktor-faktor penentu keberhasilan atau kegagalan inisiatif pengakuan hak di tingkat lokal. Ketiga, studi komparatif hukum yang lebih ekstensif tentang undang-undang hak-hak masyarakat adat di negara-negara lain dengan kondisi pluralistik yang relevan sangat dibutuhkan. Fokusnya adalah mengevaluasi bagaimana kerangka hukum tersebut berhasil mengakomodasi dan melindungi hukum adat sebagai 'hukum yang hidup', termasuk dalam hal pengaturan tanah adat dan layanan publik, serta mengidentifikasi pelajaran adaptif untuk perumusan undang-undang masyarakat adat yang komprehensif di Indonesia, dengan memperhatikan konteks lokal agar tidak mengulang kesalahan pendekatan sentralistik.. Studi ini menyimpulkan bahwa pengakuan konstitusional masyarakat adat di Indonesia belum efektif dalam memenuhi hak-hak adat mereka, terutama hak atas tanah adat, akibat fragmentasi peraturan dan pengakuan negara yang kondisional.Temuan menunjukkan bahwa dominasi konsep formalistik negara hukum menciptakan kesenjangan antara pengakuan legal formal dan keadilan substantif, memperkuat marginalisasi masyarakat adat yang rentan secara historis.Oleh karena itu, penelitian ini mengonseptualisasikan keadilan transisional sebagai kerangka normatif untuk merekonstruksi perlindungan hak-hak adat, mendesak pembentukan kerangka hukum yang terintegrasi, non-diskriminatif, dan berbasis hak untuk mewujudkan kesetaraan substantif dan keadilan transisional Studi ini bertujuan untuk menguji hambatan struktural dalam pengakuan dan realisasi hak-hak adat masyarakat adat di Indonesia serta mengembangkan kerangka keadilan transisional untuk mengatasi marginalisasi mereka. Menggunakan metode penelitian hukum doktrinal, studi ini menerapkan pendekatan undang-undang dan konseptual untuk menganalisis ketentuan konstitusional dan undang-undang yang mengatur masyarakat adat, hak ulayat, kesetaraan di hadapan hukum, dan keadilan transisional. Temuan menunjukkan bahwa pengakuan konstitusional belum diterjemahkan menjadi perlindungan hak yang efektif karena pengakuan tetap bersifat kondisional dan secara prosedural bergantung pada penetapan negara. Fragmentasi peraturan dan legalisme sektoral lebih lanjut menciptakan inkonsistensi antara norma hukum... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/d/undang-hak-cipta-sistem-tanah-adat-perlindungan-an-thumb-5233c.webp" title="JURIS - Marginalization in Indigenous Communities: Limited Recognition and Realization of Rights Based on Transitional Justice Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/undang-hak-cipta-sistem-tanah-adat-perlindungan-an-thumb-5233c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/undang-hak-cipta-sistem-tanah-adat-perlindungan-an-thumb-5233c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/undang-hak-cipta-sistem-tanah-adat-perlindungan-an-thumb-5233c.webp 1x" title="JURIS - Marginalization in Indigenous Communities: Limited Recognition and Realization of Rights Based on Transitional Justice Perspective" alt="JURIS - Marginalization in Indigenous Communities: Limited Recognition and Realization of Rights Based on Transitional Justice Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/undang-hak-cipta-sistem-tanah-adat-perlindungan-an-thumb-ad384.webp" title="JURIS - Marginalization in Indigenous Communities: Limited Recognition and Realization of Rights Based on Transitional Justice Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/undang-hak-cipta-sistem-tanah-adat-perlindungan-an-thumb-ad384.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/undang-hak-cipta-sistem-tanah-adat-perlindungan-an-thumb-ad384.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/undang-hak-cipta-sistem-tanah-adat-perlindungan-an-thumb-ad384.webp 1x" title="JURIS - Marginalization in Indigenous Communities: Limited Recognition and Realization of Rights Based on Transitional Justice Perspective" alt="JURIS - Marginalization in Indigenous Communities: Limited Recognition and Realization of Rights Based on Transitional Justice Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/undang-hak-cipta-sistem-tanah-adat-perlindungan-an-thumb-ce4b4.webp" title="JURIS - Marginalization in Indigenous Communities: Limited Recognition and Realization of Rights Based on Transitional Justice Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/undang-hak-cipta-sistem-tanah-adat-perlindungan-an-thumb-ce4b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/undang-hak-cipta-sistem-tanah-adat-perlindungan-an-thumb-ce4b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/undang-hak-cipta-sistem-tanah-adat-perlindungan-an-thumb-ce4b4.webp 1x" title="JURIS - Marginalization in Indigenous Communities: Limited Recognition and Realization of Rights Based on Transitional Justice Perspective" alt="JURIS - Marginalization in Indigenous Communities: Limited Recognition and Realization of Rights Based on Transitional Justice Perspective" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64935-undang-hak-cipta-sistem-tanah-adat-perlindungan" title="JURIS - Marginalization in Indigenous Communities: Limited Recognition and Realization of Rights Based on Transitional Justice Perspective" target="_blank">Marginalization in Indigenous Communities: Limited Recognition and Realization of Rights Based on Transitional Justice Perspective</a>: Mengingat tantangan struktural yang terus menghambat pengakuan dan realisasi hak-hak masyarakat adat di Indonesia, penelitian lanjutan perlu berfokus pada implementasi praktis kerangka keadilan transisional yang diusulkan. Pertama, studi mendalam dapat mengeksplorasi model operasional dan strategi konkret untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip keadilan transisional, seperti tindakan afirmatif dan keadilan korektif, ke dalam reformasi legislatif dan kebijakan administratif yang menargetkan masyarakat adat. Ini mencakup identifikasi mekanisme hukum, instrumen kebijakan, dan restrukturisasi kelembagaan yang diperlukan untuk mentransformasi pengakuan hak adat dari proses administratif kondisional menjadi mekanisme berbasis hak yang dapat ditegakkan, secara efektif mengatasi ketidakadilan historis dan marginalisasi kontemporer. Kedua, perlu dilakukan penelitian empiris multikasus yang membandingkan dampak fragmentasi peraturan dan pendekatan sektoral terhadap komunitas adat dengan karakteristik sosiokultural dan tingkat ketergantungan pada hukum adat yang berbeda. Penelitian ini harus menganalisis bagaimana kelemahan pluralisme hukum yang diadopsi negara mempengaruhi otonomi, praktik tradisi, dan kesejahteraan masyarakat adat secara spesifik, serta mengidentifikasi faktor-faktor penentu keberhasilan atau kegagalan inisiatif pengakuan hak di tingkat lokal. Ketiga, studi komparatif hukum yang lebih ekstensif tentang undang-undang hak-hak masyarakat adat di negara-negara lain dengan kondisi pluralistik yang relevan sangat dibutuhkan. Fokusnya adalah mengevaluasi bagaimana kerangka hukum tersebut berhasil mengakomodasi dan melindungi hukum adat sebagai 'hukum yang hidup', termasuk dalam hal pengaturan tanah adat dan layanan publik, serta mengidentifikasi pelajaran adaptif untuk perumusan undang-undang masyarakat adat yang komprehensif di Indonesia, dengan memperhatikan konteks lokal agar tidak mengulang kesalahan pendekatan sentralistik..
<br>Studi ini menyimpulkan bahwa pengakuan konstitusional masyarakat adat di Indonesia belum efektif dalam memenuhi hak-hak adat mereka, terutama hak atas tanah adat, akibat fragmentasi peraturan dan pengakuan negara yang kondisional.Temuan menunjukkan bahwa dominasi konsep formalistik negara hukum menciptakan kesenjangan antara pengakuan legal formal dan keadilan substantif, memperkuat marginalisasi masyarakat adat yang rentan secara historis.Oleh karena itu, penelitian ini mengonseptualisasikan keadilan transisional sebagai kerangka normatif untuk merekonstruksi perlindungan hak-hak adat, mendesak pembentukan kerangka hukum yang terintegrasi, non-diskriminatif, dan berbasis hak untuk mewujudkan kesetaraan substantif dan keadilan transisional
<br>Studi ini bertujuan untuk menguji hambatan struktural dalam pengakuan dan realisasi hak-hak adat masyarakat adat di Indonesia serta mengembangkan kerangka keadilan transisional untuk mengatasi marginalisasi mereka. Menggunakan metode penelitian hukum doktrinal, studi ini menerapkan pendekatan undang-undang dan konseptual untuk menganalisis ketentuan konstitusional dan undang-undang yang mengatur masyarakat adat, hak ulayat, kesetaraan di hadapan hukum, dan keadilan transisional. Temuan menunjukkan bahwa pengakuan konstitusional belum diterjemahkan menjadi perlindungan hak yang efektif karena pengakuan tetap bersifat kondisional dan secara prosedural bergantung pada penetapan negara. Fragmentasi peraturan dan legalisme sektoral lebih lanjut menciptakan inkonsistensi antara norma hukum...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/d/undang-hak-cipta-sistem-tanah-adat-perlindungan-an-thumb-5233c.webp" type="image/webp" length="122512" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/undang-hak-cipta-sistem-tanah-adat-perlindungan-an-thumb-5233c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/undang-hak-cipta-sistem-tanah-adat-perlindungan-an-thumb-ad384.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/undang-hak-cipta-sistem-tanah-adat-perlindungan-an-thumb-ce4b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-104-usm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2557-jurnal-usm-law-review.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Model Understanding By Design UBD untuk Pembelajaran Matematika yang Adaptif dan Inklusif di Sekolah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Model Understanding By Design UBD untuk Pembelajaran Matematika yang Adaptif dan Inklusif di Sekolah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Model Understanding By Design UBD untuk Pembelajaran Matematika yang Adaptif dan Inklusif di Sekolah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64928-integrasi-ubd-modul-matematika-guru-sma</link>
	<guid isPermaLink="false">fcd863865ee075c91c3eb6caf9fafc8e</guid>
	<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 12:44:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ teguh wibowo ]]></category>
	<category><![CDATA[ uin mataram ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[mataram,stats,teguh,uin,view,wibowo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas integrasi teknologi berbasis AI dalam model UbD untuk meningkatkan personalisasi pembelajaran matematika. Selain itu, perlu diteliti dampak pelatihan guru dalam penerapan prinsip UDL terhadap kualitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Model Understanding By Design (UBD) untuk Pembelajaran Matematika yang Adaptif dan Inklusif di Sekolah: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas integrasi teknologi berbasis AI dalam model UbD untuk meningkatkan personalisasi pembelajaran matematika. Selain itu, perlu diteliti dampak pelatihan guru dalam penerapan prinsip UDL terhadap kualitas pembelajaran inklusif di sekolah dasar dan menengah. Penelitian juga dapat mengkaji pengaruh konteks budaya lokal dalam desain modul matematika berbasis UbD untuk meningkatkan relevansi dan pemahaman konsep siswa di daerah beragam.. Model Understanding by Design (UbD) merupakan kerangka perencanaan pembelajaran yang menekankan pemahaman konsep dalam pembelajaran matematika.Melalui prinsip backward design, guru merancang pembelajaran dengan menetapkan tujuan pemahaman, menyusun asesmen yang selaras, dan merancang aktivitas belajar yang mendukung tercapainya tujuan tersebut.Integrasi UbD dengan pembelajaran adaptif dan prinsip Universal Design for Learning (UDL) memungkinkan perencanaan pembelajaran yang lebih fleksibel dan responsif terhadap keberagaman peserta didik.Guru matematika perlu merancang pembelajaran yang tidak bersifat seragam, menetapkan tujuan belajar yang berorientasi pada pemahaman konsep, menyediakan variasi bentuk asesmen, serta menggunakan beragam strategi dan media pembelajaran.Langkah ini memberi kesempatan kepada siswa untuk belajar dan menunjukkan pemahamannya melalui cara yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhannya Implementasi model Understanding by Design (UbD) dalam pembelajaran matematika bertujuan untuk menetapkan kerangka perencanaan yang berfokus pada pemahaman konseptual dan transfer pengetahuan. Dengan mengintegrasikan instruksi berbeda dan prinsip Universal Design for Learning (UDL), UbD menyediakan fondasi sistematis untuk merancang pengalaman belajar adaptif dan inklusif. Melalui tinjauan literatur terhadap teori dan praktik pendidikan yang relevan, kerangka konseptual dikembangkan untuk mendukung respons terhadap kebutuhan, gaya belajar, dan karakteristik beragam siswa. Temuan menunjukkan bahwa integrasi UbD dengan strategi adaptif dan inklusif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/e/integrasi-ubd-modul-matematika-guru-smasmk-kemandi-thumb-c01c4.webp" title="JURIS - Model Understanding By Design (UBD) untuk Pembelajaran Matematika yang Adaptif dan Inklusif di Sekolah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/integrasi-ubd-modul-matematika-guru-smasmk-kemandi-thumb-c01c4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/integrasi-ubd-modul-matematika-guru-smasmk-kemandi-thumb-c01c4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/integrasi-ubd-modul-matematika-guru-smasmk-kemandi-thumb-c01c4.webp 1x" title="JURIS - Model Understanding By Design (UBD) untuk Pembelajaran Matematika yang Adaptif dan Inklusif di Sekolah" alt="JURIS - Model Understanding By Design (UBD) untuk Pembelajaran Matematika yang Adaptif dan Inklusif di Sekolah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/e/integrasi-ubd-modul-matematika-guru-smasmk-kemandi-thumb-38ec8.webp" title="JURIS - Model Understanding By Design (UBD) untuk Pembelajaran Matematika yang Adaptif dan Inklusif di Sekolah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/integrasi-ubd-modul-matematika-guru-smasmk-kemandi-thumb-38ec8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/integrasi-ubd-modul-matematika-guru-smasmk-kemandi-thumb-38ec8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/integrasi-ubd-modul-matematika-guru-smasmk-kemandi-thumb-38ec8.webp 1x" title="JURIS - Model Understanding By Design (UBD) untuk Pembelajaran Matematika yang Adaptif dan Inklusif di Sekolah" alt="JURIS - Model Understanding By Design (UBD) untuk Pembelajaran Matematika yang Adaptif dan Inklusif di Sekolah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/e/integrasi-ubd-modul-matematika-guru-smasmk-kemandi-thumb-787bf.webp" title="JURIS - Model Understanding By Design (UBD) untuk Pembelajaran Matematika yang Adaptif dan Inklusif di Sekolah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/integrasi-ubd-modul-matematika-guru-smasmk-kemandi-thumb-787bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/integrasi-ubd-modul-matematika-guru-smasmk-kemandi-thumb-787bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/integrasi-ubd-modul-matematika-guru-smasmk-kemandi-thumb-787bf.webp 1x" title="JURIS - Model Understanding By Design (UBD) untuk Pembelajaran Matematika yang Adaptif dan Inklusif di Sekolah" alt="JURIS - Model Understanding By Design (UBD) untuk Pembelajaran Matematika yang Adaptif dan Inklusif di Sekolah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64928-integrasi-ubd-modul-matematika-guru-sma" title="JURIS - Model Understanding By Design (UBD) untuk Pembelajaran Matematika yang Adaptif dan Inklusif di Sekolah" target="_blank">Model Understanding By Design (UBD) untuk Pembelajaran Matematika yang Adaptif dan Inklusif di Sekolah</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas integrasi teknologi berbasis AI dalam model UbD untuk meningkatkan personalisasi pembelajaran matematika. Selain itu, perlu diteliti dampak pelatihan guru dalam penerapan prinsip UDL terhadap kualitas pembelajaran inklusif di sekolah dasar dan menengah. Penelitian juga dapat mengkaji pengaruh konteks budaya lokal dalam desain modul matematika berbasis UbD untuk meningkatkan relevansi dan pemahaman konsep siswa di daerah beragam..
<br>Model Understanding by Design (UbD) merupakan kerangka perencanaan pembelajaran yang menekankan pemahaman konsep dalam pembelajaran matematika.Melalui prinsip backward design, guru merancang pembelajaran dengan menetapkan tujuan pemahaman, menyusun asesmen yang selaras, dan merancang aktivitas belajar yang mendukung tercapainya tujuan tersebut.Integrasi UbD dengan pembelajaran adaptif dan prinsip Universal Design for Learning (UDL) memungkinkan perencanaan pembelajaran yang lebih fleksibel dan responsif terhadap keberagaman peserta didik.Guru matematika perlu merancang pembelajaran yang tidak bersifat seragam, menetapkan tujuan belajar yang berorientasi pada pemahaman konsep, menyediakan variasi bentuk asesmen, serta menggunakan beragam strategi dan media pembelajaran.Langkah ini memberi kesempatan kepada siswa untuk belajar dan menunjukkan pemahamannya melalui cara yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhannya
<br>Implementasi model Understanding by Design (UbD) dalam pembelajaran matematika bertujuan untuk menetapkan kerangka perencanaan yang berfokus pada pemahaman konseptual dan transfer pengetahuan. Dengan mengintegrasikan instruksi berbeda dan prinsip Universal Design for Learning (UDL), UbD menyediakan fondasi sistematis untuk merancang pengalaman belajar adaptif dan inklusif. Melalui tinjauan literatur terhadap teori dan praktik pendidikan yang relevan, kerangka konseptual dikembangkan untuk mendukung respons terhadap kebutuhan, gaya belajar, dan karakteristik beragam siswa. Temuan menunjukkan bahwa integrasi UbD dengan strategi adaptif dan inklusif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/e/integrasi-ubd-modul-matematika-guru-smasmk-kemandi-thumb-38ec8.webp" type="image/webp" length="111494" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/integrasi-ubd-modul-matematika-guru-smasmk-kemandi-thumb-c01c4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/integrasi-ubd-modul-matematika-guru-smasmk-kemandi-thumb-38ec8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/integrasi-ubd-modul-matematika-guru-smasmk-kemandi-thumb-787bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-197-upy.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20413-jurnal-derivat-jurnal-matematika-pendidikan-matematika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penyuluhan Sosialisasi Materi Motivasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuandan Manajemen Pemasaran Hasil Industri Rumahan Bagi AuForum Penguatan Perkumpulan Puspa ArimbiAu Di Kabupaten Jombang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penyuluhan Sosialisasi Materi Motivasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuandan Manajemen Pemasaran Hasil Industri Rumahan Bagi AuForum Penguatan Perkumpulan Puspa ArimbiAu Di Kabupaten Jombang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penyuluhan Sosialisasi Materi Motivasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuandan Manajemen Pemasaran Hasil Industri Rumahan Bagi AuForum Penguatan Perkumpulan Puspa ArimbiAu Di Kabupaten Jombang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64930-kapasitas-kelompok-usaha-pengembang</link>
	<guid isPermaLink="false">8b62dfadb1da726dc03dcca4cb990797</guid>
	<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 12:29:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ maswar patuh ]]></category>
	<category><![CDATA[ rahma devita ]]></category>
	<category><![CDATA[ h lailin ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[devita,h,lailin,maswar,patuh,rahma]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis dampak penggunaan media sosial secara maksimal dalam meningkatkan penjualan produk industri rumahan, seperti studi kuantitatif tentang efektivitas promosi di platform seperti Instagram dan WhatsApp. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penyuluhan / Sosialisasi Materi Motivasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuandan Manajemen Pemasaran Hasil Industri Rumahan Bagi AuForum Penguatan Perkumpulan Puspa ArimbiAu Di Kabupaten Jombang: Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis dampak penggunaan media sosial secara maksimal dalam meningkatkan penjualan produk industri rumahan, seperti studi kuantitatif tentang efektivitas promosi di platform seperti Instagram dan WhatsApp. Selain itu, perlu diteliti lebih lanjut potensi pengembangan produk berbasis keunggulan lokal Kabupaten Jombang, misalnya dengan menggabungkan teknik tradisional dan inovasi modern untuk memperkuat daya saing. Terakhir, penelitian bisa mengeksplorasi kolaborasi antara komunitas PUSPA ARIMBI dengan perguruan tinggi atau perusahaan besar untuk mendapatkan dukungan teknis dan finansial dalam pengembangan usaha skala ekonomi yang lebih besar.. Kegiatan pelatihan dan penyuluhan / sosialisasi manajemen pemasaran dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi para peserta yang aktif menjalankan bisnis rumahan yang tergabung dalam komunitas AyForum Penguatan Perempuan Perkumpulan PUSPA ARIMBI Au di Kab.Untuk itu diperlukan program-program khusus di masa yang akan datang agar.Kegiatan bisnis kecil tersebut dapat beroperasi / berkelanjutan dan diperlukan evaluasi oleh Dinas PPA dan BKKBN untuk menilai ketepatan program yang diimplementasikan bagi kelompok usaha binaan dinas tersebut 2.Diadakan pembinaan diberbagai program khususnya pemodalan terkait dengan akses yang menguntungkan bagi usaha kecil terutama pihak perushaan besar yang memiliki program CSR Tujuan dilaksanakannya penyuluhan/sosialisasi tentang materi motivasi pemberdayaan ekonomi perempuan dan manajemen pemasaran hasil industri rumahan bagi kelompok usaha yang tergabung dalam komunitas AuForum Penguatan Perkumpulan PUSPA ARIMBIAy di Kabupaten Jombang yang dilakukan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten dan BKKBN Kab. Jombang. Adapun maksud dari kegiatan ini adalah 1) memberikan pemahaman tentang teori dan praktek tentang pengembangan usaha dan strategi pemasaran di era global. 2) Memberikan pemahaman tentang teknik pengembangan usaha berdasarkan potensi lokal di suatu daerah serta mengolah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/0/kapasitas-kelompok-usaha-pengembangan-daya-saing-s-thumb-6a705.webp" title="JURIS - Penyuluhan / Sosialisasi Materi Motivasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuandan Manajemen Pemasaran  Hasil Industri Rumahan Bagi AuForum Penguatan Perkumpulan Puspa ArimbiAu Di Kabupaten Jombang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/kapasitas-kelompok-usaha-pengembangan-daya-saing-s-thumb-6a705.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/kapasitas-kelompok-usaha-pengembangan-daya-saing-s-thumb-6a705.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/kapasitas-kelompok-usaha-pengembangan-daya-saing-s-thumb-6a705.webp 1x" title="JURIS - Penyuluhan / Sosialisasi Materi Motivasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuandan Manajemen Pemasaran  Hasil Industri Rumahan Bagi AuForum Penguatan Perkumpulan Puspa ArimbiAu Di Kabupaten Jombang" alt="JURIS - Penyuluhan / Sosialisasi Materi Motivasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuandan Manajemen Pemasaran  Hasil Industri Rumahan Bagi AuForum Penguatan Perkumpulan Puspa ArimbiAu Di Kabupaten Jombang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/kapasitas-kelompok-usaha-pengembangan-daya-saing-s-thumb-78e41.webp" title="JURIS - Penyuluhan / Sosialisasi Materi Motivasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuandan Manajemen Pemasaran  Hasil Industri Rumahan Bagi AuForum Penguatan Perkumpulan Puspa ArimbiAu Di Kabupaten Jombang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/kapasitas-kelompok-usaha-pengembangan-daya-saing-s-thumb-78e41.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/kapasitas-kelompok-usaha-pengembangan-daya-saing-s-thumb-78e41.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/kapasitas-kelompok-usaha-pengembangan-daya-saing-s-thumb-78e41.webp 1x" title="JURIS - Penyuluhan / Sosialisasi Materi Motivasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuandan Manajemen Pemasaran  Hasil Industri Rumahan Bagi AuForum Penguatan Perkumpulan Puspa ArimbiAu Di Kabupaten Jombang" alt="JURIS - Penyuluhan / Sosialisasi Materi Motivasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuandan Manajemen Pemasaran  Hasil Industri Rumahan Bagi AuForum Penguatan Perkumpulan Puspa ArimbiAu Di Kabupaten Jombang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/kapasitas-kelompok-usaha-pengembangan-daya-saing-s-thumb-4d2f8.webp" title="JURIS - Penyuluhan / Sosialisasi Materi Motivasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuandan Manajemen Pemasaran  Hasil Industri Rumahan Bagi AuForum Penguatan Perkumpulan Puspa ArimbiAu Di Kabupaten Jombang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/kapasitas-kelompok-usaha-pengembangan-daya-saing-s-thumb-4d2f8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/kapasitas-kelompok-usaha-pengembangan-daya-saing-s-thumb-4d2f8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/kapasitas-kelompok-usaha-pengembangan-daya-saing-s-thumb-4d2f8.webp 1x" title="JURIS - Penyuluhan / Sosialisasi Materi Motivasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuandan Manajemen Pemasaran  Hasil Industri Rumahan Bagi AuForum Penguatan Perkumpulan Puspa ArimbiAu Di Kabupaten Jombang" alt="JURIS - Penyuluhan / Sosialisasi Materi Motivasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuandan Manajemen Pemasaran  Hasil Industri Rumahan Bagi AuForum Penguatan Perkumpulan Puspa ArimbiAu Di Kabupaten Jombang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64930-kapasitas-kelompok-usaha-pengembang" title="JURIS - Penyuluhan / Sosialisasi Materi Motivasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuandan Manajemen Pemasaran  Hasil Industri Rumahan Bagi AuForum Penguatan Perkumpulan Puspa ArimbiAu Di Kabupaten Jombang" target="_blank">Penyuluhan / Sosialisasi Materi Motivasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuandan Manajemen Pemasaran  Hasil Industri Rumahan Bagi AuForum Penguatan Perkumpulan Puspa ArimbiAu Di Kabupaten Jombang</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis dampak penggunaan media sosial secara maksimal dalam meningkatkan penjualan produk industri rumahan, seperti studi kuantitatif tentang efektivitas promosi di platform seperti Instagram dan WhatsApp. Selain itu, perlu diteliti lebih lanjut potensi pengembangan produk berbasis keunggulan lokal Kabupaten Jombang, misalnya dengan menggabungkan teknik tradisional dan inovasi modern untuk memperkuat daya saing. Terakhir, penelitian bisa mengeksplorasi kolaborasi antara komunitas PUSPA ARIMBI dengan perguruan tinggi atau perusahaan besar untuk mendapatkan dukungan teknis dan finansial dalam pengembangan usaha skala ekonomi yang lebih besar..
<br>Kegiatan pelatihan dan penyuluhan / sosialisasi manajemen pemasaran dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi para peserta yang aktif menjalankan bisnis rumahan yang tergabung dalam komunitas AyForum Penguatan Perempuan Perkumpulan PUSPA ARIMBI Au di Kab.Untuk itu diperlukan program-program khusus di masa yang akan datang agar.Kegiatan bisnis kecil tersebut dapat beroperasi / berkelanjutan dan diperlukan evaluasi oleh Dinas PPA dan BKKBN untuk menilai ketepatan program yang diimplementasikan bagi kelompok usaha binaan dinas tersebut 2.Diadakan pembinaan diberbagai program khususnya pemodalan terkait dengan akses yang menguntungkan bagi usaha kecil terutama pihak perushaan besar yang memiliki program CSR
<br>Tujuan dilaksanakannya penyuluhan/sosialisasi tentang materi motivasi pemberdayaan ekonomi perempuan dan manajemen pemasaran hasil industri rumahan bagi kelompok usaha yang tergabung dalam komunitas AuForum Penguatan Perkumpulan PUSPA ARIMBIAy di Kabupaten Jombang yang dilakukan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten dan BKKBN Kab. Jombang. Adapun maksud dari kegiatan ini adalah 1) memberikan pemahaman tentang teori dan praktek tentang pengembangan usaha dan strategi pemasaran di era global. 2) Memberikan pemahaman tentang teknik pengembangan usaha berdasarkan potensi lokal di suatu daerah serta mengolah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/0/kapasitas-kelompok-usaha-pengembangan-daya-saing-s-thumb-6a705.webp" type="image/webp" length="85360" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/kapasitas-kelompok-usaha-pengembangan-daya-saing-s-thumb-6a705.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/kapasitas-kelompok-usaha-pengembangan-daya-saing-s-thumb-78e41.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/kapasitas-kelompok-usaha-pengembangan-daya-saing-s-thumb-4d2f8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-172-unim.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8881-abdimas-nusantara-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sosialisasi Sertifikasi Halal Dan Jaminan Halal Pada Umkm Makanan Dan Minuman Di Kabupaten Gresik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sosialisasi Sertifikasi Halal Dan Jaminan Halal Pada Umkm Makanan Dan Minuman Di Kabupaten Gresik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sosialisasi Sertifikasi Halal Dan Jaminan Halal Pada Umkm Makanan Dan Minuman Di Kabupaten Gresik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64929-faktor-label-halal-mitra-umkm-kerupuk-percepatan</link>
	<guid isPermaLink="false">e039562bbb99f600ea1ccc52fea2ed1f</guid>
	<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 12:06:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ maswar patuh ]]></category>
	<category><![CDATA[ rahma devita ]]></category>
	<category><![CDATA[ h lailin ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[devita,h,lailin,maswar,patuh,rahma]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis efektivitas jalur sertifikasi halal regular dan self-declare dalam meningkatkan kepercayaan konsumen. Selain itu, studi tentang dampak sertifikasi halal terhadap pertumbuhan pasar UMKM makanan dan minuman ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sosialisasi Sertifikasi Halal Dan Jaminan Halal Pada Umkm Makanan Dan Minuman Di Kabupaten Gresik: Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis efektivitas jalur sertifikasi halal regular dan self-declare dalam meningkatkan kepercayaan konsumen. Selain itu, studi tentang dampak sertifikasi halal terhadap pertumbuhan pasar UMKM makanan dan minuman di daerah tertentu dapat menjadi arah penelitian baru. Selanjutnya, penelitian tentang tantangan implementasi regulasi sertifikasi halal di kalangan UMKM kecil yang kurang memiliki sumber daya juga perlu dikembangkan untuk mengidentifikasi solusi yang lebih praktis dan berkelanjutan.. Mitra UMKM makanan dan minuman cukup antusias dan kooperatif dalam mengikuti sosialisasi sertifikasi halal dan jaminan halal.Dengan mengikuti sosialisasi ini mitra UMKM Makanan dan Minuman dapat menambah wawasan dan pengetahuan mengenai bahan produk halal, proses produk halal, dan pentingnya sertifikasi halal.Adanya komitmen dan keinginan mitra UMKM Makanan dan Minuman untuk mengajukan dan mengurus sertifikasi halal sehingga produk yang dihasilkan dapat lebih meningkat karena memiliki label halal Sertifikat halal pada sebuah produk saat ini sudah menjadi suatu keharusan. Konsumen akan semakin selektif dalam memilih produk yang memiliki sertifikasi halal untuk di konsumsi. Kegiatan Sosialisasi dan Pendampingan Sertifikasi Halal Dan Jaminan Halal ini dilakukan pada mitra UMKM Makanan dan Minuman binaan DMI Kabupaten Gresik. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman mengenai urgensi halal, bahan-bahan halal, serta potensi halal, dan sertifikasi halal agar dapat digunakan sebagai media untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan omzet penjualan. Metode pelaksanaan ABDIMAS meliputi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/4/faktor-label-halal-mitra-umkm-kerupuk-percepatan-s-thumb-76c5b.webp" title="JURIS - Sosialisasi Sertifikasi Halal Dan Jaminan Halal  Pada Umkm Makanan Dan Minuman  Di Kabupaten Gresik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/faktor-label-halal-mitra-umkm-kerupuk-percepatan-s-thumb-76c5b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/faktor-label-halal-mitra-umkm-kerupuk-percepatan-s-thumb-76c5b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/faktor-label-halal-mitra-umkm-kerupuk-percepatan-s-thumb-76c5b.webp 1x" title="JURIS - Sosialisasi Sertifikasi Halal Dan Jaminan Halal  Pada Umkm Makanan Dan Minuman  Di Kabupaten Gresik" alt="JURIS - Sosialisasi Sertifikasi Halal Dan Jaminan Halal  Pada Umkm Makanan Dan Minuman  Di Kabupaten Gresik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/faktor-label-halal-mitra-umkm-kerupuk-percepatan-s-thumb-57d38.webp" title="JURIS - Sosialisasi Sertifikasi Halal Dan Jaminan Halal  Pada Umkm Makanan Dan Minuman  Di Kabupaten Gresik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/faktor-label-halal-mitra-umkm-kerupuk-percepatan-s-thumb-57d38.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/faktor-label-halal-mitra-umkm-kerupuk-percepatan-s-thumb-57d38.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/faktor-label-halal-mitra-umkm-kerupuk-percepatan-s-thumb-57d38.webp 1x" title="JURIS - Sosialisasi Sertifikasi Halal Dan Jaminan Halal  Pada Umkm Makanan Dan Minuman  Di Kabupaten Gresik" alt="JURIS - Sosialisasi Sertifikasi Halal Dan Jaminan Halal  Pada Umkm Makanan Dan Minuman  Di Kabupaten Gresik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/faktor-label-halal-mitra-umkm-kerupuk-percepatan-s-thumb-d5a64.webp" title="JURIS - Sosialisasi Sertifikasi Halal Dan Jaminan Halal  Pada Umkm Makanan Dan Minuman  Di Kabupaten Gresik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/faktor-label-halal-mitra-umkm-kerupuk-percepatan-s-thumb-d5a64.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/faktor-label-halal-mitra-umkm-kerupuk-percepatan-s-thumb-d5a64.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/faktor-label-halal-mitra-umkm-kerupuk-percepatan-s-thumb-d5a64.webp 1x" title="JURIS - Sosialisasi Sertifikasi Halal Dan Jaminan Halal  Pada Umkm Makanan Dan Minuman  Di Kabupaten Gresik" alt="JURIS - Sosialisasi Sertifikasi Halal Dan Jaminan Halal  Pada Umkm Makanan Dan Minuman  Di Kabupaten Gresik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64929-faktor-label-halal-mitra-umkm-kerupuk-percepatan" title="JURIS - Sosialisasi Sertifikasi Halal Dan Jaminan Halal  Pada Umkm Makanan Dan Minuman  Di Kabupaten Gresik" target="_blank">Sosialisasi Sertifikasi Halal Dan Jaminan Halal  Pada Umkm Makanan Dan Minuman  Di Kabupaten Gresik</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis efektivitas jalur sertifikasi halal regular dan self-declare dalam meningkatkan kepercayaan konsumen. Selain itu, studi tentang dampak sertifikasi halal terhadap pertumbuhan pasar UMKM makanan dan minuman di daerah tertentu dapat menjadi arah penelitian baru. Selanjutnya, penelitian tentang tantangan implementasi regulasi sertifikasi halal di kalangan UMKM kecil yang kurang memiliki sumber daya juga perlu dikembangkan untuk mengidentifikasi solusi yang lebih praktis dan berkelanjutan..
<br>Mitra UMKM makanan dan minuman cukup antusias dan kooperatif dalam mengikuti sosialisasi sertifikasi halal dan jaminan halal.Dengan mengikuti sosialisasi ini mitra UMKM Makanan dan Minuman dapat menambah wawasan dan pengetahuan mengenai bahan produk halal, proses produk halal, dan pentingnya sertifikasi halal.Adanya komitmen dan keinginan mitra UMKM Makanan dan Minuman untuk mengajukan dan mengurus sertifikasi halal sehingga produk yang dihasilkan dapat lebih meningkat karena memiliki label halal
<br>Sertifikat halal pada sebuah produk saat ini sudah menjadi suatu keharusan. Konsumen akan semakin selektif dalam memilih produk yang memiliki sertifikasi halal untuk di konsumsi. Kegiatan Sosialisasi dan Pendampingan Sertifikasi Halal Dan Jaminan Halal ini dilakukan pada mitra UMKM Makanan dan Minuman binaan DMI Kabupaten Gresik. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman mengenai urgensi halal, bahan-bahan halal, serta potensi halal, dan sertifikasi halal agar dapat digunakan sebagai media untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan omzet penjualan. Metode pelaksanaan ABDIMAS meliputi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/4/faktor-label-halal-mitra-umkm-kerupuk-percepatan-s-thumb-d5a64.webp" type="image/webp" length="134322" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/faktor-label-halal-mitra-umkm-kerupuk-percepatan-s-thumb-76c5b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/faktor-label-halal-mitra-umkm-kerupuk-percepatan-s-thumb-57d38.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/faktor-label-halal-mitra-umkm-kerupuk-percepatan-s-thumb-d5a64.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-172-unim.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8881-abdimas-nusantara-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Regional Fiscal Policy and Provincial Fiscal Performance in Indonesia The Dual Moderating Role of Fiscal Decentralization ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Regional Fiscal Policy and Provincial Fiscal Performance in Indonesia The Dual Moderating Role of Fiscal Decentralization ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Regional Fiscal Policy and Provincial Fiscal Performance in Indonesia The Dual Moderating Role of Fiscal Decentralization ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64918-instrumen-fiskal-inovatif-efisiensi-distrib</link>
	<guid isPermaLink="false">bd676e8cb9343091901546345f9561e9</guid>
	<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 11:45:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ listed firms ]]></category>
	<category><![CDATA[ haryono umar ]]></category>
	<category><![CDATA[ irfandy azis ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[azis,firms,haryono,irfandy,listed,umar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Menganalisis dampak desentralisasi fiskal pada kinerja fiskal provinsi dengan mempertimbangkan variabel-variabel institusional ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Regional Fiscal Policy and Provincial Fiscal Performance in Indonesia: The Dual Moderating Role of Fiscal Decentralization: Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Menganalisis dampak desentralisasi fiskal pada kinerja fiskal provinsi dengan mempertimbangkan variabel-variabel institusional seperti kualitas institusional, kemampuan manajerial, dan efisiensi anggaran. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana perbedaan dalam variabel-variabel ini mempengaruhi efektivitas desentralisasi fiskal dan kinerja fiskal provinsi.2. Meneliti peran moderasi desentralisasi fiskal dalam hubungan antara pengeluaran pengembangan dan kinerja fiskal provinsi. Penelitian ini dapat menyelidiki mengapa desentralisasi fiskal melemahkan asosiasi positif antara pengeluaran pengembangan dan kinerja fiskal provinsi, dan bagaimana perbedaan dalam kualitas institusional dan tata kelola dapat menjelaskan efek moderasi ini.3. Mengeksplorasi dampak diversifikasi sumber pendapatan pada kinerja fiskal provinsi. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana provinsi dengan sumber pendapatan yang lebih beragam dapat meningkatkan kinerja fiskal mereka, dan bagaimana desentralisasi fiskal dapat mempengaruhi efektivitas pengelolaan pendapatan tambahan ini.Dengan mempertimbangkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang bagaimana desentralisasi fiskal dapat ditingkatkan untuk mencapai kinerja fiskal provinsi yang lebih baik di Indonesia. Penelitian ini juga dapat membantu merancang kebijakan desentralisasi fiskal yang lebih efektif dan berkelanjutan, dengan mempertimbangkan konteks institusional dan tata kelola yang beragam di antara provinsi.. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas kebijakan fiskal regional dalam meningkatkan kinerja fiskal provinsi tergantung bukan hanya pada ketersediaan sumber daya fiskal, tetapi juga pada konteks institusional di mana sumber daya tersebut dikelola.Yang lebih penting, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa desentralisasi fiskal beroperasi secara kondisional daripada seragam, memperkuat beberapa hubungan fiskal sementara melemahkan yang lain.Temuan ini mewakili salah satu kontribusi utama penelitian ini terhadap literatur desentralisasi fiskal.Hubungan positif dan signifikan antara pengeluaran pengembangan dan kinerja fiskal provinsi konsisten dengan teori keuangan publik, yang berpendapat bahwa pengeluaran pemerintah yang diarahkan ke sektor produktif seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan layanan publik dapat merangsang produktivitas ekonomi dan memperluas basis fiskal lokal (Barro, 2019.Dalam konteks penelitian ini, pengeluaran pengembangan tampaknya mendukung pertumbuhan PAD melalui aktivitas ekonomi regional yang lebih kuat dan kapasitas fiskal yang lebih baik.Namun, efek moderasi desentralisasi fiskal mengungkapkan hubungan yang lebih kompleks.Desentralisasi fiskal secara signifikan melemahkan asosiasi positif antara pengeluaran pengembangan dan kinerja fiskal provinsi.Secara empiris, temuan ini menunjukkan bahwa otonomi fiskal yang lebih besar tidak secara otomatis meningkatkan efektivitas pengeluaran pengembangan.Secara teoritis, hasil ini mungkin mencerminkan perbedaan dalam kualitas institusional, kemampuan manajerial, efisiensi anggaran, dan efektivitas tata kelola di antara provinsi.Di bawah kondisi pengawasan fiskal yang lemah dan pengelolaan pengeluaran yang terfragmentasi, peningkatan kewenangan fiskal dapat mengurangi efisiensi pengeluaran dan melemahkan dampak fiskal pengeluaran pengembangan.Namun, interpretasi ini harus dipahami sebagai penjelasan teoritis dan kontekstual daripada klaim kausal langsung yang sepenuhnya dibuktikan oleh model empiris Desentralisasi fiskal telah diterapkan secara luas untuk meningkatkan efisiensi fiskal regional dan memperkuat kapasitas fiskal lokal. Namun, bukti empiris mengenai efektivitasnya masih tidak jelas, terutama di negara-negara berkembang dengan kapasitas institusional yang beragam. Penelitian ini menyelidiki hubungan antara instrumen kebijakan fiskal regional dan kinerja fiskal provinsi di Indonesia, yang diwakili oleh pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sambil menyelidiki peran moderasi desentralisasi fiskal. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang memeriksa instrumen fiskal secara terpisah atau fokus terutama pada hasil makroekonomi, penelitian ini mengembangkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/e/instrumen-fiskal-inovatif-efisiensi-distribusi-der-thumb-33cdd.webp" title="JURIS - Regional Fiscal Policy and Provincial Fiscal Performance in Indonesia: The Dual Moderating Role of Fiscal Decentralization" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/instrumen-fiskal-inovatif-efisiensi-distribusi-der-thumb-33cdd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/instrumen-fiskal-inovatif-efisiensi-distribusi-der-thumb-33cdd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/instrumen-fiskal-inovatif-efisiensi-distribusi-der-thumb-33cdd.webp 1x" title="JURIS - Regional Fiscal Policy and Provincial Fiscal Performance in Indonesia: The Dual Moderating Role of Fiscal Decentralization" alt="JURIS - Regional Fiscal Policy and Provincial Fiscal Performance in Indonesia: The Dual Moderating Role of Fiscal Decentralization" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/e/instrumen-fiskal-inovatif-efisiensi-distribusi-der-thumb-9a533.webp" title="JURIS - Regional Fiscal Policy and Provincial Fiscal Performance in Indonesia: The Dual Moderating Role of Fiscal Decentralization" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/instrumen-fiskal-inovatif-efisiensi-distribusi-der-thumb-9a533.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/instrumen-fiskal-inovatif-efisiensi-distribusi-der-thumb-9a533.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/instrumen-fiskal-inovatif-efisiensi-distribusi-der-thumb-9a533.webp 1x" title="JURIS - Regional Fiscal Policy and Provincial Fiscal Performance in Indonesia: The Dual Moderating Role of Fiscal Decentralization" alt="JURIS - Regional Fiscal Policy and Provincial Fiscal Performance in Indonesia: The Dual Moderating Role of Fiscal Decentralization" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/e/instrumen-fiskal-inovatif-efisiensi-distribusi-der-thumb-ed28c.webp" title="JURIS - Regional Fiscal Policy and Provincial Fiscal Performance in Indonesia: The Dual Moderating Role of Fiscal Decentralization" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/instrumen-fiskal-inovatif-efisiensi-distribusi-der-thumb-ed28c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/instrumen-fiskal-inovatif-efisiensi-distribusi-der-thumb-ed28c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/instrumen-fiskal-inovatif-efisiensi-distribusi-der-thumb-ed28c.webp 1x" title="JURIS - Regional Fiscal Policy and Provincial Fiscal Performance in Indonesia: The Dual Moderating Role of Fiscal Decentralization" alt="JURIS - Regional Fiscal Policy and Provincial Fiscal Performance in Indonesia: The Dual Moderating Role of Fiscal Decentralization" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64918-instrumen-fiskal-inovatif-efisiensi-distrib" title="JURIS - Regional Fiscal Policy and Provincial Fiscal Performance in Indonesia: The Dual Moderating Role of Fiscal Decentralization" target="_blank">Regional Fiscal Policy and Provincial Fiscal Performance in Indonesia: The Dual Moderating Role of Fiscal Decentralization</a>: Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Menganalisis dampak desentralisasi fiskal pada kinerja fiskal provinsi dengan mempertimbangkan variabel-variabel institusional seperti kualitas institusional, kemampuan manajerial, dan efisiensi anggaran. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana perbedaan dalam variabel-variabel ini mempengaruhi efektivitas desentralisasi fiskal dan kinerja fiskal provinsi.2. Meneliti peran moderasi desentralisasi fiskal dalam hubungan antara pengeluaran pengembangan dan kinerja fiskal provinsi. Penelitian ini dapat menyelidiki mengapa desentralisasi fiskal melemahkan asosiasi positif antara pengeluaran pengembangan dan kinerja fiskal provinsi, dan bagaimana perbedaan dalam kualitas institusional dan tata kelola dapat menjelaskan efek moderasi ini.3. Mengeksplorasi dampak diversifikasi sumber pendapatan pada kinerja fiskal provinsi. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana provinsi dengan sumber pendapatan yang lebih beragam dapat meningkatkan kinerja fiskal mereka, dan bagaimana desentralisasi fiskal dapat mempengaruhi efektivitas pengelolaan pendapatan tambahan ini.Dengan mempertimbangkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang bagaimana desentralisasi fiskal dapat ditingkatkan untuk mencapai kinerja fiskal provinsi yang lebih baik di Indonesia. Penelitian ini juga dapat membantu merancang kebijakan desentralisasi fiskal yang lebih efektif dan berkelanjutan, dengan mempertimbangkan konteks institusional dan tata kelola yang beragam di antara provinsi..
<br>Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas kebijakan fiskal regional dalam meningkatkan kinerja fiskal provinsi tergantung bukan hanya pada ketersediaan sumber daya fiskal, tetapi juga pada konteks institusional di mana sumber daya tersebut dikelola.Yang lebih penting, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa desentralisasi fiskal beroperasi secara kondisional daripada seragam, memperkuat beberapa hubungan fiskal sementara melemahkan yang lain.Temuan ini mewakili salah satu kontribusi utama penelitian ini terhadap literatur desentralisasi fiskal.Hubungan positif dan signifikan antara pengeluaran pengembangan dan kinerja fiskal provinsi konsisten dengan teori keuangan publik, yang berpendapat bahwa pengeluaran pemerintah yang diarahkan ke sektor produktif seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan layanan publik dapat merangsang produktivitas ekonomi dan memperluas basis fiskal lokal (Barro, 2019.Dalam konteks penelitian ini, pengeluaran pengembangan tampaknya mendukung pertumbuhan PAD melalui aktivitas ekonomi regional yang lebih kuat dan kapasitas fiskal yang lebih baik.Namun, efek moderasi desentralisasi fiskal mengungkapkan hubungan yang lebih kompleks.Desentralisasi fiskal secara signifikan melemahkan asosiasi positif antara pengeluaran pengembangan dan kinerja fiskal provinsi.Secara empiris, temuan ini menunjukkan bahwa otonomi fiskal yang lebih besar tidak secara otomatis meningkatkan efektivitas pengeluaran pengembangan.Secara teoritis, hasil ini mungkin mencerminkan perbedaan dalam kualitas institusional, kemampuan manajerial, efisiensi anggaran, dan efektivitas tata kelola di antara provinsi.Di bawah kondisi pengawasan fiskal yang lemah dan pengelolaan pengeluaran yang terfragmentasi, peningkatan kewenangan fiskal dapat mengurangi efisiensi pengeluaran dan melemahkan dampak fiskal pengeluaran pengembangan.Namun, interpretasi ini harus dipahami sebagai penjelasan teoritis dan kontekstual daripada klaim kausal langsung yang sepenuhnya dibuktikan oleh model empiris
<br>Desentralisasi fiskal telah diterapkan secara luas untuk meningkatkan efisiensi fiskal regional dan memperkuat kapasitas fiskal lokal. Namun, bukti empiris mengenai efektivitasnya masih tidak jelas, terutama di negara-negara berkembang dengan kapasitas institusional yang beragam. Penelitian ini menyelidiki hubungan antara instrumen kebijakan fiskal regional dan kinerja fiskal provinsi di Indonesia, yang diwakili oleh pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sambil menyelidiki peran moderasi desentralisasi fiskal. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang memeriksa instrumen fiskal secara terpisah atau fokus terutama pada hasil makroekonomi, penelitian ini mengembangkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/e/instrumen-fiskal-inovatif-efisiensi-distribusi-der-thumb-33cdd.webp" type="image/webp" length="154488" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/instrumen-fiskal-inovatif-efisiensi-distribusi-der-thumb-33cdd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/instrumen-fiskal-inovatif-efisiensi-distribusi-der-thumb-9a533.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/instrumen-fiskal-inovatif-efisiensi-distribusi-der-thumb-ed28c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-798-ilomata.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3120-ilomata-international-journal-tax-accounting.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Public Service Management in Higher Education A Systematic Literature Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Public Service Management in Higher Education A Systematic Literature Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Public Service Management in Higher Education A Systematic Literature Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64922-budaya-institusi-manajemen-perubahan-organisasi-la</link>
	<guid isPermaLink="false">3b52c89b1213a8c3e89495e099469ba2</guid>
	<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 11:43:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ daily lives ]]></category>
	<category><![CDATA[ ahmad rifqi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,counter,daily,flag,lives,rifqi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengkaji lebih lanjut peran kepemimpinan transformasional dalam konteks pendidikan tinggi, khususnya dalam hubungannya dengan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Public Service Management in Higher Education: A Systematic Literature Review: Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengkaji lebih lanjut peran kepemimpinan transformasional dalam konteks pendidikan tinggi, khususnya dalam hubungannya dengan inovasi institusi, adaptabilitas organisasi, dan kualitas layanan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana kepemimpinan transformasional dapat diterapkan dan diwujudkan dalam berbagai institusi pendidikan tinggi, serta dampak konkretnya terhadap kinerja institusi dan kepuasan pemangku kepentingan.2. Menganalisis tantangan dan peluang dalam implementasi tata kelola partisipatif di institusi pendidikan tinggi. Penelitian ini dapat menyelidiki strategi-strategi konkret yang dapat diterapkan untuk mengatasi resistensi terhadap reformasi tata kelola, serta cara-cara untuk membangun budaya kolaboratif dan partisipatif di dalam institusi. Selain itu, penelitian ini juga dapat mengeksplorasi bagaimana tata kelola partisipatif dapat meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan responsivitas layanan di institusi pendidikan tinggi.3. Meneliti dampak dan tantangan dari transformasi digital dalam manajemen layanan publik di institusi pendidikan tinggi. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana teknologi digital dapat digunakan untuk meningkatkan aksesibilitas, efisiensi, dan kualitas layanan, serta bagaimana institusi dapat mengatasi hambatan seperti biaya implementasi yang tinggi, kesenjangan digital, dan resistensi terhadap perubahan. Selain itu, penelitian ini juga dapat mengeksplorasi peran teknologi dalam meningkatkan komunikasi dan kolaborasi antara institusi, siswa, dan pemangku kepentingan lainnya.. Temuan dari tinjauan literatur sistematis ini menekankan bahwa kepemimpinan tetap menjadi salah satu faktor yang paling berpengaruh dan menentukan dalam kesuksesan manajemen layanan publik di institusi pendidikan tinggi.Dominasi kepemimpinan transformasional yang diidentifikasi di seluruh literatur mendukung perspektif teoritis sebelumnya yang menyatakan bahwa kepemimpinan kolaboratif, visioner, dan partisipatif mendorong inovasi institusi, adaptabilitas organisasi, dan peningkatan kualitas layanan.Universitas yang dipimpin oleh pemimpin transformasional tampak lebih mampu mengelola perubahan organisasi, merespons secara efektif harapan siswa, dan menciptakan budaya institusi inklusif yang mendorong partisipasi aktif dari anggota fakultas, staf administrasi, dan pemangku kepentingan.Pendekatan kepemimpinan seperti ini memungkinkan institusi untuk beradaptasi lebih cepat terhadap kemajuan teknologi, reformasi kebijakan, dan kompleksitas manajemen pendidikan yang semakin meningkat.Selain itu, pemimpin transformasional seringkali mendorong motivasi, pemberdayaan, dan pengembangan profesional di antara karyawan, sehingga meningkatkan produktivitas institusi dan komitmen organisasi.Temuan ini menunjukkan bahwa institusi pendidikan tinggi modern membutuhkan model kepemimpinan yang menekankan komunikasi, kolaborasi, pemberdayaan, inovasi, dan kemitraan strategis daripada kontrol birokratik yang kaku dan sistem otoritas sentralisasi.Institusi yang gagal mengembangkan struktur kepemimpinan adaptif mungkin akan mengalami kesulitan dalam merespons tuntutan pendidikan yang berubah dengan cepat dan harapan pemangku kepentingan.Selain itu, diskusi juga mengungkapkan bahwa reformasi tata kelola sangat penting untuk meningkatkan akuntabilitas institusi, transparansi, efisiensi, dan responsivitas layanan di institusi pendidikan tinggi.Struktur tata kelola yang terdesentralisasi dan partisipatif memungkinkan fakultas, departemen, dan unit akademik untuk merespons secara lebih efektif terhadap kebutuhan institusi lokal dan mendorong keterlibatan pemangku kepentingan yang lebih besar dalam proses pengambilan keputusan.Universitas yang menerapkan sistem tata kelola terdesentralisasi seringkali mengalami keterlibatan institusi yang lebih kuat, komunikasi yang lebih baik antara unit administratif, dan fleksibilitas organisasi yang lebih besar.Tata kelola partisipatif juga memperkuat nilai-nilai demokrasi di dalam institusi akademik karena anggota fakultas, staf, dan siswa diberikan kesempatan untuk berkontribusi secara aktif dalam perencanaan institusi dan pengembangan kebijakan.Pendekatan kolaboratif ini membantu universitas menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih inklusif dan responsif yang mampu mengatasi berbagai tantangan akademik dan administratif.Namun, resistensi yang dihadapi selama transformasi tata kelola menunjukkan bahwa budaya institusi tetap menjadi salah satu hambatan terbesar terhadap reformasi organisasi.Universitas dengan struktur hierarki yang dalam seringkali kesulitan menerapkan tata kelola partisipatif karena anggota fakultas dan administrator seringkali terbiasa dengan sistem otoritas sentralisasi dan praktik birokrasi tradisional.Resistensi terhadap reformasi tata kelola mungkin muncul dari kekhawatiran terkait distribusi otoritas yang berubah, peningkatan beban kerja, ketidakpastian organisasi, atau rasa takut kehilangan pengaruh institusi.Oleh karena itu, transformasi institusi memerlukan tidak hanya reformasi struktural tetapi juga perubahan budaya yang didukung oleh komunikasi berkelanjutan, sosialisasi organisasi, pelatihan kepemimpinan, dan keterlibatan pemangku kepentingan.Literatur menyarankan bahwa kesuksesan reformasi tata kelola sangat bergantung pada kesiapan institusi, komitmen kepemimpinan, dan kemampuan universitas untuk membangun budaya kolaboratif yang menekankan kepercayaan, transparansi, dan tanggung jawab kolektif Artikel ini mengulas manajemen layanan publik di pendidikan tinggi melalui Tinjauan Literatur Sistematis (TLS), bertujuan mengidentifikasi aspek kunci, tantangan, dan strategi dalam mengelola layanan publik di universitas. Studi ini menggunakan metodologi TLS untuk mengumpulkan, menilai, dan mensintesis penelitian yang ada secara sistematis tentang topik ini. Pencarian mendalam di basis data akademik mengidentifikasi studi tentang efisiensi pengiriman layanan, layanan yang berpusat pada siswa, kepemimpinan, tata kelola, dan integrasi teknologi dalam manajemen universitas. Hasilnya menunjukkan tantangan yang terus berlangsung seperti alokasi sumber daya, pergeseran demografi, dan adaptasi teknologi. Namun, strategi seperti Total Quality Management (TQM), kemitraan publik-swasta, dan transformasi digital... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/1/budaya-institusi-manajemen-perubahan-organisasi-la-thumb-1275c.webp" title="JURIS - Public Service Management in Higher Education: A Systematic Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/budaya-institusi-manajemen-perubahan-organisasi-la-thumb-1275c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/budaya-institusi-manajemen-perubahan-organisasi-la-thumb-1275c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/budaya-institusi-manajemen-perubahan-organisasi-la-thumb-1275c.webp 1x" title="JURIS - Public Service Management in Higher Education: A Systematic Literature Review" alt="JURIS - Public Service Management in Higher Education: A Systematic Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/budaya-institusi-manajemen-perubahan-organisasi-la-thumb-a36ff.webp" title="JURIS - Public Service Management in Higher Education: A Systematic Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/budaya-institusi-manajemen-perubahan-organisasi-la-thumb-a36ff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/budaya-institusi-manajemen-perubahan-organisasi-la-thumb-a36ff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/budaya-institusi-manajemen-perubahan-organisasi-la-thumb-a36ff.webp 1x" title="JURIS - Public Service Management in Higher Education: A Systematic Literature Review" alt="JURIS - Public Service Management in Higher Education: A Systematic Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/budaya-institusi-manajemen-perubahan-organisasi-la-thumb-70a72.webp" title="JURIS - Public Service Management in Higher Education: A Systematic Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/budaya-institusi-manajemen-perubahan-organisasi-la-thumb-70a72.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/budaya-institusi-manajemen-perubahan-organisasi-la-thumb-70a72.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/budaya-institusi-manajemen-perubahan-organisasi-la-thumb-70a72.webp 1x" title="JURIS - Public Service Management in Higher Education: A Systematic Literature Review" alt="JURIS - Public Service Management in Higher Education: A Systematic Literature Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64922-budaya-institusi-manajemen-perubahan-organisasi-la" title="JURIS - Public Service Management in Higher Education: A Systematic Literature Review" target="_blank">Public Service Management in Higher Education: A Systematic Literature Review</a>: Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengkaji lebih lanjut peran kepemimpinan transformasional dalam konteks pendidikan tinggi, khususnya dalam hubungannya dengan inovasi institusi, adaptabilitas organisasi, dan kualitas layanan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana kepemimpinan transformasional dapat diterapkan dan diwujudkan dalam berbagai institusi pendidikan tinggi, serta dampak konkretnya terhadap kinerja institusi dan kepuasan pemangku kepentingan.2. Menganalisis tantangan dan peluang dalam implementasi tata kelola partisipatif di institusi pendidikan tinggi. Penelitian ini dapat menyelidiki strategi-strategi konkret yang dapat diterapkan untuk mengatasi resistensi terhadap reformasi tata kelola, serta cara-cara untuk membangun budaya kolaboratif dan partisipatif di dalam institusi. Selain itu, penelitian ini juga dapat mengeksplorasi bagaimana tata kelola partisipatif dapat meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan responsivitas layanan di institusi pendidikan tinggi.3. Meneliti dampak dan tantangan dari transformasi digital dalam manajemen layanan publik di institusi pendidikan tinggi. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana teknologi digital dapat digunakan untuk meningkatkan aksesibilitas, efisiensi, dan kualitas layanan, serta bagaimana institusi dapat mengatasi hambatan seperti biaya implementasi yang tinggi, kesenjangan digital, dan resistensi terhadap perubahan. Selain itu, penelitian ini juga dapat mengeksplorasi peran teknologi dalam meningkatkan komunikasi dan kolaborasi antara institusi, siswa, dan pemangku kepentingan lainnya..
<br>Temuan dari tinjauan literatur sistematis ini menekankan bahwa kepemimpinan tetap menjadi salah satu faktor yang paling berpengaruh dan menentukan dalam kesuksesan manajemen layanan publik di institusi pendidikan tinggi.Dominasi kepemimpinan transformasional yang diidentifikasi di seluruh literatur mendukung perspektif teoritis sebelumnya yang menyatakan bahwa kepemimpinan kolaboratif, visioner, dan partisipatif mendorong inovasi institusi, adaptabilitas organisasi, dan peningkatan kualitas layanan.Universitas yang dipimpin oleh pemimpin transformasional tampak lebih mampu mengelola perubahan organisasi, merespons secara efektif harapan siswa, dan menciptakan budaya institusi inklusif yang mendorong partisipasi aktif dari anggota fakultas, staf administrasi, dan pemangku kepentingan.Pendekatan kepemimpinan seperti ini memungkinkan institusi untuk beradaptasi lebih cepat terhadap kemajuan teknologi, reformasi kebijakan, dan kompleksitas manajemen pendidikan yang semakin meningkat.Selain itu, pemimpin transformasional seringkali mendorong motivasi, pemberdayaan, dan pengembangan profesional di antara karyawan, sehingga meningkatkan produktivitas institusi dan komitmen organisasi.Temuan ini menunjukkan bahwa institusi pendidikan tinggi modern membutuhkan model kepemimpinan yang menekankan komunikasi, kolaborasi, pemberdayaan, inovasi, dan kemitraan strategis daripada kontrol birokratik yang kaku dan sistem otoritas sentralisasi.Institusi yang gagal mengembangkan struktur kepemimpinan adaptif mungkin akan mengalami kesulitan dalam merespons tuntutan pendidikan yang berubah dengan cepat dan harapan pemangku kepentingan.Selain itu, diskusi juga mengungkapkan bahwa reformasi tata kelola sangat penting untuk meningkatkan akuntabilitas institusi, transparansi, efisiensi, dan responsivitas layanan di institusi pendidikan tinggi.Struktur tata kelola yang terdesentralisasi dan partisipatif memungkinkan fakultas, departemen, dan unit akademik untuk merespons secara lebih efektif terhadap kebutuhan institusi lokal dan mendorong keterlibatan pemangku kepentingan yang lebih besar dalam proses pengambilan keputusan.Universitas yang menerapkan sistem tata kelola terdesentralisasi seringkali mengalami keterlibatan institusi yang lebih kuat, komunikasi yang lebih baik antara unit administratif, dan fleksibilitas organisasi yang lebih besar.Tata kelola partisipatif juga memperkuat nilai-nilai demokrasi di dalam institusi akademik karena anggota fakultas, staf, dan siswa diberikan kesempatan untuk berkontribusi secara aktif dalam perencanaan institusi dan pengembangan kebijakan.Pendekatan kolaboratif ini membantu universitas menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih inklusif dan responsif yang mampu mengatasi berbagai tantangan akademik dan administratif.Namun, resistensi yang dihadapi selama transformasi tata kelola menunjukkan bahwa budaya institusi tetap menjadi salah satu hambatan terbesar terhadap reformasi organisasi.Universitas dengan struktur hierarki yang dalam seringkali kesulitan menerapkan tata kelola partisipatif karena anggota fakultas dan administrator seringkali terbiasa dengan sistem otoritas sentralisasi dan praktik birokrasi tradisional.Resistensi terhadap reformasi tata kelola mungkin muncul dari kekhawatiran terkait distribusi otoritas yang berubah, peningkatan beban kerja, ketidakpastian organisasi, atau rasa takut kehilangan pengaruh institusi.Oleh karena itu, transformasi institusi memerlukan tidak hanya reformasi struktural tetapi juga perubahan budaya yang didukung oleh komunikasi berkelanjutan, sosialisasi organisasi, pelatihan kepemimpinan, dan keterlibatan pemangku kepentingan.Literatur menyarankan bahwa kesuksesan reformasi tata kelola sangat bergantung pada kesiapan institusi, komitmen kepemimpinan, dan kemampuan universitas untuk membangun budaya kolaboratif yang menekankan kepercayaan, transparansi, dan tanggung jawab kolektif
<br>Artikel ini mengulas manajemen layanan publik di pendidikan tinggi melalui Tinjauan Literatur Sistematis (TLS), bertujuan mengidentifikasi aspek kunci, tantangan, dan strategi dalam mengelola layanan publik di universitas. Studi ini menggunakan metodologi TLS untuk mengumpulkan, menilai, dan mensintesis penelitian yang ada secara sistematis tentang topik ini. Pencarian mendalam di basis data akademik mengidentifikasi studi tentang efisiensi pengiriman layanan, layanan yang berpusat pada siswa, kepemimpinan, tata kelola, dan integrasi teknologi dalam manajemen universitas. Hasilnya menunjukkan tantangan yang terus berlangsung seperti alokasi sumber daya, pergeseran demografi, dan adaptasi teknologi. Namun, strategi seperti Total Quality Management (TQM), kemitraan publik-swasta, dan transformasi digital...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/1/budaya-institusi-manajemen-perubahan-organisasi-la-thumb-70a72.webp" type="image/webp" length="65068" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/budaya-institusi-manajemen-perubahan-organisasi-la-thumb-1275c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/budaya-institusi-manajemen-perubahan-organisasi-la-thumb-a36ff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/budaya-institusi-manajemen-perubahan-organisasi-la-thumb-70a72.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3184-isimu-pacitan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20410-tajdid-journal-islamic-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar melalui Komik Digital Berbasis Kearifan Lokal Jepara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar melalui Komik Digital Berbasis Kearifan Lokal Jepara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar melalui Komik Digital Berbasis Kearifan Lokal Jepara ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64924-pemberdayaan-guru-honorer-komik-digital-digi</link>
	<guid isPermaLink="false">a98964b6aa91d18b9af5c4d7bc2c479d</guid>
	<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 11:32:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ dika zakiyah ]]></category>
	<category><![CDATA[ hafni zahara ]]></category>
	<category><![CDATA[ devit satria ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[devit,dika,hafni,satria,zahara,zakiyah]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: 1. Mengembangkan bank media pembelajaran Bahasa Jawa berbasis komik digital yang terintegrasi dengan kearifan lokal Jepara. Bank media ini dapat menjadi sumber belajar yang kaya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar melalui Komik Digital Berbasis Kearifan Lokal Jepara: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: 1. Mengembangkan bank media pembelajaran Bahasa Jawa berbasis komik digital yang terintegrasi dengan kearifan lokal Jepara. Bank media ini dapat menjadi sumber belajar yang kaya dan beragam untuk pembelajaran Bahasa Jawa di sekolah dasar. 2. Menerapkan teknologi interaktif seperti animasi sederhana, audio narasi berbahasa Jawa, dan kode QR dalam komik digital. Hal ini dapat meningkatkan interaktivitas dan pengalaman belajar siswa, serta memperkuat pemahaman mereka terhadap materi Bahasa Jawa dan kearifan lokal. 3. Melakukan penelitian lebih lanjut tentang dampak penggunaan komik digital terhadap hasil belajar siswa dan keterlibatan mereka dalam pembelajaran Bahasa Jawa. Penelitian ini dapat mengukur efektivitas komik digital sebagai media pembelajaran dan memberikan rekomendasi praktis bagi guru dalam menerapkan strategi pembelajaran yang inovatif dan menarik.. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan dan pendampingan pengembangan komik digital berbasis kearifan lokal Jepara bagi guru sekolah dasar, dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut.Kegiatan pengabdian berhasil mencapai tujuan yang telah ditetapkan, yaitu meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan media pembelajaran digital berbasis kearifan lokal untuk pembelajaran Bahasa Jawa.Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan rata-rata kompetensi peserta dari 44,8% sebelum pelatihan menjadi 86,4% setelah pelatihan.Guru mampu menghasilkan produk komik digital yang layak digunakan dalam pembelajaran, dengan tingkat keberhasilan mencapai 93,3% peserta.Produk yang dihasilkan memuat berbagai unsur kearifan lokal Jepara, seperti cerita rakyat, tradisi budaya, nilai sosial masyarakat, dan budaya ukir yang relevan dengan materi pembelajaran Bahasa Jawa.Kegiatan memberikan dampak positif terhadap perubahan sikap dan kesadaran budaya guru, yang ditunjukkan oleh meningkatnya kepercayaan diri dalam memanfaatkan teknologi digital serta meningkatnya pemahaman mengenai pentingnya integrasi budaya lokal dalam pembelajaran sebagai upaya pelestarian warisan budaya daerah Pembelajaran Bahasa Jawa di sekolah dasar masih menghadapi keterbatasan media yang menarik dan kontekstual, sementara kompetensi guru dalam mengembangkan media digital berbasis budaya daerah belum merata. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan 30 guru sekolah dasar di Kabupaten Jepara dalam mengembangkan komik digital berbasis kearifan lokal sebagai media pembelajaran Bahasa Jawa. Program menggunakan pendekatan Participatory Action Training melalui analisis kebutuhan, pelatihan, pendampingan produksi, implementasi produk secara terbatas, dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/6/pemberdayaan-guru-honorer-komik-digital-kisah-seko-thumb-a4eb4.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar melalui Komik Digital Berbasis Kearifan Lokal Jepara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/pemberdayaan-guru-honorer-komik-digital-kisah-seko-thumb-a4eb4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/pemberdayaan-guru-honorer-komik-digital-kisah-seko-thumb-a4eb4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/pemberdayaan-guru-honorer-komik-digital-kisah-seko-thumb-a4eb4.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar melalui Komik Digital Berbasis Kearifan Lokal Jepara" alt="JURIS - Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar melalui Komik Digital Berbasis Kearifan Lokal Jepara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/6/pemberdayaan-guru-honorer-komik-digital-kisah-seko-thumb-08e2b.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar melalui Komik Digital Berbasis Kearifan Lokal Jepara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/pemberdayaan-guru-honorer-komik-digital-kisah-seko-thumb-08e2b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/pemberdayaan-guru-honorer-komik-digital-kisah-seko-thumb-08e2b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/pemberdayaan-guru-honorer-komik-digital-kisah-seko-thumb-08e2b.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar melalui Komik Digital Berbasis Kearifan Lokal Jepara" alt="JURIS - Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar melalui Komik Digital Berbasis Kearifan Lokal Jepara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/6/pemberdayaan-guru-honorer-komik-digital-kisah-seko-thumb-53e29.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar melalui Komik Digital Berbasis Kearifan Lokal Jepara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/pemberdayaan-guru-honorer-komik-digital-kisah-seko-thumb-53e29.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/pemberdayaan-guru-honorer-komik-digital-kisah-seko-thumb-53e29.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/pemberdayaan-guru-honorer-komik-digital-kisah-seko-thumb-53e29.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar melalui Komik Digital Berbasis Kearifan Lokal Jepara" alt="JURIS - Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar melalui Komik Digital Berbasis Kearifan Lokal Jepara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64924-pemberdayaan-guru-honorer-komik-digital-digi" title="JURIS - Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar melalui Komik Digital Berbasis Kearifan Lokal Jepara" target="_blank">Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar melalui Komik Digital Berbasis Kearifan Lokal Jepara</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: 1. Mengembangkan bank media pembelajaran Bahasa Jawa berbasis komik digital yang terintegrasi dengan kearifan lokal Jepara. Bank media ini dapat menjadi sumber belajar yang kaya dan beragam untuk pembelajaran Bahasa Jawa di sekolah dasar. 2. Menerapkan teknologi interaktif seperti animasi sederhana, audio narasi berbahasa Jawa, dan kode QR dalam komik digital. Hal ini dapat meningkatkan interaktivitas dan pengalaman belajar siswa, serta memperkuat pemahaman mereka terhadap materi Bahasa Jawa dan kearifan lokal. 3. Melakukan penelitian lebih lanjut tentang dampak penggunaan komik digital terhadap hasil belajar siswa dan keterlibatan mereka dalam pembelajaran Bahasa Jawa. Penelitian ini dapat mengukur efektivitas komik digital sebagai media pembelajaran dan memberikan rekomendasi praktis bagi guru dalam menerapkan strategi pembelajaran yang inovatif dan menarik..
<br>Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan dan pendampingan pengembangan komik digital berbasis kearifan lokal Jepara bagi guru sekolah dasar, dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut.Kegiatan pengabdian berhasil mencapai tujuan yang telah ditetapkan, yaitu meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan media pembelajaran digital berbasis kearifan lokal untuk pembelajaran Bahasa Jawa.Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan rata-rata kompetensi peserta dari 44,8% sebelum pelatihan menjadi 86,4% setelah pelatihan.Guru mampu menghasilkan produk komik digital yang layak digunakan dalam pembelajaran, dengan tingkat keberhasilan mencapai 93,3% peserta.Produk yang dihasilkan memuat berbagai unsur kearifan lokal Jepara, seperti cerita rakyat, tradisi budaya, nilai sosial masyarakat, dan budaya ukir yang relevan dengan materi pembelajaran Bahasa Jawa.Kegiatan memberikan dampak positif terhadap perubahan sikap dan kesadaran budaya guru, yang ditunjukkan oleh meningkatnya kepercayaan diri dalam memanfaatkan teknologi digital serta meningkatnya pemahaman mengenai pentingnya integrasi budaya lokal dalam pembelajaran sebagai upaya pelestarian warisan budaya daerah
<br>Pembelajaran Bahasa Jawa di sekolah dasar masih menghadapi keterbatasan media yang menarik dan kontekstual, sementara kompetensi guru dalam mengembangkan media digital berbasis budaya daerah belum merata. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan 30 guru sekolah dasar di Kabupaten Jepara dalam mengembangkan komik digital berbasis kearifan lokal sebagai media pembelajaran Bahasa Jawa. Program menggunakan pendekatan Participatory Action Training melalui analisis kebutuhan, pelatihan, pendampingan produksi, implementasi produk secara terbatas, dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/6/pemberdayaan-guru-honorer-komik-digital-kisah-seko-thumb-a4eb4.webp" type="image/webp" length="119914" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/pemberdayaan-guru-honorer-komik-digital-kisah-seko-thumb-a4eb4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/pemberdayaan-guru-honorer-komik-digital-kisah-seko-thumb-08e2b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/pemberdayaan-guru-honorer-komik-digital-kisah-seko-thumb-53e29.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2752-jurnalahsana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20407-ahsana-jurnal-penelitian-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Qualitative Study of Morals in Students Daily Lives ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Qualitative Study of Morals in Students Daily Lives ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Qualitative Study of Morals in Students Daily Lives ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64923-nilai-moral-pendidikan-islam-lingkunga</link>
	<guid isPermaLink="false">4ed9da232e5bb97710d8f7217a8dcba6</guid>
	<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 11:15:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ daily lives ]]></category>
	<category><![CDATA[ ahmad rifqi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,counter,daily,flag,lives,rifqi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Menganalisis pengaruh pendidikan moral berbasis Islam terhadap perkembangan karakter mahasiswa di berbagai institusi pendidikan tinggi, baik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Qualitative Study of Morals in Students' Daily Lives: Berdasarkan hasil penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Menganalisis pengaruh pendidikan moral berbasis Islam terhadap perkembangan karakter mahasiswa di berbagai institusi pendidikan tinggi, baik institusi berbasis Islam maupun institusi umum. Penelitian ini dapat mengeksplorasi perbedaan dan kesamaan dalam penerapan nilai-nilai moral dan etika di kedua jenis institusi tersebut.2. Meneliti hubungan antara pendidikan moral dan kesehatan mental mahasiswa. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana pendidikan moral yang kuat dapat berkontribusi pada kesejahteraan emosional dan psikologis mahasiswa, serta mengurangi tingkat stres dan masalah mental yang mungkin mereka hadapi.3. Mengeksplorasi dampak teknologi digital dan media sosial terhadap perilaku moral mahasiswa. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana penggunaan teknologi dan media sosial mempengaruhi nilai-nilai moral dan etika mahasiswa, serta strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kesadaran etika dalam penggunaan teknologi.Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam memahami dan memperkuat pendidikan moral di kalangan mahasiswa, serta membantu menciptakan lingkungan akademik yang lebih sehat dan bertanggung jawab secara moral.. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa moralitas memainkan peran fundamental dalam membentuk perilaku positif, karakter yang kuat, dan tanggung jawab sosial di kalangan mahasiswa, seperti yang ditekankan dalam pendidikan Islam.Mahasiswa diharapkan untuk menunjukkan moral yang mulia melalui ucapan, sikap, dan tindakan yang terpuji terhadap Allah SWT, diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan lingkungan.Nilai-nilai moral seperti kejujuran, kesabaran, rasa syukur, tanggung jawab, rasa hormat, empati, disiplin, dan kepercayaan menjadi fondasi penting bagi mahasiswa dalam membangun perilaku etis dan menjaga hubungan sosial yang harmonis.Selain itu, keterbukaan terhadap kritik dan saran, rasa hormat terhadap orang lain, dan etika yang tepat dalam berkomunikasi dan berinteraksi adalah aspek penting yang mencerminkan kualitas moral mahasiswa dalam kehidupan akademik dan sosial.Penerapan nilai-nilai moral Islam di lingkungan kampus sangat penting dalam membantu mahasiswa menghindari berbagai pengaruh negatif, termasuk perilaku menyimpang, intoleransi, ketidakjujuran akademik, kekerasan, dan gaya hidup hedonis yang semakin marak di masyarakat modern.Melalui penerapan nilai-nilai moral dan spiritual, mahasiswa dapat mengembangkan kendali diri, kesadaran etika, dan tanggung jawab dalam aktivitas sehari-hari.Moral yang baik juga berkontribusi pada penciptaan suasana kampus yang damai, saling menghormati, dan saling mendukung di mana pemahaman bersama, kerja sama, dan empati di antara mahasiswa dapat berkembang.Lingkungan akademik yang sehat secara moral juga mendukung pencapaian tujuan pendidikan dengan mendorong integritas, disiplin, dan interaksi sosial yang positif.Penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan moral dan pembudayaan nilai-nilai Islam bukanlah hanya konsep teoritis, tetapi juga fondasi praktis yang mempengaruhi perilaku dan proses pengambilan keputusan mahasiswa dalam kehidupan sehari-hari.Mahasiswa yang memiliki karakter moral yang kuat lebih mungkin untuk berkontribusi secara positif bagi masyarakat, menjaga harmoni sosial, dan menjadi pemimpin masa depan yang bertanggung jawab.Oleh karena itu, pendidikan moral harus tetap menjadi bagian integral dari institusi pendidikan, khususnya pendidikan tinggi, di mana mahasiswa mengalami perkembangan intelektual, emosional, dan sosial.Universitas diharapkan untuk memperkuat program terkait pendidikan karakter, kesadaran etika, dan pengembangan spiritual melalui kegiatan akademik, bimbingan, keterlibatan sosial, dan program keagamaan.Temuan penelitian ini juga memberikan implikasi penting bagi pendidik, orang tua, universitas, dan pembuat kebijakan dalam mengembangkan strategi untuk memperkuat karakter moral mahasiswa.Institusi pendidikan tidak hanya harus fokus pada prestasi akademik, tetapi juga memprioritaskan pembentukan karakter dan moral sebagai komponen esensial dari pendidikan holistik.Dosen dan pendidik memainkan peran penting sebagai role model dalam menunjukkan perilaku etis dan membimbing mahasiswa menuju perkembangan moral yang positif.Selain itu, keluarga dan komunitas harus secara aktif mendukung pembudayaan nilai-nilai moral melalui lingkungan sosial yang positif dan bimbingan moral yang konsisten.Prospek penelitian di bidang ini masih sangat luas dan signifikan.Studi lanjutan dapat mengeksplorasi perilaku moral mahasiswa dalam konteks pendidikan, budaya, dan sosial yang berbeda untuk memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan moral di kalangan pemuda.Penelitian masa depan juga dapat menyelidiki hubungan antara pendidikan moral dan budaya digital, pengaruh media sosial, kesehatan mental, prestasi akademik, pengembangan kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial di kalangan mahasiswa.Selain itu, studi perbandingan antara institusi berbasis Islam dan institusi pendidikan umum dapat memberikan wawasan berharga tentang efektivitas model pendidikan moral dalam membentuk karakter mahasiswa.Selain itu, peneliti masa depan dianjurkan untuk menggunakan metodologi yang lebih luas, seperti pendekatan campuran atau kuantitatif, untuk memperoleh temuan yang lebih komprehensif dan dapat diukur mengenai perkembangan moral mahasiswa.Studi longitudinal juga dapat dilakukan untuk mengamati perubahan perilaku moral mahasiswa selama waktu dan mengevaluasi dampak jangka panjang program pendidikan karakter.Aplikasi prospek penelitian ini sangat relevan untuk pengembangan kebijakan pendidikan, perbaikan kurikulum, program bimbingan mahasiswa, dan penciptaan lingkungan kampus yang mempromosikan integritas, etika, dan tanggung jawab sosial.Secara keseluruhan, memperkuat pendidikan moral di kalangan mahasiswa diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan generasi yang bertanggung jawab secara moral dan mampu menciptakan masyarakat yang lebih damai, etis, dan beradab Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memahami masalah moral di kalangan mahasiswa serta menemukan solusi efektif untuk meningkatkan kualitas moral dan etika mereka. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, yang dikombinasikan dengan penelitian pustaka. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi langsung terhadap mahasiswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa moralitas memiliki pengaruh signifikan terhadap hubungan sosial dan akademik mahasiswa di kampus. Sebagian besar responden menyatakan bahwa moral yang baik, seperti menghormati pendapat orang lain, jujur, dan membantu, membantu membangun hubungan harmonis dengan teman dan dosen. Namun, terdapat perbedaan dalam penerapan moral berdasarkan latar belakang budaya atau agama. Tantangan yang dihadapi termasuk situasi di mana kebaikan tidak dibalas atau emosi harus dikendalikan. Meskipun... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/b/nilai-nilai-moral-pendidikan-islam-lingkungan-kamp-thumb-46fc0.webp" title="JURIS - Qualitative Study of Morals in Students&#039; Daily Lives" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/nilai-nilai-moral-pendidikan-islam-lingkungan-kamp-thumb-46fc0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/nilai-nilai-moral-pendidikan-islam-lingkungan-kamp-thumb-46fc0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/nilai-nilai-moral-pendidikan-islam-lingkungan-kamp-thumb-46fc0.webp 1x" title="JURIS - Qualitative Study of Morals in Students&#039; Daily Lives" alt="JURIS - Qualitative Study of Morals in Students&#039; Daily Lives" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/nilai-nilai-moral-pendidikan-islam-lingkungan-kamp-thumb-ba648.webp" title="JURIS - Qualitative Study of Morals in Students&#039; Daily Lives" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/nilai-nilai-moral-pendidikan-islam-lingkungan-kamp-thumb-ba648.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/nilai-nilai-moral-pendidikan-islam-lingkungan-kamp-thumb-ba648.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/nilai-nilai-moral-pendidikan-islam-lingkungan-kamp-thumb-ba648.webp 1x" title="JURIS - Qualitative Study of Morals in Students&#039; Daily Lives" alt="JURIS - Qualitative Study of Morals in Students&#039; Daily Lives" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/nilai-nilai-moral-pendidikan-islam-lingkungan-kamp-thumb-30b68.webp" title="JURIS - Qualitative Study of Morals in Students&#039; Daily Lives" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/nilai-nilai-moral-pendidikan-islam-lingkungan-kamp-thumb-30b68.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/nilai-nilai-moral-pendidikan-islam-lingkungan-kamp-thumb-30b68.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/nilai-nilai-moral-pendidikan-islam-lingkungan-kamp-thumb-30b68.webp 1x" title="JURIS - Qualitative Study of Morals in Students&#039; Daily Lives" alt="JURIS - Qualitative Study of Morals in Students&#039; Daily Lives" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64923-nilai-moral-pendidikan-islam-lingkunga" title="JURIS - Qualitative Study of Morals in Students&#039; Daily Lives" target="_blank">Qualitative Study of Morals in Students' Daily Lives</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Menganalisis pengaruh pendidikan moral berbasis Islam terhadap perkembangan karakter mahasiswa di berbagai institusi pendidikan tinggi, baik institusi berbasis Islam maupun institusi umum. Penelitian ini dapat mengeksplorasi perbedaan dan kesamaan dalam penerapan nilai-nilai moral dan etika di kedua jenis institusi tersebut.2. Meneliti hubungan antara pendidikan moral dan kesehatan mental mahasiswa. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana pendidikan moral yang kuat dapat berkontribusi pada kesejahteraan emosional dan psikologis mahasiswa, serta mengurangi tingkat stres dan masalah mental yang mungkin mereka hadapi.3. Mengeksplorasi dampak teknologi digital dan media sosial terhadap perilaku moral mahasiswa. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana penggunaan teknologi dan media sosial mempengaruhi nilai-nilai moral dan etika mahasiswa, serta strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kesadaran etika dalam penggunaan teknologi.Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam memahami dan memperkuat pendidikan moral di kalangan mahasiswa, serta membantu menciptakan lingkungan akademik yang lebih sehat dan bertanggung jawab secara moral..
<br>Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa moralitas memainkan peran fundamental dalam membentuk perilaku positif, karakter yang kuat, dan tanggung jawab sosial di kalangan mahasiswa, seperti yang ditekankan dalam pendidikan Islam.Mahasiswa diharapkan untuk menunjukkan moral yang mulia melalui ucapan, sikap, dan tindakan yang terpuji terhadap Allah SWT, diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan lingkungan.Nilai-nilai moral seperti kejujuran, kesabaran, rasa syukur, tanggung jawab, rasa hormat, empati, disiplin, dan kepercayaan menjadi fondasi penting bagi mahasiswa dalam membangun perilaku etis dan menjaga hubungan sosial yang harmonis.Selain itu, keterbukaan terhadap kritik dan saran, rasa hormat terhadap orang lain, dan etika yang tepat dalam berkomunikasi dan berinteraksi adalah aspek penting yang mencerminkan kualitas moral mahasiswa dalam kehidupan akademik dan sosial.Penerapan nilai-nilai moral Islam di lingkungan kampus sangat penting dalam membantu mahasiswa menghindari berbagai pengaruh negatif, termasuk perilaku menyimpang, intoleransi, ketidakjujuran akademik, kekerasan, dan gaya hidup hedonis yang semakin marak di masyarakat modern.Melalui penerapan nilai-nilai moral dan spiritual, mahasiswa dapat mengembangkan kendali diri, kesadaran etika, dan tanggung jawab dalam aktivitas sehari-hari.Moral yang baik juga berkontribusi pada penciptaan suasana kampus yang damai, saling menghormati, dan saling mendukung di mana pemahaman bersama, kerja sama, dan empati di antara mahasiswa dapat berkembang.Lingkungan akademik yang sehat secara moral juga mendukung pencapaian tujuan pendidikan dengan mendorong integritas, disiplin, dan interaksi sosial yang positif.Penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan moral dan pembudayaan nilai-nilai Islam bukanlah hanya konsep teoritis, tetapi juga fondasi praktis yang mempengaruhi perilaku dan proses pengambilan keputusan mahasiswa dalam kehidupan sehari-hari.Mahasiswa yang memiliki karakter moral yang kuat lebih mungkin untuk berkontribusi secara positif bagi masyarakat, menjaga harmoni sosial, dan menjadi pemimpin masa depan yang bertanggung jawab.Oleh karena itu, pendidikan moral harus tetap menjadi bagian integral dari institusi pendidikan, khususnya pendidikan tinggi, di mana mahasiswa mengalami perkembangan intelektual, emosional, dan sosial.Universitas diharapkan untuk memperkuat program terkait pendidikan karakter, kesadaran etika, dan pengembangan spiritual melalui kegiatan akademik, bimbingan, keterlibatan sosial, dan program keagamaan.Temuan penelitian ini juga memberikan implikasi penting bagi pendidik, orang tua, universitas, dan pembuat kebijakan dalam mengembangkan strategi untuk memperkuat karakter moral mahasiswa.Institusi pendidikan tidak hanya harus fokus pada prestasi akademik, tetapi juga memprioritaskan pembentukan karakter dan moral sebagai komponen esensial dari pendidikan holistik.Dosen dan pendidik memainkan peran penting sebagai role model dalam menunjukkan perilaku etis dan membimbing mahasiswa menuju perkembangan moral yang positif.Selain itu, keluarga dan komunitas harus secara aktif mendukung pembudayaan nilai-nilai moral melalui lingkungan sosial yang positif dan bimbingan moral yang konsisten.Prospek penelitian di bidang ini masih sangat luas dan signifikan.Studi lanjutan dapat mengeksplorasi perilaku moral mahasiswa dalam konteks pendidikan, budaya, dan sosial yang berbeda untuk memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan moral di kalangan pemuda.Penelitian masa depan juga dapat menyelidiki hubungan antara pendidikan moral dan budaya digital, pengaruh media sosial, kesehatan mental, prestasi akademik, pengembangan kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial di kalangan mahasiswa.Selain itu, studi perbandingan antara institusi berbasis Islam dan institusi pendidikan umum dapat memberikan wawasan berharga tentang efektivitas model pendidikan moral dalam membentuk karakter mahasiswa.Selain itu, peneliti masa depan dianjurkan untuk menggunakan metodologi yang lebih luas, seperti pendekatan campuran atau kuantitatif, untuk memperoleh temuan yang lebih komprehensif dan dapat diukur mengenai perkembangan moral mahasiswa.Studi longitudinal juga dapat dilakukan untuk mengamati perubahan perilaku moral mahasiswa selama waktu dan mengevaluasi dampak jangka panjang program pendidikan karakter.Aplikasi prospek penelitian ini sangat relevan untuk pengembangan kebijakan pendidikan, perbaikan kurikulum, program bimbingan mahasiswa, dan penciptaan lingkungan kampus yang mempromosikan integritas, etika, dan tanggung jawab sosial.Secara keseluruhan, memperkuat pendidikan moral di kalangan mahasiswa diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan generasi yang bertanggung jawab secara moral dan mampu menciptakan masyarakat yang lebih damai, etis, dan beradab
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memahami masalah moral di kalangan mahasiswa serta menemukan solusi efektif untuk meningkatkan kualitas moral dan etika mereka. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, yang dikombinasikan dengan penelitian pustaka. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi langsung terhadap mahasiswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa moralitas memiliki pengaruh signifikan terhadap hubungan sosial dan akademik mahasiswa di kampus. Sebagian besar responden menyatakan bahwa moral yang baik, seperti menghormati pendapat orang lain, jujur, dan membantu, membantu membangun hubungan harmonis dengan teman dan dosen. Namun, terdapat perbedaan dalam penerapan moral berdasarkan latar belakang budaya atau agama. Tantangan yang dihadapi termasuk situasi di mana kebaikan tidak dibalas atau emosi harus dikendalikan. Meskipun...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/b/nilai-nilai-moral-pendidikan-islam-lingkungan-kamp-thumb-46fc0.webp" type="image/webp" length="109470" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/nilai-nilai-moral-pendidikan-islam-lingkungan-kamp-thumb-46fc0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/nilai-nilai-moral-pendidikan-islam-lingkungan-kamp-thumb-ba648.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/nilai-nilai-moral-pendidikan-islam-lingkungan-kamp-thumb-30b68.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3184-isimu-pacitan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20410-tajdid-journal-islamic-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ If Aesthetics DonAot Drive Gamer Enjoyment What Does Insight from Valorant Skin Purchases ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ If Aesthetics DonAot Drive Gamer Enjoyment What Does Insight from Valorant Skin Purchases ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ If Aesthetics DonAot Drive Gamer Enjoyment What Does Insight from Valorant Skin Purchases ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64919-sistem-sosial-semut-religius-nilai-e</link>
	<guid isPermaLink="false">a9f02a2dc8d57ea300fc41df2f9f037b</guid>
	<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 11:02:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ job creation ]]></category>
	<category><![CDATA[ practice gap ]]></category>
	<category><![CDATA[ budi santoso ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[budi,creation,gap,job,practice,santoso]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mereplikasi model ini di sampel yang lebih beragam dan heterogen, termasuk pemain yang lebih tua, gamer wanita, dan pemain dari berbagai latar belakang budaya. Memperluas studi ke genre game lainnya juga akan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - If Aesthetics DonAot Drive Gamer Enjoyment, What Does? Insight from Valorant Skin Purchases: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mereplikasi model ini di sampel yang lebih beragam dan heterogen, termasuk pemain yang lebih tua, gamer wanita, dan pemain dari berbagai latar belakang budaya. Memperluas studi ke genre game lainnya juga akan membantu menentukan apakah dinamika motivasi serupa mendominasi lingkungan nilai psikologis dan sosial. Para peneliti juga didorong untuk memasukkan variabel kontrol tambahan seperti intensitas keterlibatan game, ketahanan emosional, sifat kompetitif, dan perilaku pengeluaran sebelumnya untuk meningkatkan daya jelaskan. Desain longitudinal juga dapat memberikan wawasan kausal yang lebih kuat tentang bagaimana kesenangan berkembang seiring waktu dan mempengaruhi keputusan pembelian. Selain itu, metode penelitian kualitatif seperti wawancara mendalam atau kelompok fokus disarankan untuk mengeksplorasi alasan psikologis yang mendasari pembelian kosmetik dan memahami temuan yang tidak terduga terkait dominasi estetika dan kompleksitas. Pendekatan seperti itu dapat menjelaskan apakah jenuh visual benar-benar mengganggu aliran atau apakah segmen pemain tertentu menafsirkan estetika yang rumit sebagai sinyal positif eksklusivitas dan prestise. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan wawasan berharga tentang faktor-faktor yang mendorong niat pembelian barang non-fungsional dalam game kompetitif FPS, dan saran penelitian lanjutan ini akan lebih mendalami pemahaman kita tentang dinamika psikologis dan sosial dalam ekosistem game digital.. Studi ini menggarisbawahi kesenangan yang dikaitkan dengan kesenangan psikologis sebagai mekanisme pengikat utama yang menghubungkan faktor eksternal dengan niat untuk memperoleh barang non-fungsional dalam lingkungan game video kompetitif.Selain itu, faktor-faktor seperti kondisi psikologis kompetitif, manipulasi kelangkaan, dan validasi yang diharapkan dari sebaya dinikmati dan kemudian berkorelasi positif dengan kesenangan dan niat pembelian, mengonfirmasi hipotesis.Untuk pengembang, ini menunjukkan bahwa pembelian barang kosmetik lebih bergantung pada utilitas psikologis, sosial, dan emosional daripada utilitas fungsional barang tersebut.Di sisi lain, meskipun studi ini awalnya menghipotesiskan dampak negatif dari estetika berlebihan, hasilnya menunjukkan hubungan ini tidak signifikan ( = 0,111, p = 0,118), menunjukkan bahwa kompleksitas visual harus seimbang dengan kejelasan fungsional untuk mempertahankan aliran permainan.Untuk manajer dan pengembang, temuan ini menyarankan bahwa upaya moneterisasi harus memprioritaskan pengakuan sosial dan kesejahteraan pemain.Daripada mengandalkan pemicu psikologis manipulatif, pengembang harus merancang kerangka kerja yang bertanggung jawab, seperti sistem kelangkaan transparan dengan pengungkapan yang jelas, batas pengeluaran, dan periode cooldown.Selain itu, sistem sosial harus fokus pada pembangunan komunitas yang autentik yang memberikan validasi yang bermakna tanpa bergantung pada penandaan otomatis yang invasif.Dengan memastikan keseimbangan estetika dan etika, pengembang dapat menciptakan ekosistem live-service yang berkelanjutan yang menghormati pengalaman hedonik dan otonomi finansial pemain Model bisnis Free-to-Play (F2P) di pasar game digital, yang diwakili oleh Valorant, mengandalkan strategi moneterisasi yang berpusat pada Pembelian Dalam Aplikasi (IAP) barang kosmetik non-fungsional dan battle passes. Berbeda dengan mikrotransaksi fungsional, IAP ini didefinisikan sebagai aset virtual yang menawarkan nilai estetika atau simbolis tanpa memberikan keuntungan mekanik langsung untuk permainan. Studi kuantitatif penjelasan ini mengadopsi teori Stimulus-Organism-Response (S-O-R) untuk menguji pengaruh empat stimuli utama, Keunggulan Kompetitif, Efek Dominasi Estetika, Kelangkaan yang Dirasakan, dan Ekspektasi Validasi Sebaya, pada niat pembelian melalui peran perantara Kesenangan yang Dirasakan. Data dikumpulkan dari 180 pemain aktif Valorant di Indonesia dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasilnya menunjukkan bahwa Keunggulan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/3/sistem-sosial-semut-religius-nilai-estetika-pembel-thumb-63a23.webp" title="JURIS - If Aesthetics DonAot Drive Gamer Enjoyment, What Does? Insight from Valorant Skin Purchases" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/sistem-sosial-semut-religius-nilai-estetika-pembel-thumb-63a23.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/sistem-sosial-semut-religius-nilai-estetika-pembel-thumb-63a23.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/sistem-sosial-semut-religius-nilai-estetika-pembel-thumb-63a23.webp 1x" title="JURIS - If Aesthetics DonAot Drive Gamer Enjoyment, What Does? Insight from Valorant Skin Purchases" alt="JURIS - If Aesthetics DonAot Drive Gamer Enjoyment, What Does? Insight from Valorant Skin Purchases" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/3/sistem-sosial-semut-religius-nilai-estetika-pembel-thumb-bcb40.webp" title="JURIS - If Aesthetics DonAot Drive Gamer Enjoyment, What Does? Insight from Valorant Skin Purchases" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/sistem-sosial-semut-religius-nilai-estetika-pembel-thumb-bcb40.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/sistem-sosial-semut-religius-nilai-estetika-pembel-thumb-bcb40.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/sistem-sosial-semut-religius-nilai-estetika-pembel-thumb-bcb40.webp 1x" title="JURIS - If Aesthetics DonAot Drive Gamer Enjoyment, What Does? Insight from Valorant Skin Purchases" alt="JURIS - If Aesthetics DonAot Drive Gamer Enjoyment, What Does? Insight from Valorant Skin Purchases" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/3/sistem-sosial-semut-religius-nilai-estetika-pembel-thumb-7de96.webp" title="JURIS - If Aesthetics DonAot Drive Gamer Enjoyment, What Does? Insight from Valorant Skin Purchases" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/sistem-sosial-semut-religius-nilai-estetika-pembel-thumb-7de96.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/sistem-sosial-semut-religius-nilai-estetika-pembel-thumb-7de96.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/sistem-sosial-semut-religius-nilai-estetika-pembel-thumb-7de96.webp 1x" title="JURIS - If Aesthetics DonAot Drive Gamer Enjoyment, What Does? Insight from Valorant Skin Purchases" alt="JURIS - If Aesthetics DonAot Drive Gamer Enjoyment, What Does? Insight from Valorant Skin Purchases" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64919-sistem-sosial-semut-religius-nilai-e" title="JURIS - If Aesthetics DonAot Drive Gamer Enjoyment, What Does? Insight from Valorant Skin Purchases" target="_blank">If Aesthetics DonAot Drive Gamer Enjoyment, What Does? Insight from Valorant Skin Purchases</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mereplikasi model ini di sampel yang lebih beragam dan heterogen, termasuk pemain yang lebih tua, gamer wanita, dan pemain dari berbagai latar belakang budaya. Memperluas studi ke genre game lainnya juga akan membantu menentukan apakah dinamika motivasi serupa mendominasi lingkungan nilai psikologis dan sosial. Para peneliti juga didorong untuk memasukkan variabel kontrol tambahan seperti intensitas keterlibatan game, ketahanan emosional, sifat kompetitif, dan perilaku pengeluaran sebelumnya untuk meningkatkan daya jelaskan. Desain longitudinal juga dapat memberikan wawasan kausal yang lebih kuat tentang bagaimana kesenangan berkembang seiring waktu dan mempengaruhi keputusan pembelian. Selain itu, metode penelitian kualitatif seperti wawancara mendalam atau kelompok fokus disarankan untuk mengeksplorasi alasan psikologis yang mendasari pembelian kosmetik dan memahami temuan yang tidak terduga terkait dominasi estetika dan kompleksitas. Pendekatan seperti itu dapat menjelaskan apakah jenuh visual benar-benar mengganggu aliran atau apakah segmen pemain tertentu menafsirkan estetika yang rumit sebagai sinyal positif eksklusivitas dan prestise. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan wawasan berharga tentang faktor-faktor yang mendorong niat pembelian barang non-fungsional dalam game kompetitif FPS, dan saran penelitian lanjutan ini akan lebih mendalami pemahaman kita tentang dinamika psikologis dan sosial dalam ekosistem game digital..
<br>Studi ini menggarisbawahi kesenangan yang dikaitkan dengan kesenangan psikologis sebagai mekanisme pengikat utama yang menghubungkan faktor eksternal dengan niat untuk memperoleh barang non-fungsional dalam lingkungan game video kompetitif.Selain itu, faktor-faktor seperti kondisi psikologis kompetitif, manipulasi kelangkaan, dan validasi yang diharapkan dari sebaya dinikmati dan kemudian berkorelasi positif dengan kesenangan dan niat pembelian, mengonfirmasi hipotesis.Untuk pengembang, ini menunjukkan bahwa pembelian barang kosmetik lebih bergantung pada utilitas psikologis, sosial, dan emosional daripada utilitas fungsional barang tersebut.Di sisi lain, meskipun studi ini awalnya menghipotesiskan dampak negatif dari estetika berlebihan, hasilnya menunjukkan hubungan ini tidak signifikan ( = 0,111, p = 0,118), menunjukkan bahwa kompleksitas visual harus seimbang dengan kejelasan fungsional untuk mempertahankan aliran permainan.Untuk manajer dan pengembang, temuan ini menyarankan bahwa upaya moneterisasi harus memprioritaskan pengakuan sosial dan kesejahteraan pemain.Daripada mengandalkan pemicu psikologis manipulatif, pengembang harus merancang kerangka kerja yang bertanggung jawab, seperti sistem kelangkaan transparan dengan pengungkapan yang jelas, batas pengeluaran, dan periode cooldown.Selain itu, sistem sosial harus fokus pada pembangunan komunitas yang autentik yang memberikan validasi yang bermakna tanpa bergantung pada penandaan otomatis yang invasif.Dengan memastikan keseimbangan estetika dan etika, pengembang dapat menciptakan ekosistem live-service yang berkelanjutan yang menghormati pengalaman hedonik dan otonomi finansial pemain
<br>Model bisnis Free-to-Play (F2P) di pasar game digital, yang diwakili oleh Valorant, mengandalkan strategi moneterisasi yang berpusat pada Pembelian Dalam Aplikasi (IAP) barang kosmetik non-fungsional dan battle passes. Berbeda dengan mikrotransaksi fungsional, IAP ini didefinisikan sebagai aset virtual yang menawarkan nilai estetika atau simbolis tanpa memberikan keuntungan mekanik langsung untuk permainan. Studi kuantitatif penjelasan ini mengadopsi teori Stimulus-Organism-Response (S-O-R) untuk menguji pengaruh empat stimuli utama, Keunggulan Kompetitif, Efek Dominasi Estetika, Kelangkaan yang Dirasakan, dan Ekspektasi Validasi Sebaya, pada niat pembelian melalui peran perantara Kesenangan yang Dirasakan. Data dikumpulkan dari 180 pemain aktif Valorant di Indonesia dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasilnya menunjukkan bahwa Keunggulan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/3/sistem-sosial-semut-religius-nilai-estetika-pembel-thumb-63a23.webp" type="image/webp" length="105498" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/sistem-sosial-semut-religius-nilai-estetika-pembel-thumb-63a23.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/sistem-sosial-semut-religius-nilai-estetika-pembel-thumb-bcb40.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/sistem-sosial-semut-religius-nilai-estetika-pembel-thumb-7de96.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-798-ilomata.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3124-ilomata-international-journal-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Values Based Education Implementation of Character Education Through Adab Tahfidz and Science Program at MIM Baleharjo Pacitan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Values Based Education Implementation of Character Education Through Adab Tahfidz and Science Program at MIM Baleharjo Pacitan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Values Based Education Implementation of Character Education Through Adab Tahfidz and Science Program at MIM Baleharjo Pacitan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64925-mahad-tahfidz-al-hasan-nilai-spiritual</link>
	<guid isPermaLink="false">8cb4971fcd01014d59cbb18f54ff6fff</guid>
	<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 10:50:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ daily lives ]]></category>
	<category><![CDATA[ ahmad rifqi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,counter,daily,flag,lives,rifqi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang baru berdasarkan judul, abstrak, kesimpulan, dan bagian saran penelitian lanjutan dalam paper adalah sebagai berikut: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari implementasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Values Based Education: Implementation of Character Education Through Adab, Tahfidz and Science Program at MIM Baleharjo Pacitan: Saran penelitian lanjutan yang baru berdasarkan judul, abstrak, kesimpulan, dan bagian saran penelitian lanjutan dalam paper adalah sebagai berikut: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari implementasi program adab, tahfidz, dan pembelajaran sains terhadap karakter siswa. Penelitian ini dapat dilakukan dengan mengikuti perkembangan siswa yang telah lulus dari sekolah dan mengamati bagaimana karakter mereka berkembang dalam kehidupan sehari-hari. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan metode pengajaran yang inovatif dan interaktif dalam program adab, tahfidz, dan pembelajaran sains. Metode pengajaran yang menarik dan interaktif dapat meningkatkan minat dan partisipasi siswa, sehingga karakter mereka dapat terbentuk dengan lebih baik. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas program adab, tahfidz, dan pembelajaran sains dalam membentuk karakter siswa dari berbagai latar belakang sosial dan budaya. Penelitian ini dapat membantu memahami apakah program-program tersebut dapat diterapkan secara universal atau perlu disesuaikan dengan konteks sosial dan budaya tertentu.. Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa pendidikan berbasis nilai, khususnya melalui program adab, tahfidz, dan pembelajaran sains, terbukti menjadi pendekatan efektif dalam membentuk karakter siswa.Integrasi ketiga program ini tidak hanya memberikan siswa pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga memperkuat aspek moral, spiritual, dan intelektual dalam membentuk karakter kepribadian siswa MIM Baleharjo.Implementasi pendidikan karakter melalui program adab dilakukan dengan menyesuaikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, yang meliputi pengajaran etika mencari ilmu, etika kepada guru, etika kepada orang tua, etika kepada teman, etika dalam makan, etika dalam berpakaian, dan etika dalam berbicara.Implementasi pendidikan melalui program tahfidz Al-Qur'an meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca dan menghafal Al-Qur'an serta meningkatkan aspek moral mereka.Pembelajaran sains memainkan peran penting dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif siswa.Implementasi program adab mengacu pada perilaku yang baik dan sopan, serta etika yang diharapkan dari individu dalam berinteraksi dengan orang lain Pendidikan berbasis nilai telah menjadi perhatian utama dalam membangun karakter, terutama bagi generasi muda. Artikel ini menjelajahi implementasi pendidikan karakter melalui integrasi program adab, tahfidz, dan pembelajaran sains. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis literatur dan studi kasus untuk meneliti dampak program-program ini terhadap pembentukan karakter siswa. Temuan menunjukkan bahwa integrasi program adab, tahfidz, dan pembelajaran sains dapat menjadi fondasi kuat untuk membangun... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/7/mahad-tahfidz-al-hasan-nilai-spiritual-etika-al-qu-thumb-faefc.webp" title="JURIS - Values Based Education: Implementation of Character Education Through Adab, Tahfidz and Science Program at MIM Baleharjo Pacitan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/mahad-tahfidz-al-hasan-nilai-spiritual-etika-al-qu-thumb-faefc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/mahad-tahfidz-al-hasan-nilai-spiritual-etika-al-qu-thumb-faefc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/mahad-tahfidz-al-hasan-nilai-spiritual-etika-al-qu-thumb-faefc.webp 1x" title="JURIS - Values Based Education: Implementation of Character Education Through Adab, Tahfidz and Science Program at MIM Baleharjo Pacitan" alt="JURIS - Values Based Education: Implementation of Character Education Through Adab, Tahfidz and Science Program at MIM Baleharjo Pacitan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/mahad-tahfidz-al-hasan-nilai-spiritual-etika-al-qu-thumb-61ed8.webp" title="JURIS - Values Based Education: Implementation of Character Education Through Adab, Tahfidz and Science Program at MIM Baleharjo Pacitan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/mahad-tahfidz-al-hasan-nilai-spiritual-etika-al-qu-thumb-61ed8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/mahad-tahfidz-al-hasan-nilai-spiritual-etika-al-qu-thumb-61ed8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/mahad-tahfidz-al-hasan-nilai-spiritual-etika-al-qu-thumb-61ed8.webp 1x" title="JURIS - Values Based Education: Implementation of Character Education Through Adab, Tahfidz and Science Program at MIM Baleharjo Pacitan" alt="JURIS - Values Based Education: Implementation of Character Education Through Adab, Tahfidz and Science Program at MIM Baleharjo Pacitan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/mahad-tahfidz-al-hasan-nilai-spiritual-etika-al-qu-thumb-5c0cb.webp" title="JURIS - Values Based Education: Implementation of Character Education Through Adab, Tahfidz and Science Program at MIM Baleharjo Pacitan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/mahad-tahfidz-al-hasan-nilai-spiritual-etika-al-qu-thumb-5c0cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/mahad-tahfidz-al-hasan-nilai-spiritual-etika-al-qu-thumb-5c0cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/mahad-tahfidz-al-hasan-nilai-spiritual-etika-al-qu-thumb-5c0cb.webp 1x" title="JURIS - Values Based Education: Implementation of Character Education Through Adab, Tahfidz and Science Program at MIM Baleharjo Pacitan" alt="JURIS - Values Based Education: Implementation of Character Education Through Adab, Tahfidz and Science Program at MIM Baleharjo Pacitan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64925-mahad-tahfidz-al-hasan-nilai-spiritual" title="JURIS - Values Based Education: Implementation of Character Education Through Adab, Tahfidz and Science Program at MIM Baleharjo Pacitan" target="_blank">Values Based Education: Implementation of Character Education Through Adab, Tahfidz and Science Program at MIM Baleharjo Pacitan</a>: Saran penelitian lanjutan yang baru berdasarkan judul, abstrak, kesimpulan, dan bagian saran penelitian lanjutan dalam paper adalah sebagai berikut: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari implementasi program adab, tahfidz, dan pembelajaran sains terhadap karakter siswa. Penelitian ini dapat dilakukan dengan mengikuti perkembangan siswa yang telah lulus dari sekolah dan mengamati bagaimana karakter mereka berkembang dalam kehidupan sehari-hari. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan metode pengajaran yang inovatif dan interaktif dalam program adab, tahfidz, dan pembelajaran sains. Metode pengajaran yang menarik dan interaktif dapat meningkatkan minat dan partisipasi siswa, sehingga karakter mereka dapat terbentuk dengan lebih baik. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas program adab, tahfidz, dan pembelajaran sains dalam membentuk karakter siswa dari berbagai latar belakang sosial dan budaya. Penelitian ini dapat membantu memahami apakah program-program tersebut dapat diterapkan secara universal atau perlu disesuaikan dengan konteks sosial dan budaya tertentu..
<br>Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa pendidikan berbasis nilai, khususnya melalui program adab, tahfidz, dan pembelajaran sains, terbukti menjadi pendekatan efektif dalam membentuk karakter siswa.Integrasi ketiga program ini tidak hanya memberikan siswa pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga memperkuat aspek moral, spiritual, dan intelektual dalam membentuk karakter kepribadian siswa MIM Baleharjo.Implementasi pendidikan karakter melalui program adab dilakukan dengan menyesuaikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, yang meliputi pengajaran etika mencari ilmu, etika kepada guru, etika kepada orang tua, etika kepada teman, etika dalam makan, etika dalam berpakaian, dan etika dalam berbicara.Implementasi pendidikan melalui program tahfidz Al-Qur'an meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca dan menghafal Al-Qur'an serta meningkatkan aspek moral mereka.Pembelajaran sains memainkan peran penting dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif siswa.Implementasi program adab mengacu pada perilaku yang baik dan sopan, serta etika yang diharapkan dari individu dalam berinteraksi dengan orang lain
<br>Pendidikan berbasis nilai telah menjadi perhatian utama dalam membangun karakter, terutama bagi generasi muda. Artikel ini menjelajahi implementasi pendidikan karakter melalui integrasi program adab, tahfidz, dan pembelajaran sains. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis literatur dan studi kasus untuk meneliti dampak program-program ini terhadap pembentukan karakter siswa. Temuan menunjukkan bahwa integrasi program adab, tahfidz, dan pembelajaran sains dapat menjadi fondasi kuat untuk membangun...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/7/mahad-tahfidz-al-hasan-nilai-spiritual-etika-al-qu-thumb-faefc.webp" type="image/webp" length="68762" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/mahad-tahfidz-al-hasan-nilai-spiritual-etika-al-qu-thumb-faefc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/mahad-tahfidz-al-hasan-nilai-spiritual-etika-al-qu-thumb-61ed8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/mahad-tahfidz-al-hasan-nilai-spiritual-etika-al-qu-thumb-5c0cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3184-isimu-pacitan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20410-tajdid-journal-islamic-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Accounting Behavior in Panic Buying After the Aceh Flood Perceived Justice as a Mediator of Social and Risk Factors ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Accounting Behavior in Panic Buying After the Aceh Flood Perceived Justice as a Mediator of Social and Risk Factors ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Accounting Behavior in Panic Buying After the Aceh Flood Perceived Justice as a Mediator of Social and Risk Factors ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64915-usaha-pengaruh-sosial-solidaritas-kondisi</link>
	<guid isPermaLink="false">dbf6e905f0e9f40baec8c8e11eff08c3</guid>
	<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 10:23:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal yang mengamati perubahan perilaku konsumen selama berbagai fase bencana, termasuk persiapan pra-bencana, periode respons darurat, dan tahap pemulihan pasca-bencana. Studi ini akan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Accounting Behavior in Panic Buying After the Aceh Flood: Perceived Justice as a Mediator of Social and Risk Factors: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal yang mengamati perubahan perilaku konsumen selama berbagai fase bencana, termasuk persiapan pra-bencana, periode respons darurat, dan tahap pemulihan pasca-bencana. Studi ini akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana persepsi risiko, keadilan, dan pengaruh sosial berevolusi seiring waktu dan mempengaruhi perilaku pembelian secara dinamis. Selain itu, penelitian dapat diperluas dengan memasukkan variabel-variabel penjelas tambahan, seperti kepercayaan terhadap pemerintah, paparan media, kecemasan emosional, tingkat pendidikan, dan akses rantai pasokan. Integrasi dimensi psikologis dan sosio-ekonomi dapat menghasilkan kerangka perilaku yang lebih holistik. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki peran nilai-nilai Islam dan prinsip-prinsip pemerintahan etis dalam membentuk respons komunitas selama bencana. Variabel yang berasal dari ekonomi perilaku Islam, seperti maqashid sharia, solidaritas sosial, kepercayaan, moderasi, dan perilaku konsumsi etis, dapat memberikan ekstensi teoretis yang berharga untuk model saat ini.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelian panik setelah banjir Aceh lebih dipengaruhi oleh pengaruh sosial dan faktor psikologis daripada mekanisme akuntabilitas formal.Pengaruh sosial muncul sebagai prediktor terkuat dari perilaku pembelian panik, sedangkan transparansi berkontribusi melalui peningkatan persepsi keadilan.Akuntabilitas, meskipun merupakan elemen penting dalam manajemen organisasi, tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap perilaku masyarakat yang terkena bencana.Temuan ini menunjukkan bahwa akuntabilitas mungkin berfungsi sebagai mekanisme pemerintahan yang lebih abstrak yang kurang terlihat secara langsung oleh masyarakat saat menghadapi kondisi darurat.Efektivitas sistem akuntansi dalam mengurangi pembelian panik tergantung pada kemampuan organisasi untuk berkomunikasi secara transparan dan menghasilkan persepsi implementasi kebijakan yang adil Penelitian ini menyelidiki peran faktor akuntansi, khususnya akuntabilitas dan transparansi, dalam menjelaskan perilaku pembelian panik setelah banjir Aceh, sambil menyelidiki peran mediasi keadilan yang dirasakan dan pengaruh faktor sosial dan risiko. Penelitian ini berkontribusi dengan mengintegrasikan perspektif akuntansi dengan perilaku konsumen pasca-bencana untuk memahami bagaimana kepercayaan institusi dan kondisi sosial membentuk respons pembelian di masyarakat yang terkena bencana. Menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dari 205 responden di Aceh Timur, Kota Langsa, dan Aceh Tamiang, dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/3/usaha-pengaruh-sosial-solidaritas-kondisi-konkret-thumb-aaf1e.webp" title="JURIS - Accounting Behavior in Panic Buying After the Aceh Flood: Perceived Justice as a Mediator of Social and Risk Factors" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/usaha-pengaruh-sosial-solidaritas-kondisi-konkret-thumb-aaf1e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/usaha-pengaruh-sosial-solidaritas-kondisi-konkret-thumb-aaf1e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/usaha-pengaruh-sosial-solidaritas-kondisi-konkret-thumb-aaf1e.webp 1x" title="JURIS - Accounting Behavior in Panic Buying After the Aceh Flood: Perceived Justice as a Mediator of Social and Risk Factors" alt="JURIS - Accounting Behavior in Panic Buying After the Aceh Flood: Perceived Justice as a Mediator of Social and Risk Factors" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/usaha-pengaruh-sosial-solidaritas-kondisi-konkret-thumb-a51eb.webp" title="JURIS - Accounting Behavior in Panic Buying After the Aceh Flood: Perceived Justice as a Mediator of Social and Risk Factors" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/usaha-pengaruh-sosial-solidaritas-kondisi-konkret-thumb-a51eb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/usaha-pengaruh-sosial-solidaritas-kondisi-konkret-thumb-a51eb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/usaha-pengaruh-sosial-solidaritas-kondisi-konkret-thumb-a51eb.webp 1x" title="JURIS - Accounting Behavior in Panic Buying After the Aceh Flood: Perceived Justice as a Mediator of Social and Risk Factors" alt="JURIS - Accounting Behavior in Panic Buying After the Aceh Flood: Perceived Justice as a Mediator of Social and Risk Factors" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/usaha-pengaruh-sosial-solidaritas-kondisi-konkret-thumb-a7315.webp" title="JURIS - Accounting Behavior in Panic Buying After the Aceh Flood: Perceived Justice as a Mediator of Social and Risk Factors" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/usaha-pengaruh-sosial-solidaritas-kondisi-konkret-thumb-a7315.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/usaha-pengaruh-sosial-solidaritas-kondisi-konkret-thumb-a7315.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/usaha-pengaruh-sosial-solidaritas-kondisi-konkret-thumb-a7315.webp 1x" title="JURIS - Accounting Behavior in Panic Buying After the Aceh Flood: Perceived Justice as a Mediator of Social and Risk Factors" alt="JURIS - Accounting Behavior in Panic Buying After the Aceh Flood: Perceived Justice as a Mediator of Social and Risk Factors" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64915-usaha-pengaruh-sosial-solidaritas-kondisi" title="JURIS - Accounting Behavior in Panic Buying After the Aceh Flood: Perceived Justice as a Mediator of Social and Risk Factors" target="_blank">Accounting Behavior in Panic Buying After the Aceh Flood: Perceived Justice as a Mediator of Social and Risk Factors</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal yang mengamati perubahan perilaku konsumen selama berbagai fase bencana, termasuk persiapan pra-bencana, periode respons darurat, dan tahap pemulihan pasca-bencana. Studi ini akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana persepsi risiko, keadilan, dan pengaruh sosial berevolusi seiring waktu dan mempengaruhi perilaku pembelian secara dinamis. Selain itu, penelitian dapat diperluas dengan memasukkan variabel-variabel penjelas tambahan, seperti kepercayaan terhadap pemerintah, paparan media, kecemasan emosional, tingkat pendidikan, dan akses rantai pasokan. Integrasi dimensi psikologis dan sosio-ekonomi dapat menghasilkan kerangka perilaku yang lebih holistik. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki peran nilai-nilai Islam dan prinsip-prinsip pemerintahan etis dalam membentuk respons komunitas selama bencana. Variabel yang berasal dari ekonomi perilaku Islam, seperti maqashid sharia, solidaritas sosial, kepercayaan, moderasi, dan perilaku konsumsi etis, dapat memberikan ekstensi teoretis yang berharga untuk model saat ini..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelian panik setelah banjir Aceh lebih dipengaruhi oleh pengaruh sosial dan faktor psikologis daripada mekanisme akuntabilitas formal.Pengaruh sosial muncul sebagai prediktor terkuat dari perilaku pembelian panik, sedangkan transparansi berkontribusi melalui peningkatan persepsi keadilan.Akuntabilitas, meskipun merupakan elemen penting dalam manajemen organisasi, tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap perilaku masyarakat yang terkena bencana.Temuan ini menunjukkan bahwa akuntabilitas mungkin berfungsi sebagai mekanisme pemerintahan yang lebih abstrak yang kurang terlihat secara langsung oleh masyarakat saat menghadapi kondisi darurat.Efektivitas sistem akuntansi dalam mengurangi pembelian panik tergantung pada kemampuan organisasi untuk berkomunikasi secara transparan dan menghasilkan persepsi implementasi kebijakan yang adil
<br>Penelitian ini menyelidiki peran faktor akuntansi, khususnya akuntabilitas dan transparansi, dalam menjelaskan perilaku pembelian panik setelah banjir Aceh, sambil menyelidiki peran mediasi keadilan yang dirasakan dan pengaruh faktor sosial dan risiko. Penelitian ini berkontribusi dengan mengintegrasikan perspektif akuntansi dengan perilaku konsumen pasca-bencana untuk memahami bagaimana kepercayaan institusi dan kondisi sosial membentuk respons pembelian di masyarakat yang terkena bencana. Menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dari 205 responden di Aceh Timur, Kota Langsa, dan Aceh Tamiang, dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/3/usaha-pengaruh-sosial-solidaritas-kondisi-konkret-thumb-a7315.webp" type="image/webp" length="114992" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/usaha-pengaruh-sosial-solidaritas-kondisi-konkret-thumb-aaf1e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/usaha-pengaruh-sosial-solidaritas-kondisi-konkret-thumb-a51eb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/usaha-pengaruh-sosial-solidaritas-kondisi-konkret-thumb-a7315.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-798-ilomata.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3120-ilomata-international-journal-tax-accounting.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Methodological and Behavioural Drivers of Valuation Decision Making in Property Markets A Systematic Literature Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Methodological and Behavioural Drivers of Valuation Decision Making in Property Markets A Systematic Literature Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Methodological and Behavioural Drivers of Valuation Decision Making in Property Markets A Systematic Literature Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64921-studi-empiris-organisasi-literature-review-organis</link>
	<guid isPermaLink="false">e1defd817320d12e38d84a196da21da3</guid>
	<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 10:16:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ job creation ]]></category>
	<category><![CDATA[ practice gap ]]></category>
	<category><![CDATA[ budi santoso ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[budi,creation,gap,job,practice,santoso]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi empiris yang menyelidiki interaksi antara teknologi penilaian otomatis dan penilaian profesional dalam berbagai konteks organisasi menggunakan data primer. Studi longitudinal yang melacak bagaimana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Methodological and Behavioural Drivers of Valuation Decision-Making in Property Markets: A Systematic Literature Review: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi empiris yang menyelidiki interaksi antara teknologi penilaian otomatis dan penilaian profesional dalam berbagai konteks organisasi menggunakan data primer. Studi longitudinal yang melacak bagaimana praktik penilaian berevolusi seiring perubahan teknologi akan memberikan wawasan penting untuk teori dan praktik. Penelitian perbandingan di berbagai lingkungan institusional dan rezim regulasi dapat menerangi bagaimana konteks tata kelola membentuk hasil penilaian. Akhirnya, mengintegrasikan teori manajemen, ekonomi perilaku, dan ilmu properti mewakili arah yang produktif untuk maju landasan teoritis penilaian.. Penelitian ini telah melakukan tinjauan literatur sistematis untuk memeriksa bagaimana penelitian penilaian properti mengkonseptualisasikan interaksi antara metode analitis dan penilaian profesional dalam konteks manajemen organisasi.Menggunakan kerangka PRISMA 2020, 42 artikel ditinjau sejawat dianalisis melalui analisis tematik tiga tahap (pengkodean terbuka, aksial, dan selektif), menghasilkan lima tema utama.evolusi metodologis, penilaian profesional dan pengambilan keputusan manajerial, bias perilaku dalam manajemen penilaian, transformasi teknologi, dan tata kelola institusional.Temuan menunjukkan bahwa penilaian properti dibentuk oleh interaksi dinamis antara dimensi ilmiah dari pemodelan analitis dan dimensi perilaku manajerial dari penilaian profesional dan keahlian organisasi.Analisis frekuensi lintas tema mengonfirmasi bahwa kemajuan metodologis telah menerima perhatian terbesar, sementara integrasi perspektif perilaku tetap kurang dilayani - mengvalidasi kontribusi integratif dari studi ini.Kerangka konseptual yang diusulkan mengkonseptualisasikan penilaian properti sebagai proses pengambilan keputusan manajerial hibrida yang dibentuk oleh interaksi antara metode ilmiah dan keahlian perilaku dalam konteks organisasi dan institusional.Kerangka ini diturunkan secara induktif dari pengkodean tematik dari 42 studi yang disertakan dan berkontribusi pada literatur manajemen dengan menyediakan model yang didasarkan secara teoritis untuk memahami dan meningkatkan praktik penilaian Penilaian properti adalah fungsi inti dalam manajemen aset organisasi, yang secara langsung memberi informasi keputusan terkait investasi, pembiayaan, dan alokasi sumber daya strategis. Meskipun semakin banyak adopsi model analitis dan teknologi penilaian otomatis, hasilnya dipengaruhi oleh penilaian profesional, proses organisasi, dan batasan institusional. Tinjauan sebelumnya telah memeriksa kemajuan metodologis - seperti tinjauan Abidoye dan Chan (2017) tentang model penilaian berbasis ANN dan pemeriksaan Glumac dan Des Rosiers (2018) tentang aplikasi big data - atau... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/4/studi-empiris-organisasi-literature-review-tata-ke-thumb-ca70a.webp" title="JURIS - Methodological and Behavioural Drivers of Valuation Decision-Making in Property Markets: A Systematic Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/4/studi-empiris-organisasi-literature-review-tata-ke-thumb-ca70a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/4/studi-empiris-organisasi-literature-review-tata-ke-thumb-ca70a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/4/studi-empiris-organisasi-literature-review-tata-ke-thumb-ca70a.webp 1x" title="JURIS - Methodological and Behavioural Drivers of Valuation Decision-Making in Property Markets: A Systematic Literature Review" alt="JURIS - Methodological and Behavioural Drivers of Valuation Decision-Making in Property Markets: A Systematic Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/4/studi-empiris-organisasi-literature-review-tata-ke-thumb-ab73f.webp" title="JURIS - Methodological and Behavioural Drivers of Valuation Decision-Making in Property Markets: A Systematic Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/4/studi-empiris-organisasi-literature-review-tata-ke-thumb-ab73f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/4/studi-empiris-organisasi-literature-review-tata-ke-thumb-ab73f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/4/studi-empiris-organisasi-literature-review-tata-ke-thumb-ab73f.webp 1x" title="JURIS - Methodological and Behavioural Drivers of Valuation Decision-Making in Property Markets: A Systematic Literature Review" alt="JURIS - Methodological and Behavioural Drivers of Valuation Decision-Making in Property Markets: A Systematic Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/4/studi-empiris-organisasi-literature-review-tata-ke-thumb-8898a.webp" title="JURIS - Methodological and Behavioural Drivers of Valuation Decision-Making in Property Markets: A Systematic Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/4/studi-empiris-organisasi-literature-review-tata-ke-thumb-8898a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/4/studi-empiris-organisasi-literature-review-tata-ke-thumb-8898a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/4/studi-empiris-organisasi-literature-review-tata-ke-thumb-8898a.webp 1x" title="JURIS - Methodological and Behavioural Drivers of Valuation Decision-Making in Property Markets: A Systematic Literature Review" alt="JURIS - Methodological and Behavioural Drivers of Valuation Decision-Making in Property Markets: A Systematic Literature Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64921-studi-empiris-organisasi-literature-review-organis" title="JURIS - Methodological and Behavioural Drivers of Valuation Decision-Making in Property Markets: A Systematic Literature Review" target="_blank">Methodological and Behavioural Drivers of Valuation Decision-Making in Property Markets: A Systematic Literature Review</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi empiris yang menyelidiki interaksi antara teknologi penilaian otomatis dan penilaian profesional dalam berbagai konteks organisasi menggunakan data primer. Studi longitudinal yang melacak bagaimana praktik penilaian berevolusi seiring perubahan teknologi akan memberikan wawasan penting untuk teori dan praktik. Penelitian perbandingan di berbagai lingkungan institusional dan rezim regulasi dapat menerangi bagaimana konteks tata kelola membentuk hasil penilaian. Akhirnya, mengintegrasikan teori manajemen, ekonomi perilaku, dan ilmu properti mewakili arah yang produktif untuk maju landasan teoritis penilaian..
<br>Penelitian ini telah melakukan tinjauan literatur sistematis untuk memeriksa bagaimana penelitian penilaian properti mengkonseptualisasikan interaksi antara metode analitis dan penilaian profesional dalam konteks manajemen organisasi.Menggunakan kerangka PRISMA 2020, 42 artikel ditinjau sejawat dianalisis melalui analisis tematik tiga tahap (pengkodean terbuka, aksial, dan selektif), menghasilkan lima tema utama.evolusi metodologis, penilaian profesional dan pengambilan keputusan manajerial, bias perilaku dalam manajemen penilaian, transformasi teknologi, dan tata kelola institusional.Temuan menunjukkan bahwa penilaian properti dibentuk oleh interaksi dinamis antara dimensi ilmiah dari pemodelan analitis dan dimensi perilaku manajerial dari penilaian profesional dan keahlian organisasi.Analisis frekuensi lintas tema mengonfirmasi bahwa kemajuan metodologis telah menerima perhatian terbesar, sementara integrasi perspektif perilaku tetap kurang dilayani - mengvalidasi kontribusi integratif dari studi ini.Kerangka konseptual yang diusulkan mengkonseptualisasikan penilaian properti sebagai proses pengambilan keputusan manajerial hibrida yang dibentuk oleh interaksi antara metode ilmiah dan keahlian perilaku dalam konteks organisasi dan institusional.Kerangka ini diturunkan secara induktif dari pengkodean tematik dari 42 studi yang disertakan dan berkontribusi pada literatur manajemen dengan menyediakan model yang didasarkan secara teoritis untuk memahami dan meningkatkan praktik penilaian
<br>Penilaian properti adalah fungsi inti dalam manajemen aset organisasi, yang secara langsung memberi informasi keputusan terkait investasi, pembiayaan, dan alokasi sumber daya strategis. Meskipun semakin banyak adopsi model analitis dan teknologi penilaian otomatis, hasilnya dipengaruhi oleh penilaian profesional, proses organisasi, dan batasan institusional. Tinjauan sebelumnya telah memeriksa kemajuan metodologis - seperti tinjauan Abidoye dan Chan (2017) tentang model penilaian berbasis ANN dan pemeriksaan Glumac dan Des Rosiers (2018) tentang aplikasi big data - atau...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/4/studi-empiris-organisasi-literature-review-tata-ke-thumb-ab73f.webp" type="image/webp" length="163766" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/4/studi-empiris-organisasi-literature-review-tata-ke-thumb-ca70a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/4/studi-empiris-organisasi-literature-review-tata-ke-thumb-ab73f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/4/studi-empiris-organisasi-literature-review-tata-ke-thumb-8898a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-798-ilomata.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3124-ilomata-international-journal-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Continuity Of ASEAN 6 Capital Market Integration Evaluation The VECM and Granger Causality Approach ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Continuity Of ASEAN 6 Capital Market Integration Evaluation The VECM and Granger Causality Approach ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Continuity Of ASEAN 6 Capital Market Integration Evaluation The VECM and Granger Causality Approach ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64916-indeks-saham-pasar-integrasi-asean-mod</link>
	<guid isPermaLink="false">82dafe4d9edfe5bed86f52efb96b401f</guid>
	<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 10:10:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ listed firms ]]></category>
	<category><![CDATA[ haryono umar ]]></category>
	<category><![CDATA[ irfandy azis ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[azis,firms,haryono,irfandy,listed,umar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan sangat relevan untuk memperdalam pemahaman kita tentang integrasi pasar modal ASEAN. Pertama, studi di masa depan dapat memperluas analisis dari indeks harga saham gabungan ke indeks spesifik sektor atau dinamika tingkat industri. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Continuity Of ASEAN-6 Capital Market Integration Evaluation: The VECM and Granger Causality Approach: Penelitian lanjutan sangat relevan untuk memperdalam pemahaman kita tentang integrasi pasar modal ASEAN. Pertama, studi di masa depan dapat memperluas analisis dari indeks harga saham gabungan ke indeks spesifik sektor atau dinamika tingkat industri. Ini akan memungkinkan para peneliti untuk menyelidiki bagaimana sektor-sektor ekonomi tertentu, seperti perbankan, manufaktur, atau teknologi, di berbagai negara ASEAN saling terintegrasi. Pendekatan ini diharapkan dapat mengungkap pola dan pendorong integrasi yang berbeda, serta menjelaskan anomali yang ditemukan dalam penelitian ini, seperti pengaruh Filipina yang tidak terduga terhadap Singapura atau dinamika hubungan antara Indonesia dan Malaysia. Kedua, penting untuk secara eksplisit menguji dampak guncangan ekonomi eksternal yang besar, seperti pandemi COVID-19 atau krisis keuangan global, terhadap pola integrasi pasar modal regional. Mengembangkan model yang mampu mengidentifikasi secara langsung perubahan struktural atau pergeseran rezim akan membantu memahami bagaimana guncangan tersebut mengubah mekanisme transmisi antar pasar, tidak hanya dari segi prediktabilitas statistik, tetapi juga melalui faktor-faktor ekonomi riil seperti sentimen investor, respons kebijakan makroekonomi, dan gangguan rantai pasok. Ketiga, penelitian dapat lebih jauh mengeksplorasi saluran transmisi ekonomi spesifik yang mendasari integrasi dan hubungan kausal yang diamati. Investigasi ini harus mencakup peran investasi asing langsung, volume perdagangan bilateral untuk barang dan jasa tertentu, harmonisasi regulasi lintas batas, serta keberadaan lembaga keuangan regional. Dengan demikian, kita dapat mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang paling efektif dalam mendorong keterkaitan keuangan yang lebih dalam di seluruh wilayah ASEAN.. Penelitian ini mengkaji integrasi pasar modal ASEAN sebelum dan sesudah Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015, menemukan bahwa pasar ASEAN-6 tetap terintegrasi secara ekonomi, meskipun Vietnam menunjukkan koneksi jangka panjang yang relatif lebih lemah.Analisis kausalitas Granger menunjukkan bahwa interdependensi jangka pendek telah berevolusi seiring waktu, dengan peningkatan hubungan kausal dua arah antar negara setelah MEA 2015, mengindikasikan pasar saham regional menjadi lebih saling terhubung.Temuan ini menegaskan bahwa perubahan struktural terkait kebijakan dapat bersamaan dengan pergeseran kekuatan dan arah hubungan antar pasar, memberikan implikasi penting bagi pembuat kebijakan, investor, dan bisnis dalam memantau interdependensi pasar dan mengelola strategi regional Penelitian ini mengkaji hubungan kointegrasi antar indeks saham di negara-negara Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), dengan memperhatikan potensi perubahan dinamika pasar setelah implementasi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada tahun 2015. Alih-alih menguji secara formal adanya perubahan struktural, penelitian ini menggunakan kerangka komparatif dua periode untuk menilai perbedaan dalam keseimbangan jangka panjang dan dinamika jangka pendek sebelum dan sesudah MEA. Dengan menggunakan indeks harga saham gabungan mingguan dari enam negara ASEAN (Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam), analisis dibagi menjadi dua periode: pra-MEA... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/2/indeks-saham-pasar-integrasi-asean-modal-daya-keua-thumb-7ab9f.webp" title="JURIS - The Continuity Of ASEAN-6 Capital Market Integration Evaluation: The VECM and Granger Causality Approach" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/indeks-saham-pasar-integrasi-asean-modal-daya-keua-thumb-7ab9f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/indeks-saham-pasar-integrasi-asean-modal-daya-keua-thumb-7ab9f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/indeks-saham-pasar-integrasi-asean-modal-daya-keua-thumb-7ab9f.webp 1x" title="JURIS - The Continuity Of ASEAN-6 Capital Market Integration Evaluation: The VECM and Granger Causality Approach" alt="JURIS - The Continuity Of ASEAN-6 Capital Market Integration Evaluation: The VECM and Granger Causality Approach" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/indeks-saham-pasar-integrasi-asean-modal-daya-keua-thumb-2f68b.webp" title="JURIS - The Continuity Of ASEAN-6 Capital Market Integration Evaluation: The VECM and Granger Causality Approach" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/indeks-saham-pasar-integrasi-asean-modal-daya-keua-thumb-2f68b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/indeks-saham-pasar-integrasi-asean-modal-daya-keua-thumb-2f68b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/indeks-saham-pasar-integrasi-asean-modal-daya-keua-thumb-2f68b.webp 1x" title="JURIS - The Continuity Of ASEAN-6 Capital Market Integration Evaluation: The VECM and Granger Causality Approach" alt="JURIS - The Continuity Of ASEAN-6 Capital Market Integration Evaluation: The VECM and Granger Causality Approach" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/indeks-saham-pasar-integrasi-asean-modal-daya-keua-thumb-459f2.webp" title="JURIS - The Continuity Of ASEAN-6 Capital Market Integration Evaluation: The VECM and Granger Causality Approach" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/indeks-saham-pasar-integrasi-asean-modal-daya-keua-thumb-459f2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/indeks-saham-pasar-integrasi-asean-modal-daya-keua-thumb-459f2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/indeks-saham-pasar-integrasi-asean-modal-daya-keua-thumb-459f2.webp 1x" title="JURIS - The Continuity Of ASEAN-6 Capital Market Integration Evaluation: The VECM and Granger Causality Approach" alt="JURIS - The Continuity Of ASEAN-6 Capital Market Integration Evaluation: The VECM and Granger Causality Approach" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64916-indeks-saham-pasar-integrasi-asean-mod" title="JURIS - The Continuity Of ASEAN-6 Capital Market Integration Evaluation: The VECM and Granger Causality Approach" target="_blank">The Continuity Of ASEAN-6 Capital Market Integration Evaluation: The VECM and Granger Causality Approach</a>: Penelitian lanjutan sangat relevan untuk memperdalam pemahaman kita tentang integrasi pasar modal ASEAN. Pertama, studi di masa depan dapat memperluas analisis dari indeks harga saham gabungan ke indeks spesifik sektor atau dinamika tingkat industri. Ini akan memungkinkan para peneliti untuk menyelidiki bagaimana sektor-sektor ekonomi tertentu, seperti perbankan, manufaktur, atau teknologi, di berbagai negara ASEAN saling terintegrasi. Pendekatan ini diharapkan dapat mengungkap pola dan pendorong integrasi yang berbeda, serta menjelaskan anomali yang ditemukan dalam penelitian ini, seperti pengaruh Filipina yang tidak terduga terhadap Singapura atau dinamika hubungan antara Indonesia dan Malaysia. Kedua, penting untuk secara eksplisit menguji dampak guncangan ekonomi eksternal yang besar, seperti pandemi COVID-19 atau krisis keuangan global, terhadap pola integrasi pasar modal regional. Mengembangkan model yang mampu mengidentifikasi secara langsung perubahan struktural atau pergeseran rezim akan membantu memahami bagaimana guncangan tersebut mengubah mekanisme transmisi antar pasar, tidak hanya dari segi prediktabilitas statistik, tetapi juga melalui faktor-faktor ekonomi riil seperti sentimen investor, respons kebijakan makroekonomi, dan gangguan rantai pasok. Ketiga, penelitian dapat lebih jauh mengeksplorasi saluran transmisi ekonomi spesifik yang mendasari integrasi dan hubungan kausal yang diamati. Investigasi ini harus mencakup peran investasi asing langsung, volume perdagangan bilateral untuk barang dan jasa tertentu, harmonisasi regulasi lintas batas, serta keberadaan lembaga keuangan regional. Dengan demikian, kita dapat mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang paling efektif dalam mendorong keterkaitan keuangan yang lebih dalam di seluruh wilayah ASEAN..
<br>Penelitian ini mengkaji integrasi pasar modal ASEAN sebelum dan sesudah Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015, menemukan bahwa pasar ASEAN-6 tetap terintegrasi secara ekonomi, meskipun Vietnam menunjukkan koneksi jangka panjang yang relatif lebih lemah.Analisis kausalitas Granger menunjukkan bahwa interdependensi jangka pendek telah berevolusi seiring waktu, dengan peningkatan hubungan kausal dua arah antar negara setelah MEA 2015, mengindikasikan pasar saham regional menjadi lebih saling terhubung.Temuan ini menegaskan bahwa perubahan struktural terkait kebijakan dapat bersamaan dengan pergeseran kekuatan dan arah hubungan antar pasar, memberikan implikasi penting bagi pembuat kebijakan, investor, dan bisnis dalam memantau interdependensi pasar dan mengelola strategi regional
<br>Penelitian ini mengkaji hubungan kointegrasi antar indeks saham di negara-negara Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), dengan memperhatikan potensi perubahan dinamika pasar setelah implementasi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada tahun 2015. Alih-alih menguji secara formal adanya perubahan struktural, penelitian ini menggunakan kerangka komparatif dua periode untuk menilai perbedaan dalam keseimbangan jangka panjang dan dinamika jangka pendek sebelum dan sesudah MEA. Dengan menggunakan indeks harga saham gabungan mingguan dari enam negara ASEAN (Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam), analisis dibagi menjadi dua periode: pra-MEA...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/2/indeks-saham-pasar-integrasi-asean-modal-daya-keua-thumb-2f68b.webp" type="image/webp" length="110314" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/indeks-saham-pasar-integrasi-asean-modal-daya-keua-thumb-7ab9f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/indeks-saham-pasar-integrasi-asean-modal-daya-keua-thumb-2f68b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/indeks-saham-pasar-integrasi-asean-modal-daya-keua-thumb-459f2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-798-ilomata.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3120-ilomata-international-journal-tax-accounting.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Enhancing Governments SPBE Change Management Utilizing Strategic Communication ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Enhancing Governments SPBE Change Management Utilizing Strategic Communication ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Enhancing Governments SPBE Change Management Utilizing Strategic Communication ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64917-protokol-manajemen-icu-perubahan-organis</link>
	<guid isPermaLink="false">132277b0f3fc1ec9555d28475a0def1b</guid>
	<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 10:07:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ erus effendi ]]></category>
	<category><![CDATA[ unang fauzi ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[effendi,erus,fauzi,unang,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas manajemen perubahan SPBE, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan protokol manajemen perubahan yang spesifik untuk SPBE, dengan mempertimbangkan berbagai model manajemen perubahan yang ada. Selain itu, penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Enhancing Government's SPBE Change Management Utilizing Strategic Communication: Untuk meningkatkan efektivitas manajemen perubahan SPBE, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan protokol manajemen perubahan yang spesifik untuk SPBE, dengan mempertimbangkan berbagai model manajemen perubahan yang ada. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki dampak dari pendekatan komunikasi yang beragam di berbagai lingkungan pemerintahan, terutama dalam konteks digitalisasi layanan publik. Terakhir, studi mendatang dapat mengeksplorasi strategi komunikasi yang efektif untuk mengatasi tantangan infrastruktur yang tidak memadai dan koordinasi yang terputus-putus, dengan tujuan meningkatkan efisiensi dan keberhasilan transformasi digital di lingkungan pemerintahan.. Studi ini menekankan peran penting komunikasi strategis dalam meningkatkan manajemen perubahan SPBE di lembaga pemerintahan.Komunikasi strategis terbukti efektif dalam mengurangi resistensi dan menyelaraskan tujuan organisasi dengan tujuan digitalisasi.Penelitian ini juga menyoroti pentingnya menggabungkan model manajemen perubahan yang sudah ada, seperti ITIL v4 dan ISO/IEC 20000, dengan arahan SPBE untuk meningkatkan efisiensi transformasi digital.Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi tantangan umum seperti infrastruktur yang tidak memadai dan koordinasi yang terputus-putus, serta menyarankan penerapan peningkatan berkelanjutan dan strategi yang fleksibel.Penelitian ini menyimpulkan dengan menekankan kebutuhan akan panduan spesifik untuk manajemen perubahan SPBE dan investigasi lebih lanjut tentang dampak berbagai pendekatan komunikasi di berbagai lingkungan pemerintahan Penelitian ini mendalami kajian tentang pentingnya komunikasi strategis dalam memperkuat manajemen perubahan dalam kerangka Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Indonesia. Melalui penggunaan metodologi penelitian kualitatif, yang mencakup analisis deskriptif dan tinjauan mendalam terhadap literatur yang ada, penelitian ini berusaha untuk menentukan faktor-faktor penting yang mempengaruhi efektivitas upaya SPBE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa taktik komunikasi yang terstruktur dengan baik, dedikasi dari pimpinan, dan keterlibatan aktif pegawai sangat penting untuk mengurangi resistensi dan menyelaraskan tujuan organisasi dengan tujuan SPBE. Selain itu, penggabungan model manajemen perubahan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/3/protokol-manajemen-icu-perubahan-organisasi-model-thumb-4028f.webp" title="JURIS - Enhancing Government&#039;s SPBE Change Management Utilizing Strategic Communication" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/protokol-manajemen-icu-perubahan-organisasi-model-thumb-4028f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/protokol-manajemen-icu-perubahan-organisasi-model-thumb-4028f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/protokol-manajemen-icu-perubahan-organisasi-model-thumb-4028f.webp 1x" title="JURIS - Enhancing Government&#039;s SPBE Change Management Utilizing Strategic Communication" alt="JURIS - Enhancing Government&#039;s SPBE Change Management Utilizing Strategic Communication" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/protokol-manajemen-icu-perubahan-organisasi-model-thumb-92006.webp" title="JURIS - Enhancing Government&#039;s SPBE Change Management Utilizing Strategic Communication" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/protokol-manajemen-icu-perubahan-organisasi-model-thumb-92006.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/protokol-manajemen-icu-perubahan-organisasi-model-thumb-92006.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/protokol-manajemen-icu-perubahan-organisasi-model-thumb-92006.webp 1x" title="JURIS - Enhancing Government&#039;s SPBE Change Management Utilizing Strategic Communication" alt="JURIS - Enhancing Government&#039;s SPBE Change Management Utilizing Strategic Communication" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/protokol-manajemen-icu-perubahan-organisasi-model-thumb-a8ef0.webp" title="JURIS - Enhancing Government&#039;s SPBE Change Management Utilizing Strategic Communication" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/protokol-manajemen-icu-perubahan-organisasi-model-thumb-a8ef0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/protokol-manajemen-icu-perubahan-organisasi-model-thumb-a8ef0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/protokol-manajemen-icu-perubahan-organisasi-model-thumb-a8ef0.webp 1x" title="JURIS - Enhancing Government&#039;s SPBE Change Management Utilizing Strategic Communication" alt="JURIS - Enhancing Government&#039;s SPBE Change Management Utilizing Strategic Communication" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64917-protokol-manajemen-icu-perubahan-organis" title="JURIS - Enhancing Government&#039;s SPBE Change Management Utilizing Strategic Communication" target="_blank">Enhancing Government's SPBE Change Management Utilizing Strategic Communication</a>: Untuk meningkatkan efektivitas manajemen perubahan SPBE, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan protokol manajemen perubahan yang spesifik untuk SPBE, dengan mempertimbangkan berbagai model manajemen perubahan yang ada. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki dampak dari pendekatan komunikasi yang beragam di berbagai lingkungan pemerintahan, terutama dalam konteks digitalisasi layanan publik. Terakhir, studi mendatang dapat mengeksplorasi strategi komunikasi yang efektif untuk mengatasi tantangan infrastruktur yang tidak memadai dan koordinasi yang terputus-putus, dengan tujuan meningkatkan efisiensi dan keberhasilan transformasi digital di lingkungan pemerintahan..
<br>Studi ini menekankan peran penting komunikasi strategis dalam meningkatkan manajemen perubahan SPBE di lembaga pemerintahan.Komunikasi strategis terbukti efektif dalam mengurangi resistensi dan menyelaraskan tujuan organisasi dengan tujuan digitalisasi.Penelitian ini juga menyoroti pentingnya menggabungkan model manajemen perubahan yang sudah ada, seperti ITIL v4 dan ISO/IEC 20000, dengan arahan SPBE untuk meningkatkan efisiensi transformasi digital.Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi tantangan umum seperti infrastruktur yang tidak memadai dan koordinasi yang terputus-putus, serta menyarankan penerapan peningkatan berkelanjutan dan strategi yang fleksibel.Penelitian ini menyimpulkan dengan menekankan kebutuhan akan panduan spesifik untuk manajemen perubahan SPBE dan investigasi lebih lanjut tentang dampak berbagai pendekatan komunikasi di berbagai lingkungan pemerintahan
<br>Penelitian ini mendalami kajian tentang pentingnya komunikasi strategis dalam memperkuat manajemen perubahan dalam kerangka Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Indonesia. Melalui penggunaan metodologi penelitian kualitatif, yang mencakup analisis deskriptif dan tinjauan mendalam terhadap literatur yang ada, penelitian ini berusaha untuk menentukan faktor-faktor penting yang mempengaruhi efektivitas upaya SPBE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa taktik komunikasi yang terstruktur dengan baik, dedikasi dari pimpinan, dan keterlibatan aktif pegawai sangat penting untuk mengurangi resistensi dan menyelaraskan tujuan organisasi dengan tujuan SPBE. Selain itu, penggabungan model manajemen perubahan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/3/protokol-manajemen-icu-perubahan-organisasi-model-thumb-a8ef0.webp" type="image/webp" length="80168" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/protokol-manajemen-icu-perubahan-organisasi-model-thumb-4028f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/protokol-manajemen-icu-perubahan-organisasi-model-thumb-92006.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/protokol-manajemen-icu-perubahan-organisasi-model-thumb-a8ef0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5291-tazkia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18962-jurnal-komunikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ How Ethical Leadership Is Practiced in Public Bureaucracy A Qualitative Inquiry ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ How Ethical Leadership Is Practiced in Public Bureaucracy A Qualitative Inquiry ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ How Ethical Leadership Is Practiced in Public Bureaucracy A Qualitative Inquiry ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64920-kepemimpinan-etis-birokrasi-publik-fenomenologi-re</link>
	<guid isPermaLink="false">f0a3377058ff7af156168f59b2ffd927</guid>
	<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 09:45:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ job creation ]]></category>
	<category><![CDATA[ practice gap ]]></category>
	<category><![CDATA[ budi santoso ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[budi,creation,gap,job,practice,santoso]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas cakupan empiris dengan menyelidiki kepemimpinan etis di berbagai tingkat birokrasi dan sektor layanan publik. Studi komparatif lintas negara dapat menjelaskan bagaimana konteks institusional mempengaruhi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - How Ethical Leadership Is Practiced in Public Bureaucracy: A Qualitative Inquiry: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas cakupan empiris dengan menyelidiki kepemimpinan etis di berbagai tingkat birokrasi dan sektor layanan publik. Studi komparatif lintas negara dapat menjelaskan bagaimana konteks institusional mempengaruhi penerapan etika, sementara desain longitudinal dapat menangkap evolusi penilaian moral sepanjang siklus politik dan administratif. Integrasi pendekatan kualitatif dan kuantitatif akan membantu validasi dan penyempurnaan dimensi yang diidentifikasi dalam penelitian ini, sambil mempertahankan kedalaman pengalaman yang hidup. Dengan demikian, penelitian selanjutnya dapat memberikan kontribusi pada pemahaman yang lebih komprehensif tentang kepemimpinan etis dalam konteks birokrasi publik.. Penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan etis dalam organisasi publik dipraktikkan melalui tiga dimensi yang saling terkait.perilaku teladan, keberanian moral, dan keadilan relasional.Dimensi-dimensi ini membentuk bagaimana pemimpin menjaga integritas, merespons tekanan, dan memastikan perlakuan adil dalam konteks birokratik.Temuan menunjukkan bahwa kepemimpinan etis melampaui kepatuhan formal dan tercermin dalam praktik sehari-hari yang mempengaruhi kepercayaan, akuntabilitas, dan legitimasi institusional.Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang kepemimpinan etis sebagai praktik yang hidup, interpretatif, dan relasional, yang terwujud dalam perilaku sehari-hari pemimpin Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana kepemimpinan etis dipraktikkan dan dialami oleh pemimpin senior di institusi publik birokratik Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan fenomenologis kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan analisis dokumen yang melibatkan delapan pemimpin berpengalaman dari organisasi pemerintah pusat dan daerah. Temuan mengungkapkan tiga dimensi kepemimpinan etis yang saling terkait: perilaku teladan, keberanian moral dalam pengambilan keputusan berisiko tinggi, dan keadilan relasional terhadap bawahan, khususnya di area abu-abu regulasi. Hasil ini menunjukkan bahwa kepemimpinan etis diterapkan sebagai praktik... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/5/kepemimpinan-etis-birokrasi-publik-fenomenologi-re-thumb-1ee63.webp" title="JURIS - How Ethical Leadership Is Practiced in Public Bureaucracy: A Qualitative Inquiry" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/5/kepemimpinan-etis-birokrasi-publik-fenomenologi-re-thumb-1ee63.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/5/kepemimpinan-etis-birokrasi-publik-fenomenologi-re-thumb-1ee63.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/5/kepemimpinan-etis-birokrasi-publik-fenomenologi-re-thumb-1ee63.webp 1x" title="JURIS - How Ethical Leadership Is Practiced in Public Bureaucracy: A Qualitative Inquiry" alt="JURIS - How Ethical Leadership Is Practiced in Public Bureaucracy: A Qualitative Inquiry" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/5/kepemimpinan-etis-birokrasi-publik-fenomenologi-re-thumb-568b5.webp" title="JURIS - How Ethical Leadership Is Practiced in Public Bureaucracy: A Qualitative Inquiry" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/5/kepemimpinan-etis-birokrasi-publik-fenomenologi-re-thumb-568b5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/5/kepemimpinan-etis-birokrasi-publik-fenomenologi-re-thumb-568b5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/5/kepemimpinan-etis-birokrasi-publik-fenomenologi-re-thumb-568b5.webp 1x" title="JURIS - How Ethical Leadership Is Practiced in Public Bureaucracy: A Qualitative Inquiry" alt="JURIS - How Ethical Leadership Is Practiced in Public Bureaucracy: A Qualitative Inquiry" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/5/kepemimpinan-etis-birokrasi-publik-fenomenologi-re-thumb-8930f.webp" title="JURIS - How Ethical Leadership Is Practiced in Public Bureaucracy: A Qualitative Inquiry" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/5/kepemimpinan-etis-birokrasi-publik-fenomenologi-re-thumb-8930f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/5/kepemimpinan-etis-birokrasi-publik-fenomenologi-re-thumb-8930f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/5/kepemimpinan-etis-birokrasi-publik-fenomenologi-re-thumb-8930f.webp 1x" title="JURIS - How Ethical Leadership Is Practiced in Public Bureaucracy: A Qualitative Inquiry" alt="JURIS - How Ethical Leadership Is Practiced in Public Bureaucracy: A Qualitative Inquiry" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64920-kepemimpinan-etis-birokrasi-publik-fenomenologi-re" title="JURIS - How Ethical Leadership Is Practiced in Public Bureaucracy: A Qualitative Inquiry" target="_blank">How Ethical Leadership Is Practiced in Public Bureaucracy: A Qualitative Inquiry</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas cakupan empiris dengan menyelidiki kepemimpinan etis di berbagai tingkat birokrasi dan sektor layanan publik. Studi komparatif lintas negara dapat menjelaskan bagaimana konteks institusional mempengaruhi penerapan etika, sementara desain longitudinal dapat menangkap evolusi penilaian moral sepanjang siklus politik dan administratif. Integrasi pendekatan kualitatif dan kuantitatif akan membantu validasi dan penyempurnaan dimensi yang diidentifikasi dalam penelitian ini, sambil mempertahankan kedalaman pengalaman yang hidup. Dengan demikian, penelitian selanjutnya dapat memberikan kontribusi pada pemahaman yang lebih komprehensif tentang kepemimpinan etis dalam konteks birokrasi publik..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan etis dalam organisasi publik dipraktikkan melalui tiga dimensi yang saling terkait.perilaku teladan, keberanian moral, dan keadilan relasional.Dimensi-dimensi ini membentuk bagaimana pemimpin menjaga integritas, merespons tekanan, dan memastikan perlakuan adil dalam konteks birokratik.Temuan menunjukkan bahwa kepemimpinan etis melampaui kepatuhan formal dan tercermin dalam praktik sehari-hari yang mempengaruhi kepercayaan, akuntabilitas, dan legitimasi institusional.Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang kepemimpinan etis sebagai praktik yang hidup, interpretatif, dan relasional, yang terwujud dalam perilaku sehari-hari pemimpin
<br>Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana kepemimpinan etis dipraktikkan dan dialami oleh pemimpin senior di institusi publik birokratik Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan fenomenologis kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan analisis dokumen yang melibatkan delapan pemimpin berpengalaman dari organisasi pemerintah pusat dan daerah. Temuan mengungkapkan tiga dimensi kepemimpinan etis yang saling terkait: perilaku teladan, keberanian moral dalam pengambilan keputusan berisiko tinggi, dan keadilan relasional terhadap bawahan, khususnya di area abu-abu regulasi. Hasil ini menunjukkan bahwa kepemimpinan etis diterapkan sebagai praktik...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/5/kepemimpinan-etis-birokrasi-publik-fenomenologi-re-thumb-1ee63.webp" type="image/webp" length="140642" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/5/kepemimpinan-etis-birokrasi-publik-fenomenologi-re-thumb-1ee63.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/5/kepemimpinan-etis-birokrasi-publik-fenomenologi-re-thumb-568b5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/5/kepemimpinan-etis-birokrasi-publik-fenomenologi-re-thumb-8930f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-798-ilomata.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3124-ilomata-international-journal-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Formulasi Constitutional Ethics sebagai Instrumen Pengawasan Imparsialitas Eksekutif dalam Tahapan Pemilu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Formulasi Constitutional Ethics sebagai Instrumen Pengawasan Imparsialitas Eksekutif dalam Tahapan Pemilu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Formulasi Constitutional Ethics sebagai Instrumen Pengawasan Imparsialitas Eksekutif dalam Tahapan Pemilu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64914-formulasi-etika-khalfah-dominasi-eksekutif-p</link>
	<guid isPermaLink="false">c4bf411020faa2a2686d9c9b3b02ca51</guid>
	<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 09:11:36 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kekalik jaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ issn barcode ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[barcode,counter,flag,issn,jaya,kekalik]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: 1. Menganalisis lebih mendalam tentang implementasi constitutional ethics di Indonesia, terutama dalam konteks pemilu dan pemilihan kepala daerah. Penelitian ini dapat mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Formulasi Constitutional Ethics sebagai Instrumen Pengawasan Imparsialitas Eksekutif dalam Tahapan Pemilu: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: 1. Menganalisis lebih mendalam tentang implementasi constitutional ethics di Indonesia, terutama dalam konteks pemilu dan pemilihan kepala daerah. Penelitian ini dapat mengeksplorasi tantangan-tantangan yang dihadapi dalam penerapan etika konstitusi, seperti budaya politik patrimonial, lemahnya keteladanan elite politik, dan resistensi terhadap penguatan pengawasan etik. 2. Mengkaji peran teknologi informasi dan media sosial dalam pengawasan imparsialitas eksekutif. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana teknologi dapat digunakan sebagai sarana baru penyalahgunaan kekuasaan dalam pemilu, serta bagaimana pengaturan etik dapat diterapkan untuk mencegah penyalahgunaan tersebut. 3. Meneliti tentang pembangunan budaya konstitusi yang sehat di Indonesia. Penelitian ini dapat fokus pada pendidikan demokrasi, pendidikan etika publik, dan penguatan integritas kelembagaan sebagai upaya untuk menciptakan kesadaran etik dalam penggunaan kekuasaan. Dengan menggabungkan ketiga saran tersebut, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam memperkuat demokrasi konstitusional di Indonesia, khususnya dalam menjaga integritas dan netralitas eksekutif dalam tahapan pemilu.. Constitutional ethics memiliki kedudukan strategis dalam sistem hukum tata negara Indonesia sebagai norma moral konstitusional yang melengkapi hukum positif dalam penyelenggaraan kekuasaan negara.Etika konstitusi diperlukan untuk menjembatani kesenjangan antara legalitas formal dan legitimasi moral dalam praktik demokrasi.Imparsialitas eksekutif merupakan prinsip fundamental dalam pemilu demokratis yang menuntut pemerintah bersikap netral dan tidak menyalahgunakan sumber daya negara untuk kepentingan elektoral tertentu.Regulasi pemilu yang ada saat ini masih memiliki keterbatasan karena lebih berorientasi pada aspek administratif dan pidana, sementara pelanggaran etik sering kali berada di luar jangkauan sanksi hukum formal.Formulasi constitutional ethics sebagai instrumen pengawasan pemilu dapat dilakukan melalui kodifikasi prinsip etika konstitusi dalam peraturan perundang-undangan, penguatan peradilan etik, standardisasi netralitas kebijakan pemerintah, serta penguatan kewenangan lembaga pengawas.Dengan demikian, constitutional ethics dapat menjadi instrumen efektif untuk menjaga integritas demokrasi dan mewujudkan pemilu yang jujur dan adil Penelitian ini mengkaji urgensi formulasi etika konstitusi sebagai instrumen hukum untuk mengawasi imparsialitas eksekutif dalam tahapan pemilu di Indonesia. Dominasi eksekutif berpotensi menimbulkan penyalahgunaan kekuasaan, politisasi birokrasi, dan pemanfaatan sumber daya negara untuk kepentingan elektoral, sementara regulasi pemilu masih berfokus pada pelanggaran administratif dan pidana. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika konstitusi berperan strategis sebagai penghubung legalitas dan moralitas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/f/formulasi-etika-khalfah-dominasi-eksekutif-publik-thumb-cfdf4.webp" title="JURIS - Formulasi Constitutional Ethics sebagai Instrumen Pengawasan Imparsialitas Eksekutif dalam Tahapan Pemilu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/formulasi-etika-khalfah-dominasi-eksekutif-publik-thumb-cfdf4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/formulasi-etika-khalfah-dominasi-eksekutif-publik-thumb-cfdf4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/formulasi-etika-khalfah-dominasi-eksekutif-publik-thumb-cfdf4.webp 1x" title="JURIS - Formulasi Constitutional Ethics sebagai Instrumen Pengawasan Imparsialitas Eksekutif dalam Tahapan Pemilu" alt="JURIS - Formulasi Constitutional Ethics sebagai Instrumen Pengawasan Imparsialitas Eksekutif dalam Tahapan Pemilu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/f/formulasi-etika-khalfah-dominasi-eksekutif-publik-thumb-548ff.webp" title="JURIS - Formulasi Constitutional Ethics sebagai Instrumen Pengawasan Imparsialitas Eksekutif dalam Tahapan Pemilu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/formulasi-etika-khalfah-dominasi-eksekutif-publik-thumb-548ff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/formulasi-etika-khalfah-dominasi-eksekutif-publik-thumb-548ff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/formulasi-etika-khalfah-dominasi-eksekutif-publik-thumb-548ff.webp 1x" title="JURIS - Formulasi Constitutional Ethics sebagai Instrumen Pengawasan Imparsialitas Eksekutif dalam Tahapan Pemilu" alt="JURIS - Formulasi Constitutional Ethics sebagai Instrumen Pengawasan Imparsialitas Eksekutif dalam Tahapan Pemilu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/f/formulasi-etika-khalfah-dominasi-eksekutif-publik-thumb-c0d12.webp" title="JURIS - Formulasi Constitutional Ethics sebagai Instrumen Pengawasan Imparsialitas Eksekutif dalam Tahapan Pemilu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/formulasi-etika-khalfah-dominasi-eksekutif-publik-thumb-c0d12.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/formulasi-etika-khalfah-dominasi-eksekutif-publik-thumb-c0d12.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/formulasi-etika-khalfah-dominasi-eksekutif-publik-thumb-c0d12.webp 1x" title="JURIS - Formulasi Constitutional Ethics sebagai Instrumen Pengawasan Imparsialitas Eksekutif dalam Tahapan Pemilu" alt="JURIS - Formulasi Constitutional Ethics sebagai Instrumen Pengawasan Imparsialitas Eksekutif dalam Tahapan Pemilu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64914-formulasi-etika-khalfah-dominasi-eksekutif-p" title="JURIS - Formulasi Constitutional Ethics sebagai Instrumen Pengawasan Imparsialitas Eksekutif dalam Tahapan Pemilu" target="_blank">Formulasi Constitutional Ethics sebagai Instrumen Pengawasan Imparsialitas Eksekutif dalam Tahapan Pemilu</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: 1. Menganalisis lebih mendalam tentang implementasi constitutional ethics di Indonesia, terutama dalam konteks pemilu dan pemilihan kepala daerah. Penelitian ini dapat mengeksplorasi tantangan-tantangan yang dihadapi dalam penerapan etika konstitusi, seperti budaya politik patrimonial, lemahnya keteladanan elite politik, dan resistensi terhadap penguatan pengawasan etik. 2. Mengkaji peran teknologi informasi dan media sosial dalam pengawasan imparsialitas eksekutif. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana teknologi dapat digunakan sebagai sarana baru penyalahgunaan kekuasaan dalam pemilu, serta bagaimana pengaturan etik dapat diterapkan untuk mencegah penyalahgunaan tersebut. 3. Meneliti tentang pembangunan budaya konstitusi yang sehat di Indonesia. Penelitian ini dapat fokus pada pendidikan demokrasi, pendidikan etika publik, dan penguatan integritas kelembagaan sebagai upaya untuk menciptakan kesadaran etik dalam penggunaan kekuasaan. Dengan menggabungkan ketiga saran tersebut, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam memperkuat demokrasi konstitusional di Indonesia, khususnya dalam menjaga integritas dan netralitas eksekutif dalam tahapan pemilu..
<br>Constitutional ethics memiliki kedudukan strategis dalam sistem hukum tata negara Indonesia sebagai norma moral konstitusional yang melengkapi hukum positif dalam penyelenggaraan kekuasaan negara.Etika konstitusi diperlukan untuk menjembatani kesenjangan antara legalitas formal dan legitimasi moral dalam praktik demokrasi.Imparsialitas eksekutif merupakan prinsip fundamental dalam pemilu demokratis yang menuntut pemerintah bersikap netral dan tidak menyalahgunakan sumber daya negara untuk kepentingan elektoral tertentu.Regulasi pemilu yang ada saat ini masih memiliki keterbatasan karena lebih berorientasi pada aspek administratif dan pidana, sementara pelanggaran etik sering kali berada di luar jangkauan sanksi hukum formal.Formulasi constitutional ethics sebagai instrumen pengawasan pemilu dapat dilakukan melalui kodifikasi prinsip etika konstitusi dalam peraturan perundang-undangan, penguatan peradilan etik, standardisasi netralitas kebijakan pemerintah, serta penguatan kewenangan lembaga pengawas.Dengan demikian, constitutional ethics dapat menjadi instrumen efektif untuk menjaga integritas demokrasi dan mewujudkan pemilu yang jujur dan adil
<br>Penelitian ini mengkaji urgensi formulasi etika konstitusi sebagai instrumen hukum untuk mengawasi imparsialitas eksekutif dalam tahapan pemilu di Indonesia. Dominasi eksekutif berpotensi menimbulkan penyalahgunaan kekuasaan, politisasi birokrasi, dan pemanfaatan sumber daya negara untuk kepentingan elektoral, sementara regulasi pemilu masih berfokus pada pelanggaran administratif dan pidana. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika konstitusi berperan strategis sebagai penghubung legalitas dan moralitas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/f/formulasi-etika-khalfah-dominasi-eksekutif-publik-thumb-c0d12.webp" type="image/webp" length="255826" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/formulasi-etika-khalfah-dominasi-eksekutif-publik-thumb-cfdf4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/formulasi-etika-khalfah-dominasi-eksekutif-publik-thumb-548ff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/formulasi-etika-khalfah-dominasi-eksekutif-publik-thumb-c0d12.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6642-kalibra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18974-perseptif-jurnal-ilmu-sosial-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Komunikasi Diskominfo Medan dalam Membangun Kepercayan dan Literasi Informasi Masyarakat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Komunikasi Diskominfo Medan dalam Membangun Kepercayan dan Literasi Informasi Masyarakat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Komunikasi Diskominfo Medan dalam Membangun Kepercayan dan Literasi Informasi Masyarakat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64913-perspektif-publik-anak-edukasi-literasi-ayah-asi-l</link>
	<guid isPermaLink="false">a1dbfc29a32021b032b55f2222dea362</guid>
	<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 09:08:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nur chabibah ]]></category>
	<category><![CDATA[ fakhrur rozi ]]></category>
	<category><![CDATA[ kekalik jaya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[chabibah,fakhrur,jaya,kekalik,nur,rozi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi strategi komunikasi pemerintah yang efektif dalam meningkatkan kepercayaan publik dan literasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Komunikasi Diskominfo Medan dalam Membangun Kepercayan dan Literasi Informasi Masyarakat: Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi strategi komunikasi pemerintah yang efektif dalam meningkatkan kepercayaan publik dan literasi informasi digital secara bersamaan. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana pemerintah dapat memanfaatkan media sosial sebagai platform utama untuk menyebarkan informasi yang akurat dan terverifikasi, serta bagaimana interaksi dua arah dengan masyarakat dapat memperkuat kepercayaan dan literasi informasi. Kedua, penelitian selanjutnya dapat menyelidiki peran media sosial dalam meningkatkan literasi informasi masyarakat, khususnya pada generasi muda. Bagaimana media sosial dapat menjadi sarana edukasi literasi digital dan bagaimana strategi pemberitaan pemerintah dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menganalisis dan memverifikasi informasi secara kritis. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas platform digital yang digunakan oleh Diskominfo Kota Medan dalam menyebarkan informasi. Bagaimana platform tersebut dapat dioptimalkan untuk mencapai lebih banyak masyarakat, terutama generasi muda, dan bagaimana interaksi dua arah dapat ditingkatkan untuk memperkuat kepercayaan dan literasi informasi.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemberitaan yang dijalankan oleh Diskominfo Kota Medan mengalami perkembangan ke arah komunikasi digital yang lebih adaptif melalui pemanfaatan media sosial sebagai kanal utama penyebaran informasi.Strategi ini cenderung mengadopsi model public information yang menekankan akurasi dan transparansi, serta mulai mengarah pada pola komunikasi dua arah melalui interaksi dengan masyarakat di ruang digital.Dari sisi masyarakat, informasi pemerintah dinilai relatif mudah diakses dan memiliki kredibilitas yang cukup baik.Namun, tingkat kepercayaan publik tidak bersifat absolut, melainkan disertai kecenderungan untuk melakukan verifikasi mandiri melalui sumber lain.Hal ini menunjukkan meningkatnya sikap kritis masyarakat dalam menyikapi informasi publik.Selain itu, strategi pemberitaan memberikan kontribusi terhadap peningkatan literasi informasi masyarakat, terutama pada generasi muda yang lebih adaptif terhadap media digital.Meskipun demikian, masih terdapat kesenjangan dalam kemampuan masyarakat untuk menganalisis dan memverifikasi informasi secara kritis Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pelaporan berita yang diterapkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan (Diskominfo) sebagai bentuk praktik komunikasi publik dan dampaknya terhadap kepercayaan publik dan literasi informasi di kalangan masyarakat perkotaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Informan dipilih menggunakan purposive sampling, yang terdiri dari staf internal Diskominfo Kota Medan dan anggota masyarakat sebagai penerima informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pelaporan Diskominfo terutama berfokus pada pemanfaatan platform media digital, khususnya Instagram dan TikTok, dengan pola komunikasi dua... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/a/perspektif-publik-anak-edukasi-literasi-ayah-asi-p-thumb-fdb54.webp" title="JURIS - Strategi Komunikasi Diskominfo Medan dalam Membangun Kepercayan dan Literasi Informasi Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/perspektif-publik-anak-edukasi-literasi-ayah-asi-p-thumb-fdb54.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/perspektif-publik-anak-edukasi-literasi-ayah-asi-p-thumb-fdb54.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/perspektif-publik-anak-edukasi-literasi-ayah-asi-p-thumb-fdb54.webp 1x" title="JURIS - Strategi Komunikasi Diskominfo Medan dalam Membangun Kepercayan dan Literasi Informasi Masyarakat" alt="JURIS - Strategi Komunikasi Diskominfo Medan dalam Membangun Kepercayan dan Literasi Informasi Masyarakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/a/perspektif-publik-anak-edukasi-literasi-ayah-asi-p-thumb-1b482.webp" title="JURIS - Strategi Komunikasi Diskominfo Medan dalam Membangun Kepercayan dan Literasi Informasi Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/perspektif-publik-anak-edukasi-literasi-ayah-asi-p-thumb-1b482.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/perspektif-publik-anak-edukasi-literasi-ayah-asi-p-thumb-1b482.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/perspektif-publik-anak-edukasi-literasi-ayah-asi-p-thumb-1b482.webp 1x" title="JURIS - Strategi Komunikasi Diskominfo Medan dalam Membangun Kepercayan dan Literasi Informasi Masyarakat" alt="JURIS - Strategi Komunikasi Diskominfo Medan dalam Membangun Kepercayan dan Literasi Informasi Masyarakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/a/perspektif-publik-anak-edukasi-literasi-ayah-asi-p-thumb-b5c53.webp" title="JURIS - Strategi Komunikasi Diskominfo Medan dalam Membangun Kepercayan dan Literasi Informasi Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/perspektif-publik-anak-edukasi-literasi-ayah-asi-p-thumb-b5c53.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/perspektif-publik-anak-edukasi-literasi-ayah-asi-p-thumb-b5c53.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/perspektif-publik-anak-edukasi-literasi-ayah-asi-p-thumb-b5c53.webp 1x" title="JURIS - Strategi Komunikasi Diskominfo Medan dalam Membangun Kepercayan dan Literasi Informasi Masyarakat" alt="JURIS - Strategi Komunikasi Diskominfo Medan dalam Membangun Kepercayan dan Literasi Informasi Masyarakat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64913-perspektif-publik-anak-edukasi-literasi-ayah-asi-l" title="JURIS - Strategi Komunikasi Diskominfo Medan dalam Membangun Kepercayan dan Literasi Informasi Masyarakat" target="_blank">Strategi Komunikasi Diskominfo Medan dalam Membangun Kepercayan dan Literasi Informasi Masyarakat</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi strategi komunikasi pemerintah yang efektif dalam meningkatkan kepercayaan publik dan literasi informasi digital secara bersamaan. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana pemerintah dapat memanfaatkan media sosial sebagai platform utama untuk menyebarkan informasi yang akurat dan terverifikasi, serta bagaimana interaksi dua arah dengan masyarakat dapat memperkuat kepercayaan dan literasi informasi. Kedua, penelitian selanjutnya dapat menyelidiki peran media sosial dalam meningkatkan literasi informasi masyarakat, khususnya pada generasi muda. Bagaimana media sosial dapat menjadi sarana edukasi literasi digital dan bagaimana strategi pemberitaan pemerintah dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menganalisis dan memverifikasi informasi secara kritis. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas platform digital yang digunakan oleh Diskominfo Kota Medan dalam menyebarkan informasi. Bagaimana platform tersebut dapat dioptimalkan untuk mencapai lebih banyak masyarakat, terutama generasi muda, dan bagaimana interaksi dua arah dapat ditingkatkan untuk memperkuat kepercayaan dan literasi informasi..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemberitaan yang dijalankan oleh Diskominfo Kota Medan mengalami perkembangan ke arah komunikasi digital yang lebih adaptif melalui pemanfaatan media sosial sebagai kanal utama penyebaran informasi.Strategi ini cenderung mengadopsi model public information yang menekankan akurasi dan transparansi, serta mulai mengarah pada pola komunikasi dua arah melalui interaksi dengan masyarakat di ruang digital.Dari sisi masyarakat, informasi pemerintah dinilai relatif mudah diakses dan memiliki kredibilitas yang cukup baik.Namun, tingkat kepercayaan publik tidak bersifat absolut, melainkan disertai kecenderungan untuk melakukan verifikasi mandiri melalui sumber lain.Hal ini menunjukkan meningkatnya sikap kritis masyarakat dalam menyikapi informasi publik.Selain itu, strategi pemberitaan memberikan kontribusi terhadap peningkatan literasi informasi masyarakat, terutama pada generasi muda yang lebih adaptif terhadap media digital.Meskipun demikian, masih terdapat kesenjangan dalam kemampuan masyarakat untuk menganalisis dan memverifikasi informasi secara kritis
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pelaporan berita yang diterapkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan (Diskominfo) sebagai bentuk praktik komunikasi publik dan dampaknya terhadap kepercayaan publik dan literasi informasi di kalangan masyarakat perkotaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Informan dipilih menggunakan purposive sampling, yang terdiri dari staf internal Diskominfo Kota Medan dan anggota masyarakat sebagai penerima informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pelaporan Diskominfo terutama berfokus pada pemanfaatan platform media digital, khususnya Instagram dan TikTok, dengan pola komunikasi dua...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/a/perspektif-publik-anak-edukasi-literasi-ayah-asi-p-thumb-b5c53.webp" type="image/webp" length="267664" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/perspektif-publik-anak-edukasi-literasi-ayah-asi-p-thumb-fdb54.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/perspektif-publik-anak-edukasi-literasi-ayah-asi-p-thumb-1b482.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/perspektif-publik-anak-edukasi-literasi-ayah-asi-p-thumb-b5c53.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6642-kalibra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18974-perseptif-jurnal-ilmu-sosial-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 08 Sep 2026 15:44:44 +0700. 24 items. Served in: 8.249 seconds [rss] -->
