<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Mon, 24 Aug 2026 17:04:57 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 17:04:57 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-08-24T17:04:57+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Ambidextrous Leadership sebagai Penggerak Reformasi Birokrasi Menyeimbangkan Inovasi dan Stabilitas dalam Organisasi Pemerintahan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Ambidextrous Leadership sebagai Penggerak Reformasi Birokrasi Menyeimbangkan Inovasi dan Stabilitas dalam Organisasi Pemerintahan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Ambidextrous Leadership sebagai Penggerak Reformasi Birokrasi Menyeimbangkan Inovasi dan Stabilitas dalam Organisasi Pemerintahan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60347-reformasi-birokrasi-organisasi-literature-review-o</link>
	<guid isPermaLink="false">ca141abad9f457b7538f3fd31a6e9bfc</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 16:32:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ wira anshori ]]></category>
	<category><![CDATA[ eti maryati ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anshori,eti,maryati,wira]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh ambidextrous leadership terhadap inovasi di daerah-daerah dengan karakteristik administratif yang berbeda. 2. Perlu dilakukan analisis komparatif antara ambidextrous leadership dengan gaya kepemimpinan lainnya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Ambidextrous Leadership sebagai Penggerak Reformasi Birokrasi: Menyeimbangkan Inovasi dan Stabilitas dalam Organisasi Pemerintahan: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh ambidextrous leadership terhadap inovasi di daerah-daerah dengan karakteristik administratif yang berbeda. 2. Perlu dilakukan analisis komparatif antara ambidextrous leadership dengan gaya kepemimpinan lainnya dalam konteks reformasi birokrasi. 3. Penelitian lebih lanjut tentang integrasi teknologi digital dalam memperkuat implementasi ambidextrous leadership untuk meningkatkan efisiensi pelayanan publik.. Ambidextrous leadership berperan penting dalam memperkuat inovasi dan meningkatkan kinerja organisasi di Indonesia.Penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi kemampuan eksplorasi dan pengendalian struktural sangat efektif dalam reformasi birokrasi.Diperlukan pendekatan yang lebih terstruktur untuk memaksimalkan potensi leadership ini dalam lingkungan pemerintahan Reformasi Birokrasi merupakan upaya dalam pembangunan sistem birokrasi yang lebih baik, mewujudkan pemerintahan yang dinamis dan memberikan dampak nyata kepada masyarakat, serta meningkatkan efektif dan efisien dalam penyelenggaraan pemerintahan. Oleh karena itu Reformasi Birokrasi menuntut para birokrat (ASN) agar mampu melakukan tindakan perubahan di tubuh birokrasi itu sendiri. Belum optimalnya birokrasi disebabkan ketidakmampuan ASN dalam menciptakan ide perubahan dan menerapkan secara tertstruktur sehingga perlu adanya perubahan secara terstruktur dalam penerapan reformasi birokrasi. Dalam konteks tersebut penulis akan membahas mengenai konsep Ambidextrous... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/d/reformasi-birokrasi-organisasi-literature-review-t-thumb-2e60e.webp" title="JURIS - Ambidextrous Leadership sebagai Penggerak Reformasi Birokrasi: Menyeimbangkan Inovasi dan Stabilitas dalam Organisasi Pemerintahan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/reformasi-birokrasi-organisasi-literature-review-t-thumb-2e60e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/reformasi-birokrasi-organisasi-literature-review-t-thumb-2e60e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/reformasi-birokrasi-organisasi-literature-review-t-thumb-2e60e.webp 1x" title="JURIS - Ambidextrous Leadership sebagai Penggerak Reformasi Birokrasi: Menyeimbangkan Inovasi dan Stabilitas dalam Organisasi Pemerintahan" alt="JURIS - Ambidextrous Leadership sebagai Penggerak Reformasi Birokrasi: Menyeimbangkan Inovasi dan Stabilitas dalam Organisasi Pemerintahan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/reformasi-birokrasi-organisasi-literature-review-t-thumb-a40ad.webp" title="JURIS - Ambidextrous Leadership sebagai Penggerak Reformasi Birokrasi: Menyeimbangkan Inovasi dan Stabilitas dalam Organisasi Pemerintahan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/reformasi-birokrasi-organisasi-literature-review-t-thumb-a40ad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/reformasi-birokrasi-organisasi-literature-review-t-thumb-a40ad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/reformasi-birokrasi-organisasi-literature-review-t-thumb-a40ad.webp 1x" title="JURIS - Ambidextrous Leadership sebagai Penggerak Reformasi Birokrasi: Menyeimbangkan Inovasi dan Stabilitas dalam Organisasi Pemerintahan" alt="JURIS - Ambidextrous Leadership sebagai Penggerak Reformasi Birokrasi: Menyeimbangkan Inovasi dan Stabilitas dalam Organisasi Pemerintahan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/reformasi-birokrasi-organisasi-literature-review-t-thumb-6d32b.webp" title="JURIS - Ambidextrous Leadership sebagai Penggerak Reformasi Birokrasi: Menyeimbangkan Inovasi dan Stabilitas dalam Organisasi Pemerintahan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/reformasi-birokrasi-organisasi-literature-review-t-thumb-6d32b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/reformasi-birokrasi-organisasi-literature-review-t-thumb-6d32b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/reformasi-birokrasi-organisasi-literature-review-t-thumb-6d32b.webp 1x" title="JURIS - Ambidextrous Leadership sebagai Penggerak Reformasi Birokrasi: Menyeimbangkan Inovasi dan Stabilitas dalam Organisasi Pemerintahan" alt="JURIS - Ambidextrous Leadership sebagai Penggerak Reformasi Birokrasi: Menyeimbangkan Inovasi dan Stabilitas dalam Organisasi Pemerintahan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60347-reformasi-birokrasi-organisasi-literature-review-o" title="JURIS - Ambidextrous Leadership sebagai Penggerak Reformasi Birokrasi: Menyeimbangkan Inovasi dan Stabilitas dalam Organisasi Pemerintahan" target="_blank">Ambidextrous Leadership sebagai Penggerak Reformasi Birokrasi: Menyeimbangkan Inovasi dan Stabilitas dalam Organisasi Pemerintahan</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh ambidextrous leadership terhadap inovasi di daerah-daerah dengan karakteristik administratif yang berbeda. 2. Perlu dilakukan analisis komparatif antara ambidextrous leadership dengan gaya kepemimpinan lainnya dalam konteks reformasi birokrasi. 3. Penelitian lebih lanjut tentang integrasi teknologi digital dalam memperkuat implementasi ambidextrous leadership untuk meningkatkan efisiensi pelayanan publik..
<br>Ambidextrous leadership berperan penting dalam memperkuat inovasi dan meningkatkan kinerja organisasi di Indonesia.Penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi kemampuan eksplorasi dan pengendalian struktural sangat efektif dalam reformasi birokrasi.Diperlukan pendekatan yang lebih terstruktur untuk memaksimalkan potensi leadership ini dalam lingkungan pemerintahan
<br>Reformasi Birokrasi merupakan upaya dalam pembangunan sistem birokrasi yang lebih baik, mewujudkan pemerintahan yang dinamis dan memberikan dampak nyata kepada masyarakat, serta meningkatkan efektif dan efisien dalam penyelenggaraan pemerintahan. Oleh karena itu Reformasi Birokrasi menuntut para birokrat (ASN) agar mampu melakukan tindakan perubahan di tubuh birokrasi itu sendiri. Belum optimalnya birokrasi disebabkan ketidakmampuan ASN dalam menciptakan ide perubahan dan menerapkan secara tertstruktur sehingga perlu adanya perubahan secara terstruktur dalam penerapan reformasi birokrasi. Dalam konteks tersebut penulis akan membahas mengenai konsep Ambidextrous...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/d/reformasi-birokrasi-organisasi-literature-review-t-thumb-a40ad.webp" type="image/webp" length="144208" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/reformasi-birokrasi-organisasi-literature-review-t-thumb-2e60e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/reformasi-birokrasi-organisasi-literature-review-t-thumb-a40ad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/reformasi-birokrasi-organisasi-literature-review-t-thumb-6d32b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-775-ipdn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6457-transformasi-jurnal-manajemen-pemerintahan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Root Cause Analysis of Collapseable Aluminium Tube Failure on Lj 60 Type Impact Extrusion Press Machine Using The Fault Tree Analysis FTA Method ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Root Cause Analysis of Collapseable Aluminium Tube Failure on Lj 60 Type Impact Extrusion Press Machine Using The Fault Tree Analysis FTA Method ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Root Cause Analysis of Collapseable Aluminium Tube Failure on Lj 60 Type Impact Extrusion Press Machine Using The Fault Tree Analysis FTA Method ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60344-deteksi-cacat-total-produksi-produk</link>
	<guid isPermaLink="false">032ae1fa4116d6b56dd8da718c06e0f1</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 16:23:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ andi firdaus ]]></category>
	<category><![CDATA[ sagir alva ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alva,andi,firdaus,sagir,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan sensor canggih berbasis AI untuk mendeteksi cacat lebih dini. Selain itu, perlu diuji material alternatif untuk cetakan/punch yang lebih tahan aus. Terakhir, studi tentang integrasi sistem otomasi berbasis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Root Cause Analysis of Collapseable Aluminium Tube Failure on Lj-60 Type Impact Extrusion Press Machine Using The Fault Tree Analysis (FTA) Method: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan sensor canggih berbasis AI untuk mendeteksi cacat lebih dini. Selain itu, perlu diuji material alternatif untuk cetakan/punch yang lebih tahan aus. Terakhir, studi tentang integrasi sistem otomasi berbasis IoT untuk memantau kondisi mesin secara real-time dapat meningkatkan efisiensi produksi. Ketiga arah penelitian ini bertujuan mengurangi cacat produksi, memperpanjang umur komponen mesin, dan meningkatkan kualitas produk secara keseluruhan.. Kegagalan tabung aluminium dapat disebabkan oleh kerusakan cetakan, punch, dan pengaturan yang tidak tepat.Probabilitas kerusakan utama berasal dari komponen stample (54%).Sistem prototipe berbasis sensor berhasil mendeteksi slug aluminium dengan akurasi tinggi.Penggunaan sensor proximity Autonics PRD12-8DN dengan jarak deteksi 8 mm efektif dalam mengurangi cacat produksi Mesin pres ekstrusi dampak digunakan untuk memproduksi tabung aluminium yang dapat dilipat. Komponen pendukung seperti cetakan dan punch memiliki usia pakai tertentu yang memengaruhi kualitas produk. Penelitian ini menganalisis kegagalan tabung aluminium akibat interaksi antara bagian mesin dan cetakan/punch. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kebocoran dan cacat pada tabung terjadi karena kerusakan cetakan, punch, dan pengaturan yang tidak tepat. Metode yang digunakan adalah Fault Tree Analysis (FTA) untuk mengidentifikasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/2/deteksi-cacat-total-produksi-produk-galon-root-cau-thumb-1129e.webp" title="JURIS - Root Cause Analysis of Collapseable Aluminium Tube Failure on Lj-60 Type Impact Extrusion Press Machine Using The Fault Tree Analysis (FTA) Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/deteksi-cacat-total-produksi-produk-galon-root-cau-thumb-1129e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/deteksi-cacat-total-produksi-produk-galon-root-cau-thumb-1129e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/deteksi-cacat-total-produksi-produk-galon-root-cau-thumb-1129e.webp 1x" title="JURIS - Root Cause Analysis of Collapseable Aluminium Tube Failure on Lj-60 Type Impact Extrusion Press Machine Using The Fault Tree Analysis (FTA) Method" alt="JURIS - Root Cause Analysis of Collapseable Aluminium Tube Failure on Lj-60 Type Impact Extrusion Press Machine Using The Fault Tree Analysis (FTA) Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/2/deteksi-cacat-total-produksi-produk-galon-root-cau-thumb-93b74.webp" title="JURIS - Root Cause Analysis of Collapseable Aluminium Tube Failure on Lj-60 Type Impact Extrusion Press Machine Using The Fault Tree Analysis (FTA) Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/deteksi-cacat-total-produksi-produk-galon-root-cau-thumb-93b74.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/deteksi-cacat-total-produksi-produk-galon-root-cau-thumb-93b74.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/deteksi-cacat-total-produksi-produk-galon-root-cau-thumb-93b74.webp 1x" title="JURIS - Root Cause Analysis of Collapseable Aluminium Tube Failure on Lj-60 Type Impact Extrusion Press Machine Using The Fault Tree Analysis (FTA) Method" alt="JURIS - Root Cause Analysis of Collapseable Aluminium Tube Failure on Lj-60 Type Impact Extrusion Press Machine Using The Fault Tree Analysis (FTA) Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/2/deteksi-cacat-total-produksi-produk-galon-root-cau-thumb-f9e0d.webp" title="JURIS - Root Cause Analysis of Collapseable Aluminium Tube Failure on Lj-60 Type Impact Extrusion Press Machine Using The Fault Tree Analysis (FTA) Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/deteksi-cacat-total-produksi-produk-galon-root-cau-thumb-f9e0d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/deteksi-cacat-total-produksi-produk-galon-root-cau-thumb-f9e0d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/deteksi-cacat-total-produksi-produk-galon-root-cau-thumb-f9e0d.webp 1x" title="JURIS - Root Cause Analysis of Collapseable Aluminium Tube Failure on Lj-60 Type Impact Extrusion Press Machine Using The Fault Tree Analysis (FTA) Method" alt="JURIS - Root Cause Analysis of Collapseable Aluminium Tube Failure on Lj-60 Type Impact Extrusion Press Machine Using The Fault Tree Analysis (FTA) Method" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60344-deteksi-cacat-total-produksi-produk" title="JURIS - Root Cause Analysis of Collapseable Aluminium Tube Failure on Lj-60 Type Impact Extrusion Press Machine Using The Fault Tree Analysis (FTA) Method" target="_blank">Root Cause Analysis of Collapseable Aluminium Tube Failure on Lj-60 Type Impact Extrusion Press Machine Using The Fault Tree Analysis (FTA) Method</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan sensor canggih berbasis AI untuk mendeteksi cacat lebih dini. Selain itu, perlu diuji material alternatif untuk cetakan/punch yang lebih tahan aus. Terakhir, studi tentang integrasi sistem otomasi berbasis IoT untuk memantau kondisi mesin secara real-time dapat meningkatkan efisiensi produksi. Ketiga arah penelitian ini bertujuan mengurangi cacat produksi, memperpanjang umur komponen mesin, dan meningkatkan kualitas produk secara keseluruhan..
<br>Kegagalan tabung aluminium dapat disebabkan oleh kerusakan cetakan, punch, dan pengaturan yang tidak tepat.Probabilitas kerusakan utama berasal dari komponen stample (54%).Sistem prototipe berbasis sensor berhasil mendeteksi slug aluminium dengan akurasi tinggi.Penggunaan sensor proximity Autonics PRD12-8DN dengan jarak deteksi 8 mm efektif dalam mengurangi cacat produksi
<br>Mesin pres ekstrusi dampak digunakan untuk memproduksi tabung aluminium yang dapat dilipat. Komponen pendukung seperti cetakan dan punch memiliki usia pakai tertentu yang memengaruhi kualitas produk. Penelitian ini menganalisis kegagalan tabung aluminium akibat interaksi antara bagian mesin dan cetakan/punch. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kebocoran dan cacat pada tabung terjadi karena kerusakan cetakan, punch, dan pengaturan yang tidak tepat. Metode yang digunakan adalah Fault Tree Analysis (FTA) untuk mengidentifikasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/2/deteksi-cacat-total-produksi-produk-galon-root-cau-thumb-f9e0d.webp" type="image/webp" length="41092" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/deteksi-cacat-total-produksi-produk-galon-root-cau-thumb-1129e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/deteksi-cacat-total-produksi-produk-galon-root-cau-thumb-93b74.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/deteksi-cacat-total-produksi-produk-galon-root-cau-thumb-f9e0d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-475-umb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20051-jurnal-teknik-mesin-journal-mechanical-engineering.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perbandingan Uji Toksisitas Ekstrak Daun Tapak Dara Catharanthus rosues L Sebelum dan Sesudah Proses Bleaching ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbandingan Uji Toksisitas Ekstrak Daun Tapak Dara Catharanthus rosues L Sebelum dan Sesudah Proses Bleaching ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbandingan Uji Toksisitas Ekstrak Daun Tapak Dara Catharanthus rosues L Sebelum dan Sesudah Proses Bleaching ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60337-kombinasi-ekstrak-etanol-teripang</link>
	<guid isPermaLink="false">fad2e1be183d3b5559c32e10393706a5</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 16:15:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kulit delima ]]></category>
	<category><![CDATA[ sediaan krim ]]></category>
	<category><![CDATA[ tabir surya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[delima,krim,kulit,sediaan,surya,tabir]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan bahan bleaching alternatif selain arang aktif untuk membandingkan efektivitasnya dalam mengurangi toksisitas ekstrak tanaman obat. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh proses ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perbandingan Uji Toksisitas Ekstrak Daun Tapak Dara (Catharanthus rosues L.) Sebelum dan Sesudah Proses Bleaching: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan bahan bleaching alternatif selain arang aktif untuk membandingkan efektivitasnya dalam mengurangi toksisitas ekstrak tanaman obat. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh proses bleaching terhadap aktivitas antikanker ekstrak daun tapak dara dengan menggunakan metode uji sitotoksik pada sel kanker. Terakhir, penelitian juga dapat menggali potensi ekstrak daun tapak dara setelah bleaching untuk aplikasi farmasi atau produk kosmetik dengan mempertimbangkan sifat toksik yang tersisa.. Berdasarkan hasil penelitian, ekstrak daun tapak dara memiliki sifat toksik dengan nilai LC50 sebesar 387,154 ppm, dan perlakuan bleaching selama 30 menit, 1 jam, serta 2 jam menyebabkan peningkatan nilai LC50 yang menandakan penurunan toksisitas.Setelah perlakuan bleaching, semakin banyak senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, dan tanin yang teradsorpsi dan terdegradasi, sehingga potensi sitotoksik awal ekstrak mengalami penurunan dan masih memerlukan pengujian lanjutan terhadap sel kanker.Selain itu, hasil skrining fitokimia menunjukkan hilangnya beberapa senyawa aktif setelah proses bleaching, yang menunjukkan bahwa proses bleaching dapat mengurangi kandungan senyawa metabolit sekunder dalam ekstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya mengetahui adanya pengaruh pada proses bleaching terhadap kandungan senyawa aktif dan tingkat toksisitas ekstrak tanaman obat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan tingkat toksisitas ekstrak etanol daun tapak dara (Catharanthus roseus L.) sebelum dan sesudah perlakuan bleaching serta mengkaji pengaruh variasi lama waktu bleaching terhadap nilai LCCICA menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%, kemudian dilanjutkan dengan proses bleaching menggunakan arang aktif teraktivasi dengan variasi waktu 30 menit, 1 jam, dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/0/kombinasi-ekstrak-etanol-teripang-toksisitas-kayu-thumb-382da.webp" title="JURIS - Perbandingan Uji Toksisitas Ekstrak Daun Tapak Dara (Catharanthus rosues L.) Sebelum dan Sesudah Proses Bleaching" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/kombinasi-ekstrak-etanol-teripang-toksisitas-kayu-thumb-382da.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/kombinasi-ekstrak-etanol-teripang-toksisitas-kayu-thumb-382da.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/kombinasi-ekstrak-etanol-teripang-toksisitas-kayu-thumb-382da.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Uji Toksisitas Ekstrak Daun Tapak Dara (Catharanthus rosues L.) Sebelum dan Sesudah Proses Bleaching" alt="JURIS - Perbandingan Uji Toksisitas Ekstrak Daun Tapak Dara (Catharanthus rosues L.) Sebelum dan Sesudah Proses Bleaching" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/kombinasi-ekstrak-etanol-teripang-toksisitas-kayu-thumb-c03b8.webp" title="JURIS - Perbandingan Uji Toksisitas Ekstrak Daun Tapak Dara (Catharanthus rosues L.) Sebelum dan Sesudah Proses Bleaching" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/kombinasi-ekstrak-etanol-teripang-toksisitas-kayu-thumb-c03b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/kombinasi-ekstrak-etanol-teripang-toksisitas-kayu-thumb-c03b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/kombinasi-ekstrak-etanol-teripang-toksisitas-kayu-thumb-c03b8.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Uji Toksisitas Ekstrak Daun Tapak Dara (Catharanthus rosues L.) Sebelum dan Sesudah Proses Bleaching" alt="JURIS - Perbandingan Uji Toksisitas Ekstrak Daun Tapak Dara (Catharanthus rosues L.) Sebelum dan Sesudah Proses Bleaching" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/kombinasi-ekstrak-etanol-teripang-toksisitas-kayu-thumb-99b50.webp" title="JURIS - Perbandingan Uji Toksisitas Ekstrak Daun Tapak Dara (Catharanthus rosues L.) Sebelum dan Sesudah Proses Bleaching" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/kombinasi-ekstrak-etanol-teripang-toksisitas-kayu-thumb-99b50.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/kombinasi-ekstrak-etanol-teripang-toksisitas-kayu-thumb-99b50.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/kombinasi-ekstrak-etanol-teripang-toksisitas-kayu-thumb-99b50.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Uji Toksisitas Ekstrak Daun Tapak Dara (Catharanthus rosues L.) Sebelum dan Sesudah Proses Bleaching" alt="JURIS - Perbandingan Uji Toksisitas Ekstrak Daun Tapak Dara (Catharanthus rosues L.) Sebelum dan Sesudah Proses Bleaching" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60337-kombinasi-ekstrak-etanol-teripang" title="JURIS - Perbandingan Uji Toksisitas Ekstrak Daun Tapak Dara (Catharanthus rosues L.) Sebelum dan Sesudah Proses Bleaching" target="_blank">Perbandingan Uji Toksisitas Ekstrak Daun Tapak Dara (Catharanthus rosues L.) Sebelum dan Sesudah Proses Bleaching</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan bahan bleaching alternatif selain arang aktif untuk membandingkan efektivitasnya dalam mengurangi toksisitas ekstrak tanaman obat. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh proses bleaching terhadap aktivitas antikanker ekstrak daun tapak dara dengan menggunakan metode uji sitotoksik pada sel kanker. Terakhir, penelitian juga dapat menggali potensi ekstrak daun tapak dara setelah bleaching untuk aplikasi farmasi atau produk kosmetik dengan mempertimbangkan sifat toksik yang tersisa..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, ekstrak daun tapak dara memiliki sifat toksik dengan nilai LC50 sebesar 387,154 ppm, dan perlakuan bleaching selama 30 menit, 1 jam, serta 2 jam menyebabkan peningkatan nilai LC50 yang menandakan penurunan toksisitas.Setelah perlakuan bleaching, semakin banyak senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, dan tanin yang teradsorpsi dan terdegradasi, sehingga potensi sitotoksik awal ekstrak mengalami penurunan dan masih memerlukan pengujian lanjutan terhadap sel kanker.Selain itu, hasil skrining fitokimia menunjukkan hilangnya beberapa senyawa aktif setelah proses bleaching, yang menunjukkan bahwa proses bleaching dapat mengurangi kandungan senyawa metabolit sekunder dalam ekstrak
<br>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya mengetahui adanya pengaruh pada proses bleaching terhadap kandungan senyawa aktif dan tingkat toksisitas ekstrak tanaman obat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan tingkat toksisitas ekstrak etanol daun tapak dara (Catharanthus roseus L.) sebelum dan sesudah perlakuan bleaching serta mengkaji pengaruh variasi lama waktu bleaching terhadap nilai LCCICA menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%, kemudian dilanjutkan dengan proses bleaching menggunakan arang aktif teraktivasi dengan variasi waktu 30 menit, 1 jam, dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/0/kombinasi-ekstrak-etanol-teripang-toksisitas-kayu-thumb-382da.webp" type="image/webp" length="86580" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/kombinasi-ekstrak-etanol-teripang-toksisitas-kayu-thumb-382da.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/kombinasi-ekstrak-etanol-teripang-toksisitas-kayu-thumb-c03b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/kombinasi-ekstrak-etanol-teripang-toksisitas-kayu-thumb-99b50.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4079-pharmaconmw.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20019-jurnal-pharmacia-mandala-waluya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Review of the Utilization of Natural Fibers and Polylactic Acid for Composite Manufacturing ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Review of the Utilization of Natural Fibers and Polylactic Acid for Composite Manufacturing ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Review of the Utilization of Natural Fibers and Polylactic Acid for Composite Manufacturing ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60350-sampel-serat-kelapa-polylactic-acid-pla-sifat-meka</link>
	<guid isPermaLink="false">1a5e8be7fa9cba2abb97fab8cc7266e4</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 16:15:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ andi firdaus ]]></category>
	<category><![CDATA[ sagir alva ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alva,andi,firdaus,sagir,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan metode modifikasi permukaan serat yang ramah lingkungan, seperti penggunaan bahan alami untuk meningkatkan adhesi interfacial. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Review of the Utilization of Natural Fibers and Polylactic Acid for Composite Manufacturing: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan metode modifikasi permukaan serat yang ramah lingkungan, seperti penggunaan bahan alami untuk meningkatkan adhesi interfacial. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengoptimalkan teknik manufaktur yang dapat dikembangkan secara skala, seperti hot pressing dan vacuum bagging, untuk meningkatkan kualitas dan konsistensi komposit. Eksplorasi serat alami lokal, seperti serat kelapa, bagasse, bambu, dan batang pisang, juga dapat menjadi fokus penelitian untuk meningkatkan ketersediaan bahan dan mengurangi ketergantungan pada impor. Studi tentang ketahanan jangka panjang dan degradasi komposit sangat penting untuk memastikan kinerja dan keberlanjutan komposit dalam aplikasi industri. Kolaborasi antara akademisi, industri, dan pemerintah dapat mendorong inovasi dan adopsi teknologi komposit PLA dan Serat Alami, sehingga mendukung transisi menuju ekonomi sirkular dan industri hijau yang berkelanjutan.. Komposit yang terbuat dari PLA dan serat alami telah terbukti menjadi solusi material berkelanjutan yang menjanjikan.Temuan kunci menunjukkan bahwa penggunaan serat alami seperti serat kelapa, bagasse, bambu, dan batang pisang sebagai penguat dalam matriks PLA dapat meningkatkan secara signifikan sifat mekanik komposit, termasuk kekuatan tarik dan modulus elastisitas.Peningkatan ini dapat dicapai melalui modifikasi permukaan serat seperti alkalisasi atau silanisasi, penggunaan fraksi serat optimal rata-rata 25-35%, dan teknik manufaktur yang tepat seperti hot pressing dan vacuum bagging.Evaluasi sifat mekanik dilakukan melalui uji tarik, penentuan modulus elastisitas, dan elongasi.Sementara itu, modifikasi PLA dengan plastikizer dan chain extender secara efektif meningkatkan fleksibilitas dan ketahanan termal.Penggunaan komposit ini memiliki dampak strategis pada industri berkelanjutan dengan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, memanfaatkan limbah organik Indonesia, dan menghasilkan bahan yang ringan, ekonomis, dan dapat terdegradasi untuk aplikasi otomotif, konstruksi, kemasan, dan perangkat medis.Hal ini mendukung transisi menuju ekonomi sirkular dan industri hijau.Penelitian lebih lanjut perlu fokus pada inovasi modifikasi permukaan yang ramah lingkungan, pengembangan teknik manufaktur yang dapat dikembangkan secara skala, eksplorasi serat alami lokal, serta studi tentang ketahanan jangka panjang dan degradasi.Kolaborasi akademis-industri-pemerintah sangat penting untuk mempercepat adopsi teknologi komposit PLA dan Serat Alami di tingkat nasional dan internasional Komposit yang terbuat dari asam polilaktat (PLA) dan serat alami adalah bahan yang berkelanjutan, dapat terdegradasi secara alami, dan berasal dari sumber terbarukan. Jurnal tinjauan ini memeriksa teknik pengolahan, jenis pengujian material, dan peningkatan kemampuan komposit serat alami PLA untuk menentukan potensi aplikasinya sebagai pengganti bahan konvensional. Dari jurnal penelitian yang ada yang membahas bahan komposit berbasis PLA dan Serat Alami dengan aplikasi di berbagai sektor, seperti otomotif, manufaktur, dan kesehatan, diketahui bahwa teknik pengolahan yang umum digunakan adalah hot pressing... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/4/sampel-serat-kelapa-polylactic-acid-pla-sifat-meka-thumb-063b9.webp" title="JURIS - Review of the Utilization of Natural Fibers and Polylactic Acid for Composite Manufacturing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/sampel-serat-kelapa-polylactic-acid-pla-sifat-meka-thumb-063b9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/sampel-serat-kelapa-polylactic-acid-pla-sifat-meka-thumb-063b9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/sampel-serat-kelapa-polylactic-acid-pla-sifat-meka-thumb-063b9.webp 1x" title="JURIS - Review of the Utilization of Natural Fibers and Polylactic Acid for Composite Manufacturing" alt="JURIS - Review of the Utilization of Natural Fibers and Polylactic Acid for Composite Manufacturing" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/4/sampel-serat-kelapa-polylactic-acid-pla-sifat-meka-thumb-a6677.webp" title="JURIS - Review of the Utilization of Natural Fibers and Polylactic Acid for Composite Manufacturing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/sampel-serat-kelapa-polylactic-acid-pla-sifat-meka-thumb-a6677.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/sampel-serat-kelapa-polylactic-acid-pla-sifat-meka-thumb-a6677.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/sampel-serat-kelapa-polylactic-acid-pla-sifat-meka-thumb-a6677.webp 1x" title="JURIS - Review of the Utilization of Natural Fibers and Polylactic Acid for Composite Manufacturing" alt="JURIS - Review of the Utilization of Natural Fibers and Polylactic Acid for Composite Manufacturing" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/4/sampel-serat-kelapa-polylactic-acid-pla-sifat-meka-thumb-16c02.webp" title="JURIS - Review of the Utilization of Natural Fibers and Polylactic Acid for Composite Manufacturing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/sampel-serat-kelapa-polylactic-acid-pla-sifat-meka-thumb-16c02.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/sampel-serat-kelapa-polylactic-acid-pla-sifat-meka-thumb-16c02.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/sampel-serat-kelapa-polylactic-acid-pla-sifat-meka-thumb-16c02.webp 1x" title="JURIS - Review of the Utilization of Natural Fibers and Polylactic Acid for Composite Manufacturing" alt="JURIS - Review of the Utilization of Natural Fibers and Polylactic Acid for Composite Manufacturing" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60350-sampel-serat-kelapa-polylactic-acid-pla-sifat-meka" title="JURIS - Review of the Utilization of Natural Fibers and Polylactic Acid for Composite Manufacturing" target="_blank">Review of the Utilization of Natural Fibers and Polylactic Acid for Composite Manufacturing</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan metode modifikasi permukaan serat yang ramah lingkungan, seperti penggunaan bahan alami untuk meningkatkan adhesi interfacial. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengoptimalkan teknik manufaktur yang dapat dikembangkan secara skala, seperti hot pressing dan vacuum bagging, untuk meningkatkan kualitas dan konsistensi komposit. Eksplorasi serat alami lokal, seperti serat kelapa, bagasse, bambu, dan batang pisang, juga dapat menjadi fokus penelitian untuk meningkatkan ketersediaan bahan dan mengurangi ketergantungan pada impor. Studi tentang ketahanan jangka panjang dan degradasi komposit sangat penting untuk memastikan kinerja dan keberlanjutan komposit dalam aplikasi industri. Kolaborasi antara akademisi, industri, dan pemerintah dapat mendorong inovasi dan adopsi teknologi komposit PLA dan Serat Alami, sehingga mendukung transisi menuju ekonomi sirkular dan industri hijau yang berkelanjutan..
<br>Komposit yang terbuat dari PLA dan serat alami telah terbukti menjadi solusi material berkelanjutan yang menjanjikan.Temuan kunci menunjukkan bahwa penggunaan serat alami seperti serat kelapa, bagasse, bambu, dan batang pisang sebagai penguat dalam matriks PLA dapat meningkatkan secara signifikan sifat mekanik komposit, termasuk kekuatan tarik dan modulus elastisitas.Peningkatan ini dapat dicapai melalui modifikasi permukaan serat seperti alkalisasi atau silanisasi, penggunaan fraksi serat optimal rata-rata 25-35%, dan teknik manufaktur yang tepat seperti hot pressing dan vacuum bagging.Evaluasi sifat mekanik dilakukan melalui uji tarik, penentuan modulus elastisitas, dan elongasi.Sementara itu, modifikasi PLA dengan plastikizer dan chain extender secara efektif meningkatkan fleksibilitas dan ketahanan termal.Penggunaan komposit ini memiliki dampak strategis pada industri berkelanjutan dengan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, memanfaatkan limbah organik Indonesia, dan menghasilkan bahan yang ringan, ekonomis, dan dapat terdegradasi untuk aplikasi otomotif, konstruksi, kemasan, dan perangkat medis.Hal ini mendukung transisi menuju ekonomi sirkular dan industri hijau.Penelitian lebih lanjut perlu fokus pada inovasi modifikasi permukaan yang ramah lingkungan, pengembangan teknik manufaktur yang dapat dikembangkan secara skala, eksplorasi serat alami lokal, serta studi tentang ketahanan jangka panjang dan degradasi.Kolaborasi akademis-industri-pemerintah sangat penting untuk mempercepat adopsi teknologi komposit PLA dan Serat Alami di tingkat nasional dan internasional
<br>Komposit yang terbuat dari asam polilaktat (PLA) dan serat alami adalah bahan yang berkelanjutan, dapat terdegradasi secara alami, dan berasal dari sumber terbarukan. Jurnal tinjauan ini memeriksa teknik pengolahan, jenis pengujian material, dan peningkatan kemampuan komposit serat alami PLA untuk menentukan potensi aplikasinya sebagai pengganti bahan konvensional. Dari jurnal penelitian yang ada yang membahas bahan komposit berbasis PLA dan Serat Alami dengan aplikasi di berbagai sektor, seperti otomotif, manufaktur, dan kesehatan, diketahui bahwa teknik pengolahan yang umum digunakan adalah hot pressing...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/4/sampel-serat-kelapa-polylactic-acid-pla-sifat-meka-thumb-063b9.webp" type="image/webp" length="45092" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/sampel-serat-kelapa-polylactic-acid-pla-sifat-meka-thumb-063b9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/sampel-serat-kelapa-polylactic-acid-pla-sifat-meka-thumb-a6677.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/sampel-serat-kelapa-polylactic-acid-pla-sifat-meka-thumb-16c02.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-475-umb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20051-jurnal-teknik-mesin-journal-mechanical-engineering.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisa Tegangan Pipa Steam Low Condensate Diameter 6Ay Pada Pt Ikpt ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisa Tegangan Pipa Steam Low Condensate Diameter 6Ay Pada Pt Ikpt ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisa Tegangan Pipa Steam Low Condensate Diameter 6Ay Pada Pt Ikpt ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60348-kondisi-sistem-indikator-analisis</link>
	<guid isPermaLink="false">6a1a8eda8b31430b8d646cca3760c735</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 16:09:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode analisis tegangan yang lebih efisien untuk berbagai jenis material pipa, terutama dalam kondisi ekstrem. Selain itu, penelitian tentang pengaruh variasi suhu dan tekanan terhadap kestabilan sistem ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisa Tegangan Pipa Steam Low Condensate Diameter 6Ay Pada Pt Ikpt: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode analisis tegangan yang lebih efisien untuk berbagai jenis material pipa, terutama dalam kondisi ekstrem. Selain itu, penelitian tentang pengaruh variasi suhu dan tekanan terhadap kestabilan sistem perpipaan juga penting untuk meningkatkan keamanan operasional. Terakhir, studi mengenai optimalisasi desain penyangga pipa untuk mengurangi beban mekanis pada titik kritis dapat menjadi arah penelitian yang relevan.. Sistem perpipaan pada kondisi awal dinyatakan aman beroperasi karena pada analisa tegangan pipa tidak terjadi over stress yang pada kondisi desain sistem perpipaan menunjukkan tegangan maksimum terdapat pada node 30 sebesar 297.Jalur perencanaan perpipaan tidak terjadi overstress dan aman bagi manusia dan fasilitas migas di sekitarnya Sistem perpipaan adalah suatu sistem yang kompleks, pada saat perancangannya banyak aspek-aspek yang perlu diperhatikan dan dipertimbangkan sehingga diperoleh suatu rancangan sistem perpipaan yang baik dan efisien. Untuk membangun sebuah sistem perpipaan dibutuhkan pengetahuan tentang hal-hal yang menyangkut masalah perpipaan itu sendiri. Dalam tugas akhir ini akan dibahas mengenai analisa tegangan pipa steam low condensate ukuran 6 inchi pada plant sebuah pabrik yang perancangannya dilaksanakan oleh PT. IKPT dengan nama 6SLC-23210-ASA2. Analisis sistem perpipaan ini meliputi analisa tegangan yang bertujuan untuk memperoleh kondisi sistem perpipaan yang aman beroperasi. Sistem perpipaan pada kondisi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/a/kondisi-sistem-indikator-analisis-data-tegangan-st-thumb-45e4b.webp" title="JURIS - Analisa Tegangan Pipa Steam Low Condensate Diameter 6Ay Pada Pt Ikpt" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/kondisi-sistem-indikator-analisis-data-tegangan-st-thumb-45e4b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/kondisi-sistem-indikator-analisis-data-tegangan-st-thumb-45e4b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/kondisi-sistem-indikator-analisis-data-tegangan-st-thumb-45e4b.webp 1x" title="JURIS - Analisa Tegangan Pipa Steam Low Condensate Diameter 6Ay Pada Pt Ikpt" alt="JURIS - Analisa Tegangan Pipa Steam Low Condensate Diameter 6Ay Pada Pt Ikpt" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/a/kondisi-sistem-indikator-analisis-data-tegangan-st-thumb-d922f.webp" title="JURIS - Analisa Tegangan Pipa Steam Low Condensate Diameter 6Ay Pada Pt Ikpt" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/kondisi-sistem-indikator-analisis-data-tegangan-st-thumb-d922f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/kondisi-sistem-indikator-analisis-data-tegangan-st-thumb-d922f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/kondisi-sistem-indikator-analisis-data-tegangan-st-thumb-d922f.webp 1x" title="JURIS - Analisa Tegangan Pipa Steam Low Condensate Diameter 6Ay Pada Pt Ikpt" alt="JURIS - Analisa Tegangan Pipa Steam Low Condensate Diameter 6Ay Pada Pt Ikpt" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60348-kondisi-sistem-indikator-analisis" title="JURIS - Analisa Tegangan Pipa Steam Low Condensate Diameter 6Ay Pada Pt Ikpt" target="_blank">Analisa Tegangan Pipa Steam Low Condensate Diameter 6Ay Pada Pt Ikpt</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode analisis tegangan yang lebih efisien untuk berbagai jenis material pipa, terutama dalam kondisi ekstrem. Selain itu, penelitian tentang pengaruh variasi suhu dan tekanan terhadap kestabilan sistem perpipaan juga penting untuk meningkatkan keamanan operasional. Terakhir, studi mengenai optimalisasi desain penyangga pipa untuk mengurangi beban mekanis pada titik kritis dapat menjadi arah penelitian yang relevan..
<br>Sistem perpipaan pada kondisi awal dinyatakan aman beroperasi karena pada analisa tegangan pipa tidak terjadi over stress yang pada kondisi desain sistem perpipaan menunjukkan tegangan maksimum terdapat pada node 30 sebesar 297.Jalur perencanaan perpipaan tidak terjadi overstress dan aman bagi manusia dan fasilitas migas di sekitarnya
<br>Sistem perpipaan adalah suatu sistem yang kompleks, pada saat perancangannya banyak aspek-aspek yang perlu diperhatikan dan dipertimbangkan sehingga diperoleh suatu rancangan sistem perpipaan yang baik dan efisien. Untuk membangun sebuah sistem perpipaan dibutuhkan pengetahuan tentang hal-hal yang menyangkut masalah perpipaan itu sendiri. Dalam tugas akhir ini akan dibahas mengenai analisa tegangan pipa steam low condensate ukuran 6 inchi pada plant sebuah pabrik yang perancangannya dilaksanakan oleh PT. IKPT dengan nama 6SLC-23210-ASA2. Analisis sistem perpipaan ini meliputi analisa tegangan yang bertujuan untuk memperoleh kondisi sistem perpipaan yang aman beroperasi. Sistem perpipaan pada kondisi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/a/kondisi-sistem-indikator-analisis-data-tegangan-st-thumb-45e4b.webp" type="image/webp" length="79008" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/kondisi-sistem-indikator-analisis-data-tegangan-st-thumb-45e4b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/kondisi-sistem-indikator-analisis-data-tegangan-st-thumb-d922f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-475-umb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20051-jurnal-teknik-mesin-journal-mechanical-engineering.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Profil Sensitivitas Antibiotik terhadap Isolat Bakteri dari Spesimen Sputum Pasien ISPA di Puskesmas Kota Ternate ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Profil Sensitivitas Antibiotik terhadap Isolat Bakteri dari Spesimen Sputum Pasien ISPA di Puskesmas Kota Ternate ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Profil Sensitivitas Antibiotik terhadap Isolat Bakteri dari Spesimen Sputum Pasien ISPA di Puskesmas Kota Ternate ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60338-pasien-ispa-non-sensitivitas-antibiotik-kombinasi</link>
	<guid isPermaLink="false">cbc69cea31547da5af3ffe874923f688</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 16:06:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kulit delima ]]></category>
	<category><![CDATA[ sediaan krim ]]></category>
	<category><![CDATA[ tabir surya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[delima,krim,kulit,sediaan,surya,tabir]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Mengingat temuan penting mengenai pola sensitivitas dan resistensi bakteri penyebab ISPA, terutama tingginya resistensi terhadap amoksisilin, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat berharga untuk memperkaya pemahaman dan mendukung upaya pengendalian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Profil Sensitivitas Antibiotik terhadap Isolat Bakteri dari Spesimen Sputum Pasien ISPA di Puskesmas Kota Ternate: Mengingat temuan penting mengenai pola sensitivitas dan resistensi bakteri penyebab ISPA, terutama tingginya resistensi terhadap amoksisilin, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat berharga untuk memperkaya pemahaman dan mendukung upaya pengendalian resistensi antibiotik. Pertama, penelitian ini bersifat deskriptif in vitro, sehingga belum dapat mengonfirmasi mekanisme resistensi secara molekuler atau genetik. Oleh karena itu, studi selanjutnya dapat fokus pada identifikasi gen resistensi, seperti gen -laktamase atau mecA pada Staphylococcus aureus, serta mutasi gen gyrA/parC pada bakteri Gram-negatif, untuk menjelaskan secara pasti mengapa beberapa antibiotik menjadi tidak efektif. Hal ini akan memberikan gambaran yang lebih mendalam mengenai dasar biologis resistensi yang diamati. Kedua, penelitian saat ini hanya menguji empat jenis antibiotik pada sampel dari empat puskesmas tertentu. Untuk mendapatkan data yang lebih komprehensif, studi di masa depan dapat memperluas cakupan jenis antibiotik yang diuji, termasuk antibiotik golongan lain atau kombinasi antibiotik yang potensial, serta melibatkan populasi pasien dari fasilitas kesehatan yang lebih beragam, misalnya rumah sakit atau puskesmas di wilayah lain dengan karakteristik demografi berbeda di Kota Ternate atau Maluku Utara. Perluasan ini akan membantu mengidentifikasi pilihan terapi alternatif yang lebih efektif dan relevan secara regional. Ketiga, studi ini belum secara eksplisit mengontrol faktor perancu seperti riwayat penggunaan antibiotik sebelumnya oleh pasien. Penelitian lanjutan sebaiknya mempertimbangkan untuk mengumpulkan data riwayat penggunaan antibiotik, kepatuhan pasien, dan faktor klinis lainnya yang mungkin memengaruhi pola resistensi. Dengan demikian, kita dapat melakukan analisis korelasi antara riwayat pengobatan dengan hasil uji sensitivitas, serta menyelidiki dampak klinis dari resistensi yang ditemukan. Ini akan sangat membantu dalam merumuskan pedoman terapi antibiotik yang lebih rasional, berbasis bukti, dan spesifik untuk kondisi lokal, sehingga dapat meningkatkan keberhasilan pengobatan ISPA dan secara signifikan mengurangi laju peningkatan resistensi bakteri di masyarakat.. Siprofloksasin, gentamisin, dan levofloksasin menunjukkan aktivitas antibakteri yang lebih efektif dibandingkan amoksisilin terhadap bakteri yang diuji.Temuan tingginya tingkat resistensi terhadap amoksisilin mengindikasikan pentingnya penerapan penggunaan antibiotik secara rasional berdasarkan hasil uji sensitivitas, sehingga pemilihan terapi dapat lebih tepat, meningkatkan keberhasilan pengobatan, serta menekan perkembangan dan penyebaran resistensi bakteri Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit infeksi yang paling sering dijumpai di fasilitas pelayanan kesehatan dan menjadi penyebab utama morbiditas serta mortalitas. Penggunaan antibiotik sebagai terapi ISPA seringkali tidak didahului oleh uji sensitivitas, sehingga berpotensi menimbulkan resistensi bakteri. Untuk mengetahui sensitivitas bakteri yang diisolasi dari spesimen sputum penderita ISPA terhadap beberapa jenis antibiotik serta mengidentifikasi antibiotik yang paling efektif. Metode penelitian dilakukan secara deskriptif pada 30 sampel sputum pasien ISPA di empat Puskesmas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/0/pasien-ispa-non-sensitivitas-antibiotik-kombinasi-thumb-463f5.webp" title="JURIS - Profil Sensitivitas Antibiotik terhadap Isolat Bakteri dari Spesimen Sputum Pasien ISPA di Puskesmas Kota Ternate" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/pasien-ispa-non-sensitivitas-antibiotik-kombinasi-thumb-463f5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/pasien-ispa-non-sensitivitas-antibiotik-kombinasi-thumb-463f5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/pasien-ispa-non-sensitivitas-antibiotik-kombinasi-thumb-463f5.webp 1x" title="JURIS - Profil Sensitivitas Antibiotik terhadap Isolat Bakteri dari Spesimen Sputum Pasien ISPA di Puskesmas Kota Ternate" alt="JURIS - Profil Sensitivitas Antibiotik terhadap Isolat Bakteri dari Spesimen Sputum Pasien ISPA di Puskesmas Kota Ternate" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/pasien-ispa-non-sensitivitas-antibiotik-kombinasi-thumb-dea93.webp" title="JURIS - Profil Sensitivitas Antibiotik terhadap Isolat Bakteri dari Spesimen Sputum Pasien ISPA di Puskesmas Kota Ternate" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/pasien-ispa-non-sensitivitas-antibiotik-kombinasi-thumb-dea93.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/pasien-ispa-non-sensitivitas-antibiotik-kombinasi-thumb-dea93.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/pasien-ispa-non-sensitivitas-antibiotik-kombinasi-thumb-dea93.webp 1x" title="JURIS - Profil Sensitivitas Antibiotik terhadap Isolat Bakteri dari Spesimen Sputum Pasien ISPA di Puskesmas Kota Ternate" alt="JURIS - Profil Sensitivitas Antibiotik terhadap Isolat Bakteri dari Spesimen Sputum Pasien ISPA di Puskesmas Kota Ternate" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/pasien-ispa-non-sensitivitas-antibiotik-kombinasi-thumb-82f83.webp" title="JURIS - Profil Sensitivitas Antibiotik terhadap Isolat Bakteri dari Spesimen Sputum Pasien ISPA di Puskesmas Kota Ternate" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/pasien-ispa-non-sensitivitas-antibiotik-kombinasi-thumb-82f83.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/pasien-ispa-non-sensitivitas-antibiotik-kombinasi-thumb-82f83.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/pasien-ispa-non-sensitivitas-antibiotik-kombinasi-thumb-82f83.webp 1x" title="JURIS - Profil Sensitivitas Antibiotik terhadap Isolat Bakteri dari Spesimen Sputum Pasien ISPA di Puskesmas Kota Ternate" alt="JURIS - Profil Sensitivitas Antibiotik terhadap Isolat Bakteri dari Spesimen Sputum Pasien ISPA di Puskesmas Kota Ternate" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60338-pasien-ispa-non-sensitivitas-antibiotik-kombinasi" title="JURIS - Profil Sensitivitas Antibiotik terhadap Isolat Bakteri dari Spesimen Sputum Pasien ISPA di Puskesmas Kota Ternate" target="_blank">Profil Sensitivitas Antibiotik terhadap Isolat Bakteri dari Spesimen Sputum Pasien ISPA di Puskesmas Kota Ternate</a>: Mengingat temuan penting mengenai pola sensitivitas dan resistensi bakteri penyebab ISPA, terutama tingginya resistensi terhadap amoksisilin, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat berharga untuk memperkaya pemahaman dan mendukung upaya pengendalian resistensi antibiotik. Pertama, penelitian ini bersifat deskriptif in vitro, sehingga belum dapat mengonfirmasi mekanisme resistensi secara molekuler atau genetik. Oleh karena itu, studi selanjutnya dapat fokus pada identifikasi gen resistensi, seperti gen -laktamase atau mecA pada Staphylococcus aureus, serta mutasi gen gyrA/parC pada bakteri Gram-negatif, untuk menjelaskan secara pasti mengapa beberapa antibiotik menjadi tidak efektif. Hal ini akan memberikan gambaran yang lebih mendalam mengenai dasar biologis resistensi yang diamati. Kedua, penelitian saat ini hanya menguji empat jenis antibiotik pada sampel dari empat puskesmas tertentu. Untuk mendapatkan data yang lebih komprehensif, studi di masa depan dapat memperluas cakupan jenis antibiotik yang diuji, termasuk antibiotik golongan lain atau kombinasi antibiotik yang potensial, serta melibatkan populasi pasien dari fasilitas kesehatan yang lebih beragam, misalnya rumah sakit atau puskesmas di wilayah lain dengan karakteristik demografi berbeda di Kota Ternate atau Maluku Utara. Perluasan ini akan membantu mengidentifikasi pilihan terapi alternatif yang lebih efektif dan relevan secara regional. Ketiga, studi ini belum secara eksplisit mengontrol faktor perancu seperti riwayat penggunaan antibiotik sebelumnya oleh pasien. Penelitian lanjutan sebaiknya mempertimbangkan untuk mengumpulkan data riwayat penggunaan antibiotik, kepatuhan pasien, dan faktor klinis lainnya yang mungkin memengaruhi pola resistensi. Dengan demikian, kita dapat melakukan analisis korelasi antara riwayat pengobatan dengan hasil uji sensitivitas, serta menyelidiki dampak klinis dari resistensi yang ditemukan. Ini akan sangat membantu dalam merumuskan pedoman terapi antibiotik yang lebih rasional, berbasis bukti, dan spesifik untuk kondisi lokal, sehingga dapat meningkatkan keberhasilan pengobatan ISPA dan secara signifikan mengurangi laju peningkatan resistensi bakteri di masyarakat..
<br>Siprofloksasin, gentamisin, dan levofloksasin menunjukkan aktivitas antibakteri yang lebih efektif dibandingkan amoksisilin terhadap bakteri yang diuji.Temuan tingginya tingkat resistensi terhadap amoksisilin mengindikasikan pentingnya penerapan penggunaan antibiotik secara rasional berdasarkan hasil uji sensitivitas, sehingga pemilihan terapi dapat lebih tepat, meningkatkan keberhasilan pengobatan, serta menekan perkembangan dan penyebaran resistensi bakteri
<br>Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit infeksi yang paling sering dijumpai di fasilitas pelayanan kesehatan dan menjadi penyebab utama morbiditas serta mortalitas. Penggunaan antibiotik sebagai terapi ISPA seringkali tidak didahului oleh uji sensitivitas, sehingga berpotensi menimbulkan resistensi bakteri. Untuk mengetahui sensitivitas bakteri yang diisolasi dari spesimen sputum penderita ISPA terhadap beberapa jenis antibiotik serta mengidentifikasi antibiotik yang paling efektif. Metode penelitian dilakukan secara deskriptif pada 30 sampel sputum pasien ISPA di empat Puskesmas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/0/pasien-ispa-non-sensitivitas-antibiotik-kombinasi-thumb-dea93.webp" type="image/webp" length="76096" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/pasien-ispa-non-sensitivitas-antibiotik-kombinasi-thumb-463f5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/pasien-ispa-non-sensitivitas-antibiotik-kombinasi-thumb-dea93.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/pasien-ispa-non-sensitivitas-antibiotik-kombinasi-thumb-82f83.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4079-pharmaconmw.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20019-jurnal-pharmacia-mandala-waluya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sintesis Dan Karakterisasi Nanopartikel Minyak Atsiri Apel Merah untuk Formulasi Nanoparfum Berbasis Air ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sintesis Dan Karakterisasi Nanopartikel Minyak Atsiri Apel Merah untuk Formulasi Nanoparfum Berbasis Air ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sintesis Dan Karakterisasi Nanopartikel Minyak Atsiri Apel Merah untuk Formulasi Nanoparfum Berbasis Air ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60335-minyak-atsiri-kenanga-konsentrasi</link>
	<guid isPermaLink="false">744babad74f4761b7cfb05e71cd721c3</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 16:06:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kulit delima ]]></category>
	<category><![CDATA[ sediaan krim ]]></category>
	<category><![CDATA[ tabir surya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[delima,krim,kulit,sediaan,surya,tabir]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi stabilitas jangka panjang nanoparfum berbasis air untuk memastikan daya tahan aroma dan kinerja dalam kondisi lingkungan berbeda. Selain itu, eksplorasi alternatif surfaktan non-ionik yang lebih efektif dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sintesis Dan Karakterisasi Nanopartikel Minyak Atsiri Apel Merah untuk Formulasi Nanoparfum Berbasis Air: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi stabilitas jangka panjang nanoparfum berbasis air untuk memastikan daya tahan aroma dan kinerja dalam kondisi lingkungan berbeda. Selain itu, eksplorasi alternatif surfaktan non-ionik yang lebih efektif dalam meningkatkan potensial zeta dan stabilitas koloid nanopartikel juga perlu dilakukan. Terakhir, penelitian dapat mengkaji aplikasi nanopartikel minyak atsiri apel merah dalam produk kosmetik lain seperti losion atau pelembap untuk mengeksplorasi potensi penggunaan yang lebih luas.. Pada penelitian ini, nanoparfum berbasis air berbahan nanopartikel minyak atsiri apel merah yang dienkapsulasi polimer PEG-40 HCO, telah berhasil disintesis.Diameter rata-rata dan potensial zeta nanopartikel yang dihasilkan, masing-masing adalah O 296,7 nm dan -1,4 mV sampai -5,4 mV.Pengaruh empat ragam konsentrasi minyak atsiri apel merah yang digunakan pada saat sintesis (4 mL, 6 mL, 8 mL, dan 10 mL, yang masing-masing dicampur ke dalam 1 mL polimer PEG-40 HCO) terhadap karakteristik nanopartikel yang dihasilkan, telah diinvestigasi.Konsentrasi minyak atsiri apel merah yang digunakan mempengaruhi populasi nanopartikel yang terbentuk.Ketika konsentrasi minyak atsiri yang digunakan rendah, 4 mL, nanopartikel yang dihasilkan berpopulasi tunggal, sementara ketika menggunakan konsentrasi 6 mL, 8 mL, dan 10 mL, nanopartikel yang dihasilkan berpopulasi ganda.Ditemukan juga bahwa konsentrasi minyak atsiri yang digunakan sangat mempengaruhi besar diameter rata-rata dan standar deviasi nanopartikel Kebutuhan parfum berbasis air dan menggunakan bahan pewangi minyak atsiri alami sangat diperlukan karena parfum berbasis alkohol dan bahan pewangi sintetis cenderung membuat kulit kering dan iritasi. Namun, minyak atsiri alami bersifat hidrofobik sehingga tidak larut dalam air. Untuk mengatasi masalah ini teknologi nanopartikel telah digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan mengkarakterisasi nanopartikel minyak atsiri apel merah yang dikembangkan untuk formulasi nanoparfum berbasis air. Sintesis dilakukan dengan menggunakan teknik atomisasi dan polimer PEG-40 HCO digunakan sebagai surfaktan. Dari hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa konsentrasi minyak atsiri yang digunakan saat sintesis sangat mempengaruhi banyaknya populasi nanopartikel yang dihasilkan, mempengaruhi distribusi ukurannya, diameter rata-rata dan potensial zeta. Diameter rata-rata... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/2/minyak-atsiri-kenanga-konsentrasi-nanopartikel-ape-thumb-d4d92.webp" title="JURIS - Sintesis Dan Karakterisasi Nanopartikel Minyak Atsiri Apel Merah untuk Formulasi Nanoparfum Berbasis Air" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/minyak-atsiri-kenanga-konsentrasi-nanopartikel-ape-thumb-d4d92.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/minyak-atsiri-kenanga-konsentrasi-nanopartikel-ape-thumb-d4d92.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/minyak-atsiri-kenanga-konsentrasi-nanopartikel-ape-thumb-d4d92.webp 1x" title="JURIS - Sintesis Dan Karakterisasi Nanopartikel Minyak Atsiri Apel Merah untuk Formulasi Nanoparfum Berbasis Air" alt="JURIS - Sintesis Dan Karakterisasi Nanopartikel Minyak Atsiri Apel Merah untuk Formulasi Nanoparfum Berbasis Air" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/minyak-atsiri-kenanga-konsentrasi-nanopartikel-ape-thumb-3333b.webp" title="JURIS - Sintesis Dan Karakterisasi Nanopartikel Minyak Atsiri Apel Merah untuk Formulasi Nanoparfum Berbasis Air" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/minyak-atsiri-kenanga-konsentrasi-nanopartikel-ape-thumb-3333b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/minyak-atsiri-kenanga-konsentrasi-nanopartikel-ape-thumb-3333b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/minyak-atsiri-kenanga-konsentrasi-nanopartikel-ape-thumb-3333b.webp 1x" title="JURIS - Sintesis Dan Karakterisasi Nanopartikel Minyak Atsiri Apel Merah untuk Formulasi Nanoparfum Berbasis Air" alt="JURIS - Sintesis Dan Karakterisasi Nanopartikel Minyak Atsiri Apel Merah untuk Formulasi Nanoparfum Berbasis Air" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/minyak-atsiri-kenanga-konsentrasi-nanopartikel-ape-thumb-15321.webp" title="JURIS - Sintesis Dan Karakterisasi Nanopartikel Minyak Atsiri Apel Merah untuk Formulasi Nanoparfum Berbasis Air" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/minyak-atsiri-kenanga-konsentrasi-nanopartikel-ape-thumb-15321.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/minyak-atsiri-kenanga-konsentrasi-nanopartikel-ape-thumb-15321.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/minyak-atsiri-kenanga-konsentrasi-nanopartikel-ape-thumb-15321.webp 1x" title="JURIS - Sintesis Dan Karakterisasi Nanopartikel Minyak Atsiri Apel Merah untuk Formulasi Nanoparfum Berbasis Air" alt="JURIS - Sintesis Dan Karakterisasi Nanopartikel Minyak Atsiri Apel Merah untuk Formulasi Nanoparfum Berbasis Air" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60335-minyak-atsiri-kenanga-konsentrasi" title="JURIS - Sintesis Dan Karakterisasi Nanopartikel Minyak Atsiri Apel Merah untuk Formulasi Nanoparfum Berbasis Air" target="_blank">Sintesis Dan Karakterisasi Nanopartikel Minyak Atsiri Apel Merah untuk Formulasi Nanoparfum Berbasis Air</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi stabilitas jangka panjang nanoparfum berbasis air untuk memastikan daya tahan aroma dan kinerja dalam kondisi lingkungan berbeda. Selain itu, eksplorasi alternatif surfaktan non-ionik yang lebih efektif dalam meningkatkan potensial zeta dan stabilitas koloid nanopartikel juga perlu dilakukan. Terakhir, penelitian dapat mengkaji aplikasi nanopartikel minyak atsiri apel merah dalam produk kosmetik lain seperti losion atau pelembap untuk mengeksplorasi potensi penggunaan yang lebih luas..
<br>Pada penelitian ini, nanoparfum berbasis air berbahan nanopartikel minyak atsiri apel merah yang dienkapsulasi polimer PEG-40 HCO, telah berhasil disintesis.Diameter rata-rata dan potensial zeta nanopartikel yang dihasilkan, masing-masing adalah O 296,7 nm dan -1,4 mV sampai -5,4 mV.Pengaruh empat ragam konsentrasi minyak atsiri apel merah yang digunakan pada saat sintesis (4 mL, 6 mL, 8 mL, dan 10 mL, yang masing-masing dicampur ke dalam 1 mL polimer PEG-40 HCO) terhadap karakteristik nanopartikel yang dihasilkan, telah diinvestigasi.Konsentrasi minyak atsiri apel merah yang digunakan mempengaruhi populasi nanopartikel yang terbentuk.Ketika konsentrasi minyak atsiri yang digunakan rendah, 4 mL, nanopartikel yang dihasilkan berpopulasi tunggal, sementara ketika menggunakan konsentrasi 6 mL, 8 mL, dan 10 mL, nanopartikel yang dihasilkan berpopulasi ganda.Ditemukan juga bahwa konsentrasi minyak atsiri yang digunakan sangat mempengaruhi besar diameter rata-rata dan standar deviasi nanopartikel
<br>Kebutuhan parfum berbasis air dan menggunakan bahan pewangi minyak atsiri alami sangat diperlukan karena parfum berbasis alkohol dan bahan pewangi sintetis cenderung membuat kulit kering dan iritasi. Namun, minyak atsiri alami bersifat hidrofobik sehingga tidak larut dalam air. Untuk mengatasi masalah ini teknologi nanopartikel telah digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan mengkarakterisasi nanopartikel minyak atsiri apel merah yang dikembangkan untuk formulasi nanoparfum berbasis air. Sintesis dilakukan dengan menggunakan teknik atomisasi dan polimer PEG-40 HCO digunakan sebagai surfaktan. Dari hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa konsentrasi minyak atsiri yang digunakan saat sintesis sangat mempengaruhi banyaknya populasi nanopartikel yang dihasilkan, mempengaruhi distribusi ukurannya, diameter rata-rata dan potensial zeta. Diameter rata-rata...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/2/minyak-atsiri-kenanga-konsentrasi-nanopartikel-ape-thumb-15321.webp" type="image/webp" length="94574" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/minyak-atsiri-kenanga-konsentrasi-nanopartikel-ape-thumb-d4d92.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/minyak-atsiri-kenanga-konsentrasi-nanopartikel-ape-thumb-3333b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/minyak-atsiri-kenanga-konsentrasi-nanopartikel-ape-thumb-15321.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4079-pharmaconmw.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20019-jurnal-pharmacia-mandala-waluya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Field Test Study on Wind Turbine Performance Horizontal Axis Three Spiral Blades Related to Solidity Number Effects ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Field Test Study on Wind Turbine Performance Horizontal Axis Three Spiral Blades Related to Solidity Number Effects ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Field Test Study on Wind Turbine Performance Horizontal Axis Three Spiral Blades Related to Solidity Number Effects ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60346-kecepatan-angin-rendah-nilai-koefisien-standar-con</link>
	<guid isPermaLink="false">6edb77acbd04aeb89f9f8c760a7ec9ac</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 16:03:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ andi firdaus ]]></category>
	<category><![CDATA[ sagir alva ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alva,andi,firdaus,sagir,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan menguji desain bilah turbin angin berbeda, seperti bilah berbentuk heliks atau bilah dengan material komposit, untuk meningkatkan efisiensi konversi energi. Selain itu, studi lebih lanjut tentang pengaruh variasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Field Test Study on Wind Turbine Performance Horizontal Axis Three Spiral Blades Related to Solidity Number Effects: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan menguji desain bilah turbin angin berbeda, seperti bilah berbentuk heliks atau bilah dengan material komposit, untuk meningkatkan efisiensi konversi energi. Selain itu, studi lebih lanjut tentang pengaruh variasi angka soliditas pada turbin angin sumbu horizontal dengan jumlah bilah berbeda dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang optimasi kinerja turbin. Terakhir, penelitian tentang integrasi turbin angin dengan sistem penyimpanan energi seperti baterai atau kapasitor bisa menjadi arah penting untuk meningkatkan stabilitas pasokan energi terbarukan di daerah dengan fluktuasi kecepatan angin yang signifikan.. Dari hasil diskusi dan analisis berdasarkan potensi kecepatan angin selama uji coba, dapat disimpulkan sebagai berikut.Dari hasil analisis, tegangan dan arus terkecil yang dihasilkan adalah 6,15 V dan 0,08 A pada kecepatan putaran turbin 62,4 r.dengan kecepatan angin 2,0 m/s, sedangkan tegangan tertinggi yang dihasilkan adalah 10,30 V dan 0,97 A, yaitu pada kecepatan putaran turbin 140 r.Semakin tinggi kecepatan angin, semakin tinggi kecepatan putaran turbin.Untuk daya eksperimen aktual dan teoretis, nilai maksimum pada kecepatan angin 5,0 m/s adalah 9.788 watt, sedangkan nilai terendah adalah 0,492 watt dan 7,411 watt pada kecepatan angin 2,0 m/s.Nilai koefisien torsi maksimum adalah 0,6746 dengan kecepatan angin 2,0 m/s.Nilai koefisien daya maksimum adalah 0,0863 dengan kecepatan angin 5,0 m/s, dan nilai maksimum untuk rasio kecepatan ujung (TSR) adalah 0,255 pada kecepatan angin 5,0 m/s Penggunaan energi listrik di Indonesia saat ini sangat tinggi. Namun, energi yang digunakan masih didominasi oleh energi fosil, meskipun potensi energi alternatif di Indonesia sangat besar dan belum dapat dimanfaatkan secara optimal, salah satunya adalah energi angin. Pembangkit listrik tenaga angin adalah jenis pembangkit energi terbarukan di mana penggunaan energi terbarukan diharapkan dapat menggantikan energi yang berasal dari bahan bakar fosil, yang jumlahnya terbatas. Penelitian ini dilakukan menggunakan turbin angin sumbu horizontal tiga bilah spiral (TASH)... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/5/kecepatan-angin-rendah-nilai-koefisien-standar-con-thumb-31394.webp" title="JURIS - Field Test Study on Wind Turbine Performance Horizontal Axis Three Spiral Blades Related to Solidity Number Effects" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/kecepatan-angin-rendah-nilai-koefisien-standar-con-thumb-31394.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/kecepatan-angin-rendah-nilai-koefisien-standar-con-thumb-31394.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/kecepatan-angin-rendah-nilai-koefisien-standar-con-thumb-31394.webp 1x" title="JURIS - Field Test Study on Wind Turbine Performance Horizontal Axis Three Spiral Blades Related to Solidity Number Effects" alt="JURIS - Field Test Study on Wind Turbine Performance Horizontal Axis Three Spiral Blades Related to Solidity Number Effects" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/5/kecepatan-angin-rendah-nilai-koefisien-standar-con-thumb-c0ca2.webp" title="JURIS - Field Test Study on Wind Turbine Performance Horizontal Axis Three Spiral Blades Related to Solidity Number Effects" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/kecepatan-angin-rendah-nilai-koefisien-standar-con-thumb-c0ca2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/kecepatan-angin-rendah-nilai-koefisien-standar-con-thumb-c0ca2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/kecepatan-angin-rendah-nilai-koefisien-standar-con-thumb-c0ca2.webp 1x" title="JURIS - Field Test Study on Wind Turbine Performance Horizontal Axis Three Spiral Blades Related to Solidity Number Effects" alt="JURIS - Field Test Study on Wind Turbine Performance Horizontal Axis Three Spiral Blades Related to Solidity Number Effects" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/5/kecepatan-angin-rendah-nilai-koefisien-standar-con-thumb-8d690.webp" title="JURIS - Field Test Study on Wind Turbine Performance Horizontal Axis Three Spiral Blades Related to Solidity Number Effects" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/kecepatan-angin-rendah-nilai-koefisien-standar-con-thumb-8d690.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/kecepatan-angin-rendah-nilai-koefisien-standar-con-thumb-8d690.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/kecepatan-angin-rendah-nilai-koefisien-standar-con-thumb-8d690.webp 1x" title="JURIS - Field Test Study on Wind Turbine Performance Horizontal Axis Three Spiral Blades Related to Solidity Number Effects" alt="JURIS - Field Test Study on Wind Turbine Performance Horizontal Axis Three Spiral Blades Related to Solidity Number Effects" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60346-kecepatan-angin-rendah-nilai-koefisien-standar-con" title="JURIS - Field Test Study on Wind Turbine Performance Horizontal Axis Three Spiral Blades Related to Solidity Number Effects" target="_blank">Field Test Study on Wind Turbine Performance Horizontal Axis Three Spiral Blades Related to Solidity Number Effects</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan menguji desain bilah turbin angin berbeda, seperti bilah berbentuk heliks atau bilah dengan material komposit, untuk meningkatkan efisiensi konversi energi. Selain itu, studi lebih lanjut tentang pengaruh variasi angka soliditas pada turbin angin sumbu horizontal dengan jumlah bilah berbeda dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang optimasi kinerja turbin. Terakhir, penelitian tentang integrasi turbin angin dengan sistem penyimpanan energi seperti baterai atau kapasitor bisa menjadi arah penting untuk meningkatkan stabilitas pasokan energi terbarukan di daerah dengan fluktuasi kecepatan angin yang signifikan..
<br>Dari hasil diskusi dan analisis berdasarkan potensi kecepatan angin selama uji coba, dapat disimpulkan sebagai berikut.Dari hasil analisis, tegangan dan arus terkecil yang dihasilkan adalah 6,15 V dan 0,08 A pada kecepatan putaran turbin 62,4 r.dengan kecepatan angin 2,0 m/s, sedangkan tegangan tertinggi yang dihasilkan adalah 10,30 V dan 0,97 A, yaitu pada kecepatan putaran turbin 140 r.Semakin tinggi kecepatan angin, semakin tinggi kecepatan putaran turbin.Untuk daya eksperimen aktual dan teoretis, nilai maksimum pada kecepatan angin 5,0 m/s adalah 9.788 watt, sedangkan nilai terendah adalah 0,492 watt dan 7,411 watt pada kecepatan angin 2,0 m/s.Nilai koefisien torsi maksimum adalah 0,6746 dengan kecepatan angin 2,0 m/s.Nilai koefisien daya maksimum adalah 0,0863 dengan kecepatan angin 5,0 m/s, dan nilai maksimum untuk rasio kecepatan ujung (TSR) adalah 0,255 pada kecepatan angin 5,0 m/s
<br>Penggunaan energi listrik di Indonesia saat ini sangat tinggi. Namun, energi yang digunakan masih didominasi oleh energi fosil, meskipun potensi energi alternatif di Indonesia sangat besar dan belum dapat dimanfaatkan secara optimal, salah satunya adalah energi angin. Pembangkit listrik tenaga angin adalah jenis pembangkit energi terbarukan di mana penggunaan energi terbarukan diharapkan dapat menggantikan energi yang berasal dari bahan bakar fosil, yang jumlahnya terbatas. Penelitian ini dilakukan menggunakan turbin angin sumbu horizontal tiga bilah spiral (TASH)...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/5/kecepatan-angin-rendah-nilai-koefisien-standar-con-thumb-c0ca2.webp" type="image/webp" length="22824" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/kecepatan-angin-rendah-nilai-koefisien-standar-con-thumb-31394.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/kecepatan-angin-rendah-nilai-koefisien-standar-con-thumb-c0ca2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/kecepatan-angin-rendah-nilai-koefisien-standar-con-thumb-8d690.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-475-umb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20051-jurnal-teknik-mesin-journal-mechanical-engineering.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisa Perbandingan Material Jis Scm 415 Dan Jis Scm 420 Pada Proses Heat Treatment ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisa Perbandingan Material Jis Scm 415 Dan Jis Scm 420 Pada Proses Heat Treatment ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisa Perbandingan Material Jis Scm 415 Dan Jis Scm 420 Pada Proses Heat Treatment ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60349-komposisi-kimia-karbon-heat-treatment-scm-415</link>
	<guid isPermaLink="false">fbed740a9f4c274167e341b000b61e56</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 15:44:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memvariasikan parameter proses heat treatment seperti suhu dan waktu karburisasi untuk mengevaluasi pengaruhnya terhadap sifat mekanis material. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif terhadap material ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisa Perbandingan Material Jis Scm 415 Dan Jis Scm 420 Pada Proses Heat Treatment: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memvariasikan parameter proses heat treatment seperti suhu dan waktu karburisasi untuk mengevaluasi pengaruhnya terhadap sifat mekanis material. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif terhadap material baja lain yang memiliki komposisi kimia berbeda untuk memperluas pemahaman tentang efektivitas proses karburisasi. Terakhir, penelitian juga dapat fokus pada analisis jangka panjang pengaruh proses heat treatment terhadap ketahanan aus dan kekuatan roda gigi dalam kondisi operasional nyata.. Dari hasil pengujian material setelah mengalami perlakuan panas dan dibandingkan dengan standar customer dapat diambil kesimpulan.(1) inside hardness pada material SCM 415 rata-rata 335.4 kg/mm2 dan SCM 420 rata-rata 387 kg/mm2 sesuai dengan standar.(2) Surface hardness pada material SCM 415 rata-rata 745 kg/mm2 dan SCM 420 rata-rata 725 kg/mm2 sesuai dengan standar.(3) Kedalaman karbon pada kedua material masih masuk standar.Sehingga kedua material bisa diaplikasikan untuk bahan pembuatan roda gigi Primary Driven 25G sesuai dengan SES Perlakuan panas atau heat treatment pada material SCM 415 dan SCM 420 terbukti terjadi peningkatan kekerasan dan penambahan kedalaman karbon. Tingkat kekerasan pada masing-masing bagian berbeda antara kedua material. Dengan melakukan pengujian pada dua sample material sesudah diberikan perlakuan panas menggunakan metode carburizing dengan T: 900 AC t: 170 menit, kemudian quenching T:130 AC t: 15 menit dan tempering T: 170 AC t: 90 menit didapatkan hasil material SCM 415 inside hardness 335.4 kg/mm2, surface hardness 745 kg/mm2, rata-rata kekerasan area pitch circle jarak 0.1 mm = 723.4 kg/mm2, jarak 0.9... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/2/komposisi-kimia-karbon-heat-treatment-scm-415-420-thumb-9f843.webp" title="JURIS - Analisa Perbandingan Material Jis Scm 415 Dan Jis Scm 420 Pada Proses Heat Treatment" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/komposisi-kimia-karbon-heat-treatment-scm-415-420-thumb-9f843.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/komposisi-kimia-karbon-heat-treatment-scm-415-420-thumb-9f843.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/komposisi-kimia-karbon-heat-treatment-scm-415-420-thumb-9f843.webp 1x" title="JURIS - Analisa Perbandingan Material Jis Scm 415 Dan Jis Scm 420 Pada Proses Heat Treatment" alt="JURIS - Analisa Perbandingan Material Jis Scm 415 Dan Jis Scm 420 Pada Proses Heat Treatment" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/komposisi-kimia-karbon-heat-treatment-scm-415-420-thumb-bc86c.webp" title="JURIS - Analisa Perbandingan Material Jis Scm 415 Dan Jis Scm 420 Pada Proses Heat Treatment" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/komposisi-kimia-karbon-heat-treatment-scm-415-420-thumb-bc86c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/komposisi-kimia-karbon-heat-treatment-scm-415-420-thumb-bc86c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/komposisi-kimia-karbon-heat-treatment-scm-415-420-thumb-bc86c.webp 1x" title="JURIS - Analisa Perbandingan Material Jis Scm 415 Dan Jis Scm 420 Pada Proses Heat Treatment" alt="JURIS - Analisa Perbandingan Material Jis Scm 415 Dan Jis Scm 420 Pada Proses Heat Treatment" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/komposisi-kimia-karbon-heat-treatment-scm-415-420-thumb-8781f.webp" title="JURIS - Analisa Perbandingan Material Jis Scm 415 Dan Jis Scm 420 Pada Proses Heat Treatment" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/komposisi-kimia-karbon-heat-treatment-scm-415-420-thumb-8781f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/komposisi-kimia-karbon-heat-treatment-scm-415-420-thumb-8781f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/komposisi-kimia-karbon-heat-treatment-scm-415-420-thumb-8781f.webp 1x" title="JURIS - Analisa Perbandingan Material Jis Scm 415 Dan Jis Scm 420 Pada Proses Heat Treatment" alt="JURIS - Analisa Perbandingan Material Jis Scm 415 Dan Jis Scm 420 Pada Proses Heat Treatment" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60349-komposisi-kimia-karbon-heat-treatment-scm-415" title="JURIS - Analisa Perbandingan Material Jis Scm 415 Dan Jis Scm 420 Pada Proses Heat Treatment" target="_blank">Analisa Perbandingan Material Jis Scm 415 Dan Jis Scm 420 Pada Proses Heat Treatment</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memvariasikan parameter proses heat treatment seperti suhu dan waktu karburisasi untuk mengevaluasi pengaruhnya terhadap sifat mekanis material. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif terhadap material baja lain yang memiliki komposisi kimia berbeda untuk memperluas pemahaman tentang efektivitas proses karburisasi. Terakhir, penelitian juga dapat fokus pada analisis jangka panjang pengaruh proses heat treatment terhadap ketahanan aus dan kekuatan roda gigi dalam kondisi operasional nyata..
<br>Dari hasil pengujian material setelah mengalami perlakuan panas dan dibandingkan dengan standar customer dapat diambil kesimpulan.(1) inside hardness pada material SCM 415 rata-rata 335.4 kg/mm2 dan SCM 420 rata-rata 387 kg/mm2 sesuai dengan standar.(2) Surface hardness pada material SCM 415 rata-rata 745 kg/mm2 dan SCM 420 rata-rata 725 kg/mm2 sesuai dengan standar.(3) Kedalaman karbon pada kedua material masih masuk standar.Sehingga kedua material bisa diaplikasikan untuk bahan pembuatan roda gigi Primary Driven 25G sesuai dengan SES
<br>Perlakuan panas atau heat treatment pada material SCM 415 dan SCM 420 terbukti terjadi peningkatan kekerasan dan penambahan kedalaman karbon. Tingkat kekerasan pada masing-masing bagian berbeda antara kedua material. Dengan melakukan pengujian pada dua sample material sesudah diberikan perlakuan panas menggunakan metode carburizing dengan T: 900 AC t: 170 menit, kemudian quenching T:130 AC t: 15 menit dan tempering T: 170 AC t: 90 menit didapatkan hasil material SCM 415 inside hardness 335.4 kg/mm2, surface hardness 745 kg/mm2, rata-rata kekerasan area pitch circle jarak 0.1 mm = 723.4 kg/mm2, jarak 0.9...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/2/komposisi-kimia-karbon-heat-treatment-scm-415-420-thumb-8781f.webp" type="image/webp" length="100116" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/komposisi-kimia-karbon-heat-treatment-scm-415-420-thumb-9f843.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/komposisi-kimia-karbon-heat-treatment-scm-415-420-thumb-bc86c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/komposisi-kimia-karbon-heat-treatment-scm-415-420-thumb-8781f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-475-umb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20051-jurnal-teknik-mesin-journal-mechanical-engineering.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Formulasi dan Evaluasi Gel Ekstrak Etanol 70 Kulit Jeruk Gerga Lebong ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Formulasi dan Evaluasi Gel Ekstrak Etanol 70 Kulit Jeruk Gerga Lebong ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Formulasi dan Evaluasi Gel Ekstrak Etanol 70 Kulit Jeruk Gerga Lebong ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60336-adjektiva-karakteristik-fisik-semu-da-non-fo</link>
	<guid isPermaLink="false">956d83ce043c5acfbd9be78c96258a13</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 15:42:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kulit delima ]]></category>
	<category><![CDATA[ sediaan krim ]]></category>
	<category><![CDATA[ tabir surya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[delima,krim,kulit,sediaan,surya,tabir]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada penggunaan pelarut alternatif seperti air atau campuran air-etanol untuk mengurangi dampak lingkungan dari etanol 70%. Selain itu, formulasi gel dengan variasi konsentrasi ekstrak yang lebih tinggi (di atas 2%) dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Formulasi dan Evaluasi Gel Ekstrak Etanol 70% Kulit Jeruk Gerga Lebong: Penelitian lanjutan dapat fokus pada penggunaan pelarut alternatif seperti air atau campuran air-etanol untuk mengurangi dampak lingkungan dari etanol 70%. Selain itu, formulasi gel dengan variasi konsentrasi ekstrak yang lebih tinggi (di atas 2%) dapat diuji untuk mengevaluasi stabilitas jangka panjang dan efektivitas penghantaran senyawa bioaktif. Penelitian juga bisa menggabungkan ekstrak kulit jeruk Gerga Lebong dengan bahan alami lain, seperti minyak atsiri atau ekstrak daun obat, untuk meningkatkan aktivitas antioksidan dan efek terapeutik sediaan gel. Selanjutnya, studi tentang pengaruh suhu penyimpanan terhadap stabilitas fisik dan kimia sediaan gel juga penting untuk memastikan kualitas produk. Dengan pendekatan ini, formulasi gel berbasis bahan alami dapat dikembangkan menjadi produk farmasi yang lebih efektif dan ramah lingkungan.. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, ekstrak etanol 70% kulit jeruk Gerga Lebong berhasil diformulasikan menjadi sediaan gel topikal berbasis HPMC dengan karakteristik fisik yang baik.Seluruh formula memenuhi persyaratan homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, dan viskositas yang dapat diterima untuk sediaan gel topikal.Variasi konsentrasi ekstrak etanol 70% kulit Jeruk Gerga Lebong berpengaruh terhadap karakteristik fisik sediaan, terutama warna, aroma, viskositas dan daya lekat.Berdasarkan hasil evaluasi fisik dan uji hedonik F3 (2%) merupakan formula terbaik karena memenuhi seluruh parameter fisik yang disyaratkan serta menunjukkan tingkat kesukaan panelis tertinggi pada parameter bentuk/tekstur, warna, dan bau Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak etanol 70% kulit jeruk Gerga Lebong ke dalam bentuk sediaan gel serta mengevaluasi sifat fisiknya. Kulit jeruk Gerga Lebong merupakan limbah pertanian yang mengandung flavonoid dan senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai bahan aktif topikal. Ekstrak diformulasikan dalam empat formula dengan konsentrasi 0% (F0), 1% (F1), 1,5% (F2), dan 2% (F3) menggunakan HPMC sebagai basis gel. Evaluasi fisik meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, viskositas, dan uji hedonik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula memiliki bentuk semi padat, homogen, pH, daya sebar, dan daya lekat yang memenuhi persyaratan sediaan gel topikal. Nilai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/5/adjektiva-karakteristik-fisik-semu-da-non-formulas-thumb-63fbe.webp" title="JURIS - Formulasi dan Evaluasi Gel Ekstrak Etanol 70% Kulit Jeruk Gerga Lebong" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/adjektiva-karakteristik-fisik-semu-da-non-formulas-thumb-63fbe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/adjektiva-karakteristik-fisik-semu-da-non-formulas-thumb-63fbe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/adjektiva-karakteristik-fisik-semu-da-non-formulas-thumb-63fbe.webp 1x" title="JURIS - Formulasi dan Evaluasi Gel Ekstrak Etanol 70% Kulit Jeruk Gerga Lebong" alt="JURIS - Formulasi dan Evaluasi Gel Ekstrak Etanol 70% Kulit Jeruk Gerga Lebong" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/adjektiva-karakteristik-fisik-semu-da-non-formulas-thumb-7c986.webp" title="JURIS - Formulasi dan Evaluasi Gel Ekstrak Etanol 70% Kulit Jeruk Gerga Lebong" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/adjektiva-karakteristik-fisik-semu-da-non-formulas-thumb-7c986.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/adjektiva-karakteristik-fisik-semu-da-non-formulas-thumb-7c986.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/adjektiva-karakteristik-fisik-semu-da-non-formulas-thumb-7c986.webp 1x" title="JURIS - Formulasi dan Evaluasi Gel Ekstrak Etanol 70% Kulit Jeruk Gerga Lebong" alt="JURIS - Formulasi dan Evaluasi Gel Ekstrak Etanol 70% Kulit Jeruk Gerga Lebong" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/adjektiva-karakteristik-fisik-semu-da-non-formulas-thumb-e4408.webp" title="JURIS - Formulasi dan Evaluasi Gel Ekstrak Etanol 70% Kulit Jeruk Gerga Lebong" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/adjektiva-karakteristik-fisik-semu-da-non-formulas-thumb-e4408.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/adjektiva-karakteristik-fisik-semu-da-non-formulas-thumb-e4408.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/adjektiva-karakteristik-fisik-semu-da-non-formulas-thumb-e4408.webp 1x" title="JURIS - Formulasi dan Evaluasi Gel Ekstrak Etanol 70% Kulit Jeruk Gerga Lebong" alt="JURIS - Formulasi dan Evaluasi Gel Ekstrak Etanol 70% Kulit Jeruk Gerga Lebong" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60336-adjektiva-karakteristik-fisik-semu-da-non-fo" title="JURIS - Formulasi dan Evaluasi Gel Ekstrak Etanol 70% Kulit Jeruk Gerga Lebong" target="_blank">Formulasi dan Evaluasi Gel Ekstrak Etanol 70% Kulit Jeruk Gerga Lebong</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada penggunaan pelarut alternatif seperti air atau campuran air-etanol untuk mengurangi dampak lingkungan dari etanol 70%. Selain itu, formulasi gel dengan variasi konsentrasi ekstrak yang lebih tinggi (di atas 2%) dapat diuji untuk mengevaluasi stabilitas jangka panjang dan efektivitas penghantaran senyawa bioaktif. Penelitian juga bisa menggabungkan ekstrak kulit jeruk Gerga Lebong dengan bahan alami lain, seperti minyak atsiri atau ekstrak daun obat, untuk meningkatkan aktivitas antioksidan dan efek terapeutik sediaan gel. Selanjutnya, studi tentang pengaruh suhu penyimpanan terhadap stabilitas fisik dan kimia sediaan gel juga penting untuk memastikan kualitas produk. Dengan pendekatan ini, formulasi gel berbasis bahan alami dapat dikembangkan menjadi produk farmasi yang lebih efektif dan ramah lingkungan..
<br>Berdasarkan penelitian yang dilakukan, ekstrak etanol 70% kulit jeruk Gerga Lebong berhasil diformulasikan menjadi sediaan gel topikal berbasis HPMC dengan karakteristik fisik yang baik.Seluruh formula memenuhi persyaratan homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, dan viskositas yang dapat diterima untuk sediaan gel topikal.Variasi konsentrasi ekstrak etanol 70% kulit Jeruk Gerga Lebong berpengaruh terhadap karakteristik fisik sediaan, terutama warna, aroma, viskositas dan daya lekat.Berdasarkan hasil evaluasi fisik dan uji hedonik F3 (2%) merupakan formula terbaik karena memenuhi seluruh parameter fisik yang disyaratkan serta menunjukkan tingkat kesukaan panelis tertinggi pada parameter bentuk/tekstur, warna, dan bau
<br>Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak etanol 70% kulit jeruk Gerga Lebong ke dalam bentuk sediaan gel serta mengevaluasi sifat fisiknya. Kulit jeruk Gerga Lebong merupakan limbah pertanian yang mengandung flavonoid dan senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai bahan aktif topikal. Ekstrak diformulasikan dalam empat formula dengan konsentrasi 0% (F0), 1% (F1), 1,5% (F2), dan 2% (F3) menggunakan HPMC sebagai basis gel. Evaluasi fisik meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, viskositas, dan uji hedonik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula memiliki bentuk semi padat, homogen, pH, daya sebar, dan daya lekat yang memenuhi persyaratan sediaan gel topikal. Nilai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/5/adjektiva-karakteristik-fisik-semu-da-non-formulas-thumb-63fbe.webp" type="image/webp" length="95336" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/adjektiva-karakteristik-fisik-semu-da-non-formulas-thumb-63fbe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/adjektiva-karakteristik-fisik-semu-da-non-formulas-thumb-7c986.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/adjektiva-karakteristik-fisik-semu-da-non-formulas-thumb-e4408.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4079-pharmaconmw.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20019-jurnal-pharmacia-mandala-waluya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Kadar Protein Proses Produksi Protein Bar Daun Kelor Moringa oleifera L Dengan Metode Kjeldahl ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Kadar Protein Proses Produksi Protein Bar Daun Kelor Moringa oleifera L Dengan Metode Kjeldahl ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Kadar Protein Proses Produksi Protein Bar Daun Kelor Moringa oleifera L Dengan Metode Kjeldahl ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60332-pangan-fungsional-kelor-daun</link>
	<guid isPermaLink="false">4653446b249d5c36016813e4f7cbcaf4</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 15:38:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kulit delima ]]></category>
	<category><![CDATA[ sediaan krim ]]></category>
	<category><![CDATA[ tabir surya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[delima,krim,kulit,sediaan,surya,tabir]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut tentang pengaruh konsentrasi serbuk daun kelor yang lebih tinggi pada sifat fisikokimia produk protein bar, seperti kelembaban dan stabilitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluasi Kadar Protein Proses Produksi Protein Bar Daun Kelor (Moringa oleifera L.) Dengan Metode Kjeldahl: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut tentang pengaruh konsentrasi serbuk daun kelor yang lebih tinggi pada sifat fisikokimia produk protein bar, seperti kelembaban dan stabilitas selama penyimpanan. Kedua, penelitian tentang potensi penggunaan bahan pengganti lokal lainnya dalam formulasi protein bar untuk meningkatkan variasi nutrisi dan daya terima sensorik. Ketiga, studi tentang dampak jangka panjang konsumsi protein bar berbasis daun kelor terhadap kesehatan masyarakat, termasuk efek pada kadar hemoglobin dan fungsi pencernaan. Penelitian ini dapat memberikan dasar ilmiah untuk pengembangan produk pangan fungsional yang lebih berkelanjutan dan bernilai ekonomi tinggi.. Penelitian ini menunjukkan bahwa serbuk daun kelor mengandung kadar protein yang tinggi dan dapat meningkatkan kandungan protein pada produk protein bar.Penambahan serbuk daun kelor berpengaruh terhadap warna dan aroma produk, tetapi tidak mengubah tekstur.Analisis statistik menunjukkan perbedaan signifikan antar perlakuan, membuktikan efektivitas metode Kjeldahl dalam mengevaluasi kadar protein.Hasil ini mendukung pengembangan pangan fungsional berbasis bahan lokal untuk meningkatkan nilai gizi Daun kelor (Moringa oleifera L.) merupakan tanaman lokal yang kaya protein dan berpotensi dikembangkan sebagai pangan fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kadar protein pada serbuk daun kelor dan produk protein bar berbasis daun kelor menggunakan metode Kjeldahl. Penelitian menggunakan desain eksperimental laboratorium dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor, yaitu konsentrasi serbuk daun kelor pada formulasi protein bar yang terdiri atas F0 (0%), F1 (10%), F2 (15%), dan F3 (20%) dengan tiga kali replikasi. Analisis kadar protein dilakukan melalui tahapan destruksi, destilasi, dan titrasi metode Kjeldahl, kemudian data dianalisis menggunakan uji One-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serbuk daun kelor memiliki kadar nitrogen sebesar 3,17%... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/b/pangan-fungsional-kelor-daun-hasil-analisis-statis-thumb-bdad5.webp" title="JURIS - Evaluasi Kadar Protein Proses Produksi Protein Bar Daun Kelor (Moringa oleifera L.) Dengan Metode Kjeldahl" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/pangan-fungsional-kelor-daun-hasil-analisis-statis-thumb-bdad5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/pangan-fungsional-kelor-daun-hasil-analisis-statis-thumb-bdad5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/pangan-fungsional-kelor-daun-hasil-analisis-statis-thumb-bdad5.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Kadar Protein Proses Produksi Protein Bar Daun Kelor (Moringa oleifera L.) Dengan Metode Kjeldahl" alt="JURIS - Evaluasi Kadar Protein Proses Produksi Protein Bar Daun Kelor (Moringa oleifera L.) Dengan Metode Kjeldahl" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/b/pangan-fungsional-kelor-daun-hasil-analisis-statis-thumb-a7b1d.webp" title="JURIS - Evaluasi Kadar Protein Proses Produksi Protein Bar Daun Kelor (Moringa oleifera L.) Dengan Metode Kjeldahl" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/pangan-fungsional-kelor-daun-hasil-analisis-statis-thumb-a7b1d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/pangan-fungsional-kelor-daun-hasil-analisis-statis-thumb-a7b1d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/pangan-fungsional-kelor-daun-hasil-analisis-statis-thumb-a7b1d.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Kadar Protein Proses Produksi Protein Bar Daun Kelor (Moringa oleifera L.) Dengan Metode Kjeldahl" alt="JURIS - Evaluasi Kadar Protein Proses Produksi Protein Bar Daun Kelor (Moringa oleifera L.) Dengan Metode Kjeldahl" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/b/pangan-fungsional-kelor-daun-hasil-analisis-statis-thumb-7bc73.webp" title="JURIS - Evaluasi Kadar Protein Proses Produksi Protein Bar Daun Kelor (Moringa oleifera L.) Dengan Metode Kjeldahl" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/pangan-fungsional-kelor-daun-hasil-analisis-statis-thumb-7bc73.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/pangan-fungsional-kelor-daun-hasil-analisis-statis-thumb-7bc73.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/pangan-fungsional-kelor-daun-hasil-analisis-statis-thumb-7bc73.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Kadar Protein Proses Produksi Protein Bar Daun Kelor (Moringa oleifera L.) Dengan Metode Kjeldahl" alt="JURIS - Evaluasi Kadar Protein Proses Produksi Protein Bar Daun Kelor (Moringa oleifera L.) Dengan Metode Kjeldahl" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60332-pangan-fungsional-kelor-daun" title="JURIS - Evaluasi Kadar Protein Proses Produksi Protein Bar Daun Kelor (Moringa oleifera L.) Dengan Metode Kjeldahl" target="_blank">Evaluasi Kadar Protein Proses Produksi Protein Bar Daun Kelor (Moringa oleifera L.) Dengan Metode Kjeldahl</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut tentang pengaruh konsentrasi serbuk daun kelor yang lebih tinggi pada sifat fisikokimia produk protein bar, seperti kelembaban dan stabilitas selama penyimpanan. Kedua, penelitian tentang potensi penggunaan bahan pengganti lokal lainnya dalam formulasi protein bar untuk meningkatkan variasi nutrisi dan daya terima sensorik. Ketiga, studi tentang dampak jangka panjang konsumsi protein bar berbasis daun kelor terhadap kesehatan masyarakat, termasuk efek pada kadar hemoglobin dan fungsi pencernaan. Penelitian ini dapat memberikan dasar ilmiah untuk pengembangan produk pangan fungsional yang lebih berkelanjutan dan bernilai ekonomi tinggi..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa serbuk daun kelor mengandung kadar protein yang tinggi dan dapat meningkatkan kandungan protein pada produk protein bar.Penambahan serbuk daun kelor berpengaruh terhadap warna dan aroma produk, tetapi tidak mengubah tekstur.Analisis statistik menunjukkan perbedaan signifikan antar perlakuan, membuktikan efektivitas metode Kjeldahl dalam mengevaluasi kadar protein.Hasil ini mendukung pengembangan pangan fungsional berbasis bahan lokal untuk meningkatkan nilai gizi
<br>Daun kelor (Moringa oleifera L.) merupakan tanaman lokal yang kaya protein dan berpotensi dikembangkan sebagai pangan fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kadar protein pada serbuk daun kelor dan produk protein bar berbasis daun kelor menggunakan metode Kjeldahl. Penelitian menggunakan desain eksperimental laboratorium dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor, yaitu konsentrasi serbuk daun kelor pada formulasi protein bar yang terdiri atas F0 (0%), F1 (10%), F2 (15%), dan F3 (20%) dengan tiga kali replikasi. Analisis kadar protein dilakukan melalui tahapan destruksi, destilasi, dan titrasi metode Kjeldahl, kemudian data dianalisis menggunakan uji One-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serbuk daun kelor memiliki kadar nitrogen sebesar 3,17%...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/b/pangan-fungsional-kelor-daun-hasil-analisis-statis-thumb-7bc73.webp" type="image/webp" length="106874" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/pangan-fungsional-kelor-daun-hasil-analisis-statis-thumb-bdad5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/pangan-fungsional-kelor-daun-hasil-analisis-statis-thumb-a7b1d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/pangan-fungsional-kelor-daun-hasil-analisis-statis-thumb-7bc73.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4079-pharmaconmw.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20019-jurnal-pharmacia-mandala-waluya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Corporate Governance Effect on Financial Distress ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Corporate Governance Effect on Financial Distress ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Corporate Governance Effect on Financial Distress ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60341-tata-kelola-perikanan-digital-variabel-ukuran</link>
	<guid isPermaLink="false">893ac77ddda2849d3ef41c4386a4855e</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 15:34:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sales growth ]]></category>
	<category><![CDATA[ smart audit ]]></category>
	<category><![CDATA[ ethics ai ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ai,audit,ethics,growth,sales,smart]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada penggunaan indikator kesulitan keuangan alternatif selain Altman Z-score untuk mengukur akurasi prediksi. Selain itu, memperpanjang rentang waktu studi hingga mencakup lebih banyak perubahan ekonomi global akan memberikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Corporate Governance Effect on Financial Distress: Penelitian lanjutan dapat fokus pada penggunaan indikator kesulitan keuangan alternatif selain Altman Z-score untuk mengukur akurasi prediksi. Selain itu, memperpanjang rentang waktu studi hingga mencakup lebih banyak perubahan ekonomi global akan memberikan wawasan lebih luas tentang dinamika tata kelola. Terakhir, analisis faktor tata kelola lain seperti keragaman anggota dewan atau dualitas CEO/Presiden Dewan Komisaris dapat membuka pemahaman baru tentang mekanisme pengawasan yang efektif dalam mengurangi risiko keuangan.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage merupakan faktor paling signifikan dalam memprediksi kesulitan keuangan selama periode pre-COVID-19, saat pandemi, dan pasca-pandemi.Pergantian CEO dan Presiden Dewan Komisaris memiliki korelasi negatif terhadap kesulitan keuangan, sementara masa jabatan panjang Presiden Dewan Komisaris meningkatkan risiko kesulitan.Rata-rata masa jabatan anggota Dewan yang lebih panjang justru mengurangi risiko tersebut.Meskipun tata kelola perusahaan berperan, efeknya bervariasi tergantung konteks ekonomi dan struktur keuangan perusahaan Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tata kelola perusahaan terhadap kemungkinan terjadinya kesulitan keuangan pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2017Ae2023, yang mencakup masa sebelum pandemi COVID-19, saat pandemi, dan pascapandemi. Metode yang digunakan yakni regresi logistik panel. Analisis ini meneliti variabel tata kelola, bersama dengan kontrol keuangan seperti leverage dan profitabilitas. Kesulitan keuangan diukur menggunakan model Altman Z-score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage adalah prediktor yang paling konsisten dan signifikan terhadap kesulitan keuangan di semua periode.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/3/tata-kelola-perikanan-digital-variabel-ukuran-dewa-thumb-6f253.webp" title="JURIS - Corporate Governance Effect on Financial Distress" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/tata-kelola-perikanan-digital-variabel-ukuran-dewa-thumb-6f253.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/tata-kelola-perikanan-digital-variabel-ukuran-dewa-thumb-6f253.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/tata-kelola-perikanan-digital-variabel-ukuran-dewa-thumb-6f253.webp 1x" title="JURIS - Corporate Governance Effect on Financial Distress" alt="JURIS - Corporate Governance Effect on Financial Distress" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/3/tata-kelola-perikanan-digital-variabel-ukuran-dewa-thumb-a8f48.webp" title="JURIS - Corporate Governance Effect on Financial Distress" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/tata-kelola-perikanan-digital-variabel-ukuran-dewa-thumb-a8f48.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/tata-kelola-perikanan-digital-variabel-ukuran-dewa-thumb-a8f48.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/tata-kelola-perikanan-digital-variabel-ukuran-dewa-thumb-a8f48.webp 1x" title="JURIS - Corporate Governance Effect on Financial Distress" alt="JURIS - Corporate Governance Effect on Financial Distress" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/3/tata-kelola-perikanan-digital-variabel-ukuran-dewa-thumb-96cfa.webp" title="JURIS - Corporate Governance Effect on Financial Distress" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/tata-kelola-perikanan-digital-variabel-ukuran-dewa-thumb-96cfa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/tata-kelola-perikanan-digital-variabel-ukuran-dewa-thumb-96cfa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/tata-kelola-perikanan-digital-variabel-ukuran-dewa-thumb-96cfa.webp 1x" title="JURIS - Corporate Governance Effect on Financial Distress" alt="JURIS - Corporate Governance Effect on Financial Distress" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60341-tata-kelola-perikanan-digital-variabel-ukuran" title="JURIS - Corporate Governance Effect on Financial Distress" target="_blank">Corporate Governance Effect on Financial Distress</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada penggunaan indikator kesulitan keuangan alternatif selain Altman Z-score untuk mengukur akurasi prediksi. Selain itu, memperpanjang rentang waktu studi hingga mencakup lebih banyak perubahan ekonomi global akan memberikan wawasan lebih luas tentang dinamika tata kelola. Terakhir, analisis faktor tata kelola lain seperti keragaman anggota dewan atau dualitas CEO/Presiden Dewan Komisaris dapat membuka pemahaman baru tentang mekanisme pengawasan yang efektif dalam mengurangi risiko keuangan..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage merupakan faktor paling signifikan dalam memprediksi kesulitan keuangan selama periode pre-COVID-19, saat pandemi, dan pasca-pandemi.Pergantian CEO dan Presiden Dewan Komisaris memiliki korelasi negatif terhadap kesulitan keuangan, sementara masa jabatan panjang Presiden Dewan Komisaris meningkatkan risiko kesulitan.Rata-rata masa jabatan anggota Dewan yang lebih panjang justru mengurangi risiko tersebut.Meskipun tata kelola perusahaan berperan, efeknya bervariasi tergantung konteks ekonomi dan struktur keuangan perusahaan
<br>Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tata kelola perusahaan terhadap kemungkinan terjadinya kesulitan keuangan pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2017Ae2023, yang mencakup masa sebelum pandemi COVID-19, saat pandemi, dan pascapandemi. Metode yang digunakan yakni regresi logistik panel. Analisis ini meneliti variabel tata kelola, bersama dengan kontrol keuangan seperti leverage dan profitabilitas. Kesulitan keuangan diukur menggunakan model Altman Z-score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage adalah prediktor yang paling konsisten dan signifikan terhadap kesulitan keuangan di semua periode....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/3/tata-kelola-perikanan-digital-variabel-ukuran-dewa-thumb-96cfa.webp" type="image/webp" length="96822" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/tata-kelola-perikanan-digital-variabel-ukuran-dewa-thumb-6f253.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/tata-kelola-perikanan-digital-variabel-ukuran-dewa-thumb-a8f48.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/tata-kelola-perikanan-digital-variabel-ukuran-dewa-thumb-96cfa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1483-unigo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20050-gorontalo-accounting-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Simulasi Zona Terdampak Panas pada Baja AISI 1045 Menggunakan Matlab ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Simulasi Zona Terdampak Panas pada Baja AISI 1045 Menggunakan Matlab ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Simulasi Zona Terdampak Panas pada Baja AISI 1045 Menggunakan Matlab ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60343-sifat-mekanik-material-cyz-spe</link>
	<guid isPermaLink="false">8c7871495e130bc423e1afb87cc5894f</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 15:34:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ andi firdaus ]]></category>
	<category><![CDATA[ sagir alva ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alva,andi,firdaus,sagir,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh variabel-variabel lain dalam proses pengelasan, seperti jenis elektroda, kecepatan pengelasan, dan teknik pengelasan yang berbeda, terhadap sifat mekanik baja AISI 1045. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Simulasi Zona Terdampak Panas pada Baja AISI 1045 Menggunakan Matlab: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh variabel-variabel lain dalam proses pengelasan, seperti jenis elektroda, kecepatan pengelasan, dan teknik pengelasan yang berbeda, terhadap sifat mekanik baja AISI 1045. Selain itu, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh zona terdampak panas pada sifat mekanik baja secara umum, termasuk analisis mikrostruktur dan sifat mekanik lainnya. Penelitian ini dapat membantu memahami lebih lanjut tentang interaksi antara proses pengelasan dan sifat mekanik baja, serta mengembangkan metode pengelasan yang optimal untuk aplikasi spesifik.. Setelah analisis uji MATLAB, perhitungan dilakukan menggunakan metode Liebman.Pada iterasi ke-9, hasil menunjukkan kesalahan ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/c/sifat-mekanik-material-cyz-spesimen-baja-aisi-1045-thumb-036fd.webp" title="JURIS - Simulasi Zona Terdampak Panas pada Baja AISI 1045 Menggunakan Matlab" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/sifat-mekanik-material-cyz-spesimen-baja-aisi-1045-thumb-036fd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/sifat-mekanik-material-cyz-spesimen-baja-aisi-1045-thumb-036fd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/sifat-mekanik-material-cyz-spesimen-baja-aisi-1045-thumb-036fd.webp 1x" title="JURIS - Simulasi Zona Terdampak Panas pada Baja AISI 1045 Menggunakan Matlab" alt="JURIS - Simulasi Zona Terdampak Panas pada Baja AISI 1045 Menggunakan Matlab" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/sifat-mekanik-material-cyz-spesimen-baja-aisi-1045-thumb-122f6.webp" title="JURIS - Simulasi Zona Terdampak Panas pada Baja AISI 1045 Menggunakan Matlab" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/sifat-mekanik-material-cyz-spesimen-baja-aisi-1045-thumb-122f6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/sifat-mekanik-material-cyz-spesimen-baja-aisi-1045-thumb-122f6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/sifat-mekanik-material-cyz-spesimen-baja-aisi-1045-thumb-122f6.webp 1x" title="JURIS - Simulasi Zona Terdampak Panas pada Baja AISI 1045 Menggunakan Matlab" alt="JURIS - Simulasi Zona Terdampak Panas pada Baja AISI 1045 Menggunakan Matlab" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/sifat-mekanik-material-cyz-spesimen-baja-aisi-1045-thumb-f7834.webp" title="JURIS - Simulasi Zona Terdampak Panas pada Baja AISI 1045 Menggunakan Matlab" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/sifat-mekanik-material-cyz-spesimen-baja-aisi-1045-thumb-f7834.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/sifat-mekanik-material-cyz-spesimen-baja-aisi-1045-thumb-f7834.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/sifat-mekanik-material-cyz-spesimen-baja-aisi-1045-thumb-f7834.webp 1x" title="JURIS - Simulasi Zona Terdampak Panas pada Baja AISI 1045 Menggunakan Matlab" alt="JURIS - Simulasi Zona Terdampak Panas pada Baja AISI 1045 Menggunakan Matlab" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60343-sifat-mekanik-material-cyz-spe" title="JURIS - Simulasi Zona Terdampak Panas pada Baja AISI 1045 Menggunakan Matlab" target="_blank">Simulasi Zona Terdampak Panas pada Baja AISI 1045 Menggunakan Matlab</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh variabel-variabel lain dalam proses pengelasan, seperti jenis elektroda, kecepatan pengelasan, dan teknik pengelasan yang berbeda, terhadap sifat mekanik baja AISI 1045. Selain itu, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh zona terdampak panas pada sifat mekanik baja secara umum, termasuk analisis mikrostruktur dan sifat mekanik lainnya. Penelitian ini dapat membantu memahami lebih lanjut tentang interaksi antara proses pengelasan dan sifat mekanik baja, serta mengembangkan metode pengelasan yang optimal untuk aplikasi spesifik..
<br>Setelah analisis uji MATLAB, perhitungan dilakukan menggunakan metode Liebman.Pada iterasi ke-9, hasil menunjukkan kesalahan <1%, atau 0,4681%.Metode diferensial eliptik numerik, dengan simulasi MATLAB, dapat digunakan sebagai alternatif untuk menganalisis masalah transfer panas di penelitian zona pengaruh panas.Efek input panas dari proses pengelasan pada sifat mekanik baja AISI 1045.Dapat disimpulkan bahwa input panas proses pengelasan, terutama zona pengaruh panas (HAZ), mempengaruhi sifat mekanik baja AISI 1045.Input panas yang besar menyebabkan kekuatan tarik yang rendah
<br>Dalam penelitian ini, objek uji plat baja AISI 1045 dilas menggunakan teknik SMAW. Dilakukan simulasi termal proses pengelasan (simulasi input panas) dengan memasukkan distribusi suhu maksimum pada plat berukuran 140 x 140 mm dengan ketebalan 4 mm, terbuat dari baja AISI 1045. Awalnya, plat memiliki batas suhu 700 AC, 500 AC, di atas 1300 AC, dan di bawah 0 AC. Bagian bawah plat dilindungi oleh perisai suhu konstan. Objek uji kemudian dideskripsikan secara numerik menggunakan program MATLAB. Dalam penelitian ini, MATLAB dapat digunakan untuk mengembangkan model matematis dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/c/sifat-mekanik-material-cyz-spesimen-baja-aisi-1045-thumb-036fd.webp" type="image/webp" length="40622" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/sifat-mekanik-material-cyz-spesimen-baja-aisi-1045-thumb-036fd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/sifat-mekanik-material-cyz-spesimen-baja-aisi-1045-thumb-122f6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/sifat-mekanik-material-cyz-spesimen-baja-aisi-1045-thumb-f7834.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-475-umb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20051-jurnal-teknik-mesin-journal-mechanical-engineering.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Aktivitas Ekstrak Etanol Dan Infusa Daun Eceng Gondok Pontederia Crassipes Mart Terhadap Jamur Candida albicans ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Aktivitas Ekstrak Etanol Dan Infusa Daun Eceng Gondok Pontederia Crassipes Mart Terhadap Jamur Candida albicans ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Aktivitas Ekstrak Etanol Dan Infusa Daun Eceng Gondok Pontederia Crassipes Mart Terhadap Jamur Candida albicans ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60339-aktivitas-antijamur-fraksi-inf</link>
	<guid isPermaLink="false">4f7f6c402fc1f6e9b50e48e8f0d32b84</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 15:11:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ asam jawa ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asam,jawa,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan dengan konsentrasi atau metode ekstraksi yang berbeda untuk mengoptimalkan aktivitas antijamur. Selain itu, uji fungistatik atau fungisidal juga dapat dilakukan untuk mengetahui efek penghambatan atau pembunuhannya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Aktivitas Ekstrak Etanol Dan Infusa Daun Eceng Gondok (Pontederia Crassipes Mart.) Terhadap Jamur Candida albicans: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan dengan konsentrasi atau metode ekstraksi yang berbeda untuk mengoptimalkan aktivitas antijamur. Selain itu, uji fungistatik atau fungisidal juga dapat dilakukan untuk mengetahui efek penghambatan atau pembunuhannya terhadap jamur Candida albicans. Pengembangan formulasi farmasi juga dapat dilakukan untuk meningkatkan efektivitas dan kemudahan penggunaan ekstrak daun eceng gondok sebagai alternatif pengobatan alami.. Ekstrak etanol daun eceng gondok memiliki aktivitas antijamur terhadap Candida albicans dengan zona hambat 4,83 mm (lemah) pada 10%, 8,00 mm (sedang) pada 20%, dan 11,50 mm (kuat) pada 30%.Infusa daun eceng gondok juga menunjukkan aktivitas antijamur dengan zona hambat 6,83 mm.dan 8,50 mm pada konsentrasi 10%, 20%, dan 30%, seluruhnya kategori sedang.Namun, uji statistik menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antar konsentrasi.Perbandingan ekstrak etanol dan infusa berdasarkan uji T tidak menunjukkan perbedaan signifikan.Meski demikian, secara deskriptif ekstrak etanol lebih efektif, terutama pada konsentrasi 30% dibandingkan infusa 30% Penelitian ini mengeksplorasi potensi antijamur dari daun eceng gondok (Pontederia crassipes Mart.) terhadap Candida albicans, jamur oportunistik yang umum di Indonesia. Resistensi terhadap obat antijamur sintetis mendorong pencarian alternatif alami. Daun eceng gondok mengandung senyawa seperti flavonoid, saponin, tanin, dan fenolik yang berpotensi sebagai antijamur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas ekstrak etanol dan infusa daun eceng gondok sebagai antijamur terhadap Candida albicans pada konsentrasi 10%, 20%, dan 30%. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium dengan maserasi etanol 96% untuk ekstrak dan infusa dengan pelarut aquades. Aktivitas antijamur... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/7/aktivitas-antijamur-fraksi-infusa-daun-sirsak-opti-thumb-e133c.webp" title="JURIS - Aktivitas Ekstrak Etanol Dan Infusa Daun Eceng Gondok   (Pontederia Crassipes Mart.) Terhadap Jamur Candida albicans" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/aktivitas-antijamur-fraksi-infusa-daun-sirsak-opti-thumb-e133c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/aktivitas-antijamur-fraksi-infusa-daun-sirsak-opti-thumb-e133c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/aktivitas-antijamur-fraksi-infusa-daun-sirsak-opti-thumb-e133c.webp 1x" title="JURIS - Aktivitas Ekstrak Etanol Dan Infusa Daun Eceng Gondok   (Pontederia Crassipes Mart.) Terhadap Jamur Candida albicans" alt="JURIS - Aktivitas Ekstrak Etanol Dan Infusa Daun Eceng Gondok   (Pontederia Crassipes Mart.) Terhadap Jamur Candida albicans" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/aktivitas-antijamur-fraksi-infusa-daun-sirsak-opti-thumb-41e46.webp" title="JURIS - Aktivitas Ekstrak Etanol Dan Infusa Daun Eceng Gondok   (Pontederia Crassipes Mart.) Terhadap Jamur Candida albicans" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/aktivitas-antijamur-fraksi-infusa-daun-sirsak-opti-thumb-41e46.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/aktivitas-antijamur-fraksi-infusa-daun-sirsak-opti-thumb-41e46.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/aktivitas-antijamur-fraksi-infusa-daun-sirsak-opti-thumb-41e46.webp 1x" title="JURIS - Aktivitas Ekstrak Etanol Dan Infusa Daun Eceng Gondok   (Pontederia Crassipes Mart.) Terhadap Jamur Candida albicans" alt="JURIS - Aktivitas Ekstrak Etanol Dan Infusa Daun Eceng Gondok   (Pontederia Crassipes Mart.) Terhadap Jamur Candida albicans" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/aktivitas-antijamur-fraksi-infusa-daun-sirsak-opti-thumb-dbe9d.webp" title="JURIS - Aktivitas Ekstrak Etanol Dan Infusa Daun Eceng Gondok   (Pontederia Crassipes Mart.) Terhadap Jamur Candida albicans" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/aktivitas-antijamur-fraksi-infusa-daun-sirsak-opti-thumb-dbe9d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/aktivitas-antijamur-fraksi-infusa-daun-sirsak-opti-thumb-dbe9d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/aktivitas-antijamur-fraksi-infusa-daun-sirsak-opti-thumb-dbe9d.webp 1x" title="JURIS - Aktivitas Ekstrak Etanol Dan Infusa Daun Eceng Gondok   (Pontederia Crassipes Mart.) Terhadap Jamur Candida albicans" alt="JURIS - Aktivitas Ekstrak Etanol Dan Infusa Daun Eceng Gondok   (Pontederia Crassipes Mart.) Terhadap Jamur Candida albicans" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60339-aktivitas-antijamur-fraksi-inf" title="JURIS - Aktivitas Ekstrak Etanol Dan Infusa Daun Eceng Gondok   (Pontederia Crassipes Mart.) Terhadap Jamur Candida albicans" target="_blank">Aktivitas Ekstrak Etanol Dan Infusa Daun Eceng Gondok   (Pontederia Crassipes Mart.) Terhadap Jamur Candida albicans</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan dengan konsentrasi atau metode ekstraksi yang berbeda untuk mengoptimalkan aktivitas antijamur. Selain itu, uji fungistatik atau fungisidal juga dapat dilakukan untuk mengetahui efek penghambatan atau pembunuhannya terhadap jamur Candida albicans. Pengembangan formulasi farmasi juga dapat dilakukan untuk meningkatkan efektivitas dan kemudahan penggunaan ekstrak daun eceng gondok sebagai alternatif pengobatan alami..
<br>Ekstrak etanol daun eceng gondok memiliki aktivitas antijamur terhadap Candida albicans dengan zona hambat 4,83 mm (lemah) pada 10%, 8,00 mm (sedang) pada 20%, dan 11,50 mm (kuat) pada 30%.Infusa daun eceng gondok juga menunjukkan aktivitas antijamur dengan zona hambat 6,83 mm.dan 8,50 mm pada konsentrasi 10%, 20%, dan 30%, seluruhnya kategori sedang.Namun, uji statistik menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antar konsentrasi.Perbandingan ekstrak etanol dan infusa berdasarkan uji T tidak menunjukkan perbedaan signifikan.Meski demikian, secara deskriptif ekstrak etanol lebih efektif, terutama pada konsentrasi 30% dibandingkan infusa 30%
<br>Penelitian ini mengeksplorasi potensi antijamur dari daun eceng gondok (Pontederia crassipes Mart.) terhadap Candida albicans, jamur oportunistik yang umum di Indonesia. Resistensi terhadap obat antijamur sintetis mendorong pencarian alternatif alami. Daun eceng gondok mengandung senyawa seperti flavonoid, saponin, tanin, dan fenolik yang berpotensi sebagai antijamur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas ekstrak etanol dan infusa daun eceng gondok sebagai antijamur terhadap Candida albicans pada konsentrasi 10%, 20%, dan 30%. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium dengan maserasi etanol 96% untuk ekstrak dan infusa dengan pelarut aquades. Aktivitas antijamur...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/7/aktivitas-antijamur-fraksi-infusa-daun-sirsak-opti-thumb-dbe9d.webp" type="image/webp" length="112104" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/aktivitas-antijamur-fraksi-infusa-daun-sirsak-opti-thumb-e133c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/aktivitas-antijamur-fraksi-infusa-daun-sirsak-opti-thumb-41e46.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/aktivitas-antijamur-fraksi-infusa-daun-sirsak-opti-thumb-dbe9d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4079-pharmaconmw.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20019-jurnal-pharmacia-mandala-waluya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ A Collaborative Interagency Governance in Securing Election Logistics for the 2024 Election in Jambi City ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A Collaborative Interagency Governance in Securing Election Logistics for the 2024 Election in Jambi City ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A Collaborative Interagency Governance in Securing Election Logistics for the 2024 Election in Jambi City ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60330-model-distribusi-logistik-pemilu-manajeme</link>
	<guid isPermaLink="false">df2b9f9ed34d7923b8cc315532ce39d8</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 15:03:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ wira anshori ]]></category>
	<category><![CDATA[ eti maryati ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anshori,eti,maryati,wira]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Based on the findings, this study recommends several institutional improvements to strengthen collaborative governance in election logistics security, particularly in the pre-distribution and post-distribution phases. First, the Jambi City General Elections ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - A Collaborative Interagency Governance in Securing Election Logistics for the 2024 Election in Jambi City: Based on the findings, this study recommends several institutional improvements to strengthen collaborative governance in election logistics security, particularly in the pre-distribution and post-distribution phases. First, the Jambi City General Elections Commission, the Jambi City Government, the Election Supervisory Agency, the Police, and the Armed Forces should institutionalize a joint risk assessment mechanism specifically for election logistics security. This mechanism should be conducted before warehouse determination and logistics distribution, so that warehouse infrastructure risks can be framed as a collective security issue rather than merely an operational problem of the election organizer. Second, the Jambi City Government should develop an inventory of strategic public assets that can be temporarily used as election logistics facilities when existing options are inadequate. This asset inventory should consider minimum standards of accessibility, physical security, weather protection, and emergency response capacity before logistics are stored. Third, the Election Supervisory Agency should expand its oversight from procedural compliance to include the feasibility, accessibility, and infrastructure of logistics. This expanded oversight would allow supervisory recommendations to address not only the quantity, sealing, and documentation of logistics, but also the physical conditions that may affect logistics integrity. In the post-distribution phase, the General Elections Commission and the Election Supervisory Agency should strengthen faster and more transparent dispute-resolution procedures at the district level. At the same time, the Police and Armed Forces should maintain their role in preventing disputes from escalating into physical conflict, while ensuring that security measures do not interfere with electoral deliberation.. This study concludes that collaborative governance in securing election logistics for the 2024 Election in Jambi City produced a dual pattern.In the pre-distribution phase, collaboration failed to operate effectively at the strategic-preventive level, while in the post-distribution phase, collaboration became more effective at the operational-reactive level.This contrast shows that the effectiveness of election logistics security depends not only on the presence of multiple actors, but also on their ability to identify risks early, share responsibilities, and make preventive decisions collectively.Thus, collaborative governance in election logistics should not only be evaluated from the absence of major security incidents, but also from the capacity of institutions to prevent vulnerabilities before they become operational risks Keamanan logistik pemilu merupakan prasyarat penting bagi terjaganya integritas elektoral, terutama dalam pemilu serentak yang melibatkan proses distribusi, penyimpanan, pemungutan suara, dan rekapitulasi yang kompleks. Studi ini menganalisis tata kelola kolaboratif antar pemangku kepentingan dalam memperkuat keamanan rantai pasok logistik Pemilu 2024 di Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur, studi dokumen, observasi lapangan pada gudang logistik Paal Merah dan lokasi pleno rekapitulasi, serta analisis konten... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/7/model-distribusi-logistik-pemilu-manajemen-gudang-thumb-59be6.webp" title="JURIS - A Collaborative Interagency Governance in Securing Election Logistics for the 2024 Election in Jambi City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/model-distribusi-logistik-pemilu-manajemen-gudang-thumb-59be6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/model-distribusi-logistik-pemilu-manajemen-gudang-thumb-59be6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/model-distribusi-logistik-pemilu-manajemen-gudang-thumb-59be6.webp 1x" title="JURIS - A Collaborative Interagency Governance in Securing Election Logistics for the 2024 Election in Jambi City" alt="JURIS - A Collaborative Interagency Governance in Securing Election Logistics for the 2024 Election in Jambi City" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/7/model-distribusi-logistik-pemilu-manajemen-gudang-thumb-1fda0.webp" title="JURIS - A Collaborative Interagency Governance in Securing Election Logistics for the 2024 Election in Jambi City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/model-distribusi-logistik-pemilu-manajemen-gudang-thumb-1fda0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/model-distribusi-logistik-pemilu-manajemen-gudang-thumb-1fda0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/model-distribusi-logistik-pemilu-manajemen-gudang-thumb-1fda0.webp 1x" title="JURIS - A Collaborative Interagency Governance in Securing Election Logistics for the 2024 Election in Jambi City" alt="JURIS - A Collaborative Interagency Governance in Securing Election Logistics for the 2024 Election in Jambi City" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/7/model-distribusi-logistik-pemilu-manajemen-gudang-thumb-9432c.webp" title="JURIS - A Collaborative Interagency Governance in Securing Election Logistics for the 2024 Election in Jambi City" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/model-distribusi-logistik-pemilu-manajemen-gudang-thumb-9432c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/model-distribusi-logistik-pemilu-manajemen-gudang-thumb-9432c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/model-distribusi-logistik-pemilu-manajemen-gudang-thumb-9432c.webp 1x" title="JURIS - A Collaborative Interagency Governance in Securing Election Logistics for the 2024 Election in Jambi City" alt="JURIS - A Collaborative Interagency Governance in Securing Election Logistics for the 2024 Election in Jambi City" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60330-model-distribusi-logistik-pemilu-manajeme" title="JURIS - A Collaborative Interagency Governance in Securing Election Logistics for the 2024 Election in Jambi City" target="_blank">A Collaborative Interagency Governance in Securing Election Logistics for the 2024 Election in Jambi City</a>: Based on the findings, this study recommends several institutional improvements to strengthen collaborative governance in election logistics security, particularly in the pre-distribution and post-distribution phases. First, the Jambi City General Elections Commission, the Jambi City Government, the Election Supervisory Agency, the Police, and the Armed Forces should institutionalize a joint risk assessment mechanism specifically for election logistics security. This mechanism should be conducted before warehouse determination and logistics distribution, so that warehouse infrastructure risks can be framed as a collective security issue rather than merely an operational problem of the election organizer. Second, the Jambi City Government should develop an inventory of strategic public assets that can be temporarily used as election logistics facilities when existing options are inadequate. This asset inventory should consider minimum standards of accessibility, physical security, weather protection, and emergency response capacity before logistics are stored. Third, the Election Supervisory Agency should expand its oversight from procedural compliance to include the feasibility, accessibility, and infrastructure of logistics. This expanded oversight would allow supervisory recommendations to address not only the quantity, sealing, and documentation of logistics, but also the physical conditions that may affect logistics integrity. In the post-distribution phase, the General Elections Commission and the Election Supervisory Agency should strengthen faster and more transparent dispute-resolution procedures at the district level. At the same time, the Police and Armed Forces should maintain their role in preventing disputes from escalating into physical conflict, while ensuring that security measures do not interfere with electoral deliberation..
<br>This study concludes that collaborative governance in securing election logistics for the 2024 Election in Jambi City produced a dual pattern.In the pre-distribution phase, collaboration failed to operate effectively at the strategic-preventive level, while in the post-distribution phase, collaboration became more effective at the operational-reactive level.This contrast shows that the effectiveness of election logistics security depends not only on the presence of multiple actors, but also on their ability to identify risks early, share responsibilities, and make preventive decisions collectively.Thus, collaborative governance in election logistics should not only be evaluated from the absence of major security incidents, but also from the capacity of institutions to prevent vulnerabilities before they become operational risks
<br>Keamanan logistik pemilu merupakan prasyarat penting bagi terjaganya integritas elektoral, terutama dalam pemilu serentak yang melibatkan proses distribusi, penyimpanan, pemungutan suara, dan rekapitulasi yang kompleks. Studi ini menganalisis tata kelola kolaboratif antar pemangku kepentingan dalam memperkuat keamanan rantai pasok logistik Pemilu 2024 di Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur, studi dokumen, observasi lapangan pada gudang logistik Paal Merah dan lokasi pleno rekapitulasi, serta analisis konten...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/7/model-distribusi-logistik-pemilu-manajemen-gudang-thumb-1fda0.webp" type="image/webp" length="97164" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/model-distribusi-logistik-pemilu-manajemen-gudang-thumb-59be6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/model-distribusi-logistik-pemilu-manajemen-gudang-thumb-1fda0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/model-distribusi-logistik-pemilu-manajemen-gudang-thumb-9432c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-775-ipdn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6457-transformasi-jurnal-manajemen-pemerintahan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Effect of ESG on Bank Performance The Moderating Role of Foreign Ownership ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effect of ESG on Bank Performance The Moderating Role of Foreign Ownership ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effect of ESG on Bank Performance The Moderating Role of Foreign Ownership ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60351-esg-bank-kinerja-kepemilikan-asing-positif-ser</link>
	<guid isPermaLink="false">78525e9cc080b6acfce5d14ab2bb6cd9</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 14:59:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sales growth ]]></category>
	<category><![CDATA[ smart audit ]]></category>
	<category><![CDATA[ ethics ai ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ai,audit,ethics,growth,sales,smart]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak ESG pada sektor non-perbankan di Indonesia untuk membandingkan perbedaan pengaruhnya. Selain itu, studi dapat menambahkan variabel seperti ukuran perusahaan, leverage, dan likuiditas untuk melihat interaksi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effect of ESG on Bank Performance: The Moderating Role of Foreign Ownership: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak ESG pada sektor non-perbankan di Indonesia untuk membandingkan perbedaan pengaruhnya. Selain itu, studi dapat menambahkan variabel seperti ukuran perusahaan, leverage, dan likuiditas untuk melihat interaksi yang lebih kompleks antara ESG, kepemilikan asing, dan kinerja keuangan. Terakhir, penelitian juga dapat mengkaji peran teknologi digital dalam meningkatkan transparansi ESG melalui inisiatif kepemilikan asing, khususnya dalam konteks keberlanjutan global.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ESG memiliki pengaruh signifikan positif terhadap Return on Equity (ROE), tetapi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Return on Assets (ROA).Hal ini menunjukkan bahwa implementasi prinsip keberlanjutan memiliki pengaruh lebih besar terhadap peningkatan nilai ekuitas dan kepercayaan investor dibandingkan efisiensi penggunaan aset bank.Namun, interaksi antara ESG dan kepemilikan asing menunjukkan hubungan positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan bank.Hal ini karena kehadiran investor asing mendorong bank untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan implementasi praktik keberlanjutan sesuai standar internasional Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari ESG terhadap kinerja bank yang diukur melalui tingkat Return on Assets (ROA), tingkat Return on Equity (ROE), serta indeks pengungkapan GRI dengan kepemilikan asing sebagai moderasi. Sampel penelitian menggunakan data perusahaan yang bergerak pada sektor perbankan di Indonesia dengan periode observasi dari tahun 2019-2023. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah analisis regresi moderasi dengan data sekunder yang berasal dari laporan tahunan serta laporan keberlanjutan. Penelitian ini menemukan bahwa kepemilikan asing mampu memperkuat pengaruh positif ESG terhadap kinerja bank. Hal ini mengindikasikan bahwa keterlibatan investor... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/c/esg-bank-kinerja-kepemilikan-asing-positif-effect-thumb-4b561.webp" title="JURIS - The Effect of ESG on Bank Performance: The Moderating Role  of Foreign Ownership" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/esg-bank-kinerja-kepemilikan-asing-positif-effect-thumb-4b561.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/esg-bank-kinerja-kepemilikan-asing-positif-effect-thumb-4b561.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/esg-bank-kinerja-kepemilikan-asing-positif-effect-thumb-4b561.webp 1x" title="JURIS - The Effect of ESG on Bank Performance: The Moderating Role  of Foreign Ownership" alt="JURIS - The Effect of ESG on Bank Performance: The Moderating Role  of Foreign Ownership" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/c/esg-bank-kinerja-kepemilikan-asing-positif-effect-thumb-89ad3.webp" title="JURIS - The Effect of ESG on Bank Performance: The Moderating Role  of Foreign Ownership" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/esg-bank-kinerja-kepemilikan-asing-positif-effect-thumb-89ad3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/esg-bank-kinerja-kepemilikan-asing-positif-effect-thumb-89ad3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/esg-bank-kinerja-kepemilikan-asing-positif-effect-thumb-89ad3.webp 1x" title="JURIS - The Effect of ESG on Bank Performance: The Moderating Role  of Foreign Ownership" alt="JURIS - The Effect of ESG on Bank Performance: The Moderating Role  of Foreign Ownership" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/c/esg-bank-kinerja-kepemilikan-asing-positif-effect-thumb-166d5.webp" title="JURIS - The Effect of ESG on Bank Performance: The Moderating Role  of Foreign Ownership" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/esg-bank-kinerja-kepemilikan-asing-positif-effect-thumb-166d5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/esg-bank-kinerja-kepemilikan-asing-positif-effect-thumb-166d5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/esg-bank-kinerja-kepemilikan-asing-positif-effect-thumb-166d5.webp 1x" title="JURIS - The Effect of ESG on Bank Performance: The Moderating Role  of Foreign Ownership" alt="JURIS - The Effect of ESG on Bank Performance: The Moderating Role  of Foreign Ownership" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60351-esg-bank-kinerja-kepemilikan-asing-positif-ser" title="JURIS - The Effect of ESG on Bank Performance: The Moderating Role  of Foreign Ownership" target="_blank">The Effect of ESG on Bank Performance: The Moderating Role  of Foreign Ownership</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak ESG pada sektor non-perbankan di Indonesia untuk membandingkan perbedaan pengaruhnya. Selain itu, studi dapat menambahkan variabel seperti ukuran perusahaan, leverage, dan likuiditas untuk melihat interaksi yang lebih kompleks antara ESG, kepemilikan asing, dan kinerja keuangan. Terakhir, penelitian juga dapat mengkaji peran teknologi digital dalam meningkatkan transparansi ESG melalui inisiatif kepemilikan asing, khususnya dalam konteks keberlanjutan global..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa ESG memiliki pengaruh signifikan positif terhadap Return on Equity (ROE), tetapi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Return on Assets (ROA).Hal ini menunjukkan bahwa implementasi prinsip keberlanjutan memiliki pengaruh lebih besar terhadap peningkatan nilai ekuitas dan kepercayaan investor dibandingkan efisiensi penggunaan aset bank.Namun, interaksi antara ESG dan kepemilikan asing menunjukkan hubungan positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan bank.Hal ini karena kehadiran investor asing mendorong bank untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan implementasi praktik keberlanjutan sesuai standar internasional
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari ESG terhadap kinerja bank yang diukur melalui tingkat Return on Assets (ROA), tingkat Return on Equity (ROE), serta indeks pengungkapan GRI dengan kepemilikan asing sebagai moderasi. Sampel penelitian menggunakan data perusahaan yang bergerak pada sektor perbankan di Indonesia dengan periode observasi dari tahun 2019-2023. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah analisis regresi moderasi dengan data sekunder yang berasal dari laporan tahunan serta laporan keberlanjutan. Penelitian ini menemukan bahwa kepemilikan asing mampu memperkuat pengaruh positif ESG terhadap kinerja bank. Hal ini mengindikasikan bahwa keterlibatan investor...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/c/esg-bank-kinerja-kepemilikan-asing-positif-effect-thumb-89ad3.webp" type="image/webp" length="96986" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/esg-bank-kinerja-kepemilikan-asing-positif-effect-thumb-4b561.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/esg-bank-kinerja-kepemilikan-asing-positif-effect-thumb-89ad3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/esg-bank-kinerja-kepemilikan-asing-positif-effect-thumb-166d5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1483-unigo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20050-gorontalo-accounting-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Reconceptualizing Public Innovation Sustainability A Non Western Administrative Perspective ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Reconceptualizing Public Innovation Sustainability A Non Western Administrative Perspective ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Reconceptualizing Public Innovation Sustainability A Non Western Administrative Perspective ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60340-sistem-tata-negara-inovasi-publik-kelola-sist</link>
	<guid isPermaLink="false">19cde8780799d9f229d5648711dbfb30</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 14:29:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ wira anshori ]]></category>
	<category><![CDATA[ eti maryati ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anshori,eti,maryati,wira]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh nilai lokal terhadap keberlanjutan inovasi publik, analisis perbedaan model tata kelola kolaboratif di berbagai wilayah, serta evaluasi dampak kepemimpinan berkelanjutan dalam konteks non-Barat. Selain itu, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Reconceptualizing Public Innovation Sustainability: A Non-Western Administrative Perspective: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh nilai lokal terhadap keberlanjutan inovasi publik, analisis perbedaan model tata kelola kolaboratif di berbagai wilayah, serta evaluasi dampak kepemimpinan berkelanjutan dalam konteks non-Barat. Selain itu, penelitian dapat mengkaji bagaimana mekanisme mediasi relasional memengaruhi adaptasi inovasi dalam lingkungan administratif yang kompleks. Terakhir, studi lebih lanjut diperlukan untuk memahami bagaimana kebijakan yang berbasis konteks dapat meningkatkan ketahanan inovasi publik di tengah perubahan politik dan ekonomi.. Keberlanjutan inovasi publik tidak hanya bergantung pada struktur institusional formal, tetapi juga pada legitimasi sosial, kapasitas manajerial adaptif, dukungan sumber daya, dan tata kelola kolaboratif.Studi ini menunjukkan bahwa inovasi yang berkelanjutan muncul dari interaksi dinamis antara faktor-faktor kontekstual dan relasional.Untuk meningkatkan keberlanjutan, penting untuk memperkuat keterlibatan masyarakat, memperluas sumber daya, serta membangun hubungan yang saling mendukung antara pemerintah dan aktor lainnya Keberlanjutan inovasi publik tetap menjadi tantangan kritis dalam reformasi tata kelola kontemporer, karena banyak inisiatif gagal bertahan melampaui fase implementasi awalnya. Literatur mainstream administrasi publik secara dominan menjelaskan keberlanjutan melalui pendekatan manajerial dan institusional formal yang berakar pada paradigma Barat, dengan menekankan pada regulasi, stabilitas kepemimpinan, kapasitas organisasi, dan mekanisme akuntabilitas. Namun, perspektif tersebut tidak memadai untuk menjelaskan variasi daya tahan inovasi di berbagai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/1/sistem-tata-negara-inovasi-publik-kelola-buku-tung-thumb-3c51d.webp" title="JURIS - Reconceptualizing Public Innovation Sustainability: A Non-Western Administrative Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/1/sistem-tata-negara-inovasi-publik-kelola-buku-tung-thumb-3c51d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/1/sistem-tata-negara-inovasi-publik-kelola-buku-tung-thumb-3c51d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/1/sistem-tata-negara-inovasi-publik-kelola-buku-tung-thumb-3c51d.webp 1x" title="JURIS - Reconceptualizing Public Innovation Sustainability: A Non-Western Administrative Perspective" alt="JURIS - Reconceptualizing Public Innovation Sustainability: A Non-Western Administrative Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/1/sistem-tata-negara-inovasi-publik-kelola-buku-tung-thumb-2e03c.webp" title="JURIS - Reconceptualizing Public Innovation Sustainability: A Non-Western Administrative Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/1/sistem-tata-negara-inovasi-publik-kelola-buku-tung-thumb-2e03c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/1/sistem-tata-negara-inovasi-publik-kelola-buku-tung-thumb-2e03c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/1/sistem-tata-negara-inovasi-publik-kelola-buku-tung-thumb-2e03c.webp 1x" title="JURIS - Reconceptualizing Public Innovation Sustainability: A Non-Western Administrative Perspective" alt="JURIS - Reconceptualizing Public Innovation Sustainability: A Non-Western Administrative Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/1/sistem-tata-negara-inovasi-publik-kelola-buku-tung-thumb-c70f2.webp" title="JURIS - Reconceptualizing Public Innovation Sustainability: A Non-Western Administrative Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/1/sistem-tata-negara-inovasi-publik-kelola-buku-tung-thumb-c70f2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/1/sistem-tata-negara-inovasi-publik-kelola-buku-tung-thumb-c70f2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/1/sistem-tata-negara-inovasi-publik-kelola-buku-tung-thumb-c70f2.webp 1x" title="JURIS - Reconceptualizing Public Innovation Sustainability: A Non-Western Administrative Perspective" alt="JURIS - Reconceptualizing Public Innovation Sustainability: A Non-Western Administrative Perspective" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60340-sistem-tata-negara-inovasi-publik-kelola-sist" title="JURIS - Reconceptualizing Public Innovation Sustainability: A Non-Western Administrative Perspective" target="_blank">Reconceptualizing Public Innovation Sustainability: A Non-Western Administrative Perspective</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh nilai lokal terhadap keberlanjutan inovasi publik, analisis perbedaan model tata kelola kolaboratif di berbagai wilayah, serta evaluasi dampak kepemimpinan berkelanjutan dalam konteks non-Barat. Selain itu, penelitian dapat mengkaji bagaimana mekanisme mediasi relasional memengaruhi adaptasi inovasi dalam lingkungan administratif yang kompleks. Terakhir, studi lebih lanjut diperlukan untuk memahami bagaimana kebijakan yang berbasis konteks dapat meningkatkan ketahanan inovasi publik di tengah perubahan politik dan ekonomi..
<br>Keberlanjutan inovasi publik tidak hanya bergantung pada struktur institusional formal, tetapi juga pada legitimasi sosial, kapasitas manajerial adaptif, dukungan sumber daya, dan tata kelola kolaboratif.Studi ini menunjukkan bahwa inovasi yang berkelanjutan muncul dari interaksi dinamis antara faktor-faktor kontekstual dan relasional.Untuk meningkatkan keberlanjutan, penting untuk memperkuat keterlibatan masyarakat, memperluas sumber daya, serta membangun hubungan yang saling mendukung antara pemerintah dan aktor lainnya
<br>Keberlanjutan inovasi publik tetap menjadi tantangan kritis dalam reformasi tata kelola kontemporer, karena banyak inisiatif gagal bertahan melampaui fase implementasi awalnya. Literatur mainstream administrasi publik secara dominan menjelaskan keberlanjutan melalui pendekatan manajerial dan institusional formal yang berakar pada paradigma Barat, dengan menekankan pada regulasi, stabilitas kepemimpinan, kapasitas organisasi, dan mekanisme akuntabilitas. Namun, perspektif tersebut tidak memadai untuk menjelaskan variasi daya tahan inovasi di berbagai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/1/sistem-tata-negara-inovasi-publik-kelola-buku-tung-thumb-3c51d.webp" type="image/webp" length="98840" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/1/sistem-tata-negara-inovasi-publik-kelola-buku-tung-thumb-3c51d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/1/sistem-tata-negara-inovasi-publik-kelola-buku-tung-thumb-2e03c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/1/sistem-tata-negara-inovasi-publik-kelola-buku-tung-thumb-c70f2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-775-ipdn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6457-transformasi-jurnal-manajemen-pemerintahan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Development Of Young Civil Servants Towards Agile Bureaucracy Challenges And Strategies In Subang Regency ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Development Of Young Civil Servants Towards Agile Bureaucracy Challenges And Strategies In Subang Regency ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Development Of Young Civil Servants Towards Agile Bureaucracy Challenges And Strategies In Subang Regency ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60333-sipil-negara-asn-agile-bureaucracy-young-suban</link>
	<guid isPermaLink="false">8e53206237fda361478f0a23a92be7c1</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 14:25:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ wira anshori ]]></category>
	<category><![CDATA[ eti maryati ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anshori,eti,maryati,wira]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak program pembimbingan (mentorship) terhadap penerapan Agile Bureaucracy di kalangan ASN muda. Selain itu, studi tentang peran alat digital dalam meningkatkan kolaborasi lintas sektor dan efisiensi pelayanan publik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Development Of Young Civil Servants Towards Agile Bureaucracy: Challenges And Strategies In Subang Regency: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak program pembimbingan (mentorship) terhadap penerapan Agile Bureaucracy di kalangan ASN muda. Selain itu, studi tentang peran alat digital dalam meningkatkan kolaborasi lintas sektor dan efisiensi pelayanan publik menjadi arah penting. Terakhir, penelitian juga perlu mengeksplorasi efek reformasi kebijakan terhadap pengurangan resistensi struktural di birokrasi, dengan fokus pada pengembangan mekanisme partisipatif yang melibatkan ASN muda sebagai mitra utama dalam proses perubahan.. ASN muda di Kabupaten Subang memiliki pemahaman yang kuat terhadap nilai inti BerAKHLAK, tetapi masih terdapat tantangan dalam menerjemahkan pemahaman tersebut menjadi perilaku nyata yang mendorong budaya kerja yang lebih progresif.Implementasi prinsip Agile Bureaucracy menunjukkan hasil yang baik, khususnya dalam kolaborasi lintas sektor, dukungan kepemimpinan, dan kesiapan digital.Namun, hambatan seperti struktur birokrasi yang kaku, kurangnya mekanisme sistematis untuk mengembangkan ide inovatif, serta penggunaan teknologi yang belum optimal tetap menjadi tantangan.Untuk memperkuat transformasi birokrasi, fokus harus diberikan pada efektivitas kebijakan yang mendorong inovasi dan adopsi teknologi strategis Transformasi birokrasi menuju Agile Bureaucracy menjadi tantangan sekaligus kebutuhan dalam menghadapi dinamika perubahan yang semakin cepat. Penelitian ini berfokus pada pengembangan Aparatur Sipil Negara (ASN) muda di Kabupaten Subang dalam mengadopsi prinsip-prinsip ketangkasan (agility) birokrasi guna meningkatkan efektivitas pelayanan publik. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini menggali faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pengembangan ASN muda dalam konteks perubahan organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kepemimpinan adaptif berperan sebagai enabler utama melalui pemberian ruang inovasi, namun belum merata; (2) budaya organisasi mulai bergeser ke arah kolaboratif, meskipun masih diwarnai resistensi struktural; (3) pengembangan kompetensi ASN muda telah dilakukan, tetapi belum sepenuhnya berbasis kebutuhan dan terintegrasi;... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/5/sipil-negara-asn-agile-bureaucracy-young-subang-ko-thumb-5562e.webp" title="JURIS - The Development Of Young Civil Servants Towards Agile Bureaucracy: Challenges And Strategies In Subang Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/sipil-negara-asn-agile-bureaucracy-young-subang-ko-thumb-5562e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/sipil-negara-asn-agile-bureaucracy-young-subang-ko-thumb-5562e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/sipil-negara-asn-agile-bureaucracy-young-subang-ko-thumb-5562e.webp 1x" title="JURIS - The Development Of Young Civil Servants Towards Agile Bureaucracy: Challenges And Strategies In Subang Regency" alt="JURIS - The Development Of Young Civil Servants Towards Agile Bureaucracy: Challenges And Strategies In Subang Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/sipil-negara-asn-agile-bureaucracy-young-subang-ko-thumb-eaa6a.webp" title="JURIS - The Development Of Young Civil Servants Towards Agile Bureaucracy: Challenges And Strategies In Subang Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/sipil-negara-asn-agile-bureaucracy-young-subang-ko-thumb-eaa6a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/sipil-negara-asn-agile-bureaucracy-young-subang-ko-thumb-eaa6a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/sipil-negara-asn-agile-bureaucracy-young-subang-ko-thumb-eaa6a.webp 1x" title="JURIS - The Development Of Young Civil Servants Towards Agile Bureaucracy: Challenges And Strategies In Subang Regency" alt="JURIS - The Development Of Young Civil Servants Towards Agile Bureaucracy: Challenges And Strategies In Subang Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/sipil-negara-asn-agile-bureaucracy-young-subang-ko-thumb-f4f44.webp" title="JURIS - The Development Of Young Civil Servants Towards Agile Bureaucracy: Challenges And Strategies In Subang Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/sipil-negara-asn-agile-bureaucracy-young-subang-ko-thumb-f4f44.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/sipil-negara-asn-agile-bureaucracy-young-subang-ko-thumb-f4f44.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/sipil-negara-asn-agile-bureaucracy-young-subang-ko-thumb-f4f44.webp 1x" title="JURIS - The Development Of Young Civil Servants Towards Agile Bureaucracy: Challenges And Strategies In Subang Regency" alt="JURIS - The Development Of Young Civil Servants Towards Agile Bureaucracy: Challenges And Strategies In Subang Regency" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60333-sipil-negara-asn-agile-bureaucracy-young-suban" title="JURIS - The Development Of Young Civil Servants Towards Agile Bureaucracy: Challenges And Strategies In Subang Regency" target="_blank">The Development Of Young Civil Servants Towards Agile Bureaucracy: Challenges And Strategies In Subang Regency</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak program pembimbingan (mentorship) terhadap penerapan Agile Bureaucracy di kalangan ASN muda. Selain itu, studi tentang peran alat digital dalam meningkatkan kolaborasi lintas sektor dan efisiensi pelayanan publik menjadi arah penting. Terakhir, penelitian juga perlu mengeksplorasi efek reformasi kebijakan terhadap pengurangan resistensi struktural di birokrasi, dengan fokus pada pengembangan mekanisme partisipatif yang melibatkan ASN muda sebagai mitra utama dalam proses perubahan..
<br>ASN muda di Kabupaten Subang memiliki pemahaman yang kuat terhadap nilai inti BerAKHLAK, tetapi masih terdapat tantangan dalam menerjemahkan pemahaman tersebut menjadi perilaku nyata yang mendorong budaya kerja yang lebih progresif.Implementasi prinsip Agile Bureaucracy menunjukkan hasil yang baik, khususnya dalam kolaborasi lintas sektor, dukungan kepemimpinan, dan kesiapan digital.Namun, hambatan seperti struktur birokrasi yang kaku, kurangnya mekanisme sistematis untuk mengembangkan ide inovatif, serta penggunaan teknologi yang belum optimal tetap menjadi tantangan.Untuk memperkuat transformasi birokrasi, fokus harus diberikan pada efektivitas kebijakan yang mendorong inovasi dan adopsi teknologi strategis
<br>Transformasi birokrasi menuju Agile Bureaucracy menjadi tantangan sekaligus kebutuhan dalam menghadapi dinamika perubahan yang semakin cepat. Penelitian ini berfokus pada pengembangan Aparatur Sipil Negara (ASN) muda di Kabupaten Subang dalam mengadopsi prinsip-prinsip ketangkasan (agility) birokrasi guna meningkatkan efektivitas pelayanan publik. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini menggali faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pengembangan ASN muda dalam konteks perubahan organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kepemimpinan adaptif berperan sebagai enabler utama melalui pemberian ruang inovasi, namun belum merata; (2) budaya organisasi mulai bergeser ke arah kolaboratif, meskipun masih diwarnai resistensi struktural; (3) pengembangan kompetensi ASN muda telah dilakukan, tetapi belum sepenuhnya berbasis kebutuhan dan terintegrasi;...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/5/sipil-negara-asn-agile-bureaucracy-young-subang-ko-thumb-f4f44.webp" type="image/webp" length="92426" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/sipil-negara-asn-agile-bureaucracy-young-subang-ko-thumb-5562e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/sipil-negara-asn-agile-bureaucracy-young-subang-ko-thumb-eaa6a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/sipil-negara-asn-agile-bureaucracy-young-subang-ko-thumb-f4f44.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-775-ipdn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6457-transformasi-jurnal-manajemen-pemerintahan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimasi Kombinasi Ekstrak Biji Kakao Theobroma cacao L dan Kulit Delima Punica granatum L dalam sediaan Krim ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimasi Kombinasi Ekstrak Biji Kakao Theobroma cacao L dan Kulit Delima Punica granatum L dalam sediaan Krim ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimasi Kombinasi Ekstrak Biji Kakao Theobroma cacao L dan Kulit Delima Punica granatum L dalam sediaan Krim ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60334-formula-optimum-tablet-variasi-krim-evalua</link>
	<guid isPermaLink="false">a019d79bad4198497d2b6655efe7dd96</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 14:06:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kulit delima ]]></category>
	<category><![CDATA[ sediaan krim ]]></category>
	<category><![CDATA[ tabir surya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[delima,krim,kulit,sediaan,surya,tabir]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi stabilitas jangka panjang formula krim kombinasi ekstrak biji kakao dan kulit delima untuk memastikan konsistensi kualitas dan efektivitas SPF dalam kondisi penyimpanan berbeda. Selain itu, perlu dilakukan uji ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimasi Kombinasi Ekstrak Biji Kakao (Theobroma cacao L.) dan Kulit Delima (Punica granatum L.) dalam sediaan Krim: Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi stabilitas jangka panjang formula krim kombinasi ekstrak biji kakao dan kulit delima untuk memastikan konsistensi kualitas dan efektivitas SPF dalam kondisi penyimpanan berbeda. Selain itu, perlu dilakukan uji klinis pada berbagai jenis kulit untuk mengevaluasi toleransi dan efektivitas perlindungan UV secara praktis. Penelitian juga dapat mengkaji potensi kombinasi ekstrak biji kakao dan kulit delima dengan bahan alami lain, seperti minyak kelapa atau ekstrak teh hijau, untuk meningkatkan aktivitas antioksidan dan SPF secara sinergis.. Perbedaan kadar kombinasi ekstrak biji kakao dan kulit delima dapat mempengaruhi sifat fisik krim dan efektivitas tabir surya dengan nilai SPF.Variasi konsentrasi kombinasi ekstrak biji kakao dan kulit delima dapat menghasilkan krim dengan sifat fisika maupun kimia yang baik, namun tidak pada respon daya sebar dan daya lekat, variasi ini juga menghasilkan formula yang optimum yaitu pada formula 1 dan 7.Proporsi ekstrak biji kakao dan kulit delima yang menghasilkan formula krim optimum adalah 10% dan 5,5% Sinar ultra violet dapat menimbulkan masalah kulit seperti sunburn, fotosensitivitas eritema hingga kanker kulit. Dampak negatif paparan ultra violet dapat dicegah dengan penggunaan tabir surya. Optimasi kombinasi ekstrak biji kakao dan kulit delima dalam sediaan krim diharapkan menghasilkan formula yang optimum dengan evaluasi fisik optimal serta evaluasi efektivitas tabir surya dengan nilai Sun Protection Factor. Penetapan formula optimum ditentukan oleh sifat fisik krim dan efektivitas tabir surya dengan nilai Sun Protection Factor menggunakan metode Simplex Lattice Design software Design Expert 11. Hasil verifikasi dianalisis menggunakan uji one sample t-test atau wilcoxon... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/2/formula-optimum-tablet-variasi-krim-evaluasi-daya-thumb-5ff20.webp" title="JURIS - Optimasi Kombinasi Ekstrak Biji Kakao (Theobroma cacao L.) dan Kulit Delima (Punica granatum L.) dalam sediaan Krim" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/2/formula-optimum-tablet-variasi-krim-evaluasi-daya-thumb-5ff20.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/2/formula-optimum-tablet-variasi-krim-evaluasi-daya-thumb-5ff20.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/2/formula-optimum-tablet-variasi-krim-evaluasi-daya-thumb-5ff20.webp 1x" title="JURIS - Optimasi Kombinasi Ekstrak Biji Kakao (Theobroma cacao L.) dan Kulit Delima (Punica granatum L.) dalam sediaan Krim" alt="JURIS - Optimasi Kombinasi Ekstrak Biji Kakao (Theobroma cacao L.) dan Kulit Delima (Punica granatum L.) dalam sediaan Krim" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/2/formula-optimum-tablet-variasi-krim-evaluasi-daya-thumb-2e1e5.webp" title="JURIS - Optimasi Kombinasi Ekstrak Biji Kakao (Theobroma cacao L.) dan Kulit Delima (Punica granatum L.) dalam sediaan Krim" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/2/formula-optimum-tablet-variasi-krim-evaluasi-daya-thumb-2e1e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/2/formula-optimum-tablet-variasi-krim-evaluasi-daya-thumb-2e1e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/2/formula-optimum-tablet-variasi-krim-evaluasi-daya-thumb-2e1e5.webp 1x" title="JURIS - Optimasi Kombinasi Ekstrak Biji Kakao (Theobroma cacao L.) dan Kulit Delima (Punica granatum L.) dalam sediaan Krim" alt="JURIS - Optimasi Kombinasi Ekstrak Biji Kakao (Theobroma cacao L.) dan Kulit Delima (Punica granatum L.) dalam sediaan Krim" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/2/formula-optimum-tablet-variasi-krim-evaluasi-daya-thumb-62699.webp" title="JURIS - Optimasi Kombinasi Ekstrak Biji Kakao (Theobroma cacao L.) dan Kulit Delima (Punica granatum L.) dalam sediaan Krim" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/2/formula-optimum-tablet-variasi-krim-evaluasi-daya-thumb-62699.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/2/formula-optimum-tablet-variasi-krim-evaluasi-daya-thumb-62699.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/2/formula-optimum-tablet-variasi-krim-evaluasi-daya-thumb-62699.webp 1x" title="JURIS - Optimasi Kombinasi Ekstrak Biji Kakao (Theobroma cacao L.) dan Kulit Delima (Punica granatum L.) dalam sediaan Krim" alt="JURIS - Optimasi Kombinasi Ekstrak Biji Kakao (Theobroma cacao L.) dan Kulit Delima (Punica granatum L.) dalam sediaan Krim" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60334-formula-optimum-tablet-variasi-krim-evalua" title="JURIS - Optimasi Kombinasi Ekstrak Biji Kakao (Theobroma cacao L.) dan Kulit Delima (Punica granatum L.) dalam sediaan Krim" target="_blank">Optimasi Kombinasi Ekstrak Biji Kakao (Theobroma cacao L.) dan Kulit Delima (Punica granatum L.) dalam sediaan Krim</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi stabilitas jangka panjang formula krim kombinasi ekstrak biji kakao dan kulit delima untuk memastikan konsistensi kualitas dan efektivitas SPF dalam kondisi penyimpanan berbeda. Selain itu, perlu dilakukan uji klinis pada berbagai jenis kulit untuk mengevaluasi toleransi dan efektivitas perlindungan UV secara praktis. Penelitian juga dapat mengkaji potensi kombinasi ekstrak biji kakao dan kulit delima dengan bahan alami lain, seperti minyak kelapa atau ekstrak teh hijau, untuk meningkatkan aktivitas antioksidan dan SPF secara sinergis..
<br>Perbedaan kadar kombinasi ekstrak biji kakao dan kulit delima dapat mempengaruhi sifat fisik krim dan efektivitas tabir surya dengan nilai SPF.Variasi konsentrasi kombinasi ekstrak biji kakao dan kulit delima dapat menghasilkan krim dengan sifat fisika maupun kimia yang baik, namun tidak pada respon daya sebar dan daya lekat, variasi ini juga menghasilkan formula yang optimum yaitu pada formula 1 dan 7.Proporsi ekstrak biji kakao dan kulit delima yang menghasilkan formula krim optimum adalah 10% dan 5,5%
<br>Sinar ultra violet dapat menimbulkan masalah kulit seperti sunburn, fotosensitivitas eritema hingga kanker kulit. Dampak negatif paparan ultra violet dapat dicegah dengan penggunaan tabir surya. Optimasi kombinasi ekstrak biji kakao dan kulit delima dalam sediaan krim diharapkan menghasilkan formula yang optimum dengan evaluasi fisik optimal serta evaluasi efektivitas tabir surya dengan nilai Sun Protection Factor. Penetapan formula optimum ditentukan oleh sifat fisik krim dan efektivitas tabir surya dengan nilai Sun Protection Factor menggunakan metode Simplex Lattice Design software Design Expert 11. Hasil verifikasi dianalisis menggunakan uji one sample t-test atau wilcoxon...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/2/formula-optimum-tablet-variasi-krim-evaluasi-daya-thumb-5ff20.webp" type="image/webp" length="110920" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/2/formula-optimum-tablet-variasi-krim-evaluasi-daya-thumb-5ff20.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/2/formula-optimum-tablet-variasi-krim-evaluasi-daya-thumb-2e1e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/2/formula-optimum-tablet-variasi-krim-evaluasi-daya-thumb-62699.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4079-pharmaconmw.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20019-jurnal-pharmacia-mandala-waluya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Experimental Study on the Performance of Spiral Type Horizontal Axis Wind Turbines as a Result of Diameter Expansion in the Turbine ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Experimental Study on the Performance of Spiral Type Horizontal Axis Wind Turbines as a Result of Diameter Expansion in the Turbine ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Experimental Study on the Performance of Spiral Type Horizontal Axis Wind Turbines as a Result of Diameter Expansion in the Turbine ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60342-kecepatan-angin-rendah-nilai-koefisien-standar-bat</link>
	<guid isPermaLink="false">7551e9f7a077673757f5271be649f29e</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 13:47:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ andi firdaus ]]></category>
	<category><![CDATA[ sagir alva ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alva,andi,firdaus,sagir,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Investigasi dampak variasi material bilah pada efisiensi turbin angin sumbu horizontal tipe spiral di bawah kondisi angin berbeda. Eksplorasi potensi desain aerodinamika lanjutan untuk mengoptimalkan rasio kecepatan ujung. Analisis keawetan jangka panjang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Experimental Study on the Performance of Spiral-Type Horizontal Axis Wind Turbines as a Result of Diameter Expansion in the Turbine: Investigasi dampak variasi material bilah pada efisiensi turbin angin sumbu horizontal tipe spiral di bawah kondisi angin berbeda. Eksplorasi potensi desain aerodinamika lanjutan untuk mengoptimalkan rasio kecepatan ujung. Analisis keawetan jangka panjang dan kebutuhan perawatan turbin dengan diameter diperbesar dalam lingkungan nyata.. Berdasarkan hasil pengujian dan perhitungan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa TASH dengan celah udara 65 mm memiliki efisiensi lebih tinggi dibandingkan TASH dengan celah udara 50 mm.Hal ini terlihat pada grafik koefisien daya dan rasio kecepatan ujung yang menunjukkan nilai tertinggi masing-masing sebesar 0.Namun, nilai koefisien torsi TASH dengan celah udara 65 mm lebih kecil dibandingkan TASH dengan celah udara 50 mm.Hal ini disebabkan oleh perbedaan diameter akibat celah udara antara 65 mm dan 50 mm.1, yang menghasilkan rasio kecepatan sebesar 0.79, penambahan celah udara 65 mm menghasilkan efisiensi lebih tinggi dibandingkan desain sebelumnya tanpa celah udara, seperti yang ditunjukkan oleh rasio kecepatan yang lebih tinggi Kenaikan signifikan konsumsi listrik dari bahan bakar fosil telah mendorong pencarian sumber energi terbarukan, dan angin adalah salah satu sumber yang dapat dimanfaatkan dengan turbin angin sumbu horizontal (HAWT). Dalam hal ini, model spiral jenis drag-and-lift dipilih dan disesuaikan untuk kecepatan angin rendah Indonesia menggunakan metode uji terowongan angin. Tujuan penelitian ini adalah memverifikasi kinerja dua model spiral TASH dengan sembilan bilah akibat pengaruh ekspansi diameter dalam turbin, yaitu diameter normal 50mm dan diameter yang diperbesar 65mm. Turbin memiliki panjang rotor 120 mm dan diameter luar 272 mm. Kinerja turbin dinilai menggunakan parameter terukur seperti daya aktual, torsi, kecepatan rotor, koefisien daya, koefisien torsi, dan rasio kecepatan ujung... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/6/kecepatan-angin-rendah-nilai-koefisien-standar-bat-thumb-9db18.webp" title="JURIS - Experimental Study on the Performance of Spiral-Type Horizontal Axis Wind Turbines as a Result of Diameter Expansion in the Turbine" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/kecepatan-angin-rendah-nilai-koefisien-standar-bat-thumb-9db18.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/kecepatan-angin-rendah-nilai-koefisien-standar-bat-thumb-9db18.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/kecepatan-angin-rendah-nilai-koefisien-standar-bat-thumb-9db18.webp 1x" title="JURIS - Experimental Study on the Performance of Spiral-Type Horizontal Axis Wind Turbines as a Result of Diameter Expansion in the Turbine" alt="JURIS - Experimental Study on the Performance of Spiral-Type Horizontal Axis Wind Turbines as a Result of Diameter Expansion in the Turbine" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/6/kecepatan-angin-rendah-nilai-koefisien-standar-bat-thumb-0340d.webp" title="JURIS - Experimental Study on the Performance of Spiral-Type Horizontal Axis Wind Turbines as a Result of Diameter Expansion in the Turbine" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/kecepatan-angin-rendah-nilai-koefisien-standar-bat-thumb-0340d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/kecepatan-angin-rendah-nilai-koefisien-standar-bat-thumb-0340d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/kecepatan-angin-rendah-nilai-koefisien-standar-bat-thumb-0340d.webp 1x" title="JURIS - Experimental Study on the Performance of Spiral-Type Horizontal Axis Wind Turbines as a Result of Diameter Expansion in the Turbine" alt="JURIS - Experimental Study on the Performance of Spiral-Type Horizontal Axis Wind Turbines as a Result of Diameter Expansion in the Turbine" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/6/kecepatan-angin-rendah-nilai-koefisien-standar-bat-thumb-84676.webp" title="JURIS - Experimental Study on the Performance of Spiral-Type Horizontal Axis Wind Turbines as a Result of Diameter Expansion in the Turbine" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/kecepatan-angin-rendah-nilai-koefisien-standar-bat-thumb-84676.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/kecepatan-angin-rendah-nilai-koefisien-standar-bat-thumb-84676.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/kecepatan-angin-rendah-nilai-koefisien-standar-bat-thumb-84676.webp 1x" title="JURIS - Experimental Study on the Performance of Spiral-Type Horizontal Axis Wind Turbines as a Result of Diameter Expansion in the Turbine" alt="JURIS - Experimental Study on the Performance of Spiral-Type Horizontal Axis Wind Turbines as a Result of Diameter Expansion in the Turbine" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60342-kecepatan-angin-rendah-nilai-koefisien-standar-bat" title="JURIS - Experimental Study on the Performance of Spiral-Type Horizontal Axis Wind Turbines as a Result of Diameter Expansion in the Turbine" target="_blank">Experimental Study on the Performance of Spiral-Type Horizontal Axis Wind Turbines as a Result of Diameter Expansion in the Turbine</a>: Investigasi dampak variasi material bilah pada efisiensi turbin angin sumbu horizontal tipe spiral di bawah kondisi angin berbeda. Eksplorasi potensi desain aerodinamika lanjutan untuk mengoptimalkan rasio kecepatan ujung. Analisis keawetan jangka panjang dan kebutuhan perawatan turbin dengan diameter diperbesar dalam lingkungan nyata..
<br>Berdasarkan hasil pengujian dan perhitungan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa TASH dengan celah udara 65 mm memiliki efisiensi lebih tinggi dibandingkan TASH dengan celah udara 50 mm.Hal ini terlihat pada grafik koefisien daya dan rasio kecepatan ujung yang menunjukkan nilai tertinggi masing-masing sebesar 0.Namun, nilai koefisien torsi TASH dengan celah udara 65 mm lebih kecil dibandingkan TASH dengan celah udara 50 mm.Hal ini disebabkan oleh perbedaan diameter akibat celah udara antara 65 mm dan 50 mm.1, yang menghasilkan rasio kecepatan sebesar 0.79, penambahan celah udara 65 mm menghasilkan efisiensi lebih tinggi dibandingkan desain sebelumnya tanpa celah udara, seperti yang ditunjukkan oleh rasio kecepatan yang lebih tinggi
<br>Kenaikan signifikan konsumsi listrik dari bahan bakar fosil telah mendorong pencarian sumber energi terbarukan, dan angin adalah salah satu sumber yang dapat dimanfaatkan dengan turbin angin sumbu horizontal (HAWT). Dalam hal ini, model spiral jenis drag-and-lift dipilih dan disesuaikan untuk kecepatan angin rendah Indonesia menggunakan metode uji terowongan angin. Tujuan penelitian ini adalah memverifikasi kinerja dua model spiral TASH dengan sembilan bilah akibat pengaruh ekspansi diameter dalam turbin, yaitu diameter normal 50mm dan diameter yang diperbesar 65mm. Turbin memiliki panjang rotor 120 mm dan diameter luar 272 mm. Kinerja turbin dinilai menggunakan parameter terukur seperti daya aktual, torsi, kecepatan rotor, koefisien daya, koefisien torsi, dan rasio kecepatan ujung...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/6/kecepatan-angin-rendah-nilai-koefisien-standar-bat-thumb-0340d.webp" type="image/webp" length="21028" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/kecepatan-angin-rendah-nilai-koefisien-standar-bat-thumb-9db18.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/kecepatan-angin-rendah-nilai-koefisien-standar-bat-thumb-0340d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/kecepatan-angin-rendah-nilai-koefisien-standar-bat-thumb-84676.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-475-umb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20051-jurnal-teknik-mesin-journal-mechanical-engineering.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Influence of Investment Decisions Profitability and Company Size on Company Value ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Influence of Investment Decisions Profitability and Company Size on Company Value ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Influence of Investment Decisions Profitability and Company Size on Company Value ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60345-nilai-perusahaan-keputusan-investasi-profitabilita</link>
	<guid isPermaLink="false">c24d7844c3f49bf6ca4643fea764bf7d</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 13:45:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sales growth ]]></category>
	<category><![CDATA[ smart audit ]]></category>
	<category><![CDATA[ ethics ai ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ai,audit,ethics,growth,sales,smart]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan dengan memperluas periode penelitian dan memperluas industri serta ukuran sampel. Selain itu, dapat menggunakan proxy investasi alternatif (ROI) untuk menganalisis pengaruhnya terhadap nilai perusahaan. Penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Influence of Investment Decisions, Profitability, and Company Size on Company Value: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan dengan memperluas periode penelitian dan memperluas industri serta ukuran sampel. Selain itu, dapat menggunakan proxy investasi alternatif (ROI) untuk menganalisis pengaruhnya terhadap nilai perusahaan. Penelitian juga dapat fokus pada faktor-faktor lain yang mempengaruhi nilai perusahaan, seperti stabilitas, prospek masa depan, dan strategi manajemen yang lebih efektif dalam mengelola aset. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan saran yang lebih komprehensif bagi investor dan perusahaan dalam mengambil keputusan investasi.. Investment decisions have no impact on company value, indicating that inappropriate investment decisions can disrupt a company's financial health, leading to its inability to generate expected profits, thus increasing its value.Profitability impacts company value, indicating the company's ability to generate profits that can attract investors and increase its stock price, thus impacting its value.Company size has no impact on company value, indicating that investors no longer view company size as an indicator of trustworthiness but are more interested in the company's financial performance or future prospects Nilai perusahaan merupakan pandangan bagi para pemegang saham dan investor terhadap keberhasilan perusahaan dalam mengelola sumber dayanya, yang tercermin pada harga saham dan persepsi masyarakat terhadap perusahaan tersebut. Kebijakan dalam membuat keputusan investasi yang tepat bisa meningkatkan nilai perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh keputusan Investasi, Profitabilitas dan Ukuran Perusahaan terhadap nilai perusahaan. Luaran yang ditargetkan dalam penelitian ini adalah publikasi jurnal nasional. Penelitian dilakukan pada perusahaan subsector perbankan yang terdaftar di... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/4/nilai-perusahaan-keputusan-investasi-profitabilita-thumb-aa077.webp" title="JURIS - The Influence of Investment Decisions, Profitability, and Company Size on Company Value" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/nilai-perusahaan-keputusan-investasi-profitabilita-thumb-aa077.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/nilai-perusahaan-keputusan-investasi-profitabilita-thumb-aa077.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/nilai-perusahaan-keputusan-investasi-profitabilita-thumb-aa077.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Investment Decisions, Profitability, and Company Size on Company Value" alt="JURIS - The Influence of Investment Decisions, Profitability, and Company Size on Company Value" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/nilai-perusahaan-keputusan-investasi-profitabilita-thumb-a6056.webp" title="JURIS - The Influence of Investment Decisions, Profitability, and Company Size on Company Value" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/nilai-perusahaan-keputusan-investasi-profitabilita-thumb-a6056.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/nilai-perusahaan-keputusan-investasi-profitabilita-thumb-a6056.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/nilai-perusahaan-keputusan-investasi-profitabilita-thumb-a6056.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Investment Decisions, Profitability, and Company Size on Company Value" alt="JURIS - The Influence of Investment Decisions, Profitability, and Company Size on Company Value" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/nilai-perusahaan-keputusan-investasi-profitabilita-thumb-2c365.webp" title="JURIS - The Influence of Investment Decisions, Profitability, and Company Size on Company Value" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/nilai-perusahaan-keputusan-investasi-profitabilita-thumb-2c365.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/nilai-perusahaan-keputusan-investasi-profitabilita-thumb-2c365.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/nilai-perusahaan-keputusan-investasi-profitabilita-thumb-2c365.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Investment Decisions, Profitability, and Company Size on Company Value" alt="JURIS - The Influence of Investment Decisions, Profitability, and Company Size on Company Value" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60345-nilai-perusahaan-keputusan-investasi-profitabilita" title="JURIS - The Influence of Investment Decisions, Profitability, and Company Size on Company Value" target="_blank">The Influence of Investment Decisions, Profitability, and Company Size on Company Value</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan dengan memperluas periode penelitian dan memperluas industri serta ukuran sampel. Selain itu, dapat menggunakan proxy investasi alternatif (ROI) untuk menganalisis pengaruhnya terhadap nilai perusahaan. Penelitian juga dapat fokus pada faktor-faktor lain yang mempengaruhi nilai perusahaan, seperti stabilitas, prospek masa depan, dan strategi manajemen yang lebih efektif dalam mengelola aset. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan saran yang lebih komprehensif bagi investor dan perusahaan dalam mengambil keputusan investasi..
<br>Investment decisions have no impact on company value, indicating that inappropriate investment decisions can disrupt a company's financial health, leading to its inability to generate expected profits, thus increasing its value.Profitability impacts company value, indicating the company's ability to generate profits that can attract investors and increase its stock price, thus impacting its value.Company size has no impact on company value, indicating that investors no longer view company size as an indicator of trustworthiness but are more interested in the company's financial performance or future prospects
<br>Nilai perusahaan merupakan pandangan bagi para pemegang saham dan investor terhadap keberhasilan perusahaan dalam mengelola sumber dayanya, yang tercermin pada harga saham dan persepsi masyarakat terhadap perusahaan tersebut. Kebijakan dalam membuat keputusan investasi yang tepat bisa meningkatkan nilai perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh keputusan Investasi, Profitabilitas dan Ukuran Perusahaan terhadap nilai perusahaan. Luaran yang ditargetkan dalam penelitian ini adalah publikasi jurnal nasional. Penelitian dilakukan pada perusahaan subsector perbankan yang terdaftar di...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/4/nilai-perusahaan-keputusan-investasi-profitabilita-thumb-aa077.webp" type="image/webp" length="89532" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/nilai-perusahaan-keputusan-investasi-profitabilita-thumb-aa077.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/nilai-perusahaan-keputusan-investasi-profitabilita-thumb-a6056.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/nilai-perusahaan-keputusan-investasi-profitabilita-thumb-2c365.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1483-unigo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20050-gorontalo-accounting-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Impact of Decentralization on the Development of Football Cities in Tyrkiye An Analysis of the Role of Local Governments in Sports Diplomacy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Impact of Decentralization on the Development of Football Cities in Tyrkiye An Analysis of the Role of Local Governments in Sports Diplomacy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Impact of Decentralization on the Development of Football Cities in Tyrkiye An Analysis of the Role of Local Governments in Sports Diplomacy ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60331-sepak-bola-usia-liga-irak-olahraga-sepa</link>
	<guid isPermaLink="false">4b6fa832886887be2c99005aef0847c4</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 13:37:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ wira anshori ]]></category>
	<category><![CDATA[ eti maryati ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anshori,eti,maryati,wira]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan yang ada, penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam potensi desentralisasi dalam konteks pengembangan kota sepak bola. Salah satu arah penelitian yang menarik adalah menganalisis secara kuantitatif efektivitas berbagai strategi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Impact of Decentralization on the Development of Football Cities in Tyrkiye: An Analysis of the Role of Local Governments in Sports Diplomacy: Berdasarkan temuan yang ada, penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam potensi desentralisasi dalam konteks pengembangan kota sepak bola. Salah satu arah penelitian yang menarik adalah menganalisis secara kuantitatif efektivitas berbagai strategi pemasaran digital dan pemanfaatan teknologi baru, seperti kampanye media sosial atau pengalaman realitas virtual, dalam membangun citra internasional kota sepak bola. Hal ini penting untuk memahami seberapa besar dampak promosi digital terhadap peningkatan daya tarik kota bagi wisatawan olahraga dan investor asing, melampaui metrik kunjungan langsung ke stadion. Selain itu, perlu diteliti lebih lanjut mengenai dampak jangka panjang dari program pengembangan bakat sepak bola usia dini yang terstruktur, dikombinasikan dengan festival olahraga tahunan, terhadap kohesi sosial masyarakat dan keberlanjutan ekonomi lokal di kota-kota yang menerapkan kebijakan desentralisasi. Studi ini dapat mengukur bagaimana inisiatif tersebut tidak hanya menumbuhkan partisipasi olahraga tetapi juga mencegah masalah sosial dan mempertahankan talenta lokal agar tidak berpindah ke kota besar. Terakhir, sebuah area penelitian krusial adalah mengeksplorasi model integrasi praktik berkelanjutan dan ramah lingkungan dalam pembangunan serta pengelolaan infrastruktur olahraga internasional, terutama melalui kemitraan Aokota kembarAo atau kerja sama lintas batas yang difasilitasi oleh desentralisasi. Ini akan menyoroti cara terbaik bagi pemerintah daerah untuk memastikan bahwa investasi olahraga berkontribusi pada tujuan lingkungan sekaligus memperkuat diplomasi olahraga global. Penelitian-penelitian ini akan memberikan panduan yang lebih komprehensif bagi pembuat kebijakan untuk mengoptimalkan manfaat desentralisasi dan olahraga bagi pembangunan kota secara holistik.. Artikel ini menunjukkan dampak signifikan desentralisasi terhadap pengembangan kota-kota sepak bola di Turki.Peningkatan peran pemerintah daerah melalui desentralisasi memungkinkan pengelolaan sumber daya lokal yang lebih efektif untuk infrastruktur olahraga, program pelatihan, dan diplomasi olahraga.Studi kasus Trabzon menggarisbawahi bahwa investasi sepak bola dapat meningkatkan partisipasi, memperkuat identitas, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mengangkat citra kota secara internasional, membuktikan peran strategis desentralisasi dalam mengembangkan kota sepak bola dan olahraga sebagai alat diplomasi Studi ini mengkaji dampak desentralisasi terhadap pengembangan kota sepak bola di Tyrkiye, dengan fokus utama pada kota Trabzon. Sepak bola di Tyrkiye bukan sekadar olahraga, melainkan instrumen sosial yang memainkan peran penting dalam identitas budaya masyarakat. Dengan adanya desentralisasi, pemerintah daerah memiliki otonomi yang lebih besar dalam mengelola pembangunan infrastruktur olahraga, mendukung pengembangan bakat, dan meningkatkan partisipasi masyarakat. Kebijakan ini mendorong pembangunan fasilitas olahraga yang memperkuat komunitas sepak bola lokal serta meningkatkan daya tarik kota tersebut, baik di tingkat nasional maupun internasional. Selain itu, pemerintah daerah memanfaatkan diplomasi olahraga untuk memperkuat reputasi kota... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/3/sepak-bola-usia-liga-irak-olahraga-tas-impact-dece-thumb-304f9.webp" title="JURIS - The Impact of Decentralization on the Development of Football Cities in Tyrkiye: An Analysis of the Role of Local Governments in Sports Diplomacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/sepak-bola-usia-liga-irak-olahraga-tas-impact-dece-thumb-304f9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/sepak-bola-usia-liga-irak-olahraga-tas-impact-dece-thumb-304f9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/sepak-bola-usia-liga-irak-olahraga-tas-impact-dece-thumb-304f9.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Decentralization on the Development of Football Cities in Tyrkiye: An Analysis of the Role of Local Governments in Sports Diplomacy" alt="JURIS - The Impact of Decentralization on the Development of Football Cities in Tyrkiye: An Analysis of the Role of Local Governments in Sports Diplomacy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/3/sepak-bola-usia-liga-irak-olahraga-tas-impact-dece-thumb-84d3c.webp" title="JURIS - The Impact of Decentralization on the Development of Football Cities in Tyrkiye: An Analysis of the Role of Local Governments in Sports Diplomacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/sepak-bola-usia-liga-irak-olahraga-tas-impact-dece-thumb-84d3c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/sepak-bola-usia-liga-irak-olahraga-tas-impact-dece-thumb-84d3c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/sepak-bola-usia-liga-irak-olahraga-tas-impact-dece-thumb-84d3c.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Decentralization on the Development of Football Cities in Tyrkiye: An Analysis of the Role of Local Governments in Sports Diplomacy" alt="JURIS - The Impact of Decentralization on the Development of Football Cities in Tyrkiye: An Analysis of the Role of Local Governments in Sports Diplomacy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/3/sepak-bola-usia-liga-irak-olahraga-tas-impact-dece-thumb-8f0eb.webp" title="JURIS - The Impact of Decentralization on the Development of Football Cities in Tyrkiye: An Analysis of the Role of Local Governments in Sports Diplomacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/sepak-bola-usia-liga-irak-olahraga-tas-impact-dece-thumb-8f0eb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/sepak-bola-usia-liga-irak-olahraga-tas-impact-dece-thumb-8f0eb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/sepak-bola-usia-liga-irak-olahraga-tas-impact-dece-thumb-8f0eb.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Decentralization on the Development of Football Cities in Tyrkiye: An Analysis of the Role of Local Governments in Sports Diplomacy" alt="JURIS - The Impact of Decentralization on the Development of Football Cities in Tyrkiye: An Analysis of the Role of Local Governments in Sports Diplomacy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60331-sepak-bola-usia-liga-irak-olahraga-sepa" title="JURIS - The Impact of Decentralization on the Development of Football Cities in Tyrkiye: An Analysis of the Role of Local Governments in Sports Diplomacy" target="_blank">The Impact of Decentralization on the Development of Football Cities in Tyrkiye: An Analysis of the Role of Local Governments in Sports Diplomacy</a>: Berdasarkan temuan yang ada, penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam potensi desentralisasi dalam konteks pengembangan kota sepak bola. Salah satu arah penelitian yang menarik adalah menganalisis secara kuantitatif efektivitas berbagai strategi pemasaran digital dan pemanfaatan teknologi baru, seperti kampanye media sosial atau pengalaman realitas virtual, dalam membangun citra internasional kota sepak bola. Hal ini penting untuk memahami seberapa besar dampak promosi digital terhadap peningkatan daya tarik kota bagi wisatawan olahraga dan investor asing, melampaui metrik kunjungan langsung ke stadion. Selain itu, perlu diteliti lebih lanjut mengenai dampak jangka panjang dari program pengembangan bakat sepak bola usia dini yang terstruktur, dikombinasikan dengan festival olahraga tahunan, terhadap kohesi sosial masyarakat dan keberlanjutan ekonomi lokal di kota-kota yang menerapkan kebijakan desentralisasi. Studi ini dapat mengukur bagaimana inisiatif tersebut tidak hanya menumbuhkan partisipasi olahraga tetapi juga mencegah masalah sosial dan mempertahankan talenta lokal agar tidak berpindah ke kota besar. Terakhir, sebuah area penelitian krusial adalah mengeksplorasi model integrasi praktik berkelanjutan dan ramah lingkungan dalam pembangunan serta pengelolaan infrastruktur olahraga internasional, terutama melalui kemitraan Aokota kembarAo atau kerja sama lintas batas yang difasilitasi oleh desentralisasi. Ini akan menyoroti cara terbaik bagi pemerintah daerah untuk memastikan bahwa investasi olahraga berkontribusi pada tujuan lingkungan sekaligus memperkuat diplomasi olahraga global. Penelitian-penelitian ini akan memberikan panduan yang lebih komprehensif bagi pembuat kebijakan untuk mengoptimalkan manfaat desentralisasi dan olahraga bagi pembangunan kota secara holistik..
<br>Artikel ini menunjukkan dampak signifikan desentralisasi terhadap pengembangan kota-kota sepak bola di Turki.Peningkatan peran pemerintah daerah melalui desentralisasi memungkinkan pengelolaan sumber daya lokal yang lebih efektif untuk infrastruktur olahraga, program pelatihan, dan diplomasi olahraga.Studi kasus Trabzon menggarisbawahi bahwa investasi sepak bola dapat meningkatkan partisipasi, memperkuat identitas, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mengangkat citra kota secara internasional, membuktikan peran strategis desentralisasi dalam mengembangkan kota sepak bola dan olahraga sebagai alat diplomasi
<br>Studi ini mengkaji dampak desentralisasi terhadap pengembangan kota sepak bola di Tyrkiye, dengan fokus utama pada kota Trabzon. Sepak bola di Tyrkiye bukan sekadar olahraga, melainkan instrumen sosial yang memainkan peran penting dalam identitas budaya masyarakat. Dengan adanya desentralisasi, pemerintah daerah memiliki otonomi yang lebih besar dalam mengelola pembangunan infrastruktur olahraga, mendukung pengembangan bakat, dan meningkatkan partisipasi masyarakat. Kebijakan ini mendorong pembangunan fasilitas olahraga yang memperkuat komunitas sepak bola lokal serta meningkatkan daya tarik kota tersebut, baik di tingkat nasional maupun internasional. Selain itu, pemerintah daerah memanfaatkan diplomasi olahraga untuk memperkuat reputasi kota...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/3/sepak-bola-usia-liga-irak-olahraga-tas-impact-dece-thumb-8f0eb.webp" type="image/webp" length="93366" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/sepak-bola-usia-liga-irak-olahraga-tas-impact-dece-thumb-304f9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/sepak-bola-usia-liga-irak-olahraga-tas-impact-dece-thumb-84d3c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/sepak-bola-usia-liga-irak-olahraga-tas-impact-dece-thumb-8f0eb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-775-ipdn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6457-transformasi-jurnal-manajemen-pemerintahan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penentuan Kadar Flavonoid Total Dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Kulit Batang Gayam Inocarpus fagiferus Fosb Dengan Metode CUPRAC Cupric Ion Reducing Antioxidant Capacity ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penentuan Kadar Flavonoid Total Dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Kulit Batang Gayam Inocarpus fagiferus Fosb Dengan Metode CUPRAC Cupric Ion Reducing Antioxidant Capacity ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penentuan Kadar Flavonoid Total Dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Kulit Batang Gayam Inocarpus fagiferus Fosb Dengan Metode CUPRAC Cupric Ion Reducing Antioxidant Capacity ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60328-kulit-batang-kelor-simplisia-pisang-senyawa</link>
	<guid isPermaLink="false">6026f3a72c851732e8880f108c81160a</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 13:07:13 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kulit delima ]]></category>
	<category><![CDATA[ sediaan krim ]]></category>
	<category><![CDATA[ tabir surya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[delima,krim,kulit,sediaan,surya,tabir]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam mengenai potensi antioksidan kulit batang gayam dalam aplikasi kesehatan dan farmasi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi aktivitas antioksidan ekstrak kulit batang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penentuan Kadar Flavonoid Total Dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Kulit Batang Gayam (Inocarpus fagiferus Fosb.) Dengan Metode CUPRAC (Cupric Ion Reducing Antioxidant Capacity): Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam mengenai potensi antioksidan kulit batang gayam dalam aplikasi kesehatan dan farmasi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi aktivitas antioksidan ekstrak kulit batang gayam terhadap berbagai penyakit degeneratif, seperti kanker, penyakit hati, penyakit neurodegeneratif, stroke, inflamasi, dan aterosklerosis. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan metode ekstraksi dan pengujian aktivitas antioksidan, serta mengeksplorasi potensi senyawa flavonoid dalam kulit batang gayam sebagai agen antiinflamasi, antibakteri, atau antikanker.. Hasil penelitian menunjukkan kadar flavonoid total pada Kulit batang gayam (Inocarpus fagiferus Fosb.) menggunakan spektrofometri UV-Vis sebesar sebesar 6,525 mgEQ/g atau setara dengan 6,525%.Nilai IC50 pada sampel Kulit batang gayam (Inocarpus fagiferus Fosb.) tergolong dalam kategori sangat kuat (IC50< 50 g/ml) yaitu dengan nilai 3 Indonesia memiliki kekayaan hayati yang melimpah, termasuk tanaman gayam (Inocarpus fagiferus Fosb.) yang diketahui mengandung senyawa flavonoid dengan aktivitas antioksidan. Flavonoid berperan penting dalam menangkal radikal bebas yang dapat memicu berbagai penyakit degeneratif. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar flavonoid total dan mengevaluasi aktivitas antioksidan ekstrak etanol kulit batang gayam menggunakan metode Cupric Ion Reducing Antioxidant Capacity (CUPRAC). Penelitian dilakukan secara eksperimental... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/9/kulit-batang-kelor-simplisia-pisang-senyawa-flavon-thumb-4b9e3.webp" title="JURIS - Penentuan Kadar Flavonoid Total Dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Kulit Batang Gayam (Inocarpus fagiferus Fosb.) Dengan Metode CUPRAC (Cupric Ion Reducing Antioxidant Capacity)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/kulit-batang-kelor-simplisia-pisang-senyawa-flavon-thumb-4b9e3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/kulit-batang-kelor-simplisia-pisang-senyawa-flavon-thumb-4b9e3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/kulit-batang-kelor-simplisia-pisang-senyawa-flavon-thumb-4b9e3.webp 1x" title="JURIS - Penentuan Kadar Flavonoid Total Dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Kulit Batang Gayam (Inocarpus fagiferus Fosb.) Dengan Metode CUPRAC (Cupric Ion Reducing Antioxidant Capacity)" alt="JURIS - Penentuan Kadar Flavonoid Total Dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Kulit Batang Gayam (Inocarpus fagiferus Fosb.) Dengan Metode CUPRAC (Cupric Ion Reducing Antioxidant Capacity)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/kulit-batang-kelor-simplisia-pisang-senyawa-flavon-thumb-2f7e2.webp" title="JURIS - Penentuan Kadar Flavonoid Total Dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Kulit Batang Gayam (Inocarpus fagiferus Fosb.) Dengan Metode CUPRAC (Cupric Ion Reducing Antioxidant Capacity)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/kulit-batang-kelor-simplisia-pisang-senyawa-flavon-thumb-2f7e2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/kulit-batang-kelor-simplisia-pisang-senyawa-flavon-thumb-2f7e2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/kulit-batang-kelor-simplisia-pisang-senyawa-flavon-thumb-2f7e2.webp 1x" title="JURIS - Penentuan Kadar Flavonoid Total Dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Kulit Batang Gayam (Inocarpus fagiferus Fosb.) Dengan Metode CUPRAC (Cupric Ion Reducing Antioxidant Capacity)" alt="JURIS - Penentuan Kadar Flavonoid Total Dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Kulit Batang Gayam (Inocarpus fagiferus Fosb.) Dengan Metode CUPRAC (Cupric Ion Reducing Antioxidant Capacity)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/kulit-batang-kelor-simplisia-pisang-senyawa-flavon-thumb-88642.webp" title="JURIS - Penentuan Kadar Flavonoid Total Dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Kulit Batang Gayam (Inocarpus fagiferus Fosb.) Dengan Metode CUPRAC (Cupric Ion Reducing Antioxidant Capacity)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/kulit-batang-kelor-simplisia-pisang-senyawa-flavon-thumb-88642.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/kulit-batang-kelor-simplisia-pisang-senyawa-flavon-thumb-88642.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/kulit-batang-kelor-simplisia-pisang-senyawa-flavon-thumb-88642.webp 1x" title="JURIS - Penentuan Kadar Flavonoid Total Dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Kulit Batang Gayam (Inocarpus fagiferus Fosb.) Dengan Metode CUPRAC (Cupric Ion Reducing Antioxidant Capacity)" alt="JURIS - Penentuan Kadar Flavonoid Total Dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Kulit Batang Gayam (Inocarpus fagiferus Fosb.) Dengan Metode CUPRAC (Cupric Ion Reducing Antioxidant Capacity)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60328-kulit-batang-kelor-simplisia-pisang-senyawa" title="JURIS - Penentuan Kadar Flavonoid Total Dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Kulit Batang Gayam (Inocarpus fagiferus Fosb.) Dengan Metode CUPRAC (Cupric Ion Reducing Antioxidant Capacity)" target="_blank">Penentuan Kadar Flavonoid Total Dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Kulit Batang Gayam (Inocarpus fagiferus Fosb.) Dengan Metode CUPRAC (Cupric Ion Reducing Antioxidant Capacity)</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam mengenai potensi antioksidan kulit batang gayam dalam aplikasi kesehatan dan farmasi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi aktivitas antioksidan ekstrak kulit batang gayam terhadap berbagai penyakit degeneratif, seperti kanker, penyakit hati, penyakit neurodegeneratif, stroke, inflamasi, dan aterosklerosis. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan metode ekstraksi dan pengujian aktivitas antioksidan, serta mengeksplorasi potensi senyawa flavonoid dalam kulit batang gayam sebagai agen antiinflamasi, antibakteri, atau antikanker..
<br>Hasil penelitian menunjukkan kadar flavonoid total pada Kulit batang gayam (Inocarpus fagiferus Fosb.) menggunakan spektrofometri UV-Vis sebesar sebesar 6,525 mgEQ/g atau setara dengan 6,525%.Nilai IC50 pada sampel Kulit batang gayam (Inocarpus fagiferus Fosb.) tergolong dalam kategori sangat kuat (IC50< 50 g/ml) yaitu dengan nilai 3
<br>Indonesia memiliki kekayaan hayati yang melimpah, termasuk tanaman gayam (Inocarpus fagiferus Fosb.) yang diketahui mengandung senyawa flavonoid dengan aktivitas antioksidan. Flavonoid berperan penting dalam menangkal radikal bebas yang dapat memicu berbagai penyakit degeneratif. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar flavonoid total dan mengevaluasi aktivitas antioksidan ekstrak etanol kulit batang gayam menggunakan metode Cupric Ion Reducing Antioxidant Capacity (CUPRAC). Penelitian dilakukan secara eksperimental...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/9/kulit-batang-kelor-simplisia-pisang-senyawa-flavon-thumb-4b9e3.webp" type="image/webp" length="89238" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/kulit-batang-kelor-simplisia-pisang-senyawa-flavon-thumb-4b9e3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/kulit-batang-kelor-simplisia-pisang-senyawa-flavon-thumb-2f7e2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/kulit-batang-kelor-simplisia-pisang-senyawa-flavon-thumb-88642.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4079-pharmaconmw.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20019-jurnal-pharmacia-mandala-waluya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Perencanaan Dan Pengadaan Obat Berdasarkan Metode ABC VEN di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Kota Kendari ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Perencanaan Dan Pengadaan Obat Berdasarkan Metode ABC VEN di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Kota Kendari ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Perencanaan Dan Pengadaan Obat Berdasarkan Metode ABC VEN di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Kota Kendari ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-60329-data-item-obat-abc-ven-pengadaan-rumah-sakit</link>
	<guid isPermaLink="false">3de58d02889897be24228c156121e5fd</guid>
	<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 13:05:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kulit delima ]]></category>
	<category><![CDATA[ sediaan krim ]]></category>
	<category><![CDATA[ tabir surya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[delima,krim,kulit,sediaan,surya,tabir]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan penerapan metode ABC-VEN pada obat non-generik untuk mengevaluasi efektivitasnya dalam pengelolaan persediaan. Selain itu, analisis tren penggunaan klinis obat dapat dilakukan untuk meningkatkan akurasi perencanaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Perencanaan Dan Pengadaan Obat Berdasarkan Metode ABC VEN di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Kota Kendari: Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan penerapan metode ABC-VEN pada obat non-generik untuk mengevaluasi efektivitasnya dalam pengelolaan persediaan. Selain itu, analisis tren penggunaan klinis obat dapat dilakukan untuk meningkatkan akurasi perencanaan pengadaan berdasarkan kebutuhan pasien aktual. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penggunaan metode ABC-VEN terhadap pengurangan kekosongan stok dan pemborosan anggaran di rumah sakit, serta bagaimana penyesuaian strategi pengadaan dapat dilakukan dalam kondisi keterbatasan sumber daya.. Metode ABC berhasil mengelompokkan obat berdasarkan nilai investasi, di mana kelompok A yang terdiri dari 40 item (19%) menyerap 70% dari total anggaran obat.Kelompok B sebanyak 48 item (20%) menyerap 23%, sedangkan kelompok C yang berjumlah 120 item (58%) hanya menyerap 5%.Metode VEN mampu mengklasifikasikan obat berdasarkan nilai terapi atau urgensi klinis, dengan pembagian ke dalam tiga kategori utama yaitu vital (V), esensial (E), dan non-esensial (N).Obat vital dan esensial menjadi prioritas utama dalam pengadaan karena memiliki peran penting dalam penyelamatan nyawa dan keberhasilan terapi.Kombinasi metode ABC-VEN menghasilkan kelompok prioritas tinggi seperti AV dan AE, yang memerlukan pemantauan ketat untuk mengoptimalkan pengelolaan persediaan obat Perencanaan dan pengadaan obat merupakan aspek penting dari sistem pelayanan rumah sakit, khususnya dalam memastikan ketersediaan dan penggunaan obat generik yang efisien. Rumah Sakit Umum Kota Kendari menghadapi tantangan serius berupa kelebihan stok dan kekurangan stok, yang berdampak pada pelayanan farmasi. Studi ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan pengadaan obat generik menggunakan metode ABC (berdasarkan nilai investasi) dan VEN (berdasarkan urgensi terapeutik) serta mengidentifikasi kombinasi keduanya untuk menetapkan prioritas pengadaan obat yang lebih tepat. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan populasi 208 item obat generik berdasarkan laporan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/d/data-item-obat-abc-ven-pengadaan-rumah-sakit-kenda-thumb-b1bbf.webp" title="JURIS - Analisis Perencanaan Dan Pengadaan Obat Berdasarkan Metode ABC VEN di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Kota Kendari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/data-item-obat-abc-ven-pengadaan-rumah-sakit-kenda-thumb-b1bbf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/data-item-obat-abc-ven-pengadaan-rumah-sakit-kenda-thumb-b1bbf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/data-item-obat-abc-ven-pengadaan-rumah-sakit-kenda-thumb-b1bbf.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perencanaan Dan Pengadaan Obat Berdasarkan Metode ABC VEN di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Kota Kendari" alt="JURIS - Analisis Perencanaan Dan Pengadaan Obat Berdasarkan Metode ABC VEN di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Kota Kendari" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/data-item-obat-abc-ven-pengadaan-rumah-sakit-kenda-thumb-6d665.webp" title="JURIS - Analisis Perencanaan Dan Pengadaan Obat Berdasarkan Metode ABC VEN di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Kota Kendari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/data-item-obat-abc-ven-pengadaan-rumah-sakit-kenda-thumb-6d665.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/data-item-obat-abc-ven-pengadaan-rumah-sakit-kenda-thumb-6d665.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/data-item-obat-abc-ven-pengadaan-rumah-sakit-kenda-thumb-6d665.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perencanaan Dan Pengadaan Obat Berdasarkan Metode ABC VEN di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Kota Kendari" alt="JURIS - Analisis Perencanaan Dan Pengadaan Obat Berdasarkan Metode ABC VEN di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Kota Kendari" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/data-item-obat-abc-ven-pengadaan-rumah-sakit-kenda-thumb-30d78.webp" title="JURIS - Analisis Perencanaan Dan Pengadaan Obat Berdasarkan Metode ABC VEN di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Kota Kendari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/data-item-obat-abc-ven-pengadaan-rumah-sakit-kenda-thumb-30d78.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/data-item-obat-abc-ven-pengadaan-rumah-sakit-kenda-thumb-30d78.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/data-item-obat-abc-ven-pengadaan-rumah-sakit-kenda-thumb-30d78.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perencanaan Dan Pengadaan Obat Berdasarkan Metode ABC VEN di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Kota Kendari" alt="JURIS - Analisis Perencanaan Dan Pengadaan Obat Berdasarkan Metode ABC VEN di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Kota Kendari" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-60329-data-item-obat-abc-ven-pengadaan-rumah-sakit" title="JURIS - Analisis Perencanaan Dan Pengadaan Obat Berdasarkan Metode ABC VEN di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Kota Kendari" target="_blank">Analisis Perencanaan Dan Pengadaan Obat Berdasarkan Metode ABC VEN di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Kota Kendari</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan penerapan metode ABC-VEN pada obat non-generik untuk mengevaluasi efektivitasnya dalam pengelolaan persediaan. Selain itu, analisis tren penggunaan klinis obat dapat dilakukan untuk meningkatkan akurasi perencanaan pengadaan berdasarkan kebutuhan pasien aktual. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penggunaan metode ABC-VEN terhadap pengurangan kekosongan stok dan pemborosan anggaran di rumah sakit, serta bagaimana penyesuaian strategi pengadaan dapat dilakukan dalam kondisi keterbatasan sumber daya..
<br>Metode ABC berhasil mengelompokkan obat berdasarkan nilai investasi, di mana kelompok A yang terdiri dari 40 item (19%) menyerap 70% dari total anggaran obat.Kelompok B sebanyak 48 item (20%) menyerap 23%, sedangkan kelompok C yang berjumlah 120 item (58%) hanya menyerap 5%.Metode VEN mampu mengklasifikasikan obat berdasarkan nilai terapi atau urgensi klinis, dengan pembagian ke dalam tiga kategori utama yaitu vital (V), esensial (E), dan non-esensial (N).Obat vital dan esensial menjadi prioritas utama dalam pengadaan karena memiliki peran penting dalam penyelamatan nyawa dan keberhasilan terapi.Kombinasi metode ABC-VEN menghasilkan kelompok prioritas tinggi seperti AV dan AE, yang memerlukan pemantauan ketat untuk mengoptimalkan pengelolaan persediaan obat
<br>Perencanaan dan pengadaan obat merupakan aspek penting dari sistem pelayanan rumah sakit, khususnya dalam memastikan ketersediaan dan penggunaan obat generik yang efisien. Rumah Sakit Umum Kota Kendari menghadapi tantangan serius berupa kelebihan stok dan kekurangan stok, yang berdampak pada pelayanan farmasi. Studi ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan pengadaan obat generik menggunakan metode ABC (berdasarkan nilai investasi) dan VEN (berdasarkan urgensi terapeutik) serta mengidentifikasi kombinasi keduanya untuk menetapkan prioritas pengadaan obat yang lebih tepat. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan populasi 208 item obat generik berdasarkan laporan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/d/data-item-obat-abc-ven-pengadaan-rumah-sakit-kenda-thumb-30d78.webp" type="image/webp" length="120514" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/data-item-obat-abc-ven-pengadaan-rumah-sakit-kenda-thumb-b1bbf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/data-item-obat-abc-ven-pengadaan-rumah-sakit-kenda-thumb-6d665.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/data-item-obat-abc-ven-pengadaan-rumah-sakit-kenda-thumb-30d78.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4079-pharmaconmw.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20019-jurnal-pharmacia-mandala-waluya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Mon, 24 Aug 2026 17:04:57 +0700. 24 items. Served in: 5.938 seconds [rss] -->
