<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sat, 02 May 2026 22:05:32 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 22:05:32 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-05-02T22:05:32+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Faktor Faktor yang Mempengaruhi Partisipasi Masyarakat sebagai Nasabah Bank Sampah di Kelurahan Genuksari Kota Semarang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Faktor Faktor yang Mempengaruhi Partisipasi Masyarakat sebagai Nasabah Bank Sampah di Kelurahan Genuksari Kota Semarang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Faktor Faktor yang Mempengaruhi Partisipasi Masyarakat sebagai Nasabah Bank Sampah di Kelurahan Genuksari Kota Semarang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44617-nasabah-bank-btn-kesehatan-masyarakat-partisipasi</link>
	<guid isPermaLink="false">6264489e0c4bc7bcde6f54fe6db064e0</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 21:56:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sedunia toto ]]></category>
	<category><![CDATA[ delta slot88 ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[delta,mahjong,sedunia,slot,slot88,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi partisipasi masyarakat sebagai nasabah bank ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Partisipasi Masyarakat sebagai Nasabah Bank Sampah di Kelurahan Genuksari Kota Semarang: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi partisipasi masyarakat sebagai nasabah bank sampah, seperti faktor sosial dan budaya. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak dari partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. Ketiga, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi inovatif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat, seperti penggunaan teknologi atau pendekatan komunitas yang lebih efektif.. Berdasarkan pada hasil analisis dapat disimpulkan bahwa faktor yang mempengaruhi masyarakat Kelurahan Genuksari dalam pengolahan sampah rumah tangga adalah faktor yang bersifat internal atau faktor yang berasal dari diri individu mereka sendiri.Faktor internal yang menentukan keterlibatan masyarakat dipengaruhi oleh aspek ketersedian waktu luang, pengetahuan daur ulang, pendidikan, usia, jenis kelamin.Pengetahuan daur ulang memberikan kontribusi tinggi dalam keterlibatan disebabkan karena diketahui berdasarkan analisis faktor, faktor ketersediaan waktu luang memberikan pengaruh yang tinggi dengan nilai 0,779.Ketersediaan waktu luang merupakan pengaruh yang cukup besar dalam partisipasi masyarakat sebagai nasabah bank sampah, sebab masyarakat di Kelurahan Genuksari cenderung sibuk bekerja sehingga tidak mempunyai waktu luang untuk berpartisipasi sebagai nasabah bank sampah.Faktor eksternal pun juga mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam pengolahan sampah rumah tangga.Faktor ini merupakan faktor yang berasal dari luar individu atau lingkungan sekitar yang berpengaruh besar dalam partisipasi.Faktor eksternal yang menentukan keterlibatan masyarakat dipengaruhi oleh aspek jarak rumah ke bank sampah berdasarkan hasil analisis factor, faktor jarak rumah ke bank sampah memiliki pengaruh yang cukup tinggi dengan nilai 0,781 dan faktor peran pemerintah sebesar 0,683.Jarak rumah dengan sampah mempengaruhi dikarenakan tingkat mobilitas yang apabila bank sampah terletak lumayan jauh akan mengakibatkan tingkat partisipasi masyarakat dalam menabung sampah tersebut.Serta sosialisasi pemerintah yang dimana sangat penting adanya aksi dari pemerintah yang ikut memberikan contoh kepada masyarakat secara langsung.Dari hasil analisis faktor yang dilakukan maka faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat sebagai nasabah bank sampah di Kelurahan Genuksari yaitu.Jarak rumah ke bank sampah, Ketersedian waktu luang, Pengetahuan daur ulang, Pendidikan, Peran pemerintah, Jenis kelamin dan Usia Pertambahan penduduk akan mempengaruhi adanya sebuah aktivitas sehingga memiliki dampak berupa peningkatan konsumsi yang akan menimbulkan peningkatan produksi sampah. Sampah merupakan permasalahan yang sangat rumit. Permasalahan ini disebabkan oleh banyaknya sampah. Kepadatan penduduk yang tinggi tentunya mempengaruhi banyaknya sampah yang dihasilkan dari aktivitas penduduk. Permasalahan yang terjadi pada bank sampah di Kelurahan Genuk Sari adalah tingkat partisipasi masyarakat yang kurang optimal yang disebabkan oleh berbagai faktor dari masyarakat itu sendiri atau faktor lainnya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor yang paling mempengaruhi partisipasi masyarakat sebagai nasabah bank sampah di Kelurahan Genuk Sari. Sasaran yang ingin dicapai dalam penelitian yaitu: pertama mengidentifikasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/c/nasabah-bank-btn-kesehatan-masyarakat-partisipasi-thumb-78443.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Partisipasi Masyarakat sebagai Nasabah Bank Sampah di Kelurahan Genuksari Kota Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/nasabah-bank-btn-kesehatan-masyarakat-partisipasi-thumb-78443.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/nasabah-bank-btn-kesehatan-masyarakat-partisipasi-thumb-78443.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/nasabah-bank-btn-kesehatan-masyarakat-partisipasi-thumb-78443.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Partisipasi Masyarakat sebagai Nasabah Bank Sampah di Kelurahan Genuksari Kota Semarang" alt="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Partisipasi Masyarakat sebagai Nasabah Bank Sampah di Kelurahan Genuksari Kota Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/c/nasabah-bank-btn-kesehatan-masyarakat-partisipasi-thumb-d102e.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Partisipasi Masyarakat sebagai Nasabah Bank Sampah di Kelurahan Genuksari Kota Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/nasabah-bank-btn-kesehatan-masyarakat-partisipasi-thumb-d102e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/nasabah-bank-btn-kesehatan-masyarakat-partisipasi-thumb-d102e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/nasabah-bank-btn-kesehatan-masyarakat-partisipasi-thumb-d102e.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Partisipasi Masyarakat sebagai Nasabah Bank Sampah di Kelurahan Genuksari Kota Semarang" alt="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Partisipasi Masyarakat sebagai Nasabah Bank Sampah di Kelurahan Genuksari Kota Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/c/nasabah-bank-btn-kesehatan-masyarakat-partisipasi-thumb-1213f.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Partisipasi Masyarakat sebagai Nasabah Bank Sampah di Kelurahan Genuksari Kota Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/nasabah-bank-btn-kesehatan-masyarakat-partisipasi-thumb-1213f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/nasabah-bank-btn-kesehatan-masyarakat-partisipasi-thumb-1213f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/nasabah-bank-btn-kesehatan-masyarakat-partisipasi-thumb-1213f.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Partisipasi Masyarakat sebagai Nasabah Bank Sampah di Kelurahan Genuksari Kota Semarang" alt="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Partisipasi Masyarakat sebagai Nasabah Bank Sampah di Kelurahan Genuksari Kota Semarang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44617-nasabah-bank-btn-kesehatan-masyarakat-partisipasi" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Partisipasi Masyarakat sebagai Nasabah Bank Sampah di Kelurahan Genuksari Kota Semarang" target="_blank">Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Partisipasi Masyarakat sebagai Nasabah Bank Sampah di Kelurahan Genuksari Kota Semarang</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi partisipasi masyarakat sebagai nasabah bank sampah, seperti faktor sosial dan budaya. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak dari partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. Ketiga, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi inovatif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat, seperti penggunaan teknologi atau pendekatan komunitas yang lebih efektif..
<br>Berdasarkan pada hasil analisis dapat disimpulkan bahwa faktor yang mempengaruhi masyarakat Kelurahan Genuksari dalam pengolahan sampah rumah tangga adalah faktor yang bersifat internal atau faktor yang berasal dari diri individu mereka sendiri.Faktor internal yang menentukan keterlibatan masyarakat dipengaruhi oleh aspek ketersedian waktu luang, pengetahuan daur ulang, pendidikan, usia, jenis kelamin.Pengetahuan daur ulang memberikan kontribusi tinggi dalam keterlibatan disebabkan karena diketahui berdasarkan analisis faktor, faktor ketersediaan waktu luang memberikan pengaruh yang tinggi dengan nilai 0,779.Ketersediaan waktu luang merupakan pengaruh yang cukup besar dalam partisipasi masyarakat sebagai nasabah bank sampah, sebab masyarakat di Kelurahan Genuksari cenderung sibuk bekerja sehingga tidak mempunyai waktu luang untuk berpartisipasi sebagai nasabah bank sampah.Faktor eksternal pun juga mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam pengolahan sampah rumah tangga.Faktor ini merupakan faktor yang berasal dari luar individu atau lingkungan sekitar yang berpengaruh besar dalam partisipasi.Faktor eksternal yang menentukan keterlibatan masyarakat dipengaruhi oleh aspek jarak rumah ke bank sampah berdasarkan hasil analisis factor, faktor jarak rumah ke bank sampah memiliki pengaruh yang cukup tinggi dengan nilai 0,781 dan faktor peran pemerintah sebesar 0,683.Jarak rumah dengan sampah mempengaruhi dikarenakan tingkat mobilitas yang apabila bank sampah terletak lumayan jauh akan mengakibatkan tingkat partisipasi masyarakat dalam menabung sampah tersebut.Serta sosialisasi pemerintah yang dimana sangat penting adanya aksi dari pemerintah yang ikut memberikan contoh kepada masyarakat secara langsung.Dari hasil analisis faktor yang dilakukan maka faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat sebagai nasabah bank sampah di Kelurahan Genuksari yaitu.Jarak rumah ke bank sampah, Ketersedian waktu luang, Pengetahuan daur ulang, Pendidikan, Peran pemerintah, Jenis kelamin dan Usia
<br>Pertambahan penduduk akan mempengaruhi adanya sebuah aktivitas sehingga memiliki dampak berupa peningkatan konsumsi yang akan menimbulkan peningkatan produksi sampah. Sampah merupakan permasalahan yang sangat rumit. Permasalahan ini disebabkan oleh banyaknya sampah. Kepadatan penduduk yang tinggi tentunya mempengaruhi banyaknya sampah yang dihasilkan dari aktivitas penduduk. Permasalahan yang terjadi pada bank sampah di Kelurahan Genuk Sari adalah tingkat partisipasi masyarakat yang kurang optimal yang disebabkan oleh berbagai faktor dari masyarakat itu sendiri atau faktor lainnya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor yang paling mempengaruhi partisipasi masyarakat sebagai nasabah bank sampah di Kelurahan Genuk Sari. Sasaran yang ingin dicapai dalam penelitian yaitu: pertama mengidentifikasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/c/nasabah-bank-btn-kesehatan-masyarakat-partisipasi-thumb-1213f.webp" type="image/webp" length="132322" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/nasabah-bank-btn-kesehatan-masyarakat-partisipasi-thumb-78443.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/nasabah-bank-btn-kesehatan-masyarakat-partisipasi-thumb-d102e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/nasabah-bank-btn-kesehatan-masyarakat-partisipasi-thumb-1213f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-104-usm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2571-indonesian-journal-spatial-planning.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Integrating an Understanding of Islamic Economics into Service Quality and the Sustainability of Halal Tourism ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Integrating an Understanding of Islamic Economics into Service Quality and the Sustainability of Halal Tourism ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Integrating an Understanding of Islamic Economics into Service Quality and the Sustainability of Halal Tourism ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44622-program-pariwisata-halal-produk-industri-pariwisat</link>
	<guid isPermaLink="false">d3d9fd3af3405e8cc314e83aef3998cf</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 21:54:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jati waskito ]]></category>
	<category><![CDATA[ 9 times menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ central java ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[9,central,jati,java,menu,times,waskito]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan agar studi masa depan memperluas cakupan variabel independen dengan memasukkan variabel moderasi atau mediasi seperti literasi ekonomi Islam, komitmen organisasi, atau motivasi kepatuhan Islam, untuk memahami mekanisme ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Integrating an Understanding of Islamic Economics into Service Quality and the Sustainability of Halal Tourism: Untuk penelitian lanjutan, disarankan agar studi masa depan memperluas cakupan variabel independen dengan memasukkan variabel moderasi atau mediasi seperti literasi ekonomi Islam, komitmen organisasi, atau motivasi kepatuhan Islam, untuk memahami mekanisme di balik hubungan yang diteliti. Selain itu, disarankan agar penelitian masa depan menggunakan pendekatan survei kuantitatif dengan ukuran sampel yang lebih besar dan beragam untuk meningkatkan generalisasi dan robustnes temuan. Meluas ke provinsi lain dengan sektor pariwisata halal yang berkembang akan memungkinkan perbandingan yang lebih luas dan validitas eksternal yang lebih kuat. Akhirnya, studi longitudinal direkomendasikan untuk menguji perubahan dinamis dalam pemahaman ekonomi Islam dan dampaknya yang jangka panjang terhadap kualitas layanan dan keberlanjutan pariwisata halal.. Berdasarkan hasil analisis kuantitatif, penelitian ini mengonfirmasi bahwa pemahaman ekonomi Islam memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas layanan dan keberlanjutan pariwisata halal di Provinsi Nusa Tenggara Barat.Bukti empiris tercermin dalam peningkatan nilai R dan RA serta penurunan RMSE setelah variabel X dimasukkan ke dalam model regresi.Hasil ini didukung lebih lanjut oleh uji ANOVA dan koefisien, yang menunjukkan bahwa pemahaman ekonomi Islam merupakan prediktor yang signifikan untuk kedua variabel dependen.Temuan ini menunjukkan bahwa tingkat pemahaman ekonomi Islam yang lebih tinggi di kalangan pemangku kepentingan industri pariwisata mengarah pada peningkatan kualitas layanan dan upaya yang lebih kuat untuk mencapai pariwisata halal yang berkelanjutan.Secara praktis, penelitian ini menekankan pentingnya meningkatkan pendidikan ekonomi Islam dan program pengembangan kapasitas bagi pemangku kepentingan pariwisata untuk memperkuat etika layanan, profesionalisme, dan penerapan nilai-nilai Islam secara konsisten dalam operasi layanan.Selain itu, pemerintah daerah dan pembuat kebijakan didorong untuk mengintegrasikan temuan ini ke dalam pengembangan strategi pariwisata halal yang lebih fokus, kompetitif, dan berkelanjutan yang selaras dengan prinsip-prinsip syariah Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemahaman ekonomi Islam terhadap kualitas layanan dan keberlanjutan pariwisata halal di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier, yang melibatkan 108 responden yang terdiri dari penyedia dan pengguna layanan pariwisata halal. Penelitian ini mengajukan tiga hipotesis: (H1) pemahaman ekonomi Islam diprediksi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan pariwisata halal; (H2) kualitas pelayanan diasumsikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan pariwisata halal; dan (H3) penelitian ini menguji apakah pemahaman ekonomi Islam secara langsung memberikan kontribusi positif dan signifikan terhadap keberlanjutan pariwisata halal dalam jangka... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/5/program-pariwisata-halal-produk-industri-strategi-thumb-57b97.webp" title="JURIS - Integrating an Understanding of Islamic Economics into Service Quality and the Sustainability of Halal Tourism" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/program-pariwisata-halal-produk-industri-strategi-thumb-57b97.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/program-pariwisata-halal-produk-industri-strategi-thumb-57b97.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/program-pariwisata-halal-produk-industri-strategi-thumb-57b97.webp 1x" title="JURIS - Integrating an Understanding of Islamic Economics into Service Quality and the Sustainability of Halal Tourism" alt="JURIS - Integrating an Understanding of Islamic Economics into Service Quality and the Sustainability of Halal Tourism" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/program-pariwisata-halal-produk-industri-strategi-thumb-d8c7e.webp" title="JURIS - Integrating an Understanding of Islamic Economics into Service Quality and the Sustainability of Halal Tourism" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/program-pariwisata-halal-produk-industri-strategi-thumb-d8c7e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/program-pariwisata-halal-produk-industri-strategi-thumb-d8c7e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/program-pariwisata-halal-produk-industri-strategi-thumb-d8c7e.webp 1x" title="JURIS - Integrating an Understanding of Islamic Economics into Service Quality and the Sustainability of Halal Tourism" alt="JURIS - Integrating an Understanding of Islamic Economics into Service Quality and the Sustainability of Halal Tourism" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/program-pariwisata-halal-produk-industri-strategi-thumb-d04a8.webp" title="JURIS - Integrating an Understanding of Islamic Economics into Service Quality and the Sustainability of Halal Tourism" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/program-pariwisata-halal-produk-industri-strategi-thumb-d04a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/program-pariwisata-halal-produk-industri-strategi-thumb-d04a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/program-pariwisata-halal-produk-industri-strategi-thumb-d04a8.webp 1x" title="JURIS - Integrating an Understanding of Islamic Economics into Service Quality and the Sustainability of Halal Tourism" alt="JURIS - Integrating an Understanding of Islamic Economics into Service Quality and the Sustainability of Halal Tourism" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44622-program-pariwisata-halal-produk-industri-pariwisat" title="JURIS - Integrating an Understanding of Islamic Economics into Service Quality and the Sustainability of Halal Tourism" target="_blank">Integrating an Understanding of Islamic Economics into Service Quality and the Sustainability of Halal Tourism</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan agar studi masa depan memperluas cakupan variabel independen dengan memasukkan variabel moderasi atau mediasi seperti literasi ekonomi Islam, komitmen organisasi, atau motivasi kepatuhan Islam, untuk memahami mekanisme di balik hubungan yang diteliti. Selain itu, disarankan agar penelitian masa depan menggunakan pendekatan survei kuantitatif dengan ukuran sampel yang lebih besar dan beragam untuk meningkatkan generalisasi dan robustnes temuan. Meluas ke provinsi lain dengan sektor pariwisata halal yang berkembang akan memungkinkan perbandingan yang lebih luas dan validitas eksternal yang lebih kuat. Akhirnya, studi longitudinal direkomendasikan untuk menguji perubahan dinamis dalam pemahaman ekonomi Islam dan dampaknya yang jangka panjang terhadap kualitas layanan dan keberlanjutan pariwisata halal..
<br>Berdasarkan hasil analisis kuantitatif, penelitian ini mengonfirmasi bahwa pemahaman ekonomi Islam memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas layanan dan keberlanjutan pariwisata halal di Provinsi Nusa Tenggara Barat.Bukti empiris tercermin dalam peningkatan nilai R dan RA serta penurunan RMSE setelah variabel X dimasukkan ke dalam model regresi.Hasil ini didukung lebih lanjut oleh uji ANOVA dan koefisien, yang menunjukkan bahwa pemahaman ekonomi Islam merupakan prediktor yang signifikan untuk kedua variabel dependen.Temuan ini menunjukkan bahwa tingkat pemahaman ekonomi Islam yang lebih tinggi di kalangan pemangku kepentingan industri pariwisata mengarah pada peningkatan kualitas layanan dan upaya yang lebih kuat untuk mencapai pariwisata halal yang berkelanjutan.Secara praktis, penelitian ini menekankan pentingnya meningkatkan pendidikan ekonomi Islam dan program pengembangan kapasitas bagi pemangku kepentingan pariwisata untuk memperkuat etika layanan, profesionalisme, dan penerapan nilai-nilai Islam secara konsisten dalam operasi layanan.Selain itu, pemerintah daerah dan pembuat kebijakan didorong untuk mengintegrasikan temuan ini ke dalam pengembangan strategi pariwisata halal yang lebih fokus, kompetitif, dan berkelanjutan yang selaras dengan prinsip-prinsip syariah
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemahaman ekonomi Islam terhadap kualitas layanan dan keberlanjutan pariwisata halal di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier, yang melibatkan 108 responden yang terdiri dari penyedia dan pengguna layanan pariwisata halal. Penelitian ini mengajukan tiga hipotesis: (H1) pemahaman ekonomi Islam diprediksi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan pariwisata halal; (H2) kualitas pelayanan diasumsikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan pariwisata halal; dan (H3) penelitian ini menguji apakah pemahaman ekonomi Islam secara langsung memberikan kontribusi positif dan signifikan terhadap keberlanjutan pariwisata halal dalam jangka...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/5/program-pariwisata-halal-produk-industri-strategi-thumb-d04a8.webp" type="image/webp" length="102332" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/program-pariwisata-halal-produk-industri-strategi-thumb-57b97.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/program-pariwisata-halal-produk-industri-strategi-thumb-d8c7e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/program-pariwisata-halal-produk-industri-strategi-thumb-d04a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-104-usm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2570-solusi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Digitalisasi Pengelolaan Surat Menyurat menggunakan E office pada Biro Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta E office digitalisasi surat menyurat administrasi perkantor ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Digitalisasi Pengelolaan Surat Menyurat menggunakan E office pada Biro Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta E office digitalisasi surat menyurat administrasi perkantor ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Digitalisasi Pengelolaan Surat Menyurat menggunakan E office pada Biro Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta E office digitalisasi surat menyurat administrasi perkantor ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44612-status-proses-surat-perubahan-sistem-pemerintahan</link>
	<guid isPermaLink="false">c852e75e5c8cacd98d6aaad5e64aac22</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 21:53:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ agus rusmana ]]></category>
	<category><![CDATA[ logo scholar ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agus,counter,flag,logo,rusmana,scholar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak jangka panjang implementasi E-office terhadap efisiensi dan efektivitas kerja administrasi perkantoran. Apakah sistem ini mampu mempertahankan peningkatan efisiensi yang signifikan dalam jangka waktu ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Digitalisasi Pengelolaan Surat Menyurat menggunakan E-office pada Biro Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta: E-office, digitalisasi, surat menyurat, administrasi perkantor: 1. Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak jangka panjang implementasi E-office terhadap efisiensi dan efektivitas kerja administrasi perkantoran. Apakah sistem ini mampu mempertahankan peningkatan efisiensi yang signifikan dalam jangka waktu yang lebih lama? Apakah ada perbaikan berkelanjutan dalam pengelolaan arsip dan pelacakan surat?2. Studi komparatif antara Biro Perekonomian dan Keuangan dengan unit-unit lain di Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta dapat dilakukan untuk mengidentifikasi perbedaan dan kesamaan dalam penerapan E-office. Apakah ada tantangan atau keberhasilan unik yang muncul di unit-unit berbeda?3. Mengkaji peran pelatihan dan peningkatan literasi digital dalam memastikan adaptasi optimal pegawai terhadap sistem E-office. Bagaimana pelatihan dan peningkatan literasi digital dapat dirancang untuk memenuhi kebutuhan spesifik pegawai dalam menggunakan sistem digital? Bagaimana dampak pelatihan ini terhadap produktivitas dan kepuasan kerja pegawai?. Berdasarkan hasil penelitian mengenai perubahan sistem pengelolaan surat menyurat dari manual ke digital menggunakan E-office pada Biro Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta, dapat disimpulkan bahwa transformasi digital ini membawa dampak signifikan terhadap efisiensi dan efektivitas kerja administrasi perkantoran.Sebelum implementasi E-office, sistem manual menunjukkan berbagai kelemahan, seperti ketergantungan pada buku agenda fisik, proses disposisi yang memakan waktu, penggunaan kertas yang berlebihan, serta risiko kehilangan dokumen.Kondisi ini menghambat kelancaran arus informasi internal dan menambah beban kerja pegawai.Setelah diterapkannya sistem E-office, pengelolaan surat menyurat menjadi lebih tertata dan terintegrasi.Proses distribusi surat dilakukan secara digital, langsung ke akun masing-masing pejabat terkait, tanpa memerlukan dokumen fisik.Pengarsipan juga menjadi lebih sistematis melalui pemanfaatan spreadsheet untuk merekap surat masuk dan keluar.Meskipun demikian, penerapan E-office masih menghadapi kendala, antara lain keterbatasan akses akibat gangguan teknis pada sistem dan tantangan adaptasi bagi pegawai yang sebelumnya terbiasa dengan metode manual.Oleh karena itu, dukungan berupa pelatihan, peningkatan literasi digital, dan pemeliharaan sistem secara berkala sangat dibutuhkan.Secara umum, implementasi E-office telah memberikan kontribusi nyata terhadap modernisasi tata kelola administrasi pemerintahan daerah, mendukung efisiensi waktu, penghematan sumber daya, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas kinerja birokrasi.Perubahan ini menunjukkan bahwa digitalisasi bukan hanya kebutuhan, tetapi juga solusi strategis dalam menghadapi tantangan administrasi publik di era modern Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan sistem pengelolaan surat menyurat dari metode manual ke digital menggunakan sistem E-office pada Biro Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta. Transformasi ini dilatarbelakangi oleh tuntutan efisiensi, efektivitas, dan digitalisasi administrasi publik sebagaimana diamanatkan oleh Instruksi Gubernur Nomor 64 Tahun 2021 dan Peraturan Gubernur Nomor 99 Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, serta teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/6/status-proses-surat-perubahan-sistem-pemerintahan-thumb-ab68f.webp" title="JURIS - Digitalisasi Pengelolaan Surat Menyurat menggunakan E-office pada Biro Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta: E-office, digitalisasi, surat menyurat, administrasi perkantor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/status-proses-surat-perubahan-sistem-pemerintahan-thumb-ab68f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/status-proses-surat-perubahan-sistem-pemerintahan-thumb-ab68f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/status-proses-surat-perubahan-sistem-pemerintahan-thumb-ab68f.webp 1x" title="JURIS - Digitalisasi Pengelolaan Surat Menyurat menggunakan E-office pada Biro Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta: E-office, digitalisasi, surat menyurat, administrasi perkantor" alt="JURIS - Digitalisasi Pengelolaan Surat Menyurat menggunakan E-office pada Biro Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta: E-office, digitalisasi, surat menyurat, administrasi perkantor" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/6/status-proses-surat-perubahan-sistem-pemerintahan-thumb-7dadd.webp" title="JURIS - Digitalisasi Pengelolaan Surat Menyurat menggunakan E-office pada Biro Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta: E-office, digitalisasi, surat menyurat, administrasi perkantor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/status-proses-surat-perubahan-sistem-pemerintahan-thumb-7dadd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/status-proses-surat-perubahan-sistem-pemerintahan-thumb-7dadd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/status-proses-surat-perubahan-sistem-pemerintahan-thumb-7dadd.webp 1x" title="JURIS - Digitalisasi Pengelolaan Surat Menyurat menggunakan E-office pada Biro Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta: E-office, digitalisasi, surat menyurat, administrasi perkantor" alt="JURIS - Digitalisasi Pengelolaan Surat Menyurat menggunakan E-office pada Biro Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta: E-office, digitalisasi, surat menyurat, administrasi perkantor" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/6/status-proses-surat-perubahan-sistem-pemerintahan-thumb-61d0a.webp" title="JURIS - Digitalisasi Pengelolaan Surat Menyurat menggunakan E-office pada Biro Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta: E-office, digitalisasi, surat menyurat, administrasi perkantor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/status-proses-surat-perubahan-sistem-pemerintahan-thumb-61d0a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/status-proses-surat-perubahan-sistem-pemerintahan-thumb-61d0a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/status-proses-surat-perubahan-sistem-pemerintahan-thumb-61d0a.webp 1x" title="JURIS - Digitalisasi Pengelolaan Surat Menyurat menggunakan E-office pada Biro Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta: E-office, digitalisasi, surat menyurat, administrasi perkantor" alt="JURIS - Digitalisasi Pengelolaan Surat Menyurat menggunakan E-office pada Biro Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta: E-office, digitalisasi, surat menyurat, administrasi perkantor" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44612-status-proses-surat-perubahan-sistem-pemerintahan" title="JURIS - Digitalisasi Pengelolaan Surat Menyurat menggunakan E-office pada Biro Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta: E-office, digitalisasi, surat menyurat, administrasi perkantor" target="_blank">Digitalisasi Pengelolaan Surat Menyurat menggunakan E-office pada Biro Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta: E-office, digitalisasi, surat menyurat, administrasi perkantor</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak jangka panjang implementasi E-office terhadap efisiensi dan efektivitas kerja administrasi perkantoran. Apakah sistem ini mampu mempertahankan peningkatan efisiensi yang signifikan dalam jangka waktu yang lebih lama? Apakah ada perbaikan berkelanjutan dalam pengelolaan arsip dan pelacakan surat?2. Studi komparatif antara Biro Perekonomian dan Keuangan dengan unit-unit lain di Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta dapat dilakukan untuk mengidentifikasi perbedaan dan kesamaan dalam penerapan E-office. Apakah ada tantangan atau keberhasilan unik yang muncul di unit-unit berbeda?3. Mengkaji peran pelatihan dan peningkatan literasi digital dalam memastikan adaptasi optimal pegawai terhadap sistem E-office. Bagaimana pelatihan dan peningkatan literasi digital dapat dirancang untuk memenuhi kebutuhan spesifik pegawai dalam menggunakan sistem digital? Bagaimana dampak pelatihan ini terhadap produktivitas dan kepuasan kerja pegawai?.
<br>Berdasarkan hasil penelitian mengenai perubahan sistem pengelolaan surat menyurat dari manual ke digital menggunakan E-office pada Biro Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta, dapat disimpulkan bahwa transformasi digital ini membawa dampak signifikan terhadap efisiensi dan efektivitas kerja administrasi perkantoran.Sebelum implementasi E-office, sistem manual menunjukkan berbagai kelemahan, seperti ketergantungan pada buku agenda fisik, proses disposisi yang memakan waktu, penggunaan kertas yang berlebihan, serta risiko kehilangan dokumen.Kondisi ini menghambat kelancaran arus informasi internal dan menambah beban kerja pegawai.Setelah diterapkannya sistem E-office, pengelolaan surat menyurat menjadi lebih tertata dan terintegrasi.Proses distribusi surat dilakukan secara digital, langsung ke akun masing-masing pejabat terkait, tanpa memerlukan dokumen fisik.Pengarsipan juga menjadi lebih sistematis melalui pemanfaatan spreadsheet untuk merekap surat masuk dan keluar.Meskipun demikian, penerapan E-office masih menghadapi kendala, antara lain keterbatasan akses akibat gangguan teknis pada sistem dan tantangan adaptasi bagi pegawai yang sebelumnya terbiasa dengan metode manual.Oleh karena itu, dukungan berupa pelatihan, peningkatan literasi digital, dan pemeliharaan sistem secara berkala sangat dibutuhkan.Secara umum, implementasi E-office telah memberikan kontribusi nyata terhadap modernisasi tata kelola administrasi pemerintahan daerah, mendukung efisiensi waktu, penghematan sumber daya, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas kinerja birokrasi.Perubahan ini menunjukkan bahwa digitalisasi bukan hanya kebutuhan, tetapi juga solusi strategis dalam menghadapi tantangan administrasi publik di era modern
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan sistem pengelolaan surat menyurat dari metode manual ke digital menggunakan sistem E-office pada Biro Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta. Transformasi ini dilatarbelakangi oleh tuntutan efisiensi, efektivitas, dan digitalisasi administrasi publik sebagaimana diamanatkan oleh Instruksi Gubernur Nomor 64 Tahun 2021 dan Peraturan Gubernur Nomor 99 Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, serta teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/6/status-proses-surat-perubahan-sistem-pemerintahan-thumb-61d0a.webp" type="image/webp" length="89758" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/status-proses-surat-perubahan-sistem-pemerintahan-thumb-ab68f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/status-proses-surat-perubahan-sistem-pemerintahan-thumb-7dadd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/status-proses-surat-perubahan-sistem-pemerintahan-thumb-61d0a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-104-usm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2572-information-science-library.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimization of Singkarak hydropower outflow for renewable micro hydropower development ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimization of Singkarak hydropower outflow for renewable micro hydropower development ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimization of Singkarak hydropower outflow for renewable micro hydropower development ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44608-sistem-hybrid-cls-perangkat-lunak-te</link>
	<guid isPermaLink="false">aab2443d02ff5b336dc79c7cc6b100fd</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 21:53:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hazlif najif ]]></category>
	<category><![CDATA[ edi purwanto ]]></category>
	<category><![CDATA[ meri astuti ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[astuti,edi,hazlif,meri,najif,purwanto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengembangkan model yang lebih canggih untuk menentukan lokasi stasiun bumi yang optimal, mempertimbangkan berbagai faktor seperti topografi, cuaca, dan kebutuhan daya. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimization of Singkarak hydropower outflow for renewable micro hydropower development: Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengembangkan model yang lebih canggih untuk menentukan lokasi stasiun bumi yang optimal, mempertimbangkan berbagai faktor seperti topografi, cuaca, dan kebutuhan daya. 2. Menganalisis dampak perubahan iklim terhadap ketersediaan sumber energi terbarukan, seperti sinar matahari dan angin, dan bagaimana hal ini dapat mempengaruhi operasi stasiun bumi. 3. Meneliti dan mengoptimalkan strategi penyimpanan energi yang berbeda, seperti baterai dan sistem penyimpanan energi lainnya, untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya sistem daya stasiun bumi.. Stasiun bumi adalah elemen vital dalam jaringan komunikasi satelit.Fungsi stasiun bumi adalah untuk mentransmisikan/menerima informasi ke/dari satelit dengan cara yang paling hemat biaya dan andal sambil mempertahankan kualitas sinyal yang diinginkan.Subsistem daya adalah sistem penting untuk memasok peralatan stasiun bumi dengan daya listrik.Merancang sistem daya akan memerlukan pemilihan komponen yang benar dan penentuan ukuran dengan strategi operasi yang tepat.Metode penentuan ukuran komponen awal berdasarkan skenario bulan terburuk dapat menyebabkan desain yang tidak optimal dengan kapasitas berlebih.Program perangkat lunak HOMER digunakan untuk mensimulasikan dan mengoptimalkan sistem daya stasiun bumi.Tiga konfigurasi sistem daya disajikan, yaitu sistem PV/baterai, sistem PV/wind/baterai, dan sistem wind/baterai.Sistem-sistem ini dibandingkan dalam hal total net present cost (NPC) dan levelized cost of energy.Total NPC sistem wind/baterai masih lebih tinggi dibandingkan dengan sistem PV/baterai dan PV/wind/baterai jika kecepatan angin cukup rendah.Untuk lokasi kami, konfigurasi PV/baterai adalah solusi yang paling ekonomis di bawah kondisi sumber daya dan beban yang diberikan.Nilai iradiasi global matahari, kecepatan angin, tingkat bunga, dan energi beban telah bervariasi untuk menentukan kelayakan implementasi berbagai jenis sistem energi.Karena itu, analisis sensitivitas dilakukan untuk tiga konfigurasi sistem daya.Total NPC sistem wind/baterai masih lebih tinggi dibandingkan dengan sistem PV/baterai dan PV/wind/baterai jika kecepatan angin cukup rendah.Namun, jika kecepatan angin meningkat secara signifikan, total NPC sistem wind/baterai akan menjadi yang terendah di antara semua sistem lainnya.Di sisi lain, jika iradiasi global matahari dan tingkat bunga meningkat, total NPC sistem PV/baterai akan menjadi yang terendah di antara semua sistem lainnya.Pilihan sistem hybrid PV/Wind hanya layak jika energi beban meningkat.Untuk lokasi kami, konfigurasi PV/baterai adalah solusi yang paling ekonomis di bawah kondisi sumber daya dan beban yang diberikan Stasiun satelit bumi yang terletak di daerah terpencil adalah salah satu dari banyak aplikasi yang didukung oleh sumber energi terbarukan. Sistem bumi untuk satelit terdiri dari stasiun bumi dan pusat-pusat kendali yang bekerja sama untuk mendukung satelit dan pengguna data. Stasiun bumi terdiri dari subsistem utama, pemancar, penerima, antena, peralatan pelacakan, peralatan antarmuka terestrial, dan catu daya. Subsistem daya adalah bagian penting yang dibutuhkan untuk memasok stasiun bumi dengan daya listrik untuk terus berkomunikasi dengan satelit-nya. Makalah ini membahas simulasi dan penentuan ukuran optimal dari sistem daya stasiun bumi menggunakan software HOMER. Kombinasi dua sumber energi (surya dan angin) untuk menyediakan produksi tenaga listrik terus-menerus... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/c/sistem-hybrid-cls-perangkat-lunak-tenaga-listrik-e-thumb-b953b.webp" title="JURIS - Optimization of Singkarak hydropower outflow for renewable micro hydropower development" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/sistem-hybrid-cls-perangkat-lunak-tenaga-listrik-e-thumb-b953b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/sistem-hybrid-cls-perangkat-lunak-tenaga-listrik-e-thumb-b953b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/sistem-hybrid-cls-perangkat-lunak-tenaga-listrik-e-thumb-b953b.webp 1x" title="JURIS - Optimization of Singkarak hydropower outflow for renewable micro hydropower development" alt="JURIS - Optimization of Singkarak hydropower outflow for renewable micro hydropower development" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/sistem-hybrid-cls-perangkat-lunak-tenaga-listrik-e-thumb-17319.webp" title="JURIS - Optimization of Singkarak hydropower outflow for renewable micro hydropower development" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/sistem-hybrid-cls-perangkat-lunak-tenaga-listrik-e-thumb-17319.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/sistem-hybrid-cls-perangkat-lunak-tenaga-listrik-e-thumb-17319.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/sistem-hybrid-cls-perangkat-lunak-tenaga-listrik-e-thumb-17319.webp 1x" title="JURIS - Optimization of Singkarak hydropower outflow for renewable micro hydropower development" alt="JURIS - Optimization of Singkarak hydropower outflow for renewable micro hydropower development" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/sistem-hybrid-cls-perangkat-lunak-tenaga-listrik-e-thumb-c9691.webp" title="JURIS - Optimization of Singkarak hydropower outflow for renewable micro hydropower development" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/sistem-hybrid-cls-perangkat-lunak-tenaga-listrik-e-thumb-c9691.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/sistem-hybrid-cls-perangkat-lunak-tenaga-listrik-e-thumb-c9691.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/sistem-hybrid-cls-perangkat-lunak-tenaga-listrik-e-thumb-c9691.webp 1x" title="JURIS - Optimization of Singkarak hydropower outflow for renewable micro hydropower development" alt="JURIS - Optimization of Singkarak hydropower outflow for renewable micro hydropower development" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44608-sistem-hybrid-cls-perangkat-lunak-te" title="JURIS - Optimization of Singkarak hydropower outflow for renewable micro hydropower development" target="_blank">Optimization of Singkarak hydropower outflow for renewable micro hydropower development</a>: Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengembangkan model yang lebih canggih untuk menentukan lokasi stasiun bumi yang optimal, mempertimbangkan berbagai faktor seperti topografi, cuaca, dan kebutuhan daya. 2. Menganalisis dampak perubahan iklim terhadap ketersediaan sumber energi terbarukan, seperti sinar matahari dan angin, dan bagaimana hal ini dapat mempengaruhi operasi stasiun bumi. 3. Meneliti dan mengoptimalkan strategi penyimpanan energi yang berbeda, seperti baterai dan sistem penyimpanan energi lainnya, untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya sistem daya stasiun bumi..
<br>Stasiun bumi adalah elemen vital dalam jaringan komunikasi satelit.Fungsi stasiun bumi adalah untuk mentransmisikan/menerima informasi ke/dari satelit dengan cara yang paling hemat biaya dan andal sambil mempertahankan kualitas sinyal yang diinginkan.Subsistem daya adalah sistem penting untuk memasok peralatan stasiun bumi dengan daya listrik.Merancang sistem daya akan memerlukan pemilihan komponen yang benar dan penentuan ukuran dengan strategi operasi yang tepat.Metode penentuan ukuran komponen awal berdasarkan skenario bulan terburuk dapat menyebabkan desain yang tidak optimal dengan kapasitas berlebih.Program perangkat lunak HOMER digunakan untuk mensimulasikan dan mengoptimalkan sistem daya stasiun bumi.Tiga konfigurasi sistem daya disajikan, yaitu sistem PV/baterai, sistem PV/wind/baterai, dan sistem wind/baterai.Sistem-sistem ini dibandingkan dalam hal total net present cost (NPC) dan levelized cost of energy.Total NPC sistem wind/baterai masih lebih tinggi dibandingkan dengan sistem PV/baterai dan PV/wind/baterai jika kecepatan angin cukup rendah.Untuk lokasi kami, konfigurasi PV/baterai adalah solusi yang paling ekonomis di bawah kondisi sumber daya dan beban yang diberikan.Nilai iradiasi global matahari, kecepatan angin, tingkat bunga, dan energi beban telah bervariasi untuk menentukan kelayakan implementasi berbagai jenis sistem energi.Karena itu, analisis sensitivitas dilakukan untuk tiga konfigurasi sistem daya.Total NPC sistem wind/baterai masih lebih tinggi dibandingkan dengan sistem PV/baterai dan PV/wind/baterai jika kecepatan angin cukup rendah.Namun, jika kecepatan angin meningkat secara signifikan, total NPC sistem wind/baterai akan menjadi yang terendah di antara semua sistem lainnya.Di sisi lain, jika iradiasi global matahari dan tingkat bunga meningkat, total NPC sistem PV/baterai akan menjadi yang terendah di antara semua sistem lainnya.Pilihan sistem hybrid PV/Wind hanya layak jika energi beban meningkat.Untuk lokasi kami, konfigurasi PV/baterai adalah solusi yang paling ekonomis di bawah kondisi sumber daya dan beban yang diberikan
<br>Stasiun satelit bumi yang terletak di daerah terpencil adalah salah satu dari banyak aplikasi yang didukung oleh sumber energi terbarukan. Sistem bumi untuk satelit terdiri dari stasiun bumi dan pusat-pusat kendali yang bekerja sama untuk mendukung satelit dan pengguna data. Stasiun bumi terdiri dari subsistem utama, pemancar, penerima, antena, peralatan pelacakan, peralatan antarmuka terestrial, dan catu daya. Subsistem daya adalah bagian penting yang dibutuhkan untuk memasok stasiun bumi dengan daya listrik untuk terus berkomunikasi dengan satelit-nya. Makalah ini membahas simulasi dan penentuan ukuran optimal dari sistem daya stasiun bumi menggunakan software HOMER. Kombinasi dua sumber energi (surya dan angin) untuk menyediakan produksi tenaga listrik terus-menerus...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/c/sistem-hybrid-cls-perangkat-lunak-tenaga-listrik-e-thumb-c9691.webp" type="image/webp" length="68752" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/sistem-hybrid-cls-perangkat-lunak-tenaga-listrik-e-thumb-b953b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/sistem-hybrid-cls-perangkat-lunak-tenaga-listrik-e-thumb-17319.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/sistem-hybrid-cls-perangkat-lunak-tenaga-listrik-e-thumb-c9691.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14798-jurnal-penelitian-saintek.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pola Aktivitas Pengunjung dalam Pemanfaatan Ruang Terbuka Publik Taman Kota Weleri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pola Aktivitas Pengunjung dalam Pemanfaatan Ruang Terbuka Publik Taman Kota Weleri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pola Aktivitas Pengunjung dalam Pemanfaatan Ruang Terbuka Publik Taman Kota Weleri ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44607-pemanfaatan-ruang-tata-detail-rua</link>
	<guid isPermaLink="false">2b0a7fb76a4c41052a5b13b875fdcd32</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 21:47:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sedunia toto ]]></category>
	<category><![CDATA[ delta slot88 ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[delta,mahjong,sedunia,slot,slot88,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi preferensi pengunjung terhadap zona tertentu di taman, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pola Aktivitas Pengunjung dalam Pemanfaatan Ruang Terbuka Publik Taman Kota Weleri: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi preferensi pengunjung terhadap zona tertentu di taman, misalnya melalui survei atau wawancara mendalam. Hal ini dapat membantu dalam merancang tata ruang yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pengunjung. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada evaluasi dampak sosial dan ekonomi dari keberadaan taman terhadap masyarakat sekitar, seperti peningkatan pendapatan pedagang kaki lima atau peningkatan interaksi sosial antar warga. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan taman, misalnya melalui sistem pemantauan aktivitas pengunjung atau aplikasi informasi wisata. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai peran dan manfaat taman sebagai ruang terbuka publik, serta dapat memberikan masukan bagi pengembangan taman yang lebih berkelanjutan dan inklusif.. Dari hasil penelitian mengenai pola aktivitas pengunjung dalam pemanfaatan ruang terbuka publik di Taman Kota Weleri dengan metode behavioral mapping maka didapatkan kesimpulan sebagai berikut.Pembagian zona ini membantu dalam mengorganisir aktivitas pengunjung dan memaksimalkan penggunaan ruang terbuka publik.Pengunjung Taman Kota Weleri terdiri dari berbagai kelompok usia, termasuk anak-anak, dewasa, dan lanjut usia.Aktivitas yang dilakukan oleh pengunjung bervariasi tergantung pada waktu kunjungan.Aktivitas dominan seperti pacaran dan makan/minum pada malam hari mencerminkan fungsi sosial taman sebagai tempat berkumpul dan bersosialisasi.Dengan langkah-langkah perbaikan yang disarankan, taman diharapkan menjadi ruang terbuka publik yang lebih baik, aman, inklusif, dan menarik bagi semua kalangan Taman Kota Weleri di Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal merupakan taman yang letaknya strategis di pusat kota serta kelengkapan fasilitas, seperti lapangan serbaguna, taman bermain anak, jalur lari, dan halte transportasi umum. Keberadaan fasilitas tersebut mendorong masyarakat untuk datang ke taman tersebut untuk melakukan berbagai aktivitas. Tujuan penelitian adalah memetakan bagaimana ruang digunakan sesuai kebutuhan dan preferensi pengunjung. Metode yang digunakan bersifat kualitatif deskriptif melalui observasi dan pemetaan perilaku, dengan pembagian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/e/pemanfaatan-ruang-tata-detail-terbuka-publik-taman-thumb-8c9e8.webp" title="JURIS - Pola Aktivitas Pengunjung dalam Pemanfaatan Ruang Terbuka Publik Taman Kota Weleri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/pemanfaatan-ruang-tata-detail-terbuka-publik-taman-thumb-8c9e8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/pemanfaatan-ruang-tata-detail-terbuka-publik-taman-thumb-8c9e8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/pemanfaatan-ruang-tata-detail-terbuka-publik-taman-thumb-8c9e8.webp 1x" title="JURIS - Pola Aktivitas Pengunjung dalam Pemanfaatan Ruang Terbuka Publik Taman Kota Weleri" alt="JURIS - Pola Aktivitas Pengunjung dalam Pemanfaatan Ruang Terbuka Publik Taman Kota Weleri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/e/pemanfaatan-ruang-tata-detail-terbuka-publik-taman-thumb-88528.webp" title="JURIS - Pola Aktivitas Pengunjung dalam Pemanfaatan Ruang Terbuka Publik Taman Kota Weleri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/pemanfaatan-ruang-tata-detail-terbuka-publik-taman-thumb-88528.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/pemanfaatan-ruang-tata-detail-terbuka-publik-taman-thumb-88528.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/pemanfaatan-ruang-tata-detail-terbuka-publik-taman-thumb-88528.webp 1x" title="JURIS - Pola Aktivitas Pengunjung dalam Pemanfaatan Ruang Terbuka Publik Taman Kota Weleri" alt="JURIS - Pola Aktivitas Pengunjung dalam Pemanfaatan Ruang Terbuka Publik Taman Kota Weleri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/e/pemanfaatan-ruang-tata-detail-terbuka-publik-taman-thumb-9f5ce.webp" title="JURIS - Pola Aktivitas Pengunjung dalam Pemanfaatan Ruang Terbuka Publik Taman Kota Weleri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/pemanfaatan-ruang-tata-detail-terbuka-publik-taman-thumb-9f5ce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/pemanfaatan-ruang-tata-detail-terbuka-publik-taman-thumb-9f5ce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/pemanfaatan-ruang-tata-detail-terbuka-publik-taman-thumb-9f5ce.webp 1x" title="JURIS - Pola Aktivitas Pengunjung dalam Pemanfaatan Ruang Terbuka Publik Taman Kota Weleri" alt="JURIS - Pola Aktivitas Pengunjung dalam Pemanfaatan Ruang Terbuka Publik Taman Kota Weleri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44607-pemanfaatan-ruang-tata-detail-rua" title="JURIS - Pola Aktivitas Pengunjung dalam Pemanfaatan Ruang Terbuka Publik Taman Kota Weleri" target="_blank">Pola Aktivitas Pengunjung dalam Pemanfaatan Ruang Terbuka Publik Taman Kota Weleri</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi preferensi pengunjung terhadap zona tertentu di taman, misalnya melalui survei atau wawancara mendalam. Hal ini dapat membantu dalam merancang tata ruang yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pengunjung. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada evaluasi dampak sosial dan ekonomi dari keberadaan taman terhadap masyarakat sekitar, seperti peningkatan pendapatan pedagang kaki lima atau peningkatan interaksi sosial antar warga. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan taman, misalnya melalui sistem pemantauan aktivitas pengunjung atau aplikasi informasi wisata. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai peran dan manfaat taman sebagai ruang terbuka publik, serta dapat memberikan masukan bagi pengembangan taman yang lebih berkelanjutan dan inklusif..
<br>Dari hasil penelitian mengenai pola aktivitas pengunjung dalam pemanfaatan ruang terbuka publik di Taman Kota Weleri dengan metode behavioral mapping maka didapatkan kesimpulan sebagai berikut.Pembagian zona ini membantu dalam mengorganisir aktivitas pengunjung dan memaksimalkan penggunaan ruang terbuka publik.Pengunjung Taman Kota Weleri terdiri dari berbagai kelompok usia, termasuk anak-anak, dewasa, dan lanjut usia.Aktivitas yang dilakukan oleh pengunjung bervariasi tergantung pada waktu kunjungan.Aktivitas dominan seperti pacaran dan makan/minum pada malam hari mencerminkan fungsi sosial taman sebagai tempat berkumpul dan bersosialisasi.Dengan langkah-langkah perbaikan yang disarankan, taman diharapkan menjadi ruang terbuka publik yang lebih baik, aman, inklusif, dan menarik bagi semua kalangan
<br>Taman Kota Weleri di Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal merupakan taman yang letaknya strategis di pusat kota serta kelengkapan fasilitas, seperti lapangan serbaguna, taman bermain anak, jalur lari, dan halte transportasi umum. Keberadaan fasilitas tersebut mendorong masyarakat untuk datang ke taman tersebut untuk melakukan berbagai aktivitas. Tujuan penelitian adalah memetakan bagaimana ruang digunakan sesuai kebutuhan dan preferensi pengunjung. Metode yang digunakan bersifat kualitatif deskriptif melalui observasi dan pemetaan perilaku, dengan pembagian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/e/pemanfaatan-ruang-tata-detail-terbuka-publik-taman-thumb-88528.webp" type="image/webp" length="107376" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/pemanfaatan-ruang-tata-detail-terbuka-publik-taman-thumb-8c9e8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/pemanfaatan-ruang-tata-detail-terbuka-publik-taman-thumb-88528.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/pemanfaatan-ruang-tata-detail-terbuka-publik-taman-thumb-9f5ce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-104-usm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2571-indonesian-journal-spatial-planning.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Digitalisasi Arsip Inaktif Studi Kasus Penerapan SIKD Pada Unit Kearsiapan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Digitalisasi Arsip Inaktif Studi Kasus Penerapan SIKD Pada Unit Kearsiapan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Digitalisasi Arsip Inaktif Studi Kasus Penerapan SIKD Pada Unit Kearsiapan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44616-digitalisasi-arsip-pengelolaan-sistem-pengel</link>
	<guid isPermaLink="false">9f808fba1cc773ab9720ffc60302c988</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 21:35:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ agus rusmana ]]></category>
	<category><![CDATA[ logo scholar ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agus,counter,flag,logo,rusmana,scholar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas SIKD, perlu dilakukan pelatihan intensif bagi pegawai dalam mengoperasikan sistem dan memahami fitur-fitur lanjutan. Selain itu, penting untuk menegakkan acuan dan SOP secara konsisten, serta melakukan audit dan monitoring ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Digitalisasi Arsip Inaktif: Studi Kasus Penerapan SIKD Pada Unit Kearsiapan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah: Untuk meningkatkan efektivitas SIKD, perlu dilakukan pelatihan intensif bagi pegawai dalam mengoperasikan sistem dan memahami fitur-fitur lanjutan. Selain itu, penting untuk menegakkan acuan dan SOP secara konsisten, serta melakukan audit dan monitoring berkala untuk memastikan kepatuhan terhadap prosedur. Standardisasi metadata juga perlu diterapkan untuk meningkatkan akurasi pencarian arsip. Percepatan digitalisasi arsip inaktif di seluruh biro dapat dilakukan dengan meningkatkan kapasitas SDM dan infrastruktur teknologi. Dengan demikian, proses pengelolaan arsip inaktif melalui SIKD dapat menjadi lebih efisien, akuntabel, dan sesuai dengan standar kearsipan modern.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD) di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah telah memberikan kontribusi positif terhadap proses pengelolaan arsip inaktif, terutama dalam aspek percepatan temu kembali arsip, peningkatan keteraturan pencatatan, serta efisiensi pelacakan dokumen.Namun demikian, efektivitas SIKD belum optimal karena masih terdapat sejumlah hambatan yang berkaitan dengan tata kelola arsip, kesesuaian data, dan kompetensi sumber daya manusia.Secara keseluruhan, hambatan tersebut menunjukkan bahwa tantangan implementasi SIKD tidak hanya terletak pada aspek teknis, tetapi juga pada faktor manusia, prosedur, dan budaya kerja organisasi.Dengan demikian, optimalisasi pengelolaan arsip inaktif melalui SIKD memerlukan peningkatan keterampilan pegawai, penegakan acuan alur prosedur penataan Arsip Inaktif yang tercantum pada Peraturan Gubernur No.11 Tahun 2022 secara konsisten, standardisasi metadata, monitoring dan evaluasi berkala, serta percepatan digitalisasi arsip di seluruh biro Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas implementasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD) dalam pengelolaan arsip inaktif di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah, serta mengidentifikasi hambatan dan strategi perbaikannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIKD memberikan kontribusi positif terhadap proses temu kembali arsip dan kecepatan layanan administrasi, namun implementasinya belum optimal. Hambatan ditemukan pada keterlambatan pemindahan arsip, ketidaksesuaian metadata, ketidakpatuhan terhadap SOP, serta keterbatasan kompetensi SDM dalam mengoperasikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/2/digitalisasi-arsip-pengelolaan-sistem-sikd-pengola-thumb-132a8.webp" title="JURIS - Digitalisasi Arsip Inaktif: Studi Kasus Penerapan SIKD Pada Unit Kearsiapan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/digitalisasi-arsip-pengelolaan-sistem-sikd-pengola-thumb-132a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/digitalisasi-arsip-pengelolaan-sistem-sikd-pengola-thumb-132a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/digitalisasi-arsip-pengelolaan-sistem-sikd-pengola-thumb-132a8.webp 1x" title="JURIS - Digitalisasi Arsip Inaktif: Studi Kasus Penerapan SIKD Pada Unit Kearsiapan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah" alt="JURIS - Digitalisasi Arsip Inaktif: Studi Kasus Penerapan SIKD Pada Unit Kearsiapan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/digitalisasi-arsip-pengelolaan-sistem-sikd-pengola-thumb-4490b.webp" title="JURIS - Digitalisasi Arsip Inaktif: Studi Kasus Penerapan SIKD Pada Unit Kearsiapan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/digitalisasi-arsip-pengelolaan-sistem-sikd-pengola-thumb-4490b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/digitalisasi-arsip-pengelolaan-sistem-sikd-pengola-thumb-4490b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/digitalisasi-arsip-pengelolaan-sistem-sikd-pengola-thumb-4490b.webp 1x" title="JURIS - Digitalisasi Arsip Inaktif: Studi Kasus Penerapan SIKD Pada Unit Kearsiapan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah" alt="JURIS - Digitalisasi Arsip Inaktif: Studi Kasus Penerapan SIKD Pada Unit Kearsiapan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/digitalisasi-arsip-pengelolaan-sistem-sikd-pengola-thumb-a7858.webp" title="JURIS - Digitalisasi Arsip Inaktif: Studi Kasus Penerapan SIKD Pada Unit Kearsiapan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/digitalisasi-arsip-pengelolaan-sistem-sikd-pengola-thumb-a7858.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/digitalisasi-arsip-pengelolaan-sistem-sikd-pengola-thumb-a7858.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/digitalisasi-arsip-pengelolaan-sistem-sikd-pengola-thumb-a7858.webp 1x" title="JURIS - Digitalisasi Arsip Inaktif: Studi Kasus Penerapan SIKD Pada Unit Kearsiapan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah" alt="JURIS - Digitalisasi Arsip Inaktif: Studi Kasus Penerapan SIKD Pada Unit Kearsiapan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44616-digitalisasi-arsip-pengelolaan-sistem-pengel" title="JURIS - Digitalisasi Arsip Inaktif: Studi Kasus Penerapan SIKD Pada Unit Kearsiapan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah" target="_blank">Digitalisasi Arsip Inaktif: Studi Kasus Penerapan SIKD Pada Unit Kearsiapan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah</a>: Untuk meningkatkan efektivitas SIKD, perlu dilakukan pelatihan intensif bagi pegawai dalam mengoperasikan sistem dan memahami fitur-fitur lanjutan. Selain itu, penting untuk menegakkan acuan dan SOP secara konsisten, serta melakukan audit dan monitoring berkala untuk memastikan kepatuhan terhadap prosedur. Standardisasi metadata juga perlu diterapkan untuk meningkatkan akurasi pencarian arsip. Percepatan digitalisasi arsip inaktif di seluruh biro dapat dilakukan dengan meningkatkan kapasitas SDM dan infrastruktur teknologi. Dengan demikian, proses pengelolaan arsip inaktif melalui SIKD dapat menjadi lebih efisien, akuntabel, dan sesuai dengan standar kearsipan modern..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD) di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah telah memberikan kontribusi positif terhadap proses pengelolaan arsip inaktif, terutama dalam aspek percepatan temu kembali arsip, peningkatan keteraturan pencatatan, serta efisiensi pelacakan dokumen.Namun demikian, efektivitas SIKD belum optimal karena masih terdapat sejumlah hambatan yang berkaitan dengan tata kelola arsip, kesesuaian data, dan kompetensi sumber daya manusia.Secara keseluruhan, hambatan tersebut menunjukkan bahwa tantangan implementasi SIKD tidak hanya terletak pada aspek teknis, tetapi juga pada faktor manusia, prosedur, dan budaya kerja organisasi.Dengan demikian, optimalisasi pengelolaan arsip inaktif melalui SIKD memerlukan peningkatan keterampilan pegawai, penegakan acuan alur prosedur penataan Arsip Inaktif yang tercantum pada Peraturan Gubernur No.11 Tahun 2022 secara konsisten, standardisasi metadata, monitoring dan evaluasi berkala, serta percepatan digitalisasi arsip di seluruh biro
<br>Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas implementasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD) dalam pengelolaan arsip inaktif di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah, serta mengidentifikasi hambatan dan strategi perbaikannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIKD memberikan kontribusi positif terhadap proses temu kembali arsip dan kecepatan layanan administrasi, namun implementasinya belum optimal. Hambatan ditemukan pada keterlambatan pemindahan arsip, ketidaksesuaian metadata, ketidakpatuhan terhadap SOP, serta keterbatasan kompetensi SDM dalam mengoperasikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/2/digitalisasi-arsip-pengelolaan-sistem-sikd-pengola-thumb-132a8.webp" type="image/webp" length="87694" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/digitalisasi-arsip-pengelolaan-sistem-sikd-pengola-thumb-132a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/digitalisasi-arsip-pengelolaan-sistem-sikd-pengola-thumb-4490b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/digitalisasi-arsip-pengelolaan-sistem-sikd-pengola-thumb-a7858.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-104-usm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2572-information-science-library.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemindahan Arsip Inaktif di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah Studi Kasus Keterbatasan Fasilitas Records Center ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemindahan Arsip Inaktif di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah Studi Kasus Keterbatasan Fasilitas Records Center ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemindahan Arsip Inaktif di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah Studi Kasus Keterbatasan Fasilitas Records Center ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44614-arsip-inaktif-studi-dinamis-pengelolaan-arsi</link>
	<guid isPermaLink="false">702ca6f96b3073460315c3b02f5df5bb</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 21:32:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ agus rusmana ]]></category>
	<category><![CDATA[ logo scholar ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agus,counter,flag,logo,rusmana,scholar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan evaluasi terhadap efektivitas strategi pemindahan arsip secara bertahap dan terkoordinasi. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan sistem informasi kearsipan yang terintegrasi untuk meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemindahan Arsip Inaktif di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah (Studi Kasus: Keterbatasan Fasilitas Records Center): Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan evaluasi terhadap efektivitas strategi pemindahan arsip secara bertahap dan terkoordinasi. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan sistem informasi kearsipan yang terintegrasi untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan arsip inaktif. Terakhir, studi komparatif antara Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah dengan instansi lain dapat dilakukan untuk menganalisis perbedaan strategi dan tantangan dalam pengelolaan arsip inaktif, serta mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diterapkan secara luas.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa keterbatasan ruang penyimpanan tidak sepenuhnya menghambat pelaksanaan pemindahan arsip.Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah memiliki dua Records Center yang berfungsi secara terpisah, yaitu Records Center pertama yang berada di luar lingkungan kantor dan digunakan untuk menampung arsip yang akan dimusnahkan, serta Records Center kedua yang terletak di dalam lingkungan kantor dan difungsikan untuk menyimpan arsip permanen yang nantinya akan diserahkan ke Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.Meskipun terdapat kendala pada kapasitas penyimpanan, proses pemindahan arsip inaktif tetap dapat dilaksanakan secara bertahap dan terkoordinasi dengan baik antarunit kerja.Hal ini mencerminkan adanya komitmen dan adaptasi strategis dari para pelaksana kearsipan untuk menjaga agar proses pemindahan arsip tetap berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip kearsipan.Prosedur yang diterapkan juga telah mengacu pada regulasi resmi seperti Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan dan Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 64 Tahun 2020 tentang Penyusutan Arsip, yang menegaskan pentingnya akuntabilitas dan profesionalisme dalam pengelolaan arsip Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterbatasan fasilitas Records Center dalam mendukung proses pemindahan arsip inaktif di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah. Pengelolaan arsip inaktif menjadi bagian penting dari penyusutan arsip dinamis yang bertujuan menjaga ketertiban administrasi dan efisiensi ruang kerja. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan dua Records... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/0/arsip-inaktif-studi-dinamis-pengelolaan-sistem-rec-thumb-96f2d.webp" title="JURIS - Pemindahan Arsip Inaktif di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah (Studi Kasus: Keterbatasan Fasilitas Records Center)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/arsip-inaktif-studi-dinamis-pengelolaan-sistem-rec-thumb-96f2d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/arsip-inaktif-studi-dinamis-pengelolaan-sistem-rec-thumb-96f2d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/arsip-inaktif-studi-dinamis-pengelolaan-sistem-rec-thumb-96f2d.webp 1x" title="JURIS - Pemindahan Arsip Inaktif di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah (Studi Kasus: Keterbatasan Fasilitas Records Center)" alt="JURIS - Pemindahan Arsip Inaktif di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah (Studi Kasus: Keterbatasan Fasilitas Records Center)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/arsip-inaktif-studi-dinamis-pengelolaan-sistem-rec-thumb-7245b.webp" title="JURIS - Pemindahan Arsip Inaktif di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah (Studi Kasus: Keterbatasan Fasilitas Records Center)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/arsip-inaktif-studi-dinamis-pengelolaan-sistem-rec-thumb-7245b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/arsip-inaktif-studi-dinamis-pengelolaan-sistem-rec-thumb-7245b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/arsip-inaktif-studi-dinamis-pengelolaan-sistem-rec-thumb-7245b.webp 1x" title="JURIS - Pemindahan Arsip Inaktif di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah (Studi Kasus: Keterbatasan Fasilitas Records Center)" alt="JURIS - Pemindahan Arsip Inaktif di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah (Studi Kasus: Keterbatasan Fasilitas Records Center)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/arsip-inaktif-studi-dinamis-pengelolaan-sistem-rec-thumb-fee06.webp" title="JURIS - Pemindahan Arsip Inaktif di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah (Studi Kasus: Keterbatasan Fasilitas Records Center)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/arsip-inaktif-studi-dinamis-pengelolaan-sistem-rec-thumb-fee06.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/arsip-inaktif-studi-dinamis-pengelolaan-sistem-rec-thumb-fee06.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/arsip-inaktif-studi-dinamis-pengelolaan-sistem-rec-thumb-fee06.webp 1x" title="JURIS - Pemindahan Arsip Inaktif di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah (Studi Kasus: Keterbatasan Fasilitas Records Center)" alt="JURIS - Pemindahan Arsip Inaktif di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah (Studi Kasus: Keterbatasan Fasilitas Records Center)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44614-arsip-inaktif-studi-dinamis-pengelolaan-arsi" title="JURIS - Pemindahan Arsip Inaktif di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah (Studi Kasus: Keterbatasan Fasilitas Records Center)" target="_blank">Pemindahan Arsip Inaktif di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah (Studi Kasus: Keterbatasan Fasilitas Records Center)</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan evaluasi terhadap efektivitas strategi pemindahan arsip secara bertahap dan terkoordinasi. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan sistem informasi kearsipan yang terintegrasi untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan arsip inaktif. Terakhir, studi komparatif antara Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah dengan instansi lain dapat dilakukan untuk menganalisis perbedaan strategi dan tantangan dalam pengelolaan arsip inaktif, serta mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diterapkan secara luas..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa keterbatasan ruang penyimpanan tidak sepenuhnya menghambat pelaksanaan pemindahan arsip.Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah memiliki dua Records Center yang berfungsi secara terpisah, yaitu Records Center pertama yang berada di luar lingkungan kantor dan digunakan untuk menampung arsip yang akan dimusnahkan, serta Records Center kedua yang terletak di dalam lingkungan kantor dan difungsikan untuk menyimpan arsip permanen yang nantinya akan diserahkan ke Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.Meskipun terdapat kendala pada kapasitas penyimpanan, proses pemindahan arsip inaktif tetap dapat dilaksanakan secara bertahap dan terkoordinasi dengan baik antarunit kerja.Hal ini mencerminkan adanya komitmen dan adaptasi strategis dari para pelaksana kearsipan untuk menjaga agar proses pemindahan arsip tetap berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip kearsipan.Prosedur yang diterapkan juga telah mengacu pada regulasi resmi seperti Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan dan Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 64 Tahun 2020 tentang Penyusutan Arsip, yang menegaskan pentingnya akuntabilitas dan profesionalisme dalam pengelolaan arsip
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterbatasan fasilitas Records Center dalam mendukung proses pemindahan arsip inaktif di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah. Pengelolaan arsip inaktif menjadi bagian penting dari penyusutan arsip dinamis yang bertujuan menjaga ketertiban administrasi dan efisiensi ruang kerja. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan dua Records...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/0/arsip-inaktif-studi-dinamis-pengelolaan-sistem-rec-thumb-7245b.webp" type="image/webp" length="103816" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/arsip-inaktif-studi-dinamis-pengelolaan-sistem-rec-thumb-96f2d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/arsip-inaktif-studi-dinamis-pengelolaan-sistem-rec-thumb-7245b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/arsip-inaktif-studi-dinamis-pengelolaan-sistem-rec-thumb-fee06.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-104-usm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2572-information-science-library.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dampak Perkembangan Kawasan Perindustrian Terhadap Alih Fungsi Lahan Ekonomi Sosial Lingkungan Masyarakat di Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dampak Perkembangan Kawasan Perindustrian Terhadap Alih Fungsi Lahan Ekonomi Sosial Lingkungan Masyarakat di Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dampak Perkembangan Kawasan Perindustrian Terhadap Alih Fungsi Lahan Ekonomi Sosial Lingkungan Masyarakat di Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44606-hidup-masyarakat-kampung-fungsi-lahan-tambak-ident</link>
	<guid isPermaLink="false">f85651a2e390c4a6934d9c38e4d66dfc</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 20:59:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sedunia toto ]]></category>
	<category><![CDATA[ delta slot88 ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[delta,mahjong,sedunia,slot,slot88,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak alih fungsi lahan terhadap ketahanan pangan lokal, dengan fokus pada identifikasi jenis-jenis tanaman ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dampak Perkembangan Kawasan Perindustrian Terhadap Alih Fungsi Lahan, Ekonomi, Sosial, Lingkungan Masyarakat di Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak alih fungsi lahan terhadap ketahanan pangan lokal, dengan fokus pada identifikasi jenis-jenis tanaman pangan yang paling terdampak dan strategi adaptasi yang dapat dilakukan oleh petani. Kedua, penelitian dapat mengkaji lebih lanjut mengenai perubahan sosial yang terjadi di masyarakat Pringapus, khususnya terkait dengan mobilitas penduduk dan perubahan gaya hidup, serta dampaknya terhadap identitas budaya lokal. Ketiga, penting untuk meneliti efektivitas program-program pemerintah dalam mengurangi dampak negatif alih fungsi lahan, seperti program relokasi petani atau pelatihan keterampilan bagi tenaga kerja yang kehilangan pekerjaan di sektor pertanian, dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.. Kecamatan Pringapus mengalami perubahan penggunaan lahan pada tahun 2014 - 2024.Perubahan ekonomi di Kecamatan Pringapus setelah mengalami perubahan alih fungsi lahan mengalami peningkatan dengan total skor rata Ae rata 254 yang mengindikasikan interval kelas meningkat.Perubahan lingkungan di kecamatan Pringapus setelah adanya alih fungsi lahan tidak mengalami perubahan dengan total skor Rata-rata 191,8 yang mengindikasikan interval kelas tetap Kecamatan Pringapus, terletak di Kabupaten Semarang, mengalami perubahan signifikan akibat alih fungsi lahan dari pertanian menjadi kawasan industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan dari perubahan tersebut dan menggunakan metode analisis kuantitatif dan spasial untuk memberikan gambaran yang jelas tentang perubahan yang terjadi. Hasil menunjukkan bahwa dengan adanya alih fungsi lahan ini berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat di Kecamatan Pringapus. Yaitu peningkatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/e/hidup-masyarakat-kampung-fungsi-lahan-tambak-ident-thumb-30695.webp" title="JURIS - Dampak Perkembangan Kawasan Perindustrian Terhadap Alih Fungsi Lahan, Ekonomi, Sosial, Lingkungan Masyarakat di Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/hidup-masyarakat-kampung-fungsi-lahan-tambak-ident-thumb-30695.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/hidup-masyarakat-kampung-fungsi-lahan-tambak-ident-thumb-30695.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/hidup-masyarakat-kampung-fungsi-lahan-tambak-ident-thumb-30695.webp 1x" title="JURIS - Dampak Perkembangan Kawasan Perindustrian Terhadap Alih Fungsi Lahan, Ekonomi, Sosial, Lingkungan Masyarakat di Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang" alt="JURIS - Dampak Perkembangan Kawasan Perindustrian Terhadap Alih Fungsi Lahan, Ekonomi, Sosial, Lingkungan Masyarakat di Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/e/hidup-masyarakat-kampung-fungsi-lahan-tambak-ident-thumb-a6798.webp" title="JURIS - Dampak Perkembangan Kawasan Perindustrian Terhadap Alih Fungsi Lahan, Ekonomi, Sosial, Lingkungan Masyarakat di Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/hidup-masyarakat-kampung-fungsi-lahan-tambak-ident-thumb-a6798.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/hidup-masyarakat-kampung-fungsi-lahan-tambak-ident-thumb-a6798.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/hidup-masyarakat-kampung-fungsi-lahan-tambak-ident-thumb-a6798.webp 1x" title="JURIS - Dampak Perkembangan Kawasan Perindustrian Terhadap Alih Fungsi Lahan, Ekonomi, Sosial, Lingkungan Masyarakat di Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang" alt="JURIS - Dampak Perkembangan Kawasan Perindustrian Terhadap Alih Fungsi Lahan, Ekonomi, Sosial, Lingkungan Masyarakat di Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/e/hidup-masyarakat-kampung-fungsi-lahan-tambak-ident-thumb-b562a.webp" title="JURIS - Dampak Perkembangan Kawasan Perindustrian Terhadap Alih Fungsi Lahan, Ekonomi, Sosial, Lingkungan Masyarakat di Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/hidup-masyarakat-kampung-fungsi-lahan-tambak-ident-thumb-b562a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/hidup-masyarakat-kampung-fungsi-lahan-tambak-ident-thumb-b562a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/hidup-masyarakat-kampung-fungsi-lahan-tambak-ident-thumb-b562a.webp 1x" title="JURIS - Dampak Perkembangan Kawasan Perindustrian Terhadap Alih Fungsi Lahan, Ekonomi, Sosial, Lingkungan Masyarakat di Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang" alt="JURIS - Dampak Perkembangan Kawasan Perindustrian Terhadap Alih Fungsi Lahan, Ekonomi, Sosial, Lingkungan Masyarakat di Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44606-hidup-masyarakat-kampung-fungsi-lahan-tambak-ident" title="JURIS - Dampak Perkembangan Kawasan Perindustrian Terhadap Alih Fungsi Lahan, Ekonomi, Sosial, Lingkungan Masyarakat di Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang" target="_blank">Dampak Perkembangan Kawasan Perindustrian Terhadap Alih Fungsi Lahan, Ekonomi, Sosial, Lingkungan Masyarakat di Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak alih fungsi lahan terhadap ketahanan pangan lokal, dengan fokus pada identifikasi jenis-jenis tanaman pangan yang paling terdampak dan strategi adaptasi yang dapat dilakukan oleh petani. Kedua, penelitian dapat mengkaji lebih lanjut mengenai perubahan sosial yang terjadi di masyarakat Pringapus, khususnya terkait dengan mobilitas penduduk dan perubahan gaya hidup, serta dampaknya terhadap identitas budaya lokal. Ketiga, penting untuk meneliti efektivitas program-program pemerintah dalam mengurangi dampak negatif alih fungsi lahan, seperti program relokasi petani atau pelatihan keterampilan bagi tenaga kerja yang kehilangan pekerjaan di sektor pertanian, dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan..
<br>Kecamatan Pringapus mengalami perubahan penggunaan lahan pada tahun 2014 - 2024.Perubahan ekonomi di Kecamatan Pringapus setelah mengalami perubahan alih fungsi lahan mengalami peningkatan dengan total skor rata Ae rata 254 yang mengindikasikan interval kelas meningkat.Perubahan lingkungan di kecamatan Pringapus setelah adanya alih fungsi lahan tidak mengalami perubahan dengan total skor Rata-rata 191,8 yang mengindikasikan interval kelas tetap
<br>Kecamatan Pringapus, terletak di Kabupaten Semarang, mengalami perubahan signifikan akibat alih fungsi lahan dari pertanian menjadi kawasan industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan dari perubahan tersebut dan menggunakan metode analisis kuantitatif dan spasial untuk memberikan gambaran yang jelas tentang perubahan yang terjadi. Hasil menunjukkan bahwa dengan adanya alih fungsi lahan ini berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat di Kecamatan Pringapus. Yaitu peningkatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/e/hidup-masyarakat-kampung-fungsi-lahan-tambak-ident-thumb-b562a.webp" type="image/webp" length="104024" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/hidup-masyarakat-kampung-fungsi-lahan-tambak-ident-thumb-30695.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/hidup-masyarakat-kampung-fungsi-lahan-tambak-ident-thumb-a6798.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/hidup-masyarakat-kampung-fungsi-lahan-tambak-ident-thumb-b562a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-104-usm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2571-indonesian-journal-spatial-planning.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dinamika Blockholders dan Audit Fees pada Perusahaan Keluarga ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dinamika Blockholders dan Audit Fees pada Perusahaan Keluarga ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dinamika Blockholders dan Audit Fees pada Perusahaan Keluarga ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44620-kualitas-audit-eksternal-internal-periode-te</link>
	<guid isPermaLink="false">93fb49d9892c9d1d0647853b5cfa091e</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 20:46:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jati waskito ]]></category>
	<category><![CDATA[ 9 times menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ central java ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[9,central,jati,java,menu,times,waskito]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertanyaan penelitian baru dapat mengkaji bagaimana karakteristik kooperasi antara blockholders dan pemegang saham pengendali mempengaruhi kebijakan audit internal di perusahaan keluarga, dengan fokus pada variabel seperti kepemilikan institusional dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dinamika Blockholders dan Audit Fees pada Perusahaan Keluarga: Pertanyaan penelitian baru dapat mengkaji bagaimana karakteristik kooperasi antara blockholders dan pemegang saham pengendali mempengaruhi kebijakan audit internal di perusahaan keluarga, dengan fokus pada variabel seperti kepemilikan institusional dan struktur dewan. Selain itu, studi lanjutan dapat memeriksa peran teknologi informasi dalam memfasilitasi transparansi dan komunikasi antar pemegang saham, serta dampaknya pada biaya audit di sektor consumer cyclicals versus non-cyclicals. Terakhir, penelitian evolusi jangka panjang dapat diusulkan untuk menganalisis efek perubahan kebijakan regulasi pasar modal terhadap perilaku blockholders dan audit fees di perusahaan keluarga kecil dan menengah di Indonesia.. Keberadaan blockholders berasosiasi positif dengan audit fees, menunjukkan auditor memandang kehadiran pemegang saham besar tambahan sebagai sumber kompleksitas dan risiko tata kelola.Jumlah blockholders tidak secara signifikan memengaruhi audit fees, menegaskan bahwa auditor lebih memperhatikan karakter dan pola pengendalian daripada kuantitas pemegang saham besar.Homogenitas kepemilikan keluarga memperkuat hubungan antara keberadaan blockholders dan audit fees, menyoroti pentingnya struktur kepemilikan dalam menilai risiko audit Penelitian ini memfokuskan pada hubungan antara struktur kepemilikan blockholders dan audit fees pada perusahaan keluarga yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan regresi data panel pada perusahaan keluarga sektor consumer cyclicals dan consumer non-cyclicals selama periode 2021Ae2024. Data diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keuangan auditan yang dipublikasikan secara resmi. Audit fees diukur menggunakan logaritma natural biaya audit eksternal, sementara karakteristik blockholders direpresentasikan melalui keberadaan dan jumlah pemegang saham besar selain pemegang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/a/kualitas-audit-eksternal-internal-periode-tekanan-thumb-b5e02.webp" title="JURIS - Dinamika Blockholders dan Audit Fees pada Perusahaan Keluarga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/kualitas-audit-eksternal-internal-periode-tekanan-thumb-b5e02.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/kualitas-audit-eksternal-internal-periode-tekanan-thumb-b5e02.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/kualitas-audit-eksternal-internal-periode-tekanan-thumb-b5e02.webp 1x" title="JURIS - Dinamika Blockholders dan Audit Fees pada Perusahaan Keluarga" alt="JURIS - Dinamika Blockholders dan Audit Fees pada Perusahaan Keluarga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/a/kualitas-audit-eksternal-internal-periode-tekanan-thumb-9a7c2.webp" title="JURIS - Dinamika Blockholders dan Audit Fees pada Perusahaan Keluarga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/kualitas-audit-eksternal-internal-periode-tekanan-thumb-9a7c2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/kualitas-audit-eksternal-internal-periode-tekanan-thumb-9a7c2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/kualitas-audit-eksternal-internal-periode-tekanan-thumb-9a7c2.webp 1x" title="JURIS - Dinamika Blockholders dan Audit Fees pada Perusahaan Keluarga" alt="JURIS - Dinamika Blockholders dan Audit Fees pada Perusahaan Keluarga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/a/kualitas-audit-eksternal-internal-periode-tekanan-thumb-c1a26.webp" title="JURIS - Dinamika Blockholders dan Audit Fees pada Perusahaan Keluarga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/kualitas-audit-eksternal-internal-periode-tekanan-thumb-c1a26.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/kualitas-audit-eksternal-internal-periode-tekanan-thumb-c1a26.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/kualitas-audit-eksternal-internal-periode-tekanan-thumb-c1a26.webp 1x" title="JURIS - Dinamika Blockholders dan Audit Fees pada Perusahaan Keluarga" alt="JURIS - Dinamika Blockholders dan Audit Fees pada Perusahaan Keluarga" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44620-kualitas-audit-eksternal-internal-periode-te" title="JURIS - Dinamika Blockholders dan Audit Fees pada Perusahaan Keluarga" target="_blank">Dinamika Blockholders dan Audit Fees pada Perusahaan Keluarga</a>: Pertanyaan penelitian baru dapat mengkaji bagaimana karakteristik kooperasi antara blockholders dan pemegang saham pengendali mempengaruhi kebijakan audit internal di perusahaan keluarga, dengan fokus pada variabel seperti kepemilikan institusional dan struktur dewan. Selain itu, studi lanjutan dapat memeriksa peran teknologi informasi dalam memfasilitasi transparansi dan komunikasi antar pemegang saham, serta dampaknya pada biaya audit di sektor consumer cyclicals versus non-cyclicals. Terakhir, penelitian evolusi jangka panjang dapat diusulkan untuk menganalisis efek perubahan kebijakan regulasi pasar modal terhadap perilaku blockholders dan audit fees di perusahaan keluarga kecil dan menengah di Indonesia..
<br>Keberadaan blockholders berasosiasi positif dengan audit fees, menunjukkan auditor memandang kehadiran pemegang saham besar tambahan sebagai sumber kompleksitas dan risiko tata kelola.Jumlah blockholders tidak secara signifikan memengaruhi audit fees, menegaskan bahwa auditor lebih memperhatikan karakter dan pola pengendalian daripada kuantitas pemegang saham besar.Homogenitas kepemilikan keluarga memperkuat hubungan antara keberadaan blockholders dan audit fees, menyoroti pentingnya struktur kepemilikan dalam menilai risiko audit
<br>Penelitian ini memfokuskan pada hubungan antara struktur kepemilikan blockholders dan audit fees pada perusahaan keluarga yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan regresi data panel pada perusahaan keluarga sektor consumer cyclicals dan consumer non-cyclicals selama periode 2021Ae2024. Data diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keuangan auditan yang dipublikasikan secara resmi. Audit fees diukur menggunakan logaritma natural biaya audit eksternal, sementara karakteristik blockholders direpresentasikan melalui keberadaan dan jumlah pemegang saham besar selain pemegang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/a/kualitas-audit-eksternal-internal-periode-tekanan-thumb-9a7c2.webp" type="image/webp" length="110372" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/kualitas-audit-eksternal-internal-periode-tekanan-thumb-b5e02.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/kualitas-audit-eksternal-internal-periode-tekanan-thumb-9a7c2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/kualitas-audit-eksternal-internal-periode-tekanan-thumb-c1a26.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-104-usm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2570-solusi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penyusutan Arsip Inaktif Di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah Studi Kasus Pengaruh Penggunaan Microsoft Excel ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penyusutan Arsip Inaktif Di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah Studi Kasus Pengaruh Penggunaan Microsoft Excel ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penyusutan Arsip Inaktif Di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah Studi Kasus Pengaruh Penggunaan Microsoft Excel ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44615-password-sistem-backup-integrasi-ai-microso</link>
	<guid isPermaLink="false">c329fe98cb1e17d37ced303f602a8a34</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 20:33:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ agus rusmana ]]></category>
	<category><![CDATA[ logo scholar ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agus,counter,flag,logo,rusmana,scholar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi proses temu kembali arsip, perlu dilakukan pengembangan sistem yang terintegrasi dengan Microsoft Excel. Sistem ini dapat memanfaatkan fitur-fitur Excel yang sudah ada, seperti Filter dan Search, serta menambahkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penyusutan Arsip Inaktif Di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah (Studi Kasus: Pengaruh Penggunaan Microsoft Excel): Untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi proses temu kembali arsip, perlu dilakukan pengembangan sistem yang terintegrasi dengan Microsoft Excel. Sistem ini dapat memanfaatkan fitur-fitur Excel yang sudah ada, seperti Filter dan Search, serta menambahkan fungsi-fungsi khusus untuk kearsipan, seperti Jadwal Retensi Arsip (JRA) dan kontrol kualitas data. Selain itu, penting untuk memastikan keamanan dan integritas data dengan menerapkan sistem backup dan pengamanan file yang kuat. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan sistem kearsipan berbasis Excel yang terintegrasi dengan sistem informasi lain di Setda Provinsi Jawa Tengah, serta mengeksplorasi potensi penggunaan teknologi cloud untuk meningkatkan skalabilitas dan keamanan data.. Proses penataan arsip dinamis inaktif di Biro Umum Setda Provinsi Jawa Tengah memanfaatkan Microsoft Excel sebagai alat bantu pencatatan metadata lokasi fisik arsip (nomor rak/boks).Proses ini melibatkan input data manual yang sistematis dan pelabelan fisik yang sinkron dengan database Excel.Kemudahan penggunaan Microsoft Excel memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan efisiensi proses temu kembali arsip.Fitur Filter dan Search memfasilitasi penemuan lokasi arsip fisik secara cepat, mengurangi waktu tunggu pengguna arsip dan meningkatkan kinerja staf.Meskipun efisien, Excel memiliki keterbatasan mendasar yang mengancam keamanan data, integritas arsip, dan tidak mendukung fungsi wajib kearsipan formal (JRA).Penggunaan Excel harus diakui sebagai solusi sementara (interim solution) yang berpotensi menjadi bumerang jika tidak segera digantikan dengan sistem yang sesuai standar nasional Manajemen arsip dinamis inaktif di lingkungan pemerintah memerlukan sistem penataan yang efisien untuk menjamin akuntabilitas dan layanan publik. Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah menghadapi tantangan volume arsip yang tinggi di tengah transisi menuju implementasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD). Akibatnya, Microsoft Excel diadopsi sebagai alat bantu pencatatan dan pelacakan arsip. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penggunaan Microsoft Excel dalam penataan arsip dinamis inaktif dan menganalisis pengaruh kemudahan penggunaannya terhadap kecepatan dan akurasi proses temu kembali arsip. Ditemukan bahwa penggunaan fitur Filter dan Search pada Excel... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/1/password-sistem-backup-integrasi-ai-microsoft-exce-thumb-92d45.webp" title="JURIS - Penyusutan Arsip Inaktif Di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah (Studi Kasus: Pengaruh Penggunaan Microsoft Excel)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/password-sistem-backup-integrasi-ai-microsoft-exce-thumb-92d45.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/password-sistem-backup-integrasi-ai-microsoft-exce-thumb-92d45.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/password-sistem-backup-integrasi-ai-microsoft-exce-thumb-92d45.webp 1x" title="JURIS - Penyusutan Arsip Inaktif Di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah (Studi Kasus: Pengaruh Penggunaan Microsoft Excel)" alt="JURIS - Penyusutan Arsip Inaktif Di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah (Studi Kasus: Pengaruh Penggunaan Microsoft Excel)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/1/password-sistem-backup-integrasi-ai-microsoft-exce-thumb-da5c8.webp" title="JURIS - Penyusutan Arsip Inaktif Di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah (Studi Kasus: Pengaruh Penggunaan Microsoft Excel)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/password-sistem-backup-integrasi-ai-microsoft-exce-thumb-da5c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/password-sistem-backup-integrasi-ai-microsoft-exce-thumb-da5c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/password-sistem-backup-integrasi-ai-microsoft-exce-thumb-da5c8.webp 1x" title="JURIS - Penyusutan Arsip Inaktif Di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah (Studi Kasus: Pengaruh Penggunaan Microsoft Excel)" alt="JURIS - Penyusutan Arsip Inaktif Di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah (Studi Kasus: Pengaruh Penggunaan Microsoft Excel)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/1/password-sistem-backup-integrasi-ai-microsoft-exce-thumb-8028a.webp" title="JURIS - Penyusutan Arsip Inaktif Di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah (Studi Kasus: Pengaruh Penggunaan Microsoft Excel)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/password-sistem-backup-integrasi-ai-microsoft-exce-thumb-8028a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/password-sistem-backup-integrasi-ai-microsoft-exce-thumb-8028a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/password-sistem-backup-integrasi-ai-microsoft-exce-thumb-8028a.webp 1x" title="JURIS - Penyusutan Arsip Inaktif Di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah (Studi Kasus: Pengaruh Penggunaan Microsoft Excel)" alt="JURIS - Penyusutan Arsip Inaktif Di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah (Studi Kasus: Pengaruh Penggunaan Microsoft Excel)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44615-password-sistem-backup-integrasi-ai-microso" title="JURIS - Penyusutan Arsip Inaktif Di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah (Studi Kasus: Pengaruh Penggunaan Microsoft Excel)" target="_blank">Penyusutan Arsip Inaktif Di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah (Studi Kasus: Pengaruh Penggunaan Microsoft Excel)</a>: Untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi proses temu kembali arsip, perlu dilakukan pengembangan sistem yang terintegrasi dengan Microsoft Excel. Sistem ini dapat memanfaatkan fitur-fitur Excel yang sudah ada, seperti Filter dan Search, serta menambahkan fungsi-fungsi khusus untuk kearsipan, seperti Jadwal Retensi Arsip (JRA) dan kontrol kualitas data. Selain itu, penting untuk memastikan keamanan dan integritas data dengan menerapkan sistem backup dan pengamanan file yang kuat. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan sistem kearsipan berbasis Excel yang terintegrasi dengan sistem informasi lain di Setda Provinsi Jawa Tengah, serta mengeksplorasi potensi penggunaan teknologi cloud untuk meningkatkan skalabilitas dan keamanan data..
<br>Proses penataan arsip dinamis inaktif di Biro Umum Setda Provinsi Jawa Tengah memanfaatkan Microsoft Excel sebagai alat bantu pencatatan metadata lokasi fisik arsip (nomor rak/boks).Proses ini melibatkan input data manual yang sistematis dan pelabelan fisik yang sinkron dengan database Excel.Kemudahan penggunaan Microsoft Excel memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan efisiensi proses temu kembali arsip.Fitur Filter dan Search memfasilitasi penemuan lokasi arsip fisik secara cepat, mengurangi waktu tunggu pengguna arsip dan meningkatkan kinerja staf.Meskipun efisien, Excel memiliki keterbatasan mendasar yang mengancam keamanan data, integritas arsip, dan tidak mendukung fungsi wajib kearsipan formal (JRA).Penggunaan Excel harus diakui sebagai solusi sementara (interim solution) yang berpotensi menjadi bumerang jika tidak segera digantikan dengan sistem yang sesuai standar nasional
<br>Manajemen arsip dinamis inaktif di lingkungan pemerintah memerlukan sistem penataan yang efisien untuk menjamin akuntabilitas dan layanan publik. Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah menghadapi tantangan volume arsip yang tinggi di tengah transisi menuju implementasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD). Akibatnya, Microsoft Excel diadopsi sebagai alat bantu pencatatan dan pelacakan arsip. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penggunaan Microsoft Excel dalam penataan arsip dinamis inaktif dan menganalisis pengaruh kemudahan penggunaannya terhadap kecepatan dan akurasi proses temu kembali arsip. Ditemukan bahwa penggunaan fitur Filter dan Search pada Excel...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/1/password-sistem-backup-integrasi-ai-microsoft-exce-thumb-8028a.webp" type="image/webp" length="77164" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/password-sistem-backup-integrasi-ai-microsoft-exce-thumb-92d45.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/password-sistem-backup-integrasi-ai-microsoft-exce-thumb-da5c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/password-sistem-backup-integrasi-ai-microsoft-exce-thumb-8028a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-104-usm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2572-information-science-library.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kepuasan Pemustaka Terhadap Penerapan Layanan Malam di Perpustakaan Rumah Ilmu Universitas Negeri Semarang UNNES ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kepuasan Pemustaka Terhadap Penerapan Layanan Malam di Perpustakaan Rumah Ilmu Universitas Negeri Semarang UNNES ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kepuasan Pemustaka Terhadap Penerapan Layanan Malam di Perpustakaan Rumah Ilmu Universitas Negeri Semarang UNNES ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44611-kepuasan-pemustaka-layanan-malam-servqual-perpusta</link>
	<guid isPermaLink="false">cdad582c1468d12ffcd285a2af972ba6</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 20:32:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ logo scholar ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,logo,scholar,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi secara mendalam faktor-faktor yang paling signifikan memengaruhi kepuasan pemustaka terhadap layanan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kepuasan Pemustaka Terhadap Penerapan Layanan Malam di Perpustakaan Rumah Ilmu Universitas Negeri Semarang (UNNES): Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi secara mendalam faktor-faktor yang paling signifikan memengaruhi kepuasan pemustaka terhadap layanan malam, dengan menggunakan metode kuantitatif untuk mengukur bobot pengaruh masing-masing dimensi servqual. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model layanan malam yang adaptif terhadap kebutuhan pemustaka yang beragam, misalnya dengan mempertimbangkan segmentasi pemustaka berdasarkan pola penggunaan layanan dan preferensi waktu belajar. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan malam, seperti pengembangan aplikasi mobile untuk reservasi ruang belajar atau penyediaan layanan konsultasi online dengan pustakawan.. Penelitian ini mengungkap bahwa penerapan layanan malam di Perpustakaan Rumah Ilmu UNNES merupakan bentuk respons terhadap kebutuhan pemustaka, khususnya mahasiswa akan akses ruang belajar yang lebih fleksibel.Evaluasi berdasarkan lima dimensi dalam teori servqual menunjukkan bahwa secara umum, layanan malam telah memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kepuasan pemustaka dan pemenuhan kebutuhan informasi pemustaka.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa layanan malam di Perpustakaan Rumah Ilmu UNNES telah menciptakan nilai tambah dalam pelayanan informasi akademik, tetapi masih dibutuhkan peningkatan pada aspek sumber daya manusia, perluasan layanan dan akses ruang baca, peningkatan sistem keamanan, serta sistem pendukung lainnya untuk mewujudkan layanan malam perpustakaan yang optimal, inklusif, dan berkelanjutan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepuasan pemustaka terhadap penerapan layanan malam di Perpustakaan Rumah Ilmu Universitas Negeri Semarang (UNNES) berdasarkan lima dimensi dalam teori servqual, yaitu tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Layanan malam merupakan inovasi baru yang diterapkan sejak Oktober 2024 sebagai respon terhadap kebutuhan mahasiswa akan akses ruang belajar yang lebih fleksibel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap sepuluh informan yang aktif menggunakan layanan malam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan layanan malam perpustakaan memberikan dampak positif terhadap kepuasan pemustaka, namun peningkatan perlu dilakukan secara strategis, khususnya dalam hal perluasan akses... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/a/kepuasan-pemustaka-layanan-malam-servqual-perpusta-thumb-c975d.webp" title="JURIS - Kepuasan Pemustaka Terhadap Penerapan Layanan Malam di Perpustakaan Rumah Ilmu Universitas Negeri Semarang (UNNES)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/kepuasan-pemustaka-layanan-malam-servqual-perpusta-thumb-c975d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/kepuasan-pemustaka-layanan-malam-servqual-perpusta-thumb-c975d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/kepuasan-pemustaka-layanan-malam-servqual-perpusta-thumb-c975d.webp 1x" title="JURIS - Kepuasan Pemustaka Terhadap Penerapan Layanan Malam di Perpustakaan Rumah Ilmu Universitas Negeri Semarang (UNNES)" alt="JURIS - Kepuasan Pemustaka Terhadap Penerapan Layanan Malam di Perpustakaan Rumah Ilmu Universitas Negeri Semarang (UNNES)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/kepuasan-pemustaka-layanan-malam-servqual-perpusta-thumb-ca91a.webp" title="JURIS - Kepuasan Pemustaka Terhadap Penerapan Layanan Malam di Perpustakaan Rumah Ilmu Universitas Negeri Semarang (UNNES)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/kepuasan-pemustaka-layanan-malam-servqual-perpusta-thumb-ca91a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/kepuasan-pemustaka-layanan-malam-servqual-perpusta-thumb-ca91a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/kepuasan-pemustaka-layanan-malam-servqual-perpusta-thumb-ca91a.webp 1x" title="JURIS - Kepuasan Pemustaka Terhadap Penerapan Layanan Malam di Perpustakaan Rumah Ilmu Universitas Negeri Semarang (UNNES)" alt="JURIS - Kepuasan Pemustaka Terhadap Penerapan Layanan Malam di Perpustakaan Rumah Ilmu Universitas Negeri Semarang (UNNES)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44611-kepuasan-pemustaka-layanan-malam-servqual-perpusta" title="JURIS - Kepuasan Pemustaka Terhadap Penerapan Layanan Malam di Perpustakaan Rumah Ilmu Universitas Negeri Semarang (UNNES)" target="_blank">Kepuasan Pemustaka Terhadap Penerapan Layanan Malam di Perpustakaan Rumah Ilmu Universitas Negeri Semarang (UNNES)</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi secara mendalam faktor-faktor yang paling signifikan memengaruhi kepuasan pemustaka terhadap layanan malam, dengan menggunakan metode kuantitatif untuk mengukur bobot pengaruh masing-masing dimensi servqual. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model layanan malam yang adaptif terhadap kebutuhan pemustaka yang beragam, misalnya dengan mempertimbangkan segmentasi pemustaka berdasarkan pola penggunaan layanan dan preferensi waktu belajar. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan malam, seperti pengembangan aplikasi mobile untuk reservasi ruang belajar atau penyediaan layanan konsultasi online dengan pustakawan..
<br>Penelitian ini mengungkap bahwa penerapan layanan malam di Perpustakaan Rumah Ilmu UNNES merupakan bentuk respons terhadap kebutuhan pemustaka, khususnya mahasiswa akan akses ruang belajar yang lebih fleksibel.Evaluasi berdasarkan lima dimensi dalam teori servqual menunjukkan bahwa secara umum, layanan malam telah memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kepuasan pemustaka dan pemenuhan kebutuhan informasi pemustaka.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa layanan malam di Perpustakaan Rumah Ilmu UNNES telah menciptakan nilai tambah dalam pelayanan informasi akademik, tetapi masih dibutuhkan peningkatan pada aspek sumber daya manusia, perluasan layanan dan akses ruang baca, peningkatan sistem keamanan, serta sistem pendukung lainnya untuk mewujudkan layanan malam perpustakaan yang optimal, inklusif, dan berkelanjutan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepuasan pemustaka terhadap penerapan layanan malam di Perpustakaan Rumah Ilmu Universitas Negeri Semarang (UNNES) berdasarkan lima dimensi dalam teori servqual, yaitu tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Layanan malam merupakan inovasi baru yang diterapkan sejak Oktober 2024 sebagai respon terhadap kebutuhan mahasiswa akan akses ruang belajar yang lebih fleksibel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap sepuluh informan yang aktif menggunakan layanan malam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan layanan malam perpustakaan memberikan dampak positif terhadap kepuasan pemustaka, namun peningkatan perlu dilakukan secara strategis, khususnya dalam hal perluasan akses...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/a/kepuasan-pemustaka-layanan-malam-servqual-perpusta-thumb-c975d.webp" type="image/webp" length="70552" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/kepuasan-pemustaka-layanan-malam-servqual-perpusta-thumb-c975d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/kepuasan-pemustaka-layanan-malam-servqual-perpusta-thumb-ca91a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-104-usm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2572-information-science-library.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Work Life Balance Kepuasan Kerja dan Pengembangan Karir Terhadap Turnover Intention ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Work Life Balance Kepuasan Kerja dan Pengembangan Karir Terhadap Turnover Intention ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Work Life Balance Kepuasan Kerja dan Pengembangan Karir Terhadap Turnover Intention ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44619-sistem-jenjang-karir-pengembangan-pengembang</link>
	<guid isPermaLink="false">3e04ab60bc68bfe05a4318efbd528fbf</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 20:23:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ life balance ]]></category>
	<category><![CDATA[ yuli budiati ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[balance,budiati,focus,life,scope,yuli]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas populasi dan sampel penelitian agar hasilnya lebih representatif dan dapat digeneralisasi ke populasi yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Work-Life Balance, Kepuasan Kerja, dan Pengembangan Karir Terhadap Turnover Intention: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas populasi dan sampel penelitian agar hasilnya lebih representatif dan dapat digeneralisasi ke populasi yang lebih luas. Kedua, penelitian dapat menambahkan variabel lain yang mungkin memengaruhi turnover intention, seperti job insecurity, organizational commitment, atau gaya kepemimpinan. Ketiga, penelitian dapat menggunakan pendekatan kualitatif untuk menggali lebih dalam alasan-alasan yang mendasari keputusan Generasi Z dalam memilih untuk bertahan atau keluar dari pekerjaan. Dengan demikian, pemahaman tentang faktor-faktor yang memengaruhi turnover intention pada Generasi Z dapat semakin meningkat, sehingga perusahaan dapat merumuskan strategi pengelolaan sumber daya manusia yang lebih efektif dan sesuai dengan karakteristik generasi muda.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life balance tidak berpengaruh terhadap turnover intention.Sebaliknya, kepuasan kerja dan pengembangan karir memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention.Temuan ini menunjukkan bahwa faktor yang paling menentukan keputusan mereka untuk bertahan bukan pada work-life balance, melainkan pada pengalaman kerja yang memuaskan dan peluang karir jelas.Secara manajerial, perusahaan perlu memperkuat dukungan atasan, yang menciptakan kerja yang adil, serta menyediakan program pengembangan karir melalui pelatihan, pendidikan, dan jenjang karir yang jelas Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance, kepuasan kerja, dan pengembangan karir terhadap turnover intention pada Generasi Z yang merupakan mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Semarang yang telah bekerja. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu dengan jumlah responden sebanyak 96 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala likert 1-5. Analisis dalam penelitian ini menggunakan uji instrumen, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda dan uji hipotesis dengan bantuan IBM SPSS Statistic versi 21. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepuasan kerja dan pengembangan karir berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention. Sedangkan, work-life balance tidak berpengaruh terhadap turnover intention.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/5/sistem-jenjang-karir-pengembangan-dosen-turnover-i-thumb-51ef8.webp" title="JURIS - Pengaruh Work-Life Balance, Kepuasan Kerja, dan Pengembangan Karir Terhadap Turnover Intention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/sistem-jenjang-karir-pengembangan-dosen-turnover-i-thumb-51ef8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/sistem-jenjang-karir-pengembangan-dosen-turnover-i-thumb-51ef8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/sistem-jenjang-karir-pengembangan-dosen-turnover-i-thumb-51ef8.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Work-Life Balance, Kepuasan Kerja, dan Pengembangan Karir Terhadap Turnover Intention" alt="JURIS - Pengaruh Work-Life Balance, Kepuasan Kerja, dan Pengembangan Karir Terhadap Turnover Intention" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/sistem-jenjang-karir-pengembangan-dosen-turnover-i-thumb-9f1d5.webp" title="JURIS - Pengaruh Work-Life Balance, Kepuasan Kerja, dan Pengembangan Karir Terhadap Turnover Intention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/sistem-jenjang-karir-pengembangan-dosen-turnover-i-thumb-9f1d5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/sistem-jenjang-karir-pengembangan-dosen-turnover-i-thumb-9f1d5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/sistem-jenjang-karir-pengembangan-dosen-turnover-i-thumb-9f1d5.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Work-Life Balance, Kepuasan Kerja, dan Pengembangan Karir Terhadap Turnover Intention" alt="JURIS - Pengaruh Work-Life Balance, Kepuasan Kerja, dan Pengembangan Karir Terhadap Turnover Intention" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/sistem-jenjang-karir-pengembangan-dosen-turnover-i-thumb-1592a.webp" title="JURIS - Pengaruh Work-Life Balance, Kepuasan Kerja, dan Pengembangan Karir Terhadap Turnover Intention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/sistem-jenjang-karir-pengembangan-dosen-turnover-i-thumb-1592a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/sistem-jenjang-karir-pengembangan-dosen-turnover-i-thumb-1592a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/sistem-jenjang-karir-pengembangan-dosen-turnover-i-thumb-1592a.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Work-Life Balance, Kepuasan Kerja, dan Pengembangan Karir Terhadap Turnover Intention" alt="JURIS - Pengaruh Work-Life Balance, Kepuasan Kerja, dan Pengembangan Karir Terhadap Turnover Intention" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44619-sistem-jenjang-karir-pengembangan-pengembang" title="JURIS - Pengaruh Work-Life Balance, Kepuasan Kerja, dan Pengembangan Karir Terhadap Turnover Intention" target="_blank">Pengaruh Work-Life Balance, Kepuasan Kerja, dan Pengembangan Karir Terhadap Turnover Intention</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas populasi dan sampel penelitian agar hasilnya lebih representatif dan dapat digeneralisasi ke populasi yang lebih luas. Kedua, penelitian dapat menambahkan variabel lain yang mungkin memengaruhi turnover intention, seperti job insecurity, organizational commitment, atau gaya kepemimpinan. Ketiga, penelitian dapat menggunakan pendekatan kualitatif untuk menggali lebih dalam alasan-alasan yang mendasari keputusan Generasi Z dalam memilih untuk bertahan atau keluar dari pekerjaan. Dengan demikian, pemahaman tentang faktor-faktor yang memengaruhi turnover intention pada Generasi Z dapat semakin meningkat, sehingga perusahaan dapat merumuskan strategi pengelolaan sumber daya manusia yang lebih efektif dan sesuai dengan karakteristik generasi muda..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life balance tidak berpengaruh terhadap turnover intention.Sebaliknya, kepuasan kerja dan pengembangan karir memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention.Temuan ini menunjukkan bahwa faktor yang paling menentukan keputusan mereka untuk bertahan bukan pada work-life balance, melainkan pada pengalaman kerja yang memuaskan dan peluang karir jelas.Secara manajerial, perusahaan perlu memperkuat dukungan atasan, yang menciptakan kerja yang adil, serta menyediakan program pengembangan karir melalui pelatihan, pendidikan, dan jenjang karir yang jelas
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance, kepuasan kerja, dan pengembangan karir terhadap turnover intention pada Generasi Z yang merupakan mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Semarang yang telah bekerja. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu dengan jumlah responden sebanyak 96 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala likert 1-5. Analisis dalam penelitian ini menggunakan uji instrumen, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda dan uji hipotesis dengan bantuan IBM SPSS Statistic versi 21. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepuasan kerja dan pengembangan karir berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention. Sedangkan, work-life balance tidak berpengaruh terhadap turnover intention....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/5/sistem-jenjang-karir-pengembangan-dosen-turnover-i-thumb-1592a.webp" type="image/webp" length="76176" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/sistem-jenjang-karir-pengembangan-dosen-turnover-i-thumb-51ef8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/sistem-jenjang-karir-pengembangan-dosen-turnover-i-thumb-9f1d5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/sistem-jenjang-karir-pengembangan-dosen-turnover-i-thumb-1592a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-104-usm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2573-sustainable-business-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Mapping Tren Riset Jurnal UNNES Terindeks Scopus Menggunakan Analisis Bibliometrik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mapping Tren Riset Jurnal UNNES Terindeks Scopus Menggunakan Analisis Bibliometrik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mapping Tren Riset Jurnal UNNES Terindeks Scopus Menggunakan Analisis Bibliometrik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44610-kolaborasi-lintas-lembaga-bibliometrik-scopus-unne</link>
	<guid isPermaLink="false">258589d04307e1e5ecb87e59b51f36e2</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 20:12:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ logo scholar ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,logo,scholar,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil analisis, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada peningkatan kolaborasi interdisipliner antar fakultas di UNNES untuk menghasilkan penelitian yang lebih komprehensif dan inovatif. Selain itu, perlu dilakukan studi mendalam mengenai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Mapping Tren Riset Jurnal UNNES Terindeks Scopus Menggunakan Analisis Bibliometrik: Berdasarkan hasil analisis, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada peningkatan kolaborasi interdisipliner antar fakultas di UNNES untuk menghasilkan penelitian yang lebih komprehensif dan inovatif. Selain itu, perlu dilakukan studi mendalam mengenai faktor-faktor yang menghambat kolaborasi lintas disiplin, seperti perbedaan budaya akademik atau kurangnya insentif yang memadai. Selanjutnya, penelitian dapat diarahkan untuk memperkuat integrasi referensi ilmiah dengan mendorong peneliti untuk lebih banyak mengutip karya-karya dari berbagai disiplin ilmu, termasuk karya-karya yang diterbitkan oleh peneliti UNNES sendiri, guna meningkatkan visibilitas dan dampak penelitian kelembagaan. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi potensi penggunaan teknologi, seperti kecerdasan buatan (AI), untuk mengidentifikasi tren penelitian yang sedang berkembang dan memprediksi topik-topik yang akan menjadi fokus utama di masa depan, sehingga UNNES dapat secara proaktif mengalokasikan sumber daya penelitian dan mengembangkan keahlian yang relevan.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tren riset di jurnal UNNES terindeks Scopus menunjukkan adaptasi dan multidisiplin.Kata kunci seperti Covid-19, Indonesia, dan literasi ilmiah mendominasi, sementara topik baru seperti reformasi hukum dan teknologi mulai muncul.Peningkatan dampak ilmiah memerlukan penguatan kolaborasi interdisipliner dan integrasi referensi ilmiah yang lebih baik Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren riset dalam jurnal-jurnal Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang terindeks Scopus selama periode 2020-2024 menggunakan pendekatan bibliometrik. Analisis dilakukan dengan bantuan VOSviewer dan Biblioshiny untuk menelaah perkembangan kata kunci, kolaborasi penulis (co-authorship), sitasi bersama (co-citation), dan tema penelitian. Hasil menunjukkan bahwa kata kunci seperti Covid-19, Indonesia, dan scientific literacy mendominasi, sementara istilah teknis seperti gamma-ray irradiation menurun, dan topik baru seperti law reform dan technology mulai berkembang. Pola co-authorship masih terpusat dalam klaster kecil dengan kolaborasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/7/kolaborasi-lintas-lembaga-bibliometrik-scopus-unne-thumb-6d83a.webp" title="JURIS - Mapping Tren Riset Jurnal UNNES Terindeks Scopus Menggunakan Analisis Bibliometrik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/7/kolaborasi-lintas-lembaga-bibliometrik-scopus-unne-thumb-6d83a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/7/kolaborasi-lintas-lembaga-bibliometrik-scopus-unne-thumb-6d83a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/7/kolaborasi-lintas-lembaga-bibliometrik-scopus-unne-thumb-6d83a.webp 1x" title="JURIS - Mapping Tren Riset Jurnal UNNES Terindeks Scopus Menggunakan Analisis Bibliometrik" alt="JURIS - Mapping Tren Riset Jurnal UNNES Terindeks Scopus Menggunakan Analisis Bibliometrik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/7/kolaborasi-lintas-lembaga-bibliometrik-scopus-unne-thumb-64592.webp" title="JURIS - Mapping Tren Riset Jurnal UNNES Terindeks Scopus Menggunakan Analisis Bibliometrik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/7/kolaborasi-lintas-lembaga-bibliometrik-scopus-unne-thumb-64592.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/7/kolaborasi-lintas-lembaga-bibliometrik-scopus-unne-thumb-64592.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/7/kolaborasi-lintas-lembaga-bibliometrik-scopus-unne-thumb-64592.webp 1x" title="JURIS - Mapping Tren Riset Jurnal UNNES Terindeks Scopus Menggunakan Analisis Bibliometrik" alt="JURIS - Mapping Tren Riset Jurnal UNNES Terindeks Scopus Menggunakan Analisis Bibliometrik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/7/kolaborasi-lintas-lembaga-bibliometrik-scopus-unne-thumb-00c6d.webp" title="JURIS - Mapping Tren Riset Jurnal UNNES Terindeks Scopus Menggunakan Analisis Bibliometrik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/7/kolaborasi-lintas-lembaga-bibliometrik-scopus-unne-thumb-00c6d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/7/kolaborasi-lintas-lembaga-bibliometrik-scopus-unne-thumb-00c6d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/7/kolaborasi-lintas-lembaga-bibliometrik-scopus-unne-thumb-00c6d.webp 1x" title="JURIS - Mapping Tren Riset Jurnal UNNES Terindeks Scopus Menggunakan Analisis Bibliometrik" alt="JURIS - Mapping Tren Riset Jurnal UNNES Terindeks Scopus Menggunakan Analisis Bibliometrik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44610-kolaborasi-lintas-lembaga-bibliometrik-scopus-unne" title="JURIS - Mapping Tren Riset Jurnal UNNES Terindeks Scopus Menggunakan Analisis Bibliometrik" target="_blank">Mapping Tren Riset Jurnal UNNES Terindeks Scopus Menggunakan Analisis Bibliometrik</a>: Berdasarkan hasil analisis, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada peningkatan kolaborasi interdisipliner antar fakultas di UNNES untuk menghasilkan penelitian yang lebih komprehensif dan inovatif. Selain itu, perlu dilakukan studi mendalam mengenai faktor-faktor yang menghambat kolaborasi lintas disiplin, seperti perbedaan budaya akademik atau kurangnya insentif yang memadai. Selanjutnya, penelitian dapat diarahkan untuk memperkuat integrasi referensi ilmiah dengan mendorong peneliti untuk lebih banyak mengutip karya-karya dari berbagai disiplin ilmu, termasuk karya-karya yang diterbitkan oleh peneliti UNNES sendiri, guna meningkatkan visibilitas dan dampak penelitian kelembagaan. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi potensi penggunaan teknologi, seperti kecerdasan buatan (AI), untuk mengidentifikasi tren penelitian yang sedang berkembang dan memprediksi topik-topik yang akan menjadi fokus utama di masa depan, sehingga UNNES dapat secara proaktif mengalokasikan sumber daya penelitian dan mengembangkan keahlian yang relevan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa tren riset di jurnal UNNES terindeks Scopus menunjukkan adaptasi dan multidisiplin.Kata kunci seperti Covid-19, Indonesia, dan literasi ilmiah mendominasi, sementara topik baru seperti reformasi hukum dan teknologi mulai muncul.Peningkatan dampak ilmiah memerlukan penguatan kolaborasi interdisipliner dan integrasi referensi ilmiah yang lebih baik
<br>Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren riset dalam jurnal-jurnal Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang terindeks Scopus selama periode 2020-2024 menggunakan pendekatan bibliometrik. Analisis dilakukan dengan bantuan VOSviewer dan Biblioshiny untuk menelaah perkembangan kata kunci, kolaborasi penulis (co-authorship), sitasi bersama (co-citation), dan tema penelitian. Hasil menunjukkan bahwa kata kunci seperti Covid-19, Indonesia, dan scientific literacy mendominasi, sementara istilah teknis seperti gamma-ray irradiation menurun, dan topik baru seperti law reform dan technology mulai berkembang. Pola co-authorship masih terpusat dalam klaster kecil dengan kolaborasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/7/kolaborasi-lintas-lembaga-bibliometrik-scopus-unne-thumb-00c6d.webp" type="image/webp" length="75350" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/7/kolaborasi-lintas-lembaga-bibliometrik-scopus-unne-thumb-6d83a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/7/kolaborasi-lintas-lembaga-bibliometrik-scopus-unne-thumb-64592.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/7/kolaborasi-lintas-lembaga-bibliometrik-scopus-unne-thumb-00c6d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-104-usm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2572-information-science-library.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kualitas Visual Elemen Perancangan Kota Pada Alun Ae Alun Kauman Semarang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kualitas Visual Elemen Perancangan Kota Pada Alun Ae Alun Kauman Semarang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kualitas Visual Elemen Perancangan Kota Pada Alun Ae Alun Kauman Semarang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44605-elemen-perancangan-visual-hedonik-ruang-ter</link>
	<guid isPermaLink="false">896fc421a98488f01d6cac6c23524b42</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 20:06:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sedunia toto ]]></category>
	<category><![CDATA[ delta slot88 ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[delta,mahjong,sedunia,slot,slot88,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak visual dari parkir liar dan aktivitas PKL terhadap kenyamanan pejalan kaki dan estetika kawasan, serta mencari solusi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kualitas Visual Elemen Perancangan Kota Pada Alun Ae Alun Kauman Semarang: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak visual dari parkir liar dan aktivitas PKL terhadap kenyamanan pejalan kaki dan estetika kawasan, serta mencari solusi penataan yang lebih efektif. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan strategi desain signages yang lebih informatif, mudah dibaca, dan terintegrasi dengan karakter historis Alun-Alun Kauman, termasuk pemanfaatan teknologi digital untuk memberikan informasi tambahan. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan kualitas visual Alun-Alun Kauman dengan alun-alun lain di kota-kota bersejarah di Indonesia, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam revitalisasi ruang publik dan pelestarian warisan budaya, serta merumuskan rekomendasi yang lebih komprehensif untuk pengembangan Alun-Alun Kauman di masa depan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya peningkatan kualitas ruang publik dan pelestarian identitas kota Semarang.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kawasan Alun-Alun Kauman Semarang menunjukkan kualitas visual yang baik secara keseluruhan, dengan separuh elemen dinilai baik dan separuh lainnya cukup.Elemen Tata Guna Lahan dan Bentuk Massa Bangunan dinilai baik karena keragaman fungsi dan harmoni arsitektur heritage dan modern.Namun, elemen Sirkulasi dan Parkir, Ruang Terbuka, Signages, dan Jalur Pejalan Kaki memerlukan perbaikan untuk meningkatkan kenyamanan dan fungsionalitas Pertumbuhan jumlah penduduk mendorong perkembangan pusat kegiatan yang merefleksikan identitas dan keragaman suatu kawasan. Dalam hal ini, perancangan kota menjadi bagian penting dari proses perencanaan fisik yang berorientasi pada kualitas estetika dan fungsional ruang kota. Mengacu pada teori Hamid Shirvani (1985) dalam The Urban Design Process, terdapat delapan elemen pembentuk fisik kota: land use, building form and mass, circulation and parking, open space, signages, pedestrian ways, support activity, dan preservation. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kualitas visual elemen perancangan kota pada Kawasan Alun-Alun Kauman Semarang sebagai ruang publik hasil revitalisasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/5/elemen-perancangan-visual-hedonik-ruang-terbuka-hi-thumb-8cc7e.webp" title="JURIS - Kualitas Visual Elemen Perancangan Kota Pada Alun Ae Alun Kauman Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/5/elemen-perancangan-visual-hedonik-ruang-terbuka-hi-thumb-8cc7e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/5/elemen-perancangan-visual-hedonik-ruang-terbuka-hi-thumb-8cc7e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/5/elemen-perancangan-visual-hedonik-ruang-terbuka-hi-thumb-8cc7e.webp 1x" title="JURIS - Kualitas Visual Elemen Perancangan Kota Pada Alun Ae Alun Kauman Semarang" alt="JURIS - Kualitas Visual Elemen Perancangan Kota Pada Alun Ae Alun Kauman Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/5/elemen-perancangan-visual-hedonik-ruang-terbuka-hi-thumb-4bf41.webp" title="JURIS - Kualitas Visual Elemen Perancangan Kota Pada Alun Ae Alun Kauman Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/5/elemen-perancangan-visual-hedonik-ruang-terbuka-hi-thumb-4bf41.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/5/elemen-perancangan-visual-hedonik-ruang-terbuka-hi-thumb-4bf41.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/5/elemen-perancangan-visual-hedonik-ruang-terbuka-hi-thumb-4bf41.webp 1x" title="JURIS - Kualitas Visual Elemen Perancangan Kota Pada Alun Ae Alun Kauman Semarang" alt="JURIS - Kualitas Visual Elemen Perancangan Kota Pada Alun Ae Alun Kauman Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/5/elemen-perancangan-visual-hedonik-ruang-terbuka-hi-thumb-67a70.webp" title="JURIS - Kualitas Visual Elemen Perancangan Kota Pada Alun Ae Alun Kauman Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/5/elemen-perancangan-visual-hedonik-ruang-terbuka-hi-thumb-67a70.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/5/elemen-perancangan-visual-hedonik-ruang-terbuka-hi-thumb-67a70.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/5/elemen-perancangan-visual-hedonik-ruang-terbuka-hi-thumb-67a70.webp 1x" title="JURIS - Kualitas Visual Elemen Perancangan Kota Pada Alun Ae Alun Kauman Semarang" alt="JURIS - Kualitas Visual Elemen Perancangan Kota Pada Alun Ae Alun Kauman Semarang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44605-elemen-perancangan-visual-hedonik-ruang-ter" title="JURIS - Kualitas Visual Elemen Perancangan Kota Pada Alun Ae Alun Kauman Semarang" target="_blank">Kualitas Visual Elemen Perancangan Kota Pada Alun Ae Alun Kauman Semarang</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak visual dari parkir liar dan aktivitas PKL terhadap kenyamanan pejalan kaki dan estetika kawasan, serta mencari solusi penataan yang lebih efektif. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan strategi desain signages yang lebih informatif, mudah dibaca, dan terintegrasi dengan karakter historis Alun-Alun Kauman, termasuk pemanfaatan teknologi digital untuk memberikan informasi tambahan. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan kualitas visual Alun-Alun Kauman dengan alun-alun lain di kota-kota bersejarah di Indonesia, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam revitalisasi ruang publik dan pelestarian warisan budaya, serta merumuskan rekomendasi yang lebih komprehensif untuk pengembangan Alun-Alun Kauman di masa depan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya peningkatan kualitas ruang publik dan pelestarian identitas kota Semarang..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa kawasan Alun-Alun Kauman Semarang menunjukkan kualitas visual yang baik secara keseluruhan, dengan separuh elemen dinilai baik dan separuh lainnya cukup.Elemen Tata Guna Lahan dan Bentuk Massa Bangunan dinilai baik karena keragaman fungsi dan harmoni arsitektur heritage dan modern.Namun, elemen Sirkulasi dan Parkir, Ruang Terbuka, Signages, dan Jalur Pejalan Kaki memerlukan perbaikan untuk meningkatkan kenyamanan dan fungsionalitas
<br>Pertumbuhan jumlah penduduk mendorong perkembangan pusat kegiatan yang merefleksikan identitas dan keragaman suatu kawasan. Dalam hal ini, perancangan kota menjadi bagian penting dari proses perencanaan fisik yang berorientasi pada kualitas estetika dan fungsional ruang kota. Mengacu pada teori Hamid Shirvani (1985) dalam The Urban Design Process, terdapat delapan elemen pembentuk fisik kota: land use, building form and mass, circulation and parking, open space, signages, pedestrian ways, support activity, dan preservation. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kualitas visual elemen perancangan kota pada Kawasan Alun-Alun Kauman Semarang sebagai ruang publik hasil revitalisasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/5/elemen-perancangan-visual-hedonik-ruang-terbuka-hi-thumb-4bf41.webp" type="image/webp" length="107956" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/5/elemen-perancangan-visual-hedonik-ruang-terbuka-hi-thumb-8cc7e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/5/elemen-perancangan-visual-hedonik-ruang-terbuka-hi-thumb-4bf41.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/5/elemen-perancangan-visual-hedonik-ruang-terbuka-hi-thumb-67a70.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-104-usm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2571-indonesian-journal-spatial-planning.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Model Literasi KeuanganAeBusiness Saving sebagai Dasar Penyusunan Blueprint Intervensi Digital UMKM ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Model Literasi KeuanganAeBusiness Saving sebagai Dasar Penyusunan Blueprint Intervensi Digital UMKM ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Model Literasi KeuanganAeBusiness Saving sebagai Dasar Penyusunan Blueprint Intervensi Digital UMKM ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44621-model-literasi-keuangan-syariah</link>
	<guid isPermaLink="false">eb8f6d4b3f0188144a8dede3d063c0df</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 19:52:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jati waskito ]]></category>
	<category><![CDATA[ 9 times menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ central java ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[9,central,jati,java,menu,times,waskito]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan bahwa tabungan usaha menjadi jalur mediasi utama, penelitian lanjutan dapat meneliti interaksi antara kebijakan pelatihan literasi keuangan dengan program motivasi tabungan berbasis gamifikasi untuk mendorong perilaku menabung yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Model Literasi KeuanganAeBusiness Saving sebagai Dasar Penyusunan Blueprint Intervensi Digital UMKM: Berdasarkan temuan bahwa tabungan usaha menjadi jalur mediasi utama, penelitian lanjutan dapat meneliti interaksi antara kebijakan pelatihan literasi keuangan dengan program motivasi tabungan berbasis gamifikasi untuk mendorong perilaku menabung yang lebih konsisten di kalangan UMKM. Selanjutnya, mengingat dampak negatif adopsi digital tanpa kesiapan, studi longitudinal yang membandingkan UMKM dengan tingkat kesiapan digital rendah dan tinggi akan memberikan wawasan tentang strategi incremental adoption yang lebih efektif. Akhirnya, mengintegrasikan analisis kualitas data keuangan (misalnya keakuratan pencatatan) dalam framework PLSAcSEM dapat mengukur sejauh mana akurasi pencatatan memoderasi hubungan antara literasi keuangan dan keberlanjutan usaha, membuka perspektif evaluasi kualitas data sebagai variabel kunci.. Literasi keuangan secara signifikan meningkatkan tabungan usaha dan keberlanjutan usaha, dengan tabungan usaha berperan sebagai jalur mediasi utama.Adopsi digital keuangan, meskipun didorong oleh literasi keuangan, berhubungan negatif dengan keberlanjutan, menunjukkan bahwa tanpa kesiapan yang memadai dapat menambah biaya dan kompleksitas.Blueprint intervensi digital UMKM harus memprioritaskan literasi terapan dan praktik tabungan, serta menempatkan komponen digital sebagai enabler sederhana untuk monitoring dan pencatatan UMKM sering menghadapi keterbatasan pengelolaan arus kas, pencatatan keuangan, dan kesiapan adopsi digital, sehingga rentan terhadap guncangan dan penurunan keberlanjutan usaha. Penelitian ini bertujuan menguji model literasi keuanganAebusiness saving sebagai dasar penyusunan blueprint intervensi digital UMKM. Data primer dikumpulkan melalui survei kuesioner kepada pelaku UMKM, lalu dianalisis menggunakan PLSAcSEM untuk menguji pengaruh langsung maupun tidak langsung antar konstruk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan penting dalam mendorong business saving dan meningkatkan keberlanjutan usaha, sementara business saving berfungsi jalur mediasi utama. Adopsi digital keuangan tidak selalu berkorelasi positif terhadap keberlanjutan, sehingga penerapan aspek digital perlu mempertimbangkan kesiapan dan konteks operasional UMKM. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/f/model-literasi-keuangan-syariah-mahasiswa-pelaku-u-thumb-ec42b.webp" title="JURIS - Model Literasi KeuanganAeBusiness Saving sebagai Dasar Penyusunan Blueprint Intervensi Digital UMKM" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/model-literasi-keuangan-syariah-mahasiswa-pelaku-u-thumb-ec42b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/model-literasi-keuangan-syariah-mahasiswa-pelaku-u-thumb-ec42b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/model-literasi-keuangan-syariah-mahasiswa-pelaku-u-thumb-ec42b.webp 1x" title="JURIS - Model Literasi KeuanganAeBusiness Saving sebagai Dasar Penyusunan Blueprint Intervensi Digital UMKM" alt="JURIS - Model Literasi KeuanganAeBusiness Saving sebagai Dasar Penyusunan Blueprint Intervensi Digital UMKM" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/model-literasi-keuangan-syariah-mahasiswa-pelaku-u-thumb-c6d2e.webp" title="JURIS - Model Literasi KeuanganAeBusiness Saving sebagai Dasar Penyusunan Blueprint Intervensi Digital UMKM" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/model-literasi-keuangan-syariah-mahasiswa-pelaku-u-thumb-c6d2e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/model-literasi-keuangan-syariah-mahasiswa-pelaku-u-thumb-c6d2e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/model-literasi-keuangan-syariah-mahasiswa-pelaku-u-thumb-c6d2e.webp 1x" title="JURIS - Model Literasi KeuanganAeBusiness Saving sebagai Dasar Penyusunan Blueprint Intervensi Digital UMKM" alt="JURIS - Model Literasi KeuanganAeBusiness Saving sebagai Dasar Penyusunan Blueprint Intervensi Digital UMKM" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/model-literasi-keuangan-syariah-mahasiswa-pelaku-u-thumb-e634c.webp" title="JURIS - Model Literasi KeuanganAeBusiness Saving sebagai Dasar Penyusunan Blueprint Intervensi Digital UMKM" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/model-literasi-keuangan-syariah-mahasiswa-pelaku-u-thumb-e634c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/model-literasi-keuangan-syariah-mahasiswa-pelaku-u-thumb-e634c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/model-literasi-keuangan-syariah-mahasiswa-pelaku-u-thumb-e634c.webp 1x" title="JURIS - Model Literasi KeuanganAeBusiness Saving sebagai Dasar Penyusunan Blueprint Intervensi Digital UMKM" alt="JURIS - Model Literasi KeuanganAeBusiness Saving sebagai Dasar Penyusunan Blueprint Intervensi Digital UMKM" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44621-model-literasi-keuangan-syariah" title="JURIS - Model Literasi KeuanganAeBusiness Saving sebagai Dasar Penyusunan Blueprint Intervensi Digital UMKM" target="_blank">Model Literasi KeuanganAeBusiness Saving sebagai Dasar Penyusunan Blueprint Intervensi Digital UMKM</a>: Berdasarkan temuan bahwa tabungan usaha menjadi jalur mediasi utama, penelitian lanjutan dapat meneliti interaksi antara kebijakan pelatihan literasi keuangan dengan program motivasi tabungan berbasis gamifikasi untuk mendorong perilaku menabung yang lebih konsisten di kalangan UMKM. Selanjutnya, mengingat dampak negatif adopsi digital tanpa kesiapan, studi longitudinal yang membandingkan UMKM dengan tingkat kesiapan digital rendah dan tinggi akan memberikan wawasan tentang strategi incremental adoption yang lebih efektif. Akhirnya, mengintegrasikan analisis kualitas data keuangan (misalnya keakuratan pencatatan) dalam framework PLSAcSEM dapat mengukur sejauh mana akurasi pencatatan memoderasi hubungan antara literasi keuangan dan keberlanjutan usaha, membuka perspektif evaluasi kualitas data sebagai variabel kunci..
<br>Literasi keuangan secara signifikan meningkatkan tabungan usaha dan keberlanjutan usaha, dengan tabungan usaha berperan sebagai jalur mediasi utama.Adopsi digital keuangan, meskipun didorong oleh literasi keuangan, berhubungan negatif dengan keberlanjutan, menunjukkan bahwa tanpa kesiapan yang memadai dapat menambah biaya dan kompleksitas.Blueprint intervensi digital UMKM harus memprioritaskan literasi terapan dan praktik tabungan, serta menempatkan komponen digital sebagai enabler sederhana untuk monitoring dan pencatatan
<br>UMKM sering menghadapi keterbatasan pengelolaan arus kas, pencatatan keuangan, dan kesiapan adopsi digital, sehingga rentan terhadap guncangan dan penurunan keberlanjutan usaha. Penelitian ini bertujuan menguji model literasi keuanganAebusiness saving sebagai dasar penyusunan blueprint intervensi digital UMKM. Data primer dikumpulkan melalui survei kuesioner kepada pelaku UMKM, lalu dianalisis menggunakan PLSAcSEM untuk menguji pengaruh langsung maupun tidak langsung antar konstruk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan penting dalam mendorong business saving dan meningkatkan keberlanjutan usaha, sementara business saving berfungsi jalur mediasi utama. Adopsi digital keuangan tidak selalu berkorelasi positif terhadap keberlanjutan, sehingga penerapan aspek digital perlu mempertimbangkan kesiapan dan konteks operasional UMKM.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/f/model-literasi-keuangan-syariah-mahasiswa-pelaku-u-thumb-ec42b.webp" type="image/webp" length="115784" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/model-literasi-keuangan-syariah-mahasiswa-pelaku-u-thumb-ec42b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/model-literasi-keuangan-syariah-mahasiswa-pelaku-u-thumb-c6d2e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/model-literasi-keuangan-syariah-mahasiswa-pelaku-u-thumb-e634c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-104-usm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2570-solusi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Prediksi Alih Fungsi Lahan Pertanian di Kecamatan Ambarawa Kabupaten Pringsewu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Prediksi Alih Fungsi Lahan Pertanian di Kecamatan Ambarawa Kabupaten Pringsewu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Prediksi Alih Fungsi Lahan Pertanian di Kecamatan Ambarawa Kabupaten Pringsewu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44602-fungsi-lahan-tambak-pertanian-c</link>
	<guid isPermaLink="false">166abfb84610975a50cec256c62408f4</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 19:50:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sedunia toto ]]></category>
	<category><![CDATA[ delta slot88 ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[delta,mahjong,sedunia,slot,slot88,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, studi lanjutan dapat menilai pengaruh pola tata ruang baru terhadap dinamika alih fungsi lahan dengan menggunakan model CA-ANN yang dilengkapi variabel sosial ekonomi, sehingga dapat diidentifikasi titik rawan transformasi lahan pertanian. Kedua, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Prediksi Alih Fungsi Lahan Pertanian di Kecamatan Ambarawa Kabupaten Pringsewu: Pertama, studi lanjutan dapat menilai pengaruh pola tata ruang baru terhadap dinamika alih fungsi lahan dengan menggunakan model CA-ANN yang dilengkapi variabel sosial ekonomi, sehingga dapat diidentifikasi titik rawan transformasi lahan pertanian. Kedua, pengembangan sistem pemantauan real-time berbasis citra satelit berfrekuensi tinggi dapat membantu pihak berwenang menindaklanjuti penambahan kawasan permukiman, sehingga dapat meminimalisir penyusutan lahan pertanian sebelum mencapai ambang batas kritis. Ketiga, penelitian tambahan dapat mengeksplorasi peran kebijakan zonasi fleksibel, yakni pengaturan mulut kawasan pertanian di area permukiman, untuk menyeimbangkan kebutuhan penduduk dengan perlindungan lahan produktif dan menghasilkan model tata ruang yang lebih adaptif di era urbanisasi cepat.". Alih fungsi lahan akibat peningkatan kawasan terbangun telah menyebabkan pengurangan signifikan luas lahan pertanian di Kecamatan Ambarawa antara tahun 2013 dan 2023, dengan penurunan sebesar 198,51 hektar atau 9,15 %.Proyeksi menggunakan model CA-ANN menunjukkan bahwa luas lahan pertanian akan terus menyusut menjadi 1.873,77 hektar pada tahun 2043, sementara kawasan terbangun diperkirakan meningkat menjadi 1.Ketidaksesuaian antara proyeksi lahan pertanian dan rencana tata ruang mencapai 12,02A%, menimbulkan risiko serius terhadap keberlanjutan ketahanan pangan di wilayah tersebut Berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Pringsewu Tahun 2023Ae2043, Kecamatan Ambarawa ditetapkan sebagai kawasan strategis agropolitan untuk mendukung ketahanan pangan melalui pengembangan pertanian. Namun, alih fungsi lahan menjadi kawasan permukiman telah menyebabkan penurunan luas lahan pertanian secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan tutupan lahan pertanian, memproyeksikan kondisi tutupan lahan pertanian pada tahun 2043, serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan rencana tata ruang yang telah ditetapkan. Analisis perubahan tutupan lahan dilakukan dengan metode klasifikasi terawasi menggunakan citra Landsat 8 tahun 2013 dan 2023. Proyeksi tutupan lahan pertanian tahun 2043 dilakukan melalui pemodelan Cellular AutomataAeArtificial Neural Network (CA-ANN).... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/0/fungsi-lahan-tambak-pertanian-cellular-automata-al-thumb-1c035.webp" title="JURIS - Analisis Prediksi Alih Fungsi Lahan Pertanian di Kecamatan Ambarawa Kabupaten Pringsewu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/fungsi-lahan-tambak-pertanian-cellular-automata-al-thumb-1c035.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/fungsi-lahan-tambak-pertanian-cellular-automata-al-thumb-1c035.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/fungsi-lahan-tambak-pertanian-cellular-automata-al-thumb-1c035.webp 1x" title="JURIS - Analisis Prediksi Alih Fungsi Lahan Pertanian di Kecamatan Ambarawa Kabupaten Pringsewu" alt="JURIS - Analisis Prediksi Alih Fungsi Lahan Pertanian di Kecamatan Ambarawa Kabupaten Pringsewu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/fungsi-lahan-tambak-pertanian-cellular-automata-al-thumb-6b48f.webp" title="JURIS - Analisis Prediksi Alih Fungsi Lahan Pertanian di Kecamatan Ambarawa Kabupaten Pringsewu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/fungsi-lahan-tambak-pertanian-cellular-automata-al-thumb-6b48f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/fungsi-lahan-tambak-pertanian-cellular-automata-al-thumb-6b48f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/fungsi-lahan-tambak-pertanian-cellular-automata-al-thumb-6b48f.webp 1x" title="JURIS - Analisis Prediksi Alih Fungsi Lahan Pertanian di Kecamatan Ambarawa Kabupaten Pringsewu" alt="JURIS - Analisis Prediksi Alih Fungsi Lahan Pertanian di Kecamatan Ambarawa Kabupaten Pringsewu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44602-fungsi-lahan-tambak-pertanian-c" title="JURIS - Analisis Prediksi Alih Fungsi Lahan Pertanian di Kecamatan Ambarawa Kabupaten Pringsewu" target="_blank">Analisis Prediksi Alih Fungsi Lahan Pertanian di Kecamatan Ambarawa Kabupaten Pringsewu</a>: Pertama, studi lanjutan dapat menilai pengaruh pola tata ruang baru terhadap dinamika alih fungsi lahan dengan menggunakan model CA-ANN yang dilengkapi variabel sosial ekonomi, sehingga dapat diidentifikasi titik rawan transformasi lahan pertanian. Kedua, pengembangan sistem pemantauan real-time berbasis citra satelit berfrekuensi tinggi dapat membantu pihak berwenang menindaklanjuti penambahan kawasan permukiman, sehingga dapat meminimalisir penyusutan lahan pertanian sebelum mencapai ambang batas kritis. Ketiga, penelitian tambahan dapat mengeksplorasi peran kebijakan zonasi fleksibel, yakni pengaturan mulut kawasan pertanian di area permukiman, untuk menyeimbangkan kebutuhan penduduk dengan perlindungan lahan produktif dan menghasilkan model tata ruang yang lebih adaptif di era urbanisasi cepat.".
<br>Alih fungsi lahan akibat peningkatan kawasan terbangun telah menyebabkan pengurangan signifikan luas lahan pertanian di Kecamatan Ambarawa antara tahun 2013 dan 2023, dengan penurunan sebesar 198,51 hektar atau 9,15 %.Proyeksi menggunakan model CA-ANN menunjukkan bahwa luas lahan pertanian akan terus menyusut menjadi 1.873,77 hektar pada tahun 2043, sementara kawasan terbangun diperkirakan meningkat menjadi 1.Ketidaksesuaian antara proyeksi lahan pertanian dan rencana tata ruang mencapai 12,02A%, menimbulkan risiko serius terhadap keberlanjutan ketahanan pangan di wilayah tersebut
<br>Berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Pringsewu Tahun 2023Ae2043, Kecamatan Ambarawa ditetapkan sebagai kawasan strategis agropolitan untuk mendukung ketahanan pangan melalui pengembangan pertanian. Namun, alih fungsi lahan menjadi kawasan permukiman telah menyebabkan penurunan luas lahan pertanian secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan tutupan lahan pertanian, memproyeksikan kondisi tutupan lahan pertanian pada tahun 2043, serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan rencana tata ruang yang telah ditetapkan. Analisis perubahan tutupan lahan dilakukan dengan metode klasifikasi terawasi menggunakan citra Landsat 8 tahun 2013 dan 2023. Proyeksi tutupan lahan pertanian tahun 2043 dilakukan melalui pemodelan Cellular AutomataAeArtificial Neural Network (CA-ANN)....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/0/fungsi-lahan-tambak-pertanian-cellular-automata-al-thumb-6b48f.webp" type="image/webp" length="109584" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/fungsi-lahan-tambak-pertanian-cellular-automata-al-thumb-1c035.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/fungsi-lahan-tambak-pertanian-cellular-automata-al-thumb-6b48f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-104-usm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2571-indonesian-journal-spatial-planning.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Kabupaten Kendal Menggunakan Google Earth Engine ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Kabupaten Kendal Menggunakan Google Earth Engine ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Kabupaten Kendal Menggunakan Google Earth Engine ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44604-pemodelan-perubahan-lahan-tutupan</link>
	<guid isPermaLink="false">2f3759bfffc2c06cbbd573f8b0386edd</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 19:49:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sedunia toto ]]></category>
	<category><![CDATA[ delta slot88 ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[delta,mahjong,sedunia,slot,slot88,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang dampak perubahan tutupan lahan terhadap lingkungan dan masyarakat di Kabupaten Kendal. Selain itu, studi komparatif tentang perubahan tutupan lahan di daerah lain dengan karakteristik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Kabupaten Kendal Menggunakan Google Earth Engine: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang dampak perubahan tutupan lahan terhadap lingkungan dan masyarakat di Kabupaten Kendal. Selain itu, studi komparatif tentang perubahan tutupan lahan di daerah lain dengan karakteristik serupa juga dapat dilakukan untuk memahami pola dan tren perubahan lahan secara lebih luas. Terakhir, penelitian dapat dikembangkan untuk mengeksplorasi strategi mitigasi dan adaptasi yang dapat diterapkan untuk mengelola perubahan tutupan lahan secara berkelanjutan dan mengurangi dampak negatifnya.. Analisis identifikasi tutupan lahan pada tahun 2007, 2012, 2017, dan 2022 menunjukkan perubahan pada jenis tutupan lahan seperti badan air, kawasan terbangun, tambak, rumput, tanah terbuka, vegetasi, dan sawah.Luas perubahan tutupan lahan terbanyak terjadi pada kawasan terbangun dan vegetasi.Kawasan terbangun semakin bertambah, yang menyebabkan alih fungsi lahan dari non terbangun.Jenis tutupan lahan vegetasi paling banyak berkurang atau berubah menjadi kawasan terbangun.Penggunaan sistem computer berbasis cloud seperti Google Earth Engine dengan metode Random Forest sangat bermanfaat dan efisien untuk analisis spasial dan temporal, dengan nilai uji akurasi di atas 85% Sistem computer berbasis cloud telah berkembang pesat dan sangat memudahkan untuk melakukan berbagai analisis spasial dalam bidang perencanaan wilayah dan kota. Google Earth Engine (GEE) adalah sebuah sistem berbasis cloud yang sangat sesuai digunakan untuk melakukan analisis dengan pendekatan ruang dan waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan tutupan lahan yang ada di Kabupaten Kendal dengan menggunakan GEE dengan pendekatan secara spatial dan temporal. Metode penelitian yang digunakan adalah Diskriptif Kuantitatif, dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/7/pemodelan-perubahan-lahan-tutupan-fungsi-tambak-si-thumb-4f3b7.webp" title="JURIS - Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Kabupaten Kendal Menggunakan Google Earth Engine" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/pemodelan-perubahan-lahan-tutupan-fungsi-tambak-si-thumb-4f3b7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/pemodelan-perubahan-lahan-tutupan-fungsi-tambak-si-thumb-4f3b7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/pemodelan-perubahan-lahan-tutupan-fungsi-tambak-si-thumb-4f3b7.webp 1x" title="JURIS - Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Kabupaten Kendal Menggunakan Google Earth Engine" alt="JURIS - Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Kabupaten Kendal Menggunakan Google Earth Engine" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/pemodelan-perubahan-lahan-tutupan-fungsi-tambak-si-thumb-437c8.webp" title="JURIS - Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Kabupaten Kendal Menggunakan Google Earth Engine" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/pemodelan-perubahan-lahan-tutupan-fungsi-tambak-si-thumb-437c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/pemodelan-perubahan-lahan-tutupan-fungsi-tambak-si-thumb-437c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/pemodelan-perubahan-lahan-tutupan-fungsi-tambak-si-thumb-437c8.webp 1x" title="JURIS - Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Kabupaten Kendal Menggunakan Google Earth Engine" alt="JURIS - Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Kabupaten Kendal Menggunakan Google Earth Engine" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/pemodelan-perubahan-lahan-tutupan-fungsi-tambak-si-thumb-d278b.webp" title="JURIS - Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Kabupaten Kendal Menggunakan Google Earth Engine" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/pemodelan-perubahan-lahan-tutupan-fungsi-tambak-si-thumb-d278b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/pemodelan-perubahan-lahan-tutupan-fungsi-tambak-si-thumb-d278b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/pemodelan-perubahan-lahan-tutupan-fungsi-tambak-si-thumb-d278b.webp 1x" title="JURIS - Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Kabupaten Kendal Menggunakan Google Earth Engine" alt="JURIS - Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Kabupaten Kendal Menggunakan Google Earth Engine" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44604-pemodelan-perubahan-lahan-tutupan" title="JURIS - Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Kabupaten Kendal Menggunakan Google Earth Engine" target="_blank">Identifikasi Perubahan Tutupan Lahan Kabupaten Kendal Menggunakan Google Earth Engine</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang dampak perubahan tutupan lahan terhadap lingkungan dan masyarakat di Kabupaten Kendal. Selain itu, studi komparatif tentang perubahan tutupan lahan di daerah lain dengan karakteristik serupa juga dapat dilakukan untuk memahami pola dan tren perubahan lahan secara lebih luas. Terakhir, penelitian dapat dikembangkan untuk mengeksplorasi strategi mitigasi dan adaptasi yang dapat diterapkan untuk mengelola perubahan tutupan lahan secara berkelanjutan dan mengurangi dampak negatifnya..
<br>Analisis identifikasi tutupan lahan pada tahun 2007, 2012, 2017, dan 2022 menunjukkan perubahan pada jenis tutupan lahan seperti badan air, kawasan terbangun, tambak, rumput, tanah terbuka, vegetasi, dan sawah.Luas perubahan tutupan lahan terbanyak terjadi pada kawasan terbangun dan vegetasi.Kawasan terbangun semakin bertambah, yang menyebabkan alih fungsi lahan dari non terbangun.Jenis tutupan lahan vegetasi paling banyak berkurang atau berubah menjadi kawasan terbangun.Penggunaan sistem computer berbasis cloud seperti Google Earth Engine dengan metode Random Forest sangat bermanfaat dan efisien untuk analisis spasial dan temporal, dengan nilai uji akurasi di atas 85%
<br>Sistem computer berbasis cloud telah berkembang pesat dan sangat memudahkan untuk melakukan berbagai analisis spasial dalam bidang perencanaan wilayah dan kota. Google Earth Engine (GEE) adalah sebuah sistem berbasis cloud yang sangat sesuai digunakan untuk melakukan analisis dengan pendekatan ruang dan waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan tutupan lahan yang ada di Kabupaten Kendal dengan menggunakan GEE dengan pendekatan secara spatial dan temporal. Metode penelitian yang digunakan adalah Diskriptif Kuantitatif, dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/7/pemodelan-perubahan-lahan-tutupan-fungsi-tambak-si-thumb-437c8.webp" type="image/webp" length="110944" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/pemodelan-perubahan-lahan-tutupan-fungsi-tambak-si-thumb-4f3b7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/pemodelan-perubahan-lahan-tutupan-fungsi-tambak-si-thumb-437c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/pemodelan-perubahan-lahan-tutupan-fungsi-tambak-si-thumb-d278b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-104-usm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2571-indonesian-journal-spatial-planning.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pedestrian Jalan Gajahmada Kota Semarang Penilaian Walkability Index Dan Preferensi Pejalan Kaki ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pedestrian Jalan Gajahmada Kota Semarang Penilaian Walkability Index Dan Preferensi Pejalan Kaki ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pedestrian Jalan Gajahmada Kota Semarang Penilaian Walkability Index Dan Preferensi Pejalan Kaki ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44609-koridor-jalan-mt-keselamatan-pejalan</link>
	<guid isPermaLink="false">0e81ab0133e9530dec6de2bf70b8dc1c</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 19:47:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sedunia toto ]]></category>
	<category><![CDATA[ delta slot88 ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[delta,mahjong,sedunia,slot,slot88,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman mengenai walkability dan peningkatan kualitas ruang publik di Kota Semarang. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji pengaruh ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pedestrian Jalan Gajahmada Kota Semarang: Penilaian Walkability Index Dan Preferensi Pejalan Kaki: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman mengenai walkability dan peningkatan kualitas ruang publik di Kota Semarang. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji pengaruh faktor sosial-ekonomi terhadap preferensi pejalan kaki terhadap fasilitas pedestrian, termasuk bagaimana tingkat pendapatan dan pekerjaan memengaruhi kebutuhan dan harapan mereka. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan walkability di koridor Jalan Gajahmada dengan koridor jalan lainnya di Kota Semarang yang memiliki karakteristik serupa, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan yang unik di masing-masing lokasi. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk memantau perubahan walkability di Jalan Gajahmada setelah implementasi rekomendasi perbaikan, serta untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari intervensi tersebut terhadap perilaku pejalan kaki dan kualitas hidup masyarakat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan kebijakan dan perencanaan kota yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada pejalan kaki.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kualitas jalur pedestrian di Jalan Gajahmada, Kota Semarang, secara umum berada dalam kondisi baik berdasarkan hasil evaluasi menggunakan Global Walkability Index dan Customer Satisfaction Index.Dengan demikian, dapat dikatakan koridor Jalan Gajahmada memiliki potensi besar sebagai kawasan yang walkable di kota Semarang.Meskipun demikian, masih terdapat aspek-aspek penting yang perlu mendapatkan perhatian khusus, terutama peningkatan fasilitas pendukung dan penanganan hambatan fisik Koridor Jalan Gajahmada merupakan salah satu jalur utama yang memiliki peran strategis dalam struktur ruang Kota Semarang. Kawasan ini berfungsi sebagai pusat kegiatan perdagangan, jasa, dan perkantoran, serta menjadi penghubung antara titik-titik penting kota seperti Simpang Lima dan Jalan Pandanaran. Aktivitas pengguna koridor sangat beragam, mencakup penduduk lokal, pekerja formal dan informal, pengunjung pusat perbelanjaan, dan tamu hotel. Keragaman ini memicu tingginya intensitas aktivitas berjalan kaki dalam kawasan tersebut. Oleh karena itu, penyediaan fasilitas pejalan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/7/koridor-jalan-mt-keselamatan-pejalan-kaki-walkabil-thumb-188bb.webp" title="JURIS - Pedestrian Jalan Gajahmada Kota Semarang: Penilaian Walkability Index Dan Preferensi Pejalan Kaki" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/koridor-jalan-mt-keselamatan-pejalan-kaki-walkabil-thumb-188bb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/koridor-jalan-mt-keselamatan-pejalan-kaki-walkabil-thumb-188bb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/koridor-jalan-mt-keselamatan-pejalan-kaki-walkabil-thumb-188bb.webp 1x" title="JURIS - Pedestrian Jalan Gajahmada Kota Semarang: Penilaian Walkability Index Dan Preferensi Pejalan Kaki" alt="JURIS - Pedestrian Jalan Gajahmada Kota Semarang: Penilaian Walkability Index Dan Preferensi Pejalan Kaki" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/koridor-jalan-mt-keselamatan-pejalan-kaki-walkabil-thumb-fba0c.webp" title="JURIS - Pedestrian Jalan Gajahmada Kota Semarang: Penilaian Walkability Index Dan Preferensi Pejalan Kaki" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/koridor-jalan-mt-keselamatan-pejalan-kaki-walkabil-thumb-fba0c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/koridor-jalan-mt-keselamatan-pejalan-kaki-walkabil-thumb-fba0c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/koridor-jalan-mt-keselamatan-pejalan-kaki-walkabil-thumb-fba0c.webp 1x" title="JURIS - Pedestrian Jalan Gajahmada Kota Semarang: Penilaian Walkability Index Dan Preferensi Pejalan Kaki" alt="JURIS - Pedestrian Jalan Gajahmada Kota Semarang: Penilaian Walkability Index Dan Preferensi Pejalan Kaki" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/koridor-jalan-mt-keselamatan-pejalan-kaki-walkabil-thumb-4e5f6.webp" title="JURIS - Pedestrian Jalan Gajahmada Kota Semarang: Penilaian Walkability Index Dan Preferensi Pejalan Kaki" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/koridor-jalan-mt-keselamatan-pejalan-kaki-walkabil-thumb-4e5f6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/koridor-jalan-mt-keselamatan-pejalan-kaki-walkabil-thumb-4e5f6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/koridor-jalan-mt-keselamatan-pejalan-kaki-walkabil-thumb-4e5f6.webp 1x" title="JURIS - Pedestrian Jalan Gajahmada Kota Semarang: Penilaian Walkability Index Dan Preferensi Pejalan Kaki" alt="JURIS - Pedestrian Jalan Gajahmada Kota Semarang: Penilaian Walkability Index Dan Preferensi Pejalan Kaki" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44609-koridor-jalan-mt-keselamatan-pejalan" title="JURIS - Pedestrian Jalan Gajahmada Kota Semarang: Penilaian Walkability Index Dan Preferensi Pejalan Kaki" target="_blank">Pedestrian Jalan Gajahmada Kota Semarang: Penilaian Walkability Index Dan Preferensi Pejalan Kaki</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman mengenai walkability dan peningkatan kualitas ruang publik di Kota Semarang. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji pengaruh faktor sosial-ekonomi terhadap preferensi pejalan kaki terhadap fasilitas pedestrian, termasuk bagaimana tingkat pendapatan dan pekerjaan memengaruhi kebutuhan dan harapan mereka. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan walkability di koridor Jalan Gajahmada dengan koridor jalan lainnya di Kota Semarang yang memiliki karakteristik serupa, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan yang unik di masing-masing lokasi. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk memantau perubahan walkability di Jalan Gajahmada setelah implementasi rekomendasi perbaikan, serta untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari intervensi tersebut terhadap perilaku pejalan kaki dan kualitas hidup masyarakat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan kebijakan dan perencanaan kota yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada pejalan kaki..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa kualitas jalur pedestrian di Jalan Gajahmada, Kota Semarang, secara umum berada dalam kondisi baik berdasarkan hasil evaluasi menggunakan Global Walkability Index dan Customer Satisfaction Index.Dengan demikian, dapat dikatakan koridor Jalan Gajahmada memiliki potensi besar sebagai kawasan yang walkable di kota Semarang.Meskipun demikian, masih terdapat aspek-aspek penting yang perlu mendapatkan perhatian khusus, terutama peningkatan fasilitas pendukung dan penanganan hambatan fisik
<br>Koridor Jalan Gajahmada merupakan salah satu jalur utama yang memiliki peran strategis dalam struktur ruang Kota Semarang. Kawasan ini berfungsi sebagai pusat kegiatan perdagangan, jasa, dan perkantoran, serta menjadi penghubung antara titik-titik penting kota seperti Simpang Lima dan Jalan Pandanaran. Aktivitas pengguna koridor sangat beragam, mencakup penduduk lokal, pekerja formal dan informal, pengunjung pusat perbelanjaan, dan tamu hotel. Keragaman ini memicu tingginya intensitas aktivitas berjalan kaki dalam kawasan tersebut. Oleh karena itu, penyediaan fasilitas pejalan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/7/koridor-jalan-mt-keselamatan-pejalan-kaki-walkabil-thumb-fba0c.webp" type="image/webp" length="112050" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/koridor-jalan-mt-keselamatan-pejalan-kaki-walkabil-thumb-188bb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/koridor-jalan-mt-keselamatan-pejalan-kaki-walkabil-thumb-fba0c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/koridor-jalan-mt-keselamatan-pejalan-kaki-walkabil-thumb-4e5f6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-104-usm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2571-indonesian-journal-spatial-planning.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerimaan Konsumen terhadap Penggunaan ChatGPT dalam Pemasaran Digital Tinjauan Sistematis dengan Model UTAUT2 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerimaan Konsumen terhadap Penggunaan ChatGPT dalam Pemasaran Digital Tinjauan Sistematis dengan Model UTAUT2 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerimaan Konsumen terhadap Penggunaan ChatGPT dalam Pemasaran Digital Tinjauan Sistematis dengan Model UTAUT2 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44623-chatgpt-utaut2-marketing-digital-model-teori-prakt</link>
	<guid isPermaLink="false">000e3c2c6512b9cffbbfde3cefa70dd0</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 19:41:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jati waskito ]]></category>
	<category><![CDATA[ 9 times menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ central java ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[9,central,jati,java,menu,times,waskito]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian berkelanjutan harus meninjau keterbatasan antara niat dan perilaku nyata, dengan mengeksplorasi situasi realActime di mana konsumen berinteraksi dengan ChatGPT melalui survei longitudinal dan analisis data perilaku digital; selanjutnya, kajian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerimaan Konsumen terhadap Penggunaan ChatGPT dalam Pemasaran Digital: Tinjauan Sistematis dengan Model UTAUT2: Penelitian berkelanjutan harus meninjau keterbatasan antara niat dan perilaku nyata, dengan mengeksplorasi situasi realActime di mana konsumen berinteraksi dengan ChatGPT melalui survei longitudinal dan analisis data perilaku digital; selanjutnya, kajian tentang integrasi elemen branding dan nilai emosional dalam kerangka UTAUT2 dapat dipecah menjadi studi persepsi merek secara kualitatif dan kuantitatif, serta menguji dampaknya terhadap loyalitas konsumen; terakhir, mengadopsi pendekatan mixedAcmethods untuk mengevaluasi peran kepercayaan dan kecemasan AI di komunitas daring dapat menjembatani pemaknaan model teori dengan praktik pemasaran di era AI generatif.. Studi ini menunjukkan bahwa adopsi ChatGPT dalam pemasaran digital masih berada pada tahap awal dan mayoritas penelitian menggunakan model UTAUT2 untuk menjelaskan niat penggunaan.Namun, terdapat kesenjangan signifikan antara niat perilaku dan perilaku aktual, hanya 16,47% penelitian yang menindaklanjuti perilaku nyata.Selain itu, variabel afektif seperti kecemasan AI, kepercayaan, dan nilai emosional semakin diadopsi untuk memperkaya kerangka kerja.Oleh karena itu, penelitian di masa depan perlu memfokuskan pada analisis perilaku pengguna aktual dan integrasi faktor afektif serta identitas merek dalam model UTAUT2 Penelitian ini bertujuan secara sistematis menggali faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan konsumen terhadap teknologi kecerdasan buatan generatif, khususnya ChatGPT, dalam kerangka pemasaran digital berbasis merek. Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) menggunakan pendekatan PRISMA menganalisis 115 artikel peerAcreview dari enam basis data (Scopus, Web of Science, Springer, ScienceDirect, Emerald, dan EBSCO) periode 2021Ae2025. Hasil menunjukkan bahwa model UTAUT2 adalah kerangka teoritis paling umum (70,25%) yang menyoroti variabel... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/9/chatgpt-utaut2-marketing-digital-model-teori-prakt-thumb-68eca.webp" title="JURIS - Penerimaan Konsumen terhadap Penggunaan ChatGPT dalam Pemasaran Digital: Tinjauan Sistematis dengan Model UTAUT2" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/chatgpt-utaut2-marketing-digital-model-teori-prakt-thumb-68eca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/chatgpt-utaut2-marketing-digital-model-teori-prakt-thumb-68eca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/chatgpt-utaut2-marketing-digital-model-teori-prakt-thumb-68eca.webp 1x" title="JURIS - Penerimaan Konsumen terhadap Penggunaan ChatGPT dalam Pemasaran Digital: Tinjauan Sistematis dengan Model UTAUT2" alt="JURIS - Penerimaan Konsumen terhadap Penggunaan ChatGPT dalam Pemasaran Digital: Tinjauan Sistematis dengan Model UTAUT2" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/chatgpt-utaut2-marketing-digital-model-teori-prakt-thumb-93950.webp" title="JURIS - Penerimaan Konsumen terhadap Penggunaan ChatGPT dalam Pemasaran Digital: Tinjauan Sistematis dengan Model UTAUT2" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/chatgpt-utaut2-marketing-digital-model-teori-prakt-thumb-93950.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/chatgpt-utaut2-marketing-digital-model-teori-prakt-thumb-93950.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/chatgpt-utaut2-marketing-digital-model-teori-prakt-thumb-93950.webp 1x" title="JURIS - Penerimaan Konsumen terhadap Penggunaan ChatGPT dalam Pemasaran Digital: Tinjauan Sistematis dengan Model UTAUT2" alt="JURIS - Penerimaan Konsumen terhadap Penggunaan ChatGPT dalam Pemasaran Digital: Tinjauan Sistematis dengan Model UTAUT2" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/chatgpt-utaut2-marketing-digital-model-teori-prakt-thumb-45259.webp" title="JURIS - Penerimaan Konsumen terhadap Penggunaan ChatGPT dalam Pemasaran Digital: Tinjauan Sistematis dengan Model UTAUT2" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/chatgpt-utaut2-marketing-digital-model-teori-prakt-thumb-45259.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/chatgpt-utaut2-marketing-digital-model-teori-prakt-thumb-45259.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/chatgpt-utaut2-marketing-digital-model-teori-prakt-thumb-45259.webp 1x" title="JURIS - Penerimaan Konsumen terhadap Penggunaan ChatGPT dalam Pemasaran Digital: Tinjauan Sistematis dengan Model UTAUT2" alt="JURIS - Penerimaan Konsumen terhadap Penggunaan ChatGPT dalam Pemasaran Digital: Tinjauan Sistematis dengan Model UTAUT2" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44623-chatgpt-utaut2-marketing-digital-model-teori-prakt" title="JURIS - Penerimaan Konsumen terhadap Penggunaan ChatGPT dalam Pemasaran Digital: Tinjauan Sistematis dengan Model UTAUT2" target="_blank">Penerimaan Konsumen terhadap Penggunaan ChatGPT dalam Pemasaran Digital: Tinjauan Sistematis dengan Model UTAUT2</a>: Penelitian berkelanjutan harus meninjau keterbatasan antara niat dan perilaku nyata, dengan mengeksplorasi situasi realActime di mana konsumen berinteraksi dengan ChatGPT melalui survei longitudinal dan analisis data perilaku digital; selanjutnya, kajian tentang integrasi elemen branding dan nilai emosional dalam kerangka UTAUT2 dapat dipecah menjadi studi persepsi merek secara kualitatif dan kuantitatif, serta menguji dampaknya terhadap loyalitas konsumen; terakhir, mengadopsi pendekatan mixedAcmethods untuk mengevaluasi peran kepercayaan dan kecemasan AI di komunitas daring dapat menjembatani pemaknaan model teori dengan praktik pemasaran di era AI generatif..
<br>Studi ini menunjukkan bahwa adopsi ChatGPT dalam pemasaran digital masih berada pada tahap awal dan mayoritas penelitian menggunakan model UTAUT2 untuk menjelaskan niat penggunaan.Namun, terdapat kesenjangan signifikan antara niat perilaku dan perilaku aktual, hanya 16,47% penelitian yang menindaklanjuti perilaku nyata.Selain itu, variabel afektif seperti kecemasan AI, kepercayaan, dan nilai emosional semakin diadopsi untuk memperkaya kerangka kerja.Oleh karena itu, penelitian di masa depan perlu memfokuskan pada analisis perilaku pengguna aktual dan integrasi faktor afektif serta identitas merek dalam model UTAUT2
<br>Penelitian ini bertujuan secara sistematis menggali faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan konsumen terhadap teknologi kecerdasan buatan generatif, khususnya ChatGPT, dalam kerangka pemasaran digital berbasis merek. Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) menggunakan pendekatan PRISMA menganalisis 115 artikel peerAcreview dari enam basis data (Scopus, Web of Science, Springer, ScienceDirect, Emerald, dan EBSCO) periode 2021Ae2025. Hasil menunjukkan bahwa model UTAUT2 adalah kerangka teoritis paling umum (70,25%) yang menyoroti variabel...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/9/chatgpt-utaut2-marketing-digital-model-teori-prakt-thumb-68eca.webp" type="image/webp" length="106784" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/chatgpt-utaut2-marketing-digital-model-teori-prakt-thumb-68eca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/chatgpt-utaut2-marketing-digital-model-teori-prakt-thumb-93950.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/chatgpt-utaut2-marketing-digital-model-teori-prakt-thumb-45259.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-104-usm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2570-solusi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sustainable Urban Development in Jakarta Penta Helix and Public Perception Analysis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sustainable Urban Development in Jakarta Penta Helix and Public Perception Analysis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sustainable Urban Development in Jakarta Penta Helix and Public Perception Analysis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44601-provinsi-jakarta-urbanisasi-disparitas-sosio-ekono</link>
	<guid isPermaLink="false">5ff4bee44807ded03033f76abd15038a</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 19:38:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sedunia toto ]]></category>
	<category><![CDATA[ delta slot88 ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[delta,mahjong,sedunia,slot,slot88,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Menganalisis secara mendalam peran teknologi dan inovasi dalam mengatasi disparitas sosio-ekonomi di Jakarta. Penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sustainable Urban Development in Jakarta: Penta-Helix and Public Perception Analysis: Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Menganalisis secara mendalam peran teknologi dan inovasi dalam mengatasi disparitas sosio-ekonomi di Jakarta. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan partisipasi publik, meningkatkan aksesibilitas transportasi, dan meningkatkan kualitas lingkungan. Dengan demikian, penelitian ini akan memberikan wawasan tentang cara-cara inovatif untuk mengatasi kesenjangan sosial dan ekonomi di kota.2. Melakukan studi komparatif dengan kota-kota lain di Indonesia atau di negara berkembang lainnya untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam mengatasi disparitas sosio-ekonomi. Studi komparatif ini akan membantu mengidentifikasi strategi dan kebijakan yang efektif dalam mempromosikan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan membandingkan Jakarta dengan kota-kota lain, penelitian ini dapat memberikan rekomendasi yang lebih terarah dan spesifik.3. Melakukan penelitian longitudinal untuk melacak perubahan dan dampak kebijakan dalam jangka panjang. Penelitian ini akan memungkinkan pemantauan perkembangan Jakarta dalam mengatasi tantangan urbanisasi dan disparitas sosio-ekonomi. Dengan mengumpulkan data secara berkala, penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang dinamika perubahan dan efektivitas intervensi kebijakan. Hasil penelitian longitudinal ini dapat menjadi dasar untuk merancang strategi dan kebijakan yang lebih efektif dalam jangka panjang.. Penelitian ini secara komprehensif menganalisis hubungan kompleks antara urbanisasi dan disparitas sosio-ekonomi di Jakarta, serta implikasinya terhadap keberlanjutan kota.Dengan menggunakan pendekatan metode campuran, studi ini berhasil mengintegrasikan wawasan mendalam dari pemangku kepentingan Penta-Helix dengan data kuantitatif perwakilan dari masyarakat umum.Temuan kunci menegaskan bahwa Jakarta telah membuat kemajuan signifikan dalam pengembangan infrastruktur perkotaan, seperti transportasi umum.Namun, tantangan fundamental masih tersisa, seperti kebijakan perencanaan spasial yang belum sepenuhnya inklusif, pengelolaan lingkungan yang masih membutuhkan perbaikan menyeluruh, dan krisis perumahan terjangkau yang akut.Persepsi publik, terutama terkait perumahan terjangkau dan partisipasi publik, menunjukkan kesenjangan serius antara tujuan kebijakan dan implementasi di lapangan.Hal ini diperkuat oleh perspektif pemangku kepentingan yang menekankan masalah koordinasi, kurangnya kemauan politik, dan partisipasi tokenistik.Kontribusi penelitian ini sangat signifikan secara teoritis dan praktis.Secara teoritis, studi ini memperkaya literatur tentang perencanaan perkotaan, pengembangan perkotaan berkelanjutan, dan penerapan model Penta-Helix dalam konteks kota megapolitan berkembang.Pendekatan metode campuran yang komprehensif, dengan validasi silang antara pandangan ahli dan persepsi publik yang luas, mewakili inovasi metodologis yang memberikan kedalaman dan validitas tinggi pada temuan.Penelitian ini menawarkan kerangka analisis yang dapat diterapkan pada studi serupa di kota lain yang menghadapi tantangan disparitas sosio-ekonomi.Secara praktis, temuan berbasis bukti ini memberikan wawasan penting bagi Pemerintah Provinsi Jakarta, akademisi, sektor swasta, organisasi masyarakat sipil, dan media untuk mengidentifikasi area prioritas yang membutuhkan intervensi segera.Rekomendasi seperti memperkuat tata kelola kolaboratif, kebijakan perencanaan spasial, dan meningkatkan kualitas dan akses terhadap layanan dasar diharapkan menjadi panduan strategis untuk mewujudkan Jakarta yang lebih adil, layak huni, dan tangguh di masa depan Studi ini menganalisis secara kritis hubungan antara urbanisasi, disparitas sosio-ekonomi spasial, dan efektivitas tata kelola Penta-Helix di Jakarta, serta implikasinya terhadap keberlanjutan perkotaan. Dengan menggunakan pendekatan metode campuran (sequential exploratory), data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan Penta-Helix, sementara data kuantitatif dikumpulkan dari survei terhadap 400 responden. Studi ini mengevaluasi lima variabel kunci: kebijakan perencanaan spasial inklusif, aksesibilitas transportasi umum, pengelolaan lingkungan perkotaan, ketersediaan perumahan terjangkau,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/3/provinsi-jakarta-urbanisasi-disparitas-sosio-ekono-thumb-ec760.webp" title="JURIS - Sustainable Urban Development in Jakarta: Penta-Helix and Public Perception Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/provinsi-jakarta-urbanisasi-disparitas-sosio-ekono-thumb-ec760.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/provinsi-jakarta-urbanisasi-disparitas-sosio-ekono-thumb-ec760.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/provinsi-jakarta-urbanisasi-disparitas-sosio-ekono-thumb-ec760.webp 1x" title="JURIS - Sustainable Urban Development in Jakarta: Penta-Helix and Public Perception Analysis" alt="JURIS - Sustainable Urban Development in Jakarta: Penta-Helix and Public Perception Analysis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/provinsi-jakarta-urbanisasi-disparitas-sosio-ekono-thumb-7c930.webp" title="JURIS - Sustainable Urban Development in Jakarta: Penta-Helix and Public Perception Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/provinsi-jakarta-urbanisasi-disparitas-sosio-ekono-thumb-7c930.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/provinsi-jakarta-urbanisasi-disparitas-sosio-ekono-thumb-7c930.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/provinsi-jakarta-urbanisasi-disparitas-sosio-ekono-thumb-7c930.webp 1x" title="JURIS - Sustainable Urban Development in Jakarta: Penta-Helix and Public Perception Analysis" alt="JURIS - Sustainable Urban Development in Jakarta: Penta-Helix and Public Perception Analysis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/provinsi-jakarta-urbanisasi-disparitas-sosio-ekono-thumb-ca025.webp" title="JURIS - Sustainable Urban Development in Jakarta: Penta-Helix and Public Perception Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/provinsi-jakarta-urbanisasi-disparitas-sosio-ekono-thumb-ca025.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/provinsi-jakarta-urbanisasi-disparitas-sosio-ekono-thumb-ca025.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/provinsi-jakarta-urbanisasi-disparitas-sosio-ekono-thumb-ca025.webp 1x" title="JURIS - Sustainable Urban Development in Jakarta: Penta-Helix and Public Perception Analysis" alt="JURIS - Sustainable Urban Development in Jakarta: Penta-Helix and Public Perception Analysis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44601-provinsi-jakarta-urbanisasi-disparitas-sosio-ekono" title="JURIS - Sustainable Urban Development in Jakarta: Penta-Helix and Public Perception Analysis" target="_blank">Sustainable Urban Development in Jakarta: Penta-Helix and Public Perception Analysis</a>: Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Menganalisis secara mendalam peran teknologi dan inovasi dalam mengatasi disparitas sosio-ekonomi di Jakarta. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan partisipasi publik, meningkatkan aksesibilitas transportasi, dan meningkatkan kualitas lingkungan. Dengan demikian, penelitian ini akan memberikan wawasan tentang cara-cara inovatif untuk mengatasi kesenjangan sosial dan ekonomi di kota.2. Melakukan studi komparatif dengan kota-kota lain di Indonesia atau di negara berkembang lainnya untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam mengatasi disparitas sosio-ekonomi. Studi komparatif ini akan membantu mengidentifikasi strategi dan kebijakan yang efektif dalam mempromosikan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan membandingkan Jakarta dengan kota-kota lain, penelitian ini dapat memberikan rekomendasi yang lebih terarah dan spesifik.3. Melakukan penelitian longitudinal untuk melacak perubahan dan dampak kebijakan dalam jangka panjang. Penelitian ini akan memungkinkan pemantauan perkembangan Jakarta dalam mengatasi tantangan urbanisasi dan disparitas sosio-ekonomi. Dengan mengumpulkan data secara berkala, penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang dinamika perubahan dan efektivitas intervensi kebijakan. Hasil penelitian longitudinal ini dapat menjadi dasar untuk merancang strategi dan kebijakan yang lebih efektif dalam jangka panjang..
<br>Penelitian ini secara komprehensif menganalisis hubungan kompleks antara urbanisasi dan disparitas sosio-ekonomi di Jakarta, serta implikasinya terhadap keberlanjutan kota.Dengan menggunakan pendekatan metode campuran, studi ini berhasil mengintegrasikan wawasan mendalam dari pemangku kepentingan Penta-Helix dengan data kuantitatif perwakilan dari masyarakat umum.Temuan kunci menegaskan bahwa Jakarta telah membuat kemajuan signifikan dalam pengembangan infrastruktur perkotaan, seperti transportasi umum.Namun, tantangan fundamental masih tersisa, seperti kebijakan perencanaan spasial yang belum sepenuhnya inklusif, pengelolaan lingkungan yang masih membutuhkan perbaikan menyeluruh, dan krisis perumahan terjangkau yang akut.Persepsi publik, terutama terkait perumahan terjangkau dan partisipasi publik, menunjukkan kesenjangan serius antara tujuan kebijakan dan implementasi di lapangan.Hal ini diperkuat oleh perspektif pemangku kepentingan yang menekankan masalah koordinasi, kurangnya kemauan politik, dan partisipasi tokenistik.Kontribusi penelitian ini sangat signifikan secara teoritis dan praktis.Secara teoritis, studi ini memperkaya literatur tentang perencanaan perkotaan, pengembangan perkotaan berkelanjutan, dan penerapan model Penta-Helix dalam konteks kota megapolitan berkembang.Pendekatan metode campuran yang komprehensif, dengan validasi silang antara pandangan ahli dan persepsi publik yang luas, mewakili inovasi metodologis yang memberikan kedalaman dan validitas tinggi pada temuan.Penelitian ini menawarkan kerangka analisis yang dapat diterapkan pada studi serupa di kota lain yang menghadapi tantangan disparitas sosio-ekonomi.Secara praktis, temuan berbasis bukti ini memberikan wawasan penting bagi Pemerintah Provinsi Jakarta, akademisi, sektor swasta, organisasi masyarakat sipil, dan media untuk mengidentifikasi area prioritas yang membutuhkan intervensi segera.Rekomendasi seperti memperkuat tata kelola kolaboratif, kebijakan perencanaan spasial, dan meningkatkan kualitas dan akses terhadap layanan dasar diharapkan menjadi panduan strategis untuk mewujudkan Jakarta yang lebih adil, layak huni, dan tangguh di masa depan
<br>Studi ini menganalisis secara kritis hubungan antara urbanisasi, disparitas sosio-ekonomi spasial, dan efektivitas tata kelola Penta-Helix di Jakarta, serta implikasinya terhadap keberlanjutan perkotaan. Dengan menggunakan pendekatan metode campuran (sequential exploratory), data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan Penta-Helix, sementara data kuantitatif dikumpulkan dari survei terhadap 400 responden. Studi ini mengevaluasi lima variabel kunci: kebijakan perencanaan spasial inklusif, aksesibilitas transportasi umum, pengelolaan lingkungan perkotaan, ketersediaan perumahan terjangkau,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/3/provinsi-jakarta-urbanisasi-disparitas-sosio-ekono-thumb-ca025.webp" type="image/webp" length="114206" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/provinsi-jakarta-urbanisasi-disparitas-sosio-ekono-thumb-ec760.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/provinsi-jakarta-urbanisasi-disparitas-sosio-ekono-thumb-7c930.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/provinsi-jakarta-urbanisasi-disparitas-sosio-ekono-thumb-ca025.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-104-usm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2571-indonesian-journal-spatial-planning.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pelestarian Warisan Budaya Naskah Kuno Melalui Penerapan Digitalisasi Studi Literatur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pelestarian Warisan Budaya Naskah Kuno Melalui Penerapan Digitalisasi Studi Literatur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pelestarian Warisan Budaya Naskah Kuno Melalui Penerapan Digitalisasi Studi Literatur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44613-naskah-kuno-digitalisasi-pelestarian-perpustakaan</link>
	<guid isPermaLink="false">f58cf130c078d609ac2b5cebaf7f7fb7</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 19:32:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ agus rusmana ]]></category>
	<category><![CDATA[ logo scholar ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agus,counter,flag,logo,rusmana,scholar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas berbagai metode digitalisasi terhadap jenis naskah yang berbeda-beda, misalnya naskah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pelestarian Warisan Budaya Naskah Kuno Melalui Penerapan Digitalisasi: Studi Literatur: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas berbagai metode digitalisasi terhadap jenis naskah yang berbeda-beda, misalnya naskah dengan tinta yang pudar atau kertas yang sangat rapuh. Hal ini penting untuk memastikan bahwa proses digitalisasi tidak merusak naskah asli dan menghasilkan citra digital yang berkualitas tinggi. Kedua, penelitian tentang peran partisipasi masyarakat dalam pelestarian naskah kuno melalui digitalisasi dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana masyarakat dapat dilibatkan dalam proses identifikasi, pendokumentasian, dan penyebaran informasi tentang naskah kuno, sehingga meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap warisan budaya. Ketiga, penelitian mengenai pengembangan model bisnis yang berkelanjutan untuk digitalisasi naskah kuno perlu dilakukan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa proyek digitalisasi dapat terus berjalan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, misalnya melalui pengembangan platform digital yang menyediakan akses ke naskah kuno dan layanan terkait lainnya. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat tercipta ekosistem pelestarian naskah kuno yang lebih kuat dan berkelanjutan, melibatkan berbagai pihak dan memanfaatkan teknologi untuk melestarikan warisan budaya bangsa.. Sebagai salah satu bentuk warisan budaya yang dimiliki Indonesia, naskah kuno menyimpan nilai-nilai luhur penting dari masa lampau.Di dalamnya tersimpan beragam informasi dan pengetahuan lainnya yang membuat naskah kuno menjadi warisan budaya yang harus dijaga dan dilestarikan.Seiring dengan usianya yang sudah sangat tua, fisik sebuah manuskrip menjadi rapuh dan semakin rentan rusak.Oleh karenanya, melestarikan naskah kuno agar informasi yang terkandung di dalamnya dapat sampai kepada generasi perlu dilakukan pelestarian.Salah satu bentuk pelestarian yang dapat dilakukan sebuah perpustakaan di tengah kemajuan teknologi seperti sekarang adalah pelestarian melalui proses alih media dari bentuk cetak ke bentuk digital atau biasa disebut sebagai digitalisasi.Terdapat tiga tahapan utama dilakukan saat melakukan digitalisasi yaitu.tahap pra (sebelum) digitalisasi yang fokus pada persiapan naskah serta peralatan yang dibutuhkan.tahap digitalisasi yang merupakan pengalihan format suatu media ke format digital juga mencakup pengecekan serta editing hasil dokumentasi, serta tahap pasca (setelah) digitalisasi yang berfokus pada penyajian serta aksesibilitas hasil file digitalisasi untuk para pemustaka.Digitalisasi ini dilakukan untuk mengurangi akses terhadap naskah kuno dalam bentuk fisik agar kerusakan yang terjadi tidak semakin parah Naskah kuno menghadapi berbagai ancaman yang berasal dari alam atau manusia membuat naskah kuno cepat rusak. Berkat kemajuan teknologi, kini pelestarian naskah kuno dapat dilaksanakan dengan melakukan alih media digital (digitalisasi). Tujuan dilakukannya penelitian ialah untuk 1) menganalisis penerapan pelestarian naskah kuno melalui digitalisasi yang telah dilakukan, 2) mendeskripsikan peran perpustakaan dalam pelestarian budaya melalui naskah kuno, serta 3) mendeskripsikan peluang dan tantangan digitalisasi naskah kuno. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur. Hasil dari kajian literatur diketahui bahwa secara umum terdapat tiga tahapan utama yang dilakukan oleh instansi-instansi yang telah menyelenggarakan digitalisasi yaitu: 1) tahap pra-digitalisasi, berupa persiapan naskah dan peralatan; 2) tahap digitalisasi, berupa pemotretan naskah, pengecekan hasil, dan editing;... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/f/naskah-kuno-digitalisasi-pelestarian-perpustakaan-thumb-a99d3.webp" title="JURIS - Pelestarian Warisan Budaya Naskah Kuno Melalui Penerapan Digitalisasi: Studi Literatur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/naskah-kuno-digitalisasi-pelestarian-perpustakaan-thumb-a99d3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/naskah-kuno-digitalisasi-pelestarian-perpustakaan-thumb-a99d3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/naskah-kuno-digitalisasi-pelestarian-perpustakaan-thumb-a99d3.webp 1x" title="JURIS - Pelestarian Warisan Budaya Naskah Kuno Melalui Penerapan Digitalisasi: Studi Literatur" alt="JURIS - Pelestarian Warisan Budaya Naskah Kuno Melalui Penerapan Digitalisasi: Studi Literatur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/f/naskah-kuno-digitalisasi-pelestarian-perpustakaan-thumb-29466.webp" title="JURIS - Pelestarian Warisan Budaya Naskah Kuno Melalui Penerapan Digitalisasi: Studi Literatur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/naskah-kuno-digitalisasi-pelestarian-perpustakaan-thumb-29466.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/naskah-kuno-digitalisasi-pelestarian-perpustakaan-thumb-29466.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/naskah-kuno-digitalisasi-pelestarian-perpustakaan-thumb-29466.webp 1x" title="JURIS - Pelestarian Warisan Budaya Naskah Kuno Melalui Penerapan Digitalisasi: Studi Literatur" alt="JURIS - Pelestarian Warisan Budaya Naskah Kuno Melalui Penerapan Digitalisasi: Studi Literatur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/f/naskah-kuno-digitalisasi-pelestarian-perpustakaan-thumb-9b1cb.webp" title="JURIS - Pelestarian Warisan Budaya Naskah Kuno Melalui Penerapan Digitalisasi: Studi Literatur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/naskah-kuno-digitalisasi-pelestarian-perpustakaan-thumb-9b1cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/naskah-kuno-digitalisasi-pelestarian-perpustakaan-thumb-9b1cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/naskah-kuno-digitalisasi-pelestarian-perpustakaan-thumb-9b1cb.webp 1x" title="JURIS - Pelestarian Warisan Budaya Naskah Kuno Melalui Penerapan Digitalisasi: Studi Literatur" alt="JURIS - Pelestarian Warisan Budaya Naskah Kuno Melalui Penerapan Digitalisasi: Studi Literatur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44613-naskah-kuno-digitalisasi-pelestarian-perpustakaan" title="JURIS - Pelestarian Warisan Budaya Naskah Kuno Melalui Penerapan Digitalisasi: Studi Literatur" target="_blank">Pelestarian Warisan Budaya Naskah Kuno Melalui Penerapan Digitalisasi: Studi Literatur</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas berbagai metode digitalisasi terhadap jenis naskah yang berbeda-beda, misalnya naskah dengan tinta yang pudar atau kertas yang sangat rapuh. Hal ini penting untuk memastikan bahwa proses digitalisasi tidak merusak naskah asli dan menghasilkan citra digital yang berkualitas tinggi. Kedua, penelitian tentang peran partisipasi masyarakat dalam pelestarian naskah kuno melalui digitalisasi dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana masyarakat dapat dilibatkan dalam proses identifikasi, pendokumentasian, dan penyebaran informasi tentang naskah kuno, sehingga meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap warisan budaya. Ketiga, penelitian mengenai pengembangan model bisnis yang berkelanjutan untuk digitalisasi naskah kuno perlu dilakukan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa proyek digitalisasi dapat terus berjalan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, misalnya melalui pengembangan platform digital yang menyediakan akses ke naskah kuno dan layanan terkait lainnya. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat tercipta ekosistem pelestarian naskah kuno yang lebih kuat dan berkelanjutan, melibatkan berbagai pihak dan memanfaatkan teknologi untuk melestarikan warisan budaya bangsa..
<br>Sebagai salah satu bentuk warisan budaya yang dimiliki Indonesia, naskah kuno menyimpan nilai-nilai luhur penting dari masa lampau.Di dalamnya tersimpan beragam informasi dan pengetahuan lainnya yang membuat naskah kuno menjadi warisan budaya yang harus dijaga dan dilestarikan.Seiring dengan usianya yang sudah sangat tua, fisik sebuah manuskrip menjadi rapuh dan semakin rentan rusak.Oleh karenanya, melestarikan naskah kuno agar informasi yang terkandung di dalamnya dapat sampai kepada generasi perlu dilakukan pelestarian.Salah satu bentuk pelestarian yang dapat dilakukan sebuah perpustakaan di tengah kemajuan teknologi seperti sekarang adalah pelestarian melalui proses alih media dari bentuk cetak ke bentuk digital atau biasa disebut sebagai digitalisasi.Terdapat tiga tahapan utama dilakukan saat melakukan digitalisasi yaitu.tahap pra (sebelum) digitalisasi yang fokus pada persiapan naskah serta peralatan yang dibutuhkan.tahap digitalisasi yang merupakan pengalihan format suatu media ke format digital juga mencakup pengecekan serta editing hasil dokumentasi, serta tahap pasca (setelah) digitalisasi yang berfokus pada penyajian serta aksesibilitas hasil file digitalisasi untuk para pemustaka.Digitalisasi ini dilakukan untuk mengurangi akses terhadap naskah kuno dalam bentuk fisik agar kerusakan yang terjadi tidak semakin parah
<br>Naskah kuno menghadapi berbagai ancaman yang berasal dari alam atau manusia membuat naskah kuno cepat rusak. Berkat kemajuan teknologi, kini pelestarian naskah kuno dapat dilaksanakan dengan melakukan alih media digital (digitalisasi). Tujuan dilakukannya penelitian ialah untuk 1) menganalisis penerapan pelestarian naskah kuno melalui digitalisasi yang telah dilakukan, 2) mendeskripsikan peran perpustakaan dalam pelestarian budaya melalui naskah kuno, serta 3) mendeskripsikan peluang dan tantangan digitalisasi naskah kuno. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur. Hasil dari kajian literatur diketahui bahwa secara umum terdapat tiga tahapan utama yang dilakukan oleh instansi-instansi yang telah menyelenggarakan digitalisasi yaitu: 1) tahap pra-digitalisasi, berupa persiapan naskah dan peralatan; 2) tahap digitalisasi, berupa pemotretan naskah, pengecekan hasil, dan editing;...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/f/naskah-kuno-digitalisasi-pelestarian-perpustakaan-thumb-9b1cb.webp" type="image/webp" length="87798" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/naskah-kuno-digitalisasi-pelestarian-perpustakaan-thumb-a99d3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/naskah-kuno-digitalisasi-pelestarian-perpustakaan-thumb-29466.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/naskah-kuno-digitalisasi-pelestarian-perpustakaan-thumb-9b1cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-104-usm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2572-information-science-library.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Pengembangan Kawasan Konservasi Penyu Pantai Patihan Kecamatan Sanden Kabupaten Bantul ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Pengembangan Kawasan Konservasi Penyu Pantai Patihan Kecamatan Sanden Kabupaten Bantul ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Pengembangan Kawasan Konservasi Penyu Pantai Patihan Kecamatan Sanden Kabupaten Bantul ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44603-kawasan-konservasi-tpk-suasana-spesies-penyu</link>
	<guid isPermaLink="false">c574ff2bb7affcfa22a898ab60c912a4</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 19:20:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sedunia toto ]]></category>
	<category><![CDATA[ delta slot88 ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[delta,mahjong,sedunia,slot,slot88,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan kajian mengenai efektivitas penerapan zonasi konservasi kawasan pesisir dan dampaknya terhadap populasi penyu serta ekonomi masyarakat lokal. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat menggunakan model ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Pengembangan Kawasan Konservasi Penyu Pantai Patihan, Kecamatan Sanden Kabupaten Bantul: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan kajian mengenai efektivitas penerapan zonasi konservasi kawasan pesisir dan dampaknya terhadap populasi penyu serta ekonomi masyarakat lokal. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat menggunakan model kuantitatif berbasis pembobotan SWOT atau metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk melakukan prioritas strategi pengelolaan yang lebih terstruktur. Kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan pihak swasta sangat penting untuk menciptakan model konservasi terpadu yang dapat menjaga keseimbangan antara ekologi dan ekonomi. Dengan demikian, hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar bagi perumusan kebijakan dan pengembangan konservasi penyu yang lebih adaptif, partisipatif, dan berkelanjutan.. Berdasarkan hasil penelitian, kawasan konservasi penyu di Pantai Patihan memiliki potensi ekologi dan sosial yang tinggi untuk dikembangkan secara berkelanjutan.Kondisi habitat yang masih alami, keberadaan spesies penyu lekang dan penyu hijau, serta tingkat keberhasilan penetasan A80% menunjukkan daya dukung ekologi yang kuat.Peran aktif Kelompok Konservasi Penyu (KKP) Mino Raharjo sebagai penggerak utama kegiatan konservasi menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan upaya pelestarian dan pemberdayaan masyarakat lokal.Namun, masih terdapat beberapa kendala yang perlu diatasi, seperti keterbatasan fasilitas konservasi, minimnya kapasitas teknis sumber daya manusia, serta ancaman eksternal berupa abrasi, sampah plastik, dan ketergantungan terhadap bantuan eksternal.Strategi pengembangan yang disusun menekankan pada peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan teknis dan kemitraan akademik, serta penerapan sistem konservasi berbasis masyarakat yang adaptif terhadap kondisi lingkungan.Selain itu, penerapan zonasi pesisir, penguatan regulasi desa, dan diversifikasi sumber pendanaan menjadi langkah penting untuk memastikan keberlanjutan konservasi tanpa bergantung sepenuhnya pada dukungan eksternal.Secara keseluruhan, pengelolaan kawasan konservasi penyu di Pantai Patihan memerlukan sinergi kuat antara pemerintah, akademisi, sektor swasta, dan masyarakat lokal agar konservasi penyu dapat berjalan efektif sekaligus memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat pesisir secara berkelanjutan Wilayah pesisir di Indonesia menghadapi krisis ekologi yang kompleks, termasuk degradasi habitat pesisir dan ancaman terhadap populasi penyu yang merupakan spesies langka dan dilindungi. Pantai Patihan di Bantul, Yogyakarta, merupakan salah satu kawasan konservasi penyu yang memiliki potensi ekologi, sosial, dan ekonomi yang besar. Studi ini menggunakan analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pengembangan kawasan konservasi berbasis masyarakat di Pantai Patihan. Kawasan ini memiliki habitat alami yang mendukung penyu lekang dan penyu hijau bertelur... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/b/kawasan-konservasi-tpk-suasana-spesies-penyu-lekan-thumb-04b18.webp" title="JURIS - Strategi Pengembangan Kawasan Konservasi Penyu Pantai Patihan, Kecamatan Sanden Kabupaten Bantul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/kawasan-konservasi-tpk-suasana-spesies-penyu-lekan-thumb-04b18.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/kawasan-konservasi-tpk-suasana-spesies-penyu-lekan-thumb-04b18.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/kawasan-konservasi-tpk-suasana-spesies-penyu-lekan-thumb-04b18.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pengembangan Kawasan Konservasi Penyu Pantai Patihan, Kecamatan Sanden Kabupaten Bantul" alt="JURIS - Strategi Pengembangan Kawasan Konservasi Penyu Pantai Patihan, Kecamatan Sanden Kabupaten Bantul" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/kawasan-konservasi-tpk-suasana-spesies-penyu-lekan-thumb-4147f.webp" title="JURIS - Strategi Pengembangan Kawasan Konservasi Penyu Pantai Patihan, Kecamatan Sanden Kabupaten Bantul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/kawasan-konservasi-tpk-suasana-spesies-penyu-lekan-thumb-4147f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/kawasan-konservasi-tpk-suasana-spesies-penyu-lekan-thumb-4147f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/kawasan-konservasi-tpk-suasana-spesies-penyu-lekan-thumb-4147f.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pengembangan Kawasan Konservasi Penyu Pantai Patihan, Kecamatan Sanden Kabupaten Bantul" alt="JURIS - Strategi Pengembangan Kawasan Konservasi Penyu Pantai Patihan, Kecamatan Sanden Kabupaten Bantul" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/kawasan-konservasi-tpk-suasana-spesies-penyu-lekan-thumb-41c67.webp" title="JURIS - Strategi Pengembangan Kawasan Konservasi Penyu Pantai Patihan, Kecamatan Sanden Kabupaten Bantul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/kawasan-konservasi-tpk-suasana-spesies-penyu-lekan-thumb-41c67.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/kawasan-konservasi-tpk-suasana-spesies-penyu-lekan-thumb-41c67.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/kawasan-konservasi-tpk-suasana-spesies-penyu-lekan-thumb-41c67.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pengembangan Kawasan Konservasi Penyu Pantai Patihan, Kecamatan Sanden Kabupaten Bantul" alt="JURIS - Strategi Pengembangan Kawasan Konservasi Penyu Pantai Patihan, Kecamatan Sanden Kabupaten Bantul" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44603-kawasan-konservasi-tpk-suasana-spesies-penyu" title="JURIS - Strategi Pengembangan Kawasan Konservasi Penyu Pantai Patihan, Kecamatan Sanden Kabupaten Bantul" target="_blank">Strategi Pengembangan Kawasan Konservasi Penyu Pantai Patihan, Kecamatan Sanden Kabupaten Bantul</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan kajian mengenai efektivitas penerapan zonasi konservasi kawasan pesisir dan dampaknya terhadap populasi penyu serta ekonomi masyarakat lokal. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat menggunakan model kuantitatif berbasis pembobotan SWOT atau metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk melakukan prioritas strategi pengelolaan yang lebih terstruktur. Kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan pihak swasta sangat penting untuk menciptakan model konservasi terpadu yang dapat menjaga keseimbangan antara ekologi dan ekonomi. Dengan demikian, hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar bagi perumusan kebijakan dan pengembangan konservasi penyu yang lebih adaptif, partisipatif, dan berkelanjutan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, kawasan konservasi penyu di Pantai Patihan memiliki potensi ekologi dan sosial yang tinggi untuk dikembangkan secara berkelanjutan.Kondisi habitat yang masih alami, keberadaan spesies penyu lekang dan penyu hijau, serta tingkat keberhasilan penetasan A80% menunjukkan daya dukung ekologi yang kuat.Peran aktif Kelompok Konservasi Penyu (KKP) Mino Raharjo sebagai penggerak utama kegiatan konservasi menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan upaya pelestarian dan pemberdayaan masyarakat lokal.Namun, masih terdapat beberapa kendala yang perlu diatasi, seperti keterbatasan fasilitas konservasi, minimnya kapasitas teknis sumber daya manusia, serta ancaman eksternal berupa abrasi, sampah plastik, dan ketergantungan terhadap bantuan eksternal.Strategi pengembangan yang disusun menekankan pada peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan teknis dan kemitraan akademik, serta penerapan sistem konservasi berbasis masyarakat yang adaptif terhadap kondisi lingkungan.Selain itu, penerapan zonasi pesisir, penguatan regulasi desa, dan diversifikasi sumber pendanaan menjadi langkah penting untuk memastikan keberlanjutan konservasi tanpa bergantung sepenuhnya pada dukungan eksternal.Secara keseluruhan, pengelolaan kawasan konservasi penyu di Pantai Patihan memerlukan sinergi kuat antara pemerintah, akademisi, sektor swasta, dan masyarakat lokal agar konservasi penyu dapat berjalan efektif sekaligus memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat pesisir secara berkelanjutan
<br>Wilayah pesisir di Indonesia menghadapi krisis ekologi yang kompleks, termasuk degradasi habitat pesisir dan ancaman terhadap populasi penyu yang merupakan spesies langka dan dilindungi. Pantai Patihan di Bantul, Yogyakarta, merupakan salah satu kawasan konservasi penyu yang memiliki potensi ekologi, sosial, dan ekonomi yang besar. Studi ini menggunakan analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pengembangan kawasan konservasi berbasis masyarakat di Pantai Patihan. Kawasan ini memiliki habitat alami yang mendukung penyu lekang dan penyu hijau bertelur...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/b/kawasan-konservasi-tpk-suasana-spesies-penyu-lekan-thumb-04b18.webp" type="image/webp" length="104986" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/kawasan-konservasi-tpk-suasana-spesies-penyu-lekan-thumb-04b18.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/kawasan-konservasi-tpk-suasana-spesies-penyu-lekan-thumb-4147f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/kawasan-konservasi-tpk-suasana-spesies-penyu-lekan-thumb-41c67.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-104-usm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2571-indonesian-journal-spatial-planning.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kualitas Ruang Terbuka Hijau Kawasan Sempadan Rel Kereta Api Berdasarkan Persepsi Masyarakat Studi Kasus Kota Bandar Lampung ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kualitas Ruang Terbuka Hijau Kawasan Sempadan Rel Kereta Api Berdasarkan Persepsi Masyarakat Studi Kasus Kota Bandar Lampung ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kualitas Ruang Terbuka Hijau Kawasan Sempadan Rel Kereta Api Berdasarkan Persepsi Masyarakat Studi Kasus Kota Bandar Lampung ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44618-rel-kereta-api-rth-sempadan-persepsi-masyaraka</link>
	<guid isPermaLink="false">9e72b80805057d0d8f6f13c3fb986edb</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 19:16:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sedunia toto ]]></category>
	<category><![CDATA[ delta slot88 ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[delta,mahjong,sedunia,slot,slot88,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai preferensi masyarakat terhadap fasilitas dan aktivitas yang ideal di kawasan sempadan rel, dengan mempertimbangkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kualitas Ruang Terbuka Hijau Kawasan Sempadan Rel Kereta Api Berdasarkan Persepsi Masyarakat (Studi Kasus: Kota Bandar Lampung): Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai preferensi masyarakat terhadap fasilitas dan aktivitas yang ideal di kawasan sempadan rel, dengan mempertimbangkan aspek demografi dan gaya hidup. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pengelolaan RTH sempadan rel yang partisipatif, melibatkan berbagai pemangku kepentingan seperti masyarakat, pemerintah daerah, dan operator kereta api. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi potensi integrasi RTH sempadan rel dengan sistem transportasi aktif, seperti jalur sepeda dan trotoar yang nyaman, untuk mendorong mobilitas berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.. Berdasarkan penelitian, kualitas ruang terbuka hijau (RTH) pada kawasan sempadan rel kereta api di Kota Bandar Lampung perlu ditingkatkan, terutama terkait keamanan dan kenyamanan sebagai tempat berkumpul.Analisis Importance Performance Analysis (IPA) menunjukkan bahwa infrastruktur, aksesibilitas, dan kenyamanan sudah baik, namun aspek keamanan area bermain dan kondisi lingkungan masih memerlukan perhatian.Dengan pendekatan partisipatif dan pemanfaatan yang terencana, kawasan sempadan rel dapat dioptimalkan sebagai RTH multifungsi yang mendukung interaksi sosial dan keberlanjutan lingkungan Kota Bandar Lampung menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan ruang terbuka hijau (RTH) sebagaimana diamankan oleh regulasi, di mana luas RTH yang tersedia masih jauh dari standar minimal. Sempadan rel kereta api memiliki potensi besar untuk dioptimalkan sebagai ruang terbuka hijau multifungsi guna mendukung lingkungan perkotaan yang berkelanjutan, meningkatkan interaksi sosial, dan menciptakan ruang yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas RTH pada kawasan sempadan rel berdasarkan persepsi masyarakat. Metode yang digunakan adalah analisis Importance Performance Analysis (IPA) untuk mengidentifikasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/c/rel-kereta-api-rth-sempadan-persepsi-masyarakat-ka-thumb-f7aa8.webp" title="JURIS - Kualitas Ruang Terbuka Hijau Kawasan Sempadan Rel Kereta Api Berdasarkan Persepsi Masyarakat (Studi Kasus: Kota Bandar Lampung)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/rel-kereta-api-rth-sempadan-persepsi-masyarakat-ka-thumb-f7aa8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/rel-kereta-api-rth-sempadan-persepsi-masyarakat-ka-thumb-f7aa8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/rel-kereta-api-rth-sempadan-persepsi-masyarakat-ka-thumb-f7aa8.webp 1x" title="JURIS - Kualitas Ruang Terbuka Hijau Kawasan Sempadan Rel Kereta Api Berdasarkan Persepsi Masyarakat (Studi Kasus: Kota Bandar Lampung)" alt="JURIS - Kualitas Ruang Terbuka Hijau Kawasan Sempadan Rel Kereta Api Berdasarkan Persepsi Masyarakat (Studi Kasus: Kota Bandar Lampung)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/c/rel-kereta-api-rth-sempadan-persepsi-masyarakat-ka-thumb-0575d.webp" title="JURIS - Kualitas Ruang Terbuka Hijau Kawasan Sempadan Rel Kereta Api Berdasarkan Persepsi Masyarakat (Studi Kasus: Kota Bandar Lampung)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/rel-kereta-api-rth-sempadan-persepsi-masyarakat-ka-thumb-0575d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/rel-kereta-api-rth-sempadan-persepsi-masyarakat-ka-thumb-0575d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/rel-kereta-api-rth-sempadan-persepsi-masyarakat-ka-thumb-0575d.webp 1x" title="JURIS - Kualitas Ruang Terbuka Hijau Kawasan Sempadan Rel Kereta Api Berdasarkan Persepsi Masyarakat (Studi Kasus: Kota Bandar Lampung)" alt="JURIS - Kualitas Ruang Terbuka Hijau Kawasan Sempadan Rel Kereta Api Berdasarkan Persepsi Masyarakat (Studi Kasus: Kota Bandar Lampung)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44618-rel-kereta-api-rth-sempadan-persepsi-masyaraka" title="JURIS - Kualitas Ruang Terbuka Hijau Kawasan Sempadan Rel Kereta Api Berdasarkan Persepsi Masyarakat (Studi Kasus: Kota Bandar Lampung)" target="_blank">Kualitas Ruang Terbuka Hijau Kawasan Sempadan Rel Kereta Api Berdasarkan Persepsi Masyarakat (Studi Kasus: Kota Bandar Lampung)</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai preferensi masyarakat terhadap fasilitas dan aktivitas yang ideal di kawasan sempadan rel, dengan mempertimbangkan aspek demografi dan gaya hidup. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pengelolaan RTH sempadan rel yang partisipatif, melibatkan berbagai pemangku kepentingan seperti masyarakat, pemerintah daerah, dan operator kereta api. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi potensi integrasi RTH sempadan rel dengan sistem transportasi aktif, seperti jalur sepeda dan trotoar yang nyaman, untuk mendorong mobilitas berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat..
<br>Berdasarkan penelitian, kualitas ruang terbuka hijau (RTH) pada kawasan sempadan rel kereta api di Kota Bandar Lampung perlu ditingkatkan, terutama terkait keamanan dan kenyamanan sebagai tempat berkumpul.Analisis Importance Performance Analysis (IPA) menunjukkan bahwa infrastruktur, aksesibilitas, dan kenyamanan sudah baik, namun aspek keamanan area bermain dan kondisi lingkungan masih memerlukan perhatian.Dengan pendekatan partisipatif dan pemanfaatan yang terencana, kawasan sempadan rel dapat dioptimalkan sebagai RTH multifungsi yang mendukung interaksi sosial dan keberlanjutan lingkungan
<br>Kota Bandar Lampung menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan ruang terbuka hijau (RTH) sebagaimana diamankan oleh regulasi, di mana luas RTH yang tersedia masih jauh dari standar minimal. Sempadan rel kereta api memiliki potensi besar untuk dioptimalkan sebagai ruang terbuka hijau multifungsi guna mendukung lingkungan perkotaan yang berkelanjutan, meningkatkan interaksi sosial, dan menciptakan ruang yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas RTH pada kawasan sempadan rel berdasarkan persepsi masyarakat. Metode yang digunakan adalah analisis Importance Performance Analysis (IPA) untuk mengidentifikasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/c/rel-kereta-api-rth-sempadan-persepsi-masyarakat-ka-thumb-f7aa8.webp" type="image/webp" length="94612" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/rel-kereta-api-rth-sempadan-persepsi-masyarakat-ka-thumb-f7aa8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/rel-kereta-api-rth-sempadan-persepsi-masyarakat-ka-thumb-0575d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-104-usm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2571-indonesian-journal-spatial-planning.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Spatial Entropy dan Polarisasi Morfologi Kota Sekunder di Kepulauan Studi Kota Pangkalpinang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Spatial Entropy dan Polarisasi Morfologi Kota Sekunder di Kepulauan Studi Kota Pangkalpinang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Spatial Entropy dan Polarisasi Morfologi Kota Sekunder di Kepulauan Studi Kota Pangkalpinang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44600-analisis-spasial-faktor-kota-seku</link>
	<guid isPermaLink="false">368b6572d9082d15071283e48278e20c</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 18:59:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sedunia toto ]]></category>
	<category><![CDATA[ delta slot88 ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[delta,mahjong,sedunia,slot,slot88,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang dinamika pertumbuhan dan perubahan fungsi di kawasan-kawasan yang mengalami lonjakan entropy, seperti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Spatial Entropy dan Polarisasi Morfologi Kota Sekunder di Kepulauan: Studi Kota Pangkalpinang: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang dinamika pertumbuhan dan perubahan fungsi di kawasan-kawasan yang mengalami lonjakan entropy, seperti Bukit Intan dan Gerunggang. Studi ini dapat fokus pada faktor-faktor sosial, ekonomi, dan kebijakan yang mendorong desentralisasi pembangunan dan perubahan morfologi kota. Kedua, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi dampak transformasi spasial terhadap kualitas lingkungan dan aksesibilitas layanan publik di Pangkalpinang. Dengan demikian, dapat diidentifikasi tantangan dan peluang dalam pengelolaan kota yang adaptif dan berkelanjutan. Ketiga, studi lanjutan dapat mengkaji peran dan potensi kawasan-kawasan yang menunjukkan stabilitas entropy, seperti Girimaya dan Pangkalbalam, dalam menjaga kesinambungan spasial dan efisiensi konektivitas di dalam kota. Dengan menggabungkan analisis spasial kuantitatif dan pemahaman kontekstual, penelitian ini dapat memberikan kontribusi signifikan dalam merancang strategi pengelolaan kota yang lebih responsif terhadap dinamika pertumbuhan dan perubahan fungsi di kota-kota sekunder berbasis kepulauan.. Penelitian ini menegaskan bahwa perkembangan spasial Kota Pangkalpinang sebagai kota sekunder di wilayah kepulauan menunjukkan arah polarisasi morfologi yang terbaca jelas melalui pendekatan Shannon Spatial Entropy.Analisis data menunjukkan bahwa Kecamatan Bukit Intan mengalami lonjakan entropy yang signifikan dari tahun 2000 (HAop = 0.63), menandakan kecenderungan arah menyebar dan menjauh dari pusat kota maupun jalan utama.Sebaliknya, kecamatan seperti Pangkalbalam dan Girimaya menunjukkan entropy yang stagnan dan relatif rendah, yang merepresentasikan wilayah dengan pertumbuhan terpusat dan morfologi stabil.Perbedaan ini memperlihatkan bahwa terjadi dualitas struktur spasial.sebagian wilayah mengalami desentralisasi cepat, sementara sebagian lain tetap mempertahankan pusat.Fenomena kutub-kutub ini membentuk pola pertumbuhan baru, menciptakan polarisasi morfologis dalam struktur kota.Temuan ini memperkaya teori urban morphological shift dengan menambahkan konteks unik kota sekunder di kepulauanAidi mana keterbatasan fisik geografis, aksesibilitas jalan, dan tekanan pembangunan membentuk orientasi spasial yang unik.Berdasarkan analisis shanon entropy, jelas bahwa setiap kecamatan bereaksi secara berbeda terhadap tekanan pembangunan, pergerakan penduduk, serta intervensi kebijakan.Dalam literatur urban planning, hal ini mencerminkan adanya spatial heterogeneity yang menuntut pendekatan manajemen ruang yang bersifat lokal dan kontekstual.Artinya, setiap wilayah tidak dapat diperlakukan secara seragam, tetapi harus dipetakan potensinya secara spesifik, baik dari aspek konektivitas, daya dukung lahan, maupun fungsi dominan yang berkembang.Dalam kerangka teoritis, temuan ini memberi sumbangan penting terhadap pengembangan pendekatan entropy-based spatial analysis dalam studi perencanaan kota menengah.Metode ini memungkinkan perencana kota untuk mengukur dan memvisualisasikan dinamika spasial dengan lebih akurat dan sistematis, yang pada akhirnya dapat menjadi landasan untuk menetapkan zonasi dinamis, perencanaan infrastruktur, dan intervensi berbasis evidence-based planning Kota sekunder memainkan peran strategis dalam sistem wilayah nasional sebagai simpul pertumbuhan di luar metropolitan, namun umumnya memiliki keterbatasan kapasitas tata ruang dan daya dukung lingkungan. Pangkalpinang, sebagai ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, adalah kota sekunder bercorak kepulauan yang mengalami tekanan signifikan akibat transisi ekonomi dari sektor agraris ke jasa dan perdagangan. Dalam dua dekade terakhir, kota ini menunjukkan pola ekspansi fisik yang semakin tersebar dan sulit dikendalikan, tanpa dukungan sistem diagnosis spasial yang komprehensif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/f/analisis-spasial-faktor-sekunder-pangkalpinang-sha-thumb-58190.webp" title="JURIS - Spatial Entropy dan Polarisasi Morfologi Kota Sekunder di Kepulauan: Studi Kota Pangkalpinang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/analisis-spasial-faktor-sekunder-pangkalpinang-sha-thumb-58190.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/analisis-spasial-faktor-sekunder-pangkalpinang-sha-thumb-58190.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/analisis-spasial-faktor-sekunder-pangkalpinang-sha-thumb-58190.webp 1x" title="JURIS - Spatial Entropy dan Polarisasi Morfologi Kota Sekunder di Kepulauan: Studi Kota Pangkalpinang" alt="JURIS - Spatial Entropy dan Polarisasi Morfologi Kota Sekunder di Kepulauan: Studi Kota Pangkalpinang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/f/analisis-spasial-faktor-sekunder-pangkalpinang-sha-thumb-72eb8.webp" title="JURIS - Spatial Entropy dan Polarisasi Morfologi Kota Sekunder di Kepulauan: Studi Kota Pangkalpinang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/analisis-spasial-faktor-sekunder-pangkalpinang-sha-thumb-72eb8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/analisis-spasial-faktor-sekunder-pangkalpinang-sha-thumb-72eb8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/analisis-spasial-faktor-sekunder-pangkalpinang-sha-thumb-72eb8.webp 1x" title="JURIS - Spatial Entropy dan Polarisasi Morfologi Kota Sekunder di Kepulauan: Studi Kota Pangkalpinang" alt="JURIS - Spatial Entropy dan Polarisasi Morfologi Kota Sekunder di Kepulauan: Studi Kota Pangkalpinang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/f/analisis-spasial-faktor-sekunder-pangkalpinang-sha-thumb-56c16.webp" title="JURIS - Spatial Entropy dan Polarisasi Morfologi Kota Sekunder di Kepulauan: Studi Kota Pangkalpinang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/analisis-spasial-faktor-sekunder-pangkalpinang-sha-thumb-56c16.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/analisis-spasial-faktor-sekunder-pangkalpinang-sha-thumb-56c16.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/analisis-spasial-faktor-sekunder-pangkalpinang-sha-thumb-56c16.webp 1x" title="JURIS - Spatial Entropy dan Polarisasi Morfologi Kota Sekunder di Kepulauan: Studi Kota Pangkalpinang" alt="JURIS - Spatial Entropy dan Polarisasi Morfologi Kota Sekunder di Kepulauan: Studi Kota Pangkalpinang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44600-analisis-spasial-faktor-kota-seku" title="JURIS - Spatial Entropy dan Polarisasi Morfologi Kota Sekunder di Kepulauan: Studi Kota Pangkalpinang" target="_blank">Spatial Entropy dan Polarisasi Morfologi Kota Sekunder di Kepulauan: Studi Kota Pangkalpinang</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang dinamika pertumbuhan dan perubahan fungsi di kawasan-kawasan yang mengalami lonjakan entropy, seperti Bukit Intan dan Gerunggang. Studi ini dapat fokus pada faktor-faktor sosial, ekonomi, dan kebijakan yang mendorong desentralisasi pembangunan dan perubahan morfologi kota. Kedua, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi dampak transformasi spasial terhadap kualitas lingkungan dan aksesibilitas layanan publik di Pangkalpinang. Dengan demikian, dapat diidentifikasi tantangan dan peluang dalam pengelolaan kota yang adaptif dan berkelanjutan. Ketiga, studi lanjutan dapat mengkaji peran dan potensi kawasan-kawasan yang menunjukkan stabilitas entropy, seperti Girimaya dan Pangkalbalam, dalam menjaga kesinambungan spasial dan efisiensi konektivitas di dalam kota. Dengan menggabungkan analisis spasial kuantitatif dan pemahaman kontekstual, penelitian ini dapat memberikan kontribusi signifikan dalam merancang strategi pengelolaan kota yang lebih responsif terhadap dinamika pertumbuhan dan perubahan fungsi di kota-kota sekunder berbasis kepulauan..
<br>Penelitian ini menegaskan bahwa perkembangan spasial Kota Pangkalpinang sebagai kota sekunder di wilayah kepulauan menunjukkan arah polarisasi morfologi yang terbaca jelas melalui pendekatan Shannon Spatial Entropy.Analisis data menunjukkan bahwa Kecamatan Bukit Intan mengalami lonjakan entropy yang signifikan dari tahun 2000 (HAop = 0.63), menandakan kecenderungan arah menyebar dan menjauh dari pusat kota maupun jalan utama.Sebaliknya, kecamatan seperti Pangkalbalam dan Girimaya menunjukkan entropy yang stagnan dan relatif rendah, yang merepresentasikan wilayah dengan pertumbuhan terpusat dan morfologi stabil.Perbedaan ini memperlihatkan bahwa terjadi dualitas struktur spasial.sebagian wilayah mengalami desentralisasi cepat, sementara sebagian lain tetap mempertahankan pusat.Fenomena kutub-kutub ini membentuk pola pertumbuhan baru, menciptakan polarisasi morfologis dalam struktur kota.Temuan ini memperkaya teori urban morphological shift dengan menambahkan konteks unik kota sekunder di kepulauanAidi mana keterbatasan fisik geografis, aksesibilitas jalan, dan tekanan pembangunan membentuk orientasi spasial yang unik.Berdasarkan analisis shanon entropy, jelas bahwa setiap kecamatan bereaksi secara berbeda terhadap tekanan pembangunan, pergerakan penduduk, serta intervensi kebijakan.Dalam literatur urban planning, hal ini mencerminkan adanya spatial heterogeneity yang menuntut pendekatan manajemen ruang yang bersifat lokal dan kontekstual.Artinya, setiap wilayah tidak dapat diperlakukan secara seragam, tetapi harus dipetakan potensinya secara spesifik, baik dari aspek konektivitas, daya dukung lahan, maupun fungsi dominan yang berkembang.Dalam kerangka teoritis, temuan ini memberi sumbangan penting terhadap pengembangan pendekatan entropy-based spatial analysis dalam studi perencanaan kota menengah.Metode ini memungkinkan perencana kota untuk mengukur dan memvisualisasikan dinamika spasial dengan lebih akurat dan sistematis, yang pada akhirnya dapat menjadi landasan untuk menetapkan zonasi dinamis, perencanaan infrastruktur, dan intervensi berbasis evidence-based planning
<br>Kota sekunder memainkan peran strategis dalam sistem wilayah nasional sebagai simpul pertumbuhan di luar metropolitan, namun umumnya memiliki keterbatasan kapasitas tata ruang dan daya dukung lingkungan. Pangkalpinang, sebagai ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, adalah kota sekunder bercorak kepulauan yang mengalami tekanan signifikan akibat transisi ekonomi dari sektor agraris ke jasa dan perdagangan. Dalam dua dekade terakhir, kota ini menunjukkan pola ekspansi fisik yang semakin tersebar dan sulit dikendalikan, tanpa dukungan sistem diagnosis spasial yang komprehensif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/f/analisis-spasial-faktor-sekunder-pangkalpinang-sha-thumb-56c16.webp" type="image/webp" length="105948" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/analisis-spasial-faktor-sekunder-pangkalpinang-sha-thumb-58190.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/analisis-spasial-faktor-sekunder-pangkalpinang-sha-thumb-72eb8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/analisis-spasial-faktor-sekunder-pangkalpinang-sha-thumb-56c16.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-104-usm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2571-indonesian-journal-spatial-planning.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sat, 02 May 2026 22:05:32 +0700. 24 items. Served in: 7.283 seconds [rss] -->
