<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Thu, 07 May 2026 11:24:39 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 11:24:39 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-05-07T11:24:39+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Stres Kerja dan Job Satisfaction terhadap Turnover intention Studi pada Karyawan PT Tjiwulan Putra Mandiri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Stres Kerja dan Job Satisfaction terhadap Turnover intention Studi pada Karyawan PT Tjiwulan Putra Mandiri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Stres Kerja dan Job Satisfaction terhadap Turnover intention Studi pada Karyawan PT Tjiwulan Putra Mandiri ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47343-pengaruh-stres-kepuasan-turnover</link>
	<guid isPermaLink="false">39311524338195c39ed5c4d10ecb7e87</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 10:31:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ nana darna ]]></category>
	<category><![CDATA[ lia yulia ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,darna,lia,main,nana,yulia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Stres Kerja dan Job Satisfaction terhadap Turnover intention: Studi pada Karyawan PT. Tjiwulan Putra Mandiri: Berdasarkan hasil penelitian dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi turnover intention di sektor manufaktur, khususnya industri garmen. Penelitian ini dapat fokus pada aspek-aspek seperti budaya organisasi, dukungan sosial, dan keseimbangan kerja-kehidupan. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menguji efektivitas intervensi atau strategi yang dapat mengurangi stres kerja dan meningkatkan kepuasan kerja di lingkungan kerja yang kompleks seperti industri garmen. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran kepuasan kerja sebagai mediator dalam hubungan antara stres kerja dan turnover intention. Penelitian ini dapat membantu memahami mekanisme interaksi antara kedua variabel tersebut dan memberikan rekomendasi yang lebih spesifik untuk mengurangi turnover intention di lingkungan kerja yang spesifik.. Penelitian ini telah dilaksanakan untuk menjawab pertanyaan mengenai bagaimana stres kerja dan kepuasan kerja berhubungan dengan turnover intention pada karyawan PT.Secara umum, penelitian ini memberikan pemahaman menyeluruh bahwa faktor psikologis dan emosional karyawan menjadi elemen penting dalam menjelaskan kecenderungan mereka untuk bertahan atau meninggalkan organisasi.Fokus utama studi ini adalah mengidentifikasi peran masing-masing variabel secara parsial maupun simultan dalam memengaruhi niat berpindah, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai dinamika sumber daya manusia di sektor garmen.Nilai penting penelitian ini terletak pada kontribusinya terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam kajian manajemen sumber daya manusia.Penelitian ini menawarkan orisinalitas dengan menempatkan konteks perusahaan garmen sebagai objek kajian, yang sebelumnya kurang mendapatkan perhatian.Dari sisi praktis dan manajerial, hasil penelitian memberikan implikasi bahwa perusahaan perlu memperhatikan keseimbangan antara tuntutan kerja dan faktor-faktor kepuasan kerja karyawan.Pengelolaan beban kerja yang proporsional, pemberian kompensasi yang adil, kesempatan promosi, serta gaya kepemimpinan yang suportif merupakan strategi yang dapat menekan tingkat turnover intention.Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya berkontribusi secara akademis, tetapi juga memberikan rekomendasi aplikatif yang relevan bagi kebijakan perusahaan dalam mempertahankan tenaga kerja yang stabil dan produktif Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stres kerja dan kepuasan kerja terhadap turnover intention pada karyawan PT. Tjiwulan Putra Mandiri. Fokus penelitian diarahkan pada pemahaman bagaimana kedua faktor psikologis tersebut berperan dalam menentukan kecenderungan karyawan untuk bertahan atau meninggalkan perusahaan. Metode Penelitian: Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian terdiri atas 147 responden yang dipilih melalui teknik probability sampling dengan simple random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji koefisien... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/d/pengaruh-stres-kepuasan-turnover-intention-job-sat-thumb-93df7.webp" title="JURIS - Pengaruh Stres Kerja dan Job Satisfaction terhadap Turnover intention: Studi pada Karyawan PT. Tjiwulan Putra Mandiri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/pengaruh-stres-kepuasan-turnover-intention-job-sat-thumb-93df7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/pengaruh-stres-kepuasan-turnover-intention-job-sat-thumb-93df7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/pengaruh-stres-kepuasan-turnover-intention-job-sat-thumb-93df7.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Stres Kerja dan Job Satisfaction terhadap Turnover intention: Studi pada Karyawan PT. Tjiwulan Putra Mandiri" alt="JURIS - Pengaruh Stres Kerja dan Job Satisfaction terhadap Turnover intention: Studi pada Karyawan PT. Tjiwulan Putra Mandiri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/d/pengaruh-stres-kepuasan-turnover-intention-job-sat-thumb-cce1e.webp" title="JURIS - Pengaruh Stres Kerja dan Job Satisfaction terhadap Turnover intention: Studi pada Karyawan PT. Tjiwulan Putra Mandiri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/pengaruh-stres-kepuasan-turnover-intention-job-sat-thumb-cce1e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/pengaruh-stres-kepuasan-turnover-intention-job-sat-thumb-cce1e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/pengaruh-stres-kepuasan-turnover-intention-job-sat-thumb-cce1e.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Stres Kerja dan Job Satisfaction terhadap Turnover intention: Studi pada Karyawan PT. Tjiwulan Putra Mandiri" alt="JURIS - Pengaruh Stres Kerja dan Job Satisfaction terhadap Turnover intention: Studi pada Karyawan PT. Tjiwulan Putra Mandiri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/d/pengaruh-stres-kepuasan-turnover-intention-job-sat-thumb-f87a3.webp" title="JURIS - Pengaruh Stres Kerja dan Job Satisfaction terhadap Turnover intention: Studi pada Karyawan PT. Tjiwulan Putra Mandiri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/pengaruh-stres-kepuasan-turnover-intention-job-sat-thumb-f87a3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/pengaruh-stres-kepuasan-turnover-intention-job-sat-thumb-f87a3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/pengaruh-stres-kepuasan-turnover-intention-job-sat-thumb-f87a3.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Stres Kerja dan Job Satisfaction terhadap Turnover intention: Studi pada Karyawan PT. Tjiwulan Putra Mandiri" alt="JURIS - Pengaruh Stres Kerja dan Job Satisfaction terhadap Turnover intention: Studi pada Karyawan PT. Tjiwulan Putra Mandiri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47343-pengaruh-stres-kepuasan-turnover" title="JURIS - Pengaruh Stres Kerja dan Job Satisfaction terhadap Turnover intention: Studi pada Karyawan PT. Tjiwulan Putra Mandiri" target="_blank">Pengaruh Stres Kerja dan Job Satisfaction terhadap Turnover intention: Studi pada Karyawan PT. Tjiwulan Putra Mandiri</a>: Berdasarkan hasil penelitian dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi turnover intention di sektor manufaktur, khususnya industri garmen. Penelitian ini dapat fokus pada aspek-aspek seperti budaya organisasi, dukungan sosial, dan keseimbangan kerja-kehidupan. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menguji efektivitas intervensi atau strategi yang dapat mengurangi stres kerja dan meningkatkan kepuasan kerja di lingkungan kerja yang kompleks seperti industri garmen. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran kepuasan kerja sebagai mediator dalam hubungan antara stres kerja dan turnover intention. Penelitian ini dapat membantu memahami mekanisme interaksi antara kedua variabel tersebut dan memberikan rekomendasi yang lebih spesifik untuk mengurangi turnover intention di lingkungan kerja yang spesifik..
<br>Penelitian ini telah dilaksanakan untuk menjawab pertanyaan mengenai bagaimana stres kerja dan kepuasan kerja berhubungan dengan turnover intention pada karyawan PT.Secara umum, penelitian ini memberikan pemahaman menyeluruh bahwa faktor psikologis dan emosional karyawan menjadi elemen penting dalam menjelaskan kecenderungan mereka untuk bertahan atau meninggalkan organisasi.Fokus utama studi ini adalah mengidentifikasi peran masing-masing variabel secara parsial maupun simultan dalam memengaruhi niat berpindah, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai dinamika sumber daya manusia di sektor garmen.Nilai penting penelitian ini terletak pada kontribusinya terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam kajian manajemen sumber daya manusia.Penelitian ini menawarkan orisinalitas dengan menempatkan konteks perusahaan garmen sebagai objek kajian, yang sebelumnya kurang mendapatkan perhatian.Dari sisi praktis dan manajerial, hasil penelitian memberikan implikasi bahwa perusahaan perlu memperhatikan keseimbangan antara tuntutan kerja dan faktor-faktor kepuasan kerja karyawan.Pengelolaan beban kerja yang proporsional, pemberian kompensasi yang adil, kesempatan promosi, serta gaya kepemimpinan yang suportif merupakan strategi yang dapat menekan tingkat turnover intention.Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya berkontribusi secara akademis, tetapi juga memberikan rekomendasi aplikatif yang relevan bagi kebijakan perusahaan dalam mempertahankan tenaga kerja yang stabil dan produktif
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stres kerja dan kepuasan kerja terhadap turnover intention pada karyawan PT. Tjiwulan Putra Mandiri. Fokus penelitian diarahkan pada pemahaman bagaimana kedua faktor psikologis tersebut berperan dalam menentukan kecenderungan karyawan untuk bertahan atau meninggalkan perusahaan. Metode Penelitian: Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian terdiri atas 147 responden yang dipilih melalui teknik probability sampling dengan simple random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji koefisien...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/d/pengaruh-stres-kepuasan-turnover-intention-job-sat-thumb-93df7.webp" type="image/webp" length="94602" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/pengaruh-stres-kepuasan-turnover-intention-job-sat-thumb-93df7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/pengaruh-stres-kepuasan-turnover-intention-job-sat-thumb-cce1e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/pengaruh-stres-kepuasan-turnover-intention-job-sat-thumb-f87a3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3443-ppsuniyap.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13753-journal-economics-review-joer.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Konsep Kerasulan Awam Paus Fransiskus Dalam Dokumen Antiquum Ministeruim Art 6 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Konsep Kerasulan Awam Paus Fransiskus Dalam Dokumen Antiquum Ministeruim Art 6 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Konsep Kerasulan Awam Paus Fransiskus Dalam Dokumen Antiquum Ministeruim Art 6 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47337-kerasulan-awam-paus-franciskus-tri-tugas-kristus</link>
	<guid isPermaLink="false">30d39872b915de4f1fb2511d1faed144</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 10:27:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ workflow ojs ]]></category>
	<category><![CDATA[ studi rsud ]]></category>
	<category><![CDATA[ ipi malang ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ipi,malang,ojs,rsud,studi,workflow]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat dipertimbangkan studi tentang bagaimana teknologi digital dapat memperkuat peran kerasulan awam di komunitas lokal, pertanyaan apakah platform media sosial memberikan ruang baru bagi kaum awam untuk mengekspresikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Konsep Kerasulan Awam Paus Fransiskus Dalam Dokumen Antiquum Ministeruim Art. 6: Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat dipertimbangkan studi tentang bagaimana teknologi digital dapat memperkuat peran kerasulan awam di komunitas lokal, pertanyaan apakah platform media sosial memberikan ruang baru bagi kaum awam untuk mengekspresikan imamat praktis, dan analisis jangka panjang mengenai dampak intervensi pastoral yang menargetkan kaum awam dalam mengatasi kesenjangan sosial. Ketiga saran tersebut bertujuan mengeksplorasi sinergi antara keimaman informal dan inovasi komunikasi, mengamati keberlanjutan model pelayanan lay, serta menilai efektivitas strategi inklusif dalam memperluas jangkauan misi gereja. Penelitian ini dapat memperkaya pemahaman tentang peran aktif umat beriman di era digital serta memberi landasan bagi kebijakan pastoral yang lebih responsif terhadap dinamika masyarakat modern.. Peran kaum awam sangat penting dan tidak boleh dianggap sepele.Sebagai bagian dari tubuh Kristus, orang awam memiliki tugas menjaga penyataan Tuhan dan mewartakan Injil.Mereka sejak dibaptis menjalankan tiga tugas Kristus.menjadi Nabi, Imam, dan Raja, dengan memberikan pesan harapan, menjaga kehidupan kudus, serta mengajar, memerintah, melindungi, dan menyelamatkan dunia melalui ajaran Kerajaan Allah Dokumen Antiquum Ministerium Paus Fransiskus menekankan pentingnya kerasulan awam di era sekarang. Penelitian ini bertujuan memahami secara menyeluruh bagaimana dokumen tersebut menjelaskan dan mendukung konsep kerasulan awam, serta dampaknya pada perkembangan teologi dan praktik pastoral. Metode penelitian kualitatif studi pustaka digunakan untuk menganalisis dokumen. Hasil menunjukkan bahwa Paus Franciskus menegaskan kerasulan awam sebagai panggilan universal yang harus dipahami dalam terang identitas baptis. Kaum awam menjadi pelaku utama dalam menyebarkan Injil dan memiliki tugas membangun komunitas iman di seluruh dunia. Dokumen ini memberikan dorongan signifikan terhadap pemberdayaan umat awam, berdampak besar pada teologi modern dan pendekatan pastoral yang lebih inklusif. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/4/kerasulan-awam-paus-franciskus-tri-tugas-kristus-f-thumb-cd7b0.webp" title="JURIS - Analisis Konsep Kerasulan Awam Paus Fransiskus  Dalam Dokumen Antiquum Ministeruim Art. 6" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/kerasulan-awam-paus-franciskus-tri-tugas-kristus-f-thumb-cd7b0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/kerasulan-awam-paus-franciskus-tri-tugas-kristus-f-thumb-cd7b0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/kerasulan-awam-paus-franciskus-tri-tugas-kristus-f-thumb-cd7b0.webp 1x" title="JURIS - Analisis Konsep Kerasulan Awam Paus Fransiskus  Dalam Dokumen Antiquum Ministeruim Art. 6" alt="JURIS - Analisis Konsep Kerasulan Awam Paus Fransiskus  Dalam Dokumen Antiquum Ministeruim Art. 6" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/kerasulan-awam-paus-franciskus-tri-tugas-kristus-f-thumb-b4890.webp" title="JURIS - Analisis Konsep Kerasulan Awam Paus Fransiskus  Dalam Dokumen Antiquum Ministeruim Art. 6" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/kerasulan-awam-paus-franciskus-tri-tugas-kristus-f-thumb-b4890.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/kerasulan-awam-paus-franciskus-tri-tugas-kristus-f-thumb-b4890.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/kerasulan-awam-paus-franciskus-tri-tugas-kristus-f-thumb-b4890.webp 1x" title="JURIS - Analisis Konsep Kerasulan Awam Paus Fransiskus  Dalam Dokumen Antiquum Ministeruim Art. 6" alt="JURIS - Analisis Konsep Kerasulan Awam Paus Fransiskus  Dalam Dokumen Antiquum Ministeruim Art. 6" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/kerasulan-awam-paus-franciskus-tri-tugas-kristus-f-thumb-d4c61.webp" title="JURIS - Analisis Konsep Kerasulan Awam Paus Fransiskus  Dalam Dokumen Antiquum Ministeruim Art. 6" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/kerasulan-awam-paus-franciskus-tri-tugas-kristus-f-thumb-d4c61.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/kerasulan-awam-paus-franciskus-tri-tugas-kristus-f-thumb-d4c61.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/kerasulan-awam-paus-franciskus-tri-tugas-kristus-f-thumb-d4c61.webp 1x" title="JURIS - Analisis Konsep Kerasulan Awam Paus Fransiskus  Dalam Dokumen Antiquum Ministeruim Art. 6" alt="JURIS - Analisis Konsep Kerasulan Awam Paus Fransiskus  Dalam Dokumen Antiquum Ministeruim Art. 6" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47337-kerasulan-awam-paus-franciskus-tri-tugas-kristus" title="JURIS - Analisis Konsep Kerasulan Awam Paus Fransiskus  Dalam Dokumen Antiquum Ministeruim Art. 6" target="_blank">Analisis Konsep Kerasulan Awam Paus Fransiskus  Dalam Dokumen Antiquum Ministeruim Art. 6</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat dipertimbangkan studi tentang bagaimana teknologi digital dapat memperkuat peran kerasulan awam di komunitas lokal, pertanyaan apakah platform media sosial memberikan ruang baru bagi kaum awam untuk mengekspresikan imamat praktis, dan analisis jangka panjang mengenai dampak intervensi pastoral yang menargetkan kaum awam dalam mengatasi kesenjangan sosial. Ketiga saran tersebut bertujuan mengeksplorasi sinergi antara keimaman informal dan inovasi komunikasi, mengamati keberlanjutan model pelayanan lay, serta menilai efektivitas strategi inklusif dalam memperluas jangkauan misi gereja. Penelitian ini dapat memperkaya pemahaman tentang peran aktif umat beriman di era digital serta memberi landasan bagi kebijakan pastoral yang lebih responsif terhadap dinamika masyarakat modern..
<br>Peran kaum awam sangat penting dan tidak boleh dianggap sepele.Sebagai bagian dari tubuh Kristus, orang awam memiliki tugas menjaga penyataan Tuhan dan mewartakan Injil.Mereka sejak dibaptis menjalankan tiga tugas Kristus.menjadi Nabi, Imam, dan Raja, dengan memberikan pesan harapan, menjaga kehidupan kudus, serta mengajar, memerintah, melindungi, dan menyelamatkan dunia melalui ajaran Kerajaan Allah
<br>Dokumen Antiquum Ministerium Paus Fransiskus menekankan pentingnya kerasulan awam di era sekarang. Penelitian ini bertujuan memahami secara menyeluruh bagaimana dokumen tersebut menjelaskan dan mendukung konsep kerasulan awam, serta dampaknya pada perkembangan teologi dan praktik pastoral. Metode penelitian kualitatif studi pustaka digunakan untuk menganalisis dokumen. Hasil menunjukkan bahwa Paus Franciskus menegaskan kerasulan awam sebagai panggilan universal yang harus dipahami dalam terang identitas baptis. Kaum awam menjadi pelaku utama dalam menyebarkan Injil dan memiliki tugas membangun komunitas iman di seluruh dunia. Dokumen ini memberikan dorongan signifikan terhadap pemberdayaan umat awam, berdampak besar pada teologi modern dan pendekatan pastoral yang lebih inklusif.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/4/kerasulan-awam-paus-franciskus-tri-tugas-kristus-f-thumb-cd7b0.webp" type="image/webp" length="87542" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/kerasulan-awam-paus-franciskus-tri-tugas-kristus-f-thumb-cd7b0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/kerasulan-awam-paus-franciskus-tri-tugas-kristus-f-thumb-b4890.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/kerasulan-awam-paus-franciskus-tri-tugas-kristus-f-thumb-d4c61.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3019-stp-ipi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12388-sapa-jurnal-kateketik-pastoral.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Selection of the Best Customer using a Combination of Rank Order Centroid and Grey Relational Analysis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Selection of the Best Customer using a Combination of Rank Order Centroid and Grey Relational Analysis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Selection of the Best Customer using a Combination of Rank Order Centroid and Grey Relational Analysis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47327-pelanggan-gra-rekomendasi-roc-pemilihan-ko</link>
	<guid isPermaLink="false">59dde579c962d084a82f38fc15416163</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 10:12:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ magiq matrix ]]></category>
	<category><![CDATA[ ejurnal pdsi ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ejurnal,header,magiq,matrix,page,pdsi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan pengembangan sistem pendukung keputusan yang lebih canggih dengan menggabungkan metode ROC dan GRA dalam konteks bisnis yang berbeda. Misalnya, bagaimana metode ini dapat diterapkan dalam industri ritel ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Selection of the Best Customer using a Combination of Rank Order Centroid and Grey Relational Analysis: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan pengembangan sistem pendukung keputusan yang lebih canggih dengan menggabungkan metode ROC dan GRA dalam konteks bisnis yang berbeda. Misalnya, bagaimana metode ini dapat diterapkan dalam industri ritel untuk memilih pelanggan terbaik berdasarkan perilaku pembelian dan loyalitas, atau dalam industri jasa untuk memilih pelanggan yang memberikan kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan bisnis. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi cara-cara meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam proses pemilihan pelanggan terbaik, serta bagaimana metode ini dapat diintegrasikan dengan sistem CRM (Customer Relationship Management) untuk memberikan gambaran yang lebih holistik tentang pelanggan dan meningkatkan layanan yang diberikan oleh perusahaan.. Penentuan peringkat pelanggan terbaik diperoleh oleh Pelanggan I dengan nilai GRG akhir sebesar 0,1792 untuk peringkat pertama, diikuti oleh Pelanggan D dengan nilai GRG akhir sebesar 0,1683 untuk peringkat kedua, dan Pelanggan K dengan nilai GRG akhir sebesar 0,1505 untuk peringkat ketiga.Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan sistem pendukung keputusan (DSS) melalui kombinasi metode ROC dan GRA untuk pemilihan pelanggan terbaik.Dengan mengintegrasikan ROC untuk pembobotan kriteria berdasarkan urutan prioritas objektif dan GRA untuk menganalisis hubungan antara kriteria, penelitian ini meningkatkan objektivitas, transparansi, dan keandalan dalam proses pemilihan pelanggan.Kontribusi lain adalah penerapan metodologi gabungan ini dalam konteks bisnis yang relevan, sehingga memberikan solusi efektif bagi perusahaan untuk mengevaluasi pelanggan berdasarkan kriteria seperti loyalitas, nilai jangka panjang, dan kepuasan.Penelitian ini juga memperkaya pengembangan DSS yang lebih canggih yang dapat diterapkan di berbagai industri, membuka potensi pengembangan algoritma evaluasi pelanggan yang lebih efisien dan terstruktur Pelanggan adalah individu atau entitas yang membeli barang atau jasa dari perusahaan atau organisasi. Mereka memainkan peran penting dalam kesuksesan bisnis, karena kepuasan dan loyalitas pelanggan dapat menentukan reputasi dan kelangsungan perusahaan di pasar. Salah satu tantangan utama adalah mengumpulkan dan menganalisis data yang akurat dan komprehensif mengenai perilaku pembelian, frekuensi transaksi, dan menjaga kerahasiaan data pelanggan serta memastikan proses seleksi yang adil dan transparan. Metode ROC digunakan pada tahap awal untuk menentukan bobot penting dari setiap kriteria berdasarkan peringkat subyektif dari pengambil... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/5/pelanggan-gra-rekomendasi-roc-pemilihan-kombinasi-thumb-4c7cf.webp" title="JURIS - Selection of the Best Customer using a Combination of Rank Order Centroid and Grey Relational Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/pelanggan-gra-rekomendasi-roc-pemilihan-kombinasi-thumb-4c7cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/pelanggan-gra-rekomendasi-roc-pemilihan-kombinasi-thumb-4c7cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/pelanggan-gra-rekomendasi-roc-pemilihan-kombinasi-thumb-4c7cf.webp 1x" title="JURIS - Selection of the Best Customer using a Combination of Rank Order Centroid and Grey Relational Analysis" alt="JURIS - Selection of the Best Customer using a Combination of Rank Order Centroid and Grey Relational Analysis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/pelanggan-gra-rekomendasi-roc-pemilihan-kombinasi-thumb-46cf0.webp" title="JURIS - Selection of the Best Customer using a Combination of Rank Order Centroid and Grey Relational Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/pelanggan-gra-rekomendasi-roc-pemilihan-kombinasi-thumb-46cf0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/pelanggan-gra-rekomendasi-roc-pemilihan-kombinasi-thumb-46cf0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/pelanggan-gra-rekomendasi-roc-pemilihan-kombinasi-thumb-46cf0.webp 1x" title="JURIS - Selection of the Best Customer using a Combination of Rank Order Centroid and Grey Relational Analysis" alt="JURIS - Selection of the Best Customer using a Combination of Rank Order Centroid and Grey Relational Analysis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/pelanggan-gra-rekomendasi-roc-pemilihan-kombinasi-thumb-54de2.webp" title="JURIS - Selection of the Best Customer using a Combination of Rank Order Centroid and Grey Relational Analysis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/pelanggan-gra-rekomendasi-roc-pemilihan-kombinasi-thumb-54de2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/pelanggan-gra-rekomendasi-roc-pemilihan-kombinasi-thumb-54de2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/pelanggan-gra-rekomendasi-roc-pemilihan-kombinasi-thumb-54de2.webp 1x" title="JURIS - Selection of the Best Customer using a Combination of Rank Order Centroid and Grey Relational Analysis" alt="JURIS - Selection of the Best Customer using a Combination of Rank Order Centroid and Grey Relational Analysis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47327-pelanggan-gra-rekomendasi-roc-pemilihan-ko" title="JURIS - Selection of the Best Customer using a Combination of Rank Order Centroid and Grey Relational Analysis" target="_blank">Selection of the Best Customer using a Combination of Rank Order Centroid and Grey Relational Analysis</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan pengembangan sistem pendukung keputusan yang lebih canggih dengan menggabungkan metode ROC dan GRA dalam konteks bisnis yang berbeda. Misalnya, bagaimana metode ini dapat diterapkan dalam industri ritel untuk memilih pelanggan terbaik berdasarkan perilaku pembelian dan loyalitas, atau dalam industri jasa untuk memilih pelanggan yang memberikan kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan bisnis. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi cara-cara meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam proses pemilihan pelanggan terbaik, serta bagaimana metode ini dapat diintegrasikan dengan sistem CRM (Customer Relationship Management) untuk memberikan gambaran yang lebih holistik tentang pelanggan dan meningkatkan layanan yang diberikan oleh perusahaan..
<br>Penentuan peringkat pelanggan terbaik diperoleh oleh Pelanggan I dengan nilai GRG akhir sebesar 0,1792 untuk peringkat pertama, diikuti oleh Pelanggan D dengan nilai GRG akhir sebesar 0,1683 untuk peringkat kedua, dan Pelanggan K dengan nilai GRG akhir sebesar 0,1505 untuk peringkat ketiga.Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan sistem pendukung keputusan (DSS) melalui kombinasi metode ROC dan GRA untuk pemilihan pelanggan terbaik.Dengan mengintegrasikan ROC untuk pembobotan kriteria berdasarkan urutan prioritas objektif dan GRA untuk menganalisis hubungan antara kriteria, penelitian ini meningkatkan objektivitas, transparansi, dan keandalan dalam proses pemilihan pelanggan.Kontribusi lain adalah penerapan metodologi gabungan ini dalam konteks bisnis yang relevan, sehingga memberikan solusi efektif bagi perusahaan untuk mengevaluasi pelanggan berdasarkan kriteria seperti loyalitas, nilai jangka panjang, dan kepuasan.Penelitian ini juga memperkaya pengembangan DSS yang lebih canggih yang dapat diterapkan di berbagai industri, membuka potensi pengembangan algoritma evaluasi pelanggan yang lebih efisien dan terstruktur
<br>Pelanggan adalah individu atau entitas yang membeli barang atau jasa dari perusahaan atau organisasi. Mereka memainkan peran penting dalam kesuksesan bisnis, karena kepuasan dan loyalitas pelanggan dapat menentukan reputasi dan kelangsungan perusahaan di pasar. Salah satu tantangan utama adalah mengumpulkan dan menganalisis data yang akurat dan komprehensif mengenai perilaku pembelian, frekuensi transaksi, dan menjaga kerahasiaan data pelanggan serta memastikan proses seleksi yang adil dan transparan. Metode ROC digunakan pada tahap awal untuk menentukan bobot penting dari setiap kriteria berdasarkan peringkat subyektif dari pengambil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/5/pelanggan-gra-rekomendasi-roc-pemilihan-kombinasi-thumb-46cf0.webp" type="image/webp" length="252988" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/pelanggan-gra-rekomendasi-roc-pemilihan-kombinasi-thumb-4c7cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/pelanggan-gra-rekomendasi-roc-pemilihan-kombinasi-thumb-46cf0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/pelanggan-gra-rekomendasi-roc-pemilihan-kombinasi-thumb-54de2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-978-pdsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4924-bulletin-informatics-data-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kualitas Produk Terhadap Kepuasan Pelanggan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kualitas Produk Terhadap Kepuasan Pelanggan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kualitas Produk Terhadap Kepuasan Pelanggan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47344-kualitas-pelayanan-produk-kepuasan-pelang</link>
	<guid isPermaLink="false">8ba1def7efe0c7216ae510cdd8989436</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 10:08:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ memahami gcg ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs sains ac ]]></category>
	<category><![CDATA[ mba journal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,gcg,journal,mba,memahami,ojs,sains]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertanyaan penelitian baru dapat difokuskan pada: bagaimana penerapan teknologi digital (misalnya sistem reservasi online dan pelacakan layanan) dapat meningkatkan persepsi kualitas pelayanan di bengkel motor; seberapa besar pengaruh kebijakan penghargaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kualitas Produk Terhadap Kepuasan Pelanggan: Pertanyaan penelitian baru dapat difokuskan pada: bagaimana penerapan teknologi digital (misalnya sistem reservasi online dan pelacakan layanan) dapat meningkatkan persepsi kualitas pelayanan di bengkel motor; seberapa besar pengaruh kebijakan penghargaan pelanggan (program loyalitas dan diskon musiman) terhadap retensi pelanggan dan kepuasan jangka panjang; serta bagaimana kolaborasi antara pemasok suku cadang dan bengkel dapat memperkuat persepsi kualitas produk melalui standarisasi dan pelatihan mekanik. Penelitian lebih lanjut juga dapat menambahkan variabel seperti keandalan layanan, empati mekanik, serta kenyamanan fasilitas ruang tunggu untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pelanggan di sektor otomotif.. Penelitian membuktikan bahwa kualitas pelayanan memiliki pengaruh sangat kuat terhadap kepuasan pelanggan (korelasi 0,875).Kualitas produk juga memegang pengaruh kuat (korelasi 0,881).Kedua variabel secara bersama-sama menjelaskan 90,6% variasi kepuasan pelanggan.Hasil menunjukkan pentingnya meningkatkan kualitas layanan dan produk untuk meraih kepuasan pelanggan Peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap berbagai jenis transportasi, terutama sepeda motor, terus bertambah seiring dengan pertumbuhan populasi di Indonesia. Sepeda motor menjadi pilihan utama bagi mobilitas sehari-hari. Di tengah persaingan ketat dalam industri otomotif, perusahaan seperti PT. OSTBURG TRISAKTI harus menjaga kualitas produk dan layanan agar tetap kompetitif. Penelitian ini bertujuan mengkaji sejauh mana kualitas pelayanan memengaruhi kepuasan pelanggan di bengkel Proban Buaran Indah, Tangerang. Sampel 100 responden dinilai menggunakan skala Likert. Hasil menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dan produk memiliki pengaruh sangat kuat terhadap kepuasan pelanggan di PT PROBAN OSTBURG TRISAKTI Cabang Buaran Indah. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/e/kualitas-pelayanan-produk-kepuasan-pelanggan-penga-thumb-5bee0.webp" title="JURIS - Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kualitas Produk Terhadap Kepuasan Pelanggan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/kualitas-pelayanan-produk-kepuasan-pelanggan-penga-thumb-5bee0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/kualitas-pelayanan-produk-kepuasan-pelanggan-penga-thumb-5bee0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/kualitas-pelayanan-produk-kepuasan-pelanggan-penga-thumb-5bee0.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kualitas Produk Terhadap Kepuasan Pelanggan" alt="JURIS - Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kualitas Produk Terhadap Kepuasan Pelanggan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/kualitas-pelayanan-produk-kepuasan-pelanggan-penga-thumb-e4c8f.webp" title="JURIS - Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kualitas Produk Terhadap Kepuasan Pelanggan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/kualitas-pelayanan-produk-kepuasan-pelanggan-penga-thumb-e4c8f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/kualitas-pelayanan-produk-kepuasan-pelanggan-penga-thumb-e4c8f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/kualitas-pelayanan-produk-kepuasan-pelanggan-penga-thumb-e4c8f.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kualitas Produk Terhadap Kepuasan Pelanggan" alt="JURIS - Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kualitas Produk Terhadap Kepuasan Pelanggan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/kualitas-pelayanan-produk-kepuasan-pelanggan-penga-thumb-fffc3.webp" title="JURIS - Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kualitas Produk Terhadap Kepuasan Pelanggan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/kualitas-pelayanan-produk-kepuasan-pelanggan-penga-thumb-fffc3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/kualitas-pelayanan-produk-kepuasan-pelanggan-penga-thumb-fffc3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/kualitas-pelayanan-produk-kepuasan-pelanggan-penga-thumb-fffc3.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kualitas Produk Terhadap Kepuasan Pelanggan" alt="JURIS - Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kualitas Produk Terhadap Kepuasan Pelanggan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47344-kualitas-pelayanan-produk-kepuasan-pelang" title="JURIS - Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kualitas Produk Terhadap Kepuasan Pelanggan" target="_blank">Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kualitas Produk Terhadap Kepuasan Pelanggan</a>: Pertanyaan penelitian baru dapat difokuskan pada: bagaimana penerapan teknologi digital (misalnya sistem reservasi online dan pelacakan layanan) dapat meningkatkan persepsi kualitas pelayanan di bengkel motor; seberapa besar pengaruh kebijakan penghargaan pelanggan (program loyalitas dan diskon musiman) terhadap retensi pelanggan dan kepuasan jangka panjang; serta bagaimana kolaborasi antara pemasok suku cadang dan bengkel dapat memperkuat persepsi kualitas produk melalui standarisasi dan pelatihan mekanik. Penelitian lebih lanjut juga dapat menambahkan variabel seperti keandalan layanan, empati mekanik, serta kenyamanan fasilitas ruang tunggu untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pelanggan di sektor otomotif..
<br>Penelitian membuktikan bahwa kualitas pelayanan memiliki pengaruh sangat kuat terhadap kepuasan pelanggan (korelasi 0,875).Kualitas produk juga memegang pengaruh kuat (korelasi 0,881).Kedua variabel secara bersama-sama menjelaskan 90,6% variasi kepuasan pelanggan.Hasil menunjukkan pentingnya meningkatkan kualitas layanan dan produk untuk meraih kepuasan pelanggan
<br>Peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap berbagai jenis transportasi, terutama sepeda motor, terus bertambah seiring dengan pertumbuhan populasi di Indonesia. Sepeda motor menjadi pilihan utama bagi mobilitas sehari-hari. Di tengah persaingan ketat dalam industri otomotif, perusahaan seperti PT. OSTBURG TRISAKTI harus menjaga kualitas produk dan layanan agar tetap kompetitif. Penelitian ini bertujuan mengkaji sejauh mana kualitas pelayanan memengaruhi kepuasan pelanggan di bengkel Proban Buaran Indah, Tangerang. Sampel 100 responden dinilai menggunakan skala Likert. Hasil menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dan produk memiliki pengaruh sangat kuat terhadap kepuasan pelanggan di PT PROBAN OSTBURG TRISAKTI Cabang Buaran Indah.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/e/kualitas-pelayanan-produk-kepuasan-pelanggan-penga-thumb-fffc3.webp" type="image/webp" length="95286" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/kualitas-pelayanan-produk-kepuasan-pelanggan-penga-thumb-5bee0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/kualitas-pelayanan-produk-kepuasan-pelanggan-penga-thumb-e4c8f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/kualitas-pelayanan-produk-kepuasan-pelanggan-penga-thumb-fffc3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-642-sains.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-237-mba-journal-ae-management-business-administration-accounting.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kristus dalam Berbagai Budaya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kristus dalam Berbagai Budaya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kristus dalam Berbagai Budaya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47333-nilai-budaya-toraja-peran-jawa-ketuhanan-ye</link>
	<guid isPermaLink="false">ef35c63e109118e7ae4caecb13dd84ca</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 10:06:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ workflow ojs ]]></category>
	<category><![CDATA[ ipi malang ]]></category>
	<category><![CDATA[ edward w ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[edward,ipi,malang,ojs,w,workflow]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif tentang bagaimana Kristus diwujudkan dalam berbagai budaya di Indonesia. Studi ini dapat menyelidiki bagaimana Kristus dihubungkan dengan berbagai simbol, tokoh, dan konsep dalam budaya-budaya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kristus dalam Berbagai Budaya: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif tentang bagaimana Kristus diwujudkan dalam berbagai budaya di Indonesia. Studi ini dapat menyelidiki bagaimana Kristus dihubungkan dengan berbagai simbol, tokoh, dan konsep dalam budaya-budaya tersebut. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana Kristus dapat menjadi jembatan penghubung antara iman Kristen dengan budaya lokal, dan bagaimana iman Kristen dapat diwujudkan dalam praktik-praktik budaya yang ada. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis bagaimana Gereja dapat lebih terbuka dan inklusif dalam menerima dan menghargai budaya-budaya lokal, serta bagaimana Gereja dapat menggunakan budaya-budaya tersebut sebagai sarana untuk mewartakan Injil dengan lebih efektif.. Gereja khususnya dalam budaya Sumba dan Toraja sudah mencoba mempraktekkan teologi kontekstual.Bentuk teologi kontekstual yang dilakukan ialah teologi inkulturasi dengan memperkenalkan Kristus dalam budaya masing-masing.Yesus Kristus diperkenalkan sesuai dengan budaya yang dianut.Yesus Kristus dipekerkenalkan sesuai dengan kepercayaan Marapu yaitu sebagai Marapu sejati.Dalam budaya Toraja, Yesus Kristus diperkenalkan sebagai Tomanurun dan alang Gereja dan budaya tidak bisa dipisahkan. Gereja dapat semakin mengakar dan bertumbuh dalam budaya. Dalam perjalanan sejarah, hubungan antara gereja dan budaya dibagi menjadi tiga bagian. Bagian pertama, gereja pada masa awal masih menyatu dengan budaya. Bagian kedua terjadi saat gereja memisahkan diri dari budaya. Gereja tidak bersentuhan dengan kebudayaan. Bagian ketiga merupakan masa dimana gereja kembali membangun hubungan dengan budaya. Namun, dalam perjalanannya, gereja belum sepenuhnya menerima dan menggali makna dari budaya. Gereja seringkali mengabaikan dan bahkan mau menghilangkan suatu kebudayaan. Tujuan penulisan ini ialah menggali teologi kontekstual dalam berbagai budaya. Metode penelitian yang digunakan ialah kajian pustaka. Hasil penelitian ialah Kristus dapat ditemukan dalam budaya Jawa, Sumba, Timor, dan Toraja. Masing-masing budaya mempunyai penyebutan untuk memperkenalkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/4/nilai-budaya-toraja-peran-jawa-ketuhanan-yesus-kri-thumb-f3add.webp" title="JURIS - Kristus dalam Berbagai Budaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/nilai-budaya-toraja-peran-jawa-ketuhanan-yesus-kri-thumb-f3add.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/nilai-budaya-toraja-peran-jawa-ketuhanan-yesus-kri-thumb-f3add.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/nilai-budaya-toraja-peran-jawa-ketuhanan-yesus-kri-thumb-f3add.webp 1x" title="JURIS - Kristus dalam Berbagai Budaya" alt="JURIS - Kristus dalam Berbagai Budaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/nilai-budaya-toraja-peran-jawa-ketuhanan-yesus-kri-thumb-8d627.webp" title="JURIS - Kristus dalam Berbagai Budaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/nilai-budaya-toraja-peran-jawa-ketuhanan-yesus-kri-thumb-8d627.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/nilai-budaya-toraja-peran-jawa-ketuhanan-yesus-kri-thumb-8d627.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/nilai-budaya-toraja-peran-jawa-ketuhanan-yesus-kri-thumb-8d627.webp 1x" title="JURIS - Kristus dalam Berbagai Budaya" alt="JURIS - Kristus dalam Berbagai Budaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/nilai-budaya-toraja-peran-jawa-ketuhanan-yesus-kri-thumb-81602.webp" title="JURIS - Kristus dalam Berbagai Budaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/nilai-budaya-toraja-peran-jawa-ketuhanan-yesus-kri-thumb-81602.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/nilai-budaya-toraja-peran-jawa-ketuhanan-yesus-kri-thumb-81602.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/nilai-budaya-toraja-peran-jawa-ketuhanan-yesus-kri-thumb-81602.webp 1x" title="JURIS - Kristus dalam Berbagai Budaya" alt="JURIS - Kristus dalam Berbagai Budaya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47333-nilai-budaya-toraja-peran-jawa-ketuhanan-ye" title="JURIS - Kristus dalam Berbagai Budaya" target="_blank">Kristus dalam Berbagai Budaya</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif tentang bagaimana Kristus diwujudkan dalam berbagai budaya di Indonesia. Studi ini dapat menyelidiki bagaimana Kristus dihubungkan dengan berbagai simbol, tokoh, dan konsep dalam budaya-budaya tersebut. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana Kristus dapat menjadi jembatan penghubung antara iman Kristen dengan budaya lokal, dan bagaimana iman Kristen dapat diwujudkan dalam praktik-praktik budaya yang ada. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis bagaimana Gereja dapat lebih terbuka dan inklusif dalam menerima dan menghargai budaya-budaya lokal, serta bagaimana Gereja dapat menggunakan budaya-budaya tersebut sebagai sarana untuk mewartakan Injil dengan lebih efektif..
<br>Gereja khususnya dalam budaya Sumba dan Toraja sudah mencoba mempraktekkan teologi kontekstual.Bentuk teologi kontekstual yang dilakukan ialah teologi inkulturasi dengan memperkenalkan Kristus dalam budaya masing-masing.Yesus Kristus diperkenalkan sesuai dengan budaya yang dianut.Yesus Kristus dipekerkenalkan sesuai dengan kepercayaan Marapu yaitu sebagai Marapu sejati.Dalam budaya Toraja, Yesus Kristus diperkenalkan sebagai Tomanurun dan alang
<br>Gereja dan budaya tidak bisa dipisahkan. Gereja dapat semakin mengakar dan bertumbuh dalam budaya. Dalam perjalanan sejarah, hubungan antara gereja dan budaya dibagi menjadi tiga bagian. Bagian pertama, gereja pada masa awal masih menyatu dengan budaya. Bagian kedua terjadi saat gereja memisahkan diri dari budaya. Gereja tidak bersentuhan dengan kebudayaan. Bagian ketiga merupakan masa dimana gereja kembali membangun hubungan dengan budaya. Namun, dalam perjalanannya, gereja belum sepenuhnya menerima dan menggali makna dari budaya. Gereja seringkali mengabaikan dan bahkan mau menghilangkan suatu kebudayaan. Tujuan penulisan ini ialah menggali teologi kontekstual dalam berbagai budaya. Metode penelitian yang digunakan ialah kajian pustaka. Hasil penelitian ialah Kristus dapat ditemukan dalam budaya Jawa, Sumba, Timor, dan Toraja. Masing-masing budaya mempunyai penyebutan untuk memperkenalkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/4/nilai-budaya-toraja-peran-jawa-ketuhanan-yesus-kri-thumb-8d627.webp" type="image/webp" length="90682" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/nilai-budaya-toraja-peran-jawa-ketuhanan-yesus-kri-thumb-f3add.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/nilai-budaya-toraja-peran-jawa-ketuhanan-yesus-kri-thumb-8d627.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/nilai-budaya-toraja-peran-jawa-ketuhanan-yesus-kri-thumb-81602.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3019-stp-ipi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12388-sapa-jurnal-kateketik-pastoral.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pengaruh Financial Knowledge Terhadap Kinerja UMKM dengan Media Sosial Sebagai Variabel Moderasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pengaruh Financial Knowledge Terhadap Kinerja UMKM dengan Media Sosial Sebagai Variabel Moderasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pengaruh Financial Knowledge Terhadap Kinerja UMKM dengan Media Sosial Sebagai Variabel Moderasi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47328-sosial-usaha-mikro-saing-umkm-budidaya-akses-pasar</link>
	<guid isPermaLink="false">967cf0b489676473ba8009fd8947dbdc</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 10:00:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ nana darna ]]></category>
	<category><![CDATA[ lia yulia ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,darna,lia,main,nana,yulia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan program pelatihan terpadu yang menggabungkan edukasi keuangan dengan strategi pemasaran digital berbasis media sosial. Penelitian ini dapat dilakukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pengaruh Financial Knowledge Terhadap Kinerja UMKM dengan Media Sosial Sebagai Variabel Moderasi: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan program pelatihan terpadu yang menggabungkan edukasi keuangan dengan strategi pemasaran digital berbasis media sosial. Penelitian ini dapat dilakukan dengan melibatkan pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha dan wilayah, serta menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) untuk menggali faktor perilaku dan motivasi pelaku usaha secara lebih mendalam. Selain itu, variabel lain seperti digital literacy, entrepreneurial orientation, atau innovation capability dapat dipertimbangkan untuk menguji hubungan yang lebih kompleks antara literasi keuangan, media sosial, dan kinerja UMKM. Dengan memperluas dimensi penelitian, diharapkan studi mendatang dapat memberikan kontribusi yang lebih luas bagi penguatan kebijakan pengembangan UMKM di era transformasi digital.. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial knowledge terhadap kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan media sosial sebagai variabel moderasi pada pelaku usaha di Kota Ambon.Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan keuangan memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja UMKM, baik secara langsung maupun ketika dimoderasi oleh penggunaan media sosial.Temuan ini menegaskan bahwa pelaku UMKM yang memiliki literasi keuangan yang baik mampu mengelola sumber daya finansial secara efektif, sementara pemanfaatan media sosial memperkuat dampak positif tersebut dengan memperluas akses pasar, mempercepat arus informasi, dan meningkatkan hubungan interaktif dengan pelanggan.Dengan demikian, sinergi antara financial knowledge dan media sosial menjadi faktor strategis dalam memperkuat daya saing dan keberlanjutan UMKM di era ekonomi digital Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Financial Knowledge terhadap Kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan Media Sosial sebagai variabel moderasi. Fokus penelitian ini adalah untuk melihat sejauh mana literasi keuangan dan pemanfaatan media sosial dapat meningkatkan kinerja serta daya saing UMKM di Kota Ambon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan data yang diperoleh dari 100 UMKM yang terdaftar di Dinas Koperasi Kota Ambon. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sedangkan analisis data dilakukan dengan bantuan SPSS versi 29 untuk menguji hubungan antarvariabel dan peran moderasi media sosial.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/3/sosial-usaha-mikro-saing-umkm-budidaya-akses-pasar-thumb-c5727.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Financial Knowledge Terhadap Kinerja UMKM dengan Media Sosial Sebagai Variabel Moderasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/sosial-usaha-mikro-saing-umkm-budidaya-akses-pasar-thumb-c5727.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/sosial-usaha-mikro-saing-umkm-budidaya-akses-pasar-thumb-c5727.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/sosial-usaha-mikro-saing-umkm-budidaya-akses-pasar-thumb-c5727.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Financial Knowledge Terhadap Kinerja UMKM dengan Media Sosial Sebagai Variabel Moderasi" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Financial Knowledge Terhadap Kinerja UMKM dengan Media Sosial Sebagai Variabel Moderasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/sosial-usaha-mikro-saing-umkm-budidaya-akses-pasar-thumb-b1f29.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Financial Knowledge Terhadap Kinerja UMKM dengan Media Sosial Sebagai Variabel Moderasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/sosial-usaha-mikro-saing-umkm-budidaya-akses-pasar-thumb-b1f29.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/sosial-usaha-mikro-saing-umkm-budidaya-akses-pasar-thumb-b1f29.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/sosial-usaha-mikro-saing-umkm-budidaya-akses-pasar-thumb-b1f29.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Financial Knowledge Terhadap Kinerja UMKM dengan Media Sosial Sebagai Variabel Moderasi" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Financial Knowledge Terhadap Kinerja UMKM dengan Media Sosial Sebagai Variabel Moderasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/sosial-usaha-mikro-saing-umkm-budidaya-akses-pasar-thumb-3f87a.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Financial Knowledge Terhadap Kinerja UMKM dengan Media Sosial Sebagai Variabel Moderasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/sosial-usaha-mikro-saing-umkm-budidaya-akses-pasar-thumb-3f87a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/sosial-usaha-mikro-saing-umkm-budidaya-akses-pasar-thumb-3f87a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/sosial-usaha-mikro-saing-umkm-budidaya-akses-pasar-thumb-3f87a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Financial Knowledge Terhadap Kinerja UMKM dengan Media Sosial Sebagai Variabel Moderasi" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Financial Knowledge Terhadap Kinerja UMKM dengan Media Sosial Sebagai Variabel Moderasi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47328-sosial-usaha-mikro-saing-umkm-budidaya-akses-pasar" title="JURIS - Analisis Pengaruh Financial Knowledge Terhadap Kinerja UMKM dengan Media Sosial Sebagai Variabel Moderasi" target="_blank">Analisis Pengaruh Financial Knowledge Terhadap Kinerja UMKM dengan Media Sosial Sebagai Variabel Moderasi</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan program pelatihan terpadu yang menggabungkan edukasi keuangan dengan strategi pemasaran digital berbasis media sosial. Penelitian ini dapat dilakukan dengan melibatkan pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha dan wilayah, serta menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) untuk menggali faktor perilaku dan motivasi pelaku usaha secara lebih mendalam. Selain itu, variabel lain seperti digital literacy, entrepreneurial orientation, atau innovation capability dapat dipertimbangkan untuk menguji hubungan yang lebih kompleks antara literasi keuangan, media sosial, dan kinerja UMKM. Dengan memperluas dimensi penelitian, diharapkan studi mendatang dapat memberikan kontribusi yang lebih luas bagi penguatan kebijakan pengembangan UMKM di era transformasi digital..
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial knowledge terhadap kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan media sosial sebagai variabel moderasi pada pelaku usaha di Kota Ambon.Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan keuangan memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja UMKM, baik secara langsung maupun ketika dimoderasi oleh penggunaan media sosial.Temuan ini menegaskan bahwa pelaku UMKM yang memiliki literasi keuangan yang baik mampu mengelola sumber daya finansial secara efektif, sementara pemanfaatan media sosial memperkuat dampak positif tersebut dengan memperluas akses pasar, mempercepat arus informasi, dan meningkatkan hubungan interaktif dengan pelanggan.Dengan demikian, sinergi antara financial knowledge dan media sosial menjadi faktor strategis dalam memperkuat daya saing dan keberlanjutan UMKM di era ekonomi digital
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Financial Knowledge terhadap Kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan Media Sosial sebagai variabel moderasi. Fokus penelitian ini adalah untuk melihat sejauh mana literasi keuangan dan pemanfaatan media sosial dapat meningkatkan kinerja serta daya saing UMKM di Kota Ambon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan data yang diperoleh dari 100 UMKM yang terdaftar di Dinas Koperasi Kota Ambon. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sedangkan analisis data dilakukan dengan bantuan SPSS versi 29 untuk menguji hubungan antarvariabel dan peran moderasi media sosial....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/3/sosial-usaha-mikro-saing-umkm-budidaya-akses-pasar-thumb-b1f29.webp" type="image/webp" length="107166" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/sosial-usaha-mikro-saing-umkm-budidaya-akses-pasar-thumb-c5727.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/sosial-usaha-mikro-saing-umkm-budidaya-akses-pasar-thumb-b1f29.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/sosial-usaha-mikro-saing-umkm-budidaya-akses-pasar-thumb-3f87a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3443-ppsuniyap.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13753-journal-economics-review-joer.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sharing Iman Yakub Berdasarkan Kejadian 48 15 16 dan Implementasinya dalam Pendidikan Iman Anak ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sharing Iman Yakub Berdasarkan Kejadian 48 15 16 dan Implementasinya dalam Pendidikan Iman Anak ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sharing Iman Yakub Berdasarkan Kejadian 48 15 16 dan Implementasinya dalam Pendidikan Iman Anak ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47340-semangat-iman-anak-pendidikan</link>
	<guid isPermaLink="false">731dd80409c03b367c0be2884cb1de98</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 09:54:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ workflow ojs ]]></category>
	<category><![CDATA[ ipi malang ]]></category>
	<category><![CDATA[ edward w ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[edward,ipi,malang,ojs,w,workflow]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Bagaimana praktik berbagi iman dalam keluarga dapat dirancang secara sistematis untuk meningkatkan komitmen iman anak dalam situasi stress? Apakah dampak jangka panjang dari sharing iman yang konsisten oleh orang tua pada kepercayaan dan perilaku spiritual ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sharing Iman Yakub Berdasarkan Kejadian 48:15-16 dan Implementasinya dalam Pendidikan Iman Anak: Bagaimana praktik berbagi iman dalam keluarga dapat dirancang secara sistematis untuk meningkatkan komitmen iman anak dalam situasi stress? Apakah dampak jangka panjang dari sharing iman yang konsisten oleh orang tua pada kepercayaan dan perilaku spiritual anak dibandingkan dengan intervensi semata-mata pendidikan agama di sekolah? Bagaimana model komunikasi efektif antara orang tua dan anak dapat dikembangkan agar sharing iman menjadi bagian rutin keluarga, memperhatikan perbedaan usia dan perkembangan kognitif anak?. Orang tua merupakan pendidik iman yang pertama dan utama bagi anak.Pendidikan iman yang dilakukan oleh orang tua di dalam keluarga merupakan dasar bagi pendidikan anak selanjutnya yang juga akan diperankan oleh guru agama di sekolah dan pendamping iman.15Ac16, Yakub sebagai sosok orang tua memberikan sharing iman kepada anakAcanaknya, mengungkapkan bahwa Allah adalah gembala yang baik dan malaikat pembebas.dengan demikian, Ia meninggalkan warisan iman yang mendalam bagi keturunan Pendidikan iman anak merupakan tanggung jawab utama orang tua yang dimulai dari keluarga, yang merupakan lingkungan pertama bagi anak. Dalam Alkitab, khususnya Perjanjian Lama, peran orang tua dalam mendidik iman anak sangat ditekankan. Sebagai contoh, dalam Kejadian 48:15Ac16, Yakub memberikan sharing iman kepada anakAcanaknya, Efraim dan Manasye, dengan menyatakan bahwa Allah adalah "gembala" yang baik dan "malaikat" sebagai pembebas. Melalui berkat ini, Yakub tidak hanya memberikan harapan bagi masa depan keturunannya, tetapi juga mewariskan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/c/semangat-iman-anak-pendidikan-afeksi-spiritual-afe-thumb-707b5.webp" title="JURIS - Sharing Iman Yakub Berdasarkan Kejadian 48:15-16  dan Implementasinya dalam Pendidikan Iman Anak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/semangat-iman-anak-pendidikan-afeksi-spiritual-afe-thumb-707b5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/semangat-iman-anak-pendidikan-afeksi-spiritual-afe-thumb-707b5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/semangat-iman-anak-pendidikan-afeksi-spiritual-afe-thumb-707b5.webp 1x" title="JURIS - Sharing Iman Yakub Berdasarkan Kejadian 48:15-16  dan Implementasinya dalam Pendidikan Iman Anak" alt="JURIS - Sharing Iman Yakub Berdasarkan Kejadian 48:15-16  dan Implementasinya dalam Pendidikan Iman Anak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/semangat-iman-anak-pendidikan-afeksi-spiritual-afe-thumb-76497.webp" title="JURIS - Sharing Iman Yakub Berdasarkan Kejadian 48:15-16  dan Implementasinya dalam Pendidikan Iman Anak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/semangat-iman-anak-pendidikan-afeksi-spiritual-afe-thumb-76497.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/semangat-iman-anak-pendidikan-afeksi-spiritual-afe-thumb-76497.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/semangat-iman-anak-pendidikan-afeksi-spiritual-afe-thumb-76497.webp 1x" title="JURIS - Sharing Iman Yakub Berdasarkan Kejadian 48:15-16  dan Implementasinya dalam Pendidikan Iman Anak" alt="JURIS - Sharing Iman Yakub Berdasarkan Kejadian 48:15-16  dan Implementasinya dalam Pendidikan Iman Anak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/semangat-iman-anak-pendidikan-afeksi-spiritual-afe-thumb-90d03.webp" title="JURIS - Sharing Iman Yakub Berdasarkan Kejadian 48:15-16  dan Implementasinya dalam Pendidikan Iman Anak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/semangat-iman-anak-pendidikan-afeksi-spiritual-afe-thumb-90d03.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/semangat-iman-anak-pendidikan-afeksi-spiritual-afe-thumb-90d03.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/semangat-iman-anak-pendidikan-afeksi-spiritual-afe-thumb-90d03.webp 1x" title="JURIS - Sharing Iman Yakub Berdasarkan Kejadian 48:15-16  dan Implementasinya dalam Pendidikan Iman Anak" alt="JURIS - Sharing Iman Yakub Berdasarkan Kejadian 48:15-16  dan Implementasinya dalam Pendidikan Iman Anak" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47340-semangat-iman-anak-pendidikan" title="JURIS - Sharing Iman Yakub Berdasarkan Kejadian 48:15-16  dan Implementasinya dalam Pendidikan Iman Anak" target="_blank">Sharing Iman Yakub Berdasarkan Kejadian 48:15-16  dan Implementasinya dalam Pendidikan Iman Anak</a>: Bagaimana praktik berbagi iman dalam keluarga dapat dirancang secara sistematis untuk meningkatkan komitmen iman anak dalam situasi stress? Apakah dampak jangka panjang dari sharing iman yang konsisten oleh orang tua pada kepercayaan dan perilaku spiritual anak dibandingkan dengan intervensi semata-mata pendidikan agama di sekolah? Bagaimana model komunikasi efektif antara orang tua dan anak dapat dikembangkan agar sharing iman menjadi bagian rutin keluarga, memperhatikan perbedaan usia dan perkembangan kognitif anak?.
<br>Orang tua merupakan pendidik iman yang pertama dan utama bagi anak.Pendidikan iman yang dilakukan oleh orang tua di dalam keluarga merupakan dasar bagi pendidikan anak selanjutnya yang juga akan diperankan oleh guru agama di sekolah dan pendamping iman.15Ac16, Yakub sebagai sosok orang tua memberikan sharing iman kepada anakAcanaknya, mengungkapkan bahwa Allah adalah gembala yang baik dan malaikat pembebas.dengan demikian, Ia meninggalkan warisan iman yang mendalam bagi keturunan
<br>Pendidikan iman anak merupakan tanggung jawab utama orang tua yang dimulai dari keluarga, yang merupakan lingkungan pertama bagi anak. Dalam Alkitab, khususnya Perjanjian Lama, peran orang tua dalam mendidik iman anak sangat ditekankan. Sebagai contoh, dalam Kejadian 48:15Ac16, Yakub memberikan sharing iman kepada anakAcanaknya, Efraim dan Manasye, dengan menyatakan bahwa Allah adalah "gembala" yang baik dan "malaikat" sebagai pembebas. Melalui berkat ini, Yakub tidak hanya memberikan harapan bagi masa depan keturunannya, tetapi juga mewariskan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/c/semangat-iman-anak-pendidikan-afeksi-spiritual-afe-thumb-76497.webp" type="image/webp" length="106860" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/semangat-iman-anak-pendidikan-afeksi-spiritual-afe-thumb-707b5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/semangat-iman-anak-pendidikan-afeksi-spiritual-afe-thumb-76497.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/semangat-iman-anak-pendidikan-afeksi-spiritual-afe-thumb-90d03.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3019-stp-ipi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12388-sapa-jurnal-kateketik-pastoral.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Konseling Pastoral Dalam Mengatasi Fatherless Pada Remaja Perempuan Usia 12 18 Tahun ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Konseling Pastoral Dalam Mengatasi Fatherless Pada Remaja Perempuan Usia 12 18 Tahun ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Konseling Pastoral Dalam Mengatasi Fatherless Pada Remaja Perempuan Usia 12 18 Tahun ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47347-tingkah-laku-remaja-perilaku-sikap</link>
	<guid isPermaLink="false">ce1292fc3fa08782cebe5b0848b96487</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 09:53:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ workflow ojs ]]></category>
	<category><![CDATA[ studi rsud ]]></category>
	<category><![CDATA[ ipi malang ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ipi,malang,ojs,rsud,studi,workflow]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Di masa depan, penelitian dapat menyelidiki efektivitas pendekatan konseling pastoral berbasis aplikasi digital bagi remaja perempuan fatherless, mengukur perubahan kesejahteraan psikologis dibandingkan kelompok kontrol. Selanjutnya, studi longitudinal ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Konseling Pastoral Dalam Mengatasi Fatherless Pada Remaja Perempuan Usia (12-18 Tahun): Di masa depan, penelitian dapat menyelidiki efektivitas pendekatan konseling pastoral berbasis aplikasi digital bagi remaja perempuan fatherless, mengukur perubahan kesejahteraan psikologis dibandingkan kelompok kontrol. Selanjutnya, studi longitudinal dapat mengevaluasi dampak jangka panjang intervensi konseling pastoral terhadap studi akademis dan hubungan sosial remaja, menilai keberlanjutan konsekuensi positif. Akhirnya, riset terintegrasi yang melibatkan pihak keluarga dan sekolah dapat mengidentifikasi sinergi kolaboratif antara konselor pastoral, orang tua, dan pendidik dalam membangun jaringan dukungan holistik bagi remaja fatherless.. Fatherless memicu gangguan emosional, krisis identitas, dan perilaku remaja perempuan.Konseling pastoral mengatasi masalah tersebut lewat relasi, empati, bimbingan, penyembuhan, dan keteladanan.Tujuan utama konseling pastoral adalah memudahkan remaja perempuan menjadi mandiri, kuat, dan percaya diri secara fisik dan rohani Orang tua memiliki peran penting dalam pertumbuhan anak. Kehilangan sosok ayah, atau fatherless, membuat remaja perempuan mengalami rendah diri, kesepian, gangguan emosional, krisis identitas, dan perilaku disfungsi. Metode penelitian kualitatif deskriptif melalui studi kepustakaan digunakan untuk mengetahui peran konseling pastoral dalam mengatasi fatherless pada remaja perempuan usia 12Ac18 tahun. Hasilnya menunjukkan bahwa konseling pastoral dapat membantu remaja perempuan melalui pembentukan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/9/tingkah-laku-remaja-perilaku-sikap-konteks-sosial-thumb-63f0f.webp" title="JURIS - Peran Konseling Pastoral Dalam Mengatasi Fatherless Pada Remaja Perempuan Usia (12-18 Tahun)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/tingkah-laku-remaja-perilaku-sikap-konteks-sosial-thumb-63f0f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/tingkah-laku-remaja-perilaku-sikap-konteks-sosial-thumb-63f0f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/tingkah-laku-remaja-perilaku-sikap-konteks-sosial-thumb-63f0f.webp 1x" title="JURIS - Peran Konseling Pastoral Dalam Mengatasi Fatherless Pada Remaja Perempuan Usia (12-18 Tahun)" alt="JURIS - Peran Konseling Pastoral Dalam Mengatasi Fatherless Pada Remaja Perempuan Usia (12-18 Tahun)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/tingkah-laku-remaja-perilaku-sikap-konteks-sosial-thumb-c7b2c.webp" title="JURIS - Peran Konseling Pastoral Dalam Mengatasi Fatherless Pada Remaja Perempuan Usia (12-18 Tahun)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/tingkah-laku-remaja-perilaku-sikap-konteks-sosial-thumb-c7b2c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/tingkah-laku-remaja-perilaku-sikap-konteks-sosial-thumb-c7b2c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/tingkah-laku-remaja-perilaku-sikap-konteks-sosial-thumb-c7b2c.webp 1x" title="JURIS - Peran Konseling Pastoral Dalam Mengatasi Fatherless Pada Remaja Perempuan Usia (12-18 Tahun)" alt="JURIS - Peran Konseling Pastoral Dalam Mengatasi Fatherless Pada Remaja Perempuan Usia (12-18 Tahun)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/tingkah-laku-remaja-perilaku-sikap-konteks-sosial-thumb-c38ba.webp" title="JURIS - Peran Konseling Pastoral Dalam Mengatasi Fatherless Pada Remaja Perempuan Usia (12-18 Tahun)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/tingkah-laku-remaja-perilaku-sikap-konteks-sosial-thumb-c38ba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/tingkah-laku-remaja-perilaku-sikap-konteks-sosial-thumb-c38ba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/tingkah-laku-remaja-perilaku-sikap-konteks-sosial-thumb-c38ba.webp 1x" title="JURIS - Peran Konseling Pastoral Dalam Mengatasi Fatherless Pada Remaja Perempuan Usia (12-18 Tahun)" alt="JURIS - Peran Konseling Pastoral Dalam Mengatasi Fatherless Pada Remaja Perempuan Usia (12-18 Tahun)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47347-tingkah-laku-remaja-perilaku-sikap" title="JURIS - Peran Konseling Pastoral Dalam Mengatasi Fatherless Pada Remaja Perempuan Usia (12-18 Tahun)" target="_blank">Peran Konseling Pastoral Dalam Mengatasi Fatherless Pada Remaja Perempuan Usia (12-18 Tahun)</a>: Di masa depan, penelitian dapat menyelidiki efektivitas pendekatan konseling pastoral berbasis aplikasi digital bagi remaja perempuan fatherless, mengukur perubahan kesejahteraan psikologis dibandingkan kelompok kontrol. Selanjutnya, studi longitudinal dapat mengevaluasi dampak jangka panjang intervensi konseling pastoral terhadap studi akademis dan hubungan sosial remaja, menilai keberlanjutan konsekuensi positif. Akhirnya, riset terintegrasi yang melibatkan pihak keluarga dan sekolah dapat mengidentifikasi sinergi kolaboratif antara konselor pastoral, orang tua, dan pendidik dalam membangun jaringan dukungan holistik bagi remaja fatherless..
<br>Fatherless memicu gangguan emosional, krisis identitas, dan perilaku remaja perempuan.Konseling pastoral mengatasi masalah tersebut lewat relasi, empati, bimbingan, penyembuhan, dan keteladanan.Tujuan utama konseling pastoral adalah memudahkan remaja perempuan menjadi mandiri, kuat, dan percaya diri secara fisik dan rohani
<br>Orang tua memiliki peran penting dalam pertumbuhan anak. Kehilangan sosok ayah, atau fatherless, membuat remaja perempuan mengalami rendah diri, kesepian, gangguan emosional, krisis identitas, dan perilaku disfungsi. Metode penelitian kualitatif deskriptif melalui studi kepustakaan digunakan untuk mengetahui peran konseling pastoral dalam mengatasi fatherless pada remaja perempuan usia 12Ac18 tahun. Hasilnya menunjukkan bahwa konseling pastoral dapat membantu remaja perempuan melalui pembentukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/9/tingkah-laku-remaja-perilaku-sikap-konteks-sosial-thumb-63f0f.webp" type="image/webp" length="81982" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/tingkah-laku-remaja-perilaku-sikap-konteks-sosial-thumb-63f0f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/tingkah-laku-remaja-perilaku-sikap-konteks-sosial-thumb-c7b2c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/tingkah-laku-remaja-perilaku-sikap-konteks-sosial-thumb-c38ba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3019-stp-ipi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12388-sapa-jurnal-kateketik-pastoral.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Mengintegrasikan Katekese Pastoral dan Tindakan Sosial Model Pendampingan Katekis untuk Menciptakan Transformasi Umat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mengintegrasikan Katekese Pastoral dan Tindakan Sosial Model Pendampingan Katekis untuk Menciptakan Transformasi Umat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mengintegrasikan Katekese Pastoral dan Tindakan Sosial Model Pendampingan Katekis untuk Menciptakan Transformasi Umat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47348-penguatan-iman-daerah-lembaga-sosial-kegiatan-sosi</link>
	<guid isPermaLink="false">ebaa939e19cbc2ddaa11e251671c8da1</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 09:52:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ workflow ojs ]]></category>
	<category><![CDATA[ ipi malang ]]></category>
	<category><![CDATA[ edward w ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[edward,ipi,malang,ojs,w,workflow]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi bagaimana model pendampingan katekis yang mengintegrasikan katekese, pastoral, dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Mengintegrasikan Katekese, Pastoral, dan Tindakan Sosial: Model Pendampingan Katekis untuk Menciptakan Transformasi Umat: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi bagaimana model pendampingan katekis yang mengintegrasikan katekese, pastoral, dan tindakan sosial dapat diterapkan secara efektif di berbagai komunitas Katolik. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan strategi dan metode pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik komunitas yang berbeda. Kedua, penting untuk menyelidiki dampak jangka panjang dari model pendampingan ini terhadap transformasi iman dan keterlibatan sosial umat. Penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengukur perubahan perilaku dan sikap umat dalam jangka waktu yang lebih lama. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis peran katekis sebagai agen perubahan sosial dalam komunitas mereka. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana katekis dapat menjadi pemimpin dan teladan dalam mempromosikan keadilan sosial, perdamaian, dan kesejahteraan di lingkungan mereka. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam mengembangkan model pendampingan katekis yang lebih komprehensif dan efektif, serta memperkuat peran Gereja dalam menciptakan perubahan positif di masyarakat.. Evaluasi keberhasilan pendampingan katekis menjadi langkah krusial untuk mengukur efektivitas transformasi umat, memungkinkan gereja mengenali kekuatan dan kelemahan dalam pendekatan yang diterapkan, serta menyempurnakan metode pendampingan di masa mendatang.Selain itu, refleksi iman atas dampak sosial katekese mengingatkan bahwa iman yang hidup harus tercermin dalam tindakan nyata, seperti kepedulian terhadap sesama dan keadilan sosial, sehingga katekese tidak hanya berfungsi sebagai penguatan rohani pribadi, tetapi juga membangun kesadaran sosial umat.Lebih lanjut, analisis pengaruh pendampingan pastoral menunjukkan bahwa selain memberikan dukungan dalam menghadapi krisis kehidupan, pendampingan ini juga berperan sebagai penguatan iman dalam menghadapi tantangan zaman, membantu umat bertahan dan berkembang dalam integrasi sosial.Oleh karena itu, gereja harus menyusun rencana tindakan berbasis hasil evaluasi yang konkret dan terukur, melibatkan berbagai pihak seperti komunitas basis dan lembaga sosial, agar evaluasi tidak hanya menjadi alat penilaian, tetapi juga dasar bagi pengembangan pelayanan gereja yang lebih efektif dan berkelanjutan Penulis korespondenNamaSurelyohaneschandrakurniasaputra@gmail.com: Yohanes Chandra Kurnia S.: ManuscriptAos HistorySubmitRevisiDiterimaTerbit: Agustus 2024: September 2024: Oktober 2024: November 2024Kata-kata kunci:Kata kunci 1 KatekeseKata kunci 2 PastoralKata kunci 3 Tindakan sosialKata kunci 4 Transformasi umatLatar belakang penelitian ini berfokus pada pentingnya integrasi katekese, pastoral, dan tindakan sosial dalam membentuk umat Katolik yang bertanggung jawab sosial dan berlandaskan iman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/9/penguatan-iman-daerah-lembaga-sosial-kegiatan-inte-thumb-b67ba.webp" title="JURIS - Mengintegrasikan Katekese, Pastoral, dan Tindakan Sosial: Model Pendampingan Katekis untuk Menciptakan Transformasi Umat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/penguatan-iman-daerah-lembaga-sosial-kegiatan-inte-thumb-b67ba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/penguatan-iman-daerah-lembaga-sosial-kegiatan-inte-thumb-b67ba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/penguatan-iman-daerah-lembaga-sosial-kegiatan-inte-thumb-b67ba.webp 1x" title="JURIS - Mengintegrasikan Katekese, Pastoral, dan Tindakan Sosial: Model Pendampingan Katekis untuk Menciptakan Transformasi Umat" alt="JURIS - Mengintegrasikan Katekese, Pastoral, dan Tindakan Sosial: Model Pendampingan Katekis untuk Menciptakan Transformasi Umat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/penguatan-iman-daerah-lembaga-sosial-kegiatan-inte-thumb-3bc81.webp" title="JURIS - Mengintegrasikan Katekese, Pastoral, dan Tindakan Sosial: Model Pendampingan Katekis untuk Menciptakan Transformasi Umat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/penguatan-iman-daerah-lembaga-sosial-kegiatan-inte-thumb-3bc81.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/penguatan-iman-daerah-lembaga-sosial-kegiatan-inte-thumb-3bc81.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/penguatan-iman-daerah-lembaga-sosial-kegiatan-inte-thumb-3bc81.webp 1x" title="JURIS - Mengintegrasikan Katekese, Pastoral, dan Tindakan Sosial: Model Pendampingan Katekis untuk Menciptakan Transformasi Umat" alt="JURIS - Mengintegrasikan Katekese, Pastoral, dan Tindakan Sosial: Model Pendampingan Katekis untuk Menciptakan Transformasi Umat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/penguatan-iman-daerah-lembaga-sosial-kegiatan-inte-thumb-b255f.webp" title="JURIS - Mengintegrasikan Katekese, Pastoral, dan Tindakan Sosial: Model Pendampingan Katekis untuk Menciptakan Transformasi Umat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/penguatan-iman-daerah-lembaga-sosial-kegiatan-inte-thumb-b255f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/penguatan-iman-daerah-lembaga-sosial-kegiatan-inte-thumb-b255f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/penguatan-iman-daerah-lembaga-sosial-kegiatan-inte-thumb-b255f.webp 1x" title="JURIS - Mengintegrasikan Katekese, Pastoral, dan Tindakan Sosial: Model Pendampingan Katekis untuk Menciptakan Transformasi Umat" alt="JURIS - Mengintegrasikan Katekese, Pastoral, dan Tindakan Sosial: Model Pendampingan Katekis untuk Menciptakan Transformasi Umat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47348-penguatan-iman-daerah-lembaga-sosial-kegiatan-sosi" title="JURIS - Mengintegrasikan Katekese, Pastoral, dan Tindakan Sosial: Model Pendampingan Katekis untuk Menciptakan Transformasi Umat" target="_blank">Mengintegrasikan Katekese, Pastoral, dan Tindakan Sosial: Model Pendampingan Katekis untuk Menciptakan Transformasi Umat</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi bagaimana model pendampingan katekis yang mengintegrasikan katekese, pastoral, dan tindakan sosial dapat diterapkan secara efektif di berbagai komunitas Katolik. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan strategi dan metode pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik komunitas yang berbeda. Kedua, penting untuk menyelidiki dampak jangka panjang dari model pendampingan ini terhadap transformasi iman dan keterlibatan sosial umat. Penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengukur perubahan perilaku dan sikap umat dalam jangka waktu yang lebih lama. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis peran katekis sebagai agen perubahan sosial dalam komunitas mereka. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana katekis dapat menjadi pemimpin dan teladan dalam mempromosikan keadilan sosial, perdamaian, dan kesejahteraan di lingkungan mereka. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam mengembangkan model pendampingan katekis yang lebih komprehensif dan efektif, serta memperkuat peran Gereja dalam menciptakan perubahan positif di masyarakat..
<br>Evaluasi keberhasilan pendampingan katekis menjadi langkah krusial untuk mengukur efektivitas transformasi umat, memungkinkan gereja mengenali kekuatan dan kelemahan dalam pendekatan yang diterapkan, serta menyempurnakan metode pendampingan di masa mendatang.Selain itu, refleksi iman atas dampak sosial katekese mengingatkan bahwa iman yang hidup harus tercermin dalam tindakan nyata, seperti kepedulian terhadap sesama dan keadilan sosial, sehingga katekese tidak hanya berfungsi sebagai penguatan rohani pribadi, tetapi juga membangun kesadaran sosial umat.Lebih lanjut, analisis pengaruh pendampingan pastoral menunjukkan bahwa selain memberikan dukungan dalam menghadapi krisis kehidupan, pendampingan ini juga berperan sebagai penguatan iman dalam menghadapi tantangan zaman, membantu umat bertahan dan berkembang dalam integrasi sosial.Oleh karena itu, gereja harus menyusun rencana tindakan berbasis hasil evaluasi yang konkret dan terukur, melibatkan berbagai pihak seperti komunitas basis dan lembaga sosial, agar evaluasi tidak hanya menjadi alat penilaian, tetapi juga dasar bagi pengembangan pelayanan gereja yang lebih efektif dan berkelanjutan
<br>Penulis korespondenNamaSurelyohaneschandrakurniasaputra@gmail.com: Yohanes Chandra Kurnia S.: ManuscriptAos HistorySubmitRevisiDiterimaTerbit: Agustus 2024: September 2024: Oktober 2024: November 2024Kata-kata kunci:Kata kunci 1 KatekeseKata kunci 2 PastoralKata kunci 3 Tindakan sosialKata kunci 4 Transformasi umatLatar belakang penelitian ini berfokus pada pentingnya integrasi katekese, pastoral, dan tindakan sosial dalam membentuk umat Katolik yang bertanggung jawab sosial dan berlandaskan iman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/9/penguatan-iman-daerah-lembaga-sosial-kegiatan-inte-thumb-3bc81.webp" type="image/webp" length="89980" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/penguatan-iman-daerah-lembaga-sosial-kegiatan-inte-thumb-b67ba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/penguatan-iman-daerah-lembaga-sosial-kegiatan-inte-thumb-3bc81.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/penguatan-iman-daerah-lembaga-sosial-kegiatan-inte-thumb-b255f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3019-stp-ipi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12388-sapa-jurnal-kateketik-pastoral.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Transformasi Manajemen Keuangan Dalam Era Digital Perspektif Pelaku Usaha ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Transformasi Manajemen Keuangan Dalam Era Digital Perspektif Pelaku Usaha ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Transformasi Manajemen Keuangan Dalam Era Digital Perspektif Pelaku Usaha ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47346-transformasi-digital-manajemen-keuangan-ukm-adopsi</link>
	<guid isPermaLink="false">7ff43c5c300acc9ee0f5bf1570f778a1</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 09:28:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ ari susanto ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ari,content,main,susanto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi kasus atau wawancara langsung dengan pelaku usaha untuk memahami lebih detail tantangan dan peluang yang dihadapi. Selain itu, penelitian yang lebih tersegmentasi berdasarkan sektor industri ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Transformasi Manajemen Keuangan Dalam Era Digital: Perspektif Pelaku Usaha: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi kasus atau wawancara langsung dengan pelaku usaha untuk memahami lebih detail tantangan dan peluang yang dihadapi. Selain itu, penelitian yang lebih tersegmentasi berdasarkan sektor industri juga dapat memberikan wawasan yang lebih spesifik. Dengan pendekatan kualitatif yang mendalam, penelitian dapat mengidentifikasi strategi adopsi teknologi yang efektif untuk berbagai jenis usaha, termasuk UKM dan perusahaan besar. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran regulasi dalam mendukung inovasi teknologi tanpa menghambat perusahaan, terutama di sektor-sektor yang diatur secara ketat seperti keuangan. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan rekomendasi yang lebih holistik dan praktis bagi pelaku usaha dan pengambil kebijakan dalam merancang strategi transformasi digital yang efektif dan berkelanjutan.. Penelitian ini mengeksplorasi transformasi digital dalam manajemen keuangan dari perspektif pelaku usaha, dengan fokus pada perbedaan tingkat adopsi teknologi antara UKM dan perusahaan besar, serta faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan dan penghambat adopsi teknologi.Temuan penelitian mengidentifikasi bahwa perusahaan besar memiliki kapasitas lebih besar untuk mengintegrasikan teknologi digital canggih karena akses terhadap sumber daya yang lebih luas.Sementara itu, UKM sering kali menghadapi keterbatasan sumber daya yang memengaruhi tingkat adopsi teknologi mereka.Penelitian ini juga menyoroti pentingnya dukungan manajemen, kesiapan infrastruktur, dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia dalam memastikan keberhasilan adopsi teknologi.Hambatan seperti resistensi karyawan dan regulasi yang kaku juga diungkap sebagai tantangan yang perlu diatasi melalui strategi pelatihan dan penyesuaian budaya organisasi.Temuan penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam ilmu pengetahuan dan praktik bisnis, dengan memberikan panduan konkret bagi manajer perusahaan dan pengambil kebijakan untuk merancang kebijakan transformasi digital yang lebih efektif Penelitian ini berfokus pada perbedaan tingkat adopsi teknologi antara perusahaan besar dan usaha kecil menengah (UKM), serta faktor keberhasilan, hambatan, dan strategi yang memengaruhi implementasi teknologi digital. Studi ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) untuk menganalisis literatur yang relevan mengenai adopsi teknologi dalam manajemen keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan besar memiliki kapasitas lebih besar dalam mengadopsi teknologi digital canggih karena dukungan anggaran, infrastruktur, dan pelatihan yang lebih baik dibandingkan dengan UKM. UKM lebih sering menghadapi hambatan seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya pengetahuan teknis, dan resistensi karyawan. Dukungan manajemen dan perubahan budaya organisasi terbukti penting dalam memastikan keberhasilan transformasi digital. Penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/a/transformasi-digital-manajemen-keuangan-ukm-adopsi-thumb-5705f.webp" title="JURIS - Transformasi Manajemen Keuangan Dalam Era Digital: Perspektif Pelaku Usaha" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/transformasi-digital-manajemen-keuangan-ukm-adopsi-thumb-5705f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/transformasi-digital-manajemen-keuangan-ukm-adopsi-thumb-5705f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/transformasi-digital-manajemen-keuangan-ukm-adopsi-thumb-5705f.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Manajemen Keuangan Dalam Era Digital: Perspektif Pelaku Usaha" alt="JURIS - Transformasi Manajemen Keuangan Dalam Era Digital: Perspektif Pelaku Usaha" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/transformasi-digital-manajemen-keuangan-ukm-adopsi-thumb-b0154.webp" title="JURIS - Transformasi Manajemen Keuangan Dalam Era Digital: Perspektif Pelaku Usaha" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/transformasi-digital-manajemen-keuangan-ukm-adopsi-thumb-b0154.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/transformasi-digital-manajemen-keuangan-ukm-adopsi-thumb-b0154.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/transformasi-digital-manajemen-keuangan-ukm-adopsi-thumb-b0154.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Manajemen Keuangan Dalam Era Digital: Perspektif Pelaku Usaha" alt="JURIS - Transformasi Manajemen Keuangan Dalam Era Digital: Perspektif Pelaku Usaha" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/transformasi-digital-manajemen-keuangan-ukm-adopsi-thumb-f753f.webp" title="JURIS - Transformasi Manajemen Keuangan Dalam Era Digital: Perspektif Pelaku Usaha" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/transformasi-digital-manajemen-keuangan-ukm-adopsi-thumb-f753f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/transformasi-digital-manajemen-keuangan-ukm-adopsi-thumb-f753f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/transformasi-digital-manajemen-keuangan-ukm-adopsi-thumb-f753f.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Manajemen Keuangan Dalam Era Digital: Perspektif Pelaku Usaha" alt="JURIS - Transformasi Manajemen Keuangan Dalam Era Digital: Perspektif Pelaku Usaha" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47346-transformasi-digital-manajemen-keuangan-ukm-adopsi" title="JURIS - Transformasi Manajemen Keuangan Dalam Era Digital: Perspektif Pelaku Usaha" target="_blank">Transformasi Manajemen Keuangan Dalam Era Digital: Perspektif Pelaku Usaha</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi kasus atau wawancara langsung dengan pelaku usaha untuk memahami lebih detail tantangan dan peluang yang dihadapi. Selain itu, penelitian yang lebih tersegmentasi berdasarkan sektor industri juga dapat memberikan wawasan yang lebih spesifik. Dengan pendekatan kualitatif yang mendalam, penelitian dapat mengidentifikasi strategi adopsi teknologi yang efektif untuk berbagai jenis usaha, termasuk UKM dan perusahaan besar. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran regulasi dalam mendukung inovasi teknologi tanpa menghambat perusahaan, terutama di sektor-sektor yang diatur secara ketat seperti keuangan. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan rekomendasi yang lebih holistik dan praktis bagi pelaku usaha dan pengambil kebijakan dalam merancang strategi transformasi digital yang efektif dan berkelanjutan..
<br>Penelitian ini mengeksplorasi transformasi digital dalam manajemen keuangan dari perspektif pelaku usaha, dengan fokus pada perbedaan tingkat adopsi teknologi antara UKM dan perusahaan besar, serta faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan dan penghambat adopsi teknologi.Temuan penelitian mengidentifikasi bahwa perusahaan besar memiliki kapasitas lebih besar untuk mengintegrasikan teknologi digital canggih karena akses terhadap sumber daya yang lebih luas.Sementara itu, UKM sering kali menghadapi keterbatasan sumber daya yang memengaruhi tingkat adopsi teknologi mereka.Penelitian ini juga menyoroti pentingnya dukungan manajemen, kesiapan infrastruktur, dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia dalam memastikan keberhasilan adopsi teknologi.Hambatan seperti resistensi karyawan dan regulasi yang kaku juga diungkap sebagai tantangan yang perlu diatasi melalui strategi pelatihan dan penyesuaian budaya organisasi.Temuan penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam ilmu pengetahuan dan praktik bisnis, dengan memberikan panduan konkret bagi manajer perusahaan dan pengambil kebijakan untuk merancang kebijakan transformasi digital yang lebih efektif
<br>Penelitian ini berfokus pada perbedaan tingkat adopsi teknologi antara perusahaan besar dan usaha kecil menengah (UKM), serta faktor keberhasilan, hambatan, dan strategi yang memengaruhi implementasi teknologi digital. Studi ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) untuk menganalisis literatur yang relevan mengenai adopsi teknologi dalam manajemen keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan besar memiliki kapasitas lebih besar dalam mengadopsi teknologi digital canggih karena dukungan anggaran, infrastruktur, dan pelatihan yang lebih baik dibandingkan dengan UKM. UKM lebih sering menghadapi hambatan seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya pengetahuan teknis, dan resistensi karyawan. Dukungan manajemen dan perubahan budaya organisasi terbukti penting dalam memastikan keberhasilan transformasi digital. Penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/a/transformasi-digital-manajemen-keuangan-ukm-adopsi-thumb-f753f.webp" type="image/webp" length="104534" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/transformasi-digital-manajemen-keuangan-ukm-adopsi-thumb-5705f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/transformasi-digital-manajemen-keuangan-ukm-adopsi-thumb-b0154.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/transformasi-digital-manajemen-keuangan-ukm-adopsi-thumb-f753f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3443-ppsuniyap.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13753-journal-economics-review-joer.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hybrid Gradient Boosting and SMOTE ENN for Toddler Nutritional Status Classification on Imbalanced Data ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hybrid Gradient Boosting and SMOTE ENN for Toddler Nutritional Status Classification on Imbalanced Data ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hybrid Gradient Boosting and SMOTE ENN for Toddler Nutritional Status Classification on Imbalanced Data ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47338-imbalanced-data-distribusi-parameter-model-ar</link>
	<guid isPermaLink="false">1cd24e7753be240bcc84de50001dc4c2</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 09:15:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ejurnal pdsi ]]></category>
	<category><![CDATA[ one moment ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ejurnal,moment,one,pdsi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi kombinasi metode alternatif seperti penyesuaian bobot kelas, undersampling adaptif, atau penggunaan algoritma boosting lainnya seperti LightGBM atau CatBoost dengan optimasi hyperparameter yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hybrid Gradient Boosting and SMOTE-ENN for Toddler Nutritional Status Classification on Imbalanced Data: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi kombinasi metode alternatif seperti penyesuaian bobot kelas, undersampling adaptif, atau penggunaan algoritma boosting lainnya seperti LightGBM atau CatBoost dengan optimasi hyperparameter yang lebih intensif. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menguji efektivitas teknik-teknik post-oversampling yang lebih maju atau metode-metode boosting lainnya dalam meningkatkan kinerja model. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengoptimalkan parameter-parameter model dan mengeksplorasi teknik-teknik pengolahan data tambahan untuk meningkatkan kinerja klasifikasi status gizi balita pada data yang tidak seimbang.. Penelitian ini berhasil mengembangkan model hibrid dengan menggabungkan Gradient Boosting dengan teknik SMOTE-ENN untuk meningkatkan kinerja klasifikasi status gizi balita pada data yang tidak seimbang.Model hibrid yang diusulkan secara signifikan meningkatkan recall untuk kelas stunted dari 61,80% menjadi 98,41%, dan F1-score dari 71,93% menjadi 83,58%, menunjukkan peningkatan sensitivitas terhadap kelas minoritas.Selain itu, akurasi keseluruhan model meningkat dari 92,39% menjadi 93,35%, disertai dengan peningkatan skor ROC-AUC dari 99,08% menjadi 99,63%.Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi SMOTE-ENN tidak hanya meningkatkan distribusi data tetapi juga meningkatkan kemampuan model untuk mengklasifikasikan semua kategori secara lebih adil.Namun, penurunan presisi untuk kelas minoritas menunjukkan kemungkinan peningkatan false positive akibat introduksi data sintetis.Penelitian masa depan disarankan untuk mengeksplorasi kombinasi metode alternatif seperti penyesuaian bobot kelas, undersampling adaptif, atau penggunaan algoritma boosting lainnya seperti LightGBM atau CatBoost dengan optimasi hyperparameter yang lebih intensif untuk mencapai hasil yang lebih stabil dan optimal Stunting pada balita tetap menjadi masalah kesehatan global yang serius dengan dampak jangka panjang pada perkembangan fisik dan kognitif anak-anak. Menurut laporan terbaru UNICEF, WHO, dan World Bank (2023), sekitar 148 juta anak di bawah usia lima tahun di seluruh dunia terkena stunting, dengan prevalensi tertinggi dilaporkan di Asia Selatan dan Afrika Sub-Sahara [1]. Stunting tidak hanya mempengaruhi perkembangan fisik tetapi juga kemampuan kognitif, meningkatkan kerentanan terhadap penyakit, dan mengurangi produktivitas jangka panjang [2]. Oleh karena itu, deteksi dini status gizi, khususnya dalam mengidentifikasi kasus stunting,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/f/imbalanced-data-distribusi-parameter-model-arimaga-thumb-19bd3.webp" title="JURIS - Hybrid Gradient Boosting and SMOTE-ENN for Toddler Nutritional Status Classification on Imbalanced Data" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/f/imbalanced-data-distribusi-parameter-model-arimaga-thumb-19bd3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/f/imbalanced-data-distribusi-parameter-model-arimaga-thumb-19bd3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/f/imbalanced-data-distribusi-parameter-model-arimaga-thumb-19bd3.webp 1x" title="JURIS - Hybrid Gradient Boosting and SMOTE-ENN for Toddler Nutritional Status Classification on Imbalanced Data" alt="JURIS - Hybrid Gradient Boosting and SMOTE-ENN for Toddler Nutritional Status Classification on Imbalanced Data" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/f/imbalanced-data-distribusi-parameter-model-arimaga-thumb-4a03d.webp" title="JURIS - Hybrid Gradient Boosting and SMOTE-ENN for Toddler Nutritional Status Classification on Imbalanced Data" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/f/imbalanced-data-distribusi-parameter-model-arimaga-thumb-4a03d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/f/imbalanced-data-distribusi-parameter-model-arimaga-thumb-4a03d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/f/imbalanced-data-distribusi-parameter-model-arimaga-thumb-4a03d.webp 1x" title="JURIS - Hybrid Gradient Boosting and SMOTE-ENN for Toddler Nutritional Status Classification on Imbalanced Data" alt="JURIS - Hybrid Gradient Boosting and SMOTE-ENN for Toddler Nutritional Status Classification on Imbalanced Data" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/f/imbalanced-data-distribusi-parameter-model-arimaga-thumb-4f583.webp" title="JURIS - Hybrid Gradient Boosting and SMOTE-ENN for Toddler Nutritional Status Classification on Imbalanced Data" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/f/imbalanced-data-distribusi-parameter-model-arimaga-thumb-4f583.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/f/imbalanced-data-distribusi-parameter-model-arimaga-thumb-4f583.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/f/imbalanced-data-distribusi-parameter-model-arimaga-thumb-4f583.webp 1x" title="JURIS - Hybrid Gradient Boosting and SMOTE-ENN for Toddler Nutritional Status Classification on Imbalanced Data" alt="JURIS - Hybrid Gradient Boosting and SMOTE-ENN for Toddler Nutritional Status Classification on Imbalanced Data" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47338-imbalanced-data-distribusi-parameter-model-ar" title="JURIS - Hybrid Gradient Boosting and SMOTE-ENN for Toddler Nutritional Status Classification on Imbalanced Data" target="_blank">Hybrid Gradient Boosting and SMOTE-ENN for Toddler Nutritional Status Classification on Imbalanced Data</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi kombinasi metode alternatif seperti penyesuaian bobot kelas, undersampling adaptif, atau penggunaan algoritma boosting lainnya seperti LightGBM atau CatBoost dengan optimasi hyperparameter yang lebih intensif. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menguji efektivitas teknik-teknik post-oversampling yang lebih maju atau metode-metode boosting lainnya dalam meningkatkan kinerja model. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengoptimalkan parameter-parameter model dan mengeksplorasi teknik-teknik pengolahan data tambahan untuk meningkatkan kinerja klasifikasi status gizi balita pada data yang tidak seimbang..
<br>Penelitian ini berhasil mengembangkan model hibrid dengan menggabungkan Gradient Boosting dengan teknik SMOTE-ENN untuk meningkatkan kinerja klasifikasi status gizi balita pada data yang tidak seimbang.Model hibrid yang diusulkan secara signifikan meningkatkan recall untuk kelas stunted dari 61,80% menjadi 98,41%, dan F1-score dari 71,93% menjadi 83,58%, menunjukkan peningkatan sensitivitas terhadap kelas minoritas.Selain itu, akurasi keseluruhan model meningkat dari 92,39% menjadi 93,35%, disertai dengan peningkatan skor ROC-AUC dari 99,08% menjadi 99,63%.Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi SMOTE-ENN tidak hanya meningkatkan distribusi data tetapi juga meningkatkan kemampuan model untuk mengklasifikasikan semua kategori secara lebih adil.Namun, penurunan presisi untuk kelas minoritas menunjukkan kemungkinan peningkatan false positive akibat introduksi data sintetis.Penelitian masa depan disarankan untuk mengeksplorasi kombinasi metode alternatif seperti penyesuaian bobot kelas, undersampling adaptif, atau penggunaan algoritma boosting lainnya seperti LightGBM atau CatBoost dengan optimasi hyperparameter yang lebih intensif untuk mencapai hasil yang lebih stabil dan optimal
<br>Stunting pada balita tetap menjadi masalah kesehatan global yang serius dengan dampak jangka panjang pada perkembangan fisik dan kognitif anak-anak. Menurut laporan terbaru UNICEF, WHO, dan World Bank (2023), sekitar 148 juta anak di bawah usia lima tahun di seluruh dunia terkena stunting, dengan prevalensi tertinggi dilaporkan di Asia Selatan dan Afrika Sub-Sahara [1]. Stunting tidak hanya mempengaruhi perkembangan fisik tetapi juga kemampuan kognitif, meningkatkan kerentanan terhadap penyakit, dan mengurangi produktivitas jangka panjang [2]. Oleh karena itu, deteksi dini status gizi, khususnya dalam mengidentifikasi kasus stunting,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/f/imbalanced-data-distribusi-parameter-model-arimaga-thumb-19bd3.webp" type="image/webp" length="121064" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/f/imbalanced-data-distribusi-parameter-model-arimaga-thumb-19bd3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/f/imbalanced-data-distribusi-parameter-model-arimaga-thumb-4a03d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/f/imbalanced-data-distribusi-parameter-model-arimaga-thumb-4f583.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-978-pdsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4924-bulletin-informatics-data-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Leadership Motivation and Work Environment Pengaruhnya terhadap Kinerja Karyawan di PT Pos Indonesia Area Sukabumi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Leadership Motivation and Work Environment Pengaruhnya terhadap Kinerja Karyawan di PT Pos Indonesia Area Sukabumi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Leadership Motivation and Work Environment Pengaruhnya terhadap Kinerja Karyawan di PT Pos Indonesia Area Sukabumi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47342-motivasi-budaya-organisasi-leadership-lin</link>
	<guid isPermaLink="false">3f4d6caabf5ed39c24edac85467bf645</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 09:14:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ memahami gcg ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs sains ac ]]></category>
	<category><![CDATA[ mba journal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,gcg,journal,mba,memahami,ojs,sains]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan temuan, beberapa rekomendasi yang dapat diajukan adalah sebagai berikut: pertama, untuk meningkatkan kepercayaan karyawan terhadap pimpinan, yang masih tergolong rendah, perusahaan perlu memperkuat transparansi kebijakan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Leadership, Motivation, and Work Environment: Pengaruhnya terhadap Kinerja Karyawan di PT Pos Indonesia Area Sukabumi: Berdasarkan hasil penelitian dan temuan, beberapa rekomendasi yang dapat diajukan adalah sebagai berikut: pertama, untuk meningkatkan kepercayaan karyawan terhadap pimpinan, yang masih tergolong rendah, perusahaan perlu memperkuat transparansi kebijakan dan komunikasi antara pimpinan dan karyawan. Kedua, perusahaan diharapkan dapat lebih memperhatikan pekerjaan yang berisiko tinggi dengan menyediakan sistem pengamanan yang memadai serta memberi kesempatan promosi yang lebih merata untuk semua karyawan. Ketiga, perusahaan perlu melakukan perbaikan lingkungan kerja, terutama pada aspek kebisingan yang masih dinilai kurang mendukung. Dengan memperbaiki faktor-faktor tersebut, diharapkan kinerja karyawan akan semakin meningkat, sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai dengan lebih optimal.. Berdasarkan hasil penelitian tentang pengaruh kepemimpinan, motivasi, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan di PT.Pos Indonesia dapat disimpulkan bahwa ketiga faktor tersebut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan.Hasil analisis koefisien korelasi menunjukkan bahwa kepemimpinan berpengaruh sebesar 61,5%, motivasi sebesar 68,3%, dan lingkungan kerja sebesar 62,3% terhadap kinerja karyawan, dengan kontribusi masing-masing sebesar 41%.Secara keseluruhan, ketiga variabel ini memberikan kontribusi relatif sebesar 64,1% terhadap kinerja karyawan PT Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan, motivasi, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan di PT Pos Indonesia Cabang Sukabumi. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan teknik sensus pada populasi yang terdiri dari 72 karyawan, menggunakan kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa sebagian besar responden (rata-rata 72-90%) setuju terhadap pernyataan yang terkait dengan variabel kepemimpinan (X1), motivasi (X2), dan lingkungan kerja (X3). Analisis korelasi Pearson mengungkapkan bahwa kepemimpinan, motivasi, dan lingkungan kerja memiliki hubungan positif dan kuat dengan kinerja karyawan, dengan nilai korelasi berturut-turut sebesar 0,615, 0,683, dan 0,623. Analisis simultan menunjukkan bahwa hubungan antara kepemimpinan, motivasi, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan memiliki korelasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/6/motivasi-budaya-organisasi-leadership-lingkungan-l-thumb-38c46.webp" title="JURIS - Leadership, Motivation, and Work Environment: Pengaruhnya terhadap Kinerja Karyawan di PT Pos Indonesia Area Sukabumi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/motivasi-budaya-organisasi-leadership-lingkungan-l-thumb-38c46.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/motivasi-budaya-organisasi-leadership-lingkungan-l-thumb-38c46.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/motivasi-budaya-organisasi-leadership-lingkungan-l-thumb-38c46.webp 1x" title="JURIS - Leadership, Motivation, and Work Environment: Pengaruhnya terhadap Kinerja Karyawan di PT Pos Indonesia Area Sukabumi" alt="JURIS - Leadership, Motivation, and Work Environment: Pengaruhnya terhadap Kinerja Karyawan di PT Pos Indonesia Area Sukabumi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/6/motivasi-budaya-organisasi-leadership-lingkungan-l-thumb-034ad.webp" title="JURIS - Leadership, Motivation, and Work Environment: Pengaruhnya terhadap Kinerja Karyawan di PT Pos Indonesia Area Sukabumi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/motivasi-budaya-organisasi-leadership-lingkungan-l-thumb-034ad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/motivasi-budaya-organisasi-leadership-lingkungan-l-thumb-034ad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/motivasi-budaya-organisasi-leadership-lingkungan-l-thumb-034ad.webp 1x" title="JURIS - Leadership, Motivation, and Work Environment: Pengaruhnya terhadap Kinerja Karyawan di PT Pos Indonesia Area Sukabumi" alt="JURIS - Leadership, Motivation, and Work Environment: Pengaruhnya terhadap Kinerja Karyawan di PT Pos Indonesia Area Sukabumi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/6/motivasi-budaya-organisasi-leadership-lingkungan-l-thumb-8b6bc.webp" title="JURIS - Leadership, Motivation, and Work Environment: Pengaruhnya terhadap Kinerja Karyawan di PT Pos Indonesia Area Sukabumi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/motivasi-budaya-organisasi-leadership-lingkungan-l-thumb-8b6bc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/motivasi-budaya-organisasi-leadership-lingkungan-l-thumb-8b6bc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/motivasi-budaya-organisasi-leadership-lingkungan-l-thumb-8b6bc.webp 1x" title="JURIS - Leadership, Motivation, and Work Environment: Pengaruhnya terhadap Kinerja Karyawan di PT Pos Indonesia Area Sukabumi" alt="JURIS - Leadership, Motivation, and Work Environment: Pengaruhnya terhadap Kinerja Karyawan di PT Pos Indonesia Area Sukabumi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47342-motivasi-budaya-organisasi-leadership-lin" title="JURIS - Leadership, Motivation, and Work Environment: Pengaruhnya terhadap Kinerja Karyawan di PT Pos Indonesia Area Sukabumi" target="_blank">Leadership, Motivation, and Work Environment: Pengaruhnya terhadap Kinerja Karyawan di PT Pos Indonesia Area Sukabumi</a>: Berdasarkan hasil penelitian dan temuan, beberapa rekomendasi yang dapat diajukan adalah sebagai berikut: pertama, untuk meningkatkan kepercayaan karyawan terhadap pimpinan, yang masih tergolong rendah, perusahaan perlu memperkuat transparansi kebijakan dan komunikasi antara pimpinan dan karyawan. Kedua, perusahaan diharapkan dapat lebih memperhatikan pekerjaan yang berisiko tinggi dengan menyediakan sistem pengamanan yang memadai serta memberi kesempatan promosi yang lebih merata untuk semua karyawan. Ketiga, perusahaan perlu melakukan perbaikan lingkungan kerja, terutama pada aspek kebisingan yang masih dinilai kurang mendukung. Dengan memperbaiki faktor-faktor tersebut, diharapkan kinerja karyawan akan semakin meningkat, sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai dengan lebih optimal..
<br>Berdasarkan hasil penelitian tentang pengaruh kepemimpinan, motivasi, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan di PT.Pos Indonesia dapat disimpulkan bahwa ketiga faktor tersebut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan.Hasil analisis koefisien korelasi menunjukkan bahwa kepemimpinan berpengaruh sebesar 61,5%, motivasi sebesar 68,3%, dan lingkungan kerja sebesar 62,3% terhadap kinerja karyawan, dengan kontribusi masing-masing sebesar 41%.Secara keseluruhan, ketiga variabel ini memberikan kontribusi relatif sebesar 64,1% terhadap kinerja karyawan PT
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan, motivasi, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan di PT Pos Indonesia Cabang Sukabumi. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan teknik sensus pada populasi yang terdiri dari 72 karyawan, menggunakan kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa sebagian besar responden (rata-rata 72-90%) setuju terhadap pernyataan yang terkait dengan variabel kepemimpinan (X1), motivasi (X2), dan lingkungan kerja (X3). Analisis korelasi Pearson mengungkapkan bahwa kepemimpinan, motivasi, dan lingkungan kerja memiliki hubungan positif dan kuat dengan kinerja karyawan, dengan nilai korelasi berturut-turut sebesar 0,615, 0,683, dan 0,623. Analisis simultan menunjukkan bahwa hubungan antara kepemimpinan, motivasi, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan memiliki korelasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/6/motivasi-budaya-organisasi-leadership-lingkungan-l-thumb-034ad.webp" type="image/webp" length="108106" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/motivasi-budaya-organisasi-leadership-lingkungan-l-thumb-38c46.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/motivasi-budaya-organisasi-leadership-lingkungan-l-thumb-034ad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/motivasi-budaya-organisasi-leadership-lingkungan-l-thumb-8b6bc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-642-sains.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-237-mba-journal-ae-management-business-administration-accounting.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Deklarasi Istiqlal dan Reinforcement Dialog Inter religius di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Deklarasi Istiqlal dan Reinforcement Dialog Inter religius di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Deklarasi Istiqlal dan Reinforcement Dialog Inter religius di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47331-deklarasi-istiqlal-dialog-inter-religius</link>
	<guid isPermaLink="false">8c0be3259cfb5d7d4012875643abcbfd</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 08:58:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ workflow ojs ]]></category>
	<category><![CDATA[ ipi malang ]]></category>
	<category><![CDATA[ edward w ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[edward,ipi,malang,ojs,w,workflow]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, serta bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang bagaimana Deklarasi Istiqlal ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Deklarasi Istiqlal dan Reinforcement Dialog Inter-religius di Indonesia: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, serta bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang bagaimana Deklarasi Istiqlal dapat diterapkan secara konkret dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, terutama dalam membangun dialog dan kerja sama antar-umat beragama. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada bagaimana Deklarasi Istiqlal dapat menjadi inspirasi bagi inisiatif dialog dan aksi nyata di tingkat lokal, regional, dan nasional. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana Deklarasi Istiqlal dapat memperkuat sinergi antarumat beragama dan menciptakan masyarakat yang lebih damai dan inklusif.. Tugas dan upaya tindak-lanjut mewujudkan dialog inter-religius di Indonesia perlu senantiasa diperjuangkan.Seperti yang diungkapkan dalam Deklarasi Bersama Istiqlal bahwa "keyakinan dan ritual agama-agama memiliki kapasitas khusus untuk menyentuh hati manusia", optimisme bagi dialog inter-religius yang berdampak perlu lahir dari relung hati setiap pemimpin dan penganut agama di Indonesia.Dialogalitas di atas kertas dan di ruang-ruang silaturahmi harus menubuh menjadi dialog dan sikap hidup di jalanan, dalam ruang hidup dan relasi sehari-hari (daily life) manusia Indonesia.Sehingga, cita-cita nasional bahwa Indonesia dapat menjadi miniatur bagi dialog, toleransi, dan persaudaraan antar-umat beragama dalam panorama keberagaman dapat menjadi mozaik-mozaik indah yang berarti bagi peradaban dan kemanusiaan di tingkat global Pada 5 September 2024, di Masjid Istiqlal, berlangsung peristiwa bersejarah yang disaksikan oleh para pemimpin dan tokoh multiagama, di mana Pemimpin Gereja Katolik Sedunia, Paus Fransiskus, dan Imam Besar Masjid Istiqlal, Nassarudin Umar, menandatangani Deklarasi Bersama Istiqlal. Dokumen ini menjadi simbol kuat komitmen lintas agama dalam memperkuat dialog, membangun perdamaian, serta meneguhkan peran agama dalam menjawab isu sosial-kemanusiaan di Indonesia. Karya tulis ini mengkaji makna dan implikasi deklarasi tersebut sebagai fondasi bagi penguatan dialog inter-religius, yang tidak hanya sebatas wacana, tetapi juga mendorong kerja sama konkret dalam membangun masyarakat harmonis dan inklusif. Dengan menganalisis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/9/deklarasi-istiqlal-dialog-inter-religius-inter-rel-thumb-6f9ae.webp" title="JURIS - Deklarasi Istiqlal dan Reinforcement Dialog Inter-religius di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/deklarasi-istiqlal-dialog-inter-religius-inter-rel-thumb-6f9ae.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/deklarasi-istiqlal-dialog-inter-religius-inter-rel-thumb-6f9ae.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/deklarasi-istiqlal-dialog-inter-religius-inter-rel-thumb-6f9ae.webp 1x" title="JURIS - Deklarasi Istiqlal dan Reinforcement Dialog Inter-religius di Indonesia" alt="JURIS - Deklarasi Istiqlal dan Reinforcement Dialog Inter-religius di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/deklarasi-istiqlal-dialog-inter-religius-inter-rel-thumb-cfd29.webp" title="JURIS - Deklarasi Istiqlal dan Reinforcement Dialog Inter-religius di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/deklarasi-istiqlal-dialog-inter-religius-inter-rel-thumb-cfd29.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/deklarasi-istiqlal-dialog-inter-religius-inter-rel-thumb-cfd29.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/deklarasi-istiqlal-dialog-inter-religius-inter-rel-thumb-cfd29.webp 1x" title="JURIS - Deklarasi Istiqlal dan Reinforcement Dialog Inter-religius di Indonesia" alt="JURIS - Deklarasi Istiqlal dan Reinforcement Dialog Inter-religius di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/deklarasi-istiqlal-dialog-inter-religius-inter-rel-thumb-629c5.webp" title="JURIS - Deklarasi Istiqlal dan Reinforcement Dialog Inter-religius di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/deklarasi-istiqlal-dialog-inter-religius-inter-rel-thumb-629c5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/deklarasi-istiqlal-dialog-inter-religius-inter-rel-thumb-629c5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/deklarasi-istiqlal-dialog-inter-religius-inter-rel-thumb-629c5.webp 1x" title="JURIS - Deklarasi Istiqlal dan Reinforcement Dialog Inter-religius di Indonesia" alt="JURIS - Deklarasi Istiqlal dan Reinforcement Dialog Inter-religius di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47331-deklarasi-istiqlal-dialog-inter-religius" title="JURIS - Deklarasi Istiqlal dan Reinforcement Dialog Inter-religius di Indonesia" target="_blank">Deklarasi Istiqlal dan Reinforcement Dialog Inter-religius di Indonesia</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, serta bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang bagaimana Deklarasi Istiqlal dapat diterapkan secara konkret dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, terutama dalam membangun dialog dan kerja sama antar-umat beragama. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada bagaimana Deklarasi Istiqlal dapat menjadi inspirasi bagi inisiatif dialog dan aksi nyata di tingkat lokal, regional, dan nasional. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana Deklarasi Istiqlal dapat memperkuat sinergi antarumat beragama dan menciptakan masyarakat yang lebih damai dan inklusif..
<br>Tugas dan upaya tindak-lanjut mewujudkan dialog inter-religius di Indonesia perlu senantiasa diperjuangkan.Seperti yang diungkapkan dalam Deklarasi Bersama Istiqlal bahwa "keyakinan dan ritual agama-agama memiliki kapasitas khusus untuk menyentuh hati manusia", optimisme bagi dialog inter-religius yang berdampak perlu lahir dari relung hati setiap pemimpin dan penganut agama di Indonesia.Dialogalitas di atas kertas dan di ruang-ruang silaturahmi harus menubuh menjadi dialog dan sikap hidup di jalanan, dalam ruang hidup dan relasi sehari-hari (daily life) manusia Indonesia.Sehingga, cita-cita nasional bahwa Indonesia dapat menjadi miniatur bagi dialog, toleransi, dan persaudaraan antar-umat beragama dalam panorama keberagaman dapat menjadi mozaik-mozaik indah yang berarti bagi peradaban dan kemanusiaan di tingkat global
<br>Pada 5 September 2024, di Masjid Istiqlal, berlangsung peristiwa bersejarah yang disaksikan oleh para pemimpin dan tokoh multiagama, di mana Pemimpin Gereja Katolik Sedunia, Paus Fransiskus, dan Imam Besar Masjid Istiqlal, Nassarudin Umar, menandatangani Deklarasi Bersama Istiqlal. Dokumen ini menjadi simbol kuat komitmen lintas agama dalam memperkuat dialog, membangun perdamaian, serta meneguhkan peran agama dalam menjawab isu sosial-kemanusiaan di Indonesia. Karya tulis ini mengkaji makna dan implikasi deklarasi tersebut sebagai fondasi bagi penguatan dialog inter-religius, yang tidak hanya sebatas wacana, tetapi juga mendorong kerja sama konkret dalam membangun masyarakat harmonis dan inklusif. Dengan menganalisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/9/deklarasi-istiqlal-dialog-inter-religius-inter-rel-thumb-6f9ae.webp" type="image/webp" length="85392" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/deklarasi-istiqlal-dialog-inter-religius-inter-rel-thumb-6f9ae.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/deklarasi-istiqlal-dialog-inter-religius-inter-rel-thumb-cfd29.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/deklarasi-istiqlal-dialog-inter-religius-inter-rel-thumb-629c5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3019-stp-ipi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12388-sapa-jurnal-kateketik-pastoral.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sustainable Development Goals SDGs Progress and Challenges in Emerging Markets ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sustainable Development Goals SDGs Progress and Challenges in Emerging Markets ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sustainable Development Goals SDGs Progress and Challenges in Emerging Markets ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47326-strategi-adaptif-mahasiswa-sdgs-p</link>
	<guid isPermaLink="false">27b5444b88a84dd066d32e69c4b89c1b</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 08:46:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ ari susanto ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ari,content,main,susanto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjut dapat meneliti dampak jangka panjang inisiatif SDG melalui studi longitudinal, mengeksplorasi model kolaborasi lintasAcsektor untuk mengatasi defisit infrastruktur, serta menganalisis strategi adaptif yang berhasil di pasar berkembang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sustainable Development Goals (SDGs): Progress and Challenges in Emerging Markets: Penelitian lanjut dapat meneliti dampak jangka panjang inisiatif SDG melalui studi longitudinal, mengeksplorasi model kolaborasi lintasAcsektor untuk mengatasi defisit infrastruktur, serta menganalisis strategi adaptif yang berhasil di pasar berkembang guna menyesuaikan kebijakan SDG dengan konteks lokal.. Studi ini menegaskan bahwa meski terdapat kemajuan dalam mengintegrasikan SDGs ke agenda nasional pasar berkembang, hambatan struktural seperti ketimpangan sosialAcekonomi, kelembagaan yang lemah, dan infrastruktur yang terbatas masih menghambat pencapaian tujuan.Keberhasilan implementasi memerlukan strategi adaptif, kolaborasi lintasAcsektor, dan penyesuaian konteks lokal.Tindak lanjut termasuk penelitian longitudinal dan studi kasus spesifik SDG dapat memperdalam pemahaman dan mengidentifikasi praktik terbaik Penelitian ini menyelidiki pelaksanaan Sustainable Development Goals (SDGs) di pasar berkembang, dengan fokus pada kemajuan, tantangan, dan jalan perbaikan. Melalui tinjauan literatur dan bukti empiris, peneliti mengidentifikasi kemajuan signifikan dalam integrasi SDGs ke agenda nasional namun menyoroti hambatan utama seperti ketimpangan sosialAcekonomi, kompleksitas kelembagaan, dan defisit infrastruktur. Studi menegaskan perlunya strategi adaptif dan kolaboratif yang disesuaikan dengan konteks lokal guna mengatasi kesenjangan dan mempromosikan pembangunan inklusif. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/3/strategi-adaptif-mahasiswa-sdgs-pasar-berkembang-i-thumb-94324.webp" title="JURIS - Sustainable Development Goals (SDGs): Progress and  Challenges in Emerging Markets" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/strategi-adaptif-mahasiswa-sdgs-pasar-berkembang-i-thumb-94324.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/strategi-adaptif-mahasiswa-sdgs-pasar-berkembang-i-thumb-94324.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/strategi-adaptif-mahasiswa-sdgs-pasar-berkembang-i-thumb-94324.webp 1x" title="JURIS - Sustainable Development Goals (SDGs): Progress and  Challenges in Emerging Markets" alt="JURIS - Sustainable Development Goals (SDGs): Progress and  Challenges in Emerging Markets" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/strategi-adaptif-mahasiswa-sdgs-pasar-berkembang-i-thumb-1d928.webp" title="JURIS - Sustainable Development Goals (SDGs): Progress and  Challenges in Emerging Markets" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/strategi-adaptif-mahasiswa-sdgs-pasar-berkembang-i-thumb-1d928.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/strategi-adaptif-mahasiswa-sdgs-pasar-berkembang-i-thumb-1d928.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/strategi-adaptif-mahasiswa-sdgs-pasar-berkembang-i-thumb-1d928.webp 1x" title="JURIS - Sustainable Development Goals (SDGs): Progress and  Challenges in Emerging Markets" alt="JURIS - Sustainable Development Goals (SDGs): Progress and  Challenges in Emerging Markets" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/strategi-adaptif-mahasiswa-sdgs-pasar-berkembang-i-thumb-f259a.webp" title="JURIS - Sustainable Development Goals (SDGs): Progress and  Challenges in Emerging Markets" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/strategi-adaptif-mahasiswa-sdgs-pasar-berkembang-i-thumb-f259a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/strategi-adaptif-mahasiswa-sdgs-pasar-berkembang-i-thumb-f259a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/strategi-adaptif-mahasiswa-sdgs-pasar-berkembang-i-thumb-f259a.webp 1x" title="JURIS - Sustainable Development Goals (SDGs): Progress and  Challenges in Emerging Markets" alt="JURIS - Sustainable Development Goals (SDGs): Progress and  Challenges in Emerging Markets" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47326-strategi-adaptif-mahasiswa-sdgs-p" title="JURIS - Sustainable Development Goals (SDGs): Progress and  Challenges in Emerging Markets" target="_blank">Sustainable Development Goals (SDGs): Progress and  Challenges in Emerging Markets</a>: Penelitian lanjut dapat meneliti dampak jangka panjang inisiatif SDG melalui studi longitudinal, mengeksplorasi model kolaborasi lintasAcsektor untuk mengatasi defisit infrastruktur, serta menganalisis strategi adaptif yang berhasil di pasar berkembang guna menyesuaikan kebijakan SDG dengan konteks lokal..
<br>Studi ini menegaskan bahwa meski terdapat kemajuan dalam mengintegrasikan SDGs ke agenda nasional pasar berkembang, hambatan struktural seperti ketimpangan sosialAcekonomi, kelembagaan yang lemah, dan infrastruktur yang terbatas masih menghambat pencapaian tujuan.Keberhasilan implementasi memerlukan strategi adaptif, kolaborasi lintasAcsektor, dan penyesuaian konteks lokal.Tindak lanjut termasuk penelitian longitudinal dan studi kasus spesifik SDG dapat memperdalam pemahaman dan mengidentifikasi praktik terbaik
<br>Penelitian ini menyelidiki pelaksanaan Sustainable Development Goals (SDGs) di pasar berkembang, dengan fokus pada kemajuan, tantangan, dan jalan perbaikan. Melalui tinjauan literatur dan bukti empiris, peneliti mengidentifikasi kemajuan signifikan dalam integrasi SDGs ke agenda nasional namun menyoroti hambatan utama seperti ketimpangan sosialAcekonomi, kompleksitas kelembagaan, dan defisit infrastruktur. Studi menegaskan perlunya strategi adaptif dan kolaboratif yang disesuaikan dengan konteks lokal guna mengatasi kesenjangan dan mempromosikan pembangunan inklusif.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/3/strategi-adaptif-mahasiswa-sdgs-pasar-berkembang-i-thumb-94324.webp" type="image/webp" length="108156" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/strategi-adaptif-mahasiswa-sdgs-pasar-berkembang-i-thumb-94324.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/strategi-adaptif-mahasiswa-sdgs-pasar-berkembang-i-thumb-1d928.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/strategi-adaptif-mahasiswa-sdgs-pasar-berkembang-i-thumb-f259a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3443-ppsuniyap.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13753-journal-economics-review-joer.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Harga Pokok Produksi Terhadap Penentuan Harga Jual Makanan Menggunakan Metode Full Costing Pada Kedai Es Kepo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Harga Pokok Produksi Terhadap Penentuan Harga Jual Makanan Menggunakan Metode Full Costing Pada Kedai Es Kepo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Harga Pokok Produksi Terhadap Penentuan Harga Jual Makanan Menggunakan Metode Full Costing Pada Kedai Es Kepo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47341-metode-full-faktorial-pokok-produksi-kamar-analisi</link>
	<guid isPermaLink="false">f40c544d1d58adbba873ad7c5fd1fdbf</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 08:33:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ memahami gcg ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs sains ac ]]></category>
	<category><![CDATA[ mba journal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,gcg,journal,mba,memahami,ojs,sains]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian berikutnya dapat mengevaluasi dampak fluktuasi harga bahan baku terhadap harga pokok produksi menggunakan pendekatan full costing, sehingga perusahaan dapat mengantisipasi perubahan biaya dan menyesuaikan harga jual. Selanjutnya, studi lanjutan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Harga Pokok Produksi Terhadap Penentuan Harga Jual Makanan Menggunakan Metode Full Costing Pada Kedai Es Kepo: Penelitian berikutnya dapat mengevaluasi dampak fluktuasi harga bahan baku terhadap harga pokok produksi menggunakan pendekatan full costing, sehingga perusahaan dapat mengantisipasi perubahan biaya dan menyesuaikan harga jual. Selanjutnya, studi lanjutan dapat membandingkan efektivitas metode full costing dengan metode variable costing dalam meningkatkan margin laba di industri kuliner kecil, dengan mengukur perbedaan laba bersih dan kepuasan pelanggan. Terakhir, peneliti disarankan untuk meneliti penerapan sistem informasi akuntansi berbasis cloud yang mempermudah pemantauan real-time biaya produksi, memungkinkan perusahaan mengoptimalkan keputusan harga secara dinamis.. Kedai Es Kepo masih menggunakan metode sederhana dalam menghitung harga pokok produksi, menghasilkan biaya yang lebih rendah dari realitas.Penggunaan full costing memperhitungkan semua elemen biaya, menghasilkan harga pokok produksi yang lebih tinggi dan harga jual yang lebih realistis.Penetapan harga jual yang optimal memerlukan perhitungan biaya lengkap dan markup yang ditetapkan secara sistematis Harga pokok produksi memengaruhi keputusan perusahaan dalam menetapkan harga jual produk. Metode full costing membebankan seluruh biaya produksi, termasuk overhead tetap dan variabel, sehingga menghasilkan estimasi harga pokok yang lebih akurat dibandingkan metode tradisional. Penelitian ini menganalisis biaya produksi strategi kedai Es Kepo di Siliwangi, Sukabumi, dengan menghitung biaya bahan baku, tenaga kerja, dan overhead pabrik secara komprehensif. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa harga pokok produksi menggunakan full costing mencapai Rp.11.401.000 per bulan, yang lebih tinggi daripada perhitungan variable costing.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/e/metode-full-faktorial-pokok-produksi-kamar-analisi-thumb-e6a7f.webp" title="JURIS - Analisis Harga Pokok Produksi Terhadap Penentuan Harga Jual Makanan Menggunakan Metode Full Costing Pada Kedai Es Kepo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/metode-full-faktorial-pokok-produksi-kamar-analisi-thumb-e6a7f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/metode-full-faktorial-pokok-produksi-kamar-analisi-thumb-e6a7f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/metode-full-faktorial-pokok-produksi-kamar-analisi-thumb-e6a7f.webp 1x" title="JURIS - Analisis Harga Pokok Produksi Terhadap Penentuan Harga Jual Makanan Menggunakan Metode Full Costing Pada Kedai Es Kepo" alt="JURIS - Analisis Harga Pokok Produksi Terhadap Penentuan Harga Jual Makanan Menggunakan Metode Full Costing Pada Kedai Es Kepo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/metode-full-faktorial-pokok-produksi-kamar-analisi-thumb-7c9c0.webp" title="JURIS - Analisis Harga Pokok Produksi Terhadap Penentuan Harga Jual Makanan Menggunakan Metode Full Costing Pada Kedai Es Kepo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/metode-full-faktorial-pokok-produksi-kamar-analisi-thumb-7c9c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/metode-full-faktorial-pokok-produksi-kamar-analisi-thumb-7c9c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/metode-full-faktorial-pokok-produksi-kamar-analisi-thumb-7c9c0.webp 1x" title="JURIS - Analisis Harga Pokok Produksi Terhadap Penentuan Harga Jual Makanan Menggunakan Metode Full Costing Pada Kedai Es Kepo" alt="JURIS - Analisis Harga Pokok Produksi Terhadap Penentuan Harga Jual Makanan Menggunakan Metode Full Costing Pada Kedai Es Kepo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/metode-full-faktorial-pokok-produksi-kamar-analisi-thumb-bd7c6.webp" title="JURIS - Analisis Harga Pokok Produksi Terhadap Penentuan Harga Jual Makanan Menggunakan Metode Full Costing Pada Kedai Es Kepo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/metode-full-faktorial-pokok-produksi-kamar-analisi-thumb-bd7c6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/metode-full-faktorial-pokok-produksi-kamar-analisi-thumb-bd7c6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/metode-full-faktorial-pokok-produksi-kamar-analisi-thumb-bd7c6.webp 1x" title="JURIS - Analisis Harga Pokok Produksi Terhadap Penentuan Harga Jual Makanan Menggunakan Metode Full Costing Pada Kedai Es Kepo" alt="JURIS - Analisis Harga Pokok Produksi Terhadap Penentuan Harga Jual Makanan Menggunakan Metode Full Costing Pada Kedai Es Kepo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47341-metode-full-faktorial-pokok-produksi-kamar-analisi" title="JURIS - Analisis Harga Pokok Produksi Terhadap Penentuan Harga Jual Makanan Menggunakan Metode Full Costing Pada Kedai Es Kepo" target="_blank">Analisis Harga Pokok Produksi Terhadap Penentuan Harga Jual Makanan Menggunakan Metode Full Costing Pada Kedai Es Kepo</a>: Penelitian berikutnya dapat mengevaluasi dampak fluktuasi harga bahan baku terhadap harga pokok produksi menggunakan pendekatan full costing, sehingga perusahaan dapat mengantisipasi perubahan biaya dan menyesuaikan harga jual. Selanjutnya, studi lanjutan dapat membandingkan efektivitas metode full costing dengan metode variable costing dalam meningkatkan margin laba di industri kuliner kecil, dengan mengukur perbedaan laba bersih dan kepuasan pelanggan. Terakhir, peneliti disarankan untuk meneliti penerapan sistem informasi akuntansi berbasis cloud yang mempermudah pemantauan real-time biaya produksi, memungkinkan perusahaan mengoptimalkan keputusan harga secara dinamis..
<br>Kedai Es Kepo masih menggunakan metode sederhana dalam menghitung harga pokok produksi, menghasilkan biaya yang lebih rendah dari realitas.Penggunaan full costing memperhitungkan semua elemen biaya, menghasilkan harga pokok produksi yang lebih tinggi dan harga jual yang lebih realistis.Penetapan harga jual yang optimal memerlukan perhitungan biaya lengkap dan markup yang ditetapkan secara sistematis
<br>Harga pokok produksi memengaruhi keputusan perusahaan dalam menetapkan harga jual produk. Metode full costing membebankan seluruh biaya produksi, termasuk overhead tetap dan variabel, sehingga menghasilkan estimasi harga pokok yang lebih akurat dibandingkan metode tradisional. Penelitian ini menganalisis biaya produksi strategi kedai Es Kepo di Siliwangi, Sukabumi, dengan menghitung biaya bahan baku, tenaga kerja, dan overhead pabrik secara komprehensif. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa harga pokok produksi menggunakan full costing mencapai Rp.11.401.000 per bulan, yang lebih tinggi daripada perhitungan variable costing....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/e/metode-full-faktorial-pokok-produksi-kamar-analisi-thumb-bd7c6.webp" type="image/webp" length="103016" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/metode-full-faktorial-pokok-produksi-kamar-analisi-thumb-e6a7f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/metode-full-faktorial-pokok-produksi-kamar-analisi-thumb-7c9c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/metode-full-faktorial-pokok-produksi-kamar-analisi-thumb-bd7c6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-642-sains.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-237-mba-journal-ae-management-business-administration-accounting.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimizing Autoencoder Based Feature Selection for Attack Detection in IoT Networks via Machine Learning Approaches ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimizing Autoencoder Based Feature Selection for Attack Detection in IoT Networks via Machine Learning Approaches ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimizing Autoencoder Based Feature Selection for Attack Detection in IoT Networks via Machine Learning Approaches ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47345-deteksi-anomali-sistem-praktis-perangkat</link>
	<guid isPermaLink="false">c043b47cd1e03f43bb01682aeefd18b9</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 08:29:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ejurnal pdsi ]]></category>
	<category><![CDATA[ one moment ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ejurnal,moment,one,pdsi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi variasi Autoencoder, seperti Autoencoder sparse, denoising, dan variational, untuk mengatasi tantangan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimizing Autoencoder-Based Feature Selection for Attack Detection in IoT Networks via Machine Learning Approaches: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi variasi Autoencoder, seperti Autoencoder sparse, denoising, dan variational, untuk mengatasi tantangan spesifik seperti reduksi kebisingan, deteksi anomali, dan pembelajaran representasi. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi kinerja Autoencoder dalam mengidentifikasi serangan yang lebih kompleks dan beragam dalam konteks IoT, di mana data cenderung lebih kompleks, beragam, dan sering tidak seimbang antar kelas. Ketiga, penelitian dapat berfokus pada pengembangan sistem deteksi serangan yang lebih efisien dan akurat dengan menggabungkan Autoencoder dengan teknik seleksi fitur lainnya, seperti Recursive Feature Elimination (RFE), untuk meningkatkan kinerja secara keseluruhan.. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas Autoencoder sebagai metode reduksi fitur untuk sistem deteksi serangan pada jaringan IoT.Tiga algoritma pembelajaran mesin digunakan untuk analisis komparatif.K-Nearest Neighbors (KNN), Naive Bayes (NB), dan Support Vector Machine (SVM).Dataset dievaluasi baik sebelum maupun setelah reduksi fitur menggunakan Autoencoder, dengan kinerja dinilai berdasarkan akurasi, presisi, recall, F1-score, waktu pelatihan, dan jumlah fitur.Hasil eksperimen menunjukkan bahwa Autoencoder dapat mengurangi jumlah fitur hingga 30% tanpa menurunkan kinerja secara signifikan.Bahkan, model NB dan SVM menunjukkan peningkatan dalam akurasi dan efisiensi pelatihan.Model KNN menunjukkan penurunan kinerja minimal, yang tetap dalam batas yang dapat diterima.Secara keseluruhan, Autoencoder terbukti sebagai metode yang efektif untuk reduksi fitur, mempertahankan atau bahkan meningkatkan efisiensi dan kinerja deteksi.Temuan ini mendukung penggunaan Autoencoder sebagai teknik seleksi fitur yang efisien dalam sistem deteksi serangan berbasis IoT Internet of Things (IoT) telah mengalami perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir dan kini digunakan di berbagai sektor kritis, termasuk industri, kesehatan, dan transportasi. Namun, semakin banyaknya perangkat IoT yang terhubung juga memperluas permukaan serangan, sehingga sistem rentan terhadap risiko keamanan siber yang lebih besar. Jumlah besar data yang dihasilkan oleh perangkat IoT yang heterogen merupakan tantangan signifikan bagi sistem deteksi intrusi (IDS), yang harus beroperasi secara... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/b/deteksi-anomali-sistem-praktis-perangkat-iot-wajah-thumb-10bc0.webp" title="JURIS - Optimizing Autoencoder-Based Feature Selection for Attack Detection in IoT Networks via Machine Learning Approaches" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/deteksi-anomali-sistem-praktis-perangkat-iot-wajah-thumb-10bc0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/deteksi-anomali-sistem-praktis-perangkat-iot-wajah-thumb-10bc0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/deteksi-anomali-sistem-praktis-perangkat-iot-wajah-thumb-10bc0.webp 1x" title="JURIS - Optimizing Autoencoder-Based Feature Selection for Attack Detection in IoT Networks via Machine Learning Approaches" alt="JURIS - Optimizing Autoencoder-Based Feature Selection for Attack Detection in IoT Networks via Machine Learning Approaches" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/deteksi-anomali-sistem-praktis-perangkat-iot-wajah-thumb-8a9ef.webp" title="JURIS - Optimizing Autoencoder-Based Feature Selection for Attack Detection in IoT Networks via Machine Learning Approaches" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/deteksi-anomali-sistem-praktis-perangkat-iot-wajah-thumb-8a9ef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/deteksi-anomali-sistem-praktis-perangkat-iot-wajah-thumb-8a9ef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/deteksi-anomali-sistem-praktis-perangkat-iot-wajah-thumb-8a9ef.webp 1x" title="JURIS - Optimizing Autoencoder-Based Feature Selection for Attack Detection in IoT Networks via Machine Learning Approaches" alt="JURIS - Optimizing Autoencoder-Based Feature Selection for Attack Detection in IoT Networks via Machine Learning Approaches" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/deteksi-anomali-sistem-praktis-perangkat-iot-wajah-thumb-0c8bf.webp" title="JURIS - Optimizing Autoencoder-Based Feature Selection for Attack Detection in IoT Networks via Machine Learning Approaches" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/deteksi-anomali-sistem-praktis-perangkat-iot-wajah-thumb-0c8bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/deteksi-anomali-sistem-praktis-perangkat-iot-wajah-thumb-0c8bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/deteksi-anomali-sistem-praktis-perangkat-iot-wajah-thumb-0c8bf.webp 1x" title="JURIS - Optimizing Autoencoder-Based Feature Selection for Attack Detection in IoT Networks via Machine Learning Approaches" alt="JURIS - Optimizing Autoencoder-Based Feature Selection for Attack Detection in IoT Networks via Machine Learning Approaches" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47345-deteksi-anomali-sistem-praktis-perangkat" title="JURIS - Optimizing Autoencoder-Based Feature Selection for Attack Detection in IoT Networks via Machine Learning Approaches" target="_blank">Optimizing Autoencoder-Based Feature Selection for Attack Detection in IoT Networks via Machine Learning Approaches</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi variasi Autoencoder, seperti Autoencoder sparse, denoising, dan variational, untuk mengatasi tantangan spesifik seperti reduksi kebisingan, deteksi anomali, dan pembelajaran representasi. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi kinerja Autoencoder dalam mengidentifikasi serangan yang lebih kompleks dan beragam dalam konteks IoT, di mana data cenderung lebih kompleks, beragam, dan sering tidak seimbang antar kelas. Ketiga, penelitian dapat berfokus pada pengembangan sistem deteksi serangan yang lebih efisien dan akurat dengan menggabungkan Autoencoder dengan teknik seleksi fitur lainnya, seperti Recursive Feature Elimination (RFE), untuk meningkatkan kinerja secara keseluruhan..
<br>Penelitian ini mengevaluasi efektivitas Autoencoder sebagai metode reduksi fitur untuk sistem deteksi serangan pada jaringan IoT.Tiga algoritma pembelajaran mesin digunakan untuk analisis komparatif.K-Nearest Neighbors (KNN), Naive Bayes (NB), dan Support Vector Machine (SVM).Dataset dievaluasi baik sebelum maupun setelah reduksi fitur menggunakan Autoencoder, dengan kinerja dinilai berdasarkan akurasi, presisi, recall, F1-score, waktu pelatihan, dan jumlah fitur.Hasil eksperimen menunjukkan bahwa Autoencoder dapat mengurangi jumlah fitur hingga 30% tanpa menurunkan kinerja secara signifikan.Bahkan, model NB dan SVM menunjukkan peningkatan dalam akurasi dan efisiensi pelatihan.Model KNN menunjukkan penurunan kinerja minimal, yang tetap dalam batas yang dapat diterima.Secara keseluruhan, Autoencoder terbukti sebagai metode yang efektif untuk reduksi fitur, mempertahankan atau bahkan meningkatkan efisiensi dan kinerja deteksi.Temuan ini mendukung penggunaan Autoencoder sebagai teknik seleksi fitur yang efisien dalam sistem deteksi serangan berbasis IoT
<br>Internet of Things (IoT) telah mengalami perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir dan kini digunakan di berbagai sektor kritis, termasuk industri, kesehatan, dan transportasi. Namun, semakin banyaknya perangkat IoT yang terhubung juga memperluas permukaan serangan, sehingga sistem rentan terhadap risiko keamanan siber yang lebih besar. Jumlah besar data yang dihasilkan oleh perangkat IoT yang heterogen merupakan tantangan signifikan bagi sistem deteksi intrusi (IDS), yang harus beroperasi secara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/b/deteksi-anomali-sistem-praktis-perangkat-iot-wajah-thumb-10bc0.webp" type="image/webp" length="107076" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/deteksi-anomali-sistem-praktis-perangkat-iot-wajah-thumb-10bc0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/deteksi-anomali-sistem-praktis-perangkat-iot-wajah-thumb-8a9ef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/deteksi-anomali-sistem-praktis-perangkat-iot-wajah-thumb-0c8bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-978-pdsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4924-bulletin-informatics-data-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Impact of Job Stress and Burnout on Employee Satisfaction and Performance in the Work Environment ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Impact of Job Stress and Burnout on Employee Satisfaction and Performance in the Work Environment ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Impact of Job Stress and Burnout on Employee Satisfaction and Performance in the Work Environment ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47335-stres-pekerjaan-workload-job-stress-program-manaje</link>
	<guid isPermaLink="false">7ee875002c75c671f39bc4195aaabcd4</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 08:21:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ ari susanto ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ari,content,main,susanto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal atau mengumpulkan data primer dari berbagai konteks organisasi. Selain itu, mengeksplorasi peran teknologi emerging, seperti kecerdasan artificial dan platform kesejahteraan digital, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Impact of Job Stress and Burnout on Employee Satisfaction and Performance in the Work Environment: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal atau mengumpulkan data primer dari berbagai konteks organisasi. Selain itu, mengeksplorasi peran teknologi emerging, seperti kecerdasan artificial dan platform kesejahteraan digital, dalam meringankan burnout dan meningkatkan kepuasan kerja dapat memberikan wawasan lebih lanjut. Jalur penyelidikan ini akan memperkuat kerangka teoritis dan menawarkan bimbingan praktis untuk organisasi yang mencari solusi berkelanjutan untuk stres dan burnout di tempat kerja.. Studi ini menyeluruh mengeksplorasi bagaimana stres pekerjaan dan burnout mempengaruhi kepuasan karyawan dan kinerja dalam konteks organisasi.Dengan memeriksa berbagai aspek tuntutan tempat kerja, ketersediaan sumber daya, dan pemicu burnout, penelitian menawarkan pemahaman yang canggih tentang mekanisme yang merusak moral dan produktivitas tenaga kerja.Studi juga menyoroti peran signifikan sistem dukungan organisasi, gaya kepemimpinan, dan intervensi yang disesuaikan dalam membentuk pengalaman dan hasil karyawan.Temuan ini memberikan wawasan berharga untuk menjawab pertanyaan kunci tentang interaksi antara stres, kepuasan kerja, dan kinerja karyawan.Orisinalitas studi ini terletak pada pendekatan terintegrasinya, menggabungkan perspektif dari berbagai disiplin ilmu dan menawarkan analisis terstruktur dinamika stres dan burnout.secara akademik, ia memperdalam pemahaman teoritis kami tentang bagaimana stres tempat kerja mempengaruhi kinerja organisasi, dan secara praktis, ia melengkapi manajer dengan strategi tindakan untuk menciptakan tenaga kerja yang lebih sehat dan produktif.Implikasi praktisnya sangat relevan, karena organisasi dapat memanfaatkan temuan ini untuk menerapkan program manajemen stres yang didorong data, meningkatkan saluran komunikasi, dan meningkatkan kepuasan kerja melalui pengakuan yang ditargetkan dan penyesuaian beban kerja.Akhirnya, wawasan ini membimbing pemberi kerja dalam membangun tim yang tangguh dan mempertahankan keunggulan kompetitif di lingkungan kerja yang menantang saat ini Penelitian ini menyelidiki dampak stres pekerjaan dan burnout terhadap kepuasan dan kinerja karyawan dalam pengaturan organisasi. Dengan memeriksa faktor-faktor ini, penelitian bertujuan untuk memahami bagaimana stres dan burnout mempengaruhi keterlibatan tenaga kerja, produktivitas, dan kesehatan organisasi secara keseluruhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan literatur sistematis (SLR), menggabungkan temuan dari berbagai disiplin ilmu, termasuk manajemen sumber daya manusia, perilaku organisasi, dan psikologi okupasional. Metode ini memungkinkan sintesis terstruktur pengetahuan yang ada, dengan fokus pada konsep kunci, kerangka kerja teoritis, dan bukti empiris. Temuan mengungkapkan bahwa stres pekerjaan yang tinggi dan burnout... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/f/stres-pekerjaan-workload-job-stress-program-manaje-thumb-bf6d9.webp" title="JURIS - Impact of Job Stress and Burnout on Employee Satisfaction and Performance in the Work Environment" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/stres-pekerjaan-workload-job-stress-program-manaje-thumb-bf6d9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/stres-pekerjaan-workload-job-stress-program-manaje-thumb-bf6d9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/stres-pekerjaan-workload-job-stress-program-manaje-thumb-bf6d9.webp 1x" title="JURIS - Impact of Job Stress and Burnout on Employee Satisfaction and Performance in the Work Environment" alt="JURIS - Impact of Job Stress and Burnout on Employee Satisfaction and Performance in the Work Environment" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/stres-pekerjaan-workload-job-stress-program-manaje-thumb-1d1c5.webp" title="JURIS - Impact of Job Stress and Burnout on Employee Satisfaction and Performance in the Work Environment" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/stres-pekerjaan-workload-job-stress-program-manaje-thumb-1d1c5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/stres-pekerjaan-workload-job-stress-program-manaje-thumb-1d1c5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/stres-pekerjaan-workload-job-stress-program-manaje-thumb-1d1c5.webp 1x" title="JURIS - Impact of Job Stress and Burnout on Employee Satisfaction and Performance in the Work Environment" alt="JURIS - Impact of Job Stress and Burnout on Employee Satisfaction and Performance in the Work Environment" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/stres-pekerjaan-workload-job-stress-program-manaje-thumb-94a1f.webp" title="JURIS - Impact of Job Stress and Burnout on Employee Satisfaction and Performance in the Work Environment" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/stres-pekerjaan-workload-job-stress-program-manaje-thumb-94a1f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/stres-pekerjaan-workload-job-stress-program-manaje-thumb-94a1f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/stres-pekerjaan-workload-job-stress-program-manaje-thumb-94a1f.webp 1x" title="JURIS - Impact of Job Stress and Burnout on Employee Satisfaction and Performance in the Work Environment" alt="JURIS - Impact of Job Stress and Burnout on Employee Satisfaction and Performance in the Work Environment" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47335-stres-pekerjaan-workload-job-stress-program-manaje" title="JURIS - Impact of Job Stress and Burnout on Employee Satisfaction and Performance in the Work Environment" target="_blank">Impact of Job Stress and Burnout on Employee Satisfaction and Performance in the Work Environment</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal atau mengumpulkan data primer dari berbagai konteks organisasi. Selain itu, mengeksplorasi peran teknologi emerging, seperti kecerdasan artificial dan platform kesejahteraan digital, dalam meringankan burnout dan meningkatkan kepuasan kerja dapat memberikan wawasan lebih lanjut. Jalur penyelidikan ini akan memperkuat kerangka teoritis dan menawarkan bimbingan praktis untuk organisasi yang mencari solusi berkelanjutan untuk stres dan burnout di tempat kerja..
<br>Studi ini menyeluruh mengeksplorasi bagaimana stres pekerjaan dan burnout mempengaruhi kepuasan karyawan dan kinerja dalam konteks organisasi.Dengan memeriksa berbagai aspek tuntutan tempat kerja, ketersediaan sumber daya, dan pemicu burnout, penelitian menawarkan pemahaman yang canggih tentang mekanisme yang merusak moral dan produktivitas tenaga kerja.Studi juga menyoroti peran signifikan sistem dukungan organisasi, gaya kepemimpinan, dan intervensi yang disesuaikan dalam membentuk pengalaman dan hasil karyawan.Temuan ini memberikan wawasan berharga untuk menjawab pertanyaan kunci tentang interaksi antara stres, kepuasan kerja, dan kinerja karyawan.Orisinalitas studi ini terletak pada pendekatan terintegrasinya, menggabungkan perspektif dari berbagai disiplin ilmu dan menawarkan analisis terstruktur dinamika stres dan burnout.secara akademik, ia memperdalam pemahaman teoritis kami tentang bagaimana stres tempat kerja mempengaruhi kinerja organisasi, dan secara praktis, ia melengkapi manajer dengan strategi tindakan untuk menciptakan tenaga kerja yang lebih sehat dan produktif.Implikasi praktisnya sangat relevan, karena organisasi dapat memanfaatkan temuan ini untuk menerapkan program manajemen stres yang didorong data, meningkatkan saluran komunikasi, dan meningkatkan kepuasan kerja melalui pengakuan yang ditargetkan dan penyesuaian beban kerja.Akhirnya, wawasan ini membimbing pemberi kerja dalam membangun tim yang tangguh dan mempertahankan keunggulan kompetitif di lingkungan kerja yang menantang saat ini
<br>Penelitian ini menyelidiki dampak stres pekerjaan dan burnout terhadap kepuasan dan kinerja karyawan dalam pengaturan organisasi. Dengan memeriksa faktor-faktor ini, penelitian bertujuan untuk memahami bagaimana stres dan burnout mempengaruhi keterlibatan tenaga kerja, produktivitas, dan kesehatan organisasi secara keseluruhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan literatur sistematis (SLR), menggabungkan temuan dari berbagai disiplin ilmu, termasuk manajemen sumber daya manusia, perilaku organisasi, dan psikologi okupasional. Metode ini memungkinkan sintesis terstruktur pengetahuan yang ada, dengan fokus pada konsep kunci, kerangka kerja teoritis, dan bukti empiris. Temuan mengungkapkan bahwa stres pekerjaan yang tinggi dan burnout...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/f/stres-pekerjaan-workload-job-stress-program-manaje-thumb-1d1c5.webp" type="image/webp" length="113884" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/stres-pekerjaan-workload-job-stress-program-manaje-thumb-bf6d9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/stres-pekerjaan-workload-job-stress-program-manaje-thumb-1d1c5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/stres-pekerjaan-workload-job-stress-program-manaje-thumb-94a1f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3443-ppsuniyap.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13753-journal-economics-review-joer.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Paradigma Keadilan Struktural Dialog Reaktualisasi Yohanes XXIII Dalam Pacem In Terris Bagi Perdamaian Kontemporer ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Paradigma Keadilan Struktural Dialog Reaktualisasi Yohanes XXIII Dalam Pacem In Terris Bagi Perdamaian Kontemporer ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Paradigma Keadilan Struktural Dialog Reaktualisasi Yohanes XXIII Dalam Pacem In Terris Bagi Perdamaian Kontemporer ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47336-keadilan-struktural-dialog-perdamaian-kontemporer</link>
	<guid isPermaLink="false">3faab31a2fe183726780f00c2b38f22d</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 08:20:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ workflow ojs ]]></category>
	<category><![CDATA[ studi rsud ]]></category>
	<category><![CDATA[ ipi malang ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ipi,malang,ojs,rsud,studi,workflow]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan analisis lebih mendalam tentang bagaimana prinsip-prinsip keadilan struktural dalam Pacem in Terris dapat diterapkan secara konkret dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Paradigma Keadilan Struktural & Dialog: Reaktualisasi Yohanes XXIII Dalam Pacem In Terris Bagi Perdamaian Kontemporer: Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan analisis lebih mendalam tentang bagaimana prinsip-prinsip keadilan struktural dalam Pacem in Terris dapat diterapkan secara konkret dalam berbagai konteks sosial dan politik kontemporer. Penelitian ini dapat fokus pada studi kasus tertentu, seperti negara-negara yang mengalami konflik sosial atau ketimpangan ekonomi, untuk mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip ini dapat diimplementasikan dan dampaknya terhadap perdamaian. Kedua, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran dialog dalam membangun perdamaian di era digital. Dengan mempertimbangkan perkembangan teknologi komunikasi dan media sosial, penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana dialog dapat difasilitasi dan dimediasi secara online untuk mengatasi konflik dan membangun pemahaman antarkelompok yang berbeda. Ketiga, penelitian dapat mengkaji lebih lanjut tentang bagaimana reaktualisasi pemikiran Yohanes XXIII dapat diterapkan dalam kebijakan global dan lokal. Studi ini dapat menganalisis bagaimana nilai-nilai Pacem in Terris dapat diintegrasikan ke dalam kebijakan internasional, seperti dalam kerangka kerja PBB atau organisasi regional, serta bagaimana prinsip-prinsip ini dapat diwujudkan dalam kebijakan domestik untuk mempromosikan perdamaian dan keadilan sosial.. Dari tema "Paradigma Keadilan Struktural dan Dialog.Reaktualisasi Pemikiran Yohanes XXIII dalam Pacem in Terris untuk Perdamaian Kontemporer" menegaskan bahwa pemikiran Yohanes XXIII memiliki relevansi yang mendalam dalam menghadapi tantangan perdamaian saat ini.Dalam ensikliknya, "Pacem in Terris," Yohanes XXIII menekankan pentingnya keadilan sosial sebagai fondasi bagi perdamaian yang berkelanjutan.Ia berargumen bahwa perdamaian tidak dapat dicapai hanya melalui penghindaran konflik, tetapi harus dibangun di atas struktur yang adil dan menghormati hak asasi manusia.Paradigma keadilan struktural mengajak kita untuk memahami bahwa banyak konflik muncul dari ketidakadilan sistemik yang ada dalam masyarakat.Ketidaksetaraan ekonomi, sosial, dan politik sering kali menjadi pemicu ketegangan yang berujung pada kekerasan.Dengan mengaddress akar masalah ini, kita dapat menciptakan kondisi yang lebih kondusif untuk perdamaian.Yohanes XXIII juga menekankan pentingnya dialog sebagai alat untuk membangun jembatan antar berbagai kelompok masyarakat.Melalui dialog yang konstruktif, individu dan komunitas dapat saling memahami perspektif satu sama lain, mengurangi prasangka, dan membangun kepercayaan.Reaktualisasi pemikiran Yohanes XXIII dalam konteks kontemporer mendorong kita untuk melakukan upaya kolektif dalam mempromosikan nilai-nilai kemanusiaan.Ini termasuk menghormati hak asasi manusia, memperjuangkan keadilan, dan menciptakan lingkungan yang inklusif bagi semua orang.Dalam dunia yang semakin terhubung namun terfragmentasi, prinsip-prinsip ini menjadi lebih penting dari sebelumnya.Dengan mengintegrasikan keadilan struktural dan dialog, kita dapat menghadapi konflik yang ada dengan pendekatan yang lebih holistik dan berkelanjutan.Akhirnya, pemikiran Yohanes XXIII mengajak kita untuk tidak hanya mencari perdamaian sebagai tujuan akhir, tetapi juga sebagai proses berkelanjutan yang melibatkan semua pihak.Melalui komitmen untuk keadilan dan dialog, kita dapat membangun dunia yang lebih damai dan harmonis Instrumen Pacem in Terris (1963) dari Paus Yohanes XXIII menawarkan refleksi mendalam tentang prasyarat perdamaian global, dengan menekankan keadilan struktural dan dialog sebagai pilar fundamental. Tulisan ini bertujuan mereaktualisasi pemikiran Yohanes XXIII dalam konteks tantangan perdamaian kontemporer. Melalui pendekatan kualitatif-analitis, penelitian ini menganalisis dokumen ensiklik untuk mengekstraksi prinsip keadilan struktural yang menuntut transformasi sistem politik, ekonomi, dan sosial yang inklusif, serta dialog multidimensi sebagai resolusi konflik. Hasil kajian menunjukkan bahwa paradigma Yohanes XXIII tetap relevan, khususnya dalam menanggapi kompleksitas era globalisasi, di mana ketidakadilan sistemik dan absennya ruang dialog sering menjadi akar kekerasan. Keadilan struktural diwujudkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/b/keadilan-struktural-dialog-perdamaian-kontemporer-thumb-8f9d8.webp" title="JURIS - Paradigma Keadilan Struktural &amp; Dialog: Reaktualisasi Yohanes XXIII Dalam Pacem In Terris Bagi Perdamaian Kontemporer" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/keadilan-struktural-dialog-perdamaian-kontemporer-thumb-8f9d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/keadilan-struktural-dialog-perdamaian-kontemporer-thumb-8f9d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/keadilan-struktural-dialog-perdamaian-kontemporer-thumb-8f9d8.webp 1x" title="JURIS - Paradigma Keadilan Struktural &amp; Dialog: Reaktualisasi Yohanes XXIII Dalam Pacem In Terris Bagi Perdamaian Kontemporer" alt="JURIS - Paradigma Keadilan Struktural &amp; Dialog: Reaktualisasi Yohanes XXIII Dalam Pacem In Terris Bagi Perdamaian Kontemporer" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/keadilan-struktural-dialog-perdamaian-kontemporer-thumb-e3bb5.webp" title="JURIS - Paradigma Keadilan Struktural &amp; Dialog: Reaktualisasi Yohanes XXIII Dalam Pacem In Terris Bagi Perdamaian Kontemporer" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/keadilan-struktural-dialog-perdamaian-kontemporer-thumb-e3bb5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/keadilan-struktural-dialog-perdamaian-kontemporer-thumb-e3bb5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/keadilan-struktural-dialog-perdamaian-kontemporer-thumb-e3bb5.webp 1x" title="JURIS - Paradigma Keadilan Struktural &amp; Dialog: Reaktualisasi Yohanes XXIII Dalam Pacem In Terris Bagi Perdamaian Kontemporer" alt="JURIS - Paradigma Keadilan Struktural &amp; Dialog: Reaktualisasi Yohanes XXIII Dalam Pacem In Terris Bagi Perdamaian Kontemporer" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/keadilan-struktural-dialog-perdamaian-kontemporer-thumb-38e4a.webp" title="JURIS - Paradigma Keadilan Struktural &amp; Dialog: Reaktualisasi Yohanes XXIII Dalam Pacem In Terris Bagi Perdamaian Kontemporer" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/keadilan-struktural-dialog-perdamaian-kontemporer-thumb-38e4a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/keadilan-struktural-dialog-perdamaian-kontemporer-thumb-38e4a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/keadilan-struktural-dialog-perdamaian-kontemporer-thumb-38e4a.webp 1x" title="JURIS - Paradigma Keadilan Struktural &amp; Dialog: Reaktualisasi Yohanes XXIII Dalam Pacem In Terris Bagi Perdamaian Kontemporer" alt="JURIS - Paradigma Keadilan Struktural &amp; Dialog: Reaktualisasi Yohanes XXIII Dalam Pacem In Terris Bagi Perdamaian Kontemporer" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47336-keadilan-struktural-dialog-perdamaian-kontemporer" title="JURIS - Paradigma Keadilan Struktural &amp; Dialog: Reaktualisasi Yohanes XXIII Dalam Pacem In Terris Bagi Perdamaian Kontemporer" target="_blank">Paradigma Keadilan Struktural & Dialog: Reaktualisasi Yohanes XXIII Dalam Pacem In Terris Bagi Perdamaian Kontemporer</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan analisis lebih mendalam tentang bagaimana prinsip-prinsip keadilan struktural dalam Pacem in Terris dapat diterapkan secara konkret dalam berbagai konteks sosial dan politik kontemporer. Penelitian ini dapat fokus pada studi kasus tertentu, seperti negara-negara yang mengalami konflik sosial atau ketimpangan ekonomi, untuk mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip ini dapat diimplementasikan dan dampaknya terhadap perdamaian. Kedua, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran dialog dalam membangun perdamaian di era digital. Dengan mempertimbangkan perkembangan teknologi komunikasi dan media sosial, penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana dialog dapat difasilitasi dan dimediasi secara online untuk mengatasi konflik dan membangun pemahaman antarkelompok yang berbeda. Ketiga, penelitian dapat mengkaji lebih lanjut tentang bagaimana reaktualisasi pemikiran Yohanes XXIII dapat diterapkan dalam kebijakan global dan lokal. Studi ini dapat menganalisis bagaimana nilai-nilai Pacem in Terris dapat diintegrasikan ke dalam kebijakan internasional, seperti dalam kerangka kerja PBB atau organisasi regional, serta bagaimana prinsip-prinsip ini dapat diwujudkan dalam kebijakan domestik untuk mempromosikan perdamaian dan keadilan sosial..
<br>Dari tema "Paradigma Keadilan Struktural dan Dialog.Reaktualisasi Pemikiran Yohanes XXIII dalam Pacem in Terris untuk Perdamaian Kontemporer" menegaskan bahwa pemikiran Yohanes XXIII memiliki relevansi yang mendalam dalam menghadapi tantangan perdamaian saat ini.Dalam ensikliknya, "Pacem in Terris," Yohanes XXIII menekankan pentingnya keadilan sosial sebagai fondasi bagi perdamaian yang berkelanjutan.Ia berargumen bahwa perdamaian tidak dapat dicapai hanya melalui penghindaran konflik, tetapi harus dibangun di atas struktur yang adil dan menghormati hak asasi manusia.Paradigma keadilan struktural mengajak kita untuk memahami bahwa banyak konflik muncul dari ketidakadilan sistemik yang ada dalam masyarakat.Ketidaksetaraan ekonomi, sosial, dan politik sering kali menjadi pemicu ketegangan yang berujung pada kekerasan.Dengan mengaddress akar masalah ini, kita dapat menciptakan kondisi yang lebih kondusif untuk perdamaian.Yohanes XXIII juga menekankan pentingnya dialog sebagai alat untuk membangun jembatan antar berbagai kelompok masyarakat.Melalui dialog yang konstruktif, individu dan komunitas dapat saling memahami perspektif satu sama lain, mengurangi prasangka, dan membangun kepercayaan.Reaktualisasi pemikiran Yohanes XXIII dalam konteks kontemporer mendorong kita untuk melakukan upaya kolektif dalam mempromosikan nilai-nilai kemanusiaan.Ini termasuk menghormati hak asasi manusia, memperjuangkan keadilan, dan menciptakan lingkungan yang inklusif bagi semua orang.Dalam dunia yang semakin terhubung namun terfragmentasi, prinsip-prinsip ini menjadi lebih penting dari sebelumnya.Dengan mengintegrasikan keadilan struktural dan dialog, kita dapat menghadapi konflik yang ada dengan pendekatan yang lebih holistik dan berkelanjutan.Akhirnya, pemikiran Yohanes XXIII mengajak kita untuk tidak hanya mencari perdamaian sebagai tujuan akhir, tetapi juga sebagai proses berkelanjutan yang melibatkan semua pihak.Melalui komitmen untuk keadilan dan dialog, kita dapat membangun dunia yang lebih damai dan harmonis
<br>Instrumen Pacem in Terris (1963) dari Paus Yohanes XXIII menawarkan refleksi mendalam tentang prasyarat perdamaian global, dengan menekankan keadilan struktural dan dialog sebagai pilar fundamental. Tulisan ini bertujuan mereaktualisasi pemikiran Yohanes XXIII dalam konteks tantangan perdamaian kontemporer. Melalui pendekatan kualitatif-analitis, penelitian ini menganalisis dokumen ensiklik untuk mengekstraksi prinsip keadilan struktural yang menuntut transformasi sistem politik, ekonomi, dan sosial yang inklusif, serta dialog multidimensi sebagai resolusi konflik. Hasil kajian menunjukkan bahwa paradigma Yohanes XXIII tetap relevan, khususnya dalam menanggapi kompleksitas era globalisasi, di mana ketidakadilan sistemik dan absennya ruang dialog sering menjadi akar kekerasan. Keadilan struktural diwujudkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/b/keadilan-struktural-dialog-perdamaian-kontemporer-thumb-8f9d8.webp" type="image/webp" length="121768" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/keadilan-struktural-dialog-perdamaian-kontemporer-thumb-8f9d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/keadilan-struktural-dialog-perdamaian-kontemporer-thumb-e3bb5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/keadilan-struktural-dialog-perdamaian-kontemporer-thumb-38e4a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3019-stp-ipi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12388-sapa-jurnal-kateketik-pastoral.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pendampingan Pastoral Gereja dalam Meningkatkan Spiritualitas Kaum Bapak Menggunakan Pendekatan AIDAS oleh Richard R Still dan Edward W Cundiff ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pendampingan Pastoral Gereja dalam Meningkatkan Spiritualitas Kaum Bapak Menggunakan Pendekatan AIDAS oleh Richard R Still dan Edward W Cundiff ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pendampingan Pastoral Gereja dalam Meningkatkan Spiritualitas Kaum Bapak Menggunakan Pendekatan AIDAS oleh Richard R Still dan Edward W Cundiff ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47329-konteks-pastoral-gereja-peran-b</link>
	<guid isPermaLink="false">dcdfb8e5078dec95846238c13a198c7c</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 08:20:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ workflow ojs ]]></category>
	<category><![CDATA[ ipi malang ]]></category>
	<category><![CDATA[ edward w ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[edward,ipi,malang,ojs,w,workflow]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan partisipasi kaum Bapak dalam kegiatan gereja, disarankan agar gereja fokus pada pengembangan spiritualitas jemaat. Gereja dapat menerapkan pendekatan AIDAS yang diusulkan oleh Still dan Cundiff untuk meningkatkan minat dan motivasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pendampingan Pastoral Gereja dalam Meningkatkan Spiritualitas Kaum Bapak Menggunakan Pendekatan AIDAS oleh Richard R. Still dan Edward W. Cundiff: Untuk meningkatkan partisipasi kaum Bapak dalam kegiatan gereja, disarankan agar gereja fokus pada pengembangan spiritualitas jemaat. Gereja dapat menerapkan pendekatan AIDAS yang diusulkan oleh Still dan Cundiff untuk meningkatkan minat dan motivasi kaum Bapak dalam beribadah. Selain itu, gereja juga perlu mempertimbangkan faktor-faktor eksternal seperti rutinitas kegiatan program gereja yang dapat mempengaruhi partisipasi kaum Bapak. Dengan demikian, gereja dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan spiritual kaum Bapak dan mendorong mereka untuk aktif terlibat dalam persekutuan gereja.. Dalam konteks saat ini, kaum Bapak mendominasi peran yang sangat signifikan.Sebagai pemimpin keluarga, kaum Bapak memiliki tugas dan tanggung jawab dalam mengatur keluarga dan mendidik anak-anaknya untuk hormat dan taat (1 Tim.Dalam gereja, kaum Bapak diharapkan mampu menjadi anutan dalam konsistensi dan komitmen iman yang lebih tinggi.Tanggung jawab kaum Bapak mendorong dan memberikan bimbingan rohani kepada anak-anak dan istrinya mewujudkan keluarga sebagai bagian terkecil dari persekutuan gereja (house church).Untuk itu, kaum Bapak menjadi patron (Yun.Pater AuAyahAy) keberhasilan dalam keharmonisan rohani keluarga Kristen.Peran gereja terhadap kaum Bapak berfungsi sebagai pembentuk moral, spiritualitas dan memperkuat peran kaum Bapak dalam keluarga dan gereja.Pentingnya pendampingan pastoral gereja dengan menggunakan pendekatan AIDAS (Attention, Interest, Desire, Action, Satisfaction) ini guna menjamin pengembangan potensi diri dan penguatan spiritual terhadap kaum Bapak.Kehidupan gereja yang terus berbenah dan memberikan perhatian (pendampingan pastoral) menjadi jawaban akan kebutuhan dalam mengajak kembali kaum Bapak untuk turut aktif dalam persekutuan di gereja Dewasa ini, aspek pastoral turut mendominasi dalam setiap kegiatan gereja yang holistik. Salah satu tugas dan tanggung jawab gereja ialah melakukan pendampingan pastoral kepada seluruh lapisan jemaatnya, termasuk kaum Bapak guna meningkatkan pertumbuhan spiritualitasnya. Gereja sebagai mitra Allah dipercaya untuk memelihara dan memenuhi kebutuhan spiritual kaum Bapak (seelsorge). Artikel ini bertujuan untuk mengetahui apakah hakikat gereja di masa kini sudah menjadi gereja yang sempurna dalam pemenuhan kebutuhan spiritual bagi kaum Bapak. Penelitian ini dikembangkan dengan metode kualitatif yang menggunakan pendekatan pastoral oleh teori Still dan Cundiff. Informan penelitian ditentukan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/8/konteks-pastoral-gereja-peran-pendampingan-spiritu-thumb-95c4d.webp" title="JURIS - Pendampingan Pastoral Gereja dalam  Meningkatkan Spiritualitas Kaum Bapak Menggunakan Pendekatan AIDAS oleh Richard R. Still dan Edward W. Cundiff" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/konteks-pastoral-gereja-peran-pendampingan-spiritu-thumb-95c4d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/konteks-pastoral-gereja-peran-pendampingan-spiritu-thumb-95c4d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/konteks-pastoral-gereja-peran-pendampingan-spiritu-thumb-95c4d.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan Pastoral Gereja dalam  Meningkatkan Spiritualitas Kaum Bapak Menggunakan Pendekatan AIDAS oleh Richard R. Still dan Edward W. Cundiff" alt="JURIS - Pendampingan Pastoral Gereja dalam  Meningkatkan Spiritualitas Kaum Bapak Menggunakan Pendekatan AIDAS oleh Richard R. Still dan Edward W. Cundiff" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/konteks-pastoral-gereja-peran-pendampingan-spiritu-thumb-48d7a.webp" title="JURIS - Pendampingan Pastoral Gereja dalam  Meningkatkan Spiritualitas Kaum Bapak Menggunakan Pendekatan AIDAS oleh Richard R. Still dan Edward W. Cundiff" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/konteks-pastoral-gereja-peran-pendampingan-spiritu-thumb-48d7a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/konteks-pastoral-gereja-peran-pendampingan-spiritu-thumb-48d7a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/konteks-pastoral-gereja-peran-pendampingan-spiritu-thumb-48d7a.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan Pastoral Gereja dalam  Meningkatkan Spiritualitas Kaum Bapak Menggunakan Pendekatan AIDAS oleh Richard R. Still dan Edward W. Cundiff" alt="JURIS - Pendampingan Pastoral Gereja dalam  Meningkatkan Spiritualitas Kaum Bapak Menggunakan Pendekatan AIDAS oleh Richard R. Still dan Edward W. Cundiff" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/konteks-pastoral-gereja-peran-pendampingan-spiritu-thumb-06141.webp" title="JURIS - Pendampingan Pastoral Gereja dalam  Meningkatkan Spiritualitas Kaum Bapak Menggunakan Pendekatan AIDAS oleh Richard R. Still dan Edward W. Cundiff" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/konteks-pastoral-gereja-peran-pendampingan-spiritu-thumb-06141.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/konteks-pastoral-gereja-peran-pendampingan-spiritu-thumb-06141.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/konteks-pastoral-gereja-peran-pendampingan-spiritu-thumb-06141.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan Pastoral Gereja dalam  Meningkatkan Spiritualitas Kaum Bapak Menggunakan Pendekatan AIDAS oleh Richard R. Still dan Edward W. Cundiff" alt="JURIS - Pendampingan Pastoral Gereja dalam  Meningkatkan Spiritualitas Kaum Bapak Menggunakan Pendekatan AIDAS oleh Richard R. Still dan Edward W. Cundiff" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47329-konteks-pastoral-gereja-peran-b" title="JURIS - Pendampingan Pastoral Gereja dalam  Meningkatkan Spiritualitas Kaum Bapak Menggunakan Pendekatan AIDAS oleh Richard R. Still dan Edward W. Cundiff" target="_blank">Pendampingan Pastoral Gereja dalam  Meningkatkan Spiritualitas Kaum Bapak Menggunakan Pendekatan AIDAS oleh Richard R. Still dan Edward W. Cundiff</a>: Untuk meningkatkan partisipasi kaum Bapak dalam kegiatan gereja, disarankan agar gereja fokus pada pengembangan spiritualitas jemaat. Gereja dapat menerapkan pendekatan AIDAS yang diusulkan oleh Still dan Cundiff untuk meningkatkan minat dan motivasi kaum Bapak dalam beribadah. Selain itu, gereja juga perlu mempertimbangkan faktor-faktor eksternal seperti rutinitas kegiatan program gereja yang dapat mempengaruhi partisipasi kaum Bapak. Dengan demikian, gereja dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan spiritual kaum Bapak dan mendorong mereka untuk aktif terlibat dalam persekutuan gereja..
<br>Dalam konteks saat ini, kaum Bapak mendominasi peran yang sangat signifikan.Sebagai pemimpin keluarga, kaum Bapak memiliki tugas dan tanggung jawab dalam mengatur keluarga dan mendidik anak-anaknya untuk hormat dan taat (1 Tim.Dalam gereja, kaum Bapak diharapkan mampu menjadi anutan dalam konsistensi dan komitmen iman yang lebih tinggi.Tanggung jawab kaum Bapak mendorong dan memberikan bimbingan rohani kepada anak-anak dan istrinya mewujudkan keluarga sebagai bagian terkecil dari persekutuan gereja (house church).Untuk itu, kaum Bapak menjadi patron (Yun.Pater AuAyahAy) keberhasilan dalam keharmonisan rohani keluarga Kristen.Peran gereja terhadap kaum Bapak berfungsi sebagai pembentuk moral, spiritualitas dan memperkuat peran kaum Bapak dalam keluarga dan gereja.Pentingnya pendampingan pastoral gereja dengan menggunakan pendekatan AIDAS (Attention, Interest, Desire, Action, Satisfaction) ini guna menjamin pengembangan potensi diri dan penguatan spiritual terhadap kaum Bapak.Kehidupan gereja yang terus berbenah dan memberikan perhatian (pendampingan pastoral) menjadi jawaban akan kebutuhan dalam mengajak kembali kaum Bapak untuk turut aktif dalam persekutuan di gereja
<br>Dewasa ini, aspek pastoral turut mendominasi dalam setiap kegiatan gereja yang holistik. Salah satu tugas dan tanggung jawab gereja ialah melakukan pendampingan pastoral kepada seluruh lapisan jemaatnya, termasuk kaum Bapak guna meningkatkan pertumbuhan spiritualitasnya. Gereja sebagai mitra Allah dipercaya untuk memelihara dan memenuhi kebutuhan spiritual kaum Bapak (seelsorge). Artikel ini bertujuan untuk mengetahui apakah hakikat gereja di masa kini sudah menjadi gereja yang sempurna dalam pemenuhan kebutuhan spiritual bagi kaum Bapak. Penelitian ini dikembangkan dengan metode kualitatif yang menggunakan pendekatan pastoral oleh teori Still dan Cundiff. Informan penelitian ditentukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/8/konteks-pastoral-gereja-peran-pendampingan-spiritu-thumb-06141.webp" type="image/webp" length="90018" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/konteks-pastoral-gereja-peran-pendampingan-spiritu-thumb-95c4d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/konteks-pastoral-gereja-peran-pendampingan-spiritu-thumb-48d7a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/konteks-pastoral-gereja-peran-pendampingan-spiritu-thumb-06141.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3019-stp-ipi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12388-sapa-jurnal-kateketik-pastoral.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Menggagas Praktik Kepemimpinan Inklusif di Lembaga Pendidikan Seminari Menengah Santo Paulus Palembang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Menggagas Praktik Kepemimpinan Inklusif di Lembaga Pendidikan Seminari Menengah Santo Paulus Palembang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Menggagas Praktik Kepemimpinan Inklusif di Lembaga Pendidikan Seminari Menengah Santo Paulus Palembang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47349-kepemimpinan-inklusif-pendidikan-seminari-kesetara</link>
	<guid isPermaLink="false">501837afb2aa99c37b716454c957a791</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 08:16:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ workflow ojs ]]></category>
	<category><![CDATA[ studi rsud ]]></category>
	<category><![CDATA[ ipi malang ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ipi,malang,ojs,rsud,studi,workflow]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Bagaimana penerapan model kepemimpinan inklusif dapat diintegrasikan ke dalam praktik pembelajaran harian di setiap kelas seminari, serta bagaimana melacak dampaknya terhadap persepsi keadilan sosial di kalangan seminaris; apa strategi spesifik yang dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Menggagas Praktik Kepemimpinan Inklusif di Lembaga Pendidikan Seminari Menengah Santo Paulus Palembang: Bagaimana penerapan model kepemimpinan inklusif dapat diintegrasikan ke dalam praktik pembelajaran harian di setiap kelas seminari, serta bagaimana melacak dampaknya terhadap persepsi keadilan sosial di kalangan seminaris; apa strategi spesifik yang dapat digunakan oleh rektor dan Praefect untuk memperkuat dialog antarkelompok di lingkungan asrama, sehingga meningkatkan partisipasi semua mahasiswa; dan bagaimana sistem evaluasi berkelanjutan dapat dirancang untuk menilai progres implementasi kepemimpinan inklusif, dengan indikator konkret tentang perubahan budaya, kesetaraan kesempatan, dan rasa memiliki di antara seminaris. Penelitian lanjutan akan meneliti efektivitas intervensi ini melalui data kuantitatif dan kualitatif, menilai perubahan persepsi dan perilaku, serta mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat disebarluaskan ke lembaga pendidikan seminari lainnya di Indonesia.. Kepemimpinan inklusif merupakan konsep yang kuat yang menggabungkan kepemimpinan dan inklusi, dengan potensi untuk mengembangkan lingkungan pendidikan yang lebih adil dan berkeadilan sosial.Konsep ini menekankan pentingnya melibatkan semua pemangku kepentingan dalam proses pengambilan kebijakan dan keputusan.Selain itu, kepemimpinan inklusif bertujuan mengakui dan menghormati keragaman nilai, kepercayaan, dan budaya di sekolah, serta memupuk lingkungan yang saling memahami dan menghargai Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep kepemimpinan inklusif pada lembaga pendidikan dan menyelidiki implementasinya di seminari. Metodologi penelitian yang digunakan adalah tinjauan literatur yang komprehensif. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan inklusif memainkan peran penting dalam mengatasi masalah kesetaraan, keadilan sosial, dan keragaman dengan mempromosikan keragaman, memberantas praktikAcpraktik menindas, dan memajukan keadilan sosial. Selain itu, kepemimpinan inklusif dalam pendidikan seminari juga ditekankan. Menerapkan model kepemimpinan ini dapat memberikan pengalaman dan kesempatan belajar yang berharga bagi seminaris, yang nantinya akan mengemban peran dan tanggung jawab kepemimpinan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/7/kepemimpinan-inklusif-pendidikan-seminari-kesetara-thumb-58d79.webp" title="JURIS - Menggagas Praktik Kepemimpinan Inklusif di Lembaga Pendidikan Seminari Menengah Santo Paulus Palembang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/kepemimpinan-inklusif-pendidikan-seminari-kesetara-thumb-58d79.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/kepemimpinan-inklusif-pendidikan-seminari-kesetara-thumb-58d79.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/kepemimpinan-inklusif-pendidikan-seminari-kesetara-thumb-58d79.webp 1x" title="JURIS - Menggagas Praktik Kepemimpinan Inklusif di Lembaga Pendidikan Seminari Menengah Santo Paulus Palembang" alt="JURIS - Menggagas Praktik Kepemimpinan Inklusif di Lembaga Pendidikan Seminari Menengah Santo Paulus Palembang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/kepemimpinan-inklusif-pendidikan-seminari-kesetara-thumb-c69f7.webp" title="JURIS - Menggagas Praktik Kepemimpinan Inklusif di Lembaga Pendidikan Seminari Menengah Santo Paulus Palembang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/kepemimpinan-inklusif-pendidikan-seminari-kesetara-thumb-c69f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/kepemimpinan-inklusif-pendidikan-seminari-kesetara-thumb-c69f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/kepemimpinan-inklusif-pendidikan-seminari-kesetara-thumb-c69f7.webp 1x" title="JURIS - Menggagas Praktik Kepemimpinan Inklusif di Lembaga Pendidikan Seminari Menengah Santo Paulus Palembang" alt="JURIS - Menggagas Praktik Kepemimpinan Inklusif di Lembaga Pendidikan Seminari Menengah Santo Paulus Palembang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/kepemimpinan-inklusif-pendidikan-seminari-kesetara-thumb-8afcf.webp" title="JURIS - Menggagas Praktik Kepemimpinan Inklusif di Lembaga Pendidikan Seminari Menengah Santo Paulus Palembang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/kepemimpinan-inklusif-pendidikan-seminari-kesetara-thumb-8afcf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/kepemimpinan-inklusif-pendidikan-seminari-kesetara-thumb-8afcf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/kepemimpinan-inklusif-pendidikan-seminari-kesetara-thumb-8afcf.webp 1x" title="JURIS - Menggagas Praktik Kepemimpinan Inklusif di Lembaga Pendidikan Seminari Menengah Santo Paulus Palembang" alt="JURIS - Menggagas Praktik Kepemimpinan Inklusif di Lembaga Pendidikan Seminari Menengah Santo Paulus Palembang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47349-kepemimpinan-inklusif-pendidikan-seminari-kesetara" title="JURIS - Menggagas Praktik Kepemimpinan Inklusif di Lembaga Pendidikan Seminari Menengah Santo Paulus Palembang" target="_blank">Menggagas Praktik Kepemimpinan Inklusif di Lembaga Pendidikan Seminari Menengah Santo Paulus Palembang</a>: Bagaimana penerapan model kepemimpinan inklusif dapat diintegrasikan ke dalam praktik pembelajaran harian di setiap kelas seminari, serta bagaimana melacak dampaknya terhadap persepsi keadilan sosial di kalangan seminaris; apa strategi spesifik yang dapat digunakan oleh rektor dan Praefect untuk memperkuat dialog antarkelompok di lingkungan asrama, sehingga meningkatkan partisipasi semua mahasiswa; dan bagaimana sistem evaluasi berkelanjutan dapat dirancang untuk menilai progres implementasi kepemimpinan inklusif, dengan indikator konkret tentang perubahan budaya, kesetaraan kesempatan, dan rasa memiliki di antara seminaris. Penelitian lanjutan akan meneliti efektivitas intervensi ini melalui data kuantitatif dan kualitatif, menilai perubahan persepsi dan perilaku, serta mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat disebarluaskan ke lembaga pendidikan seminari lainnya di Indonesia..
<br>Kepemimpinan inklusif merupakan konsep yang kuat yang menggabungkan kepemimpinan dan inklusi, dengan potensi untuk mengembangkan lingkungan pendidikan yang lebih adil dan berkeadilan sosial.Konsep ini menekankan pentingnya melibatkan semua pemangku kepentingan dalam proses pengambilan kebijakan dan keputusan.Selain itu, kepemimpinan inklusif bertujuan mengakui dan menghormati keragaman nilai, kepercayaan, dan budaya di sekolah, serta memupuk lingkungan yang saling memahami dan menghargai
<br>Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep kepemimpinan inklusif pada lembaga pendidikan dan menyelidiki implementasinya di seminari. Metodologi penelitian yang digunakan adalah tinjauan literatur yang komprehensif. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan inklusif memainkan peran penting dalam mengatasi masalah kesetaraan, keadilan sosial, dan keragaman dengan mempromosikan keragaman, memberantas praktikAcpraktik menindas, dan memajukan keadilan sosial. Selain itu, kepemimpinan inklusif dalam pendidikan seminari juga ditekankan. Menerapkan model kepemimpinan ini dapat memberikan pengalaman dan kesempatan belajar yang berharga bagi seminaris, yang nantinya akan mengemban peran dan tanggung jawab kepemimpinan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/7/kepemimpinan-inklusif-pendidikan-seminari-kesetara-thumb-8afcf.webp" type="image/webp" length="92100" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/kepemimpinan-inklusif-pendidikan-seminari-kesetara-thumb-58d79.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/kepemimpinan-inklusif-pendidikan-seminari-kesetara-thumb-c69f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/kepemimpinan-inklusif-pendidikan-seminari-kesetara-thumb-8afcf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3019-stp-ipi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12388-sapa-jurnal-kateketik-pastoral.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Intervensi Gereja Katolik dalam Menyelesaikan Kasus Perselingkuhan Studi Kontekstual di Manggarai ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Intervensi Gereja Katolik dalam Menyelesaikan Kasus Perselingkuhan Studi Kontekstual di Manggarai ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Intervensi Gereja Katolik dalam Menyelesaikan Kasus Perselingkuhan Studi Kontekstual di Manggarai ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47332-peran-gereja-katolik-kuasa</link>
	<guid isPermaLink="false">70a5c6842db3c76db8a20deb0b067125</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 08:11:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ workflow ojs ]]></category>
	<category><![CDATA[ ipi malang ]]></category>
	<category><![CDATA[ edward w ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[edward,ipi,malang,ojs,w,workflow]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana strategi komunikasi digital yang digunakan oleh Gereja Katolik dapat mempengaruhi persepsi masyarakat Manggarai terhadap peran Gereja dalam penyelesaian konflik keluarga; menilai efektivitas program Marriage ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Intervensi Gereja Katolik dalam Menyelesaikan Kasus Perselingkuhan: Studi Kontekstual di Manggarai: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana strategi komunikasi digital yang digunakan oleh Gereja Katolik dapat mempengaruhi persepsi masyarakat Manggarai terhadap peran Gereja dalam penyelesaian konflik keluarga; menilai efektivitas program Marriage Encounter dalam memperkuat komitmen pernikahan melalui pendekatan kuantitatif; serta mengevaluasi respon rezimen adat lokal terhadap praktik inkulturasi Gereja dan dampaknya terhadap stabilitas sosial di Nilai-nilai tradisional.. Intervensi Gereja Katolik dalam menyelesaikan kasus perselingkuhan di Manggarai melalui pendekatan inkulturasi dan pastoral menunjukkan peran penting Gereja dalam menjaga keharmonisan sosial dan moral.Dengan memanfaatkan pendekatan inkulturasi, Gereja dapat menciptakan hubungan yang lebih erat dengan masyarakat Manggarai, sementara melalui pendekatan pastoral, Gereja dapat memberikan pendampingan dan dukungan kepada pasangan dalam menyelesaikan masalah rumah tangga mereka.Walaupun tantangan dalam inkulturasi dan ketegangan sosialAcbudaya masih ada, upaya Gereja dalam menjaga stabilitas keluarga dan harmoni sosial sangat penting untuk keberlanjutan tatanan masyarakat Manggarai yang berlandaskan pada nilaiAcnilai Kristiani dan budaya lokal Gereja Katolik berperan strategis dalam membentuk tatanan sosial dan moral masyarakat Manggarai, terutama dalam menyelesaikan konflik seperti kasus perselingkuhan yang mengancam stabilitas keluarga. Pendekatan inkulturasi, seperti penggunaan elemen adat Compang dalam ajaran Injil, memungkinkan harmonisasi nilai agama dan budaya lokal. Dalam penyelesaian perselingkuhan, Gereja berfungsi sebagai mediator, bekerja sama dengan tokoh adat untuk menyelesaikan konflik secara damai. Melalui homili, pendidikan keluarga, dan sakramen rekonsiliasi, Gereja mengajarkan nilai kesetiaan pernikahan. Selain itu, kelompok kategorial seperti Marriage Encounter memberikan pendampingan spiritual bagi pasangan bermasalah, memperkuat komitmen berdasarkan pandangan pernikahan sebagai sakramen. Meski demikian, resistensi terhadap... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/8/peran-gereja-katolik-kuasa-inkulturasi-perselingku-thumb-35631.webp" title="JURIS - Intervensi Gereja Katolik dalam Menyelesaikan Kasus Perselingkuhan: Studi Kontekstual di Manggarai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/8/peran-gereja-katolik-kuasa-inkulturasi-perselingku-thumb-35631.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/8/peran-gereja-katolik-kuasa-inkulturasi-perselingku-thumb-35631.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/8/peran-gereja-katolik-kuasa-inkulturasi-perselingku-thumb-35631.webp 1x" title="JURIS - Intervensi Gereja Katolik dalam Menyelesaikan Kasus Perselingkuhan: Studi Kontekstual di Manggarai" alt="JURIS - Intervensi Gereja Katolik dalam Menyelesaikan Kasus Perselingkuhan: Studi Kontekstual di Manggarai" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/8/peran-gereja-katolik-kuasa-inkulturasi-perselingku-thumb-432f8.webp" title="JURIS - Intervensi Gereja Katolik dalam Menyelesaikan Kasus Perselingkuhan: Studi Kontekstual di Manggarai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/8/peran-gereja-katolik-kuasa-inkulturasi-perselingku-thumb-432f8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/8/peran-gereja-katolik-kuasa-inkulturasi-perselingku-thumb-432f8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/8/peran-gereja-katolik-kuasa-inkulturasi-perselingku-thumb-432f8.webp 1x" title="JURIS - Intervensi Gereja Katolik dalam Menyelesaikan Kasus Perselingkuhan: Studi Kontekstual di Manggarai" alt="JURIS - Intervensi Gereja Katolik dalam Menyelesaikan Kasus Perselingkuhan: Studi Kontekstual di Manggarai" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/8/peran-gereja-katolik-kuasa-inkulturasi-perselingku-thumb-96400.webp" title="JURIS - Intervensi Gereja Katolik dalam Menyelesaikan Kasus Perselingkuhan: Studi Kontekstual di Manggarai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/8/peran-gereja-katolik-kuasa-inkulturasi-perselingku-thumb-96400.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/8/peran-gereja-katolik-kuasa-inkulturasi-perselingku-thumb-96400.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/8/peran-gereja-katolik-kuasa-inkulturasi-perselingku-thumb-96400.webp 1x" title="JURIS - Intervensi Gereja Katolik dalam Menyelesaikan Kasus Perselingkuhan: Studi Kontekstual di Manggarai" alt="JURIS - Intervensi Gereja Katolik dalam Menyelesaikan Kasus Perselingkuhan: Studi Kontekstual di Manggarai" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47332-peran-gereja-katolik-kuasa" title="JURIS - Intervensi Gereja Katolik dalam Menyelesaikan Kasus Perselingkuhan: Studi Kontekstual di Manggarai" target="_blank">Intervensi Gereja Katolik dalam Menyelesaikan Kasus Perselingkuhan: Studi Kontekstual di Manggarai</a>: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana strategi komunikasi digital yang digunakan oleh Gereja Katolik dapat mempengaruhi persepsi masyarakat Manggarai terhadap peran Gereja dalam penyelesaian konflik keluarga; menilai efektivitas program Marriage Encounter dalam memperkuat komitmen pernikahan melalui pendekatan kuantitatif; serta mengevaluasi respon rezimen adat lokal terhadap praktik inkulturasi Gereja dan dampaknya terhadap stabilitas sosial di Nilai-nilai tradisional..
<br>Intervensi Gereja Katolik dalam menyelesaikan kasus perselingkuhan di Manggarai melalui pendekatan inkulturasi dan pastoral menunjukkan peran penting Gereja dalam menjaga keharmonisan sosial dan moral.Dengan memanfaatkan pendekatan inkulturasi, Gereja dapat menciptakan hubungan yang lebih erat dengan masyarakat Manggarai, sementara melalui pendekatan pastoral, Gereja dapat memberikan pendampingan dan dukungan kepada pasangan dalam menyelesaikan masalah rumah tangga mereka.Walaupun tantangan dalam inkulturasi dan ketegangan sosialAcbudaya masih ada, upaya Gereja dalam menjaga stabilitas keluarga dan harmoni sosial sangat penting untuk keberlanjutan tatanan masyarakat Manggarai yang berlandaskan pada nilaiAcnilai Kristiani dan budaya lokal
<br>Gereja Katolik berperan strategis dalam membentuk tatanan sosial dan moral masyarakat Manggarai, terutama dalam menyelesaikan konflik seperti kasus perselingkuhan yang mengancam stabilitas keluarga. Pendekatan inkulturasi, seperti penggunaan elemen adat Compang dalam ajaran Injil, memungkinkan harmonisasi nilai agama dan budaya lokal. Dalam penyelesaian perselingkuhan, Gereja berfungsi sebagai mediator, bekerja sama dengan tokoh adat untuk menyelesaikan konflik secara damai. Melalui homili, pendidikan keluarga, dan sakramen rekonsiliasi, Gereja mengajarkan nilai kesetiaan pernikahan. Selain itu, kelompok kategorial seperti Marriage Encounter memberikan pendampingan spiritual bagi pasangan bermasalah, memperkuat komitmen berdasarkan pandangan pernikahan sebagai sakramen. Meski demikian, resistensi terhadap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/8/peran-gereja-katolik-kuasa-inkulturasi-perselingku-thumb-96400.webp" type="image/webp" length="82998" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/8/peran-gereja-katolik-kuasa-inkulturasi-perselingku-thumb-35631.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/8/peran-gereja-katolik-kuasa-inkulturasi-perselingku-thumb-432f8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/8/peran-gereja-katolik-kuasa-inkulturasi-perselingku-thumb-96400.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3019-stp-ipi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12388-sapa-jurnal-kateketik-pastoral.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Memahami GCG CSR dan Kinerja Keuangan Manajemen Laba Sebagai Variabel Mediasi Pada Perusahaan Sektor Industrial yang Terdaftar di BEI Periode 2018 2022 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Memahami GCG CSR dan Kinerja Keuangan Manajemen Laba Sebagai Variabel Mediasi Pada Perusahaan Sektor Industrial yang Terdaftar di BEI Periode 2018 2022 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Memahami GCG CSR dan Kinerja Keuangan Manajemen Laba Sebagai Variabel Mediasi Pada Perusahaan Sektor Industrial yang Terdaftar di BEI Periode 2018 2022 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47339-bullying-pengaruh-negatif-dewan-komisaris-direksi</link>
	<guid isPermaLink="false">b255ae41dd9baf8e4f57f97c06f02ac9</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 07:56:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ memahami gcg ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs sains ac ]]></category>
	<category><![CDATA[ mba journal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,gcg,journal,mba,memahami,ojs,sains]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti pengaruh mekanisme pengawasan dewan komisaris independen dan komite audit terhadap praktik manajemen laba pada perusahaan industri di bawah regulasi pasar modal yang berbeda, serta membandingkan efek GCG dan CSR antara ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Memahami GCG, CSR, dan Kinerja Keuangan: Manajemen Laba Sebagai Variabel Mediasi Pada Perusahaan Sektor Industrial yang Terdaftar di BEI Periode 2018-2022: Penelitian selanjutnya dapat meneliti pengaruh mekanisme pengawasan dewan komisaris independen dan komite audit terhadap praktik manajemen laba pada perusahaan industri di bawah regulasi pasar modal yang berbeda, serta membandingkan efek GCG dan CSR antara perusahaan berukuran kecil dan menengah dengan perusahaan besar, dan mengkaji apakah pengungkapan transparansi CSR dapat memoderasi hubungan antara kepemilikan institusional dan kinerja keuangan.. Penelitian menunjukkan bahwa GCG yang diproksikan oleh dewan komisaris independen dan kepemilikan institusional, serta CSR memengaruhi manajemen laba, sementara GCG dan CSR memengaruhi kinerja keuangan.Namun, manajemen laba tidak berfungsi sebagai variabel mediasi.Secara umum, dewan komisaris independen berkontribusi positif terhadap manajemen laba, namun tidak mempengaruhi kinerja keuangan secara langsung.Kepemilikan institusional dan CSR memiliki pengaruh negatif terhadap kinerja keuangan, sementara manajemen laba berpengaruh negatif terhadap kinerja keuangan Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Good Corporate Governance (GCG) yang diproksikan oleh dewan komisaris independen dan kepemilikan institusional, serta Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap kinerja keuangan dan manajemen laba sebagai variabel mediasi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang melibatkan 25 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2018-2022. Sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive, yaitu pengambilan sampel berdasarkan karakteristik tertentu. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis regresi linear berganda.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/3/bullying-pengaruh-negatif-dewan-komisaris-direksi-thumb-de90d.webp" title="JURIS - Memahami GCG, CSR, dan Kinerja Keuangan: Manajemen Laba Sebagai Variabel Mediasi Pada Perusahaan Sektor Industrial yang Terdaftar di BEI Periode 2018-2022" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/bullying-pengaruh-negatif-dewan-komisaris-direksi-thumb-de90d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/bullying-pengaruh-negatif-dewan-komisaris-direksi-thumb-de90d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/bullying-pengaruh-negatif-dewan-komisaris-direksi-thumb-de90d.webp 1x" title="JURIS - Memahami GCG, CSR, dan Kinerja Keuangan: Manajemen Laba Sebagai Variabel Mediasi Pada Perusahaan Sektor Industrial yang Terdaftar di BEI Periode 2018-2022" alt="JURIS - Memahami GCG, CSR, dan Kinerja Keuangan: Manajemen Laba Sebagai Variabel Mediasi Pada Perusahaan Sektor Industrial yang Terdaftar di BEI Periode 2018-2022" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/bullying-pengaruh-negatif-dewan-komisaris-direksi-thumb-4df91.webp" title="JURIS - Memahami GCG, CSR, dan Kinerja Keuangan: Manajemen Laba Sebagai Variabel Mediasi Pada Perusahaan Sektor Industrial yang Terdaftar di BEI Periode 2018-2022" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/bullying-pengaruh-negatif-dewan-komisaris-direksi-thumb-4df91.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/bullying-pengaruh-negatif-dewan-komisaris-direksi-thumb-4df91.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/bullying-pengaruh-negatif-dewan-komisaris-direksi-thumb-4df91.webp 1x" title="JURIS - Memahami GCG, CSR, dan Kinerja Keuangan: Manajemen Laba Sebagai Variabel Mediasi Pada Perusahaan Sektor Industrial yang Terdaftar di BEI Periode 2018-2022" alt="JURIS - Memahami GCG, CSR, dan Kinerja Keuangan: Manajemen Laba Sebagai Variabel Mediasi Pada Perusahaan Sektor Industrial yang Terdaftar di BEI Periode 2018-2022" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/bullying-pengaruh-negatif-dewan-komisaris-direksi-thumb-3c004.webp" title="JURIS - Memahami GCG, CSR, dan Kinerja Keuangan: Manajemen Laba Sebagai Variabel Mediasi Pada Perusahaan Sektor Industrial yang Terdaftar di BEI Periode 2018-2022" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/bullying-pengaruh-negatif-dewan-komisaris-direksi-thumb-3c004.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/bullying-pengaruh-negatif-dewan-komisaris-direksi-thumb-3c004.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/bullying-pengaruh-negatif-dewan-komisaris-direksi-thumb-3c004.webp 1x" title="JURIS - Memahami GCG, CSR, dan Kinerja Keuangan: Manajemen Laba Sebagai Variabel Mediasi Pada Perusahaan Sektor Industrial yang Terdaftar di BEI Periode 2018-2022" alt="JURIS - Memahami GCG, CSR, dan Kinerja Keuangan: Manajemen Laba Sebagai Variabel Mediasi Pada Perusahaan Sektor Industrial yang Terdaftar di BEI Periode 2018-2022" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47339-bullying-pengaruh-negatif-dewan-komisaris-direksi" title="JURIS - Memahami GCG, CSR, dan Kinerja Keuangan: Manajemen Laba Sebagai Variabel Mediasi Pada Perusahaan Sektor Industrial yang Terdaftar di BEI Periode 2018-2022" target="_blank">Memahami GCG, CSR, dan Kinerja Keuangan: Manajemen Laba Sebagai Variabel Mediasi Pada Perusahaan Sektor Industrial yang Terdaftar di BEI Periode 2018-2022</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti pengaruh mekanisme pengawasan dewan komisaris independen dan komite audit terhadap praktik manajemen laba pada perusahaan industri di bawah regulasi pasar modal yang berbeda, serta membandingkan efek GCG dan CSR antara perusahaan berukuran kecil dan menengah dengan perusahaan besar, dan mengkaji apakah pengungkapan transparansi CSR dapat memoderasi hubungan antara kepemilikan institusional dan kinerja keuangan..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa GCG yang diproksikan oleh dewan komisaris independen dan kepemilikan institusional, serta CSR memengaruhi manajemen laba, sementara GCG dan CSR memengaruhi kinerja keuangan.Namun, manajemen laba tidak berfungsi sebagai variabel mediasi.Secara umum, dewan komisaris independen berkontribusi positif terhadap manajemen laba, namun tidak mempengaruhi kinerja keuangan secara langsung.Kepemilikan institusional dan CSR memiliki pengaruh negatif terhadap kinerja keuangan, sementara manajemen laba berpengaruh negatif terhadap kinerja keuangan
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Good Corporate Governance (GCG) yang diproksikan oleh dewan komisaris independen dan kepemilikan institusional, serta Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap kinerja keuangan dan manajemen laba sebagai variabel mediasi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang melibatkan 25 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2018-2022. Sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive, yaitu pengambilan sampel berdasarkan karakteristik tertentu. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis regresi linear berganda....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/3/bullying-pengaruh-negatif-dewan-komisaris-direksi-thumb-4df91.webp" type="image/webp" length="103520" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/bullying-pengaruh-negatif-dewan-komisaris-direksi-thumb-de90d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/bullying-pengaruh-negatif-dewan-komisaris-direksi-thumb-4df91.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/bullying-pengaruh-negatif-dewan-komisaris-direksi-thumb-3c004.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-642-sains.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-237-mba-journal-ae-management-business-administration-accounting.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kompetensi Belajar Generasi Z di Era Society 5 0 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kompetensi Belajar Generasi Z di Era Society 5 0 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kompetensi Belajar Generasi Z di Era Society 5 0 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47334-generasi-z-kompetensi-belajar-society-era-teknolog</link>
	<guid isPermaLink="false">a26bb5ec63a3abb7bcb8935c4c1620d3</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 07:49:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ workflow ojs ]]></category>
	<category><![CDATA[ ipi malang ]]></category>
	<category><![CDATA[ edward w ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[edward,ipi,malang,ojs,w,workflow]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kompetensi belajar Generasi Z di era Society 5.0? Studi ini dapat fokus pada pengembangan platform pembelajaran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kompetensi Belajar Generasi Z di Era Society 5.0: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kompetensi belajar Generasi Z di era Society 5.0? Studi ini dapat fokus pada pengembangan platform pembelajaran online yang interaktif dan menarik, serta mengidentifikasi strategi terbaik untuk mengintegrasikan teknologi dalam proses belajar. Kedua, bagaimana peran guru dan institusi pendidikan dalam mempersiapkan Generasi Z menghadapi tantangan Society 5.0? Penelitian ini dapat menyelidiki strategi pelatihan guru dan pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan generasi ini. Terakhir, bagaimana dampak Society 5.0 terhadap kesenjangan digital dan inklusi sosial? Studi ini dapat mengeksplorasi cara-cara untuk memastikan bahwa semua individu, termasuk Generasi Z, memiliki akses yang adil dan setara terhadap teknologi dan sumber daya pendidikan.. Generasi Z adalah generasi yang tumbuh dan berkembang di era teknologi yang canggih.Proses belajar mereka juga bergantung pada teknologi.Generasi Z sering mengambil bagian dalam pembelajaran online, yang mencakup kursus online, tutorial video, dan sumber daya pembelajaran digital.Mereka cenderung lebih fleksibel dan lebih nyaman mengakses pendidikan online.Mereka berinteraksi, berbelanja, belajar, dan bermain menggunakan aplikasi.Generasi Z lebih suka belajar melalui gambar, grafik, dan video.Konten visual dan multimedia seperti infografis dan video pembelajaran dapat lebih menarik perhatian mereka Generasi Z adalah kelompok orang yang lahir antara pertengahan tahun 1990-an dan awal 2010-an, dan mereka memiliki ciri-ciri pembelajaran unik. Fakta bahwa inovasi dan perkembangan teknologi terus berlanjut dan terus berkembang dengan cepat hingga saat ini menunjukkan bahwa teknologi tidak hanya terus berkembang, tetapi juga berkembang dengan cepat dan berdampak luas pada berbagai aspek kehidupan manusia. Untuk memanfaatkan potensi yang ditawarkan oleh revolusi digital, penting untuk terus mengelola perubahan ini dengan cermat, menjamin inklusi, dan mengembangkan literasi digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki kemampuan belajar... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/7/generasi-z-kompetensi-belajar-society-era-teknolog-thumb-ffcc1.webp" title="JURIS - Kompetensi Belajar Generasi Z di Era Society 5.0" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/generasi-z-kompetensi-belajar-society-era-teknolog-thumb-ffcc1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/generasi-z-kompetensi-belajar-society-era-teknolog-thumb-ffcc1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/generasi-z-kompetensi-belajar-society-era-teknolog-thumb-ffcc1.webp 1x" title="JURIS - Kompetensi Belajar Generasi Z di Era Society 5.0" alt="JURIS - Kompetensi Belajar Generasi Z di Era Society 5.0" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/generasi-z-kompetensi-belajar-society-era-teknolog-thumb-e85bf.webp" title="JURIS - Kompetensi Belajar Generasi Z di Era Society 5.0" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/generasi-z-kompetensi-belajar-society-era-teknolog-thumb-e85bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/generasi-z-kompetensi-belajar-society-era-teknolog-thumb-e85bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/generasi-z-kompetensi-belajar-society-era-teknolog-thumb-e85bf.webp 1x" title="JURIS - Kompetensi Belajar Generasi Z di Era Society 5.0" alt="JURIS - Kompetensi Belajar Generasi Z di Era Society 5.0" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/generasi-z-kompetensi-belajar-society-era-teknolog-thumb-291d6.webp" title="JURIS - Kompetensi Belajar Generasi Z di Era Society 5.0" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/generasi-z-kompetensi-belajar-society-era-teknolog-thumb-291d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/generasi-z-kompetensi-belajar-society-era-teknolog-thumb-291d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/generasi-z-kompetensi-belajar-society-era-teknolog-thumb-291d6.webp 1x" title="JURIS - Kompetensi Belajar Generasi Z di Era Society 5.0" alt="JURIS - Kompetensi Belajar Generasi Z di Era Society 5.0" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47334-generasi-z-kompetensi-belajar-society-era-teknolog" title="JURIS - Kompetensi Belajar Generasi Z di Era Society 5.0" target="_blank">Kompetensi Belajar Generasi Z di Era Society 5.0</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kompetensi belajar Generasi Z di era Society 5.0? Studi ini dapat fokus pada pengembangan platform pembelajaran online yang interaktif dan menarik, serta mengidentifikasi strategi terbaik untuk mengintegrasikan teknologi dalam proses belajar. Kedua, bagaimana peran guru dan institusi pendidikan dalam mempersiapkan Generasi Z menghadapi tantangan Society 5.0? Penelitian ini dapat menyelidiki strategi pelatihan guru dan pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan generasi ini. Terakhir, bagaimana dampak Society 5.0 terhadap kesenjangan digital dan inklusi sosial? Studi ini dapat mengeksplorasi cara-cara untuk memastikan bahwa semua individu, termasuk Generasi Z, memiliki akses yang adil dan setara terhadap teknologi dan sumber daya pendidikan..
<br>Generasi Z adalah generasi yang tumbuh dan berkembang di era teknologi yang canggih.Proses belajar mereka juga bergantung pada teknologi.Generasi Z sering mengambil bagian dalam pembelajaran online, yang mencakup kursus online, tutorial video, dan sumber daya pembelajaran digital.Mereka cenderung lebih fleksibel dan lebih nyaman mengakses pendidikan online.Mereka berinteraksi, berbelanja, belajar, dan bermain menggunakan aplikasi.Generasi Z lebih suka belajar melalui gambar, grafik, dan video.Konten visual dan multimedia seperti infografis dan video pembelajaran dapat lebih menarik perhatian mereka
<br>Generasi Z adalah kelompok orang yang lahir antara pertengahan tahun 1990-an dan awal 2010-an, dan mereka memiliki ciri-ciri pembelajaran unik. Fakta bahwa inovasi dan perkembangan teknologi terus berlanjut dan terus berkembang dengan cepat hingga saat ini menunjukkan bahwa teknologi tidak hanya terus berkembang, tetapi juga berkembang dengan cepat dan berdampak luas pada berbagai aspek kehidupan manusia. Untuk memanfaatkan potensi yang ditawarkan oleh revolusi digital, penting untuk terus mengelola perubahan ini dengan cermat, menjamin inklusi, dan mengembangkan literasi digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki kemampuan belajar...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/7/generasi-z-kompetensi-belajar-society-era-teknolog-thumb-e85bf.webp" type="image/webp" length="82896" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/generasi-z-kompetensi-belajar-society-era-teknolog-thumb-ffcc1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/generasi-z-kompetensi-belajar-society-era-teknolog-thumb-e85bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/generasi-z-kompetensi-belajar-society-era-teknolog-thumb-291d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3019-stp-ipi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12388-sapa-jurnal-kateketik-pastoral.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perbandingan Pesan Ensiklik Fratelli Tutti dan Tradisi Lonto Leok Masyarakat Manggarai ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbandingan Pesan Ensiklik Fratelli Tutti dan Tradisi Lonto Leok Masyarakat Manggarai ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbandingan Pesan Ensiklik Fratelli Tutti dan Tradisi Lonto Leok Masyarakat Manggarai ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47330-fratelli-tutti-struktur-sosial-modern-komun</link>
	<guid isPermaLink="false">8fba63d220717b7606eeb018fa36afb5</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 07:39:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ workflow ojs ]]></category>
	<category><![CDATA[ ipi malang ]]></category>
	<category><![CDATA[ edward w ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[edward,ipi,malang,ojs,w,workflow]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat meneliti bagaimana penerapan nilai persaudaraan dari Ensiklik Fratelli Tutti secara konkret dalam kegiatan sosial komunitas Manggarai, misalnya melalui program pelatihan kerjasama lintas budaya yang mengintegrasikan prinsip lonto ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perbandingan Pesan Ensiklik Fratelli Tutti dan Tradisi Lonto Leok Masyarakat Manggarai: Penelitian lanjutan dapat meneliti bagaimana penerapan nilai persaudaraan dari Ensiklik Fratelli Tutti secara konkret dalam kegiatan sosial komunitas Manggarai, misalnya melalui program pelatihan kerjasama lintas budaya yang mengintegrasikan prinsip lonto leok. Selanjutnya, studi kuantitatif dapat diadakan untuk mengukur dampak intervensi tersebut terhadap kohesi sosial dan pengurangan konflik antarwarga. Akhirnya, analisis historis dapat dieksplorasi untuk menelusuri evolusi lonto leok dalam konteks perubahan sosial modern, sehingga dapat dikembangkan strategi pelestarian nilai yang tetap relevan di era globalisasi.. Lonto leok sebagai kearifan lokal masyarakat Manggarai mengandung nilai tentang hidup persaudaraan dan persahabatan sosial.Nilai-nilai tersebut juga diungkapkan dalam Ensiklik Fratelli Tutti.Dengan demikian, kedua tradisi menyerukan hidup persaudaraan dan persahabatan sosial, sehingga kesadaran untuk membangun relasi yang harmonis dapat dihidupkan kembali melalui nilai-nilai lonto leok Paus Fransiskus melalui Ensiklik Fratelli Tutti menyerukan pentingnya membangun hidup persaudaraan dan persahabatan sosial di antara manusia. Namun, nilai tentang hidup persaudaraan itu sebenarnya juga sudah terkandung dalam kearifan-kearifan lokal tertentu. Karena itu, menelaah pesan-pesan Ensiklik Fratelli Tutti dalam konteks lokal merupakan hal yang penting untuk dilakukan agar pesan-pesan tersebut dapat dengan mudah diselami dan diterapkan dalam kehidupan masyarakat sesuai dengan realitas kebudayaan mereka. Salah satu kearifan tradisional yang memiliki nilai tentang persaudaraan dan persahabatan sosial ialah tradisi lonto leok di Manggarai. Tujuan dari penulisan ini... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/a/fratelli-tutti-struktur-sosial-modern-komunitas-bu-thumb-8e6b7.webp" title="JURIS - Perbandingan Pesan Ensiklik Fratelli Tutti  dan Tradisi Lonto Leok Masyarakat Manggarai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/a/fratelli-tutti-struktur-sosial-modern-komunitas-bu-thumb-8e6b7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/a/fratelli-tutti-struktur-sosial-modern-komunitas-bu-thumb-8e6b7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/a/fratelli-tutti-struktur-sosial-modern-komunitas-bu-thumb-8e6b7.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Pesan Ensiklik Fratelli Tutti  dan Tradisi Lonto Leok Masyarakat Manggarai" alt="JURIS - Perbandingan Pesan Ensiklik Fratelli Tutti  dan Tradisi Lonto Leok Masyarakat Manggarai" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/a/fratelli-tutti-struktur-sosial-modern-komunitas-bu-thumb-5b1fa.webp" title="JURIS - Perbandingan Pesan Ensiklik Fratelli Tutti  dan Tradisi Lonto Leok Masyarakat Manggarai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/a/fratelli-tutti-struktur-sosial-modern-komunitas-bu-thumb-5b1fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/a/fratelli-tutti-struktur-sosial-modern-komunitas-bu-thumb-5b1fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/a/fratelli-tutti-struktur-sosial-modern-komunitas-bu-thumb-5b1fa.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Pesan Ensiklik Fratelli Tutti  dan Tradisi Lonto Leok Masyarakat Manggarai" alt="JURIS - Perbandingan Pesan Ensiklik Fratelli Tutti  dan Tradisi Lonto Leok Masyarakat Manggarai" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/a/fratelli-tutti-struktur-sosial-modern-komunitas-bu-thumb-548bd.webp" title="JURIS - Perbandingan Pesan Ensiklik Fratelli Tutti  dan Tradisi Lonto Leok Masyarakat Manggarai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/a/fratelli-tutti-struktur-sosial-modern-komunitas-bu-thumb-548bd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/a/fratelli-tutti-struktur-sosial-modern-komunitas-bu-thumb-548bd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/a/fratelli-tutti-struktur-sosial-modern-komunitas-bu-thumb-548bd.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Pesan Ensiklik Fratelli Tutti  dan Tradisi Lonto Leok Masyarakat Manggarai" alt="JURIS - Perbandingan Pesan Ensiklik Fratelli Tutti  dan Tradisi Lonto Leok Masyarakat Manggarai" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47330-fratelli-tutti-struktur-sosial-modern-komun" title="JURIS - Perbandingan Pesan Ensiklik Fratelli Tutti  dan Tradisi Lonto Leok Masyarakat Manggarai" target="_blank">Perbandingan Pesan Ensiklik Fratelli Tutti  dan Tradisi Lonto Leok Masyarakat Manggarai</a>: Penelitian lanjutan dapat meneliti bagaimana penerapan nilai persaudaraan dari Ensiklik Fratelli Tutti secara konkret dalam kegiatan sosial komunitas Manggarai, misalnya melalui program pelatihan kerjasama lintas budaya yang mengintegrasikan prinsip lonto leok. Selanjutnya, studi kuantitatif dapat diadakan untuk mengukur dampak intervensi tersebut terhadap kohesi sosial dan pengurangan konflik antarwarga. Akhirnya, analisis historis dapat dieksplorasi untuk menelusuri evolusi lonto leok dalam konteks perubahan sosial modern, sehingga dapat dikembangkan strategi pelestarian nilai yang tetap relevan di era globalisasi..
<br>Lonto leok sebagai kearifan lokal masyarakat Manggarai mengandung nilai tentang hidup persaudaraan dan persahabatan sosial.Nilai-nilai tersebut juga diungkapkan dalam Ensiklik Fratelli Tutti.Dengan demikian, kedua tradisi menyerukan hidup persaudaraan dan persahabatan sosial, sehingga kesadaran untuk membangun relasi yang harmonis dapat dihidupkan kembali melalui nilai-nilai lonto leok
<br>Paus Fransiskus melalui Ensiklik Fratelli Tutti menyerukan pentingnya membangun hidup persaudaraan dan persahabatan sosial di antara manusia. Namun, nilai tentang hidup persaudaraan itu sebenarnya juga sudah terkandung dalam kearifan-kearifan lokal tertentu. Karena itu, menelaah pesan-pesan Ensiklik Fratelli Tutti dalam konteks lokal merupakan hal yang penting untuk dilakukan agar pesan-pesan tersebut dapat dengan mudah diselami dan diterapkan dalam kehidupan masyarakat sesuai dengan realitas kebudayaan mereka. Salah satu kearifan tradisional yang memiliki nilai tentang persaudaraan dan persahabatan sosial ialah tradisi lonto leok di Manggarai. Tujuan dari penulisan ini...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/a/fratelli-tutti-struktur-sosial-modern-komunitas-bu-thumb-548bd.webp" type="image/webp" length="115102" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/a/fratelli-tutti-struktur-sosial-modern-komunitas-bu-thumb-8e6b7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/a/fratelli-tutti-struktur-sosial-modern-komunitas-bu-thumb-5b1fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/a/fratelli-tutti-struktur-sosial-modern-komunitas-bu-thumb-548bd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3019-stp-ipi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12388-sapa-jurnal-kateketik-pastoral.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Thu, 07 May 2026 11:24:39 +0700. 24 items. Served in: 4.774 seconds [rss] -->
