<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.92-4jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.92-4jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sat, 04 Jul 2026 20:56:56 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 20:56:56 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-04T20:56:56+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Model Kegagalan Rumah 2 Lantai Akibat Negative Skin Friction dan Curah Hujan yang Tinggi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Model Kegagalan Rumah 2 Lantai Akibat Negative Skin Friction dan Curah Hujan yang Tinggi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Model Kegagalan Rumah 2 Lantai Akibat Negative Skin Friction dan Curah Hujan yang Tinggi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53051-tanah-rumah-tinggal-model-stabilitas-lereng-penuru</link>
	<guid isPermaLink="false">d68f78136429ed5cc6d62670b5fc7db9</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 19:54:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ yordan salim ]]></category>
	<category><![CDATA[ andree savio ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andree,content,main,salim,savio,yordan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi keakuratan berbagai model perhitungan daya dukung tiang pada tanah lunak dengan memperhitungkan variasi curah hujan, sehingga dapat memberikan rekomendasi model yang paling sesuai untuk kondisi lapangan. Selanjutnya, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Model Kegagalan Rumah 2 Lantai Akibat Negative Skin Friction dan Curah Hujan yang Tinggi: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi keakuratan berbagai model perhitungan daya dukung tiang pada tanah lunak dengan memperhitungkan variasi curah hujan, sehingga dapat memberikan rekomendasi model yang paling sesuai untuk kondisi lapangan. Selanjutnya, diperlukan pengembangan simulasi terintegrasi yang menggabungkan proses infiltrasi air hujan dengan analisis stabilitas lereng, untuk memprediksi perubahan faktor keamanan lereng pada intensitas hujan yang berbeda-beda. Terakhir, studi komparatif tentang efektivitas teknik perbaikan tanah seperti vacuum preloading atau pencampuran tanah dalam mengurangi friksi negatif dan meningkatkan stabilitas lereng dapat memberikan panduan praktis bagi perencanaan proyek konstruksi di daerah rawan tanah lunak.. Analisis menunjukkan bahwa daya dukung tiang sebesar 76,88 ton dan friksi negatif mencapai 54,73 ton.faktor keamanan lereng menurun menjadi 0,812 pada kondisi curah hujan tinggi, menandakan ketidakstabilan lereng.kegagalan rumah disebabkan oleh kombinasi curah hujan tinggi dan friksi negatif, sehingga desain fondasi harus mempertimbangkan kedua faktor tersebut Salah satu permasalahan yang muncul pada suatu proyek adalah adanya tanah lunak. Pada proyek dengan jenis tanah lunak, perlu dilakukan perbaikan tanah untuk meningkatkan daya dukung tanah. Penurunan tanah pada tanah lunak menyebabkan gesekan antara tanah denan selimut tiang yang disebut fenomena tahanan friksi negatif. Tahanan friksi negatif tidak boleh diabaikan karena memberikan gaya yang cukup besar terhadap beban yang harus ditopang oleh tiang. Oleh karena itu, seorang insinyur harus memperhatikan dan mengetahui mengenai perilaku tanah lunak. Selain itu dalam mendesain, seorang insinyur juga harus memperhatikan mengenai curah hujan optimal yang akan terjadi selama pengerjaan suatu proyek dan setelahnya yang berdampak pada kualitas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/1/tanah-rumah-tinggal-model-stabilitas-lereng-penuru-thumb-33bdf.webp" title="JURIS - Analisis Model Kegagalan Rumah 2 Lantai Akibat Negative Skin Friction dan Curah Hujan yang Tinggi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/tanah-rumah-tinggal-model-stabilitas-lereng-penuru-thumb-33bdf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/tanah-rumah-tinggal-model-stabilitas-lereng-penuru-thumb-33bdf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/tanah-rumah-tinggal-model-stabilitas-lereng-penuru-thumb-33bdf.webp 1x" title="JURIS - Analisis Model Kegagalan Rumah 2 Lantai Akibat Negative Skin Friction dan Curah Hujan yang Tinggi" alt="JURIS - Analisis Model Kegagalan Rumah 2 Lantai Akibat Negative Skin Friction dan Curah Hujan yang Tinggi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/1/tanah-rumah-tinggal-model-stabilitas-lereng-penuru-thumb-7bdb9.webp" title="JURIS - Analisis Model Kegagalan Rumah 2 Lantai Akibat Negative Skin Friction dan Curah Hujan yang Tinggi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/tanah-rumah-tinggal-model-stabilitas-lereng-penuru-thumb-7bdb9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/tanah-rumah-tinggal-model-stabilitas-lereng-penuru-thumb-7bdb9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/tanah-rumah-tinggal-model-stabilitas-lereng-penuru-thumb-7bdb9.webp 1x" title="JURIS - Analisis Model Kegagalan Rumah 2 Lantai Akibat Negative Skin Friction dan Curah Hujan yang Tinggi" alt="JURIS - Analisis Model Kegagalan Rumah 2 Lantai Akibat Negative Skin Friction dan Curah Hujan yang Tinggi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/1/tanah-rumah-tinggal-model-stabilitas-lereng-penuru-thumb-5c699.webp" title="JURIS - Analisis Model Kegagalan Rumah 2 Lantai Akibat Negative Skin Friction dan Curah Hujan yang Tinggi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/tanah-rumah-tinggal-model-stabilitas-lereng-penuru-thumb-5c699.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/tanah-rumah-tinggal-model-stabilitas-lereng-penuru-thumb-5c699.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/tanah-rumah-tinggal-model-stabilitas-lereng-penuru-thumb-5c699.webp 1x" title="JURIS - Analisis Model Kegagalan Rumah 2 Lantai Akibat Negative Skin Friction dan Curah Hujan yang Tinggi" alt="JURIS - Analisis Model Kegagalan Rumah 2 Lantai Akibat Negative Skin Friction dan Curah Hujan yang Tinggi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53051-tanah-rumah-tinggal-model-stabilitas-lereng-penuru" title="JURIS - Analisis Model Kegagalan Rumah 2 Lantai Akibat Negative Skin Friction dan Curah Hujan yang Tinggi" target="_blank">Analisis Model Kegagalan Rumah 2 Lantai Akibat Negative Skin Friction dan Curah Hujan yang Tinggi</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi keakuratan berbagai model perhitungan daya dukung tiang pada tanah lunak dengan memperhitungkan variasi curah hujan, sehingga dapat memberikan rekomendasi model yang paling sesuai untuk kondisi lapangan. Selanjutnya, diperlukan pengembangan simulasi terintegrasi yang menggabungkan proses infiltrasi air hujan dengan analisis stabilitas lereng, untuk memprediksi perubahan faktor keamanan lereng pada intensitas hujan yang berbeda-beda. Terakhir, studi komparatif tentang efektivitas teknik perbaikan tanah seperti vacuum preloading atau pencampuran tanah dalam mengurangi friksi negatif dan meningkatkan stabilitas lereng dapat memberikan panduan praktis bagi perencanaan proyek konstruksi di daerah rawan tanah lunak..
<br>Analisis menunjukkan bahwa daya dukung tiang sebesar 76,88 ton dan friksi negatif mencapai 54,73 ton.faktor keamanan lereng menurun menjadi 0,812 pada kondisi curah hujan tinggi, menandakan ketidakstabilan lereng.kegagalan rumah disebabkan oleh kombinasi curah hujan tinggi dan friksi negatif, sehingga desain fondasi harus mempertimbangkan kedua faktor tersebut
<br>Salah satu permasalahan yang muncul pada suatu proyek adalah adanya tanah lunak. Pada proyek dengan jenis tanah lunak, perlu dilakukan perbaikan tanah untuk meningkatkan daya dukung tanah. Penurunan tanah pada tanah lunak menyebabkan gesekan antara tanah denan selimut tiang yang disebut fenomena tahanan friksi negatif. Tahanan friksi negatif tidak boleh diabaikan karena memberikan gaya yang cukup besar terhadap beban yang harus ditopang oleh tiang. Oleh karena itu, seorang insinyur harus memperhatikan dan mengetahui mengenai perilaku tanah lunak. Selain itu dalam mendesain, seorang insinyur juga harus memperhatikan mengenai curah hujan optimal yang akan terjadi selama pengerjaan suatu proyek dan setelahnya yang berdampak pada kualitas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/1/tanah-rumah-tinggal-model-stabilitas-lereng-penuru-thumb-7bdb9.webp" type="image/webp" length="48490" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/tanah-rumah-tinggal-model-stabilitas-lereng-penuru-thumb-33bdf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/tanah-rumah-tinggal-model-stabilitas-lereng-penuru-thumb-7bdb9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/tanah-rumah-tinggal-model-stabilitas-lereng-penuru-thumb-5c699.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-413-untar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3244-jurnal-mitra-teknik-sipil.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Effectiveness Of Zakat As Tax Deduction In Muara Enim ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Effectiveness Of Zakat As Tax Deduction In Muara Enim ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Effectiveness Of Zakat As Tax Deduction In Muara Enim ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53043-pembayaran-zakat-strategi-pengumpulan-dana-z</link>
	<guid isPermaLink="false">4ebae35e08fcc3c378aedd9ed1021bdd</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 19:43:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ fina pdf ]]></category>
	<category><![CDATA[ nabu pdf ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fina,nabu,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan platform digital terintegrasi yang memudahkan wajib pajak dalam melaporkan dan mengklaim potongan zakat, serta menguji efektivitasnya dalam meningkatkan kepatuhan dan pengumpulan dana zakat. Selanjutnya, studi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Effectiveness Of Zakat As Tax Deduction In Muara Enim: Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan platform digital terintegrasi yang memudahkan wajib pajak dalam melaporkan dan mengklaim potongan zakat, serta menguji efektivitasnya dalam meningkatkan kepatuhan dan pengumpulan dana zakat. Selanjutnya, studi komparatif lintas daerah dapat dilakukan untuk membandingkan penerapan mekanisme potongan zakat di berbagai kabupaten, mengidentifikasi faktor-faktor keberhasilan, dan merumuskan pedoman praktik terbaik yang dapat diadopsi secara nasional. Terakhir, penelitian eksperimental dapat mengevaluasi dampak kampanye edukasi berbasis media sosial dan pelatihan langsung terhadap tingkat pemahaman wajib pajak mengenai perhitungan zakat sebagai pengurang pajak, serta mengukur perubahan perilaku pembayaran zakat setelah intervensi tersebut.. Pengumpulan zakat oleh BAZNAS Kabupaten Muara Enim yang melibatkan pemotongan penghasilan kena pajak terbukti tidak efektif karena prosedurnya yang kompleks dan pemahaman wajib pajak yang terbatas.Kementerian Agama (BAZNAS) dan Direktorat Jenderal Pajak belum memanfaatkan teknologi untuk mempromosikan mekanisme pembayaran zakat sebagai pengurang pajak.Meskipun demikian, penerimaan zakat BAZNAS Muara Enim meningkat antara 2017Ac2021, namun dana tersebut berasal dari program-program yang telah ada sebelumnya, bukan dari program pengurangan pajak zakat Zakat, sebagai kewajiban Islam fundamental, memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai pengurang pajak guna meningkatkan pengumpulan dana zakat. Meskipun peraturan memperbolehkan zakat sebagai beban yang dapat dikurangkan, pelaksanaan aktual serta kesadaran wajib pajak Muslim masih belum optimal. Di Indonesia, pengumpulan zakat secara signifikan lebih rendah daripada potensi yang ada, menunjukkan adanya permasalahan dalam manajemen dan pemahaman. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi mekanisme dan efektivitas zakat sebagai pengurangan penghasilan kena pajak dalam meningkatkan dana zakat di Kabupaten Muara Enim melalui BAZNAS. Pendekatan kualitatif deskriptif diterapkan, meliputi penelitian lapangan melalui dokumentasi, observasi, dan wawancara. Populasi terdiri dari wajib pajak Muslim, pejabat pajak, dan administrator zakat yang dipilih dengan purposive sampling. Analisis data menitikberatkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/7/pembayaran-zakat-strategi-pengumpulan-dana-masyara-thumb-ced5a.webp" title="JURIS - Effectiveness Of Zakat As Tax Deduction In Muara Enim" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/pembayaran-zakat-strategi-pengumpulan-dana-masyara-thumb-ced5a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/pembayaran-zakat-strategi-pengumpulan-dana-masyara-thumb-ced5a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/pembayaran-zakat-strategi-pengumpulan-dana-masyara-thumb-ced5a.webp 1x" title="JURIS - Effectiveness Of Zakat As Tax Deduction In Muara Enim" alt="JURIS - Effectiveness Of Zakat As Tax Deduction In Muara Enim" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/pembayaran-zakat-strategi-pengumpulan-dana-masyara-thumb-8dd8e.webp" title="JURIS - Effectiveness Of Zakat As Tax Deduction In Muara Enim" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/pembayaran-zakat-strategi-pengumpulan-dana-masyara-thumb-8dd8e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/pembayaran-zakat-strategi-pengumpulan-dana-masyara-thumb-8dd8e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/pembayaran-zakat-strategi-pengumpulan-dana-masyara-thumb-8dd8e.webp 1x" title="JURIS - Effectiveness Of Zakat As Tax Deduction In Muara Enim" alt="JURIS - Effectiveness Of Zakat As Tax Deduction In Muara Enim" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/pembayaran-zakat-strategi-pengumpulan-dana-masyara-thumb-90da5.webp" title="JURIS - Effectiveness Of Zakat As Tax Deduction In Muara Enim" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/pembayaran-zakat-strategi-pengumpulan-dana-masyara-thumb-90da5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/pembayaran-zakat-strategi-pengumpulan-dana-masyara-thumb-90da5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/pembayaran-zakat-strategi-pengumpulan-dana-masyara-thumb-90da5.webp 1x" title="JURIS - Effectiveness Of Zakat As Tax Deduction In Muara Enim" alt="JURIS - Effectiveness Of Zakat As Tax Deduction In Muara Enim" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53043-pembayaran-zakat-strategi-pengumpulan-dana-z" title="JURIS - Effectiveness Of Zakat As Tax Deduction In Muara Enim" target="_blank">Effectiveness Of Zakat As Tax Deduction In Muara Enim</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan platform digital terintegrasi yang memudahkan wajib pajak dalam melaporkan dan mengklaim potongan zakat, serta menguji efektivitasnya dalam meningkatkan kepatuhan dan pengumpulan dana zakat. Selanjutnya, studi komparatif lintas daerah dapat dilakukan untuk membandingkan penerapan mekanisme potongan zakat di berbagai kabupaten, mengidentifikasi faktor-faktor keberhasilan, dan merumuskan pedoman praktik terbaik yang dapat diadopsi secara nasional. Terakhir, penelitian eksperimental dapat mengevaluasi dampak kampanye edukasi berbasis media sosial dan pelatihan langsung terhadap tingkat pemahaman wajib pajak mengenai perhitungan zakat sebagai pengurang pajak, serta mengukur perubahan perilaku pembayaran zakat setelah intervensi tersebut..
<br>Pengumpulan zakat oleh BAZNAS Kabupaten Muara Enim yang melibatkan pemotongan penghasilan kena pajak terbukti tidak efektif karena prosedurnya yang kompleks dan pemahaman wajib pajak yang terbatas.Kementerian Agama (BAZNAS) dan Direktorat Jenderal Pajak belum memanfaatkan teknologi untuk mempromosikan mekanisme pembayaran zakat sebagai pengurang pajak.Meskipun demikian, penerimaan zakat BAZNAS Muara Enim meningkat antara 2017Ac2021, namun dana tersebut berasal dari program-program yang telah ada sebelumnya, bukan dari program pengurangan pajak zakat
<br>Zakat, sebagai kewajiban Islam fundamental, memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai pengurang pajak guna meningkatkan pengumpulan dana zakat. Meskipun peraturan memperbolehkan zakat sebagai beban yang dapat dikurangkan, pelaksanaan aktual serta kesadaran wajib pajak Muslim masih belum optimal. Di Indonesia, pengumpulan zakat secara signifikan lebih rendah daripada potensi yang ada, menunjukkan adanya permasalahan dalam manajemen dan pemahaman. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi mekanisme dan efektivitas zakat sebagai pengurangan penghasilan kena pajak dalam meningkatkan dana zakat di Kabupaten Muara Enim melalui BAZNAS. Pendekatan kualitatif deskriptif diterapkan, meliputi penelitian lapangan melalui dokumentasi, observasi, dan wawancara. Populasi terdiri dari wajib pajak Muslim, pejabat pajak, dan administrator zakat yang dipilih dengan purposive sampling. Analisis data menitikberatkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/7/pembayaran-zakat-strategi-pengumpulan-dana-masyara-thumb-90da5.webp" type="image/webp" length="83500" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/pembayaran-zakat-strategi-pengumpulan-dana-masyara-thumb-ced5a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/pembayaran-zakat-strategi-pengumpulan-dana-masyara-thumb-8dd8e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/pembayaran-zakat-strategi-pengumpulan-dana-masyara-thumb-90da5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-686-itscience.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1433-governors.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Blockchain Technology in Accounting Transforming Financial Reporting and Auditing ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Blockchain Technology in Accounting Transforming Financial Reporting and Auditing ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Blockchain Technology in Accounting Transforming Financial Reporting and Auditing ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53042-proses-audit-sistem-praktik-akuntansi-ti-tek</link>
	<guid isPermaLink="false">e045c44eed385601f287a2552113fb57</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 19:43:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ fina pdf ]]></category>
	<category><![CDATA[ nabu pdf ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fina,nabu,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ To further explore the potential of blockchain in accounting, future research could focus on developing standardized frameworks for implementing blockchain in accounting practices. This would involve studying optimal methods and industry standards to ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Blockchain Technology in Accounting: Transforming Financial Reporting and Auditing: To further explore the potential of blockchain in accounting, future research could focus on developing standardized frameworks for implementing blockchain in accounting practices. This would involve studying optimal methods and industry standards to ensure seamless integration and compatibility among systems. Additionally, investigating the interaction between blockchain and other emerging technologies, such as artificial intelligence and machine learning, could provide valuable insights into how these technologies can work together to enhance accounting processes. By combining blockchain with AI and ML, complex tasks can be automated, data analysis can be improved, and decision-making processes can be optimized in the field of accounting. Furthermore, longitudinal studies are needed to understand the long-term impact of blockchain on accounting practices and its adaptability to various organizational settings. Such research can uncover new challenges and benefits that emerge over time. Finally, exploring the regulatory landscape surrounding blockchain technology and its impact on accounting is crucial. Engaging with regulatory bodies and actively participating in discussions can help clarify compliance standards and reduce legal uncertainties. By addressing these aspects, future research can contribute to the widespread adoption and successful implementation of blockchain in the accounting sector, unlocking its full potential to revolutionize the industry.. Blockchain technology has the potential to enhance transparency, security, and efficiency in financial reporting and auditing processes.While there remain barriers to widespread implementation, the benefits indicate that blockchain will play an important role in the future of accounting.Additional research and collaboration among stakeholders are required to address the problems and fully fulfill the technology's promise Teknologi blockchain telah mengubah berbagai bidang, termasuk akuntansi. Sistem pelaporan keuangan dan audit tradisional menghadapi masalah seperti inefisiensi, risiko penipuan, dan kurangnya transparansi. Blockchain mengklaim dapat mengatasi masalah ini dengan menerapkan sistem buku besar terdesentralisasi dan tidak dapat diubah. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana teknologi blockchain dapat mengubah pelaporan keuangan dan audit. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana blockchain dapat meningkatkan transparansi, akurasi,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/9/proses-audit-sistem-praktik-akuntansi-ti-teknologi-thumb-e179a.webp" title="JURIS - Blockchain Technology in Accounting: Transforming Financial Reporting and Auditing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/proses-audit-sistem-praktik-akuntansi-ti-teknologi-thumb-e179a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/proses-audit-sistem-praktik-akuntansi-ti-teknologi-thumb-e179a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/proses-audit-sistem-praktik-akuntansi-ti-teknologi-thumb-e179a.webp 1x" title="JURIS - Blockchain Technology in Accounting: Transforming Financial Reporting and Auditing" alt="JURIS - Blockchain Technology in Accounting: Transforming Financial Reporting and Auditing" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/proses-audit-sistem-praktik-akuntansi-ti-teknologi-thumb-6e2d6.webp" title="JURIS - Blockchain Technology in Accounting: Transforming Financial Reporting and Auditing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/proses-audit-sistem-praktik-akuntansi-ti-teknologi-thumb-6e2d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/proses-audit-sistem-praktik-akuntansi-ti-teknologi-thumb-6e2d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/proses-audit-sistem-praktik-akuntansi-ti-teknologi-thumb-6e2d6.webp 1x" title="JURIS - Blockchain Technology in Accounting: Transforming Financial Reporting and Auditing" alt="JURIS - Blockchain Technology in Accounting: Transforming Financial Reporting and Auditing" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/proses-audit-sistem-praktik-akuntansi-ti-teknologi-thumb-c206b.webp" title="JURIS - Blockchain Technology in Accounting: Transforming Financial Reporting and Auditing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/proses-audit-sistem-praktik-akuntansi-ti-teknologi-thumb-c206b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/proses-audit-sistem-praktik-akuntansi-ti-teknologi-thumb-c206b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/proses-audit-sistem-praktik-akuntansi-ti-teknologi-thumb-c206b.webp 1x" title="JURIS - Blockchain Technology in Accounting: Transforming Financial Reporting and Auditing" alt="JURIS - Blockchain Technology in Accounting: Transforming Financial Reporting and Auditing" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53042-proses-audit-sistem-praktik-akuntansi-ti-tek" title="JURIS - Blockchain Technology in Accounting: Transforming Financial Reporting and Auditing" target="_blank">Blockchain Technology in Accounting: Transforming Financial Reporting and Auditing</a>: To further explore the potential of blockchain in accounting, future research could focus on developing standardized frameworks for implementing blockchain in accounting practices. This would involve studying optimal methods and industry standards to ensure seamless integration and compatibility among systems. Additionally, investigating the interaction between blockchain and other emerging technologies, such as artificial intelligence and machine learning, could provide valuable insights into how these technologies can work together to enhance accounting processes. By combining blockchain with AI and ML, complex tasks can be automated, data analysis can be improved, and decision-making processes can be optimized in the field of accounting. Furthermore, longitudinal studies are needed to understand the long-term impact of blockchain on accounting practices and its adaptability to various organizational settings. Such research can uncover new challenges and benefits that emerge over time. Finally, exploring the regulatory landscape surrounding blockchain technology and its impact on accounting is crucial. Engaging with regulatory bodies and actively participating in discussions can help clarify compliance standards and reduce legal uncertainties. By addressing these aspects, future research can contribute to the widespread adoption and successful implementation of blockchain in the accounting sector, unlocking its full potential to revolutionize the industry..
<br>Blockchain technology has the potential to enhance transparency, security, and efficiency in financial reporting and auditing processes.While there remain barriers to widespread implementation, the benefits indicate that blockchain will play an important role in the future of accounting.Additional research and collaboration among stakeholders are required to address the problems and fully fulfill the technology's promise
<br>Teknologi blockchain telah mengubah berbagai bidang, termasuk akuntansi. Sistem pelaporan keuangan dan audit tradisional menghadapi masalah seperti inefisiensi, risiko penipuan, dan kurangnya transparansi. Blockchain mengklaim dapat mengatasi masalah ini dengan menerapkan sistem buku besar terdesentralisasi dan tidak dapat diubah. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana teknologi blockchain dapat mengubah pelaporan keuangan dan audit. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana blockchain dapat meningkatkan transparansi, akurasi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/9/proses-audit-sistem-praktik-akuntansi-ti-teknologi-thumb-c206b.webp" type="image/webp" length="97232" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/proses-audit-sistem-praktik-akuntansi-ti-teknologi-thumb-e179a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/proses-audit-sistem-praktik-akuntansi-ti-teknologi-thumb-6e2d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/proses-audit-sistem-praktik-akuntansi-ti-teknologi-thumb-c206b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-686-itscience.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1433-governors.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Supply Chain Management Strategies to Improve Distribution Efficiency ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Supply Chain Management Strategies to Improve Distribution Efficiency ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Supply Chain Management Strategies to Improve Distribution Efficiency ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53041-efisiensi-distribusi-jangka-logistik-gud</link>
	<guid isPermaLink="false">e23c20fbe293451857b84f0b77f1e169</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 19:43:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi tiga arah utama. Pertama, bagaimana penerapan teknologi blockchain dapat meningkatkan transparansi, traceability, dan menurunkan biaya dalam rantai pasokan pertanian lokal, sehingga memperkuat kepercayaan konsumen ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Supply Chain Management Strategies to Improve Distribution Efficiency: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi tiga arah utama. Pertama, bagaimana penerapan teknologi blockchain dapat meningkatkan transparansi, traceability, dan menurunkan biaya dalam rantai pasokan pertanian lokal, sehingga memperkuat kepercayaan konsumen dan efisiensi logistik. Kedua, apa dampak praktik logistik hijau, seperti penggunaan kendaraan listrik dan optimalisasi rute berbasis energi terbarukan, terhadap keberlanjutan lingkungan dan peningkatan efisiensi distribusi di wilayah terpencil. Ketiga, sejauh mana desain partisipatif platform digital bersama petani, distributor, dan retailer dapat memperbaiki koordinasi operasional, mempercepat waktu pengiriman, dan mengurangi kesalahan pemesanan. Penelitian ini sebaiknya menggunakan pendekatan campuran dengan studi kasus di beberapa daerah agribisnis, dilengkapi survei dan analisis data sekunder, serta melibatkan pemangku kepentingan secara aktif. Hasilnya diharapkan memberikan rekomendasi kebijakan yang praktis dan model implementasi yang dapat direplikasi pada skala nasional. Dengan demikian, kontribusi akademik dan praktis akan semakin kuat dalam mengatasi tantangan distribusi produk pertanian di Indonesia.. Implementasi strategi Manajemen Rantai Pasokan terbukti meningkatkan efisiensi distribusi, tercermin dari rasio efisiensi 1,50, meskipun biaya transportasi masih menjadi komponen terbesar dan kinerja pengiriman belum memenuhi target.Integrasi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan, serta adopsi teknologi digital, diidentifikasi sebagai faktor kunci untuk memperbaiki koordinasi, mengurangi biaya, dan mempercepat proses distribusi.Oleh karena itu, strategi pertumbuhan agresif seperti transformasi digital, perluasan jaringan distribusi, dan penguatan kemitraan harus diprioritaskan untuk mencapai peningkatan berkelanjutan Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi Manajemen Rantai Pasokan (Supply Chain Management) untuk meningkatkan efisiensi distribusi produk lokal. Latar belakang penelitian didasarkan pada rendahnya efisiensi sistem distribusi yang ditandai oleh tingginya biaya logistik, lama waktu pengiriman, serta kurangnya koordinasi antar aktor rantai pasokan, yang berdampak pada rendahnya daya saing produk di pasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan kombinasi analisis kualitatif dan kuantitatif; data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan kuesioner yang disebarkan kepada aktor rantai pasokan, termasuk petani, kolektor, grosir, dan retailer.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/a/efisiensi-distribusi-jangka-logistik-gudang-analis-thumb-2b180.webp" title="JURIS - Supply Chain Management Strategies to Improve Distribution Efficiency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/efisiensi-distribusi-jangka-logistik-gudang-analis-thumb-2b180.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/efisiensi-distribusi-jangka-logistik-gudang-analis-thumb-2b180.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/efisiensi-distribusi-jangka-logistik-gudang-analis-thumb-2b180.webp 1x" title="JURIS - Supply Chain Management Strategies to Improve Distribution Efficiency" alt="JURIS - Supply Chain Management Strategies to Improve Distribution Efficiency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/efisiensi-distribusi-jangka-logistik-gudang-analis-thumb-85263.webp" title="JURIS - Supply Chain Management Strategies to Improve Distribution Efficiency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/efisiensi-distribusi-jangka-logistik-gudang-analis-thumb-85263.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/efisiensi-distribusi-jangka-logistik-gudang-analis-thumb-85263.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/efisiensi-distribusi-jangka-logistik-gudang-analis-thumb-85263.webp 1x" title="JURIS - Supply Chain Management Strategies to Improve Distribution Efficiency" alt="JURIS - Supply Chain Management Strategies to Improve Distribution Efficiency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/efisiensi-distribusi-jangka-logistik-gudang-analis-thumb-3516a.webp" title="JURIS - Supply Chain Management Strategies to Improve Distribution Efficiency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/efisiensi-distribusi-jangka-logistik-gudang-analis-thumb-3516a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/efisiensi-distribusi-jangka-logistik-gudang-analis-thumb-3516a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/efisiensi-distribusi-jangka-logistik-gudang-analis-thumb-3516a.webp 1x" title="JURIS - Supply Chain Management Strategies to Improve Distribution Efficiency" alt="JURIS - Supply Chain Management Strategies to Improve Distribution Efficiency" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53041-efisiensi-distribusi-jangka-logistik-gud" title="JURIS - Supply Chain Management Strategies to Improve Distribution Efficiency" target="_blank">Supply Chain Management Strategies to Improve Distribution Efficiency</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi tiga arah utama. Pertama, bagaimana penerapan teknologi blockchain dapat meningkatkan transparansi, traceability, dan menurunkan biaya dalam rantai pasokan pertanian lokal, sehingga memperkuat kepercayaan konsumen dan efisiensi logistik. Kedua, apa dampak praktik logistik hijau, seperti penggunaan kendaraan listrik dan optimalisasi rute berbasis energi terbarukan, terhadap keberlanjutan lingkungan dan peningkatan efisiensi distribusi di wilayah terpencil. Ketiga, sejauh mana desain partisipatif platform digital bersama petani, distributor, dan retailer dapat memperbaiki koordinasi operasional, mempercepat waktu pengiriman, dan mengurangi kesalahan pemesanan. Penelitian ini sebaiknya menggunakan pendekatan campuran dengan studi kasus di beberapa daerah agribisnis, dilengkapi survei dan analisis data sekunder, serta melibatkan pemangku kepentingan secara aktif. Hasilnya diharapkan memberikan rekomendasi kebijakan yang praktis dan model implementasi yang dapat direplikasi pada skala nasional. Dengan demikian, kontribusi akademik dan praktis akan semakin kuat dalam mengatasi tantangan distribusi produk pertanian di Indonesia..
<br>Implementasi strategi Manajemen Rantai Pasokan terbukti meningkatkan efisiensi distribusi, tercermin dari rasio efisiensi 1,50, meskipun biaya transportasi masih menjadi komponen terbesar dan kinerja pengiriman belum memenuhi target.Integrasi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan, serta adopsi teknologi digital, diidentifikasi sebagai faktor kunci untuk memperbaiki koordinasi, mengurangi biaya, dan mempercepat proses distribusi.Oleh karena itu, strategi pertumbuhan agresif seperti transformasi digital, perluasan jaringan distribusi, dan penguatan kemitraan harus diprioritaskan untuk mencapai peningkatan berkelanjutan
<br>Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi Manajemen Rantai Pasokan (Supply Chain Management) untuk meningkatkan efisiensi distribusi produk lokal. Latar belakang penelitian didasarkan pada rendahnya efisiensi sistem distribusi yang ditandai oleh tingginya biaya logistik, lama waktu pengiriman, serta kurangnya koordinasi antar aktor rantai pasokan, yang berdampak pada rendahnya daya saing produk di pasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan kombinasi analisis kualitatif dan kuantitatif; data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan kuesioner yang disebarkan kepada aktor rantai pasokan, termasuk petani, kolektor, grosir, dan retailer....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/a/efisiensi-distribusi-jangka-logistik-gudang-analis-thumb-3516a.webp" type="image/webp" length="98018" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/efisiensi-distribusi-jangka-logistik-gudang-analis-thumb-2b180.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/efisiensi-distribusi-jangka-logistik-gudang-analis-thumb-85263.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/efisiensi-distribusi-jangka-logistik-gudang-analis-thumb-3516a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-686-itscience.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1434-journal-agriculture.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengelolaan Keuangan Rumah Tangga dalam Menghadapi Kenaikan Harga Pangan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengelolaan Keuangan Rumah Tangga dalam Menghadapi Kenaikan Harga Pangan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengelolaan Keuangan Rumah Tangga dalam Menghadapi Kenaikan Harga Pangan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53040-praktik-akuntansi-rumah-kinerja-keuangan-sak</link>
	<guid isPermaLink="false">ce050651a09caaaa487efb1bbd567e22</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 19:43:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ fina pdf ]]></category>
	<category><![CDATA[ nabu pdf ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fina,nabu,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: (1) Menganalisis dampak pendidikan keuangan terhadap pengelolaan keuangan rumah tangga, terutama dalam konteks kenaikan harga pangan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengelolaan Keuangan Rumah Tangga dalam Menghadapi Kenaikan Harga Pangan: Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: (1) Menganalisis dampak pendidikan keuangan terhadap pengelolaan keuangan rumah tangga, terutama dalam konteks kenaikan harga pangan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi apakah pendidikan keuangan yang diberikan kepada ibu rumah tangga dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola keuangan dengan lebih efektif dan efisien. (2) Meneliti strategi-strategi spesifik yang digunakan oleh ibu rumah tangga dalam menghadapi kenaikan harga pangan. Penelitian ini dapat fokus pada praktik-praktik inovatif yang diterapkan oleh ibu rumah tangga untuk menghemat pengeluaran dan menjaga keseimbangan keuangan keluarga. (3) Mempelajari peran teknologi dalam pengelolaan keuangan rumah tangga. Dengan semakin berkembangnya teknologi keuangan (fintech), penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana teknologi dapat membantu ibu rumah tangga dalam mengelola keuangan mereka dengan lebih mudah dan efisien, serta bagaimana teknologi dapat meningkatkan literasi keuangan di tingkat rumah tangga.. Dalam menghadapi kenaikan harga pangan, ibu rumah tangga melakukan pengelolaan keuangan dengan tidak membeli barang-barang yang tidak diperlukan.Mereka menggunakan uang sesuai kebutuhan agar tidak terjadi pengeluaran berlebihan di rumah tangga.Proses pencatatan pendapatan dan pengeluaran yang dilakukan oleh para informan dalam mengelola keuangan rumah tangga adalah beberapa informan mencatat saat gaji suami diberikan, beberapa mencatat saat menerima penghasilan mereka, beberapa memperkirakan kebutuhan yang diperlukan sebelum menerima penghasilan dari suami sehingga nantinya hanya perlu melakukan penganggaran.Demikian pula dengan pengeluaran, beberapa hanya mencatat pengeluaran besar saja.Beberapa informan tidak mencatat kebutuhan harian, sehingga catatan yang dibuat kurang optimal dan efektif.Pelaksanaan pengelolaan keuangan di rumah tangga yang dilakukan oleh para informan hanya menerapkan tiga aspek akuntansi.Penganggaran dilakukan oleh ibu rumah tangga dengan menganggarkan kebutuhan besar dan tetap terlebih dahulu, seperti biaya sekolah, biaya listrik, dan cicilan, serta sisanya untuk disimpan dan digunakan untuk kebutuhan dasar harian.Untuk perencanaan yang dilakukan oleh ibu rumah tangga, dimulai dengan perencanaan jangka panjang terlebih dahulu.meskipun tidak sesuai rencana awalnya, mereka menganggapnya sebagai hal yang wajar.Proses pengambilan keputusan yang dilakukan oleh ibu rumah tangga adalah sama, selalu melibatkan suami dalam proses pengambilan keputusan.Sehingga keputusan yang diambil dipikirkan dengan cermat dan tepat serta tidak menimbulkan kesalahpahaman antara anggota keluarga.Untuk aspek pencatatan, hampir semua informan belum menerapkan secara optimal meskipun mereka mengetahui betapa pentingnya pencatatan dalam keuangan.Beberapa ibu rumah tangga malas jika harus mencatat secara detail dan tidak memiliki waktu luang Upaya memenuhi kebutuhan hidup rumah tangga sangat bergantung pada penghasilan dan kemampuan mengelola uang yang diperoleh dari berbagai aktivitas ekonomi. Dalam banyak kasus, faktor ekonomi menjadi sumber utama ketidakharmonisan dalam keluarga. Ketidakharmonisan ini seringkali muncul ketika pendapatan rumah tangga tidak seimbang dengan meningkatnya kebutuhan sehari-hari, terutama pengeluaran untuk makanan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana rumah tangga, khususnya ibu rumah tangga, mengelola keuangan mereka... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/e/praktik-akuntansi-rumah-kinerja-keuangan-sakit-nil-thumb-cd933.webp" title="JURIS - Pengelolaan Keuangan Rumah Tangga dalam Menghadapi Kenaikan Harga Pangan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/praktik-akuntansi-rumah-kinerja-keuangan-sakit-nil-thumb-cd933.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/praktik-akuntansi-rumah-kinerja-keuangan-sakit-nil-thumb-cd933.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/praktik-akuntansi-rumah-kinerja-keuangan-sakit-nil-thumb-cd933.webp 1x" title="JURIS - Pengelolaan Keuangan Rumah Tangga dalam Menghadapi Kenaikan Harga Pangan" alt="JURIS - Pengelolaan Keuangan Rumah Tangga dalam Menghadapi Kenaikan Harga Pangan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/praktik-akuntansi-rumah-kinerja-keuangan-sakit-nil-thumb-3da9a.webp" title="JURIS - Pengelolaan Keuangan Rumah Tangga dalam Menghadapi Kenaikan Harga Pangan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/praktik-akuntansi-rumah-kinerja-keuangan-sakit-nil-thumb-3da9a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/praktik-akuntansi-rumah-kinerja-keuangan-sakit-nil-thumb-3da9a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/praktik-akuntansi-rumah-kinerja-keuangan-sakit-nil-thumb-3da9a.webp 1x" title="JURIS - Pengelolaan Keuangan Rumah Tangga dalam Menghadapi Kenaikan Harga Pangan" alt="JURIS - Pengelolaan Keuangan Rumah Tangga dalam Menghadapi Kenaikan Harga Pangan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/praktik-akuntansi-rumah-kinerja-keuangan-sakit-nil-thumb-875d9.webp" title="JURIS - Pengelolaan Keuangan Rumah Tangga dalam Menghadapi Kenaikan Harga Pangan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/praktik-akuntansi-rumah-kinerja-keuangan-sakit-nil-thumb-875d9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/praktik-akuntansi-rumah-kinerja-keuangan-sakit-nil-thumb-875d9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/praktik-akuntansi-rumah-kinerja-keuangan-sakit-nil-thumb-875d9.webp 1x" title="JURIS - Pengelolaan Keuangan Rumah Tangga dalam Menghadapi Kenaikan Harga Pangan" alt="JURIS - Pengelolaan Keuangan Rumah Tangga dalam Menghadapi Kenaikan Harga Pangan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53040-praktik-akuntansi-rumah-kinerja-keuangan-sak" title="JURIS - Pengelolaan Keuangan Rumah Tangga dalam Menghadapi Kenaikan Harga Pangan" target="_blank">Pengelolaan Keuangan Rumah Tangga dalam Menghadapi Kenaikan Harga Pangan</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: (1) Menganalisis dampak pendidikan keuangan terhadap pengelolaan keuangan rumah tangga, terutama dalam konteks kenaikan harga pangan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi apakah pendidikan keuangan yang diberikan kepada ibu rumah tangga dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola keuangan dengan lebih efektif dan efisien. (2) Meneliti strategi-strategi spesifik yang digunakan oleh ibu rumah tangga dalam menghadapi kenaikan harga pangan. Penelitian ini dapat fokus pada praktik-praktik inovatif yang diterapkan oleh ibu rumah tangga untuk menghemat pengeluaran dan menjaga keseimbangan keuangan keluarga. (3) Mempelajari peran teknologi dalam pengelolaan keuangan rumah tangga. Dengan semakin berkembangnya teknologi keuangan (fintech), penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana teknologi dapat membantu ibu rumah tangga dalam mengelola keuangan mereka dengan lebih mudah dan efisien, serta bagaimana teknologi dapat meningkatkan literasi keuangan di tingkat rumah tangga..
<br>Dalam menghadapi kenaikan harga pangan, ibu rumah tangga melakukan pengelolaan keuangan dengan tidak membeli barang-barang yang tidak diperlukan.Mereka menggunakan uang sesuai kebutuhan agar tidak terjadi pengeluaran berlebihan di rumah tangga.Proses pencatatan pendapatan dan pengeluaran yang dilakukan oleh para informan dalam mengelola keuangan rumah tangga adalah beberapa informan mencatat saat gaji suami diberikan, beberapa mencatat saat menerima penghasilan mereka, beberapa memperkirakan kebutuhan yang diperlukan sebelum menerima penghasilan dari suami sehingga nantinya hanya perlu melakukan penganggaran.Demikian pula dengan pengeluaran, beberapa hanya mencatat pengeluaran besar saja.Beberapa informan tidak mencatat kebutuhan harian, sehingga catatan yang dibuat kurang optimal dan efektif.Pelaksanaan pengelolaan keuangan di rumah tangga yang dilakukan oleh para informan hanya menerapkan tiga aspek akuntansi.Penganggaran dilakukan oleh ibu rumah tangga dengan menganggarkan kebutuhan besar dan tetap terlebih dahulu, seperti biaya sekolah, biaya listrik, dan cicilan, serta sisanya untuk disimpan dan digunakan untuk kebutuhan dasar harian.Untuk perencanaan yang dilakukan oleh ibu rumah tangga, dimulai dengan perencanaan jangka panjang terlebih dahulu.meskipun tidak sesuai rencana awalnya, mereka menganggapnya sebagai hal yang wajar.Proses pengambilan keputusan yang dilakukan oleh ibu rumah tangga adalah sama, selalu melibatkan suami dalam proses pengambilan keputusan.Sehingga keputusan yang diambil dipikirkan dengan cermat dan tepat serta tidak menimbulkan kesalahpahaman antara anggota keluarga.Untuk aspek pencatatan, hampir semua informan belum menerapkan secara optimal meskipun mereka mengetahui betapa pentingnya pencatatan dalam keuangan.Beberapa ibu rumah tangga malas jika harus mencatat secara detail dan tidak memiliki waktu luang
<br>Upaya memenuhi kebutuhan hidup rumah tangga sangat bergantung pada penghasilan dan kemampuan mengelola uang yang diperoleh dari berbagai aktivitas ekonomi. Dalam banyak kasus, faktor ekonomi menjadi sumber utama ketidakharmonisan dalam keluarga. Ketidakharmonisan ini seringkali muncul ketika pendapatan rumah tangga tidak seimbang dengan meningkatnya kebutuhan sehari-hari, terutama pengeluaran untuk makanan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana rumah tangga, khususnya ibu rumah tangga, mengelola keuangan mereka...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/e/praktik-akuntansi-rumah-kinerja-keuangan-sakit-nil-thumb-875d9.webp" type="image/webp" length="107840" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/praktik-akuntansi-rumah-kinerja-keuangan-sakit-nil-thumb-cd933.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/praktik-akuntansi-rumah-kinerja-keuangan-sakit-nil-thumb-3da9a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/praktik-akuntansi-rumah-kinerja-keuangan-sakit-nil-thumb-875d9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-686-itscience.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1433-governors.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Assessing the Role of ESG on Firm Value in Indonesia Signaling or Symbolism ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Assessing the Role of ESG on Firm Value in Indonesia Signaling or Symbolism ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Assessing the Role of ESG on Firm Value in Indonesia Signaling or Symbolism ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53039-pengungkapan-esg-pengaruh-analisis-es</link>
	<guid isPermaLink="false">300662eb564ca8319c88cf9c0a3f3614</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 19:43:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ fina pdf ]]></category>
	<category><![CDATA[ nabu pdf ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fina,nabu,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh ESG terhadap nilai perusahaan dengan menggunakan ukuran kinerja alternatif selain Tobin's Q, seperti ROA atau marketActoAcbook, untuk menguji apakah hasil yang tidak signifikan tetap konsisten pada ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Assessing the Role of ESG on Firm Value in Indonesia: Signaling or Symbolism?: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh ESG terhadap nilai perusahaan dengan menggunakan ukuran kinerja alternatif selain Tobin's Q, seperti ROA atau marketActoAcbook, untuk menguji apakah hasil yang tidak signifikan tetap konsisten pada metrik yang berbeda (pertanyaan penelitian: bagaimana pengaruh ESG terhadap ROA perusahaan di pasar Indonesia?). Selain itu, penting untuk meneliti peran kualitas pengungkapan ESG, termasuk mekanisme assurance pihak ketiga, dalam meningkatkan kredibilitas sinyal ESG bagi investor (pertanyaan penelitian: sejauh mana assurance independen memoderasi hubungan antara pengungkapan ESG dan nilai perusahaan?). Terakhir, studi longitudinal yang mencakup periode lebih panjang dan melibatkan perusahaan di luar indeks KOMPAS100, serta sektor-sektor lain, dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dampak jangka panjang ESG dalam konteks pasar berkembang (pertanyaan penelitian: apa dinamika pengaruh ESG terhadap nilai perusahaan selama dekade terakhir di berbagai sektor di Indonesia?).. Penelitian ini menemukan bahwa pengungkapan ESG tidak memberikan dampak signifikan terhadap nilai perusahaan yang diukur dengan Tobin's Q, karena koefisien masingAcmasing aspek ESG bersifat negatif namun tidak signifikan, menunjukkan bahwa pasar Indonesia belum mengakui nilai tambah ESG.Hal ini kemungkinan disebabkan oleh kualitas pengungkapan ESG yang rendah, kurangnya jaminan independen, penegakan regulasi yang lemah, dan rendahnya kesadaran investor.Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan standar pelaporan ESG, transparansi yang lebih baik, serta penelitian lanjutan yang memperluas cakupan perusahaan, menggunakan variasi ukuran kinerja, dan mempertimbangkan kualitas serta konteks pengungkapan ESG Penelitian ini mengkaji bagaimana pengungkapan Environmental, Social, and Governance (ESG) memengaruhi nilai perusahaan dengan menggunakan Tobin's Q sebagai ukuran kinerja pasar. Sampel penelitian terdiri dari perusahaan yang termasuk dalam indeks KOMPAS100 pada Bursa Efek Indonesia tahun 2020 hingga 2023, dan model regresi panel efek tetap diterapkan untuk menilai dampak masingAcmasing aspek ESG menggunakan Stata. Hasil menunjukkan bahwa tidak ada elemen ESGAilingkungan, sosial, maupun tata kelolaAiyang berpengaruh signifikan secara statistik terhadap nilai perusahaan; semua koefisien negatif namun tidak signifikan, yang mengindikasikan bahwa pengungkapan ESG di Indonesia belum... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/f/pengungkapan-esg-pengaruh-analisis-tata-kelola-fir-thumb-7c0e1.webp" title="JURIS - Assessing the Role of ESG on Firm Value in Indonesia: Signaling or Symbolism?" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/pengungkapan-esg-pengaruh-analisis-tata-kelola-fir-thumb-7c0e1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/pengungkapan-esg-pengaruh-analisis-tata-kelola-fir-thumb-7c0e1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/pengungkapan-esg-pengaruh-analisis-tata-kelola-fir-thumb-7c0e1.webp 1x" title="JURIS - Assessing the Role of ESG on Firm Value in Indonesia: Signaling or Symbolism?" alt="JURIS - Assessing the Role of ESG on Firm Value in Indonesia: Signaling or Symbolism?" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/pengungkapan-esg-pengaruh-analisis-tata-kelola-fir-thumb-5429a.webp" title="JURIS - Assessing the Role of ESG on Firm Value in Indonesia: Signaling or Symbolism?" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/pengungkapan-esg-pengaruh-analisis-tata-kelola-fir-thumb-5429a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/pengungkapan-esg-pengaruh-analisis-tata-kelola-fir-thumb-5429a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/pengungkapan-esg-pengaruh-analisis-tata-kelola-fir-thumb-5429a.webp 1x" title="JURIS - Assessing the Role of ESG on Firm Value in Indonesia: Signaling or Symbolism?" alt="JURIS - Assessing the Role of ESG on Firm Value in Indonesia: Signaling or Symbolism?" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/pengungkapan-esg-pengaruh-analisis-tata-kelola-fir-thumb-53448.webp" title="JURIS - Assessing the Role of ESG on Firm Value in Indonesia: Signaling or Symbolism?" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/pengungkapan-esg-pengaruh-analisis-tata-kelola-fir-thumb-53448.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/pengungkapan-esg-pengaruh-analisis-tata-kelola-fir-thumb-53448.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/pengungkapan-esg-pengaruh-analisis-tata-kelola-fir-thumb-53448.webp 1x" title="JURIS - Assessing the Role of ESG on Firm Value in Indonesia: Signaling or Symbolism?" alt="JURIS - Assessing the Role of ESG on Firm Value in Indonesia: Signaling or Symbolism?" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53039-pengungkapan-esg-pengaruh-analisis-es" title="JURIS - Assessing the Role of ESG on Firm Value in Indonesia: Signaling or Symbolism?" target="_blank">Assessing the Role of ESG on Firm Value in Indonesia: Signaling or Symbolism?</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh ESG terhadap nilai perusahaan dengan menggunakan ukuran kinerja alternatif selain Tobin's Q, seperti ROA atau marketActoAcbook, untuk menguji apakah hasil yang tidak signifikan tetap konsisten pada metrik yang berbeda (pertanyaan penelitian: bagaimana pengaruh ESG terhadap ROA perusahaan di pasar Indonesia?). Selain itu, penting untuk meneliti peran kualitas pengungkapan ESG, termasuk mekanisme assurance pihak ketiga, dalam meningkatkan kredibilitas sinyal ESG bagi investor (pertanyaan penelitian: sejauh mana assurance independen memoderasi hubungan antara pengungkapan ESG dan nilai perusahaan?). Terakhir, studi longitudinal yang mencakup periode lebih panjang dan melibatkan perusahaan di luar indeks KOMPAS100, serta sektor-sektor lain, dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dampak jangka panjang ESG dalam konteks pasar berkembang (pertanyaan penelitian: apa dinamika pengaruh ESG terhadap nilai perusahaan selama dekade terakhir di berbagai sektor di Indonesia?)..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa pengungkapan ESG tidak memberikan dampak signifikan terhadap nilai perusahaan yang diukur dengan Tobin's Q, karena koefisien masingAcmasing aspek ESG bersifat negatif namun tidak signifikan, menunjukkan bahwa pasar Indonesia belum mengakui nilai tambah ESG.Hal ini kemungkinan disebabkan oleh kualitas pengungkapan ESG yang rendah, kurangnya jaminan independen, penegakan regulasi yang lemah, dan rendahnya kesadaran investor.Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan standar pelaporan ESG, transparansi yang lebih baik, serta penelitian lanjutan yang memperluas cakupan perusahaan, menggunakan variasi ukuran kinerja, dan mempertimbangkan kualitas serta konteks pengungkapan ESG
<br>Penelitian ini mengkaji bagaimana pengungkapan Environmental, Social, and Governance (ESG) memengaruhi nilai perusahaan dengan menggunakan Tobin's Q sebagai ukuran kinerja pasar. Sampel penelitian terdiri dari perusahaan yang termasuk dalam indeks KOMPAS100 pada Bursa Efek Indonesia tahun 2020 hingga 2023, dan model regresi panel efek tetap diterapkan untuk menilai dampak masingAcmasing aspek ESG menggunakan Stata. Hasil menunjukkan bahwa tidak ada elemen ESGAilingkungan, sosial, maupun tata kelolaAiyang berpengaruh signifikan secara statistik terhadap nilai perusahaan; semua koefisien negatif namun tidak signifikan, yang mengindikasikan bahwa pengungkapan ESG di Indonesia belum...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/f/pengungkapan-esg-pengaruh-analisis-tata-kelola-fir-thumb-5429a.webp" type="image/webp" length="125296" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/pengungkapan-esg-pengaruh-analisis-tata-kelola-fir-thumb-7c0e1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/pengungkapan-esg-pengaruh-analisis-tata-kelola-fir-thumb-5429a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/pengungkapan-esg-pengaruh-analisis-tata-kelola-fir-thumb-53448.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-686-itscience.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1433-governors.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Comparative Study of PT Tower Bersamas Performance Pre Post PSAK 73 Implementation ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Comparative Study of PT Tower Bersamas Performance Pre Post PSAK 73 Implementation ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Comparative Study of PT Tower Bersamas Performance Pre Post PSAK 73 Implementation ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53038-audit-pajak-pelaporan-praktik-manajemen-paja</link>
	<guid isPermaLink="false">0d365f82d5fd1d1142c88727b9d6feec</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 19:43:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ fina pdf ]]></category>
	<category><![CDATA[ nabu pdf ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fina,nabu,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif yang lebih luas mengenai dampak PSAK 73 pada berbagai industri dan perusahaan di Indonesia. Penelitian ini dapat mengidentifikasi perbedaan dampak PSAK 73 pada kinerja keuangan dan pajak di berbagai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Comparative Study of PT. Tower Bersama's Performance Pre-Post PSAK 73 Implementation: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif yang lebih luas mengenai dampak PSAK 73 pada berbagai industri dan perusahaan di Indonesia. Penelitian ini dapat mengidentifikasi perbedaan dampak PSAK 73 pada kinerja keuangan dan pajak di berbagai sektor, seperti manufaktur, jasa, dan sektor lainnya. Selain itu, penelitian dapat fokus pada analisis mendalam mengenai strategi manajemen pajak yang diterapkan perusahaan setelah penerapan PSAK 73, termasuk strategi pengurangan beban pajak dan penyesuaian struktur keuangan. Penelitian ini juga dapat mengeksplorasi dampak PSAK 73 pada kinerja perusahaan dalam jangka panjang, dengan menganalisis tren kinerja keuangan dan pajak selama beberapa tahun setelah penerapan standar tersebut. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak PSAK 73 pada transparansi pelaporan keuangan dan bagaimana hal ini mempengaruhi kepercayaan investor dan pasar modal. Penelitian ini dapat menganalisis apakah penerapan PSAK 73 telah meningkatkan kualitas pelaporan keuangan dan apakah hal ini berdampak pada keputusan investasi investor. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki dampak PSAK 73 pada praktik akuntansi perusahaan secara keseluruhan, termasuk perubahan dalam kebijakan dan prosedur akuntansi, serta bagaimana hal ini mempengaruhi kinerja keuangan dan pajak perusahaan.. Hasil analisis normalitas dengan metode Shapiro-Wilk, seluruh variabel yang diuji, yaitu CR, ROE, ROE, DAR, DER, dan Pajak, baik sebelum maupun sesudah penerapan PSAK 73, menunjukkan hasil distribusi normal dan kemudian, hasil Uji Sample Test (t-test) yang telah dilakukan, dapat disimpulkan.Kinerja Perusahaan sebelum dan sesudah penerapan PSAK 73.Berdasarkan uji yang dilakukan, disimpulkan bahwa penerapan PSAK 73 tidak mengalami perubahan signifikan pada CR, ROA, ROE dan DER, sedangkan terdapat perubahan pada proxy DAR.Perbedaan Pajak Sebelum dan Sesudah Penerapan PSAK 73.Secara keseluruhan, PSAK 73 lebih mempengaruhi pelaporan akuntansi daripada kinerja operasional yang berdampak langsung pada perpajakan.Sehingga pajak tidak mengalami perbedaan signifikan sebelum dan sesudah penerapan PSAK 73.Penelitian ini memiliki implikasi bagi manajemen PT.Tower Bersama Infrastructure, Tbk untuk menyesuaikan strateginya dalam mengelola keuangan, terutama dalam menghadapi perubahan standar akuntansi seperti PSAK 73.Meskipun penerapan PSAK 73 tidak menunjukkan dampak signifikan pada beberapa rasio keuangan, pengelolaan kewajiban sewa tetap harus dipertimbangkan untuk menjaga stabilitas likuiditas dan profitabilitas.Selain itu, hasil ini bermanfaat bagi investor dalam kewajiban sewa dan aset hak pakai.Dengan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana standar akuntansi ini mempengaruhi laporan keuangan, investor dapat mengambil keputusan yang lebih terinformasi, sehingga mereka dapat mengelola risiko investasi dengan lebih baik.Hasil ini dapat memberikan rekomendasi kepada Kementerian Keuangan dalam meningkatkan sosialisasi dan edukasi terkait penerapan PSAK 73, terutama terkait aspek perpajakan dan pelaporan keuangan untuk meningkatkan transparansi dengan memasukkan kewajiban sewa dan aset hak pakai dalam neraca, yang dapat memudahkan audit pajak dan meminimalkan kesalahan dalam pelaporan pajak Penerapan PSAK 73 membawa perubahan signifikan dalam pelaporan keuangan, terutama terkait kewajiban sewa dalam sebuah perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat perbedaan dalam kinerja perusahaan dan pajak sebelum dan sesudah penerapan PSAK 73 terkait sewa. Jenis penelitian ini adalah deskriptif komparatif dengan data penelitian menggunakan laporan keuangan tahunan dengan data penelitian menggunakan laporan keuangan dari tahun 2017 hingga 2022 di PT. Tower Bersama Infrastructure, Tbk. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan SPSS versi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/0/audit-pajak-pelaporan-praktik-manajemen-efektivita-thumb-10882.webp" title="JURIS - Comparative Study of PT. Tower Bersama&#039;s Performance Pre-Post PSAK 73 Implementation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/0/audit-pajak-pelaporan-praktik-manajemen-efektivita-thumb-10882.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/0/audit-pajak-pelaporan-praktik-manajemen-efektivita-thumb-10882.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/0/audit-pajak-pelaporan-praktik-manajemen-efektivita-thumb-10882.webp 1x" title="JURIS - Comparative Study of PT. Tower Bersama&#039;s Performance Pre-Post PSAK 73 Implementation" alt="JURIS - Comparative Study of PT. Tower Bersama&#039;s Performance Pre-Post PSAK 73 Implementation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/0/audit-pajak-pelaporan-praktik-manajemen-efektivita-thumb-cc9f7.webp" title="JURIS - Comparative Study of PT. Tower Bersama&#039;s Performance Pre-Post PSAK 73 Implementation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/0/audit-pajak-pelaporan-praktik-manajemen-efektivita-thumb-cc9f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/0/audit-pajak-pelaporan-praktik-manajemen-efektivita-thumb-cc9f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/0/audit-pajak-pelaporan-praktik-manajemen-efektivita-thumb-cc9f7.webp 1x" title="JURIS - Comparative Study of PT. Tower Bersama&#039;s Performance Pre-Post PSAK 73 Implementation" alt="JURIS - Comparative Study of PT. Tower Bersama&#039;s Performance Pre-Post PSAK 73 Implementation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/0/audit-pajak-pelaporan-praktik-manajemen-efektivita-thumb-0a5d2.webp" title="JURIS - Comparative Study of PT. Tower Bersama&#039;s Performance Pre-Post PSAK 73 Implementation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/0/audit-pajak-pelaporan-praktik-manajemen-efektivita-thumb-0a5d2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/0/audit-pajak-pelaporan-praktik-manajemen-efektivita-thumb-0a5d2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/0/audit-pajak-pelaporan-praktik-manajemen-efektivita-thumb-0a5d2.webp 1x" title="JURIS - Comparative Study of PT. Tower Bersama&#039;s Performance Pre-Post PSAK 73 Implementation" alt="JURIS - Comparative Study of PT. Tower Bersama&#039;s Performance Pre-Post PSAK 73 Implementation" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53038-audit-pajak-pelaporan-praktik-manajemen-paja" title="JURIS - Comparative Study of PT. Tower Bersama&#039;s Performance Pre-Post PSAK 73 Implementation" target="_blank">Comparative Study of PT. Tower Bersama's Performance Pre-Post PSAK 73 Implementation</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif yang lebih luas mengenai dampak PSAK 73 pada berbagai industri dan perusahaan di Indonesia. Penelitian ini dapat mengidentifikasi perbedaan dampak PSAK 73 pada kinerja keuangan dan pajak di berbagai sektor, seperti manufaktur, jasa, dan sektor lainnya. Selain itu, penelitian dapat fokus pada analisis mendalam mengenai strategi manajemen pajak yang diterapkan perusahaan setelah penerapan PSAK 73, termasuk strategi pengurangan beban pajak dan penyesuaian struktur keuangan. Penelitian ini juga dapat mengeksplorasi dampak PSAK 73 pada kinerja perusahaan dalam jangka panjang, dengan menganalisis tren kinerja keuangan dan pajak selama beberapa tahun setelah penerapan standar tersebut. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak PSAK 73 pada transparansi pelaporan keuangan dan bagaimana hal ini mempengaruhi kepercayaan investor dan pasar modal. Penelitian ini dapat menganalisis apakah penerapan PSAK 73 telah meningkatkan kualitas pelaporan keuangan dan apakah hal ini berdampak pada keputusan investasi investor. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki dampak PSAK 73 pada praktik akuntansi perusahaan secara keseluruhan, termasuk perubahan dalam kebijakan dan prosedur akuntansi, serta bagaimana hal ini mempengaruhi kinerja keuangan dan pajak perusahaan..
<br>Hasil analisis normalitas dengan metode Shapiro-Wilk, seluruh variabel yang diuji, yaitu CR, ROE, ROE, DAR, DER, dan Pajak, baik sebelum maupun sesudah penerapan PSAK 73, menunjukkan hasil distribusi normal dan kemudian, hasil Uji Sample Test (t-test) yang telah dilakukan, dapat disimpulkan.Kinerja Perusahaan sebelum dan sesudah penerapan PSAK 73.Berdasarkan uji yang dilakukan, disimpulkan bahwa penerapan PSAK 73 tidak mengalami perubahan signifikan pada CR, ROA, ROE dan DER, sedangkan terdapat perubahan pada proxy DAR.Perbedaan Pajak Sebelum dan Sesudah Penerapan PSAK 73.Secara keseluruhan, PSAK 73 lebih mempengaruhi pelaporan akuntansi daripada kinerja operasional yang berdampak langsung pada perpajakan.Sehingga pajak tidak mengalami perbedaan signifikan sebelum dan sesudah penerapan PSAK 73.Penelitian ini memiliki implikasi bagi manajemen PT.Tower Bersama Infrastructure, Tbk untuk menyesuaikan strateginya dalam mengelola keuangan, terutama dalam menghadapi perubahan standar akuntansi seperti PSAK 73.Meskipun penerapan PSAK 73 tidak menunjukkan dampak signifikan pada beberapa rasio keuangan, pengelolaan kewajiban sewa tetap harus dipertimbangkan untuk menjaga stabilitas likuiditas dan profitabilitas.Selain itu, hasil ini bermanfaat bagi investor dalam kewajiban sewa dan aset hak pakai.Dengan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana standar akuntansi ini mempengaruhi laporan keuangan, investor dapat mengambil keputusan yang lebih terinformasi, sehingga mereka dapat mengelola risiko investasi dengan lebih baik.Hasil ini dapat memberikan rekomendasi kepada Kementerian Keuangan dalam meningkatkan sosialisasi dan edukasi terkait penerapan PSAK 73, terutama terkait aspek perpajakan dan pelaporan keuangan untuk meningkatkan transparansi dengan memasukkan kewajiban sewa dan aset hak pakai dalam neraca, yang dapat memudahkan audit pajak dan meminimalkan kesalahan dalam pelaporan pajak
<br>Penerapan PSAK 73 membawa perubahan signifikan dalam pelaporan keuangan, terutama terkait kewajiban sewa dalam sebuah perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat perbedaan dalam kinerja perusahaan dan pajak sebelum dan sesudah penerapan PSAK 73 terkait sewa. Jenis penelitian ini adalah deskriptif komparatif dengan data penelitian menggunakan laporan keuangan tahunan dengan data penelitian menggunakan laporan keuangan dari tahun 2017 hingga 2022 di PT. Tower Bersama Infrastructure, Tbk. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan SPSS versi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/0/audit-pajak-pelaporan-praktik-manajemen-efektivita-thumb-0a5d2.webp" type="image/webp" length="106698" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/0/audit-pajak-pelaporan-praktik-manajemen-efektivita-thumb-10882.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/0/audit-pajak-pelaporan-praktik-manajemen-efektivita-thumb-cc9f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/0/audit-pajak-pelaporan-praktik-manajemen-efektivita-thumb-0a5d2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-686-itscience.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1433-governors.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Impact of Entrepreneurial Knowledge on College Students Entrepreneurial Interest with Self Efficacy as a Mediating Variable ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Impact of Entrepreneurial Knowledge on College Students Entrepreneurial Interest with Self Efficacy as a Mediating Variable ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Impact of Entrepreneurial Knowledge on College Students Entrepreneurial Interest with Self Efficacy as a Mediating Variable ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53037-proses-internal-mahasiswa-mental-minat-k</link>
	<guid isPermaLink="false">008f017ced2895c67730bef7f1e1b0fc</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 19:43:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas cakupan variabel dengan memasukkan faktor psikologis lainnya, seperti motivasi intrinsik, semangat kewirausahaan, dan kreativitas. Selain itu, studi yang melibatkan rentang demografis mahasiswa yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Impact of Entrepreneurial Knowledge on College Students' Entrepreneurial Interest with Self-Efficacy as a Mediating Variable: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas cakupan variabel dengan memasukkan faktor psikologis lainnya, seperti motivasi intrinsik, semangat kewirausahaan, dan kreativitas. Selain itu, studi yang melibatkan rentang demografis mahasiswa yang lebih luas atau lintas disiplin akademik dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika di balik minat kewirausahaan. Penelitian ini menekankan pentingnya efikasi diri dalam pendidikan kewirausahaan dan pelatihan. Upaya untuk meningkatkan pengetahuan saja tidak cukup jika tidak disertai dengan penguatan keyakinan diri melalui pengalaman penguasaan enaktif, pembelajaran vicarious, persuasi verbal, dan manajemen keadaan fisiologis positif. Oleh karena itu, intervensi pedagogis yang dirancang untuk meningkatkan minat kewirausahaan tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga membangun efikasi diri siswa melalui pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman dan pemberian umpan balik konstruktif. Pengetahuan, efikasi diri, dan minat membentuk rantai sebab-akibat yang saling memperkuat, di mana pengetahuan berfungsi sebagai fondasi, efikasi diri sebagai jembatan motivasi, dan minat sebagai manifestasi dorongan internal untuk terus terlibat dan mencapai dalam bidang yang ditekuni.. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan kewirausahaan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap efikasi diri mahasiswa.Ini menunjukkan bahwa penguasaan konten operasional, pemasaran, dan keuangan memberikan dasar kognitif yang kuat bagi mahasiswa untuk menilai kemampuan mereka sendiri dalam mengelola bisnis.Penelitian ini juga memberikan bukti empiris bahwa efikasi diri berfungsi sebagai "jembatan kognitif" atau variabel mediasi yang signifikan antara pengetahuan kewirausahaan dan minat kewirausahaan.Pengetahuan tidak secara otomatis diterjemahkan menjadi minat tanpa proses internalisasi yang membentuk keyakinan terhadap kompetensi pribadi.Institusi pendidikan tinggi disarankan untuk terus mengadopsi dan memperkuat metodologi pembelajaran berbasis pengalaman.Fokus pendidikan tidak hanya terbatas pada transfer pengetahuan teknis, tetapi juga dirancang secara eksplisit untuk meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa melalui praktik lapangan yang autentik.Dengan peran penting efikasi diri, dosen dan pendidik dianjurkan untuk memberikan intervensi pedagogis yang mendukung, seperti memberikan umpan balik konstruktif, memfasilitasi pembelajaran vicarious melalui model peran dan contoh, serta menciptakan peluang untuk pengalaman penguasaan enaktif di mana mahasiswa berhasil mengelola unit bisnis mereka.Institusi pendidikan tinggi juga perlu menyediakan infrastruktur pendukung seperti inkubator bisnis.Keberadaan fasilitas ini penting untuk meringankan kekhawatiran mahasiswa tentang risiko keuangan dan ketidakpastian pasar, sekaligus memperkuat kesiapan mental mereka untuk memulai usaha Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak pengetahuan kewirausahaan terhadap minat kewirausahaan mahasiswa, dengan efikasi diri sebagai variabel mediasi. Fokus penelitian ini adalah pada mahasiswa yang telah menyelesaikan Proyek Usaha Mandiri (PUM) di sektor pertanian di Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. Metode penelitian yang digunakan adalah desain penelitian deskriptif dengan metode survei, di mana data primer dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur. Sampel penelitian terdiri dari 35 responden yang dipilih menggunakan teknik sampling tahap berganda. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan model persamaan struktural Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan kewirausahaan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/c/proses-internal-mahasiswa-mental-minat-kewirausaha-thumb-3c69c.webp" title="JURIS - The Impact of Entrepreneurial Knowledge on College Students&#039; Entrepreneurial Interest with Self-Efficacy as a Mediating Variable" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/proses-internal-mahasiswa-mental-minat-kewirausaha-thumb-3c69c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/proses-internal-mahasiswa-mental-minat-kewirausaha-thumb-3c69c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/proses-internal-mahasiswa-mental-minat-kewirausaha-thumb-3c69c.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Entrepreneurial Knowledge on College Students&#039; Entrepreneurial Interest with Self-Efficacy as a Mediating Variable" alt="JURIS - The Impact of Entrepreneurial Knowledge on College Students&#039; Entrepreneurial Interest with Self-Efficacy as a Mediating Variable" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/proses-internal-mahasiswa-mental-minat-kewirausaha-thumb-b0763.webp" title="JURIS - The Impact of Entrepreneurial Knowledge on College Students&#039; Entrepreneurial Interest with Self-Efficacy as a Mediating Variable" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/proses-internal-mahasiswa-mental-minat-kewirausaha-thumb-b0763.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/proses-internal-mahasiswa-mental-minat-kewirausaha-thumb-b0763.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/proses-internal-mahasiswa-mental-minat-kewirausaha-thumb-b0763.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Entrepreneurial Knowledge on College Students&#039; Entrepreneurial Interest with Self-Efficacy as a Mediating Variable" alt="JURIS - The Impact of Entrepreneurial Knowledge on College Students&#039; Entrepreneurial Interest with Self-Efficacy as a Mediating Variable" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/proses-internal-mahasiswa-mental-minat-kewirausaha-thumb-4d3a4.webp" title="JURIS - The Impact of Entrepreneurial Knowledge on College Students&#039; Entrepreneurial Interest with Self-Efficacy as a Mediating Variable" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/proses-internal-mahasiswa-mental-minat-kewirausaha-thumb-4d3a4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/proses-internal-mahasiswa-mental-minat-kewirausaha-thumb-4d3a4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/proses-internal-mahasiswa-mental-minat-kewirausaha-thumb-4d3a4.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Entrepreneurial Knowledge on College Students&#039; Entrepreneurial Interest with Self-Efficacy as a Mediating Variable" alt="JURIS - The Impact of Entrepreneurial Knowledge on College Students&#039; Entrepreneurial Interest with Self-Efficacy as a Mediating Variable" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53037-proses-internal-mahasiswa-mental-minat-k" title="JURIS - The Impact of Entrepreneurial Knowledge on College Students&#039; Entrepreneurial Interest with Self-Efficacy as a Mediating Variable" target="_blank">The Impact of Entrepreneurial Knowledge on College Students' Entrepreneurial Interest with Self-Efficacy as a Mediating Variable</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas cakupan variabel dengan memasukkan faktor psikologis lainnya, seperti motivasi intrinsik, semangat kewirausahaan, dan kreativitas. Selain itu, studi yang melibatkan rentang demografis mahasiswa yang lebih luas atau lintas disiplin akademik dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika di balik minat kewirausahaan. Penelitian ini menekankan pentingnya efikasi diri dalam pendidikan kewirausahaan dan pelatihan. Upaya untuk meningkatkan pengetahuan saja tidak cukup jika tidak disertai dengan penguatan keyakinan diri melalui pengalaman penguasaan enaktif, pembelajaran vicarious, persuasi verbal, dan manajemen keadaan fisiologis positif. Oleh karena itu, intervensi pedagogis yang dirancang untuk meningkatkan minat kewirausahaan tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga membangun efikasi diri siswa melalui pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman dan pemberian umpan balik konstruktif. Pengetahuan, efikasi diri, dan minat membentuk rantai sebab-akibat yang saling memperkuat, di mana pengetahuan berfungsi sebagai fondasi, efikasi diri sebagai jembatan motivasi, dan minat sebagai manifestasi dorongan internal untuk terus terlibat dan mencapai dalam bidang yang ditekuni..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan kewirausahaan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap efikasi diri mahasiswa.Ini menunjukkan bahwa penguasaan konten operasional, pemasaran, dan keuangan memberikan dasar kognitif yang kuat bagi mahasiswa untuk menilai kemampuan mereka sendiri dalam mengelola bisnis.Penelitian ini juga memberikan bukti empiris bahwa efikasi diri berfungsi sebagai "jembatan kognitif" atau variabel mediasi yang signifikan antara pengetahuan kewirausahaan dan minat kewirausahaan.Pengetahuan tidak secara otomatis diterjemahkan menjadi minat tanpa proses internalisasi yang membentuk keyakinan terhadap kompetensi pribadi.Institusi pendidikan tinggi disarankan untuk terus mengadopsi dan memperkuat metodologi pembelajaran berbasis pengalaman.Fokus pendidikan tidak hanya terbatas pada transfer pengetahuan teknis, tetapi juga dirancang secara eksplisit untuk meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa melalui praktik lapangan yang autentik.Dengan peran penting efikasi diri, dosen dan pendidik dianjurkan untuk memberikan intervensi pedagogis yang mendukung, seperti memberikan umpan balik konstruktif, memfasilitasi pembelajaran vicarious melalui model peran dan contoh, serta menciptakan peluang untuk pengalaman penguasaan enaktif di mana mahasiswa berhasil mengelola unit bisnis mereka.Institusi pendidikan tinggi juga perlu menyediakan infrastruktur pendukung seperti inkubator bisnis.Keberadaan fasilitas ini penting untuk meringankan kekhawatiran mahasiswa tentang risiko keuangan dan ketidakpastian pasar, sekaligus memperkuat kesiapan mental mereka untuk memulai usaha
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak pengetahuan kewirausahaan terhadap minat kewirausahaan mahasiswa, dengan efikasi diri sebagai variabel mediasi. Fokus penelitian ini adalah pada mahasiswa yang telah menyelesaikan Proyek Usaha Mandiri (PUM) di sektor pertanian di Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. Metode penelitian yang digunakan adalah desain penelitian deskriptif dengan metode survei, di mana data primer dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur. Sampel penelitian terdiri dari 35 responden yang dipilih menggunakan teknik sampling tahap berganda. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan model persamaan struktural Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan kewirausahaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/c/proses-internal-mahasiswa-mental-minat-kewirausaha-thumb-b0763.webp" type="image/webp" length="111184" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/proses-internal-mahasiswa-mental-minat-kewirausaha-thumb-3c69c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/proses-internal-mahasiswa-mental-minat-kewirausaha-thumb-b0763.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/proses-internal-mahasiswa-mental-minat-kewirausaha-thumb-4d3a4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-686-itscience.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1434-journal-agriculture.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Profitability Intervention Role of ESG Disclosure and Company Size on Financial Performance ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Profitability Intervention Role of ESG Disclosure and Company Size on Financial Performance ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Profitability Intervention Role of ESG Disclosure and Company Size on Financial Performance ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53036-pengungkapan-esg-disclosure-ceo</link>
	<guid isPermaLink="false">cfdca8cfe440f019916e1562858ae26c</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 19:43:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ fina pdf ]]></category>
	<category><![CDATA[ nabu pdf ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fina,nabu,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi apakah peran mediasi profitabilitas berbeda antar sektor industri, misalnya antara manufaktur dan jasa, dengan menggunakan data panel jangka panjang untuk mengidentifikasi variasi temporal. Selanjutnya, studi dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Profitability Intervention: Role of ESG Disclosure and Company Size on Financial Performance: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi apakah peran mediasi profitabilitas berbeda antar sektor industri, misalnya antara manufaktur dan jasa, dengan menggunakan data panel jangka panjang untuk mengidentifikasi variasi temporal. Selanjutnya, studi dapat menilai kualitas pengungkapan ESGAibukan hanya skorAidengan mengintegrasikan indikator keterbukaan, verifikasi pihak ketiga, dan relevansi konten, serta menguji pengaruhnya terhadap kinerja keuangan perusahaan. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki pengaruh transformasi digital terhadap praktik pelaporan ESG, misalnya penggunaan teknologi blockchain atau AI dalam penyusunan laporan, untuk melihat apakah inovasi digital meningkatkan efektivitas ESG disclosure dan pada gilirannya memperbaiki kinerja keuangan perusahaan.. Berdasarkan analisis perusahaan yang tergabung dalam indeks IDXESG Leaders pada BEI periode 2019Ae2023, dapat disimpulkan bahwa pengungkapan ESG dan ukuran perusahaan memberikan dampak yang berbeda terhadap profitabilitas dan kinerja keuangan.Kedua variabel tersebut tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas, sehingga aspek keberlanjutan dan skala perusahaan tidak secara langsung meningkatkan laba.Namun, secara langsung pengungkapan ESG dan ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, menandakan peran pentingnya dalam membentuk persepsi keuangan dan nilai perusahaan Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh pengungkapan ESG dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan dengan profitabilitas sebagai variabel intervening. Populasi yang digunakan adalah perusahaan IDXESG Leader yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2019Ae2023. Teknik sampling purposif menghasilkan 17 perusahaan IDXESG Leader dengan 85 observasi. Metode analisis yang dipakai adalah regresi linier berganda. Hasil uji simultan menunjukkan bahwa variabel pengungkapan ESG, ukuran perusahaan, dan profitabilitas berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Dengan variabel... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/d/pengungkapan-esg-disclosure-ceo-ukuran-perusahaan-thumb-d7a3e.webp" title="JURIS - Profitability Intervention: Role of ESG Disclosure and Company Size on Financial Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/pengungkapan-esg-disclosure-ceo-ukuran-perusahaan-thumb-d7a3e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/pengungkapan-esg-disclosure-ceo-ukuran-perusahaan-thumb-d7a3e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/pengungkapan-esg-disclosure-ceo-ukuran-perusahaan-thumb-d7a3e.webp 1x" title="JURIS - Profitability Intervention: Role of ESG Disclosure and Company Size on Financial Performance" alt="JURIS - Profitability Intervention: Role of ESG Disclosure and Company Size on Financial Performance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/pengungkapan-esg-disclosure-ceo-ukuran-perusahaan-thumb-58aac.webp" title="JURIS - Profitability Intervention: Role of ESG Disclosure and Company Size on Financial Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/pengungkapan-esg-disclosure-ceo-ukuran-perusahaan-thumb-58aac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/pengungkapan-esg-disclosure-ceo-ukuran-perusahaan-thumb-58aac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/pengungkapan-esg-disclosure-ceo-ukuran-perusahaan-thumb-58aac.webp 1x" title="JURIS - Profitability Intervention: Role of ESG Disclosure and Company Size on Financial Performance" alt="JURIS - Profitability Intervention: Role of ESG Disclosure and Company Size on Financial Performance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/pengungkapan-esg-disclosure-ceo-ukuran-perusahaan-thumb-17ece.webp" title="JURIS - Profitability Intervention: Role of ESG Disclosure and Company Size on Financial Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/pengungkapan-esg-disclosure-ceo-ukuran-perusahaan-thumb-17ece.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/pengungkapan-esg-disclosure-ceo-ukuran-perusahaan-thumb-17ece.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/pengungkapan-esg-disclosure-ceo-ukuran-perusahaan-thumb-17ece.webp 1x" title="JURIS - Profitability Intervention: Role of ESG Disclosure and Company Size on Financial Performance" alt="JURIS - Profitability Intervention: Role of ESG Disclosure and Company Size on Financial Performance" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53036-pengungkapan-esg-disclosure-ceo" title="JURIS - Profitability Intervention: Role of ESG Disclosure and Company Size on Financial Performance" target="_blank">Profitability Intervention: Role of ESG Disclosure and Company Size on Financial Performance</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi apakah peran mediasi profitabilitas berbeda antar sektor industri, misalnya antara manufaktur dan jasa, dengan menggunakan data panel jangka panjang untuk mengidentifikasi variasi temporal. Selanjutnya, studi dapat menilai kualitas pengungkapan ESGAibukan hanya skorAidengan mengintegrasikan indikator keterbukaan, verifikasi pihak ketiga, dan relevansi konten, serta menguji pengaruhnya terhadap kinerja keuangan perusahaan. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki pengaruh transformasi digital terhadap praktik pelaporan ESG, misalnya penggunaan teknologi blockchain atau AI dalam penyusunan laporan, untuk melihat apakah inovasi digital meningkatkan efektivitas ESG disclosure dan pada gilirannya memperbaiki kinerja keuangan perusahaan..
<br>Berdasarkan analisis perusahaan yang tergabung dalam indeks IDXESG Leaders pada BEI periode 2019Ae2023, dapat disimpulkan bahwa pengungkapan ESG dan ukuran perusahaan memberikan dampak yang berbeda terhadap profitabilitas dan kinerja keuangan.Kedua variabel tersebut tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas, sehingga aspek keberlanjutan dan skala perusahaan tidak secara langsung meningkatkan laba.Namun, secara langsung pengungkapan ESG dan ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, menandakan peran pentingnya dalam membentuk persepsi keuangan dan nilai perusahaan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh pengungkapan ESG dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan dengan profitabilitas sebagai variabel intervening. Populasi yang digunakan adalah perusahaan IDXESG Leader yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2019Ae2023. Teknik sampling purposif menghasilkan 17 perusahaan IDXESG Leader dengan 85 observasi. Metode analisis yang dipakai adalah regresi linier berganda. Hasil uji simultan menunjukkan bahwa variabel pengungkapan ESG, ukuran perusahaan, dan profitabilitas berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Dengan variabel...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/d/pengungkapan-esg-disclosure-ceo-ukuran-perusahaan-thumb-17ece.webp" type="image/webp" length="114672" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/pengungkapan-esg-disclosure-ceo-ukuran-perusahaan-thumb-d7a3e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/pengungkapan-esg-disclosure-ceo-ukuran-perusahaan-thumb-58aac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/pengungkapan-esg-disclosure-ceo-ukuran-perusahaan-thumb-17ece.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-686-itscience.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1433-governors.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Effect Of Debt On Residual Business Results ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effect Of Debt On Residual Business Results ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effect Of Debt On Residual Business Results ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53034-shu-koperasi-simpan-pinjam-strategi-manaj</link>
	<guid isPermaLink="false">df5a37eb36730ec748a97fdbae8c0147</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 19:43:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ fina pdf ]]></category>
	<category><![CDATA[ nabu pdf ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fina,nabu,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan utang terhadap Sisa Hasil Usaha (SHU) koperasi, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman kita. Pertama, penting untuk menelaah lebih dalam bagaimana variabel-variabel ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effect Of Debt On Residual Business Results: Berdasarkan temuan yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan utang terhadap Sisa Hasil Usaha (SHU) koperasi, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman kita. Pertama, penting untuk menelaah lebih dalam bagaimana variabel-variabel eksternal dan internal, seperti efisiensi manajerial atau dinamika pasar, dapat memoderasi atau bahkan memediasi hubungan antara struktur utang dan kinerja SHU. Misalnya, apakah koperasi dengan tata kelola yang lebih kuat mampu mengelola tingkat utang yang lebih tinggi tanpa mengorbankan profitabilitas, atau bagaimana stabilitas penjualan memengaruhi sensitivitas SHU terhadap perubahan utang. Studi ini dapat menguji model yang lebih kompleks untuk mengidentifikasi mekanisme kausal yang lebih rinci. Kedua, mengingat koperasi sangat bergantung pada simpanan anggota, penelitian di masa depan dapat mengeksplorasi perspektif anggota terkait keputusan utang dan alokasi SHU. Bagaimana tingkat kepercayaan dan partisipasi aktif anggota memengaruhi kesediaan mereka untuk menyimpan dana, dan dampaknya terhadap kemampuan koperasi untuk memperoleh dan mengelola utang secara berkelanjutan? Hal ini akan memberikan wawasan kualitatif yang berharga mengenai keberlanjutan koperasi dari sisi internal. Terakhir, sangat disarankan untuk melakukan studi komparatif lintas koperasi simpan pinjam dengan karakteristik yang berbeda, misalnya dari segi skala usaha, lokasi geografis, atau komposisi sumber utang. Dengan periode observasi yang lebih panjang, penelitian dapat mengidentifikasi pola hubungan utang-SHU yang lebih stabil dan apakah ada perbedaan signifikan dalam strategi manajemen utang yang diadopsi oleh koperasi yang sukses dibandingkan yang kurang sukses. Pendekatan ini akan memberikan generalisasi yang lebih kuat dan implikasi kebijakan yang lebih relevan bagi sektor koperasi secara keseluruhan.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Koperasi Simpan Pinjam Swasti Sari Kupang mengalami peningkatan utang dan Sisa Hasil Usaha (SHU) selama periode 2021-2023, dengan utang menunjukkan pengaruh positif dan signifikan secara statistik terhadap SHU.Hal ini mengindikasikan bahwa koperasi memanfaatkan utang, terutama dari simpanan anggota, sebagai instrumen leverage keuangan untuk mendukung operasional dan menghasilkan pendapatan, di mana utang menjelaskan 98.Meskipun demikian, keterbatasan studi terletak pada jumlah observasi yang sedikit dan penggunaan variabel tunggal, sehingga direkomendasikan untuk penelitian selanjutnya agar menyertakan variabel tambahan seperti rasio profitabilitas, struktur aset, dan periode observasi yang lebih panjang Penelitian ini bertujuan untuk menentukan sejauh mana pengaruh utang terhadap Sisa Hasil Usaha (SHU) Koperasi Simpan Pinjam (Kopdit) Swasti Sari Kupang pada periode 2021-2023. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik analisis regresi linier sederhana. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh laporan keuangan utang dan SHU Koperasi Swasti Sari dari tahun 2021-2023. Sumber data yang digunakan meliputi data primer dan sekunder, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, dokumentasi, dan studi literatur.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/c/shu-koperasi-simpan-pinjam-strategi-manajemen-utan-thumb-53ddf.webp" title="JURIS - The Effect Of Debt On Residual Business Results" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/c/shu-koperasi-simpan-pinjam-strategi-manajemen-utan-thumb-53ddf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/c/shu-koperasi-simpan-pinjam-strategi-manajemen-utan-thumb-53ddf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/c/shu-koperasi-simpan-pinjam-strategi-manajemen-utan-thumb-53ddf.webp 1x" title="JURIS - The Effect Of Debt On Residual Business Results" alt="JURIS - The Effect Of Debt On Residual Business Results" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/c/shu-koperasi-simpan-pinjam-strategi-manajemen-utan-thumb-2cb64.webp" title="JURIS - The Effect Of Debt On Residual Business Results" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/c/shu-koperasi-simpan-pinjam-strategi-manajemen-utan-thumb-2cb64.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/c/shu-koperasi-simpan-pinjam-strategi-manajemen-utan-thumb-2cb64.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/c/shu-koperasi-simpan-pinjam-strategi-manajemen-utan-thumb-2cb64.webp 1x" title="JURIS - The Effect Of Debt On Residual Business Results" alt="JURIS - The Effect Of Debt On Residual Business Results" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/c/shu-koperasi-simpan-pinjam-strategi-manajemen-utan-thumb-1cdee.webp" title="JURIS - The Effect Of Debt On Residual Business Results" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/c/shu-koperasi-simpan-pinjam-strategi-manajemen-utan-thumb-1cdee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/c/shu-koperasi-simpan-pinjam-strategi-manajemen-utan-thumb-1cdee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/c/shu-koperasi-simpan-pinjam-strategi-manajemen-utan-thumb-1cdee.webp 1x" title="JURIS - The Effect Of Debt On Residual Business Results" alt="JURIS - The Effect Of Debt On Residual Business Results" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53034-shu-koperasi-simpan-pinjam-strategi-manaj" title="JURIS - The Effect Of Debt On Residual Business Results" target="_blank">The Effect Of Debt On Residual Business Results</a>: Berdasarkan temuan yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan utang terhadap Sisa Hasil Usaha (SHU) koperasi, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman kita. Pertama, penting untuk menelaah lebih dalam bagaimana variabel-variabel eksternal dan internal, seperti efisiensi manajerial atau dinamika pasar, dapat memoderasi atau bahkan memediasi hubungan antara struktur utang dan kinerja SHU. Misalnya, apakah koperasi dengan tata kelola yang lebih kuat mampu mengelola tingkat utang yang lebih tinggi tanpa mengorbankan profitabilitas, atau bagaimana stabilitas penjualan memengaruhi sensitivitas SHU terhadap perubahan utang. Studi ini dapat menguji model yang lebih kompleks untuk mengidentifikasi mekanisme kausal yang lebih rinci. Kedua, mengingat koperasi sangat bergantung pada simpanan anggota, penelitian di masa depan dapat mengeksplorasi perspektif anggota terkait keputusan utang dan alokasi SHU. Bagaimana tingkat kepercayaan dan partisipasi aktif anggota memengaruhi kesediaan mereka untuk menyimpan dana, dan dampaknya terhadap kemampuan koperasi untuk memperoleh dan mengelola utang secara berkelanjutan? Hal ini akan memberikan wawasan kualitatif yang berharga mengenai keberlanjutan koperasi dari sisi internal. Terakhir, sangat disarankan untuk melakukan studi komparatif lintas koperasi simpan pinjam dengan karakteristik yang berbeda, misalnya dari segi skala usaha, lokasi geografis, atau komposisi sumber utang. Dengan periode observasi yang lebih panjang, penelitian dapat mengidentifikasi pola hubungan utang-SHU yang lebih stabil dan apakah ada perbedaan signifikan dalam strategi manajemen utang yang diadopsi oleh koperasi yang sukses dibandingkan yang kurang sukses. Pendekatan ini akan memberikan generalisasi yang lebih kuat dan implikasi kebijakan yang lebih relevan bagi sektor koperasi secara keseluruhan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa Koperasi Simpan Pinjam Swasti Sari Kupang mengalami peningkatan utang dan Sisa Hasil Usaha (SHU) selama periode 2021-2023, dengan utang menunjukkan pengaruh positif dan signifikan secara statistik terhadap SHU.Hal ini mengindikasikan bahwa koperasi memanfaatkan utang, terutama dari simpanan anggota, sebagai instrumen leverage keuangan untuk mendukung operasional dan menghasilkan pendapatan, di mana utang menjelaskan 98.Meskipun demikian, keterbatasan studi terletak pada jumlah observasi yang sedikit dan penggunaan variabel tunggal, sehingga direkomendasikan untuk penelitian selanjutnya agar menyertakan variabel tambahan seperti rasio profitabilitas, struktur aset, dan periode observasi yang lebih panjang
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menentukan sejauh mana pengaruh utang terhadap Sisa Hasil Usaha (SHU) Koperasi Simpan Pinjam (Kopdit) Swasti Sari Kupang pada periode 2021-2023. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik analisis regresi linier sederhana. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh laporan keuangan utang dan SHU Koperasi Swasti Sari dari tahun 2021-2023. Sumber data yang digunakan meliputi data primer dan sekunder, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, dokumentasi, dan studi literatur....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/c/shu-koperasi-simpan-pinjam-strategi-manajemen-utan-thumb-2cb64.webp" type="image/webp" length="107130" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/c/shu-koperasi-simpan-pinjam-strategi-manajemen-utan-thumb-53ddf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/c/shu-koperasi-simpan-pinjam-strategi-manajemen-utan-thumb-2cb64.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/c/shu-koperasi-simpan-pinjam-strategi-manajemen-utan-thumb-1cdee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-686-itscience.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1433-governors.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Influence of Internal Control System of Accounts Receivables on Bad Debts ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Influence of Internal Control System of Accounts Receivables on Bad Debts ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Influence of Internal Control System of Accounts Receivables on Bad Debts ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53033-kontrol-intern-variabel-independen-sistem-internal</link>
	<guid isPermaLink="false">d06bd1d5d52c3c218ffd32328e26a2d0</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 19:43:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ fina pdf ]]></category>
	<category><![CDATA[ nabu pdf ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fina,nabu,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana kualitas kebijakan kredit memengaruhi tingkat bad debts pada koperasi simpan pinjam, misalnya dengan menguji apakah prosedur penilaian kredit yang lebih ketat dapat menurunkan risiko piutang macet. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Influence of Internal Control System of Accounts Receivables on Bad Debts: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana kualitas kebijakan kredit memengaruhi tingkat bad debts pada koperasi simpan pinjam, misalnya dengan menguji apakah prosedur penilaian kredit yang lebih ketat dapat menurunkan risiko piutang macet. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran karakteristik peminjam seperti pendapatan, usia, dan tingkat pendidikan dalam menentukan probabilitas terjadinya bad debts, sehingga koperasi dapat mengembangkan profil risiko yang lebih akurat. Selanjutnya, analisis pengaruh kondisi ekonomi makro, seperti tingkat inflasi dan pengangguran, serta kinerja manajemen koperasi terhadap bad debts dapat memberikan wawasan menyeluruh tentang faktor eksternal dan internal yang berkontribusi pada akumulasi piutang tak tertagihkan.. Analisis regresi menunjukkan adanya hubungan positif antara sistem kontrol internal piutang dengan bad debts, namun tidak berarti sistem tersebut efektif dalam mengurangi bad debts.Uji hipotesis mengungkapkan bahwa pengaruh sistem kontrol internal piutang tidak signifikan secara statistik, menandakan bahwa perbaikan sistem saja tidak cukup untuk menurunkan tingkat bad debts.Sebagian besar bad debts dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti, sehingga diperlukan penelitian lanjutan yang memasukkan variabel tambahan untuk memahami determinan bad debts secara komprehensif Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh sistem kontrol internal piutang terhadap bad debts pada Koperasi Simpan Pinjam Swasti Sari di Kupang selama periode observasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan analisis regresi linier sederhana. Data primer dan sekunder dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Variabel independen adalah sistem kontrol internal piutang, sedangkan variabel dependen adalah bad debts. Hasil temuan menunjukkan bahwa meskipun sistem kontrol internal piutang berkontribusi pada pengelolaan bad debts, pengaruhnya tidak signifikan secara statistik. Hal ini mengindikasikan bahwa bad debts juga dipengaruhi oleh faktor lain di luar sistem kontrol internal... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/7/kontrol-intern-variabel-independen-sistem-internal-thumb-0dfd4.webp" title="JURIS - The Influence of Internal Control System of Accounts Receivables on Bad Debts" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/kontrol-intern-variabel-independen-sistem-internal-thumb-0dfd4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/kontrol-intern-variabel-independen-sistem-internal-thumb-0dfd4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/kontrol-intern-variabel-independen-sistem-internal-thumb-0dfd4.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Internal Control System of Accounts Receivables on Bad Debts" alt="JURIS - The Influence of Internal Control System of Accounts Receivables on Bad Debts" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/kontrol-intern-variabel-independen-sistem-internal-thumb-489b3.webp" title="JURIS - The Influence of Internal Control System of Accounts Receivables on Bad Debts" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/kontrol-intern-variabel-independen-sistem-internal-thumb-489b3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/kontrol-intern-variabel-independen-sistem-internal-thumb-489b3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/kontrol-intern-variabel-independen-sistem-internal-thumb-489b3.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Internal Control System of Accounts Receivables on Bad Debts" alt="JURIS - The Influence of Internal Control System of Accounts Receivables on Bad Debts" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/kontrol-intern-variabel-independen-sistem-internal-thumb-ea869.webp" title="JURIS - The Influence of Internal Control System of Accounts Receivables on Bad Debts" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/kontrol-intern-variabel-independen-sistem-internal-thumb-ea869.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/kontrol-intern-variabel-independen-sistem-internal-thumb-ea869.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/kontrol-intern-variabel-independen-sistem-internal-thumb-ea869.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Internal Control System of Accounts Receivables on Bad Debts" alt="JURIS - The Influence of Internal Control System of Accounts Receivables on Bad Debts" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53033-kontrol-intern-variabel-independen-sistem-internal" title="JURIS - The Influence of Internal Control System of Accounts Receivables on Bad Debts" target="_blank">The Influence of Internal Control System of Accounts Receivables on Bad Debts</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana kualitas kebijakan kredit memengaruhi tingkat bad debts pada koperasi simpan pinjam, misalnya dengan menguji apakah prosedur penilaian kredit yang lebih ketat dapat menurunkan risiko piutang macet. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran karakteristik peminjam seperti pendapatan, usia, dan tingkat pendidikan dalam menentukan probabilitas terjadinya bad debts, sehingga koperasi dapat mengembangkan profil risiko yang lebih akurat. Selanjutnya, analisis pengaruh kondisi ekonomi makro, seperti tingkat inflasi dan pengangguran, serta kinerja manajemen koperasi terhadap bad debts dapat memberikan wawasan menyeluruh tentang faktor eksternal dan internal yang berkontribusi pada akumulasi piutang tak tertagihkan..
<br>Analisis regresi menunjukkan adanya hubungan positif antara sistem kontrol internal piutang dengan bad debts, namun tidak berarti sistem tersebut efektif dalam mengurangi bad debts.Uji hipotesis mengungkapkan bahwa pengaruh sistem kontrol internal piutang tidak signifikan secara statistik, menandakan bahwa perbaikan sistem saja tidak cukup untuk menurunkan tingkat bad debts.Sebagian besar bad debts dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti, sehingga diperlukan penelitian lanjutan yang memasukkan variabel tambahan untuk memahami determinan bad debts secara komprehensif
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh sistem kontrol internal piutang terhadap bad debts pada Koperasi Simpan Pinjam Swasti Sari di Kupang selama periode observasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan analisis regresi linier sederhana. Data primer dan sekunder dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Variabel independen adalah sistem kontrol internal piutang, sedangkan variabel dependen adalah bad debts. Hasil temuan menunjukkan bahwa meskipun sistem kontrol internal piutang berkontribusi pada pengelolaan bad debts, pengaruhnya tidak signifikan secara statistik. Hal ini mengindikasikan bahwa bad debts juga dipengaruhi oleh faktor lain di luar sistem kontrol internal...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/7/kontrol-intern-variabel-independen-sistem-internal-thumb-0dfd4.webp" type="image/webp" length="77506" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/kontrol-intern-variabel-independen-sistem-internal-thumb-0dfd4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/kontrol-intern-variabel-independen-sistem-internal-thumb-489b3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/kontrol-intern-variabel-independen-sistem-internal-thumb-ea869.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-686-itscience.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1433-governors.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sustainable Analysis of the Use of Organic Fertilizer in Rice Fields in Deli Serdang Regency ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sustainable Analysis of the Use of Organic Fertilizer in Rice Fields in Deli Serdang Regency ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sustainable Analysis of the Use of Organic Fertilizer in Rice Fields in Deli Serdang Regency ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53032-aplikasi-pupuk-daun-dosis-pugam-subsidi-pupu</link>
	<guid isPermaLink="false">9a279db84b319e7147f47ca8a80b24d2</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 19:43:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas penggunaan bioaktif mikroorganisme EM4 dan MOL dalam proses komposting pupuk organik pada skala petani kecil, dengan fokus pada pengurangan waktu dekomposisi dan peningkatan kandungan nutrisi; penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sustainable Analysis of the Use of Organic Fertilizer in Rice Fields in Deli Serdang Regency: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas penggunaan bioaktif mikroorganisme EM4 dan MOL dalam proses komposting pupuk organik pada skala petani kecil, dengan fokus pada pengurangan waktu dekomposisi dan peningkatan kandungan nutrisi; penelitian ini dapat menjawab pertanyaan bagaimana kombinasi mikroba tersebut mempengaruhi kualitas tanah dan hasil panen dibandingkan kompos konvensional. Selanjutnya, studi banding antara model koperasi petani yang memproduksi pupuk organik secara kolektif dan model individu dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempercepat adopsi teknologi, termasuk analisis ekonomi, sosial, dan keberlanjutan lingkungan, serta menilai apakah skala produksi bersama dapat menurunkan biaya awal dan meningkatkan akses bahan baku. Terakhir, perlu dilakukan penelitian eksperimental yang mengintegrasikan penggunaan pupuk organik dengan praktik agrikultur presisi, seperti sensor tanah dan aplikasi dosis variabel, untuk menentukan potensi peningkatan efisiensi penggunaan pupuk, reduksi emisi gas rumah kaca, dan peningkatan profitabilitas petani di wilayah Deli Serdang yang memiliki variasi kondisi tanah yang signifikan.. Penggunaan konsisten pupuk organik selama dua musim tanam meningkatkan kandungan C organik tanah dari 1,2A% menjadi 2,4A% serta memperbaiki pH, N total, P tersedia, dan CEC.Kombinasi 10Aton/ha pupuk kandang dengan 50A% dosis pupuk anorganik (P2A1) menghasilkan produktivitas tertinggi (6,8Aton/ha GKG, 25,9A%) dan analisis keberlanjutan menunjukkan indeks ekologi 68,4, peningkatan pendapatan petani 18,5A% serta kepuasan lahan yang lebih tinggi.Hambatan utama meliputi keterbatasan bahan baku berkualitas, biaya awal tinggi, pengetahuan teknis petani yang terbatas, serta kurangnya infrastruktur komposting.diperlukan kebijakan terintegrasi yang mencakup subsidi pupuk organik, pengembangan institusi petani, pelatihan teknis berkelanjutan, dan kemitraan multiAcpemangku kepentingan untuk memperluas adopsi Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberlanjutan penggunaan pupuk organik pada tanaman padi sawah di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Penelitian difokuskan pada aspek agronomi, ekologi, dan sosialAcekonomi dari penerapan pupuk organik sebagai alternatif atau pelengkap pupuk anorganik. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif analitis dengan metode survei serta studi literatur pada sawah di enam kecamatan yang menjadi pusat produksi padi di Kabupaten Deli Serdang. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dengan 120 petani padi sawah dan observasi lapangan selama musim tanam 2023/2024. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan pupuk organik secara konsisten meningkatkan kandungan karbon... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/e/aplikasi-pupuk-daun-dosis-pugam-subsidi-kandang-sa-thumb-3369b.webp" title="JURIS - Sustainable Analysis of the Use of Organic Fertilizer in Rice Fields in Deli Serdang Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/aplikasi-pupuk-daun-dosis-pugam-subsidi-kandang-sa-thumb-3369b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/aplikasi-pupuk-daun-dosis-pugam-subsidi-kandang-sa-thumb-3369b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/aplikasi-pupuk-daun-dosis-pugam-subsidi-kandang-sa-thumb-3369b.webp 1x" title="JURIS - Sustainable Analysis of the Use of Organic Fertilizer in Rice Fields in Deli Serdang Regency" alt="JURIS - Sustainable Analysis of the Use of Organic Fertilizer in Rice Fields in Deli Serdang Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/e/aplikasi-pupuk-daun-dosis-pugam-subsidi-kandang-sa-thumb-83a70.webp" title="JURIS - Sustainable Analysis of the Use of Organic Fertilizer in Rice Fields in Deli Serdang Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/aplikasi-pupuk-daun-dosis-pugam-subsidi-kandang-sa-thumb-83a70.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/aplikasi-pupuk-daun-dosis-pugam-subsidi-kandang-sa-thumb-83a70.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/aplikasi-pupuk-daun-dosis-pugam-subsidi-kandang-sa-thumb-83a70.webp 1x" title="JURIS - Sustainable Analysis of the Use of Organic Fertilizer in Rice Fields in Deli Serdang Regency" alt="JURIS - Sustainable Analysis of the Use of Organic Fertilizer in Rice Fields in Deli Serdang Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/e/aplikasi-pupuk-daun-dosis-pugam-subsidi-kandang-sa-thumb-615e7.webp" title="JURIS - Sustainable Analysis of the Use of Organic Fertilizer in Rice Fields in Deli Serdang Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/aplikasi-pupuk-daun-dosis-pugam-subsidi-kandang-sa-thumb-615e7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/aplikasi-pupuk-daun-dosis-pugam-subsidi-kandang-sa-thumb-615e7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/aplikasi-pupuk-daun-dosis-pugam-subsidi-kandang-sa-thumb-615e7.webp 1x" title="JURIS - Sustainable Analysis of the Use of Organic Fertilizer in Rice Fields in Deli Serdang Regency" alt="JURIS - Sustainable Analysis of the Use of Organic Fertilizer in Rice Fields in Deli Serdang Regency" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53032-aplikasi-pupuk-daun-dosis-pugam-subsidi-pupu" title="JURIS - Sustainable Analysis of the Use of Organic Fertilizer in Rice Fields in Deli Serdang Regency" target="_blank">Sustainable Analysis of the Use of Organic Fertilizer in Rice Fields in Deli Serdang Regency</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas penggunaan bioaktif mikroorganisme EM4 dan MOL dalam proses komposting pupuk organik pada skala petani kecil, dengan fokus pada pengurangan waktu dekomposisi dan peningkatan kandungan nutrisi; penelitian ini dapat menjawab pertanyaan bagaimana kombinasi mikroba tersebut mempengaruhi kualitas tanah dan hasil panen dibandingkan kompos konvensional. Selanjutnya, studi banding antara model koperasi petani yang memproduksi pupuk organik secara kolektif dan model individu dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempercepat adopsi teknologi, termasuk analisis ekonomi, sosial, dan keberlanjutan lingkungan, serta menilai apakah skala produksi bersama dapat menurunkan biaya awal dan meningkatkan akses bahan baku. Terakhir, perlu dilakukan penelitian eksperimental yang mengintegrasikan penggunaan pupuk organik dengan praktik agrikultur presisi, seperti sensor tanah dan aplikasi dosis variabel, untuk menentukan potensi peningkatan efisiensi penggunaan pupuk, reduksi emisi gas rumah kaca, dan peningkatan profitabilitas petani di wilayah Deli Serdang yang memiliki variasi kondisi tanah yang signifikan..
<br>Penggunaan konsisten pupuk organik selama dua musim tanam meningkatkan kandungan C organik tanah dari 1,2A% menjadi 2,4A% serta memperbaiki pH, N total, P tersedia, dan CEC.Kombinasi 10Aton/ha pupuk kandang dengan 50A% dosis pupuk anorganik (P2A1) menghasilkan produktivitas tertinggi (6,8Aton/ha GKG,  25,9A%) dan analisis keberlanjutan menunjukkan indeks ekologi 68,4, peningkatan pendapatan petani 18,5A% serta kepuasan lahan yang lebih tinggi.Hambatan utama meliputi keterbatasan bahan baku berkualitas, biaya awal tinggi, pengetahuan teknis petani yang terbatas, serta kurangnya infrastruktur komposting.diperlukan kebijakan terintegrasi yang mencakup subsidi pupuk organik, pengembangan institusi petani, pelatihan teknis berkelanjutan, dan kemitraan multiAcpemangku kepentingan untuk memperluas adopsi
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberlanjutan penggunaan pupuk organik pada tanaman padi sawah di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Penelitian difokuskan pada aspek agronomi, ekologi, dan sosialAcekonomi dari penerapan pupuk organik sebagai alternatif atau pelengkap pupuk anorganik. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif analitis dengan metode survei serta studi literatur pada sawah di enam kecamatan yang menjadi pusat produksi padi di Kabupaten Deli Serdang. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dengan 120 petani padi sawah dan observasi lapangan selama musim tanam 2023/2024. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan pupuk organik secara konsisten meningkatkan kandungan karbon...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/e/aplikasi-pupuk-daun-dosis-pugam-subsidi-kandang-sa-thumb-615e7.webp" type="image/webp" length="97970" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/aplikasi-pupuk-daun-dosis-pugam-subsidi-kandang-sa-thumb-3369b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/aplikasi-pupuk-daun-dosis-pugam-subsidi-kandang-sa-thumb-83a70.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/aplikasi-pupuk-daun-dosis-pugam-subsidi-kandang-sa-thumb-615e7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-686-itscience.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1434-journal-agriculture.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Assessment of Organic Phosphorus Distribution in the Sediment and Waters of Langat River Malaysia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Assessment of Organic Phosphorus Distribution in the Sediment and Waters of Langat River Malaysia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Assessment of Organic Phosphorus Distribution in the Sediment and Waters of Langat River Malaysia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53031-pengelolaan-limbah-organik-fosfor-terlarut</link>
	<guid isPermaLink="false">49401bbcd605d2574186cae4e10190b2</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 19:43:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ journal menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ stat counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ adrian aturo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adrian,aturo,counter,journal,menu,stat]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk memahami hubungan antara fraksi fosfor organik dan kapasitas sorpsi sedimen. Penelitian ini dapat membantu ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Assessment of Organic Phosphorus Distribution in the Sediment and Waters of Langat River, Malaysia: Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk memahami hubungan antara fraksi fosfor organik dan kapasitas sorpsi sedimen. Penelitian ini dapat membantu menjelaskan bagaimana sedimen berperan dalam siklus fosfor organik dan bagaimana perubahan dalam fraksi fosfor organik dapat mempengaruhi kapasitas sedimen untuk mempertahankan fosfor. Kedua, penting untuk menyelidiki dampak polusi fosfor organik pada ekosistem Sungai Langat. Studi ekologi yang menyeluruh dapat membantu memahami bagaimana polusi fosfor organik mempengaruhi keanekaragaman hayati, kesehatan ekosistem, dan fungsi ekologis sungai. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi mitigasi dan pengelolaan yang efektif untuk mengurangi polusi fosfor organik di Sungai Langat. Ini dapat mencakup pengembangan teknologi pengolahan air yang lebih efisien, implementasi praktik pertanian yang berkelanjutan, dan peningkatan pengelolaan limbah industri dan domestik.. Kualitas air Sungai Langat menurun dari hulu ke hilir, seperti yang ditunjukkan oleh degradasi semua parameter fisikokimia yang diuji dalam penelitian ini.Oksigen terlarut, permintaan oksigen biologis, dan permintaan oksigen kimia mengalami penurunan yang signifikan dan dapat mempengaruhi fungsi ekologis Sungai Langat.Beban fosfor organik baik yang terlarut dalam air maupun yang terdapat dalam sedimen juga meningkat ke arah hilir.Fosfor organik terlarut (DOP) merupakan bagian signifikan dari fosfor organik terlarut total dan merupakan sumber potensial fosfor yang tersedia secara biologis untuk organisme fotosintesis dan mikroorganisme akuatik.Deposisi sedimen di hilir dari sumber alochthonous, kapasitas sorpsi sedimen, materi yang diperkenalkan dari anak sungai, dan jenis penggunaan lahan termasuk pertanian mempengaruhi distribusi fosfor organik di Sungai Langat.Fraksi non-labile sedimen merupakan sumber muatan internal dan risiko eutrofikasi jika muatan tidak dikendalikan Sungai Langat di Malaysia melintasi daerah perkotaan yang berkembang pesat dan sangat terpengaruh oleh aktivitas antropogenik. Pengenalan fosfor berlebih ke dalam sungai merupakan masalah ekologis yang signifikan. Penelitian ini mengevaluasi dampak saat ini dan potensial dari fosfor organik di Sungai Langat. Parameter kualitas air menunjukkan penurunan progresif ke hilir, yang disebabkan oleh sumber alochthonous dari anak sungai dan praktik penggunaan lahan. Zat anorganik menjadi penyebab utama polusi di sungai, sementara degradasi polusi organik secara biologis berkurang. Fosfor organik terlarut (DOP) memainkan peran signifikan di stasiun yang relatif tidak tercemar atau di... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/2/pengelolaan-limbah-organik-fosfor-terlarut-subsidi-thumb-053b1.webp" title="JURIS - Assessment of Organic Phosphorus Distribution in the Sediment and Waters of Langat River, Malaysia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/pengelolaan-limbah-organik-fosfor-terlarut-subsidi-thumb-053b1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/pengelolaan-limbah-organik-fosfor-terlarut-subsidi-thumb-053b1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/pengelolaan-limbah-organik-fosfor-terlarut-subsidi-thumb-053b1.webp 1x" title="JURIS - Assessment of Organic Phosphorus Distribution in the Sediment and Waters of Langat River, Malaysia" alt="JURIS - Assessment of Organic Phosphorus Distribution in the Sediment and Waters of Langat River, Malaysia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/2/pengelolaan-limbah-organik-fosfor-terlarut-subsidi-thumb-c29d7.webp" title="JURIS - Assessment of Organic Phosphorus Distribution in the Sediment and Waters of Langat River, Malaysia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/pengelolaan-limbah-organik-fosfor-terlarut-subsidi-thumb-c29d7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/pengelolaan-limbah-organik-fosfor-terlarut-subsidi-thumb-c29d7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/pengelolaan-limbah-organik-fosfor-terlarut-subsidi-thumb-c29d7.webp 1x" title="JURIS - Assessment of Organic Phosphorus Distribution in the Sediment and Waters of Langat River, Malaysia" alt="JURIS - Assessment of Organic Phosphorus Distribution in the Sediment and Waters of Langat River, Malaysia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/2/pengelolaan-limbah-organik-fosfor-terlarut-subsidi-thumb-9de4a.webp" title="JURIS - Assessment of Organic Phosphorus Distribution in the Sediment and Waters of Langat River, Malaysia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/pengelolaan-limbah-organik-fosfor-terlarut-subsidi-thumb-9de4a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/pengelolaan-limbah-organik-fosfor-terlarut-subsidi-thumb-9de4a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/pengelolaan-limbah-organik-fosfor-terlarut-subsidi-thumb-9de4a.webp 1x" title="JURIS - Assessment of Organic Phosphorus Distribution in the Sediment and Waters of Langat River, Malaysia" alt="JURIS - Assessment of Organic Phosphorus Distribution in the Sediment and Waters of Langat River, Malaysia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53031-pengelolaan-limbah-organik-fosfor-terlarut" title="JURIS - Assessment of Organic Phosphorus Distribution in the Sediment and Waters of Langat River, Malaysia" target="_blank">Assessment of Organic Phosphorus Distribution in the Sediment and Waters of Langat River, Malaysia</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk memahami hubungan antara fraksi fosfor organik dan kapasitas sorpsi sedimen. Penelitian ini dapat membantu menjelaskan bagaimana sedimen berperan dalam siklus fosfor organik dan bagaimana perubahan dalam fraksi fosfor organik dapat mempengaruhi kapasitas sedimen untuk mempertahankan fosfor. Kedua, penting untuk menyelidiki dampak polusi fosfor organik pada ekosistem Sungai Langat. Studi ekologi yang menyeluruh dapat membantu memahami bagaimana polusi fosfor organik mempengaruhi keanekaragaman hayati, kesehatan ekosistem, dan fungsi ekologis sungai. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi mitigasi dan pengelolaan yang efektif untuk mengurangi polusi fosfor organik di Sungai Langat. Ini dapat mencakup pengembangan teknologi pengolahan air yang lebih efisien, implementasi praktik pertanian yang berkelanjutan, dan peningkatan pengelolaan limbah industri dan domestik..
<br>Kualitas air Sungai Langat menurun dari hulu ke hilir, seperti yang ditunjukkan oleh degradasi semua parameter fisikokimia yang diuji dalam penelitian ini.Oksigen terlarut, permintaan oksigen biologis, dan permintaan oksigen kimia mengalami penurunan yang signifikan dan dapat mempengaruhi fungsi ekologis Sungai Langat.Beban fosfor organik baik yang terlarut dalam air maupun yang terdapat dalam sedimen juga meningkat ke arah hilir.Fosfor organik terlarut (DOP) merupakan bagian signifikan dari fosfor organik terlarut total dan merupakan sumber potensial fosfor yang tersedia secara biologis untuk organisme fotosintesis dan mikroorganisme akuatik.Deposisi sedimen di hilir dari sumber alochthonous, kapasitas sorpsi sedimen, materi yang diperkenalkan dari anak sungai, dan jenis penggunaan lahan termasuk pertanian mempengaruhi distribusi fosfor organik di Sungai Langat.Fraksi non-labile sedimen merupakan sumber muatan internal dan risiko eutrofikasi jika muatan tidak dikendalikan
<br>Sungai Langat di Malaysia melintasi daerah perkotaan yang berkembang pesat dan sangat terpengaruh oleh aktivitas antropogenik. Pengenalan fosfor berlebih ke dalam sungai merupakan masalah ekologis yang signifikan. Penelitian ini mengevaluasi dampak saat ini dan potensial dari fosfor organik di Sungai Langat. Parameter kualitas air menunjukkan penurunan progresif ke hilir, yang disebabkan oleh sumber alochthonous dari anak sungai dan praktik penggunaan lahan. Zat anorganik menjadi penyebab utama polusi di sungai, sementara degradasi polusi organik secara biologis berkurang. Fosfor organik terlarut (DOP) memainkan peran signifikan di stasiun yang relatif tidak tercemar atau di...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/2/pengelolaan-limbah-organik-fosfor-terlarut-subsidi-thumb-9de4a.webp" type="image/webp" length="56928" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/pengelolaan-limbah-organik-fosfor-terlarut-subsidi-thumb-053b1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/pengelolaan-limbah-organik-fosfor-terlarut-subsidi-thumb-c29d7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/pengelolaan-limbah-organik-fosfor-terlarut-subsidi-thumb-9de4a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-738-biotrop.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3181-biotropia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Reframing Investment Determinants in Emerging Economies A Conceptual Model Based on the IS Success Framework ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Reframing Investment Determinants in Emerging Economies A Conceptual Model Based on the IS Success Framework ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Reframing Investment Determinants in Emerging Economies A Conceptual Model Based on the IS Success Framework ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53030-kepuasan-investor-survei-persepsi-studi-m</link>
	<guid isPermaLink="false">e3f7d4d11bc514c5dc2ef3bbac494d84</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 19:43:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ cokki cokki ]]></category>
	<category><![CDATA[ haris maupa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cokki,content,haris,main,maupa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris kerangka konseptual yang telah dikembangkan dengan mengumpulkan data survei dari investor di berbagai sektor di Indonesia, kemudian menggunakan teknik Partial Least SquaresAcStructural Equation Modeling ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Reframing Investment Determinants in Emerging Economies: A Conceptual Model Based on the IS Success Framework: Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris kerangka konseptual yang telah dikembangkan dengan mengumpulkan data survei dari investor di berbagai sektor di Indonesia, kemudian menggunakan teknik Partial Least SquaresAcStructural Equation Modeling (PLSAcSEM) untuk menguji apakah kepuasan dan kepercayaan investor benarAcbenar memediasi pengaruh faktor eksternal seperti hukum, tanah, tenaga kerja, dan perpajakan terhadap keputusan investasi. Selanjutnya, perlu diteliti bagaimana kualitas layanan eAcgovernment, sebagai dimensi tambahan pada faktor input, memengaruhi tingkat kepuasan dan kepercayaan investor; penelitian ini dapat membandingkan persepsi investor terhadap layanan digital pemerintah dengan persepsi terhadap layanan administratif konvensional. Terakhir, penelitian dapat memperluas model dengan memasukkan kebijakan keberlanjutan, misalnya insentif hijau atau regulasi lingkungan, untuk melihat sejauh mana kebijakan tersebut meningkatkan kepercayaan investor dan memotivasi keputusan investasi jangka panjang di ekonomi berkembang. Dengan tiga arah studi tersebut, hasilnya diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang kuat bagi pembuat kebijakan dan akademisi dalam merancang intervensi yang lebih efektif, serta memperkuat pemahaman mengenai dinamika investasi di negara berkembang.. Penelitian ini mengembangkan model konseptual yang memodifikasi Kerangka Keberhasilan Sistem Informasi (DeLone &AMcLean) untuk menjelaskan bagaimana empat faktor eksternal (hukum, tanah, tenaga kerja, dan perpajakan) memengaruhi keputusan investasi di Indonesia secara tidak langsung melalui dua jalur psikologis, yaitu kepuasan investor (jangka pendek) dan kepercayaan investor (jangka panjang).Model tersebut menekankan bahwa peningkatan efisiensi administratif dan transparansi dapat meningkatkan kepuasan, sementara kepastian hukum dan stabilitas kebijakan diperlukan untuk memperkuat kepercayaan, memberikan arahan kebijakan yang terintegrasi antara intervensi jangka pendek dan jangka panjang.Penulis menyarankan agar proposisi teoretis model dioperasionalisasikan dan diuji secara empirik menggunakan survei dan teknik SEM, serta memperluas kerangka dengan memasukkan dimensi digitalisasi layanan publik dan keberlanjutan untuk menilai pengaruhnya terhadap perilaku investasi Investasi merupakan pendorong utama perkembangan ekonomi melalui pertumbuhan, penciptaan lapangan kerja, dan akses terhadap teknologi. Namun, fenomena ini tidak selalu berlaku di banyak negara berkembang, termasuk Indonesia; realitasnya menunjukkan realisasi investasi aktual seringkali tidak mencapai target kebijakan, sehingga menimbulkan kesenjangan antara potensi dan hasil yang tercapai. Kebanyakan analisis makro tentang iklim investasi fokus pada determinan eksternal seperti regulasi, infrastruktur, dan insentif pajak, sementara... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/5/kepuasan-investor-survei-persepsi-studi-model-kons-thumb-c6e7f.webp" title="JURIS - Reframing Investment Determinants in Emerging Economies: A Conceptual Model Based on the IS Success Framework" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/kepuasan-investor-survei-persepsi-studi-model-kons-thumb-c6e7f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/kepuasan-investor-survei-persepsi-studi-model-kons-thumb-c6e7f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/kepuasan-investor-survei-persepsi-studi-model-kons-thumb-c6e7f.webp 1x" title="JURIS - Reframing Investment Determinants in Emerging Economies: A Conceptual Model Based on the IS Success Framework" alt="JURIS - Reframing Investment Determinants in Emerging Economies: A Conceptual Model Based on the IS Success Framework" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/5/kepuasan-investor-survei-persepsi-studi-model-kons-thumb-e83d1.webp" title="JURIS - Reframing Investment Determinants in Emerging Economies: A Conceptual Model Based on the IS Success Framework" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/kepuasan-investor-survei-persepsi-studi-model-kons-thumb-e83d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/kepuasan-investor-survei-persepsi-studi-model-kons-thumb-e83d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/kepuasan-investor-survei-persepsi-studi-model-kons-thumb-e83d1.webp 1x" title="JURIS - Reframing Investment Determinants in Emerging Economies: A Conceptual Model Based on the IS Success Framework" alt="JURIS - Reframing Investment Determinants in Emerging Economies: A Conceptual Model Based on the IS Success Framework" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/5/kepuasan-investor-survei-persepsi-studi-model-kons-thumb-0949a.webp" title="JURIS - Reframing Investment Determinants in Emerging Economies: A Conceptual Model Based on the IS Success Framework" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/kepuasan-investor-survei-persepsi-studi-model-kons-thumb-0949a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/kepuasan-investor-survei-persepsi-studi-model-kons-thumb-0949a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/kepuasan-investor-survei-persepsi-studi-model-kons-thumb-0949a.webp 1x" title="JURIS - Reframing Investment Determinants in Emerging Economies: A Conceptual Model Based on the IS Success Framework" alt="JURIS - Reframing Investment Determinants in Emerging Economies: A Conceptual Model Based on the IS Success Framework" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53030-kepuasan-investor-survei-persepsi-studi-m" title="JURIS - Reframing Investment Determinants in Emerging Economies: A Conceptual Model Based on the IS Success Framework" target="_blank">Reframing Investment Determinants in Emerging Economies: A Conceptual Model Based on the IS Success Framework</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris kerangka konseptual yang telah dikembangkan dengan mengumpulkan data survei dari investor di berbagai sektor di Indonesia, kemudian menggunakan teknik Partial Least SquaresAcStructural Equation Modeling (PLSAcSEM) untuk menguji apakah kepuasan dan kepercayaan investor benarAcbenar memediasi pengaruh faktor eksternal seperti hukum, tanah, tenaga kerja, dan perpajakan terhadap keputusan investasi. Selanjutnya, perlu diteliti bagaimana kualitas layanan eAcgovernment, sebagai dimensi tambahan pada faktor input, memengaruhi tingkat kepuasan dan kepercayaan investor; penelitian ini dapat membandingkan persepsi investor terhadap layanan digital pemerintah dengan persepsi terhadap layanan administratif konvensional. Terakhir, penelitian dapat memperluas model dengan memasukkan kebijakan keberlanjutan, misalnya insentif hijau atau regulasi lingkungan, untuk melihat sejauh mana kebijakan tersebut meningkatkan kepercayaan investor dan memotivasi keputusan investasi jangka panjang di ekonomi berkembang. Dengan tiga arah studi tersebut, hasilnya diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang kuat bagi pembuat kebijakan dan akademisi dalam merancang intervensi yang lebih efektif, serta memperkuat pemahaman mengenai dinamika investasi di negara berkembang..
<br>Penelitian ini mengembangkan model konseptual yang memodifikasi Kerangka Keberhasilan Sistem Informasi (DeLone &AMcLean) untuk menjelaskan bagaimana empat faktor eksternal (hukum, tanah, tenaga kerja, dan perpajakan) memengaruhi keputusan investasi di Indonesia secara tidak langsung melalui dua jalur psikologis, yaitu kepuasan investor (jangka pendek) dan kepercayaan investor (jangka panjang).Model tersebut menekankan bahwa peningkatan efisiensi administratif dan transparansi dapat meningkatkan kepuasan, sementara kepastian hukum dan stabilitas kebijakan diperlukan untuk memperkuat kepercayaan, memberikan arahan kebijakan yang terintegrasi antara intervensi jangka pendek dan jangka panjang.Penulis menyarankan agar proposisi teoretis model dioperasionalisasikan dan diuji secara empirik menggunakan survei dan teknik SEM, serta memperluas kerangka dengan memasukkan dimensi digitalisasi layanan publik dan keberlanjutan untuk menilai pengaruhnya terhadap perilaku investasi
<br>Investasi merupakan pendorong utama perkembangan ekonomi melalui pertumbuhan, penciptaan lapangan kerja, dan akses terhadap teknologi. Namun, fenomena ini tidak selalu berlaku di banyak negara berkembang, termasuk Indonesia; realitasnya menunjukkan realisasi investasi aktual seringkali tidak mencapai target kebijakan, sehingga menimbulkan kesenjangan antara potensi dan hasil yang tercapai. Kebanyakan analisis makro tentang iklim investasi fokus pada determinan eksternal seperti regulasi, infrastruktur, dan insentif pajak, sementara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/5/kepuasan-investor-survei-persepsi-studi-model-kons-thumb-0949a.webp" type="image/webp" length="104024" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/kepuasan-investor-survei-persepsi-studi-model-kons-thumb-c6e7f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/kepuasan-investor-survei-persepsi-studi-model-kons-thumb-e83d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/kepuasan-investor-survei-persepsi-studi-model-kons-thumb-0949a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-413-untar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3183-international-journal-application-economics-business.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Creativity Within Resilience SMEAos Green Organizational Identity Towards Green Innovation Capability ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Creativity Within Resilience SMEAos Green Organizational Identity Towards Green Innovation Capability ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Creativity Within Resilience SMEAos Green Organizational Identity Towards Green Innovation Capability ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53029-kapabilitas-inovasi-praktik-hijau-budaya-organisas</link>
	<guid isPermaLink="false">57920f2211f70ebfdbd3a9d7b09079f1</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 19:43:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ cokki cokki ]]></category>
	<category><![CDATA[ haris maupa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cokki,content,haris,main,maupa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana dukungan kebijakan publik, seperti insentif fiskal atau subsidi teknologi hijau, mempengaruhi kemampuan inovasi hijau (GIC) pada UKM, dengan membandingkan wilayah yang memiliki kebijakan berbeda. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Creativity Within Resilience: SMEAos Green Organizational Identity Towards Green Innovation Capability: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana dukungan kebijakan publik, seperti insentif fiskal atau subsidi teknologi hijau, mempengaruhi kemampuan inovasi hijau (GIC) pada UKM, dengan membandingkan wilayah yang memiliki kebijakan berbeda. Selain itu, studi longitudinal dapat menguji perubahan identitas organisasi hijau (GOI) dan kreativitas hijau (GC) selama periode adaptasi terhadap tekanan pasar, untuk memahami dinamika mediasi kreatif dalam jangka panjang. Akhirnya, penelitian kualitatif dapat mengeksplorasi peran jaringan kolaboratif antarAcUKM dan lembaga riset dalam memperkuat sumber daya dinamis hijau, mengidentifikasi faktorAcfaktor kunci yang memfasilitasi transfer pengetahuan dan adopsi inovasi berkelanjutan.. Kerangka Green Dynamic Marketing Capability (GDMC) menunjukkan bahwa Identitas Organisasi Hijau (GOI) penting dalam mengarahkan bisnis menuju keberlanjutan, meskipun dampak langsungnya terhadap Kapabilitas Inovasi Hijau (GIC) masih lemah karena keterbatasan sumber daya.Dasar keberlanjutan dibangun melalui tanggung jawab lingkungan via GOI, namun kurangnya dukungan finansial dan teknologi menghambat kemampuan UKM mengubah ide hijau menjadi inovasi praktis.Selain itu, faktor eksternal seperti regulasi, tekanan pasar, dan ketersediaan teknologi dapat memoderasi hubungan antara identitas hijau dan inovasi Konsep resiliensi bisnis saat ini sering menyederhanakannya menjadi "business as usual" tanpa memperhatikan implikasi jangka panjang. Penelitian ini menafsirkan kembali resiliensi dengan melakukan survei terhadap 400 pemilik UKM di Palembang, Indonesia, menggunakan model PLSAcSEM untuk menelusuri bagaimana Identitas Organisasi Hijau (GOI) mendorong Kapabilitas Inovasi Hijau (GIC) melalui Kreativitas Hijau (GC). Hasil menunjukkan bahwa GC memediasi pengaruh GOI terhadap GIC. Meskipun kreativitas hijau menjadi sentral dalam membangun kapabilitas inovasi hijau UKM, penelitian ini juga mengakui adanya pengaruh eksternal yang mungkin memengaruhi. Secara praktis, perusahaan disarankan untuk menumbuhkan budaya internal nilai hijau yang dapat merangsang kreativitas. Pengadopsian kreatif praktik hijau dapat meningkatkan kesadaran sosial dan mempercepat peralihan menuju ekonomi berkelanjutan. Oleh... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/4/kapabilitas-inovasi-praktik-hijau-budaya-organisas-thumb-42e24.webp" title="JURIS - Creativity Within Resilience: SMEAos Green Organizational Identity Towards Green Innovation Capability" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/kapabilitas-inovasi-praktik-hijau-budaya-organisas-thumb-42e24.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/kapabilitas-inovasi-praktik-hijau-budaya-organisas-thumb-42e24.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/kapabilitas-inovasi-praktik-hijau-budaya-organisas-thumb-42e24.webp 1x" title="JURIS - Creativity Within Resilience: SMEAos Green Organizational Identity Towards Green Innovation Capability" alt="JURIS - Creativity Within Resilience: SMEAos Green Organizational Identity Towards Green Innovation Capability" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/kapabilitas-inovasi-praktik-hijau-budaya-organisas-thumb-39785.webp" title="JURIS - Creativity Within Resilience: SMEAos Green Organizational Identity Towards Green Innovation Capability" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/kapabilitas-inovasi-praktik-hijau-budaya-organisas-thumb-39785.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/kapabilitas-inovasi-praktik-hijau-budaya-organisas-thumb-39785.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/kapabilitas-inovasi-praktik-hijau-budaya-organisas-thumb-39785.webp 1x" title="JURIS - Creativity Within Resilience: SMEAos Green Organizational Identity Towards Green Innovation Capability" alt="JURIS - Creativity Within Resilience: SMEAos Green Organizational Identity Towards Green Innovation Capability" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/kapabilitas-inovasi-praktik-hijau-budaya-organisas-thumb-7ab15.webp" title="JURIS - Creativity Within Resilience: SMEAos Green Organizational Identity Towards Green Innovation Capability" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/kapabilitas-inovasi-praktik-hijau-budaya-organisas-thumb-7ab15.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/kapabilitas-inovasi-praktik-hijau-budaya-organisas-thumb-7ab15.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/kapabilitas-inovasi-praktik-hijau-budaya-organisas-thumb-7ab15.webp 1x" title="JURIS - Creativity Within Resilience: SMEAos Green Organizational Identity Towards Green Innovation Capability" alt="JURIS - Creativity Within Resilience: SMEAos Green Organizational Identity Towards Green Innovation Capability" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53029-kapabilitas-inovasi-praktik-hijau-budaya-organisas" title="JURIS - Creativity Within Resilience: SMEAos Green Organizational Identity Towards Green Innovation Capability" target="_blank">Creativity Within Resilience: SMEAos Green Organizational Identity Towards Green Innovation Capability</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana dukungan kebijakan publik, seperti insentif fiskal atau subsidi teknologi hijau, mempengaruhi kemampuan inovasi hijau (GIC) pada UKM, dengan membandingkan wilayah yang memiliki kebijakan berbeda. Selain itu, studi longitudinal dapat menguji perubahan identitas organisasi hijau (GOI) dan kreativitas hijau (GC) selama periode adaptasi terhadap tekanan pasar, untuk memahami dinamika mediasi kreatif dalam jangka panjang. Akhirnya, penelitian kualitatif dapat mengeksplorasi peran jaringan kolaboratif antarAcUKM dan lembaga riset dalam memperkuat sumber daya dinamis hijau, mengidentifikasi faktorAcfaktor kunci yang memfasilitasi transfer pengetahuan dan adopsi inovasi berkelanjutan..
<br>Kerangka Green Dynamic Marketing Capability (GDMC) menunjukkan bahwa Identitas Organisasi Hijau (GOI) penting dalam mengarahkan bisnis menuju keberlanjutan, meskipun dampak langsungnya terhadap Kapabilitas Inovasi Hijau (GIC) masih lemah karena keterbatasan sumber daya.Dasar keberlanjutan dibangun melalui tanggung jawab lingkungan via GOI, namun kurangnya dukungan finansial dan teknologi menghambat kemampuan UKM mengubah ide hijau menjadi inovasi praktis.Selain itu, faktor eksternal seperti regulasi, tekanan pasar, dan ketersediaan teknologi dapat memoderasi hubungan antara identitas hijau dan inovasi
<br>Konsep resiliensi bisnis saat ini sering menyederhanakannya menjadi "business as usual" tanpa memperhatikan implikasi jangka panjang. Penelitian ini menafsirkan kembali resiliensi dengan melakukan survei terhadap 400 pemilik UKM di Palembang, Indonesia, menggunakan model PLSAcSEM untuk menelusuri bagaimana Identitas Organisasi Hijau (GOI) mendorong Kapabilitas Inovasi Hijau (GIC) melalui Kreativitas Hijau (GC). Hasil menunjukkan bahwa GC memediasi pengaruh GOI terhadap GIC. Meskipun kreativitas hijau menjadi sentral dalam membangun kapabilitas inovasi hijau UKM, penelitian ini juga mengakui adanya pengaruh eksternal yang mungkin memengaruhi. Secara praktis, perusahaan disarankan untuk menumbuhkan budaya internal nilai hijau yang dapat merangsang kreativitas. Pengadopsian kreatif praktik hijau dapat meningkatkan kesadaran sosial dan mempercepat peralihan menuju ekonomi berkelanjutan. Oleh...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/4/kapabilitas-inovasi-praktik-hijau-budaya-organisas-thumb-7ab15.webp" type="image/webp" length="100306" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/kapabilitas-inovasi-praktik-hijau-budaya-organisas-thumb-42e24.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/kapabilitas-inovasi-praktik-hijau-budaya-organisas-thumb-39785.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/kapabilitas-inovasi-praktik-hijau-budaya-organisas-thumb-7ab15.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-413-untar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3183-international-journal-application-economics-business.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analysis of internal control monitoring for tax management inefficiencies ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analysis of internal control monitoring for tax management inefficiencies ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analysis of internal control monitoring for tax management inefficiencies ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53053-biaya-pajak-sanksi-kewajiban-pen</link>
	<guid isPermaLink="false">0033e9454625446309bc063e13ec50c3</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 19:08:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ company size ]]></category>
	<category><![CDATA[ west jakarta ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[company,content,jakarta,main,size,west]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efisiensi pembayaran pajak, PT CTA dapat mempertimbangkan untuk melakukan pemantauan pengendalian internal secara teratur dan berkala. Pemantauan ini dapat dilakukan dengan melibatkan berbagai lini dalam perusahaan, mulai dari lini ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analysis of internal control monitoring for tax management inefficiencies: Untuk meningkatkan efisiensi pembayaran pajak, PT CTA dapat mempertimbangkan untuk melakukan pemantauan pengendalian internal secara teratur dan berkala. Pemantauan ini dapat dilakukan dengan melibatkan berbagai lini dalam perusahaan, mulai dari lini pelaksana hingga lini pengambil keputusan. Dengan demikian, kelemahan pengendalian internal dapat diidentifikasi dan diperbaiki secara efektif. Selain itu, perusahaan juga dapat melakukan pemantauan pengendalian internal secara struktural, yaitu dengan melibatkan seluruh departemen dan divisi dalam perusahaan. Dengan pendekatan ini, perusahaan dapat memastikan bahwa pengendalian internal diterapkan secara konsisten di seluruh organisasi. Terakhir, PT CTA dapat mempertimbangkan untuk melakukan simulasi pengelolaan pajak secara berkala. Simulasi ini dapat membantu perusahaan dalam mengevaluasi kinerja pengelolaan pajak dan mengidentifikasi area-area yang membutuhkan perbaikan. Dengan melakukan simulasi, perusahaan dapat mengantisipasi inefisiensi dan mengambil langkah-langkah preventif untuk meningkatkan efisiensi pembayaran pajak.. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pada tahun pajak 2018, 2019, dan 2020, PT.CTA tidak melakukan pemantauan pengendalian internal atas pengelolaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).Inefisiensi terjadi karena pemantauan tidak dilakukan pada semua lini dari lini pelaksana hingga lini pengambil keputusan.Tidak melakukan pemantauan pengendalian internal secara berkala, mengakibatkan tidak dapat mengungkapkan pengendalian internal dalam satu periode yang mengakibatkan tidak dapat meningkatkan pengendalian internal pada periode berikutnya.Perusahaan memiliki kelemahan pengendalian internal yang tinggi, karena tidak ada sama sekali pemantauan pengendalian internal dari periode terendah harian hingga tahunan, yang mengakibatkan kinerja pengelolaan pajak yang buruk.Kami merekomendasikan agar PT CTA melakukan proses pemantauan pengendalian internal secara teratur mengingat sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan terdapat banyak transaksi terkait pajak (peristiwa pajak) untuk PPN sehingga pembayaran PPN menjadi lebih efisien.Kelemahan pengendalian internal yang tinggi segera diperbaiki dengan memantau pengendalian internal sehingga kelemahan pengendalian internal menjadi kekuatan pengendalian internal dan memiliki kinerja pengelolaan pajak yang baik serta mengarah pada efisiensi pembayaran pajak Pembayaran pajak yang efisien merupakan hasil dari keberhasilan perusahaan dalam pengelolaan pajak. Efisiensi atau inefisiensi terjadi pada hilir dari serangkaian prosedur yang membentuk proses pengendalian internal dalam perusahaan. Pengendalian pajak adalah bentuk tindakan pengawasan apakah pelaksanaan atau implementasi mengikuti perencanaan perusahaan. Tindakan yang dimaksud di sini adalah serangkaian prosedur yang dilakukan untuk pengawasan. Sehingga pengendalian internal terkait dengan pengendalian pajak untuk menciptakan efisiensi. Penelitian ini berfokus pada kekuatan atau kelemahan pengendalian internal atas pelaksanaan kewajiban pajak, khususnya Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada PT CTA. Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan dari penelitian sebelumnya yang menilai efisiensi pembayaran PPN di PT CTA. Penelitian ini menganalisis pengendalian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/2/biaya-pajak-sanksi-kewajiban-pengendalian-internal-thumb-f3d4f.webp" title="JURIS - Analysis of internal control monitoring for tax management inefficiencies" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/biaya-pajak-sanksi-kewajiban-pengendalian-internal-thumb-f3d4f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/biaya-pajak-sanksi-kewajiban-pengendalian-internal-thumb-f3d4f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/biaya-pajak-sanksi-kewajiban-pengendalian-internal-thumb-f3d4f.webp 1x" title="JURIS - Analysis of internal control monitoring for tax management inefficiencies" alt="JURIS - Analysis of internal control monitoring for tax management inefficiencies" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/biaya-pajak-sanksi-kewajiban-pengendalian-internal-thumb-9e5b7.webp" title="JURIS - Analysis of internal control monitoring for tax management inefficiencies" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/biaya-pajak-sanksi-kewajiban-pengendalian-internal-thumb-9e5b7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/biaya-pajak-sanksi-kewajiban-pengendalian-internal-thumb-9e5b7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/biaya-pajak-sanksi-kewajiban-pengendalian-internal-thumb-9e5b7.webp 1x" title="JURIS - Analysis of internal control monitoring for tax management inefficiencies" alt="JURIS - Analysis of internal control monitoring for tax management inefficiencies" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53053-biaya-pajak-sanksi-kewajiban-pen" title="JURIS - Analysis of internal control monitoring for tax management inefficiencies" target="_blank">Analysis of internal control monitoring for tax management inefficiencies</a>: Untuk meningkatkan efisiensi pembayaran pajak, PT CTA dapat mempertimbangkan untuk melakukan pemantauan pengendalian internal secara teratur dan berkala. Pemantauan ini dapat dilakukan dengan melibatkan berbagai lini dalam perusahaan, mulai dari lini pelaksana hingga lini pengambil keputusan. Dengan demikian, kelemahan pengendalian internal dapat diidentifikasi dan diperbaiki secara efektif. Selain itu, perusahaan juga dapat melakukan pemantauan pengendalian internal secara struktural, yaitu dengan melibatkan seluruh departemen dan divisi dalam perusahaan. Dengan pendekatan ini, perusahaan dapat memastikan bahwa pengendalian internal diterapkan secara konsisten di seluruh organisasi. Terakhir, PT CTA dapat mempertimbangkan untuk melakukan simulasi pengelolaan pajak secara berkala. Simulasi ini dapat membantu perusahaan dalam mengevaluasi kinerja pengelolaan pajak dan mengidentifikasi area-area yang membutuhkan perbaikan. Dengan melakukan simulasi, perusahaan dapat mengantisipasi inefisiensi dan mengambil langkah-langkah preventif untuk meningkatkan efisiensi pembayaran pajak..
<br>Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pada tahun pajak 2018, 2019, dan 2020, PT.CTA tidak melakukan pemantauan pengendalian internal atas pengelolaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).Inefisiensi terjadi karena pemantauan tidak dilakukan pada semua lini dari lini pelaksana hingga lini pengambil keputusan.Tidak melakukan pemantauan pengendalian internal secara berkala, mengakibatkan tidak dapat mengungkapkan pengendalian internal dalam satu periode yang mengakibatkan tidak dapat meningkatkan pengendalian internal pada periode berikutnya.Perusahaan memiliki kelemahan pengendalian internal yang tinggi, karena tidak ada sama sekali pemantauan pengendalian internal dari periode terendah harian hingga tahunan, yang mengakibatkan kinerja pengelolaan pajak yang buruk.Kami merekomendasikan agar PT CTA melakukan proses pemantauan pengendalian internal secara teratur mengingat sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan terdapat banyak transaksi terkait pajak (peristiwa pajak) untuk PPN sehingga pembayaran PPN menjadi lebih efisien.Kelemahan pengendalian internal yang tinggi segera diperbaiki dengan memantau pengendalian internal sehingga kelemahan pengendalian internal menjadi kekuatan pengendalian internal dan memiliki kinerja pengelolaan pajak yang baik serta mengarah pada efisiensi pembayaran pajak
<br>Pembayaran pajak yang efisien merupakan hasil dari keberhasilan perusahaan dalam pengelolaan pajak. Efisiensi atau inefisiensi terjadi pada hilir dari serangkaian prosedur yang membentuk proses pengendalian internal dalam perusahaan. Pengendalian pajak adalah bentuk tindakan pengawasan apakah pelaksanaan atau implementasi mengikuti perencanaan perusahaan. Tindakan yang dimaksud di sini adalah serangkaian prosedur yang dilakukan untuk pengawasan. Sehingga pengendalian internal terkait dengan pengendalian pajak untuk menciptakan efisiensi. Penelitian ini berfokus pada kekuatan atau kelemahan pengendalian internal atas pelaksanaan kewajiban pajak, khususnya Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada PT CTA. Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan dari penelitian sebelumnya yang menilai efisiensi pembayaran PPN di PT CTA. Penelitian ini menganalisis pengendalian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/2/biaya-pajak-sanksi-kewajiban-pengendalian-internal-thumb-9e5b7.webp" type="image/webp" length="70718" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/biaya-pajak-sanksi-kewajiban-pengendalian-internal-thumb-f3d4f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/biaya-pajak-sanksi-kewajiban-pengendalian-internal-thumb-9e5b7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1395-arkainstitute.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7027-keynesia-international-journal-economy-business.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perbandingan Deformasi Dinding pada Basement Metode Top Down dengan Analisis Construction Stage dan Analisis Konvensional ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbandingan Deformasi Dinding pada Basement Metode Top Down dengan Analisis Construction Stage dan Analisis Konvensional ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbandingan Deformasi Dinding pada Basement Metode Top Down dengan Analisis Construction Stage dan Analisis Konvensional ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53049-konstruksi-basement-hasil-analisis-shift-ana</link>
	<guid isPermaLink="false">0fde0c43fd4173e3f3e4a01211d3f351</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 18:52:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ yordan salim ]]></category>
	<category><![CDATA[ andree savio ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andree,content,main,salim,savio,yordan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperhatikan detail meshing agar hasil yang didapat lebih akurat. Elemen struktur yang belum dilihat gaya-gaya dalam yang terjadi dapat ditampilkan di analisis berikutnya. Selain itu, analisis selanjutnya dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perbandingan Deformasi Dinding pada Basement Metode Top-Down dengan Analisis Construction Stage dan Analisis Konvensional: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperhatikan detail meshing agar hasil yang didapat lebih akurat. Elemen struktur yang belum dilihat gaya-gaya dalam yang terjadi dapat ditampilkan di analisis berikutnya. Selain itu, analisis selanjutnya dapat mempertimbangkan perubahan muka air tanah di luar area galian yang terjadi.. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan dengan analisis construction stage dan analisis konvensional, didapatkan kesimpulan sebagai berikut.Pada pekerjaan basement dengan metode top-down, penting untuk dilakukan construction stage analysis karena berpengaruh terhadap hasil analisis.Hasil deformasi dinding menunjukkan bahwa hasil analisis construction stage lebih besar dibanding analisis biasa (tanpa memperhitungkan tahapan konstruksi) sehingga lebih baik desain dihitung menggunakan tahapan konstruksi sesuai dengan yang terjadi di lapangan.Dari hasil analisis construction stage pada basement dengan sistem top-down, didapatkan bahwa deformasi maksimum yang terjadi pada dinding semakin besar seiring dengan majunya tahapan konstruksi.Pelat berfungsi sangat efektif sebagai strut pada sistem top-down dan membantu menahan beban lateral tanah sehingga mengurangi defleksi dinding penahan tanah (dinding diafragma).Pada penggalian basement tanpa pelat sebagai strut, didapatkan deformasi dinding penahan tanah sebesar 179,11 mm pada tahap galian 5, namun apabila pelat digunakan deformasi berkurang menjadi 15,07 mm yaitu 8,41% dari deformasi dinding tanpa pelat.Deformasi maksimum dinding diafragma terjadi pada tahap galian 5 raft.Deformasi ini masih lebih kecil daripada syarat deformasi sesuai ketentuan SNI yaitu sebesar 85 mm Pada konstruksi basement dengan metode top-down, pekerjaan penggalian dan pemasangan pelat dilakukan secara bertahap. Namun, tidak semua aplikasi geoteknik dapat mensimulasikan tahapan konstruksi sehingga pengaruhnya sering diabaikan oleh banyak insinyur dalam praktiknya. Maka, pada penelitian ini dilakukan analisis pengaruh tahapan konstruksi basement menggunakan aplikasi MIDAS GTS NX. Pada program, akan dilakukan dua analisis yang berbeda. Pertama, dilakukan analisis construction stage yang mensimulasikan tahapan konstruksi. Sebagai perbandingan, dilakukan analisis konvensional yang tidak mensimulasikan tahapan konstruksi. Kedua hasil analisis dibandingkan. Analisis ini lebih berfokus pada deformasi yang terjadi pada dinding diafragma. Pemodelan terdiri dari 5 tahap galian dengan kedalaman 17 meter dan dinding diafragma dengan kedalaman 36 meter. Dinding... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/e/konstruksi-basement-hasil-analisis-shift-analis-fa-thumb-c3417.webp" title="JURIS - Perbandingan Deformasi Dinding pada Basement Metode Top-Down dengan Analisis Construction Stage dan Analisis Konvensional" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/e/konstruksi-basement-hasil-analisis-shift-analis-fa-thumb-c3417.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/e/konstruksi-basement-hasil-analisis-shift-analis-fa-thumb-c3417.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/e/konstruksi-basement-hasil-analisis-shift-analis-fa-thumb-c3417.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Deformasi Dinding pada Basement Metode Top-Down dengan Analisis Construction Stage dan Analisis Konvensional" alt="JURIS - Perbandingan Deformasi Dinding pada Basement Metode Top-Down dengan Analisis Construction Stage dan Analisis Konvensional" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/e/konstruksi-basement-hasil-analisis-shift-analis-fa-thumb-9b3fb.webp" title="JURIS - Perbandingan Deformasi Dinding pada Basement Metode Top-Down dengan Analisis Construction Stage dan Analisis Konvensional" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/e/konstruksi-basement-hasil-analisis-shift-analis-fa-thumb-9b3fb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/e/konstruksi-basement-hasil-analisis-shift-analis-fa-thumb-9b3fb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/e/konstruksi-basement-hasil-analisis-shift-analis-fa-thumb-9b3fb.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Deformasi Dinding pada Basement Metode Top-Down dengan Analisis Construction Stage dan Analisis Konvensional" alt="JURIS - Perbandingan Deformasi Dinding pada Basement Metode Top-Down dengan Analisis Construction Stage dan Analisis Konvensional" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/e/konstruksi-basement-hasil-analisis-shift-analis-fa-thumb-f5d13.webp" title="JURIS - Perbandingan Deformasi Dinding pada Basement Metode Top-Down dengan Analisis Construction Stage dan Analisis Konvensional" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/e/konstruksi-basement-hasil-analisis-shift-analis-fa-thumb-f5d13.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/e/konstruksi-basement-hasil-analisis-shift-analis-fa-thumb-f5d13.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/e/konstruksi-basement-hasil-analisis-shift-analis-fa-thumb-f5d13.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Deformasi Dinding pada Basement Metode Top-Down dengan Analisis Construction Stage dan Analisis Konvensional" alt="JURIS - Perbandingan Deformasi Dinding pada Basement Metode Top-Down dengan Analisis Construction Stage dan Analisis Konvensional" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53049-konstruksi-basement-hasil-analisis-shift-ana" title="JURIS - Perbandingan Deformasi Dinding pada Basement Metode Top-Down dengan Analisis Construction Stage dan Analisis Konvensional" target="_blank">Perbandingan Deformasi Dinding pada Basement Metode Top-Down dengan Analisis Construction Stage dan Analisis Konvensional</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperhatikan detail meshing agar hasil yang didapat lebih akurat. Elemen struktur yang belum dilihat gaya-gaya dalam yang terjadi dapat ditampilkan di analisis berikutnya. Selain itu, analisis selanjutnya dapat mempertimbangkan perubahan muka air tanah di luar area galian yang terjadi..
<br>Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan dengan analisis construction stage dan analisis konvensional, didapatkan kesimpulan sebagai berikut.Pada pekerjaan basement dengan metode top-down, penting untuk dilakukan construction stage analysis karena berpengaruh terhadap hasil analisis.Hasil deformasi dinding menunjukkan bahwa hasil analisis construction stage lebih besar dibanding analisis biasa (tanpa memperhitungkan tahapan konstruksi) sehingga lebih baik desain dihitung menggunakan tahapan konstruksi sesuai dengan yang terjadi di lapangan.Dari hasil analisis construction stage pada basement dengan sistem top-down, didapatkan bahwa deformasi maksimum yang terjadi pada dinding semakin besar seiring dengan majunya tahapan konstruksi.Pelat berfungsi sangat efektif sebagai strut pada sistem top-down dan membantu menahan beban lateral tanah sehingga mengurangi defleksi dinding penahan tanah (dinding diafragma).Pada penggalian basement tanpa pelat sebagai strut, didapatkan deformasi dinding penahan tanah sebesar 179,11 mm pada tahap galian 5, namun apabila pelat digunakan deformasi berkurang menjadi 15,07 mm yaitu 8,41% dari deformasi dinding tanpa pelat.Deformasi maksimum dinding diafragma terjadi pada tahap galian 5   raft.Deformasi ini masih lebih kecil daripada syarat deformasi sesuai ketentuan SNI yaitu sebesar 85 mm
<br>Pada konstruksi basement dengan metode top-down, pekerjaan penggalian dan pemasangan pelat dilakukan secara bertahap. Namun, tidak semua aplikasi geoteknik dapat mensimulasikan tahapan konstruksi sehingga pengaruhnya sering diabaikan oleh banyak insinyur dalam praktiknya. Maka, pada penelitian ini dilakukan analisis pengaruh tahapan konstruksi basement menggunakan aplikasi MIDAS GTS NX. Pada program, akan dilakukan dua analisis yang berbeda. Pertama, dilakukan analisis construction stage yang mensimulasikan tahapan konstruksi. Sebagai perbandingan, dilakukan analisis konvensional yang tidak mensimulasikan tahapan konstruksi. Kedua hasil analisis dibandingkan. Analisis ini lebih berfokus pada deformasi yang terjadi pada dinding diafragma. Pemodelan terdiri dari 5 tahap galian dengan kedalaman 17 meter dan dinding diafragma dengan kedalaman 36 meter. Dinding...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/e/konstruksi-basement-hasil-analisis-shift-analis-fa-thumb-c3417.webp" type="image/webp" length="77422" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/e/konstruksi-basement-hasil-analisis-shift-analis-fa-thumb-c3417.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/e/konstruksi-basement-hasil-analisis-shift-analis-fa-thumb-9b3fb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/e/konstruksi-basement-hasil-analisis-shift-analis-fa-thumb-f5d13.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-413-untar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3244-jurnal-mitra-teknik-sipil.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Substitusi Filler dengan Limbah Karbit terhadap Campuran Aspal Panas Hot Rolled Sheet Ae Base Course HRS BC ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Substitusi Filler dengan Limbah Karbit terhadap Campuran Aspal Panas Hot Rolled Sheet Ae Base Course HRS BC ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Substitusi Filler dengan Limbah Karbit terhadap Campuran Aspal Panas Hot Rolled Sheet Ae Base Course HRS BC ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53044-hasil-stabil-marshall-quotient-mq-pengaruh-variasi</link>
	<guid isPermaLink="false">f88fc6c0447db294e752e6a21cd0c6d7</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 18:28:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ yordan salim ]]></category>
	<category><![CDATA[ andree savio ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andree,content,main,salim,savio,yordan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran yang dapat diberikan adalah sebagai berikut:1. Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih lanjut pengaruh variasi kadar limbah karbit terhadap berbagai properti campuran aspal HRS-BC, seperti ketahanan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Substitusi Filler dengan Limbah Karbit terhadap Campuran Aspal Panas Hot Rolled Sheet Ae Base Course (HRS-BC): Berdasarkan hasil penelitian, saran yang dapat diberikan adalah sebagai berikut:1. Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih lanjut pengaruh variasi kadar limbah karbit terhadap berbagai properti campuran aspal HRS-BC, seperti ketahanan deformasi, ketahanan terhadap air, dan sifat-sifat mekanik lainnya.2. Selain itu, studi komparatif antara penggunaan limbah karbit dan filler konvensional dapat dilakukan untuk menganalisis perbedaan kinerja dan karakteristik campuran aspal HRS-BC.3. Untuk meningkatkan kualitas perkerasan jalan, penelitian dapat berfokus pada pengembangan metode pengolahan limbah karbit yang lebih efisien dan ramah lingkungan, sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomis dari bahan yang tak terpakai dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.. Kesimpulan yang dapat diperoleh dari penelitian ini diantaranya.Hasil dari Pengujian substitusi filler dengan variasi limbah karbit 0%, 40%, 50% dan 60% dari berat filler untuk nilai marshall properties didapatkan hasil penelitian pada Tabel 7.Substitusi filler dengan penggunaan limbah karbit terhadap campuran aspal HRS-BC ternyata mempengaruhi hasil marshall properties.hasil pengujian substitusi campuran yang paling memenuhi spesifikasi adalah pada campuran limbah karbit kadar 60% yakni hasil stabilitas, VFWA,VMA, dan Marshall Quotient.namun pada kadar 60% ada yang tidak memenuhi Spesifikasi Umum Divisi 6.Perkerasan Aspal yaitu hasil Flow dan nilai VIM Dalam campuran aspal panas digunakan bahan pengisi filler, filler digunakan sebagai bahan pengisi antar partikel agregat yang lebih kasar, filler juga berfungsi meningkatkan energi ikat (kohesi) pada aspal beton. penelitian ini menggunakan limbah karbit sebagai alternatif pengganti filler pada campuran aspal HRS-BC, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pengujian marshall test yaitu stabilitas, VFWA, VMA, VIM, Flow, dan MQ. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Eksperimen. Komposisi Variasi Substitusi limbah karbit yang digunakan sebesar 0%, 40%, 50%, dan 60% dari berat filler.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/f/hasil-stabil-marshall-quotient-mq-pengaruh-variasi-thumb-27368.webp" title="JURIS - Substitusi Filler dengan Limbah Karbit terhadap Campuran Aspal Panas Hot Rolled Sheet Ae Base Course (HRS-BC)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/f/hasil-stabil-marshall-quotient-mq-pengaruh-variasi-thumb-27368.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/f/hasil-stabil-marshall-quotient-mq-pengaruh-variasi-thumb-27368.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/f/hasil-stabil-marshall-quotient-mq-pengaruh-variasi-thumb-27368.webp 1x" title="JURIS - Substitusi Filler dengan Limbah Karbit terhadap Campuran Aspal Panas Hot Rolled Sheet Ae Base Course (HRS-BC)" alt="JURIS - Substitusi Filler dengan Limbah Karbit terhadap Campuran Aspal Panas Hot Rolled Sheet Ae Base Course (HRS-BC)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/f/hasil-stabil-marshall-quotient-mq-pengaruh-variasi-thumb-0c488.webp" title="JURIS - Substitusi Filler dengan Limbah Karbit terhadap Campuran Aspal Panas Hot Rolled Sheet Ae Base Course (HRS-BC)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/f/hasil-stabil-marshall-quotient-mq-pengaruh-variasi-thumb-0c488.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/f/hasil-stabil-marshall-quotient-mq-pengaruh-variasi-thumb-0c488.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/f/hasil-stabil-marshall-quotient-mq-pengaruh-variasi-thumb-0c488.webp 1x" title="JURIS - Substitusi Filler dengan Limbah Karbit terhadap Campuran Aspal Panas Hot Rolled Sheet Ae Base Course (HRS-BC)" alt="JURIS - Substitusi Filler dengan Limbah Karbit terhadap Campuran Aspal Panas Hot Rolled Sheet Ae Base Course (HRS-BC)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/f/hasil-stabil-marshall-quotient-mq-pengaruh-variasi-thumb-d7f00.webp" title="JURIS - Substitusi Filler dengan Limbah Karbit terhadap Campuran Aspal Panas Hot Rolled Sheet Ae Base Course (HRS-BC)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/f/hasil-stabil-marshall-quotient-mq-pengaruh-variasi-thumb-d7f00.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/f/hasil-stabil-marshall-quotient-mq-pengaruh-variasi-thumb-d7f00.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/f/hasil-stabil-marshall-quotient-mq-pengaruh-variasi-thumb-d7f00.webp 1x" title="JURIS - Substitusi Filler dengan Limbah Karbit terhadap Campuran Aspal Panas Hot Rolled Sheet Ae Base Course (HRS-BC)" alt="JURIS - Substitusi Filler dengan Limbah Karbit terhadap Campuran Aspal Panas Hot Rolled Sheet Ae Base Course (HRS-BC)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53044-hasil-stabil-marshall-quotient-mq-pengaruh-variasi" title="JURIS - Substitusi Filler dengan Limbah Karbit terhadap Campuran Aspal Panas Hot Rolled Sheet Ae Base Course (HRS-BC)" target="_blank">Substitusi Filler dengan Limbah Karbit terhadap Campuran Aspal Panas Hot Rolled Sheet Ae Base Course (HRS-BC)</a>: Berdasarkan hasil penelitian, saran yang dapat diberikan adalah sebagai berikut:1. Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih lanjut pengaruh variasi kadar limbah karbit terhadap berbagai properti campuran aspal HRS-BC, seperti ketahanan deformasi, ketahanan terhadap air, dan sifat-sifat mekanik lainnya.2. Selain itu, studi komparatif antara penggunaan limbah karbit dan filler konvensional dapat dilakukan untuk menganalisis perbedaan kinerja dan karakteristik campuran aspal HRS-BC.3. Untuk meningkatkan kualitas perkerasan jalan, penelitian dapat berfokus pada pengembangan metode pengolahan limbah karbit yang lebih efisien dan ramah lingkungan, sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomis dari bahan yang tak terpakai dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan..
<br>Kesimpulan yang dapat diperoleh dari penelitian ini diantaranya.Hasil dari Pengujian substitusi filler dengan variasi limbah karbit 0%, 40%, 50% dan 60% dari berat filler untuk nilai marshall properties didapatkan hasil penelitian pada Tabel 7.Substitusi filler dengan penggunaan limbah karbit terhadap campuran aspal HRS-BC ternyata mempengaruhi hasil marshall properties.hasil pengujian substitusi  campuran yang paling memenuhi spesifikasi adalah pada campuran limbah karbit kadar 60% yakni hasil stabilitas, VFWA,VMA, dan Marshall Quotient.namun pada kadar 60% ada yang tidak memenuhi Spesifikasi Umum Divisi 6.Perkerasan Aspal yaitu hasil Flow dan nilai VIM
<br>Dalam campuran aspal panas digunakan bahan pengisi filler, filler digunakan sebagai bahan pengisi antar partikel agregat yang lebih kasar, filler juga berfungsi meningkatkan energi ikat (kohesi) pada aspal beton. penelitian ini menggunakan limbah karbit sebagai alternatif pengganti filler pada campuran aspal HRS-BC, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pengujian marshall test yaitu stabilitas, VFWA, VMA, VIM, Flow, dan MQ. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Eksperimen. Komposisi Variasi Substitusi limbah karbit yang digunakan sebesar 0%, 40%, 50%, dan 60% dari berat filler....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/f/hasil-stabil-marshall-quotient-mq-pengaruh-variasi-thumb-0c488.webp" type="image/webp" length="62406" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/f/hasil-stabil-marshall-quotient-mq-pengaruh-variasi-thumb-27368.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/f/hasil-stabil-marshall-quotient-mq-pengaruh-variasi-thumb-0c488.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/f/hasil-stabil-marshall-quotient-mq-pengaruh-variasi-thumb-d7f00.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-413-untar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3244-jurnal-mitra-teknik-sipil.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penggunaan Limbah Serbuk Besi Sebagai Campuran Agregat Halus Pada Asphalt Concrete Wearing Course Ac Wc ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penggunaan Limbah Serbuk Besi Sebagai Campuran Agregat Halus Pada Asphalt Concrete Wearing Course Ac Wc ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penggunaan Limbah Serbuk Besi Sebagai Campuran Agregat Halus Pada Asphalt Concrete Wearing Course Ac Wc ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53045-serbuk-besi-marshall-aspal-limbah-limb</link>
	<guid isPermaLink="false">bd49a9669f7adb23e5d6cb84b80c599c</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 18:26:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ yordan salim ]]></category>
	<category><![CDATA[ andree savio ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andree,content,main,salim,savio,yordan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi pengaruh variasi kadar limbah serbuk besi yang lebih rendah, seperti 1% hingga 3%, terhadap nilai Marshall Properties untuk menentukan rentang optimal yang dapat memenuhi semua standar teknis. Selain itu, studi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penggunaan Limbah Serbuk Besi Sebagai Campuran Agregat Halus Pada Asphalt Concrete-Wearing Course (Ac-Wc): Penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi pengaruh variasi kadar limbah serbuk besi yang lebih rendah, seperti 1% hingga 3%, terhadap nilai Marshall Properties untuk menentukan rentang optimal yang dapat memenuhi semua standar teknis. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan mencampurkan serbuk besi bersama filler lain, misalnya bubuk batu kapur, guna meningkatkan stabilitas dan nilai Marshall Quotient pada campuran ACAcWC. Selanjutnya, diperlukan uji coba lapangan jangka panjang terhadap campuran aspal yang mengandung serbuk besi, dengan memantau perilaku mekanik dan keausan di bawah beban lalu lintas serta kondisi lingkungan yang bervariasi, guna menilai daya tahan dan performa nyata dari material tersebut.. Penambahan limbah serbuk besi sebagai bahan tambah agregat halus pada aspal ACAcWC tidak dapat memenuhi seluruh persyaratan nilai Marshall Properties, sehingga tidak dapat dijadikan substitusi lengkap.Dari variasi kadar 0%, 4%, 4,5% dan 5%, kadar 4% memberikan hasil paling mendekati standar spesifikasi.Oleh karena itu, penggunaan serbuk besi pada kadar 4% dianggap paling potensial namun masih membutuhkan optimasi lebih lanjut Seiring berkembangnya jaman, jalan mudah sekali mengalami kerusakan karena banyaknya transportasi yang melintas. Untuk itu, pengembangan temuan baru terus dilakukan untuk memperbaiki kekuatan lapisan jalan. Dalam penelitian ini digunakan limbah serbuk besi karena dari segi fisik, serbuk besi sangat mirip dengan agregat halus. Dalam penelitian ini, limbah serbuk besi digunakan untuk bahan tambah agregat halus dengan kadar 0%, 4%, 4.5%, 5% dari berat agregat halus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/4/serbuk-besi-marshall-aspal-limbah-campuran-agregat-thumb-753ff.webp" title="JURIS - Penggunaan Limbah Serbuk Besi Sebagai Campuran Agregat Halus Pada Asphalt Concrete-Wearing Course (Ac-Wc)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/serbuk-besi-marshall-aspal-limbah-campuran-agregat-thumb-753ff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/serbuk-besi-marshall-aspal-limbah-campuran-agregat-thumb-753ff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/serbuk-besi-marshall-aspal-limbah-campuran-agregat-thumb-753ff.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Limbah Serbuk Besi Sebagai Campuran Agregat Halus Pada Asphalt Concrete-Wearing Course (Ac-Wc)" alt="JURIS - Penggunaan Limbah Serbuk Besi Sebagai Campuran Agregat Halus Pada Asphalt Concrete-Wearing Course (Ac-Wc)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/4/serbuk-besi-marshall-aspal-limbah-campuran-agregat-thumb-b566f.webp" title="JURIS - Penggunaan Limbah Serbuk Besi Sebagai Campuran Agregat Halus Pada Asphalt Concrete-Wearing Course (Ac-Wc)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/serbuk-besi-marshall-aspal-limbah-campuran-agregat-thumb-b566f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/serbuk-besi-marshall-aspal-limbah-campuran-agregat-thumb-b566f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/serbuk-besi-marshall-aspal-limbah-campuran-agregat-thumb-b566f.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Limbah Serbuk Besi Sebagai Campuran Agregat Halus Pada Asphalt Concrete-Wearing Course (Ac-Wc)" alt="JURIS - Penggunaan Limbah Serbuk Besi Sebagai Campuran Agregat Halus Pada Asphalt Concrete-Wearing Course (Ac-Wc)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/4/serbuk-besi-marshall-aspal-limbah-campuran-agregat-thumb-17bb3.webp" title="JURIS - Penggunaan Limbah Serbuk Besi Sebagai Campuran Agregat Halus Pada Asphalt Concrete-Wearing Course (Ac-Wc)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/serbuk-besi-marshall-aspal-limbah-campuran-agregat-thumb-17bb3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/serbuk-besi-marshall-aspal-limbah-campuran-agregat-thumb-17bb3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/serbuk-besi-marshall-aspal-limbah-campuran-agregat-thumb-17bb3.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Limbah Serbuk Besi Sebagai Campuran Agregat Halus Pada Asphalt Concrete-Wearing Course (Ac-Wc)" alt="JURIS - Penggunaan Limbah Serbuk Besi Sebagai Campuran Agregat Halus Pada Asphalt Concrete-Wearing Course (Ac-Wc)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53045-serbuk-besi-marshall-aspal-limbah-limb" title="JURIS - Penggunaan Limbah Serbuk Besi Sebagai Campuran Agregat Halus Pada Asphalt Concrete-Wearing Course (Ac-Wc)" target="_blank">Penggunaan Limbah Serbuk Besi Sebagai Campuran Agregat Halus Pada Asphalt Concrete-Wearing Course (Ac-Wc)</a>: Penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi pengaruh variasi kadar limbah serbuk besi yang lebih rendah, seperti 1% hingga 3%, terhadap nilai Marshall Properties untuk menentukan rentang optimal yang dapat memenuhi semua standar teknis. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan mencampurkan serbuk besi bersama filler lain, misalnya bubuk batu kapur, guna meningkatkan stabilitas dan nilai Marshall Quotient pada campuran ACAcWC. Selanjutnya, diperlukan uji coba lapangan jangka panjang terhadap campuran aspal yang mengandung serbuk besi, dengan memantau perilaku mekanik dan keausan di bawah beban lalu lintas serta kondisi lingkungan yang bervariasi, guna menilai daya tahan dan performa nyata dari material tersebut..
<br>Penambahan limbah serbuk besi sebagai bahan tambah agregat halus pada aspal ACAcWC tidak dapat memenuhi seluruh persyaratan nilai Marshall Properties, sehingga tidak dapat dijadikan substitusi lengkap.Dari variasi kadar 0%, 4%, 4,5% dan 5%, kadar 4% memberikan hasil paling mendekati standar spesifikasi.Oleh karena itu, penggunaan serbuk besi pada kadar 4% dianggap paling potensial namun masih membutuhkan optimasi lebih lanjut
<br>Seiring berkembangnya jaman, jalan mudah sekali mengalami kerusakan karena banyaknya transportasi yang melintas. Untuk itu, pengembangan temuan baru terus dilakukan untuk memperbaiki kekuatan lapisan jalan. Dalam penelitian ini digunakan limbah serbuk besi karena dari segi fisik, serbuk besi sangat mirip dengan agregat halus. Dalam penelitian ini, limbah serbuk besi digunakan untuk bahan tambah agregat halus dengan kadar 0%, 4%, 4.5%, 5% dari berat agregat halus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/4/serbuk-besi-marshall-aspal-limbah-campuran-agregat-thumb-753ff.webp" type="image/webp" length="58142" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/serbuk-besi-marshall-aspal-limbah-campuran-agregat-thumb-753ff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/serbuk-besi-marshall-aspal-limbah-campuran-agregat-thumb-b566f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/serbuk-besi-marshall-aspal-limbah-campuran-agregat-thumb-17bb3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-413-untar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3244-jurnal-mitra-teknik-sipil.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Penambahan Limbah Serbuk Gipsum Sebagai Bahan Pengganti Filler Pada Campuran Asphalt Concrete Wearing Course ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Penambahan Limbah Serbuk Gipsum Sebagai Bahan Pengganti Filler Pada Campuran Asphalt Concrete Wearing Course ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Penambahan Limbah Serbuk Gipsum Sebagai Bahan Pengganti Filler Pada Campuran Asphalt Concrete Wearing Course ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53046-limbah-serbuk-besi-industri-p</link>
	<guid isPermaLink="false">be8ef3bc6ffcfd7e2cc1f18a1983339c</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 18:10:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ yordan salim ]]></category>
	<category><![CDATA[ andree savio ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andree,content,main,salim,savio,yordan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, dilakukan studi lapangan jangka panjang untuk mengevaluasi kinerja campuran Asphalt ConcreteAcWearing Course yang mengandung limbah serbuk Gypsum pada kadar 7A% dalam kondisi nyata, sehingga ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Penambahan Limbah Serbuk Gipsum Sebagai Bahan Pengganti Filler Pada Campuran Asphalt Concrete-Wearing Course: Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, dilakukan studi lapangan jangka panjang untuk mengevaluasi kinerja campuran Asphalt ConcreteAcWearing Course yang mengandung limbah serbuk Gypsum pada kadar 7A% dalam kondisi nyata, sehingga dapat mengamati perubahan sifat mekanik dan keausan selama beberapa tahun. Kedua, diteliti kombinasi limbah serbuk Gypsum dengan bahan limbah industri lain, seperti fly ash atau slag, sebagai filler campuran, untuk mengetahui apakah sinergi antar bahan dapat memperbaiki nilai VMA, VIM, serta menurunkan biaya produksi. Ketiga, dilakukan analisis siklus hidup (Life Cycle Assessment) terhadap penggunaan limbah serbuk Gypsum dalam perkerasan jalan, meliputi aspek energi, emisi gas rumah kaca, dan dampak lingkungan, guna menilai keuntungan ekologis dibandingkan filler konvensional. Selanjutnya, dapat dilakukan evaluasi ekonomi dengan membandingkan biaya material dan pemeliharaan antara campuran tradisional dan campuran berbasis limbah Gypsum. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan kebijakan bagi pemerintah dalam mengoptimalkan pemanfaatan limbah industri pada proyek perkerasan jalan.. Penggunaan limbah serbuk Gypsum sebagai pengganti filler pada campuran ACAcWC pada kadar 7A% meningkatkan nilai stabilitas, VFWA, flow, dan Marshall Quotient secara signifikan dibandingkan campuran tanpa filler.Meskipun nilai VMA dan VIM sedikit menurun pada kadar tersebut, kedua parameter tetap berada dalam batas spesifikasi umum 2010 DivisiA6.Secara keseluruhan, campuran dengan 7A% limbah serbuk Gypsum memenuhi semua persyaratan teknis dan menunjukkan potensi sebagai alternatif filler yang ramah lingkungan Limbah Gypsum merupakan limbah dari sisa-sisa pembuatan list Gypsum yang tidak bisa didaur ulang dan dimanfaatkan kembali. Pada penelitian ini limbah serbuk Gypsum digunakan sebagai bahan pengganti Filler. Dimana semen dan limbah serbuk Gypsum memiliki kandungan kapur (CaO) yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pembuatan campuran Asphalt ConcreteAeWearing Course (ACAeWC) dengan menggunakan limbah serbuk Gypsum sebagai bahan pengganti Filler (semen) dan untuk mengetahui hasil pengujian marshall test yaitu stabilitas, VFWA, VMA, VIM, Flow dan MQ dengan menggunkan limbah serbuk Gypsum sebagai bahan pengganti Filler (semen).... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/4/limbah-serbuk-besi-industri-pencemaran-gipsum-fill-thumb-cb73b.webp" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Limbah Serbuk Gipsum Sebagai Bahan Pengganti Filler Pada Campuran Asphalt Concrete-Wearing Course" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/limbah-serbuk-besi-industri-pencemaran-gipsum-fill-thumb-cb73b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/limbah-serbuk-besi-industri-pencemaran-gipsum-fill-thumb-cb73b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/limbah-serbuk-besi-industri-pencemaran-gipsum-fill-thumb-cb73b.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Limbah Serbuk Gipsum Sebagai Bahan Pengganti Filler Pada Campuran Asphalt Concrete-Wearing Course" alt="JURIS - Pengaruh Penambahan Limbah Serbuk Gipsum Sebagai Bahan Pengganti Filler Pada Campuran Asphalt Concrete-Wearing Course" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/limbah-serbuk-besi-industri-pencemaran-gipsum-fill-thumb-ad939.webp" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Limbah Serbuk Gipsum Sebagai Bahan Pengganti Filler Pada Campuran Asphalt Concrete-Wearing Course" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/limbah-serbuk-besi-industri-pencemaran-gipsum-fill-thumb-ad939.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/limbah-serbuk-besi-industri-pencemaran-gipsum-fill-thumb-ad939.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/limbah-serbuk-besi-industri-pencemaran-gipsum-fill-thumb-ad939.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Limbah Serbuk Gipsum Sebagai Bahan Pengganti Filler Pada Campuran Asphalt Concrete-Wearing Course" alt="JURIS - Pengaruh Penambahan Limbah Serbuk Gipsum Sebagai Bahan Pengganti Filler Pada Campuran Asphalt Concrete-Wearing Course" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/limbah-serbuk-besi-industri-pencemaran-gipsum-fill-thumb-6b2b1.webp" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Limbah Serbuk Gipsum Sebagai Bahan Pengganti Filler Pada Campuran Asphalt Concrete-Wearing Course" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/limbah-serbuk-besi-industri-pencemaran-gipsum-fill-thumb-6b2b1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/limbah-serbuk-besi-industri-pencemaran-gipsum-fill-thumb-6b2b1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/limbah-serbuk-besi-industri-pencemaran-gipsum-fill-thumb-6b2b1.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Limbah Serbuk Gipsum Sebagai Bahan Pengganti Filler Pada Campuran Asphalt Concrete-Wearing Course" alt="JURIS - Pengaruh Penambahan Limbah Serbuk Gipsum Sebagai Bahan Pengganti Filler Pada Campuran Asphalt Concrete-Wearing Course" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53046-limbah-serbuk-besi-industri-p" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Limbah Serbuk Gipsum Sebagai Bahan Pengganti Filler Pada Campuran Asphalt Concrete-Wearing Course" target="_blank">Pengaruh Penambahan Limbah Serbuk Gipsum Sebagai Bahan Pengganti Filler Pada Campuran Asphalt Concrete-Wearing Course</a>: Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, dilakukan studi lapangan jangka panjang untuk mengevaluasi kinerja campuran Asphalt ConcreteAcWearing Course yang mengandung limbah serbuk Gypsum pada kadar 7A% dalam kondisi nyata, sehingga dapat mengamati perubahan sifat mekanik dan keausan selama beberapa tahun. Kedua, diteliti kombinasi limbah serbuk Gypsum dengan bahan limbah industri lain, seperti fly ash atau slag, sebagai filler campuran, untuk mengetahui apakah sinergi antar bahan dapat memperbaiki nilai VMA, VIM, serta menurunkan biaya produksi. Ketiga, dilakukan analisis siklus hidup (Life Cycle Assessment) terhadap penggunaan limbah serbuk Gypsum dalam perkerasan jalan, meliputi aspek energi, emisi gas rumah kaca, dan dampak lingkungan, guna menilai keuntungan ekologis dibandingkan filler konvensional. Selanjutnya, dapat dilakukan evaluasi ekonomi dengan membandingkan biaya material dan pemeliharaan antara campuran tradisional dan campuran berbasis limbah Gypsum. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan kebijakan bagi pemerintah dalam mengoptimalkan pemanfaatan limbah industri pada proyek perkerasan jalan..
<br>Penggunaan limbah serbuk Gypsum sebagai pengganti filler pada campuran ACAcWC pada kadar 7A% meningkatkan nilai stabilitas, VFWA, flow, dan Marshall Quotient secara signifikan dibandingkan campuran tanpa filler.Meskipun nilai VMA dan VIM sedikit menurun pada kadar tersebut, kedua parameter tetap berada dalam batas spesifikasi umum 2010 DivisiA6.Secara keseluruhan, campuran dengan 7A% limbah serbuk Gypsum memenuhi semua persyaratan teknis dan menunjukkan potensi sebagai alternatif filler yang ramah lingkungan
<br>Limbah Gypsum merupakan limbah dari sisa-sisa pembuatan list Gypsum yang tidak bisa didaur ulang dan dimanfaatkan kembali. Pada penelitian ini limbah serbuk Gypsum digunakan sebagai bahan pengganti Filler. Dimana semen dan limbah serbuk Gypsum memiliki kandungan kapur (CaO) yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pembuatan campuran Asphalt ConcreteAeWearing Course (ACAeWC) dengan menggunakan limbah serbuk Gypsum sebagai bahan pengganti Filler (semen) dan untuk mengetahui hasil pengujian marshall test yaitu stabilitas, VFWA, VMA, VIM, Flow dan MQ dengan menggunkan limbah serbuk Gypsum sebagai bahan pengganti Filler (semen)....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/4/limbah-serbuk-besi-industri-pencemaran-gipsum-fill-thumb-6b2b1.webp" type="image/webp" length="80578" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/limbah-serbuk-besi-industri-pencemaran-gipsum-fill-thumb-cb73b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/limbah-serbuk-besi-industri-pencemaran-gipsum-fill-thumb-ad939.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/limbah-serbuk-besi-industri-pencemaran-gipsum-fill-thumb-6b2b1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-413-untar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3244-jurnal-mitra-teknik-sipil.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Studi Fondasi Tiang Bor Untuk Jembatan di Laut ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Studi Fondasi Tiang Bor Untuk Jembatan di Laut ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Studi Fondasi Tiang Bor Untuk Jembatan di Laut ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53048-kedalaman-laut-desain-fondasi-dangkal-lingkungan-l</link>
	<guid isPermaLink="false">9a2d365440629f7f287fa9a5153eb4b7</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 18:04:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ yordan salim ]]></category>
	<category><![CDATA[ andree savio ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andree,content,main,salim,savio,yordan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan model numerik berbasis elemen hingga untuk menganalisis fondasi tiang bor metode casing di lingkungan laut, dengan memvalidasi hasil simulasi terhadap data analitis dan eksperimental guna memahami interaksi beban ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Studi Fondasi Tiang Bor Untuk Jembatan di Laut: Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan model numerik berbasis elemen hingga untuk menganalisis fondasi tiang bor metode casing di lingkungan laut, dengan memvalidasi hasil simulasi terhadap data analitis dan eksperimental guna memahami interaksi beban aksial dan lateral secara komprehensif; selain itu, diperlukan studi eksperimental jangka panjang yang menguji berbagai strategi perlindungan korosi, seperti jenis coating dan sistem pelapisan, untuk menilai pengaruhnya terhadap daya dukung dan umur pakai tiang bor dalam kondisi akselerasi korosi; selanjutnya, analisis keandalan probabilistik yang mengintegrasikan beban gempa, scouring, gelombang, dan gaya arus harus dilakukan untuk merumuskan faktor keselamatan yang lebih realistis dan meningkatkan keamanan desain fondasi di wilayah pesisir.. Berbagai jenis fondasi dapat digunakan untuk konstruksi di laut, namun fondasi tiang bor metode casing paling cocok karena dapat mengatasi kedalaman laut yang besar dan melindungi dari korosi.instalasi fondasi tiang bor di lingkungan laut menghadapi risiko lebih tinggi dan beban lateral memberikan pengurangan kapasitas terbesar (18,5A%), menjadikannya faktor kritis, sementara defleksi tetap berada di dalam batas yang diizinkan.kapasitas aksial lebih rendah daripada beban aksial maksimum sehingga peningkatan panjang atau jumlah tiang diperlukan, dan perbedaan desain antara darat dan laut harus mempertimbangkan beban lateral tambahan seperti scouring, tumbukan kapal, arus, debris, dan buoyancy, serta beban aksial meliputi berat coating Secara struktural jembatan dipisahkan menjadi struktur atas, dan struktur bagian bawah seperti fondasi. Sesuai fungsinya, fondasi jembatan menopang dan meneruskan beban dari bangunan atas jembatan ke lapisan tanah yang kuat dan stabil/solid. Pembangunan jembatan panjang di tengah laut memiliki tingkat kesulitan dan resiko tinggi. Terdapat gaya-gaya yang mempengaruhi fondasi yang dibuat di laut. Semakin besar beban-beban yang ditahan fondasi maka semakin besar pula daya dukung yang dibutuhkan fondasi. Fondasi yang dipakai adalah fondasi tiang bor dengan metode casing. Konsep... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/f/kedalaman-laut-desain-fondasi-dangkal-lingkungan-t-thumb-75fae.webp" title="JURIS - Studi Fondasi Tiang Bor Untuk Jembatan di Laut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/kedalaman-laut-desain-fondasi-dangkal-lingkungan-t-thumb-75fae.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/kedalaman-laut-desain-fondasi-dangkal-lingkungan-t-thumb-75fae.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/kedalaman-laut-desain-fondasi-dangkal-lingkungan-t-thumb-75fae.webp 1x" title="JURIS - Studi Fondasi Tiang Bor Untuk Jembatan di Laut" alt="JURIS - Studi Fondasi Tiang Bor Untuk Jembatan di Laut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/f/kedalaman-laut-desain-fondasi-dangkal-lingkungan-t-thumb-c059e.webp" title="JURIS - Studi Fondasi Tiang Bor Untuk Jembatan di Laut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/kedalaman-laut-desain-fondasi-dangkal-lingkungan-t-thumb-c059e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/kedalaman-laut-desain-fondasi-dangkal-lingkungan-t-thumb-c059e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/kedalaman-laut-desain-fondasi-dangkal-lingkungan-t-thumb-c059e.webp 1x" title="JURIS - Studi Fondasi Tiang Bor Untuk Jembatan di Laut" alt="JURIS - Studi Fondasi Tiang Bor Untuk Jembatan di Laut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/f/kedalaman-laut-desain-fondasi-dangkal-lingkungan-t-thumb-b205a.webp" title="JURIS - Studi Fondasi Tiang Bor Untuk Jembatan di Laut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/kedalaman-laut-desain-fondasi-dangkal-lingkungan-t-thumb-b205a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/kedalaman-laut-desain-fondasi-dangkal-lingkungan-t-thumb-b205a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/kedalaman-laut-desain-fondasi-dangkal-lingkungan-t-thumb-b205a.webp 1x" title="JURIS - Studi Fondasi Tiang Bor Untuk Jembatan di Laut" alt="JURIS - Studi Fondasi Tiang Bor Untuk Jembatan di Laut" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53048-kedalaman-laut-desain-fondasi-dangkal-lingkungan-l" title="JURIS - Studi Fondasi Tiang Bor Untuk Jembatan di Laut" target="_blank">Studi Fondasi Tiang Bor Untuk Jembatan di Laut</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan model numerik berbasis elemen hingga untuk menganalisis fondasi tiang bor metode casing di lingkungan laut, dengan memvalidasi hasil simulasi terhadap data analitis dan eksperimental guna memahami interaksi beban aksial dan lateral secara komprehensif; selain itu, diperlukan studi eksperimental jangka panjang yang menguji berbagai strategi perlindungan korosi, seperti jenis coating dan sistem pelapisan, untuk menilai pengaruhnya terhadap daya dukung dan umur pakai tiang bor dalam kondisi akselerasi korosi; selanjutnya, analisis keandalan probabilistik yang mengintegrasikan beban gempa, scouring, gelombang, dan gaya arus harus dilakukan untuk merumuskan faktor keselamatan yang lebih realistis dan meningkatkan keamanan desain fondasi di wilayah pesisir..
<br>Berbagai jenis fondasi dapat digunakan untuk konstruksi di laut, namun fondasi tiang bor metode casing paling cocok karena dapat mengatasi kedalaman laut yang besar dan melindungi dari korosi.instalasi fondasi tiang bor di lingkungan laut menghadapi risiko lebih tinggi dan beban lateral memberikan pengurangan kapasitas terbesar (18,5A%), menjadikannya faktor kritis, sementara defleksi tetap berada di dalam batas yang diizinkan.kapasitas aksial lebih rendah daripada beban aksial maksimum sehingga peningkatan panjang atau jumlah tiang diperlukan, dan perbedaan desain antara darat dan laut harus mempertimbangkan beban lateral tambahan seperti scouring, tumbukan kapal, arus, debris, dan buoyancy, serta beban aksial meliputi berat coating
<br>Secara struktural jembatan dipisahkan menjadi struktur atas, dan struktur bagian bawah seperti fondasi. Sesuai fungsinya, fondasi jembatan menopang dan meneruskan beban dari bangunan atas jembatan ke lapisan tanah yang kuat dan stabil/solid. Pembangunan jembatan panjang di tengah laut memiliki tingkat kesulitan dan resiko tinggi. Terdapat gaya-gaya yang mempengaruhi fondasi yang dibuat di laut. Semakin besar beban-beban yang ditahan fondasi maka semakin besar pula daya dukung yang dibutuhkan fondasi. Fondasi yang dipakai adalah fondasi tiang bor dengan metode casing. Konsep...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/f/kedalaman-laut-desain-fondasi-dangkal-lingkungan-t-thumb-c059e.webp" type="image/webp" length="90602" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/kedalaman-laut-desain-fondasi-dangkal-lingkungan-t-thumb-75fae.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/kedalaman-laut-desain-fondasi-dangkal-lingkungan-t-thumb-c059e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/kedalaman-laut-desain-fondasi-dangkal-lingkungan-t-thumb-b205a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-413-untar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3244-jurnal-mitra-teknik-sipil.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pengaruh Metode Perbaikan Tanah Vacuum Preloading Terhadap Struktur Abutment Di Sekitarnya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pengaruh Metode Perbaikan Tanah Vacuum Preloading Terhadap Struktur Abutment Di Sekitarnya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pengaruh Metode Perbaikan Tanah Vacuum Preloading Terhadap Struktur Abutment Di Sekitarnya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53052-lapisan-tanah-daya-dukung-pvd-vacuum-preload</link>
	<guid isPermaLink="false">0d6431a362a538e54295fa1eb8f09044</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 17:58:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ yordan salim ]]></category>
	<category><![CDATA[ andree savio ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andree,content,main,salim,savio,yordan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh penggunaan data hasil uji laboratorium terhadap akurasi parameter tanah pada model vacuum preloading dengan PVD, sehingga dapat memperbaiki kesesuaian hasil simulasi dengan kondisi lapangan. Selain itu, perlu ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pengaruh Metode Perbaikan Tanah Vacuum Preloading Terhadap Struktur Abutment Di Sekitarnya: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh penggunaan data hasil uji laboratorium terhadap akurasi parameter tanah pada model vacuum preloading dengan PVD, sehingga dapat memperbaiki kesesuaian hasil simulasi dengan kondisi lapangan. Selain itu, perlu dikembangkan teknik mitigasi yang dapat mengurangi atau menghilangkan deformasi lateral, misalnya dengan mengoptimalkan kedalaman, jarak, dan pola penempatan PVD atau menambahkan elemen penahan tambahan pada area perbaikan. Selanjutnya, perbandingan antara model elemen hingga 2D standar dengan model numerik yang lebih maju seperti hardening soil model atau model MohrAcCoulomb dapat dievaluasi untuk menentukan pendekatan yang paling efektif dalam memprediksi settlement dan pergerakan lateral pada tanah lunak.. Analisis elemen hingga menunjukkan jarak pengaruh pergerakan lateral (>2Acm) terbesar pada cellA2 sebesar 11,23Am, sehingga pada jarak 15Am ke abutmen tidak terjadi pengaruh signifikan.Perbedaan antara kurva penurunan hasil model dan data lapangan disebabkan oleh perbedaan pola pembebanan yang dianalisis.Ketidaksesuaian kurva pergerakan lateral pada cellA3 danA4 kemungkinan disebabkan oleh keruntuhan atau kesalahan pembacaan pada inklinometer Tanah lunak di Indonesia menjadi problematika pada pembangunan infrastruktur dikarenakan daya dukung yang rendah serta memakan waktu penurunan konsolidasi yang lama. Pada umumnya, perbaikan tanah yang digunakan untuk mengatasi tanah lunak adalah vacuum preloading yang dikombinasikan dengan prefabricated vertical drain, PVD. Tujuan pembebanan awal adalah untuk mengkonsolidasikan lapisan tanah lunak dengan beban sama atau lebih besar dari beban tanah selama dan setelah konstruksi. Sementara drainase vertikal dapat mempercepat proses konsolidasi. Namun, metode... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/4/lapisan-tanah-daya-dukung-pvd-vacuum-preloading-pe-thumb-4d0c4.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Metode Perbaikan Tanah Vacuum Preloading Terhadap Struktur Abutment Di Sekitarnya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/lapisan-tanah-daya-dukung-pvd-vacuum-preloading-pe-thumb-4d0c4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/lapisan-tanah-daya-dukung-pvd-vacuum-preloading-pe-thumb-4d0c4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/lapisan-tanah-daya-dukung-pvd-vacuum-preloading-pe-thumb-4d0c4.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Metode Perbaikan Tanah Vacuum Preloading Terhadap Struktur Abutment Di Sekitarnya" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Metode Perbaikan Tanah Vacuum Preloading Terhadap Struktur Abutment Di Sekitarnya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/lapisan-tanah-daya-dukung-pvd-vacuum-preloading-pe-thumb-03b34.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Metode Perbaikan Tanah Vacuum Preloading Terhadap Struktur Abutment Di Sekitarnya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/lapisan-tanah-daya-dukung-pvd-vacuum-preloading-pe-thumb-03b34.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/lapisan-tanah-daya-dukung-pvd-vacuum-preloading-pe-thumb-03b34.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/lapisan-tanah-daya-dukung-pvd-vacuum-preloading-pe-thumb-03b34.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Metode Perbaikan Tanah Vacuum Preloading Terhadap Struktur Abutment Di Sekitarnya" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Metode Perbaikan Tanah Vacuum Preloading Terhadap Struktur Abutment Di Sekitarnya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/lapisan-tanah-daya-dukung-pvd-vacuum-preloading-pe-thumb-20af4.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Metode Perbaikan Tanah Vacuum Preloading Terhadap Struktur Abutment Di Sekitarnya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/lapisan-tanah-daya-dukung-pvd-vacuum-preloading-pe-thumb-20af4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/lapisan-tanah-daya-dukung-pvd-vacuum-preloading-pe-thumb-20af4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/lapisan-tanah-daya-dukung-pvd-vacuum-preloading-pe-thumb-20af4.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Metode Perbaikan Tanah Vacuum Preloading Terhadap Struktur Abutment Di Sekitarnya" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Metode Perbaikan Tanah Vacuum Preloading Terhadap Struktur Abutment Di Sekitarnya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53052-lapisan-tanah-daya-dukung-pvd-vacuum-preload" title="JURIS - Analisis Pengaruh Metode Perbaikan Tanah Vacuum Preloading Terhadap Struktur Abutment Di Sekitarnya" target="_blank">Analisis Pengaruh Metode Perbaikan Tanah Vacuum Preloading Terhadap Struktur Abutment Di Sekitarnya</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh penggunaan data hasil uji laboratorium terhadap akurasi parameter tanah pada model vacuum preloading dengan PVD, sehingga dapat memperbaiki kesesuaian hasil simulasi dengan kondisi lapangan. Selain itu, perlu dikembangkan teknik mitigasi yang dapat mengurangi atau menghilangkan deformasi lateral, misalnya dengan mengoptimalkan kedalaman, jarak, dan pola penempatan PVD atau menambahkan elemen penahan tambahan pada area perbaikan. Selanjutnya, perbandingan antara model elemen hingga 2D standar dengan model numerik yang lebih maju seperti hardening soil model atau model MohrAcCoulomb dapat dievaluasi untuk menentukan pendekatan yang paling efektif dalam memprediksi settlement dan pergerakan lateral pada tanah lunak..
<br>Analisis elemen hingga menunjukkan jarak pengaruh pergerakan lateral (>2Acm) terbesar pada cellA2 sebesar 11,23Am, sehingga pada jarak 15Am ke abutmen tidak terjadi pengaruh signifikan.Perbedaan antara kurva penurunan hasil model dan data lapangan disebabkan oleh perbedaan pola pembebanan yang dianalisis.Ketidaksesuaian kurva pergerakan lateral pada cellA3 danA4 kemungkinan disebabkan oleh keruntuhan atau kesalahan pembacaan pada inklinometer
<br>Tanah lunak di Indonesia menjadi problematika pada pembangunan infrastruktur dikarenakan daya dukung yang rendah serta memakan waktu penurunan konsolidasi yang lama. Pada umumnya, perbaikan tanah yang digunakan untuk mengatasi tanah lunak adalah vacuum preloading yang dikombinasikan dengan prefabricated vertical drain, PVD. Tujuan pembebanan awal adalah untuk mengkonsolidasikan lapisan tanah lunak dengan beban sama atau lebih besar dari beban tanah selama dan setelah konstruksi. Sementara drainase vertikal dapat mempercepat proses konsolidasi. Namun, metode...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/4/lapisan-tanah-daya-dukung-pvd-vacuum-preloading-pe-thumb-20af4.webp" type="image/webp" length="34510" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/lapisan-tanah-daya-dukung-pvd-vacuum-preloading-pe-thumb-4d0c4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/lapisan-tanah-daya-dukung-pvd-vacuum-preloading-pe-thumb-03b34.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/lapisan-tanah-daya-dukung-pvd-vacuum-preloading-pe-thumb-20af4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-413-untar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3244-jurnal-mitra-teknik-sipil.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penilaian Risiko Kegagalan Bendungan Kedungombo Sebagai Dasar Prioritas Pemeliharaan Bendungan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penilaian Risiko Kegagalan Bendungan Kedungombo Sebagai Dasar Prioritas Pemeliharaan Bendungan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penilaian Risiko Kegagalan Bendungan Kedungombo Sebagai Dasar Prioritas Pemeliharaan Bendungan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53047-analisis-risiko-ahp-bahaya</link>
	<guid isPermaLink="false">ce2a1d690d40ebc413597339a1ad6f73</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 17:39:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ yordan salim ]]></category>
	<category><![CDATA[ andree savio ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andree,content,main,salim,savio,yordan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana keakuratan dan kepraktisan metode tradisional serta metode pohon kejadian dalam menilai risiko kegagalan pada bendungan dengan karakteristik geoteknik dan hidrologi yang berbeda, sehingga dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penilaian Risiko Kegagalan Bendungan Kedungombo Sebagai Dasar Prioritas Pemeliharaan Bendungan: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana keakuratan dan kepraktisan metode tradisional serta metode pohon kejadian dalam menilai risiko kegagalan pada bendungan dengan karakteristik geoteknik dan hidrologi yang berbeda, sehingga dapat menghasilkan kerangka penilaian yang lebih universal. (2) Dampak perubahan iklim terhadap probabilitas kegagalan bendungan Kedungombo dan bendungan serupa dapat dianalisis dengan mengintegrasikan skenario curah hujan ekstrem ke dalam model risiko, sehingga strategi mitigasi dapat disesuaikan dengan proyeksi masa depan. (3) Penerapan teknologi sensor cerdas dan sistem pemantauan realActime untuk mendeteksi deformasi, kebocoran, dan aktivitas fauna pada lereng bendungan dapat dievaluasi keefektifannya dalam mempercepat keputusan pengurangan risiko. Selain itu, studi komparatif mengenai biayaAcmanfaat dari berbagai strategi pengurangan risiko akan membantu otoritas dalam menentukan prioritas investasi yang paling efisien. Penelitian juga dapat meneliti persepsi masyarakat setempat terhadap risiko bendungan serta partisipasi mereka dalam program pemantauan, guna memperkuat tata kelola berbasis komunitas. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan jangka panjang bendungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar.. Kesimpulan dari hasil penilaian risiko Bendungan Kedungombo adalah penilaian risiko dengan menggunakan metode tradisional dan metode pohon kejadian menunjukkan risiko Bendungan Kedungombo tidak dapat diterima.Meskipun demikian, hasil penilaian risiko yang tidak dapat diterima tidak serta merta menunjukkan bendungan dalam kondisi bahaya.Namun diperlukan upaya-upaya perbaikan guna meminimalisir dampak terjadinya kegagalan Bendungan harus selalu dijaga kinerja operasi, fungsi, dan keamanannya, sehingga perlu dilakukan berbagai kegiatan pemeliharaan, perbaikan, dan rehabilitasi pada bendungan yang sudah terbangun dan beroperasi. Sistem prioritas pada pelaksanaan kegiatan perbaikan dan rehabilitasi pada bendungan dapat disusun berdasarkan status bahaya bendungan dari segi keamanan atau besarnya risiko terhadap kegagalan bendungan akibat bencana alam maupun akibat lain. Berdasarkan hal tersebut, maka perlu dilakukan penilaian risiko pada bendungan untuk memperkirakan besarnya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-risiko-ahp-bahaya-strategi-mitigasi-bendu-thumb-0d7d8.webp" title="JURIS - Penilaian Risiko Kegagalan Bendungan Kedungombo Sebagai Dasar Prioritas Pemeliharaan Bendungan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-risiko-ahp-bahaya-strategi-mitigasi-bendu-thumb-0d7d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-risiko-ahp-bahaya-strategi-mitigasi-bendu-thumb-0d7d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-risiko-ahp-bahaya-strategi-mitigasi-bendu-thumb-0d7d8.webp 1x" title="JURIS - Penilaian Risiko Kegagalan Bendungan Kedungombo Sebagai Dasar Prioritas Pemeliharaan Bendungan" alt="JURIS - Penilaian Risiko Kegagalan Bendungan Kedungombo Sebagai Dasar Prioritas Pemeliharaan Bendungan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-risiko-ahp-bahaya-strategi-mitigasi-bendu-thumb-42329.webp" title="JURIS - Penilaian Risiko Kegagalan Bendungan Kedungombo Sebagai Dasar Prioritas Pemeliharaan Bendungan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-risiko-ahp-bahaya-strategi-mitigasi-bendu-thumb-42329.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-risiko-ahp-bahaya-strategi-mitigasi-bendu-thumb-42329.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-risiko-ahp-bahaya-strategi-mitigasi-bendu-thumb-42329.webp 1x" title="JURIS - Penilaian Risiko Kegagalan Bendungan Kedungombo Sebagai Dasar Prioritas Pemeliharaan Bendungan" alt="JURIS - Penilaian Risiko Kegagalan Bendungan Kedungombo Sebagai Dasar Prioritas Pemeliharaan Bendungan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-risiko-ahp-bahaya-strategi-mitigasi-bendu-thumb-0efaf.webp" title="JURIS - Penilaian Risiko Kegagalan Bendungan Kedungombo Sebagai Dasar Prioritas Pemeliharaan Bendungan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-risiko-ahp-bahaya-strategi-mitigasi-bendu-thumb-0efaf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-risiko-ahp-bahaya-strategi-mitigasi-bendu-thumb-0efaf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-risiko-ahp-bahaya-strategi-mitigasi-bendu-thumb-0efaf.webp 1x" title="JURIS - Penilaian Risiko Kegagalan Bendungan Kedungombo Sebagai Dasar Prioritas Pemeliharaan Bendungan" alt="JURIS - Penilaian Risiko Kegagalan Bendungan Kedungombo Sebagai Dasar Prioritas Pemeliharaan Bendungan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53047-analisis-risiko-ahp-bahaya" title="JURIS - Penilaian Risiko Kegagalan Bendungan Kedungombo Sebagai Dasar Prioritas Pemeliharaan Bendungan" target="_blank">Penilaian Risiko Kegagalan Bendungan Kedungombo Sebagai Dasar Prioritas Pemeliharaan Bendungan</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana keakuratan dan kepraktisan metode tradisional serta metode pohon kejadian dalam menilai risiko kegagalan pada bendungan dengan karakteristik geoteknik dan hidrologi yang berbeda, sehingga dapat menghasilkan kerangka penilaian yang lebih universal. (2) Dampak perubahan iklim terhadap probabilitas kegagalan bendungan Kedungombo dan bendungan serupa dapat dianalisis dengan mengintegrasikan skenario curah hujan ekstrem ke dalam model risiko, sehingga strategi mitigasi dapat disesuaikan dengan proyeksi masa depan. (3) Penerapan teknologi sensor cerdas dan sistem pemantauan realActime untuk mendeteksi deformasi, kebocoran, dan aktivitas fauna pada lereng bendungan dapat dievaluasi keefektifannya dalam mempercepat keputusan pengurangan risiko. Selain itu, studi komparatif mengenai biayaAcmanfaat dari berbagai strategi pengurangan risiko akan membantu otoritas dalam menentukan prioritas investasi yang paling efisien. Penelitian juga dapat meneliti persepsi masyarakat setempat terhadap risiko bendungan serta partisipasi mereka dalam program pemantauan, guna memperkuat tata kelola berbasis komunitas. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan jangka panjang bendungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar..
<br>Kesimpulan dari hasil penilaian risiko Bendungan Kedungombo adalah penilaian risiko dengan menggunakan metode tradisional dan metode pohon kejadian menunjukkan risiko Bendungan Kedungombo tidak dapat diterima.Meskipun demikian, hasil penilaian risiko yang tidak dapat diterima tidak serta merta menunjukkan bendungan dalam kondisi bahaya.Namun diperlukan upaya-upaya perbaikan guna meminimalisir dampak terjadinya kegagalan
<br>Bendungan harus selalu dijaga kinerja operasi, fungsi, dan keamanannya, sehingga perlu dilakukan berbagai kegiatan pemeliharaan, perbaikan, dan rehabilitasi pada bendungan yang sudah terbangun dan beroperasi. Sistem prioritas pada pelaksanaan kegiatan perbaikan dan rehabilitasi pada bendungan dapat disusun berdasarkan status bahaya bendungan dari segi keamanan atau besarnya risiko terhadap kegagalan bendungan akibat bencana alam maupun akibat lain. Berdasarkan hal tersebut, maka perlu dilakukan penilaian risiko pada bendungan untuk memperkirakan besarnya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-risiko-ahp-bahaya-strategi-mitigasi-bendu-thumb-0d7d8.webp" type="image/webp" length="76764" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-risiko-ahp-bahaya-strategi-mitigasi-bendu-thumb-0d7d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-risiko-ahp-bahaya-strategi-mitigasi-bendu-thumb-42329.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/analisis-risiko-ahp-bahaya-strategi-mitigasi-bendu-thumb-0efaf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-413-untar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3244-jurnal-mitra-teknik-sipil.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kekuatan Sambungan Tiang Pancang Beton Terhadap Gaya Tarik Lateral Dan Momen Pada Tanah Kohesif ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kekuatan Sambungan Tiang Pancang Beton Terhadap Gaya Tarik Lateral Dan Momen Pada Tanah Kohesif ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kekuatan Sambungan Tiang Pancang Beton Terhadap Gaya Tarik Lateral Dan Momen Pada Tanah Kohesif ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53050-fondasi-tiang-gempa-bumi-pondasi-pan</link>
	<guid isPermaLink="false">1ee3d1e9a58d2529d0fe0428e93f16dc</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 17:32:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ yordan salim ]]></category>
	<category><![CDATA[ andree savio ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andree,content,main,salim,savio,yordan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan material baru seperti serat polimer yang diperkuat (FRP) pada sambungan tiang pancang untuk meningkatkan kapasitas menahan gaya tarik, lateral, dan momen, serta menilai kinerjanya melalui uji laboratorium ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kekuatan Sambungan Tiang Pancang Beton Terhadap Gaya Tarik, Lateral, Dan Momen Pada Tanah Kohesif: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan material baru seperti serat polimer yang diperkuat (FRP) pada sambungan tiang pancang untuk meningkatkan kapasitas menahan gaya tarik, lateral, dan momen, serta menilai kinerjanya melalui uji laboratorium dan lapangan. Selain itu, pengembangan model numerik berbasis elemen hingga yang memodelkan perilaku grup tiang pancang dengan sambungan splicing dapat divalidasi dengan data eksperimental, sehingga memungkinkan prediksi mekanisme kegagalan secara lebih akurat. Selanjutnya, studi geoteknik yang mempertimbangkan heterogenitas tanah serta beban dinamis, termasuk gempa bumi, dapat memberikan pedoman desain yang lebih komprehensif bagi fondasi tiang pancang dengan sambungan, sehingga meningkatkan keamanan dan efisiensi biaya pada proyek konstruksi besar.. Berdasarkan hasil analisis, semua sambungan tiang pancang yang diuji tidak mampu menahan gaya tarik, dan sambungan Brunsplice serta Cement Dowel akan gagal pada momen lentur maksimum sekitar kedalaman 7,5Am.Selain itu, tidak terdapat reduksi kekuatan pada daya dukung aksial tekan, sementara sambungan Anderson dan Brunsplice kurang cocok bila terdapat gaya tarik pada kombinasi beban struktur atas.Penentuan posisi sambungan dipengaruhi oleh kurvatur momen lentur fondasi Dengan adanya pertumbuhan pendudukan dan perkembangan teknologi, bentuk bangunan dari waktu ke waktu juga mengikuti perubahan yang terjadi. Perubahan bentuk bangunan tersebut membawa kebutuhan kekuatan terhadap gaya dan momen tertentu berubah. Maka dari itu, fondasi sebagai struktur bagian bawah sekaligus penopang bangunan harus mampu menahan gaya-gaya yang terjadi. Fondasi tiang pancang pracetak merupakan salah satu jenis fondasi dalam yang umum digunakan sekarang ini. Namun, dikarenakan fondasi cetak terlebih dahulu di luar lapangan, terdapat batasan panjang pada fondasi tersebut akibat dari segi transportasi, dan sebagainya. Sambungan fondasi merupakan sarana pemersatu tiang pancang pracetak untuk mencapai kedalaman pemancangan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/e/fondasi-tiang-gempa-bumi-pondasi-pancang-sambungan-thumb-b11b2.webp" title="JURIS - Analisis Kekuatan Sambungan Tiang Pancang Beton Terhadap Gaya Tarik, Lateral, Dan Momen Pada Tanah Kohesif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/fondasi-tiang-gempa-bumi-pondasi-pancang-sambungan-thumb-b11b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/fondasi-tiang-gempa-bumi-pondasi-pancang-sambungan-thumb-b11b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/fondasi-tiang-gempa-bumi-pondasi-pancang-sambungan-thumb-b11b2.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kekuatan Sambungan Tiang Pancang Beton Terhadap Gaya Tarik, Lateral, Dan Momen Pada Tanah Kohesif" alt="JURIS - Analisis Kekuatan Sambungan Tiang Pancang Beton Terhadap Gaya Tarik, Lateral, Dan Momen Pada Tanah Kohesif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/fondasi-tiang-gempa-bumi-pondasi-pancang-sambungan-thumb-82db2.webp" title="JURIS - Analisis Kekuatan Sambungan Tiang Pancang Beton Terhadap Gaya Tarik, Lateral, Dan Momen Pada Tanah Kohesif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/fondasi-tiang-gempa-bumi-pondasi-pancang-sambungan-thumb-82db2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/fondasi-tiang-gempa-bumi-pondasi-pancang-sambungan-thumb-82db2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/fondasi-tiang-gempa-bumi-pondasi-pancang-sambungan-thumb-82db2.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kekuatan Sambungan Tiang Pancang Beton Terhadap Gaya Tarik, Lateral, Dan Momen Pada Tanah Kohesif" alt="JURIS - Analisis Kekuatan Sambungan Tiang Pancang Beton Terhadap Gaya Tarik, Lateral, Dan Momen Pada Tanah Kohesif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/fondasi-tiang-gempa-bumi-pondasi-pancang-sambungan-thumb-904a8.webp" title="JURIS - Analisis Kekuatan Sambungan Tiang Pancang Beton Terhadap Gaya Tarik, Lateral, Dan Momen Pada Tanah Kohesif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/fondasi-tiang-gempa-bumi-pondasi-pancang-sambungan-thumb-904a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/fondasi-tiang-gempa-bumi-pondasi-pancang-sambungan-thumb-904a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/fondasi-tiang-gempa-bumi-pondasi-pancang-sambungan-thumb-904a8.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kekuatan Sambungan Tiang Pancang Beton Terhadap Gaya Tarik, Lateral, Dan Momen Pada Tanah Kohesif" alt="JURIS - Analisis Kekuatan Sambungan Tiang Pancang Beton Terhadap Gaya Tarik, Lateral, Dan Momen Pada Tanah Kohesif" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53050-fondasi-tiang-gempa-bumi-pondasi-pan" title="JURIS - Analisis Kekuatan Sambungan Tiang Pancang Beton Terhadap Gaya Tarik, Lateral, Dan Momen Pada Tanah Kohesif" target="_blank">Analisis Kekuatan Sambungan Tiang Pancang Beton Terhadap Gaya Tarik, Lateral, Dan Momen Pada Tanah Kohesif</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan material baru seperti serat polimer yang diperkuat (FRP) pada sambungan tiang pancang untuk meningkatkan kapasitas menahan gaya tarik, lateral, dan momen, serta menilai kinerjanya melalui uji laboratorium dan lapangan. Selain itu, pengembangan model numerik berbasis elemen hingga yang memodelkan perilaku grup tiang pancang dengan sambungan splicing dapat divalidasi dengan data eksperimental, sehingga memungkinkan prediksi mekanisme kegagalan secara lebih akurat. Selanjutnya, studi geoteknik yang mempertimbangkan heterogenitas tanah serta beban dinamis, termasuk gempa bumi, dapat memberikan pedoman desain yang lebih komprehensif bagi fondasi tiang pancang dengan sambungan, sehingga meningkatkan keamanan dan efisiensi biaya pada proyek konstruksi besar..
<br>Berdasarkan hasil analisis, semua sambungan tiang pancang yang diuji tidak mampu menahan gaya tarik, dan sambungan Brunsplice serta Cement Dowel akan gagal pada momen lentur maksimum sekitar kedalaman 7,5Am.Selain itu, tidak terdapat reduksi kekuatan pada daya dukung aksial tekan, sementara sambungan Anderson dan Brunsplice kurang cocok bila terdapat gaya tarik pada kombinasi beban struktur atas.Penentuan posisi sambungan dipengaruhi oleh kurvatur momen lentur fondasi
<br>Dengan adanya pertumbuhan pendudukan dan perkembangan teknologi, bentuk bangunan dari waktu ke waktu juga mengikuti perubahan yang terjadi. Perubahan bentuk bangunan tersebut membawa kebutuhan kekuatan terhadap gaya dan momen tertentu berubah. Maka dari itu, fondasi sebagai struktur bagian bawah sekaligus penopang bangunan harus mampu menahan gaya-gaya yang terjadi. Fondasi tiang pancang pracetak merupakan salah satu jenis fondasi dalam yang umum digunakan sekarang ini. Namun, dikarenakan fondasi cetak terlebih dahulu di luar lapangan, terdapat batasan panjang pada fondasi tersebut akibat dari segi transportasi, dan sebagainya. Sambungan fondasi merupakan sarana pemersatu tiang pancang pracetak untuk mencapai kedalaman pemancangan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/e/fondasi-tiang-gempa-bumi-pondasi-pancang-sambungan-thumb-b11b2.webp" type="image/webp" length="79570" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/fondasi-tiang-gempa-bumi-pondasi-pancang-sambungan-thumb-b11b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/fondasi-tiang-gempa-bumi-pondasi-pancang-sambungan-thumb-82db2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/fondasi-tiang-gempa-bumi-pondasi-pancang-sambungan-thumb-904a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-413-untar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3244-jurnal-mitra-teknik-sipil.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sat, 04 Jul 2026 20:56:56 +0700. 24 items. Served in: 2.747 seconds [rss] -->
