<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sat, 02 May 2026 15:25:07 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 15:25:07 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-05-02T15:25:07+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Manajemen Kedisiplinan Siswa di SMP Negeri 14 Surakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Manajemen Kedisiplinan Siswa di SMP Negeri 14 Surakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Manajemen Kedisiplinan Siswa di SMP Negeri 14 Surakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44420-aktif-siswa-kedisiplinan-tua-masyaraka</link>
	<guid isPermaLink="false">12b711fb8236a09f033a8225bdd3e31b</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 14:23:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas program 'Menu Sarapan Pagi Palaska' dalam jangka waktu yang lebih panjang untuk melihat dampaknya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Manajemen Kedisiplinan Siswa di SMP Negeri 14 Surakarta: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas program 'Menu Sarapan Pagi Palaska' dalam jangka waktu yang lebih panjang untuk melihat dampaknya terhadap penurunan tingkat keterlambatan siswa secara berkelanjutan. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi kedisiplinan siswa, seperti peran orang tua, lingkungan sosial, dan pengaruh teman sebaya, serta bagaimana faktor-faktor tersebut dapat diintegrasikan dalam program bimbingan dan konseling sekolah. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pendekatan disiplin positif yang melibatkan partisipasi aktif siswa dalam merumuskan aturan dan konsekuensi, sehingga menciptakan rasa tanggung jawab dan kepemilikan terhadap norma-norma sekolah. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan sekolah dapat mengembangkan strategi disiplin yang lebih komprehensif, efektif, dan berkelanjutan, yang tidak hanya mengurangi pelanggaran, tetapi juga membentuk karakter siswa yang disiplin, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia.. Perencanaan kedisiplinan siswa di SMP Negeri 14 Surakarta dilakukan melalui identifikasi permasalahan, penentuan ide dan gagasan, dan koordinasi dan pembuatan kebijakan.Pelaksanaan kedisplinan siswa dilakukan dengan menata kehidupan bersama, membangun kepribadian, pemaksaan, hukuman, dan menciptakan lingkungan yang kondusif.Pengendalian kedisplinan siswa dilakukan melalui disiplin kelas, mengembangkan disiplin di kelas, penanggulangan pelanggaran disiplin, dan membentuk disiplin sekolah Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: 1) perencanaan kedisplinan siswa di SMP Negeri 14 Surakarta, 2) pelaksanaan kedisplinan siswa di SMP Negeri 14 Surakarta, dan 3) pengendalian kedisplinan siswa di SMP Negeri 14 Surakarta. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan interaktif. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Perencanaan kedisplinan siswa dilakukan melalui identifikasi permasalahan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/2/aktif-siswa-kedisiplinan-tua-masyarakat-partisipas-thumb-d5b55.webp" title="JURIS - Manajemen Kedisiplinan Siswa di SMP Negeri 14 Surakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/aktif-siswa-kedisiplinan-tua-masyarakat-partisipas-thumb-d5b55.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/aktif-siswa-kedisiplinan-tua-masyarakat-partisipas-thumb-d5b55.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/aktif-siswa-kedisiplinan-tua-masyarakat-partisipas-thumb-d5b55.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Kedisiplinan Siswa di SMP Negeri 14 Surakarta" alt="JURIS - Manajemen Kedisiplinan Siswa di SMP Negeri 14 Surakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/aktif-siswa-kedisiplinan-tua-masyarakat-partisipas-thumb-8509e.webp" title="JURIS - Manajemen Kedisiplinan Siswa di SMP Negeri 14 Surakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/aktif-siswa-kedisiplinan-tua-masyarakat-partisipas-thumb-8509e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/aktif-siswa-kedisiplinan-tua-masyarakat-partisipas-thumb-8509e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/aktif-siswa-kedisiplinan-tua-masyarakat-partisipas-thumb-8509e.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Kedisiplinan Siswa di SMP Negeri 14 Surakarta" alt="JURIS - Manajemen Kedisiplinan Siswa di SMP Negeri 14 Surakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/aktif-siswa-kedisiplinan-tua-masyarakat-partisipas-thumb-303a6.webp" title="JURIS - Manajemen Kedisiplinan Siswa di SMP Negeri 14 Surakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/aktif-siswa-kedisiplinan-tua-masyarakat-partisipas-thumb-303a6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/aktif-siswa-kedisiplinan-tua-masyarakat-partisipas-thumb-303a6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/aktif-siswa-kedisiplinan-tua-masyarakat-partisipas-thumb-303a6.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Kedisiplinan Siswa di SMP Negeri 14 Surakarta" alt="JURIS - Manajemen Kedisiplinan Siswa di SMP Negeri 14 Surakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44420-aktif-siswa-kedisiplinan-tua-masyaraka" title="JURIS - Manajemen Kedisiplinan Siswa di SMP Negeri 14 Surakarta" target="_blank">Manajemen Kedisiplinan Siswa di SMP Negeri 14 Surakarta</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas program 'Menu Sarapan Pagi Palaska' dalam jangka waktu yang lebih panjang untuk melihat dampaknya terhadap penurunan tingkat keterlambatan siswa secara berkelanjutan. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi kedisiplinan siswa, seperti peran orang tua, lingkungan sosial, dan pengaruh teman sebaya, serta bagaimana faktor-faktor tersebut dapat diintegrasikan dalam program bimbingan dan konseling sekolah. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pendekatan disiplin positif yang melibatkan partisipasi aktif siswa dalam merumuskan aturan dan konsekuensi, sehingga menciptakan rasa tanggung jawab dan kepemilikan terhadap norma-norma sekolah. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan sekolah dapat mengembangkan strategi disiplin yang lebih komprehensif, efektif, dan berkelanjutan, yang tidak hanya mengurangi pelanggaran, tetapi juga membentuk karakter siswa yang disiplin, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia..
<br>Perencanaan kedisiplinan siswa di SMP Negeri 14 Surakarta dilakukan melalui identifikasi permasalahan, penentuan ide dan gagasan, dan koordinasi dan pembuatan kebijakan.Pelaksanaan kedisplinan siswa dilakukan dengan menata kehidupan bersama, membangun kepribadian, pemaksaan, hukuman, dan menciptakan lingkungan yang kondusif.Pengendalian kedisplinan siswa dilakukan melalui disiplin kelas, mengembangkan disiplin di kelas, penanggulangan pelanggaran disiplin, dan membentuk disiplin sekolah
<br>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: 1) perencanaan kedisplinan siswa di SMP Negeri 14 Surakarta, 2) pelaksanaan kedisplinan siswa di SMP Negeri 14 Surakarta, dan 3) pengendalian kedisplinan siswa di SMP Negeri 14 Surakarta. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan interaktif. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Perencanaan kedisplinan siswa dilakukan melalui identifikasi permasalahan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/2/aktif-siswa-kedisiplinan-tua-masyarakat-partisipas-thumb-303a6.webp" type="image/webp" length="104436" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/aktif-siswa-kedisiplinan-tua-masyarakat-partisipas-thumb-d5b55.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/aktif-siswa-kedisiplinan-tua-masyarakat-partisipas-thumb-8509e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/aktif-siswa-kedisiplinan-tua-masyarakat-partisipas-thumb-303a6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-999-nurscienceinstitute.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5077-journal-profession-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi metode bermain peran untuk melatih kemampuan komunikasi verbal anak disabilitas intelektual ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi metode bermain peran untuk melatih kemampuan komunikasi verbal anak disabilitas intelektual ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi metode bermain peran untuk melatih kemampuan komunikasi verbal anak disabilitas intelektual ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44426-komunikasi-anak-kompetensi-emosional-usia-ana</link>
	<guid isPermaLink="false">1d58d649b3caa1653c785fdb74839292</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 14:14:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas metode bermain peran dalam meningkatkan kemampuan komunikasi verbal pada ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi metode bermain peran untuk melatih kemampuan komunikasi verbal anak disabilitas intelektual: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas metode bermain peran dalam meningkatkan kemampuan komunikasi verbal pada anak disabilitas intelektual dengan tingkat kesulitan yang berbeda-beda, misalnya membandingkan efektivitas metode ini pada anak dengan disabilitas intelektual ringan, sedang, dan berat. Hal ini penting untuk memahami apakah metode ini perlu dimodifikasi atau disesuaikan dengan tingkat kemampuan kognitif anak. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul atau panduan implementasi metode bermain peran yang lebih komprehensif dan terstruktur, yang dapat digunakan oleh guru sebagai referensi dalam merancang pembelajaran yang efektif. Modul ini sebaiknya mencakup contoh skenario, strategi pengajaran, serta evaluasi hasil belajar yang terukur. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran orang tua atau keluarga dalam mendukung pembelajaran komunikasi verbal anak disabilitas intelektual melalui metode bermain peran di rumah. Hal ini dapat dilakukan dengan melibatkan orang tua dalam pelatihan atau workshop, serta memberikan panduan tentang cara menciptakan lingkungan rumah yang kondusif untuk pengembangan kemampuan komunikasi anak. Dengan demikian, pembelajaran tidak hanya terbatas pada lingkungan sekolah, tetapi juga dapat dilanjutkan di rumah, sehingga anak mendapatkan dukungan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.. Radjiman Wedyodiningrat Ngawi, dapat disimpulkan bahwa metode bermain peran terbukti efektif sebagai strategi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik kognitif dan sosial-emosional anak disabilitas intelektual.Implementasi metode ini dilakukan melalui delapan tahap yang sistematis dan terstruktur dengan baik.Penerapan tahapan-tahapan tersebut memberikan kesempatan kepada anak untuk belajar berbicara dalam suasana yang menyenangkan, konkret, dan interaktif.Anak dilatih untuk menirukan dialog sederhana melalui proses observasi dan imitasi terhadap model, merespons lawan bicara secara kontekstual, dan berpartisipasi aktif dalam simulasi kehidupan nyata Anak disabilitas intelektual kerap mengalami hambatan dalam komunikasi verbal, seperti kesulitan berbicara, memahami pesan, dan merespons percakapan. Permasalahan ini berdampak pada kemampuan mereka dalam menjalin interaksi sosial dan menyampaikan kebutuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana implementasi metode bermain peran digunakan untuk melatih kemampuan komunikasi verbal anak disabilitas intelektual. Penelitian ini menggunakan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/2/komunikasi-anak-kompetensi-emosional-usia-disabili-thumb-cfb36.webp" title="JURIS - Implementasi metode bermain peran untuk melatih kemampuan komunikasi verbal anak disabilitas intelektual" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/komunikasi-anak-kompetensi-emosional-usia-disabili-thumb-cfb36.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/komunikasi-anak-kompetensi-emosional-usia-disabili-thumb-cfb36.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/komunikasi-anak-kompetensi-emosional-usia-disabili-thumb-cfb36.webp 1x" title="JURIS - Implementasi metode bermain peran untuk melatih kemampuan komunikasi verbal anak disabilitas intelektual" alt="JURIS - Implementasi metode bermain peran untuk melatih kemampuan komunikasi verbal anak disabilitas intelektual" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/2/komunikasi-anak-kompetensi-emosional-usia-disabili-thumb-29235.webp" title="JURIS - Implementasi metode bermain peran untuk melatih kemampuan komunikasi verbal anak disabilitas intelektual" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/komunikasi-anak-kompetensi-emosional-usia-disabili-thumb-29235.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/komunikasi-anak-kompetensi-emosional-usia-disabili-thumb-29235.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/komunikasi-anak-kompetensi-emosional-usia-disabili-thumb-29235.webp 1x" title="JURIS - Implementasi metode bermain peran untuk melatih kemampuan komunikasi verbal anak disabilitas intelektual" alt="JURIS - Implementasi metode bermain peran untuk melatih kemampuan komunikasi verbal anak disabilitas intelektual" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/2/komunikasi-anak-kompetensi-emosional-usia-disabili-thumb-57041.webp" title="JURIS - Implementasi metode bermain peran untuk melatih kemampuan komunikasi verbal anak disabilitas intelektual" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/komunikasi-anak-kompetensi-emosional-usia-disabili-thumb-57041.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/komunikasi-anak-kompetensi-emosional-usia-disabili-thumb-57041.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/komunikasi-anak-kompetensi-emosional-usia-disabili-thumb-57041.webp 1x" title="JURIS - Implementasi metode bermain peran untuk melatih kemampuan komunikasi verbal anak disabilitas intelektual" alt="JURIS - Implementasi metode bermain peran untuk melatih kemampuan komunikasi verbal anak disabilitas intelektual" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44426-komunikasi-anak-kompetensi-emosional-usia-ana" title="JURIS - Implementasi metode bermain peran untuk melatih kemampuan komunikasi verbal anak disabilitas intelektual" target="_blank">Implementasi metode bermain peran untuk melatih kemampuan komunikasi verbal anak disabilitas intelektual</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas metode bermain peran dalam meningkatkan kemampuan komunikasi verbal pada anak disabilitas intelektual dengan tingkat kesulitan yang berbeda-beda, misalnya membandingkan efektivitas metode ini pada anak dengan disabilitas intelektual ringan, sedang, dan berat. Hal ini penting untuk memahami apakah metode ini perlu dimodifikasi atau disesuaikan dengan tingkat kemampuan kognitif anak. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul atau panduan implementasi metode bermain peran yang lebih komprehensif dan terstruktur, yang dapat digunakan oleh guru sebagai referensi dalam merancang pembelajaran yang efektif. Modul ini sebaiknya mencakup contoh skenario, strategi pengajaran, serta evaluasi hasil belajar yang terukur. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran orang tua atau keluarga dalam mendukung pembelajaran komunikasi verbal anak disabilitas intelektual melalui metode bermain peran di rumah. Hal ini dapat dilakukan dengan melibatkan orang tua dalam pelatihan atau workshop, serta memberikan panduan tentang cara menciptakan lingkungan rumah yang kondusif untuk pengembangan kemampuan komunikasi anak. Dengan demikian, pembelajaran tidak hanya terbatas pada lingkungan sekolah, tetapi juga dapat dilanjutkan di rumah, sehingga anak mendapatkan dukungan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan..
<br>Radjiman Wedyodiningrat Ngawi, dapat disimpulkan bahwa metode bermain peran terbukti efektif sebagai strategi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik kognitif dan sosial-emosional anak disabilitas intelektual.Implementasi metode ini dilakukan melalui delapan tahap yang sistematis dan terstruktur dengan baik.Penerapan tahapan-tahapan tersebut memberikan kesempatan kepada anak untuk belajar berbicara dalam suasana yang menyenangkan, konkret, dan interaktif.Anak dilatih untuk menirukan dialog sederhana melalui proses observasi dan imitasi terhadap model, merespons lawan bicara secara kontekstual, dan berpartisipasi aktif dalam simulasi kehidupan nyata
<br>Anak disabilitas intelektual kerap mengalami hambatan dalam komunikasi verbal, seperti kesulitan berbicara, memahami pesan, dan merespons percakapan. Permasalahan ini berdampak pada kemampuan mereka dalam menjalin interaksi sosial dan menyampaikan kebutuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana implementasi metode bermain peran digunakan untuk melatih kemampuan komunikasi verbal anak disabilitas intelektual. Penelitian ini menggunakan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/2/komunikasi-anak-kompetensi-emosional-usia-disabili-thumb-57041.webp" type="image/webp" length="92962" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/komunikasi-anak-kompetensi-emosional-usia-disabili-thumb-cfb36.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/komunikasi-anak-kompetensi-emosional-usia-disabili-thumb-29235.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/komunikasi-anak-kompetensi-emosional-usia-disabili-thumb-57041.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-999-nurscienceinstitute.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5077-journal-profession-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengelolaan Kinerja Guru Bersertifikat Pendidik di SMK PGRI 1 Surakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengelolaan Kinerja Guru Bersertifikat Pendidik di SMK PGRI 1 Surakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengelolaan Kinerja Guru Bersertifikat Pendidik di SMK PGRI 1 Surakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44422-produktivitas-guru-antusiasme-motivasi-pengum</link>
	<guid isPermaLink="false">387842bcbf6666a5eaf0477c62946448</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 14:14:13 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertanyaan penelitian baru: bagaimana pengaruh penggunaan platform pembelajaran daring dalam meningkatkan kualitas evaluasi portofolio guru bersertifikat pendidik di SMK? Apakah pelatihan pembelajaran berbasis data (dataAcdriven instruction) dapat memperkuat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengelolaan Kinerja Guru Bersertifikat Pendidik di SMK PGRI 1 Surakarta: Pertanyaan penelitian baru: bagaimana pengaruh penggunaan platform pembelajaran daring dalam meningkatkan kualitas evaluasi portofolio guru bersertifikat pendidik di SMK? Apakah pelatihan pembelajaran berbasis data (dataAcdriven instruction) dapat memperkuat motivasi guru bersertifikat untuk menghasilkan produk PTK secara berkala? Bagaimana model kolaboratif antara kepala sekolah dan guru dapat dirancang untuk memfasilitasi produktivitas guru bersertifikat dalam memproduksi LKS dan modul belajar yang tinggi kualitasnya.. Administrasi pembelajaran guru bersertifikat pendidik di SMK PGRI 1 Surakarta terdiri atas penyusunan silabus, RPP, prota, dan promes, dengan waktu persiapan sebelum semester.Pelaksanaan pembelajaran dilakukan melalui model penugasan dan media berbasis TIK.Evaluasi dilakukan melalui penilaian produk, proyek, dan portofolio.Pembimbingan dilakukan oleh kepala sekolah melalui motivasi dan pengarahan, sehingga produk kinerja guru bersertifikat pendidik lebih baik dibandingkan guru belum bersertifikat Penelitian ini memiliki empat tujuan, yaitu untuk mendeskripsikan administrasi pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, evaluasi pembelajaran, dan pembimbingan guru bersertifikat pendidik di SMK PGRI 1 Surakarta. Jenis penelitian ini kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan keabsahan data melalui triangulasi. Data dianalisis menggunakan kerangka Milles & Huberman (redukasi data, sajian data, verifikasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru bersertifikat pendidik menyusun perangkat pembelajaran (silabus, RPP, prota,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/1/produktivitas-guru-antusiasme-motivasi-pengumpulan-thumb-08ef3.webp" title="JURIS - Pengelolaan Kinerja Guru Bersertifikat Pendidik di SMK PGRI 1 Surakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/produktivitas-guru-antusiasme-motivasi-pengumpulan-thumb-08ef3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/produktivitas-guru-antusiasme-motivasi-pengumpulan-thumb-08ef3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/produktivitas-guru-antusiasme-motivasi-pengumpulan-thumb-08ef3.webp 1x" title="JURIS - Pengelolaan Kinerja Guru Bersertifikat Pendidik di SMK PGRI 1 Surakarta" alt="JURIS - Pengelolaan Kinerja Guru Bersertifikat Pendidik di SMK PGRI 1 Surakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/produktivitas-guru-antusiasme-motivasi-pengumpulan-thumb-19b7e.webp" title="JURIS - Pengelolaan Kinerja Guru Bersertifikat Pendidik di SMK PGRI 1 Surakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/produktivitas-guru-antusiasme-motivasi-pengumpulan-thumb-19b7e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/produktivitas-guru-antusiasme-motivasi-pengumpulan-thumb-19b7e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/produktivitas-guru-antusiasme-motivasi-pengumpulan-thumb-19b7e.webp 1x" title="JURIS - Pengelolaan Kinerja Guru Bersertifikat Pendidik di SMK PGRI 1 Surakarta" alt="JURIS - Pengelolaan Kinerja Guru Bersertifikat Pendidik di SMK PGRI 1 Surakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/produktivitas-guru-antusiasme-motivasi-pengumpulan-thumb-3dd0c.webp" title="JURIS - Pengelolaan Kinerja Guru Bersertifikat Pendidik di SMK PGRI 1 Surakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/produktivitas-guru-antusiasme-motivasi-pengumpulan-thumb-3dd0c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/produktivitas-guru-antusiasme-motivasi-pengumpulan-thumb-3dd0c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/produktivitas-guru-antusiasme-motivasi-pengumpulan-thumb-3dd0c.webp 1x" title="JURIS - Pengelolaan Kinerja Guru Bersertifikat Pendidik di SMK PGRI 1 Surakarta" alt="JURIS - Pengelolaan Kinerja Guru Bersertifikat Pendidik di SMK PGRI 1 Surakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44422-produktivitas-guru-antusiasme-motivasi-pengum" title="JURIS - Pengelolaan Kinerja Guru Bersertifikat Pendidik di SMK PGRI 1 Surakarta" target="_blank">Pengelolaan Kinerja Guru Bersertifikat Pendidik di SMK PGRI 1 Surakarta</a>: Pertanyaan penelitian baru: bagaimana pengaruh penggunaan platform pembelajaran daring dalam meningkatkan kualitas evaluasi portofolio guru bersertifikat pendidik di SMK? Apakah pelatihan pembelajaran berbasis data (dataAcdriven instruction) dapat memperkuat motivasi guru bersertifikat untuk menghasilkan produk PTK secara berkala? Bagaimana model kolaboratif antara kepala sekolah dan guru dapat dirancang untuk memfasilitasi produktivitas guru bersertifikat dalam memproduksi LKS dan modul belajar yang tinggi kualitasnya..
<br>Administrasi pembelajaran guru bersertifikat pendidik di SMK PGRI 1 Surakarta terdiri atas penyusunan silabus, RPP, prota, dan promes, dengan waktu persiapan sebelum semester.Pelaksanaan pembelajaran dilakukan melalui model penugasan dan media berbasis TIK.Evaluasi dilakukan melalui penilaian produk, proyek, dan portofolio.Pembimbingan dilakukan oleh kepala sekolah melalui motivasi dan pengarahan, sehingga produk kinerja guru bersertifikat pendidik lebih baik dibandingkan guru belum bersertifikat
<br>Penelitian ini memiliki empat tujuan, yaitu untuk mendeskripsikan administrasi pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, evaluasi pembelajaran, dan pembimbingan guru bersertifikat pendidik di SMK PGRI 1 Surakarta. Jenis penelitian ini kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan keabsahan data melalui triangulasi. Data dianalisis menggunakan kerangka Milles & Huberman (redukasi data, sajian data, verifikasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru bersertifikat pendidik menyusun perangkat pembelajaran (silabus, RPP, prota,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/1/produktivitas-guru-antusiasme-motivasi-pengumpulan-thumb-08ef3.webp" type="image/webp" length="107956" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/produktivitas-guru-antusiasme-motivasi-pengumpulan-thumb-08ef3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/produktivitas-guru-antusiasme-motivasi-pengumpulan-thumb-19b7e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/produktivitas-guru-antusiasme-motivasi-pengumpulan-thumb-3dd0c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-999-nurscienceinstitute.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5077-journal-profession-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar Matematika Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Buzz Group ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar Matematika Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Buzz Group ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar Matematika Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Buzz Group ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44416-buzz-group-metode-mahasiswa-lembar-obse</link>
	<guid isPermaLink="false">c79fdaad4bdeaf05226c00eb72a141ff</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 14:13:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ stick wayang ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[stick,view,vol,wayang]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas model cooperative learning tipe Buzz Group dengan model pembelajaran kooperatif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar Matematika Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Buzz Group: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas model cooperative learning tipe Buzz Group dengan model pembelajaran kooperatif lainnya, seperti Jigsaw atau Student Teams-Achievement Divisions (STAD), untuk menentukan model yang paling efektif dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan model cooperative learning tipe Buzz Group, seperti karakteristik siswa, kemampuan guru dalam mengelola kelas, dan ketersediaan sumber daya pembelajaran. Ketiga, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan siswa berkebutuhan khusus untuk mengetahui apakah model cooperative learning tipe Buzz Group dapat membantu meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika mereka. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan model pembelajaran matematika yang lebih efektif dan inklusif.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model cooperative learning tipe Buzz Group dapat meningkatkan keaktifan belajar matematika dan hasil belajar matematika bagi siswa kelas IX H semester 2 di SMP N 24 Surakarta tahun pelajaran 2017/2018.Peningkatan ini ditunjukkan melalui peningkatan keaktifan siswa dalam pembelajaran dan peningkatan nilai hasil belajar matematika pada setiap siklus penelitian.Dengan demikian, model cooperative learning tipe Buzz Group dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar Matematika melalui penerapan model Cooperative Learning Tipe Buzz Group pada siswa kelas IX H semester 2 di SMP N 24 Surakarta tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMP N 24 Surakarta pada semester 2 tahun pelajaran 2017/2018 selama 3 bulan. Subyek penelitian adalah 29 siswa kelas IX H SMP N 24 Surakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus melalui 4 tahapan yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, (4) refleksi. Dalam pelaksanaan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan lembar observasi dan tes hasil belajar.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/d/buzz-group-metode-mahasiswa-lembar-observasi-kesia-thumb-5471d.webp" title="JURIS - Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar Matematika Melalui  Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Buzz Group" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/buzz-group-metode-mahasiswa-lembar-observasi-kesia-thumb-5471d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/buzz-group-metode-mahasiswa-lembar-observasi-kesia-thumb-5471d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/buzz-group-metode-mahasiswa-lembar-observasi-kesia-thumb-5471d.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar Matematika Melalui  Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Buzz Group" alt="JURIS - Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar Matematika Melalui  Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Buzz Group" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/buzz-group-metode-mahasiswa-lembar-observasi-kesia-thumb-277c6.webp" title="JURIS - Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar Matematika Melalui  Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Buzz Group" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/buzz-group-metode-mahasiswa-lembar-observasi-kesia-thumb-277c6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/buzz-group-metode-mahasiswa-lembar-observasi-kesia-thumb-277c6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/buzz-group-metode-mahasiswa-lembar-observasi-kesia-thumb-277c6.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar Matematika Melalui  Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Buzz Group" alt="JURIS - Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar Matematika Melalui  Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Buzz Group" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/buzz-group-metode-mahasiswa-lembar-observasi-kesia-thumb-9b89e.webp" title="JURIS - Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar Matematika Melalui  Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Buzz Group" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/buzz-group-metode-mahasiswa-lembar-observasi-kesia-thumb-9b89e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/buzz-group-metode-mahasiswa-lembar-observasi-kesia-thumb-9b89e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/buzz-group-metode-mahasiswa-lembar-observasi-kesia-thumb-9b89e.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar Matematika Melalui  Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Buzz Group" alt="JURIS - Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar Matematika Melalui  Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Buzz Group" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44416-buzz-group-metode-mahasiswa-lembar-obse" title="JURIS - Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar Matematika Melalui  Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Buzz Group" target="_blank">Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar Matematika Melalui  Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Buzz Group</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas model cooperative learning tipe Buzz Group dengan model pembelajaran kooperatif lainnya, seperti Jigsaw atau Student Teams-Achievement Divisions (STAD), untuk menentukan model yang paling efektif dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan model cooperative learning tipe Buzz Group, seperti karakteristik siswa, kemampuan guru dalam mengelola kelas, dan ketersediaan sumber daya pembelajaran. Ketiga, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan siswa berkebutuhan khusus untuk mengetahui apakah model cooperative learning tipe Buzz Group dapat membantu meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika mereka. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan model pembelajaran matematika yang lebih efektif dan inklusif..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model cooperative learning tipe Buzz Group dapat meningkatkan keaktifan belajar matematika dan hasil belajar matematika bagi siswa kelas IX H semester 2 di SMP N 24 Surakarta tahun pelajaran 2017/2018.Peningkatan ini ditunjukkan melalui peningkatan keaktifan siswa dalam pembelajaran dan peningkatan nilai hasil belajar matematika pada setiap siklus penelitian.Dengan demikian, model cooperative learning tipe Buzz Group dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika
<br>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar Matematika melalui penerapan model Cooperative Learning Tipe Buzz Group pada siswa kelas IX H semester 2 di SMP N 24 Surakarta tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMP N 24 Surakarta pada semester 2 tahun pelajaran 2017/2018 selama 3 bulan. Subyek penelitian adalah 29 siswa kelas IX H SMP N 24 Surakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus melalui 4 tahapan yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, (4) refleksi. Dalam pelaksanaan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan lembar observasi dan tes hasil belajar....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/d/buzz-group-metode-mahasiswa-lembar-observasi-kesia-thumb-277c6.webp" type="image/webp" length="86356" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/buzz-group-metode-mahasiswa-lembar-observasi-kesia-thumb-5471d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/buzz-group-metode-mahasiswa-lembar-observasi-kesia-thumb-277c6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/buzz-group-metode-mahasiswa-lembar-observasi-kesia-thumb-9b89e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-999-nurscienceinstitute.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5077-journal-profession-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Penilaian Kinerja Guru di SMK Muhammadiyah 3 Surakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Penilaian Kinerja Guru di SMK Muhammadiyah 3 Surakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Penilaian Kinerja Guru di SMK Muhammadiyah 3 Surakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44421-faktor-pendukung-penghambat-pendukun</link>
	<guid isPermaLink="false">4cca3e3082c4e6fae22c03084535d10b</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 13:50:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan menyoroti tiga arah utama. Pertama, mengeksplorasi dampak jangka panjang PKG terhadap kualitas pembelajaran dan motivasi siswa dengan menggunakan desain longitudinal dan analisis kuantitatif untuk menilai hubungan antara peningkatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Penilaian Kinerja Guru di SMK Muhammadiyah 3 Surakarta: Saran penelitian lanjutan menyoroti tiga arah utama. Pertama, mengeksplorasi dampak jangka panjang PKG terhadap kualitas pembelajaran dan motivasi siswa dengan menggunakan desain longitudinal dan analisis kuantitatif untuk menilai hubungan antara peningkatan kompetensi guru dan hasil belajar siswa. Kedua, mengkaji strategi optimal penjadwalan PKG melalui pendekatan partisipatif, melibatkan guru, kepala sekolah, dan tenaga kependidikan, guna meminimalkan konflik dengan kegiatan lain dan mengoptimalkan waktu evaluasi. Ketiga, menilai efektivitas program InAcHouse Training dengan membandingkan model pelatihan berbasis teknologi (misalnya eAclearning atau blended learning) dan model tatapAcmuka, serta menilai dampaknya terhadap pemahaman guru tentang standar penilaian dan peningkatan kompetensi profesional.. Penilaian kinerja guru di SMK Muhammadiyah 3 Surakarta dilaksanakan satu tahun sekali, terbagi menjadi periode evaluasi diri guru dan penilaian.Metode penilaian memanfaatkan pengamatan dan pemantauan, sementara tindak lanjut meliputi pemberian nilai dan peningkatan kompetensi baik secara personal maupun kelompok.PKG pada tahun 2017Ae2018 menunjukkan peningkatan dari kategori Cukup menjadi Baik.Faktor pendukung terdiri atas koordinasi baik antara kepala sekolah, tim penilai, dan guru, efektivitas guru, serta partisipasi penyetaraan pendidikan.Faktor penghambat meliputi minimnya dana operasional pendidikan, jadwal PKG yang bertabrakan dengan kegiatan lain, dan keterbatasan waktu Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan Penilaian Kinerja Guru (PKG), faktor pendukung, dan faktor penghambat PKG pada SMK Muhammadiyah 3 Surakarta. Penelitian kualitatif dengan desain studi kasus menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan PKG dilaksanakan setahun sekali dengan dua periode: evaluasi diri guru dan periode penilaian. Metode PKG melibatkan pengamatan dan pemantauan, membawa peningkatan kategori kinerja dari Cukup menjadi Baik pada tahun 2017Ae2018. Faktor pendukung meliputi koordinasi baik antara kepala sekolah, tim penilai, dan guru, efektivitas guru dalam mengajar, serta partisipasi guru dalam kegiatan penyetaraan pendidikan. Faktor penghambat termasuk minimnya bantuan biaya operasional pendidikan dari pemerintah, jadwal PKG yang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/5/faktor-pendukung-penghambat-pemasaran-motivasi-sis-thumb-03213.webp" title="JURIS - Implementasi Penilaian Kinerja Guru di SMK Muhammadiyah 3 Surakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/faktor-pendukung-penghambat-pemasaran-motivasi-sis-thumb-03213.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/faktor-pendukung-penghambat-pemasaran-motivasi-sis-thumb-03213.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/faktor-pendukung-penghambat-pemasaran-motivasi-sis-thumb-03213.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Penilaian Kinerja Guru di SMK Muhammadiyah 3 Surakarta" alt="JURIS - Implementasi Penilaian Kinerja Guru di SMK Muhammadiyah 3 Surakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/5/faktor-pendukung-penghambat-pemasaran-motivasi-sis-thumb-ec94c.webp" title="JURIS - Implementasi Penilaian Kinerja Guru di SMK Muhammadiyah 3 Surakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/faktor-pendukung-penghambat-pemasaran-motivasi-sis-thumb-ec94c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/faktor-pendukung-penghambat-pemasaran-motivasi-sis-thumb-ec94c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/faktor-pendukung-penghambat-pemasaran-motivasi-sis-thumb-ec94c.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Penilaian Kinerja Guru di SMK Muhammadiyah 3 Surakarta" alt="JURIS - Implementasi Penilaian Kinerja Guru di SMK Muhammadiyah 3 Surakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/5/faktor-pendukung-penghambat-pemasaran-motivasi-sis-thumb-c17f6.webp" title="JURIS - Implementasi Penilaian Kinerja Guru di SMK Muhammadiyah 3 Surakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/faktor-pendukung-penghambat-pemasaran-motivasi-sis-thumb-c17f6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/faktor-pendukung-penghambat-pemasaran-motivasi-sis-thumb-c17f6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/faktor-pendukung-penghambat-pemasaran-motivasi-sis-thumb-c17f6.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Penilaian Kinerja Guru di SMK Muhammadiyah 3 Surakarta" alt="JURIS - Implementasi Penilaian Kinerja Guru di SMK Muhammadiyah 3 Surakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44421-faktor-pendukung-penghambat-pendukun" title="JURIS - Implementasi Penilaian Kinerja Guru di SMK Muhammadiyah 3 Surakarta" target="_blank">Implementasi Penilaian Kinerja Guru di SMK Muhammadiyah 3 Surakarta</a>: Saran penelitian lanjutan menyoroti tiga arah utama. Pertama, mengeksplorasi dampak jangka panjang PKG terhadap kualitas pembelajaran dan motivasi siswa dengan menggunakan desain longitudinal dan analisis kuantitatif untuk menilai hubungan antara peningkatan kompetensi guru dan hasil belajar siswa. Kedua, mengkaji strategi optimal penjadwalan PKG melalui pendekatan partisipatif, melibatkan guru, kepala sekolah, dan tenaga kependidikan, guna meminimalkan konflik dengan kegiatan lain dan mengoptimalkan waktu evaluasi. Ketiga, menilai efektivitas program InAcHouse Training dengan membandingkan model pelatihan berbasis teknologi (misalnya eAclearning atau blended learning) dan model tatapAcmuka, serta menilai dampaknya terhadap pemahaman guru tentang standar penilaian dan peningkatan kompetensi profesional..
<br>Penilaian kinerja guru di SMK Muhammadiyah 3 Surakarta dilaksanakan satu tahun sekali, terbagi menjadi periode evaluasi diri guru dan penilaian.Metode penilaian memanfaatkan pengamatan dan pemantauan, sementara tindak lanjut meliputi pemberian nilai dan peningkatan kompetensi baik secara personal maupun kelompok.PKG pada tahun 2017Ae2018 menunjukkan peningkatan dari kategori Cukup menjadi Baik.Faktor pendukung terdiri atas koordinasi baik antara kepala sekolah, tim penilai, dan guru, efektivitas guru, serta partisipasi penyetaraan pendidikan.Faktor penghambat meliputi minimnya dana operasional pendidikan, jadwal PKG yang bertabrakan dengan kegiatan lain, dan keterbatasan waktu
<br>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan Penilaian Kinerja Guru (PKG), faktor pendukung, dan faktor penghambat PKG pada SMK Muhammadiyah 3 Surakarta. Penelitian kualitatif dengan desain studi kasus menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan PKG dilaksanakan setahun sekali dengan dua periode: evaluasi diri guru dan periode penilaian. Metode PKG melibatkan pengamatan dan pemantauan, membawa peningkatan kategori kinerja dari Cukup menjadi Baik pada tahun 2017Ae2018. Faktor pendukung meliputi koordinasi baik antara kepala sekolah, tim penilai, dan guru, efektivitas guru dalam mengajar, serta partisipasi guru dalam kegiatan penyetaraan pendidikan. Faktor penghambat termasuk minimnya bantuan biaya operasional pendidikan dari pemerintah, jadwal PKG yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/5/faktor-pendukung-penghambat-pemasaran-motivasi-sis-thumb-03213.webp" type="image/webp" length="104746" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/faktor-pendukung-penghambat-pemasaran-motivasi-sis-thumb-03213.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/faktor-pendukung-penghambat-pemasaran-motivasi-sis-thumb-ec94c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/faktor-pendukung-penghambat-pemasaran-motivasi-sis-thumb-c17f6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-999-nurscienceinstitute.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5077-journal-profession-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Metode TEACCH sebagai strategi pendampingan psikologis untuk meningkatkan kemandirian anak dengan spektrum autisme di UPT SDN 253 Gresik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Metode TEACCH sebagai strategi pendampingan psikologis untuk meningkatkan kemandirian anak dengan spektrum autisme di UPT SDN 253 Gresik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Metode TEACCH sebagai strategi pendampingan psikologis untuk meningkatkan kemandirian anak dengan spektrum autisme di UPT SDN 253 Gresik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44427-emosional-anak-usia-sosial-aut</link>
	<guid isPermaLink="false">b0d7e230b7c3ddcf6f47e5bd5c2c79da</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 13:34:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan bahwa struktur visual dan pendampingan emosional efektif, perlu diteliti bagaimana integrasi teknologi digital, seperti aplikasi pengingat visual, mempengaruhi kemandirian jangka panjang anak autis. Selain itu, studi lanjutan dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Metode TEACCH sebagai strategi pendampingan psikologis untuk meningkatkan kemandirian anak dengan spektrum autisme di UPT SDN 253 Gresik: Berdasarkan temuan bahwa struktur visual dan pendampingan emosional efektif, perlu diteliti bagaimana integrasi teknologi digital, seperti aplikasi pengingat visual, mempengaruhi kemandirian jangka panjang anak autis. Selain itu, studi lanjutan dapat menilai dampak pelatihan guru dan pendamping psikolog mengenai kualitas implementasi TEACCH di sekolah dasar inklusif. Akhirnya, penelitian perbandingan antara pendekatan TEACCH dengan intervensi multimodal (misalnya kombinasi TEACCH dan terapi perilaku) dapat membandingkan efisiensi dalam meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan emosional anak autis di berbagai konteks budaya lokal.. Metode TEACCH sebagai strategi pendampingan psikologis meningkatkan kemandirian anak autis di UPT SDN 253 Gresik.Penerapan TEACCH membantu anak memahami lingkungan belajar, mengatur perilaku, dan menyelesaikan tugas mandiri.Pendampingan psikologis melalui pendekatan empatik dan konsisten memperkuat kemandirian serta kesejahteraan emosional anak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode TEACCH sebagai strategi pendampingan psikologis dalam menumbuhkan kemandirian anak dengan spektrum autisme (ASD) di UPT SDN 253 Gresik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti merancang serta melaksanakan program intervensi terstruktur bagi seorang siswa kelas I yang terdiagnosis autisme. Intervensi berbasis TEACCH berfokus pada lingkungan belajar terstruktur, penggunaan jadwal visual, dan penyusunan program pembelajaran individual (IEP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan TEACCH membantu anak menunjukkan peningkatan signifikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/1/emosional-anak-usia-sosial-autis-interaksi-teacch-thumb-6b86a.webp" title="JURIS - Metode TEACCH sebagai strategi pendampingan psikologis untuk meningkatkan kemandirian anak dengan spektrum autisme di UPT SDN 253 Gresik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/emosional-anak-usia-sosial-autis-interaksi-teacch-thumb-6b86a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/emosional-anak-usia-sosial-autis-interaksi-teacch-thumb-6b86a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/emosional-anak-usia-sosial-autis-interaksi-teacch-thumb-6b86a.webp 1x" title="JURIS - Metode TEACCH sebagai strategi pendampingan psikologis untuk meningkatkan kemandirian anak dengan spektrum autisme di UPT SDN 253 Gresik" alt="JURIS - Metode TEACCH sebagai strategi pendampingan psikologis untuk meningkatkan kemandirian anak dengan spektrum autisme di UPT SDN 253 Gresik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/emosional-anak-usia-sosial-autis-interaksi-teacch-thumb-b5236.webp" title="JURIS - Metode TEACCH sebagai strategi pendampingan psikologis untuk meningkatkan kemandirian anak dengan spektrum autisme di UPT SDN 253 Gresik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/emosional-anak-usia-sosial-autis-interaksi-teacch-thumb-b5236.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/emosional-anak-usia-sosial-autis-interaksi-teacch-thumb-b5236.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/emosional-anak-usia-sosial-autis-interaksi-teacch-thumb-b5236.webp 1x" title="JURIS - Metode TEACCH sebagai strategi pendampingan psikologis untuk meningkatkan kemandirian anak dengan spektrum autisme di UPT SDN 253 Gresik" alt="JURIS - Metode TEACCH sebagai strategi pendampingan psikologis untuk meningkatkan kemandirian anak dengan spektrum autisme di UPT SDN 253 Gresik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/emosional-anak-usia-sosial-autis-interaksi-teacch-thumb-cd923.webp" title="JURIS - Metode TEACCH sebagai strategi pendampingan psikologis untuk meningkatkan kemandirian anak dengan spektrum autisme di UPT SDN 253 Gresik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/emosional-anak-usia-sosial-autis-interaksi-teacch-thumb-cd923.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/emosional-anak-usia-sosial-autis-interaksi-teacch-thumb-cd923.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/emosional-anak-usia-sosial-autis-interaksi-teacch-thumb-cd923.webp 1x" title="JURIS - Metode TEACCH sebagai strategi pendampingan psikologis untuk meningkatkan kemandirian anak dengan spektrum autisme di UPT SDN 253 Gresik" alt="JURIS - Metode TEACCH sebagai strategi pendampingan psikologis untuk meningkatkan kemandirian anak dengan spektrum autisme di UPT SDN 253 Gresik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44427-emosional-anak-usia-sosial-aut" title="JURIS - Metode TEACCH sebagai strategi pendampingan psikologis untuk meningkatkan kemandirian anak dengan spektrum autisme di UPT SDN 253 Gresik" target="_blank">Metode TEACCH sebagai strategi pendampingan psikologis untuk meningkatkan kemandirian anak dengan spektrum autisme di UPT SDN 253 Gresik</a>: Berdasarkan temuan bahwa struktur visual dan pendampingan emosional efektif, perlu diteliti bagaimana integrasi teknologi digital, seperti aplikasi pengingat visual, mempengaruhi kemandirian jangka panjang anak autis. Selain itu, studi lanjutan dapat menilai dampak pelatihan guru dan pendamping psikolog mengenai kualitas implementasi TEACCH di sekolah dasar inklusif. Akhirnya, penelitian perbandingan antara pendekatan TEACCH dengan intervensi multimodal (misalnya kombinasi TEACCH dan terapi perilaku) dapat membandingkan efisiensi dalam meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan emosional anak autis di berbagai konteks budaya lokal..
<br>Metode TEACCH sebagai strategi pendampingan psikologis meningkatkan kemandirian anak autis di UPT SDN 253 Gresik.Penerapan TEACCH membantu anak memahami lingkungan belajar, mengatur perilaku, dan menyelesaikan tugas mandiri.Pendampingan psikologis melalui pendekatan empatik dan konsisten memperkuat kemandirian serta kesejahteraan emosional anak
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode TEACCH sebagai strategi pendampingan psikologis dalam menumbuhkan kemandirian anak dengan spektrum autisme (ASD) di UPT SDN 253 Gresik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti merancang serta melaksanakan program intervensi terstruktur bagi seorang siswa kelas I yang terdiagnosis autisme. Intervensi berbasis TEACCH berfokus pada lingkungan belajar terstruktur, penggunaan jadwal visual, dan penyusunan program pembelajaran individual (IEP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan TEACCH membantu anak menunjukkan peningkatan signifikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/1/emosional-anak-usia-sosial-autis-interaksi-teacch-thumb-6b86a.webp" type="image/webp" length="100320" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/emosional-anak-usia-sosial-autis-interaksi-teacch-thumb-6b86a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/emosional-anak-usia-sosial-autis-interaksi-teacch-thumb-b5236.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/emosional-anak-usia-sosial-autis-interaksi-teacch-thumb-cd923.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-999-nurscienceinstitute.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5077-journal-profession-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pandangan Etika Dan Hukum Islam Terhadap Prostitusi Dengan Konsep Kawin Kontrak ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pandangan Etika Dan Hukum Islam Terhadap Prostitusi Dengan Konsep Kawin Kontrak ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pandangan Etika Dan Hukum Islam Terhadap Prostitusi Dengan Konsep Kawin Kontrak ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44410-praktik-prostitusi-tppo-kawin-k</link>
	<guid isPermaLink="false">b3187e49f21925f8a7a04589da922345</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 13:30:36 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tuti elawati ]]></category>
	<category><![CDATA[ budi pramono ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs sains ac ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,budi,elawati,ojs,pramono,sains,tuti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkaya pemahaman kita tentang praktik kawin kontrak yang masih marak, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa kita coba. Pertama, akan sangat bermanfaat jika kita bisa melakukan penelitian lapangan untuk melihat langsung dampak sosial ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pandangan Etika Dan Hukum Islam Terhadap Prostitusi Dengan Konsep Kawin Kontrak: Untuk memperkaya pemahaman kita tentang praktik kawin kontrak yang masih marak, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa kita coba. Pertama, akan sangat bermanfaat jika kita bisa melakukan penelitian lapangan untuk melihat langsung dampak sosial dan psikologis dari kawin kontrak ini. Bagaimana pengalaman hidup para perempuan yang terlibat, apa tantangan yang mereka hadapi, dan bagaimana pula nasib anak-anak yang mungkin lahir dari praktik tersebut? Penelitian semacam ini dapat memberikan gambaran nyata yang lebih mendalam dibandingkan hanya dari sisi teori hukum. Kedua, mengingat praktik ini sering dilakukan secara terselubung, penting untuk meneliti bagaimana penegakan hukum di lapangan benar-benar berjalan. Apakah peraturan yang ada sudah efektif mencegah atau menindak pelaku, dan apa saja kendala yang dihadapi aparat penegak hukum serta masyarakat dalam melaporkan atau mengatasi kasus-kasus kawin kontrak ini? Kita juga perlu melihat sejauh mana program-program sosial atau keagamaan yang ada berhasil menyadarkan masyarakat atau membantu mereka yang rentan. Ketiga, agar solusinya lebih menyeluruh, penelitian selanjutnya bisa fokus pada akar masalah ekonomi dan faktor-faktor pendorong dari sisi laki-laki yang menjadi "pembeli" dalam praktik kawin kontrak. Mengapa mereka memilih jalan ini, apa motivasi utamanya, dan bagaimana kita bisa membangun kesadaran agar praktik yang merugikan semua pihak ini tidak lagi menjadi pilihan? Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, kita bisa merumuskan strategi pencegahan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan, sehingga martabat manusia lebih terjaga.. Kesimpulannya, praktik prostitusi, termasuk yang terselubung dalam bentuk kawin kontrak, secara etika dan hukum di Indonesia dianggap sebagai kejahatan moral yang ilegal dan melanggar harkat martabat manusia.Dalam perspektif hukum Islam, kawin kontrak (nikah mut'ah) secara tegas diharamkan dan dianggap tidak sah karena bertentangan dengan prinsip-prinsip pernikahan yang kekal serta telah dihapus larangannya oleh Rasulullah.Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan bahwa kawin kontrak adalah bentuk perzinaan dan prostitusi terselubung yang tidak memiliki keabsahan baik secara etika, hukum negara, maupun syariat Islam Maraknya praktik prostitusi dengan metode kawin kontrka menjadi diperlukannya pandangan khusu dari sisi etika dan hukum Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hukum dan memberikan penejlasan berkaitan pandangan etika dan hukum Islam terhadap pelaksanaan prostitusi dengan cara atau metode kawin kontrak. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif yang m=berfokus pada kajian kepustakaan. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa Prostitusi dengan konsep kawin kontrak merupakan perbuatan yang melanggar etika yang tumbuh dan berkembang di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Selain itu hukum Islam juga memandang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/b/praktik-prostitusi-tppo-kawin-kontrak-islam-konsep-thumb-c506e.webp" title="JURIS - Analisis Pandangan Etika Dan Hukum Islam Terhadap Prostitusi Dengan Konsep Kawin Kontrak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/praktik-prostitusi-tppo-kawin-kontrak-islam-konsep-thumb-c506e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/praktik-prostitusi-tppo-kawin-kontrak-islam-konsep-thumb-c506e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/praktik-prostitusi-tppo-kawin-kontrak-islam-konsep-thumb-c506e.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pandangan Etika Dan Hukum Islam Terhadap Prostitusi Dengan Konsep Kawin Kontrak" alt="JURIS - Analisis Pandangan Etika Dan Hukum Islam Terhadap Prostitusi Dengan Konsep Kawin Kontrak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/b/praktik-prostitusi-tppo-kawin-kontrak-islam-konsep-thumb-00836.webp" title="JURIS - Analisis Pandangan Etika Dan Hukum Islam Terhadap Prostitusi Dengan Konsep Kawin Kontrak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/praktik-prostitusi-tppo-kawin-kontrak-islam-konsep-thumb-00836.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/praktik-prostitusi-tppo-kawin-kontrak-islam-konsep-thumb-00836.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/praktik-prostitusi-tppo-kawin-kontrak-islam-konsep-thumb-00836.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pandangan Etika Dan Hukum Islam Terhadap Prostitusi Dengan Konsep Kawin Kontrak" alt="JURIS - Analisis Pandangan Etika Dan Hukum Islam Terhadap Prostitusi Dengan Konsep Kawin Kontrak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/b/praktik-prostitusi-tppo-kawin-kontrak-islam-konsep-thumb-a2519.webp" title="JURIS - Analisis Pandangan Etika Dan Hukum Islam Terhadap Prostitusi Dengan Konsep Kawin Kontrak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/b/praktik-prostitusi-tppo-kawin-kontrak-islam-konsep-thumb-a2519.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/b/praktik-prostitusi-tppo-kawin-kontrak-islam-konsep-thumb-a2519.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/b/praktik-prostitusi-tppo-kawin-kontrak-islam-konsep-thumb-a2519.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pandangan Etika Dan Hukum Islam Terhadap Prostitusi Dengan Konsep Kawin Kontrak" alt="JURIS - Analisis Pandangan Etika Dan Hukum Islam Terhadap Prostitusi Dengan Konsep Kawin Kontrak" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44410-praktik-prostitusi-tppo-kawin-k" title="JURIS - Analisis Pandangan Etika Dan Hukum Islam Terhadap Prostitusi Dengan Konsep Kawin Kontrak" target="_blank">Analisis Pandangan Etika Dan Hukum Islam Terhadap Prostitusi Dengan Konsep Kawin Kontrak</a>: Untuk memperkaya pemahaman kita tentang praktik kawin kontrak yang masih marak, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa kita coba. Pertama, akan sangat bermanfaat jika kita bisa melakukan penelitian lapangan untuk melihat langsung dampak sosial dan psikologis dari kawin kontrak ini. Bagaimana pengalaman hidup para perempuan yang terlibat, apa tantangan yang mereka hadapi, dan bagaimana pula nasib anak-anak yang mungkin lahir dari praktik tersebut? Penelitian semacam ini dapat memberikan gambaran nyata yang lebih mendalam dibandingkan hanya dari sisi teori hukum. Kedua, mengingat praktik ini sering dilakukan secara terselubung, penting untuk meneliti bagaimana penegakan hukum di lapangan benar-benar berjalan. Apakah peraturan yang ada sudah efektif mencegah atau menindak pelaku, dan apa saja kendala yang dihadapi aparat penegak hukum serta masyarakat dalam melaporkan atau mengatasi kasus-kasus kawin kontrak ini? Kita juga perlu melihat sejauh mana program-program sosial atau keagamaan yang ada berhasil menyadarkan masyarakat atau membantu mereka yang rentan. Ketiga, agar solusinya lebih menyeluruh, penelitian selanjutnya bisa fokus pada akar masalah ekonomi dan faktor-faktor pendorong dari sisi laki-laki yang menjadi "pembeli" dalam praktik kawin kontrak. Mengapa mereka memilih jalan ini, apa motivasi utamanya, dan bagaimana kita bisa membangun kesadaran agar praktik yang merugikan semua pihak ini tidak lagi menjadi pilihan? Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, kita bisa merumuskan strategi pencegahan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan, sehingga martabat manusia lebih terjaga..
<br>Kesimpulannya, praktik prostitusi, termasuk yang terselubung dalam bentuk kawin kontrak, secara etika dan hukum di Indonesia dianggap sebagai kejahatan moral yang ilegal dan melanggar harkat martabat manusia.Dalam perspektif hukum Islam, kawin kontrak (nikah mut'ah) secara tegas diharamkan dan dianggap tidak sah karena bertentangan dengan prinsip-prinsip pernikahan yang kekal serta telah dihapus larangannya oleh Rasulullah.Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan bahwa kawin kontrak adalah bentuk perzinaan dan prostitusi terselubung yang tidak memiliki keabsahan baik secara etika, hukum negara, maupun syariat Islam
<br>Maraknya praktik prostitusi dengan metode kawin kontrka menjadi diperlukannya pandangan khusu dari sisi etika dan hukum Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hukum dan memberikan penejlasan berkaitan pandangan etika dan hukum Islam terhadap pelaksanaan prostitusi dengan cara atau metode kawin kontrak. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif yang m=berfokus pada kajian kepustakaan. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa Prostitusi dengan konsep kawin kontrak merupakan perbuatan yang melanggar etika yang tumbuh dan berkembang di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Selain itu hukum Islam juga memandang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/b/praktik-prostitusi-tppo-kawin-kontrak-islam-konsep-thumb-c506e.webp" type="image/webp" length="95018" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/praktik-prostitusi-tppo-kawin-kontrak-islam-konsep-thumb-c506e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/praktik-prostitusi-tppo-kawin-kontrak-islam-konsep-thumb-00836.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/b/praktik-prostitusi-tppo-kawin-kontrak-islam-konsep-thumb-a2519.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-642-sains.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-241-justlaw-journal-science-theory-law.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Human resource management and lecturersAo professional performance The moderating role of continuing professional development English ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Human resource management and lecturersAo professional performance The moderating role of continuing professional development English ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Human resource management and lecturersAo professional performance The moderating role of continuing professional development English ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44424-kinerja-dosen-penilaian-daya-manusia</link>
	<guid isPermaLink="false">5568dbd1369fcb65bc13efee8f08bf58</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 13:29:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi dampak faktor-faktor kontekstual, seperti budaya organisasi dan kepemimpinan, terhadap hubungan antara MSDM, CPD, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Human resource management and lecturersAo professional performance: The moderating role of continuing professional development: English: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi dampak faktor-faktor kontekstual, seperti budaya organisasi dan kepemimpinan, terhadap hubungan antara MSDM, CPD, dan kinerja dosen. Kedua, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk menguji perubahan kinerja dosen dari waktu ke waktu seiring dengan implementasi program MSDM dan CPD. Ketiga, penelitian kualitatif dapat digunakan untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi dosen terkait dengan program MSDM dan CPD, sehingga memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas program tersebut. Dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, penelitian selanjutnya dapat memberikan wawasan yang lebih kaya dan mendalam tentang pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan perguruan tinggi.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen sumber daya manusia (MSDM) memiliki peran signifikan dalam meningkatkan kinerja profesional dosen, terutama ketika didukung oleh Continuing Professional Development (CPD).CPD berfungsi sebagai mekanisme penguat yang memperkuat dampak positif MSDM terhadap kinerja.Temuan ini menggarisbawahi pentingnya integrasi strategis antara MSDM dan CPD untuk mencapai peningkatan berkelanjutan dalam kualitas akademik Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen sumber daya manusia (MSDM) terhadap kinerja profesional dosen serta menguji peran moderasi Continuing Professional Development (CPD) dalam hubungan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner terstruktur kepada dosen pada perguruan tinggi yang telah menerapkan kebijakan MSDM dan program CPD secara formal. Data dianalisis menggunakan Partial Least SquaresAeStructural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/a/kinerja-dosen-penilaian-daya-manusia-msdm-cpd-prof-thumb-fc222.webp" title="JURIS - Human resource management and lecturersAo professional performance: The moderating role of continuing professional development: English" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/kinerja-dosen-penilaian-daya-manusia-msdm-cpd-prof-thumb-fc222.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/kinerja-dosen-penilaian-daya-manusia-msdm-cpd-prof-thumb-fc222.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/kinerja-dosen-penilaian-daya-manusia-msdm-cpd-prof-thumb-fc222.webp 1x" title="JURIS - Human resource management and lecturersAo professional performance: The moderating role of continuing professional development: English" alt="JURIS - Human resource management and lecturersAo professional performance: The moderating role of continuing professional development: English" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/kinerja-dosen-penilaian-daya-manusia-msdm-cpd-prof-thumb-5d9f2.webp" title="JURIS - Human resource management and lecturersAo professional performance: The moderating role of continuing professional development: English" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/kinerja-dosen-penilaian-daya-manusia-msdm-cpd-prof-thumb-5d9f2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/kinerja-dosen-penilaian-daya-manusia-msdm-cpd-prof-thumb-5d9f2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/kinerja-dosen-penilaian-daya-manusia-msdm-cpd-prof-thumb-5d9f2.webp 1x" title="JURIS - Human resource management and lecturersAo professional performance: The moderating role of continuing professional development: English" alt="JURIS - Human resource management and lecturersAo professional performance: The moderating role of continuing professional development: English" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/kinerja-dosen-penilaian-daya-manusia-msdm-cpd-prof-thumb-86eee.webp" title="JURIS - Human resource management and lecturersAo professional performance: The moderating role of continuing professional development: English" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/kinerja-dosen-penilaian-daya-manusia-msdm-cpd-prof-thumb-86eee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/kinerja-dosen-penilaian-daya-manusia-msdm-cpd-prof-thumb-86eee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/kinerja-dosen-penilaian-daya-manusia-msdm-cpd-prof-thumb-86eee.webp 1x" title="JURIS - Human resource management and lecturersAo professional performance: The moderating role of continuing professional development: English" alt="JURIS - Human resource management and lecturersAo professional performance: The moderating role of continuing professional development: English" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44424-kinerja-dosen-penilaian-daya-manusia" title="JURIS - Human resource management and lecturersAo professional performance: The moderating role of continuing professional development: English" target="_blank">Human resource management and lecturersAo professional performance: The moderating role of continuing professional development: English</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi dampak faktor-faktor kontekstual, seperti budaya organisasi dan kepemimpinan, terhadap hubungan antara MSDM, CPD, dan kinerja dosen. Kedua, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk menguji perubahan kinerja dosen dari waktu ke waktu seiring dengan implementasi program MSDM dan CPD. Ketiga, penelitian kualitatif dapat digunakan untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi dosen terkait dengan program MSDM dan CPD, sehingga memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas program tersebut. Dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, penelitian selanjutnya dapat memberikan wawasan yang lebih kaya dan mendalam tentang pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan perguruan tinggi..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen sumber daya manusia (MSDM) memiliki peran signifikan dalam meningkatkan kinerja profesional dosen, terutama ketika didukung oleh Continuing Professional Development (CPD).CPD berfungsi sebagai mekanisme penguat yang memperkuat dampak positif MSDM terhadap kinerja.Temuan ini menggarisbawahi pentingnya integrasi strategis antara MSDM dan CPD untuk mencapai peningkatan berkelanjutan dalam kualitas akademik
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen sumber daya manusia (MSDM) terhadap kinerja profesional dosen serta menguji peran moderasi Continuing Professional Development (CPD) dalam hubungan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner terstruktur kepada dosen pada perguruan tinggi yang telah menerapkan kebijakan MSDM dan program CPD secara formal. Data dianalisis menggunakan Partial Least SquaresAeStructural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/a/kinerja-dosen-penilaian-daya-manusia-msdm-cpd-prof-thumb-5d9f2.webp" type="image/webp" length="94074" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/kinerja-dosen-penilaian-daya-manusia-msdm-cpd-prof-thumb-fc222.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/kinerja-dosen-penilaian-daya-manusia-msdm-cpd-prof-thumb-5d9f2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/kinerja-dosen-penilaian-daya-manusia-msdm-cpd-prof-thumb-86eee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-999-nurscienceinstitute.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5077-journal-profession-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Inovasi Kepala Madrasah dalam Penyiapan Pembelajaran Daring di MTS Negeri 4 Sragen ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Inovasi Kepala Madrasah dalam Penyiapan Pembelajaran Daring di MTS Negeri 4 Sragen ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Inovasi Kepala Madrasah dalam Penyiapan Pembelajaran Daring di MTS Negeri 4 Sragen ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44423-guru-mts-hifal-sumber-data-tekstual-pengumpulan-da</link>
	<guid isPermaLink="false">586dc605204f29a5bffc75ad72dcc7c2</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 13:27:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam mengenai efektivitas berbagai model pembelajaran daring yang diterapkan di madrasah, dengan fokus ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Inovasi Kepala Madrasah dalam Penyiapan Pembelajaran Daring di MTS Negeri 4 Sragen: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam mengenai efektivitas berbagai model pembelajaran daring yang diterapkan di madrasah, dengan fokus pada dampaknya terhadap motivasi dan hasil belajar siswa. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan guru dalam mengadopsi teknologi pembelajaran daring, serta merancang program pelatihan yang sesuai untuk meningkatkan kompetensi tersebut. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran serta orang tua dalam mendukung pembelajaran daring siswa, dan mengembangkan strategi untuk meningkatkan keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan anak-anak mereka. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai tantangan dan peluang dalam pembelajaran daring di madrasah, serta menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan.. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa peranan kepala madrasah MTs Negeri 4 Sragen sangat baik dalam segi pembawaan kepemimpinan nya maupun peran nya dalam pembelajaran daring di sekolah.Pembelajaran daring di MTs Negeri 4 Sragen para guru dituntut sekreatif mungkin untuk menciptakan suasana kelas yang nyaman sehingga tidak timbul kebosanan di dalam kelas meskipun hanya melalui layar gadget.Kepala madrasah MTs Negeri 4 Sragen berperan sebagai innovator, administrator, edukator, supervisi dan motivator dalam kelancaran kegiatan pembelajaran daring yang dilakukan guru guna menjaga kualitas dari pendidikan di MTs Negeri 4 Sragen.Banyak kebijakan-kebijakannya untuk menyukseskan pembelajaran daring tanpa melupakan arti pendidikan itu sendiri yang diwujudkan dengan kerja nyata untuk mewujudkan visi dan misi sekolah seperti pembentukan tim IT Madrasah di MTs Negeri 4 Sragen, yang dimana tugasnya memberikan bekal kepada guru-guru yang memerlukan pengetahuan tambahan akan teknologi Penelitian ini bertujuan 1) mendeskripsikan invasi kepemimpinan kepala madrasah MTs Negeri 4 Sragen, 2) memaparkan pembelajaran daring guru di MTs Negeri 4 Sragen, 3) menjelaskan peranan kepala madrasah dalam pembelajaran daring di MTs Negeri 4 Sragen. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian ini termasuk penelitian etnografi yang mendeskripsikan dan menafsirkan kelompok sosial budaya. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala madrasah, wakil kepala madrasah bagian kurikulum, wakil kepala madrasah bagian sarana dan prasarana, dan guru. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data menggunakan analisis deskriptif. Validitas data menggunakan triangulasi. Hasil akhir penelitian menyimpulkan bahwa 1)... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/9/guru-mts-hifal-sumber-data-tekstual-pengumpulan-ke-thumb-09ffa.webp" title="JURIS - Inovasi Kepala Madrasah dalam Penyiapan Pembelajaran Daring di MTS Negeri 4 Sragen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/guru-mts-hifal-sumber-data-tekstual-pengumpulan-ke-thumb-09ffa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/guru-mts-hifal-sumber-data-tekstual-pengumpulan-ke-thumb-09ffa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/guru-mts-hifal-sumber-data-tekstual-pengumpulan-ke-thumb-09ffa.webp 1x" title="JURIS - Inovasi Kepala Madrasah dalam Penyiapan Pembelajaran Daring di MTS Negeri 4 Sragen" alt="JURIS - Inovasi Kepala Madrasah dalam Penyiapan Pembelajaran Daring di MTS Negeri 4 Sragen" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/guru-mts-hifal-sumber-data-tekstual-pengumpulan-ke-thumb-3310d.webp" title="JURIS - Inovasi Kepala Madrasah dalam Penyiapan Pembelajaran Daring di MTS Negeri 4 Sragen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/guru-mts-hifal-sumber-data-tekstual-pengumpulan-ke-thumb-3310d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/guru-mts-hifal-sumber-data-tekstual-pengumpulan-ke-thumb-3310d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/guru-mts-hifal-sumber-data-tekstual-pengumpulan-ke-thumb-3310d.webp 1x" title="JURIS - Inovasi Kepala Madrasah dalam Penyiapan Pembelajaran Daring di MTS Negeri 4 Sragen" alt="JURIS - Inovasi Kepala Madrasah dalam Penyiapan Pembelajaran Daring di MTS Negeri 4 Sragen" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/guru-mts-hifal-sumber-data-tekstual-pengumpulan-ke-thumb-0f111.webp" title="JURIS - Inovasi Kepala Madrasah dalam Penyiapan Pembelajaran Daring di MTS Negeri 4 Sragen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/guru-mts-hifal-sumber-data-tekstual-pengumpulan-ke-thumb-0f111.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/guru-mts-hifal-sumber-data-tekstual-pengumpulan-ke-thumb-0f111.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/guru-mts-hifal-sumber-data-tekstual-pengumpulan-ke-thumb-0f111.webp 1x" title="JURIS - Inovasi Kepala Madrasah dalam Penyiapan Pembelajaran Daring di MTS Negeri 4 Sragen" alt="JURIS - Inovasi Kepala Madrasah dalam Penyiapan Pembelajaran Daring di MTS Negeri 4 Sragen" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44423-guru-mts-hifal-sumber-data-tekstual-pengumpulan-da" title="JURIS - Inovasi Kepala Madrasah dalam Penyiapan Pembelajaran Daring di MTS Negeri 4 Sragen" target="_blank">Inovasi Kepala Madrasah dalam Penyiapan Pembelajaran Daring di MTS Negeri 4 Sragen</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam mengenai efektivitas berbagai model pembelajaran daring yang diterapkan di madrasah, dengan fokus pada dampaknya terhadap motivasi dan hasil belajar siswa. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan guru dalam mengadopsi teknologi pembelajaran daring, serta merancang program pelatihan yang sesuai untuk meningkatkan kompetensi tersebut. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran serta orang tua dalam mendukung pembelajaran daring siswa, dan mengembangkan strategi untuk meningkatkan keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan anak-anak mereka. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai tantangan dan peluang dalam pembelajaran daring di madrasah, serta menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa peranan kepala madrasah MTs Negeri 4 Sragen sangat baik dalam segi pembawaan kepemimpinan nya maupun peran nya dalam pembelajaran daring di sekolah.Pembelajaran daring di MTs Negeri 4 Sragen para guru dituntut sekreatif mungkin untuk menciptakan suasana kelas yang nyaman sehingga tidak timbul kebosanan di dalam kelas meskipun hanya melalui layar gadget.Kepala madrasah MTs Negeri 4 Sragen berperan sebagai innovator, administrator, edukator, supervisi dan motivator dalam kelancaran kegiatan pembelajaran daring yang dilakukan guru guna menjaga kualitas dari pendidikan di MTs Negeri 4 Sragen.Banyak kebijakan-kebijakannya untuk menyukseskan pembelajaran daring tanpa melupakan arti pendidikan itu sendiri yang diwujudkan dengan kerja nyata untuk mewujudkan visi dan misi sekolah seperti pembentukan tim IT Madrasah di MTs Negeri 4 Sragen, yang dimana tugasnya memberikan bekal kepada guru-guru yang memerlukan pengetahuan tambahan akan teknologi
<br>Penelitian ini bertujuan 1) mendeskripsikan invasi kepemimpinan kepala madrasah MTs Negeri 4 Sragen, 2) memaparkan pembelajaran daring guru di MTs Negeri 4 Sragen, 3) menjelaskan peranan kepala madrasah dalam pembelajaran daring di MTs Negeri 4 Sragen. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian ini termasuk penelitian etnografi yang mendeskripsikan dan menafsirkan kelompok sosial budaya. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala madrasah, wakil kepala madrasah bagian kurikulum, wakil kepala madrasah bagian sarana dan prasarana, dan guru. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data menggunakan analisis deskriptif. Validitas data menggunakan triangulasi. Hasil akhir penelitian menyimpulkan bahwa 1)...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/9/guru-mts-hifal-sumber-data-tekstual-pengumpulan-ke-thumb-09ffa.webp" type="image/webp" length="84324" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/guru-mts-hifal-sumber-data-tekstual-pengumpulan-ke-thumb-09ffa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/guru-mts-hifal-sumber-data-tekstual-pengumpulan-ke-thumb-3310d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/guru-mts-hifal-sumber-data-tekstual-pengumpulan-ke-thumb-0f111.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-999-nurscienceinstitute.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5077-journal-profession-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pola Komunikasi dalam Komunitas Pendidikan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pola Komunikasi dalam Komunitas Pendidikan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pola Komunikasi dalam Komunitas Pendidikan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44419-systematic-literature-review-slr</link>
	<guid isPermaLink="false">7d5c66437b90b48cc3ebc10a2c8f4913</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 13:26:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi komunikasi yang paling efektif dalam mengatasi kompleksitas hubungan antara sekolah, keluarga, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pola Komunikasi dalam Komunitas Pendidikan: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi komunikasi yang paling efektif dalam mengatasi kompleksitas hubungan antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Kedua, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak pelatihan kolaborasi bagi guru dan orang tua terhadap peningkatan kualitas komunikasi dan kerjasama. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada bagaimana kerangka sosial budaya lokal mempengaruhi pola komunikasi dalam komunitas pendidikan, serta bagaimana sekolah dapat menyesuaikan pendekatan komunikasinya agar lebih relevan dan efektif dalam konteks tersebut. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memperkuat hubungan antara semua pihak yang terlibat dalam proses pendidikan.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi memegang peranan penting dalam komunitas pendidikan, melibatkan siswa, guru, orang tua, dan pemangku kepentingan.Kompleksitas tindakan pendidikan dan dinamika sosial budaya menjadi tantangan dalam membangun hubungan yang efektif.Peran orang tua semakin krusial dalam kerjasama dengan sekolah untuk mencapai tujuan pendidikan bersama Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pola komunikasi dalam komunitas pendidikan. Komunikasi merupakan sarana hubungan antara anggota komunitas pendidikan, yaitu siswa, guru, orang tua, dan pemangku kepentingan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode literature review. Literature review atau tinjauan pustaka adalah istilah yang sering dikerjakan oleh pembelajar ketika sedang mengerjakan tugas akhir. Dosen dan peneliti juga fasih menggunakan istilah ini karena kehidupan akademisi sangat dekat dengan perilaku literature review. Literature review akan dilakukan ketika hendak memulai untuk memahami suatu topik penelitian baru, mengikuti trend penelitian baru dan memahami state-of-the-art dari suatu topik penelitian. Literature review tidak hanya bermakna membaca literatur, tapi lebih ke arah evaluasi yang mendalam dan kritis tentang penelitian sebelumnya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/4/systematic-literature-review-slr-asia-komunikasi-p-thumb-8d274.webp" title="JURIS - Pola Komunikasi dalam Komunitas Pendidikan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/systematic-literature-review-slr-asia-komunikasi-p-thumb-8d274.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/systematic-literature-review-slr-asia-komunikasi-p-thumb-8d274.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/systematic-literature-review-slr-asia-komunikasi-p-thumb-8d274.webp 1x" title="JURIS - Pola Komunikasi dalam Komunitas Pendidikan" alt="JURIS - Pola Komunikasi dalam Komunitas Pendidikan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/4/systematic-literature-review-slr-asia-komunikasi-p-thumb-ed7ea.webp" title="JURIS - Pola Komunikasi dalam Komunitas Pendidikan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/systematic-literature-review-slr-asia-komunikasi-p-thumb-ed7ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/systematic-literature-review-slr-asia-komunikasi-p-thumb-ed7ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/systematic-literature-review-slr-asia-komunikasi-p-thumb-ed7ea.webp 1x" title="JURIS - Pola Komunikasi dalam Komunitas Pendidikan" alt="JURIS - Pola Komunikasi dalam Komunitas Pendidikan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/4/systematic-literature-review-slr-asia-komunikasi-p-thumb-e36c5.webp" title="JURIS - Pola Komunikasi dalam Komunitas Pendidikan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/systematic-literature-review-slr-asia-komunikasi-p-thumb-e36c5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/systematic-literature-review-slr-asia-komunikasi-p-thumb-e36c5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/systematic-literature-review-slr-asia-komunikasi-p-thumb-e36c5.webp 1x" title="JURIS - Pola Komunikasi dalam Komunitas Pendidikan" alt="JURIS - Pola Komunikasi dalam Komunitas Pendidikan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44419-systematic-literature-review-slr" title="JURIS - Pola Komunikasi dalam Komunitas Pendidikan" target="_blank">Pola Komunikasi dalam Komunitas Pendidikan</a>: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi komunikasi yang paling efektif dalam mengatasi kompleksitas hubungan antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Kedua, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak pelatihan kolaborasi bagi guru dan orang tua terhadap peningkatan kualitas komunikasi dan kerjasama. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada bagaimana kerangka sosial budaya lokal mempengaruhi pola komunikasi dalam komunitas pendidikan, serta bagaimana sekolah dapat menyesuaikan pendekatan komunikasinya agar lebih relevan dan efektif dalam konteks tersebut. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memperkuat hubungan antara semua pihak yang terlibat dalam proses pendidikan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi memegang peranan penting dalam komunitas pendidikan, melibatkan siswa, guru, orang tua, dan pemangku kepentingan.Kompleksitas tindakan pendidikan dan dinamika sosial budaya menjadi tantangan dalam membangun hubungan yang efektif.Peran orang tua semakin krusial dalam kerjasama dengan sekolah untuk mencapai tujuan pendidikan bersama
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pola komunikasi dalam komunitas pendidikan. Komunikasi merupakan sarana hubungan antara anggota komunitas pendidikan, yaitu siswa, guru, orang tua, dan pemangku kepentingan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode literature review. Literature review atau tinjauan pustaka adalah istilah yang sering dikerjakan oleh pembelajar ketika sedang mengerjakan tugas akhir. Dosen dan peneliti juga fasih menggunakan istilah ini karena kehidupan akademisi sangat dekat dengan perilaku literature review. Literature review akan dilakukan ketika hendak memulai untuk memahami suatu topik penelitian baru, mengikuti trend penelitian baru dan memahami state-of-the-art dari suatu topik penelitian. Literature review tidak hanya bermakna membaca literatur, tapi lebih ke arah evaluasi yang mendalam dan kritis tentang penelitian sebelumnya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/4/systematic-literature-review-slr-asia-komunikasi-p-thumb-e36c5.webp" type="image/webp" length="108050" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/systematic-literature-review-slr-asia-komunikasi-p-thumb-8d274.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/systematic-literature-review-slr-asia-komunikasi-p-thumb-ed7ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/systematic-literature-review-slr-asia-komunikasi-p-thumb-e36c5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-999-nurscienceinstitute.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5077-journal-profession-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dualisme Hukum Penyelesaian Sengketa Tata Usaha Negara Mengenai Sengketa Proses Pemilihan Umum ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dualisme Hukum Penyelesaian Sengketa Tata Usaha Negara Mengenai Sengketa Proses Pemilihan Umum ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dualisme Hukum Penyelesaian Sengketa Tata Usaha Negara Mengenai Sengketa Proses Pemilihan Umum ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44408-penyelesaian-sengketa-pemilu</link>
	<guid isPermaLink="false">3715c440b48b8c8d3a58ab16ebe8a58c</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 13:18:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tuti elawati ]]></category>
	<category><![CDATA[ budi pramono ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs sains ac ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,budi,elawati,ojs,pramono,sains,tuti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai dampak pelebaran makna subjek dan objek sengketa pemilu dalam UU Pemilu terhadap efektivitas penyelesaian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dualisme Hukum Penyelesaian Sengketa Tata Usaha Negara Mengenai Sengketa Proses Pemilihan Umum: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai dampak pelebaran makna subjek dan objek sengketa pemilu dalam UU Pemilu terhadap efektivitas penyelesaian sengketa di PTUN. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis komparatif antara sistem penyelesaian sengketa pemilu di Indonesia dengan negara lain yang memiliki sistem demokrasi yang matang. Ketiga, penelitian dapat mengkaji mengenai perlunya revisi terhadap UU PTUN agar lebih adaptif terhadap perkembangan isu-isu pemilu yang kompleks dan dinamis. Dengan demikian, diharapkan penyelesaian sengketa pemilu dapat dilakukan secara lebih efisien, transparan, dan akuntabel, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi di Indonesia.. Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat persamaan prosedur penyelesaian sengketa dalam UU Peradilan Tata Usaha Negara dengan UU Pemilihan Umum.Namun, terdapat perbedaan atau perluasan cakupan mengenai STUN yang dikaji.Perbedaan tersebut meliputi subjek sengketa, objek sengketa, dan jangka waktu pengajuan gugatan.Dengan demikian, diperlukan adanya harmonisasi antara kedua peraturan perundang-undangan tersebut agar penyelesaian sengketa proses pemilihan umum dapat dilakukan secara efektif dan adil Proses penyelesaian sengketa tata usaha negara mengenai proses pemilihan umum diatur oleh dua macam undang-undang yang berbeda. Dalam Undang-Undang Peradilan Tata Usaha Negara (UU PTUN) mengatur mengenai subjek, objek, dan prosedur penyelesaian sengketa pemilihan umum, namun, dalam Undang-Undang Pemilihan Umum (UU Pemilu) juga mengatur mengenai hal yang sama tetapi, dalam UU Pemilu terjadi pelebaran makna terkait subjek dan objek sengketa pemilu. Hal tersebut akan menimbulkan suatu ketidakpastian hukum dan ketidakadilan apabila terjadi suatu peristiwa hukum dalam proses pemilihan umum. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan suatu gambaran serta pandangan terkait Analisa penyelesaian sengketa proses pemilihan umum. Selain itu, penelitian ini juga dapat memberikan suatu rekomendasi kepada penagak hukum dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/9/penyelesaian-sengketa-pemilu-tanah-dualisme-tun-pr-thumb-5cf18.webp" title="JURIS - Dualisme Hukum Penyelesaian Sengketa Tata Usaha Negara Mengenai Sengketa Proses Pemilihan Umum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/penyelesaian-sengketa-pemilu-tanah-dualisme-tun-pr-thumb-5cf18.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/penyelesaian-sengketa-pemilu-tanah-dualisme-tun-pr-thumb-5cf18.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/penyelesaian-sengketa-pemilu-tanah-dualisme-tun-pr-thumb-5cf18.webp 1x" title="JURIS - Dualisme Hukum Penyelesaian Sengketa Tata Usaha Negara Mengenai Sengketa Proses Pemilihan Umum" alt="JURIS - Dualisme Hukum Penyelesaian Sengketa Tata Usaha Negara Mengenai Sengketa Proses Pemilihan Umum" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/penyelesaian-sengketa-pemilu-tanah-dualisme-tun-pr-thumb-faef0.webp" title="JURIS - Dualisme Hukum Penyelesaian Sengketa Tata Usaha Negara Mengenai Sengketa Proses Pemilihan Umum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/penyelesaian-sengketa-pemilu-tanah-dualisme-tun-pr-thumb-faef0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/penyelesaian-sengketa-pemilu-tanah-dualisme-tun-pr-thumb-faef0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/penyelesaian-sengketa-pemilu-tanah-dualisme-tun-pr-thumb-faef0.webp 1x" title="JURIS - Dualisme Hukum Penyelesaian Sengketa Tata Usaha Negara Mengenai Sengketa Proses Pemilihan Umum" alt="JURIS - Dualisme Hukum Penyelesaian Sengketa Tata Usaha Negara Mengenai Sengketa Proses Pemilihan Umum" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/penyelesaian-sengketa-pemilu-tanah-dualisme-tun-pr-thumb-703f4.webp" title="JURIS - Dualisme Hukum Penyelesaian Sengketa Tata Usaha Negara Mengenai Sengketa Proses Pemilihan Umum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/penyelesaian-sengketa-pemilu-tanah-dualisme-tun-pr-thumb-703f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/penyelesaian-sengketa-pemilu-tanah-dualisme-tun-pr-thumb-703f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/penyelesaian-sengketa-pemilu-tanah-dualisme-tun-pr-thumb-703f4.webp 1x" title="JURIS - Dualisme Hukum Penyelesaian Sengketa Tata Usaha Negara Mengenai Sengketa Proses Pemilihan Umum" alt="JURIS - Dualisme Hukum Penyelesaian Sengketa Tata Usaha Negara Mengenai Sengketa Proses Pemilihan Umum" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44408-penyelesaian-sengketa-pemilu" title="JURIS - Dualisme Hukum Penyelesaian Sengketa Tata Usaha Negara Mengenai Sengketa Proses Pemilihan Umum" target="_blank">Dualisme Hukum Penyelesaian Sengketa Tata Usaha Negara Mengenai Sengketa Proses Pemilihan Umum</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai dampak pelebaran makna subjek dan objek sengketa pemilu dalam UU Pemilu terhadap efektivitas penyelesaian sengketa di PTUN. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis komparatif antara sistem penyelesaian sengketa pemilu di Indonesia dengan negara lain yang memiliki sistem demokrasi yang matang. Ketiga, penelitian dapat mengkaji mengenai perlunya revisi terhadap UU PTUN agar lebih adaptif terhadap perkembangan isu-isu pemilu yang kompleks dan dinamis. Dengan demikian, diharapkan penyelesaian sengketa pemilu dapat dilakukan secara lebih efisien, transparan, dan akuntabel, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi di Indonesia..
<br>Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat persamaan prosedur penyelesaian sengketa dalam UU Peradilan Tata Usaha Negara dengan UU Pemilihan Umum.Namun, terdapat perbedaan atau perluasan cakupan mengenai STUN yang dikaji.Perbedaan tersebut meliputi subjek sengketa, objek sengketa, dan jangka waktu pengajuan gugatan.Dengan demikian, diperlukan adanya harmonisasi antara kedua peraturan perundang-undangan tersebut agar penyelesaian sengketa proses pemilihan umum dapat dilakukan secara efektif dan adil
<br>Proses penyelesaian sengketa tata usaha negara mengenai proses pemilihan umum diatur oleh dua macam undang-undang yang berbeda. Dalam Undang-Undang Peradilan Tata Usaha Negara (UU PTUN) mengatur mengenai subjek, objek, dan prosedur penyelesaian sengketa pemilihan umum, namun, dalam Undang-Undang Pemilihan Umum (UU Pemilu) juga mengatur mengenai hal yang sama tetapi, dalam UU Pemilu terjadi pelebaran makna terkait subjek dan objek sengketa pemilu. Hal tersebut akan menimbulkan suatu ketidakpastian hukum dan ketidakadilan apabila terjadi suatu peristiwa hukum dalam proses pemilihan umum. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan suatu gambaran serta pandangan terkait Analisa penyelesaian sengketa proses pemilihan umum. Selain itu, penelitian ini juga dapat memberikan suatu rekomendasi kepada penagak hukum dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/9/penyelesaian-sengketa-pemilu-tanah-dualisme-tun-pr-thumb-5cf18.webp" type="image/webp" length="94122" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/penyelesaian-sengketa-pemilu-tanah-dualisme-tun-pr-thumb-5cf18.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/penyelesaian-sengketa-pemilu-tanah-dualisme-tun-pr-thumb-faef0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/penyelesaian-sengketa-pemilu-tanah-dualisme-tun-pr-thumb-703f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-642-sains.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-241-justlaw-journal-science-theory-law.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Upaya Meningkatkan Keterampilan Menulis Naskah Drama dengan Menggunakan Media Boneka Stick Wayang Orang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Upaya Meningkatkan Keterampilan Menulis Naskah Drama dengan Menggunakan Media Boneka Stick Wayang Orang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Upaya Meningkatkan Keterampilan Menulis Naskah Drama dengan Menggunakan Media Boneka Stick Wayang Orang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44418-mahasiswa-lembar-observasi-kreativitas-siswa</link>
	<guid isPermaLink="false">3603a2293d24a1c68dd187da8fe99698</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 13:01:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ stick wayang ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[stick,view,vol,wayang]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana efektivitas media boneka (stick wayang orang) dalam meningkatkan keterampilan menulis naskah drama pada jenjang pendidikan yang berbeda, seperti di sekolah dasar atau sekolah menengah atas, untuk melihat adaptabilitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Upaya Meningkatkan Keterampilan Menulis Naskah Drama dengan Menggunakan Media Boneka (Stick Wayang Orang): Pertama, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana efektivitas media boneka (stick wayang orang) dalam meningkatkan keterampilan menulis naskah drama pada jenjang pendidikan yang berbeda, seperti di sekolah dasar atau sekolah menengah atas, untuk melihat adaptabilitas metode ini terhadap perkembangan kognitif dan kreativitas siswa. Kedua, perlu dilakukan penelitian mengenai pengaruh penggunaan bahan daur ulang dalam pembuatan media boneka terhadap kreativitas dan kesadaran lingkungan siswa selama proses pembelajaran menulis, agar media tidak hanya mendukung aspek pedagogis tetapi juga nilai edukatif tambahan. Ketiga, perlu dieksplorasi bentuk media serupa berbasis digital, seperti animasi sederhana atau aplikasi interaktif berbasis stick puppet, untuk mengetahui apakah transformasi media konvensional ke ranah digital dapat lebih meningkatkan keterlibatan dan kualitas hasil tulis siswa di era teknologi saat ini.. Penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kemampuan menulis naskah drama melalui media boneka (stick wayang orang) terbukti berhasil dan menunjukkan peningkatan kemampuan siswa setelah dilakukan tindakan selama dua siklus.Skor rata-rata keterampilan menulis siswa meningkat dari 5,53 pada prasiklus menjadi 7,66 pada akhir siklus II, atau peningkatan sebesar 38%.Peningkatan tersebut didukung oleh motivasi belajar yang lebih baik, imajinasi yang berkembang, serta apresiasi sastra yang semakin terbentuk akibat stimulasi penggunaan media boneka Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis naskah drama melalui penggunaan media boneka (stick wayang orang) pada siswa kelas VIII E SMP Negeri 11 Surakarta semester 1 tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMPN 11 Surakarta pada semester I tahun pelajaran 2013/2014 selama 6 bulan. Subyek penelitian adalah 32 siswa kelas VIIIB SMPN 11 Surakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus melalui 4 tahapan yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, (4) refleksi. Dalam pelaksanaan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan lembar observasi. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media boneka (stick wayang orang) dapat meningkatkan keterampilan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/5/mahasiswa-lembar-observasi-kreativitas-siswa-kelas-thumb-6986c.webp" title="JURIS - Upaya Meningkatkan Keterampilan Menulis Naskah Drama dengan Menggunakan Media Boneka (Stick Wayang Orang)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/mahasiswa-lembar-observasi-kreativitas-siswa-kelas-thumb-6986c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/mahasiswa-lembar-observasi-kreativitas-siswa-kelas-thumb-6986c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/mahasiswa-lembar-observasi-kreativitas-siswa-kelas-thumb-6986c.webp 1x" title="JURIS - Upaya Meningkatkan Keterampilan Menulis Naskah Drama dengan Menggunakan Media Boneka (Stick Wayang Orang)" alt="JURIS - Upaya Meningkatkan Keterampilan Menulis Naskah Drama dengan Menggunakan Media Boneka (Stick Wayang Orang)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/mahasiswa-lembar-observasi-kreativitas-siswa-kelas-thumb-fad5f.webp" title="JURIS - Upaya Meningkatkan Keterampilan Menulis Naskah Drama dengan Menggunakan Media Boneka (Stick Wayang Orang)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/mahasiswa-lembar-observasi-kreativitas-siswa-kelas-thumb-fad5f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/mahasiswa-lembar-observasi-kreativitas-siswa-kelas-thumb-fad5f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/mahasiswa-lembar-observasi-kreativitas-siswa-kelas-thumb-fad5f.webp 1x" title="JURIS - Upaya Meningkatkan Keterampilan Menulis Naskah Drama dengan Menggunakan Media Boneka (Stick Wayang Orang)" alt="JURIS - Upaya Meningkatkan Keterampilan Menulis Naskah Drama dengan Menggunakan Media Boneka (Stick Wayang Orang)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/mahasiswa-lembar-observasi-kreativitas-siswa-kelas-thumb-66284.webp" title="JURIS - Upaya Meningkatkan Keterampilan Menulis Naskah Drama dengan Menggunakan Media Boneka (Stick Wayang Orang)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/mahasiswa-lembar-observasi-kreativitas-siswa-kelas-thumb-66284.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/mahasiswa-lembar-observasi-kreativitas-siswa-kelas-thumb-66284.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/mahasiswa-lembar-observasi-kreativitas-siswa-kelas-thumb-66284.webp 1x" title="JURIS - Upaya Meningkatkan Keterampilan Menulis Naskah Drama dengan Menggunakan Media Boneka (Stick Wayang Orang)" alt="JURIS - Upaya Meningkatkan Keterampilan Menulis Naskah Drama dengan Menggunakan Media Boneka (Stick Wayang Orang)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44418-mahasiswa-lembar-observasi-kreativitas-siswa" title="JURIS - Upaya Meningkatkan Keterampilan Menulis Naskah Drama dengan Menggunakan Media Boneka (Stick Wayang Orang)" target="_blank">Upaya Meningkatkan Keterampilan Menulis Naskah Drama dengan Menggunakan Media Boneka (Stick Wayang Orang)</a>: Pertama, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana efektivitas media boneka (stick wayang orang) dalam meningkatkan keterampilan menulis naskah drama pada jenjang pendidikan yang berbeda, seperti di sekolah dasar atau sekolah menengah atas, untuk melihat adaptabilitas metode ini terhadap perkembangan kognitif dan kreativitas siswa. Kedua, perlu dilakukan penelitian mengenai pengaruh penggunaan bahan daur ulang dalam pembuatan media boneka terhadap kreativitas dan kesadaran lingkungan siswa selama proses pembelajaran menulis, agar media tidak hanya mendukung aspek pedagogis tetapi juga nilai edukatif tambahan. Ketiga, perlu dieksplorasi bentuk media serupa berbasis digital, seperti animasi sederhana atau aplikasi interaktif berbasis stick puppet, untuk mengetahui apakah transformasi media konvensional ke ranah digital dapat lebih meningkatkan keterlibatan dan kualitas hasil tulis siswa di era teknologi saat ini..
<br>Penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kemampuan menulis naskah drama melalui media boneka (stick wayang orang) terbukti berhasil dan menunjukkan peningkatan kemampuan siswa setelah dilakukan tindakan selama dua siklus.Skor rata-rata keterampilan menulis siswa meningkat dari 5,53 pada prasiklus menjadi 7,66 pada akhir siklus II, atau peningkatan sebesar 38%.Peningkatan tersebut didukung oleh motivasi belajar yang lebih baik, imajinasi yang berkembang, serta apresiasi sastra yang semakin terbentuk akibat stimulasi penggunaan media boneka
<br>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis naskah drama melalui penggunaan media boneka (stick wayang orang) pada siswa kelas VIII E SMP Negeri 11 Surakarta semester 1 tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMPN 11 Surakarta pada semester I tahun pelajaran 2013/2014 selama 6 bulan. Subyek penelitian adalah 32 siswa kelas VIIIB SMPN 11 Surakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus melalui 4 tahapan yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, (4) refleksi. Dalam pelaksanaan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan lembar observasi. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media boneka (stick wayang orang) dapat meningkatkan keterampilan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/5/mahasiswa-lembar-observasi-kreativitas-siswa-kelas-thumb-fad5f.webp" type="image/webp" length="101848" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/mahasiswa-lembar-observasi-kreativitas-siswa-kelas-thumb-6986c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/mahasiswa-lembar-observasi-kreativitas-siswa-kelas-thumb-fad5f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/mahasiswa-lembar-observasi-kreativitas-siswa-kelas-thumb-66284.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-999-nurscienceinstitute.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5077-journal-profession-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Reformasi Birokrasi ASN dalam Memberikan Pelayanan Publik pada Bidang Kesehatan di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Reformasi Birokrasi ASN dalam Memberikan Pelayanan Publik pada Bidang Kesehatan di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Reformasi Birokrasi ASN dalam Memberikan Pelayanan Publik pada Bidang Kesehatan di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44406-undang-asn-rumah-sakit-publik-integral-refo</link>
	<guid isPermaLink="false">dbd0b1c86e780cecb300cad0cbba1f9f</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 12:58:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tuti elawati ]]></category>
	<category><![CDATA[ budi pramono ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs sains ac ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,budi,elawati,ojs,pramono,sains,tuti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Mengingat tantangan dalam efektivitas reformasi birokrasi pada pelayanan publik di sektor kesehatan, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan. Pertama, akan sangat berharga untuk menganalisis secara empiris penerapan prinsip-prinsip Reinventing ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Reformasi Birokrasi ASN dalam Memberikan Pelayanan Publik pada Bidang Kesehatan di Indonesia: Mengingat tantangan dalam efektivitas reformasi birokrasi pada pelayanan publik di sektor kesehatan, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan. Pertama, akan sangat berharga untuk menganalisis secara empiris penerapan prinsip-prinsip Reinventing Government, seperti pemerintahan yang berorientasi hasil atau pelanggan, dalam konteks rumah sakit umum daerah di Indonesia. Bagaimana prinsip-prinsip ini dapat diadaptasi agar selaras dengan tuntutan pelayanan publik yang didanai pajak, bukan hanya kepuasan konsumen pasar, dan apa dampaknya terhadap kualitas layanan serta responsivitas terhadap kebutuhan masyarakat secara riil? Kedua, meskipun motivasi pelayanan publik (PSM) ASN ditekankan sebagai solusi, perlu penelitian lebih lanjut untuk mengukur secara kuantitatif tingkat PSM di kalangan aparatur kesehatan dan korelasinya dengan indikator kinerja pelayanan objektif, seperti waktu tunggu pasien atau tingkat penyelesaian keluhan, serta kepuasan pasien. Studi ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor spesifik dalam lingkungan kerja birokrasi kesehatan Indonesia yang dapat meningkatkan atau menghambat PSM. Ketiga, mengingat penyederhanaan struktur jabatan belum cukup mengubah "budaya birokrasi", penelitian komparatif mengenai berbagai strategi transformasi budaya birokrasi di instansi kesehatan akan sangat relevan. Strategi apa saja (misalnya, program pelatihan kepemimpinan, sistem manajemen kinerja berbasis nilai, atau inisiatif partisipasi publik) yang terbukti paling efektif dalam menumbuhkan budaya kerja yang profesional, etis, dan bebas dari praktik KKN, serta bagaimana implementasinya dapat diukur dan disebarluaskan?. Birokrasi Indonesia, yang awalnya terpengaruh praktik KKN dan politik, telah melalui berbagai reformasi sejak Orde Baru, termasuk pemisahan birokrasi dari intervensi politik dan penyederhanaan melalui UU Pelayanan Publik serta UU ASN.Meskipun demikian, implementasi pelayanan publik pasca-UU ASN masih belum optimal, terutama di sektor kesehatan, karena kendala SDM yang kurang profesional dan fasilitas pendukung yang tidak memadai, menyebabkan pelayanan tidak efektif dan efisien.Oleh karena itu, reformasi birokrasi memerlukan kualitas SDM yang bertekad kuat, pola pikir berorientasi publik, fasilitas pendukung yang optimal, dan kebijakan yang jelas serta konsisten untuk mencapai tujuan pelayanan masyarakat yang maksimal Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengkaji pengaruh pelayanan publik di Indonesia yang diberikan oleh birokrasi atau Aparatur Sipil Negara (ASN) pada bidang kesehatan setelah terjadinya reformasi birokrasi pasca masa Orde Baru. Metofe penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah metode penelitian yuridis-normatif dengan data kepustakaan dengan menggunakan bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa setelah terjadinya reformasi birokrasi setelah dikeluarkannya Undang-Undang ASN dan Undang-Undang Pelayanan Publik belum dapat menjamin perbaikan pelayanan publik yang diberikan, masyarakat masih merasakan ketidaknyamanan atas pelayanan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/5/undang-undang-asn-rumah-sakit-publik-integral-refo-thumb-e378f.webp" title="JURIS - Pengaruh Reformasi Birokrasi ASN dalam Memberikan Pelayanan Publik pada Bidang Kesehatan di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/5/undang-undang-asn-rumah-sakit-publik-integral-refo-thumb-e378f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/5/undang-undang-asn-rumah-sakit-publik-integral-refo-thumb-e378f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/5/undang-undang-asn-rumah-sakit-publik-integral-refo-thumb-e378f.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Reformasi Birokrasi ASN dalam Memberikan Pelayanan Publik pada Bidang Kesehatan di Indonesia" alt="JURIS - Pengaruh Reformasi Birokrasi ASN dalam Memberikan Pelayanan Publik pada Bidang Kesehatan di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/5/undang-undang-asn-rumah-sakit-publik-integral-refo-thumb-3ef49.webp" title="JURIS - Pengaruh Reformasi Birokrasi ASN dalam Memberikan Pelayanan Publik pada Bidang Kesehatan di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/5/undang-undang-asn-rumah-sakit-publik-integral-refo-thumb-3ef49.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/5/undang-undang-asn-rumah-sakit-publik-integral-refo-thumb-3ef49.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/5/undang-undang-asn-rumah-sakit-publik-integral-refo-thumb-3ef49.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Reformasi Birokrasi ASN dalam Memberikan Pelayanan Publik pada Bidang Kesehatan di Indonesia" alt="JURIS - Pengaruh Reformasi Birokrasi ASN dalam Memberikan Pelayanan Publik pada Bidang Kesehatan di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/5/undang-undang-asn-rumah-sakit-publik-integral-refo-thumb-505b3.webp" title="JURIS - Pengaruh Reformasi Birokrasi ASN dalam Memberikan Pelayanan Publik pada Bidang Kesehatan di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/5/undang-undang-asn-rumah-sakit-publik-integral-refo-thumb-505b3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/5/undang-undang-asn-rumah-sakit-publik-integral-refo-thumb-505b3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/5/undang-undang-asn-rumah-sakit-publik-integral-refo-thumb-505b3.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Reformasi Birokrasi ASN dalam Memberikan Pelayanan Publik pada Bidang Kesehatan di Indonesia" alt="JURIS - Pengaruh Reformasi Birokrasi ASN dalam Memberikan Pelayanan Publik pada Bidang Kesehatan di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44406-undang-asn-rumah-sakit-publik-integral-refo" title="JURIS - Pengaruh Reformasi Birokrasi ASN dalam Memberikan Pelayanan Publik pada Bidang Kesehatan di Indonesia" target="_blank">Pengaruh Reformasi Birokrasi ASN dalam Memberikan Pelayanan Publik pada Bidang Kesehatan di Indonesia</a>: Mengingat tantangan dalam efektivitas reformasi birokrasi pada pelayanan publik di sektor kesehatan, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan. Pertama, akan sangat berharga untuk menganalisis secara empiris penerapan prinsip-prinsip Reinventing Government, seperti pemerintahan yang berorientasi hasil atau pelanggan, dalam konteks rumah sakit umum daerah di Indonesia. Bagaimana prinsip-prinsip ini dapat diadaptasi agar selaras dengan tuntutan pelayanan publik yang didanai pajak, bukan hanya kepuasan konsumen pasar, dan apa dampaknya terhadap kualitas layanan serta responsivitas terhadap kebutuhan masyarakat secara riil? Kedua, meskipun motivasi pelayanan publik (PSM) ASN ditekankan sebagai solusi, perlu penelitian lebih lanjut untuk mengukur secara kuantitatif tingkat PSM di kalangan aparatur kesehatan dan korelasinya dengan indikator kinerja pelayanan objektif, seperti waktu tunggu pasien atau tingkat penyelesaian keluhan, serta kepuasan pasien. Studi ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor spesifik dalam lingkungan kerja birokrasi kesehatan Indonesia yang dapat meningkatkan atau menghambat PSM. Ketiga, mengingat penyederhanaan struktur jabatan belum cukup mengubah "budaya birokrasi", penelitian komparatif mengenai berbagai strategi transformasi budaya birokrasi di instansi kesehatan akan sangat relevan. Strategi apa saja (misalnya, program pelatihan kepemimpinan, sistem manajemen kinerja berbasis nilai, atau inisiatif partisipasi publik) yang terbukti paling efektif dalam menumbuhkan budaya kerja yang profesional, etis, dan bebas dari praktik KKN, serta bagaimana implementasinya dapat diukur dan disebarluaskan?.
<br>Birokrasi Indonesia, yang awalnya terpengaruh praktik KKN dan politik, telah melalui berbagai reformasi sejak Orde Baru, termasuk pemisahan birokrasi dari intervensi politik dan penyederhanaan melalui UU Pelayanan Publik serta UU ASN.Meskipun demikian, implementasi pelayanan publik pasca-UU ASN masih belum optimal, terutama di sektor kesehatan, karena kendala SDM yang kurang profesional dan fasilitas pendukung yang tidak memadai, menyebabkan pelayanan tidak efektif dan efisien.Oleh karena itu, reformasi birokrasi memerlukan kualitas SDM yang bertekad kuat, pola pikir berorientasi publik, fasilitas pendukung yang optimal, dan kebijakan yang jelas serta konsisten untuk mencapai tujuan pelayanan masyarakat yang maksimal
<br>Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengkaji pengaruh pelayanan publik di Indonesia yang diberikan oleh birokrasi atau Aparatur Sipil Negara (ASN) pada bidang kesehatan setelah terjadinya reformasi birokrasi pasca masa Orde Baru. Metofe penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah metode penelitian yuridis-normatif dengan data kepustakaan dengan menggunakan bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa setelah terjadinya reformasi birokrasi setelah dikeluarkannya Undang-Undang ASN dan Undang-Undang Pelayanan Publik belum dapat menjamin perbaikan pelayanan publik yang diberikan, masyarakat masih merasakan ketidaknyamanan atas pelayanan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/5/undang-undang-asn-rumah-sakit-publik-integral-refo-thumb-3ef49.webp" type="image/webp" length="98876" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/5/undang-undang-asn-rumah-sakit-publik-integral-refo-thumb-e378f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/5/undang-undang-asn-rumah-sakit-publik-integral-refo-thumb-3ef49.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/5/undang-undang-asn-rumah-sakit-publik-integral-refo-thumb-505b3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-642-sains.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-241-justlaw-journal-science-theory-law.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Hukum Green Banking Sustainable Finance Berdasarkan POJK Nomor 51 POJK 03 2017 Pada Bank BRI Syariah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Hukum Green Banking Sustainable Finance Berdasarkan POJK Nomor 51 POJK 03 2017 Pada Bank BRI Syariah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Hukum Green Banking Sustainable Finance Berdasarkan POJK Nomor 51 POJK 03 2017 Pada Bank BRI Syariah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44405-green-banking-disclosure-tata-kelola-syariah-pener</link>
	<guid isPermaLink="false">53fbdead72cc3b8022c39c6ab3424d68</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 12:55:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tuti elawati ]]></category>
	<category><![CDATA[ budi pramono ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs sains ac ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,budi,elawati,ojs,pramono,sains,tuti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang implementasi green banking di BRI Syariah KC Madiun, termasuk strategi dan kebijakan yang diterapkan untuk mencapai tujuan keuangan berkelanjutan. Selain itu, dapat juga dilakukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Hukum Green Banking (Sustainable Finance) Berdasarkan POJK Nomor 51/POJK.03/2017 Pada Bank BRI Syariah: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang implementasi green banking di BRI Syariah KC Madiun, termasuk strategi dan kebijakan yang diterapkan untuk mencapai tujuan keuangan berkelanjutan. Selain itu, dapat juga dilakukan studi komparatif antara BRI Syariah dengan bank-bank lain yang telah menerapkan konsep green banking, untuk melihat perbedaan dan kesamaan dalam penerapan konsep ini. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak positif dan negatif dari penerapan green banking terhadap kinerja keuangan dan reputasi bank, serta bagaimana bank dapat terus meningkatkan praktik-praktik ramah lingkungan dalam operasionalnya.. Konsep Green Banking (Sustainable Finance) itu merupakan upaya mitigasi risiko pada aspek risiko sosial dan lingkungan yang terjadi di kemudian hari, dari aktivitas perbankan yang dijalani salah satunya adalah penyaluran pembiayaannya.BRI Syariah KC Madiun telah melaksanakan konsep Green Banking (Sustainable Finance) dalam bentuk penyaluran pembiayaan yang memperhatikan hasil upaya pengelolaan lingkungan yang dilihat dari dokumen lingkungan.Dalam penyaluran pembiayaan BRI Syariah memiliki PSKRD yang mana dalam segmen bisnis atau usaha ada segmen UMKM yang merupakan salah satu bagian dari kegiatan usaha berkelanjutan dan sektor ekonomi yang diprioritaskan, pendanaan yang dilaksanakan pada BRI Syariah KC Madiun yang berdasarkan konsep Green Banking (Sustainable Finance) yakni pada segmen SME dan Mikro Penerapan konsep Green banking (Sustainable Finance) berdasarkan POJK No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten dan Perusahaan Publik pada BRI Syariah. Green banking (Sustainable Finance) merupakan upaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mitigasi risiko pada aspek risiko sosial dan lingkungan hidup dari aktivitas perbankan yang dijalani oleh Bank. Salah satunya adalah penyaluran pembiayaannya BRI Syariah KC Madiun yang telah melaksanakan konsep Green banking (Sustainable Finance) dalam bentuk penyaluran pembiayaan yang mengutamakan upaya pelestarian pengelolaan lingkungan hidup yang dalam pemberian pembiayaan kepada calon... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/d/green-banking-disclosure-tata-kelola-syariah-pener-thumb-9f8f6.webp" title="JURIS - Analisis Hukum Green Banking (Sustainable Finance) Berdasarkan POJK Nomor 51/POJK.03/2017 Pada Bank BRI Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/green-banking-disclosure-tata-kelola-syariah-pener-thumb-9f8f6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/green-banking-disclosure-tata-kelola-syariah-pener-thumb-9f8f6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/green-banking-disclosure-tata-kelola-syariah-pener-thumb-9f8f6.webp 1x" title="JURIS - Analisis Hukum Green Banking (Sustainable Finance) Berdasarkan POJK Nomor 51/POJK.03/2017 Pada Bank BRI Syariah" alt="JURIS - Analisis Hukum Green Banking (Sustainable Finance) Berdasarkan POJK Nomor 51/POJK.03/2017 Pada Bank BRI Syariah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/d/green-banking-disclosure-tata-kelola-syariah-pener-thumb-63099.webp" title="JURIS - Analisis Hukum Green Banking (Sustainable Finance) Berdasarkan POJK Nomor 51/POJK.03/2017 Pada Bank BRI Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/green-banking-disclosure-tata-kelola-syariah-pener-thumb-63099.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/green-banking-disclosure-tata-kelola-syariah-pener-thumb-63099.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/green-banking-disclosure-tata-kelola-syariah-pener-thumb-63099.webp 1x" title="JURIS - Analisis Hukum Green Banking (Sustainable Finance) Berdasarkan POJK Nomor 51/POJK.03/2017 Pada Bank BRI Syariah" alt="JURIS - Analisis Hukum Green Banking (Sustainable Finance) Berdasarkan POJK Nomor 51/POJK.03/2017 Pada Bank BRI Syariah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/d/green-banking-disclosure-tata-kelola-syariah-pener-thumb-d986e.webp" title="JURIS - Analisis Hukum Green Banking (Sustainable Finance) Berdasarkan POJK Nomor 51/POJK.03/2017 Pada Bank BRI Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/green-banking-disclosure-tata-kelola-syariah-pener-thumb-d986e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/green-banking-disclosure-tata-kelola-syariah-pener-thumb-d986e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/green-banking-disclosure-tata-kelola-syariah-pener-thumb-d986e.webp 1x" title="JURIS - Analisis Hukum Green Banking (Sustainable Finance) Berdasarkan POJK Nomor 51/POJK.03/2017 Pada Bank BRI Syariah" alt="JURIS - Analisis Hukum Green Banking (Sustainable Finance) Berdasarkan POJK Nomor 51/POJK.03/2017 Pada Bank BRI Syariah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44405-green-banking-disclosure-tata-kelola-syariah-pener" title="JURIS - Analisis Hukum Green Banking (Sustainable Finance) Berdasarkan POJK Nomor 51/POJK.03/2017 Pada Bank BRI Syariah" target="_blank">Analisis Hukum Green Banking (Sustainable Finance) Berdasarkan POJK Nomor 51/POJK.03/2017 Pada Bank BRI Syariah</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang implementasi green banking di BRI Syariah KC Madiun, termasuk strategi dan kebijakan yang diterapkan untuk mencapai tujuan keuangan berkelanjutan. Selain itu, dapat juga dilakukan studi komparatif antara BRI Syariah dengan bank-bank lain yang telah menerapkan konsep green banking, untuk melihat perbedaan dan kesamaan dalam penerapan konsep ini. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak positif dan negatif dari penerapan green banking terhadap kinerja keuangan dan reputasi bank, serta bagaimana bank dapat terus meningkatkan praktik-praktik ramah lingkungan dalam operasionalnya..
<br>Konsep Green Banking (Sustainable Finance) itu merupakan upaya mitigasi risiko pada aspek risiko sosial dan lingkungan yang terjadi di kemudian hari, dari aktivitas perbankan yang dijalani salah satunya adalah penyaluran pembiayaannya.BRI Syariah KC Madiun telah melaksanakan konsep Green Banking (Sustainable Finance) dalam bentuk penyaluran pembiayaan yang memperhatikan hasil upaya pengelolaan lingkungan yang dilihat dari dokumen lingkungan.Dalam penyaluran pembiayaan BRI Syariah memiliki PSKRD yang mana dalam segmen bisnis atau usaha ada segmen UMKM yang merupakan salah satu bagian dari kegiatan usaha berkelanjutan dan sektor ekonomi yang diprioritaskan, pendanaan yang dilaksanakan pada BRI Syariah KC Madiun yang berdasarkan konsep Green Banking (Sustainable Finance) yakni pada segmen SME dan Mikro
<br>Penerapan konsep Green banking (Sustainable Finance) berdasarkan POJK No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten dan Perusahaan Publik pada BRI Syariah. Green banking (Sustainable Finance) merupakan upaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mitigasi risiko pada aspek risiko sosial dan lingkungan hidup dari aktivitas perbankan yang dijalani oleh Bank. Salah satunya adalah penyaluran pembiayaannya BRI Syariah KC Madiun yang telah melaksanakan konsep Green banking (Sustainable Finance) dalam bentuk penyaluran pembiayaan yang mengutamakan upaya pelestarian pengelolaan lingkungan hidup yang dalam pemberian pembiayaan kepada calon...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/d/green-banking-disclosure-tata-kelola-syariah-pener-thumb-63099.webp" type="image/webp" length="90234" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/green-banking-disclosure-tata-kelola-syariah-pener-thumb-9f8f6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/green-banking-disclosure-tata-kelola-syariah-pener-thumb-63099.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/green-banking-disclosure-tata-kelola-syariah-pener-thumb-d986e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-642-sains.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-241-justlaw-journal-science-theory-law.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan teori behavioristik skinner dalam pembelajaran matematika ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan teori behavioristik skinner dalam pembelajaran matematika ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan teori behavioristik skinner dalam pembelajaran matematika ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44429-kurikulum-matematika-siswa-smp-sosial-ekonomi-sisw</link>
	<guid isPermaLink="false">ee4ecc9b9f938a2a13b789a570c76930</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 12:52:13 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti efektivitas kombinasi metode drill and practice dengan pendekatan konstruktivis berbasis pemecahan masalah dalam meningkatkan pemahaman konseptual matematika siswa di sekolah dasar. Kedua, layak dikaji bagaimana penerapan reinforcement ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan teori behavioristik skinner dalam pembelajaran matematika: Pertama, perlu diteliti efektivitas kombinasi metode drill and practice dengan pendekatan konstruktivis berbasis pemecahan masalah dalam meningkatkan pemahaman konseptual matematika siswa di sekolah dasar. Kedua, layak dikaji bagaimana penerapan reinforcement non-material (seperti pujian verbal atau sentuhan positif) memengaruhi motivasi belajar matematika siswa dari latar belakang sosial ekonomi berbeda. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi pengembangan model pembelajaran hybrid yang menggabungkan prinsip behavioristik Skinner dengan teknologi digital interaktif, untuk melihat sejauh mana hal ini dapat meningkatkan retensi konsep matematika pada siswa SMP. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan gambaran lebih komprehensif tentang adaptasi teori lama dalam konteks pendidikan modern yang dinamis, serta membantu guru merancang strategi yang lebih seimbang antara keterampilan prosedural dan pemahaman mendalam. Dengan pendekatan yang terukur dan kontekstual, hasilnya dapat menjadi acuan dalam pelatihan guru dan pengembangan kurikulum matematika di tingkat sekolah.. Teori behavioristik Skinner memiliki peran signifikan dalam pembelajaran matematika melalui metode drill and practice, reinforcement, pembelajaran terstruktur, dan umpan balik positif.Pendekatan ini efektif dalam meningkatkan motivasi belajar, ketepatan menyelesaikan soal, dan keterampilan prosedural siswa.Namun, teori ini perlu dikombinasikan dengan pendekatan lain yang lebih menekankan pemahaman konseptual agar hasil pembelajaran lebih optimal Pembelajaran matematika sering dianggap sulit oleh siswa karena sifatnya yang abstrak serta membutuhkan keterampilan prosedural dalam menyelesaikan masalah. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk mendukung proses pembelajaran adalah teori belajar behavioristik yang menekankan hubungan stimulusAerespons serta pentingnya penguatan dalam membentuk perilaku belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan teori belajar behavioristik B. F. Skinner dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/9/kurikulum-matematika-siswa-smp-sosial-ekonomi-kesi-thumb-94d9b.webp" title="JURIS - Penerapan teori behavioristik skinner dalam pembelajaran matematika" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/kurikulum-matematika-siswa-smp-sosial-ekonomi-kesi-thumb-94d9b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/kurikulum-matematika-siswa-smp-sosial-ekonomi-kesi-thumb-94d9b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/kurikulum-matematika-siswa-smp-sosial-ekonomi-kesi-thumb-94d9b.webp 1x" title="JURIS - Penerapan teori behavioristik skinner dalam pembelajaran matematika" alt="JURIS - Penerapan teori behavioristik skinner dalam pembelajaran matematika" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/kurikulum-matematika-siswa-smp-sosial-ekonomi-kesi-thumb-30b22.webp" title="JURIS - Penerapan teori behavioristik skinner dalam pembelajaran matematika" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/kurikulum-matematika-siswa-smp-sosial-ekonomi-kesi-thumb-30b22.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/kurikulum-matematika-siswa-smp-sosial-ekonomi-kesi-thumb-30b22.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/kurikulum-matematika-siswa-smp-sosial-ekonomi-kesi-thumb-30b22.webp 1x" title="JURIS - Penerapan teori behavioristik skinner dalam pembelajaran matematika" alt="JURIS - Penerapan teori behavioristik skinner dalam pembelajaran matematika" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/9/kurikulum-matematika-siswa-smp-sosial-ekonomi-kesi-thumb-e46f8.webp" title="JURIS - Penerapan teori behavioristik skinner dalam pembelajaran matematika" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/9/kurikulum-matematika-siswa-smp-sosial-ekonomi-kesi-thumb-e46f8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/9/kurikulum-matematika-siswa-smp-sosial-ekonomi-kesi-thumb-e46f8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/9/kurikulum-matematika-siswa-smp-sosial-ekonomi-kesi-thumb-e46f8.webp 1x" title="JURIS - Penerapan teori behavioristik skinner dalam pembelajaran matematika" alt="JURIS - Penerapan teori behavioristik skinner dalam pembelajaran matematika" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44429-kurikulum-matematika-siswa-smp-sosial-ekonomi-sisw" title="JURIS - Penerapan teori behavioristik skinner dalam pembelajaran matematika" target="_blank">Penerapan teori behavioristik skinner dalam pembelajaran matematika</a>: Pertama, perlu diteliti efektivitas kombinasi metode drill and practice dengan pendekatan konstruktivis berbasis pemecahan masalah dalam meningkatkan pemahaman konseptual matematika siswa di sekolah dasar. Kedua, layak dikaji bagaimana penerapan reinforcement non-material (seperti pujian verbal atau sentuhan positif) memengaruhi motivasi belajar matematika siswa dari latar belakang sosial ekonomi berbeda. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi pengembangan model pembelajaran hybrid yang menggabungkan prinsip behavioristik Skinner dengan teknologi digital interaktif, untuk melihat sejauh mana hal ini dapat meningkatkan retensi konsep matematika pada siswa SMP. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan gambaran lebih komprehensif tentang adaptasi teori lama dalam konteks pendidikan modern yang dinamis, serta membantu guru merancang strategi yang lebih seimbang antara keterampilan prosedural dan pemahaman mendalam. Dengan pendekatan yang terukur dan kontekstual, hasilnya dapat menjadi acuan dalam pelatihan guru dan pengembangan kurikulum matematika di tingkat sekolah..
<br>Teori behavioristik Skinner memiliki peran signifikan dalam pembelajaran matematika melalui metode drill and practice, reinforcement, pembelajaran terstruktur, dan umpan balik positif.Pendekatan ini efektif dalam meningkatkan motivasi belajar, ketepatan menyelesaikan soal, dan keterampilan prosedural siswa.Namun, teori ini perlu dikombinasikan dengan pendekatan lain yang lebih menekankan pemahaman konseptual agar hasil pembelajaran lebih optimal
<br>Pembelajaran matematika sering dianggap sulit oleh siswa karena sifatnya yang abstrak serta membutuhkan keterampilan prosedural dalam menyelesaikan masalah. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk mendukung proses pembelajaran adalah teori belajar behavioristik yang menekankan hubungan stimulusAerespons serta pentingnya penguatan dalam membentuk perilaku belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan teori belajar behavioristik B. F. Skinner dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/9/kurikulum-matematika-siswa-smp-sosial-ekonomi-kesi-thumb-e46f8.webp" type="image/webp" length="86682" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/kurikulum-matematika-siswa-smp-sosial-ekonomi-kesi-thumb-94d9b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/kurikulum-matematika-siswa-smp-sosial-ekonomi-kesi-thumb-30b22.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/9/kurikulum-matematika-siswa-smp-sosial-ekonomi-kesi-thumb-e46f8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-999-nurscienceinstitute.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5077-journal-profession-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ ASPEK HUKUM POSITIF NASIONAL DALAM TATA KELOLA OLAHRAGA SEPAKBOLA Suatu Perspektif Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepapan Pembangunan Persepakbolaan Nasional ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ ASPEK HUKUM POSITIF NASIONAL DALAM TATA KELOLA OLAHRAGA SEPAKBOLA Suatu Perspektif Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepapan Pembangunan Persepakbolaan Nasional ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ ASPEK HUKUM POSITIF NASIONAL DALAM TATA KELOLA OLAHRAGA SEPAKBOLA Suatu Perspektif Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepapan Pembangunan Persepakbolaan Nasional ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44413-supporter-sepak-bola-hukum-positif-keda</link>
	<guid isPermaLink="false">822d841efc9a9a15bf33db65de27d787</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 12:43:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tuti elawati ]]></category>
	<category><![CDATA[ budi pramono ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs sains ac ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,budi,elawati,ojs,pramono,sains,tuti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menggali bagaimana mekanisme harmonisasi regulasi nasional dan FIFA mempengaruhi inovasi strategi bisnis klub profesional di Indonesia. Peneliti juga dapat mengkaji dampak kebijakan visa dan kebijakan ketenagakerjaan bagi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - ASPEK HUKUM POSITIF NASIONAL DALAM TATA KELOLA OLAHRAGA SEPAKBOLA (Suatu Perspektif Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepapan Pembangunan Persepakbolaan Nasional): Penelitian selanjutnya dapat menggali bagaimana mekanisme harmonisasi regulasi nasional dan FIFA mempengaruhi inovasi strategi bisnis klub profesional di Indonesia. Peneliti juga dapat mengkaji dampak kebijakan visa dan kebijakan ketenagakerjaan bagi pemain asing terhadap stabilitas finansial dan kinerja klubAcsepakbola. Selain itu, penelitian investasi publikAcswasta dalam pembangunan infrastruktur stadion dapat dievaluasi untuk menilai kontribusinya terhadap peningkatan kualitas kompetisi serta ketaatan terhadap perizinan.Au. Pertemuan antara sistem hukum nasional Indonesia dan sistem hukum FIFA dalam penyelenggaraan kompetisi sepak bola profesional mengakibatkan sinergi yang mendukung baik kepastian hukum maupun penyediaan infrastruktur.Kedaulatan negara tetap dijaga melalui regulasi perizinan, pengelolaan klub, dan perpajakan, sementara kepatuhan terhadap aturan FIFA memfasilitasi standar global.Harmonisasi kedua sistem hukum menumbuhkan kesejahteraan umum dan menjaga integritas kompetisi sepak bola nasional Konstruksi yuridis lahirnya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan dan Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) merupakan wujud komitmen dan tanggungjawab negara dalam menjamin kepastian hukum, kemanfaatan dan keadilan. Hal ini tercermin dalam tata kelola kompetisi sepak bola profesional yang penting bagi Indonesia, terutama terkait tujuan negara untuk memajukan kesejahteraan umum. Dalam kompetisi sepak bola profesional, hukum nasional memiliki peranan strategis yaitu terkait penyediaan infrastruktur, perizinan dan hal-hal administratif lain yang diatur oleh hukum Indonesia serta berhubungan dengan kompetisi sepak bola profesional. Momentum penetapan Instruksi Presiden Nomor 3... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/3/supporter-sepak-bola-positif-kedaulatan-negara-har-thumb-eb5b5.webp" title="JURIS - ASPEK HUKUM POSITIF NASIONAL DALAM TATA KELOLA OLAHRAGA SEPAKBOLA (Suatu Perspektif Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepapan Pembangunan Persepakbolaan Nasional)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/supporter-sepak-bola-positif-kedaulatan-negara-har-thumb-eb5b5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/supporter-sepak-bola-positif-kedaulatan-negara-har-thumb-eb5b5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/supporter-sepak-bola-positif-kedaulatan-negara-har-thumb-eb5b5.webp 1x" title="JURIS - ASPEK HUKUM POSITIF NASIONAL DALAM TATA KELOLA OLAHRAGA SEPAKBOLA (Suatu Perspektif Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepapan Pembangunan Persepakbolaan Nasional)" alt="JURIS - ASPEK HUKUM POSITIF NASIONAL DALAM TATA KELOLA OLAHRAGA SEPAKBOLA (Suatu Perspektif Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepapan Pembangunan Persepakbolaan Nasional)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/supporter-sepak-bola-positif-kedaulatan-negara-har-thumb-06a8b.webp" title="JURIS - ASPEK HUKUM POSITIF NASIONAL DALAM TATA KELOLA OLAHRAGA SEPAKBOLA (Suatu Perspektif Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepapan Pembangunan Persepakbolaan Nasional)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/supporter-sepak-bola-positif-kedaulatan-negara-har-thumb-06a8b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/supporter-sepak-bola-positif-kedaulatan-negara-har-thumb-06a8b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/supporter-sepak-bola-positif-kedaulatan-negara-har-thumb-06a8b.webp 1x" title="JURIS - ASPEK HUKUM POSITIF NASIONAL DALAM TATA KELOLA OLAHRAGA SEPAKBOLA (Suatu Perspektif Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepapan Pembangunan Persepakbolaan Nasional)" alt="JURIS - ASPEK HUKUM POSITIF NASIONAL DALAM TATA KELOLA OLAHRAGA SEPAKBOLA (Suatu Perspektif Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepapan Pembangunan Persepakbolaan Nasional)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/supporter-sepak-bola-positif-kedaulatan-negara-har-thumb-6e76c.webp" title="JURIS - ASPEK HUKUM POSITIF NASIONAL DALAM TATA KELOLA OLAHRAGA SEPAKBOLA (Suatu Perspektif Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepapan Pembangunan Persepakbolaan Nasional)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/supporter-sepak-bola-positif-kedaulatan-negara-har-thumb-6e76c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/supporter-sepak-bola-positif-kedaulatan-negara-har-thumb-6e76c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/supporter-sepak-bola-positif-kedaulatan-negara-har-thumb-6e76c.webp 1x" title="JURIS - ASPEK HUKUM POSITIF NASIONAL DALAM TATA KELOLA OLAHRAGA SEPAKBOLA (Suatu Perspektif Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepapan Pembangunan Persepakbolaan Nasional)" alt="JURIS - ASPEK HUKUM POSITIF NASIONAL DALAM TATA KELOLA OLAHRAGA SEPAKBOLA (Suatu Perspektif Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepapan Pembangunan Persepakbolaan Nasional)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44413-supporter-sepak-bola-hukum-positif-keda" title="JURIS - ASPEK HUKUM POSITIF NASIONAL DALAM TATA KELOLA OLAHRAGA SEPAKBOLA (Suatu Perspektif Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepapan Pembangunan Persepakbolaan Nasional)" target="_blank">ASPEK HUKUM POSITIF NASIONAL DALAM TATA KELOLA OLAHRAGA SEPAKBOLA (Suatu Perspektif Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepapan Pembangunan Persepakbolaan Nasional)</a>: Penelitian selanjutnya dapat menggali bagaimana mekanisme harmonisasi regulasi nasional dan FIFA mempengaruhi inovasi strategi bisnis klub profesional di Indonesia. Peneliti juga dapat mengkaji dampak kebijakan visa dan kebijakan ketenagakerjaan bagi pemain asing terhadap stabilitas finansial dan kinerja klubAcsepakbola. Selain itu, penelitian investasi publikAcswasta dalam pembangunan infrastruktur stadion dapat dievaluasi untuk menilai kontribusinya terhadap peningkatan kualitas kompetisi serta ketaatan terhadap perizinan.Au.
<br>Pertemuan antara sistem hukum nasional Indonesia dan sistem hukum FIFA dalam penyelenggaraan kompetisi sepak bola profesional mengakibatkan sinergi yang mendukung baik kepastian hukum maupun penyediaan infrastruktur.Kedaulatan negara tetap dijaga melalui regulasi perizinan, pengelolaan klub, dan perpajakan, sementara kepatuhan terhadap aturan FIFA memfasilitasi standar global.Harmonisasi kedua sistem hukum menumbuhkan kesejahteraan umum dan menjaga integritas kompetisi sepak bola nasional
<br>Konstruksi yuridis lahirnya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan dan Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) merupakan wujud komitmen dan tanggungjawab negara dalam menjamin kepastian hukum, kemanfaatan dan keadilan. Hal ini tercermin dalam tata kelola kompetisi sepak bola profesional yang penting bagi Indonesia, terutama terkait tujuan negara untuk memajukan kesejahteraan umum. Dalam kompetisi sepak bola profesional, hukum nasional memiliki peranan strategis yaitu terkait penyediaan infrastruktur, perizinan dan hal-hal administratif lain yang diatur oleh hukum Indonesia serta berhubungan dengan kompetisi sepak bola profesional. Momentum penetapan Instruksi Presiden Nomor 3...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/3/supporter-sepak-bola-positif-kedaulatan-negara-har-thumb-6e76c.webp" type="image/webp" length="95966" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/supporter-sepak-bola-positif-kedaulatan-negara-har-thumb-eb5b5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/supporter-sepak-bola-positif-kedaulatan-negara-har-thumb-06a8b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/supporter-sepak-bola-positif-kedaulatan-negara-har-thumb-6e76c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-642-sains.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-241-justlaw-journal-science-theory-law.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ ANALISIS YURIDIS VONIS HAKIM TERHADAP PERKARA TINDAK PIDANAKORUPSI Studi Kasus Putusan Perkara Nomor 1 PID SUS TPK 2025 PT DKI joNomor 70 Pid Sus TPK 2024 PN Jkt Pst ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ ANALISIS YURIDIS VONIS HAKIM TERHADAP PERKARA TINDAK PIDANAKORUPSI Studi Kasus Putusan Perkara Nomor 1 PID SUS TPK 2025 PT DKI joNomor 70 Pid Sus TPK 2024 PN Jkt Pst ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ ANALISIS YURIDIS VONIS HAKIM TERHADAP PERKARA TINDAK PIDANAKORUPSI Studi Kasus Putusan Perkara Nomor 1 PID SUS TPK 2025 PT DKI joNomor 70 Pid Sus TPK 2024 PN Jkt Pst ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44411-hakim-perkara-nomor-wewenang-kewenangan-haki</link>
	<guid isPermaLink="false">3b1656ec9f84a64ba13ecb964481ed1a</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 12:42:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tuti elawati ]]></category>
	<category><![CDATA[ budi pramono ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs sains ac ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,budi,elawati,ojs,pramono,sains,tuti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh faktor-faktor non-yuridis, seperti latar belakang sosial-ekonomi terdakwa dan tekanan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - ANALISIS YURIDIS VONIS HAKIM TERHADAP PERKARA TINDAK PIDANAKORUPSI (Studi Kasus Putusan Perkara Nomor: 1/PID.SUS-TPK/2025/PT DKI joNomor: 70/Pid.Sus-TPK/2024/PN.Jkt.Pst.): Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh faktor-faktor non-yuridis, seperti latar belakang sosial-ekonomi terdakwa dan tekanan opini publik, terhadap putusan hakim dalam perkara korupsi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada efektivitas mekanisme pengawasan yang ada, seperti peran Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung, dalam mencegah penyalahgunaan wewenang hakim. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi model pedoman pemidanaan yang lebih sistematis dan terstruktur, yang dapat menjadi acuan bagi hakim dalam menjatuhkan vonis yang proporsional dan konsisten. Pengembangan penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas peradilan pidana di Indonesia, khususnya dalam penanganan perkara korupsi, sehingga dapat memberikan keadilan yang lebih substantif dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap sistem hukum.. Hakim dalam perkara ini telah menjalankan fungsi yudisialnya berdasarkan kewenangan yang diberikan undang-undang, dengan mempertimbangkan fakta dan hukum yang terungkap di persidangan.Meskipun demikian, putusan ini juga menunjukkan bagaimana kewenangan yudisial dapat dimaknai luas, sehingga hakim memiliki keleluasaan dalam menentukan berat ringannya vonis.Ketiadaan pedoman pemidanaan yang mengikat secara tegas berpotensi menimbulkan disparitas putusan.Oleh karena itu, diperlukan penguatan mekanisme pengawasan dan transparansi dalam proses penjatuhan vonis untuk menjamin akuntabilitas dan keadilan Penegakan hukum terhadap tindak pidana korupsi menjadi elemen krusial dalam mewujudkan keadilan dan akuntabilitas publik. Dalam sistem hukum Indonesia yang menganut tradisi civil law, hakim memiliki kewenangan luas dalam menjatuhkan vonis berdasarkan ancaman pidana yang ditentukan dalam undang-undang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kewenangan yudisial dalam menjatuhkan vonis terhadap terdakwa kasus korupsi berdasarkan Putusan Perkara Nomor: 1/PID.SUS-TPK/2025/PT DKI jo Nomor: 70/Pid.Sus-TPK/2024/PN.Jkt.Pst., serta mengidentifikasi potensi penyalahgunaan kewenangan hakim dan mekanisme pengawasan yang tersedia. Metode penelitian yang digunakan adalah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/b/hakim-perkara-nomor-wewenang-kewenangan-korupsi-vo-thumb-64d54.webp" title="JURIS - ANALISIS YURIDIS VONIS HAKIM TERHADAP PERKARA TINDAK PIDANAKORUPSI (Studi Kasus Putusan Perkara Nomor: 1/PID.SUS-TPK/2025/PT DKI joNomor: 70/Pid.Sus-TPK/2024/PN.Jkt.Pst.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/hakim-perkara-nomor-wewenang-kewenangan-korupsi-vo-thumb-64d54.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/hakim-perkara-nomor-wewenang-kewenangan-korupsi-vo-thumb-64d54.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/hakim-perkara-nomor-wewenang-kewenangan-korupsi-vo-thumb-64d54.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS YURIDIS VONIS HAKIM TERHADAP PERKARA TINDAK PIDANAKORUPSI (Studi Kasus Putusan Perkara Nomor: 1/PID.SUS-TPK/2025/PT DKI joNomor: 70/Pid.Sus-TPK/2024/PN.Jkt.Pst.)" alt="JURIS - ANALISIS YURIDIS VONIS HAKIM TERHADAP PERKARA TINDAK PIDANAKORUPSI (Studi Kasus Putusan Perkara Nomor: 1/PID.SUS-TPK/2025/PT DKI joNomor: 70/Pid.Sus-TPK/2024/PN.Jkt.Pst.)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/hakim-perkara-nomor-wewenang-kewenangan-korupsi-vo-thumb-f45d8.webp" title="JURIS - ANALISIS YURIDIS VONIS HAKIM TERHADAP PERKARA TINDAK PIDANAKORUPSI (Studi Kasus Putusan Perkara Nomor: 1/PID.SUS-TPK/2025/PT DKI joNomor: 70/Pid.Sus-TPK/2024/PN.Jkt.Pst.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/hakim-perkara-nomor-wewenang-kewenangan-korupsi-vo-thumb-f45d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/hakim-perkara-nomor-wewenang-kewenangan-korupsi-vo-thumb-f45d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/hakim-perkara-nomor-wewenang-kewenangan-korupsi-vo-thumb-f45d8.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS YURIDIS VONIS HAKIM TERHADAP PERKARA TINDAK PIDANAKORUPSI (Studi Kasus Putusan Perkara Nomor: 1/PID.SUS-TPK/2025/PT DKI joNomor: 70/Pid.Sus-TPK/2024/PN.Jkt.Pst.)" alt="JURIS - ANALISIS YURIDIS VONIS HAKIM TERHADAP PERKARA TINDAK PIDANAKORUPSI (Studi Kasus Putusan Perkara Nomor: 1/PID.SUS-TPK/2025/PT DKI joNomor: 70/Pid.Sus-TPK/2024/PN.Jkt.Pst.)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/hakim-perkara-nomor-wewenang-kewenangan-korupsi-vo-thumb-7973d.webp" title="JURIS - ANALISIS YURIDIS VONIS HAKIM TERHADAP PERKARA TINDAK PIDANAKORUPSI (Studi Kasus Putusan Perkara Nomor: 1/PID.SUS-TPK/2025/PT DKI joNomor: 70/Pid.Sus-TPK/2024/PN.Jkt.Pst.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/hakim-perkara-nomor-wewenang-kewenangan-korupsi-vo-thumb-7973d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/hakim-perkara-nomor-wewenang-kewenangan-korupsi-vo-thumb-7973d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/hakim-perkara-nomor-wewenang-kewenangan-korupsi-vo-thumb-7973d.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS YURIDIS VONIS HAKIM TERHADAP PERKARA TINDAK PIDANAKORUPSI (Studi Kasus Putusan Perkara Nomor: 1/PID.SUS-TPK/2025/PT DKI joNomor: 70/Pid.Sus-TPK/2024/PN.Jkt.Pst.)" alt="JURIS - ANALISIS YURIDIS VONIS HAKIM TERHADAP PERKARA TINDAK PIDANAKORUPSI (Studi Kasus Putusan Perkara Nomor: 1/PID.SUS-TPK/2025/PT DKI joNomor: 70/Pid.Sus-TPK/2024/PN.Jkt.Pst.)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44411-hakim-perkara-nomor-wewenang-kewenangan-haki" title="JURIS - ANALISIS YURIDIS VONIS HAKIM TERHADAP PERKARA TINDAK PIDANAKORUPSI (Studi Kasus Putusan Perkara Nomor: 1/PID.SUS-TPK/2025/PT DKI joNomor: 70/Pid.Sus-TPK/2024/PN.Jkt.Pst.)" target="_blank">ANALISIS YURIDIS VONIS HAKIM TERHADAP PERKARA TINDAK PIDANAKORUPSI (Studi Kasus Putusan Perkara Nomor: 1/PID.SUS-TPK/2025/PT DKI joNomor: 70/Pid.Sus-TPK/2024/PN.Jkt.Pst.)</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh faktor-faktor non-yuridis, seperti latar belakang sosial-ekonomi terdakwa dan tekanan opini publik, terhadap putusan hakim dalam perkara korupsi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada efektivitas mekanisme pengawasan yang ada, seperti peran Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung, dalam mencegah penyalahgunaan wewenang hakim. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi model pedoman pemidanaan yang lebih sistematis dan terstruktur, yang dapat menjadi acuan bagi hakim dalam menjatuhkan vonis yang proporsional dan konsisten. Pengembangan penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas peradilan pidana di Indonesia, khususnya dalam penanganan perkara korupsi, sehingga dapat memberikan keadilan yang lebih substantif dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap sistem hukum..
<br>Hakim dalam perkara ini telah menjalankan fungsi yudisialnya berdasarkan kewenangan yang diberikan undang-undang, dengan mempertimbangkan fakta dan hukum yang terungkap di persidangan.Meskipun demikian, putusan ini juga menunjukkan bagaimana kewenangan yudisial dapat dimaknai luas, sehingga hakim memiliki keleluasaan dalam menentukan berat ringannya vonis.Ketiadaan pedoman pemidanaan yang mengikat secara tegas berpotensi menimbulkan disparitas putusan.Oleh karena itu, diperlukan penguatan mekanisme pengawasan dan transparansi dalam proses penjatuhan vonis untuk menjamin akuntabilitas dan keadilan
<br>Penegakan hukum terhadap tindak pidana korupsi menjadi elemen krusial dalam mewujudkan keadilan dan akuntabilitas publik. Dalam sistem hukum Indonesia yang menganut tradisi civil law, hakim memiliki kewenangan luas dalam menjatuhkan vonis berdasarkan ancaman pidana yang ditentukan dalam undang-undang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kewenangan yudisial dalam menjatuhkan vonis terhadap terdakwa kasus korupsi berdasarkan Putusan Perkara Nomor: 1/PID.SUS-TPK/2025/PT DKI jo Nomor: 70/Pid.Sus-TPK/2024/PN.Jkt.Pst., serta mengidentifikasi potensi penyalahgunaan kewenangan hakim dan mekanisme pengawasan yang tersedia. Metode penelitian yang digunakan adalah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/b/hakim-perkara-nomor-wewenang-kewenangan-korupsi-vo-thumb-64d54.webp" type="image/webp" length="91370" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/hakim-perkara-nomor-wewenang-kewenangan-korupsi-vo-thumb-64d54.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/hakim-perkara-nomor-wewenang-kewenangan-korupsi-vo-thumb-f45d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/hakim-perkara-nomor-wewenang-kewenangan-korupsi-vo-thumb-7973d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-642-sains.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-241-justlaw-journal-science-theory-law.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Effectiveness of using digital learning media projectors in mathematics learning ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Effectiveness of using digital learning media projectors in mathematics learning ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Effectiveness of using digital learning media projectors in mathematics learning ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44428-pembelajaran-matematika-kesiapan-guru-kompetensi-g</link>
	<guid isPermaLink="false">2f386ff089c5ae67b8a3832b50c24f20</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 12:41:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu penelitian lanjutan yang menguji efektivitas proyektor dalam pembelajaran matematika di berbagai jenjang dan latar belakang sekolah, terutama di daerah dengan infrastruktur terbatas, untuk melihat sejauh mana temuan ini dapat digeneralisasi. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Effectiveness of using digital learning media (projectors) in mathematics learning: Pertama, perlu penelitian lanjutan yang menguji efektivitas proyektor dalam pembelajaran matematika di berbagai jenjang dan latar belakang sekolah, terutama di daerah dengan infrastruktur terbatas, untuk melihat sejauh mana temuan ini dapat digeneralisasi. Kedua, penting untuk mengeksplorasi pengembangan model pelatihan kompetensi digital guru yang berkelanjutan dan berbasis sekolah, yang tidak hanya fokus pada keterampilan teknis namun juga pada integrasi pedagogis, agar pemanfaatan proyektor lebih bermakna dan konsisten. Ketiga, diperlukan studi tentang rancangan pembelajaran blended atau hibrida yang secara sengaja mengintegrasikan metode digital dan konvensional secara seimbang, untuk mengurangi risiko ketergantungan pada teknologi dan membangun kemandirian belajar siswa dalam berbagai kondisi pembelajaran.. Penggunaan media pembelajaran digital, khususnya proyektor, efektif dalam mendukung pembelajaran matematika di sekolah menengah pertama, terlihat dari peningkatan pemahaman konseptual, motivasi, keterlibatan siswa, serta efisiensi waktu belajar.Efektivitas tersebut sangat bergantung pada ketersediaan infrastruktur, kompetensi digital guru, dan dukungan kebijakan sekolah.Tantangan utama yang ditemukan meliputi kendala teknis, keterbatasan kompetensi guru, dan potensi ketergantungan berlebihan terhadap teknologi Meskipun integrasi teknologi digital telah banyak dipromosikan di sekolah-sekolah di Indonesia, bukti empiris mengenai bagaimana perangkat digital sederhana seperti proyektor dimanfaatkan secara pedagogis dalam pembelajaran matematika masih terbatas, terutama dari perspektif kualitatif yang mendalam. Penelitian sebelumnya sebagian besar berfokus pada hasil belajar, sementara perhatian terhadap proses pembelajaran di kelas, kesiapan guru, dan tantangan kontekstual masih relatif minim. Penelitian ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/4/pembelajaran-matematika-kesiapan-guru-kompetensi-i-thumb-f773b.webp" title="JURIS - Effectiveness of using digital learning media (projectors) in mathematics learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/pembelajaran-matematika-kesiapan-guru-kompetensi-i-thumb-f773b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/pembelajaran-matematika-kesiapan-guru-kompetensi-i-thumb-f773b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/pembelajaran-matematika-kesiapan-guru-kompetensi-i-thumb-f773b.webp 1x" title="JURIS - Effectiveness of using digital learning media (projectors) in mathematics learning" alt="JURIS - Effectiveness of using digital learning media (projectors) in mathematics learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/4/pembelajaran-matematika-kesiapan-guru-kompetensi-i-thumb-b92c7.webp" title="JURIS - Effectiveness of using digital learning media (projectors) in mathematics learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/pembelajaran-matematika-kesiapan-guru-kompetensi-i-thumb-b92c7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/pembelajaran-matematika-kesiapan-guru-kompetensi-i-thumb-b92c7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/pembelajaran-matematika-kesiapan-guru-kompetensi-i-thumb-b92c7.webp 1x" title="JURIS - Effectiveness of using digital learning media (projectors) in mathematics learning" alt="JURIS - Effectiveness of using digital learning media (projectors) in mathematics learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/4/pembelajaran-matematika-kesiapan-guru-kompetensi-i-thumb-9fb20.webp" title="JURIS - Effectiveness of using digital learning media (projectors) in mathematics learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/pembelajaran-matematika-kesiapan-guru-kompetensi-i-thumb-9fb20.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/pembelajaran-matematika-kesiapan-guru-kompetensi-i-thumb-9fb20.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/pembelajaran-matematika-kesiapan-guru-kompetensi-i-thumb-9fb20.webp 1x" title="JURIS - Effectiveness of using digital learning media (projectors) in mathematics learning" alt="JURIS - Effectiveness of using digital learning media (projectors) in mathematics learning" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44428-pembelajaran-matematika-kesiapan-guru-kompetensi-g" title="JURIS - Effectiveness of using digital learning media (projectors) in mathematics learning" target="_blank">Effectiveness of using digital learning media (projectors) in mathematics learning</a>: Pertama, perlu penelitian lanjutan yang menguji efektivitas proyektor dalam pembelajaran matematika di berbagai jenjang dan latar belakang sekolah, terutama di daerah dengan infrastruktur terbatas, untuk melihat sejauh mana temuan ini dapat digeneralisasi. Kedua, penting untuk mengeksplorasi pengembangan model pelatihan kompetensi digital guru yang berkelanjutan dan berbasis sekolah, yang tidak hanya fokus pada keterampilan teknis namun juga pada integrasi pedagogis, agar pemanfaatan proyektor lebih bermakna dan konsisten. Ketiga, diperlukan studi tentang rancangan pembelajaran blended atau hibrida yang secara sengaja mengintegrasikan metode digital dan konvensional secara seimbang, untuk mengurangi risiko ketergantungan pada teknologi dan membangun kemandirian belajar siswa dalam berbagai kondisi pembelajaran..
<br>Penggunaan media pembelajaran digital, khususnya proyektor, efektif dalam mendukung pembelajaran matematika di sekolah menengah pertama, terlihat dari peningkatan pemahaman konseptual, motivasi, keterlibatan siswa, serta efisiensi waktu belajar.Efektivitas tersebut sangat bergantung pada ketersediaan infrastruktur, kompetensi digital guru, dan dukungan kebijakan sekolah.Tantangan utama yang ditemukan meliputi kendala teknis, keterbatasan kompetensi guru, dan potensi ketergantungan berlebihan terhadap teknologi
<br>Meskipun integrasi teknologi digital telah banyak dipromosikan di sekolah-sekolah di Indonesia, bukti empiris mengenai bagaimana perangkat digital sederhana seperti proyektor dimanfaatkan secara pedagogis dalam pembelajaran matematika masih terbatas, terutama dari perspektif kualitatif yang mendalam. Penelitian sebelumnya sebagian besar berfokus pada hasil belajar, sementara perhatian terhadap proses pembelajaran di kelas, kesiapan guru, dan tantangan kontekstual masih relatif minim. Penelitian ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/4/pembelajaran-matematika-kesiapan-guru-kompetensi-i-thumb-9fb20.webp" type="image/webp" length="104306" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/pembelajaran-matematika-kesiapan-guru-kompetensi-i-thumb-f773b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/pembelajaran-matematika-kesiapan-guru-kompetensi-i-thumb-b92c7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/pembelajaran-matematika-kesiapan-guru-kompetensi-i-thumb-9fb20.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-999-nurscienceinstitute.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5077-journal-profession-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Al Hajr Sebagai Dasar Hukum Sita Jaminan Menurut Hukum Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Al Hajr Sebagai Dasar Hukum Sita Jaminan Menurut Hukum Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Al Hajr Sebagai Dasar Hukum Sita Jaminan Menurut Hukum Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44404-sita-jaminan-perspektif-islam-tel</link>
	<guid isPermaLink="false">4b45240f24f94712c2417ca5cd9a19a6</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 12:28:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tuti elawati ]]></category>
	<category><![CDATA[ budi pramono ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs sains ac ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,budi,elawati,ojs,pramono,sains,tuti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji secara mendalam implementasi konsep al-hajr dalam sistem hukum perdata Indonesia, khususnya dalam kaitannya dengan prosedur dan persyaratan sita jaminan. Studi komparatif antara penerapan sita jaminan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Al-Hajr Sebagai Dasar Hukum Sita Jaminan Menurut Hukum Islam: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji secara mendalam implementasi konsep al-hajr dalam sistem hukum perdata Indonesia, khususnya dalam kaitannya dengan prosedur dan persyaratan sita jaminan. Studi komparatif antara penerapan sita jaminan dalam hukum Islam dan hukum perdata Indonesia perlu dilakukan untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan, serta potensi harmonisasi keduanya. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model sita jaminan yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah, yang mempertimbangkan aspek keadilan, keseimbangan, dan perlindungan hak-hak semua pihak yang terlibat. Penelitian ini penting untuk memberikan alternatif solusi yang lebih komprehensif dan sesuai dengan nilai-nilai agama dalam penegakan hukum di Indonesia, serta memperkaya khazanah ilmu hukum Islam dan perdata. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta sistem hukum yang lebih adil, efektif, dan berlandaskan pada prinsip-prinsip moral yang tinggi.. Penelitian ini menemukan bahwa konsep al-hajr dalam hukum Islam memiliki kaitan dan kemiripan dengan praktik sita jaminan.Al-hajr, sebagai pencegahan pengelolaan harta bagi pihak-pihak yang dilarang, memiliki tujuan yang serupa dengan sita jaminan dalam melindungi hak-hak pihak yang bersengketa.Meskipun Hukum Islam tidak mengatur sita jaminan secara spesifik, prinsip-prinsip al-hajr dapat dijadikan landasan hukum untuk pelaksanaan sita jaminan dalam perspektif Islam Dalam praktik sehari-hari seringkali menimbulkan hubungan hukum diantara manusia. Salah satu cara untuk menuntut hak kembali karena pelanggaran, Indonesia sebagai negara hukum memberikan aturan untuk menuntut melalui pengadilan. Dalam melindungi hak penggugat, terdapat instrumen sita jaminan. Namun, Hukum Islam tidak mengatur sita jaminan secara khusus, sehingga perlu dilihat konsep terkait sita jaminan dalam hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif. Dari penelitian ditemukan bahwa al-hajr, yaitu mencegah pengelolaan harta terhadap orang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/9/sita-jaminan-perspektif-islam-telaah-al-hajr-khaza-thumb-0caa4.webp" title="JURIS - Al-Hajr Sebagai Dasar Hukum Sita Jaminan Menurut Hukum Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/sita-jaminan-perspektif-islam-telaah-al-hajr-khaza-thumb-0caa4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/sita-jaminan-perspektif-islam-telaah-al-hajr-khaza-thumb-0caa4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/sita-jaminan-perspektif-islam-telaah-al-hajr-khaza-thumb-0caa4.webp 1x" title="JURIS - Al-Hajr Sebagai Dasar Hukum Sita Jaminan Menurut Hukum Islam" alt="JURIS - Al-Hajr Sebagai Dasar Hukum Sita Jaminan Menurut Hukum Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/sita-jaminan-perspektif-islam-telaah-al-hajr-khaza-thumb-93b94.webp" title="JURIS - Al-Hajr Sebagai Dasar Hukum Sita Jaminan Menurut Hukum Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/sita-jaminan-perspektif-islam-telaah-al-hajr-khaza-thumb-93b94.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/sita-jaminan-perspektif-islam-telaah-al-hajr-khaza-thumb-93b94.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/sita-jaminan-perspektif-islam-telaah-al-hajr-khaza-thumb-93b94.webp 1x" title="JURIS - Al-Hajr Sebagai Dasar Hukum Sita Jaminan Menurut Hukum Islam" alt="JURIS - Al-Hajr Sebagai Dasar Hukum Sita Jaminan Menurut Hukum Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/sita-jaminan-perspektif-islam-telaah-al-hajr-khaza-thumb-45b3b.webp" title="JURIS - Al-Hajr Sebagai Dasar Hukum Sita Jaminan Menurut Hukum Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/sita-jaminan-perspektif-islam-telaah-al-hajr-khaza-thumb-45b3b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/sita-jaminan-perspektif-islam-telaah-al-hajr-khaza-thumb-45b3b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/sita-jaminan-perspektif-islam-telaah-al-hajr-khaza-thumb-45b3b.webp 1x" title="JURIS - Al-Hajr Sebagai Dasar Hukum Sita Jaminan Menurut Hukum Islam" alt="JURIS - Al-Hajr Sebagai Dasar Hukum Sita Jaminan Menurut Hukum Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44404-sita-jaminan-perspektif-islam-tel" title="JURIS - Al-Hajr Sebagai Dasar Hukum Sita Jaminan Menurut Hukum Islam" target="_blank">Al-Hajr Sebagai Dasar Hukum Sita Jaminan Menurut Hukum Islam</a>: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji secara mendalam implementasi konsep al-hajr dalam sistem hukum perdata Indonesia, khususnya dalam kaitannya dengan prosedur dan persyaratan sita jaminan. Studi komparatif antara penerapan sita jaminan dalam hukum Islam dan hukum perdata Indonesia perlu dilakukan untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan, serta potensi harmonisasi keduanya. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model sita jaminan yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah, yang mempertimbangkan aspek keadilan, keseimbangan, dan perlindungan hak-hak semua pihak yang terlibat. Penelitian ini penting untuk memberikan alternatif solusi yang lebih komprehensif dan sesuai dengan nilai-nilai agama dalam penegakan hukum di Indonesia, serta memperkaya khazanah ilmu hukum Islam dan perdata. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta sistem hukum yang lebih adil, efektif, dan berlandaskan pada prinsip-prinsip moral yang tinggi..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa konsep al-hajr dalam hukum Islam memiliki kaitan dan kemiripan dengan praktik sita jaminan.Al-hajr, sebagai pencegahan pengelolaan harta bagi pihak-pihak yang dilarang, memiliki tujuan yang serupa dengan sita jaminan dalam melindungi hak-hak pihak yang bersengketa.Meskipun Hukum Islam tidak mengatur sita jaminan secara spesifik, prinsip-prinsip al-hajr dapat dijadikan landasan hukum untuk pelaksanaan sita jaminan dalam perspektif Islam
<br>Dalam praktik sehari-hari seringkali menimbulkan hubungan hukum diantara manusia. Salah satu cara untuk menuntut hak kembali karena pelanggaran, Indonesia sebagai negara hukum memberikan aturan untuk menuntut melalui pengadilan. Dalam melindungi hak penggugat, terdapat instrumen sita jaminan. Namun, Hukum Islam tidak mengatur sita jaminan secara khusus, sehingga perlu dilihat konsep terkait sita jaminan dalam hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif. Dari penelitian ditemukan bahwa al-hajr, yaitu mencegah pengelolaan harta terhadap orang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/9/sita-jaminan-perspektif-islam-telaah-al-hajr-khaza-thumb-45b3b.webp" type="image/webp" length="98382" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/sita-jaminan-perspektif-islam-telaah-al-hajr-khaza-thumb-0caa4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/sita-jaminan-perspektif-islam-telaah-al-hajr-khaza-thumb-93b94.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/sita-jaminan-perspektif-islam-telaah-al-hajr-khaza-thumb-45b3b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-642-sains.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-241-justlaw-journal-science-theory-law.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Aktivitas Belajar dan Keterampilan Membaca Intensif dengan Melalui Penerapan Metode CIRC dan Media Styrofoam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Aktivitas Belajar dan Keterampilan Membaca Intensif dengan Melalui Penerapan Metode CIRC dan Media Styrofoam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Aktivitas Belajar dan Keterampilan Membaca Intensif dengan Melalui Penerapan Metode CIRC dan Media Styrofoam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44417-model-pembelajaran-circ-aktivitas-bela</link>
	<guid isPermaLink="false">ebc66f3143bf94e080721069e8449bb4</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 12:18:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ stick wayang ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[stick,view,vol,wayang]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1) Mengkaji potensi penerapan kombinasi metode CIRC dan media styrofoam pada mata pelajaran lain, seperti matematika atau IPA, untuk menilai apakah peningkatan motivasi dan keterampilan dapat diulang di konteks pembelajaran berbeda.2) Menyelidiki pengaruh ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Aktivitas Belajar dan Keterampilan Membaca Intensif dengan Melalui Penerapan Metode CIRC dan Media Styrofoam: 1) Mengkaji potensi penerapan kombinasi metode CIRC dan media styrofoam pada mata pelajaran lain, seperti matematika atau IPA, untuk menilai apakah peningkatan motivasi dan keterampilan dapat diulang di konteks pembelajaran berbeda.2) Menyelidiki pengaruh durasi dan intensitas sesi CIRC bermedia styrofoam terhadap perkembangan keterampilan membaca intensif, terutama membandingkan satu sesi per minggu dengan dua sesi per minggu.3) Meneliti dampak jangka panjang penggunaan metode CIRC dan media styrofoam pada pembentukan kebiasaan membaca otomatis di kalangan siswa kelas akhir sekolah, serta implikasinya terhadap prestasi akhir di ujian nasional.. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran CIRC dengan media styrofoam dapat meningkatkan aktivitas belajar Bahasa Indonesia serta keterampilan membaca intensif pada siswa kelas IX F semester 1 SMPN 23 Surakarta tahun pelajaran 2017/2018.Penerapan metode ini menghasilkan peningkatan aktivitas belajar pada 66,67A% siswa di siklus I dan 86,67A% di siklus II, serta peningkatan keterampilan membaca intensif dari 63,33A% menjadi 90A% siswa Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar dan keterampilan membaca intensif menggunakan metode CIRC dan media styrofoam pada siswa kelas IX F SMPN 23 Surakarta Tahun Pelajaran 2017/2018. Metode penelitian tindakan kelas dilaksanakan selama 3 bulan dengan dua siklus, menggunakan observasi dan tes hasil belajar, serta analisis deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode CIRC dan media styrofoam dapat meningkatkan aktivitas belajar dan keterampilan membaca intensif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/0/model-pembelajaran-circ-aktivitas-belajar-keteramp-thumb-b803e.webp" title="JURIS - Peningkatan Aktivitas Belajar dan Keterampilan Membaca Intensif dengan Melalui Penerapan Metode CIRC dan Media Styrofoam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/model-pembelajaran-circ-aktivitas-belajar-keteramp-thumb-b803e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/model-pembelajaran-circ-aktivitas-belajar-keteramp-thumb-b803e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/model-pembelajaran-circ-aktivitas-belajar-keteramp-thumb-b803e.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Aktivitas Belajar dan Keterampilan Membaca Intensif dengan Melalui Penerapan Metode CIRC dan Media Styrofoam" alt="JURIS - Peningkatan Aktivitas Belajar dan Keterampilan Membaca Intensif dengan Melalui Penerapan Metode CIRC dan Media Styrofoam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/model-pembelajaran-circ-aktivitas-belajar-keteramp-thumb-0969d.webp" title="JURIS - Peningkatan Aktivitas Belajar dan Keterampilan Membaca Intensif dengan Melalui Penerapan Metode CIRC dan Media Styrofoam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/model-pembelajaran-circ-aktivitas-belajar-keteramp-thumb-0969d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/model-pembelajaran-circ-aktivitas-belajar-keteramp-thumb-0969d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/model-pembelajaran-circ-aktivitas-belajar-keteramp-thumb-0969d.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Aktivitas Belajar dan Keterampilan Membaca Intensif dengan Melalui Penerapan Metode CIRC dan Media Styrofoam" alt="JURIS - Peningkatan Aktivitas Belajar dan Keterampilan Membaca Intensif dengan Melalui Penerapan Metode CIRC dan Media Styrofoam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/model-pembelajaran-circ-aktivitas-belajar-keteramp-thumb-a8201.webp" title="JURIS - Peningkatan Aktivitas Belajar dan Keterampilan Membaca Intensif dengan Melalui Penerapan Metode CIRC dan Media Styrofoam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/model-pembelajaran-circ-aktivitas-belajar-keteramp-thumb-a8201.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/model-pembelajaran-circ-aktivitas-belajar-keteramp-thumb-a8201.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/model-pembelajaran-circ-aktivitas-belajar-keteramp-thumb-a8201.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Aktivitas Belajar dan Keterampilan Membaca Intensif dengan Melalui Penerapan Metode CIRC dan Media Styrofoam" alt="JURIS - Peningkatan Aktivitas Belajar dan Keterampilan Membaca Intensif dengan Melalui Penerapan Metode CIRC dan Media Styrofoam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44417-model-pembelajaran-circ-aktivitas-bela" title="JURIS - Peningkatan Aktivitas Belajar dan Keterampilan Membaca Intensif dengan Melalui Penerapan Metode CIRC dan Media Styrofoam" target="_blank">Peningkatan Aktivitas Belajar dan Keterampilan Membaca Intensif dengan Melalui Penerapan Metode CIRC dan Media Styrofoam</a>: 1) Mengkaji potensi penerapan kombinasi metode CIRC dan media styrofoam pada mata pelajaran lain, seperti matematika atau IPA, untuk menilai apakah peningkatan motivasi dan keterampilan dapat diulang di konteks pembelajaran berbeda.2) Menyelidiki pengaruh durasi dan intensitas sesi CIRC bermedia styrofoam terhadap perkembangan keterampilan membaca intensif, terutama membandingkan satu sesi per minggu dengan dua sesi per minggu.3) Meneliti dampak jangka panjang penggunaan metode CIRC dan media styrofoam pada pembentukan kebiasaan membaca otomatis di kalangan siswa kelas akhir sekolah, serta implikasinya terhadap prestasi akhir di ujian nasional..
<br>Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran CIRC dengan media styrofoam dapat meningkatkan aktivitas belajar Bahasa Indonesia serta keterampilan membaca intensif pada siswa kelas IX F semester 1 SMPN 23 Surakarta tahun pelajaran 2017/2018.Penerapan metode ini menghasilkan peningkatan aktivitas belajar pada 66,67A% siswa di siklus I dan 86,67A% di siklus II, serta peningkatan keterampilan membaca intensif dari 63,33A% menjadi 90A% siswa
<br>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar dan keterampilan membaca intensif menggunakan metode CIRC dan media styrofoam pada siswa kelas IX F SMPN 23 Surakarta Tahun Pelajaran 2017/2018. Metode penelitian tindakan kelas dilaksanakan selama 3 bulan dengan dua siklus, menggunakan observasi dan tes hasil belajar, serta analisis deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode CIRC dan media styrofoam dapat meningkatkan aktivitas belajar dan keterampilan membaca intensif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/0/model-pembelajaran-circ-aktivitas-belajar-keteramp-thumb-a8201.webp" type="image/webp" length="106218" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/model-pembelajaran-circ-aktivitas-belajar-keteramp-thumb-b803e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/model-pembelajaran-circ-aktivitas-belajar-keteramp-thumb-0969d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/model-pembelajaran-circ-aktivitas-belajar-keteramp-thumb-a8201.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-999-nurscienceinstitute.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5077-journal-profession-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemanfaatan Platform Digital sebagai Peluang Baru dalam Kewirausahaan Modern ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemanfaatan Platform Digital sebagai Peluang Baru dalam Kewirausahaan Modern ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemanfaatan Platform Digital sebagai Peluang Baru dalam Kewirausahaan Modern ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44403-pelaku-usaha-platform-digital-hotel-daya-saing-usa</link>
	<guid isPermaLink="false">3bc7d37fd0abab1d3648fd663c85fe8a</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 12:18:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ cindy amelia ]]></category>
	<category><![CDATA[ kml kap drs ]]></category>
	<category><![CDATA[ anni yuliah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amelia,anni,cindy,drs,kap,kml,yuliah]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti pengaruh tingkat literasi digital pelaku UMKM terhadap adopsi platform digital sebagai strategi pertumbuhan. Selanjutnya, studi komparatif antara model pemasaran eAccommerce dan media sosial perlu dilakukan untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemanfaatan Platform Digital sebagai Peluang Baru dalam Kewirausahaan Modern: Penelitian selanjutnya dapat meneliti pengaruh tingkat literasi digital pelaku UMKM terhadap adopsi platform digital sebagai strategi pertumbuhan. Selanjutnya, studi komparatif antara model pemasaran eAccommerce dan media sosial perlu dilakukan untuk menentukan keefektifan masingAcmasing dalam meningkatkan penjualan dan retensi pelanggan. Terakhir, evaluasi dampak kebijakan pemerintah, seperti dukungan infrastruktur dan pelatihan, dapat memperbaiki ekosistem platform digital bagi wirausaha baru. Apabila hasil studi menunjukkan hubungan positif, maka dapat dikembangkan program pelatihan literasi digital terintegrasi dengan platform digital, sehingga pelaku usaha dapat memanfaatkan peluang secara optimal. Dalam konteks ini, pertanyaan penelitian dapat difokuskan pada: AuBagaimana pengaruh kebijakan pemerintah terhadap adopsi platform digital di sektor UMKM?Ay dan AuApa faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan strategi pemasaran digital di platform tertentu?Ay. Dengan mengatasi keterbatasan sumber daya dan keamanan data, penelitian ini akan memberi kontribusi bagi pengembangan solusi berbasis teknologi yang dapat mendukung pertumbuhan kewirausahaan di era digital.. Platform digital memiliki peran penting sebagai peluang baru dalam kewirausahaan modern.Mereka membantu pelaku usaha memperluas pasar, menekan biaya operasional, dan meningkatkan efisiensi serta daya saing.Keberhasilan pemanfaatan bergantung pada kemampuan pelaku untuk mengelola teknologi secara terencana dan berkelanjutan serta integrasi dengan strategi pengelolaan usaha Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan besar dalam dunia kewirausahaan. Platform digital seperti media sosial, marketplace, dan aplikasi berbasis online menjadi sarana baru yang membuka peluang usaha lebih luas bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pemanfaatan platform digital dapat mendukung pertumbuhan kewirausahaan modern, khususnya dalam hal pemasaran, akses pasar, dan inovasi bisnis. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber terkait kewirausahaan digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform digital mampu memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam memulai bisnis dengan modal yang lebih rendah, memperluas jangkauan konsumen, serta meningkatkan efisiensi operasional. Namun, terdapat tantangan seperti persaingan yang tinggi, kebutuhan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/1/pelaku-usaha-platform-digital-hotel-daya-saing-pen-thumb-ccabb.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Platform Digital sebagai Peluang Baru dalam Kewirausahaan Modern" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/pelaku-usaha-platform-digital-hotel-daya-saing-pen-thumb-ccabb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/pelaku-usaha-platform-digital-hotel-daya-saing-pen-thumb-ccabb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/pelaku-usaha-platform-digital-hotel-daya-saing-pen-thumb-ccabb.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Platform Digital sebagai Peluang Baru dalam Kewirausahaan Modern" alt="JURIS - Pemanfaatan Platform Digital sebagai Peluang Baru dalam Kewirausahaan Modern" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/pelaku-usaha-platform-digital-hotel-daya-saing-pen-thumb-cc5ed.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Platform Digital sebagai Peluang Baru dalam Kewirausahaan Modern" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/pelaku-usaha-platform-digital-hotel-daya-saing-pen-thumb-cc5ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/pelaku-usaha-platform-digital-hotel-daya-saing-pen-thumb-cc5ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/pelaku-usaha-platform-digital-hotel-daya-saing-pen-thumb-cc5ed.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Platform Digital sebagai Peluang Baru dalam Kewirausahaan Modern" alt="JURIS - Pemanfaatan Platform Digital sebagai Peluang Baru dalam Kewirausahaan Modern" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44403-pelaku-usaha-platform-digital-hotel-daya-saing-usa" title="JURIS - Pemanfaatan Platform Digital sebagai Peluang Baru dalam Kewirausahaan Modern" target="_blank">Pemanfaatan Platform Digital sebagai Peluang Baru dalam Kewirausahaan Modern</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti pengaruh tingkat literasi digital pelaku UMKM terhadap adopsi platform digital sebagai strategi pertumbuhan. Selanjutnya, studi komparatif antara model pemasaran eAccommerce dan media sosial perlu dilakukan untuk menentukan keefektifan masingAcmasing dalam meningkatkan penjualan dan retensi pelanggan. Terakhir, evaluasi dampak kebijakan pemerintah, seperti dukungan infrastruktur dan pelatihan, dapat memperbaiki ekosistem platform digital bagi wirausaha baru. Apabila hasil studi menunjukkan hubungan positif, maka dapat dikembangkan program pelatihan literasi digital terintegrasi dengan platform digital, sehingga pelaku usaha dapat memanfaatkan peluang secara optimal. Dalam konteks ini, pertanyaan penelitian dapat difokuskan pada: AuBagaimana pengaruh kebijakan pemerintah terhadap adopsi platform digital di sektor UMKM?Ay dan AuApa faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan strategi pemasaran digital di platform tertentu?Ay. Dengan mengatasi keterbatasan sumber daya dan keamanan data, penelitian ini akan memberi kontribusi bagi pengembangan solusi berbasis teknologi yang dapat mendukung pertumbuhan kewirausahaan di era digital..
<br>Platform digital memiliki peran penting sebagai peluang baru dalam kewirausahaan modern.Mereka membantu pelaku usaha memperluas pasar, menekan biaya operasional, dan meningkatkan efisiensi serta daya saing.Keberhasilan pemanfaatan bergantung pada kemampuan pelaku untuk mengelola teknologi secara terencana dan berkelanjutan serta integrasi dengan strategi pengelolaan usaha
<br>Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan besar dalam dunia kewirausahaan. Platform digital seperti media sosial, marketplace, dan aplikasi berbasis online menjadi sarana baru yang membuka peluang usaha lebih luas bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pemanfaatan platform digital dapat mendukung pertumbuhan kewirausahaan modern, khususnya dalam hal pemasaran, akses pasar, dan inovasi bisnis. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber terkait kewirausahaan digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform digital mampu memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam memulai bisnis dengan modal yang lebih rendah, memperluas jangkauan konsumen, serta meningkatkan efisiensi operasional. Namun, terdapat tantangan seperti persaingan yang tinggi, kebutuhan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/1/pelaku-usaha-platform-digital-hotel-daya-saing-pen-thumb-ccabb.webp" type="image/webp" length="71080" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/pelaku-usaha-platform-digital-hotel-daya-saing-pen-thumb-ccabb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/pelaku-usaha-platform-digital-hotel-daya-saing-pen-thumb-cc5ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-959-lpkia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4758-jurnal-digitalisasi-akuntansi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Rekonstruksi Pemaknaan Hak Menguasai Negara Menurut Pasal 33 Ayat 3 UUD 1945 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Rekonstruksi Pemaknaan Hak Menguasai Negara Menurut Pasal 33 Ayat 3 UUD 1945 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Rekonstruksi Pemaknaan Hak Menguasai Negara Menurut Pasal 33 Ayat 3 UUD 1945 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44409-agraria-kolonial-belanda-amandemen-uud-1945-warga</link>
	<guid isPermaLink="false">3bae3bff76ebb52450090a21b61424d2</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 12:15:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tuti elawati ]]></category>
	<category><![CDATA[ budi pramono ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs sains ac ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,budi,elawati,ojs,pramono,sains,tuti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang hubungan antara negara, masyarakat dan agraria dalam konteks kepemilikan dan penguasaan tanah di Indonesia. Studi ini dapat berfokus pada bagaimana konstruksi hubungan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Rekonstruksi Pemaknaan Hak Menguasai Negara Menurut Pasal 33 Ayat (3) UUD 1945: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang hubungan antara negara, masyarakat dan agraria dalam konteks kepemilikan dan penguasaan tanah di Indonesia. Studi ini dapat berfokus pada bagaimana konstruksi hubungan negara, masyarakat dan agraria dapat dibangun dengan lebih jelas dan terang, sehingga tidak termasuk negara, siapapun, diperkenankan menghilangkan hubungan antara warga negara Indonesia sebagai unsur bangsa dengan tanah yang ditempati. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut tentang bagaimana konsep Hak Ulayat dapat menjadi penjelmaan sistem pemilikan dan penguasaan tanah yang lebih adil dan sesuai dengan karakteristik masyarakat Indonesia. Studi ini dapat mengkaji lebih dalam tentang bagaimana Hak Ulayat dapat diterapkan dalam praktik dan bagaimana hubungan antara Hak Ulayat dan Hak Menguasai Negara dapat diatur dengan lebih jelas dan konsisten. Terakhir, penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut tentang bagaimana politik hukum agraria di Indonesia dapat dikembangkan dan diterapkan dengan lebih efektif, sehingga dapat mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan umum bagi seluruh rakyat Indonesia.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemaknaan Hak Menguasai Negara (HMN) menurut Pasal 33 ayat (3) UUD 1945 adalah negara selaku organisasi kekuasaan tertinggi memiliki kewenangan bertindak dalam kedudukannya sebagai penerima mandat rakyat Indonesia untuk mengatur pengalokasian dan pemanfaatan bumi, air dan kekayaan alam di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).HMN adalah salah satu asas hukum publik yang digunakan untuk menciptakan kemakmuran dan kesejahteraan umum.Penelitian ini juga menemukan bahwa konsep HMN tidak terlepas dari pembahasan keadilan sosial dan kesejahteraan umum, dan sistem perekonomian Indonesia pasca kemerdekaan.HMN merupakan pendelegasian dari Hak Bangsa, yang bertujuan untuk mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan umum bagi seluruh rakyat Indonesia Hak Menguasai Negara (HMN) adalah hak konstitusional yang diberikan kepada negara dalam menguasai sumber daya agraria. HMN tersebut tercantum dalam Pasal 33 ayat (3) UUD 1945 dan selanjutnya diturunkan dalam UU No. 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA). HMN dalam Pasal 33 ayat (3) UUD 1945, tidak dimaknai sebagaimana konsep penguasaan tanah di masa kolonial yang dikenal dengan domein verklaring. Namun, penguasaan oleh negara dalam Pasal 33 ayat (3) UUD 1945, harus dimaknai secara luas yang bersumber dan diturunkan dari konsepsi kedaulatan rakyat atas segala sumber agraria yang ditujukan untuk kemakmuran bersama. Meskipun Indonesia sudah merdeka dan memiliki hukum agraria nasional yang baru, namun asas-asas hukum agraria kolonial Belanda yang tercantum dalam Agrarische Wet S.1870 masih... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/f/agraria-kolonial-belanda-amandemen-uud-1945-warga-thumb-7bde5.webp" title="JURIS - Rekonstruksi Pemaknaan Hak Menguasai Negara Menurut Pasal 33 Ayat (3) UUD 1945" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/agraria-kolonial-belanda-amandemen-uud-1945-warga-thumb-7bde5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/agraria-kolonial-belanda-amandemen-uud-1945-warga-thumb-7bde5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/agraria-kolonial-belanda-amandemen-uud-1945-warga-thumb-7bde5.webp 1x" title="JURIS - Rekonstruksi Pemaknaan Hak Menguasai Negara Menurut Pasal 33 Ayat (3) UUD 1945" alt="JURIS - Rekonstruksi Pemaknaan Hak Menguasai Negara Menurut Pasal 33 Ayat (3) UUD 1945" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/agraria-kolonial-belanda-amandemen-uud-1945-warga-thumb-4d126.webp" title="JURIS - Rekonstruksi Pemaknaan Hak Menguasai Negara Menurut Pasal 33 Ayat (3) UUD 1945" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/agraria-kolonial-belanda-amandemen-uud-1945-warga-thumb-4d126.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/agraria-kolonial-belanda-amandemen-uud-1945-warga-thumb-4d126.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/agraria-kolonial-belanda-amandemen-uud-1945-warga-thumb-4d126.webp 1x" title="JURIS - Rekonstruksi Pemaknaan Hak Menguasai Negara Menurut Pasal 33 Ayat (3) UUD 1945" alt="JURIS - Rekonstruksi Pemaknaan Hak Menguasai Negara Menurut Pasal 33 Ayat (3) UUD 1945" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/agraria-kolonial-belanda-amandemen-uud-1945-warga-thumb-077f8.webp" title="JURIS - Rekonstruksi Pemaknaan Hak Menguasai Negara Menurut Pasal 33 Ayat (3) UUD 1945" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/agraria-kolonial-belanda-amandemen-uud-1945-warga-thumb-077f8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/agraria-kolonial-belanda-amandemen-uud-1945-warga-thumb-077f8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/agraria-kolonial-belanda-amandemen-uud-1945-warga-thumb-077f8.webp 1x" title="JURIS - Rekonstruksi Pemaknaan Hak Menguasai Negara Menurut Pasal 33 Ayat (3) UUD 1945" alt="JURIS - Rekonstruksi Pemaknaan Hak Menguasai Negara Menurut Pasal 33 Ayat (3) UUD 1945" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44409-agraria-kolonial-belanda-amandemen-uud-1945-warga" title="JURIS - Rekonstruksi Pemaknaan Hak Menguasai Negara Menurut Pasal 33 Ayat (3) UUD 1945" target="_blank">Rekonstruksi Pemaknaan Hak Menguasai Negara Menurut Pasal 33 Ayat (3) UUD 1945</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang hubungan antara negara, masyarakat dan agraria dalam konteks kepemilikan dan penguasaan tanah di Indonesia. Studi ini dapat berfokus pada bagaimana konstruksi hubungan negara, masyarakat dan agraria dapat dibangun dengan lebih jelas dan terang, sehingga tidak termasuk negara, siapapun, diperkenankan menghilangkan hubungan antara warga negara Indonesia sebagai unsur bangsa dengan tanah yang ditempati. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut tentang bagaimana konsep Hak Ulayat dapat menjadi penjelmaan sistem pemilikan dan penguasaan tanah yang lebih adil dan sesuai dengan karakteristik masyarakat Indonesia. Studi ini dapat mengkaji lebih dalam tentang bagaimana Hak Ulayat dapat diterapkan dalam praktik dan bagaimana hubungan antara Hak Ulayat dan Hak Menguasai Negara dapat diatur dengan lebih jelas dan konsisten. Terakhir, penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut tentang bagaimana politik hukum agraria di Indonesia dapat dikembangkan dan diterapkan dengan lebih efektif, sehingga dapat mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan umum bagi seluruh rakyat Indonesia..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemaknaan Hak Menguasai Negara (HMN) menurut Pasal 33 ayat (3) UUD 1945 adalah negara selaku organisasi kekuasaan tertinggi memiliki kewenangan bertindak dalam kedudukannya sebagai penerima mandat rakyat Indonesia untuk mengatur pengalokasian dan pemanfaatan bumi, air dan kekayaan alam di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).HMN adalah salah satu asas hukum publik yang digunakan untuk menciptakan kemakmuran dan kesejahteraan umum.Penelitian ini juga menemukan bahwa konsep HMN tidak terlepas dari pembahasan keadilan sosial dan kesejahteraan umum, dan sistem perekonomian Indonesia pasca kemerdekaan.HMN merupakan pendelegasian dari Hak Bangsa, yang bertujuan untuk mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan umum bagi seluruh rakyat Indonesia
<br>Hak Menguasai Negara (HMN) adalah hak konstitusional yang diberikan kepada negara dalam menguasai sumber daya agraria. HMN tersebut tercantum dalam Pasal 33 ayat (3) UUD 1945 dan selanjutnya diturunkan dalam UU No. 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA). HMN dalam Pasal 33 ayat (3) UUD 1945, tidak dimaknai sebagaimana konsep penguasaan tanah di masa kolonial yang dikenal dengan domein verklaring. Namun, penguasaan oleh negara dalam Pasal 33 ayat (3) UUD 1945, harus dimaknai secara luas yang bersumber dan diturunkan dari konsepsi kedaulatan rakyat atas segala sumber agraria yang ditujukan untuk kemakmuran bersama. Meskipun Indonesia sudah merdeka dan memiliki hukum agraria nasional yang baru, namun asas-asas hukum agraria kolonial Belanda yang tercantum dalam Agrarische Wet S.1870 masih...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/f/agraria-kolonial-belanda-amandemen-uud-1945-warga-thumb-7bde5.webp" type="image/webp" length="99708" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/agraria-kolonial-belanda-amandemen-uud-1945-warga-thumb-7bde5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/agraria-kolonial-belanda-amandemen-uud-1945-warga-thumb-4d126.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/agraria-kolonial-belanda-amandemen-uud-1945-warga-thumb-077f8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-642-sains.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-241-justlaw-journal-science-theory-law.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Hukum Penggunaan Ilmu Forensik Dalam Pembuktian Tindak Pidana Pemalsuan Surat Studi Kasus Putusan No 1056 K Pid 2012 Pn Kdi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Hukum Penggunaan Ilmu Forensik Dalam Pembuktian Tindak Pidana Pemalsuan Surat Studi Kasus Putusan No 1056 K Pid 2012 Pn Kdi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Hukum Penggunaan Ilmu Forensik Dalam Pembuktian Tindak Pidana Pemalsuan Surat Studi Kasus Putusan No 1056 K Pid 2012 Pn Kdi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44407-saksi-ahli-forensik-sinergis-bukti-surat-pemalsuan</link>
	<guid isPermaLink="false">3a355430551104f76f683c41d15a6e49</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 11:57:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tuti elawati ]]></category>
	<category><![CDATA[ budi pramono ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs sains ac ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,budi,elawati,ojs,pramono,sains,tuti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas penerapan ilmu forensik kriminalistik dalam kasus pemalsuan dokumen resmi selain surat tanah, seperti ijazah atau identitas kependudukan, untuk menilai sejauh mana metode laboratorium mampu mendukung putusan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Hukum Penggunaan Ilmu Forensik Dalam Pembuktian Tindak Pidana Pemalsuan Surat (Studi Kasus Putusan No. 1056 K/Pid/2012/Pn. Kdi): Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas penerapan ilmu forensik kriminalistik dalam kasus pemalsuan dokumen resmi selain surat tanah, seperti ijazah atau identitas kependudukan, untuk menilai sejauh mana metode laboratorium mampu mendukung putusan pengadilan. Selain itu, perlu diteliti bagaimana standar operasional prosedur (SOP) pemeriksaan surat di laboratorium forensik diterapkan secara konsisten di berbagai daerah di Indonesia, mengingat potensi perbedaan kualitas alat dan keahlian tenaga ahli. Penelitian juga bisa dieksplorasi ke arah perlunya pelatihan hukum bagi ahli forensik agar hasil pemeriksaan tidak hanya akurat secara teknis, tetapi juga memenuhi aspek hukum acara pidana yang dibutuhkan majelis hakim dalam proses pembuktian di persidangan, sehingga kesenjangan antara temuan ilmiah dan penilaian hukum dapat diminimalkan.. Dalam proses pembuktian pemalsuan surat pada Putusan Hakim Pengadilan Negeri Kendari Nomor.Kdi, penggunaan ilmu forensik dapat mempermudah pengungkapan tindak pidana pemalsuan surat.Proses pembuktian harus melibatkan uji laboratorium forensik dan keterangan ahli untuk mengungkap fakta-fakta dalam surat palsu.Putusan pidana penjara selama lima bulan terhadap terdakwa telah mencerminkan keadilan karena terbukti bersalah melakukan tindak pidana yang didakwakan Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengkaji untuk mengetahui bahwa tindak pidana pemalsuan surat yang diatur dalam Pasal 263 KUHP pada Putusan Perkara Nomor: 1056 K/PID/2012/PN.KDI. Merupakan suatu tindak kejahatan yang dapat merugikan dan menghilangkan hak orang lain sehingga memerlukan penanganan hukum yang baik dalam proses pembuktiannya, kejahatan yang di dalamnya mengandung sistem ketidakenaran atau palsu atas suatu hal (objek) yang tampak dari luar seolah-olah benar adanya, padahal sesungguhnya bertentangan dengan yang sebenarnya, kasus pemalsuan surat diperlukan suatu pembuktian secara cepat. Salah satunya yaitu melalui pembuktian menggunakan barang bukti surat dan melalui pemeriksaan oleh ahli bidang Forensik Kriminalistik yang bertugas menyelenggarakan dan melaksanakan pemeriksaan barang bukti guna memperoleh kebenaran materil dalam proses pengungkapan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/5/saksi-ahli-forensik-sinergis-bukti-surat-pemalsuan-thumb-2fc40.webp" title="JURIS - Analisis Hukum Penggunaan Ilmu Forensik Dalam Pembuktian Tindak Pidana Pemalsuan Surat (Studi Kasus Putusan No. 1056 K/Pid/2012/Pn. Kdi)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/saksi-ahli-forensik-sinergis-bukti-surat-pemalsuan-thumb-2fc40.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/saksi-ahli-forensik-sinergis-bukti-surat-pemalsuan-thumb-2fc40.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/saksi-ahli-forensik-sinergis-bukti-surat-pemalsuan-thumb-2fc40.webp 1x" title="JURIS - Analisis Hukum Penggunaan Ilmu Forensik Dalam Pembuktian Tindak Pidana Pemalsuan Surat (Studi Kasus Putusan No. 1056 K/Pid/2012/Pn. Kdi)" alt="JURIS - Analisis Hukum Penggunaan Ilmu Forensik Dalam Pembuktian Tindak Pidana Pemalsuan Surat (Studi Kasus Putusan No. 1056 K/Pid/2012/Pn. Kdi)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/5/saksi-ahli-forensik-sinergis-bukti-surat-pemalsuan-thumb-5b623.webp" title="JURIS - Analisis Hukum Penggunaan Ilmu Forensik Dalam Pembuktian Tindak Pidana Pemalsuan Surat (Studi Kasus Putusan No. 1056 K/Pid/2012/Pn. Kdi)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/saksi-ahli-forensik-sinergis-bukti-surat-pemalsuan-thumb-5b623.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/saksi-ahli-forensik-sinergis-bukti-surat-pemalsuan-thumb-5b623.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/saksi-ahli-forensik-sinergis-bukti-surat-pemalsuan-thumb-5b623.webp 1x" title="JURIS - Analisis Hukum Penggunaan Ilmu Forensik Dalam Pembuktian Tindak Pidana Pemalsuan Surat (Studi Kasus Putusan No. 1056 K/Pid/2012/Pn. Kdi)" alt="JURIS - Analisis Hukum Penggunaan Ilmu Forensik Dalam Pembuktian Tindak Pidana Pemalsuan Surat (Studi Kasus Putusan No. 1056 K/Pid/2012/Pn. Kdi)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/5/saksi-ahli-forensik-sinergis-bukti-surat-pemalsuan-thumb-ac5e8.webp" title="JURIS - Analisis Hukum Penggunaan Ilmu Forensik Dalam Pembuktian Tindak Pidana Pemalsuan Surat (Studi Kasus Putusan No. 1056 K/Pid/2012/Pn. Kdi)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/saksi-ahli-forensik-sinergis-bukti-surat-pemalsuan-thumb-ac5e8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/saksi-ahli-forensik-sinergis-bukti-surat-pemalsuan-thumb-ac5e8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/saksi-ahli-forensik-sinergis-bukti-surat-pemalsuan-thumb-ac5e8.webp 1x" title="JURIS - Analisis Hukum Penggunaan Ilmu Forensik Dalam Pembuktian Tindak Pidana Pemalsuan Surat (Studi Kasus Putusan No. 1056 K/Pid/2012/Pn. Kdi)" alt="JURIS - Analisis Hukum Penggunaan Ilmu Forensik Dalam Pembuktian Tindak Pidana Pemalsuan Surat (Studi Kasus Putusan No. 1056 K/Pid/2012/Pn. Kdi)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44407-saksi-ahli-forensik-sinergis-bukti-surat-pemalsuan" title="JURIS - Analisis Hukum Penggunaan Ilmu Forensik Dalam Pembuktian Tindak Pidana Pemalsuan Surat (Studi Kasus Putusan No. 1056 K/Pid/2012/Pn. Kdi)" target="_blank">Analisis Hukum Penggunaan Ilmu Forensik Dalam Pembuktian Tindak Pidana Pemalsuan Surat (Studi Kasus Putusan No. 1056 K/Pid/2012/Pn. Kdi)</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas penerapan ilmu forensik kriminalistik dalam kasus pemalsuan dokumen resmi selain surat tanah, seperti ijazah atau identitas kependudukan, untuk menilai sejauh mana metode laboratorium mampu mendukung putusan pengadilan. Selain itu, perlu diteliti bagaimana standar operasional prosedur (SOP) pemeriksaan surat di laboratorium forensik diterapkan secara konsisten di berbagai daerah di Indonesia, mengingat potensi perbedaan kualitas alat dan keahlian tenaga ahli. Penelitian juga bisa dieksplorasi ke arah perlunya pelatihan hukum bagi ahli forensik agar hasil pemeriksaan tidak hanya akurat secara teknis, tetapi juga memenuhi aspek hukum acara pidana yang dibutuhkan majelis hakim dalam proses pembuktian di persidangan, sehingga kesenjangan antara temuan ilmiah dan penilaian hukum dapat diminimalkan..
<br>Dalam proses pembuktian pemalsuan surat pada Putusan Hakim Pengadilan Negeri Kendari Nomor.Kdi, penggunaan ilmu forensik dapat mempermudah pengungkapan tindak pidana pemalsuan surat.Proses pembuktian harus melibatkan uji laboratorium forensik dan keterangan ahli untuk mengungkap fakta-fakta dalam surat palsu.Putusan pidana penjara selama lima bulan terhadap terdakwa telah mencerminkan keadilan karena terbukti bersalah melakukan tindak pidana yang didakwakan
<br>Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengkaji untuk mengetahui bahwa tindak pidana pemalsuan surat yang diatur dalam Pasal 263 KUHP pada Putusan Perkara Nomor: 1056 K/PID/2012/PN.KDI. Merupakan suatu tindak kejahatan yang dapat merugikan dan menghilangkan hak orang lain sehingga memerlukan penanganan hukum yang baik dalam proses pembuktiannya, kejahatan yang di dalamnya mengandung sistem ketidakenaran atau palsu atas suatu hal (objek) yang tampak dari luar seolah-olah benar adanya, padahal sesungguhnya bertentangan dengan yang sebenarnya, kasus pemalsuan surat diperlukan suatu pembuktian secara cepat. Salah satunya yaitu melalui pembuktian menggunakan barang bukti surat dan melalui pemeriksaan oleh ahli bidang Forensik Kriminalistik yang bertugas menyelenggarakan dan melaksanakan pemeriksaan barang bukti guna memperoleh kebenaran materil dalam proses pengungkapan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/5/saksi-ahli-forensik-sinergis-bukti-surat-pemalsuan-thumb-ac5e8.webp" type="image/webp" length="83364" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/saksi-ahli-forensik-sinergis-bukti-surat-pemalsuan-thumb-2fc40.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/saksi-ahli-forensik-sinergis-bukti-surat-pemalsuan-thumb-5b623.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/saksi-ahli-forensik-sinergis-bukti-surat-pemalsuan-thumb-ac5e8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-642-sains.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-241-justlaw-journal-science-theory-law.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Teori Kemanfaatan Arbitrase Sebagai Alternatif Dalam Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Teori Kemanfaatan Arbitrase Sebagai Alternatif Dalam Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Teori Kemanfaatan Arbitrase Sebagai Alternatif Dalam Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-44412-kemanfaatan-arbitrase-hubungan-industrial-teori-ar</link>
	<guid isPermaLink="false">f4e6ca7e95b7f61ecdb0a284b787d581</guid>
	<pubDate>Sat, 02 May 2026 11:35:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tuti elawati ]]></category>
	<category><![CDATA[ budi pramono ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs sains ac ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,budi,elawati,ojs,pramono,sains,tuti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi minimnya penggunaan arbitrase dalam penyelesaian perselisihan hubungan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Teori Kemanfaatan Arbitrase Sebagai Alternatif Dalam Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi minimnya penggunaan arbitrase dalam penyelesaian perselisihan hubungan industrial, seperti kurangnya sosialisasi, biaya yang mahal, atau kurangnya kepercayaan terhadap arbiter. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model arbitrase yang lebih efektif dan efisien, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti penyederhanaan prosedur, pengurangan biaya, dan peningkatan transparansi. Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana penerapan teori kemanfaatan dapat dioptimalkan dalam proses arbitrase, misalnya dengan mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi dari putusan arbitrase terhadap para pihak yang terlibat.. Penyelesaian perselisihan hubungan industrial melalui arbitrase dibatasi hanya terhadap 2 (dua) perselisihan dari 4 (empat) perselisihan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial, sehingga penerapan teori kemanfaatan dalam arbiterasi kurang maksimal.Hal ini disebabkan oleh kurangnya kewanangan arbitrase dalam menyelesaikan jenis perselisihan, biaya selama proses penyelesaian melalui arbitrase ditanggung oleh para pihak, dan putusan arbitrase yang tidak dapat menjadi yurisprudensi di masa yang akan datang dalam menyelesaikan jenis perselisihan yang sama Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hukum dan memberikan penjelasan berkaitan penerapan teori kemanfaatan untuk mendukung penggunaan arbitrasi sebegai alternatif penyelesaian dalam perselisihan hubungan industrial. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif yang berfokus pada kajian kepustakaan. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa Penyelesaian perselisihan hubungan industrial melalui arbitrase dibatasi hanya terhadap 2 (dua) perselisihan dari 4 (empat) perselisihan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 2... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/0/kemanfaatan-arbitrase-hubungan-industrial-teori-pe-thumb-c0bf3.webp" title="JURIS - Penerapan Teori Kemanfaatan Arbitrase Sebagai Alternatif Dalam Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/kemanfaatan-arbitrase-hubungan-industrial-teori-pe-thumb-c0bf3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/kemanfaatan-arbitrase-hubungan-industrial-teori-pe-thumb-c0bf3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/kemanfaatan-arbitrase-hubungan-industrial-teori-pe-thumb-c0bf3.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Teori Kemanfaatan Arbitrase Sebagai Alternatif Dalam Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial" alt="JURIS - Penerapan Teori Kemanfaatan Arbitrase Sebagai Alternatif Dalam Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/0/kemanfaatan-arbitrase-hubungan-industrial-teori-pe-thumb-e7804.webp" title="JURIS - Penerapan Teori Kemanfaatan Arbitrase Sebagai Alternatif Dalam Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/kemanfaatan-arbitrase-hubungan-industrial-teori-pe-thumb-e7804.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/kemanfaatan-arbitrase-hubungan-industrial-teori-pe-thumb-e7804.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/kemanfaatan-arbitrase-hubungan-industrial-teori-pe-thumb-e7804.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Teori Kemanfaatan Arbitrase Sebagai Alternatif Dalam Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial" alt="JURIS - Penerapan Teori Kemanfaatan Arbitrase Sebagai Alternatif Dalam Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/0/kemanfaatan-arbitrase-hubungan-industrial-teori-pe-thumb-dd8d9.webp" title="JURIS - Penerapan Teori Kemanfaatan Arbitrase Sebagai Alternatif Dalam Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/kemanfaatan-arbitrase-hubungan-industrial-teori-pe-thumb-dd8d9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/kemanfaatan-arbitrase-hubungan-industrial-teori-pe-thumb-dd8d9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/kemanfaatan-arbitrase-hubungan-industrial-teori-pe-thumb-dd8d9.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Teori Kemanfaatan Arbitrase Sebagai Alternatif Dalam Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial" alt="JURIS - Penerapan Teori Kemanfaatan Arbitrase Sebagai Alternatif Dalam Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44412-kemanfaatan-arbitrase-hubungan-industrial-teori-ar" title="JURIS - Penerapan Teori Kemanfaatan Arbitrase Sebagai Alternatif Dalam Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial" target="_blank">Penerapan Teori Kemanfaatan Arbitrase Sebagai Alternatif Dalam Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi minimnya penggunaan arbitrase dalam penyelesaian perselisihan hubungan industrial, seperti kurangnya sosialisasi, biaya yang mahal, atau kurangnya kepercayaan terhadap arbiter. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model arbitrase yang lebih efektif dan efisien, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti penyederhanaan prosedur, pengurangan biaya, dan peningkatan transparansi. Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana penerapan teori kemanfaatan dapat dioptimalkan dalam proses arbitrase, misalnya dengan mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi dari putusan arbitrase terhadap para pihak yang terlibat..
<br>Penyelesaian perselisihan hubungan industrial melalui arbitrase dibatasi hanya terhadap 2 (dua) perselisihan dari 4 (empat) perselisihan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial, sehingga penerapan teori kemanfaatan dalam arbiterasi kurang maksimal.Hal ini disebabkan oleh kurangnya kewanangan arbitrase dalam menyelesaikan jenis perselisihan, biaya selama proses penyelesaian melalui arbitrase ditanggung oleh para pihak, dan putusan arbitrase yang tidak dapat menjadi yurisprudensi di masa yang akan datang dalam menyelesaikan jenis perselisihan yang sama
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hukum dan memberikan penjelasan berkaitan penerapan teori kemanfaatan untuk mendukung penggunaan arbitrasi sebegai alternatif penyelesaian dalam perselisihan hubungan industrial. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif yang berfokus pada kajian kepustakaan. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa Penyelesaian perselisihan hubungan industrial melalui arbitrase dibatasi hanya terhadap 2 (dua) perselisihan dari 4 (empat) perselisihan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 2...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/0/kemanfaatan-arbitrase-hubungan-industrial-teori-pe-thumb-dd8d9.webp" type="image/webp" length="91440" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/kemanfaatan-arbitrase-hubungan-industrial-teori-pe-thumb-c0bf3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/kemanfaatan-arbitrase-hubungan-industrial-teori-pe-thumb-e7804.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/kemanfaatan-arbitrase-hubungan-industrial-teori-pe-thumb-dd8d9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-642-sains.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-241-justlaw-journal-science-theory-law.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sat, 02 May 2026 15:25:07 +0700. 24 items. Served in: 5.045 seconds [rss] -->
