<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.8-27apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.8-27apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 28 Apr 2026 04:11:33 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 04:11:33 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-28T04:11:33+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Semangat Kerja Karyawan PT POS Indonesia Persero Gresik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Semangat Kerja Karyawan PT POS Indonesia Persero Gresik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Semangat Kerja Karyawan PT POS Indonesia Persero Gresik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42207-kuat-strategi-motivasi-pengaruh-variabel</link>
	<guid isPermaLink="false">05c6a3e4739dfa619ab005cacb855700</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 22:54:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ call paper ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[call,paper,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang strategi-strategi motivasi kerja yang efektif dan cara-cara meningkatkan disiplin kerja di lingkungan kerja. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Semangat Kerja Karyawan PT. POS Indonesia (Persero) Gresik: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang strategi-strategi motivasi kerja yang efektif dan cara-cara meningkatkan disiplin kerja di lingkungan kerja. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari motivasi dan disiplin kerja terhadap produktivitas dan kinerja karyawan secara keseluruhan. Apakah motivasi dan disiplin kerja dapat menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kinerja perusahaan? Bagaimana perusahaan dapat menciptakan budaya kerja yang mendukung motivasi dan disiplin kerja karyawan? Penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang pentingnya motivasi dan disiplin kerja dalam meningkatkan semangat kerja dan produktivitas karyawan.. Berdasarkan pengujian dan pengolahan data, dapat disimpulkan bahwa motivasi kerja berkontribusi dan berpengaruh positif terhadap semangat kerja karyawan PT.Demikian pula, disiplin kerja berkontribusi dan berpengaruh positif terhadap semangat kerja karyawan.Semakin tinggi disiplin kerja pada perusahaan, semakin tinggi semangat kerja karyawannya.Kedisiplinan sangat penting dan wajib dilaksanakan oleh seluruh karyawan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap semangat kerja karyawan PT. Pos Indonesia (Persero) Gresik. Data diperoleh melalui kuesioner yang dibagikan kepada seluruh karyawan PT. Pos Indonesia (Persero) Gresik, berjumlah 63 karyawan. Data diuji menggunakan metode Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi dan disiplin kerja karyawan berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja karyawan. Nilai T-statistic dari variabel motivasi kerja sebesar 3,819 > Z = 1,96 dan nilai T-statistic dari variabel disiplin kerja... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/8/kuat-strategi-motivasi-pengaruh-variabel-x2-kompen-thumb-5c9c7.webp" title="JURIS - Pengaruh Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Semangat Kerja Karyawan PT. POS Indonesia (Persero) Gresik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/8/kuat-strategi-motivasi-pengaruh-variabel-x2-kompen-thumb-5c9c7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/8/kuat-strategi-motivasi-pengaruh-variabel-x2-kompen-thumb-5c9c7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/8/kuat-strategi-motivasi-pengaruh-variabel-x2-kompen-thumb-5c9c7.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Semangat Kerja Karyawan PT. POS Indonesia (Persero) Gresik" alt="JURIS - Pengaruh Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Semangat Kerja Karyawan PT. POS Indonesia (Persero) Gresik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/8/kuat-strategi-motivasi-pengaruh-variabel-x2-kompen-thumb-7dcee.webp" title="JURIS - Pengaruh Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Semangat Kerja Karyawan PT. POS Indonesia (Persero) Gresik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/8/kuat-strategi-motivasi-pengaruh-variabel-x2-kompen-thumb-7dcee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/8/kuat-strategi-motivasi-pengaruh-variabel-x2-kompen-thumb-7dcee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/8/kuat-strategi-motivasi-pengaruh-variabel-x2-kompen-thumb-7dcee.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Semangat Kerja Karyawan PT. POS Indonesia (Persero) Gresik" alt="JURIS - Pengaruh Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Semangat Kerja Karyawan PT. POS Indonesia (Persero) Gresik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42207-kuat-strategi-motivasi-pengaruh-variabel" title="JURIS - Pengaruh Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Semangat Kerja Karyawan PT. POS Indonesia (Persero) Gresik" target="_blank">Pengaruh Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Semangat Kerja Karyawan PT. POS Indonesia (Persero) Gresik</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang strategi-strategi motivasi kerja yang efektif dan cara-cara meningkatkan disiplin kerja di lingkungan kerja. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari motivasi dan disiplin kerja terhadap produktivitas dan kinerja karyawan secara keseluruhan. Apakah motivasi dan disiplin kerja dapat menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kinerja perusahaan? Bagaimana perusahaan dapat menciptakan budaya kerja yang mendukung motivasi dan disiplin kerja karyawan? Penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang pentingnya motivasi dan disiplin kerja dalam meningkatkan semangat kerja dan produktivitas karyawan..
<br>Berdasarkan pengujian dan pengolahan data, dapat disimpulkan bahwa motivasi kerja berkontribusi dan berpengaruh positif terhadap semangat kerja karyawan PT.Demikian pula, disiplin kerja berkontribusi dan berpengaruh positif terhadap semangat kerja karyawan.Semakin tinggi disiplin kerja pada perusahaan, semakin tinggi semangat kerja karyawannya.Kedisiplinan sangat penting dan wajib dilaksanakan oleh seluruh karyawan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap semangat kerja karyawan PT. Pos Indonesia (Persero) Gresik. Data diperoleh melalui kuesioner yang dibagikan kepada seluruh karyawan PT. Pos Indonesia (Persero) Gresik, berjumlah 63 karyawan. Data diuji menggunakan metode Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi dan disiplin kerja karyawan berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja karyawan. Nilai T-statistic dari variabel motivasi kerja sebesar 3,819 > Z  = 1,96 dan nilai T-statistic dari variabel disiplin kerja...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/8/kuat-strategi-motivasi-pengaruh-variabel-x2-kompen-thumb-7dcee.webp" type="image/webp" length="69398" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/8/kuat-strategi-motivasi-pengaruh-variabel-x2-kompen-thumb-5c9c7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/8/kuat-strategi-motivasi-pengaruh-variabel-x2-kompen-thumb-7dcee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1078-unira-malang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5399-dialektika-jurnal-ekonomi-ilmu-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Gagasan Penerapan Purcell Principle Dalam Revisi UndangAcUndang Pemilihan Umum ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gagasan Penerapan Purcell Principle Dalam Revisi UndangAcUndang Pemilihan Umum ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gagasan Penerapan Purcell Principle Dalam Revisi UndangAcUndang Pemilihan Umum ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42214-purcell-principle-pemilu-hukum-revisi-prin</link>
	<guid isPermaLink="false">61cb88ee2dd2691fe45b636492b09855</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 22:43:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ visitors fix ]]></category>
	<category><![CDATA[ quick menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ sa icon ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fix,icon,menu,quick,sa,visitors]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pengembangan studi empiris dapat menguji dampak penerapan Purcell Principle pada tingkat partisipasi pemilih di beberapa daerah; penelitian komparatif mengenai mekanisme pengaturan kebijakan pemilu di negara-negara dengan sistem demokrasi berbeda dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Gagasan Penerapan Purcell Principle Dalam Revisi UndangAcUndang Pemilihan Umum: Pengembangan studi empiris dapat menguji dampak penerapan Purcell Principle pada tingkat partisipasi pemilih di beberapa daerah; penelitian komparatif mengenai mekanisme pengaturan kebijakan pemilu di negara-negara dengan sistem demokrasi berbeda dapat memberi insight tentang praktik terbaik; serta analisis kebijakan yang menilai efektivitas peraturan bersama antar lembaga pemilu bagi peningkatan transparansi dan akuntabilitas proses pemilu.. Purcell Principle menegaskan bahwa pengadilan harus menahan diri dari perubahan aturan pemilu saat pemilu hampir dilaksanakan agar tidak menimbulkan kebingungan bagi pemilih dan kekacauan bagi pelaksanaan pemilu.Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90/PUUAcXXI/2023 dinilai seakan meniadakan prinsip ini.Oleh karena itu, penulis menyarankan bahwa UndangAcUndang Pemilu harus direvisi untuk secara eksplisit mengadopsi Purcell Principle dan memfasilitasi dialog serta koordinasi antar lembaga pemilu melalui peraturan bersama Artikel ini membahas Purcell Principle, prinsip yang menegaskan perlunya kehatiAchatian pengadilan dalam mengubah aturan pemilu ketika pemilu akan segera berlangsung. Meskipun prinsip ini dikenal di negara bagian Amerika Serikat, penerapannya di Indonesia masih jarang dipahami oleh akademisi hukum tata negara dan ilmu politik. Memerhatikan putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90/PUUAcXXI/2023 yang dianggap meniadakan prinsip tersebut, penulis berargumen bahwa para pembentuk undangAcundang harus merevisi UndangAcUndang No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu untuk memasukkan Purcell Principle. Tujuannya adalah memperkuat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/c/purcell-principle-pemilu-revisi-prinsip-jujur-adil-thumb-acbe8.webp" title="JURIS - Gagasan Penerapan Purcell Principle Dalam Revisi UndangAcUndang Pemilihan Umum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/purcell-principle-pemilu-revisi-prinsip-jujur-adil-thumb-acbe8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/purcell-principle-pemilu-revisi-prinsip-jujur-adil-thumb-acbe8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/purcell-principle-pemilu-revisi-prinsip-jujur-adil-thumb-acbe8.webp 1x" title="JURIS - Gagasan Penerapan Purcell Principle Dalam Revisi UndangAcUndang Pemilihan Umum" alt="JURIS - Gagasan Penerapan Purcell Principle Dalam Revisi UndangAcUndang Pemilihan Umum" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/c/purcell-principle-pemilu-revisi-prinsip-jujur-adil-thumb-4acaf.webp" title="JURIS - Gagasan Penerapan Purcell Principle Dalam Revisi UndangAcUndang Pemilihan Umum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/purcell-principle-pemilu-revisi-prinsip-jujur-adil-thumb-4acaf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/purcell-principle-pemilu-revisi-prinsip-jujur-adil-thumb-4acaf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/purcell-principle-pemilu-revisi-prinsip-jujur-adil-thumb-4acaf.webp 1x" title="JURIS - Gagasan Penerapan Purcell Principle Dalam Revisi UndangAcUndang Pemilihan Umum" alt="JURIS - Gagasan Penerapan Purcell Principle Dalam Revisi UndangAcUndang Pemilihan Umum" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/c/purcell-principle-pemilu-revisi-prinsip-jujur-adil-thumb-41c04.webp" title="JURIS - Gagasan Penerapan Purcell Principle Dalam Revisi UndangAcUndang Pemilihan Umum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/purcell-principle-pemilu-revisi-prinsip-jujur-adil-thumb-41c04.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/purcell-principle-pemilu-revisi-prinsip-jujur-adil-thumb-41c04.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/purcell-principle-pemilu-revisi-prinsip-jujur-adil-thumb-41c04.webp 1x" title="JURIS - Gagasan Penerapan Purcell Principle Dalam Revisi UndangAcUndang Pemilihan Umum" alt="JURIS - Gagasan Penerapan Purcell Principle Dalam Revisi UndangAcUndang Pemilihan Umum" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42214-purcell-principle-pemilu-hukum-revisi-prin" title="JURIS - Gagasan Penerapan Purcell Principle Dalam Revisi UndangAcUndang Pemilihan Umum" target="_blank">Gagasan Penerapan Purcell Principle Dalam Revisi UndangAcUndang Pemilihan Umum</a>: Pengembangan studi empiris dapat menguji dampak penerapan Purcell Principle pada tingkat partisipasi pemilih di beberapa daerah; penelitian komparatif mengenai mekanisme pengaturan kebijakan pemilu di negara-negara dengan sistem demokrasi berbeda dapat memberi insight tentang praktik terbaik; serta analisis kebijakan yang menilai efektivitas peraturan bersama antar lembaga pemilu bagi peningkatan transparansi dan akuntabilitas proses pemilu..
<br>Purcell Principle menegaskan bahwa pengadilan harus menahan diri dari perubahan aturan pemilu saat pemilu hampir dilaksanakan agar tidak menimbulkan kebingungan bagi pemilih dan kekacauan bagi pelaksanaan pemilu.Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90/PUUAcXXI/2023 dinilai seakan meniadakan prinsip ini.Oleh karena itu, penulis menyarankan bahwa UndangAcUndang Pemilu harus direvisi untuk secara eksplisit mengadopsi Purcell Principle dan memfasilitasi dialog serta koordinasi antar lembaga pemilu melalui peraturan bersama
<br>Artikel ini membahas Purcell Principle, prinsip yang menegaskan perlunya kehatiAchatian pengadilan dalam mengubah aturan pemilu ketika pemilu akan segera berlangsung. Meskipun prinsip ini dikenal di negara bagian Amerika Serikat, penerapannya di Indonesia masih jarang dipahami oleh akademisi hukum tata negara dan ilmu politik. Memerhatikan putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90/PUUAcXXI/2023 yang dianggap meniadakan prinsip tersebut, penulis berargumen bahwa para pembentuk undangAcundang harus merevisi UndangAcUndang No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu untuk memasukkan Purcell Principle. Tujuannya adalah memperkuat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/c/purcell-principle-pemilu-revisi-prinsip-jujur-adil-thumb-41c04.webp" type="image/webp" length="84756" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/purcell-principle-pemilu-revisi-prinsip-jujur-adil-thumb-acbe8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/purcell-principle-pemilu-revisi-prinsip-jujur-adil-thumb-4acaf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/purcell-principle-pemilu-revisi-prinsip-jujur-adil-thumb-41c04.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-734-mkri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3060-jurnal-konstitusi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dinamika Kewenangan MK dalam Memutus Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024 The Dynamics of the Constitutional CourtAos Authority in Adjudicating Presidential Electio ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dinamika Kewenangan MK dalam Memutus Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024 The Dynamics of the Constitutional CourtAos Authority in Adjudicating Presidential Electio ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dinamika Kewenangan MK dalam Memutus Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024 The Dynamics of the Constitutional CourtAos Authority in Adjudicating Presidential Electio ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42211-wakil-presiden-danatau-mahkamah-kon</link>
	<guid isPermaLink="false">c153a8abf59b3b975edd70ab0168cfb1</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 22:42:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ visitors fix ]]></category>
	<category><![CDATA[ quick menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ sa icon ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fix,icon,menu,quick,sa,visitors]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat meneliti bagaimana mekanisme perundingan antara pihak pemohon dan Mahkamah Konstitusi dapat mempercepat penyelesaian sengketa kualitatif, melihat apakah model mediasi atau arbitrase dapat meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dinamika Kewenangan MK dalam Memutus Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024: The Dynamics of the Constitutional CourtAos Authority in Adjudicating Presidential Electio: Penelitian lanjutan dapat meneliti bagaimana mekanisme perundingan antara pihak pemohon dan Mahkamah Konstitusi dapat mempercepat penyelesaian sengketa kualitatif, melihat apakah model mediasi atau arbitrase dapat meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap putusan MK; menilai dampak penundaan penyelesaian sengketa Pilpres oleh lembaga lain sebelum MK, khususnya terkait kepercayaan publik dan partisipasi pemilih, serta mencarikan indikator yang dapat memprediksi kecepatan dan keadilan putusan MK; serta mengkaji efektivitas pelatihan dan pembekalan hakim MK dalam bidang hak asasi manusia dan prosedur pemilu, guna meningkatkan konsistensi dan ketentuan prosedural pada putusan PHPU sehingga lebih transparan dan mudah dipahami masyarakat.. Dinamisasi kewenangan Mahkamah Konstitusi dalam memutus perselisihan hasil Pilpres 2024 menunjukkan bahwa konstitusi tetap mendesain MK untuk menangani sengketa kuantitatif, namun praktiknya membuka ruang penilaian terhadap aspek kualitatif yang berkaitan dengan legitimasi proses pemilu.mayoritas hakim membatasi ruang MK agar tidak menjadi forum untuk semua persoalan pemilu, sementara tiga hakim mengusulkan perluasan pemeriksaan pelanggaran kualitatif.Kondisi ini menempatkan MK pada tarik-menarik antara kepastian hukum dan kebutuhan untuk mewujudkan keadilan pemilu substantif, sehingga diperlukan penegasan hukum acara PHPU Pilpres agar MK dapat menjalankan fungsi secara lebih tegas, konsisten, dan tetap menjaga legitimasi demokrasi Berdasarkan yurisprudensi Mahkamah Konstitusi, permohonan yang berkaitan dengan perselisihan hasil pemilihan umum presiden terbagi ke dalam dua kategori, yaitu permohonan kuantitatif yang berkaitan dengan hasil perhitungan suara dan permohonan kualitatif yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran prosedural atau ketidaksesuaian dalam penyelenggaraan pemilu. Meskipun Mahkamah Konstitusi lebih sering memutus perkara berdasarkan aspek kuantitatif, Mahkamah juga telah mempertimbangkan dalil-dalil kualitatif yang berkaitan dengan pelanggaran pemilu yang dapat merusak legitimasi proses pemilu. Penelitian ini mengkaji dinamika kewenangan Mahkamah Konstitusi dalam memutus perselisihan hasil pemilihan umum presiden dan wakil presiden serta tantangan yang dihadapinya dalam menegakkan prinsip keadilan pemilu. Penelitian ini... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/1/wakil-presiden-danatau-mahkamah-konstitus-mk-konst-thumb-091a8.webp" title="JURIS - Dinamika Kewenangan MK dalam Memutus Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024: The Dynamics of the Constitutional CourtAos Authority in Adjudicating Presidential Electio" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/wakil-presiden-danatau-mahkamah-konstitus-mk-konst-thumb-091a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/wakil-presiden-danatau-mahkamah-konstitus-mk-konst-thumb-091a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/wakil-presiden-danatau-mahkamah-konstitus-mk-konst-thumb-091a8.webp 1x" title="JURIS - Dinamika Kewenangan MK dalam Memutus Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024: The Dynamics of the Constitutional CourtAos Authority in Adjudicating Presidential Electio" alt="JURIS - Dinamika Kewenangan MK dalam Memutus Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024: The Dynamics of the Constitutional CourtAos Authority in Adjudicating Presidential Electio" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/wakil-presiden-danatau-mahkamah-konstitus-mk-konst-thumb-c13c8.webp" title="JURIS - Dinamika Kewenangan MK dalam Memutus Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024: The Dynamics of the Constitutional CourtAos Authority in Adjudicating Presidential Electio" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/wakil-presiden-danatau-mahkamah-konstitus-mk-konst-thumb-c13c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/wakil-presiden-danatau-mahkamah-konstitus-mk-konst-thumb-c13c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/wakil-presiden-danatau-mahkamah-konstitus-mk-konst-thumb-c13c8.webp 1x" title="JURIS - Dinamika Kewenangan MK dalam Memutus Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024: The Dynamics of the Constitutional CourtAos Authority in Adjudicating Presidential Electio" alt="JURIS - Dinamika Kewenangan MK dalam Memutus Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024: The Dynamics of the Constitutional CourtAos Authority in Adjudicating Presidential Electio" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/wakil-presiden-danatau-mahkamah-konstitus-mk-konst-thumb-4f0b2.webp" title="JURIS - Dinamika Kewenangan MK dalam Memutus Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024: The Dynamics of the Constitutional CourtAos Authority in Adjudicating Presidential Electio" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/wakil-presiden-danatau-mahkamah-konstitus-mk-konst-thumb-4f0b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/wakil-presiden-danatau-mahkamah-konstitus-mk-konst-thumb-4f0b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/wakil-presiden-danatau-mahkamah-konstitus-mk-konst-thumb-4f0b2.webp 1x" title="JURIS - Dinamika Kewenangan MK dalam Memutus Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024: The Dynamics of the Constitutional CourtAos Authority in Adjudicating Presidential Electio" alt="JURIS - Dinamika Kewenangan MK dalam Memutus Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024: The Dynamics of the Constitutional CourtAos Authority in Adjudicating Presidential Electio" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42211-wakil-presiden-danatau-mahkamah-kon" title="JURIS - Dinamika Kewenangan MK dalam Memutus Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024: The Dynamics of the Constitutional CourtAos Authority in Adjudicating Presidential Electio" target="_blank">Dinamika Kewenangan MK dalam Memutus Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024: The Dynamics of the Constitutional CourtAos Authority in Adjudicating Presidential Electio</a>: Penelitian lanjutan dapat meneliti bagaimana mekanisme perundingan antara pihak pemohon dan Mahkamah Konstitusi dapat mempercepat penyelesaian sengketa kualitatif, melihat apakah model mediasi atau arbitrase dapat meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap putusan MK; menilai dampak penundaan penyelesaian sengketa Pilpres oleh lembaga lain sebelum MK, khususnya terkait kepercayaan publik dan partisipasi pemilih, serta mencarikan indikator yang dapat memprediksi kecepatan dan keadilan putusan MK; serta mengkaji efektivitas pelatihan dan pembekalan hakim MK dalam bidang hak asasi manusia dan prosedur pemilu, guna meningkatkan konsistensi dan ketentuan prosedural pada putusan PHPU sehingga lebih transparan dan mudah dipahami masyarakat..
<br>Dinamisasi kewenangan Mahkamah Konstitusi dalam memutus perselisihan hasil Pilpres 2024 menunjukkan bahwa konstitusi tetap mendesain MK untuk menangani sengketa kuantitatif, namun praktiknya membuka ruang penilaian terhadap aspek kualitatif yang berkaitan dengan legitimasi proses pemilu.mayoritas hakim membatasi ruang MK agar tidak menjadi forum untuk semua persoalan pemilu, sementara tiga hakim mengusulkan perluasan pemeriksaan pelanggaran kualitatif.Kondisi ini menempatkan MK pada tarik-menarik antara kepastian hukum dan kebutuhan untuk mewujudkan keadilan pemilu substantif, sehingga diperlukan penegasan hukum acara PHPU Pilpres agar MK dapat menjalankan fungsi secara lebih tegas, konsisten, dan tetap menjaga legitimasi demokrasi
<br>Berdasarkan yurisprudensi Mahkamah Konstitusi, permohonan yang berkaitan dengan perselisihan hasil pemilihan umum presiden terbagi ke dalam dua kategori, yaitu permohonan kuantitatif yang berkaitan dengan hasil perhitungan suara dan permohonan kualitatif yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran prosedural atau ketidaksesuaian dalam penyelenggaraan pemilu. Meskipun Mahkamah Konstitusi lebih sering memutus perkara berdasarkan aspek kuantitatif, Mahkamah juga telah mempertimbangkan dalil-dalil kualitatif yang berkaitan dengan pelanggaran pemilu yang dapat merusak legitimasi proses pemilu. Penelitian ini mengkaji dinamika kewenangan Mahkamah Konstitusi dalam memutus perselisihan hasil pemilihan umum presiden dan wakil presiden serta tantangan yang dihadapinya dalam menegakkan prinsip keadilan pemilu. Penelitian ini...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/1/wakil-presiden-danatau-mahkamah-konstitus-mk-konst-thumb-c13c8.webp" type="image/webp" length="92390" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/wakil-presiden-danatau-mahkamah-konstitus-mk-konst-thumb-091a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/wakil-presiden-danatau-mahkamah-konstitus-mk-konst-thumb-c13c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/wakil-presiden-danatau-mahkamah-konstitus-mk-konst-thumb-4f0b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-734-mkri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3060-jurnal-konstitusi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Social Media Influencer dan Followers dalam Mendorong Ikatan Emosional dan Niat Pengadopsian Perubahan Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi Covid 19 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Social Media Influencer dan Followers dalam Mendorong Ikatan Emosional dan Niat Pengadopsian Perubahan Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi Covid 19 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Social Media Influencer dan Followers dalam Mendorong Ikatan Emosional dan Niat Pengadopsian Perubahan Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi Covid 19 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42215-kesejahteraan-masyarakat-perilaku-varia</link>
	<guid isPermaLink="false">1bf49659e3e20239a533c6438f733812</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 22:29:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ kursi roda ]]></category>
	<category><![CDATA[ roland y ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,kursi,main,roda,roland,y]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas kampanye pemerintah melalui influencer, penelitian selanjutnya dapat menggali perbedaan dampak influencer selebriti dan nonAcselebriti terhadap niat pengadopsian perilaku; meneliti bagaimana pengaruh konteks situasional ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Social Media Influencer dan Followers dalam Mendorong Ikatan Emosional dan Niat Pengadopsian Perubahan Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi Covid-19: Untuk meningkatkan efektivitas kampanye pemerintah melalui influencer, penelitian selanjutnya dapat menggali perbedaan dampak influencer selebriti dan nonAcselebriti terhadap niat pengadopsian perilaku; meneliti bagaimana pengaruh konteks situasional (misalnya, tingkat ketidakpastian pandemi) memodifikasi hubungan antara karakteristik influencer dan pemenuhan kebutuhan; serta mengeksplorasi strategi pemanfaatan media sosial multiAcplatform (misalnya, kombinasi Instagram, TikTok, dan YouTube) untuk memperkuat ikatan emosional dan mempercepat perubahan perilaku masyarakat secara berkelanjutan.. Penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh tidak langsung karakteristik SMI (inspiration, visual aesthetics, enjoyability, similarity, informativeness, expertise) pada niat pengadopsian perubahan perilaku masyarakat melalui fulfillment needs (ideality, relatedness, competence) dan ikatan emosional.Karakteristik similarity memiliki pengaruh paling besar pada niat pengadopsian perubahan perilaku melalui relatedness need fulfillment dan ikatan emosional Perilaku masyarakat perlu mendapatkan perhatian pemerintah agar mencapai kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan. Jika pemerintah ingin adanya perubahan perilaku masyarakat maka pemerintah perlu mendorong niat pengadopsian perubahan perilaku dari masyarakatnya. Niat pengadopsian perubahan perilaku masyarakat dipengaruhi oleh pemenuhan kebutuhan dan ikatan emosional antara masyarakat dan pemerintah. Pemerintah perlu berupaya membangun ikatan emosional dengan menggunakan salah satu media komunikasi yang saat ini sedang banyak digunakan oleh masyarakat yaitu media sosial. Influencer merupakan sumber pesan yang perlu disesuaikan dengan pesan yang akan disampaikan melalui media sosial agar terjadinya pemenuhan kebutuhan masyarakat sehingga berdampak pada ikatan emosional masyarakat dan pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh karakteristik... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/d/kesejahteraan-masyarakat-perilaku-variabel-depende-thumb-79759.webp" title="JURIS - Analisis Social Media Influencer dan Followers dalam Mendorong Ikatan Emosional dan Niat Pengadopsian Perubahan Perilaku Masyarakat  di Masa Pandemi Covid-19" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/kesejahteraan-masyarakat-perilaku-variabel-depende-thumb-79759.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/kesejahteraan-masyarakat-perilaku-variabel-depende-thumb-79759.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/kesejahteraan-masyarakat-perilaku-variabel-depende-thumb-79759.webp 1x" title="JURIS - Analisis Social Media Influencer dan Followers dalam Mendorong Ikatan Emosional dan Niat Pengadopsian Perubahan Perilaku Masyarakat  di Masa Pandemi Covid-19" alt="JURIS - Analisis Social Media Influencer dan Followers dalam Mendorong Ikatan Emosional dan Niat Pengadopsian Perubahan Perilaku Masyarakat  di Masa Pandemi Covid-19" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/kesejahteraan-masyarakat-perilaku-variabel-depende-thumb-90eca.webp" title="JURIS - Analisis Social Media Influencer dan Followers dalam Mendorong Ikatan Emosional dan Niat Pengadopsian Perubahan Perilaku Masyarakat  di Masa Pandemi Covid-19" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/kesejahteraan-masyarakat-perilaku-variabel-depende-thumb-90eca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/kesejahteraan-masyarakat-perilaku-variabel-depende-thumb-90eca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/kesejahteraan-masyarakat-perilaku-variabel-depende-thumb-90eca.webp 1x" title="JURIS - Analisis Social Media Influencer dan Followers dalam Mendorong Ikatan Emosional dan Niat Pengadopsian Perubahan Perilaku Masyarakat  di Masa Pandemi Covid-19" alt="JURIS - Analisis Social Media Influencer dan Followers dalam Mendorong Ikatan Emosional dan Niat Pengadopsian Perubahan Perilaku Masyarakat  di Masa Pandemi Covid-19" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/kesejahteraan-masyarakat-perilaku-variabel-depende-thumb-9225a.webp" title="JURIS - Analisis Social Media Influencer dan Followers dalam Mendorong Ikatan Emosional dan Niat Pengadopsian Perubahan Perilaku Masyarakat  di Masa Pandemi Covid-19" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/kesejahteraan-masyarakat-perilaku-variabel-depende-thumb-9225a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/kesejahteraan-masyarakat-perilaku-variabel-depende-thumb-9225a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/kesejahteraan-masyarakat-perilaku-variabel-depende-thumb-9225a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Social Media Influencer dan Followers dalam Mendorong Ikatan Emosional dan Niat Pengadopsian Perubahan Perilaku Masyarakat  di Masa Pandemi Covid-19" alt="JURIS - Analisis Social Media Influencer dan Followers dalam Mendorong Ikatan Emosional dan Niat Pengadopsian Perubahan Perilaku Masyarakat  di Masa Pandemi Covid-19" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42215-kesejahteraan-masyarakat-perilaku-varia" title="JURIS - Analisis Social Media Influencer dan Followers dalam Mendorong Ikatan Emosional dan Niat Pengadopsian Perubahan Perilaku Masyarakat  di Masa Pandemi Covid-19" target="_blank">Analisis Social Media Influencer dan Followers dalam Mendorong Ikatan Emosional dan Niat Pengadopsian Perubahan Perilaku Masyarakat  di Masa Pandemi Covid-19</a>: Untuk meningkatkan efektivitas kampanye pemerintah melalui influencer, penelitian selanjutnya dapat menggali perbedaan dampak influencer selebriti dan nonAcselebriti terhadap niat pengadopsian perilaku; meneliti bagaimana pengaruh konteks situasional (misalnya, tingkat ketidakpastian pandemi) memodifikasi hubungan antara karakteristik influencer dan pemenuhan kebutuhan; serta mengeksplorasi strategi pemanfaatan media sosial multiAcplatform (misalnya, kombinasi Instagram, TikTok, dan YouTube) untuk memperkuat ikatan emosional dan mempercepat perubahan perilaku masyarakat secara berkelanjutan..
<br>Penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh tidak langsung karakteristik SMI (inspiration, visual aesthetics, enjoyability, similarity, informativeness, expertise) pada niat pengadopsian perubahan perilaku masyarakat melalui fulfillment needs (ideality, relatedness, competence) dan ikatan emosional.Karakteristik similarity memiliki pengaruh paling besar pada niat pengadopsian perubahan perilaku melalui relatedness need fulfillment dan ikatan emosional
<br>Perilaku masyarakat perlu mendapatkan perhatian pemerintah agar mencapai kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan. Jika pemerintah ingin adanya perubahan perilaku masyarakat maka pemerintah perlu mendorong niat pengadopsian perubahan perilaku dari masyarakatnya. Niat pengadopsian perubahan perilaku masyarakat dipengaruhi oleh pemenuhan kebutuhan dan ikatan emosional antara masyarakat dan pemerintah. Pemerintah perlu berupaya membangun ikatan emosional dengan menggunakan salah satu media komunikasi yang saat ini sedang banyak digunakan oleh masyarakat yaitu media sosial. Influencer merupakan sumber pesan yang perlu disesuaikan dengan pesan yang akan disampaikan melalui media sosial agar terjadinya pemenuhan kebutuhan masyarakat sehingga berdampak pada ikatan emosional masyarakat dan pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh karakteristik...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/d/kesejahteraan-masyarakat-perilaku-variabel-depende-thumb-90eca.webp" type="image/webp" length="149910" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/kesejahteraan-masyarakat-perilaku-variabel-depende-thumb-79759.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/kesejahteraan-masyarakat-perilaku-variabel-depende-thumb-90eca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/kesejahteraan-masyarakat-perilaku-variabel-depende-thumb-9225a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-563-maranatha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-622-journal-integrated-system.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dari Pengampuan ke Supported Decision Making Reformasi Kapasitas Hukum Penyandang Disabilitas di Indonesia Guardianship to Supported Decision Making Reforming Disability Legal Capacity in Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dari Pengampuan ke Supported Decision Making Reformasi Kapasitas Hukum Penyandang Disabilitas di Indonesia Guardianship to Supported Decision Making Reforming Disability Legal Capacity in Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dari Pengampuan ke Supported Decision Making Reformasi Kapasitas Hukum Penyandang Disabilitas di Indonesia Guardianship to Supported Decision Making Reforming Disability Legal Capacity in Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42213-supported-decision-making-guardianship-capac</link>
	<guid isPermaLink="false">d4f9a4b1c8953898987d30546ae2cdbc</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 22:19:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ visitors fix ]]></category>
	<category><![CDATA[ quick menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ sa icon ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fix,icon,menu,quick,sa,visitors]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Disertasi selanjutnya dapat meneliti bagaimana mekanisme pengawasan dan pelatihan pengampu di Indonesia dapat diintegrasikan dengan model supported decisionAcmaking, menggali perbandingan antara kerangka hukum di Indonesia dan Canada dalam implementasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dari Pengampuan ke Supported Decision-Making: Reformasi Kapasitas Hukum Penyandang Disabilitas di Indonesia: Guardianship to Supported Decision-Making: Reforming Disability Legal Capacity in Indonesia: Disertasi selanjutnya dapat meneliti bagaimana mekanisme pengawasan dan pelatihan pengampu di Indonesia dapat diintegrasikan dengan model supported decisionAcmaking, menggali perbandingan antara kerangka hukum di Indonesia dan Canada dalam implementasi pengawasan pengampu, serta mengevaluasi dampak penerapan sistem ini terhadap partisipasi ekonomi penyandang disabilitas dalam jangka panjang.. Konsep supported decisionAcmaking muncul setelah Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 93/PUUAcXX/2022.Beberapa negara sudah menerapkan konsep ini, antara lain Kanada, Swedia, Australia, dan Peru.Sistem pengampuan di Indonesia yang saat ini masih menggunakan substituted decisionAcmaking menimbulkan kerugian seperti menghilangkan kemampuan seseorang sebagai subjek hukum dan menghilangkan kapasitas hukum terhadap harta benda orang yang diampu.Oleh karena itu, perubahan kata AuharusAy menjadi AudapatAy pada PasalA433 KUHPerdata menjadi penting, namun belum cukup karena mekanisme pengampuan masih menggunakan substitusi.Konsep supported decisionAcmaking diharapkan dapat segera diterapkan di Indonesia untuk melindungi hak konstitusional penyandang disabilitas Penelitian ini mengkaji dan mengusulkan konsep pascaAcPutusan Mahkamah Konstitusi Nomor 93/PUUAcXX/2022 sebagai kerangka pembaruan kecakapan hukum bagi penyandang disabilitas mental di Indonesia. Penelitian ini menganalisis urgensi reformasi hukum pengampuan orang dewasa mengingat potensinya dalam mencederai hakAchak keperdataan pada struktur sosial dan hukum yang berlaku. Menggunakan metode penelitian yuridis normatif yang bersifat deskriptif, studi ini mengaplikasikan pendekatan perundangAcundangan dan konseptual. Pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan yang komprehensifAimenganalisis buku, jurnal ilmiah, serta literatur terkaitAidan dikaji menggunakan analisis kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep sangat relevan untuk diterapkan di Indonesia. Adopsi paradigma ini mencegah perampasan hak secara tidak adil dalam proses... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/e/supported-decision-making-guardianship-capacity-pe-thumb-1b346.webp" title="JURIS - Dari Pengampuan ke Supported Decision-Making: Reformasi Kapasitas Hukum Penyandang Disabilitas di Indonesia: Guardianship to Supported Decision-Making: Reforming Disability Legal Capacity in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/supported-decision-making-guardianship-capacity-pe-thumb-1b346.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/supported-decision-making-guardianship-capacity-pe-thumb-1b346.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/supported-decision-making-guardianship-capacity-pe-thumb-1b346.webp 1x" title="JURIS - Dari Pengampuan ke Supported Decision-Making: Reformasi Kapasitas Hukum Penyandang Disabilitas di Indonesia: Guardianship to Supported Decision-Making: Reforming Disability Legal Capacity in Indonesia" alt="JURIS - Dari Pengampuan ke Supported Decision-Making: Reformasi Kapasitas Hukum Penyandang Disabilitas di Indonesia: Guardianship to Supported Decision-Making: Reforming Disability Legal Capacity in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/e/supported-decision-making-guardianship-capacity-pe-thumb-b7486.webp" title="JURIS - Dari Pengampuan ke Supported Decision-Making: Reformasi Kapasitas Hukum Penyandang Disabilitas di Indonesia: Guardianship to Supported Decision-Making: Reforming Disability Legal Capacity in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/supported-decision-making-guardianship-capacity-pe-thumb-b7486.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/supported-decision-making-guardianship-capacity-pe-thumb-b7486.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/supported-decision-making-guardianship-capacity-pe-thumb-b7486.webp 1x" title="JURIS - Dari Pengampuan ke Supported Decision-Making: Reformasi Kapasitas Hukum Penyandang Disabilitas di Indonesia: Guardianship to Supported Decision-Making: Reforming Disability Legal Capacity in Indonesia" alt="JURIS - Dari Pengampuan ke Supported Decision-Making: Reformasi Kapasitas Hukum Penyandang Disabilitas di Indonesia: Guardianship to Supported Decision-Making: Reforming Disability Legal Capacity in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/e/supported-decision-making-guardianship-capacity-pe-thumb-60e0c.webp" title="JURIS - Dari Pengampuan ke Supported Decision-Making: Reformasi Kapasitas Hukum Penyandang Disabilitas di Indonesia: Guardianship to Supported Decision-Making: Reforming Disability Legal Capacity in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/supported-decision-making-guardianship-capacity-pe-thumb-60e0c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/supported-decision-making-guardianship-capacity-pe-thumb-60e0c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/supported-decision-making-guardianship-capacity-pe-thumb-60e0c.webp 1x" title="JURIS - Dari Pengampuan ke Supported Decision-Making: Reformasi Kapasitas Hukum Penyandang Disabilitas di Indonesia: Guardianship to Supported Decision-Making: Reforming Disability Legal Capacity in Indonesia" alt="JURIS - Dari Pengampuan ke Supported Decision-Making: Reformasi Kapasitas Hukum Penyandang Disabilitas di Indonesia: Guardianship to Supported Decision-Making: Reforming Disability Legal Capacity in Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42213-supported-decision-making-guardianship-capac" title="JURIS - Dari Pengampuan ke Supported Decision-Making: Reformasi Kapasitas Hukum Penyandang Disabilitas di Indonesia: Guardianship to Supported Decision-Making: Reforming Disability Legal Capacity in Indonesia" target="_blank">Dari Pengampuan ke Supported Decision-Making: Reformasi Kapasitas Hukum Penyandang Disabilitas di Indonesia: Guardianship to Supported Decision-Making: Reforming Disability Legal Capacity in Indonesia</a>: Disertasi selanjutnya dapat meneliti bagaimana mekanisme pengawasan dan pelatihan pengampu di Indonesia dapat diintegrasikan dengan model supported decisionAcmaking, menggali perbandingan antara kerangka hukum di Indonesia dan Canada dalam implementasi pengawasan pengampu, serta mengevaluasi dampak penerapan sistem ini terhadap partisipasi ekonomi penyandang disabilitas dalam jangka panjang..
<br>Konsep supported decisionAcmaking muncul setelah Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 93/PUUAcXX/2022.Beberapa negara sudah menerapkan konsep ini, antara lain Kanada, Swedia, Australia, dan Peru.Sistem pengampuan di Indonesia yang saat ini masih menggunakan substituted decisionAcmaking menimbulkan kerugian seperti menghilangkan kemampuan seseorang sebagai subjek hukum dan menghilangkan kapasitas hukum terhadap harta benda orang yang diampu.Oleh karena itu, perubahan kata AuharusAy menjadi AudapatAy pada PasalA433 KUHPerdata menjadi penting, namun belum cukup karena mekanisme pengampuan masih menggunakan substitusi.Konsep supported decisionAcmaking diharapkan dapat segera diterapkan di Indonesia untuk melindungi hak konstitusional penyandang disabilitas
<br>Penelitian ini mengkaji dan mengusulkan konsep pascaAcPutusan Mahkamah Konstitusi Nomor 93/PUUAcXX/2022 sebagai kerangka pembaruan kecakapan hukum bagi penyandang disabilitas mental di Indonesia. Penelitian ini menganalisis urgensi reformasi hukum pengampuan orang dewasa mengingat potensinya dalam mencederai hakAchak keperdataan pada struktur sosial dan hukum yang berlaku. Menggunakan metode penelitian yuridis normatif yang bersifat deskriptif, studi ini mengaplikasikan pendekatan perundangAcundangan dan konseptual. Pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan yang komprehensifAimenganalisis buku, jurnal ilmiah, serta literatur terkaitAidan dikaji menggunakan analisis kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep sangat relevan untuk diterapkan di Indonesia. Adopsi paradigma ini mencegah perampasan hak secara tidak adil dalam proses...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/e/supported-decision-making-guardianship-capacity-pe-thumb-b7486.webp" type="image/webp" length="86886" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/supported-decision-making-guardianship-capacity-pe-thumb-1b346.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/supported-decision-making-guardianship-capacity-pe-thumb-b7486.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/supported-decision-making-guardianship-capacity-pe-thumb-60e0c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-734-mkri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3060-jurnal-konstitusi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Profitabilitas Perbankan di Bursa Efek Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Profitabilitas Perbankan di Bursa Efek Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Profitabilitas Perbankan di Bursa Efek Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42204-teknologi-bursa-efek-regulator-manajer-bank-teknik</link>
	<guid isPermaLink="false">3d767ccb944b8203059e5376955f7be2</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 21:59:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ call paper ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[call,paper,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memperluas periode analisis untuk mencakup data yang lebih baru dan beragam, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai dinamika profitabilitas perbankan di Indonesia. Selain itu, penelitian di masa ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Profitabilitas Perbankan di Bursa Efek Indonesia: Penelitian selanjutnya dapat memperluas periode analisis untuk mencakup data yang lebih baru dan beragam, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai dinamika profitabilitas perbankan di Indonesia. Selain itu, penelitian di masa depan dapat menggabungkan variabel-variabel lain yang berpotensi mempengaruhi profitabilitas, seperti faktor makroekonomi, regulasi pemerintah, atau karakteristik spesifik bank, untuk mendapatkan model yang lebih akurat dan holistik. Terakhir, studi lebih lanjut dapat dilakukan dengan membandingkan kinerja profitabilitas antara bank-bank yang menerapkan prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan (sustainable finance) dengan bank-bank yang belum menerapkan, untuk mengidentifikasi potensi manfaat ekonomi dari praktik-praktik keuangan yang bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berharga bagi para pembuat kebijakan, manajer bank, dan investor dalam mengambil keputusan yang lebih tepat dan strategis.. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa permodalan memberikan kontribusi terhadap profitabilitas pada perusahaan perbankan konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.Kualitas aset tidak memberikan kontribusi terhadap profitabilitas pada perusahaan perbankan konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.Rentabilitas memberikan kontribusi terhadap profitabilitas pada perusahaan perbankan konvensional yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia.Likuiditas tidak memberikan kontribusi terhadap profitabilitas pada perusahaan perbankan konvensional yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia Profitabilitas merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan suatu perusahaan dalam menghasilkan laba selama periode tertentu. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui apakah permodalan, kualitas aset, rentabilitas, dan likuiditas dapat memberikan pengaruh terhadap profitabilitas bagi perbankan konvensional yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia. Populasi dari penelitian ini adalah bank umum konvensional yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia, dengan teknik purposive sampling sebagai teknik pengambilan sampel, dengan kriteria bank umum konvensional yang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/e/teknologi-bursa-efek-regulator-manajer-bank-teknik-thumb-61059.webp" title="JURIS - Analisis Profitabilitas Perbankan di Bursa Efek Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/teknologi-bursa-efek-regulator-manajer-bank-teknik-thumb-61059.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/teknologi-bursa-efek-regulator-manajer-bank-teknik-thumb-61059.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/teknologi-bursa-efek-regulator-manajer-bank-teknik-thumb-61059.webp 1x" title="JURIS - Analisis Profitabilitas Perbankan di Bursa Efek Indonesia" alt="JURIS - Analisis Profitabilitas Perbankan di Bursa Efek Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/teknologi-bursa-efek-regulator-manajer-bank-teknik-thumb-770c2.webp" title="JURIS - Analisis Profitabilitas Perbankan di Bursa Efek Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/teknologi-bursa-efek-regulator-manajer-bank-teknik-thumb-770c2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/teknologi-bursa-efek-regulator-manajer-bank-teknik-thumb-770c2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/teknologi-bursa-efek-regulator-manajer-bank-teknik-thumb-770c2.webp 1x" title="JURIS - Analisis Profitabilitas Perbankan di Bursa Efek Indonesia" alt="JURIS - Analisis Profitabilitas Perbankan di Bursa Efek Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/teknologi-bursa-efek-regulator-manajer-bank-teknik-thumb-93879.webp" title="JURIS - Analisis Profitabilitas Perbankan di Bursa Efek Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/teknologi-bursa-efek-regulator-manajer-bank-teknik-thumb-93879.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/teknologi-bursa-efek-regulator-manajer-bank-teknik-thumb-93879.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/teknologi-bursa-efek-regulator-manajer-bank-teknik-thumb-93879.webp 1x" title="JURIS - Analisis Profitabilitas Perbankan di Bursa Efek Indonesia" alt="JURIS - Analisis Profitabilitas Perbankan di Bursa Efek Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42204-teknologi-bursa-efek-regulator-manajer-bank-teknik" title="JURIS - Analisis Profitabilitas Perbankan di Bursa Efek Indonesia" target="_blank">Analisis Profitabilitas Perbankan di Bursa Efek Indonesia</a>: Penelitian selanjutnya dapat memperluas periode analisis untuk mencakup data yang lebih baru dan beragam, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai dinamika profitabilitas perbankan di Indonesia. Selain itu, penelitian di masa depan dapat menggabungkan variabel-variabel lain yang berpotensi mempengaruhi profitabilitas, seperti faktor makroekonomi, regulasi pemerintah, atau karakteristik spesifik bank, untuk mendapatkan model yang lebih akurat dan holistik. Terakhir, studi lebih lanjut dapat dilakukan dengan membandingkan kinerja profitabilitas antara bank-bank yang menerapkan prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan (sustainable finance) dengan bank-bank yang belum menerapkan, untuk mengidentifikasi potensi manfaat ekonomi dari praktik-praktik keuangan yang bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berharga bagi para pembuat kebijakan, manajer bank, dan investor dalam mengambil keputusan yang lebih tepat dan strategis..
<br>Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa permodalan memberikan kontribusi terhadap profitabilitas pada perusahaan perbankan konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.Kualitas aset tidak memberikan kontribusi terhadap profitabilitas pada perusahaan perbankan konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.Rentabilitas memberikan kontribusi terhadap profitabilitas pada perusahaan perbankan konvensional yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia.Likuiditas tidak memberikan kontribusi terhadap profitabilitas pada perusahaan perbankan konvensional yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia
<br>Profitabilitas merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan suatu perusahaan dalam menghasilkan laba selama periode tertentu. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui apakah permodalan, kualitas aset, rentabilitas, dan likuiditas dapat memberikan pengaruh terhadap profitabilitas bagi perbankan konvensional yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia. Populasi dari penelitian ini adalah bank umum konvensional yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia, dengan teknik purposive sampling sebagai teknik pengambilan sampel, dengan kriteria bank umum konvensional yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/e/teknologi-bursa-efek-regulator-manajer-bank-teknik-thumb-93879.webp" type="image/webp" length="88486" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/teknologi-bursa-efek-regulator-manajer-bank-teknik-thumb-61059.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/teknologi-bursa-efek-regulator-manajer-bank-teknik-thumb-770c2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/teknologi-bursa-efek-regulator-manajer-bank-teknik-thumb-93879.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1078-unira-malang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5399-dialektika-jurnal-ekonomi-ilmu-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Penyediaan Washtafel yang Ergonomis Terhadap Peningkatan Keterampilan Menyikat Gigi Anak Anak TK Dharma Wiweka Denpasar Tahun 2025 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Penyediaan Washtafel yang Ergonomis Terhadap Peningkatan Keterampilan Menyikat Gigi Anak Anak TK Dharma Wiweka Denpasar Tahun 2025 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Penyediaan Washtafel yang Ergonomis Terhadap Peningkatan Keterampilan Menyikat Gigi Anak Anak TK Dharma Wiweka Denpasar Tahun 2025 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42200-karakter-perilaku-siswa-gigi-anak-taman-kana</link>
	<guid isPermaLink="false">51bc0afed2d3becd63846df63ceba1c8</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 21:53:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nyoman gejir ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gejir,nyoman]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara efek wastafel ergonomis dengan wastafel konvensional pada perilaku menyikat gigi anak-anak. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan model wastafel ergonomis yang sesuai dengan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Penyediaan Washtafel yang Ergonomis Terhadap Peningkatan Keterampilan Menyikat Gigi Anak-Anak TK Dharma Wiweka Denpasar Tahun 2025: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara efek wastafel ergonomis dengan wastafel konvensional pada perilaku menyikat gigi anak-anak. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan model wastafel ergonomis yang sesuai dengan dimensi anak usia dini, serta mengeksplorasi strategi pendidikan yang efektif dalam meningkatkan perilaku menyikat gigi sejak dini. Penelitian juga dapat dilakukan untuk menilai dampak jangka panjang dari intervensi ini terhadap kesehatan gigi dan mulut anak-anak, serta mengukur keberlanjutan perilaku menyikat gigi yang baik.. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa perilaku menyikat gigi siswa sebelum diberikan edukasi menyikat gigi dan penyediaan sarana wastafel yang ergonomis sebagian besar menunjukkan kategori perlu bimbingan yakni sebanyak 50 siswa atau 70,4 %.sesudah diberikan edukasi dan disarankan untuk membiasakan menyikat gigi setiap hari pada sarana wastafel yang ergonomis di sekolah menunjukkan sebagian besar siswa perilakunya menjadi kategori cukup, baik dan sangat baik.Penyediaan washtafel yang ergonomis sangat efektif meningkatkan perilaku menyikat gigi pada anak usia dini Prevalensi kesehatan gigi dan mulut masih menjadi masalah di setiap provinsi di Indonesia, termasuk Provinsi Bali. Anak usia pra sekolah adalah salah satu kelompok rentan terhadap penyakit gigi dan mulut karena umumnya masih mempunyai perilaku atau kebiasaan diri yang kurang menunjang terhadap kesehatan gigi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efek wastafel ergonomis terhadap perubahan perilaku menyikat gigi siswa. Metode penelitian menggunakan observasi pra- dan pasca-perilaku menyikat gigi, yaitu perilaku sebelum dan setelah pendidikan dan praktik menyikat gigi menggunakan wastafel ergonomis di taman kanak-kanak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah pendidikan dan kebiasaan menyikat gigi setiap hari menggunakan wastafel ergonomis, sebagian besar perilaku siswa berubah menjadi kategori cukup, baik, dan sangat baik. Hal ini menunjukkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/0/karakter-perilaku-siswa-gigi-anak-taman-kanak-kete-thumb-c9359.webp" title="JURIS - Efektivitas Penyediaan Washtafel yang Ergonomis Terhadap Peningkatan Keterampilan Menyikat Gigi Anak-Anak TK Dharma Wiweka Denpasar Tahun 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/karakter-perilaku-siswa-gigi-anak-taman-kanak-kete-thumb-c9359.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/karakter-perilaku-siswa-gigi-anak-taman-kanak-kete-thumb-c9359.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/karakter-perilaku-siswa-gigi-anak-taman-kanak-kete-thumb-c9359.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Penyediaan Washtafel yang Ergonomis Terhadap Peningkatan Keterampilan Menyikat Gigi Anak-Anak TK Dharma Wiweka Denpasar Tahun 2025" alt="JURIS - Efektivitas Penyediaan Washtafel yang Ergonomis Terhadap Peningkatan Keterampilan Menyikat Gigi Anak-Anak TK Dharma Wiweka Denpasar Tahun 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/0/karakter-perilaku-siswa-gigi-anak-taman-kanak-kete-thumb-8dfd5.webp" title="JURIS - Efektivitas Penyediaan Washtafel yang Ergonomis Terhadap Peningkatan Keterampilan Menyikat Gigi Anak-Anak TK Dharma Wiweka Denpasar Tahun 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/karakter-perilaku-siswa-gigi-anak-taman-kanak-kete-thumb-8dfd5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/karakter-perilaku-siswa-gigi-anak-taman-kanak-kete-thumb-8dfd5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/karakter-perilaku-siswa-gigi-anak-taman-kanak-kete-thumb-8dfd5.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Penyediaan Washtafel yang Ergonomis Terhadap Peningkatan Keterampilan Menyikat Gigi Anak-Anak TK Dharma Wiweka Denpasar Tahun 2025" alt="JURIS - Efektivitas Penyediaan Washtafel yang Ergonomis Terhadap Peningkatan Keterampilan Menyikat Gigi Anak-Anak TK Dharma Wiweka Denpasar Tahun 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/0/karakter-perilaku-siswa-gigi-anak-taman-kanak-kete-thumb-76fb1.webp" title="JURIS - Efektivitas Penyediaan Washtafel yang Ergonomis Terhadap Peningkatan Keterampilan Menyikat Gigi Anak-Anak TK Dharma Wiweka Denpasar Tahun 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/karakter-perilaku-siswa-gigi-anak-taman-kanak-kete-thumb-76fb1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/karakter-perilaku-siswa-gigi-anak-taman-kanak-kete-thumb-76fb1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/karakter-perilaku-siswa-gigi-anak-taman-kanak-kete-thumb-76fb1.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Penyediaan Washtafel yang Ergonomis Terhadap Peningkatan Keterampilan Menyikat Gigi Anak-Anak TK Dharma Wiweka Denpasar Tahun 2025" alt="JURIS - Efektivitas Penyediaan Washtafel yang Ergonomis Terhadap Peningkatan Keterampilan Menyikat Gigi Anak-Anak TK Dharma Wiweka Denpasar Tahun 2025" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42200-karakter-perilaku-siswa-gigi-anak-taman-kana" title="JURIS - Efektivitas Penyediaan Washtafel yang Ergonomis Terhadap Peningkatan Keterampilan Menyikat Gigi Anak-Anak TK Dharma Wiweka Denpasar Tahun 2025" target="_blank">Efektivitas Penyediaan Washtafel yang Ergonomis Terhadap Peningkatan Keterampilan Menyikat Gigi Anak-Anak TK Dharma Wiweka Denpasar Tahun 2025</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara efek wastafel ergonomis dengan wastafel konvensional pada perilaku menyikat gigi anak-anak. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan model wastafel ergonomis yang sesuai dengan dimensi anak usia dini, serta mengeksplorasi strategi pendidikan yang efektif dalam meningkatkan perilaku menyikat gigi sejak dini. Penelitian juga dapat dilakukan untuk menilai dampak jangka panjang dari intervensi ini terhadap kesehatan gigi dan mulut anak-anak, serta mengukur keberlanjutan perilaku menyikat gigi yang baik..
<br>Hasil Penelitian menunjukkan bahwa perilaku menyikat gigi siswa sebelum diberikan edukasi menyikat gigi dan penyediaan sarana wastafel yang ergonomis sebagian besar menunjukkan kategori perlu bimbingan yakni sebanyak 50 siswa atau 70,4 %.sesudah diberikan edukasi dan disarankan untuk membiasakan menyikat gigi setiap hari pada sarana wastafel yang ergonomis di sekolah menunjukkan sebagian besar siswa perilakunya menjadi kategori cukup, baik dan sangat baik.Penyediaan washtafel yang ergonomis sangat efektif meningkatkan perilaku menyikat gigi pada anak usia dini
<br>Prevalensi kesehatan gigi dan mulut masih menjadi masalah di setiap provinsi di Indonesia, termasuk Provinsi Bali. Anak usia pra sekolah adalah salah satu kelompok rentan terhadap penyakit gigi dan mulut karena umumnya masih mempunyai perilaku atau kebiasaan diri yang kurang menunjang terhadap kesehatan gigi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efek wastafel ergonomis terhadap perubahan perilaku menyikat gigi siswa. Metode penelitian menggunakan observasi pra- dan pasca-perilaku menyikat gigi, yaitu perilaku sebelum dan setelah pendidikan dan praktik menyikat gigi menggunakan wastafel ergonomis di taman kanak-kanak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah pendidikan dan kebiasaan menyikat gigi setiap hari menggunakan wastafel ergonomis, sebagian besar perilaku siswa berubah menjadi kategori cukup, baik, dan sangat baik. Hal ini menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/0/karakter-perilaku-siswa-gigi-anak-taman-kanak-kete-thumb-76fb1.webp" type="image/webp" length="89356" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/karakter-perilaku-siswa-gigi-anak-taman-kanak-kete-thumb-c9359.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/karakter-perilaku-siswa-gigi-anak-taman-kanak-kete-thumb-8dfd5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/karakter-perilaku-siswa-gigi-anak-taman-kanak-kete-thumb-76fb1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1757-poltekkes-denpasar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8841-jurnal-kesehatan-gigi-dental-health-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ ANALISIS KUALITATIF KANDUNGAN BUNGA KENANGA Cananga odorata SECARA FITOKIMIA dengan MENGGUNAKAN PELARUT ETANOL ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ ANALISIS KUALITATIF KANDUNGAN BUNGA KENANGA Cananga odorata SECARA FITOKIMIA dengan MENGGUNAKAN PELARUT ETANOL ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ ANALISIS KUALITATIF KANDUNGAN BUNGA KENANGA Cananga odorata SECARA FITOKIMIA dengan MENGGUNAKAN PELARUT ETANOL ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42194-bunga-kenanga-ekstraksi-fitokimia-cananga</link>
	<guid isPermaLink="false">c7bfce98f998c1f1a149ce9e89aed5aa</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 21:46:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Menyelidiki kondisi ekstraksi yang lebih efektif, seperti teknik supercritical fluid, untuk meningkatkan yield senyawa aktif. 2. Mengkaji aktivitas antioksidan dan antibakteri ekstrak secara in vitro serta in vivo pada model hewan untuk menilai potensi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - ANALISIS KUALITATIF KANDUNGAN BUNGA KENANGA (Cananga odorata) SECARA FITOKIMIA dengan MENGGUNAKAN PELARUT ETANOL: 1. Menyelidiki kondisi ekstraksi yang lebih efektif, seperti teknik supercritical fluid, untuk meningkatkan yield senyawa aktif. 2. Mengkaji aktivitas antioksidan dan antibakteri ekstrak secara in vitro serta in vivo pada model hewan untuk menilai potensi terapeutik. 3. Mengembangkan produk berbasis minyak atsiri kenanga, misalnya lotion antimikroba, dan menilai stabilitas serta keamanan penggunaannya pada kulit manusia.. Ekstrak etanol bunga kenanga mengandung flavonoid, tanin, steroid, dan saponin, yang terbukti melalui uji fitokimia.Kandungan tersebut menunjukkan potensi sebagai bahan baku obat dengan sifat antioksidan dan antibakteri.Penelitian selanjutnya disarankan untuk menganalisis kandungan secara kuantitatif dan mengevaluasi aktivitas biologi secara komprehensif Tanaman kenanga (Cananga odorata) merupakan tanaman pohon atau perdu yang bunganya dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan minyak atsiri. Pada penelitian ini dilakukan uji kualitatif secara fitokimia untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder pada bunga kenanga. Berdasarkan hasil penelitian bunga kenanga positif mengandung flavonoid, tanin, saponin dan steroid, sementara untuk antrakuinon dan terpenoid tidak terdeteksi. Adanya kandungan metabolit sekunder pada tanaman ini memungkinkan untuk dijadikan bahan baku berpotensi obat karena adanya kandungan metabolit aktif yang mengindikasikan tanaman tersebut mempunyai aktivitas antioksidan ataupun antibakteri lainnya. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/2/bunga-kenanga-ekstraksi-fitokimia-cananga-odorata-thumb-56d3a.webp" title="JURIS - ANALISIS KUALITATIF KANDUNGAN BUNGA KENANGA (Cananga odorata) SECARA FITOKIMIA dengan MENGGUNAKAN PELARUT ETANOL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/bunga-kenanga-ekstraksi-fitokimia-cananga-odorata-thumb-56d3a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/bunga-kenanga-ekstraksi-fitokimia-cananga-odorata-thumb-56d3a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/bunga-kenanga-ekstraksi-fitokimia-cananga-odorata-thumb-56d3a.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS KUALITATIF KANDUNGAN BUNGA KENANGA (Cananga odorata) SECARA FITOKIMIA dengan MENGGUNAKAN PELARUT ETANOL" alt="JURIS - ANALISIS KUALITATIF KANDUNGAN BUNGA KENANGA (Cananga odorata) SECARA FITOKIMIA dengan MENGGUNAKAN PELARUT ETANOL" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/2/bunga-kenanga-ekstraksi-fitokimia-cananga-odorata-thumb-df51d.webp" title="JURIS - ANALISIS KUALITATIF KANDUNGAN BUNGA KENANGA (Cananga odorata) SECARA FITOKIMIA dengan MENGGUNAKAN PELARUT ETANOL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/bunga-kenanga-ekstraksi-fitokimia-cananga-odorata-thumb-df51d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/bunga-kenanga-ekstraksi-fitokimia-cananga-odorata-thumb-df51d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/bunga-kenanga-ekstraksi-fitokimia-cananga-odorata-thumb-df51d.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS KUALITATIF KANDUNGAN BUNGA KENANGA (Cananga odorata) SECARA FITOKIMIA dengan MENGGUNAKAN PELARUT ETANOL" alt="JURIS - ANALISIS KUALITATIF KANDUNGAN BUNGA KENANGA (Cananga odorata) SECARA FITOKIMIA dengan MENGGUNAKAN PELARUT ETANOL" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42194-bunga-kenanga-ekstraksi-fitokimia-cananga" title="JURIS - ANALISIS KUALITATIF KANDUNGAN BUNGA KENANGA (Cananga odorata) SECARA FITOKIMIA dengan MENGGUNAKAN PELARUT ETANOL" target="_blank">ANALISIS KUALITATIF KANDUNGAN BUNGA KENANGA (Cananga odorata) SECARA FITOKIMIA dengan MENGGUNAKAN PELARUT ETANOL</a>: 1. Menyelidiki kondisi ekstraksi yang lebih efektif, seperti teknik supercritical fluid, untuk meningkatkan yield senyawa aktif. 2. Mengkaji aktivitas antioksidan dan antibakteri ekstrak secara in vitro serta in vivo pada model hewan untuk menilai potensi terapeutik. 3. Mengembangkan produk berbasis minyak atsiri kenanga, misalnya lotion antimikroba, dan menilai stabilitas serta keamanan penggunaannya pada kulit manusia..
<br>Ekstrak etanol bunga kenanga mengandung flavonoid, tanin, steroid, dan saponin, yang terbukti melalui uji fitokimia.Kandungan tersebut menunjukkan potensi sebagai bahan baku obat dengan sifat antioksidan dan antibakteri.Penelitian selanjutnya disarankan untuk menganalisis kandungan secara kuantitatif dan mengevaluasi aktivitas biologi secara komprehensif
<br>Tanaman kenanga (Cananga odorata) merupakan tanaman pohon atau perdu yang bunganya dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan minyak atsiri. Pada penelitian ini dilakukan uji kualitatif secara fitokimia untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder pada bunga kenanga. Berdasarkan hasil penelitian bunga kenanga positif mengandung flavonoid, tanin, saponin dan steroid, sementara untuk antrakuinon dan terpenoid tidak terdeteksi. Adanya kandungan metabolit sekunder pada tanaman ini memungkinkan untuk dijadikan bahan baku berpotensi obat karena adanya kandungan metabolit aktif yang mengindikasikan tanaman tersebut mempunyai aktivitas antioksidan ataupun antibakteri lainnya.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/2/bunga-kenanga-ekstraksi-fitokimia-cananga-odorata-thumb-56d3a.webp" type="image/webp" length="61384" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/bunga-kenanga-ekstraksi-fitokimia-cananga-odorata-thumb-56d3a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/bunga-kenanga-ekstraksi-fitokimia-cananga-odorata-thumb-df51d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-359-uir.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17739-journal-research-education-chemistry.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kapabilitas Pemerintah Desa Dalam Penyelenggaraan Layanan Siaga Dukcapil Di Desa Munsalo Kabupaten Kuantan Singingi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kapabilitas Pemerintah Desa Dalam Penyelenggaraan Layanan Siaga Dukcapil Di Desa Munsalo Kabupaten Kuantan Singingi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kapabilitas Pemerintah Desa Dalam Penyelenggaraan Layanan Siaga Dukcapil Di Desa Munsalo Kabupaten Kuantan Singingi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42193-kapabilitas-layanan-publik-siaga-dukcapil-sistem</link>
	<guid isPermaLink="false">05262495e952a6029f619e91adf9598a</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 21:46:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ poso regency ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ ismet sulila ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,ismet,main,poso,regency,sulila]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas pelatihan berbasis eAclearning bagi operator desa agar meningkatkan keterampilan penggunaan sistem Siaga Dukcapil, memantau dampak implementasi SOP standar operasional prosedur terhadap kecepatan dan akurasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kapabilitas Pemerintah Desa Dalam Penyelenggaraan Layanan Siaga Dukcapil Di Desa Munsalo Kabupaten Kuantan Singingi: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas pelatihan berbasis eAclearning bagi operator desa agar meningkatkan keterampilan penggunaan sistem Siaga Dukcapil, memantau dampak implementasi SOP standar operasional prosedur terhadap kecepatan dan akurasi pelayanan adminAduk, serta mengevaluasi peran kepala desa dalam memfasilitasi partisipasi masyarakat melalui program sosialisasi digital untuk meningkatkan akses dan kepuasan pengguna layanan.. Studi ini menyimpulkan bahwa kapabilitas Pemerintah Desa Munsalo dalam penyelenggaraan layanan online administrasi kependudukan (Siaga Dukcapil) masih belum optimal.Secara spesifik, keterbatasan keterampilan aparatur dalam penggunaan komputer, tidak adanya penyusunan SOP, sarana prasarana yang terbatas, dan kurangnya fleksibilitas kepemimpinan kepala desa menjadi faktor utama kelemahan.Selain itu, kendala jaringan dan waktu penyelesaian dokumen memperlambat proses pelaporan, sehingga pelayanan publik tidak dapat memenuhi harapan masyarakat Kapabilitas menjadi salah satu komponen krusial dalam menilai SDM yang ada di organisasi pemerintahan, termasuk pemerintahan desa. Website Siaga Dukcapil merupakan inovasi baru dalam sistem pelayanan Disdukcapil Kabupaten Kuantan Singingi untuk memberikan pelayanan administrasi kependudukan yang efektif secara online. Desa Munsalo sebagai salah satu desa terkait yang memberikan ketidakmampuan aparatur desa dalam memanfaatkan sistem Siaga Dukcapil menjadi problematika tidak tercapainya penyelenggaraan pelayanan publik yang optimal. Oleh karena itu, studi ini bertujuan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/c/kapabilitas-layanan-publik-siaga-dukcapil-sistem-m-thumb-56fbe.webp" title="JURIS - Kapabilitas Pemerintah Desa Dalam Penyelenggaraan Layanan Siaga Dukcapil Di Desa Munsalo Kabupaten Kuantan Singingi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/kapabilitas-layanan-publik-siaga-dukcapil-sistem-m-thumb-56fbe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/kapabilitas-layanan-publik-siaga-dukcapil-sistem-m-thumb-56fbe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/kapabilitas-layanan-publik-siaga-dukcapil-sistem-m-thumb-56fbe.webp 1x" title="JURIS - Kapabilitas Pemerintah Desa Dalam Penyelenggaraan Layanan Siaga Dukcapil Di Desa Munsalo Kabupaten Kuantan Singingi" alt="JURIS - Kapabilitas Pemerintah Desa Dalam Penyelenggaraan Layanan Siaga Dukcapil Di Desa Munsalo Kabupaten Kuantan Singingi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/kapabilitas-layanan-publik-siaga-dukcapil-sistem-m-thumb-7684d.webp" title="JURIS - Kapabilitas Pemerintah Desa Dalam Penyelenggaraan Layanan Siaga Dukcapil Di Desa Munsalo Kabupaten Kuantan Singingi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/kapabilitas-layanan-publik-siaga-dukcapil-sistem-m-thumb-7684d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/kapabilitas-layanan-publik-siaga-dukcapil-sistem-m-thumb-7684d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/kapabilitas-layanan-publik-siaga-dukcapil-sistem-m-thumb-7684d.webp 1x" title="JURIS - Kapabilitas Pemerintah Desa Dalam Penyelenggaraan Layanan Siaga Dukcapil Di Desa Munsalo Kabupaten Kuantan Singingi" alt="JURIS - Kapabilitas Pemerintah Desa Dalam Penyelenggaraan Layanan Siaga Dukcapil Di Desa Munsalo Kabupaten Kuantan Singingi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/kapabilitas-layanan-publik-siaga-dukcapil-sistem-m-thumb-a4abe.webp" title="JURIS - Kapabilitas Pemerintah Desa Dalam Penyelenggaraan Layanan Siaga Dukcapil Di Desa Munsalo Kabupaten Kuantan Singingi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/kapabilitas-layanan-publik-siaga-dukcapil-sistem-m-thumb-a4abe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/kapabilitas-layanan-publik-siaga-dukcapil-sistem-m-thumb-a4abe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/kapabilitas-layanan-publik-siaga-dukcapil-sistem-m-thumb-a4abe.webp 1x" title="JURIS - Kapabilitas Pemerintah Desa Dalam Penyelenggaraan Layanan Siaga Dukcapil Di Desa Munsalo Kabupaten Kuantan Singingi" alt="JURIS - Kapabilitas Pemerintah Desa Dalam Penyelenggaraan Layanan Siaga Dukcapil Di Desa Munsalo Kabupaten Kuantan Singingi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42193-kapabilitas-layanan-publik-siaga-dukcapil-sistem" title="JURIS - Kapabilitas Pemerintah Desa Dalam Penyelenggaraan Layanan Siaga Dukcapil Di Desa Munsalo Kabupaten Kuantan Singingi" target="_blank">Kapabilitas Pemerintah Desa Dalam Penyelenggaraan Layanan Siaga Dukcapil Di Desa Munsalo Kabupaten Kuantan Singingi</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas pelatihan berbasis eAclearning bagi operator desa agar meningkatkan keterampilan penggunaan sistem Siaga Dukcapil, memantau dampak implementasi SOP standar operasional prosedur terhadap kecepatan dan akurasi pelayanan adminAduk, serta mengevaluasi peran kepala desa dalam memfasilitasi partisipasi masyarakat melalui program sosialisasi digital untuk meningkatkan akses dan kepuasan pengguna layanan..
<br>Studi ini menyimpulkan bahwa kapabilitas Pemerintah Desa Munsalo dalam penyelenggaraan layanan online administrasi kependudukan (Siaga Dukcapil) masih belum optimal.Secara spesifik, keterbatasan keterampilan aparatur dalam penggunaan komputer, tidak adanya penyusunan SOP, sarana prasarana yang terbatas, dan kurangnya fleksibilitas kepemimpinan kepala desa menjadi faktor utama kelemahan.Selain itu, kendala jaringan dan waktu penyelesaian dokumen memperlambat proses pelaporan, sehingga pelayanan publik tidak dapat memenuhi harapan masyarakat
<br>Kapabilitas menjadi salah satu komponen krusial dalam menilai SDM yang ada di organisasi pemerintahan, termasuk pemerintahan desa. Website Siaga Dukcapil merupakan inovasi baru dalam sistem pelayanan Disdukcapil Kabupaten Kuantan Singingi untuk memberikan pelayanan administrasi kependudukan yang efektif secara online. Desa Munsalo sebagai salah satu desa terkait yang memberikan ketidakmampuan aparatur desa dalam memanfaatkan sistem Siaga Dukcapil menjadi problematika tidak tercapainya penyelenggaraan pelayanan publik yang optimal. Oleh karena itu, studi ini bertujuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/c/kapabilitas-layanan-publik-siaga-dukcapil-sistem-m-thumb-7684d.webp" type="image/webp" length="89192" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/kapabilitas-layanan-publik-siaga-dukcapil-sistem-m-thumb-56fbe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/kapabilitas-layanan-publik-siaga-dukcapil-sistem-m-thumb-7684d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/kapabilitas-layanan-publik-siaga-dukcapil-sistem-m-thumb-a4abe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-224-unisan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17840-provider-jurnal-ilmu-pemerintahan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Dinamika Pengelolaan Keuangan Negara Akibat Kasus Korupsi Bantuan Sosial Covid19 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Dinamika Pengelolaan Keuangan Negara Akibat Kasus Korupsi Bantuan Sosial Covid19 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Dinamika Pengelolaan Keuangan Negara Akibat Kasus Korupsi Bantuan Sosial Covid19 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42192-tata-kelola-negara-keuangan-pencegahan-keru</link>
	<guid isPermaLink="false">fe2d0f64d31a067428116af419e7e0bf</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 21:46:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ poso regency ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ ismet sulila ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,ismet,main,poso,regency,sulila]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada evaluasi efektivitas mekanisme pengawasan internal dalam pengelolaan dana bantuan sosial selama masa pandemi, dengan mempertimbangkan peran aktif masyarakat sipil dan lembaga independen. Selain itu, studi lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Dinamika Pengelolaan Keuangan Negara Akibat Kasus Korupsi Bantuan Sosial Covid19: Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada evaluasi efektivitas mekanisme pengawasan internal dalam pengelolaan dana bantuan sosial selama masa pandemi, dengan mempertimbangkan peran aktif masyarakat sipil dan lembaga independen. Selain itu, studi lebih lanjut diperlukan untuk menganalisis dampak psikologis dan sosial dari korupsi bansos terhadap penerima manfaat, serta bagaimana hal ini memengaruhi kepercayaan publik terhadap pemerintah. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan model tata kelola keuangan negara yang lebih transparan dan akuntabel, dengan memanfaatkan teknologi digital dan melibatkan partisipasi aktif dari berbagai pemangku kepentingan, guna mencegah terulangnya praktik korupsi di masa depan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya peningkatan kualitas pengelolaan keuangan negara dan pemberantasan korupsi di Indonesia.. Kasus korupsi dana bansos COVID-19 menunjukkan kegagalan tiga fungsi utama anggaran negara.Korupsi membahayakan negara dan masyarakat secara keseluruhan, terutama kelompok rentan.Untuk mencegah kasus serupa, pengawasan yang lebih kuat, penegakan hukum yang tegas, dan pendidikan antikorupsi diperlukan Penelitian ini mengkaji dinamika pengelolaan keuangan negara akibat kasus korupsi bantuan sosial covid19, dengan fokus pada kasus Juliari Batubara. Sejak akhir 2019, pandemi global telah melanda banyak negara, termasuk Indonesia, yang harus memotong sebagian besar anggaran mereka untuk mendukung sektor kesehatan, bantuan sosial, dan pemulihan ekonomi. Peluang penyalahgunaan wewenang dan korupsi di tingkat pemerintahan meningkat karena fokus anggaran yang besar ini. Penelitian ini penting untuk memahami bagaimana pandemi mempengaruhi kinerja pengelolaan keuangan negara dan bagaimana korupsi dapat menghambat pencapaian tujuan anggaran negara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bagaimana kebijakan fiskal negara dalam hal alokasi, distribusi,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/0/tata-kelola-negara-keuangan-pencegahan-kerugian-ko-thumb-8b259.webp" title="JURIS - Analisis Dinamika Pengelolaan Keuangan Negara Akibat Kasus Korupsi Bantuan Sosial Covid19" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/tata-kelola-negara-keuangan-pencegahan-kerugian-ko-thumb-8b259.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/tata-kelola-negara-keuangan-pencegahan-kerugian-ko-thumb-8b259.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/tata-kelola-negara-keuangan-pencegahan-kerugian-ko-thumb-8b259.webp 1x" title="JURIS - Analisis Dinamika Pengelolaan Keuangan Negara Akibat Kasus Korupsi Bantuan Sosial Covid19" alt="JURIS - Analisis Dinamika Pengelolaan Keuangan Negara Akibat Kasus Korupsi Bantuan Sosial Covid19" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/0/tata-kelola-negara-keuangan-pencegahan-kerugian-ko-thumb-bd455.webp" title="JURIS - Analisis Dinamika Pengelolaan Keuangan Negara Akibat Kasus Korupsi Bantuan Sosial Covid19" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/tata-kelola-negara-keuangan-pencegahan-kerugian-ko-thumb-bd455.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/tata-kelola-negara-keuangan-pencegahan-kerugian-ko-thumb-bd455.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/tata-kelola-negara-keuangan-pencegahan-kerugian-ko-thumb-bd455.webp 1x" title="JURIS - Analisis Dinamika Pengelolaan Keuangan Negara Akibat Kasus Korupsi Bantuan Sosial Covid19" alt="JURIS - Analisis Dinamika Pengelolaan Keuangan Negara Akibat Kasus Korupsi Bantuan Sosial Covid19" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/0/tata-kelola-negara-keuangan-pencegahan-kerugian-ko-thumb-375b8.webp" title="JURIS - Analisis Dinamika Pengelolaan Keuangan Negara Akibat Kasus Korupsi Bantuan Sosial Covid19" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/tata-kelola-negara-keuangan-pencegahan-kerugian-ko-thumb-375b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/tata-kelola-negara-keuangan-pencegahan-kerugian-ko-thumb-375b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/tata-kelola-negara-keuangan-pencegahan-kerugian-ko-thumb-375b8.webp 1x" title="JURIS - Analisis Dinamika Pengelolaan Keuangan Negara Akibat Kasus Korupsi Bantuan Sosial Covid19" alt="JURIS - Analisis Dinamika Pengelolaan Keuangan Negara Akibat Kasus Korupsi Bantuan Sosial Covid19" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42192-tata-kelola-negara-keuangan-pencegahan-keru" title="JURIS - Analisis Dinamika Pengelolaan Keuangan Negara Akibat Kasus Korupsi Bantuan Sosial Covid19" target="_blank">Analisis Dinamika Pengelolaan Keuangan Negara Akibat Kasus Korupsi Bantuan Sosial Covid19</a>: Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada evaluasi efektivitas mekanisme pengawasan internal dalam pengelolaan dana bantuan sosial selama masa pandemi, dengan mempertimbangkan peran aktif masyarakat sipil dan lembaga independen. Selain itu, studi lebih lanjut diperlukan untuk menganalisis dampak psikologis dan sosial dari korupsi bansos terhadap penerima manfaat, serta bagaimana hal ini memengaruhi kepercayaan publik terhadap pemerintah. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan model tata kelola keuangan negara yang lebih transparan dan akuntabel, dengan memanfaatkan teknologi digital dan melibatkan partisipasi aktif dari berbagai pemangku kepentingan, guna mencegah terulangnya praktik korupsi di masa depan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya peningkatan kualitas pengelolaan keuangan negara dan pemberantasan korupsi di Indonesia..
<br>Kasus korupsi dana bansos COVID-19 menunjukkan kegagalan tiga fungsi utama anggaran negara.Korupsi membahayakan negara dan masyarakat secara keseluruhan, terutama kelompok rentan.Untuk mencegah kasus serupa, pengawasan yang lebih kuat, penegakan hukum yang tegas, dan pendidikan antikorupsi diperlukan
<br>Penelitian ini mengkaji dinamika pengelolaan keuangan negara akibat kasus korupsi bantuan sosial covid19, dengan fokus pada kasus Juliari Batubara. Sejak akhir 2019, pandemi global telah melanda banyak negara, termasuk Indonesia, yang harus memotong sebagian besar anggaran mereka untuk mendukung sektor kesehatan, bantuan sosial, dan pemulihan ekonomi. Peluang penyalahgunaan wewenang dan korupsi di tingkat pemerintahan meningkat karena fokus anggaran yang besar ini. Penelitian ini penting untuk memahami bagaimana pandemi mempengaruhi kinerja pengelolaan keuangan negara dan bagaimana korupsi dapat menghambat pencapaian tujuan anggaran negara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bagaimana kebijakan fiskal negara dalam hal alokasi, distribusi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/0/tata-kelola-negara-keuangan-pencegahan-kerugian-ko-thumb-bd455.webp" type="image/webp" length="108854" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/tata-kelola-negara-keuangan-pencegahan-kerugian-ko-thumb-8b259.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/tata-kelola-negara-keuangan-pencegahan-kerugian-ko-thumb-bd455.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/tata-kelola-negara-keuangan-pencegahan-kerugian-ko-thumb-375b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-224-unisan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17840-provider-jurnal-ilmu-pemerintahan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Good Governance dalam Pembangunan Desa Tri Mulya Kecamatan Poso Pesisir Utara Kabupaten Poso ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Good Governance dalam Pembangunan Desa Tri Mulya Kecamatan Poso Pesisir Utara Kabupaten Poso ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Good Governance dalam Pembangunan Desa Tri Mulya Kecamatan Poso Pesisir Utara Kabupaten Poso ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42191-prinsip-go-green-good-masyarakat-daya-manu</link>
	<guid isPermaLink="false">048263033d1e57db518e328716f4c3de</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 21:46:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ poso regency ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ ismet sulila ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,ismet,main,poso,regency,sulila]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai faktor-faktor sosio-kultural yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa, termasuk peran tokoh masyarakat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Good Governance dalam Pembangunan Desa Tri Mulya Kecamatan Poso Pesisir Utara Kabupaten Poso: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai faktor-faktor sosio-kultural yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa, termasuk peran tokoh masyarakat dan lembaga adat. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan model peningkatan kapasitas aparatur desa yang efektif, dengan mempertimbangkan kebutuhan spesifik dan tantangan yang dihadapi oleh Desa Tri Mulya. Ketiga, penting untuk mengkaji efektivitas berbagai metode penyebaran informasi kepada masyarakat, seperti penggunaan media sosial, pertemuan rutin, atau pelatihan, guna meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan desa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan, dengan mempertimbangkan konteks lokal dan karakteristik unik Desa Tri Mulya.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi Good Governance di Desa Tri Mulya menunjukkan penerapan prinsip akuntabilitas yang optimal, namun partisipasi masyarakat masih rendah akibat kurangnya kesadaran dan keterlibatan.Penerapan prinsip transparansi telah berjalan baik, namun perlu ditingkatkan dengan penyediaan sarana informasi yang lebih luas.Secara keseluruhan, diperlukan peningkatan keterampilan aparat desa dan pemahaman masyarakat untuk mencapai tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan berkelanjutan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Good Governance dalam pembangunan desa dengan menerapkan prinsip-prinsip Good Governance, yaitu Akuntabilitas, Transparansi, Partisipasi, dan Responsivitas, di Pemerintahan Desa Tri Mulya, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan prinsip-prinsip tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mencakup pengumpulan data primer dan sekunder melalui teknik wawancara dan observasi, yang kemudian diolah dan dianalisis secara kualitatif berdasarkan rumusan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/d/prinsip-go-green-good-masyarakat-daya-manusia-gove-thumb-ab362.webp" title="JURIS - Implementasi Good Governance dalam Pembangunan Desa Tri Mulya Kecamatan Poso Pesisir Utara Kabupaten Poso" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/prinsip-go-green-good-masyarakat-daya-manusia-gove-thumb-ab362.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/prinsip-go-green-good-masyarakat-daya-manusia-gove-thumb-ab362.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/prinsip-go-green-good-masyarakat-daya-manusia-gove-thumb-ab362.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Good Governance dalam Pembangunan Desa Tri Mulya Kecamatan Poso Pesisir Utara Kabupaten Poso" alt="JURIS - Implementasi Good Governance dalam Pembangunan Desa Tri Mulya Kecamatan Poso Pesisir Utara Kabupaten Poso" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/prinsip-go-green-good-masyarakat-daya-manusia-gove-thumb-26e34.webp" title="JURIS - Implementasi Good Governance dalam Pembangunan Desa Tri Mulya Kecamatan Poso Pesisir Utara Kabupaten Poso" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/prinsip-go-green-good-masyarakat-daya-manusia-gove-thumb-26e34.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/prinsip-go-green-good-masyarakat-daya-manusia-gove-thumb-26e34.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/prinsip-go-green-good-masyarakat-daya-manusia-gove-thumb-26e34.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Good Governance dalam Pembangunan Desa Tri Mulya Kecamatan Poso Pesisir Utara Kabupaten Poso" alt="JURIS - Implementasi Good Governance dalam Pembangunan Desa Tri Mulya Kecamatan Poso Pesisir Utara Kabupaten Poso" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/prinsip-go-green-good-masyarakat-daya-manusia-gove-thumb-aef6e.webp" title="JURIS - Implementasi Good Governance dalam Pembangunan Desa Tri Mulya Kecamatan Poso Pesisir Utara Kabupaten Poso" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/prinsip-go-green-good-masyarakat-daya-manusia-gove-thumb-aef6e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/prinsip-go-green-good-masyarakat-daya-manusia-gove-thumb-aef6e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/prinsip-go-green-good-masyarakat-daya-manusia-gove-thumb-aef6e.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Good Governance dalam Pembangunan Desa Tri Mulya Kecamatan Poso Pesisir Utara Kabupaten Poso" alt="JURIS - Implementasi Good Governance dalam Pembangunan Desa Tri Mulya Kecamatan Poso Pesisir Utara Kabupaten Poso" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42191-prinsip-go-green-good-masyarakat-daya-manu" title="JURIS - Implementasi Good Governance dalam Pembangunan Desa Tri Mulya Kecamatan Poso Pesisir Utara Kabupaten Poso" target="_blank">Implementasi Good Governance dalam Pembangunan Desa Tri Mulya Kecamatan Poso Pesisir Utara Kabupaten Poso</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai faktor-faktor sosio-kultural yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa, termasuk peran tokoh masyarakat dan lembaga adat. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan model peningkatan kapasitas aparatur desa yang efektif, dengan mempertimbangkan kebutuhan spesifik dan tantangan yang dihadapi oleh Desa Tri Mulya. Ketiga, penting untuk mengkaji efektivitas berbagai metode penyebaran informasi kepada masyarakat, seperti penggunaan media sosial, pertemuan rutin, atau pelatihan, guna meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan desa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan, dengan mempertimbangkan konteks lokal dan karakteristik unik Desa Tri Mulya..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi Good Governance di Desa Tri Mulya menunjukkan penerapan prinsip akuntabilitas yang optimal, namun partisipasi masyarakat masih rendah akibat kurangnya kesadaran dan keterlibatan.Penerapan prinsip transparansi telah berjalan baik, namun perlu ditingkatkan dengan penyediaan sarana informasi yang lebih luas.Secara keseluruhan, diperlukan peningkatan keterampilan aparat desa dan pemahaman masyarakat untuk mencapai tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan berkelanjutan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Good Governance dalam pembangunan desa dengan menerapkan prinsip-prinsip Good Governance, yaitu Akuntabilitas, Transparansi, Partisipasi, dan Responsivitas, di Pemerintahan Desa Tri Mulya, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan prinsip-prinsip tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mencakup pengumpulan data primer dan sekunder melalui teknik wawancara dan observasi, yang kemudian diolah dan dianalisis secara kualitatif berdasarkan rumusan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/d/prinsip-go-green-good-masyarakat-daya-manusia-gove-thumb-26e34.webp" type="image/webp" length="85852" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/prinsip-go-green-good-masyarakat-daya-manusia-gove-thumb-ab362.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/prinsip-go-green-good-masyarakat-daya-manusia-gove-thumb-26e34.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/prinsip-go-green-good-masyarakat-daya-manusia-gove-thumb-aef6e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-224-unisan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17840-provider-jurnal-ilmu-pemerintahan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Pengetahuan Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Keterampilan Menyikat Gigi pada Ibu PKK Tahun 2024 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Pengetahuan Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Keterampilan Menyikat Gigi pada Ibu PKK Tahun 2024 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Pengetahuan Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Keterampilan Menyikat Gigi pada Ibu PKK Tahun 2024 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42199-kesehatan-gigi-penyuluhan-keterampi</link>
	<guid isPermaLink="false">d9d828fa5b0fde4ac42d39fc367e8e69</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 21:45:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nyoman gejir ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gejir,nyoman]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor sosial ekonomi dan budaya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Pengetahuan Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Keterampilan Menyikat Gigi pada Ibu PKK Tahun 2024: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor sosial ekonomi dan budaya yang memengaruhi pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi pada Ibu PKK, sehingga intervensi dapat dirancang secara lebih tepat sasaran. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dikembangkan menjadi penelitian kualitatif dengan menggunakan metode wawancara mendalam untuk menggali lebih dalam persepsi dan pengalaman Ibu PKK terkait pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada efektivitas program edukasi kesehatan gigi dan mulut yang disesuaikan dengan karakteristik Ibu PKK, dengan melibatkan tokoh masyarakat dan kader PKK sebagai agen perubahan.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat dan searah antara tingkat pengetahuan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dengan keterampilan menyikat gigi pada Ibu PKK di Banjar Saih, Desa Peguyangan Kaja.Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi pada Ibu PKK melalui edukasi dan pelatihan yang berkelanjutan.Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut serta mempraktikkan kebiasaan menyikat gigi yang benar Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian integral dari kesehatan secara keseluruhan yang dapat memengaruhi kualitas hidup seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut serta keterampilan menyikat gigi pada Ibu PKK di Banjar Saih, Peguyangan Kaja, Denpasar Utara pada tahun 2024. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan 20 pertanyaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi pengetahuan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada Ibu PKK sebagian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/4/kesehatan-gigi-penyuluhan-keterampilan-menyikat-ti-thumb-662b0.webp" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Keterampilan Menyikat Gigi pada Ibu PKK  Tahun 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/kesehatan-gigi-penyuluhan-keterampilan-menyikat-ti-thumb-662b0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/kesehatan-gigi-penyuluhan-keterampilan-menyikat-ti-thumb-662b0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/kesehatan-gigi-penyuluhan-keterampilan-menyikat-ti-thumb-662b0.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Keterampilan Menyikat Gigi pada Ibu PKK  Tahun 2024" alt="JURIS - Hubungan Pengetahuan Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Keterampilan Menyikat Gigi pada Ibu PKK  Tahun 2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/kesehatan-gigi-penyuluhan-keterampilan-menyikat-ti-thumb-13a5b.webp" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Keterampilan Menyikat Gigi pada Ibu PKK  Tahun 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/kesehatan-gigi-penyuluhan-keterampilan-menyikat-ti-thumb-13a5b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/kesehatan-gigi-penyuluhan-keterampilan-menyikat-ti-thumb-13a5b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/kesehatan-gigi-penyuluhan-keterampilan-menyikat-ti-thumb-13a5b.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Keterampilan Menyikat Gigi pada Ibu PKK  Tahun 2024" alt="JURIS - Hubungan Pengetahuan Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Keterampilan Menyikat Gigi pada Ibu PKK  Tahun 2024" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/kesehatan-gigi-penyuluhan-keterampilan-menyikat-ti-thumb-fe841.webp" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Keterampilan Menyikat Gigi pada Ibu PKK  Tahun 2024" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/kesehatan-gigi-penyuluhan-keterampilan-menyikat-ti-thumb-fe841.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/kesehatan-gigi-penyuluhan-keterampilan-menyikat-ti-thumb-fe841.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/kesehatan-gigi-penyuluhan-keterampilan-menyikat-ti-thumb-fe841.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Keterampilan Menyikat Gigi pada Ibu PKK  Tahun 2024" alt="JURIS - Hubungan Pengetahuan Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Keterampilan Menyikat Gigi pada Ibu PKK  Tahun 2024" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42199-kesehatan-gigi-penyuluhan-keterampi" title="JURIS - Hubungan Pengetahuan Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Keterampilan Menyikat Gigi pada Ibu PKK  Tahun 2024" target="_blank">Hubungan Pengetahuan Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Keterampilan Menyikat Gigi pada Ibu PKK  Tahun 2024</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor sosial ekonomi dan budaya yang memengaruhi pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi pada Ibu PKK, sehingga intervensi dapat dirancang secara lebih tepat sasaran. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dikembangkan menjadi penelitian kualitatif dengan menggunakan metode wawancara mendalam untuk menggali lebih dalam persepsi dan pengalaman Ibu PKK terkait pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada efektivitas program edukasi kesehatan gigi dan mulut yang disesuaikan dengan karakteristik Ibu PKK, dengan melibatkan tokoh masyarakat dan kader PKK sebagai agen perubahan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat dan searah antara tingkat pengetahuan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dengan keterampilan menyikat gigi pada Ibu PKK di Banjar Saih, Desa Peguyangan Kaja.Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi pada Ibu PKK melalui edukasi dan pelatihan yang berkelanjutan.Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut serta mempraktikkan kebiasaan menyikat gigi yang benar
<br>Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian integral dari kesehatan secara keseluruhan yang dapat memengaruhi kualitas hidup seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut serta keterampilan menyikat gigi pada Ibu PKK di Banjar Saih, Peguyangan Kaja, Denpasar Utara pada tahun 2024. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan 20 pertanyaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi pengetahuan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada Ibu PKK sebagian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/4/kesehatan-gigi-penyuluhan-keterampilan-menyikat-ti-thumb-662b0.webp" type="image/webp" length="73110" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/kesehatan-gigi-penyuluhan-keterampilan-menyikat-ti-thumb-662b0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/kesehatan-gigi-penyuluhan-keterampilan-menyikat-ti-thumb-13a5b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/kesehatan-gigi-penyuluhan-keterampilan-menyikat-ti-thumb-fe841.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1757-poltekkes-denpasar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8841-jurnal-kesehatan-gigi-dental-health-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pengaruh Ekonomi Makro Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan Periode 2015 2019 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pengaruh Ekonomi Makro Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan Periode 2015 2019 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pengaruh Ekonomi Makro Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan Periode 2015 2019 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42203-analisis-pengaruh-inflasi-pendek-variabel</link>
	<guid isPermaLink="false">23da1267cc51f85a5661a864850a0049</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 21:40:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ call paper ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[call,paper,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak variabel makro lain seperti suku bunga, tingkat pengangguran, dan kebijakan fiskal terhadap IHSG, guna memperoleh penjelasan lebih lengkap atas 43,6% variasi yang belum terakomodasi model ini. Selain itu, analisis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pengaruh Ekonomi Makro Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan Periode 2015-2019: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak variabel makro lain seperti suku bunga, tingkat pengangguran, dan kebijakan fiskal terhadap IHSG, guna memperoleh penjelasan lebih lengkap atas 43,6% variasi yang belum terakomodasi model ini. Selain itu, analisis perbandingan eksperimental antara periode Krisis Ekonomi Global 2008Ae2009 dan periode Pasca-Pandemi 2020Ae2021 dapat memperlihatkan sensitivitas IHSG terhadap perubahan makroekonomi yang ekstrim, sehingga memberikan insight bagi investor dalam merancang strategi diversifikasi. Akhirnya, penerapan model machine learning seperti random forest atau support vector regression untuk memprediksi pergerakan IHSG dapat dibandingkan dengan regresi berganda tradisional, sehingga dapat menilai keakuratan prediksi serta melacak interaksi variabel yang tidak linier antara komponen makroekonomi dan indeks saham.. Indeks Harga Saham Gabungan dipengaruhi secara signifikan oleh inflasi, meskipun ekspor, impor, dan kurs tengah USD tidak menunjukkan pengaruh yang berarti.Variabel-variabel makro tersebut menjelaskan 56,4% variasi IHSG, sedangkan 43,6% dipengaruhi faktor lain.Keterbatasan model menunjukkan perlunya penelitian lebih lanjut mengenai komponen faktor lain yang memengaruhi IHSG Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merupakan salah satu indikator pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh variabel Ekspor, Impor, Inflasi dan Kurs Tengah USD terhadap IHSG. Data yang digunakan memperoleh dari Kementerian Perdagangan, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan serta metode analisis regresi berganda digunakan. Hasil uji F menunjukkan hubungan yang signifikan antara variabel Ekspor, Impor, Inflasi, dan Kurs Tengah USD terhadap IHSG, sementara uji t menunjukkan variabel Inflasi mempunyai pengaruh signifikan terhadap IHSG, namun variabel Ekspor, Impor, dan Kurs Tengah USD tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap IHSG. Berdasarkan hasil Adjusted R Square, variabel Ekspor, Impor, Inflasi,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/c/analisis-pengaruh-inflasi-pendek-variabel-ekonomi-thumb-85948.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Ekonomi Makro Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan Periode 2015-2019" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/c/analisis-pengaruh-inflasi-pendek-variabel-ekonomi-thumb-85948.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/c/analisis-pengaruh-inflasi-pendek-variabel-ekonomi-thumb-85948.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/c/analisis-pengaruh-inflasi-pendek-variabel-ekonomi-thumb-85948.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Ekonomi Makro Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan Periode 2015-2019" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Ekonomi Makro Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan Periode 2015-2019" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/c/analisis-pengaruh-inflasi-pendek-variabel-ekonomi-thumb-bfe84.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Ekonomi Makro Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan Periode 2015-2019" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/c/analisis-pengaruh-inflasi-pendek-variabel-ekonomi-thumb-bfe84.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/c/analisis-pengaruh-inflasi-pendek-variabel-ekonomi-thumb-bfe84.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/c/analisis-pengaruh-inflasi-pendek-variabel-ekonomi-thumb-bfe84.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Ekonomi Makro Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan Periode 2015-2019" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Ekonomi Makro Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan Periode 2015-2019" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/c/analisis-pengaruh-inflasi-pendek-variabel-ekonomi-thumb-6df38.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Ekonomi Makro Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan Periode 2015-2019" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/c/analisis-pengaruh-inflasi-pendek-variabel-ekonomi-thumb-6df38.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/c/analisis-pengaruh-inflasi-pendek-variabel-ekonomi-thumb-6df38.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/c/analisis-pengaruh-inflasi-pendek-variabel-ekonomi-thumb-6df38.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Ekonomi Makro Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan Periode 2015-2019" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Ekonomi Makro Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan Periode 2015-2019" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42203-analisis-pengaruh-inflasi-pendek-variabel" title="JURIS - Analisis Pengaruh Ekonomi Makro Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan Periode 2015-2019" target="_blank">Analisis Pengaruh Ekonomi Makro Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan Periode 2015-2019</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak variabel makro lain seperti suku bunga, tingkat pengangguran, dan kebijakan fiskal terhadap IHSG, guna memperoleh penjelasan lebih lengkap atas 43,6% variasi yang belum terakomodasi model ini. Selain itu, analisis perbandingan eksperimental antara periode Krisis Ekonomi Global 2008Ae2009 dan periode Pasca-Pandemi 2020Ae2021 dapat memperlihatkan sensitivitas IHSG terhadap perubahan makroekonomi yang ekstrim, sehingga memberikan insight bagi investor dalam merancang strategi diversifikasi. Akhirnya, penerapan model machine learning seperti random forest atau support vector regression untuk memprediksi pergerakan IHSG dapat dibandingkan dengan regresi berganda tradisional, sehingga dapat menilai keakuratan prediksi serta melacak interaksi variabel yang tidak linier antara komponen makroekonomi dan indeks saham..
<br>Indeks Harga Saham Gabungan dipengaruhi secara signifikan oleh inflasi, meskipun ekspor, impor, dan kurs tengah USD tidak menunjukkan pengaruh yang berarti.Variabel-variabel makro tersebut menjelaskan 56,4% variasi IHSG, sedangkan 43,6% dipengaruhi faktor lain.Keterbatasan model menunjukkan perlunya penelitian lebih lanjut mengenai komponen faktor lain yang memengaruhi IHSG
<br>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merupakan salah satu indikator pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh variabel Ekspor, Impor, Inflasi dan Kurs Tengah USD terhadap IHSG. Data yang digunakan memperoleh dari Kementerian Perdagangan, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan serta metode analisis regresi berganda digunakan. Hasil uji F menunjukkan hubungan yang signifikan antara variabel Ekspor, Impor, Inflasi, dan Kurs Tengah USD terhadap IHSG, sementara uji t menunjukkan variabel Inflasi mempunyai pengaruh signifikan terhadap IHSG, namun variabel Ekspor, Impor, dan Kurs Tengah USD tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap IHSG. Berdasarkan hasil Adjusted R Square, variabel Ekspor, Impor, Inflasi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/c/analisis-pengaruh-inflasi-pendek-variabel-ekonomi-thumb-85948.webp" type="image/webp" length="57244" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/c/analisis-pengaruh-inflasi-pendek-variabel-ekonomi-thumb-85948.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/c/analisis-pengaruh-inflasi-pendek-variabel-ekonomi-thumb-bfe84.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/c/analisis-pengaruh-inflasi-pendek-variabel-ekonomi-thumb-6df38.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1078-unira-malang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5399-dialektika-jurnal-ekonomi-ilmu-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Effect of Macro Variables on Rupiah Exchange Rate ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Effect of Macro Variables on Rupiah Exchange Rate ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Effect of Macro Variables on Rupiah Exchange Rate ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42206-mata-uang-beredar-uu-euru</link>
	<guid isPermaLink="false">85363635cffe66140ff47ddb75482592</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 21:34:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ call paper ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[call,paper,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan variabel makro yang dianalisis, seperti tingkat pengangguran, pertumbuhan ekonomi global, atau indeks kepercayaan konsumen, untuk melihat pengaruhnya terhadap nilai tukar rupiah. Selain itu, studi dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Effect of Macro Variables on Rupiah Exchange Rate: Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan variabel makro yang dianalisis, seperti tingkat pengangguran, pertumbuhan ekonomi global, atau indeks kepercayaan konsumen, untuk melihat pengaruhnya terhadap nilai tukar rupiah. Selain itu, studi dapat dilakukan dengan menggunakan metode analisis yang lebih kompleks, seperti Vector Autoregression (VAR) atau Dynamic Stochastic General Equilibrium (DSGE) untuk menangkap interaksi antar variabel secara lebih akurat. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada analisis dampak kebijakan moneter dan fiskal terhadap nilai tukar rupiah, dengan mempertimbangkan faktor-faktor eksternal seperti perubahan kebijakan suku bunga oleh bank sentral negara-negara maju dan fluktuasi harga komoditas global. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih komprehensif dan efektif dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.. Penelitian ini menunjukkan bahwa inflasi tidak signifikan mempengaruhi nilai tukar rupiah.Jumlah uang beredar memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai tukar, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.Tingkat suku bunga SBI tidak signifikan mempengaruhi nilai tukar dalam jangka pendek, namun signifikan dalam jangka panjang.Cadangan devisa secara signifikan mempengaruhi nilai tukar dalam jangka pendek dan jangka panjang Perekonomian Indonesia mengacu pada perekonomian terbuka. Dalam melakukan perdagangan internasional negara harus melakukan perbandingan mata uangnya dengan mata uang negara lain. Mata uang Amerika Serikat yaitu dollar masih menjadi standar nilai tukar dunia dan digunakan dalam transaksi internasional. Pengaruh adanya fluktuasi pertukaran nilai rupiah dengan dollar adalah terjadinya depresiasi atau apresiasi yang akan mempengaruhi kegiatan perekonomian Indonesia. Tujuan dengan adanya penelitian ini adalah mengetahui pengaruh inflasi, jumlah uang beredar (M2), tingkat suku bunga SBI, dan cadangan devisa terhadap nilai tukar rupiah dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Penelitian ini dilakukan selama Bulan Januari 2017 sampai Bulan Desember 2020, dengan menggunakan Error Correction Model (ECM). Hasilnya terdapat hubungan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/3/mata-uang-beredar-uu-eurusd-pasal-36-effect-macro-thumb-f4204.webp" title="JURIS - Effect of Macro Variables on Rupiah Exchange Rate" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/mata-uang-beredar-uu-eurusd-pasal-36-effect-macro-thumb-f4204.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/mata-uang-beredar-uu-eurusd-pasal-36-effect-macro-thumb-f4204.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/mata-uang-beredar-uu-eurusd-pasal-36-effect-macro-thumb-f4204.webp 1x" title="JURIS - Effect of Macro Variables on Rupiah Exchange Rate" alt="JURIS - Effect of Macro Variables on Rupiah Exchange Rate" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/mata-uang-beredar-uu-eurusd-pasal-36-effect-macro-thumb-ff401.webp" title="JURIS - Effect of Macro Variables on Rupiah Exchange Rate" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/mata-uang-beredar-uu-eurusd-pasal-36-effect-macro-thumb-ff401.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/mata-uang-beredar-uu-eurusd-pasal-36-effect-macro-thumb-ff401.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/mata-uang-beredar-uu-eurusd-pasal-36-effect-macro-thumb-ff401.webp 1x" title="JURIS - Effect of Macro Variables on Rupiah Exchange Rate" alt="JURIS - Effect of Macro Variables on Rupiah Exchange Rate" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/mata-uang-beredar-uu-eurusd-pasal-36-effect-macro-thumb-e3513.webp" title="JURIS - Effect of Macro Variables on Rupiah Exchange Rate" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/mata-uang-beredar-uu-eurusd-pasal-36-effect-macro-thumb-e3513.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/mata-uang-beredar-uu-eurusd-pasal-36-effect-macro-thumb-e3513.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/mata-uang-beredar-uu-eurusd-pasal-36-effect-macro-thumb-e3513.webp 1x" title="JURIS - Effect of Macro Variables on Rupiah Exchange Rate" alt="JURIS - Effect of Macro Variables on Rupiah Exchange Rate" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42206-mata-uang-beredar-uu-euru" title="JURIS - Effect of Macro Variables on Rupiah Exchange Rate" target="_blank">Effect of Macro Variables on Rupiah Exchange Rate</a>: Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan variabel makro yang dianalisis, seperti tingkat pengangguran, pertumbuhan ekonomi global, atau indeks kepercayaan konsumen, untuk melihat pengaruhnya terhadap nilai tukar rupiah. Selain itu, studi dapat dilakukan dengan menggunakan metode analisis yang lebih kompleks, seperti Vector Autoregression (VAR) atau Dynamic Stochastic General Equilibrium (DSGE) untuk menangkap interaksi antar variabel secara lebih akurat. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada analisis dampak kebijakan moneter dan fiskal terhadap nilai tukar rupiah, dengan mempertimbangkan faktor-faktor eksternal seperti perubahan kebijakan suku bunga oleh bank sentral negara-negara maju dan fluktuasi harga komoditas global. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih komprehensif dan efektif dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa inflasi tidak signifikan mempengaruhi nilai tukar rupiah.Jumlah uang beredar memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai tukar, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.Tingkat suku bunga SBI tidak signifikan mempengaruhi nilai tukar dalam jangka pendek, namun signifikan dalam jangka panjang.Cadangan devisa secara signifikan mempengaruhi nilai tukar dalam jangka pendek dan jangka panjang
<br>Perekonomian Indonesia mengacu pada perekonomian terbuka. Dalam melakukan perdagangan internasional negara harus melakukan perbandingan mata uangnya dengan mata uang negara lain. Mata uang Amerika Serikat yaitu dollar masih menjadi standar nilai tukar dunia dan digunakan dalam transaksi internasional. Pengaruh adanya fluktuasi pertukaran nilai rupiah dengan dollar adalah terjadinya depresiasi atau apresiasi yang akan mempengaruhi kegiatan perekonomian Indonesia. Tujuan dengan adanya penelitian ini adalah mengetahui pengaruh inflasi, jumlah uang beredar (M2), tingkat suku bunga SBI, dan cadangan devisa terhadap nilai tukar rupiah dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Penelitian ini dilakukan selama Bulan Januari 2017 sampai Bulan Desember 2020, dengan menggunakan Error Correction Model (ECM). Hasilnya terdapat hubungan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/3/mata-uang-beredar-uu-eurusd-pasal-36-effect-macro-thumb-f4204.webp" type="image/webp" length="83416" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/mata-uang-beredar-uu-eurusd-pasal-36-effect-macro-thumb-f4204.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/mata-uang-beredar-uu-eurusd-pasal-36-effect-macro-thumb-ff401.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/mata-uang-beredar-uu-eurusd-pasal-36-effect-macro-thumb-e3513.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1078-unira-malang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5399-dialektika-jurnal-ekonomi-ilmu-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah Studi Penyelenggaraan Urusan Bidang Pendidikan Menengah Di Kota Palopo Provinsi Sulawesi Selatan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah Studi Penyelenggaraan Urusan Bidang Pendidikan Menengah Di Kota Palopo Provinsi Sulawesi Selatan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah Studi Penyelenggaraan Urusan Bidang Pendidikan Menengah Di Kota Palopo Provinsi Sulawesi Selatan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42201-kepala-daerah-studi-pemerintah-mimika-pemer</link>
	<guid isPermaLink="false">f7fc3c2a3b60b7390fc9894fccda5900</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 21:25:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ wiwi noviati ]]></category>
	<category><![CDATA[ call paper ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[call,noviati,paper,view,vol,wiwi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat mengevaluasi efektivitas model pengelolaan pendidikan menengah di provinsi dengan membandingkan indikator kualitas pendidikan antara provinsi yang menerapkan pengelolaan terpusat dan provinsi yang tetap mendelegasikan kewenangan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah Studi Penyelenggaraan Urusan Bidang Pendidikan Menengah Di Kota Palopo Provinsi Sulawesi Selatan: Penelitian lebih lanjut dapat mengevaluasi efektivitas model pengelolaan pendidikan menengah di provinsi dengan membandingkan indikator kualitas pendidikan antara provinsi yang menerapkan pengelolaan terpusat dan provinsi yang tetap mendelegasikan kewenangan kepada kabupaten/kota. Penelitian juga dapat meneliti dampak sosial ekonomi dari pengalihan penyelenggaraan pendidikan menengah ke provinsi, khususnya mengenai distribusi anggaran, peningkatan akses pendidikan, dan keberlanjutan program gratis bagi siswa. Selain itu, perlu dikaji apakah mekanisme akuntabilitas dan partisipasi pemangku kepentingan di tingkat kabupaten/kota dapat diintegrasikan lebih baik ke dalam struktur pengawasan provinsi agar kurikulum lokal tetap dihormati dan implementasinya dapat diukur secara transparan.. Penyelenggaraan desentralisasi telah bergeser ke prinsip ultra vires doctrine, sehingga kewenangan yang dikembalikan kepada daerah semakin terinci dan menjadi urusan.Pengalihan kewenangan urusan pendidikan menengah ke provinsi menimbulkan dampak real, seperti terhapusnya kebijakan daerah, peningkatan alokasi anggaran provinsi, dan kesulitan pengawasan kurikulum berbasis kearifan lokal.Beban anggaran dan program pendidikan, termasuk tenaga pendidik dan infrastruktur, pun beralih ke provinsi.Masalah-masalah yang dulunya diselesaikan secara lokal kini harus ditangani secara seragam oleh provinsi, sehingga keberagaman daerah tidak dapat diakomodir Penyelenggaraan kewenangan pemerintah daerah telah bergeser ke arah prinsip ultra vires doctrine yang nampak pada perumusan kewenangan pemerintah daerah menjadi urusan pemerintah daerah, dan pembagian kewenangan pemerintah pusat dan daerah mengedepankan prinsip yang kongkuren. Kondisi ini ditandai dengan penyelenggaraan urusan pendidikan yang terbagi antara pemerintah kabupaten/kota dengan pemerintah provinsi, dimana untuk pendidikan dasar diselenggarakan oleh pemerintah kabupaten/kota sedang pendidikan menengah dikelola oleh pemerintah provinsi.Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan metode kualitatif melalui observasi dan kajian pustaka. Hasil dari penelitian ini menunjukkan penyelenggaraan urusan pendidikan menengah yang dialihkan kepada pemerintah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/6/kepala-daerah-studi-pemerintah-mimika-pemerintahan-thumb-76dbe.webp" title="JURIS - Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah Studi Penyelenggaraan Urusan Bidang Pendidikan Menengah Di Kota Palopo Provinsi Sulawesi Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/kepala-daerah-studi-pemerintah-mimika-pemerintahan-thumb-76dbe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/kepala-daerah-studi-pemerintah-mimika-pemerintahan-thumb-76dbe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/kepala-daerah-studi-pemerintah-mimika-pemerintahan-thumb-76dbe.webp 1x" title="JURIS - Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah Studi Penyelenggaraan Urusan Bidang Pendidikan Menengah Di Kota Palopo Provinsi Sulawesi Selatan" alt="JURIS - Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah Studi Penyelenggaraan Urusan Bidang Pendidikan Menengah Di Kota Palopo Provinsi Sulawesi Selatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/6/kepala-daerah-studi-pemerintah-mimika-pemerintahan-thumb-6a242.webp" title="JURIS - Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah Studi Penyelenggaraan Urusan Bidang Pendidikan Menengah Di Kota Palopo Provinsi Sulawesi Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/kepala-daerah-studi-pemerintah-mimika-pemerintahan-thumb-6a242.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/kepala-daerah-studi-pemerintah-mimika-pemerintahan-thumb-6a242.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/kepala-daerah-studi-pemerintah-mimika-pemerintahan-thumb-6a242.webp 1x" title="JURIS - Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah Studi Penyelenggaraan Urusan Bidang Pendidikan Menengah Di Kota Palopo Provinsi Sulawesi Selatan" alt="JURIS - Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah Studi Penyelenggaraan Urusan Bidang Pendidikan Menengah Di Kota Palopo Provinsi Sulawesi Selatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/6/kepala-daerah-studi-pemerintah-mimika-pemerintahan-thumb-7ffca.webp" title="JURIS - Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah Studi Penyelenggaraan Urusan Bidang Pendidikan Menengah Di Kota Palopo Provinsi Sulawesi Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/kepala-daerah-studi-pemerintah-mimika-pemerintahan-thumb-7ffca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/kepala-daerah-studi-pemerintah-mimika-pemerintahan-thumb-7ffca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/kepala-daerah-studi-pemerintah-mimika-pemerintahan-thumb-7ffca.webp 1x" title="JURIS - Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah Studi Penyelenggaraan Urusan Bidang Pendidikan Menengah Di Kota Palopo Provinsi Sulawesi Selatan" alt="JURIS - Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah Studi Penyelenggaraan Urusan Bidang Pendidikan Menengah Di Kota Palopo Provinsi Sulawesi Selatan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42201-kepala-daerah-studi-pemerintah-mimika-pemer" title="JURIS - Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah Studi Penyelenggaraan Urusan Bidang Pendidikan Menengah Di Kota Palopo Provinsi Sulawesi Selatan" target="_blank">Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah Studi Penyelenggaraan Urusan Bidang Pendidikan Menengah Di Kota Palopo Provinsi Sulawesi Selatan</a>: Penelitian lebih lanjut dapat mengevaluasi efektivitas model pengelolaan pendidikan menengah di provinsi dengan membandingkan indikator kualitas pendidikan antara provinsi yang menerapkan pengelolaan terpusat dan provinsi yang tetap mendelegasikan kewenangan kepada kabupaten/kota. Penelitian juga dapat meneliti dampak sosial ekonomi dari pengalihan penyelenggaraan pendidikan menengah ke provinsi, khususnya mengenai distribusi anggaran, peningkatan akses pendidikan, dan keberlanjutan program gratis bagi siswa. Selain itu, perlu dikaji apakah mekanisme akuntabilitas dan partisipasi pemangku kepentingan di tingkat kabupaten/kota dapat diintegrasikan lebih baik ke dalam struktur pengawasan provinsi agar kurikulum lokal tetap dihormati dan implementasinya dapat diukur secara transparan..
<br>Penyelenggaraan desentralisasi telah bergeser ke prinsip ultra vires doctrine, sehingga kewenangan yang dikembalikan kepada daerah semakin terinci dan menjadi urusan.Pengalihan kewenangan urusan pendidikan menengah ke provinsi menimbulkan dampak real, seperti terhapusnya kebijakan daerah, peningkatan alokasi anggaran provinsi, dan kesulitan pengawasan kurikulum berbasis kearifan lokal.Beban anggaran dan program pendidikan, termasuk tenaga pendidik dan infrastruktur, pun beralih ke provinsi.Masalah-masalah yang dulunya diselesaikan secara lokal kini harus ditangani secara seragam oleh provinsi, sehingga keberagaman daerah tidak dapat diakomodir
<br>Penyelenggaraan kewenangan pemerintah daerah telah bergeser ke arah prinsip ultra vires doctrine yang nampak pada perumusan kewenangan pemerintah daerah menjadi urusan pemerintah daerah, dan pembagian kewenangan pemerintah pusat dan daerah mengedepankan prinsip yang kongkuren. Kondisi ini ditandai dengan penyelenggaraan urusan pendidikan yang terbagi antara pemerintah kabupaten/kota dengan pemerintah provinsi, dimana untuk pendidikan dasar diselenggarakan oleh pemerintah kabupaten/kota sedang pendidikan menengah dikelola oleh pemerintah provinsi.Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan metode kualitatif melalui observasi dan kajian pustaka. Hasil dari penelitian ini menunjukkan penyelenggaraan urusan pendidikan menengah yang dialihkan kepada pemerintah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/6/kepala-daerah-studi-pemerintah-mimika-pemerintahan-thumb-76dbe.webp" type="image/webp" length="83182" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/kepala-daerah-studi-pemerintah-mimika-pemerintahan-thumb-76dbe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/kepala-daerah-studi-pemerintah-mimika-pemerintahan-thumb-6a242.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/kepala-daerah-studi-pemerintah-mimika-pemerintahan-thumb-7ffca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1078-unira-malang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5399-dialektika-jurnal-ekonomi-ilmu-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Ambivalence in the Application of the Purcell Principle in the Constitutional Review of Electoral Regulations at the Constitutional Court Ambivalensi Penerapan Purcell Principle dalam Pengujian Konst ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Ambivalence in the Application of the Purcell Principle in the Constitutional Review of Electoral Regulations at the Constitutional Court Ambivalensi Penerapan Purcell Principle dalam Pengujian Konst ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Ambivalence in the Application of the Purcell Principle in the Constitutional Review of Electoral Regulations at the Constitutional Court Ambivalensi Penerapan Purcell Principle dalam Pengujian Konst ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42210-purcell-principle-pengujian-konstitusionalitas-pem</link>
	<guid isPermaLink="false">8ff589f78007587767a6f770df102f39</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 21:16:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ visitors fix ]]></category>
	<category><![CDATA[ quick menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ sa icon ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fix,icon,menu,quick,sa,visitors]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1) Meneliti efektivitas penerapan batas waktu 6 bulan atas Purcell Principle di sektor pemilu internasional untuk menilai dampaknya pada ketidakpastian hukum; 2) Menganalisis konsekuensi kebijakan putusan MK yang bersifat prospektif terhadap partisipasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Ambivalence in the Application of the Purcell Principle in the Constitutional Review of Electoral Regulations at the Constitutional Court: Ambivalensi Penerapan Purcell Principle dalam Pengujian Konst: 1) Meneliti efektivitas penerapan batas waktu 6 bulan atas Purcell Principle di sektor pemilu internasional untuk menilai dampaknya pada ketidakpastian hukum; 2) Menganalisis konsekuensi kebijakan putusan MK yang bersifat prospektif terhadap partisipasi pemilih dan penyesuaian regulasi teknis pada pemilu berikutnya; 3) Mengembangkan model simulasi keputusan pengadilan terkendali waktu guna memperkirakan dampak kebijakan judicial restraint terhadap penyelenggaraan pemilu di Indonesia.. Terdapat ambivalensi yurisprudensi Mahkamah Konstitusi dalam penerapan Purcell Principle, dimana Putusan MK Nomor 14/PUU-XI/2013 menerapkan penundaan, sedangkan Putusan MK Nomor 60/PUU-XXII/2024 mengadopsi efek segera.Inkonsistensi ini menimbulkan ketidakpastian hukum dan administratif.Solusinya adalah menginstitusionalisasikan batas waktu konstitusional enam bulan sebelum pelaksanaan pemilu, sehingga putusan yang diambil memerlukan penundaan dan bersifat prospektif.Penetapan mekanisme ini dapat menyesuaikan proses pembentukan regulasi teknis KPU dan mencegah masalah hukum di masa mendatang Artikel ini membahas ambivalensi penerapan Purcell Principle dalam pengujian konstitusionalitas peraturan pemilu, khususnya perbandingan antara Putusan MK Nomor 14/PUU-XI/2013 dan Putusan MK Nomor 60/PUU-XXII/2024. Penelitian menggunakan metode kualitatif, pendekatan normatif, dan komparatif, mengkaji doktrin Purcell, prinsip keadilan, kepastian hukum, dan fungsi pengelolaan mekanisme pemilu. Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan Purcell Principle belum konsisten, menciptakan ketidakpastian administratif dan hukum. Penelitian menyarankan institusionalisasi batas waktu konstitusional enam bulan sebelum pelaksanaan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/b/purcell-principle-pengujian-konstitusionalitas-pem-thumb-1da8e.webp" title="JURIS - Ambivalence in the Application of the Purcell Principle in the Constitutional Review of Electoral Regulations at the Constitutional Court: Ambivalensi Penerapan Purcell Principle dalam Pengujian Konst" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/purcell-principle-pengujian-konstitusionalitas-pem-thumb-1da8e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/purcell-principle-pengujian-konstitusionalitas-pem-thumb-1da8e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/purcell-principle-pengujian-konstitusionalitas-pem-thumb-1da8e.webp 1x" title="JURIS - Ambivalence in the Application of the Purcell Principle in the Constitutional Review of Electoral Regulations at the Constitutional Court: Ambivalensi Penerapan Purcell Principle dalam Pengujian Konst" alt="JURIS - Ambivalence in the Application of the Purcell Principle in the Constitutional Review of Electoral Regulations at the Constitutional Court: Ambivalensi Penerapan Purcell Principle dalam Pengujian Konst" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/purcell-principle-pengujian-konstitusionalitas-pem-thumb-87305.webp" title="JURIS - Ambivalence in the Application of the Purcell Principle in the Constitutional Review of Electoral Regulations at the Constitutional Court: Ambivalensi Penerapan Purcell Principle dalam Pengujian Konst" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/purcell-principle-pengujian-konstitusionalitas-pem-thumb-87305.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/purcell-principle-pengujian-konstitusionalitas-pem-thumb-87305.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/purcell-principle-pengujian-konstitusionalitas-pem-thumb-87305.webp 1x" title="JURIS - Ambivalence in the Application of the Purcell Principle in the Constitutional Review of Electoral Regulations at the Constitutional Court: Ambivalensi Penerapan Purcell Principle dalam Pengujian Konst" alt="JURIS - Ambivalence in the Application of the Purcell Principle in the Constitutional Review of Electoral Regulations at the Constitutional Court: Ambivalensi Penerapan Purcell Principle dalam Pengujian Konst" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/purcell-principle-pengujian-konstitusionalitas-pem-thumb-9008d.webp" title="JURIS - Ambivalence in the Application of the Purcell Principle in the Constitutional Review of Electoral Regulations at the Constitutional Court: Ambivalensi Penerapan Purcell Principle dalam Pengujian Konst" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/purcell-principle-pengujian-konstitusionalitas-pem-thumb-9008d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/purcell-principle-pengujian-konstitusionalitas-pem-thumb-9008d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/purcell-principle-pengujian-konstitusionalitas-pem-thumb-9008d.webp 1x" title="JURIS - Ambivalence in the Application of the Purcell Principle in the Constitutional Review of Electoral Regulations at the Constitutional Court: Ambivalensi Penerapan Purcell Principle dalam Pengujian Konst" alt="JURIS - Ambivalence in the Application of the Purcell Principle in the Constitutional Review of Electoral Regulations at the Constitutional Court: Ambivalensi Penerapan Purcell Principle dalam Pengujian Konst" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42210-purcell-principle-pengujian-konstitusionalitas-pem" title="JURIS - Ambivalence in the Application of the Purcell Principle in the Constitutional Review of Electoral Regulations at the Constitutional Court: Ambivalensi Penerapan Purcell Principle dalam Pengujian Konst" target="_blank">Ambivalence in the Application of the Purcell Principle in the Constitutional Review of Electoral Regulations at the Constitutional Court: Ambivalensi Penerapan Purcell Principle dalam Pengujian Konst</a>: 1) Meneliti efektivitas penerapan batas waktu 6 bulan atas Purcell Principle di sektor pemilu internasional untuk menilai dampaknya pada ketidakpastian hukum; 2) Menganalisis konsekuensi kebijakan putusan MK yang bersifat prospektif terhadap partisipasi pemilih dan penyesuaian regulasi teknis pada pemilu berikutnya; 3) Mengembangkan model simulasi keputusan pengadilan terkendali waktu guna memperkirakan dampak kebijakan judicial restraint terhadap penyelenggaraan pemilu di Indonesia..
<br>Terdapat ambivalensi yurisprudensi Mahkamah Konstitusi dalam penerapan Purcell Principle, dimana Putusan MK Nomor 14/PUU-XI/2013 menerapkan penundaan, sedangkan Putusan MK Nomor 60/PUU-XXII/2024 mengadopsi efek segera.Inkonsistensi ini menimbulkan ketidakpastian hukum dan administratif.Solusinya adalah menginstitusionalisasikan batas waktu konstitusional enam bulan sebelum pelaksanaan pemilu, sehingga putusan yang diambil memerlukan penundaan dan bersifat prospektif.Penetapan mekanisme ini dapat menyesuaikan proses pembentukan regulasi teknis KPU dan mencegah masalah hukum di masa mendatang
<br>Artikel ini membahas ambivalensi penerapan Purcell Principle dalam pengujian konstitusionalitas peraturan pemilu, khususnya perbandingan antara Putusan MK Nomor 14/PUU-XI/2013 dan Putusan MK Nomor 60/PUU-XXII/2024. Penelitian menggunakan metode kualitatif, pendekatan normatif, dan komparatif, mengkaji doktrin Purcell, prinsip keadilan, kepastian hukum, dan fungsi pengelolaan mekanisme pemilu. Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan Purcell Principle belum konsisten, menciptakan ketidakpastian administratif dan hukum. Penelitian menyarankan institusionalisasi batas waktu konstitusional enam bulan sebelum pelaksanaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/b/purcell-principle-pengujian-konstitusionalitas-pem-thumb-1da8e.webp" type="image/webp" length="101660" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/purcell-principle-pengujian-konstitusionalitas-pem-thumb-1da8e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/purcell-principle-pengujian-konstitusionalitas-pem-thumb-87305.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/purcell-principle-pengujian-konstitusionalitas-pem-thumb-9008d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-734-mkri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3060-jurnal-konstitusi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pengaruh Kualitas Produk Kopi dan Experiential Marketing Terhadap Brand Image 45 Graha Coffee Shop Sidoarjo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pengaruh Kualitas Produk Kopi dan Experiential Marketing Terhadap Brand Image 45 Graha Coffee Shop Sidoarjo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pengaruh Kualitas Produk Kopi dan Experiential Marketing Terhadap Brand Image 45 Graha Coffee Shop Sidoarjo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42202-industri-coffee-shop-kaula-muda-variab</link>
	<guid isPermaLink="false">b032794a51e4adf580fb9ed1e97fa8ae</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 21:13:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ call paper ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[call,paper,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengaruh media sosial terhadap brand image 45 Graha Coffee Shop, mengingat peran penting media sosial dalam membentuk opini publik dan mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Selain itu, studi lebih lanjut ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pengaruh Kualitas Produk Kopi dan Experiential Marketing Terhadap Brand Image 45 Graha Coffee Shop Sidoarjo: Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengaruh media sosial terhadap brand image 45 Graha Coffee Shop, mengingat peran penting media sosial dalam membentuk opini publik dan mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi loyalitas pelanggan, seperti kualitas pelayanan, kenyamanan tempat, dan program loyalitas. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi strategi pemasaran yang lebih personal dan interaktif untuk meningkatkan engagement konsumen dan menciptakan pengalaman yang lebih berkesan, misalnya dengan memanfaatkan teknologi augmented reality atau virtual reality untuk memberikan pengalaman virtual mengunjungi perkebunan kopi atau mengikuti proses pembuatan kopi secara langsung. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam bagi 45 Graha Coffee Shop dalam mengembangkan strategi pemasaran yang efektif dan meningkatkan daya saing di pasar kopi yang semakin kompetitif.. Berdasarkan hasil penelitian, variabel kualitas produk memiliki pengaruh signifikan positif terhadap brand image 45 Graha Coffee Shop.Selain itu, variabel experiential marketing juga memiliki pengaruh signifikan positif terhadap brand image 45 Graha Coffee Shop.Dengan demikian, peningkatan kualitas produk dan pengalaman yang diberikan kepada konsumen dapat meningkatkan brand image dan daya saing 45 Graha Coffee Shop di Sidoarjo Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas produk minuman kopi dan experiential marketing terhadap brand image 45 Graha Coffee Shop yang berlokasi di Sidoarjo. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 115 responden dengan metode pengambilan sampling menggunakan Non-Probability Sampling, dengan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada konsumen yang mengunjungi dan menikmati minuman kopi di 45 Graha Coffee Shop. Teknik analisis yang digunakan adalah Uji Validitas, Uji Reliabilitas dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/3/industri-coffee-shop-kaula-muda-variabel-kualitas-thumb-a9065.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Kualitas Produk Kopi dan Experiential Marketing Terhadap Brand Image 45 Graha Coffee Shop Sidoarjo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/3/industri-coffee-shop-kaula-muda-variabel-kualitas-thumb-a9065.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/3/industri-coffee-shop-kaula-muda-variabel-kualitas-thumb-a9065.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/3/industri-coffee-shop-kaula-muda-variabel-kualitas-thumb-a9065.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Kualitas Produk Kopi dan Experiential Marketing Terhadap Brand Image 45 Graha Coffee Shop Sidoarjo" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Kualitas Produk Kopi dan Experiential Marketing Terhadap Brand Image 45 Graha Coffee Shop Sidoarjo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/3/industri-coffee-shop-kaula-muda-variabel-kualitas-thumb-a3fc7.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Kualitas Produk Kopi dan Experiential Marketing Terhadap Brand Image 45 Graha Coffee Shop Sidoarjo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/3/industri-coffee-shop-kaula-muda-variabel-kualitas-thumb-a3fc7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/3/industri-coffee-shop-kaula-muda-variabel-kualitas-thumb-a3fc7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/3/industri-coffee-shop-kaula-muda-variabel-kualitas-thumb-a3fc7.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Kualitas Produk Kopi dan Experiential Marketing Terhadap Brand Image 45 Graha Coffee Shop Sidoarjo" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Kualitas Produk Kopi dan Experiential Marketing Terhadap Brand Image 45 Graha Coffee Shop Sidoarjo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/3/industri-coffee-shop-kaula-muda-variabel-kualitas-thumb-3e8f3.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Kualitas Produk Kopi dan Experiential Marketing Terhadap Brand Image 45 Graha Coffee Shop Sidoarjo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/3/industri-coffee-shop-kaula-muda-variabel-kualitas-thumb-3e8f3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/3/industri-coffee-shop-kaula-muda-variabel-kualitas-thumb-3e8f3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/3/industri-coffee-shop-kaula-muda-variabel-kualitas-thumb-3e8f3.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Kualitas Produk Kopi dan Experiential Marketing Terhadap Brand Image 45 Graha Coffee Shop Sidoarjo" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Kualitas Produk Kopi dan Experiential Marketing Terhadap Brand Image 45 Graha Coffee Shop Sidoarjo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42202-industri-coffee-shop-kaula-muda-variab" title="JURIS - Analisis Pengaruh Kualitas Produk Kopi dan Experiential Marketing Terhadap Brand Image 45 Graha Coffee Shop Sidoarjo" target="_blank">Analisis Pengaruh Kualitas Produk Kopi dan Experiential Marketing Terhadap Brand Image 45 Graha Coffee Shop Sidoarjo</a>: Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengaruh media sosial terhadap brand image 45 Graha Coffee Shop, mengingat peran penting media sosial dalam membentuk opini publik dan mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi loyalitas pelanggan, seperti kualitas pelayanan, kenyamanan tempat, dan program loyalitas. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi strategi pemasaran yang lebih personal dan interaktif untuk meningkatkan engagement konsumen dan menciptakan pengalaman yang lebih berkesan, misalnya dengan memanfaatkan teknologi augmented reality atau virtual reality untuk memberikan pengalaman virtual mengunjungi perkebunan kopi atau mengikuti proses pembuatan kopi secara langsung. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam bagi 45 Graha Coffee Shop dalam mengembangkan strategi pemasaran yang efektif dan meningkatkan daya saing di pasar kopi yang semakin kompetitif..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, variabel kualitas produk memiliki pengaruh signifikan positif terhadap brand image 45 Graha Coffee Shop.Selain itu, variabel experiential marketing juga memiliki pengaruh signifikan positif terhadap brand image 45 Graha Coffee Shop.Dengan demikian, peningkatan kualitas produk dan pengalaman yang diberikan kepada konsumen dapat meningkatkan brand image dan daya saing 45 Graha Coffee Shop di Sidoarjo
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas produk minuman kopi dan experiential marketing terhadap brand image 45 Graha Coffee Shop yang berlokasi di Sidoarjo. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 115 responden dengan metode pengambilan sampling menggunakan Non-Probability Sampling, dengan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada konsumen yang mengunjungi dan menikmati minuman kopi di 45 Graha Coffee Shop. Teknik analisis yang digunakan adalah Uji Validitas, Uji Reliabilitas dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/3/industri-coffee-shop-kaula-muda-variabel-kualitas-thumb-3e8f3.webp" type="image/webp" length="111504" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/3/industri-coffee-shop-kaula-muda-variabel-kualitas-thumb-a9065.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/3/industri-coffee-shop-kaula-muda-variabel-kualitas-thumb-a3fc7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/3/industri-coffee-shop-kaula-muda-variabel-kualitas-thumb-3e8f3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1078-unira-malang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5399-dialektika-jurnal-ekonomi-ilmu-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kelsen vs Schmitt on Guardians of the Constitution Debates and the Impact on the Indonesian Legal System Perdebatan Kelsen versus Schmitt mengenai Penjaga Konstitusi dan Implikasinya terhadap Sistem ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kelsen vs Schmitt on Guardians of the Constitution Debates and the Impact on the Indonesian Legal System Perdebatan Kelsen versus Schmitt mengenai Penjaga Konstitusi dan Implikasinya terhadap Sistem ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kelsen vs Schmitt on Guardians of the Constitution Debates and the Impact on the Indonesian Legal System Perdebatan Kelsen versus Schmitt mengenai Penjaga Konstitusi dan Implikasinya terhadap Sistem ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42208-hans-kelsen-mahkamah-konstitusi-mk-konsti</link>
	<guid isPermaLink="false">9bfe1f74c46eb08ce1d96ebe481c20f7</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 20:58:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ visitors fix ]]></category>
	<category><![CDATA[ quick menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ sa icon ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fix,icon,menu,quick,sa,visitors]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengkaji lebih lanjut implikasi perdebatan Kelsen dan Schmitt terhadap sistem hukum Indonesia, khususnya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kelsen vs Schmitt on Guardians of the Constitution Debates and the Impact on the Indonesian Legal System: Perdebatan Kelsen versus Schmitt mengenai Penjaga Konstitusi dan Implikasinya terhadap Sistem: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengkaji lebih lanjut implikasi perdebatan Kelsen dan Schmitt terhadap sistem hukum Indonesia, khususnya dalam konteks peradilan konstitusi dan peran Mahkamah Konstitusi Indonesia.2. Meneliti dan menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan Mahkamah Konstitusi Indonesia mengalami pelemahan legitimasi, independensi, dan kredibilitasnya, serta menawarkan solusi untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi tersebut.3. Melakukan studi komparatif antara sistem peradilan konstitusi di Indonesia dengan negara-negara lain, seperti Jerman, untuk memahami perbedaan dan kesamaan dalam pendekatan dan praktik peradilan konstitusi, serta mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diadopsi oleh Indonesia.. Hyter der Verfassung (the guardians of the Constitution) emerged from scholarly discussions during the Weimar Republic era in Germany.The most prominent academic debates about which institution serves as the guardian are between constitutional law expert Hans Kelsen and political scientist Carl Schmitt.Kelsen offers a constitutional law approach by entrusting the constitutional court, a judicial institution filled with legal experts, as the guardian of the Constitution.Meanwhile, Schmitt suggested that the President is the most suitable guardian of the Constitution.From an academic perspective, the debate was not about winning and losing but about building arguments to protect the Constitution.Shortly after the start of the debate, the Weimar Republic government favoured Schmitt's view as it represented the political conditions at the time.Subsequently, following the passage of time, the downfall of Adolf Hitler and the Nazi government, along with the conclusion of World War II, led to the establishment of the BVerfG, which was later declared the Hyter der Verfassung (the guardian of the 1949 Basic Law).In the Indonesian context, this debate is particularly interesting because the MKRI was established as a solution to the authoritarian New Order regime, and, in theory, serves as the guardian of the Constitution.But in reality, the MKRI has not always acted as the guardian of the Constitution, especially given that its justices frequently violate the law and ethical standards.This study concludes that the MKRI has weakened.the court is no longer fit to be considered a guardian of the Constitution.However, hope remains, and hopefully, in the future, there will be Justices who uphold the spirit of true Indonesian statesmanship, earning the title of "guardians of Pancasila and the 1945 Constitution Artikel ini mengkaji perdebatan konstitusional antara Hans Kelsen dan Carl Schmitt pada masa Republik Weimar mengenai lembaga yang paling tepat menjadi penjaga konstitusi serta relevansinya bagi Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan historis dan perundang-undangan, penelitian ini menunjukkan bahwa Kelsen menempatkan Mahkamah Konstitusi sebagai penjaga konstitusi, sedangkan Schmitt berpendapat bahwa Presiden lebih tepat menjalankan fungsi tersebut dalam situasi krisis politik. Dalam jangka pendek, pandangan Schmitt tampak lebih sesuai dengan kondisi politik Weimar. Namun, dalam jangka panjang, runtuhnya rezim Nazisme dan berkembangnya peradilan konstitusi pasca-Perang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/c/hans-kelsen-mahkamah-konstitusi-mk-putusan-carl-sc-thumb-3d4d1.webp" title="JURIS - Kelsen vs Schmitt on Guardians of the Constitution Debates and the Impact on the Indonesian Legal System: Perdebatan Kelsen versus Schmitt mengenai Penjaga Konstitusi dan Implikasinya terhadap Sistem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/c/hans-kelsen-mahkamah-konstitusi-mk-putusan-carl-sc-thumb-3d4d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/c/hans-kelsen-mahkamah-konstitusi-mk-putusan-carl-sc-thumb-3d4d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/c/hans-kelsen-mahkamah-konstitusi-mk-putusan-carl-sc-thumb-3d4d1.webp 1x" title="JURIS - Kelsen vs Schmitt on Guardians of the Constitution Debates and the Impact on the Indonesian Legal System: Perdebatan Kelsen versus Schmitt mengenai Penjaga Konstitusi dan Implikasinya terhadap Sistem" alt="JURIS - Kelsen vs Schmitt on Guardians of the Constitution Debates and the Impact on the Indonesian Legal System: Perdebatan Kelsen versus Schmitt mengenai Penjaga Konstitusi dan Implikasinya terhadap Sistem" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/c/hans-kelsen-mahkamah-konstitusi-mk-putusan-carl-sc-thumb-b6fa3.webp" title="JURIS - Kelsen vs Schmitt on Guardians of the Constitution Debates and the Impact on the Indonesian Legal System: Perdebatan Kelsen versus Schmitt mengenai Penjaga Konstitusi dan Implikasinya terhadap Sistem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/c/hans-kelsen-mahkamah-konstitusi-mk-putusan-carl-sc-thumb-b6fa3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/c/hans-kelsen-mahkamah-konstitusi-mk-putusan-carl-sc-thumb-b6fa3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/c/hans-kelsen-mahkamah-konstitusi-mk-putusan-carl-sc-thumb-b6fa3.webp 1x" title="JURIS - Kelsen vs Schmitt on Guardians of the Constitution Debates and the Impact on the Indonesian Legal System: Perdebatan Kelsen versus Schmitt mengenai Penjaga Konstitusi dan Implikasinya terhadap Sistem" alt="JURIS - Kelsen vs Schmitt on Guardians of the Constitution Debates and the Impact on the Indonesian Legal System: Perdebatan Kelsen versus Schmitt mengenai Penjaga Konstitusi dan Implikasinya terhadap Sistem" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/c/hans-kelsen-mahkamah-konstitusi-mk-putusan-carl-sc-thumb-c8618.webp" title="JURIS - Kelsen vs Schmitt on Guardians of the Constitution Debates and the Impact on the Indonesian Legal System: Perdebatan Kelsen versus Schmitt mengenai Penjaga Konstitusi dan Implikasinya terhadap Sistem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/c/hans-kelsen-mahkamah-konstitusi-mk-putusan-carl-sc-thumb-c8618.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/c/hans-kelsen-mahkamah-konstitusi-mk-putusan-carl-sc-thumb-c8618.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/c/hans-kelsen-mahkamah-konstitusi-mk-putusan-carl-sc-thumb-c8618.webp 1x" title="JURIS - Kelsen vs Schmitt on Guardians of the Constitution Debates and the Impact on the Indonesian Legal System: Perdebatan Kelsen versus Schmitt mengenai Penjaga Konstitusi dan Implikasinya terhadap Sistem" alt="JURIS - Kelsen vs Schmitt on Guardians of the Constitution Debates and the Impact on the Indonesian Legal System: Perdebatan Kelsen versus Schmitt mengenai Penjaga Konstitusi dan Implikasinya terhadap Sistem" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42208-hans-kelsen-mahkamah-konstitusi-mk-konsti" title="JURIS - Kelsen vs Schmitt on Guardians of the Constitution Debates and the Impact on the Indonesian Legal System: Perdebatan Kelsen versus Schmitt mengenai Penjaga Konstitusi dan Implikasinya terhadap Sistem" target="_blank">Kelsen vs Schmitt on Guardians of the Constitution Debates and the Impact on the Indonesian Legal System: Perdebatan Kelsen versus Schmitt mengenai Penjaga Konstitusi dan Implikasinya terhadap Sistem</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengkaji lebih lanjut implikasi perdebatan Kelsen dan Schmitt terhadap sistem hukum Indonesia, khususnya dalam konteks peradilan konstitusi dan peran Mahkamah Konstitusi Indonesia.2. Meneliti dan menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan Mahkamah Konstitusi Indonesia mengalami pelemahan legitimasi, independensi, dan kredibilitasnya, serta menawarkan solusi untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi tersebut.3. Melakukan studi komparatif antara sistem peradilan konstitusi di Indonesia dengan negara-negara lain, seperti Jerman, untuk memahami perbedaan dan kesamaan dalam pendekatan dan praktik peradilan konstitusi, serta mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diadopsi oleh Indonesia..
<br>Hyter der Verfassung (the guardians of the Constitution) emerged from scholarly discussions during the Weimar Republic era in Germany.The most prominent academic debates about which institution serves as the guardian are between constitutional law expert Hans Kelsen and political scientist Carl Schmitt.Kelsen offers a constitutional law approach by entrusting the constitutional court, a judicial institution filled with legal experts, as the guardian of the Constitution.Meanwhile, Schmitt suggested that the President is the most suitable guardian of the Constitution.From an academic perspective, the debate was not about winning and losing but about building arguments to protect the Constitution.Shortly after the start of the debate, the Weimar Republic government favoured Schmitt's view as it represented the political conditions at the time.Subsequently, following the passage of time, the downfall of Adolf Hitler and the Nazi government, along with the conclusion of World War II, led to the establishment of the BVerfG, which was later declared the Hyter der Verfassung (the guardian of the 1949 Basic Law).In the Indonesian context, this debate is particularly interesting because the MKRI was established as a solution to the authoritarian New Order regime, and, in theory, serves as the guardian of the Constitution.But in reality, the MKRI has not always acted as the guardian of the Constitution, especially given that its justices frequently violate the law and ethical standards.This study concludes that the MKRI has weakened.the court is no longer fit to be considered a guardian of the Constitution.However, hope remains, and hopefully, in the future, there will be Justices who uphold the spirit of true Indonesian statesmanship, earning the title of "guardians of Pancasila and the 1945 Constitution
<br>Artikel ini mengkaji perdebatan konstitusional antara Hans Kelsen dan Carl Schmitt pada masa Republik Weimar mengenai lembaga yang paling tepat menjadi penjaga konstitusi serta relevansinya bagi Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan historis dan perundang-undangan, penelitian ini menunjukkan bahwa Kelsen menempatkan Mahkamah Konstitusi sebagai penjaga konstitusi, sedangkan Schmitt berpendapat bahwa Presiden lebih tepat menjalankan fungsi tersebut dalam situasi krisis politik. Dalam jangka pendek, pandangan Schmitt tampak lebih sesuai dengan kondisi politik Weimar. Namun, dalam jangka panjang, runtuhnya rezim Nazisme dan berkembangnya peradilan konstitusi pasca-Perang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/c/hans-kelsen-mahkamah-konstitusi-mk-putusan-carl-sc-thumb-b6fa3.webp" type="image/webp" length="119090" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/c/hans-kelsen-mahkamah-konstitusi-mk-putusan-carl-sc-thumb-3d4d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/c/hans-kelsen-mahkamah-konstitusi-mk-putusan-carl-sc-thumb-b6fa3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/c/hans-kelsen-mahkamah-konstitusi-mk-putusan-carl-sc-thumb-c8618.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-734-mkri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3060-jurnal-konstitusi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Urgency of Digital Transformation in Realizing Dignified General Elections Urgensi Transformasi Digital dalam Rangka Mewujudkan Pemilihan Umum yang Bermartabat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Urgency of Digital Transformation in Realizing Dignified General Elections Urgensi Transformasi Digital dalam Rangka Mewujudkan Pemilihan Umum yang Bermartabat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Urgency of Digital Transformation in Realizing Dignified General Elections Urgensi Transformasi Digital dalam Rangka Mewujudkan Pemilihan Umum yang Bermartabat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42212-integritas-data-prosedur-kependudukan-pengelo</link>
	<guid isPermaLink="false">db0f963184d28a0d46dcc7521cbb9af2</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 20:57:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ visitors fix ]]></category>
	<category><![CDATA[ quick menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ sa icon ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fix,icon,menu,quick,sa,visitors]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran pertama adalah memperkuat regulasi integrasi data pemilih dengan menstandarisasi protokol sinkronisasi antara SIDALIH dan Dukcapil, sehingga data kependudukan dapat diperbarui secara realActime dan meminimalkan NIK ganda serta data kosong. Saran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Urgency of Digital Transformation in Realizing Dignified General Elections: Urgensi Transformasi Digital dalam Rangka Mewujudkan Pemilihan Umum yang Bermartabat: Saran pertama adalah memperkuat regulasi integrasi data pemilih dengan menstandarisasi protokol sinkronisasi antara SIDALIH dan Dukcapil, sehingga data kependudukan dapat diperbarui secara realActime dan meminimalkan NIK ganda serta data kosong. Saran kedua menuntut pengembangan sistem audit digital mandiri yang dapat diakses publik, meliputi log transaksi, verifikasi ciphertext, serta mekanisme forensik, sehingga proses penyelesaian sengketa hasil pemilu dapat didukung bukti elektronik yang sah dan dapat diakui di pengadilan. Saran ketiga mengajak pihak berwenang untuk membangun platform partisipasi publik berbasis web yang transparan untuk memantau kampanye, distribusi logistik, dan pengunduhan data rekapitulasi, sehingga pemilih dapat melakukan pengawasan secara realActime dan meningkatkan kepercayaan publik. Ketiga saran tersebut saling melengkapi dalam rangka menyusun kerangka hukum dan teknis yang komprehensif: integrasi data, audit digital, dan partisipasi publik, sehingga implementasi transformasi digital pemilu di Indonesia dapat berlangsung secara terstandarisasi, berkelanjutan, dan akuntabel.. Penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital pemilu di Indonesia sangat diperlukan guna memperkuat integritas, akurasi, dan akuntabilitas proses pemilihan.Ketiadaan kerangka hukum yang komprehensif mengakibatkan ketidakpastian terhadap proteksi data pemilih dan validitas penyelenggaraan.Dengan membangun Election Legal Tech Framework, sistem digital dapat diatur secara terintegrasi, aman, dan transparan, sehingga meminimalkan risiko pengelolaan data dan pengawasan konvensional yang tidak memadai.Oleh karena itu, pembangunan regulasi khusus yang mencakup keamanan siber, integrasi data lintas lembaga, serta mekanisme audit teknologi menjadi prioritas bagi keberhasilan demokrasi digital di Indonesia Transformasi digital dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum (pemilu) hadir sebagai upaya untuk merespons tantangan yang terus berkembang dalam ruang demokrasi Indonesia. Mekanisme konvensional yang selama ini menopang pemilu seringkali menimbulkan beban teknis dan risiko yang mempengaruhi ketepatan, transparansi, serta keselamatan para penyelenggara pemilu di lapangan. Penelitian ini menelaah urgensi digitalisasi di setiap tahapan pemilu dengan melihatnya sebagai jalan menuju penyelenggaraan yang lebih akuntabel, terbuka, dan mampu merangkul perkembangan teknologi. Melalui... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/5/integritas-data-prosedur-kependudukan-pengelolaan-thumb-59df3.webp" title="JURIS - The Urgency of Digital Transformation in Realizing Dignified General Elections: Urgensi Transformasi Digital dalam Rangka Mewujudkan Pemilihan Umum yang Bermartabat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/integritas-data-prosedur-kependudukan-pengelolaan-thumb-59df3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/integritas-data-prosedur-kependudukan-pengelolaan-thumb-59df3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/integritas-data-prosedur-kependudukan-pengelolaan-thumb-59df3.webp 1x" title="JURIS - The Urgency of Digital Transformation in Realizing Dignified General Elections: Urgensi Transformasi Digital dalam Rangka Mewujudkan Pemilihan Umum yang Bermartabat" alt="JURIS - The Urgency of Digital Transformation in Realizing Dignified General Elections: Urgensi Transformasi Digital dalam Rangka Mewujudkan Pemilihan Umum yang Bermartabat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/integritas-data-prosedur-kependudukan-pengelolaan-thumb-d21cc.webp" title="JURIS - The Urgency of Digital Transformation in Realizing Dignified General Elections: Urgensi Transformasi Digital dalam Rangka Mewujudkan Pemilihan Umum yang Bermartabat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/integritas-data-prosedur-kependudukan-pengelolaan-thumb-d21cc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/integritas-data-prosedur-kependudukan-pengelolaan-thumb-d21cc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/integritas-data-prosedur-kependudukan-pengelolaan-thumb-d21cc.webp 1x" title="JURIS - The Urgency of Digital Transformation in Realizing Dignified General Elections: Urgensi Transformasi Digital dalam Rangka Mewujudkan Pemilihan Umum yang Bermartabat" alt="JURIS - The Urgency of Digital Transformation in Realizing Dignified General Elections: Urgensi Transformasi Digital dalam Rangka Mewujudkan Pemilihan Umum yang Bermartabat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/integritas-data-prosedur-kependudukan-pengelolaan-thumb-7057f.webp" title="JURIS - The Urgency of Digital Transformation in Realizing Dignified General Elections: Urgensi Transformasi Digital dalam Rangka Mewujudkan Pemilihan Umum yang Bermartabat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/integritas-data-prosedur-kependudukan-pengelolaan-thumb-7057f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/integritas-data-prosedur-kependudukan-pengelolaan-thumb-7057f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/integritas-data-prosedur-kependudukan-pengelolaan-thumb-7057f.webp 1x" title="JURIS - The Urgency of Digital Transformation in Realizing Dignified General Elections: Urgensi Transformasi Digital dalam Rangka Mewujudkan Pemilihan Umum yang Bermartabat" alt="JURIS - The Urgency of Digital Transformation in Realizing Dignified General Elections: Urgensi Transformasi Digital dalam Rangka Mewujudkan Pemilihan Umum yang Bermartabat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42212-integritas-data-prosedur-kependudukan-pengelo" title="JURIS - The Urgency of Digital Transformation in Realizing Dignified General Elections: Urgensi Transformasi Digital dalam Rangka Mewujudkan Pemilihan Umum yang Bermartabat" target="_blank">The Urgency of Digital Transformation in Realizing Dignified General Elections: Urgensi Transformasi Digital dalam Rangka Mewujudkan Pemilihan Umum yang Bermartabat</a>: Saran pertama adalah memperkuat regulasi integrasi data pemilih dengan menstandarisasi protokol sinkronisasi antara SIDALIH dan Dukcapil, sehingga data kependudukan dapat diperbarui secara realActime dan meminimalkan NIK ganda serta data kosong. Saran kedua menuntut pengembangan sistem audit digital mandiri yang dapat diakses publik, meliputi log transaksi, verifikasi ciphertext, serta mekanisme forensik, sehingga proses penyelesaian sengketa hasil pemilu dapat didukung bukti elektronik yang sah dan dapat diakui di pengadilan. Saran ketiga mengajak pihak berwenang untuk membangun platform partisipasi publik berbasis web yang transparan untuk memantau kampanye, distribusi logistik, dan pengunduhan data rekapitulasi, sehingga pemilih dapat melakukan pengawasan secara realActime dan meningkatkan kepercayaan publik. Ketiga saran tersebut saling melengkapi dalam rangka menyusun kerangka hukum dan teknis yang komprehensif: integrasi data, audit digital, dan partisipasi publik, sehingga implementasi transformasi digital pemilu di Indonesia dapat berlangsung secara terstandarisasi, berkelanjutan, dan akuntabel..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital pemilu di Indonesia sangat diperlukan guna memperkuat integritas, akurasi, dan akuntabilitas proses pemilihan.Ketiadaan kerangka hukum yang komprehensif mengakibatkan ketidakpastian terhadap proteksi data pemilih dan validitas penyelenggaraan.Dengan membangun Election Legal Tech Framework, sistem digital dapat diatur secara terintegrasi, aman, dan transparan, sehingga meminimalkan risiko pengelolaan data dan pengawasan konvensional yang tidak memadai.Oleh karena itu, pembangunan regulasi khusus yang mencakup keamanan siber, integrasi data lintas lembaga, serta mekanisme audit teknologi menjadi prioritas bagi keberhasilan demokrasi digital di Indonesia
<br>Transformasi digital dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum (pemilu) hadir sebagai upaya untuk merespons tantangan yang terus berkembang dalam ruang demokrasi Indonesia. Mekanisme konvensional yang selama ini menopang pemilu seringkali menimbulkan beban teknis dan risiko yang mempengaruhi ketepatan, transparansi, serta keselamatan para penyelenggara pemilu di lapangan. Penelitian ini menelaah urgensi digitalisasi di setiap tahapan pemilu dengan melihatnya sebagai jalan menuju penyelenggaraan yang lebih akuntabel, terbuka, dan mampu merangkul perkembangan teknologi. Melalui...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/5/integritas-data-prosedur-kependudukan-pengelolaan-thumb-7057f.webp" type="image/webp" length="93238" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/integritas-data-prosedur-kependudukan-pengelolaan-thumb-59df3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/integritas-data-prosedur-kependudukan-pengelolaan-thumb-d21cc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/integritas-data-prosedur-kependudukan-pengelolaan-thumb-7057f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-734-mkri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3060-jurnal-konstitusi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Motivasi dan Kemampuan Kerja Karyawan Rumah Sakit Implikasinya pada Prestasi Kerja ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Motivasi dan Kemampuan Kerja Karyawan Rumah Sakit Implikasinya pada Prestasi Kerja ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Motivasi dan Kemampuan Kerja Karyawan Rumah Sakit Implikasinya pada Prestasi Kerja ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42205-sakit-islam-nashrul-analisis-data-rumah-saki</link>
	<guid isPermaLink="false">98479b0b4ac85a62e052f2b075619cb7</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 20:43:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ call paper ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[call,paper,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak variabel lingkungan kerja seperti kebijakan kompensasi dan kultur organisasi terhadap motivasi dan kemampuan, membandingkan hasil di rumah sakit swasta dan negeri untuk melihat perbedaan kontekstual, serta ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Motivasi dan Kemampuan Kerja Karyawan Rumah Sakit Implikasinya pada Prestasi Kerja: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak variabel lingkungan kerja seperti kebijakan kompensasi dan kultur organisasi terhadap motivasi dan kemampuan, membandingkan hasil di rumah sakit swasta dan negeri untuk melihat perbedaan kontekstual, serta menerapkan model intervensi pelatihan berbasis teknologi digital guna meningkatkan kemampuan teknis dan perilaku karyawan secara simultan.. Variabel kebutuhan eksistensi, kebutuhan relasi, kebutuhan untuk berkembang, kemampuan teknis, dan kemampuan perilaku secara parsial dan simultan berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja karyawan.Kemampuan teknis dan perilaku memegang peranan dominan dalam meningkatkan kinerja.Menjaga dan meningkatkan motivasi serta kemampuan akan memperkuat prestasi kerja karyawan Globalisasi membawa dampak besar bagi dunia bisnis. Salah satu ujung tombak yang harus dimiliki oleh suatu perusahaan adalah sumber daya manusia yang berkualitas dan cakap dalam bidangnya. Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia adalah perbaikan efisiensi dan efektifitas kerja sehingga kinerja karyawan meningkat, dimana kinerja merupakan fungsi dari motivasi dan kemampuan (Gomes, 2000). Melalui pemenuhan kemampuan dan motivasi yang diyakini dapat meningkatkan kinerja karyawan, dalam hal ini karyawan Rumah Sakit Lavalette dan Rumah Sakit Islam Malang. Penelitian ini menggunakan penelitian eksplanatif dengan kuesioner sebagai alat utama pengumpulan data. Adapun... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/4/sakit-islam-nashrul-analisis-data-rumah-pasien-tht-thumb-b1e6b.webp" title="JURIS - Motivasi dan Kemampuan Kerja Karyawan Rumah Sakit Implikasinya pada Prestasi Kerja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/sakit-islam-nashrul-analisis-data-rumah-pasien-tht-thumb-b1e6b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/sakit-islam-nashrul-analisis-data-rumah-pasien-tht-thumb-b1e6b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/sakit-islam-nashrul-analisis-data-rumah-pasien-tht-thumb-b1e6b.webp 1x" title="JURIS - Motivasi dan Kemampuan Kerja Karyawan Rumah Sakit Implikasinya pada Prestasi Kerja" alt="JURIS - Motivasi dan Kemampuan Kerja Karyawan Rumah Sakit Implikasinya pada Prestasi Kerja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/4/sakit-islam-nashrul-analisis-data-rumah-pasien-tht-thumb-3ae04.webp" title="JURIS - Motivasi dan Kemampuan Kerja Karyawan Rumah Sakit Implikasinya pada Prestasi Kerja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/sakit-islam-nashrul-analisis-data-rumah-pasien-tht-thumb-3ae04.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/sakit-islam-nashrul-analisis-data-rumah-pasien-tht-thumb-3ae04.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/sakit-islam-nashrul-analisis-data-rumah-pasien-tht-thumb-3ae04.webp 1x" title="JURIS - Motivasi dan Kemampuan Kerja Karyawan Rumah Sakit Implikasinya pada Prestasi Kerja" alt="JURIS - Motivasi dan Kemampuan Kerja Karyawan Rumah Sakit Implikasinya pada Prestasi Kerja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/4/sakit-islam-nashrul-analisis-data-rumah-pasien-tht-thumb-977a7.webp" title="JURIS - Motivasi dan Kemampuan Kerja Karyawan Rumah Sakit Implikasinya pada Prestasi Kerja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/sakit-islam-nashrul-analisis-data-rumah-pasien-tht-thumb-977a7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/sakit-islam-nashrul-analisis-data-rumah-pasien-tht-thumb-977a7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/sakit-islam-nashrul-analisis-data-rumah-pasien-tht-thumb-977a7.webp 1x" title="JURIS - Motivasi dan Kemampuan Kerja Karyawan Rumah Sakit Implikasinya pada Prestasi Kerja" alt="JURIS - Motivasi dan Kemampuan Kerja Karyawan Rumah Sakit Implikasinya pada Prestasi Kerja" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42205-sakit-islam-nashrul-analisis-data-rumah-saki" title="JURIS - Motivasi dan Kemampuan Kerja Karyawan Rumah Sakit Implikasinya pada Prestasi Kerja" target="_blank">Motivasi dan Kemampuan Kerja Karyawan Rumah Sakit Implikasinya pada Prestasi Kerja</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak variabel lingkungan kerja seperti kebijakan kompensasi dan kultur organisasi terhadap motivasi dan kemampuan, membandingkan hasil di rumah sakit swasta dan negeri untuk melihat perbedaan kontekstual, serta menerapkan model intervensi pelatihan berbasis teknologi digital guna meningkatkan kemampuan teknis dan perilaku karyawan secara simultan..
<br>Variabel kebutuhan eksistensi, kebutuhan relasi, kebutuhan untuk berkembang, kemampuan teknis, dan kemampuan perilaku secara parsial dan simultan berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja karyawan.Kemampuan teknis dan perilaku memegang peranan dominan dalam meningkatkan kinerja.Menjaga dan meningkatkan motivasi serta kemampuan akan memperkuat prestasi kerja karyawan
<br>Globalisasi membawa dampak besar bagi dunia bisnis. Salah satu ujung tombak yang harus dimiliki oleh suatu perusahaan adalah sumber daya manusia yang berkualitas dan cakap dalam bidangnya. Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia adalah perbaikan efisiensi dan efektifitas kerja sehingga kinerja karyawan meningkat, dimana kinerja merupakan fungsi dari motivasi dan kemampuan (Gomes, 2000). Melalui pemenuhan kemampuan dan motivasi yang diyakini dapat meningkatkan kinerja karyawan, dalam hal ini karyawan Rumah Sakit Lavalette dan Rumah Sakit Islam Malang. Penelitian ini menggunakan penelitian eksplanatif dengan kuesioner sebagai alat utama pengumpulan data. Adapun...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/4/sakit-islam-nashrul-analisis-data-rumah-pasien-tht-thumb-3ae04.webp" type="image/webp" length="93898" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/sakit-islam-nashrul-analisis-data-rumah-pasien-tht-thumb-b1e6b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/sakit-islam-nashrul-analisis-data-rumah-pasien-tht-thumb-3ae04.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/sakit-islam-nashrul-analisis-data-rumah-pasien-tht-thumb-977a7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1078-unira-malang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5399-dialektika-jurnal-ekonomi-ilmu-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kandungan Kulit Jeruk Bali Citrus maxima Sebagai senyawa Antibakteri Penyebab Karies Gigi Secara In Vitro ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kandungan Kulit Jeruk Bali Citrus maxima Sebagai senyawa Antibakteri Penyebab Karies Gigi Secara In Vitro ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kandungan Kulit Jeruk Bali Citrus maxima Sebagai senyawa Antibakteri Penyebab Karies Gigi Secara In Vitro ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42197-toksisitas-ekstrak-kayu-kulit-jeruk-ba</link>
	<guid isPermaLink="false">18d8926976826b612b542ed0148d8a11</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 20:42:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nyoman gejir ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gejir,nyoman]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada identifikasi senyawa spesifik dalam ekstrak kulit jeruk bali yang bertanggung jawab atas aktivitas antibakterinya, serta menguji efektivitas ekstrak tersebut dalam menghambat pertumbuhan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kandungan Kulit Jeruk Bali (Citrus maxima) Sebagai senyawa Antibakteri Penyebab Karies Gigi Secara In-Vitro: Berdasarkan hasil penelitian, penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada identifikasi senyawa spesifik dalam ekstrak kulit jeruk bali yang bertanggung jawab atas aktivitas antibakterinya, serta menguji efektivitas ekstrak tersebut dalam menghambat pertumbuhan Streptococcus mutans secara in vivo. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan metode ekstraksi guna meningkatkan hasil senyawa antibakteri dari kulit jeruk bali. Terakhir, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai keamanan dan toksisitas ekstrak kulit jeruk bali sebelum dapat diaplikasikan sebagai bahan aktif dalam produk perawatan kesehatan gigi.. Berdasarkan hasil penelitian, ekstrak etanol kulit jeruk bali positif mengandung senyawa flavonoid, fenol dan tannin.96 mg/100 g QE, fenol sebesar 4,865.Golongan fenolik seperti flavonoid, tannin, dan senyawa fenol lainnya berfungsi sebagai alat pertahanan bagi tumbuhan untuk melawan mikroorganime patogen sehingga dapat berperan sebagai senyawa antibakteri/antimikroba Karies adalah infeksi yang terjadi pada jaringan keras gigi, disebabkan terutama oleh Streptococcus mutans yang memetabolisme gula untuk menghasilkan asam, sehingga seiring waktu akan mengakibatkan mineralisasi struktur gigi. Proses pembentukan karies gigi dapat dihambat secara mekanis, kimiawi, atau kombinasi keduanya yaitu dengan mengurangi perlekatan, proliferasi dan agregasi bakteri Streptococcus mutans. Salah satu bahan alami yang diketahui memiliki efek antibakteri adalah jeruk bali (Citrus maxima). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan senyawa kimia dalam ekstrak kulit jeruk bali secara in-vitro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol kulit jeruk bali mengandung flavonoid sebesar 102.92 A1.96 mg/100g QE, tannin sebesar 6,867.61 A167.95 mg/100g TAE, dan phenols sebesar... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/5/toksisitas-ekstrak-kayu-kulit-jeruk-bali-kapsul-mo-thumb-bd01e.webp" title="JURIS - Analisis Kandungan Kulit Jeruk Bali (Citrus maxima)    Sebagai senyawa Antibakteri  Penyebab Karies Gigi  Secara In-Vitro" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/5/toksisitas-ekstrak-kayu-kulit-jeruk-bali-kapsul-mo-thumb-bd01e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/5/toksisitas-ekstrak-kayu-kulit-jeruk-bali-kapsul-mo-thumb-bd01e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/5/toksisitas-ekstrak-kayu-kulit-jeruk-bali-kapsul-mo-thumb-bd01e.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kandungan Kulit Jeruk Bali (Citrus maxima)    Sebagai senyawa Antibakteri  Penyebab Karies Gigi  Secara In-Vitro" alt="JURIS - Analisis Kandungan Kulit Jeruk Bali (Citrus maxima)    Sebagai senyawa Antibakteri  Penyebab Karies Gigi  Secara In-Vitro" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/5/toksisitas-ekstrak-kayu-kulit-jeruk-bali-kapsul-mo-thumb-69e03.webp" title="JURIS - Analisis Kandungan Kulit Jeruk Bali (Citrus maxima)    Sebagai senyawa Antibakteri  Penyebab Karies Gigi  Secara In-Vitro" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/5/toksisitas-ekstrak-kayu-kulit-jeruk-bali-kapsul-mo-thumb-69e03.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/5/toksisitas-ekstrak-kayu-kulit-jeruk-bali-kapsul-mo-thumb-69e03.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/5/toksisitas-ekstrak-kayu-kulit-jeruk-bali-kapsul-mo-thumb-69e03.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kandungan Kulit Jeruk Bali (Citrus maxima)    Sebagai senyawa Antibakteri  Penyebab Karies Gigi  Secara In-Vitro" alt="JURIS - Analisis Kandungan Kulit Jeruk Bali (Citrus maxima)    Sebagai senyawa Antibakteri  Penyebab Karies Gigi  Secara In-Vitro" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/5/toksisitas-ekstrak-kayu-kulit-jeruk-bali-kapsul-mo-thumb-ef64b.webp" title="JURIS - Analisis Kandungan Kulit Jeruk Bali (Citrus maxima)    Sebagai senyawa Antibakteri  Penyebab Karies Gigi  Secara In-Vitro" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/5/toksisitas-ekstrak-kayu-kulit-jeruk-bali-kapsul-mo-thumb-ef64b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/5/toksisitas-ekstrak-kayu-kulit-jeruk-bali-kapsul-mo-thumb-ef64b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/5/toksisitas-ekstrak-kayu-kulit-jeruk-bali-kapsul-mo-thumb-ef64b.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kandungan Kulit Jeruk Bali (Citrus maxima)    Sebagai senyawa Antibakteri  Penyebab Karies Gigi  Secara In-Vitro" alt="JURIS - Analisis Kandungan Kulit Jeruk Bali (Citrus maxima)    Sebagai senyawa Antibakteri  Penyebab Karies Gigi  Secara In-Vitro" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42197-toksisitas-ekstrak-kayu-kulit-jeruk-ba" title="JURIS - Analisis Kandungan Kulit Jeruk Bali (Citrus maxima)    Sebagai senyawa Antibakteri  Penyebab Karies Gigi  Secara In-Vitro" target="_blank">Analisis Kandungan Kulit Jeruk Bali (Citrus maxima)    Sebagai senyawa Antibakteri  Penyebab Karies Gigi  Secara In-Vitro</a>: Berdasarkan hasil penelitian, penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada identifikasi senyawa spesifik dalam ekstrak kulit jeruk bali yang bertanggung jawab atas aktivitas antibakterinya, serta menguji efektivitas ekstrak tersebut dalam menghambat pertumbuhan Streptococcus mutans secara in vivo. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan metode ekstraksi guna meningkatkan hasil senyawa antibakteri dari kulit jeruk bali. Terakhir, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai keamanan dan toksisitas ekstrak kulit jeruk bali sebelum dapat diaplikasikan sebagai bahan aktif dalam produk perawatan kesehatan gigi..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, ekstrak etanol kulit jeruk bali positif mengandung senyawa flavonoid, fenol dan tannin.96 mg/100 g QE, fenol sebesar 4,865.Golongan fenolik seperti flavonoid, tannin, dan senyawa fenol lainnya berfungsi sebagai alat pertahanan bagi tumbuhan untuk melawan mikroorganime patogen sehingga dapat berperan sebagai senyawa antibakteri/antimikroba
<br>Karies adalah infeksi yang terjadi pada jaringan keras gigi, disebabkan terutama oleh Streptococcus mutans yang memetabolisme gula untuk menghasilkan asam, sehingga seiring waktu akan mengakibatkan mineralisasi struktur gigi. Proses pembentukan karies gigi dapat dihambat secara mekanis, kimiawi, atau kombinasi keduanya yaitu dengan mengurangi perlekatan, proliferasi dan agregasi bakteri Streptococcus mutans. Salah satu bahan alami yang diketahui memiliki efek antibakteri adalah jeruk bali (Citrus maxima). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan senyawa kimia dalam ekstrak kulit jeruk bali secara in-vitro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol kulit jeruk bali mengandung flavonoid sebesar 102.92 A1.96 mg/100g QE, tannin sebesar 6,867.61 A167.95 mg/100g TAE, dan phenols sebesar...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/5/toksisitas-ekstrak-kayu-kulit-jeruk-bali-kapsul-mo-thumb-ef64b.webp" type="image/webp" length="143282" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/5/toksisitas-ekstrak-kayu-kulit-jeruk-bali-kapsul-mo-thumb-bd01e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/5/toksisitas-ekstrak-kayu-kulit-jeruk-bali-kapsul-mo-thumb-69e03.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/5/toksisitas-ekstrak-kayu-kulit-jeruk-bali-kapsul-mo-thumb-ef64b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1757-poltekkes-denpasar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8841-jurnal-kesehatan-gigi-dental-health-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Gagasan Pengujian Formil Undang Undang Penetapan Perppu di Mahkamah Konstitusi Menguji Objektivitas Parlemen The Idea of Formal Review by the Constitutional Court of Laws Enacting Government Regulat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gagasan Pengujian Formil Undang Undang Penetapan Perppu di Mahkamah Konstitusi Menguji Objektivitas Parlemen The Idea of Formal Review by the Constitutional Court of Laws Enacting Government Regulat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gagasan Pengujian Formil Undang Undang Penetapan Perppu di Mahkamah Konstitusi Menguji Objektivitas Parlemen The Idea of Formal Review by the Constitutional Court of Laws Enacting Government Regulat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42209-dpr-perppu-mk-legislasi-undang-rakya</link>
	<guid isPermaLink="false">be4c010a4053f5544211aa8b547074cf</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 20:32:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ visitors fix ]]></category>
	<category><![CDATA[ quick menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ sa icon ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fix,icon,menu,quick,sa,visitors]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Sebagai kelanjutan penelitian, pertamaActama difokuskan pada evaluasi empiris tentang bagaimana partisipasi publik tercermin dalam proses persetujuan Perppu, mengukur dampaknya terhadap keberlanjutan kebijakan. Selanjutnya, penelitian interdisipliner ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Gagasan Pengujian Formil Undang-Undang Penetapan Perppu di Mahkamah Konstitusi: Menguji Objektivitas Parlemen: The Idea of Formal Review by the Constitutional Court of Laws Enacting Government Regulat: Sebagai kelanjutan penelitian, pertamaActama difokuskan pada evaluasi empiris tentang bagaimana partisipasi publik tercermin dalam proses persetujuan Perppu, mengukur dampaknya terhadap keberlanjutan kebijakan. Selanjutnya, penelitian interdisipliner antara ilmu politik dan hukum bisa memperluas pemahaman tentang dinamika koalisi parlemen yang memengaruhi objektivitas persetujuan Perppu, serta mengidentifikasi mekanisme kontrol independen. Akhirnya, kajian praktis mengenai desain prosedur pengujian formil di Mahkamah Konstitusi, termasuk batas waktu dan standar transparansi, dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan untuk memperkuat sistem checksAcandAcbalances antara eksekutif dan legislatif dalam pembuatan regulasi darurat.. Penulis berpendapat bahwa klaim formalistis mengenai Aoobjektifikasi oleh DPRAo dalam interaksi antara lembaga eksekutif dan legislatif pada legislasi Perppu sepatutnya dievaluasi ulang.Usaha yang lebih kritis untuk memahami kembali konteks sosial dan politik di balik persetujuan Perppu dapat memperluas argumentasi dalam mekanisme pengujian formil terhadap UU Penetapan Perppu di Mahkamah Konstitusi.Proses persetujuan di DPR mungkin belum mencapai objektivitas yang diharapkan, terutama ketika pertimbangan politik lebih mendominasi daripada penilaian objektif terhadap keadaan kegentingan yang memaksa.Dengan demikian, pengadilan dan masyarakat dapat memverifikasi syarat kegentingan memaksa yang bisa disalahgunakan oleh presiden bersama DPR Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memiliki peran penting dalam menilai unsur kegentingan yang memaksa, yang menjadi dasar keberlanjutan suatu Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu). Persetujuan DPR sering kali dipandang sebagai bentuk objektifikasi atas kewenangan subjektif Presiden dalam menerbitkan Perppu. Artikel ini menggunakan pendekatan yuridis normatif untuk menelaah kembali peran DPR serta mengkritisi konsepsi arus utama yang cenderung menafsirkan proses persetujuan Perppu secara semata-mata objektif. Temuan artikel ini meaningfull participation menyatakan bahwa DPR memiliki peranan signifikan dalam dimensi fungsi pengawasan di samping fungsi legislatinya serta tetap perlu dilaksanakan terhadap Perppu yang dilandasi Pasal 22 UUD NRI 1945. Artikel ini berargumen bahwa persetujuan DPR tidak NRI 1945 selalu mencerminkan objektivitas, terutama ketika... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/6/dpr-perppu-mk-legislasi-undang-rakyat-gagasan-peng-thumb-84c24.webp" title="JURIS - Gagasan Pengujian Formil Undang-Undang Penetapan Perppu di Mahkamah Konstitusi: Menguji Objektivitas Parlemen: The Idea of Formal Review by the Constitutional Court of Laws Enacting Government Regulat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/dpr-perppu-mk-legislasi-undang-rakyat-gagasan-peng-thumb-84c24.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/dpr-perppu-mk-legislasi-undang-rakyat-gagasan-peng-thumb-84c24.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/dpr-perppu-mk-legislasi-undang-rakyat-gagasan-peng-thumb-84c24.webp 1x" title="JURIS - Gagasan Pengujian Formil Undang-Undang Penetapan Perppu di Mahkamah Konstitusi: Menguji Objektivitas Parlemen: The Idea of Formal Review by the Constitutional Court of Laws Enacting Government Regulat" alt="JURIS - Gagasan Pengujian Formil Undang-Undang Penetapan Perppu di Mahkamah Konstitusi: Menguji Objektivitas Parlemen: The Idea of Formal Review by the Constitutional Court of Laws Enacting Government Regulat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/dpr-perppu-mk-legislasi-undang-rakyat-gagasan-peng-thumb-7c9f2.webp" title="JURIS - Gagasan Pengujian Formil Undang-Undang Penetapan Perppu di Mahkamah Konstitusi: Menguji Objektivitas Parlemen: The Idea of Formal Review by the Constitutional Court of Laws Enacting Government Regulat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/dpr-perppu-mk-legislasi-undang-rakyat-gagasan-peng-thumb-7c9f2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/dpr-perppu-mk-legislasi-undang-rakyat-gagasan-peng-thumb-7c9f2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/dpr-perppu-mk-legislasi-undang-rakyat-gagasan-peng-thumb-7c9f2.webp 1x" title="JURIS - Gagasan Pengujian Formil Undang-Undang Penetapan Perppu di Mahkamah Konstitusi: Menguji Objektivitas Parlemen: The Idea of Formal Review by the Constitutional Court of Laws Enacting Government Regulat" alt="JURIS - Gagasan Pengujian Formil Undang-Undang Penetapan Perppu di Mahkamah Konstitusi: Menguji Objektivitas Parlemen: The Idea of Formal Review by the Constitutional Court of Laws Enacting Government Regulat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/dpr-perppu-mk-legislasi-undang-rakyat-gagasan-peng-thumb-2e700.webp" title="JURIS - Gagasan Pengujian Formil Undang-Undang Penetapan Perppu di Mahkamah Konstitusi: Menguji Objektivitas Parlemen: The Idea of Formal Review by the Constitutional Court of Laws Enacting Government Regulat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/dpr-perppu-mk-legislasi-undang-rakyat-gagasan-peng-thumb-2e700.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/dpr-perppu-mk-legislasi-undang-rakyat-gagasan-peng-thumb-2e700.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/dpr-perppu-mk-legislasi-undang-rakyat-gagasan-peng-thumb-2e700.webp 1x" title="JURIS - Gagasan Pengujian Formil Undang-Undang Penetapan Perppu di Mahkamah Konstitusi: Menguji Objektivitas Parlemen: The Idea of Formal Review by the Constitutional Court of Laws Enacting Government Regulat" alt="JURIS - Gagasan Pengujian Formil Undang-Undang Penetapan Perppu di Mahkamah Konstitusi: Menguji Objektivitas Parlemen: The Idea of Formal Review by the Constitutional Court of Laws Enacting Government Regulat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42209-dpr-perppu-mk-legislasi-undang-rakya" title="JURIS - Gagasan Pengujian Formil Undang-Undang Penetapan Perppu di Mahkamah Konstitusi: Menguji Objektivitas Parlemen: The Idea of Formal Review by the Constitutional Court of Laws Enacting Government Regulat" target="_blank">Gagasan Pengujian Formil Undang-Undang Penetapan Perppu di Mahkamah Konstitusi: Menguji Objektivitas Parlemen: The Idea of Formal Review by the Constitutional Court of Laws Enacting Government Regulat</a>: Sebagai kelanjutan penelitian, pertamaActama difokuskan pada evaluasi empiris tentang bagaimana partisipasi publik tercermin dalam proses persetujuan Perppu, mengukur dampaknya terhadap keberlanjutan kebijakan. Selanjutnya, penelitian interdisipliner antara ilmu politik dan hukum bisa memperluas pemahaman tentang dinamika koalisi parlemen yang memengaruhi objektivitas persetujuan Perppu, serta mengidentifikasi mekanisme kontrol independen. Akhirnya, kajian praktis mengenai desain prosedur pengujian formil di Mahkamah Konstitusi, termasuk batas waktu dan standar transparansi, dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan untuk memperkuat sistem checksAcandAcbalances antara eksekutif dan legislatif dalam pembuatan regulasi darurat..
<br>Penulis berpendapat bahwa klaim formalistis mengenai Aoobjektifikasi oleh DPRAo dalam interaksi antara lembaga eksekutif dan legislatif pada legislasi Perppu sepatutnya dievaluasi ulang.Usaha yang lebih kritis untuk memahami kembali konteks sosial dan politik di balik persetujuan Perppu dapat memperluas argumentasi dalam mekanisme pengujian formil terhadap UU Penetapan Perppu di Mahkamah Konstitusi.Proses persetujuan di DPR mungkin belum mencapai objektivitas yang diharapkan, terutama ketika pertimbangan politik lebih mendominasi daripada penilaian objektif terhadap keadaan kegentingan yang memaksa.Dengan demikian, pengadilan dan masyarakat dapat memverifikasi syarat kegentingan memaksa yang bisa disalahgunakan oleh presiden bersama DPR
<br>Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memiliki peran penting dalam menilai unsur kegentingan yang memaksa, yang menjadi dasar keberlanjutan suatu Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu). Persetujuan DPR sering kali dipandang sebagai bentuk objektifikasi atas kewenangan subjektif Presiden dalam menerbitkan Perppu. Artikel ini menggunakan pendekatan yuridis normatif untuk menelaah kembali peran DPR serta mengkritisi konsepsi arus utama yang cenderung menafsirkan proses persetujuan Perppu secara semata-mata objektif. Temuan artikel ini meaningfull participation menyatakan bahwa DPR memiliki peranan signifikan dalam dimensi fungsi pengawasan di samping fungsi legislatinya serta tetap perlu dilaksanakan terhadap Perppu yang dilandasi Pasal 22 UUD NRI 1945. Artikel ini berargumen bahwa persetujuan DPR tidak NRI 1945 selalu mencerminkan objektivitas, terutama ketika...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/6/dpr-perppu-mk-legislasi-undang-rakyat-gagasan-peng-thumb-7c9f2.webp" type="image/webp" length="87830" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/dpr-perppu-mk-legislasi-undang-rakyat-gagasan-peng-thumb-84c24.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/dpr-perppu-mk-legislasi-undang-rakyat-gagasan-peng-thumb-7c9f2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/dpr-perppu-mk-legislasi-undang-rakyat-gagasan-peng-thumb-2e700.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-734-mkri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3060-jurnal-konstitusi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Tingkat Pengetahuan Menyikat Gigi dengan Kebersihan Gigi dan Mulut Siswa Kelas IV dan V SDN 1 Kukuh Marga Tabanan 2025 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Tingkat Pengetahuan Menyikat Gigi dengan Kebersihan Gigi dan Mulut Siswa Kelas IV dan V SDN 1 Kukuh Marga Tabanan 2025 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Tingkat Pengetahuan Menyikat Gigi dengan Kebersihan Gigi dan Mulut Siswa Kelas IV dan V SDN 1 Kukuh Marga Tabanan 2025 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42196-kebersihan-gigi-menyikat-penyuluhan-kesehatan</link>
	<guid isPermaLink="false">d95bef8d116525618d9f3a56471def91</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 20:14:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nyoman gejir ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gejir,nyoman]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti faktor-faktor non-pengetahuan seperti kebiasaan keluarga, akses terhadap alat kesehatan gigi, dan pola makan yang mungkin lebih dominan memengaruhi kebersihan gigi dan mulut siswa, agar dapat diketahui penyebab utama dari rendahnya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Tingkat Pengetahuan Menyikat Gigi dengan Kebersihan Gigi dan Mulut Siswa Kelas IV dan V SDN 1 Kukuh Marga Tabanan 2025: Pertama, perlu diteliti faktor-faktor non-pengetahuan seperti kebiasaan keluarga, akses terhadap alat kesehatan gigi, dan pola makan yang mungkin lebih dominan memengaruhi kebersihan gigi dan mulut siswa, agar dapat diketahui penyebab utama dari rendahnya keterkaitan antara pengetahuan dan perilaku. Kedua, diperlukan penelitian tindakan sekolah (school-based intervention) yang menguji efektivitas program edukasi gigi berbasis praktik langsung dan pendampingan orang tua secara berkala terhadap perubahan perilaku menyikat gigi siswa dalam jangka panjang. Ketiga, sebaiknya dilakukan studi longitudinal untuk melihat bagaimana perkembangan pengetahuan dan kebersihan gigi siswa dari kelas rendah hingga kelas tinggi, serta faktor-faktor yang secara dinamis memengaruhi perubahan tersebut, termasuk peran guru, media, dan lingkungan sekolah, sehingga dapat dirancang intervensi yang lebih tepat waktu dan berkelanjutan.. Tingkat pengetahuan menyikat gigi pada siswa kelas IV dan V SDN 1 Kukuh Marga Tabanan 2025 termasuk dalam kategori cukup, dengan rata-rata skor 66,7.Sebagian besar siswa memiliki kebersihan gigi dan mulut dalam kategori sedang, dengan rata-rata indeks 1,66.Berdasarkan analisis korelasi Spearman, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan menyikat gigi dengan kebersihan gigi dan mulut siswa, karena kemungkinan besar kebersihan gigi juga dipengaruhi oleh faktor lain selain pengetahuan Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Indonesia (2018), sebanyak 57,6% penduduk Indonesia mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut dalam 12 bulan terakhir. Pengetahuan atau ranah kognitif merupakan domain paling penting dalam pembentukan perilaku seseorang. Menyikat gigi secara benar merupakan faktor penting dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan tentang menyikat gigi dengan kebersihan gigi dan mulut siswa kelas IV dan V di SDN 1 Kukuh Marga Tabanan tahun 2025. Penelitian ini merupakan studi observasional dengan desain cross-sectional. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui kuesioner dan pemeriksaan langsung.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/1/kebersihan-gigi-menyikat-penyuluhan-kesehatan-kete-thumb-a3a77.webp" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Menyikat Gigi dengan Kebersihan Gigi dan Mulut Siswa Kelas IV dan V SDN 1 Kukuh Marga Tabanan 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/kebersihan-gigi-menyikat-penyuluhan-kesehatan-kete-thumb-a3a77.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/kebersihan-gigi-menyikat-penyuluhan-kesehatan-kete-thumb-a3a77.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/kebersihan-gigi-menyikat-penyuluhan-kesehatan-kete-thumb-a3a77.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Menyikat Gigi dengan Kebersihan Gigi dan Mulut Siswa Kelas IV dan V SDN 1 Kukuh Marga Tabanan 2025" alt="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Menyikat Gigi dengan Kebersihan Gigi dan Mulut Siswa Kelas IV dan V SDN 1 Kukuh Marga Tabanan 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/1/kebersihan-gigi-menyikat-penyuluhan-kesehatan-kete-thumb-82306.webp" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Menyikat Gigi dengan Kebersihan Gigi dan Mulut Siswa Kelas IV dan V SDN 1 Kukuh Marga Tabanan 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/kebersihan-gigi-menyikat-penyuluhan-kesehatan-kete-thumb-82306.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/kebersihan-gigi-menyikat-penyuluhan-kesehatan-kete-thumb-82306.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/kebersihan-gigi-menyikat-penyuluhan-kesehatan-kete-thumb-82306.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Menyikat Gigi dengan Kebersihan Gigi dan Mulut Siswa Kelas IV dan V SDN 1 Kukuh Marga Tabanan 2025" alt="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Menyikat Gigi dengan Kebersihan Gigi dan Mulut Siswa Kelas IV dan V SDN 1 Kukuh Marga Tabanan 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/1/kebersihan-gigi-menyikat-penyuluhan-kesehatan-kete-thumb-aee9a.webp" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Menyikat Gigi dengan Kebersihan Gigi dan Mulut Siswa Kelas IV dan V SDN 1 Kukuh Marga Tabanan 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/kebersihan-gigi-menyikat-penyuluhan-kesehatan-kete-thumb-aee9a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/kebersihan-gigi-menyikat-penyuluhan-kesehatan-kete-thumb-aee9a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/kebersihan-gigi-menyikat-penyuluhan-kesehatan-kete-thumb-aee9a.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Menyikat Gigi dengan Kebersihan Gigi dan Mulut Siswa Kelas IV dan V SDN 1 Kukuh Marga Tabanan 2025" alt="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Menyikat Gigi dengan Kebersihan Gigi dan Mulut Siswa Kelas IV dan V SDN 1 Kukuh Marga Tabanan 2025" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42196-kebersihan-gigi-menyikat-penyuluhan-kesehatan" title="JURIS - Hubungan Tingkat Pengetahuan Menyikat Gigi dengan Kebersihan Gigi dan Mulut Siswa Kelas IV dan V SDN 1 Kukuh Marga Tabanan 2025" target="_blank">Hubungan Tingkat Pengetahuan Menyikat Gigi dengan Kebersihan Gigi dan Mulut Siswa Kelas IV dan V SDN 1 Kukuh Marga Tabanan 2025</a>: Pertama, perlu diteliti faktor-faktor non-pengetahuan seperti kebiasaan keluarga, akses terhadap alat kesehatan gigi, dan pola makan yang mungkin lebih dominan memengaruhi kebersihan gigi dan mulut siswa, agar dapat diketahui penyebab utama dari rendahnya keterkaitan antara pengetahuan dan perilaku. Kedua, diperlukan penelitian tindakan sekolah (school-based intervention) yang menguji efektivitas program edukasi gigi berbasis praktik langsung dan pendampingan orang tua secara berkala terhadap perubahan perilaku menyikat gigi siswa dalam jangka panjang. Ketiga, sebaiknya dilakukan studi longitudinal untuk melihat bagaimana perkembangan pengetahuan dan kebersihan gigi siswa dari kelas rendah hingga kelas tinggi, serta faktor-faktor yang secara dinamis memengaruhi perubahan tersebut, termasuk peran guru, media, dan lingkungan sekolah, sehingga dapat dirancang intervensi yang lebih tepat waktu dan berkelanjutan..
<br>Tingkat pengetahuan menyikat gigi pada siswa kelas IV dan V SDN 1 Kukuh Marga Tabanan 2025 termasuk dalam kategori cukup, dengan rata-rata skor 66,7.Sebagian besar siswa memiliki kebersihan gigi dan mulut dalam kategori sedang, dengan rata-rata indeks 1,66.Berdasarkan analisis korelasi Spearman, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan menyikat gigi dengan kebersihan gigi dan mulut siswa, karena kemungkinan besar kebersihan gigi juga dipengaruhi oleh faktor lain selain pengetahuan
<br>Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Indonesia (2018), sebanyak 57,6% penduduk Indonesia mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut dalam 12 bulan terakhir. Pengetahuan atau ranah kognitif merupakan domain paling penting dalam pembentukan perilaku seseorang. Menyikat gigi secara benar merupakan faktor penting dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan tentang menyikat gigi dengan kebersihan gigi dan mulut siswa kelas IV dan V di SDN 1 Kukuh Marga Tabanan tahun 2025. Penelitian ini merupakan studi observasional dengan desain cross-sectional. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui kuesioner dan pemeriksaan langsung....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/1/kebersihan-gigi-menyikat-penyuluhan-kesehatan-kete-thumb-82306.webp" type="image/webp" length="64304" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/kebersihan-gigi-menyikat-penyuluhan-kesehatan-kete-thumb-a3a77.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/kebersihan-gigi-menyikat-penyuluhan-kesehatan-kete-thumb-82306.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/kebersihan-gigi-menyikat-penyuluhan-kesehatan-kete-thumb-aee9a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1757-poltekkes-denpasar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8841-jurnal-kesehatan-gigi-dental-health-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Berkumur Larutan Lidah Buaya Aloe barbadensis 25 Terhadap Perubahan Skor Debris Index DI ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Berkumur Larutan Lidah Buaya Aloe barbadensis 25 Terhadap Perubahan Skor Debris Index DI ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Berkumur Larutan Lidah Buaya Aloe barbadensis 25 Terhadap Perubahan Skor Debris Index DI ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42195-gel-aloe-vera-debris-index-obat-kumur</link>
	<guid isPermaLink="false">e93175f7aaa7bfb66e5680adf1d3d570</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 19:01:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nyoman gejir ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gejir,nyoman]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji efektivitas berbagai konsentrasi larutan Aloe vera terhadap penurunan skor Debris Index, dengan mempertimbangkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Berkumur Larutan Lidah Buaya (Aloe barbadensis) 25% Terhadap Perubahan Skor Debris Index(DI): Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji efektivitas berbagai konsentrasi larutan Aloe vera terhadap penurunan skor Debris Index, dengan mempertimbangkan stabilitas zat aktif Aloe vera. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada evaluasi efek jangka panjang penggunaan larutan Aloe vera terhadap kesehatan gusi dan mencegah pembentukan plak gigi. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi kombinasi optimal antara larutan Aloe vera dengan bahan-bahan alami lain yang memiliki sifat antibakteri atau anti-inflamasi, guna meningkatkan efektivitas dalam menjaga kebersihan dan kesehatan rongga mulut. Dengan demikian, diharapkan dapat ditemukan formula obat kumur herbal yang lebih efektif dan aman untuk digunakan dalam jangka panjang, serta dapat diakses oleh masyarakat luas.. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa berkumur larutan lidah buaya 25% efektif dalam menurunkan skor Debris Index (DI) pada siswa di SMP Mutiara 5 Lembang Kabupaten Bandung Barat.Penggunaan larutan lidah buaya 25% dapat menjadi alternatif yang efektif dan aman dalam menjaga kesehatan rongga mulut.Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengoptimalkan formulasi dan mengeksplorasi potensi manfaat Aloe vera dalam pencegahan penyakit periodontal Kesehatan gigi dan mulut merupakan faktor penting dalam menentukan kesehatan sistemik secara keseluruhan, namun seringkali diabaikan. Akumulasi debris merupakan faktor etiologi utama dari berbagai masalah kesehatan mulut, termasuk gingivitis dan karies gigi. Meskipun menyikat gigi secara mekanis efektif, terdapat keterbatasan dalam menjangkau area anatomis tertentu, sehingga diperlukan intervensi komplementer seperti obat kumur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh berkumur dengan larutan Aloe vera 25% terhadap perubahan skor Debris Index (DI) pada siswa SMP Mutiara 5 Lembang. Penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/3/gel-aloe-vera-debris-index-obat-kumur-kesehatan-mu-thumb-d589f.webp" title="JURIS - Pengaruh Berkumur Larutan Lidah Buaya (Aloe barbadensis) 25%  Terhadap Perubahan Skor Debris Index(DI)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/gel-aloe-vera-debris-index-obat-kumur-kesehatan-mu-thumb-d589f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/gel-aloe-vera-debris-index-obat-kumur-kesehatan-mu-thumb-d589f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/gel-aloe-vera-debris-index-obat-kumur-kesehatan-mu-thumb-d589f.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Berkumur Larutan Lidah Buaya (Aloe barbadensis) 25%  Terhadap Perubahan Skor Debris Index(DI)" alt="JURIS - Pengaruh Berkumur Larutan Lidah Buaya (Aloe barbadensis) 25%  Terhadap Perubahan Skor Debris Index(DI)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/gel-aloe-vera-debris-index-obat-kumur-kesehatan-mu-thumb-f4532.webp" title="JURIS - Pengaruh Berkumur Larutan Lidah Buaya (Aloe barbadensis) 25%  Terhadap Perubahan Skor Debris Index(DI)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/gel-aloe-vera-debris-index-obat-kumur-kesehatan-mu-thumb-f4532.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/gel-aloe-vera-debris-index-obat-kumur-kesehatan-mu-thumb-f4532.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/gel-aloe-vera-debris-index-obat-kumur-kesehatan-mu-thumb-f4532.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Berkumur Larutan Lidah Buaya (Aloe barbadensis) 25%  Terhadap Perubahan Skor Debris Index(DI)" alt="JURIS - Pengaruh Berkumur Larutan Lidah Buaya (Aloe barbadensis) 25%  Terhadap Perubahan Skor Debris Index(DI)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/gel-aloe-vera-debris-index-obat-kumur-kesehatan-mu-thumb-8b706.webp" title="JURIS - Pengaruh Berkumur Larutan Lidah Buaya (Aloe barbadensis) 25%  Terhadap Perubahan Skor Debris Index(DI)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/gel-aloe-vera-debris-index-obat-kumur-kesehatan-mu-thumb-8b706.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/gel-aloe-vera-debris-index-obat-kumur-kesehatan-mu-thumb-8b706.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/gel-aloe-vera-debris-index-obat-kumur-kesehatan-mu-thumb-8b706.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Berkumur Larutan Lidah Buaya (Aloe barbadensis) 25%  Terhadap Perubahan Skor Debris Index(DI)" alt="JURIS - Pengaruh Berkumur Larutan Lidah Buaya (Aloe barbadensis) 25%  Terhadap Perubahan Skor Debris Index(DI)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42195-gel-aloe-vera-debris-index-obat-kumur" title="JURIS - Pengaruh Berkumur Larutan Lidah Buaya (Aloe barbadensis) 25%  Terhadap Perubahan Skor Debris Index(DI)" target="_blank">Pengaruh Berkumur Larutan Lidah Buaya (Aloe barbadensis) 25%  Terhadap Perubahan Skor Debris Index(DI)</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji efektivitas berbagai konsentrasi larutan Aloe vera terhadap penurunan skor Debris Index, dengan mempertimbangkan stabilitas zat aktif Aloe vera. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada evaluasi efek jangka panjang penggunaan larutan Aloe vera terhadap kesehatan gusi dan mencegah pembentukan plak gigi. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi kombinasi optimal antara larutan Aloe vera dengan bahan-bahan alami lain yang memiliki sifat antibakteri atau anti-inflamasi, guna meningkatkan efektivitas dalam menjaga kebersihan dan kesehatan rongga mulut. Dengan demikian, diharapkan dapat ditemukan formula obat kumur herbal yang lebih efektif dan aman untuk digunakan dalam jangka panjang, serta dapat diakses oleh masyarakat luas..
<br>Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa berkumur larutan lidah buaya 25% efektif dalam menurunkan skor Debris Index (DI) pada siswa di SMP Mutiara 5 Lembang Kabupaten Bandung Barat.Penggunaan larutan lidah buaya 25% dapat menjadi alternatif yang efektif dan aman dalam menjaga kesehatan rongga mulut.Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengoptimalkan formulasi dan mengeksplorasi potensi manfaat Aloe vera dalam pencegahan penyakit periodontal
<br>Kesehatan gigi dan mulut merupakan faktor penting dalam menentukan kesehatan sistemik secara keseluruhan, namun seringkali diabaikan. Akumulasi debris merupakan faktor etiologi utama dari berbagai masalah kesehatan mulut, termasuk gingivitis dan karies gigi. Meskipun menyikat gigi secara mekanis efektif, terdapat keterbatasan dalam menjangkau area anatomis tertentu, sehingga diperlukan intervensi komplementer seperti obat kumur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh berkumur dengan larutan Aloe vera 25% terhadap perubahan skor Debris Index (DI) pada siswa SMP Mutiara 5 Lembang. Penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/3/gel-aloe-vera-debris-index-obat-kumur-kesehatan-mu-thumb-f4532.webp" type="image/webp" length="103450" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/gel-aloe-vera-debris-index-obat-kumur-kesehatan-mu-thumb-d589f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/gel-aloe-vera-debris-index-obat-kumur-kesehatan-mu-thumb-f4532.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/gel-aloe-vera-debris-index-obat-kumur-kesehatan-mu-thumb-8b706.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1757-poltekkes-denpasar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8841-jurnal-kesehatan-gigi-dental-health-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 28 Apr 2026 04:11:33 +0700. 24 items. Served in: 2.041 seconds [rss] -->
