<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sun, 06 Sep 2026 00:38:05 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 00:38:05 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-09-06T00:38:05+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Kesalehan ibu dan pembentukan kepribadian anak Tafsir Tematik QS Ali Imran Ayat 35Ae36 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kesalehan ibu dan pembentukan kepribadian anak Tafsir Tematik QS Ali Imran Ayat 35Ae36 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kesalehan ibu dan pembentukan kepribadian anak Tafsir Tematik QS Ali Imran Ayat 35Ae36 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64541-kepribadian-anak-karakter-spiritual-adaptasi</link>
	<guid isPermaLink="false">58ccc0877985b7410497fdd8be31ff6b</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 22:51:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tradisi jum ]]></category>
	<category><![CDATA[ amril m 111 ]]></category>
	<category><![CDATA[ yos sudarso ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[111,amril,jum,m,sudarso,tradisi,yos]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh kesalehan ibu dalam surah lain seperti Surah Al-Baqarah atau Surah Thaha untuk membandingkan konsep serupa. Selain itu, studi tentang dampak budaya lokal terhadap praktik kesalehan ibu dalam konteks pendidikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kesalehan ibu dan pembentukan kepribadian anak: Tafsir Tematik QS. Ali Imran Ayat 35Ae36: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh kesalehan ibu dalam surah lain seperti Surah Al-Baqarah atau Surah Thaha untuk membandingkan konsep serupa. Selain itu, studi tentang dampak budaya lokal terhadap praktik kesalehan ibu dalam konteks pendidikan Islam dapat memberikan wawasan baru. Penelitian juga perlu mengkaji hubungan antara kesalehan ibu dengan perkembangan psikologis jangka panjang anak, termasuk pengaruhnya terhadap kesehatan mental dan sosial di masa dewasa.. Kesalehan ibu memegang peran sentral dalam membentuk kepribadian anak.Ibu bertanggung jawab atas pengasuhan moral dan emosional anak, sementara ayah lebih fokus pada kebutuhan material.Lingkungan, terutama peran ibu, sangat berpengaruh pada perkembangan kepribadian anak.Kesalehan ibu menjadi fondasi penting dalam pendidikan karakter dan nilai kehidupan Studi ini mengeksplorasi peran kesalehan ibu dalam membentuk perkembangan kepribadian anak berdasarkan interpretasi tematik Surah Ali Imran (ayat 35Ae36). Dengan pendekatan kualitatif dan desain berbasis literatur, studi ini mengumpulkan data dari ayat Al-Qur'an, tafsir klasik dan modern, serta literatur akademik pendukung. Analisis data dilakukan melalui analisis konten dalam kerangka tafsir tematik Al-Qur'an. Temuan menunjukkan empat poin utama: (1) anak merupakan amanat Tuhan yang memiliki kebersihan alami, dengan ibu sebagai tanggung jawab moral utama; (2) meskipun kedua orang tua memiliki peran pendidikan, ayah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/f/kepribadian-anak-karakter-spiritual-adaptasi-emosi-thumb-b278d.webp" title="JURIS - Kesalehan ibu dan pembentukan kepribadian anak: Tafsir Tematik QS. Ali Imran Ayat 35Ae36" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/kepribadian-anak-karakter-spiritual-adaptasi-emosi-thumb-b278d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/kepribadian-anak-karakter-spiritual-adaptasi-emosi-thumb-b278d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/kepribadian-anak-karakter-spiritual-adaptasi-emosi-thumb-b278d.webp 1x" title="JURIS - Kesalehan ibu dan pembentukan kepribadian anak: Tafsir Tematik QS. Ali Imran Ayat 35Ae36" alt="JURIS - Kesalehan ibu dan pembentukan kepribadian anak: Tafsir Tematik QS. Ali Imran Ayat 35Ae36" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/kepribadian-anak-karakter-spiritual-adaptasi-emosi-thumb-74956.webp" title="JURIS - Kesalehan ibu dan pembentukan kepribadian anak: Tafsir Tematik QS. Ali Imran Ayat 35Ae36" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/kepribadian-anak-karakter-spiritual-adaptasi-emosi-thumb-74956.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/kepribadian-anak-karakter-spiritual-adaptasi-emosi-thumb-74956.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/kepribadian-anak-karakter-spiritual-adaptasi-emosi-thumb-74956.webp 1x" title="JURIS - Kesalehan ibu dan pembentukan kepribadian anak: Tafsir Tematik QS. Ali Imran Ayat 35Ae36" alt="JURIS - Kesalehan ibu dan pembentukan kepribadian anak: Tafsir Tematik QS. Ali Imran Ayat 35Ae36" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/kepribadian-anak-karakter-spiritual-adaptasi-emosi-thumb-53a06.webp" title="JURIS - Kesalehan ibu dan pembentukan kepribadian anak: Tafsir Tematik QS. Ali Imran Ayat 35Ae36" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/kepribadian-anak-karakter-spiritual-adaptasi-emosi-thumb-53a06.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/kepribadian-anak-karakter-spiritual-adaptasi-emosi-thumb-53a06.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/kepribadian-anak-karakter-spiritual-adaptasi-emosi-thumb-53a06.webp 1x" title="JURIS - Kesalehan ibu dan pembentukan kepribadian anak: Tafsir Tematik QS. Ali Imran Ayat 35Ae36" alt="JURIS - Kesalehan ibu dan pembentukan kepribadian anak: Tafsir Tematik QS. Ali Imran Ayat 35Ae36" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64541-kepribadian-anak-karakter-spiritual-adaptasi" title="JURIS - Kesalehan ibu dan pembentukan kepribadian anak: Tafsir Tematik QS. Ali Imran Ayat 35Ae36" target="_blank">Kesalehan ibu dan pembentukan kepribadian anak: Tafsir Tematik QS. Ali Imran Ayat 35Ae36</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh kesalehan ibu dalam surah lain seperti Surah Al-Baqarah atau Surah Thaha untuk membandingkan konsep serupa. Selain itu, studi tentang dampak budaya lokal terhadap praktik kesalehan ibu dalam konteks pendidikan Islam dapat memberikan wawasan baru. Penelitian juga perlu mengkaji hubungan antara kesalehan ibu dengan perkembangan psikologis jangka panjang anak, termasuk pengaruhnya terhadap kesehatan mental dan sosial di masa dewasa..
<br>Kesalehan ibu memegang peran sentral dalam membentuk kepribadian anak.Ibu bertanggung jawab atas pengasuhan moral dan emosional anak, sementara ayah lebih fokus pada kebutuhan material.Lingkungan, terutama peran ibu, sangat berpengaruh pada perkembangan kepribadian anak.Kesalehan ibu menjadi fondasi penting dalam pendidikan karakter dan nilai kehidupan
<br>Studi ini mengeksplorasi peran kesalehan ibu dalam membentuk perkembangan kepribadian anak berdasarkan interpretasi tematik Surah Ali Imran (ayat 35Ae36). Dengan pendekatan kualitatif dan desain berbasis literatur, studi ini mengumpulkan data dari ayat Al-Qur'an, tafsir klasik dan modern, serta literatur akademik pendukung. Analisis data dilakukan melalui analisis konten dalam kerangka tafsir tematik Al-Qur'an. Temuan menunjukkan empat poin utama: (1) anak merupakan amanat Tuhan yang memiliki kebersihan alami, dengan ibu sebagai tanggung jawab moral utama; (2) meskipun kedua orang tua memiliki peran pendidikan, ayah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/f/kepribadian-anak-karakter-spiritual-adaptasi-emosi-thumb-b278d.webp" type="image/webp" length="125560" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/kepribadian-anak-karakter-spiritual-adaptasi-emosi-thumb-b278d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/kepribadian-anak-karakter-spiritual-adaptasi-emosi-thumb-74956.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/kepribadian-anak-karakter-spiritual-adaptasi-emosi-thumb-53a06.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7178-man4kotapekanbaru.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20347-takuana-jurnal-pendidikan-sains-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dinamika politik ekonomi dan administrasi Dinasti Umayyah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dinamika politik ekonomi dan administrasi Dinasti Umayyah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dinamika politik ekonomi dan administrasi Dinasti Umayyah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64542-efisiensi-fiskal-dinasti-umayyah-reformasi-politik</link>
	<guid isPermaLink="false">50c99ffdb71ae450616df032598ef069</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 22:28:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tradisi jum ]]></category>
	<category><![CDATA[ amril m 111 ]]></category>
	<category><![CDATA[ yos sudarso ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[111,amril,jum,m,sudarso,tradisi,yos]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkaya pemahaman tentang Dinasti Umayyah dan pelajaran yang dapat diambil, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik dan relevan. Pertama, akan sangat berharga jika studi ke depan tidak hanya mengandalkan literatur, tetapi juga mengintegrasikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dinamika politik, ekonomi, dan administrasi Dinasti Umayyah: Untuk memperkaya pemahaman tentang Dinasti Umayyah dan pelajaran yang dapat diambil, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik dan relevan. Pertama, akan sangat berharga jika studi ke depan tidak hanya mengandalkan literatur, tetapi juga mengintegrasikan analisis kuantitatif dan bukti arkeologis. Misalnya, penggalian situs-situs kuno Dinasti Umayyah dapat memberikan data konkret tentang pola perdagangan, produksi pertanian, dan arsitektur administratif, yang memungkinkan kita untuk menguji hipotesis tentang efisiensi fiskal dan distribusi kekayaan yang diuraikan dalam artikel ini. Bagaimana temuan artefak atau sisa-sisa bangunan dapat menjelaskan lebih jauh tentang dampak kebijakan Arabisasi mata uang atau sistem perpajakan di tingkat lokal? Kedua, penelitian dapat memperdalam kesinambungan institusional antara Dinasti Umayyah dan Abbasiyah. Sebuah studi komparatif mengenai evolusi struktur fiskal, sistem patronase suku, dan pengembangan hukum administratif dari satu dinasti ke dinasti berikutnya akan mengungkap bagaimana fondasi Umayyah diteruskan, dimodifikasi, atau bahkan ditolak oleh Abbasiyah, serta implikasinya terhadap tata kelola negara Islam selanjutnya. Terakhir, mengingat artikel ini menyoroti "imperial overstretch" dan kegagalan Umayyah beradaptasi dengan perubahan sosial-politik, penelitian komparatif dengan kekaisaran pra-modern lainnya dapat memberikan wawasan baru. Mengidentifikasi faktor-faktor universal atau spesifik yang membuat suatu kekaisaran berhasil atau gagal dalam mengelola ekspansi wilayah dan keragaman internal dapat membantu kita memahami lebih baik dinamika kekuatan dan kerapuhan negara-negara besar dalam sejarah.. Dinasti Umayyah merupakan prototipe awal negara Islam yang berhasil menggabungkan dimensi politik, fiskal, dan administratif secara terorganisasi, dengan transformasi dari sistem musyawarah menjadi monarki herediter serta inovasi dalam birokrasi dan ekonomi.Namun, ekspansi fiskal tanpa diversifikasi sumber pendapatan dan pengeluaran rutin yang tinggi menyebabkan defisit struktural dan gejala "imperial overstretch", diperparah oleh ketidakseimbangan fiskal serta ketergantungan pada patronase etno-politik.Kegagalan Dinasti Umayyah dalam beradaptasi dan responsif terhadap perubahan sosial-politik menegaskan bahwa keberlangsungan kekuasaan negara modern sangat bergantung pada keseimbangan legitimasi ideologis, kapasitas fiskal, dan birokrasi yang adaptif Studi berbasis literatur ini mengkaji ulang konsolidasi politik, inovasi fiskal, dan reformasi administratif yang dicapai oleh Kekhalifahan Umayyah (661Ae750 M). Menggunakan pendekatan historiografi kualitatif, penelitian ini mensintesis kronik-kronik primer dan karya akademik terbaru untuk mengungkap tiga perkembangan kunci: (1) transformasi dari kekhalifahan elektif menjadi monarki herediter; (2) unifikasi ekonomi melalui Arabisasi mata uang dan birokrasi; serta (3) kantor administrasi berlapis yang membakukan perpajakan, keadilan, dan komunikasi di seluruh kekaisaran trans-regional. Temuan-temuan ini menunjukkan bagaimana sistem pemerintahan awal, kebijakan moneter, dan desain... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-fiskal-dinasti-umayyah-reformasi-politik-thumb-beba1.webp" title="JURIS - Dinamika politik, ekonomi, dan administrasi Dinasti Umayyah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-fiskal-dinasti-umayyah-reformasi-politik-thumb-beba1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-fiskal-dinasti-umayyah-reformasi-politik-thumb-beba1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-fiskal-dinasti-umayyah-reformasi-politik-thumb-beba1.webp 1x" title="JURIS - Dinamika politik, ekonomi, dan administrasi Dinasti Umayyah" alt="JURIS - Dinamika politik, ekonomi, dan administrasi Dinasti Umayyah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-fiskal-dinasti-umayyah-reformasi-politik-thumb-032ef.webp" title="JURIS - Dinamika politik, ekonomi, dan administrasi Dinasti Umayyah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-fiskal-dinasti-umayyah-reformasi-politik-thumb-032ef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-fiskal-dinasti-umayyah-reformasi-politik-thumb-032ef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-fiskal-dinasti-umayyah-reformasi-politik-thumb-032ef.webp 1x" title="JURIS - Dinamika politik, ekonomi, dan administrasi Dinasti Umayyah" alt="JURIS - Dinamika politik, ekonomi, dan administrasi Dinasti Umayyah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-fiskal-dinasti-umayyah-reformasi-politik-thumb-f4f3b.webp" title="JURIS - Dinamika politik, ekonomi, dan administrasi Dinasti Umayyah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-fiskal-dinasti-umayyah-reformasi-politik-thumb-f4f3b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-fiskal-dinasti-umayyah-reformasi-politik-thumb-f4f3b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-fiskal-dinasti-umayyah-reformasi-politik-thumb-f4f3b.webp 1x" title="JURIS - Dinamika politik, ekonomi, dan administrasi Dinasti Umayyah" alt="JURIS - Dinamika politik, ekonomi, dan administrasi Dinasti Umayyah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64542-efisiensi-fiskal-dinasti-umayyah-reformasi-politik" title="JURIS - Dinamika politik, ekonomi, dan administrasi Dinasti Umayyah" target="_blank">Dinamika politik, ekonomi, dan administrasi Dinasti Umayyah</a>: Untuk memperkaya pemahaman tentang Dinasti Umayyah dan pelajaran yang dapat diambil, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik dan relevan. Pertama, akan sangat berharga jika studi ke depan tidak hanya mengandalkan literatur, tetapi juga mengintegrasikan analisis kuantitatif dan bukti arkeologis. Misalnya, penggalian situs-situs kuno Dinasti Umayyah dapat memberikan data konkret tentang pola perdagangan, produksi pertanian, dan arsitektur administratif, yang memungkinkan kita untuk menguji hipotesis tentang efisiensi fiskal dan distribusi kekayaan yang diuraikan dalam artikel ini. Bagaimana temuan artefak atau sisa-sisa bangunan dapat menjelaskan lebih jauh tentang dampak kebijakan Arabisasi mata uang atau sistem perpajakan di tingkat lokal? Kedua, penelitian dapat memperdalam kesinambungan institusional antara Dinasti Umayyah dan Abbasiyah. Sebuah studi komparatif mengenai evolusi struktur fiskal, sistem patronase suku, dan pengembangan hukum administratif dari satu dinasti ke dinasti berikutnya akan mengungkap bagaimana fondasi Umayyah diteruskan, dimodifikasi, atau bahkan ditolak oleh Abbasiyah, serta implikasinya terhadap tata kelola negara Islam selanjutnya. Terakhir, mengingat artikel ini menyoroti "imperial overstretch" dan kegagalan Umayyah beradaptasi dengan perubahan sosial-politik, penelitian komparatif dengan kekaisaran pra-modern lainnya dapat memberikan wawasan baru. Mengidentifikasi faktor-faktor universal atau spesifik yang membuat suatu kekaisaran berhasil atau gagal dalam mengelola ekspansi wilayah dan keragaman internal dapat membantu kita memahami lebih baik dinamika kekuatan dan kerapuhan negara-negara besar dalam sejarah..
<br>Dinasti Umayyah merupakan prototipe awal negara Islam yang berhasil menggabungkan dimensi politik, fiskal, dan administratif secara terorganisasi, dengan transformasi dari sistem musyawarah menjadi monarki herediter serta inovasi dalam birokrasi dan ekonomi.Namun, ekspansi fiskal tanpa diversifikasi sumber pendapatan dan pengeluaran rutin yang tinggi menyebabkan defisit struktural dan gejala "imperial overstretch", diperparah oleh ketidakseimbangan fiskal serta ketergantungan pada patronase etno-politik.Kegagalan Dinasti Umayyah dalam beradaptasi dan responsif terhadap perubahan sosial-politik menegaskan bahwa keberlangsungan kekuasaan negara modern sangat bergantung pada keseimbangan legitimasi ideologis, kapasitas fiskal, dan birokrasi yang adaptif
<br>Studi berbasis literatur ini mengkaji ulang konsolidasi politik, inovasi fiskal, dan reformasi administratif yang dicapai oleh Kekhalifahan Umayyah (661Ae750 M). Menggunakan pendekatan historiografi kualitatif, penelitian ini mensintesis kronik-kronik primer dan karya akademik terbaru untuk mengungkap tiga perkembangan kunci: (1) transformasi dari kekhalifahan elektif menjadi monarki herediter; (2) unifikasi ekonomi melalui Arabisasi mata uang dan birokrasi; serta (3) kantor administrasi berlapis yang membakukan perpajakan, keadilan, dan komunikasi di seluruh kekaisaran trans-regional. Temuan-temuan ini menunjukkan bagaimana sistem pemerintahan awal, kebijakan moneter, dan desain...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-fiskal-dinasti-umayyah-reformasi-politik-thumb-032ef.webp" type="image/webp" length="123638" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-fiskal-dinasti-umayyah-reformasi-politik-thumb-beba1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-fiskal-dinasti-umayyah-reformasi-politik-thumb-032ef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/efisiensi-fiskal-dinasti-umayyah-reformasi-politik-thumb-f4f3b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7178-man4kotapekanbaru.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20347-takuana-jurnal-pendidikan-sains-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis perbandingan metode tafsir al Muqaran dan al MawdhuAoi dalam kajian tematik al QurAoan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis perbandingan metode tafsir al Muqaran dan al MawdhuAoi dalam kajian tematik al QurAoan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis perbandingan metode tafsir al Muqaran dan al MawdhuAoi dalam kajian tematik al QurAoan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64538-qur-anic-exegesis-al-muqaran-mawdhu-tafsir-st</link>
	<guid isPermaLink="false">621a81803e1a1c16b7008089e65775e1</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 22:26:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tradisi jum ]]></category>
	<category><![CDATA[ amril m 111 ]]></category>
	<category><![CDATA[ yos sudarso ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[111,amril,jum,m,sudarso,tradisi,yos]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan penggunaan teknologi AI untuk mempercepat analisis perbandingan interpretasi tafsir al-Muqaran secara sistematis. Selain itu, perlu ada studi lebih dalam tentang penggunaan metode al-MawdhuAoi dalam konteks sosial ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis perbandingan metode tafsir al-Muqaran dan al-MawdhuAoi dalam kajian tematik al-QurAoan: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan penggunaan teknologi AI untuk mempercepat analisis perbandingan interpretasi tafsir al-Muqaran secara sistematis. Selain itu, perlu ada studi lebih dalam tentang penggunaan metode al-MawdhuAoi dalam konteks sosial dan politik modern, khususnya dalam menghadapi isu seperti keadilan ekonomi atau moderasi beragama. Terakhir, penelitian interdisciplinary yang menggabungkan pendekatan hermeneutika dan sosiologi agama dapat membantu memahami dinamika interpretasi al-QurAoan dalam masyarakat multikultural.. Metode tafsir al-Muqaran dan al-MawdhuAoi memiliki karakter epistemologis dan metodologis yang berbeda namun saling melengkapi.Al-Muqaran fokus pada analisis komparatif antar-interpretasi atau antar-ayat dengan tema serupa, sementara al-MawdhuAoi mengumpulkan dan menyintesiskan ayat-ayat terkait satu tema untuk analisis menyeluruh.Kedua metode tidak saling meniadakan, tetapi dapat menjadi instrumen saling melengkapi dalam konstruksi makna.Integrasi keduanya dalam studi tafsir modern sangat disarankan untuk menghasilkan pemahaman al-QurAoan yang lebih kaya, kontekstual, dan relevan dengan tantangan zaman Artikel ini mengeksplorasi dua pendekatan utama dalam tafsir al-QurAoan, yaitu metode al-Muqaran (perbandingan) dan al-MawdhuAoi (tematik). Metode al-Muqaran membandingkan interpretasi dari berbagai mufasir atau ayat-ayat yang membahas tema serupa untuk mengidentifikasi kesamaan dan perbedaan perspektif hermeneutik. Sebaliknya, metode al-MawdhuAoi mengumpulkan seluruh ayat al-QurAoan terkait suatu tema dan menganalisisnya secara holistik untuk membangun pemahaman terpadu. Penelitian ini menunjukkan bahwa kedua metode saling melengkapi: al-Muqaran memperkaya dialog antar-tekstual... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/e/quranic-exegesis-al-muqaran-al-mawdhui-tafsir-stud-thumb-70d42.webp" title="JURIS - Analisis perbandingan metode tafsir al-Muqaran dan al-MawdhuAoi dalam kajian tematik al-QurAoan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/quranic-exegesis-al-muqaran-al-mawdhui-tafsir-stud-thumb-70d42.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/quranic-exegesis-al-muqaran-al-mawdhui-tafsir-stud-thumb-70d42.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/quranic-exegesis-al-muqaran-al-mawdhui-tafsir-stud-thumb-70d42.webp 1x" title="JURIS - Analisis perbandingan metode tafsir al-Muqaran dan al-MawdhuAoi dalam kajian tematik al-QurAoan" alt="JURIS - Analisis perbandingan metode tafsir al-Muqaran dan al-MawdhuAoi dalam kajian tematik al-QurAoan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/quranic-exegesis-al-muqaran-al-mawdhui-tafsir-stud-thumb-269b2.webp" title="JURIS - Analisis perbandingan metode tafsir al-Muqaran dan al-MawdhuAoi dalam kajian tematik al-QurAoan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/quranic-exegesis-al-muqaran-al-mawdhui-tafsir-stud-thumb-269b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/quranic-exegesis-al-muqaran-al-mawdhui-tafsir-stud-thumb-269b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/quranic-exegesis-al-muqaran-al-mawdhui-tafsir-stud-thumb-269b2.webp 1x" title="JURIS - Analisis perbandingan metode tafsir al-Muqaran dan al-MawdhuAoi dalam kajian tematik al-QurAoan" alt="JURIS - Analisis perbandingan metode tafsir al-Muqaran dan al-MawdhuAoi dalam kajian tematik al-QurAoan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/quranic-exegesis-al-muqaran-al-mawdhui-tafsir-stud-thumb-21982.webp" title="JURIS - Analisis perbandingan metode tafsir al-Muqaran dan al-MawdhuAoi dalam kajian tematik al-QurAoan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/quranic-exegesis-al-muqaran-al-mawdhui-tafsir-stud-thumb-21982.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/quranic-exegesis-al-muqaran-al-mawdhui-tafsir-stud-thumb-21982.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/quranic-exegesis-al-muqaran-al-mawdhui-tafsir-stud-thumb-21982.webp 1x" title="JURIS - Analisis perbandingan metode tafsir al-Muqaran dan al-MawdhuAoi dalam kajian tematik al-QurAoan" alt="JURIS - Analisis perbandingan metode tafsir al-Muqaran dan al-MawdhuAoi dalam kajian tematik al-QurAoan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64538-qur-anic-exegesis-al-muqaran-mawdhu-tafsir-st" title="JURIS - Analisis perbandingan metode tafsir al-Muqaran dan al-MawdhuAoi dalam kajian tematik al-QurAoan" target="_blank">Analisis perbandingan metode tafsir al-Muqaran dan al-MawdhuAoi dalam kajian tematik al-QurAoan</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan penggunaan teknologi AI untuk mempercepat analisis perbandingan interpretasi tafsir al-Muqaran secara sistematis. Selain itu, perlu ada studi lebih dalam tentang penggunaan metode al-MawdhuAoi dalam konteks sosial dan politik modern, khususnya dalam menghadapi isu seperti keadilan ekonomi atau moderasi beragama. Terakhir, penelitian interdisciplinary yang menggabungkan pendekatan hermeneutika dan sosiologi agama dapat membantu memahami dinamika interpretasi al-QurAoan dalam masyarakat multikultural..
<br>Metode tafsir al-Muqaran dan al-MawdhuAoi memiliki karakter epistemologis dan metodologis yang berbeda namun saling melengkapi.Al-Muqaran fokus pada analisis komparatif antar-interpretasi atau antar-ayat dengan tema serupa, sementara al-MawdhuAoi mengumpulkan dan menyintesiskan ayat-ayat terkait satu tema untuk analisis menyeluruh.Kedua metode tidak saling meniadakan, tetapi dapat menjadi instrumen saling melengkapi dalam konstruksi makna.Integrasi keduanya dalam studi tafsir modern sangat disarankan untuk menghasilkan pemahaman al-QurAoan yang lebih kaya, kontekstual, dan relevan dengan tantangan zaman
<br>Artikel ini mengeksplorasi dua pendekatan utama dalam tafsir al-QurAoan, yaitu metode al-Muqaran (perbandingan) dan al-MawdhuAoi (tematik). Metode al-Muqaran membandingkan interpretasi dari berbagai mufasir atau ayat-ayat yang membahas tema serupa untuk mengidentifikasi kesamaan dan perbedaan perspektif hermeneutik. Sebaliknya, metode al-MawdhuAoi mengumpulkan seluruh ayat al-QurAoan terkait suatu tema dan menganalisisnya secara holistik untuk membangun pemahaman terpadu. Penelitian ini menunjukkan bahwa kedua metode saling melengkapi: al-Muqaran memperkaya dialog antar-tekstual...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/e/quranic-exegesis-al-muqaran-al-mawdhui-tafsir-stud-thumb-269b2.webp" type="image/webp" length="85814" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/quranic-exegesis-al-muqaran-al-mawdhui-tafsir-stud-thumb-70d42.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/quranic-exegesis-al-muqaran-al-mawdhui-tafsir-stud-thumb-269b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/quranic-exegesis-al-muqaran-al-mawdhui-tafsir-stud-thumb-21982.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7178-man4kotapekanbaru.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20347-takuana-jurnal-pendidikan-sains-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis kebijakan pendidikan Islam pada Sekolah Umum di SMA SMK ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis kebijakan pendidikan Islam pada Sekolah Umum di SMA SMK ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis kebijakan pendidikan Islam pada Sekolah Umum di SMA SMK ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64543-pendidikan-agama-kristen-integrasi-nilai</link>
	<guid isPermaLink="false">4fca8d8a787248614af3377121fdd3ec</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 22:24:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tradisi jum ]]></category>
	<category><![CDATA[ amril m 111 ]]></category>
	<category><![CDATA[ yos sudarso ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[111,amril,jum,m,sudarso,tradisi,yos]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum sekolah umum. 2. Perlu dilakukan analisis mengenai dampak pelatihan guru berbasis nilai Islam terhadap hasil pembelajaran siswa. 3. Penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis kebijakan pendidikan Islam pada Sekolah Umum di SMA/SMK: 1. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum sekolah umum. 2. Perlu dilakukan analisis mengenai dampak pelatihan guru berbasis nilai Islam terhadap hasil pembelajaran siswa. 3. Penelitian tentang peran aktivitas ekstrakurikuler dalam memperkuat pemahaman agama Islam di kalangan siswa sekolah umum dapat menjadi arah studi baru yang relevan.. Pendidikan agama Islam di sekolah memiliki peran krusial dalam menyiapkan siswa yang religius.Kebijakan pendidikan Islam perlu fokus pada integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum yang seimbang.Pelatihan guru dalam pendekatan berbasis nilai Islam sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi lebih dalam kebijakan pendidikan agama Islam di sekolah umum, terutama di tingkat SMA/SMK, di mana implementasi pendidikan agama Islam didasarkan pada kurikulum dan rencana pembelajaran serta fokus pada hasil pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan. Teknik pengumpulan data diperoleh dari perpustakaan dalam bentuk buku, jurnal, dan prosiding konferensi terkait kebijakan pendidikan agama Islam di sekolah umum, khususnya di tingkat SMA/SMK. Penelitian menyimpulkan bahwa kebijakan pendidikan agama Islam di sekolah menengah/vokasional di Indonesia perlu fokus pada integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum yang seimbang dengan pendidikan umum. Hal ini dapat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/8/pendidikan-agama-kristen-pak-integrasi-nilai-sejar-thumb-62a77.webp" title="JURIS - Analisis kebijakan pendidikan Islam pada Sekolah Umum di SMA/SMK" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/pendidikan-agama-kristen-pak-integrasi-nilai-sejar-thumb-62a77.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/pendidikan-agama-kristen-pak-integrasi-nilai-sejar-thumb-62a77.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/pendidikan-agama-kristen-pak-integrasi-nilai-sejar-thumb-62a77.webp 1x" title="JURIS - Analisis kebijakan pendidikan Islam pada Sekolah Umum di SMA/SMK" alt="JURIS - Analisis kebijakan pendidikan Islam pada Sekolah Umum di SMA/SMK" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/pendidikan-agama-kristen-pak-integrasi-nilai-sejar-thumb-c3794.webp" title="JURIS - Analisis kebijakan pendidikan Islam pada Sekolah Umum di SMA/SMK" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/pendidikan-agama-kristen-pak-integrasi-nilai-sejar-thumb-c3794.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/pendidikan-agama-kristen-pak-integrasi-nilai-sejar-thumb-c3794.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/pendidikan-agama-kristen-pak-integrasi-nilai-sejar-thumb-c3794.webp 1x" title="JURIS - Analisis kebijakan pendidikan Islam pada Sekolah Umum di SMA/SMK" alt="JURIS - Analisis kebijakan pendidikan Islam pada Sekolah Umum di SMA/SMK" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/pendidikan-agama-kristen-pak-integrasi-nilai-sejar-thumb-7a2ef.webp" title="JURIS - Analisis kebijakan pendidikan Islam pada Sekolah Umum di SMA/SMK" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/pendidikan-agama-kristen-pak-integrasi-nilai-sejar-thumb-7a2ef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/pendidikan-agama-kristen-pak-integrasi-nilai-sejar-thumb-7a2ef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/pendidikan-agama-kristen-pak-integrasi-nilai-sejar-thumb-7a2ef.webp 1x" title="JURIS - Analisis kebijakan pendidikan Islam pada Sekolah Umum di SMA/SMK" alt="JURIS - Analisis kebijakan pendidikan Islam pada Sekolah Umum di SMA/SMK" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64543-pendidikan-agama-kristen-integrasi-nilai" title="JURIS - Analisis kebijakan pendidikan Islam pada Sekolah Umum di SMA/SMK" target="_blank">Analisis kebijakan pendidikan Islam pada Sekolah Umum di SMA/SMK</a>: 1. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum sekolah umum. 2. Perlu dilakukan analisis mengenai dampak pelatihan guru berbasis nilai Islam terhadap hasil pembelajaran siswa. 3. Penelitian tentang peran aktivitas ekstrakurikuler dalam memperkuat pemahaman agama Islam di kalangan siswa sekolah umum dapat menjadi arah studi baru yang relevan..
<br>Pendidikan agama Islam di sekolah memiliki peran krusial dalam menyiapkan siswa yang religius.Kebijakan pendidikan Islam perlu fokus pada integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum yang seimbang.Pelatihan guru dalam pendekatan berbasis nilai Islam sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi lebih dalam kebijakan pendidikan agama Islam di sekolah umum, terutama di tingkat SMA/SMK, di mana implementasi pendidikan agama Islam didasarkan pada kurikulum dan rencana pembelajaran serta fokus pada hasil pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan. Teknik pengumpulan data diperoleh dari perpustakaan dalam bentuk buku, jurnal, dan prosiding konferensi terkait kebijakan pendidikan agama Islam di sekolah umum, khususnya di tingkat SMA/SMK. Penelitian menyimpulkan bahwa kebijakan pendidikan agama Islam di sekolah menengah/vokasional di Indonesia perlu fokus pada integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum yang seimbang dengan pendidikan umum. Hal ini dapat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/8/pendidikan-agama-kristen-pak-integrasi-nilai-sejar-thumb-7a2ef.webp" type="image/webp" length="82904" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/pendidikan-agama-kristen-pak-integrasi-nilai-sejar-thumb-62a77.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/pendidikan-agama-kristen-pak-integrasi-nilai-sejar-thumb-c3794.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/pendidikan-agama-kristen-pak-integrasi-nilai-sejar-thumb-7a2ef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7178-man4kotapekanbaru.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20347-takuana-jurnal-pendidikan-sains-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Strategi Pembelajaran Jigsaw dalam Pembelajaran Fikih di MTsN 4 Langkat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Strategi Pembelajaran Jigsaw dalam Pembelajaran Fikih di MTsN 4 Langkat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Strategi Pembelajaran Jigsaw dalam Pembelajaran Fikih di MTsN 4 Langkat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64545-strategi-jigsaw-hasil-belajar-fikih-pembelajaran-f</link>
	<guid isPermaLink="false">1bd84657ce6a69d653bd17b666cd4dba</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 22:12:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tradisi jum ]]></category>
	<category><![CDATA[ amril m 111 ]]></category>
	<category><![CDATA[ yos sudarso ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[111,amril,jum,m,sudarso,tradisi,yos]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah menyajikan deskripsi komprehensif mengenai implementasi strategi pembelajaran Jigsaw dalam Fikih, termasuk tahapan, serta faktor pendorong dan penghambatnya di MTsN 4 Langkat. Guna memperdalam pemahaman dan mengembangkan implikasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Strategi Pembelajaran Jigsaw dalam Pembelajaran Fikih di MTsN 4 Langkat: Penelitian ini telah menyajikan deskripsi komprehensif mengenai implementasi strategi pembelajaran Jigsaw dalam Fikih, termasuk tahapan, serta faktor pendorong dan penghambatnya di MTsN 4 Langkat. Guna memperdalam pemahaman dan mengembangkan implikasi praktis, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang relevan. Pertama, perlu dilakukan studi eksperimental kuantitatif untuk mengukur secara lebih presisi dampak strategi Jigsaw terhadap peningkatan hasil belajar kognitif, motivasi siswa, dan keterampilan kolaborasi dalam pembelajaran Fikih, dibandingkan metode konvensional. Hal ini akan memperkuat bukti empiris mengenai efektivitas Jigsaw. Kedua, menindaklanjuti kendala motivasi dan keterampilan kooperatif, penelitian dapat diarahkan pada pengembangan dan evaluasi intervensi spesifik, seperti media pembelajaran digital interaktif atau program pelatihan keterampilan sosial. Dengan demikian, dapat diidentifikasi solusi praktis untuk mengatasi tantangan tersebut. Ketiga, untuk memahami potensi dan adaptabilitas strategi ini secara lebih luas, studi komparatif di berbagai jenis madrasah dengan karakteristik siswa serta sumber daya yang beragam sangat diperlukan. Ini akan mengungkap bagaimana Jigsaw dapat disesuaikan dan dipertahankan keberlangsungannya di luar konteks awal penelitian ini, memberikan gambaran yang lebih holistik tentang relevansinya dalam ekosistem pendidikan Islam.. Strategi pembelajaran Jigsaw dalam Fikih di MTsN 4 Langkat telah diterapkan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan (dengan kelompok asal dan ahli), dan evaluasi, mendorong pembelajaran aktif, kolaboratif, serta berpusat pada peserta didik.Keberhasilan implementasi didukung oleh kesiapan siswa dan sumber belajar, namun menghadapi kendala seperti motivasi rendah, kurangnya keterampilan kooperatif, waktu terbatas, dan media pembelajaran yang tidak memadai.Untuk efektivitas lebih lanjut, guru disarankan mengoptimalkan pengelolaan waktu, memperkaya variasi media pembelajaran, dan meningkatkan kesiapan peserta didik Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi strategi pembelajaran Jigsaw dalam pembelajaran Fikih di MTsN 4 Langkat, menjelaskan tahapan implementasinya, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan kepala madrasah, guru Fikih, dan peserta didik. Temuan menunjukkan bahwa implementasi strategi Jigsaw terdiri dari tiga tahap utama: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Proses pembelajaran dilakukan melalui pembentukan kelompok asal dan kelompok ahli, memungkinkan peserta didik untuk bertukar pengetahuan secara kolaboratif dan bertanggung jawab atas penguasaan materi pembelajaran yang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/b/strategi-jigsaw-hasil-belajar-fikih-pembelajaran-o-thumb-48a7e.webp" title="JURIS - Implementasi Strategi Pembelajaran Jigsaw dalam Pembelajaran Fikih di MTsN 4 Langkat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/strategi-jigsaw-hasil-belajar-fikih-pembelajaran-o-thumb-48a7e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/strategi-jigsaw-hasil-belajar-fikih-pembelajaran-o-thumb-48a7e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/strategi-jigsaw-hasil-belajar-fikih-pembelajaran-o-thumb-48a7e.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Strategi Pembelajaran Jigsaw dalam Pembelajaran Fikih di MTsN 4 Langkat" alt="JURIS - Implementasi Strategi Pembelajaran Jigsaw dalam Pembelajaran Fikih di MTsN 4 Langkat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/strategi-jigsaw-hasil-belajar-fikih-pembelajaran-o-thumb-75cec.webp" title="JURIS - Implementasi Strategi Pembelajaran Jigsaw dalam Pembelajaran Fikih di MTsN 4 Langkat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/strategi-jigsaw-hasil-belajar-fikih-pembelajaran-o-thumb-75cec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/strategi-jigsaw-hasil-belajar-fikih-pembelajaran-o-thumb-75cec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/strategi-jigsaw-hasil-belajar-fikih-pembelajaran-o-thumb-75cec.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Strategi Pembelajaran Jigsaw dalam Pembelajaran Fikih di MTsN 4 Langkat" alt="JURIS - Implementasi Strategi Pembelajaran Jigsaw dalam Pembelajaran Fikih di MTsN 4 Langkat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/strategi-jigsaw-hasil-belajar-fikih-pembelajaran-o-thumb-b7ffd.webp" title="JURIS - Implementasi Strategi Pembelajaran Jigsaw dalam Pembelajaran Fikih di MTsN 4 Langkat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/strategi-jigsaw-hasil-belajar-fikih-pembelajaran-o-thumb-b7ffd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/strategi-jigsaw-hasil-belajar-fikih-pembelajaran-o-thumb-b7ffd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/strategi-jigsaw-hasil-belajar-fikih-pembelajaran-o-thumb-b7ffd.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Strategi Pembelajaran Jigsaw dalam Pembelajaran Fikih di MTsN 4 Langkat" alt="JURIS - Implementasi Strategi Pembelajaran Jigsaw dalam Pembelajaran Fikih di MTsN 4 Langkat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64545-strategi-jigsaw-hasil-belajar-fikih-pembelajaran-f" title="JURIS - Implementasi Strategi Pembelajaran Jigsaw dalam Pembelajaran Fikih di MTsN 4 Langkat" target="_blank">Implementasi Strategi Pembelajaran Jigsaw dalam Pembelajaran Fikih di MTsN 4 Langkat</a>: Penelitian ini telah menyajikan deskripsi komprehensif mengenai implementasi strategi pembelajaran Jigsaw dalam Fikih, termasuk tahapan, serta faktor pendorong dan penghambatnya di MTsN 4 Langkat. Guna memperdalam pemahaman dan mengembangkan implikasi praktis, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang relevan. Pertama, perlu dilakukan studi eksperimental kuantitatif untuk mengukur secara lebih presisi dampak strategi Jigsaw terhadap peningkatan hasil belajar kognitif, motivasi siswa, dan keterampilan kolaborasi dalam pembelajaran Fikih, dibandingkan metode konvensional. Hal ini akan memperkuat bukti empiris mengenai efektivitas Jigsaw. Kedua, menindaklanjuti kendala motivasi dan keterampilan kooperatif, penelitian dapat diarahkan pada pengembangan dan evaluasi intervensi spesifik, seperti media pembelajaran digital interaktif atau program pelatihan keterampilan sosial. Dengan demikian, dapat diidentifikasi solusi praktis untuk mengatasi tantangan tersebut. Ketiga, untuk memahami potensi dan adaptabilitas strategi ini secara lebih luas, studi komparatif di berbagai jenis madrasah dengan karakteristik siswa serta sumber daya yang beragam sangat diperlukan. Ini akan mengungkap bagaimana Jigsaw dapat disesuaikan dan dipertahankan keberlangsungannya di luar konteks awal penelitian ini, memberikan gambaran yang lebih holistik tentang relevansinya dalam ekosistem pendidikan Islam..
<br>Strategi pembelajaran Jigsaw dalam Fikih di MTsN 4 Langkat telah diterapkan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan (dengan kelompok asal dan ahli), dan evaluasi, mendorong pembelajaran aktif, kolaboratif, serta berpusat pada peserta didik.Keberhasilan implementasi didukung oleh kesiapan siswa dan sumber belajar, namun menghadapi kendala seperti motivasi rendah, kurangnya keterampilan kooperatif, waktu terbatas, dan media pembelajaran yang tidak memadai.Untuk efektivitas lebih lanjut, guru disarankan mengoptimalkan pengelolaan waktu, memperkaya variasi media pembelajaran, dan meningkatkan kesiapan peserta didik
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi strategi pembelajaran Jigsaw dalam pembelajaran Fikih di MTsN 4 Langkat, menjelaskan tahapan implementasinya, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan kepala madrasah, guru Fikih, dan peserta didik. Temuan menunjukkan bahwa implementasi strategi Jigsaw terdiri dari tiga tahap utama: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Proses pembelajaran dilakukan melalui pembentukan kelompok asal dan kelompok ahli, memungkinkan peserta didik untuk bertukar pengetahuan secara kolaboratif dan bertanggung jawab atas penguasaan materi pembelajaran yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/b/strategi-jigsaw-hasil-belajar-fikih-pembelajaran-o-thumb-48a7e.webp" type="image/webp" length="122818" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/strategi-jigsaw-hasil-belajar-fikih-pembelajaran-o-thumb-48a7e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/strategi-jigsaw-hasil-belajar-fikih-pembelajaran-o-thumb-75cec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/strategi-jigsaw-hasil-belajar-fikih-pembelajaran-o-thumb-b7ffd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7178-man4kotapekanbaru.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20347-takuana-jurnal-pendidikan-sains-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi pengambilan keputusan di lingkungan pesantren Studi kasus pada pesantren Darul Falah Ternate ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi pengambilan keputusan di lingkungan pesantren Studi kasus pada pesantren Darul Falah Ternate ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi pengambilan keputusan di lingkungan pesantren Studi kasus pada pesantren Darul Falah Ternate ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64537-metode-studi-simulasi-komparatif-sekolah-stu</link>
	<guid isPermaLink="false">bb9118f919d5bd983d0ac8df598e04a0</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 22:02:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tradisi jum ]]></category>
	<category><![CDATA[ amril m 111 ]]></category>
	<category><![CDATA[ yos sudarso ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[111,amril,jum,m,sudarso,tradisi,yos]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada tiga arah: pertama, menganalisis peran stakeholder komunitas dalam proses pengambilan keputusan pesantren, terutama dalam konteks partisipasi masyarakat lokal. Kedua, membandingkan strategi pengambilan keputusan antara ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi pengambilan keputusan di lingkungan pesantren: Studi kasus pada pesantren Darul Falah Ternate: Penelitian lanjutan dapat fokus pada tiga arah: pertama, menganalisis peran stakeholder komunitas dalam proses pengambilan keputusan pesantren, terutama dalam konteks partisipasi masyarakat lokal. Kedua, membandingkan strategi pengambilan keputusan antara pesantren tradisional dan pesantren modern untuk mengidentifikasi faktor yang memengaruhi adaptasi mereka terhadap perubahan sosial. Ketiga, mengeksplorasi dampak penggunaan teknologi digital terhadap metode pengambilan keputusan tradisional dalam pesantren, termasuk tantangan dan peluang yang muncul. Pendekatan ini akan memberikan wawasan lebih dalam tentang dinamika kepemimpinan dan kebijakan pesantren di era digital.. Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pengambilan keputusan di pesantren mencerminkan kepemimpinan yang adaptif dan partisipatif, sekaligus mempertahankan nilai-nilai tradisional.Namun, penelitian ini belum menggali dinamika resistensi atau konflik dalam proses pengambilan keputusan, serta belum membandingkan strategi antar pesantren.Oleh karena itu, penelitian lanjutan dapat mengarah pada studi komparatif antar pesantren atau pendekatan etnografis yang lebih dalam untuk memahami nuansa relasi kekuasaan, emosi, dan negosiasi dalam pengambilan keputusan Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi dinamika modernisasi dalam manajemen Pondok Pesantren Darul Falah Ternate serta menganalisis dampak perubahan tersebut terhadap karakteristik dan eksistensi pesantren. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan, di mana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa modernisasi mencakup pengembangan sistem manajemen pendidikan, integrasi kurikulum umum dan agama, serta pemanfaatan teknologi informasi, sementara nilai-nilai tradisional tetap dipertahankan sebagai fondasi pembentukan karakter santri. Studi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/0/metode-studi-simulasi-komparatif-sekolah-era-digit-thumb-f9023.webp" title="JURIS - Strategi pengambilan keputusan di lingkungan pesantren: Studi kasus pada pesantren Darul Falah Ternate" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/metode-studi-simulasi-komparatif-sekolah-era-digit-thumb-f9023.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/metode-studi-simulasi-komparatif-sekolah-era-digit-thumb-f9023.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/metode-studi-simulasi-komparatif-sekolah-era-digit-thumb-f9023.webp 1x" title="JURIS - Strategi pengambilan keputusan di lingkungan pesantren: Studi kasus pada pesantren Darul Falah Ternate" alt="JURIS - Strategi pengambilan keputusan di lingkungan pesantren: Studi kasus pada pesantren Darul Falah Ternate" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/metode-studi-simulasi-komparatif-sekolah-era-digit-thumb-7b218.webp" title="JURIS - Strategi pengambilan keputusan di lingkungan pesantren: Studi kasus pada pesantren Darul Falah Ternate" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/metode-studi-simulasi-komparatif-sekolah-era-digit-thumb-7b218.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/metode-studi-simulasi-komparatif-sekolah-era-digit-thumb-7b218.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/metode-studi-simulasi-komparatif-sekolah-era-digit-thumb-7b218.webp 1x" title="JURIS - Strategi pengambilan keputusan di lingkungan pesantren: Studi kasus pada pesantren Darul Falah Ternate" alt="JURIS - Strategi pengambilan keputusan di lingkungan pesantren: Studi kasus pada pesantren Darul Falah Ternate" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/metode-studi-simulasi-komparatif-sekolah-era-digit-thumb-74d11.webp" title="JURIS - Strategi pengambilan keputusan di lingkungan pesantren: Studi kasus pada pesantren Darul Falah Ternate" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/metode-studi-simulasi-komparatif-sekolah-era-digit-thumb-74d11.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/metode-studi-simulasi-komparatif-sekolah-era-digit-thumb-74d11.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/metode-studi-simulasi-komparatif-sekolah-era-digit-thumb-74d11.webp 1x" title="JURIS - Strategi pengambilan keputusan di lingkungan pesantren: Studi kasus pada pesantren Darul Falah Ternate" alt="JURIS - Strategi pengambilan keputusan di lingkungan pesantren: Studi kasus pada pesantren Darul Falah Ternate" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64537-metode-studi-simulasi-komparatif-sekolah-stu" title="JURIS - Strategi pengambilan keputusan di lingkungan pesantren: Studi kasus pada pesantren Darul Falah Ternate" target="_blank">Strategi pengambilan keputusan di lingkungan pesantren: Studi kasus pada pesantren Darul Falah Ternate</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada tiga arah: pertama, menganalisis peran stakeholder komunitas dalam proses pengambilan keputusan pesantren, terutama dalam konteks partisipasi masyarakat lokal. Kedua, membandingkan strategi pengambilan keputusan antara pesantren tradisional dan pesantren modern untuk mengidentifikasi faktor yang memengaruhi adaptasi mereka terhadap perubahan sosial. Ketiga, mengeksplorasi dampak penggunaan teknologi digital terhadap metode pengambilan keputusan tradisional dalam pesantren, termasuk tantangan dan peluang yang muncul. Pendekatan ini akan memberikan wawasan lebih dalam tentang dinamika kepemimpinan dan kebijakan pesantren di era digital..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pengambilan keputusan di pesantren mencerminkan kepemimpinan yang adaptif dan partisipatif, sekaligus mempertahankan nilai-nilai tradisional.Namun, penelitian ini belum menggali dinamika resistensi atau konflik dalam proses pengambilan keputusan, serta belum membandingkan strategi antar pesantren.Oleh karena itu, penelitian lanjutan dapat mengarah pada studi komparatif antar pesantren atau pendekatan etnografis yang lebih dalam untuk memahami nuansa relasi kekuasaan, emosi, dan negosiasi dalam pengambilan keputusan
<br>Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi dinamika modernisasi dalam manajemen Pondok Pesantren Darul Falah Ternate serta menganalisis dampak perubahan tersebut terhadap karakteristik dan eksistensi pesantren. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan, di mana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa modernisasi mencakup pengembangan sistem manajemen pendidikan, integrasi kurikulum umum dan agama, serta pemanfaatan teknologi informasi, sementara nilai-nilai tradisional tetap dipertahankan sebagai fondasi pembentukan karakter santri. Studi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/0/metode-studi-simulasi-komparatif-sekolah-era-digit-thumb-7b218.webp" type="image/webp" length="83868" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/metode-studi-simulasi-komparatif-sekolah-era-digit-thumb-f9023.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/metode-studi-simulasi-komparatif-sekolah-era-digit-thumb-7b218.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/metode-studi-simulasi-komparatif-sekolah-era-digit-thumb-74d11.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7178-man4kotapekanbaru.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20347-takuana-jurnal-pendidikan-sains-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Ternate sebagai ruang perjumpaan antarbudaya Studi komunikasi antara orang Ternate dan Bugis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Ternate sebagai ruang perjumpaan antarbudaya Studi komunikasi antara orang Ternate dan Bugis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Ternate sebagai ruang perjumpaan antarbudaya Studi komunikasi antara orang Ternate dan Bugis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64539-dinamika-komunikasi-santri-antarbudaya</link>
	<guid isPermaLink="false">4ca075016a70c6d32440616185d9e979</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 21:18:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tradisi jum ]]></category>
	<category><![CDATA[ amril m 111 ]]></category>
	<category><![CDATA[ yos sudarso ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[111,amril,jum,m,sudarso,tradisi,yos]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah memberikan wawasan penting mengenai dinamika komunikasi antarbudaya antara masyarakat Ternate dan Bugis, sekaligus menegaskan peran Ternate sebagai arena interaksi budaya yang kaya dan berpotensi menjadi model pengelolaan keberagaman. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Ternate sebagai ruang perjumpaan antarbudaya: Studi komunikasi antara orang Ternate dan Bugis: Penelitian ini telah memberikan wawasan penting mengenai dinamika komunikasi antarbudaya antara masyarakat Ternate dan Bugis, sekaligus menegaskan peran Ternate sebagai arena interaksi budaya yang kaya dan berpotensi menjadi model pengelolaan keberagaman. Untuk memperdalam pemahaman dan aplikasi praktis, beberapa arah penelitian lanjutan patut dipertimbangkan. Pertama, untuk menguji generalisasi model Ternate, studi komparatif dapat dilakukan dengan kota-kota pelabuhan multietnis lain di Indonesia, seperti Makassar, Ambon, atau Surabaya. Penelitian ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor universal dan kontekstual yang mendukung harmoni antarbudaya, serta apakah nilai-nilai keislaman dan ikatan ekonomi memainkan peran serupa dalam menopang relasi antar etnis di konteks yang berbeda. Kedua, meskipun potensi konflik dan polarisasi telah diidentifikasi, mekanisme mitigasi dan penanganannya belum dieksplorasi secara mendalam. Studi di masa depan dapat fokus pada analisis mendalam mengenai faktor pemicu konflik laten dan strategi efektif yang digunakan oleh komunitas lokal, tokoh adat, atau institusi keagamaan untuk mencegah eskalasi ketegangan, terutama terkait perbedaan pemaknaan bahasa dan kebiasaan. Penelitian ini dapat menggali bagaimana mekanisme informal menjaga perdamaian dan memperkuat integrasi sosial. Ketiga, berbekal identifikasi hambatan komunikasi spesifik seperti perbedaan kecepatan bicara, kontak mata, intonasi, dan pemaknaan kata, penelitian selanjutnya dapat mengembangkan dan menguji efektivitas program pelatihan komunikasi antarbudaya yang dirancang khusus. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran linguistik dan non-verbal bagi kedua kelompok, serta mengasah keterampilan empati. Dengan demikian, diharapkan dapat memfasilitasi interaksi yang lebih efektif, mengurangi kesalahpahaman, dan menghasilkan panduan praktis yang memperkuat kohesi sosial antarbudaya, khususnya bagi generasi muda atau pendatang baru.. Penelitian ini mengungkapkan bahwa komunikasi antarbudaya antara masyarakat Ternate dan Bugis didukung oleh nilai-nilai Islam, ikatan ekonomi, dan solidaritas sosial, meskipun ada kendala komunikasi seperti perbedaan intonasi dan pemaknaan kata yang berhasil diatasi melalui strategi adaptasi budaya.Interaksi ini menghasilkan dampak positif seperti simpati, toleransi, peningkatan pengetahuan, serta penguatan integrasi sosial, yang juga mendorong proses enkulturasi dan akulturasi.Dengan demikian, Ternate tidak hanya menjadi ruang geografis, tetapi juga arena interaksi budaya yang memperkaya identitas kolektif dan berfungsi sebagai model pengelolaan keberagaman di Indonesia Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika komunikasi antarbudaya antara masyarakat Ternate dan komunitas Bugis yang telah lama tinggal di wilayah tersebut. Sebagai kota pelabuhan dengan sejarah panjang sebagai pusat perdagangan dan kekuasaan kerajaan, Ternate berfungsi sebagai ruang sosial yang memfasilitasi perjumpaan, interaksi, dan negosiasi antarbudaya. Menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan analisis dokumen. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa komunikasi antara masyarakat Ternate dan Bugis berlangsung... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/b/dinamika-komunikasi-santri-antarbudaya-poligami-st-thumb-ee35f.webp" title="JURIS - Ternate sebagai ruang perjumpaan antarbudaya: Studi komunikasi antara orang Ternate dan Bugis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/dinamika-komunikasi-santri-antarbudaya-poligami-st-thumb-ee35f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/dinamika-komunikasi-santri-antarbudaya-poligami-st-thumb-ee35f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/dinamika-komunikasi-santri-antarbudaya-poligami-st-thumb-ee35f.webp 1x" title="JURIS - Ternate sebagai ruang perjumpaan antarbudaya: Studi komunikasi antara orang Ternate dan Bugis" alt="JURIS - Ternate sebagai ruang perjumpaan antarbudaya: Studi komunikasi antara orang Ternate dan Bugis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/dinamika-komunikasi-santri-antarbudaya-poligami-st-thumb-d0259.webp" title="JURIS - Ternate sebagai ruang perjumpaan antarbudaya: Studi komunikasi antara orang Ternate dan Bugis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/dinamika-komunikasi-santri-antarbudaya-poligami-st-thumb-d0259.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/dinamika-komunikasi-santri-antarbudaya-poligami-st-thumb-d0259.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/dinamika-komunikasi-santri-antarbudaya-poligami-st-thumb-d0259.webp 1x" title="JURIS - Ternate sebagai ruang perjumpaan antarbudaya: Studi komunikasi antara orang Ternate dan Bugis" alt="JURIS - Ternate sebagai ruang perjumpaan antarbudaya: Studi komunikasi antara orang Ternate dan Bugis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/dinamika-komunikasi-santri-antarbudaya-poligami-st-thumb-16f1b.webp" title="JURIS - Ternate sebagai ruang perjumpaan antarbudaya: Studi komunikasi antara orang Ternate dan Bugis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/dinamika-komunikasi-santri-antarbudaya-poligami-st-thumb-16f1b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/dinamika-komunikasi-santri-antarbudaya-poligami-st-thumb-16f1b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/dinamika-komunikasi-santri-antarbudaya-poligami-st-thumb-16f1b.webp 1x" title="JURIS - Ternate sebagai ruang perjumpaan antarbudaya: Studi komunikasi antara orang Ternate dan Bugis" alt="JURIS - Ternate sebagai ruang perjumpaan antarbudaya: Studi komunikasi antara orang Ternate dan Bugis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64539-dinamika-komunikasi-santri-antarbudaya" title="JURIS - Ternate sebagai ruang perjumpaan antarbudaya: Studi komunikasi antara orang Ternate dan Bugis" target="_blank">Ternate sebagai ruang perjumpaan antarbudaya: Studi komunikasi antara orang Ternate dan Bugis</a>: Penelitian ini telah memberikan wawasan penting mengenai dinamika komunikasi antarbudaya antara masyarakat Ternate dan Bugis, sekaligus menegaskan peran Ternate sebagai arena interaksi budaya yang kaya dan berpotensi menjadi model pengelolaan keberagaman. Untuk memperdalam pemahaman dan aplikasi praktis, beberapa arah penelitian lanjutan patut dipertimbangkan. Pertama, untuk menguji generalisasi model Ternate, studi komparatif dapat dilakukan dengan kota-kota pelabuhan multietnis lain di Indonesia, seperti Makassar, Ambon, atau Surabaya. Penelitian ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor universal dan kontekstual yang mendukung harmoni antarbudaya, serta apakah nilai-nilai keislaman dan ikatan ekonomi memainkan peran serupa dalam menopang relasi antar etnis di konteks yang berbeda. Kedua, meskipun potensi konflik dan polarisasi telah diidentifikasi, mekanisme mitigasi dan penanganannya belum dieksplorasi secara mendalam. Studi di masa depan dapat fokus pada analisis mendalam mengenai faktor pemicu konflik laten dan strategi efektif yang digunakan oleh komunitas lokal, tokoh adat, atau institusi keagamaan untuk mencegah eskalasi ketegangan, terutama terkait perbedaan pemaknaan bahasa dan kebiasaan. Penelitian ini dapat menggali bagaimana mekanisme informal menjaga perdamaian dan memperkuat integrasi sosial. Ketiga, berbekal identifikasi hambatan komunikasi spesifik seperti perbedaan kecepatan bicara, kontak mata, intonasi, dan pemaknaan kata, penelitian selanjutnya dapat mengembangkan dan menguji efektivitas program pelatihan komunikasi antarbudaya yang dirancang khusus. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran linguistik dan non-verbal bagi kedua kelompok, serta mengasah keterampilan empati. Dengan demikian, diharapkan dapat memfasilitasi interaksi yang lebih efektif, mengurangi kesalahpahaman, dan menghasilkan panduan praktis yang memperkuat kohesi sosial antarbudaya, khususnya bagi generasi muda atau pendatang baru..
<br>Penelitian ini mengungkapkan bahwa komunikasi antarbudaya antara masyarakat Ternate dan Bugis didukung oleh nilai-nilai Islam, ikatan ekonomi, dan solidaritas sosial, meskipun ada kendala komunikasi seperti perbedaan intonasi dan pemaknaan kata yang berhasil diatasi melalui strategi adaptasi budaya.Interaksi ini menghasilkan dampak positif seperti simpati, toleransi, peningkatan pengetahuan, serta penguatan integrasi sosial, yang juga mendorong proses enkulturasi dan akulturasi.Dengan demikian, Ternate tidak hanya menjadi ruang geografis, tetapi juga arena interaksi budaya yang memperkaya identitas kolektif dan berfungsi sebagai model pengelolaan keberagaman di Indonesia
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika komunikasi antarbudaya antara masyarakat Ternate dan komunitas Bugis yang telah lama tinggal di wilayah tersebut. Sebagai kota pelabuhan dengan sejarah panjang sebagai pusat perdagangan dan kekuasaan kerajaan, Ternate berfungsi sebagai ruang sosial yang memfasilitasi perjumpaan, interaksi, dan negosiasi antarbudaya. Menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan analisis dokumen. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa komunikasi antara masyarakat Ternate dan Bugis berlangsung...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/b/dinamika-komunikasi-santri-antarbudaya-poligami-st-thumb-d0259.webp" type="image/webp" length="83970" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/dinamika-komunikasi-santri-antarbudaya-poligami-st-thumb-ee35f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/dinamika-komunikasi-santri-antarbudaya-poligami-st-thumb-d0259.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/dinamika-komunikasi-santri-antarbudaya-poligami-st-thumb-16f1b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7178-man4kotapekanbaru.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20347-takuana-jurnal-pendidikan-sains-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Tradisi JumAoat Kliwon Keliling Kampung Studi kasus desa Tanjung Belit kecamatan Siak Kecil kabupaten Bengkalis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tradisi JumAoat Kliwon Keliling Kampung Studi kasus desa Tanjung Belit kecamatan Siak Kecil kabupaten Bengkalis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tradisi JumAoat Kliwon Keliling Kampung Studi kasus desa Tanjung Belit kecamatan Siak Kecil kabupaten Bengkalis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64536-kohesi-sosial-demokrasi-gener</link>
	<guid isPermaLink="false">eaea237a551a156e046e1bddc0ebebf1</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 21:13:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tradisi jum ]]></category>
	<category><![CDATA[ amril m 111 ]]></category>
	<category><![CDATA[ yos sudarso ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[111,amril,jum,m,sudarso,tradisi,yos]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak modernisasi terhadap tradisi Ratib Jum'at Kliwon di Desa Tanjung Belit, terutama perubahan dalam partisipasi generasi muda. Selain itu, studi perbandingan antara tradisi ini dengan praktik serupa di wilayah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Tradisi JumAoat Kliwon Keliling Kampung: Studi kasus desa Tanjung Belit kecamatan Siak Kecil kabupaten Bengkalis: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak modernisasi terhadap tradisi Ratib Jum'at Kliwon di Desa Tanjung Belit, terutama perubahan dalam partisipasi generasi muda. Selain itu, studi perbandingan antara tradisi ini dengan praktik serupa di wilayah lain dapat memberikan wawasan tentang adaptasi budaya lokal dalam konteks globalisasi. Pengembangan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat dalam pelestarian tradisi ini juga menjadi arah penelitian yang relevan, terutama untuk memastikan keberlanjutan tradisi di tengah tantangan sosial yang berkembang.. Tradisi Ratib Jum'at Kliwon di Desa Tanjung Belit menggambarkan integrasi nilai agama dan budaya lokal.Tradisi ini memainkan peran penting dalam kehidupan spiritual, sosial, dan budaya masyarakat.Pelaksanaan tradisi ini berkontribusi pada pelestarian warisan budaya dan memperkuat identitas komunitas.Tradisi ini juga mendorong solidaritas sosial dan refleksi spiritual dalam masyarakat Tradisi Ratib Jum'at Kliwon di Desa Tanjung Belit merupakan praktik keagamaan dan budaya yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan kearifan lokal. Tradisi ini berperan penting dalam kehidupan spiritual, sosial, dan budaya masyarakat. Tradisi ini menjadi media untuk memperkuat keyakinan pada tauhid, mendorong refleksi spiritual, dan meningkatkan penyesalan atas dosa. Secara sosial, tradisi ini berfungsi sebagai sarana memperkuat solidaritas, mempererat kohesi sosial, dan menjaga harmonisasi komunitas. Selain itu, tradisi ini berkontribusi pada pelestarian warisan budaya dengan menyeimbangkan ajaran Islam dan tradisi lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/8/kohesi-sosial-demokrasi-generasi-muda-pelestarian-thumb-2af1d.webp" title="JURIS - Tradisi JumAoat Kliwon Keliling Kampung: Studi kasus desa Tanjung Belit kecamatan Siak Kecil kabupaten Bengkalis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/kohesi-sosial-demokrasi-generasi-muda-pelestarian-thumb-2af1d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/kohesi-sosial-demokrasi-generasi-muda-pelestarian-thumb-2af1d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/kohesi-sosial-demokrasi-generasi-muda-pelestarian-thumb-2af1d.webp 1x" title="JURIS - Tradisi JumAoat Kliwon Keliling Kampung: Studi kasus desa Tanjung Belit kecamatan Siak Kecil kabupaten Bengkalis" alt="JURIS - Tradisi JumAoat Kliwon Keliling Kampung: Studi kasus desa Tanjung Belit kecamatan Siak Kecil kabupaten Bengkalis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/kohesi-sosial-demokrasi-generasi-muda-pelestarian-thumb-78f11.webp" title="JURIS - Tradisi JumAoat Kliwon Keliling Kampung: Studi kasus desa Tanjung Belit kecamatan Siak Kecil kabupaten Bengkalis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/kohesi-sosial-demokrasi-generasi-muda-pelestarian-thumb-78f11.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/kohesi-sosial-demokrasi-generasi-muda-pelestarian-thumb-78f11.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/kohesi-sosial-demokrasi-generasi-muda-pelestarian-thumb-78f11.webp 1x" title="JURIS - Tradisi JumAoat Kliwon Keliling Kampung: Studi kasus desa Tanjung Belit kecamatan Siak Kecil kabupaten Bengkalis" alt="JURIS - Tradisi JumAoat Kliwon Keliling Kampung: Studi kasus desa Tanjung Belit kecamatan Siak Kecil kabupaten Bengkalis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/kohesi-sosial-demokrasi-generasi-muda-pelestarian-thumb-41ed1.webp" title="JURIS - Tradisi JumAoat Kliwon Keliling Kampung: Studi kasus desa Tanjung Belit kecamatan Siak Kecil kabupaten Bengkalis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/kohesi-sosial-demokrasi-generasi-muda-pelestarian-thumb-41ed1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/kohesi-sosial-demokrasi-generasi-muda-pelestarian-thumb-41ed1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/kohesi-sosial-demokrasi-generasi-muda-pelestarian-thumb-41ed1.webp 1x" title="JURIS - Tradisi JumAoat Kliwon Keliling Kampung: Studi kasus desa Tanjung Belit kecamatan Siak Kecil kabupaten Bengkalis" alt="JURIS - Tradisi JumAoat Kliwon Keliling Kampung: Studi kasus desa Tanjung Belit kecamatan Siak Kecil kabupaten Bengkalis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64536-kohesi-sosial-demokrasi-gener" title="JURIS - Tradisi JumAoat Kliwon Keliling Kampung: Studi kasus desa Tanjung Belit kecamatan Siak Kecil kabupaten Bengkalis" target="_blank">Tradisi JumAoat Kliwon Keliling Kampung: Studi kasus desa Tanjung Belit kecamatan Siak Kecil kabupaten Bengkalis</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak modernisasi terhadap tradisi Ratib Jum'at Kliwon di Desa Tanjung Belit, terutama perubahan dalam partisipasi generasi muda. Selain itu, studi perbandingan antara tradisi ini dengan praktik serupa di wilayah lain dapat memberikan wawasan tentang adaptasi budaya lokal dalam konteks globalisasi. Pengembangan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat dalam pelestarian tradisi ini juga menjadi arah penelitian yang relevan, terutama untuk memastikan keberlanjutan tradisi di tengah tantangan sosial yang berkembang..
<br>Tradisi Ratib Jum'at Kliwon di Desa Tanjung Belit menggambarkan integrasi nilai agama dan budaya lokal.Tradisi ini memainkan peran penting dalam kehidupan spiritual, sosial, dan budaya masyarakat.Pelaksanaan tradisi ini berkontribusi pada pelestarian warisan budaya dan memperkuat identitas komunitas.Tradisi ini juga mendorong solidaritas sosial dan refleksi spiritual dalam masyarakat
<br>Tradisi Ratib Jum'at Kliwon di Desa Tanjung Belit merupakan praktik keagamaan dan budaya yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan kearifan lokal. Tradisi ini berperan penting dalam kehidupan spiritual, sosial, dan budaya masyarakat. Tradisi ini menjadi media untuk memperkuat keyakinan pada tauhid, mendorong refleksi spiritual, dan meningkatkan penyesalan atas dosa. Secara sosial, tradisi ini berfungsi sebagai sarana memperkuat solidaritas, mempererat kohesi sosial, dan menjaga harmonisasi komunitas. Selain itu, tradisi ini berkontribusi pada pelestarian warisan budaya dengan menyeimbangkan ajaran Islam dan tradisi lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/8/kohesi-sosial-demokrasi-generasi-muda-pelestarian-thumb-78f11.webp" type="image/webp" length="114462" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/kohesi-sosial-demokrasi-generasi-muda-pelestarian-thumb-2af1d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/kohesi-sosial-demokrasi-generasi-muda-pelestarian-thumb-78f11.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/kohesi-sosial-demokrasi-generasi-muda-pelestarian-thumb-41ed1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7178-man4kotapekanbaru.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20347-takuana-jurnal-pendidikan-sains-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Victims of Robbery with the Forced Defence Noodweer A Legal and Victimological Aspects ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Victims of Robbery with the Forced Defence Noodweer A Legal and Victimological Aspects ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Victims of Robbery with the Forced Defence Noodweer A Legal and Victimological Aspects ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64532-korban-kejahatan-noodweer-perampokan</link>
	<guid isPermaLink="false">5e53355c9be5360adbad2210a55bdc8a</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 21:08:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ minors crime ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ novita intan ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,crime,intan,main,minors,novita]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Meskipun penelitian ini telah menganalisis aspek hukum dan victimologis dari korban perampokan dengan pembelaan paksa (noodweer), masih terdapat beberapa celah yang bisa dieksplorasi lebih lanjut untuk memperkaya pemahaman dan pengembangan hukum di Indonesia. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Victims of Robbery with the Forced Defence (Noodweer): A Legal and Victimological Aspects: Meskipun penelitian ini telah menganalisis aspek hukum dan victimologis dari korban perampokan dengan pembelaan paksa (noodweer), masih terdapat beberapa celah yang bisa dieksplorasi lebih lanjut untuk memperkaya pemahaman dan pengembangan hukum di Indonesia. Salah satu arah penelitian yang prospektif adalah melakukan studi empiris mendalam mengenai implementasi konsep noodweer dan noodweer-exces dalam praktik peradilan di Indonesia. Penelitian ini dapat menganalisis putusan-putusan pengadilan terkait kasus-kasus pembelaan paksa, mengidentifikasi faktor-faktor yang secara konsisten dipertimbangkan hakim, serta mengevaluasi konsistensi penerapan prinsip proporsionalitas dan subsidiaritas. Pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana hukum diterapkan di lapangan akan sangat berharga untuk memastikan keadilan bagi korban yang terpaksa membela diri. Selain itu, sebuah studi komparatif yang menelaah kerangka hukum pembelaan diri paksa di beberapa yurisdiksi lain dapat memberikan perspektif berharga. Dengan membandingkan definisi, kriteria, dan preseden hukum noodweer dari negara-negara dengan sistem hukum yang relevan, kita dapat mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dan potensi reformasi yang dapat diadaptasi untuk meningkatkan kejelasan serta keadilan dalam hukum pidana Indonesia. Terakhir, mengingat tekanan psikologis yang disebutkan dalam konteks noodweer-exces, penelitian interdisipliner yang fokus pada dampak psikologis dan sosial jangka panjang terhadap korban yang terpaksa melakukan pembelaan diri hingga mengakibatkan konsekuensi serius bagi penyerang akan sangat relevan. Studi ini dapat mengkaji dukungan yang tersedia bagi para korban pasca-insiden dan proses hukum, serta mengeksplorasi kebutuhan rehabilitasi dan perlindungan psikososial mereka, sehingga melengkapi tinjauan hukum dengan dimensi kemanusiaan yang lebih komprehensif. Upaya-upaya penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang konkret bagi pemerintah dan penegak hukum dalam menciptakan kepastian dan keadilan hukum yang lebih baik bagi masyarakat.. Pengaturan mengenai alasan pemaaf dan pembenar dalam tindak pidana pembelaan paksa atau noodweer sangat krusial, di mana tindakan pembelaan diri yang memenuhi unsur-unsur pembelaan paksa sesuai Pasal 49 KUHP seharusnya tidak dikriminalisasi dan dapat menjadi alasan penghapusan pidana, bahkan jika tindakan tersebut memenuhi rumusan delik.Perlindungan hukum terhadap korban yang melakukan pembelaan paksa harus mengedepankan kepentingan hukum yang lebih tinggi dalam situasi darurat, dengan mempertimbangkan kondisi konkret yang menyertai tindakan tersebut dan memberikan otonomi kepada korban sebagai pemegang hak untuk memilih tindakan pembelaan yang diperlukan.Oleh karena itu, pemerintah dan penegak hukum, khususnya hakim, perlu meningkatkan pengawasan serta memberikan kepastian hukum yang jelas dan pertimbangan yang cermat dalam memutuskan perkara terkait noodweer demi mewujudkan keadilan sosial bagi masyarakat yang terancam Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan pidana dalam kasus korban kejahatan kekerasan yang kemudian melakukan pembelaan paksa hingga melampaui batas akibat paksaan. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa korban kejahatan kekerasan yang melakukan tindakan pidana sebagai upaya pembelaan paksa dapat dibebaskan dari tuntutan pidana apabila memenuhi persyaratan berdasarkan Pasal 48-51 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Pasal... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/5/korban-kejahatan-noodweer-perampokan-perlindungan-thumb-e96fb.webp" title="JURIS - Victims of Robbery with the Forced Defence (Noodweer): A Legal and Victimological Aspects" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/korban-kejahatan-noodweer-perampokan-perlindungan-thumb-e96fb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/korban-kejahatan-noodweer-perampokan-perlindungan-thumb-e96fb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/korban-kejahatan-noodweer-perampokan-perlindungan-thumb-e96fb.webp 1x" title="JURIS - Victims of Robbery with the Forced Defence (Noodweer): A Legal and Victimological Aspects" alt="JURIS - Victims of Robbery with the Forced Defence (Noodweer): A Legal and Victimological Aspects" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/korban-kejahatan-noodweer-perampokan-perlindungan-thumb-86480.webp" title="JURIS - Victims of Robbery with the Forced Defence (Noodweer): A Legal and Victimological Aspects" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/korban-kejahatan-noodweer-perampokan-perlindungan-thumb-86480.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/korban-kejahatan-noodweer-perampokan-perlindungan-thumb-86480.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/korban-kejahatan-noodweer-perampokan-perlindungan-thumb-86480.webp 1x" title="JURIS - Victims of Robbery with the Forced Defence (Noodweer): A Legal and Victimological Aspects" alt="JURIS - Victims of Robbery with the Forced Defence (Noodweer): A Legal and Victimological Aspects" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/korban-kejahatan-noodweer-perampokan-perlindungan-thumb-53ba3.webp" title="JURIS - Victims of Robbery with the Forced Defence (Noodweer): A Legal and Victimological Aspects" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/korban-kejahatan-noodweer-perampokan-perlindungan-thumb-53ba3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/korban-kejahatan-noodweer-perampokan-perlindungan-thumb-53ba3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/korban-kejahatan-noodweer-perampokan-perlindungan-thumb-53ba3.webp 1x" title="JURIS - Victims of Robbery with the Forced Defence (Noodweer): A Legal and Victimological Aspects" alt="JURIS - Victims of Robbery with the Forced Defence (Noodweer): A Legal and Victimological Aspects" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64532-korban-kejahatan-noodweer-perampokan" title="JURIS - Victims of Robbery with the Forced Defence (Noodweer): A Legal and Victimological Aspects" target="_blank">Victims of Robbery with the Forced Defence (Noodweer): A Legal and Victimological Aspects</a>: Meskipun penelitian ini telah menganalisis aspek hukum dan victimologis dari korban perampokan dengan pembelaan paksa (noodweer), masih terdapat beberapa celah yang bisa dieksplorasi lebih lanjut untuk memperkaya pemahaman dan pengembangan hukum di Indonesia. Salah satu arah penelitian yang prospektif adalah melakukan studi empiris mendalam mengenai implementasi konsep noodweer dan noodweer-exces dalam praktik peradilan di Indonesia. Penelitian ini dapat menganalisis putusan-putusan pengadilan terkait kasus-kasus pembelaan paksa, mengidentifikasi faktor-faktor yang secara konsisten dipertimbangkan hakim, serta mengevaluasi konsistensi penerapan prinsip proporsionalitas dan subsidiaritas. Pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana hukum diterapkan di lapangan akan sangat berharga untuk memastikan keadilan bagi korban yang terpaksa membela diri. Selain itu, sebuah studi komparatif yang menelaah kerangka hukum pembelaan diri paksa di beberapa yurisdiksi lain dapat memberikan perspektif berharga. Dengan membandingkan definisi, kriteria, dan preseden hukum noodweer dari negara-negara dengan sistem hukum yang relevan, kita dapat mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dan potensi reformasi yang dapat diadaptasi untuk meningkatkan kejelasan serta keadilan dalam hukum pidana Indonesia. Terakhir, mengingat tekanan psikologis yang disebutkan dalam konteks noodweer-exces, penelitian interdisipliner yang fokus pada dampak psikologis dan sosial jangka panjang terhadap korban yang terpaksa melakukan pembelaan diri hingga mengakibatkan konsekuensi serius bagi penyerang akan sangat relevan. Studi ini dapat mengkaji dukungan yang tersedia bagi para korban pasca-insiden dan proses hukum, serta mengeksplorasi kebutuhan rehabilitasi dan perlindungan psikososial mereka, sehingga melengkapi tinjauan hukum dengan dimensi kemanusiaan yang lebih komprehensif. Upaya-upaya penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang konkret bagi pemerintah dan penegak hukum dalam menciptakan kepastian dan keadilan hukum yang lebih baik bagi masyarakat..
<br>Pengaturan mengenai alasan pemaaf dan pembenar dalam tindak pidana pembelaan paksa atau noodweer sangat krusial, di mana tindakan pembelaan diri yang memenuhi unsur-unsur pembelaan paksa sesuai Pasal 49 KUHP seharusnya tidak dikriminalisasi dan dapat menjadi alasan penghapusan pidana, bahkan jika tindakan tersebut memenuhi rumusan delik.Perlindungan hukum terhadap korban yang melakukan pembelaan paksa harus mengedepankan kepentingan hukum yang lebih tinggi dalam situasi darurat, dengan mempertimbangkan kondisi konkret yang menyertai tindakan tersebut dan memberikan otonomi kepada korban sebagai pemegang hak untuk memilih tindakan pembelaan yang diperlukan.Oleh karena itu, pemerintah dan penegak hukum, khususnya hakim, perlu meningkatkan pengawasan serta memberikan kepastian hukum yang jelas dan pertimbangan yang cermat dalam memutuskan perkara terkait noodweer demi mewujudkan keadilan sosial bagi masyarakat yang terancam
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan pidana dalam kasus korban kejahatan kekerasan yang kemudian melakukan pembelaan paksa hingga melampaui batas akibat paksaan. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa korban kejahatan kekerasan yang melakukan tindakan pidana sebagai upaya pembelaan paksa dapat dibebaskan dari tuntutan pidana apabila memenuhi persyaratan berdasarkan Pasal 48-51 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Pasal...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/5/korban-kejahatan-noodweer-perampokan-perlindungan-thumb-86480.webp" type="image/webp" length="62606" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/korban-kejahatan-noodweer-perampokan-perlindungan-thumb-e96fb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/korban-kejahatan-noodweer-perampokan-perlindungan-thumb-86480.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/korban-kejahatan-noodweer-perampokan-perlindungan-thumb-53ba3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-557-unnes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13343-law-research-review-quarterly.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pendekatan outcome based education dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam Studi implementasi dan evaluasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pendekatan outcome based education dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam Studi implementasi dan evaluasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pendekatan outcome based education dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam Studi implementasi dan evaluasi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64544-kapasitas-dosen-pai-based-education-obe-agama-isla</link>
	<guid isPermaLink="false">193f67ec5ba87f52803da968f03d0b57</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 21:06:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tradisi jum ]]></category>
	<category><![CDATA[ amril m 111 ]]></category>
	<category><![CDATA[ yos sudarso ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[111,amril,jum,m,sudarso,tradisi,yos]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini secara konseptual menganalisis integrasi Outcome-Based Education (OBE) dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI). Untuk memperdalam pemahaman, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dilakukan. Pertama, penting untuk menguji ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pendekatan outcome-based education dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam: Studi implementasi dan evaluasi: Penelitian ini secara konseptual menganalisis integrasi Outcome-Based Education (OBE) dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI). Untuk memperdalam pemahaman, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dilakukan. Pertama, penting untuk menguji secara langsung di lapangan (empiris) bagaimana kurikulum PAI berbasis OBE ini benar-benar berjalan di berbagai kampus. Kita perlu tahu seberapa efektif pendekatan ini dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, dan pemecahan masalah mahasiswa ketika menghadapi isu-isu keagamaan modern. Studi kasus di beberapa perguruan tinggi yang sudah menerapkan OBE bisa memberikan gambaran nyata tentang keberhasilan dan tantangan yang mereka hadapi. Kedua, karena peran dosen sangat sentral, penelitian bisa menggali lebih dalam tentang kesiapan dosen PAI dalam menerapkan strategi pembelajaran OBE, seperti metode studi kasus dan pembelajaran berbasis proyek. Kita bisa mencari tahu pelatihan seperti apa yang paling dibutuhkan dan efektif untuk para dosen, agar mereka bisa mengajar PAI dengan cara yang modern dan relevan tanpa melupakan nilai-nilai Islam. Ketiga, untuk melihat dampak jangka panjang, akan sangat berharga jika dilakukan penelitian tentang bagaimana lulusan PAI yang belajar dengan kurikulum OBE ini benar-benar diserap oleh dunia kerja atau berkontribusi di masyarakat. Melalui survei alumni atau wawancara dengan pemberi kerja, kita bisa menilai apakah kurikulum OBE berhasil membentuk lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan zaman dengan bekal nilai-nilai keislaman yang kuat. Ini akan membantu menyempurnakan kurikulum agar selalu relevan.. Pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis Outcome-Based Education (OBE) merupakan langkah strategis untuk menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21.Pendekatan ini memastikan nilai-nilai keislaman terintegrasi dengan pengembangan kompetensi profesional dan karakter melalui strategi pembelajaran seperti *case method* dan *project-based learning*, serta evaluasi terukur menggunakan model Provus.Implementasi OBE menghasilkan kurikulum PAI yang lebih adaptif, fleksibel, dan relevan dengan kebutuhan zaman dan dunia kerja, mereformulasi visi pendidikan Islam di Indonesia Pengembangan kurikulum sangat penting untuk menjembatani kesenjangan antara kompetensi lulusan dan tuntutan pasar kerja, terutama di tengah kemajuan pesat dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pendekatan Outcome-Based Education (OBE) dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI), dengan fokus khusus pada strategi implementasi dan model evaluasi kurikulumnya. Menggunakan metode penelitian kepustakaan kualitatif, data dikumpulkan dari berbagai sumber termasuk dokumen, jurnal, buku, dan artikel akademik. Temuan menunjukkan bahwa kurikulum PAI berbasis OBE berorientasi pada pencapaian capaian pembelajaran spesifik (CPL) melalui penggunaan metode studi kasus dan pembelajaran berbasis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/b/kapasitas-dosen-pai-based-education-obe-agama-isla-thumb-e2429.webp" title="JURIS - Pendekatan outcome-based education dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam: Studi implementasi dan evaluasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/kapasitas-dosen-pai-based-education-obe-agama-isla-thumb-e2429.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/kapasitas-dosen-pai-based-education-obe-agama-isla-thumb-e2429.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/kapasitas-dosen-pai-based-education-obe-agama-isla-thumb-e2429.webp 1x" title="JURIS - Pendekatan outcome-based education dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam: Studi implementasi dan evaluasi" alt="JURIS - Pendekatan outcome-based education dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam: Studi implementasi dan evaluasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/kapasitas-dosen-pai-based-education-obe-agama-isla-thumb-50932.webp" title="JURIS - Pendekatan outcome-based education dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam: Studi implementasi dan evaluasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/kapasitas-dosen-pai-based-education-obe-agama-isla-thumb-50932.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/kapasitas-dosen-pai-based-education-obe-agama-isla-thumb-50932.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/kapasitas-dosen-pai-based-education-obe-agama-isla-thumb-50932.webp 1x" title="JURIS - Pendekatan outcome-based education dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam: Studi implementasi dan evaluasi" alt="JURIS - Pendekatan outcome-based education dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam: Studi implementasi dan evaluasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/kapasitas-dosen-pai-based-education-obe-agama-isla-thumb-e296b.webp" title="JURIS - Pendekatan outcome-based education dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam: Studi implementasi dan evaluasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/kapasitas-dosen-pai-based-education-obe-agama-isla-thumb-e296b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/kapasitas-dosen-pai-based-education-obe-agama-isla-thumb-e296b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/kapasitas-dosen-pai-based-education-obe-agama-isla-thumb-e296b.webp 1x" title="JURIS - Pendekatan outcome-based education dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam: Studi implementasi dan evaluasi" alt="JURIS - Pendekatan outcome-based education dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam: Studi implementasi dan evaluasi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64544-kapasitas-dosen-pai-based-education-obe-agama-isla" title="JURIS - Pendekatan outcome-based education dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam: Studi implementasi dan evaluasi" target="_blank">Pendekatan outcome-based education dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam: Studi implementasi dan evaluasi</a>: Penelitian ini secara konseptual menganalisis integrasi Outcome-Based Education (OBE) dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI). Untuk memperdalam pemahaman, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dilakukan. Pertama, penting untuk menguji secara langsung di lapangan (empiris) bagaimana kurikulum PAI berbasis OBE ini benar-benar berjalan di berbagai kampus. Kita perlu tahu seberapa efektif pendekatan ini dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, dan pemecahan masalah mahasiswa ketika menghadapi isu-isu keagamaan modern. Studi kasus di beberapa perguruan tinggi yang sudah menerapkan OBE bisa memberikan gambaran nyata tentang keberhasilan dan tantangan yang mereka hadapi. Kedua, karena peran dosen sangat sentral, penelitian bisa menggali lebih dalam tentang kesiapan dosen PAI dalam menerapkan strategi pembelajaran OBE, seperti metode studi kasus dan pembelajaran berbasis proyek. Kita bisa mencari tahu pelatihan seperti apa yang paling dibutuhkan dan efektif untuk para dosen, agar mereka bisa mengajar PAI dengan cara yang modern dan relevan tanpa melupakan nilai-nilai Islam. Ketiga, untuk melihat dampak jangka panjang, akan sangat berharga jika dilakukan penelitian tentang bagaimana lulusan PAI yang belajar dengan kurikulum OBE ini benar-benar diserap oleh dunia kerja atau berkontribusi di masyarakat. Melalui survei alumni atau wawancara dengan pemberi kerja, kita bisa menilai apakah kurikulum OBE berhasil membentuk lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan zaman dengan bekal nilai-nilai keislaman yang kuat. Ini akan membantu menyempurnakan kurikulum agar selalu relevan..
<br>Pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis Outcome-Based Education (OBE) merupakan langkah strategis untuk menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21.Pendekatan ini memastikan nilai-nilai keislaman terintegrasi dengan pengembangan kompetensi profesional dan karakter melalui strategi pembelajaran seperti *case method* dan *project-based learning*, serta evaluasi terukur menggunakan model Provus.Implementasi OBE menghasilkan kurikulum PAI yang lebih adaptif, fleksibel, dan relevan dengan kebutuhan zaman dan dunia kerja, mereformulasi visi pendidikan Islam di Indonesia
<br>Pengembangan kurikulum sangat penting untuk menjembatani kesenjangan antara kompetensi lulusan dan tuntutan pasar kerja, terutama di tengah kemajuan pesat dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pendekatan Outcome-Based Education (OBE) dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI), dengan fokus khusus pada strategi implementasi dan model evaluasi kurikulumnya. Menggunakan metode penelitian kepustakaan kualitatif, data dikumpulkan dari berbagai sumber termasuk dokumen, jurnal, buku, dan artikel akademik. Temuan menunjukkan bahwa kurikulum PAI berbasis OBE berorientasi pada pencapaian capaian pembelajaran spesifik (CPL) melalui penggunaan metode studi kasus dan pembelajaran berbasis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/b/kapasitas-dosen-pai-based-education-obe-agama-isla-thumb-50932.webp" type="image/webp" length="86670" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/kapasitas-dosen-pai-based-education-obe-agama-isla-thumb-e2429.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/kapasitas-dosen-pai-based-education-obe-agama-isla-thumb-50932.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/kapasitas-dosen-pai-based-education-obe-agama-isla-thumb-e296b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7178-man4kotapekanbaru.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20347-takuana-jurnal-pendidikan-sains-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Children and Crime of Pornography ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Children and Crime of Pornography ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Children and Crime of Pornography ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64526-korban-cacat-mental-perlindungan-perlindung</link>
	<guid isPermaLink="false">b3e7b503721e03685f167a90531524cc</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 21:03:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ bale mediasi ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ east lombok ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bale,content,east,lombok,main,mediasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: (1) Menganalisis lebih lanjut dampak hukum terhadap korban kasus kekerasan seksual anak akibat pelaku yang kecanduan pornografi, serta mengetahui tanggung jawab pidana pelaku kekerasan seksual ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Children and Crime of Pornography: Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: (1) Menganalisis lebih lanjut dampak hukum terhadap korban kasus kekerasan seksual anak akibat pelaku yang kecanduan pornografi, serta mengetahui tanggung jawab pidana pelaku kekerasan seksual terhadap anak. (2) Meneliti lebih dalam tentang perlindungan hukum bagi korban kasus kekerasan seksual anak, serta mengkaji sanksi pidana yang diberikan kepada pelaku kejahatan pornografi terhadap anak. (3) Mengkaji kembali sistem dan kebijakan penegakan hukum dalam menangani kasus-kasus kejahatan seksual terhadap anak, serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan perlindungan dan keadilan bagi korban.. Kejahatan seksual yang paling serius adalah pemerkosaan.Karena tidak hanya meninggalkan rasa malu yang tidak dapat diatasi oleh korban, tetapi juga memiliki dampak yang sangat besar pada kelangsungan hidup korban.Pemerkosaan adalah hubungan seksual yang dilakukan tanpa kehendak bersama, dipaksakan oleh salah satu pihak kepada pihak lain.Korban mungkin berada di bawah ancaman fisik dan/atau psikologis, kekerasan, tidak sadar, atau tidak sadar, di bawah umur, atau cacat mental dan cacat lainnya, sehingga tidak dapat melawan apa yang terjadi, tidak mengerti, atau tidak dapat bertanggung jawab atas apa yang terjadi padanya.Orang yang dihukum adalah orang yang bersalah melanggar peraturan hukum pidana atau melakukan tindak pidana atau kejahatan.Kejahatan pornografi terhadap anak membutuhkan perhatian serius, terutama dari penegak hukum.Pertimbangan yang digunakan oleh penegak hukum untuk menyelesaikan kasus kejahatan seksual seringkali tidak didasarkan pada kepentingan dan rasa keadilan korban, tetapi lebih pada pertimbangan-pertimbangan yang memprioritaskan pertimbangan untuk alasan ketertiban umum, mencegah malu keluarga, pemimpin tradisional, pemimpin agama, pemimpin masyarakat setempat, dan sebagainya.Sanksi yang diberikan kepada pelaku kekerasan seksual harus dapat mencegah pelaku mengulangi perbuatannya dan dapat menjadi pelajaran bagi orang lain agar tidak melakukan hal yang sama Anak-anak adalah salah satu kelompok yang rentan terhadap kejahatan, termasuk kejahatan seksual dan kejahatan pornografi. Kasus kejahatan pornografi yang melibatkan anak sebagai korban semakin marak di tengah arus informasi dan teknologi yang cepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kejahatan anak dan pornografi dari aspek hukum dan perlindungan korban di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif dengan membandingkan berbagai aturan hukum dan teori hukum serta kasus-kasus kejahatan anak dan victimologi terkait pornografi. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/2/korban-cacat-mental-perlindungan-perang-kejahatan-thumb-7118c.webp" title="JURIS - Children and Crime of Pornography" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/2/korban-cacat-mental-perlindungan-perang-kejahatan-thumb-7118c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/2/korban-cacat-mental-perlindungan-perang-kejahatan-thumb-7118c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/2/korban-cacat-mental-perlindungan-perang-kejahatan-thumb-7118c.webp 1x" title="JURIS - Children and Crime of Pornography" alt="JURIS - Children and Crime of Pornography" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/2/korban-cacat-mental-perlindungan-perang-kejahatan-thumb-44dc4.webp" title="JURIS - Children and Crime of Pornography" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/2/korban-cacat-mental-perlindungan-perang-kejahatan-thumb-44dc4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/2/korban-cacat-mental-perlindungan-perang-kejahatan-thumb-44dc4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/2/korban-cacat-mental-perlindungan-perang-kejahatan-thumb-44dc4.webp 1x" title="JURIS - Children and Crime of Pornography" alt="JURIS - Children and Crime of Pornography" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/2/korban-cacat-mental-perlindungan-perang-kejahatan-thumb-83b0f.webp" title="JURIS - Children and Crime of Pornography" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/2/korban-cacat-mental-perlindungan-perang-kejahatan-thumb-83b0f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/2/korban-cacat-mental-perlindungan-perang-kejahatan-thumb-83b0f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/2/korban-cacat-mental-perlindungan-perang-kejahatan-thumb-83b0f.webp 1x" title="JURIS - Children and Crime of Pornography" alt="JURIS - Children and Crime of Pornography" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64526-korban-cacat-mental-perlindungan-perlindung" title="JURIS - Children and Crime of Pornography" target="_blank">Children and Crime of Pornography</a>: Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: (1) Menganalisis lebih lanjut dampak hukum terhadap korban kasus kekerasan seksual anak akibat pelaku yang kecanduan pornografi, serta mengetahui tanggung jawab pidana pelaku kekerasan seksual terhadap anak. (2) Meneliti lebih dalam tentang perlindungan hukum bagi korban kasus kekerasan seksual anak, serta mengkaji sanksi pidana yang diberikan kepada pelaku kejahatan pornografi terhadap anak. (3) Mengkaji kembali sistem dan kebijakan penegakan hukum dalam menangani kasus-kasus kejahatan seksual terhadap anak, serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan perlindungan dan keadilan bagi korban..
<br>Kejahatan seksual yang paling serius adalah pemerkosaan.Karena tidak hanya meninggalkan rasa malu yang tidak dapat diatasi oleh korban, tetapi juga memiliki dampak yang sangat besar pada kelangsungan hidup korban.Pemerkosaan adalah hubungan seksual yang dilakukan tanpa kehendak bersama, dipaksakan oleh salah satu pihak kepada pihak lain.Korban mungkin berada di bawah ancaman fisik dan/atau psikologis, kekerasan, tidak sadar, atau tidak sadar, di bawah umur, atau cacat mental dan cacat lainnya, sehingga tidak dapat melawan apa yang terjadi, tidak mengerti, atau tidak dapat bertanggung jawab atas apa yang terjadi padanya.Orang yang dihukum adalah orang yang bersalah melanggar peraturan hukum pidana atau melakukan tindak pidana atau kejahatan.Kejahatan pornografi terhadap anak membutuhkan perhatian serius, terutama dari penegak hukum.Pertimbangan yang digunakan oleh penegak hukum untuk menyelesaikan kasus kejahatan seksual seringkali tidak didasarkan pada kepentingan dan rasa keadilan korban, tetapi lebih pada pertimbangan-pertimbangan yang memprioritaskan pertimbangan untuk alasan ketertiban umum, mencegah malu keluarga, pemimpin tradisional, pemimpin agama, pemimpin masyarakat setempat, dan sebagainya.Sanksi yang diberikan kepada pelaku kekerasan seksual harus dapat mencegah pelaku mengulangi perbuatannya dan dapat menjadi pelajaran bagi orang lain agar tidak melakukan hal yang sama
<br>Anak-anak adalah salah satu kelompok yang rentan terhadap kejahatan, termasuk kejahatan seksual dan kejahatan pornografi. Kasus kejahatan pornografi yang melibatkan anak sebagai korban semakin marak di tengah arus informasi dan teknologi yang cepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kejahatan anak dan pornografi dari aspek hukum dan perlindungan korban di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif dengan membandingkan berbagai aturan hukum dan teori hukum serta kasus-kasus kejahatan anak dan victimologi terkait pornografi.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/2/korban-cacat-mental-perlindungan-perang-kejahatan-thumb-44dc4.webp" type="image/webp" length="67754" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/2/korban-cacat-mental-perlindungan-perang-kejahatan-thumb-7118c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/2/korban-cacat-mental-perlindungan-perang-kejahatan-thumb-44dc4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/2/korban-cacat-mental-perlindungan-perang-kejahatan-thumb-83b0f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-557-unnes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13343-law-research-review-quarterly.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Quo Vadis Legal Protection for Victims of Sexual Violence against Children in Indonesia Discourse on Legal Justice ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Quo Vadis Legal Protection for Victims of Sexual Violence against Children in Indonesia Discourse on Legal Justice ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Quo Vadis Legal Protection for Victims of Sexual Violence against Children in Indonesia Discourse on Legal Justice ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64529-tingkah-laku-anak-peradilan-kebijakan-perlind</link>
	<guid isPermaLink="false">316e2acacd4a9fea68ce14b9c6eef8b2</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 21:01:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ bale mediasi ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ east lombok ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bale,content,east,lombok,main,mediasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas implementasi UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak di lapangan, khususnya dalam penanganan kasus kekerasan seksual terhadap anak. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi dampak psikologis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Quo Vadis Legal Protection for Victims of Sexual Violence against Children in Indonesia: Discourse on Legal Justice: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas implementasi UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak di lapangan, khususnya dalam penanganan kasus kekerasan seksual terhadap anak. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi dampak psikologis jangka panjang pada korban dan upaya rehabilitasi yang optimal. Penelitian juga bisa mengkaji peran media dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang perlindungan anak dan pencegahan kekerasan seksual, serta mengidentifikasi tantangan dalam kolaborasi antara lembaga pemerintah dan masyarakat untuk memberikan perlindungan komprehensif.. Anak merupakan mahluk Tuhan Yang Maha Esa yang secara rohani maupun jasmani belum mempunyai kemampuan untuk berdiri sendiri serta mahluk sosial yang sejak dalam kandungan mempunyai hak untuk hidup dan merdeka serta mendapat perlindungan.Oleh karena itu anak sangat rentan untuk menjadi korban dari tindak pidana kekerasan seksual.Kekerasan seksual sendiri merupakan tindak kriminalitas yang disebabkan oleh berbagai faktor baik internal maupun eksternal.Di Indonesia, perlindungan anak diatur dalam UU No 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak.Penanganan anak korban kekerasan seksual dilakukan oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban sesuai dengan UU No 31 tahun Tentang Perubahan atas UU No.13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban Hukum di Indonesia yang menjerat pelaku praktek pedofilia tidaklah serius. Sehingga hukuman bagi kaum pedofilia tidak setimpal dengan apa yang telah diperbuat dan resiko rusaknya masa depan korban. Selain itu perlindungan dari masyarakat bagi korban pedofilia juga sangat kurang. Perhatian masyarakat khususnya dalam konteks anak-anak, pada masa sekarang ini lebih terarah pada perilaku anak yang melanggar aturan hukum, perilaku kriminalitas yang dilakukan oleh anak. Tetapi berkaitan dengan masalah anak-anak yang menjadi korban, khususnya untuk kasus kekerasan seksual jarang sekali... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/4/tingkah-laku-anak-peradilan-kebijakan-perlindungan-thumb-c35e9.webp" title="JURIS - Quo Vadis Legal Protection for Victims of Sexual Violence against Children in Indonesia: Discourse on Legal Justice" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/4/tingkah-laku-anak-peradilan-kebijakan-perlindungan-thumb-c35e9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/4/tingkah-laku-anak-peradilan-kebijakan-perlindungan-thumb-c35e9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/4/tingkah-laku-anak-peradilan-kebijakan-perlindungan-thumb-c35e9.webp 1x" title="JURIS - Quo Vadis Legal Protection for Victims of Sexual Violence against Children in Indonesia: Discourse on Legal Justice" alt="JURIS - Quo Vadis Legal Protection for Victims of Sexual Violence against Children in Indonesia: Discourse on Legal Justice" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/4/tingkah-laku-anak-peradilan-kebijakan-perlindungan-thumb-fca9e.webp" title="JURIS - Quo Vadis Legal Protection for Victims of Sexual Violence against Children in Indonesia: Discourse on Legal Justice" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/4/tingkah-laku-anak-peradilan-kebijakan-perlindungan-thumb-fca9e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/4/tingkah-laku-anak-peradilan-kebijakan-perlindungan-thumb-fca9e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/4/tingkah-laku-anak-peradilan-kebijakan-perlindungan-thumb-fca9e.webp 1x" title="JURIS - Quo Vadis Legal Protection for Victims of Sexual Violence against Children in Indonesia: Discourse on Legal Justice" alt="JURIS - Quo Vadis Legal Protection for Victims of Sexual Violence against Children in Indonesia: Discourse on Legal Justice" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/4/tingkah-laku-anak-peradilan-kebijakan-perlindungan-thumb-61044.webp" title="JURIS - Quo Vadis Legal Protection for Victims of Sexual Violence against Children in Indonesia: Discourse on Legal Justice" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/4/tingkah-laku-anak-peradilan-kebijakan-perlindungan-thumb-61044.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/4/tingkah-laku-anak-peradilan-kebijakan-perlindungan-thumb-61044.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/4/tingkah-laku-anak-peradilan-kebijakan-perlindungan-thumb-61044.webp 1x" title="JURIS - Quo Vadis Legal Protection for Victims of Sexual Violence against Children in Indonesia: Discourse on Legal Justice" alt="JURIS - Quo Vadis Legal Protection for Victims of Sexual Violence against Children in Indonesia: Discourse on Legal Justice" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64529-tingkah-laku-anak-peradilan-kebijakan-perlind" title="JURIS - Quo Vadis Legal Protection for Victims of Sexual Violence against Children in Indonesia: Discourse on Legal Justice" target="_blank">Quo Vadis Legal Protection for Victims of Sexual Violence against Children in Indonesia: Discourse on Legal Justice</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas implementasi UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak di lapangan, khususnya dalam penanganan kasus kekerasan seksual terhadap anak. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi dampak psikologis jangka panjang pada korban dan upaya rehabilitasi yang optimal. Penelitian juga bisa mengkaji peran media dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang perlindungan anak dan pencegahan kekerasan seksual, serta mengidentifikasi tantangan dalam kolaborasi antara lembaga pemerintah dan masyarakat untuk memberikan perlindungan komprehensif..
<br>Anak merupakan mahluk Tuhan Yang Maha Esa yang secara rohani maupun jasmani belum mempunyai kemampuan untuk berdiri sendiri serta mahluk sosial yang sejak dalam kandungan mempunyai hak untuk hidup dan merdeka serta mendapat perlindungan.Oleh karena itu anak sangat rentan untuk menjadi korban dari tindak pidana kekerasan seksual.Kekerasan seksual sendiri merupakan tindak kriminalitas yang disebabkan oleh berbagai faktor baik internal maupun eksternal.Di Indonesia, perlindungan anak diatur dalam UU No 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak.Penanganan anak korban kekerasan seksual dilakukan oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban sesuai dengan UU No 31 tahun Tentang Perubahan atas UU No.13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban
<br>Hukum di Indonesia yang menjerat pelaku praktek pedofilia tidaklah serius. Sehingga hukuman bagi kaum pedofilia tidak setimpal dengan apa yang telah diperbuat dan resiko rusaknya masa depan korban. Selain itu perlindungan dari masyarakat bagi korban pedofilia juga sangat kurang. Perhatian masyarakat khususnya dalam konteks anak-anak, pada masa sekarang ini lebih terarah pada perilaku anak yang melanggar aturan hukum, perilaku kriminalitas yang dilakukan oleh anak. Tetapi berkaitan dengan masalah anak-anak yang menjadi korban, khususnya untuk kasus kekerasan seksual jarang sekali...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/4/tingkah-laku-anak-peradilan-kebijakan-perlindungan-thumb-c35e9.webp" type="image/webp" length="72766" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/4/tingkah-laku-anak-peradilan-kebijakan-perlindungan-thumb-c35e9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/4/tingkah-laku-anak-peradilan-kebijakan-perlindungan-thumb-fca9e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/4/tingkah-laku-anak-peradilan-kebijakan-perlindungan-thumb-61044.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-557-unnes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13343-law-research-review-quarterly.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Law Enforcement of Corruption Crimes in the State Owned Enterprises Sector in Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Law Enforcement of Corruption Crimes in the State Owned Enterprises Sector in Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Law Enforcement of Corruption Crimes in the State Owned Enterprises Sector in Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64530-sektor-layanan-tanah-karyawan-bumn-semarang-korups</link>
	<guid isPermaLink="false">e3d2d6322e67a88ce0781e0d5d036bef</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 20:59:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ minors crime ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ novita intan ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,crime,intan,main,minors,novita]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang faktor-faktor yang mendorong korupsi di sektor BUMN, termasuk peran moral dan etika dalam mendorong terjadinya korupsi. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Law Enforcement of Corruption Crimes in the State-Owned Enterprises Sector in Indonesia: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang faktor-faktor yang mendorong korupsi di sektor BUMN, termasuk peran moral dan etika dalam mendorong terjadinya korupsi. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak korupsi terhadap kinerja BUMN dan upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah dan memberantas korupsi di sektor ini. Penelitian lanjutan juga dapat berfokus pada pengembangan strategi dan kebijakan yang efektif untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan BUMN, serta memperkuat peran pengawasan dan penegakan hukum dalam mencegah dan memberantas korupsi di sektor BUMN.. BUMN sebagai subjek hukum masih dianggap tidak dapat dituntut secara pidana.Mereka yang dapat dituntut secara pidana adalah administrator korporasi, baik direktur maupun karyawan.Untuk dapat menanggung BUMN yang terlibat langsung atau tidak langsung dalam kasus korupsi, mereka dapat menerapkan teori kriminal korporasi seperti.teori tanggung jawab vicarious, teori identifikasi, tanggung jawab ketat, dan doktrin agregasi.Untuk menjerat administrator BUMN dalam mempertanggungjawabkan perbuatan pidana yang mereka lakukan, penegak hukum bebas memilih teori dan doktrin (berdasarkan kasus), tetapi juga dengan selalu terus menerapkan maksim hukum yang berlaku secara universal, yaitu actus non facit reum nisi mens sit rea dan selalu dibimbing oleh ketentuan undang-undang dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 telah mengatur tanggung jawab pidana korporasi, sehingga BUMN yang terbukti terlibat dalam kasus korupsi, dapat dituntut secara pidana.Dalam pelaksanaannya, tidak berhenti menyelidiki kasus hanya sampai direktur dan karyawan BUMN tetapi harus mencoba melihat konstruksi penuh perbuatan pidana disertai bukti pendukung, apakah BUMN juga mendapat manfaat (manfaat) akibat korupsi yang dilakukan Korupsi telah menjadi masalah serius bagi Indonesia, terutama di sektor layanan publik, seperti sektor Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji korupsi di sektor BUMN dengan teori etika Aristoteles. Teori Etika Aristoteles berfungsi untuk memimpin manusia mencapai tujuan tertinggi dalam hidup mereka melalui rasio dan menjadikan manusia sebagai manusia utama. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif di mana penggunaan metode ini menggunakan pendekatan konsep dan legislasi. Mengenai kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini, arti definisi korupsi adalah masalah penyimpangan moral dari masalah moral dalam manusia. Oleh karena itu, hukum dan ekonomi bukan faktor utama yang mendorong korupsi di sektor BUMN. Dalam penyalahgunaan kekuasaan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/e/sektor-layanan-tanah-karyawan-bumn-semarang-korups-thumb-adbb8.webp" title="JURIS - Law Enforcement of Corruption Crimes in the State-Owned Enterprises Sector in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/sektor-layanan-tanah-karyawan-bumn-semarang-korups-thumb-adbb8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/sektor-layanan-tanah-karyawan-bumn-semarang-korups-thumb-adbb8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/sektor-layanan-tanah-karyawan-bumn-semarang-korups-thumb-adbb8.webp 1x" title="JURIS - Law Enforcement of Corruption Crimes in the State-Owned Enterprises Sector in Indonesia" alt="JURIS - Law Enforcement of Corruption Crimes in the State-Owned Enterprises Sector in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/sektor-layanan-tanah-karyawan-bumn-semarang-korups-thumb-9e632.webp" title="JURIS - Law Enforcement of Corruption Crimes in the State-Owned Enterprises Sector in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/sektor-layanan-tanah-karyawan-bumn-semarang-korups-thumb-9e632.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/sektor-layanan-tanah-karyawan-bumn-semarang-korups-thumb-9e632.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/sektor-layanan-tanah-karyawan-bumn-semarang-korups-thumb-9e632.webp 1x" title="JURIS - Law Enforcement of Corruption Crimes in the State-Owned Enterprises Sector in Indonesia" alt="JURIS - Law Enforcement of Corruption Crimes in the State-Owned Enterprises Sector in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/sektor-layanan-tanah-karyawan-bumn-semarang-korups-thumb-4dc66.webp" title="JURIS - Law Enforcement of Corruption Crimes in the State-Owned Enterprises Sector in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/sektor-layanan-tanah-karyawan-bumn-semarang-korups-thumb-4dc66.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/sektor-layanan-tanah-karyawan-bumn-semarang-korups-thumb-4dc66.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/sektor-layanan-tanah-karyawan-bumn-semarang-korups-thumb-4dc66.webp 1x" title="JURIS - Law Enforcement of Corruption Crimes in the State-Owned Enterprises Sector in Indonesia" alt="JURIS - Law Enforcement of Corruption Crimes in the State-Owned Enterprises Sector in Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64530-sektor-layanan-tanah-karyawan-bumn-semarang-korups" title="JURIS - Law Enforcement of Corruption Crimes in the State-Owned Enterprises Sector in Indonesia" target="_blank">Law Enforcement of Corruption Crimes in the State-Owned Enterprises Sector in Indonesia</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang faktor-faktor yang mendorong korupsi di sektor BUMN, termasuk peran moral dan etika dalam mendorong terjadinya korupsi. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak korupsi terhadap kinerja BUMN dan upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah dan memberantas korupsi di sektor ini. Penelitian lanjutan juga dapat berfokus pada pengembangan strategi dan kebijakan yang efektif untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan BUMN, serta memperkuat peran pengawasan dan penegakan hukum dalam mencegah dan memberantas korupsi di sektor BUMN..
<br>BUMN sebagai subjek hukum masih dianggap tidak dapat dituntut secara pidana.Mereka yang dapat dituntut secara pidana adalah administrator korporasi, baik direktur maupun karyawan.Untuk dapat menanggung BUMN yang terlibat langsung atau tidak langsung dalam kasus korupsi, mereka dapat menerapkan teori kriminal korporasi seperti.teori tanggung jawab vicarious, teori identifikasi, tanggung jawab ketat, dan doktrin agregasi.Untuk menjerat administrator BUMN dalam mempertanggungjawabkan perbuatan pidana yang mereka lakukan, penegak hukum bebas memilih teori dan doktrin (berdasarkan kasus), tetapi juga dengan selalu terus menerapkan maksim hukum yang berlaku secara universal, yaitu actus non facit reum nisi mens sit rea dan selalu dibimbing oleh ketentuan undang-undang dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 telah mengatur tanggung jawab pidana korporasi, sehingga BUMN yang terbukti terlibat dalam kasus korupsi, dapat dituntut secara pidana.Dalam pelaksanaannya, tidak berhenti menyelidiki kasus hanya sampai direktur dan karyawan BUMN tetapi harus mencoba melihat konstruksi penuh perbuatan pidana disertai bukti pendukung, apakah BUMN juga mendapat manfaat (manfaat) akibat korupsi yang dilakukan
<br>Korupsi telah menjadi masalah serius bagi Indonesia, terutama di sektor layanan publik, seperti sektor Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji korupsi di sektor BUMN dengan teori etika Aristoteles. Teori Etika Aristoteles berfungsi untuk memimpin manusia mencapai tujuan tertinggi dalam hidup mereka melalui rasio dan menjadikan manusia sebagai manusia utama. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif di mana penggunaan metode ini menggunakan pendekatan konsep dan legislasi. Mengenai kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini, arti definisi korupsi adalah masalah penyimpangan moral dari masalah moral dalam manusia. Oleh karena itu, hukum dan ekonomi bukan faktor utama yang mendorong korupsi di sektor BUMN. Dalam penyalahgunaan kekuasaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/e/sektor-layanan-tanah-karyawan-bumn-semarang-korups-thumb-4dc66.webp" type="image/webp" length="82222" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/sektor-layanan-tanah-karyawan-bumn-semarang-korups-thumb-adbb8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/sektor-layanan-tanah-karyawan-bumn-semarang-korups-thumb-9e632.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/sektor-layanan-tanah-karyawan-bumn-semarang-korups-thumb-4dc66.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-557-unnes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13343-law-research-review-quarterly.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Influence of Brand Image and Relationship Quality on Patient Satisfaction Survey of Outpatients of Hermina Pasteur Hospital Bandung ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Influence of Brand Image and Relationship Quality on Patient Satisfaction Survey of Outpatients of Hermina Pasteur Hospital Bandung ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Influence of Brand Image and Relationship Quality on Patient Satisfaction Survey of Outpatients of Hermina Pasteur Hospital Bandung ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64522-pasien-jangka-analisis-data-rumah-kepuasan</link>
	<guid isPermaLink="false">241fc6e081481a2a372516357017104b</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 20:57:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ aji ramadhan ]]></category>
	<category><![CDATA[ feby febrian ]]></category>
	<category><![CDATA[ eka ermawati ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aji,eka,ermawati,febrian,feby,ramadhan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak program perawatan pelanggan terhadap peningkatan kepuasan pasien di rumah sakit. 2. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami peran citra merek dalam membangun loyalitas pasien jangka panjang. 3. Penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Influence of Brand Image and Relationship Quality on Patient Satisfaction (Survey of Outpatients of Hermina Pasteur Hospital Bandung): 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak program perawatan pelanggan terhadap peningkatan kepuasan pasien di rumah sakit. 2. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami peran citra merek dalam membangun loyalitas pasien jangka panjang. 3. Penelitian tentang pengaruh kualitas hubungan antara pasien dan staf medis terhadap hasil kesehatan jangka panjang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan kualitas layanan. Dengan menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, penelitian ini dapat memberikan wawasan mendalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan pasien dan strategi untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan secara berkelanjutan.. Citra merek Rumah Sakit Hermina Pasteur Bandung tergolong cukup baik, namun diperlukan peningkatan dalam komunikasi dan penjelasan layanan.Kualitas hubungan di Rumah Sakit Hermina Pasteur Bandung berada dalam kategori baik, tetapi perlu diperbaiki dalam responsifitas dan kecepatan pelayanan.Kepuasan pasien di Rumah Sakit Hermina Pasteur Bandung termasuk cukup puas, tetapi masih perlu ditingkatkan dalam kenyamanan ruang dan kecepatan pelayanan.Citra merek dan kualitas hubungan secara bersama-sama memengaruhi kepuasan pasien, dengan kualitas hubungan memiliki pengaruh dominan Aji Ramadhan, 2023. Pengaruh Citra Merek Dan Kualitas Hubungan Terhadap Kepuasan Pasien (Survei Pada Pasien Luar Rumah Sakit Rumah Sakit Hermina Pasteur Bandung), Tesis Program Pascasarjana Universitas Winaya Mukti, Program Studi Magister Manajemen. Di bawah bimbingan Dr. Nut Wuri Andayana, Apt., MMRS dan Dr. Annisa Fitri Anggraeni, SE, MM, CISA. Perkembangan sektor industri jasa, termasuk layanan kesehatan, tidak terlepas dari kebutuhan masyarakat untuk terus mendapatkan layanan kesehatan berkualitas. Berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan pengembangan kesehatan yang lebih baik dan lebih efisien, sehingga dapat mencapai seluruh lapisan masyarakat. Studi ini bertujuan untuk menentukan dan menganalisis pengaruh citra merek dan kualitas hubungan terhadap kepuasan pasien luar rumah sakit Rumah Sakit Hermina Pasteur... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/1/pasien-jangka-analisis-data-rumah-kepuasan-loyalit-thumb-485e3.webp" title="JURIS - Influence of Brand Image and Relationship Quality on Patient Satisfaction (Survey of Outpatients of Hermina Pasteur Hospital Bandung)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/1/pasien-jangka-analisis-data-rumah-kepuasan-loyalit-thumb-485e3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/1/pasien-jangka-analisis-data-rumah-kepuasan-loyalit-thumb-485e3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/1/pasien-jangka-analisis-data-rumah-kepuasan-loyalit-thumb-485e3.webp 1x" title="JURIS - Influence of Brand Image and Relationship Quality on Patient Satisfaction (Survey of Outpatients of Hermina Pasteur Hospital Bandung)" alt="JURIS - Influence of Brand Image and Relationship Quality on Patient Satisfaction (Survey of Outpatients of Hermina Pasteur Hospital Bandung)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/1/pasien-jangka-analisis-data-rumah-kepuasan-loyalit-thumb-f58fa.webp" title="JURIS - Influence of Brand Image and Relationship Quality on Patient Satisfaction (Survey of Outpatients of Hermina Pasteur Hospital Bandung)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/1/pasien-jangka-analisis-data-rumah-kepuasan-loyalit-thumb-f58fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/1/pasien-jangka-analisis-data-rumah-kepuasan-loyalit-thumb-f58fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/1/pasien-jangka-analisis-data-rumah-kepuasan-loyalit-thumb-f58fa.webp 1x" title="JURIS - Influence of Brand Image and Relationship Quality on Patient Satisfaction (Survey of Outpatients of Hermina Pasteur Hospital Bandung)" alt="JURIS - Influence of Brand Image and Relationship Quality on Patient Satisfaction (Survey of Outpatients of Hermina Pasteur Hospital Bandung)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/1/pasien-jangka-analisis-data-rumah-kepuasan-loyalit-thumb-5f668.webp" title="JURIS - Influence of Brand Image and Relationship Quality on Patient Satisfaction (Survey of Outpatients of Hermina Pasteur Hospital Bandung)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/1/pasien-jangka-analisis-data-rumah-kepuasan-loyalit-thumb-5f668.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/1/pasien-jangka-analisis-data-rumah-kepuasan-loyalit-thumb-5f668.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/1/pasien-jangka-analisis-data-rumah-kepuasan-loyalit-thumb-5f668.webp 1x" title="JURIS - Influence of Brand Image and Relationship Quality on Patient Satisfaction (Survey of Outpatients of Hermina Pasteur Hospital Bandung)" alt="JURIS - Influence of Brand Image and Relationship Quality on Patient Satisfaction (Survey of Outpatients of Hermina Pasteur Hospital Bandung)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64522-pasien-jangka-analisis-data-rumah-kepuasan" title="JURIS - Influence of Brand Image and Relationship Quality on Patient Satisfaction (Survey of Outpatients of Hermina Pasteur Hospital Bandung)" target="_blank">Influence of Brand Image and Relationship Quality on Patient Satisfaction (Survey of Outpatients of Hermina Pasteur Hospital Bandung)</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak program perawatan pelanggan terhadap peningkatan kepuasan pasien di rumah sakit. 2. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami peran citra merek dalam membangun loyalitas pasien jangka panjang. 3. Penelitian tentang pengaruh kualitas hubungan antara pasien dan staf medis terhadap hasil kesehatan jangka panjang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan kualitas layanan. Dengan menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, penelitian ini dapat memberikan wawasan mendalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan pasien dan strategi untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan secara berkelanjutan..
<br>Citra merek Rumah Sakit Hermina Pasteur Bandung tergolong cukup baik, namun diperlukan peningkatan dalam komunikasi dan penjelasan layanan.Kualitas hubungan di Rumah Sakit Hermina Pasteur Bandung berada dalam kategori baik, tetapi perlu diperbaiki dalam responsifitas dan kecepatan pelayanan.Kepuasan pasien di Rumah Sakit Hermina Pasteur Bandung termasuk cukup puas, tetapi masih perlu ditingkatkan dalam kenyamanan ruang dan kecepatan pelayanan.Citra merek dan kualitas hubungan secara bersama-sama memengaruhi kepuasan pasien, dengan kualitas hubungan memiliki pengaruh dominan
<br>Aji Ramadhan, 2023. Pengaruh Citra Merek Dan Kualitas Hubungan Terhadap Kepuasan Pasien (Survei Pada Pasien Luar Rumah Sakit Rumah Sakit Hermina Pasteur Bandung), Tesis Program Pascasarjana Universitas Winaya Mukti, Program Studi Magister Manajemen. Di bawah bimbingan Dr. Nut Wuri Andayana, Apt., MMRS dan Dr. Annisa Fitri Anggraeni, SE, MM, CISA. Perkembangan sektor industri jasa, termasuk layanan kesehatan, tidak terlepas dari kebutuhan masyarakat untuk terus mendapatkan layanan kesehatan berkualitas. Berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan pengembangan kesehatan yang lebih baik dan lebih efisien, sehingga dapat mencapai seluruh lapisan masyarakat. Studi ini bertujuan untuk menentukan dan menganalisis pengaruh citra merek dan kualitas hubungan terhadap kepuasan pasien luar rumah sakit Rumah Sakit Hermina Pasteur...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/1/pasien-jangka-analisis-data-rumah-kepuasan-loyalit-thumb-f58fa.webp" type="image/webp" length="69836" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/1/pasien-jangka-analisis-data-rumah-kepuasan-loyalit-thumb-485e3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/1/pasien-jangka-analisis-data-rumah-kepuasan-loyalit-thumb-f58fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/1/pasien-jangka-analisis-data-rumah-kepuasan-loyalit-thumb-5f668.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-689-e-greenation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1421-greenation-international-journal-engineering-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Religious Norms and Social Realities Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Religious Norms and Social Realities Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Religious Norms and Social Realities Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64521-warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera</link>
	<guid isPermaLink="false">0a1535eaa1e57c47ec87305cb6afbd70</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 20:54:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ editor chief ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti ropiah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[chief,counter,editor,flag,ropiah,siti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang peran gender dalam negosiasi waris di tingkat keluarga. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana perubahan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Religious Norms and Social Realities: Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia: Berdasarkan temuan penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang peran gender dalam negosiasi waris di tingkat keluarga. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana perubahan peran sosial dan ekonomi perempuan memengaruhi dinamika negosiasi waris dan bagaimana konsep keadilan dalam distribusi warisan berkembang di masyarakat Muslim kontemporer. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh pendidikan dan pemahaman agama terhadap praktik distribusi warisan di masyarakat Muslim. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana tingkat pendidikan dan pemahaman agama individu berkontribusi terhadap pemahaman mereka tentang hukum waris Islam dan bagaimana hal itu mempengaruhi praktik distribusi warisan yang mereka terapkan dalam keluarga. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki bagaimana praktik deliberasi keluarga dalam distribusi warisan dapat meningkatkan keadilan dan kesejahteraan keluarga. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana deliberasi keluarga dapat menjadi mekanisme yang efektif untuk mencapai kesepakatan yang adil dan memuaskan bagi semua ahli waris, serta bagaimana hal itu dapat berkontribusi pada pemeliharaan keharmonisan keluarga dan solidaritas sosial dalam masyarakat Muslim.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan hukum waris Islam di masyarakat Muslim menunjukkan bahwa faraid tidak diterapkan secara mekanis sebagai aturan kaku, tetapi melalui proses sosial yang melibatkan deliberasi, negosiasi, dan kesepakatan keluarga.Meskipun faraid tetap diakui sebagai pedoman normatif utama, praktik distribusi warisan lebih dipengaruhi oleh pertimbangan ekonomi, kebutuhan ahli waris, dan hubungan sosial dalam keluarga.Temuan ini menunjukkan bahwa hukum waris Islam berfungsi sebagai sistem nilai hidup dalam masyarakat dan berinteraksi dengan realitas sosial yang berkembang.Penelitian juga menemukan bahwa konstruksi gender dan faktor sosioekonomi secara signifikan mempengaruhi proses pengambilan keputusan waris.Partisipasi ekonomi perempuan yang meningkat dalam keluarga telah mengubah hubungan gender dari pola hierarkis menjadi lebih negotiable.Perempuan dengan kontribusi ekonomi yang signifikan cenderung memiliki posisi tawar yang lebih kuat dalam deliberasi keluarga dan, dalam beberapa kasus, menerima bagian warisan yang sama atau lebih besar.Selain itu, kondisi ekonomi keluarga, tingkat pendidikan, dan pemahaman agama berkontribusi terhadap variasi praktik distribusi warisan yang berkembang dalam masyarakat.Hubungan antara norma hukum Islam dan praktik sosial menghasilkan bentuk otoritas hukum waris yang pluralistik, adaptif, dan kontekstual.Faraid tetap menjadi sumber legitimasi normatif, tetapi otoritasnya untuk implementasi tidak hanya berasal dari teks hukum, tetapi juga dari konteks sosial yang terbentuk melalui deliberasi keluarga.Praktik waris di masyarakat Muslim kontemporer mencerminkan karakter hidup hukum, yang terus diperbarui untuk mencerminkan dinamika gender, perubahan ekonomi, dan kebutuhan sosial, tanpa kehilangan prinsip-prinsip fundamental hukum Islam Penelitian ini menganalisis hubungan antara hukum waris Islam (faraid), praktik sosial, dan konstruksi gender dalam masyarakat Muslim Indonesia kontemporer. Fokus utama penelitian ini adalah mengkaji bagaimana hukum waris Islam diimplementasikan dalam konteks sosial yang dinamis serta bagaimana gender memengaruhi proses distribusi harta warisan dalam keluarga. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sosiologi hukum Islam. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian juga menemukan bahwa perubahan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-e8f3c.webp" title="JURIS - Religious Norms and Social Realities: Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-e8f3c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-e8f3c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-e8f3c.webp 1x" title="JURIS - Religious Norms and Social Realities: Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia" alt="JURIS - Religious Norms and Social Realities: Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-bd305.webp" title="JURIS - Religious Norms and Social Realities: Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-bd305.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-bd305.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-bd305.webp 1x" title="JURIS - Religious Norms and Social Realities: Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia" alt="JURIS - Religious Norms and Social Realities: Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-326c6.webp" title="JURIS - Religious Norms and Social Realities: Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-326c6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-326c6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-326c6.webp 1x" title="JURIS - Religious Norms and Social Realities: Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia" alt="JURIS - Religious Norms and Social Realities: Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64521-warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera" title="JURIS - Religious Norms and Social Realities: Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia" target="_blank">Religious Norms and Social Realities: Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia</a>: Berdasarkan temuan penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang peran gender dalam negosiasi waris di tingkat keluarga. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana perubahan peran sosial dan ekonomi perempuan memengaruhi dinamika negosiasi waris dan bagaimana konsep keadilan dalam distribusi warisan berkembang di masyarakat Muslim kontemporer. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh pendidikan dan pemahaman agama terhadap praktik distribusi warisan di masyarakat Muslim. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana tingkat pendidikan dan pemahaman agama individu berkontribusi terhadap pemahaman mereka tentang hukum waris Islam dan bagaimana hal itu mempengaruhi praktik distribusi warisan yang mereka terapkan dalam keluarga. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki bagaimana praktik deliberasi keluarga dalam distribusi warisan dapat meningkatkan keadilan dan kesejahteraan keluarga. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana deliberasi keluarga dapat menjadi mekanisme yang efektif untuk mencapai kesepakatan yang adil dan memuaskan bagi semua ahli waris, serta bagaimana hal itu dapat berkontribusi pada pemeliharaan keharmonisan keluarga dan solidaritas sosial dalam masyarakat Muslim..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan hukum waris Islam di masyarakat Muslim menunjukkan bahwa faraid tidak diterapkan secara mekanis sebagai aturan kaku, tetapi melalui proses sosial yang melibatkan deliberasi, negosiasi, dan kesepakatan keluarga.Meskipun faraid tetap diakui sebagai pedoman normatif utama, praktik distribusi warisan lebih dipengaruhi oleh pertimbangan ekonomi, kebutuhan ahli waris, dan hubungan sosial dalam keluarga.Temuan ini menunjukkan bahwa hukum waris Islam berfungsi sebagai sistem nilai hidup dalam masyarakat dan berinteraksi dengan realitas sosial yang berkembang.Penelitian juga menemukan bahwa konstruksi gender dan faktor sosioekonomi secara signifikan mempengaruhi proses pengambilan keputusan waris.Partisipasi ekonomi perempuan yang meningkat dalam keluarga telah mengubah hubungan gender dari pola hierarkis menjadi lebih negotiable.Perempuan dengan kontribusi ekonomi yang signifikan cenderung memiliki posisi tawar yang lebih kuat dalam deliberasi keluarga dan, dalam beberapa kasus, menerima bagian warisan yang sama atau lebih besar.Selain itu, kondisi ekonomi keluarga, tingkat pendidikan, dan pemahaman agama berkontribusi terhadap variasi praktik distribusi warisan yang berkembang dalam masyarakat.Hubungan antara norma hukum Islam dan praktik sosial menghasilkan bentuk otoritas hukum waris yang pluralistik, adaptif, dan kontekstual.Faraid tetap menjadi sumber legitimasi normatif, tetapi otoritasnya untuk implementasi tidak hanya berasal dari teks hukum, tetapi juga dari konteks sosial yang terbentuk melalui deliberasi keluarga.Praktik waris di masyarakat Muslim kontemporer mencerminkan karakter hidup hukum, yang terus diperbarui untuk mencerminkan dinamika gender, perubahan ekonomi, dan kebutuhan sosial, tanpa kehilangan prinsip-prinsip fundamental hukum Islam
<br>Penelitian ini menganalisis hubungan antara hukum waris Islam (faraid), praktik sosial, dan konstruksi gender dalam masyarakat Muslim Indonesia kontemporer. Fokus utama penelitian ini adalah mengkaji bagaimana hukum waris Islam diimplementasikan dalam konteks sosial yang dinamis serta bagaimana gender memengaruhi proses distribusi harta warisan dalam keluarga. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sosiologi hukum Islam. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian juga menemukan bahwa perubahan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-bd305.webp" type="image/webp" length="93210" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-e8f3c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-bd305.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-326c6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-812-iain-langsa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3313-al-qadha-jurnal-hukum-islam-perundang-undangan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Protection for Women Victims of Domestic Violence in Indonesia A Victimology and Criminology Approach ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Protection for Women Victims of Domestic Violence in Indonesia A Victimology and Criminology Approach ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Protection for Women Victims of Domestic Violence in Indonesia A Victimology and Criminology Approach ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64528-pola-perilaku-anak-perempuan-korban-kdrt</link>
	<guid isPermaLink="false">ddae3209dc318a8e73a399a6a63c16cc</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 20:29:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ bale mediasi ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ east lombok ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bale,content,east,lombok,main,mediasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas undang-undang perlindungan perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga dalam konteks implementasi di lapangan. 2. Studi tentang inisiatif berbasis komunitas untuk meningkatkan perlindungan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Protection for Women Victims of Domestic Violence in Indonesia: A Victimology and Criminology Approach: 1. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas undang-undang perlindungan perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga dalam konteks implementasi di lapangan. 2. Studi tentang inisiatif berbasis komunitas untuk meningkatkan perlindungan perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga, terutama di daerah terpencil. 3. Penelitian mengenai peran pendidikan seks dan kesadaran masyarakat dalam mencegah kekerasan dalam rumah tangga, serta pengembangan program edukasi yang berbasis teknologi untuk meningkatkan aksesibilitas informasi.. Anak-anak adalah makhluk Tuhan Yang Maha Esa secara spiritual dan fisik belum memiliki kemampuan untuk berdiri sendiri dan sebagai makhluk sosial sejak dalam kandungan memiliki hak untuk hidup, bebas, dan menerima perlindungan.Oleh karena itu, anak sangat rentan menjadi korban kekerasan seksual.Kekerasan seksual merupakan tindakan kriminal yang disebabkan oleh beberapa faktor, baik internal maupun eksternal.Kebanyakan kasus menunjukkan bahwa pelaku kekerasan seksual terhadap anak dilakukan oleh orang terdekat (orang tua/guru).Di Indonesia, regulasi perlindungan anak diatur dalam Undang-Undang No.Regulasi perlindungan anak terdapat dalam berbagai hal seperti Konstitusi 1945, Konvensi Hak Anak, hingga Undang-Undang No.39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.Semua regulasi tersebut mengecam adanya tindakan kekerasan seksual terhadap anak, bahwa anak memiliki hak untuk dilindungi dari berbagai kejahatan seperti Pasal 15 Undang-Undang No.35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, bahwa Setiap Anak memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan dari kekerasan dalam aktivitas politik, keterlibatan dalam sengketa, keterlibatan dalam kerusuhan sosial, keterlibatan dalam kejadian yang mengandung unsur kekerasan, keterlibatan dalam perang, dan kekerasan seksual.Penanganan korban kekerasan seksual anak dilakukan oleh Badan Perlindungan Saksi dan Korban Berdasarkan Undang-Undang No.13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban.LPSK diberikan mandat baru terkait layanan bagi korban kejahatan, di mana LPSK memberikan bantuan kepada korban perdagangan manusia, korban kekerasan seksual.Bantuan ini mencakup bantuan medis dan psikososial serta bantuan psikologis.31 Tahun 2014, korban berhak mendapatkan rehabilitasi psikososial dan psikologis serta ganti rugi dan restitusi.Selain itu, kekerasan dapat dilaporkan ke Komnas HAM, KPAI, stasiun polisi lokal, rumah sakit, NGO dan tokoh untuk tindak lanjut.Dari banyaknya kasus kekerasan seksual terhadap anak, diperlukan perhatian ekstra dari pemerintah.Sanksi terhadap pelaku kekerasan seksual harus ketat, karena dampak yang dialami korban kekerasan bukan hanya fisik tetapi juga spiritual.Pendidikan seks harus diberikan sebagai salah satu upaya pencegahan kekerasan seksual anak Undang-Undang No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga mendefinisikan kekerasan dalam rumah tangga sebagai setiap tindakan terhadap seseorang, khususnya perempuan, yang mengakibatkan kesakitan fisik, seksual, psikologis atau penderitaan, serta pengabaian rumah tangga termasuk ancaman, pemaksaan, atau pencabutan kebebasan secara tidak sah dalam lingkup rumah tangga. Namun, dalam kasus ini fokus akan pada perempuan sebagai korban, yang juga merujuk pada data yang tersedia di Komnas Perempuan. Ini menyedihkan karena posisi perempuan sendiri adalah pendidik pertama dalam keluarga, mereka diharapkan mampu mengembangkan nilai-nilai kasus seperti kesetaraan, kepedulian antar sesama, sehingga pada masa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/b/pola-perilaku-anak-perempuan-korban-kdrt-kejahatan-thumb-5654f.webp" title="JURIS - Protection for Women Victims of Domestic Violence in Indonesia: A Victimology and Criminology Approach" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/pola-perilaku-anak-perempuan-korban-kdrt-kejahatan-thumb-5654f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/pola-perilaku-anak-perempuan-korban-kdrt-kejahatan-thumb-5654f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/pola-perilaku-anak-perempuan-korban-kdrt-kejahatan-thumb-5654f.webp 1x" title="JURIS - Protection for Women Victims of Domestic Violence in Indonesia: A Victimology and Criminology Approach" alt="JURIS - Protection for Women Victims of Domestic Violence in Indonesia: A Victimology and Criminology Approach" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/pola-perilaku-anak-perempuan-korban-kdrt-kejahatan-thumb-32223.webp" title="JURIS - Protection for Women Victims of Domestic Violence in Indonesia: A Victimology and Criminology Approach" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/pola-perilaku-anak-perempuan-korban-kdrt-kejahatan-thumb-32223.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/pola-perilaku-anak-perempuan-korban-kdrt-kejahatan-thumb-32223.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/pola-perilaku-anak-perempuan-korban-kdrt-kejahatan-thumb-32223.webp 1x" title="JURIS - Protection for Women Victims of Domestic Violence in Indonesia: A Victimology and Criminology Approach" alt="JURIS - Protection for Women Victims of Domestic Violence in Indonesia: A Victimology and Criminology Approach" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/pola-perilaku-anak-perempuan-korban-kdrt-kejahatan-thumb-b52cc.webp" title="JURIS - Protection for Women Victims of Domestic Violence in Indonesia: A Victimology and Criminology Approach" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/pola-perilaku-anak-perempuan-korban-kdrt-kejahatan-thumb-b52cc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/pola-perilaku-anak-perempuan-korban-kdrt-kejahatan-thumb-b52cc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/pola-perilaku-anak-perempuan-korban-kdrt-kejahatan-thumb-b52cc.webp 1x" title="JURIS - Protection for Women Victims of Domestic Violence in Indonesia: A Victimology and Criminology Approach" alt="JURIS - Protection for Women Victims of Domestic Violence in Indonesia: A Victimology and Criminology Approach" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64528-pola-perilaku-anak-perempuan-korban-kdrt" title="JURIS - Protection for Women Victims of Domestic Violence in Indonesia: A Victimology and Criminology Approach" target="_blank">Protection for Women Victims of Domestic Violence in Indonesia: A Victimology and Criminology Approach</a>: 1. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas undang-undang perlindungan perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga dalam konteks implementasi di lapangan. 2. Studi tentang inisiatif berbasis komunitas untuk meningkatkan perlindungan perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga, terutama di daerah terpencil. 3. Penelitian mengenai peran pendidikan seks dan kesadaran masyarakat dalam mencegah kekerasan dalam rumah tangga, serta pengembangan program edukasi yang berbasis teknologi untuk meningkatkan aksesibilitas informasi..
<br>Anak-anak adalah makhluk Tuhan Yang Maha Esa secara spiritual dan fisik belum memiliki kemampuan untuk berdiri sendiri dan sebagai makhluk sosial sejak dalam kandungan memiliki hak untuk hidup, bebas, dan menerima perlindungan.Oleh karena itu, anak sangat rentan menjadi korban kekerasan seksual.Kekerasan seksual merupakan tindakan kriminal yang disebabkan oleh beberapa faktor, baik internal maupun eksternal.Kebanyakan kasus menunjukkan bahwa pelaku kekerasan seksual terhadap anak dilakukan oleh orang terdekat (orang tua/guru).Di Indonesia, regulasi perlindungan anak diatur dalam Undang-Undang No.Regulasi perlindungan anak terdapat dalam berbagai hal seperti Konstitusi 1945, Konvensi Hak Anak, hingga Undang-Undang No.39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.Semua regulasi tersebut mengecam adanya tindakan kekerasan seksual terhadap anak, bahwa anak memiliki hak untuk dilindungi dari berbagai kejahatan seperti Pasal 15 Undang-Undang No.35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, bahwa Setiap Anak memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan dari kekerasan dalam aktivitas politik, keterlibatan dalam sengketa, keterlibatan dalam kerusuhan sosial, keterlibatan dalam kejadian yang mengandung unsur kekerasan, keterlibatan dalam perang, dan kekerasan seksual.Penanganan korban kekerasan seksual anak dilakukan oleh Badan Perlindungan Saksi dan Korban Berdasarkan Undang-Undang No.13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban.LPSK diberikan mandat baru terkait layanan bagi korban kejahatan, di mana LPSK memberikan bantuan kepada korban perdagangan manusia, korban kekerasan seksual.Bantuan ini mencakup bantuan medis dan psikososial serta bantuan psikologis.31 Tahun 2014, korban berhak mendapatkan rehabilitasi psikososial dan psikologis serta ganti rugi dan restitusi.Selain itu, kekerasan dapat dilaporkan ke Komnas HAM, KPAI, stasiun polisi lokal, rumah sakit, NGO dan tokoh untuk tindak lanjut.Dari banyaknya kasus kekerasan seksual terhadap anak, diperlukan perhatian ekstra dari pemerintah.Sanksi terhadap pelaku kekerasan seksual harus ketat, karena dampak yang dialami korban kekerasan bukan hanya fisik tetapi juga spiritual.Pendidikan seks harus diberikan sebagai salah satu upaya pencegahan kekerasan seksual anak
<br>Undang-Undang No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga mendefinisikan kekerasan dalam rumah tangga sebagai setiap tindakan terhadap seseorang, khususnya perempuan, yang mengakibatkan kesakitan fisik, seksual, psikologis atau penderitaan, serta pengabaian rumah tangga termasuk ancaman, pemaksaan, atau pencabutan kebebasan secara tidak sah dalam lingkup rumah tangga. Namun, dalam kasus ini fokus akan pada perempuan sebagai korban, yang juga merujuk pada data yang tersedia di Komnas Perempuan. Ini menyedihkan karena posisi perempuan sendiri adalah pendidik pertama dalam keluarga, mereka diharapkan mampu mengembangkan nilai-nilai kasus seperti kesetaraan, kepedulian antar sesama, sehingga pada masa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/b/pola-perilaku-anak-perempuan-korban-kdrt-kejahatan-thumb-32223.webp" type="image/webp" length="74240" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/pola-perilaku-anak-perempuan-korban-kdrt-kejahatan-thumb-5654f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/pola-perilaku-anak-perempuan-korban-kdrt-kejahatan-thumb-32223.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/pola-perilaku-anak-perempuan-korban-kdrt-kejahatan-thumb-b52cc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-557-unnes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13343-law-research-review-quarterly.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Effect of Marketing Mix on Satisfaction and Its Implications on Visitor Loyalty A Survey on Visitors in Alamendah Tourism Village Rancabali District Bandung Regency ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effect of Marketing Mix on Satisfaction and Its Implications on Visitor Loyalty A Survey on Visitors in Alamendah Tourism Village Rancabali District Bandung Regency ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effect of Marketing Mix on Satisfaction and Its Implications on Visitor Loyalty A Survey on Visitors in Alamendah Tourism Village Rancabali District Bandung Regency ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64523-wisata-alam-baumata-ekowisata-masyarakat-lokal-tam</link>
	<guid isPermaLink="false">ede8aab9c8963094d9053ccd191a0cea</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 20:28:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ aji ramadhan ]]></category>
	<category><![CDATA[ feby febrian ]]></category>
	<category><![CDATA[ eka ermawati ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aji,eka,ermawati,febrian,feby,ramadhan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, sangat menarik untuk memperluas lingkup studi ini dari Desa Wisata Alamendah ke beberapa desa wisata lain di Kabupaten Bandung atau bahkan wilayah berbeda, guna membandingkan efektivitas strategi bauran pemasaran dan mengidentifikasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effect of Marketing Mix on Satisfaction and Its Implications on Visitor Loyalty (A Survey on Visitors in Alamendah Tourism Village, Rancabali District, Bandung Regency): Untuk penelitian selanjutnya, sangat menarik untuk memperluas lingkup studi ini dari Desa Wisata Alamendah ke beberapa desa wisata lain di Kabupaten Bandung atau bahkan wilayah berbeda, guna membandingkan efektivitas strategi bauran pemasaran dan mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat meningkatkan kepuasan serta loyalitas pengunjung secara lebih merata. Selain itu, mengingat penelitian ini menggunakan sampel terbatas dan pendekatan kuantitatif, studi lanjutan dapat mempertimbangkan penggunaan metode campuran (mix method) dengan menggabungkan survei kuantitatif berskala lebih besar yang mencakup demografi pengunjung lebih beragam, serta wawancara mendalam atau focus group discussion. Pendekatan kualitatif ini akan membantu menggali lebih dalam alasan di balik ketidakpuasan sebagian pengunjung (yang masih mencapai 32,3%) dan memahami secara holistik elemen bauran pemasaran mana yang paling perlu diperbaiki atau dikembangkan, misalnya terkait kualitas produk olahan stroberi, kenyamanan fasilitas umum, atau keramahan pelayanan. Penelitian di masa depan juga dapat menyelidiki dampak jangka panjang dari elemen-elemen bauran pemasaran yang lebih spesifik, seperti strategi penetapan harga yang fleksibel, inovasi promosi digital yang lebih interaktif, atau program pemberdayaan masyarakat lokal yang berkelanjutan, terhadap pembentukan loyalitas pengunjung yang tidak hanya sekadar kembali berkunjung, tetapi juga menjadi duta promosi sukarela bagi desa wisata. Dengan demikian, kita bisa mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana desa wisata dapat terus berkembang dan relevan di mata wisatawan.. Secara keseluruhan, bauran pemasaran di Desa Wisata Alamendah menunjukkan respons yang relatif baik dari pengunjung, mencakup aspek produk, harga, promosi, tempat, proses, sumber daya manusia, dan bukti fisik, yang secara signifikan memengaruhi kepuasan pengunjung.Tingkat kepuasan pengunjung di desa wisata ini juga tergolong baik dan memiliki dampak yang sangat besar terhadap loyalitas mereka, mendorong keinginan untuk kembali berkunjung.Meskipun bauran pemasaran memengaruhi loyalitas pengunjung baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kepuasan, kepuasan pengunjung terbukti memiliki pengaruh paling dominan terhadap loyalitas, menjadikannya faktor kunci dalam mempertahankan dan menarik kembali wisatawan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bauran pemasaran terhadap kepuasan dan implikasinya pada loyalitas pengunjung, melalui survei pengunjung di Desa Wisata Alamendah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, baik secara simultan maupun parsial. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan verifikatif, dengan unit analisis pengunjung di Desa Wisata Alamendah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, dengan sampel 30 orang. Metode analisis yang diterapkan adalah analisis kuantitatif dan analisis jalur. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa bauran pemasaran terhadap kepuasan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/c/wisata-alam-baumata-ekowisata-masyarakat-lokal-tam-thumb-ff112.webp" title="JURIS - The Effect of Marketing Mix on Satisfaction and Its Implications on Visitor Loyalty (A Survey on Visitors in Alamendah Tourism Village, Rancabali District, Bandung Regency)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/wisata-alam-baumata-ekowisata-masyarakat-lokal-tam-thumb-ff112.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/wisata-alam-baumata-ekowisata-masyarakat-lokal-tam-thumb-ff112.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/wisata-alam-baumata-ekowisata-masyarakat-lokal-tam-thumb-ff112.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Marketing Mix on Satisfaction and Its Implications on Visitor Loyalty (A Survey on Visitors in Alamendah Tourism Village, Rancabali District, Bandung Regency)" alt="JURIS - The Effect of Marketing Mix on Satisfaction and Its Implications on Visitor Loyalty (A Survey on Visitors in Alamendah Tourism Village, Rancabali District, Bandung Regency)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/wisata-alam-baumata-ekowisata-masyarakat-lokal-tam-thumb-349b0.webp" title="JURIS - The Effect of Marketing Mix on Satisfaction and Its Implications on Visitor Loyalty (A Survey on Visitors in Alamendah Tourism Village, Rancabali District, Bandung Regency)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/wisata-alam-baumata-ekowisata-masyarakat-lokal-tam-thumb-349b0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/wisata-alam-baumata-ekowisata-masyarakat-lokal-tam-thumb-349b0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/wisata-alam-baumata-ekowisata-masyarakat-lokal-tam-thumb-349b0.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Marketing Mix on Satisfaction and Its Implications on Visitor Loyalty (A Survey on Visitors in Alamendah Tourism Village, Rancabali District, Bandung Regency)" alt="JURIS - The Effect of Marketing Mix on Satisfaction and Its Implications on Visitor Loyalty (A Survey on Visitors in Alamendah Tourism Village, Rancabali District, Bandung Regency)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/wisata-alam-baumata-ekowisata-masyarakat-lokal-tam-thumb-b87a3.webp" title="JURIS - The Effect of Marketing Mix on Satisfaction and Its Implications on Visitor Loyalty (A Survey on Visitors in Alamendah Tourism Village, Rancabali District, Bandung Regency)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/wisata-alam-baumata-ekowisata-masyarakat-lokal-tam-thumb-b87a3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/wisata-alam-baumata-ekowisata-masyarakat-lokal-tam-thumb-b87a3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/wisata-alam-baumata-ekowisata-masyarakat-lokal-tam-thumb-b87a3.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Marketing Mix on Satisfaction and Its Implications on Visitor Loyalty (A Survey on Visitors in Alamendah Tourism Village, Rancabali District, Bandung Regency)" alt="JURIS - The Effect of Marketing Mix on Satisfaction and Its Implications on Visitor Loyalty (A Survey on Visitors in Alamendah Tourism Village, Rancabali District, Bandung Regency)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64523-wisata-alam-baumata-ekowisata-masyarakat-lokal-tam" title="JURIS - The Effect of Marketing Mix on Satisfaction and Its Implications on Visitor Loyalty (A Survey on Visitors in Alamendah Tourism Village, Rancabali District, Bandung Regency)" target="_blank">The Effect of Marketing Mix on Satisfaction and Its Implications on Visitor Loyalty (A Survey on Visitors in Alamendah Tourism Village, Rancabali District, Bandung Regency)</a>: Untuk penelitian selanjutnya, sangat menarik untuk memperluas lingkup studi ini dari Desa Wisata Alamendah ke beberapa desa wisata lain di Kabupaten Bandung atau bahkan wilayah berbeda, guna membandingkan efektivitas strategi bauran pemasaran dan mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat meningkatkan kepuasan serta loyalitas pengunjung secara lebih merata. Selain itu, mengingat penelitian ini menggunakan sampel terbatas dan pendekatan kuantitatif, studi lanjutan dapat mempertimbangkan penggunaan metode campuran (mix method) dengan menggabungkan survei kuantitatif berskala lebih besar yang mencakup demografi pengunjung lebih beragam, serta wawancara mendalam atau focus group discussion. Pendekatan kualitatif ini akan membantu menggali lebih dalam alasan di balik ketidakpuasan sebagian pengunjung (yang masih mencapai 32,3%) dan memahami secara holistik elemen bauran pemasaran mana yang paling perlu diperbaiki atau dikembangkan, misalnya terkait kualitas produk olahan stroberi, kenyamanan fasilitas umum, atau keramahan pelayanan. Penelitian di masa depan juga dapat menyelidiki dampak jangka panjang dari elemen-elemen bauran pemasaran yang lebih spesifik, seperti strategi penetapan harga yang fleksibel, inovasi promosi digital yang lebih interaktif, atau program pemberdayaan masyarakat lokal yang berkelanjutan, terhadap pembentukan loyalitas pengunjung yang tidak hanya sekadar kembali berkunjung, tetapi juga menjadi duta promosi sukarela bagi desa wisata. Dengan demikian, kita bisa mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana desa wisata dapat terus berkembang dan relevan di mata wisatawan..
<br>Secara keseluruhan, bauran pemasaran di Desa Wisata Alamendah menunjukkan respons yang relatif baik dari pengunjung, mencakup aspek produk, harga, promosi, tempat, proses, sumber daya manusia, dan bukti fisik, yang secara signifikan memengaruhi kepuasan pengunjung.Tingkat kepuasan pengunjung di desa wisata ini juga tergolong baik dan memiliki dampak yang sangat besar terhadap loyalitas mereka, mendorong keinginan untuk kembali berkunjung.Meskipun bauran pemasaran memengaruhi loyalitas pengunjung baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kepuasan, kepuasan pengunjung terbukti memiliki pengaruh paling dominan terhadap loyalitas, menjadikannya faktor kunci dalam mempertahankan dan menarik kembali wisatawan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bauran pemasaran terhadap kepuasan dan implikasinya pada loyalitas pengunjung, melalui survei pengunjung di Desa Wisata Alamendah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, baik secara simultan maupun parsial. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan verifikatif, dengan unit analisis pengunjung di Desa Wisata Alamendah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, dengan sampel 30 orang. Metode analisis yang diterapkan adalah analisis kuantitatif dan analisis jalur. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa bauran pemasaran terhadap kepuasan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/c/wisata-alam-baumata-ekowisata-masyarakat-lokal-tam-thumb-b87a3.webp" type="image/webp" length="107864" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/wisata-alam-baumata-ekowisata-masyarakat-lokal-tam-thumb-ff112.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/wisata-alam-baumata-ekowisata-masyarakat-lokal-tam-thumb-349b0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/wisata-alam-baumata-ekowisata-masyarakat-lokal-tam-thumb-b87a3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-689-e-greenation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1421-greenation-international-journal-engineering-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Minors and Crime Law and Criminological Analysis on Theft by Children Case of Central Java Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Minors and Crime Law and Criminological Analysis on Theft by Children Case of Central Java Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Minors and Crime Law and Criminological Analysis on Theft by Children Case of Central Java Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64533-social-norms-theft-minor-crime-law-enforcement</link>
	<guid isPermaLink="false">b9afc7a4e351ebc49bf93be5dbdc7b07</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 20:20:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ minors crime ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ novita intan ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,crime,intan,main,minors,novita]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada efektivitas program diversion dalam menangani kasus pencurian oleh anak-anak, khususnya di daerah dengan tingkat kejahatan tinggi. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran pendidikan moral dan pengasuhan orang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Minors and Crime: Law and Criminological Analysis on Theft by Children (Case of Central Java, Indonesia): Penelitian lanjutan dapat fokus pada efektivitas program diversion dalam menangani kasus pencurian oleh anak-anak, khususnya di daerah dengan tingkat kejahatan tinggi. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran pendidikan moral dan pengasuhan orang tua dalam mencegah perilaku deviant pada anak-anak. Terakhir, penelitian juga bisa mengkaji dampak faktor ekonomi seperti kemiskinan dan ketimpangan sosial terhadap peningkatan tindak kriminalitas di kalangan anak-anak, serta cara mengatasi masalah tersebut melalui kebijakan lokal yang lebih inklusif.. Crime is a social phenomenon that goes on endlessly, taking into account the increase in crime in addition to the progress of human existence.Theft has a high frequency of offenses committed in the ongoing period.The crime of theft is not only carried out by adults, but children and minors also carry out theft.A child who commits theft or deviant actions is the result of association around him, such as family, the surrounding environment, school, and friends who neglect to follow and make the situation only friendly.Children who try to commit theft crimes are children who have internal problems that affect a person's condition due to religious variables, educational variables, economic variables, and family variables.Then external variables, such as the condition of the child's family, society, and full macro needs that develop Juvenile delinquency comes in many forms-one of which is theft. This delinquency is a social phenomenon with a continuation of criminology. Juvenile crimes are a major concern because children are the generation of the nation. Children who commit criminal acts certainly have both internal and external causes. The treatment of child criminals is part of the policy as a child protection effort as a form of law enforcement. Criminology plays an important role in this case because it is also called criminal sociology because it is the study of humans in its opposition to certain social norms. Criminology examines social symptoms in the field of crime... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/f/social-norms-theft-minor-crime-law-enforcement-cri-thumb-908bd.webp" title="JURIS - Minors and Crime: Law and Criminological Analysis on Theft by Children (Case of Central Java, Indonesia)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/social-norms-theft-minor-crime-law-enforcement-cri-thumb-908bd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/social-norms-theft-minor-crime-law-enforcement-cri-thumb-908bd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/social-norms-theft-minor-crime-law-enforcement-cri-thumb-908bd.webp 1x" title="JURIS - Minors and Crime: Law and Criminological Analysis on Theft by Children (Case of Central Java, Indonesia)" alt="JURIS - Minors and Crime: Law and Criminological Analysis on Theft by Children (Case of Central Java, Indonesia)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/f/social-norms-theft-minor-crime-law-enforcement-cri-thumb-b8eef.webp" title="JURIS - Minors and Crime: Law and Criminological Analysis on Theft by Children (Case of Central Java, Indonesia)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/social-norms-theft-minor-crime-law-enforcement-cri-thumb-b8eef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/social-norms-theft-minor-crime-law-enforcement-cri-thumb-b8eef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/social-norms-theft-minor-crime-law-enforcement-cri-thumb-b8eef.webp 1x" title="JURIS - Minors and Crime: Law and Criminological Analysis on Theft by Children (Case of Central Java, Indonesia)" alt="JURIS - Minors and Crime: Law and Criminological Analysis on Theft by Children (Case of Central Java, Indonesia)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/f/social-norms-theft-minor-crime-law-enforcement-cri-thumb-8c47e.webp" title="JURIS - Minors and Crime: Law and Criminological Analysis on Theft by Children (Case of Central Java, Indonesia)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/social-norms-theft-minor-crime-law-enforcement-cri-thumb-8c47e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/social-norms-theft-minor-crime-law-enforcement-cri-thumb-8c47e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/social-norms-theft-minor-crime-law-enforcement-cri-thumb-8c47e.webp 1x" title="JURIS - Minors and Crime: Law and Criminological Analysis on Theft by Children (Case of Central Java, Indonesia)" alt="JURIS - Minors and Crime: Law and Criminological Analysis on Theft by Children (Case of Central Java, Indonesia)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64533-social-norms-theft-minor-crime-law-enforcement" title="JURIS - Minors and Crime: Law and Criminological Analysis on Theft by Children (Case of Central Java, Indonesia)" target="_blank">Minors and Crime: Law and Criminological Analysis on Theft by Children (Case of Central Java, Indonesia)</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada efektivitas program diversion dalam menangani kasus pencurian oleh anak-anak, khususnya di daerah dengan tingkat kejahatan tinggi. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran pendidikan moral dan pengasuhan orang tua dalam mencegah perilaku deviant pada anak-anak. Terakhir, penelitian juga bisa mengkaji dampak faktor ekonomi seperti kemiskinan dan ketimpangan sosial terhadap peningkatan tindak kriminalitas di kalangan anak-anak, serta cara mengatasi masalah tersebut melalui kebijakan lokal yang lebih inklusif..
<br>Crime is a social phenomenon that goes on endlessly, taking into account the increase in crime in addition to the progress of human existence.Theft has a high frequency of offenses committed in the ongoing period.The crime of theft is not only carried out by adults, but children and minors also carry out theft.A child who commits theft or deviant actions is the result of association around him, such as family, the surrounding environment, school, and friends who neglect to follow and make the situation only friendly.Children who try to commit theft crimes are children who have internal problems that affect a person's condition due to religious variables, educational variables, economic variables, and family variables.Then external variables, such as the condition of the child's family, society, and full macro needs that develop
<br>Juvenile delinquency comes in many forms-one of which is theft. This delinquency is a social phenomenon with a continuation of criminology. Juvenile crimes are a major concern because children are the generation of the nation. Children who commit criminal acts certainly have both internal and external causes. The treatment of child criminals is part of the policy as a child protection effort as a form of law enforcement. Criminology plays an important role in this case because it is also called criminal sociology because it is the study of humans in its opposition to certain social norms. Criminology examines social symptoms in the field of crime...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/f/social-norms-theft-minor-crime-law-enforcement-cri-thumb-8c47e.webp" type="image/webp" length="69704" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/social-norms-theft-minor-crime-law-enforcement-cri-thumb-908bd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/social-norms-theft-minor-crime-law-enforcement-cri-thumb-b8eef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/social-norms-theft-minor-crime-law-enforcement-cri-thumb-8c47e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-557-unnes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13343-law-research-review-quarterly.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analysis of Spring Damage in the Chamber Actuator ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analysis of Spring Damage in the Chamber Actuator ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analysis of Spring Damage in the Chamber Actuator ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64524-hasil-uji-thermovisi-laporan-pemer</link>
	<guid isPermaLink="false">645b619ed92b37f32ddd70925712b7ed</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 20:19:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ aji ramadhan ]]></category>
	<category><![CDATA[ feby febrian ]]></category>
	<category><![CDATA[ eka ermawati ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aji,eka,ermawati,febrian,feby,ramadhan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh proses manufaktur pada kualitas pegas, terutama dalam hal pengendalian inklusi dan void. Selain itu, studi tentang efek korosi pada berbagai jenis pegas dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analysis of Spring Damage in the Chamber Actuator: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh proses manufaktur pada kualitas pegas, terutama dalam hal pengendalian inklusi dan void. Selain itu, studi tentang efek korosi pada berbagai jenis pegas dan lingkungan korosif yang berbeda dapat memberikan wawasan yang berharga. Penelitian juga dapat berfokus pada pengembangan metode pencegahan dan perlindungan pegas dari kerusakan akibat korosi, termasuk desain dan material yang lebih tahan korosi. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan keandalan dan umur pakai pegas dalam industri kimia.. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan pembahasan, disimpulkan bahwa penyebab kerusakan Actuator Pegas adalah masuknya cairan korosif yang tidak diinginkan ke dalam kamar pegas, yang menyebabkan terjadinya reaksi korosi.Proses shot peening tidak dilakukan dalam proses manufaktur pegas yang menyebabkan kekurangan daya tahan pegas terhadap beban dinamis, proses tempering tidak dilakukan dengan sempurna (Imperfect Tempering) sehingga pegas menjadi rapuh yang sensitif terhadap beban dinamis (Ductility berkurang).Dari hasil uji SEM, inklusi sulfida tersebar di semua area sampel uji dengan ukuran yang bervariasi dan morfologi datar memanjang.Dari hasil uji EDX, spektrum unsur yang terkandung dalam inklusi adalah Mn dan S.Unsur Mn dan S tampak dominan dengan kandungan sulfur sebesar 4,71 wt% dalam inklusi non-logam.Inklusi MnS memiliki potensi menjadi awal retakan skala mikro karena inklusi ini adalah tempat konsentrasi tegangan (stress raisers) dan bagian terlemah dari material matriks.Jenis korosi yang terjadi adalah korosi lokal yang dimulai karena endapan yang menempel pada permukaan pegas dan hanya terjadi di lokasi tertentu (misalnya.Berdasarkan hasil semua uji yang dilakukan dan mempertimbangkan berbagai faktor lingkungan yang ada dalam operasi, faktor penyebab kerusakan adalah cacat material dan lingkungan korosif, untuk mencegah kegagalan/kerusakan Actuator Pegas, dapat dilakukan dengan memperbaiki packing kamar Actuator Pegas dengan benar untuk meminimalkan masuknya cairan ke dalam kamar, melakukan pemeliharaan rutin unit katup sesuai dengan SOP yang benar, dan melakukan pemeriksaan kualitas material pegas pasca pembelian dari produsen sehingga sesuai dengan standar material yang akan digunakan Pegas, yang berfungsi untuk membantu katup beroperasi sehingga dapat sepenuhnya tertutup dan terbuka, memiliki peran vital dalam operasi kontinu industri kimia. Ketika terjadi masalah, ditemukan cairan keruh di kamar pegas actuator yang menyebabkan katup tidak beroperasi dan tidak berada dalam kondisi tertutup penuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan penyebab kegagalan Actuator Pegas di industri kimia. Penelitian ini secara khusus diarahkan pada Actuator Pegas yang rusak untuk menentukan penyebab kegagalan/kerusakan. Tes yang dilakukan adalah: fractografi, metallografi (mikrostruktur), analisis komposisi kimia, uji keras, dan analisis mikroskop elektron pemindai (SEM) energi sinar-X (EDX). Hasil pemeriksaan makroskopis menunjukkan bahwa patahan pegas memiliki dua pola permukaan patahan. Pegas B mengalami patahan rapuh di mana bentuk patahannya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/4/hasil-uji-thermovisi-laporan-pemeriksaan-pegas-voi-thumb-03097.webp" title="JURIS - Analysis of Spring Damage in the Chamber Actuator" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/hasil-uji-thermovisi-laporan-pemeriksaan-pegas-voi-thumb-03097.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/hasil-uji-thermovisi-laporan-pemeriksaan-pegas-voi-thumb-03097.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/hasil-uji-thermovisi-laporan-pemeriksaan-pegas-voi-thumb-03097.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Spring Damage in the Chamber Actuator" alt="JURIS - Analysis of Spring Damage in the Chamber Actuator" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/hasil-uji-thermovisi-laporan-pemeriksaan-pegas-voi-thumb-cdf2d.webp" title="JURIS - Analysis of Spring Damage in the Chamber Actuator" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/hasil-uji-thermovisi-laporan-pemeriksaan-pegas-voi-thumb-cdf2d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/hasil-uji-thermovisi-laporan-pemeriksaan-pegas-voi-thumb-cdf2d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/hasil-uji-thermovisi-laporan-pemeriksaan-pegas-voi-thumb-cdf2d.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Spring Damage in the Chamber Actuator" alt="JURIS - Analysis of Spring Damage in the Chamber Actuator" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/hasil-uji-thermovisi-laporan-pemeriksaan-pegas-voi-thumb-11069.webp" title="JURIS - Analysis of Spring Damage in the Chamber Actuator" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/hasil-uji-thermovisi-laporan-pemeriksaan-pegas-voi-thumb-11069.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/hasil-uji-thermovisi-laporan-pemeriksaan-pegas-voi-thumb-11069.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/hasil-uji-thermovisi-laporan-pemeriksaan-pegas-voi-thumb-11069.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Spring Damage in the Chamber Actuator" alt="JURIS - Analysis of Spring Damage in the Chamber Actuator" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64524-hasil-uji-thermovisi-laporan-pemer" title="JURIS - Analysis of Spring Damage in the Chamber Actuator" target="_blank">Analysis of Spring Damage in the Chamber Actuator</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh proses manufaktur pada kualitas pegas, terutama dalam hal pengendalian inklusi dan void. Selain itu, studi tentang efek korosi pada berbagai jenis pegas dan lingkungan korosif yang berbeda dapat memberikan wawasan yang berharga. Penelitian juga dapat berfokus pada pengembangan metode pencegahan dan perlindungan pegas dari kerusakan akibat korosi, termasuk desain dan material yang lebih tahan korosi. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan keandalan dan umur pakai pegas dalam industri kimia..
<br>Berdasarkan hasil pemeriksaan dan pembahasan, disimpulkan bahwa penyebab kerusakan Actuator Pegas adalah masuknya cairan korosif yang tidak diinginkan ke dalam kamar pegas, yang menyebabkan terjadinya reaksi korosi.Proses shot peening tidak dilakukan dalam proses manufaktur pegas yang menyebabkan kekurangan daya tahan pegas terhadap beban dinamis, proses tempering tidak dilakukan dengan sempurna (Imperfect Tempering) sehingga pegas menjadi rapuh yang sensitif terhadap beban dinamis (Ductility berkurang).Dari hasil uji SEM, inklusi sulfida tersebar di semua area sampel uji dengan ukuran yang bervariasi dan morfologi datar memanjang.Dari hasil uji EDX, spektrum unsur yang terkandung dalam inklusi adalah Mn dan S.Unsur Mn dan S tampak dominan dengan kandungan sulfur sebesar 4,71 wt% dalam inklusi non-logam.Inklusi MnS memiliki potensi menjadi awal retakan skala mikro karena inklusi ini adalah tempat konsentrasi tegangan (stress raisers) dan bagian terlemah dari material matriks.Jenis korosi yang terjadi adalah korosi lokal yang dimulai karena endapan yang menempel pada permukaan pegas dan hanya terjadi di lokasi tertentu (misalnya.Berdasarkan hasil semua uji yang dilakukan dan mempertimbangkan berbagai faktor lingkungan yang ada dalam operasi, faktor penyebab kerusakan adalah cacat material dan lingkungan korosif, untuk mencegah kegagalan/kerusakan Actuator Pegas, dapat dilakukan dengan memperbaiki packing kamar Actuator Pegas dengan benar untuk meminimalkan masuknya cairan ke dalam kamar, melakukan pemeliharaan rutin unit katup sesuai dengan SOP yang benar, dan melakukan pemeriksaan kualitas material pegas pasca pembelian dari produsen sehingga sesuai dengan standar material yang akan digunakan
<br>Pegas, yang berfungsi untuk membantu katup beroperasi sehingga dapat sepenuhnya tertutup dan terbuka, memiliki peran vital dalam operasi kontinu industri kimia. Ketika terjadi masalah, ditemukan cairan keruh di kamar pegas actuator yang menyebabkan katup tidak beroperasi dan tidak berada dalam kondisi tertutup penuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan penyebab kegagalan Actuator Pegas di industri kimia. Penelitian ini secara khusus diarahkan pada Actuator Pegas yang rusak untuk menentukan penyebab kegagalan/kerusakan. Tes yang dilakukan adalah: fractografi, metallografi (mikrostruktur), analisis komposisi kimia, uji keras, dan analisis mikroskop elektron pemindai (SEM) energi sinar-X (EDX). Hasil pemeriksaan makroskopis menunjukkan bahwa patahan pegas memiliki dua pola permukaan patahan. Pegas B mengalami patahan rapuh di mana bentuk patahannya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/4/hasil-uji-thermovisi-laporan-pemeriksaan-pegas-voi-thumb-cdf2d.webp" type="image/webp" length="81194" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/hasil-uji-thermovisi-laporan-pemeriksaan-pegas-voi-thumb-03097.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/hasil-uji-thermovisi-laporan-pemeriksaan-pegas-voi-thumb-cdf2d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/hasil-uji-thermovisi-laporan-pemeriksaan-pegas-voi-thumb-11069.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-689-e-greenation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1421-greenation-international-journal-engineering-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Inheritance Dispute Settlement Through Mediation with the Bale Mediasi of East Lombok ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Inheritance Dispute Settlement Through Mediation with the Bale Mediasi of East Lombok ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Inheritance Dispute Settlement Through Mediation with the Bale Mediasi of East Lombok ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64525-mediasi-sengketa-waris-bale-muhammad-muham</link>
	<guid isPermaLink="false">25d3f1dec3a4830d223e84ce58c974df</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 20:10:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ bale mediasi ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ east lombok ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bale,content,east,lombok,main,mediasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak nilai-nilai sosial terhadap tingkat keberhasilan mediasi waris di daerah dengan budaya lokal kuat. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi peran pihak ketiga dalam proses mediasi dan dampaknya terhadap keadilan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Inheritance Dispute Settlement Through Mediation with the 'Bale Mediasi' of East Lombok: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak nilai-nilai sosial terhadap tingkat keberhasilan mediasi waris di daerah dengan budaya lokal kuat. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi peran pihak ketiga dalam proses mediasi dan dampaknya terhadap keadilan proses. Penelitian juga dapat fokus pada pengembangan kerangka hukum yang memperkuat kekuatan hukum kesepakatan damai agar tidak rentan diperiksa ulang di pengadilan. Ketiga saran ini dapat membantu memperbaiki efektivitas mediasi waris dan menjaga harmoni sosial dalam penyelesaian konflik waris.. Penyelesaian sengketa waris melalui mediasi yang dilakukan Bale Mediasi Kabupaten Lombok Timur sesuai dengan mandat Peraturan Bupati Nomor 37 Tahun 2019.Meskipun demikian, terdapat beberapa isu yang belum terselesaikan.Proses mediasi dilakukan dengan melibatkan tokoh-tokoh pengaruh, menjelaskan kompleksitas dan biaya litigasi, serta memberikan fleksibilitas waktu dan tempat.Kendala yang dihadapi antara lain ketidakhadiran salah satu pihak, keterlibatan pihak ketiga, dan faktor nilai sosial.Kesepakatan damai yang dibuat tidak memiliki kekuatan hukum tetap sehingga masih rentan dikaji ulang di pengadilan Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis proses, strategi, serta kendala implementasi mediasi waris oleh Bale Mediasi Kabupaten Lombok Timur. Bale Mediasi Kabupaten Lombok Timur menerima 60 kasus dengan 40 kasus terpecahkan, dominan kasus sengketa tanah dan waris. Metode penelitian menggunakan pendekatan hukum empiris dengan pendekatan statistik, konseptual, dan sosiologis. Proses mediasi dimulai dari permohonan salah satu pihak hingga berakhir dengan kesepakatan damai jika pihak-pihak berselisih mencapai kesepakatan. Strategi yang digunakan melibatkan tokoh pengaruh, menjelaskan kompleksitas dan biaya litigasi di pengadilan, serta fleksibilitas waktu dan tempat.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/f/mediasi-sengketa-waris-bale-inheritance-dispute-se-thumb-2a752.webp" title="JURIS - Inheritance Dispute Settlement Through Mediation with the &#039;Bale Mediasi&#039; of East Lombok" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/mediasi-sengketa-waris-bale-inheritance-dispute-se-thumb-2a752.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/mediasi-sengketa-waris-bale-inheritance-dispute-se-thumb-2a752.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/mediasi-sengketa-waris-bale-inheritance-dispute-se-thumb-2a752.webp 1x" title="JURIS - Inheritance Dispute Settlement Through Mediation with the &#039;Bale Mediasi&#039; of East Lombok" alt="JURIS - Inheritance Dispute Settlement Through Mediation with the &#039;Bale Mediasi&#039; of East Lombok" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/mediasi-sengketa-waris-bale-inheritance-dispute-se-thumb-b0d80.webp" title="JURIS - Inheritance Dispute Settlement Through Mediation with the &#039;Bale Mediasi&#039; of East Lombok" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/mediasi-sengketa-waris-bale-inheritance-dispute-se-thumb-b0d80.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/mediasi-sengketa-waris-bale-inheritance-dispute-se-thumb-b0d80.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/mediasi-sengketa-waris-bale-inheritance-dispute-se-thumb-b0d80.webp 1x" title="JURIS - Inheritance Dispute Settlement Through Mediation with the &#039;Bale Mediasi&#039; of East Lombok" alt="JURIS - Inheritance Dispute Settlement Through Mediation with the &#039;Bale Mediasi&#039; of East Lombok" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/mediasi-sengketa-waris-bale-inheritance-dispute-se-thumb-eaaf6.webp" title="JURIS - Inheritance Dispute Settlement Through Mediation with the &#039;Bale Mediasi&#039; of East Lombok" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/mediasi-sengketa-waris-bale-inheritance-dispute-se-thumb-eaaf6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/mediasi-sengketa-waris-bale-inheritance-dispute-se-thumb-eaaf6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/mediasi-sengketa-waris-bale-inheritance-dispute-se-thumb-eaaf6.webp 1x" title="JURIS - Inheritance Dispute Settlement Through Mediation with the &#039;Bale Mediasi&#039; of East Lombok" alt="JURIS - Inheritance Dispute Settlement Through Mediation with the &#039;Bale Mediasi&#039; of East Lombok" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64525-mediasi-sengketa-waris-bale-muhammad-muham" title="JURIS - Inheritance Dispute Settlement Through Mediation with the &#039;Bale Mediasi&#039; of East Lombok" target="_blank">Inheritance Dispute Settlement Through Mediation with the 'Bale Mediasi' of East Lombok</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak nilai-nilai sosial terhadap tingkat keberhasilan mediasi waris di daerah dengan budaya lokal kuat. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi peran pihak ketiga dalam proses mediasi dan dampaknya terhadap keadilan proses. Penelitian juga dapat fokus pada pengembangan kerangka hukum yang memperkuat kekuatan hukum kesepakatan damai agar tidak rentan diperiksa ulang di pengadilan. Ketiga saran ini dapat membantu memperbaiki efektivitas mediasi waris dan menjaga harmoni sosial dalam penyelesaian konflik waris..
<br>Penyelesaian sengketa waris melalui mediasi yang dilakukan Bale Mediasi Kabupaten Lombok Timur sesuai dengan mandat Peraturan Bupati Nomor 37 Tahun 2019.Meskipun demikian, terdapat beberapa isu yang belum terselesaikan.Proses mediasi dilakukan dengan melibatkan tokoh-tokoh pengaruh, menjelaskan kompleksitas dan biaya litigasi, serta memberikan fleksibilitas waktu dan tempat.Kendala yang dihadapi antara lain ketidakhadiran salah satu pihak, keterlibatan pihak ketiga, dan faktor nilai sosial.Kesepakatan damai yang dibuat tidak memiliki kekuatan hukum tetap sehingga masih rentan dikaji ulang di pengadilan
<br>Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis proses, strategi, serta kendala implementasi mediasi waris oleh Bale Mediasi Kabupaten Lombok Timur. Bale Mediasi Kabupaten Lombok Timur menerima 60 kasus dengan 40 kasus terpecahkan, dominan kasus sengketa tanah dan waris. Metode penelitian menggunakan pendekatan hukum empiris dengan pendekatan statistik, konseptual, dan sosiologis. Proses mediasi dimulai dari permohonan salah satu pihak hingga berakhir dengan kesepakatan damai jika pihak-pihak berselisih mencapai kesepakatan. Strategi yang digunakan melibatkan tokoh pengaruh, menjelaskan kompleksitas dan biaya litigasi di pengadilan, serta fleksibilitas waktu dan tempat....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/f/mediasi-sengketa-waris-bale-inheritance-dispute-se-thumb-b0d80.webp" type="image/webp" length="76674" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/mediasi-sengketa-waris-bale-inheritance-dispute-se-thumb-2a752.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/mediasi-sengketa-waris-bale-inheritance-dispute-se-thumb-b0d80.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/mediasi-sengketa-waris-bale-inheritance-dispute-se-thumb-eaaf6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-557-unnes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13343-law-research-review-quarterly.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Protecting Our Migrant Workers from Violence How the Legal Protection System Works ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Protecting Our Migrant Workers from Violence How the Legal Protection System Works ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Protecting Our Migrant Workers from Violence How the Legal Protection System Works ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64534-indonesian-migrant-workers-pekerja-migran</link>
	<guid isPermaLink="false">ac8996ac874f4e746914828923921752</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 20:09:36 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ minors crime ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ novita intan ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,crime,intan,main,minors,novita]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas implementasi UU No. 39 Tahun 2004 dalam melindungi pekerja migran, kajian faktor budaya yang memengaruhi kekerasan terhadap pekerja migran perempuan, serta studi tentang kerja sama internasional ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Protecting Our Migrant Workers from Violence: How the Legal Protection System Works?: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas implementasi UU No. 39 Tahun 2004 dalam melindungi pekerja migran, kajian faktor budaya yang memengaruhi kekerasan terhadap pekerja migran perempuan, serta studi tentang kerja sama internasional dalam memperkuat perlindungan hak pekerja migran. Penelitian ini juga dapat menggali strategi pencegahan kekerasan berbasis pendekatan korbanologi dan membandingkan sistem hukum nasional dengan standar internasional. Selain itu, penelitian tentang dampak psikologis dan sosial terhadap korban kekerasan bisa menjadi arah studi baru.. Meskipun berbagai regulasi hukum mampu menangani kasus kekerasan terhadap pekerja migran, diperlukan analisis mendalam untuk memperoleh gambaran lengkap.Regulasi khusus diperlukan untuk mengatur tindakan kriminal, proses hukum, dan pemulihan korban.Pemerintah perlu meningkatkan upaya perlindungan terhadap pekerja migran di luar negeri melalui kebijakan yang lebih komprehensif Indonesia sebagai negara dengan populasi terbesar keempat di dunia mengirimkan banyak tenaga kerja ke luar negeri, namun sering kali menghadapi kasus kekerasan, terutama terhadap pekerja migran perempuan. Analisis ini menggunakan pendekatan studi hukum normatif untuk mengevaluasi perlindungan hukum terhadap korban kekerasan, khususnya pekerja migran. Hasil studi menunjukkan bahwa UU No. 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri memberikan dasar hukum untuk perlindungan yang berbasis integrasi, kesetaraan, dan anti-diskriminasi. Namun, diperlukan regulasi khusus untuk menangani tindakan kriminal, proses hukum, serta pemulihan dan keamanan korban. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/a/indonesian-migrant-workers-pekerja-migran-ilegal-n-thumb-891df.webp" title="JURIS - Protecting Our Migrant Workers from Violence: How the Legal Protection System Works?" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/indonesian-migrant-workers-pekerja-migran-ilegal-n-thumb-891df.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/indonesian-migrant-workers-pekerja-migran-ilegal-n-thumb-891df.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/indonesian-migrant-workers-pekerja-migran-ilegal-n-thumb-891df.webp 1x" title="JURIS - Protecting Our Migrant Workers from Violence: How the Legal Protection System Works?" alt="JURIS - Protecting Our Migrant Workers from Violence: How the Legal Protection System Works?" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/a/indonesian-migrant-workers-pekerja-migran-ilegal-n-thumb-a4832.webp" title="JURIS - Protecting Our Migrant Workers from Violence: How the Legal Protection System Works?" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/indonesian-migrant-workers-pekerja-migran-ilegal-n-thumb-a4832.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/indonesian-migrant-workers-pekerja-migran-ilegal-n-thumb-a4832.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/indonesian-migrant-workers-pekerja-migran-ilegal-n-thumb-a4832.webp 1x" title="JURIS - Protecting Our Migrant Workers from Violence: How the Legal Protection System Works?" alt="JURIS - Protecting Our Migrant Workers from Violence: How the Legal Protection System Works?" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/a/indonesian-migrant-workers-pekerja-migran-ilegal-n-thumb-cb899.webp" title="JURIS - Protecting Our Migrant Workers from Violence: How the Legal Protection System Works?" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/indonesian-migrant-workers-pekerja-migran-ilegal-n-thumb-cb899.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/indonesian-migrant-workers-pekerja-migran-ilegal-n-thumb-cb899.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/indonesian-migrant-workers-pekerja-migran-ilegal-n-thumb-cb899.webp 1x" title="JURIS - Protecting Our Migrant Workers from Violence: How the Legal Protection System Works?" alt="JURIS - Protecting Our Migrant Workers from Violence: How the Legal Protection System Works?" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64534-indonesian-migrant-workers-pekerja-migran" title="JURIS - Protecting Our Migrant Workers from Violence: How the Legal Protection System Works?" target="_blank">Protecting Our Migrant Workers from Violence: How the Legal Protection System Works?</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas implementasi UU No. 39 Tahun 2004 dalam melindungi pekerja migran, kajian faktor budaya yang memengaruhi kekerasan terhadap pekerja migran perempuan, serta studi tentang kerja sama internasional dalam memperkuat perlindungan hak pekerja migran. Penelitian ini juga dapat menggali strategi pencegahan kekerasan berbasis pendekatan korbanologi dan membandingkan sistem hukum nasional dengan standar internasional. Selain itu, penelitian tentang dampak psikologis dan sosial terhadap korban kekerasan bisa menjadi arah studi baru..
<br>Meskipun berbagai regulasi hukum mampu menangani kasus kekerasan terhadap pekerja migran, diperlukan analisis mendalam untuk memperoleh gambaran lengkap.Regulasi khusus diperlukan untuk mengatur tindakan kriminal, proses hukum, dan pemulihan korban.Pemerintah perlu meningkatkan upaya perlindungan terhadap pekerja migran di luar negeri melalui kebijakan yang lebih komprehensif
<br>Indonesia sebagai negara dengan populasi terbesar keempat di dunia mengirimkan banyak tenaga kerja ke luar negeri, namun sering kali menghadapi kasus kekerasan, terutama terhadap pekerja migran perempuan. Analisis ini menggunakan pendekatan studi hukum normatif untuk mengevaluasi perlindungan hukum terhadap korban kekerasan, khususnya pekerja migran. Hasil studi menunjukkan bahwa UU No. 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri memberikan dasar hukum untuk perlindungan yang berbasis integrasi, kesetaraan, dan anti-diskriminasi. Namun, diperlukan regulasi khusus untuk menangani tindakan kriminal, proses hukum, serta pemulihan dan keamanan korban.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/a/indonesian-migrant-workers-pekerja-migran-ilegal-n-thumb-a4832.webp" type="image/webp" length="57930" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/indonesian-migrant-workers-pekerja-migran-ilegal-n-thumb-891df.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/indonesian-migrant-workers-pekerja-migran-ilegal-n-thumb-a4832.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/indonesian-migrant-workers-pekerja-migran-ilegal-n-thumb-cb899.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-557-unnes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13343-law-research-review-quarterly.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Transformasi ketatanegaraan Islam Telaah historis terhadap ijtihad politik Umar bin Khattab ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Transformasi ketatanegaraan Islam Telaah historis terhadap ijtihad politik Umar bin Khattab ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Transformasi ketatanegaraan Islam Telaah historis terhadap ijtihad politik Umar bin Khattab ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64540-contoh-umar-bin-pemerintahan-islam-negara-mu</link>
	<guid isPermaLink="false">977cf880fdf8ac71d70a00b3cad2d82d</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 19:55:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tradisi jum ]]></category>
	<category><![CDATA[ amril m 111 ]]></category>
	<category><![CDATA[ yos sudarso ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[111,amril,jum,m,sudarso,tradisi,yos]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, melakukan analisis komparatif antara kebijakan Umar ibn al-Khattab dengan para khalifah lainnya untuk melihat perbedaan dan kesamaan dalam pendekatan reformasi dan kepemimpinan. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Transformasi ketatanegaraan Islam: Telaah historis terhadap ijtihad politik Umar bin Khattab: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, melakukan analisis komparatif antara kebijakan Umar ibn al-Khattab dengan para khalifah lainnya untuk melihat perbedaan dan kesamaan dalam pendekatan reformasi dan kepemimpinan. Kedua, meneliti relevansi langsung kebijakan Umar dalam perumusan model tata kelola publik di negara-negara Muslim kontemporer, dengan tujuan memahami bagaimana nilai-nilai dan praktik Umar dapat diterapkan dalam konteks modern. Ketiga, mengeksplorasi lebih lanjut tentang bagaimana ijtihad politik Umar dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan hukum Islam kontemporer yang inklusif, adaptif, dan berorientasi pada keadilan sosial. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam memahami transformasi ketatanegaraan Islam dan relevansinya dalam konteks kekinian.. Kepemimpinan Umar ibn al-Khattab menandai fase krusial dalam sejarah peradaban Islam, di mana Islam tidak hanya bertahan sebagai agama spiritual, tetapi berkembang menjadi sistem politik dan administrasi yang matang.Reformasi kelembagaan yang dilakukan Umar, seperti pembentukan diwAn, bait al-mAl, lembaga yudisial yang independen, serta birokrasi militer dan kepolisian, menunjukkan adanya visi negara yang berorientasi pada efektivitas, keadilan, dan pelayanan publik.Kebijakan-kebijakan tersebut memperlihatkan bagaimana ijtihad politik dijalankan secara kontekstual dan pragmatis, dengan tetap mengacu pada nilai-nilai dasar syariat.Ijtihad Umar dalam hukum, ekonomi, dan relasi sosial menunjukkan fleksibilitas fikih dalam merespons realitas dinamis sehingga menjadi salah satu contoh konkret dari penerapan maqAid al-syarAoah dalam praktik kenegaraan.Sikapnya terhadap komunitas non-Muslim yang menjunjung tinggi toleransi dan hak sipil turut memperkuat fondasi Islam sebagai agama yang mampu merawat keragaman.Tidak kalah penting, nilai-nilai etis yang melekat pada pribadi Umar, seperti keadilan, kesederhanaan, musyawarah, dan antikorupsi juga membentuk etos pemerintahan yang patut menjadi rujukan dalam tata kelola modern Pemerintahan Islam pada masa Umar ibn al-Khattab (634Ae644 M) menjadi fase sentral dalam transformasi Islam dari komunitas religius menjadi entitas politik global. Sebagai khalifah kedua setelah Abu Bakar, Umar tidak hanya meneruskan kepemimpinan Nabi Muhammad SAW tetapi juga membentuk sistem pemerintahan yang berbasis pada prinsip keadilan, musyawarah, dan ketertiban administrasi. Pada masa kepemimpinannya, Umar tercatat melakukan berbagai reformasi lembaga negara seperti diwAn al-jund, bait al-mAl, qadhA, sistem pemungutan pajak kharAj, serta penetapan kalender Hijriah sebagai instrumen administratif. Selain itu, ijtihad politik Umar dalam menetapkan kebijakan publik fiqih dalam merespons dinamika... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/d/contoh-umar-bin-pemerintahan-islam-negara-muslim-p-thumb-70ca4.webp" title="JURIS - Transformasi ketatanegaraan Islam: Telaah historis terhadap ijtihad politik Umar bin Khattab" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/contoh-umar-bin-pemerintahan-islam-negara-muslim-p-thumb-70ca4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/contoh-umar-bin-pemerintahan-islam-negara-muslim-p-thumb-70ca4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/contoh-umar-bin-pemerintahan-islam-negara-muslim-p-thumb-70ca4.webp 1x" title="JURIS - Transformasi ketatanegaraan Islam: Telaah historis terhadap ijtihad politik Umar bin Khattab" alt="JURIS - Transformasi ketatanegaraan Islam: Telaah historis terhadap ijtihad politik Umar bin Khattab" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/contoh-umar-bin-pemerintahan-islam-negara-muslim-p-thumb-a655c.webp" title="JURIS - Transformasi ketatanegaraan Islam: Telaah historis terhadap ijtihad politik Umar bin Khattab" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/contoh-umar-bin-pemerintahan-islam-negara-muslim-p-thumb-a655c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/contoh-umar-bin-pemerintahan-islam-negara-muslim-p-thumb-a655c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/contoh-umar-bin-pemerintahan-islam-negara-muslim-p-thumb-a655c.webp 1x" title="JURIS - Transformasi ketatanegaraan Islam: Telaah historis terhadap ijtihad politik Umar bin Khattab" alt="JURIS - Transformasi ketatanegaraan Islam: Telaah historis terhadap ijtihad politik Umar bin Khattab" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/contoh-umar-bin-pemerintahan-islam-negara-muslim-p-thumb-3275a.webp" title="JURIS - Transformasi ketatanegaraan Islam: Telaah historis terhadap ijtihad politik Umar bin Khattab" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/contoh-umar-bin-pemerintahan-islam-negara-muslim-p-thumb-3275a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/contoh-umar-bin-pemerintahan-islam-negara-muslim-p-thumb-3275a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/contoh-umar-bin-pemerintahan-islam-negara-muslim-p-thumb-3275a.webp 1x" title="JURIS - Transformasi ketatanegaraan Islam: Telaah historis terhadap ijtihad politik Umar bin Khattab" alt="JURIS - Transformasi ketatanegaraan Islam: Telaah historis terhadap ijtihad politik Umar bin Khattab" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64540-contoh-umar-bin-pemerintahan-islam-negara-mu" title="JURIS - Transformasi ketatanegaraan Islam: Telaah historis terhadap ijtihad politik Umar bin Khattab" target="_blank">Transformasi ketatanegaraan Islam: Telaah historis terhadap ijtihad politik Umar bin Khattab</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, melakukan analisis komparatif antara kebijakan Umar ibn al-Khattab dengan para khalifah lainnya untuk melihat perbedaan dan kesamaan dalam pendekatan reformasi dan kepemimpinan. Kedua, meneliti relevansi langsung kebijakan Umar dalam perumusan model tata kelola publik di negara-negara Muslim kontemporer, dengan tujuan memahami bagaimana nilai-nilai dan praktik Umar dapat diterapkan dalam konteks modern. Ketiga, mengeksplorasi lebih lanjut tentang bagaimana ijtihad politik Umar dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan hukum Islam kontemporer yang inklusif, adaptif, dan berorientasi pada keadilan sosial. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam memahami transformasi ketatanegaraan Islam dan relevansinya dalam konteks kekinian..
<br>Kepemimpinan Umar ibn al-Khattab menandai fase krusial dalam sejarah peradaban Islam, di mana Islam tidak hanya bertahan sebagai agama spiritual, tetapi berkembang menjadi sistem politik dan administrasi yang matang.Reformasi kelembagaan yang dilakukan Umar, seperti pembentukan diwAn, bait al-mAl, lembaga yudisial yang independen, serta birokrasi militer dan kepolisian, menunjukkan adanya visi negara yang berorientasi pada efektivitas, keadilan, dan pelayanan publik.Kebijakan-kebijakan tersebut memperlihatkan bagaimana ijtihad politik dijalankan secara kontekstual dan pragmatis, dengan tetap mengacu pada nilai-nilai dasar syariat.Ijtihad Umar dalam hukum, ekonomi, dan relasi sosial menunjukkan fleksibilitas fikih dalam merespons realitas dinamis sehingga menjadi salah satu contoh konkret dari penerapan maqAid al-syarAoah dalam praktik kenegaraan.Sikapnya terhadap komunitas non-Muslim yang menjunjung tinggi toleransi dan hak sipil turut memperkuat fondasi Islam sebagai agama yang mampu merawat keragaman.Tidak kalah penting, nilai-nilai etis yang melekat pada pribadi Umar, seperti keadilan, kesederhanaan, musyawarah, dan antikorupsi juga membentuk etos pemerintahan yang patut menjadi rujukan dalam tata kelola modern
<br>Pemerintahan Islam pada masa Umar ibn al-Khattab (634Ae644 M) menjadi fase sentral dalam transformasi Islam dari komunitas religius menjadi entitas politik global. Sebagai khalifah kedua setelah Abu Bakar, Umar tidak hanya meneruskan kepemimpinan Nabi Muhammad SAW tetapi juga membentuk sistem pemerintahan yang berbasis pada prinsip keadilan, musyawarah, dan ketertiban administrasi. Pada masa kepemimpinannya, Umar tercatat melakukan berbagai reformasi lembaga negara seperti diwAn al-jund, bait al-mAl, qadhA, sistem pemungutan pajak kharAj, serta penetapan kalender Hijriah sebagai instrumen administratif. Selain itu, ijtihad politik Umar dalam menetapkan kebijakan publik fiqih dalam merespons dinamika...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/d/contoh-umar-bin-pemerintahan-islam-negara-muslim-p-thumb-a655c.webp" type="image/webp" length="85230" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/contoh-umar-bin-pemerintahan-islam-negara-muslim-p-thumb-70ca4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/contoh-umar-bin-pemerintahan-islam-negara-muslim-p-thumb-a655c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/contoh-umar-bin-pemerintahan-islam-negara-muslim-p-thumb-3275a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7178-man4kotapekanbaru.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20347-takuana-jurnal-pendidikan-sains-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Police as Perpetrators of Child Sexual Crimes A Review of Victimology and Criminology Case Study in Lubuklinggau South Sumatra Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Police as Perpetrators of Child Sexual Crimes A Review of Victimology and Criminology Case Study in Lubuklinggau South Sumatra Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Police as Perpetrators of Child Sexual Crimes A Review of Victimology and Criminology Case Study in Lubuklinggau South Sumatra Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64531-kekerasan-seksual-perlindungan-anak-kebijakan-perl</link>
	<guid isPermaLink="false">cf03641dde26aa111db46c69e1c99819</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 19:48:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ minors crime ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ novita intan ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,crime,intan,main,minors,novita]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas kebijakan hukum perlindungan anak di Indonesia, terutama dalam menangani kasus kekerasan seksual. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang peran komunitas dalam mencegah kekerasan seksual melalui ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Police as Perpetrators of Child Sexual Crimes: A Review of Victimology and Criminology (Case Study in Lubuklinggau, South Sumatra, Indonesia: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas kebijakan hukum perlindungan anak di Indonesia, terutama dalam menangani kasus kekerasan seksual. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang peran komunitas dalam mencegah kekerasan seksual melalui pendidikan dan kesadaran masyarakat. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi dampak psikologis jangka panjang pada anak korban kekerasan seksual, termasuk upaya pemulihan yang efektif.. Perlindungan hukum bagi anak korban kekerasan seksual sangat penting untuk menjamin keamanan dan kesejahteraan mereka.Kasus kekerasan seksual yang dilakukan oleh polisi di Lubuklinggau menunjukkan kelemahan dalam sistem penegakan hukum dan perlindungan anak.Anak korban kekerasan seksual termasuk dalam kategori korban langsung, dengan pelaku termasuk dalam kategori kekerasan ekstra-famili.Penguatan hukum, peningkatan kesadaran masyarakat, dan penegakan hukum yang tegas diperlukan untuk mencegah kekerasan seksual terhadap anak Kekerasan seksual terhadap anak merupakan masalah serius yang memerlukan perlindungan hukum yang kuat. Studi ini membahas kasus kekerasan seksual yang dilakukan oleh anggota polisi terhadap anak di Lubuklinggau, Sumatra Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum empiris untuk menganalisis perlindungan hukum bagi anak korban kekerasan seksual, termasuk peran lembaga hukum dan kebijakan yang relevan. Hasilnya menunjukkan bahwa perlindungan hukum bagi anak korban kekerasan seksual masih perlu diperkuat, terutama dalam penegakan hukum terhadap pelaku dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/0/kekerasan-seksual-perlindungan-anak-kebijakan-pena-thumb-d00d8.webp" title="JURIS - Police as Perpetrators of Child Sexual Crimes: A Review of Victimology and Criminology (Case Study in Lubuklinggau, South Sumatra, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/0/kekerasan-seksual-perlindungan-anak-kebijakan-pena-thumb-d00d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/0/kekerasan-seksual-perlindungan-anak-kebijakan-pena-thumb-d00d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/0/kekerasan-seksual-perlindungan-anak-kebijakan-pena-thumb-d00d8.webp 1x" title="JURIS - Police as Perpetrators of Child Sexual Crimes: A Review of Victimology and Criminology (Case Study in Lubuklinggau, South Sumatra, Indonesia" alt="JURIS - Police as Perpetrators of Child Sexual Crimes: A Review of Victimology and Criminology (Case Study in Lubuklinggau, South Sumatra, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/0/kekerasan-seksual-perlindungan-anak-kebijakan-pena-thumb-f2649.webp" title="JURIS - Police as Perpetrators of Child Sexual Crimes: A Review of Victimology and Criminology (Case Study in Lubuklinggau, South Sumatra, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/0/kekerasan-seksual-perlindungan-anak-kebijakan-pena-thumb-f2649.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/0/kekerasan-seksual-perlindungan-anak-kebijakan-pena-thumb-f2649.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/0/kekerasan-seksual-perlindungan-anak-kebijakan-pena-thumb-f2649.webp 1x" title="JURIS - Police as Perpetrators of Child Sexual Crimes: A Review of Victimology and Criminology (Case Study in Lubuklinggau, South Sumatra, Indonesia" alt="JURIS - Police as Perpetrators of Child Sexual Crimes: A Review of Victimology and Criminology (Case Study in Lubuklinggau, South Sumatra, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/0/kekerasan-seksual-perlindungan-anak-kebijakan-pena-thumb-fee4d.webp" title="JURIS - Police as Perpetrators of Child Sexual Crimes: A Review of Victimology and Criminology (Case Study in Lubuklinggau, South Sumatra, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/0/kekerasan-seksual-perlindungan-anak-kebijakan-pena-thumb-fee4d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/0/kekerasan-seksual-perlindungan-anak-kebijakan-pena-thumb-fee4d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/0/kekerasan-seksual-perlindungan-anak-kebijakan-pena-thumb-fee4d.webp 1x" title="JURIS - Police as Perpetrators of Child Sexual Crimes: A Review of Victimology and Criminology (Case Study in Lubuklinggau, South Sumatra, Indonesia" alt="JURIS - Police as Perpetrators of Child Sexual Crimes: A Review of Victimology and Criminology (Case Study in Lubuklinggau, South Sumatra, Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64531-kekerasan-seksual-perlindungan-anak-kebijakan-perl" title="JURIS - Police as Perpetrators of Child Sexual Crimes: A Review of Victimology and Criminology (Case Study in Lubuklinggau, South Sumatra, Indonesia" target="_blank">Police as Perpetrators of Child Sexual Crimes: A Review of Victimology and Criminology (Case Study in Lubuklinggau, South Sumatra, Indonesia</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas kebijakan hukum perlindungan anak di Indonesia, terutama dalam menangani kasus kekerasan seksual. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang peran komunitas dalam mencegah kekerasan seksual melalui pendidikan dan kesadaran masyarakat. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi dampak psikologis jangka panjang pada anak korban kekerasan seksual, termasuk upaya pemulihan yang efektif..
<br>Perlindungan hukum bagi anak korban kekerasan seksual sangat penting untuk menjamin keamanan dan kesejahteraan mereka.Kasus kekerasan seksual yang dilakukan oleh polisi di Lubuklinggau menunjukkan kelemahan dalam sistem penegakan hukum dan perlindungan anak.Anak korban kekerasan seksual termasuk dalam kategori korban langsung, dengan pelaku termasuk dalam kategori kekerasan ekstra-famili.Penguatan hukum, peningkatan kesadaran masyarakat, dan penegakan hukum yang tegas diperlukan untuk mencegah kekerasan seksual terhadap anak
<br>Kekerasan seksual terhadap anak merupakan masalah serius yang memerlukan perlindungan hukum yang kuat. Studi ini membahas kasus kekerasan seksual yang dilakukan oleh anggota polisi terhadap anak di Lubuklinggau, Sumatra Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum empiris untuk menganalisis perlindungan hukum bagi anak korban kekerasan seksual, termasuk peran lembaga hukum dan kebijakan yang relevan. Hasilnya menunjukkan bahwa perlindungan hukum bagi anak korban kekerasan seksual masih perlu diperkuat, terutama dalam penegakan hukum terhadap pelaku dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/0/kekerasan-seksual-perlindungan-anak-kebijakan-pena-thumb-fee4d.webp" type="image/webp" length="66136" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/0/kekerasan-seksual-perlindungan-anak-kebijakan-pena-thumb-d00d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/0/kekerasan-seksual-perlindungan-anak-kebijakan-pena-thumb-f2649.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/0/kekerasan-seksual-perlindungan-anak-kebijakan-pena-thumb-fee4d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-557-unnes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13343-law-research-review-quarterly.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi teori belajar kognitif dalam pembelajaran Qowaidul ImlaAo pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi teori belajar kognitif dalam pembelajaran Qowaidul ImlaAo pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi teori belajar kognitif dalam pembelajaran Qowaidul ImlaAo pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-64535-teori-kognitif-social-sosial-proses</link>
	<guid isPermaLink="false">603b8e5472cec9cde207553df0634cc1</guid>
	<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 19:42:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ tradisi jum ]]></category>
	<category><![CDATA[ amril m 111 ]]></category>
	<category><![CDATA[ yos sudarso ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[111,amril,jum,m,sudarso,tradisi,yos]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana teori kognitif dapat diterapkan dalam pembelajaran QI di lingkungan perguruan tinggi Islam. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan strategi pembelajaran yang lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi teori belajar kognitif dalam pembelajaran Qowaidul ImlaAo pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana teori kognitif dapat diterapkan dalam pembelajaran QI di lingkungan perguruan tinggi Islam. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan interaktif, yang tidak hanya meningkatkan keterlibatan kognitif mahasiswa, tetapi juga membantu mereka membentuk struktur pengetahuan yang lebih terorganisir. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki bagaimana teori kognitif dapat digunakan untuk mengatasi tantangan spesifik dalam pembelajaran QI, seperti sifat teknis dan detail materi yang seringkali membuat mahasiswa merasa terbebani. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran QI di lingkungan pendidikan tinggi Islam.. Pembelajaran QI yang dirancang berdasarkan teori kognitif terbukti menciptakan proses belajar yang lebih bermakna dan efektif.Pendekatan ini tidak hanya menekankan penguasaan materi secara mekanis, tetapi juga mengarahkan mahasiswa untuk terlibat secara aktif dalam proses berpikir, mengolah informasi, dan membentuk pemahaman yang mendalam terhadap kaidah-kaidah penulisan bahasa Arab.Strategi seperti scaffolding, chunking, dan retrieval practice membantu mahasiswa dalam membangun koneksi antar konsep serta memperkuat daya ingat mereka terhadap materi yang telah dipelajari.Integrasi antara teori kebahasaan dan teori belajar memberikan landasan kokoh bagi penyusunan metode pengajaran yang sesuai dengan karakteristik kognitif mahasiswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketika teori kognitif diterapkan secara konsisten dalam pembelajaran QI, mahasiswa tidak hanya memahami aturan-aturan secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkannya dalam praktik secara lebih tepat dan reflektif.Oleh karena itu, pendekatan berbasis teori kognitif layak dianggap sebagai model pembelajaran yang relevan dan adaptif dalam pengajaran bahasa Arab di tingkat perguruan tinggi Penelitian ini mengeksplorasi implementasi teori belajar kognitif dalam mengajar Qowaidul ImlaAo (QI), khususnya dalam konteks pengajaran bahasa Arab untuk non-pembicara asli. Dengan pendekatan aksiomatik yang menggabungkan teori linguistik dan belajar, penelitian ini menekankan bahwa akuisisi bahasa yang sukses bergantung pada pemahaman mendalam tentang bahasa dan proses mental yang terlibat dalam belajar. Teori kognitif menyatakan bahwa pembelajar secara aktif membangun pengetahuan melalui proses kognitif seperti pengelompokan, scaffolding,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/f/teori-kognitif-social-sosial-proses-manusia-strate-thumb-d4706.webp" title="JURIS - Implementasi teori belajar kognitif dalam pembelajaran Qowaidul ImlaAo pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/f/teori-kognitif-social-sosial-proses-manusia-strate-thumb-d4706.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/f/teori-kognitif-social-sosial-proses-manusia-strate-thumb-d4706.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/f/teori-kognitif-social-sosial-proses-manusia-strate-thumb-d4706.webp 1x" title="JURIS - Implementasi teori belajar kognitif dalam pembelajaran Qowaidul ImlaAo pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu" alt="JURIS - Implementasi teori belajar kognitif dalam pembelajaran Qowaidul ImlaAo pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/f/teori-kognitif-social-sosial-proses-manusia-strate-thumb-49b6d.webp" title="JURIS - Implementasi teori belajar kognitif dalam pembelajaran Qowaidul ImlaAo pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/f/teori-kognitif-social-sosial-proses-manusia-strate-thumb-49b6d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/f/teori-kognitif-social-sosial-proses-manusia-strate-thumb-49b6d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/f/teori-kognitif-social-sosial-proses-manusia-strate-thumb-49b6d.webp 1x" title="JURIS - Implementasi teori belajar kognitif dalam pembelajaran Qowaidul ImlaAo pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu" alt="JURIS - Implementasi teori belajar kognitif dalam pembelajaran Qowaidul ImlaAo pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/f/teori-kognitif-social-sosial-proses-manusia-strate-thumb-a7c06.webp" title="JURIS - Implementasi teori belajar kognitif dalam pembelajaran Qowaidul ImlaAo pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/f/teori-kognitif-social-sosial-proses-manusia-strate-thumb-a7c06.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/f/teori-kognitif-social-sosial-proses-manusia-strate-thumb-a7c06.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/f/teori-kognitif-social-sosial-proses-manusia-strate-thumb-a7c06.webp 1x" title="JURIS - Implementasi teori belajar kognitif dalam pembelajaran Qowaidul ImlaAo pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu" alt="JURIS - Implementasi teori belajar kognitif dalam pembelajaran Qowaidul ImlaAo pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64535-teori-kognitif-social-sosial-proses" title="JURIS - Implementasi teori belajar kognitif dalam pembelajaran Qowaidul ImlaAo pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu" target="_blank">Implementasi teori belajar kognitif dalam pembelajaran Qowaidul ImlaAo pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana teori kognitif dapat diterapkan dalam pembelajaran QI di lingkungan perguruan tinggi Islam. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan interaktif, yang tidak hanya meningkatkan keterlibatan kognitif mahasiswa, tetapi juga membantu mereka membentuk struktur pengetahuan yang lebih terorganisir. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki bagaimana teori kognitif dapat digunakan untuk mengatasi tantangan spesifik dalam pembelajaran QI, seperti sifat teknis dan detail materi yang seringkali membuat mahasiswa merasa terbebani. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran QI di lingkungan pendidikan tinggi Islam..
<br>Pembelajaran QI yang dirancang berdasarkan teori kognitif terbukti menciptakan proses belajar yang lebih bermakna dan efektif.Pendekatan ini tidak hanya menekankan penguasaan materi secara mekanis, tetapi juga mengarahkan mahasiswa untuk terlibat secara aktif dalam proses berpikir, mengolah informasi, dan membentuk pemahaman yang mendalam terhadap kaidah-kaidah penulisan bahasa Arab.Strategi seperti scaffolding, chunking, dan retrieval practice membantu mahasiswa dalam membangun koneksi antar konsep serta memperkuat daya ingat mereka terhadap materi yang telah dipelajari.Integrasi antara teori kebahasaan dan teori belajar memberikan landasan kokoh bagi penyusunan metode pengajaran yang sesuai dengan karakteristik kognitif mahasiswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketika teori kognitif diterapkan secara konsisten dalam pembelajaran QI, mahasiswa tidak hanya memahami aturan-aturan secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkannya dalam praktik secara lebih tepat dan reflektif.Oleh karena itu, pendekatan berbasis teori kognitif layak dianggap sebagai model pembelajaran yang relevan dan adaptif dalam pengajaran bahasa Arab di tingkat perguruan tinggi
<br>Penelitian ini mengeksplorasi implementasi teori belajar kognitif dalam mengajar Qowaidul ImlaAo (QI), khususnya dalam konteks pengajaran bahasa Arab untuk non-pembicara asli. Dengan pendekatan aksiomatik yang menggabungkan teori linguistik dan belajar, penelitian ini menekankan bahwa akuisisi bahasa yang sukses bergantung pada pemahaman mendalam tentang bahasa dan proses mental yang terlibat dalam belajar. Teori kognitif menyatakan bahwa pembelajar secara aktif membangun pengetahuan melalui proses kognitif seperti pengelompokan, scaffolding,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/f/teori-kognitif-social-sosial-proses-manusia-strate-thumb-a7c06.webp" type="image/webp" length="83520" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/f/teori-kognitif-social-sosial-proses-manusia-strate-thumb-d4706.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/f/teori-kognitif-social-sosial-proses-manusia-strate-thumb-49b6d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/f/teori-kognitif-social-sosial-proses-manusia-strate-thumb-a7c06.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7178-man4kotapekanbaru.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20347-takuana-jurnal-pendidikan-sains-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sun, 06 Sep 2026 00:38:05 +0700. 24 items. Served in: 5.615 seconds [rss] -->
