<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.375-21sep2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.375-21sep2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 22 Sep 2026 05:54:31 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 05:54:31 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-09-22T05:54:31+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Kompetensi Komunikasi Antarbudaya Dalam Kolektivitas Termediatisasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kompetensi Komunikasi Antarbudaya Dalam Kolektivitas Termediatisasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kompetensi Komunikasi Antarbudaya Dalam Kolektivitas Termediatisasi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68075-ktp-el-kompetensi-dinamika-komunikasi-santri-model</link>
	<guid isPermaLink="false">c1dbd00a3727bce11ff82f4a0ca8c07d</guid>
	<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 05:44:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,counter,fees,flag,focus,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana algoritma platform media sosial memengaruhi pembentukan identitas kolektif dalam konteks interaksi antarbudaya. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran komunitas virtual dalam mengembangkan sensitivitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kompetensi Komunikasi Antarbudaya Dalam Kolektivitas Termediatisasi: Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana algoritma platform media sosial memengaruhi pembentukan identitas kolektif dalam konteks interaksi antarbudaya. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran komunitas virtual dalam mengembangkan sensitivitas budaya dan adaptasi komunikasi lintas budaya. Penelitian juga dapat meneliti bagaimana praktik etnografi digital dapat digunakan untuk memahami dinamika komunikasi dalam lingkungan pembelajaran daring yang termediatisasi. Dengan memperluas perspektif ini, peneliti dapat mengungkap cara kolektivitas termediatisasi memfasilitasi atau menghambat proses integrasi budaya di era digital. Selain itu, penting untuk mengevaluasi peran teknologi dalam memediasi konflik budaya dan membangun narasi bersama dalam konteks globalisasi. Penelitian juga dapat fokus pada pengembangan kerangka teoritis yang lebih inklusif untuk mengakomodasi keberagaman praktik komunikasi di berbagai konteks sosial yang termediatisasi. Dengan menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, peneliti dapat menghasilkan rekomendasi praktis untuk pendidikan interkultural dalam masyarakat digital. Penelitian lanjutan juga perlu mengidentifikasi tantangan unik dalam komunikasi antarbudaya di lingkungan media yang terus berkembang. Dengan demikian, studi-studi masa depan dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang bagaimana masyarakat mengadaptasi diri dalam era mediatisasi mendalam.. Artikel ini menyimpulkan bahwa kompetensi komunikasi antarbudaya pada era mediatisasi mendalam tidak lagi memadai apabila dipahami semata-mata sebagai kemampuan individual untuk berkomunikasi secara efektif dan tepat dalam menghadapi perbedaan budaya, melainkan perlu dipahami sebagai kompetensi yang tertanam dalam praktik-praktik sosial dan diwujudkan melalui partisipasi dalam kolektivitas termediatisasi.Kerangka tersebut sekaligus menjadi jembatan antara tradisi kajian komunikasi antarbudaya dan teori mediatisasi, sehingga memungkinkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kompetensi komunikasi dalam masyarakat digital kontemporer Proses mediatisasi yang semakin mendalam telah mengubah perjumpaan antarbudaya dari interaksi yang semula didominasi hubungan interpersonal menjadi praktik komunikasi yang berlangsung dalam kolektivitas yang terhubung secara digital. Artikel ini bertujuan merekonseptualisasi kompetensi komunikasi antarbudaya dengan menempatkannya dalam konteks kolektivitas termediatisasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kepustakaan konseptual yang dilakukan melalui sintesis literatur mutakhir mengenai komunikasi antarbudaya, mediatisasi, praktik media, dan etnografi digital menggunakan analisis tematik dan integratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/1/ktp-el-kompetensi-dinamika-komunikasi-santri-model-thumb-d02ab.webp" title="JURIS - Kompetensi Komunikasi Antarbudaya Dalam Kolektivitas Termediatisasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/ktp-el-kompetensi-dinamika-komunikasi-santri-model-thumb-d02ab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/ktp-el-kompetensi-dinamika-komunikasi-santri-model-thumb-d02ab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/ktp-el-kompetensi-dinamika-komunikasi-santri-model-thumb-d02ab.webp 1x" title="JURIS - Kompetensi Komunikasi Antarbudaya Dalam Kolektivitas Termediatisasi" alt="JURIS - Kompetensi Komunikasi Antarbudaya Dalam Kolektivitas Termediatisasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/ktp-el-kompetensi-dinamika-komunikasi-santri-model-thumb-6260b.webp" title="JURIS - Kompetensi Komunikasi Antarbudaya Dalam Kolektivitas Termediatisasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/ktp-el-kompetensi-dinamika-komunikasi-santri-model-thumb-6260b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/ktp-el-kompetensi-dinamika-komunikasi-santri-model-thumb-6260b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/ktp-el-kompetensi-dinamika-komunikasi-santri-model-thumb-6260b.webp 1x" title="JURIS - Kompetensi Komunikasi Antarbudaya Dalam Kolektivitas Termediatisasi" alt="JURIS - Kompetensi Komunikasi Antarbudaya Dalam Kolektivitas Termediatisasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/ktp-el-kompetensi-dinamika-komunikasi-santri-model-thumb-8baea.webp" title="JURIS - Kompetensi Komunikasi Antarbudaya Dalam Kolektivitas Termediatisasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/ktp-el-kompetensi-dinamika-komunikasi-santri-model-thumb-8baea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/ktp-el-kompetensi-dinamika-komunikasi-santri-model-thumb-8baea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/ktp-el-kompetensi-dinamika-komunikasi-santri-model-thumb-8baea.webp 1x" title="JURIS - Kompetensi Komunikasi Antarbudaya Dalam Kolektivitas Termediatisasi" alt="JURIS - Kompetensi Komunikasi Antarbudaya Dalam Kolektivitas Termediatisasi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68075-ktp-el-kompetensi-dinamika-komunikasi-santri-model" title="JURIS - Kompetensi Komunikasi Antarbudaya Dalam Kolektivitas Termediatisasi" target="_blank">Kompetensi Komunikasi Antarbudaya Dalam Kolektivitas Termediatisasi</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana algoritma platform media sosial memengaruhi pembentukan identitas kolektif dalam konteks interaksi antarbudaya. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran komunitas virtual dalam mengembangkan sensitivitas budaya dan adaptasi komunikasi lintas budaya. Penelitian juga dapat meneliti bagaimana praktik etnografi digital dapat digunakan untuk memahami dinamika komunikasi dalam lingkungan pembelajaran daring yang termediatisasi. Dengan memperluas perspektif ini, peneliti dapat mengungkap cara kolektivitas termediatisasi memfasilitasi atau menghambat proses integrasi budaya di era digital. Selain itu, penting untuk mengevaluasi peran teknologi dalam memediasi konflik budaya dan membangun narasi bersama dalam konteks globalisasi. Penelitian juga dapat fokus pada pengembangan kerangka teoritis yang lebih inklusif untuk mengakomodasi keberagaman praktik komunikasi di berbagai konteks sosial yang termediatisasi. Dengan menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, peneliti dapat menghasilkan rekomendasi praktis untuk pendidikan interkultural dalam masyarakat digital. Penelitian lanjutan juga perlu mengidentifikasi tantangan unik dalam komunikasi antarbudaya di lingkungan media yang terus berkembang. Dengan demikian, studi-studi masa depan dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang bagaimana masyarakat mengadaptasi diri dalam era mediatisasi mendalam..
<br>Artikel ini menyimpulkan bahwa kompetensi komunikasi antarbudaya pada era mediatisasi mendalam tidak lagi memadai apabila dipahami semata-mata sebagai kemampuan individual untuk berkomunikasi secara efektif dan tepat dalam menghadapi perbedaan budaya, melainkan perlu dipahami sebagai kompetensi yang tertanam dalam praktik-praktik sosial dan diwujudkan melalui partisipasi dalam kolektivitas termediatisasi.Kerangka tersebut sekaligus menjadi jembatan antara tradisi kajian komunikasi antarbudaya dan teori mediatisasi, sehingga memungkinkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kompetensi komunikasi dalam masyarakat digital kontemporer
<br>Proses mediatisasi yang semakin mendalam telah mengubah perjumpaan antarbudaya dari interaksi yang semula didominasi hubungan interpersonal menjadi praktik komunikasi yang berlangsung dalam kolektivitas yang terhubung secara digital. Artikel ini bertujuan merekonseptualisasi kompetensi komunikasi antarbudaya dengan menempatkannya dalam konteks kolektivitas termediatisasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kepustakaan konseptual yang dilakukan melalui sintesis literatur mutakhir mengenai komunikasi antarbudaya, mediatisasi, praktik media, dan etnografi digital menggunakan analisis tematik dan integratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/1/ktp-el-kompetensi-dinamika-komunikasi-santri-model-thumb-d02ab.webp" type="image/webp" length="70188" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/ktp-el-kompetensi-dinamika-komunikasi-santri-model-thumb-d02ab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/ktp-el-kompetensi-dinamika-komunikasi-santri-model-thumb-6260b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/ktp-el-kompetensi-dinamika-komunikasi-santri-model-thumb-8baea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-375-ug.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15814-mediakom-jurnal-ilmu-komunikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Peran Tugas dan Tanggung Jawab Dinas terhadap Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah pada Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM di Kota Singkawang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Peran Tugas dan Tanggung Jawab Dinas terhadap Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah pada Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM di Kota Singkawang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Peran Tugas dan Tanggung Jawab Dinas terhadap Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah pada Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM di Kota Singkawang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68073-kepercayaan-pelaku-usaha-mayoritas-us</link>
	<guid isPermaLink="false">4aca0a4ac0c05e47f8dd1cf07582a004</guid>
	<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 05:37:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ desvira zain ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurnal eksos ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[desvira,eksos,jurnal,view,vol,zain]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara implementasi peran dan tanggung jawab dinas terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Kota Singkawang dengan kota-kota lain di Indonesia. Selain itu, penelitian juga dapat difokuskan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Peran, Tugas, dan Tanggung Jawab Dinas terhadap Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah pada Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM di Kota Singkawang: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara implementasi peran dan tanggung jawab dinas terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Kota Singkawang dengan kota-kota lain di Indonesia. Selain itu, penelitian juga dapat difokuskan pada analisis dampak dari implementasi keberpihakan dinas terhadap perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah di Kota Singkawang, serta bagaimana peran dinas dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi pelaku usaha tersebut. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi strategi-strategi yang dapat diterapkan oleh dinas untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam memberikan dukungan dan pengawasan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat penulis simpulkan mengenai bagaimana peran dinas dalam memberikan dukungan pada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, manajemen pengawasan, dan implementasi perkembangan keberpihakan Dinas terkait pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah pada Kota Singkawang sebagai berikut.Bidang perindustrian pada Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, UKM Kota Singkawang terkait memberikan dukungan pada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Kota Singkawang yaitu dengan melakukan pembinaan berdasarkan UU No.3 tentang perindustrian tahun 2014 untuk memperbaiki kualitas industry pelaku usaha tidak melakukan penyelewengan terutama pada bidang perindustrian dimana keberpihakan bidang perindustrian berhubungan dengan sertifikat higenis, sertifikat produk pangan industri rumah tangga, edukasi baik secara langsung maupun tidak memberikan fasilitas kepada pelaku usaha berupa sarana dan prasana.Kemudian untuk bidang perdagangan memiliki peranan sebagai pihak pelaksana pengawasan atau bidang yang bertanggung jawab untuk melakukan monitoring terkait peraturan pelaku usaha perdagangan di Kota Singkawang, pengawasan khususnya pada barang-barang yang beredar seperti pengawasan barang bersubsidi.Pengawasan tersebut berdasarkan perundang undangan yang telah ditentukan yaitu undang undang nomor 32 tahun 2011.Tujuan dilakukannya pengawasan ini hanya untuk melakukan pengendalian dan kemudian akan diberikan arahan atau sosialisasi kepada pelaku usaha terkait dengan bagaimana barang beredar yang dapat dijual belikan, yang terakhir Bidang Koperasi dan UKM yang memiliki peranan sebagai pihak pelaksana untuk melakukan pengawasan dan pengendalian tetapi pengendalian dilakukan ketika mendapatkan laporan dari pelaku usaha, dan pengendalian dilakukan ketika tidak mendapatkan laporan triwulan dari pihak koperasi, dan berperan sebagai pihak yang menindaklanjuti dari peraturan yang sudah dibuat oleh kementerian koperasi dan usaha kecil menengah yaitu untuk memberhetikan koperasi-koperasi yang dianggap tidak sesuai atau tidak terdapat nomor induk koperasi.Pengawasan Koperasi berdasarkan peraturan pemerintah nomor 17 tentang pelaksanaan undang undang nomor 20 tahun 2008.Pengawasan dilakukan dapat dilakukan, Berdasarkan hasil wawancara yang penulis simpulkan bahwa Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Pada Dinas Perdagangan, Industri, Koperasi dan Usaha Kecil di kota Singkawang terdapat kendala yang sama pada masing masing bidang yaitu berupa sumber daya seperti sumber daya manusia, finansial, sumber daya sarana dan prasarana dan sumber daya waktu.Kemudian kendala yang ada pada bidang perdagangan juga tidak bisa menyita barang-barang yang melenggar peraturan seperti barang yang tidak layak untuk diperjual dan di beli Penelitian ini hanya dibatasi pada peran pihak dinas terkait dalam hal ini Dinas Pemda terhadap Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah pada Dinas Perdagangan, Industri, Koperasi dan Usaha Kecil terhadap Usaha Mikro, kecil dan Menengah di kota Singkawang. Dalam hal ini selaku penulis menekankan pada implementasi keberpihakan pihak dinas terhadap pelaku Usaha Mikro, pelaku koperasi terhadap perkembangan Usahanya yang berada di Kota Singkawang. Penelitian ini akan dilakukan dengan menggunakan metode penelitian Kualitatif. Metode penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/1/kepercayaan-pelaku-usaha-mayoritas-mikro-daya-manu-thumb-2a213.webp" title="JURIS - Implementasi Peran, Tugas, dan Tanggung Jawab Dinas terhadap Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah pada Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM di Kota Singkawang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/kepercayaan-pelaku-usaha-mayoritas-mikro-daya-manu-thumb-2a213.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/kepercayaan-pelaku-usaha-mayoritas-mikro-daya-manu-thumb-2a213.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/kepercayaan-pelaku-usaha-mayoritas-mikro-daya-manu-thumb-2a213.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Peran, Tugas, dan Tanggung Jawab Dinas terhadap Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah pada Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM di Kota Singkawang" alt="JURIS - Implementasi Peran, Tugas, dan Tanggung Jawab Dinas terhadap Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah pada Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM di Kota Singkawang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/kepercayaan-pelaku-usaha-mayoritas-mikro-daya-manu-thumb-5a5b2.webp" title="JURIS - Implementasi Peran, Tugas, dan Tanggung Jawab Dinas terhadap Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah pada Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM di Kota Singkawang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/kepercayaan-pelaku-usaha-mayoritas-mikro-daya-manu-thumb-5a5b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/kepercayaan-pelaku-usaha-mayoritas-mikro-daya-manu-thumb-5a5b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/kepercayaan-pelaku-usaha-mayoritas-mikro-daya-manu-thumb-5a5b2.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Peran, Tugas, dan Tanggung Jawab Dinas terhadap Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah pada Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM di Kota Singkawang" alt="JURIS - Implementasi Peran, Tugas, dan Tanggung Jawab Dinas terhadap Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah pada Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM di Kota Singkawang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/kepercayaan-pelaku-usaha-mayoritas-mikro-daya-manu-thumb-6b03f.webp" title="JURIS - Implementasi Peran, Tugas, dan Tanggung Jawab Dinas terhadap Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah pada Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM di Kota Singkawang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/kepercayaan-pelaku-usaha-mayoritas-mikro-daya-manu-thumb-6b03f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/kepercayaan-pelaku-usaha-mayoritas-mikro-daya-manu-thumb-6b03f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/kepercayaan-pelaku-usaha-mayoritas-mikro-daya-manu-thumb-6b03f.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Peran, Tugas, dan Tanggung Jawab Dinas terhadap Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah pada Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM di Kota Singkawang" alt="JURIS - Implementasi Peran, Tugas, dan Tanggung Jawab Dinas terhadap Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah pada Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM di Kota Singkawang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68073-kepercayaan-pelaku-usaha-mayoritas-us" title="JURIS - Implementasi Peran, Tugas, dan Tanggung Jawab Dinas terhadap Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah pada Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM di Kota Singkawang" target="_blank">Implementasi Peran, Tugas, dan Tanggung Jawab Dinas terhadap Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah pada Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM di Kota Singkawang</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara implementasi peran dan tanggung jawab dinas terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Kota Singkawang dengan kota-kota lain di Indonesia. Selain itu, penelitian juga dapat difokuskan pada analisis dampak dari implementasi keberpihakan dinas terhadap perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah di Kota Singkawang, serta bagaimana peran dinas dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi pelaku usaha tersebut. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi strategi-strategi yang dapat diterapkan oleh dinas untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam memberikan dukungan dan pengawasan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat penulis simpulkan mengenai bagaimana peran dinas dalam memberikan dukungan pada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, manajemen pengawasan, dan implementasi perkembangan keberpihakan Dinas terkait pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah pada Kota Singkawang sebagai berikut.Bidang perindustrian pada Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, UKM Kota Singkawang terkait memberikan dukungan pada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Kota Singkawang yaitu dengan melakukan pembinaan berdasarkan UU No.3 tentang perindustrian tahun 2014 untuk memperbaiki kualitas industry pelaku usaha tidak melakukan penyelewengan terutama pada bidang perindustrian dimana keberpihakan bidang perindustrian berhubungan dengan sertifikat higenis, sertifikat produk pangan industri rumah tangga, edukasi baik secara langsung maupun tidak memberikan fasilitas kepada pelaku usaha berupa sarana dan prasana.Kemudian untuk bidang perdagangan memiliki peranan sebagai pihak pelaksana pengawasan atau bidang yang bertanggung jawab untuk melakukan monitoring terkait peraturan pelaku usaha perdagangan di Kota Singkawang, pengawasan khususnya pada barang-barang yang beredar seperti pengawasan barang bersubsidi.Pengawasan tersebut berdasarkan perundang undangan yang telah ditentukan yaitu undang undang nomor 32 tahun 2011.Tujuan dilakukannya pengawasan ini hanya untuk melakukan pengendalian dan kemudian akan diberikan arahan atau sosialisasi kepada pelaku usaha terkait dengan bagaimana barang beredar yang dapat dijual belikan, yang terakhir Bidang Koperasi dan UKM yang memiliki peranan sebagai pihak pelaksana untuk melakukan pengawasan dan pengendalian tetapi pengendalian dilakukan ketika mendapatkan laporan dari pelaku usaha, dan pengendalian dilakukan ketika tidak mendapatkan laporan triwulan dari pihak koperasi, dan berperan sebagai pihak yang menindaklanjuti dari peraturan yang sudah dibuat oleh kementerian koperasi dan usaha kecil menengah yaitu untuk memberhetikan koperasi-koperasi yang dianggap tidak sesuai atau tidak terdapat nomor induk koperasi.Pengawasan Koperasi berdasarkan peraturan pemerintah nomor 17 tentang pelaksanaan undang undang nomor 20 tahun 2008.Pengawasan dilakukan dapat dilakukan, Berdasarkan hasil wawancara yang penulis simpulkan bahwa Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Pada Dinas Perdagangan, Industri, Koperasi dan Usaha Kecil di kota Singkawang terdapat kendala yang sama pada masing masing bidang yaitu berupa sumber daya seperti sumber daya manusia, finansial, sumber daya sarana dan prasarana dan sumber daya waktu.Kemudian kendala yang ada pada bidang perdagangan juga tidak bisa menyita barang-barang yang melenggar peraturan seperti barang yang tidak layak untuk diperjual dan di beli
<br>Penelitian ini hanya dibatasi pada peran pihak dinas terkait dalam hal ini Dinas Pemda terhadap Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah pada Dinas Perdagangan, Industri, Koperasi dan Usaha Kecil terhadap Usaha Mikro, kecil dan Menengah di kota Singkawang. Dalam hal ini selaku penulis menekankan pada implementasi keberpihakan pihak dinas terhadap pelaku Usaha Mikro, pelaku koperasi terhadap perkembangan Usahanya yang berada di Kota Singkawang. Penelitian ini akan dilakukan dengan menggunakan metode penelitian Kualitatif. Metode penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/1/kepercayaan-pelaku-usaha-mayoritas-mikro-daya-manu-thumb-5a5b2.webp" type="image/webp" length="91308" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/kepercayaan-pelaku-usaha-mayoritas-mikro-daya-manu-thumb-2a213.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/kepercayaan-pelaku-usaha-mayoritas-mikro-daya-manu-thumb-5a5b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/kepercayaan-pelaku-usaha-mayoritas-mikro-daya-manu-thumb-6b03f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1653-polnep.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14071-eksos.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pembangunan Berkelanjutan Melalui Komunikasi Relawan Kelas Inspirasi Pontianak dalam Memaknai Gerakan Sosial ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pembangunan Berkelanjutan Melalui Komunikasi Relawan Kelas Inspirasi Pontianak dalam Memaknai Gerakan Sosial ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pembangunan Berkelanjutan Melalui Komunikasi Relawan Kelas Inspirasi Pontianak dalam Memaknai Gerakan Sosial ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68077-komunikasi-sosial-aparat-nilai-ai</link>
	<guid isPermaLink="false">5432fbc9f4ce8e235dd742e0ee8d5c4d</guid>
	<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 05:23:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,counter,fees,flag,focus,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang strategi komunikasi relawan terhadap partisipasi masyarakat dalam pendidikan. Selain itu, perlu dilakukan analisis mengenai peran dinamika antara kepentingan personal dan tujuan kolektif dalam gerakan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pembangunan Berkelanjutan Melalui Komunikasi Relawan Kelas Inspirasi Pontianak dalam Memaknai Gerakan Sosial: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang strategi komunikasi relawan terhadap partisipasi masyarakat dalam pendidikan. Selain itu, perlu dilakukan analisis mengenai peran dinamika antara kepentingan personal dan tujuan kolektif dalam gerakan sosial. Studi juga disarankan untuk membandingkan pengalaman relawan di berbagai wilayah untuk memahami variabilitas faktor yang memengaruhi keberlanjutan komunikasi sosial.. Keterlibatan relawan dalam Kelas Inspirasi Pontianak tidak hanya dipengaruhi oleh pengalaman masa lalu, tetapi juga oleh tujuan yang ingin dicapai di masa depan.Relawan bergabung untuk mengembangkan diri melalui pengalaman baru, mendorong anak-anak untuk berani bermimpi, dan membangun jaringan sosial.Penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi relawan berperan penting dalam memperkuat partisipasi masyarakat dan mendukung pencapaian SDGs.Rekomendasi untuk penelitian lanjutan mencakup analisis jangka panjang, evaluasi dampak komunikasi, dan perluasan studi ke konteks lain Sustainable Development Goals (SDGs) menempatkan pendidikan berkualitas dan kemitraan sosial sebagai elemen penting dalam pembangunan berkelanjutan. Dalam konteks tersebut, gerakan sosial berbasis relawan menjadi salah satu bentuk partisipasi masyarakat yang berkontribusi pada pencapaian tujuan SDGs, khususnya melalui aktivitas pendidikan nonformal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengalaman komunikasi relawan Kelas Inspirasi Pontianak dalam memaknai keterlibatan mereka sebagai bagian dari gerakan sosial di bidang pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk menggali makna subjektif yang dibangun relawan melalui pengalaman komunikatif selama kegiatan berlangsung. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap enam orang relawan yang dipilih... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/5/komunikasi-sosial-aparat-nilai-ai-budaya-pembangun-thumb-122c5.webp" title="JURIS - Pembangunan Berkelanjutan Melalui Komunikasi Relawan Kelas Inspirasi Pontianak dalam Memaknai Gerakan Sosial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/komunikasi-sosial-aparat-nilai-ai-budaya-pembangun-thumb-122c5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/komunikasi-sosial-aparat-nilai-ai-budaya-pembangun-thumb-122c5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/komunikasi-sosial-aparat-nilai-ai-budaya-pembangun-thumb-122c5.webp 1x" title="JURIS - Pembangunan Berkelanjutan Melalui Komunikasi Relawan Kelas Inspirasi Pontianak dalam Memaknai Gerakan Sosial" alt="JURIS - Pembangunan Berkelanjutan Melalui Komunikasi Relawan Kelas Inspirasi Pontianak dalam Memaknai Gerakan Sosial" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/5/komunikasi-sosial-aparat-nilai-ai-budaya-pembangun-thumb-d5db2.webp" title="JURIS - Pembangunan Berkelanjutan Melalui Komunikasi Relawan Kelas Inspirasi Pontianak dalam Memaknai Gerakan Sosial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/komunikasi-sosial-aparat-nilai-ai-budaya-pembangun-thumb-d5db2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/komunikasi-sosial-aparat-nilai-ai-budaya-pembangun-thumb-d5db2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/komunikasi-sosial-aparat-nilai-ai-budaya-pembangun-thumb-d5db2.webp 1x" title="JURIS - Pembangunan Berkelanjutan Melalui Komunikasi Relawan Kelas Inspirasi Pontianak dalam Memaknai Gerakan Sosial" alt="JURIS - Pembangunan Berkelanjutan Melalui Komunikasi Relawan Kelas Inspirasi Pontianak dalam Memaknai Gerakan Sosial" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/5/komunikasi-sosial-aparat-nilai-ai-budaya-pembangun-thumb-4924f.webp" title="JURIS - Pembangunan Berkelanjutan Melalui Komunikasi Relawan Kelas Inspirasi Pontianak dalam Memaknai Gerakan Sosial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/komunikasi-sosial-aparat-nilai-ai-budaya-pembangun-thumb-4924f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/komunikasi-sosial-aparat-nilai-ai-budaya-pembangun-thumb-4924f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/komunikasi-sosial-aparat-nilai-ai-budaya-pembangun-thumb-4924f.webp 1x" title="JURIS - Pembangunan Berkelanjutan Melalui Komunikasi Relawan Kelas Inspirasi Pontianak dalam Memaknai Gerakan Sosial" alt="JURIS - Pembangunan Berkelanjutan Melalui Komunikasi Relawan Kelas Inspirasi Pontianak dalam Memaknai Gerakan Sosial" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68077-komunikasi-sosial-aparat-nilai-ai" title="JURIS - Pembangunan Berkelanjutan Melalui Komunikasi Relawan Kelas Inspirasi Pontianak dalam Memaknai Gerakan Sosial" target="_blank">Pembangunan Berkelanjutan Melalui Komunikasi Relawan Kelas Inspirasi Pontianak dalam Memaknai Gerakan Sosial</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang strategi komunikasi relawan terhadap partisipasi masyarakat dalam pendidikan. Selain itu, perlu dilakukan analisis mengenai peran dinamika antara kepentingan personal dan tujuan kolektif dalam gerakan sosial. Studi juga disarankan untuk membandingkan pengalaman relawan di berbagai wilayah untuk memahami variabilitas faktor yang memengaruhi keberlanjutan komunikasi sosial..
<br>Keterlibatan relawan dalam Kelas Inspirasi Pontianak tidak hanya dipengaruhi oleh pengalaman masa lalu, tetapi juga oleh tujuan yang ingin dicapai di masa depan.Relawan bergabung untuk mengembangkan diri melalui pengalaman baru, mendorong anak-anak untuk berani bermimpi, dan membangun jaringan sosial.Penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi relawan berperan penting dalam memperkuat partisipasi masyarakat dan mendukung pencapaian SDGs.Rekomendasi untuk penelitian lanjutan mencakup analisis jangka panjang, evaluasi dampak komunikasi, dan perluasan studi ke konteks lain
<br>Sustainable Development Goals (SDGs) menempatkan pendidikan berkualitas dan kemitraan sosial sebagai elemen penting dalam pembangunan berkelanjutan. Dalam konteks tersebut, gerakan sosial berbasis relawan menjadi salah satu bentuk partisipasi masyarakat yang berkontribusi pada pencapaian tujuan SDGs, khususnya melalui aktivitas pendidikan nonformal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengalaman komunikasi relawan Kelas Inspirasi Pontianak dalam memaknai keterlibatan mereka sebagai bagian dari gerakan sosial di bidang pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk menggali makna subjektif yang dibangun relawan melalui pengalaman komunikatif selama kegiatan berlangsung. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap enam orang relawan yang dipilih...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/5/komunikasi-sosial-aparat-nilai-ai-budaya-pembangun-thumb-4924f.webp" type="image/webp" length="100562" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/komunikasi-sosial-aparat-nilai-ai-budaya-pembangun-thumb-122c5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/komunikasi-sosial-aparat-nilai-ai-budaya-pembangun-thumb-d5db2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/komunikasi-sosial-aparat-nilai-ai-budaya-pembangun-thumb-4924f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-375-ug.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15814-mediakom-jurnal-ilmu-komunikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penilaian Alternatif pada Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Kejuruan Kota Pontianak ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penilaian Alternatif pada Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Kejuruan Kota Pontianak ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penilaian Alternatif pada Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Kejuruan Kota Pontianak ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68074-analisis-data-statistik-motivasi-siswa-kompetensi</link>
	<guid isPermaLink="false">7ba611ac7d11137f532f266ff1144db5</guid>
	<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 05:22:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ desvira zain ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurnal eksos ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[desvira,eksos,jurnal,view,vol,zain]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas penilaian sejawat dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam berbicara bahasa Inggris. 2. Studi lebih lanjut tentang dampak penilaian diri (self-assessment) terhadap keterampilan berbicara siswa ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penilaian Alternatif pada Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Kejuruan Kota Pontianak: 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas penilaian sejawat dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam berbicara bahasa Inggris. 2. Studi lebih lanjut tentang dampak penilaian diri (self-assessment) terhadap keterampilan berbicara siswa yang memiliki kelemahan tata bahasa. 3. Pengembangan model penilaian berbasis teknologi untuk memperkaya metode evaluasi keterampilan berbicara dalam konteks pembelajaran bahasa Inggris di sekolah kejuruan.. Penilaian alternatif pada keterampilan berbicara bahasa Inggris siswa SMK di Pontianak Selatan berhasil diterapkan dengan bentuk penilaian kinerja, penilaian sejawat, dan portofolio.Namun, dua informan menyatakan penilaian alternatif hanya dilakukan secara sederhana karena keterbatasan pengetahuan bahasa Inggris siswa.Penilaian diri sendiri belum dapat dilakukan karena keterbatasan waktu dan persiapan.Solusi yang diterapkan melibatkan siswa dalam memberikan penilaian kepada teman sekelas dan fokus guru pada penyampaian informasi jelas serta nilai moral, bukan tata bahasa Keterampilan berbicara bahasa Inggris merupakan keterampilan komunikasi penting yang harus dikuasai siswa untuk dapat berinteraksi aktif, menyampaikan ide, dan memberikan respons dalam situasi formal maupun informal. Penilaian alternatif memberikan manfaat bagi siswa dan guru dalam meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Inggris. Penelitian ini fokus pada penilaian alternatif keterampilan berbicara bahasa Inggris di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kota Pontianak, khususnya Pontianak Selatan. Tujuan penelitian ini adalah (1) menentukan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/2/analisis-data-statistik-motivasi-siswa-kompetensi-thumb-b9def.webp" title="JURIS - Penilaian Alternatif pada Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Kejuruan Kota Pontianak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/analisis-data-statistik-motivasi-siswa-kompetensi-thumb-b9def.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/analisis-data-statistik-motivasi-siswa-kompetensi-thumb-b9def.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/analisis-data-statistik-motivasi-siswa-kompetensi-thumb-b9def.webp 1x" title="JURIS - Penilaian Alternatif pada Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Kejuruan Kota Pontianak" alt="JURIS - Penilaian Alternatif pada Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Kejuruan Kota Pontianak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/2/analisis-data-statistik-motivasi-siswa-kompetensi-thumb-c4834.webp" title="JURIS - Penilaian Alternatif pada Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Kejuruan Kota Pontianak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/analisis-data-statistik-motivasi-siswa-kompetensi-thumb-c4834.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/analisis-data-statistik-motivasi-siswa-kompetensi-thumb-c4834.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/analisis-data-statistik-motivasi-siswa-kompetensi-thumb-c4834.webp 1x" title="JURIS - Penilaian Alternatif pada Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Kejuruan Kota Pontianak" alt="JURIS - Penilaian Alternatif pada Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Kejuruan Kota Pontianak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/2/analisis-data-statistik-motivasi-siswa-kompetensi-thumb-4b909.webp" title="JURIS - Penilaian Alternatif pada Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Kejuruan Kota Pontianak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/analisis-data-statistik-motivasi-siswa-kompetensi-thumb-4b909.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/analisis-data-statistik-motivasi-siswa-kompetensi-thumb-4b909.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/analisis-data-statistik-motivasi-siswa-kompetensi-thumb-4b909.webp 1x" title="JURIS - Penilaian Alternatif pada Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Kejuruan Kota Pontianak" alt="JURIS - Penilaian Alternatif pada Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Kejuruan Kota Pontianak" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68074-analisis-data-statistik-motivasi-siswa-kompetensi" title="JURIS - Penilaian Alternatif pada Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Kejuruan Kota Pontianak" target="_blank">Penilaian Alternatif pada Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Kejuruan Kota Pontianak</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas penilaian sejawat dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam berbicara bahasa Inggris. 2. Studi lebih lanjut tentang dampak penilaian diri (self-assessment) terhadap keterampilan berbicara siswa yang memiliki kelemahan tata bahasa. 3. Pengembangan model penilaian berbasis teknologi untuk memperkaya metode evaluasi keterampilan berbicara dalam konteks pembelajaran bahasa Inggris di sekolah kejuruan..
<br>Penilaian alternatif pada keterampilan berbicara bahasa Inggris siswa SMK di Pontianak Selatan berhasil diterapkan dengan bentuk penilaian kinerja, penilaian sejawat, dan portofolio.Namun, dua informan menyatakan penilaian alternatif hanya dilakukan secara sederhana karena keterbatasan pengetahuan bahasa Inggris siswa.Penilaian diri sendiri belum dapat dilakukan karena keterbatasan waktu dan persiapan.Solusi yang diterapkan melibatkan siswa dalam memberikan penilaian kepada teman sekelas dan fokus guru pada penyampaian informasi jelas serta nilai moral, bukan tata bahasa
<br>Keterampilan berbicara bahasa Inggris merupakan keterampilan komunikasi penting yang harus dikuasai siswa untuk dapat berinteraksi aktif, menyampaikan ide, dan memberikan respons dalam situasi formal maupun informal. Penilaian alternatif memberikan manfaat bagi siswa dan guru dalam meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Inggris. Penelitian ini fokus pada penilaian alternatif keterampilan berbicara bahasa Inggris di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kota Pontianak, khususnya Pontianak Selatan. Tujuan penelitian ini adalah (1) menentukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/2/analisis-data-statistik-motivasi-siswa-kompetensi-thumb-4b909.webp" type="image/webp" length="95656" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/analisis-data-statistik-motivasi-siswa-kompetensi-thumb-b9def.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/analisis-data-statistik-motivasi-siswa-kompetensi-thumb-c4834.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/analisis-data-statistik-motivasi-siswa-kompetensi-thumb-4b909.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1653-polnep.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14071-eksos.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ STRATEGI EDUKASI KESEHATAN PADA INSTAGRAM DOLEWAK ANALISIS NARATIF BERDASARKAN TEORI EMPAT PILAR MEDIA SOSIAL ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ STRATEGI EDUKASI KESEHATAN PADA INSTAGRAM DOLEWAK ANALISIS NARATIF BERDASARKAN TEORI EMPAT PILAR MEDIA SOSIAL ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ STRATEGI EDUKASI KESEHATAN PADA INSTAGRAM DOLEWAK ANALISIS NARATIF BERDASARKAN TEORI EMPAT PILAR MEDIA SOSIAL ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68078-pesan-edukasi-kesehatan-mental-kes</link>
	<guid isPermaLink="false">3730752ca779326e9e4ebc57970b2713</guid>
	<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 05:16:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,counter,fees,flag,focus,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: 1. Menganalisis dampak jangka panjang dari strategi edukasi kesehatan yang diterapkan oleh akun @Dolewak. Penelitian ini dapat mengukur apakah strategi tersebut berhasil mengubah perilaku followers ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - STRATEGI EDUKASI KESEHATAN PADA INSTAGRAM @DOLEWAK: ANALISIS NARATIF BERDASARKAN TEORI EMPAT PILAR MEDIA SOSIAL: Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: 1. Menganalisis dampak jangka panjang dari strategi edukasi kesehatan yang diterapkan oleh akun @Dolewak. Penelitian ini dapat mengukur apakah strategi tersebut berhasil mengubah perilaku followers dalam jangka panjang, dan apakah ada peningkatan kesadaran dan praktik kesehatan yang berkelanjutan di kalangan followers. 2. Meneliti strategi edukasi kesehatan di platform media sosial lainnya, seperti TikTok, YouTube, atau bahkan platform yang lebih spesifik seperti aplikasi kesehatan. Penelitian ini dapat membandingkan efektivitas strategi edukasi kesehatan di berbagai platform dan mengidentifikasi platform mana yang paling efektif dalam mencapai target audiens dan mendorong perubahan perilaku. 3. Menganalisis peran influencer atau kreator konten dalam mempromosikan edukasi kesehatan. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana influencer dapat digunakan sebagai agen perubahan, dan bagaimana kolaborasi antara influencer dan ahli kesehatan dapat meningkatkan kredibilitas dan dampak pesan edukasi kesehatan. Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang strategi edukasi kesehatan di era digital, dan membantu mengembangkan pendekatan yang lebih efektif untuk meningkatkan kesadaran dan praktik kesehatan di kalangan masyarakat, terutama generasi muda.. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa akun Instagram @Dolewak mampu memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi kesehatan yang menarik.Dengan menggunakan gaya visual animasi, narasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, serta gaya bahasa yang ringan dan menghibur, @Dolewak mampu menyampaikan informasi kesehatan yang awalnya terkesan berat menjadi mudah dipahami oleh masyarakat, khususnya followers dari kalangan muda.Melalui pendekatan naratif Tzvetan Todorov yang terdiri dari alur awal (equilibrium), gangguan (disruption), hingga penyelesaian (new equilibrium), konten-konten @Dolewak memberikan pemahaman tentang kebiasaan-kebiasaan tidak sehat dan mengajak followers untuk mengubahnya ke arah yang lebih baik.Hal ini membuat pesan yang disampaikan tidak hanya informatif, tapi juga terasa menyentuh karena dikemas dengan cara yang relate dan menghibur.Selain itu, strategi yang digunakan @Dolewak juga selaras dengan teori Empat Pilar Strategi Media Sosial dari Safko dan Brake, yaitu Kesehatan merupakan hal yang penting karena merupakan fondasi dalam menjalani kehidupan. Namun, banyak masyarakat yang abai terhadap kesehatan dikarenakan berbagai faktor, salah satunya kurangnya edukasi. Seiring perkembangan teknologi, edukasi kesehatan kini dapat dikases melalui media sosial yang menyajikan informasi dalam berbagai bentuk yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi edukasi kesehatan pada scene konten akun Instagram @dolewak dengan pendekatan kualitatif, metode Analisis Naratif Tzvetan Todorov dimana terdapat tiga tahap yaitu keseimbangan awal, gangguan dan keseimbangan baru, serta menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/d/pesan-edukasi-kesehatan-mental-hidup-sehat-instagr-thumb-b4bd6.webp" title="JURIS - STRATEGI EDUKASI KESEHATAN PADA INSTAGRAM @DOLEWAK: ANALISIS NARATIF BERDASARKAN TEORI EMPAT PILAR MEDIA SOSIAL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/pesan-edukasi-kesehatan-mental-hidup-sehat-instagr-thumb-b4bd6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/pesan-edukasi-kesehatan-mental-hidup-sehat-instagr-thumb-b4bd6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/pesan-edukasi-kesehatan-mental-hidup-sehat-instagr-thumb-b4bd6.webp 1x" title="JURIS - STRATEGI EDUKASI KESEHATAN PADA INSTAGRAM @DOLEWAK: ANALISIS NARATIF BERDASARKAN TEORI EMPAT PILAR MEDIA SOSIAL" alt="JURIS - STRATEGI EDUKASI KESEHATAN PADA INSTAGRAM @DOLEWAK: ANALISIS NARATIF BERDASARKAN TEORI EMPAT PILAR MEDIA SOSIAL" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/pesan-edukasi-kesehatan-mental-hidup-sehat-instagr-thumb-9835a.webp" title="JURIS - STRATEGI EDUKASI KESEHATAN PADA INSTAGRAM @DOLEWAK: ANALISIS NARATIF BERDASARKAN TEORI EMPAT PILAR MEDIA SOSIAL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/pesan-edukasi-kesehatan-mental-hidup-sehat-instagr-thumb-9835a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/pesan-edukasi-kesehatan-mental-hidup-sehat-instagr-thumb-9835a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/pesan-edukasi-kesehatan-mental-hidup-sehat-instagr-thumb-9835a.webp 1x" title="JURIS - STRATEGI EDUKASI KESEHATAN PADA INSTAGRAM @DOLEWAK: ANALISIS NARATIF BERDASARKAN TEORI EMPAT PILAR MEDIA SOSIAL" alt="JURIS - STRATEGI EDUKASI KESEHATAN PADA INSTAGRAM @DOLEWAK: ANALISIS NARATIF BERDASARKAN TEORI EMPAT PILAR MEDIA SOSIAL" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/pesan-edukasi-kesehatan-mental-hidup-sehat-instagr-thumb-a5226.webp" title="JURIS - STRATEGI EDUKASI KESEHATAN PADA INSTAGRAM @DOLEWAK: ANALISIS NARATIF BERDASARKAN TEORI EMPAT PILAR MEDIA SOSIAL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/pesan-edukasi-kesehatan-mental-hidup-sehat-instagr-thumb-a5226.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/pesan-edukasi-kesehatan-mental-hidup-sehat-instagr-thumb-a5226.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/pesan-edukasi-kesehatan-mental-hidup-sehat-instagr-thumb-a5226.webp 1x" title="JURIS - STRATEGI EDUKASI KESEHATAN PADA INSTAGRAM @DOLEWAK: ANALISIS NARATIF BERDASARKAN TEORI EMPAT PILAR MEDIA SOSIAL" alt="JURIS - STRATEGI EDUKASI KESEHATAN PADA INSTAGRAM @DOLEWAK: ANALISIS NARATIF BERDASARKAN TEORI EMPAT PILAR MEDIA SOSIAL" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68078-pesan-edukasi-kesehatan-mental-kes" title="JURIS - STRATEGI EDUKASI KESEHATAN PADA INSTAGRAM @DOLEWAK: ANALISIS NARATIF BERDASARKAN TEORI EMPAT PILAR MEDIA SOSIAL" target="_blank">STRATEGI EDUKASI KESEHATAN PADA INSTAGRAM @DOLEWAK: ANALISIS NARATIF BERDASARKAN TEORI EMPAT PILAR MEDIA SOSIAL</a>: Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: 1. Menganalisis dampak jangka panjang dari strategi edukasi kesehatan yang diterapkan oleh akun @Dolewak. Penelitian ini dapat mengukur apakah strategi tersebut berhasil mengubah perilaku followers dalam jangka panjang, dan apakah ada peningkatan kesadaran dan praktik kesehatan yang berkelanjutan di kalangan followers. 2. Meneliti strategi edukasi kesehatan di platform media sosial lainnya, seperti TikTok, YouTube, atau bahkan platform yang lebih spesifik seperti aplikasi kesehatan. Penelitian ini dapat membandingkan efektivitas strategi edukasi kesehatan di berbagai platform dan mengidentifikasi platform mana yang paling efektif dalam mencapai target audiens dan mendorong perubahan perilaku. 3. Menganalisis peran influencer atau kreator konten dalam mempromosikan edukasi kesehatan. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana influencer dapat digunakan sebagai agen perubahan, dan bagaimana kolaborasi antara influencer dan ahli kesehatan dapat meningkatkan kredibilitas dan dampak pesan edukasi kesehatan. Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang strategi edukasi kesehatan di era digital, dan membantu mengembangkan pendekatan yang lebih efektif untuk meningkatkan kesadaran dan praktik kesehatan di kalangan masyarakat, terutama generasi muda..
<br>Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa akun Instagram @Dolewak mampu memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi kesehatan yang menarik.Dengan menggunakan gaya visual animasi, narasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, serta gaya bahasa yang ringan dan menghibur, @Dolewak mampu menyampaikan informasi kesehatan yang awalnya terkesan berat menjadi mudah dipahami oleh masyarakat, khususnya followers dari kalangan muda.Melalui pendekatan naratif Tzvetan Todorov yang terdiri dari alur awal (equilibrium), gangguan (disruption), hingga penyelesaian (new equilibrium), konten-konten @Dolewak memberikan pemahaman tentang kebiasaan-kebiasaan tidak sehat dan mengajak followers untuk mengubahnya ke arah yang lebih baik.Hal ini membuat pesan yang disampaikan tidak hanya informatif, tapi juga terasa menyentuh karena dikemas dengan cara yang relate dan menghibur.Selain itu, strategi yang digunakan @Dolewak juga selaras dengan teori Empat Pilar Strategi Media Sosial dari Safko dan Brake, yaitu
<br>Kesehatan merupakan hal yang penting karena merupakan fondasi dalam menjalani kehidupan. Namun, banyak masyarakat yang abai terhadap kesehatan dikarenakan berbagai faktor, salah satunya kurangnya edukasi. Seiring perkembangan teknologi, edukasi kesehatan kini dapat dikases melalui media sosial yang menyajikan informasi dalam berbagai bentuk yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi edukasi kesehatan pada scene konten akun Instagram @dolewak dengan pendekatan kualitatif, metode Analisis Naratif Tzvetan Todorov dimana terdapat tiga tahap yaitu keseimbangan awal, gangguan dan keseimbangan baru, serta menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/d/pesan-edukasi-kesehatan-mental-hidup-sehat-instagr-thumb-b4bd6.webp" type="image/webp" length="65098" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/pesan-edukasi-kesehatan-mental-hidup-sehat-instagr-thumb-b4bd6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/pesan-edukasi-kesehatan-mental-hidup-sehat-instagr-thumb-9835a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/pesan-edukasi-kesehatan-mental-hidup-sehat-instagr-thumb-a5226.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-375-ug.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15814-mediakom-jurnal-ilmu-komunikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Komunikasi Motivasi dan Kedisiplinan terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Komunikasi Motivasi dan Kedisiplinan terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Komunikasi Motivasi dan Kedisiplinan terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68072-pengaruh-komunikasi-variabel-m</link>
	<guid isPermaLink="false">b18f904763c6b3eccbc7d56fe2d90ecc</guid>
	<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 05:10:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ desvira zain ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurnal eksos ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[desvira,eksos,jurnal,view,vol,zain]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif untuk memahami lebih dalam faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Komunikasi, Motivasi, dan Kedisiplinan terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif untuk memahami lebih dalam faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan fokus pada faktor-faktor eksternal, seperti dukungan keluarga dan lingkungan sosial, yang dapat mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa. Ketiga, penelitian dapat dilakukan dengan mengkaji lebih lanjut hubungan antara komunikasi, motivasi, dan disiplin dengan prestasi belajar mahasiswa, serta bagaimana ketiga faktor tersebut dapat saling memperkuat atau melemahkan satu sama lain. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam memahami faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa dan mengembangkan strategi yang efektif untuk meningkatkan prestasi belajar.. Dari pembahasan hasil olahan data yang peneliti lakukan maka dapat disimpulkan berdasarkan tujuan dari penelitian yaitu.Pengaruh komunikasi terhadap prestasi belajar mahasiswa, variabel komunikasi secara parsial berpengaruh secara positif dan namun tidak signifikan terhadap prestasi belajar, hal ini dapat dilihat dari nilai thitung (1.270) dan nilai signifikan (0,068) > 0,05, maka hipotesis (H1) diterima.Variabel motivasi secara parsial berpengaruh secara positif namun tidak signifikan terhadap prestasi belajar, hal ini dapat dilihat dari nilai thitung (1,675) > ttabel (0.270) dan nilai signifikan (0,098) > 0,05, maka hipotesis (H2) diterima.Pengaruh kedisiplinan terhadap prestasi belajar mahasiswa, variabel Disiplin secara parsial berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap prestasi belajar, hal ini dapat dilihat dari nilai thitung (6,863) > t tabel (0.270) dan nilai signifikan (0,000) < 0,05, maka hipotesis (H3) diterima.Secara simultan variabel komunikasi dan motivasi secara parsial berpengaruh positif.Berdasarkan hasil perhitungan Tabel 17 didapat nilai Fhitung 48,160 dan nilai Ftabel 2,70 dengan nilai signifikansi 0,000.Hal ini berarti nilai Fhitung >Ftabel dan sig < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima.Artinya terdapat pengaruh secara bersamaan (simultan) antara variabel Komunikasi, Motivasi dan Kedisiplinan terhadap Prestasi Belajar pada Mahasiswa Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Pontianak Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh komunikasi, motivasi dan disiplin terhadap prestasi belajar mahasiswa jurusan administrasi bisnis. Dalam penelitian ini, sampel yang diambil berjumlah 88 orang dari populasi 750 orang yang diambil secara acak, menggunakan analisis regresi. Sumber data yang diperoleh adalah data primer dan sekunder. Dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, kuesioner, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dengan uji asumsi, analisis deskriptif dan analisis statistik dengan regresi linear menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/d/pengaruh-komunikasi-variabel-motivasi-x2-kompensas-thumb-dc319.webp" title="JURIS - Pengaruh Komunikasi, Motivasi, dan Kedisiplinan terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/pengaruh-komunikasi-variabel-motivasi-x2-kompensas-thumb-dc319.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/pengaruh-komunikasi-variabel-motivasi-x2-kompensas-thumb-dc319.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/pengaruh-komunikasi-variabel-motivasi-x2-kompensas-thumb-dc319.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Komunikasi, Motivasi, dan Kedisiplinan terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa" alt="JURIS - Pengaruh Komunikasi, Motivasi, dan Kedisiplinan terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/pengaruh-komunikasi-variabel-motivasi-x2-kompensas-thumb-1b28e.webp" title="JURIS - Pengaruh Komunikasi, Motivasi, dan Kedisiplinan terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/pengaruh-komunikasi-variabel-motivasi-x2-kompensas-thumb-1b28e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/pengaruh-komunikasi-variabel-motivasi-x2-kompensas-thumb-1b28e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/pengaruh-komunikasi-variabel-motivasi-x2-kompensas-thumb-1b28e.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Komunikasi, Motivasi, dan Kedisiplinan terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa" alt="JURIS - Pengaruh Komunikasi, Motivasi, dan Kedisiplinan terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/pengaruh-komunikasi-variabel-motivasi-x2-kompensas-thumb-337ba.webp" title="JURIS - Pengaruh Komunikasi, Motivasi, dan Kedisiplinan terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/pengaruh-komunikasi-variabel-motivasi-x2-kompensas-thumb-337ba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/pengaruh-komunikasi-variabel-motivasi-x2-kompensas-thumb-337ba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/pengaruh-komunikasi-variabel-motivasi-x2-kompensas-thumb-337ba.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Komunikasi, Motivasi, dan Kedisiplinan terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa" alt="JURIS - Pengaruh Komunikasi, Motivasi, dan Kedisiplinan terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68072-pengaruh-komunikasi-variabel-m" title="JURIS - Pengaruh Komunikasi, Motivasi, dan Kedisiplinan terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa" target="_blank">Pengaruh Komunikasi, Motivasi, dan Kedisiplinan terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif untuk memahami lebih dalam faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan fokus pada faktor-faktor eksternal, seperti dukungan keluarga dan lingkungan sosial, yang dapat mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa. Ketiga, penelitian dapat dilakukan dengan mengkaji lebih lanjut hubungan antara komunikasi, motivasi, dan disiplin dengan prestasi belajar mahasiswa, serta bagaimana ketiga faktor tersebut dapat saling memperkuat atau melemahkan satu sama lain. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam memahami faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa dan mengembangkan strategi yang efektif untuk meningkatkan prestasi belajar..
<br>Dari pembahasan hasil olahan data yang peneliti lakukan maka dapat disimpulkan berdasarkan tujuan dari penelitian yaitu.Pengaruh komunikasi terhadap prestasi belajar mahasiswa, variabel komunikasi secara parsial berpengaruh secara positif dan namun tidak signifikan terhadap prestasi belajar, hal ini dapat dilihat dari nilai thitung (1.270) dan nilai signifikan (0,068) > 0,05, maka hipotesis (H1) diterima.Variabel motivasi secara parsial berpengaruh secara positif namun tidak signifikan terhadap prestasi belajar, hal ini dapat dilihat dari nilai thitung (1,675) > ttabel (0.270) dan nilai signifikan (0,098) > 0,05, maka hipotesis (H2) diterima.Pengaruh kedisiplinan terhadap prestasi belajar mahasiswa, variabel Disiplin secara parsial berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap prestasi belajar, hal ini dapat dilihat dari nilai thitung (6,863) > t tabel (0.270) dan nilai signifikan (0,000) < 0,05, maka hipotesis (H3) diterima.Secara simultan variabel komunikasi dan motivasi secara parsial berpengaruh positif.Berdasarkan hasil perhitungan Tabel 17 didapat nilai Fhitung 48,160 dan nilai Ftabel 2,70 dengan nilai signifikansi 0,000.Hal ini berarti nilai Fhitung >Ftabel dan sig < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima.Artinya terdapat pengaruh secara bersamaan (simultan) antara variabel Komunikasi, Motivasi dan Kedisiplinan terhadap Prestasi Belajar pada Mahasiswa Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Pontianak
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh komunikasi, motivasi dan disiplin terhadap prestasi belajar mahasiswa jurusan administrasi bisnis. Dalam penelitian ini, sampel yang diambil berjumlah 88 orang dari populasi 750 orang yang diambil secara acak, menggunakan analisis regresi. Sumber data yang diperoleh adalah data primer dan sekunder. Dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, kuesioner, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dengan uji asumsi, analisis deskriptif dan analisis statistik dengan regresi linear menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/d/pengaruh-komunikasi-variabel-motivasi-x2-kompensas-thumb-dc319.webp" type="image/webp" length="81922" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/pengaruh-komunikasi-variabel-motivasi-x2-kompensas-thumb-dc319.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/pengaruh-komunikasi-variabel-motivasi-x2-kompensas-thumb-1b28e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/pengaruh-komunikasi-variabel-motivasi-x2-kompensas-thumb-337ba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1653-polnep.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14071-eksos.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Komunikasi Pemasaran Influencer pada Industri Klinik Kecantikan Pengaruh Kredibilitas Sumber terhadap Brand Awareness dan Customer Trust ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Komunikasi Pemasaran Influencer pada Industri Klinik Kecantikan Pengaruh Kredibilitas Sumber terhadap Brand Awareness dan Customer Trust ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Komunikasi Pemasaran Influencer pada Industri Klinik Kecantikan Pengaruh Kredibilitas Sumber terhadap Brand Awareness dan Customer Trust ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68076-brand-awareness-ud-daya-tarik-konsumen-niat-kunjun</link>
	<guid isPermaLink="false">2eb4f9f66f8b2a3d0d584ce00a40d484</guid>
	<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 04:52:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,counter,fees,flag,focus,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi tentang dampak jangka panjang dari kampanye influencer terhadap loyalitas pelanggan klinik kecantikan. Selain itu, perlu dilakukan penelitian yang membandingkan efektivitas berbagai jenis influencer, seperti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Komunikasi Pemasaran Influencer pada Industri Klinik Kecantikan: Pengaruh Kredibilitas Sumber terhadap Brand Awareness dan Customer Trust: Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi tentang dampak jangka panjang dari kampanye influencer terhadap loyalitas pelanggan klinik kecantikan. Selain itu, perlu dilakukan penelitian yang membandingkan efektivitas berbagai jenis influencer, seperti selebritas, ahli medis, atau micro-influencer, dalam konteks budaya Indonesia. Arah studi lainnya bisa menggali bagaimana faktor demografis, seperti usia atau lokasi geografis, memengaruhi respons audiens terhadap strategi komunikasi influencer. Ketiga saran ini bertujuan untuk memperluas pemahaman tentang dinamika pengaruh influencer dalam industri layanan estetika medis, sekaligus memberikan panduan strategis bagi manajemen klinik kecantikan dalam merancang kampanye pemasaran yang lebih tepat sasaran.. Penelitian ini berhasil membuktikan bahwa strategi pemasaran digital lewat influencer di media sosial berpengaruh positif dan signifikan dalam meningkatkan kesadaran merek (brand awareness) dan niat berkunjung konsumen ke klinik kecantikan di Indonesia.Dari hasil analisis, kemiripan sifat atau masalah antara influencer dan pengikutnya (similarity) menjadi pendorong paling kuat agar konsumen ingat pada suatu merek klinik.Faktor lain yang juga ikut mendukung ingatan konsumen secara berurutan adalah isi konten yang mendidik (informative value), hiburan dalam konten (entertainment value), serta daya tarik fisik atau penampilan sang influencer (attractiveness).Sebaliknya, keahlian resmi (expertise) dan kejujuran murni (trustworthiness) dari influencer ternyata tidak berpengaruh langsung dalam membuat konsumen tahu atau ingat pada suatu merek klinik kecantikan untuk pertama kalinya.Lebih lanjut, penelitian ini memastikan bahwa kesadaran merek yang kuat adalah modal utama yang paling penting untuk membangun kepercayaan konsumen (customer trust).Pada akhirnya, ketika konsumen sudah tahu dan percaya pada klinik tersebut, rasa cemas mereka terhadap risiko perawatan medis akan berkurang, sehingga perhatian mereka di media sosial bisa berubah menjadi niat nyata untuk datang langsung ke klinik kecantikan Pertumbuhan industri klinik kecantikan di Indonesia mendorong perusahaan untuk memanfaatkan influencer sebagai bagian dari strategi komunikasi pemasaran digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana kredibilitas influencer dan nilai pesan yang disampaikan memengaruhi pembentukan brand awareness dan customer trust pada konsumen klinik kecantikan di Indonesia. Penelitian didasarkan pada Source Credibility Theory dengan menguji pengaruh informative value, entertainment value, expertise, trustworthiness, attractiveness, dan similarity terhadap brand awareness, serta pengaruh brand awareness terhadap customer trust dan intention to visit. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 312 pengguna aktif media sosial di Indonesia dan dianalisis menggunakan Partial Least... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/f/brand-awareness-ud-daya-tarik-konsumen-niat-kunjun-thumb-b3950.webp" title="JURIS - Komunikasi Pemasaran Influencer pada Industri Klinik Kecantikan: Pengaruh Kredibilitas Sumber terhadap Brand Awareness dan Customer Trust" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/brand-awareness-ud-daya-tarik-konsumen-niat-kunjun-thumb-b3950.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/brand-awareness-ud-daya-tarik-konsumen-niat-kunjun-thumb-b3950.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/brand-awareness-ud-daya-tarik-konsumen-niat-kunjun-thumb-b3950.webp 1x" title="JURIS - Komunikasi Pemasaran Influencer pada Industri Klinik Kecantikan: Pengaruh Kredibilitas Sumber terhadap Brand Awareness dan Customer Trust" alt="JURIS - Komunikasi Pemasaran Influencer pada Industri Klinik Kecantikan: Pengaruh Kredibilitas Sumber terhadap Brand Awareness dan Customer Trust" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/brand-awareness-ud-daya-tarik-konsumen-niat-kunjun-thumb-5de50.webp" title="JURIS - Komunikasi Pemasaran Influencer pada Industri Klinik Kecantikan: Pengaruh Kredibilitas Sumber terhadap Brand Awareness dan Customer Trust" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/brand-awareness-ud-daya-tarik-konsumen-niat-kunjun-thumb-5de50.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/brand-awareness-ud-daya-tarik-konsumen-niat-kunjun-thumb-5de50.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/brand-awareness-ud-daya-tarik-konsumen-niat-kunjun-thumb-5de50.webp 1x" title="JURIS - Komunikasi Pemasaran Influencer pada Industri Klinik Kecantikan: Pengaruh Kredibilitas Sumber terhadap Brand Awareness dan Customer Trust" alt="JURIS - Komunikasi Pemasaran Influencer pada Industri Klinik Kecantikan: Pengaruh Kredibilitas Sumber terhadap Brand Awareness dan Customer Trust" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/brand-awareness-ud-daya-tarik-konsumen-niat-kunjun-thumb-a5890.webp" title="JURIS - Komunikasi Pemasaran Influencer pada Industri Klinik Kecantikan: Pengaruh Kredibilitas Sumber terhadap Brand Awareness dan Customer Trust" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/brand-awareness-ud-daya-tarik-konsumen-niat-kunjun-thumb-a5890.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/brand-awareness-ud-daya-tarik-konsumen-niat-kunjun-thumb-a5890.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/brand-awareness-ud-daya-tarik-konsumen-niat-kunjun-thumb-a5890.webp 1x" title="JURIS - Komunikasi Pemasaran Influencer pada Industri Klinik Kecantikan: Pengaruh Kredibilitas Sumber terhadap Brand Awareness dan Customer Trust" alt="JURIS - Komunikasi Pemasaran Influencer pada Industri Klinik Kecantikan: Pengaruh Kredibilitas Sumber terhadap Brand Awareness dan Customer Trust" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68076-brand-awareness-ud-daya-tarik-konsumen-niat-kunjun" title="JURIS - Komunikasi Pemasaran Influencer pada Industri Klinik Kecantikan: Pengaruh Kredibilitas Sumber terhadap Brand Awareness dan Customer Trust" target="_blank">Komunikasi Pemasaran Influencer pada Industri Klinik Kecantikan: Pengaruh Kredibilitas Sumber terhadap Brand Awareness dan Customer Trust</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi tentang dampak jangka panjang dari kampanye influencer terhadap loyalitas pelanggan klinik kecantikan. Selain itu, perlu dilakukan penelitian yang membandingkan efektivitas berbagai jenis influencer, seperti selebritas, ahli medis, atau micro-influencer, dalam konteks budaya Indonesia. Arah studi lainnya bisa menggali bagaimana faktor demografis, seperti usia atau lokasi geografis, memengaruhi respons audiens terhadap strategi komunikasi influencer. Ketiga saran ini bertujuan untuk memperluas pemahaman tentang dinamika pengaruh influencer dalam industri layanan estetika medis, sekaligus memberikan panduan strategis bagi manajemen klinik kecantikan dalam merancang kampanye pemasaran yang lebih tepat sasaran..
<br>Penelitian ini berhasil membuktikan bahwa strategi pemasaran digital lewat influencer di media sosial berpengaruh positif dan signifikan dalam meningkatkan kesadaran merek (brand awareness) dan niat berkunjung konsumen ke klinik kecantikan di Indonesia.Dari hasil analisis, kemiripan sifat atau masalah antara influencer dan pengikutnya (similarity) menjadi pendorong paling kuat agar konsumen ingat pada suatu merek klinik.Faktor lain yang juga ikut mendukung ingatan konsumen secara berurutan adalah isi konten yang mendidik (informative value), hiburan dalam konten (entertainment value), serta daya tarik fisik atau penampilan sang influencer (attractiveness).Sebaliknya, keahlian resmi (expertise) dan kejujuran murni (trustworthiness) dari influencer ternyata tidak berpengaruh langsung dalam membuat konsumen tahu atau ingat pada suatu merek klinik kecantikan untuk pertama kalinya.Lebih lanjut, penelitian ini memastikan bahwa kesadaran merek yang kuat adalah modal utama yang paling penting untuk membangun kepercayaan konsumen (customer trust).Pada akhirnya, ketika konsumen sudah tahu dan percaya pada klinik tersebut, rasa cemas mereka terhadap risiko perawatan medis akan berkurang, sehingga perhatian mereka di media sosial bisa berubah menjadi niat nyata untuk datang langsung ke klinik kecantikan
<br>Pertumbuhan industri klinik kecantikan di Indonesia mendorong perusahaan untuk memanfaatkan influencer sebagai bagian dari strategi komunikasi pemasaran digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana kredibilitas influencer dan nilai pesan yang disampaikan memengaruhi pembentukan brand awareness dan customer trust pada konsumen klinik kecantikan di Indonesia. Penelitian didasarkan pada Source Credibility Theory dengan menguji pengaruh informative value, entertainment value, expertise, trustworthiness, attractiveness, dan similarity terhadap brand awareness, serta pengaruh brand awareness terhadap customer trust dan intention to visit. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 312 pengguna aktif media sosial di Indonesia dan dianalisis menggunakan Partial Least...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/f/brand-awareness-ud-daya-tarik-konsumen-niat-kunjun-thumb-5de50.webp" type="image/webp" length="73140" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/brand-awareness-ud-daya-tarik-konsumen-niat-kunjun-thumb-b3950.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/brand-awareness-ud-daya-tarik-konsumen-niat-kunjun-thumb-5de50.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/brand-awareness-ud-daya-tarik-konsumen-niat-kunjun-thumb-a5890.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-375-ug.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15814-mediakom-jurnal-ilmu-komunikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Daya Tarik Wisata Lanskap Sejarah Istana Alwatzikhoebillah Sambas Kalimantan Barat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Daya Tarik Wisata Lanskap Sejarah Istana Alwatzikhoebillah Sambas Kalimantan Barat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Daya Tarik Wisata Lanskap Sejarah Istana Alwatzikhoebillah Sambas Kalimantan Barat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68071-atraksi-wisata-distribusi-sejarah-istana-maimoon</link>
	<guid isPermaLink="false">c6a07b76e67cc778a19e0d5df6c3649a</guid>
	<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 03:13:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ desvira zain ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurnal eksos ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[desvira,eksos,jurnal,view,vol,zain]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak peningkatan aksesibilitas terhadap jumlah wisatawan yang mengunjungi kawasan Istana Alwadzikhoebillah. Selain itu, penelitian dapat fokus pada efektivitas fasilitas interpretasi dalam meningkatkan pengalaman wisatawan. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluasi Daya Tarik Wisata Lanskap Sejarah Istana Alwatzikhoebillah Sambas Kalimantan Barat: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak peningkatan aksesibilitas terhadap jumlah wisatawan yang mengunjungi kawasan Istana Alwadzikhoebillah. Selain itu, penelitian dapat fokus pada efektivitas fasilitas interpretasi dalam meningkatkan pengalaman wisatawan. Selanjutnya, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran masyarakat dalam melestarikan situs sejarah. Penelitian ini dapat menghasilkan rekomendasi untuk pengembangan strategi pengelolaan yang lebih berkelanjutan. Penelitian juga perlu mempertimbangkan keterlibatan komunitas lokal dalam menjaga keaslian lanskap sejarah. Kajian ini dapat menjadi dasar untuk meningkatkan kualitas layanan wisata di kawasan tersebut. Penelitian lanjutan juga harus memperhatikan peran teknologi dalam mempromosikan wisata sejarah. Studi ini harus mengidentifikasi tantangan yang mungkin muncul dalam pengelolaan kawasan wisata sejarah. Akhirnya, penelitian dapat mengusulkan model kerja sama antara pemerintah dan masyarakat untuk memastikan keberlanjutan pengembangan wisata.. Berdasarkan hasil penilaian yang telah dilakukan, bahwa kawasan Istana Alwatzikhoebillah secara aktual memiliki 2 objek dan atraksi wisata dengan kategori sangat potensial (S1) dan 1 objek dan atraksi wisata dengan kategori cukup potensial (S2).Objek dan daya tarik wisata yang ada pada kawasan Istana Alwadzikhoebillah ini memiliki nilai akses yang baik.Semua akses ini dalam kondisi baik yaitu berupa jalan aspal yang rata dan tidak berlubang serta dapat dilewati oleh kendaraan beroda dua dan empat.Hanya saja pada kawasan makan kemudahan akses bernilai kurang dikarenakan terbatasnya area parkir pengunjung.Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan referensi untuk Pemerintah Daerah khususnya Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga kabupaten Sambas dalam pengembangan kawasan wisata sejarah istana Alwadzikhoebillah Sambas.Dalam pengembangannya, daya tarik wisata istana Alwadzikhoebillah perlu dilakukan pengelolaan yang kompehensif dan berkelanjutan Area Istana Alwadzikhoebillah merupakan warisan budaya yang terkait dengan sejarah Sambas kuno. Lanskap bangunan istana berbentuk panggung dan terletak dekat sungai. Sungai adalah infrastruktur utama dalam menjalankan aktivitas sosial dan pemerintahan. Selain kepentingan pemerintahan, keberadaan Area Istana Alwadzikhoebillah dekat sungai juga berdasarkan filosofi masyarakat Melayu yang percaya bahwa lokasi bangunan yang baik adalah tempat dekat sumber air. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan deskriptif untuk menganalisis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/6/atraksi-wisata-distribusi-sejarah-istana-maimoon-a-thumb-72e0e.webp" title="JURIS - Evaluasi Daya Tarik Wisata Lanskap Sejarah Istana Alwatzikhoebillah Sambas Kalimantan Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/atraksi-wisata-distribusi-sejarah-istana-maimoon-a-thumb-72e0e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/atraksi-wisata-distribusi-sejarah-istana-maimoon-a-thumb-72e0e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/atraksi-wisata-distribusi-sejarah-istana-maimoon-a-thumb-72e0e.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Daya Tarik Wisata Lanskap Sejarah Istana Alwatzikhoebillah Sambas Kalimantan Barat" alt="JURIS - Evaluasi Daya Tarik Wisata Lanskap Sejarah Istana Alwatzikhoebillah Sambas Kalimantan Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/atraksi-wisata-distribusi-sejarah-istana-maimoon-a-thumb-9496c.webp" title="JURIS - Evaluasi Daya Tarik Wisata Lanskap Sejarah Istana Alwatzikhoebillah Sambas Kalimantan Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/atraksi-wisata-distribusi-sejarah-istana-maimoon-a-thumb-9496c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/atraksi-wisata-distribusi-sejarah-istana-maimoon-a-thumb-9496c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/atraksi-wisata-distribusi-sejarah-istana-maimoon-a-thumb-9496c.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Daya Tarik Wisata Lanskap Sejarah Istana Alwatzikhoebillah Sambas Kalimantan Barat" alt="JURIS - Evaluasi Daya Tarik Wisata Lanskap Sejarah Istana Alwatzikhoebillah Sambas Kalimantan Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/atraksi-wisata-distribusi-sejarah-istana-maimoon-a-thumb-3731e.webp" title="JURIS - Evaluasi Daya Tarik Wisata Lanskap Sejarah Istana Alwatzikhoebillah Sambas Kalimantan Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/atraksi-wisata-distribusi-sejarah-istana-maimoon-a-thumb-3731e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/atraksi-wisata-distribusi-sejarah-istana-maimoon-a-thumb-3731e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/atraksi-wisata-distribusi-sejarah-istana-maimoon-a-thumb-3731e.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Daya Tarik Wisata Lanskap Sejarah Istana Alwatzikhoebillah Sambas Kalimantan Barat" alt="JURIS - Evaluasi Daya Tarik Wisata Lanskap Sejarah Istana Alwatzikhoebillah Sambas Kalimantan Barat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68071-atraksi-wisata-distribusi-sejarah-istana-maimoon" title="JURIS - Evaluasi Daya Tarik Wisata Lanskap Sejarah Istana Alwatzikhoebillah Sambas Kalimantan Barat" target="_blank">Evaluasi Daya Tarik Wisata Lanskap Sejarah Istana Alwatzikhoebillah Sambas Kalimantan Barat</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak peningkatan aksesibilitas terhadap jumlah wisatawan yang mengunjungi kawasan Istana Alwadzikhoebillah. Selain itu, penelitian dapat fokus pada efektivitas fasilitas interpretasi dalam meningkatkan pengalaman wisatawan. Selanjutnya, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran masyarakat dalam melestarikan situs sejarah. Penelitian ini dapat menghasilkan rekomendasi untuk pengembangan strategi pengelolaan yang lebih berkelanjutan. Penelitian juga perlu mempertimbangkan keterlibatan komunitas lokal dalam menjaga keaslian lanskap sejarah. Kajian ini dapat menjadi dasar untuk meningkatkan kualitas layanan wisata di kawasan tersebut. Penelitian lanjutan juga harus memperhatikan peran teknologi dalam mempromosikan wisata sejarah. Studi ini harus mengidentifikasi tantangan yang mungkin muncul dalam pengelolaan kawasan wisata sejarah. Akhirnya, penelitian dapat mengusulkan model kerja sama antara pemerintah dan masyarakat untuk memastikan keberlanjutan pengembangan wisata..
<br>Berdasarkan hasil penilaian yang telah dilakukan, bahwa kawasan Istana Alwatzikhoebillah secara aktual memiliki 2 objek dan atraksi wisata dengan kategori sangat potensial (S1) dan 1 objek dan atraksi wisata dengan kategori cukup potensial (S2).Objek dan daya tarik wisata yang ada pada kawasan Istana Alwadzikhoebillah ini memiliki nilai akses yang baik.Semua akses ini dalam kondisi baik yaitu berupa jalan aspal yang rata dan tidak berlubang serta dapat dilewati oleh kendaraan beroda dua dan empat.Hanya saja pada kawasan makan kemudahan akses bernilai kurang dikarenakan terbatasnya area parkir pengunjung.Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan referensi untuk Pemerintah Daerah khususnya Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga kabupaten Sambas dalam pengembangan kawasan wisata sejarah istana Alwadzikhoebillah Sambas.Dalam pengembangannya, daya tarik wisata istana Alwadzikhoebillah perlu dilakukan pengelolaan yang kompehensif dan berkelanjutan
<br>Area Istana Alwadzikhoebillah merupakan warisan budaya yang terkait dengan sejarah Sambas kuno. Lanskap bangunan istana berbentuk panggung dan terletak dekat sungai. Sungai adalah infrastruktur utama dalam menjalankan aktivitas sosial dan pemerintahan. Selain kepentingan pemerintahan, keberadaan Area Istana Alwadzikhoebillah dekat sungai juga berdasarkan filosofi masyarakat Melayu yang percaya bahwa lokasi bangunan yang baik adalah tempat dekat sumber air. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan deskriptif untuk menganalisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/6/atraksi-wisata-distribusi-sejarah-istana-maimoon-a-thumb-3731e.webp" type="image/webp" length="84178" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/atraksi-wisata-distribusi-sejarah-istana-maimoon-a-thumb-72e0e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/atraksi-wisata-distribusi-sejarah-istana-maimoon-a-thumb-9496c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/atraksi-wisata-distribusi-sejarah-istana-maimoon-a-thumb-3731e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1653-polnep.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14071-eksos.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Critical Reading Meets Digital Literacy Understanding Scientific Works in a Transformative Age ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Critical Reading Meets Digital Literacy Understanding Scientific Works in a Transformative Age ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Critical Reading Meets Digital Literacy Understanding Scientific Works in a Transformative Age ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68067-literasi-akademik-kritis-siswa-pesantren-tradisi-p</link>
	<guid isPermaLink="false">2f8f07aeaec87ecd3cbef4b3e26e451c</guid>
	<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 00:36:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nhelbourne k ]]></category>
	<category><![CDATA[ nada amalina ]]></category>
	<category><![CDATA[ mustika ayu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amalina,ayu,k,mustika,nada,nhelbourne]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas integrasi membaca kritis dan literasi digital dalam berbagai tingkat pendidikan, seperti pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. 2. Penelitian dapat mengkaji dampak pendidikan etika digital terhadap ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Critical Reading Meets Digital Literacy: Understanding Scientific Works in a Transformative Age: 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas integrasi membaca kritis dan literasi digital dalam berbagai tingkat pendidikan, seperti pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. 2. Penelitian dapat mengkaji dampak pendidikan etika digital terhadap kemampuan berpikir kritis siswa, khususnya dalam konteks penggunaan media sosial dan sumber informasi digital. 3. Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung atau menghambat implementasi kompetensi membaca kritis dan literasi digital di kalangan pendidik dan siswa, serta pengembangan strategi pelatihan guru yang efektif.. Membaca kritis dan literasi digital merupakan kompetensi penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan di era digital.Studi ini menunjukkan bahwa keduanya saling memperkuat dalam membangun kemampuan analitis, kesadaran etis, dan pemahaman mendalam terhadap informasi digital.Integrasi kedua kompetensi ini perlu diterapkan secara sistematis dalam kurikulum dan strategi pembelajaran untuk menghadapi tantangan informasi yang semakin kompleks.Selain itu, pentingnya etika digital dalam pendidikan harus diperkuat untuk memastikan penggunaan teknologi yang bertanggung jawab dan beretika Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara membaca kritis dan literasi digital dalam memperkuat kemampuan siswa dalam memahami karya ilmiah di era transformasi digital. Pertumbuhan pesat informasi digital telah mengubah cara siswa mengakses, membaca, mengevaluasi, dan menggunakan sumber akademik. Namun, perkembangan ini juga menciptakan tantangan, terutama terkait informasi palsu, evaluasi sumber yang lemah, kosa kata akademik terbatas, dan penggunaan teknologi pasif. Studi ini menggunakan metode penelitian perpustakaan dengan mengumpulkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/c/literasi-akademik-kritis-siswa-pesantren-tradisi-p-thumb-389af.webp" title="JURIS - Critical Reading Meets Digital Literacy: Understanding Scientific Works in a Transformative Age" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/literasi-akademik-kritis-siswa-pesantren-tradisi-p-thumb-389af.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/literasi-akademik-kritis-siswa-pesantren-tradisi-p-thumb-389af.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/literasi-akademik-kritis-siswa-pesantren-tradisi-p-thumb-389af.webp 1x" title="JURIS - Critical Reading Meets Digital Literacy: Understanding Scientific Works in a Transformative Age" alt="JURIS - Critical Reading Meets Digital Literacy: Understanding Scientific Works in a Transformative Age" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/c/literasi-akademik-kritis-siswa-pesantren-tradisi-p-thumb-81c77.webp" title="JURIS - Critical Reading Meets Digital Literacy: Understanding Scientific Works in a Transformative Age" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/literasi-akademik-kritis-siswa-pesantren-tradisi-p-thumb-81c77.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/literasi-akademik-kritis-siswa-pesantren-tradisi-p-thumb-81c77.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/literasi-akademik-kritis-siswa-pesantren-tradisi-p-thumb-81c77.webp 1x" title="JURIS - Critical Reading Meets Digital Literacy: Understanding Scientific Works in a Transformative Age" alt="JURIS - Critical Reading Meets Digital Literacy: Understanding Scientific Works in a Transformative Age" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/c/literasi-akademik-kritis-siswa-pesantren-tradisi-p-thumb-dea71.webp" title="JURIS - Critical Reading Meets Digital Literacy: Understanding Scientific Works in a Transformative Age" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/literasi-akademik-kritis-siswa-pesantren-tradisi-p-thumb-dea71.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/literasi-akademik-kritis-siswa-pesantren-tradisi-p-thumb-dea71.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/literasi-akademik-kritis-siswa-pesantren-tradisi-p-thumb-dea71.webp 1x" title="JURIS - Critical Reading Meets Digital Literacy: Understanding Scientific Works in a Transformative Age" alt="JURIS - Critical Reading Meets Digital Literacy: Understanding Scientific Works in a Transformative Age" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68067-literasi-akademik-kritis-siswa-pesantren-tradisi-p" title="JURIS - Critical Reading Meets Digital Literacy: Understanding Scientific Works in a Transformative Age" target="_blank">Critical Reading Meets Digital Literacy: Understanding Scientific Works in a Transformative Age</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas integrasi membaca kritis dan literasi digital dalam berbagai tingkat pendidikan, seperti pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. 2. Penelitian dapat mengkaji dampak pendidikan etika digital terhadap kemampuan berpikir kritis siswa, khususnya dalam konteks penggunaan media sosial dan sumber informasi digital. 3. Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung atau menghambat implementasi kompetensi membaca kritis dan literasi digital di kalangan pendidik dan siswa, serta pengembangan strategi pelatihan guru yang efektif..
<br>Membaca kritis dan literasi digital merupakan kompetensi penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan di era digital.Studi ini menunjukkan bahwa keduanya saling memperkuat dalam membangun kemampuan analitis, kesadaran etis, dan pemahaman mendalam terhadap informasi digital.Integrasi kedua kompetensi ini perlu diterapkan secara sistematis dalam kurikulum dan strategi pembelajaran untuk menghadapi tantangan informasi yang semakin kompleks.Selain itu, pentingnya etika digital dalam pendidikan harus diperkuat untuk memastikan penggunaan teknologi yang bertanggung jawab dan beretika
<br>Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara membaca kritis dan literasi digital dalam memperkuat kemampuan siswa dalam memahami karya ilmiah di era transformasi digital. Pertumbuhan pesat informasi digital telah mengubah cara siswa mengakses, membaca, mengevaluasi, dan menggunakan sumber akademik. Namun, perkembangan ini juga menciptakan tantangan, terutama terkait informasi palsu, evaluasi sumber yang lemah, kosa kata akademik terbatas, dan penggunaan teknologi pasif. Studi ini menggunakan metode penelitian perpustakaan dengan mengumpulkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/c/literasi-akademik-kritis-siswa-pesantren-tradisi-p-thumb-dea71.webp" type="image/webp" length="92148" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/literasi-akademik-kritis-siswa-pesantren-tradisi-p-thumb-389af.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/literasi-akademik-kritis-siswa-pesantren-tradisi-p-thumb-81c77.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/literasi-akademik-kritis-siswa-pesantren-tradisi-p-thumb-dea71.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6385-iistr.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15929-bei.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Artificial Intelligence in Classroom Learning ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Artificial Intelligence in Classroom Learning ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Artificial Intelligence in Classroom Learning ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68065-kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-keterlibatan</link>
	<guid isPermaLink="false">2c3271336e48abca49566e3601f035df</guid>
	<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 00:26:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nhelbourne k ]]></category>
	<category><![CDATA[ nada amalina ]]></category>
	<category><![CDATA[ mustika ayu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amalina,ayu,k,mustika,nada,nhelbourne]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan AI dalam pembelajaran berbasis proyek untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan keterampilan pemecahan masalah. Selain itu, penelitian perlu mengkaji bagaimana AI dapat memperkuat pembelajaran kolaboratif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Artificial Intelligence in Classroom Learning: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan AI dalam pembelajaran berbasis proyek untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan keterampilan pemecahan masalah. Selain itu, penelitian perlu mengkaji bagaimana AI dapat memperkuat pembelajaran kolaboratif melalui analisis data kinerja siswa secara real-time. Ide lainnya adalah mengembangkan pendekatan instruksi berbasis pertanyaan yang didukung AI untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kemandirian belajar. Penelitian juga dapat mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan AI terhadap perkembangan mindset pertumbuhan siswa dalam lingkungan pembelajaran digital. Selain itu, penelitian perlu mengembangkan kerangka kerja etika penggunaan AI yang mencakup transparansi, privasi data, dan keadilan akses. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran guru dalam memfasilitasi keseimbangan antara teknologi dan proses kognitif manusia untuk memastikan pembelajaran yang efektif dan berkelanjutan.. Kecerdasan buatan telah menjadi teknologi yang berpengaruh yang mengubah praktik pendidikan menjadi kelas modern.Integrasi AI menawarkan berbagai peluang untuk meningkatkan pengalaman belajar, termasuk instruksi personalisasi, umpan balik adaptif, dan keterlibatan siswa yang lebih baik.Namun, efektivitas AI dalam pendidikan tergantung pada bagaimana ia diimplementasikan dalam proses pembelajaran.Ketika digunakan secara tepat, AI dapat berfungsi sebagai mitra pembelajaran yang menstimulasi rasa ingin tahu, mendukung berpikir kritis, dan mendorong pembelajaran reflektif.Studi ini menekankan pentingnya menggabungkan integrasi AI dengan prinsip mindset pertumbuhan.Siswa yang melihat kesalahan sebagai peluang pembelajaran lebih mungkin memperoleh manfaat dari lingkungan pembelajaran berbasis AI.Guru memainkan peran krusial dalam membimbing siswa menggunakan AI secara bertanggung jawab dan kritis.Dengan menempatkan AI sebagai stimulus pembelajaran daripada pengganti pemikiran manusia, pendidik dapat membentuk kebiasaan belajar mandiri dan memperkuat kemampuan pemecahan masalah siswa.Penelitian lanjutan perlu mengeksplorasi model kelas nyata yang mengintegrasikan AI dengan pendekatan pedagogis seperti pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran kolaboratif, dan instruksi berbasis pertanyaan Perkembangan pesat kecerdasan buatan (AI) telah secara signifikan mengubah praktik pendidikan, terutama dalam lingkungan pembelajaran kelas. Meskipun AI memberikan peluang pembelajaran personalisasi, umpan balik adaptif, dan keterlibatan yang meningkat, kekhawatiran juga muncul mengenai ketergantungan siswa dan berkurangnya kemampuan berpikir kritis. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi AI dalam pembelajaran kelas dan hubungannya dengan pengembangan mindset pertumbuhan di kalangan siswa. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian menganalisis strategi pembelajaran kelas yang menggunakan AI sebagai mitra belajar kolaboratif daripada pengganti kognisi manusia. Data dikumpulkan melalui studi pustaka dan observasi pembelajaran kelas fokus... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/5/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-keterlibatan-si-thumb-c7d7a.webp" title="JURIS - Artificial Intelligence in Classroom Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-keterlibatan-si-thumb-c7d7a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-keterlibatan-si-thumb-c7d7a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-keterlibatan-si-thumb-c7d7a.webp 1x" title="JURIS - Artificial Intelligence in Classroom Learning" alt="JURIS - Artificial Intelligence in Classroom Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/5/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-keterlibatan-si-thumb-4fcd6.webp" title="JURIS - Artificial Intelligence in Classroom Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-keterlibatan-si-thumb-4fcd6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-keterlibatan-si-thumb-4fcd6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-keterlibatan-si-thumb-4fcd6.webp 1x" title="JURIS - Artificial Intelligence in Classroom Learning" alt="JURIS - Artificial Intelligence in Classroom Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/5/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-keterlibatan-si-thumb-829d1.webp" title="JURIS - Artificial Intelligence in Classroom Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-keterlibatan-si-thumb-829d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-keterlibatan-si-thumb-829d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-keterlibatan-si-thumb-829d1.webp 1x" title="JURIS - Artificial Intelligence in Classroom Learning" alt="JURIS - Artificial Intelligence in Classroom Learning" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68065-kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-keterlibatan" title="JURIS - Artificial Intelligence in Classroom Learning" target="_blank">Artificial Intelligence in Classroom Learning</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan AI dalam pembelajaran berbasis proyek untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan keterampilan pemecahan masalah. Selain itu, penelitian perlu mengkaji bagaimana AI dapat memperkuat pembelajaran kolaboratif melalui analisis data kinerja siswa secara real-time. Ide lainnya adalah mengembangkan pendekatan instruksi berbasis pertanyaan yang didukung AI untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kemandirian belajar. Penelitian juga dapat mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan AI terhadap perkembangan mindset pertumbuhan siswa dalam lingkungan pembelajaran digital. Selain itu, penelitian perlu mengembangkan kerangka kerja etika penggunaan AI yang mencakup transparansi, privasi data, dan keadilan akses. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran guru dalam memfasilitasi keseimbangan antara teknologi dan proses kognitif manusia untuk memastikan pembelajaran yang efektif dan berkelanjutan..
<br>Kecerdasan buatan telah menjadi teknologi yang berpengaruh yang mengubah praktik pendidikan menjadi kelas modern.Integrasi AI menawarkan berbagai peluang untuk meningkatkan pengalaman belajar, termasuk instruksi personalisasi, umpan balik adaptif, dan keterlibatan siswa yang lebih baik.Namun, efektivitas AI dalam pendidikan tergantung pada bagaimana ia diimplementasikan dalam proses pembelajaran.Ketika digunakan secara tepat, AI dapat berfungsi sebagai mitra pembelajaran yang menstimulasi rasa ingin tahu, mendukung berpikir kritis, dan mendorong pembelajaran reflektif.Studi ini menekankan pentingnya menggabungkan integrasi AI dengan prinsip mindset pertumbuhan.Siswa yang melihat kesalahan sebagai peluang pembelajaran lebih mungkin memperoleh manfaat dari lingkungan pembelajaran berbasis AI.Guru memainkan peran krusial dalam membimbing siswa menggunakan AI secara bertanggung jawab dan kritis.Dengan menempatkan AI sebagai stimulus pembelajaran daripada pengganti pemikiran manusia, pendidik dapat membentuk kebiasaan belajar mandiri dan memperkuat kemampuan pemecahan masalah siswa.Penelitian lanjutan perlu mengeksplorasi model kelas nyata yang mengintegrasikan AI dengan pendekatan pedagogis seperti pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran kolaboratif, dan instruksi berbasis pertanyaan
<br>Perkembangan pesat kecerdasan buatan (AI) telah secara signifikan mengubah praktik pendidikan, terutama dalam lingkungan pembelajaran kelas. Meskipun AI memberikan peluang pembelajaran personalisasi, umpan balik adaptif, dan keterlibatan yang meningkat, kekhawatiran juga muncul mengenai ketergantungan siswa dan berkurangnya kemampuan berpikir kritis. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi AI dalam pembelajaran kelas dan hubungannya dengan pengembangan mindset pertumbuhan di kalangan siswa. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian menganalisis strategi pembelajaran kelas yang menggunakan AI sebagai mitra belajar kolaboratif daripada pengganti kognisi manusia. Data dikumpulkan melalui studi pustaka dan observasi pembelajaran kelas fokus...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/5/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-keterlibatan-si-thumb-c7d7a.webp" type="image/webp" length="146412" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-keterlibatan-si-thumb-c7d7a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-keterlibatan-si-thumb-4fcd6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-keterlibatan-si-thumb-829d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6385-iistr.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15929-bei.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Growth Mindset in Educational Psychology Between Conceptual Promise and Pedagogical Misuse ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Growth Mindset in Educational Psychology Between Conceptual Promise and Pedagogical Misuse ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Growth Mindset in Educational Psychology Between Conceptual Promise and Pedagogical Misuse ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68066-artikel-opini-narasi-attributes-growth-mindset-gro</link>
	<guid isPermaLink="false">613f561cc7183c3e20c17a82015cd2ed</guid>
	<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 00:19:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nhelbourne k ]]></category>
	<category><![CDATA[ nada amalina ]]></category>
	<category><![CDATA[ mustika ayu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amalina,ayu,k,mustika,nada,nhelbourne]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki bagaimana lingkungan belajar secara sistematis berkomunikasi pesan tentang kemampuan, perbaikan, dan kegagalan secara jangka panjang. Ini termasuk memeriksa bagaimana praktik penilaian, bahasa umpan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Growth Mindset in Educational Psychology: Between Conceptual Promise and Pedagogical Misuse: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki bagaimana lingkungan belajar secara sistematis berkomunikasi pesan tentang kemampuan, perbaikan, dan kegagalan secara jangka panjang. Ini termasuk memeriksa bagaimana praktik penilaian, bahasa umpan balik, dan norma kelas berinteraksi dengan sistem keyakinan siswa. Penerapan growth mindset yang bertanggung jawab secara psikologis memerlukan keselarasan antara intervensi yang berorientasi keyakinan dan struktur pedagogis. Tanpa keselarasan ini, growth mindset tetap menarik secara retorika tetapi rapuh secara ilmiah. Memulihkan nilainya memerlukan pemulihan kedalaman teoritis dan menempatkannya dengan tegas dalam ekologi pengajaran dan pembelajaran yang kompleks.. Artikel opini ini berpendapat bahwa penggunaan growth mindset saat ini dalam pendidikan mencerminkan transformasi problematis dari konstruk psikologis yang berakar pada ideologi pedagogis.Daripada berfungsi sebagai kerangka penjelasan yang canggih yang mempertimbangkan interaksi antara keyakinan, konteks, dan proses belajar, growth mindset sering kali dioperasionalisasikan sebagai larangan moral yang ditujukan kepada pelajar.Pelajar didorong - secara eksplisit atau implisit - untuk "mengadopsi" growth mindset sebagai tanggung jawab pribadi, terlepas dari batasan struktural dan pedagogis yang membentuk pengalaman belajar mereka.Dari sudut pandang psikologis, moralisasi mindset ini menimbulkan kekhawatiran serius.Ketika growth mindset diposisikan sebagai kewajiban individu, kesulitan belajar berisiko ditafsirkan sebagai bukti upaya yang tidak cukup atau sikap yang tidak tepat, bukan sebagai indikator instruksi yang tidak sesuai atau kondisi belajar yang tidak adil.Kerangka ini tidak hanya menyalahartikan maksud teoritis asli growth mindset, tetapi juga melemahkan validitas penjelasannya.Psikologi pendidikan telah lama menekankan bahwa hasil belajar dihasilkan melalui interaksi antara karakteristik pelajar, desain instruksional, dan konteks sosial-institusional.Memisahkan growth mindset dari variabel-variabel yang saling berinteraksi ini melemahkan kohesi ilmiahnya.Selain itu, penerapan ideologis growth mindset berisiko memindahkan tanggung jawab kegagalan pendidikan dari institusi ke pelajar individu.Dalam sistem yang ditandai dengan penilaian taruhan tinggi, kurikulum kaku, dan dukungan pedagogis terbatas, diskursus growth mindset dapat berfungsi sebagai narasi legitimasi yang mengaburkan kekurangan struktural.Sebaliknya, retorika growth mindset dapat secara tidak sengaja menormalisasi mereka dengan menyarankan bahwa ketekunan saja cukup untuk mengatasi hambatan sistemik.Artikel ini tidak menolak growth mindset sebagai konstruk, tetapi menyerukan pemeriksaan kembali cara growth mindset dikonstruksikan dan diterapkan dalam psikologi pendidikan.Untuk mempertahankan integritas teoritisnya, growth mindset harus dipahami sebagai sistem keyakinan yang sensitif terhadap konteks yang dibentuk oleh praktik instruksional, struktur umpan balik, dan norma institusional.Tanpa keselarasan ini, growth mindset berisiko menjadi bukan alat untuk memahami belajar, tetapi ideologi yang nyaman yang menyederhanakan masalah pendidikan yang kompleks menjadi masalah disposisi individu Growth mindset telah banyak diadopsi dalam psikologi pendidikan sebagai konstruk yang mendorong motivasi, ketahanan, dan ketekunan akademik. Namun, penyebarannya yang cepat ke dalam praktik pendidikan disertai dengan pelunturan konsep dan penyalahgunaan pedagogis. Artikel opini ini secara kritis memeriksa penerapan growth mindset saat ini di lingkungan pendidikan, dengan argumen bahwa hal ini semakin banyak dikurangi menjadi slogan motivasi yang terlepas dari kualitas instruksional, sistem penilaian, dan tanggung jawab institusional. Mengacu pada literatur psikologi pendidikan dan ilmu belajar, artikel ini memaparkan interpretasi individualistik dan dekontekstualisasi growth mindset serta risiko moralisasi upaya sambil mengaburkan ketidaksamaan struktural. Daripada menolak konstruk ini, artikel ini menyerukan agar growth mindset dikaji ulang sebagai kerangka teoritis yang berakar,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/9/artikel-opini-narasi-attributes-growth-mindset-per-thumb-4958a.webp" title="JURIS - Growth Mindset in Educational Psychology: Between Conceptual Promise and Pedagogical Misuse" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/artikel-opini-narasi-attributes-growth-mindset-per-thumb-4958a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/artikel-opini-narasi-attributes-growth-mindset-per-thumb-4958a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/artikel-opini-narasi-attributes-growth-mindset-per-thumb-4958a.webp 1x" title="JURIS - Growth Mindset in Educational Psychology: Between Conceptual Promise and Pedagogical Misuse" alt="JURIS - Growth Mindset in Educational Psychology: Between Conceptual Promise and Pedagogical Misuse" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/artikel-opini-narasi-attributes-growth-mindset-per-thumb-f3f34.webp" title="JURIS - Growth Mindset in Educational Psychology: Between Conceptual Promise and Pedagogical Misuse" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/artikel-opini-narasi-attributes-growth-mindset-per-thumb-f3f34.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/artikel-opini-narasi-attributes-growth-mindset-per-thumb-f3f34.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/artikel-opini-narasi-attributes-growth-mindset-per-thumb-f3f34.webp 1x" title="JURIS - Growth Mindset in Educational Psychology: Between Conceptual Promise and Pedagogical Misuse" alt="JURIS - Growth Mindset in Educational Psychology: Between Conceptual Promise and Pedagogical Misuse" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/artikel-opini-narasi-attributes-growth-mindset-per-thumb-6eb89.webp" title="JURIS - Growth Mindset in Educational Psychology: Between Conceptual Promise and Pedagogical Misuse" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/artikel-opini-narasi-attributes-growth-mindset-per-thumb-6eb89.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/artikel-opini-narasi-attributes-growth-mindset-per-thumb-6eb89.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/artikel-opini-narasi-attributes-growth-mindset-per-thumb-6eb89.webp 1x" title="JURIS - Growth Mindset in Educational Psychology: Between Conceptual Promise and Pedagogical Misuse" alt="JURIS - Growth Mindset in Educational Psychology: Between Conceptual Promise and Pedagogical Misuse" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68066-artikel-opini-narasi-attributes-growth-mindset-gro" title="JURIS - Growth Mindset in Educational Psychology: Between Conceptual Promise and Pedagogical Misuse" target="_blank">Growth Mindset in Educational Psychology: Between Conceptual Promise and Pedagogical Misuse</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki bagaimana lingkungan belajar secara sistematis berkomunikasi pesan tentang kemampuan, perbaikan, dan kegagalan secara jangka panjang. Ini termasuk memeriksa bagaimana praktik penilaian, bahasa umpan balik, dan norma kelas berinteraksi dengan sistem keyakinan siswa. Penerapan growth mindset yang bertanggung jawab secara psikologis memerlukan keselarasan antara intervensi yang berorientasi keyakinan dan struktur pedagogis. Tanpa keselarasan ini, growth mindset tetap menarik secara retorika tetapi rapuh secara ilmiah. Memulihkan nilainya memerlukan pemulihan kedalaman teoritis dan menempatkannya dengan tegas dalam ekologi pengajaran dan pembelajaran yang kompleks..
<br>Artikel opini ini berpendapat bahwa penggunaan growth mindset saat ini dalam pendidikan mencerminkan transformasi problematis dari konstruk psikologis yang berakar pada ideologi pedagogis.Daripada berfungsi sebagai kerangka penjelasan yang canggih yang mempertimbangkan interaksi antara keyakinan, konteks, dan proses belajar, growth mindset sering kali dioperasionalisasikan sebagai larangan moral yang ditujukan kepada pelajar.Pelajar didorong - secara eksplisit atau implisit - untuk "mengadopsi" growth mindset sebagai tanggung jawab pribadi, terlepas dari batasan struktural dan pedagogis yang membentuk pengalaman belajar mereka.Dari sudut pandang psikologis, moralisasi mindset ini menimbulkan kekhawatiran serius.Ketika growth mindset diposisikan sebagai kewajiban individu, kesulitan belajar berisiko ditafsirkan sebagai bukti upaya yang tidak cukup atau sikap yang tidak tepat, bukan sebagai indikator instruksi yang tidak sesuai atau kondisi belajar yang tidak adil.Kerangka ini tidak hanya menyalahartikan maksud teoritis asli growth mindset, tetapi juga melemahkan validitas penjelasannya.Psikologi pendidikan telah lama menekankan bahwa hasil belajar dihasilkan melalui interaksi antara karakteristik pelajar, desain instruksional, dan konteks sosial-institusional.Memisahkan growth mindset dari variabel-variabel yang saling berinteraksi ini melemahkan kohesi ilmiahnya.Selain itu, penerapan ideologis growth mindset berisiko memindahkan tanggung jawab kegagalan pendidikan dari institusi ke pelajar individu.Dalam sistem yang ditandai dengan penilaian taruhan tinggi, kurikulum kaku, dan dukungan pedagogis terbatas, diskursus growth mindset dapat berfungsi sebagai narasi legitimasi yang mengaburkan kekurangan struktural.Sebaliknya, retorika growth mindset dapat secara tidak sengaja menormalisasi mereka dengan menyarankan bahwa ketekunan saja cukup untuk mengatasi hambatan sistemik.Artikel ini tidak menolak growth mindset sebagai konstruk, tetapi menyerukan pemeriksaan kembali cara growth mindset dikonstruksikan dan diterapkan dalam psikologi pendidikan.Untuk mempertahankan integritas teoritisnya, growth mindset harus dipahami sebagai sistem keyakinan yang sensitif terhadap konteks yang dibentuk oleh praktik instruksional, struktur umpan balik, dan norma institusional.Tanpa keselarasan ini, growth mindset berisiko menjadi bukan alat untuk memahami belajar, tetapi ideologi yang nyaman yang menyederhanakan masalah pendidikan yang kompleks menjadi masalah disposisi individu
<br>Growth mindset telah banyak diadopsi dalam psikologi pendidikan sebagai konstruk yang mendorong motivasi, ketahanan, dan ketekunan akademik. Namun, penyebarannya yang cepat ke dalam praktik pendidikan disertai dengan pelunturan konsep dan penyalahgunaan pedagogis. Artikel opini ini secara kritis memeriksa penerapan growth mindset saat ini di lingkungan pendidikan, dengan argumen bahwa hal ini semakin banyak dikurangi menjadi slogan motivasi yang terlepas dari kualitas instruksional, sistem penilaian, dan tanggung jawab institusional. Mengacu pada literatur psikologi pendidikan dan ilmu belajar, artikel ini memaparkan interpretasi individualistik dan dekontekstualisasi growth mindset serta risiko moralisasi upaya sambil mengaburkan ketidaksamaan struktural. Daripada menolak konstruk ini, artikel ini menyerukan agar growth mindset dikaji ulang sebagai kerangka teoritis yang berakar,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/9/artikel-opini-narasi-attributes-growth-mindset-per-thumb-4958a.webp" type="image/webp" length="93104" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/artikel-opini-narasi-attributes-growth-mindset-per-thumb-4958a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/artikel-opini-narasi-attributes-growth-mindset-per-thumb-f3f34.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/artikel-opini-narasi-attributes-growth-mindset-per-thumb-6eb89.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6385-iistr.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15929-bei.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Nexus of Professional Commitment and Instructional Quality ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Nexus of Professional Commitment and Instructional Quality ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Nexus of Professional Commitment and Instructional Quality ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68061-komitmen-profesional-normatif-india-manaj</link>
	<guid isPermaLink="false">7629d113ff6000c1f5b51861b1b1e568</guid>
	<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 00:15:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nhelbourne k ]]></category>
	<category><![CDATA[ nada amalina ]]></category>
	<category><![CDATA[ mustika ayu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amalina,ayu,k,mustika,nada,nhelbourne]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki mekanisme spesifik di mana komitmen profesional mempengaruhi kualitas instruksional. Apakah komitmen tersebut ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Nexus of Professional Commitment and Instructional Quality: Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki mekanisme spesifik di mana komitmen profesional mempengaruhi kualitas instruksional. Apakah komitmen tersebut mendorong investasi yang lebih besar dalam perencanaan pelajaran, manajemen kelas yang lebih proaktif, atau ketekunan dalam menerapkan strategi instruksional yang menantang? Penelitian kualitatif atau campuran metode dapat memberikan wawasan yang kaya tentang bagaimana rasa tanggung jawab moral dan keterikatan emosional guru tercermin dalam keputusan instruksional harian dan interaksi mereka dengan siswa. Kedua, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi apakah hubungan antara komitmen profesional dan kualitas instruksional dimoderasi oleh faktor-faktor tingkat sekolah seperti dukungan kepemimpinan, iklim kolegial, atau ketersediaan sumber daya. Pemahaman yang lebih dalam tentang interaksi ini dapat membantu mengembangkan strategi intervensi yang lebih efektif untuk meningkatkan kualitas instruksional. Ketiga, penelitian serupa dapat dilakukan di divisi dan wilayah lain di Filipina untuk menentukan keterapan temuan ini secara lebih luas. Penelitian yang menggunakan pendekatan campuran metode dan desain longitudinal dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang mekanisme kausal yang menghubungkan komitmen profesional, kualitas instruksional, dan hasil belajar siswa dalam jangka panjang.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa guru-guru di sekolah dasar negeri di Divisi Zamboanga del Norte memiliki komitmen profesional yang sangat tinggi, terutama didorong oleh rasa tanggung jawab moral dan keterikatan emosional.Mereka juga menunjukkan kualitas instruksional yang sangat tinggi, terutama dalam hal dukungan siswa dan pengelolaan kelas.Korelasi positif yang kuat antara komitmen profesional dan kualitas instruksional menunjukkan bahwa guru-guru yang memiliki komitmen profesional yang kuat cenderung menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan memfasilitasi pembelajaran yang bermakna.Temuan ini memberikan wawasan berharga bagi kepemimpinan sekolah dan pengembangan profesional yang terarah dalam pembelajaran yang mengaktifkan kognitif Sebuah penelitian kuantitatif dengan desain korelasional deskriptif dilakukan terhadap 1.579 guru sekolah dasar negeri di Divisi Zamboanga del Norte, Filipina. Penelitian ini mengukur komitmen profesional menggunakan adaptasi dari Three-Component Model, sementara kualitas instruksional dinilai menggunakan kerangka Three Basic Dimensions. Analisis data menggunakan koefisien korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan tingkat komitmen profesional dan kualitas instruksional yang sangat tinggi. Komitmen normatif dan dukungan siswa muncul sebagai dimensi terkuat masing-masing. Ditemukan korelasi positif yang signifikan antara kedua variabel tersebut. Penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa rasa tanggung jawab moral dan keterikatan emosional... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/9/komitmen-profesional-normatif-india-manajemen-kela-thumb-92647.webp" title="JURIS - The Nexus of Professional Commitment and Instructional Quality" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/komitmen-profesional-normatif-india-manajemen-kela-thumb-92647.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/komitmen-profesional-normatif-india-manajemen-kela-thumb-92647.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/komitmen-profesional-normatif-india-manajemen-kela-thumb-92647.webp 1x" title="JURIS - The Nexus of Professional Commitment and Instructional Quality" alt="JURIS - The Nexus of Professional Commitment and Instructional Quality" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/9/komitmen-profesional-normatif-india-manajemen-kela-thumb-34628.webp" title="JURIS - The Nexus of Professional Commitment and Instructional Quality" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/komitmen-profesional-normatif-india-manajemen-kela-thumb-34628.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/komitmen-profesional-normatif-india-manajemen-kela-thumb-34628.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/komitmen-profesional-normatif-india-manajemen-kela-thumb-34628.webp 1x" title="JURIS - The Nexus of Professional Commitment and Instructional Quality" alt="JURIS - The Nexus of Professional Commitment and Instructional Quality" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/9/komitmen-profesional-normatif-india-manajemen-kela-thumb-4496d.webp" title="JURIS - The Nexus of Professional Commitment and Instructional Quality" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/komitmen-profesional-normatif-india-manajemen-kela-thumb-4496d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/komitmen-profesional-normatif-india-manajemen-kela-thumb-4496d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/komitmen-profesional-normatif-india-manajemen-kela-thumb-4496d.webp 1x" title="JURIS - The Nexus of Professional Commitment and Instructional Quality" alt="JURIS - The Nexus of Professional Commitment and Instructional Quality" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68061-komitmen-profesional-normatif-india-manaj" title="JURIS - The Nexus of Professional Commitment and Instructional Quality" target="_blank">The Nexus of Professional Commitment and Instructional Quality</a>: Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki mekanisme spesifik di mana komitmen profesional mempengaruhi kualitas instruksional. Apakah komitmen tersebut mendorong investasi yang lebih besar dalam perencanaan pelajaran, manajemen kelas yang lebih proaktif, atau ketekunan dalam menerapkan strategi instruksional yang menantang? Penelitian kualitatif atau campuran metode dapat memberikan wawasan yang kaya tentang bagaimana rasa tanggung jawab moral dan keterikatan emosional guru tercermin dalam keputusan instruksional harian dan interaksi mereka dengan siswa. Kedua, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi apakah hubungan antara komitmen profesional dan kualitas instruksional dimoderasi oleh faktor-faktor tingkat sekolah seperti dukungan kepemimpinan, iklim kolegial, atau ketersediaan sumber daya. Pemahaman yang lebih dalam tentang interaksi ini dapat membantu mengembangkan strategi intervensi yang lebih efektif untuk meningkatkan kualitas instruksional. Ketiga, penelitian serupa dapat dilakukan di divisi dan wilayah lain di Filipina untuk menentukan keterapan temuan ini secara lebih luas. Penelitian yang menggunakan pendekatan campuran metode dan desain longitudinal dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang mekanisme kausal yang menghubungkan komitmen profesional, kualitas instruksional, dan hasil belajar siswa dalam jangka panjang..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa guru-guru di sekolah dasar negeri di Divisi Zamboanga del Norte memiliki komitmen profesional yang sangat tinggi, terutama didorong oleh rasa tanggung jawab moral dan keterikatan emosional.Mereka juga menunjukkan kualitas instruksional yang sangat tinggi, terutama dalam hal dukungan siswa dan pengelolaan kelas.Korelasi positif yang kuat antara komitmen profesional dan kualitas instruksional menunjukkan bahwa guru-guru yang memiliki komitmen profesional yang kuat cenderung menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan memfasilitasi pembelajaran yang bermakna.Temuan ini memberikan wawasan berharga bagi kepemimpinan sekolah dan pengembangan profesional yang terarah dalam pembelajaran yang mengaktifkan kognitif
<br>Sebuah penelitian kuantitatif dengan desain korelasional deskriptif dilakukan terhadap 1.579 guru sekolah dasar negeri di Divisi Zamboanga del Norte, Filipina. Penelitian ini mengukur komitmen profesional menggunakan adaptasi dari Three-Component Model, sementara kualitas instruksional dinilai menggunakan kerangka Three Basic Dimensions. Analisis data menggunakan koefisien korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan tingkat komitmen profesional dan kualitas instruksional yang sangat tinggi. Komitmen normatif dan dukungan siswa muncul sebagai dimensi terkuat masing-masing. Ditemukan korelasi positif yang signifikan antara kedua variabel tersebut. Penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa rasa tanggung jawab moral dan keterikatan emosional...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/9/komitmen-profesional-normatif-india-manajemen-kela-thumb-34628.webp" type="image/webp" length="93120" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/komitmen-profesional-normatif-india-manajemen-kela-thumb-92647.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/komitmen-profesional-normatif-india-manajemen-kela-thumb-34628.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/komitmen-profesional-normatif-india-manajemen-kela-thumb-4496d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6385-iistr.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15929-bei.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Enhancing Critical Thinking with Gen AI A Literature Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Enhancing Critical Thinking with Gen AI A Literature Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Enhancing Critical Thinking with Gen AI A Literature Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68069-kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-literasi</link>
	<guid isPermaLink="false">84b3736401b91e606a11de7f1727869b</guid>
	<pubDate>Mon, 21 Sep 2026 23:32:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nhelbourne k ]]></category>
	<category><![CDATA[ nada amalina ]]></category>
	<category><![CDATA[ mustika ayu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amalina,ayu,k,mustika,nada,nhelbourne]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan perlu mengkaji implikasi etis penggunaan Gen AI dalam pendidikan, terutama terkait bias dan akurasi data. Selain itu, pengembangan kerangka literasi AI yang komprehensif perlu dilakukan untuk memastikan penggunaan alat ini secara bertanggung ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Enhancing Critical Thinking with Gen AI: A Literature Review: Penelitian lanjutan perlu mengkaji implikasi etis penggunaan Gen AI dalam pendidikan, terutama terkait bias dan akurasi data. Selain itu, pengembangan kerangka literasi AI yang komprehensif perlu dilakukan untuk memastikan penggunaan alat ini secara bertanggung jawab. Penelitian juga dapat mengeksplorasi potensi alat kolaboratif berbasis AI untuk memperkuat pembelajaran berbasis teman dan meningkatkan keterampilan berpikir kritis melalui interaksi manusia-mesin yang lebih efektif.. Kemunculan kecerdasan buatan generatif (Gen AI) telah mengubah lingkungan pendidikan, dengan kemampuan berpikir kritis menjadi keterampilan inti yang ditingkatkan oleh teknologi ini.Penelitian ini menunjukkan bahwa alat Gen AI seperti ChatGPT berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kolaborasi, keterampilan berpikir kritis, dan pendekatan pedagogis inovatif di pendidikan tinggi.Namun, tantangan seperti bias, etika, dan akurasi tetap menjadi isu kritis yang perlu diperhatikan.Ulasan ini menegaskan potensi transformasional Gen AI dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis abad ke-21 dan memanggil penelitian lintas disiplin untuk menghadapi implikasi kompleksnya Kemunculan kecerdasan buatan generatif (Gen AI) telah memicu perubahan transformasional di berbagai bidang pendidikan, dengan kemampuan berpikir kritis menjadi keterampilan utama yang ditingkatkan oleh teknologi ini. Ulasan literatur ini mengeksplorasi penerapan alat Gen AI seperti ChatGPT dan sistem yang ditingkatkan AI dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis di pendidikan tinggi. Penelitian ini meninjau peran AI dalam pembelajaran kolaboratif, penulisan akademik, dan pendekatan pedagogis inovatif, menekankan kemampuannya dalam mendukung pengembangan keterampilan lunak, memperkuat kerangka pembelajaran berbasis teman, serta meredefinisi praktik penilaian. Melalui analisis tema, studi ini mengelompokkan temuan ke dalam area kritis seperti peran Gen AI dalam pengembangan keterampilan kognitif, potensinya dalam kolaborasi,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/d/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-gen-ai-literasi-thumb-87ce3.webp" title="JURIS - Enhancing Critical Thinking with Gen AI: A Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-gen-ai-literasi-thumb-87ce3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-gen-ai-literasi-thumb-87ce3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-gen-ai-literasi-thumb-87ce3.webp 1x" title="JURIS - Enhancing Critical Thinking with Gen AI: A Literature Review" alt="JURIS - Enhancing Critical Thinking with Gen AI: A Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/d/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-gen-ai-literasi-thumb-3ff30.webp" title="JURIS - Enhancing Critical Thinking with Gen AI: A Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-gen-ai-literasi-thumb-3ff30.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-gen-ai-literasi-thumb-3ff30.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-gen-ai-literasi-thumb-3ff30.webp 1x" title="JURIS - Enhancing Critical Thinking with Gen AI: A Literature Review" alt="JURIS - Enhancing Critical Thinking with Gen AI: A Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/d/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-gen-ai-literasi-thumb-28ada.webp" title="JURIS - Enhancing Critical Thinking with Gen AI: A Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-gen-ai-literasi-thumb-28ada.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-gen-ai-literasi-thumb-28ada.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-gen-ai-literasi-thumb-28ada.webp 1x" title="JURIS - Enhancing Critical Thinking with Gen AI: A Literature Review" alt="JURIS - Enhancing Critical Thinking with Gen AI: A Literature Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68069-kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-literasi" title="JURIS - Enhancing Critical Thinking with Gen AI: A Literature Review" target="_blank">Enhancing Critical Thinking with Gen AI: A Literature Review</a>: Penelitian lanjutan perlu mengkaji implikasi etis penggunaan Gen AI dalam pendidikan, terutama terkait bias dan akurasi data. Selain itu, pengembangan kerangka literasi AI yang komprehensif perlu dilakukan untuk memastikan penggunaan alat ini secara bertanggung jawab. Penelitian juga dapat mengeksplorasi potensi alat kolaboratif berbasis AI untuk memperkuat pembelajaran berbasis teman dan meningkatkan keterampilan berpikir kritis melalui interaksi manusia-mesin yang lebih efektif..
<br>Kemunculan kecerdasan buatan generatif (Gen AI) telah mengubah lingkungan pendidikan, dengan kemampuan berpikir kritis menjadi keterampilan inti yang ditingkatkan oleh teknologi ini.Penelitian ini menunjukkan bahwa alat Gen AI seperti ChatGPT berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kolaborasi, keterampilan berpikir kritis, dan pendekatan pedagogis inovatif di pendidikan tinggi.Namun, tantangan seperti bias, etika, dan akurasi tetap menjadi isu kritis yang perlu diperhatikan.Ulasan ini menegaskan potensi transformasional Gen AI dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis abad ke-21 dan memanggil penelitian lintas disiplin untuk menghadapi implikasi kompleksnya
<br>Kemunculan kecerdasan buatan generatif (Gen AI) telah memicu perubahan transformasional di berbagai bidang pendidikan, dengan kemampuan berpikir kritis menjadi keterampilan utama yang ditingkatkan oleh teknologi ini. Ulasan literatur ini mengeksplorasi penerapan alat Gen AI seperti ChatGPT dan sistem yang ditingkatkan AI dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis di pendidikan tinggi. Penelitian ini meninjau peran AI dalam pembelajaran kolaboratif, penulisan akademik, dan pendekatan pedagogis inovatif, menekankan kemampuannya dalam mendukung pengembangan keterampilan lunak, memperkuat kerangka pembelajaran berbasis teman, serta meredefinisi praktik penilaian. Melalui analisis tema, studi ini mengelompokkan temuan ke dalam area kritis seperti peran Gen AI dalam pengembangan keterampilan kognitif, potensinya dalam kolaborasi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/d/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-gen-ai-literasi-thumb-28ada.webp" type="image/webp" length="95450" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-gen-ai-literasi-thumb-87ce3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-gen-ai-literasi-thumb-3ff30.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-gen-ai-literasi-thumb-28ada.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6385-iistr.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15929-bei.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Modul Pembelajaran Pembuatan Cheese Cake Subtitusi Dangke Pada Mata Kuliah Bakery Pastry ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Modul Pembelajaran Pembuatan Cheese Cake Subtitusi Dangke Pada Mata Kuliah Bakery Pastry ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Modul Pembelajaran Pembuatan Cheese Cake Subtitusi Dangke Pada Mata Kuliah Bakery Pastry ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68058-manfaat-modul-otonomi-peserta-didik-buku-ajar-pese</link>
	<guid isPermaLink="false">aebe9fa03e7c647518d6669c79f8b383</guid>
	<pubDate>Mon, 21 Sep 2026 23:00:36 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs unm ac ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,header,ojs,page,unm]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji potensi substitusi bahan lokal lainnya dalam pembuatan produk pastry untuk meningkatkan keberagaman kuliner Indonesia. Selanjutnya, peneliti bisa mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan modul ini terhadap peningkatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan Modul Pembelajaran Pembuatan Cheese Cake Subtitusi Dangke Pada Mata Kuliah Bakery Pastry: Penelitian lanjutan dapat mengkaji potensi substitusi bahan lokal lainnya dalam pembuatan produk pastry untuk meningkatkan keberagaman kuliner Indonesia. Selanjutnya, peneliti bisa mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan modul ini terhadap peningkatan keterampilan mahasiswa dalam bidang bakery pastry. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan modul berbasis teknologi digital untuk memperluas akses pembelajaran bagi peserta didik di luar kampus.. (1) Tahapan analisis yaitu dimulai dengan menganalisis RPS, analisis materi dan analisis pengembangan modul pembelajaran.(2) Tahapan desain yaitu menyusun materi yang akan dimuat dalam modul cheese cake subtitusi dangke.(3) Tahap development merupakan pengembangan modul pembelajaran melalui proses validasi oleh ahli materi dan ahli perangkat pembelajaran.(4) Tahapan implementasi modul pembelajaran pembuatan cheese cake subtitusi dangke terhadap mahasiswa konsentrasi Tata Boga Jurusan PKK FT UNM melalui uji coba kelompok kecil dan uji kelompok besar.(5) Tahapan evaluasi dan finalisasi produk modul pembuatan cheese cake subtitusi dangke pada mata kuliah bakery pastry di Jurusan PKK FT UNM.Berdasarkan hasil validasi produk dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran yang dikembangkan memiliki kategori 'sangat valid' untuk digunakan oleh peserta didik.Modul pembelajaran cheese cake dinyatakan praktis digunakan sebagai perangkat pembelajaran.Sehingga modul pembelajaran pembuatan cheese cake subtitusi dangke pada mata kuliah bakery pastry dapat dikatakan valid, praktis dan efektif digunakan sebagai modul pembelajaran untuk menunjang pengetahuan dan keterampilan mahasiswa pada mata kuliah bakery pastry di Jurusan PKK FT UNM Penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) yang bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan modul pembuatan cheese cake subtitusi dangke pada mata kuliah bakery pastry, kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan penggunaan modul pembelajaran pembuatan cheese cake subtitusi dangke pada mata kuliah bakery pastry. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa konsentrasi Tata Boga jurusan PKK FT UNM. Pengumpulan data melalui metode observasi, angket/kuesioner, dokumentasi dan studi pustaka. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini melalui tahapan: (1) menganalisis syarat-syarat yang diperlukan untuk pengembangan modul pembelajaran;... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/a/manfaat-modul-otonomi-peserta-didik-buku-ajar-peng-thumb-3f4bc.webp" title="JURIS - Pengembangan Modul Pembelajaran Pembuatan Cheese Cake Subtitusi Dangke Pada Mata Kuliah Bakery Pastry" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/manfaat-modul-otonomi-peserta-didik-buku-ajar-peng-thumb-3f4bc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/manfaat-modul-otonomi-peserta-didik-buku-ajar-peng-thumb-3f4bc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/manfaat-modul-otonomi-peserta-didik-buku-ajar-peng-thumb-3f4bc.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Modul Pembelajaran Pembuatan Cheese Cake Subtitusi Dangke Pada Mata Kuliah Bakery Pastry" alt="JURIS - Pengembangan Modul Pembelajaran Pembuatan Cheese Cake Subtitusi Dangke Pada Mata Kuliah Bakery Pastry" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/a/manfaat-modul-otonomi-peserta-didik-buku-ajar-peng-thumb-ca32d.webp" title="JURIS - Pengembangan Modul Pembelajaran Pembuatan Cheese Cake Subtitusi Dangke Pada Mata Kuliah Bakery Pastry" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/manfaat-modul-otonomi-peserta-didik-buku-ajar-peng-thumb-ca32d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/manfaat-modul-otonomi-peserta-didik-buku-ajar-peng-thumb-ca32d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/manfaat-modul-otonomi-peserta-didik-buku-ajar-peng-thumb-ca32d.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Modul Pembelajaran Pembuatan Cheese Cake Subtitusi Dangke Pada Mata Kuliah Bakery Pastry" alt="JURIS - Pengembangan Modul Pembelajaran Pembuatan Cheese Cake Subtitusi Dangke Pada Mata Kuliah Bakery Pastry" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/a/manfaat-modul-otonomi-peserta-didik-buku-ajar-peng-thumb-20b11.webp" title="JURIS - Pengembangan Modul Pembelajaran Pembuatan Cheese Cake Subtitusi Dangke Pada Mata Kuliah Bakery Pastry" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/manfaat-modul-otonomi-peserta-didik-buku-ajar-peng-thumb-20b11.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/manfaat-modul-otonomi-peserta-didik-buku-ajar-peng-thumb-20b11.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/manfaat-modul-otonomi-peserta-didik-buku-ajar-peng-thumb-20b11.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Modul Pembelajaran Pembuatan Cheese Cake Subtitusi Dangke Pada Mata Kuliah Bakery Pastry" alt="JURIS - Pengembangan Modul Pembelajaran Pembuatan Cheese Cake Subtitusi Dangke Pada Mata Kuliah Bakery Pastry" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68058-manfaat-modul-otonomi-peserta-didik-buku-ajar-pese" title="JURIS - Pengembangan Modul Pembelajaran Pembuatan Cheese Cake Subtitusi Dangke Pada Mata Kuliah Bakery Pastry" target="_blank">Pengembangan Modul Pembelajaran Pembuatan Cheese Cake Subtitusi Dangke Pada Mata Kuliah Bakery Pastry</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji potensi substitusi bahan lokal lainnya dalam pembuatan produk pastry untuk meningkatkan keberagaman kuliner Indonesia. Selanjutnya, peneliti bisa mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan modul ini terhadap peningkatan keterampilan mahasiswa dalam bidang bakery pastry. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan modul berbasis teknologi digital untuk memperluas akses pembelajaran bagi peserta didik di luar kampus..
<br>(1) Tahapan analisis yaitu dimulai dengan menganalisis RPS, analisis materi dan analisis pengembangan modul pembelajaran.(2) Tahapan desain yaitu menyusun materi yang akan dimuat dalam modul cheese cake subtitusi dangke.(3) Tahap development merupakan pengembangan modul pembelajaran melalui proses validasi oleh ahli materi dan ahli perangkat pembelajaran.(4) Tahapan implementasi modul pembelajaran pembuatan cheese cake subtitusi dangke terhadap mahasiswa konsentrasi Tata Boga Jurusan PKK FT UNM melalui uji coba kelompok kecil dan uji kelompok besar.(5) Tahapan evaluasi dan finalisasi produk modul pembuatan cheese cake subtitusi dangke pada mata kuliah bakery pastry di Jurusan PKK FT UNM.Berdasarkan hasil validasi produk dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran yang dikembangkan memiliki kategori 'sangat valid' untuk digunakan oleh peserta didik.Modul pembelajaran cheese cake dinyatakan praktis digunakan sebagai perangkat pembelajaran.Sehingga modul pembelajaran pembuatan cheese cake subtitusi dangke pada mata kuliah bakery pastry dapat dikatakan valid, praktis dan efektif digunakan sebagai modul pembelajaran untuk menunjang pengetahuan dan keterampilan mahasiswa pada mata kuliah bakery pastry di Jurusan PKK FT UNM
<br>Penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) yang bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan modul pembuatan cheese cake subtitusi dangke pada mata kuliah bakery pastry, kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan penggunaan modul pembelajaran pembuatan cheese cake subtitusi dangke pada mata kuliah bakery pastry. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa konsentrasi Tata Boga jurusan PKK FT UNM. Pengumpulan data melalui metode observasi, angket/kuesioner, dokumentasi dan studi pustaka. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini melalui tahapan: (1) menganalisis syarat-syarat yang diperlukan untuk pengembangan modul pembelajaran;...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/a/manfaat-modul-otonomi-peserta-didik-buku-ajar-peng-thumb-20b11.webp" type="image/webp" length="110594" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/manfaat-modul-otonomi-peserta-didik-buku-ajar-peng-thumb-3f4bc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/manfaat-modul-otonomi-peserta-didik-buku-ajar-peng-thumb-ca32d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/manfaat-modul-otonomi-peserta-didik-buku-ajar-peng-thumb-20b11.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-527-unm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21072-homeec.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ RuralAeUrban Educational Inequality In Cambodia Challenges For Equitable Learning Access ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ RuralAeUrban Educational Inequality In Cambodia Challenges For Equitable Learning Access ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ RuralAeUrban Educational Inequality In Cambodia Challenges For Equitable Learning Access ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68064-variasi-kualitas-guru-pelatihan-ujian-kompete</link>
	<guid isPermaLink="false">eee58284338e7e2ceadbed48e9caf7a8</guid>
	<pubDate>Mon, 21 Sep 2026 22:56:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nhelbourne k ]]></category>
	<category><![CDATA[ nada amalina ]]></category>
	<category><![CDATA[ mustika ayu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amalina,ayu,k,mustika,nada,nhelbourne]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang baru meliputi: (1) Mengeksplorasi dampak jangka panjang kesenjangan digital terhadap kualitas pendidikan di daerah pedesaan setelah pandemi; (2) Mengembangkan program pelatihan guru berbasis teknologi untuk meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - RuralAeUrban Educational Inequality In Cambodia: Challenges For Equitable Learning Access: Saran penelitian lanjutan yang baru meliputi: (1) Mengeksplorasi dampak jangka panjang kesenjangan digital terhadap kualitas pendidikan di daerah pedesaan setelah pandemi; (2) Mengembangkan program pelatihan guru berbasis teknologi untuk meningkatkan keterampilan pendidik di daerah terpencil; (3) Meneliti hubungan antara faktor sosial ekonomi dan partisipasi pendidikan anak di daerah pedesaan. Penelitian ini dapat memberikan wawasan baru untuk merancang kebijakan yang lebih efektif dalam mengurangi ketimpangan pendidikan dan meningkatkan akses belajar yang adil.. Ketidaksetaraan pendidikan antara daerah pedesaan dan perkotaan di Kamboja tetap menjadi tantangan besar meskipun terdapat upaya pemerintah dan dukungan internasional.Infrastruktur, kualitas guru, akses digital, dan kondisi sosial ekonomi menjadi faktor utama yang memengaruhi ketimpangan pendidikan.Pandemi COVID-19 memperparah kesenjangan ini melalui akses yang tidak merata terhadap teknologi digital.Solusi jangka panjang memerlukan kebijakan yang inklusif, alokasi sumber daya yang adil, dan investasi dalam infrastruktur digital serta pengembangan profesional guru Ketidaksetaraan pendidikan antara komunitas pedesaan dan perkotaan tetap menjadi tantangan signifikan di Kamboja meskipun terdapat reformasi pendidikan dan inisiatif pengembangan infrastruktur. Sekolah perkotaan, khususnya di Phnom Penh, umumnya memiliki fasilitas pendidikan yang lebih baik, koneksi internet yang lebih kuat, guru yang lebih berkualitas, dan akses yang lebih luas ke sumber belajar dibandingkan sekolah pedesaan. Sebaliknya, banyak lembaga pendidikan pedesaan masih mengalami keterbatasan infrastruktur, kekurangan guru yang berkualitas, akses teknologi yang terbatas, dan hambatan sosial ekonomi yang memengaruhi partisipasi dan hasil belajar siswa. Masa pandemi COVID-19 memperparah ketimpangan ini melalui akses yang tidak merata terhadap pembelajaran online dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/7/variasi-kualitas-guru-pelatihan-ujian-kompetensi-p-thumb-1023f.webp" title="JURIS - RuralAeUrban Educational Inequality In Cambodia: Challenges For Equitable Learning Access" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/variasi-kualitas-guru-pelatihan-ujian-kompetensi-p-thumb-1023f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/variasi-kualitas-guru-pelatihan-ujian-kompetensi-p-thumb-1023f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/variasi-kualitas-guru-pelatihan-ujian-kompetensi-p-thumb-1023f.webp 1x" title="JURIS - RuralAeUrban Educational Inequality In Cambodia: Challenges For Equitable Learning Access" alt="JURIS - RuralAeUrban Educational Inequality In Cambodia: Challenges For Equitable Learning Access" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/7/variasi-kualitas-guru-pelatihan-ujian-kompetensi-p-thumb-701d9.webp" title="JURIS - RuralAeUrban Educational Inequality In Cambodia: Challenges For Equitable Learning Access" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/variasi-kualitas-guru-pelatihan-ujian-kompetensi-p-thumb-701d9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/variasi-kualitas-guru-pelatihan-ujian-kompetensi-p-thumb-701d9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/variasi-kualitas-guru-pelatihan-ujian-kompetensi-p-thumb-701d9.webp 1x" title="JURIS - RuralAeUrban Educational Inequality In Cambodia: Challenges For Equitable Learning Access" alt="JURIS - RuralAeUrban Educational Inequality In Cambodia: Challenges For Equitable Learning Access" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/7/variasi-kualitas-guru-pelatihan-ujian-kompetensi-p-thumb-70b96.webp" title="JURIS - RuralAeUrban Educational Inequality In Cambodia: Challenges For Equitable Learning Access" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/variasi-kualitas-guru-pelatihan-ujian-kompetensi-p-thumb-70b96.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/variasi-kualitas-guru-pelatihan-ujian-kompetensi-p-thumb-70b96.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/variasi-kualitas-guru-pelatihan-ujian-kompetensi-p-thumb-70b96.webp 1x" title="JURIS - RuralAeUrban Educational Inequality In Cambodia: Challenges For Equitable Learning Access" alt="JURIS - RuralAeUrban Educational Inequality In Cambodia: Challenges For Equitable Learning Access" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68064-variasi-kualitas-guru-pelatihan-ujian-kompete" title="JURIS - RuralAeUrban Educational Inequality In Cambodia: Challenges For Equitable Learning Access" target="_blank">RuralAeUrban Educational Inequality In Cambodia: Challenges For Equitable Learning Access</a>: Saran penelitian lanjutan yang baru meliputi: (1) Mengeksplorasi dampak jangka panjang kesenjangan digital terhadap kualitas pendidikan di daerah pedesaan setelah pandemi; (2) Mengembangkan program pelatihan guru berbasis teknologi untuk meningkatkan keterampilan pendidik di daerah terpencil; (3) Meneliti hubungan antara faktor sosial ekonomi dan partisipasi pendidikan anak di daerah pedesaan. Penelitian ini dapat memberikan wawasan baru untuk merancang kebijakan yang lebih efektif dalam mengurangi ketimpangan pendidikan dan meningkatkan akses belajar yang adil..
<br>Ketidaksetaraan pendidikan antara daerah pedesaan dan perkotaan di Kamboja tetap menjadi tantangan besar meskipun terdapat upaya pemerintah dan dukungan internasional.Infrastruktur, kualitas guru, akses digital, dan kondisi sosial ekonomi menjadi faktor utama yang memengaruhi ketimpangan pendidikan.Pandemi COVID-19 memperparah kesenjangan ini melalui akses yang tidak merata terhadap teknologi digital.Solusi jangka panjang memerlukan kebijakan yang inklusif, alokasi sumber daya yang adil, dan investasi dalam infrastruktur digital serta pengembangan profesional guru
<br>Ketidaksetaraan pendidikan antara komunitas pedesaan dan perkotaan tetap menjadi tantangan signifikan di Kamboja meskipun terdapat reformasi pendidikan dan inisiatif pengembangan infrastruktur. Sekolah perkotaan, khususnya di Phnom Penh, umumnya memiliki fasilitas pendidikan yang lebih baik, koneksi internet yang lebih kuat, guru yang lebih berkualitas, dan akses yang lebih luas ke sumber belajar dibandingkan sekolah pedesaan. Sebaliknya, banyak lembaga pendidikan pedesaan masih mengalami keterbatasan infrastruktur, kekurangan guru yang berkualitas, akses teknologi yang terbatas, dan hambatan sosial ekonomi yang memengaruhi partisipasi dan hasil belajar siswa. Masa pandemi COVID-19 memperparah ketimpangan ini melalui akses yang tidak merata terhadap pembelajaran online dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/7/variasi-kualitas-guru-pelatihan-ujian-kompetensi-p-thumb-701d9.webp" type="image/webp" length="91970" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/variasi-kualitas-guru-pelatihan-ujian-kompetensi-p-thumb-1023f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/variasi-kualitas-guru-pelatihan-ujian-kompetensi-p-thumb-701d9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/variasi-kualitas-guru-pelatihan-ujian-kompetensi-p-thumb-70b96.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6385-iistr.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15929-bei.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Artificial Intelligence As A Learning Companion In The Classroom ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Artificial Intelligence As A Learning Companion In The Classroom ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Artificial Intelligence As A Learning Companion In The Classroom ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68062-risiko-siswa-kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-li</link>
	<guid isPermaLink="false">e34b0ff6206b3b853aa1ec379a82ed15</guid>
	<pubDate>Mon, 21 Sep 2026 22:53:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nhelbourne k ]]></category>
	<category><![CDATA[ nada amalina ]]></category>
	<category><![CDATA[ mustika ayu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amalina,ayu,k,mustika,nada,nhelbourne]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menginvestigasi dampak jangka panjang penggunaan AI dalam pembelajaran terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Area lain yang menarik adalah pengembangan kerangka literasi AI yang disesuaikan dengan tingkat pendidikan yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Artificial Intelligence As A Learning Companion In The Classroom: Penelitian lanjutan dapat menginvestigasi dampak jangka panjang penggunaan AI dalam pembelajaran terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Area lain yang menarik adalah pengembangan kerangka literasi AI yang disesuaikan dengan tingkat pendidikan yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi integrasi AI dengan strategi pedagogis lainnya untuk meningkatkan mindset pertumbuhan dalam lingkungan belajar yang beragam.. Integrasi kecerdasan buatan ke dalam lingkungan pembelajaran kelas telah menciptakan peluang dan tantangan bagi pendidikan kontemporer.Teknologi AI menyediakan alat kuat untuk pembelajaran personalisasi, eksplorasi informasi, dan dukungan akademik.Namun, teknologi ini juga menimbulkan kekhawatiran terkait keandalan informasi yang dihasilkan AI dan potensi penurunan keterampilan berpikir kritis jika siswa menjadi terlalu bergantung pada sistem otomatis.Studi ini menekankan pentingnya mere definisikan peran AI dalam pendidikan.Alih-alih memperlakukan kecerdasan buatan sebagai sumber jawaban definitif, pendidik sebaiknya menempatkan AI sebagai teman belajar atau tutor yang membantu siswa menjelajahi ide dan mengembangkan pemahaman mereka tentang konsep-konsep kompleks.Temuan studi ini juga menekankan kebutuhan untuk mengintegrasikan literasi AI dan pedagogi mindset pertumbuhan ke dalam praktik kelas.Dengan mengajarkan siswa untuk mengevaluasi informasi yang dihasilkan AI secara kritis dan memandang pembelajaran sebagai proses yang terus-menerus, pendidik dapat membantu siswa mempertahankan otonomi intelektual dalam lingkungan pembelajaran berbasis teknologi.Pada akhirnya, integrasi yang berhasil dari kecerdasan buatan dalam pendidikan memerlukan pendekatan yang seimbang yang menggabungkan inovasi teknologi dengan pedagogi berbasis manusia.Ketika digunakan secara bertanggung jawab, AI dapat menjadi alat kuat yang meningkatkan pembelajaran sambil mempertahankan peran penting berpikir kritis dan kreativitas manusia dalam pendidikan Perkembangan pesat kecerdasan buatan (AI) telah secara signifikan mengubah praktik pendidikan, khususnya dalam lingkungan pembelajaran di kelas. Teknologi berbasis AI seperti sistem tutor pintar dan platform AI generatif memberikan peluang baru untuk pembelajaran personalisasi, eksplorasi pengetahuan, dan pendukung akademik. Namun, integrasi AI dalam pendidikan juga menimbulkan kekhawatiran kritis terkait keandalan informasi yang dihasilkan AI dan risiko siswa menjadi tergantung pada alat otomatis. Studi ini mengeksplorasi peran kecerdasan buatan sebagai teman belajar di konteks kelas dan mengevaluasi bagaimana pendidik dapat membentuk mindset pertumbuhan dan keterampilan berpikir kritis di lingkungan pembelajaran yang didukung AI. Dengan pendekatan literatur kualitatif, studi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/d/risiko-siswa-kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-li-thumb-8eb1a.webp" title="JURIS - Artificial Intelligence As A Learning Companion In The Classroom" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/risiko-siswa-kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-li-thumb-8eb1a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/risiko-siswa-kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-li-thumb-8eb1a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/risiko-siswa-kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-li-thumb-8eb1a.webp 1x" title="JURIS - Artificial Intelligence As A Learning Companion In The Classroom" alt="JURIS - Artificial Intelligence As A Learning Companion In The Classroom" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/d/risiko-siswa-kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-li-thumb-50399.webp" title="JURIS - Artificial Intelligence As A Learning Companion In The Classroom" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/risiko-siswa-kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-li-thumb-50399.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/risiko-siswa-kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-li-thumb-50399.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/risiko-siswa-kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-li-thumb-50399.webp 1x" title="JURIS - Artificial Intelligence As A Learning Companion In The Classroom" alt="JURIS - Artificial Intelligence As A Learning Companion In The Classroom" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/d/risiko-siswa-kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-li-thumb-ecbf3.webp" title="JURIS - Artificial Intelligence As A Learning Companion In The Classroom" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/risiko-siswa-kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-li-thumb-ecbf3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/risiko-siswa-kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-li-thumb-ecbf3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/risiko-siswa-kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-li-thumb-ecbf3.webp 1x" title="JURIS - Artificial Intelligence As A Learning Companion In The Classroom" alt="JURIS - Artificial Intelligence As A Learning Companion In The Classroom" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68062-risiko-siswa-kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-li" title="JURIS - Artificial Intelligence As A Learning Companion In The Classroom" target="_blank">Artificial Intelligence As A Learning Companion In The Classroom</a>: Penelitian lanjutan dapat menginvestigasi dampak jangka panjang penggunaan AI dalam pembelajaran terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Area lain yang menarik adalah pengembangan kerangka literasi AI yang disesuaikan dengan tingkat pendidikan yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi integrasi AI dengan strategi pedagogis lainnya untuk meningkatkan mindset pertumbuhan dalam lingkungan belajar yang beragam..
<br>Integrasi kecerdasan buatan ke dalam lingkungan pembelajaran kelas telah menciptakan peluang dan tantangan bagi pendidikan kontemporer.Teknologi AI menyediakan alat kuat untuk pembelajaran personalisasi, eksplorasi informasi, dan dukungan akademik.Namun, teknologi ini juga menimbulkan kekhawatiran terkait keandalan informasi yang dihasilkan AI dan potensi penurunan keterampilan berpikir kritis jika siswa menjadi terlalu bergantung pada sistem otomatis.Studi ini menekankan pentingnya mere definisikan peran AI dalam pendidikan.Alih-alih memperlakukan kecerdasan buatan sebagai sumber jawaban definitif, pendidik sebaiknya menempatkan AI sebagai teman belajar atau tutor yang membantu siswa menjelajahi ide dan mengembangkan pemahaman mereka tentang konsep-konsep kompleks.Temuan studi ini juga menekankan kebutuhan untuk mengintegrasikan literasi AI dan pedagogi mindset pertumbuhan ke dalam praktik kelas.Dengan mengajarkan siswa untuk mengevaluasi informasi yang dihasilkan AI secara kritis dan memandang pembelajaran sebagai proses yang terus-menerus, pendidik dapat membantu siswa mempertahankan otonomi intelektual dalam lingkungan pembelajaran berbasis teknologi.Pada akhirnya, integrasi yang berhasil dari kecerdasan buatan dalam pendidikan memerlukan pendekatan yang seimbang yang menggabungkan inovasi teknologi dengan pedagogi berbasis manusia.Ketika digunakan secara bertanggung jawab, AI dapat menjadi alat kuat yang meningkatkan pembelajaran sambil mempertahankan peran penting berpikir kritis dan kreativitas manusia dalam pendidikan
<br>Perkembangan pesat kecerdasan buatan (AI) telah secara signifikan mengubah praktik pendidikan, khususnya dalam lingkungan pembelajaran di kelas. Teknologi berbasis AI seperti sistem tutor pintar dan platform AI generatif memberikan peluang baru untuk pembelajaran personalisasi, eksplorasi pengetahuan, dan pendukung akademik. Namun, integrasi AI dalam pendidikan juga menimbulkan kekhawatiran kritis terkait keandalan informasi yang dihasilkan AI dan risiko siswa menjadi tergantung pada alat otomatis. Studi ini mengeksplorasi peran kecerdasan buatan sebagai teman belajar di konteks kelas dan mengevaluasi bagaimana pendidik dapat membentuk mindset pertumbuhan dan keterampilan berpikir kritis di lingkungan pembelajaran yang didukung AI. Dengan pendekatan literatur kualitatif, studi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/d/risiko-siswa-kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-li-thumb-50399.webp" type="image/webp" length="91650" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/risiko-siswa-kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-li-thumb-8eb1a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/risiko-siswa-kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-li-thumb-50399.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/risiko-siswa-kecerdasan-buatan-generatif-gen-ai-li-thumb-ecbf3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6385-iistr.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15929-bei.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Alternatif Praktikum Penentuan Percepatan Gravitasi Menggunakan Aplikasi Phyphox di Masa Pasca Pandemi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Alternatif Praktikum Penentuan Percepatan Gravitasi Menggunakan Aplikasi Phyphox di Masa Pasca Pandemi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Alternatif Praktikum Penentuan Percepatan Gravitasi Menggunakan Aplikasi Phyphox di Masa Pasca Pandemi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68068-percepatan-gravitasi-alternatif-praktikum-praktiku</link>
	<guid isPermaLink="false">d2e07719bd6a24f7ee6e2a337cb1cfba</guid>
	<pubDate>Mon, 21 Sep 2026 22:48:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nhelbourne k ]]></category>
	<category><![CDATA[ nada amalina ]]></category>
	<category><![CDATA[ mustika ayu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amalina,ayu,k,mustika,nada,nhelbourne]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak perbedaan model smartphone terhadap akurasi pengukuran percepatan gravitasi menggunakan aplikasi Phyphox. Selain itu, perlu dilakukan studi perbandingan antara Phyphox dengan aplikasi lain untuk eksperimen ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Alternatif Praktikum Penentuan Percepatan Gravitasi Menggunakan Aplikasi Phyphox di Masa Pasca Pandemi: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak perbedaan model smartphone terhadap akurasi pengukuran percepatan gravitasi menggunakan aplikasi Phyphox. Selain itu, perlu dilakukan studi perbandingan antara Phyphox dengan aplikasi lain untuk eksperimen pendulum, terutama dalam konteks keandalan data dan kemudahan penggunaan. Ide ketiga adalah menggabungkan simulasi virtual dengan eksperimen fisik menggunakan Phyphox untuk meningkatkan pemahaman konsep mekanika secara holistik, terutama bagi peserta didik yang memiliki keterbatasan akses alat fisik.. Berdasarkan hasil eksperimen, nilai rata-rata percepatan gravitasi pada panjang tali 15 cm hingga 55 cm adalah (9,624 A 0,094) m/s2.Hasil ini mendekati nilai acuan percepatan gravitasi yang umumnya diterima sebesar 9,8 m/s2.Dengan menggunakan aplikasi Phyphox sebagai alat pengambilan dan analisis data, metode ini dapat menjadi alternatif praktikum yang efektif dan aman di masa pasca pandemi.Praktikum ini dapat membantu peserta didik untuk memahami materi mekanika, khususnya sub bab percepatan gravitasi dengan cara yang lebih mudah dan interaktif.Selain itu, variasi panjang tali yang digunakan dalam eksperimen memberikan informasi yang lebih kaya tentang hubungan antara percepatan gravitasi dan panjang tali, sehingga dapat meningkatkan pemahaman peserta didik tentang konsep tersebut Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk merancang praktikum yang dapat mempermudah peserta didik dalam memahami materi mekanika, terutama sub bab percepatan gravitasi. Metode yang digunakan adalah menggunakan aplikasi Phyphox sebagai alat pengambilan dan analisis data hasil eksperimen. Pada eksperimen ini, smartphone yang diinstal dengan aplikasi Phyphox digunakan sebagai bandul yang diayunkan untuk mengukur percepatan gravitasi. Data yang diperoleh dari aplikasi Phyphox kemudian dianalisis menggunakan pendekatan Regresi Linier. Dari hasil eksperimen, diperoleh nilai percepatan gravitasi sebesar 9,624 A 0,094 m/s2, yang mendekati nilai acuan sebesar 9,8 m/s2. Hal ini menunjukkan bahwa metode ini dapat digunakan sebagai alternatif praktikum di masa pasca pandemi. Dalam praktikum ini, aplikasi Phyphox dapat membantu peserta... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/e/percepatan-gravitasi-alternatif-praktikum-mekanika-thumb-fa9b5.webp" title="JURIS - Alternatif Praktikum Penentuan Percepatan Gravitasi Menggunakan Aplikasi Phyphox di Masa Pasca Pandemi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/percepatan-gravitasi-alternatif-praktikum-mekanika-thumb-fa9b5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/percepatan-gravitasi-alternatif-praktikum-mekanika-thumb-fa9b5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/percepatan-gravitasi-alternatif-praktikum-mekanika-thumb-fa9b5.webp 1x" title="JURIS - Alternatif Praktikum Penentuan Percepatan Gravitasi Menggunakan Aplikasi Phyphox di Masa Pasca Pandemi" alt="JURIS - Alternatif Praktikum Penentuan Percepatan Gravitasi Menggunakan Aplikasi Phyphox di Masa Pasca Pandemi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/percepatan-gravitasi-alternatif-praktikum-mekanika-thumb-0766f.webp" title="JURIS - Alternatif Praktikum Penentuan Percepatan Gravitasi Menggunakan Aplikasi Phyphox di Masa Pasca Pandemi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/percepatan-gravitasi-alternatif-praktikum-mekanika-thumb-0766f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/percepatan-gravitasi-alternatif-praktikum-mekanika-thumb-0766f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/percepatan-gravitasi-alternatif-praktikum-mekanika-thumb-0766f.webp 1x" title="JURIS - Alternatif Praktikum Penentuan Percepatan Gravitasi Menggunakan Aplikasi Phyphox di Masa Pasca Pandemi" alt="JURIS - Alternatif Praktikum Penentuan Percepatan Gravitasi Menggunakan Aplikasi Phyphox di Masa Pasca Pandemi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/percepatan-gravitasi-alternatif-praktikum-mekanika-thumb-55e8b.webp" title="JURIS - Alternatif Praktikum Penentuan Percepatan Gravitasi Menggunakan Aplikasi Phyphox di Masa Pasca Pandemi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/percepatan-gravitasi-alternatif-praktikum-mekanika-thumb-55e8b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/percepatan-gravitasi-alternatif-praktikum-mekanika-thumb-55e8b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/percepatan-gravitasi-alternatif-praktikum-mekanika-thumb-55e8b.webp 1x" title="JURIS - Alternatif Praktikum Penentuan Percepatan Gravitasi Menggunakan Aplikasi Phyphox di Masa Pasca Pandemi" alt="JURIS - Alternatif Praktikum Penentuan Percepatan Gravitasi Menggunakan Aplikasi Phyphox di Masa Pasca Pandemi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68068-percepatan-gravitasi-alternatif-praktikum-praktiku" title="JURIS - Alternatif Praktikum Penentuan Percepatan Gravitasi Menggunakan Aplikasi Phyphox di Masa Pasca Pandemi" target="_blank">Alternatif Praktikum Penentuan Percepatan Gravitasi Menggunakan Aplikasi Phyphox di Masa Pasca Pandemi</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak perbedaan model smartphone terhadap akurasi pengukuran percepatan gravitasi menggunakan aplikasi Phyphox. Selain itu, perlu dilakukan studi perbandingan antara Phyphox dengan aplikasi lain untuk eksperimen pendulum, terutama dalam konteks keandalan data dan kemudahan penggunaan. Ide ketiga adalah menggabungkan simulasi virtual dengan eksperimen fisik menggunakan Phyphox untuk meningkatkan pemahaman konsep mekanika secara holistik, terutama bagi peserta didik yang memiliki keterbatasan akses alat fisik..
<br>Berdasarkan hasil eksperimen, nilai rata-rata percepatan gravitasi pada panjang tali 15 cm hingga 55 cm adalah (9,624 A 0,094) m/s2.Hasil ini mendekati nilai acuan percepatan gravitasi yang umumnya diterima sebesar 9,8 m/s2.Dengan menggunakan aplikasi Phyphox sebagai alat pengambilan dan analisis data, metode ini dapat menjadi alternatif praktikum yang efektif dan aman di masa pasca pandemi.Praktikum ini dapat membantu peserta didik untuk memahami materi mekanika, khususnya sub bab percepatan gravitasi dengan cara yang lebih mudah dan interaktif.Selain itu, variasi panjang tali yang digunakan dalam eksperimen memberikan informasi yang lebih kaya tentang hubungan antara percepatan gravitasi dan panjang tali, sehingga dapat meningkatkan pemahaman peserta didik tentang konsep tersebut
<br>Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk merancang praktikum yang dapat mempermudah peserta didik dalam memahami materi mekanika, terutama sub bab percepatan gravitasi. Metode yang digunakan adalah menggunakan aplikasi Phyphox sebagai alat pengambilan dan analisis data hasil eksperimen. Pada eksperimen ini, smartphone yang diinstal dengan aplikasi Phyphox digunakan sebagai bandul yang diayunkan untuk mengukur percepatan gravitasi. Data yang diperoleh dari aplikasi Phyphox kemudian dianalisis menggunakan pendekatan Regresi Linier. Dari hasil eksperimen, diperoleh nilai percepatan gravitasi sebesar 9,624 A 0,094 m/s2, yang mendekati nilai acuan sebesar 9,8 m/s2. Hal ini menunjukkan bahwa metode ini dapat digunakan sebagai alternatif praktikum di masa pasca pandemi. Dalam praktikum ini, aplikasi Phyphox dapat membantu peserta...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/e/percepatan-gravitasi-alternatif-praktikum-mekanika-thumb-fa9b5.webp" type="image/webp" length="79218" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/percepatan-gravitasi-alternatif-praktikum-mekanika-thumb-fa9b5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/percepatan-gravitasi-alternatif-praktikum-mekanika-thumb-0766f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/percepatan-gravitasi-alternatif-praktikum-mekanika-thumb-55e8b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6385-iistr.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15929-bei.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Implementation Of Ethical Code In Scientific Writing Maintaining StudentsAo Academic Credibility In The Digital Era ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Implementation Of Ethical Code In Scientific Writing Maintaining StudentsAo Academic Credibility In The Digital Era ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Implementation Of Ethical Code In Scientific Writing Maintaining StudentsAo Academic Credibility In The Digital Era ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68060-kompetensi-praktis-mahasiswa-sisi-mahasisw</link>
	<guid isPermaLink="false">25efd8fec5600284ef03086e6760d9ec</guid>
	<pubDate>Mon, 21 Sep 2026 22:47:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nhelbourne k ]]></category>
	<category><![CDATA[ nada amalina ]]></category>
	<category><![CDATA[ mustika ayu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amalina,ayu,k,mustika,nada,nhelbourne]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak penggunaan alat AI terhadap tingkat plagiarisme di kalangan mahasiswa, dengan membandingkan hasil antara pengguna dan non-pengguna alat tersebut. Selain itu, pengembangan modul pelatihan interaktif yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Implementation Of Ethical Code In Scientific Writing Maintaining StudentsAo Academic Credibility In The Digital Era: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak penggunaan alat AI terhadap tingkat plagiarisme di kalangan mahasiswa, dengan membandingkan hasil antara pengguna dan non-pengguna alat tersebut. Selain itu, pengembangan modul pelatihan interaktif yang menggabungkan studi kasus nyata dan simulasi skenario etika bisa menjadi arah penelitian baru untuk meningkatkan pemahaman praktis mahasiswa tentang etika penulisan. Terakhir, penelitian dapat mengkaji efektivitas program peer review dalam meningkatkan kesadaran etika akademik melalui evaluasi kolaboratif antar mahasiswa, terutama dalam konteks penulisan ilmiah yang melibatkan kerja tim. Tiga arah ini menggabungkan inovasi teknologi, pendekatan pedagogis, dan mekanisme kolaboratif untuk memperkuat integritas akademik di era digital.. Studi ini menyimpulkan bahwa pemahaman mahasiswa terhadap kode etika penulisan ilmiah masih tidak merata, dengan banyak masih menghadapi kesulitan dalam konsisten menerapkan prinsip etika, terutama dalam konteks era digital.Temuan menunjukkan bahwa meskipun mahasiswa secara umum sadar akan aturan etika dasar, kompetensi yang lebih dalam masih terbatas.Studi juga mengidentifikasi tantangan utama, seperti akses mudah ke informasi digital yang dapat mendorong plagiarisme, ketergantungan berlebihan pada alat teknologi tanpa pemahaman yang memadai, serta kesempatan terbatas untuk pelatihan praktis dan pendidikan etika kontekstual.Faktor-faktor ini secara kolektif menghambat implementasi efektif integritas akademik dalam praktik penulisan mahasiswa.Selain itu, peran institusi dan dosen sangat penting dalam memperkuat kesadaran etika melalui pendekatan pembelajaran yang berkelanjutan, interaktif, dan berbasis konteks.Mahasiswa yang memahami prinsip etika secara mendalam menunjukkan kesadaran yang lebih besar terhadap kredibilitas akademik sebagai fondasi penting untuk karier dan reputasi akademik mereka di masa depan Integritas karya akademik merupakan aspek fundamental pendidikan tinggi, terutama di era digital di mana informasi mudah diakses. Studi ini mengeksplorasi implementasi kode etika dalam penulisan ilmiah dan perannya dalam mempertahankan kredibilitas akademik mahasiswa. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, diskusi kelompok fokus, dan analisis dokumen yang melibatkan mahasiswa dan dosen. Temuan menunjukkan tingkat pemahaman dan penerapan prinsip etika yang bervariasi di antara... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/f/kompetensi-praktis-mahasiswa-sisi-integritas-akade-thumb-3ce85.webp" title="JURIS - The Implementation Of Ethical Code In Scientific Writing Maintaining StudentsAo Academic Credibility In The Digital Era" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/kompetensi-praktis-mahasiswa-sisi-integritas-akade-thumb-3ce85.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/kompetensi-praktis-mahasiswa-sisi-integritas-akade-thumb-3ce85.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/kompetensi-praktis-mahasiswa-sisi-integritas-akade-thumb-3ce85.webp 1x" title="JURIS - The Implementation Of Ethical Code In Scientific Writing Maintaining StudentsAo Academic Credibility In The Digital Era" alt="JURIS - The Implementation Of Ethical Code In Scientific Writing Maintaining StudentsAo Academic Credibility In The Digital Era" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/f/kompetensi-praktis-mahasiswa-sisi-integritas-akade-thumb-dbf37.webp" title="JURIS - The Implementation Of Ethical Code In Scientific Writing Maintaining StudentsAo Academic Credibility In The Digital Era" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/kompetensi-praktis-mahasiswa-sisi-integritas-akade-thumb-dbf37.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/kompetensi-praktis-mahasiswa-sisi-integritas-akade-thumb-dbf37.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/kompetensi-praktis-mahasiswa-sisi-integritas-akade-thumb-dbf37.webp 1x" title="JURIS - The Implementation Of Ethical Code In Scientific Writing Maintaining StudentsAo Academic Credibility In The Digital Era" alt="JURIS - The Implementation Of Ethical Code In Scientific Writing Maintaining StudentsAo Academic Credibility In The Digital Era" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/f/kompetensi-praktis-mahasiswa-sisi-integritas-akade-thumb-b73b0.webp" title="JURIS - The Implementation Of Ethical Code In Scientific Writing Maintaining StudentsAo Academic Credibility In The Digital Era" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/kompetensi-praktis-mahasiswa-sisi-integritas-akade-thumb-b73b0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/kompetensi-praktis-mahasiswa-sisi-integritas-akade-thumb-b73b0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/kompetensi-praktis-mahasiswa-sisi-integritas-akade-thumb-b73b0.webp 1x" title="JURIS - The Implementation Of Ethical Code In Scientific Writing Maintaining StudentsAo Academic Credibility In The Digital Era" alt="JURIS - The Implementation Of Ethical Code In Scientific Writing Maintaining StudentsAo Academic Credibility In The Digital Era" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68060-kompetensi-praktis-mahasiswa-sisi-mahasisw" title="JURIS - The Implementation Of Ethical Code In Scientific Writing Maintaining StudentsAo Academic Credibility In The Digital Era" target="_blank">The Implementation Of Ethical Code In Scientific Writing Maintaining StudentsAo Academic Credibility In The Digital Era</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak penggunaan alat AI terhadap tingkat plagiarisme di kalangan mahasiswa, dengan membandingkan hasil antara pengguna dan non-pengguna alat tersebut. Selain itu, pengembangan modul pelatihan interaktif yang menggabungkan studi kasus nyata dan simulasi skenario etika bisa menjadi arah penelitian baru untuk meningkatkan pemahaman praktis mahasiswa tentang etika penulisan. Terakhir, penelitian dapat mengkaji efektivitas program peer review dalam meningkatkan kesadaran etika akademik melalui evaluasi kolaboratif antar mahasiswa, terutama dalam konteks penulisan ilmiah yang melibatkan kerja tim. Tiga arah ini menggabungkan inovasi teknologi, pendekatan pedagogis, dan mekanisme kolaboratif untuk memperkuat integritas akademik di era digital..
<br>Studi ini menyimpulkan bahwa pemahaman mahasiswa terhadap kode etika penulisan ilmiah masih tidak merata, dengan banyak masih menghadapi kesulitan dalam konsisten menerapkan prinsip etika, terutama dalam konteks era digital.Temuan menunjukkan bahwa meskipun mahasiswa secara umum sadar akan aturan etika dasar, kompetensi yang lebih dalam masih terbatas.Studi juga mengidentifikasi tantangan utama, seperti akses mudah ke informasi digital yang dapat mendorong plagiarisme, ketergantungan berlebihan pada alat teknologi tanpa pemahaman yang memadai, serta kesempatan terbatas untuk pelatihan praktis dan pendidikan etika kontekstual.Faktor-faktor ini secara kolektif menghambat implementasi efektif integritas akademik dalam praktik penulisan mahasiswa.Selain itu, peran institusi dan dosen sangat penting dalam memperkuat kesadaran etika melalui pendekatan pembelajaran yang berkelanjutan, interaktif, dan berbasis konteks.Mahasiswa yang memahami prinsip etika secara mendalam menunjukkan kesadaran yang lebih besar terhadap kredibilitas akademik sebagai fondasi penting untuk karier dan reputasi akademik mereka di masa depan
<br>Integritas karya akademik merupakan aspek fundamental pendidikan tinggi, terutama di era digital di mana informasi mudah diakses. Studi ini mengeksplorasi implementasi kode etika dalam penulisan ilmiah dan perannya dalam mempertahankan kredibilitas akademik mahasiswa. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, diskusi kelompok fokus, dan analisis dokumen yang melibatkan mahasiswa dan dosen. Temuan menunjukkan tingkat pemahaman dan penerapan prinsip etika yang bervariasi di antara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/f/kompetensi-praktis-mahasiswa-sisi-integritas-akade-thumb-b73b0.webp" type="image/webp" length="90858" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/kompetensi-praktis-mahasiswa-sisi-integritas-akade-thumb-3ce85.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/kompetensi-praktis-mahasiswa-sisi-integritas-akade-thumb-dbf37.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/kompetensi-praktis-mahasiswa-sisi-integritas-akade-thumb-b73b0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6385-iistr.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15929-bei.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perancangan Video Tutorial Teknik Dasar Shibori Sebagai Media Pembelajaran Pada Mata Kuliah Kriya Tekstil ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perancangan Video Tutorial Teknik Dasar Shibori Sebagai Media Pembelajaran Pada Mata Kuliah Kriya Tekstil ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perancangan Video Tutorial Teknik Dasar Shibori Sebagai Media Pembelajaran Pada Mata Kuliah Kriya Tekstil ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68055-kompetensi-akademik-mahasiswa-respon-positif-mahas</link>
	<guid isPermaLink="false">5ea45d03a5b5be8dee43a24afa2c0c51</guid>
	<pubDate>Mon, 21 Sep 2026 22:38:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs unm ac ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,header,ojs,page,unm]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan media pembelajaran video tutorial untuk teknik-teknik Shibori lainnya, seperti arashi Shibori, itajime Shibori, kumo Shibori, dan nui Shibori, agar ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perancangan Video Tutorial Teknik Dasar Shibori Sebagai Media Pembelajaran Pada Mata Kuliah Kriya Tekstil: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan media pembelajaran video tutorial untuk teknik-teknik Shibori lainnya, seperti arashi Shibori, itajime Shibori, kumo Shibori, dan nui Shibori, agar mahasiswa memiliki pemahaman yang lebih komprehensif tentang teknik-teknik Shibori. 2. Melakukan penelitian tentang efektivitas media pembelajaran video tutorial dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam pembuatan motif Shibori, serta mengukur dampak jangka panjangnya terhadap prestasi akademik mahasiswa. 3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pembelajaran dengan menggunakan media video tutorial, termasuk aspek-aspek seperti interaksi mahasiswa dengan dosen, partisipasi mahasiswa, dan tingkat pemahaman mereka terhadap materi. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan dan evaluasi media pembelajaran video tutorial yang lebih komprehensif dan efektif dalam mendukung proses pembelajaran mata kuliah Kriya Tekstil.. Media video tutorial teknik dasar Shibori sangat layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran pada mata kuliah Kriya Tekstil.Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses perancangan media pembelajaran video tutorial ini mengacu pada model pengembangan Luther, kelayakan media pembelajaran video tutorial Teknik Dasar Shibori mencapai kategori sangat baik dengan presentasi nilai dari ahli materi 98,18% dan ahli media 94,73%, serta respon mahasiswa terhadap media pembelajaran video tutorial Teknik Dasar Shibori berdasarkan hasil uji kelompok kecil dengan responden 21 mahasiswa mendapatkan respon positif dengan presentase sebesar 86,83% yang masuk dalam kategori sangat baik Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses rancangan video tutorial sebagai media pembelajaran teknik dasar Shibori, kelayakan video tutorial sebagai media pembelajaran teknik dasar Shibori, dan respon mahasiswa terhadap perancangan video tutorial Teknik dasar Shibori. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah 21 orang mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga angkatan 2019 dan 2020 yang telah memprogram dan melulusi mata kuliah Kriya Tekstil. Hasil... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/b/kompetensi-akademik-mahasiswa-respon-positif-pendi-thumb-94c54.webp" title="JURIS - Perancangan Video Tutorial Teknik Dasar Shibori Sebagai Media Pembelajaran Pada Mata Kuliah Kriya Tekstil" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/kompetensi-akademik-mahasiswa-respon-positif-pendi-thumb-94c54.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/kompetensi-akademik-mahasiswa-respon-positif-pendi-thumb-94c54.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/kompetensi-akademik-mahasiswa-respon-positif-pendi-thumb-94c54.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Video Tutorial Teknik Dasar Shibori Sebagai Media Pembelajaran Pada Mata Kuliah Kriya Tekstil" alt="JURIS - Perancangan Video Tutorial Teknik Dasar Shibori Sebagai Media Pembelajaran Pada Mata Kuliah Kriya Tekstil" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/kompetensi-akademik-mahasiswa-respon-positif-pendi-thumb-7c5c6.webp" title="JURIS - Perancangan Video Tutorial Teknik Dasar Shibori Sebagai Media Pembelajaran Pada Mata Kuliah Kriya Tekstil" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/kompetensi-akademik-mahasiswa-respon-positif-pendi-thumb-7c5c6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/kompetensi-akademik-mahasiswa-respon-positif-pendi-thumb-7c5c6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/kompetensi-akademik-mahasiswa-respon-positif-pendi-thumb-7c5c6.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Video Tutorial Teknik Dasar Shibori Sebagai Media Pembelajaran Pada Mata Kuliah Kriya Tekstil" alt="JURIS - Perancangan Video Tutorial Teknik Dasar Shibori Sebagai Media Pembelajaran Pada Mata Kuliah Kriya Tekstil" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/kompetensi-akademik-mahasiswa-respon-positif-pendi-thumb-4622a.webp" title="JURIS - Perancangan Video Tutorial Teknik Dasar Shibori Sebagai Media Pembelajaran Pada Mata Kuliah Kriya Tekstil" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/kompetensi-akademik-mahasiswa-respon-positif-pendi-thumb-4622a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/kompetensi-akademik-mahasiswa-respon-positif-pendi-thumb-4622a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/kompetensi-akademik-mahasiswa-respon-positif-pendi-thumb-4622a.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Video Tutorial Teknik Dasar Shibori Sebagai Media Pembelajaran Pada Mata Kuliah Kriya Tekstil" alt="JURIS - Perancangan Video Tutorial Teknik Dasar Shibori Sebagai Media Pembelajaran Pada Mata Kuliah Kriya Tekstil" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68055-kompetensi-akademik-mahasiswa-respon-positif-mahas" title="JURIS - Perancangan Video Tutorial Teknik Dasar Shibori Sebagai Media Pembelajaran Pada Mata Kuliah Kriya Tekstil" target="_blank">Perancangan Video Tutorial Teknik Dasar Shibori Sebagai Media Pembelajaran Pada Mata Kuliah Kriya Tekstil</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan media pembelajaran video tutorial untuk teknik-teknik Shibori lainnya, seperti arashi Shibori, itajime Shibori, kumo Shibori, dan nui Shibori, agar mahasiswa memiliki pemahaman yang lebih komprehensif tentang teknik-teknik Shibori. 2. Melakukan penelitian tentang efektivitas media pembelajaran video tutorial dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam pembuatan motif Shibori, serta mengukur dampak jangka panjangnya terhadap prestasi akademik mahasiswa. 3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pembelajaran dengan menggunakan media video tutorial, termasuk aspek-aspek seperti interaksi mahasiswa dengan dosen, partisipasi mahasiswa, dan tingkat pemahaman mereka terhadap materi. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan dan evaluasi media pembelajaran video tutorial yang lebih komprehensif dan efektif dalam mendukung proses pembelajaran mata kuliah Kriya Tekstil..
<br>Media video tutorial teknik dasar Shibori sangat layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran pada mata kuliah Kriya Tekstil.Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses perancangan media pembelajaran video tutorial ini mengacu pada model pengembangan Luther, kelayakan media pembelajaran video tutorial Teknik Dasar Shibori mencapai kategori sangat baik dengan presentasi nilai dari ahli materi 98,18% dan ahli media 94,73%, serta respon mahasiswa terhadap media pembelajaran video tutorial Teknik Dasar Shibori berdasarkan hasil uji kelompok kecil dengan responden 21 mahasiswa mendapatkan respon positif dengan presentase sebesar 86,83% yang masuk dalam kategori sangat baik
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses rancangan video tutorial sebagai media pembelajaran teknik dasar Shibori, kelayakan video tutorial sebagai media pembelajaran teknik dasar Shibori, dan respon mahasiswa terhadap perancangan video tutorial Teknik dasar Shibori. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah 21 orang mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga angkatan 2019 dan 2020 yang telah memprogram dan melulusi mata kuliah Kriya Tekstil. Hasil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/b/kompetensi-akademik-mahasiswa-respon-positif-pendi-thumb-7c5c6.webp" type="image/webp" length="104996" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/kompetensi-akademik-mahasiswa-respon-positif-pendi-thumb-94c54.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/kompetensi-akademik-mahasiswa-respon-positif-pendi-thumb-7c5c6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/kompetensi-akademik-mahasiswa-respon-positif-pendi-thumb-4622a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-527-unm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21072-homeec.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Media Video Pembelajaran Pembuatan Kue Dari Sugar Dough Untuk Siswa Kelas Xi Pada Mata Pelajaran Produk Pastry Bakery ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Media Video Pembelajaran Pembuatan Kue Dari Sugar Dough Untuk Siswa Kelas Xi Pada Mata Pelajaran Produk Pastry Bakery ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Media Video Pembelajaran Pembuatan Kue Dari Sugar Dough Untuk Siswa Kelas Xi Pada Mata Pelajaran Produk Pastry Bakery ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68059-sop-uji-coba-statistik-deskriptif-ana</link>
	<guid isPermaLink="false">5a4e6097a3cb3c486ae0dc861eb5a856</guid>
	<pubDate>Mon, 21 Sep 2026 22:34:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs unm ac ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,header,ojs,page,unm]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan elemen interaktif seperti kuis atau simulasi dalam video pembelajaran untuk meningkatkan partisipasi siswa. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan Media Video Pembelajaran Pembuatan Kue Dari Sugar Dough Untuk Siswa Kelas Xi Pada Mata Pelajaran Produk Pastry & Bakery: Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan elemen interaktif seperti kuis atau simulasi dalam video pembelajaran untuk meningkatkan partisipasi siswa. Kedua, peneliti dapat membandingkan efektivitas media video dengan metode pembelajaran lain seperti demonstrasi langsung atau modul cetak dalam konteks mata pelajaran serupa. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang penggunaan media video terhadap peningkatan kompetensi siswa dalam bidang pastry & bakery. Selain itu, peneliti juga dapat mengevaluasi pengaruh faktor seperti durasi video, kecepatan penyampaian, atau penggunaan bahasa lokal terhadap pemahaman siswa. Penelitian ini juga bisa dikembangkan dengan memperluas cakupan ke sekolah-sekolah lain atau program keahlian berbeda. Selain itu, peneliti dapat mengeksplorasi integrasi teknologi augmented reality (AR) atau virtual reality (VR) untuk memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih realistis. Penelitian juga dapat fokus pada pengembangan media pembelajaran untuk topik lain dalam kurikulum pastry & bakery, seperti teknik dekorasi atau pengelolaan bahan baku. Selain itu, penting untuk mengevaluasi peran guru dalam mendampingi penggunaan media video, termasuk pelatihan tambahan yang diperlukan. Penelitian ini juga bisa melibatkan partisipasi industri untuk memastikan relevansi konten dengan kebutuhan dunia kerja.. Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan.(1) Tahapan pengembangan media pembelajaran video pembuatan kue dari sugar dough pada mata pelajaran produk pastry & bakery di SMK Negeri 2 Gowa menggunakan model pengembangan ADDIE, meliputi analisis awal, desain, development, implementasi, dan evaluasi.(2) Video pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan sangat valid oleh validator ahli media (94,86%) dan ahli materi (83,03%).Uji coba skala kecil (89,19%) dan skala besar (91,68%) menunjukkan kelayakan media untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam mata pelajaran produk pastry & bakery Penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) yang bertujuan; (1) mengetahui proses pengembangan media video pembelajaran pembuatan kue dari sugar dough untuk siswa kelas XI pada Mata Pelajaran Produk Pastry dan Bakery di SMK Negeri 2 Gowa. (2) mengetahui kelayakan video pembelajaran pembuatan kue dari sugar dough. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Negeri 2 Gowa. Pengumpulan data melalui metode dokumentasi, observasi, wawancara dan angket. Teknik analisis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/f/sop-uji-coba-statistik-deskriptif-analisis-data-pr-thumb-76b5b.webp" title="JURIS - Pengembangan Media Video Pembelajaran Pembuatan Kue Dari Sugar Dough Untuk Siswa Kelas Xi Pada Mata Pelajaran Produk Pastry &amp; Bakery" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/f/sop-uji-coba-statistik-deskriptif-analisis-data-pr-thumb-76b5b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/f/sop-uji-coba-statistik-deskriptif-analisis-data-pr-thumb-76b5b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/f/sop-uji-coba-statistik-deskriptif-analisis-data-pr-thumb-76b5b.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Media Video Pembelajaran Pembuatan Kue Dari Sugar Dough Untuk Siswa Kelas Xi Pada Mata Pelajaran Produk Pastry &amp; Bakery" alt="JURIS - Pengembangan Media Video Pembelajaran Pembuatan Kue Dari Sugar Dough Untuk Siswa Kelas Xi Pada Mata Pelajaran Produk Pastry &amp; Bakery" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/f/sop-uji-coba-statistik-deskriptif-analisis-data-pr-thumb-94503.webp" title="JURIS - Pengembangan Media Video Pembelajaran Pembuatan Kue Dari Sugar Dough Untuk Siswa Kelas Xi Pada Mata Pelajaran Produk Pastry &amp; Bakery" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/f/sop-uji-coba-statistik-deskriptif-analisis-data-pr-thumb-94503.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/f/sop-uji-coba-statistik-deskriptif-analisis-data-pr-thumb-94503.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/f/sop-uji-coba-statistik-deskriptif-analisis-data-pr-thumb-94503.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Media Video Pembelajaran Pembuatan Kue Dari Sugar Dough Untuk Siswa Kelas Xi Pada Mata Pelajaran Produk Pastry &amp; Bakery" alt="JURIS - Pengembangan Media Video Pembelajaran Pembuatan Kue Dari Sugar Dough Untuk Siswa Kelas Xi Pada Mata Pelajaran Produk Pastry &amp; Bakery" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/f/sop-uji-coba-statistik-deskriptif-analisis-data-pr-thumb-968de.webp" title="JURIS - Pengembangan Media Video Pembelajaran Pembuatan Kue Dari Sugar Dough Untuk Siswa Kelas Xi Pada Mata Pelajaran Produk Pastry &amp; Bakery" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/f/sop-uji-coba-statistik-deskriptif-analisis-data-pr-thumb-968de.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/f/sop-uji-coba-statistik-deskriptif-analisis-data-pr-thumb-968de.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/f/sop-uji-coba-statistik-deskriptif-analisis-data-pr-thumb-968de.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Media Video Pembelajaran Pembuatan Kue Dari Sugar Dough Untuk Siswa Kelas Xi Pada Mata Pelajaran Produk Pastry &amp; Bakery" alt="JURIS - Pengembangan Media Video Pembelajaran Pembuatan Kue Dari Sugar Dough Untuk Siswa Kelas Xi Pada Mata Pelajaran Produk Pastry &amp; Bakery" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68059-sop-uji-coba-statistik-deskriptif-ana" title="JURIS - Pengembangan Media Video Pembelajaran Pembuatan Kue Dari Sugar Dough Untuk Siswa Kelas Xi Pada Mata Pelajaran Produk Pastry &amp; Bakery" target="_blank">Pengembangan Media Video Pembelajaran Pembuatan Kue Dari Sugar Dough Untuk Siswa Kelas Xi Pada Mata Pelajaran Produk Pastry & Bakery</a>: Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan elemen interaktif seperti kuis atau simulasi dalam video pembelajaran untuk meningkatkan partisipasi siswa. Kedua, peneliti dapat membandingkan efektivitas media video dengan metode pembelajaran lain seperti demonstrasi langsung atau modul cetak dalam konteks mata pelajaran serupa. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang penggunaan media video terhadap peningkatan kompetensi siswa dalam bidang pastry & bakery. Selain itu, peneliti juga dapat mengevaluasi pengaruh faktor seperti durasi video, kecepatan penyampaian, atau penggunaan bahasa lokal terhadap pemahaman siswa. Penelitian ini juga bisa dikembangkan dengan memperluas cakupan ke sekolah-sekolah lain atau program keahlian berbeda. Selain itu, peneliti dapat mengeksplorasi integrasi teknologi augmented reality (AR) atau virtual reality (VR) untuk memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih realistis. Penelitian juga dapat fokus pada pengembangan media pembelajaran untuk topik lain dalam kurikulum pastry & bakery, seperti teknik dekorasi atau pengelolaan bahan baku. Selain itu, penting untuk mengevaluasi peran guru dalam mendampingi penggunaan media video, termasuk pelatihan tambahan yang diperlukan. Penelitian ini juga bisa melibatkan partisipasi industri untuk memastikan relevansi konten dengan kebutuhan dunia kerja..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan.(1) Tahapan pengembangan media pembelajaran video pembuatan kue dari sugar dough pada mata pelajaran produk pastry & bakery di SMK Negeri 2 Gowa menggunakan model pengembangan ADDIE, meliputi analisis awal, desain, development, implementasi, dan evaluasi.(2) Video pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan sangat valid oleh validator ahli media (94,86%) dan ahli materi (83,03%).Uji coba skala kecil (89,19%) dan skala besar (91,68%) menunjukkan kelayakan media untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam mata pelajaran produk pastry & bakery
<br>Penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) yang bertujuan; (1) mengetahui proses pengembangan media video pembelajaran pembuatan kue dari sugar dough untuk siswa kelas XI pada Mata Pelajaran Produk Pastry dan Bakery di SMK Negeri 2 Gowa. (2) mengetahui kelayakan video pembelajaran pembuatan kue dari sugar dough. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Negeri 2 Gowa. Pengumpulan data melalui metode dokumentasi, observasi, wawancara dan angket. Teknik analisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/f/sop-uji-coba-statistik-deskriptif-analisis-data-pr-thumb-968de.webp" type="image/webp" length="43184" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/f/sop-uji-coba-statistik-deskriptif-analisis-data-pr-thumb-76b5b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/f/sop-uji-coba-statistik-deskriptif-analisis-data-pr-thumb-94503.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/f/sop-uji-coba-statistik-deskriptif-analisis-data-pr-thumb-968de.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-527-unm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21072-homeec.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Editing Software to Improve the Quality of StudentsAo Scientific Works A Systematic Literature Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Editing Software to Improve the Quality of StudentsAo Scientific Works A Systematic Literature Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Editing Software to Improve the Quality of StudentsAo Scientific Works A Systematic Literature Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68063-integritas-akademik-budaya-pen</link>
	<guid isPermaLink="false">e5542bb6840de1c6ef6e8b7c65cf389f</guid>
	<pubDate>Mon, 21 Sep 2026 22:32:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nhelbourne k ]]></category>
	<category><![CDATA[ nada amalina ]]></category>
	<category><![CDATA[ mustika ayu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amalina,ayu,k,mustika,nada,nhelbourne]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi quasi-eksperimental atau longitudinal yang membandingkan kualitas penulisan mahasiswa sebelum dan sesudah pelatihan terstruktur dalam Grammarly, Mendeley, Turnitin, Zotero, dan alat penulisan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Editing Software to Improve the Quality of StudentsAo Scientific Works: A Systematic Literature Review: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi quasi-eksperimental atau longitudinal yang membandingkan kualitas penulisan mahasiswa sebelum dan sesudah pelatihan terstruktur dalam Grammarly, Mendeley, Turnitin, Zotero, dan alat penulisan yang dibantu AI. Tinjauan sistematis masa depan dapat fokus pada satu kategori alat sekaligus dan menerapkan persyaratan indeksasi basis data yang lebih ketat. Dalam praktik, universitas harus mengembangkan pedoman eksplisit untuk perangkat lunak penyuntingan akademik dan penulisan yang dibantu AI. Pelatihan harus mencakup tidak hanya operasi teknis, tetapi juga interpretasi umpan balik, etika sitasi, orisinalitas, verifikasi sumber, dan pengungkapan bantuan AI. Dosen harus mengintegrasikan penggunaan perangkat lunak ke dalam tugas penulisan melalui log revisi reflektif, audit sitasi, dan interpretasi yang dibimbing dari laporan kesamaan. Langkah-langkah ini dapat membantu memastikan bahwa perangkat lunak penyuntingan memperkuat literasi akademik mahasiswa alih-alih melemahkan pemikiran kritis dan tanggung jawab penulis mereka.. Peninjauan literatur sistematis ini menyimpulkan bahwa perangkat lunak penyuntingan akademik dapat meningkatkan kualitas karya ilmiah mahasiswa dengan empat cara utama.Alat evaluasi penulisan otomatis mendukung akurasi bahasa dengan mengidentifikasi masalah tata bahasa, ejaan, tanda baca, dan kejelasan.Manajer referensi meningkatkan konsistensi sitasi dan efisiensi bibliografi.Alat pengecekan kesamaan memperkuat kesadaran orisinalitas ketika digunakan secara formatif.Asisten kecerdasan buatan generatif dapat mendukung brainstorming, restrukturisasi, dan penyempurnaan bahasa.Hal ini tergantung pada literasi digital, kesadaran etika, pemahaman disiplin, dan bimbingan dosen.Implikasinya yang paling penting adalah perangkat lunak penyuntingan harus terintegrasi ke dalam pedagogi penulisan akademik sebagai kerangka, bukan sebagai pengganti pemikiran ilmiah.Institusi harus mengajarkan mahasiswa cara menafsirkan umpan balik perangkat lunak, memverifikasi konten yang dihasilkan AI, memeriksa referensi secara manual, memahami laporan kesamaan, dan mempertahankan tanggung jawab penulis.tinjauan literatur harus mensintesiskan sumber-sumber secara transparan dan tidak menyajikan data kuantitatif dari satu artikel sebelumnya sebagai hasilnya sendiri Artikel ini merupakan tinjauan sistematis yang menyelidiki bagaimana perangkat lunak penyuntingan akademik meningkatkan kualitas karya ilmiah mahasiswa dan mengidentifikasi kondisi pedagogis yang diperlukan untuk penggunaan yang bertanggung jawab. Tinjauan ini didesain ulang untuk mengatasi kelemahan metodologis dalam naskah sebelumnya, khususnya ketidakcocokan antara klaim tinjauan literatur dan hasil yang diperoleh dari satu artikel empiris. Berpedoman pada pertanyaan penelitian: Bagaimana perangkat lunak penyuntingan akademik berkontribusi terhadap kualitas penulisan ilmiah mahasiswa di pendidikan tinggi? Pencarian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/2/integritas-akademik-budaya-penulisan-karya-ilmiah-thumb-93fd4.webp" title="JURIS - Editing Software to Improve the Quality of StudentsAo Scientific Works: A Systematic Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/2/integritas-akademik-budaya-penulisan-karya-ilmiah-thumb-93fd4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/2/integritas-akademik-budaya-penulisan-karya-ilmiah-thumb-93fd4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/2/integritas-akademik-budaya-penulisan-karya-ilmiah-thumb-93fd4.webp 1x" title="JURIS - Editing Software to Improve the Quality of StudentsAo Scientific Works: A Systematic Literature Review" alt="JURIS - Editing Software to Improve the Quality of StudentsAo Scientific Works: A Systematic Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/2/integritas-akademik-budaya-penulisan-karya-ilmiah-thumb-8fac6.webp" title="JURIS - Editing Software to Improve the Quality of StudentsAo Scientific Works: A Systematic Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/2/integritas-akademik-budaya-penulisan-karya-ilmiah-thumb-8fac6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/2/integritas-akademik-budaya-penulisan-karya-ilmiah-thumb-8fac6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/2/integritas-akademik-budaya-penulisan-karya-ilmiah-thumb-8fac6.webp 1x" title="JURIS - Editing Software to Improve the Quality of StudentsAo Scientific Works: A Systematic Literature Review" alt="JURIS - Editing Software to Improve the Quality of StudentsAo Scientific Works: A Systematic Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/2/integritas-akademik-budaya-penulisan-karya-ilmiah-thumb-9c5c8.webp" title="JURIS - Editing Software to Improve the Quality of StudentsAo Scientific Works: A Systematic Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/2/integritas-akademik-budaya-penulisan-karya-ilmiah-thumb-9c5c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/2/integritas-akademik-budaya-penulisan-karya-ilmiah-thumb-9c5c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/2/integritas-akademik-budaya-penulisan-karya-ilmiah-thumb-9c5c8.webp 1x" title="JURIS - Editing Software to Improve the Quality of StudentsAo Scientific Works: A Systematic Literature Review" alt="JURIS - Editing Software to Improve the Quality of StudentsAo Scientific Works: A Systematic Literature Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68063-integritas-akademik-budaya-pen" title="JURIS - Editing Software to Improve the Quality of StudentsAo Scientific Works: A Systematic Literature Review" target="_blank">Editing Software to Improve the Quality of StudentsAo Scientific Works: A Systematic Literature Review</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi quasi-eksperimental atau longitudinal yang membandingkan kualitas penulisan mahasiswa sebelum dan sesudah pelatihan terstruktur dalam Grammarly, Mendeley, Turnitin, Zotero, dan alat penulisan yang dibantu AI. Tinjauan sistematis masa depan dapat fokus pada satu kategori alat sekaligus dan menerapkan persyaratan indeksasi basis data yang lebih ketat. Dalam praktik, universitas harus mengembangkan pedoman eksplisit untuk perangkat lunak penyuntingan akademik dan penulisan yang dibantu AI. Pelatihan harus mencakup tidak hanya operasi teknis, tetapi juga interpretasi umpan balik, etika sitasi, orisinalitas, verifikasi sumber, dan pengungkapan bantuan AI. Dosen harus mengintegrasikan penggunaan perangkat lunak ke dalam tugas penulisan melalui log revisi reflektif, audit sitasi, dan interpretasi yang dibimbing dari laporan kesamaan. Langkah-langkah ini dapat membantu memastikan bahwa perangkat lunak penyuntingan memperkuat literasi akademik mahasiswa alih-alih melemahkan pemikiran kritis dan tanggung jawab penulis mereka..
<br>Peninjauan literatur sistematis ini menyimpulkan bahwa perangkat lunak penyuntingan akademik dapat meningkatkan kualitas karya ilmiah mahasiswa dengan empat cara utama.Alat evaluasi penulisan otomatis mendukung akurasi bahasa dengan mengidentifikasi masalah tata bahasa, ejaan, tanda baca, dan kejelasan.Manajer referensi meningkatkan konsistensi sitasi dan efisiensi bibliografi.Alat pengecekan kesamaan memperkuat kesadaran orisinalitas ketika digunakan secara formatif.Asisten kecerdasan buatan generatif dapat mendukung brainstorming, restrukturisasi, dan penyempurnaan bahasa.Hal ini tergantung pada literasi digital, kesadaran etika, pemahaman disiplin, dan bimbingan dosen.Implikasinya yang paling penting adalah perangkat lunak penyuntingan harus terintegrasi ke dalam pedagogi penulisan akademik sebagai kerangka, bukan sebagai pengganti pemikiran ilmiah.Institusi harus mengajarkan mahasiswa cara menafsirkan umpan balik perangkat lunak, memverifikasi konten yang dihasilkan AI, memeriksa referensi secara manual, memahami laporan kesamaan, dan mempertahankan tanggung jawab penulis.tinjauan literatur harus mensintesiskan sumber-sumber secara transparan dan tidak menyajikan data kuantitatif dari satu artikel sebelumnya sebagai hasilnya sendiri
<br>Artikel ini merupakan tinjauan sistematis yang menyelidiki bagaimana perangkat lunak penyuntingan akademik meningkatkan kualitas karya ilmiah mahasiswa dan mengidentifikasi kondisi pedagogis yang diperlukan untuk penggunaan yang bertanggung jawab. Tinjauan ini didesain ulang untuk mengatasi kelemahan metodologis dalam naskah sebelumnya, khususnya ketidakcocokan antara klaim tinjauan literatur dan hasil yang diperoleh dari satu artikel empiris. Berpedoman pada pertanyaan penelitian: Bagaimana perangkat lunak penyuntingan akademik berkontribusi terhadap kualitas penulisan ilmiah mahasiswa di pendidikan tinggi? Pencarian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/2/integritas-akademik-budaya-penulisan-karya-ilmiah-thumb-8fac6.webp" type="image/webp" length="156314" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/2/integritas-akademik-budaya-penulisan-karya-ilmiah-thumb-93fd4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/2/integritas-akademik-budaya-penulisan-karya-ilmiah-thumb-8fac6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/2/integritas-akademik-budaya-penulisan-karya-ilmiah-thumb-9c5c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6385-iistr.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15929-bei.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kajian Literatur Model Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kajian Literatur Model Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kajian Literatur Model Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68070-perilaku-belajar-siswa-prestasi-motivasi-pre</link>
	<guid isPermaLink="false">a2a0f0ea6c3efab4b1eddf2ad810de73</guid>
	<pubDate>Mon, 21 Sep 2026 22:21:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ charmae b ]]></category>
	<category><![CDATA[ cyril b ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[b,charmae,cyril]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan perlu fokus pada dampak masing-masing komponen (isi, proses, produk, lingkungan belajar) terhadap hasil belajar siswa, terutama dalam konteks sekolah dasar. Selain itu, pengembangan strategi pengajaran adaptif yang mengintegrasikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kajian Literatur: Model Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar: Penelitian lanjutan perlu fokus pada dampak masing-masing komponen (isi, proses, produk, lingkungan belajar) terhadap hasil belajar siswa, terutama dalam konteks sekolah dasar. Selain itu, pengembangan strategi pengajaran adaptif yang mengintegrasikan teknologi informasi bisa menjadi arah studi baru, karena bahan ajar inovatif dapat meningkatkan keterlibatan siswa. Terakhir, penelitian tentang pembuatan bahan ajar yang disesuaikan dengan gaya belajar Visual, Auditori, dan Kinestetik (VAK) dalam Kurikulum Merdeka perlu dieksplorasi lebih jauh untuk memastikan efektivitasnya dalam meningkatkan motivasi dan prestasi siswa.. Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pendekatan penting dalam pendidikan yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan unik setiap siswa.Meskipun banyak penelitian telah mengeksplorasi aspek pembelajaran berdiferensiasi, masih sedikit yang secara mendalam membahas empat komponen kunci yaitu isi, proses, produk, dan lingkungan belajar.Implementasi yang efektif memerlukan pemahaman mendalam tentang komponen-komponen tersebut dan strategi pengajaran yang adaptif serta inklusif.Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mendalami keempat komponen ini dan mengembangkan metode pengajaran yang lebih efektif.Dengan demikian, diharapkan implementasi pembelajaran berdiferensiasi dapat membantu siswa mencapai hasil belajar yang optimal dan mempersiapkan mereka menghadapi tantangan di masa depan Pembelajaran berdiferensiasi adalah pendekatan pengajaran yang menyesuaikan metode dan materi untuk memenuhi kebutuhan unik setiap siswa. Penelitian ini menggunakan metode literature review untuk menganalisis topik ini dengan fokus pada empat komponen utama: isi, proses, produk, dan lingkungan belajar. Dari 17 artikel yang dianalisis, ditemukan bahwa meskipun banyak penelitian mengeksplorasi pembelajaran berdiferensiasi, sedikit yang membahas keempat komponen secara mendalam. Hasil analisis menunjukkan bahwa modifikasi isi kurikulum sesuai dengan gaya belajar siswa dapat meningkatkan keterlibatan dan pemahaman mereka. Penggunaan strategi pengajaran yang beragam, penilaian berbasis produk, dan penciptaan lingkungan belajar yang mendukung juga penting... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/4/perilaku-belajar-siswa-prestasi-motivasi-keterliba-thumb-c26e1.webp" title="JURIS - Kajian Literatur: Model Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/perilaku-belajar-siswa-prestasi-motivasi-keterliba-thumb-c26e1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/perilaku-belajar-siswa-prestasi-motivasi-keterliba-thumb-c26e1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/perilaku-belajar-siswa-prestasi-motivasi-keterliba-thumb-c26e1.webp 1x" title="JURIS - Kajian Literatur: Model Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar" alt="JURIS - Kajian Literatur: Model Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/perilaku-belajar-siswa-prestasi-motivasi-keterliba-thumb-29564.webp" title="JURIS - Kajian Literatur: Model Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/perilaku-belajar-siswa-prestasi-motivasi-keterliba-thumb-29564.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/perilaku-belajar-siswa-prestasi-motivasi-keterliba-thumb-29564.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/perilaku-belajar-siswa-prestasi-motivasi-keterliba-thumb-29564.webp 1x" title="JURIS - Kajian Literatur: Model Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar" alt="JURIS - Kajian Literatur: Model Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/perilaku-belajar-siswa-prestasi-motivasi-keterliba-thumb-f1078.webp" title="JURIS - Kajian Literatur: Model Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/perilaku-belajar-siswa-prestasi-motivasi-keterliba-thumb-f1078.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/perilaku-belajar-siswa-prestasi-motivasi-keterliba-thumb-f1078.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/perilaku-belajar-siswa-prestasi-motivasi-keterliba-thumb-f1078.webp 1x" title="JURIS - Kajian Literatur: Model Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar" alt="JURIS - Kajian Literatur: Model Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68070-perilaku-belajar-siswa-prestasi-motivasi-pre" title="JURIS - Kajian Literatur: Model Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar" target="_blank">Kajian Literatur: Model Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar</a>: Penelitian lanjutan perlu fokus pada dampak masing-masing komponen (isi, proses, produk, lingkungan belajar) terhadap hasil belajar siswa, terutama dalam konteks sekolah dasar. Selain itu, pengembangan strategi pengajaran adaptif yang mengintegrasikan teknologi informasi bisa menjadi arah studi baru, karena bahan ajar inovatif dapat meningkatkan keterlibatan siswa. Terakhir, penelitian tentang pembuatan bahan ajar yang disesuaikan dengan gaya belajar Visual, Auditori, dan Kinestetik (VAK) dalam Kurikulum Merdeka perlu dieksplorasi lebih jauh untuk memastikan efektivitasnya dalam meningkatkan motivasi dan prestasi siswa..
<br>Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pendekatan penting dalam pendidikan yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan unik setiap siswa.Meskipun banyak penelitian telah mengeksplorasi aspek pembelajaran berdiferensiasi, masih sedikit yang secara mendalam membahas empat komponen kunci yaitu isi, proses, produk, dan lingkungan belajar.Implementasi yang efektif memerlukan pemahaman mendalam tentang komponen-komponen tersebut dan strategi pengajaran yang adaptif serta inklusif.Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mendalami keempat komponen ini dan mengembangkan metode pengajaran yang lebih efektif.Dengan demikian, diharapkan implementasi pembelajaran berdiferensiasi dapat membantu siswa mencapai hasil belajar yang optimal dan mempersiapkan mereka menghadapi tantangan di masa depan
<br>Pembelajaran berdiferensiasi adalah pendekatan pengajaran yang menyesuaikan metode dan materi untuk memenuhi kebutuhan unik setiap siswa. Penelitian ini menggunakan metode literature review untuk menganalisis topik ini dengan fokus pada empat komponen utama: isi, proses, produk, dan lingkungan belajar. Dari 17 artikel yang dianalisis, ditemukan bahwa meskipun banyak penelitian mengeksplorasi pembelajaran berdiferensiasi, sedikit yang membahas keempat komponen secara mendalam. Hasil analisis menunjukkan bahwa modifikasi isi kurikulum sesuai dengan gaya belajar siswa dapat meningkatkan keterlibatan dan pemahaman mereka. Penggunaan strategi pengajaran yang beragam, penilaian berbasis produk, dan penciptaan lingkungan belajar yang mendukung juga penting...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/4/perilaku-belajar-siswa-prestasi-motivasi-keterliba-thumb-c26e1.webp" type="image/webp" length="132386" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/perilaku-belajar-siswa-prestasi-motivasi-keterliba-thumb-c26e1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/perilaku-belajar-siswa-prestasi-motivasi-keterliba-thumb-29564.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/perilaku-belajar-siswa-prestasi-motivasi-keterliba-thumb-f1078.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6385-iistr.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15929-bei.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perbandingan antara Mixing Foundation Teknik Bakar dengan Teknik Tanpa Bakar Terhadap Kulit Berminyak pada Rias Wajah Pesta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbandingan antara Mixing Foundation Teknik Bakar dengan Teknik Tanpa Bakar Terhadap Kulit Berminyak pada Rias Wajah Pesta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbandingan antara Mixing Foundation Teknik Bakar dengan Teknik Tanpa Bakar Terhadap Kulit Berminyak pada Rias Wajah Pesta ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68056-kulit-berminyak-wajah-resnet50-kesehatan-kul</link>
	<guid isPermaLink="false">a0f13f923fe3d78402512e025d89aac8</guid>
	<pubDate>Mon, 21 Sep 2026 21:11:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs unm ac ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,header,ojs,page,unm]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas teknik bakar pada jenis kulit lain seperti kulit kering atau kombinasi untuk memperluas aplikasi praktis. 2. Studi lebih lanjut perlu menguji dampak jangka panjang penggunaan teknik bakar terhadap kesehatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perbandingan antara Mixing Foundation Teknik Bakar dengan Teknik Tanpa Bakar Terhadap Kulit Berminyak pada Rias Wajah Pesta: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas teknik bakar pada jenis kulit lain seperti kulit kering atau kombinasi untuk memperluas aplikasi praktis. 2. Studi lebih lanjut perlu menguji dampak jangka panjang penggunaan teknik bakar terhadap kesehatan kulit, terutama risiko iritasi atau kerusakan epidermis. 3. Pengembangan metode alternatif dalam mixing foundation yang tidak memerlukan teknik bakar namun tetap mempertahankan hasil akhir yang optimal untuk kulit berminyak, dengan mempertimbangkan bahan kosmetik inovatif atau teknologi aplikasi baru.. Pengaplikasian Mixing Foundation menggunakan teknik bakar pada kulit berminyak lebih disukai oleh panelis dibandingkan teknik tanpa bakar.Teknik bakar memberikan hasil yang lebih tahan lama dan merata dibandingkan teknik tanpa bakar.Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan teknik bakar dalam Mixing Foundation dapat meningkatkan kualitas rias wajah pesta untuk kulit berminyak Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui: 1) Langkah-langkah Penerapan Mixing Foundation teknik bakar pada kulit wajah berminyak. 2) Langkah-langkah Penerapan Mixing Foundation tanpa teknik bakar pada kulit wajah berminyak. 3) Pendapat penelis terhadap perbedaan pengaplikasian Mixing Foundation dengan teknik bakar dan tanpa teknik bakar pada wajah berminyak pada rias wajah pesta. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium PKK FT UNM dengan jumlah responden 20 mahasiswa tata rias, 2 dosen ahli instrument dan 2 model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Langkah-langkah Mixing Foundation teknik bakar pada kulit wajah berminyak hal pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan alat dan kosmetik yang akan digunakan baru kemudian dilakukan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/d/kulit-berminyak-wajah-resnet50-kesehatan-perbandin-thumb-ffa04.webp" title="JURIS - Perbandingan antara Mixing Foundation Teknik Bakar dengan Teknik Tanpa Bakar Terhadap Kulit Berminyak pada Rias Wajah Pesta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/kulit-berminyak-wajah-resnet50-kesehatan-perbandin-thumb-ffa04.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/kulit-berminyak-wajah-resnet50-kesehatan-perbandin-thumb-ffa04.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/kulit-berminyak-wajah-resnet50-kesehatan-perbandin-thumb-ffa04.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan antara Mixing Foundation Teknik Bakar dengan Teknik Tanpa Bakar Terhadap Kulit Berminyak pada Rias Wajah Pesta" alt="JURIS - Perbandingan antara Mixing Foundation Teknik Bakar dengan Teknik Tanpa Bakar Terhadap Kulit Berminyak pada Rias Wajah Pesta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/kulit-berminyak-wajah-resnet50-kesehatan-perbandin-thumb-09691.webp" title="JURIS - Perbandingan antara Mixing Foundation Teknik Bakar dengan Teknik Tanpa Bakar Terhadap Kulit Berminyak pada Rias Wajah Pesta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/kulit-berminyak-wajah-resnet50-kesehatan-perbandin-thumb-09691.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/kulit-berminyak-wajah-resnet50-kesehatan-perbandin-thumb-09691.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/kulit-berminyak-wajah-resnet50-kesehatan-perbandin-thumb-09691.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan antara Mixing Foundation Teknik Bakar dengan Teknik Tanpa Bakar Terhadap Kulit Berminyak pada Rias Wajah Pesta" alt="JURIS - Perbandingan antara Mixing Foundation Teknik Bakar dengan Teknik Tanpa Bakar Terhadap Kulit Berminyak pada Rias Wajah Pesta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/kulit-berminyak-wajah-resnet50-kesehatan-perbandin-thumb-05233.webp" title="JURIS - Perbandingan antara Mixing Foundation Teknik Bakar dengan Teknik Tanpa Bakar Terhadap Kulit Berminyak pada Rias Wajah Pesta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/kulit-berminyak-wajah-resnet50-kesehatan-perbandin-thumb-05233.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/kulit-berminyak-wajah-resnet50-kesehatan-perbandin-thumb-05233.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/kulit-berminyak-wajah-resnet50-kesehatan-perbandin-thumb-05233.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan antara Mixing Foundation Teknik Bakar dengan Teknik Tanpa Bakar Terhadap Kulit Berminyak pada Rias Wajah Pesta" alt="JURIS - Perbandingan antara Mixing Foundation Teknik Bakar dengan Teknik Tanpa Bakar Terhadap Kulit Berminyak pada Rias Wajah Pesta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68056-kulit-berminyak-wajah-resnet50-kesehatan-kul" title="JURIS - Perbandingan antara Mixing Foundation Teknik Bakar dengan Teknik Tanpa Bakar Terhadap Kulit Berminyak pada Rias Wajah Pesta" target="_blank">Perbandingan antara Mixing Foundation Teknik Bakar dengan Teknik Tanpa Bakar Terhadap Kulit Berminyak pada Rias Wajah Pesta</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas teknik bakar pada jenis kulit lain seperti kulit kering atau kombinasi untuk memperluas aplikasi praktis. 2. Studi lebih lanjut perlu menguji dampak jangka panjang penggunaan teknik bakar terhadap kesehatan kulit, terutama risiko iritasi atau kerusakan epidermis. 3. Pengembangan metode alternatif dalam mixing foundation yang tidak memerlukan teknik bakar namun tetap mempertahankan hasil akhir yang optimal untuk kulit berminyak, dengan mempertimbangkan bahan kosmetik inovatif atau teknologi aplikasi baru..
<br>Pengaplikasian Mixing Foundation menggunakan teknik bakar pada kulit berminyak lebih disukai oleh panelis dibandingkan teknik tanpa bakar.Teknik bakar memberikan hasil yang lebih tahan lama dan merata dibandingkan teknik tanpa bakar.Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan teknik bakar dalam Mixing Foundation dapat meningkatkan kualitas rias wajah pesta untuk kulit berminyak
<br>Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui: 1) Langkah-langkah Penerapan Mixing Foundation teknik bakar pada kulit wajah berminyak. 2) Langkah-langkah Penerapan Mixing Foundation tanpa teknik bakar pada kulit wajah berminyak. 3) Pendapat penelis terhadap perbedaan pengaplikasian Mixing Foundation dengan teknik bakar dan tanpa teknik bakar pada wajah berminyak pada rias wajah pesta. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium PKK FT UNM dengan jumlah responden 20 mahasiswa tata rias, 2 dosen ahli instrument dan 2 model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Langkah-langkah Mixing Foundation teknik bakar pada kulit wajah berminyak hal pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan alat dan kosmetik yang akan digunakan baru kemudian dilakukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/d/kulit-berminyak-wajah-resnet50-kesehatan-perbandin-thumb-ffa04.webp" type="image/webp" length="97528" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/kulit-berminyak-wajah-resnet50-kesehatan-perbandin-thumb-ffa04.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/kulit-berminyak-wajah-resnet50-kesehatan-perbandin-thumb-09691.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/kulit-berminyak-wajah-resnet50-kesehatan-perbandin-thumb-05233.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-527-unm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21072-homeec.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila P5 Kurikulum Merdeka Pada Kompetensi Keahlian Desain Busana Dan Produk Busana Smk Negeri 8 Makassar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila P5 Kurikulum Merdeka Pada Kompetensi Keahlian Desain Busana Dan Produk Busana Smk Negeri 8 Makassar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila P5 Kurikulum Merdeka Pada Kompetensi Keahlian Desain Busana Dan Produk Busana Smk Negeri 8 Makassar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-68057-desain-busana-artwear-guru-smk-otonomi-peserta</link>
	<guid isPermaLink="false">5d2350d3df519b13ac1749fb785834d0</guid>
	<pubDate>Mon, 21 Sep 2026 20:47:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<category><![CDATA[ ojs unm ac ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,header,ojs,page,unm]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak pelatihan guru terhadap implementasi P5 di SMK. 2. Analisis lebih mendalam tentang keterlibatan siswa dalam proyek P5 berbasis karakter. 3. Studi tentang peran mitra industri dalam mendukung keberlanjutan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Kurikulum Merdeka Pada Kompetensi Keahlian Desain Busana Dan Produk Busana Smk Negeri 8 Makassar: 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak pelatihan guru terhadap implementasi P5 di SMK. 2. Analisis lebih mendalam tentang keterlibatan siswa dalam proyek P5 berbasis karakter. 3. Studi tentang peran mitra industri dalam mendukung keberlanjutan proyek P5 di sekolah vokasi.. Kegiatan P5 di SMK Negeri 8 Makassar telah direncanakan, dilaksanakan, dan dievaluasi secara terstruktur.Perencanaan dimulai dari pembentukan tim fasilitator hingga penyusunan modul.Pelaksanaan P5 melibatkan peserta didik sejak awal dan mengoptimalkan partisipasi mereka.Evaluasi fokus pada proses pembelajaran peserta didik, bukan hasil akhir projek.Meski demikian, masih diperlukan peningkatan kesiapan guru dan pemahaman terhadap konsep P5 berbasis projek ABSTRAK - Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Gambaran perencanaan P5 kurikulum merdeka pada kompetensi keahlian desain busana dan produk busana SMK Negeri 8 Makassar, (2) Gambaran pelaksanaan P5 kurikulum merdeka pada kompetensi keahlian desain busana dan produk busana SMK Negeri 8 Makassar, (3) Gambaran evaluasi kegiatan P5 di SMK Negeri 8 Makassar. Subjek penelitian ini adalah guru SMK Negeri 8 Makassar. Diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan kajian observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan : (1) Perencanaan kegiatan P5 di mulai dari membentuk tim fasilitator, mengindentifikasi tingkat kesiapan satuan pendidikan , merancang tema, dan alokasi waktu projek P5 dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/2/desain-busana-artwear-guru-smk-otonomi-peserta-did-thumb-5a516.webp" title="JURIS - Analisis Kegiatan Projek Penguatan Profil  Pelajar Pancasila (P5)  Kurikulum Merdeka Pada Kompetensi Keahlian Desain Busana Dan Produk Busana Smk Negeri 8 Makassar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/2/desain-busana-artwear-guru-smk-otonomi-peserta-did-thumb-5a516.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/2/desain-busana-artwear-guru-smk-otonomi-peserta-did-thumb-5a516.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/2/desain-busana-artwear-guru-smk-otonomi-peserta-did-thumb-5a516.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kegiatan Projek Penguatan Profil  Pelajar Pancasila (P5)  Kurikulum Merdeka Pada Kompetensi Keahlian Desain Busana Dan Produk Busana Smk Negeri 8 Makassar" alt="JURIS - Analisis Kegiatan Projek Penguatan Profil  Pelajar Pancasila (P5)  Kurikulum Merdeka Pada Kompetensi Keahlian Desain Busana Dan Produk Busana Smk Negeri 8 Makassar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/2/desain-busana-artwear-guru-smk-otonomi-peserta-did-thumb-94697.webp" title="JURIS - Analisis Kegiatan Projek Penguatan Profil  Pelajar Pancasila (P5)  Kurikulum Merdeka Pada Kompetensi Keahlian Desain Busana Dan Produk Busana Smk Negeri 8 Makassar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/2/desain-busana-artwear-guru-smk-otonomi-peserta-did-thumb-94697.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/2/desain-busana-artwear-guru-smk-otonomi-peserta-did-thumb-94697.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/2/desain-busana-artwear-guru-smk-otonomi-peserta-did-thumb-94697.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kegiatan Projek Penguatan Profil  Pelajar Pancasila (P5)  Kurikulum Merdeka Pada Kompetensi Keahlian Desain Busana Dan Produk Busana Smk Negeri 8 Makassar" alt="JURIS - Analisis Kegiatan Projek Penguatan Profil  Pelajar Pancasila (P5)  Kurikulum Merdeka Pada Kompetensi Keahlian Desain Busana Dan Produk Busana Smk Negeri 8 Makassar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/2/desain-busana-artwear-guru-smk-otonomi-peserta-did-thumb-90b76.webp" title="JURIS - Analisis Kegiatan Projek Penguatan Profil  Pelajar Pancasila (P5)  Kurikulum Merdeka Pada Kompetensi Keahlian Desain Busana Dan Produk Busana Smk Negeri 8 Makassar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/2/desain-busana-artwear-guru-smk-otonomi-peserta-did-thumb-90b76.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/2/desain-busana-artwear-guru-smk-otonomi-peserta-did-thumb-90b76.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/2/desain-busana-artwear-guru-smk-otonomi-peserta-did-thumb-90b76.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kegiatan Projek Penguatan Profil  Pelajar Pancasila (P5)  Kurikulum Merdeka Pada Kompetensi Keahlian Desain Busana Dan Produk Busana Smk Negeri 8 Makassar" alt="JURIS - Analisis Kegiatan Projek Penguatan Profil  Pelajar Pancasila (P5)  Kurikulum Merdeka Pada Kompetensi Keahlian Desain Busana Dan Produk Busana Smk Negeri 8 Makassar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-68057-desain-busana-artwear-guru-smk-otonomi-peserta" title="JURIS - Analisis Kegiatan Projek Penguatan Profil  Pelajar Pancasila (P5)  Kurikulum Merdeka Pada Kompetensi Keahlian Desain Busana Dan Produk Busana Smk Negeri 8 Makassar" target="_blank">Analisis Kegiatan Projek Penguatan Profil  Pelajar Pancasila (P5)  Kurikulum Merdeka Pada Kompetensi Keahlian Desain Busana Dan Produk Busana Smk Negeri 8 Makassar</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak pelatihan guru terhadap implementasi P5 di SMK. 2. Analisis lebih mendalam tentang keterlibatan siswa dalam proyek P5 berbasis karakter. 3. Studi tentang peran mitra industri dalam mendukung keberlanjutan proyek P5 di sekolah vokasi..
<br>Kegiatan P5 di SMK Negeri 8 Makassar telah direncanakan, dilaksanakan, dan dievaluasi secara terstruktur.Perencanaan dimulai dari pembentukan tim fasilitator hingga penyusunan modul.Pelaksanaan P5 melibatkan peserta didik sejak awal dan mengoptimalkan partisipasi mereka.Evaluasi fokus pada proses pembelajaran peserta didik, bukan hasil akhir projek.Meski demikian, masih diperlukan peningkatan kesiapan guru dan pemahaman terhadap konsep P5 berbasis projek
<br>ABSTRAK - Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Gambaran perencanaan P5 kurikulum merdeka pada kompetensi keahlian desain busana dan produk busana SMK Negeri 8 Makassar, (2) Gambaran pelaksanaan P5 kurikulum merdeka pada kompetensi keahlian desain busana dan produk busana SMK Negeri 8 Makassar, (3) Gambaran evaluasi kegiatan P5 di SMK Negeri 8 Makassar. Subjek penelitian ini adalah guru SMK Negeri 8 Makassar. Diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan kajian observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan : (1) Perencanaan kegiatan P5 di mulai dari membentuk tim fasilitator, mengindentifikasi tingkat kesiapan satuan pendidikan , merancang tema, dan alokasi waktu projek P5 dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/2/desain-busana-artwear-guru-smk-otonomi-peserta-did-thumb-90b76.webp" type="image/webp" length="110252" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/2/desain-busana-artwear-guru-smk-otonomi-peserta-did-thumb-5a516.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/2/desain-busana-artwear-guru-smk-otonomi-peserta-did-thumb-94697.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/2/desain-busana-artwear-guru-smk-otonomi-peserta-did-thumb-90b76.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-527-unm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21072-homeec.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 22 Sep 2026 05:54:31 +0700. 24 items. Served in: 4.996 seconds [rss] -->
