<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 15 Sep 2026 02:27:04 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 15 Sep 2026 02:27:04 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-09-15T02:27:04+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Participation of eleventh grade students of SMA Negeri 11 Yogyakarta in visual art learning ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Participation of eleventh grade students of SMA Negeri 11 Yogyakarta in visual art learning ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Participation of eleventh grade students of SMA Negeri 11 Yogyakarta in visual art learning ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65989-integrasi-seni-pendidikan-visual-partisipasi</link>
	<guid isPermaLink="false">42a546dd488357b2adacf63de3bd791a</guid>
	<pubDate>Tue, 15 Sep 2026 01:22:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ broken home ]]></category>
	<category><![CDATA[ poppy hill ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[broken,hill,home,poppy]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak integrasi seni dengan mata pelajaran STEM (sains, teknologi, teknik, dan matematika) terhadap perkembangan kreativitas dan kemampuan berpikir kritis peserta didik. 2. Mempelajari efektivitas metode pembelajaran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Participation of eleventh-grade students of SMA Negeri 11 Yogyakarta in visual art learning: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak integrasi seni dengan mata pelajaran STEM (sains, teknologi, teknik, dan matematika) terhadap perkembangan kreativitas dan kemampuan berpikir kritis peserta didik. 2. Mempelajari efektivitas metode pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan partisipasi aktif peserta didik, terutama di sekolah dengan sumber daya terbatas. 3. Mengeksplorasi peran teknologi digital, seperti aplikasi kreatif atau platform pembelajaran online, dalam memperkaya pengalaman belajar seni rupa dan meningkatkan keterlibatan peserta didik. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan wawasan baru tentang strategi pengajaran seni yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik modern.. Partisipasi peserta didik kelas XI di SMA Negeri 11 Yogyakarta dalam pembelajaran seni rupa merupakan aspek penting yang memengaruhi kualitas proses belajar.Sebanyak 86% peserta didik menunjukkan keterlibatan aktif dan antusiasme dalam pembelajaran seni rupa.Partisipasi ini mencakup bentuk langsung (seperti keterlibatan fisik dan psikologis) dan tidak langsung (seperti memberikan saran terhadap proses pembelajaran).Faktor-faktor seperti minat peserta didik, suasana kelas yang kondusif, dan integrasi seni dengan disiplin ilmu lain menjadi penentu utama partisipasi aktif.Pendidikan seni rupa di SMA Negeri 11 Yogyakarta berhasil meningkatkan sensitivitas indrawi, mengembangkan kreativitas, dan memperluas pemahaman peserta didik tentang nilai seni Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana partisipasi peserta didik dan mengetahui apa saja faktor yang mempengaruhi partisipasi aktif peserta didik kelas XI di SMA N 11 Yogyakarta dalam pembelajaran seni rupa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara kepada peserta didik dan guru, serta dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah guru dan peserta didik kelas XI IPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1.) Partisipasi peserta didik dalam pembelajaran seni rupa di SMA N 11 Yogyakarta mencakup partisipasi langsung dan tidak langsung. 86% peserta didik telah ada indikasi untuk terlibat aktif dan antusias dalam mengikuti... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/6/integrasi-seni-pendidikan-visual-partisipasi-aktif-thumb-dca01.webp" title="JURIS - Participation of eleventh-grade students of SMA Negeri 11 Yogyakarta in visual art learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/integrasi-seni-pendidikan-visual-partisipasi-aktif-thumb-dca01.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/integrasi-seni-pendidikan-visual-partisipasi-aktif-thumb-dca01.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/integrasi-seni-pendidikan-visual-partisipasi-aktif-thumb-dca01.webp 1x" title="JURIS - Participation of eleventh-grade students of SMA Negeri 11 Yogyakarta in visual art learning" alt="JURIS - Participation of eleventh-grade students of SMA Negeri 11 Yogyakarta in visual art learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/integrasi-seni-pendidikan-visual-partisipasi-aktif-thumb-2c2ce.webp" title="JURIS - Participation of eleventh-grade students of SMA Negeri 11 Yogyakarta in visual art learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/integrasi-seni-pendidikan-visual-partisipasi-aktif-thumb-2c2ce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/integrasi-seni-pendidikan-visual-partisipasi-aktif-thumb-2c2ce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/integrasi-seni-pendidikan-visual-partisipasi-aktif-thumb-2c2ce.webp 1x" title="JURIS - Participation of eleventh-grade students of SMA Negeri 11 Yogyakarta in visual art learning" alt="JURIS - Participation of eleventh-grade students of SMA Negeri 11 Yogyakarta in visual art learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/integrasi-seni-pendidikan-visual-partisipasi-aktif-thumb-a6ad9.webp" title="JURIS - Participation of eleventh-grade students of SMA Negeri 11 Yogyakarta in visual art learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/integrasi-seni-pendidikan-visual-partisipasi-aktif-thumb-a6ad9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/integrasi-seni-pendidikan-visual-partisipasi-aktif-thumb-a6ad9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/integrasi-seni-pendidikan-visual-partisipasi-aktif-thumb-a6ad9.webp 1x" title="JURIS - Participation of eleventh-grade students of SMA Negeri 11 Yogyakarta in visual art learning" alt="JURIS - Participation of eleventh-grade students of SMA Negeri 11 Yogyakarta in visual art learning" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65989-integrasi-seni-pendidikan-visual-partisipasi" title="JURIS - Participation of eleventh-grade students of SMA Negeri 11 Yogyakarta in visual art learning" target="_blank">Participation of eleventh-grade students of SMA Negeri 11 Yogyakarta in visual art learning</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak integrasi seni dengan mata pelajaran STEM (sains, teknologi, teknik, dan matematika) terhadap perkembangan kreativitas dan kemampuan berpikir kritis peserta didik. 2. Mempelajari efektivitas metode pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan partisipasi aktif peserta didik, terutama di sekolah dengan sumber daya terbatas. 3. Mengeksplorasi peran teknologi digital, seperti aplikasi kreatif atau platform pembelajaran online, dalam memperkaya pengalaman belajar seni rupa dan meningkatkan keterlibatan peserta didik. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan wawasan baru tentang strategi pengajaran seni yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik modern..
<br>Partisipasi peserta didik kelas XI di SMA Negeri 11 Yogyakarta dalam pembelajaran seni rupa merupakan aspek penting yang memengaruhi kualitas proses belajar.Sebanyak 86% peserta didik menunjukkan keterlibatan aktif dan antusiasme dalam pembelajaran seni rupa.Partisipasi ini mencakup bentuk langsung (seperti keterlibatan fisik dan psikologis) dan tidak langsung (seperti memberikan saran terhadap proses pembelajaran).Faktor-faktor seperti minat peserta didik, suasana kelas yang kondusif, dan integrasi seni dengan disiplin ilmu lain menjadi penentu utama partisipasi aktif.Pendidikan seni rupa di SMA Negeri 11 Yogyakarta berhasil meningkatkan sensitivitas indrawi, mengembangkan kreativitas, dan memperluas pemahaman peserta didik tentang nilai seni
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana partisipasi peserta didik dan mengetahui apa saja faktor yang mempengaruhi partisipasi aktif peserta didik kelas XI di SMA N 11 Yogyakarta dalam pembelajaran seni rupa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara kepada peserta didik dan guru, serta dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah guru dan peserta didik kelas XI IPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1.) Partisipasi peserta didik dalam pembelajaran seni rupa di SMA N 11 Yogyakarta mencakup partisipasi langsung dan tidak langsung. 86% peserta didik telah ada indikasi untuk terlibat aktif dan antusias dalam mengikuti...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/6/integrasi-seni-pendidikan-visual-partisipasi-aktif-thumb-2c2ce.webp" type="image/webp" length="108098" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/integrasi-seni-pendidikan-visual-partisipasi-aktif-thumb-dca01.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/integrasi-seni-pendidikan-visual-partisipasi-aktif-thumb-2c2ce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/integrasi-seni-pendidikan-visual-partisipasi-aktif-thumb-a6ad9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20623-sungging-journal-innovative-cultural-transdisciplinary.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Development of intercultural creativity through art education at Junior High School Pengembangan kreativitas interkultural melalui pendidikan seni rupa di SMP ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Development of intercultural creativity through art education at Junior High School Pengembangan kreativitas interkultural melalui pendidikan seni rupa di SMP ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Development of intercultural creativity through art education at Junior High School Pengembangan kreativitas interkultural melalui pendidikan seni rupa di SMP ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65985-siswa-generasi-muda-wujud-karya-seni-pendidikan</link>
	<guid isPermaLink="false">3a70038a8d1fb5ee0a88a1efc1a52869</guid>
	<pubDate>Tue, 15 Sep 2026 01:20:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ june edition ]]></category>
	<category><![CDATA[ yusuf yonevi ]]></category>
	<category><![CDATA[ afnan barkah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[afnan,barkah,edition,june,yonevi,yusuf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kreativitas interkultural siswa, disarankan agar pembelajaran seni rupa di SMP Negeri 15 Yogyakarta lebih menekankan pada integrasi budaya lokal dan budaya asal siswa dalam proyek-proyek seni. Selain itu, pemanfaatan media digital sebagai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Development of intercultural creativity through art education at Junior High School: Pengembangan kreativitas interkultural melalui pendidikan seni rupa di SMP: Untuk meningkatkan kreativitas interkultural siswa, disarankan agar pembelajaran seni rupa di SMP Negeri 15 Yogyakarta lebih menekankan pada integrasi budaya lokal dan budaya asal siswa dalam proyek-proyek seni. Selain itu, pemanfaatan media digital sebagai sarana ekspresi kreatif dapat mendorong siswa untuk terlibat secara aktif dalam pengembangan nilai-nilai budaya mereka. Dengan pendekatan yang lebih kontekstual dan personal, seperti pembelajaran berbasis proyek budaya, diharapkan dapat meningkatkan motivasi siswa dalam memperkenalkan budaya lokal mereka melalui karya seni. Guru juga dapat mendorong siswa untuk mengakses sumber-sumber budaya melalui media sosial dan lingkungan sekitar sebagai referensi karya seni.. Studi ini menegaskan bahwa pembelajaran seni rupa di SMP Negeri 15 Yogyakarta memainkan peran signifikan dalam mengembangkan kreativitas siswa dalam konteks keberagaman budaya.Dengan latar belakang siswa yang berasal dari berbagai daerah, proses pembelajaran seni rupa menjadi wadah potensial bagi terbentuknya kesadaran interkultural.Temuan penelitian mengindikasikan bahwa metode yang digunakan oleh para guru bersifat fleksibel dan responsif terhadap kelas, seperti penggunaan diskusi, praktik langsung, serta strategi deep learning yang mendorong pemahaman mendalam dan keterlibatan emosional siswa dalam berkesenian.Suasana pembelajaran yang inklusif menjadi pondasi penting dalam mengakomodasi keberagaman budaya siswa.Guru tidak memaksakan satu budaya tertentu, melainkan membuka ruang bagi pertemuan berbagai latar budaya yang dibawa siswa Globalisasi telah menciptakan dunia yang saling terhubung, baik melalui teknologi, mobilitas manusia, maupun pertukaran budaya. Dalam konteks ini, pendidikan memiliki peran sentral dalam mempersiapkan peserta didik untuk hidup dalam masyarakat yang majemuk dan dinamis. Salah satu kemampuan penting yang harus dimiliki generasi muda ialah kreativitas interkultural, yaitu kemampuan untuk memahami, menghargai, dan menciptakan sesuatu yang baru berdasarkan interaksi lintas budaya. Kreativitas interkultural tidak hanya berfungsi sebagai jembatan komunikasi antarbudaya, melainkan juga sebagai landasan bagi terciptanya masyarakat yang inklusif,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/b/siswa-generasi-muda-wujud-karya-seni-pendidikan-vi-thumb-13560.webp" title="JURIS - Development of intercultural creativity through art education at Junior High School: Pengembangan kreativitas interkultural melalui pendidikan seni rupa di SMP" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/siswa-generasi-muda-wujud-karya-seni-pendidikan-vi-thumb-13560.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/siswa-generasi-muda-wujud-karya-seni-pendidikan-vi-thumb-13560.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/siswa-generasi-muda-wujud-karya-seni-pendidikan-vi-thumb-13560.webp 1x" title="JURIS - Development of intercultural creativity through art education at Junior High School: Pengembangan kreativitas interkultural melalui pendidikan seni rupa di SMP" alt="JURIS - Development of intercultural creativity through art education at Junior High School: Pengembangan kreativitas interkultural melalui pendidikan seni rupa di SMP" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/b/siswa-generasi-muda-wujud-karya-seni-pendidikan-vi-thumb-6b4f8.webp" title="JURIS - Development of intercultural creativity through art education at Junior High School: Pengembangan kreativitas interkultural melalui pendidikan seni rupa di SMP" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/siswa-generasi-muda-wujud-karya-seni-pendidikan-vi-thumb-6b4f8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/siswa-generasi-muda-wujud-karya-seni-pendidikan-vi-thumb-6b4f8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/siswa-generasi-muda-wujud-karya-seni-pendidikan-vi-thumb-6b4f8.webp 1x" title="JURIS - Development of intercultural creativity through art education at Junior High School: Pengembangan kreativitas interkultural melalui pendidikan seni rupa di SMP" alt="JURIS - Development of intercultural creativity through art education at Junior High School: Pengembangan kreativitas interkultural melalui pendidikan seni rupa di SMP" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/b/siswa-generasi-muda-wujud-karya-seni-pendidikan-vi-thumb-43b63.webp" title="JURIS - Development of intercultural creativity through art education at Junior High School: Pengembangan kreativitas interkultural melalui pendidikan seni rupa di SMP" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/siswa-generasi-muda-wujud-karya-seni-pendidikan-vi-thumb-43b63.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/siswa-generasi-muda-wujud-karya-seni-pendidikan-vi-thumb-43b63.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/siswa-generasi-muda-wujud-karya-seni-pendidikan-vi-thumb-43b63.webp 1x" title="JURIS - Development of intercultural creativity through art education at Junior High School: Pengembangan kreativitas interkultural melalui pendidikan seni rupa di SMP" alt="JURIS - Development of intercultural creativity through art education at Junior High School: Pengembangan kreativitas interkultural melalui pendidikan seni rupa di SMP" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65985-siswa-generasi-muda-wujud-karya-seni-pendidikan" title="JURIS - Development of intercultural creativity through art education at Junior High School: Pengembangan kreativitas interkultural melalui pendidikan seni rupa di SMP" target="_blank">Development of intercultural creativity through art education at Junior High School: Pengembangan kreativitas interkultural melalui pendidikan seni rupa di SMP</a>: Untuk meningkatkan kreativitas interkultural siswa, disarankan agar pembelajaran seni rupa di SMP Negeri 15 Yogyakarta lebih menekankan pada integrasi budaya lokal dan budaya asal siswa dalam proyek-proyek seni. Selain itu, pemanfaatan media digital sebagai sarana ekspresi kreatif dapat mendorong siswa untuk terlibat secara aktif dalam pengembangan nilai-nilai budaya mereka. Dengan pendekatan yang lebih kontekstual dan personal, seperti pembelajaran berbasis proyek budaya, diharapkan dapat meningkatkan motivasi siswa dalam memperkenalkan budaya lokal mereka melalui karya seni. Guru juga dapat mendorong siswa untuk mengakses sumber-sumber budaya melalui media sosial dan lingkungan sekitar sebagai referensi karya seni..
<br>Studi ini menegaskan bahwa pembelajaran seni rupa di SMP Negeri 15 Yogyakarta memainkan peran signifikan dalam mengembangkan kreativitas siswa dalam konteks keberagaman budaya.Dengan latar belakang siswa yang berasal dari berbagai daerah, proses pembelajaran seni rupa menjadi wadah potensial bagi terbentuknya kesadaran interkultural.Temuan penelitian mengindikasikan bahwa metode yang digunakan oleh para guru bersifat fleksibel dan responsif terhadap kelas, seperti penggunaan diskusi, praktik langsung, serta strategi deep learning yang mendorong pemahaman mendalam dan keterlibatan emosional siswa dalam berkesenian.Suasana pembelajaran yang inklusif menjadi pondasi penting dalam mengakomodasi keberagaman budaya siswa.Guru tidak memaksakan satu budaya tertentu, melainkan membuka ruang bagi pertemuan berbagai latar budaya yang dibawa siswa
<br>Globalisasi telah menciptakan dunia yang saling terhubung, baik melalui teknologi, mobilitas manusia, maupun pertukaran budaya. Dalam konteks ini, pendidikan memiliki peran sentral dalam mempersiapkan peserta didik untuk hidup dalam masyarakat yang majemuk dan dinamis. Salah satu kemampuan penting yang harus dimiliki generasi muda ialah kreativitas interkultural, yaitu kemampuan untuk memahami, menghargai, dan menciptakan sesuatu yang baru berdasarkan interaksi lintas budaya. Kreativitas interkultural tidak hanya berfungsi sebagai jembatan komunikasi antarbudaya, melainkan juga sebagai landasan bagi terciptanya masyarakat yang inklusif,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/b/siswa-generasi-muda-wujud-karya-seni-pendidikan-vi-thumb-43b63.webp" type="image/webp" length="96608" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/siswa-generasi-muda-wujud-karya-seni-pendidikan-vi-thumb-13560.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/siswa-generasi-muda-wujud-karya-seni-pendidikan-vi-thumb-6b4f8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/siswa-generasi-muda-wujud-karya-seni-pendidikan-vi-thumb-43b63.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20623-sungging-journal-innovative-cultural-transdisciplinary.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The implementation of recreational educational concepts in the interior design of Rumah Seni Cemeti Yogyakarta Implementasi konsep rekreatif edukatif pada perancangan interior Rumah Seni Cemeti Yogya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The implementation of recreational educational concepts in the interior design of Rumah Seni Cemeti Yogyakarta Implementasi konsep rekreatif edukatif pada perancangan interior Rumah Seni Cemeti Yogya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The implementation of recreational educational concepts in the interior design of Rumah Seni Cemeti Yogyakarta Implementasi konsep rekreatif edukatif pada perancangan interior Rumah Seni Cemeti Yogya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65983-seni-kriya-tiongkok-interior-rumah-bodrie-kondisi</link>
	<guid isPermaLink="false">c7e5f4a6298605764e9cc26ba8d34858</guid>
	<pubDate>Tue, 15 Sep 2026 01:05:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ june edition ]]></category>
	<category><![CDATA[ yusuf yonevi ]]></category>
	<category><![CDATA[ afnan barkah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[afnan,barkah,edition,june,yonevi,yusuf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan minat pengunjung, terutama generasi muda dan wisatawan, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan desain interior yang lebih inovatif dan menarik. Hal ini dapat dilakukan dengan menggabungkan unsur-unsur alam dan kekinian, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The implementation of recreational-educational concepts in the interior design of Rumah Seni Cemeti Yogyakarta: Implementasi konsep rekreatif edukatif pada perancangan interior Rumah Seni Cemeti Yogya: Untuk meningkatkan minat pengunjung, terutama generasi muda dan wisatawan, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan desain interior yang lebih inovatif dan menarik. Hal ini dapat dilakukan dengan menggabungkan unsur-unsur alam dan kekinian, serta memanfaatkan teknologi virtual reality untuk menciptakan pengalaman yang interaktif dan edukatif. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi cara-cara baru dalam mengapresiasi seni, seperti menggunakan media digital atau kolaborasi dengan seniman lokal. Dengan demikian, Rumah Seni Cemeti dapat menjadi destinasi seni yang lebih menarik dan interaktif, serta mampu meningkatkan minat masyarakat dalam berkunjung dan menikmati karya seni.. Untuk menciptakan fasilitas aman dan nyaman, salah satu faktor yang menjadi pendukung adalah desain interior.Desain interior merupakan ilmu yang mempelajari dan menciptakan tata kondisi dalam ruangan agar nyaman, aman dan sesuai dengan standarisasi desain yang telah ada.Perlu adanya fasilitas yang aman dan nyaman dalam berbagai kegiatan khususnya fasilitas dalam kegiatan kesenian.Galeri seni merupakan salah satu fasilitas yang sangat berperan dalam kegiatan seni.Dari berbagai konsep dalam desain interior penulis memilih konsep rekreatif edukatif pada perancangan Rumah Seni Cemeti, dengan melihat kondisi kota Yogyakarta yang dijuluki sebagai kota pelajar dan juga juga kota yang terkenal akan pariwisatanya, maka konsep rekreatif edukatif dapat menjadi konsep yang tepat pada perancangan Rumah Seni Cemeti.Dengan adanya desain interior berkonsep ini bertujuan memberikan kenyamanan kepada pengunjung dimana pengunjung dapat merasakan kegiatan rekreasi dan juga edukasi saat mengunjungi rumah seni cemeti.Hasil dari metode ini menunjukkan konsep yang mampu menjawab permasalahan yang terjadi pada galeri.Konsep yang dihadirkan menciptakan suasana yang tidak membosankan dengan layout yang dinamis dan penataan furniture yang sesuai dengan penggunaan yang digunakan, kebutuhan dan konsep menghadirkan kesan rekreasi dengan penggunaan desain yang yang condong kearah alam dan penggunaan warna alam dan kekinian guna menarik minat pengunjung terutama generasi muda dan wisatawan.Maka dari itu mendesain ulang Rumah Seni Cemeti dengan interior yang rekreatif, edukatif, akan menjadi solusi dalam menarik minat masyarakat untuk kembali berkunjung Rumah Seni Cemeti merupakan salah satu organisasi yang bergerak di bidang kesenian kontemporer dan memiliki banyak peran dalam berbagai kesenian, ruang pamer, pusat informasi, dokumentasi, dan promosi bagi seni rupa kontemporer. Organisasi yang terbentuk pada tahun 1988 ini secara aktif memamerkan dan mengkomunikasikan karya dari seniman baik dari Indonesia maupun dari mancanegara. Sebagai salah satu instansi yang mewadahi seni dan masyarakat dalam mengembangkan kesenian dan mengapresiasikan kegiatan seni... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/9/seni-kriya-tiongkok-interior-rumah-bodrie-kondisi-thumb-544b6.webp" title="JURIS - The implementation of recreational-educational concepts in the interior design of Rumah Seni Cemeti Yogyakarta: Implementasi konsep rekreatif edukatif pada perancangan interior Rumah Seni Cemeti Yogya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/seni-kriya-tiongkok-interior-rumah-bodrie-kondisi-thumb-544b6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/seni-kriya-tiongkok-interior-rumah-bodrie-kondisi-thumb-544b6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/seni-kriya-tiongkok-interior-rumah-bodrie-kondisi-thumb-544b6.webp 1x" title="JURIS - The implementation of recreational-educational concepts in the interior design of Rumah Seni Cemeti Yogyakarta: Implementasi konsep rekreatif edukatif pada perancangan interior Rumah Seni Cemeti Yogya" alt="JURIS - The implementation of recreational-educational concepts in the interior design of Rumah Seni Cemeti Yogyakarta: Implementasi konsep rekreatif edukatif pada perancangan interior Rumah Seni Cemeti Yogya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/seni-kriya-tiongkok-interior-rumah-bodrie-kondisi-thumb-cff30.webp" title="JURIS - The implementation of recreational-educational concepts in the interior design of Rumah Seni Cemeti Yogyakarta: Implementasi konsep rekreatif edukatif pada perancangan interior Rumah Seni Cemeti Yogya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/seni-kriya-tiongkok-interior-rumah-bodrie-kondisi-thumb-cff30.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/seni-kriya-tiongkok-interior-rumah-bodrie-kondisi-thumb-cff30.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/seni-kriya-tiongkok-interior-rumah-bodrie-kondisi-thumb-cff30.webp 1x" title="JURIS - The implementation of recreational-educational concepts in the interior design of Rumah Seni Cemeti Yogyakarta: Implementasi konsep rekreatif edukatif pada perancangan interior Rumah Seni Cemeti Yogya" alt="JURIS - The implementation of recreational-educational concepts in the interior design of Rumah Seni Cemeti Yogyakarta: Implementasi konsep rekreatif edukatif pada perancangan interior Rumah Seni Cemeti Yogya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/seni-kriya-tiongkok-interior-rumah-bodrie-kondisi-thumb-64322.webp" title="JURIS - The implementation of recreational-educational concepts in the interior design of Rumah Seni Cemeti Yogyakarta: Implementasi konsep rekreatif edukatif pada perancangan interior Rumah Seni Cemeti Yogya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/seni-kriya-tiongkok-interior-rumah-bodrie-kondisi-thumb-64322.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/seni-kriya-tiongkok-interior-rumah-bodrie-kondisi-thumb-64322.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/seni-kriya-tiongkok-interior-rumah-bodrie-kondisi-thumb-64322.webp 1x" title="JURIS - The implementation of recreational-educational concepts in the interior design of Rumah Seni Cemeti Yogyakarta: Implementasi konsep rekreatif edukatif pada perancangan interior Rumah Seni Cemeti Yogya" alt="JURIS - The implementation of recreational-educational concepts in the interior design of Rumah Seni Cemeti Yogyakarta: Implementasi konsep rekreatif edukatif pada perancangan interior Rumah Seni Cemeti Yogya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65983-seni-kriya-tiongkok-interior-rumah-bodrie-kondisi" title="JURIS - The implementation of recreational-educational concepts in the interior design of Rumah Seni Cemeti Yogyakarta: Implementasi konsep rekreatif edukatif pada perancangan interior Rumah Seni Cemeti Yogya" target="_blank">The implementation of recreational-educational concepts in the interior design of Rumah Seni Cemeti Yogyakarta: Implementasi konsep rekreatif edukatif pada perancangan interior Rumah Seni Cemeti Yogya</a>: Untuk meningkatkan minat pengunjung, terutama generasi muda dan wisatawan, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan desain interior yang lebih inovatif dan menarik. Hal ini dapat dilakukan dengan menggabungkan unsur-unsur alam dan kekinian, serta memanfaatkan teknologi virtual reality untuk menciptakan pengalaman yang interaktif dan edukatif. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi cara-cara baru dalam mengapresiasi seni, seperti menggunakan media digital atau kolaborasi dengan seniman lokal. Dengan demikian, Rumah Seni Cemeti dapat menjadi destinasi seni yang lebih menarik dan interaktif, serta mampu meningkatkan minat masyarakat dalam berkunjung dan menikmati karya seni..
<br>Untuk menciptakan fasilitas aman dan nyaman, salah satu faktor yang menjadi pendukung adalah desain interior.Desain interior merupakan ilmu yang mempelajari dan menciptakan tata kondisi dalam ruangan agar nyaman, aman dan sesuai dengan standarisasi desain yang telah ada.Perlu adanya fasilitas yang aman dan nyaman dalam berbagai kegiatan khususnya fasilitas dalam kegiatan kesenian.Galeri seni merupakan salah satu fasilitas yang sangat berperan dalam kegiatan seni.Dari berbagai konsep dalam desain interior penulis memilih konsep rekreatif edukatif pada perancangan Rumah Seni Cemeti, dengan melihat kondisi kota Yogyakarta yang dijuluki sebagai kota pelajar dan juga juga kota yang terkenal akan pariwisatanya, maka konsep rekreatif edukatif dapat menjadi konsep yang tepat pada perancangan Rumah Seni Cemeti.Dengan adanya desain interior berkonsep ini bertujuan memberikan kenyamanan kepada pengunjung dimana pengunjung dapat merasakan kegiatan rekreasi dan juga edukasi saat mengunjungi rumah seni cemeti.Hasil dari metode ini menunjukkan konsep yang mampu menjawab permasalahan yang terjadi pada galeri.Konsep yang dihadirkan menciptakan suasana yang tidak membosankan dengan layout yang dinamis dan penataan furniture yang sesuai dengan penggunaan yang digunakan, kebutuhan dan konsep menghadirkan kesan rekreasi dengan penggunaan desain yang yang condong kearah alam dan penggunaan warna alam dan kekinian guna menarik minat pengunjung terutama generasi muda dan wisatawan.Maka dari itu mendesain ulang Rumah Seni Cemeti dengan interior yang rekreatif, edukatif, akan menjadi solusi dalam menarik minat masyarakat untuk kembali berkunjung
<br>Rumah Seni Cemeti merupakan salah satu organisasi yang bergerak di bidang kesenian kontemporer dan memiliki banyak peran dalam berbagai kesenian, ruang pamer, pusat informasi, dokumentasi, dan promosi bagi seni rupa kontemporer. Organisasi yang terbentuk pada tahun 1988 ini secara aktif memamerkan dan mengkomunikasikan karya dari seniman baik dari Indonesia maupun dari mancanegara. Sebagai salah satu instansi yang mewadahi seni dan masyarakat dalam mengembangkan kesenian dan mengapresiasikan kegiatan seni...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/9/seni-kriya-tiongkok-interior-rumah-bodrie-kondisi-thumb-64322.webp" type="image/webp" length="89846" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/seni-kriya-tiongkok-interior-rumah-bodrie-kondisi-thumb-544b6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/seni-kriya-tiongkok-interior-rumah-bodrie-kondisi-thumb-cff30.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/seni-kriya-tiongkok-interior-rumah-bodrie-kondisi-thumb-64322.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20623-sungging-journal-innovative-cultural-transdisciplinary.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Anatomical construction of book covers by indie publishing houses in Yogyakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Anatomical construction of book covers by indie publishing houses in Yogyakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Anatomical construction of book covers by indie publishing houses in Yogyakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65992-perubahan-anatomi-kaver-buku-indie-penerbit-yogyak</link>
	<guid isPermaLink="false">4111d130df9c149e8f95869bb468ea42</guid>
	<pubDate>Tue, 15 Sep 2026 00:35:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ june edition ]]></category>
	<category><![CDATA[ dessy rachma ]]></category>
	<category><![CDATA[ central java ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[central,dessy,edition,java,june,rachma]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara penerbit indie dan penerbit mainstream di Yogyakarta untuk menganalisis lebih lanjut perbedaan dan kesamaan strategi pemasaran yang digunakan melalui desain cover buku. Selain itu, penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Anatomical construction of book covers by indie publishing houses in Yogyakarta: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara penerbit indie dan penerbit mainstream di Yogyakarta untuk menganalisis lebih lanjut perbedaan dan kesamaan strategi pemasaran yang digunakan melalui desain cover buku. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh desain cover buku terhadap keputusan pembelian dan loyalitas pembaca terhadap penerbit tertentu. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak digitalisasi terhadap strategi pemasaran penerbit indie di Yogyakarta, termasuk penggunaan e-book dan platform penjualan online.. Cover anatomy elements are a strategic aspect of publishing, encompassing marketing and brand identity.This can be observed in the consistency employed by the respective publishers, Pojok Cerpen Group, Kakatua, Bening Rua Aksara, and Daun Malam.From a marketing perspective, these publishers have established a loyal reader segment, which can be discerned from the relationship between design and reader preferences Perubahan demi perubahan elemen anatomi pada kaver buku lazim terjadi di industri penerbitan. Namun, sejauh ini perubahan elemen anatomi tersebut selalu dibaca sebagai sesuatu yang nirmakna. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan maksud perubahan anatomi kaver buku pada penerbit Indie di Yogyakarta. Metode penelitian ini menggunakan analisis kualitatif dekonstruktif dengan memanfaatkan konsep-konsep anatomi buku dari para pakar termasuk Michael Bhaskar. Hasil penelitian ini menunjukkan tiga pola konstruksi perubahan. Pertama, kontruksi tata letak; perubahan anatomi yang berbasis pada tata letak ini bertujuan untuk memanfaatkan teknik templateable yang berusaha untuk menarik perhatian pembaca. Kedua, konstruksi warna; pola desain ini diambil dan diterapkan pada kaver-kaver yang mengaggap bahwa warna putih dapat menjadi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/5/perubahan-anatomi-kaver-buku-indie-penerbit-yogyak-thumb-66955.webp" title="JURIS - Anatomical construction of book covers by indie publishing houses in Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/perubahan-anatomi-kaver-buku-indie-penerbit-yogyak-thumb-66955.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/perubahan-anatomi-kaver-buku-indie-penerbit-yogyak-thumb-66955.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/perubahan-anatomi-kaver-buku-indie-penerbit-yogyak-thumb-66955.webp 1x" title="JURIS - Anatomical construction of book covers by indie publishing houses in Yogyakarta" alt="JURIS - Anatomical construction of book covers by indie publishing houses in Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/5/perubahan-anatomi-kaver-buku-indie-penerbit-yogyak-thumb-44581.webp" title="JURIS - Anatomical construction of book covers by indie publishing houses in Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/perubahan-anatomi-kaver-buku-indie-penerbit-yogyak-thumb-44581.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/perubahan-anatomi-kaver-buku-indie-penerbit-yogyak-thumb-44581.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/perubahan-anatomi-kaver-buku-indie-penerbit-yogyak-thumb-44581.webp 1x" title="JURIS - Anatomical construction of book covers by indie publishing houses in Yogyakarta" alt="JURIS - Anatomical construction of book covers by indie publishing houses in Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/5/perubahan-anatomi-kaver-buku-indie-penerbit-yogyak-thumb-c073d.webp" title="JURIS - Anatomical construction of book covers by indie publishing houses in Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/perubahan-anatomi-kaver-buku-indie-penerbit-yogyak-thumb-c073d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/perubahan-anatomi-kaver-buku-indie-penerbit-yogyak-thumb-c073d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/perubahan-anatomi-kaver-buku-indie-penerbit-yogyak-thumb-c073d.webp 1x" title="JURIS - Anatomical construction of book covers by indie publishing houses in Yogyakarta" alt="JURIS - Anatomical construction of book covers by indie publishing houses in Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65992-perubahan-anatomi-kaver-buku-indie-penerbit-yogyak" title="JURIS - Anatomical construction of book covers by indie publishing houses in Yogyakarta" target="_blank">Anatomical construction of book covers by indie publishing houses in Yogyakarta</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara penerbit indie dan penerbit mainstream di Yogyakarta untuk menganalisis lebih lanjut perbedaan dan kesamaan strategi pemasaran yang digunakan melalui desain cover buku. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh desain cover buku terhadap keputusan pembelian dan loyalitas pembaca terhadap penerbit tertentu. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak digitalisasi terhadap strategi pemasaran penerbit indie di Yogyakarta, termasuk penggunaan e-book dan platform penjualan online..
<br>Cover anatomy elements are a strategic aspect of publishing, encompassing marketing and brand identity.This can be observed in the consistency employed by the respective publishers, Pojok Cerpen Group, Kakatua, Bening Rua Aksara, and Daun Malam.From a marketing perspective, these publishers have established a loyal reader segment, which can be discerned from the relationship between design and reader preferences
<br>Perubahan demi perubahan elemen anatomi pada kaver buku lazim terjadi di industri penerbitan. Namun, sejauh ini perubahan elemen anatomi tersebut selalu dibaca sebagai sesuatu yang nirmakna. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan maksud perubahan anatomi kaver buku pada penerbit Indie di Yogyakarta. Metode penelitian ini menggunakan analisis kualitatif dekonstruktif dengan memanfaatkan konsep-konsep anatomi buku dari para pakar termasuk Michael Bhaskar. Hasil penelitian ini menunjukkan tiga pola konstruksi perubahan. Pertama, kontruksi tata letak; perubahan anatomi yang berbasis pada tata letak ini bertujuan untuk memanfaatkan teknik templateable yang berusaha untuk menarik perhatian pembaca. Kedua, konstruksi warna; pola desain ini diambil dan diterapkan pada kaver-kaver yang mengaggap bahwa warna putih dapat menjadi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/5/perubahan-anatomi-kaver-buku-indie-penerbit-yogyak-thumb-c073d.webp" type="image/webp" length="174328" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/perubahan-anatomi-kaver-buku-indie-penerbit-yogyak-thumb-66955.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/perubahan-anatomi-kaver-buku-indie-penerbit-yogyak-thumb-44581.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/perubahan-anatomi-kaver-buku-indie-penerbit-yogyak-thumb-c073d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20623-sungging-journal-innovative-cultural-transdisciplinary.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Concept art design for the Mayapada culinary digital game Nusa dan Tara in pixel art style Perancangan concept art gim digital kuliner Mayapada Nusa dan Tara dengan gaya pixel art ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Concept art design for the Mayapada culinary digital game Nusa dan Tara in pixel art style Perancangan concept art gim digital kuliner Mayapada Nusa dan Tara dengan gaya pixel art ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Concept art design for the Mayapada culinary digital game Nusa dan Tara in pixel art style Perancangan concept art gim digital kuliner Mayapada Nusa dan Tara dengan gaya pixel art ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65999-desain-karakter-kelompok-concept</link>
	<guid isPermaLink="false">5095a2e52c480a2f20f9cc9e9f496d67</guid>
	<pubDate>Tue, 15 Sep 2026 00:32:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ june edition ]]></category>
	<category><![CDATA[ yusuf yonevi ]]></category>
	<category><![CDATA[ afnan barkah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[afnan,barkah,edition,june,yonevi,yusuf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan pengembangan gim edukatif yang lebih interaktif dan imersif, dengan fokus pada aspek-aspek seperti cerita, karakter, dan lingkungan yang menarik. Selain itu, dapat dieksplorasi penggunaan teknologi augmented ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Concept art design for the Mayapada culinary digital game Nusa dan Tara in pixel art style: Perancangan concept art gim digital kuliner Mayapada Nusa dan Tara dengan gaya pixel art: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan pengembangan gim edukatif yang lebih interaktif dan imersif, dengan fokus pada aspek-aspek seperti cerita, karakter, dan lingkungan yang menarik. Selain itu, dapat dieksplorasi penggunaan teknologi augmented reality atau virtual reality untuk meningkatkan pengalaman bermain dan belajar. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas gim dalam meningkatkan minat remaja terhadap kuliner tradisional Nusantara, serta dampak jangka panjangnya terhadap perilaku konsumsi makanan.. Perancangan concept art gim ini telah melalui proses yang komprehensif, menghasilkan aset-aset artistik visual gim yang dibuat berdasarkan hasil analisa.Aset-aset tersebut meliputi desain karakter (Playable Character dan NPC), desain lingkungan (Tileset dan Environment Props), dan desain props/item (makanan dan bahannya).Desain menggunakan gaya visual piksel, mempertimbangkan estetika dan teknik pengaplikasiannya pada media video game.Gaya visual piksel memiliki keunikan, terkesan kontemporer dan relevan, serta mudah dikembangkan oleh pengembang gim.Concept art ini diharapkan menjadi referensi bagi perancang concept art lain dan inspirasi bagi desainer dan pengembang gim untuk mengeksplorasi ragam tema dan jenis gaya visual Penelitian ini merancang concept art gim digital memperkenalkan kuliner tradisional Nusantara untuk remaja kota besar yang kurang tertarik pada kuliner lokal akibat globalisasi. Gim dirancang dengan gaya pixel art 2D dan pendekatan gamifikasi untuk menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan. Metode perancangan desain digunakan melalui tahap orientasi, analisis, konsep, desain, dan implementasi. Data diperoleh dari observasi dan studi literatur tentang kuliner, cerita rakyat, dan rumah adat. Analisis dilakukan dengan metode 5W 1H. Hasilnya berupa aset visual meliputi desain karakter (tokoh utama, NPC cerita, NPC pendukung), lingkungan (restoran modern dan dunia paralel Mayapada Nusantara), serta properti (makanan dan bahan masakan). Konsep karakter didasarkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/6/desain-karakter-kelompok-concept-art-kuliner-nusan-thumb-1b2b0.webp" title="JURIS - Concept art design for the Mayapada culinary digital game Nusa dan Tara in pixel art style: Perancangan concept art gim digital kuliner Mayapada Nusa dan Tara dengan gaya pixel art" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/desain-karakter-kelompok-concept-art-kuliner-nusan-thumb-1b2b0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/desain-karakter-kelompok-concept-art-kuliner-nusan-thumb-1b2b0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/desain-karakter-kelompok-concept-art-kuliner-nusan-thumb-1b2b0.webp 1x" title="JURIS - Concept art design for the Mayapada culinary digital game Nusa dan Tara in pixel art style: Perancangan concept art gim digital kuliner Mayapada Nusa dan Tara dengan gaya pixel art" alt="JURIS - Concept art design for the Mayapada culinary digital game Nusa dan Tara in pixel art style: Perancangan concept art gim digital kuliner Mayapada Nusa dan Tara dengan gaya pixel art" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/desain-karakter-kelompok-concept-art-kuliner-nusan-thumb-8bc6b.webp" title="JURIS - Concept art design for the Mayapada culinary digital game Nusa dan Tara in pixel art style: Perancangan concept art gim digital kuliner Mayapada Nusa dan Tara dengan gaya pixel art" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/desain-karakter-kelompok-concept-art-kuliner-nusan-thumb-8bc6b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/desain-karakter-kelompok-concept-art-kuliner-nusan-thumb-8bc6b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/desain-karakter-kelompok-concept-art-kuliner-nusan-thumb-8bc6b.webp 1x" title="JURIS - Concept art design for the Mayapada culinary digital game Nusa dan Tara in pixel art style: Perancangan concept art gim digital kuliner Mayapada Nusa dan Tara dengan gaya pixel art" alt="JURIS - Concept art design for the Mayapada culinary digital game Nusa dan Tara in pixel art style: Perancangan concept art gim digital kuliner Mayapada Nusa dan Tara dengan gaya pixel art" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/desain-karakter-kelompok-concept-art-kuliner-nusan-thumb-1b92c.webp" title="JURIS - Concept art design for the Mayapada culinary digital game Nusa dan Tara in pixel art style: Perancangan concept art gim digital kuliner Mayapada Nusa dan Tara dengan gaya pixel art" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/desain-karakter-kelompok-concept-art-kuliner-nusan-thumb-1b92c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/desain-karakter-kelompok-concept-art-kuliner-nusan-thumb-1b92c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/desain-karakter-kelompok-concept-art-kuliner-nusan-thumb-1b92c.webp 1x" title="JURIS - Concept art design for the Mayapada culinary digital game Nusa dan Tara in pixel art style: Perancangan concept art gim digital kuliner Mayapada Nusa dan Tara dengan gaya pixel art" alt="JURIS - Concept art design for the Mayapada culinary digital game Nusa dan Tara in pixel art style: Perancangan concept art gim digital kuliner Mayapada Nusa dan Tara dengan gaya pixel art" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65999-desain-karakter-kelompok-concept" title="JURIS - Concept art design for the Mayapada culinary digital game Nusa dan Tara in pixel art style: Perancangan concept art gim digital kuliner Mayapada Nusa dan Tara dengan gaya pixel art" target="_blank">Concept art design for the Mayapada culinary digital game Nusa dan Tara in pixel art style: Perancangan concept art gim digital kuliner Mayapada Nusa dan Tara dengan gaya pixel art</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan pengembangan gim edukatif yang lebih interaktif dan imersif, dengan fokus pada aspek-aspek seperti cerita, karakter, dan lingkungan yang menarik. Selain itu, dapat dieksplorasi penggunaan teknologi augmented reality atau virtual reality untuk meningkatkan pengalaman bermain dan belajar. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas gim dalam meningkatkan minat remaja terhadap kuliner tradisional Nusantara, serta dampak jangka panjangnya terhadap perilaku konsumsi makanan..
<br>Perancangan concept art gim ini telah melalui proses yang komprehensif, menghasilkan aset-aset artistik visual gim yang dibuat berdasarkan hasil analisa.Aset-aset tersebut meliputi desain karakter (Playable Character dan NPC), desain lingkungan (Tileset dan Environment Props), dan desain props/item (makanan dan bahannya).Desain menggunakan gaya visual piksel, mempertimbangkan estetika dan teknik pengaplikasiannya pada media video game.Gaya visual piksel memiliki keunikan, terkesan kontemporer dan relevan, serta mudah dikembangkan oleh pengembang gim.Concept art ini diharapkan menjadi referensi bagi perancang concept art lain dan inspirasi bagi desainer dan pengembang gim untuk mengeksplorasi ragam tema dan jenis gaya visual
<br>Penelitian ini merancang concept art gim digital memperkenalkan kuliner tradisional Nusantara untuk remaja kota besar yang kurang tertarik pada kuliner lokal akibat globalisasi. Gim dirancang dengan gaya pixel art 2D dan pendekatan gamifikasi untuk menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan. Metode perancangan desain digunakan melalui tahap orientasi, analisis, konsep, desain, dan implementasi. Data diperoleh dari observasi dan studi literatur tentang kuliner, cerita rakyat, dan rumah adat. Analisis dilakukan dengan metode 5W 1H. Hasilnya berupa aset visual meliputi desain karakter (tokoh utama, NPC cerita, NPC pendukung), lingkungan (restoran modern dan dunia paralel Mayapada Nusantara), serta properti (makanan dan bahan masakan). Konsep karakter didasarkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/6/desain-karakter-kelompok-concept-art-kuliner-nusan-thumb-1b92c.webp" type="image/webp" length="112404" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/desain-karakter-kelompok-concept-art-kuliner-nusan-thumb-1b2b0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/desain-karakter-kelompok-concept-art-kuliner-nusan-thumb-8bc6b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/desain-karakter-kelompok-concept-art-kuliner-nusan-thumb-1b92c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20623-sungging-journal-innovative-cultural-transdisciplinary.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Womens preferences for female friendly public space design in Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Womens preferences for female friendly public space design in Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Womens preferences for female friendly public space design in Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65981-ruang-publik-sungai-desain-akom</link>
	<guid isPermaLink="false">f4b4896ad123a905aec8e4346d956516</guid>
	<pubDate>Tue, 15 Sep 2026 00:05:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ broken home ]]></category>
	<category><![CDATA[ poppy hill ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[broken,hill,home,poppy]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengembangkan desain ruang publik yang lebih inklusif, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh faktor budaya lokal terhadap preferensi desain perempuan, seperti bagaimana tradisi atau norma sosial memengaruhi penilaian mereka terhadap elemen ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Women's preferences for female-friendly public space design in Indonesia: Untuk mengembangkan desain ruang publik yang lebih inklusif, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh faktor budaya lokal terhadap preferensi desain perempuan, seperti bagaimana tradisi atau norma sosial memengaruhi penilaian mereka terhadap elemen estetika atau keamanan. Selain itu, studi tentang penggunaan bahan daur ulang atau material ramah lingkungan dalam desain ruang publik yang ramah perempuan dapat memberikan wawasan baru mengenai keberlanjutan dan kenyamanan jangka panjang. Terakhir, penelitian bisa mengevaluasi efektivitas penggunaan teknologi seperti CCTV atau sistem alarm berbasis AI dalam meningkatkan rasa aman perempuan di ruang publik, sambil memastikan privasi dan keadilan dalam penerapannya.. Studi ini menyoroti preferensi perempuan dalam desain ruang publik yang ramah perempuan di Indonesia, yang mengarah pada beberapa kesimpulan penting.Aspek kenyamanan, keamanan, estetika, dan fasilitas telah menunjukkan pengaruh signifikan terhadap preferensi perempuan dalam ruang publik.Dalam hal kenyamanan, perempuan memprioritaskan area duduk yang nyaman, sirkulasi udara yang baik, pencahayaan lembut, dan aksesibilitas yang mudah.Faktor keamanan, termasuk kehadiran petugas keamanan, CCTV, tanda evakuasi, dan fasilitas sanitasi yang memadai, dianggap sebagai prioritas utama.Secara estetika, penggunaan tanaman hidup, pencahayaan sederhana, serta warna netral dan pastel lebih disukai, sementara bahan dengan penampilan sederhana dan bentuk melengkung lebih diterima oleh perempuan.Selain itu, fasilitas khusus seperti area merokok, ruang ibu dan anak, kotak P3K, dan alat pemadam kebakaran menekankan pentingnya mempertimbangkan kebutuhan unik perempuan dalam desain ruang publik Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi perempuan terhadap desain ruang publik yang ramah perempuan di Indonesia, dengan fokus pada aspek kenyamanan, keamanan, estetika, dan kebutuhan fasilitas. Metode penelitian yang digunakan adalah survei berbasis kuesioner yang melibatkan 30 responden perempuan. Hasil analisis menunjukkan bahwa perempuan memiliki perhatian tinggi terhadap elemen desain seperti area duduk yang nyaman, sirkulasi udara, pencahayaan lembut, dan aksesibilitas mudah. Dari sisi keamanan, kehadiran petugas keamanan, CCTV, serta fasilitas sanitasi dianggap sangat penting. Elemen estetika yang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/9/ruang-publik-sungai-desain-akomodasi-perempuan-pre-thumb-667de.webp" title="JURIS - Women&#039;s preferences for female-friendly public space design in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/ruang-publik-sungai-desain-akomodasi-perempuan-pre-thumb-667de.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/ruang-publik-sungai-desain-akomodasi-perempuan-pre-thumb-667de.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/ruang-publik-sungai-desain-akomodasi-perempuan-pre-thumb-667de.webp 1x" title="JURIS - Women&#039;s preferences for female-friendly public space design in Indonesia" alt="JURIS - Women&#039;s preferences for female-friendly public space design in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/ruang-publik-sungai-desain-akomodasi-perempuan-pre-thumb-2aeb5.webp" title="JURIS - Women&#039;s preferences for female-friendly public space design in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/ruang-publik-sungai-desain-akomodasi-perempuan-pre-thumb-2aeb5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/ruang-publik-sungai-desain-akomodasi-perempuan-pre-thumb-2aeb5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/ruang-publik-sungai-desain-akomodasi-perempuan-pre-thumb-2aeb5.webp 1x" title="JURIS - Women&#039;s preferences for female-friendly public space design in Indonesia" alt="JURIS - Women&#039;s preferences for female-friendly public space design in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/ruang-publik-sungai-desain-akomodasi-perempuan-pre-thumb-fe7f6.webp" title="JURIS - Women&#039;s preferences for female-friendly public space design in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/ruang-publik-sungai-desain-akomodasi-perempuan-pre-thumb-fe7f6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/ruang-publik-sungai-desain-akomodasi-perempuan-pre-thumb-fe7f6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/ruang-publik-sungai-desain-akomodasi-perempuan-pre-thumb-fe7f6.webp 1x" title="JURIS - Women&#039;s preferences for female-friendly public space design in Indonesia" alt="JURIS - Women&#039;s preferences for female-friendly public space design in Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65981-ruang-publik-sungai-desain-akom" title="JURIS - Women&#039;s preferences for female-friendly public space design in Indonesia" target="_blank">Women's preferences for female-friendly public space design in Indonesia</a>: Untuk mengembangkan desain ruang publik yang lebih inklusif, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh faktor budaya lokal terhadap preferensi desain perempuan, seperti bagaimana tradisi atau norma sosial memengaruhi penilaian mereka terhadap elemen estetika atau keamanan. Selain itu, studi tentang penggunaan bahan daur ulang atau material ramah lingkungan dalam desain ruang publik yang ramah perempuan dapat memberikan wawasan baru mengenai keberlanjutan dan kenyamanan jangka panjang. Terakhir, penelitian bisa mengevaluasi efektivitas penggunaan teknologi seperti CCTV atau sistem alarm berbasis AI dalam meningkatkan rasa aman perempuan di ruang publik, sambil memastikan privasi dan keadilan dalam penerapannya..
<br>Studi ini menyoroti preferensi perempuan dalam desain ruang publik yang ramah perempuan di Indonesia, yang mengarah pada beberapa kesimpulan penting.Aspek kenyamanan, keamanan, estetika, dan fasilitas telah menunjukkan pengaruh signifikan terhadap preferensi perempuan dalam ruang publik.Dalam hal kenyamanan, perempuan memprioritaskan area duduk yang nyaman, sirkulasi udara yang baik, pencahayaan lembut, dan aksesibilitas yang mudah.Faktor keamanan, termasuk kehadiran petugas keamanan, CCTV, tanda evakuasi, dan fasilitas sanitasi yang memadai, dianggap sebagai prioritas utama.Secara estetika, penggunaan tanaman hidup, pencahayaan sederhana, serta warna netral dan pastel lebih disukai, sementara bahan dengan penampilan sederhana dan bentuk melengkung lebih diterima oleh perempuan.Selain itu, fasilitas khusus seperti area merokok, ruang ibu dan anak, kotak P3K, dan alat pemadam kebakaran menekankan pentingnya mempertimbangkan kebutuhan unik perempuan dalam desain ruang publik
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi perempuan terhadap desain ruang publik yang ramah perempuan di Indonesia, dengan fokus pada aspek kenyamanan, keamanan, estetika, dan kebutuhan fasilitas. Metode penelitian yang digunakan adalah survei berbasis kuesioner yang melibatkan 30 responden perempuan. Hasil analisis menunjukkan bahwa perempuan memiliki perhatian tinggi terhadap elemen desain seperti area duduk yang nyaman, sirkulasi udara, pencahayaan lembut, dan aksesibilitas mudah. Dari sisi keamanan, kehadiran petugas keamanan, CCTV, serta fasilitas sanitasi dianggap sangat penting. Elemen estetika yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/9/ruang-publik-sungai-desain-akomodasi-perempuan-pre-thumb-2aeb5.webp" type="image/webp" length="62212" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/ruang-publik-sungai-desain-akomodasi-perempuan-pre-thumb-667de.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/ruang-publik-sungai-desain-akomodasi-perempuan-pre-thumb-2aeb5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/ruang-publik-sungai-desain-akomodasi-perempuan-pre-thumb-fe7f6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20623-sungging-journal-innovative-cultural-transdisciplinary.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Broken home Visualization of adolescent life experiences through surrealism illustrations ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Broken home Visualization of adolescent life experiences through surrealism illustrations ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Broken home Visualization of adolescent life experiences through surrealism illustrations ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65990-kondisi-broken-home-mandar-eksplorasi-konsep-heali</link>
	<guid isPermaLink="false">e6890b956c5eeb23b6abc73fdbaa91a7</guid>
	<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 23:56:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ broken home ]]></category>
	<category><![CDATA[ poppy hill ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[broken,hill,home,poppy]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk memperluas perspektif dengan melibatkan orang tua dan lingkungan sekitar dalam studi tentang broken home. Hal ini dapat memberikan sudut pandang yang beragam dan visualisasi alternatif. Selain itu, mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Broken home: Visualization of adolescent life experiences through surrealism illustrations: Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk memperluas perspektif dengan melibatkan orang tua dan lingkungan sekitar dalam studi tentang broken home. Hal ini dapat memberikan sudut pandang yang beragam dan visualisasi alternatif. Selain itu, mengeksplorasi media dan teknik yang berbeda, seperti seni digital, instalasi seni, dan media campuran, dapat memperkaya pemahaman tentang interpretasi broken home melalui berbagai media dan seni visual. Studi perbandingan lintas budaya juga dapat dilakukan untuk memperkaya perspektif dan memahami universalitas dan keragaman tema broken home.. Berdasarkan tinjauan literatur, broken home memiliki dampak signifikan terhadap perkembangan psikologis remaja, termasuk penurunan kepercayaan diri, kesulitan bersosialisasi, dan masalah kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan.Wawancara dan kuesioner mengungkapkan bahwa remaja dari keluarga broken home sering menunjukkan sikap acuh tak acuh, kurang antusias terhadap kehidupan, dan kecenderungan perilaku negatif.Analisis film, video, dan lagu menunjukkan dampak emosional yang mendalam, penurunan prestasi akademik, dan rasa bersalah.Inspirasi Wadino dalam menciptakan ilustrasi broken home melibatkan eksplorasi konsep melalui observasi, pengalaman pribadi, dan ekspresi bebas.Dia mengembangkan berbagai sketsa alternatif, menggabungkan elemen dari kehidupan sehari-hari, dan melanjutkan dengan melukis dan pewarnaan.Karya yang tidak memuaskan diulang hingga sesuai dengan konsep yang diinginkan.Ilustrasi yang terinspirasi oleh broken home menggambarkan dampaknya pada remaja akhir usia 17-21 melalui empat karya yang saling terhubung."Apati" menggambarkan trauma dari konflik rumah tangga, "Sendiri di Keramaian" menggambarkan perasaan malu dan kesepian, "Kebingungan dalam Kelabu" mewakili depresi dan keputusasaan, dan "Marah Terbakar" mencerminkan rasa dendam terhadap orang tua.Tema-tema ini secara simbolis menangkap kompleksitas emosional dan psikologis remaja.Proses visualisasi dimulai dengan sketsa di kertas A2, diikuti dengan penonjolan dengan bubuk grafit, shading awal, shading lanjutan, dan penyelesaian akhir.Empat ilustrasi dihasilkan, berjudul "Apati", "Sendiri di Keramaian", "Kebingungan dalam Kelabu", dan "Marah Terbakar" Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui dampak broken home sebagai objek penciptaan ilustrasi surealisme; (2) Mengetahui proses kreatif Seniman Wadino sebagai inspirasi karya ilustrasi surealisme; (3) Menyusun konsep penciptaan karya ilustrasi berdasarkan dampak broken home dan proses kreatif Wadino; dan (4) Mendeskripsikan visualisasi konsep karya ilustrasi surealisme. Penelitian ini menggunakan metode Art Based Research dengan objek dampak broken home dan inspirasi proses kreatif Wadino. Subjek penelitian adalah remaja korban broken home usia 17-21 tahun dan Seniman Wadino. Data dikumpulkan melalui... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/5/kondisi-broken-home-mandar-eksplorasi-konsep-heali-thumb-6e4eb.webp" title="JURIS - Broken home: Visualization of adolescent life experiences through surrealism illustrations" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/kondisi-broken-home-mandar-eksplorasi-konsep-heali-thumb-6e4eb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/kondisi-broken-home-mandar-eksplorasi-konsep-heali-thumb-6e4eb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/kondisi-broken-home-mandar-eksplorasi-konsep-heali-thumb-6e4eb.webp 1x" title="JURIS - Broken home: Visualization of adolescent life experiences through surrealism illustrations" alt="JURIS - Broken home: Visualization of adolescent life experiences through surrealism illustrations" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/kondisi-broken-home-mandar-eksplorasi-konsep-heali-thumb-136e4.webp" title="JURIS - Broken home: Visualization of adolescent life experiences through surrealism illustrations" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/kondisi-broken-home-mandar-eksplorasi-konsep-heali-thumb-136e4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/kondisi-broken-home-mandar-eksplorasi-konsep-heali-thumb-136e4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/kondisi-broken-home-mandar-eksplorasi-konsep-heali-thumb-136e4.webp 1x" title="JURIS - Broken home: Visualization of adolescent life experiences through surrealism illustrations" alt="JURIS - Broken home: Visualization of adolescent life experiences through surrealism illustrations" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/kondisi-broken-home-mandar-eksplorasi-konsep-heali-thumb-e4528.webp" title="JURIS - Broken home: Visualization of adolescent life experiences through surrealism illustrations" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/kondisi-broken-home-mandar-eksplorasi-konsep-heali-thumb-e4528.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/kondisi-broken-home-mandar-eksplorasi-konsep-heali-thumb-e4528.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/kondisi-broken-home-mandar-eksplorasi-konsep-heali-thumb-e4528.webp 1x" title="JURIS - Broken home: Visualization of adolescent life experiences through surrealism illustrations" alt="JURIS - Broken home: Visualization of adolescent life experiences through surrealism illustrations" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65990-kondisi-broken-home-mandar-eksplorasi-konsep-heali" title="JURIS - Broken home: Visualization of adolescent life experiences through surrealism illustrations" target="_blank">Broken home: Visualization of adolescent life experiences through surrealism illustrations</a>: Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk memperluas perspektif dengan melibatkan orang tua dan lingkungan sekitar dalam studi tentang broken home. Hal ini dapat memberikan sudut pandang yang beragam dan visualisasi alternatif. Selain itu, mengeksplorasi media dan teknik yang berbeda, seperti seni digital, instalasi seni, dan media campuran, dapat memperkaya pemahaman tentang interpretasi broken home melalui berbagai media dan seni visual. Studi perbandingan lintas budaya juga dapat dilakukan untuk memperkaya perspektif dan memahami universalitas dan keragaman tema broken home..
<br>Berdasarkan tinjauan literatur, broken home memiliki dampak signifikan terhadap perkembangan psikologis remaja, termasuk penurunan kepercayaan diri, kesulitan bersosialisasi, dan masalah kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan.Wawancara dan kuesioner mengungkapkan bahwa remaja dari keluarga broken home sering menunjukkan sikap acuh tak acuh, kurang antusias terhadap kehidupan, dan kecenderungan perilaku negatif.Analisis film, video, dan lagu menunjukkan dampak emosional yang mendalam, penurunan prestasi akademik, dan rasa bersalah.Inspirasi Wadino dalam menciptakan ilustrasi broken home melibatkan eksplorasi konsep melalui observasi, pengalaman pribadi, dan ekspresi bebas.Dia mengembangkan berbagai sketsa alternatif, menggabungkan elemen dari kehidupan sehari-hari, dan melanjutkan dengan melukis dan pewarnaan.Karya yang tidak memuaskan diulang hingga sesuai dengan konsep yang diinginkan.Ilustrasi yang terinspirasi oleh broken home menggambarkan dampaknya pada remaja akhir usia 17-21 melalui empat karya yang saling terhubung."Apati" menggambarkan trauma dari konflik rumah tangga, "Sendiri di Keramaian" menggambarkan perasaan malu dan kesepian, "Kebingungan dalam Kelabu" mewakili depresi dan keputusasaan, dan "Marah Terbakar" mencerminkan rasa dendam terhadap orang tua.Tema-tema ini secara simbolis menangkap kompleksitas emosional dan psikologis remaja.Proses visualisasi dimulai dengan sketsa di kertas A2, diikuti dengan penonjolan dengan bubuk grafit, shading awal, shading lanjutan, dan penyelesaian akhir.Empat ilustrasi dihasilkan, berjudul "Apati", "Sendiri di Keramaian", "Kebingungan dalam Kelabu", dan "Marah Terbakar"
<br>Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui dampak broken home sebagai objek penciptaan ilustrasi surealisme; (2) Mengetahui proses kreatif Seniman Wadino sebagai inspirasi karya ilustrasi surealisme; (3) Menyusun konsep penciptaan karya ilustrasi berdasarkan dampak broken home dan proses kreatif Wadino; dan (4) Mendeskripsikan visualisasi konsep karya ilustrasi surealisme. Penelitian ini menggunakan metode Art Based Research dengan objek dampak broken home dan inspirasi proses kreatif Wadino. Subjek penelitian adalah remaja korban broken home usia 17-21 tahun dan Seniman Wadino. Data dikumpulkan melalui...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/5/kondisi-broken-home-mandar-eksplorasi-konsep-heali-thumb-136e4.webp" type="image/webp" length="120554" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/kondisi-broken-home-mandar-eksplorasi-konsep-heali-thumb-6e4eb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/kondisi-broken-home-mandar-eksplorasi-konsep-heali-thumb-136e4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/kondisi-broken-home-mandar-eksplorasi-konsep-heali-thumb-e4528.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20623-sungging-journal-innovative-cultural-transdisciplinary.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Batik Smock at The Galbita Gallery Home Industry in Banaran Village Sukoharjo Central Java ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Batik Smock at The Galbita Gallery Home Industry in Banaran Village Sukoharjo Central Java ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Batik Smock at The Galbita Gallery Home Industry in Banaran Village Sukoharjo Central Java ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65996-runner-teknik-smock-home-industry-permen-indu</link>
	<guid isPermaLink="false">d508a573d8a117cb343abed82d3524ee</guid>
	<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 23:47:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ june edition ]]></category>
	<category><![CDATA[ dessy rachma ]]></category>
	<category><![CDATA[ central java ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[central,dessy,edition,java,june,rachma]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak penggunaan bahan pewarna alami terhadap keunikan dan daya tahan warna pada batik smock. Selain itu, studi tentang makna budaya dan simbolisme motif batik smock dalam konteks masyarakat Banaran Village juga layak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Batik Smock at The Galbita Gallery Home Industry in Banaran Village, Sukoharjo, Central Java: Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak penggunaan bahan pewarna alami terhadap keunikan dan daya tahan warna pada batik smock. Selain itu, studi tentang makna budaya dan simbolisme motif batik smock dalam konteks masyarakat Banaran Village juga layak dieksplorasi. Terakhir, penelitian dapat membandingkan efisiensi dan keuntungan ekonomi antara teknik smock murni dengan kombinasi smock-batik dalam industri tekstil lokal.. Berdasarkan diskusi dan penelitian tentang Batik Smock di Home Industry Galbita Gallery di Banaran Village, Sukoharjo, Solo, Jawa Tengah, dapat disimpulkan bahwa Galbita Gallery adalah usaha rumah tangga batik di Sukoharjo, Jawa Tengah, yang didirikan oleh Bambang Purwowidodo dan dinamai berdasarkan tiga anaknya.Perusahaan ini berhasil mengekspor batik ke Amerika Serikat selama tiga tahun hingga terhenti karena pandemi Covid-19.Proses produksi batik smock di Home Industry Galbita Gallery menggabungkan dua teknik.Teknik smock dan kombinasi smock-batik menghasilkan kain dengan keunikan dan nilai estetika yang berbeda.Teknik smock menawarkan tekstur tiga dimensi yang elegan, sementara kombinasi smock dan batik menciptakan kain dengan dimensi dan warna yang lebih kaya dan artistik.Kedua teknik ini sangat dihargai dalam industri tekstil dan fashion karena keunikan dan nilai tambahnya yang tinggi Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembuatan batik smock produksi Home Industry Galbita Gallery. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini difokuskan pada perbandingan teknik smock di kain dengan batik kombinasi teknik smock. Pengumpulan data diperoleh dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek pada penelitian ini yaitu Home Industry Galbita Gallery dan objek penelitian yaitu batik smock di Home Industry Galbita Gallery. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri disertai dengan pedoman observasi, pedoman wawancara, dan pedoman dokumentasi, serta menggunakan alat bantu rekam suara, kamera, dan buku catatan. Teknik pemeriksaan keabsahan data diperoleh dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/0/runner-teknik-smock-home-industry-permen-batik-cap-thumb-e5afd.webp" title="JURIS - Batik Smock at The Galbita Gallery Home Industry in Banaran Village, Sukoharjo, Central Java" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/0/runner-teknik-smock-home-industry-permen-batik-cap-thumb-e5afd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/0/runner-teknik-smock-home-industry-permen-batik-cap-thumb-e5afd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/0/runner-teknik-smock-home-industry-permen-batik-cap-thumb-e5afd.webp 1x" title="JURIS - Batik Smock at The Galbita Gallery Home Industry in Banaran Village, Sukoharjo, Central Java" alt="JURIS - Batik Smock at The Galbita Gallery Home Industry in Banaran Village, Sukoharjo, Central Java" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/0/runner-teknik-smock-home-industry-permen-batik-cap-thumb-c4e29.webp" title="JURIS - Batik Smock at The Galbita Gallery Home Industry in Banaran Village, Sukoharjo, Central Java" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/0/runner-teknik-smock-home-industry-permen-batik-cap-thumb-c4e29.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/0/runner-teknik-smock-home-industry-permen-batik-cap-thumb-c4e29.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/0/runner-teknik-smock-home-industry-permen-batik-cap-thumb-c4e29.webp 1x" title="JURIS - Batik Smock at The Galbita Gallery Home Industry in Banaran Village, Sukoharjo, Central Java" alt="JURIS - Batik Smock at The Galbita Gallery Home Industry in Banaran Village, Sukoharjo, Central Java" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/0/runner-teknik-smock-home-industry-permen-batik-cap-thumb-dc505.webp" title="JURIS - Batik Smock at The Galbita Gallery Home Industry in Banaran Village, Sukoharjo, Central Java" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/0/runner-teknik-smock-home-industry-permen-batik-cap-thumb-dc505.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/0/runner-teknik-smock-home-industry-permen-batik-cap-thumb-dc505.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/0/runner-teknik-smock-home-industry-permen-batik-cap-thumb-dc505.webp 1x" title="JURIS - Batik Smock at The Galbita Gallery Home Industry in Banaran Village, Sukoharjo, Central Java" alt="JURIS - Batik Smock at The Galbita Gallery Home Industry in Banaran Village, Sukoharjo, Central Java" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65996-runner-teknik-smock-home-industry-permen-indu" title="JURIS - Batik Smock at The Galbita Gallery Home Industry in Banaran Village, Sukoharjo, Central Java" target="_blank">Batik Smock at The Galbita Gallery Home Industry in Banaran Village, Sukoharjo, Central Java</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak penggunaan bahan pewarna alami terhadap keunikan dan daya tahan warna pada batik smock. Selain itu, studi tentang makna budaya dan simbolisme motif batik smock dalam konteks masyarakat Banaran Village juga layak dieksplorasi. Terakhir, penelitian dapat membandingkan efisiensi dan keuntungan ekonomi antara teknik smock murni dengan kombinasi smock-batik dalam industri tekstil lokal..
<br>Berdasarkan diskusi dan penelitian tentang Batik Smock di Home Industry Galbita Gallery di Banaran Village, Sukoharjo, Solo, Jawa Tengah, dapat disimpulkan bahwa Galbita Gallery adalah usaha rumah tangga batik di Sukoharjo, Jawa Tengah, yang didirikan oleh Bambang Purwowidodo dan dinamai berdasarkan tiga anaknya.Perusahaan ini berhasil mengekspor batik ke Amerika Serikat selama tiga tahun hingga terhenti karena pandemi Covid-19.Proses produksi batik smock di Home Industry Galbita Gallery menggabungkan dua teknik.Teknik smock dan kombinasi smock-batik menghasilkan kain dengan keunikan dan nilai estetika yang berbeda.Teknik smock menawarkan tekstur tiga dimensi yang elegan, sementara kombinasi smock dan batik menciptakan kain dengan dimensi dan warna yang lebih kaya dan artistik.Kedua teknik ini sangat dihargai dalam industri tekstil dan fashion karena keunikan dan nilai tambahnya yang tinggi
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembuatan batik smock produksi Home Industry Galbita Gallery. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini difokuskan pada perbandingan teknik smock di kain dengan batik kombinasi teknik smock. Pengumpulan data diperoleh dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek pada penelitian ini yaitu Home Industry Galbita Gallery dan objek penelitian yaitu batik smock di Home Industry Galbita Gallery. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri disertai dengan pedoman observasi, pedoman wawancara, dan pedoman dokumentasi, serta menggunakan alat bantu rekam suara, kamera, dan buku catatan. Teknik pemeriksaan keabsahan data diperoleh dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/0/runner-teknik-smock-home-industry-permen-batik-cap-thumb-c4e29.webp" type="image/webp" length="220558" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/0/runner-teknik-smock-home-industry-permen-batik-cap-thumb-e5afd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/0/runner-teknik-smock-home-industry-permen-batik-cap-thumb-c4e29.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/0/runner-teknik-smock-home-industry-permen-batik-cap-thumb-dc505.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20623-sungging-journal-innovative-cultural-transdisciplinary.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analysis of the effectiveness of asset based community development in Beiji Village Yogyakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analysis of the effectiveness of asset based community development in Beiji Village Yogyakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analysis of the effectiveness of asset based community development in Beiji Village Yogyakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65987-keberhasilan-program-desa-beji-abcd-berbinar-progr</link>
	<guid isPermaLink="false">095d5c635c2c9b6f52d9e8581146e5a4</guid>
	<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 23:47:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ broken home ]]></category>
	<category><![CDATA[ poppy hill ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[broken,hill,home,poppy]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang pendekatan ABCD dalam melestarikan warisan budaya lokal di Desa Beji, dengan fokus pada peran masyarakat dalam mengelola sumber daya budaya secara mandiri. 2. Penelitian dapat mengembangkan strategi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analysis of the effectiveness of asset-based community development in Beiji Village, Yogyakarta: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang pendekatan ABCD dalam melestarikan warisan budaya lokal di Desa Beji, dengan fokus pada peran masyarakat dalam mengelola sumber daya budaya secara mandiri. 2. Penelitian dapat mengembangkan strategi pemasaran digital yang lebih inovatif untuk mempromosikan produk batik khas Desa Beji, dengan mempertimbangkan peran media sosial dalam memperluas pasar dan meningkatkan kesadaran masyarakat. 3. Penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas pendekatan pendidikan kreatif berbasis bahan daur ulang dalam meningkatkan keterampilan seni anak-anak, serta hubungannya dengan pelestarian kesenian tradisional melalui aktivitas edukasi yang berkelanjutan.. Program Berbinar telah terbukti efektif dalam membangkitkan kembali kesenian dan kebudayaan lokal di Desa Beji, sekaligus berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi dan keterlibatan masyarakat berdasarkan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD).Program ini berhasil membangkitkan minat terhadap warisan budaya yang semakin marginal, memfasilitasi pembelajaran dan pelatihan yang relevan, serta menciptakan peluang ekonomi baru bagi penduduk Desa Beji.Selain itu, keberhasilan program dalam mempersiapkan desa sebagai pusat budaya menunjukkan dampak positif jangka panjang sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya.Namun, kesuksesan ini masih memerlukan dukungan untuk memastikan keberlanjutan program yang diimplementasikan dan pengembangan masa depan.Evaluasi berkala perlu dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas keseluruhan program dan mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan.Langkah berikutnya harus melibatkan penguatan kemitraan dengan pemangku kepentingan yang relevan, peningkatan keterlibatan masyarakat, serta pemanfaatan teknologi lebih lanjut untuk memperluas jangkauan dan dampak program.Dengan menangani aspek-aspek ini, Desa Beji dapat terus berkembang sebagai pusat budaya yang dinamis dan berkelanjutan Desa Beji menyimpan begitu banyak potensi terkait kesenian dan kebudayaan lokal yang dapat diangkat guna mencapai sebuah status desa rintisan budaya, namun terdapat permasalahan signifikan yang dialami seperti tidak adanya wadah untuk sebuah pusat kegiatan seni serta kurangnya pengembangan kebudayaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganilisis efektifitas pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) dalam pemberdayaan sebuah kesenian dan kebudayaan lokal yang terdapat di desa Beji, Dengan menggunakan desain penelitian secara kualitatif dan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data melibatkan observasi, wawancara, serta dokumentasi guna mengumpulkan data secara mendalam tentang dampak dari... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/0/keberhasilan-program-beji-abcd-berbinar-sumber-bud-thumb-78f6d.webp" title="JURIS - Analysis of the effectiveness of asset-based community development in Beiji Village, Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/keberhasilan-program-beji-abcd-berbinar-sumber-bud-thumb-78f6d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/keberhasilan-program-beji-abcd-berbinar-sumber-bud-thumb-78f6d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/keberhasilan-program-beji-abcd-berbinar-sumber-bud-thumb-78f6d.webp 1x" title="JURIS - Analysis of the effectiveness of asset-based community development in Beiji Village, Yogyakarta" alt="JURIS - Analysis of the effectiveness of asset-based community development in Beiji Village, Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/keberhasilan-program-beji-abcd-berbinar-sumber-bud-thumb-3f00b.webp" title="JURIS - Analysis of the effectiveness of asset-based community development in Beiji Village, Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/keberhasilan-program-beji-abcd-berbinar-sumber-bud-thumb-3f00b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/keberhasilan-program-beji-abcd-berbinar-sumber-bud-thumb-3f00b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/keberhasilan-program-beji-abcd-berbinar-sumber-bud-thumb-3f00b.webp 1x" title="JURIS - Analysis of the effectiveness of asset-based community development in Beiji Village, Yogyakarta" alt="JURIS - Analysis of the effectiveness of asset-based community development in Beiji Village, Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/keberhasilan-program-beji-abcd-berbinar-sumber-bud-thumb-14f95.webp" title="JURIS - Analysis of the effectiveness of asset-based community development in Beiji Village, Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/keberhasilan-program-beji-abcd-berbinar-sumber-bud-thumb-14f95.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/keberhasilan-program-beji-abcd-berbinar-sumber-bud-thumb-14f95.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/keberhasilan-program-beji-abcd-berbinar-sumber-bud-thumb-14f95.webp 1x" title="JURIS - Analysis of the effectiveness of asset-based community development in Beiji Village, Yogyakarta" alt="JURIS - Analysis of the effectiveness of asset-based community development in Beiji Village, Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65987-keberhasilan-program-desa-beji-abcd-berbinar-progr" title="JURIS - Analysis of the effectiveness of asset-based community development in Beiji Village, Yogyakarta" target="_blank">Analysis of the effectiveness of asset-based community development in Beiji Village, Yogyakarta</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang pendekatan ABCD dalam melestarikan warisan budaya lokal di Desa Beji, dengan fokus pada peran masyarakat dalam mengelola sumber daya budaya secara mandiri. 2. Penelitian dapat mengembangkan strategi pemasaran digital yang lebih inovatif untuk mempromosikan produk batik khas Desa Beji, dengan mempertimbangkan peran media sosial dalam memperluas pasar dan meningkatkan kesadaran masyarakat. 3. Penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas pendekatan pendidikan kreatif berbasis bahan daur ulang dalam meningkatkan keterampilan seni anak-anak, serta hubungannya dengan pelestarian kesenian tradisional melalui aktivitas edukasi yang berkelanjutan..
<br>Program Berbinar telah terbukti efektif dalam membangkitkan kembali kesenian dan kebudayaan lokal di Desa Beji, sekaligus berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi dan keterlibatan masyarakat berdasarkan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD).Program ini berhasil membangkitkan minat terhadap warisan budaya yang semakin marginal, memfasilitasi pembelajaran dan pelatihan yang relevan, serta menciptakan peluang ekonomi baru bagi penduduk Desa Beji.Selain itu, keberhasilan program dalam mempersiapkan desa sebagai pusat budaya menunjukkan dampak positif jangka panjang sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya.Namun, kesuksesan ini masih memerlukan dukungan untuk memastikan keberlanjutan program yang diimplementasikan dan pengembangan masa depan.Evaluasi berkala perlu dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas keseluruhan program dan mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan.Langkah berikutnya harus melibatkan penguatan kemitraan dengan pemangku kepentingan yang relevan, peningkatan keterlibatan masyarakat, serta pemanfaatan teknologi lebih lanjut untuk memperluas jangkauan dan dampak program.Dengan menangani aspek-aspek ini, Desa Beji dapat terus berkembang sebagai pusat budaya yang dinamis dan berkelanjutan
<br>Desa Beji menyimpan begitu banyak potensi terkait kesenian dan kebudayaan lokal yang dapat diangkat guna mencapai sebuah status desa rintisan budaya, namun terdapat permasalahan signifikan yang dialami seperti tidak adanya wadah untuk sebuah pusat kegiatan seni serta kurangnya pengembangan kebudayaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganilisis efektifitas pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) dalam pemberdayaan sebuah kesenian dan kebudayaan lokal yang terdapat di desa Beji, Dengan menggunakan desain penelitian secara kualitatif dan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data melibatkan observasi, wawancara, serta dokumentasi guna mengumpulkan data secara mendalam tentang dampak dari...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/0/keberhasilan-program-beji-abcd-berbinar-sumber-bud-thumb-3f00b.webp" type="image/webp" length="217902" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/keberhasilan-program-beji-abcd-berbinar-sumber-bud-thumb-78f6d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/keberhasilan-program-beji-abcd-berbinar-sumber-bud-thumb-3f00b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/keberhasilan-program-beji-abcd-berbinar-sumber-bud-thumb-14f95.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20623-sungging-journal-innovative-cultural-transdisciplinary.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Development of Rempah Kita illustrated book to introduce spice diversity to children aged 7Ae12 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Development of Rempah Kita illustrated book to introduce spice diversity to children aged 7Ae12 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Development of Rempah Kita illustrated book to introduce spice diversity to children aged 7Ae12 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65993-hasil-penelitian-uji-thermovisi</link>
	<guid isPermaLink="false">f5466376e25f6a8c1b705d57054cb038</guid>
	<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 23:41:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ june edition ]]></category>
	<category><![CDATA[ dessy rachma ]]></category>
	<category><![CDATA[ central java ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[central,dessy,edition,java,june,rachma]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan versi digital interaktif dari buku cerita Rempah Kita untuk meningkatkan keterlibatan anak dalam pembelajaran. Selain itu, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas penggunaan buku ini dalam kurikulum sekolah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Development of Rempah Kita illustrated book to introduce spice diversity to children aged 7Ae12: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan versi digital interaktif dari buku cerita Rempah Kita untuk meningkatkan keterlibatan anak dalam pembelajaran. Selain itu, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas penggunaan buku ini dalam kurikulum sekolah dasar sebagai media pendidikan budaya. Terakhir, penelitian lebih lanjut bisa fokus pada pengembangan buku serupa untuk usia anak yang lebih muda, seperti usia 4Ae6 tahun, dengan konten dan ilustrasi yang disesuaikan.. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa buku cerita bergambar 'Rempah Kita' untuk anak usia 7Ae12 tahun berhasil dikembangkan dengan mempertimbangkan nilai pendidikan karakter dan cinta tanah air.Buku ini dinyatakan sangat layak (SL) baik dari segi materi maupun media berdasarkan penilaian ahli dan uji coba kepada anak-anak.Buku ini memiliki potensi untuk meningkatkan pemahaman anak tentang kekayaan rempah Indonesia melalui cerita yang menarik dan didukung oleh game card sebagai alat bantu belajar Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan dan kelayakan materi serta kelayakan media buku cerita bergambar Rempah Kita. Penelitian ini menggunakan metode R&D Brog and Gall. Tahapan yang dilakukan terdiri dari potensi dan masalah; pengumpulan data; desain produk; validasi; perbaikan desain produk; dan uji coba produk. Penelitian ini dilakukan kepada anak usia 7Ae12 tahun di SD Negeri Sedangsari. Pengumpulan data penelitian menggunakan teknik observasi, wawancara, kuisioner, dan dokumentasi. Teknik analisis data berupa deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/9/hasil-penelitian-uji-thermovisi-analisis-data-kela-thumb-8da52.webp" title="JURIS - Development of Rempah Kita illustrated book to introduce spice diversity to children aged 7Ae12" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/hasil-penelitian-uji-thermovisi-analisis-data-kela-thumb-8da52.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/hasil-penelitian-uji-thermovisi-analisis-data-kela-thumb-8da52.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/hasil-penelitian-uji-thermovisi-analisis-data-kela-thumb-8da52.webp 1x" title="JURIS - Development of Rempah Kita illustrated book to introduce spice diversity to children aged 7Ae12" alt="JURIS - Development of Rempah Kita illustrated book to introduce spice diversity to children aged 7Ae12" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/9/hasil-penelitian-uji-thermovisi-analisis-data-kela-thumb-e6bd1.webp" title="JURIS - Development of Rempah Kita illustrated book to introduce spice diversity to children aged 7Ae12" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/hasil-penelitian-uji-thermovisi-analisis-data-kela-thumb-e6bd1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/hasil-penelitian-uji-thermovisi-analisis-data-kela-thumb-e6bd1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/hasil-penelitian-uji-thermovisi-analisis-data-kela-thumb-e6bd1.webp 1x" title="JURIS - Development of Rempah Kita illustrated book to introduce spice diversity to children aged 7Ae12" alt="JURIS - Development of Rempah Kita illustrated book to introduce spice diversity to children aged 7Ae12" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/9/hasil-penelitian-uji-thermovisi-analisis-data-kela-thumb-5ceaf.webp" title="JURIS - Development of Rempah Kita illustrated book to introduce spice diversity to children aged 7Ae12" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/hasil-penelitian-uji-thermovisi-analisis-data-kela-thumb-5ceaf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/hasil-penelitian-uji-thermovisi-analisis-data-kela-thumb-5ceaf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/hasil-penelitian-uji-thermovisi-analisis-data-kela-thumb-5ceaf.webp 1x" title="JURIS - Development of Rempah Kita illustrated book to introduce spice diversity to children aged 7Ae12" alt="JURIS - Development of Rempah Kita illustrated book to introduce spice diversity to children aged 7Ae12" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65993-hasil-penelitian-uji-thermovisi" title="JURIS - Development of Rempah Kita illustrated book to introduce spice diversity to children aged 7Ae12" target="_blank">Development of Rempah Kita illustrated book to introduce spice diversity to children aged 7Ae12</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan versi digital interaktif dari buku cerita Rempah Kita untuk meningkatkan keterlibatan anak dalam pembelajaran. Selain itu, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas penggunaan buku ini dalam kurikulum sekolah dasar sebagai media pendidikan budaya. Terakhir, penelitian lebih lanjut bisa fokus pada pengembangan buku serupa untuk usia anak yang lebih muda, seperti usia 4Ae6 tahun, dengan konten dan ilustrasi yang disesuaikan..
<br>Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa buku cerita bergambar 'Rempah Kita' untuk anak usia 7Ae12 tahun berhasil dikembangkan dengan mempertimbangkan nilai pendidikan karakter dan cinta tanah air.Buku ini dinyatakan sangat layak (SL) baik dari segi materi maupun media berdasarkan penilaian ahli dan uji coba kepada anak-anak.Buku ini memiliki potensi untuk meningkatkan pemahaman anak tentang kekayaan rempah Indonesia melalui cerita yang menarik dan didukung oleh game card sebagai alat bantu belajar
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan dan kelayakan materi serta kelayakan media buku cerita bergambar Rempah Kita. Penelitian ini menggunakan metode R&D Brog and Gall. Tahapan yang dilakukan terdiri dari potensi dan masalah; pengumpulan data; desain produk; validasi; perbaikan desain produk; dan uji coba produk. Penelitian ini dilakukan kepada anak usia 7Ae12 tahun di SD Negeri Sedangsari. Pengumpulan data penelitian menggunakan teknik observasi, wawancara, kuisioner, dan dokumentasi. Teknik analisis data berupa deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/9/hasil-penelitian-uji-thermovisi-analisis-data-kela-thumb-5ceaf.webp" type="image/webp" length="227660" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/hasil-penelitian-uji-thermovisi-analisis-data-kela-thumb-8da52.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/hasil-penelitian-uji-thermovisi-analisis-data-kela-thumb-e6bd1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/hasil-penelitian-uji-thermovisi-analisis-data-kela-thumb-5ceaf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20623-sungging-journal-innovative-cultural-transdisciplinary.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementation of inter and transdisciplinary concepts in art education at higher education Implementasi konsep inter dan transdisiplin dalam pendidikan seni rupa di perguruan tinggi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementation of inter and transdisciplinary concepts in art education at higher education Implementasi konsep inter dan transdisiplin dalam pendidikan seni rupa di perguruan tinggi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementation of inter and transdisciplinary concepts in art education at higher education Implementasi konsep inter dan transdisiplin dalam pendidikan seni rupa di perguruan tinggi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65991-integrasi-seni-pendidikan-visual</link>
	<guid isPermaLink="false">7fc62a12247714688e42b0557f38ce32</guid>
	<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 23:37:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ june edition ]]></category>
	<category><![CDATA[ yusuf yonevi ]]></category>
	<category><![CDATA[ afnan barkah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[afnan,barkah,edition,june,yonevi,yusuf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan:1. Mengembangkan kurikulum fleksibel yang mendukung pendekatan interdisiplin dan transdisiplin dalam pendidikan seni rupa. Kurikulum yang fleksibel ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementation of inter- and transdisciplinary concepts in art education at higher education: Implementasi konsep inter- dan transdisiplin dalam pendidikan seni rupa di perguruan tinggi: Berdasarkan temuan dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan:1. Mengembangkan kurikulum fleksibel yang mendukung pendekatan interdisiplin dan transdisiplin dalam pendidikan seni rupa. Kurikulum yang fleksibel dapat mengakomodasi berbagai disiplin ilmu dan mendorong kolaborasi lintas bidang. Penelitian ini dapat berfokus pada desain kurikulum yang inovatif, dengan mempertimbangkan kebutuhan pasar kerja dan tantangan global saat ini.2. Melakukan pelatihan intensif bagi dosen dalam pengelolaan pembelajaran interdisiplin. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi efektif dalam menerapkan pendekatan interdisiplin, termasuk pemberian tema kompleks, riset lapangan lintas sektor, dan penggunaan metode Project-Based Learning (PBL) dan Design Thinking. Penelitian ini juga dapat mengevaluasi dampak dari pelatihan tersebut terhadap kualitas pembelajaran dan pengalaman belajar mahasiswa.3. Menguatkan mitra jejaring eksternal untuk mendukung kolaborasi interdisiplin dalam pendidikan seni rupa. Penelitian ini dapat mengidentifikasi dan menganalisis berbagai mitra potensial, seperti institusi penelitian, industri kreatif, atau organisasi masyarakat, yang dapat terlibat dalam kolaborasi interdisiplin. Penelitian ini juga dapat mengeksplorasi strategi-strategi untuk membangun dan mempertahankan jejaring tersebut, serta mengukur dampak kolaborasi terhadap kualitas pembelajaran dan relevansi pendidikan seni rupa dengan tantangan global.. Penelitian ini menelaah implementasi pendekatan interdisiplin dan transdisiplin di Program Studi Pendidikan Seni Rupa, Universitas X.Pendekatan ini dipilih sebagai respons terhadap kebutuhan pembelajaran yang lebih kontekstual dan holistik untuk menjawab kompleksitas permasalahan dunia nyata di era kontemporer.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga narasumber telah menerapkan pendekatan interdisiplin dalam kegiatan pembelajaran, seperti integrasi seni dengan ekonomi (target pasar), keterlibatan kimia (warna pada Batik), budaya, teknologi, dan materi pembelajaran dengan ilmu bidang lain.Sementara itu, pendekatan transdisiplin masih belum diterapkan secara maksimal karena keterbatasan logistik, serta sulitnya mencari dan berhubungan dengan mitra luar.Tantangan utama yang dihadapi dalam penerapan pendekatan interdisiplin dan transdisiplin bersumber dari mahasiswa, dosen, hingga aspek eksternal.Mahasiswa masih kurang memiliki kesadaran untuk melakukan riset dan kemampuan literasi yang memadai.Sementara tantangan dari dosen, yaitu keterbatasan sebagai pengajar baik dari sisi motivasi, waktu, urusan administratif, serta kurangnya dukungan dan dorongan dari kurikulum yang ada.Dari aspek eksternal, adanya faktor persaingan dengan prodi lain dan belum tersedianya desain kurikulum yang mendorong secara eksplisit untuk mendukung kolaborasi interdisiplin.Strategi yang digunakan oleh ketiga narasumber untuk mengatasi tantangan tersebut meliputi pemberian tema kompleks dan mendorong riset lapangan lintas sektor, penerapan metode Project-Based Learning (PBL) dan Design Thinking yang mencerminkan prinsip dalam pendidikan STEAM.Dengan demikian, strategi tersebut akan sejalan dengan arah perkembangan pendidikan global yang menekankan pentingnya kerja sama antarbidang ilmu, kreativitas, dan pemecahan masalah secara inovatif.Evaluasi keberhasilan penerapan pendekatan interdisiplin dan transdisiplin dalam pembelajaran dilakukan secara variatif dan masih bersifat subjektif, seperti mencakup aspek teknis (visual) dan konseptual (nilai) sesuai tujuan karya meskipun instrumennya belum seformal pendidikan murni, diadakannya pameran sebagai bentuk evaluasi, serta dosen dapat menyesuaikan kriteria jika kurikulum masih lemah.Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum yang fleksibel, pelatihan pengelolaan pembelajaran interdisiplin, serta menguatkan mitra jejaring eksternal.Penelitian ini juga dapat menjadi dasar evaluasi dan pengembangan pendidikan seni rupa di Indonesia agar tetap relevan dengan perkembangan global yang menuntut kolaborasi, inovasi, dan pemecahan masalah dalam konteks kehidupan nyata Pendidikan seni rupa di Indonesia saat ini berada pada titik balik penting, menghadapi tantangan paradigmatik di era disrupsi. Tuntutan untuk menghasilkan lulusan yang mampu merespons kompleksitas masalah kontemporer semakin mendesak, khususnya dalam hal berpikir interdisiplin dan integratif. Perubahan ini didorong oleh beberapa faktor kunci, termasuk revolusi digital yang mengaburkan batas-batas tradisional antara seni, teknologi, dan sains. Selain itu, terdapat tuntutan pasar kerja yang semakin membutuhkan lulusan untuk menjadi sosok adaptif dan solutif. Dunia seni kontemporer kini tidak lagi dapat dipisahkan dari isu-isu global, seperti... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/8/integrasi-seni-pendidikan-visual-rupa-interdisipli-thumb-6d167.webp" title="JURIS - Implementation of inter- and transdisciplinary concepts in art education at higher education: Implementasi konsep inter- dan transdisiplin dalam pendidikan seni rupa di perguruan tinggi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/integrasi-seni-pendidikan-visual-rupa-interdisipli-thumb-6d167.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/integrasi-seni-pendidikan-visual-rupa-interdisipli-thumb-6d167.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/integrasi-seni-pendidikan-visual-rupa-interdisipli-thumb-6d167.webp 1x" title="JURIS - Implementation of inter- and transdisciplinary concepts in art education at higher education: Implementasi konsep inter- dan transdisiplin dalam pendidikan seni rupa di perguruan tinggi" alt="JURIS - Implementation of inter- and transdisciplinary concepts in art education at higher education: Implementasi konsep inter- dan transdisiplin dalam pendidikan seni rupa di perguruan tinggi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/8/integrasi-seni-pendidikan-visual-rupa-interdisipli-thumb-33e69.webp" title="JURIS - Implementation of inter- and transdisciplinary concepts in art education at higher education: Implementasi konsep inter- dan transdisiplin dalam pendidikan seni rupa di perguruan tinggi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/integrasi-seni-pendidikan-visual-rupa-interdisipli-thumb-33e69.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/integrasi-seni-pendidikan-visual-rupa-interdisipli-thumb-33e69.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/integrasi-seni-pendidikan-visual-rupa-interdisipli-thumb-33e69.webp 1x" title="JURIS - Implementation of inter- and transdisciplinary concepts in art education at higher education: Implementasi konsep inter- dan transdisiplin dalam pendidikan seni rupa di perguruan tinggi" alt="JURIS - Implementation of inter- and transdisciplinary concepts in art education at higher education: Implementasi konsep inter- dan transdisiplin dalam pendidikan seni rupa di perguruan tinggi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/8/integrasi-seni-pendidikan-visual-rupa-interdisipli-thumb-e0735.webp" title="JURIS - Implementation of inter- and transdisciplinary concepts in art education at higher education: Implementasi konsep inter- dan transdisiplin dalam pendidikan seni rupa di perguruan tinggi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/integrasi-seni-pendidikan-visual-rupa-interdisipli-thumb-e0735.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/integrasi-seni-pendidikan-visual-rupa-interdisipli-thumb-e0735.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/integrasi-seni-pendidikan-visual-rupa-interdisipli-thumb-e0735.webp 1x" title="JURIS - Implementation of inter- and transdisciplinary concepts in art education at higher education: Implementasi konsep inter- dan transdisiplin dalam pendidikan seni rupa di perguruan tinggi" alt="JURIS - Implementation of inter- and transdisciplinary concepts in art education at higher education: Implementasi konsep inter- dan transdisiplin dalam pendidikan seni rupa di perguruan tinggi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65991-integrasi-seni-pendidikan-visual" title="JURIS - Implementation of inter- and transdisciplinary concepts in art education at higher education: Implementasi konsep inter- dan transdisiplin dalam pendidikan seni rupa di perguruan tinggi" target="_blank">Implementation of inter- and transdisciplinary concepts in art education at higher education: Implementasi konsep inter- dan transdisiplin dalam pendidikan seni rupa di perguruan tinggi</a>: Berdasarkan temuan dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan:1. Mengembangkan kurikulum fleksibel yang mendukung pendekatan interdisiplin dan transdisiplin dalam pendidikan seni rupa. Kurikulum yang fleksibel dapat mengakomodasi berbagai disiplin ilmu dan mendorong kolaborasi lintas bidang. Penelitian ini dapat berfokus pada desain kurikulum yang inovatif, dengan mempertimbangkan kebutuhan pasar kerja dan tantangan global saat ini.2. Melakukan pelatihan intensif bagi dosen dalam pengelolaan pembelajaran interdisiplin. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi efektif dalam menerapkan pendekatan interdisiplin, termasuk pemberian tema kompleks, riset lapangan lintas sektor, dan penggunaan metode Project-Based Learning (PBL) dan Design Thinking. Penelitian ini juga dapat mengevaluasi dampak dari pelatihan tersebut terhadap kualitas pembelajaran dan pengalaman belajar mahasiswa.3. Menguatkan mitra jejaring eksternal untuk mendukung kolaborasi interdisiplin dalam pendidikan seni rupa. Penelitian ini dapat mengidentifikasi dan menganalisis berbagai mitra potensial, seperti institusi penelitian, industri kreatif, atau organisasi masyarakat, yang dapat terlibat dalam kolaborasi interdisiplin. Penelitian ini juga dapat mengeksplorasi strategi-strategi untuk membangun dan mempertahankan jejaring tersebut, serta mengukur dampak kolaborasi terhadap kualitas pembelajaran dan relevansi pendidikan seni rupa dengan tantangan global..
<br>Penelitian ini menelaah implementasi pendekatan interdisiplin dan transdisiplin di Program Studi Pendidikan Seni Rupa, Universitas X.Pendekatan ini dipilih sebagai respons terhadap kebutuhan pembelajaran yang lebih kontekstual dan holistik untuk menjawab kompleksitas permasalahan dunia nyata di era kontemporer.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga narasumber telah menerapkan pendekatan interdisiplin dalam kegiatan pembelajaran, seperti integrasi seni dengan ekonomi (target pasar), keterlibatan kimia (warna pada Batik), budaya, teknologi, dan materi pembelajaran dengan ilmu bidang lain.Sementara itu, pendekatan transdisiplin masih belum diterapkan secara maksimal karena keterbatasan logistik, serta sulitnya mencari dan berhubungan dengan mitra luar.Tantangan utama yang dihadapi dalam penerapan pendekatan interdisiplin dan transdisiplin bersumber dari mahasiswa, dosen, hingga aspek eksternal.Mahasiswa masih kurang memiliki kesadaran untuk melakukan riset dan kemampuan literasi yang memadai.Sementara tantangan dari dosen, yaitu keterbatasan sebagai pengajar baik dari sisi motivasi, waktu, urusan administratif, serta kurangnya dukungan dan dorongan dari kurikulum yang ada.Dari aspek eksternal, adanya faktor persaingan dengan prodi lain dan belum tersedianya desain kurikulum yang mendorong secara eksplisit untuk mendukung kolaborasi interdisiplin.Strategi yang digunakan oleh ketiga narasumber untuk mengatasi tantangan tersebut meliputi pemberian tema kompleks dan mendorong riset lapangan lintas sektor, penerapan metode Project-Based Learning (PBL) dan Design Thinking yang mencerminkan prinsip dalam pendidikan STEAM.Dengan demikian, strategi tersebut akan sejalan dengan arah perkembangan pendidikan global yang menekankan pentingnya kerja sama antarbidang ilmu, kreativitas, dan pemecahan masalah secara inovatif.Evaluasi keberhasilan penerapan pendekatan interdisiplin dan transdisiplin dalam pembelajaran dilakukan secara variatif dan masih bersifat subjektif, seperti mencakup aspek teknis (visual) dan konseptual (nilai) sesuai tujuan karya meskipun instrumennya belum seformal pendidikan murni, diadakannya pameran sebagai bentuk evaluasi, serta dosen dapat menyesuaikan kriteria jika kurikulum masih lemah.Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum yang fleksibel, pelatihan pengelolaan pembelajaran interdisiplin, serta menguatkan mitra jejaring eksternal.Penelitian ini juga dapat menjadi dasar evaluasi dan pengembangan pendidikan seni rupa di Indonesia agar tetap relevan dengan perkembangan global yang menuntut kolaborasi, inovasi, dan pemecahan masalah dalam konteks kehidupan nyata
<br>Pendidikan seni rupa di Indonesia saat ini berada pada titik balik penting, menghadapi tantangan paradigmatik di era disrupsi. Tuntutan untuk menghasilkan lulusan yang mampu merespons kompleksitas masalah kontemporer semakin mendesak, khususnya dalam hal berpikir interdisiplin dan integratif. Perubahan ini didorong oleh beberapa faktor kunci, termasuk revolusi digital yang mengaburkan batas-batas tradisional antara seni, teknologi, dan sains. Selain itu, terdapat tuntutan pasar kerja yang semakin membutuhkan lulusan untuk menjadi sosok adaptif dan solutif. Dunia seni kontemporer kini tidak lagi dapat dipisahkan dari isu-isu global, seperti...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/8/integrasi-seni-pendidikan-visual-rupa-interdisipli-thumb-33e69.webp" type="image/webp" length="105704" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/integrasi-seni-pendidikan-visual-rupa-interdisipli-thumb-6d167.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/integrasi-seni-pendidikan-visual-rupa-interdisipli-thumb-33e69.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/integrasi-seni-pendidikan-visual-rupa-interdisipli-thumb-e0735.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20623-sungging-journal-innovative-cultural-transdisciplinary.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Illustrated book design on Asmat tribe culture in Papua Promoting local cultural awareness among children ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Illustrated book design on Asmat tribe culture in Papua Promoting local cultural awareness among children ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Illustrated book design on Asmat tribe culture in Papua Promoting local cultural awareness among children ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65982-buku-ilustrasi-model-desain-halaman-ilus</link>
	<guid isPermaLink="false">ee08d6b80c1062099c96f75194112452</guid>
	<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 23:34:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ june edition ]]></category>
	<category><![CDATA[ dessy rachma ]]></category>
	<category><![CDATA[ central java ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[central,dessy,edition,java,june,rachma]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan buku ilustrasi untuk suku-suku lain di Indonesia yang belum memiliki karya serupa. Selain itu, penelitian dapat mengevaluasi dampak buku ini terhadap kesadaran budaya anak-anak dan perilaku mereka terhadap keberagaman ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Illustrated book design on Asmat tribe culture in Papua: Promoting local cultural awareness among children: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan buku ilustrasi untuk suku-suku lain di Indonesia yang belum memiliki karya serupa. Selain itu, penelitian dapat mengevaluasi dampak buku ini terhadap kesadaran budaya anak-anak dan perilaku mereka terhadap keberagaman budaya. Riset juga dapat mengeksplorasi versi digital buku ini untuk meningkatkan aksesibilitas dan interaktivitas. Penelitian lebih lanjut perlu mempelajari efektivitas metode pengajaran berbasis buku ilustrasi dalam konteks pendidikan formal. Studi ini juga dapat mengeksplorasi peran orang tua dalam mendukung pembelajaran budaya melalui buku ini. Penelitian tambahan dapat fokus pada adaptasi buku ini untuk berbagai usia dan lingkungan pendidikan. Selain itu, peneliti dapat mengkaji pengaruh buku ini terhadap minat baca anak-anak di daerah terpencil. Penelitian ini juga dapat mengevaluasi kualitas desain visual dan konten buku dalam konteks pendidikan budaya. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan strategi pemasaran dan distribusi buku ini ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.. Desain buku ilustrasi tentang Suku Asmat bertujuan untuk melestarikan budaya Suku Asmat melalui media buku, yang ditujukan pada anak-anak sebagai upaya memperkenalkan budaya sejak dini.Media pendidikan berupa buku ilustrasi membantu anak-anak mengenali dan memahami warisan budaya ini.Berdasarkan observasi, banyak buku yang menggambarkan kehidupan suku-suku di Indonesia untuk anak sekolah dasar.namun, buku-buku ini dominan menampilkan suku besar seperti Jawa, Bali, dan Sasak.Tidak ada buku anak-anak yang mengilustrasikan suku-suku di Papua, khususnya Suku Asmat.Oleh karena itu, diperlukan sumber daya pendidikan yang memperkenalkan budaya berbagai suku Indonesia dalam bahasa yang dipahami anak-anak, disertai ilustrasi yang menarik dan menggugah.Sumber pendidikan ini adalah Buku Ilustrasi Budaya Suku Asmat Asmat adalah salah satu suku terbesar yang mendiami Papua. Suku Asmat terbagi menjadi dua wilayah, yaitu pesisir dan pedalaman. Masyarakat Asmat cenderung menjadi nelayan atau pemburu. Selain kedua profesi tersebut, pemahat kayu merupakan profesi lain dari suku ini. Keunikan dan nilai budaya yang tinggi pada seni ukir kayu suku ini sudah sangat terkenal. Seiring perkembangan zaman, ilmu pengetahuan dan teknologi mengakibatkan banyak masuknya budaya asing. Masuknya budaya asing ke Indonesia membawa pengaruh yang sangat cepat dalam berbagai lini kehidupan masyarakat. Oleh karena itu penting untuk memperkenalkan budaya asli Indonesia kepada generasi ini agar mereka mengenal suku-suku yang ada di Indonesia, diperlukan sarana pendidikan sebagai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/4/buku-ilustrasi-model-desain-halaman-anak-sumber-da-thumb-fbdb4.webp" title="JURIS - Illustrated book design on Asmat tribe culture in Papua: Promoting local cultural awareness among children" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/buku-ilustrasi-model-desain-halaman-anak-sumber-da-thumb-fbdb4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/buku-ilustrasi-model-desain-halaman-anak-sumber-da-thumb-fbdb4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/buku-ilustrasi-model-desain-halaman-anak-sumber-da-thumb-fbdb4.webp 1x" title="JURIS - Illustrated book design on Asmat tribe culture in Papua: Promoting local cultural awareness among children" alt="JURIS - Illustrated book design on Asmat tribe culture in Papua: Promoting local cultural awareness among children" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/buku-ilustrasi-model-desain-halaman-anak-sumber-da-thumb-806a1.webp" title="JURIS - Illustrated book design on Asmat tribe culture in Papua: Promoting local cultural awareness among children" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/buku-ilustrasi-model-desain-halaman-anak-sumber-da-thumb-806a1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/buku-ilustrasi-model-desain-halaman-anak-sumber-da-thumb-806a1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/buku-ilustrasi-model-desain-halaman-anak-sumber-da-thumb-806a1.webp 1x" title="JURIS - Illustrated book design on Asmat tribe culture in Papua: Promoting local cultural awareness among children" alt="JURIS - Illustrated book design on Asmat tribe culture in Papua: Promoting local cultural awareness among children" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/buku-ilustrasi-model-desain-halaman-anak-sumber-da-thumb-60a1c.webp" title="JURIS - Illustrated book design on Asmat tribe culture in Papua: Promoting local cultural awareness among children" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/buku-ilustrasi-model-desain-halaman-anak-sumber-da-thumb-60a1c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/buku-ilustrasi-model-desain-halaman-anak-sumber-da-thumb-60a1c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/buku-ilustrasi-model-desain-halaman-anak-sumber-da-thumb-60a1c.webp 1x" title="JURIS - Illustrated book design on Asmat tribe culture in Papua: Promoting local cultural awareness among children" alt="JURIS - Illustrated book design on Asmat tribe culture in Papua: Promoting local cultural awareness among children" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65982-buku-ilustrasi-model-desain-halaman-ilus" title="JURIS - Illustrated book design on Asmat tribe culture in Papua: Promoting local cultural awareness among children" target="_blank">Illustrated book design on Asmat tribe culture in Papua: Promoting local cultural awareness among children</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan buku ilustrasi untuk suku-suku lain di Indonesia yang belum memiliki karya serupa. Selain itu, penelitian dapat mengevaluasi dampak buku ini terhadap kesadaran budaya anak-anak dan perilaku mereka terhadap keberagaman budaya. Riset juga dapat mengeksplorasi versi digital buku ini untuk meningkatkan aksesibilitas dan interaktivitas. Penelitian lebih lanjut perlu mempelajari efektivitas metode pengajaran berbasis buku ilustrasi dalam konteks pendidikan formal. Studi ini juga dapat mengeksplorasi peran orang tua dalam mendukung pembelajaran budaya melalui buku ini. Penelitian tambahan dapat fokus pada adaptasi buku ini untuk berbagai usia dan lingkungan pendidikan. Selain itu, peneliti dapat mengkaji pengaruh buku ini terhadap minat baca anak-anak di daerah terpencil. Penelitian ini juga dapat mengevaluasi kualitas desain visual dan konten buku dalam konteks pendidikan budaya. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan strategi pemasaran dan distribusi buku ini ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia..
<br>Desain buku ilustrasi tentang Suku Asmat bertujuan untuk melestarikan budaya Suku Asmat melalui media buku, yang ditujukan pada anak-anak sebagai upaya memperkenalkan budaya sejak dini.Media pendidikan berupa buku ilustrasi membantu anak-anak mengenali dan memahami warisan budaya ini.Berdasarkan observasi, banyak buku yang menggambarkan kehidupan suku-suku di Indonesia untuk anak sekolah dasar.namun, buku-buku ini dominan menampilkan suku besar seperti Jawa, Bali, dan Sasak.Tidak ada buku anak-anak yang mengilustrasikan suku-suku di Papua, khususnya Suku Asmat.Oleh karena itu, diperlukan sumber daya pendidikan yang memperkenalkan budaya berbagai suku Indonesia dalam bahasa yang dipahami anak-anak, disertai ilustrasi yang menarik dan menggugah.Sumber pendidikan ini adalah Buku Ilustrasi Budaya Suku Asmat
<br>Asmat adalah salah satu suku terbesar yang mendiami Papua. Suku Asmat terbagi menjadi dua wilayah, yaitu pesisir dan pedalaman. Masyarakat Asmat cenderung menjadi nelayan atau pemburu. Selain kedua profesi tersebut, pemahat kayu merupakan profesi lain dari suku ini. Keunikan dan nilai budaya yang tinggi pada seni ukir kayu suku ini sudah sangat terkenal. Seiring perkembangan zaman, ilmu pengetahuan dan teknologi mengakibatkan banyak masuknya budaya asing. Masuknya budaya asing ke Indonesia membawa pengaruh yang sangat cepat dalam berbagai lini kehidupan masyarakat. Oleh karena itu penting untuk memperkenalkan budaya asli Indonesia kepada generasi ini agar mereka mengenal suku-suku yang ada di Indonesia, diperlukan sarana pendidikan sebagai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/4/buku-ilustrasi-model-desain-halaman-anak-sumber-da-thumb-60a1c.webp" type="image/webp" length="167734" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/buku-ilustrasi-model-desain-halaman-anak-sumber-da-thumb-fbdb4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/buku-ilustrasi-model-desain-halaman-anak-sumber-da-thumb-806a1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/buku-ilustrasi-model-desain-halaman-anak-sumber-da-thumb-60a1c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20623-sungging-journal-innovative-cultural-transdisciplinary.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The journey of human life and the grandeur of nature Art based research on the creation of batik inspired by cultural visual icons of Cirebon and Japan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The journey of human life and the grandeur of nature Art based research on the creation of batik inspired by cultural visual icons of Cirebon and Japan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The journey of human life and the grandeur of nature Art based research on the creation of batik inspired by cultural visual icons of Cirebon and Japan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65986-estetika-desain-batik-motif-ringkel-pattern</link>
	<guid isPermaLink="false">c0c7500803645878c8328de3ec5b1b4f</guid>
	<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 23:32:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ broken home ]]></category>
	<category><![CDATA[ poppy hill ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[broken,hill,home,poppy]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi ikon budaya lain seperti motif batik dari daerah lain atau simbol-simbol modern untuk menciptakan pola batik yang lebih inklusif. Selain itu, penggunaan teknologi digital dalam proses desain batik dapat dikembangkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The journey of human life and the grandeur of nature: Art-based research on the creation of batik inspired by cultural visual icons of Cirebon and Japan: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi ikon budaya lain seperti motif batik dari daerah lain atau simbol-simbol modern untuk menciptakan pola batik yang lebih inklusif. Selain itu, penggunaan teknologi digital dalam proses desain batik dapat dikembangkan untuk meningkatkan kreativitas dan efisiensi produksi. Terakhir, penelitian juga bisa fokus pada dampak psikologis pola batik yang menggabungkan tradisi budaya dan modern terhadap persepsi masyarakat terhadap nilai-nilai kehidupan.. Penelitian ini menghasilkan lima pola batik lukisan yang menggambarkan perjalanan hidup manusia dari kelahiran hingga kematian dengan menggabungkan ikon budaya Cirebon dan Jepang.Pola tersebut mencerminkan nilai-nilai kehidupan, kebesaran alam, dan harmoni antara tradisi budaya serta perspektif pribadi.Penelitian ini menunjukkan bahwa seni batik tidak hanya sebagai warisan budaya, tetapi juga media efektif untuk menyampaikan pesan-pesan penting tentang identitas dan nilai-nilai kehidupan Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menyusun konsep penciptaan pattern; (2) mendeskripsikan proses penciptaan; (3) mendeskripsikan hasil, dan; (4) merefleksikan pengalaman peneliti dalam penciptaan pattern batik lukisan yang menggabungkan ikon visual budaya Cirebon dan Jepang. Metode penelitian yang digunakan adalah Art Based Research, mengacu pada metode penciptaan seni rupa oleh Gustami (2004), meliputi tahap eksplorasi, perancangan, dan perwujudan. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur dan dokumen untuk mengidentifikasi sumber ide, konsep, teknik, dan gaya. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Penciptaan pattern memiliki konsep perjalanan hidup manusia dan kebesaran alam, melalui eksplorasi karakteristik Batik Mega Mendung, Topeng Cirebon, Lukisan The Great Wave off Kanagawa, dan Geisha. (2) Penciptaan pattern menggunakan teknik batik Indonesia, dimulai dari... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/4/estetika-desain-batik-motif-ringkel-pattern-mega-m-thumb-e7674.webp" title="JURIS - The journey of human life and the grandeur of nature: Art-based research on the creation of batik inspired by cultural visual icons of Cirebon and Japan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/estetika-desain-batik-motif-ringkel-pattern-mega-m-thumb-e7674.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/estetika-desain-batik-motif-ringkel-pattern-mega-m-thumb-e7674.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/estetika-desain-batik-motif-ringkel-pattern-mega-m-thumb-e7674.webp 1x" title="JURIS - The journey of human life and the grandeur of nature: Art-based research on the creation of batik inspired by cultural visual icons of Cirebon and Japan" alt="JURIS - The journey of human life and the grandeur of nature: Art-based research on the creation of batik inspired by cultural visual icons of Cirebon and Japan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/estetika-desain-batik-motif-ringkel-pattern-mega-m-thumb-d91ed.webp" title="JURIS - The journey of human life and the grandeur of nature: Art-based research on the creation of batik inspired by cultural visual icons of Cirebon and Japan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/estetika-desain-batik-motif-ringkel-pattern-mega-m-thumb-d91ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/estetika-desain-batik-motif-ringkel-pattern-mega-m-thumb-d91ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/estetika-desain-batik-motif-ringkel-pattern-mega-m-thumb-d91ed.webp 1x" title="JURIS - The journey of human life and the grandeur of nature: Art-based research on the creation of batik inspired by cultural visual icons of Cirebon and Japan" alt="JURIS - The journey of human life and the grandeur of nature: Art-based research on the creation of batik inspired by cultural visual icons of Cirebon and Japan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/estetika-desain-batik-motif-ringkel-pattern-mega-m-thumb-3891e.webp" title="JURIS - The journey of human life and the grandeur of nature: Art-based research on the creation of batik inspired by cultural visual icons of Cirebon and Japan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/estetika-desain-batik-motif-ringkel-pattern-mega-m-thumb-3891e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/estetika-desain-batik-motif-ringkel-pattern-mega-m-thumb-3891e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/estetika-desain-batik-motif-ringkel-pattern-mega-m-thumb-3891e.webp 1x" title="JURIS - The journey of human life and the grandeur of nature: Art-based research on the creation of batik inspired by cultural visual icons of Cirebon and Japan" alt="JURIS - The journey of human life and the grandeur of nature: Art-based research on the creation of batik inspired by cultural visual icons of Cirebon and Japan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65986-estetika-desain-batik-motif-ringkel-pattern" title="JURIS - The journey of human life and the grandeur of nature: Art-based research on the creation of batik inspired by cultural visual icons of Cirebon and Japan" target="_blank">The journey of human life and the grandeur of nature: Art-based research on the creation of batik inspired by cultural visual icons of Cirebon and Japan</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi ikon budaya lain seperti motif batik dari daerah lain atau simbol-simbol modern untuk menciptakan pola batik yang lebih inklusif. Selain itu, penggunaan teknologi digital dalam proses desain batik dapat dikembangkan untuk meningkatkan kreativitas dan efisiensi produksi. Terakhir, penelitian juga bisa fokus pada dampak psikologis pola batik yang menggabungkan tradisi budaya dan modern terhadap persepsi masyarakat terhadap nilai-nilai kehidupan..
<br>Penelitian ini menghasilkan lima pola batik lukisan yang menggambarkan perjalanan hidup manusia dari kelahiran hingga kematian dengan menggabungkan ikon budaya Cirebon dan Jepang.Pola tersebut mencerminkan nilai-nilai kehidupan, kebesaran alam, dan harmoni antara tradisi budaya serta perspektif pribadi.Penelitian ini menunjukkan bahwa seni batik tidak hanya sebagai warisan budaya, tetapi juga media efektif untuk menyampaikan pesan-pesan penting tentang identitas dan nilai-nilai kehidupan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menyusun konsep penciptaan pattern; (2) mendeskripsikan proses penciptaan; (3) mendeskripsikan hasil, dan; (4) merefleksikan pengalaman peneliti dalam penciptaan pattern batik lukisan yang menggabungkan ikon visual budaya Cirebon dan Jepang. Metode penelitian yang digunakan adalah Art Based Research, mengacu pada metode penciptaan seni rupa oleh Gustami (2004), meliputi tahap eksplorasi, perancangan, dan perwujudan. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur dan dokumen untuk mengidentifikasi sumber ide, konsep, teknik, dan gaya. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Penciptaan pattern memiliki konsep perjalanan hidup manusia dan kebesaran alam, melalui eksplorasi karakteristik Batik Mega Mendung, Topeng Cirebon, Lukisan The Great Wave off Kanagawa, dan Geisha. (2) Penciptaan pattern menggunakan teknik batik Indonesia, dimulai dari...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/4/estetika-desain-batik-motif-ringkel-pattern-mega-m-thumb-e7674.webp" type="image/webp" length="224280" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/estetika-desain-batik-motif-ringkel-pattern-mega-m-thumb-e7674.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/estetika-desain-batik-motif-ringkel-pattern-mega-m-thumb-d91ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/estetika-desain-batik-motif-ringkel-pattern-mega-m-thumb-3891e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20623-sungging-journal-innovative-cultural-transdisciplinary.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Character design for the Tapel Saga mobile game inspired by Malangan masks and Urban Legends ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Character design for the Tapel Saga mobile game inspired by Malangan masks and Urban Legends ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Character design for the Tapel Saga mobile game inspired by Malangan masks and Urban Legends ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65995-game-mobile-prinsip-desain-visual-drag</link>
	<guid isPermaLink="false">2b86151ddf8df5d5777c276e81547315</guid>
	<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 23:17:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ june edition ]]></category>
	<category><![CDATA[ dessy rachma ]]></category>
	<category><![CDATA[ central java ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[central,dessy,edition,java,june,rachma]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan elemen budaya tradisional lainnya dalam desain game mobile untuk memperkuat identitas lokal. Penelitian juga bisa mempelajari dampak game seperti Tapel Saga terhadap kesadaran generasi muda tentang kebudayaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Character design for the Tapel Saga mobile game inspired by Malangan masks and Urban Legends: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan elemen budaya tradisional lainnya dalam desain game mobile untuk memperkuat identitas lokal. Penelitian juga bisa mempelajari dampak game seperti Tapel Saga terhadap kesadaran generasi muda tentang kebudayaan tradisional. Selain itu, studi tentang perbandingan antara topeng Malangan dengan tradisi serupa di daerah lain dapat memberikan wawasan baru tentang variasi dan evolusi seni masker di Indonesia. Penelitian juga bisa fokus pada pengembangan teknologi desain karakter yang lebih interaktif untuk meningkatkan pengalaman pemain. Selain itu, mempelajari preferensi audiens global terhadap cerita lokal bisa membantu ekspansi industri game Indonesia ke pasar internasional. Penelitian tentang hubungan antara mitos dan kepercayaan masyarakat modern juga relevan untuk memperkaya narasi game. Selanjutnya, studi tentang efektivitas pendekatan kreatif dalam mempromosikan budaya tradisional melalui media digital bisa menjadi arah penelitian yang menarik. Penelitian juga bisa menggabungkan seni visual tradisional dengan teknologi augmented reality untuk pengalaman imersif yang lebih dalam. Selain itu, mempelajari dinamika hubungan antara karakter dalam game dan nilai-nilai moral tradisional bisa memberikan perspektif baru dalam pendidikan budaya. Akhirnya, penelitian tentang pengaruh game berbasis budaya terhadap kebangkitan industri kreatif lokal dapat memberikan dasar untuk kebijakan dan inisiatif pengembangan industri.. The Malangan Masks possess philosophical value and contribute to character education, remaining relevant today by fostering a desire for learning, courage, and perseverance.The esoteric aspects of Malangan masks can be harnessed to generate ideas for media design that appeals to younger generations, such as mobile games.If these moral and spiritual values are well-packaged, the younger generation will be more inclined to appreciate and engage with local culture, which is equally fascinating as foreign cultures.The mobile game Tapel Saga attempts to introduce Malangan masks, mainly through its character designs.The esoteric aspects of Malangan masks are well-suited to be combined with urban legends and mystical elements in Javanese beliefs to develop the storyline and gameplay mechanics of Tapel Saga.The character design of the Malangan masks is crafted by adhering to design principles and incorporating cultural elements from Malangan masks and the Panji stories.These elements are not presented in raw form but are modernised to appeal to the young target audience.This approach aims to attract the younger generation to take pride in their local culture and inspire those looking to develop this topic further.In Tapel Saga, Inu, the main character, represents Panji Inu Kertapati, an essential figure in the Panji stories.Elements of Panji Inu Kertapati, such as the mask, colours, and the Wijaya Kusuma flower, are embedded in Inu's character design symbols.The enemies Inu faces on his journey toward self-realisation are inspired by urban legends from Malang, such as genderuwo and kuntilanak, and are designed with modern elements Desain karakter menjadi bagian penting dalam video game, tidak hanya membutuhkan pemahaman desain namun juga pemahaman tentang sumber inspirasi, terutama jika bertujuan mempromosikan budaya tradisional seperti topeng Malangan. Tapel Saga mencoba menginterpretasikan aspek esoteris dari topeng Malangan dan urban legend ke dalam format mobile game. Representasi nilai kebudayaan tradisi ini dapat divisualkan dalam desain karakter dengan memperhatikan prinsip perancangan desain karakter dan selera target audience yaitu generasi muda. Kajian pustaka tentang topeng Malangan dan urban legend Malang tidak terlalu banyak, oleh karenanya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/2/game-mobile-prinsip-desain-visual-drag-nilai-moral-thumb-61fa6.webp" title="JURIS - Character design for the Tapel Saga mobile game inspired by Malangan masks and Urban Legends" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/game-mobile-prinsip-desain-visual-drag-nilai-moral-thumb-61fa6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/game-mobile-prinsip-desain-visual-drag-nilai-moral-thumb-61fa6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/game-mobile-prinsip-desain-visual-drag-nilai-moral-thumb-61fa6.webp 1x" title="JURIS - Character design for the Tapel Saga mobile game inspired by Malangan masks and Urban Legends" alt="JURIS - Character design for the Tapel Saga mobile game inspired by Malangan masks and Urban Legends" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/2/game-mobile-prinsip-desain-visual-drag-nilai-moral-thumb-dce32.webp" title="JURIS - Character design for the Tapel Saga mobile game inspired by Malangan masks and Urban Legends" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/game-mobile-prinsip-desain-visual-drag-nilai-moral-thumb-dce32.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/game-mobile-prinsip-desain-visual-drag-nilai-moral-thumb-dce32.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/game-mobile-prinsip-desain-visual-drag-nilai-moral-thumb-dce32.webp 1x" title="JURIS - Character design for the Tapel Saga mobile game inspired by Malangan masks and Urban Legends" alt="JURIS - Character design for the Tapel Saga mobile game inspired by Malangan masks and Urban Legends" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/2/game-mobile-prinsip-desain-visual-drag-nilai-moral-thumb-164bb.webp" title="JURIS - Character design for the Tapel Saga mobile game inspired by Malangan masks and Urban Legends" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/game-mobile-prinsip-desain-visual-drag-nilai-moral-thumb-164bb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/game-mobile-prinsip-desain-visual-drag-nilai-moral-thumb-164bb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/game-mobile-prinsip-desain-visual-drag-nilai-moral-thumb-164bb.webp 1x" title="JURIS - Character design for the Tapel Saga mobile game inspired by Malangan masks and Urban Legends" alt="JURIS - Character design for the Tapel Saga mobile game inspired by Malangan masks and Urban Legends" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65995-game-mobile-prinsip-desain-visual-drag" title="JURIS - Character design for the Tapel Saga mobile game inspired by Malangan masks and Urban Legends" target="_blank">Character design for the Tapel Saga mobile game inspired by Malangan masks and Urban Legends</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan elemen budaya tradisional lainnya dalam desain game mobile untuk memperkuat identitas lokal. Penelitian juga bisa mempelajari dampak game seperti Tapel Saga terhadap kesadaran generasi muda tentang kebudayaan tradisional. Selain itu, studi tentang perbandingan antara topeng Malangan dengan tradisi serupa di daerah lain dapat memberikan wawasan baru tentang variasi dan evolusi seni masker di Indonesia. Penelitian juga bisa fokus pada pengembangan teknologi desain karakter yang lebih interaktif untuk meningkatkan pengalaman pemain. Selain itu, mempelajari preferensi audiens global terhadap cerita lokal bisa membantu ekspansi industri game Indonesia ke pasar internasional. Penelitian tentang hubungan antara mitos dan kepercayaan masyarakat modern juga relevan untuk memperkaya narasi game. Selanjutnya, studi tentang efektivitas pendekatan kreatif dalam mempromosikan budaya tradisional melalui media digital bisa menjadi arah penelitian yang menarik. Penelitian juga bisa menggabungkan seni visual tradisional dengan teknologi augmented reality untuk pengalaman imersif yang lebih dalam. Selain itu, mempelajari dinamika hubungan antara karakter dalam game dan nilai-nilai moral tradisional bisa memberikan perspektif baru dalam pendidikan budaya. Akhirnya, penelitian tentang pengaruh game berbasis budaya terhadap kebangkitan industri kreatif lokal dapat memberikan dasar untuk kebijakan dan inisiatif pengembangan industri..
<br>The Malangan Masks possess philosophical value and contribute to character education, remaining relevant today by fostering a desire for learning, courage, and perseverance.The esoteric aspects of Malangan masks can be harnessed to generate ideas for media design that appeals to younger generations, such as mobile games.If these moral and spiritual values are well-packaged, the younger generation will be more inclined to appreciate and engage with local culture, which is equally fascinating as foreign cultures.The mobile game Tapel Saga attempts to introduce Malangan masks, mainly through its character designs.The esoteric aspects of Malangan masks are well-suited to be combined with urban legends and mystical elements in Javanese beliefs to develop the storyline and gameplay mechanics of Tapel Saga.The character design of the Malangan masks is crafted by adhering to design principles and incorporating cultural elements from Malangan masks and the Panji stories.These elements are not presented in raw form but are modernised to appeal to the young target audience.This approach aims to attract the younger generation to take pride in their local culture and inspire those looking to develop this topic further.In Tapel Saga, Inu, the main character, represents Panji Inu Kertapati, an essential figure in the Panji stories.Elements of Panji Inu Kertapati, such as the mask, colours, and the Wijaya Kusuma flower, are embedded in Inu's character design symbols.The enemies Inu faces on his journey toward self-realisation are inspired by urban legends from Malang, such as genderuwo and kuntilanak, and are designed with modern elements
<br>Desain karakter menjadi bagian penting dalam video game, tidak hanya membutuhkan pemahaman desain namun juga pemahaman tentang sumber inspirasi, terutama jika bertujuan mempromosikan budaya tradisional seperti topeng Malangan. Tapel Saga mencoba menginterpretasikan aspek esoteris dari topeng Malangan dan urban legend ke dalam format mobile game. Representasi nilai kebudayaan tradisi ini dapat divisualkan dalam desain karakter dengan memperhatikan prinsip perancangan desain karakter dan selera target audience yaitu generasi muda. Kajian pustaka tentang topeng Malangan dan urban legend Malang tidak terlalu banyak, oleh karenanya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/2/game-mobile-prinsip-desain-visual-drag-nilai-moral-thumb-61fa6.webp" type="image/webp" length="139518" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/game-mobile-prinsip-desain-visual-drag-nilai-moral-thumb-61fa6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/game-mobile-prinsip-desain-visual-drag-nilai-moral-thumb-dce32.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/game-mobile-prinsip-desain-visual-drag-nilai-moral-thumb-164bb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20623-sungging-journal-innovative-cultural-transdisciplinary.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Visual literacy in STEAM content on the Instagram account idemain jab Literasi visual dalam konten STEAM akun instagram idemain jab ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Visual literacy in STEAM content on the Instagram account idemain jab Literasi visual dalam konten STEAM akun instagram idemain jab ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Visual literacy in STEAM content on the Instagram account idemain jab Literasi visual dalam konten STEAM akun instagram idemain jab ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65998-simbol-estetika-visual-elemen-literasi-visu</link>
	<guid isPermaLink="false">8c5a4693cef76cf094d3615e9bf4186a</guid>
	<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 23:16:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ june edition ]]></category>
	<category><![CDATA[ yusuf yonevi ]]></category>
	<category><![CDATA[ afnan barkah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[afnan,barkah,edition,june,yonevi,yusuf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antar budaya mengenai tema STEAM, dengan memasukkan berbagai sudut pandang seperti perspektif orang tua dan keberagaman budaya. Selain itu, perlu dilakukan pengelolaan konten yang tepat terhadap ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Visual literacy in STEAM content on the Instagram account @idemain_jab: Literasi visual dalam konten STEAM akun instagram @idemain_jab: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antar budaya mengenai tema STEAM, dengan memasukkan berbagai sudut pandang seperti perspektif orang tua dan keberagaman budaya. Selain itu, perlu dilakukan pengelolaan konten yang tepat terhadap aksesibilitas teknologi, serta perhatian serius untuk memastikan proses pembelajaran di media sosial berjalan efektif dan inklusif bagi semua pengguna.. Analisis literasi visual dalam konteks pembelajaran STEAM di media sosial, khususnya Instagram @idemain_jab, mengungkapkan bahwa penggunaan elemen visual seperti warna, simbol, pola, dan animasi sangat membantu dalam menyederhanakan pemahaman konsep-konsep yang seringkali bersifat abstrak dan rumit.Warna-warna yang kontras dan simbol-simbol sederhana berperan dalam menjelaskan proses ilmiah secara intuitif, sementara animasi dan pola visual memperkuat pemahaman serta meningkatkan keterlibatan pengguna.Selain itu, narasi yang mudah dipahami dan penggunaan emoji turut memperkuat aspek emosional, sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik dan menyenangkan.Partisipasi aktif dari pengguna menunjukkan bahwa literasi visual tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi yang estetis, tetapi juga sebagai media yang mendorong keterlibatan, kolaborasi, dan internalisasi pengetahuan dalam komunitas belajar digital.Literasi visual juga berkontribusi dalam mendorong anak-anak mengeksplorasi ilmu dan mengembangkan kreativitas melalui eksperimen yang disajikan dengan cara yang menarik dan estetis.Penggunaan media sosial sebagai pembelajaran STEAM memberikan kesempatan belajar yang fleksibel dan interaktif, meskipun tantangan seperti gangguan dari konten lain dan ketimpangan akses teknologi masih perlu diatasi agar manfaat pembelajaran dapat dirasakan secara merata Media sosial kini menjadi sarana penting dalam meningkatkan literasi. Penelitian ini mengkaji peran literasi visual dalam konten STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics) pada akun Instagram @idemain_jab menggunakan pendekatan netnografi. Analisis menunjukkan bahwa elemen visual seperti warna kontras, simbol sederhana, pola, dan animasi digunakan untuk menyederhanakan konsep STEAM yang kompleks. Setiap unggahan memadukan estetika visual dengan narasi edukatif berbahasa sederhana dan emoji ekspresif guna memperkuat pemahaman. Tema yang diangkat mencakup eksperimen, kemandirian anak, integrasi seni, efek visual, infografis edukatif, simbolisme budaya, dan keamanan. Interaksi aktif pengguna menunjukkan efektivitas visual dalam membangun partisipasi. Literasi visual tidak hanya meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar, tetapi juga memperkuat identitas komunitas serta... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/6/simbol-estetika-visual-elemen-literasi-tekstual-pe-thumb-59ea3.webp" title="JURIS - Visual literacy in STEAM content on the Instagram account @idemain_jab: Literasi visual dalam konten STEAM akun instagram @idemain_jab" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/simbol-estetika-visual-elemen-literasi-tekstual-pe-thumb-59ea3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/simbol-estetika-visual-elemen-literasi-tekstual-pe-thumb-59ea3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/simbol-estetika-visual-elemen-literasi-tekstual-pe-thumb-59ea3.webp 1x" title="JURIS - Visual literacy in STEAM content on the Instagram account @idemain_jab: Literasi visual dalam konten STEAM akun instagram @idemain_jab" alt="JURIS - Visual literacy in STEAM content on the Instagram account @idemain_jab: Literasi visual dalam konten STEAM akun instagram @idemain_jab" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/6/simbol-estetika-visual-elemen-literasi-tekstual-pe-thumb-cf0d2.webp" title="JURIS - Visual literacy in STEAM content on the Instagram account @idemain_jab: Literasi visual dalam konten STEAM akun instagram @idemain_jab" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/simbol-estetika-visual-elemen-literasi-tekstual-pe-thumb-cf0d2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/simbol-estetika-visual-elemen-literasi-tekstual-pe-thumb-cf0d2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/simbol-estetika-visual-elemen-literasi-tekstual-pe-thumb-cf0d2.webp 1x" title="JURIS - Visual literacy in STEAM content on the Instagram account @idemain_jab: Literasi visual dalam konten STEAM akun instagram @idemain_jab" alt="JURIS - Visual literacy in STEAM content on the Instagram account @idemain_jab: Literasi visual dalam konten STEAM akun instagram @idemain_jab" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/6/simbol-estetika-visual-elemen-literasi-tekstual-pe-thumb-f60cc.webp" title="JURIS - Visual literacy in STEAM content on the Instagram account @idemain_jab: Literasi visual dalam konten STEAM akun instagram @idemain_jab" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/simbol-estetika-visual-elemen-literasi-tekstual-pe-thumb-f60cc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/simbol-estetika-visual-elemen-literasi-tekstual-pe-thumb-f60cc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/simbol-estetika-visual-elemen-literasi-tekstual-pe-thumb-f60cc.webp 1x" title="JURIS - Visual literacy in STEAM content on the Instagram account @idemain_jab: Literasi visual dalam konten STEAM akun instagram @idemain_jab" alt="JURIS - Visual literacy in STEAM content on the Instagram account @idemain_jab: Literasi visual dalam konten STEAM akun instagram @idemain_jab" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65998-simbol-estetika-visual-elemen-literasi-visu" title="JURIS - Visual literacy in STEAM content on the Instagram account @idemain_jab: Literasi visual dalam konten STEAM akun instagram @idemain_jab" target="_blank">Visual literacy in STEAM content on the Instagram account @idemain_jab: Literasi visual dalam konten STEAM akun instagram @idemain_jab</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antar budaya mengenai tema STEAM, dengan memasukkan berbagai sudut pandang seperti perspektif orang tua dan keberagaman budaya. Selain itu, perlu dilakukan pengelolaan konten yang tepat terhadap aksesibilitas teknologi, serta perhatian serius untuk memastikan proses pembelajaran di media sosial berjalan efektif dan inklusif bagi semua pengguna..
<br>Analisis literasi visual dalam konteks pembelajaran STEAM di media sosial, khususnya Instagram @idemain_jab, mengungkapkan bahwa penggunaan elemen visual seperti warna, simbol, pola, dan animasi sangat membantu dalam menyederhanakan pemahaman konsep-konsep yang seringkali bersifat abstrak dan rumit.Warna-warna yang kontras dan simbol-simbol sederhana berperan dalam menjelaskan proses ilmiah secara intuitif, sementara animasi dan pola visual memperkuat pemahaman serta meningkatkan keterlibatan pengguna.Selain itu, narasi yang mudah dipahami dan penggunaan emoji turut memperkuat aspek emosional, sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik dan menyenangkan.Partisipasi aktif dari pengguna menunjukkan bahwa literasi visual tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi yang estetis, tetapi juga sebagai media yang mendorong keterlibatan, kolaborasi, dan internalisasi pengetahuan dalam komunitas belajar digital.Literasi visual juga berkontribusi dalam mendorong anak-anak mengeksplorasi ilmu dan mengembangkan kreativitas melalui eksperimen yang disajikan dengan cara yang menarik dan estetis.Penggunaan media sosial sebagai pembelajaran STEAM memberikan kesempatan belajar yang fleksibel dan interaktif, meskipun tantangan seperti gangguan dari konten lain dan ketimpangan akses teknologi masih perlu diatasi agar manfaat pembelajaran dapat dirasakan secara merata
<br>Media sosial kini menjadi sarana penting dalam meningkatkan literasi. Penelitian ini mengkaji peran literasi visual dalam konten STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics) pada akun Instagram @idemain_jab menggunakan pendekatan netnografi. Analisis menunjukkan bahwa elemen visual seperti warna kontras, simbol sederhana, pola, dan animasi digunakan untuk menyederhanakan konsep STEAM yang kompleks. Setiap unggahan memadukan estetika visual dengan narasi edukatif berbahasa sederhana dan emoji ekspresif guna memperkuat pemahaman. Tema yang diangkat mencakup eksperimen, kemandirian anak, integrasi seni, efek visual, infografis edukatif, simbolisme budaya, dan keamanan. Interaksi aktif pengguna menunjukkan efektivitas visual dalam membangun partisipasi. Literasi visual tidak hanya meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar, tetapi juga memperkuat identitas komunitas serta...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/6/simbol-estetika-visual-elemen-literasi-tekstual-pe-thumb-f60cc.webp" type="image/webp" length="98612" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/simbol-estetika-visual-elemen-literasi-tekstual-pe-thumb-59ea3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/simbol-estetika-visual-elemen-literasi-tekstual-pe-thumb-cf0d2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/simbol-estetika-visual-elemen-literasi-tekstual-pe-thumb-f60cc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20623-sungging-journal-innovative-cultural-transdisciplinary.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Student experiences in art Learning based on creative pedagogy Pengalaman mahasiswa dalam seni rupa berbasis pedagogi kreatif ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Student experiences in art Learning based on creative pedagogy Pengalaman mahasiswa dalam seni rupa berbasis pedagogi kreatif ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Student experiences in art Learning based on creative pedagogy Pengalaman mahasiswa dalam seni rupa berbasis pedagogi kreatif ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65978-kognitif-kreatif-mahasiswa-pendidikan-seni-visual</link>
	<guid isPermaLink="false">a7cd0d195e08bcb8aca54baf9cae8cc4</guid>
	<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 23:00:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ june edition ]]></category>
	<category><![CDATA[ yusuf yonevi ]]></category>
	<category><![CDATA[ afnan barkah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[afnan,barkah,edition,june,yonevi,yusuf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi peran dosen sebagai fasilitator dalam pembelajaran berbasis creative pedagogy. Penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Student experiences in art Learning based on creative pedagogy: Pengalaman mahasiswa dalam seni rupa berbasis pedagogi kreatif: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi peran dosen sebagai fasilitator dalam pembelajaran berbasis creative pedagogy. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana dosen dapat menciptakan lingkungan belajar yang mendukung kreativitas mahasiswa, mendorong eksplorasi ide, dan membangun komunikasi dua arah yang efektif. Kedua, penelitian lanjutan dapat berfokus pada desain sistem evaluasi yang tidak hanya menilai aspek teknis, tetapi juga menghargai proses, ide, dan keunikan ekspresi mahasiswa. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana sistem evaluasi yang komprehensif dapat mendukung pengembangan kreativitas dan identitas artistik mahasiswa. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki dampak penerapan creative pedagogy dalam pendidikan seni rupa terhadap motivasi intrinsik mahasiswa. Penelitian ini dapat mengukur bagaimana pendekatan ini mempengaruhi motivasi mahasiswa untuk belajar, bereksplorasi, dan mengembangkan identitas artistik mereka.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran seni rupa dengan pendekatan creative pedagogy memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pengalaman belajar dan perkembangan kreativitas mahasiswa.Pertama, dari sisi pengalaman belajar, pendekatan ini mampu menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, terbuka, dan mendorong motivasi intrinsik mahasiswa.Mereka merasa memiliki kebebasan untuk mengekspresikan ide-ide mereka, mengalami proses pembelajaran yang dinamis, serta memperoleh kesempatan lebih besar untuk bereksplorasi dan berkolaborasi.Kedua, pendekatan creative pedagogy terbukti efektif dalam menstimulasi pengembangan kreativitas mahasiswa.Mereka terdorong untuk berpikir secara kreatif melalui tugas-tugas yang menantang, terbuka, dan mendorong munculnya ide-ide orisinal, serta melalui interaksi dengan sesama mahasiswa dan dosen yang menghargai keberagaman pandangan artistik.Ketiga, peran dosen sangat penting sebagai fasilitator yang membangun komunikasi dua arah, memberikan ruang berekspresi, dan menyesuaikan metode pengajaran dengan kebutuhan serta potensi mahasiswa.Secara keseluruhan, pembelajaran berbasis creative pedagogy berkontribusi dalam menciptakan pengalaman belajar bermakna, membangun identitas kreatif mahasiswa, serta mewujudkan lingkungan pembelajaran yang reflektif dan inklusif.Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pedagogi kreatif dalam pendidikan seni rupa berperan penting dalam meningkatkan pengalaman belajar mahasiswa, khususnya dalam hal ekspresi diri, pemikiran kritis, dan pencarian identitas visual yang sejati Penelitian ini mengeksplorasi pengalaman mahasiswa semester IV Pendidikan Seni Rupa dalam pembelajaran seni berbasis creative pedagogy. Metode fenomenologi digunakan dengan wawancara mendalam terhadap empat partisipan mata kuliah Videografi. Hasil analisis tematik menunjukkan pendekatan ini memfasilitasi kebebasan berekspresi, pemanfaatan imajinasi, dan eksplorasi gaya personal. Mahasiswa merasa lebih terlibat secara emosional dan reflektif, serta mampu mengembangkan identitas artistik melalui pemilihan media,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/6/kognitif-kreatif-mahasiswa-pendidikan-seni-visual-thumb-620f3.webp" title="JURIS - Student experiences in art Learning based on creative pedagogy: Pengalaman mahasiswa dalam seni rupa berbasis pedagogi kreatif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/kognitif-kreatif-mahasiswa-pendidikan-seni-visual-thumb-620f3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/kognitif-kreatif-mahasiswa-pendidikan-seni-visual-thumb-620f3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/kognitif-kreatif-mahasiswa-pendidikan-seni-visual-thumb-620f3.webp 1x" title="JURIS - Student experiences in art Learning based on creative pedagogy: Pengalaman mahasiswa dalam seni rupa berbasis pedagogi kreatif" alt="JURIS - Student experiences in art Learning based on creative pedagogy: Pengalaman mahasiswa dalam seni rupa berbasis pedagogi kreatif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/kognitif-kreatif-mahasiswa-pendidikan-seni-visual-thumb-faee1.webp" title="JURIS - Student experiences in art Learning based on creative pedagogy: Pengalaman mahasiswa dalam seni rupa berbasis pedagogi kreatif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/kognitif-kreatif-mahasiswa-pendidikan-seni-visual-thumb-faee1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/kognitif-kreatif-mahasiswa-pendidikan-seni-visual-thumb-faee1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/kognitif-kreatif-mahasiswa-pendidikan-seni-visual-thumb-faee1.webp 1x" title="JURIS - Student experiences in art Learning based on creative pedagogy: Pengalaman mahasiswa dalam seni rupa berbasis pedagogi kreatif" alt="JURIS - Student experiences in art Learning based on creative pedagogy: Pengalaman mahasiswa dalam seni rupa berbasis pedagogi kreatif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/6/kognitif-kreatif-mahasiswa-pendidikan-seni-visual-thumb-dec7f.webp" title="JURIS - Student experiences in art Learning based on creative pedagogy: Pengalaman mahasiswa dalam seni rupa berbasis pedagogi kreatif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/6/kognitif-kreatif-mahasiswa-pendidikan-seni-visual-thumb-dec7f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/6/kognitif-kreatif-mahasiswa-pendidikan-seni-visual-thumb-dec7f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/6/kognitif-kreatif-mahasiswa-pendidikan-seni-visual-thumb-dec7f.webp 1x" title="JURIS - Student experiences in art Learning based on creative pedagogy: Pengalaman mahasiswa dalam seni rupa berbasis pedagogi kreatif" alt="JURIS - Student experiences in art Learning based on creative pedagogy: Pengalaman mahasiswa dalam seni rupa berbasis pedagogi kreatif" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65978-kognitif-kreatif-mahasiswa-pendidikan-seni-visual" title="JURIS - Student experiences in art Learning based on creative pedagogy: Pengalaman mahasiswa dalam seni rupa berbasis pedagogi kreatif" target="_blank">Student experiences in art Learning based on creative pedagogy: Pengalaman mahasiswa dalam seni rupa berbasis pedagogi kreatif</a>: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi peran dosen sebagai fasilitator dalam pembelajaran berbasis creative pedagogy. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana dosen dapat menciptakan lingkungan belajar yang mendukung kreativitas mahasiswa, mendorong eksplorasi ide, dan membangun komunikasi dua arah yang efektif. Kedua, penelitian lanjutan dapat berfokus pada desain sistem evaluasi yang tidak hanya menilai aspek teknis, tetapi juga menghargai proses, ide, dan keunikan ekspresi mahasiswa. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana sistem evaluasi yang komprehensif dapat mendukung pengembangan kreativitas dan identitas artistik mahasiswa. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki dampak penerapan creative pedagogy dalam pendidikan seni rupa terhadap motivasi intrinsik mahasiswa. Penelitian ini dapat mengukur bagaimana pendekatan ini mempengaruhi motivasi mahasiswa untuk belajar, bereksplorasi, dan mengembangkan identitas artistik mereka..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran seni rupa dengan pendekatan creative pedagogy memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pengalaman belajar dan perkembangan kreativitas mahasiswa.Pertama, dari sisi pengalaman belajar, pendekatan ini mampu menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, terbuka, dan mendorong motivasi intrinsik mahasiswa.Mereka merasa memiliki kebebasan untuk mengekspresikan ide-ide mereka, mengalami proses pembelajaran yang dinamis, serta memperoleh kesempatan lebih besar untuk bereksplorasi dan berkolaborasi.Kedua, pendekatan creative pedagogy terbukti efektif dalam menstimulasi pengembangan kreativitas mahasiswa.Mereka terdorong untuk berpikir secara kreatif melalui tugas-tugas yang menantang, terbuka, dan mendorong munculnya ide-ide orisinal, serta melalui interaksi dengan sesama mahasiswa dan dosen yang menghargai keberagaman pandangan artistik.Ketiga, peran dosen sangat penting sebagai fasilitator yang membangun komunikasi dua arah, memberikan ruang berekspresi, dan menyesuaikan metode pengajaran dengan kebutuhan serta potensi mahasiswa.Secara keseluruhan, pembelajaran berbasis creative pedagogy berkontribusi dalam menciptakan pengalaman belajar bermakna, membangun identitas kreatif mahasiswa, serta mewujudkan lingkungan pembelajaran yang reflektif dan inklusif.Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pedagogi kreatif dalam pendidikan seni rupa berperan penting dalam meningkatkan pengalaman belajar mahasiswa, khususnya dalam hal ekspresi diri, pemikiran kritis, dan pencarian identitas visual yang sejati
<br>Penelitian ini mengeksplorasi pengalaman mahasiswa semester IV Pendidikan Seni Rupa dalam pembelajaran seni berbasis creative pedagogy. Metode fenomenologi digunakan dengan wawancara mendalam terhadap empat partisipan mata kuliah Videografi. Hasil analisis tematik menunjukkan pendekatan ini memfasilitasi kebebasan berekspresi, pemanfaatan imajinasi, dan eksplorasi gaya personal. Mahasiswa merasa lebih terlibat secara emosional dan reflektif, serta mampu mengembangkan identitas artistik melalui pemilihan media,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/6/kognitif-kreatif-mahasiswa-pendidikan-seni-visual-thumb-dec7f.webp" type="image/webp" length="96904" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/kognitif-kreatif-mahasiswa-pendidikan-seni-visual-thumb-620f3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/kognitif-kreatif-mahasiswa-pendidikan-seni-visual-thumb-faee1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/6/kognitif-kreatif-mahasiswa-pendidikan-seni-visual-thumb-dec7f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20623-sungging-journal-innovative-cultural-transdisciplinary.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Capacity building programme for student organisations Fostering student engagement with the community Program penguatan kapasitas organisasi kemahasiswaan Membangun keterlibatan mahasiswa dengan ma ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Capacity building programme for student organisations Fostering student engagement with the community Program penguatan kapasitas organisasi kemahasiswaan Membangun keterlibatan mahasiswa dengan ma ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Capacity building programme for student organisations Fostering student engagement with the community Program penguatan kapasitas organisasi kemahasiswaan Membangun keterlibatan mahasiswa dengan ma ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65997-proses-adaptasi-mahasiswa-sanggar-seni-lintas-gene</link>
	<guid isPermaLink="false">aeea4c6964adf4e73e281780931117fc</guid>
	<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 22:56:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ june edition ]]></category>
	<category><![CDATA[ yusuf yonevi ]]></category>
	<category><![CDATA[ afnan barkah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[afnan,barkah,edition,june,yonevi,yusuf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang strategi adaptasi mahasiswa dalam menyesuaikan metode pembelajaran seni dengan konteks sosial-budaya lokal. Bagaimana mahasiswa ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Capacity building programme for student organisations: Fostering student engagement with the community: Program penguatan kapasitas organisasi kemahasiswaan: Membangun keterlibatan mahasiswa dengan ma: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang strategi adaptasi mahasiswa dalam menyesuaikan metode pembelajaran seni dengan konteks sosial-budaya lokal. Bagaimana mahasiswa dapat mengembangkan pendekatan yang sensitif dan efektif dalam berinteraksi dengan masyarakat, serta bagaimana mereka dapat menyesuaikan metode pembelajaran seni dengan struktur sosial dan budaya lokal. Kedua, penelitian dapat fokus pada model pelibatan komunitas dalam proyek seni. Bagaimana mahasiswa dapat melibatkan masyarakat lintas generasi dalam proses kreatif, dan bagaimana pengalaman ini dapat meningkatkan keterampilan teknis, pedagogis, dan kesadaran kultural mahasiswa. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi transformasi peran mahasiswa sebagai fasilitator seni yang berakar pada budaya lokal. Bagaimana mahasiswa dapat menjadi mediator budaya yang menjembatani identitas lokal dengan ekspresi seni kontemporer, dan bagaimana mereka dapat menggunakan seni sebagai sarana pemberdayaan, transformasi sosial, dan pelestarian identitas budaya.. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan seni rupa berbasis komunitas memberi kontribusi nyata dalam membangun keterlibatan mahasiswa seni rupa Universitas Negeri Yogyakarta dengan masyarakat.Mahasiswa menunjukkan kemampuan adaptif dalam menyesuaikan metode pembelajaran dengan struktur sosial dan budaya lokal masyarakat Desa Beji, Gunungkidul.Penyesuaian ini mencakup penggunaan komunikasi informal, penjadwalan yang sensitif terhadap ritme sosial desa, serta penggunaan media dan simbol visual yang relevan secara lokal.Temuan ini juga menegaskan bahwa keterlibatan langsung dalam seni komunitas memperdalam pemahaman mahasiswa tentang identitas budaya lokal.Melalui pengalaman interaktif dan reflektif, mahasiswa mengintegrasikan nilai-nilai budaya ke dalam praktik seni mereka dan mengembangkan sensitivitas budaya yang penting dalam peran mereka sebagai calon pendidik atau seniman berbasis masyarakat.Implikasi dari penelitian ini menunjukkan perlunya integrasi kurikulum yang lebih terbuka terhadap pembelajaran berbasis komunitas di pendidikan tinggi seni rupa.Dosen dan institusi pendidikan diharapkan mendorong model pembelajaran kontekstual yang partisipatif dan relevan dengan dinamika sosial Penelitian ini mengkaji bagaimana mahasiswa seni rupa Universitas Negeri Yogyakarta berinteraksi dengan masyarakat melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPKO) di Desa Beji, Gunungkidul. Dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap empat mahasiswa. Hasil menunjukkan mahasiswa mampu menyesuaikan strategi pembelajaran seni dengan struktur sosial-budaya lokal melalui komunikasi informal, media kontekstual, dan pelibatan masyarakat lintas generasi dalam proses kreatif. Selain meningkatkan keterampilan teknis dan pedagogis, pengalaman ini memperluas kesadaran kultural... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/5/proses-adaptasi-mahasiswa-sanggar-seni-lintas-gene-thumb-876c2.webp" title="JURIS - Capacity building programme for student organisations: Fostering student engagement with the community: Program penguatan kapasitas organisasi kemahasiswaan: Membangun keterlibatan mahasiswa dengan ma" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/proses-adaptasi-mahasiswa-sanggar-seni-lintas-gene-thumb-876c2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/proses-adaptasi-mahasiswa-sanggar-seni-lintas-gene-thumb-876c2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/proses-adaptasi-mahasiswa-sanggar-seni-lintas-gene-thumb-876c2.webp 1x" title="JURIS - Capacity building programme for student organisations: Fostering student engagement with the community: Program penguatan kapasitas organisasi kemahasiswaan: Membangun keterlibatan mahasiswa dengan ma" alt="JURIS - Capacity building programme for student organisations: Fostering student engagement with the community: Program penguatan kapasitas organisasi kemahasiswaan: Membangun keterlibatan mahasiswa dengan ma" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/5/proses-adaptasi-mahasiswa-sanggar-seni-lintas-gene-thumb-6136a.webp" title="JURIS - Capacity building programme for student organisations: Fostering student engagement with the community: Program penguatan kapasitas organisasi kemahasiswaan: Membangun keterlibatan mahasiswa dengan ma" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/proses-adaptasi-mahasiswa-sanggar-seni-lintas-gene-thumb-6136a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/proses-adaptasi-mahasiswa-sanggar-seni-lintas-gene-thumb-6136a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/proses-adaptasi-mahasiswa-sanggar-seni-lintas-gene-thumb-6136a.webp 1x" title="JURIS - Capacity building programme for student organisations: Fostering student engagement with the community: Program penguatan kapasitas organisasi kemahasiswaan: Membangun keterlibatan mahasiswa dengan ma" alt="JURIS - Capacity building programme for student organisations: Fostering student engagement with the community: Program penguatan kapasitas organisasi kemahasiswaan: Membangun keterlibatan mahasiswa dengan ma" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/5/proses-adaptasi-mahasiswa-sanggar-seni-lintas-gene-thumb-a4806.webp" title="JURIS - Capacity building programme for student organisations: Fostering student engagement with the community: Program penguatan kapasitas organisasi kemahasiswaan: Membangun keterlibatan mahasiswa dengan ma" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/proses-adaptasi-mahasiswa-sanggar-seni-lintas-gene-thumb-a4806.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/proses-adaptasi-mahasiswa-sanggar-seni-lintas-gene-thumb-a4806.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/proses-adaptasi-mahasiswa-sanggar-seni-lintas-gene-thumb-a4806.webp 1x" title="JURIS - Capacity building programme for student organisations: Fostering student engagement with the community: Program penguatan kapasitas organisasi kemahasiswaan: Membangun keterlibatan mahasiswa dengan ma" alt="JURIS - Capacity building programme for student organisations: Fostering student engagement with the community: Program penguatan kapasitas organisasi kemahasiswaan: Membangun keterlibatan mahasiswa dengan ma" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65997-proses-adaptasi-mahasiswa-sanggar-seni-lintas-gene" title="JURIS - Capacity building programme for student organisations: Fostering student engagement with the community: Program penguatan kapasitas organisasi kemahasiswaan: Membangun keterlibatan mahasiswa dengan ma" target="_blank">Capacity building programme for student organisations: Fostering student engagement with the community: Program penguatan kapasitas organisasi kemahasiswaan: Membangun keterlibatan mahasiswa dengan ma</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang strategi adaptasi mahasiswa dalam menyesuaikan metode pembelajaran seni dengan konteks sosial-budaya lokal. Bagaimana mahasiswa dapat mengembangkan pendekatan yang sensitif dan efektif dalam berinteraksi dengan masyarakat, serta bagaimana mereka dapat menyesuaikan metode pembelajaran seni dengan struktur sosial dan budaya lokal. Kedua, penelitian dapat fokus pada model pelibatan komunitas dalam proyek seni. Bagaimana mahasiswa dapat melibatkan masyarakat lintas generasi dalam proses kreatif, dan bagaimana pengalaman ini dapat meningkatkan keterampilan teknis, pedagogis, dan kesadaran kultural mahasiswa. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi transformasi peran mahasiswa sebagai fasilitator seni yang berakar pada budaya lokal. Bagaimana mahasiswa dapat menjadi mediator budaya yang menjembatani identitas lokal dengan ekspresi seni kontemporer, dan bagaimana mereka dapat menggunakan seni sebagai sarana pemberdayaan, transformasi sosial, dan pelestarian identitas budaya..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan seni rupa berbasis komunitas memberi kontribusi nyata dalam membangun keterlibatan mahasiswa seni rupa Universitas Negeri Yogyakarta dengan masyarakat.Mahasiswa menunjukkan kemampuan adaptif dalam menyesuaikan metode pembelajaran dengan struktur sosial dan budaya lokal masyarakat Desa Beji, Gunungkidul.Penyesuaian ini mencakup penggunaan komunikasi informal, penjadwalan yang sensitif terhadap ritme sosial desa, serta penggunaan media dan simbol visual yang relevan secara lokal.Temuan ini juga menegaskan bahwa keterlibatan langsung dalam seni komunitas memperdalam pemahaman mahasiswa tentang identitas budaya lokal.Melalui pengalaman interaktif dan reflektif, mahasiswa mengintegrasikan nilai-nilai budaya ke dalam praktik seni mereka dan mengembangkan sensitivitas budaya yang penting dalam peran mereka sebagai calon pendidik atau seniman berbasis masyarakat.Implikasi dari penelitian ini menunjukkan perlunya integrasi kurikulum yang lebih terbuka terhadap pembelajaran berbasis komunitas di pendidikan tinggi seni rupa.Dosen dan institusi pendidikan diharapkan mendorong model pembelajaran kontekstual yang partisipatif dan relevan dengan dinamika sosial
<br>Penelitian ini mengkaji bagaimana mahasiswa seni rupa Universitas Negeri Yogyakarta berinteraksi dengan masyarakat melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPKO) di Desa Beji, Gunungkidul. Dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap empat mahasiswa. Hasil menunjukkan mahasiswa mampu menyesuaikan strategi pembelajaran seni dengan struktur sosial-budaya lokal melalui komunikasi informal, media kontekstual, dan pelibatan masyarakat lintas generasi dalam proses kreatif. Selain meningkatkan keterampilan teknis dan pedagogis, pengalaman ini memperluas kesadaran kultural...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/5/proses-adaptasi-mahasiswa-sanggar-seni-lintas-gene-thumb-876c2.webp" type="image/webp" length="92450" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/proses-adaptasi-mahasiswa-sanggar-seni-lintas-gene-thumb-876c2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/proses-adaptasi-mahasiswa-sanggar-seni-lintas-gene-thumb-6136a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/proses-adaptasi-mahasiswa-sanggar-seni-lintas-gene-thumb-a4806.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20623-sungging-journal-innovative-cultural-transdisciplinary.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Visual graphic design analysis of the book Jingga Jenaka ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Visual graphic design analysis of the book Jingga Jenaka ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Visual graphic design analysis of the book Jingga Jenaka ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65977-desain-visual-konferensi-isi-buku-kia-fisik-k</link>
	<guid isPermaLink="false">ab5490bae5aba8a7895a2d872491fc70</guid>
	<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 22:54:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ broken home ]]></category>
	<category><![CDATA[ poppy hill ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[broken,hill,home,poppy]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara buku-buku dengan desain visual yang berbeda untuk menganalisis pengaruhnya terhadap pengalaman membaca dan pemahaman pembaca. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Visual graphic design analysis of the book Jingga Jenaka: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara buku-buku dengan desain visual yang berbeda untuk menganalisis pengaruhnya terhadap pengalaman membaca dan pemahaman pembaca. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana desain visual yang berbeda dapat mempengaruhi emosi dan persepsi pembaca terhadap konten buku. Studi ini dapat membantu memahami peran desain visual dalam komunikasi dan pengalaman membaca, serta memberikan wawasan bagi penulis dan desainer dalam menciptakan buku yang lebih menarik dan efektif.. Berdasarkan analisis komposisi buku "Jingga Jenaka" mengenai penggunaan tipografi, tata letak, dan warna, dapat disimpulkan bahwa penerapan teori desain komunikasi visual telah dilakukan dengan baik.Penggunaan tipografi sans serif dekoratif selaras dengan pesan yang ingin disampaikan penulis, terlihat jelas dan mudah dibaca, serta didukung oleh gaya ilustrasi sederhana.Pemilihan tipografi sans serif cenderung lebih santai dan netral, sedangkan gaya dekoratif cenderung dinamis dan menyenangkan.Selain itu, untuk menciptakan kesan yang lebih dinamis dan menyenangkan bagi pembaca, buku ini menggunakan ilustrasi dan komik sederhana sebagai media pendukung untuk memperkuat komunikasi imajinatif penulis kepada pembaca.Penggunaan ruang putih dalam tata letak buku ini membantu menciptakan pengalaman membaca yang nyaman dan fokus, mengarahkan perhatian pembaca ke konten setiap halaman.Tujuan lainnya adalah untuk memastikan ilustrasi terlihat jelas, sehingga pembaca dapat memahami cerita dengan lebih dalam melalui teks naratif pada setiap halaman.Pembaca akan tertarik pada cerita sederhana kehidupan sehari-hari penulis, yang disajikan melalui puisi dan komik yang disusun dengan menarik.Dalam seni visual dan desain, komposisi warna mengacu pada pengaturan warna untuk kecantikan visual.Komposisi warna digunakan untuk mengekspresikan dan menyampaikan karya yang diciptakan.Warna-warna yang digunakan dalam buku "Jingga Jenaka" mewakili perasaan dan emosi penulis.Buku ini menggunakan kombinasi warna pink, biru, oranye, dan putih.Penulis bertujuan menciptakan kesan yang menyenangkan, tenang, dan melankolis namun masih dibalut dengan sentimen hangat berdasarkan cerita yang ditulis Di era digital ini, teknologi semakin memudahkan masyarakat untuk melakukan berbagai aktivitas, khususnya membaca buku. Banyak buku yang tersedia dalam bentuk e-book dan dapat diakses dengan mudah melalui perangkat seluler. Namun, buku fisik masih mendominasi bagi mereka yang menyukai pengalaman membaca yang nyata. Dalam buku 'Jingga Jenaka,' cerita-cerita sederhana dinarasikan dalam bentuk puisi dan komik, sehingga menciptakan narasi yang harmonis. Elemen visual yang memikat dan menarik perhatian pembaca menarik untuk dibahas dalam... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/7/desain-visual-konferensi-isi-buku-kia-fisik-kuriku-thumb-cbeb4.webp" title="JURIS - Visual graphic design analysis of the book Jingga Jenaka" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/desain-visual-konferensi-isi-buku-kia-fisik-kuriku-thumb-cbeb4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/desain-visual-konferensi-isi-buku-kia-fisik-kuriku-thumb-cbeb4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/desain-visual-konferensi-isi-buku-kia-fisik-kuriku-thumb-cbeb4.webp 1x" title="JURIS - Visual graphic design analysis of the book Jingga Jenaka" alt="JURIS - Visual graphic design analysis of the book Jingga Jenaka" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/7/desain-visual-konferensi-isi-buku-kia-fisik-kuriku-thumb-9db35.webp" title="JURIS - Visual graphic design analysis of the book Jingga Jenaka" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/desain-visual-konferensi-isi-buku-kia-fisik-kuriku-thumb-9db35.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/desain-visual-konferensi-isi-buku-kia-fisik-kuriku-thumb-9db35.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/desain-visual-konferensi-isi-buku-kia-fisik-kuriku-thumb-9db35.webp 1x" title="JURIS - Visual graphic design analysis of the book Jingga Jenaka" alt="JURIS - Visual graphic design analysis of the book Jingga Jenaka" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/7/desain-visual-konferensi-isi-buku-kia-fisik-kuriku-thumb-1b58c.webp" title="JURIS - Visual graphic design analysis of the book Jingga Jenaka" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/desain-visual-konferensi-isi-buku-kia-fisik-kuriku-thumb-1b58c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/desain-visual-konferensi-isi-buku-kia-fisik-kuriku-thumb-1b58c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/desain-visual-konferensi-isi-buku-kia-fisik-kuriku-thumb-1b58c.webp 1x" title="JURIS - Visual graphic design analysis of the book Jingga Jenaka" alt="JURIS - Visual graphic design analysis of the book Jingga Jenaka" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65977-desain-visual-konferensi-isi-buku-kia-fisik-k" title="JURIS - Visual graphic design analysis of the book Jingga Jenaka" target="_blank">Visual graphic design analysis of the book Jingga Jenaka</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara buku-buku dengan desain visual yang berbeda untuk menganalisis pengaruhnya terhadap pengalaman membaca dan pemahaman pembaca. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana desain visual yang berbeda dapat mempengaruhi emosi dan persepsi pembaca terhadap konten buku. Studi ini dapat membantu memahami peran desain visual dalam komunikasi dan pengalaman membaca, serta memberikan wawasan bagi penulis dan desainer dalam menciptakan buku yang lebih menarik dan efektif..
<br>Berdasarkan analisis komposisi buku "Jingga Jenaka" mengenai penggunaan tipografi, tata letak, dan warna, dapat disimpulkan bahwa penerapan teori desain komunikasi visual telah dilakukan dengan baik.Penggunaan tipografi sans serif dekoratif selaras dengan pesan yang ingin disampaikan penulis, terlihat jelas dan mudah dibaca, serta didukung oleh gaya ilustrasi sederhana.Pemilihan tipografi sans serif cenderung lebih santai dan netral, sedangkan gaya dekoratif cenderung dinamis dan menyenangkan.Selain itu, untuk menciptakan kesan yang lebih dinamis dan menyenangkan bagi pembaca, buku ini menggunakan ilustrasi dan komik sederhana sebagai media pendukung untuk memperkuat komunikasi imajinatif penulis kepada pembaca.Penggunaan ruang putih dalam tata letak buku ini membantu menciptakan pengalaman membaca yang nyaman dan fokus, mengarahkan perhatian pembaca ke konten setiap halaman.Tujuan lainnya adalah untuk memastikan ilustrasi terlihat jelas, sehingga pembaca dapat memahami cerita dengan lebih dalam melalui teks naratif pada setiap halaman.Pembaca akan tertarik pada cerita sederhana kehidupan sehari-hari penulis, yang disajikan melalui puisi dan komik yang disusun dengan menarik.Dalam seni visual dan desain, komposisi warna mengacu pada pengaturan warna untuk kecantikan visual.Komposisi warna digunakan untuk mengekspresikan dan menyampaikan karya yang diciptakan.Warna-warna yang digunakan dalam buku "Jingga Jenaka" mewakili perasaan dan emosi penulis.Buku ini menggunakan kombinasi warna pink, biru, oranye, dan putih.Penulis bertujuan menciptakan kesan yang menyenangkan, tenang, dan melankolis namun masih dibalut dengan sentimen hangat berdasarkan cerita yang ditulis
<br>Di era digital ini, teknologi semakin memudahkan masyarakat untuk melakukan berbagai aktivitas, khususnya membaca buku. Banyak buku yang tersedia dalam bentuk e-book dan dapat diakses dengan mudah melalui perangkat seluler. Namun, buku fisik masih mendominasi bagi mereka yang menyukai pengalaman membaca yang nyata. Dalam buku 'Jingga Jenaka,' cerita-cerita sederhana dinarasikan dalam bentuk puisi dan komik, sehingga menciptakan narasi yang harmonis. Elemen visual yang memikat dan menarik perhatian pembaca menarik untuk dibahas dalam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/7/desain-visual-konferensi-isi-buku-kia-fisik-kuriku-thumb-cbeb4.webp" type="image/webp" length="65858" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/desain-visual-konferensi-isi-buku-kia-fisik-kuriku-thumb-cbeb4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/desain-visual-konferensi-isi-buku-kia-fisik-kuriku-thumb-9db35.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/desain-visual-konferensi-isi-buku-kia-fisik-kuriku-thumb-1b58c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20623-sungging-journal-innovative-cultural-transdisciplinary.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dessy Rachmas digital illustrations The creative process and formal analyses ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dessy Rachmas digital illustrations The creative process and formal analyses ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dessy Rachmas digital illustrations The creative process and formal analyses ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65994-kreatif-karya-digital-art-konteks-seni-musik</link>
	<guid isPermaLink="false">48b898460d2eda8807fedad04fd15f5e</guid>
	<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 22:37:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ june edition ]]></category>
	<category><![CDATA[ dessy rachma ]]></category>
	<category><![CDATA[ central java ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[central,dessy,edition,java,june,rachma]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan berdasarkan judul, abstrak, dan kesimpulan artikel adalah:1. Menganalisis lebih lanjut dampak crypto art pada perkembangan seni di Indonesia, khususnya dalam hal inovasi dan transformasi seni digital. Penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dessy Rachma's digital illustrations: The creative process and formal analyses: Saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan berdasarkan judul, abstrak, dan kesimpulan artikel adalah:1. Menganalisis lebih lanjut dampak crypto art pada perkembangan seni di Indonesia, khususnya dalam hal inovasi dan transformasi seni digital. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana crypto art menjadi katalisator untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan ekosistem seni di Indonesia, serta bagaimana seniman Indonesia dapat memanfaatkan platform crypto art untuk memasarkan karya-karya mereka secara efektif.2. Meneliti strategi pemasaran yang digunakan oleh seniman digital Indonesia, termasuk Dessy Rachma, dalam memasarkan karya-karya mereka di pasar crypto art. Penelitian ini dapat fokus pada strategi-strategi unik yang diterapkan oleh seniman-seniman ini, seperti penggunaan platform Teia.art sebagai wadah pengarsipan dan peningkatan personal branding, serta bagaimana strategi-strategi tersebut dapat diadaptasi dan diterapkan oleh seniman-seniman lainnya.3. Mempelajari lebih dalam tentang proses kreatif dan karakteristik karya seni digital, khususnya dalam konteks seni feminis dan fantasi. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana seniman-seniman seperti Dessy Rachma menggunakan media dan teknik digital untuk mengekspresikan ide-ide dan pesan-pesan mereka, serta bagaimana elemen-elemen visual seperti warna neon, garis bebas, dan simbol-simbol visual dapat digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan feminis dan menciptakan keindahan fantastis dalam karya seni digital.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat ditarik tiga kesimpulan utama mengenai karya ilustrasi digital Dessy Rachma.Pertama, dalam hal karya seni, Dessy Rachma berfokus pada tema feminisme dan eksplorasi kekuatan perempuan dalam tiga karyanya, yaitu "Behave Your Anger", "The Spear", dan "YOU Jessy Jeanne".Ia menggambarkan perempuan cerdas dengan gaya dan kekuatan unik, menggunakan alat digital seperti iPad, kamera, dan aplikasi Procreate.Teknik digital yang digunakan meliputi layering untuk pengeditan terpisah dan efek khusus seperti glitch, penggelapan, flare, dan kilatan cahaya.Analisis formal mengungkapkan perhatian yang teliti terhadap detail, proporsi yang baik, dan warna neon, menciptakan gaya visual cyber art.Ia juga menggunakan garis bebas dan simbol visual seperti bunga, kupu-kupu, dan makeup tebal untuk menyampaikan pesan feminis dan keindahan fantastis.Karya-karya Dessy Rachma dapat dilihat sebagai representasi objek alami.Kedua, dari perspektif perjalanan seni, Dessy Rachma telah aktif menciptakan seni sejak masa kuliahnya.Selama studinya, ia mulai membangun branding sebagai seniman yang berpikir kritis dan kreatif, berfokus pada karya-karya yang menonjolkan tema feminisme, fantasi, dan teknologi.Ia memulai branding-nya dengan mengunggah karyanya di platform media sosial.Karier seninya semakin berkembang, meraih berbagai penghargaan, termasuk kesempatan untuk berkolaborasi dengan perancang busana terkenal Mel Ahyar.Selain itu, setelah memasuki pasar crypto art, Dessy Rachma dinominasikan dalam buku *100 WOMXN Artists To Follow in NFT Space* untuk tahun 2021-2022.Terakhir, mengenai strategi pemasaran, crypto art telah memainkan peran penting secara finansial bagi Dessy Rachma dan dalam pengembangan kariernya sebagai seniman digital.Secara finansial, platform ini memberikan peluang untuk mencapai harga karya seni yang tinggi dan memperoleh pendapatan bersih yang lebih besar karena tidak ada biaya untuk framing, packing, dan pengiriman seperti pada karya seni tradisional.Selain itu, karya-karya Dessy Rachma mendapatkan pengakuan tambahan melalui sistem royalti yang diterapkan dalam crypto art.Mengenai perlindungan karya seni, crypto art adalah media arsip yang aman untuk karya-karyanya, melindungi dari kerusakan fisik dan plagiarisme karena semua karyanya adalah digital dan ditokenisasi.Selain itu, mengenai karier seni, kehadiran Dessy Rachma di pasar crypto art telah meningkatkan branding-nya sebagai seniman digital, tercermin dalam peningkatan pengikut di Twitter dan Instagram setelah keterlibatannya di platform tersebut Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan proses kreatif karya ilustrasi digital Dessy Rachma; 2) mendeskripsikan perjalanan kesenimanan Dessy Rachma; dan 3) mendeskripsikan strategi pemasaran karya Dessy Rachma. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif untuk menjabarkan secara mendetail hasil penelitian sehingga hasil akhir dari penelitian ini merupakan sebuah analisis dan pembahasan hasil penelitian berdasarkan beberapa teori kesenian. Pengumpulan sumber data dilakukan dengan teknik triangulasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/7/kreatif-karya-digital-art-konteks-seni-musik-heali-thumb-a7998.webp" title="JURIS - Dessy Rachma&#039;s digital illustrations: The creative process and formal analyses" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/kreatif-karya-digital-art-konteks-seni-musik-heali-thumb-a7998.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/kreatif-karya-digital-art-konteks-seni-musik-heali-thumb-a7998.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/kreatif-karya-digital-art-konteks-seni-musik-heali-thumb-a7998.webp 1x" title="JURIS - Dessy Rachma&#039;s digital illustrations: The creative process and formal analyses" alt="JURIS - Dessy Rachma&#039;s digital illustrations: The creative process and formal analyses" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/7/kreatif-karya-digital-art-konteks-seni-musik-heali-thumb-6701c.webp" title="JURIS - Dessy Rachma&#039;s digital illustrations: The creative process and formal analyses" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/kreatif-karya-digital-art-konteks-seni-musik-heali-thumb-6701c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/kreatif-karya-digital-art-konteks-seni-musik-heali-thumb-6701c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/kreatif-karya-digital-art-konteks-seni-musik-heali-thumb-6701c.webp 1x" title="JURIS - Dessy Rachma&#039;s digital illustrations: The creative process and formal analyses" alt="JURIS - Dessy Rachma&#039;s digital illustrations: The creative process and formal analyses" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/7/kreatif-karya-digital-art-konteks-seni-musik-heali-thumb-8c6bc.webp" title="JURIS - Dessy Rachma&#039;s digital illustrations: The creative process and formal analyses" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/kreatif-karya-digital-art-konteks-seni-musik-heali-thumb-8c6bc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/kreatif-karya-digital-art-konteks-seni-musik-heali-thumb-8c6bc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/kreatif-karya-digital-art-konteks-seni-musik-heali-thumb-8c6bc.webp 1x" title="JURIS - Dessy Rachma&#039;s digital illustrations: The creative process and formal analyses" alt="JURIS - Dessy Rachma&#039;s digital illustrations: The creative process and formal analyses" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65994-kreatif-karya-digital-art-konteks-seni-musik" title="JURIS - Dessy Rachma&#039;s digital illustrations: The creative process and formal analyses" target="_blank">Dessy Rachma's digital illustrations: The creative process and formal analyses</a>: Saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan berdasarkan judul, abstrak, dan kesimpulan artikel adalah:1. Menganalisis lebih lanjut dampak crypto art pada perkembangan seni di Indonesia, khususnya dalam hal inovasi dan transformasi seni digital. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana crypto art menjadi katalisator untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan ekosistem seni di Indonesia, serta bagaimana seniman Indonesia dapat memanfaatkan platform crypto art untuk memasarkan karya-karya mereka secara efektif.2. Meneliti strategi pemasaran yang digunakan oleh seniman digital Indonesia, termasuk Dessy Rachma, dalam memasarkan karya-karya mereka di pasar crypto art. Penelitian ini dapat fokus pada strategi-strategi unik yang diterapkan oleh seniman-seniman ini, seperti penggunaan platform Teia.art sebagai wadah pengarsipan dan peningkatan personal branding, serta bagaimana strategi-strategi tersebut dapat diadaptasi dan diterapkan oleh seniman-seniman lainnya.3. Mempelajari lebih dalam tentang proses kreatif dan karakteristik karya seni digital, khususnya dalam konteks seni feminis dan fantasi. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana seniman-seniman seperti Dessy Rachma menggunakan media dan teknik digital untuk mengekspresikan ide-ide dan pesan-pesan mereka, serta bagaimana elemen-elemen visual seperti warna neon, garis bebas, dan simbol-simbol visual dapat digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan feminis dan menciptakan keindahan fantastis dalam karya seni digital..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat ditarik tiga kesimpulan utama mengenai karya ilustrasi digital Dessy Rachma.Pertama, dalam hal karya seni, Dessy Rachma berfokus pada tema feminisme dan eksplorasi kekuatan perempuan dalam tiga karyanya, yaitu "Behave Your Anger", "The Spear", dan "YOU Jessy Jeanne".Ia menggambarkan perempuan cerdas dengan gaya dan kekuatan unik, menggunakan alat digital seperti iPad, kamera, dan aplikasi Procreate.Teknik digital yang digunakan meliputi layering untuk pengeditan terpisah dan efek khusus seperti glitch, penggelapan, flare, dan kilatan cahaya.Analisis formal mengungkapkan perhatian yang teliti terhadap detail, proporsi yang baik, dan warna neon, menciptakan gaya visual cyber art.Ia juga menggunakan garis bebas dan simbol visual seperti bunga, kupu-kupu, dan makeup tebal untuk menyampaikan pesan feminis dan keindahan fantastis.Karya-karya Dessy Rachma dapat dilihat sebagai representasi objek alami.Kedua, dari perspektif perjalanan seni, Dessy Rachma telah aktif menciptakan seni sejak masa kuliahnya.Selama studinya, ia mulai membangun branding sebagai seniman yang berpikir kritis dan kreatif, berfokus pada karya-karya yang menonjolkan tema feminisme, fantasi, dan teknologi.Ia memulai branding-nya dengan mengunggah karyanya di platform media sosial.Karier seninya semakin berkembang, meraih berbagai penghargaan, termasuk kesempatan untuk berkolaborasi dengan perancang busana terkenal Mel Ahyar.Selain itu, setelah memasuki pasar crypto art, Dessy Rachma dinominasikan dalam buku *100 WOMXN Artists To Follow in NFT Space* untuk tahun 2021-2022.Terakhir, mengenai strategi pemasaran, crypto art telah memainkan peran penting secara finansial bagi Dessy Rachma dan dalam pengembangan kariernya sebagai seniman digital.Secara finansial, platform ini memberikan peluang untuk mencapai harga karya seni yang tinggi dan memperoleh pendapatan bersih yang lebih besar karena tidak ada biaya untuk framing, packing, dan pengiriman seperti pada karya seni tradisional.Selain itu, karya-karya Dessy Rachma mendapatkan pengakuan tambahan melalui sistem royalti yang diterapkan dalam crypto art.Mengenai perlindungan karya seni, crypto art adalah media arsip yang aman untuk karya-karyanya, melindungi dari kerusakan fisik dan plagiarisme karena semua karyanya adalah digital dan ditokenisasi.Selain itu, mengenai karier seni, kehadiran Dessy Rachma di pasar crypto art telah meningkatkan branding-nya sebagai seniman digital, tercermin dalam peningkatan pengikut di Twitter dan Instagram setelah keterlibatannya di platform tersebut
<br>Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan proses kreatif karya ilustrasi digital Dessy Rachma; 2) mendeskripsikan perjalanan kesenimanan Dessy Rachma; dan 3) mendeskripsikan strategi pemasaran karya Dessy Rachma. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif untuk menjabarkan secara mendetail hasil penelitian sehingga hasil akhir dari penelitian ini merupakan sebuah analisis dan pembahasan hasil penelitian berdasarkan beberapa teori kesenian. Pengumpulan sumber data dilakukan dengan teknik triangulasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/7/kreatif-karya-digital-art-konteks-seni-musik-heali-thumb-6701c.webp" type="image/webp" length="209690" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/kreatif-karya-digital-art-konteks-seni-musik-heali-thumb-a7998.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/kreatif-karya-digital-art-konteks-seni-musik-heali-thumb-6701c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/kreatif-karya-digital-art-konteks-seni-musik-heali-thumb-8c6bc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20623-sungging-journal-innovative-cultural-transdisciplinary.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Jino Batik Wayang Kayu Home Industry in Jarum Bayat Klaten ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Jino Batik Wayang Kayu Home Industry in Jarum Bayat Klaten ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Jino Batik Wayang Kayu Home Industry in Jarum Bayat Klaten ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65988-karakteristik-batik-kayu-wayang-kualita</link>
	<guid isPermaLink="false">961bb7725615070e7201df0a8b9666fd</guid>
	<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 22:24:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ broken home ]]></category>
	<category><![CDATA[ poppy hill ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[broken,hill,home,poppy]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh jenis kayu yang berbeda terhadap keawetan dan kualitas batik wayang kayu, terutama dalam konteks penggunaan bahan alami versus sintetis. Selain itu, studi tentang makna simbolis dari motif isian tradisional ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Jino Batik Wayang Kayu Home Industry in Jarum, Bayat, Klaten: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh jenis kayu yang berbeda terhadap keawetan dan kualitas batik wayang kayu, terutama dalam konteks penggunaan bahan alami versus sintetis. Selain itu, studi tentang makna simbolis dari motif isian tradisional seperti motif rantai dan bludri bisa dilakukan untuk memahami hubungan antara seni batik dan budaya lokal. Penelitian juga bisa fokus pada inovasi pewarnaan ramah lingkungan dengan mengganti bahan kimia sintetis menjadi bahan alami yang lebih berkelanjutan, sekaligus mengevaluasi dampaknya terhadap keindahan dan daya tahan produk.. Proses pembuatan batik wayang kayu di Jino Batik memiliki ciri khas pada tahap pelorodan dan finishing, dengan pemanfaatan soda abu dan aplikasi cairan finishing sebanyak tiga kali.Goresan canting pada batik wayang kayu dominan berupa garis melengkung dan bergelombang yang menciptakan kesan dinamis dan kuat.Motif isian pada batik wayang kayu sangat beragam, mencakup motif tradisional dan inovasi khas Jino Batik seperti motif rantai, kuncup melati, bludri, dan ceplik.Kombinasi warna utama (cokelat dan hitam) serta warna penunjang (merah, kuning, hijau, biru) membentuk desain yang harmonis dan khas Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses pembuatan dan karakteristik batik wayang kayu ditinjau dari goresan canting, motif isian, dan warnanya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data diperoleh melalui ketekunan pengamatan dan triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Proses pembuatan batik wayang kayu hampir sama seperti proses batik pada umumnya, yang membedakan hanya pada pelorodan dan finishing. (2) Goresan canting pada batik wayang kayu di Home Industry Jino Batik didominasi garis melengkung dan bergelombang serta permainan goresan canting tebal tipis memberikan kesan luwes. (3) Motif isian yang digunakan pada batik wayang kayu sangat beragam, disesuaikan dengan bagian pada batik wayang kayu. (4) Warna pada batik wayang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/0/karakteristik-batik-kayu-wayang-kualitas-industry-thumb-c2a43.webp" title="JURIS - Jino Batik Wayang Kayu Home Industry in Jarum, Bayat, Klaten" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/karakteristik-batik-kayu-wayang-kualitas-industry-thumb-c2a43.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/karakteristik-batik-kayu-wayang-kualitas-industry-thumb-c2a43.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/karakteristik-batik-kayu-wayang-kualitas-industry-thumb-c2a43.webp 1x" title="JURIS - Jino Batik Wayang Kayu Home Industry in Jarum, Bayat, Klaten" alt="JURIS - Jino Batik Wayang Kayu Home Industry in Jarum, Bayat, Klaten" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/0/karakteristik-batik-kayu-wayang-kualitas-industry-thumb-ccb6e.webp" title="JURIS - Jino Batik Wayang Kayu Home Industry in Jarum, Bayat, Klaten" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/karakteristik-batik-kayu-wayang-kualitas-industry-thumb-ccb6e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/karakteristik-batik-kayu-wayang-kualitas-industry-thumb-ccb6e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/karakteristik-batik-kayu-wayang-kualitas-industry-thumb-ccb6e.webp 1x" title="JURIS - Jino Batik Wayang Kayu Home Industry in Jarum, Bayat, Klaten" alt="JURIS - Jino Batik Wayang Kayu Home Industry in Jarum, Bayat, Klaten" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/0/karakteristik-batik-kayu-wayang-kualitas-industry-thumb-c935f.webp" title="JURIS - Jino Batik Wayang Kayu Home Industry in Jarum, Bayat, Klaten" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/karakteristik-batik-kayu-wayang-kualitas-industry-thumb-c935f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/karakteristik-batik-kayu-wayang-kualitas-industry-thumb-c935f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/karakteristik-batik-kayu-wayang-kualitas-industry-thumb-c935f.webp 1x" title="JURIS - Jino Batik Wayang Kayu Home Industry in Jarum, Bayat, Klaten" alt="JURIS - Jino Batik Wayang Kayu Home Industry in Jarum, Bayat, Klaten" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65988-karakteristik-batik-kayu-wayang-kualita" title="JURIS - Jino Batik Wayang Kayu Home Industry in Jarum, Bayat, Klaten" target="_blank">Jino Batik Wayang Kayu Home Industry in Jarum, Bayat, Klaten</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh jenis kayu yang berbeda terhadap keawetan dan kualitas batik wayang kayu, terutama dalam konteks penggunaan bahan alami versus sintetis. Selain itu, studi tentang makna simbolis dari motif isian tradisional seperti motif rantai dan bludri bisa dilakukan untuk memahami hubungan antara seni batik dan budaya lokal. Penelitian juga bisa fokus pada inovasi pewarnaan ramah lingkungan dengan mengganti bahan kimia sintetis menjadi bahan alami yang lebih berkelanjutan, sekaligus mengevaluasi dampaknya terhadap keindahan dan daya tahan produk..
<br>Proses pembuatan batik wayang kayu di Jino Batik memiliki ciri khas pada tahap pelorodan dan finishing, dengan pemanfaatan soda abu dan aplikasi cairan finishing sebanyak tiga kali.Goresan canting pada batik wayang kayu dominan berupa garis melengkung dan bergelombang yang menciptakan kesan dinamis dan kuat.Motif isian pada batik wayang kayu sangat beragam, mencakup motif tradisional dan inovasi khas Jino Batik seperti motif rantai, kuncup melati, bludri, dan ceplik.Kombinasi warna utama (cokelat dan hitam) serta warna penunjang (merah, kuning, hijau, biru) membentuk desain yang harmonis dan khas
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses pembuatan dan karakteristik batik wayang kayu ditinjau dari goresan canting, motif isian, dan warnanya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data diperoleh melalui ketekunan pengamatan dan triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Proses pembuatan batik wayang kayu hampir sama seperti proses batik pada umumnya, yang membedakan hanya pada pelorodan dan finishing. (2) Goresan canting pada batik wayang kayu di Home Industry Jino Batik didominasi garis melengkung dan bergelombang serta permainan goresan canting tebal tipis memberikan kesan luwes. (3) Motif isian yang digunakan pada batik wayang kayu sangat beragam, disesuaikan dengan bagian pada batik wayang kayu. (4) Warna pada batik wayang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/0/karakteristik-batik-kayu-wayang-kualitas-industry-thumb-c935f.webp" type="image/webp" length="168824" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/karakteristik-batik-kayu-wayang-kualitas-industry-thumb-c2a43.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/karakteristik-batik-kayu-wayang-kualitas-industry-thumb-ccb6e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/karakteristik-batik-kayu-wayang-kualitas-industry-thumb-c935f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20623-sungging-journal-innovative-cultural-transdisciplinary.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kepuasan Kerja Karyawan Baitul Maal wa Tamwil Ditinjau dari Teori Dua Faktor Herzberg ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kepuasan Kerja Karyawan Baitul Maal wa Tamwil Ditinjau dari Teori Dua Faktor Herzberg ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kepuasan Kerja Karyawan Baitul Maal wa Tamwil Ditinjau dari Teori Dua Faktor Herzberg ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65976-faktor-motivasi-ayah-peran-umur-fakto</link>
	<guid isPermaLink="false">89cfaf88b59a959391c024d94be92f64</guid>
	<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 22:23:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ al maal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,maal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji peran budaya organisasi dalam meningkatkan kepuasan kerja karyawan BMT, membandingkan pendekatan teori dua faktor Herzberg dengan teori lain seperti teori keadilan organisasi, serta mengeksplorasi dampak transformasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kepuasan Kerja Karyawan Baitul Maal wa Tamwil Ditinjau dari Teori Dua Faktor Herzberg: Penelitian lanjutan dapat mengkaji peran budaya organisasi dalam meningkatkan kepuasan kerja karyawan BMT, membandingkan pendekatan teori dua faktor Herzberg dengan teori lain seperti teori keadilan organisasi, serta mengeksplorasi dampak transformasi digital terhadap motivasi dan kepuasan kerja di lembaga keuangan syariah. Penelitian pertama bisa fokus pada pengaruh kebijakan kerja fleksibel terhadap keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Penelitian kedua dapat mempelajari peran kepemimpinan transformasional dalam memperkuat faktor motivasi. Penelitian ketiga bisa mengevaluasi pengaruh pengawasan yang lebih transparan terhadap tingkat kepuasan kerja dan retensi karyawan.. Kepuasan kerja karyawan BMT diukur menggunakan teori dua faktor Herzberg menunjukkan bahwa faktor hygiene (terutama hubungan antar rekan kerja) mendominasi.Gaji yang diberikan dinilai sudah mencukupi kebutuhan hidup karyawan.Temuan ini bertolak belakang dengan pendapat Herzberg yang menekankan peran faktor motivasi.Budaya organisasi seperti kerja tim dan kegiatan religius turut memengaruhi kepuasan kerja karyawan Penelitian ini menggunakan teori dua faktor Herzberg untuk mengukur kepuasan kerja karyawan Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) UMY, BMT Artha Sejahtera, dan BMT Al-Mukhlish Yogyakarta. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa faktor hygiene (hubungan antar rekan kerja, gaji, pengawasan) mendominasi dalam memberikan kepuasan kerja karyawan, terutama faktor hubungan antar rekan kerja. Kepuasan kerja karyawan BMT diukur melalui indikator pekerjaan itu sendiri, promosi, hubungan antar rekan kerja, gaji, dan pengawasan, namun faktor hygiene lebih berpengaruh dibandingkan faktor motivasi. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/4/faktor-motivasi-ayah-peran-umur-budaya-organisasi-thumb-d5cc7.webp" title="JURIS - Analisis Kepuasan Kerja Karyawan Baitul Maal wa Tamwil Ditinjau dari Teori Dua Faktor Herzberg" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/faktor-motivasi-ayah-peran-umur-budaya-organisasi-thumb-d5cc7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/faktor-motivasi-ayah-peran-umur-budaya-organisasi-thumb-d5cc7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/faktor-motivasi-ayah-peran-umur-budaya-organisasi-thumb-d5cc7.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kepuasan Kerja Karyawan Baitul Maal wa Tamwil Ditinjau dari Teori Dua Faktor Herzberg" alt="JURIS - Analisis Kepuasan Kerja Karyawan Baitul Maal wa Tamwil Ditinjau dari Teori Dua Faktor Herzberg" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/faktor-motivasi-ayah-peran-umur-budaya-organisasi-thumb-b4f4f.webp" title="JURIS - Analisis Kepuasan Kerja Karyawan Baitul Maal wa Tamwil Ditinjau dari Teori Dua Faktor Herzberg" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/faktor-motivasi-ayah-peran-umur-budaya-organisasi-thumb-b4f4f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/faktor-motivasi-ayah-peran-umur-budaya-organisasi-thumb-b4f4f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/faktor-motivasi-ayah-peran-umur-budaya-organisasi-thumb-b4f4f.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kepuasan Kerja Karyawan Baitul Maal wa Tamwil Ditinjau dari Teori Dua Faktor Herzberg" alt="JURIS - Analisis Kepuasan Kerja Karyawan Baitul Maal wa Tamwil Ditinjau dari Teori Dua Faktor Herzberg" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/faktor-motivasi-ayah-peran-umur-budaya-organisasi-thumb-3666f.webp" title="JURIS - Analisis Kepuasan Kerja Karyawan Baitul Maal wa Tamwil Ditinjau dari Teori Dua Faktor Herzberg" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/faktor-motivasi-ayah-peran-umur-budaya-organisasi-thumb-3666f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/faktor-motivasi-ayah-peran-umur-budaya-organisasi-thumb-3666f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/faktor-motivasi-ayah-peran-umur-budaya-organisasi-thumb-3666f.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kepuasan Kerja Karyawan Baitul Maal wa Tamwil Ditinjau dari Teori Dua Faktor Herzberg" alt="JURIS - Analisis Kepuasan Kerja Karyawan Baitul Maal wa Tamwil Ditinjau dari Teori Dua Faktor Herzberg" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65976-faktor-motivasi-ayah-peran-umur-fakto" title="JURIS - Analisis Kepuasan Kerja Karyawan Baitul Maal wa Tamwil Ditinjau dari Teori Dua Faktor Herzberg" target="_blank">Analisis Kepuasan Kerja Karyawan Baitul Maal wa Tamwil Ditinjau dari Teori Dua Faktor Herzberg</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji peran budaya organisasi dalam meningkatkan kepuasan kerja karyawan BMT, membandingkan pendekatan teori dua faktor Herzberg dengan teori lain seperti teori keadilan organisasi, serta mengeksplorasi dampak transformasi digital terhadap motivasi dan kepuasan kerja di lembaga keuangan syariah. Penelitian pertama bisa fokus pada pengaruh kebijakan kerja fleksibel terhadap keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Penelitian kedua dapat mempelajari peran kepemimpinan transformasional dalam memperkuat faktor motivasi. Penelitian ketiga bisa mengevaluasi pengaruh pengawasan yang lebih transparan terhadap tingkat kepuasan kerja dan retensi karyawan..
<br>Kepuasan kerja karyawan BMT diukur menggunakan teori dua faktor Herzberg menunjukkan bahwa faktor hygiene (terutama hubungan antar rekan kerja) mendominasi.Gaji yang diberikan dinilai sudah mencukupi kebutuhan hidup karyawan.Temuan ini bertolak belakang dengan pendapat Herzberg yang menekankan peran faktor motivasi.Budaya organisasi seperti kerja tim dan kegiatan religius turut memengaruhi kepuasan kerja karyawan
<br>Penelitian ini menggunakan teori dua faktor Herzberg untuk mengukur kepuasan kerja karyawan Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) UMY, BMT Artha Sejahtera, dan BMT Al-Mukhlish Yogyakarta. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa faktor hygiene (hubungan antar rekan kerja, gaji, pengawasan) mendominasi dalam memberikan kepuasan kerja karyawan, terutama faktor hubungan antar rekan kerja. Kepuasan kerja karyawan BMT diukur melalui indikator pekerjaan itu sendiri, promosi, hubungan antar rekan kerja, gaji, dan pengawasan, namun faktor hygiene lebih berpengaruh dibandingkan faktor motivasi.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/4/faktor-motivasi-ayah-peran-umur-budaya-organisasi-thumb-d5cc7.webp" type="image/webp" length="66418" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/faktor-motivasi-ayah-peran-umur-budaya-organisasi-thumb-d5cc7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/faktor-motivasi-ayah-peran-umur-budaya-organisasi-thumb-b4f4f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/faktor-motivasi-ayah-peran-umur-budaya-organisasi-thumb-3666f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-149-umt.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20600-al-maal-journal-islamic-economics-banking.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementation of character education for vocational high school internship students at Subandi Giyanto Studio ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementation of character education for vocational high school internship students at Subandi Giyanto Studio ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementation of character education for vocational high school internship students at Subandi Giyanto Studio ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65984-sopan-santun-siswa-kontrol-perilaku-program</link>
	<guid isPermaLink="false">f52e681c9a4e66db72b18e1928cde93e</guid>
	<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 22:22:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ june edition ]]></category>
	<category><![CDATA[ dessy rachma ]]></category>
	<category><![CDATA[ central java ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[central,dessy,edition,java,june,rachma]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan penelitian pra-penelitian atau penelitian pendahuluan untuk memahami lebih detail subjek dan objek penelitian, sehingga memudahkan proses penelitian dan mengurangi kesalahan data. Selain itu, wawancara ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementation of character education for vocational high school internship students at Subandi Giyanto Studio: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan penelitian pra-penelitian atau penelitian pendahuluan untuk memahami lebih detail subjek dan objek penelitian, sehingga memudahkan proses penelitian dan mengurangi kesalahan data. Selain itu, wawancara singkat dan langsung dengan pihak-pihak terkait mengenai proses pembelajaran atau kegiatan yang sedang berlangsung harus dilakukan untuk memudahkan pengumpulan data selama penelitian. Penelitian ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan fokus pada aspek-aspek tertentu dari pendidikan karakter, seperti pengaruhnya terhadap perilaku siswa, atau dengan mengeksplorasi cara-cara inovatif untuk memperkuat pendidikan karakter di lingkungan magang. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari pendidikan karakter yang diterapkan selama magang terhadap perilaku dan karakter siswa di masa depan.. Beberapa kesimpulan dapat ditarik berdasarkan analisis dan pembahasan data yang diperoleh.Program magang telah menanamkan lima nilai inti dalam pendidikan karakter.religiusitas, disiplin, kreativitas, sopan santun, dan tanggung jawab.Pendidikan karakter telah diterapkan secara efektif dan terintegrasi dengan lancar ke dalam proses pembelajaran magang tanpa perlu kegiatan khusus yang didedikasikan.Namun, nilai religiusitas telah diterapkan kurang efektif karena sifatnya yang inheren, sehingga sulit untuk ditegakkan.Tantangan dalam menerapkan pendidikan karakter berasal dari berbagai faktor, termasuk rasa gugup siswa, pendekatan beragam guru terhadap siswa dengan karakteristik yang bervariasi, komunikasi terbatas di antara siswa, kesulitan beradaptasi, perilaku siswa yang dipengaruhi teknologi, dan kesulitan mematuhi aturan.Untuk mengatasi tantangan ini, telah dilakukan upaya-upaya seperti pendekatan personal kepada siswa, melatih intern untuk sensitivitas lingkungan, membangun hubungan di antara siswa, dan meningkatkan keterampilan komunikasi siswa Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pendidikan karakter melalui kegiatan magang di Studio Subandi Giyanto pada siswa SMK. Pendidikan karakter diterapkan melalui pembiasaan dan keteladanan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif studi kasus. Teknik pengumpulan data mengunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan. Subjek penelitian ialah siswa magang. Data divalidasi dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) terdapat lima nilai pendidikan karakter utama, yaitu religius, disiplin, kreatif, sopan santun, dan bertanggung jawab; 2) kegiatan terintegrasi pada proses pembelajaran magang; 3) kegiatan ini memberikan dampak yang baik terhadap perilaku dan karakter siswa; 4) kendala yang dihadapi berasal dari timbulnya perasaan gugup, keterbatasan komunikasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/f/sopan-santun-siswa-kontrol-perilaku-program-magang-thumb-5fe5c.webp" title="JURIS - Implementation of character education for vocational high school internship students at Subandi Giyanto Studio" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/sopan-santun-siswa-kontrol-perilaku-program-magang-thumb-5fe5c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/sopan-santun-siswa-kontrol-perilaku-program-magang-thumb-5fe5c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/sopan-santun-siswa-kontrol-perilaku-program-magang-thumb-5fe5c.webp 1x" title="JURIS - Implementation of character education for vocational high school internship students at Subandi Giyanto Studio" alt="JURIS - Implementation of character education for vocational high school internship students at Subandi Giyanto Studio" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/sopan-santun-siswa-kontrol-perilaku-program-magang-thumb-1ecad.webp" title="JURIS - Implementation of character education for vocational high school internship students at Subandi Giyanto Studio" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/sopan-santun-siswa-kontrol-perilaku-program-magang-thumb-1ecad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/sopan-santun-siswa-kontrol-perilaku-program-magang-thumb-1ecad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/sopan-santun-siswa-kontrol-perilaku-program-magang-thumb-1ecad.webp 1x" title="JURIS - Implementation of character education for vocational high school internship students at Subandi Giyanto Studio" alt="JURIS - Implementation of character education for vocational high school internship students at Subandi Giyanto Studio" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/sopan-santun-siswa-kontrol-perilaku-program-magang-thumb-82fe4.webp" title="JURIS - Implementation of character education for vocational high school internship students at Subandi Giyanto Studio" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/sopan-santun-siswa-kontrol-perilaku-program-magang-thumb-82fe4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/sopan-santun-siswa-kontrol-perilaku-program-magang-thumb-82fe4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/sopan-santun-siswa-kontrol-perilaku-program-magang-thumb-82fe4.webp 1x" title="JURIS - Implementation of character education for vocational high school internship students at Subandi Giyanto Studio" alt="JURIS - Implementation of character education for vocational high school internship students at Subandi Giyanto Studio" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65984-sopan-santun-siswa-kontrol-perilaku-program" title="JURIS - Implementation of character education for vocational high school internship students at Subandi Giyanto Studio" target="_blank">Implementation of character education for vocational high school internship students at Subandi Giyanto Studio</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan penelitian pra-penelitian atau penelitian pendahuluan untuk memahami lebih detail subjek dan objek penelitian, sehingga memudahkan proses penelitian dan mengurangi kesalahan data. Selain itu, wawancara singkat dan langsung dengan pihak-pihak terkait mengenai proses pembelajaran atau kegiatan yang sedang berlangsung harus dilakukan untuk memudahkan pengumpulan data selama penelitian. Penelitian ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan fokus pada aspek-aspek tertentu dari pendidikan karakter, seperti pengaruhnya terhadap perilaku siswa, atau dengan mengeksplorasi cara-cara inovatif untuk memperkuat pendidikan karakter di lingkungan magang. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari pendidikan karakter yang diterapkan selama magang terhadap perilaku dan karakter siswa di masa depan..
<br>Beberapa kesimpulan dapat ditarik berdasarkan analisis dan pembahasan data yang diperoleh.Program magang telah menanamkan lima nilai inti dalam pendidikan karakter.religiusitas, disiplin, kreativitas, sopan santun, dan tanggung jawab.Pendidikan karakter telah diterapkan secara efektif dan terintegrasi dengan lancar ke dalam proses pembelajaran magang tanpa perlu kegiatan khusus yang didedikasikan.Namun, nilai religiusitas telah diterapkan kurang efektif karena sifatnya yang inheren, sehingga sulit untuk ditegakkan.Tantangan dalam menerapkan pendidikan karakter berasal dari berbagai faktor, termasuk rasa gugup siswa, pendekatan beragam guru terhadap siswa dengan karakteristik yang bervariasi, komunikasi terbatas di antara siswa, kesulitan beradaptasi, perilaku siswa yang dipengaruhi teknologi, dan kesulitan mematuhi aturan.Untuk mengatasi tantangan ini, telah dilakukan upaya-upaya seperti pendekatan personal kepada siswa, melatih intern untuk sensitivitas lingkungan, membangun hubungan di antara siswa, dan meningkatkan keterampilan komunikasi siswa
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pendidikan karakter melalui kegiatan magang di Studio Subandi Giyanto pada siswa SMK. Pendidikan karakter diterapkan melalui pembiasaan dan keteladanan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif studi kasus. Teknik pengumpulan data mengunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan. Subjek penelitian ialah siswa magang. Data divalidasi dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) terdapat lima nilai pendidikan karakter utama, yaitu religius, disiplin, kreatif, sopan santun, dan bertanggung jawab; 2) kegiatan terintegrasi pada proses pembelajaran magang; 3) kegiatan ini memberikan dampak yang baik terhadap perilaku dan karakter siswa; 4) kendala yang dihadapi berasal dari timbulnya perasaan gugup, keterbatasan komunikasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/f/sopan-santun-siswa-kontrol-perilaku-program-magang-thumb-82fe4.webp" type="image/webp" length="108910" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/sopan-santun-siswa-kontrol-perilaku-program-magang-thumb-5fe5c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/sopan-santun-siswa-kontrol-perilaku-program-magang-thumb-1ecad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/sopan-santun-siswa-kontrol-perilaku-program-magang-thumb-82fe4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20623-sungging-journal-innovative-cultural-transdisciplinary.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Visual book design on Ibu Ruswo as a historical archive of YogyakartaAos female hero Perancangan buku visual kisah pejuang perempuan Ibu Ruswo sebagai media arsip sejarah tokoh dari Yogyakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Visual book design on Ibu Ruswo as a historical archive of YogyakartaAos female hero Perancangan buku visual kisah pejuang perempuan Ibu Ruswo sebagai media arsip sejarah tokoh dari Yogyakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Visual book design on Ibu Ruswo as a historical archive of YogyakartaAos female hero Perancangan buku visual kisah pejuang perempuan Ibu Ruswo sebagai media arsip sejarah tokoh dari Yogyakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65980-arsip-sejarah-tokoh-perempuan-konsep-sejar</link>
	<guid isPermaLink="false">5e0b1b5ac550f77016e7d7ac84682224</guid>
	<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 22:16:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ june edition ]]></category>
	<category><![CDATA[ yusuf yonevi ]]></category>
	<category><![CDATA[ afnan barkah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[afnan,barkah,edition,june,yonevi,yusuf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak buku visual terhadap literasi sejarah siswa. 2. Studi tentang peran perempuan dalam konflik regional lainnya menggunakan metode serupa. 3. Pengembangan versi digital interaktif narasi sejarah untuk meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Visual book design on Ibu Ruswo as a historical archive of YogyakartaAos female hero: Perancangan buku visual kisah pejuang perempuan Ibu Ruswo sebagai media arsip sejarah tokoh dari Yogyakarta: 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak buku visual terhadap literasi sejarah siswa. 2. Studi tentang peran perempuan dalam konflik regional lainnya menggunakan metode serupa. 3. Pengembangan versi digital interaktif narasi sejarah untuk meningkatkan aksesibilitas dan keterlibatan pengguna.. Ibu Ruswo, tokoh perempuan Yogyakarta, berkontribusi signifikan melalui organisasi sosial dan bantuan logistik selama perang.Buku visual ini dirancang sebagai media arsip sejarah dengan menggabungkan ilustrasi dan desain grafis.Penyajian kisahnya disesuaikan dengan teori komunikasi visual dan karakter pembaca Buku ini bertujuan untuk menumbuhkan apresiasi terhadap perjuangan perempuan dan meningkatkan minat literasi sejarah di kalangan siswa SMP dan SMA di Yogyakarta. Dengan metode Pre-factum dan Practice-Led Research, kisah Ibu Ruswo, tokoh perempuan Yogyakarta yang berperan dalam organisasi perempuan dan logistik perang, diangkat melalui desain visual yang menggabungkan ilustrasi, tipografi, dan tata letak berdasarkan teori Komunikasi Visual. Buku ini menjadi wadah pelestarian sejarah yang relevan dengan cara belajar generasi muda. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/3/arsip-sejarah-tokoh-perempuan-konsep-siswa-literas-thumb-af543.webp" title="JURIS - Visual book design on Ibu Ruswo as a historical archive of YogyakartaAos female hero: Perancangan buku visual kisah pejuang perempuan Ibu Ruswo sebagai media arsip sejarah tokoh dari Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/arsip-sejarah-tokoh-perempuan-konsep-siswa-literas-thumb-af543.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/arsip-sejarah-tokoh-perempuan-konsep-siswa-literas-thumb-af543.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/arsip-sejarah-tokoh-perempuan-konsep-siswa-literas-thumb-af543.webp 1x" title="JURIS - Visual book design on Ibu Ruswo as a historical archive of YogyakartaAos female hero: Perancangan buku visual kisah pejuang perempuan Ibu Ruswo sebagai media arsip sejarah tokoh dari Yogyakarta" alt="JURIS - Visual book design on Ibu Ruswo as a historical archive of YogyakartaAos female hero: Perancangan buku visual kisah pejuang perempuan Ibu Ruswo sebagai media arsip sejarah tokoh dari Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/3/arsip-sejarah-tokoh-perempuan-konsep-siswa-literas-thumb-ea47d.webp" title="JURIS - Visual book design on Ibu Ruswo as a historical archive of YogyakartaAos female hero: Perancangan buku visual kisah pejuang perempuan Ibu Ruswo sebagai media arsip sejarah tokoh dari Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/arsip-sejarah-tokoh-perempuan-konsep-siswa-literas-thumb-ea47d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/arsip-sejarah-tokoh-perempuan-konsep-siswa-literas-thumb-ea47d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/arsip-sejarah-tokoh-perempuan-konsep-siswa-literas-thumb-ea47d.webp 1x" title="JURIS - Visual book design on Ibu Ruswo as a historical archive of YogyakartaAos female hero: Perancangan buku visual kisah pejuang perempuan Ibu Ruswo sebagai media arsip sejarah tokoh dari Yogyakarta" alt="JURIS - Visual book design on Ibu Ruswo as a historical archive of YogyakartaAos female hero: Perancangan buku visual kisah pejuang perempuan Ibu Ruswo sebagai media arsip sejarah tokoh dari Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/3/arsip-sejarah-tokoh-perempuan-konsep-siswa-literas-thumb-115ca.webp" title="JURIS - Visual book design on Ibu Ruswo as a historical archive of YogyakartaAos female hero: Perancangan buku visual kisah pejuang perempuan Ibu Ruswo sebagai media arsip sejarah tokoh dari Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/arsip-sejarah-tokoh-perempuan-konsep-siswa-literas-thumb-115ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/arsip-sejarah-tokoh-perempuan-konsep-siswa-literas-thumb-115ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/arsip-sejarah-tokoh-perempuan-konsep-siswa-literas-thumb-115ca.webp 1x" title="JURIS - Visual book design on Ibu Ruswo as a historical archive of YogyakartaAos female hero: Perancangan buku visual kisah pejuang perempuan Ibu Ruswo sebagai media arsip sejarah tokoh dari Yogyakarta" alt="JURIS - Visual book design on Ibu Ruswo as a historical archive of YogyakartaAos female hero: Perancangan buku visual kisah pejuang perempuan Ibu Ruswo sebagai media arsip sejarah tokoh dari Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65980-arsip-sejarah-tokoh-perempuan-konsep-sejar" title="JURIS - Visual book design on Ibu Ruswo as a historical archive of YogyakartaAos female hero: Perancangan buku visual kisah pejuang perempuan Ibu Ruswo sebagai media arsip sejarah tokoh dari Yogyakarta" target="_blank">Visual book design on Ibu Ruswo as a historical archive of YogyakartaAos female hero: Perancangan buku visual kisah pejuang perempuan Ibu Ruswo sebagai media arsip sejarah tokoh dari Yogyakarta</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak buku visual terhadap literasi sejarah siswa. 2. Studi tentang peran perempuan dalam konflik regional lainnya menggunakan metode serupa. 3. Pengembangan versi digital interaktif narasi sejarah untuk meningkatkan aksesibilitas dan keterlibatan pengguna..
<br>Ibu Ruswo, tokoh perempuan Yogyakarta, berkontribusi signifikan melalui organisasi sosial dan bantuan logistik selama perang.Buku visual ini dirancang sebagai media arsip sejarah dengan menggabungkan ilustrasi dan desain grafis.Penyajian kisahnya disesuaikan dengan teori komunikasi visual dan karakter pembaca
<br>Buku ini bertujuan untuk menumbuhkan apresiasi terhadap perjuangan perempuan dan meningkatkan minat literasi sejarah di kalangan siswa SMP dan SMA di Yogyakarta. Dengan metode Pre-factum dan Practice-Led Research, kisah Ibu Ruswo, tokoh perempuan Yogyakarta yang berperan dalam organisasi perempuan dan logistik perang, diangkat melalui desain visual yang menggabungkan ilustrasi, tipografi, dan tata letak berdasarkan teori Komunikasi Visual. Buku ini menjadi wadah pelestarian sejarah yang relevan dengan cara belajar generasi muda.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/3/arsip-sejarah-tokoh-perempuan-konsep-siswa-literas-thumb-af543.webp" type="image/webp" length="99512" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/arsip-sejarah-tokoh-perempuan-konsep-siswa-literas-thumb-af543.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/arsip-sejarah-tokoh-perempuan-konsep-siswa-literas-thumb-ea47d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/arsip-sejarah-tokoh-perempuan-konsep-siswa-literas-thumb-115ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20623-sungging-journal-innovative-cultural-transdisciplinary.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Development of child friendly interior design at Tumbuh Kembang Daycare Sinduharjo Yogyakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Development of child friendly interior design at Tumbuh Kembang Daycare Sinduharjo Yogyakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Development of child friendly interior design at Tumbuh Kembang Daycare Sinduharjo Yogyakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-65979-tata-ruang-pusat-ai-desain-kurikulum-perubahan-fun</link>
	<guid isPermaLink="false">15becc43745c4b14799ca2676d6e75fd</guid>
	<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 22:02:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ broken home ]]></category>
	<category><![CDATA[ poppy hill ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[broken,hill,home,poppy]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada aspek-aspek berikut: (1) Mengembangkan desain interior yang lebih interaktif dan inklusif, dengan mempertimbangkan kebutuhan anak berkebutuhan khusus dan anak-anak dengan berbagai kemampuan. (2) Menerapkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Development of child-friendly interior design at Tumbuh Kembang Daycare, Sinduharjo, Yogyakarta: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada aspek-aspek berikut: (1) Mengembangkan desain interior yang lebih interaktif dan inklusif, dengan mempertimbangkan kebutuhan anak berkebutuhan khusus dan anak-anak dengan berbagai kemampuan. (2) Menerapkan teknologi dan inovasi dalam desain interior daycare, seperti penggunaan perangkat lunak simulasi untuk merancang ruang yang lebih aman dan efisien. (3) Melakukan studi komparatif antara desain interior daycare yang ramah anak dengan desain interior daycare konvensional, untuk mengevaluasi dampak desain ramah anak terhadap perkembangan anak dan pengalaman belajar mereka. Penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang bagaimana desain interior yang inovatif dapat meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini.. Berdasarkan hasil dan pembahasan mengenai desain interior ramah anak di Daycare Tumbuh Kembang Sinduharjo, Yogyakarta, dapat disimpulkan bahwa.(1) Konsep ramah anak selalu didasarkan pada aspek kenyamanan, keamanan, fungsional, dan estetika.Kenyamanan terwujud melalui furniture yang memenuhi kebutuhan anak.Keamanan terjamin dengan fasilitas dan infrastruktur yang memenuhi standar keselamatan anak.Nilai estetika terlihat pada pengolahan ruang, termasuk lantai, dinding, dan plafond yang indah dan aman.Warna yang digunakan dalam desain, terutama pastel, dipilih untuk mencegah tantrum, terutama pada anak berkebutuhan khusus, sambil menciptakan suasana ceria dan ramah anak.Desain ini mengoptimalkan penggunaan ruang dengan mengubah area yang tidak terpakai menjadi ruang fungsional yang memberikan ruang yang cukup untuk anak belajar dan bermain.(2) Pengembangan desain daycare menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (R&D).Prosesnya melibatkan beberapa tahap, termasuk mengidentifikasi masalah potensial, mengumpulkan data, merancang produk menggunakan aplikasi seperti SketchUp, AutoCAD, dan Enscape, memvalidasi data dengan bantuan ahli desain dan manajer daycare, merevisi desain, dan melakukan uji coba produk bersamaan dengan putaran kedua validasi.Keluaran desain disajikan dalam bentuk gambar 2D dan 3D serta presentasi video.Konsep ramah anak adalah inti dari desain interior Daycare Tumbuh Kembang Sinduharjo, Yogyakarta.Konsep ini mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan perawatan anak, dengan tujuan menciptakan lingkungan yang kondusif untuk kegiatan yang sehat, aman, dan bersih yang memenuhi kebutuhan anak.Keselamatan tercermin dalam desain furniture dan mainan yang aman untuk anak, dengan penekanan pada tepi yang membulat untuk meminimalkan risiko cedera.Kenyamanan disediakan melalui fasilitas dan suasana yang dirancang untuk ceria dan menenangkan, memastikan lingkungan yang menyenangkan bagi anak dan pendidik selama kegiatan.Desain juga mempertimbangkan kebutuhan dan keterbatasan anak yang bervariasi dengan menciptakan fasilitas yang sesuai untuk anak-anak biasa, bayi, dan anak berkebutuhan khusus Penelitian ini bertujuan untuk merancang interior daycare yang ramah anak dengan mempertimbangkan aspek fungsional, kenyamanan, keamanan, dan keindahan. Metode yang digunakan adalah Penelitian dan Pengembangan (R&D). Hasil penelitian adalah pengembangan interior ramah anak di Daycare Tumbuh Kembang Sinduharjo Yogyakarta yang menghasilkan gambar 2D, 3D, dan video presentasi. Penelitian ini menghasilkan: (1) Perancangan interior ramah anak dengan literasi nuansa alam serta mempertimbangkan aspek keamanan, kenyamanan, fungsional, dan keindahan; (2) Optimalisasi fungsi setiap ruang dengan memanfaatkan ruang kosong dan melakukan alih fungsi ruang; (3) Penerapan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/e/tata-ruang-pusat-ai-desain-kurikulum-perubahan-fun-thumb-a81e5.webp" title="JURIS - Development of child-friendly interior design at Tumbuh Kembang Daycare, Sinduharjo, Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/tata-ruang-pusat-ai-desain-kurikulum-perubahan-fun-thumb-a81e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/tata-ruang-pusat-ai-desain-kurikulum-perubahan-fun-thumb-a81e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/tata-ruang-pusat-ai-desain-kurikulum-perubahan-fun-thumb-a81e5.webp 1x" title="JURIS - Development of child-friendly interior design at Tumbuh Kembang Daycare, Sinduharjo, Yogyakarta" alt="JURIS - Development of child-friendly interior design at Tumbuh Kembang Daycare, Sinduharjo, Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/tata-ruang-pusat-ai-desain-kurikulum-perubahan-fun-thumb-3a80c.webp" title="JURIS - Development of child-friendly interior design at Tumbuh Kembang Daycare, Sinduharjo, Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/tata-ruang-pusat-ai-desain-kurikulum-perubahan-fun-thumb-3a80c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/tata-ruang-pusat-ai-desain-kurikulum-perubahan-fun-thumb-3a80c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/tata-ruang-pusat-ai-desain-kurikulum-perubahan-fun-thumb-3a80c.webp 1x" title="JURIS - Development of child-friendly interior design at Tumbuh Kembang Daycare, Sinduharjo, Yogyakarta" alt="JURIS - Development of child-friendly interior design at Tumbuh Kembang Daycare, Sinduharjo, Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/tata-ruang-pusat-ai-desain-kurikulum-perubahan-fun-thumb-5b7d7.webp" title="JURIS - Development of child-friendly interior design at Tumbuh Kembang Daycare, Sinduharjo, Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/tata-ruang-pusat-ai-desain-kurikulum-perubahan-fun-thumb-5b7d7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/tata-ruang-pusat-ai-desain-kurikulum-perubahan-fun-thumb-5b7d7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/tata-ruang-pusat-ai-desain-kurikulum-perubahan-fun-thumb-5b7d7.webp 1x" title="JURIS - Development of child-friendly interior design at Tumbuh Kembang Daycare, Sinduharjo, Yogyakarta" alt="JURIS - Development of child-friendly interior design at Tumbuh Kembang Daycare, Sinduharjo, Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65979-tata-ruang-pusat-ai-desain-kurikulum-perubahan-fun" title="JURIS - Development of child-friendly interior design at Tumbuh Kembang Daycare, Sinduharjo, Yogyakarta" target="_blank">Development of child-friendly interior design at Tumbuh Kembang Daycare, Sinduharjo, Yogyakarta</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada aspek-aspek berikut: (1) Mengembangkan desain interior yang lebih interaktif dan inklusif, dengan mempertimbangkan kebutuhan anak berkebutuhan khusus dan anak-anak dengan berbagai kemampuan. (2) Menerapkan teknologi dan inovasi dalam desain interior daycare, seperti penggunaan perangkat lunak simulasi untuk merancang ruang yang lebih aman dan efisien. (3) Melakukan studi komparatif antara desain interior daycare yang ramah anak dengan desain interior daycare konvensional, untuk mengevaluasi dampak desain ramah anak terhadap perkembangan anak dan pengalaman belajar mereka. Penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang bagaimana desain interior yang inovatif dapat meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini..
<br>Berdasarkan hasil dan pembahasan mengenai desain interior ramah anak di Daycare Tumbuh Kembang Sinduharjo, Yogyakarta, dapat disimpulkan bahwa.(1) Konsep ramah anak selalu didasarkan pada aspek kenyamanan, keamanan, fungsional, dan estetika.Kenyamanan terwujud melalui furniture yang memenuhi kebutuhan anak.Keamanan terjamin dengan fasilitas dan infrastruktur yang memenuhi standar keselamatan anak.Nilai estetika terlihat pada pengolahan ruang, termasuk lantai, dinding, dan plafond yang indah dan aman.Warna yang digunakan dalam desain, terutama pastel, dipilih untuk mencegah tantrum, terutama pada anak berkebutuhan khusus, sambil menciptakan suasana ceria dan ramah anak.Desain ini mengoptimalkan penggunaan ruang dengan mengubah area yang tidak terpakai menjadi ruang fungsional yang memberikan ruang yang cukup untuk anak belajar dan bermain.(2) Pengembangan desain daycare menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (R&D).Prosesnya melibatkan beberapa tahap, termasuk mengidentifikasi masalah potensial, mengumpulkan data, merancang produk menggunakan aplikasi seperti SketchUp, AutoCAD, dan Enscape, memvalidasi data dengan bantuan ahli desain dan manajer daycare, merevisi desain, dan melakukan uji coba produk bersamaan dengan putaran kedua validasi.Keluaran desain disajikan dalam bentuk gambar 2D dan 3D serta presentasi video.Konsep ramah anak adalah inti dari desain interior Daycare Tumbuh Kembang Sinduharjo, Yogyakarta.Konsep ini mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan perawatan anak, dengan tujuan menciptakan lingkungan yang kondusif untuk kegiatan yang sehat, aman, dan bersih yang memenuhi kebutuhan anak.Keselamatan tercermin dalam desain furniture dan mainan yang aman untuk anak, dengan penekanan pada tepi yang membulat untuk meminimalkan risiko cedera.Kenyamanan disediakan melalui fasilitas dan suasana yang dirancang untuk ceria dan menenangkan, memastikan lingkungan yang menyenangkan bagi anak dan pendidik selama kegiatan.Desain juga mempertimbangkan kebutuhan dan keterbatasan anak yang bervariasi dengan menciptakan fasilitas yang sesuai untuk anak-anak biasa, bayi, dan anak berkebutuhan khusus
<br>Penelitian ini bertujuan untuk merancang interior daycare yang ramah anak dengan mempertimbangkan aspek fungsional, kenyamanan, keamanan, dan keindahan. Metode yang digunakan adalah Penelitian dan Pengembangan (R&D). Hasil penelitian adalah pengembangan interior ramah anak di Daycare Tumbuh Kembang Sinduharjo Yogyakarta yang menghasilkan gambar 2D, 3D, dan video presentasi. Penelitian ini menghasilkan: (1) Perancangan interior ramah anak dengan literasi nuansa alam serta mempertimbangkan aspek keamanan, kenyamanan, fungsional, dan keindahan; (2) Optimalisasi fungsi setiap ruang dengan memanfaatkan ruang kosong dan melakukan alih fungsi ruang; (3) Penerapan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/e/tata-ruang-pusat-ai-desain-kurikulum-perubahan-fun-thumb-a81e5.webp" type="image/webp" length="59520" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/tata-ruang-pusat-ai-desain-kurikulum-perubahan-fun-thumb-a81e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/tata-ruang-pusat-ai-desain-kurikulum-perubahan-fun-thumb-3a80c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/tata-ruang-pusat-ai-desain-kurikulum-perubahan-fun-thumb-5b7d7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20623-sungging-journal-innovative-cultural-transdisciplinary.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 15 Sep 2026 02:27:04 +0700. 24 items. Served in: 6.07 seconds [rss] -->
