<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Thu, 27 Aug 2026 05:18:41 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Thu, 27 Aug 2026 05:18:41 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-08-27T05:18:41+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Pastoral Konseling Bagi Generasi Muda yang Sedang Menghadapi Depresi di Era Disrupsi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pastoral Konseling Bagi Generasi Muda yang Sedang Menghadapi Depresi di Era Disrupsi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pastoral Konseling Bagi Generasi Muda yang Sedang Menghadapi Depresi di Era Disrupsi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61193-pemberdayaan-anak-muda-perangkat-kawasan</link>
	<guid isPermaLink="false">4b6a9910918523d25c3b410849760cdd</guid>
	<pubDate>Thu, 27 Aug 2026 00:11:13 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ resensi buku ]]></category>
	<category><![CDATA[ neliti fidei ]]></category>
	<category><![CDATA[ alamat fidei ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alamat,buku,fidei,neliti,resensi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pendekatan pastoral konseling dengan pendekatan konseling umum dalam menangani depresi pada generasi muda. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang efektivitas program-program ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pastoral Konseling Bagi Generasi Muda yang Sedang Menghadapi Depresi di Era Disrupsi: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pendekatan pastoral konseling dengan pendekatan konseling umum dalam menangani depresi pada generasi muda. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang efektivitas program-program kerohanian dan interaksi sosial dalam persekutuan anak muda di gereja dalam mencegah dan mengatasi depresi. Terakhir, penelitian tentang peran orang tua dalam mendampingi anak-anak muda yang mengalami depresi dan strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan komunikasi dan dukungan emosional dalam keluarga.. Depresi pada anak-anak muda merupakan masalah serius yang dapat berdampak pada kesehatan fisik dan mental, bahkan memicu pikiran untuk bunuh diri jika tidak segera ditangani.Faktor-faktor seperti harga diri yang direndahkan dan kesepian sering kali menjadi pemicu depresi ini.Untuk itu, peran orang-orang di sekitar sangat penting dalam memberikan pertolongan, termasuk peran gereja melalui pelayanan konseling pastoral.Pastoral konseling menyediakan dukungan berbasis firman Tuhan yang dapat membantu anak-anak muda mengatasi masalah hidup dengan benar dan membangun dasar spiritual yang kuat.Gereja juga berperan dalam menciptakan komunitas yang menerima dan mendukung mereka, melalui persekutuan dengan teman sebaya, yang dapat membantu membentuk karakter Kristus dalam diri mereka.Selain itu, orang tua juga harus terlibat aktif dengan menjadi teman yang mendengarkan, membangun komunikasi yang baik, serta memimpin anak-anak dalam persekutuan doa keluarga, yang akan memperkuat kehidupan rohani mereka di dalam Yesus Kristus Depresi merupakan masalah psikologi yang sering dirasakan dalam kehidupan generasi muda di era disrupsi. Masalah ini akan berakibat fatal dalam kehidupan generasi muda. Generasi muda kehilangan semangat, kehilangan harapan, merasa tidak berguna dan akhirnya bunuh diri jika tidak segera ditangani. Faktor perundungan dan kesepian yang menjadi penyebab anak-anak muda mengalami depresi. Pastoral konseling memiliki peran penting dalam mengatasi masalah ini. Anak-anak tersebut harus ditangani di dalam pastoral konseling secara kontinyu.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/b/pemberdayaan-anak-muda-perangkat-kawasan-generasi-thumb-a36d9.webp" title="JURIS - Pastoral Konseling Bagi Generasi Muda yang Sedang Menghadapi Depresi di Era Disrupsi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/b/pemberdayaan-anak-muda-perangkat-kawasan-generasi-thumb-a36d9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/b/pemberdayaan-anak-muda-perangkat-kawasan-generasi-thumb-a36d9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/b/pemberdayaan-anak-muda-perangkat-kawasan-generasi-thumb-a36d9.webp 1x" title="JURIS - Pastoral Konseling Bagi Generasi Muda yang Sedang Menghadapi Depresi di Era Disrupsi" alt="JURIS - Pastoral Konseling Bagi Generasi Muda yang Sedang Menghadapi Depresi di Era Disrupsi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/b/pemberdayaan-anak-muda-perangkat-kawasan-generasi-thumb-3f8b4.webp" title="JURIS - Pastoral Konseling Bagi Generasi Muda yang Sedang Menghadapi Depresi di Era Disrupsi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/b/pemberdayaan-anak-muda-perangkat-kawasan-generasi-thumb-3f8b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/b/pemberdayaan-anak-muda-perangkat-kawasan-generasi-thumb-3f8b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/b/pemberdayaan-anak-muda-perangkat-kawasan-generasi-thumb-3f8b4.webp 1x" title="JURIS - Pastoral Konseling Bagi Generasi Muda yang Sedang Menghadapi Depresi di Era Disrupsi" alt="JURIS - Pastoral Konseling Bagi Generasi Muda yang Sedang Menghadapi Depresi di Era Disrupsi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/b/pemberdayaan-anak-muda-perangkat-kawasan-generasi-thumb-d1b66.webp" title="JURIS - Pastoral Konseling Bagi Generasi Muda yang Sedang Menghadapi Depresi di Era Disrupsi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/b/pemberdayaan-anak-muda-perangkat-kawasan-generasi-thumb-d1b66.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/b/pemberdayaan-anak-muda-perangkat-kawasan-generasi-thumb-d1b66.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/b/pemberdayaan-anak-muda-perangkat-kawasan-generasi-thumb-d1b66.webp 1x" title="JURIS - Pastoral Konseling Bagi Generasi Muda yang Sedang Menghadapi Depresi di Era Disrupsi" alt="JURIS - Pastoral Konseling Bagi Generasi Muda yang Sedang Menghadapi Depresi di Era Disrupsi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61193-pemberdayaan-anak-muda-perangkat-kawasan" title="JURIS - Pastoral Konseling Bagi Generasi Muda yang Sedang Menghadapi Depresi di Era Disrupsi" target="_blank">Pastoral Konseling Bagi Generasi Muda yang Sedang Menghadapi Depresi di Era Disrupsi</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pendekatan pastoral konseling dengan pendekatan konseling umum dalam menangani depresi pada generasi muda. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang efektivitas program-program kerohanian dan interaksi sosial dalam persekutuan anak muda di gereja dalam mencegah dan mengatasi depresi. Terakhir, penelitian tentang peran orang tua dalam mendampingi anak-anak muda yang mengalami depresi dan strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan komunikasi dan dukungan emosional dalam keluarga..
<br>Depresi pada anak-anak muda merupakan masalah serius yang dapat berdampak pada kesehatan fisik dan mental, bahkan memicu pikiran untuk bunuh diri jika tidak segera ditangani.Faktor-faktor seperti harga diri yang direndahkan dan kesepian sering kali menjadi pemicu depresi ini.Untuk itu, peran orang-orang di sekitar sangat penting dalam memberikan pertolongan, termasuk peran gereja melalui pelayanan konseling pastoral.Pastoral konseling menyediakan dukungan berbasis firman Tuhan yang dapat membantu anak-anak muda mengatasi masalah hidup dengan benar dan membangun dasar spiritual yang kuat.Gereja juga berperan dalam menciptakan komunitas yang menerima dan mendukung mereka, melalui persekutuan dengan teman sebaya, yang dapat membantu membentuk karakter Kristus dalam diri mereka.Selain itu, orang tua juga harus terlibat aktif dengan menjadi teman yang mendengarkan, membangun komunikasi yang baik, serta memimpin anak-anak dalam persekutuan doa keluarga, yang akan memperkuat kehidupan rohani mereka di dalam Yesus Kristus
<br>Depresi merupakan masalah psikologi yang sering dirasakan dalam kehidupan generasi muda di era disrupsi. Masalah ini akan berakibat fatal dalam kehidupan generasi muda. Generasi muda kehilangan semangat, kehilangan harapan, merasa tidak berguna dan akhirnya bunuh diri jika tidak segera ditangani. Faktor perundungan dan kesepian yang menjadi penyebab anak-anak muda mengalami depresi. Pastoral konseling memiliki peran penting dalam mengatasi masalah ini. Anak-anak tersebut harus ditangani di dalam pastoral konseling secara kontinyu....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/b/pemberdayaan-anak-muda-perangkat-kawasan-generasi-thumb-3f8b4.webp" type="image/webp" length="78610" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/b/pemberdayaan-anak-muda-perangkat-kawasan-generasi-thumb-a36d9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/b/pemberdayaan-anak-muda-perangkat-kawasan-generasi-thumb-3f8b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/b/pemberdayaan-anak-muda-perangkat-kawasan-generasi-thumb-d1b66.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2867-stt-tawangmangu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11652-fidei.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kinerja Kesejahteraan Psikologis Dan Nature Relatedness Pada Penenun Warna Alam Di Kabupaten Sikka Provinsi NTT ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kinerja Kesejahteraan Psikologis Dan Nature Relatedness Pada Penenun Warna Alam Di Kabupaten Sikka Provinsi NTT ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kinerja Kesejahteraan Psikologis Dan Nature Relatedness Pada Penenun Warna Alam Di Kabupaten Sikka Provinsi NTT ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61194-daya-alam-aceh-nature-connection-psychological-wel</link>
	<guid isPermaLink="false">a515059fab918087a374055cc7b29ad0</guid>
	<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 23:45:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ bank negara ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bank,negara,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran Kesejahteraan Psikologis sebagai mediator dalam sektor non-formal lainnya, seperti petani atau pengrajin, untuk memverifikasi apakah pola serupa muncul. Selain itu, penelitian dapat menginvestigasi mekanisme ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kinerja, Kesejahteraan Psikologis Dan Nature Relatedness Pada Penenun Warna Alam Di Kabupaten Sikka Provinsi NTT: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran Kesejahteraan Psikologis sebagai mediator dalam sektor non-formal lainnya, seperti petani atau pengrajin, untuk memverifikasi apakah pola serupa muncul. Selain itu, penelitian dapat menginvestigasi mekanisme spesifik bagaimana Keterkaitan dengan Alam (Nature Relatedness) memengaruhi Kesejahteraan Psikologis dan Kinerja. Studi longitudinal juga diperlukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang keterkaitan dengan alam terhadap kesejahteraan psikologis dan kinerja di konteks non-formal, serta mengidentifikasi strategi yang dapat meningkatkan kesejahteraan dan kinerja melalui pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.. Penelitian ini mengungkapkan bahwa Kesejahteraan Psikologis berperan sebagai mediator yang signifikan antara Nature Relatedness (NR) dan Kinerja pada penenun warna alam di Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur.Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menunjukan bahwa terdapat pengaruh antara ketiga variabel tersebut secara parsial, namun juga memberikan sebuah kontribusi baru dengan menjadikan Kesejahteraan Psikologis sebagai mediator dalam konteks tenaga kerja non formal.Meskipun tidak terikat pada organisasi formal, kinerja penenun tetap terukur dan memiliki tujuan yang jelas Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Kesejahteraan Psikologis sebagai mediator Nature Related (NR) dengan Kinerja pada penenun warna alam. Pengambilan data dengan menggunakan skala NR modifikasi dari Adiwena & Djuwita, Skala Kesejahteraan Psikologis modifikasi dari Ryff & Keyes (1995) dan Skala Kinerja dari Ramos-Villagrasa dkk (2019) pada 157 penenun warna alam. Analisis data dengan menggunakan regresi dengan pemediator. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kesejahteraan psikologis dapat memediasi NR dan Kinerja (P-Value = 0.05) dengan nilai pengaruh sebesar 0.141.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/c/daya-alam-aceh-nature-connection-psychological-wel-thumb-0947e.webp" title="JURIS - Kinerja, Kesejahteraan Psikologis Dan Nature Relatedness Pada Penenun Warna Alam Di Kabupaten Sikka Provinsi NTT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/daya-alam-aceh-nature-connection-psychological-wel-thumb-0947e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/daya-alam-aceh-nature-connection-psychological-wel-thumb-0947e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/daya-alam-aceh-nature-connection-psychological-wel-thumb-0947e.webp 1x" title="JURIS - Kinerja, Kesejahteraan Psikologis Dan Nature Relatedness Pada Penenun Warna Alam Di Kabupaten Sikka Provinsi NTT" alt="JURIS - Kinerja, Kesejahteraan Psikologis Dan Nature Relatedness Pada Penenun Warna Alam Di Kabupaten Sikka Provinsi NTT" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/c/daya-alam-aceh-nature-connection-psychological-wel-thumb-63fe6.webp" title="JURIS - Kinerja, Kesejahteraan Psikologis Dan Nature Relatedness Pada Penenun Warna Alam Di Kabupaten Sikka Provinsi NTT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/daya-alam-aceh-nature-connection-psychological-wel-thumb-63fe6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/daya-alam-aceh-nature-connection-psychological-wel-thumb-63fe6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/daya-alam-aceh-nature-connection-psychological-wel-thumb-63fe6.webp 1x" title="JURIS - Kinerja, Kesejahteraan Psikologis Dan Nature Relatedness Pada Penenun Warna Alam Di Kabupaten Sikka Provinsi NTT" alt="JURIS - Kinerja, Kesejahteraan Psikologis Dan Nature Relatedness Pada Penenun Warna Alam Di Kabupaten Sikka Provinsi NTT" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/c/daya-alam-aceh-nature-connection-psychological-wel-thumb-5cf98.webp" title="JURIS - Kinerja, Kesejahteraan Psikologis Dan Nature Relatedness Pada Penenun Warna Alam Di Kabupaten Sikka Provinsi NTT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/daya-alam-aceh-nature-connection-psychological-wel-thumb-5cf98.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/daya-alam-aceh-nature-connection-psychological-wel-thumb-5cf98.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/daya-alam-aceh-nature-connection-psychological-wel-thumb-5cf98.webp 1x" title="JURIS - Kinerja, Kesejahteraan Psikologis Dan Nature Relatedness Pada Penenun Warna Alam Di Kabupaten Sikka Provinsi NTT" alt="JURIS - Kinerja, Kesejahteraan Psikologis Dan Nature Relatedness Pada Penenun Warna Alam Di Kabupaten Sikka Provinsi NTT" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61194-daya-alam-aceh-nature-connection-psychological-wel" title="JURIS - Kinerja, Kesejahteraan Psikologis Dan Nature Relatedness Pada Penenun Warna Alam Di Kabupaten Sikka Provinsi NTT" target="_blank">Kinerja, Kesejahteraan Psikologis Dan Nature Relatedness Pada Penenun Warna Alam Di Kabupaten Sikka Provinsi NTT</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran Kesejahteraan Psikologis sebagai mediator dalam sektor non-formal lainnya, seperti petani atau pengrajin, untuk memverifikasi apakah pola serupa muncul. Selain itu, penelitian dapat menginvestigasi mekanisme spesifik bagaimana Keterkaitan dengan Alam (Nature Relatedness) memengaruhi Kesejahteraan Psikologis dan Kinerja. Studi longitudinal juga diperlukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang keterkaitan dengan alam terhadap kesejahteraan psikologis dan kinerja di konteks non-formal, serta mengidentifikasi strategi yang dapat meningkatkan kesejahteraan dan kinerja melalui pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan..
<br>Penelitian ini mengungkapkan bahwa Kesejahteraan Psikologis berperan sebagai mediator yang signifikan antara Nature Relatedness (NR) dan Kinerja pada penenun warna alam di Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur.Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menunjukan bahwa terdapat pengaruh antara ketiga variabel tersebut secara parsial, namun juga memberikan sebuah kontribusi baru dengan menjadikan Kesejahteraan Psikologis sebagai mediator dalam konteks tenaga kerja non formal.Meskipun tidak terikat pada organisasi formal, kinerja penenun tetap terukur dan memiliki tujuan yang jelas
<br>Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Kesejahteraan Psikologis sebagai mediator Nature Related (NR) dengan Kinerja pada penenun warna alam. Pengambilan data dengan menggunakan skala NR modifikasi dari Adiwena & Djuwita, Skala Kesejahteraan Psikologis modifikasi dari Ryff & Keyes (1995) dan Skala Kinerja dari Ramos-Villagrasa dkk (2019) pada 157 penenun warna alam. Analisis data dengan menggunakan regresi dengan pemediator. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kesejahteraan psikologis dapat memediasi NR dan Kinerja (P-Value = 0.05) dengan nilai pengaruh sebesar 0.141....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/c/daya-alam-aceh-nature-connection-psychological-wel-thumb-5cf98.webp" type="image/webp" length="78046" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/daya-alam-aceh-nature-connection-psychological-wel-thumb-0947e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/daya-alam-aceh-nature-connection-psychological-wel-thumb-63fe6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/daya-alam-aceh-nature-connection-psychological-wel-thumb-5cf98.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3828-nipamof.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17690-jurnal-projemen-unipa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hambatan Pemberitaan Injil di Tatar Pasundan Suatu Auto Kritik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hambatan Pemberitaan Injil di Tatar Pasundan Suatu Auto Kritik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hambatan Pemberitaan Injil di Tatar Pasundan Suatu Auto Kritik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61190-pemberitaan-injil-identitas-masyarakat-sunda-masya</link>
	<guid isPermaLink="false">197011acef4c8f80ed1d608db7c82bf7</guid>
	<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 22:18:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ neliti fidei ]]></category>
	<category><![CDATA[ alamat fidei ]]></category>
	<category><![CDATA[ auto kritik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alamat,auto,fidei,kritik,neliti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak adaptasi budaya dalam pemberitaan Injil untuk meningkatkan penerimaan masyarakat Sunda. 2. Studi tentang peran pemimpin lokal dalam memperkuat kekristenan di tengah masyarakat Sunda yang beragama Islam. 3. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hambatan Pemberitaan Injil di Tatar Pasundan: Suatu Auto Kritik: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak adaptasi budaya dalam pemberitaan Injil untuk meningkatkan penerimaan masyarakat Sunda. 2. Studi tentang peran pemimpin lokal dalam memperkuat kekristenan di tengah masyarakat Sunda yang beragama Islam. 3. Analisis efektivitas metode pemberitaan Injil yang berbasis komunitas dibandingkan pendekatan individualistik yang dilakukan pada abad ke-19.. Pemberitaan Injil di Pasundan tidak membawa hasil yang besar sebagaimana di Jawa Tengah dan Jawa Timur, sekalipun utusan Injil yang dikirim lebih banyak.Setidaknya ada 8 hambatan dalam pemberitaan Injil kepada urang Sunda secara khusus dari pihak pemberita Injil itu sendiri.pemberita Injil tidak memahami kehidupan orang Sunda.pemberita Injil tidak memiliki pemahaman teologi dan metode penginjilan yang tepat.pemberita Injil dan orang percaya hidup terpisah dari masyarakat.pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan pribadi dan tidak menyentuh sisi komunal urang sunda.kesaksian hidup tidak baik dari orang-orang Eropa yang adalah orang Kristen.dan ketidaksediaan para zendeling melibatkan orang lokal dalam memberitakan Injil di Pasundan.Semua hal tersebut menjadi hambatan bagi pemberitaan Injil di Pasundan yang mengakibatkan Injil ditolak, bahkan urang Sunda Kristen yang dimenangkan pun menjadi orang asing di tengah masyarakatnya sendiri Kekristenan hadir di tatar pasundan bersamaan dengan hadirnya Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) di Batavia pada tahun 1619. Sungguhpun demikian, dibandingkan dengan daerah-daerah lainnya, pemberitaan Injil di Pasundan memperoleh hasil yang sangat sedikit. Kondisi ini mengundang pertanyaan, apa yang menjadi hambatan pemberitaan Injil di Pasundan begitu tidak berhasil khususnya dari sisi kekristenan? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah, yaitu sebuah penelitian yang melakukan penyelidikan kritis terhadap keadaan, perkembangan, serta menginterpretasi dari sumber-sumber yang ada untuk menarik sebuah pelajaran. Melalui penelitian ini, ditemukan bahwa setidaknya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/4/pemberitaan-injil-identitas-masyarakat-sunda-hamba-thumb-8e363.webp" title="JURIS - Hambatan Pemberitaan Injil  di Tatar Pasundan: Suatu Auto Kritik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/4/pemberitaan-injil-identitas-masyarakat-sunda-hamba-thumb-8e363.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/4/pemberitaan-injil-identitas-masyarakat-sunda-hamba-thumb-8e363.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/4/pemberitaan-injil-identitas-masyarakat-sunda-hamba-thumb-8e363.webp 1x" title="JURIS - Hambatan Pemberitaan Injil  di Tatar Pasundan: Suatu Auto Kritik" alt="JURIS - Hambatan Pemberitaan Injil  di Tatar Pasundan: Suatu Auto Kritik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/4/pemberitaan-injil-identitas-masyarakat-sunda-hamba-thumb-f0395.webp" title="JURIS - Hambatan Pemberitaan Injil  di Tatar Pasundan: Suatu Auto Kritik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/4/pemberitaan-injil-identitas-masyarakat-sunda-hamba-thumb-f0395.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/4/pemberitaan-injil-identitas-masyarakat-sunda-hamba-thumb-f0395.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/4/pemberitaan-injil-identitas-masyarakat-sunda-hamba-thumb-f0395.webp 1x" title="JURIS - Hambatan Pemberitaan Injil  di Tatar Pasundan: Suatu Auto Kritik" alt="JURIS - Hambatan Pemberitaan Injil  di Tatar Pasundan: Suatu Auto Kritik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/4/pemberitaan-injil-identitas-masyarakat-sunda-hamba-thumb-b2d24.webp" title="JURIS - Hambatan Pemberitaan Injil  di Tatar Pasundan: Suatu Auto Kritik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/4/pemberitaan-injil-identitas-masyarakat-sunda-hamba-thumb-b2d24.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/4/pemberitaan-injil-identitas-masyarakat-sunda-hamba-thumb-b2d24.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/4/pemberitaan-injil-identitas-masyarakat-sunda-hamba-thumb-b2d24.webp 1x" title="JURIS - Hambatan Pemberitaan Injil  di Tatar Pasundan: Suatu Auto Kritik" alt="JURIS - Hambatan Pemberitaan Injil  di Tatar Pasundan: Suatu Auto Kritik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61190-pemberitaan-injil-identitas-masyarakat-sunda-masya" title="JURIS - Hambatan Pemberitaan Injil  di Tatar Pasundan: Suatu Auto Kritik" target="_blank">Hambatan Pemberitaan Injil  di Tatar Pasundan: Suatu Auto Kritik</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak adaptasi budaya dalam pemberitaan Injil untuk meningkatkan penerimaan masyarakat Sunda. 2. Studi tentang peran pemimpin lokal dalam memperkuat kekristenan di tengah masyarakat Sunda yang beragama Islam. 3. Analisis efektivitas metode pemberitaan Injil yang berbasis komunitas dibandingkan pendekatan individualistik yang dilakukan pada abad ke-19..
<br>Pemberitaan Injil di Pasundan tidak membawa hasil yang besar sebagaimana di Jawa Tengah dan Jawa Timur, sekalipun utusan Injil yang dikirim lebih banyak.Setidaknya ada 8 hambatan dalam pemberitaan Injil kepada urang Sunda secara khusus dari pihak pemberita Injil itu sendiri.pemberita Injil tidak memahami kehidupan orang Sunda.pemberita Injil tidak memiliki pemahaman teologi dan metode penginjilan yang tepat.pemberita Injil dan orang percaya hidup terpisah dari masyarakat.pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan pribadi dan tidak menyentuh sisi komunal urang sunda.kesaksian hidup tidak baik dari orang-orang Eropa yang adalah orang Kristen.dan ketidaksediaan para zendeling melibatkan orang lokal dalam memberitakan Injil di Pasundan.Semua hal tersebut menjadi hambatan bagi pemberitaan Injil di Pasundan yang mengakibatkan Injil ditolak, bahkan urang Sunda Kristen yang dimenangkan pun menjadi orang asing di tengah masyarakatnya sendiri
<br>Kekristenan hadir di tatar pasundan bersamaan dengan hadirnya Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) di Batavia pada tahun 1619. Sungguhpun demikian, dibandingkan dengan daerah-daerah lainnya, pemberitaan Injil di Pasundan memperoleh hasil yang sangat sedikit. Kondisi ini mengundang pertanyaan, apa yang menjadi hambatan pemberitaan Injil di Pasundan begitu tidak berhasil khususnya dari sisi kekristenan? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah, yaitu sebuah penelitian yang melakukan penyelidikan kritis terhadap keadaan, perkembangan, serta menginterpretasi dari sumber-sumber yang ada untuk menarik sebuah pelajaran. Melalui penelitian ini, ditemukan bahwa setidaknya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/4/pemberitaan-injil-identitas-masyarakat-sunda-hamba-thumb-b2d24.webp" type="image/webp" length="73480" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/4/pemberitaan-injil-identitas-masyarakat-sunda-hamba-thumb-8e363.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/4/pemberitaan-injil-identitas-masyarakat-sunda-hamba-thumb-f0395.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/4/pemberitaan-injil-identitas-masyarakat-sunda-hamba-thumb-b2d24.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2867-stt-tawangmangu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11652-fidei.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Cyberspace Peluang dan Tantangan Teknologi 4 0 serta implementasinya bagi perkembangan Gereja ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Cyberspace Peluang dan Tantangan Teknologi 4 0 serta implementasinya bagi perkembangan Gereja ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Cyberspace Peluang dan Tantangan Teknologi 4 0 serta implementasinya bagi perkembangan Gereja ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61186-pertumbuhan-gereja-cyberspace-g</link>
	<guid isPermaLink="false">fbd577ac8717cf493f292dbdba1b9ff2</guid>
	<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 21:46:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ neliti fidei ]]></category>
	<category><![CDATA[ alamat fidei ]]></category>
	<category><![CDATA[ auto kritik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alamat,auto,fidei,kritik,neliti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: Pertama, bagaimana gereja dapat memanfaatkan cyberspace sebagai sarana pengajaran dan penginjilan yang efektif, dengan mempertimbangkan tantangan dan peluang yang ada. Kedua, bagaimana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Cyberspace: Peluang dan Tantangan Teknologi 4.0 serta implementasinya bagi perkembangan Gereja: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: Pertama, bagaimana gereja dapat memanfaatkan cyberspace sebagai sarana pengajaran dan penginjilan yang efektif, dengan mempertimbangkan tantangan dan peluang yang ada. Kedua, bagaimana gereja dapat mengatasi hambatan akses internet dan teknologi di daerah-daerah terpencil, sehingga dapat menjangkau seluruh umat Allah secara merata. Ketiga, bagaimana gereja dapat membangun relasi interpersonal yang kuat di dalam cyberspace, sehingga dapat menciptakan komunitas iman yang solid dan mendukung pertumbuhan gereja.. Tantangan dan Peluang gereja di tengah cyberspace dapat membawa dampak yang negatif dan juga dampak yang positif.Dampak negatifnya yaitu, adanya kemungkinan untuk menggunakan media sosial sebagai sarana atau alat memberitakan kabar buruk (hoax), budaya malas gerak, menjadi tempat bullying, dan pornografi.Pengaruh positif yaitu, menjadi sarana untuk mendapatkan informasi, sarana berkomunikasi, pengajaran serta pemberitaan Injil baik melalui media zoom, youtobe, facebook, link khotbah ataupun kesaksian hidup dan lainnya.Gereja tetap perlu memilah dan memanfaatkan teknologi sehingga menolong setiap umat Allah dan gereja untuk melangkah lebih jauh dalam membawa pesan Injil.Gereja dapat menjadikan media sosial tempat penjangkauan, pengajaran, pemulihan atau konseling, memuridkan, mengutus dan mendoakan setiap orang percaya Kehadiran dunia cyber menjadi tempat yang membuat masyarakat nyaman, dimana dunia cyber ini hampir tidak bisa dibedakan dengan dunia nyata. Kemajuan teknologi tidak hanya berbicara mengenai alat-alat elektronik yang canggih tetapi juga berbicara mengenai ruang komunikasi yang dapat dijangkau di berbagai tempat, termasuk penggunaannya di lingkungan gereja. Pertumbuhan suatu gereja dapat diketahui dari tiga aspek, yaitu pertumbuhan secara kualitatif, kuantitatif dan organik. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui apa yang menjadi sebuah tantangan dan peluang cyberspace bagi perkembangan gereja masa kini. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/b/pertumbuhan-gereja-cyberspace-cyberspace-peluang-t-thumb-a3f45.webp" title="JURIS - Cyberspace: Peluang dan Tantangan Teknologi 4.0 serta implementasinya bagi perkembangan Gereja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/pertumbuhan-gereja-cyberspace-cyberspace-peluang-t-thumb-a3f45.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/pertumbuhan-gereja-cyberspace-cyberspace-peluang-t-thumb-a3f45.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/pertumbuhan-gereja-cyberspace-cyberspace-peluang-t-thumb-a3f45.webp 1x" title="JURIS - Cyberspace: Peluang dan Tantangan Teknologi 4.0 serta implementasinya bagi perkembangan Gereja" alt="JURIS - Cyberspace: Peluang dan Tantangan Teknologi 4.0 serta implementasinya bagi perkembangan Gereja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/pertumbuhan-gereja-cyberspace-cyberspace-peluang-t-thumb-cfa8d.webp" title="JURIS - Cyberspace: Peluang dan Tantangan Teknologi 4.0 serta implementasinya bagi perkembangan Gereja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/pertumbuhan-gereja-cyberspace-cyberspace-peluang-t-thumb-cfa8d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/pertumbuhan-gereja-cyberspace-cyberspace-peluang-t-thumb-cfa8d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/pertumbuhan-gereja-cyberspace-cyberspace-peluang-t-thumb-cfa8d.webp 1x" title="JURIS - Cyberspace: Peluang dan Tantangan Teknologi 4.0 serta implementasinya bagi perkembangan Gereja" alt="JURIS - Cyberspace: Peluang dan Tantangan Teknologi 4.0 serta implementasinya bagi perkembangan Gereja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/pertumbuhan-gereja-cyberspace-cyberspace-peluang-t-thumb-1f197.webp" title="JURIS - Cyberspace: Peluang dan Tantangan Teknologi 4.0 serta implementasinya bagi perkembangan Gereja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/pertumbuhan-gereja-cyberspace-cyberspace-peluang-t-thumb-1f197.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/pertumbuhan-gereja-cyberspace-cyberspace-peluang-t-thumb-1f197.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/pertumbuhan-gereja-cyberspace-cyberspace-peluang-t-thumb-1f197.webp 1x" title="JURIS - Cyberspace: Peluang dan Tantangan Teknologi 4.0 serta implementasinya bagi perkembangan Gereja" alt="JURIS - Cyberspace: Peluang dan Tantangan Teknologi 4.0 serta implementasinya bagi perkembangan Gereja" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61186-pertumbuhan-gereja-cyberspace-g" title="JURIS - Cyberspace: Peluang dan Tantangan Teknologi 4.0 serta implementasinya bagi perkembangan Gereja" target="_blank">Cyberspace: Peluang dan Tantangan Teknologi 4.0 serta implementasinya bagi perkembangan Gereja</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: Pertama, bagaimana gereja dapat memanfaatkan cyberspace sebagai sarana pengajaran dan penginjilan yang efektif, dengan mempertimbangkan tantangan dan peluang yang ada. Kedua, bagaimana gereja dapat mengatasi hambatan akses internet dan teknologi di daerah-daerah terpencil, sehingga dapat menjangkau seluruh umat Allah secara merata. Ketiga, bagaimana gereja dapat membangun relasi interpersonal yang kuat di dalam cyberspace, sehingga dapat menciptakan komunitas iman yang solid dan mendukung pertumbuhan gereja..
<br>Tantangan dan Peluang gereja di tengah cyberspace dapat membawa dampak yang negatif dan juga dampak yang positif.Dampak negatifnya yaitu, adanya kemungkinan untuk menggunakan media sosial sebagai sarana atau alat memberitakan kabar buruk (hoax), budaya malas gerak, menjadi tempat bullying, dan pornografi.Pengaruh positif yaitu, menjadi sarana untuk mendapatkan informasi, sarana berkomunikasi, pengajaran serta pemberitaan Injil baik melalui media zoom, youtobe, facebook, link khotbah ataupun kesaksian hidup dan lainnya.Gereja tetap perlu memilah dan memanfaatkan teknologi sehingga menolong setiap umat Allah dan gereja untuk melangkah lebih jauh dalam membawa pesan Injil.Gereja dapat menjadikan media sosial tempat penjangkauan, pengajaran, pemulihan atau konseling, memuridkan, mengutus dan mendoakan setiap orang percaya
<br>Kehadiran dunia cyber menjadi tempat yang membuat masyarakat nyaman, dimana dunia cyber ini hampir tidak bisa dibedakan dengan dunia nyata. Kemajuan teknologi tidak hanya berbicara mengenai alat-alat elektronik yang canggih tetapi juga berbicara mengenai ruang komunikasi yang dapat dijangkau di berbagai tempat, termasuk penggunaannya di lingkungan gereja. Pertumbuhan suatu gereja dapat diketahui dari tiga aspek, yaitu pertumbuhan secara kualitatif, kuantitatif dan organik. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui apa yang menjadi sebuah tantangan dan peluang cyberspace bagi perkembangan gereja masa kini.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/b/pertumbuhan-gereja-cyberspace-cyberspace-peluang-t-thumb-a3f45.webp" type="image/webp" length="70974" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/pertumbuhan-gereja-cyberspace-cyberspace-peluang-t-thumb-a3f45.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/pertumbuhan-gereja-cyberspace-cyberspace-peluang-t-thumb-cfa8d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/pertumbuhan-gereja-cyberspace-cyberspace-peluang-t-thumb-1f197.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2867-stt-tawangmangu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11652-fidei.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penanganan Depresi melalui Dimensi Rohani di Kota Bandung ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penanganan Depresi melalui Dimensi Rohani di Kota Bandung ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penanganan Depresi melalui Dimensi Rohani di Kota Bandung ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61185-parafilik-gejala-depresi-alkitab-komunitas-kristen</link>
	<guid isPermaLink="false">8626478e0b8acdd10d06007aa47e0595</guid>
	<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 21:28:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ neliti fidei ]]></category>
	<category><![CDATA[ alamat fidei ]]></category>
	<category><![CDATA[ auto kritik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alamat,auto,fidei,kritik,neliti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas praktik-rohani yang berbeda dalam konteks budaya yang beragam, dengan fokus pada bagaimana dimensi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penanganan Depresi melalui Dimensi Rohani di Kota Bandung: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas praktik-rohani yang berbeda dalam konteks budaya yang beragam, dengan fokus pada bagaimana dimensi spiritual berkontribusi pada pemulihan mental. Kedua, studi lebih lanjut diperlukan untuk memahami peran sistem dukungan komunitas Kristen dalam membangun ketahanan psikologis, terutama dalam lingkungan yang menghadapi tekanan sosial ekonomi. Ketiga, penelitian dapat mengevaluasi dampak platform media sosial dalam menyebarkan pesan-pesan positif dan dukungan spiritual, serta bagaimana penggunaan teknologi ini dapat meningkatkan kesadaran akan kesehatan mental di kalangan umat beriman.. Penelitian ini berhasil mencapai tujuannya dalam menggali strategi penanganan depresi pada individu Kristen dengan tingkat depresi ringan hingga sedang.Melalui wawancara dengan lima responden, terungkap bahwa pendekatan yang melibatkan dimensi spiritual, seperti doa pribadi dan ibadah kepada Tuhan, menjadi pilihan bagi sebagian responden.Sementara itu, dukungan dari komunitas Kristen dan pemanfaatan media sosial juga muncul sebagai strategi yang signifikan dalam menghadapi tantangan depresi.Penelitian ini memberikan gambaran secara menyeluruh tentang beragam pendekatan yang dapat disesuaikan dengan preferensi dan kebutuhan individu, serta menyoroti pentingnya dimensi spiritual, sosial, dan teknologi dalam merespon dan mengatasi depresi Depresi adalah permasalahan global yang semakin mencemaskan, terutama dengan meningkatnya kasus gangguan mental di Indonesia. Umat Kristen tidak luput dari dampaknya, dengan berbagai faktor seperti masalah akademik, kondisi ekonomi keluarga, dinamika hubungan dalam keluarga, masalah asmara, atau peristiwa traumatis menjadi pemicu depresi. Penanganan yang tepat dan cermat sangat penting untuk mencegah dampak yang lebih serius. Salah satu aspek yang mungkin dapat membantu adalah dimensi spiritual. Untuk mengeksplorasi peran dimensi spiritual dalam penanganan depresi di kalangan umat Kristen, sebuah penelitian kualitatif dilakukan di Bandung. Melibatkan lima partisipan dari berbagai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/4/parafilik-gejala-depresi-alkitab-komunitas-kristen-thumb-3221d.webp" title="JURIS - Penanganan Depresi melalui Dimensi Rohani di Kota Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/parafilik-gejala-depresi-alkitab-komunitas-kristen-thumb-3221d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/parafilik-gejala-depresi-alkitab-komunitas-kristen-thumb-3221d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/parafilik-gejala-depresi-alkitab-komunitas-kristen-thumb-3221d.webp 1x" title="JURIS - Penanganan Depresi melalui Dimensi Rohani di Kota Bandung" alt="JURIS - Penanganan Depresi melalui Dimensi Rohani di Kota Bandung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/parafilik-gejala-depresi-alkitab-komunitas-kristen-thumb-ec0b6.webp" title="JURIS - Penanganan Depresi melalui Dimensi Rohani di Kota Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/parafilik-gejala-depresi-alkitab-komunitas-kristen-thumb-ec0b6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/parafilik-gejala-depresi-alkitab-komunitas-kristen-thumb-ec0b6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/parafilik-gejala-depresi-alkitab-komunitas-kristen-thumb-ec0b6.webp 1x" title="JURIS - Penanganan Depresi melalui Dimensi Rohani di Kota Bandung" alt="JURIS - Penanganan Depresi melalui Dimensi Rohani di Kota Bandung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/parafilik-gejala-depresi-alkitab-komunitas-kristen-thumb-826f8.webp" title="JURIS - Penanganan Depresi melalui Dimensi Rohani di Kota Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/parafilik-gejala-depresi-alkitab-komunitas-kristen-thumb-826f8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/parafilik-gejala-depresi-alkitab-komunitas-kristen-thumb-826f8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/parafilik-gejala-depresi-alkitab-komunitas-kristen-thumb-826f8.webp 1x" title="JURIS - Penanganan Depresi melalui Dimensi Rohani di Kota Bandung" alt="JURIS - Penanganan Depresi melalui Dimensi Rohani di Kota Bandung" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61185-parafilik-gejala-depresi-alkitab-komunitas-kristen" title="JURIS - Penanganan Depresi melalui Dimensi Rohani di Kota Bandung" target="_blank">Penanganan Depresi melalui Dimensi Rohani di Kota Bandung</a>: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas praktik-rohani yang berbeda dalam konteks budaya yang beragam, dengan fokus pada bagaimana dimensi spiritual berkontribusi pada pemulihan mental. Kedua, studi lebih lanjut diperlukan untuk memahami peran sistem dukungan komunitas Kristen dalam membangun ketahanan psikologis, terutama dalam lingkungan yang menghadapi tekanan sosial ekonomi. Ketiga, penelitian dapat mengevaluasi dampak platform media sosial dalam menyebarkan pesan-pesan positif dan dukungan spiritual, serta bagaimana penggunaan teknologi ini dapat meningkatkan kesadaran akan kesehatan mental di kalangan umat beriman..
<br>Penelitian ini berhasil mencapai tujuannya dalam menggali strategi penanganan depresi pada individu Kristen dengan tingkat depresi ringan hingga sedang.Melalui wawancara dengan lima responden, terungkap bahwa pendekatan yang melibatkan dimensi spiritual, seperti doa pribadi dan ibadah kepada Tuhan, menjadi pilihan bagi sebagian responden.Sementara itu, dukungan dari komunitas Kristen dan pemanfaatan media sosial juga muncul sebagai strategi yang signifikan dalam menghadapi tantangan depresi.Penelitian ini memberikan gambaran secara menyeluruh tentang beragam pendekatan yang dapat disesuaikan dengan preferensi dan kebutuhan individu, serta menyoroti pentingnya dimensi spiritual, sosial, dan teknologi dalam merespon dan mengatasi depresi
<br>Depresi adalah permasalahan global yang semakin mencemaskan, terutama dengan meningkatnya kasus gangguan mental di Indonesia. Umat Kristen tidak luput dari dampaknya, dengan berbagai faktor seperti masalah akademik, kondisi ekonomi keluarga, dinamika hubungan dalam keluarga, masalah asmara, atau peristiwa traumatis menjadi pemicu depresi. Penanganan yang tepat dan cermat sangat penting untuk mencegah dampak yang lebih serius. Salah satu aspek yang mungkin dapat membantu adalah dimensi spiritual. Untuk mengeksplorasi peran dimensi spiritual dalam penanganan depresi di kalangan umat Kristen, sebuah penelitian kualitatif dilakukan di Bandung. Melibatkan lima partisipan dari berbagai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/4/parafilik-gejala-depresi-alkitab-komunitas-kristen-thumb-3221d.webp" type="image/webp" length="72588" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/parafilik-gejala-depresi-alkitab-komunitas-kristen-thumb-3221d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/parafilik-gejala-depresi-alkitab-komunitas-kristen-thumb-ec0b6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/parafilik-gejala-depresi-alkitab-komunitas-kristen-thumb-826f8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2867-stt-tawangmangu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11652-fidei.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis SWOT pada Usaha Jeanette Thrift Maumere ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis SWOT pada Usaha Jeanette Thrift Maumere ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis SWOT pada Usaha Jeanette Thrift Maumere ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61192-analisis-swot-bisnis-fashion-ekonomi-kreatif-usaha</link>
	<guid isPermaLink="false">fed61cede64f6ed85ee5622bd3915060</guid>
	<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 21:22:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak strategi pemasaran digital terhadap manajemen persediaan di toko thrift kecil di daerah terpencil. Selain itu, analisis perilaku pelanggan "PHP" dan pengaruhnya terhadap penjualan menjadi arah studi yang relevan. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis SWOT pada Usaha Jeanette Thrift Maumere: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak strategi pemasaran digital terhadap manajemen persediaan di toko thrift kecil di daerah terpencil. Selain itu, analisis perilaku pelanggan "PHP" dan pengaruhnya terhadap penjualan menjadi arah studi yang relevan. Riset juga dapat mengembangkan strategi kompetitif untuk usaha lokal menghadapi produk impor murah sambil mempertahankan identitas budaya lokal.. Analisis SWOT terhadap usaha thrifting Jeanette di Maumere menunjukkan bahwa bisnis ini memiliki dasar yang solid dalam hal harga murah dan kecenderungan mode, tetapi harus menghadapi hambatan dalam operasi dan persaingan.Kesimpulan pokok adalah pentingnya peningkatan internal seperti perekrutan tenaga tambahan dan perluasan jenis produk, serta pengoptimalan kesempatan digital untuk pertumbuhan Pembelian barang bekas, yang dikenal sebagai thrifting, melibatkan pengadaan dan penjualan kembali pakaian lama dengan biaya rendah, berasal dari kebiasaan Barat saat Depresi Ekonomi di Amerika Serikat. Kini, aktivitas ini bukan hanya masalah keuangan, melainkan juga upaya menjaga ekosistem, dengan mengurangi limbah mode dan melawan konsekuensi buruk fast fashion seperti polusi dan perlakuan tidak manusiawi terhadap tenaga kerja. Di Indonesia, thrifting mengalami ekspansi cepat mulai dekade 2010-an, didukung oleh industri kreatif, akses daring, dan platform seperti Shopee atau Tokopedia, memberikan andil 10% pada ekonomi kreatif dalam negeri (BPS 2022, ekspor bernilai Rp 100 triliun). Fenomena ini menarik perhatian generasi muda seperti milenial dan Gen Z, sering kali diselaraskan dengan tradisi budaya lokal. Di Maumere, Nusa Tenggara Timur, sebuah kota kecil dengan jangkauan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/2/analisis-swot-bisnis-fashion-ekonomi-kreatif-usaha-thumb-ee92e.webp" title="JURIS - Analisis SWOT pada Usaha Jeanette Thrift Maumere" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/2/analisis-swot-bisnis-fashion-ekonomi-kreatif-usaha-thumb-ee92e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/2/analisis-swot-bisnis-fashion-ekonomi-kreatif-usaha-thumb-ee92e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/2/analisis-swot-bisnis-fashion-ekonomi-kreatif-usaha-thumb-ee92e.webp 1x" title="JURIS - Analisis SWOT pada Usaha Jeanette Thrift Maumere" alt="JURIS - Analisis SWOT pada Usaha Jeanette Thrift Maumere" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/2/analisis-swot-bisnis-fashion-ekonomi-kreatif-usaha-thumb-02d43.webp" title="JURIS - Analisis SWOT pada Usaha Jeanette Thrift Maumere" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/2/analisis-swot-bisnis-fashion-ekonomi-kreatif-usaha-thumb-02d43.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/2/analisis-swot-bisnis-fashion-ekonomi-kreatif-usaha-thumb-02d43.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/2/analisis-swot-bisnis-fashion-ekonomi-kreatif-usaha-thumb-02d43.webp 1x" title="JURIS - Analisis SWOT pada Usaha Jeanette Thrift Maumere" alt="JURIS - Analisis SWOT pada Usaha Jeanette Thrift Maumere" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61192-analisis-swot-bisnis-fashion-ekonomi-kreatif-usaha" title="JURIS - Analisis SWOT pada Usaha Jeanette Thrift Maumere" target="_blank">Analisis SWOT pada Usaha Jeanette Thrift Maumere</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak strategi pemasaran digital terhadap manajemen persediaan di toko thrift kecil di daerah terpencil. Selain itu, analisis perilaku pelanggan "PHP" dan pengaruhnya terhadap penjualan menjadi arah studi yang relevan. Riset juga dapat mengembangkan strategi kompetitif untuk usaha lokal menghadapi produk impor murah sambil mempertahankan identitas budaya lokal..
<br>Analisis SWOT terhadap usaha thrifting Jeanette di Maumere menunjukkan bahwa bisnis ini memiliki dasar yang solid dalam hal harga murah dan kecenderungan mode, tetapi harus menghadapi hambatan dalam operasi dan persaingan.Kesimpulan pokok adalah pentingnya peningkatan internal seperti perekrutan tenaga tambahan dan perluasan jenis produk, serta pengoptimalan kesempatan digital untuk pertumbuhan
<br>Pembelian barang bekas, yang dikenal sebagai thrifting, melibatkan pengadaan dan penjualan kembali pakaian lama dengan biaya rendah, berasal dari kebiasaan Barat saat Depresi Ekonomi di Amerika Serikat. Kini, aktivitas ini bukan hanya masalah keuangan, melainkan juga upaya menjaga ekosistem, dengan mengurangi limbah mode dan melawan konsekuensi buruk fast fashion seperti polusi dan perlakuan tidak manusiawi terhadap tenaga kerja. Di Indonesia, thrifting mengalami ekspansi cepat mulai dekade 2010-an, didukung oleh industri kreatif, akses daring, dan platform seperti Shopee atau Tokopedia, memberikan andil 10% pada ekonomi kreatif dalam negeri (BPS 2022, ekspor bernilai Rp 100 triliun). Fenomena ini menarik perhatian generasi muda seperti milenial dan Gen Z, sering kali diselaraskan dengan tradisi budaya lokal. Di Maumere, Nusa Tenggara Timur, sebuah kota kecil dengan jangkauan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/2/analisis-swot-bisnis-fashion-ekonomi-kreatif-usaha-thumb-02d43.webp" type="image/webp" length="129538" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/2/analisis-swot-bisnis-fashion-ekonomi-kreatif-usaha-thumb-ee92e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/2/analisis-swot-bisnis-fashion-ekonomi-kreatif-usaha-thumb-02d43.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3828-nipamof.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17693-masman-master-manajemen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Trinitas Sebagai Persekutuan Perspektif Leonardo Boff Bagi Komunitas Basis Gerejawi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Trinitas Sebagai Persekutuan Perspektif Leonardo Boff Bagi Komunitas Basis Gerejawi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Trinitas Sebagai Persekutuan Perspektif Leonardo Boff Bagi Komunitas Basis Gerejawi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61188-komunitas-basis-gerejawi-perichoresis-trinitas</link>
	<guid isPermaLink="false">83cc8085a77b04bbc62efeb7d2519535</guid>
	<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 21:15:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ neliti fidei ]]></category>
	<category><![CDATA[ alamat fidei ]]></category>
	<category><![CDATA[ auto kritik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alamat,auto,fidei,kritik,neliti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji penerapan konsep Trinitas Boff dalam konteks komunitas basis gerejawi di wilayah lain di Indonesia untuk melihat adaptasi budaya. Selain itu, studi tentang dampak persekutuan Trinitas terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Trinitas Sebagai Persekutuan Perspektif Leonardo Boff Bagi Komunitas Basis Gerejawi: Penelitian lanjutan dapat mengkaji penerapan konsep Trinitas Boff dalam konteks komunitas basis gerejawi di wilayah lain di Indonesia untuk melihat adaptasi budaya. Selain itu, studi tentang dampak persekutuan Trinitas terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat miskin dalam KBG dapat menjadi arah baru. Terakhir, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk membandingkan pendekatan Boff dengan teolog lain dalam membangun solidaritas sosial di tengah perbedaan agama dan budaya.. Konsep Allah Trinitas sebagai persekutuan menurut Boff, tepat dijadikan model persekutuan yang ideal di dalam KBG.Boff melihat adanya relasi interpersonal yang khas di antara ketiga pribadi Ilahi.Konsep ini relevan untuk diterapkan dalam KBG, sehingga setiap anggota mampu untuk saling menghargai dan saling menghormati sesama anggota tanpa memandang rendah atau mendiskriminasi walaupun berasal dari latar belakang sosial, budaya dan ekonomi yang berbeda.KBG sebagai sebuah persekutuan iman selayaknya mengedepankan kesetaraan semua anggota tanpa membedakan status sosial atau ekonomi, sehingga yang miskin dan yang kaya, yang berjabatan tinggi dan rakyat jelata dapat duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi di hadapan Tuhan Trinitas merupakan sentrum dari teologi kristiani, dan juga pusat hidup beriman Gereja. Sebagai pusat hidup Gereja, iman kepada Allah yang Trinitas bukan sekadar doktrin yang wajib diterima, melainkan perlu penerapan konkret dalam hidup Gereja. Leonardo Boff melihat Allah Trinitas sebagai satu persekutuan kasih dari pribadi-pribadi Ilahi (BapaAePuteraAeRoh Kudus). Persekutuan Trinitas ideal dari persekutuan umat manusia. Penelitian ini bertujuan untuk membahas relevansi dari konsep Allah Trinitas menurut Boff bagi Komunitas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/5/komunitas-gerejawi-perichoresis-trinitas-perspekti-thumb-66747.webp" title="JURIS - Penerapan Trinitas Sebagai Persekutuan Perspektif Leonardo Boff Bagi Komunitas Basis Gerejawi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/komunitas-gerejawi-perichoresis-trinitas-perspekti-thumb-66747.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/komunitas-gerejawi-perichoresis-trinitas-perspekti-thumb-66747.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/komunitas-gerejawi-perichoresis-trinitas-perspekti-thumb-66747.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Trinitas Sebagai Persekutuan Perspektif Leonardo Boff Bagi Komunitas Basis Gerejawi" alt="JURIS - Penerapan Trinitas Sebagai Persekutuan Perspektif Leonardo Boff Bagi Komunitas Basis Gerejawi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/komunitas-gerejawi-perichoresis-trinitas-perspekti-thumb-3bb06.webp" title="JURIS - Penerapan Trinitas Sebagai Persekutuan Perspektif Leonardo Boff Bagi Komunitas Basis Gerejawi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/komunitas-gerejawi-perichoresis-trinitas-perspekti-thumb-3bb06.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/komunitas-gerejawi-perichoresis-trinitas-perspekti-thumb-3bb06.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/komunitas-gerejawi-perichoresis-trinitas-perspekti-thumb-3bb06.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Trinitas Sebagai Persekutuan Perspektif Leonardo Boff Bagi Komunitas Basis Gerejawi" alt="JURIS - Penerapan Trinitas Sebagai Persekutuan Perspektif Leonardo Boff Bagi Komunitas Basis Gerejawi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/komunitas-gerejawi-perichoresis-trinitas-perspekti-thumb-3f6d5.webp" title="JURIS - Penerapan Trinitas Sebagai Persekutuan Perspektif Leonardo Boff Bagi Komunitas Basis Gerejawi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/komunitas-gerejawi-perichoresis-trinitas-perspekti-thumb-3f6d5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/komunitas-gerejawi-perichoresis-trinitas-perspekti-thumb-3f6d5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/komunitas-gerejawi-perichoresis-trinitas-perspekti-thumb-3f6d5.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Trinitas Sebagai Persekutuan Perspektif Leonardo Boff Bagi Komunitas Basis Gerejawi" alt="JURIS - Penerapan Trinitas Sebagai Persekutuan Perspektif Leonardo Boff Bagi Komunitas Basis Gerejawi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61188-komunitas-basis-gerejawi-perichoresis-trinitas" title="JURIS - Penerapan Trinitas Sebagai Persekutuan Perspektif Leonardo Boff Bagi Komunitas Basis Gerejawi" target="_blank">Penerapan Trinitas Sebagai Persekutuan Perspektif Leonardo Boff Bagi Komunitas Basis Gerejawi</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji penerapan konsep Trinitas Boff dalam konteks komunitas basis gerejawi di wilayah lain di Indonesia untuk melihat adaptasi budaya. Selain itu, studi tentang dampak persekutuan Trinitas terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat miskin dalam KBG dapat menjadi arah baru. Terakhir, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk membandingkan pendekatan Boff dengan teolog lain dalam membangun solidaritas sosial di tengah perbedaan agama dan budaya..
<br>Konsep Allah Trinitas sebagai persekutuan menurut Boff, tepat dijadikan model persekutuan yang ideal di dalam KBG.Boff melihat adanya relasi interpersonal yang khas di antara ketiga pribadi Ilahi.Konsep ini relevan untuk diterapkan dalam KBG, sehingga setiap anggota mampu untuk saling menghargai dan saling menghormati sesama anggota tanpa memandang rendah atau mendiskriminasi walaupun berasal dari latar belakang sosial, budaya dan ekonomi yang berbeda.KBG sebagai sebuah persekutuan iman selayaknya mengedepankan kesetaraan semua anggota tanpa membedakan status sosial atau ekonomi, sehingga yang miskin dan yang kaya, yang berjabatan tinggi dan rakyat jelata dapat duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi di hadapan Tuhan
<br>Trinitas merupakan sentrum dari teologi kristiani, dan juga pusat hidup beriman Gereja. Sebagai pusat hidup Gereja, iman kepada Allah yang Trinitas bukan sekadar doktrin yang wajib diterima, melainkan perlu penerapan konkret dalam hidup Gereja. Leonardo Boff melihat Allah Trinitas sebagai satu persekutuan kasih dari pribadi-pribadi Ilahi (BapaAePuteraAeRoh Kudus). Persekutuan Trinitas ideal dari persekutuan umat manusia. Penelitian ini bertujuan untuk membahas relevansi dari konsep Allah Trinitas menurut Boff bagi Komunitas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/5/komunitas-gerejawi-perichoresis-trinitas-perspekti-thumb-3bb06.webp" type="image/webp" length="64256" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/komunitas-gerejawi-perichoresis-trinitas-perspekti-thumb-66747.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/komunitas-gerejawi-perichoresis-trinitas-perspekti-thumb-3bb06.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/komunitas-gerejawi-perichoresis-trinitas-perspekti-thumb-3f6d5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2867-stt-tawangmangu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11652-fidei.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penggembalaan Spiral Memaknai Perjumpaan Yesus dengan Perempuan Samaria Yoh 4 1 42 di Era Postmodern ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penggembalaan Spiral Memaknai Perjumpaan Yesus dengan Perempuan Samaria Yoh 4 1 42 di Era Postmodern ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penggembalaan Spiral Memaknai Perjumpaan Yesus dengan Perempuan Samaria Yoh 4 1 42 di Era Postmodern ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61189-masyarakat-postmodern-penggembalaan-spiral-era-pos</link>
	<guid isPermaLink="false">aa5198eb148718c2ea3cbd5cb411b4d0</guid>
	<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 20:30:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ neliti fidei ]]></category>
	<category><![CDATA[ alamat fidei ]]></category>
	<category><![CDATA[ auto kritik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alamat,auto,fidei,kritik,neliti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana penggembalaan spiral dapat diterapkan secara efektif dalam konteks masyarakat postmodern yang majemuk, dengan mempertimbangkan tantangan-tantangan yang dihadapi gereja ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penggembalaan Spiral: Memaknai Perjumpaan Yesus dengan Perempuan Samaria (Yoh. 4:1-42) di Era Postmodern: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana penggembalaan spiral dapat diterapkan secara efektif dalam konteks masyarakat postmodern yang majemuk, dengan mempertimbangkan tantangan-tantangan yang dihadapi gereja saat ini. Kedua, bagaimana gereja dapat membangun relasi autentik dan mendengarkan dengan empati dalam praktik penggembalaan, terutama dalam konteks masyarakat yang beragam dan kompleks. Ketiga, bagaimana gereja dapat mengomunikasikan kebenaran firman Tuhan dengan cara yang kontekstual dan bermakna bagi realitas kehidupan jemaat di era postmodern, serta bagaimana kebenaran Alkitab dapat diterjemahkan secara kontekstual ke dalam bahasa dan budaya setempat.. Berdasarkan analisis interaksi Yesus dengan perempuan Samaria dapat disimpulkan bahwa pendekatan-pendekatan Yesus dalam menjangkau dan menggembalakan mereka merupakan prinsip-prinsip penting yang sangat relevan untuk praktik penggembalaan spiral di era postmodern saat ini.Penggembalaan spiral merupakan model penggembalaan yang dinamis, kontekstual, dan berpusat pada dialog, yang melampaui sekat-sekat tradisional untuk menjangkau dan merangkul keragaman masyarakat postmodern.Prinsip-prinsip ini sangat relevan untuk penggembalaan di era postmodern yang plural dan beragam.Gereja dipanggil untuk melakukan penggembalaan spiral yang merayakan keragaman sebagai cermin kemegahan ciptaan Allah dan mewujudkan visi eklesiologi inklusif yang merangkul semua manusia tanpa memandang perbedaan latar belakang Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan Yesus dalam berinteraksi dengan perempuan Samaria (Yoh. 4:1-42) dan mengidentifikasi prinsip-prinsip penggembalaan yang dapat dipelajari dari interaksi tersebut, serta mengeksplorasi penerapannya dalam penggembalaan di era postmodern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan Yesus dalam berinteraksi dengan perempuan Samaria, seperti melintasi batas-batas sosial dan budaya, membangun persahabatan, pendekatan personal melalui dialog, mengungkapkan spiritualitas, dan memulihkan cara hidup yang salah, menawarkan prinsip-prinsip penting untuk penggembalaan spiral di era postmodern.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/f/masyarakat-postmodern-penggembalaan-spiral-era-yoh-thumb-8d2ab.webp" title="JURIS - Penggembalaan Spiral: Memaknai Perjumpaan Yesus dengan Perempuan Samaria (Yoh. 4:1-42) di Era Postmodern" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/masyarakat-postmodern-penggembalaan-spiral-era-yoh-thumb-8d2ab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/masyarakat-postmodern-penggembalaan-spiral-era-yoh-thumb-8d2ab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/masyarakat-postmodern-penggembalaan-spiral-era-yoh-thumb-8d2ab.webp 1x" title="JURIS - Penggembalaan Spiral: Memaknai Perjumpaan Yesus dengan Perempuan Samaria (Yoh. 4:1-42) di Era Postmodern" alt="JURIS - Penggembalaan Spiral: Memaknai Perjumpaan Yesus dengan Perempuan Samaria (Yoh. 4:1-42) di Era Postmodern" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/f/masyarakat-postmodern-penggembalaan-spiral-era-yoh-thumb-015c5.webp" title="JURIS - Penggembalaan Spiral: Memaknai Perjumpaan Yesus dengan Perempuan Samaria (Yoh. 4:1-42) di Era Postmodern" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/masyarakat-postmodern-penggembalaan-spiral-era-yoh-thumb-015c5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/masyarakat-postmodern-penggembalaan-spiral-era-yoh-thumb-015c5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/masyarakat-postmodern-penggembalaan-spiral-era-yoh-thumb-015c5.webp 1x" title="JURIS - Penggembalaan Spiral: Memaknai Perjumpaan Yesus dengan Perempuan Samaria (Yoh. 4:1-42) di Era Postmodern" alt="JURIS - Penggembalaan Spiral: Memaknai Perjumpaan Yesus dengan Perempuan Samaria (Yoh. 4:1-42) di Era Postmodern" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/f/masyarakat-postmodern-penggembalaan-spiral-era-yoh-thumb-2b189.webp" title="JURIS - Penggembalaan Spiral: Memaknai Perjumpaan Yesus dengan Perempuan Samaria (Yoh. 4:1-42) di Era Postmodern" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/masyarakat-postmodern-penggembalaan-spiral-era-yoh-thumb-2b189.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/masyarakat-postmodern-penggembalaan-spiral-era-yoh-thumb-2b189.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/masyarakat-postmodern-penggembalaan-spiral-era-yoh-thumb-2b189.webp 1x" title="JURIS - Penggembalaan Spiral: Memaknai Perjumpaan Yesus dengan Perempuan Samaria (Yoh. 4:1-42) di Era Postmodern" alt="JURIS - Penggembalaan Spiral: Memaknai Perjumpaan Yesus dengan Perempuan Samaria (Yoh. 4:1-42) di Era Postmodern" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61189-masyarakat-postmodern-penggembalaan-spiral-era-pos" title="JURIS - Penggembalaan Spiral: Memaknai Perjumpaan Yesus dengan Perempuan Samaria (Yoh. 4:1-42) di Era Postmodern" target="_blank">Penggembalaan Spiral: Memaknai Perjumpaan Yesus dengan Perempuan Samaria (Yoh. 4:1-42) di Era Postmodern</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana penggembalaan spiral dapat diterapkan secara efektif dalam konteks masyarakat postmodern yang majemuk, dengan mempertimbangkan tantangan-tantangan yang dihadapi gereja saat ini. Kedua, bagaimana gereja dapat membangun relasi autentik dan mendengarkan dengan empati dalam praktik penggembalaan, terutama dalam konteks masyarakat yang beragam dan kompleks. Ketiga, bagaimana gereja dapat mengomunikasikan kebenaran firman Tuhan dengan cara yang kontekstual dan bermakna bagi realitas kehidupan jemaat di era postmodern, serta bagaimana kebenaran Alkitab dapat diterjemahkan secara kontekstual ke dalam bahasa dan budaya setempat..
<br>Berdasarkan analisis interaksi Yesus dengan perempuan Samaria dapat disimpulkan bahwa pendekatan-pendekatan Yesus dalam menjangkau dan menggembalakan mereka merupakan prinsip-prinsip penting yang sangat relevan untuk praktik penggembalaan spiral di era postmodern saat ini.Penggembalaan spiral merupakan model penggembalaan yang dinamis, kontekstual, dan berpusat pada dialog, yang melampaui sekat-sekat tradisional untuk menjangkau dan merangkul keragaman masyarakat postmodern.Prinsip-prinsip ini sangat relevan untuk penggembalaan di era postmodern yang plural dan beragam.Gereja dipanggil untuk melakukan penggembalaan spiral yang merayakan keragaman sebagai cermin kemegahan ciptaan Allah dan mewujudkan visi eklesiologi inklusif yang merangkul semua manusia tanpa memandang perbedaan latar belakang
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan Yesus dalam berinteraksi dengan perempuan Samaria (Yoh. 4:1-42) dan mengidentifikasi prinsip-prinsip penggembalaan yang dapat dipelajari dari interaksi tersebut, serta mengeksplorasi penerapannya dalam penggembalaan di era postmodern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan Yesus dalam berinteraksi dengan perempuan Samaria, seperti melintasi batas-batas sosial dan budaya, membangun persahabatan, pendekatan personal melalui dialog, mengungkapkan spiritualitas, dan memulihkan cara hidup yang salah, menawarkan prinsip-prinsip penting untuk penggembalaan spiral di era postmodern....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/f/masyarakat-postmodern-penggembalaan-spiral-era-yoh-thumb-2b189.webp" type="image/webp" length="71868" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/masyarakat-postmodern-penggembalaan-spiral-era-yoh-thumb-8d2ab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/masyarakat-postmodern-penggembalaan-spiral-era-yoh-thumb-015c5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/masyarakat-postmodern-penggembalaan-spiral-era-yoh-thumb-2b189.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2867-stt-tawangmangu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11652-fidei.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimalisasi Pengelolaan Limbah Organik melalui Inovasi Produksi Ecoenzym dalam Mendukung Pemberdayaan dan Kemandirian Ekologis Masyarakat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimalisasi Pengelolaan Limbah Organik melalui Inovasi Produksi Ecoenzym dalam Mendukung Pemberdayaan dan Kemandirian Ekologis Masyarakat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimalisasi Pengelolaan Limbah Organik melalui Inovasi Produksi Ecoenzym dalam Mendukung Pemberdayaan dan Kemandirian Ekologis Masyarakat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61182-limbah-rumah-tangga-proses-produksi-organik-kinerj</link>
	<guid isPermaLink="false">0d98047e224ded9c7aada99c05dc7d2a</guid>
	<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 20:20:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, kami mengusulkan beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan dampak positif kegiatan pengabdian masyarakat ini. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimalisasi Pengelolaan Limbah Organik melalui Inovasi Produksi Ecoenzym dalam Mendukung Pemberdayaan dan Kemandirian Ekologis Masyarakat: Berdasarkan hasil penelitian ini, kami mengusulkan beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan dampak positif kegiatan pengabdian masyarakat ini. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas dan keberlanjutan model pemberdayaan masyarakat berbasis ecoenzym ini di berbagai wilayah dengan karakteristik sosial yang berbeda. Penelitian ini dapat mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan model ini, seperti dukungan kelembagaan lokal, partisipasi masyarakat, dan strategi pemasaran produk ramah lingkungan. Kedua, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan teknologi dan proses produksi ecoenzym yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Hal ini dapat mencakup inovasi dalam desain wadah fermentasi, penggunaan bahan-bahan lokal yang berkelanjutan, dan optimasi komposisi bahan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produk. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi pasar dan strategi pemasaran produk ecoenzym yang dihasilkan oleh masyarakat. Hal ini dapat mencakup studi pasar, pengembangan kemasan produk yang menarik, dan strategi promosi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan permintaan akan produk ramah lingkungan ini. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat membantu memperkuat dampak lingkungan dan ekonomi dari kegiatan pengabdian masyarakat ini, serta mendorong adopsi model pemberdayaan yang berkelanjutan di berbagai wilayah.. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Ketaren menunjukkan bahwa pelatihan pembuatan ecoenzym dapat menjadi strategi yang efektif untuk menjawab persoalan limbah organik rumah tangga sekaligus memperkuat kapasitas masyarakat.Melalui pendekatan edukatif-partisipatif, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru mengenai konsep ecoenzym, prinsip ekonomi sirkular, serta dampak limbah organik terhadap lingkungan, tetapi juga memperoleh pengalaman praktik langsung mulai dari pemilahan bahan, pencacahan, penimbangan, pencampuran, hingga pelabelan wadah fermentasi.Hasil evaluasi memperlihatkan adanya peningkatan skor pre-test dan post-test pada seluruh indikator pemahaman, yang menegaskan bahwa metode pelatihan yang diterapkan relevan dan mudah diterima oleh mitra.Di samping peningkatan aspek kognitif, kegiatan ini juga mendorong perubahan perilaku awal, terutama dalam kebiasaan memilah limbah organik di tingkat rumah tangga dan kesiapan memanfaatkan limbah sebagai produk bernilai guna.Terbentuknya kelompok AuEcoenzym Kabanjahe HijauAy menjadi luaran penting karena menunjukkan adanya penguatan kelembagaan lokal sebagai fondasi keberlanjutan program.Secara lebih luas, kegiatan ini memberikan manfaat ganda, yakni mengurangi potensi pencemaran lingkungan, memperkuat literasi ekologis masyarakat, dan membuka peluang pengembangan produk ramah lingkungan berbasis komunitas.Walaupun demikian, keberlanjutan program tetap memerlukan pendampingan lanjutan, terutama pada aspek monitoring fermentasi, pengemasan produk, pencatatan hasil, dan pengembangan pemasaran sederhana.Dengan dukungan pemerintah desa, kelompok PKK, Karang Taruna, dan perguruan tinggi, model pemberdayaan ini berpotensi direplikasi pada wilayah lain dengan karakteristik sosial yang serupa Permasalahan limbah organik rumah tangga di Kecamatan Kabanjahe Kabupaten Karo masih didominasi pola pengelolaan konvensional berupa kumpul-angkut-buang tanpa proses pemilahan dan pemanfaatan kembali. Kondisi ini berkontribusi terhadap peningkatan volume sampah, potensi pencemaran lingkungan, serta hilangnya peluang pemanfaatan limbah sebagai sumber daya bernilai guna. Limbah organik yang tidak terkelola juga menyebabkan hilangnya peluang nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. Berdasarkan observasi awal, sebagian besar... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/5/limbah-rumah-tangga-proses-produksi-organik-kinerj-thumb-0a964.webp" title="JURIS - Optimalisasi Pengelolaan Limbah Organik melalui Inovasi Produksi Ecoenzym dalam Mendukung Pemberdayaan dan Kemandirian Ekologis Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/limbah-rumah-tangga-proses-produksi-organik-kinerj-thumb-0a964.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/limbah-rumah-tangga-proses-produksi-organik-kinerj-thumb-0a964.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/limbah-rumah-tangga-proses-produksi-organik-kinerj-thumb-0a964.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Pengelolaan Limbah Organik melalui Inovasi Produksi Ecoenzym dalam Mendukung Pemberdayaan dan Kemandirian Ekologis Masyarakat" alt="JURIS - Optimalisasi Pengelolaan Limbah Organik melalui Inovasi Produksi Ecoenzym dalam Mendukung Pemberdayaan dan Kemandirian Ekologis Masyarakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/5/limbah-rumah-tangga-proses-produksi-organik-kinerj-thumb-0d0d8.webp" title="JURIS - Optimalisasi Pengelolaan Limbah Organik melalui Inovasi Produksi Ecoenzym dalam Mendukung Pemberdayaan dan Kemandirian Ekologis Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/limbah-rumah-tangga-proses-produksi-organik-kinerj-thumb-0d0d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/limbah-rumah-tangga-proses-produksi-organik-kinerj-thumb-0d0d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/limbah-rumah-tangga-proses-produksi-organik-kinerj-thumb-0d0d8.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Pengelolaan Limbah Organik melalui Inovasi Produksi Ecoenzym dalam Mendukung Pemberdayaan dan Kemandirian Ekologis Masyarakat" alt="JURIS - Optimalisasi Pengelolaan Limbah Organik melalui Inovasi Produksi Ecoenzym dalam Mendukung Pemberdayaan dan Kemandirian Ekologis Masyarakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/5/limbah-rumah-tangga-proses-produksi-organik-kinerj-thumb-465fa.webp" title="JURIS - Optimalisasi Pengelolaan Limbah Organik melalui Inovasi Produksi Ecoenzym dalam Mendukung Pemberdayaan dan Kemandirian Ekologis Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/limbah-rumah-tangga-proses-produksi-organik-kinerj-thumb-465fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/limbah-rumah-tangga-proses-produksi-organik-kinerj-thumb-465fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/limbah-rumah-tangga-proses-produksi-organik-kinerj-thumb-465fa.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Pengelolaan Limbah Organik melalui Inovasi Produksi Ecoenzym dalam Mendukung Pemberdayaan dan Kemandirian Ekologis Masyarakat" alt="JURIS - Optimalisasi Pengelolaan Limbah Organik melalui Inovasi Produksi Ecoenzym dalam Mendukung Pemberdayaan dan Kemandirian Ekologis Masyarakat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61182-limbah-rumah-tangga-proses-produksi-organik-kinerj" title="JURIS - Optimalisasi Pengelolaan Limbah Organik melalui Inovasi Produksi Ecoenzym dalam Mendukung Pemberdayaan dan Kemandirian Ekologis Masyarakat" target="_blank">Optimalisasi Pengelolaan Limbah Organik melalui Inovasi Produksi Ecoenzym dalam Mendukung Pemberdayaan dan Kemandirian Ekologis Masyarakat</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, kami mengusulkan beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan dampak positif kegiatan pengabdian masyarakat ini. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas dan keberlanjutan model pemberdayaan masyarakat berbasis ecoenzym ini di berbagai wilayah dengan karakteristik sosial yang berbeda. Penelitian ini dapat mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan model ini, seperti dukungan kelembagaan lokal, partisipasi masyarakat, dan strategi pemasaran produk ramah lingkungan. Kedua, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan teknologi dan proses produksi ecoenzym yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Hal ini dapat mencakup inovasi dalam desain wadah fermentasi, penggunaan bahan-bahan lokal yang berkelanjutan, dan optimasi komposisi bahan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produk. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi pasar dan strategi pemasaran produk ecoenzym yang dihasilkan oleh masyarakat. Hal ini dapat mencakup studi pasar, pengembangan kemasan produk yang menarik, dan strategi promosi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan permintaan akan produk ramah lingkungan ini. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat membantu memperkuat dampak lingkungan dan ekonomi dari kegiatan pengabdian masyarakat ini, serta mendorong adopsi model pemberdayaan yang berkelanjutan di berbagai wilayah..
<br>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Ketaren menunjukkan bahwa pelatihan pembuatan ecoenzym dapat menjadi strategi yang efektif untuk menjawab persoalan limbah organik rumah tangga sekaligus memperkuat kapasitas masyarakat.Melalui pendekatan edukatif-partisipatif, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru mengenai konsep ecoenzym, prinsip ekonomi sirkular, serta dampak limbah organik terhadap lingkungan, tetapi juga memperoleh pengalaman praktik langsung mulai dari pemilahan bahan, pencacahan, penimbangan, pencampuran, hingga pelabelan wadah fermentasi.Hasil evaluasi memperlihatkan adanya peningkatan skor pre-test dan post-test pada seluruh indikator pemahaman, yang menegaskan bahwa metode pelatihan yang diterapkan relevan dan mudah diterima oleh mitra.Di samping peningkatan aspek kognitif, kegiatan ini juga mendorong perubahan perilaku awal, terutama dalam kebiasaan memilah limbah organik di tingkat rumah tangga dan kesiapan memanfaatkan limbah sebagai produk bernilai guna.Terbentuknya kelompok AuEcoenzym Kabanjahe HijauAy menjadi luaran penting karena menunjukkan adanya penguatan kelembagaan lokal sebagai fondasi keberlanjutan program.Secara lebih luas, kegiatan ini memberikan manfaat ganda, yakni mengurangi potensi pencemaran lingkungan, memperkuat literasi ekologis masyarakat, dan membuka peluang pengembangan produk ramah lingkungan berbasis komunitas.Walaupun demikian, keberlanjutan program tetap memerlukan pendampingan lanjutan, terutama pada aspek monitoring fermentasi, pengemasan produk, pencatatan hasil, dan pengembangan pemasaran sederhana.Dengan dukungan pemerintah desa, kelompok PKK, Karang Taruna, dan perguruan tinggi, model pemberdayaan ini berpotensi direplikasi pada wilayah lain dengan karakteristik sosial yang serupa
<br>Permasalahan limbah organik rumah tangga di Kecamatan Kabanjahe Kabupaten Karo masih didominasi pola pengelolaan konvensional berupa kumpul-angkut-buang tanpa proses pemilahan dan pemanfaatan kembali. Kondisi ini berkontribusi terhadap peningkatan volume sampah, potensi pencemaran lingkungan, serta hilangnya peluang pemanfaatan limbah sebagai sumber daya bernilai guna. Limbah organik yang tidak terkelola juga menyebabkan hilangnya peluang nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. Berdasarkan observasi awal, sebagian besar...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/5/limbah-rumah-tangga-proses-produksi-organik-kinerj-thumb-0d0d8.webp" type="image/webp" length="116950" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/limbah-rumah-tangga-proses-produksi-organik-kinerj-thumb-0a964.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/limbah-rumah-tangga-proses-produksi-organik-kinerj-thumb-0d0d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/limbah-rumah-tangga-proses-produksi-organik-kinerj-thumb-465fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1103-djournals.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14352-jpm-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perancangan Sistem Informasi Tracer Study Di Politeknik Jambi Menggunakan Metode K Means ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perancangan Sistem Informasi Tracer Study Di Politeknik Jambi Menggunakan Metode K Means ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perancangan Sistem Informasi Tracer Study Di Politeknik Jambi Menggunakan Metode K Means ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61184-pengelolaan-data-tanah-alumni-ekosistem-mutu</link>
	<guid isPermaLink="false">5b70c7b1f5d43f66106924ba5d87ec24</guid>
	<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 20:19:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pinang merah ]]></category>
	<category><![CDATA[ tanto tanto ]]></category>
	<category><![CDATA[ licensed cc ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cc,licensed,merah,pinang,tanto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengembangkan metode analisis lain seperti algoritma clustering berbeda untuk membandingkan hasil pengelompokan alumni. 2. Meningkatkan integrasi sistem dengan sistem akademik internal Politeknik Jambi untuk memastikan pengelolaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perancangan Sistem Informasi Tracer Study Di Politeknik Jambi Menggunakan Metode K-Means: 1. Penelitian lanjutan dapat mengembangkan metode analisis lain seperti algoritma clustering berbeda untuk membandingkan hasil pengelompokan alumni. 2. Meningkatkan integrasi sistem dengan sistem akademik internal Politeknik Jambi untuk memastikan pengelolaan data yang lebih terpusat dan akurat. 3. Mengembangkan fitur analisis data yang lebih mendalam dengan mempertimbangkan variabel tambahan seperti kinerja akademik atau perkembangan karier alumni setelah lulus.. Sistem informasi tracer study web yang dikembangkan menyediakan platform mandiri yang terintegrasi untuk pengelolaan data alumni.Penerapan algoritma k-means clustering pada sistem yang dikembangkan memberikan nilai tambah karena mampu mengelompokkan data alumni berdasarkan karakteristik tertentu.Sistem yang dibangun mampu menyajikan hasil tracer study dalam bentuk laporan excel dan visualisasi data yang informatif Tracer study merupakan sarana penting bagi perguruan tinggi untuk memperoleh informasi terkait kondisi alumni setelah lulus sebagai bahan evaluasi mutu Pendidikan. Namun, pelaksanaan tracer study di Politeknik Jambi masih menghadapi kendala, seperti pengelolaan data yang belum terintegrasi serta belum optimalnya analisis data alumni. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi tracer study berbasis web dengan menerapkan algoritma k-means clustering dalam pengelompokan data alumni. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Prototype. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan data tracer study menghasilkan pengelompokan alumni berdasarkan masa tunggu kerja, kesesuaian bidang kerja,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/d/pengelolaan-data-tanah-alumni-ekosistem-mutu-pendi-thumb-94273.webp" title="JURIS - Perancangan Sistem Informasi Tracer Study Di Politeknik Jambi Menggunakan Metode K-Means" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/pengelolaan-data-tanah-alumni-ekosistem-mutu-pendi-thumb-94273.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/pengelolaan-data-tanah-alumni-ekosistem-mutu-pendi-thumb-94273.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/pengelolaan-data-tanah-alumni-ekosistem-mutu-pendi-thumb-94273.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Sistem Informasi Tracer Study Di Politeknik Jambi Menggunakan Metode K-Means" alt="JURIS - Perancangan Sistem Informasi Tracer Study Di Politeknik Jambi Menggunakan Metode K-Means" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/d/pengelolaan-data-tanah-alumni-ekosistem-mutu-pendi-thumb-dba50.webp" title="JURIS - Perancangan Sistem Informasi Tracer Study Di Politeknik Jambi Menggunakan Metode K-Means" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/pengelolaan-data-tanah-alumni-ekosistem-mutu-pendi-thumb-dba50.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/pengelolaan-data-tanah-alumni-ekosistem-mutu-pendi-thumb-dba50.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/pengelolaan-data-tanah-alumni-ekosistem-mutu-pendi-thumb-dba50.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Sistem Informasi Tracer Study Di Politeknik Jambi Menggunakan Metode K-Means" alt="JURIS - Perancangan Sistem Informasi Tracer Study Di Politeknik Jambi Menggunakan Metode K-Means" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/d/pengelolaan-data-tanah-alumni-ekosistem-mutu-pendi-thumb-efe4d.webp" title="JURIS - Perancangan Sistem Informasi Tracer Study Di Politeknik Jambi Menggunakan Metode K-Means" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/pengelolaan-data-tanah-alumni-ekosistem-mutu-pendi-thumb-efe4d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/pengelolaan-data-tanah-alumni-ekosistem-mutu-pendi-thumb-efe4d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/pengelolaan-data-tanah-alumni-ekosistem-mutu-pendi-thumb-efe4d.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Sistem Informasi Tracer Study Di Politeknik Jambi Menggunakan Metode K-Means" alt="JURIS - Perancangan Sistem Informasi Tracer Study Di Politeknik Jambi Menggunakan Metode K-Means" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61184-pengelolaan-data-tanah-alumni-ekosistem-mutu" title="JURIS - Perancangan Sistem Informasi Tracer Study Di Politeknik Jambi Menggunakan Metode K-Means" target="_blank">Perancangan Sistem Informasi Tracer Study Di Politeknik Jambi Menggunakan Metode K-Means</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengembangkan metode analisis lain seperti algoritma clustering berbeda untuk membandingkan hasil pengelompokan alumni. 2. Meningkatkan integrasi sistem dengan sistem akademik internal Politeknik Jambi untuk memastikan pengelolaan data yang lebih terpusat dan akurat. 3. Mengembangkan fitur analisis data yang lebih mendalam dengan mempertimbangkan variabel tambahan seperti kinerja akademik atau perkembangan karier alumni setelah lulus..
<br>Sistem informasi tracer study web yang dikembangkan menyediakan platform mandiri yang terintegrasi untuk pengelolaan data alumni.Penerapan algoritma k-means clustering pada sistem yang dikembangkan memberikan nilai tambah karena mampu mengelompokkan data alumni berdasarkan karakteristik tertentu.Sistem yang dibangun mampu menyajikan hasil tracer study dalam bentuk laporan excel dan visualisasi data yang informatif
<br>Tracer study merupakan sarana penting bagi perguruan tinggi untuk memperoleh informasi terkait kondisi alumni setelah lulus sebagai bahan evaluasi mutu Pendidikan. Namun, pelaksanaan tracer study di Politeknik Jambi masih menghadapi kendala, seperti pengelolaan data yang belum terintegrasi serta belum optimalnya analisis data alumni. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi tracer study berbasis web dengan menerapkan algoritma k-means clustering dalam pengelompokan data alumni. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Prototype. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan data tracer study menghasilkan pengelompokan alumni berdasarkan masa tunggu kerja, kesesuaian bidang kerja,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/d/pengelolaan-data-tanah-alumni-ekosistem-mutu-pendi-thumb-94273.webp" type="image/webp" length="116692" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/pengelolaan-data-tanah-alumni-ekosistem-mutu-pendi-thumb-94273.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/pengelolaan-data-tanah-alumni-ekosistem-mutu-pendi-thumb-dba50.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/pengelolaan-data-tanah-alumni-ekosistem-mutu-pendi-thumb-efe4d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1331-politeknikjambi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15376-jurnal-elektronika-listrik-teknologi-informasi-terapan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kajian Etis Deontologis Berdasarkan Falsafah Habonaron Do Bona Dalam Penanganan Korupsi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kajian Etis Deontologis Berdasarkan Falsafah Habonaron Do Bona Dalam Penanganan Korupsi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kajian Etis Deontologis Berdasarkan Falsafah Habonaron Do Bona Dalam Penanganan Korupsi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61187-pendidikan-moral-islam-kewajiban</link>
	<guid isPermaLink="false">e7abbb003c71f88647c62d131da958e0</guid>
	<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 20:07:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ neliti fidei ]]></category>
	<category><![CDATA[ alamat fidei ]]></category>
	<category><![CDATA[ auto kritik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alamat,auto,fidei,kritik,neliti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Dalam upaya mengatasi korupsi, diperlukan pendekatan holistik yang menggabungkan nilai lokal dengan pendidikan moral. Pertama, pendidikan moral berbasis nilai-nilai tradisional seperti Habonaron do bona harus diperkuat di sekolah-sekolah dan lingkungan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kajian Etis Deontologis Berdasarkan Falsafah Habonaron Do Bona Dalam Penanganan Korupsi: Dalam upaya mengatasi korupsi, diperlukan pendekatan holistik yang menggabungkan nilai lokal dengan pendidikan moral. Pertama, pendidikan moral berbasis nilai-nilai tradisional seperti Habonaron do bona harus diperkuat di sekolah-sekolah dan lingkungan masyarakat, agar generasi muda tumbuh dengan kesadaran etika yang kuat. Kedua, pemerintah daerah perlu memperketat sistem pengawasan publik melalui partisipasi aktif masyarakat, seperti penggunaan teknologi digital untuk transparansi proses pengambilan keputusan. Ketiga, dibutuhkan pengembangan kerangka hukum yang lebih inklusif, yang tidak hanya fokus pada sanksi hukum, tetapi juga memperhatikan konteks budaya dan moral masyarakat lokal dalam penanganan kasus korupsi. Dengan tiga langkah ini, diharapkan masyarakat Simalungun dapat membangun kehidupan yang lebih adil dan berintegritas.. Nilai-nilai tradisional yang dimiliki kebudayaan Simalungun, yaitu melalui falsafah Habonaron do bona dan penerapan konsep etika deontologi, dapat menjadi upaya untuk membangun kembali kewajiban moral dan integritas dalam menangani kasus korupsi yang terjadi di Simalungun.Kehidupan yang dilandaskan pada kebenaran seperti nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, serta adil yang ditanamkan melalui falsafah Habonaron do bona memiliki relevansi yang kuat dengan prinsip deontologi.Falsafah Habonaron do bona menjadi dasar yang sangat signifikan bagi masyarakat Simalungun dalam memahami tanggung jawab moral dan integritas.Penerapan nilai-nilai dari falsafah tersebut dalam penanganan kasus korupsi, diharapkan mampu menciptakan perubahan perilaku masyarakat Simalungun untuk melakukan tindakan yang didasarkan pada hukum moral sebagai sebuah kebenaran.Dengan demikian, penanaman kembali falsafah Habonaron do bona terhadap setiap aspek kehidupan masyarakat Simalungun akan mendorong setiap orang untuk melakukan tindakan yang didasarkan pada kebenaran, sehingga setiap orang akan berupaya untuk tidak melakukan tindakan korupsi Korupsi menjadi sebuah permasalahan yang belum terselesaikan dan masih terus terjadi di Indonesia. Tindakan korupsi menjadi sebuah permasalahan moral yang dilakukan oleh pelakunya yang berdampak buruk bagi kehidupan sebuah bangsa atau masyarakat. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan melakukan kajian etis deontologis dan konsep Habonaron do bona sebagai upaya melakukan penanganan isu korupsi di kabupaten Simalungun. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa tindakan korupsi dianggap tidak etis karena melanggar prinsip moral dan norma-norma yang mengikat. Kajian etis deontologis dan falsafah habonaron do bona dapat memberikan landasan moral yang kuat bagi individu dan masyarakat Simalungun untuk menolak dan melawan korupsi, sebab orang Simalungun akan didorong untuk terus hidup dengan berlandaskan kepada... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/1/pendidikan-moral-islam-kewajiban-peran-aktif-masya-thumb-9716f.webp" title="JURIS - Kajian Etis Deontologis Berdasarkan Falsafah Habonaron Do Bona Dalam Penanganan Korupsi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/pendidikan-moral-islam-kewajiban-peran-aktif-masya-thumb-9716f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/pendidikan-moral-islam-kewajiban-peran-aktif-masya-thumb-9716f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/pendidikan-moral-islam-kewajiban-peran-aktif-masya-thumb-9716f.webp 1x" title="JURIS - Kajian Etis Deontologis Berdasarkan Falsafah Habonaron Do Bona Dalam Penanganan Korupsi" alt="JURIS - Kajian Etis Deontologis Berdasarkan Falsafah Habonaron Do Bona Dalam Penanganan Korupsi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/pendidikan-moral-islam-kewajiban-peran-aktif-masya-thumb-d87cf.webp" title="JURIS - Kajian Etis Deontologis Berdasarkan Falsafah Habonaron Do Bona Dalam Penanganan Korupsi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/pendidikan-moral-islam-kewajiban-peran-aktif-masya-thumb-d87cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/pendidikan-moral-islam-kewajiban-peran-aktif-masya-thumb-d87cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/pendidikan-moral-islam-kewajiban-peran-aktif-masya-thumb-d87cf.webp 1x" title="JURIS - Kajian Etis Deontologis Berdasarkan Falsafah Habonaron Do Bona Dalam Penanganan Korupsi" alt="JURIS - Kajian Etis Deontologis Berdasarkan Falsafah Habonaron Do Bona Dalam Penanganan Korupsi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/pendidikan-moral-islam-kewajiban-peran-aktif-masya-thumb-6bc5e.webp" title="JURIS - Kajian Etis Deontologis Berdasarkan Falsafah Habonaron Do Bona Dalam Penanganan Korupsi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/pendidikan-moral-islam-kewajiban-peran-aktif-masya-thumb-6bc5e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/pendidikan-moral-islam-kewajiban-peran-aktif-masya-thumb-6bc5e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/pendidikan-moral-islam-kewajiban-peran-aktif-masya-thumb-6bc5e.webp 1x" title="JURIS - Kajian Etis Deontologis Berdasarkan Falsafah Habonaron Do Bona Dalam Penanganan Korupsi" alt="JURIS - Kajian Etis Deontologis Berdasarkan Falsafah Habonaron Do Bona Dalam Penanganan Korupsi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61187-pendidikan-moral-islam-kewajiban" title="JURIS - Kajian Etis Deontologis Berdasarkan Falsafah Habonaron Do Bona Dalam Penanganan Korupsi" target="_blank">Kajian Etis Deontologis Berdasarkan Falsafah Habonaron Do Bona Dalam Penanganan Korupsi</a>: Dalam upaya mengatasi korupsi, diperlukan pendekatan holistik yang menggabungkan nilai lokal dengan pendidikan moral. Pertama, pendidikan moral berbasis nilai-nilai tradisional seperti Habonaron do bona harus diperkuat di sekolah-sekolah dan lingkungan masyarakat, agar generasi muda tumbuh dengan kesadaran etika yang kuat. Kedua, pemerintah daerah perlu memperketat sistem pengawasan publik melalui partisipasi aktif masyarakat, seperti penggunaan teknologi digital untuk transparansi proses pengambilan keputusan. Ketiga, dibutuhkan pengembangan kerangka hukum yang lebih inklusif, yang tidak hanya fokus pada sanksi hukum, tetapi juga memperhatikan konteks budaya dan moral masyarakat lokal dalam penanganan kasus korupsi. Dengan tiga langkah ini, diharapkan masyarakat Simalungun dapat membangun kehidupan yang lebih adil dan berintegritas..
<br>Nilai-nilai tradisional yang dimiliki kebudayaan Simalungun, yaitu melalui falsafah Habonaron do bona dan penerapan konsep etika deontologi, dapat menjadi upaya untuk membangun kembali kewajiban moral dan integritas dalam menangani kasus korupsi yang terjadi di Simalungun.Kehidupan yang dilandaskan pada kebenaran seperti nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, serta adil yang ditanamkan melalui falsafah Habonaron do bona memiliki relevansi yang kuat dengan prinsip deontologi.Falsafah Habonaron do bona menjadi dasar yang sangat signifikan bagi masyarakat Simalungun dalam memahami tanggung jawab moral dan integritas.Penerapan nilai-nilai dari falsafah tersebut dalam penanganan kasus korupsi, diharapkan mampu menciptakan perubahan perilaku masyarakat Simalungun untuk melakukan tindakan yang didasarkan pada hukum moral sebagai sebuah kebenaran.Dengan demikian, penanaman kembali falsafah Habonaron do bona terhadap setiap aspek kehidupan masyarakat Simalungun akan mendorong setiap orang untuk melakukan tindakan yang didasarkan pada kebenaran, sehingga setiap orang akan berupaya untuk tidak melakukan tindakan korupsi
<br>Korupsi menjadi sebuah permasalahan yang belum terselesaikan dan masih terus terjadi di Indonesia. Tindakan korupsi menjadi sebuah permasalahan moral yang dilakukan oleh pelakunya yang berdampak buruk bagi kehidupan sebuah bangsa atau masyarakat. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan melakukan kajian etis deontologis dan konsep Habonaron do bona sebagai upaya melakukan penanganan isu korupsi di kabupaten Simalungun. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa tindakan korupsi dianggap tidak etis karena melanggar prinsip moral dan norma-norma yang mengikat. Kajian etis deontologis dan falsafah habonaron do bona dapat memberikan landasan moral yang kuat bagi individu dan masyarakat Simalungun untuk menolak dan melawan korupsi, sebab orang Simalungun akan didorong untuk terus hidup dengan berlandaskan kepada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/1/pendidikan-moral-islam-kewajiban-peran-aktif-masya-thumb-9716f.webp" type="image/webp" length="75582" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/pendidikan-moral-islam-kewajiban-peran-aktif-masya-thumb-9716f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/pendidikan-moral-islam-kewajiban-peran-aktif-masya-thumb-d87cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/pendidikan-moral-islam-kewajiban-peran-aktif-masya-thumb-6bc5e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2867-stt-tawangmangu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11652-fidei.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi K3 Dan Pemanfaatan Energi Melalui Tenaga Surya Di Kawasan Pemancingan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi K3 Dan Pemanfaatan Energi Melalui Tenaga Surya Di Kawasan Pemancingan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi K3 Dan Pemanfaatan Energi Melalui Tenaga Surya Di Kawasan Pemancingan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61178-pembangkit-listrik-tenaga-surya-tipikal-sur</link>
	<guid isPermaLink="false">713c9e31fca8fecad892419e3764c371</guid>
	<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 19:53:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, studi mengenai dampak jangka panjang pemanfaatan energi surya terhadap perilaku masyarakat dan keberlanjutan ekonomi lokal. Kedua, pengembangan teknologi penerangan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi K3 Dan Pemanfaatan Energi Melalui Tenaga Surya Di Kawasan Pemancingan: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, studi mengenai dampak jangka panjang pemanfaatan energi surya terhadap perilaku masyarakat dan keberlanjutan ekonomi lokal. Kedua, pengembangan teknologi penerangan berbasis surya yang lebih adaptif terhadap kondisi cuaca ekstrem di kawasan semi-perdesaan. Ketiga, penelitian tentang penguatan edukasi K3 melalui pendekatan partisipatif yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat. Ketiga saran ini dapat menjadi arah studi baru yang berfokus pada integrasi teknologi, keberlanjutan lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.. Program pemasangan lampu tenaga surya dan penerapan K3 di kawasan pemancingan Desa Sesumpu berhasil meningkatkan keamanan, efisiensi energi, dan kesadaran masyarakat.Penerangan jalan berbasis tenaga surya mengurangi ketergantungan pada listrik konvensional, sementara sosialisasi K3 meningkatkan kesadaran akan keselamatan kerja.Meskipun ada tantangan seperti keterbatasan waktu dan pemahaman teknis, partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci keberhasilan.Program ini membuka peluang pengembangan kawasan pemancingan secara berkelanjutan dan ramah lingkungan Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah salah satu bentuk layanan kepada masyarakat yang melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tujuannya adalah untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi secara langsung dalam kehidupan masyarakat. Salah satu lokasi yang menjadi fokus kegiatan ini adalah Desa Sesumpu, yang terletak di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara. Desa ini memiliki area pemancingan yang berfungsi sebagai tempat rekreasi masyarakat dan juga sebagai sumber penghasilan lokal. Meskipun kawasan ini memiliki potensi yang bagus untuk dikembangkan, masih terdapat beberapa tantangan, seperti minimnya pencahayaan di malam hari, kurangnya penerapan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta ketergantungan pada listrik konvensional yang mempengaruhi biaya operasional.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/b/pembangkit-listrik-tenaga-surya-tipikal-energi-pen-thumb-4afc6.webp" title="JURIS - Implementasi K3 Dan Pemanfaatan Energi Melalui Tenaga Surya Di Kawasan Pemancingan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/pembangkit-listrik-tenaga-surya-tipikal-energi-pen-thumb-4afc6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/pembangkit-listrik-tenaga-surya-tipikal-energi-pen-thumb-4afc6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/pembangkit-listrik-tenaga-surya-tipikal-energi-pen-thumb-4afc6.webp 1x" title="JURIS - Implementasi K3 Dan Pemanfaatan Energi Melalui Tenaga Surya Di Kawasan Pemancingan" alt="JURIS - Implementasi K3 Dan Pemanfaatan Energi Melalui Tenaga Surya Di Kawasan Pemancingan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/b/pembangkit-listrik-tenaga-surya-tipikal-energi-pen-thumb-34849.webp" title="JURIS - Implementasi K3 Dan Pemanfaatan Energi Melalui Tenaga Surya Di Kawasan Pemancingan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/pembangkit-listrik-tenaga-surya-tipikal-energi-pen-thumb-34849.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/pembangkit-listrik-tenaga-surya-tipikal-energi-pen-thumb-34849.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/pembangkit-listrik-tenaga-surya-tipikal-energi-pen-thumb-34849.webp 1x" title="JURIS - Implementasi K3 Dan Pemanfaatan Energi Melalui Tenaga Surya Di Kawasan Pemancingan" alt="JURIS - Implementasi K3 Dan Pemanfaatan Energi Melalui Tenaga Surya Di Kawasan Pemancingan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/b/pembangkit-listrik-tenaga-surya-tipikal-energi-pen-thumb-5fe5f.webp" title="JURIS - Implementasi K3 Dan Pemanfaatan Energi Melalui Tenaga Surya Di Kawasan Pemancingan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/pembangkit-listrik-tenaga-surya-tipikal-energi-pen-thumb-5fe5f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/pembangkit-listrik-tenaga-surya-tipikal-energi-pen-thumb-5fe5f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/pembangkit-listrik-tenaga-surya-tipikal-energi-pen-thumb-5fe5f.webp 1x" title="JURIS - Implementasi K3 Dan Pemanfaatan Energi Melalui Tenaga Surya Di Kawasan Pemancingan" alt="JURIS - Implementasi K3 Dan Pemanfaatan Energi Melalui Tenaga Surya Di Kawasan Pemancingan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61178-pembangkit-listrik-tenaga-surya-tipikal-sur" title="JURIS - Implementasi K3 Dan Pemanfaatan Energi Melalui Tenaga Surya Di Kawasan Pemancingan" target="_blank">Implementasi K3 Dan Pemanfaatan Energi Melalui Tenaga Surya Di Kawasan Pemancingan</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, studi mengenai dampak jangka panjang pemanfaatan energi surya terhadap perilaku masyarakat dan keberlanjutan ekonomi lokal. Kedua, pengembangan teknologi penerangan berbasis surya yang lebih adaptif terhadap kondisi cuaca ekstrem di kawasan semi-perdesaan. Ketiga, penelitian tentang penguatan edukasi K3 melalui pendekatan partisipatif yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat. Ketiga saran ini dapat menjadi arah studi baru yang berfokus pada integrasi teknologi, keberlanjutan lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat..
<br>Program pemasangan lampu tenaga surya dan penerapan K3 di kawasan pemancingan Desa Sesumpu berhasil meningkatkan keamanan, efisiensi energi, dan kesadaran masyarakat.Penerangan jalan berbasis tenaga surya mengurangi ketergantungan pada listrik konvensional, sementara sosialisasi K3 meningkatkan kesadaran akan keselamatan kerja.Meskipun ada tantangan seperti keterbatasan waktu dan pemahaman teknis, partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci keberhasilan.Program ini membuka peluang pengembangan kawasan pemancingan secara berkelanjutan dan ramah lingkungan
<br>Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah salah satu bentuk layanan kepada masyarakat yang melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tujuannya adalah untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi secara langsung dalam kehidupan masyarakat. Salah satu lokasi yang menjadi fokus kegiatan ini adalah Desa Sesumpu, yang terletak di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara. Desa ini memiliki area pemancingan yang berfungsi sebagai tempat rekreasi masyarakat dan juga sebagai sumber penghasilan lokal. Meskipun kawasan ini memiliki potensi yang bagus untuk dikembangkan, masih terdapat beberapa tantangan, seperti minimnya pencahayaan di malam hari, kurangnya penerapan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta ketergantungan pada listrik konvensional yang mempengaruhi biaya operasional....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/b/pembangkit-listrik-tenaga-surya-tipikal-energi-pen-thumb-4afc6.webp" type="image/webp" length="126524" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/pembangkit-listrik-tenaga-surya-tipikal-energi-pen-thumb-4afc6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/pembangkit-listrik-tenaga-surya-tipikal-energi-pen-thumb-34849.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/pembangkit-listrik-tenaga-surya-tipikal-energi-pen-thumb-5fe5f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1103-djournals.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14352-jpm-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ WebBased Financial Recording Information System Application Using the Rapid Application Development Method ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ WebBased Financial Recording Information System Application Using the Rapid Application Development Method ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ WebBased Financial Recording Information System Application Using the Rapid Application Development Method ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61174-fungsi-sistem-aplikasi-pembayaran-spp-uji-coba-apl</link>
	<guid isPermaLink="false">c28ecc4697b70c7a888369c0846283ef</guid>
	<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 19:39:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ icit journal ]]></category>
	<category><![CDATA[ sidebar icit ]]></category>
	<category><![CDATA[ user access ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[access,icit,journal,sidebar,user]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikemukakan. Pertama, pengembangan sistem dengan integrasi teknologi kecerdasan buatan untuk menganalisis data keuangan secara otomatis dan memberikan rekomendasi pengelolaan keuangan. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - WebBased Financial Recording Information System Application Using the Rapid Application Development Method: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikemukakan. Pertama, pengembangan sistem dengan integrasi teknologi kecerdasan buatan untuk menganalisis data keuangan secara otomatis dan memberikan rekomendasi pengelolaan keuangan. Kedua, penelitian tentang penggunaan blockchain untuk meningkatkan keamanan dan transparansi transaksi keuangan. Ketiga, pengembangan fitur mobile application yang memungkinkan pengguna mengakses dan mengelola data keuangan secara real-time dari perangkat seluler. Saran-saran ini bertujuan untuk memperluas fungsi sistem, meningkatkan keandalan data, dan mempermudah akses bagi pengguna yang lebih dinamis.. Aplikasi Web Sistem Informasi Pencatatan Keuangan SPP telah berhasil berjalan dengan sukses dan menampilkan semua informasi yang diinginkan oleh pengguna.Berdasarkan hasil uji coba pengguna, dapat disimpulkan bahwa sebanyak 100% aplikasi website sudah sesuai dan berhasil seperti yang diharapkan pengguna.Selain itu, website ini sudah dapat memenuhi kebutuhan dan memudahkan untuk proses pencatatan keuangan SPP, serta meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam proses pengerjaan pencatatan keuangan.Secara keseluruhan aplikasi sistem informasi pencatatan keuangan berbasis web pada TK Asih Ceria digunakan untuk mempermudah proses pencatatan pembayaran SPP, menampilkan dan mencetak laporan transaksi pendapatan, serta mencetak bukti transaksi pendapatan yang akan diberikan kepada siswa sebagai bukti pembayaran SPP Sistem informasi pencatatan keuangan merupakan salah satu sistem informasi memanfaatkan kemajuan teknologi di bidang keuangan. Sistem ini memberikan kemudahan di dalam proses pencatatan keuangan, sehingga memberikan dampak efisien kerja yang lebih cepat, tepat, dan akurat. TK. Asih Ceria merupakan suatu lembaga yang bergerak dalam pendidikan anak usia dini yang dibangun pada tahun 2008. TK. Asih Ceria masih melakukan secara manual proses pencatatan pembayaran SPP sehingga rentan terjadi kesalahan dan kehilangan atau kerusakan data pada saat mencatat pembayaran. Dengan adanya beberapa permasalahan tersebut, penulis membuat sebuah aplikasi sistem informasi pencatatan keuangan berbasis web pada TK Asih Ceria untuk mempermudah proses pencatatan pembayaran SPP mulai dari pencatatan transaksi pembayaran sampai mencetak laporan dan bukti transaksi pendapatan. Siswa akan diberikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/9/fungsi-sistem-aplikasi-pembayaran-spp-uji-coba-ana-thumb-88155.webp" title="JURIS - WebBased Financial Recording Information System Application Using the Rapid Application Development Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/fungsi-sistem-aplikasi-pembayaran-spp-uji-coba-ana-thumb-88155.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/fungsi-sistem-aplikasi-pembayaran-spp-uji-coba-ana-thumb-88155.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/fungsi-sistem-aplikasi-pembayaran-spp-uji-coba-ana-thumb-88155.webp 1x" title="JURIS - WebBased Financial Recording Information System Application Using the Rapid Application Development Method" alt="JURIS - WebBased Financial Recording Information System Application Using the Rapid Application Development Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/9/fungsi-sistem-aplikasi-pembayaran-spp-uji-coba-ana-thumb-d0f60.webp" title="JURIS - WebBased Financial Recording Information System Application Using the Rapid Application Development Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/fungsi-sistem-aplikasi-pembayaran-spp-uji-coba-ana-thumb-d0f60.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/fungsi-sistem-aplikasi-pembayaran-spp-uji-coba-ana-thumb-d0f60.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/fungsi-sistem-aplikasi-pembayaran-spp-uji-coba-ana-thumb-d0f60.webp 1x" title="JURIS - WebBased Financial Recording Information System Application Using the Rapid Application Development Method" alt="JURIS - WebBased Financial Recording Information System Application Using the Rapid Application Development Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/9/fungsi-sistem-aplikasi-pembayaran-spp-uji-coba-ana-thumb-5f86c.webp" title="JURIS - WebBased Financial Recording Information System Application Using the Rapid Application Development Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/fungsi-sistem-aplikasi-pembayaran-spp-uji-coba-ana-thumb-5f86c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/fungsi-sistem-aplikasi-pembayaran-spp-uji-coba-ana-thumb-5f86c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/fungsi-sistem-aplikasi-pembayaran-spp-uji-coba-ana-thumb-5f86c.webp 1x" title="JURIS - WebBased Financial Recording Information System Application Using the Rapid Application Development Method" alt="JURIS - WebBased Financial Recording Information System Application Using the Rapid Application Development Method" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61174-fungsi-sistem-aplikasi-pembayaran-spp-uji-coba-apl" title="JURIS - WebBased Financial Recording Information System Application Using the Rapid Application Development Method" target="_blank">WebBased Financial Recording Information System Application Using the Rapid Application Development Method</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikemukakan. Pertama, pengembangan sistem dengan integrasi teknologi kecerdasan buatan untuk menganalisis data keuangan secara otomatis dan memberikan rekomendasi pengelolaan keuangan. Kedua, penelitian tentang penggunaan blockchain untuk meningkatkan keamanan dan transparansi transaksi keuangan. Ketiga, pengembangan fitur mobile application yang memungkinkan pengguna mengakses dan mengelola data keuangan secara real-time dari perangkat seluler. Saran-saran ini bertujuan untuk memperluas fungsi sistem, meningkatkan keandalan data, dan mempermudah akses bagi pengguna yang lebih dinamis..
<br>Aplikasi Web Sistem Informasi Pencatatan Keuangan SPP telah berhasil berjalan dengan sukses dan menampilkan semua informasi yang diinginkan oleh pengguna.Berdasarkan hasil uji coba pengguna, dapat disimpulkan bahwa sebanyak 100% aplikasi website sudah sesuai dan berhasil seperti yang diharapkan pengguna.Selain itu, website ini sudah dapat memenuhi kebutuhan dan memudahkan untuk proses pencatatan keuangan SPP, serta meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam proses pengerjaan pencatatan keuangan.Secara keseluruhan aplikasi sistem informasi pencatatan keuangan berbasis web pada TK Asih Ceria digunakan untuk mempermudah proses pencatatan pembayaran SPP, menampilkan dan mencetak laporan transaksi pendapatan, serta mencetak bukti transaksi pendapatan yang akan diberikan kepada siswa sebagai bukti pembayaran SPP
<br>Sistem informasi pencatatan keuangan merupakan salah satu sistem informasi memanfaatkan kemajuan teknologi di bidang keuangan. Sistem ini memberikan kemudahan di dalam proses pencatatan keuangan, sehingga memberikan dampak efisien kerja yang lebih cepat, tepat, dan akurat. TK. Asih Ceria merupakan suatu lembaga yang bergerak dalam pendidikan anak usia dini yang dibangun pada tahun 2008. TK. Asih Ceria masih melakukan secara manual proses pencatatan pembayaran SPP sehingga rentan terjadi kesalahan dan kehilangan atau kerusakan data pada saat mencatat pembayaran. Dengan adanya beberapa permasalahan tersebut, penulis membuat sebuah aplikasi sistem informasi pencatatan keuangan berbasis web pada TK Asih Ceria untuk mempermudah proses pencatatan pembayaran SPP mulai dari pencatatan transaksi pembayaran sampai mencetak laporan dan bukti transaksi pendapatan. Siswa akan diberikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/9/fungsi-sistem-aplikasi-pembayaran-spp-uji-coba-ana-thumb-d0f60.webp" type="image/webp" length="94102" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/fungsi-sistem-aplikasi-pembayaran-spp-uji-coba-ana-thumb-88155.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/fungsi-sistem-aplikasi-pembayaran-spp-uji-coba-ana-thumb-d0f60.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/fungsi-sistem-aplikasi-pembayaran-spp-uji-coba-ana-thumb-5f86c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-658-raharja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-838-icit-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Dan Pandangan Teologis Pendeta Dalam Kasus Bunuh Diri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Dan Pandangan Teologis Pendeta Dalam Kasus Bunuh Diri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Dan Pandangan Teologis Pendeta Dalam Kasus Bunuh Diri ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61181-bunuh-gereja-pendeta-langkah-strategis-pendet</link>
	<guid isPermaLink="false">28e513c4d2403241d94a2856acdff5f7</guid>
	<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 19:39:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ paulus bollu ]]></category>
	<category><![CDATA[ neliti fidei ]]></category>
	<category><![CDATA[ alamat fidei ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[alamat,bollu,fidei,neliti,paulus]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan tentang dampak jangka panjang pelayanan pastoral terhadap perilaku bunuh diri di daerah lain di Indonesia. 2. Studi komparatif mengenai peran pendeta dalam budaya dan agama lain untuk memahami perbedaan pendekatan teologis dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Dan Pandangan Teologis Pendeta Dalam Kasus Bunuh Diri: 1. Penelitian lanjutan tentang dampak jangka panjang pelayanan pastoral terhadap perilaku bunuh diri di daerah lain di Indonesia. 2. Studi komparatif mengenai peran pendeta dalam budaya dan agama lain untuk memahami perbedaan pendekatan teologis dalam mencegah bunuh diri. 3. Pengembangan model intervensi berbasis teologi kontekstual yang disesuaikan dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat Toraja dan daerah sekitarnya.. Peran pendeta sebagai gembala jemaat sangat penting dalam menangani kasus bunuh diri melalui pendekatan teologis dan pastoral.Gereja perlu meningkatkan keterlibatan aktif dalam mencegah bunuh diri dengan memperkuat dialog antara masyarakat, pemerintah, dan gereja.Selain itu, diperlukan revitalisasi pelayanan pastoral yang berkelanjutan dan pengembangan teologi kontekstual untuk merespons tantangan sosial saat ini Penelitian ini bertujuan untuk menemukan langkah strategis Pendeta dalam menyikapi kasus bunuh diri yang terjadi di Toraja, secara khusus di wilayah Rantetayo. Juga untuk menemukan langkah strategis dalam melawan nafsu bunuh diri serta menemukan makna teologis berdasarkan kesaksian Alkitab. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kasus yang marak terjadi di Toraja tahun 2020-2024 yaitu peristiwa bunuh diri yang terjadi secara berangsur-angsur, tekanan batin yang dirasakan keluarga, gereja dan pemerintah menjadi sebuah dorongan bagi penulis untuk melakukan penelitian lanjutan dari beberapa karya tulis sebelumnya.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/3/bunuh-gereja-pendeta-langkah-strategis-penelitian-thumb-a4e9a.webp" title="JURIS - Peran Dan Pandangan Teologis Pendeta Dalam Kasus Bunuh Diri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/bunuh-gereja-pendeta-langkah-strategis-penelitian-thumb-a4e9a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/bunuh-gereja-pendeta-langkah-strategis-penelitian-thumb-a4e9a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/bunuh-gereja-pendeta-langkah-strategis-penelitian-thumb-a4e9a.webp 1x" title="JURIS - Peran Dan Pandangan Teologis Pendeta Dalam Kasus Bunuh Diri" alt="JURIS - Peran Dan Pandangan Teologis Pendeta Dalam Kasus Bunuh Diri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/3/bunuh-gereja-pendeta-langkah-strategis-penelitian-thumb-ea1e7.webp" title="JURIS - Peran Dan Pandangan Teologis Pendeta Dalam Kasus Bunuh Diri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/bunuh-gereja-pendeta-langkah-strategis-penelitian-thumb-ea1e7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/bunuh-gereja-pendeta-langkah-strategis-penelitian-thumb-ea1e7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/bunuh-gereja-pendeta-langkah-strategis-penelitian-thumb-ea1e7.webp 1x" title="JURIS - Peran Dan Pandangan Teologis Pendeta Dalam Kasus Bunuh Diri" alt="JURIS - Peran Dan Pandangan Teologis Pendeta Dalam Kasus Bunuh Diri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/3/bunuh-gereja-pendeta-langkah-strategis-penelitian-thumb-b1121.webp" title="JURIS - Peran Dan Pandangan Teologis Pendeta Dalam Kasus Bunuh Diri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/bunuh-gereja-pendeta-langkah-strategis-penelitian-thumb-b1121.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/bunuh-gereja-pendeta-langkah-strategis-penelitian-thumb-b1121.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/bunuh-gereja-pendeta-langkah-strategis-penelitian-thumb-b1121.webp 1x" title="JURIS - Peran Dan Pandangan Teologis Pendeta Dalam Kasus Bunuh Diri" alt="JURIS - Peran Dan Pandangan Teologis Pendeta Dalam Kasus Bunuh Diri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61181-bunuh-gereja-pendeta-langkah-strategis-pendet" title="JURIS - Peran Dan Pandangan Teologis Pendeta Dalam Kasus Bunuh Diri" target="_blank">Peran Dan Pandangan Teologis Pendeta Dalam Kasus Bunuh Diri</a>: 1. Penelitian lanjutan tentang dampak jangka panjang pelayanan pastoral terhadap perilaku bunuh diri di daerah lain di Indonesia. 2. Studi komparatif mengenai peran pendeta dalam budaya dan agama lain untuk memahami perbedaan pendekatan teologis dalam mencegah bunuh diri. 3. Pengembangan model intervensi berbasis teologi kontekstual yang disesuaikan dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat Toraja dan daerah sekitarnya..
<br>Peran pendeta sebagai gembala jemaat sangat penting dalam menangani kasus bunuh diri melalui pendekatan teologis dan pastoral.Gereja perlu meningkatkan keterlibatan aktif dalam mencegah bunuh diri dengan memperkuat dialog antara masyarakat, pemerintah, dan gereja.Selain itu, diperlukan revitalisasi pelayanan pastoral yang berkelanjutan dan pengembangan teologi kontekstual untuk merespons tantangan sosial saat ini
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menemukan langkah strategis Pendeta dalam menyikapi kasus bunuh diri yang terjadi di Toraja, secara khusus di wilayah Rantetayo. Juga untuk menemukan langkah strategis dalam melawan nafsu bunuh diri serta menemukan makna teologis berdasarkan kesaksian Alkitab. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kasus yang marak terjadi di Toraja tahun 2020-2024 yaitu peristiwa bunuh diri yang terjadi secara berangsur-angsur, tekanan batin yang dirasakan keluarga, gereja dan pemerintah menjadi sebuah dorongan bagi penulis untuk melakukan penelitian lanjutan dari beberapa karya tulis sebelumnya....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/3/bunuh-gereja-pendeta-langkah-strategis-penelitian-thumb-ea1e7.webp" type="image/webp" length="73206" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/bunuh-gereja-pendeta-langkah-strategis-penelitian-thumb-a4e9a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/bunuh-gereja-pendeta-langkah-strategis-penelitian-thumb-ea1e7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/bunuh-gereja-pendeta-langkah-strategis-penelitian-thumb-b1121.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2867-stt-tawangmangu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11652-fidei.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perbandingan Deteksi Tepi Edge Detection Citra Digital Dengan Menggunakan Gui Matlab ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbandingan Deteksi Tepi Edge Detection Citra Digital Dengan Menggunakan Gui Matlab ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbandingan Deteksi Tepi Edge Detection Citra Digital Dengan Menggunakan Gui Matlab ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61176-akurasi-deteksi-tepi-aplikasi</link>
	<guid isPermaLink="false">96048d844e0541c9ce2cc1fd1014467a</guid>
	<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 19:38:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ icit journal ]]></category>
	<category><![CDATA[ sidebar icit ]]></category>
	<category><![CDATA[ user access ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[access,icit,journal,sidebar,user]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan metode deteksi tepi dengan parameter kualitas seperti HSV (Hue Saturation Value) atau PSNR (Peak Signal to Noise Ratio) untuk mengevaluasi akurasi hasil deteksi. Selain itu, pengembangan metode hybrid yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perbandingan Deteksi Tepi (Edge Detection) Citra Digital Dengan Menggunakan Gui Matlab: Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan metode deteksi tepi dengan parameter kualitas seperti HSV (Hue Saturation Value) atau PSNR (Peak Signal to Noise Ratio) untuk mengevaluasi akurasi hasil deteksi. Selain itu, pengembangan metode hybrid yang menggabungkan teknik deteksi tepi Canny dengan algoritma machine learning dapat dikembangkan untuk meningkatkan ketahanan terhadap noise dan kecepatan proses. Studi juga diperlukan untuk menguji efektivitas metode deteksi tepi pada citra dengan kondisi khusus seperti citra medis atau citra satelit yang memiliki variasi kontras dan resolusi tinggi.. Hasil deteksi tepi pada citra output berupa kumpulan piksel putih yang membentuk garis-garis tepi.Pada semua citra dengan kontras rendah, sedang, dan tinggi, hasil deteksi tepi pada metode Sobel, Prewitt, dan Roberts menghasilkan piksel putih yang lebih sedikit dan terfokus pada bagian luar objek.Metode Canny dan LoG menghasilkan piksel putih yang jauh lebih banyak, yang membentuk garis-garis tepi bukan hanya pada bagian tepi objek, namun juga di dalam objek, sehingga hasil deteksi lebih detail dibandingkan dengan yang dihasilkan metode Sobel, Prewitt, dan Roberts.Urutan dari yang paling banyak menghasilkan piksel putih pada citra dengan kontras rendah, sedang, dan tinggi cenderung sama, yaitu metode Canny, LoG, Sobel, Prewitt, dan Roberts, tetapi pada kontras rendah metode LoG yang paling banyak.Pada semua kontras, urutan waktu penyelesaian proses dari yang terlama cenderung sesuai dengan urutan dari yang terbanyak menghasilkan piksel putih, tetapi metode LoG cenderung lebih cepat dari metode yang lain.Hasil penelitian ini memberikan kontribusi mengenai metode mana yang dapat dipilih untuk mendukung keberhasilan dalam pengenalan objek dalam suatu citra dengan kondisi tersebut Pentingnya deteksi tepi adalah mempermudah pengenalan objek pada citra. Pada beberapa citra kontrasnya tidak selalu sama. Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana hasil deteksi tepi pada berbagai kontras citra. Tujuannya untuk mengetahui perbandingan hasil deteksi tepi yang berupa piksel putih dan lamanya proses menggunakan 5 metode. Penelitian ini menggunakan sistem yang dibangun menggunakan antarmuka grafis (GUI) Matlab. Pengujian menggunakan 6 citra RGB dalam format JPEG dengan kontras rendah, sedang, dan tinggi. Citra masukan diubah menjadi citra keabuan kemudian dilakukan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/e/akurasi-deteksi-tepi-aplikasi-hasil-penelitian-per-thumb-88376.webp" title="JURIS - Perbandingan Deteksi Tepi (Edge Detection) Citra Digital Dengan Menggunakan Gui Matlab" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/e/akurasi-deteksi-tepi-aplikasi-hasil-penelitian-per-thumb-88376.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/e/akurasi-deteksi-tepi-aplikasi-hasil-penelitian-per-thumb-88376.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/e/akurasi-deteksi-tepi-aplikasi-hasil-penelitian-per-thumb-88376.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Deteksi Tepi (Edge Detection) Citra Digital Dengan Menggunakan Gui Matlab" alt="JURIS - Perbandingan Deteksi Tepi (Edge Detection) Citra Digital Dengan Menggunakan Gui Matlab" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/e/akurasi-deteksi-tepi-aplikasi-hasil-penelitian-per-thumb-36a3d.webp" title="JURIS - Perbandingan Deteksi Tepi (Edge Detection) Citra Digital Dengan Menggunakan Gui Matlab" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/e/akurasi-deteksi-tepi-aplikasi-hasil-penelitian-per-thumb-36a3d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/e/akurasi-deteksi-tepi-aplikasi-hasil-penelitian-per-thumb-36a3d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/e/akurasi-deteksi-tepi-aplikasi-hasil-penelitian-per-thumb-36a3d.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Deteksi Tepi (Edge Detection) Citra Digital Dengan Menggunakan Gui Matlab" alt="JURIS - Perbandingan Deteksi Tepi (Edge Detection) Citra Digital Dengan Menggunakan Gui Matlab" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/e/akurasi-deteksi-tepi-aplikasi-hasil-penelitian-per-thumb-96e16.webp" title="JURIS - Perbandingan Deteksi Tepi (Edge Detection) Citra Digital Dengan Menggunakan Gui Matlab" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/e/akurasi-deteksi-tepi-aplikasi-hasil-penelitian-per-thumb-96e16.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/e/akurasi-deteksi-tepi-aplikasi-hasil-penelitian-per-thumb-96e16.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/e/akurasi-deteksi-tepi-aplikasi-hasil-penelitian-per-thumb-96e16.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Deteksi Tepi (Edge Detection) Citra Digital Dengan Menggunakan Gui Matlab" alt="JURIS - Perbandingan Deteksi Tepi (Edge Detection) Citra Digital Dengan Menggunakan Gui Matlab" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61176-akurasi-deteksi-tepi-aplikasi" title="JURIS - Perbandingan Deteksi Tepi (Edge Detection) Citra Digital Dengan Menggunakan Gui Matlab" target="_blank">Perbandingan Deteksi Tepi (Edge Detection) Citra Digital Dengan Menggunakan Gui Matlab</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan metode deteksi tepi dengan parameter kualitas seperti HSV (Hue Saturation Value) atau PSNR (Peak Signal to Noise Ratio) untuk mengevaluasi akurasi hasil deteksi. Selain itu, pengembangan metode hybrid yang menggabungkan teknik deteksi tepi Canny dengan algoritma machine learning dapat dikembangkan untuk meningkatkan ketahanan terhadap noise dan kecepatan proses. Studi juga diperlukan untuk menguji efektivitas metode deteksi tepi pada citra dengan kondisi khusus seperti citra medis atau citra satelit yang memiliki variasi kontras dan resolusi tinggi..
<br>Hasil deteksi tepi pada citra output berupa kumpulan piksel putih yang membentuk garis-garis tepi.Pada semua citra dengan kontras rendah, sedang, dan tinggi, hasil deteksi tepi pada metode Sobel, Prewitt, dan Roberts menghasilkan piksel putih yang lebih sedikit dan terfokus pada bagian luar objek.Metode Canny dan LoG menghasilkan piksel putih yang jauh lebih banyak, yang membentuk garis-garis tepi bukan hanya pada bagian tepi objek, namun juga di dalam objek, sehingga hasil deteksi lebih detail dibandingkan dengan yang dihasilkan metode Sobel, Prewitt, dan Roberts.Urutan dari yang paling banyak menghasilkan piksel putih pada citra dengan kontras rendah, sedang, dan tinggi cenderung sama, yaitu metode Canny, LoG, Sobel, Prewitt, dan Roberts, tetapi pada kontras rendah metode LoG yang paling banyak.Pada semua kontras, urutan waktu penyelesaian proses dari yang terlama cenderung sesuai dengan urutan dari yang terbanyak menghasilkan piksel putih, tetapi metode LoG cenderung lebih cepat dari metode yang lain.Hasil penelitian ini memberikan kontribusi mengenai metode mana yang dapat dipilih untuk mendukung keberhasilan dalam pengenalan objek dalam suatu citra dengan kondisi tersebut
<br>Pentingnya deteksi tepi adalah mempermudah pengenalan objek pada citra. Pada beberapa citra kontrasnya tidak selalu sama. Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana hasil deteksi tepi pada berbagai kontras citra. Tujuannya untuk mengetahui perbandingan hasil deteksi tepi yang berupa piksel putih dan lamanya proses menggunakan 5 metode. Penelitian ini menggunakan sistem yang dibangun menggunakan antarmuka grafis (GUI) Matlab. Pengujian menggunakan 6 citra RGB dalam format JPEG dengan kontras rendah, sedang, dan tinggi. Citra masukan diubah menjadi citra keabuan kemudian dilakukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/e/akurasi-deteksi-tepi-aplikasi-hasil-penelitian-per-thumb-88376.webp" type="image/webp" length="67770" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/e/akurasi-deteksi-tepi-aplikasi-hasil-penelitian-per-thumb-88376.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/e/akurasi-deteksi-tepi-aplikasi-hasil-penelitian-per-thumb-36a3d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/e/akurasi-deteksi-tepi-aplikasi-hasil-penelitian-per-thumb-96e16.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-658-raharja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-838-icit-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Application of Business Intelligence for Analysis and Prediction of Obesity Rates Using the Decision Tree Method ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Application of Business Intelligence for Analysis and Prediction of Obesity Rates Using the Decision Tree Method ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Application of Business Intelligence for Analysis and Prediction of Obesity Rates Using the Decision Tree Method ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61171-visualisasi-data-real-time-integras</link>
	<guid isPermaLink="false">b29cdcc0806998654360e6d9942dbd90</guid>
	<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 19:35:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ icit journal ]]></category>
	<category><![CDATA[ sidebar icit ]]></category>
	<category><![CDATA[ js rest api ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[api,icit,journal,js,rest,sidebar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan metode klasifikasi alternatif seperti Random Forest atau XGBoost untuk meningkatkan akurasi model. Selain itu, penelitian dapat fokus pada penanganan ketidakseimbangan kelas dengan teknik oversampling seperti SMOTE ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Application of Business Intelligence for Analysis and Prediction of Obesity Rates Using the Decision Tree Method: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan metode klasifikasi alternatif seperti Random Forest atau XGBoost untuk meningkatkan akurasi model. Selain itu, penelitian dapat fokus pada penanganan ketidakseimbangan kelas dengan teknik oversampling seperti SMOTE atau pembobotan kelas untuk meningkatkan performa pada kelas minoritas. Dari sudut pandang Intelijen Bisnis, pengembangan dashboard yang lebih interaktif dan integrasi data real-time dapat dilakukan untuk mendukung pengambilan keputusan dalam bidang kesehatan publik. Penelitian juga dapat mengeksplorasi penggunaan teknik lain seperti deep learning atau penggabungan data dari sumber eksternal untuk meningkatkan keakuratan prediksi obesitas. Selain itu, penelitian dapat mengkaji dampak faktor sosial ekonomi atau lingkungan pada pola obesitas untuk memberikan wawasan yang lebih komprehensif. Terakhir, pengujian model pada populasi yang berbeda atau wilayah geografis tertentu dapat dilakukan untuk memastikan generalisasi hasil penelitian.. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan metode Pohon Keputusan menggunakan RapidMiner terbukti efektif dalam mengklasifikasikan tingkat obesitas berdasarkan faktor seperti gaya hidup, aktivitas fisik, dan kondisi individu.Model yang dikembangkan menggunakan teknik validasi silang 10 kali menunjukkan akurasi 71,55% A 3,18%, yang menunjukkan kinerja yang baik dan konsisten dalam memprediksi obesitas di berbagai kelas.Analisis hasil menunjukkan bahwa atribut tinggi badan, usia, dan aktivitas fisik merupakan faktor paling berpengaruh dalam proses klasifikasi obesitas.Selain itu, atribut lain seperti frekuensi konsumsi sayuran, kebiasaan merokok, penggunaan teknologi, dan riwayat keluarga obesitas juga berperan dalam pembentukan aturan klasifikasi pada pohon keputusan.Integrasi Intelijen Bisnis melalui Google Looker Studio berhasil menampilkan hasil analisis dalam bentuk dashboard interaktif yang mudah dipahami oleh pengguna tanpa latar belakang teknis.Visualisasi ini sangat efektif dalam menyederhanakan proses interpretasi data dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data di sektor kesehatan publik.Dengan demikian, studi ini menunjukkan bahwa kombinasi machine learning dan Intelijen Bisnis dapat dimanfaatkan secara efektif untuk menganalisis dan memvisualisasikan pola obesitas secara informatif dan interaktif Obesitas merupakan masalah kesehatan yang dipengaruhi oleh pola makan, intensitas aktivitas fisik, dan gaya hidup. Studi ini bertujuan untuk menerapkan Intelijen Bisnis (BI) dalam menganalisis dan memprediksi tingkat obesitas menggunakan metode Pohon Keputusan berbasis RapidMiner serta visualisasi interaktif melalui Google Looker Studio. Dataset yang digunakan terdiri dari Obesity Dataset, yang memiliki 1.610 entri dan 15 atribut. Model diuji menggunakan pendekatan validasi silang 10 kali dan berhasil mencapai akurasi 71,55% A 3,18%. Hasil studi ini menekankan bahwa tinggi badan, usia, dan aktivitas fisik adalah faktor paling penting dalam klasifikasi obesitas.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/d/visualisasi-data-real-time-integrasi-sensor-machin-thumb-2bc9a.webp" title="JURIS - The Application of Business Intelligence for Analysis and Prediction of Obesity Rates Using the Decision Tree Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/visualisasi-data-real-time-integrasi-sensor-machin-thumb-2bc9a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/visualisasi-data-real-time-integrasi-sensor-machin-thumb-2bc9a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/visualisasi-data-real-time-integrasi-sensor-machin-thumb-2bc9a.webp 1x" title="JURIS - The Application of Business Intelligence for Analysis and Prediction of Obesity Rates Using the Decision Tree Method" alt="JURIS - The Application of Business Intelligence for Analysis and Prediction of Obesity Rates Using the Decision Tree Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/visualisasi-data-real-time-integrasi-sensor-machin-thumb-f97fa.webp" title="JURIS - The Application of Business Intelligence for Analysis and Prediction of Obesity Rates Using the Decision Tree Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/visualisasi-data-real-time-integrasi-sensor-machin-thumb-f97fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/visualisasi-data-real-time-integrasi-sensor-machin-thumb-f97fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/visualisasi-data-real-time-integrasi-sensor-machin-thumb-f97fa.webp 1x" title="JURIS - The Application of Business Intelligence for Analysis and Prediction of Obesity Rates Using the Decision Tree Method" alt="JURIS - The Application of Business Intelligence for Analysis and Prediction of Obesity Rates Using the Decision Tree Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/visualisasi-data-real-time-integrasi-sensor-machin-thumb-4aac3.webp" title="JURIS - The Application of Business Intelligence for Analysis and Prediction of Obesity Rates Using the Decision Tree Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/visualisasi-data-real-time-integrasi-sensor-machin-thumb-4aac3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/visualisasi-data-real-time-integrasi-sensor-machin-thumb-4aac3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/visualisasi-data-real-time-integrasi-sensor-machin-thumb-4aac3.webp 1x" title="JURIS - The Application of Business Intelligence for Analysis and Prediction of Obesity Rates Using the Decision Tree Method" alt="JURIS - The Application of Business Intelligence for Analysis and Prediction of Obesity Rates Using the Decision Tree Method" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61171-visualisasi-data-real-time-integras" title="JURIS - The Application of Business Intelligence for Analysis and Prediction of Obesity Rates Using the Decision Tree Method" target="_blank">The Application of Business Intelligence for Analysis and Prediction of Obesity Rates Using the Decision Tree Method</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan metode klasifikasi alternatif seperti Random Forest atau XGBoost untuk meningkatkan akurasi model. Selain itu, penelitian dapat fokus pada penanganan ketidakseimbangan kelas dengan teknik oversampling seperti SMOTE atau pembobotan kelas untuk meningkatkan performa pada kelas minoritas. Dari sudut pandang Intelijen Bisnis, pengembangan dashboard yang lebih interaktif dan integrasi data real-time dapat dilakukan untuk mendukung pengambilan keputusan dalam bidang kesehatan publik. Penelitian juga dapat mengeksplorasi penggunaan teknik lain seperti deep learning atau penggabungan data dari sumber eksternal untuk meningkatkan keakuratan prediksi obesitas. Selain itu, penelitian dapat mengkaji dampak faktor sosial ekonomi atau lingkungan pada pola obesitas untuk memberikan wawasan yang lebih komprehensif. Terakhir, pengujian model pada populasi yang berbeda atau wilayah geografis tertentu dapat dilakukan untuk memastikan generalisasi hasil penelitian..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, penerapan metode Pohon Keputusan menggunakan RapidMiner terbukti efektif dalam mengklasifikasikan tingkat obesitas berdasarkan faktor seperti gaya hidup, aktivitas fisik, dan kondisi individu.Model yang dikembangkan menggunakan teknik validasi silang 10 kali menunjukkan akurasi 71,55% A 3,18%, yang menunjukkan kinerja yang baik dan konsisten dalam memprediksi obesitas di berbagai kelas.Analisis hasil menunjukkan bahwa atribut tinggi badan, usia, dan aktivitas fisik merupakan faktor paling berpengaruh dalam proses klasifikasi obesitas.Selain itu, atribut lain seperti frekuensi konsumsi sayuran, kebiasaan merokok, penggunaan teknologi, dan riwayat keluarga obesitas juga berperan dalam pembentukan aturan klasifikasi pada pohon keputusan.Integrasi Intelijen Bisnis melalui Google Looker Studio berhasil menampilkan hasil analisis dalam bentuk dashboard interaktif yang mudah dipahami oleh pengguna tanpa latar belakang teknis.Visualisasi ini sangat efektif dalam menyederhanakan proses interpretasi data dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data di sektor kesehatan publik.Dengan demikian, studi ini menunjukkan bahwa kombinasi machine learning dan Intelijen Bisnis dapat dimanfaatkan secara efektif untuk menganalisis dan memvisualisasikan pola obesitas secara informatif dan interaktif
<br>Obesitas merupakan masalah kesehatan yang dipengaruhi oleh pola makan, intensitas aktivitas fisik, dan gaya hidup. Studi ini bertujuan untuk menerapkan Intelijen Bisnis (BI) dalam menganalisis dan memprediksi tingkat obesitas menggunakan metode Pohon Keputusan berbasis RapidMiner serta visualisasi interaktif melalui Google Looker Studio. Dataset yang digunakan terdiri dari Obesity Dataset, yang memiliki 1.610 entri dan 15 atribut. Model diuji menggunakan pendekatan validasi silang 10 kali dan berhasil mencapai akurasi 71,55% A 3,18%. Hasil studi ini menekankan bahwa tinggi badan, usia, dan aktivitas fisik adalah faktor paling penting dalam klasifikasi obesitas....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/d/visualisasi-data-real-time-integrasi-sensor-machin-thumb-f97fa.webp" type="image/webp" length="74434" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/visualisasi-data-real-time-integrasi-sensor-machin-thumb-2bc9a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/visualisasi-data-real-time-integrasi-sensor-machin-thumb-f97fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/visualisasi-data-real-time-integrasi-sensor-machin-thumb-4aac3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-658-raharja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-838-icit-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Rekomendasi Profesi Siswa Berdasarkan Minat dan Bakat Menggunakan Metode Case Based Reasoning ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Rekomendasi Profesi Siswa Berdasarkan Minat dan Bakat Menggunakan Metode Case Based Reasoning ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Rekomendasi Profesi Siswa Berdasarkan Minat dan Bakat Menggunakan Metode Case Based Reasoning ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61175-komunikasi-visual-siswa-bakat-minat-baka</link>
	<guid isPermaLink="false">dfc5d6af38e73d37304745bdbe9e11ce</guid>
	<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 19:09:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ icit journal ]]></category>
	<category><![CDATA[ sidebar icit ]]></category>
	<category><![CDATA[ user access ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[access,icit,journal,sidebar,user]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran-saran dari penelitian ini adalah guru bimbingan konseling dapat menggunakan data ini sebagai acuan bagi siswa untuk menentukan jenjang pendidikan lebih lanjut. Source case perlu di-update setiap tahun untuk mengikuti perkembangan teknologi yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Rekomendasi Profesi Siswa Berdasarkan Minat dan Bakat Menggunakan Metode Case-Based Reasoning: Saran-saran dari penelitian ini adalah guru bimbingan konseling dapat menggunakan data ini sebagai acuan bagi siswa untuk menentukan jenjang pendidikan lebih lanjut. Source case perlu di-update setiap tahun untuk mengikuti perkembangan teknologi yang cepat. Pengembangan aplikasi juga perlu dilakukan agar dapat diakses melalui smartphone.. Dari penelitian yang dilakukan, diperoleh hasil sebagai berikut.dengan case based reasoning, jawaban dari hasil kuisioner user dapat digunakan kembali sebagai source case untuk menentukan kemiripan kasus baru.Nilai kemiripan dihitung menggunakan simple matching coefficient similarity, di mana jawaban ya bernilai 1 dan tidak bernilai 0.Berdasarkan hasil perhitungan 2 kasus, diperoleh nilai kemiripan kasus pertama sebesar 0,77 untuk profesi fotografer, dan kasus kedua sebesar 0,85 untuk profesi network engineer Penelitian ini dilakukan di SMK Era Pembangunan yang memiliki 5 jurusan, yaitu akuntansi, bisnis digital, manajemen perkantoran, teknik komputer dan jaringan, serta desain komunikasi visual. Banyak siswa yang masih bingung menentukan langkah selanjutnya setelah lulus sekolah. Tes minat bakat sangat diperlukan untuk mengetahui karakteristik setiap siswa, sehingga siswa dapat diberikan rekomendasi profesi berdasarkan hasil tes tersebut. Dengan memanfaatkan teknologi, rekomendasi profesi berdasarkan minat dan bakat siswa dapat diimplementasikan. Penelitian ini menggunakan metode Case-Based Reasoning untuk mengetahui karakteristik setiap siswa, kemudian dihitung nilai kemiripannya menggunakan metode Simple Match Coefficient Similarity. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/1/komunikasi-visual-siswa-bakat-minat-sistem-rekomen-thumb-82dca.webp" title="JURIS - Rekomendasi Profesi Siswa Berdasarkan Minat dan Bakat Menggunakan Metode Case-Based Reasoning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/komunikasi-visual-siswa-bakat-minat-sistem-rekomen-thumb-82dca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/komunikasi-visual-siswa-bakat-minat-sistem-rekomen-thumb-82dca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/komunikasi-visual-siswa-bakat-minat-sistem-rekomen-thumb-82dca.webp 1x" title="JURIS - Rekomendasi Profesi Siswa Berdasarkan Minat dan Bakat Menggunakan Metode Case-Based Reasoning" alt="JURIS - Rekomendasi Profesi Siswa Berdasarkan Minat dan Bakat Menggunakan Metode Case-Based Reasoning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/1/komunikasi-visual-siswa-bakat-minat-sistem-rekomen-thumb-acd8f.webp" title="JURIS - Rekomendasi Profesi Siswa Berdasarkan Minat dan Bakat Menggunakan Metode Case-Based Reasoning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/komunikasi-visual-siswa-bakat-minat-sistem-rekomen-thumb-acd8f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/komunikasi-visual-siswa-bakat-minat-sistem-rekomen-thumb-acd8f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/komunikasi-visual-siswa-bakat-minat-sistem-rekomen-thumb-acd8f.webp 1x" title="JURIS - Rekomendasi Profesi Siswa Berdasarkan Minat dan Bakat Menggunakan Metode Case-Based Reasoning" alt="JURIS - Rekomendasi Profesi Siswa Berdasarkan Minat dan Bakat Menggunakan Metode Case-Based Reasoning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/1/komunikasi-visual-siswa-bakat-minat-sistem-rekomen-thumb-fc182.webp" title="JURIS - Rekomendasi Profesi Siswa Berdasarkan Minat dan Bakat Menggunakan Metode Case-Based Reasoning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/komunikasi-visual-siswa-bakat-minat-sistem-rekomen-thumb-fc182.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/komunikasi-visual-siswa-bakat-minat-sistem-rekomen-thumb-fc182.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/komunikasi-visual-siswa-bakat-minat-sistem-rekomen-thumb-fc182.webp 1x" title="JURIS - Rekomendasi Profesi Siswa Berdasarkan Minat dan Bakat Menggunakan Metode Case-Based Reasoning" alt="JURIS - Rekomendasi Profesi Siswa Berdasarkan Minat dan Bakat Menggunakan Metode Case-Based Reasoning" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61175-komunikasi-visual-siswa-bakat-minat-baka" title="JURIS - Rekomendasi Profesi Siswa Berdasarkan Minat dan Bakat Menggunakan Metode Case-Based Reasoning" target="_blank">Rekomendasi Profesi Siswa Berdasarkan Minat dan Bakat Menggunakan Metode Case-Based Reasoning</a>: Saran-saran dari penelitian ini adalah guru bimbingan konseling dapat menggunakan data ini sebagai acuan bagi siswa untuk menentukan jenjang pendidikan lebih lanjut. Source case perlu di-update setiap tahun untuk mengikuti perkembangan teknologi yang cepat. Pengembangan aplikasi juga perlu dilakukan agar dapat diakses melalui smartphone..
<br>Dari penelitian yang dilakukan, diperoleh hasil sebagai berikut.dengan case based reasoning, jawaban dari hasil kuisioner user dapat digunakan kembali sebagai source case untuk menentukan kemiripan kasus baru.Nilai kemiripan dihitung menggunakan simple matching coefficient similarity, di mana jawaban ya bernilai 1 dan tidak bernilai 0.Berdasarkan hasil perhitungan 2 kasus, diperoleh nilai kemiripan kasus pertama sebesar 0,77 untuk profesi fotografer, dan kasus kedua sebesar 0,85 untuk profesi network engineer
<br>Penelitian ini dilakukan di SMK Era Pembangunan yang memiliki 5 jurusan, yaitu akuntansi, bisnis digital, manajemen perkantoran, teknik komputer dan jaringan, serta desain komunikasi visual. Banyak siswa yang masih bingung menentukan langkah selanjutnya setelah lulus sekolah. Tes minat bakat sangat diperlukan untuk mengetahui karakteristik setiap siswa, sehingga siswa dapat diberikan rekomendasi profesi berdasarkan hasil tes tersebut. Dengan memanfaatkan teknologi, rekomendasi profesi berdasarkan minat dan bakat siswa dapat diimplementasikan. Penelitian ini menggunakan metode Case-Based Reasoning untuk mengetahui karakteristik setiap siswa, kemudian dihitung nilai kemiripannya menggunakan metode Simple Match Coefficient Similarity.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/1/komunikasi-visual-siswa-bakat-minat-sistem-rekomen-thumb-fc182.webp" type="image/webp" length="63480" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/komunikasi-visual-siswa-bakat-minat-sistem-rekomen-thumb-82dca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/komunikasi-visual-siswa-bakat-minat-sistem-rekomen-thumb-acd8f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/komunikasi-visual-siswa-bakat-minat-sistem-rekomen-thumb-fc182.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-658-raharja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-838-icit-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Design and Construction of a Swimming Pool Reservation System Based on Next js and REST API ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Design and Construction of a Swimming Pool Reservation System Based on Next js and REST API ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Design and Construction of a Swimming Pool Reservation System Based on Next js and REST API ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61170-tdd-rest-api-akurasi-proses-reservasi-tin</link>
	<guid isPermaLink="false">c20112de455b2f4004f31fdc157a87f0</guid>
	<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 18:39:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ icit journal ]]></category>
	<category><![CDATA[ sidebar icit ]]></category>
	<category><![CDATA[ js rest api ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[api,icit,journal,js,rest,sidebar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas layanan, penelitian selanjutnya dapat fokus pada penambahan fitur notifikasi waktu nyata dan kemampuan pembatalan dan pengembalian dana secara otomatis. Selain itu, pengembangan dashboard analitik untuk visualisasi data dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Design and Construction of a Swimming Pool Reservation System Based on Next.js and REST API: Untuk meningkatkan kualitas layanan, penelitian selanjutnya dapat fokus pada penambahan fitur notifikasi waktu nyata dan kemampuan pembatalan dan pengembalian dana secara otomatis. Selain itu, pengembangan dashboard analitik untuk visualisasi data dapat mendukung pengambilan keputusan strategis yang lebih baik. Dari sisi teknis, penggunaan OpenAPI (Swagger) untuk dokumentasi REST API yang lebih baik dan implementasi teknologi seperti JSON Web Token (JWT) untuk keamanan yang lebih baik juga perlu dipertimbangkan. Terakhir, evaluasi kinerja sistem secara kuantitatif menggunakan metrik seperti First Contentful Paint (FCP) dan Largest Contentful Paint (LCP) dapat memberikan hasil yang lebih objektif.. Sistem reservasi dan pemantauan kolam renang berbasis web yang menggunakan Next.js dan REST API telah berhasil mengatasi tantangan reservasi manual seperti antrean, kesalahan pencatatan, dan akses terbatas terhadap informasi.Solusi ini memungkinkan pengguna untuk melihat informasi langsung, melakukan reservasi dan pembayaran secara mandiri, dan memanfaatkan teknologi seperti Next.Selain itu, sistem ini memberikan akses kepada manajer kolam renang untuk dashboard keuangan otomatis, memudahkan pemantauan dan pengambilan keputusan.Secara keseluruhan, sistem ini telah meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan.Namun, masih ada beberapa kekurangan yang perlu diperbaiki, seperti pembatalan dan pengembalian dana yang masih harus ditangani secara manual oleh administrator, integrasi dengan pihak ketiga yang dapat bermasalah karena dokumentasi REST API yang belum tersedia dalam format standar seperti Swagger, kurangnya fitur keamanan lanjutan seperti JSON Web Tokens (JWT) untuk melindungi endpoint API, dan tidak adanya alat visualisasi data untuk membantu manajer dalam pengambilan keputusan strategis.Penelitian selanjutnya dapat fokus pada penambahan fitur notifikasi waktu nyata, kemampuan pembatalan dan pengembalian dana secara otomatis, dashboard analitik untuk visualisasi data, penggunaan OpenAPI (Swagger) untuk dokumentasi REST API yang lebih baik, implementasi teknologi seperti JSON Web Token (JWT) untuk keamanan yang lebih baik, dan evaluasi kinerja sistem secara kuantitatif menggunakan metrik seperti First Contentful Paint (FCP) dan Largest Contentful Paint (LCP) Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan metode reservasi manual yang masih digunakan di Raihan Islamic Swimming Pool di Tangerang dengan menciptakan sistem reservasi dan pemantauan kolam renang berbasis web menggunakan teknologi Next.js dan REST API. Masalah seperti pelayanan yang lambat, pencatatan yang tidak akurat, dan kurangnya transparansi informasi sering mengurangi kepuasan pelanggan dan efektivitas operasional. Penelitian ini mengadopsi pendekatan Extreme Programming dalam proses pengembangan sistem, mengumpulkan data melalui tinjauan pustaka, wawancara, dan observasi. Hasil implementasi berdasarkan pengujian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/f/tdd-rest-api-akurasi-proses-reservasi-tinjauan-pus-thumb-fce50.webp" title="JURIS - Design and Construction of a Swimming Pool Reservation System Based on Next.js and REST API" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/tdd-rest-api-akurasi-proses-reservasi-tinjauan-pus-thumb-fce50.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/tdd-rest-api-akurasi-proses-reservasi-tinjauan-pus-thumb-fce50.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/tdd-rest-api-akurasi-proses-reservasi-tinjauan-pus-thumb-fce50.webp 1x" title="JURIS - Design and Construction of a Swimming Pool Reservation System Based on Next.js and REST API" alt="JURIS - Design and Construction of a Swimming Pool Reservation System Based on Next.js and REST API" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/tdd-rest-api-akurasi-proses-reservasi-tinjauan-pus-thumb-034ac.webp" title="JURIS - Design and Construction of a Swimming Pool Reservation System Based on Next.js and REST API" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/tdd-rest-api-akurasi-proses-reservasi-tinjauan-pus-thumb-034ac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/tdd-rest-api-akurasi-proses-reservasi-tinjauan-pus-thumb-034ac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/tdd-rest-api-akurasi-proses-reservasi-tinjauan-pus-thumb-034ac.webp 1x" title="JURIS - Design and Construction of a Swimming Pool Reservation System Based on Next.js and REST API" alt="JURIS - Design and Construction of a Swimming Pool Reservation System Based on Next.js and REST API" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/tdd-rest-api-akurasi-proses-reservasi-tinjauan-pus-thumb-07056.webp" title="JURIS - Design and Construction of a Swimming Pool Reservation System Based on Next.js and REST API" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/tdd-rest-api-akurasi-proses-reservasi-tinjauan-pus-thumb-07056.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/tdd-rest-api-akurasi-proses-reservasi-tinjauan-pus-thumb-07056.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/tdd-rest-api-akurasi-proses-reservasi-tinjauan-pus-thumb-07056.webp 1x" title="JURIS - Design and Construction of a Swimming Pool Reservation System Based on Next.js and REST API" alt="JURIS - Design and Construction of a Swimming Pool Reservation System Based on Next.js and REST API" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61170-tdd-rest-api-akurasi-proses-reservasi-tin" title="JURIS - Design and Construction of a Swimming Pool Reservation System Based on Next.js and REST API" target="_blank">Design and Construction of a Swimming Pool Reservation System Based on Next.js and REST API</a>: Untuk meningkatkan kualitas layanan, penelitian selanjutnya dapat fokus pada penambahan fitur notifikasi waktu nyata dan kemampuan pembatalan dan pengembalian dana secara otomatis. Selain itu, pengembangan dashboard analitik untuk visualisasi data dapat mendukung pengambilan keputusan strategis yang lebih baik. Dari sisi teknis, penggunaan OpenAPI (Swagger) untuk dokumentasi REST API yang lebih baik dan implementasi teknologi seperti JSON Web Token (JWT) untuk keamanan yang lebih baik juga perlu dipertimbangkan. Terakhir, evaluasi kinerja sistem secara kuantitatif menggunakan metrik seperti First Contentful Paint (FCP) dan Largest Contentful Paint (LCP) dapat memberikan hasil yang lebih objektif..
<br>Sistem reservasi dan pemantauan kolam renang berbasis web yang menggunakan Next.js dan REST API telah berhasil mengatasi tantangan reservasi manual seperti antrean, kesalahan pencatatan, dan akses terbatas terhadap informasi.Solusi ini memungkinkan pengguna untuk melihat informasi langsung, melakukan reservasi dan pembayaran secara mandiri, dan memanfaatkan teknologi seperti Next.Selain itu, sistem ini memberikan akses kepada manajer kolam renang untuk dashboard keuangan otomatis, memudahkan pemantauan dan pengambilan keputusan.Secara keseluruhan, sistem ini telah meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan.Namun, masih ada beberapa kekurangan yang perlu diperbaiki, seperti pembatalan dan pengembalian dana yang masih harus ditangani secara manual oleh administrator, integrasi dengan pihak ketiga yang dapat bermasalah karena dokumentasi REST API yang belum tersedia dalam format standar seperti Swagger, kurangnya fitur keamanan lanjutan seperti JSON Web Tokens (JWT) untuk melindungi endpoint API, dan tidak adanya alat visualisasi data untuk membantu manajer dalam pengambilan keputusan strategis.Penelitian selanjutnya dapat fokus pada penambahan fitur notifikasi waktu nyata, kemampuan pembatalan dan pengembalian dana secara otomatis, dashboard analitik untuk visualisasi data, penggunaan OpenAPI (Swagger) untuk dokumentasi REST API yang lebih baik, implementasi teknologi seperti JSON Web Token (JWT) untuk keamanan yang lebih baik, dan evaluasi kinerja sistem secara kuantitatif menggunakan metrik seperti First Contentful Paint (FCP) dan Largest Contentful Paint (LCP)
<br>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan metode reservasi manual yang masih digunakan di Raihan Islamic Swimming Pool di Tangerang dengan menciptakan sistem reservasi dan pemantauan kolam renang berbasis web menggunakan teknologi Next.js dan REST API. Masalah seperti pelayanan yang lambat, pencatatan yang tidak akurat, dan kurangnya transparansi informasi sering mengurangi kepuasan pelanggan dan efektivitas operasional. Penelitian ini mengadopsi pendekatan Extreme Programming dalam proses pengembangan sistem, mengumpulkan data melalui tinjauan pustaka, wawancara, dan observasi. Hasil implementasi berdasarkan pengujian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/f/tdd-rest-api-akurasi-proses-reservasi-tinjauan-pus-thumb-fce50.webp" type="image/webp" length="91142" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/tdd-rest-api-akurasi-proses-reservasi-tinjauan-pus-thumb-fce50.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/tdd-rest-api-akurasi-proses-reservasi-tinjauan-pus-thumb-034ac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/tdd-rest-api-akurasi-proses-reservasi-tinjauan-pus-thumb-07056.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-658-raharja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-838-icit-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Semiotic Analysis Of The Representation Of Toxic Masculinity Issues In The Film Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Semiotic Analysis Of The Representation Of Toxic Masculinity Issues In The Film Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Semiotic Analysis Of The Representation Of Toxic Masculinity Issues In The Film Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61183-film-semiotika-toxic-masculinity-realitas-kategori</link>
	<guid isPermaLink="false">a6241bead626f74e37f1a1cb0acfae1e</guid>
	<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 18:12:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ license term ]]></category>
	<category><![CDATA[ desak anies ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[anies,desak,focus,license,scope,term]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi representasi toxic masculinity dalam media audiovisual lainnya, seperti serial televisi atau iklan, untuk melihat apakah pola semiotika serupa berlaku di berbagai konteks budaya. Selain itu, peneliti bisa mengkaji ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Semiotic Analysis Of The Representation Of Toxic Masculinity Issues In The Film 'Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas': Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi representasi toxic masculinity dalam media audiovisual lainnya, seperti serial televisi atau iklan, untuk melihat apakah pola semiotika serupa berlaku di berbagai konteks budaya. Selain itu, peneliti bisa mengkaji dampak representasi toxic masculinity terhadap persepsi masyarakat terhadap norma gender, khususnya melalui studi kualitatif dengan wawancara mendalam. Terakhir, penelitian juga bisa menggabungkan pendekatan semiotika dengan analisis psikologis untuk memahami bagaimana representasi tersebut memengaruhi perilaku individu dalam memandang kekuasaan dan kesetaraan gender.. Pengamatan dilakukan dengan memperhatikan tiga level pengkodean yang telah ditentukan oleh Jhon Fiske dalam menentukan suatu tanda yaitu level realitas, level representasi, dan level ideologi.Ketiga level yang peneliti lakukan telah mendapatkan bagaimana Ajo Kawir dalam film dapat memenuhi tiga level pengkodean tersebut sehingga penggambaran toxic masculinity yang ingin peneliti perlihatkan dapat dianalisa dengan baik dan menjawab pertanyaan pada rumusan masalah.Pada level realitas, penelitian mencakup kategori kostum dan perilaku Ajo Kawir yang mengungkapkan aspek-aspek maskulinitas toksik dalam karakternya.Perilaku Ajo Kawir mudah melakukan tindakan kekerasan fisik dengan alasan ingin mendominasi laki-laki lain di depan banyak orang masuk kedalam sikap toxic masculinity.Melalui penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman remaja mengenai pentingnya kesetaraan gender dalam interaksi di media sosial dan tidak hanya terfokus pada penggunaan media sosial, tetapi juga aktif dalam membangun hubungan yang setara dalam konteks kehidupan nyata Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi maskulinitas toksik dalam film 'Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas'. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis semiotika model John Fiske. Ada tiga level pengkodean dalam model ini, yaitu level realitas, level representasi, dan level ideologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi maskulinitas toksik yang digambarkan tokoh utama pada level realitas kategori kostum. Level representasi kode yang menggambarkan maskulinitas toksik ditampilkan pada pengambilan gambar seperti medium shot, close up, two shot, dan over shoulder shot. Level ideologi yang terlihat yaitu individualisme yang tinggi dari Ajo Kawir yang memiliki sikap superioritas,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/3/film-semiotika-toxic-masculinity-realitas-kategori-thumb-c2652.webp" title="JURIS - Semiotic Analysis Of The Representation Of Toxic Masculinity Issues In The Film &#039;Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas&#039;" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/film-semiotika-toxic-masculinity-realitas-kategori-thumb-c2652.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/film-semiotika-toxic-masculinity-realitas-kategori-thumb-c2652.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/film-semiotika-toxic-masculinity-realitas-kategori-thumb-c2652.webp 1x" title="JURIS - Semiotic Analysis Of The Representation Of Toxic Masculinity Issues In The Film &#039;Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas&#039;" alt="JURIS - Semiotic Analysis Of The Representation Of Toxic Masculinity Issues In The Film &#039;Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas&#039;" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/3/film-semiotika-toxic-masculinity-realitas-kategori-thumb-e8493.webp" title="JURIS - Semiotic Analysis Of The Representation Of Toxic Masculinity Issues In The Film &#039;Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas&#039;" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/film-semiotika-toxic-masculinity-realitas-kategori-thumb-e8493.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/film-semiotika-toxic-masculinity-realitas-kategori-thumb-e8493.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/film-semiotika-toxic-masculinity-realitas-kategori-thumb-e8493.webp 1x" title="JURIS - Semiotic Analysis Of The Representation Of Toxic Masculinity Issues In The Film &#039;Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas&#039;" alt="JURIS - Semiotic Analysis Of The Representation Of Toxic Masculinity Issues In The Film &#039;Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas&#039;" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/3/film-semiotika-toxic-masculinity-realitas-kategori-thumb-a6aab.webp" title="JURIS - Semiotic Analysis Of The Representation Of Toxic Masculinity Issues In The Film &#039;Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas&#039;" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/film-semiotika-toxic-masculinity-realitas-kategori-thumb-a6aab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/film-semiotika-toxic-masculinity-realitas-kategori-thumb-a6aab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/film-semiotika-toxic-masculinity-realitas-kategori-thumb-a6aab.webp 1x" title="JURIS - Semiotic Analysis Of The Representation Of Toxic Masculinity Issues In The Film &#039;Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas&#039;" alt="JURIS - Semiotic Analysis Of The Representation Of Toxic Masculinity Issues In The Film &#039;Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas&#039;" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61183-film-semiotika-toxic-masculinity-realitas-kategori" title="JURIS - Semiotic Analysis Of The Representation Of Toxic Masculinity Issues In The Film &#039;Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas&#039;" target="_blank">Semiotic Analysis Of The Representation Of Toxic Masculinity Issues In The Film 'Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas'</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi representasi toxic masculinity dalam media audiovisual lainnya, seperti serial televisi atau iklan, untuk melihat apakah pola semiotika serupa berlaku di berbagai konteks budaya. Selain itu, peneliti bisa mengkaji dampak representasi toxic masculinity terhadap persepsi masyarakat terhadap norma gender, khususnya melalui studi kualitatif dengan wawancara mendalam. Terakhir, penelitian juga bisa menggabungkan pendekatan semiotika dengan analisis psikologis untuk memahami bagaimana representasi tersebut memengaruhi perilaku individu dalam memandang kekuasaan dan kesetaraan gender..
<br>Pengamatan dilakukan dengan memperhatikan tiga level pengkodean yang telah ditentukan oleh Jhon Fiske dalam menentukan suatu tanda yaitu level realitas, level representasi, dan level ideologi.Ketiga level yang peneliti lakukan telah mendapatkan bagaimana Ajo Kawir dalam film dapat memenuhi tiga level pengkodean tersebut sehingga penggambaran toxic masculinity yang ingin peneliti perlihatkan dapat dianalisa dengan baik dan menjawab pertanyaan pada rumusan masalah.Pada level realitas, penelitian mencakup kategori kostum dan perilaku Ajo Kawir yang mengungkapkan aspek-aspek maskulinitas toksik dalam karakternya.Perilaku Ajo Kawir mudah melakukan tindakan kekerasan fisik dengan alasan ingin mendominasi laki-laki lain di depan banyak orang masuk kedalam sikap toxic masculinity.Melalui penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman remaja mengenai pentingnya kesetaraan gender dalam interaksi di media sosial dan tidak hanya terfokus pada penggunaan media sosial, tetapi juga aktif dalam membangun hubungan yang setara dalam konteks kehidupan nyata
<br>Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi maskulinitas toksik dalam film 'Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas'. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis semiotika model John Fiske. Ada tiga level pengkodean dalam model ini, yaitu level realitas, level representasi, dan level ideologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi maskulinitas toksik yang digambarkan tokoh utama pada level realitas kategori kostum. Level representasi kode yang menggambarkan maskulinitas toksik ditampilkan pada pengambilan gambar seperti medium shot, close up, two shot, dan over shoulder shot. Level ideologi yang terlihat yaitu individualisme yang tinggi dari Ajo Kawir yang memiliki sikap superioritas,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/3/film-semiotika-toxic-masculinity-realitas-kategori-thumb-a6aab.webp" type="image/webp" length="111852" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/film-semiotika-toxic-masculinity-realitas-kategori-thumb-c2652.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/film-semiotika-toxic-masculinity-realitas-kategori-thumb-e8493.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/film-semiotika-toxic-masculinity-realitas-kategori-thumb-a6aab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-525-untad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7173-kinesik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pendampingan Psiko Spiritual Melalui Gerakan Kub Peduli Ibu Hamil Untuk Penguatan Kesehatan Mental Dan Spiritual Ibu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pendampingan Psiko Spiritual Melalui Gerakan Kub Peduli Ibu Hamil Untuk Penguatan Kesehatan Mental Dan Spiritual Ibu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pendampingan Psiko Spiritual Melalui Gerakan Kub Peduli Ibu Hamil Untuk Penguatan Kesehatan Mental Dan Spiritual Ibu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61179-kapasitas-ketua-kub-hamil-risiko-depresi-h</link>
	<guid isPermaLink="false">0432538c07671edb9647e4518f847a82</guid>
	<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 17:56:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas pelatihan untuk anggota KUB dalam memberikan dukungan psiko-spiritual. Selain itu, studi tentang dampak koordinasi antara KUB dan paroki dalam meningkatkan kesejahteraan ibu hamil. Terakhir, penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pendampingan Psiko-Spiritual Melalui Gerakan Kub Peduli Ibu Hamil Untuk Penguatan Kesehatan Mental Dan Spiritual Ibu: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas pelatihan untuk anggota KUB dalam memberikan dukungan psiko-spiritual. Selain itu, studi tentang dampak koordinasi antara KUB dan paroki dalam meningkatkan kesejahteraan ibu hamil. Terakhir, penelitian tentang peran pendampingan komunitas dalam mengurangi risiko depresi pasca-persalinan dapat menjadi arah baru yang relevan.. Gerakan KUB Peduli Ibu Hamil memberikan kontribusi positif terhadap pemenuhan kebutuhan psiko-spiritual ibu hamil, khususnya di wilayah paroki yang telah mengimplementasikan kegiatan secara konkret dan berkelanjutan.Namun, pelaksanaan gerakan ini belum merata di seluruh lingkungan KUB, disebabkan oleh kurangnya pemahaman teknis pengurus KUB dan koordinasi struktural.Diperlukan penguatan struktur organisasi, pendampingan berkelanjutan, serta edukasi pastoral untuk memastikan keberlanjutan program AbstrakOeIbu hamil di wilayah Kevikepan Ende menghadapi berbagai tantangan, antara lain keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan, jarak geografis yang jauh, serta minimnya dukungan psikologis dan spiritual selama masa kehamilan. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan kecemasan dan kerentanan emosional ibu hamil, khususnya di komunitas basis gerejani. Menanggapi situasi ini, dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Gerakan Komunitas Umat Basis (KUB) Peduli Ibu Hamil sebagai bentuk pendampingan psiko-spiritual berbasis komunitas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/8/kapasitas-ketua-kub-hamil-risiko-depresi-psiko-spi-thumb-c677d.webp" title="JURIS - Pendampingan Psiko-Spiritual Melalui Gerakan Kub Peduli Ibu Hamil Untuk Penguatan Kesehatan Mental Dan Spiritual Ibu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/8/kapasitas-ketua-kub-hamil-risiko-depresi-psiko-spi-thumb-c677d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/8/kapasitas-ketua-kub-hamil-risiko-depresi-psiko-spi-thumb-c677d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/8/kapasitas-ketua-kub-hamil-risiko-depresi-psiko-spi-thumb-c677d.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan Psiko-Spiritual Melalui Gerakan Kub Peduli Ibu Hamil Untuk Penguatan Kesehatan Mental Dan Spiritual Ibu" alt="JURIS - Pendampingan Psiko-Spiritual Melalui Gerakan Kub Peduli Ibu Hamil Untuk Penguatan Kesehatan Mental Dan Spiritual Ibu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/8/kapasitas-ketua-kub-hamil-risiko-depresi-psiko-spi-thumb-886cf.webp" title="JURIS - Pendampingan Psiko-Spiritual Melalui Gerakan Kub Peduli Ibu Hamil Untuk Penguatan Kesehatan Mental Dan Spiritual Ibu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/8/kapasitas-ketua-kub-hamil-risiko-depresi-psiko-spi-thumb-886cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/8/kapasitas-ketua-kub-hamil-risiko-depresi-psiko-spi-thumb-886cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/8/kapasitas-ketua-kub-hamil-risiko-depresi-psiko-spi-thumb-886cf.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan Psiko-Spiritual Melalui Gerakan Kub Peduli Ibu Hamil Untuk Penguatan Kesehatan Mental Dan Spiritual Ibu" alt="JURIS - Pendampingan Psiko-Spiritual Melalui Gerakan Kub Peduli Ibu Hamil Untuk Penguatan Kesehatan Mental Dan Spiritual Ibu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/8/kapasitas-ketua-kub-hamil-risiko-depresi-psiko-spi-thumb-eb69c.webp" title="JURIS - Pendampingan Psiko-Spiritual Melalui Gerakan Kub Peduli Ibu Hamil Untuk Penguatan Kesehatan Mental Dan Spiritual Ibu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/8/kapasitas-ketua-kub-hamil-risiko-depresi-psiko-spi-thumb-eb69c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/8/kapasitas-ketua-kub-hamil-risiko-depresi-psiko-spi-thumb-eb69c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/8/kapasitas-ketua-kub-hamil-risiko-depresi-psiko-spi-thumb-eb69c.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan Psiko-Spiritual Melalui Gerakan Kub Peduli Ibu Hamil Untuk Penguatan Kesehatan Mental Dan Spiritual Ibu" alt="JURIS - Pendampingan Psiko-Spiritual Melalui Gerakan Kub Peduli Ibu Hamil Untuk Penguatan Kesehatan Mental Dan Spiritual Ibu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61179-kapasitas-ketua-kub-hamil-risiko-depresi-h" title="JURIS - Pendampingan Psiko-Spiritual Melalui Gerakan Kub Peduli Ibu Hamil Untuk Penguatan Kesehatan Mental Dan Spiritual Ibu" target="_blank">Pendampingan Psiko-Spiritual Melalui Gerakan Kub Peduli Ibu Hamil Untuk Penguatan Kesehatan Mental Dan Spiritual Ibu</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas pelatihan untuk anggota KUB dalam memberikan dukungan psiko-spiritual. Selain itu, studi tentang dampak koordinasi antara KUB dan paroki dalam meningkatkan kesejahteraan ibu hamil. Terakhir, penelitian tentang peran pendampingan komunitas dalam mengurangi risiko depresi pasca-persalinan dapat menjadi arah baru yang relevan..
<br>Gerakan KUB Peduli Ibu Hamil memberikan kontribusi positif terhadap pemenuhan kebutuhan psiko-spiritual ibu hamil, khususnya di wilayah paroki yang telah mengimplementasikan kegiatan secara konkret dan berkelanjutan.Namun, pelaksanaan gerakan ini belum merata di seluruh lingkungan KUB, disebabkan oleh kurangnya pemahaman teknis pengurus KUB dan koordinasi struktural.Diperlukan penguatan struktur organisasi, pendampingan berkelanjutan, serta edukasi pastoral untuk memastikan keberlanjutan program
<br>AbstrakOeIbu hamil di wilayah Kevikepan Ende menghadapi berbagai tantangan, antara lain keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan, jarak geografis yang jauh, serta minimnya dukungan psikologis dan spiritual selama masa kehamilan. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan kecemasan dan kerentanan emosional ibu hamil, khususnya di komunitas basis gerejani. Menanggapi situasi ini, dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Gerakan Komunitas Umat Basis (KUB) Peduli Ibu Hamil sebagai bentuk pendampingan psiko-spiritual berbasis komunitas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/8/kapasitas-ketua-kub-hamil-risiko-depresi-psiko-spi-thumb-886cf.webp" type="image/webp" length="99624" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/8/kapasitas-ketua-kub-hamil-risiko-depresi-psiko-spi-thumb-c677d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/8/kapasitas-ketua-kub-hamil-risiko-depresi-psiko-spi-thumb-886cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/8/kapasitas-ketua-kub-hamil-risiko-depresi-psiko-spi-thumb-eb69c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1103-djournals.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14352-jpm-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Model Pengukuran Soft Competencies Era Industri 40 Pendekatan PLSSEM Partial Least Squares Structural Equation Modeling ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Model Pengukuran Soft Competencies Era Industri 40 Pendekatan PLSSEM Partial Least Squares Structural Equation Modeling ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Model Pengukuran Soft Competencies Era Industri 40 Pendekatan PLSSEM Partial Least Squares Structural Equation Modeling ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61177-data-hasil-wawancara-analisis-motivasi</link>
	<guid isPermaLink="false">63ec85418daf696e1517ea78a26fc9f8</guid>
	<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 17:53:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ icit journal ]]></category>
	<category><![CDATA[ sidebar icit ]]></category>
	<category><![CDATA[ user access ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[access,icit,journal,sidebar,user]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengembangkan model pengukuran soft competency yang lebih spesifik untuk sektor tertentu seperti kesehatan atau pendidikan, dengan mempertimbangkan konteks budaya lokal. 2. Studi eksploratif tentang dampak perubahan teknologi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Model Pengukuran Soft Competencies Era Industri 40 Pendekatan PLSSEM Partial Least Squares Structural Equation Modeling: 1. Penelitian lanjutan dapat mengembangkan model pengukuran soft competency yang lebih spesifik untuk sektor tertentu seperti kesehatan atau pendidikan, dengan mempertimbangkan konteks budaya lokal. 2. Studi eksploratif tentang dampak perubahan teknologi digital terhadap perkembangan soft competency di kalangan generasi muda, khususnya dalam konteks kerja jarak jauh. 3. Penggunaan metode alternatif seperti machine learning untuk memvalidasi hasil PLS-SEM, serta analisis perbandingan antara pendekatan kuantitatif dan kualitatif dalam mengukur kompetensi non-teknis.. Pengembangan pengukuran soft competency era industri 4.0 menggunakan PLS-SEM terbukti valid dan reliabel.Pengaruh terbesar ditemukan antara learning agility dan learning dexterity, sementara pengaruh terkecil terjadi antara learning dexterity dan continual improvement.Model pengukuran memiliki tingkat kecocokan yang tinggi berdasarkan indeks GoF dan SRMR.Penelitian ini menunjukkan potensi aplikasi PLS-SEM dalam mengukur kompetensi soft di era digital Salah satu topik yang dipengaruhi oleh munculnya Revolusi Industri 4.0 adalah bahwa sumber daya manusia merupakan sistem value soft creation yang diperlukan penanganan yang berbeda. Keterampilan keras dilengkapi dengan kemudahan dan bagian dari IQ yang diperlukan untuk bekerja dan melakukan banyak hal lainnya. Penyebaran kuesioner menggunakan google form dan diperoleh responden yang mengisi sebanyak 600 responden. Jumlah kuesioner 60 butir dan analisis data hasil kuesioner menggunakan PLS-SEM Versi 4.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai faktor pengisian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/5/data-hasil-wawancara-analisis-motivasi-simulasi-an-thumb-0bbcc.webp" title="JURIS - Model Pengukuran Soft Competencies Era Industri 40 Pendekatan PLSSEM Partial Least Squares Structural Equation Modeling" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/data-hasil-wawancara-analisis-motivasi-simulasi-an-thumb-0bbcc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/data-hasil-wawancara-analisis-motivasi-simulasi-an-thumb-0bbcc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/data-hasil-wawancara-analisis-motivasi-simulasi-an-thumb-0bbcc.webp 1x" title="JURIS - Model Pengukuran Soft Competencies Era Industri 40 Pendekatan PLSSEM Partial Least Squares Structural Equation Modeling" alt="JURIS - Model Pengukuran Soft Competencies Era Industri 40 Pendekatan PLSSEM Partial Least Squares Structural Equation Modeling" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/data-hasil-wawancara-analisis-motivasi-simulasi-an-thumb-c48f0.webp" title="JURIS - Model Pengukuran Soft Competencies Era Industri 40 Pendekatan PLSSEM Partial Least Squares Structural Equation Modeling" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/data-hasil-wawancara-analisis-motivasi-simulasi-an-thumb-c48f0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/data-hasil-wawancara-analisis-motivasi-simulasi-an-thumb-c48f0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/data-hasil-wawancara-analisis-motivasi-simulasi-an-thumb-c48f0.webp 1x" title="JURIS - Model Pengukuran Soft Competencies Era Industri 40 Pendekatan PLSSEM Partial Least Squares Structural Equation Modeling" alt="JURIS - Model Pengukuran Soft Competencies Era Industri 40 Pendekatan PLSSEM Partial Least Squares Structural Equation Modeling" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/data-hasil-wawancara-analisis-motivasi-simulasi-an-thumb-94cdb.webp" title="JURIS - Model Pengukuran Soft Competencies Era Industri 40 Pendekatan PLSSEM Partial Least Squares Structural Equation Modeling" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/data-hasil-wawancara-analisis-motivasi-simulasi-an-thumb-94cdb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/data-hasil-wawancara-analisis-motivasi-simulasi-an-thumb-94cdb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/data-hasil-wawancara-analisis-motivasi-simulasi-an-thumb-94cdb.webp 1x" title="JURIS - Model Pengukuran Soft Competencies Era Industri 40 Pendekatan PLSSEM Partial Least Squares Structural Equation Modeling" alt="JURIS - Model Pengukuran Soft Competencies Era Industri 40 Pendekatan PLSSEM Partial Least Squares Structural Equation Modeling" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61177-data-hasil-wawancara-analisis-motivasi" title="JURIS - Model Pengukuran Soft Competencies Era Industri 40 Pendekatan PLSSEM Partial Least Squares Structural Equation Modeling" target="_blank">Model Pengukuran Soft Competencies Era Industri 40 Pendekatan PLSSEM Partial Least Squares Structural Equation Modeling</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengembangkan model pengukuran soft competency yang lebih spesifik untuk sektor tertentu seperti kesehatan atau pendidikan, dengan mempertimbangkan konteks budaya lokal. 2. Studi eksploratif tentang dampak perubahan teknologi digital terhadap perkembangan soft competency di kalangan generasi muda, khususnya dalam konteks kerja jarak jauh. 3. Penggunaan metode alternatif seperti machine learning untuk memvalidasi hasil PLS-SEM, serta analisis perbandingan antara pendekatan kuantitatif dan kualitatif dalam mengukur kompetensi non-teknis..
<br>Pengembangan pengukuran soft competency era industri 4.0 menggunakan PLS-SEM terbukti valid dan reliabel.Pengaruh terbesar ditemukan antara learning agility dan learning dexterity, sementara pengaruh terkecil terjadi antara learning dexterity dan continual improvement.Model pengukuran memiliki tingkat kecocokan yang tinggi berdasarkan indeks GoF dan SRMR.Penelitian ini menunjukkan potensi aplikasi PLS-SEM dalam mengukur kompetensi soft di era digital
<br>Salah satu topik yang dipengaruhi oleh munculnya Revolusi Industri 4.0 adalah bahwa sumber daya manusia merupakan sistem value soft creation yang diperlukan penanganan yang berbeda. Keterampilan keras dilengkapi dengan kemudahan dan bagian dari IQ yang diperlukan untuk bekerja dan melakukan banyak hal lainnya. Penyebaran kuesioner menggunakan google form dan diperoleh responden yang mengisi sebanyak 600 responden. Jumlah kuesioner 60 butir dan analisis data hasil kuesioner menggunakan PLS-SEM Versi 4.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai faktor pengisian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/5/data-hasil-wawancara-analisis-motivasi-simulasi-an-thumb-94cdb.webp" type="image/webp" length="76392" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/data-hasil-wawancara-analisis-motivasi-simulasi-an-thumb-0bbcc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/data-hasil-wawancara-analisis-motivasi-simulasi-an-thumb-c48f0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/data-hasil-wawancara-analisis-motivasi-simulasi-an-thumb-94cdb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-658-raharja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-838-icit-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perbandingan Manhattan dan Euclidean Distance Untuk Pengelompokan Penyakit Jantung Menggunakan Algoritma KMeans ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbandingan Manhattan dan Euclidean Distance Untuk Pengelompokan Penyakit Jantung Menggunakan Algoritma KMeans ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbandingan Manhattan dan Euclidean Distance Untuk Pengelompokan Penyakit Jantung Menggunakan Algoritma KMeans ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61173-k-means-clustering-jarak-euclidean-manhattan</link>
	<guid isPermaLink="false">0e7e10ec97f49669b5659c0d305ebaf7</guid>
	<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 17:39:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ icit journal ]]></category>
	<category><![CDATA[ sidebar icit ]]></category>
	<category><![CDATA[ user access ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[access,icit,journal,sidebar,user]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan dengan menggunakan dataset yang lebih bervariasi agar memiliki nilai keakuratan yang lebih baik atau menggunakan metode lain dengan tingkat score keakuratan yang lebih tinggi lagi. Selain itu, penelitian selanjutnya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perbandingan Manhattan dan Euclidean Distance Untuk Pengelompokan Penyakit Jantung Menggunakan Algoritma KMeans: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan dengan menggunakan dataset yang lebih bervariasi agar memiliki nilai keakuratan yang lebih baik atau menggunakan metode lain dengan tingkat score keakuratan yang lebih tinggi lagi. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh dari jarak perbandingan untuk k-means clustering dengan menggunakan dataset berbeda, yang dapat memberikan wawasan lebih lanjut yang berguna dalam layanan kesehatan dan bidang lainnya.. Berdasarkan pengujian dan perancangan yang dilakukan dalam penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa keakuratan model k-means dengan menggunakan metode Manhattan distance dengan 7 kali iterasi berdasarkan metode silhouette coefficient adalah 0.Keakuratan model k-means dengan menggunakan metode Euclidean distance dengan 7 kali iterasi berdasarkan metode silhouette coefficient adalah 0.Berdasarkan hasil silhouette coefficient, metode Manhattan distance memiliki nilai yang lebih baik dengan selisih nilai 0 Penelitian ini menggunakan metode perbandingan jarak antara Manhattan distance dan Euclidean distance dalam menentukan keakuratan k-means. Fokus penelitian ini adalah untuk menentukan perbandingan keakuratan antara dua jarak yang digunakan untuk metode k-means clustering. Dengan menggunakan metode k-means, penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan cluster penyakit jantung, dengan menggunakan dataset yang memiliki atribut kolesterol dan umur, untuk menentukan keakuratan dari kedua pengukuran jarak k-means penulis menggunakan silhouette coeffiecient. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilihan pengukuran jarak untuk k-means clustering mempengaruhi hasil akhir dari clustering dan silhouette score. K-means clustering yang menggunakan Manhattan distance menghasilkan silhouette score yang lebih tinggi dibandingkan Euclidean distance. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/8/k-means-clustering-jarak-euclidean-manhattan-perba-thumb-e1388.webp" title="JURIS - Perbandingan Manhattan dan Euclidean Distance Untuk Pengelompokan Penyakit Jantung Menggunakan Algoritma KMeans" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/k-means-clustering-jarak-euclidean-manhattan-perba-thumb-e1388.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/k-means-clustering-jarak-euclidean-manhattan-perba-thumb-e1388.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/k-means-clustering-jarak-euclidean-manhattan-perba-thumb-e1388.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Manhattan dan Euclidean Distance Untuk Pengelompokan Penyakit Jantung Menggunakan Algoritma KMeans" alt="JURIS - Perbandingan Manhattan dan Euclidean Distance Untuk Pengelompokan Penyakit Jantung Menggunakan Algoritma KMeans" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/k-means-clustering-jarak-euclidean-manhattan-perba-thumb-19d65.webp" title="JURIS - Perbandingan Manhattan dan Euclidean Distance Untuk Pengelompokan Penyakit Jantung Menggunakan Algoritma KMeans" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/k-means-clustering-jarak-euclidean-manhattan-perba-thumb-19d65.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/k-means-clustering-jarak-euclidean-manhattan-perba-thumb-19d65.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/k-means-clustering-jarak-euclidean-manhattan-perba-thumb-19d65.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Manhattan dan Euclidean Distance Untuk Pengelompokan Penyakit Jantung Menggunakan Algoritma KMeans" alt="JURIS - Perbandingan Manhattan dan Euclidean Distance Untuk Pengelompokan Penyakit Jantung Menggunakan Algoritma KMeans" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/k-means-clustering-jarak-euclidean-manhattan-perba-thumb-eb5fd.webp" title="JURIS - Perbandingan Manhattan dan Euclidean Distance Untuk Pengelompokan Penyakit Jantung Menggunakan Algoritma KMeans" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/k-means-clustering-jarak-euclidean-manhattan-perba-thumb-eb5fd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/k-means-clustering-jarak-euclidean-manhattan-perba-thumb-eb5fd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/k-means-clustering-jarak-euclidean-manhattan-perba-thumb-eb5fd.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Manhattan dan Euclidean Distance Untuk Pengelompokan Penyakit Jantung Menggunakan Algoritma KMeans" alt="JURIS - Perbandingan Manhattan dan Euclidean Distance Untuk Pengelompokan Penyakit Jantung Menggunakan Algoritma KMeans" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61173-k-means-clustering-jarak-euclidean-manhattan" title="JURIS - Perbandingan Manhattan dan Euclidean Distance Untuk Pengelompokan Penyakit Jantung Menggunakan Algoritma KMeans" target="_blank">Perbandingan Manhattan dan Euclidean Distance Untuk Pengelompokan Penyakit Jantung Menggunakan Algoritma KMeans</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan dengan menggunakan dataset yang lebih bervariasi agar memiliki nilai keakuratan yang lebih baik atau menggunakan metode lain dengan tingkat score keakuratan yang lebih tinggi lagi. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh dari jarak perbandingan untuk k-means clustering dengan menggunakan dataset berbeda, yang dapat memberikan wawasan lebih lanjut yang berguna dalam layanan kesehatan dan bidang lainnya..
<br>Berdasarkan pengujian dan perancangan yang dilakukan dalam penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa keakuratan model k-means dengan menggunakan metode Manhattan distance dengan 7 kali iterasi berdasarkan metode silhouette coefficient adalah 0.Keakuratan model k-means dengan menggunakan metode Euclidean distance dengan 7 kali iterasi berdasarkan metode silhouette coefficient adalah 0.Berdasarkan hasil silhouette coefficient, metode Manhattan distance memiliki nilai yang lebih baik dengan selisih nilai 0
<br>Penelitian ini menggunakan metode perbandingan jarak antara Manhattan distance dan Euclidean distance dalam menentukan keakuratan k-means. Fokus penelitian ini adalah untuk menentukan perbandingan keakuratan antara dua jarak yang digunakan untuk metode k-means clustering. Dengan menggunakan metode k-means, penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan cluster penyakit jantung, dengan menggunakan dataset yang memiliki atribut kolesterol dan umur, untuk menentukan keakuratan dari kedua pengukuran jarak k-means penulis menggunakan silhouette coeffiecient. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilihan pengukuran jarak untuk k-means clustering mempengaruhi hasil akhir dari clustering dan silhouette score. K-means clustering yang menggunakan Manhattan distance menghasilkan silhouette score yang lebih tinggi dibandingkan Euclidean distance.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/8/k-means-clustering-jarak-euclidean-manhattan-perba-thumb-e1388.webp" type="image/webp" length="77950" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/k-means-clustering-jarak-euclidean-manhattan-perba-thumb-e1388.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/k-means-clustering-jarak-euclidean-manhattan-perba-thumb-19d65.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/k-means-clustering-jarak-euclidean-manhattan-perba-thumb-eb5fd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-658-raharja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-838-icit-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kolaborasi Guru dalam Kelompok Belajar Profesional untuk Optimalisasi Pembelajaran Berkelanjutan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kolaborasi Guru dalam Kelompok Belajar Profesional untuk Optimalisasi Pembelajaran Berkelanjutan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kolaborasi Guru dalam Kelompok Belajar Profesional untuk Optimalisasi Pembelajaran Berkelanjutan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61180-harmonis-kolaborasi-guru-strategi-mengajar-ko</link>
	<guid isPermaLink="false">33d0b433c034c6c597b3a232878f914b</guid>
	<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 17:30:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis situasi dan hasil yang dicapai, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengkaji lebih dalam faktor-faktor yang mempengaruhi sustainability atau keberlanjutan KBP dalam konteks sistem pendidikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kolaborasi Guru dalam Kelompok Belajar Profesional untuk Optimalisasi Pembelajaran Berkelanjutan: Berdasarkan analisis situasi dan hasil yang dicapai, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengkaji lebih dalam faktor-faktor yang mempengaruhi sustainability atau keberlanjutan KBP dalam konteks sistem pendidikan Indonesia yang spesifik, termasuk peran kepemimpinan daerah dan kebijakan pendidikan nasional dalam mendukung atau menghambat prakarsa kolegial seperti ini. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif, seperti studi kasus atau penelitian tindakan, untuk memahami dinamika dan tantangan yang dihadapi oleh KBP dalam jangka panjang.2. Meneliti dampak jangka panjang dari implementasi KBP terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini dapat menggunakan desain penelitian quasi-eksperimental atau studi longitudinal untuk mengukur dampak KBP pada prestasi akademik siswa, keterampilan abad ke-21, dan aspek-aspek lainnya yang relevan dengan pembelajaran. Hasil penelitian ini dapat memberikan bukti empiris tentang efektivitas KBP dalam meningkatkan kualitas pendidikan.3. Menganalisis peran teknologi dalam mendukung kolaborasi dan pengembangan profesional guru dalam KBP. Penelitian ini dapat berfokus pada pemanfaatan teknologi digital, seperti platform kolaborasi dan media sosial, untuk memfasilitasi komunikasi, berbagi sumber belajar, dan pengembangan modul ajar inovatif. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan mixed-methods untuk mengukur dampak teknologi pada kolaborasi guru, kualitas modul ajar, dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini dapat memberikan rekomendasi praktis tentang penggunaan teknologi yang efektif dalam KBP.. Secara keseluruhan, program pengabdian masyarakat ini telah berhasil mencapai tujuannya dalam membentuk dan mengoptimalkan fungsi Kelompok Belajar Profesional (KBP) sebagai wadah peningkatan kapasitas guru secara berkelanjutan.Keberhasilan utama program terletak pada terbentuknya struktur KBP yang efektif di empat sekolah mitra, ditandai dengan kepemimpinan kolaboratif antara kepala sekolah dan fasilitator guru, serta tingginya tingkat partisipasi anggota.Program ini juga berhasil mendorong peningkatan signifikan dalam kapasitas fasilitasi dan keterampilan reflektif guru, yang pada akhirnya menghasilkan produk intelektual berupa dua belas modul ajar inovatif yang berorientasi pada pembelajaran diferensiasi dan Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).Inovasi dalam pemanfaatan teknologi digital, khususnya WhatsApp dan Google Classroom, terbukti mampu memperluas ruang kolaborasi, mengatasi kendala jarak dan waktu, dan menciptakan ekosistem berbagi pengetahuan yang lebih dinamis.Dampak yang paling bermakna adalah terjadinya pergeseran budaya sekolah menuju lingkungan yang lebih kolaboratif, terbuka, dan berorientasi pada pembelajaran, serta meningkatnya motivasi intrinsik dan rasa percaya diri (self-efficacy) guru dalam mencoba strategi pembelajaran baru.Namun, di balik berbagai keberhasilan tersebut, program ini juga menghadapi sejumlah hambatan struktural dan kultural yang menjadi tantangan bagi keberlanjutannya.Hambatan yang paling dominan adalah tingginya beban administratif guru yang bersifat non-instructional, yang kerap menggerogoti waktu dan energi yang seharusnya dapat dialokasikan untuk aktivitas kolaboratif dalam KBP.Kendala lain adalah masih adanya kesenjangan digital (digital divide) di antara guru, yang menyebabkan tidak semua anggota dapat terlibat secara optimal dalam pemanfaatan alat kolaborasi digital.Selain itu, meskipun telah terjadi peningkatan, kebutuhan akan waktu persiapan yang lebih lama untuk merancang pembelajaran inovatif tetap menjadi tantangan praktis yang dihadapi guru dalam implementasi hasil KBP.Hambatan-hambatan ini mengindikasikan bahwa keberlanjutan KBP tidak dapat hanya bergantung pada motivasi individu guru, melainkan memerlukan dukungan sistemik yang lebih luas.Oleh karena itu, untuk memastikan keberlanjutan dan skalabilitas program, diperlukan intervensi kebijakan di tingkat sekolah dan daerah yang secara khusus melindungi waktu kolaborasi guru, mereview beban administratif, menyediakan infrastruktur teknologi dan pendampingan yang memadai, serta mengintegrasikan kegiatan KBP ke dalam sistem pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB) yang lebih terstruktur.Ke depan, kolaborasi yang lebih erat antara sekolah, pemerintah daerah, dan LPTK perlu dibangun untuk menciptakan ekosistem pendukung yang memungkinkan KBP tidak hanya bertahan tetapi juga berkembang menjadi engine inovasi pembelajaran yang sesungguhnya Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar melalui pembentukan dan penguatan Kelompok Belajar Profesional (KBP) bagi guru-guru sekolah dasar di Kota Tangerang. Latar belakang kegiatan dilatarbelakangi oleh tantangan rendahnya budaya kolaborasi antar guru serta terbatasnya akses terhadap pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB) yang efektif dan kontekstual, yang pada akhirnya berdampak pada proses pembelajaran. Mitra dalam kegiatan ini adalah para guru dari empat sekolah dasar negeri yang mewakili wilayah utara dan selatan Kota Tangerang. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif dan siklis, dimulai dengan identifikasi kebutuhan melalui survei dan FGD, dilanjutkan dengan pelatihan fasilitator internal untuk memastikan keberlanjutan.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/4/harmonis-kolaborasi-guru-strategi-mengajar-pengemb-thumb-a62a1.webp" title="JURIS - Kolaborasi Guru dalam Kelompok Belajar Profesional untuk Optimalisasi Pembelajaran Berkelanjutan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/harmonis-kolaborasi-guru-strategi-mengajar-pengemb-thumb-a62a1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/harmonis-kolaborasi-guru-strategi-mengajar-pengemb-thumb-a62a1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/harmonis-kolaborasi-guru-strategi-mengajar-pengemb-thumb-a62a1.webp 1x" title="JURIS - Kolaborasi Guru dalam Kelompok Belajar Profesional untuk Optimalisasi Pembelajaran Berkelanjutan" alt="JURIS - Kolaborasi Guru dalam Kelompok Belajar Profesional untuk Optimalisasi Pembelajaran Berkelanjutan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/harmonis-kolaborasi-guru-strategi-mengajar-pengemb-thumb-f09b7.webp" title="JURIS - Kolaborasi Guru dalam Kelompok Belajar Profesional untuk Optimalisasi Pembelajaran Berkelanjutan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/harmonis-kolaborasi-guru-strategi-mengajar-pengemb-thumb-f09b7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/harmonis-kolaborasi-guru-strategi-mengajar-pengemb-thumb-f09b7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/harmonis-kolaborasi-guru-strategi-mengajar-pengemb-thumb-f09b7.webp 1x" title="JURIS - Kolaborasi Guru dalam Kelompok Belajar Profesional untuk Optimalisasi Pembelajaran Berkelanjutan" alt="JURIS - Kolaborasi Guru dalam Kelompok Belajar Profesional untuk Optimalisasi Pembelajaran Berkelanjutan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/harmonis-kolaborasi-guru-strategi-mengajar-pengemb-thumb-be48d.webp" title="JURIS - Kolaborasi Guru dalam Kelompok Belajar Profesional untuk Optimalisasi Pembelajaran Berkelanjutan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/harmonis-kolaborasi-guru-strategi-mengajar-pengemb-thumb-be48d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/harmonis-kolaborasi-guru-strategi-mengajar-pengemb-thumb-be48d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/harmonis-kolaborasi-guru-strategi-mengajar-pengemb-thumb-be48d.webp 1x" title="JURIS - Kolaborasi Guru dalam Kelompok Belajar Profesional untuk Optimalisasi Pembelajaran Berkelanjutan" alt="JURIS - Kolaborasi Guru dalam Kelompok Belajar Profesional untuk Optimalisasi Pembelajaran Berkelanjutan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61180-harmonis-kolaborasi-guru-strategi-mengajar-ko" title="JURIS - Kolaborasi Guru dalam Kelompok Belajar Profesional untuk Optimalisasi Pembelajaran Berkelanjutan" target="_blank">Kolaborasi Guru dalam Kelompok Belajar Profesional untuk Optimalisasi Pembelajaran Berkelanjutan</a>: Berdasarkan analisis situasi dan hasil yang dicapai, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengkaji lebih dalam faktor-faktor yang mempengaruhi sustainability atau keberlanjutan KBP dalam konteks sistem pendidikan Indonesia yang spesifik, termasuk peran kepemimpinan daerah dan kebijakan pendidikan nasional dalam mendukung atau menghambat prakarsa kolegial seperti ini. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif, seperti studi kasus atau penelitian tindakan, untuk memahami dinamika dan tantangan yang dihadapi oleh KBP dalam jangka panjang.2. Meneliti dampak jangka panjang dari implementasi KBP terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini dapat menggunakan desain penelitian quasi-eksperimental atau studi longitudinal untuk mengukur dampak KBP pada prestasi akademik siswa, keterampilan abad ke-21, dan aspek-aspek lainnya yang relevan dengan pembelajaran. Hasil penelitian ini dapat memberikan bukti empiris tentang efektivitas KBP dalam meningkatkan kualitas pendidikan.3. Menganalisis peran teknologi dalam mendukung kolaborasi dan pengembangan profesional guru dalam KBP. Penelitian ini dapat berfokus pada pemanfaatan teknologi digital, seperti platform kolaborasi dan media sosial, untuk memfasilitasi komunikasi, berbagi sumber belajar, dan pengembangan modul ajar inovatif. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan mixed-methods untuk mengukur dampak teknologi pada kolaborasi guru, kualitas modul ajar, dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini dapat memberikan rekomendasi praktis tentang penggunaan teknologi yang efektif dalam KBP..
<br>Secara keseluruhan, program pengabdian masyarakat ini telah berhasil mencapai tujuannya dalam membentuk dan mengoptimalkan fungsi Kelompok Belajar Profesional (KBP) sebagai wadah peningkatan kapasitas guru secara berkelanjutan.Keberhasilan utama program terletak pada terbentuknya struktur KBP yang efektif di empat sekolah mitra, ditandai dengan kepemimpinan kolaboratif antara kepala sekolah dan fasilitator guru, serta tingginya tingkat partisipasi anggota.Program ini juga berhasil mendorong peningkatan signifikan dalam kapasitas fasilitasi dan keterampilan reflektif guru, yang pada akhirnya menghasilkan produk intelektual berupa dua belas modul ajar inovatif yang berorientasi pada pembelajaran diferensiasi dan Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).Inovasi dalam pemanfaatan teknologi digital, khususnya WhatsApp dan Google Classroom, terbukti mampu memperluas ruang kolaborasi, mengatasi kendala jarak dan waktu, dan menciptakan ekosistem berbagi pengetahuan yang lebih dinamis.Dampak yang paling bermakna adalah terjadinya pergeseran budaya sekolah menuju lingkungan yang lebih kolaboratif, terbuka, dan berorientasi pada pembelajaran, serta meningkatnya motivasi intrinsik dan rasa percaya diri (self-efficacy) guru dalam mencoba strategi pembelajaran baru.Namun, di balik berbagai keberhasilan tersebut, program ini juga menghadapi sejumlah hambatan struktural dan kultural yang menjadi tantangan bagi keberlanjutannya.Hambatan yang paling dominan adalah tingginya beban administratif guru yang bersifat non-instructional, yang kerap menggerogoti waktu dan energi yang seharusnya dapat dialokasikan untuk aktivitas kolaboratif dalam KBP.Kendala lain adalah masih adanya kesenjangan digital (digital divide) di antara guru, yang menyebabkan tidak semua anggota dapat terlibat secara optimal dalam pemanfaatan alat kolaborasi digital.Selain itu, meskipun telah terjadi peningkatan, kebutuhan akan waktu persiapan yang lebih lama untuk merancang pembelajaran inovatif tetap menjadi tantangan praktis yang dihadapi guru dalam implementasi hasil KBP.Hambatan-hambatan ini mengindikasikan bahwa keberlanjutan KBP tidak dapat hanya bergantung pada motivasi individu guru, melainkan memerlukan dukungan sistemik yang lebih luas.Oleh karena itu, untuk memastikan keberlanjutan dan skalabilitas program, diperlukan intervensi kebijakan di tingkat sekolah dan daerah yang secara khusus melindungi waktu kolaborasi guru, mereview beban administratif, menyediakan infrastruktur teknologi dan pendampingan yang memadai, serta mengintegrasikan kegiatan KBP ke dalam sistem pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB) yang lebih terstruktur.Ke depan, kolaborasi yang lebih erat antara sekolah, pemerintah daerah, dan LPTK perlu dibangun untuk menciptakan ekosistem pendukung yang memungkinkan KBP tidak hanya bertahan tetapi juga berkembang menjadi engine inovasi pembelajaran yang sesungguhnya
<br>Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar melalui pembentukan dan penguatan Kelompok Belajar Profesional (KBP) bagi guru-guru sekolah dasar di Kota Tangerang. Latar belakang kegiatan dilatarbelakangi oleh tantangan rendahnya budaya kolaborasi antar guru serta terbatasnya akses terhadap pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB) yang efektif dan kontekstual, yang pada akhirnya berdampak pada proses pembelajaran. Mitra dalam kegiatan ini adalah para guru dari empat sekolah dasar negeri yang mewakili wilayah utara dan selatan Kota Tangerang. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif dan siklis, dimulai dengan identifikasi kebutuhan melalui survei dan FGD, dilanjutkan dengan pelatihan fasilitator internal untuk memastikan keberlanjutan....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/4/harmonis-kolaborasi-guru-strategi-mengajar-pengemb-thumb-f09b7.webp" type="image/webp" length="310054" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/harmonis-kolaborasi-guru-strategi-mengajar-pengemb-thumb-a62a1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/harmonis-kolaborasi-guru-strategi-mengajar-pengemb-thumb-f09b7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/harmonis-kolaborasi-guru-strategi-mengajar-pengemb-thumb-be48d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1103-djournals.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14352-jpm-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Rancang Bangun Aplikasi Pengenalan Jenis Tanaman Hidroponik Menggunakan Augmented Reality Berbasis Android ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Rancang Bangun Aplikasi Pengenalan Jenis Tanaman Hidroponik Menggunakan Augmented Reality Berbasis Android ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Rancang Bangun Aplikasi Pengenalan Jenis Tanaman Hidroponik Menggunakan Augmented Reality Berbasis Android ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-61172-bangun-aplikasi-klub-uji-coba-apli</link>
	<guid isPermaLink="false">76b245cec377944d91ef133dd32ba3d9</guid>
	<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 17:06:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ icit journal ]]></category>
	<category><![CDATA[ sidebar icit ]]></category>
	<category><![CDATA[ user access ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[access,icit,journal,sidebar,user]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan fitur pengenalan objek 3D dari berbagai sudut pandang menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan interaktivitas pengguna. Selain itu, integrasi elemen suara sebagai panduan verbal ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Rancang Bangun Aplikasi Pengenalan Jenis Tanaman Hidroponik Menggunakan Augmented Reality Berbasis Android: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan fitur pengenalan objek 3D dari berbagai sudut pandang menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan interaktivitas pengguna. Selain itu, integrasi elemen suara sebagai panduan verbal tentang karakteristik tanaman hidroponik dapat memperkaya pengalaman belajar. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan fitur pemetaan geografis untuk membantu pengguna menemukan lokasi tanaman hidroponik secara lebih efisien, terutama dalam konteks urban farming.. Aplikasi ini memperkaya media pembelajaran jenis tanaman hidroponik dengan memanfaatkan media marker berupa kertas dan gambar digital.Aplikasi ini memungkinkan pengguna mendapatkan informasi tambahan tentang tanaman hidroponik dengan cara yang interaktif, yaitu informasi digital yang berupa teks dan gambar diintegrasikan dengan tampilan dunia nyata melalui kamera perangkat.Pada uji coba Blackbox diperoleh hasil bahwa semua fungsi pada aplikasi dapat berjalan dengan baik.Pada uji coba User Acceptance Test hasilnya pengguna menerima aplikasi ini berdasarkan kriteria antarmuka, kegunaan dan alur kontrol Tujuan penelitian ini membuat rancang bangun sebuah aplikasi dengan mengimplementasikan teknologi Augmented Reality berbasis android sebagai media pengenalan jenis tanaman hidroponik. Pada aplikasi ini informasi digital yang berupa teks dan gambar diintegrasikan dengan tampilan dunia nyata, sehingga pengguna dapat melihat informasi tambahan saat mengarahkan kamera perangkat ke objek marker yang berupa gambar tanaman hidroponik. Penelitian pembuatan aplikasi ini menggunakan metodologi System Development Life Cycle yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi menggunakan teknologi AR (Augmented Reality) berbasis android dan pengujian sistem. Pengujian aplikasi menggunakan metode Blackbox diperoleh hasil bahwa semua fungsi pada aplikasi dapat berjalan dengan baik. Pengujian menggunakan metode User Acceptance Test terhadap 30 responden hasilnya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/5/bangun-aplikasi-klub-uji-coba-pengujian-augmented-thumb-d9545.webp" title="JURIS - Rancang Bangun Aplikasi Pengenalan Jenis Tanaman Hidroponik Menggunakan Augmented Reality Berbasis Android" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/bangun-aplikasi-klub-uji-coba-pengujian-augmented-thumb-d9545.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/bangun-aplikasi-klub-uji-coba-pengujian-augmented-thumb-d9545.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/bangun-aplikasi-klub-uji-coba-pengujian-augmented-thumb-d9545.webp 1x" title="JURIS - Rancang Bangun Aplikasi Pengenalan Jenis Tanaman Hidroponik Menggunakan Augmented Reality Berbasis Android" alt="JURIS - Rancang Bangun Aplikasi Pengenalan Jenis Tanaman Hidroponik Menggunakan Augmented Reality Berbasis Android" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/bangun-aplikasi-klub-uji-coba-pengujian-augmented-thumb-15fa0.webp" title="JURIS - Rancang Bangun Aplikasi Pengenalan Jenis Tanaman Hidroponik Menggunakan Augmented Reality Berbasis Android" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/bangun-aplikasi-klub-uji-coba-pengujian-augmented-thumb-15fa0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/bangun-aplikasi-klub-uji-coba-pengujian-augmented-thumb-15fa0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/bangun-aplikasi-klub-uji-coba-pengujian-augmented-thumb-15fa0.webp 1x" title="JURIS - Rancang Bangun Aplikasi Pengenalan Jenis Tanaman Hidroponik Menggunakan Augmented Reality Berbasis Android" alt="JURIS - Rancang Bangun Aplikasi Pengenalan Jenis Tanaman Hidroponik Menggunakan Augmented Reality Berbasis Android" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/bangun-aplikasi-klub-uji-coba-pengujian-augmented-thumb-4660b.webp" title="JURIS - Rancang Bangun Aplikasi Pengenalan Jenis Tanaman Hidroponik Menggunakan Augmented Reality Berbasis Android" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/bangun-aplikasi-klub-uji-coba-pengujian-augmented-thumb-4660b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/bangun-aplikasi-klub-uji-coba-pengujian-augmented-thumb-4660b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/bangun-aplikasi-klub-uji-coba-pengujian-augmented-thumb-4660b.webp 1x" title="JURIS - Rancang Bangun Aplikasi Pengenalan Jenis Tanaman Hidroponik Menggunakan Augmented Reality Berbasis Android" alt="JURIS - Rancang Bangun Aplikasi Pengenalan Jenis Tanaman Hidroponik Menggunakan Augmented Reality Berbasis Android" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61172-bangun-aplikasi-klub-uji-coba-apli" title="JURIS - Rancang Bangun Aplikasi Pengenalan Jenis Tanaman Hidroponik Menggunakan Augmented Reality Berbasis Android" target="_blank">Rancang Bangun Aplikasi Pengenalan Jenis Tanaman Hidroponik Menggunakan Augmented Reality Berbasis Android</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan fitur pengenalan objek 3D dari berbagai sudut pandang menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan interaktivitas pengguna. Selain itu, integrasi elemen suara sebagai panduan verbal tentang karakteristik tanaman hidroponik dapat memperkaya pengalaman belajar. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan fitur pemetaan geografis untuk membantu pengguna menemukan lokasi tanaman hidroponik secara lebih efisien, terutama dalam konteks urban farming..
<br>Aplikasi ini memperkaya media pembelajaran jenis tanaman hidroponik dengan memanfaatkan media marker berupa kertas dan gambar digital.Aplikasi ini memungkinkan pengguna mendapatkan informasi tambahan tentang tanaman hidroponik dengan cara yang interaktif, yaitu informasi digital yang berupa teks dan gambar diintegrasikan dengan tampilan dunia nyata melalui kamera perangkat.Pada uji coba Blackbox diperoleh hasil bahwa semua fungsi pada aplikasi dapat berjalan dengan baik.Pada uji coba User Acceptance Test hasilnya pengguna menerima aplikasi ini berdasarkan kriteria antarmuka, kegunaan dan alur kontrol
<br>Tujuan penelitian ini membuat rancang bangun sebuah aplikasi dengan mengimplementasikan teknologi Augmented Reality berbasis android sebagai media pengenalan jenis tanaman hidroponik. Pada aplikasi ini informasi digital yang berupa teks dan gambar diintegrasikan dengan tampilan dunia nyata, sehingga pengguna dapat melihat informasi tambahan saat mengarahkan kamera perangkat ke objek marker yang berupa gambar tanaman hidroponik. Penelitian pembuatan aplikasi ini menggunakan metodologi System Development Life Cycle yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi menggunakan teknologi AR (Augmented Reality) berbasis android dan pengujian sistem. Pengujian aplikasi menggunakan metode Blackbox diperoleh hasil bahwa semua fungsi pada aplikasi dapat berjalan dengan baik. Pengujian menggunakan metode User Acceptance Test terhadap 30 responden hasilnya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/5/bangun-aplikasi-klub-uji-coba-pengujian-augmented-thumb-15fa0.webp" type="image/webp" length="82860" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/bangun-aplikasi-klub-uji-coba-pengujian-augmented-thumb-d9545.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/bangun-aplikasi-klub-uji-coba-pengujian-augmented-thumb-15fa0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/bangun-aplikasi-klub-uji-coba-pengujian-augmented-thumb-4660b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-658-raharja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-838-icit-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Thu, 27 Aug 2026 05:18:41 +0700. 24 items. Served in: 9.171 seconds [rss] -->
