<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.8-27apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.8-27apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 28 Apr 2026 15:07:15 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 15:07:15 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-28T15:07:15+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Anxiety Kecemasan Dan Cara Mengatasinya Menurut Sayyid Quthb Dalam Tafsir F eilAl AlAcQurAoAn ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Anxiety Kecemasan Dan Cara Mengatasinya Menurut Sayyid Quthb Dalam Tafsir F eilAl AlAcQurAoAn ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Anxiety Kecemasan Dan Cara Mengatasinya Menurut Sayyid Quthb Dalam Tafsir F eilAl AlAcQurAoAn ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42402-sayyid-qutb-kecemasan-tafsir-praktik-shalat</link>
	<guid isPermaLink="false">c0ce8358cca1f571aabcbff2557d07d3</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 13:53:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ puspita jaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ journal al ]]></category>
	<category><![CDATA[ ghaib tafs ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,ghaib,jaya,journal,puspita,tafs]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat meneliti efektivitas intervensi spiritualAidzikir dan tawakkalAidalam menurunkan tingkat kecemasan pada mahasiswa dengan menggunakan desain eksperimental preAcpost. Selain itu, studi kualitatif dapat memfokuskan pada persepsi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Anxiety (Kecemasan) Dan Cara Mengatasinya Menurut Sayyid Quthb Dalam Tafsir F eilAl AlAcQurAoAn: Penelitian lanjutan dapat meneliti efektivitas intervensi spiritualAidzikir dan tawakkalAidalam menurunkan tingkat kecemasan pada mahasiswa dengan menggunakan desain eksperimental preAcpost. Selain itu, studi kualitatif dapat memfokuskan pada persepsi praktik shalat dan kebiasaan doa harian sebagai mekanisme coping bagi individu yang mengalami kecemasan akut. Terakhir, penelitian terapan dapat mengembangkan modul pelatihan berbasis teks Tafsir F eilAl AlAcQurAoAn yang menekankan praktik kesabaran dan shalat, lalu mengevaluasi dampaknya pada kesejahteraan psikologis responden melalui metode survei longitudinal.. Kecemasan ditekankan sebagai akibat ketidakpastian dan ujian hidup yang muncul akibat kurangnya iman.Gejala kecemasan tercermin dalam ketakutan, kekhawatiran, dan kegelisahan, yang dapat memicu gangguan psikologis bila tidak diatasi.AlAcQurAoan menawarkan solusi spiritual, yakni melalui dzikir, tawakkal, kesabaran, dan shalat, yang dapat menenangkan hati dan menguatkan keimanan Kecemasan merupakan kondisi emosional yang ditandai oleh ketidaknyamanan, ketakutan, dan kekhawatiran terhadap peristiwa masa depan yang tidak pasti. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka kualitatif untuk memahami pandangan Sayyid Qutb tentang gejala, faktor penyebab, dan cara mengatasi kecemasan sebagaimana tersampaikan dalam Tafsir F eilAl AlAcQurAoAn. Analisis deskriptif sistematis dikemukakan melalui penafsiran teks QurAoan yang menekankan pendekatan spiritualAimengingat Allah (dzikir), bertawakkal, dan berpegang pada kesabaran (sabar) serta shalatAisebagai sarana mencapai ketenangan batin. Keunggulan tafsir Qutb terletak pada bahasa yang mudah dipahami, sedangkan kelemahannya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/c/sayyid-qutb-kecemasan-tafsir-praktik-shalat-ill-al-thumb-46fb3.webp" title="JURIS - Anxiety (Kecemasan) Dan Cara Mengatasinya Menurut Sayyid Quthb Dalam Tafsir F eilAl AlAcQurAoAn" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/c/sayyid-qutb-kecemasan-tafsir-praktik-shalat-ill-al-thumb-46fb3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/c/sayyid-qutb-kecemasan-tafsir-praktik-shalat-ill-al-thumb-46fb3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/c/sayyid-qutb-kecemasan-tafsir-praktik-shalat-ill-al-thumb-46fb3.webp 1x" title="JURIS - Anxiety (Kecemasan) Dan Cara Mengatasinya Menurut Sayyid Quthb Dalam Tafsir F eilAl AlAcQurAoAn" alt="JURIS - Anxiety (Kecemasan) Dan Cara Mengatasinya Menurut Sayyid Quthb Dalam Tafsir F eilAl AlAcQurAoAn" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/c/sayyid-qutb-kecemasan-tafsir-praktik-shalat-ill-al-thumb-6f4fb.webp" title="JURIS - Anxiety (Kecemasan) Dan Cara Mengatasinya Menurut Sayyid Quthb Dalam Tafsir F eilAl AlAcQurAoAn" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/c/sayyid-qutb-kecemasan-tafsir-praktik-shalat-ill-al-thumb-6f4fb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/c/sayyid-qutb-kecemasan-tafsir-praktik-shalat-ill-al-thumb-6f4fb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/c/sayyid-qutb-kecemasan-tafsir-praktik-shalat-ill-al-thumb-6f4fb.webp 1x" title="JURIS - Anxiety (Kecemasan) Dan Cara Mengatasinya Menurut Sayyid Quthb Dalam Tafsir F eilAl AlAcQurAoAn" alt="JURIS - Anxiety (Kecemasan) Dan Cara Mengatasinya Menurut Sayyid Quthb Dalam Tafsir F eilAl AlAcQurAoAn" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/c/sayyid-qutb-kecemasan-tafsir-praktik-shalat-ill-al-thumb-324c2.webp" title="JURIS - Anxiety (Kecemasan) Dan Cara Mengatasinya Menurut Sayyid Quthb Dalam Tafsir F eilAl AlAcQurAoAn" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/c/sayyid-qutb-kecemasan-tafsir-praktik-shalat-ill-al-thumb-324c2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/c/sayyid-qutb-kecemasan-tafsir-praktik-shalat-ill-al-thumb-324c2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/c/sayyid-qutb-kecemasan-tafsir-praktik-shalat-ill-al-thumb-324c2.webp 1x" title="JURIS - Anxiety (Kecemasan) Dan Cara Mengatasinya Menurut Sayyid Quthb Dalam Tafsir F eilAl AlAcQurAoAn" alt="JURIS - Anxiety (Kecemasan) Dan Cara Mengatasinya Menurut Sayyid Quthb Dalam Tafsir F eilAl AlAcQurAoAn" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42402-sayyid-qutb-kecemasan-tafsir-praktik-shalat" title="JURIS - Anxiety (Kecemasan) Dan Cara Mengatasinya Menurut Sayyid Quthb Dalam Tafsir F eilAl AlAcQurAoAn" target="_blank">Anxiety (Kecemasan) Dan Cara Mengatasinya Menurut Sayyid Quthb Dalam Tafsir F eilAl AlAcQurAoAn</a>: Penelitian lanjutan dapat meneliti efektivitas intervensi spiritualAidzikir dan tawakkalAidalam menurunkan tingkat kecemasan pada mahasiswa dengan menggunakan desain eksperimental preAcpost. Selain itu, studi kualitatif dapat memfokuskan pada persepsi praktik shalat dan kebiasaan doa harian sebagai mekanisme coping bagi individu yang mengalami kecemasan akut. Terakhir, penelitian terapan dapat mengembangkan modul pelatihan berbasis teks Tafsir F eilAl AlAcQurAoAn yang menekankan praktik kesabaran dan shalat, lalu mengevaluasi dampaknya pada kesejahteraan psikologis responden melalui metode survei longitudinal..
<br>Kecemasan ditekankan sebagai akibat ketidakpastian dan ujian hidup yang muncul akibat kurangnya iman.Gejala kecemasan tercermin dalam ketakutan, kekhawatiran, dan kegelisahan, yang dapat memicu gangguan psikologis bila tidak diatasi.AlAcQurAoan menawarkan solusi spiritual, yakni melalui dzikir, tawakkal, kesabaran, dan shalat, yang dapat menenangkan hati dan menguatkan keimanan
<br>Kecemasan merupakan kondisi emosional yang ditandai oleh ketidaknyamanan, ketakutan, dan kekhawatiran terhadap peristiwa masa depan yang tidak pasti. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka kualitatif untuk memahami pandangan Sayyid Qutb tentang gejala, faktor penyebab, dan cara mengatasi kecemasan sebagaimana tersampaikan dalam Tafsir F eilAl AlAcQurAoAn. Analisis deskriptif sistematis dikemukakan melalui penafsiran teks QurAoan yang menekankan pendekatan spiritualAimengingat Allah (dzikir), bertawakkal, dan berpegang pada kesabaran (sabar) serta shalatAisebagai sarana mencapai ketenangan batin. Keunggulan tafsir Qutb terletak pada bahasa yang mudah dipahami, sedangkan kelemahannya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/c/sayyid-qutb-kecemasan-tafsir-praktik-shalat-ill-al-thumb-324c2.webp" type="image/webp" length="67566" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/c/sayyid-qutb-kecemasan-tafsir-praktik-shalat-ill-al-thumb-46fb3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/c/sayyid-qutb-kecemasan-tafsir-praktik-shalat-ill-al-thumb-6f4fb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/c/sayyid-qutb-kecemasan-tafsir-praktik-shalat-ill-al-thumb-324c2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11915-tafasir-journal-quranic-studies-contextual-tafsir.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ MafAtiu al Ghaib dalam Tafsr al abar dan Tafsr al MishbAh ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ MafAtiu al Ghaib dalam Tafsr al abar dan Tafsr al MishbAh ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ MafAtiu al Ghaib dalam Tafsr al abar dan Tafsr al MishbAh ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42404-sifat-mutlak-perintah-mafatiu-al-ghaib-tafsr-ab</link>
	<guid isPermaLink="false">0c19da390265b5d9365125e0bd27b821</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 13:44:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ puspita jaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ journal al ]]></category>
	<category><![CDATA[ ghaib tafs ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,ghaib,jaya,journal,puspita,tafs]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh konteks sosial dan metodologi dalam penafsiran Al-Qur'an. Selain itu, studi komparatif antara tafsir klasik dan kontemporer dapat dilakukan untuk memahami perbedaan interpretasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - MafAtiu al-Ghaib dalam Tafsr al-abar dan Tafsr al-MishbAh: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh konteks sosial dan metodologi dalam penafsiran Al-Qur'an. Selain itu, studi komparatif antara tafsir klasik dan kontemporer dapat dilakukan untuk memahami perbedaan interpretasi dan perkembangan pemikiran dalam menafsirkan Al-Qur'an. Penelitian juga dapat fokus pada pengaruh sumber pendapat dan ijtihad dalam penafsiran, serta bagaimana hal itu mempengaruhi pemahaman dan penerapan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, menurut Ibn Jarr al-abar, lima kegaiban pada surah LuqmAn ayat 34 semuanya bersifat mutlak.Quraish Shihab, kegaiban tersebut ada yang bersifat mutlak dan ada pula yang nisbi.Perbedaan penafsiran kedua mufasir ini terlihat pada gaib kedua dan ketiga yang berkaitan dengan penurunan hujan dan tentang apa yang ada di dalam rahim, di mana al-abar menafsirkannya sebagai gaib mutlak, sedangkan menurut Quraish bersifat nisbi.Perbedaan ini disebabkan oleh pergeseran metode, perbedaan kondisi sosial saat ayat Al-Qur'an ditafsirkan, dan pengambilan sumber pendapat yang berbeda Perbedaan penafsiran antara mufassirs mengenai sebuah ayat atau surah Al-Qur'an sering ditemukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis interpretasi Al-abar dan Quraish serta memahami perbedaan interpretasi mereka tentang surah LuqmAn ayat 34 berdasarkan buku Tafsr al-abar dan Tafsr al-MishbAh. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis komparatif. Data dikumpulkan menggunakan teknik dokumentasi dari kedua buku tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-abar melihat lima unsur gaib sebagai mutlak, sedangkan Quraish melihat beberapa sebagai mutlak dan lainnya sebagai relatif. Perbedaan mereka terutama... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/7/sifat-mutlak-perintah-mafatiu-al-ghaib-tafsr-al-ab-thumb-9a2bf.webp" title="JURIS - MafAtiu al-Ghaib dalam Tafsr al-abar dan Tafsr al-MishbAh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/sifat-mutlak-perintah-mafatiu-al-ghaib-tafsr-al-ab-thumb-9a2bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/sifat-mutlak-perintah-mafatiu-al-ghaib-tafsr-al-ab-thumb-9a2bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/sifat-mutlak-perintah-mafatiu-al-ghaib-tafsr-al-ab-thumb-9a2bf.webp 1x" title="JURIS - MafAtiu al-Ghaib dalam Tafsr al-abar dan Tafsr al-MishbAh" alt="JURIS - MafAtiu al-Ghaib dalam Tafsr al-abar dan Tafsr al-MishbAh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/sifat-mutlak-perintah-mafatiu-al-ghaib-tafsr-al-ab-thumb-23c29.webp" title="JURIS - MafAtiu al-Ghaib dalam Tafsr al-abar dan Tafsr al-MishbAh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/sifat-mutlak-perintah-mafatiu-al-ghaib-tafsr-al-ab-thumb-23c29.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/sifat-mutlak-perintah-mafatiu-al-ghaib-tafsr-al-ab-thumb-23c29.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/sifat-mutlak-perintah-mafatiu-al-ghaib-tafsr-al-ab-thumb-23c29.webp 1x" title="JURIS - MafAtiu al-Ghaib dalam Tafsr al-abar dan Tafsr al-MishbAh" alt="JURIS - MafAtiu al-Ghaib dalam Tafsr al-abar dan Tafsr al-MishbAh" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/sifat-mutlak-perintah-mafatiu-al-ghaib-tafsr-al-ab-thumb-c7d1e.webp" title="JURIS - MafAtiu al-Ghaib dalam Tafsr al-abar dan Tafsr al-MishbAh" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/sifat-mutlak-perintah-mafatiu-al-ghaib-tafsr-al-ab-thumb-c7d1e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/sifat-mutlak-perintah-mafatiu-al-ghaib-tafsr-al-ab-thumb-c7d1e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/sifat-mutlak-perintah-mafatiu-al-ghaib-tafsr-al-ab-thumb-c7d1e.webp 1x" title="JURIS - MafAtiu al-Ghaib dalam Tafsr al-abar dan Tafsr al-MishbAh" alt="JURIS - MafAtiu al-Ghaib dalam Tafsr al-abar dan Tafsr al-MishbAh" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42404-sifat-mutlak-perintah-mafatiu-al-ghaib-tafsr-ab" title="JURIS - MafAtiu al-Ghaib dalam Tafsr al-abar dan Tafsr al-MishbAh" target="_blank">MafAtiu al-Ghaib dalam Tafsr al-abar dan Tafsr al-MishbAh</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh konteks sosial dan metodologi dalam penafsiran Al-Qur'an. Selain itu, studi komparatif antara tafsir klasik dan kontemporer dapat dilakukan untuk memahami perbedaan interpretasi dan perkembangan pemikiran dalam menafsirkan Al-Qur'an. Penelitian juga dapat fokus pada pengaruh sumber pendapat dan ijtihad dalam penafsiran, serta bagaimana hal itu mempengaruhi pemahaman dan penerapan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari..
<br>Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, menurut Ibn Jarr al-abar, lima kegaiban pada surah LuqmAn ayat 34 semuanya bersifat mutlak.Quraish Shihab, kegaiban tersebut ada yang bersifat mutlak dan ada pula yang nisbi.Perbedaan penafsiran kedua mufasir ini terlihat pada gaib kedua dan ketiga yang berkaitan dengan penurunan hujan dan tentang apa yang ada di dalam rahim, di mana al-abar menafsirkannya sebagai gaib mutlak, sedangkan menurut Quraish bersifat nisbi.Perbedaan ini disebabkan oleh pergeseran metode, perbedaan kondisi sosial saat ayat Al-Qur'an ditafsirkan, dan pengambilan sumber pendapat yang berbeda
<br>Perbedaan penafsiran antara mufassirs mengenai sebuah ayat atau surah Al-Qur'an sering ditemukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis interpretasi Al-abar dan Quraish serta memahami perbedaan interpretasi mereka tentang surah LuqmAn ayat 34 berdasarkan buku Tafsr al-abar dan Tafsr al-MishbAh. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis komparatif. Data dikumpulkan menggunakan teknik dokumentasi dari kedua buku tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-abar melihat lima unsur gaib sebagai mutlak, sedangkan Quraish melihat beberapa sebagai mutlak dan lainnya sebagai relatif. Perbedaan mereka terutama...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/7/sifat-mutlak-perintah-mafatiu-al-ghaib-tafsr-al-ab-thumb-23c29.webp" type="image/webp" length="69540" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/sifat-mutlak-perintah-mafatiu-al-ghaib-tafsr-al-ab-thumb-9a2bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/sifat-mutlak-perintah-mafatiu-al-ghaib-tafsr-al-ab-thumb-23c29.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/sifat-mutlak-perintah-mafatiu-al-ghaib-tafsr-al-ab-thumb-c7d1e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11915-tafasir-journal-quranic-studies-contextual-tafsir.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Status Kepemilikan Emas Virtual di Aplikasi Shopee Perspektif Fatwa DSN MUI Tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Status Kepemilikan Emas Virtual di Aplikasi Shopee Perspektif Fatwa DSN MUI Tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Status Kepemilikan Emas Virtual di Aplikasi Shopee Perspektif Fatwa DSN MUI Tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42394-beli-emas-antam-fatwa-kepemilikan-virtual-sho</link>
	<guid isPermaLink="false">c3dbf85f96df5d5d82970c7f9cc04e60</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 13:42:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ economic law ]]></category>
	<category><![CDATA[ undang cipta ]]></category>
	<category><![CDATA[ dsn mui ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cipta,dsn,economic,law,mui,undang]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengkaji implikasi hukum dari praktik tabungan emas virtual di aplikasi Shopee terhadap perlindungan konsumen, khususnya terkait dengan risiko yang mungkin timbul akibat fluktuasi harga emas dan keamanan data ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Status Kepemilikan Emas Virtual di Aplikasi Shopee Perspektif Fatwa DSN-MUI Tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengkaji implikasi hukum dari praktik tabungan emas virtual di aplikasi Shopee terhadap perlindungan konsumen, khususnya terkait dengan risiko yang mungkin timbul akibat fluktuasi harga emas dan keamanan data pribadi. Selain itu, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai mekanisme serah terima emas virtual yang sesuai dengan prinsip syariah, misalnya dengan mengembangkan model akad yang melibatkan pihak ketiga sebagai penjamin atau perantara. Selanjutnya, penelitian dapat difokuskan pada perbandingan praktik tabungan emas virtual di berbagai platform e-commerce, dengan mempertimbangkan perbedaan fitur, biaya, dan risiko yang ditawarkan, guna memberikan rekomendasi kebijakan yang komprehensif bagi pemerintah dan pelaku industri. Penelitian ini penting untuk memastikan bahwa praktik investasi emas virtual dapat memberikan manfaat ekonomi yang optimal bagi masyarakat, sekaligus tetap menjaga kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah dan hukum yang berlaku.. Kepemilikan emas virtual di aplikasi Shopee termasuk kepemilikan tidak sempurna karena hanya berupa saldo emas.Proses peralihan hak milik emas virtual melalui jual beli di aplikasi Shopee dianggap tidak sah karena tidak memenuhi rukun akad muamalah, yaitu tidak adanya serah terima barang.Status kepemilikan emas virtual di aplikasi Shopee menurut Fatwa DSN MUI No.77/DSN-MUI/VI/2010 tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai adalah mubah, namun kepemilikan dianggap tidak sah karena tidak ada serah terima barang Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Status Kepemilikan Emas Virtual di Aplikasi Shopee Ditinjau Fatwa DSN No 77/DSN-MUI/VI/2010 Tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai dilihat dari proses peralihan hak milik melalui jual beli. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa 1) Kepemilikan emas virtual di aplikasi Shopee dalam Islam termasuk kedalam kepemilikan tidak sempurna karena hanya berupa saldo emas (tidak berwujud) 2) Proses pemilikan atau peralihan hak milik emas virtual melalui jual beli di aplikasi Shopee dianggap tidak sah karena tidak memenuhi akad muamalah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/8/beli-emas-antam-fatwa-kepemilikan-virtual-shopee-p-thumb-e98cc.webp" title="JURIS - Status Kepemilikan Emas Virtual di Aplikasi Shopee Perspektif Fatwa DSN-MUI Tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/beli-emas-antam-fatwa-kepemilikan-virtual-shopee-p-thumb-e98cc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/beli-emas-antam-fatwa-kepemilikan-virtual-shopee-p-thumb-e98cc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/beli-emas-antam-fatwa-kepemilikan-virtual-shopee-p-thumb-e98cc.webp 1x" title="JURIS - Status Kepemilikan Emas Virtual di Aplikasi Shopee Perspektif Fatwa DSN-MUI Tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai" alt="JURIS - Status Kepemilikan Emas Virtual di Aplikasi Shopee Perspektif Fatwa DSN-MUI Tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/beli-emas-antam-fatwa-kepemilikan-virtual-shopee-p-thumb-cae38.webp" title="JURIS - Status Kepemilikan Emas Virtual di Aplikasi Shopee Perspektif Fatwa DSN-MUI Tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/beli-emas-antam-fatwa-kepemilikan-virtual-shopee-p-thumb-cae38.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/beli-emas-antam-fatwa-kepemilikan-virtual-shopee-p-thumb-cae38.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/beli-emas-antam-fatwa-kepemilikan-virtual-shopee-p-thumb-cae38.webp 1x" title="JURIS - Status Kepemilikan Emas Virtual di Aplikasi Shopee Perspektif Fatwa DSN-MUI Tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai" alt="JURIS - Status Kepemilikan Emas Virtual di Aplikasi Shopee Perspektif Fatwa DSN-MUI Tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/beli-emas-antam-fatwa-kepemilikan-virtual-shopee-p-thumb-70dee.webp" title="JURIS - Status Kepemilikan Emas Virtual di Aplikasi Shopee Perspektif Fatwa DSN-MUI Tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/beli-emas-antam-fatwa-kepemilikan-virtual-shopee-p-thumb-70dee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/beli-emas-antam-fatwa-kepemilikan-virtual-shopee-p-thumb-70dee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/beli-emas-antam-fatwa-kepemilikan-virtual-shopee-p-thumb-70dee.webp 1x" title="JURIS - Status Kepemilikan Emas Virtual di Aplikasi Shopee Perspektif Fatwa DSN-MUI Tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai" alt="JURIS - Status Kepemilikan Emas Virtual di Aplikasi Shopee Perspektif Fatwa DSN-MUI Tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42394-beli-emas-antam-fatwa-kepemilikan-virtual-sho" title="JURIS - Status Kepemilikan Emas Virtual di Aplikasi Shopee Perspektif Fatwa DSN-MUI Tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai" target="_blank">Status Kepemilikan Emas Virtual di Aplikasi Shopee Perspektif Fatwa DSN-MUI Tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengkaji implikasi hukum dari praktik tabungan emas virtual di aplikasi Shopee terhadap perlindungan konsumen, khususnya terkait dengan risiko yang mungkin timbul akibat fluktuasi harga emas dan keamanan data pribadi. Selain itu, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai mekanisme serah terima emas virtual yang sesuai dengan prinsip syariah, misalnya dengan mengembangkan model akad yang melibatkan pihak ketiga sebagai penjamin atau perantara. Selanjutnya, penelitian dapat difokuskan pada perbandingan praktik tabungan emas virtual di berbagai platform e-commerce, dengan mempertimbangkan perbedaan fitur, biaya, dan risiko yang ditawarkan, guna memberikan rekomendasi kebijakan yang komprehensif bagi pemerintah dan pelaku industri. Penelitian ini penting untuk memastikan bahwa praktik investasi emas virtual dapat memberikan manfaat ekonomi yang optimal bagi masyarakat, sekaligus tetap menjaga kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah dan hukum yang berlaku..
<br>Kepemilikan emas virtual di aplikasi Shopee termasuk kepemilikan tidak sempurna karena hanya berupa saldo emas.Proses peralihan hak milik emas virtual melalui jual beli di aplikasi Shopee dianggap tidak sah karena tidak memenuhi rukun akad muamalah, yaitu tidak adanya serah terima barang.Status kepemilikan emas virtual di aplikasi Shopee menurut Fatwa DSN MUI No.77/DSN-MUI/VI/2010 tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai adalah mubah, namun kepemilikan dianggap tidak sah karena tidak ada serah terima barang
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Status Kepemilikan Emas Virtual di Aplikasi Shopee Ditinjau Fatwa DSN No 77/DSN-MUI/VI/2010 Tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai dilihat dari proses peralihan hak milik melalui jual beli. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa 1) Kepemilikan emas virtual di aplikasi Shopee dalam Islam termasuk kedalam kepemilikan tidak sempurna karena hanya berupa saldo emas (tidak berwujud) 2) Proses pemilikan atau peralihan hak milik emas virtual melalui jual beli di aplikasi Shopee dianggap tidak sah karena tidak memenuhi akad muamalah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/8/beli-emas-antam-fatwa-kepemilikan-virtual-shopee-p-thumb-e98cc.webp" type="image/webp" length="89300" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/beli-emas-antam-fatwa-kepemilikan-virtual-shopee-p-thumb-e98cc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/beli-emas-antam-fatwa-kepemilikan-virtual-shopee-p-thumb-cae38.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/beli-emas-antam-fatwa-kepemilikan-virtual-shopee-p-thumb-70dee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11911-invest-journal-sharia-economic-law.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Keunggulan Produk Digital Marketing dan Modal Usaha Terhadap Daya Saing Usaha Mikro Kecil Menengah Di desa Tambakmas ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Keunggulan Produk Digital Marketing dan Modal Usaha Terhadap Daya Saing Usaha Mikro Kecil Menengah Di desa Tambakmas ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Keunggulan Produk Digital Marketing dan Modal Usaha Terhadap Daya Saing Usaha Mikro Kecil Menengah Di desa Tambakmas ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42408-positif-digital-marketing-umkm-lokal-promosi</link>
	<guid isPermaLink="false">b1ffba7cec49b361bfe8138b13ee7423</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 13:41:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hifzh al ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,hifzh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji lebih dalam bagaimana faktor cuaca memengaruhi proses produksi dan pada akhirnya menurunkan keunggulan produk, terutama pada UMKM makanan lokal seperti kue manco cimut; penelitian bisa mengeksplorasi strategi mitigasi risiko produksi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Keunggulan Produk, Digital Marketing dan Modal Usaha Terhadap Daya Saing Usaha Mikro Kecil Menengah Di desa Tambakmas: Pertama, perlu dikaji lebih dalam bagaimana faktor cuaca memengaruhi proses produksi dan pada akhirnya menurunkan keunggulan produk, terutama pada UMKM makanan lokal seperti kue manco cimut; penelitian bisa mengeksplorasi strategi mitigasi risiko produksi berbasis prakiraan cuaca. Kedua, penting untuk mempelajari potensi ekspansi pasar internasional bagi UMKM lokal melalui platform digital; penelitian dapat menguji efektivitas media sosial atau e-commerce global dalam menjangkau konsumen luar negeri dan hambatan budaya atau logistik yang muncul. Ketiga, sebaiknya diteliti bagaimana akses terhadap modal usaha yang lebih besar dapat membantu UMKM mengatasi kendala operasional spesifik, seperti fluktuasi bahan baku akibat musim; penelitian bisa menguji model pembiayaan mikro yang fleksibel berbasis kondisi iklim. Kombinasi ketiga aspek ini dapat menghasilkan strategi berkelanjutan yang memperkuat daya saing UMKM secara menyeluruh. Dengan memahami keterkaitan antara lingkungan, teknologi, dan keuangan, UMKM dapat lebih tangguh menghadapi tantangan. Penelitian lanjutan sebaiknya menguji integrasi sistem informasi digital yang mencakup manajemen produksi, pemasaran, dan keuangan. Pendekatan holistik ini sangat penting untuk keberlanjutan usaha kecil di era digital. Selain itu, perlu dievaluasi peran lembaga lokal dalam mendukung koneksi antar-UMKM. Kolaborasi antar pelaku usaha bisa menjadi solusi efektif dalam mengatasi keterbatasan sumber daya. Dengan demikian, penelitian mendatang harus fokus pada penguatan ekosistem UMKM secara menyeluruh.. Keunggulan produk memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah di Desa Tambakmas, yang ditunjukkan oleh respons positif mayoritas responden terhadap keunikan produk.Pemasaran digital juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap daya saing, tercermin dari tingginya respons positif terhadap kemudahan transaksi dan interaktivitas.Modal usaha turut berpengaruh positif dan signifikan terhadap daya saing, dengan mayoritas UMKM menyatakan setuju terhadap struktur permodalan dan pemanfaatan modal tambahan Pendahuluan: Daya saing merupakan konsep perbandingan kemampuan dan kinerja suatu perusahaan, subsektor, atau negara dalam menjual atau menyediakan barang dan jasa di pasar. Metode Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh parsial maupun simultan dari keunggulan produk, pemasaran digital, dan modal usaha terhadap daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah di Desa Tambakmas dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan jumlah sampel sebanyak 40 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, dan analisis data menggunakan uji instrumen, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, serta uji hipotesis dengan bantuan SPSS 25. Hasil dan Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) keunggulan produk berpengaruh... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/e/positif-digital-marketing-umkm-lokal-promosi-bantu-thumb-9f735.webp" title="JURIS - Pengaruh Keunggulan Produk, Digital Marketing dan Modal Usaha Terhadap Daya Saing Usaha Mikro Kecil Menengah Di desa Tambakmas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/positif-digital-marketing-umkm-lokal-promosi-bantu-thumb-9f735.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/positif-digital-marketing-umkm-lokal-promosi-bantu-thumb-9f735.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/positif-digital-marketing-umkm-lokal-promosi-bantu-thumb-9f735.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Keunggulan Produk, Digital Marketing dan Modal Usaha Terhadap Daya Saing Usaha Mikro Kecil Menengah Di desa Tambakmas" alt="JURIS - Pengaruh Keunggulan Produk, Digital Marketing dan Modal Usaha Terhadap Daya Saing Usaha Mikro Kecil Menengah Di desa Tambakmas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/positif-digital-marketing-umkm-lokal-promosi-bantu-thumb-5e892.webp" title="JURIS - Pengaruh Keunggulan Produk, Digital Marketing dan Modal Usaha Terhadap Daya Saing Usaha Mikro Kecil Menengah Di desa Tambakmas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/positif-digital-marketing-umkm-lokal-promosi-bantu-thumb-5e892.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/positif-digital-marketing-umkm-lokal-promosi-bantu-thumb-5e892.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/positif-digital-marketing-umkm-lokal-promosi-bantu-thumb-5e892.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Keunggulan Produk, Digital Marketing dan Modal Usaha Terhadap Daya Saing Usaha Mikro Kecil Menengah Di desa Tambakmas" alt="JURIS - Pengaruh Keunggulan Produk, Digital Marketing dan Modal Usaha Terhadap Daya Saing Usaha Mikro Kecil Menengah Di desa Tambakmas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/positif-digital-marketing-umkm-lokal-promosi-bantu-thumb-79bad.webp" title="JURIS - Pengaruh Keunggulan Produk, Digital Marketing dan Modal Usaha Terhadap Daya Saing Usaha Mikro Kecil Menengah Di desa Tambakmas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/positif-digital-marketing-umkm-lokal-promosi-bantu-thumb-79bad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/positif-digital-marketing-umkm-lokal-promosi-bantu-thumb-79bad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/positif-digital-marketing-umkm-lokal-promosi-bantu-thumb-79bad.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Keunggulan Produk, Digital Marketing dan Modal Usaha Terhadap Daya Saing Usaha Mikro Kecil Menengah Di desa Tambakmas" alt="JURIS - Pengaruh Keunggulan Produk, Digital Marketing dan Modal Usaha Terhadap Daya Saing Usaha Mikro Kecil Menengah Di desa Tambakmas" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42408-positif-digital-marketing-umkm-lokal-promosi" title="JURIS - Pengaruh Keunggulan Produk, Digital Marketing dan Modal Usaha Terhadap Daya Saing Usaha Mikro Kecil Menengah Di desa Tambakmas" target="_blank">Pengaruh Keunggulan Produk, Digital Marketing dan Modal Usaha Terhadap Daya Saing Usaha Mikro Kecil Menengah Di desa Tambakmas</a>: Pertama, perlu dikaji lebih dalam bagaimana faktor cuaca memengaruhi proses produksi dan pada akhirnya menurunkan keunggulan produk, terutama pada UMKM makanan lokal seperti kue manco cimut; penelitian bisa mengeksplorasi strategi mitigasi risiko produksi berbasis prakiraan cuaca. Kedua, penting untuk mempelajari potensi ekspansi pasar internasional bagi UMKM lokal melalui platform digital; penelitian dapat menguji efektivitas media sosial atau e-commerce global dalam menjangkau konsumen luar negeri dan hambatan budaya atau logistik yang muncul. Ketiga, sebaiknya diteliti bagaimana akses terhadap modal usaha yang lebih besar dapat membantu UMKM mengatasi kendala operasional spesifik, seperti fluktuasi bahan baku akibat musim; penelitian bisa menguji model pembiayaan mikro yang fleksibel berbasis kondisi iklim. Kombinasi ketiga aspek ini dapat menghasilkan strategi berkelanjutan yang memperkuat daya saing UMKM secara menyeluruh. Dengan memahami keterkaitan antara lingkungan, teknologi, dan keuangan, UMKM dapat lebih tangguh menghadapi tantangan. Penelitian lanjutan sebaiknya menguji integrasi sistem informasi digital yang mencakup manajemen produksi, pemasaran, dan keuangan. Pendekatan holistik ini sangat penting untuk keberlanjutan usaha kecil di era digital. Selain itu, perlu dievaluasi peran lembaga lokal dalam mendukung koneksi antar-UMKM. Kolaborasi antar pelaku usaha bisa menjadi solusi efektif dalam mengatasi keterbatasan sumber daya. Dengan demikian, penelitian mendatang harus fokus pada penguatan ekosistem UMKM secara menyeluruh..
<br>Keunggulan produk memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah di Desa Tambakmas, yang ditunjukkan oleh respons positif mayoritas responden terhadap keunikan produk.Pemasaran digital juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap daya saing, tercermin dari tingginya respons positif terhadap kemudahan transaksi dan interaktivitas.Modal usaha turut berpengaruh positif dan signifikan terhadap daya saing, dengan mayoritas UMKM menyatakan setuju terhadap struktur permodalan dan pemanfaatan modal tambahan
<br>Pendahuluan: Daya saing merupakan konsep perbandingan kemampuan dan kinerja suatu perusahaan, subsektor, atau negara dalam menjual atau menyediakan barang dan jasa di pasar. Metode Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh parsial maupun simultan dari keunggulan produk, pemasaran digital, dan modal usaha terhadap daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah di Desa Tambakmas dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan jumlah sampel sebanyak 40 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, dan analisis data menggunakan uji instrumen, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, serta uji hipotesis dengan bantuan SPSS 25. Hasil dan Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) keunggulan produk berpengaruh...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/e/positif-digital-marketing-umkm-lokal-promosi-bantu-thumb-9f735.webp" type="image/webp" length="76514" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/positif-digital-marketing-umkm-lokal-promosi-bantu-thumb-9f735.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/positif-digital-marketing-umkm-lokal-promosi-bantu-thumb-5e892.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/positif-digital-marketing-umkm-lokal-promosi-bantu-thumb-79bad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11917-kasbuna-journal-islamic-business-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Reflection of Qs Ar Radu 11 and Qs Al Anfal 53 Self Awareness as Social Piety ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Reflection of Qs Ar Radu 11 and Qs Al Anfal 53 Self Awareness as Social Piety ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Reflection of Qs Ar Radu 11 and Qs Al Anfal 53 Self Awareness as Social Piety ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42412-masyarakat-muslim-bajo-tokoh-agama-peng</link>
	<guid isPermaLink="false">af41541284a029055ffdd87ef27b385f</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 13:41:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ puspita jaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ journal al ]]></category>
	<category><![CDATA[ ghaib tafs ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,ghaib,jaya,journal,puspita,tafs]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan metode pendidikan yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai kesadaran diri (self-awareness) sejak usia dini. Bagaimana cara mengintegrasikan konsep self-awareness dalam kurikulum pendidikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Reflection of Qs. Ar-Ra'du: 11 and Qs. Al-Anfal: 53 Self Awareness as Social Piety: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan metode pendidikan yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai kesadaran diri (self-awareness) sejak usia dini. Bagaimana cara mengintegrasikan konsep self-awareness dalam kurikulum pendidikan agama Islam agar tidak hanya menjadi pengetahuan kognitif, tetapi juga membentuk karakter yang bertanggung jawab secara spiritual dan sosial? Bagaimana cara mengukur dan mengevaluasi tingkat kesadaran diri (self-awareness) dalam konteks pendidikan agama Islam, dan bagaimana hal ini dapat digunakan sebagai indikator keberhasilan pendidikan karakter? Apakah ada metode atau pendekatan khusus yang dapat digunakan untuk meningkatkan kesadaran diri (self-awareness) dalam masyarakat, terutama di kalangan pemimpin agama, akademisi, dan publik figur?. Artikel ini menegaskan bahwa kesadaran diri (self-awareness) merupakan landasan fundamental bagi terwujudnya kesalehan sosial dalam Islam.Perubahan sosial yang hakiki hanya dapat terjadi jika diawali dengan perubahan internal pada diri setiap individu.Manusia adalah pelaku aktif perubahan, bukan sekadar objek pasif.Menjaga nikmat Allah dan mencegah kemerosotan masyarakat bergantung pada kemampuan kolektif dalam memelihara kesadaran diri yang berkelanjutan, yang diwujudkan melalui sikap syukur, introspeksi (muuAsabah), dan konsistensi dalam kebaikan (istiqAmah).Krisis moral dan spiritual dalam masyarakat Muslim kontemporer bersumber dari melemahnya self-awareness di berbagai lapisan, termasuk tokoh agama, intelektual, dan publik figur.Pendidikan Islam perlu mengintegrasikan pengembangan kesadaran diri secara mendalam ke dalam kurikulum, agar tidak hanya menghasilkan pemahaman kognitif, tetapi juga karakter yang bertanggung jawab secara spiritual dan sosial.Dengan demikian, membangun masyarakat yang saleh dan beradab harus dimulai dari penguatan self-awareness setiap individu, sebagai prasyarat utama transformasi sosial yang berkelanjutan Artikel ini membahas hubungan antara kesadaran diri (self-awareness) dan pembentukan kesalehan sosial, dengan merujuk pada refleksi atas QS. Al-RaAod ayat 11 dan QS. Al-AnfAl ayat 53. Dalam masyarakat Muslim saat ini yang menghadapi tantangan moral dan spiritual, kesadaran diri dapat menjadi fondasi dalam membangun karakter individu yang bertanggung jawab secara sosial dan spiritual. Melalui metode penelitian kualitatif dan pendekatan tafsir muqAran, studi ini mengeksplorasi bahwa transformasi individu adalah prasyarat untuk perubahan sosial yang lebih baik. QS. Al-RaAod ayat 11 menekankan urgensi perubahan internal sebagai kunci untuk menciptakan perubahan kolektif, sedangkan QS. Al-AnfAl ayat 53 menekankan pentingnya menjaga nikmat Allah dengan kesadaran diri yang konsisten. Refleksi atas kedua ayat ini menegaskan bahwa penguatan nilai-nilai spiritual melalui pendidikan karakter... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/5/masyarakat-muslim-bajo-tokoh-agama-pengaruh-sosial-thumb-763b3.webp" title="JURIS - Reflection of Qs. Ar-Ra&#039;du: 11 and Qs. Al-Anfal: 53 Self Awareness as Social Piety" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/masyarakat-muslim-bajo-tokoh-agama-pengaruh-sosial-thumb-763b3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/masyarakat-muslim-bajo-tokoh-agama-pengaruh-sosial-thumb-763b3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/masyarakat-muslim-bajo-tokoh-agama-pengaruh-sosial-thumb-763b3.webp 1x" title="JURIS - Reflection of Qs. Ar-Ra&#039;du: 11 and Qs. Al-Anfal: 53 Self Awareness as Social Piety" alt="JURIS - Reflection of Qs. Ar-Ra&#039;du: 11 and Qs. Al-Anfal: 53 Self Awareness as Social Piety" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/masyarakat-muslim-bajo-tokoh-agama-pengaruh-sosial-thumb-d6b2a.webp" title="JURIS - Reflection of Qs. Ar-Ra&#039;du: 11 and Qs. Al-Anfal: 53 Self Awareness as Social Piety" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/masyarakat-muslim-bajo-tokoh-agama-pengaruh-sosial-thumb-d6b2a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/masyarakat-muslim-bajo-tokoh-agama-pengaruh-sosial-thumb-d6b2a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/masyarakat-muslim-bajo-tokoh-agama-pengaruh-sosial-thumb-d6b2a.webp 1x" title="JURIS - Reflection of Qs. Ar-Ra&#039;du: 11 and Qs. Al-Anfal: 53 Self Awareness as Social Piety" alt="JURIS - Reflection of Qs. Ar-Ra&#039;du: 11 and Qs. Al-Anfal: 53 Self Awareness as Social Piety" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/masyarakat-muslim-bajo-tokoh-agama-pengaruh-sosial-thumb-8ac1d.webp" title="JURIS - Reflection of Qs. Ar-Ra&#039;du: 11 and Qs. Al-Anfal: 53 Self Awareness as Social Piety" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/masyarakat-muslim-bajo-tokoh-agama-pengaruh-sosial-thumb-8ac1d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/masyarakat-muslim-bajo-tokoh-agama-pengaruh-sosial-thumb-8ac1d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/masyarakat-muslim-bajo-tokoh-agama-pengaruh-sosial-thumb-8ac1d.webp 1x" title="JURIS - Reflection of Qs. Ar-Ra&#039;du: 11 and Qs. Al-Anfal: 53 Self Awareness as Social Piety" alt="JURIS - Reflection of Qs. Ar-Ra&#039;du: 11 and Qs. Al-Anfal: 53 Self Awareness as Social Piety" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42412-masyarakat-muslim-bajo-tokoh-agama-peng" title="JURIS - Reflection of Qs. Ar-Ra&#039;du: 11 and Qs. Al-Anfal: 53 Self Awareness as Social Piety" target="_blank">Reflection of Qs. Ar-Ra'du: 11 and Qs. Al-Anfal: 53 Self Awareness as Social Piety</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan metode pendidikan yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai kesadaran diri (self-awareness) sejak usia dini. Bagaimana cara mengintegrasikan konsep self-awareness dalam kurikulum pendidikan agama Islam agar tidak hanya menjadi pengetahuan kognitif, tetapi juga membentuk karakter yang bertanggung jawab secara spiritual dan sosial? Bagaimana cara mengukur dan mengevaluasi tingkat kesadaran diri (self-awareness) dalam konteks pendidikan agama Islam, dan bagaimana hal ini dapat digunakan sebagai indikator keberhasilan pendidikan karakter? Apakah ada metode atau pendekatan khusus yang dapat digunakan untuk meningkatkan kesadaran diri (self-awareness) dalam masyarakat, terutama di kalangan pemimpin agama, akademisi, dan publik figur?.
<br>Artikel ini menegaskan bahwa kesadaran diri (self-awareness) merupakan landasan fundamental bagi terwujudnya kesalehan sosial dalam Islam.Perubahan sosial yang hakiki hanya dapat terjadi jika diawali dengan perubahan internal pada diri setiap individu.Manusia adalah pelaku aktif perubahan, bukan sekadar objek pasif.Menjaga nikmat Allah dan mencegah kemerosotan masyarakat bergantung pada kemampuan kolektif dalam memelihara kesadaran diri yang berkelanjutan, yang diwujudkan melalui sikap syukur, introspeksi (muuAsabah), dan konsistensi dalam kebaikan (istiqAmah).Krisis moral dan spiritual dalam masyarakat Muslim kontemporer bersumber dari melemahnya self-awareness di berbagai lapisan, termasuk tokoh agama, intelektual, dan publik figur.Pendidikan Islam perlu mengintegrasikan pengembangan kesadaran diri secara mendalam ke dalam kurikulum, agar tidak hanya menghasilkan pemahaman kognitif, tetapi juga karakter yang bertanggung jawab secara spiritual dan sosial.Dengan demikian, membangun masyarakat yang saleh dan beradab harus dimulai dari penguatan self-awareness setiap individu, sebagai prasyarat utama transformasi sosial yang berkelanjutan
<br>Artikel ini membahas hubungan antara kesadaran diri (self-awareness) dan pembentukan kesalehan sosial, dengan merujuk pada refleksi atas QS. Al-RaAod ayat 11 dan QS. Al-AnfAl ayat 53. Dalam masyarakat Muslim saat ini yang menghadapi tantangan moral dan spiritual, kesadaran diri dapat menjadi fondasi dalam membangun karakter individu yang bertanggung jawab secara sosial dan spiritual. Melalui metode penelitian kualitatif dan pendekatan tafsir muqAran, studi ini mengeksplorasi bahwa transformasi individu adalah prasyarat untuk perubahan sosial yang lebih baik. QS. Al-RaAod ayat 11 menekankan urgensi perubahan internal sebagai kunci untuk menciptakan perubahan kolektif, sedangkan QS. Al-AnfAl ayat 53 menekankan pentingnya menjaga nikmat Allah dengan kesadaran diri yang konsisten. Refleksi atas kedua ayat ini menegaskan bahwa penguatan nilai-nilai spiritual melalui pendidikan karakter...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/5/masyarakat-muslim-bajo-tokoh-agama-pengaruh-sosial-thumb-763b3.webp" type="image/webp" length="71250" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/masyarakat-muslim-bajo-tokoh-agama-pengaruh-sosial-thumb-763b3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/masyarakat-muslim-bajo-tokoh-agama-pengaruh-sosial-thumb-d6b2a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/masyarakat-muslim-bajo-tokoh-agama-pengaruh-sosial-thumb-8ac1d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11915-tafasir-journal-quranic-studies-contextual-tafsir.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Bisnis Herbalife Nutrition Club Cupid Ceria Perspektif Fatwa DSN MUI NO 75 DSN MUI VII 2009 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Bisnis Herbalife Nutrition Club Cupid Ceria Perspektif Fatwa DSN MUI NO 75 DSN MUI VII 2009 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Bisnis Herbalife Nutrition Club Cupid Ceria Perspektif Fatwa DSN MUI NO 75 DSN MUI VII 2009 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42391-fatwa-dsn-mui-hasil-penelitian</link>
	<guid isPermaLink="false">c0939d051bf55be7ab3fa5c952580151</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 13:21:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ economic law ]]></category>
	<category><![CDATA[ undang cipta ]]></category>
	<category><![CDATA[ dsn mui ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cipta,dsn,economic,law,mui,undang]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai dampak sosial dan ekonomi dari bisnis Herbalife di masyarakat, terutama bagi konsumen yang tidak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Bisnis Herbalife Nutrition Club Cupid Ceria Perspektif Fatwa DSN-MUI NO.75/DSN MUI/VII/2009: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai dampak sosial dan ekonomi dari bisnis Herbalife di masyarakat, terutama bagi konsumen yang tidak terlibat dalam bisnis tersebut. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut mengenai sistem bonus dan royalti dalam bisnis Herbalife, termasuk bagaimana sistem ini mempengaruhi motivasi dan perilaku para anggota bisnis. Ketiga, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut mengenai konsep igra' dalam bisnis Herbalife dan bagaimana konsep ini dapat mempengaruhi perilaku konsumen dan anggota bisnis.. Harga produk Herbalife termasuk dalam konsep Excessive Markup sehingga belum sesuai dengan ketentuan yang dimuat dalam fatwa DSN MUI No.75/DSN MUI/VII/2009 tentang PLBS karena harga produk Herbalife yang relatif mahal tersebut tidak sesuai dengan hasil produk yang diperoleh.Bonus dalam bisnis Herbalife yang berupa royalty dan bonus sudah sesuai dengan ketentuan dalam Fatwa DSN MUI No.Karena bonus yang didapat tersebut berdasarkan pada prestasi kerja nyata karena bonus tersebut meskipun diperoleh dari omset penjualan downline namun upline juga harus mempunyai omset penjualan secara pribadi, dalam bisnis Herbalife juga sudah ditentukan secara lengkap jumlah bonus yang akan diberikan mulai dari level supervisor sampai dengan presidentAos team, pada bisnis Herbalife tidak ada bonus yang diperoleh upline secara pasif, karena bonus dan royalty tersebut diperoleh dengan syarat upline juga harus beromset, bahwa dalam bisnis Herbalife tidak ada eksploitasi dan ketidakadilan karena pembagian bonus dan royalty sudah didasarkan pada kerja nyata.Dalam Bisnis Herbalife tidak mengandung unsur Ighra>' sehingga sudah sesuai dengan ketentuan dalam Fatwa DSN MUI No.Karena bonus yang diberikan dalam bisnis ini tidak membuat para pebisnisnya sampai melalaikan kewajiban mereka bahkan yang tertarik bisnis adalah mereka yang mempunyai hasil produk Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perspektif fatwa DSN MUI No.75/DSN MUI/VII/2009 tentang PLBS tentang praktik bisnis Herbalife di Nutrition Club Cupid Ceria Kota Madiun terkait harga, royalti, dan konsep dari igra'. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa 1) Harga produk Herbalife tidak mengikuti fatwa DSN MUI No.75/DSN MUI/VII/2009 tentang PLBS karena termasuk dalam kategori Markup Berlebihan karena harga produk relatif tinggi dan tidak sesuai dengan bagi hasil 2) Royalti dalam sistem bonus Herbalife sepenuhnya mengikuti fatwa DSN MUI No.75/DSN MUI/VII/2009 tentang PLBS karena bonus merupakan hasil kerja nyata, besarannya tepat, bukan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/2/fatwa-dsn-mui-dsn-mui-hasil-penelitian-produk-mark-thumb-b0323.webp" title="JURIS - Bisnis Herbalife Nutrition Club Cupid Ceria Perspektif Fatwa DSN-MUI NO.75/DSN MUI/VII/2009" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/fatwa-dsn-mui-dsn-mui-hasil-penelitian-produk-mark-thumb-b0323.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/fatwa-dsn-mui-dsn-mui-hasil-penelitian-produk-mark-thumb-b0323.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/fatwa-dsn-mui-dsn-mui-hasil-penelitian-produk-mark-thumb-b0323.webp 1x" title="JURIS - Bisnis Herbalife Nutrition Club Cupid Ceria Perspektif Fatwa DSN-MUI NO.75/DSN MUI/VII/2009" alt="JURIS - Bisnis Herbalife Nutrition Club Cupid Ceria Perspektif Fatwa DSN-MUI NO.75/DSN MUI/VII/2009" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/2/fatwa-dsn-mui-dsn-mui-hasil-penelitian-produk-mark-thumb-e6efe.webp" title="JURIS - Bisnis Herbalife Nutrition Club Cupid Ceria Perspektif Fatwa DSN-MUI NO.75/DSN MUI/VII/2009" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/fatwa-dsn-mui-dsn-mui-hasil-penelitian-produk-mark-thumb-e6efe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/fatwa-dsn-mui-dsn-mui-hasil-penelitian-produk-mark-thumb-e6efe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/fatwa-dsn-mui-dsn-mui-hasil-penelitian-produk-mark-thumb-e6efe.webp 1x" title="JURIS - Bisnis Herbalife Nutrition Club Cupid Ceria Perspektif Fatwa DSN-MUI NO.75/DSN MUI/VII/2009" alt="JURIS - Bisnis Herbalife Nutrition Club Cupid Ceria Perspektif Fatwa DSN-MUI NO.75/DSN MUI/VII/2009" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/2/fatwa-dsn-mui-dsn-mui-hasil-penelitian-produk-mark-thumb-0b9e0.webp" title="JURIS - Bisnis Herbalife Nutrition Club Cupid Ceria Perspektif Fatwa DSN-MUI NO.75/DSN MUI/VII/2009" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/fatwa-dsn-mui-dsn-mui-hasil-penelitian-produk-mark-thumb-0b9e0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/fatwa-dsn-mui-dsn-mui-hasil-penelitian-produk-mark-thumb-0b9e0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/fatwa-dsn-mui-dsn-mui-hasil-penelitian-produk-mark-thumb-0b9e0.webp 1x" title="JURIS - Bisnis Herbalife Nutrition Club Cupid Ceria Perspektif Fatwa DSN-MUI NO.75/DSN MUI/VII/2009" alt="JURIS - Bisnis Herbalife Nutrition Club Cupid Ceria Perspektif Fatwa DSN-MUI NO.75/DSN MUI/VII/2009" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42391-fatwa-dsn-mui-hasil-penelitian" title="JURIS - Bisnis Herbalife Nutrition Club Cupid Ceria Perspektif Fatwa DSN-MUI NO.75/DSN MUI/VII/2009" target="_blank">Bisnis Herbalife Nutrition Club Cupid Ceria Perspektif Fatwa DSN-MUI NO.75/DSN MUI/VII/2009</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai dampak sosial dan ekonomi dari bisnis Herbalife di masyarakat, terutama bagi konsumen yang tidak terlibat dalam bisnis tersebut. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut mengenai sistem bonus dan royalti dalam bisnis Herbalife, termasuk bagaimana sistem ini mempengaruhi motivasi dan perilaku para anggota bisnis. Ketiga, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut mengenai konsep igra' dalam bisnis Herbalife dan bagaimana konsep ini dapat mempengaruhi perilaku konsumen dan anggota bisnis..
<br>Harga produk Herbalife termasuk dalam konsep Excessive Markup sehingga belum sesuai dengan ketentuan yang dimuat dalam fatwa DSN MUI No.75/DSN MUI/VII/2009 tentang PLBS karena harga produk Herbalife yang relatif mahal tersebut tidak sesuai dengan hasil produk yang diperoleh.Bonus dalam bisnis Herbalife yang berupa royalty dan bonus sudah sesuai dengan ketentuan dalam Fatwa DSN MUI No.Karena bonus yang didapat tersebut berdasarkan pada prestasi kerja nyata karena bonus tersebut meskipun diperoleh dari omset penjualan downline namun upline juga harus mempunyai omset penjualan secara pribadi, dalam bisnis Herbalife juga sudah ditentukan secara lengkap jumlah bonus yang akan diberikan mulai dari level supervisor sampai dengan presidentAos team, pada bisnis Herbalife tidak ada bonus yang diperoleh upline secara pasif, karena bonus dan royalty tersebut diperoleh dengan syarat upline juga harus beromset, bahwa dalam bisnis Herbalife tidak ada eksploitasi dan ketidakadilan karena pembagian bonus dan royalty sudah didasarkan pada kerja nyata.Dalam Bisnis Herbalife tidak mengandung unsur Ighra>' sehingga sudah sesuai dengan ketentuan dalam Fatwa DSN MUI No.Karena bonus yang diberikan dalam bisnis ini tidak membuat para pebisnisnya sampai melalaikan kewajiban mereka bahkan yang tertarik bisnis adalah mereka yang mempunyai hasil produk
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perspektif fatwa DSN MUI No.75/DSN MUI/VII/2009 tentang PLBS tentang praktik bisnis Herbalife di Nutrition Club Cupid Ceria Kota Madiun terkait harga, royalti, dan konsep dari igra'. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa 1) Harga produk Herbalife tidak mengikuti fatwa DSN MUI No.75/DSN MUI/VII/2009 tentang PLBS karena termasuk dalam kategori Markup Berlebihan karena harga produk relatif tinggi dan tidak sesuai dengan bagi hasil 2) Royalti dalam sistem bonus Herbalife sepenuhnya mengikuti fatwa DSN MUI No.75/DSN MUI/VII/2009 tentang PLBS karena bonus merupakan hasil kerja nyata, besarannya tepat, bukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/2/fatwa-dsn-mui-dsn-mui-hasil-penelitian-produk-mark-thumb-e6efe.webp" type="image/webp" length="101830" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/fatwa-dsn-mui-dsn-mui-hasil-penelitian-produk-mark-thumb-b0323.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/fatwa-dsn-mui-dsn-mui-hasil-penelitian-produk-mark-thumb-e6efe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/fatwa-dsn-mui-dsn-mui-hasil-penelitian-produk-mark-thumb-0b9e0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11911-invest-journal-sharia-economic-law.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pembiayaan Pendidikan Anak Yatim Piatu Sebagai Dampak Sekunder Pandemi Covid 19 di Indonesia Melalui Zakat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pembiayaan Pendidikan Anak Yatim Piatu Sebagai Dampak Sekunder Pandemi Covid 19 di Indonesia Melalui Zakat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pembiayaan Pendidikan Anak Yatim Piatu Sebagai Dampak Sekunder Pandemi Covid 19 di Indonesia Melalui Zakat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42393-mayoritas-anak-yatim-resiliensi-piatu-pendid</link>
	<guid isPermaLink="false">b1be3fce66b5ddb2dac9f5d885a71d76</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 13:14:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ economic law ]]></category>
	<category><![CDATA[ undang cipta ]]></category>
	<category><![CDATA[ dsn mui ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cipta,dsn,economic,law,mui,undang]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertanyaan penelitian tentang bagaimana mekanisme kolaborasi antara BAZNAS, lembaga swadaya, dan pemerintah daerah dapat memperkuat sinergi pengelolaan zakat pendidikan bagi anak yatim piatu; studi longitudinal yang menilai dampak jangka panjang program ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pembiayaan Pendidikan Anak Yatim Piatu Sebagai Dampak Sekunder Pandemi Covid-19 di Indonesia Melalui Zakat: Pertanyaan penelitian tentang bagaimana mekanisme kolaborasi antara BAZNAS, lembaga swadaya, dan pemerintah daerah dapat memperkuat sinergi pengelolaan zakat pendidikan bagi anak yatim piatu; studi longitudinal yang menilai dampak jangka panjang program zakat pendidikan terhadap tingkat kelulusan dan partisipasi sekolah di wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi; analisis kebijakan untuk merancang payung hukum khusus yang mengakomodasi alokasi dana zakat pendidikan bagi kelompok anak yang kehilangan orang tua selama pandemi.. Pandemi CovidAc19 menciptakan dampak sekunder berupa peningkatan anak yatim piatu.Pendidikan bagi anak tersebut menjadi rentan dan tidak dapat diselesaikan oleh satu instansi saja.BAZNAS sudah menyalurkan zakat untuk pendidikan, namun belum ada program khusus bagi anak yatim piatu akibat pandemi.Kerjasama multiAcpihak dan payung hukum yang jelas diperlukan untuk mengatasi dampak sekunder ini Pandemi CovidAc19 menghasilkan dampak sekunder berupa peningkatan jumlah anak yatim piatu akibat kehilangan salah satu atau kedua orang tua. Penelitian ini menggunakan metode library research untuk mengevaluasi dampak pandemi terhadap anak, peran zakat dalam mendukung pendidikan anak yatim piatu, dan kepastian hukum untuk pendidikan selama pandemi. Hasil menunjukkan bahwa BAZNAS telah menyalurkan dana zakat untuk pendidikan, namun belum ada program khusus bagi anak yatim piatu akibat CovidAc19. Oleh karena itu, diperlukan kerjasama multiAcpihak dan payung hukum yang jelas untuk memastikan keberlanjutan pendidikan bagi kelompok rentan ini. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/9/mayoritas-anak-yatim-resiliensi-piatu-pendidikan-s-thumb-58b27.webp" title="JURIS - Pembiayaan Pendidikan Anak Yatim Piatu Sebagai Dampak Sekunder Pandemi Covid-19 di Indonesia Melalui Zakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/mayoritas-anak-yatim-resiliensi-piatu-pendidikan-s-thumb-58b27.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/mayoritas-anak-yatim-resiliensi-piatu-pendidikan-s-thumb-58b27.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/mayoritas-anak-yatim-resiliensi-piatu-pendidikan-s-thumb-58b27.webp 1x" title="JURIS - Pembiayaan Pendidikan Anak Yatim Piatu Sebagai Dampak Sekunder Pandemi Covid-19 di Indonesia Melalui Zakat" alt="JURIS - Pembiayaan Pendidikan Anak Yatim Piatu Sebagai Dampak Sekunder Pandemi Covid-19 di Indonesia Melalui Zakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/mayoritas-anak-yatim-resiliensi-piatu-pendidikan-s-thumb-30d7f.webp" title="JURIS - Pembiayaan Pendidikan Anak Yatim Piatu Sebagai Dampak Sekunder Pandemi Covid-19 di Indonesia Melalui Zakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/mayoritas-anak-yatim-resiliensi-piatu-pendidikan-s-thumb-30d7f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/mayoritas-anak-yatim-resiliensi-piatu-pendidikan-s-thumb-30d7f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/mayoritas-anak-yatim-resiliensi-piatu-pendidikan-s-thumb-30d7f.webp 1x" title="JURIS - Pembiayaan Pendidikan Anak Yatim Piatu Sebagai Dampak Sekunder Pandemi Covid-19 di Indonesia Melalui Zakat" alt="JURIS - Pembiayaan Pendidikan Anak Yatim Piatu Sebagai Dampak Sekunder Pandemi Covid-19 di Indonesia Melalui Zakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/mayoritas-anak-yatim-resiliensi-piatu-pendidikan-s-thumb-99beb.webp" title="JURIS - Pembiayaan Pendidikan Anak Yatim Piatu Sebagai Dampak Sekunder Pandemi Covid-19 di Indonesia Melalui Zakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/mayoritas-anak-yatim-resiliensi-piatu-pendidikan-s-thumb-99beb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/mayoritas-anak-yatim-resiliensi-piatu-pendidikan-s-thumb-99beb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/mayoritas-anak-yatim-resiliensi-piatu-pendidikan-s-thumb-99beb.webp 1x" title="JURIS - Pembiayaan Pendidikan Anak Yatim Piatu Sebagai Dampak Sekunder Pandemi Covid-19 di Indonesia Melalui Zakat" alt="JURIS - Pembiayaan Pendidikan Anak Yatim Piatu Sebagai Dampak Sekunder Pandemi Covid-19 di Indonesia Melalui Zakat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42393-mayoritas-anak-yatim-resiliensi-piatu-pendid" title="JURIS - Pembiayaan Pendidikan Anak Yatim Piatu Sebagai Dampak Sekunder Pandemi Covid-19 di Indonesia Melalui Zakat" target="_blank">Pembiayaan Pendidikan Anak Yatim Piatu Sebagai Dampak Sekunder Pandemi Covid-19 di Indonesia Melalui Zakat</a>: Pertanyaan penelitian tentang bagaimana mekanisme kolaborasi antara BAZNAS, lembaga swadaya, dan pemerintah daerah dapat memperkuat sinergi pengelolaan zakat pendidikan bagi anak yatim piatu; studi longitudinal yang menilai dampak jangka panjang program zakat pendidikan terhadap tingkat kelulusan dan partisipasi sekolah di wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi; analisis kebijakan untuk merancang payung hukum khusus yang mengakomodasi alokasi dana zakat pendidikan bagi kelompok anak yang kehilangan orang tua selama pandemi..
<br>Pandemi CovidAc19 menciptakan dampak sekunder berupa peningkatan anak yatim piatu.Pendidikan bagi anak tersebut menjadi rentan dan tidak dapat diselesaikan oleh satu instansi saja.BAZNAS sudah menyalurkan zakat untuk pendidikan, namun belum ada program khusus bagi anak yatim piatu akibat pandemi.Kerjasama multiAcpihak dan payung hukum yang jelas diperlukan untuk mengatasi dampak sekunder ini
<br>Pandemi CovidAc19 menghasilkan dampak sekunder berupa peningkatan jumlah anak yatim piatu akibat kehilangan salah satu atau kedua orang tua. Penelitian ini menggunakan metode library research untuk mengevaluasi dampak pandemi terhadap anak, peran zakat dalam mendukung pendidikan anak yatim piatu, dan kepastian hukum untuk pendidikan selama pandemi. Hasil menunjukkan bahwa BAZNAS telah menyalurkan dana zakat untuk pendidikan, namun belum ada program khusus bagi anak yatim piatu akibat CovidAc19. Oleh karena itu, diperlukan kerjasama multiAcpihak dan payung hukum yang jelas untuk memastikan keberlanjutan pendidikan bagi kelompok rentan ini.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/9/mayoritas-anak-yatim-resiliensi-piatu-pendidikan-s-thumb-30d7f.webp" type="image/webp" length="94826" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/mayoritas-anak-yatim-resiliensi-piatu-pendidikan-s-thumb-58b27.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/mayoritas-anak-yatim-resiliensi-piatu-pendidikan-s-thumb-30d7f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/mayoritas-anak-yatim-resiliensi-piatu-pendidikan-s-thumb-99beb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11911-invest-journal-sharia-economic-law.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Acute cardiac care in rheumatic mitral stenosis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Acute cardiac care in rheumatic mitral stenosis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Acute cardiac care in rheumatic mitral stenosis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42411-perawatan-jantung-gagal-akut-stenosis-mitr</link>
	<guid isPermaLink="false">3c8446ee99587c707b5a5c261bcb3217</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 13:13:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ terminal pro ]]></category>
	<category><![CDATA[ bayu lestari ]]></category>
	<category><![CDATA[ budi satrijo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bayu,budi,lestari,pro,satrijo,terminal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan strategi intervensi yang lebih efektif untuk menangani komplikasi stenosis mitral reumatik, termasuk pengembangan protokol manajemen yang lebih komprehensif untuk menangani kondisi darurat kardiovaskular ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Acute cardiac care in rheumatic mitral stenosis: Penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan strategi intervensi yang lebih efektif untuk menangani komplikasi stenosis mitral reumatik, termasuk pengembangan protokol manajemen yang lebih komprehensif untuk menangani kondisi darurat kardiovaskular yang terkait. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi pendekatan terapi baru untuk mengendalikan laju jantung dan mengurangi kongesti pada pasien dengan stenosis mitral reumatik, dengan mempertimbangkan efek jangka panjang dari intervensi tersebut. Terakhir, studi prospektif yang menyelidiki hasil jangka panjang pasien yang menjalani komissurotomi mitral balon percutaneous (PMBC) dapat memberikan wawasan berharga tentang efektivitas dan keamanan prosedur ini dalam konteks stenosis mitral reumatik.. Stenosis mitral reumatik adalah penyakit kardiovaskular yang dapat dicegah yang menyebabkan komplikasi serius pada populasi usia produktif, dengan negara endemis seperti Indonesia melaporkan stenosis mitral terisolasi sebagai lesi katup utama.Perburukan akut stenosis mitral reumatik dapat memicu darurat kardiovaskular seperti gagal jantung akut dan syok kardiogenik, yang seringkali sulit didiagnosis di setting darurat.Patogenesis stenosis mitral melibatkan mimikri molekuler yang menyebabkan kerusakan katup progresif dan obstruksi aliran, yang menyebabkan peningkatan tekanan atrium kiri, hipertensi paru, dan penurunan output jantung.Manajemen dalam perawatan jantung akut berfokus pada pengendalian laju (untuk memperpanjang waktu pengisian diastolik), diuretik untuk kongesti, dan vasopresor tanpa efek kronotropik signifikan untuk syok.Penting untuk dicatat bahwa dalam syok kardiogenik yang disebabkan oleh stenosis mitral, perangkat dukungan sirkulasi mekanik (MCS) seperti TandemHeart RA-PA atau LAVA-ECMO dianggap lebih unggul karena mereka langsung mengosongkan atrium kiri, mengatasi mekanisme syok pra-ventrikular, sedangkan IABP dan Impella kurang mungkin bermanfaat.Oleh karena itu, diagnosis cepat melalui echocardiography dan intervensi definitif awal, seperti komissurotomi mitral balon percutaneous (PMBC), vital untuk meningkatkan hasil, bahkan dalam skenario kritis seperti syok kardiogenik dan kehamilan berisiko tinggi Penyakit jantung reumatik (RHD) dapat dicegah, meskipun orang-orang produktif mungkin mengalami konsekuensi. Indonesia, sebagai negara endemis RHD, terutama melaporkan stenosis mitral yang terisolasi di antara pasien RHD. Perburukan akut stenosis mitral dapat menyebabkan gagal jantung akut dan syok kardiogenik, aritmia, stroke, hipertensi paru, kejadian emboli sistemik, endokarditis infektif, dan masalah terkait kehamilan. Diagnosis darurat katup kritis, terutama stenosis mitral reumatik dalam perawatan jantung akut, sering diabaikan karena riwayat klinis yang mungkin menyerupai entitas penyakit lain. Tinjauan ini menyoroti manifestasi darurat klinis dan manajemen komprehensif stenosis mitral reumatik dalam perawatan jantung akut. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/6/perawatan-jantung-gagal-akut-stenosis-mitral-penya-thumb-05e05.webp" title="JURIS - Acute cardiac care in rheumatic mitral stenosis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/perawatan-jantung-gagal-akut-stenosis-mitral-penya-thumb-05e05.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/perawatan-jantung-gagal-akut-stenosis-mitral-penya-thumb-05e05.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/perawatan-jantung-gagal-akut-stenosis-mitral-penya-thumb-05e05.webp 1x" title="JURIS - Acute cardiac care in rheumatic mitral stenosis" alt="JURIS - Acute cardiac care in rheumatic mitral stenosis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/6/perawatan-jantung-gagal-akut-stenosis-mitral-penya-thumb-84cef.webp" title="JURIS - Acute cardiac care in rheumatic mitral stenosis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/perawatan-jantung-gagal-akut-stenosis-mitral-penya-thumb-84cef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/perawatan-jantung-gagal-akut-stenosis-mitral-penya-thumb-84cef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/perawatan-jantung-gagal-akut-stenosis-mitral-penya-thumb-84cef.webp 1x" title="JURIS - Acute cardiac care in rheumatic mitral stenosis" alt="JURIS - Acute cardiac care in rheumatic mitral stenosis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/6/perawatan-jantung-gagal-akut-stenosis-mitral-penya-thumb-cf88e.webp" title="JURIS - Acute cardiac care in rheumatic mitral stenosis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/perawatan-jantung-gagal-akut-stenosis-mitral-penya-thumb-cf88e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/perawatan-jantung-gagal-akut-stenosis-mitral-penya-thumb-cf88e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/perawatan-jantung-gagal-akut-stenosis-mitral-penya-thumb-cf88e.webp 1x" title="JURIS - Acute cardiac care in rheumatic mitral stenosis" alt="JURIS - Acute cardiac care in rheumatic mitral stenosis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42411-perawatan-jantung-gagal-akut-stenosis-mitr" title="JURIS - Acute cardiac care in rheumatic mitral stenosis" target="_blank">Acute cardiac care in rheumatic mitral stenosis</a>: Penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan strategi intervensi yang lebih efektif untuk menangani komplikasi stenosis mitral reumatik, termasuk pengembangan protokol manajemen yang lebih komprehensif untuk menangani kondisi darurat kardiovaskular yang terkait. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi pendekatan terapi baru untuk mengendalikan laju jantung dan mengurangi kongesti pada pasien dengan stenosis mitral reumatik, dengan mempertimbangkan efek jangka panjang dari intervensi tersebut. Terakhir, studi prospektif yang menyelidiki hasil jangka panjang pasien yang menjalani komissurotomi mitral balon percutaneous (PMBC) dapat memberikan wawasan berharga tentang efektivitas dan keamanan prosedur ini dalam konteks stenosis mitral reumatik..
<br>Stenosis mitral reumatik adalah penyakit kardiovaskular yang dapat dicegah yang menyebabkan komplikasi serius pada populasi usia produktif, dengan negara endemis seperti Indonesia melaporkan stenosis mitral terisolasi sebagai lesi katup utama.Perburukan akut stenosis mitral reumatik dapat memicu darurat kardiovaskular seperti gagal jantung akut dan syok kardiogenik, yang seringkali sulit didiagnosis di setting darurat.Patogenesis stenosis mitral melibatkan mimikri molekuler yang menyebabkan kerusakan katup progresif dan obstruksi aliran, yang menyebabkan peningkatan tekanan atrium kiri, hipertensi paru, dan penurunan output jantung.Manajemen dalam perawatan jantung akut berfokus pada pengendalian laju (untuk memperpanjang waktu pengisian diastolik), diuretik untuk kongesti, dan vasopresor tanpa efek kronotropik signifikan untuk syok.Penting untuk dicatat bahwa dalam syok kardiogenik yang disebabkan oleh stenosis mitral, perangkat dukungan sirkulasi mekanik (MCS) seperti TandemHeart RA-PA atau LAVA-ECMO dianggap lebih unggul karena mereka langsung mengosongkan atrium kiri, mengatasi mekanisme syok pra-ventrikular, sedangkan IABP dan Impella kurang mungkin bermanfaat.Oleh karena itu, diagnosis cepat melalui echocardiography dan intervensi definitif awal, seperti komissurotomi mitral balon percutaneous (PMBC), vital untuk meningkatkan hasil, bahkan dalam skenario kritis seperti syok kardiogenik dan kehamilan berisiko tinggi
<br>Penyakit jantung reumatik (RHD) dapat dicegah, meskipun orang-orang produktif mungkin mengalami konsekuensi. Indonesia, sebagai negara endemis RHD, terutama melaporkan stenosis mitral yang terisolasi di antara pasien RHD. Perburukan akut stenosis mitral dapat menyebabkan gagal jantung akut dan syok kardiogenik, aritmia, stroke, hipertensi paru, kejadian emboli sistemik, endokarditis infektif, dan masalah terkait kehamilan. Diagnosis darurat katup kritis, terutama stenosis mitral reumatik dalam perawatan jantung akut, sering diabaikan karena riwayat klinis yang mungkin menyerupai entitas penyakit lain. Tinjauan ini menyoroti manifestasi darurat klinis dan manajemen komprehensif stenosis mitral reumatik dalam perawatan jantung akut.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/6/perawatan-jantung-gagal-akut-stenosis-mitral-penya-thumb-84cef.webp" type="image/webp" length="114296" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/perawatan-jantung-gagal-akut-stenosis-mitral-penya-thumb-05e05.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/perawatan-jantung-gagal-akut-stenosis-mitral-penya-thumb-84cef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/perawatan-jantung-gagal-akut-stenosis-mitral-penya-thumb-cf88e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-482-ub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3069-heart-science-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Prognostic implications of pulmonary hypertension in heart failure preserved and reduced ejection fraction ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Prognostic implications of pulmonary hypertension in heart failure preserved and reduced ejection fraction ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Prognostic implications of pulmonary hypertension in heart failure preserved and reduced ejection fraction ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42400-rumah-sakit-pasien-penyakit-jantung-koroner-premat</link>
	<guid isPermaLink="false">9efae148b3b5563d0583ca28e2cf90ca</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 13:12:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ terminal pro ]]></category>
	<category><![CDATA[ bayu lestari ]]></category>
	<category><![CDATA[ budi satrijo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bayu,budi,lestari,pro,satrijo,terminal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan tinjauan literatur ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk lebih memahami dan meningkatkan penatalaksanaan PH-LHD. Pertama, penelitian prospektif diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas dan keamanan penggunaan SGLT2 ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Prognostic implications of pulmonary hypertension in heart failure preserved and reduced ejection fraction: Berdasarkan tinjauan literatur ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk lebih memahami dan meningkatkan penatalaksanaan PH-LHD. Pertama, penelitian prospektif diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas dan keamanan penggunaan SGLT2 inhibitor dan ARNI pada pasien dengan PH-LHD, khususnya pada mereka yang menunjukkan uncoupling RV-PA. Kedua, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi biomarker non-invasif yang dapat memprediksi perkembangan dari IpcPH menjadi CpcPH, sehingga memungkinkan intervensi dini untuk mencegah remodeling vaskular. Ketiga, penelitian yang mengeksplorasi peran terapi yang menargetkan remodeling vaskular pada pasien dengan CpcPH, seperti inhibitor reseptor endotelin atau stimulator guanylate cyclase, dapat memberikan wawasan baru untuk meningkatkan hasil klinis.. PH-LHD adalah komplikasi gagal jantung yang kurang mendapatkan perhatian.Deteksi dini hipertensi pulmonal dari gejala dan tanda serta pemeriksaan non-invasif di rumah sakit dapat mempercepat diagnosis PH dan meningkatkan prognosis tanpa menunggu pemeriksaan invasif.Prognosis PH-LHD dipengaruhi tidak hanya oleh tekanan, tetapi juga oleh derajat uncoupling RVAePA.Uncoupling RVAePA dapat dinilai secara akurat dan non-invasif menggunakan echocardiography dengan mengukur rasio TAPSE/sPAP.nilai ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/5/rumah-sakit-pasien-penyakit-jantung-koroner-premat-thumb-76f26.webp" title="JURIS - Prognostic implications of pulmonary hypertension in heart failure preserved and reduced ejection fraction" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/rumah-sakit-pasien-penyakit-jantung-koroner-premat-thumb-76f26.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/rumah-sakit-pasien-penyakit-jantung-koroner-premat-thumb-76f26.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/rumah-sakit-pasien-penyakit-jantung-koroner-premat-thumb-76f26.webp 1x" title="JURIS - Prognostic implications of pulmonary hypertension in heart failure preserved and reduced ejection fraction" alt="JURIS - Prognostic implications of pulmonary hypertension in heart failure preserved and reduced ejection fraction" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/rumah-sakit-pasien-penyakit-jantung-koroner-premat-thumb-0a280.webp" title="JURIS - Prognostic implications of pulmonary hypertension in heart failure preserved and reduced ejection fraction" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/rumah-sakit-pasien-penyakit-jantung-koroner-premat-thumb-0a280.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/rumah-sakit-pasien-penyakit-jantung-koroner-premat-thumb-0a280.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/rumah-sakit-pasien-penyakit-jantung-koroner-premat-thumb-0a280.webp 1x" title="JURIS - Prognostic implications of pulmonary hypertension in heart failure preserved and reduced ejection fraction" alt="JURIS - Prognostic implications of pulmonary hypertension in heart failure preserved and reduced ejection fraction" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/rumah-sakit-pasien-penyakit-jantung-koroner-premat-thumb-0e4ac.webp" title="JURIS - Prognostic implications of pulmonary hypertension in heart failure preserved and reduced ejection fraction" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/rumah-sakit-pasien-penyakit-jantung-koroner-premat-thumb-0e4ac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/rumah-sakit-pasien-penyakit-jantung-koroner-premat-thumb-0e4ac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/rumah-sakit-pasien-penyakit-jantung-koroner-premat-thumb-0e4ac.webp 1x" title="JURIS - Prognostic implications of pulmonary hypertension in heart failure preserved and reduced ejection fraction" alt="JURIS - Prognostic implications of pulmonary hypertension in heart failure preserved and reduced ejection fraction" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42400-rumah-sakit-pasien-penyakit-jantung-koroner-premat" title="JURIS - Prognostic implications of pulmonary hypertension in heart failure preserved and reduced ejection fraction" target="_blank">Prognostic implications of pulmonary hypertension in heart failure preserved and reduced ejection fraction</a>: Berdasarkan tinjauan literatur ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk lebih memahami dan meningkatkan penatalaksanaan PH-LHD. Pertama, penelitian prospektif diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas dan keamanan penggunaan SGLT2 inhibitor dan ARNI pada pasien dengan PH-LHD, khususnya pada mereka yang menunjukkan uncoupling RV-PA. Kedua, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi biomarker non-invasif yang dapat memprediksi perkembangan dari IpcPH menjadi CpcPH, sehingga memungkinkan intervensi dini untuk mencegah remodeling vaskular. Ketiga, penelitian yang mengeksplorasi peran terapi yang menargetkan remodeling vaskular pada pasien dengan CpcPH, seperti inhibitor reseptor endotelin atau stimulator guanylate cyclase, dapat memberikan wawasan baru untuk meningkatkan hasil klinis..
<br>PH-LHD adalah komplikasi gagal jantung yang kurang mendapatkan perhatian.Deteksi dini hipertensi pulmonal dari gejala dan tanda serta pemeriksaan non-invasif di rumah sakit dapat mempercepat diagnosis PH dan meningkatkan prognosis tanpa menunggu pemeriksaan invasif.Prognosis PH-LHD dipengaruhi tidak hanya oleh tekanan, tetapi juga oleh derajat uncoupling RVAePA.Uncoupling RVAePA dapat dinilai secara akurat dan non-invasif menggunakan echocardiography dengan mengukur rasio TAPSE/sPAP.nilai <0,38 mm/mmHg mengidentifikasi pasien berisiko tinggi
<br>Hipertensi pulmonal (PH) yang disebabkan oleh penyakit jantung kiri (PH terkait dengan penyakit jantung kiri, PH-LHD) adalah jenis PH yang paling umum. PH-LHD merupakan indikator penting peningkatan morbiditas dan mortalitas pada pasien gagal jantung, baik gagal jantung dengan fraksi ejeksi terpreserved maupun tereduksi meskipun menerima terapi yang memadai. Tinjauan pustaka ini meninjau kemungkinan hipertensi pulmonal pada gagal jantung, dengan mempertimbangkan karakteristik pasien, pemeriksaan fisik, dan prosedur diagnostik...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/5/rumah-sakit-pasien-penyakit-jantung-koroner-premat-thumb-76f26.webp" type="image/webp" length="112954" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/rumah-sakit-pasien-penyakit-jantung-koroner-premat-thumb-76f26.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/rumah-sakit-pasien-penyakit-jantung-koroner-premat-thumb-0a280.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/rumah-sakit-pasien-penyakit-jantung-koroner-premat-thumb-0e4ac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-482-ub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3069-heart-science-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Karakteristik Tafsir Sufistik Imam Khomeini Pendekatan AoIrfAn dan Relevansinya terhadap Kepemimpinan dalam Islam Kontemporer Pendekatan Irfani dalam Memahami Al QurAoan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Karakteristik Tafsir Sufistik Imam Khomeini Pendekatan AoIrfAn dan Relevansinya terhadap Kepemimpinan dalam Islam Kontemporer Pendekatan Irfani dalam Memahami Al QurAoan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Karakteristik Tafsir Sufistik Imam Khomeini Pendekatan AoIrfAn dan Relevansinya terhadap Kepemimpinan dalam Islam Kontemporer Pendekatan Irfani dalam Memahami Al QurAoan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42395-metode-tafsir-qur-sufism-imam-khomeini</link>
	<guid isPermaLink="false">caf29374f09d4eeb9fb7e2871f536432</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 13:00:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ puspita jaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ journal al ]]></category>
	<category><![CDATA[ b tafsir f ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,b,f,jaya,journal,puspita,tafsir]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat membahas bagaimana pendekatan AoirfAn Imam Khomeini dapat diterapkan secara praktis dalam program pendidikan agama di lembaga keagamaan tingkat menengah, sehingga meningkatkan kesadaran spiritual siswa tanpa mengorbankan pemahaman ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Karakteristik Tafsir Sufistik Imam Khomeini: Pendekatan AoIrfAn dan Relevansinya terhadap Kepemimpinan dalam Islam Kontemporer: Pendekatan Irfani dalam Memahami Al-QurAoan: Penelitian lanjutan dapat membahas bagaimana pendekatan AoirfAn Imam Khomeini dapat diterapkan secara praktis dalam program pendidikan agama di lembaga keagamaan tingkat menengah, sehingga meningkatkan kesadaran spiritual siswa tanpa mengorbankan pemahaman faktual. Selain itu, studi komparatif antara tafsir Imam Khomeini dengan tafsir sufistik Nabi Muhammad (selama peristiwa-ilmu) dapat memperkaya pemahaman tentang keberagaman interpretasi mistik di kalangan Muslim. Akhirnya, analisis dampak penerapan prinsip teologi AoirfAn dalam kebijakan kepemimpinan Islam kontemporer perlu dievaluasi lewat studi kasus pemerintahan daerah yang memanfaatkan nilai spiritual sebagai landasan kebijakan sosial.. Tafsir Imam Khomeini merupakan contoh tafsir AoirfAn yang mengintegrasikan pendekatan spiritual dengan analisis teks.Ia menekankan bahwa pemahaman AlAcQurAoan tidak hanya bergantung pada logika dan metode rasional, tetapi juga didukung oleh pengalaman mistis dan penyucian jiwa.Pendekatan ini relevan bagi era modern dalam menyoroti dimensi spiritual wahyu Abstrak: Memahami AlAcQurAoan dalam Islam dilibatkan berbagai metode tafsir, salah satu di antaranya adalah pendekatan AoirfAn atau mistik yang menekankan pengalaman spiritual serta terungkapnya makna batin dari ayat. Imam Khomeini, pemikir dan pemimpin revolusi Iran, menggunakan pendekatan ini dalam menafsirkan AlAcQurAoan berdasarkan filsafat tasawuf dan pengalaman langsung akan intiAcinti ilahi. Penelitian ini menggunakan metode perbandingan pustaka yang menelusuri karya primer dan sekunder mengenai tafsir Imam Khomeini, serta karya para sarjana Islam. Hasilnya menegaskan bahwa tafsir AoirfAn Imam Khomeini menonjolkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/3/metode-tafsir-quran-sufism-imam-khomeini-sufistik-thumb-8da01.webp" title="JURIS - Karakteristik Tafsir Sufistik Imam Khomeini: Pendekatan AoIrfAn dan Relevansinya terhadap Kepemimpinan dalam Islam Kontemporer: Pendekatan Irfani dalam Memahami Al-QurAoan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/metode-tafsir-quran-sufism-imam-khomeini-sufistik-thumb-8da01.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/metode-tafsir-quran-sufism-imam-khomeini-sufistik-thumb-8da01.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/metode-tafsir-quran-sufism-imam-khomeini-sufistik-thumb-8da01.webp 1x" title="JURIS - Karakteristik Tafsir Sufistik Imam Khomeini: Pendekatan AoIrfAn dan Relevansinya terhadap Kepemimpinan dalam Islam Kontemporer: Pendekatan Irfani dalam Memahami Al-QurAoan" alt="JURIS - Karakteristik Tafsir Sufistik Imam Khomeini: Pendekatan AoIrfAn dan Relevansinya terhadap Kepemimpinan dalam Islam Kontemporer: Pendekatan Irfani dalam Memahami Al-QurAoan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/metode-tafsir-quran-sufism-imam-khomeini-sufistik-thumb-8d15e.webp" title="JURIS - Karakteristik Tafsir Sufistik Imam Khomeini: Pendekatan AoIrfAn dan Relevansinya terhadap Kepemimpinan dalam Islam Kontemporer: Pendekatan Irfani dalam Memahami Al-QurAoan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/metode-tafsir-quran-sufism-imam-khomeini-sufistik-thumb-8d15e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/metode-tafsir-quran-sufism-imam-khomeini-sufistik-thumb-8d15e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/metode-tafsir-quran-sufism-imam-khomeini-sufistik-thumb-8d15e.webp 1x" title="JURIS - Karakteristik Tafsir Sufistik Imam Khomeini: Pendekatan AoIrfAn dan Relevansinya terhadap Kepemimpinan dalam Islam Kontemporer: Pendekatan Irfani dalam Memahami Al-QurAoan" alt="JURIS - Karakteristik Tafsir Sufistik Imam Khomeini: Pendekatan AoIrfAn dan Relevansinya terhadap Kepemimpinan dalam Islam Kontemporer: Pendekatan Irfani dalam Memahami Al-QurAoan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/metode-tafsir-quran-sufism-imam-khomeini-sufistik-thumb-74b9b.webp" title="JURIS - Karakteristik Tafsir Sufistik Imam Khomeini: Pendekatan AoIrfAn dan Relevansinya terhadap Kepemimpinan dalam Islam Kontemporer: Pendekatan Irfani dalam Memahami Al-QurAoan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/metode-tafsir-quran-sufism-imam-khomeini-sufistik-thumb-74b9b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/metode-tafsir-quran-sufism-imam-khomeini-sufistik-thumb-74b9b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/metode-tafsir-quran-sufism-imam-khomeini-sufistik-thumb-74b9b.webp 1x" title="JURIS - Karakteristik Tafsir Sufistik Imam Khomeini: Pendekatan AoIrfAn dan Relevansinya terhadap Kepemimpinan dalam Islam Kontemporer: Pendekatan Irfani dalam Memahami Al-QurAoan" alt="JURIS - Karakteristik Tafsir Sufistik Imam Khomeini: Pendekatan AoIrfAn dan Relevansinya terhadap Kepemimpinan dalam Islam Kontemporer: Pendekatan Irfani dalam Memahami Al-QurAoan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42395-metode-tafsir-qur-sufism-imam-khomeini" title="JURIS - Karakteristik Tafsir Sufistik Imam Khomeini: Pendekatan AoIrfAn dan Relevansinya terhadap Kepemimpinan dalam Islam Kontemporer: Pendekatan Irfani dalam Memahami Al-QurAoan" target="_blank">Karakteristik Tafsir Sufistik Imam Khomeini: Pendekatan AoIrfAn dan Relevansinya terhadap Kepemimpinan dalam Islam Kontemporer: Pendekatan Irfani dalam Memahami Al-QurAoan</a>: Penelitian lanjutan dapat membahas bagaimana pendekatan AoirfAn Imam Khomeini dapat diterapkan secara praktis dalam program pendidikan agama di lembaga keagamaan tingkat menengah, sehingga meningkatkan kesadaran spiritual siswa tanpa mengorbankan pemahaman faktual. Selain itu, studi komparatif antara tafsir Imam Khomeini dengan tafsir sufistik Nabi Muhammad (selama peristiwa-ilmu) dapat memperkaya pemahaman tentang keberagaman interpretasi mistik di kalangan Muslim. Akhirnya, analisis dampak penerapan prinsip teologi AoirfAn dalam kebijakan kepemimpinan Islam kontemporer perlu dievaluasi lewat studi kasus pemerintahan daerah yang memanfaatkan nilai spiritual sebagai landasan kebijakan sosial..
<br>Tafsir Imam Khomeini merupakan contoh tafsir AoirfAn yang mengintegrasikan pendekatan spiritual dengan analisis teks.Ia menekankan bahwa pemahaman AlAcQurAoan tidak hanya bergantung pada logika dan metode rasional, tetapi juga didukung oleh pengalaman mistis dan penyucian jiwa.Pendekatan ini relevan bagi era modern dalam menyoroti dimensi spiritual wahyu
<br>Abstrak: Memahami AlAcQurAoan dalam Islam dilibatkan berbagai metode tafsir, salah satu di antaranya adalah pendekatan AoirfAn atau mistik yang menekankan pengalaman spiritual serta terungkapnya makna batin dari ayat. Imam Khomeini, pemikir dan pemimpin revolusi Iran, menggunakan pendekatan ini dalam menafsirkan AlAcQurAoan berdasarkan filsafat tasawuf dan pengalaman langsung akan intiAcinti ilahi. Penelitian ini menggunakan metode perbandingan pustaka yang menelusuri karya primer dan sekunder mengenai tafsir Imam Khomeini, serta karya para sarjana Islam. Hasilnya menegaskan bahwa tafsir AoirfAn Imam Khomeini menonjolkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/3/metode-tafsir-quran-sufism-imam-khomeini-sufistik-thumb-8d15e.webp" type="image/webp" length="76036" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/metode-tafsir-quran-sufism-imam-khomeini-sufistik-thumb-8da01.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/metode-tafsir-quran-sufism-imam-khomeini-sufistik-thumb-8d15e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/metode-tafsir-quran-sufism-imam-khomeini-sufistik-thumb-74b9b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11915-tafasir-journal-quranic-studies-contextual-tafsir.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Interpretasi Semantik Al Quran untuk Pemahaman Modern ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Interpretasi Semantik Al Quran untuk Pemahaman Modern ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Interpretasi Semantik Al Quran untuk Pemahaman Modern ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42399-semantik-al-qur-toshihiko-izutsu-seman</link>
	<guid isPermaLink="false">b3dccf642f7fa8d320824cc42daf3d06</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 12:46:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ puspita jaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ journal al ]]></category>
	<category><![CDATA[ b tafsir f ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,b,f,jaya,journal,puspita,tafsir]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji bagaimana pendekatan semantik dapat diterapkan pada kata-kata kunci Al-Qur'an yang berkaitan dengan teknologi digital dan kecerdasan buatan, untuk memahami nilai-nilai keislaman dalam konteks revolusi industri 4.0. Kedua, penting ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Interpretasi Semantik Al-Qur'an untuk Pemahaman Modern: Pertama, perlu dikaji bagaimana pendekatan semantik dapat diterapkan pada kata-kata kunci Al-Qur'an yang berkaitan dengan teknologi digital dan kecerdasan buatan, untuk memahami nilai-nilai keislaman dalam konteks revolusi industri 4.0. Kedua, penting untuk meneliti bagaimana metode Izutsu dapat dipadukan dengan disiplin ilmu sosial modern seperti psikologi kognitif atau sosiologi komunikasi, guna mengeksplorasi pengaruh makna semantik terhadap perilaku sosial masyarakat urban. Ketiga, perlu dikembangkan model pendidikan tafsir berbasis semantik yang sederhana dan aplikatif, sehingga dapat diajarkan di sekolah atau komunitas awam untuk meningkatkan pemahaman kontekstual Al-Qur'an. Penelitian lanjutan sebaiknya menguji efektivitas pendekatan ini dalam program dialog antaragama, dengan fokus pada kata-kata bernilai universal seperti rahmah dan adl. Selain itu, bisa dikembangkan studi perbandingan antara pendekatan semantik dan metode tafsir tematik konvensional dalam menjawab isu lingkungan hidup. Penelitian juga perlu mengevaluasi hambatan linguistik dan kultural yang menghalangi penerapan pendekatan semantik di kalangan pelajar dan masyarakat non-akademik. Model pelatihan berbasis digital bisa dirancang untuk menyederhanakan analisis makna kata kunci Al-Qur'an. Studi lapangan diperlukan untuk melihat dampak pemahaman semantik terhadap toleransi dan kerukunan beragama. Pendekatan ini juga bisa diuji dalam konteks pendidikan karakter untuk generasi muda. Semua ini akan memperkuat relevansi interpretasi semantik sebagai alat pemahaman Al-Qur'an yang aplikatif dan inklusif di era modern.. Interpretasi semantik Al-Qur'an merupakan pendekatan yang relevan dan efektif dalam menjembatani pemahaman tradisional dengan kebutuhan masyarakat modern.Analisis kata-kata kunci dengan metode Toshihiko Izutsu menunjukkan bahwa makna ayat suci tidak hanya relevan secara historis, tetapi juga memiliki keterkaitan kuat dengan isu-isu kontemporer seperti keadilan sosial, hubungan antarmanusia, dan tanggung jawab ekologis.Pendekatan ini mengungkap makna dasar, relasional, dan pandangan dunia dalam teks Al-Qur'an, sehingga memberikan wawasan baru bagi pemaknaan yang dinamis, kontekstual, dan aplikatif bagi masyarakat modern Penelitian ini membahas interpretasi semantik Al-Qur'an dalam konteks pemahaman modern. Pendekatan semantik digunakan untuk mengungkap makna kata dan konsep dalam Al-Qur'an secara lebih mendalam, dengan mempertimbangkan aspek linguistik, historis, dan sosial. Tujuan penelitian ini adalah menunjukkan bagaimana pemahaman semantik dapat menjembatani teks suci dengan perkembangan ilmu pengetahuan, budaya, dan tantangan kontemporer. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan pendekatan tafsir maudhu'i (tematik) dan semantik historis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interpretasi semantik memungkinkan makna yang lebih kontekstual terhadap ayat-ayat Al-Qur'an, sehingga... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/a/semantik-al-quran-toshihiko-izutsu-al-quran-interp-thumb-3362f.webp" title="JURIS - Interpretasi Semantik Al-Qur&#039;an untuk Pemahaman Modern" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/semantik-al-quran-toshihiko-izutsu-al-quran-interp-thumb-3362f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/semantik-al-quran-toshihiko-izutsu-al-quran-interp-thumb-3362f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/semantik-al-quran-toshihiko-izutsu-al-quran-interp-thumb-3362f.webp 1x" title="JURIS - Interpretasi Semantik Al-Qur&#039;an untuk Pemahaman Modern" alt="JURIS - Interpretasi Semantik Al-Qur&#039;an untuk Pemahaman Modern" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/semantik-al-quran-toshihiko-izutsu-al-quran-interp-thumb-ab246.webp" title="JURIS - Interpretasi Semantik Al-Qur&#039;an untuk Pemahaman Modern" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/semantik-al-quran-toshihiko-izutsu-al-quran-interp-thumb-ab246.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/semantik-al-quran-toshihiko-izutsu-al-quran-interp-thumb-ab246.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/semantik-al-quran-toshihiko-izutsu-al-quran-interp-thumb-ab246.webp 1x" title="JURIS - Interpretasi Semantik Al-Qur&#039;an untuk Pemahaman Modern" alt="JURIS - Interpretasi Semantik Al-Qur&#039;an untuk Pemahaman Modern" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/semantik-al-quran-toshihiko-izutsu-al-quran-interp-thumb-73867.webp" title="JURIS - Interpretasi Semantik Al-Qur&#039;an untuk Pemahaman Modern" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/semantik-al-quran-toshihiko-izutsu-al-quran-interp-thumb-73867.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/semantik-al-quran-toshihiko-izutsu-al-quran-interp-thumb-73867.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/semantik-al-quran-toshihiko-izutsu-al-quran-interp-thumb-73867.webp 1x" title="JURIS - Interpretasi Semantik Al-Qur&#039;an untuk Pemahaman Modern" alt="JURIS - Interpretasi Semantik Al-Qur&#039;an untuk Pemahaman Modern" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42399-semantik-al-qur-toshihiko-izutsu-seman" title="JURIS - Interpretasi Semantik Al-Qur&#039;an untuk Pemahaman Modern" target="_blank">Interpretasi Semantik Al-Qur'an untuk Pemahaman Modern</a>: Pertama, perlu dikaji bagaimana pendekatan semantik dapat diterapkan pada kata-kata kunci Al-Qur'an yang berkaitan dengan teknologi digital dan kecerdasan buatan, untuk memahami nilai-nilai keislaman dalam konteks revolusi industri 4.0. Kedua, penting untuk meneliti bagaimana metode Izutsu dapat dipadukan dengan disiplin ilmu sosial modern seperti psikologi kognitif atau sosiologi komunikasi, guna mengeksplorasi pengaruh makna semantik terhadap perilaku sosial masyarakat urban. Ketiga, perlu dikembangkan model pendidikan tafsir berbasis semantik yang sederhana dan aplikatif, sehingga dapat diajarkan di sekolah atau komunitas awam untuk meningkatkan pemahaman kontekstual Al-Qur'an. Penelitian lanjutan sebaiknya menguji efektivitas pendekatan ini dalam program dialog antaragama, dengan fokus pada kata-kata bernilai universal seperti rahmah dan adl. Selain itu, bisa dikembangkan studi perbandingan antara pendekatan semantik dan metode tafsir tematik konvensional dalam menjawab isu lingkungan hidup. Penelitian juga perlu mengevaluasi hambatan linguistik dan kultural yang menghalangi penerapan pendekatan semantik di kalangan pelajar dan masyarakat non-akademik. Model pelatihan berbasis digital bisa dirancang untuk menyederhanakan analisis makna kata kunci Al-Qur'an. Studi lapangan diperlukan untuk melihat dampak pemahaman semantik terhadap toleransi dan kerukunan beragama. Pendekatan ini juga bisa diuji dalam konteks pendidikan karakter untuk generasi muda. Semua ini akan memperkuat relevansi interpretasi semantik sebagai alat pemahaman Al-Qur'an yang aplikatif dan inklusif di era modern..
<br>Interpretasi semantik Al-Qur'an merupakan pendekatan yang relevan dan efektif dalam menjembatani pemahaman tradisional dengan kebutuhan masyarakat modern.Analisis kata-kata kunci dengan metode Toshihiko Izutsu menunjukkan bahwa makna ayat suci tidak hanya relevan secara historis, tetapi juga memiliki keterkaitan kuat dengan isu-isu kontemporer seperti keadilan sosial, hubungan antarmanusia, dan tanggung jawab ekologis.Pendekatan ini mengungkap makna dasar, relasional, dan pandangan dunia dalam teks Al-Qur'an, sehingga memberikan wawasan baru bagi pemaknaan yang dinamis, kontekstual, dan aplikatif bagi masyarakat modern
<br>Penelitian ini membahas interpretasi semantik Al-Qur'an dalam konteks pemahaman modern. Pendekatan semantik digunakan untuk mengungkap makna kata dan konsep dalam Al-Qur'an secara lebih mendalam, dengan mempertimbangkan aspek linguistik, historis, dan sosial. Tujuan penelitian ini adalah menunjukkan bagaimana pemahaman semantik dapat menjembatani teks suci dengan perkembangan ilmu pengetahuan, budaya, dan tantangan kontemporer. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan pendekatan tafsir maudhu'i (tematik) dan semantik historis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interpretasi semantik memungkinkan makna yang lebih kontekstual terhadap ayat-ayat Al-Qur'an, sehingga...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/a/semantik-al-quran-toshihiko-izutsu-al-quran-interp-thumb-ab246.webp" type="image/webp" length="68420" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/semantik-al-quran-toshihiko-izutsu-al-quran-interp-thumb-3362f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/semantik-al-quran-toshihiko-izutsu-al-quran-interp-thumb-ab246.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/semantik-al-quran-toshihiko-izutsu-al-quran-interp-thumb-73867.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11915-tafasir-journal-quranic-studies-contextual-tafsir.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kajian Akhlak Akhlak Kepada Kedua Orang Tua Dalam Al Quran Kajian Tafsir Tematik Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kajian Akhlak Akhlak Kepada Kedua Orang Tua Dalam Al Quran Kajian Tafsir Tematik Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kajian Akhlak Akhlak Kepada Kedua Orang Tua Dalam Al Quran Kajian Tafsir Tematik Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42405-akhlak-generasi-muda-tua-alacquraoan</link>
	<guid isPermaLink="false">95b6582a954d7a65303b6703ed5cc0cd</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 12:45:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ puspita jaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ journal al ]]></category>
	<category><![CDATA[ ghaib tafs ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,ghaib,jaya,journal,puspita,tafs]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, lakukan penelitian longitudinal yang mengukur dampak pengabdian kepada orang tua terhadap kesehatan mental dan kebahagiaan generasi muda dalam konteks masyarakat Indonesia, sehingga dapat menilai faktor keseimbangan antara tanggung jawab keluarga ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kajian Akhlak Akhlak Kepada Kedua Orang Tua Dalam Al-Qur'an (Kajian Tafsir Tematik): Indonesia: Pertama, lakukan penelitian longitudinal yang mengukur dampak pengabdian kepada orang tua terhadap kesehatan mental dan kebahagiaan generasi muda dalam konteks masyarakat Indonesia, sehingga dapat menilai faktor keseimbangan antara tanggung jawab keluarga dan kebutuhan pribadi. Kedua, lakukan studi komparatif antara komunitas Muslim dan nonAcMuslim yang menilai perbedaan nilai dan praktik akhlak terhadap orang tua, guna memahami peran norma sosial dan keagamaan dalam membentuk perilaku filial. Ketiga, lakukan eksperimen intervensi edukatif yang mengintegrasikan prinsip-prinsip tafsir tematik AlAcQurAoan ke dalam kurikulum pendidikan karakter di sekolah menengah, untuk menilai efektivitas pengembangan sikap hormat dan kepedulian terhadap orang tua di kalangan pelajar.. Saat orang tua masih hidup, anak harus selalu mengabdikan waktu untuk berbakti, berdoa, dan mengikuti perintah serta arahan mereka dengan baik serta menghindari larangan.Jika orang tua sudah wafat, anak tetap harus melanjutkan pengabdian melalui praktik nasihat dan wasiat, serta menjaga hubungan dengan kerabat, tetangga, dan teman.Pengabdian kepada orang tua nonAcMuslim dapat dilakukan dengan mematuhi perintah mereka selama tidak memaksa bersekutu dengan Allah Artikel ini membahas akhlak terhadap kedua orang tua, dengan fokus khusus pada pengabdian kepada orang tua sebagaimana diperintahkan dalam Islam, serta kesopanan kepada orang tua dalam ucapan dan tindakan sesuai tradisi masyarakat. Penekanan utama adalah pentingnya memuaskan kebutuhan orang tua dengan kemampuan anak, tanpa mengorbankan hak pribadi, kewajiban, pekerjaan, atau kepercayaan beragama. Penelitian menunjukkan bahwa memelihara hubungan tersebut relevan dan dapat diterapkan dalam kehidupan modern sebagai solusi bagi berbagai masalah sosial terkait nilai moral terhadap orang tua. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/0/akhlak-generasi-muda-tua-alacquraoan-tafsir-nilai-thumb-9763e.webp" title="JURIS - Kajian Akhlak Akhlak Kepada Kedua Orang Tua Dalam Al-Qur&#039;an (Kajian Tafsir Tematik): Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/akhlak-generasi-muda-tua-alacquraoan-tafsir-nilai-thumb-9763e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/akhlak-generasi-muda-tua-alacquraoan-tafsir-nilai-thumb-9763e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/akhlak-generasi-muda-tua-alacquraoan-tafsir-nilai-thumb-9763e.webp 1x" title="JURIS - Kajian Akhlak Akhlak Kepada Kedua Orang Tua Dalam Al-Qur&#039;an (Kajian Tafsir Tematik): Indonesia" alt="JURIS - Kajian Akhlak Akhlak Kepada Kedua Orang Tua Dalam Al-Qur&#039;an (Kajian Tafsir Tematik): Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/akhlak-generasi-muda-tua-alacquraoan-tafsir-nilai-thumb-20e97.webp" title="JURIS - Kajian Akhlak Akhlak Kepada Kedua Orang Tua Dalam Al-Qur&#039;an (Kajian Tafsir Tematik): Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/akhlak-generasi-muda-tua-alacquraoan-tafsir-nilai-thumb-20e97.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/akhlak-generasi-muda-tua-alacquraoan-tafsir-nilai-thumb-20e97.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/akhlak-generasi-muda-tua-alacquraoan-tafsir-nilai-thumb-20e97.webp 1x" title="JURIS - Kajian Akhlak Akhlak Kepada Kedua Orang Tua Dalam Al-Qur&#039;an (Kajian Tafsir Tematik): Indonesia" alt="JURIS - Kajian Akhlak Akhlak Kepada Kedua Orang Tua Dalam Al-Qur&#039;an (Kajian Tafsir Tematik): Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/akhlak-generasi-muda-tua-alacquraoan-tafsir-nilai-thumb-31cc8.webp" title="JURIS - Kajian Akhlak Akhlak Kepada Kedua Orang Tua Dalam Al-Qur&#039;an (Kajian Tafsir Tematik): Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/akhlak-generasi-muda-tua-alacquraoan-tafsir-nilai-thumb-31cc8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/akhlak-generasi-muda-tua-alacquraoan-tafsir-nilai-thumb-31cc8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/akhlak-generasi-muda-tua-alacquraoan-tafsir-nilai-thumb-31cc8.webp 1x" title="JURIS - Kajian Akhlak Akhlak Kepada Kedua Orang Tua Dalam Al-Qur&#039;an (Kajian Tafsir Tematik): Indonesia" alt="JURIS - Kajian Akhlak Akhlak Kepada Kedua Orang Tua Dalam Al-Qur&#039;an (Kajian Tafsir Tematik): Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42405-akhlak-generasi-muda-tua-alacquraoan" title="JURIS - Kajian Akhlak Akhlak Kepada Kedua Orang Tua Dalam Al-Qur&#039;an (Kajian Tafsir Tematik): Indonesia" target="_blank">Kajian Akhlak Akhlak Kepada Kedua Orang Tua Dalam Al-Qur'an (Kajian Tafsir Tematik): Indonesia</a>: Pertama, lakukan penelitian longitudinal yang mengukur dampak pengabdian kepada orang tua terhadap kesehatan mental dan kebahagiaan generasi muda dalam konteks masyarakat Indonesia, sehingga dapat menilai faktor keseimbangan antara tanggung jawab keluarga dan kebutuhan pribadi. Kedua, lakukan studi komparatif antara komunitas Muslim dan nonAcMuslim yang menilai perbedaan nilai dan praktik akhlak terhadap orang tua, guna memahami peran norma sosial dan keagamaan dalam membentuk perilaku filial. Ketiga, lakukan eksperimen intervensi edukatif yang mengintegrasikan prinsip-prinsip tafsir tematik AlAcQurAoan ke dalam kurikulum pendidikan karakter di sekolah menengah, untuk menilai efektivitas pengembangan sikap hormat dan kepedulian terhadap orang tua di kalangan pelajar..
<br>Saat orang tua masih hidup, anak harus selalu mengabdikan waktu untuk berbakti, berdoa, dan mengikuti perintah serta arahan mereka dengan baik serta menghindari larangan.Jika orang tua sudah wafat, anak tetap harus melanjutkan pengabdian melalui praktik nasihat dan wasiat, serta menjaga hubungan dengan kerabat, tetangga, dan teman.Pengabdian kepada orang tua nonAcMuslim dapat dilakukan dengan mematuhi perintah mereka selama tidak memaksa bersekutu dengan Allah
<br>Artikel ini membahas akhlak terhadap kedua orang tua, dengan fokus khusus pada pengabdian kepada orang tua sebagaimana diperintahkan dalam Islam, serta kesopanan kepada orang tua dalam ucapan dan tindakan sesuai tradisi masyarakat. Penekanan utama adalah pentingnya memuaskan kebutuhan orang tua dengan kemampuan anak, tanpa mengorbankan hak pribadi, kewajiban, pekerjaan, atau kepercayaan beragama. Penelitian menunjukkan bahwa memelihara hubungan tersebut relevan dan dapat diterapkan dalam kehidupan modern sebagai solusi bagi berbagai masalah sosial terkait nilai moral terhadap orang tua.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/0/akhlak-generasi-muda-tua-alacquraoan-tafsir-nilai-thumb-31cc8.webp" type="image/webp" length="64908" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/akhlak-generasi-muda-tua-alacquraoan-tafsir-nilai-thumb-9763e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/akhlak-generasi-muda-tua-alacquraoan-tafsir-nilai-thumb-20e97.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/akhlak-generasi-muda-tua-alacquraoan-tafsir-nilai-thumb-31cc8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11915-tafasir-journal-quranic-studies-contextual-tafsir.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Menelusuri Jejak Tafsir Riwayat Studi Deskriptif atas Tafsir Al Dur Al Mansur Karya Al Suyuti ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Menelusuri Jejak Tafsir Riwayat Studi Deskriptif atas Tafsir Al Dur Al Mansur Karya Al Suyuti ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Menelusuri Jejak Tafsir Riwayat Studi Deskriptif atas Tafsir Al Dur Al Mansur Karya Al Suyuti ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42406-yan-karya-al-misbah-ilmu-tafsir-tradisi</link>
	<guid isPermaLink="false">a329a55a4d61ecc3e54e258ceff85f1d</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 12:39:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ puspita jaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ journal al ]]></category>
	<category><![CDATA[ ghaib tafs ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,ghaib,jaya,journal,puspita,tafs]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap karya al-Suyuti, penelitian lanjutan dapat diarahkan pada beberapa aspek penting. Pertama, perlu dilakukan studi kritis terhadap validitas riwayat yang dikutip dalam al-Dur al-Mansur, khususnya dalam membedakan antara riwayat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Menelusuri Jejak Tafsir Riwayat: Studi Deskriptif atas Tafsir Al-Dur Al-Mansur Karya Al-Suyuti: Berdasarkan analisis terhadap karya al-Suyuti, penelitian lanjutan dapat diarahkan pada beberapa aspek penting. Pertama, perlu dilakukan studi kritis terhadap validitas riwayat yang dikutip dalam al-Dur al-Mansur, khususnya dalam membedakan antara riwayat sahih, hasan, dan daAoif, untuk memastikan keakuratan informasi yang disajikan. Kedua, kajian komparatif mendalam antara al-Dur al-Mansur dengan karya-karya tafsir bi al-MaAotsur lainnya, seperti JamiAo al-Bayan karya al-Tabari, dapat mengungkap perbedaan metodologis dan kontribusi unik al-Suyuti dalam tradisi penafsiran. Ketiga, penelitian mengenai pengaruh saqafah intelektual al-Suyuti, terutama kerangka teologis AshAoari dan tradisi yurisprudensi SyafiAoi dan Hanafi, terhadap pemilihan dan interpretasi riwayat dalam tafsirnya dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang konteks historis dan intelektual karya tersebut. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah ilmu tafsir dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman yang lebih mendalam tentang perkembangan tradisi penafsiran Al-QurAoan.. Kitab al-Dur al-Mansur karya al-Suyuti merupakan tafsir bi al-MaAosur yang komprehensif, disusun dengan metode pengumpulan riwayat dari berbagai sumber tanpa menambahkan analisis pribadi.Karakteristik utamanya terletak pada pendekatan berbasis riwayat, menampilkan hadis, perkataan sahabat, dan pendapat tabiAoin sebagai penjelasan ayat Al-QurAoan.Meskipun tidak melakukan verifikasi sanad secara sistematis, al-Suyuti menunjukkan keahliannya dalam ilmu hadis dengan memberikan isyarat kualitas riwayat tertentu Penelitian ini mengkaji al-Dur al-Mansur fi al-Tafsir bi al-MaAotsur karya Imam al-Suyuti, sebuah karya penting dalam tradisi tafsir bi al-maAotsurAipenafsiran Al-QurAoan berdasarkan riwayat dari Nabi, sahabat, dan tabiAoin. Dengan menggunakan penelitian pustaka kualitatif dan analisis konten, penelitian ini mengeksplorasi metode, sumber, dan ciri khas tafsir al-Suyuti dalam sejarah interpretasi Al-QurAoan yang lebih luas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Suyuti mengumpulkan narasi tanpa interpretasi pribadi, mengandalkan hadis, athar, dan pandangan ulama awal. Meskipun ia tidak secara sistematis memverifikasi isnad, ia sering menunjukkan keandalan laporan tertentu, mencerminkan keahliannya dalam hadis. Pendekatannya juga dibentuk oleh saqafah intelektual zamannya, khususnya kerangka teologis AshAoari... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/3/yan-karya-al-misbah-ilmu-tafsir-tradisi-klasik-men-thumb-c48c5.webp" title="JURIS - Menelusuri Jejak Tafsir Riwayat: Studi Deskriptif atas Tafsir Al-Dur Al-Mansur Karya Al-Suyuti" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/yan-karya-al-misbah-ilmu-tafsir-tradisi-klasik-men-thumb-c48c5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/yan-karya-al-misbah-ilmu-tafsir-tradisi-klasik-men-thumb-c48c5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/yan-karya-al-misbah-ilmu-tafsir-tradisi-klasik-men-thumb-c48c5.webp 1x" title="JURIS - Menelusuri Jejak Tafsir Riwayat: Studi Deskriptif atas Tafsir Al-Dur Al-Mansur Karya Al-Suyuti" alt="JURIS - Menelusuri Jejak Tafsir Riwayat: Studi Deskriptif atas Tafsir Al-Dur Al-Mansur Karya Al-Suyuti" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/3/yan-karya-al-misbah-ilmu-tafsir-tradisi-klasik-men-thumb-e7174.webp" title="JURIS - Menelusuri Jejak Tafsir Riwayat: Studi Deskriptif atas Tafsir Al-Dur Al-Mansur Karya Al-Suyuti" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/yan-karya-al-misbah-ilmu-tafsir-tradisi-klasik-men-thumb-e7174.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/yan-karya-al-misbah-ilmu-tafsir-tradisi-klasik-men-thumb-e7174.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/yan-karya-al-misbah-ilmu-tafsir-tradisi-klasik-men-thumb-e7174.webp 1x" title="JURIS - Menelusuri Jejak Tafsir Riwayat: Studi Deskriptif atas Tafsir Al-Dur Al-Mansur Karya Al-Suyuti" alt="JURIS - Menelusuri Jejak Tafsir Riwayat: Studi Deskriptif atas Tafsir Al-Dur Al-Mansur Karya Al-Suyuti" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/3/yan-karya-al-misbah-ilmu-tafsir-tradisi-klasik-men-thumb-39851.webp" title="JURIS - Menelusuri Jejak Tafsir Riwayat: Studi Deskriptif atas Tafsir Al-Dur Al-Mansur Karya Al-Suyuti" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/yan-karya-al-misbah-ilmu-tafsir-tradisi-klasik-men-thumb-39851.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/yan-karya-al-misbah-ilmu-tafsir-tradisi-klasik-men-thumb-39851.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/yan-karya-al-misbah-ilmu-tafsir-tradisi-klasik-men-thumb-39851.webp 1x" title="JURIS - Menelusuri Jejak Tafsir Riwayat: Studi Deskriptif atas Tafsir Al-Dur Al-Mansur Karya Al-Suyuti" alt="JURIS - Menelusuri Jejak Tafsir Riwayat: Studi Deskriptif atas Tafsir Al-Dur Al-Mansur Karya Al-Suyuti" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42406-yan-karya-al-misbah-ilmu-tafsir-tradisi" title="JURIS - Menelusuri Jejak Tafsir Riwayat: Studi Deskriptif atas Tafsir Al-Dur Al-Mansur Karya Al-Suyuti" target="_blank">Menelusuri Jejak Tafsir Riwayat: Studi Deskriptif atas Tafsir Al-Dur Al-Mansur Karya Al-Suyuti</a>: Berdasarkan analisis terhadap karya al-Suyuti, penelitian lanjutan dapat diarahkan pada beberapa aspek penting. Pertama, perlu dilakukan studi kritis terhadap validitas riwayat yang dikutip dalam al-Dur al-Mansur, khususnya dalam membedakan antara riwayat sahih, hasan, dan daAoif, untuk memastikan keakuratan informasi yang disajikan. Kedua, kajian komparatif mendalam antara al-Dur al-Mansur dengan karya-karya tafsir bi al-MaAotsur lainnya, seperti JamiAo al-Bayan karya al-Tabari, dapat mengungkap perbedaan metodologis dan kontribusi unik al-Suyuti dalam tradisi penafsiran. Ketiga, penelitian mengenai pengaruh saqafah intelektual al-Suyuti, terutama kerangka teologis AshAoari dan tradisi yurisprudensi SyafiAoi dan Hanafi, terhadap pemilihan dan interpretasi riwayat dalam tafsirnya dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang konteks historis dan intelektual karya tersebut. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah ilmu tafsir dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman yang lebih mendalam tentang perkembangan tradisi penafsiran Al-QurAoan..
<br>Kitab al-Dur al-Mansur karya al-Suyuti merupakan tafsir bi al-MaAosur yang komprehensif, disusun dengan metode pengumpulan riwayat dari berbagai sumber tanpa menambahkan analisis pribadi.Karakteristik utamanya terletak pada pendekatan berbasis riwayat, menampilkan hadis, perkataan sahabat, dan pendapat tabiAoin sebagai penjelasan ayat Al-QurAoan.Meskipun tidak melakukan verifikasi sanad secara sistematis, al-Suyuti menunjukkan keahliannya dalam ilmu hadis dengan memberikan isyarat kualitas riwayat tertentu
<br>Penelitian ini mengkaji al-Dur al-Mansur fi al-Tafsir bi al-MaAotsur karya Imam al-Suyuti, sebuah karya penting dalam tradisi tafsir bi al-maAotsurAipenafsiran Al-QurAoan berdasarkan riwayat dari Nabi, sahabat, dan tabiAoin. Dengan menggunakan penelitian pustaka kualitatif dan analisis konten, penelitian ini mengeksplorasi metode, sumber, dan ciri khas tafsir al-Suyuti dalam sejarah interpretasi Al-QurAoan yang lebih luas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Suyuti mengumpulkan narasi tanpa interpretasi pribadi, mengandalkan hadis, athar, dan pandangan ulama awal. Meskipun ia tidak secara sistematis memverifikasi isnad, ia sering menunjukkan keandalan laporan tertentu, mencerminkan keahliannya dalam hadis. Pendekatannya juga dibentuk oleh saqafah intelektual zamannya, khususnya kerangka teologis AshAoari...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/3/yan-karya-al-misbah-ilmu-tafsir-tradisi-klasik-men-thumb-c48c5.webp" type="image/webp" length="75042" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/yan-karya-al-misbah-ilmu-tafsir-tradisi-klasik-men-thumb-c48c5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/yan-karya-al-misbah-ilmu-tafsir-tradisi-klasik-men-thumb-e7174.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/yan-karya-al-misbah-ilmu-tafsir-tradisi-klasik-men-thumb-39851.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11915-tafasir-journal-quranic-studies-contextual-tafsir.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Assessing left atrial function in acute decompensated heart failure Insights from echocardiography ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Assessing left atrial function in acute decompensated heart failure Insights from echocardiography ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Assessing left atrial function in acute decompensated heart failure Insights from echocardiography ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42392-fibrilasi-atrium-pasien-gagal-jantung-jantun</link>
	<guid isPermaLink="false">328d9c50f1bc2efebb755ce8b84ad816</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 12:35:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ terminal pro ]]></category>
	<category><![CDATA[ bayu lestari ]]></category>
	<category><![CDATA[ budi satrijo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bayu,budi,lestari,pro,satrijo,terminal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan teknik echocardiography yang lebih sensitif untuk mengevaluasi fungsi atrium kiri, terutama dalam konteks gagal jantung akut. Studi longitudinal yang menyelidiki hubungan antara perubahan fungsi atrium ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Assessing left atrial function in acute decompensated heart failure: Insights from echocardiography: Penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan teknik echocardiography yang lebih sensitif untuk mengevaluasi fungsi atrium kiri, terutama dalam konteks gagal jantung akut. Studi longitudinal yang menyelidiki hubungan antara perubahan fungsi atrium kiri dan hasil klinis pasien dapat memberikan wawasan berharga tentang peran atrium kiri dalam gagal jantung. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi intervensi terapeutik yang ditujukan untuk meningkatkan fungsi atrium kiri dan memantau efeknya pada hasil pasien. Mempelajari mekanisme di balik disfungsi atrium kiri dan mengembangkan strategi pengobatan yang menargetkan proses ini dapat menjadi arah penelitian yang menjanjikan. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat berkontribusi pada pemahaman yang lebih baik tentang peran atrium kiri dalam gagal jantung dan mengembangkan pendekatan terapeutik yang lebih efektif.. Penilaian fungsi atrium kiri melalui echocardiography telah menjadi alat prognostik yang berharga untuk gagal jantung akut dekompensasi.Analisis strain atrium kiri, khususnya Peak Atrial Longitudinal Strain (PALS), menunjukkan nilai prognostik yang signifikan di seluruh fenotip gagal jantung.Sifat dinamis fungsi LA selama pengobatan ditekankan oleh penelitian yang menunjukkan perbaikan yang signifikan dalam PALS dan la reservoir strain rate setelah terapi dekongestif.Setiap peningkatan 1% dalam PALS berkorelasi dengan penurunan 1,6% dalam kejadian kardiovaskular yang buruk, menjadikannya prediktor yang lebih kuat daripada pengukuran tradisional seperti rasio E/e'.Karena pemahaman mekanika LA berkembang melampaui melihatnya sebagai kamar pasif, penilaian echocardiographic dari strain LA menunjukkan janji sebagai biomarker pencitraan yang penting untuk stratifikasi risiko dan panduan terapi dalam manajemen gagal jantung Gagal jantung akut tetap menjadi penyebab utama dirawat di rumah sakit, terutama pada orang tua dan dikaitkan dengan mortalitas dan seringnya dirawat kembali. Beberapa faktor yang terkait dengan hasil gagal jantung termasuk disfungsi ventrikel kiri, disfungsi atrium kiri, dan pembesaran LA. Pembesaran LA telah diakui sebagai penanda pencitraan yang andal, erat kaitannya dengan hasil buruk seperti gagal jantung, stroke, fibrilasi atrium, dan mortalitas. LA bukan hanya saluran pasif untuk transportasi. LA memainkan peran aktif dan menanggapi distensi dengan melepaskan peptida natriuretik atrium. Pembesaran... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/8/fibrilasi-atrium-pasien-gagal-jantung-akut-fungsi-thumb-650e1.webp" title="JURIS - Assessing left atrial function in acute decompensated heart failure: Insights from echocardiography" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/fibrilasi-atrium-pasien-gagal-jantung-akut-fungsi-thumb-650e1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/fibrilasi-atrium-pasien-gagal-jantung-akut-fungsi-thumb-650e1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/fibrilasi-atrium-pasien-gagal-jantung-akut-fungsi-thumb-650e1.webp 1x" title="JURIS - Assessing left atrial function in acute decompensated heart failure: Insights from echocardiography" alt="JURIS - Assessing left atrial function in acute decompensated heart failure: Insights from echocardiography" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/fibrilasi-atrium-pasien-gagal-jantung-akut-fungsi-thumb-63843.webp" title="JURIS - Assessing left atrial function in acute decompensated heart failure: Insights from echocardiography" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/fibrilasi-atrium-pasien-gagal-jantung-akut-fungsi-thumb-63843.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/fibrilasi-atrium-pasien-gagal-jantung-akut-fungsi-thumb-63843.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/fibrilasi-atrium-pasien-gagal-jantung-akut-fungsi-thumb-63843.webp 1x" title="JURIS - Assessing left atrial function in acute decompensated heart failure: Insights from echocardiography" alt="JURIS - Assessing left atrial function in acute decompensated heart failure: Insights from echocardiography" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/fibrilasi-atrium-pasien-gagal-jantung-akut-fungsi-thumb-292d2.webp" title="JURIS - Assessing left atrial function in acute decompensated heart failure: Insights from echocardiography" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/fibrilasi-atrium-pasien-gagal-jantung-akut-fungsi-thumb-292d2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/fibrilasi-atrium-pasien-gagal-jantung-akut-fungsi-thumb-292d2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/fibrilasi-atrium-pasien-gagal-jantung-akut-fungsi-thumb-292d2.webp 1x" title="JURIS - Assessing left atrial function in acute decompensated heart failure: Insights from echocardiography" alt="JURIS - Assessing left atrial function in acute decompensated heart failure: Insights from echocardiography" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42392-fibrilasi-atrium-pasien-gagal-jantung-jantun" title="JURIS - Assessing left atrial function in acute decompensated heart failure: Insights from echocardiography" target="_blank">Assessing left atrial function in acute decompensated heart failure: Insights from echocardiography</a>: Penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan teknik echocardiography yang lebih sensitif untuk mengevaluasi fungsi atrium kiri, terutama dalam konteks gagal jantung akut. Studi longitudinal yang menyelidiki hubungan antara perubahan fungsi atrium kiri dan hasil klinis pasien dapat memberikan wawasan berharga tentang peran atrium kiri dalam gagal jantung. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi intervensi terapeutik yang ditujukan untuk meningkatkan fungsi atrium kiri dan memantau efeknya pada hasil pasien. Mempelajari mekanisme di balik disfungsi atrium kiri dan mengembangkan strategi pengobatan yang menargetkan proses ini dapat menjadi arah penelitian yang menjanjikan. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat berkontribusi pada pemahaman yang lebih baik tentang peran atrium kiri dalam gagal jantung dan mengembangkan pendekatan terapeutik yang lebih efektif..
<br>Penilaian fungsi atrium kiri melalui echocardiography telah menjadi alat prognostik yang berharga untuk gagal jantung akut dekompensasi.Analisis strain atrium kiri, khususnya Peak Atrial Longitudinal Strain (PALS), menunjukkan nilai prognostik yang signifikan di seluruh fenotip gagal jantung.Sifat dinamis fungsi LA selama pengobatan ditekankan oleh penelitian yang menunjukkan perbaikan yang signifikan dalam PALS dan la reservoir strain rate setelah terapi dekongestif.Setiap peningkatan 1% dalam PALS berkorelasi dengan penurunan 1,6% dalam kejadian kardiovaskular yang buruk, menjadikannya prediktor yang lebih kuat daripada pengukuran tradisional seperti rasio E/e'.Karena pemahaman mekanika LA berkembang melampaui melihatnya sebagai kamar pasif, penilaian echocardiographic dari strain LA menunjukkan janji sebagai biomarker pencitraan yang penting untuk stratifikasi risiko dan panduan terapi dalam manajemen gagal jantung
<br>Gagal jantung akut tetap menjadi penyebab utama dirawat di rumah sakit, terutama pada orang tua dan dikaitkan dengan mortalitas dan seringnya dirawat kembali. Beberapa faktor yang terkait dengan hasil gagal jantung termasuk disfungsi ventrikel kiri, disfungsi atrium kiri, dan pembesaran LA. Pembesaran LA telah diakui sebagai penanda pencitraan yang andal, erat kaitannya dengan hasil buruk seperti gagal jantung, stroke, fibrilasi atrium, dan mortalitas. LA bukan hanya saluran pasif untuk transportasi. LA memainkan peran aktif dan menanggapi distensi dengan melepaskan peptida natriuretik atrium. Pembesaran...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/8/fibrilasi-atrium-pasien-gagal-jantung-akut-fungsi-thumb-650e1.webp" type="image/webp" length="111272" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/fibrilasi-atrium-pasien-gagal-jantung-akut-fungsi-thumb-650e1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/fibrilasi-atrium-pasien-gagal-jantung-akut-fungsi-thumb-63843.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/fibrilasi-atrium-pasien-gagal-jantung-akut-fungsi-thumb-292d2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-482-ub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3069-heart-science-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Self Control Santriwati Pondok Pesantren Tahfidhul QurAoan Roudhotul QurAoan Panekan Magetan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Self Control Santriwati Pondok Pesantren Tahfidhul QurAoan Roudhotul QurAoan Panekan Magetan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Self Control Santriwati Pondok Pesantren Tahfidhul QurAoan Roudhotul QurAoan Panekan Magetan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42398-self-control-inmates-perceived-behavi</link>
	<guid isPermaLink="false">73e0033e2e81bbf7878750b1296b7969</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 12:14:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ puspita jaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ journal al ]]></category>
	<category><![CDATA[ b tafsir f ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,b,f,jaya,journal,puspita,tafsir]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang berkontribusi terhadap perkembangan self control pada ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Self Control Santriwati Pondok Pesantren Tahfidhul QurAoan Roudhotul QurAoan Panekan Magetan: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang berkontribusi terhadap perkembangan self control pada santriwati penghafal Al-QurAoan, seperti peran lingkungan pesantren, dukungan keluarga, atau metode pembelajaran yang digunakan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan intervensi atau program pelatihan self control yang dirancang khusus untuk meningkatkan kemampuan self control santriwati dalam menghadapi tantangan proses menghafal Al-QurAoan. Program ini dapat melibatkan teknik-teknik relaksasi, manajemen stres, atau strategi kognitif untuk meningkatkan fokus dan konsentrasi. Ketiga, penelitian komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan tingkat self control antara santriwati di pesantren tahfidz dengan santriwati di lembaga pendidikan Islam lainnya, atau bahkan dengan remaja non-pesantren, untuk mengidentifikasi perbedaan dan persamaan yang signifikan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran self control dalam keberhasilan proses menghafal Al-QurAoan dan memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan program pendidikan Islam yang lebih efektif.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa self control santriwati PTQ Roudhotul QurAoan pada aspek kontrol perilaku sudah baik, ditunjukkan dengan kemampuan mereka berperilaku secara situasional dan bertanggung jawab.Pada aspek kontrol kognitif, santriwati telah mampu mengolah informasi, menilai kejadian, dan mengurangi tekanan dalam proses menghafal.Terakhir, pada aspek kontrol keputusan, santriwati telah memiliki kemampuan untuk memilih keputusan yang disetujui dan mempertimbangkan konsekuensinya This qualitative study investigates the self-control of female Qur'an memorization students at PTQ Roudhotul QurAoan, crucial for their success given the demands of memorization and the need for consistent practice. Despite individual differences in memory, effective self-control is key. The research focused on three core aspects of self-control: behavioral, cognitive, and decisional control. This study was designed using a descriptive qualitative method. Data collection was carried out by observation and interviews. The participants in this study were three female students who were teenagers who were selected through the... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/1/self-control-inmates-perceived-behavioral-data-red-thumb-09cd6.webp" title="JURIS - Self Control Santriwati Pondok Pesantren Tahfidhul QurAoan  Roudhotul QurAoan Panekan Magetan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/self-control-inmates-perceived-behavioral-data-red-thumb-09cd6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/self-control-inmates-perceived-behavioral-data-red-thumb-09cd6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/self-control-inmates-perceived-behavioral-data-red-thumb-09cd6.webp 1x" title="JURIS - Self Control Santriwati Pondok Pesantren Tahfidhul QurAoan  Roudhotul QurAoan Panekan Magetan" alt="JURIS - Self Control Santriwati Pondok Pesantren Tahfidhul QurAoan  Roudhotul QurAoan Panekan Magetan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/self-control-inmates-perceived-behavioral-data-red-thumb-8750e.webp" title="JURIS - Self Control Santriwati Pondok Pesantren Tahfidhul QurAoan  Roudhotul QurAoan Panekan Magetan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/self-control-inmates-perceived-behavioral-data-red-thumb-8750e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/self-control-inmates-perceived-behavioral-data-red-thumb-8750e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/self-control-inmates-perceived-behavioral-data-red-thumb-8750e.webp 1x" title="JURIS - Self Control Santriwati Pondok Pesantren Tahfidhul QurAoan  Roudhotul QurAoan Panekan Magetan" alt="JURIS - Self Control Santriwati Pondok Pesantren Tahfidhul QurAoan  Roudhotul QurAoan Panekan Magetan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/self-control-inmates-perceived-behavioral-data-red-thumb-07638.webp" title="JURIS - Self Control Santriwati Pondok Pesantren Tahfidhul QurAoan  Roudhotul QurAoan Panekan Magetan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/self-control-inmates-perceived-behavioral-data-red-thumb-07638.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/self-control-inmates-perceived-behavioral-data-red-thumb-07638.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/self-control-inmates-perceived-behavioral-data-red-thumb-07638.webp 1x" title="JURIS - Self Control Santriwati Pondok Pesantren Tahfidhul QurAoan  Roudhotul QurAoan Panekan Magetan" alt="JURIS - Self Control Santriwati Pondok Pesantren Tahfidhul QurAoan  Roudhotul QurAoan Panekan Magetan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42398-self-control-inmates-perceived-behavi" title="JURIS - Self Control Santriwati Pondok Pesantren Tahfidhul QurAoan  Roudhotul QurAoan Panekan Magetan" target="_blank">Self Control Santriwati Pondok Pesantren Tahfidhul QurAoan  Roudhotul QurAoan Panekan Magetan</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang berkontribusi terhadap perkembangan self control pada santriwati penghafal Al-QurAoan, seperti peran lingkungan pesantren, dukungan keluarga, atau metode pembelajaran yang digunakan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan intervensi atau program pelatihan self control yang dirancang khusus untuk meningkatkan kemampuan self control santriwati dalam menghadapi tantangan proses menghafal Al-QurAoan. Program ini dapat melibatkan teknik-teknik relaksasi, manajemen stres, atau strategi kognitif untuk meningkatkan fokus dan konsentrasi. Ketiga, penelitian komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan tingkat self control antara santriwati di pesantren tahfidz dengan santriwati di lembaga pendidikan Islam lainnya, atau bahkan dengan remaja non-pesantren, untuk mengidentifikasi perbedaan dan persamaan yang signifikan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran self control dalam keberhasilan proses menghafal Al-QurAoan dan memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan program pendidikan Islam yang lebih efektif..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa self control santriwati PTQ Roudhotul QurAoan pada aspek kontrol perilaku sudah baik, ditunjukkan dengan kemampuan mereka berperilaku secara situasional dan bertanggung jawab.Pada aspek kontrol kognitif, santriwati telah mampu mengolah informasi, menilai kejadian, dan mengurangi tekanan dalam proses menghafal.Terakhir, pada aspek kontrol keputusan, santriwati telah memiliki kemampuan untuk memilih keputusan yang disetujui dan mempertimbangkan konsekuensinya
<br>This qualitative study investigates the self-control of female Qur'an memorization students at PTQ Roudhotul QurAoan, crucial for their success given the demands of memorization and the need for consistent practice. Despite individual differences in memory, effective self-control is key. The research focused on three core aspects of self-control: behavioral, cognitive, and decisional control. This study was designed using a descriptive qualitative method. Data collection was carried out by observation and interviews. The participants in this study were three female students who were teenagers who were selected through the...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/1/self-control-inmates-perceived-behavioral-data-red-thumb-07638.webp" type="image/webp" length="60438" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/self-control-inmates-perceived-behavioral-data-red-thumb-09cd6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/self-control-inmates-perceived-behavioral-data-red-thumb-8750e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/self-control-inmates-perceived-behavioral-data-red-thumb-07638.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11915-tafasir-journal-quranic-studies-contextual-tafsir.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Halal Certification Efforts by Non Muslim Business Actors as Protection of Muslim Consumers A Study in the Multicultural Village of Klepu Sooko Ponorogo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Halal Certification Efforts by Non Muslim Business Actors as Protection of Muslim Consumers A Study in the Multicultural Village of Klepu Sooko Ponorogo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Halal Certification Efforts by Non Muslim Business Actors as Protection of Muslim Consumers A Study in the Multicultural Village of Klepu Sooko Ponorogo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42407-sertifikasi-halal-perlindungan-konsumen-percepatan</link>
	<guid isPermaLink="false">f9680381c43ebdc01727377674f902f8</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 12:14:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hifzh al ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,hifzh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pelaku usaha non-Muslim untuk mengadopsi praktik halal, termasuk peran agama, sosial, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Halal Certification Efforts by Non-Muslim Business Actors as Protection of Muslim Consumers: A Study in the Multicultural Village of Klepu Sooko Ponorogo: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pelaku usaha non-Muslim untuk mengadopsi praktik halal, termasuk peran agama, sosial, dan ekonomi. Kedua, penelitian dapat mengkaji efektivitas berbagai model sertifikasi halal yang disesuaikan dengan karakteristik usaha mikro dan kecil, serta dampaknya terhadap kepercayaan konsumen dan pertumbuhan bisnis. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi bagaimana pemerintah dan lembaga sertifikasi dapat memfasilitasi akses dan edukasi bagi pelaku usaha non-Muslim, khususnya di daerah-daerah dengan keragaman budaya dan agama yang tinggi. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam mengembangkan kebijakan dan praktik sertifikasi halal yang inklusif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan.. Studi ini menyimpulkan bahwa upaya pelaku usaha non-Muslim di Desa Klepu untuk menyelaraskan diri dengan prinsip-prinsip halalAimeskipun tanpa sertifikasi formalAimerepresentasikan kontribusi yang berarti terhadap perlindungan konsumen dalam masyarakat multikultural.Para pengusaha ini secara sukarela mengadopsi praktik-praktik halal sebagai bentuk tanggung jawab moral, strategi bisnis, dan inklusi sosial.Tindakan mereka didorong oleh pemahaman akan kebutuhan konsumen Muslim, peluang pasar, dan keinginan untuk membangun kepercayaan lintas agama.Sertifikasi halal, meskipun penting, harus dipahami sebagai bagian dari ekosistem yang lebih luas dari praktik konsumsi etis dan bisnis inklusif Penelitian ini mengeksplorasi upaya pelaku usaha non-Muslim dalam memperoleh sertifikasi halal sebagai bentuk perlindungan bagi konsumen Muslim di Klepu, sebuah desa multikultural di Sooko, Ponorogo. Studi ini menggunakan pendekatan fenomenologi kualitatif untuk mengkaji bagaimana pengusaha memandang dan mengimplementasikan prinsip-prinsip halal, bahkan tanpa sertifikasi formal. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa meskipun pelaku usaha non-Muslim belum secara resmi memperoleh sertifikasi halal, mereka telah mulai menyelaraskan praktik bisnis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/9/sertifikasi-halal-perlindungan-konsumen-percepatan-thumb-97381.webp" title="JURIS - Halal Certification Efforts by Non-Muslim Business Actors as  Protection of Muslim Consumers: A Study in the Multicultural Village of Klepu Sooko Ponorogo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/sertifikasi-halal-perlindungan-konsumen-percepatan-thumb-97381.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/sertifikasi-halal-perlindungan-konsumen-percepatan-thumb-97381.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/sertifikasi-halal-perlindungan-konsumen-percepatan-thumb-97381.webp 1x" title="JURIS - Halal Certification Efforts by Non-Muslim Business Actors as  Protection of Muslim Consumers: A Study in the Multicultural Village of Klepu Sooko Ponorogo" alt="JURIS - Halal Certification Efforts by Non-Muslim Business Actors as  Protection of Muslim Consumers: A Study in the Multicultural Village of Klepu Sooko Ponorogo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/sertifikasi-halal-perlindungan-konsumen-percepatan-thumb-ce945.webp" title="JURIS - Halal Certification Efforts by Non-Muslim Business Actors as  Protection of Muslim Consumers: A Study in the Multicultural Village of Klepu Sooko Ponorogo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/sertifikasi-halal-perlindungan-konsumen-percepatan-thumb-ce945.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/sertifikasi-halal-perlindungan-konsumen-percepatan-thumb-ce945.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/sertifikasi-halal-perlindungan-konsumen-percepatan-thumb-ce945.webp 1x" title="JURIS - Halal Certification Efforts by Non-Muslim Business Actors as  Protection of Muslim Consumers: A Study in the Multicultural Village of Klepu Sooko Ponorogo" alt="JURIS - Halal Certification Efforts by Non-Muslim Business Actors as  Protection of Muslim Consumers: A Study in the Multicultural Village of Klepu Sooko Ponorogo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/sertifikasi-halal-perlindungan-konsumen-percepatan-thumb-99cdc.webp" title="JURIS - Halal Certification Efforts by Non-Muslim Business Actors as  Protection of Muslim Consumers: A Study in the Multicultural Village of Klepu Sooko Ponorogo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/sertifikasi-halal-perlindungan-konsumen-percepatan-thumb-99cdc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/sertifikasi-halal-perlindungan-konsumen-percepatan-thumb-99cdc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/sertifikasi-halal-perlindungan-konsumen-percepatan-thumb-99cdc.webp 1x" title="JURIS - Halal Certification Efforts by Non-Muslim Business Actors as  Protection of Muslim Consumers: A Study in the Multicultural Village of Klepu Sooko Ponorogo" alt="JURIS - Halal Certification Efforts by Non-Muslim Business Actors as  Protection of Muslim Consumers: A Study in the Multicultural Village of Klepu Sooko Ponorogo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42407-sertifikasi-halal-perlindungan-konsumen-percepatan" title="JURIS - Halal Certification Efforts by Non-Muslim Business Actors as  Protection of Muslim Consumers: A Study in the Multicultural Village of Klepu Sooko Ponorogo" target="_blank">Halal Certification Efforts by Non-Muslim Business Actors as  Protection of Muslim Consumers: A Study in the Multicultural Village of Klepu Sooko Ponorogo</a>: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pelaku usaha non-Muslim untuk mengadopsi praktik halal, termasuk peran agama, sosial, dan ekonomi. Kedua, penelitian dapat mengkaji efektivitas berbagai model sertifikasi halal yang disesuaikan dengan karakteristik usaha mikro dan kecil, serta dampaknya terhadap kepercayaan konsumen dan pertumbuhan bisnis. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi bagaimana pemerintah dan lembaga sertifikasi dapat memfasilitasi akses dan edukasi bagi pelaku usaha non-Muslim, khususnya di daerah-daerah dengan keragaman budaya dan agama yang tinggi. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam mengembangkan kebijakan dan praktik sertifikasi halal yang inklusif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan..
<br>Studi ini menyimpulkan bahwa upaya pelaku usaha non-Muslim di Desa Klepu untuk menyelaraskan diri dengan prinsip-prinsip halalAimeskipun tanpa sertifikasi formalAimerepresentasikan kontribusi yang berarti terhadap perlindungan konsumen dalam masyarakat multikultural.Para pengusaha ini secara sukarela mengadopsi praktik-praktik halal sebagai bentuk tanggung jawab moral, strategi bisnis, dan inklusi sosial.Tindakan mereka didorong oleh pemahaman akan kebutuhan konsumen Muslim, peluang pasar, dan keinginan untuk membangun kepercayaan lintas agama.Sertifikasi halal, meskipun penting, harus dipahami sebagai bagian dari ekosistem yang lebih luas dari praktik konsumsi etis dan bisnis inklusif
<br>Penelitian ini mengeksplorasi upaya pelaku usaha non-Muslim dalam memperoleh sertifikasi halal sebagai bentuk perlindungan bagi konsumen Muslim di Klepu, sebuah desa multikultural di Sooko, Ponorogo. Studi ini menggunakan pendekatan fenomenologi kualitatif untuk mengkaji bagaimana pengusaha memandang dan mengimplementasikan prinsip-prinsip halal, bahkan tanpa sertifikasi formal. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa meskipun pelaku usaha non-Muslim belum secara resmi memperoleh sertifikasi halal, mereka telah mulai menyelaraskan praktik bisnis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/9/sertifikasi-halal-perlindungan-konsumen-percepatan-thumb-99cdc.webp" type="image/webp" length="72412" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/sertifikasi-halal-perlindungan-konsumen-percepatan-thumb-97381.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/sertifikasi-halal-perlindungan-konsumen-percepatan-thumb-ce945.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/sertifikasi-halal-perlindungan-konsumen-percepatan-thumb-99cdc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11917-kasbuna-journal-islamic-business-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Konsep Qanaah Sebagai Media Terapi Fomo Syndrom Menurut Quraish Shihab Dalam Tafsir Al Mishbah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Konsep Qanaah Sebagai Media Terapi Fomo Syndrom Menurut Quraish Shihab Dalam Tafsir Al Mishbah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Konsep Qanaah Sebagai Media Terapi Fomo Syndrom Menurut Quraish Shihab Dalam Tafsir Al Mishbah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42413-qanaah-fomo-tafsir-al-misbah-terapi-shihab</link>
	<guid isPermaLink="false">199ff43e382d46b7612fdc15d51d044f</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 12:09:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ puspita jaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ journal al ]]></category>
	<category><![CDATA[ ghaib tafs ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,ghaib,jaya,journal,puspita,tafs]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, serta saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Konsep Qanaah Sebagai Media Terapi Fomo Syndrom Menurut Quraish Shihab Dalam Tafsir Al-Mishbah: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, serta saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji efektivitas penerapan konsep qanaah dalam terapi Fomo secara empiris, dengan melibatkan partisipan dari berbagai kelompok usia dan latar belakang sosial. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan program intervensi berbasis komunitas yang mengintegrasikan ajaran qanaah dalam upaya pencegahan dan penanganan Fomo, khususnya di kalangan remaja dan dewasa muda. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengalaman individu yang telah berhasil mengatasi Fomo melalui penerapan konsep qanaah, dengan tujuan mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang berkontribusi pada keberhasilan tersebut. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan strategi pencegahan dan penanganan Fomo yang lebih efektif dan berkelanjutan, serta memperkuat peran nilai-nilai Islam dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis masyarakat.. Berdasarkan penelitian, dapat disimpulkan bahwa konsep qanaah dalam tafsir Al-Misbah karya Quraish Shihab dapat menjadi media terapi yang efektif untuk mengatasi Fomo.Qanaah mengajarkan penerimaan dengan lapang dada atas segala pemberian Allah SWT, disertai dengan upaya maksimal dan ikhtiar yang halal.Dengan menerapkan qanaah, individu dapat lebih fokus pada apa yang mereka miliki, mengurangi perbandingan dengan pencapaian orang lain, dan menumbuhkan rasa puas serta kedamaian dalam diri Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep qanaah menurut Quraish Shihab sebagaimana dijelaskan dalam Tafsir Al-MishbAh, dan bagaimana nilai tersebut dapat dijadikan sebagai media terapi dalam mengatasi Fomo. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Quraish Shihab mendefinisikan qanaah sebagai kepuasan dan rasa cukup dengan apa yang dimiliki, menawarkan perspektif alternatif dalam menghadapi tekanan sosial dan konsumerisme yang memicu Fomo. Konsep ini menekankan penerimaan diri dan rasa syukur, yang tercermin dalam berbagai ayat Al-QurAoan. Qanaah juga... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/1/qanaah-fomo-tafsir-al-misbah-terapi-shihab-syndrom-thumb-d6a93.webp" title="JURIS - Konsep Qanaah Sebagai Media Terapi Fomo Syndrom Menurut Quraish Shihab Dalam Tafsir Al-Mishbah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/qanaah-fomo-tafsir-al-misbah-terapi-shihab-syndrom-thumb-d6a93.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/qanaah-fomo-tafsir-al-misbah-terapi-shihab-syndrom-thumb-d6a93.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/qanaah-fomo-tafsir-al-misbah-terapi-shihab-syndrom-thumb-d6a93.webp 1x" title="JURIS - Konsep Qanaah Sebagai Media Terapi Fomo Syndrom Menurut Quraish Shihab Dalam Tafsir Al-Mishbah" alt="JURIS - Konsep Qanaah Sebagai Media Terapi Fomo Syndrom Menurut Quraish Shihab Dalam Tafsir Al-Mishbah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/1/qanaah-fomo-tafsir-al-misbah-terapi-shihab-syndrom-thumb-bb6da.webp" title="JURIS - Konsep Qanaah Sebagai Media Terapi Fomo Syndrom Menurut Quraish Shihab Dalam Tafsir Al-Mishbah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/qanaah-fomo-tafsir-al-misbah-terapi-shihab-syndrom-thumb-bb6da.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/qanaah-fomo-tafsir-al-misbah-terapi-shihab-syndrom-thumb-bb6da.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/qanaah-fomo-tafsir-al-misbah-terapi-shihab-syndrom-thumb-bb6da.webp 1x" title="JURIS - Konsep Qanaah Sebagai Media Terapi Fomo Syndrom Menurut Quraish Shihab Dalam Tafsir Al-Mishbah" alt="JURIS - Konsep Qanaah Sebagai Media Terapi Fomo Syndrom Menurut Quraish Shihab Dalam Tafsir Al-Mishbah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/1/qanaah-fomo-tafsir-al-misbah-terapi-shihab-syndrom-thumb-9339c.webp" title="JURIS - Konsep Qanaah Sebagai Media Terapi Fomo Syndrom Menurut Quraish Shihab Dalam Tafsir Al-Mishbah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/qanaah-fomo-tafsir-al-misbah-terapi-shihab-syndrom-thumb-9339c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/qanaah-fomo-tafsir-al-misbah-terapi-shihab-syndrom-thumb-9339c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/qanaah-fomo-tafsir-al-misbah-terapi-shihab-syndrom-thumb-9339c.webp 1x" title="JURIS - Konsep Qanaah Sebagai Media Terapi Fomo Syndrom Menurut Quraish Shihab Dalam Tafsir Al-Mishbah" alt="JURIS - Konsep Qanaah Sebagai Media Terapi Fomo Syndrom Menurut Quraish Shihab Dalam Tafsir Al-Mishbah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42413-qanaah-fomo-tafsir-al-misbah-terapi-shihab" title="JURIS - Konsep Qanaah Sebagai Media Terapi Fomo Syndrom Menurut Quraish Shihab Dalam Tafsir Al-Mishbah" target="_blank">Konsep Qanaah Sebagai Media Terapi Fomo Syndrom Menurut Quraish Shihab Dalam Tafsir Al-Mishbah</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, serta saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji efektivitas penerapan konsep qanaah dalam terapi Fomo secara empiris, dengan melibatkan partisipan dari berbagai kelompok usia dan latar belakang sosial. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan program intervensi berbasis komunitas yang mengintegrasikan ajaran qanaah dalam upaya pencegahan dan penanganan Fomo, khususnya di kalangan remaja dan dewasa muda. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengalaman individu yang telah berhasil mengatasi Fomo melalui penerapan konsep qanaah, dengan tujuan mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang berkontribusi pada keberhasilan tersebut. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan strategi pencegahan dan penanganan Fomo yang lebih efektif dan berkelanjutan, serta memperkuat peran nilai-nilai Islam dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis masyarakat..
<br>Berdasarkan penelitian, dapat disimpulkan bahwa konsep qanaah dalam tafsir Al-Misbah karya Quraish Shihab dapat menjadi media terapi yang efektif untuk mengatasi Fomo.Qanaah mengajarkan penerimaan dengan lapang dada atas segala pemberian Allah SWT, disertai dengan upaya maksimal dan ikhtiar yang halal.Dengan menerapkan qanaah, individu dapat lebih fokus pada apa yang mereka miliki, mengurangi perbandingan dengan pencapaian orang lain, dan menumbuhkan rasa puas serta kedamaian dalam diri
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep qanaah menurut Quraish Shihab sebagaimana dijelaskan dalam Tafsir Al-MishbAh, dan bagaimana nilai tersebut dapat dijadikan sebagai media terapi dalam mengatasi Fomo. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Quraish Shihab mendefinisikan qanaah sebagai kepuasan dan rasa cukup dengan apa yang dimiliki, menawarkan perspektif alternatif dalam menghadapi tekanan sosial dan konsumerisme yang memicu Fomo. Konsep ini menekankan penerimaan diri dan rasa syukur, yang tercermin dalam berbagai ayat Al-QurAoan. Qanaah juga...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/1/qanaah-fomo-tafsir-al-misbah-terapi-shihab-syndrom-thumb-d6a93.webp" type="image/webp" length="85632" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/qanaah-fomo-tafsir-al-misbah-terapi-shihab-syndrom-thumb-d6a93.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/qanaah-fomo-tafsir-al-misbah-terapi-shihab-syndrom-thumb-bb6da.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/qanaah-fomo-tafsir-al-misbah-terapi-shihab-syndrom-thumb-9339c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11915-tafasir-journal-quranic-studies-contextual-tafsir.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Green Banking A Bibliometric Analysis of Research Trends Collaboration and Future Opportunities ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Green Banking A Bibliometric Analysis of Research Trends Collaboration and Future Opportunities ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Green Banking A Bibliometric Analysis of Research Trends Collaboration and Future Opportunities ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42401-era-future-research-green-banking-disclosure</link>
	<guid isPermaLink="false">bbe984a268159225374bf336803c799c</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 12:00:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ budi sukardi ]]></category>
	<category><![CDATA[ world fire ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[budi,fire,sukardi,view,vol,world]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak kebijakan pemerintah terhadap adopsi praktik perbankan hijau di negara-negara berkembang, dengan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Green Banking: A Bibliometric Analysis of Research Trends, Collaboration, and Future Opportunities: Berdasarkan analisis ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak kebijakan pemerintah terhadap adopsi praktik perbankan hijau di negara-negara berkembang, dengan fokus pada bagaimana insentif dan regulasi dapat mendorong bank untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk menguji hubungan antara kinerja keuangan bank dan komitmen mereka terhadap praktik perbankan hijau, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti reputasi bank, kepercayaan pemangku kepentingan, dan mitigasi risiko. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami persepsi dan pengalaman nasabah terhadap bank yang menerapkan praktik perbankan hijau, serta bagaimana hal ini memengaruhi loyalitas dan preferensi mereka terhadap produk dan layanan keuangan yang berkelanjutan. Dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika perbankan hijau dan dampaknya terhadap kinerja keuangan, reputasi, dan kepuasan nasabah.. This study provides a comprehensive overview of the evolution of Green Banking literature and can serve as a foundational reference for future research in sustainable finance.The findings reveal an annual publication growth rate of 5.2%, with a significant surge in 2022 and 2024.China emerged as the leading contributor, and Zhang B.was identified as the most productive author.This analysis highlights the importance of continued research and collaboration to advance sustainable finance practices This study aims to map the development, research directions of Green Banking by analyzing all publications indexed in the Scopus database from 1933 to 2024. A total of 1,252 documents were identified through a Boolean search, and after filtering for English-language journal articles, 698 documents were analyzed. Data were processed using Excel and RStudio, while visualization of keyword co-occurrence and citation using VOSviewer. The findings reveal an annual publication growth rate of 5.2%, with a significant surge in 2022 (101 papers) and 2024 (175 papers). China emerged as the leading contributor with the highest number of publications, while Tsinghua University was the most prolific institution. Zhang B. was identified as the most productive author. This study provides a comprehensive overview of the evolution of Green Banking... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/3/era-future-research-green-banking-disclosure-trend-thumb-84579.webp" title="JURIS - Green Banking: A Bibliometric Analysis of Research Trends, Collaboration, and Future Opportunities" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/era-future-research-green-banking-disclosure-trend-thumb-84579.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/era-future-research-green-banking-disclosure-trend-thumb-84579.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/era-future-research-green-banking-disclosure-trend-thumb-84579.webp 1x" title="JURIS - Green Banking: A Bibliometric Analysis of Research Trends, Collaboration, and Future Opportunities" alt="JURIS - Green Banking: A Bibliometric Analysis of Research Trends, Collaboration, and Future Opportunities" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/era-future-research-green-banking-disclosure-trend-thumb-22a45.webp" title="JURIS - Green Banking: A Bibliometric Analysis of Research Trends, Collaboration, and Future Opportunities" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/era-future-research-green-banking-disclosure-trend-thumb-22a45.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/era-future-research-green-banking-disclosure-trend-thumb-22a45.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/era-future-research-green-banking-disclosure-trend-thumb-22a45.webp 1x" title="JURIS - Green Banking: A Bibliometric Analysis of Research Trends, Collaboration, and Future Opportunities" alt="JURIS - Green Banking: A Bibliometric Analysis of Research Trends, Collaboration, and Future Opportunities" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/era-future-research-green-banking-disclosure-trend-thumb-aedc3.webp" title="JURIS - Green Banking: A Bibliometric Analysis of Research Trends, Collaboration, and Future Opportunities" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/era-future-research-green-banking-disclosure-trend-thumb-aedc3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/era-future-research-green-banking-disclosure-trend-thumb-aedc3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/era-future-research-green-banking-disclosure-trend-thumb-aedc3.webp 1x" title="JURIS - Green Banking: A Bibliometric Analysis of Research Trends, Collaboration, and Future Opportunities" alt="JURIS - Green Banking: A Bibliometric Analysis of Research Trends, Collaboration, and Future Opportunities" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42401-era-future-research-green-banking-disclosure" title="JURIS - Green Banking: A Bibliometric Analysis of Research Trends, Collaboration, and Future Opportunities" target="_blank">Green Banking: A Bibliometric Analysis of Research Trends, Collaboration, and Future Opportunities</a>: Berdasarkan analisis ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak kebijakan pemerintah terhadap adopsi praktik perbankan hijau di negara-negara berkembang, dengan fokus pada bagaimana insentif dan regulasi dapat mendorong bank untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk menguji hubungan antara kinerja keuangan bank dan komitmen mereka terhadap praktik perbankan hijau, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti reputasi bank, kepercayaan pemangku kepentingan, dan mitigasi risiko. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami persepsi dan pengalaman nasabah terhadap bank yang menerapkan praktik perbankan hijau, serta bagaimana hal ini memengaruhi loyalitas dan preferensi mereka terhadap produk dan layanan keuangan yang berkelanjutan. Dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika perbankan hijau dan dampaknya terhadap kinerja keuangan, reputasi, dan kepuasan nasabah..
<br>This study provides a comprehensive overview of the evolution of Green Banking literature and can serve as a foundational reference for future research in sustainable finance.The findings reveal an annual publication growth rate of 5.2%, with a significant surge in 2022 and 2024.China emerged as the leading contributor, and Zhang B.was identified as the most productive author.This analysis highlights the importance of continued research and collaboration to advance sustainable finance practices
<br>This study aims to map the development, research directions of Green Banking by analyzing all publications indexed in the Scopus database from 1933 to 2024. A total of 1,252 documents were identified through a Boolean search, and after filtering for English-language journal articles, 698 documents were analyzed. Data were processed using Excel and RStudio, while visualization of keyword co-occurrence and citation using VOSviewer. The findings reveal an annual publication growth rate of 5.2%, with a significant surge in 2022 (101 papers) and 2024 (175 papers). China emerged as the leading contributor with the highest number of publications, while Tsinghua University was the most prolific institution. Zhang B. was identified as the most productive author. This study provides a comprehensive overview of the evolution of Green Banking...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/3/era-future-research-green-banking-disclosure-trend-thumb-22a45.webp" type="image/webp" length="61068" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/era-future-research-green-banking-disclosure-trend-thumb-84579.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/era-future-research-green-banking-disclosure-trend-thumb-22a45.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/era-future-research-green-banking-disclosure-trend-thumb-aedc3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11908-etihad-journal-islamic-banking-finance.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemberdayaan UMKM Untuk Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Car Free Day Di Kabupaten Ponorogo Perspektif Ekonomi Syariah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemberdayaan UMKM Untuk Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Car Free Day Di Kabupaten Ponorogo Perspektif Ekonomi Syariah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemberdayaan UMKM Untuk Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Car Free Day Di Kabupaten Ponorogo Perspektif Ekonomi Syariah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42409-akses-pasar-umkm-mahasiswa-pelaku</link>
	<guid isPermaLink="false">764c7219818f721631625ec6efeac8d6</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 11:49:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hifzh al ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,hifzh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan pemanfaatan CFD di Ponorogo, penelitian lanjutan dapat menyelidiki (1)Abagaimana integrasi teknologi digital, seperti aplikasi manajemen penjualan online, memperluas jaringan pelanggan UMKM dan meningkatkan efisiensi operasional; (2)Aefektivitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemberdayaan UMKM Untuk Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Car Free Day Di Kabupaten Ponorogo Perspektif Ekonomi Syariah: Untuk meningkatkan pemanfaatan CFD di Ponorogo, penelitian lanjutan dapat menyelidiki (1)Abagaimana integrasi teknologi digital, seperti aplikasi manajemen penjualan online, memperluas jaringan pelanggan UMKM dan meningkatkan efisiensi operasional; (2)Aefektivitas program pelatihan kewirausahaan berbasis ekonomi syariah dalam meningkatkan pengetahuan dan praktik bisnis yang adil, transparan, serta bebas riba di kalangan pelaku UMKM CFD; dan (3)Aperkembangan model kemitraan publikAcswasta yang mendukung penyediaan fasilitas fisik dan modal berjangka berisiko rendah untuk UMKM, sehingga membantu mengatasi keterbatasan modal dan manajemen usaha sambil menjaga prinsip syariah. PenelitianAcpenelitian tersebut akan memetakan jalur pengembangan CFD yang lebih terstruktur, meningkatkan kesejahteraan UMKM, serta menumbuhkan ekosistem ekonomi lokal yang berkelanjutan dan berkeadilan.. Kegiatan Car Free Day (CFD) di Kabupaten Ponorogo menyediakan ruang terbuka tanpa beban biaya tinggi bagi pelaku UMKM, memungkinkan mereka memperluas akses pasar dan meningkatkan pendapatan secara signifikan.CFD juga memperkuat jaringan bisnis, menurunkan angka kemiskinan, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal.Meskipun sudah menerapkan prinsip-prinsip syariah, masih ada tantangan seperti keterbatasan modal, manajemen usaha lemah, dan kurangnya pemahaman prinsip ekonomi Islam, sehingga diperlukan sinergi pemerintah, komunitas, dan pelaku usaha untuk meningkatkan fasilitas, pelatihan, dan regulasi berbasis nilai syariah agar CFD dapat lebih optimal dan berkelanjutan Kegiatan Car Free Day (CFD) di Kabupaten Ponorogo berperan sebagai platform strategis bagi pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari perspektif ekonomi syariah. Melalui CFD, pelaku UMKM memperoleh akses pasar yang luas, biaya operasional rendah, serta peluang pemasaran dan promosi yang signifikan. Selain memberi dampak ekonomi positif, CFD juga memperkuat jaringan sosial, meningkatkan keterampilan kewirausahaan, dan mendorong praktik bisnis yang sesuai prinsip keadilan, transparansi, dan larangan riba dalam ekonomi syariah. Dengan demikian, CFD dapat menjadi mekanisme efektif untuk... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/b/akses-pasar-umkm-mahasiswa-pelaku-pemberdayaan-emp-thumb-4186e.webp" title="JURIS - Pemberdayaan UMKM Untuk Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Car Free Day Di Kabupaten Ponorogo Perspektif Ekonomi Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/akses-pasar-umkm-mahasiswa-pelaku-pemberdayaan-emp-thumb-4186e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/akses-pasar-umkm-mahasiswa-pelaku-pemberdayaan-emp-thumb-4186e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/akses-pasar-umkm-mahasiswa-pelaku-pemberdayaan-emp-thumb-4186e.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan UMKM Untuk Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Car Free Day Di Kabupaten Ponorogo Perspektif Ekonomi Syariah" alt="JURIS - Pemberdayaan UMKM Untuk Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Car Free Day Di Kabupaten Ponorogo Perspektif Ekonomi Syariah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/akses-pasar-umkm-mahasiswa-pelaku-pemberdayaan-emp-thumb-f7d37.webp" title="JURIS - Pemberdayaan UMKM Untuk Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Car Free Day Di Kabupaten Ponorogo Perspektif Ekonomi Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/akses-pasar-umkm-mahasiswa-pelaku-pemberdayaan-emp-thumb-f7d37.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/akses-pasar-umkm-mahasiswa-pelaku-pemberdayaan-emp-thumb-f7d37.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/akses-pasar-umkm-mahasiswa-pelaku-pemberdayaan-emp-thumb-f7d37.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan UMKM Untuk Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Car Free Day Di Kabupaten Ponorogo Perspektif Ekonomi Syariah" alt="JURIS - Pemberdayaan UMKM Untuk Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Car Free Day Di Kabupaten Ponorogo Perspektif Ekonomi Syariah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/akses-pasar-umkm-mahasiswa-pelaku-pemberdayaan-emp-thumb-1498f.webp" title="JURIS - Pemberdayaan UMKM Untuk Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Car Free Day Di Kabupaten Ponorogo Perspektif Ekonomi Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/akses-pasar-umkm-mahasiswa-pelaku-pemberdayaan-emp-thumb-1498f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/akses-pasar-umkm-mahasiswa-pelaku-pemberdayaan-emp-thumb-1498f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/akses-pasar-umkm-mahasiswa-pelaku-pemberdayaan-emp-thumb-1498f.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan UMKM Untuk Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Car Free Day Di Kabupaten Ponorogo Perspektif Ekonomi Syariah" alt="JURIS - Pemberdayaan UMKM Untuk Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Car Free Day Di Kabupaten Ponorogo Perspektif Ekonomi Syariah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42409-akses-pasar-umkm-mahasiswa-pelaku" title="JURIS - Pemberdayaan UMKM Untuk Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Car Free Day Di Kabupaten Ponorogo Perspektif Ekonomi Syariah" target="_blank">Pemberdayaan UMKM Untuk Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Car Free Day Di Kabupaten Ponorogo Perspektif Ekonomi Syariah</a>: Untuk meningkatkan pemanfaatan CFD di Ponorogo, penelitian lanjutan dapat menyelidiki (1)Abagaimana integrasi teknologi digital, seperti aplikasi manajemen penjualan online, memperluas jaringan pelanggan UMKM dan meningkatkan efisiensi operasional; (2)Aefektivitas program pelatihan kewirausahaan berbasis ekonomi syariah dalam meningkatkan pengetahuan dan praktik bisnis yang adil, transparan, serta bebas riba di kalangan pelaku UMKM CFD; dan (3)Aperkembangan model kemitraan publikAcswasta yang mendukung penyediaan fasilitas fisik dan modal berjangka berisiko rendah untuk UMKM, sehingga membantu mengatasi keterbatasan modal dan manajemen usaha sambil menjaga prinsip syariah. PenelitianAcpenelitian tersebut akan memetakan jalur pengembangan CFD yang lebih terstruktur, meningkatkan kesejahteraan UMKM, serta menumbuhkan ekosistem ekonomi lokal yang berkelanjutan dan berkeadilan..
<br>Kegiatan Car Free Day (CFD) di Kabupaten Ponorogo menyediakan ruang terbuka tanpa beban biaya tinggi bagi pelaku UMKM, memungkinkan mereka memperluas akses pasar dan meningkatkan pendapatan secara signifikan.CFD juga memperkuat jaringan bisnis, menurunkan angka kemiskinan, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal.Meskipun sudah menerapkan prinsip-prinsip syariah, masih ada tantangan seperti keterbatasan modal, manajemen usaha lemah, dan kurangnya pemahaman prinsip ekonomi Islam, sehingga diperlukan sinergi pemerintah, komunitas, dan pelaku usaha untuk meningkatkan fasilitas, pelatihan, dan regulasi berbasis nilai syariah agar CFD dapat lebih optimal dan berkelanjutan
<br>Kegiatan Car Free Day (CFD) di Kabupaten Ponorogo berperan sebagai platform strategis bagi pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari perspektif ekonomi syariah. Melalui CFD, pelaku UMKM memperoleh akses pasar yang luas, biaya operasional rendah, serta peluang pemasaran dan promosi yang signifikan. Selain memberi dampak ekonomi positif, CFD juga memperkuat jaringan sosial, meningkatkan keterampilan kewirausahaan, dan mendorong praktik bisnis yang sesuai prinsip keadilan, transparansi, dan larangan riba dalam ekonomi syariah. Dengan demikian, CFD dapat menjadi mekanisme efektif untuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/b/akses-pasar-umkm-mahasiswa-pelaku-pemberdayaan-emp-thumb-f7d37.webp" type="image/webp" length="73784" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/akses-pasar-umkm-mahasiswa-pelaku-pemberdayaan-emp-thumb-4186e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/akses-pasar-umkm-mahasiswa-pelaku-pemberdayaan-emp-thumb-f7d37.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/akses-pasar-umkm-mahasiswa-pelaku-pemberdayaan-emp-thumb-1498f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11917-kasbuna-journal-islamic-business-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Risk Management of the Governance of Small and Medium Enterprises AuRumah Kue AlekAy in Preserving Aseets Hifzh Al Mal ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Risk Management of the Governance of Small and Medium Enterprises AuRumah Kue AlekAy in Preserving Aseets Hifzh Al Mal ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Risk Management of the Governance of Small and Medium Enterprises AuRumah Kue AlekAy in Preserving Aseets Hifzh Al Mal ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42410-daya-saing-umkm-analisis-manajemen-koperasi-inovat</link>
	<guid isPermaLink="false">9c255ae164d0708bb9a9964bb41f5c33</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 11:39:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hifzh al ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,hifzh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif antara UMKM yang menerapkan prinsip Maqashid Syariah dalam manajemen risiko dengan yang tidak, untuk mengidentifikasi faktor-faktor ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Risk Management of the Governance of Small and Medium Enterprises AuRumah Kue AlekAy in Preserving Aseets (Hifzh Al-Mal): Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif antara UMKM yang menerapkan prinsip Maqashid Syariah dalam manajemen risiko dengan yang tidak, untuk mengidentifikasi faktor-faktor penentu keberhasilan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model manajemen risiko berbasis Maqashid Syariah yang disesuaikan dengan karakteristik UMKM di Indonesia, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti perlindungan aset, keadilan, dan keberlanjutan. Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana penerapan teknologi informasi dan komunikasi dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam manajemen risiko UMKM, khususnya dalam pengelolaan keuangan dan pembayaran hak karyawan, sehingga dapat meminimalkan risiko keterlambatan pembayaran dan meningkatkan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah. Pengembangan model ini diharapkan dapat memberikan panduan praktis bagi UMKM dalam mengelola risiko secara komprehensif dan berkelanjutan, serta meningkatkan daya saing mereka di pasar global.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen risiko pada UMKM "Rumah Kue Alek" mencakup risiko internal, eksternal, sumber daya manusia, dan proses.Efektivitas manajemen risiko ini berdampak pada aspek ekonomi, etika, dan sosial dalam bisnis Islam, namun terdapat kesenjangan dalam penerapan prinsip Maqashid Syariah terkait pemeliharaan hak karyawan.Oleh karena itu, diperlukan peningkatan dalam perencanaan dan pengendalian keuangan agar hak-hak karyawan dapat terlindungi dan tercermin dalam praktik bisnis yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen risiko dalam tata kelola usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) "Rumah Kue Alek" dalam menjaga aset (Hifzh Al-Mal). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi lapangan, melibatkan wawancara dengan pemilik dan karyawan UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen risiko yang terjadi meliputi risiko internal, eksternal, risiko sumber daya manusia, dan risiko proses. Implementasi manajemen risiko ini berdampak pada aspek ekonomi, etika, dan sosial dalam bisnis Islam. Analisis lebih lanjut mengungkapkan bahwa meskipun UMKM telah melakukan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/4/daya-saing-umkm-analisis-manajemen-koperasi-inovat-thumb-614a9.webp" title="JURIS - Risk Management of the Governance of Small and Medium Enterprises AuRumah Kue AlekAy in Preserving Aseets (Hifzh Al-Mal)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/daya-saing-umkm-analisis-manajemen-koperasi-inovat-thumb-614a9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/daya-saing-umkm-analisis-manajemen-koperasi-inovat-thumb-614a9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/daya-saing-umkm-analisis-manajemen-koperasi-inovat-thumb-614a9.webp 1x" title="JURIS - Risk Management of the Governance of Small and Medium Enterprises AuRumah Kue AlekAy in Preserving Aseets (Hifzh Al-Mal)" alt="JURIS - Risk Management of the Governance of Small and Medium Enterprises AuRumah Kue AlekAy in Preserving Aseets (Hifzh Al-Mal)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/daya-saing-umkm-analisis-manajemen-koperasi-inovat-thumb-dc60f.webp" title="JURIS - Risk Management of the Governance of Small and Medium Enterprises AuRumah Kue AlekAy in Preserving Aseets (Hifzh Al-Mal)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/daya-saing-umkm-analisis-manajemen-koperasi-inovat-thumb-dc60f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/daya-saing-umkm-analisis-manajemen-koperasi-inovat-thumb-dc60f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/daya-saing-umkm-analisis-manajemen-koperasi-inovat-thumb-dc60f.webp 1x" title="JURIS - Risk Management of the Governance of Small and Medium Enterprises AuRumah Kue AlekAy in Preserving Aseets (Hifzh Al-Mal)" alt="JURIS - Risk Management of the Governance of Small and Medium Enterprises AuRumah Kue AlekAy in Preserving Aseets (Hifzh Al-Mal)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/daya-saing-umkm-analisis-manajemen-koperasi-inovat-thumb-db570.webp" title="JURIS - Risk Management of the Governance of Small and Medium Enterprises AuRumah Kue AlekAy in Preserving Aseets (Hifzh Al-Mal)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/daya-saing-umkm-analisis-manajemen-koperasi-inovat-thumb-db570.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/daya-saing-umkm-analisis-manajemen-koperasi-inovat-thumb-db570.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/daya-saing-umkm-analisis-manajemen-koperasi-inovat-thumb-db570.webp 1x" title="JURIS - Risk Management of the Governance of Small and Medium Enterprises AuRumah Kue AlekAy in Preserving Aseets (Hifzh Al-Mal)" alt="JURIS - Risk Management of the Governance of Small and Medium Enterprises AuRumah Kue AlekAy in Preserving Aseets (Hifzh Al-Mal)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42410-daya-saing-umkm-analisis-manajemen-koperasi-inovat" title="JURIS - Risk Management of the Governance of Small and Medium Enterprises AuRumah Kue AlekAy in Preserving Aseets (Hifzh Al-Mal)" target="_blank">Risk Management of the Governance of Small and Medium Enterprises AuRumah Kue AlekAy in Preserving Aseets (Hifzh Al-Mal)</a>: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif antara UMKM yang menerapkan prinsip Maqashid Syariah dalam manajemen risiko dengan yang tidak, untuk mengidentifikasi faktor-faktor penentu keberhasilan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model manajemen risiko berbasis Maqashid Syariah yang disesuaikan dengan karakteristik UMKM di Indonesia, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti perlindungan aset, keadilan, dan keberlanjutan. Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana penerapan teknologi informasi dan komunikasi dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam manajemen risiko UMKM, khususnya dalam pengelolaan keuangan dan pembayaran hak karyawan, sehingga dapat meminimalkan risiko keterlambatan pembayaran dan meningkatkan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah.  Pengembangan model ini diharapkan dapat memberikan panduan praktis bagi UMKM dalam mengelola risiko secara komprehensif dan berkelanjutan, serta meningkatkan daya saing mereka di pasar global..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen risiko pada UMKM "Rumah Kue Alek" mencakup risiko internal, eksternal, sumber daya manusia, dan proses.Efektivitas manajemen risiko ini berdampak pada aspek ekonomi, etika, dan sosial dalam bisnis Islam, namun terdapat kesenjangan dalam penerapan prinsip Maqashid Syariah terkait pemeliharaan hak karyawan.Oleh karena itu, diperlukan peningkatan dalam perencanaan dan pengendalian keuangan agar hak-hak karyawan dapat terlindungi dan tercermin dalam praktik bisnis yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen risiko dalam tata kelola usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) "Rumah Kue Alek" dalam menjaga aset (Hifzh Al-Mal). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi lapangan, melibatkan wawancara dengan pemilik dan karyawan UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen risiko yang terjadi meliputi risiko internal, eksternal, risiko sumber daya manusia, dan risiko proses. Implementasi manajemen risiko ini berdampak pada aspek ekonomi, etika, dan sosial dalam bisnis Islam.  Analisis lebih lanjut mengungkapkan bahwa meskipun UMKM telah melakukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/4/daya-saing-umkm-analisis-manajemen-koperasi-inovat-thumb-db570.webp" type="image/webp" length="84676" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/daya-saing-umkm-analisis-manajemen-koperasi-inovat-thumb-614a9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/daya-saing-umkm-analisis-manajemen-koperasi-inovat-thumb-dc60f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/daya-saing-umkm-analisis-manajemen-koperasi-inovat-thumb-db570.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11917-kasbuna-journal-islamic-business-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Formulasi Etika Sosial Terhadap Sesama Manusia Dalam Surah Al ujurAt Pendekatan Tematik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Formulasi Etika Sosial Terhadap Sesama Manusia Dalam Surah Al ujurAt Pendekatan Tematik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Formulasi Etika Sosial Terhadap Sesama Manusia Dalam Surah Al ujurAt Pendekatan Tematik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42390-akhlak-sosial-formulasi-etika-khalfah-model</link>
	<guid isPermaLink="false">74aa8a71ca21bbfb738f4a120af7afc2</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 11:35:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ puspita jaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ journal al ]]></category>
	<category><![CDATA[ b tafsir f ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,b,f,jaya,journal,puspita,tafsir]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas pendekatan integratif ini ke surah-surah lain dalam Al-Qur'an, dengan fokus pada formulasi etika sosial yang relevan dengan tantangan sosial dan digital modern. Selain itu, penting untuk mengadopsi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Formulasi Etika Sosial Terhadap Sesama Manusia Dalam Surah Al-ujurAt: Pendekatan Tematik: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas pendekatan integratif ini ke surah-surah lain dalam Al-Qur'an, dengan fokus pada formulasi etika sosial yang relevan dengan tantangan sosial dan digital modern. Selain itu, penting untuk mengadopsi nilai-nilai etika sosial yang terkandung dalam Surah al-ujurAt dalam kurikulum pendidikan, terutama untuk generasi muda, agar mereka dapat menerapkan nilai-nilai ini dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi agen perubahan positif dalam masyarakat. Terakhir, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi penerapan praktis nilai-nilai ini dalam konteks digital, seperti media sosial, dan bagaimana mereka dapat membantu mengurangi konflik dan meningkatkan kesetaraan dan penghormatan dalam interaksi online.. Penelitian ini menegaskan bahwa Surah al-HujurAt memuat sistem nilai akhlak sosial QurAoani yang terstruktur dan relevan lintas zaman, mulai dari adab kepada otoritas, kehati-hatian dalam informasi, manajemen konflik, hingga etika komunikasi dan penghormatan terhadap kemanusiaan.Melalui pendekatan tafsir tematik dan sosiologis fungsional Nurcholis Madjid, ditemukan bahwa nilai-nilai seperti tabayyn, islAh, dan ukhuwah bukan sekadar aturan lahiriah, tetapi ekspresi dari penyucian batin yang membentuk masyarakat yang adil, santun, dan bermartabat.Dalam konteks digital dan sosial modern, ajaran-ajaran ini menjadi sangat penting untuk merespons krisis moral dan konflik sosial.Oleh karena itu, disarankan agar pendekatan integratif ini diperluas ke surah-surah lain, nilai-nilainya diadopsi dalam kurikulum pendidikan, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama oleh generasi muda di ruang publik dan digital Menggunakan pendekatan Nurcholish Madjid, penelitian ini mengeksplorasi dan merumuskan nilai-nilai etika sosial yang terkandung dalam Surah al-ujurAt melalui kerangka tafsir tematik. Surah ini mencakup ajaran fundamental tentang etika komunitas, seperti menghormati otoritas, prinsip kehati-hatian dalam menerima informasi (tabayyn), kewajiban untuk menyelesaikan konflik (ilAu), dan larangan terhadap ejekan, prasangka, dan ghibah. Penelitian ini menganalisis sumber-sumber klasik dan tafsir menggunakan teknik deskriptif-analisis. Temuan menunjukkan bahwa nilai-nilai sosial dalam Surah al-ujurAt bersifat universal, kontekstual, dan dapat diterapkan. Ayat-ayatnya membentuk sistem komprehensif etika... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/0/akhlak-sosial-formulasi-etika-khalfah-model-komuni-thumb-021b3.webp" title="JURIS - Formulasi Etika Sosial Terhadap Sesama Manusia Dalam Surah Al-ujurAt: Pendekatan Tematik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/akhlak-sosial-formulasi-etika-khalfah-model-komuni-thumb-021b3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/akhlak-sosial-formulasi-etika-khalfah-model-komuni-thumb-021b3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/akhlak-sosial-formulasi-etika-khalfah-model-komuni-thumb-021b3.webp 1x" title="JURIS - Formulasi Etika Sosial Terhadap Sesama Manusia Dalam Surah Al-ujurAt: Pendekatan Tematik" alt="JURIS - Formulasi Etika Sosial Terhadap Sesama Manusia Dalam Surah Al-ujurAt: Pendekatan Tematik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/0/akhlak-sosial-formulasi-etika-khalfah-model-komuni-thumb-2585e.webp" title="JURIS - Formulasi Etika Sosial Terhadap Sesama Manusia Dalam Surah Al-ujurAt: Pendekatan Tematik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/akhlak-sosial-formulasi-etika-khalfah-model-komuni-thumb-2585e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/akhlak-sosial-formulasi-etika-khalfah-model-komuni-thumb-2585e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/akhlak-sosial-formulasi-etika-khalfah-model-komuni-thumb-2585e.webp 1x" title="JURIS - Formulasi Etika Sosial Terhadap Sesama Manusia Dalam Surah Al-ujurAt: Pendekatan Tematik" alt="JURIS - Formulasi Etika Sosial Terhadap Sesama Manusia Dalam Surah Al-ujurAt: Pendekatan Tematik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/0/akhlak-sosial-formulasi-etika-khalfah-model-komuni-thumb-54359.webp" title="JURIS - Formulasi Etika Sosial Terhadap Sesama Manusia Dalam Surah Al-ujurAt: Pendekatan Tematik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/akhlak-sosial-formulasi-etika-khalfah-model-komuni-thumb-54359.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/akhlak-sosial-formulasi-etika-khalfah-model-komuni-thumb-54359.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/akhlak-sosial-formulasi-etika-khalfah-model-komuni-thumb-54359.webp 1x" title="JURIS - Formulasi Etika Sosial Terhadap Sesama Manusia Dalam Surah Al-ujurAt: Pendekatan Tematik" alt="JURIS - Formulasi Etika Sosial Terhadap Sesama Manusia Dalam Surah Al-ujurAt: Pendekatan Tematik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42390-akhlak-sosial-formulasi-etika-khalfah-model" title="JURIS - Formulasi Etika Sosial Terhadap Sesama Manusia Dalam Surah Al-ujurAt: Pendekatan Tematik" target="_blank">Formulasi Etika Sosial Terhadap Sesama Manusia Dalam Surah Al-ujurAt: Pendekatan Tematik</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas pendekatan integratif ini ke surah-surah lain dalam Al-Qur'an, dengan fokus pada formulasi etika sosial yang relevan dengan tantangan sosial dan digital modern. Selain itu, penting untuk mengadopsi nilai-nilai etika sosial yang terkandung dalam Surah al-ujurAt dalam kurikulum pendidikan, terutama untuk generasi muda, agar mereka dapat menerapkan nilai-nilai ini dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi agen perubahan positif dalam masyarakat. Terakhir, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi penerapan praktis nilai-nilai ini dalam konteks digital, seperti media sosial, dan bagaimana mereka dapat membantu mengurangi konflik dan meningkatkan kesetaraan dan penghormatan dalam interaksi online..
<br>Penelitian ini menegaskan bahwa Surah al-HujurAt memuat sistem nilai akhlak sosial QurAoani yang terstruktur dan relevan lintas zaman, mulai dari adab kepada otoritas, kehati-hatian dalam informasi, manajemen konflik, hingga etika komunikasi dan penghormatan terhadap kemanusiaan.Melalui pendekatan tafsir tematik dan sosiologis fungsional Nurcholis Madjid, ditemukan bahwa nilai-nilai seperti tabayyn, islAh, dan ukhuwah bukan sekadar aturan lahiriah, tetapi ekspresi dari penyucian batin yang membentuk masyarakat yang adil, santun, dan bermartabat.Dalam konteks digital dan sosial modern, ajaran-ajaran ini menjadi sangat penting untuk merespons krisis moral dan konflik sosial.Oleh karena itu, disarankan agar pendekatan integratif ini diperluas ke surah-surah lain, nilai-nilainya diadopsi dalam kurikulum pendidikan, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama oleh generasi muda di ruang publik dan digital
<br>Menggunakan pendekatan Nurcholish Madjid, penelitian ini mengeksplorasi dan merumuskan nilai-nilai etika sosial yang terkandung dalam Surah al-ujurAt melalui kerangka tafsir tematik. Surah ini mencakup ajaran fundamental tentang etika komunitas, seperti menghormati otoritas, prinsip kehati-hatian dalam menerima informasi (tabayyn), kewajiban untuk menyelesaikan konflik (ilAu), dan larangan terhadap ejekan, prasangka, dan ghibah. Penelitian ini menganalisis sumber-sumber klasik dan tafsir menggunakan teknik deskriptif-analisis. Temuan menunjukkan bahwa nilai-nilai sosial dalam Surah al-ujurAt bersifat universal, kontekstual, dan dapat diterapkan. Ayat-ayatnya membentuk sistem komprehensif etika...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/0/akhlak-sosial-formulasi-etika-khalfah-model-komuni-thumb-021b3.webp" type="image/webp" length="73346" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/akhlak-sosial-formulasi-etika-khalfah-model-komuni-thumb-021b3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/akhlak-sosial-formulasi-etika-khalfah-model-komuni-thumb-2585e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/akhlak-sosial-formulasi-etika-khalfah-model-komuni-thumb-54359.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11915-tafasir-journal-quranic-studies-contextual-tafsir.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ An Analysis of the Meaning Construction of the Word Khasyyah from the QurAoanic Perspective An Encyclopedic Semantic Study ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ An Analysis of the Meaning Construction of the Word Khasyyah from the QurAoanic Perspective An Encyclopedic Semantic Study ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ An Analysis of the Meaning Construction of the Word Khasyyah from the QurAoanic Perspective An Encyclopedic Semantic Study ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42403-khasyyah-semantik-ensiklopedik-alacquraoan-nuansa</link>
	<guid isPermaLink="false">4772895a7fbc779584783026445b0f18</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 11:31:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ puspita jaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ journal al ]]></category>
	<category><![CDATA[ ghaib tafs ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,ghaib,jaya,journal,puspita,tafs]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menggali perbandingan antara pengertian khasyyah dalam AlAcQurAoan dengan istilah serupa dalam tafsir kontemporer, menanyakan bagaimana modernisasi memengaruhi interpretasi makna ketakutan transcendental ini; studi topik ini ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - An Analysis of the Meaning Construction of the Word Khasyyah from the QurAoanic Perspective: An Encyclopedic Semantic Study: Penelitian lanjutan dapat menggali perbandingan antara pengertian khasyyah dalam AlAcQurAoan dengan istilah serupa dalam tafsir kontemporer, menanyakan bagaimana modernisasi memengaruhi interpretasi makna ketakutan transcendental ini; studi topik ini membantu memahami dinamika perubahan tafsiran bahasa Arab modern terhadap istilah klasik. Selanjutnya, analisis komparatif antara konteks khasyyah di AlAcQurAoan dan dalam hadits dapat menilai konsistensi konseptualnya, sekaligus membahas peran ketakutan dalam pembentukan etika sosial bagi umat; pendekatan ini juga memperkaya diskusi tentang peran spiritual dalam kebijakan publik. Akhirnya, eksplorasi hubungan antara khasyyah dengan persepsi risiko psikologis dalam masyarakat Indonesia dapat membuka perspektif baru mengenai dampak budaya terhadap pengalaman keagamaan, memberikan landasan empiris bagi pengembangan program pendidikan agama yang lebih responsif terhadap kondisi psikologis umat.. Makna dasar khasyyah adalah ketakutan yang tinggi, bersamaan dengan rasa takut yang diiringi penghormatan dan kesadaran spiritual terhadap Allah.Dalam AlAcQurAoan, istilah ini muncul dalam berbagai konteks, menurunkan pesan bahwa ketakutan tersebut mendasari kepatuhan, keimanan, dan kesadaran akan kebesaran Tuhan.Analisis semantik ensiklopedik menunjukkan bahwa maksud khasyyah lebih luas dari sekadar rasa takutAiia mencakup konsekuensi moral, sosial, dan eksistensial yang terkait dengan hubungan manusia dengan Sang Pencipta Alquran memiliki estetika khas melalui penyaringan leksikal setiap fragmen, di mana makna dan tujuan tertentu tertanam dan perlu dieksplorasi secara menyeluruh. Penelitian ini meneliti salah satu istilah yang sering muncul, khasyyah, yang biasanya diterjemahkan sebagai "ketakutan", namun memiliki beragam konotasi. Melalui pendekatan semantik ensiklopedik, artikel ini mengkaji asal-usul, perkembangan makna, dan nuansa fenomena khasyyah di dalam AlAcQurAoan, dengan fokus pada hal-hal yang menumbuhkan rasa takut dan takwa terhadap Allah, serta implikasinya bagi pengertian konsep spiritual dan teologis. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/c/khasyyah-semantik-ensiklopedik-alacquraoan-nuansa-thumb-d83f9.webp" title="JURIS - An Analysis of the Meaning Construction of the Word Khasyyah from the QurAoanic Perspective: An Encyclopedic Semantic Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/khasyyah-semantik-ensiklopedik-alacquraoan-nuansa-thumb-d83f9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/khasyyah-semantik-ensiklopedik-alacquraoan-nuansa-thumb-d83f9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/khasyyah-semantik-ensiklopedik-alacquraoan-nuansa-thumb-d83f9.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of the Meaning Construction of the Word Khasyyah from the QurAoanic Perspective: An Encyclopedic Semantic Study" alt="JURIS - An Analysis of the Meaning Construction of the Word Khasyyah from the QurAoanic Perspective: An Encyclopedic Semantic Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/khasyyah-semantik-ensiklopedik-alacquraoan-nuansa-thumb-15cf8.webp" title="JURIS - An Analysis of the Meaning Construction of the Word Khasyyah from the QurAoanic Perspective: An Encyclopedic Semantic Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/khasyyah-semantik-ensiklopedik-alacquraoan-nuansa-thumb-15cf8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/khasyyah-semantik-ensiklopedik-alacquraoan-nuansa-thumb-15cf8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/khasyyah-semantik-ensiklopedik-alacquraoan-nuansa-thumb-15cf8.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of the Meaning Construction of the Word Khasyyah from the QurAoanic Perspective: An Encyclopedic Semantic Study" alt="JURIS - An Analysis of the Meaning Construction of the Word Khasyyah from the QurAoanic Perspective: An Encyclopedic Semantic Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/khasyyah-semantik-ensiklopedik-alacquraoan-nuansa-thumb-d15ef.webp" title="JURIS - An Analysis of the Meaning Construction of the Word Khasyyah from the QurAoanic Perspective: An Encyclopedic Semantic Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/khasyyah-semantik-ensiklopedik-alacquraoan-nuansa-thumb-d15ef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/khasyyah-semantik-ensiklopedik-alacquraoan-nuansa-thumb-d15ef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/khasyyah-semantik-ensiklopedik-alacquraoan-nuansa-thumb-d15ef.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of the Meaning Construction of the Word Khasyyah from the QurAoanic Perspective: An Encyclopedic Semantic Study" alt="JURIS - An Analysis of the Meaning Construction of the Word Khasyyah from the QurAoanic Perspective: An Encyclopedic Semantic Study" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42403-khasyyah-semantik-ensiklopedik-alacquraoan-nuansa" title="JURIS - An Analysis of the Meaning Construction of the Word Khasyyah from the QurAoanic Perspective: An Encyclopedic Semantic Study" target="_blank">An Analysis of the Meaning Construction of the Word Khasyyah from the QurAoanic Perspective: An Encyclopedic Semantic Study</a>: Penelitian lanjutan dapat menggali perbandingan antara pengertian khasyyah dalam AlAcQurAoan dengan istilah serupa dalam tafsir kontemporer, menanyakan bagaimana modernisasi memengaruhi interpretasi makna ketakutan transcendental ini; studi topik ini membantu memahami dinamika perubahan tafsiran bahasa Arab modern terhadap istilah klasik. Selanjutnya, analisis komparatif antara konteks khasyyah di AlAcQurAoan dan dalam hadits dapat menilai konsistensi konseptualnya, sekaligus membahas peran ketakutan dalam pembentukan etika sosial bagi umat; pendekatan ini juga memperkaya diskusi tentang peran spiritual dalam kebijakan publik. Akhirnya, eksplorasi hubungan antara khasyyah dengan persepsi risiko psikologis dalam masyarakat Indonesia dapat membuka perspektif baru mengenai dampak budaya terhadap pengalaman keagamaan, memberikan landasan empiris bagi pengembangan program pendidikan agama yang lebih responsif terhadap kondisi psikologis umat..
<br>Makna dasar khasyyah adalah ketakutan yang tinggi, bersamaan dengan rasa takut yang diiringi penghormatan dan kesadaran spiritual terhadap Allah.Dalam AlAcQurAoan, istilah ini muncul dalam berbagai konteks, menurunkan pesan bahwa ketakutan tersebut mendasari kepatuhan, keimanan, dan kesadaran akan kebesaran Tuhan.Analisis semantik ensiklopedik menunjukkan bahwa maksud khasyyah lebih luas dari sekadar rasa takutAiia mencakup konsekuensi moral, sosial, dan eksistensial yang terkait dengan hubungan manusia dengan Sang Pencipta
<br>Alquran memiliki estetika khas melalui penyaringan leksikal setiap fragmen, di mana makna dan tujuan tertentu tertanam dan perlu dieksplorasi secara menyeluruh. Penelitian ini meneliti salah satu istilah yang sering muncul, khasyyah, yang biasanya diterjemahkan sebagai "ketakutan", namun memiliki beragam konotasi. Melalui pendekatan semantik ensiklopedik, artikel ini mengkaji asal-usul, perkembangan makna, dan nuansa fenomena khasyyah di dalam AlAcQurAoan, dengan fokus pada hal-hal yang menumbuhkan rasa takut dan takwa terhadap Allah, serta implikasinya bagi pengertian konsep spiritual dan teologis.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/c/khasyyah-semantik-ensiklopedik-alacquraoan-nuansa-thumb-15cf8.webp" type="image/webp" length="83360" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/khasyyah-semantik-ensiklopedik-alacquraoan-nuansa-thumb-d83f9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/khasyyah-semantik-ensiklopedik-alacquraoan-nuansa-thumb-15cf8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/khasyyah-semantik-ensiklopedik-alacquraoan-nuansa-thumb-d15ef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11915-tafasir-journal-quranic-studies-contextual-tafsir.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PEMETAAN AYAT AYAT NASIKH MANSKH Studi Komparatif dalam kitab Al Burhan Fi Ulumul Quran dan Al ItqAn Fi Ulumul Quran ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PEMETAAN AYAT AYAT NASIKH MANSKH Studi Komparatif dalam kitab Al Burhan Fi Ulumul Quran dan Al ItqAn Fi Ulumul Quran ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PEMETAAN AYAT AYAT NASIKH MANSKH Studi Komparatif dalam kitab Al Burhan Fi Ulumul Quran dan Al ItqAn Fi Ulumul Quran ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42397-nasikh-manskh-quraoanic-abrogation-al-itqan-f-aoul</link>
	<guid isPermaLink="false">24971d40e98754260be6b938f0438b35</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 11:18:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ puspita jaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ journal al ]]></category>
	<category><![CDATA[ b tafsir f ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,b,f,jaya,journal,puspita,tafsir]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan metode yang lebih komprehensif untuk mengidentifikasi ayat-ayat NAsikh dan Manskh, dengan mempertimbangkan berbagai pendekatan dan perspektif ilmiah. Selain itu, studi komparatif yang lebih mendalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PEMETAAN AYAT-AYAT NASIKH-MANSKH (Studi Komparatif dalam kitab Al- Burhan Fi Ulumul Quran dan Al-ItqAn Fi Ulumul Quran): Penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan metode yang lebih komprehensif untuk mengidentifikasi ayat-ayat NAsikh dan Manskh, dengan mempertimbangkan berbagai pendekatan dan perspektif ilmiah. Selain itu, studi komparatif yang lebih mendalam antara kedua kitab dapat dilakukan untuk memahami perbedaan metodologis dan konseptual yang digunakan oleh kedua tokoh, serta kontribusinya terhadap pemahaman NAsikh-Manskh. Penelitian ini juga dapat mengeksplorasi implikasi praktis dari konsep NAsikh-Manskh dalam konteks hukum Islam dan perkembangan sosial masyarakat. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pemahaman ilmu-ilmu Qur'an dan tafsir.. Berdasarkan telaah komparatif terhadap bab NAsikh-Manskh dalam Al-BurhAn f AoUlm al-QurAoAn karya Al-Zarkashi dan Al-ItqAn f AoUlm al-QurAoAn karya al-Suyth dapat ditarik beberapa kesimpulan utama yakni Dalam Al-Burhan metodenya lebih banyak mengutip ayat syar dan hadits shahh yang menjelaskan naskh.Ia menekankan otoritas ulama tabiAon dan riwayat sahabat untuk menetapkan Manskh.Total ayat yang terManskh tidak diperinci secara jelas, hanya mencantumkan beberapa contoh ayat.Sedangkan dalam kitab Al- ItqAn mencerminkan upaya merangkum, mengklarifikasi, dan mengkritisi temuan sebelumnya.Terdapat 4 klasifikasi Manskh dan Total ayat yang terNAsikh hukumnya terdapat 21 ayat.Dalam sisi pengertian, klasifikasi, tidak ada perbedaan signifikan antara keduanya, perbedaan mencolok adalah pada jumlah ayat yang tergolong dalam NAsikh-Manskh Artikel ini membandingkan konsep nAsikh-manskh dalam dua karya klasik ilmu Qur'an: Al-ItqAn oleh al-Suy dan Al-BurhAn oleh az-Zarkash. Menggunakan metode komparatif teksual, artikel ini mengeksplorasi definisi, kriteria, dan klasifikasi surah yang mengandung ayat-ayat yang menghapus atau dihapus. Meskipun kedua cendekiawan sepakat bahwa abrograsi hanya berlaku untuk hukum, metode mereka berbeda. Al-Suy mengidentifikasi 43 surah yang bebas dari abrograsi, sedangkan az-Zarkash hanya mencantumkan 34, dengan interpretasi yang lebih ketat tentang ayat-ayat yang tetap dibaca tetapi tidak lagi dipraktikkan. Perbedaan ini mencerminkan perspektif ilmiah yang beragam daripada kontradiksi.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/7/nasikh-manskh-quraoanic-abrogation-al-itqan-f-aoul-thumb-c218d.webp" title="JURIS - PEMETAAN AYAT-AYAT NASIKH-MANSKH  (Studi Komparatif dalam kitab Al- Burhan Fi Ulumul Quran dan Al-ItqAn Fi  Ulumul Quran)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/nasikh-manskh-quraoanic-abrogation-al-itqan-f-aoul-thumb-c218d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/nasikh-manskh-quraoanic-abrogation-al-itqan-f-aoul-thumb-c218d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/nasikh-manskh-quraoanic-abrogation-al-itqan-f-aoul-thumb-c218d.webp 1x" title="JURIS - PEMETAAN AYAT-AYAT NASIKH-MANSKH  (Studi Komparatif dalam kitab Al- Burhan Fi Ulumul Quran dan Al-ItqAn Fi  Ulumul Quran)" alt="JURIS - PEMETAAN AYAT-AYAT NASIKH-MANSKH  (Studi Komparatif dalam kitab Al- Burhan Fi Ulumul Quran dan Al-ItqAn Fi  Ulumul Quran)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/nasikh-manskh-quraoanic-abrogation-al-itqan-f-aoul-thumb-958d0.webp" title="JURIS - PEMETAAN AYAT-AYAT NASIKH-MANSKH  (Studi Komparatif dalam kitab Al- Burhan Fi Ulumul Quran dan Al-ItqAn Fi  Ulumul Quran)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/nasikh-manskh-quraoanic-abrogation-al-itqan-f-aoul-thumb-958d0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/nasikh-manskh-quraoanic-abrogation-al-itqan-f-aoul-thumb-958d0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/nasikh-manskh-quraoanic-abrogation-al-itqan-f-aoul-thumb-958d0.webp 1x" title="JURIS - PEMETAAN AYAT-AYAT NASIKH-MANSKH  (Studi Komparatif dalam kitab Al- Burhan Fi Ulumul Quran dan Al-ItqAn Fi  Ulumul Quran)" alt="JURIS - PEMETAAN AYAT-AYAT NASIKH-MANSKH  (Studi Komparatif dalam kitab Al- Burhan Fi Ulumul Quran dan Al-ItqAn Fi  Ulumul Quran)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/nasikh-manskh-quraoanic-abrogation-al-itqan-f-aoul-thumb-20c94.webp" title="JURIS - PEMETAAN AYAT-AYAT NASIKH-MANSKH  (Studi Komparatif dalam kitab Al- Burhan Fi Ulumul Quran dan Al-ItqAn Fi  Ulumul Quran)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/nasikh-manskh-quraoanic-abrogation-al-itqan-f-aoul-thumb-20c94.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/nasikh-manskh-quraoanic-abrogation-al-itqan-f-aoul-thumb-20c94.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/nasikh-manskh-quraoanic-abrogation-al-itqan-f-aoul-thumb-20c94.webp 1x" title="JURIS - PEMETAAN AYAT-AYAT NASIKH-MANSKH  (Studi Komparatif dalam kitab Al- Burhan Fi Ulumul Quran dan Al-ItqAn Fi  Ulumul Quran)" alt="JURIS - PEMETAAN AYAT-AYAT NASIKH-MANSKH  (Studi Komparatif dalam kitab Al- Burhan Fi Ulumul Quran dan Al-ItqAn Fi  Ulumul Quran)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42397-nasikh-manskh-quraoanic-abrogation-al-itqan-f-aoul" title="JURIS - PEMETAAN AYAT-AYAT NASIKH-MANSKH  (Studi Komparatif dalam kitab Al- Burhan Fi Ulumul Quran dan Al-ItqAn Fi  Ulumul Quran)" target="_blank">PEMETAAN AYAT-AYAT NASIKH-MANSKH  (Studi Komparatif dalam kitab Al- Burhan Fi Ulumul Quran dan Al-ItqAn Fi  Ulumul Quran)</a>: Penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan metode yang lebih komprehensif untuk mengidentifikasi ayat-ayat NAsikh dan Manskh, dengan mempertimbangkan berbagai pendekatan dan perspektif ilmiah. Selain itu, studi komparatif yang lebih mendalam antara kedua kitab dapat dilakukan untuk memahami perbedaan metodologis dan konseptual yang digunakan oleh kedua tokoh, serta kontribusinya terhadap pemahaman NAsikh-Manskh. Penelitian ini juga dapat mengeksplorasi implikasi praktis dari konsep NAsikh-Manskh dalam konteks hukum Islam dan perkembangan sosial masyarakat. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pemahaman ilmu-ilmu Qur'an dan tafsir..
<br>Berdasarkan telaah komparatif terhadap bab NAsikh-Manskh dalam Al-BurhAn f AoUlm al-QurAoAn karya Al-Zarkashi dan Al-ItqAn f AoUlm al-QurAoAn karya al-Suyth dapat ditarik beberapa kesimpulan utama yakni Dalam Al-Burhan metodenya lebih banyak mengutip ayat syar dan hadits shahh yang menjelaskan naskh.Ia menekankan otoritas ulama tabiAon dan riwayat sahabat untuk menetapkan Manskh.Total ayat yang terManskh tidak diperinci secara jelas, hanya mencantumkan beberapa contoh ayat.Sedangkan dalam kitab Al- ItqAn mencerminkan upaya merangkum, mengklarifikasi, dan mengkritisi temuan sebelumnya.Terdapat 4 klasifikasi Manskh dan Total ayat yang terNAsikh hukumnya terdapat 21 ayat.Dalam sisi pengertian, klasifikasi, tidak ada perbedaan signifikan antara keduanya, perbedaan mencolok adalah pada jumlah ayat yang tergolong dalam NAsikh-Manskh
<br>Artikel ini membandingkan konsep nAsikh-manskh dalam dua karya klasik ilmu Qur'an: Al-ItqAn oleh al-Suy dan Al-BurhAn oleh az-Zarkash. Menggunakan metode komparatif teksual, artikel ini mengeksplorasi definisi, kriteria, dan klasifikasi surah yang mengandung ayat-ayat yang menghapus atau dihapus. Meskipun kedua cendekiawan sepakat bahwa abrograsi hanya berlaku untuk hukum, metode mereka berbeda. Al-Suy mengidentifikasi 43 surah yang bebas dari abrograsi, sedangkan az-Zarkash hanya mencantumkan 34, dengan interpretasi yang lebih ketat tentang ayat-ayat yang tetap dibaca tetapi tidak lagi dipraktikkan. Perbedaan ini mencerminkan perspektif ilmiah yang beragam daripada kontradiksi....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/7/nasikh-manskh-quraoanic-abrogation-al-itqan-f-aoul-thumb-c218d.webp" type="image/webp" length="55564" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/nasikh-manskh-quraoanic-abrogation-al-itqan-f-aoul-thumb-c218d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/nasikh-manskh-quraoanic-abrogation-al-itqan-f-aoul-thumb-958d0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/nasikh-manskh-quraoanic-abrogation-al-itqan-f-aoul-thumb-20c94.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11915-tafasir-journal-quranic-studies-contextual-tafsir.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Relasi Prasangka dan Doa Perspektif Sayyid Quub Dalam Tafsir F eilAlil QurAoAn ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Relasi Prasangka dan Doa Perspektif Sayyid Quub Dalam Tafsir F eilAlil QurAoAn ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Relasi Prasangka dan Doa Perspektif Sayyid Quub Dalam Tafsir F eilAlil QurAoAn ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42396-sayyid-qutb-doa-prasangka-tafsir-f-eilal-al-quraoa</link>
	<guid isPermaLink="false">e68b76ea0b1a01d4efb3bd4296eab1f7</guid>
	<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 11:12:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ puspita jaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ journal al ]]></category>
	<category><![CDATA[ b tafsir f ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[al,b,f,jaya,journal,puspita,tafsir]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam dampak psikologis dari ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Relasi Prasangka dan Doa Perspektif Sayyid Quub Dalam Tafsir F eilAlil QurAoAn: Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam dampak psikologis dari prasangka terhadap efektivitas doa, dengan mempertimbangkan variabel-variabel seperti tingkat keyakinan, harapan, dan pengalaman spiritual individu. Kedua, penelitian komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan pandangan Sayyid Qutb tentang hubungan antara prasangka dan doa dengan perspektif ulama tafsir lainnya, untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dalam interpretasi mereka. Ketiga, penelitian empiris dapat dilakukan untuk menguji validitas klaim Sayyid Qutb tentang pengaruh prasangka terhadap penerimaan doa, dengan menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif untuk mengumpulkan data dari berbagai kelompok masyarakat. Penelitian ini dapat melibatkan survei, wawancara, dan analisis konten dari teks-teks keagamaan dan literatur terkait. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif dan mendalam tentang kompleksitas hubungan antara prasangka dan doa dalam konteks keagamaan dan sosial.. Sayyid Qutb menekankan pentingnya keyakinan yang kuat saat berdoa, di mana prasangka baik (uusn al-eann) kepada Allah mencerminkan keyakinan bahwa doa yang tulus akan dikabulkan.Prasangka buruk (sAo al-eann) dapat menghalangi penerimaan doa.Hubungan antara doa dan prasangka memiliki implikasi spiritual, psikologis, dan sosial yang signifikan bagi kehidupan umat manusia, membentuk pandangan hidup dan memberikan kerangka spiritual yang komprehensif Penelitian ini mengkaji secara mendalam masalah hubungan antara prasangka dan doa, yang dapat menyebabkan doa tidak terkabul atau menyebabkan seseorang berhenti berdoa. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan secara rinci hubungan antara prasangka dan doa dalam pandangan Sayyid Qutb dalam buku Tafsir F eilAl Al-QurAoAn. Penelitian ini menggunakan pendekatan tekstualis yang akan menuntut penelitian untuk fokus pada teks Tafsir F eilAl Al-QurAoAn karya Sayyid Qutb sebagai sumber analisis utama. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, yang bertujuan untuk menjelaskan secara rinci hubungan antara prasangka dan doa dalam pandangan Sayyid Qutb. Hasil penelitian ini adalah Sayyid Qutb menekankan bahwa ibadah kepada Allah SWT akan diterima jika disertai dengan prasangka baik (uusnueann). Sebaliknya, prasangka buruk (SAo al-eann) dapat membuat doa tidak diterima oleh-Nya. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/c/sayyid-qutb-doa-prasangka-tafsir-f-eilal-al-quraoa-thumb-58ac7.webp" title="JURIS - Relasi Prasangka dan Doa Perspektif  Sayyid Quub Dalam Tafsir F eilAlil QurAoAn" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/sayyid-qutb-doa-prasangka-tafsir-f-eilal-al-quraoa-thumb-58ac7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/sayyid-qutb-doa-prasangka-tafsir-f-eilal-al-quraoa-thumb-58ac7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/sayyid-qutb-doa-prasangka-tafsir-f-eilal-al-quraoa-thumb-58ac7.webp 1x" title="JURIS - Relasi Prasangka dan Doa Perspektif  Sayyid Quub Dalam Tafsir F eilAlil QurAoAn" alt="JURIS - Relasi Prasangka dan Doa Perspektif  Sayyid Quub Dalam Tafsir F eilAlil QurAoAn" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/sayyid-qutb-doa-prasangka-tafsir-f-eilal-al-quraoa-thumb-1ac08.webp" title="JURIS - Relasi Prasangka dan Doa Perspektif  Sayyid Quub Dalam Tafsir F eilAlil QurAoAn" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/sayyid-qutb-doa-prasangka-tafsir-f-eilal-al-quraoa-thumb-1ac08.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/sayyid-qutb-doa-prasangka-tafsir-f-eilal-al-quraoa-thumb-1ac08.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/sayyid-qutb-doa-prasangka-tafsir-f-eilal-al-quraoa-thumb-1ac08.webp 1x" title="JURIS - Relasi Prasangka dan Doa Perspektif  Sayyid Quub Dalam Tafsir F eilAlil QurAoAn" alt="JURIS - Relasi Prasangka dan Doa Perspektif  Sayyid Quub Dalam Tafsir F eilAlil QurAoAn" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/sayyid-qutb-doa-prasangka-tafsir-f-eilal-al-quraoa-thumb-93e93.webp" title="JURIS - Relasi Prasangka dan Doa Perspektif  Sayyid Quub Dalam Tafsir F eilAlil QurAoAn" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/sayyid-qutb-doa-prasangka-tafsir-f-eilal-al-quraoa-thumb-93e93.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/sayyid-qutb-doa-prasangka-tafsir-f-eilal-al-quraoa-thumb-93e93.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/sayyid-qutb-doa-prasangka-tafsir-f-eilal-al-quraoa-thumb-93e93.webp 1x" title="JURIS - Relasi Prasangka dan Doa Perspektif  Sayyid Quub Dalam Tafsir F eilAlil QurAoAn" alt="JURIS - Relasi Prasangka dan Doa Perspektif  Sayyid Quub Dalam Tafsir F eilAlil QurAoAn" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42396-sayyid-qutb-doa-prasangka-tafsir-f-eilal-al-quraoa" title="JURIS - Relasi Prasangka dan Doa Perspektif  Sayyid Quub Dalam Tafsir F eilAlil QurAoAn" target="_blank">Relasi Prasangka dan Doa Perspektif  Sayyid Quub Dalam Tafsir F eilAlil QurAoAn</a>: Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam dampak psikologis dari prasangka terhadap efektivitas doa, dengan mempertimbangkan variabel-variabel seperti tingkat keyakinan, harapan, dan pengalaman spiritual individu. Kedua, penelitian komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan pandangan Sayyid Qutb tentang hubungan antara prasangka dan doa dengan perspektif ulama tafsir lainnya, untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dalam interpretasi mereka. Ketiga, penelitian empiris dapat dilakukan untuk menguji validitas klaim Sayyid Qutb tentang pengaruh prasangka terhadap penerimaan doa, dengan menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif untuk mengumpulkan data dari berbagai kelompok masyarakat. Penelitian ini dapat melibatkan survei, wawancara, dan analisis konten dari teks-teks keagamaan dan literatur terkait. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif dan mendalam tentang kompleksitas hubungan antara prasangka dan doa dalam konteks keagamaan dan sosial..
<br>Sayyid Qutb menekankan pentingnya keyakinan yang kuat saat berdoa, di mana prasangka baik (uusn al-eann) kepada Allah mencerminkan keyakinan bahwa doa yang tulus akan dikabulkan.Prasangka buruk (sAo al-eann) dapat menghalangi penerimaan doa.Hubungan antara doa dan prasangka memiliki implikasi spiritual, psikologis, dan sosial yang signifikan bagi kehidupan umat manusia, membentuk pandangan hidup dan memberikan kerangka spiritual yang komprehensif
<br>Penelitian ini mengkaji secara mendalam masalah hubungan antara prasangka dan doa, yang dapat menyebabkan doa tidak terkabul atau menyebabkan seseorang berhenti berdoa. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan secara rinci hubungan antara prasangka dan doa dalam pandangan Sayyid Qutb dalam buku Tafsir F eilAl Al-QurAoAn. Penelitian ini menggunakan pendekatan tekstualis yang akan menuntut penelitian untuk fokus pada teks Tafsir F eilAl Al-QurAoAn karya Sayyid Qutb sebagai sumber analisis utama. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, yang bertujuan untuk menjelaskan secara rinci hubungan antara prasangka dan doa dalam pandangan Sayyid Qutb. Hasil penelitian ini adalah Sayyid Qutb menekankan bahwa ibadah kepada Allah SWT akan diterima jika disertai dengan prasangka baik (uusnueann). Sebaliknya, prasangka buruk (SAo al-eann) dapat membuat doa tidak diterima oleh-Nya.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/c/sayyid-qutb-doa-prasangka-tafsir-f-eilal-al-quraoa-thumb-58ac7.webp" type="image/webp" length="70508" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/sayyid-qutb-doa-prasangka-tafsir-f-eilal-al-quraoa-thumb-58ac7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/sayyid-qutb-doa-prasangka-tafsir-f-eilal-al-quraoa-thumb-1ac08.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/sayyid-qutb-doa-prasangka-tafsir-f-eilal-al-quraoa-thumb-93e93.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-869-iain-ponorogo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11915-tafasir-journal-quranic-studies-contextual-tafsir.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 28 Apr 2026 15:07:15 +0700. 24 items. Served in: 6.706 seconds [rss] -->
