<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.375-21sep2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.375-21sep2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Fri, 25 Sep 2026 19:56:07 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 19:56:07 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-09-25T19:56:07+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pembelajaran Sains Dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini Di TK Kasih Bangsa Kota Palu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pembelajaran Sains Dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini Di TK Kasih Bangsa Kota Palu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pembelajaran Sains Dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini Di TK Kasih Bangsa Kota Palu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69203-pembelajaran-sains-pembentukan-karakter-anak-usia</link>
	<guid isPermaLink="false">31a334664f7a34210f878cb2cb4cd901</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 19:32:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ siti zaenab ]]></category>
	<category><![CDATA[ nurul asqia ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asqia,focus,nurul,scope,siti,zaenab]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas metode pembelajaran sains berbasis proyek dalam meningkatkan karakter anak usia dini. 2. Studi tentang peran orang tua dalam mendukung pengembangan karakter melalui pembelajaran sains di rumah perlu dikembangkan. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pembelajaran Sains Dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini Di TK Kasih Bangsa Kota Palu: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas metode pembelajaran sains berbasis proyek dalam meningkatkan karakter anak usia dini. 2. Studi tentang peran orang tua dalam mendukung pengembangan karakter melalui pembelajaran sains di rumah perlu dikembangkan. 3. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang pembelajaran sains terhadap perkembangan moral dan sosial anak setelah mereka memasuki usia sekolah dasar.. Pendidikan sains dapat dijadikan wahana untuk membangun moral, karakter, dan akhlak mulia untuk melandasi pendidikan nasional masa depan yang menekankan pembentukan watak dan perilaku.proses, produk, dan sikap/nilai, menjadikan pendidikan karakter sebagai bagian penting dalam pendidikan anak.Pendidikan sains mampu mengintegrasikan nilai-nilai positif seperti rasa ingin tahu, kerja sama, dan tanggung jawab untuk membentuk karakter kuat sejak usia dini Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan bagaimana pendidikan sains membantu siswa usia dini di TK Kasih Bangsa Kota Palu mengembangkan karakter mereka. Pendekatan analisis deskriptif kualitatif digunakan dalam analisis data penyelidikan ini. Subjek penelitian adalah anak-anak TK A1 dan orang tuanya serta guru kelas. Pendekatan berikut digunakan untuk mengumpulkan data: observasi, survei, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa paparan dini terhadap sains mungkin mempengaruhi kepribadian anak-anak. Pembelajaran ilmu... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/8/pembelajaran-sains-pembentukan-karakter-anak-usia-thumb-3e282.webp" title="JURIS - Analisis Pembelajaran Sains Dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini Di TK Kasih Bangsa Kota Palu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/8/pembelajaran-sains-pembentukan-karakter-anak-usia-thumb-3e282.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/8/pembelajaran-sains-pembentukan-karakter-anak-usia-thumb-3e282.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/8/pembelajaran-sains-pembentukan-karakter-anak-usia-thumb-3e282.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pembelajaran Sains Dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini Di TK Kasih Bangsa Kota Palu" alt="JURIS - Analisis Pembelajaran Sains Dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini Di TK Kasih Bangsa Kota Palu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/8/pembelajaran-sains-pembentukan-karakter-anak-usia-thumb-5dbfb.webp" title="JURIS - Analisis Pembelajaran Sains Dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini Di TK Kasih Bangsa Kota Palu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/8/pembelajaran-sains-pembentukan-karakter-anak-usia-thumb-5dbfb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/8/pembelajaran-sains-pembentukan-karakter-anak-usia-thumb-5dbfb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/8/pembelajaran-sains-pembentukan-karakter-anak-usia-thumb-5dbfb.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pembelajaran Sains Dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini Di TK Kasih Bangsa Kota Palu" alt="JURIS - Analisis Pembelajaran Sains Dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini Di TK Kasih Bangsa Kota Palu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/8/pembelajaran-sains-pembentukan-karakter-anak-usia-thumb-b87e4.webp" title="JURIS - Analisis Pembelajaran Sains Dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini Di TK Kasih Bangsa Kota Palu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/8/pembelajaran-sains-pembentukan-karakter-anak-usia-thumb-b87e4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/8/pembelajaran-sains-pembentukan-karakter-anak-usia-thumb-b87e4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/8/pembelajaran-sains-pembentukan-karakter-anak-usia-thumb-b87e4.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pembelajaran Sains Dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini Di TK Kasih Bangsa Kota Palu" alt="JURIS - Analisis Pembelajaran Sains Dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini Di TK Kasih Bangsa Kota Palu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69203-pembelajaran-sains-pembentukan-karakter-anak-usia" title="JURIS - Analisis Pembelajaran Sains Dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini Di TK Kasih Bangsa Kota Palu" target="_blank">Analisis Pembelajaran Sains Dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini Di TK Kasih Bangsa Kota Palu</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas metode pembelajaran sains berbasis proyek dalam meningkatkan karakter anak usia dini. 2. Studi tentang peran orang tua dalam mendukung pengembangan karakter melalui pembelajaran sains di rumah perlu dikembangkan. 3. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang pembelajaran sains terhadap perkembangan moral dan sosial anak setelah mereka memasuki usia sekolah dasar..
<br>Pendidikan sains dapat dijadikan wahana untuk membangun moral, karakter, dan akhlak mulia untuk melandasi pendidikan nasional masa depan yang menekankan pembentukan watak dan perilaku.proses, produk, dan sikap/nilai, menjadikan pendidikan karakter sebagai bagian penting dalam pendidikan anak.Pendidikan sains mampu mengintegrasikan nilai-nilai positif seperti rasa ingin tahu, kerja sama, dan tanggung jawab untuk membentuk karakter kuat sejak usia dini
<br>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan bagaimana pendidikan sains membantu siswa usia dini di TK Kasih Bangsa Kota Palu mengembangkan karakter mereka. Pendekatan analisis deskriptif kualitatif digunakan dalam analisis data penyelidikan ini. Subjek penelitian adalah anak-anak TK A1 dan orang tuanya serta guru kelas. Pendekatan berikut digunakan untuk mengumpulkan data: observasi, survei, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa paparan dini terhadap sains mungkin mempengaruhi kepribadian anak-anak. Pembelajaran ilmu...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/8/pembelajaran-sains-pembentukan-karakter-anak-usia-thumb-5dbfb.webp" type="image/webp" length="69986" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/8/pembelajaran-sains-pembentukan-karakter-anak-usia-thumb-3e282.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/8/pembelajaran-sains-pembentukan-karakter-anak-usia-thumb-5dbfb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/8/pembelajaran-sains-pembentukan-karakter-anak-usia-thumb-b87e4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7485-windari.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21246-kumaracitta-jurnal-pendidikan-anak-usia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Orang Tua Dalam Mengawasi Penggunaan Gadget Pada Anak Usia Dini ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Orang Tua Dalam Mengawasi Penggunaan Gadget Pada Anak Usia Dini ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Orang Tua Dalam Mengawasi Penggunaan Gadget Pada Anak Usia Dini ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69200-positif-negatif-gadget-motorik-halus-anak-era-digi</link>
	<guid isPermaLink="false">9e9e35e660fc58f89fb40950e4a15fde</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 19:14:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ siti zaenab ]]></category>
	<category><![CDATA[ nurul asqia ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asqia,focus,nurul,scope,siti,zaenab]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengatasi dampak negatif gadget pada anak usia dini, penelitian lanjutan dapat mengembangkan aplikasi edukatif interaktif yang dirancang khusus untuk anak usia dini, seperti game pembelajaran berbasis kognitif dan motorik halus. Selanjutnya, perlu ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Orang Tua Dalam Mengawasi Penggunaan Gadget Pada Anak Usia Dini: Untuk mengatasi dampak negatif gadget pada anak usia dini, penelitian lanjutan dapat mengembangkan aplikasi edukatif interaktif yang dirancang khusus untuk anak usia dini, seperti game pembelajaran berbasis kognitif dan motorik halus. Selanjutnya, perlu dilakukan penelitian tentang peran komunitas lokal dalam membantu orang tua mengelola penggunaan gadget melalui program pelatihan digital literacy. Terakhir, penelitian bisa fokus pada dampak jangka panjang penggunaan gadget terhadap keterampilan sosial dan perkembangan emosional anak usia dini, terutama dalam konteks interaksi langsung dengan lingkungan sekitar. Ketiga saran ini bertujuan untuk melengkapi strategi pengawasan orang tua dan guru, serta memperluas wawasan tentang pengaruh teknologi dalam pendidikan anak usia dini.. Perkembangan teknologi seperti gadget semakin canggih dengan berbagai macam bentuk dan merek yang diciptakan, bahkan sangat mudah digunakan oleh siapa saja, termasuk anak-anak.Gadget menyediakan berbagai fitur dan aplikasi yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja.Kehidupan anak-anak saat ini telah terpengaruh oleh kemajuan teknologi, sehingga sebagian besar aktivitas sehari-hari diisi dengan bermain gadget.Namun, pengawasan atau pembatasan penggunaan gadget oleh orang tua sangatlah penting, mengingat gadget merupakan perangkat yang sangat dekat dengan kehidupan anak-anak saat ini.Selain itu, peran guru juga sangat signifikan dalam menyediakan media pembelajaran yang menarik bagi anak, dengan memanfaatkan teknologi dan berbagai media pembelajaran yang tersedia dalam kelas Anak usia dini yang sangat rentan terhadap pengaruh lingkungan, sehingga memerlukan bimbingan ketat dari orang tua dan guru dalam era digital. Penelitian kualitatif ini dilakukan untuk mengeksplorasi peran orang tua dalam mengatur penggunaan gadget oleh anak-anak mereka. Metode yang digunakan meliputi studi pustaka dan analisis data dari sumber-sumber seperti jurnal dan buku, baik cetak maupun digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan dan pembatasan penggunaan gadget oleh guru PAUD dan orang tua adalah krusial untuk mencegah kemungkinan kemerosotan moral dan gangguan pada pertumbuhan serta perkembangan anak. Temuan ini menekankan pentingnya peran aktif orang tua dan pendidik dalam mengawal interaksi anak usia dini dengan teknologi. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/c/positif-negatif-gadget-motorik-halus-anak-era-digi-thumb-6ea4c.webp" title="JURIS - Peran Orang Tua Dalam Mengawasi Penggunaan Gadget Pada Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/positif-negatif-gadget-motorik-halus-anak-era-digi-thumb-6ea4c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/positif-negatif-gadget-motorik-halus-anak-era-digi-thumb-6ea4c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/positif-negatif-gadget-motorik-halus-anak-era-digi-thumb-6ea4c.webp 1x" title="JURIS - Peran Orang Tua Dalam Mengawasi Penggunaan Gadget Pada Anak Usia Dini" alt="JURIS - Peran Orang Tua Dalam Mengawasi Penggunaan Gadget Pada Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/positif-negatif-gadget-motorik-halus-anak-era-digi-thumb-8151e.webp" title="JURIS - Peran Orang Tua Dalam Mengawasi Penggunaan Gadget Pada Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/positif-negatif-gadget-motorik-halus-anak-era-digi-thumb-8151e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/positif-negatif-gadget-motorik-halus-anak-era-digi-thumb-8151e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/positif-negatif-gadget-motorik-halus-anak-era-digi-thumb-8151e.webp 1x" title="JURIS - Peran Orang Tua Dalam Mengawasi Penggunaan Gadget Pada Anak Usia Dini" alt="JURIS - Peran Orang Tua Dalam Mengawasi Penggunaan Gadget Pada Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/positif-negatif-gadget-motorik-halus-anak-era-digi-thumb-66295.webp" title="JURIS - Peran Orang Tua Dalam Mengawasi Penggunaan Gadget Pada Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/positif-negatif-gadget-motorik-halus-anak-era-digi-thumb-66295.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/positif-negatif-gadget-motorik-halus-anak-era-digi-thumb-66295.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/positif-negatif-gadget-motorik-halus-anak-era-digi-thumb-66295.webp 1x" title="JURIS - Peran Orang Tua Dalam Mengawasi Penggunaan Gadget Pada Anak Usia Dini" alt="JURIS - Peran Orang Tua Dalam Mengawasi Penggunaan Gadget Pada Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69200-positif-negatif-gadget-motorik-halus-anak-era-digi" title="JURIS - Peran Orang Tua Dalam Mengawasi Penggunaan Gadget Pada Anak Usia Dini" target="_blank">Peran Orang Tua Dalam Mengawasi Penggunaan Gadget Pada Anak Usia Dini</a>: Untuk mengatasi dampak negatif gadget pada anak usia dini, penelitian lanjutan dapat mengembangkan aplikasi edukatif interaktif yang dirancang khusus untuk anak usia dini, seperti game pembelajaran berbasis kognitif dan motorik halus. Selanjutnya, perlu dilakukan penelitian tentang peran komunitas lokal dalam membantu orang tua mengelola penggunaan gadget melalui program pelatihan digital literacy. Terakhir, penelitian bisa fokus pada dampak jangka panjang penggunaan gadget terhadap keterampilan sosial dan perkembangan emosional anak usia dini, terutama dalam konteks interaksi langsung dengan lingkungan sekitar. Ketiga saran ini bertujuan untuk melengkapi strategi pengawasan orang tua dan guru, serta memperluas wawasan tentang pengaruh teknologi dalam pendidikan anak usia dini..
<br>Perkembangan teknologi seperti gadget semakin canggih dengan berbagai macam bentuk dan merek yang diciptakan, bahkan sangat mudah digunakan oleh siapa saja, termasuk anak-anak.Gadget menyediakan berbagai fitur dan aplikasi yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja.Kehidupan anak-anak saat ini telah terpengaruh oleh kemajuan teknologi, sehingga sebagian besar aktivitas sehari-hari diisi dengan bermain gadget.Namun, pengawasan atau pembatasan penggunaan gadget oleh orang tua sangatlah penting, mengingat gadget merupakan perangkat yang sangat dekat dengan kehidupan anak-anak saat ini.Selain itu, peran guru juga sangat signifikan dalam menyediakan media pembelajaran yang menarik bagi anak, dengan memanfaatkan teknologi dan berbagai media pembelajaran yang tersedia dalam kelas
<br>Anak usia dini yang sangat rentan terhadap pengaruh lingkungan, sehingga memerlukan bimbingan ketat dari orang tua dan guru dalam era digital. Penelitian kualitatif ini dilakukan untuk mengeksplorasi peran orang tua dalam mengatur penggunaan gadget oleh anak-anak mereka. Metode yang digunakan meliputi studi pustaka dan analisis data dari sumber-sumber seperti jurnal dan buku, baik cetak maupun digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan dan pembatasan penggunaan gadget oleh guru PAUD dan orang tua adalah krusial untuk mencegah kemungkinan kemerosotan moral dan gangguan pada pertumbuhan serta perkembangan anak. Temuan ini menekankan pentingnya peran aktif orang tua dan pendidik dalam mengawal interaksi anak usia dini dengan teknologi.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/c/positif-negatif-gadget-motorik-halus-anak-era-digi-thumb-6ea4c.webp" type="image/webp" length="87838" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/positif-negatif-gadget-motorik-halus-anak-era-digi-thumb-6ea4c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/positif-negatif-gadget-motorik-halus-anak-era-digi-thumb-8151e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/positif-negatif-gadget-motorik-halus-anak-era-digi-thumb-66295.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7485-windari.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21246-kumaracitta-jurnal-pendidikan-anak-usia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pengaruh Lingkungan Dan Beban Kerja Pada Tingkat Stres Pekerja Literature Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pengaruh Lingkungan Dan Beban Kerja Pada Tingkat Stres Pekerja Literature Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pengaruh Lingkungan Dan Beban Kerja Pada Tingkat Stres Pekerja Literature Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69186-stres-psikologis-lingkungan-beban-stre</link>
	<guid isPermaLink="false">fc95317223f4fed8fe18b5882d9628fb</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 19:08:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ imam purnomo ]]></category>
	<category><![CDATA[ studi airin ]]></category>
	<category><![CDATA[ widya mulya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[airin,imam,mulya,purnomo,studi,widya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan program pelatihan ergonomi untuk pekerja di lapangan agar mengurangi beban fisik akibat postur kerja yang tidak ergonomis. Selain itu, penerapan sistem pemantauan kebisingan secara real-time di area berisik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pengaruh Lingkungan Dan Beban Kerja Pada Tingkat Stres Pekerja: Literature Review: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan program pelatihan ergonomi untuk pekerja di lapangan agar mengurangi beban fisik akibat postur kerja yang tidak ergonomis. Selain itu, penerapan sistem pemantauan kebisingan secara real-time di area berisik tinggi, seperti workshop atau area produksi, dapat membantu mengurangi stres auditori. Untuk pekerja kantor, penelitian baru dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari beban kerja mental yang berlebihan terhadap kesehatan psikologis dan membangun strategi manajemen waktu serta teknik relaksasi untuk mengurangi kejenuhan akut. Kombinasi antara intervensi teknis dan psikologis ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat dan produktif secara menyeluruh.. Penelitian ini menunjukkan bahwa lingkungan kerja dan beban kerja berpengaruh signifikan terhadap tingkat stres dan kelelahan pekerja.Pekerja di lapangan mengalami stres fisik akibat faktor lingkungan seperti kebisingan dan panas, sementara pekerja kantor menghadapi stres psikologis dari beban kerja mental yang tinggi.Pengelolaan stres harus disesuaikan dengan karakteristik risiko di masing-masing area kerja Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif. Berdasarkan hasil gap analisis dari beberapa penelitian sebelumnya, masih ditemukan berbagai permasalahan di lingkungan kerja seperti kebisingan yang melebihi standar, pencahayaan yang kurang memadai, postur kerja yang tidak ergonomis, serta beban dan stres kerja yang dapat memengaruhi kesehatan dan kinerja pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan beban kerja terhadap tingkat stres serta risiko keselamatan pekerja. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/c/stres-psikologis-lingkungan-beban-analisis-pengaru-thumb-4d9ed.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Lingkungan Dan Beban Kerja Pada Tingkat Stres Pekerja: Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/stres-psikologis-lingkungan-beban-analisis-pengaru-thumb-4d9ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/stres-psikologis-lingkungan-beban-analisis-pengaru-thumb-4d9ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/stres-psikologis-lingkungan-beban-analisis-pengaru-thumb-4d9ed.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Lingkungan Dan Beban Kerja Pada Tingkat Stres Pekerja: Literature Review" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Lingkungan Dan Beban Kerja Pada Tingkat Stres Pekerja: Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/stres-psikologis-lingkungan-beban-analisis-pengaru-thumb-54f58.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Lingkungan Dan Beban Kerja Pada Tingkat Stres Pekerja: Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/stres-psikologis-lingkungan-beban-analisis-pengaru-thumb-54f58.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/stres-psikologis-lingkungan-beban-analisis-pengaru-thumb-54f58.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/stres-psikologis-lingkungan-beban-analisis-pengaru-thumb-54f58.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Lingkungan Dan Beban Kerja Pada Tingkat Stres Pekerja: Literature Review" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Lingkungan Dan Beban Kerja Pada Tingkat Stres Pekerja: Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/stres-psikologis-lingkungan-beban-analisis-pengaru-thumb-0727c.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Lingkungan Dan Beban Kerja Pada Tingkat Stres Pekerja: Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/stres-psikologis-lingkungan-beban-analisis-pengaru-thumb-0727c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/stres-psikologis-lingkungan-beban-analisis-pengaru-thumb-0727c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/stres-psikologis-lingkungan-beban-analisis-pengaru-thumb-0727c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Lingkungan Dan Beban Kerja Pada Tingkat Stres Pekerja: Literature Review" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Lingkungan Dan Beban Kerja Pada Tingkat Stres Pekerja: Literature Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69186-stres-psikologis-lingkungan-beban-stre" title="JURIS - Analisis Pengaruh Lingkungan Dan Beban Kerja Pada Tingkat Stres Pekerja: Literature Review" target="_blank">Analisis Pengaruh Lingkungan Dan Beban Kerja Pada Tingkat Stres Pekerja: Literature Review</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan program pelatihan ergonomi untuk pekerja di lapangan agar mengurangi beban fisik akibat postur kerja yang tidak ergonomis. Selain itu, penerapan sistem pemantauan kebisingan secara real-time di area berisik tinggi, seperti workshop atau area produksi, dapat membantu mengurangi stres auditori. Untuk pekerja kantor, penelitian baru dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari beban kerja mental yang berlebihan terhadap kesehatan psikologis dan membangun strategi manajemen waktu serta teknik relaksasi untuk mengurangi kejenuhan akut. Kombinasi antara intervensi teknis dan psikologis ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat dan produktif secara menyeluruh..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa lingkungan kerja dan beban kerja berpengaruh signifikan terhadap tingkat stres dan kelelahan pekerja.Pekerja di lapangan mengalami stres fisik akibat faktor lingkungan seperti kebisingan dan panas, sementara pekerja kantor menghadapi stres psikologis dari beban kerja mental yang tinggi.Pengelolaan stres harus disesuaikan dengan karakteristik risiko di masing-masing area kerja
<br>Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif. Berdasarkan hasil gap analisis dari beberapa penelitian sebelumnya, masih ditemukan berbagai permasalahan di lingkungan kerja seperti kebisingan yang melebihi standar, pencahayaan yang kurang memadai, postur kerja yang tidak ergonomis, serta beban dan stres kerja yang dapat memengaruhi kesehatan dan kinerja pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan beban kerja terhadap tingkat stres serta risiko keselamatan pekerja. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/c/stres-psikologis-lingkungan-beban-analisis-pengaru-thumb-54f58.webp" type="image/webp" length="115016" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/stres-psikologis-lingkungan-beban-analisis-pengaru-thumb-4d9ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/stres-psikologis-lingkungan-beban-analisis-pengaru-thumb-54f58.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/stres-psikologis-lingkungan-beban-analisis-pengaru-thumb-0727c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-257-uniba.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21252-identifikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penguatan Perkembangan Sosial Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Bermain Lego Berbasis Kolaboratif ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penguatan Perkembangan Sosial Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Bermain Lego Berbasis Kolaboratif ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penguatan Perkembangan Sosial Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Bermain Lego Berbasis Kolaboratif ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69192-perilaku-prososial-remaja-komunikasi-nonverbal-kom</link>
	<guid isPermaLink="false">72bfd4e179c0c6d027c3dfb782cabeac</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 18:49:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<category><![CDATA[ dahlia iii ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,dahlia,focus,iii,scope,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak jangka panjang dari kegiatan bermain konstruktif seperti LEGO terhadap perkembangan sosial-emosional anak usia dini. Selain itu, perlu dikaji perbandingan efektivitas permainan konstruktif lainnya dalam konteks ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penguatan Perkembangan Sosial Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Bermain Lego Berbasis Kolaboratif: Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak jangka panjang dari kegiatan bermain konstruktif seperti LEGO terhadap perkembangan sosial-emosional anak usia dini. Selain itu, perlu dikaji perbandingan efektivitas permainan konstruktif lainnya dalam konteks posyandu di wilayah perkotaan dan pedesaan. Terakhir, penelitian juga bisa mengeksplorasi peran keterlibatan orang tua dalam memperkuat hasil stimulasi sosial melalui aktivitas bermain bersama di lingkungan posyandu. Dengan demikian, pemanfaatan permainan konstruktif dapat diperluas sebagai strategi berkelanjutan untuk mendukung perkembangan sosial anak sejak dini. Penelitian juga dapat mengevaluasi dampak penggunaan teknologi dalam memfasilitasi interaksi kolaboratif selama bermain, seperti penggunaan aplikasi interaktif untuk memperkaya pengalaman bermain anak. Selain itu, penting untuk meneliti bagaimana variasi jenis permainan konstruktif dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan minat anak berdasarkan latar belakang budaya atau sosial ekonomi. Penelitian juga bisa mengeksplorasi pengaruh durasi dan frekuensi kegiatan bermain terhadap perkembangan keterampilan sosial anak. Dengan menggabungkan pendekatan ini, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang optimalisasi stimulasi sosial melalui aktivitas bermain konstruktif di lingkungan posyandu.. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan bermain LEGO di Taman Posyandu Melati Glinggangan terbukti efektif dalam menstimulasi perkembangan sosial anak usia dini, khususnya pada anak usia 4Ae5 tahun.Peningkatan perkembangan sosial terlihat pada empat indikator utama, yaitu kerja sama, komunikasi sosial, empati, dan kemampuan penyelesaian konflik.Anak yang pada awalnya cenderung bermain secara individual (solitary play) mengalami perkembangan menuju pola bermain kooperatif (cooperative play), yang ditandai dengan kemampuan berbagi peran, bekerja sama, serta memahami tujuan bersama dalam aktivitas kelompok.Selain itu, kemampuan komunikasi sosial anak berkembang dari komunikasi nonverbal dan sederhana menjadi komunikasi verbal yang lebih kompleks melalui kemampuan menyampaikan ide, bernegosiasi, dan merespons interaksi secara aktif.Pada aspek empati, anak mulai menunjukkan perilaku prososial seperti membantu, berbagi, dan menunggu giliran, meskipun beberapa anak masih menunjukkan perilaku egosentris yang menandakan bahwa perkembangan sosial berlangsung secara bertahap.Dalam aspek penyelesaian konflik, anak mengalami perkembangan dari perilaku reaktif seperti menangis dan berebut menuju penyelesaian konflik yang lebih konstruktif melalui negosiasi, bergiliran, dan komunikasi yang lebih baik, terutama dengan adanya pendampingan kader sebagai fasilitator Perkembangan sosial anak usia dini di lingkungan posyandu masih belum optimal, ditandai dengan kecenderungan bermain individual, keterbatasan komunikasi, serta rendahnya kemampuan kerja sama dan penyelesaian konflik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan sosial anak usia dini melalui kegiatan bermain LEGO di Taman Posyandu Melati Glinggangan, dengan fokus pada aspek kerja sama, komunikasi sosial, empati, dan penyelesaian konflik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah anak... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/1/perilaku-prososial-remaja-komunikasi-nonverbal-ver-thumb-2fa05.webp" title="JURIS - Penguatan Perkembangan Sosial Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Bermain Lego Berbasis Kolaboratif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/perilaku-prososial-remaja-komunikasi-nonverbal-ver-thumb-2fa05.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/perilaku-prososial-remaja-komunikasi-nonverbal-ver-thumb-2fa05.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/perilaku-prososial-remaja-komunikasi-nonverbal-ver-thumb-2fa05.webp 1x" title="JURIS - Penguatan Perkembangan Sosial Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Bermain Lego Berbasis Kolaboratif" alt="JURIS - Penguatan Perkembangan Sosial Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Bermain Lego Berbasis Kolaboratif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/perilaku-prososial-remaja-komunikasi-nonverbal-ver-thumb-a424b.webp" title="JURIS - Penguatan Perkembangan Sosial Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Bermain Lego Berbasis Kolaboratif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/perilaku-prososial-remaja-komunikasi-nonverbal-ver-thumb-a424b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/perilaku-prososial-remaja-komunikasi-nonverbal-ver-thumb-a424b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/perilaku-prososial-remaja-komunikasi-nonverbal-ver-thumb-a424b.webp 1x" title="JURIS - Penguatan Perkembangan Sosial Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Bermain Lego Berbasis Kolaboratif" alt="JURIS - Penguatan Perkembangan Sosial Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Bermain Lego Berbasis Kolaboratif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/perilaku-prososial-remaja-komunikasi-nonverbal-ver-thumb-4efd9.webp" title="JURIS - Penguatan Perkembangan Sosial Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Bermain Lego Berbasis Kolaboratif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/perilaku-prososial-remaja-komunikasi-nonverbal-ver-thumb-4efd9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/perilaku-prososial-remaja-komunikasi-nonverbal-ver-thumb-4efd9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/perilaku-prososial-remaja-komunikasi-nonverbal-ver-thumb-4efd9.webp 1x" title="JURIS - Penguatan Perkembangan Sosial Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Bermain Lego Berbasis Kolaboratif" alt="JURIS - Penguatan Perkembangan Sosial Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Bermain Lego Berbasis Kolaboratif" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69192-perilaku-prososial-remaja-komunikasi-nonverbal-kom" title="JURIS - Penguatan Perkembangan Sosial Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Bermain Lego Berbasis Kolaboratif" target="_blank">Penguatan Perkembangan Sosial Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Bermain Lego Berbasis Kolaboratif</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak jangka panjang dari kegiatan bermain konstruktif seperti LEGO terhadap perkembangan sosial-emosional anak usia dini. Selain itu, perlu dikaji perbandingan efektivitas permainan konstruktif lainnya dalam konteks posyandu di wilayah perkotaan dan pedesaan. Terakhir, penelitian juga bisa mengeksplorasi peran keterlibatan orang tua dalam memperkuat hasil stimulasi sosial melalui aktivitas bermain bersama di lingkungan posyandu. Dengan demikian, pemanfaatan permainan konstruktif dapat diperluas sebagai strategi berkelanjutan untuk mendukung perkembangan sosial anak sejak dini. Penelitian juga dapat mengevaluasi dampak penggunaan teknologi dalam memfasilitasi interaksi kolaboratif selama bermain, seperti penggunaan aplikasi interaktif untuk memperkaya pengalaman bermain anak. Selain itu, penting untuk meneliti bagaimana variasi jenis permainan konstruktif dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan minat anak berdasarkan latar belakang budaya atau sosial ekonomi. Penelitian juga bisa mengeksplorasi pengaruh durasi dan frekuensi kegiatan bermain terhadap perkembangan keterampilan sosial anak. Dengan menggabungkan pendekatan ini, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang optimalisasi stimulasi sosial melalui aktivitas bermain konstruktif di lingkungan posyandu..
<br>Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan bermain LEGO di Taman Posyandu Melati Glinggangan terbukti efektif dalam menstimulasi perkembangan sosial anak usia dini, khususnya pada anak usia 4Ae5 tahun.Peningkatan perkembangan sosial terlihat pada empat indikator utama, yaitu kerja sama, komunikasi sosial, empati, dan kemampuan penyelesaian konflik.Anak yang pada awalnya cenderung bermain secara individual (solitary play) mengalami perkembangan menuju pola bermain kooperatif (cooperative play), yang ditandai dengan kemampuan berbagi peran, bekerja sama, serta memahami tujuan bersama dalam aktivitas kelompok.Selain itu, kemampuan komunikasi sosial anak berkembang dari komunikasi nonverbal dan sederhana menjadi komunikasi verbal yang lebih kompleks melalui kemampuan menyampaikan ide, bernegosiasi, dan merespons interaksi secara aktif.Pada aspek empati, anak mulai menunjukkan perilaku prososial seperti membantu, berbagi, dan menunggu giliran, meskipun beberapa anak masih menunjukkan perilaku egosentris yang menandakan bahwa perkembangan sosial berlangsung secara bertahap.Dalam aspek penyelesaian konflik, anak mengalami perkembangan dari perilaku reaktif seperti menangis dan berebut menuju penyelesaian konflik yang lebih konstruktif melalui negosiasi, bergiliran, dan komunikasi yang lebih baik, terutama dengan adanya pendampingan kader sebagai fasilitator
<br>Perkembangan sosial anak usia dini di lingkungan posyandu masih belum optimal, ditandai dengan kecenderungan bermain individual, keterbatasan komunikasi, serta rendahnya kemampuan kerja sama dan penyelesaian konflik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan sosial anak usia dini melalui kegiatan bermain LEGO di Taman Posyandu Melati Glinggangan, dengan fokus pada aspek kerja sama, komunikasi sosial, empati, dan penyelesaian konflik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah anak...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/1/perilaku-prososial-remaja-komunikasi-nonverbal-ver-thumb-a424b.webp" type="image/webp" length="99050" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/perilaku-prososial-remaja-komunikasi-nonverbal-ver-thumb-2fa05.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/perilaku-prososial-remaja-komunikasi-nonverbal-ver-thumb-a424b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/perilaku-prososial-remaja-komunikasi-nonverbal-ver-thumb-4efd9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7485-windari.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21246-kumaracitta-jurnal-pendidikan-anak-usia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Efektivitas Pemasangan Sensor Proteksi Otomatis Pada Nip Point Konveyor Batubara Dalam Mencegah Kecelakaan Literatur Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Efektivitas Pemasangan Sensor Proteksi Otomatis Pada Nip Point Konveyor Batubara Dalam Mencegah Kecelakaan Literatur Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Efektivitas Pemasangan Sensor Proteksi Otomatis Pada Nip Point Konveyor Batubara Dalam Mencegah Kecelakaan Literatur Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69189-industri-pertambangan-batubara-inductive-proximity</link>
	<guid isPermaLink="false">dcc77910d15b42f6f4b0212be2d0535e</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 18:45:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ imam purnomo ]]></category>
	<category><![CDATA[ studi airin ]]></category>
	<category><![CDATA[ widya mulya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[airin,imam,mulya,purnomo,studi,widya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi pengaruh kondisi lingkungan ekstrem (seperti kelembaban tinggi dan debu batubara) terhadap akurasi sensor proteksi otomatis, khususnya dalam konteks pertambangan batubara. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Efektivitas Pemasangan Sensor Proteksi Otomatis Pada Nip Point Konveyor Batubara Dalam Mencegah Kecelakaan: Literatur Review: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi pengaruh kondisi lingkungan ekstrem (seperti kelembaban tinggi dan debu batubara) terhadap akurasi sensor proteksi otomatis, khususnya dalam konteks pertambangan batubara. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi penggunaan sistem sensor hibrida yang menggabungkan beberapa jenis sensor (misalnya proximity sensor dan infrared sensor) untuk meningkatkan keandalan deteksi bahaya. Penelitian juga dapat mengkaji integrasi teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam sistem kontrol otomatis konveyor untuk memprediksi risiko kecelakaan berdasarkan pola data historis dan mempercepat respons sistem.. Berdasarkan hasil studi literatur yang telah dilakukan mengenai analisis efektivitas pemasangan sensor proteksi otomatis pada nip point konveyor batubara dalam mencegah kecelakaan kerja, dapat disimpulkan bahwa sistem konveyor pada industri pertambangan batubara memiliki tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi, khususnya pada area nip point yang merupakan titik jepit antara komponen bergerak seperti pulley, roller, dan belt.Area ini terbukti menjadi salah satu sumber utama terjadinya kecelakaan kerja karena memiliki potensi menarik tubuh pekerja secara cepat dan tidak dapat dihindari apabila tidak terdapat sistem pengamanan yang memadai.Berdasarkan berbagai hasil penelitian yang telah dikaji, mayoritas kecelakaan pada sistem konveyor disebabkan oleh lemahnya sistem pengendalian risiko, baik dari aspek teknis, manusia, maupun lingkungan kerja, sehingga diperlukan pendekatan pengendalian yang lebih efektif dan berbasis teknologi Kecelakaan kerja pada sistem konveyor batubara, khususnya pada titik nip point, masih menjadi salah satu risiko dominan dalam industri pertambangan dan pengolahan material curah. Nip point merupakan area berbahaya dimana terjadi pergerakan mekanis yang dapat menyebabkan terjepitnya bagian tubuh pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemasangan sensor proteksi otomatis pada nip point konveyor batubara dalam mencegah kecelakaan kerja. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kuantitatif deskriptif, yaitu dengan mengkaji dan menganalisis data dari jurnal ilmiah, standar keselamatan, serta laporan kecelakaan kerja terkait sistem konveyor. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan sensor proteksi otomatis seperti proximity sensor, emergency stop... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/e/industri-pertambangan-batubara-inductive-proximity-thumb-1a2b4.webp" title="JURIS - Analisis Efektivitas Pemasangan Sensor Proteksi Otomatis Pada Nip Point Konveyor Batubara Dalam Mencegah Kecelakaan: Literatur Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/industri-pertambangan-batubara-inductive-proximity-thumb-1a2b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/industri-pertambangan-batubara-inductive-proximity-thumb-1a2b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/industri-pertambangan-batubara-inductive-proximity-thumb-1a2b4.webp 1x" title="JURIS - Analisis Efektivitas Pemasangan Sensor Proteksi Otomatis Pada Nip Point Konveyor Batubara Dalam Mencegah Kecelakaan: Literatur Review" alt="JURIS - Analisis Efektivitas Pemasangan Sensor Proteksi Otomatis Pada Nip Point Konveyor Batubara Dalam Mencegah Kecelakaan: Literatur Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/industri-pertambangan-batubara-inductive-proximity-thumb-dc511.webp" title="JURIS - Analisis Efektivitas Pemasangan Sensor Proteksi Otomatis Pada Nip Point Konveyor Batubara Dalam Mencegah Kecelakaan: Literatur Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/industri-pertambangan-batubara-inductive-proximity-thumb-dc511.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/industri-pertambangan-batubara-inductive-proximity-thumb-dc511.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/industri-pertambangan-batubara-inductive-proximity-thumb-dc511.webp 1x" title="JURIS - Analisis Efektivitas Pemasangan Sensor Proteksi Otomatis Pada Nip Point Konveyor Batubara Dalam Mencegah Kecelakaan: Literatur Review" alt="JURIS - Analisis Efektivitas Pemasangan Sensor Proteksi Otomatis Pada Nip Point Konveyor Batubara Dalam Mencegah Kecelakaan: Literatur Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/industri-pertambangan-batubara-inductive-proximity-thumb-be492.webp" title="JURIS - Analisis Efektivitas Pemasangan Sensor Proteksi Otomatis Pada Nip Point Konveyor Batubara Dalam Mencegah Kecelakaan: Literatur Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/industri-pertambangan-batubara-inductive-proximity-thumb-be492.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/industri-pertambangan-batubara-inductive-proximity-thumb-be492.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/industri-pertambangan-batubara-inductive-proximity-thumb-be492.webp 1x" title="JURIS - Analisis Efektivitas Pemasangan Sensor Proteksi Otomatis Pada Nip Point Konveyor Batubara Dalam Mencegah Kecelakaan: Literatur Review" alt="JURIS - Analisis Efektivitas Pemasangan Sensor Proteksi Otomatis Pada Nip Point Konveyor Batubara Dalam Mencegah Kecelakaan: Literatur Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69189-industri-pertambangan-batubara-inductive-proximity" title="JURIS - Analisis Efektivitas Pemasangan Sensor Proteksi Otomatis Pada Nip Point Konveyor Batubara Dalam Mencegah Kecelakaan: Literatur Review" target="_blank">Analisis Efektivitas Pemasangan Sensor Proteksi Otomatis Pada Nip Point Konveyor Batubara Dalam Mencegah Kecelakaan: Literatur Review</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi pengaruh kondisi lingkungan ekstrem (seperti kelembaban tinggi dan debu batubara) terhadap akurasi sensor proteksi otomatis, khususnya dalam konteks pertambangan batubara. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi penggunaan sistem sensor hibrida yang menggabungkan beberapa jenis sensor (misalnya proximity sensor dan infrared sensor) untuk meningkatkan keandalan deteksi bahaya. Penelitian juga dapat mengkaji integrasi teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam sistem kontrol otomatis konveyor untuk memprediksi risiko kecelakaan berdasarkan pola data historis dan mempercepat respons sistem..
<br>Berdasarkan hasil studi literatur yang telah dilakukan mengenai analisis efektivitas pemasangan sensor proteksi otomatis pada nip point konveyor batubara dalam mencegah kecelakaan kerja, dapat disimpulkan bahwa sistem konveyor pada industri pertambangan batubara memiliki tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi, khususnya pada area nip point yang merupakan titik jepit antara komponen bergerak seperti pulley, roller, dan belt.Area ini terbukti menjadi salah satu sumber utama terjadinya kecelakaan kerja karena memiliki potensi menarik tubuh pekerja secara cepat dan tidak dapat dihindari apabila tidak terdapat sistem pengamanan yang memadai.Berdasarkan berbagai hasil penelitian yang telah dikaji, mayoritas kecelakaan pada sistem konveyor disebabkan oleh lemahnya sistem pengendalian risiko, baik dari aspek teknis, manusia, maupun lingkungan kerja, sehingga diperlukan pendekatan pengendalian yang lebih efektif dan berbasis teknologi
<br>Kecelakaan kerja pada sistem konveyor batubara, khususnya pada titik nip point, masih menjadi salah satu risiko dominan dalam industri pertambangan dan pengolahan material curah. Nip point merupakan area berbahaya dimana terjadi pergerakan mekanis yang dapat menyebabkan terjepitnya bagian tubuh pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemasangan sensor proteksi otomatis pada nip point konveyor batubara dalam mencegah kecelakaan kerja. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kuantitatif deskriptif, yaitu dengan mengkaji dan menganalisis data dari jurnal ilmiah, standar keselamatan, serta laporan kecelakaan kerja terkait sistem konveyor. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan sensor proteksi otomatis seperti proximity sensor, emergency stop...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/e/industri-pertambangan-batubara-inductive-proximity-thumb-be492.webp" type="image/webp" length="82160" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/industri-pertambangan-batubara-inductive-proximity-thumb-1a2b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/industri-pertambangan-batubara-inductive-proximity-thumb-dc511.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/industri-pertambangan-batubara-inductive-proximity-thumb-be492.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-257-uniba.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21252-identifikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Corporate Social Responsibility Csr Berbasis Pemberdayaan Ekonomi Lokal Terhadap Kemandirian Masyarakat Ritel Studi Literatur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Corporate Social Responsibility Csr Berbasis Pemberdayaan Ekonomi Lokal Terhadap Kemandirian Masyarakat Ritel Studi Literatur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Corporate Social Responsibility Csr Berbasis Pemberdayaan Ekonomi Lokal Terhadap Kemandirian Masyarakat Ritel Studi Literatur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69183-perusahaan-ritel-desain-program-corporate</link>
	<guid isPermaLink="false">27deffca7dc0042779c6eed3dbac5e23</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 18:32:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ imam purnomo ]]></category>
	<category><![CDATA[ studi airin ]]></category>
	<category><![CDATA[ widya mulya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[airin,imam,mulya,purnomo,studi,widya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Perusahaan ritel disarankan mengalihkan orientasi program CSR dari pendekatan filantropi jangka pendek menuju pemberdayaan berbasis Community Development yang mengintegrasikan aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan secara bersamaan. Penelitian lanjutan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Corporate Social Responsibility (Csr) Berbasis Pemberdayaan Ekonomi Lokal Terhadap Kemandirian Masyarakat Ritel: Studi Literatur: Perusahaan ritel disarankan mengalihkan orientasi program CSR dari pendekatan filantropi jangka pendek menuju pemberdayaan berbasis Community Development yang mengintegrasikan aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan secara bersamaan. Penelitian lanjutan bisa fokus pada evaluasi dampak jangka panjang program Comdev terhadap kemandirian ekonomi masyarakat, terutama dalam konteks digitalisasi UMKM lokal. Regulator dan pemangku kepentingan disarankan mengembangkan kerangka kerja pengawasan CSR yang lebih komprehensif, termasuk penggunaan teknologi IoT untuk memantau keberlanjutan program lingkungan. Masyarakat sekitar perusahaan perlu lebih aktif dilibatkan dalam proses perencanaan CSR, sehingga kebutuhan mereka menjadi dasar utama desain program. Penelitian lanjutan juga bisa mengeksplorasi peran peran CSR dalam meningkatkan kesadaran lingkungan melalui pendekatan edukasi berbasis komunitas.. Kajian ini menyimpulkan bahwa program Corporate Social Responsibility (CSR) berbasis pemberdayaan ekonomi lokal memiliki peran yang signifikan dalam mendorong kemandirian masyarakat pada industri ritel di Indonesia.Implementasi CSR yang mencakup tiga aspek utama Ai sosial, ekonomi, dan lingkungan Ai terbukti memberikan dampak yang lebih berkelanjutan dibandingkan program CSR yang hanya berorientasi pada kegiatan karitatif dan donasi semata.Aspek sosial yang selama ini mendominasi program CSR perusahaan ritel perlu diimbangi dengan penguatan aspek ekonomi melalui pendekatan Community Development (Comdev) yang berbasis sumber daya lokal, melibatkan masyarakat secara aktif mulai dari tahap perencanaan hingga evaluasi program.Pada aspek sistem manajemen lingkungan yang konsisten dan akuntabel menjadi prasyarat penting bagi keberlanjutan operasional sekaligus wujud nyata tanggung jawab lingkungan korporat.Efektivitas program CSR secara keseluruhan sangat ditentukan oleh komitmen perusahaan, keterlibatan aktif masyarakat, dukungan regulasi pemerintah, serta kuatnya mekanisme pengawasan dan evaluasi yang berkelanjutan.Oleh karena itu, transformasi orientasi CSR dari pendekatan filantropi menuju pemberdayaan yang terstruktur dan terukur merupakan langkah strategis yang perlu diprioritaskan oleh seluruh perusahaan ritel di Indonesia guna menciptakan kemandirian masyarakat yang sejati dan berkelanjutan Pertumbuhan industri ritel di Indonesia memberikan dampak ganda terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat sekitar. Corporate Social Responsibility (CSR) menjadi instrumen penting dalam menjembatani kepentingan bisnis dengan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui pendekatan pemberdayaan ekonomi lokal yang berorientasi pada kemandirian jangka panjang. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program CSR berbasis pemberdayaan ekonomi lokal terhadap kemandirian masyarakat pada industri ritel di Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis konten (content analysis) terhadap berbagai sumber ilmiah, laporan tahunan, laporan keberlanjutan, dan regulasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/6/perusahaan-ritel-desain-program-corporate-social-p-thumb-e303b.webp" title="JURIS - Efektivitas Corporate Social Responsibility (Csr) Berbasis Pemberdayaan Ekonomi Lokal Terhadap Kemandirian Masyarakat Ritel: Studi Literatur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/perusahaan-ritel-desain-program-corporate-social-p-thumb-e303b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/perusahaan-ritel-desain-program-corporate-social-p-thumb-e303b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/perusahaan-ritel-desain-program-corporate-social-p-thumb-e303b.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Corporate Social Responsibility (Csr) Berbasis Pemberdayaan Ekonomi Lokal Terhadap Kemandirian Masyarakat Ritel: Studi Literatur" alt="JURIS - Efektivitas Corporate Social Responsibility (Csr) Berbasis Pemberdayaan Ekonomi Lokal Terhadap Kemandirian Masyarakat Ritel: Studi Literatur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/perusahaan-ritel-desain-program-corporate-social-p-thumb-c0e6d.webp" title="JURIS - Efektivitas Corporate Social Responsibility (Csr) Berbasis Pemberdayaan Ekonomi Lokal Terhadap Kemandirian Masyarakat Ritel: Studi Literatur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/perusahaan-ritel-desain-program-corporate-social-p-thumb-c0e6d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/perusahaan-ritel-desain-program-corporate-social-p-thumb-c0e6d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/perusahaan-ritel-desain-program-corporate-social-p-thumb-c0e6d.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Corporate Social Responsibility (Csr) Berbasis Pemberdayaan Ekonomi Lokal Terhadap Kemandirian Masyarakat Ritel: Studi Literatur" alt="JURIS - Efektivitas Corporate Social Responsibility (Csr) Berbasis Pemberdayaan Ekonomi Lokal Terhadap Kemandirian Masyarakat Ritel: Studi Literatur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/perusahaan-ritel-desain-program-corporate-social-p-thumb-eb2f8.webp" title="JURIS - Efektivitas Corporate Social Responsibility (Csr) Berbasis Pemberdayaan Ekonomi Lokal Terhadap Kemandirian Masyarakat Ritel: Studi Literatur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/perusahaan-ritel-desain-program-corporate-social-p-thumb-eb2f8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/perusahaan-ritel-desain-program-corporate-social-p-thumb-eb2f8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/perusahaan-ritel-desain-program-corporate-social-p-thumb-eb2f8.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Corporate Social Responsibility (Csr) Berbasis Pemberdayaan Ekonomi Lokal Terhadap Kemandirian Masyarakat Ritel: Studi Literatur" alt="JURIS - Efektivitas Corporate Social Responsibility (Csr) Berbasis Pemberdayaan Ekonomi Lokal Terhadap Kemandirian Masyarakat Ritel: Studi Literatur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69183-perusahaan-ritel-desain-program-corporate" title="JURIS - Efektivitas Corporate Social Responsibility (Csr) Berbasis Pemberdayaan Ekonomi Lokal Terhadap Kemandirian Masyarakat Ritel: Studi Literatur" target="_blank">Efektivitas Corporate Social Responsibility (Csr) Berbasis Pemberdayaan Ekonomi Lokal Terhadap Kemandirian Masyarakat Ritel: Studi Literatur</a>: Perusahaan ritel disarankan mengalihkan orientasi program CSR dari pendekatan filantropi jangka pendek menuju pemberdayaan berbasis Community Development yang mengintegrasikan aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan secara bersamaan. Penelitian lanjutan bisa fokus pada evaluasi dampak jangka panjang program Comdev terhadap kemandirian ekonomi masyarakat, terutama dalam konteks digitalisasi UMKM lokal. Regulator dan pemangku kepentingan disarankan mengembangkan kerangka kerja pengawasan CSR yang lebih komprehensif, termasuk penggunaan teknologi IoT untuk memantau keberlanjutan program lingkungan. Masyarakat sekitar perusahaan perlu lebih aktif dilibatkan dalam proses perencanaan CSR, sehingga kebutuhan mereka menjadi dasar utama desain program. Penelitian lanjutan juga bisa mengeksplorasi peran peran CSR dalam meningkatkan kesadaran lingkungan melalui pendekatan edukasi berbasis komunitas..
<br>Kajian ini menyimpulkan bahwa program Corporate Social Responsibility (CSR) berbasis pemberdayaan ekonomi lokal memiliki peran yang signifikan dalam mendorong kemandirian masyarakat pada industri ritel di Indonesia.Implementasi CSR yang mencakup tiga aspek utama Ai sosial, ekonomi, dan lingkungan Ai terbukti memberikan dampak yang lebih berkelanjutan dibandingkan program CSR yang hanya berorientasi pada kegiatan karitatif dan donasi semata.Aspek sosial yang selama ini mendominasi program CSR perusahaan ritel perlu diimbangi dengan penguatan aspek ekonomi melalui pendekatan Community Development (Comdev) yang berbasis sumber daya lokal, melibatkan masyarakat secara aktif mulai dari tahap perencanaan hingga evaluasi program.Pada aspek sistem manajemen lingkungan yang konsisten dan akuntabel menjadi prasyarat penting bagi keberlanjutan operasional sekaligus wujud nyata tanggung jawab lingkungan korporat.Efektivitas program CSR secara keseluruhan sangat ditentukan oleh komitmen perusahaan, keterlibatan aktif masyarakat, dukungan regulasi pemerintah, serta kuatnya mekanisme pengawasan dan evaluasi yang berkelanjutan.Oleh karena itu, transformasi orientasi CSR dari pendekatan filantropi menuju pemberdayaan yang terstruktur dan terukur merupakan langkah strategis yang perlu diprioritaskan oleh seluruh perusahaan ritel di Indonesia guna menciptakan kemandirian masyarakat yang sejati dan berkelanjutan
<br>Pertumbuhan industri ritel di Indonesia memberikan dampak ganda terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat sekitar. Corporate Social Responsibility (CSR) menjadi instrumen penting dalam menjembatani kepentingan bisnis dengan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui pendekatan pemberdayaan ekonomi lokal yang berorientasi pada kemandirian jangka panjang. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program CSR berbasis pemberdayaan ekonomi lokal terhadap kemandirian masyarakat pada industri ritel di Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis konten (content analysis) terhadap berbagai sumber ilmiah, laporan tahunan, laporan keberlanjutan, dan regulasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/6/perusahaan-ritel-desain-program-corporate-social-p-thumb-eb2f8.webp" type="image/webp" length="83978" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/perusahaan-ritel-desain-program-corporate-social-p-thumb-e303b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/perusahaan-ritel-desain-program-corporate-social-p-thumb-c0e6d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/perusahaan-ritel-desain-program-corporate-social-p-thumb-eb2f8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-257-uniba.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21252-identifikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penggunaan Media Ular Tangga Dalam Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia Dini ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penggunaan Media Ular Tangga Dalam Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia Dini ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penggunaan Media Ular Tangga Dalam Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia Dini ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69204-hak-guru-murid-ular-tangga-aksara-latihan</link>
	<guid isPermaLink="false">1a4e8491d2a5391fc3a0e4c929f43fa3</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 18:31:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ siti zaenab ]]></category>
	<category><![CDATA[ nurul asqia ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asqia,focus,nurul,scope,siti,zaenab]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan media ular tangga yang lebih interaktif dan menarik bagi anak-anak. Penelitian ini dapat mengeksplorasi cara-cara kreatif untuk meningkatkan interaksi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penggunaan Media Ular Tangga Dalam Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia Dini: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan media ular tangga yang lebih interaktif dan menarik bagi anak-anak. Penelitian ini dapat mengeksplorasi cara-cara kreatif untuk meningkatkan interaksi dan keterlibatan anak dalam permainan ular tangga, sehingga dapat lebih efektif dalam meningkatkan motorik halus mereka. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat mengevaluasi dampak jangka panjang dari penggunaan media ular tangga terhadap perkembangan motorik halus anak, serta mengidentifikasi strategi-strategi yang dapat diterapkan oleh guru untuk memaksimalkan manfaat permainan ini dalam pembelajaran. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi cara-cara kreatif untuk meningkatkan interaksi dan keterlibatan anak dalam permainan ular tangga, sehingga dapat lebih efektif dalam meningkatkan motorik halus mereka. Penelitian ini juga dapat mengidentifikasi tantangan-tantangan yang mungkin dihadapi oleh guru dalam menerapkan media ular tangga, dan menawarkan solusi praktis untuk mengatasi kendala-kendala tersebut. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan metode pembelajaran yang inovatif dan efektif untuk anak usia dini.. Penggunaan media ular tangga dalam meningkatkan motorik halus anak di PAUD Widya Kumara Lombok Barat sudah baik hal ini karena guru melakukan pemilihan tema yang ingin dicapai, menunjukkan benda-benda yang ada dalam permaianan ular tangga.Berikut adalah langkah-langkah pada pembelajaran dengan bermain melalui media ular tangga yang sudah dipakai oleh pihak guru di PAUD Widya Kumara dalam meningkatkan motorik halus anak di PAUD Widya Kumara.(a) Siapkan alat permainan yaitu kertas permaian ular tangga, pion dan dadu, (b), Semua pemain berada pada petak yang biasa terdapat pada kotak nomor (c) Pemain menentukan urutan bermain, pemain yang melempar dadu dengan nilai tertingi maka ia akan maju pertama, (d) Pemain memajukan pion sesuai dengan angka hasil lemparan dadu kemudian mengikuti perintah yang ada pada petak tersebut, (e) Angka tertinggi pada dadu adalah 6, maka ketika pemain mendapat angka 6 pada lemparannya maka pemain tersebut mendapat giliran melempar dadu satu kali lagi dan pemain memajukan pionnya sesuai angka perolehan terakhir (f) Jika pemain berakhir pada petak yang mengandung kaki tangga maka pemain maju naik keatas mengikuti tangga tersebut berhenti pada petak angka, (g) Jika pemain berakhir di petak yang mengandung mulut ular atau kepala ular maka pemain harus turun petak mengikuti ekor ular di petak mana akan berhenti, (h) Pemenang dalam permainan ini adalah pemain yang terlebih dahulu selesai pada angka 100.Kedua kendala yang dihadapi guru dalam pembelajaran menggunakan media ular tangga dalam meningkatkan motorik halus anak di PAUD Widya Kumara Lombok Barat yaitu anak belum memahami cara bermain ular tangga.Anak belum mampu mengikuti perintah atau pernyataan yang ada pada petak ular tangga.Guru belum memiliki kualifikasi lulusan SI guru Pendidikan Anak Usia Dini.Ketiga solusi guru dalam penggunaan media ular tangga dalam meningkatkan motorik halus anak di PAUD Widya Kumara Lombok Barat yaitu dengan cara memberikan stimulasi secara terus-menerus.Pengulangan dan konsitensi dalam pengulangannya itu, yang dibutuhkan untuk meningkatkan motorik halus anak.Membagi anak kedalam beberapa kelompok saat proses pembelajaran menggunakan media ular tangga.Memberikan penguatan dan motivasi kepada anak yang mengalami kesulitan dalam kegiatan pembelajaran menggunakan media ular tangga Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media ular tangga dalam meningkatkan motorik halus anak di PAUD Widya Kumara Lombok Barat. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini didukung dengan teori behavior, teori kognitif dan teori motivasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, guru menggunakan media ular tangga dalam meningkatkan motorik halus anak sudah baik. Dalam menggunakan media ular tangga disesuaikan dengan langkah-langkah dalam tema pembelajaran dan sudah mengikuti permainan ular tangga. Kedua, kendala yang dihadapi guru dalam pembelajaran menggunakan media ular tangga dalam meningkatkan motorik halus anak yaitu anak belum memahami cara bermain ular tangga,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/c/hak-guru-murid-ular-tangga-aksara-latihan-motorik-thumb-c60ec.webp" title="JURIS - Penggunaan Media Ular Tangga Dalam Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/c/hak-guru-murid-ular-tangga-aksara-latihan-motorik-thumb-c60ec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/c/hak-guru-murid-ular-tangga-aksara-latihan-motorik-thumb-c60ec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/c/hak-guru-murid-ular-tangga-aksara-latihan-motorik-thumb-c60ec.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Media Ular Tangga Dalam Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia Dini" alt="JURIS - Penggunaan Media Ular Tangga Dalam Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/c/hak-guru-murid-ular-tangga-aksara-latihan-motorik-thumb-97954.webp" title="JURIS - Penggunaan Media Ular Tangga Dalam Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/c/hak-guru-murid-ular-tangga-aksara-latihan-motorik-thumb-97954.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/c/hak-guru-murid-ular-tangga-aksara-latihan-motorik-thumb-97954.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/c/hak-guru-murid-ular-tangga-aksara-latihan-motorik-thumb-97954.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Media Ular Tangga Dalam Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia Dini" alt="JURIS - Penggunaan Media Ular Tangga Dalam Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/c/hak-guru-murid-ular-tangga-aksara-latihan-motorik-thumb-c2ef0.webp" title="JURIS - Penggunaan Media Ular Tangga Dalam Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/c/hak-guru-murid-ular-tangga-aksara-latihan-motorik-thumb-c2ef0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/c/hak-guru-murid-ular-tangga-aksara-latihan-motorik-thumb-c2ef0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/c/hak-guru-murid-ular-tangga-aksara-latihan-motorik-thumb-c2ef0.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Media Ular Tangga Dalam Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia Dini" alt="JURIS - Penggunaan Media Ular Tangga Dalam Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69204-hak-guru-murid-ular-tangga-aksara-latihan" title="JURIS - Penggunaan Media Ular Tangga Dalam Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia Dini" target="_blank">Penggunaan Media Ular Tangga Dalam Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia Dini</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan media ular tangga yang lebih interaktif dan menarik bagi anak-anak. Penelitian ini dapat mengeksplorasi cara-cara kreatif untuk meningkatkan interaksi dan keterlibatan anak dalam permainan ular tangga, sehingga dapat lebih efektif dalam meningkatkan motorik halus mereka. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat mengevaluasi dampak jangka panjang dari penggunaan media ular tangga terhadap perkembangan motorik halus anak, serta mengidentifikasi strategi-strategi yang dapat diterapkan oleh guru untuk memaksimalkan manfaat permainan ini dalam pembelajaran. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi cara-cara kreatif untuk meningkatkan interaksi dan keterlibatan anak dalam permainan ular tangga, sehingga dapat lebih efektif dalam meningkatkan motorik halus mereka. Penelitian ini juga dapat mengidentifikasi tantangan-tantangan yang mungkin dihadapi oleh guru dalam menerapkan media ular tangga, dan menawarkan solusi praktis untuk mengatasi kendala-kendala tersebut. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan metode pembelajaran yang inovatif dan efektif untuk anak usia dini..
<br>Penggunaan media ular tangga dalam meningkatkan motorik halus anak di PAUD Widya Kumara Lombok Barat sudah baik hal ini karena guru melakukan pemilihan tema yang ingin dicapai, menunjukkan benda-benda yang ada dalam permaianan ular tangga.Berikut adalah langkah-langkah pada pembelajaran dengan bermain melalui media ular tangga yang sudah dipakai oleh pihak guru di PAUD Widya Kumara dalam meningkatkan motorik halus anak di PAUD Widya Kumara.(a) Siapkan alat permainan yaitu kertas permaian ular tangga, pion dan dadu, (b), Semua pemain berada pada petak yang biasa terdapat pada kotak nomor (c) Pemain menentukan urutan bermain, pemain yang melempar dadu dengan nilai tertingi maka ia akan maju pertama, (d) Pemain memajukan pion sesuai dengan angka hasil lemparan dadu kemudian mengikuti perintah yang ada pada petak tersebut, (e) Angka tertinggi pada dadu adalah 6, maka ketika pemain mendapat angka 6 pada lemparannya maka pemain tersebut mendapat giliran melempar dadu satu kali lagi dan pemain memajukan pionnya sesuai angka perolehan terakhir (f) Jika pemain berakhir pada petak yang mengandung kaki tangga maka pemain maju naik keatas mengikuti tangga tersebut berhenti pada petak angka, (g) Jika pemain berakhir di petak yang mengandung mulut ular atau kepala ular maka pemain harus turun petak mengikuti ekor ular di petak mana akan berhenti, (h) Pemenang dalam permainan ini adalah pemain yang terlebih dahulu selesai pada angka 100.Kedua kendala yang dihadapi guru dalam pembelajaran menggunakan media ular tangga dalam meningkatkan motorik halus anak di PAUD Widya Kumara Lombok Barat yaitu anak belum memahami cara bermain ular tangga.Anak belum mampu mengikuti perintah atau pernyataan yang ada pada petak ular tangga.Guru belum memiliki kualifikasi lulusan SI guru Pendidikan Anak Usia Dini.Ketiga solusi guru dalam penggunaan media ular tangga dalam meningkatkan motorik halus anak di PAUD Widya Kumara Lombok Barat yaitu dengan cara memberikan stimulasi secara terus-menerus.Pengulangan dan konsitensi dalam pengulangannya itu, yang dibutuhkan untuk meningkatkan motorik halus anak.Membagi anak kedalam beberapa kelompok saat proses pembelajaran menggunakan media ular tangga.Memberikan penguatan dan motivasi kepada anak yang mengalami kesulitan dalam kegiatan pembelajaran menggunakan media ular tangga
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media ular tangga dalam meningkatkan motorik halus anak di PAUD Widya Kumara Lombok Barat. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini didukung dengan teori behavior, teori kognitif dan teori motivasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, guru menggunakan media ular tangga dalam meningkatkan motorik halus anak sudah baik. Dalam menggunakan media ular tangga disesuaikan dengan langkah-langkah dalam tema pembelajaran dan sudah mengikuti permainan ular tangga. Kedua, kendala yang dihadapi guru dalam pembelajaran menggunakan media ular tangga dalam meningkatkan motorik halus anak yaitu anak belum memahami cara bermain ular tangga,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/c/hak-guru-murid-ular-tangga-aksara-latihan-motorik-thumb-c2ef0.webp" type="image/webp" length="73518" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/c/hak-guru-murid-ular-tangga-aksara-latihan-motorik-thumb-c60ec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/c/hak-guru-murid-ular-tangga-aksara-latihan-motorik-thumb-97954.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/c/hak-guru-murid-ular-tangga-aksara-latihan-motorik-thumb-c2ef0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7485-windari.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21246-kumaracitta-jurnal-pendidikan-anak-usia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Kesantunan Berbahasa Anak melalui Story Reading di Taman Kanak Kanak Pembina Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Kesantunan Berbahasa Anak melalui Story Reading di Taman Kanak Kanak Pembina Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Kesantunan Berbahasa Anak melalui Story Reading di Taman Kanak Kanak Pembina Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69195-kesantunan-bahasa-jawa-signifikan-siklus-iii-taman</link>
	<guid isPermaLink="false">de3d683c3081114f8939b8305f3292e8</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 18:30:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<category><![CDATA[ dahlia iii ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,dahlia,focus,iii,scope,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas metode Story Reading dalam konteks budaya yang berbeda di daerah lain. 2. Perlu dilakukan perbandingan antara metode Story Reading dengan pendekatan pembelajaran lain untuk mengetahui manfaat spesifik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Kesantunan Berbahasa Anak melalui Story Reading di Taman Kanak-Kanak Pembina Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas metode Story Reading dalam konteks budaya yang berbeda di daerah lain. 2. Perlu dilakukan perbandingan antara metode Story Reading dengan pendekatan pembelajaran lain untuk mengetahui manfaat spesifik masing-masing metode. 3. Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan Story Reading terhadap perilaku sosial dan keterampilan komunikasi anak dalam lingkungan masyarakat.. Penerapan metode Story Reading secara bertahap melalui tiga siklus berhasil meningkatkan kemampuan kesantunan berbahasa anak di TK Pembina Guguak.Pada siklus III, 82% anak mencapai kategori Berkembang Sangat Baik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Story Reading efektif dalam mengajarkan penggunaan bahasa santun seperti tolong, maaf, dan terima kasih.Metode ini juga membantu anak memahami nilai moral melalui cerita, sehingga mendorong pembentukan karakter yang baik.Penelitian ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis cerita dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kompetensi bahasa dan kesantunan anak usia dini Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan kesantunan bahasa anak di TK Pembina Guguak Nagari Simpang Sugiran. Sebagian besar anak belum terbiasa menggunakan ungkapan santun seperti mengucapkan kata tolong, terima kasih, maaf, salam saat berpamitan, serta berbicara dengan lembut dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesantunan bahasa anak melalui metode story reading. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 20 anak Kelompok B di TK Pembina Guguak Nagari... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/d/kesantunan-bahasa-jawa-signifikan-siklus-iii-taman-thumb-cb246.webp" title="JURIS - Peningkatan Kesantunan Berbahasa Anak melalui Story Reading di Taman Kanak-Kanak Pembina Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/kesantunan-bahasa-jawa-signifikan-siklus-iii-taman-thumb-cb246.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/kesantunan-bahasa-jawa-signifikan-siklus-iii-taman-thumb-cb246.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/kesantunan-bahasa-jawa-signifikan-siklus-iii-taman-thumb-cb246.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Kesantunan Berbahasa Anak melalui Story Reading di Taman Kanak-Kanak Pembina Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota" alt="JURIS - Peningkatan Kesantunan Berbahasa Anak melalui Story Reading di Taman Kanak-Kanak Pembina Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/d/kesantunan-bahasa-jawa-signifikan-siklus-iii-taman-thumb-00413.webp" title="JURIS - Peningkatan Kesantunan Berbahasa Anak melalui Story Reading di Taman Kanak-Kanak Pembina Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/kesantunan-bahasa-jawa-signifikan-siklus-iii-taman-thumb-00413.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/kesantunan-bahasa-jawa-signifikan-siklus-iii-taman-thumb-00413.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/kesantunan-bahasa-jawa-signifikan-siklus-iii-taman-thumb-00413.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Kesantunan Berbahasa Anak melalui Story Reading di Taman Kanak-Kanak Pembina Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota" alt="JURIS - Peningkatan Kesantunan Berbahasa Anak melalui Story Reading di Taman Kanak-Kanak Pembina Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/d/kesantunan-bahasa-jawa-signifikan-siklus-iii-taman-thumb-b5a05.webp" title="JURIS - Peningkatan Kesantunan Berbahasa Anak melalui Story Reading di Taman Kanak-Kanak Pembina Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/kesantunan-bahasa-jawa-signifikan-siklus-iii-taman-thumb-b5a05.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/kesantunan-bahasa-jawa-signifikan-siklus-iii-taman-thumb-b5a05.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/kesantunan-bahasa-jawa-signifikan-siklus-iii-taman-thumb-b5a05.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Kesantunan Berbahasa Anak melalui Story Reading di Taman Kanak-Kanak Pembina Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota" alt="JURIS - Peningkatan Kesantunan Berbahasa Anak melalui Story Reading di Taman Kanak-Kanak Pembina Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69195-kesantunan-bahasa-jawa-signifikan-siklus-iii-taman" title="JURIS - Peningkatan Kesantunan Berbahasa Anak melalui Story Reading di Taman Kanak-Kanak Pembina Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota" target="_blank">Peningkatan Kesantunan Berbahasa Anak melalui Story Reading di Taman Kanak-Kanak Pembina Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas metode Story Reading dalam konteks budaya yang berbeda di daerah lain. 2. Perlu dilakukan perbandingan antara metode Story Reading dengan pendekatan pembelajaran lain untuk mengetahui manfaat spesifik masing-masing metode. 3. Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan Story Reading terhadap perilaku sosial dan keterampilan komunikasi anak dalam lingkungan masyarakat..
<br>Penerapan metode Story Reading secara bertahap melalui tiga siklus berhasil meningkatkan kemampuan kesantunan berbahasa anak di TK Pembina Guguak.Pada siklus III, 82% anak mencapai kategori Berkembang Sangat Baik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Story Reading efektif dalam mengajarkan penggunaan bahasa santun seperti tolong, maaf, dan terima kasih.Metode ini juga membantu anak memahami nilai moral melalui cerita, sehingga mendorong pembentukan karakter yang baik.Penelitian ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis cerita dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kompetensi bahasa dan kesantunan anak usia dini
<br>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan kesantunan bahasa anak di TK Pembina Guguak Nagari Simpang Sugiran. Sebagian besar anak belum terbiasa menggunakan ungkapan santun seperti mengucapkan kata tolong, terima kasih, maaf, salam saat berpamitan, serta berbicara dengan lembut dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesantunan bahasa anak melalui metode story reading. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 20 anak Kelompok B di TK Pembina Guguak Nagari...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/d/kesantunan-bahasa-jawa-signifikan-siklus-iii-taman-thumb-cb246.webp" type="image/webp" length="88426" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/kesantunan-bahasa-jawa-signifikan-siklus-iii-taman-thumb-cb246.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/kesantunan-bahasa-jawa-signifikan-siklus-iii-taman-thumb-00413.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/kesantunan-bahasa-jawa-signifikan-siklus-iii-taman-thumb-b5a05.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7485-windari.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21246-kumaracitta-jurnal-pendidikan-anak-usia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Permainan Ular Tangga Aksara Bali Terhadap Kemampuan Mengenal Angka Di Kelompok B TK Dharma Kumara I Penebel ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Permainan Ular Tangga Aksara Bali Terhadap Kemampuan Mengenal Angka Di Kelompok B TK Dharma Kumara I Penebel ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Permainan Ular Tangga Aksara Bali Terhadap Kemampuan Mengenal Angka Di Kelompok B TK Dharma Kumara I Penebel ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69201-angka-anak-usia-permainan-edukatif-ular-tangga-aks</link>
	<guid isPermaLink="false">83bd85b040ddeca3d8647749be38bc6d</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 18:24:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ siti zaenab ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ aini loita ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aini,focus,loita,scope,siti,zaenab]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang penggunaan permainan ular tangga aksara Bali terhadap perkembangan numerik anak usia dini. 2. Studi komparatif antara efektivitas permainan ular tangga aksara Bali dengan media pembelajaran tradisional ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Permainan Ular Tangga Aksara Bali Terhadap Kemampuan Mengenal Angka: Di Kelompok B TK Dharma Kumara I Penebel: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang penggunaan permainan ular tangga aksara Bali terhadap perkembangan numerik anak usia dini. 2. Studi komparatif antara efektivitas permainan ular tangga aksara Bali dengan media pembelajaran tradisional lainnya untuk meningkatkan pemahaman angka. 3. Pengembangan versi digital dari permainan ular tangga aksara Bali yang dapat diakses secara luas untuk memperluas cakupan pembelajaran berbasis budaya.. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal angka pada anak usia dini melalui media permainan ular tangga aksara Bali, dengan fokus khusus pada efektivitas penerapan dan implikasi permainan terhadap pengembangan aspek kognitif anak kelompok B TK Dharma Kumara I Penebel.Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran berbasis permainan ini memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kemampuan anak dalam mengenali angka 1Ae20, mengenali aksara Bali, serta melakukan aktivitas motorik berupa melompat berdasarkan angka yang didapatkan dari dadu.Keberhasilan ini terjadi terutama pada siklus kedua setelah dilakukan berbagai perbaikan metode, seperti penyederhanaan aturan permainan dan peningkatan keterlibatan guru dalam membimbing proses pembelajaran.Permainan ini tidak hanya mendukung perkembangan kognitif anak sesuai dengan teori Jean Piaget tentang belajar melalui pengalaman konkret, tetapi juga berperan dalam pelestarian budaya lokal melalui pengenalan aksara Bali sejak dini, serta mampu menumbuhkan keterampilan sosial, motorik, dan afektif anak secara menyeluruh Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi permainan edukatif ular tangga aksara Bali dalam meningkatkan kemampuan mengenal angka pada anak-anak usia dini di Kelompok B TK Dharma Kumara I Penebel. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui dua siklus yang terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Permainan ular tangga dimodifikasi dengan menambahkan angka dalam aksara Bali untuk memperkenalkan konsep numerik sekaligus aksara tradisional kepada anak-anak sejak dini. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan setelah implementasi permainan, khususnya pada siklus kedua.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/7/angka-anak-usia-permainan-edukatif-ular-tangga-aks-thumb-50476.webp" title="JURIS - Implementasi Permainan Ular Tangga Aksara Bali Terhadap Kemampuan Mengenal Angka: Di Kelompok B TK Dharma Kumara I Penebel" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/angka-anak-usia-permainan-edukatif-ular-tangga-aks-thumb-50476.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/angka-anak-usia-permainan-edukatif-ular-tangga-aks-thumb-50476.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/angka-anak-usia-permainan-edukatif-ular-tangga-aks-thumb-50476.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Permainan Ular Tangga Aksara Bali Terhadap Kemampuan Mengenal Angka: Di Kelompok B TK Dharma Kumara I Penebel" alt="JURIS - Implementasi Permainan Ular Tangga Aksara Bali Terhadap Kemampuan Mengenal Angka: Di Kelompok B TK Dharma Kumara I Penebel" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/angka-anak-usia-permainan-edukatif-ular-tangga-aks-thumb-62d6a.webp" title="JURIS - Implementasi Permainan Ular Tangga Aksara Bali Terhadap Kemampuan Mengenal Angka: Di Kelompok B TK Dharma Kumara I Penebel" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/angka-anak-usia-permainan-edukatif-ular-tangga-aks-thumb-62d6a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/angka-anak-usia-permainan-edukatif-ular-tangga-aks-thumb-62d6a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/angka-anak-usia-permainan-edukatif-ular-tangga-aks-thumb-62d6a.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Permainan Ular Tangga Aksara Bali Terhadap Kemampuan Mengenal Angka: Di Kelompok B TK Dharma Kumara I Penebel" alt="JURIS - Implementasi Permainan Ular Tangga Aksara Bali Terhadap Kemampuan Mengenal Angka: Di Kelompok B TK Dharma Kumara I Penebel" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/angka-anak-usia-permainan-edukatif-ular-tangga-aks-thumb-ad77c.webp" title="JURIS - Implementasi Permainan Ular Tangga Aksara Bali Terhadap Kemampuan Mengenal Angka: Di Kelompok B TK Dharma Kumara I Penebel" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/angka-anak-usia-permainan-edukatif-ular-tangga-aks-thumb-ad77c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/angka-anak-usia-permainan-edukatif-ular-tangga-aks-thumb-ad77c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/angka-anak-usia-permainan-edukatif-ular-tangga-aks-thumb-ad77c.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Permainan Ular Tangga Aksara Bali Terhadap Kemampuan Mengenal Angka: Di Kelompok B TK Dharma Kumara I Penebel" alt="JURIS - Implementasi Permainan Ular Tangga Aksara Bali Terhadap Kemampuan Mengenal Angka: Di Kelompok B TK Dharma Kumara I Penebel" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69201-angka-anak-usia-permainan-edukatif-ular-tangga-aks" title="JURIS - Implementasi Permainan Ular Tangga Aksara Bali Terhadap Kemampuan Mengenal Angka: Di Kelompok B TK Dharma Kumara I Penebel" target="_blank">Implementasi Permainan Ular Tangga Aksara Bali Terhadap Kemampuan Mengenal Angka: Di Kelompok B TK Dharma Kumara I Penebel</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang penggunaan permainan ular tangga aksara Bali terhadap perkembangan numerik anak usia dini. 2. Studi komparatif antara efektivitas permainan ular tangga aksara Bali dengan media pembelajaran tradisional lainnya untuk meningkatkan pemahaman angka. 3. Pengembangan versi digital dari permainan ular tangga aksara Bali yang dapat diakses secara luas untuk memperluas cakupan pembelajaran berbasis budaya..
<br>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal angka pada anak usia dini melalui media permainan ular tangga aksara Bali, dengan fokus khusus pada efektivitas penerapan dan implikasi permainan terhadap pengembangan aspek kognitif anak kelompok B TK Dharma Kumara I Penebel.Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran berbasis permainan ini memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kemampuan anak dalam mengenali angka 1Ae20, mengenali aksara Bali, serta melakukan aktivitas motorik berupa melompat berdasarkan angka yang didapatkan dari dadu.Keberhasilan ini terjadi terutama pada siklus kedua setelah dilakukan berbagai perbaikan metode, seperti penyederhanaan aturan permainan dan peningkatan keterlibatan guru dalam membimbing proses pembelajaran.Permainan ini tidak hanya mendukung perkembangan kognitif anak sesuai dengan teori Jean Piaget tentang belajar melalui pengalaman konkret, tetapi juga berperan dalam pelestarian budaya lokal melalui pengenalan aksara Bali sejak dini, serta mampu menumbuhkan keterampilan sosial, motorik, dan afektif anak secara menyeluruh
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi permainan edukatif ular tangga aksara Bali dalam meningkatkan kemampuan mengenal angka pada anak-anak usia dini di Kelompok B TK Dharma Kumara I Penebel. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui dua siklus yang terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Permainan ular tangga dimodifikasi dengan menambahkan angka dalam aksara Bali untuk memperkenalkan konsep numerik sekaligus aksara tradisional kepada anak-anak sejak dini. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan setelah implementasi permainan, khususnya pada siklus kedua....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/7/angka-anak-usia-permainan-edukatif-ular-tangga-aks-thumb-62d6a.webp" type="image/webp" length="88502" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/angka-anak-usia-permainan-edukatif-ular-tangga-aks-thumb-50476.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/angka-anak-usia-permainan-edukatif-ular-tangga-aks-thumb-62d6a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/angka-anak-usia-permainan-edukatif-ular-tangga-aks-thumb-ad77c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7485-windari.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21246-kumaracitta-jurnal-pendidikan-anak-usia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pentingnya Konsumsi Air Putih Daripada Minuman Manis Untuk Anak Usia Dini ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pentingnya Konsumsi Air Putih Daripada Minuman Manis Untuk Anak Usia Dini ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pentingnya Konsumsi Air Putih Daripada Minuman Manis Untuk Anak Usia Dini ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69205-efek-konsumsi-padi-promosi-perilaku</link>
	<guid isPermaLink="false">f0107138a16a15768161b2f57654fc5d</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 18:20:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ siti zaenab ]]></category>
	<category><![CDATA[ nurul asqia ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asqia,focus,nurul,scope,siti,zaenab]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi intervensi yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan perilaku konsumsi air putih pada anak usia dini. Studi ini dapat melibatkan orang tua dan guru sebagai agen perubahan, dengan memberikan edukasi dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pentingnya Konsumsi Air Putih Daripada Minuman Manis Untuk Anak Usia Dini: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi intervensi yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan perilaku konsumsi air putih pada anak usia dini. Studi ini dapat melibatkan orang tua dan guru sebagai agen perubahan, dengan memberikan edukasi dan strategi praktis untuk mendorong anak-anak memilih air putih sebagai minuman utama. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada pengembangan dan implementasi program edukasi yang inovatif dan menarik, seperti kampanye kesehatan atau program sekolah yang mendorong konsumsi air putih. Terakhir, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efek konsumsi air putih dan minuman manis pada kesehatan anak usia dini, baik secara fisik maupun kognitif.. Pada era sekarang, air putih sudah tidak menjadi minuman utama berbagai kelompok masyarakat mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa.Hal ini dikarenakan munculnya beragam jenis minuman baru yang mengikuti tren zaman.Minuman manis ini dapat menimbulkan efek buruk bagi tubuh, sehingga muncul beragam jenis penyakit yang menyerang tubuh seperti dehidrasi, obesitas, diabetes, karies gigi, kerusakan ginjal, kencing batu, dan lain-lain.Keanekaragaman minuman baru ini membuat kalangan masyarakat lebih gemar meminum minuman manis daripada meminum air putih.Padahal ada banyak manfaat dari minum air putih secara rutin, tidak hanya saat Anda haus.Oleh karena itu, manusia sangat dianjurkan untuk mengonsumsi air minum sesuai takaran yang telah dianjurkan dalam situasi apa pun, di lingkungan tropis maupun dingin.Upaya tersebut diharapkan bisa menjadi solusi untuk menghindari terjadinya dehidrasi serta tidak mudah terkena penyakit Air merupakan sumber daya alam penting yang memiliki peran krusial dalam kelangsungan hidup manusia. Air putih sangat penting bagi tubuh manusia karena tubuh manusia terdiri dari sekitar 70% cairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengedukasi tentang pentingnya konsumsi air putih daripada minuman manis, terutama bagi anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi minuman manis dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti obesitas dan gangguan pada organ tubuh. Oleh karena itu, edukasi mengenai konsumsi air putih sangat penting, terutama di kalangan anak usia dini. Minuman manis seperti soda, minuman berenergi, minuman rasa susu dan buah dengan tambahan gula, seringkali lebih disukai oleh anak-anak daripada air putih. Minuman manis di Indonesia mengandung gula dalam jumlah yang empat kali lebih... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/6/efek-konsumsi-padi-promosi-perilaku-sumber-daya-ai-thumb-4ba17.webp" title="JURIS - Pentingnya Konsumsi Air Putih Daripada Minuman Manis Untuk Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/efek-konsumsi-padi-promosi-perilaku-sumber-daya-ai-thumb-4ba17.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/efek-konsumsi-padi-promosi-perilaku-sumber-daya-ai-thumb-4ba17.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/efek-konsumsi-padi-promosi-perilaku-sumber-daya-ai-thumb-4ba17.webp 1x" title="JURIS - Pentingnya Konsumsi Air Putih Daripada Minuman Manis Untuk Anak Usia Dini" alt="JURIS - Pentingnya Konsumsi Air Putih Daripada Minuman Manis Untuk Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/efek-konsumsi-padi-promosi-perilaku-sumber-daya-ai-thumb-f7186.webp" title="JURIS - Pentingnya Konsumsi Air Putih Daripada Minuman Manis Untuk Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/efek-konsumsi-padi-promosi-perilaku-sumber-daya-ai-thumb-f7186.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/efek-konsumsi-padi-promosi-perilaku-sumber-daya-ai-thumb-f7186.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/efek-konsumsi-padi-promosi-perilaku-sumber-daya-ai-thumb-f7186.webp 1x" title="JURIS - Pentingnya Konsumsi Air Putih Daripada Minuman Manis Untuk Anak Usia Dini" alt="JURIS - Pentingnya Konsumsi Air Putih Daripada Minuman Manis Untuk Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/efek-konsumsi-padi-promosi-perilaku-sumber-daya-ai-thumb-cff2c.webp" title="JURIS - Pentingnya Konsumsi Air Putih Daripada Minuman Manis Untuk Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/efek-konsumsi-padi-promosi-perilaku-sumber-daya-ai-thumb-cff2c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/efek-konsumsi-padi-promosi-perilaku-sumber-daya-ai-thumb-cff2c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/efek-konsumsi-padi-promosi-perilaku-sumber-daya-ai-thumb-cff2c.webp 1x" title="JURIS - Pentingnya Konsumsi Air Putih Daripada Minuman Manis Untuk Anak Usia Dini" alt="JURIS - Pentingnya Konsumsi Air Putih Daripada Minuman Manis Untuk Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69205-efek-konsumsi-padi-promosi-perilaku" title="JURIS - Pentingnya Konsumsi Air Putih Daripada Minuman Manis Untuk Anak Usia Dini" target="_blank">Pentingnya Konsumsi Air Putih Daripada Minuman Manis Untuk Anak Usia Dini</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi intervensi yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan perilaku konsumsi air putih pada anak usia dini. Studi ini dapat melibatkan orang tua dan guru sebagai agen perubahan, dengan memberikan edukasi dan strategi praktis untuk mendorong anak-anak memilih air putih sebagai minuman utama. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada pengembangan dan implementasi program edukasi yang inovatif dan menarik, seperti kampanye kesehatan atau program sekolah yang mendorong konsumsi air putih. Terakhir, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efek konsumsi air putih dan minuman manis pada kesehatan anak usia dini, baik secara fisik maupun kognitif..
<br>Pada era sekarang, air putih sudah tidak menjadi minuman utama berbagai kelompok masyarakat mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa.Hal ini dikarenakan munculnya beragam jenis minuman baru yang mengikuti tren zaman.Minuman manis ini dapat menimbulkan efek buruk bagi tubuh, sehingga muncul beragam jenis penyakit yang menyerang tubuh seperti dehidrasi, obesitas, diabetes, karies gigi, kerusakan ginjal, kencing batu, dan lain-lain.Keanekaragaman minuman baru ini membuat kalangan masyarakat lebih gemar meminum minuman manis daripada meminum air putih.Padahal ada banyak manfaat dari minum air putih secara rutin, tidak hanya saat Anda haus.Oleh karena itu, manusia sangat dianjurkan untuk mengonsumsi air minum sesuai takaran yang telah dianjurkan dalam situasi apa pun, di lingkungan tropis maupun dingin.Upaya tersebut diharapkan bisa menjadi solusi untuk menghindari terjadinya dehidrasi serta tidak mudah terkena penyakit
<br>Air merupakan sumber daya alam penting yang memiliki peran krusial dalam kelangsungan hidup manusia. Air putih sangat penting bagi tubuh manusia karena tubuh manusia terdiri dari sekitar 70% cairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengedukasi tentang pentingnya konsumsi air putih daripada minuman manis, terutama bagi anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi minuman manis dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti obesitas dan gangguan pada organ tubuh. Oleh karena itu, edukasi mengenai konsumsi air putih sangat penting, terutama di kalangan anak usia dini. Minuman manis seperti soda, minuman berenergi, minuman rasa susu dan buah dengan tambahan gula, seringkali lebih disukai oleh anak-anak daripada air putih. Minuman manis di Indonesia mengandung gula dalam jumlah yang empat kali lebih...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/6/efek-konsumsi-padi-promosi-perilaku-sumber-daya-ai-thumb-f7186.webp" type="image/webp" length="62116" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/efek-konsumsi-padi-promosi-perilaku-sumber-daya-ai-thumb-4ba17.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/efek-konsumsi-padi-promosi-perilaku-sumber-daya-ai-thumb-f7186.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/efek-konsumsi-padi-promosi-perilaku-sumber-daya-ai-thumb-cff2c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7485-windari.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21246-kumaracitta-jurnal-pendidikan-anak-usia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementation of Emergency Preparedness Fire Readiness in Hospitals Literature Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementation of Emergency Preparedness Fire Readiness in Hospitals Literature Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementation of Emergency Preparedness Fire Readiness in Hospitals Literature Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69187-efisiensi-sistem-proteksi-m-paspor-p</link>
	<guid isPermaLink="false">5e764ae72669b9fcaade10efe3a6a238</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 18:11:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ imam purnomo ]]></category>
	<category><![CDATA[ studi airin ]]></category>
	<category><![CDATA[ widya mulya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[airin,imam,mulya,purnomo,studi,widya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas program pelatihan khusus untuk staf rumah sakit dalam menghadapi kebakaran, serta mengkaji dampak penerapan teknologi modern dalam sistem proteksi kebakaran. Selain itu, perlu dilakukan analisis mendalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementation of Emergency Preparedness Fire Readiness in Hospitals: Literature Review: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas program pelatihan khusus untuk staf rumah sakit dalam menghadapi kebakaran, serta mengkaji dampak penerapan teknologi modern dalam sistem proteksi kebakaran. Selain itu, perlu dilakukan analisis mendalam tentang peran manajemen risiko dalam meningkatkan kesiapan respons darurat. Penelitian juga dapat mengevaluasi perbedaan implementasi sistem keselamatan antara rumah sakit swasta dan pemerintah untuk menemukan solusi yang lebih efisien.. Implementasi kesiapsiagaan tanggap darurat kebakaran di rumah sakit secara umum telah diterapkan, namun pelaksanaannya masih belum optimal.Permasalahan utama meliputi kurangnya pelatihan, ketidakmerataan kesiapsiagaan, keterbatasan sarana proteksi, dan lemahnya pengawasan.Diperlukan peningkatan pelatihan, pemeliharaan sarana, serta evaluasi berkelanjutan untuk meningkatkan efektivitas sistem manajemen kebakaran Dokumen ini berfokus pada analisis implementasi kesiapsiagaan tanggap darurat kebakaran di rumah sakit yang memiliki risiko kebakaran tinggi sehingga memerlukan sistem manajemen kebakaran yang efektif dan terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat implementasi serta mengidentifikasi kesenjangan yang masih terjadi berdasarkan hasil penelitian sebelumnya. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan kualitatif yang mengacu pada studi terdahulu melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan checklist berbasis standar. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem manajemen kebakaran telah diterapkan namun belum optimal, dengan permasalahan utama berupa kurangnya pelatihan, belum meratanya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/a/efisiensi-sistem-proteksi-m-paspor-sistem-pengenda-thumb-4721d.webp" title="JURIS - Implementation of Emergency Preparedness Fire Readiness in Hospitals: Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/efisiensi-sistem-proteksi-m-paspor-sistem-pengenda-thumb-4721d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/efisiensi-sistem-proteksi-m-paspor-sistem-pengenda-thumb-4721d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/efisiensi-sistem-proteksi-m-paspor-sistem-pengenda-thumb-4721d.webp 1x" title="JURIS - Implementation of Emergency Preparedness Fire Readiness in Hospitals: Literature Review" alt="JURIS - Implementation of Emergency Preparedness Fire Readiness in Hospitals: Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/a/efisiensi-sistem-proteksi-m-paspor-sistem-pengenda-thumb-4ea9b.webp" title="JURIS - Implementation of Emergency Preparedness Fire Readiness in Hospitals: Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/efisiensi-sistem-proteksi-m-paspor-sistem-pengenda-thumb-4ea9b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/efisiensi-sistem-proteksi-m-paspor-sistem-pengenda-thumb-4ea9b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/efisiensi-sistem-proteksi-m-paspor-sistem-pengenda-thumb-4ea9b.webp 1x" title="JURIS - Implementation of Emergency Preparedness Fire Readiness in Hospitals: Literature Review" alt="JURIS - Implementation of Emergency Preparedness Fire Readiness in Hospitals: Literature Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69187-efisiensi-sistem-proteksi-m-paspor-p" title="JURIS - Implementation of Emergency Preparedness Fire Readiness in Hospitals: Literature Review" target="_blank">Implementation of Emergency Preparedness Fire Readiness in Hospitals: Literature Review</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas program pelatihan khusus untuk staf rumah sakit dalam menghadapi kebakaran, serta mengkaji dampak penerapan teknologi modern dalam sistem proteksi kebakaran. Selain itu, perlu dilakukan analisis mendalam tentang peran manajemen risiko dalam meningkatkan kesiapan respons darurat. Penelitian juga dapat mengevaluasi perbedaan implementasi sistem keselamatan antara rumah sakit swasta dan pemerintah untuk menemukan solusi yang lebih efisien..
<br>Implementasi kesiapsiagaan tanggap darurat kebakaran di rumah sakit secara umum telah diterapkan, namun pelaksanaannya masih belum optimal.Permasalahan utama meliputi kurangnya pelatihan, ketidakmerataan kesiapsiagaan, keterbatasan sarana proteksi, dan lemahnya pengawasan.Diperlukan peningkatan pelatihan, pemeliharaan sarana, serta evaluasi berkelanjutan untuk meningkatkan efektivitas sistem manajemen kebakaran
<br>Dokumen ini berfokus pada analisis implementasi kesiapsiagaan tanggap darurat kebakaran di rumah sakit yang memiliki risiko kebakaran tinggi sehingga memerlukan sistem manajemen kebakaran yang efektif dan terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat implementasi serta mengidentifikasi kesenjangan yang masih terjadi berdasarkan hasil penelitian sebelumnya. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan kualitatif yang mengacu pada studi terdahulu melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan checklist berbasis standar. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem manajemen kebakaran telah diterapkan namun belum optimal, dengan permasalahan utama berupa kurangnya pelatihan, belum meratanya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/a/efisiensi-sistem-proteksi-m-paspor-sistem-pengenda-thumb-4721d.webp" type="image/webp" length="80102" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/efisiensi-sistem-proteksi-m-paspor-sistem-pengenda-thumb-4721d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/efisiensi-sistem-proteksi-m-paspor-sistem-pengenda-thumb-4ea9b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-257-uniba.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21252-identifikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Green Economy Analisis Dampak Rencana Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu PLTB di Desa Sekaroh Jerowaru ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Green Economy Analisis Dampak Rencana Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu PLTB di Desa Sekaroh Jerowaru ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Green Economy Analisis Dampak Rencana Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu PLTB di Desa Sekaroh Jerowaru ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69199-persepsi-masyarakat-dinamika-sosial-masya</link>
	<guid isPermaLink="false">11003aebe7e2f7b12e9d0dac03e6039e</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 18:07:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mempertahankan dan mengoptimalkan tingkat dukungan publik yang tinggi, pengembang proyek PLTB bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Timur disarankan untuk memberikan komitmen tertulis terkait prioritas penyerapan tenaga kerja lokal dan pelibatan UMKM ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Green Economy: Analisis Dampak Rencana Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di Desa Sekaroh, Jerowaru: Untuk mempertahankan dan mengoptimalkan tingkat dukungan publik yang tinggi, pengembang proyek PLTB bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Timur disarankan untuk memberikan komitmen tertulis terkait prioritas penyerapan tenaga kerja lokal dan pelibatan UMKM sekitar lokasi proyek. Selain itu, keterbukaan informasi publik mengenai dokumen lingkungan (AMDAL) perlu terus dijaga untuk memastikan operasional turbin angin tidak mengganggu ruang aktivitas nelayan maupun lahan produktif warga. Bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk memperluas model penelitian dengan menambahkan variabel moderasi atau mediasi seperti transparansi komunikasi publik, faktor ganti rugi lahan, serta peran kepemimpinan tokoh adat/masyarakat lokal. Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak sosial dan ekonomi jangka panjang dari proyek PLTB, termasuk analisis perubahan penggunaan lahan, dinamika sosial, dan distribusi manfaat ekonomi. Selain itu, studi komparatif antara proyek PLTB di Sekaroh dengan proyek energi terbarukan lainnya di Indonesia dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan dan tantangan dalam implementasi green economy di tingkat lokal.. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa secara umum penerimaan masyarakat Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur terhadap rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) berada pada kategori sangat tinggi (mean = 4,43).Pengujian secara simultan menunjukkan bahwa persepsi dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerimaan masyarakat dengan nilai R2 sebesar 0,418.Hal ini mengindikasikan bahwa 41,8% variansi tingkat dukungan publik dapat dijelaskan oleh ketiga dimensi persepsi tersebut, sementara 58,2% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.Secara parsial, persepsi dampak ekonomi ( = 0,450.p = 0,000) dan persepsi dampak lingkungan ( = 0,259.p = 0,008) terbukti berpengaruh positif dan signifikan secara statistik terhadap penerimaan masyarakat.Ekspektasi akan terciptanya peluang kerja, peluang usaha, dan peningkatan pendapatan daerah menjadi prediktor paling dominan yang mendorong dukungan warga.Sebaliknya, persepsi dampak sosial ( = 0,094.p = 0,227) tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara statistik, menandakan bahwa isu-isu sosial dianggap sebagai efek sekunder (intangible) dibanding kepastian manfaat ekonomi langsung dan jaminan keberlanjutan ekosistem pesisir Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di Desa Sekaroh, Kabupaten Lombok Timur menghadapi tantangan berupa perlunya kepastian dukungan dan penerimaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi masyarakat mengenai dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan terhadap tingkat penerimaan rencana pembangunan PLTB. Pendekatan kuantitatif dengan metode survei diterapkan melalui penyebaran kuesioner berskala Likert kepada responden yang dipilih secara purposive sampling. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/d/persepsi-masyarakat-dinamika-sosial-surabaya-green-thumb-4c115.webp" title="JURIS - Green Economy: Analisis Dampak Rencana Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di Desa Sekaroh, Jerowaru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/persepsi-masyarakat-dinamika-sosial-surabaya-green-thumb-4c115.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/persepsi-masyarakat-dinamika-sosial-surabaya-green-thumb-4c115.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/persepsi-masyarakat-dinamika-sosial-surabaya-green-thumb-4c115.webp 1x" title="JURIS - Green Economy: Analisis Dampak Rencana Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di Desa Sekaroh, Jerowaru" alt="JURIS - Green Economy: Analisis Dampak Rencana Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di Desa Sekaroh, Jerowaru" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/persepsi-masyarakat-dinamika-sosial-surabaya-green-thumb-7f77d.webp" title="JURIS - Green Economy: Analisis Dampak Rencana Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di Desa Sekaroh, Jerowaru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/persepsi-masyarakat-dinamika-sosial-surabaya-green-thumb-7f77d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/persepsi-masyarakat-dinamika-sosial-surabaya-green-thumb-7f77d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/persepsi-masyarakat-dinamika-sosial-surabaya-green-thumb-7f77d.webp 1x" title="JURIS - Green Economy: Analisis Dampak Rencana Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di Desa Sekaroh, Jerowaru" alt="JURIS - Green Economy: Analisis Dampak Rencana Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di Desa Sekaroh, Jerowaru" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/persepsi-masyarakat-dinamika-sosial-surabaya-green-thumb-46733.webp" title="JURIS - Green Economy: Analisis Dampak Rencana Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di Desa Sekaroh, Jerowaru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/persepsi-masyarakat-dinamika-sosial-surabaya-green-thumb-46733.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/persepsi-masyarakat-dinamika-sosial-surabaya-green-thumb-46733.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/persepsi-masyarakat-dinamika-sosial-surabaya-green-thumb-46733.webp 1x" title="JURIS - Green Economy: Analisis Dampak Rencana Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di Desa Sekaroh, Jerowaru" alt="JURIS - Green Economy: Analisis Dampak Rencana Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di Desa Sekaroh, Jerowaru" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69199-persepsi-masyarakat-dinamika-sosial-masya" title="JURIS - Green Economy: Analisis Dampak Rencana Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di Desa Sekaroh, Jerowaru" target="_blank">Green Economy: Analisis Dampak Rencana Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di Desa Sekaroh, Jerowaru</a>: Untuk mempertahankan dan mengoptimalkan tingkat dukungan publik yang tinggi, pengembang proyek PLTB bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Timur disarankan untuk memberikan komitmen tertulis terkait prioritas penyerapan tenaga kerja lokal dan pelibatan UMKM sekitar lokasi proyek. Selain itu, keterbukaan informasi publik mengenai dokumen lingkungan (AMDAL) perlu terus dijaga untuk memastikan operasional turbin angin tidak mengganggu ruang aktivitas nelayan maupun lahan produktif warga. Bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk memperluas model penelitian dengan menambahkan variabel moderasi atau mediasi seperti transparansi komunikasi publik, faktor ganti rugi lahan, serta peran kepemimpinan tokoh adat/masyarakat lokal. Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak sosial dan ekonomi jangka panjang dari proyek PLTB, termasuk analisis perubahan penggunaan lahan, dinamika sosial, dan distribusi manfaat ekonomi. Selain itu, studi komparatif antara proyek PLTB di Sekaroh dengan proyek energi terbarukan lainnya di Indonesia dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan dan tantangan dalam implementasi green economy di tingkat lokal..
<br>Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa secara umum penerimaan masyarakat Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur terhadap rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) berada pada kategori sangat tinggi (mean = 4,43).Pengujian secara simultan menunjukkan bahwa persepsi dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerimaan masyarakat dengan nilai R2 sebesar 0,418.Hal ini mengindikasikan bahwa 41,8% variansi tingkat dukungan publik dapat dijelaskan oleh ketiga dimensi persepsi tersebut, sementara 58,2% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.Secara parsial, persepsi dampak ekonomi ( = 0,450.p = 0,000) dan persepsi dampak lingkungan ( = 0,259.p = 0,008) terbukti berpengaruh positif dan signifikan secara statistik terhadap penerimaan masyarakat.Ekspektasi akan terciptanya peluang kerja, peluang usaha, dan peningkatan pendapatan daerah menjadi prediktor paling dominan yang mendorong dukungan warga.Sebaliknya, persepsi dampak sosial ( = 0,094.p = 0,227) tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara statistik, menandakan bahwa isu-isu sosial dianggap sebagai efek sekunder (intangible) dibanding kepastian manfaat ekonomi langsung dan jaminan keberlanjutan ekosistem pesisir
<br>Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di Desa Sekaroh, Kabupaten Lombok Timur menghadapi tantangan berupa perlunya kepastian dukungan dan penerimaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi masyarakat mengenai dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan terhadap tingkat penerimaan rencana pembangunan PLTB. Pendekatan kuantitatif dengan metode survei diterapkan melalui penyebaran kuesioner berskala Likert kepada responden yang dipilih secara purposive sampling. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/d/persepsi-masyarakat-dinamika-sosial-surabaya-green-thumb-4c115.webp" type="image/webp" length="85084" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/persepsi-masyarakat-dinamika-sosial-surabaya-green-thumb-4c115.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/persepsi-masyarakat-dinamika-sosial-surabaya-green-thumb-7f77d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/persepsi-masyarakat-dinamika-sosial-surabaya-green-thumb-46733.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-491-unram.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16521-jurnal-oportunitas-ekonomi-pembangunan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ EDUKASI PENERAPAN K3RS TERKAIT PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PETUGAS SANITASI LITERATUR REVIEW ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ EDUKASI PENERAPAN K3RS TERKAIT PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PETUGAS SANITASI LITERATUR REVIEW ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ EDUKASI PENERAPAN K3RS TERKAIT PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PETUGAS SANITASI LITERATUR REVIEW ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69185-program-edukasi-maag-sanitasi-rumah-warga</link>
	<guid isPermaLink="false">e0adcd7a6948d478d71ba37302baa65b</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 17:49:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ imam purnomo ]]></category>
	<category><![CDATA[ studi airin ]]></category>
	<category><![CDATA[ widya mulya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[airin,imam,mulya,purnomo,studi,widya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kepatuhan penggunaan APD pada petugas sanitasi, rumah sakit dapat menerapkan program edukasi K3RS secara rutin dan berkelanjutan. Edukasi ini dapat mencakup penyuluhan, pelatihan, dan demonstrasi penggunaan APD yang benar. Selain itu, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - EDUKASI PENERAPAN K3RS TERKAIT PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PETUGAS SANITASI: LITERATUR REVIEW: Untuk meningkatkan kepatuhan penggunaan APD pada petugas sanitasi, rumah sakit dapat menerapkan program edukasi K3RS secara rutin dan berkelanjutan. Edukasi ini dapat mencakup penyuluhan, pelatihan, dan demonstrasi penggunaan APD yang benar. Selain itu, rumah sakit perlu menyediakan APD yang lengkap, nyaman, dan mudah diakses oleh petugas. Dukungan manajemen rumah sakit dalam bentuk penyediaan APD yang memadai, penerapan SOP yang jelas, dan pengawasan rutin juga sangat penting. Evaluasi berkala terhadap penggunaan APD dapat memastikan bahwa seluruh petugas mematuhi prosedur keselamatan kerja yang telah ditetapkan. Dengan demikian, budaya keselamatan kerja yang baik dapat tercipta di lingkungan rumah sakit. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada efektivitas program edukasi K3RS dan faktor-faktor lain yang memengaruhi perilaku penggunaan APD pada petugas sanitasi rumah sakit, sehingga dapat menjadi dasar pengembangan kebijakan keselamatan kerja yang lebih efektif.. Berdasarkan hasil literature review mengenai edukasi penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) terkait penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada petugas sanitasi rumah sakit, dapat disimpulkan bahwa penggunaan APD merupakan bagian penting dalam upaya perlindungan tenaga kerja terhadap risiko kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja di lingkungan rumah sakit.Petugas sanitasi termasuk kelompok pekerja yang memiliki risiko tinggi terhadap paparan limbah medis, bahan infeksius, benda tajam, serta bahan kimia berbahaya sehingga penggunaan APD secara lengkap dan sesuai standar sangat diperlukan.Hasil berbagai penelitian menunjukkan bahwa faktor pengetahuan, sikap, perilaku, pengawasan, budaya keselamatan kerja, kenyamanan APD, dan ketersediaan APD memiliki pengaruh signifikan terhadap kepatuhan penggunaan APD pada petugas sanitasi rumah sakit.Petugas yang memiliki pengetahuan dan sikap positif terhadap keselamatan kerja cenderung lebih disiplin dalam menggunakan APD saat bekerja.Edukasi penerapan K3RS terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kepatuhan penggunaan APD pada petugas sanitasi.Edukasi yang dilakukan melalui penyuluhan, pelatihan, demonstrasi penggunaan APD, pemasangan poster, serta monitoring berkala mampu membentuk perilaku kerja aman dan meningkatkan kesadaran petugas terhadap pentingnya keselamatan kerja.Selain itu, dukungan manajemen rumah sakit dalam penyediaan APD, penerapan SOP, dan pengawasan rutin juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan penerapan penggunaan APD di rumah sakit Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) merupakan upaya penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman bagi tenaga kesehatan maupun petugas nonmedis di rumah sakit. Petugas sanitasi termasuk kelompok pekerja yang memiliki risiko tinggi terhadap paparan limbah medis, bahan infeksius, bahan kimia, serta risiko kecelakaan kerja sehingga penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) menjadi langkah utama dalam pencegahan penyakit akibat kerja dan kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi penerapan K3RS terkait penggunaan APD pada petugas sanitasi rumah sakit. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui telaah berbagai jurnal nasional dan internasional, pedoman WHO, CDC, serta regulasi terkait K3RS dan penggunaan APD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi K3RS memiliki... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/b/program-edukasi-maag-sanitasi-rumah-warga-emr-mana-thumb-f5969.webp" title="JURIS - EDUKASI PENERAPAN K3RS TERKAIT PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PETUGAS SANITASI: LITERATUR REVIEW" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/program-edukasi-maag-sanitasi-rumah-warga-emr-mana-thumb-f5969.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/program-edukasi-maag-sanitasi-rumah-warga-emr-mana-thumb-f5969.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/program-edukasi-maag-sanitasi-rumah-warga-emr-mana-thumb-f5969.webp 1x" title="JURIS - EDUKASI PENERAPAN K3RS TERKAIT PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PETUGAS SANITASI: LITERATUR REVIEW" alt="JURIS - EDUKASI PENERAPAN K3RS TERKAIT PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PETUGAS SANITASI: LITERATUR REVIEW" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/program-edukasi-maag-sanitasi-rumah-warga-emr-mana-thumb-1a10b.webp" title="JURIS - EDUKASI PENERAPAN K3RS TERKAIT PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PETUGAS SANITASI: LITERATUR REVIEW" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/program-edukasi-maag-sanitasi-rumah-warga-emr-mana-thumb-1a10b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/program-edukasi-maag-sanitasi-rumah-warga-emr-mana-thumb-1a10b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/program-edukasi-maag-sanitasi-rumah-warga-emr-mana-thumb-1a10b.webp 1x" title="JURIS - EDUKASI PENERAPAN K3RS TERKAIT PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PETUGAS SANITASI: LITERATUR REVIEW" alt="JURIS - EDUKASI PENERAPAN K3RS TERKAIT PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PETUGAS SANITASI: LITERATUR REVIEW" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/program-edukasi-maag-sanitasi-rumah-warga-emr-mana-thumb-d2790.webp" title="JURIS - EDUKASI PENERAPAN K3RS TERKAIT PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PETUGAS SANITASI: LITERATUR REVIEW" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/program-edukasi-maag-sanitasi-rumah-warga-emr-mana-thumb-d2790.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/program-edukasi-maag-sanitasi-rumah-warga-emr-mana-thumb-d2790.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/program-edukasi-maag-sanitasi-rumah-warga-emr-mana-thumb-d2790.webp 1x" title="JURIS - EDUKASI PENERAPAN K3RS TERKAIT PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PETUGAS SANITASI: LITERATUR REVIEW" alt="JURIS - EDUKASI PENERAPAN K3RS TERKAIT PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PETUGAS SANITASI: LITERATUR REVIEW" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69185-program-edukasi-maag-sanitasi-rumah-warga" title="JURIS - EDUKASI PENERAPAN K3RS TERKAIT PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PETUGAS SANITASI: LITERATUR REVIEW" target="_blank">EDUKASI PENERAPAN K3RS TERKAIT PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PETUGAS SANITASI: LITERATUR REVIEW</a>: Untuk meningkatkan kepatuhan penggunaan APD pada petugas sanitasi, rumah sakit dapat menerapkan program edukasi K3RS secara rutin dan berkelanjutan. Edukasi ini dapat mencakup penyuluhan, pelatihan, dan demonstrasi penggunaan APD yang benar. Selain itu, rumah sakit perlu menyediakan APD yang lengkap, nyaman, dan mudah diakses oleh petugas. Dukungan manajemen rumah sakit dalam bentuk penyediaan APD yang memadai, penerapan SOP yang jelas, dan pengawasan rutin juga sangat penting. Evaluasi berkala terhadap penggunaan APD dapat memastikan bahwa seluruh petugas mematuhi prosedur keselamatan kerja yang telah ditetapkan. Dengan demikian, budaya keselamatan kerja yang baik dapat tercipta di lingkungan rumah sakit. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada efektivitas program edukasi K3RS dan faktor-faktor lain yang memengaruhi perilaku penggunaan APD pada petugas sanitasi rumah sakit, sehingga dapat menjadi dasar pengembangan kebijakan keselamatan kerja yang lebih efektif..
<br>Berdasarkan hasil literature review mengenai edukasi penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) terkait penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada petugas sanitasi rumah sakit, dapat disimpulkan bahwa penggunaan APD merupakan bagian penting dalam upaya perlindungan tenaga kerja terhadap risiko kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja di lingkungan rumah sakit.Petugas sanitasi termasuk kelompok pekerja yang memiliki risiko tinggi terhadap paparan limbah medis, bahan infeksius, benda tajam, serta bahan kimia berbahaya sehingga penggunaan APD secara lengkap dan sesuai standar sangat diperlukan.Hasil berbagai penelitian menunjukkan bahwa faktor pengetahuan, sikap, perilaku, pengawasan, budaya keselamatan kerja, kenyamanan APD, dan ketersediaan APD memiliki pengaruh signifikan terhadap kepatuhan penggunaan APD pada petugas sanitasi rumah sakit.Petugas yang memiliki pengetahuan dan sikap positif terhadap keselamatan kerja cenderung lebih disiplin dalam menggunakan APD saat bekerja.Edukasi penerapan K3RS terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kepatuhan penggunaan APD pada petugas sanitasi.Edukasi yang dilakukan melalui penyuluhan, pelatihan, demonstrasi penggunaan APD, pemasangan poster, serta monitoring berkala mampu membentuk perilaku kerja aman dan meningkatkan kesadaran petugas terhadap pentingnya keselamatan kerja.Selain itu, dukungan manajemen rumah sakit dalam penyediaan APD, penerapan SOP, dan pengawasan rutin juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan penerapan penggunaan APD di rumah sakit
<br>Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) merupakan upaya penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman bagi tenaga kesehatan maupun petugas nonmedis di rumah sakit. Petugas sanitasi termasuk kelompok pekerja yang memiliki risiko tinggi terhadap paparan limbah medis, bahan infeksius, bahan kimia, serta risiko kecelakaan kerja sehingga penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) menjadi langkah utama dalam pencegahan penyakit akibat kerja dan kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi penerapan K3RS terkait penggunaan APD pada petugas sanitasi rumah sakit. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui telaah berbagai jurnal nasional dan internasional, pedoman WHO, CDC, serta regulasi terkait K3RS dan penggunaan APD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi K3RS memiliki...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/b/program-edukasi-maag-sanitasi-rumah-warga-emr-mana-thumb-d2790.webp" type="image/webp" length="112514" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/program-edukasi-maag-sanitasi-rumah-warga-emr-mana-thumb-f5969.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/program-edukasi-maag-sanitasi-rumah-warga-emr-mana-thumb-1a10b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/program-edukasi-maag-sanitasi-rumah-warga-emr-mana-thumb-d2790.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-257-uniba.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21252-identifikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Kelompok B melalui Media Permainan Mobil Kata di Taman Kanak Kanak Balai Mansiro ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Kelompok B melalui Media Permainan Mobil Kata di Taman Kanak Kanak Balai Mansiro ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Kelompok B melalui Media Permainan Mobil Kata di Taman Kanak Kanak Balai Mansiro ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69196-taman-kanak-yaspa-palembang-tk</link>
	<guid isPermaLink="false">9a18d785955b14338ee94cbbed209652</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 17:43:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<category><![CDATA[ dahlia iii ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,dahlia,focus,iii,scope,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas media permainan interaktif lainnya, seperti aplikasi digital, untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak usia dini. Selain itu, penting untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari penggunaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Kelompok B melalui Media Permainan Mobil Kata di Taman Kanak-Kanak Balai Mansiro: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas media permainan interaktif lainnya, seperti aplikasi digital, untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak usia dini. Selain itu, penting untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari penggunaan media permainan mobil kata terhadap perkembangan literasi anak di masa depan. Penelitian juga dapat fokus pada adaptasi metode ini untuk anak dengan kebutuhan khusus atau dalam lingkungan pendidikan yang berbeda, seperti daerah pedesaan atau perkotaan, untuk memastikan keberlanjutan dan skalabilitas strategi pembelajaran ini.. Penggunaan media permainan mobil kata terbukti meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak Kelompok B.Peningkatan terlihat dari peningkatan rata-rata capaian kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) dari 13,45% menjadi 80,76% setelah dua siklus penelitian.Hasil ini menunjukkan bahwa media permainan mobil kata efektif dalam membantu anak mengenal huruf, menyusun suku kata, dan membaca kata sederhana.Media ini juga sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini, sehingga dapat menjadi alternatif pembelajaran yang menarik dan interaktif Kemampuan membaca permulaan merupakan salah satu aspek perkembangan bahasa yang penting dikembangkan pada anak usia dini karena menjadi dasar bagi kemampuan literasi pada tahap pendidikan berikutnya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca permulaan anak Kelompok B di Taman Kanak-Kanak Balai Mansiro, Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota. Berdasarkan observasi awal, dari 13 anak terdapat 11 anak yang masih mengalami kesulitan dalam mengenal huruf, menyusun suku kata, dan membaca kata sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak melalui media permainan mobil kata. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri atas tahap perencanaan,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/1/taman-kanak-kanak-yaspa-palembang-kanak-tk-siklus-thumb-d8588.webp" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Kelompok B melalui Media Permainan Mobil Kata di Taman Kanak-Kanak Balai Mansiro" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/1/taman-kanak-kanak-yaspa-palembang-kanak-tk-siklus-thumb-d8588.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/1/taman-kanak-kanak-yaspa-palembang-kanak-tk-siklus-thumb-d8588.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/1/taman-kanak-kanak-yaspa-palembang-kanak-tk-siklus-thumb-d8588.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Kelompok B melalui Media Permainan Mobil Kata di Taman Kanak-Kanak Balai Mansiro" alt="JURIS - Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Kelompok B melalui Media Permainan Mobil Kata di Taman Kanak-Kanak Balai Mansiro" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/1/taman-kanak-kanak-yaspa-palembang-kanak-tk-siklus-thumb-3b645.webp" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Kelompok B melalui Media Permainan Mobil Kata di Taman Kanak-Kanak Balai Mansiro" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/1/taman-kanak-kanak-yaspa-palembang-kanak-tk-siklus-thumb-3b645.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/1/taman-kanak-kanak-yaspa-palembang-kanak-tk-siklus-thumb-3b645.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/1/taman-kanak-kanak-yaspa-palembang-kanak-tk-siklus-thumb-3b645.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Kelompok B melalui Media Permainan Mobil Kata di Taman Kanak-Kanak Balai Mansiro" alt="JURIS - Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Kelompok B melalui Media Permainan Mobil Kata di Taman Kanak-Kanak Balai Mansiro" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/1/taman-kanak-kanak-yaspa-palembang-kanak-tk-siklus-thumb-61eaa.webp" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Kelompok B melalui Media Permainan Mobil Kata di Taman Kanak-Kanak Balai Mansiro" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/1/taman-kanak-kanak-yaspa-palembang-kanak-tk-siklus-thumb-61eaa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/1/taman-kanak-kanak-yaspa-palembang-kanak-tk-siklus-thumb-61eaa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/1/taman-kanak-kanak-yaspa-palembang-kanak-tk-siklus-thumb-61eaa.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Kelompok B melalui Media Permainan Mobil Kata di Taman Kanak-Kanak Balai Mansiro" alt="JURIS - Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Kelompok B melalui Media Permainan Mobil Kata di Taman Kanak-Kanak Balai Mansiro" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69196-taman-kanak-yaspa-palembang-tk" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Kelompok B melalui Media Permainan Mobil Kata di Taman Kanak-Kanak Balai Mansiro" target="_blank">Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Kelompok B melalui Media Permainan Mobil Kata di Taman Kanak-Kanak Balai Mansiro</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas media permainan interaktif lainnya, seperti aplikasi digital, untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak usia dini. Selain itu, penting untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari penggunaan media permainan mobil kata terhadap perkembangan literasi anak di masa depan. Penelitian juga dapat fokus pada adaptasi metode ini untuk anak dengan kebutuhan khusus atau dalam lingkungan pendidikan yang berbeda, seperti daerah pedesaan atau perkotaan, untuk memastikan keberlanjutan dan skalabilitas strategi pembelajaran ini..
<br>Penggunaan media permainan mobil kata terbukti meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak Kelompok B.Peningkatan terlihat dari peningkatan rata-rata capaian kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) dari 13,45% menjadi 80,76% setelah dua siklus penelitian.Hasil ini menunjukkan bahwa media permainan mobil kata efektif dalam membantu anak mengenal huruf, menyusun suku kata, dan membaca kata sederhana.Media ini juga sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini, sehingga dapat menjadi alternatif pembelajaran yang menarik dan interaktif
<br>Kemampuan membaca permulaan merupakan salah satu aspek perkembangan bahasa yang penting dikembangkan pada anak usia dini karena menjadi dasar bagi kemampuan literasi pada tahap pendidikan berikutnya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca permulaan anak Kelompok B di Taman Kanak-Kanak Balai Mansiro, Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota. Berdasarkan observasi awal, dari 13 anak terdapat 11 anak yang masih mengalami kesulitan dalam mengenal huruf, menyusun suku kata, dan membaca kata sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak melalui media permainan mobil kata. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri atas tahap perencanaan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/1/taman-kanak-kanak-yaspa-palembang-kanak-tk-siklus-thumb-d8588.webp" type="image/webp" length="97642" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/1/taman-kanak-kanak-yaspa-palembang-kanak-tk-siklus-thumb-d8588.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/1/taman-kanak-kanak-yaspa-palembang-kanak-tk-siklus-thumb-3b645.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/1/taman-kanak-kanak-yaspa-palembang-kanak-tk-siklus-thumb-61eaa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7485-windari.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21246-kumaracitta-jurnal-pendidikan-anak-usia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Media Boneka Tangan Untuk Menstimulasi Perkembangan Bahasa Anak Usia 5Ae6 Tahun ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Media Boneka Tangan Untuk Menstimulasi Perkembangan Bahasa Anak Usia 5Ae6 Tahun ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Media Boneka Tangan Untuk Menstimulasi Perkembangan Bahasa Anak Usia 5Ae6 Tahun ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69191-problematika-pembelajaran-bahasa-arab-validasi-ahl</link>
	<guid isPermaLink="false">a7f5d9bbbff02307197b44c3ea3818b0</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 17:38:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<category><![CDATA[ dahlia iii ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,dahlia,focus,iii,scope,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas media pembelajaran interaktif lainnya, seperti aplikasi digital atau permainan berbasis teknologi, untuk menstimulasi perkembangan bahasa anak. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang pengaruh kombinasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Media Boneka Tangan Untuk Menstimulasi Perkembangan Bahasa Anak Usia 5Ae6 Tahun: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas media pembelajaran interaktif lainnya, seperti aplikasi digital atau permainan berbasis teknologi, untuk menstimulasi perkembangan bahasa anak. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang pengaruh kombinasi media boneka tangan dengan pendekatan pembelajaran berbasis konteks lokal, seperti penggunaan budaya sasak, untuk meningkatkan partisipasi anak dalam berkomunikasi. Terakhir, penelitian juga dapat fokus pada pelatihan guru dalam penggunaan media kreatif agar lebih maksimal mendukung perkembangan bahasa anak usia dini.. Berdasarkan hasil penelitian pengembangan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa media boneka tangan dikembangkan secara sistematis melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan produk, pengembangan media, validasi ahli, dan uji coba lapangan dengan mempertimbangkan karakteristik dan kebutuhan anak usia 5Ae6 tahun.Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa media boneka tangan berada pada kategori valid hingga sangat valid, sehingga layak digunakan dalam pembelajaran bahasa anak usia dini.Selain itu, hasil uji coba lapangan membuktikan bahwa penggunaan media boneka tangan efektif dalam meningkatkan kemampuan berbahasa anak, khususnya dalam aspek menyimak, berbicara, dan keberanian mengekspresikan ide, serta mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan di Kelompok Bermain Mentari Sindu Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media boneka tangan sebagai alat untuk menstimulasi perkembangan bahasa anak usia 5-6 tahun di Kelompok Bermain Mentari Sindu. Perkembangan bahasa pada anak usia dini sangat penting karena mendukung kemampuan komunikasi dan proses pembelajaran. Namun, anak-anak di Kelompok Bermain Mentari Sindu mengalami keterlambatan dalam perkembangan bahasa, yang ditunjukkan oleh dominasi penggunaan bahasa daerah dan rendahnya kemampuan berbicara dalam bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model 4D, yang terdiri dari tahap define, design, develop, dan disseminate. Data diperoleh melalui observasi, angket, tes pre-test dan post-test, serta validasi ahli media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/7/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-validasi-ahl-thumb-c1fe6.webp" title="JURIS - Media Boneka Tangan Untuk Menstimulasi Perkembangan Bahasa Anak Usia 5Ae6 Tahun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-validasi-ahl-thumb-c1fe6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-validasi-ahl-thumb-c1fe6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-validasi-ahl-thumb-c1fe6.webp 1x" title="JURIS - Media Boneka Tangan Untuk Menstimulasi Perkembangan Bahasa Anak Usia 5Ae6 Tahun" alt="JURIS - Media Boneka Tangan Untuk Menstimulasi Perkembangan Bahasa Anak Usia 5Ae6 Tahun" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-validasi-ahl-thumb-f9aff.webp" title="JURIS - Media Boneka Tangan Untuk Menstimulasi Perkembangan Bahasa Anak Usia 5Ae6 Tahun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-validasi-ahl-thumb-f9aff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-validasi-ahl-thumb-f9aff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-validasi-ahl-thumb-f9aff.webp 1x" title="JURIS - Media Boneka Tangan Untuk Menstimulasi Perkembangan Bahasa Anak Usia 5Ae6 Tahun" alt="JURIS - Media Boneka Tangan Untuk Menstimulasi Perkembangan Bahasa Anak Usia 5Ae6 Tahun" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-validasi-ahl-thumb-81d54.webp" title="JURIS - Media Boneka Tangan Untuk Menstimulasi Perkembangan Bahasa Anak Usia 5Ae6 Tahun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-validasi-ahl-thumb-81d54.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-validasi-ahl-thumb-81d54.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-validasi-ahl-thumb-81d54.webp 1x" title="JURIS - Media Boneka Tangan Untuk Menstimulasi Perkembangan Bahasa Anak Usia 5Ae6 Tahun" alt="JURIS - Media Boneka Tangan Untuk Menstimulasi Perkembangan Bahasa Anak Usia 5Ae6 Tahun" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69191-problematika-pembelajaran-bahasa-arab-validasi-ahl" title="JURIS - Media Boneka Tangan Untuk Menstimulasi Perkembangan Bahasa Anak Usia 5Ae6 Tahun" target="_blank">Media Boneka Tangan Untuk Menstimulasi Perkembangan Bahasa Anak Usia 5Ae6 Tahun</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas media pembelajaran interaktif lainnya, seperti aplikasi digital atau permainan berbasis teknologi, untuk menstimulasi perkembangan bahasa anak. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang pengaruh kombinasi media boneka tangan dengan pendekatan pembelajaran berbasis konteks lokal, seperti penggunaan budaya sasak, untuk meningkatkan partisipasi anak dalam berkomunikasi. Terakhir, penelitian juga dapat fokus pada pelatihan guru dalam penggunaan media kreatif agar lebih maksimal mendukung perkembangan bahasa anak usia dini..
<br>Berdasarkan hasil penelitian pengembangan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa media boneka tangan dikembangkan secara sistematis melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan produk, pengembangan media, validasi ahli, dan uji coba lapangan dengan mempertimbangkan karakteristik dan kebutuhan anak usia 5Ae6 tahun.Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa media boneka tangan berada pada kategori valid hingga sangat valid, sehingga layak digunakan dalam pembelajaran bahasa anak usia dini.Selain itu, hasil uji coba lapangan membuktikan bahwa penggunaan media boneka tangan efektif dalam meningkatkan kemampuan berbahasa anak, khususnya dalam aspek menyimak, berbicara, dan keberanian mengekspresikan ide, serta mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan di Kelompok Bermain Mentari Sindu
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media boneka tangan sebagai alat untuk menstimulasi perkembangan bahasa anak usia 5-6 tahun di Kelompok Bermain Mentari Sindu. Perkembangan bahasa pada anak usia dini sangat penting karena mendukung kemampuan komunikasi dan proses pembelajaran. Namun, anak-anak di Kelompok Bermain Mentari Sindu mengalami keterlambatan dalam perkembangan bahasa, yang ditunjukkan oleh dominasi penggunaan bahasa daerah dan rendahnya kemampuan berbicara dalam bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model 4D, yang terdiri dari tahap define, design, develop, dan disseminate. Data diperoleh melalui observasi, angket, tes pre-test dan post-test, serta validasi ahli media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/7/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-validasi-ahl-thumb-f9aff.webp" type="image/webp" length="110828" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-validasi-ahl-thumb-c1fe6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-validasi-ahl-thumb-f9aff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-validasi-ahl-thumb-81d54.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7485-windari.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21246-kumaracitta-jurnal-pendidikan-anak-usia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Peran Orang Tua Dalam Mengembangkan Potensi Anak Usia Dini Melalui Pendekatan Perkembangan Dalam Bimbingan Konseling ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Peran Orang Tua Dalam Mengembangkan Potensi Anak Usia Dini Melalui Pendekatan Perkembangan Dalam Bimbingan Konseling ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Peran Orang Tua Dalam Mengembangkan Potensi Anak Usia Dini Melalui Pendekatan Perkembangan Dalam Bimbingan Konseling ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69197-sosial-anak-tua-moral</link>
	<guid isPermaLink="false">67d1bc15d5093a00e2fa7c9c4083b04e</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 17:26:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ siti zaenab ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ aini loita ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aini,focus,loita,scope,siti,zaenab]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada pengembangan metode bimbingan konseling yang lebih holistik dan terintegrasi antara orang tua dan guru. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi baru ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Peran Orang Tua Dalam Mengembangkan Potensi Anak Usia Dini Melalui Pendekatan Perkembangan: Dalam Bimbingan Konseling: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada pengembangan metode bimbingan konseling yang lebih holistik dan terintegrasi antara orang tua dan guru. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi baru dalam kolaborasi antara orang tua dan guru untuk mendukung perkembangan anak secara menyeluruh. Selain itu, studi lanjutan juga dapat mengevaluasi dampak jangka panjang dari pendekatan perkembangan yang diterapkan secara kolaboratif terhadap perkembangan kognitif, emosional, dan sosial anak. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan bimbingan konseling bagi anak usia dini.. Peran orang tua dalam mengembangkan potensi anak usia dini sangatlah penting, khususnya melalui pendekatan perkembangan dalam bimbingan konseling.Keterlibatan aktif dari orang tua, kolaborasi dengan guru, serta penerapan strategi yang sesuai dapat membantu anak mengatasi berbagai tantangan, seperti sikap manja, dan mengoptimalkan kemampuan mereka.Suasana yang mendukung, baik di lingkungan rumah maupun sekolah, berpengaruh positif pada perkembangan kognitif, emosional, dan sosial anak.Oleh karena itu, sangat penting bagi orang tua untuk memahami dan menerapkan pendekatan yang menyeluruh dalam mendukung perkembangan anak serta menjaga komunikasi yang baik dengan guru untuk memastikan kemajuan anak secara maksimal Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua dalam mengembangkan potensi anak pada usia dini melalui pendekatan perkembangan dalam rangka bimbingan konseling. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan subjek penelitian meliputi seorang anak yang diwakili dengan inisial J, seorang guru, serta orang tua anak di RA Amanah, yang berada di Kota Cirebon. Fokus dari penelitian ini adalah pada partisipasi orang tua dalam memaksimalkan potensi anak yang mencakup aspek-aspek kognitif (kemampuan ingatan), emosional (percaya diri), dan sosial (kemandirian). Hasil dari penelitian ini... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/a/sosial-anak-tua-moral-ketua-karakter-analisis-pera-thumb-e215d.webp" title="JURIS - Analisis Peran Orang Tua Dalam Mengembangkan Potensi Anak Usia Dini Melalui Pendekatan Perkembangan: Dalam Bimbingan Konseling" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/sosial-anak-tua-moral-ketua-karakter-analisis-pera-thumb-e215d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/sosial-anak-tua-moral-ketua-karakter-analisis-pera-thumb-e215d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/sosial-anak-tua-moral-ketua-karakter-analisis-pera-thumb-e215d.webp 1x" title="JURIS - Analisis Peran Orang Tua Dalam Mengembangkan Potensi Anak Usia Dini Melalui Pendekatan Perkembangan: Dalam Bimbingan Konseling" alt="JURIS - Analisis Peran Orang Tua Dalam Mengembangkan Potensi Anak Usia Dini Melalui Pendekatan Perkembangan: Dalam Bimbingan Konseling" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/a/sosial-anak-tua-moral-ketua-karakter-analisis-pera-thumb-6ad55.webp" title="JURIS - Analisis Peran Orang Tua Dalam Mengembangkan Potensi Anak Usia Dini Melalui Pendekatan Perkembangan: Dalam Bimbingan Konseling" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/sosial-anak-tua-moral-ketua-karakter-analisis-pera-thumb-6ad55.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/sosial-anak-tua-moral-ketua-karakter-analisis-pera-thumb-6ad55.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/sosial-anak-tua-moral-ketua-karakter-analisis-pera-thumb-6ad55.webp 1x" title="JURIS - Analisis Peran Orang Tua Dalam Mengembangkan Potensi Anak Usia Dini Melalui Pendekatan Perkembangan: Dalam Bimbingan Konseling" alt="JURIS - Analisis Peran Orang Tua Dalam Mengembangkan Potensi Anak Usia Dini Melalui Pendekatan Perkembangan: Dalam Bimbingan Konseling" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/a/sosial-anak-tua-moral-ketua-karakter-analisis-pera-thumb-496f0.webp" title="JURIS - Analisis Peran Orang Tua Dalam Mengembangkan Potensi Anak Usia Dini Melalui Pendekatan Perkembangan: Dalam Bimbingan Konseling" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/sosial-anak-tua-moral-ketua-karakter-analisis-pera-thumb-496f0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/sosial-anak-tua-moral-ketua-karakter-analisis-pera-thumb-496f0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/sosial-anak-tua-moral-ketua-karakter-analisis-pera-thumb-496f0.webp 1x" title="JURIS - Analisis Peran Orang Tua Dalam Mengembangkan Potensi Anak Usia Dini Melalui Pendekatan Perkembangan: Dalam Bimbingan Konseling" alt="JURIS - Analisis Peran Orang Tua Dalam Mengembangkan Potensi Anak Usia Dini Melalui Pendekatan Perkembangan: Dalam Bimbingan Konseling" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69197-sosial-anak-tua-moral" title="JURIS - Analisis Peran Orang Tua Dalam Mengembangkan Potensi Anak Usia Dini Melalui Pendekatan Perkembangan: Dalam Bimbingan Konseling" target="_blank">Analisis Peran Orang Tua Dalam Mengembangkan Potensi Anak Usia Dini Melalui Pendekatan Perkembangan: Dalam Bimbingan Konseling</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada pengembangan metode bimbingan konseling yang lebih holistik dan terintegrasi antara orang tua dan guru. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi baru dalam kolaborasi antara orang tua dan guru untuk mendukung perkembangan anak secara menyeluruh. Selain itu, studi lanjutan juga dapat mengevaluasi dampak jangka panjang dari pendekatan perkembangan yang diterapkan secara kolaboratif terhadap perkembangan kognitif, emosional, dan sosial anak. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan bimbingan konseling bagi anak usia dini..
<br>Peran orang tua dalam mengembangkan potensi anak usia dini sangatlah penting, khususnya melalui pendekatan perkembangan dalam bimbingan konseling.Keterlibatan aktif dari orang tua, kolaborasi dengan guru, serta penerapan strategi yang sesuai dapat membantu anak mengatasi berbagai tantangan, seperti sikap manja, dan mengoptimalkan kemampuan mereka.Suasana yang mendukung, baik di lingkungan rumah maupun sekolah, berpengaruh positif pada perkembangan kognitif, emosional, dan sosial anak.Oleh karena itu, sangat penting bagi orang tua untuk memahami dan menerapkan pendekatan yang menyeluruh dalam mendukung perkembangan anak serta menjaga komunikasi yang baik dengan guru untuk memastikan kemajuan anak secara maksimal
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua dalam mengembangkan potensi anak pada usia dini melalui pendekatan perkembangan dalam rangka bimbingan konseling. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan subjek penelitian meliputi seorang anak yang diwakili dengan inisial J, seorang guru, serta orang tua anak di RA Amanah, yang berada di Kota Cirebon. Fokus dari penelitian ini adalah pada partisipasi orang tua dalam memaksimalkan potensi anak yang mencakup aspek-aspek kognitif (kemampuan ingatan), emosional (percaya diri), dan sosial (kemandirian). Hasil dari penelitian ini...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/a/sosial-anak-tua-moral-ketua-karakter-analisis-pera-thumb-6ad55.webp" type="image/webp" length="94588" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/sosial-anak-tua-moral-ketua-karakter-analisis-pera-thumb-e215d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/sosial-anak-tua-moral-ketua-karakter-analisis-pera-thumb-6ad55.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/sosial-anak-tua-moral-ketua-karakter-analisis-pera-thumb-496f0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7485-windari.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21246-kumaracitta-jurnal-pendidikan-anak-usia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Keterampilan Berbicara Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Storytelling di PAUD Permata Hati Gedung Sako II Kaur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Keterampilan Berbicara Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Storytelling di PAUD Permata Hati Gedung Sako II Kaur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Keterampilan Berbicara Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Storytelling di PAUD Permata Hati Gedung Sako II Kaur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69194-komunikasi-anak-kompetensi-mahasiswa-semester-ii</link>
	<guid isPermaLink="false">f6d1bd0af94a2b66f9e59a1d3d5fe4e7</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 17:14:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<category><![CDATA[ dahlia iii ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,dahlia,focus,iii,scope,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menggali lebih dalam tentang efektivitas kombinasi storytelling dengan media teknologi digital, seperti aplikasi interaktif, untuk meningkatkan keterlibatan anak usia dini. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi dampak jangka ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Keterampilan Berbicara Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Storytelling di PAUD Permata Hati Gedung Sako II Kaur: Penelitian lanjutan dapat menggali lebih dalam tentang efektivitas kombinasi storytelling dengan media teknologi digital, seperti aplikasi interaktif, untuk meningkatkan keterlibatan anak usia dini. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari pendekatan child-centered learning berbasis storytelling terhadap perkembangan bahasa dan kemampuan sosial anak. Terakhir, peneliti juga disarankan untuk membandingkan efektivitas berbagai metode storytelling (seperti menggunakan musik, boneka, atau gambar) dalam konteks budaya yang berbeda, agar strategi pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan lokal dan keberagaman anak.. Penerapan aktivitas storytelling secara terstruktur melalui Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis & McTaggart terbukti dapat menstimulasi keterampilan berbicara anak Kelompok B di PAUD Permata Hati Gedung Sako II Kaur.Integrasi ini berhasil mengelevasi capaian rata-rata perkembangan anak pada kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) dari kondisi awal yang hanya sebesar 5% menjadi melonjak drastis hingga menyentuh angka mutlak 82,5% pada akhir intervensi Siklus II.Keberhasilan taktis ini didorong oleh rekonstruksi pola ajar konvensional satu arah ke paradigma pembelajaran interaktif berpusat pada anak (child-centered learning) yang disinergikan dengan penguatan emosional positif (positive reinforcement) secara konsisten.Adapun kontribusi kebaruan ilmiah (novelty) utama dari penelitian ini terletak pada modifikasi transisi media dari visual-statis berbentuk Big Book menuju inovasi media taktil-interaktif berupa papan flanel, yang mampu melatih kemampuan memproduksi kosakata ekspresif secara natural sekaligus mereduksi kecemasan berkomunikasi anak Keterampilan berbicara anak di PAUD Permata Hati Gedung Sako II Kaur belum berkembang optimal akibat stimulasi yang kurang variatif. Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan tersebut melalui aktivitas storytelling. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart ini dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian melibatkan 10 anak kelompok B semester II tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara sederhana. Hasil penelitian deskriptif kualitatif dan kuantitatif menunjukkan peningkatan signifikan pada kategori Berkembang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/3/komunikasi-anak-kompetensi-mahasiswa-semester-ii-s-thumb-67de6.webp" title="JURIS - Peningkatan Keterampilan Berbicara Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Storytelling di PAUD Permata Hati Gedung Sako II Kaur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/komunikasi-anak-kompetensi-mahasiswa-semester-ii-s-thumb-67de6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/komunikasi-anak-kompetensi-mahasiswa-semester-ii-s-thumb-67de6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/komunikasi-anak-kompetensi-mahasiswa-semester-ii-s-thumb-67de6.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Keterampilan Berbicara Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Storytelling di PAUD Permata Hati Gedung Sako II Kaur" alt="JURIS - Peningkatan Keterampilan Berbicara Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Storytelling di PAUD Permata Hati Gedung Sako II Kaur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/komunikasi-anak-kompetensi-mahasiswa-semester-ii-s-thumb-bbd0f.webp" title="JURIS - Peningkatan Keterampilan Berbicara Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Storytelling di PAUD Permata Hati Gedung Sako II Kaur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/komunikasi-anak-kompetensi-mahasiswa-semester-ii-s-thumb-bbd0f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/komunikasi-anak-kompetensi-mahasiswa-semester-ii-s-thumb-bbd0f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/komunikasi-anak-kompetensi-mahasiswa-semester-ii-s-thumb-bbd0f.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Keterampilan Berbicara Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Storytelling di PAUD Permata Hati Gedung Sako II Kaur" alt="JURIS - Peningkatan Keterampilan Berbicara Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Storytelling di PAUD Permata Hati Gedung Sako II Kaur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/komunikasi-anak-kompetensi-mahasiswa-semester-ii-s-thumb-15f37.webp" title="JURIS - Peningkatan Keterampilan Berbicara Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Storytelling di PAUD Permata Hati Gedung Sako II Kaur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/komunikasi-anak-kompetensi-mahasiswa-semester-ii-s-thumb-15f37.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/komunikasi-anak-kompetensi-mahasiswa-semester-ii-s-thumb-15f37.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/komunikasi-anak-kompetensi-mahasiswa-semester-ii-s-thumb-15f37.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Keterampilan Berbicara Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Storytelling di PAUD Permata Hati Gedung Sako II Kaur" alt="JURIS - Peningkatan Keterampilan Berbicara Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Storytelling di PAUD Permata Hati Gedung Sako II Kaur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69194-komunikasi-anak-kompetensi-mahasiswa-semester-ii" title="JURIS - Peningkatan Keterampilan Berbicara Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Storytelling di PAUD Permata Hati Gedung Sako II Kaur" target="_blank">Peningkatan Keterampilan Berbicara Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Storytelling di PAUD Permata Hati Gedung Sako II Kaur</a>: Penelitian lanjutan dapat menggali lebih dalam tentang efektivitas kombinasi storytelling dengan media teknologi digital, seperti aplikasi interaktif, untuk meningkatkan keterlibatan anak usia dini. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari pendekatan child-centered learning berbasis storytelling terhadap perkembangan bahasa dan kemampuan sosial anak. Terakhir, peneliti juga disarankan untuk membandingkan efektivitas berbagai metode storytelling (seperti menggunakan musik, boneka, atau gambar) dalam konteks budaya yang berbeda, agar strategi pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan lokal dan keberagaman anak..
<br>Penerapan aktivitas storytelling secara terstruktur melalui Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis & McTaggart terbukti dapat menstimulasi keterampilan berbicara anak Kelompok B di PAUD Permata Hati Gedung Sako II Kaur.Integrasi ini berhasil mengelevasi capaian rata-rata perkembangan anak pada kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) dari kondisi awal yang hanya sebesar 5% menjadi melonjak drastis hingga menyentuh angka mutlak 82,5% pada akhir intervensi Siklus II.Keberhasilan taktis ini didorong oleh rekonstruksi pola ajar konvensional satu arah ke paradigma pembelajaran interaktif berpusat pada anak (child-centered learning) yang disinergikan dengan penguatan emosional positif (positive reinforcement) secara konsisten.Adapun kontribusi kebaruan ilmiah (novelty) utama dari penelitian ini terletak pada modifikasi transisi media dari visual-statis berbentuk Big Book menuju inovasi media taktil-interaktif berupa papan flanel, yang mampu melatih kemampuan memproduksi kosakata ekspresif secara natural sekaligus mereduksi kecemasan berkomunikasi anak
<br>Keterampilan berbicara anak di PAUD Permata Hati Gedung Sako II Kaur belum berkembang optimal akibat stimulasi yang kurang variatif. Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan tersebut melalui aktivitas storytelling. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart ini dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian melibatkan 10 anak kelompok B semester II tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara sederhana. Hasil penelitian deskriptif kualitatif dan kuantitatif menunjukkan peningkatan signifikan pada kategori Berkembang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/3/komunikasi-anak-kompetensi-mahasiswa-semester-ii-s-thumb-bbd0f.webp" type="image/webp" length="89768" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/komunikasi-anak-kompetensi-mahasiswa-semester-ii-s-thumb-67de6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/komunikasi-anak-kompetensi-mahasiswa-semester-ii-s-thumb-bbd0f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/komunikasi-anak-kompetensi-mahasiswa-semester-ii-s-thumb-15f37.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7485-windari.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21246-kumaracitta-jurnal-pendidikan-anak-usia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Penyebab Perilaku Kurang Percaya Diri Terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia Dini ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Penyebab Perilaku Kurang Percaya Diri Terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia Dini ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Penyebab Perilaku Kurang Percaya Diri Terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia Dini ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69206-dukungan-lingkungan-sosial-pola</link>
	<guid isPermaLink="false">3e73c1de130fd5b2ab937f9d9fcd8186</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 17:13:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ siti zaenab ]]></category>
	<category><![CDATA[ nurul asqia ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asqia,focus,nurul,scope,siti,zaenab]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh teknologi interaktif dalam meningkatkan kepercayaan diri anak usia dini melalui aktivitas sosial. 2. Studi longitudinal tentang dampak pola asuh orang tua yang berbeda terhadap perkembangan sosial anak. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Penyebab Perilaku Kurang Percaya Diri Terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia Dini: 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh teknologi interaktif dalam meningkatkan kepercayaan diri anak usia dini melalui aktivitas sosial. 2. Studi longitudinal tentang dampak pola asuh orang tua yang berbeda terhadap perkembangan sosial anak. 3. Analisis perbandingan antara metode pendidikan tradisional dan inovatif dalam membentuk rasa percaya diri anak usia dini secara berkelanjutan.. Kurangnya motivasi berkompetisi, perhatian, keberanian menyampaikan pendapat, dan kemampuan anak menjadi penyebab utama kurang percaya diri.Peran orang tua dan lingkungan sosial sangat penting dalam meningkatkan kepercayaan diri anak.Semakin tinggi peran keluarga dan lingkungan sosial, semakin baik perkembangan sosial anak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penyebab perilaku kurang percaya diri terhadap perkembangan sosial anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kepustakaan. Metode kepustakaan adalah penelitian yang dilakukan adalah dengan cara mempelajari dan mencatat berbagai literatur atau bahan bacaan yang sesuai dengan permasalahan ataupun bahasan yang akan dikaji oleh peneliti. Hasil Penelitian penelitian ini menjukkkan bahwa penyebab kepercayaan diri anak disebabkan karena kurangnya motivasi untuk berkompetisi, kurang mendapatkan perhatian, tidak ada keberanian menyampaikan pendapat didepan umum, ragu-ragu untuk menjawab pertanyaan dan kurangnya kemampuan pada anak. Maka dari itu orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam mengembangkan kembali kepercayaan diri pada anak agar kemampuan sosialnya bisa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/3/dukungan-lingkungan-sosial-pola-asuh-anak-aktivita-thumb-cba46.webp" title="JURIS - Analisis Penyebab Perilaku Kurang Percaya Diri Terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/dukungan-lingkungan-sosial-pola-asuh-anak-aktivita-thumb-cba46.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/dukungan-lingkungan-sosial-pola-asuh-anak-aktivita-thumb-cba46.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/dukungan-lingkungan-sosial-pola-asuh-anak-aktivita-thumb-cba46.webp 1x" title="JURIS - Analisis Penyebab Perilaku Kurang Percaya Diri Terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia Dini" alt="JURIS - Analisis Penyebab Perilaku Kurang Percaya Diri Terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/dukungan-lingkungan-sosial-pola-asuh-anak-aktivita-thumb-05b2b.webp" title="JURIS - Analisis Penyebab Perilaku Kurang Percaya Diri Terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/dukungan-lingkungan-sosial-pola-asuh-anak-aktivita-thumb-05b2b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/dukungan-lingkungan-sosial-pola-asuh-anak-aktivita-thumb-05b2b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/dukungan-lingkungan-sosial-pola-asuh-anak-aktivita-thumb-05b2b.webp 1x" title="JURIS - Analisis Penyebab Perilaku Kurang Percaya Diri Terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia Dini" alt="JURIS - Analisis Penyebab Perilaku Kurang Percaya Diri Terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/dukungan-lingkungan-sosial-pola-asuh-anak-aktivita-thumb-7aeb4.webp" title="JURIS - Analisis Penyebab Perilaku Kurang Percaya Diri Terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/dukungan-lingkungan-sosial-pola-asuh-anak-aktivita-thumb-7aeb4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/dukungan-lingkungan-sosial-pola-asuh-anak-aktivita-thumb-7aeb4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/dukungan-lingkungan-sosial-pola-asuh-anak-aktivita-thumb-7aeb4.webp 1x" title="JURIS - Analisis Penyebab Perilaku Kurang Percaya Diri Terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia Dini" alt="JURIS - Analisis Penyebab Perilaku Kurang Percaya Diri Terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69206-dukungan-lingkungan-sosial-pola" title="JURIS - Analisis Penyebab Perilaku Kurang Percaya Diri Terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia Dini" target="_blank">Analisis Penyebab Perilaku Kurang Percaya Diri Terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia Dini</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh teknologi interaktif dalam meningkatkan kepercayaan diri anak usia dini melalui aktivitas sosial. 2. Studi longitudinal tentang dampak pola asuh orang tua yang berbeda terhadap perkembangan sosial anak. 3. Analisis perbandingan antara metode pendidikan tradisional dan inovatif dalam membentuk rasa percaya diri anak usia dini secara berkelanjutan..
<br>Kurangnya motivasi berkompetisi, perhatian, keberanian menyampaikan pendapat, dan kemampuan anak menjadi penyebab utama kurang percaya diri.Peran orang tua dan lingkungan sosial sangat penting dalam meningkatkan kepercayaan diri anak.Semakin tinggi peran keluarga dan lingkungan sosial, semakin baik perkembangan sosial anak
<br>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penyebab perilaku kurang percaya diri terhadap perkembangan sosial anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kepustakaan. Metode kepustakaan adalah penelitian yang dilakukan adalah dengan cara mempelajari dan mencatat berbagai literatur atau bahan bacaan yang sesuai dengan permasalahan ataupun bahasan yang akan dikaji oleh peneliti. Hasil Penelitian penelitian ini menjukkkan bahwa penyebab kepercayaan diri anak disebabkan karena kurangnya motivasi untuk berkompetisi, kurang mendapatkan perhatian, tidak ada keberanian menyampaikan pendapat didepan umum, ragu-ragu untuk menjawab pertanyaan dan kurangnya kemampuan pada anak. Maka dari itu orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam mengembangkan kembali kepercayaan diri pada anak agar kemampuan sosialnya bisa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/3/dukungan-lingkungan-sosial-pola-asuh-anak-aktivita-thumb-cba46.webp" type="image/webp" length="78922" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/dukungan-lingkungan-sosial-pola-asuh-anak-aktivita-thumb-cba46.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/dukungan-lingkungan-sosial-pola-asuh-anak-aktivita-thumb-05b2b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/dukungan-lingkungan-sosial-pola-asuh-anak-aktivita-thumb-7aeb4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7485-windari.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21246-kumaracitta-jurnal-pendidikan-anak-usia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pendekatan Terapi Bermain Dalam Regulasi Emosi Anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder ADHD Perspektif Pendidik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pendekatan Terapi Bermain Dalam Regulasi Emosi Anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder ADHD Perspektif Pendidik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pendekatan Terapi Bermain Dalam Regulasi Emosi Anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder ADHD Perspektif Pendidik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69207-analisis-pengaruh-emosi-kendali-regulasi-stu</link>
	<guid isPermaLink="false">fd32ae14c615ad6a334f348f6c185833</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 16:56:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<category><![CDATA[ dahlia iii ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,dahlia,focus,iii,scope,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa terapi bermain berdampak positif pada regulasi emosi anak ADHD, namun beberapa tantangan terkait konsentrasi dan pengendalian impulsif masih ada, serta keberhasilan terapi sangat bergantung pada peran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pendekatan Terapi Bermain Dalam Regulasi Emosi Anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD): Perspektif Pendidik: Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa terapi bermain berdampak positif pada regulasi emosi anak ADHD, namun beberapa tantangan terkait konsentrasi dan pengendalian impulsif masih ada, serta keberhasilan terapi sangat bergantung pada peran pendidik. Berangkat dari temuan ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi kuantitatif berskala lebih besar atau studi komparatif. Penelitian ini dapat membandingkan efektivitas berbagai jenis terapi bermain atau membandingkannya dengan intervensi lain, dengan fokus khusus pada dampaknya terhadap peningkatan konsentrasi dan pengurangan impulsivitas pada anak ADHD. Tujuannya adalah untuk memberikan bukti empiris yang lebih kuat dan dapat digeneralisasi mengenai metode terapi bermain yang paling efektif untuk aspek-aspek spesifik ADHD. Kedua, penting untuk menjalankan penelitian longitudinal yang mengamati keberlanjutan efek terapi bermain dalam jangka panjang. Hal ini akan membantu memahami apakah peningkatan regulasi emosi yang diamati bersifat permanen dan bagaimana dampaknya terhadap perkembangan sosial serta akademik anak seiring waktu. Ketiga, mengingat peran krusial pendidik dan tantangan implementasi yang disebutkan, penelitian dapat diarahkan pada pengembangan dan evaluasi program pelatihan komprehensif bagi para pendidik. Studi ini bisa menguji efektivitas modul pelatihan yang dirancang khusus untuk meningkatkan keterampilan pendidik dalam menerapkan terapi bermain secara konsisten, mengatasi hambatan waktu dan sumber daya, serta menyesuaikan pendekatan terapi agar lebih personal dan optimal bagi setiap anak dengan ADHD. Pendekatan ini diharapkan dapat mengoptimalkan hasil terapi dan memastikan bahwa anak-anak mendapatkan dukungan terbaik dalam mengembangkan regulasi emosi mereka.. Terapi bermain merupakan pendekatan efektif yang memberikan dampak positif signifikan terhadap regulasi emosi anak ADHD, sebagaimana dibuktikan dalam penelitian ini melalui berbagai jenis permainan yang aman dan terstruktur.Anak yang menjalani terapi ini menunjukkan peningkatan kemampuan mengenali dan mengelola emosi, meskipun tantangan dalam fokus dan pengendalian impulsif masih ditemukan.Keberhasilan terapi bermain sangat bergantung pada konsistensi stimulasi dan evaluasi berkala oleh pendidik untuk mencapai hasil yang optimal Masa anak usia dini adalah periode penting dalam perkembangan individu, termasuk dalam menghadapi permasalahan seperti attention deficit hyperactivity disorder (ADHD). ADHD mengarah pada kesulitan dalam mengendalikan impuls, perhatian dan regulasi emosi, yang dapat mengganggu perkembangan sosial dan akademik anak. Anak dengan ADHD memerlukan dukungan terutama dalam pendidikan formal, agar dapat mengatasi tantangan yang mereka hadapi. Salah satu pendekatan yang efektif dalam membantu mereka adalah terapi bermain, yang memberikan kesempatan untuk mengelola emosi dan perilaku melalui permainan yang menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh terapi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/c/analisis-pengaruh-emosi-kendali-regulasi-studi-kom-thumb-6da25.webp" title="JURIS - Pendekatan Terapi Bermain Dalam Regulasi Emosi Anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD): Perspektif Pendidik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/analisis-pengaruh-emosi-kendali-regulasi-studi-kom-thumb-6da25.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/analisis-pengaruh-emosi-kendali-regulasi-studi-kom-thumb-6da25.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/analisis-pengaruh-emosi-kendali-regulasi-studi-kom-thumb-6da25.webp 1x" title="JURIS - Pendekatan Terapi Bermain Dalam Regulasi Emosi Anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD): Perspektif Pendidik" alt="JURIS - Pendekatan Terapi Bermain Dalam Regulasi Emosi Anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD): Perspektif Pendidik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/analisis-pengaruh-emosi-kendali-regulasi-studi-kom-thumb-005c0.webp" title="JURIS - Pendekatan Terapi Bermain Dalam Regulasi Emosi Anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD): Perspektif Pendidik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/analisis-pengaruh-emosi-kendali-regulasi-studi-kom-thumb-005c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/analisis-pengaruh-emosi-kendali-regulasi-studi-kom-thumb-005c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/analisis-pengaruh-emosi-kendali-regulasi-studi-kom-thumb-005c0.webp 1x" title="JURIS - Pendekatan Terapi Bermain Dalam Regulasi Emosi Anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD): Perspektif Pendidik" alt="JURIS - Pendekatan Terapi Bermain Dalam Regulasi Emosi Anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD): Perspektif Pendidik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/analisis-pengaruh-emosi-kendali-regulasi-studi-kom-thumb-fb4ae.webp" title="JURIS - Pendekatan Terapi Bermain Dalam Regulasi Emosi Anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD): Perspektif Pendidik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/analisis-pengaruh-emosi-kendali-regulasi-studi-kom-thumb-fb4ae.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/analisis-pengaruh-emosi-kendali-regulasi-studi-kom-thumb-fb4ae.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/analisis-pengaruh-emosi-kendali-regulasi-studi-kom-thumb-fb4ae.webp 1x" title="JURIS - Pendekatan Terapi Bermain Dalam Regulasi Emosi Anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD): Perspektif Pendidik" alt="JURIS - Pendekatan Terapi Bermain Dalam Regulasi Emosi Anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD): Perspektif Pendidik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69207-analisis-pengaruh-emosi-kendali-regulasi-stu" title="JURIS - Pendekatan Terapi Bermain Dalam Regulasi Emosi Anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD): Perspektif Pendidik" target="_blank">Pendekatan Terapi Bermain Dalam Regulasi Emosi Anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD): Perspektif Pendidik</a>: Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa terapi bermain berdampak positif pada regulasi emosi anak ADHD, namun beberapa tantangan terkait konsentrasi dan pengendalian impulsif masih ada, serta keberhasilan terapi sangat bergantung pada peran pendidik. Berangkat dari temuan ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi kuantitatif berskala lebih besar atau studi komparatif. Penelitian ini dapat membandingkan efektivitas berbagai jenis terapi bermain atau membandingkannya dengan intervensi lain, dengan fokus khusus pada dampaknya terhadap peningkatan konsentrasi dan pengurangan impulsivitas pada anak ADHD. Tujuannya adalah untuk memberikan bukti empiris yang lebih kuat dan dapat digeneralisasi mengenai metode terapi bermain yang paling efektif untuk aspek-aspek spesifik ADHD. Kedua, penting untuk menjalankan penelitian longitudinal yang mengamati keberlanjutan efek terapi bermain dalam jangka panjang. Hal ini akan membantu memahami apakah peningkatan regulasi emosi yang diamati bersifat permanen dan bagaimana dampaknya terhadap perkembangan sosial serta akademik anak seiring waktu. Ketiga, mengingat peran krusial pendidik dan tantangan implementasi yang disebutkan, penelitian dapat diarahkan pada pengembangan dan evaluasi program pelatihan komprehensif bagi para pendidik. Studi ini bisa menguji efektivitas modul pelatihan yang dirancang khusus untuk meningkatkan keterampilan pendidik dalam menerapkan terapi bermain secara konsisten, mengatasi hambatan waktu dan sumber daya, serta menyesuaikan pendekatan terapi agar lebih personal dan optimal bagi setiap anak dengan ADHD. Pendekatan ini diharapkan dapat mengoptimalkan hasil terapi dan memastikan bahwa anak-anak mendapatkan dukungan terbaik dalam mengembangkan regulasi emosi mereka..
<br>Terapi bermain merupakan pendekatan efektif yang memberikan dampak positif signifikan terhadap regulasi emosi anak ADHD, sebagaimana dibuktikan dalam penelitian ini melalui berbagai jenis permainan yang aman dan terstruktur.Anak yang menjalani terapi ini menunjukkan peningkatan kemampuan mengenali dan mengelola emosi, meskipun tantangan dalam fokus dan pengendalian impulsif masih ditemukan.Keberhasilan terapi bermain sangat bergantung pada konsistensi stimulasi dan evaluasi berkala oleh pendidik untuk mencapai hasil yang optimal
<br>Masa anak usia dini adalah periode penting dalam perkembangan individu, termasuk dalam menghadapi permasalahan seperti attention deficit hyperactivity disorder (ADHD). ADHD mengarah pada kesulitan dalam mengendalikan impuls, perhatian dan regulasi emosi, yang dapat mengganggu perkembangan sosial dan akademik anak. Anak dengan ADHD memerlukan dukungan terutama dalam pendidikan formal, agar dapat mengatasi tantangan yang mereka hadapi. Salah satu pendekatan yang efektif dalam membantu mereka adalah terapi bermain, yang memberikan kesempatan untuk mengelola emosi dan perilaku melalui permainan yang menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh terapi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/c/analisis-pengaruh-emosi-kendali-regulasi-studi-kom-thumb-6da25.webp" type="image/webp" length="78528" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/analisis-pengaruh-emosi-kendali-regulasi-studi-kom-thumb-6da25.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/analisis-pengaruh-emosi-kendali-regulasi-studi-kom-thumb-005c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/analisis-pengaruh-emosi-kendali-regulasi-studi-kom-thumb-fb4ae.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7485-windari.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21246-kumaracitta-jurnal-pendidikan-anak-usia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Stunting Dan Praktik Pencegahan Stunting Pada Ibu Balita Di Desa Semerap Kaitannya Dengan Tumbuh Kembang Anak Usia Dini ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Stunting Dan Praktik Pencegahan Stunting Pada Ibu Balita Di Desa Semerap Kaitannya Dengan Tumbuh Kembang Anak Usia Dini ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Stunting Dan Praktik Pencegahan Stunting Pada Ibu Balita Di Desa Semerap Kaitannya Dengan Tumbuh Kembang Anak Usia Dini ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69198-aktivitas-fisik-anak-risiko-stunting</link>
	<guid isPermaLink="false">846041bf42e0db64ebe6cfe42a8c5d73</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 16:55:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<category><![CDATA[ dahlia iii ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,dahlia,focus,iii,scope,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1) Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak keikutsertaan ibu dalam program pelatihan kesehatan masyarakat terhadap peningkatan pengetahuan tentang imunisasi dan pencegahan stunting. 2) Mempelajari peran teknologi digital, seperti aplikasi kesehatan, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Stunting Dan Praktik Pencegahan Stunting Pada Ibu Balita Di Desa Semerap: Kaitannya Dengan Tumbuh Kembang Anak Usia Dini: 1) Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak keikutsertaan ibu dalam program pelatihan kesehatan masyarakat terhadap peningkatan pengetahuan tentang imunisasi dan pencegahan stunting. 2) Mempelajari peran teknologi digital, seperti aplikasi kesehatan, dalam meningkatkan kesadaran ibu tentang pencegahan stunting melalui informasi yang mudah diakses. 3) Meneliti keterkaitan antara pola asuh yang inklusif (misalnya, pendidikan anak usia dini di lingkungan PAUD) dengan pengurangan risiko stunting pada anak. Ketiga arah penelitian ini dapat memberikan wawasan baru tentang cara meningkatkan keberhasilan pencegahan stunting melalui pendekatan multidimensi yang lebih komprehensif.. Penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas ibu balita di Desa Semerap memiliki pengetahuan yang baik tentang stunting, ditandai dengan pemahaman kuat mengenai ASI eksklusif, MPASI, konsumsi protein hewani, sanitasi, pemantauan Posyandu, dan periode 1000 Hari Pertama Kehidupan.Sebagian besar responden juga telah menerapkan praktik pencegahan stunting pada kategori tinggi.Meski demikian, pemahaman terkait peran imunisasi dalam pencegahan stunting masih menjadi titik lemah, dengan separuh responden belum memahaminya secara tepat.Temuan ini mengindikasikan bahwa pengetahuan ibu yang baik berkontribusi pada penerapan praktik pengasuhan yang mendukung tumbuh kembang anak usia dini, namun edukasi kesehatan yang diterima ibu masih perlu diperluas agar mencakup aspek pencegahan penyakit infeksi, tidak hanya pemenuhan gizi semata.Bagi orang tua, hasil ini menegaskan pentingnya memanfaatkan layanan imunisasi secara lebih optimal sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting yang menyeluruh.Bagi satuan Pendidikan Anak Usia Dini, temuan ini dapat menjadi dasar untuk memperkuat kolaborasi dengan tenaga kesehatan dan Posyandu dalam menyampaikan edukasi kepada orang tua, sehingga upaya pencegahan stunting dapat berjalan beriringan dengan penguatan kesiapan belajar dan tumbuh kembang anak sejak usia dini Stunting merupakan kondisi kurang gizi kronis yang tidak hanya menghambat pertumbuhan fisik anak, tetapi juga berisiko mengganggu kesiapan belajar dan perkembangan kognitif pada usia dini, sehingga menjadi perhatian penting bagi bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Sebagai pengasuh utama, ibu memegang peran kunci dalam mencegah stunting melalui pemenuhan kebutuhan dasar anak sehari-hari. Penelitian ini bertujuan menggambarkan tingkat pengetahuan ibu tentang stunting serta praktik pencegahannya pada balita di Desa Semerap, dan mengaitkannya dengan upaya mendukung tumbuh kembang anak usia dini. Menggunakan desain deskriptif cross-sectional, penelitian melibatkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/f/aktivitas-fisik-anak-risiko-stunting-pendidikan-se-thumb-fd672.webp" title="JURIS - Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Stunting Dan Praktik Pencegahan Stunting Pada Ibu Balita Di Desa Semerap: Kaitannya Dengan Tumbuh Kembang Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/aktivitas-fisik-anak-risiko-stunting-pendidikan-se-thumb-fd672.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/aktivitas-fisik-anak-risiko-stunting-pendidikan-se-thumb-fd672.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/aktivitas-fisik-anak-risiko-stunting-pendidikan-se-thumb-fd672.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Stunting Dan Praktik Pencegahan Stunting Pada Ibu Balita Di Desa Semerap: Kaitannya Dengan Tumbuh Kembang Anak Usia Dini" alt="JURIS - Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Stunting Dan Praktik Pencegahan Stunting Pada Ibu Balita Di Desa Semerap: Kaitannya Dengan Tumbuh Kembang Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/f/aktivitas-fisik-anak-risiko-stunting-pendidikan-se-thumb-7c4da.webp" title="JURIS - Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Stunting Dan Praktik Pencegahan Stunting Pada Ibu Balita Di Desa Semerap: Kaitannya Dengan Tumbuh Kembang Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/aktivitas-fisik-anak-risiko-stunting-pendidikan-se-thumb-7c4da.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/aktivitas-fisik-anak-risiko-stunting-pendidikan-se-thumb-7c4da.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/aktivitas-fisik-anak-risiko-stunting-pendidikan-se-thumb-7c4da.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Stunting Dan Praktik Pencegahan Stunting Pada Ibu Balita Di Desa Semerap: Kaitannya Dengan Tumbuh Kembang Anak Usia Dini" alt="JURIS - Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Stunting Dan Praktik Pencegahan Stunting Pada Ibu Balita Di Desa Semerap: Kaitannya Dengan Tumbuh Kembang Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/f/aktivitas-fisik-anak-risiko-stunting-pendidikan-se-thumb-e6139.webp" title="JURIS - Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Stunting Dan Praktik Pencegahan Stunting Pada Ibu Balita Di Desa Semerap: Kaitannya Dengan Tumbuh Kembang Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/f/aktivitas-fisik-anak-risiko-stunting-pendidikan-se-thumb-e6139.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/f/aktivitas-fisik-anak-risiko-stunting-pendidikan-se-thumb-e6139.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/f/aktivitas-fisik-anak-risiko-stunting-pendidikan-se-thumb-e6139.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Stunting Dan Praktik Pencegahan Stunting Pada Ibu Balita Di Desa Semerap: Kaitannya Dengan Tumbuh Kembang Anak Usia Dini" alt="JURIS - Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Stunting Dan Praktik Pencegahan Stunting Pada Ibu Balita Di Desa Semerap: Kaitannya Dengan Tumbuh Kembang Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69198-aktivitas-fisik-anak-risiko-stunting" title="JURIS - Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Stunting Dan Praktik Pencegahan Stunting Pada Ibu Balita Di Desa Semerap: Kaitannya Dengan Tumbuh Kembang Anak Usia Dini" target="_blank">Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Stunting Dan Praktik Pencegahan Stunting Pada Ibu Balita Di Desa Semerap: Kaitannya Dengan Tumbuh Kembang Anak Usia Dini</a>: 1) Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak keikutsertaan ibu dalam program pelatihan kesehatan masyarakat terhadap peningkatan pengetahuan tentang imunisasi dan pencegahan stunting. 2) Mempelajari peran teknologi digital, seperti aplikasi kesehatan, dalam meningkatkan kesadaran ibu tentang pencegahan stunting melalui informasi yang mudah diakses. 3) Meneliti keterkaitan antara pola asuh yang inklusif (misalnya, pendidikan anak usia dini di lingkungan PAUD) dengan pengurangan risiko stunting pada anak. Ketiga arah penelitian ini dapat memberikan wawasan baru tentang cara meningkatkan keberhasilan pencegahan stunting melalui pendekatan multidimensi yang lebih komprehensif..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas ibu balita di Desa Semerap memiliki pengetahuan yang baik tentang stunting, ditandai dengan pemahaman kuat mengenai ASI eksklusif, MPASI, konsumsi protein hewani, sanitasi, pemantauan Posyandu, dan periode 1000 Hari Pertama Kehidupan.Sebagian besar responden juga telah menerapkan praktik pencegahan stunting pada kategori tinggi.Meski demikian, pemahaman terkait peran imunisasi dalam pencegahan stunting masih menjadi titik lemah, dengan separuh responden belum memahaminya secara tepat.Temuan ini mengindikasikan bahwa pengetahuan ibu yang baik berkontribusi pada penerapan praktik pengasuhan yang mendukung tumbuh kembang anak usia dini, namun edukasi kesehatan yang diterima ibu masih perlu diperluas agar mencakup aspek pencegahan penyakit infeksi, tidak hanya pemenuhan gizi semata.Bagi orang tua, hasil ini menegaskan pentingnya memanfaatkan layanan imunisasi secara lebih optimal sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting yang menyeluruh.Bagi satuan Pendidikan Anak Usia Dini, temuan ini dapat menjadi dasar untuk memperkuat kolaborasi dengan tenaga kesehatan dan Posyandu dalam menyampaikan edukasi kepada orang tua, sehingga upaya pencegahan stunting dapat berjalan beriringan dengan penguatan kesiapan belajar dan tumbuh kembang anak sejak usia dini
<br>Stunting merupakan kondisi kurang gizi kronis yang tidak hanya menghambat pertumbuhan fisik anak, tetapi juga berisiko mengganggu kesiapan belajar dan perkembangan kognitif pada usia dini, sehingga menjadi perhatian penting bagi bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Sebagai pengasuh utama, ibu memegang peran kunci dalam mencegah stunting melalui pemenuhan kebutuhan dasar anak sehari-hari. Penelitian ini bertujuan menggambarkan tingkat pengetahuan ibu tentang stunting serta praktik pencegahannya pada balita di Desa Semerap, dan mengaitkannya dengan upaya mendukung tumbuh kembang anak usia dini. Menggunakan desain deskriptif cross-sectional, penelitian melibatkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/f/aktivitas-fisik-anak-risiko-stunting-pendidikan-se-thumb-e6139.webp" type="image/webp" length="78958" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/aktivitas-fisik-anak-risiko-stunting-pendidikan-se-thumb-fd672.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/aktivitas-fisik-anak-risiko-stunting-pendidikan-se-thumb-7c4da.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/f/aktivitas-fisik-anak-risiko-stunting-pendidikan-se-thumb-e6139.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7485-windari.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21246-kumaracitta-jurnal-pendidikan-anak-usia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penggunaan Media Big Book Berbasis Gambar Untuk Meningkatkan Nilai Agama Dan Moral Anak Usia Dini ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penggunaan Media Big Book Berbasis Gambar Untuk Meningkatkan Nilai Agama Dan Moral Anak Usia Dini ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penggunaan Media Big Book Berbasis Gambar Untuk Meningkatkan Nilai Agama Dan Moral Anak Usia Dini ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69193-designed-big-book-nilai-agama-hak-integra</link>
	<guid isPermaLink="false">a04f322c141155a29a1abbf737c07dbd</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 16:54:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<category><![CDATA[ dahlia iii ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,dahlia,focus,iii,scope,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas media pembelajaran lain seperti aplikasi interaktif atau permainan edukatif dalam meningkatkan nilai agama dan moral anak. Selain itu, studi tentang dampak jangka panjang penggunaan Big Book pada perkembangan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penggunaan Media Big Book Berbasis Gambar Untuk Meningkatkan Nilai Agama Dan Moral Anak Usia Dini: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas media pembelajaran lain seperti aplikasi interaktif atau permainan edukatif dalam meningkatkan nilai agama dan moral anak. Selain itu, studi tentang dampak jangka panjang penggunaan Big Book pada perkembangan karakter anak usia dini perlu dilakukan untuk memastikan keberlanjutan perubahan perilaku. Akhirnya, penelitian dapat mengembangkan pendekatan kolaboratif antara guru, orang tua, dan komunitas untuk memperkuat penanaman nilai agama dan moral melalui aktivitas keseharian.. Penggunaan media Big Book berbasis gambar efektif meningkatkan nilai agama dan moral anak usia 4Ae5 tahun.Peningkatan terlihat pada kebiasaan mengucapkan salam, berdoa, bersikap jujur, saling menghormati, dan sopan santun.Media ini membantu anak memahami contoh perilaku melalui visualisasi dan pembiasaan.Pada Siklus II, lebih dari 75% anak mencapai kategori berkembang sesuai harapan atau sangat baik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Big Book menjadi strategi pembelajaran yang relevan untuk meningkatkan karakter anak usia dini Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses dan peningkatan perkembangan nilai agama dan moral anak usia 4Ae5 tahun melalui penggunaan media Big Book berbasis gambar di TK Amanah, Desa Tebing Kaning, Kecamatan Arma Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara. Penelitian dilatarbelakangi oleh belum konsistennya anak dalam mengucapkan salam, berdoa sebelum dan sesudah kegiatan, bersikap jujur, menghormati orang lain, serta menunjukkan perilaku sopan santun. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas dengan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 18 anak dan tindakan dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiga pertemuan pada setiap siklus. Data... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/0/designed-big-book-nilai-agama-hak-integrasi-peneli-thumb-0de3e.webp" title="JURIS - Penggunaan Media Big Book Berbasis Gambar Untuk Meningkatkan Nilai Agama Dan Moral Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/designed-big-book-nilai-agama-hak-integrasi-peneli-thumb-0de3e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/designed-big-book-nilai-agama-hak-integrasi-peneli-thumb-0de3e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/designed-big-book-nilai-agama-hak-integrasi-peneli-thumb-0de3e.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Media Big Book Berbasis Gambar Untuk Meningkatkan Nilai Agama Dan Moral Anak Usia Dini" alt="JURIS - Penggunaan Media Big Book Berbasis Gambar Untuk Meningkatkan Nilai Agama Dan Moral Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/designed-big-book-nilai-agama-hak-integrasi-peneli-thumb-2f3dd.webp" title="JURIS - Penggunaan Media Big Book Berbasis Gambar Untuk Meningkatkan Nilai Agama Dan Moral Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/designed-big-book-nilai-agama-hak-integrasi-peneli-thumb-2f3dd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/designed-big-book-nilai-agama-hak-integrasi-peneli-thumb-2f3dd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/designed-big-book-nilai-agama-hak-integrasi-peneli-thumb-2f3dd.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Media Big Book Berbasis Gambar Untuk Meningkatkan Nilai Agama Dan Moral Anak Usia Dini" alt="JURIS - Penggunaan Media Big Book Berbasis Gambar Untuk Meningkatkan Nilai Agama Dan Moral Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/designed-big-book-nilai-agama-hak-integrasi-peneli-thumb-c8bc6.webp" title="JURIS - Penggunaan Media Big Book Berbasis Gambar Untuk Meningkatkan Nilai Agama Dan Moral Anak Usia Dini" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/designed-big-book-nilai-agama-hak-integrasi-peneli-thumb-c8bc6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/designed-big-book-nilai-agama-hak-integrasi-peneli-thumb-c8bc6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/designed-big-book-nilai-agama-hak-integrasi-peneli-thumb-c8bc6.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Media Big Book Berbasis Gambar Untuk Meningkatkan Nilai Agama Dan Moral Anak Usia Dini" alt="JURIS - Penggunaan Media Big Book Berbasis Gambar Untuk Meningkatkan Nilai Agama Dan Moral Anak Usia Dini" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69193-designed-big-book-nilai-agama-hak-integra" title="JURIS - Penggunaan Media Big Book Berbasis Gambar Untuk Meningkatkan Nilai Agama Dan Moral Anak Usia Dini" target="_blank">Penggunaan Media Big Book Berbasis Gambar Untuk Meningkatkan Nilai Agama Dan Moral Anak Usia Dini</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas media pembelajaran lain seperti aplikasi interaktif atau permainan edukatif dalam meningkatkan nilai agama dan moral anak. Selain itu, studi tentang dampak jangka panjang penggunaan Big Book pada perkembangan karakter anak usia dini perlu dilakukan untuk memastikan keberlanjutan perubahan perilaku. Akhirnya, penelitian dapat mengembangkan pendekatan kolaboratif antara guru, orang tua, dan komunitas untuk memperkuat penanaman nilai agama dan moral melalui aktivitas keseharian..
<br>Penggunaan media Big Book berbasis gambar efektif meningkatkan nilai agama dan moral anak usia 4Ae5 tahun.Peningkatan terlihat pada kebiasaan mengucapkan salam, berdoa, bersikap jujur, saling menghormati, dan sopan santun.Media ini membantu anak memahami contoh perilaku melalui visualisasi dan pembiasaan.Pada Siklus II, lebih dari 75% anak mencapai kategori berkembang sesuai harapan atau sangat baik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Big Book menjadi strategi pembelajaran yang relevan untuk meningkatkan karakter anak usia dini
<br>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses dan peningkatan perkembangan nilai agama dan moral anak usia 4Ae5 tahun melalui penggunaan media Big Book berbasis gambar di TK Amanah, Desa Tebing Kaning, Kecamatan Arma Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara. Penelitian dilatarbelakangi oleh belum konsistennya anak dalam mengucapkan salam, berdoa sebelum dan sesudah kegiatan, bersikap jujur, menghormati orang lain, serta menunjukkan perilaku sopan santun. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas dengan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 18 anak dan tindakan dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiga pertemuan pada setiap siklus. Data...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/0/designed-big-book-nilai-agama-hak-integrasi-peneli-thumb-c8bc6.webp" type="image/webp" length="76764" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/designed-big-book-nilai-agama-hak-integrasi-peneli-thumb-0de3e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/designed-big-book-nilai-agama-hak-integrasi-peneli-thumb-2f3dd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/designed-big-book-nilai-agama-hak-integrasi-peneli-thumb-c8bc6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7485-windari.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21246-kumaracitta-jurnal-pendidikan-anak-usia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dampak Konflik Regulasi Izin Tambang Ormas Terhadap Eksternalitas Perusahaan Literatur Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dampak Konflik Regulasi Izin Tambang Ormas Terhadap Eksternalitas Perusahaan Literatur Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dampak Konflik Regulasi Izin Tambang Ormas Terhadap Eksternalitas Perusahaan Literatur Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69184-ekonomi-masyarakat-pesisir-keterlibatan</link>
	<guid isPermaLink="false">d58db73b3ea19a1d2c1e91b7c6fb6287</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 16:45:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ imam purnomo ]]></category>
	<category><![CDATA[ studi airin ]]></category>
	<category><![CDATA[ widya mulya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[airin,imam,mulya,purnomo,studi,widya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan perlu mengkaji efektivitas strategi Eco-Inovasi dalam mengurangi dampak lingkungan negatif dari aktivitas pertambangan. Selain itu, studi tentang peran komunikasi partisipatif antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dalam mengurangi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dampak Konflik Regulasi Izin Tambang Ormas Terhadap Eksternalitas Perusahaan: Literatur Review: Penelitian lanjutan perlu mengkaji efektivitas strategi Eco-Inovasi dalam mengurangi dampak lingkungan negatif dari aktivitas pertambangan. Selain itu, studi tentang peran komunikasi partisipatif antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dalam mengurangi konflik sosial dapat menjadi arah baru. Terakhir, penelitian tentang dampak jangka panjang kebijakan izin tambang bagi ormas terhadap stabilitas ekonomi masyarakat lokal perlu dilakukan untuk memahami dinamika keberlanjutan ekosistem dan keadilan sosial.. Berdasarkan hasil analisis literatur dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa kebijakan pemberian izin tambang kepada organisasi kemasyarakatan (ormas) melalui PP Nomor 25 Tahun 2024 memicu konflik regulasi yang berdampak signifikan terhadap peningkatan risiko eksternalitas perusahaan.Penelitian ini mengidentifikasi adanya 'Paradoks Pembangunan', di mana upaya pemerintah untuk melakukan pemberdayaan ekonomi melalui ormas justru berisiko mengabaikan aspek kompetensi teknis dan perlindungan lingkungan yang berkelanjutan.Dampak eksternalitas negatif yang nyata, seperti kerusakan infrastruktur, banjir lumpur, dan degradasi ekosistem di wilayah seperti Desa Pelambua dan Kecamatan Motui, membuktikan bahwa manajemen dampak lingkungan sering kali belum sejalan dengan ambisi pertumbuhan industri pertambangan.Analisis menggunakan metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) menunjukkan bahwa minimnya kompetensi teknis dan manajerial dari entitas pengelola baru dapat menimbulkan 'bahaya kebijakan' berupa potensi kecelakaan kerja dan kegagalan reklamasi lahan pascatambang.Oleh karena itu, mitigasi terhadap dampak konflik regulasi ini memerlukan penerapan 'Eco-Inovasi' yang melibatkan masyarakat sebagai mitra aktif serta penguatan pengawasan hukum yang tegas untuk memastikan kaidah penambangan yang baik (good mining practice).Kesimpulannya, kebijakan izin tambang ormas harus dibarengi dengan jaminan teknis, finansial, dan edukasi lingkungan yang ketat agar tidak meninggalkan 'luka permanen' bagi alam dan kemiskinan bagi masyarakat lokal di masa depan Sektor pertambangan di Indonesia menghadapi tantangan kompleks yang sering kali menciptakan dikotomi antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan serta kesejahteraan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika pengelolaan sumber daya alam yang mencakup aspek kebijakan, dampak eksternalitas, hingga manajemen operasional di lapangan. Melalui tinjauan berbagai kasus, ditemukan bahwa konflik pertambangan sering kali dipicu oleh kurangnya keterlibatan masyarakat yang adil, komunikasi humas yang tidak harmonis, serta tumpang tindih regulasi, seperti pemberian izin usaha bagi ormas keagamaan. Dampak lingkungan yang signifikan, mulai dari polusi limbah nikel (tailing), kerusakan ekosistem akibat tambang ilegal (PETI), hingga degradasi lahan, menuntut implementasi kebijakan hilirisasi dan reklamasi yang lebih ketat berdasarkan prinsip Sustainable... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/b/ekonomi-masyarakat-pesisir-keterlibatan-lokal-akti-thumb-62d56.webp" title="JURIS - Dampak Konflik Regulasi Izin Tambang Ormas Terhadap Eksternalitas Perusahaan: Literatur Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/ekonomi-masyarakat-pesisir-keterlibatan-lokal-akti-thumb-62d56.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/ekonomi-masyarakat-pesisir-keterlibatan-lokal-akti-thumb-62d56.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/ekonomi-masyarakat-pesisir-keterlibatan-lokal-akti-thumb-62d56.webp 1x" title="JURIS - Dampak Konflik Regulasi Izin Tambang Ormas Terhadap Eksternalitas Perusahaan: Literatur Review" alt="JURIS - Dampak Konflik Regulasi Izin Tambang Ormas Terhadap Eksternalitas Perusahaan: Literatur Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/ekonomi-masyarakat-pesisir-keterlibatan-lokal-akti-thumb-aa112.webp" title="JURIS - Dampak Konflik Regulasi Izin Tambang Ormas Terhadap Eksternalitas Perusahaan: Literatur Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/ekonomi-masyarakat-pesisir-keterlibatan-lokal-akti-thumb-aa112.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/ekonomi-masyarakat-pesisir-keterlibatan-lokal-akti-thumb-aa112.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/ekonomi-masyarakat-pesisir-keterlibatan-lokal-akti-thumb-aa112.webp 1x" title="JURIS - Dampak Konflik Regulasi Izin Tambang Ormas Terhadap Eksternalitas Perusahaan: Literatur Review" alt="JURIS - Dampak Konflik Regulasi Izin Tambang Ormas Terhadap Eksternalitas Perusahaan: Literatur Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/ekonomi-masyarakat-pesisir-keterlibatan-lokal-akti-thumb-0f27e.webp" title="JURIS - Dampak Konflik Regulasi Izin Tambang Ormas Terhadap Eksternalitas Perusahaan: Literatur Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/ekonomi-masyarakat-pesisir-keterlibatan-lokal-akti-thumb-0f27e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/ekonomi-masyarakat-pesisir-keterlibatan-lokal-akti-thumb-0f27e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/ekonomi-masyarakat-pesisir-keterlibatan-lokal-akti-thumb-0f27e.webp 1x" title="JURIS - Dampak Konflik Regulasi Izin Tambang Ormas Terhadap Eksternalitas Perusahaan: Literatur Review" alt="JURIS - Dampak Konflik Regulasi Izin Tambang Ormas Terhadap Eksternalitas Perusahaan: Literatur Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69184-ekonomi-masyarakat-pesisir-keterlibatan" title="JURIS - Dampak Konflik Regulasi Izin Tambang Ormas Terhadap Eksternalitas Perusahaan: Literatur Review" target="_blank">Dampak Konflik Regulasi Izin Tambang Ormas Terhadap Eksternalitas Perusahaan: Literatur Review</a>: Penelitian lanjutan perlu mengkaji efektivitas strategi Eco-Inovasi dalam mengurangi dampak lingkungan negatif dari aktivitas pertambangan. Selain itu, studi tentang peran komunikasi partisipatif antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dalam mengurangi konflik sosial dapat menjadi arah baru. Terakhir, penelitian tentang dampak jangka panjang kebijakan izin tambang bagi ormas terhadap stabilitas ekonomi masyarakat lokal perlu dilakukan untuk memahami dinamika keberlanjutan ekosistem dan keadilan sosial..
<br>Berdasarkan hasil analisis literatur dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa kebijakan pemberian izin tambang kepada organisasi kemasyarakatan (ormas) melalui PP Nomor 25 Tahun 2024 memicu konflik regulasi yang berdampak signifikan terhadap peningkatan risiko eksternalitas perusahaan.Penelitian ini mengidentifikasi adanya 'Paradoks Pembangunan', di mana upaya pemerintah untuk melakukan pemberdayaan ekonomi melalui ormas justru berisiko mengabaikan aspek kompetensi teknis dan perlindungan lingkungan yang berkelanjutan.Dampak eksternalitas negatif yang nyata, seperti kerusakan infrastruktur, banjir lumpur, dan degradasi ekosistem di wilayah seperti Desa Pelambua dan Kecamatan Motui, membuktikan bahwa manajemen dampak lingkungan sering kali belum sejalan dengan ambisi pertumbuhan industri pertambangan.Analisis menggunakan metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) menunjukkan bahwa minimnya kompetensi teknis dan manajerial dari entitas pengelola baru dapat menimbulkan 'bahaya kebijakan' berupa potensi kecelakaan kerja dan kegagalan reklamasi lahan pascatambang.Oleh karena itu, mitigasi terhadap dampak konflik regulasi ini memerlukan penerapan 'Eco-Inovasi' yang melibatkan masyarakat sebagai mitra aktif serta penguatan pengawasan hukum yang tegas untuk memastikan kaidah penambangan yang baik (good mining practice).Kesimpulannya, kebijakan izin tambang ormas harus dibarengi dengan jaminan teknis, finansial, dan edukasi lingkungan yang ketat agar tidak meninggalkan 'luka permanen' bagi alam dan kemiskinan bagi masyarakat lokal di masa depan
<br>Sektor pertambangan di Indonesia menghadapi tantangan kompleks yang sering kali menciptakan dikotomi antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan serta kesejahteraan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika pengelolaan sumber daya alam yang mencakup aspek kebijakan, dampak eksternalitas, hingga manajemen operasional di lapangan. Melalui tinjauan berbagai kasus, ditemukan bahwa konflik pertambangan sering kali dipicu oleh kurangnya keterlibatan masyarakat yang adil, komunikasi humas yang tidak harmonis, serta tumpang tindih regulasi, seperti pemberian izin usaha bagi ormas keagamaan. Dampak lingkungan yang signifikan, mulai dari polusi limbah nikel (tailing), kerusakan ekosistem akibat tambang ilegal (PETI), hingga degradasi lahan, menuntut implementasi kebijakan hilirisasi dan reklamasi yang lebih ketat berdasarkan prinsip Sustainable...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/b/ekonomi-masyarakat-pesisir-keterlibatan-lokal-akti-thumb-aa112.webp" type="image/webp" length="114062" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/ekonomi-masyarakat-pesisir-keterlibatan-lokal-akti-thumb-62d56.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/ekonomi-masyarakat-pesisir-keterlibatan-lokal-akti-thumb-aa112.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/ekonomi-masyarakat-pesisir-keterlibatan-lokal-akti-thumb-0f27e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-257-uniba.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21252-identifikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Urgensi Guru Dalam Membangun Karakter Anak Usia 5 6 Tahun Di TK Kumara Asih ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Urgensi Guru Dalam Membangun Karakter Anak Usia 5 6 Tahun Di TK Kumara Asih ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Urgensi Guru Dalam Membangun Karakter Anak Usia 5 6 Tahun Di TK Kumara Asih ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69202-peran-guru-bk-pemahaman-pendidikan</link>
	<guid isPermaLink="false">d235185f57638bef1d434a2d76989009</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 16:34:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ siti zaenab ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ aini loita ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aini,focus,loita,scope,siti,zaenab]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengembangan kurikulum PAUD berbasis nilai lokal dan spiritualitas dengan memperkuat integrasi ajaran Hindu seperti satya, dharma, dan ahimsa dalam strategi pembelajaran karakter. Selain itu, penelitian bisa fokus pada ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Urgensi Guru Dalam Membangun Karakter Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Kumara Asih: Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengembangan kurikulum PAUD berbasis nilai lokal dan spiritualitas dengan memperkuat integrasi ajaran Hindu seperti satya, dharma, dan ahimsa dalam strategi pembelajaran karakter. Selain itu, penelitian bisa fokus pada pelatihan guru untuk merancang kegiatan pembelajaran kontekstual yang mendorong internalisasi nilai-nilai agama dan budaya secara konsisten. Terakhir, studi lanjutan juga dapat mengevaluasi efektivitas pendekatan bermain peran atau proyek kelompok dalam meningkatkan kemandirian dan tanggung jawab anak usia dini di lembaga pendidikan berbasis agama.. Peran guru dalam membentuk karakter anak usia 5Ae6 tahun di TK Kumara Asih sangat penting namun belum diimplementasikan secara optimal, karena strategi pembelajaran karakter yang diterapkan masih bersifat insidental dan belum terintegrasi dalam perencanaan pembelajaran.Guru memiliki pemahaman yang baik tentang nilai-nilai karakter seperti kemandirian, kejujuran, dan tanggung jawab, namun keterbatasan pada aspek perencanaan, evaluasi, dan pelatihan menyebabkan nilai-nilai tersebut belum terinternalisasi secara maksimal dalam perilaku anak.Penelitian ini menemukan bahwa belum adanya integrasi nilai-nilai Hindu seperti satya, dharma, dan ahimsa ke dalam kegiatan harian anak merupakan celah signifikan yang perlu diisi oleh pendekatan pedagogis yang kontekstual dan berbasis spiritualitas lokal Penelitian ini berada dalam area disiplin Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan fokus pada urgensi peran guru dalam membentuk karakter anak usia 5Ae6 tahun di lembaga pendidikan berbasis agama Hindu. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kesenjangan antara pemahaman guru tentang pentingnya pendidikan karakter dan keterbatasan implementasi strategi pembelajaran yang terencana dan terstruktur. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis secara mendalam peran guru, strategi yang digunakan, serta tantangan yang dihadapi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/1/peran-guru-bk-pemahaman-pendidikan-karakter-anak-u-thumb-0ecac.webp" title="JURIS - Urgensi Guru Dalam Membangun Karakter Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Kumara Asih" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/peran-guru-bk-pemahaman-pendidikan-karakter-anak-u-thumb-0ecac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/peran-guru-bk-pemahaman-pendidikan-karakter-anak-u-thumb-0ecac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/peran-guru-bk-pemahaman-pendidikan-karakter-anak-u-thumb-0ecac.webp 1x" title="JURIS - Urgensi Guru Dalam Membangun Karakter Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Kumara Asih" alt="JURIS - Urgensi Guru Dalam Membangun Karakter Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Kumara Asih" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/1/peran-guru-bk-pemahaman-pendidikan-karakter-anak-u-thumb-d4ae2.webp" title="JURIS - Urgensi Guru Dalam Membangun Karakter Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Kumara Asih" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/peran-guru-bk-pemahaman-pendidikan-karakter-anak-u-thumb-d4ae2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/peran-guru-bk-pemahaman-pendidikan-karakter-anak-u-thumb-d4ae2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/peran-guru-bk-pemahaman-pendidikan-karakter-anak-u-thumb-d4ae2.webp 1x" title="JURIS - Urgensi Guru Dalam Membangun Karakter Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Kumara Asih" alt="JURIS - Urgensi Guru Dalam Membangun Karakter Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Kumara Asih" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/1/peran-guru-bk-pemahaman-pendidikan-karakter-anak-u-thumb-a430e.webp" title="JURIS - Urgensi Guru Dalam Membangun Karakter Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Kumara Asih" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/1/peran-guru-bk-pemahaman-pendidikan-karakter-anak-u-thumb-a430e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/1/peran-guru-bk-pemahaman-pendidikan-karakter-anak-u-thumb-a430e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/1/peran-guru-bk-pemahaman-pendidikan-karakter-anak-u-thumb-a430e.webp 1x" title="JURIS - Urgensi Guru Dalam Membangun Karakter Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Kumara Asih" alt="JURIS - Urgensi Guru Dalam Membangun Karakter Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Kumara Asih" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69202-peran-guru-bk-pemahaman-pendidikan" title="JURIS - Urgensi Guru Dalam Membangun Karakter Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Kumara Asih" target="_blank">Urgensi Guru Dalam Membangun Karakter Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Kumara Asih</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengembangan kurikulum PAUD berbasis nilai lokal dan spiritualitas dengan memperkuat integrasi ajaran Hindu seperti satya, dharma, dan ahimsa dalam strategi pembelajaran karakter. Selain itu, penelitian bisa fokus pada pelatihan guru untuk merancang kegiatan pembelajaran kontekstual yang mendorong internalisasi nilai-nilai agama dan budaya secara konsisten. Terakhir, studi lanjutan juga dapat mengevaluasi efektivitas pendekatan bermain peran atau proyek kelompok dalam meningkatkan kemandirian dan tanggung jawab anak usia dini di lembaga pendidikan berbasis agama..
<br>Peran guru dalam membentuk karakter anak usia 5Ae6 tahun di TK Kumara Asih sangat penting namun belum diimplementasikan secara optimal, karena strategi pembelajaran karakter yang diterapkan masih bersifat insidental dan belum terintegrasi dalam perencanaan pembelajaran.Guru memiliki pemahaman yang baik tentang nilai-nilai karakter seperti kemandirian, kejujuran, dan tanggung jawab, namun keterbatasan pada aspek perencanaan, evaluasi, dan pelatihan menyebabkan nilai-nilai tersebut belum terinternalisasi secara maksimal dalam perilaku anak.Penelitian ini menemukan bahwa belum adanya integrasi nilai-nilai Hindu seperti satya, dharma, dan ahimsa ke dalam kegiatan harian anak merupakan celah signifikan yang perlu diisi oleh pendekatan pedagogis yang kontekstual dan berbasis spiritualitas lokal
<br>Penelitian ini berada dalam area disiplin Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan fokus pada urgensi peran guru dalam membentuk karakter anak usia 5Ae6 tahun di lembaga pendidikan berbasis agama Hindu. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kesenjangan antara pemahaman guru tentang pentingnya pendidikan karakter dan keterbatasan implementasi strategi pembelajaran yang terencana dan terstruktur. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis secara mendalam peran guru, strategi yang digunakan, serta tantangan yang dihadapi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/1/peran-guru-bk-pemahaman-pendidikan-karakter-anak-u-thumb-0ecac.webp" type="image/webp" length="79230" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/peran-guru-bk-pemahaman-pendidikan-karakter-anak-u-thumb-0ecac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/peran-guru-bk-pemahaman-pendidikan-karakter-anak-u-thumb-d4ae2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/1/peran-guru-bk-pemahaman-pendidikan-karakter-anak-u-thumb-a430e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7485-windari.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21246-kumaracitta-jurnal-pendidikan-anak-usia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Bahaya Risiko dan Upaya Kecelakaan Kerja Pesawat Angkat Angkut pada Area Warehouse ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Bahaya Risiko dan Upaya Kecelakaan Kerja Pesawat Angkat Angkut pada Area Warehouse ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Bahaya Risiko dan Upaya Kecelakaan Kerja Pesawat Angkat Angkut pada Area Warehouse ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-69188-analisis-bahaya-erosi-penilaian-risiko-pengendalia</link>
	<guid isPermaLink="false">61be33b07019f5964d8a7949de342f8c</guid>
	<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 16:25:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ imam purnomo ]]></category>
	<category><![CDATA[ studi airin ]]></category>
	<category><![CDATA[ widya mulya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[airin,imam,mulya,purnomo,studi,widya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan keselamatan kerja di area warehouse, disarankan agar perusahaan menerapkan pengendalian risiko berdasarkan hierarki pengendalian bahaya secara menyeluruh. Selain itu, operator forklift dan crane perlu mendapatkan pelatihan berkala yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Bahaya Risiko dan Upaya Kecelakaan Kerja Pesawat Angkat Angkut pada Area Warehouse: Untuk meningkatkan keselamatan kerja di area warehouse, disarankan agar perusahaan menerapkan pengendalian risiko berdasarkan hierarki pengendalian bahaya secara menyeluruh. Selain itu, operator forklift dan crane perlu mendapatkan pelatihan berkala yang lebih intensif, mengingat aktivitas pengoperasian forklift dan pengangkatan barang menjadi kategori dengan tingkat risiko sedang hingga tinggi yang paling dominan ditemukan di area warehouse. Tim maintenance juga disarankan melakukan pengawasan rutin terhadap kondisi peralatan angkat angkut, termasuk pemeriksaan sistem kelistrikan dan kondisi fisik alat, guna mencegah potensi bahaya seperti sengatan listrik dan kerusakan mekanis yang dapat memicu kecelakaan kerja. Pekerja warehouse juga disarankan untuk lebih disiplin dalam mengikuti prosedur kerja aman saat berada di dekat alat angkat angkut, mengingat faktor manusia, peralatan, dan lingkungan kerja sama-sama berkontribusi terhadap tingginya potensi bahaya di area tersebut.. Berdasarkan hasil penelitian, aktivitas penggunaan pesawat angkat angkut di area warehouse memiliki berbagai potensi bahaya yang berasal dari faktor manusia, peralatan, dan lingkungan kerja.Potensi bahaya yang ditemukan antara lain tertabrak alat, tertimpa material, sengatan listrik, terjatuh, serta gangguan ergonomi.Hasil penilaian risiko menunjukkan bahwa sebagian besar aktivitas kerja berada pada tingkat risiko sedang hingga tinggi, terutama pada aktivitas pengoperasian forklift dan pengangkatan barang.Kondisi ini menunjukkan bahwa penggunaan pesawat angkat angkut memiliki risiko signifikan dan memerlukan pengendalian yang lebih efektif.Upaya pengendalian yang dilakukan oleh perusahaan meliputi penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), pelatihan operator, serta pengawasan kerja.Namun, pengendalian tersebut masih belum optimal karena lebih banyak berfokus pada aspek administratif dan APD, sedangkan pengendalian teknis dan rekayasa masih perlu ditingkatkan.Dengan peningkatan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja melalui pendekatan yang lebih komprehensif berdasarkan hierarki pengendalian, kecelakaan kerja dapat diminimalkan dan tercipta lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif Kecelakaan kerja pada penggunaan pesawat angkat angkut di area warehouse masih menjadi permasalahan yang sering terjadi dan berpotensi menimbulkan kerugian bagi pekerja maupun perusahaan. Aktivitas operasional yang melibatkan forklift, crane, dan hoist memiliki tingkat risiko tinggi jika tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bahaya, menilai tingkat risiko, serta menentukan upaya pengendalian kecelakaan kerja pada penggunaan pesawat angkat angkut di area warehouse PT. XYZ. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-bahaya-erosi-penilaian-risiko-pengendalia-thumb-fda2c.webp" title="JURIS - Analisis Bahaya Risiko dan Upaya Kecelakaan Kerja Pesawat Angkat Angkut pada Area Warehouse" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-bahaya-erosi-penilaian-risiko-pengendalia-thumb-fda2c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-bahaya-erosi-penilaian-risiko-pengendalia-thumb-fda2c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-bahaya-erosi-penilaian-risiko-pengendalia-thumb-fda2c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Bahaya Risiko dan Upaya Kecelakaan Kerja Pesawat Angkat Angkut pada Area Warehouse" alt="JURIS - Analisis Bahaya Risiko dan Upaya Kecelakaan Kerja Pesawat Angkat Angkut pada Area Warehouse" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-bahaya-erosi-penilaian-risiko-pengendalia-thumb-dd615.webp" title="JURIS - Analisis Bahaya Risiko dan Upaya Kecelakaan Kerja Pesawat Angkat Angkut pada Area Warehouse" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-bahaya-erosi-penilaian-risiko-pengendalia-thumb-dd615.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-bahaya-erosi-penilaian-risiko-pengendalia-thumb-dd615.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-bahaya-erosi-penilaian-risiko-pengendalia-thumb-dd615.webp 1x" title="JURIS - Analisis Bahaya Risiko dan Upaya Kecelakaan Kerja Pesawat Angkat Angkut pada Area Warehouse" alt="JURIS - Analisis Bahaya Risiko dan Upaya Kecelakaan Kerja Pesawat Angkat Angkut pada Area Warehouse" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-bahaya-erosi-penilaian-risiko-pengendalia-thumb-0eec4.webp" title="JURIS - Analisis Bahaya Risiko dan Upaya Kecelakaan Kerja Pesawat Angkat Angkut pada Area Warehouse" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-bahaya-erosi-penilaian-risiko-pengendalia-thumb-0eec4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-bahaya-erosi-penilaian-risiko-pengendalia-thumb-0eec4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-bahaya-erosi-penilaian-risiko-pengendalia-thumb-0eec4.webp 1x" title="JURIS - Analisis Bahaya Risiko dan Upaya Kecelakaan Kerja Pesawat Angkat Angkut pada Area Warehouse" alt="JURIS - Analisis Bahaya Risiko dan Upaya Kecelakaan Kerja Pesawat Angkat Angkut pada Area Warehouse" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-69188-analisis-bahaya-erosi-penilaian-risiko-pengendalia" title="JURIS - Analisis Bahaya Risiko dan Upaya Kecelakaan Kerja Pesawat Angkat Angkut pada Area Warehouse" target="_blank">Analisis Bahaya Risiko dan Upaya Kecelakaan Kerja Pesawat Angkat Angkut pada Area Warehouse</a>: Untuk meningkatkan keselamatan kerja di area warehouse, disarankan agar perusahaan menerapkan pengendalian risiko berdasarkan hierarki pengendalian bahaya secara menyeluruh. Selain itu, operator forklift dan crane perlu mendapatkan pelatihan berkala yang lebih intensif, mengingat aktivitas pengoperasian forklift dan pengangkatan barang menjadi kategori dengan tingkat risiko sedang hingga tinggi yang paling dominan ditemukan di area warehouse. Tim maintenance juga disarankan melakukan pengawasan rutin terhadap kondisi peralatan angkat angkut, termasuk pemeriksaan sistem kelistrikan dan kondisi fisik alat, guna mencegah potensi bahaya seperti sengatan listrik dan kerusakan mekanis yang dapat memicu kecelakaan kerja. Pekerja warehouse juga disarankan untuk lebih disiplin dalam mengikuti prosedur kerja aman saat berada di dekat alat angkat angkut, mengingat faktor manusia, peralatan, dan lingkungan kerja sama-sama berkontribusi terhadap tingginya potensi bahaya di area tersebut..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, aktivitas penggunaan pesawat angkat angkut di area warehouse memiliki berbagai potensi bahaya yang berasal dari faktor manusia, peralatan, dan lingkungan kerja.Potensi bahaya yang ditemukan antara lain tertabrak alat, tertimpa material, sengatan listrik, terjatuh, serta gangguan ergonomi.Hasil penilaian risiko menunjukkan bahwa sebagian besar aktivitas kerja berada pada tingkat risiko sedang hingga tinggi, terutama pada aktivitas pengoperasian forklift dan pengangkatan barang.Kondisi ini menunjukkan bahwa penggunaan pesawat angkat angkut memiliki risiko signifikan dan memerlukan pengendalian yang lebih efektif.Upaya pengendalian yang dilakukan oleh perusahaan meliputi penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), pelatihan operator, serta pengawasan kerja.Namun, pengendalian tersebut masih belum optimal karena lebih banyak berfokus pada aspek administratif dan APD, sedangkan pengendalian teknis dan rekayasa masih perlu ditingkatkan.Dengan peningkatan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja melalui pendekatan yang lebih komprehensif berdasarkan hierarki pengendalian, kecelakaan kerja dapat diminimalkan dan tercipta lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif
<br>Kecelakaan kerja pada penggunaan pesawat angkat angkut di area warehouse masih menjadi permasalahan yang sering terjadi dan berpotensi menimbulkan kerugian bagi pekerja maupun perusahaan. Aktivitas operasional yang melibatkan forklift, crane, dan hoist memiliki tingkat risiko tinggi jika tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bahaya, menilai tingkat risiko, serta menentukan upaya pengendalian kecelakaan kerja pada penggunaan pesawat angkat angkut di area warehouse PT. XYZ. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-bahaya-erosi-penilaian-risiko-pengendalia-thumb-0eec4.webp" type="image/webp" length="114804" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-bahaya-erosi-penilaian-risiko-pengendalia-thumb-fda2c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-bahaya-erosi-penilaian-risiko-pengendalia-thumb-dd615.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/analisis-bahaya-erosi-penilaian-risiko-pengendalia-thumb-0eec4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-257-uniba.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-21252-identifikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Fri, 25 Sep 2026 19:56:07 +0700. 24 items. Served in: 7.509 seconds [rss] -->
