<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.246-23jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.246-23jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Thu, 23 Jul 2026 15:53:42 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 15:53:42 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-23T15:53:42+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Pola Pemanfaatan Fasilitas Umum Rumah Susun Sewa Pekunden ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pola Pemanfaatan Fasilitas Umum Rumah Susun Sewa Pekunden ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pola Pemanfaatan Fasilitas Umum Rumah Susun Sewa Pekunden ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55894-pola-pemanfaatan-rusunawa-pekunden</link>
	<guid isPermaLink="false">d2697627ff4c9f3d3804db6b6c066706</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 15:37:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ adi sasmito ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adi,counter,flag,focus,sasmito,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang perilaku dan interaksi sosial penghuni Rusunawa Pekunden dalam memanfaatkan fasilitas umum. Selain itu, penelitian dapat fokus pada dampak sosial dan ekonomi dari pemanfaatan fasilitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pola Pemanfaatan Fasilitas Umum Rumah Susun Sewa Pekunden: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang perilaku dan interaksi sosial penghuni Rusunawa Pekunden dalam memanfaatkan fasilitas umum. Selain itu, penelitian dapat fokus pada dampak sosial dan ekonomi dari pemanfaatan fasilitas umum tersebut, serta bagaimana fasilitas umum dapat menjadi katalisator untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan penghuni. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi bagaimana desain dan pengelolaan fasilitas umum dapat ditingkatkan untuk mengakomodasi kebutuhan penghuni dan masyarakat sekitar dengan lebih baik.. Kesimpulan dari penelitian ini adalah fasilitas umum pada Rusunawa Pekunden digunakan untuk kegiatan sosial dan bersifat private, semi publik, dan publik.Saran yang diberikan adalah hasil penelitian dapat digunakan sebagai tambahan wawasan bagi pembaca tentang pola pemanfaatan fasilitas umum di Rusunawa Pekunden, dan sebagai referensi bagi pemerintah Kota Semarang dalam pengambilan kebijakan terkait peruntukan fasilitas umum di rusunawa Rumah Susun Pekunden Kota Semarang merupakan salah satu solusi wadah bermukim dengan konsep hunian vertikal untuk lahan kota yang terbatas. Di dalam Rusunawa Pekunden dilengkapi dengan berbagai fasilitas umum sebagai penunjang aktivitas sosialisasi penghuninya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi, aktivitas, dan permasalahan umum di kompleks rumah susun Pekunden, serta mengidentifikasi pola pemanfaatan fasilitas umum tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rusunawa Pekunden terdiri atas blok A hingga I, dengan blok A hingga E sebagai zona hunian, blok F dan I sebagai zona publik (masjid dan taman), blok H sebagai zona semi publik (lapangan olahraga), dan blok G sebagai zona privat (tempat parkir). Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/a/pola-pemanfaatan-rusunawa-pekunden-rumah-susun-sos-thumb-3025d.webp" title="JURIS - Pola Pemanfaatan Fasilitas Umum Rumah Susun Sewa Pekunden" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/pola-pemanfaatan-rusunawa-pekunden-rumah-susun-sos-thumb-3025d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/pola-pemanfaatan-rusunawa-pekunden-rumah-susun-sos-thumb-3025d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/pola-pemanfaatan-rusunawa-pekunden-rumah-susun-sos-thumb-3025d.webp 1x" title="JURIS - Pola Pemanfaatan Fasilitas Umum Rumah Susun Sewa Pekunden" alt="JURIS - Pola Pemanfaatan Fasilitas Umum Rumah Susun Sewa Pekunden" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/a/pola-pemanfaatan-rusunawa-pekunden-rumah-susun-sos-thumb-f5530.webp" title="JURIS - Pola Pemanfaatan Fasilitas Umum Rumah Susun Sewa Pekunden" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/pola-pemanfaatan-rusunawa-pekunden-rumah-susun-sos-thumb-f5530.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/pola-pemanfaatan-rusunawa-pekunden-rumah-susun-sos-thumb-f5530.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/pola-pemanfaatan-rusunawa-pekunden-rumah-susun-sos-thumb-f5530.webp 1x" title="JURIS - Pola Pemanfaatan Fasilitas Umum Rumah Susun Sewa Pekunden" alt="JURIS - Pola Pemanfaatan Fasilitas Umum Rumah Susun Sewa Pekunden" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/a/pola-pemanfaatan-rusunawa-pekunden-rumah-susun-sos-thumb-dd19d.webp" title="JURIS - Pola Pemanfaatan Fasilitas Umum Rumah Susun Sewa Pekunden" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/pola-pemanfaatan-rusunawa-pekunden-rumah-susun-sos-thumb-dd19d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/pola-pemanfaatan-rusunawa-pekunden-rumah-susun-sos-thumb-dd19d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/pola-pemanfaatan-rusunawa-pekunden-rumah-susun-sos-thumb-dd19d.webp 1x" title="JURIS - Pola Pemanfaatan Fasilitas Umum Rumah Susun Sewa Pekunden" alt="JURIS - Pola Pemanfaatan Fasilitas Umum Rumah Susun Sewa Pekunden" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55894-pola-pemanfaatan-rusunawa-pekunden" title="JURIS - Pola Pemanfaatan Fasilitas Umum Rumah Susun Sewa Pekunden" target="_blank">Pola Pemanfaatan Fasilitas Umum Rumah Susun Sewa Pekunden</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang perilaku dan interaksi sosial penghuni Rusunawa Pekunden dalam memanfaatkan fasilitas umum. Selain itu, penelitian dapat fokus pada dampak sosial dan ekonomi dari pemanfaatan fasilitas umum tersebut, serta bagaimana fasilitas umum dapat menjadi katalisator untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan penghuni. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi bagaimana desain dan pengelolaan fasilitas umum dapat ditingkatkan untuk mengakomodasi kebutuhan penghuni dan masyarakat sekitar dengan lebih baik..
<br>Kesimpulan dari penelitian ini adalah fasilitas umum pada Rusunawa Pekunden digunakan untuk kegiatan sosial dan bersifat private, semi publik, dan publik.Saran yang diberikan adalah hasil penelitian dapat digunakan sebagai tambahan wawasan bagi pembaca tentang pola pemanfaatan fasilitas umum di Rusunawa Pekunden, dan sebagai referensi bagi pemerintah Kota Semarang dalam pengambilan kebijakan terkait peruntukan fasilitas umum di rusunawa
<br>Rumah Susun Pekunden Kota Semarang merupakan salah satu solusi wadah bermukim dengan konsep hunian vertikal untuk lahan kota yang terbatas. Di dalam Rusunawa Pekunden dilengkapi dengan berbagai fasilitas umum sebagai penunjang aktivitas sosialisasi penghuninya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi, aktivitas, dan permasalahan umum di kompleks rumah susun Pekunden, serta mengidentifikasi pola pemanfaatan fasilitas umum tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rusunawa Pekunden terdiri atas blok A hingga I, dengan blok A hingga E sebagai zona hunian, blok F dan I sebagai zona publik (masjid dan taman), blok H sebagai zona semi publik (lapangan olahraga), dan blok G sebagai zona privat (tempat parkir).
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/a/pola-pemanfaatan-rusunawa-pekunden-rumah-susun-sos-thumb-3025d.webp" type="image/webp" length="79682" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/pola-pemanfaatan-rusunawa-pekunden-rumah-susun-sos-thumb-3025d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/pola-pemanfaatan-rusunawa-pekunden-rumah-susun-sos-thumb-f5530.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/pola-pemanfaatan-rusunawa-pekunden-rumah-susun-sos-thumb-dd19d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-424-unnas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16355-sarga-journal-architecture-urbanism.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Fasilitas Penunjang Untuk Desa Wisata Gogodalem Sebuah Usulan Desain ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Fasilitas Penunjang Untuk Desa Wisata Gogodalem Sebuah Usulan Desain ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Fasilitas Penunjang Untuk Desa Wisata Gogodalem Sebuah Usulan Desain ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55880-kunjungan-wisatawan-wisata-religi-budaya-po</link>
	<guid isPermaLink="false">14d82d72d48ee6809eeeb043e037e684</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 15:19:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lmf purwanto ]]></category>
	<category><![CDATA[ eko nursanty ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,eko,flag,lmf,nursanty,purwanto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana peningkatan infrastruktur jalan menuju Desa Wisata Gogodalem memengaruhi kepuasan pengunjung serta kontribusinya terhadap peningkatan pendapatan ekonomi lokal. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Fasilitas Penunjang Untuk Desa Wisata Gogodalem: Sebuah Usulan Desain: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana peningkatan infrastruktur jalan menuju Desa Wisata Gogodalem memengaruhi kepuasan pengunjung serta kontribusinya terhadap peningkatan pendapatan ekonomi lokal. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, studi tersebut dapat membandingkan tingkat kepuasan sebelum dan sesudah perbaikan jalan serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan kunjungan wisatawan. Ide penelitian kedua dapat memfokuskan pada peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis komunitas dalam memperkuat keberlanjutan wisata religi serta meningkatkan mata pencaharian penduduk setempat. Peneliti dapat melakukan survei terhadap pelaku UMKM, mengidentifikasi produk unggulan, dan mengevaluasi dampak ekonomi serta sosial dari integrasi UMKM dalam fasilitas penunjang wisata. Ide ketiga dapat meneliti efektivitas ruang serbaguna seperti aula pertemuan, ballroom, dan area istirahat dalam mengatur kepadatan kerumunan serta melestarikan nilai budaya selama periode ziarah puncak. Penelitian ini dapat mengukur tingkat kepadatan, persepsi kenyamanan, dan perlindungan warisan budaya melalui observasi lapangan dan wawancara pengunjung. Hasil ketiga studi tersebut diharapkan memberikan rekomendasi praktis bagi perencanaan kebijakan desa wisata yang lebih responsif, inklusif, dan berkelanjutan.. Kawasan Religi di Desa Gogodalem membutuhkan desain Desa Wisata yang representatif dengan aksesibilitas layak, yang dapat memanfaatkan potensi kuat dan kondisi keuangan stabil untuk menjadi ikon wisata regional.Namun, kelemahan seperti akses jalan yang tidak memadai dan kurangnya fasilitas istirahat bagi pengunjung menjadi ancaman terhadap keberlanjutan pengembangan tersebut.Penelitian ini berharap dapat menjadi dasar perencanaan yang memperkuat ekonomi masyarakat pasca pandemi serta memastikan pengembangan kawasan religi yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi umat Islam Provinsi Jawa Tengah memiliki beragam potensi wisata, termasuk wisata alam, wisata budaya, dan wisata religi, yang semuanya berpadu menjadikan Jawa Tengah sebagai salah satu tujuan wisata terpopuler di Indonesia. Desa Gogodalem merupakan sebuah desa di Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah yang memiliki potensi wisata religi yang cukup besar karena peninggalan dari situs sejarah zaman Tumenggung Niti Negoro. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji keadaan lingkungan eksternal-internal dan mengusulkan strategi pengembangan desa wisata religi Gogodalem. Observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan untuk memperoleh data dalam penelitian ini. Pembobotan dan penilaian digunakan bersama dengan analisis SWOT sebagai metode analisis. Berdasarkan temuan investigasi, Kawasan Religi di Desa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/7/kunjungan-wisatawan-wisata-religi-budaya-positif-d-thumb-1dcb8.webp" title="JURIS - Fasilitas Penunjang Untuk Desa Wisata Gogodalem: Sebuah Usulan Desain" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/kunjungan-wisatawan-wisata-religi-budaya-positif-d-thumb-1dcb8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/kunjungan-wisatawan-wisata-religi-budaya-positif-d-thumb-1dcb8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/kunjungan-wisatawan-wisata-religi-budaya-positif-d-thumb-1dcb8.webp 1x" title="JURIS - Fasilitas Penunjang Untuk Desa Wisata Gogodalem: Sebuah Usulan Desain" alt="JURIS - Fasilitas Penunjang Untuk Desa Wisata Gogodalem: Sebuah Usulan Desain" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/7/kunjungan-wisatawan-wisata-religi-budaya-positif-d-thumb-69bd3.webp" title="JURIS - Fasilitas Penunjang Untuk Desa Wisata Gogodalem: Sebuah Usulan Desain" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/kunjungan-wisatawan-wisata-religi-budaya-positif-d-thumb-69bd3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/kunjungan-wisatawan-wisata-religi-budaya-positif-d-thumb-69bd3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/kunjungan-wisatawan-wisata-religi-budaya-positif-d-thumb-69bd3.webp 1x" title="JURIS - Fasilitas Penunjang Untuk Desa Wisata Gogodalem: Sebuah Usulan Desain" alt="JURIS - Fasilitas Penunjang Untuk Desa Wisata Gogodalem: Sebuah Usulan Desain" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/7/kunjungan-wisatawan-wisata-religi-budaya-positif-d-thumb-4b078.webp" title="JURIS - Fasilitas Penunjang Untuk Desa Wisata Gogodalem: Sebuah Usulan Desain" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/7/kunjungan-wisatawan-wisata-religi-budaya-positif-d-thumb-4b078.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/7/kunjungan-wisatawan-wisata-religi-budaya-positif-d-thumb-4b078.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/7/kunjungan-wisatawan-wisata-religi-budaya-positif-d-thumb-4b078.webp 1x" title="JURIS - Fasilitas Penunjang Untuk Desa Wisata Gogodalem: Sebuah Usulan Desain" alt="JURIS - Fasilitas Penunjang Untuk Desa Wisata Gogodalem: Sebuah Usulan Desain" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55880-kunjungan-wisatawan-wisata-religi-budaya-po" title="JURIS - Fasilitas Penunjang Untuk Desa Wisata Gogodalem: Sebuah Usulan Desain" target="_blank">Fasilitas Penunjang Untuk Desa Wisata Gogodalem: Sebuah Usulan Desain</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana peningkatan infrastruktur jalan menuju Desa Wisata Gogodalem memengaruhi kepuasan pengunjung serta kontribusinya terhadap peningkatan pendapatan ekonomi lokal. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, studi tersebut dapat membandingkan tingkat kepuasan sebelum dan sesudah perbaikan jalan serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan kunjungan wisatawan. Ide penelitian kedua dapat memfokuskan pada peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis komunitas dalam memperkuat keberlanjutan wisata religi serta meningkatkan mata pencaharian penduduk setempat. Peneliti dapat melakukan survei terhadap pelaku UMKM, mengidentifikasi produk unggulan, dan mengevaluasi dampak ekonomi serta sosial dari integrasi UMKM dalam fasilitas penunjang wisata. Ide ketiga dapat meneliti efektivitas ruang serbaguna seperti aula pertemuan, ballroom, dan area istirahat dalam mengatur kepadatan kerumunan serta melestarikan nilai budaya selama periode ziarah puncak. Penelitian ini dapat mengukur tingkat kepadatan, persepsi kenyamanan, dan perlindungan warisan budaya melalui observasi lapangan dan wawancara pengunjung. Hasil ketiga studi tersebut diharapkan memberikan rekomendasi praktis bagi perencanaan kebijakan desa wisata yang lebih responsif, inklusif, dan berkelanjutan..
<br>Kawasan Religi di Desa Gogodalem membutuhkan desain Desa Wisata yang representatif dengan aksesibilitas layak, yang dapat memanfaatkan potensi kuat dan kondisi keuangan stabil untuk menjadi ikon wisata regional.Namun, kelemahan seperti akses jalan yang tidak memadai dan kurangnya fasilitas istirahat bagi pengunjung menjadi ancaman terhadap keberlanjutan pengembangan tersebut.Penelitian ini berharap dapat menjadi dasar perencanaan yang memperkuat ekonomi masyarakat pasca pandemi serta memastikan pengembangan kawasan religi yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi umat Islam
<br>Provinsi Jawa Tengah memiliki beragam potensi wisata, termasuk wisata alam, wisata budaya, dan wisata religi, yang semuanya berpadu menjadikan Jawa Tengah sebagai salah satu tujuan wisata terpopuler di Indonesia. Desa Gogodalem merupakan sebuah desa di Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah yang memiliki potensi wisata religi yang cukup besar karena peninggalan dari situs sejarah zaman Tumenggung Niti Negoro. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji keadaan lingkungan eksternal-internal dan mengusulkan strategi pengembangan desa wisata religi Gogodalem. Observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan untuk memperoleh data dalam penelitian ini. Pembobotan dan penilaian digunakan bersama dengan analisis SWOT sebagai metode analisis. Berdasarkan temuan investigasi, Kawasan Religi di Desa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/7/kunjungan-wisatawan-wisata-religi-budaya-positif-d-thumb-69bd3.webp" type="image/webp" length="72490" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/kunjungan-wisatawan-wisata-religi-budaya-positif-d-thumb-1dcb8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/kunjungan-wisatawan-wisata-religi-budaya-positif-d-thumb-69bd3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/7/kunjungan-wisatawan-wisata-religi-budaya-positif-d-thumb-4b078.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-424-unnas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16355-sarga-journal-architecture-urbanism.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemenuhan Hak Asuh Anak Akibat Perceraian Orang Tua ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemenuhan Hak Asuh Anak Akibat Perceraian Orang Tua ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemenuhan Hak Asuh Anak Akibat Perceraian Orang Tua ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55888-pemenuhan-hak-ekspresi-alami-anak-asuh-kondisi</link>
	<guid isPermaLink="false">3eeb4e6f16f51c0722afee4822def652</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 15:14:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurnal ilmu ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,ilmu,jurnal,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara sistem hukum Indonesia dengan sistem hukum negara lain dalam menangani masalah hak asuh anak pasca perceraian. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemenuhan Hak Asuh Anak Akibat Perceraian Orang Tua: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara sistem hukum Indonesia dengan sistem hukum negara lain dalam menangani masalah hak asuh anak pasca perceraian. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak psikologis dan sosial yang dialami anak-anak akibat perceraian orang tua dan bagaimana sistem hukum dapat memberikan perlindungan yang lebih efektif bagi mereka. Terakhir, penelitian juga dapat fokus pada peran mediasi dan konseling dalam membantu orang tua mencapai kesepakatan bersama mengenai hak asuh anak, serta bagaimana sistem hukum dapat mendukung dan memfasilitasi proses mediasi tersebut.. Topik hak asuh anak sering muncul sebagai hasil dari perceraian orang tua.Seperti yang telah diatur dalam undang-undang, salah satu dari orang tua biasanya diangkat sebagai pemegang hak asuh anak, tapi ini tidak menghalangi mantan pasangan untuk tetap melihat anak.Kemuliaan orang tua dalam hal hak asuh anak sangat diperlukan demi kepentingan anak, dan integrasi dan kerjasama antara orang tua akan menghasilkan solusi yang lebih baik dalam menyelesaikan tugas itu.Perceraian dapat menyebabkan masalah dalam hal hak asuh anak, terutama ketika kedua pihak ingin hak asuh anak jatuh ke tangan mereka masing-masing, sehingga harus diputuskan di pengadilan.Hal ini dapat merugikan anak karena kedua orang tuanya saling melempar tanggungjawab dalam mengasuh anak.Oleh karena itu, ketentuan terhadap kewajiban mengasuh anak pasca perceraian harus ditegakkan baik dari sisi agama maupun undang-undang yang berlaku.Kompilasi Hukum Islam juga memberikan pedoman mengenai hadhanah atau hak asuh anak, dan menyatakan siapa saja yang berhak atas hadhanah Pelaksanaan hak asuh anak akibat perceraian orang tua menjadi persoalan hukum yang sangat penting, mengingat implikasinya terhadap perkembangan psikologis dan sosial anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan hak asuh anak dalam konteks perceraian orang tua, dengan fokus pada proses hukum dan faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pengadilan. Dalam sistem hukum Indonesia, hak asuh anak dapat diberikan kepada salah satu orang tua atau kedua orang tua secara bersama-sama, berdasarkan pertimbangan kepentingan terbaik anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun undang-undang telah memberikan pedoman yang jelas, dalam praktiknya,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/0/pemenuhan-hak-ekspresi-alami-anak-asuh-kondisi-emo-thumb-006cd.webp" title="JURIS - Pemenuhan Hak Asuh Anak Akibat Perceraian Orang Tua" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/pemenuhan-hak-ekspresi-alami-anak-asuh-kondisi-emo-thumb-006cd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/pemenuhan-hak-ekspresi-alami-anak-asuh-kondisi-emo-thumb-006cd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/pemenuhan-hak-ekspresi-alami-anak-asuh-kondisi-emo-thumb-006cd.webp 1x" title="JURIS - Pemenuhan Hak Asuh Anak Akibat Perceraian Orang Tua" alt="JURIS - Pemenuhan Hak Asuh Anak Akibat Perceraian Orang Tua" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/0/pemenuhan-hak-ekspresi-alami-anak-asuh-kondisi-emo-thumb-b33aa.webp" title="JURIS - Pemenuhan Hak Asuh Anak Akibat Perceraian Orang Tua" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/pemenuhan-hak-ekspresi-alami-anak-asuh-kondisi-emo-thumb-b33aa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/pemenuhan-hak-ekspresi-alami-anak-asuh-kondisi-emo-thumb-b33aa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/pemenuhan-hak-ekspresi-alami-anak-asuh-kondisi-emo-thumb-b33aa.webp 1x" title="JURIS - Pemenuhan Hak Asuh Anak Akibat Perceraian Orang Tua" alt="JURIS - Pemenuhan Hak Asuh Anak Akibat Perceraian Orang Tua" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/0/pemenuhan-hak-ekspresi-alami-anak-asuh-kondisi-emo-thumb-cfaab.webp" title="JURIS - Pemenuhan Hak Asuh Anak Akibat Perceraian Orang Tua" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/pemenuhan-hak-ekspresi-alami-anak-asuh-kondisi-emo-thumb-cfaab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/pemenuhan-hak-ekspresi-alami-anak-asuh-kondisi-emo-thumb-cfaab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/pemenuhan-hak-ekspresi-alami-anak-asuh-kondisi-emo-thumb-cfaab.webp 1x" title="JURIS - Pemenuhan Hak Asuh Anak Akibat Perceraian Orang Tua" alt="JURIS - Pemenuhan Hak Asuh Anak Akibat Perceraian Orang Tua" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55888-pemenuhan-hak-ekspresi-alami-anak-asuh-kondisi" title="JURIS - Pemenuhan Hak Asuh Anak Akibat Perceraian Orang Tua" target="_blank">Pemenuhan Hak Asuh Anak Akibat Perceraian Orang Tua</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara sistem hukum Indonesia dengan sistem hukum negara lain dalam menangani masalah hak asuh anak pasca perceraian. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak psikologis dan sosial yang dialami anak-anak akibat perceraian orang tua dan bagaimana sistem hukum dapat memberikan perlindungan yang lebih efektif bagi mereka. Terakhir, penelitian juga dapat fokus pada peran mediasi dan konseling dalam membantu orang tua mencapai kesepakatan bersama mengenai hak asuh anak, serta bagaimana sistem hukum dapat mendukung dan memfasilitasi proses mediasi tersebut..
<br>Topik hak asuh anak sering muncul sebagai hasil dari perceraian orang tua.Seperti yang telah diatur dalam undang-undang, salah satu dari orang tua biasanya diangkat sebagai pemegang hak asuh anak, tapi ini tidak menghalangi mantan pasangan untuk tetap melihat anak.Kemuliaan orang tua dalam hal hak asuh anak sangat diperlukan demi kepentingan anak, dan integrasi dan kerjasama antara orang tua akan menghasilkan solusi yang lebih baik dalam menyelesaikan tugas itu.Perceraian dapat menyebabkan masalah dalam hal hak asuh anak, terutama ketika kedua pihak ingin hak asuh anak jatuh ke tangan mereka masing-masing, sehingga harus diputuskan di pengadilan.Hal ini dapat merugikan anak karena kedua orang tuanya saling melempar tanggungjawab dalam mengasuh anak.Oleh karena itu, ketentuan terhadap kewajiban mengasuh anak pasca perceraian harus ditegakkan baik dari sisi agama maupun undang-undang yang berlaku.Kompilasi Hukum Islam juga memberikan pedoman mengenai hadhanah atau hak asuh anak, dan menyatakan siapa saja yang berhak atas hadhanah
<br>Pelaksanaan hak asuh anak akibat perceraian orang tua menjadi persoalan hukum yang sangat penting, mengingat implikasinya terhadap perkembangan psikologis dan sosial anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan hak asuh anak dalam konteks perceraian orang tua, dengan fokus pada proses hukum dan faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pengadilan. Dalam sistem hukum Indonesia, hak asuh anak dapat diberikan kepada salah satu orang tua atau kedua orang tua secara bersama-sama, berdasarkan pertimbangan kepentingan terbaik anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun undang-undang telah memberikan pedoman yang jelas, dalam praktiknya,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/0/pemenuhan-hak-ekspresi-alami-anak-asuh-kondisi-emo-thumb-b33aa.webp" type="image/webp" length="75118" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/pemenuhan-hak-ekspresi-alami-anak-asuh-kondisi-emo-thumb-006cd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/pemenuhan-hak-ekspresi-alami-anak-asuh-kondisi-emo-thumb-b33aa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/pemenuhan-hak-ekspresi-alami-anak-asuh-kondisi-emo-thumb-cfaab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3739-yayasanbhz.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15428-iaotiqadiah-jurnal-hukum-ilmu-ilmu-kesyariahan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Computer Numeric Control CNC Pada Karya Arsitektur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Computer Numeric Control CNC Pada Karya Arsitektur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Computer Numeric Control CNC Pada Karya Arsitektur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55884-produk-furnitur-konteks-arsitektur-network-proses</link>
	<guid isPermaLink="false">061fb0bccef6b440983cbe0dc3485169</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 15:11:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lmf purwanto ]]></category>
	<category><![CDATA[ eko nursanty ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,eko,flag,lmf,nursanty,purwanto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah menyajikan tinjauan komprehensif mengenai peran Mesin Computer Numeric Control (CNC) dalam menghasilkan elemen-elemen arsitektur yang presisi dan estetis. Namun, untuk memperkaya pemahaman dan praktik di masa depan, terdapat beberapa ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Computer Numeric Control (CNC) Pada Karya Arsitektur: Penelitian ini telah menyajikan tinjauan komprehensif mengenai peran Mesin Computer Numeric Control (CNC) dalam menghasilkan elemen-elemen arsitektur yang presisi dan estetis. Namun, untuk memperkaya pemahaman dan praktik di masa depan, terdapat beberapa arah studi lanjutan yang dapat dieksplorasi. Pertama, menarik untuk menyelidiki bagaimana para arsitek dapat lebih mendalam mengintegrasikan aspek konseptual dan naratif ke dalam desain fabrikasi CNC. Mengingat bahwa sebuah produk CNC dianggap bukan karya arsitektur sejati tanpa makna, penelitian dapat mengeksplorasi metodologi perancangan yang memungkinkan penciptaan karya-karya yang tidak hanya canggih secara teknis tetapi juga kaya akan substansi filosofis dan kontekstual. Ini bisa melibatkan studi kasus praktik arsitektur inovatif atau pengembangan kerangka kerja desain yang memprioritaskan "makna" dalam setiap tahapan fabrikasi digital. Kedua, studi di masa depan perlu meneliti lebih jauh aspek performa jangka panjang dan keberlanjutan material yang diproses menggunakan CNC, terutama dalam konteks arsitektur di Indonesia. Meskipun paper ini menyebutkan berbagai material yang dapat digunakan, evaluasi mendalam mengenai ketahanan struktural, respons terhadap iklim tropis, serta implikasi lingkungan dari proses produksi dan siklus hidup material fabrikasi CNC masih menjadi area yang terbuka untuk riset. Hal ini penting untuk memastikan bahwa inovasi estetika juga sejalan dengan tanggung jawab ekologis dan fungsional bangunan. Ketiga, mengingat potensi efisiensi yang ditawarkan CNC, ada kebutuhan untuk memahami bagaimana teknologi ini dapat diakses dan diimplementasikan secara ekonomis oleh praktik arsitektur skala kecil dan menengah di Indonesia. Pertanyaan penelitian dapat berpusat pada model kolaborasi, layanan fabrikasi bersama, atau pengembangan perangkat lunak open-source yang dapat menurunkan hambatan adopsi teknologi CNC, sehingga demokratisasi inovasi desain dapat terwujud lebih luas dalam industri arsitektur nasional.. Mesin Computer Numeric Control (CNC) merupakan pengembangan dari teknologi sebelumnya yang awalnya digunakan di industri, namun kini diaplikasikan secara luas dalam arsitektur untuk fabrikasi material.CNC menawarkan keunggulan dalam presisi, efisiensi waktu, dan fleksibilitas bahan (kayu, logam, plastik) untuk menghasilkan berbagai elemen arsitektur seperti finishing, interior, furnitur, hingga struktur dengan rekayasa khusus.Meskipun teknologi CNC sangat berguna sebagai alat bantu arsitek dalam menerjemahkan ide dan konsep ke dalam wujud fisik, namun hasil produk CNC tidak dapat dikategorikan sebagai karya arsitektur sejati tanpa makna dan peran konseptual dari seorang arsitek Mesin Computer Numeric Control ( CNC ) adalah pengembangan dari mesin yang sudah ada sebelumnya tetapi belum menggunakan computer, masih menggunakan model sebagai contoh duplikasinya yang disebut Numeric Control ( NC ). Mesin Computer Numeric Control ( CNC ) pada awalnya dipergunakan sebagai alat cetak industri terutama pada bidang mesin dan otomotif. Computer Numeric Control ( CNC ) pada dasarnya dapat memakai bahan apa saja yang secara fisik bisa digrafir atau dibor ( dengan penyesuaian tertentu pada alat potongnya sesuai klasifikasi bahan ). Bahan material dasar yang sering dipakai dengan Mesin Computer Numeric Control ( CNC ) antara lain : metal / besi, kayu, plastic dan aluminium. Dari beberapa hal tersebut apakah mesin Computer Numeric Control ( CNC ) dapat berperan dalam... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/c/produk-furnitur-konteks-arsitektur-network-proses-thumb-360b4.webp" title="JURIS - Peran Computer Numeric Control (CNC) Pada Karya Arsitektur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/produk-furnitur-konteks-arsitektur-network-proses-thumb-360b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/produk-furnitur-konteks-arsitektur-network-proses-thumb-360b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/produk-furnitur-konteks-arsitektur-network-proses-thumb-360b4.webp 1x" title="JURIS - Peran Computer Numeric Control (CNC) Pada Karya Arsitektur" alt="JURIS - Peran Computer Numeric Control (CNC) Pada Karya Arsitektur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/produk-furnitur-konteks-arsitektur-network-proses-thumb-0d9a3.webp" title="JURIS - Peran Computer Numeric Control (CNC) Pada Karya Arsitektur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/produk-furnitur-konteks-arsitektur-network-proses-thumb-0d9a3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/produk-furnitur-konteks-arsitektur-network-proses-thumb-0d9a3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/produk-furnitur-konteks-arsitektur-network-proses-thumb-0d9a3.webp 1x" title="JURIS - Peran Computer Numeric Control (CNC) Pada Karya Arsitektur" alt="JURIS - Peran Computer Numeric Control (CNC) Pada Karya Arsitektur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/produk-furnitur-konteks-arsitektur-network-proses-thumb-34636.webp" title="JURIS - Peran Computer Numeric Control (CNC) Pada Karya Arsitektur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/produk-furnitur-konteks-arsitektur-network-proses-thumb-34636.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/produk-furnitur-konteks-arsitektur-network-proses-thumb-34636.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/produk-furnitur-konteks-arsitektur-network-proses-thumb-34636.webp 1x" title="JURIS - Peran Computer Numeric Control (CNC) Pada Karya Arsitektur" alt="JURIS - Peran Computer Numeric Control (CNC) Pada Karya Arsitektur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55884-produk-furnitur-konteks-arsitektur-network-proses" title="JURIS - Peran Computer Numeric Control (CNC) Pada Karya Arsitektur" target="_blank">Peran Computer Numeric Control (CNC) Pada Karya Arsitektur</a>: Penelitian ini telah menyajikan tinjauan komprehensif mengenai peran Mesin Computer Numeric Control (CNC) dalam menghasilkan elemen-elemen arsitektur yang presisi dan estetis. Namun, untuk memperkaya pemahaman dan praktik di masa depan, terdapat beberapa arah studi lanjutan yang dapat dieksplorasi. Pertama, menarik untuk menyelidiki bagaimana para arsitek dapat lebih mendalam mengintegrasikan aspek konseptual dan naratif ke dalam desain fabrikasi CNC. Mengingat bahwa sebuah produk CNC dianggap bukan karya arsitektur sejati tanpa makna, penelitian dapat mengeksplorasi metodologi perancangan yang memungkinkan penciptaan karya-karya yang tidak hanya canggih secara teknis tetapi juga kaya akan substansi filosofis dan kontekstual. Ini bisa melibatkan studi kasus praktik arsitektur inovatif atau pengembangan kerangka kerja desain yang memprioritaskan "makna" dalam setiap tahapan fabrikasi digital. Kedua, studi di masa depan perlu meneliti lebih jauh aspek performa jangka panjang dan keberlanjutan material yang diproses menggunakan CNC, terutama dalam konteks arsitektur di Indonesia. Meskipun paper ini menyebutkan berbagai material yang dapat digunakan, evaluasi mendalam mengenai ketahanan struktural, respons terhadap iklim tropis, serta implikasi lingkungan dari proses produksi dan siklus hidup material fabrikasi CNC masih menjadi area yang terbuka untuk riset. Hal ini penting untuk memastikan bahwa inovasi estetika juga sejalan dengan tanggung jawab ekologis dan fungsional bangunan. Ketiga, mengingat potensi efisiensi yang ditawarkan CNC, ada kebutuhan untuk memahami bagaimana teknologi ini dapat diakses dan diimplementasikan secara ekonomis oleh praktik arsitektur skala kecil dan menengah di Indonesia. Pertanyaan penelitian dapat berpusat pada model kolaborasi, layanan fabrikasi bersama, atau pengembangan perangkat lunak open-source yang dapat menurunkan hambatan adopsi teknologi CNC, sehingga demokratisasi inovasi desain dapat terwujud lebih luas dalam industri arsitektur nasional..
<br>Mesin Computer Numeric Control (CNC) merupakan pengembangan dari teknologi sebelumnya yang awalnya digunakan di industri, namun kini diaplikasikan secara luas dalam arsitektur untuk fabrikasi material.CNC menawarkan keunggulan dalam presisi, efisiensi waktu, dan fleksibilitas bahan (kayu, logam, plastik) untuk menghasilkan berbagai elemen arsitektur seperti finishing, interior, furnitur, hingga struktur dengan rekayasa khusus.Meskipun teknologi CNC sangat berguna sebagai alat bantu arsitek dalam menerjemahkan ide dan konsep ke dalam wujud fisik, namun hasil produk CNC tidak dapat dikategorikan sebagai karya arsitektur sejati tanpa makna dan peran konseptual dari seorang arsitek
<br>Mesin Computer Numeric Control ( CNC ) adalah pengembangan dari mesin yang sudah ada sebelumnya tetapi belum menggunakan computer, masih menggunakan model sebagai contoh duplikasinya yang disebut Numeric Control ( NC ). Mesin Computer Numeric Control ( CNC ) pada awalnya dipergunakan sebagai alat cetak industri terutama pada bidang mesin dan otomotif. Computer Numeric Control ( CNC ) pada dasarnya dapat memakai bahan apa saja yang secara fisik bisa digrafir atau dibor ( dengan penyesuaian tertentu pada alat potongnya sesuai klasifikasi bahan ). Bahan material dasar yang sering dipakai dengan Mesin Computer Numeric Control ( CNC ) antara lain : metal / besi, kayu, plastic dan aluminium. Dari beberapa hal tersebut apakah mesin Computer Numeric Control ( CNC ) dapat berperan dalam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/c/produk-furnitur-konteks-arsitektur-network-proses-thumb-360b4.webp" type="image/webp" length="91512" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/produk-furnitur-konteks-arsitektur-network-proses-thumb-360b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/produk-furnitur-konteks-arsitektur-network-proses-thumb-0d9a3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/produk-furnitur-konteks-arsitektur-network-proses-thumb-34636.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-424-unnas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16355-sarga-journal-architecture-urbanism.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Wisata Air Bendungan Logung Di Kudus ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Wisata Air Bendungan Logung Di Kudus ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Wisata Air Bendungan Logung Di Kudus ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55885-ekowisata-masyarakat-lokal-pengembangan-wisata-kaw</link>
	<guid isPermaLink="false">b392442bec08016dcee815a741806762</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 15:04:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lmf purwanto ]]></category>
	<category><![CDATA[ eko nursanty ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,eko,flag,lmf,nursanty,purwanto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memperdalam pemahaman tentang dampak jangka panjang dari pengembangan wisata air seperti di Bendungan Logung. Sebuah studi komprehensif diperlukan untuk mengukur secara kuantitatif kontribusi nyata proyek ini terhadap peningkatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan Wisata Air Bendungan Logung Di Kudus: Penelitian selanjutnya dapat memperdalam pemahaman tentang dampak jangka panjang dari pengembangan wisata air seperti di Bendungan Logung. Sebuah studi komprehensif diperlukan untuk mengukur secara kuantitatif kontribusi nyata proyek ini terhadap peningkatan ekonomi masyarakat lokal, bukan hanya sebagai harapan, tetapi melalui data konkret sebelum dan sesudah implementasi. Selain itu, penting juga untuk meneliti bagaimana persepsi dan kepuasan pengunjung dapat dievaluasi secara sistematis terhadap fasilitas yang ditawarkan, serta bagaimana cara paling efektif untuk melibatkan masyarakat sekitar dalam pengelolaan dan pelestarian kawasan ekowisata ini agar praktik pariwisata yang berkelanjutan benar-benar tercapai. Mengingat penggunaan konsep Arsitektur Neo Vernakular yang unik, arah penelitian dapat diperluas untuk menganalisis sejauh mana material dan elemen desain yang dipilih berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan jangka panjang dan ketahanan terhadap potensi perubahan iklim di masa depan. Hal ini juga bisa mencakup eksplorasi bagaimana desain arsitektur yang berakar pada kearifan lokal ini dapat terus beradaptasi dengan tren pariwisata yang berkembang tanpa mengorbankan identitas dan karakter khas daerah. Dengan demikian, penelitian di masa mendatang tidak hanya akan memvalidasi efektivitas pengembangan saat ini tetapi juga menyediakan panduan berharga untuk perencanaan wisata serupa.. Perancangan Kawasan Wisata Air Bendungan Logung di Kudus merupakan pengembangan destinasi yang mencakup berbagai wahana watersport, restoran, cottage, dan fasilitas pendukung lainnya di lingkungan bendungan.Tujuan utamanya adalah memperkenalkan Kudus secara nasional serta mendukung perekonomian lokal dan kesejahteraan masyarakat sekitar.Dengan pendekatan Arsitektur Neo Vernakular yang diaplikasikan dalam zoning, denah, sirkulasi, dan fasad, rancangan ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan inspirasi bagi pengembangan pariwisata Pengembangan Wisata Air Bendungan Logung di Kudus ini mempunyai latar belakang mengembangkan area wisata air di sekitar bendungan. Mengangkat sektor pariwisata untuk wisatawan yang berkunjung ke Kudus dengan menggunakan konsep perancangan dasar sebagai tumpuan untuk membantu menopang ekonomi daerah dan masyarakat sekitar Kabupaten Kudus. Tujuan perancangan untuk meningkatkan ekowisata yang ada pada Bendungan Logung serta mengedukasi masyarakat untuk menjaganya serta meningkatkan kualitas dan kuantitas dari sarana prasarana yang tersedia di kawasan wisata air Bendungan Logung di Kudus.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/b/ekowisata-masyarakat-lokal-pengembangan-wisata-kaw-thumb-52bd9.webp" title="JURIS - Pengembangan Wisata Air Bendungan Logung Di Kudus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/ekowisata-masyarakat-lokal-pengembangan-wisata-kaw-thumb-52bd9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/ekowisata-masyarakat-lokal-pengembangan-wisata-kaw-thumb-52bd9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/ekowisata-masyarakat-lokal-pengembangan-wisata-kaw-thumb-52bd9.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Wisata Air Bendungan Logung Di Kudus" alt="JURIS - Pengembangan Wisata Air Bendungan Logung Di Kudus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/b/ekowisata-masyarakat-lokal-pengembangan-wisata-kaw-thumb-3400c.webp" title="JURIS - Pengembangan Wisata Air Bendungan Logung Di Kudus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/ekowisata-masyarakat-lokal-pengembangan-wisata-kaw-thumb-3400c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/ekowisata-masyarakat-lokal-pengembangan-wisata-kaw-thumb-3400c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/ekowisata-masyarakat-lokal-pengembangan-wisata-kaw-thumb-3400c.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Wisata Air Bendungan Logung Di Kudus" alt="JURIS - Pengembangan Wisata Air Bendungan Logung Di Kudus" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/b/ekowisata-masyarakat-lokal-pengembangan-wisata-kaw-thumb-a90fc.webp" title="JURIS - Pengembangan Wisata Air Bendungan Logung Di Kudus" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/ekowisata-masyarakat-lokal-pengembangan-wisata-kaw-thumb-a90fc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/ekowisata-masyarakat-lokal-pengembangan-wisata-kaw-thumb-a90fc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/ekowisata-masyarakat-lokal-pengembangan-wisata-kaw-thumb-a90fc.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Wisata Air Bendungan Logung Di Kudus" alt="JURIS - Pengembangan Wisata Air Bendungan Logung Di Kudus" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55885-ekowisata-masyarakat-lokal-pengembangan-wisata-kaw" title="JURIS - Pengembangan Wisata Air Bendungan Logung Di Kudus" target="_blank">Pengembangan Wisata Air Bendungan Logung Di Kudus</a>: Penelitian selanjutnya dapat memperdalam pemahaman tentang dampak jangka panjang dari pengembangan wisata air seperti di Bendungan Logung. Sebuah studi komprehensif diperlukan untuk mengukur secara kuantitatif kontribusi nyata proyek ini terhadap peningkatan ekonomi masyarakat lokal, bukan hanya sebagai harapan, tetapi melalui data konkret sebelum dan sesudah implementasi. Selain itu, penting juga untuk meneliti bagaimana persepsi dan kepuasan pengunjung dapat dievaluasi secara sistematis terhadap fasilitas yang ditawarkan, serta bagaimana cara paling efektif untuk melibatkan masyarakat sekitar dalam pengelolaan dan pelestarian kawasan ekowisata ini agar praktik pariwisata yang berkelanjutan benar-benar tercapai. Mengingat penggunaan konsep Arsitektur Neo Vernakular yang unik, arah penelitian dapat diperluas untuk menganalisis sejauh mana material dan elemen desain yang dipilih berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan jangka panjang dan ketahanan terhadap potensi perubahan iklim di masa depan. Hal ini juga bisa mencakup eksplorasi bagaimana desain arsitektur yang berakar pada kearifan lokal ini dapat terus beradaptasi dengan tren pariwisata yang berkembang tanpa mengorbankan identitas dan karakter khas daerah. Dengan demikian, penelitian di masa mendatang tidak hanya akan memvalidasi efektivitas pengembangan saat ini tetapi juga menyediakan panduan berharga untuk perencanaan wisata serupa..
<br>Perancangan Kawasan Wisata Air Bendungan Logung di Kudus merupakan pengembangan destinasi yang mencakup berbagai wahana watersport, restoran, cottage, dan fasilitas pendukung lainnya di lingkungan bendungan.Tujuan utamanya adalah memperkenalkan Kudus secara nasional serta mendukung perekonomian lokal dan kesejahteraan masyarakat sekitar.Dengan pendekatan Arsitektur Neo Vernakular yang diaplikasikan dalam zoning, denah, sirkulasi, dan fasad, rancangan ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan inspirasi bagi pengembangan pariwisata
<br>Pengembangan Wisata Air Bendungan Logung di Kudus ini mempunyai latar belakang mengembangkan area wisata air di sekitar bendungan. Mengangkat sektor pariwisata untuk wisatawan yang berkunjung ke Kudus dengan menggunakan konsep perancangan dasar sebagai tumpuan untuk membantu menopang ekonomi daerah dan masyarakat sekitar Kabupaten Kudus. Tujuan perancangan untuk meningkatkan ekowisata yang ada pada Bendungan Logung serta mengedukasi masyarakat untuk menjaganya serta meningkatkan kualitas dan kuantitas dari sarana prasarana yang tersedia di kawasan wisata air Bendungan Logung di Kudus....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/b/ekowisata-masyarakat-lokal-pengembangan-wisata-kaw-thumb-a90fc.webp" type="image/webp" length="111410" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/ekowisata-masyarakat-lokal-pengembangan-wisata-kaw-thumb-52bd9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/ekowisata-masyarakat-lokal-pengembangan-wisata-kaw-thumb-3400c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/ekowisata-masyarakat-lokal-pengembangan-wisata-kaw-thumb-a90fc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-424-unnas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16355-sarga-journal-architecture-urbanism.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penataan Kawasan Wisata Pantai Pasir Putih Dalegan dengan Pendekatan Sustainable Tourism Reorganized The Pasir Putih Beach Tourism With Sustainable Tourism Approach ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penataan Kawasan Wisata Pantai Pasir Putih Dalegan dengan Pendekatan Sustainable Tourism Reorganized The Pasir Putih Beach Tourism With Sustainable Tourism Approach ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penataan Kawasan Wisata Pantai Pasir Putih Dalegan dengan Pendekatan Sustainable Tourism Reorganized The Pasir Putih Beach Tourism With Sustainable Tourism Approach ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55892-ekonomi-pantai-pasir-kawasan-wisata-masyarakat-sum</link>
	<guid isPermaLink="false">af38f808e8a279ba63546abf1d10910b</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 14:51:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ adi sasmito ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adi,counter,flag,focus,sasmito,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang dampak ekonomi dari penerapan pendekatan Pariwisata Berkelanjutan di kawasan wisata pantai Pasir Putih Dalegan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana pendekatan ini dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penataan Kawasan Wisata Pantai Pasir Putih Dalegan dengan Pendekatan Sustainable Tourism: Reorganized The Pasir Putih Beach Tourism With Sustainable Tourism Approach: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang dampak ekonomi dari penerapan pendekatan Pariwisata Berkelanjutan di kawasan wisata pantai Pasir Putih Dalegan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana pendekatan ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat dan membuka lapangan pekerjaan baru. Selain itu, studi tentang sosial budaya dan lingkungan juga dapat dilakukan untuk memahami dampak jangka panjang dari pendekatan ini terhadap masyarakat dan ekosistem di sekitar kawasan wisata. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan saran praktis dan inovatif untuk pengembangan kawasan wisata yang berkelanjutan dan berkelanjutan.. Kawasan wisata pantai pasir putih Dalegan dengan pendekatan Sustainable Tourism (Pariwisata Berkelanjutan) yang diharapkan mampu memberi dampak lebih baik kedepannya terutama dalam aspek ekonomi, sosial-budaya, dan lingkungan kawasan wisata dan sekitarnya khususnya masyarakat setempat, serta menciptakan kawasan wisata yang inovatif dengan mempertimbangkan potensi yang ada.Berikut merupakan implementasi konsep Sustainable Tourism dalam penataan Kawasan Wisata Pantai Pasir Putih Dalegan Kawasan wisata pantai Pasir Putih merupakan salah satu destinasi wisata di Kota Gresik, destinasi yang terletak di Desa Dalegan Kecamatan Panceng Kota Gresik ini memiliki lokasi yang strategis yaitu dekat dengan banyak destinasi wisata. Berdasarkan kondisi yang ada, Destinasi ini memiliki banyak potensi diantaranya memiliki panorama laut yang indah, jenis pasir putih dan lembut, serta ombak yang tenang sehingga cocok untuk mengembangkan objek wisata yang menarik wisatawan untuk berkunjung, serta keunggulan utama berupa sumber daya alam yang melimpah dan mendukung. Selain itu, terdapat beberapa permasalahan di lokasi yang memerlukan penataan ulang antara lain penataan parkir dan kemacetan yang disebabkan oleh pariwisata, infrastruktur yang kurang memadai, massa bangunan dan pemandangan di kawasan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/5/ekonomi-pantai-pasir-kawasan-wisata-masyarakat-sum-thumb-a6d18.webp" title="JURIS - Penataan Kawasan Wisata Pantai Pasir Putih Dalegan dengan Pendekatan Sustainable Tourism: Reorganized The Pasir Putih Beach Tourism With Sustainable Tourism Approach" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/ekonomi-pantai-pasir-kawasan-wisata-masyarakat-sum-thumb-a6d18.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/ekonomi-pantai-pasir-kawasan-wisata-masyarakat-sum-thumb-a6d18.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/ekonomi-pantai-pasir-kawasan-wisata-masyarakat-sum-thumb-a6d18.webp 1x" title="JURIS - Penataan Kawasan Wisata Pantai Pasir Putih Dalegan dengan Pendekatan Sustainable Tourism: Reorganized The Pasir Putih Beach Tourism With Sustainable Tourism Approach" alt="JURIS - Penataan Kawasan Wisata Pantai Pasir Putih Dalegan dengan Pendekatan Sustainable Tourism: Reorganized The Pasir Putih Beach Tourism With Sustainable Tourism Approach" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/5/ekonomi-pantai-pasir-kawasan-wisata-masyarakat-sum-thumb-69eeb.webp" title="JURIS - Penataan Kawasan Wisata Pantai Pasir Putih Dalegan dengan Pendekatan Sustainable Tourism: Reorganized The Pasir Putih Beach Tourism With Sustainable Tourism Approach" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/ekonomi-pantai-pasir-kawasan-wisata-masyarakat-sum-thumb-69eeb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/ekonomi-pantai-pasir-kawasan-wisata-masyarakat-sum-thumb-69eeb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/ekonomi-pantai-pasir-kawasan-wisata-masyarakat-sum-thumb-69eeb.webp 1x" title="JURIS - Penataan Kawasan Wisata Pantai Pasir Putih Dalegan dengan Pendekatan Sustainable Tourism: Reorganized The Pasir Putih Beach Tourism With Sustainable Tourism Approach" alt="JURIS - Penataan Kawasan Wisata Pantai Pasir Putih Dalegan dengan Pendekatan Sustainable Tourism: Reorganized The Pasir Putih Beach Tourism With Sustainable Tourism Approach" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/5/ekonomi-pantai-pasir-kawasan-wisata-masyarakat-sum-thumb-524dc.webp" title="JURIS - Penataan Kawasan Wisata Pantai Pasir Putih Dalegan dengan Pendekatan Sustainable Tourism: Reorganized The Pasir Putih Beach Tourism With Sustainable Tourism Approach" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/ekonomi-pantai-pasir-kawasan-wisata-masyarakat-sum-thumb-524dc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/ekonomi-pantai-pasir-kawasan-wisata-masyarakat-sum-thumb-524dc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/ekonomi-pantai-pasir-kawasan-wisata-masyarakat-sum-thumb-524dc.webp 1x" title="JURIS - Penataan Kawasan Wisata Pantai Pasir Putih Dalegan dengan Pendekatan Sustainable Tourism: Reorganized The Pasir Putih Beach Tourism With Sustainable Tourism Approach" alt="JURIS - Penataan Kawasan Wisata Pantai Pasir Putih Dalegan dengan Pendekatan Sustainable Tourism: Reorganized The Pasir Putih Beach Tourism With Sustainable Tourism Approach" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55892-ekonomi-pantai-pasir-kawasan-wisata-masyarakat-sum" title="JURIS - Penataan Kawasan Wisata Pantai Pasir Putih Dalegan dengan Pendekatan Sustainable Tourism: Reorganized The Pasir Putih Beach Tourism With Sustainable Tourism Approach" target="_blank">Penataan Kawasan Wisata Pantai Pasir Putih Dalegan dengan Pendekatan Sustainable Tourism: Reorganized The Pasir Putih Beach Tourism With Sustainable Tourism Approach</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang dampak ekonomi dari penerapan pendekatan Pariwisata Berkelanjutan di kawasan wisata pantai Pasir Putih Dalegan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana pendekatan ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat dan membuka lapangan pekerjaan baru. Selain itu, studi tentang sosial budaya dan lingkungan juga dapat dilakukan untuk memahami dampak jangka panjang dari pendekatan ini terhadap masyarakat dan ekosistem di sekitar kawasan wisata. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan saran praktis dan inovatif untuk pengembangan kawasan wisata yang berkelanjutan dan berkelanjutan..
<br>Kawasan wisata pantai pasir putih Dalegan dengan pendekatan Sustainable Tourism (Pariwisata Berkelanjutan) yang diharapkan mampu memberi dampak lebih baik kedepannya terutama dalam aspek ekonomi, sosial-budaya, dan lingkungan kawasan wisata dan sekitarnya khususnya masyarakat setempat, serta menciptakan kawasan wisata yang inovatif dengan mempertimbangkan potensi yang ada.Berikut merupakan implementasi konsep Sustainable Tourism dalam penataan Kawasan Wisata Pantai Pasir Putih Dalegan
<br>Kawasan wisata pantai Pasir Putih merupakan salah satu destinasi wisata di Kota Gresik, destinasi yang terletak di Desa Dalegan Kecamatan Panceng Kota Gresik ini memiliki lokasi yang strategis yaitu dekat dengan banyak destinasi wisata. Berdasarkan kondisi yang ada, Destinasi ini memiliki banyak potensi diantaranya memiliki panorama laut yang indah, jenis pasir putih dan lembut, serta ombak yang tenang sehingga cocok untuk mengembangkan objek wisata yang menarik wisatawan untuk berkunjung, serta keunggulan utama berupa sumber daya alam yang melimpah dan mendukung. Selain itu, terdapat beberapa permasalahan di lokasi yang memerlukan penataan ulang antara lain penataan parkir dan kemacetan yang disebabkan oleh pariwisata, infrastruktur yang kurang memadai, massa bangunan dan pemandangan di kawasan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/5/ekonomi-pantai-pasir-kawasan-wisata-masyarakat-sum-thumb-a6d18.webp" type="image/webp" length="89396" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/ekonomi-pantai-pasir-kawasan-wisata-masyarakat-sum-thumb-a6d18.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/ekonomi-pantai-pasir-kawasan-wisata-masyarakat-sum-thumb-69eeb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/ekonomi-pantai-pasir-kawasan-wisata-masyarakat-sum-thumb-524dc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-424-unnas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16355-sarga-journal-architecture-urbanism.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dampak Poligami Terhadap Keharmonisan Keluarga di Lubuk Barumun ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dampak Poligami Terhadap Keharmonisan Keluarga di Lubuk Barumun ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dampak Poligami Terhadap Keharmonisan Keluarga di Lubuk Barumun ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55889-poligami-keharmonisan-keluarga-kesejahteraan-progr</link>
	<guid isPermaLink="false">53902fed359cf7810a4ffd5b668a73ba</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 14:24:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurnal ilmu ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,ilmu,jurnal,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji dampak jangka panjang poligami terhadap kesehatan mental anak dengan pendekatan longitudinal dan campuran metode di wilayah perkotaan maupun pedesaan, sehingga dapat mengidentifikasi faktor risiko dan perlindungan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dampak Poligami Terhadap Keharmonisan Keluarga di Lubuk Barumun: Penelitian selanjutnya dapat menguji dampak jangka panjang poligami terhadap kesehatan mental anak dengan pendekatan longitudinal dan campuran metode di wilayah perkotaan maupun pedesaan, sehingga dapat mengidentifikasi faktor risiko dan perlindungan yang berbeda secara kontekstual. Selanjutnya, diperlukan studi eksperimental yang mengevaluasi efektivitas program konseling keluarga khusus bagi keluarga poligami, dengan fokus pada peningkatan komunikasi terbuka dan pembagian sumber daya yang adil, guna mengurangi ketegangan antar pasangan dan anak. Selain itu, penelitian komparatif mengenai peran status sosial ekonomi serta kerangka hukum dalam memediasi hubungan antara praktik poligami dan keharmonisan keluarga dapat memberikan wawasan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan sensitif terhadap dinamika budaya setempat.. Poligami berdampak pada keluarga tergantung pada cara pengelolaannya.bila dikelola dengan baik, dapat memberikan manfaat sosial dan ekonomi, namun biasanya menimbulkan ketegangan dalam hubungan suami-istri serta ketidaksetaraan sumber daya.Dampak emosional terhadap anak-anak menjadi tantangan utama.Oleh karena itu, komunikasi terbuka dan pembagian sumber daya yang adil sangat penting untuk menciptakan keluarga yang harmonis Poligami, yang melibatkan seorang pria menikahi lebih dari satu wanita, dapat mempengaruhi dinamika dalam keluarga. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh poligami terhadap struktur keluarga, kesejahteraan emosional, dan hubungan antar anggota keluarga. Metode yang digunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap 10 keluarga poligami di daerah perkotaan, dan data dianalisis menggunakan analisis tematik. Temuan menunjukkan bahwa poligami dapat menimbulkan ketegangan antara istri-istri dan anak-anak, memengaruhi kualitas komunikasi,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/5/poligami-keharmonisan-keluarga-kesejahteraan-progr-thumb-1d4a9.webp" title="JURIS - Dampak Poligami Terhadap Keharmonisan Keluarga di Lubuk Barumun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/poligami-keharmonisan-keluarga-kesejahteraan-progr-thumb-1d4a9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/poligami-keharmonisan-keluarga-kesejahteraan-progr-thumb-1d4a9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/poligami-keharmonisan-keluarga-kesejahteraan-progr-thumb-1d4a9.webp 1x" title="JURIS - Dampak Poligami Terhadap Keharmonisan Keluarga di Lubuk Barumun" alt="JURIS - Dampak Poligami Terhadap Keharmonisan Keluarga di Lubuk Barumun" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/5/poligami-keharmonisan-keluarga-kesejahteraan-progr-thumb-e7388.webp" title="JURIS - Dampak Poligami Terhadap Keharmonisan Keluarga di Lubuk Barumun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/poligami-keharmonisan-keluarga-kesejahteraan-progr-thumb-e7388.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/poligami-keharmonisan-keluarga-kesejahteraan-progr-thumb-e7388.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/poligami-keharmonisan-keluarga-kesejahteraan-progr-thumb-e7388.webp 1x" title="JURIS - Dampak Poligami Terhadap Keharmonisan Keluarga di Lubuk Barumun" alt="JURIS - Dampak Poligami Terhadap Keharmonisan Keluarga di Lubuk Barumun" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/5/poligami-keharmonisan-keluarga-kesejahteraan-progr-thumb-3284a.webp" title="JURIS - Dampak Poligami Terhadap Keharmonisan Keluarga di Lubuk Barumun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/poligami-keharmonisan-keluarga-kesejahteraan-progr-thumb-3284a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/poligami-keharmonisan-keluarga-kesejahteraan-progr-thumb-3284a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/poligami-keharmonisan-keluarga-kesejahteraan-progr-thumb-3284a.webp 1x" title="JURIS - Dampak Poligami Terhadap Keharmonisan Keluarga di Lubuk Barumun" alt="JURIS - Dampak Poligami Terhadap Keharmonisan Keluarga di Lubuk Barumun" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55889-poligami-keharmonisan-keluarga-kesejahteraan-progr" title="JURIS - Dampak Poligami Terhadap Keharmonisan Keluarga di Lubuk Barumun" target="_blank">Dampak Poligami Terhadap Keharmonisan Keluarga di Lubuk Barumun</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji dampak jangka panjang poligami terhadap kesehatan mental anak dengan pendekatan longitudinal dan campuran metode di wilayah perkotaan maupun pedesaan, sehingga dapat mengidentifikasi faktor risiko dan perlindungan yang berbeda secara kontekstual. Selanjutnya, diperlukan studi eksperimental yang mengevaluasi efektivitas program konseling keluarga khusus bagi keluarga poligami, dengan fokus pada peningkatan komunikasi terbuka dan pembagian sumber daya yang adil, guna mengurangi ketegangan antar pasangan dan anak. Selain itu, penelitian komparatif mengenai peran status sosial ekonomi serta kerangka hukum dalam memediasi hubungan antara praktik poligami dan keharmonisan keluarga dapat memberikan wawasan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan sensitif terhadap dinamika budaya setempat..
<br>Poligami berdampak pada keluarga tergantung pada cara pengelolaannya.bila dikelola dengan baik, dapat memberikan manfaat sosial dan ekonomi, namun biasanya menimbulkan ketegangan dalam hubungan suami-istri serta ketidaksetaraan sumber daya.Dampak emosional terhadap anak-anak menjadi tantangan utama.Oleh karena itu, komunikasi terbuka dan pembagian sumber daya yang adil sangat penting untuk menciptakan keluarga yang harmonis
<br>Poligami, yang melibatkan seorang pria menikahi lebih dari satu wanita, dapat mempengaruhi dinamika dalam keluarga. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh poligami terhadap struktur keluarga, kesejahteraan emosional, dan hubungan antar anggota keluarga. Metode yang digunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap 10 keluarga poligami di daerah perkotaan, dan data dianalisis menggunakan analisis tematik. Temuan menunjukkan bahwa poligami dapat menimbulkan ketegangan antara istri-istri dan anak-anak, memengaruhi kualitas komunikasi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/5/poligami-keharmonisan-keluarga-kesejahteraan-progr-thumb-e7388.webp" type="image/webp" length="75842" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/poligami-keharmonisan-keluarga-kesejahteraan-progr-thumb-1d4a9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/poligami-keharmonisan-keluarga-kesejahteraan-progr-thumb-e7388.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/poligami-keharmonisan-keluarga-kesejahteraan-progr-thumb-3284a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3739-yayasanbhz.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15428-iaotiqadiah-jurnal-hukum-ilmu-ilmu-kesyariahan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Review Emotiv Pada Pengamatan Mood Afek Terhadap Desain Interior Ruang Isolasi COVID ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Review Emotiv Pada Pengamatan Mood Afek Terhadap Desain Interior Ruang Isolasi COVID ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Review Emotiv Pada Pengamatan Mood Afek Terhadap Desain Interior Ruang Isolasi COVID ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55895-ruang-rawat-desain-interior-emo</link>
	<guid isPermaLink="false">7144cdd6ae0042131ba137c299095788</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 14:10:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ adi sasmito ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adi,counter,flag,focus,sasmito,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: Pertama, melakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh desain interior ruang isolasi COVID-19 terhadap mood dan afek pasien. Penelitian ini dapat menggunakan metode ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Review Emotiv Pada Pengamatan Mood Afek Terhadap Desain Interior Ruang Isolasi COVID: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: Pertama, melakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh desain interior ruang isolasi COVID-19 terhadap mood dan afek pasien. Penelitian ini dapat menggunakan metode eksperimen dengan mengukur respons fisiologis pasien menggunakan Emotiv saat mereka berada di ruang isolasi dengan desain yang berbeda. Kedua, mengembangkan alat Emotiv untuk dapat mengukur lebih banyak aspek emosi dan afek, serta meningkatkan akurasi dan kemudahan penggunaannya. Ketiga, mengeksplorasi pendekatan non-psikiatri atau fisiologis lainnya untuk mengukur mood dan afek, seperti pengamatan detak jantung, refleks pupil, atau sekresi kelenjar keringat, dan mengintegrasikannya dengan Emotiv untuk mendapatkan hasil yang lebih komprehensif.. Suasana psikis atau kejiwaan pada para penghuni rumah sakit mulai dari tenaga kesehatan, staf rumah sakit, pasien dan pengunjung sangat mempengaruhi kesehatan dan Mood afek sebagai fungsi jiwa yang secara umum sering disebut sebagai emosi dapat dipengaruhi oleh visualisasi desain ruang.Untuk mengetahui kondisi mood afek tersebut maka dibutuhkan suatu pengamatan yang tidak hanya bersifat obyektif dan akurat, namun juga lebih mudah dalam operasionalnya.Alat berbasis EEG yaitu Emotiv menjadi sebuah alternatif dengan keunggulan berbasis EEG, portabel, dan berbasis digital Meningkatkan angka kejadian COVID-19 telah memberikan arahan bagi rumah sakit untuk mengadakan ruang rawat inap isolasi. Perhatian pada ruang isolasi di rumah sakit, terutama terkait desain dan juga fungsi mental healing bagi pasien. Di sisi lain masih ada hal yang belum banyak digali terkait pengamatan fungsi jiwa, mood, dan afek melalui pendekatan non psikiatri atau pendekatan fisiologi. Emotiv digunakan sebagai alat pengamatan fisiologi otak berbasis sistem EEG (Electroencephalography). Emotiv menerapkan metode perekaman aktivitas gelombang kelistrikan otak tanpa invasi jaringan, yaitu pemasangan elektroda pada permukaan kulit kepala. Gelombang kelistrikan ini muncul seiring aktivitas sel-sel otak. Secara keseluruhan, tujuan dari penulisan ini adalah untuk memberikan penjelasan teoritis mengenai perangkat emotive untuk konteks penelitian dan eksperimen terkait mood... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/3/ruang-rawat-desain-interior-emotiv-mood-afek-fisio-thumb-1bb03.webp" title="JURIS - Review Emotiv Pada Pengamatan Mood Afek Terhadap Desain Interior Ruang Isolasi COVID" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/ruang-rawat-desain-interior-emotiv-mood-afek-fisio-thumb-1bb03.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/ruang-rawat-desain-interior-emotiv-mood-afek-fisio-thumb-1bb03.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/ruang-rawat-desain-interior-emotiv-mood-afek-fisio-thumb-1bb03.webp 1x" title="JURIS - Review Emotiv Pada Pengamatan Mood Afek Terhadap Desain Interior Ruang Isolasi COVID" alt="JURIS - Review Emotiv Pada Pengamatan Mood Afek Terhadap Desain Interior Ruang Isolasi COVID" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/ruang-rawat-desain-interior-emotiv-mood-afek-fisio-thumb-3d3b4.webp" title="JURIS - Review Emotiv Pada Pengamatan Mood Afek Terhadap Desain Interior Ruang Isolasi COVID" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/ruang-rawat-desain-interior-emotiv-mood-afek-fisio-thumb-3d3b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/ruang-rawat-desain-interior-emotiv-mood-afek-fisio-thumb-3d3b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/ruang-rawat-desain-interior-emotiv-mood-afek-fisio-thumb-3d3b4.webp 1x" title="JURIS - Review Emotiv Pada Pengamatan Mood Afek Terhadap Desain Interior Ruang Isolasi COVID" alt="JURIS - Review Emotiv Pada Pengamatan Mood Afek Terhadap Desain Interior Ruang Isolasi COVID" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/ruang-rawat-desain-interior-emotiv-mood-afek-fisio-thumb-945f3.webp" title="JURIS - Review Emotiv Pada Pengamatan Mood Afek Terhadap Desain Interior Ruang Isolasi COVID" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/ruang-rawat-desain-interior-emotiv-mood-afek-fisio-thumb-945f3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/ruang-rawat-desain-interior-emotiv-mood-afek-fisio-thumb-945f3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/ruang-rawat-desain-interior-emotiv-mood-afek-fisio-thumb-945f3.webp 1x" title="JURIS - Review Emotiv Pada Pengamatan Mood Afek Terhadap Desain Interior Ruang Isolasi COVID" alt="JURIS - Review Emotiv Pada Pengamatan Mood Afek Terhadap Desain Interior Ruang Isolasi COVID" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55895-ruang-rawat-desain-interior-emo" title="JURIS - Review Emotiv Pada Pengamatan Mood Afek Terhadap Desain Interior Ruang Isolasi COVID" target="_blank">Review Emotiv Pada Pengamatan Mood Afek Terhadap Desain Interior Ruang Isolasi COVID</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: Pertama, melakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh desain interior ruang isolasi COVID-19 terhadap mood dan afek pasien. Penelitian ini dapat menggunakan metode eksperimen dengan mengukur respons fisiologis pasien menggunakan Emotiv saat mereka berada di ruang isolasi dengan desain yang berbeda. Kedua, mengembangkan alat Emotiv untuk dapat mengukur lebih banyak aspek emosi dan afek, serta meningkatkan akurasi dan kemudahan penggunaannya. Ketiga, mengeksplorasi pendekatan non-psikiatri atau fisiologis lainnya untuk mengukur mood dan afek, seperti pengamatan detak jantung, refleks pupil, atau sekresi kelenjar keringat, dan mengintegrasikannya dengan Emotiv untuk mendapatkan hasil yang lebih komprehensif..
<br>Suasana psikis atau kejiwaan pada para penghuni rumah sakit mulai dari tenaga kesehatan, staf rumah sakit, pasien dan pengunjung sangat mempengaruhi kesehatan dan Mood afek sebagai fungsi jiwa yang secara umum sering disebut sebagai emosi dapat dipengaruhi oleh visualisasi desain ruang.Untuk mengetahui kondisi mood afek tersebut maka dibutuhkan suatu pengamatan yang tidak hanya bersifat obyektif dan akurat, namun juga lebih mudah dalam operasionalnya.Alat berbasis EEG yaitu Emotiv menjadi sebuah alternatif dengan keunggulan berbasis EEG, portabel, dan berbasis digital
<br>Meningkatkan angka kejadian COVID-19 telah memberikan arahan bagi rumah sakit untuk mengadakan ruang rawat inap isolasi. Perhatian pada ruang isolasi di rumah sakit, terutama terkait desain dan juga fungsi mental healing bagi pasien. Di sisi lain masih ada hal yang belum banyak digali terkait pengamatan fungsi jiwa, mood, dan afek melalui pendekatan non psikiatri atau pendekatan fisiologi. Emotiv digunakan sebagai alat pengamatan fisiologi otak berbasis sistem EEG (Electroencephalography). Emotiv menerapkan metode perekaman aktivitas gelombang kelistrikan otak tanpa invasi jaringan, yaitu pemasangan elektroda pada permukaan kulit kepala. Gelombang kelistrikan ini muncul seiring aktivitas sel-sel otak. Secara keseluruhan, tujuan dari penulisan ini adalah untuk memberikan penjelasan teoritis mengenai perangkat emotive untuk konteks penelitian dan eksperimen terkait mood...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/3/ruang-rawat-desain-interior-emotiv-mood-afek-fisio-thumb-3d3b4.webp" type="image/webp" length="96866" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/ruang-rawat-desain-interior-emotiv-mood-afek-fisio-thumb-1bb03.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/ruang-rawat-desain-interior-emotiv-mood-afek-fisio-thumb-3d3b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/ruang-rawat-desain-interior-emotiv-mood-afek-fisio-thumb-945f3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-424-unnas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16355-sarga-journal-architecture-urbanism.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Desain Gedung Kampus II Universitas AMIKOM Yogyakarta dengan Konsep Arsitektur Berkelanjutan Design Of Campus II Building University Of AMIKOM Yogyakarta With Sustainable Architecture Concept ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Desain Gedung Kampus II Universitas AMIKOM Yogyakarta dengan Konsep Arsitektur Berkelanjutan Design Of Campus II Building University Of AMIKOM Yogyakarta With Sustainable Architecture Concept ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Desain Gedung Kampus II Universitas AMIKOM Yogyakarta dengan Konsep Arsitektur Berkelanjutan Design Of Campus II Building University Of AMIKOM Yogyakarta With Sustainable Architecture Concept ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55893-letak-gedung-kampus-swasta-konsep-arsitektu</link>
	<guid isPermaLink="false">79b0cbebd71624386db7ed276768fbbb</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 14:07:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ adi sasmito ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adi,counter,flag,focus,sasmito,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut tentang strategi energi yang dapat diterapkan pada bangunan kampus dengan arsitektur berkelanjutan, terutama dalam mengurangi penggunaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Desain Gedung Kampus II Universitas AMIKOM Yogyakarta dengan Konsep Arsitektur Berkelanjutan: Design Of Campus II Building, University Of AMIKOM Yogyakarta With Sustainable Architecture Concept: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut tentang strategi energi yang dapat diterapkan pada bangunan kampus dengan arsitektur berkelanjutan, terutama dalam mengurangi penggunaan energi fosil dan beralih ke energi terbarukan.2. Meneliti dan mengembangkan konsep pemilihan material bangunan yang ramah lingkungan, hemat energi, dan mudah didapatkan, dengan mempertimbangkan aspek keamanan dan kenyamanan penghuni serta efisiensi biaya dan waktu pengiriman.3. Mengkaji dan menerapkan konsep pengelolaan air dan limbah pada bangunan kampus, terutama dalam penggunaan air bersih dan pengelolaan sampah cair dan padat, untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan sekitar.. Konsep Penerapan Arsitektur Berkelanjutan pada bangunan Kampus II Universitas Amikom Yogyakarta ini sangat baik untuk bangunan itu sendiri, lingkungan sekitar, juga untuk masyarakat yang menggunakan bangunan tersebut.Konsep berkelanjutan sendiri merupakan konsep ramah lingkungan, bukan hanya berkonsep dengan tanaman hijau yang ada pada bangunan.Bagaimana bangunan tersebut dapat memanfaatkan energi yang ada pada kawasan tersebut yaitu, energi terbaharui.Berikut kesimpulan penerapan konsep arsitektur berkelanjutan pada Gedung Kampus II Universitas Amikom Yogyakarta.A Penerapan konsep berkelanjutan pada bangunan dengan melakukan suatu pemanfaatan dan penghematan energi terbaharui.Seperti pada ruangan diberi jendela yang cukup besar sehingga cahaya ketika pagi hingga sore dapat menjadi penerangan.A Penggunaan listrik yang berlebihan menjadi suatu hambatan pada suatu kegiatan yang ada dalam bangunan.Maka dari itu, perlu adanya penghematan penggunaan listrik salah satunya dengan langkah dari pengguna yaitu, membatasi penggunaan yang berlebih.Dan juga dengan menggunakan panel surya untuk penyimpanan energi cahaya matahari.Pemanfaatan panel surya dapat menghemat anggaran biaya penggunaan listrik suatu bangunan.Penggunaan air bersih sangat diperhatikan karena dapat mempengaruhi lingkungan sekitar.Terutama pada bagian wastafel dan juga di toilet.Pada wastafel menggunakan keran yang memiliki sensor tangan dengan pengeluaran air yang minim atau menggunakan keran yang sekali tekan dapat mengeluarkan air seminim mungkin.Adapun pada sampah cair dapat dikelola seperti pada gambar berikut.Agar limbah air yang dialirkan ke aliran air selanjutnya tidak berdampak buruk bagi lingkungan sekitar.A Untuk sampah padat dapat dibagi ataupun dipilah menjadi beberapa bagian, yaitu sampah organik, sampah non-organik, sampah B3 (Bahan Berbahaya & Beracun).Dalam pemilihan material pada bangunan perlu memperhatikan unsur keamanan dan kenyamanan penghuni, tidak lupa juga memperhatikan lokasi penyedia material guna memperhatikan efisiensi biaya pengiriman dan waktu pengiriman Universitas merupakan institusi berbasis pendidikan tinggi, dan disebut juga sebagai perguruan tinggi. Sebuah tempat yang menyediakan gelar akademis bagi mahasiswa di berbagai bidang. Universitas terdiri atas fakultas yang menyelenggarakan pendidikan ilmiah dan/atau profesional dalam disiplin ilmu tertentu. Fakultas sendiri merupakan bagian divisi dari Universitas yang memiliki beberapa jurusan/program studi yang tersedia. Fakultas sendiri merupakan kata serapan yang berasal dari Bahasa Belanda, yaitu faculteit, yang berarti bagian dari administratif pada perguruan tinggi ataupun universitas yang menaungi beberapa bidang/jurusan. Sementara itu, 50% mahasiswa baru diterima... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/7/letak-gedung-kampus-swasta-konsep-arsitektur-hijau-thumb-33691.webp" title="JURIS - Desain Gedung Kampus II Universitas AMIKOM Yogyakarta dengan Konsep Arsitektur Berkelanjutan: Design Of Campus II Building, University Of AMIKOM Yogyakarta With Sustainable Architecture Concept" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/letak-gedung-kampus-swasta-konsep-arsitektur-hijau-thumb-33691.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/letak-gedung-kampus-swasta-konsep-arsitektur-hijau-thumb-33691.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/letak-gedung-kampus-swasta-konsep-arsitektur-hijau-thumb-33691.webp 1x" title="JURIS - Desain Gedung Kampus II Universitas AMIKOM Yogyakarta dengan Konsep Arsitektur Berkelanjutan: Design Of Campus II Building, University Of AMIKOM Yogyakarta With Sustainable Architecture Concept" alt="JURIS - Desain Gedung Kampus II Universitas AMIKOM Yogyakarta dengan Konsep Arsitektur Berkelanjutan: Design Of Campus II Building, University Of AMIKOM Yogyakarta With Sustainable Architecture Concept" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/7/letak-gedung-kampus-swasta-konsep-arsitektur-hijau-thumb-a8e28.webp" title="JURIS - Desain Gedung Kampus II Universitas AMIKOM Yogyakarta dengan Konsep Arsitektur Berkelanjutan: Design Of Campus II Building, University Of AMIKOM Yogyakarta With Sustainable Architecture Concept" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/letak-gedung-kampus-swasta-konsep-arsitektur-hijau-thumb-a8e28.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/letak-gedung-kampus-swasta-konsep-arsitektur-hijau-thumb-a8e28.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/letak-gedung-kampus-swasta-konsep-arsitektur-hijau-thumb-a8e28.webp 1x" title="JURIS - Desain Gedung Kampus II Universitas AMIKOM Yogyakarta dengan Konsep Arsitektur Berkelanjutan: Design Of Campus II Building, University Of AMIKOM Yogyakarta With Sustainable Architecture Concept" alt="JURIS - Desain Gedung Kampus II Universitas AMIKOM Yogyakarta dengan Konsep Arsitektur Berkelanjutan: Design Of Campus II Building, University Of AMIKOM Yogyakarta With Sustainable Architecture Concept" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/7/letak-gedung-kampus-swasta-konsep-arsitektur-hijau-thumb-ab705.webp" title="JURIS - Desain Gedung Kampus II Universitas AMIKOM Yogyakarta dengan Konsep Arsitektur Berkelanjutan: Design Of Campus II Building, University Of AMIKOM Yogyakarta With Sustainable Architecture Concept" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/letak-gedung-kampus-swasta-konsep-arsitektur-hijau-thumb-ab705.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/letak-gedung-kampus-swasta-konsep-arsitektur-hijau-thumb-ab705.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/letak-gedung-kampus-swasta-konsep-arsitektur-hijau-thumb-ab705.webp 1x" title="JURIS - Desain Gedung Kampus II Universitas AMIKOM Yogyakarta dengan Konsep Arsitektur Berkelanjutan: Design Of Campus II Building, University Of AMIKOM Yogyakarta With Sustainable Architecture Concept" alt="JURIS - Desain Gedung Kampus II Universitas AMIKOM Yogyakarta dengan Konsep Arsitektur Berkelanjutan: Design Of Campus II Building, University Of AMIKOM Yogyakarta With Sustainable Architecture Concept" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55893-letak-gedung-kampus-swasta-konsep-arsitektu" title="JURIS - Desain Gedung Kampus II Universitas AMIKOM Yogyakarta dengan Konsep Arsitektur Berkelanjutan: Design Of Campus II Building, University Of AMIKOM Yogyakarta With Sustainable Architecture Concept" target="_blank">Desain Gedung Kampus II Universitas AMIKOM Yogyakarta dengan Konsep Arsitektur Berkelanjutan: Design Of Campus II Building, University Of AMIKOM Yogyakarta With Sustainable Architecture Concept</a>: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut tentang strategi energi yang dapat diterapkan pada bangunan kampus dengan arsitektur berkelanjutan, terutama dalam mengurangi penggunaan energi fosil dan beralih ke energi terbarukan.2. Meneliti dan mengembangkan konsep pemilihan material bangunan yang ramah lingkungan, hemat energi, dan mudah didapatkan, dengan mempertimbangkan aspek keamanan dan kenyamanan penghuni serta efisiensi biaya dan waktu pengiriman.3. Mengkaji dan menerapkan konsep pengelolaan air dan limbah pada bangunan kampus, terutama dalam penggunaan air bersih dan pengelolaan sampah cair dan padat, untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan sekitar..
<br>Konsep Penerapan Arsitektur Berkelanjutan pada bangunan Kampus II Universitas Amikom Yogyakarta ini sangat baik untuk bangunan itu sendiri, lingkungan sekitar, juga untuk masyarakat yang menggunakan bangunan tersebut.Konsep berkelanjutan sendiri merupakan konsep ramah lingkungan, bukan hanya berkonsep dengan tanaman hijau yang ada pada bangunan.Bagaimana bangunan tersebut dapat memanfaatkan energi yang ada pada kawasan tersebut yaitu, energi terbaharui.Berikut kesimpulan penerapan konsep arsitektur berkelanjutan pada Gedung Kampus II Universitas Amikom Yogyakarta.A Penerapan konsep berkelanjutan pada bangunan dengan melakukan suatu pemanfaatan dan penghematan energi terbaharui.Seperti pada ruangan diberi jendela yang cukup besar sehingga cahaya ketika pagi hingga sore dapat menjadi penerangan.A Penggunaan listrik yang berlebihan menjadi suatu hambatan pada suatu kegiatan yang ada dalam bangunan.Maka dari itu, perlu adanya penghematan penggunaan listrik salah satunya dengan langkah dari pengguna yaitu, membatasi penggunaan yang berlebih.Dan juga dengan menggunakan panel surya untuk penyimpanan energi cahaya matahari.Pemanfaatan panel surya dapat menghemat anggaran biaya penggunaan listrik suatu bangunan.Penggunaan air bersih sangat diperhatikan karena dapat mempengaruhi lingkungan sekitar.Terutama pada bagian wastafel dan juga di toilet.Pada wastafel menggunakan keran yang memiliki sensor tangan dengan pengeluaran air yang minim atau menggunakan keran yang sekali tekan dapat mengeluarkan air seminim mungkin.Adapun pada sampah cair dapat dikelola seperti pada gambar berikut.Agar limbah air yang dialirkan ke aliran air selanjutnya tidak berdampak buruk bagi lingkungan sekitar.A Untuk sampah padat dapat dibagi ataupun dipilah menjadi beberapa bagian, yaitu sampah organik, sampah non-organik, sampah B3 (Bahan Berbahaya & Beracun).Dalam pemilihan material pada bangunan perlu memperhatikan unsur keamanan dan kenyamanan penghuni, tidak lupa juga memperhatikan lokasi penyedia material guna memperhatikan efisiensi biaya pengiriman dan waktu pengiriman
<br>Universitas merupakan institusi berbasis pendidikan tinggi, dan disebut juga sebagai perguruan tinggi. Sebuah tempat yang menyediakan gelar akademis bagi mahasiswa di berbagai bidang. Universitas terdiri atas fakultas yang menyelenggarakan pendidikan ilmiah dan/atau profesional dalam disiplin ilmu tertentu. Fakultas sendiri merupakan bagian divisi dari Universitas yang memiliki beberapa jurusan/program studi yang tersedia. Fakultas sendiri merupakan kata serapan yang berasal dari Bahasa Belanda, yaitu faculteit, yang berarti bagian dari administratif pada perguruan tinggi ataupun universitas yang menaungi beberapa bidang/jurusan. Sementara itu, 50% mahasiswa baru diterima...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/7/letak-gedung-kampus-swasta-konsep-arsitektur-hijau-thumb-a8e28.webp" type="image/webp" length="99584" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/letak-gedung-kampus-swasta-konsep-arsitektur-hijau-thumb-33691.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/letak-gedung-kampus-swasta-konsep-arsitektur-hijau-thumb-a8e28.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/letak-gedung-kampus-swasta-konsep-arsitektur-hijau-thumb-ab705.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-424-unnas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16355-sarga-journal-architecture-urbanism.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Aspek Signifikan Langgam Kolonial Bangungan Lawang Sewu di Kota Semarang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Aspek Signifikan Langgam Kolonial Bangungan Lawang Sewu di Kota Semarang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Aspek Signifikan Langgam Kolonial Bangungan Lawang Sewu di Kota Semarang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55897-aspek-signifikan-langgam-kolonial-lawang-sewu-lang</link>
	<guid isPermaLink="false">82b597239b6f08a0b1c6a932ec93a2d4</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 14:03:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ adi sasmito ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adi,counter,flag,focus,sasmito,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: (1) Menganalisis lebih lanjut aspek-aspek langgam kolonial yang belum tercakup dalam penelitian ini, seperti penggunaan material dan teknik konstruksi yang khas; ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Aspek Signifikan Langgam Kolonial Bangungan Lawang Sewu di Kota Semarang: Berdasarkan hasil penelitian, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: (1) Menganalisis lebih lanjut aspek-aspek langgam kolonial yang belum tercakup dalam penelitian ini, seperti penggunaan material dan teknik konstruksi yang khas; (2) Meneliti pengaruh langgam kolonial terhadap kenyamanan termal bangunan, khususnya dalam mengendalikan suhu dan sirkulasi udara di dalam bangunan; (3) Melakukan studi komparatif antara langgam kolonial dengan gaya arsitektur tradisional Indonesia, untuk memahami perbedaan dan kesamaan keduanya dalam konteks iklim tropis.. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah.Lawang Sewu menggunakan Gable / Gewel berbentuk segitiga pada fasade depan bangunan.menggunakan Tower sebagai penampung air di bagian depan samping.menggunakan jendela Dormer pada atap bangunan dengan atap tersendiri.menggunakan atap dengan kemiringan tajam (45A hingga 60A) berbentuk pelana dan limasan.menggunakan pilar-pilar bergaya Eropa yang masif di serambi atau teras.memiliki skala bangunan tinggi untuk mengantisipasi iklim panas.menggunakan pintu dan jendela kupu tarung tanpa overstek.serta memiliki serambi atau teras yang luas sebagai pengganti tritisan.Dari kesimpulan tersebut, terbukti bahwa Lawang Sewu menggunakan langgam arsitektur kolonial secara mendalam, sehingga aspek signifikan langgam kolonial pada bangunan ini telah terbukti secara valid dan sahih Lawang Sewu adalah sebuah bangunan monumental ikonik di Kota Semarang, yang keberadaannya tidak terlepas dari perkembangan kota tersebut. Bangunan ini terkait dengan periode waktu pembangunannya saat pendudukan Belanda di Indonesia, serta fungsinya sebagai kantor perusahaan kereta api dan lokasinya yang strategis di jantung kota. Diduga, gaya bangunan Lawang Sewu adalah perpaduan antara bangunan klasik Eropa yang disesuaikan dengan iklim tropis di Indonesia, yang dikenal sebagai langgam kolonial. Penelitian ini... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/a/signifikan-langgam-kolonial-lawang-sewu-arsitektur-thumb-48bb9.webp" title="JURIS - Aspek Signifikan Langgam Kolonial Bangungan Lawang Sewu di Kota Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/signifikan-langgam-kolonial-lawang-sewu-arsitektur-thumb-48bb9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/signifikan-langgam-kolonial-lawang-sewu-arsitektur-thumb-48bb9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/signifikan-langgam-kolonial-lawang-sewu-arsitektur-thumb-48bb9.webp 1x" title="JURIS - Aspek Signifikan Langgam Kolonial Bangungan Lawang Sewu di Kota Semarang" alt="JURIS - Aspek Signifikan Langgam Kolonial Bangungan Lawang Sewu di Kota Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/signifikan-langgam-kolonial-lawang-sewu-arsitektur-thumb-7aa5c.webp" title="JURIS - Aspek Signifikan Langgam Kolonial Bangungan Lawang Sewu di Kota Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/signifikan-langgam-kolonial-lawang-sewu-arsitektur-thumb-7aa5c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/signifikan-langgam-kolonial-lawang-sewu-arsitektur-thumb-7aa5c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/signifikan-langgam-kolonial-lawang-sewu-arsitektur-thumb-7aa5c.webp 1x" title="JURIS - Aspek Signifikan Langgam Kolonial Bangungan Lawang Sewu di Kota Semarang" alt="JURIS - Aspek Signifikan Langgam Kolonial Bangungan Lawang Sewu di Kota Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/signifikan-langgam-kolonial-lawang-sewu-arsitektur-thumb-71d1a.webp" title="JURIS - Aspek Signifikan Langgam Kolonial Bangungan Lawang Sewu di Kota Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/signifikan-langgam-kolonial-lawang-sewu-arsitektur-thumb-71d1a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/signifikan-langgam-kolonial-lawang-sewu-arsitektur-thumb-71d1a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/signifikan-langgam-kolonial-lawang-sewu-arsitektur-thumb-71d1a.webp 1x" title="JURIS - Aspek Signifikan Langgam Kolonial Bangungan Lawang Sewu di Kota Semarang" alt="JURIS - Aspek Signifikan Langgam Kolonial Bangungan Lawang Sewu di Kota Semarang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55897-aspek-signifikan-langgam-kolonial-lawang-sewu-lang" title="JURIS - Aspek Signifikan Langgam Kolonial Bangungan Lawang Sewu di Kota Semarang" target="_blank">Aspek Signifikan Langgam Kolonial Bangungan Lawang Sewu di Kota Semarang</a>: Berdasarkan hasil penelitian, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: (1) Menganalisis lebih lanjut aspek-aspek langgam kolonial yang belum tercakup dalam penelitian ini, seperti penggunaan material dan teknik konstruksi yang khas; (2) Meneliti pengaruh langgam kolonial terhadap kenyamanan termal bangunan, khususnya dalam mengendalikan suhu dan sirkulasi udara di dalam bangunan; (3) Melakukan studi komparatif antara langgam kolonial dengan gaya arsitektur tradisional Indonesia, untuk memahami perbedaan dan kesamaan keduanya dalam konteks iklim tropis..
<br>Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah.Lawang Sewu menggunakan Gable / Gewel berbentuk segitiga pada fasade depan bangunan.menggunakan Tower sebagai penampung air di bagian depan samping.menggunakan jendela Dormer pada atap bangunan dengan atap tersendiri.menggunakan atap dengan kemiringan tajam (45A hingga 60A) berbentuk pelana dan limasan.menggunakan pilar-pilar bergaya Eropa yang masif di serambi atau teras.memiliki skala bangunan tinggi untuk mengantisipasi iklim panas.menggunakan pintu dan jendela kupu tarung tanpa overstek.serta memiliki serambi atau teras yang luas sebagai pengganti tritisan.Dari kesimpulan tersebut, terbukti bahwa Lawang Sewu menggunakan langgam arsitektur kolonial secara mendalam, sehingga aspek signifikan langgam kolonial pada bangunan ini telah terbukti secara valid dan sahih
<br>Lawang Sewu adalah sebuah bangunan monumental ikonik di Kota Semarang, yang keberadaannya tidak terlepas dari perkembangan kota tersebut. Bangunan ini terkait dengan periode waktu pembangunannya saat pendudukan Belanda di Indonesia, serta fungsinya sebagai kantor perusahaan kereta api dan lokasinya yang strategis di jantung kota. Diduga, gaya bangunan Lawang Sewu adalah perpaduan antara bangunan klasik Eropa yang disesuaikan dengan iklim tropis di Indonesia, yang dikenal sebagai langgam kolonial. Penelitian ini...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/a/signifikan-langgam-kolonial-lawang-sewu-arsitektur-thumb-48bb9.webp" type="image/webp" length="95546" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/signifikan-langgam-kolonial-lawang-sewu-arsitektur-thumb-48bb9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/signifikan-langgam-kolonial-lawang-sewu-arsitektur-thumb-7aa5c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/signifikan-langgam-kolonial-lawang-sewu-arsitektur-thumb-71d1a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-424-unnas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16355-sarga-journal-architecture-urbanism.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Konflik Rumah Tangga Dalam Perspektif Fikih Munakahat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Konflik Rumah Tangga Dalam Perspektif Fikih Munakahat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Konflik Rumah Tangga Dalam Perspektif Fikih Munakahat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55879-makna-hidup-kebermaknaan-hakikat</link>
	<guid isPermaLink="false">8d57cd9abf56b17a698d780423791247</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 14:01:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurnal ilmu ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,ilmu,jurnal,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini, yang bersifat normatif, membuka ruang lebar untuk studi lanjutan yang lebih mendalam, terutama dalam pendekatan empiris. Pertama, sangat disarankan untuk melakukan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus terhadap para penyintas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Konflik Rumah Tangga Dalam Perspektif Fikih Munakahat: Penelitian ini, yang bersifat normatif, membuka ruang lebar untuk studi lanjutan yang lebih mendalam, terutama dalam pendekatan empiris. Pertama, sangat disarankan untuk melakukan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus terhadap para penyintas kekerasan dalam rumah tangga secara langsung, untuk mengidentifikasi pengalaman subjektif mereka, strategi koping yang digunakan, dan proses unik dalam menemukan makna hidup pasca trauma. Studi ini perlu menggali bagaimana para penyintas menafsirkan ajaran agama yang sering disalahgunakan untuk melegitimasi kekerasan, sehingga menghasilkan pemahaman yang lebih konkret tentang dampak personal dan kebutuhan dukungan yang spesifik. Kedua, mengingat adanya "kekeliruan pemahaman warga" terkait legitimasi kekerasan berdasarkan tafsir agama, penelitian dapat berfokus pada pengembangan dan evaluasi model edukasi serta sosialisasi yang efektif mengenai interpretasi fikih munakahat yang anti-kekerasan. Ini melibatkan investigasi terhadap pendekatan terbaik dalam mengintegrasikan pemahaman kontekstual Al-Qur'an dan Hadis ke dalam kurikulum pendidikan agama, program pranikah, atau inisiatif penyuluhan masyarakat, guna mempromosikan hubungan rumah tangga yang harmonis dan setara. Ketiga, untuk melengkapi analisis hukum, diperlukan studi komparatif dan analisis kasus nyata mengenai efektivitas implementasi Undang-Undang No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga di berbagai lembaga peradilan, baik agama maupun umum. Penelitian ini sebaiknya mengeksplorasi tantangan dalam penegakan hukum KDRT, sinkronisasi antara hukum positif dan prinsip fikih yang progresif, serta dampak putusan pengadilan terhadap perlindungan korban, demi merumuskan rekomendasi kebijakan yang lebih kuat dan aplikatif.. Islam secara fundamental melarang segala bentuk kekerasan dalam rumah tangga, selaras dengan prinsip ajaran Islam yang mengedepankan kasih sayang dan rahmat bagi semesta alam, serta menjamin hak individu atas rasa aman.Interpretasi terhadap nash Hadis mengenai pemukulan anak untuk tujuan pengajaran shalat harus dipahami dalam konteks pendidikan, bukan sebagai pembolehan kekerasan, mengingat terdapat larangan tegas pemukulan istri dalam Hadis lainnya.Konsep nusyuz istri dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI) sejalan dengan Undang-Undang No.23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT, keduanya menegaskan kesetaraan hak suami istri dan melarang tindak kekerasan Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pengalaman penyintas kekerasan melalui fase-fase siklus kekerasan dalam rumah tangga dan makna hidup yang diperoleh pasca pengalaman kekerasan yang dilakukan oleh suami. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode studi kepustakaan yang dilakukan terhadap perempuan korban penyintas KDRT. Penelitian ini berfokus pada fase-fase dalam siklus kekerasan serta sumber-sumber, aspek, dan faktor kebermaknaan hidup. Hasil dari penelitian ini adalah semua korban KDRT mengalami ketiga... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/4/makna-hidup-kebermaknaan-hakikat-kdrt-islam-konfli-thumb-16583.webp" title="JURIS - Konflik Rumah Tangga Dalam Perspektif Fikih Munakahat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/makna-hidup-kebermaknaan-hakikat-kdrt-islam-konfli-thumb-16583.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/makna-hidup-kebermaknaan-hakikat-kdrt-islam-konfli-thumb-16583.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/makna-hidup-kebermaknaan-hakikat-kdrt-islam-konfli-thumb-16583.webp 1x" title="JURIS - Konflik Rumah Tangga Dalam Perspektif Fikih Munakahat" alt="JURIS - Konflik Rumah Tangga Dalam Perspektif Fikih Munakahat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/makna-hidup-kebermaknaan-hakikat-kdrt-islam-konfli-thumb-5485b.webp" title="JURIS - Konflik Rumah Tangga Dalam Perspektif Fikih Munakahat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/makna-hidup-kebermaknaan-hakikat-kdrt-islam-konfli-thumb-5485b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/makna-hidup-kebermaknaan-hakikat-kdrt-islam-konfli-thumb-5485b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/makna-hidup-kebermaknaan-hakikat-kdrt-islam-konfli-thumb-5485b.webp 1x" title="JURIS - Konflik Rumah Tangga Dalam Perspektif Fikih Munakahat" alt="JURIS - Konflik Rumah Tangga Dalam Perspektif Fikih Munakahat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/makna-hidup-kebermaknaan-hakikat-kdrt-islam-konfli-thumb-c7572.webp" title="JURIS - Konflik Rumah Tangga Dalam Perspektif Fikih Munakahat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/makna-hidup-kebermaknaan-hakikat-kdrt-islam-konfli-thumb-c7572.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/makna-hidup-kebermaknaan-hakikat-kdrt-islam-konfli-thumb-c7572.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/makna-hidup-kebermaknaan-hakikat-kdrt-islam-konfli-thumb-c7572.webp 1x" title="JURIS - Konflik Rumah Tangga Dalam Perspektif Fikih Munakahat" alt="JURIS - Konflik Rumah Tangga Dalam Perspektif Fikih Munakahat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55879-makna-hidup-kebermaknaan-hakikat" title="JURIS - Konflik Rumah Tangga Dalam Perspektif Fikih Munakahat" target="_blank">Konflik Rumah Tangga Dalam Perspektif Fikih Munakahat</a>: Penelitian ini, yang bersifat normatif, membuka ruang lebar untuk studi lanjutan yang lebih mendalam, terutama dalam pendekatan empiris. Pertama, sangat disarankan untuk melakukan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus terhadap para penyintas kekerasan dalam rumah tangga secara langsung, untuk mengidentifikasi pengalaman subjektif mereka, strategi koping yang digunakan, dan proses unik dalam menemukan makna hidup pasca trauma. Studi ini perlu menggali bagaimana para penyintas menafsirkan ajaran agama yang sering disalahgunakan untuk melegitimasi kekerasan, sehingga menghasilkan pemahaman yang lebih konkret tentang dampak personal dan kebutuhan dukungan yang spesifik. Kedua, mengingat adanya "kekeliruan pemahaman warga" terkait legitimasi kekerasan berdasarkan tafsir agama, penelitian dapat berfokus pada pengembangan dan evaluasi model edukasi serta sosialisasi yang efektif mengenai interpretasi fikih munakahat yang anti-kekerasan. Ini melibatkan investigasi terhadap pendekatan terbaik dalam mengintegrasikan pemahaman kontekstual Al-Qur'an dan Hadis ke dalam kurikulum pendidikan agama, program pranikah, atau inisiatif penyuluhan masyarakat, guna mempromosikan hubungan rumah tangga yang harmonis dan setara. Ketiga, untuk melengkapi analisis hukum, diperlukan studi komparatif dan analisis kasus nyata mengenai efektivitas implementasi Undang-Undang No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga di berbagai lembaga peradilan, baik agama maupun umum. Penelitian ini sebaiknya mengeksplorasi tantangan dalam penegakan hukum KDRT, sinkronisasi antara hukum positif dan prinsip fikih yang progresif, serta dampak putusan pengadilan terhadap perlindungan korban, demi merumuskan rekomendasi kebijakan yang lebih kuat dan aplikatif..
<br>Islam secara fundamental melarang segala bentuk kekerasan dalam rumah tangga, selaras dengan prinsip ajaran Islam yang mengedepankan kasih sayang dan rahmat bagi semesta alam, serta menjamin hak individu atas rasa aman.Interpretasi terhadap nash Hadis mengenai pemukulan anak untuk tujuan pengajaran shalat harus dipahami dalam konteks pendidikan, bukan sebagai pembolehan kekerasan, mengingat terdapat larangan tegas pemukulan istri dalam Hadis lainnya.Konsep nusyuz istri dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI) sejalan dengan Undang-Undang No.23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT, keduanya menegaskan kesetaraan hak suami istri dan melarang tindak kekerasan
<br>Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pengalaman penyintas kekerasan melalui fase-fase siklus kekerasan dalam rumah tangga dan makna hidup yang diperoleh pasca pengalaman kekerasan yang dilakukan oleh suami. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode studi kepustakaan yang dilakukan terhadap perempuan korban penyintas KDRT. Penelitian ini berfokus pada fase-fase dalam siklus kekerasan serta sumber-sumber, aspek, dan faktor kebermaknaan hidup. Hasil dari penelitian ini adalah semua korban KDRT mengalami ketiga...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/4/makna-hidup-kebermaknaan-hakikat-kdrt-islam-konfli-thumb-16583.webp" type="image/webp" length="71836" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/makna-hidup-kebermaknaan-hakikat-kdrt-islam-konfli-thumb-16583.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/makna-hidup-kebermaknaan-hakikat-kdrt-islam-konfli-thumb-5485b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/makna-hidup-kebermaknaan-hakikat-kdrt-islam-konfli-thumb-c7572.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3739-yayasanbhz.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15428-iaotiqadiah-jurnal-hukum-ilmu-ilmu-kesyariahan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Karakteristik Aktivitas Pengunjung Taman Banjir Kanal Barat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Karakteristik Aktivitas Pengunjung Taman Banjir Kanal Barat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Karakteristik Aktivitas Pengunjung Taman Banjir Kanal Barat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55881-karakteristik-aktivitas-pengunjung-taman-banjir-ka</link>
	<guid isPermaLink="false">792f9c76a60f3c1e081702ac7c6a0cdd</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 13:57:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lmf purwanto ]]></category>
	<category><![CDATA[ eko nursanty ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,eko,flag,lmf,nursanty,purwanto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah berhasil mengidentifikasi karakteristik aktivitas pengunjung di Taman Banjir Kanal Barat, namun masih banyak aspek yang dapat dieksplorasi lebih lanjut untuk pemahaman yang komprehensif. Sebagai saran penelitian lanjutan, pertama, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Karakteristik Aktivitas Pengunjung Taman Banjir Kanal Barat: Penelitian ini telah berhasil mengidentifikasi karakteristik aktivitas pengunjung di Taman Banjir Kanal Barat, namun masih banyak aspek yang dapat dieksplorasi lebih lanjut untuk pemahaman yang komprehensif. Sebagai saran penelitian lanjutan, pertama, perlu diselidiki secara mendalam bagaimana rancangan fasilitas taman yang lebih inklusif Ae yang secara spesifik mempertimbangkan kebutuhan penyandang disabilitas, lansia, dan anak-anak Ae dapat memengaruhi keragaman pola aktivitas serta tingkat kepuasan seluruh kelompok pengunjung. Studi ini dapat mengidentifikasi apakah peningkatan aksesibilitas dan inklusivitas mampu memicu munculnya jenis aktivitas baru atau memperkaya pengalaman yang sudah ada. Kedua, sangat menarik untuk menggali lebih jauh tentang dimensi psikologis dan emosional dari interaksi pengunjung dengan elemen desain taman. Ini berarti tidak hanya mengamati perilaku fisik, tetapi juga memahami persepsi subjektif, motivasi internal, serta dampak suasana taman terhadap kesejahteraan mental dan emosional pengunjung. Penelitian ini bisa menggunakan metode kualitatif mendalam seperti wawancara naratif atau diari pengalaman. Terakhir, mengingat posisi Taman Banjir Kanal Barat di tepi sungai, penelitian selanjutnya dapat menelaah hubungan timbal balik antara kualitas ekologis Sungai Banjir Kanal Barat Ae misalnya, tingkat kebersihan air, keberadaan flora dan fauna di bantaran sungai Ae dengan preferensi dan partisipasi pengunjung dalam aktivitas yang berorientasi pada badan air. Pertanyaan kuncinya adalah apakah perbaikan kualitas lingkungan sungai dapat meningkatkan daya tarik taman, mendorong aktivitas rekreasi air yang lebih bervariasi, atau bahkan memfasilitasi program edukasi lingkungan yang terintegrasi di masa depan. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi pengembangan ruang publik yang lebih dinamis dan berkelanjutan.. Aktivitas di Taman Banjir Kanal Barat Semarang diklasifikasikan menjadi dua berdasarkan jenis ruangnya.aktivitas penting pada badan air, serta aktivitas pilihan dan sosial pada tepi air.Keberadaan fasilitas taman, elemen keras, dan elemen lunak menjadi penentu penting dalam mendukung berbagai aktivitas pengunjung.Untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas taman sebagai ruang publik yang menarik, penting untuk memenuhi kebutuhan pengguna seperti kenyamanan dan relaksasi, serta melakukan pemeliharaan berkala Taman Banjir Kanal Barat merupakan salah satu ruang terbuka publik yang dibangun pada area bantaran Sungai Banjir Kanal Barat yang dibangun pada 2009. Sebagai ruang terbuka publik aktif, taman ini merupakan salah satu sarana edukasi dan relaksasi masyarakat Kota Semarang dan sekitarnya dengan berbagai aktivitas yang berlangsung didalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik aktivitas pengunjung Taman Banjir Kanal barat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang memanfaatkan observasi dan wawancara... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/f/karakteristik-aktivitas-pengunjung-taman-banjir-ka-thumb-d9926.webp" title="JURIS - Karakteristik Aktivitas Pengunjung Taman Banjir Kanal Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/karakteristik-aktivitas-pengunjung-taman-banjir-ka-thumb-d9926.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/karakteristik-aktivitas-pengunjung-taman-banjir-ka-thumb-d9926.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/karakteristik-aktivitas-pengunjung-taman-banjir-ka-thumb-d9926.webp 1x" title="JURIS - Karakteristik Aktivitas Pengunjung Taman Banjir Kanal Barat" alt="JURIS - Karakteristik Aktivitas Pengunjung Taman Banjir Kanal Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/f/karakteristik-aktivitas-pengunjung-taman-banjir-ka-thumb-83bdb.webp" title="JURIS - Karakteristik Aktivitas Pengunjung Taman Banjir Kanal Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/karakteristik-aktivitas-pengunjung-taman-banjir-ka-thumb-83bdb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/karakteristik-aktivitas-pengunjung-taman-banjir-ka-thumb-83bdb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/karakteristik-aktivitas-pengunjung-taman-banjir-ka-thumb-83bdb.webp 1x" title="JURIS - Karakteristik Aktivitas Pengunjung Taman Banjir Kanal Barat" alt="JURIS - Karakteristik Aktivitas Pengunjung Taman Banjir Kanal Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/f/karakteristik-aktivitas-pengunjung-taman-banjir-ka-thumb-10ec1.webp" title="JURIS - Karakteristik Aktivitas Pengunjung Taman Banjir Kanal Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/karakteristik-aktivitas-pengunjung-taman-banjir-ka-thumb-10ec1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/karakteristik-aktivitas-pengunjung-taman-banjir-ka-thumb-10ec1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/karakteristik-aktivitas-pengunjung-taman-banjir-ka-thumb-10ec1.webp 1x" title="JURIS - Karakteristik Aktivitas Pengunjung Taman Banjir Kanal Barat" alt="JURIS - Karakteristik Aktivitas Pengunjung Taman Banjir Kanal Barat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55881-karakteristik-aktivitas-pengunjung-taman-banjir-ka" title="JURIS - Karakteristik Aktivitas Pengunjung Taman Banjir Kanal Barat" target="_blank">Karakteristik Aktivitas Pengunjung Taman Banjir Kanal Barat</a>: Penelitian ini telah berhasil mengidentifikasi karakteristik aktivitas pengunjung di Taman Banjir Kanal Barat, namun masih banyak aspek yang dapat dieksplorasi lebih lanjut untuk pemahaman yang komprehensif. Sebagai saran penelitian lanjutan, pertama, perlu diselidiki secara mendalam bagaimana rancangan fasilitas taman yang lebih inklusif Ae yang secara spesifik mempertimbangkan kebutuhan penyandang disabilitas, lansia, dan anak-anak Ae dapat memengaruhi keragaman pola aktivitas serta tingkat kepuasan seluruh kelompok pengunjung. Studi ini dapat mengidentifikasi apakah peningkatan aksesibilitas dan inklusivitas mampu memicu munculnya jenis aktivitas baru atau memperkaya pengalaman yang sudah ada. Kedua, sangat menarik untuk menggali lebih jauh tentang dimensi psikologis dan emosional dari interaksi pengunjung dengan elemen desain taman. Ini berarti tidak hanya mengamati perilaku fisik, tetapi juga memahami persepsi subjektif, motivasi internal, serta dampak suasana taman terhadap kesejahteraan mental dan emosional pengunjung. Penelitian ini bisa menggunakan metode kualitatif mendalam seperti wawancara naratif atau diari pengalaman. Terakhir, mengingat posisi Taman Banjir Kanal Barat di tepi sungai, penelitian selanjutnya dapat menelaah hubungan timbal balik antara kualitas ekologis Sungai Banjir Kanal Barat Ae misalnya, tingkat kebersihan air, keberadaan flora dan fauna di bantaran sungai Ae dengan preferensi dan partisipasi pengunjung dalam aktivitas yang berorientasi pada badan air. Pertanyaan kuncinya adalah apakah perbaikan kualitas lingkungan sungai dapat meningkatkan daya tarik taman, mendorong aktivitas rekreasi air yang lebih bervariasi, atau bahkan memfasilitasi program edukasi lingkungan yang terintegrasi di masa depan. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi pengembangan ruang publik yang lebih dinamis dan berkelanjutan..
<br>Aktivitas di Taman Banjir Kanal Barat Semarang diklasifikasikan menjadi dua berdasarkan jenis ruangnya.aktivitas penting pada badan air, serta aktivitas pilihan dan sosial pada tepi air.Keberadaan fasilitas taman, elemen keras, dan elemen lunak menjadi penentu penting dalam mendukung berbagai aktivitas pengunjung.Untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas taman sebagai ruang publik yang menarik, penting untuk memenuhi kebutuhan pengguna seperti kenyamanan dan relaksasi, serta melakukan pemeliharaan berkala
<br>Taman Banjir Kanal Barat merupakan salah satu ruang terbuka publik yang dibangun pada area bantaran Sungai Banjir Kanal Barat yang dibangun pada 2009. Sebagai ruang terbuka publik aktif, taman ini merupakan salah satu sarana edukasi dan relaksasi masyarakat Kota Semarang dan sekitarnya dengan berbagai aktivitas yang berlangsung didalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik aktivitas pengunjung Taman Banjir Kanal barat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang memanfaatkan observasi dan wawancara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/f/karakteristik-aktivitas-pengunjung-taman-banjir-ka-thumb-83bdb.webp" type="image/webp" length="63938" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/karakteristik-aktivitas-pengunjung-taman-banjir-ka-thumb-d9926.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/karakteristik-aktivitas-pengunjung-taman-banjir-ka-thumb-83bdb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/karakteristik-aktivitas-pengunjung-taman-banjir-ka-thumb-10ec1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-424-unnas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16355-sarga-journal-architecture-urbanism.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pencatatan Perkawinan Dalam Kajian Khi Dan Fatwa Mui ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pencatatan Perkawinan Dalam Kajian Khi Dan Fatwa Mui ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pencatatan Perkawinan Dalam Kajian Khi Dan Fatwa Mui ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55890-kutek-fatwa-mui-pencatatan-perkawinan-kh</link>
	<guid isPermaLink="false">a22173bb8c20ab62b8691836128b106f</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 13:52:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurnal ilmu ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,ilmu,jurnal,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pelitian ini telah mengkaji pentingnya pencatatan perkawinan dari perspektif KHI dan Fatwa MUI, sekaligus menyoroti berbagai masalah yang timbul dari pernikahan tidak tercatat, seperti kurangnya pemahaman masyarakat, celah hukum untuk poligami, hingga ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pencatatan Perkawinan Dalam Kajian Khi Dan Fatwa Mui: Pelitian ini telah mengkaji pentingnya pencatatan perkawinan dari perspektif KHI dan Fatwa MUI, sekaligus menyoroti berbagai masalah yang timbul dari pernikahan tidak tercatat, seperti kurangnya pemahaman masyarakat, celah hukum untuk poligami, hingga kendala biaya. Namun, masih banyak aspek yang perlu didalami untuk memperkuat sistem hukum perkawinan di Indonesia.Pertama, penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas program-program sosialisasi hukum perkawinan. Akan menarik untuk meneliti sejauh mana kampanye penyuluhan yang dilakukan pemerintah atau lembaga terkait berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai urgensi pencatatan nikah, khususnya di wilayah dengan prevalensi pernikahan tidak tercatat yang tinggi. Studi ini dapat mengidentifikasi metode sosialisasi yang paling efektif serta hambatan-hambatan dalam mengubah pola pikir masyarakat.Kedua, mengingat adanya ambiguitas dalam Fatwa MUI dan inkonsistensi interpretasi KHI terkait pernikahan tidak tercatat, diperlukan studi mendalam mengenai bagaimana konsep "mudharat" dalam fatwa tersebut diimplementasikan dalam praktik hukum di Pengadilan Agama. Penelitian ini dapat menganalisis putusan-putusan pengadilan terkait itsbat nikah untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang kriteria dan pertimbangan hakim dalam menentukan adanya kemudaratan akibat pernikahan tidak tercatat.Ketiga, faktor ekonomi, seperti masalah biaya pencatatan pernikahan yang diakui menjadi salah satu alasan, juga layak untuk diteliti lebih lanjut. Bagaimana peran faktor sosio-ekonomi lainnya, seperti tingkat pendidikan atau akses informasi, mempengaruhi keputusan individu dan keluarga untuk mencatatkan atau tidak mencatatkan perkawinan mereka? Studi ini bisa memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran untuk mengatasi akar permasalahan pernikahan tidak tercatat, demi terciptanya kepastian hukum dan perlindungan hak-hak warga negara.. Pencatatan perkawinan merupakan pendataan administratif yang diawasi oleh PPN di KUA untuk menjamin ketertiban hukum dan keabsahan perkawinan di mata agama serta negara, sekaligus memberikan kepastian hukum bagi keturunan.Meskipun Fatwa MUI menyatakan perkawinan tidak tercatat sah jika memenuhi rukun dan syarat, namun menjadi haram bila menimbulkan kemudaratan.Kompilasi Hukum Islam menekankan pencatatan perkawinan sebagai syarat untuk mendapatkan kepastian hukum dan menghindari masalah di kemudian hari Penelitian ini dilatarbelaki begitu banyaknya kita temukan penyimpangan-penyimpangan hukum yang dilakukan dalam masyarakat. Misalnya, masih banyak ditemukan perkawinan yang dilangsungkan oleh masyarakat tetapi tidak dicatatkan pada Pegawai Pencatat Nikah (PPN) di Kantor Urusan Agama (KUA), baik karena kurangnya pengetahuan maupun ketidaksadaran akan pentingnya dokumen tersebut atau karena kesengajaan untuk mendapatkan celah hukum bagi mereka yang ingin melangsungkan poligami, atau juga karena masalah biaya dalam pencatatan pernikahan bagi mereka yang tidak mampu. Penelitian ini mengguanakan kajian studi pustaka, yaitu dengan membaca dan mengamati buku-buku serta tulisan-tulisan yang berkaitan dengan objek pembahasan,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/8/kutek-fatwa-mui-pencatatan-perkawinan-khi-konsep-m-thumb-df3e8.webp" title="JURIS - Pencatatan Perkawinan Dalam Kajian Khi Dan Fatwa Mui" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/8/kutek-fatwa-mui-pencatatan-perkawinan-khi-konsep-m-thumb-df3e8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/8/kutek-fatwa-mui-pencatatan-perkawinan-khi-konsep-m-thumb-df3e8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/8/kutek-fatwa-mui-pencatatan-perkawinan-khi-konsep-m-thumb-df3e8.webp 1x" title="JURIS - Pencatatan Perkawinan Dalam Kajian Khi Dan Fatwa Mui" alt="JURIS - Pencatatan Perkawinan Dalam Kajian Khi Dan Fatwa Mui" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/8/kutek-fatwa-mui-pencatatan-perkawinan-khi-konsep-m-thumb-781df.webp" title="JURIS - Pencatatan Perkawinan Dalam Kajian Khi Dan Fatwa Mui" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/8/kutek-fatwa-mui-pencatatan-perkawinan-khi-konsep-m-thumb-781df.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/8/kutek-fatwa-mui-pencatatan-perkawinan-khi-konsep-m-thumb-781df.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/8/kutek-fatwa-mui-pencatatan-perkawinan-khi-konsep-m-thumb-781df.webp 1x" title="JURIS - Pencatatan Perkawinan Dalam Kajian Khi Dan Fatwa Mui" alt="JURIS - Pencatatan Perkawinan Dalam Kajian Khi Dan Fatwa Mui" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/8/kutek-fatwa-mui-pencatatan-perkawinan-khi-konsep-m-thumb-122c3.webp" title="JURIS - Pencatatan Perkawinan Dalam Kajian Khi Dan Fatwa Mui" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/8/kutek-fatwa-mui-pencatatan-perkawinan-khi-konsep-m-thumb-122c3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/8/kutek-fatwa-mui-pencatatan-perkawinan-khi-konsep-m-thumb-122c3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/8/kutek-fatwa-mui-pencatatan-perkawinan-khi-konsep-m-thumb-122c3.webp 1x" title="JURIS - Pencatatan Perkawinan Dalam Kajian Khi Dan Fatwa Mui" alt="JURIS - Pencatatan Perkawinan Dalam Kajian Khi Dan Fatwa Mui" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55890-kutek-fatwa-mui-pencatatan-perkawinan-kh" title="JURIS - Pencatatan Perkawinan Dalam Kajian Khi Dan Fatwa Mui" target="_blank">Pencatatan Perkawinan Dalam Kajian Khi Dan Fatwa Mui</a>: Pelitian ini telah mengkaji pentingnya pencatatan perkawinan dari perspektif KHI dan Fatwa MUI, sekaligus menyoroti berbagai masalah yang timbul dari pernikahan tidak tercatat, seperti kurangnya pemahaman masyarakat, celah hukum untuk poligami, hingga kendala biaya. Namun, masih banyak aspek yang perlu didalami untuk memperkuat sistem hukum perkawinan di Indonesia.Pertama, penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas program-program sosialisasi hukum perkawinan. Akan menarik untuk meneliti sejauh mana kampanye penyuluhan yang dilakukan pemerintah atau lembaga terkait berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai urgensi pencatatan nikah, khususnya di wilayah dengan prevalensi pernikahan tidak tercatat yang tinggi. Studi ini dapat mengidentifikasi metode sosialisasi yang paling efektif serta hambatan-hambatan dalam mengubah pola pikir masyarakat.Kedua, mengingat adanya ambiguitas dalam Fatwa MUI dan inkonsistensi interpretasi KHI terkait pernikahan tidak tercatat, diperlukan studi mendalam mengenai bagaimana konsep "mudharat" dalam fatwa tersebut diimplementasikan dalam praktik hukum di Pengadilan Agama. Penelitian ini dapat menganalisis putusan-putusan pengadilan terkait itsbat nikah untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang kriteria dan pertimbangan hakim dalam menentukan adanya kemudaratan akibat pernikahan tidak tercatat.Ketiga, faktor ekonomi, seperti masalah biaya pencatatan pernikahan yang diakui menjadi salah satu alasan, juga layak untuk diteliti lebih lanjut. Bagaimana peran faktor sosio-ekonomi lainnya, seperti tingkat pendidikan atau akses informasi, mempengaruhi keputusan individu dan keluarga untuk mencatatkan atau tidak mencatatkan perkawinan mereka? Studi ini bisa memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran untuk mengatasi akar permasalahan pernikahan tidak tercatat, demi terciptanya kepastian hukum dan perlindungan hak-hak warga negara..
<br>Pencatatan perkawinan merupakan pendataan administratif yang diawasi oleh PPN di KUA untuk menjamin ketertiban hukum dan keabsahan perkawinan di mata agama serta negara, sekaligus memberikan kepastian hukum bagi keturunan.Meskipun Fatwa MUI menyatakan perkawinan tidak tercatat sah jika memenuhi rukun dan syarat, namun menjadi haram bila menimbulkan kemudaratan.Kompilasi Hukum Islam menekankan pencatatan perkawinan sebagai syarat untuk mendapatkan kepastian hukum dan menghindari masalah di kemudian hari
<br>Penelitian ini dilatarbelaki begitu banyaknya kita temukan penyimpangan-penyimpangan hukum yang dilakukan dalam masyarakat. Misalnya, masih banyak ditemukan perkawinan yang dilangsungkan oleh masyarakat tetapi tidak dicatatkan pada Pegawai Pencatat Nikah (PPN) di Kantor Urusan Agama (KUA), baik karena kurangnya pengetahuan maupun ketidaksadaran akan pentingnya dokumen tersebut atau karena kesengajaan untuk mendapatkan celah hukum bagi mereka yang ingin melangsungkan poligami, atau juga karena masalah biaya dalam pencatatan pernikahan bagi mereka yang tidak mampu. Penelitian ini mengguanakan kajian studi pustaka, yaitu dengan membaca dan mengamati buku-buku serta tulisan-tulisan yang berkaitan dengan objek pembahasan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/8/kutek-fatwa-mui-pencatatan-perkawinan-khi-konsep-m-thumb-781df.webp" type="image/webp" length="99340" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/8/kutek-fatwa-mui-pencatatan-perkawinan-khi-konsep-m-thumb-df3e8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/8/kutek-fatwa-mui-pencatatan-perkawinan-khi-konsep-m-thumb-781df.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/8/kutek-fatwa-mui-pencatatan-perkawinan-khi-konsep-m-thumb-122c3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3739-yayasanbhz.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15428-iaotiqadiah-jurnal-hukum-ilmu-ilmu-kesyariahan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kajian Anatomi Karya Arsitektur Studi Kasus Rumah Baja oleh Ahmad Djuhara The Anatomical Study of Architectural Works Case Study Steel House by Ahmad Djuhara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kajian Anatomi Karya Arsitektur Studi Kasus Rumah Baja oleh Ahmad Djuhara The Anatomical Study of Architectural Works Case Study Steel House by Ahmad Djuhara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kajian Anatomi Karya Arsitektur Studi Kasus Rumah Baja oleh Ahmad Djuhara The Anatomical Study of Architectural Works Case Study Steel House by Ahmad Djuhara ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55891-interior-rumah-bodrie-arsitektur-menak-anato</link>
	<guid isPermaLink="false">451025dc1d60fcea625d6d5b94a1f816</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 13:49:01 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ adi sasmito ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adi,counter,flag,focus,sasmito,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi daya tahan jangka panjang kayu lapis dalam iklim tropis, misalnya dengan menguji tingkat pembusukan dan mencari alternatif material yang lebih tahan terhadap kelembaban pada interior rumah baja; selain itu, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kajian Anatomi Karya Arsitektur (Studi Kasus: Rumah Baja oleh Ahmad Djuhara): The Anatomical Study of Architectural Works (Case Study: Steel House by Ahmad Djuhara): Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi daya tahan jangka panjang kayu lapis dalam iklim tropis, misalnya dengan menguji tingkat pembusukan dan mencari alternatif material yang lebih tahan terhadap kelembaban pada interior rumah baja; selain itu, diperlukan studi komparatif mengenai performa termal rumah baja dibandingkan dengan rumah konvensional, yang dapat dilakukan melalui simulasi energi serta pengukuran lapangan untuk menilai efisiensi pendinginan dan pemanasan; terakhir, peneliti dapat menyelidiki desain adaptif yang menyesuaikan bentuk bujur sangkar bangunan dengan lahan berbentuk persegi panjang, guna meningkatkan integrasi konteks situs dan mengurangi kesan produksi massal, dengan menguji variasi tata letak dan orientasi yang memanfaatkan orientasi matahari serta sirkulasi angin secara optimal.. Analisis anatomi arsitektural rumah baja menunjukkan bahwa posisi lahan yang terlindung dari sinar matahari langsung membuat bangunan tampil berbeda dibandingkan hunian sekitar, sementara bentuk bujur sangkar tidak menyesuaikan diri dengan format lahan persegi panjang sehingga terkesan produksi massal.Bangunan mengandalkan rangka baja dengan pelingkup dinding metal bergelombang tanpa finishing tambahan, serta penggunaan material yang efisien seperti baja bekas, namun kayu lapis sebagai material utama interior berpotensi cepat lapuk dalam iklim tropis.Hal ini menimbulkan tantangan keberlanjutan terkait ketahanan material kayu lapis Kajian anatomi karya Arsitektur ini berpijak pada pemikiran prof. Salura (2018), yaitu bedah anatomi Arsitektural yang berbasis pada penciptaan ruang yang dikaitkan dengan konteks tempat. Melalui instrumen analisa dari prof. Salura inilah didapatkan anatomi dan sekaligus karakteristik Arsitektural sebuah karya. Dalam kertas kerja ini, karya Arsitektur yang di bedah adalah rumah baja karya Ir. Ahmad Djuhara, IAI. Kehadiran Arsitektur rumah baja ini, sepertinya telah menjadi salah satu Icon Arsitektur modern di Indonesia. Dengan dominasi material besi, tidak hanya digunakan pada struktur utama, tapi juga pelingkup luar utamanya. Tidak hanya itu, nyaris semua material yang ada ditampilkan secara apa adanya dan lugas. Dengan semua elemen yang ada, membuat tampilan rumah ini sangat berbeda dari yang lain. Mungkin karena ini pula, sejauh amatan yang dilakukan, sejak tahun 2002 rumah ini... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/8/interior-rumah-bodrie-arsitektur-menak-anatomi-baj-thumb-e3948.webp" title="JURIS - Kajian Anatomi Karya Arsitektur (Studi Kasus: Rumah Baja oleh Ahmad Djuhara): The Anatomical Study of Architectural Works (Case Study: Steel House by Ahmad Djuhara)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/interior-rumah-bodrie-arsitektur-menak-anatomi-baj-thumb-e3948.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/interior-rumah-bodrie-arsitektur-menak-anatomi-baj-thumb-e3948.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/interior-rumah-bodrie-arsitektur-menak-anatomi-baj-thumb-e3948.webp 1x" title="JURIS - Kajian Anatomi Karya Arsitektur (Studi Kasus: Rumah Baja oleh Ahmad Djuhara): The Anatomical Study of Architectural Works (Case Study: Steel House by Ahmad Djuhara)" alt="JURIS - Kajian Anatomi Karya Arsitektur (Studi Kasus: Rumah Baja oleh Ahmad Djuhara): The Anatomical Study of Architectural Works (Case Study: Steel House by Ahmad Djuhara)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/interior-rumah-bodrie-arsitektur-menak-anatomi-baj-thumb-8a1ad.webp" title="JURIS - Kajian Anatomi Karya Arsitektur (Studi Kasus: Rumah Baja oleh Ahmad Djuhara): The Anatomical Study of Architectural Works (Case Study: Steel House by Ahmad Djuhara)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/interior-rumah-bodrie-arsitektur-menak-anatomi-baj-thumb-8a1ad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/interior-rumah-bodrie-arsitektur-menak-anatomi-baj-thumb-8a1ad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/interior-rumah-bodrie-arsitektur-menak-anatomi-baj-thumb-8a1ad.webp 1x" title="JURIS - Kajian Anatomi Karya Arsitektur (Studi Kasus: Rumah Baja oleh Ahmad Djuhara): The Anatomical Study of Architectural Works (Case Study: Steel House by Ahmad Djuhara)" alt="JURIS - Kajian Anatomi Karya Arsitektur (Studi Kasus: Rumah Baja oleh Ahmad Djuhara): The Anatomical Study of Architectural Works (Case Study: Steel House by Ahmad Djuhara)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/interior-rumah-bodrie-arsitektur-menak-anatomi-baj-thumb-ae077.webp" title="JURIS - Kajian Anatomi Karya Arsitektur (Studi Kasus: Rumah Baja oleh Ahmad Djuhara): The Anatomical Study of Architectural Works (Case Study: Steel House by Ahmad Djuhara)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/interior-rumah-bodrie-arsitektur-menak-anatomi-baj-thumb-ae077.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/interior-rumah-bodrie-arsitektur-menak-anatomi-baj-thumb-ae077.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/interior-rumah-bodrie-arsitektur-menak-anatomi-baj-thumb-ae077.webp 1x" title="JURIS - Kajian Anatomi Karya Arsitektur (Studi Kasus: Rumah Baja oleh Ahmad Djuhara): The Anatomical Study of Architectural Works (Case Study: Steel House by Ahmad Djuhara)" alt="JURIS - Kajian Anatomi Karya Arsitektur (Studi Kasus: Rumah Baja oleh Ahmad Djuhara): The Anatomical Study of Architectural Works (Case Study: Steel House by Ahmad Djuhara)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55891-interior-rumah-bodrie-arsitektur-menak-anato" title="JURIS - Kajian Anatomi Karya Arsitektur (Studi Kasus: Rumah Baja oleh Ahmad Djuhara): The Anatomical Study of Architectural Works (Case Study: Steel House by Ahmad Djuhara)" target="_blank">Kajian Anatomi Karya Arsitektur (Studi Kasus: Rumah Baja oleh Ahmad Djuhara): The Anatomical Study of Architectural Works (Case Study: Steel House by Ahmad Djuhara)</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi daya tahan jangka panjang kayu lapis dalam iklim tropis, misalnya dengan menguji tingkat pembusukan dan mencari alternatif material yang lebih tahan terhadap kelembaban pada interior rumah baja; selain itu, diperlukan studi komparatif mengenai performa termal rumah baja dibandingkan dengan rumah konvensional, yang dapat dilakukan melalui simulasi energi serta pengukuran lapangan untuk menilai efisiensi pendinginan dan pemanasan; terakhir, peneliti dapat menyelidiki desain adaptif yang menyesuaikan bentuk bujur sangkar bangunan dengan lahan berbentuk persegi panjang, guna meningkatkan integrasi konteks situs dan mengurangi kesan produksi massal, dengan menguji variasi tata letak dan orientasi yang memanfaatkan orientasi matahari serta sirkulasi angin secara optimal..
<br>Analisis anatomi arsitektural rumah baja menunjukkan bahwa posisi lahan yang terlindung dari sinar matahari langsung membuat bangunan tampil berbeda dibandingkan hunian sekitar, sementara bentuk bujur sangkar tidak menyesuaikan diri dengan format lahan persegi panjang sehingga terkesan produksi massal.Bangunan mengandalkan rangka baja dengan pelingkup dinding metal bergelombang tanpa finishing tambahan, serta penggunaan material yang efisien seperti baja bekas, namun kayu lapis sebagai material utama interior berpotensi cepat lapuk dalam iklim tropis.Hal ini menimbulkan tantangan keberlanjutan terkait ketahanan material kayu lapis
<br>Kajian anatomi karya Arsitektur ini berpijak pada pemikiran prof. Salura (2018), yaitu bedah anatomi Arsitektural yang berbasis pada penciptaan ruang yang dikaitkan dengan konteks tempat. Melalui instrumen analisa dari prof. Salura inilah didapatkan anatomi dan sekaligus karakteristik Arsitektural sebuah karya. Dalam kertas kerja ini, karya Arsitektur yang di bedah adalah rumah baja karya Ir. Ahmad Djuhara, IAI. Kehadiran Arsitektur rumah baja ini, sepertinya telah menjadi salah satu Icon Arsitektur modern di Indonesia. Dengan dominasi material besi, tidak hanya digunakan pada struktur utama, tapi juga pelingkup luar utamanya. Tidak hanya itu, nyaris semua material yang ada ditampilkan secara apa adanya dan lugas. Dengan semua elemen yang ada, membuat tampilan rumah ini sangat berbeda dari yang lain. Mungkin karena ini pula, sejauh amatan yang dilakukan, sejak tahun 2002 rumah ini...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/8/interior-rumah-bodrie-arsitektur-menak-anatomi-baj-thumb-8a1ad.webp" type="image/webp" length="75994" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/interior-rumah-bodrie-arsitektur-menak-anatomi-baj-thumb-e3948.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/interior-rumah-bodrie-arsitektur-menak-anatomi-baj-thumb-8a1ad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/interior-rumah-bodrie-arsitektur-menak-anatomi-baj-thumb-ae077.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-424-unnas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16355-sarga-journal-architecture-urbanism.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Studi Komparatif Cendikiawan Muslim Klasik dan Kontemporer dalam Pembentukan Konsep dan Prinsip Maqasid Al Syariah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Studi Komparatif Cendikiawan Muslim Klasik dan Kontemporer dalam Pembentukan Konsep dan Prinsip Maqasid Al Syariah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Studi Komparatif Cendikiawan Muslim Klasik dan Kontemporer dalam Pembentukan Konsep dan Prinsip Maqasid Al Syariah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55877-maqasid-al-syariah-prinsip-ash-sya</link>
	<guid isPermaLink="false">6e93c0ed32db17410c06424561f7b1c8</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 13:47:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurnal ilmu ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,ilmu,jurnal,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang baru: Bagaimana Maqasid Syariah dapat diterapkan dalam konteks ekonomi modern untuk memastikan distribusi kekayaan yang adil dan mengentaskan kemiskinan? Apakah ada cara untuk mengintegrasikan Maqasid Syariah dengan sistem ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Studi Komparatif Cendikiawan Muslim Klasik dan Kontemporer dalam Pembentukan Konsep dan Prinsip Maqasid Al-Syariah: Saran penelitian lanjutan yang baru: Bagaimana Maqasid Syariah dapat diterapkan dalam konteks ekonomi modern untuk memastikan distribusi kekayaan yang adil dan mengentaskan kemiskinan? Apakah ada cara untuk mengintegrasikan Maqasid Syariah dengan sistem keuangan modern tanpa mengabaikan prinsip-prinsip dasar hukum Islam? Bagaimana Maqasid Syariah dapat digunakan untuk mengatasi tantangan-tantangan baru dalam bidang ekonomi, seperti ketidaksetaraan sosial dan keuangan inklusif?. Penelitian ini telah mengeksplorasi kesamaan yang mencolok antara metode istiqrA' yang digunakan oleh para ulama Islam klasik dalam menentukan maqasid syariah dengan pendekatan analisis tematik yang biasa digunakan dalam penelitian kualitatif modern.Proses induktif istiqrA' melibatkan pemeriksaan yang komprehensif terhadap teks-teks Syariah untuk mengidentifikasi tujuan-tujuan dan maksud-maksud menyeluruh dari hukum Islam.Kedua metode ini melibatkan proses yang cermat dalam mempelajari elemen-elemen individual dalam kumpulan data yang lebih besar, memberi label dan mengkategorikannya berdasarkan pola-pola yang teridentifikasi, dan pada akhirnya memperoleh tema atau prinsip-prinsip tingkat tinggi yang merangkum esensi data.Dalam konteks maqasid syariah, proses ini mencakup analisis perintah, larangan, dan penyebab yang mendasari di berbagai bab yurisprudensi Islam (fikih) untuk memastikan tujuan terpadu yang mendasari hukum-hukum Syariah yang beragam.Sifat induktif dari istiqrA' selaras dengan pendekatan induktif dalam analisis tematik, di mana pengamatan spesifik digeneralisasikan untuk mengembangkan teori atau kesimpulan yang lebih luas.Maqasid syariah, sebagai produk dari istiqrA', merupakan tema-tema implisit (mafhm) yang muncul dari analisis holistik terhadap teks-teks syariah.Tema-tema ini tidak didasarkan pada bukti-bukti yang terisolasi, melainkan pada konvergensi berbagai bukti dari berbagai bidang hukum Islam Penelitian ini akan menganalisis metodologi yang digunakan oleh para ulama Islam klasik dalam menetapkan konsep dan prinsip-prinsip maqAid alsyariah. Analisis ini akan membandingkan metode penentuan Maqasid Syariah oleh para cendekiawan Muslim dengan metode penelitian ilmiah saat ini. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan menelaah tulisan-tulisan ilmiah klasik dan modern. Data yang terkumpul dianalisis secara tematik berdasarkan pendekatan induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perumusan konsep... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/1/maqasid-al-syariah-prinsip-ash-syariah-al-shariah-thumb-51278.webp" title="JURIS - Studi Komparatif Cendikiawan Muslim Klasik dan Kontemporer dalam Pembentukan Konsep dan Prinsip Maqasid Al-Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/maqasid-al-syariah-prinsip-ash-syariah-al-shariah-thumb-51278.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/maqasid-al-syariah-prinsip-ash-syariah-al-shariah-thumb-51278.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/maqasid-al-syariah-prinsip-ash-syariah-al-shariah-thumb-51278.webp 1x" title="JURIS - Studi Komparatif Cendikiawan Muslim Klasik dan Kontemporer dalam Pembentukan Konsep dan Prinsip Maqasid Al-Syariah" alt="JURIS - Studi Komparatif Cendikiawan Muslim Klasik dan Kontemporer dalam Pembentukan Konsep dan Prinsip Maqasid Al-Syariah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/1/maqasid-al-syariah-prinsip-ash-syariah-al-shariah-thumb-943a6.webp" title="JURIS - Studi Komparatif Cendikiawan Muslim Klasik dan Kontemporer dalam Pembentukan Konsep dan Prinsip Maqasid Al-Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/maqasid-al-syariah-prinsip-ash-syariah-al-shariah-thumb-943a6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/maqasid-al-syariah-prinsip-ash-syariah-al-shariah-thumb-943a6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/maqasid-al-syariah-prinsip-ash-syariah-al-shariah-thumb-943a6.webp 1x" title="JURIS - Studi Komparatif Cendikiawan Muslim Klasik dan Kontemporer dalam Pembentukan Konsep dan Prinsip Maqasid Al-Syariah" alt="JURIS - Studi Komparatif Cendikiawan Muslim Klasik dan Kontemporer dalam Pembentukan Konsep dan Prinsip Maqasid Al-Syariah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/1/maqasid-al-syariah-prinsip-ash-syariah-al-shariah-thumb-7317e.webp" title="JURIS - Studi Komparatif Cendikiawan Muslim Klasik dan Kontemporer dalam Pembentukan Konsep dan Prinsip Maqasid Al-Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/maqasid-al-syariah-prinsip-ash-syariah-al-shariah-thumb-7317e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/maqasid-al-syariah-prinsip-ash-syariah-al-shariah-thumb-7317e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/maqasid-al-syariah-prinsip-ash-syariah-al-shariah-thumb-7317e.webp 1x" title="JURIS - Studi Komparatif Cendikiawan Muslim Klasik dan Kontemporer dalam Pembentukan Konsep dan Prinsip Maqasid Al-Syariah" alt="JURIS - Studi Komparatif Cendikiawan Muslim Klasik dan Kontemporer dalam Pembentukan Konsep dan Prinsip Maqasid Al-Syariah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55877-maqasid-al-syariah-prinsip-ash-sya" title="JURIS - Studi Komparatif Cendikiawan Muslim Klasik dan Kontemporer dalam Pembentukan Konsep dan Prinsip Maqasid Al-Syariah" target="_blank">Studi Komparatif Cendikiawan Muslim Klasik dan Kontemporer dalam Pembentukan Konsep dan Prinsip Maqasid Al-Syariah</a>: Saran penelitian lanjutan yang baru: Bagaimana Maqasid Syariah dapat diterapkan dalam konteks ekonomi modern untuk memastikan distribusi kekayaan yang adil dan mengentaskan kemiskinan? Apakah ada cara untuk mengintegrasikan Maqasid Syariah dengan sistem keuangan modern tanpa mengabaikan prinsip-prinsip dasar hukum Islam? Bagaimana Maqasid Syariah dapat digunakan untuk mengatasi tantangan-tantangan baru dalam bidang ekonomi, seperti ketidaksetaraan sosial dan keuangan inklusif?.
<br>Penelitian ini telah mengeksplorasi kesamaan yang mencolok antara metode istiqrA' yang digunakan oleh para ulama Islam klasik dalam menentukan maqasid syariah dengan pendekatan analisis tematik yang biasa digunakan dalam penelitian kualitatif modern.Proses induktif istiqrA' melibatkan pemeriksaan yang komprehensif terhadap teks-teks Syariah untuk mengidentifikasi tujuan-tujuan dan maksud-maksud menyeluruh dari hukum Islam.Kedua metode ini melibatkan proses yang cermat dalam mempelajari elemen-elemen individual dalam kumpulan data yang lebih besar, memberi label dan mengkategorikannya berdasarkan pola-pola yang teridentifikasi, dan pada akhirnya memperoleh tema atau prinsip-prinsip tingkat tinggi yang merangkum esensi data.Dalam konteks maqasid syariah, proses ini mencakup analisis perintah, larangan, dan penyebab yang mendasari di berbagai bab yurisprudensi Islam (fikih) untuk memastikan tujuan terpadu yang mendasari hukum-hukum Syariah yang beragam.Sifat induktif dari istiqrA' selaras dengan pendekatan induktif dalam analisis tematik, di mana pengamatan spesifik digeneralisasikan untuk mengembangkan teori atau kesimpulan yang lebih luas.Maqasid syariah, sebagai produk dari istiqrA', merupakan tema-tema implisit (mafhm) yang muncul dari analisis holistik terhadap teks-teks syariah.Tema-tema ini tidak didasarkan pada bukti-bukti yang terisolasi, melainkan pada konvergensi berbagai bukti dari berbagai bidang hukum Islam
<br>Penelitian ini akan menganalisis metodologi yang digunakan oleh para ulama Islam klasik dalam menetapkan konsep dan prinsip-prinsip maqAid alsyariah. Analisis ini akan membandingkan metode penentuan Maqasid Syariah oleh para cendekiawan Muslim dengan metode penelitian ilmiah saat ini. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan menelaah tulisan-tulisan ilmiah klasik dan modern. Data yang terkumpul dianalisis secara tematik berdasarkan pendekatan induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perumusan konsep...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/1/maqasid-al-syariah-prinsip-ash-syariah-al-shariah-thumb-943a6.webp" type="image/webp" length="100900" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/maqasid-al-syariah-prinsip-ash-syariah-al-shariah-thumb-51278.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/maqasid-al-syariah-prinsip-ash-syariah-al-shariah-thumb-943a6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/maqasid-al-syariah-prinsip-ash-syariah-al-shariah-thumb-7317e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3739-yayasanbhz.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15428-iaotiqadiah-jurnal-hukum-ilmu-ilmu-kesyariahan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Perma No 01 Tahun 2016 Dalam Proses Mediasi Perkara Perceraian Di Pengadilan Agama Padangsidimpuan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Perma No 01 Tahun 2016 Dalam Proses Mediasi Perkara Perceraian Di Pengadilan Agama Padangsidimpuan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Perma No 01 Tahun 2016 Dalam Proses Mediasi Perkara Perceraian Di Pengadilan Agama Padangsidimpuan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55878-non-hakim-faktor-sosio-perma-mediasi-perceraian</link>
	<guid isPermaLink="false">90524a3d5c58047cc918c7944c8b379b</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 13:47:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ jurnal ilmu ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,ilmu,jurnal,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Melihat tantangan dalam pelaksanaan mediasi perkara perceraian di Pengadilan Agama Padangsidimpuan, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa digali untuk meningkatkan pemahaman dan efektivitas sistem ini. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk meneliti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Perma No. 01 Tahun 2016 Dalam Proses Mediasi Perkara Perceraian Di Pengadilan Agama Padangsidimpuan: Melihat tantangan dalam pelaksanaan mediasi perkara perceraian di Pengadilan Agama Padangsidimpuan, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa digali untuk meningkatkan pemahaman dan efektivitas sistem ini. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk meneliti secara mendalam bagaimana program pelatihan khusus yang lebih komprehensif dan pemberian insentif yang layak bagi para mediator, baik hakim maupun non-hakim, dapat secara signifikan mempengaruhi kualitas dan tingkat keberhasilan mediasi. Penelitian ini bisa mengeksplorasi apakah peningkatan kapasitas dan motivasi mediator akan menghasilkan kesepakatan yang lebih berkelanjutan dan memuaskan bagi para pihak. Kedua, mengingat adanya pengaruh adat istiadat setempat yang menyebabkan kasus perceraian seringkali sudah sulit didamaikan ketika sampai di pengadilan, penelitian lanjutan dapat membandingkan efektivitas mediasi di Pengadilan Agama Padangsidimpuan dengan daerah lain yang memiliki latar belakang budaya atau mekanisme penyelesaian sengketa pra-peradilan yang berbeda. Studi komparatif semacam ini dapat mengungkap faktor-faktor sosiokultural mana yang paling berperan dalam menentukan keberhasilan mediasi. Terakhir, karena definisi keberhasilan mediasi dalam perkara perceraian masih menjadi perdebatan, penelitian selanjutnya perlu mengembangkan kerangka evaluasi yang lebih holistik. Kerangka ini tidak hanya berfokus pada rekonsiliasi atau pencabutan gugatan semata, melainkan juga mempertimbangkan tercapainya kesepakatan damai mengenai hak-hak anak, pembagian harta, atau cara berpisah yang saling menghormati, yang mungkin lebih relevan dalam konteks perceraian. Dengan demikian, kita bisa mendapatkan gambaran yang lebih akurat tentang dampak sebenarnya dari mediasi bagi masyarakat.. Proses mediasi di Pengadilan Agama Padangsidimpuan telah dilaksanakan sesuai PERMA No.01 Tahun 2016, dengan faktor keberhasilan mediasi didukung oleh pemahaman mediator terhadap masalah para pihak.Namun, implementasi PERMA ini menghadapi kendala signifikan seperti durasi waktu mediasi yang terbatas, banyaknya kasus perceraian yang membuat hakim merangkap mediator, dan jumlah mediator non-hakim yang sangat terbatas.01 Tahun 2016 belum sepenuhnya efektif di Pengadilan Agama Padangsidimpuan, mengingat persentase keberhasilan mediasi masih rendah akibat kurang memadainya faktor penegak hukum, sarana prasarana, serta faktor masyarakat dan kebudayaan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pengetahuan peran mediator sebagai pembelajaran tentang perkara perceraian (2) Faktor penghambat dan pendukung mediator dalam melaksanakan mediasi. (3) Efektivitas mediator dalam menyelesaikan masalah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif bersifat deskriptif. Subjek penelitian ini yaitu pembelajrar hakim, mediator, Panitera, Panitera Muda. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pelaksanaan pembelajaran proses mediasi sesuai dengan PERMA No. 01 Tahun 2016 tentang prosedur mediasi PERMA tersebut sebagai acuan dalam mengaplikasikan mediasi. (2) Faktor keberhasilan mediasi dari aspek para pihak dan mediator sebelum melakukan proses... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/0/non-hakim-faktor-sosio-perma-mediasi-perceraian-me-thumb-c49cf.webp" title="JURIS - Implementasi Perma No. 01 Tahun 2016 Dalam Proses Mediasi Perkara Perceraian Di Pengadilan Agama Padangsidimpuan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/non-hakim-faktor-sosio-perma-mediasi-perceraian-me-thumb-c49cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/non-hakim-faktor-sosio-perma-mediasi-perceraian-me-thumb-c49cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/non-hakim-faktor-sosio-perma-mediasi-perceraian-me-thumb-c49cf.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Perma No. 01 Tahun 2016 Dalam Proses Mediasi Perkara Perceraian Di Pengadilan Agama Padangsidimpuan" alt="JURIS - Implementasi Perma No. 01 Tahun 2016 Dalam Proses Mediasi Perkara Perceraian Di Pengadilan Agama Padangsidimpuan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/non-hakim-faktor-sosio-perma-mediasi-perceraian-me-thumb-dee1b.webp" title="JURIS - Implementasi Perma No. 01 Tahun 2016 Dalam Proses Mediasi Perkara Perceraian Di Pengadilan Agama Padangsidimpuan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/non-hakim-faktor-sosio-perma-mediasi-perceraian-me-thumb-dee1b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/non-hakim-faktor-sosio-perma-mediasi-perceraian-me-thumb-dee1b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/non-hakim-faktor-sosio-perma-mediasi-perceraian-me-thumb-dee1b.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Perma No. 01 Tahun 2016 Dalam Proses Mediasi Perkara Perceraian Di Pengadilan Agama Padangsidimpuan" alt="JURIS - Implementasi Perma No. 01 Tahun 2016 Dalam Proses Mediasi Perkara Perceraian Di Pengadilan Agama Padangsidimpuan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/non-hakim-faktor-sosio-perma-mediasi-perceraian-me-thumb-74db4.webp" title="JURIS - Implementasi Perma No. 01 Tahun 2016 Dalam Proses Mediasi Perkara Perceraian Di Pengadilan Agama Padangsidimpuan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/non-hakim-faktor-sosio-perma-mediasi-perceraian-me-thumb-74db4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/non-hakim-faktor-sosio-perma-mediasi-perceraian-me-thumb-74db4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/non-hakim-faktor-sosio-perma-mediasi-perceraian-me-thumb-74db4.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Perma No. 01 Tahun 2016 Dalam Proses Mediasi Perkara Perceraian Di Pengadilan Agama Padangsidimpuan" alt="JURIS - Implementasi Perma No. 01 Tahun 2016 Dalam Proses Mediasi Perkara Perceraian Di Pengadilan Agama Padangsidimpuan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55878-non-hakim-faktor-sosio-perma-mediasi-perceraian" title="JURIS - Implementasi Perma No. 01 Tahun 2016 Dalam Proses Mediasi Perkara Perceraian Di Pengadilan Agama Padangsidimpuan" target="_blank">Implementasi Perma No. 01 Tahun 2016 Dalam Proses Mediasi Perkara Perceraian Di Pengadilan Agama Padangsidimpuan</a>: Melihat tantangan dalam pelaksanaan mediasi perkara perceraian di Pengadilan Agama Padangsidimpuan, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa digali untuk meningkatkan pemahaman dan efektivitas sistem ini. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk meneliti secara mendalam bagaimana program pelatihan khusus yang lebih komprehensif dan pemberian insentif yang layak bagi para mediator, baik hakim maupun non-hakim, dapat secara signifikan mempengaruhi kualitas dan tingkat keberhasilan mediasi. Penelitian ini bisa mengeksplorasi apakah peningkatan kapasitas dan motivasi mediator akan menghasilkan kesepakatan yang lebih berkelanjutan dan memuaskan bagi para pihak. Kedua, mengingat adanya pengaruh adat istiadat setempat yang menyebabkan kasus perceraian seringkali sudah sulit didamaikan ketika sampai di pengadilan, penelitian lanjutan dapat membandingkan efektivitas mediasi di Pengadilan Agama Padangsidimpuan dengan daerah lain yang memiliki latar belakang budaya atau mekanisme penyelesaian sengketa pra-peradilan yang berbeda. Studi komparatif semacam ini dapat mengungkap faktor-faktor sosiokultural mana yang paling berperan dalam menentukan keberhasilan mediasi. Terakhir, karena definisi keberhasilan mediasi dalam perkara perceraian masih menjadi perdebatan, penelitian selanjutnya perlu mengembangkan kerangka evaluasi yang lebih holistik. Kerangka ini tidak hanya berfokus pada rekonsiliasi atau pencabutan gugatan semata, melainkan juga mempertimbangkan tercapainya kesepakatan damai mengenai hak-hak anak, pembagian harta, atau cara berpisah yang saling menghormati, yang mungkin lebih relevan dalam konteks perceraian. Dengan demikian, kita bisa mendapatkan gambaran yang lebih akurat tentang dampak sebenarnya dari mediasi bagi masyarakat..
<br>Proses mediasi di Pengadilan Agama Padangsidimpuan telah dilaksanakan sesuai PERMA No.01 Tahun 2016, dengan faktor keberhasilan mediasi didukung oleh pemahaman mediator terhadap masalah para pihak.Namun, implementasi PERMA ini menghadapi kendala signifikan seperti durasi waktu mediasi yang terbatas, banyaknya kasus perceraian yang membuat hakim merangkap mediator, dan jumlah mediator non-hakim yang sangat terbatas.01 Tahun 2016 belum sepenuhnya efektif di Pengadilan Agama Padangsidimpuan, mengingat persentase keberhasilan mediasi masih rendah akibat kurang memadainya faktor penegak hukum, sarana prasarana, serta faktor masyarakat dan kebudayaan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pengetahuan peran mediator sebagai pembelajaran tentang perkara perceraian (2) Faktor penghambat dan pendukung mediator dalam melaksanakan mediasi. (3) Efektivitas mediator dalam menyelesaikan masalah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif bersifat deskriptif. Subjek penelitian ini yaitu pembelajrar hakim, mediator, Panitera, Panitera Muda. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pelaksanaan pembelajaran proses mediasi sesuai dengan PERMA No. 01 Tahun 2016 tentang prosedur mediasi PERMA tersebut sebagai acuan dalam mengaplikasikan mediasi. (2) Faktor keberhasilan mediasi dari aspek para pihak dan mediator sebelum melakukan proses...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/0/non-hakim-faktor-sosio-perma-mediasi-perceraian-me-thumb-c49cf.webp" type="image/webp" length="79070" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/non-hakim-faktor-sosio-perma-mediasi-perceraian-me-thumb-c49cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/non-hakim-faktor-sosio-perma-mediasi-perceraian-me-thumb-dee1b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/non-hakim-faktor-sosio-perma-mediasi-perceraian-me-thumb-74db4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3739-yayasanbhz.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15428-iaotiqadiah-jurnal-hukum-ilmu-ilmu-kesyariahan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Antara Tingkat Depresi Kecemasan Stress dengan Faktor Risiko Kejadian Dismenore Primer pada Remaja Putri SMP Negeri 06 Kota Pekalongan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Antara Tingkat Depresi Kecemasan Stress dengan Faktor Risiko Kejadian Dismenore Primer pada Remaja Putri SMP Negeri 06 Kota Pekalongan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Antara Tingkat Depresi Kecemasan Stress dengan Faktor Risiko Kejadian Dismenore Primer pada Remaja Putri SMP Negeri 06 Kota Pekalongan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55873-dismenore-primer-remaja-putri-siklus-menstruasi-re</link>
	<guid isPermaLink="false">b4625a6fcdb72e128542c60824944419</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 13:43:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kirim naskah ]]></category>
	<category><![CDATA[ teguh irawan ]]></category>
	<category><![CDATA[ sofa fuadiya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fuadiya,irawan,kirim,naskah,sofa,teguh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran kecemasan lebih dalam melalui pendekatan kualitatif untuk memahami mekanisme psikologisnya. Studi longitudinal bisa dilakukan untuk mengamati dampak jangka panjang pengelolaan stres pada remaja terhadap frekuensi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Antara Tingkat Depresi, Kecemasan, Stress dengan Faktor Risiko Kejadian Dismenore Primer pada Remaja Putri SMP Negeri 06 Kota Pekalongan: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran kecemasan lebih dalam melalui pendekatan kualitatif untuk memahami mekanisme psikologisnya. Studi longitudinal bisa dilakukan untuk mengamati dampak jangka panjang pengelolaan stres pada remaja terhadap frekuensi dismenore. Selain itu, perlu dikembangkan program intervensi berbasis edukasi dan teknik relaksasi untuk mengurangi gejala dismenore primer melalui pendekatan multidisiplin antara psikologi dan kesehatan reproduksi.. Terdapat hubungan antara tingkat depresi dan stress dengan kejadian dismenore primer pada siswi di SMPN 06 Kota Pekalongan Latar Belakang: Masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Pada masa puberitas, umumnya remaja mengalami kesulitan dalam beradaptasi terlebih perubahan sekunder seperti siklus menstruasi pada remaja putri. Hal ini menyebabkan remaja putri mengalami tingkat stres dan depresi yang lebih tinggi. Stres yang dialami dapat berdampak pada kesehatan reproduksi yaitu mengakibatkan dismenore primer. Tujuan: Menganalisis hubungan tingkat depresi, kecemasan, stres dengan kejadian dismenore primer pada remaja putri di SMP Negeri 06 Kota Pekalongan. Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan analitik observasional desain cross-sectional. Populasi sampel penelitian adalah siswi SMPN 06 Kota Pekalongan yang sudah mengalami menstruasi. Teknik pengambilan sampel secara Stratified Random Sampling menggunakan rumus Lemeshow diperoleh... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/5/dismenore-primer-remaja-putri-siklus-menstruasi-si-thumb-bcea1.webp" title="JURIS - Hubungan Antara Tingkat Depresi, Kecemasan, Stress dengan Faktor Risiko Kejadian Dismenore Primer pada Remaja Putri SMP Negeri 06 Kota Pekalongan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/5/dismenore-primer-remaja-putri-siklus-menstruasi-si-thumb-bcea1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/5/dismenore-primer-remaja-putri-siklus-menstruasi-si-thumb-bcea1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/5/dismenore-primer-remaja-putri-siklus-menstruasi-si-thumb-bcea1.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Antara Tingkat Depresi, Kecemasan, Stress dengan Faktor Risiko Kejadian Dismenore Primer pada Remaja Putri SMP Negeri 06 Kota Pekalongan" alt="JURIS - Hubungan Antara Tingkat Depresi, Kecemasan, Stress dengan Faktor Risiko Kejadian Dismenore Primer pada Remaja Putri SMP Negeri 06 Kota Pekalongan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/5/dismenore-primer-remaja-putri-siklus-menstruasi-si-thumb-ca269.webp" title="JURIS - Hubungan Antara Tingkat Depresi, Kecemasan, Stress dengan Faktor Risiko Kejadian Dismenore Primer pada Remaja Putri SMP Negeri 06 Kota Pekalongan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/5/dismenore-primer-remaja-putri-siklus-menstruasi-si-thumb-ca269.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/5/dismenore-primer-remaja-putri-siklus-menstruasi-si-thumb-ca269.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/5/dismenore-primer-remaja-putri-siklus-menstruasi-si-thumb-ca269.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Antara Tingkat Depresi, Kecemasan, Stress dengan Faktor Risiko Kejadian Dismenore Primer pada Remaja Putri SMP Negeri 06 Kota Pekalongan" alt="JURIS - Hubungan Antara Tingkat Depresi, Kecemasan, Stress dengan Faktor Risiko Kejadian Dismenore Primer pada Remaja Putri SMP Negeri 06 Kota Pekalongan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/5/dismenore-primer-remaja-putri-siklus-menstruasi-si-thumb-24aad.webp" title="JURIS - Hubungan Antara Tingkat Depresi, Kecemasan, Stress dengan Faktor Risiko Kejadian Dismenore Primer pada Remaja Putri SMP Negeri 06 Kota Pekalongan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/5/dismenore-primer-remaja-putri-siklus-menstruasi-si-thumb-24aad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/5/dismenore-primer-remaja-putri-siklus-menstruasi-si-thumb-24aad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/5/dismenore-primer-remaja-putri-siklus-menstruasi-si-thumb-24aad.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Antara Tingkat Depresi, Kecemasan, Stress dengan Faktor Risiko Kejadian Dismenore Primer pada Remaja Putri SMP Negeri 06 Kota Pekalongan" alt="JURIS - Hubungan Antara Tingkat Depresi, Kecemasan, Stress dengan Faktor Risiko Kejadian Dismenore Primer pada Remaja Putri SMP Negeri 06 Kota Pekalongan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55873-dismenore-primer-remaja-putri-siklus-menstruasi-re" title="JURIS - Hubungan Antara Tingkat Depresi, Kecemasan, Stress dengan Faktor Risiko Kejadian Dismenore Primer pada Remaja Putri SMP Negeri 06 Kota Pekalongan" target="_blank">Hubungan Antara Tingkat Depresi, Kecemasan, Stress dengan Faktor Risiko Kejadian Dismenore Primer pada Remaja Putri SMP Negeri 06 Kota Pekalongan</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran kecemasan lebih dalam melalui pendekatan kualitatif untuk memahami mekanisme psikologisnya. Studi longitudinal bisa dilakukan untuk mengamati dampak jangka panjang pengelolaan stres pada remaja terhadap frekuensi dismenore. Selain itu, perlu dikembangkan program intervensi berbasis edukasi dan teknik relaksasi untuk mengurangi gejala dismenore primer melalui pendekatan multidisiplin antara psikologi dan kesehatan reproduksi..
<br>Terdapat hubungan antara tingkat depresi dan stress dengan kejadian dismenore primer pada siswi di SMPN 06 Kota Pekalongan
<br>Latar Belakang: Masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Pada masa puberitas, umumnya remaja mengalami kesulitan dalam beradaptasi terlebih perubahan sekunder seperti siklus menstruasi pada remaja putri. Hal ini menyebabkan remaja putri mengalami tingkat stres dan depresi yang lebih tinggi. Stres yang dialami dapat berdampak pada kesehatan reproduksi yaitu mengakibatkan dismenore primer. Tujuan: Menganalisis hubungan tingkat depresi, kecemasan, stres dengan kejadian dismenore primer pada remaja putri di SMP Negeri 06 Kota Pekalongan. Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan analitik observasional desain cross-sectional. Populasi sampel penelitian adalah siswi SMPN 06 Kota Pekalongan yang sudah mengalami menstruasi. Teknik pengambilan sampel secara Stratified Random Sampling menggunakan rumus Lemeshow diperoleh...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/5/dismenore-primer-remaja-putri-siklus-menstruasi-si-thumb-bcea1.webp" type="image/webp" length="110760" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/5/dismenore-primer-remaja-putri-siklus-menstruasi-si-thumb-bcea1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/5/dismenore-primer-remaja-putri-siklus-menstruasi-si-thumb-ca269.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/5/dismenore-primer-remaja-putri-siklus-menstruasi-si-thumb-24aad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4157-itk-avicenna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17170-jurnal-penelitian-sains-kesehatan-avicenna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Bibliometrik Perancangan Arsitektur Dengan Kecerdasan Buatan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Bibliometrik Perancangan Arsitektur Dengan Kecerdasan Buatan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Bibliometrik Perancangan Arsitektur Dengan Kecerdasan Buatan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55896-bibliometrik-arsitektur-kecerdasan-buatan-kurikulu</link>
	<guid isPermaLink="false">623fa93f751f61a3426b7896e6c7e7ba</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 13:22:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ adi sasmito ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adi,counter,flag,focus,sasmito,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah memetakan perkembangan kecerdasan buatan dalam perancangan arsitektur melalui analisis bibliometrik, namun ada banyak potensi untuk studi lanjutan yang lebih mendalam. Salah satu arah penelitian baru yang menarik adalah menelusuri ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Bibliometrik Perancangan Arsitektur Dengan Kecerdasan Buatan: Penelitian ini telah memetakan perkembangan kecerdasan buatan dalam perancangan arsitektur melalui analisis bibliometrik, namun ada banyak potensi untuk studi lanjutan yang lebih mendalam. Salah satu arah penelitian baru yang menarik adalah menelusuri faktor-faktor di balik kesenjangan penelitian yang ditemukan dan kurangnya kolaborasi antarpenulis dalam bidang ini. Mengapa beberapa tren penelitian bertahan lama sementara area lain kurang dieksplorasi? Studi kualitatif, seperti wawancara mendalam dengan para praktisi dan akademisi arsitektur, dapat mengungkap alasan fundamental di balik pola-pola ini, sekaligus mengidentifikasi hambatan atau pendorong kolaborasi yang efektif. Selain itu, dengan adanya identifikasi klaster kata kunci yang spesifik, penelitian selanjutnya dapat fokus pada studi kasus implementasi kecerdasan buatan dalam proyek arsitektur nyata. Misalnya, bagaimana penerapan algoritma pembelajaran mendalam atau jaringan saraf generatif secara konkret mengubah proses desain, meningkatkan efisiensi, atau memunculkan inovasi bentuk arsitektur? Analisis studi kasus semacam ini akan memberikan pemahaman praktis tentang dampak teknologi ini. Terakhir, mengingat pesatnya perkembangan AI dan kurangnya kajian komprehensif di Indonesia, penting untuk mengkaji bagaimana kurikulum pendidikan arsitektur di Indonesia beradaptasi dengan kehadiran kecerdasan buatan. Penelitian dapat mengevaluasi efektivitas metode pengajaran saat ini, kesiapan mahasiswa dalam menghadapi alat desain berbasis AI, serta merumuskan kerangka kurikulum yang relevan untuk mempersiapkan arsitek masa depan yang mahir dalam memanfaatkan teknologi ini. Ketiga arah penelitian ini akan memperkaya pemahaman kita tentang hubungan antara kecerdasan buatan dan arsitektur, jauh melampaui pemetaan literatur yang telah dilakukan.. Berdasarkan analisis bibliometrik, penelitian ini mengidentifikasi kontribusi signifikan dari artikel-artikel tertentu, seperti karya Krieg, O.(2015) yang paling banyak disitasi mengenai sistem pelat kayu ringan robotik, serta menyoroti Springer sebagai penerbit terkemuka dan jurnal Sustainability (MDPI) sebagai publikasi relevan dalam topik ini.Visualisasi VOSviewer menunjukkan tema-tema penelitian yang saling terkait dan klaster penulis yang terfragmentasi, mengindikasikan masih adanya kesenjangan signifikan dalam kolaborasi serta potensi besar untuk eksplorasi lebih lanjut dalam perancangan arsitektur dengan kecerdasan buatan.Oleh karena itu, penelitian mendatang disarankan untuk memperluas cakupan kata kunci dan database, menggunakan alat analisis bibliometrik yang lebih beragam, dan mendorong kerja sama penelitian yang lebih erat guna mengisi kesenjangan pengetahuan yang ada Kemajuan teknologi dan keberadaan data besar dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang dapat diakses, diteliti, dan diterapkan dalam beberapa dekade ini, bidang ilmu arsitektur pun mengalami perubahan dan perkembangan sebagai dampak dari fenomena tersebut. Namun kajian secara terstruktur maupun kajian secara cepat mengenai perubahan dan perkembangan teknologi terutama dalam pengetahuan Artificial Intelligence dan arsitektur yang mempengaruhi bidang keilmuan arsitektur itu sendiri di Indonesia belum tersedia secara komprehensif. Dalam penelitian literatur... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/5/bibliometrik-arsitektur-kecerdasan-buatan-kurikulu-thumb-f1dab.webp" title="JURIS - Analisis Bibliometrik Perancangan Arsitektur Dengan Kecerdasan Buatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/bibliometrik-arsitektur-kecerdasan-buatan-kurikulu-thumb-f1dab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/bibliometrik-arsitektur-kecerdasan-buatan-kurikulu-thumb-f1dab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/bibliometrik-arsitektur-kecerdasan-buatan-kurikulu-thumb-f1dab.webp 1x" title="JURIS - Analisis Bibliometrik Perancangan Arsitektur Dengan Kecerdasan Buatan" alt="JURIS - Analisis Bibliometrik Perancangan Arsitektur Dengan Kecerdasan Buatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/bibliometrik-arsitektur-kecerdasan-buatan-kurikulu-thumb-0c59b.webp" title="JURIS - Analisis Bibliometrik Perancangan Arsitektur Dengan Kecerdasan Buatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/bibliometrik-arsitektur-kecerdasan-buatan-kurikulu-thumb-0c59b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/bibliometrik-arsitektur-kecerdasan-buatan-kurikulu-thumb-0c59b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/bibliometrik-arsitektur-kecerdasan-buatan-kurikulu-thumb-0c59b.webp 1x" title="JURIS - Analisis Bibliometrik Perancangan Arsitektur Dengan Kecerdasan Buatan" alt="JURIS - Analisis Bibliometrik Perancangan Arsitektur Dengan Kecerdasan Buatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/bibliometrik-arsitektur-kecerdasan-buatan-kurikulu-thumb-6a688.webp" title="JURIS - Analisis Bibliometrik Perancangan Arsitektur Dengan Kecerdasan Buatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/bibliometrik-arsitektur-kecerdasan-buatan-kurikulu-thumb-6a688.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/bibliometrik-arsitektur-kecerdasan-buatan-kurikulu-thumb-6a688.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/bibliometrik-arsitektur-kecerdasan-buatan-kurikulu-thumb-6a688.webp 1x" title="JURIS - Analisis Bibliometrik Perancangan Arsitektur Dengan Kecerdasan Buatan" alt="JURIS - Analisis Bibliometrik Perancangan Arsitektur Dengan Kecerdasan Buatan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55896-bibliometrik-arsitektur-kecerdasan-buatan-kurikulu" title="JURIS - Analisis Bibliometrik Perancangan Arsitektur Dengan Kecerdasan Buatan" target="_blank">Analisis Bibliometrik Perancangan Arsitektur Dengan Kecerdasan Buatan</a>: Penelitian ini telah memetakan perkembangan kecerdasan buatan dalam perancangan arsitektur melalui analisis bibliometrik, namun ada banyak potensi untuk studi lanjutan yang lebih mendalam. Salah satu arah penelitian baru yang menarik adalah menelusuri faktor-faktor di balik kesenjangan penelitian yang ditemukan dan kurangnya kolaborasi antarpenulis dalam bidang ini. Mengapa beberapa tren penelitian bertahan lama sementara area lain kurang dieksplorasi? Studi kualitatif, seperti wawancara mendalam dengan para praktisi dan akademisi arsitektur, dapat mengungkap alasan fundamental di balik pola-pola ini, sekaligus mengidentifikasi hambatan atau pendorong kolaborasi yang efektif. Selain itu, dengan adanya identifikasi klaster kata kunci yang spesifik, penelitian selanjutnya dapat fokus pada studi kasus implementasi kecerdasan buatan dalam proyek arsitektur nyata. Misalnya, bagaimana penerapan algoritma pembelajaran mendalam atau jaringan saraf generatif secara konkret mengubah proses desain, meningkatkan efisiensi, atau memunculkan inovasi bentuk arsitektur? Analisis studi kasus semacam ini akan memberikan pemahaman praktis tentang dampak teknologi ini. Terakhir, mengingat pesatnya perkembangan AI dan kurangnya kajian komprehensif di Indonesia, penting untuk mengkaji bagaimana kurikulum pendidikan arsitektur di Indonesia beradaptasi dengan kehadiran kecerdasan buatan. Penelitian dapat mengevaluasi efektivitas metode pengajaran saat ini, kesiapan mahasiswa dalam menghadapi alat desain berbasis AI, serta merumuskan kerangka kurikulum yang relevan untuk mempersiapkan arsitek masa depan yang mahir dalam memanfaatkan teknologi ini. Ketiga arah penelitian ini akan memperkaya pemahaman kita tentang hubungan antara kecerdasan buatan dan arsitektur, jauh melampaui pemetaan literatur yang telah dilakukan..
<br>Berdasarkan analisis bibliometrik, penelitian ini mengidentifikasi kontribusi signifikan dari artikel-artikel tertentu, seperti karya Krieg, O.(2015) yang paling banyak disitasi mengenai sistem pelat kayu ringan robotik, serta menyoroti Springer sebagai penerbit terkemuka dan jurnal Sustainability (MDPI) sebagai publikasi relevan dalam topik ini.Visualisasi VOSviewer menunjukkan tema-tema penelitian yang saling terkait dan klaster penulis yang terfragmentasi, mengindikasikan masih adanya kesenjangan signifikan dalam kolaborasi serta potensi besar untuk eksplorasi lebih lanjut dalam perancangan arsitektur dengan kecerdasan buatan.Oleh karena itu, penelitian mendatang disarankan untuk memperluas cakupan kata kunci dan database, menggunakan alat analisis bibliometrik yang lebih beragam, dan mendorong kerja sama penelitian yang lebih erat guna mengisi kesenjangan pengetahuan yang ada
<br>Kemajuan teknologi dan keberadaan data besar dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang dapat diakses, diteliti, dan diterapkan dalam beberapa dekade ini, bidang ilmu arsitektur pun mengalami perubahan dan perkembangan sebagai dampak dari fenomena tersebut. Namun kajian secara terstruktur maupun kajian secara cepat mengenai perubahan dan perkembangan teknologi terutama dalam pengetahuan Artificial Intelligence dan arsitektur yang mempengaruhi bidang keilmuan arsitektur itu sendiri di Indonesia belum tersedia secara komprehensif. Dalam penelitian literatur...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/5/bibliometrik-arsitektur-kecerdasan-buatan-kurikulu-thumb-f1dab.webp" type="image/webp" length="103188" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/bibliometrik-arsitektur-kecerdasan-buatan-kurikulu-thumb-f1dab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/bibliometrik-arsitektur-kecerdasan-buatan-kurikulu-thumb-0c59b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/bibliometrik-arsitektur-kecerdasan-buatan-kurikulu-thumb-6a688.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-424-unnas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16355-sarga-journal-architecture-urbanism.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kajian Arsitektur Fengshui dan Makna Ornamentasi pada Klenteng Tiao Kak Sie Cirebon ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kajian Arsitektur Fengshui dan Makna Ornamentasi pada Klenteng Tiao Kak Sie Cirebon ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kajian Arsitektur Fengshui dan Makna Ornamentasi pada Klenteng Tiao Kak Sie Cirebon ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55882-klenteng-feng-shui-arsitektur-area-tiao</link>
	<guid isPermaLink="false">c6092aced1eaf67c406f5b99e36e1122</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 13:18:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lmf purwanto ]]></category>
	<category><![CDATA[ eko nursanty ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,eko,flag,lmf,nursanty,purwanto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut tentang pengaruh feng shui pada arsitektur klenteng di Cirebon, khususnya dalam hal penataan ruang dan pemilihan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kajian Arsitektur Fengshui dan Makna Ornamentasi pada Klenteng Tiao Kak Sie Cirebon: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut tentang pengaruh feng shui pada arsitektur klenteng di Cirebon, khususnya dalam hal penataan ruang dan pemilihan warna. Kedua, dapat dilakukan studi komparatif antara klenteng-klenteng di Cirebon dengan klenteng-klenteng di daerah lain, seperti Lasem, Rembang, dan Semarang, untuk melihat perbedaan dan kesamaan dalam penerapan arsitektur feng shui. Ketiga, dapat dilakukan penelitian tentang makna dan simbolisme ornamentasi pada klenteng, khususnya dalam hal filosofi dan sejarah budaya Tionghoa di Cirebon.. Klenteng Tiao Kak Sie merupakan salah satu klenteng bersejarah dan tertua di Cirebon.Bangunan ini menerapkan bangunan tradisional cina dimana bentuk, penataan, dan ornamentasi bangunan menggunakan kaidah feng shui.Dari segi fungsi dan bangian bangunan, area Klenteng Tiao Kak Sie ini dibagi menjadi beberapa blok bangunan, seperti halaman depan, altar dewa, impluvium, serambi, area jangkar raksasa, cetiya, dan sebagainya.Dari segi elemen bangunan, atap klenteng Tiao Kak Sie menggunakan bentuk jurai pelana dengan bubungan melengkung serta penambahan ragam hias ornament naga.Konstruksi yang digunakan masih menggunakan kayu yang difinishing dengan warna merah dan ukiran-ukiran khas flora dan fauna.Pada dinding bangunan juga didominasi warna merah.Beberapa dinding dihias dengan berbagai ornament seperti lukisan, pahatan timbul, dan lubang-lubang angin dengan bentuk awal yang melingkar-lingkar.Pada lantai bangunan, warna keramik merah digunakan untuk ruang-ruang utama seperti ruang altar, sedangkan pada halaman menggunakan keramik warna abu-abu.Sedangkan dalam hal ornamentasi, pada arsitektur tradisional cina dibagi menjadi beberapa jenis ornament, yaitu ornament flora, fauna, serta manusia/dewa.Ornamen-ornamen tersebut bisa berupa lukisan, pahatan, maupun patung-patung simbolik Klenteng merupakan tempat ibadah bagi orang-orang Tionghoa yang memeluk agama Buddha, Taoisme, dan Konghucu, yaitu sebagai sarana bagi mereka untuk melakukan peribadatan/komunikasi dengan Tuhan, Dewa-dewi, serta roh para leluhur mereka. Bangunan kelenteng termasuk dalam bangunan Arsitektur Cina, sehingga dalam tatanan bentuk bangunannya masih mempergunakan kaidah feng shui. Konsep feng shui adalah seni hidup dalam keharmonisan dengan alam, sehingga seseorang yang menerapkan tatanan ini mendapatkan keuntungan, ketenangan, dan kemakmuran dari keseimbangan yang sempurna dengan alam.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/e/klenteng-feng-shui-arsitektur-area-tiao-atap-kak-c-thumb-a78ec.webp" title="JURIS - Kajian Arsitektur Fengshui dan Makna Ornamentasi pada Klenteng Tiao Kak Sie Cirebon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/klenteng-feng-shui-arsitektur-area-tiao-atap-kak-c-thumb-a78ec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/klenteng-feng-shui-arsitektur-area-tiao-atap-kak-c-thumb-a78ec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/klenteng-feng-shui-arsitektur-area-tiao-atap-kak-c-thumb-a78ec.webp 1x" title="JURIS - Kajian Arsitektur Fengshui dan Makna Ornamentasi pada Klenteng Tiao Kak Sie Cirebon" alt="JURIS - Kajian Arsitektur Fengshui dan Makna Ornamentasi pada Klenteng Tiao Kak Sie Cirebon" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/e/klenteng-feng-shui-arsitektur-area-tiao-atap-kak-c-thumb-bfdef.webp" title="JURIS - Kajian Arsitektur Fengshui dan Makna Ornamentasi pada Klenteng Tiao Kak Sie Cirebon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/klenteng-feng-shui-arsitektur-area-tiao-atap-kak-c-thumb-bfdef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/klenteng-feng-shui-arsitektur-area-tiao-atap-kak-c-thumb-bfdef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/klenteng-feng-shui-arsitektur-area-tiao-atap-kak-c-thumb-bfdef.webp 1x" title="JURIS - Kajian Arsitektur Fengshui dan Makna Ornamentasi pada Klenteng Tiao Kak Sie Cirebon" alt="JURIS - Kajian Arsitektur Fengshui dan Makna Ornamentasi pada Klenteng Tiao Kak Sie Cirebon" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/e/klenteng-feng-shui-arsitektur-area-tiao-atap-kak-c-thumb-4de99.webp" title="JURIS - Kajian Arsitektur Fengshui dan Makna Ornamentasi pada Klenteng Tiao Kak Sie Cirebon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/klenteng-feng-shui-arsitektur-area-tiao-atap-kak-c-thumb-4de99.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/klenteng-feng-shui-arsitektur-area-tiao-atap-kak-c-thumb-4de99.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/klenteng-feng-shui-arsitektur-area-tiao-atap-kak-c-thumb-4de99.webp 1x" title="JURIS - Kajian Arsitektur Fengshui dan Makna Ornamentasi pada Klenteng Tiao Kak Sie Cirebon" alt="JURIS - Kajian Arsitektur Fengshui dan Makna Ornamentasi pada Klenteng Tiao Kak Sie Cirebon" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55882-klenteng-feng-shui-arsitektur-area-tiao" title="JURIS - Kajian Arsitektur Fengshui dan Makna Ornamentasi pada Klenteng Tiao Kak Sie Cirebon" target="_blank">Kajian Arsitektur Fengshui dan Makna Ornamentasi pada Klenteng Tiao Kak Sie Cirebon</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut tentang pengaruh feng shui pada arsitektur klenteng di Cirebon, khususnya dalam hal penataan ruang dan pemilihan warna. Kedua, dapat dilakukan studi komparatif antara klenteng-klenteng di Cirebon dengan klenteng-klenteng di daerah lain, seperti Lasem, Rembang, dan Semarang, untuk melihat perbedaan dan kesamaan dalam penerapan arsitektur feng shui. Ketiga, dapat dilakukan penelitian tentang makna dan simbolisme ornamentasi pada klenteng, khususnya dalam hal filosofi dan sejarah budaya Tionghoa di Cirebon..
<br>Klenteng Tiao Kak Sie merupakan salah satu klenteng bersejarah dan tertua di Cirebon.Bangunan ini menerapkan bangunan tradisional cina dimana bentuk, penataan, dan ornamentasi bangunan menggunakan kaidah feng shui.Dari segi fungsi dan bangian bangunan, area Klenteng Tiao Kak Sie ini dibagi menjadi beberapa blok bangunan, seperti halaman depan, altar dewa, impluvium, serambi, area jangkar raksasa, cetiya, dan sebagainya.Dari segi elemen bangunan, atap klenteng Tiao Kak Sie menggunakan bentuk jurai pelana dengan bubungan melengkung serta penambahan ragam hias ornament naga.Konstruksi yang digunakan masih menggunakan kayu yang difinishing dengan warna merah dan ukiran-ukiran khas flora dan fauna.Pada dinding bangunan juga didominasi warna merah.Beberapa dinding dihias dengan berbagai ornament seperti lukisan, pahatan timbul, dan lubang-lubang angin dengan bentuk awal yang melingkar-lingkar.Pada lantai bangunan, warna keramik merah digunakan untuk ruang-ruang utama seperti ruang altar, sedangkan pada halaman menggunakan keramik warna abu-abu.Sedangkan dalam hal ornamentasi, pada arsitektur tradisional cina dibagi menjadi beberapa jenis ornament, yaitu ornament flora, fauna, serta manusia/dewa.Ornamen-ornamen tersebut bisa berupa lukisan, pahatan, maupun patung-patung simbolik
<br>Klenteng merupakan tempat ibadah bagi orang-orang Tionghoa yang memeluk agama Buddha, Taoisme, dan Konghucu, yaitu sebagai sarana bagi mereka untuk melakukan peribadatan/komunikasi dengan Tuhan, Dewa-dewi, serta roh para leluhur mereka. Bangunan kelenteng termasuk dalam bangunan Arsitektur Cina, sehingga dalam tatanan bentuk bangunannya masih mempergunakan kaidah feng shui. Konsep feng shui adalah seni hidup dalam keharmonisan dengan alam, sehingga seseorang yang menerapkan tatanan ini mendapatkan keuntungan, ketenangan, dan kemakmuran dari keseimbangan yang sempurna dengan alam....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/e/klenteng-feng-shui-arsitektur-area-tiao-atap-kak-c-thumb-a78ec.webp" type="image/webp" length="62490" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/klenteng-feng-shui-arsitektur-area-tiao-atap-kak-c-thumb-a78ec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/klenteng-feng-shui-arsitektur-area-tiao-atap-kak-c-thumb-bfdef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/klenteng-feng-shui-arsitektur-area-tiao-atap-kak-c-thumb-4de99.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-424-unnas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16355-sarga-journal-architecture-urbanism.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Alun Alun Kota Blora Sebagai Ruang Hidup Dan Berkehidupan Masyarakat Berkelanjutan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Alun Alun Kota Blora Sebagai Ruang Hidup Dan Berkehidupan Masyarakat Berkelanjutan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Alun Alun Kota Blora Sebagai Ruang Hidup Dan Berkehidupan Masyarakat Berkelanjutan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55883-ruang-publik-public-terbuka-hijau-rth</link>
	<guid isPermaLink="false">a030c121e953ce8358e88ba2e9e0ffa5</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 13:00:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lmf purwanto ]]></category>
	<category><![CDATA[ eko nursanty ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,eko,flag,lmf,nursanty,purwanto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi secara detail bagaimana variasi desain elemen vegetasi, seperti jenis pohon, tinggi kanopi, dan distribusi ruang hijau pada alunAcalun mempengaruhi persepsi keamanan serta kenyamanan pengunjung, dengan menggabungkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Alun-Alun Kota Blora Sebagai Ruang Hidup Dan Berkehidupan Masyarakat Berkelanjutan: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi secara detail bagaimana variasi desain elemen vegetasi, seperti jenis pohon, tinggi kanopi, dan distribusi ruang hijau pada alunAcalun mempengaruhi persepsi keamanan serta kenyamanan pengunjung, dengan menggabungkan metode survei kuantitatif, observasi perilaku pada berbagai waktu hari, serta analisis statistik untuk mengidentifikasi faktorAcfaktor paling signifikan. Selain itu, studi komparatif antara alunAcalun Kota Blora dan alunAcalun di kotaAckota sejenis di Jawa Tengah maupun Jawa Timur dapat mengidentifikasi faktorAcfaktor yang berkontribusi pada keberlanjutan penggunaan ruang publik, sehingga menghasilkan pedoman perencanaan yang dapat diadaptasi secara regional dan memperkuat jaringan ruang terbuka antarAckota. Selanjutnya, penelitian tindakan dapat diterapkan untuk menguji efektivitas penambahan fasilitas penerangan jalan berteknologi LED dengan sensor cahaya serta tempat sampah berbasis material daur ulang dalam meningkatkan kepuasan pengguna, serta menilai dampaknya terhadap pola aktivitas sosial dan ekonomi di sekitar alunAcalun melalui wawancara mendalam dan pencatatan data transaksi pedagang. Dengan mengintegrasikan temuan dari ketiga pendekatan tersebut, diharapkan dapat diberikan dasar ilmiah yang kuat bagi pemerintah daerah dan perencana kota dalam mengoptimalkan fungsi alunAcalun sebagai ruang publik yang aman, nyaman, berkelanjutan, dan mendukung kesejahteraan masyarakat.. AlunAcAlun Kota Blora merupakan ruang terbuka publik aktif yang sering dikunjungi masyarakat dan berfungsi sebagai ruang interaksi sosial.Meskipun fasilitas yang ada dianggap cukup baik, masih terdapat kebutuhan yang belum terpenuhi, seperti keamanan, kenyamanan, serta perlunya lampu penerangan jalan dan tempat sampah terutama di area pejalan kaki.Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan alunAcalun secara periodik untuk meningkatkan kualitas ruang serta menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung Dalam sebuah kota di Jawa, alun-alun umumnya merupakan suatu lapangan terbuka yang luas dan berumput yang dikelilingi oleh jalan yang menjadi bagian salah satu elemen yang ada di setiap kegiatan manusia. Oleh karenanya setiap manusia baik secara individu dan kelompok kerapkali melakukannya. Hasil cipta, rasa, karsa, dan karya manusia yang paling rumit sepanjang peradaban. Kota bisa dibilang sebagai tempat yang padat dan dihuni oleh orang-orang yang heterogen (beraneka ragam) baik dalam hal mata pencaharian, agama, adat, dan kebudayaan. Kota Blora memiliki ruang terbuka yang juga dimiliki oleh kota-kota lain. Alun alun Blora sendiri merupakan salah satu landmark yang ada di Blora. Berada pada tengah kota membuat alun alun Blora ini selalu... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/c/ruang-publik-public-terbuka-hijau-rth-jawa-alun-al-thumb-ac03a.webp" title="JURIS - Alun-Alun Kota Blora Sebagai Ruang Hidup Dan Berkehidupan Masyarakat Berkelanjutan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/ruang-publik-public-terbuka-hijau-rth-jawa-alun-al-thumb-ac03a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/ruang-publik-public-terbuka-hijau-rth-jawa-alun-al-thumb-ac03a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/ruang-publik-public-terbuka-hijau-rth-jawa-alun-al-thumb-ac03a.webp 1x" title="JURIS - Alun-Alun Kota Blora Sebagai Ruang Hidup Dan Berkehidupan Masyarakat Berkelanjutan" alt="JURIS - Alun-Alun Kota Blora Sebagai Ruang Hidup Dan Berkehidupan Masyarakat Berkelanjutan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/ruang-publik-public-terbuka-hijau-rth-jawa-alun-al-thumb-20eda.webp" title="JURIS - Alun-Alun Kota Blora Sebagai Ruang Hidup Dan Berkehidupan Masyarakat Berkelanjutan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/ruang-publik-public-terbuka-hijau-rth-jawa-alun-al-thumb-20eda.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/ruang-publik-public-terbuka-hijau-rth-jawa-alun-al-thumb-20eda.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/ruang-publik-public-terbuka-hijau-rth-jawa-alun-al-thumb-20eda.webp 1x" title="JURIS - Alun-Alun Kota Blora Sebagai Ruang Hidup Dan Berkehidupan Masyarakat Berkelanjutan" alt="JURIS - Alun-Alun Kota Blora Sebagai Ruang Hidup Dan Berkehidupan Masyarakat Berkelanjutan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/ruang-publik-public-terbuka-hijau-rth-jawa-alun-al-thumb-2e0c6.webp" title="JURIS - Alun-Alun Kota Blora Sebagai Ruang Hidup Dan Berkehidupan Masyarakat Berkelanjutan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/ruang-publik-public-terbuka-hijau-rth-jawa-alun-al-thumb-2e0c6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/ruang-publik-public-terbuka-hijau-rth-jawa-alun-al-thumb-2e0c6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/ruang-publik-public-terbuka-hijau-rth-jawa-alun-al-thumb-2e0c6.webp 1x" title="JURIS - Alun-Alun Kota Blora Sebagai Ruang Hidup Dan Berkehidupan Masyarakat Berkelanjutan" alt="JURIS - Alun-Alun Kota Blora Sebagai Ruang Hidup Dan Berkehidupan Masyarakat Berkelanjutan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55883-ruang-publik-public-terbuka-hijau-rth" title="JURIS - Alun-Alun Kota Blora Sebagai Ruang Hidup Dan Berkehidupan Masyarakat Berkelanjutan" target="_blank">Alun-Alun Kota Blora Sebagai Ruang Hidup Dan Berkehidupan Masyarakat Berkelanjutan</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi secara detail bagaimana variasi desain elemen vegetasi, seperti jenis pohon, tinggi kanopi, dan distribusi ruang hijau pada alunAcalun mempengaruhi persepsi keamanan serta kenyamanan pengunjung, dengan menggabungkan metode survei kuantitatif, observasi perilaku pada berbagai waktu hari, serta analisis statistik untuk mengidentifikasi faktorAcfaktor paling signifikan. Selain itu, studi komparatif antara alunAcalun Kota Blora dan alunAcalun di kotaAckota sejenis di Jawa Tengah maupun Jawa Timur dapat mengidentifikasi faktorAcfaktor yang berkontribusi pada keberlanjutan penggunaan ruang publik, sehingga menghasilkan pedoman perencanaan yang dapat diadaptasi secara regional dan memperkuat jaringan ruang terbuka antarAckota. Selanjutnya, penelitian tindakan dapat diterapkan untuk menguji efektivitas penambahan fasilitas penerangan jalan berteknologi LED dengan sensor cahaya serta tempat sampah berbasis material daur ulang dalam meningkatkan kepuasan pengguna, serta menilai dampaknya terhadap pola aktivitas sosial dan ekonomi di sekitar alunAcalun melalui wawancara mendalam dan pencatatan data transaksi pedagang. Dengan mengintegrasikan temuan dari ketiga pendekatan tersebut, diharapkan dapat diberikan dasar ilmiah yang kuat bagi pemerintah daerah dan perencana kota dalam mengoptimalkan fungsi alunAcalun sebagai ruang publik yang aman, nyaman, berkelanjutan, dan mendukung kesejahteraan masyarakat..
<br>AlunAcAlun Kota Blora merupakan ruang terbuka publik aktif yang sering dikunjungi masyarakat dan berfungsi sebagai ruang interaksi sosial.Meskipun fasilitas yang ada dianggap cukup baik, masih terdapat kebutuhan yang belum terpenuhi, seperti keamanan, kenyamanan, serta perlunya lampu penerangan jalan dan tempat sampah terutama di area pejalan kaki.Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan alunAcalun secara periodik untuk meningkatkan kualitas ruang serta menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung
<br>Dalam sebuah kota di Jawa, alun-alun umumnya merupakan suatu lapangan terbuka yang luas dan berumput yang dikelilingi oleh jalan yang menjadi bagian salah satu elemen yang ada di setiap kegiatan manusia. Oleh karenanya setiap manusia baik secara individu dan kelompok kerapkali melakukannya. Hasil cipta, rasa, karsa, dan karya manusia yang paling rumit sepanjang peradaban. Kota bisa dibilang sebagai tempat yang padat dan dihuni oleh orang-orang yang heterogen (beraneka ragam) baik dalam hal mata pencaharian, agama, adat, dan kebudayaan. Kota Blora memiliki ruang terbuka yang juga dimiliki oleh kota-kota lain. Alun alun Blora sendiri merupakan salah satu landmark yang ada di Blora. Berada pada tengah kota membuat alun alun Blora ini selalu...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/c/ruang-publik-public-terbuka-hijau-rth-jawa-alun-al-thumb-2e0c6.webp" type="image/webp" length="94266" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/ruang-publik-public-terbuka-hijau-rth-jawa-alun-al-thumb-ac03a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/ruang-publik-public-terbuka-hijau-rth-jawa-alun-al-thumb-20eda.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/ruang-publik-public-terbuka-hijau-rth-jawa-alun-al-thumb-2e0c6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-424-unnas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16355-sarga-journal-architecture-urbanism.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Edukasi Kesehatan dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Pencegahan Insomnia pada Siswi Sekolah Menengah Kejuruan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Edukasi Kesehatan dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Pencegahan Insomnia pada Siswi Sekolah Menengah Kejuruan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Edukasi Kesehatan dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Pencegahan Insomnia pada Siswi Sekolah Menengah Kejuruan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55874-strategi-intervensi-edukatif-edukasi-kesehatan-int</link>
	<guid isPermaLink="false">2656952125b5715f9bb734645c8cf237</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 12:50:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kirim naskah ]]></category>
	<category><![CDATA[ teguh irawan ]]></category>
	<category><![CDATA[ sofa fuadiya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fuadiya,irawan,kirim,naskah,sofa,teguh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menjawab pertanyaan: bagaimana efektivitas intervensi edukasi kesehatan berbasis penyuluhan dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku terkait insomnia ketika diterapkan secara simultan pada siswa Sekolah Menengah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Edukasi Kesehatan dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Pencegahan Insomnia pada Siswi Sekolah Menengah Kejuruan: Penelitian selanjutnya dapat menjawab pertanyaan: bagaimana efektivitas intervensi edukasi kesehatan berbasis penyuluhan dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku terkait insomnia ketika diterapkan secara simultan pada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) serta pada siswa SMK di berbagai provinsi Indonesia, sehingga dapat menilai keberlakuan temuan secara nasional dan mengidentifikasi perbedaan antarAcjenis sekolah. Selanjutnya, studi longitudinal dengan desain kohort dapat menginvestigasi apakah perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku yang diperoleh setelah intervensi tetap bertahan selama enam hingga dua belas bulan, serta faktorAcfaktor apaAiseperti dukungan keluarga, penggunaan gadget, dan pola aktivitas fisikAiyang mempengaruhi keberlanjutan perbaikan tersebut. Terakhir, penelitian eksperimental dapat membandingkan efektivitas metode edukasi kesehatan tradisional (penyuluhan tatap muka) dengan pendekatan digital (aplikasi mobile atau modul eAclearning) serta menambahkan terapi SEFT sebagai komponen tambahan, untuk menentukan strategi intervensi paling optimal dalam mengurangi tingkat insomnia dan meningkatkan kualitas tidur pada remaja. Dengan menggabungkan tiga pendekatan tersebut, diharapkan dapat menghasilkan bukti yang lebih komprehensif untuk kebijakan kesehatan sekolah.. Berdasarkan analisis komprehensif, dapat dinyatakan bahwa adanya perbedaan hasil yang signifikan antara kelompok kontrol dan perlakuan yang memberikan bukti kuat akan efektivitas intervensi edukasi kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan dan pencegahan insomnia berbasis penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan, sikap dan insomnia pada Siswi Sekolah Menengah Kejuruan.SMK, siswi Remaja, lebih memperhatikan disarankan untuk kualitas tidur mereka sebagai bagian dari gaya hidup sehat.Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas dengan melibatkan siswa dari berbagai jenis sekolah, termasuk sekolah menengah umum (SMA), guna membandingkan tingkat pengetahuan dan prevalensi insomnia di antara berbagai kelompok usia dan latar belakang pendidikan Latar Belakang: Insomnia pada remaja merupakan masalah global dengan prevalensi signifikan di berbagai negara, termasuk Indonesia, yang dapat menyebabkan penurunan sistem imun, kesulitan konsentrasi, dan masalah kesehatan mental. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas edukasi kesehatan berbasis penyuluhan dalam meningkatkan pengetahuan dan pencegahan insomnia pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain non-equivalent group pretest-posttest, melibatkan kelompok perlakuan dan kontrol. Intervensi berupa penyuluhan kesehatan diberikan kepada kelompok perlakuan, dan data pengetahuan, sikap, dan perilaku siswa diukur sebelum dan sesudah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/b/strategi-intervensi-edukatif-edukasi-kesehatan-ane-thumb-53be3.webp" title="JURIS - Efektivitas Edukasi Kesehatan dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Pencegahan Insomnia pada Siswi Sekolah Menengah Kejuruan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/strategi-intervensi-edukatif-edukasi-kesehatan-ane-thumb-53be3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/strategi-intervensi-edukatif-edukasi-kesehatan-ane-thumb-53be3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/strategi-intervensi-edukatif-edukasi-kesehatan-ane-thumb-53be3.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Edukasi Kesehatan dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Pencegahan Insomnia pada Siswi Sekolah Menengah Kejuruan" alt="JURIS - Efektivitas Edukasi Kesehatan dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Pencegahan Insomnia pada Siswi Sekolah Menengah Kejuruan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/strategi-intervensi-edukatif-edukasi-kesehatan-ane-thumb-d45c7.webp" title="JURIS - Efektivitas Edukasi Kesehatan dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Pencegahan Insomnia pada Siswi Sekolah Menengah Kejuruan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/strategi-intervensi-edukatif-edukasi-kesehatan-ane-thumb-d45c7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/strategi-intervensi-edukatif-edukasi-kesehatan-ane-thumb-d45c7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/strategi-intervensi-edukatif-edukasi-kesehatan-ane-thumb-d45c7.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Edukasi Kesehatan dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Pencegahan Insomnia pada Siswi Sekolah Menengah Kejuruan" alt="JURIS - Efektivitas Edukasi Kesehatan dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Pencegahan Insomnia pada Siswi Sekolah Menengah Kejuruan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/strategi-intervensi-edukatif-edukasi-kesehatan-ane-thumb-da693.webp" title="JURIS - Efektivitas Edukasi Kesehatan dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Pencegahan Insomnia pada Siswi Sekolah Menengah Kejuruan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/strategi-intervensi-edukatif-edukasi-kesehatan-ane-thumb-da693.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/strategi-intervensi-edukatif-edukasi-kesehatan-ane-thumb-da693.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/strategi-intervensi-edukatif-edukasi-kesehatan-ane-thumb-da693.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Edukasi Kesehatan dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Pencegahan Insomnia pada Siswi Sekolah Menengah Kejuruan" alt="JURIS - Efektivitas Edukasi Kesehatan dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Pencegahan Insomnia pada Siswi Sekolah Menengah Kejuruan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55874-strategi-intervensi-edukatif-edukasi-kesehatan-int" title="JURIS - Efektivitas Edukasi Kesehatan dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Pencegahan Insomnia pada Siswi Sekolah Menengah Kejuruan" target="_blank">Efektivitas Edukasi Kesehatan dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Pencegahan Insomnia pada Siswi Sekolah Menengah Kejuruan</a>: Penelitian selanjutnya dapat menjawab pertanyaan: bagaimana efektivitas intervensi edukasi kesehatan berbasis penyuluhan dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku terkait insomnia ketika diterapkan secara simultan pada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) serta pada siswa SMK di berbagai provinsi Indonesia, sehingga dapat menilai keberlakuan temuan secara nasional dan mengidentifikasi perbedaan antarAcjenis sekolah. Selanjutnya, studi longitudinal dengan desain kohort dapat menginvestigasi apakah perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku yang diperoleh setelah intervensi tetap bertahan selama enam hingga dua belas bulan, serta faktorAcfaktor apaAiseperti dukungan keluarga, penggunaan gadget, dan pola aktivitas fisikAiyang mempengaruhi keberlanjutan perbaikan tersebut. Terakhir, penelitian eksperimental dapat membandingkan efektivitas metode edukasi kesehatan tradisional (penyuluhan tatap muka) dengan pendekatan digital (aplikasi mobile atau modul eAclearning) serta menambahkan terapi SEFT sebagai komponen tambahan, untuk menentukan strategi intervensi paling optimal dalam mengurangi tingkat insomnia dan meningkatkan kualitas tidur pada remaja. Dengan menggabungkan tiga pendekatan tersebut, diharapkan dapat menghasilkan bukti yang lebih komprehensif untuk kebijakan kesehatan sekolah..
<br>Berdasarkan analisis komprehensif, dapat dinyatakan bahwa adanya perbedaan hasil yang signifikan antara kelompok kontrol dan perlakuan yang memberikan bukti kuat akan efektivitas intervensi edukasi kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan dan pencegahan insomnia berbasis penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan, sikap dan insomnia pada Siswi Sekolah Menengah Kejuruan.SMK, siswi Remaja, lebih memperhatikan disarankan untuk kualitas tidur mereka sebagai bagian dari gaya hidup sehat.Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas dengan melibatkan siswa dari berbagai jenis sekolah, termasuk sekolah menengah umum (SMA), guna membandingkan tingkat pengetahuan dan prevalensi insomnia di antara berbagai kelompok usia dan latar belakang pendidikan
<br>Latar Belakang: Insomnia pada remaja merupakan masalah global dengan prevalensi signifikan di berbagai negara, termasuk Indonesia, yang dapat menyebabkan penurunan sistem imun, kesulitan konsentrasi, dan masalah kesehatan mental. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas edukasi kesehatan berbasis penyuluhan dalam meningkatkan pengetahuan dan pencegahan insomnia pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain non-equivalent group pretest-posttest, melibatkan kelompok perlakuan dan kontrol. Intervensi berupa penyuluhan kesehatan diberikan kepada kelompok perlakuan, dan data pengetahuan, sikap, dan perilaku siswa diukur sebelum dan sesudah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/b/strategi-intervensi-edukatif-edukasi-kesehatan-ane-thumb-d45c7.webp" type="image/webp" length="99688" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/strategi-intervensi-edukatif-edukasi-kesehatan-ane-thumb-53be3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/strategi-intervensi-edukatif-edukasi-kesehatan-ane-thumb-d45c7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/strategi-intervensi-edukatif-edukasi-kesehatan-ane-thumb-da693.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4157-itk-avicenna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17170-jurnal-penelitian-sains-kesehatan-avicenna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ A Studi Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan di Indonesia Literatur Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A Studi Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan di Indonesia Literatur Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A Studi Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan di Indonesia Literatur Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55876-kualitas-pelayanan-kesehatan-kepuasan-pasien-fakto</link>
	<guid isPermaLink="false">0f309ab858a8adbcf0d25a58d949cfb7</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 12:46:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kirim naskah ]]></category>
	<category><![CDATA[ teguh irawan ]]></category>
	<category><![CDATA[ sofa fuadiya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fuadiya,irawan,kirim,naskah,sofa,teguh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada: (1) bagaimana implementasi sistem rekam medis elektronik mempengaruhi kepuasan pasien dan efisiensi operasional di rumah sakit daerah dengan memperhatikan faktor keamanan data dan kesiapan sumber daya manusia; ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - A Studi Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan di Indonesia: Literatur Review: Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada: (1) bagaimana implementasi sistem rekam medis elektronik mempengaruhi kepuasan pasien dan efisiensi operasional di rumah sakit daerah dengan memperhatikan faktor keamanan data dan kesiapan sumber daya manusia; (2) apakah penerapan model manajemen mutu ISO 9001:2015 pada puskesmas dapat meningkatkan kualitas layanan klinis dan nonAcklinis serta mengurangi disparitas layanan antara wilayah perkotaan dan pedesaan; serta (3) bagaimana intervensi pelatihan komunikasi empatik bagi tenaga medis berdampak pada persepsi pasien terhadap aspek empati, responsivitas, dan kepercayaan dalam pelayanan kesehatan. Penelitian-penelitian tersebut dapat menggunakan desain studi longitudinal atau eksperimental dengan sampel multinasional untuk menghasilkan temuan yang dapat digeneralisasi. Selain itu, evaluasi costAceffectiveness dari masingAcmasing intervensi akan memberikan gambaran ekonomi yang penting bagi pembuat kebijakan. Hasilnya diharapkan memberikan bukti kuat bagi pembuat kebijakan dalam merumuskan strategi peningkatan kualitas layanan kesehatan yang berkelanjutan.. Kualitas pelayanan fungsional (nonAcklinis) kesehatan memainkan peranan yang sangat krusial dalam menentukan kepuasan pasien dan memengaruhi kesehatan masyarakat secara keseluruhan.Dua aspek utama yang harus diprioritaskan adalah mutu teknis (klinis) yang berfokus pada keterampilan medis dan mutu yang menekankan pada cara layanan diberikan, sementara tantangan signifikan masih dihadapi dalam sektor kesehatan di Indonesia, seperti distribusi tenaga kesehatan yang tidak merata, ketersediaan sarana prasarana yang rendah, serta kesadaran masyarakat yang kurang mengenai perilaku hidup sehat.Ketiga, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk menjamin bahwa setiap warga negara dapat menikmati layanan kesehatan sebagaimana diamanatkan dalam UndangAcUndang Dasar 1945 Latar Belakang: Kualitas pelayanan kesehatan merupakan aspek penting dalam sistem kesehatan yang berdampak langsung pada kepuasan pasien dan efisiensi layanan. Meskipun telah dilakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, masih terdapat tantangan dalam pencapaian standar kualitas yang optimal. Oleh karena itu, penting untuk mengeksplorasi berbagai pendekatan dan faktor yang mempengaruhi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis literatur yang ada terkait upaya dan strategi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/4/kualitas-pelayanan-kesehatan-kepuasan-pasien-fakto-thumb-00628.webp" title="JURIS - A Studi Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan di Indonesia: Literatur Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/kualitas-pelayanan-kesehatan-kepuasan-pasien-fakto-thumb-00628.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/kualitas-pelayanan-kesehatan-kepuasan-pasien-fakto-thumb-00628.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/kualitas-pelayanan-kesehatan-kepuasan-pasien-fakto-thumb-00628.webp 1x" title="JURIS - A Studi Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan di Indonesia: Literatur Review" alt="JURIS - A Studi Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan di Indonesia: Literatur Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/kualitas-pelayanan-kesehatan-kepuasan-pasien-fakto-thumb-62bc7.webp" title="JURIS - A Studi Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan di Indonesia: Literatur Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/kualitas-pelayanan-kesehatan-kepuasan-pasien-fakto-thumb-62bc7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/kualitas-pelayanan-kesehatan-kepuasan-pasien-fakto-thumb-62bc7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/kualitas-pelayanan-kesehatan-kepuasan-pasien-fakto-thumb-62bc7.webp 1x" title="JURIS - A Studi Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan di Indonesia: Literatur Review" alt="JURIS - A Studi Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan di Indonesia: Literatur Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/kualitas-pelayanan-kesehatan-kepuasan-pasien-fakto-thumb-ee059.webp" title="JURIS - A Studi Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan di Indonesia: Literatur Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/kualitas-pelayanan-kesehatan-kepuasan-pasien-fakto-thumb-ee059.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/kualitas-pelayanan-kesehatan-kepuasan-pasien-fakto-thumb-ee059.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/kualitas-pelayanan-kesehatan-kepuasan-pasien-fakto-thumb-ee059.webp 1x" title="JURIS - A Studi Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan di Indonesia: Literatur Review" alt="JURIS - A Studi Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan di Indonesia: Literatur Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55876-kualitas-pelayanan-kesehatan-kepuasan-pasien-fakto" title="JURIS - A Studi Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan di Indonesia: Literatur Review" target="_blank">A Studi Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan di Indonesia: Literatur Review</a>: Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada: (1) bagaimana implementasi sistem rekam medis elektronik mempengaruhi kepuasan pasien dan efisiensi operasional di rumah sakit daerah dengan memperhatikan faktor keamanan data dan kesiapan sumber daya manusia; (2) apakah penerapan model manajemen mutu ISO 9001:2015 pada puskesmas dapat meningkatkan kualitas layanan klinis dan nonAcklinis serta mengurangi disparitas layanan antara wilayah perkotaan dan pedesaan; serta (3) bagaimana intervensi pelatihan komunikasi empatik bagi tenaga medis berdampak pada persepsi pasien terhadap aspek empati, responsivitas, dan kepercayaan dalam pelayanan kesehatan. Penelitian-penelitian tersebut dapat menggunakan desain studi longitudinal atau eksperimental dengan sampel multinasional untuk menghasilkan temuan yang dapat digeneralisasi. Selain itu, evaluasi costAceffectiveness dari masingAcmasing intervensi akan memberikan gambaran ekonomi yang penting bagi pembuat kebijakan. Hasilnya diharapkan memberikan bukti kuat bagi pembuat kebijakan dalam merumuskan strategi peningkatan kualitas layanan kesehatan yang berkelanjutan..
<br>Kualitas pelayanan fungsional (nonAcklinis) kesehatan memainkan peranan yang sangat krusial dalam menentukan kepuasan pasien dan memengaruhi kesehatan masyarakat secara keseluruhan.Dua aspek utama yang harus diprioritaskan adalah mutu teknis (klinis) yang berfokus pada keterampilan medis dan mutu yang menekankan pada cara layanan diberikan, sementara tantangan signifikan masih dihadapi dalam sektor kesehatan di Indonesia, seperti distribusi tenaga kesehatan yang tidak merata, ketersediaan sarana prasarana yang rendah, serta kesadaran masyarakat yang kurang mengenai perilaku hidup sehat.Ketiga, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk menjamin bahwa setiap warga negara dapat menikmati layanan kesehatan sebagaimana diamanatkan dalam UndangAcUndang Dasar 1945
<br>Latar Belakang: Kualitas pelayanan kesehatan merupakan aspek penting dalam sistem kesehatan yang berdampak langsung pada kepuasan pasien dan efisiensi layanan. Meskipun telah dilakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, masih terdapat tantangan dalam pencapaian standar kualitas yang optimal. Oleh karena itu, penting untuk mengeksplorasi berbagai pendekatan dan faktor yang mempengaruhi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis literatur yang ada terkait upaya dan strategi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/4/kualitas-pelayanan-kesehatan-kepuasan-pasien-fakto-thumb-62bc7.webp" type="image/webp" length="109700" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/kualitas-pelayanan-kesehatan-kepuasan-pasien-fakto-thumb-00628.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/kualitas-pelayanan-kesehatan-kepuasan-pasien-fakto-thumb-62bc7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/kualitas-pelayanan-kesehatan-kepuasan-pasien-fakto-thumb-ee059.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4157-itk-avicenna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17170-jurnal-penelitian-sains-kesehatan-avicenna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Prinsip Arsitektur Ekologis Pada Perancangan Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Prinsip Arsitektur Ekologis Pada Perancangan Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Prinsip Arsitektur Ekologis Pada Perancangan Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55887-jiwa-provinsi-sulawesi-arsitektur-ekologi-konsep</link>
	<guid isPermaLink="false">15b707d1f744c8008e4a8e4a97ae8c8b</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 12:35:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ lmf purwanto ]]></category>
	<category><![CDATA[ eko nursanty ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,eko,flag,lmf,nursanty,purwanto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada validasi empiris dan dampak jangka panjang dari penerapan arsitektur ekologis pada rumah sakit jiwa. Penting untuk menguji bagaimana desain yang telah diusulkan ini secara nyata memengaruhi tingkat pemulihan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Prinsip Arsitektur Ekologis Pada Perancangan Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung: Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada validasi empiris dan dampak jangka panjang dari penerapan arsitektur ekologis pada rumah sakit jiwa. Penting untuk menguji bagaimana desain yang telah diusulkan ini secara nyata memengaruhi tingkat pemulihan pasien gangguan jiwa, termasuk aspek kesehatan mental dan fisik mereka, setelah fasilitas tersebut beroperasi penuh. Studi ini juga dapat mengukur efisiensi energi dan air yang sebenarnya tercapai, serta tingkat kepuasan baik dari pasien maupun staf medis terhadap lingkungan yang diciptakan. Selain itu, sebuah penelitian komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan kinerja rumah sakit jiwa berarsitektur ekologis dengan fasilitas konvensional, guna menyoroti perbedaan signifikan dalam hasil terapeutik dan operasional. Aspek lain yang menarik adalah menelaah sejauh mana prinsip-prinsip arsitektur ekologis yang berhasil diterapkan di Provinsi Lampung dapat disesuaikan dan diimplementasikan di berbagai daerah lain di Indonesia yang memiliki karakteristik iklim, budaya, dan ketersediaan sumber daya yang unik. Hal ini akan membantu dalam mengembangkan pedoman desain yang lebih adaptif dan relevan secara regional. Terakhir, penelitian mengenai kelayakan ekonomi juga sangat krusial; mengkaji apakah biaya investasi awal yang mungkin lebih tinggi untuk konstruksi ekologis dapat diimbangi oleh penghematan operasional dalam jangka panjang, serta nilai tambah yang tak ternilai dari peningkatan kesejahteraan pasien dan keberlanjutan lingkungan. Analisis ini akan memberikan dasar yang kuat bagi pengambil kebijakan dan investor untuk mendukung pembangunan fasilitas kesehatan mental yang lebih ramah lingkungan dan berorientasi pada pemulihan holistik.. Perancangan Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung ini berhasil menerapkan konsep Arsitektur Ekologis.Hasil rancangannya berupa bangunan yang mengintegrasikan berbagai elemen ekologis, seperti penciptaan area hijau, pemanfaatan iklim, penyediaan sumber energi dan air, penggunaan bahan tahan cuaca, serta desain bebas hambatan.Penerapan arsitektur ekologis ini tidak hanya mengurangi dampak negatif lingkungan, tetapi juga menciptakan lingkungan yang mendukung pemulihan pasien dan meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan Provinsi Lampung memiliki kebutuhan mendesak akan fasilitas rumah sakit jiwa yang mampu menangani pasien dengan berbagai penyebab gangguan jiwa. Rumah sakit jiwa yang ada saat ini hanya dapat menangani pasien yang disebabkan oleh ketergantungan obat, dan belum memiliki lingkungan yang memadai untuk rehabilitasi pasien. Mendesain rumah sakit jiwa yang dapat menampung dan mewadahi pasien gangguan jiwa dengan membuat lingkungan untuk penyembuhan yang memadai dengan secara tidak langsung memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pasien. Mendesain rumah sakit jiwa dengan membuat lingkungan yang dapat memberi dampak... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/6/jiwa-provinsi-sulawesi-arsitektur-ekologi-konsep-b-thumb-01f4e.webp" title="JURIS - Penerapan Prinsip Arsitektur Ekologis Pada Perancangan Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/jiwa-provinsi-sulawesi-arsitektur-ekologi-konsep-b-thumb-01f4e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/jiwa-provinsi-sulawesi-arsitektur-ekologi-konsep-b-thumb-01f4e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/jiwa-provinsi-sulawesi-arsitektur-ekologi-konsep-b-thumb-01f4e.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Prinsip Arsitektur Ekologis Pada Perancangan Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung" alt="JURIS - Penerapan Prinsip Arsitektur Ekologis Pada Perancangan Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/jiwa-provinsi-sulawesi-arsitektur-ekologi-konsep-b-thumb-c3841.webp" title="JURIS - Penerapan Prinsip Arsitektur Ekologis Pada Perancangan Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/jiwa-provinsi-sulawesi-arsitektur-ekologi-konsep-b-thumb-c3841.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/jiwa-provinsi-sulawesi-arsitektur-ekologi-konsep-b-thumb-c3841.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/jiwa-provinsi-sulawesi-arsitektur-ekologi-konsep-b-thumb-c3841.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Prinsip Arsitektur Ekologis Pada Perancangan Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung" alt="JURIS - Penerapan Prinsip Arsitektur Ekologis Pada Perancangan Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/jiwa-provinsi-sulawesi-arsitektur-ekologi-konsep-b-thumb-cace4.webp" title="JURIS - Penerapan Prinsip Arsitektur Ekologis Pada Perancangan Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/jiwa-provinsi-sulawesi-arsitektur-ekologi-konsep-b-thumb-cace4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/jiwa-provinsi-sulawesi-arsitektur-ekologi-konsep-b-thumb-cace4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/jiwa-provinsi-sulawesi-arsitektur-ekologi-konsep-b-thumb-cace4.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Prinsip Arsitektur Ekologis Pada Perancangan Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung" alt="JURIS - Penerapan Prinsip Arsitektur Ekologis Pada Perancangan Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55887-jiwa-provinsi-sulawesi-arsitektur-ekologi-konsep" title="JURIS - Penerapan Prinsip Arsitektur Ekologis Pada Perancangan Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung" target="_blank">Penerapan Prinsip Arsitektur Ekologis Pada Perancangan Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung</a>: Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada validasi empiris dan dampak jangka panjang dari penerapan arsitektur ekologis pada rumah sakit jiwa. Penting untuk menguji bagaimana desain yang telah diusulkan ini secara nyata memengaruhi tingkat pemulihan pasien gangguan jiwa, termasuk aspek kesehatan mental dan fisik mereka, setelah fasilitas tersebut beroperasi penuh. Studi ini juga dapat mengukur efisiensi energi dan air yang sebenarnya tercapai, serta tingkat kepuasan baik dari pasien maupun staf medis terhadap lingkungan yang diciptakan. Selain itu, sebuah penelitian komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan kinerja rumah sakit jiwa berarsitektur ekologis dengan fasilitas konvensional, guna menyoroti perbedaan signifikan dalam hasil terapeutik dan operasional. Aspek lain yang menarik adalah menelaah sejauh mana prinsip-prinsip arsitektur ekologis yang berhasil diterapkan di Provinsi Lampung dapat disesuaikan dan diimplementasikan di berbagai daerah lain di Indonesia yang memiliki karakteristik iklim, budaya, dan ketersediaan sumber daya yang unik. Hal ini akan membantu dalam mengembangkan pedoman desain yang lebih adaptif dan relevan secara regional. Terakhir, penelitian mengenai kelayakan ekonomi juga sangat krusial; mengkaji apakah biaya investasi awal yang mungkin lebih tinggi untuk konstruksi ekologis dapat diimbangi oleh penghematan operasional dalam jangka panjang, serta nilai tambah yang tak ternilai dari peningkatan kesejahteraan pasien dan keberlanjutan lingkungan. Analisis ini akan memberikan dasar yang kuat bagi pengambil kebijakan dan investor untuk mendukung pembangunan fasilitas kesehatan mental yang lebih ramah lingkungan dan berorientasi pada pemulihan holistik..
<br>Perancangan Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung ini berhasil menerapkan konsep Arsitektur Ekologis.Hasil rancangannya berupa bangunan yang mengintegrasikan berbagai elemen ekologis, seperti penciptaan area hijau, pemanfaatan iklim, penyediaan sumber energi dan air, penggunaan bahan tahan cuaca, serta desain bebas hambatan.Penerapan arsitektur ekologis ini tidak hanya mengurangi dampak negatif lingkungan, tetapi juga menciptakan lingkungan yang mendukung pemulihan pasien dan meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan
<br>Provinsi Lampung memiliki kebutuhan mendesak akan fasilitas rumah sakit jiwa yang mampu menangani pasien dengan berbagai penyebab gangguan jiwa. Rumah sakit jiwa yang ada saat ini hanya dapat menangani pasien yang disebabkan oleh ketergantungan obat, dan belum memiliki lingkungan yang memadai untuk rehabilitasi pasien. Mendesain rumah sakit jiwa yang dapat menampung dan mewadahi pasien gangguan jiwa dengan membuat lingkungan untuk penyembuhan yang memadai dengan secara tidak langsung memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pasien. Mendesain rumah sakit jiwa dengan membuat lingkungan yang dapat memberi dampak...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/6/jiwa-provinsi-sulawesi-arsitektur-ekologi-konsep-b-thumb-c3841.webp" type="image/webp" length="84408" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/jiwa-provinsi-sulawesi-arsitektur-ekologi-konsep-b-thumb-01f4e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/jiwa-provinsi-sulawesi-arsitektur-ekologi-konsep-b-thumb-c3841.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/jiwa-provinsi-sulawesi-arsitektur-ekologi-konsep-b-thumb-cace4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-424-unnas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16355-sarga-journal-architecture-urbanism.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Scabies pada Santri di Pondok Pesantren ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Scabies pada Santri di Pondok Pesantren ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Scabies pada Santri di Pondok Pesantren ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55875-islam-pondok-pesantren-pes</link>
	<guid isPermaLink="false">67792623a8248dd89d95b2c262cbab07</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 12:20:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kirim naskah ]]></category>
	<category><![CDATA[ teguh irawan ]]></category>
	<category><![CDATA[ sofa fuadiya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fuadiya,irawan,kirim,naskah,sofa,teguh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk fokus pada pengembangan program edukasi kesehatan yang rutin mengenai penyakit skabies di lingkungan pesantren. Guru dapat berperan sebagai fasilitator dalam memberikan informasi dan dukungan moral kepada ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Scabies pada Santri di Pondok Pesantren: Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk fokus pada pengembangan program edukasi kesehatan yang rutin mengenai penyakit skabies di lingkungan pesantren. Guru dapat berperan sebagai fasilitator dalam memberikan informasi dan dukungan moral kepada santri. Selain itu, perlu dipertimbangkan variabel tambahan yang mungkin memengaruhi perilaku pencegahan scabies, seperti faktor sosial-ekonomi, dukungan keluarga, dan tingkat kebersihan lingkungan pondok pesantren. Penelitian yang lebih holistik akan memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pencegahan scabies.. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan, dukungan guru, dukungan teman sekamar perilaku pencegahan skabies pada santri di Pondok Pesantren Darul Ihsan Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar Tahun 2024 Latar belakang: Scabies adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei, yang sering ditemukan di lingkungan padat seperti pesantren. Penyakit ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan gangguan kesehatan pada santri jika tidak segera ditangani dengan benar. Perilaku pencegahan scabies di pondok pesantren sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit ini. Tujuan: untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan penyakit skabies pada santri di Pondok Pesantren Darul Ihsan Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar Tahun 2024. Metode: penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi adalah santri sebanyak 709 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling dan diperoleh sampel sebanyak 88 responden. Pengumpulan data dilakukan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/7/islam-pondok-pesantren-prenduan-pencegahan-scabies-thumb-8fb86.webp" title="JURIS - Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Scabies pada Santri di Pondok Pesantren" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/7/islam-pondok-pesantren-prenduan-pencegahan-scabies-thumb-8fb86.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/7/islam-pondok-pesantren-prenduan-pencegahan-scabies-thumb-8fb86.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/7/islam-pondok-pesantren-prenduan-pencegahan-scabies-thumb-8fb86.webp 1x" title="JURIS - Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Scabies pada Santri di Pondok Pesantren" alt="JURIS - Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Scabies pada Santri di Pondok Pesantren" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/7/islam-pondok-pesantren-prenduan-pencegahan-scabies-thumb-05f46.webp" title="JURIS - Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Scabies pada Santri di Pondok Pesantren" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/7/islam-pondok-pesantren-prenduan-pencegahan-scabies-thumb-05f46.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/7/islam-pondok-pesantren-prenduan-pencegahan-scabies-thumb-05f46.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/7/islam-pondok-pesantren-prenduan-pencegahan-scabies-thumb-05f46.webp 1x" title="JURIS - Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Scabies pada Santri di Pondok Pesantren" alt="JURIS - Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Scabies pada Santri di Pondok Pesantren" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/7/islam-pondok-pesantren-prenduan-pencegahan-scabies-thumb-68fe2.webp" title="JURIS - Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Scabies pada Santri di Pondok Pesantren" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/7/islam-pondok-pesantren-prenduan-pencegahan-scabies-thumb-68fe2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/7/islam-pondok-pesantren-prenduan-pencegahan-scabies-thumb-68fe2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/7/islam-pondok-pesantren-prenduan-pencegahan-scabies-thumb-68fe2.webp 1x" title="JURIS - Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Scabies pada Santri di Pondok Pesantren" alt="JURIS - Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Scabies pada Santri di Pondok Pesantren" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55875-islam-pondok-pesantren-pes" title="JURIS - Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Scabies pada Santri di Pondok Pesantren" target="_blank">Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Scabies pada Santri di Pondok Pesantren</a>: Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk fokus pada pengembangan program edukasi kesehatan yang rutin mengenai penyakit skabies di lingkungan pesantren. Guru dapat berperan sebagai fasilitator dalam memberikan informasi dan dukungan moral kepada santri. Selain itu, perlu dipertimbangkan variabel tambahan yang mungkin memengaruhi perilaku pencegahan scabies, seperti faktor sosial-ekonomi, dukungan keluarga, dan tingkat kebersihan lingkungan pondok pesantren. Penelitian yang lebih holistik akan memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pencegahan scabies..
<br>Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan, dukungan guru, dukungan teman sekamar perilaku pencegahan skabies pada santri di Pondok Pesantren Darul Ihsan Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar Tahun 2024
<br>Latar belakang: Scabies adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei, yang sering ditemukan di lingkungan padat seperti pesantren. Penyakit ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan gangguan kesehatan pada santri jika tidak segera ditangani dengan benar. Perilaku pencegahan scabies di pondok pesantren sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit ini. Tujuan: untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan penyakit skabies pada santri di Pondok Pesantren Darul Ihsan Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar Tahun 2024. Metode: penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi adalah santri sebanyak 709 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling dan diperoleh sampel sebanyak 88 responden. Pengumpulan data dilakukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/7/islam-pondok-pesantren-prenduan-pencegahan-scabies-thumb-05f46.webp" type="image/webp" length="92718" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/7/islam-pondok-pesantren-prenduan-pencegahan-scabies-thumb-8fb86.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/7/islam-pondok-pesantren-prenduan-pencegahan-scabies-thumb-05f46.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/7/islam-pondok-pesantren-prenduan-pencegahan-scabies-thumb-68fe2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4157-itk-avicenna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17170-jurnal-penelitian-sains-kesehatan-avicenna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Thu, 23 Jul 2026 15:53:42 +0700. 24 items. Served in: 7.77 seconds [rss] -->
