<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.246-23jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.246-23jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Thu, 23 Jul 2026 12:49:24 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 12:49:24 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-23T12:49:24+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Risiko Leptospirosis Pada Aktivitas Kerja Petugas Kebersihan di Kota Semarang Studi Kualitatif ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Risiko Leptospirosis Pada Aktivitas Kerja Petugas Kebersihan di Kota Semarang Studi Kualitatif ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Risiko Leptospirosis Pada Aktivitas Kerja Petugas Kebersihan di Kota Semarang Studi Kualitatif ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55800-persepsi-risiko-x2-pekerjaan-analisis-risik</link>
	<guid isPermaLink="false">07691b2ba81ebe8f0e42582e69f75a9b</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 12:21:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program pelatihan terstruktur yang menekankan penggunaan alat pelindung diri (APD) secara konsisten di antara petugas kebersihan yang bekerja di daerah rawan banjir, dengan mengukur perubahan perilaku dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Risiko Leptospirosis Pada Aktivitas Kerja Petugas Kebersihan di Kota Semarang: Studi Kualitatif: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program pelatihan terstruktur yang menekankan penggunaan alat pelindung diri (APD) secara konsisten di antara petugas kebersihan yang bekerja di daerah rawan banjir, dengan mengukur perubahan perilaku dan tingkat infeksi leptospirosis setelah intervensi. Selain itu, studi longitudinal dapat mengevaluasi dampak perbaikan infrastruktur lingkungan, seperti peningkatan sistem drainase dan kontrol populasi tikus, terhadap penurunan kasus leptospirosis pada pekerja kebersihan, dengan membandingkan daerah yang mendapatkan intervensi dan yang tidak. Selanjutnya, pengembangan sistem pemantauan kesehatan berbasis mobile (mHealth) yang memungkinkan petugas melaporkan gejala awal leptospirosis secara realActime dapat diujicobakan untuk menilai kemampuan deteksi dini dan respons cepat dalam mengurangi beban penyakit pada kelompok pekerja ini.. Penelitian ini menunjukkan bahwa petugas kebersihan di Kota Semarang memiliki risiko tinggi terhadap leptospirosis yang dipengaruhi oleh kondisi lingkungan kerja yang lembap, tergenang air, serta adanya paparan dari hewan reservoir.Meskipun terdapat kesadaran terhadap risiko dan praktik higiene personal yang cukup baik, tingkat pengetahuan tentang leptospirosis masih terbatas dan penggunaan APD yang belum konsisten.Temuan ini mengindikasikan bahwa perlindungan kesehatan kerja pada petugas kebersihan masih belum optimal dan memerlukan penguatan pada aspek edukasi, perilaku pencegahan, serta dukungan sistem kerja Leptospirosis merupakan penyakit zoonosis yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, khususnya pada kelompok pekerja tinggi seperti petugas dengan paparan kebersihan. Tingginya kasus leptospirosis di Kota Semarang menunjukkan adanya potensi risiko yang signifikan pada kelompok pekerja ini, terutama di wilayah yang sering banjir dan memiliki sanitasi lingkungan yang kurang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko leptospirosis berdasarkan kondisi lingkungan kerja, aktivitas kerja, pemahaman,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/8/persepsi-risiko-x2-pekerjaan-analisis-ahp-manajeme-thumb-a54ef.webp" title="JURIS - Risiko Leptospirosis Pada Aktivitas Kerja Petugas Kebersihan di Kota Semarang: Studi Kualitatif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/persepsi-risiko-x2-pekerjaan-analisis-ahp-manajeme-thumb-a54ef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/persepsi-risiko-x2-pekerjaan-analisis-ahp-manajeme-thumb-a54ef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/persepsi-risiko-x2-pekerjaan-analisis-ahp-manajeme-thumb-a54ef.webp 1x" title="JURIS - Risiko Leptospirosis Pada Aktivitas Kerja Petugas Kebersihan di Kota Semarang: Studi Kualitatif" alt="JURIS - Risiko Leptospirosis Pada Aktivitas Kerja Petugas Kebersihan di Kota Semarang: Studi Kualitatif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/persepsi-risiko-x2-pekerjaan-analisis-ahp-manajeme-thumb-a7ab1.webp" title="JURIS - Risiko Leptospirosis Pada Aktivitas Kerja Petugas Kebersihan di Kota Semarang: Studi Kualitatif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/persepsi-risiko-x2-pekerjaan-analisis-ahp-manajeme-thumb-a7ab1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/persepsi-risiko-x2-pekerjaan-analisis-ahp-manajeme-thumb-a7ab1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/persepsi-risiko-x2-pekerjaan-analisis-ahp-manajeme-thumb-a7ab1.webp 1x" title="JURIS - Risiko Leptospirosis Pada Aktivitas Kerja Petugas Kebersihan di Kota Semarang: Studi Kualitatif" alt="JURIS - Risiko Leptospirosis Pada Aktivitas Kerja Petugas Kebersihan di Kota Semarang: Studi Kualitatif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/persepsi-risiko-x2-pekerjaan-analisis-ahp-manajeme-thumb-623cb.webp" title="JURIS - Risiko Leptospirosis Pada Aktivitas Kerja Petugas Kebersihan di Kota Semarang: Studi Kualitatif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/persepsi-risiko-x2-pekerjaan-analisis-ahp-manajeme-thumb-623cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/persepsi-risiko-x2-pekerjaan-analisis-ahp-manajeme-thumb-623cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/persepsi-risiko-x2-pekerjaan-analisis-ahp-manajeme-thumb-623cb.webp 1x" title="JURIS - Risiko Leptospirosis Pada Aktivitas Kerja Petugas Kebersihan di Kota Semarang: Studi Kualitatif" alt="JURIS - Risiko Leptospirosis Pada Aktivitas Kerja Petugas Kebersihan di Kota Semarang: Studi Kualitatif" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55800-persepsi-risiko-x2-pekerjaan-analisis-risik" title="JURIS - Risiko Leptospirosis Pada Aktivitas Kerja Petugas Kebersihan di Kota Semarang: Studi Kualitatif" target="_blank">Risiko Leptospirosis Pada Aktivitas Kerja Petugas Kebersihan di Kota Semarang: Studi Kualitatif</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program pelatihan terstruktur yang menekankan penggunaan alat pelindung diri (APD) secara konsisten di antara petugas kebersihan yang bekerja di daerah rawan banjir, dengan mengukur perubahan perilaku dan tingkat infeksi leptospirosis setelah intervensi. Selain itu, studi longitudinal dapat mengevaluasi dampak perbaikan infrastruktur lingkungan, seperti peningkatan sistem drainase dan kontrol populasi tikus, terhadap penurunan kasus leptospirosis pada pekerja kebersihan, dengan membandingkan daerah yang mendapatkan intervensi dan yang tidak. Selanjutnya, pengembangan sistem pemantauan kesehatan berbasis mobile (mHealth) yang memungkinkan petugas melaporkan gejala awal leptospirosis secara realActime dapat diujicobakan untuk menilai kemampuan deteksi dini dan respons cepat dalam mengurangi beban penyakit pada kelompok pekerja ini..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa petugas kebersihan di Kota Semarang memiliki risiko tinggi terhadap leptospirosis yang dipengaruhi oleh kondisi lingkungan kerja yang lembap, tergenang air, serta adanya paparan dari hewan reservoir.Meskipun terdapat kesadaran terhadap risiko dan praktik higiene personal yang cukup baik, tingkat pengetahuan tentang leptospirosis masih terbatas dan penggunaan APD yang belum konsisten.Temuan ini mengindikasikan bahwa perlindungan kesehatan kerja pada petugas kebersihan masih belum optimal dan memerlukan penguatan pada aspek edukasi, perilaku pencegahan, serta dukungan sistem kerja
<br>Leptospirosis merupakan penyakit zoonosis yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, khususnya pada kelompok pekerja tinggi seperti petugas dengan paparan kebersihan. Tingginya kasus leptospirosis di Kota Semarang menunjukkan adanya potensi risiko yang signifikan pada kelompok pekerja ini, terutama di wilayah yang sering banjir dan memiliki sanitasi lingkungan yang kurang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko leptospirosis berdasarkan kondisi lingkungan kerja, aktivitas kerja, pemahaman,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/8/persepsi-risiko-x2-pekerjaan-analisis-ahp-manajeme-thumb-a7ab1.webp" type="image/webp" length="98710" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/persepsi-risiko-x2-pekerjaan-analisis-ahp-manajeme-thumb-a54ef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/persepsi-risiko-x2-pekerjaan-analisis-ahp-manajeme-thumb-a7ab1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/persepsi-risiko-x2-pekerjaan-analisis-ahp-manajeme-thumb-623cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2019-poltekkes-jayapura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9778-gema-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Economic Development Strategy of South Lampung Regency Using the Analytical Hierarchy Process Method ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Economic Development Strategy of South Lampung Regency Using the Analytical Hierarchy Process Method ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Economic Development Strategy of South Lampung Regency Using the Analytical Hierarchy Process Method ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55790-analytical-hierarchy-process-economic-development</link>
	<guid isPermaLink="false">45f36bdeefac5efdc7e38d1bba0b0a25</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 11:19:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ social share ]]></category>
	<category><![CDATA[ journal menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ sales growth ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[growth,journal,menu,sales,share,social]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ The research findings suggest that development in South Lampung Regency should prioritize creating a safe, democratic, prosperous, and competitive society as the foundation for sustainable economic development. In the short term, regional governments ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Economic Development Strategy of South Lampung Regency Using the Analytical Hierarchy Process Method: The research findings suggest that development in South Lampung Regency should prioritize creating a safe, democratic, prosperous, and competitive society as the foundation for sustainable economic development. In the short term, regional governments should focus on strengthening democracy, security, and the law through increased communication between the government, security forces, and the community, optimizing early warning systems, and strengthening the implementation of regional laws. In the medium term, development should be directed towards strengthening governance, improving the quality of human resources, and equitable development through bureaucratic reform, digitalization of public services, and enhancing pentahelix collaboration. Additionally, basic infrastructure development, increasing regional accessibility, food security, and developing the education and health sectors are crucial for supporting sustainable and competitive regional development.. Based on the results of the analysis and discussion, it can be concluded that the development priorities of South Lampung Regency in the 2025-2029 RPJMD are primarily directed toward strengthening social stability, security, democracy, and governance as the main foundations for sustainable regional development.The results of the Analytic Hierarchy Process (AHP) indicate that the priority criteria are sequentially focused on democracy, security, law and governance, human resource development, equitable regional development, and the optimization of regional potential.This shows that the regional government considers a stable social and political environment an essential prerequisite for supporting long-term economic growth and improving regional competitiveness.Strengthening community character, improving the quality of public services, and increasing institutional effectiveness are also important components of achieving balanced and sustainable regional development This study aims to determine priority strategies for regional economic development in South Lampung Regency based on the RPJMD 2025-2029, using the Analytical Hierarchy Process (AHP). It focuses on identifying development priorities and analyzing the strategic factors that influence regional economic growth. A quantitative descriptive approach was applied through pairwise comparisons of development criteria, law enforcement, strengthening regional competitiveness, and regional potential. The results show that democracy, security, and law enforcement are the top priorities, followed... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/b/analytical-hierarchy-process-economic-development-thumb-3a30e.webp" title="JURIS - Economic Development Strategy of South Lampung Regency Using the Analytical Hierarchy Process Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/analytical-hierarchy-process-economic-development-thumb-3a30e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/analytical-hierarchy-process-economic-development-thumb-3a30e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/analytical-hierarchy-process-economic-development-thumb-3a30e.webp 1x" title="JURIS - Economic Development Strategy of South Lampung Regency Using the Analytical Hierarchy Process Method" alt="JURIS - Economic Development Strategy of South Lampung Regency Using the Analytical Hierarchy Process Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/analytical-hierarchy-process-economic-development-thumb-5b3a8.webp" title="JURIS - Economic Development Strategy of South Lampung Regency Using the Analytical Hierarchy Process Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/analytical-hierarchy-process-economic-development-thumb-5b3a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/analytical-hierarchy-process-economic-development-thumb-5b3a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/analytical-hierarchy-process-economic-development-thumb-5b3a8.webp 1x" title="JURIS - Economic Development Strategy of South Lampung Regency Using the Analytical Hierarchy Process Method" alt="JURIS - Economic Development Strategy of South Lampung Regency Using the Analytical Hierarchy Process Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/analytical-hierarchy-process-economic-development-thumb-c5f79.webp" title="JURIS - Economic Development Strategy of South Lampung Regency Using the Analytical Hierarchy Process Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/analytical-hierarchy-process-economic-development-thumb-c5f79.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/analytical-hierarchy-process-economic-development-thumb-c5f79.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/analytical-hierarchy-process-economic-development-thumb-c5f79.webp 1x" title="JURIS - Economic Development Strategy of South Lampung Regency Using the Analytical Hierarchy Process Method" alt="JURIS - Economic Development Strategy of South Lampung Regency Using the Analytical Hierarchy Process Method" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55790-analytical-hierarchy-process-economic-development" title="JURIS - Economic Development Strategy of South Lampung Regency Using the Analytical Hierarchy Process Method" target="_blank">Economic Development Strategy of South Lampung Regency Using the Analytical Hierarchy Process Method</a>: The research findings suggest that development in South Lampung Regency should prioritize creating a safe, democratic, prosperous, and competitive society as the foundation for sustainable economic development. In the short term, regional governments should focus on strengthening democracy, security, and the law through increased communication between the government, security forces, and the community, optimizing early warning systems, and strengthening the implementation of regional laws. In the medium term, development should be directed towards strengthening governance, improving the quality of human resources, and equitable development through bureaucratic reform, digitalization of public services, and enhancing pentahelix collaboration. Additionally, basic infrastructure development, increasing regional accessibility, food security, and developing the education and health sectors are crucial for supporting sustainable and competitive regional development..
<br>Based on the results of the analysis and discussion, it can be concluded that the development priorities of South Lampung Regency in the 2025-2029 RPJMD are primarily directed toward strengthening social stability, security, democracy, and governance as the main foundations for sustainable regional development.The results of the Analytic Hierarchy Process (AHP) indicate that the priority criteria are sequentially focused on democracy, security, law and governance, human resource development, equitable regional development, and the optimization of regional potential.This shows that the regional government considers a stable social and political environment an essential prerequisite for supporting long-term economic growth and improving regional competitiveness.Strengthening community character, improving the quality of public services, and increasing institutional effectiveness are also important components of achieving balanced and sustainable regional development
<br>This study aims to determine priority strategies for regional economic development in South Lampung Regency based on the RPJMD 2025-2029, using the Analytical Hierarchy Process (AHP). It focuses on identifying development priorities and analyzing the strategic factors that influence regional economic growth. A quantitative descriptive approach was applied through pairwise comparisons of development criteria, law enforcement, strengthening regional competitiveness, and regional potential. The results show that democracy, security, and law enforcement are the top priorities, followed...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/b/analytical-hierarchy-process-economic-development-thumb-c5f79.webp" type="image/webp" length="107394" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/analytical-hierarchy-process-economic-development-thumb-3a30e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/analytical-hierarchy-process-economic-development-thumb-5b3a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/analytical-hierarchy-process-economic-development-thumb-c5f79.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1641-stiekrakatau.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8383-riset-akuntansi-bisnis-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Maqashid Al Syariah Implementation and Its Impact on SDGs Achievement in Lampung Baznas 2020Ae2024 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Maqashid Al Syariah Implementation and Its Impact on SDGs Achievement in Lampung Baznas 2020Ae2024 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Maqashid Al Syariah Implementation and Its Impact on SDGs Achievement in Lampung Baznas 2020Ae2024 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55787-maqasid-al-syariah-prinsip-ash</link>
	<guid isPermaLink="false">d4cd3221467d17b622df06ed7fc784ed</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 11:04:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ social share ]]></category>
	<category><![CDATA[ journal menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ sales growth ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[growth,journal,menu,sales,share,social]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak penerapan Maqasid Al-Syariah di lembaga zakat provinsi lain di Indonesia untuk membandingkan efektivitasnya dalam mencapai SDGs. Selain itu, studi longitudinal yang mencakup periode lebih panjang dapat mengungkap ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Maqashid Al-Syariah Implementation and Its Impact on SDGs Achievement in Lampung Baznas (2020Ae2024): Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak penerapan Maqasid Al-Syariah di lembaga zakat provinsi lain di Indonesia untuk membandingkan efektivitasnya dalam mencapai SDGs. Selain itu, studi longitudinal yang mencakup periode lebih panjang dapat mengungkap dinamika jangka panjang dari program zakat terhadap pembangunan berkelanjutan. Terakhir, penelitian juga dapat mengkaji integrasi teknologi digital dalam manajemen zakat untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi distribusi dana zakat, khususnya dalam konteks post-pandemi.. Penerapan prinsip Maqasid Al-Syariah, termasuk perlindungan agama, kehidupan, akal, keturunan, dan harta, berkontribusi signifikan terhadap pembangunan berkelanjutan melalui program pemberdayaan zakat di BAZNAS Provinsi Lampung.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Maqasid Al-Syariah memiliki pengaruh positif terhadap pencapaian SDGs.Namun, penelitian ini terbatas pada satu lembaga zakat regional, yaitu BAZNAS Lampung, dengan data yang dikumpulkan hanya dari responden mustahik selama 2020Ae2024 Tujuan: Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan Maqasid Al-Syariah terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di BAZNAS Provinsi Lampung selama periode 2020Ae2024. Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner yang didistribusikan kepada 98 responden mustahik yang dipilih secara purposive. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling Partial Least Square (SEM-PLS) dengan SmartPLS. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa Maqasid Al-Syariah memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/7/maqasid-al-syariah-prinsip-ash-al-shariah-syariah-thumb-6d4f3.webp" title="JURIS - Maqashid Al-Syariah Implementation and Its Impact on SDGs Achievement in Lampung Baznas (2020Ae2024)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/maqasid-al-syariah-prinsip-ash-al-shariah-syariah-thumb-6d4f3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/maqasid-al-syariah-prinsip-ash-al-shariah-syariah-thumb-6d4f3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/maqasid-al-syariah-prinsip-ash-al-shariah-syariah-thumb-6d4f3.webp 1x" title="JURIS - Maqashid Al-Syariah Implementation and Its Impact on SDGs Achievement in Lampung Baznas (2020Ae2024)" alt="JURIS - Maqashid Al-Syariah Implementation and Its Impact on SDGs Achievement in Lampung Baznas (2020Ae2024)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/maqasid-al-syariah-prinsip-ash-al-shariah-syariah-thumb-45647.webp" title="JURIS - Maqashid Al-Syariah Implementation and Its Impact on SDGs Achievement in Lampung Baznas (2020Ae2024)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/maqasid-al-syariah-prinsip-ash-al-shariah-syariah-thumb-45647.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/maqasid-al-syariah-prinsip-ash-al-shariah-syariah-thumb-45647.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/maqasid-al-syariah-prinsip-ash-al-shariah-syariah-thumb-45647.webp 1x" title="JURIS - Maqashid Al-Syariah Implementation and Its Impact on SDGs Achievement in Lampung Baznas (2020Ae2024)" alt="JURIS - Maqashid Al-Syariah Implementation and Its Impact on SDGs Achievement in Lampung Baznas (2020Ae2024)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/maqasid-al-syariah-prinsip-ash-al-shariah-syariah-thumb-3b138.webp" title="JURIS - Maqashid Al-Syariah Implementation and Its Impact on SDGs Achievement in Lampung Baznas (2020Ae2024)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/maqasid-al-syariah-prinsip-ash-al-shariah-syariah-thumb-3b138.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/maqasid-al-syariah-prinsip-ash-al-shariah-syariah-thumb-3b138.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/maqasid-al-syariah-prinsip-ash-al-shariah-syariah-thumb-3b138.webp 1x" title="JURIS - Maqashid Al-Syariah Implementation and Its Impact on SDGs Achievement in Lampung Baznas (2020Ae2024)" alt="JURIS - Maqashid Al-Syariah Implementation and Its Impact on SDGs Achievement in Lampung Baznas (2020Ae2024)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55787-maqasid-al-syariah-prinsip-ash" title="JURIS - Maqashid Al-Syariah Implementation and Its Impact on SDGs Achievement in Lampung Baznas (2020Ae2024)" target="_blank">Maqashid Al-Syariah Implementation and Its Impact on SDGs Achievement in Lampung Baznas (2020Ae2024)</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak penerapan Maqasid Al-Syariah di lembaga zakat provinsi lain di Indonesia untuk membandingkan efektivitasnya dalam mencapai SDGs. Selain itu, studi longitudinal yang mencakup periode lebih panjang dapat mengungkap dinamika jangka panjang dari program zakat terhadap pembangunan berkelanjutan. Terakhir, penelitian juga dapat mengkaji integrasi teknologi digital dalam manajemen zakat untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi distribusi dana zakat, khususnya dalam konteks post-pandemi..
<br>Penerapan prinsip Maqasid Al-Syariah, termasuk perlindungan agama, kehidupan, akal, keturunan, dan harta, berkontribusi signifikan terhadap pembangunan berkelanjutan melalui program pemberdayaan zakat di BAZNAS Provinsi Lampung.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Maqasid Al-Syariah memiliki pengaruh positif terhadap pencapaian SDGs.Namun, penelitian ini terbatas pada satu lembaga zakat regional, yaitu BAZNAS Lampung, dengan data yang dikumpulkan hanya dari responden mustahik selama 2020Ae2024
<br>Tujuan: Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan Maqasid Al-Syariah terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di BAZNAS Provinsi Lampung selama periode 2020Ae2024. Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner yang didistribusikan kepada 98 responden mustahik yang dipilih secara purposive. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling Partial Least Square (SEM-PLS) dengan SmartPLS. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa Maqasid Al-Syariah memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/7/maqasid-al-syariah-prinsip-ash-al-shariah-syariah-thumb-45647.webp" type="image/webp" length="98690" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/maqasid-al-syariah-prinsip-ash-al-shariah-syariah-thumb-6d4f3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/maqasid-al-syariah-prinsip-ash-al-shariah-syariah-thumb-45647.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/maqasid-al-syariah-prinsip-ash-al-shariah-syariah-thumb-3b138.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1641-stiekrakatau.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8383-riset-akuntansi-bisnis-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Production Cost Structure Sales Growth Inflation and Profitability in Food and Beverage Companies ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Production Cost Structure Sales Growth Inflation and Profitability in Food and Beverage Companies ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Production Cost Structure Sales Growth Inflation and Profitability in Food and Beverage Companies ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55792-inovasi-konten-segmentasi-audien-digital-umkm-busa</link>
	<guid isPermaLink="false">9f5a3f9df1b7d5f63e0848cdaccbc373</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 11:03:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ social share ]]></category>
	<category><![CDATA[ journal menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ sales growth ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[growth,journal,menu,sales,share,social]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memperluas model dengan meneliti pengaruh kolaborasi influencer serta tingkat literasi digital pemilik UMKM terhadap optimalisasi pemasaran TikTok, menguji apakah kombinasi keduanya meningkatkan efektivitas kampanye dibandingkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Production Cost Structure, Sales Growth, Inflation, and Profitability in Food and Beverage Companies: Penelitian selanjutnya dapat memperluas model dengan meneliti pengaruh kolaborasi influencer serta tingkat literasi digital pemilik UMKM terhadap optimalisasi pemasaran TikTok, menguji apakah kombinasi keduanya meningkatkan efektivitas kampanye dibandingkan hanya satu faktor. Selain itu, studi longitudinal yang melacak perubahan kemampuan segmentasi audiens dan inovasi konten selama periode waktu yang lebih panjang dapat menguji hubungan kausal antara peningkatan kapabilitas tersebut dan hasil pemasaran, serta mengidentifikasi faktor perantara seperti kepuasan pelanggan. Penelitian juga dapat menyelidiki peran moderasi digital selfAcefficacy dan kemampuan memahami algoritma TikTok dalam memperkuat efek segmentasi dan inovasi konten. Selanjutnya, penelitian kualitatif atau mixedAcmethods dapat menggali secara mendalam proses kreatif dalam pembuatan konten inovatif serta strategi penentuan segmen pada UMKM yang berhasil, untuk menghasilkan pedoman praktis yang dapat diadaptasi pada konteks regional lain di Indonesia. Kajian komparatif antar provinsi dapat menilai bagaimana faktor budaya, infrastruktur digital, dan regulasi mempengaruhi hubungan antara segmentasi audiens, inovasi konten, dan optimalisasi pemasaran. Akhirnya, pengembangan dan validasi instrumen pengukuran segmentasi audiens yang lebih robust dapat meningkatkan akurasi pengukuran dan memperkuat temuan empiris di masa mendatang. Ketiga agenda penelitian ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman teoritis serta menyediakan implikasi kebijakan yang lebih robust untuk mendukung transformasi digital UMKM.. Penelitian ini mengkaji pengaruh segmentasi audiens dan inovasi konten terhadap optimalisasi pemasaran TikTok pada UMKM di Kota Pangkal Pinang, dengan tiga temuan utama.Segmentasi audiens memberikan pengaruh positif signifikan, namun inovasi konten memiliki pengaruh yang lebih besar sebagai prediktor utama terhadap optimalisasi pemasaran.Kedua kemampuan tersebut bersama-sama menjelaskan 81,3A% variansi hasil pemasaran, memperkuat pentingnya keduanya dalam konteks UMKM Indonesia Tujuan: Penelitian ini meneliti pengaruh segmentasi audiens dan inovasi konten terhadap optimalisasi pemasaran TikTok pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Pangkal Pinang, Indonesia, dengan mengatasi keterbatasan bukti empiris dalam konteks pemasaran digital regional. Metodologi: Desain penelitian kuantitatif eksplanatori diterapkan; data dikumpulkan dari 100 pemilik dan manajer UMKM melalui kuesioner skala Likert dengan teknik purposive sampling. Validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, dan regresi linier berganda dilakukan menggunakan IBM SPSS Statistics 25. Hasil: Segmentasi audiens dan inovasi konten masingAcmasing berpengaruh positif signifikan terhadap optimalisasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/7/inovasi-konten-segmentasi-audien-digital-umkm-busa-thumb-e9a16.webp" title="JURIS - Production Cost Structure, Sales Growth, Inflation, and Profitability in Food and Beverage Companies" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/inovasi-konten-segmentasi-audien-digital-umkm-busa-thumb-e9a16.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/inovasi-konten-segmentasi-audien-digital-umkm-busa-thumb-e9a16.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/inovasi-konten-segmentasi-audien-digital-umkm-busa-thumb-e9a16.webp 1x" title="JURIS - Production Cost Structure, Sales Growth, Inflation, and Profitability in Food and Beverage Companies" alt="JURIS - Production Cost Structure, Sales Growth, Inflation, and Profitability in Food and Beverage Companies" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/inovasi-konten-segmentasi-audien-digital-umkm-busa-thumb-461a2.webp" title="JURIS - Production Cost Structure, Sales Growth, Inflation, and Profitability in Food and Beverage Companies" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/inovasi-konten-segmentasi-audien-digital-umkm-busa-thumb-461a2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/inovasi-konten-segmentasi-audien-digital-umkm-busa-thumb-461a2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/inovasi-konten-segmentasi-audien-digital-umkm-busa-thumb-461a2.webp 1x" title="JURIS - Production Cost Structure, Sales Growth, Inflation, and Profitability in Food and Beverage Companies" alt="JURIS - Production Cost Structure, Sales Growth, Inflation, and Profitability in Food and Beverage Companies" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/inovasi-konten-segmentasi-audien-digital-umkm-busa-thumb-46d68.webp" title="JURIS - Production Cost Structure, Sales Growth, Inflation, and Profitability in Food and Beverage Companies" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/inovasi-konten-segmentasi-audien-digital-umkm-busa-thumb-46d68.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/inovasi-konten-segmentasi-audien-digital-umkm-busa-thumb-46d68.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/inovasi-konten-segmentasi-audien-digital-umkm-busa-thumb-46d68.webp 1x" title="JURIS - Production Cost Structure, Sales Growth, Inflation, and Profitability in Food and Beverage Companies" alt="JURIS - Production Cost Structure, Sales Growth, Inflation, and Profitability in Food and Beverage Companies" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55792-inovasi-konten-segmentasi-audien-digital-umkm-busa" title="JURIS - Production Cost Structure, Sales Growth, Inflation, and Profitability in Food and Beverage Companies" target="_blank">Production Cost Structure, Sales Growth, Inflation, and Profitability in Food and Beverage Companies</a>: Penelitian selanjutnya dapat memperluas model dengan meneliti pengaruh kolaborasi influencer serta tingkat literasi digital pemilik UMKM terhadap optimalisasi pemasaran TikTok, menguji apakah kombinasi keduanya meningkatkan efektivitas kampanye dibandingkan hanya satu faktor. Selain itu, studi longitudinal yang melacak perubahan kemampuan segmentasi audiens dan inovasi konten selama periode waktu yang lebih panjang dapat menguji hubungan kausal antara peningkatan kapabilitas tersebut dan hasil pemasaran, serta mengidentifikasi faktor perantara seperti kepuasan pelanggan. Penelitian juga dapat menyelidiki peran moderasi digital selfAcefficacy dan kemampuan memahami algoritma TikTok dalam memperkuat efek segmentasi dan inovasi konten. Selanjutnya, penelitian kualitatif atau mixedAcmethods dapat menggali secara mendalam proses kreatif dalam pembuatan konten inovatif serta strategi penentuan segmen pada UMKM yang berhasil, untuk menghasilkan pedoman praktis yang dapat diadaptasi pada konteks regional lain di Indonesia. Kajian komparatif antar provinsi dapat menilai bagaimana faktor budaya, infrastruktur digital, dan regulasi mempengaruhi hubungan antara segmentasi audiens, inovasi konten, dan optimalisasi pemasaran. Akhirnya, pengembangan dan validasi instrumen pengukuran segmentasi audiens yang lebih robust dapat meningkatkan akurasi pengukuran dan memperkuat temuan empiris di masa mendatang. Ketiga agenda penelitian ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman teoritis serta menyediakan implikasi kebijakan yang lebih robust untuk mendukung transformasi digital UMKM..
<br>Penelitian ini mengkaji pengaruh segmentasi audiens dan inovasi konten terhadap optimalisasi pemasaran TikTok pada UMKM di Kota Pangkal Pinang, dengan tiga temuan utama.Segmentasi audiens memberikan pengaruh positif signifikan, namun inovasi konten memiliki pengaruh yang lebih besar sebagai prediktor utama terhadap optimalisasi pemasaran.Kedua kemampuan tersebut bersama-sama menjelaskan 81,3A% variansi hasil pemasaran, memperkuat pentingnya keduanya dalam konteks UMKM Indonesia
<br>Tujuan: Penelitian ini meneliti pengaruh segmentasi audiens dan inovasi konten terhadap optimalisasi pemasaran TikTok pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Pangkal Pinang, Indonesia, dengan mengatasi keterbatasan bukti empiris dalam konteks pemasaran digital regional. Metodologi: Desain penelitian kuantitatif eksplanatori diterapkan; data dikumpulkan dari 100 pemilik dan manajer UMKM melalui kuesioner skala Likert dengan teknik purposive sampling. Validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, dan regresi linier berganda dilakukan menggunakan IBM SPSS Statistics 25. Hasil: Segmentasi audiens dan inovasi konten masingAcmasing berpengaruh positif signifikan terhadap optimalisasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/7/inovasi-konten-segmentasi-audien-digital-umkm-busa-thumb-e9a16.webp" type="image/webp" length="119404" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/inovasi-konten-segmentasi-audien-digital-umkm-busa-thumb-e9a16.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/inovasi-konten-segmentasi-audien-digital-umkm-busa-thumb-461a2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/inovasi-konten-segmentasi-audien-digital-umkm-busa-thumb-46d68.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1641-stiekrakatau.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8383-riset-akuntansi-bisnis-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Dukungan Sosial dengan Kinerja perawat di RSI Nasrul Ummah lamongan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Dukungan Sosial dengan Kinerja perawat di RSI Nasrul Ummah lamongan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Dukungan Sosial dengan Kinerja perawat di RSI Nasrul Ummah lamongan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55788-dukungan-sosial-sistem-implementas</link>
	<guid isPermaLink="false">de92bbf63702931f13269fb3b1329237</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 10:51:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ central java ]]></category>
	<category><![CDATA[ east java ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[central,east,java,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki perbedaan dampak dukungan keluarga dibandingkan dukungan rekan kerja terhadap kinerja perawat pada unit pelayanan yang berbeda, sehingga dapat mengidentifikasi sumber dukungan yang paling efektif; selain itu, studi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Dukungan Sosial dengan Kinerja perawat di RSI Nasrul Ummah lamongan: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki perbedaan dampak dukungan keluarga dibandingkan dukungan rekan kerja terhadap kinerja perawat pada unit pelayanan yang berbeda, sehingga dapat mengidentifikasi sumber dukungan yang paling efektif; selain itu, studi longitudinal dapat menguji peran mediasi stres kerja antara dukungan sosial dan kinerja perawat, untuk memahami apakah dukungan sosial mengurangi beban stres sehingga meningkatkan performa; selanjutnya, penelitian eksperimental dapat menilai pengaruh gaya kepemimpinan manajerial terhadap tingkat dukungan sosial yang dirasakan oleh perawat dan implikasinya terhadap peningkatan kinerja, dengan membandingkan implementasi program pelatihan kepemimpinan di beberapa rumah sakit. Semua usulan ini bertujuan memperluas pemahaman tentang faktor-faktor yang memoderasi atau memediasi hubungan antara dukungan sosial dan kinerja perawat, sekaligus memberikan dasar bagi kebijakan manajerial yang lebih tepat sasaran.. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dan kuat antara dukungan sosial dan kinerja perawat.Disarankan agar manajemen rumah sakit memperkuat budaya kerja kolaboratif, meningkatkan komunikasi tim, serta program mentoring emosional dan profesional, termasuk melibatkan keluarga dalam mendukung keseimbangan kerjaAchidup perawat.Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengeksplorasi dimensi lain dari dukungan sosial serta faktor kontekstual seperti stres kerja, beban kerja, kompetensi, pendidikan, motivasi, dan kepemimpinan manajerial yang berpengaruh terhadap kinerja perawat Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dan kinerja perawat. Metode yang digunakan adalah penelitian korelasional dengan pendekatan crossAcsectional, melibatkan 72 perawat yang dipilih secara cluster random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) dan kuesioner kinerja perawat, kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman rho. Hasil menunjukkan 87,5% perawat memiliki tingkat dukungan sosial tinggi, 86,1% memiliki kinerja baik, serta terdapat korelasi moderat (rs = 0,565, p < 0,001) antara dukungan sosial dan kinerja perawat. Temuan ini mengindikasikan adanya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/a/dukungan-sosial-sistem-implementasi-program-bantua-thumb-d55cc.webp" title="JURIS - Hubungan Dukungan Sosial dengan Kinerja perawat di RSI Nasrul Ummah lamongan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/dukungan-sosial-sistem-implementasi-program-bantua-thumb-d55cc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/dukungan-sosial-sistem-implementasi-program-bantua-thumb-d55cc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/dukungan-sosial-sistem-implementasi-program-bantua-thumb-d55cc.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Dukungan Sosial dengan Kinerja perawat di RSI Nasrul Ummah lamongan" alt="JURIS - Hubungan Dukungan Sosial dengan Kinerja perawat di RSI Nasrul Ummah lamongan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/a/dukungan-sosial-sistem-implementasi-program-bantua-thumb-9fd7b.webp" title="JURIS - Hubungan Dukungan Sosial dengan Kinerja perawat di RSI Nasrul Ummah lamongan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/dukungan-sosial-sistem-implementasi-program-bantua-thumb-9fd7b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/dukungan-sosial-sistem-implementasi-program-bantua-thumb-9fd7b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/dukungan-sosial-sistem-implementasi-program-bantua-thumb-9fd7b.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Dukungan Sosial dengan Kinerja perawat di RSI Nasrul Ummah lamongan" alt="JURIS - Hubungan Dukungan Sosial dengan Kinerja perawat di RSI Nasrul Ummah lamongan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/a/dukungan-sosial-sistem-implementasi-program-bantua-thumb-6e3e8.webp" title="JURIS - Hubungan Dukungan Sosial dengan Kinerja perawat di RSI Nasrul Ummah lamongan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/dukungan-sosial-sistem-implementasi-program-bantua-thumb-6e3e8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/dukungan-sosial-sistem-implementasi-program-bantua-thumb-6e3e8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/dukungan-sosial-sistem-implementasi-program-bantua-thumb-6e3e8.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Dukungan Sosial dengan Kinerja perawat di RSI Nasrul Ummah lamongan" alt="JURIS - Hubungan Dukungan Sosial dengan Kinerja perawat di RSI Nasrul Ummah lamongan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55788-dukungan-sosial-sistem-implementas" title="JURIS - Hubungan Dukungan Sosial dengan Kinerja perawat di RSI Nasrul Ummah lamongan" target="_blank">Hubungan Dukungan Sosial dengan Kinerja perawat di RSI Nasrul Ummah lamongan</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki perbedaan dampak dukungan keluarga dibandingkan dukungan rekan kerja terhadap kinerja perawat pada unit pelayanan yang berbeda, sehingga dapat mengidentifikasi sumber dukungan yang paling efektif; selain itu, studi longitudinal dapat menguji peran mediasi stres kerja antara dukungan sosial dan kinerja perawat, untuk memahami apakah dukungan sosial mengurangi beban stres sehingga meningkatkan performa; selanjutnya, penelitian eksperimental dapat menilai pengaruh gaya kepemimpinan manajerial terhadap tingkat dukungan sosial yang dirasakan oleh perawat dan implikasinya terhadap peningkatan kinerja, dengan membandingkan implementasi program pelatihan kepemimpinan di beberapa rumah sakit. Semua usulan ini bertujuan memperluas pemahaman tentang faktor-faktor yang memoderasi atau memediasi hubungan antara dukungan sosial dan kinerja perawat, sekaligus memberikan dasar bagi kebijakan manajerial yang lebih tepat sasaran..
<br>Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dan kuat antara dukungan sosial dan kinerja perawat.Disarankan agar manajemen rumah sakit memperkuat budaya kerja kolaboratif, meningkatkan komunikasi tim, serta program mentoring emosional dan profesional, termasuk melibatkan keluarga dalam mendukung keseimbangan kerjaAchidup perawat.Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengeksplorasi dimensi lain dari dukungan sosial serta faktor kontekstual seperti stres kerja, beban kerja, kompetensi, pendidikan, motivasi, dan kepemimpinan manajerial yang berpengaruh terhadap kinerja perawat
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dan kinerja perawat. Metode yang digunakan adalah penelitian korelasional dengan pendekatan crossAcsectional, melibatkan 72 perawat yang dipilih secara cluster random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) dan kuesioner kinerja perawat, kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman rho. Hasil menunjukkan 87,5% perawat memiliki tingkat dukungan sosial tinggi, 86,1% memiliki kinerja baik, serta terdapat korelasi moderat (rs = 0,565, p < 0,001) antara dukungan sosial dan kinerja perawat. Temuan ini mengindikasikan adanya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/a/dukungan-sosial-sistem-implementasi-program-bantua-thumb-9fd7b.webp" type="image/webp" length="94164" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/dukungan-sosial-sistem-implementasi-program-bantua-thumb-d55cc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/dukungan-sosial-sistem-implementasi-program-bantua-thumb-9fd7b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/dukungan-sosial-sistem-implementasi-program-bantua-thumb-6e3e8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-924-umla.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12291-surya-jurnal-komunikasi-ilmu-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Profil Dasar Fungsi Hati dan Ginjal pada Anak dengan Leukemia Limfoblastik Akut ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Profil Dasar Fungsi Hati dan Ginjal pada Anak dengan Leukemia Limfoblastik Akut ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Profil Dasar Fungsi Hati dan Ginjal pada Anak dengan Leukemia Limfoblastik Akut ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55799-evaluasi-fungsi-taman-ginjal-egfr-leukemia</link>
	<guid isPermaLink="false">656417d5182d3c3277258eec216f1cac</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 10:50:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal yang menyelidiki dinamika perubahan fungsi hati dan ginjal pada anak dengan LLA selama dan setelah terapi. Studi ini dapat membantu memahami evolusi kelainan fungsi organ dan mengidentifikasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Profil Dasar Fungsi Hati dan Ginjal pada Anak dengan Leukemia Limfoblastik Akut: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal yang menyelidiki dinamika perubahan fungsi hati dan ginjal pada anak dengan LLA selama dan setelah terapi. Studi ini dapat membantu memahami evolusi kelainan fungsi organ dan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi respons terapi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara profil fungsi organ awal dengan hasil pengobatan dan komplikasi yang mungkin timbul. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi intervensi dan pemantauan yang lebih efektif untuk anak dengan LLA.. Pada anak dengan LLA saat awal diagnosis ditemukan adanya perubahan ringan namun terkoordinasi pada fungsi hati dan ginjal sebelum inisiasi terapi.Peningkatan AST dan ALT yang terjadi secara paralel mengindikasikan adanya stres hepatoseluler dini, sementara kadar albumin yang tetap terjaga menunjukkan bahwa fungsi sintesis hati masih utuh.Parameter fungsi ginjal sebagian besar berada dalam batas normal, dengan korelasi bermakna antara BUN dan kreatinin serum yang mencerminkan variasi dalam fungsi ekskresi ginjal tanpa adanya disfungsi yang nyata.Usia dan jenis kelamin memiliki pengaruh yang minimal, sehingga keterlibatan organ pada fase awal lebih mungkin berkaitan dengan proses penyakit itu sendiri.Temuan ini menegaskan pentingnya dilakukan evaluasi sistematis fungsi hati dan ginjal sejak awal diagnosis, karena kelainan subklinis dapat memberikan implikasi penting dalam perencanaan terapi dan strategi pemantauan pada LLA pediatrik Leukemia limfoblastik akut (LLA) merupakan keganasan tersering pada anak dan membutuhkan terapi intensif yang berpotensi menimbulkan komplikasi organ. Penilaian fungsi hati dan ginjal dasar pada saat diagnosis penting dilakukan untuk mendukung pengambilan keputusan klinis yang aman sebelum inisiasi kemoterapi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan profil fungsi hati dan ginjal dasar pada anak dengan LLA yang baru terdiagnosis. Penelitian ini menggunakan desain observasional potong lintang dan dilakukan di pusat rujukan hematologi-onkologi anak pada periode Juli 2024 hingga Januari 2025. Subjek penelitian adalah 40 anak berusia O18 tahun dengan diagnosis LLA yang belum mendapatkan terapi. Parameter fungsi hati yang dinilai meliputi aspartat aminotransferase (AST), alanin aminotransferase... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/5/evaluasi-fungsi-taman-ginjal-egfr-leukemia-hati-si-thumb-0f9dd.webp" title="JURIS - Profil Dasar Fungsi Hati dan Ginjal pada Anak dengan Leukemia Limfoblastik Akut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/evaluasi-fungsi-taman-ginjal-egfr-leukemia-hati-si-thumb-0f9dd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/evaluasi-fungsi-taman-ginjal-egfr-leukemia-hati-si-thumb-0f9dd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/evaluasi-fungsi-taman-ginjal-egfr-leukemia-hati-si-thumb-0f9dd.webp 1x" title="JURIS - Profil Dasar Fungsi Hati dan Ginjal pada Anak dengan Leukemia Limfoblastik Akut" alt="JURIS - Profil Dasar Fungsi Hati dan Ginjal pada Anak dengan Leukemia Limfoblastik Akut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/evaluasi-fungsi-taman-ginjal-egfr-leukemia-hati-si-thumb-b7b2c.webp" title="JURIS - Profil Dasar Fungsi Hati dan Ginjal pada Anak dengan Leukemia Limfoblastik Akut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/evaluasi-fungsi-taman-ginjal-egfr-leukemia-hati-si-thumb-b7b2c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/evaluasi-fungsi-taman-ginjal-egfr-leukemia-hati-si-thumb-b7b2c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/evaluasi-fungsi-taman-ginjal-egfr-leukemia-hati-si-thumb-b7b2c.webp 1x" title="JURIS - Profil Dasar Fungsi Hati dan Ginjal pada Anak dengan Leukemia Limfoblastik Akut" alt="JURIS - Profil Dasar Fungsi Hati dan Ginjal pada Anak dengan Leukemia Limfoblastik Akut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/5/evaluasi-fungsi-taman-ginjal-egfr-leukemia-hati-si-thumb-cc4d8.webp" title="JURIS - Profil Dasar Fungsi Hati dan Ginjal pada Anak dengan Leukemia Limfoblastik Akut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/5/evaluasi-fungsi-taman-ginjal-egfr-leukemia-hati-si-thumb-cc4d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/5/evaluasi-fungsi-taman-ginjal-egfr-leukemia-hati-si-thumb-cc4d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/5/evaluasi-fungsi-taman-ginjal-egfr-leukemia-hati-si-thumb-cc4d8.webp 1x" title="JURIS - Profil Dasar Fungsi Hati dan Ginjal pada Anak dengan Leukemia Limfoblastik Akut" alt="JURIS - Profil Dasar Fungsi Hati dan Ginjal pada Anak dengan Leukemia Limfoblastik Akut" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55799-evaluasi-fungsi-taman-ginjal-egfr-leukemia" title="JURIS - Profil Dasar Fungsi Hati dan Ginjal pada Anak dengan Leukemia Limfoblastik Akut" target="_blank">Profil Dasar Fungsi Hati dan Ginjal pada Anak dengan Leukemia Limfoblastik Akut</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal yang menyelidiki dinamika perubahan fungsi hati dan ginjal pada anak dengan LLA selama dan setelah terapi. Studi ini dapat membantu memahami evolusi kelainan fungsi organ dan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi respons terapi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara profil fungsi organ awal dengan hasil pengobatan dan komplikasi yang mungkin timbul. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi intervensi dan pemantauan yang lebih efektif untuk anak dengan LLA..
<br>Pada anak dengan LLA saat awal diagnosis ditemukan adanya perubahan ringan namun terkoordinasi pada fungsi hati dan ginjal sebelum inisiasi terapi.Peningkatan AST dan ALT yang terjadi secara paralel mengindikasikan adanya stres hepatoseluler dini, sementara kadar albumin yang tetap terjaga menunjukkan bahwa fungsi sintesis hati masih utuh.Parameter fungsi ginjal sebagian besar berada dalam batas normal, dengan korelasi bermakna antara BUN dan kreatinin serum yang mencerminkan variasi dalam fungsi ekskresi ginjal tanpa adanya disfungsi yang nyata.Usia dan jenis kelamin memiliki pengaruh yang minimal, sehingga keterlibatan organ pada fase awal lebih mungkin berkaitan dengan proses penyakit itu sendiri.Temuan ini menegaskan pentingnya dilakukan evaluasi sistematis fungsi hati dan ginjal sejak awal diagnosis, karena kelainan subklinis dapat memberikan implikasi penting dalam perencanaan terapi dan strategi pemantauan pada LLA pediatrik
<br>Leukemia limfoblastik akut (LLA) merupakan keganasan tersering pada anak dan membutuhkan terapi intensif yang berpotensi menimbulkan komplikasi organ. Penilaian fungsi hati dan ginjal dasar pada saat diagnosis penting dilakukan untuk mendukung pengambilan keputusan klinis yang aman sebelum inisiasi kemoterapi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan profil fungsi hati dan ginjal dasar pada anak dengan LLA yang baru terdiagnosis. Penelitian ini menggunakan desain observasional potong lintang dan dilakukan di pusat rujukan hematologi-onkologi anak pada periode Juli 2024 hingga Januari 2025. Subjek penelitian adalah 40 anak berusia O18 tahun dengan diagnosis LLA yang belum mendapatkan terapi. Parameter fungsi hati yang dinilai meliputi aspartat aminotransferase (AST), alanin aminotransferase...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/5/evaluasi-fungsi-taman-ginjal-egfr-leukemia-hati-si-thumb-b7b2c.webp" type="image/webp" length="91592" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/evaluasi-fungsi-taman-ginjal-egfr-leukemia-hati-si-thumb-0f9dd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/evaluasi-fungsi-taman-ginjal-egfr-leukemia-hati-si-thumb-b7b2c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/5/evaluasi-fungsi-taman-ginjal-egfr-leukemia-hati-si-thumb-cc4d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2019-poltekkes-jayapura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9778-gema-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Production Cost Structure Sales Growth Inflation and Profitability in Food and Beverage Companies ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Production Cost Structure Sales Growth Inflation and Profitability in Food and Beverage Companies ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Production Cost Structure Sales Growth Inflation and Profitability in Food and Beverage Companies ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55791-biaya-produksi-kerupuk-analisis-pengaruh-efi</link>
	<guid isPermaLink="false">bec567d5bfe3abef318a1f34c23efcc1</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 10:45:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ social share ]]></category>
	<category><![CDATA[ journal menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ sales growth ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[growth,journal,menu,sales,share,social]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Peneliti selanjutnya dapat menyelidiki pengaruh faktor internal lain seperti efisiensi operasional, struktur modal, dan ukuran perusahaan terhadap profitabilitas pada sektor makanan dan minuman untuk mengidentifikasi determinan tambahan. Selain itu, penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Production Cost Structure, Sales Growth, Inflation, and Profitability in Food and Beverage Companies: Peneliti selanjutnya dapat menyelidiki pengaruh faktor internal lain seperti efisiensi operasional, struktur modal, dan ukuran perusahaan terhadap profitabilitas pada sektor makanan dan minuman untuk mengidentifikasi determinan tambahan. Selain itu, penelitian dapat memperpanjang periode observasi hingga sepuluh tahun (misalnya 2015Ae2025) guna menangkap dinamika jangka panjang dan siklus ekonomi yang mempengaruhi kinerja keuangan. Selanjutnya, penggunaan metode analisis lanjutan seperti regresi data panel atau Structural Equation Modeling (SEM) dapat membantu memodelkan hubungan dinamis dan efek tidak langsung antar variabel, sehingga memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang memengaruhi profitabilitas.. Penelitian ini menemukan bahwa struktur biaya produksi memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap profitabilitas perusahaan makanan dan minuman, sementara pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh signifikan.Inflasi tidak memoderasi hubungan antara kedua variabel independen dengan profitabilitas, menandakan bahwa faktor internal perusahaan, terutama efisiensi biaya produksi, lebih menentukan kinerja laba dibandingkan faktor eksternal.Model yang dihasilkan hanya menjelaskan 17,2% variasi profitabilitas, sehingga masih banyak faktor lain yang belum terjangkau dalam penelitian ini Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur biaya produksi dan pertumbuhan penjualan terhadap profitabilitas serta menguji peran inflasi sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2022Ae2024. Metodologi: Pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari 19 perusahaan yang dipilih secara purposive sampling, menghasilkan 57 pengamatan. Data dianalisis menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan SPSS. Hasil: Struktur biaya produksi memberikan pengaruh negatif yang signifikan terhadap profitabilitas (koefisien Ae0,312, p = 0,001), sedangkan pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh signifikan (koefisien 0,027, p = 0,765). Inflasi tidak memoderasi pengaruh struktur biaya produksi maupun pertumbuhan penjualan terhadap... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/4/biaya-produksi-kerupuk-analisis-pengaruh-efisiensi-thumb-2028d.webp" title="JURIS - Production Cost Structure, Sales Growth, Inflation, and Profitability in Food and Beverage Companies" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/biaya-produksi-kerupuk-analisis-pengaruh-efisiensi-thumb-2028d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/biaya-produksi-kerupuk-analisis-pengaruh-efisiensi-thumb-2028d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/biaya-produksi-kerupuk-analisis-pengaruh-efisiensi-thumb-2028d.webp 1x" title="JURIS - Production Cost Structure, Sales Growth, Inflation, and Profitability in Food and Beverage Companies" alt="JURIS - Production Cost Structure, Sales Growth, Inflation, and Profitability in Food and Beverage Companies" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/biaya-produksi-kerupuk-analisis-pengaruh-efisiensi-thumb-a98ca.webp" title="JURIS - Production Cost Structure, Sales Growth, Inflation, and Profitability in Food and Beverage Companies" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/biaya-produksi-kerupuk-analisis-pengaruh-efisiensi-thumb-a98ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/biaya-produksi-kerupuk-analisis-pengaruh-efisiensi-thumb-a98ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/biaya-produksi-kerupuk-analisis-pengaruh-efisiensi-thumb-a98ca.webp 1x" title="JURIS - Production Cost Structure, Sales Growth, Inflation, and Profitability in Food and Beverage Companies" alt="JURIS - Production Cost Structure, Sales Growth, Inflation, and Profitability in Food and Beverage Companies" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/biaya-produksi-kerupuk-analisis-pengaruh-efisiensi-thumb-ecd51.webp" title="JURIS - Production Cost Structure, Sales Growth, Inflation, and Profitability in Food and Beverage Companies" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/biaya-produksi-kerupuk-analisis-pengaruh-efisiensi-thumb-ecd51.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/biaya-produksi-kerupuk-analisis-pengaruh-efisiensi-thumb-ecd51.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/biaya-produksi-kerupuk-analisis-pengaruh-efisiensi-thumb-ecd51.webp 1x" title="JURIS - Production Cost Structure, Sales Growth, Inflation, and Profitability in Food and Beverage Companies" alt="JURIS - Production Cost Structure, Sales Growth, Inflation, and Profitability in Food and Beverage Companies" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55791-biaya-produksi-kerupuk-analisis-pengaruh-efi" title="JURIS - Production Cost Structure, Sales Growth, Inflation, and Profitability in Food and Beverage Companies" target="_blank">Production Cost Structure, Sales Growth, Inflation, and Profitability in Food and Beverage Companies</a>: Peneliti selanjutnya dapat menyelidiki pengaruh faktor internal lain seperti efisiensi operasional, struktur modal, dan ukuran perusahaan terhadap profitabilitas pada sektor makanan dan minuman untuk mengidentifikasi determinan tambahan. Selain itu, penelitian dapat memperpanjang periode observasi hingga sepuluh tahun (misalnya 2015Ae2025) guna menangkap dinamika jangka panjang dan siklus ekonomi yang mempengaruhi kinerja keuangan. Selanjutnya, penggunaan metode analisis lanjutan seperti regresi data panel atau Structural Equation Modeling (SEM) dapat membantu memodelkan hubungan dinamis dan efek tidak langsung antar variabel, sehingga memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang memengaruhi profitabilitas..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa struktur biaya produksi memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap profitabilitas perusahaan makanan dan minuman, sementara pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh signifikan.Inflasi tidak memoderasi hubungan antara kedua variabel independen dengan profitabilitas, menandakan bahwa faktor internal perusahaan, terutama efisiensi biaya produksi, lebih menentukan kinerja laba dibandingkan faktor eksternal.Model yang dihasilkan hanya menjelaskan 17,2% variasi profitabilitas, sehingga masih banyak faktor lain yang belum terjangkau dalam penelitian ini
<br>Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur biaya produksi dan pertumbuhan penjualan terhadap profitabilitas serta menguji peran inflasi sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2022Ae2024. Metodologi: Pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari 19 perusahaan yang dipilih secara purposive sampling, menghasilkan 57 pengamatan. Data dianalisis menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan SPSS. Hasil: Struktur biaya produksi memberikan pengaruh negatif yang signifikan terhadap profitabilitas (koefisien Ae0,312, p = 0,001), sedangkan pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh signifikan (koefisien 0,027, p = 0,765). Inflasi tidak memoderasi pengaruh struktur biaya produksi maupun pertumbuhan penjualan terhadap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/4/biaya-produksi-kerupuk-analisis-pengaruh-efisiensi-thumb-ecd51.webp" type="image/webp" length="124848" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/biaya-produksi-kerupuk-analisis-pengaruh-efisiensi-thumb-2028d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/biaya-produksi-kerupuk-analisis-pengaruh-efisiensi-thumb-a98ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/biaya-produksi-kerupuk-analisis-pengaruh-efisiensi-thumb-ecd51.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1641-stiekrakatau.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8383-riset-akuntansi-bisnis-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Asupan Zat Gizi Dan Aktivitas Fisik Dengan Status Gizi Pada Calon Pengantin Wanita Di Kabupaten Maros ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Asupan Zat Gizi Dan Aktivitas Fisik Dengan Status Gizi Pada Calon Pengantin Wanita Di Kabupaten Maros ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Asupan Zat Gizi Dan Aktivitas Fisik Dengan Status Gizi Pada Calon Pengantin Wanita Di Kabupaten Maros ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55794-asupan-gizi-lansia-zat-sumber-aktivitas-fisik</link>
	<guid isPermaLink="false">f2615bcf209d3a677d8ec18b4e58c0b5</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 10:41:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki pengaruh stres psikologis terhadap hubungan antara asupan nutrisi, aktivitas fisik, dan status gizi pada calon pengantin wanita dengan menggunakan skala stres yang tervalidasi, sehingga dapat mengidentifikasi faktor ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Asupan Zat Gizi Dan Aktivitas Fisik Dengan Status Gizi Pada Calon Pengantin Wanita Di Kabupaten Maros: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki pengaruh stres psikologis terhadap hubungan antara asupan nutrisi, aktivitas fisik, dan status gizi pada calon pengantin wanita dengan menggunakan skala stres yang tervalidasi, sehingga dapat mengidentifikasi faktor psikologis yang mungkin memediasi hasil tersebut. Selain itu, diperlukan studi intervensi longitudinal yang mengevaluasi efektivitas program edukasi gizi dan aktivitas fisik terintegrasi dalam meningkatkan status gizi wanita prakonsepsi secara berkelanjutan, dibandingkan dengan kelompok kontrol tanpa intervensi. Selanjutnya, penelitian yang melibatkan sampel lebih besar dan beragam secara geografis dapat mengkaji peran kualitas pola makan (misalnya skor diversitas diet) serta intensitas aktivitas fisik dalam mempengaruhi status gizi, sehingga memungkinkan pengembangan pedoman kebijakan yang lebih tepat sasaran untuk meningkatkan kesehatan reproduksi pada populasi calon pengantin.. Hasil penelitian menunjukkan tidak ditemukan korelasi signifikan antara asupan gizi (protein, energi, karbohidrat, lemak, maupun zat gizi Fe) dan aktivitas fisik dengan status gizi pada calon pengantin wanita.Namun, calon pengantin tetap harus memperhatikan pola makan yang sehat, bergizi serta melakukan aktivitas fisik agar status gizi tetap optimal.Bagi instansi kesehatan, diharapkan mampu melakukan preventif serta promotif melalui edukasi terkait gizi seimbang dan aktivitas fisik pada calon pengantin, sebagai bagian dari persiapan kesehatan pranikah untuk mencegah terjadinya masalah gizi, baik kekurangan maupun kelebihan gizi Kesehatan wanita pada masa prakonsepsi dapat dinilai melalui status gizi sebagai indikator krusial karena berpengaruh terhadap kondisi kehamilan dan kesehatan bayi yang akan dilahirkan. Pelaksanaan penelitian ini mempunyai tujuan guna mengkaji korelasi antara asupan zat gizi (protein, energi, karbohidrat, lemak, maupun zat besi) serta derajat aktivitas fisik dengan status gizi pada wanita prakonsepsi di wilayah kerja Puskesmas Bontoa, Puskesmas Lau, dan Puskesmas Maros Baru, Kabupaten Maros. Desain cross-sectional serta teknik total sampling... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/3/asupan-gizi-lansia-zat-sumber-aktivitas-fisik-rend-thumb-96182.webp" title="JURIS - Asupan Zat Gizi Dan Aktivitas Fisik Dengan Status Gizi Pada Calon Pengantin Wanita Di Kabupaten Maros" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/asupan-gizi-lansia-zat-sumber-aktivitas-fisik-rend-thumb-96182.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/asupan-gizi-lansia-zat-sumber-aktivitas-fisik-rend-thumb-96182.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/asupan-gizi-lansia-zat-sumber-aktivitas-fisik-rend-thumb-96182.webp 1x" title="JURIS - Asupan Zat Gizi Dan Aktivitas Fisik Dengan Status Gizi Pada Calon Pengantin Wanita Di Kabupaten Maros" alt="JURIS - Asupan Zat Gizi Dan Aktivitas Fisik Dengan Status Gizi Pada Calon Pengantin Wanita Di Kabupaten Maros" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/3/asupan-gizi-lansia-zat-sumber-aktivitas-fisik-rend-thumb-31fe7.webp" title="JURIS - Asupan Zat Gizi Dan Aktivitas Fisik Dengan Status Gizi Pada Calon Pengantin Wanita Di Kabupaten Maros" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/asupan-gizi-lansia-zat-sumber-aktivitas-fisik-rend-thumb-31fe7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/asupan-gizi-lansia-zat-sumber-aktivitas-fisik-rend-thumb-31fe7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/asupan-gizi-lansia-zat-sumber-aktivitas-fisik-rend-thumb-31fe7.webp 1x" title="JURIS - Asupan Zat Gizi Dan Aktivitas Fisik Dengan Status Gizi Pada Calon Pengantin Wanita Di Kabupaten Maros" alt="JURIS - Asupan Zat Gizi Dan Aktivitas Fisik Dengan Status Gizi Pada Calon Pengantin Wanita Di Kabupaten Maros" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/3/asupan-gizi-lansia-zat-sumber-aktivitas-fisik-rend-thumb-baa17.webp" title="JURIS - Asupan Zat Gizi Dan Aktivitas Fisik Dengan Status Gizi Pada Calon Pengantin Wanita Di Kabupaten Maros" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/asupan-gizi-lansia-zat-sumber-aktivitas-fisik-rend-thumb-baa17.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/asupan-gizi-lansia-zat-sumber-aktivitas-fisik-rend-thumb-baa17.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/asupan-gizi-lansia-zat-sumber-aktivitas-fisik-rend-thumb-baa17.webp 1x" title="JURIS - Asupan Zat Gizi Dan Aktivitas Fisik Dengan Status Gizi Pada Calon Pengantin Wanita Di Kabupaten Maros" alt="JURIS - Asupan Zat Gizi Dan Aktivitas Fisik Dengan Status Gizi Pada Calon Pengantin Wanita Di Kabupaten Maros" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55794-asupan-gizi-lansia-zat-sumber-aktivitas-fisik" title="JURIS - Asupan Zat Gizi Dan Aktivitas Fisik Dengan Status Gizi Pada Calon Pengantin Wanita Di Kabupaten Maros" target="_blank">Asupan Zat Gizi Dan Aktivitas Fisik Dengan Status Gizi Pada Calon Pengantin Wanita Di Kabupaten Maros</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki pengaruh stres psikologis terhadap hubungan antara asupan nutrisi, aktivitas fisik, dan status gizi pada calon pengantin wanita dengan menggunakan skala stres yang tervalidasi, sehingga dapat mengidentifikasi faktor psikologis yang mungkin memediasi hasil tersebut. Selain itu, diperlukan studi intervensi longitudinal yang mengevaluasi efektivitas program edukasi gizi dan aktivitas fisik terintegrasi dalam meningkatkan status gizi wanita prakonsepsi secara berkelanjutan, dibandingkan dengan kelompok kontrol tanpa intervensi. Selanjutnya, penelitian yang melibatkan sampel lebih besar dan beragam secara geografis dapat mengkaji peran kualitas pola makan (misalnya skor diversitas diet) serta intensitas aktivitas fisik dalam mempengaruhi status gizi, sehingga memungkinkan pengembangan pedoman kebijakan yang lebih tepat sasaran untuk meningkatkan kesehatan reproduksi pada populasi calon pengantin..
<br>Hasil penelitian menunjukkan tidak ditemukan korelasi signifikan antara asupan gizi (protein, energi, karbohidrat, lemak, maupun zat gizi Fe) dan aktivitas fisik dengan status gizi pada calon pengantin wanita.Namun, calon pengantin tetap harus memperhatikan pola makan yang sehat, bergizi serta melakukan aktivitas fisik agar status gizi tetap optimal.Bagi instansi kesehatan, diharapkan mampu melakukan preventif serta promotif melalui edukasi terkait gizi seimbang dan aktivitas fisik pada calon pengantin, sebagai bagian dari persiapan kesehatan pranikah untuk mencegah terjadinya masalah gizi, baik kekurangan maupun kelebihan gizi
<br>Kesehatan wanita pada masa prakonsepsi dapat dinilai melalui status gizi sebagai indikator krusial karena berpengaruh terhadap kondisi kehamilan dan kesehatan bayi yang akan dilahirkan. Pelaksanaan penelitian ini mempunyai tujuan guna mengkaji korelasi antara asupan zat gizi (protein, energi, karbohidrat, lemak, maupun zat besi) serta derajat aktivitas fisik dengan status gizi pada wanita prakonsepsi di wilayah kerja Puskesmas Bontoa, Puskesmas Lau, dan Puskesmas Maros Baru, Kabupaten Maros. Desain cross-sectional serta teknik total sampling...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/3/asupan-gizi-lansia-zat-sumber-aktivitas-fisik-rend-thumb-31fe7.webp" type="image/webp" length="85028" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/asupan-gizi-lansia-zat-sumber-aktivitas-fisik-rend-thumb-96182.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/asupan-gizi-lansia-zat-sumber-aktivitas-fisik-rend-thumb-31fe7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/asupan-gizi-lansia-zat-sumber-aktivitas-fisik-rend-thumb-baa17.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2019-poltekkes-jayapura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9778-gema-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Intensitas Nyeri Pasca Operasi Caesar dengan Produksi ASI pada Ibu Pasca Melahirkan di RSUD dr Soegiri Lamongan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Intensitas Nyeri Pasca Operasi Caesar dengan Produksi ASI pada Ibu Pasca Melahirkan di RSUD dr Soegiri Lamongan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Intensitas Nyeri Pasca Operasi Caesar dengan Produksi ASI pada Ibu Pasca Melahirkan di RSUD dr Soegiri Lamongan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55789-operasi-caesar-nyeri-multimodal-mobilisasi-kecukup</link>
	<guid isPermaLink="false">2fcf4adc90bedd8705a2c25dd7a4096d</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 10:31:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ central java ]]></category>
	<category><![CDATA[ east java ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[central,east,java,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi apakah intervensi edukasi multimedia tentang teknik menyusui dapat mengurangi persepsi nyeri dan meningkatkan produksi ASI pada ibu pascaAcseksio. Selain itu, diperlukan studi longitudinal untuk menilai efek ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Intensitas Nyeri Pasca Operasi Caesar dengan Produksi ASI pada Ibu Pasca Melahirkan di RSUD dr. Soegiri, Lamongan: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi apakah intervensi edukasi multimedia tentang teknik menyusui dapat mengurangi persepsi nyeri dan meningkatkan produksi ASI pada ibu pascaAcseksio. Selain itu, diperlukan studi longitudinal untuk menilai efek jangka panjang dari program manajemen nyeri multimodal (analgesik nonAcopioid, fisioterapi, dan dukungan psikologis) terhadap keberlanjutan menyusui hingga enam bulan pertama bayi. Penelitian ketiga dapat membandingkan perbedaan hasil laktasi antara ibu dengan dukungan keluarga intensif versus dukungan profesional kesehatan saja, untuk menentukan peran faktor sosial dalam memoderasi hubungan antara nyeri pascaAcseksio dan produksi ASI.. Penelitian ini menunjukkan bahwa intensitas nyeri pascaAcseksio sesarea secara signifikan berhubungan dengan produksi ASI pada ibu nifas, di mana tingkat nyeri yang lebih rendah terkait dengan peluang lebih tinggi tercapainya produksi ASI yang adekuat.Karakteristik ibu yang menguntungkan, seperti usia reproduksi optimal, tingkat pendidikan memadai, pekerjaan tidak menuntut fisik, dan pengalaman melahirkan sebelumnya, berkontribusi pada persepsi nyeri yang lebih rendah serta keberhasilan laktasi.Oleh karena itu, manajemen nyeri yang efektif, termasuk pemberian analgesik dan mobilisasi dini, sangat penting untuk meningkatkan keberhasilan menyusui pada ibu pascaAcseksio Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan antara intensitas nyeri pascaAcseksio sesarea dengan produksi ASI pada ibu nifas. Metode yang digunakan adalah studi korelasional analitik dengan desain crossAcsectional, melibatkan 36 responden yang dipilih secara purposif dari populasi 54 ibu yang melahirkan via sekspio pada NovemberAcDesember 2025. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) dan produksi ASI dinilai melalui kuesioner tertutup; analisis dilakukan dengan regresi logistik biner. Hasil menunjukkan bahwa nyeri dengan intensitas lebih tinggi secara signifikan menurunkan peluang produksi ASI yang adekuat (OR = 0.266; p = 0.047). Kesimpulan menyatakan pentingnya manajemen nyeri efektif untuk meningkatkan keberhasilan laktasi pada ibu pascaAcseksio. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/9/operasi-caesar-nyeri-multimodal-mobilisasi-kecukup-thumb-cfb0e.webp" title="JURIS - Hubungan Intensitas Nyeri Pasca Operasi Caesar dengan Produksi ASI pada Ibu Pasca Melahirkan di RSUD dr. Soegiri, Lamongan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/operasi-caesar-nyeri-multimodal-mobilisasi-kecukup-thumb-cfb0e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/operasi-caesar-nyeri-multimodal-mobilisasi-kecukup-thumb-cfb0e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/operasi-caesar-nyeri-multimodal-mobilisasi-kecukup-thumb-cfb0e.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Intensitas Nyeri Pasca Operasi Caesar dengan Produksi ASI pada Ibu Pasca Melahirkan di RSUD dr. Soegiri, Lamongan" alt="JURIS - Hubungan Intensitas Nyeri Pasca Operasi Caesar dengan Produksi ASI pada Ibu Pasca Melahirkan di RSUD dr. Soegiri, Lamongan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/9/operasi-caesar-nyeri-multimodal-mobilisasi-kecukup-thumb-335c2.webp" title="JURIS - Hubungan Intensitas Nyeri Pasca Operasi Caesar dengan Produksi ASI pada Ibu Pasca Melahirkan di RSUD dr. Soegiri, Lamongan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/operasi-caesar-nyeri-multimodal-mobilisasi-kecukup-thumb-335c2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/operasi-caesar-nyeri-multimodal-mobilisasi-kecukup-thumb-335c2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/operasi-caesar-nyeri-multimodal-mobilisasi-kecukup-thumb-335c2.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Intensitas Nyeri Pasca Operasi Caesar dengan Produksi ASI pada Ibu Pasca Melahirkan di RSUD dr. Soegiri, Lamongan" alt="JURIS - Hubungan Intensitas Nyeri Pasca Operasi Caesar dengan Produksi ASI pada Ibu Pasca Melahirkan di RSUD dr. Soegiri, Lamongan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/9/operasi-caesar-nyeri-multimodal-mobilisasi-kecukup-thumb-d52ef.webp" title="JURIS - Hubungan Intensitas Nyeri Pasca Operasi Caesar dengan Produksi ASI pada Ibu Pasca Melahirkan di RSUD dr. Soegiri, Lamongan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/operasi-caesar-nyeri-multimodal-mobilisasi-kecukup-thumb-d52ef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/operasi-caesar-nyeri-multimodal-mobilisasi-kecukup-thumb-d52ef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/operasi-caesar-nyeri-multimodal-mobilisasi-kecukup-thumb-d52ef.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Intensitas Nyeri Pasca Operasi Caesar dengan Produksi ASI pada Ibu Pasca Melahirkan di RSUD dr. Soegiri, Lamongan" alt="JURIS - Hubungan Intensitas Nyeri Pasca Operasi Caesar dengan Produksi ASI pada Ibu Pasca Melahirkan di RSUD dr. Soegiri, Lamongan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55789-operasi-caesar-nyeri-multimodal-mobilisasi-kecukup" title="JURIS - Hubungan Intensitas Nyeri Pasca Operasi Caesar dengan Produksi ASI pada Ibu Pasca Melahirkan di RSUD dr. Soegiri, Lamongan" target="_blank">Hubungan Intensitas Nyeri Pasca Operasi Caesar dengan Produksi ASI pada Ibu Pasca Melahirkan di RSUD dr. Soegiri, Lamongan</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi apakah intervensi edukasi multimedia tentang teknik menyusui dapat mengurangi persepsi nyeri dan meningkatkan produksi ASI pada ibu pascaAcseksio. Selain itu, diperlukan studi longitudinal untuk menilai efek jangka panjang dari program manajemen nyeri multimodal (analgesik nonAcopioid, fisioterapi, dan dukungan psikologis) terhadap keberlanjutan menyusui hingga enam bulan pertama bayi. Penelitian ketiga dapat membandingkan perbedaan hasil laktasi antara ibu dengan dukungan keluarga intensif versus dukungan profesional kesehatan saja, untuk menentukan peran faktor sosial dalam memoderasi hubungan antara nyeri pascaAcseksio dan produksi ASI..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa intensitas nyeri pascaAcseksio sesarea secara signifikan berhubungan dengan produksi ASI pada ibu nifas, di mana tingkat nyeri yang lebih rendah terkait dengan peluang lebih tinggi tercapainya produksi ASI yang adekuat.Karakteristik ibu yang menguntungkan, seperti usia reproduksi optimal, tingkat pendidikan memadai, pekerjaan tidak menuntut fisik, dan pengalaman melahirkan sebelumnya, berkontribusi pada persepsi nyeri yang lebih rendah serta keberhasilan laktasi.Oleh karena itu, manajemen nyeri yang efektif, termasuk pemberian analgesik dan mobilisasi dini, sangat penting untuk meningkatkan keberhasilan menyusui pada ibu pascaAcseksio
<br>Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan antara intensitas nyeri pascaAcseksio sesarea dengan produksi ASI pada ibu nifas. Metode yang digunakan adalah studi korelasional analitik dengan desain crossAcsectional, melibatkan 36 responden yang dipilih secara purposif dari populasi 54 ibu yang melahirkan via sekspio pada NovemberAcDesember 2025. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) dan produksi ASI dinilai melalui kuesioner tertutup; analisis dilakukan dengan regresi logistik biner. Hasil menunjukkan bahwa nyeri dengan intensitas lebih tinggi secara signifikan menurunkan peluang produksi ASI yang adekuat (OR = 0.266; p = 0.047). Kesimpulan menyatakan pentingnya manajemen nyeri efektif untuk meningkatkan keberhasilan laktasi pada ibu pascaAcseksio.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/9/operasi-caesar-nyeri-multimodal-mobilisasi-kecukup-thumb-335c2.webp" type="image/webp" length="99172" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/operasi-caesar-nyeri-multimodal-mobilisasi-kecukup-thumb-cfb0e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/operasi-caesar-nyeri-multimodal-mobilisasi-kecukup-thumb-335c2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/operasi-caesar-nyeri-multimodal-mobilisasi-kecukup-thumb-d52ef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-924-umla.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12291-surya-jurnal-komunikasi-ilmu-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kualitas Tidur Tingkat Stres dan Perilaku Makan Antara Remaja Overweight dan Obesitas ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kualitas Tidur Tingkat Stres dan Perilaku Makan Antara Remaja Overweight dan Obesitas ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kualitas Tidur Tingkat Stres dan Perilaku Makan Antara Remaja Overweight dan Obesitas ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55795-resiko-obesitas-remaja-aktivitas-f</link>
	<guid isPermaLink="false">59052b5670b2ab2373da3cb43ece4789</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 10:31:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana interaksi antara kualitas tidur, tingkat stres, aktivitas fisik, asupan energi, dan durasi screen time memengaruhi perubahan status gizi pada remaja melalui desain longitudinal yang mengikuti peserta ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kualitas Tidur, Tingkat Stres, dan Perilaku Makan Antara Remaja Overweight dan Obesitas: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana interaksi antara kualitas tidur, tingkat stres, aktivitas fisik, asupan energi, dan durasi screen time memengaruhi perubahan status gizi pada remaja melalui desain longitudinal yang mengikuti peserta selama minimal satu tahun. Selain itu, diperlukan percobaan intervensi yang menguji efektivitas program kebersihan tidurAimisalnya pengaturan jadwal tidur dan pengurangan penggunaan perangkat elektronik sebelum tidurAiterhadap penurunan tingkat stres dan perbaikan perilaku makan pada kelompok overweight dan obesitas. Selanjutnya, penelitian kualitatif dapat mengeksplorasi faktor psikososial, strategi coping, dan motivasi makan emosional yang muncul ketika remaja mengalami stres, sehingga dapat mengidentifikasi mekanisme perilaku yang mendasari hubungan antara stres dan kelebihan berat badan. Ketiga arah studi ini akan memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang faktor multifaktorial yang berkontribusi pada obesitas remaja dan membantu merancang strategi pencegahan yang lebih tepat sasaran.. Namun, tingginya prevalensi kedua kelompok menunjukkan bahwa kelebihan berat badan tetap menjadi tantangan kesehatan yang membutuhkan perhatian serius.Karena keterbatasan studi ini, disarankan penelitian lanjutan dengan variabel tambahan seperti aktivitas fisik, asupan energi, durasi screen time, serta desain longitudinal untuk memahami determinan kelebihan berat badan secara lebih komprehensif Kelebihan berat badan pada remaja merupakan masalah kesehatan masyarakat yang terus meningkat dan berisiko menimbulkan obesitas serta penyakit tidak menular pada usia dewasa. Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti kualitas tidur, tingkat stres, dan perilaku makan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kualitas tidur, tingkat stres, dan perilaku makan antara remaja overweight dan obesitas. Jenis penelitian ini menggunakan desain crossAcsectional dengan jumlah sampel sebanyak 83 remaja yang mengalami kelebihan berat badan (overweight dan obesitas)... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/3/resiko-obesitas-remaja-aktivitas-fisik-psqi-kualit-thumb-e368c.webp" title="JURIS - Kualitas Tidur, Tingkat Stres, dan Perilaku Makan Antara Remaja Overweight dan Obesitas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/resiko-obesitas-remaja-aktivitas-fisik-psqi-kualit-thumb-e368c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/resiko-obesitas-remaja-aktivitas-fisik-psqi-kualit-thumb-e368c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/resiko-obesitas-remaja-aktivitas-fisik-psqi-kualit-thumb-e368c.webp 1x" title="JURIS - Kualitas Tidur, Tingkat Stres, dan Perilaku Makan Antara Remaja Overweight dan Obesitas" alt="JURIS - Kualitas Tidur, Tingkat Stres, dan Perilaku Makan Antara Remaja Overweight dan Obesitas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/3/resiko-obesitas-remaja-aktivitas-fisik-psqi-kualit-thumb-c3b95.webp" title="JURIS - Kualitas Tidur, Tingkat Stres, dan Perilaku Makan Antara Remaja Overweight dan Obesitas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/resiko-obesitas-remaja-aktivitas-fisik-psqi-kualit-thumb-c3b95.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/resiko-obesitas-remaja-aktivitas-fisik-psqi-kualit-thumb-c3b95.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/resiko-obesitas-remaja-aktivitas-fisik-psqi-kualit-thumb-c3b95.webp 1x" title="JURIS - Kualitas Tidur, Tingkat Stres, dan Perilaku Makan Antara Remaja Overweight dan Obesitas" alt="JURIS - Kualitas Tidur, Tingkat Stres, dan Perilaku Makan Antara Remaja Overweight dan Obesitas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/3/resiko-obesitas-remaja-aktivitas-fisik-psqi-kualit-thumb-63971.webp" title="JURIS - Kualitas Tidur, Tingkat Stres, dan Perilaku Makan Antara Remaja Overweight dan Obesitas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/3/resiko-obesitas-remaja-aktivitas-fisik-psqi-kualit-thumb-63971.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/3/resiko-obesitas-remaja-aktivitas-fisik-psqi-kualit-thumb-63971.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/3/resiko-obesitas-remaja-aktivitas-fisik-psqi-kualit-thumb-63971.webp 1x" title="JURIS - Kualitas Tidur, Tingkat Stres, dan Perilaku Makan Antara Remaja Overweight dan Obesitas" alt="JURIS - Kualitas Tidur, Tingkat Stres, dan Perilaku Makan Antara Remaja Overweight dan Obesitas" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55795-resiko-obesitas-remaja-aktivitas-f" title="JURIS - Kualitas Tidur, Tingkat Stres, dan Perilaku Makan Antara Remaja Overweight dan Obesitas" target="_blank">Kualitas Tidur, Tingkat Stres, dan Perilaku Makan Antara Remaja Overweight dan Obesitas</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana interaksi antara kualitas tidur, tingkat stres, aktivitas fisik, asupan energi, dan durasi screen time memengaruhi perubahan status gizi pada remaja melalui desain longitudinal yang mengikuti peserta selama minimal satu tahun. Selain itu, diperlukan percobaan intervensi yang menguji efektivitas program kebersihan tidurAimisalnya pengaturan jadwal tidur dan pengurangan penggunaan perangkat elektronik sebelum tidurAiterhadap penurunan tingkat stres dan perbaikan perilaku makan pada kelompok overweight dan obesitas. Selanjutnya, penelitian kualitatif dapat mengeksplorasi faktor psikososial, strategi coping, dan motivasi makan emosional yang muncul ketika remaja mengalami stres, sehingga dapat mengidentifikasi mekanisme perilaku yang mendasari hubungan antara stres dan kelebihan berat badan. Ketiga arah studi ini akan memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang faktor multifaktorial yang berkontribusi pada obesitas remaja dan membantu merancang strategi pencegahan yang lebih tepat sasaran..
<br>Namun, tingginya prevalensi kedua kelompok menunjukkan bahwa kelebihan berat badan tetap menjadi tantangan kesehatan yang membutuhkan perhatian serius.Karena keterbatasan studi ini, disarankan penelitian lanjutan dengan variabel tambahan seperti aktivitas fisik, asupan energi, durasi screen time, serta desain longitudinal untuk memahami determinan kelebihan berat badan secara lebih komprehensif
<br>Kelebihan berat badan pada remaja merupakan masalah kesehatan masyarakat yang terus meningkat dan berisiko menimbulkan obesitas serta penyakit tidak menular pada usia dewasa. Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti kualitas tidur, tingkat stres, dan perilaku makan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kualitas tidur, tingkat stres, dan perilaku makan antara remaja overweight dan obesitas. Jenis penelitian ini menggunakan desain crossAcsectional dengan jumlah sampel sebanyak 83 remaja yang mengalami kelebihan berat badan (overweight dan obesitas)...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/3/resiko-obesitas-remaja-aktivitas-fisik-psqi-kualit-thumb-c3b95.webp" type="image/webp" length="72270" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/resiko-obesitas-remaja-aktivitas-fisik-psqi-kualit-thumb-e368c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/resiko-obesitas-remaja-aktivitas-fisik-psqi-kualit-thumb-c3b95.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/3/resiko-obesitas-remaja-aktivitas-fisik-psqi-kualit-thumb-63971.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2019-poltekkes-jayapura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9778-gema-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Durasi Puasa Praoperatif Dengan Kualitas Tidur Pada Pasien Pasca Operasi Bedah Ortopedi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Durasi Puasa Praoperatif Dengan Kualitas Tidur Pada Pasien Pasca Operasi Bedah Ortopedi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Durasi Puasa Praoperatif Dengan Kualitas Tidur Pada Pasien Pasca Operasi Bedah Ortopedi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55798-pasien-bedah-jantung-ortopedi-mayor-kepuasa</link>
	<guid isPermaLink="false">17a1c4558ddb53272d01be519a654890</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 10:26:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji secara eksperimental apakah memperpendek durasi puasa praoperatif (misalnya 2Ac4 jam) dapat meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi tingkat nyeri pascaoperasi pada pasien ortopedi melalui rancangan uji coba acak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Durasi Puasa Praoperatif Dengan Kualitas Tidur Pada Pasien Pasca Operasi Bedah Ortopedi: Penelitian selanjutnya dapat menguji secara eksperimental apakah memperpendek durasi puasa praoperatif (misalnya 2Ac4 jam) dapat meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi tingkat nyeri pascaoperasi pada pasien ortopedi melalui rancangan uji coba acak terkontrol; selanjutnya, diperlukan studi kohort yang membandingkan efek jenis anestesi (umum vs regional) terhadap kualitas tidur pascaoperasi dengan mengendalikan variabel durasi puasa; terakhir, sebuah studi campuran metode dapat menilai efektivitas intervensi nonfarmakologis seperti higiene tidur, penggunaan penutup mata, atau terapi musik bila dikombinasikan dengan protokol puasa optimal untuk memperbaiki outcome klinis seperti lama rawat inap, kepuasan pasien, dan fungsi pemulihan jangka panjang.. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara durasi puasa praoperatif dan kualitas tidur pada pasien pascaoperasi bedah ortopedi.Pasien yang menjalani puasa lebih dari 6 jam memiliki proporsi kualitas tidur buruk yang secara signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan pasien yang menjalani puasa sesuai rekomendasi (O6 jam).Temuan ini mengindikasikan bahwa puasa praoperatif berkepanjangan berasosiasi dengan penurunan kualitas tidur pada periode pemulihan awal pascaoperasi Puasa praoperatif merupakan prosedur standar untuk mencegah aspirasi selama anestesi, namun durasi yang melebihi rekomendasi masih sering terjadi dan berpotensi menimbulkan dampak fisiologis maupun psikologis pada pasien. Kondisi ini diduga memengaruhi luaran pascaoperasi, termasuk kualitas tidur yang berperan penting dalam proses pemulihan. Penelitian ini bertujuan menganalisis keterkaitan durasi puasa praoperatif dengan kualitas tidur pascaoperasi pada pasien bedah ortopedi. Penelitian menggunakan desain deskriptif potong lintang dengan menggunakan purposive sampling. Total responden pada penelitian ini sebanyak 200 pasien dewasa yang menjalani operasi ortopedi elektif. Data... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/e/pasien-bedah-jantung-ortopedi-mayor-kepuasan-dewas-thumb-b16df.webp" title="JURIS - Durasi Puasa Praoperatif Dengan Kualitas Tidur Pada Pasien Pasca Operasi Bedah Ortopedi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/pasien-bedah-jantung-ortopedi-mayor-kepuasan-dewas-thumb-b16df.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/pasien-bedah-jantung-ortopedi-mayor-kepuasan-dewas-thumb-b16df.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/pasien-bedah-jantung-ortopedi-mayor-kepuasan-dewas-thumb-b16df.webp 1x" title="JURIS - Durasi Puasa Praoperatif Dengan Kualitas Tidur Pada Pasien Pasca Operasi Bedah Ortopedi" alt="JURIS - Durasi Puasa Praoperatif Dengan Kualitas Tidur Pada Pasien Pasca Operasi Bedah Ortopedi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/pasien-bedah-jantung-ortopedi-mayor-kepuasan-dewas-thumb-86c85.webp" title="JURIS - Durasi Puasa Praoperatif Dengan Kualitas Tidur Pada Pasien Pasca Operasi Bedah Ortopedi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/pasien-bedah-jantung-ortopedi-mayor-kepuasan-dewas-thumb-86c85.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/pasien-bedah-jantung-ortopedi-mayor-kepuasan-dewas-thumb-86c85.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/pasien-bedah-jantung-ortopedi-mayor-kepuasan-dewas-thumb-86c85.webp 1x" title="JURIS - Durasi Puasa Praoperatif Dengan Kualitas Tidur Pada Pasien Pasca Operasi Bedah Ortopedi" alt="JURIS - Durasi Puasa Praoperatif Dengan Kualitas Tidur Pada Pasien Pasca Operasi Bedah Ortopedi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/pasien-bedah-jantung-ortopedi-mayor-kepuasan-dewas-thumb-e36ea.webp" title="JURIS - Durasi Puasa Praoperatif Dengan Kualitas Tidur Pada Pasien Pasca Operasi Bedah Ortopedi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/pasien-bedah-jantung-ortopedi-mayor-kepuasan-dewas-thumb-e36ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/pasien-bedah-jantung-ortopedi-mayor-kepuasan-dewas-thumb-e36ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/pasien-bedah-jantung-ortopedi-mayor-kepuasan-dewas-thumb-e36ea.webp 1x" title="JURIS - Durasi Puasa Praoperatif Dengan Kualitas Tidur Pada Pasien Pasca Operasi Bedah Ortopedi" alt="JURIS - Durasi Puasa Praoperatif Dengan Kualitas Tidur Pada Pasien Pasca Operasi Bedah Ortopedi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55798-pasien-bedah-jantung-ortopedi-mayor-kepuasa" title="JURIS - Durasi Puasa Praoperatif Dengan Kualitas Tidur Pada Pasien Pasca Operasi Bedah Ortopedi" target="_blank">Durasi Puasa Praoperatif Dengan Kualitas Tidur Pada Pasien Pasca Operasi Bedah Ortopedi</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji secara eksperimental apakah memperpendek durasi puasa praoperatif (misalnya 2Ac4 jam) dapat meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi tingkat nyeri pascaoperasi pada pasien ortopedi melalui rancangan uji coba acak terkontrol; selanjutnya, diperlukan studi kohort yang membandingkan efek jenis anestesi (umum vs regional) terhadap kualitas tidur pascaoperasi dengan mengendalikan variabel durasi puasa; terakhir, sebuah studi campuran metode dapat menilai efektivitas intervensi nonfarmakologis seperti higiene tidur, penggunaan penutup mata, atau terapi musik bila dikombinasikan dengan protokol puasa optimal untuk memperbaiki outcome klinis seperti lama rawat inap, kepuasan pasien, dan fungsi pemulihan jangka panjang..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara durasi puasa praoperatif dan kualitas tidur pada pasien pascaoperasi bedah ortopedi.Pasien yang menjalani puasa lebih dari 6 jam memiliki proporsi kualitas tidur buruk yang secara signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan pasien yang menjalani puasa sesuai rekomendasi (O6 jam).Temuan ini mengindikasikan bahwa puasa praoperatif berkepanjangan berasosiasi dengan penurunan kualitas tidur pada periode pemulihan awal pascaoperasi
<br>Puasa praoperatif merupakan prosedur standar untuk mencegah aspirasi selama anestesi, namun durasi yang melebihi rekomendasi masih sering terjadi dan berpotensi menimbulkan dampak fisiologis maupun psikologis pada pasien. Kondisi ini diduga memengaruhi luaran pascaoperasi, termasuk kualitas tidur yang berperan penting dalam proses pemulihan. Penelitian ini bertujuan menganalisis keterkaitan durasi puasa praoperatif dengan kualitas tidur pascaoperasi pada pasien bedah ortopedi. Penelitian menggunakan desain deskriptif potong lintang dengan menggunakan purposive sampling. Total responden pada penelitian ini sebanyak 200 pasien dewasa yang menjalani operasi ortopedi elektif. Data...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/e/pasien-bedah-jantung-ortopedi-mayor-kepuasan-dewas-thumb-e36ea.webp" type="image/webp" length="89608" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/pasien-bedah-jantung-ortopedi-mayor-kepuasan-dewas-thumb-b16df.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/pasien-bedah-jantung-ortopedi-mayor-kepuasan-dewas-thumb-86c85.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/pasien-bedah-jantung-ortopedi-mayor-kepuasan-dewas-thumb-e36ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2019-poltekkes-jayapura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9778-gema-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Studi Kuasi Eksperimental Pengaruh White Noise dalam Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Bayi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Studi Kuasi Eksperimental Pengaruh White Noise dalam Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Bayi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Studi Kuasi Eksperimental Pengaruh White Noise dalam Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Bayi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55793-pola-tidur-pijat-bayi-persentase-usia-manfaat</link>
	<guid isPermaLink="false">1b12fa8951387ec455efcfa6cdce4b7f</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 10:24:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji perbandingan efek antara white noise dengan jenis suara lain seperti lullaby atau musik klasik ketika dipadukan dengan pijat bayi untuk melihat mana yang paling optimal meningkatkan kualitas tidur bayi. Selain itu, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Studi Kuasi Eksperimental: Pengaruh White Noise dalam Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Bayi: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji perbandingan efek antara white noise dengan jenis suara lain seperti lullaby atau musik klasik ketika dipadukan dengan pijat bayi untuk melihat mana yang paling optimal meningkatkan kualitas tidur bayi. Selain itu, studi longitudinal dengan periode enam bulan atau lebih dapat dilakukan untuk menilai dampak jangka panjang kombinasi pijat dan rangsangan auditori terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan pola tidur anak. Selanjutnya, uji coba terkontrol secara multiAcpusat dengan sampel yang lebih besar dan melibatkan populasi dari berbagai wilayah dapat memperkuat generalisasi temuan, sambil menggunakan alat pengukuran objektif seperti actigraphy atau polysomnography untuk mengurangi bias laporan orang tua. Penelitian tersebut juga dapat meneliti variasi durasi dan frekuensi intervensi untuk menentukan protokol paling efektif dan praktis dalam konteks rumah serta fasilitas kesehatan. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat diperoleh bukti yang lebih kuat mengenai keamanan, keefektifan, dan penerapan luas intervensi nonfarmakologis untuk meningkatkan kualitas tidur bayi.. Penelitian ini menunjukkan bahwa pijat bayi berpengaruh positif terhadap peningkatan kualitas tidur bayi usia 6Ae12 bulan.Meskipun pijat bayi saja dapat meningkatkan kualitas tidur, penambahan intervensi white noise menghasilkan perbedaan yang signifikan secara statistik.Temuan ini mengindikasikan bahwa kombinasi pijat bayi dengan white noise dapat menjadi intervensi nonfarmakologis yang efektif, sederhana, dan aman untuk mendukung kualitas tidur bayi, serta berpotensi diintegrasikan dalam praktik asuhan kebidanan maupun edukasi orang tua di rumah Faktor untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan anak ditinjau dari kualitas tidur. Gangguan tidur banyak terjadi pada bayi usia 6-12 bulan yang menyebabkan kualitas tidur bermasalah. Salah satu terapi non-farmakologi dalam menangani masalah tidur bayi yaitu pijat bayi. Selain itu, sebagai upaya pendukung untuk menghidupkan suasana pijat yang tenang adalah dengan musik. White noise dapat membantu meningkatkan kualitas tidur bayi, sehingga dapat dikombinasikan dalam pijat bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh white noise dalam pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi. Penelitian ini menggunakan rancangan kuasi eksperimental dengan pre-post test control... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/e/pola-tidur-pijat-bayi-persentase-usia-manfaat-fakt-thumb-7a472.webp" title="JURIS - Studi Kuasi Eksperimental: Pengaruh White Noise dalam Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Bayi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/e/pola-tidur-pijat-bayi-persentase-usia-manfaat-fakt-thumb-7a472.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/e/pola-tidur-pijat-bayi-persentase-usia-manfaat-fakt-thumb-7a472.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/e/pola-tidur-pijat-bayi-persentase-usia-manfaat-fakt-thumb-7a472.webp 1x" title="JURIS - Studi Kuasi Eksperimental: Pengaruh White Noise dalam Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Bayi" alt="JURIS - Studi Kuasi Eksperimental: Pengaruh White Noise dalam Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Bayi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/e/pola-tidur-pijat-bayi-persentase-usia-manfaat-fakt-thumb-0f58d.webp" title="JURIS - Studi Kuasi Eksperimental: Pengaruh White Noise dalam Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Bayi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/e/pola-tidur-pijat-bayi-persentase-usia-manfaat-fakt-thumb-0f58d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/e/pola-tidur-pijat-bayi-persentase-usia-manfaat-fakt-thumb-0f58d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/e/pola-tidur-pijat-bayi-persentase-usia-manfaat-fakt-thumb-0f58d.webp 1x" title="JURIS - Studi Kuasi Eksperimental: Pengaruh White Noise dalam Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Bayi" alt="JURIS - Studi Kuasi Eksperimental: Pengaruh White Noise dalam Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Bayi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/e/pola-tidur-pijat-bayi-persentase-usia-manfaat-fakt-thumb-437d8.webp" title="JURIS - Studi Kuasi Eksperimental: Pengaruh White Noise dalam Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Bayi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/e/pola-tidur-pijat-bayi-persentase-usia-manfaat-fakt-thumb-437d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/e/pola-tidur-pijat-bayi-persentase-usia-manfaat-fakt-thumb-437d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/e/pola-tidur-pijat-bayi-persentase-usia-manfaat-fakt-thumb-437d8.webp 1x" title="JURIS - Studi Kuasi Eksperimental: Pengaruh White Noise dalam Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Bayi" alt="JURIS - Studi Kuasi Eksperimental: Pengaruh White Noise dalam Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Bayi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55793-pola-tidur-pijat-bayi-persentase-usia-manfaat" title="JURIS - Studi Kuasi Eksperimental: Pengaruh White Noise dalam Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Bayi" target="_blank">Studi Kuasi Eksperimental: Pengaruh White Noise dalam Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Bayi</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji perbandingan efek antara white noise dengan jenis suara lain seperti lullaby atau musik klasik ketika dipadukan dengan pijat bayi untuk melihat mana yang paling optimal meningkatkan kualitas tidur bayi. Selain itu, studi longitudinal dengan periode enam bulan atau lebih dapat dilakukan untuk menilai dampak jangka panjang kombinasi pijat dan rangsangan auditori terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan pola tidur anak. Selanjutnya, uji coba terkontrol secara multiAcpusat dengan sampel yang lebih besar dan melibatkan populasi dari berbagai wilayah dapat memperkuat generalisasi temuan, sambil menggunakan alat pengukuran objektif seperti actigraphy atau polysomnography untuk mengurangi bias laporan orang tua. Penelitian tersebut juga dapat meneliti variasi durasi dan frekuensi intervensi untuk menentukan protokol paling efektif dan praktis dalam konteks rumah serta fasilitas kesehatan. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat diperoleh bukti yang lebih kuat mengenai keamanan, keefektifan, dan penerapan luas intervensi nonfarmakologis untuk meningkatkan kualitas tidur bayi..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa pijat bayi berpengaruh positif terhadap peningkatan kualitas tidur bayi usia 6Ae12 bulan.Meskipun pijat bayi saja dapat meningkatkan kualitas tidur, penambahan intervensi white noise menghasilkan perbedaan yang signifikan secara statistik.Temuan ini mengindikasikan bahwa kombinasi pijat bayi dengan white noise dapat menjadi intervensi nonfarmakologis yang efektif, sederhana, dan aman untuk mendukung kualitas tidur bayi, serta berpotensi diintegrasikan dalam praktik asuhan kebidanan maupun edukasi orang tua di rumah
<br>Faktor untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan anak ditinjau dari kualitas tidur. Gangguan tidur banyak terjadi pada bayi usia 6-12 bulan yang menyebabkan kualitas tidur bermasalah. Salah satu terapi non-farmakologi dalam menangani masalah tidur bayi yaitu pijat bayi. Selain itu, sebagai upaya pendukung untuk menghidupkan suasana pijat yang tenang adalah dengan musik. White noise dapat membantu meningkatkan kualitas tidur bayi, sehingga dapat dikombinasikan dalam pijat bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh white noise dalam pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi. Penelitian ini menggunakan rancangan kuasi eksperimental dengan pre-post test control...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/e/pola-tidur-pijat-bayi-persentase-usia-manfaat-fakt-thumb-7a472.webp" type="image/webp" length="84752" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/e/pola-tidur-pijat-bayi-persentase-usia-manfaat-fakt-thumb-7a472.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/e/pola-tidur-pijat-bayi-persentase-usia-manfaat-fakt-thumb-0f58d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/e/pola-tidur-pijat-bayi-persentase-usia-manfaat-fakt-thumb-437d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2019-poltekkes-jayapura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9778-gema-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Effects Of Corporate Social Responsibility Financial Slack And Environmental Costs On Financial Performance ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effects Of Corporate Social Responsibility Financial Slack And Environmental Costs On Financial Performance ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effects Of Corporate Social Responsibility Financial Slack And Environmental Costs On Financial Performance ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55785-coal-mining-csr-environmental-costs-financial-slac</link>
	<guid isPermaLink="false">158d09ada0c39afa2c457b93d78b2926</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 10:22:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ social share ]]></category>
	<category><![CDATA[ journal menu ]]></category>
	<category><![CDATA[ sales growth ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[growth,journal,menu,sales,share,social]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh faktor-faktor seperti Good Corporate Governance (GCG) atau Environmental, Social, and Governance (ESG) terhadap kinerja keuangan di sektor pertambangan. Selain itu, perlu memperluas populasi penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effects Of Corporate Social Responsibility, Financial Slack, And Environmental Costs On Financial Performance: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh faktor-faktor seperti Good Corporate Governance (GCG) atau Environmental, Social, and Governance (ESG) terhadap kinerja keuangan di sektor pertambangan. Selain itu, perlu memperluas populasi penelitian ke sektor industri lain untuk membandingkan respons kinerja keuangan terhadap variabel yang sama. Penelitian juga dapat memperpanjang periode observasi hingga lima tahun atau lebih untuk mengidentifikasi tren jangka panjang dan dampak volatilitas harga komoditas terhadap hubungan antara biaya lingkungan dan kinerja keuangan. Hal ini akan memberikan wawasan lebih luas tentang strategi manajemen keberlanjutan yang efektif dalam berbagai konteks ekonomi dan regulasi.. Slack keuangan dan biaya lingkungan, khususnya CSR, memainkan peran signifikan dalam meningkatkan kinerja keuangan sektor pertambangan batu bara.Hasil penelitian menunjukkan bahwa investasi dalam manajemen lingkungan secara langsung berkontribusi pada peningkatan kinerja keuangan, sementara inisiatif CSR dan cadangan keuangan tidak secara signifikan meningkatkan profitabilitas.Pengungkapan biaya lingkungan yang transparan dapat meningkatkan legitimasi perusahaan, kepercayaan investor, dan keberlanjutan jangka panjang Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), slack keuangan, dan biaya lingkungan terhadap kinerja keuangan. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari perusahaan pertambangan batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2022Ae2024. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan sampel 13 perusahaan yang dipilih melalui sampling purposif. Hasil analisis regresi data panel menunjukkan bahwa variabel biaya lingkungan memengaruhi kinerja keuangan, sedangkan CSR dan slack keuangan tidak. Kesimpulan menunjukkan bahwa slack keuangan dan biaya lingkungan, khususnya CSR, memainkan peran signifikan dalam meningkatkan kinerja keuangan sektor pertambangan batu bara.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/0/coal-mining-csr-environmental-costs-financial-slac-thumb-0fd92.webp" title="JURIS - The Effects Of Corporate Social Responsibility, Financial Slack, And Environmental Costs On Financial Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/coal-mining-csr-environmental-costs-financial-slac-thumb-0fd92.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/coal-mining-csr-environmental-costs-financial-slac-thumb-0fd92.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/coal-mining-csr-environmental-costs-financial-slac-thumb-0fd92.webp 1x" title="JURIS - The Effects Of Corporate Social Responsibility, Financial Slack, And Environmental Costs On Financial Performance" alt="JURIS - The Effects Of Corporate Social Responsibility, Financial Slack, And Environmental Costs On Financial Performance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/coal-mining-csr-environmental-costs-financial-slac-thumb-ed18e.webp" title="JURIS - The Effects Of Corporate Social Responsibility, Financial Slack, And Environmental Costs On Financial Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/coal-mining-csr-environmental-costs-financial-slac-thumb-ed18e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/coal-mining-csr-environmental-costs-financial-slac-thumb-ed18e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/coal-mining-csr-environmental-costs-financial-slac-thumb-ed18e.webp 1x" title="JURIS - The Effects Of Corporate Social Responsibility, Financial Slack, And Environmental Costs On Financial Performance" alt="JURIS - The Effects Of Corporate Social Responsibility, Financial Slack, And Environmental Costs On Financial Performance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/coal-mining-csr-environmental-costs-financial-slac-thumb-f03d7.webp" title="JURIS - The Effects Of Corporate Social Responsibility, Financial Slack, And Environmental Costs On Financial Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/coal-mining-csr-environmental-costs-financial-slac-thumb-f03d7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/coal-mining-csr-environmental-costs-financial-slac-thumb-f03d7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/coal-mining-csr-environmental-costs-financial-slac-thumb-f03d7.webp 1x" title="JURIS - The Effects Of Corporate Social Responsibility, Financial Slack, And Environmental Costs On Financial Performance" alt="JURIS - The Effects Of Corporate Social Responsibility, Financial Slack, And Environmental Costs On Financial Performance" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55785-coal-mining-csr-environmental-costs-financial-slac" title="JURIS - The Effects Of Corporate Social Responsibility, Financial Slack, And Environmental Costs On Financial Performance" target="_blank">The Effects Of Corporate Social Responsibility, Financial Slack, And Environmental Costs On Financial Performance</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh faktor-faktor seperti Good Corporate Governance (GCG) atau Environmental, Social, and Governance (ESG) terhadap kinerja keuangan di sektor pertambangan. Selain itu, perlu memperluas populasi penelitian ke sektor industri lain untuk membandingkan respons kinerja keuangan terhadap variabel yang sama. Penelitian juga dapat memperpanjang periode observasi hingga lima tahun atau lebih untuk mengidentifikasi tren jangka panjang dan dampak volatilitas harga komoditas terhadap hubungan antara biaya lingkungan dan kinerja keuangan. Hal ini akan memberikan wawasan lebih luas tentang strategi manajemen keberlanjutan yang efektif dalam berbagai konteks ekonomi dan regulasi..
<br>Slack keuangan dan biaya lingkungan, khususnya CSR, memainkan peran signifikan dalam meningkatkan kinerja keuangan sektor pertambangan batu bara.Hasil penelitian menunjukkan bahwa investasi dalam manajemen lingkungan secara langsung berkontribusi pada peningkatan kinerja keuangan, sementara inisiatif CSR dan cadangan keuangan tidak secara signifikan meningkatkan profitabilitas.Pengungkapan biaya lingkungan yang transparan dapat meningkatkan legitimasi perusahaan, kepercayaan investor, dan keberlanjutan jangka panjang
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), slack keuangan, dan biaya lingkungan terhadap kinerja keuangan. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari perusahaan pertambangan batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2022Ae2024. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan sampel 13 perusahaan yang dipilih melalui sampling purposif. Hasil analisis regresi data panel menunjukkan bahwa variabel biaya lingkungan memengaruhi kinerja keuangan, sedangkan CSR dan slack keuangan tidak. Kesimpulan menunjukkan bahwa slack keuangan dan biaya lingkungan, khususnya CSR, memainkan peran signifikan dalam meningkatkan kinerja keuangan sektor pertambangan batu bara....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/0/coal-mining-csr-environmental-costs-financial-slac-thumb-f03d7.webp" type="image/webp" length="98866" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/coal-mining-csr-environmental-costs-financial-slac-thumb-0fd92.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/coal-mining-csr-environmental-costs-financial-slac-thumb-ed18e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/coal-mining-csr-environmental-costs-financial-slac-thumb-f03d7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1641-stiekrakatau.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8383-riset-akuntansi-bisnis-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kaitan Aspek Sosiodemografi Orang Tua Dengan Kejadian Early Childhood Caries ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kaitan Aspek Sosiodemografi Orang Tua Dengan Kejadian Early Childhood Caries ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kaitan Aspek Sosiodemografi Orang Tua Dengan Kejadian Early Childhood Caries ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55797-perawatan-kesehatan-gigi-tindakan-p</link>
	<guid isPermaLink="false">e51bfda899da634ffb4f885abafe5355</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 10:17:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi pengaruh intervensi edukasi kesehatan gigi terhadap perilaku orang tua dengan menggunakan desain eksperimental acak untuk menentukan apakah peningkatan pengetahuan dapat menurunkan kejadian Early Childhood Caries ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kaitan Aspek Sosiodemografi Orang Tua Dengan Kejadian Early Childhood Caries: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi pengaruh intervensi edukasi kesehatan gigi terhadap perilaku orang tua dengan menggunakan desain eksperimental acak untuk menentukan apakah peningkatan pengetahuan dapat menurunkan kejadian Early Childhood Caries pada anak usia dini. Studi longitudinal dengan sampel yang lebih besar dan heterogen di berbagai wilayah Indonesia diperlukan untuk menilai perubahan faktor sosiodemografi serta keterkaitannya dengan kejadian ECC selama periode pertumbuhan anak dari usia dua hingga lima tahun. Selain itu, penelitian kualitatif yang mendalami persepsi dan hambatan orang tua dalam mengakses layanan kesehatan gigi dapat memberikan wawasan mendalam tentang faktor nonAcekonomi yang mempengaruhi praktik perawatan gigi anak. Ketiga pendekatan tersebut diharapkan dapat memperkuat bukti ilmiah dan memberikan dasar kebijakan yang lebih tepat dalam upaya pencegahan ECC di tingkat komunitas. Dengan mengintegrasikan data sosiodemografik, hasil intervensi edukatif, dan pemahaman budaya, peneliti dapat mengembangkan model prediktif yang membantu tenaga kesehatan dalam mengidentifikasi anak berisiko tinggi serta merancang strategi pencegahan yang lebih efektif.. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu tidak terdapat keterkaitan yang bermakna antara aspek sosiodemografi yang terdiri dari pendidikan, pekerjaan, pendapatan dan status jaminan kesehatan dengan kejadian Early Childhood Caries (ECC) atau karies pada anak usia dini.Penelitian lanjutan masih diperlukan dengan jumlah sampel yang lebih banyak sehingga data sosiodemografi dan status ECC pada anak usia dini bisa lebih heterogen Proporsi masalah kesehatan gigi dan mulut di Indonesia pada kelompok usia 3-4 tahun sebesar 42.7% dan pada kelompok usia 5 tahun sebesar 56.8%. Prevalensi Early Childhood Caries (ECC) di Kota Padang pada anak usia 2-3 tahun masih tinggi yaitu 72.9%, dengan rata-rata pengalaman karies 3-4 gigi tiap anak. Perilaku orang tua mengabaikan kesehatan gigi dan mulut anak usia dini (dental neglect) berdampak semakin tingginya angka penyakit gigi dan mulut anak usia dini, salah satunya adalah Early Childhood (ECC). Faktor sosiodemografi seperti pendidikan, pekerjaan,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/6/perawatan-kesehatan-gigi-tindakan-pemeliharaan-pen-thumb-f1a14.webp" title="JURIS - Kaitan Aspek Sosiodemografi Orang Tua Dengan Kejadian Early Childhood Caries" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/perawatan-kesehatan-gigi-tindakan-pemeliharaan-pen-thumb-f1a14.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/perawatan-kesehatan-gigi-tindakan-pemeliharaan-pen-thumb-f1a14.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/perawatan-kesehatan-gigi-tindakan-pemeliharaan-pen-thumb-f1a14.webp 1x" title="JURIS - Kaitan Aspek Sosiodemografi Orang Tua Dengan Kejadian Early Childhood Caries" alt="JURIS - Kaitan Aspek Sosiodemografi Orang Tua Dengan Kejadian Early Childhood Caries" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/perawatan-kesehatan-gigi-tindakan-pemeliharaan-pen-thumb-ed0b9.webp" title="JURIS - Kaitan Aspek Sosiodemografi Orang Tua Dengan Kejadian Early Childhood Caries" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/perawatan-kesehatan-gigi-tindakan-pemeliharaan-pen-thumb-ed0b9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/perawatan-kesehatan-gigi-tindakan-pemeliharaan-pen-thumb-ed0b9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/perawatan-kesehatan-gigi-tindakan-pemeliharaan-pen-thumb-ed0b9.webp 1x" title="JURIS - Kaitan Aspek Sosiodemografi Orang Tua Dengan Kejadian Early Childhood Caries" alt="JURIS - Kaitan Aspek Sosiodemografi Orang Tua Dengan Kejadian Early Childhood Caries" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/perawatan-kesehatan-gigi-tindakan-pemeliharaan-pen-thumb-a7e49.webp" title="JURIS - Kaitan Aspek Sosiodemografi Orang Tua Dengan Kejadian Early Childhood Caries" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/perawatan-kesehatan-gigi-tindakan-pemeliharaan-pen-thumb-a7e49.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/perawatan-kesehatan-gigi-tindakan-pemeliharaan-pen-thumb-a7e49.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/perawatan-kesehatan-gigi-tindakan-pemeliharaan-pen-thumb-a7e49.webp 1x" title="JURIS - Kaitan Aspek Sosiodemografi Orang Tua Dengan Kejadian Early Childhood Caries" alt="JURIS - Kaitan Aspek Sosiodemografi Orang Tua Dengan Kejadian Early Childhood Caries" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55797-perawatan-kesehatan-gigi-tindakan-p" title="JURIS - Kaitan Aspek Sosiodemografi Orang Tua Dengan Kejadian Early Childhood Caries" target="_blank">Kaitan Aspek Sosiodemografi Orang Tua Dengan Kejadian Early Childhood Caries</a>: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi pengaruh intervensi edukasi kesehatan gigi terhadap perilaku orang tua dengan menggunakan desain eksperimental acak untuk menentukan apakah peningkatan pengetahuan dapat menurunkan kejadian Early Childhood Caries pada anak usia dini. Studi longitudinal dengan sampel yang lebih besar dan heterogen di berbagai wilayah Indonesia diperlukan untuk menilai perubahan faktor sosiodemografi serta keterkaitannya dengan kejadian ECC selama periode pertumbuhan anak dari usia dua hingga lima tahun. Selain itu, penelitian kualitatif yang mendalami persepsi dan hambatan orang tua dalam mengakses layanan kesehatan gigi dapat memberikan wawasan mendalam tentang faktor nonAcekonomi yang mempengaruhi praktik perawatan gigi anak. Ketiga pendekatan tersebut diharapkan dapat memperkuat bukti ilmiah dan memberikan dasar kebijakan yang lebih tepat dalam upaya pencegahan ECC di tingkat komunitas. Dengan mengintegrasikan data sosiodemografik, hasil intervensi edukatif, dan pemahaman budaya, peneliti dapat mengembangkan model prediktif yang membantu tenaga kesehatan dalam mengidentifikasi anak berisiko tinggi serta merancang strategi pencegahan yang lebih efektif..
<br>Kesimpulan dari penelitian ini yaitu tidak terdapat keterkaitan yang bermakna antara aspek sosiodemografi yang terdiri dari pendidikan, pekerjaan, pendapatan dan status jaminan kesehatan dengan kejadian Early Childhood Caries (ECC) atau karies pada anak usia dini.Penelitian lanjutan masih diperlukan dengan jumlah sampel yang lebih banyak sehingga data sosiodemografi dan status ECC pada anak usia dini bisa lebih heterogen
<br>Proporsi masalah kesehatan gigi dan mulut di Indonesia pada kelompok usia 3-4 tahun sebesar 42.7% dan pada kelompok usia 5 tahun sebesar 56.8%. Prevalensi Early Childhood Caries (ECC) di Kota Padang pada anak usia 2-3 tahun masih tinggi yaitu 72.9%, dengan rata-rata pengalaman karies 3-4 gigi tiap anak. Perilaku orang tua mengabaikan kesehatan gigi dan mulut anak usia dini (dental neglect) berdampak semakin tingginya angka penyakit gigi dan mulut anak usia dini, salah satunya adalah Early Childhood (ECC). Faktor sosiodemografi seperti pendidikan, pekerjaan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/6/perawatan-kesehatan-gigi-tindakan-pemeliharaan-pen-thumb-f1a14.webp" type="image/webp" length="88672" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/perawatan-kesehatan-gigi-tindakan-pemeliharaan-pen-thumb-f1a14.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/perawatan-kesehatan-gigi-tindakan-pemeliharaan-pen-thumb-ed0b9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/perawatan-kesehatan-gigi-tindakan-pemeliharaan-pen-thumb-a7e49.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2019-poltekkes-jayapura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9778-gema-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Intervensi Edukasi Kesehatan Terkait Penyakit Diare Bagi Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Berbasis Lingkungan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Intervensi Edukasi Kesehatan Terkait Penyakit Diare Bagi Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Berbasis Lingkungan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Intervensi Edukasi Kesehatan Terkait Penyakit Diare Bagi Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Berbasis Lingkungan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55780-pengabdian-masyarakat-kesehatan-pengeta</link>
	<guid isPermaLink="false">b0167813fe6814d28d2b15608f5961d8</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 10:15:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan meliputi: pertama, melakukan studi longitudinal dengan sampel yang lebih besar dan melibatkan beberapa RT serta kelurahan di wilayah Makassar untuk mengevaluasi dampak jangka panjang intervensi edukasi kesehatan terhadap perilaku ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Intervensi Edukasi Kesehatan Terkait Penyakit Diare Bagi Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Berbasis Lingkungan: Saran penelitian lanjutan meliputi: pertama, melakukan studi longitudinal dengan sampel yang lebih besar dan melibatkan beberapa RT serta kelurahan di wilayah Makassar untuk mengevaluasi dampak jangka panjang intervensi edukasi kesehatan terhadap perilaku hidup bersih, pengetahuan tentang diare, dan insiden penyakit diare selama setidaknya satu tahun, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memoderasi perubahan tersebut; kedua, membandingkan efektivitas media penyuluhan berbeda, seperti video edukasi interaktif, modul cetak, dan lokakarya berbasis permainan, dalam meningkatkan retensi pengetahuan, perubahan sikap, serta praktik nyata masyarakat, dengan menggunakan desain eksperimental terkontrol dan pengukuran berulang pada interval tiga, enam, dan dua belas bulan; ketiga, meneliti peran dan keberlanjutan kader kesehatan lingkungan yang dilatih secara berkelanjutan dalam memperkuat perilaku hidup bersih, penyuluhan berkelanjutan, dan penurunan angka kejadian diare, termasuk analisis faktor motivasi, dukungan sosial, serta hambatan operasional yang dihadapi kader. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang lebih komprehensif untuk mengoptimalkan program edukasi dan intervensi kesehatan masyarakat dalam pencegahan penyakit diare berbasis lingkungan.. Kegiatan pengabdian masyarakat di RT 07 RW 04 Kelurahan Tamangapa Antang, Kota Makassar berhasil meningkatkan pengetahuan warga tentang diare dan cara pencegahannya sebesar 15 persen.Peningkatan pengetahuan tersebut memberikan dampak positif berupa kesadaran mandiri dalam menjaga higienitas lingkungan dan kemampuan memberikan pertolongan pertama diare, yang berkontribusi menurunkan morbiditas di wilayah Puskesmas Tamangapa.Untuk mempertahankan dan memperluas manfaat ini, disarankan pelaksanaan program berkelanjutan melalui pelatihan praktik langsung, seperti demonstrasi pembuatan sarana air bersih dan pembentukan kader kesehatan lingkungan di tingkat RT Penyakit diare merupakan masalah kesehatan berbasis lingkungan yang masih menjadi penyebab tingginya angka morbiditas dan mortalitas, terutama di negara berkembang termasuk Indonesia yang mencatat lebih dari 3,1 juta kasus pada tahun 2024. Di tingkat lokal, urgensi ini terlihat di Kota Makassar dengan fluktuasi kasus yang masih tinggi, di mana Puskesmas Tamangapa menjadi salah satu wilayah dengan angka kejadian tertinggi hingga menembus sepuluh besar penyakit utama. Faktor utama penyebab tingginya kejadian diare adalah rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan dan pengelolaan diare. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan warga RT 07 RW 04 Kelurahan Tamangapa, Kota Makassar tentang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/6/pengabdian-masyarakat-kesehatan-pengetahuan-pendid-thumb-41926.webp" title="JURIS - Intervensi Edukasi Kesehatan Terkait Penyakit Diare Bagi Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Berbasis Lingkungan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/pengabdian-masyarakat-kesehatan-pengetahuan-pendid-thumb-41926.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/pengabdian-masyarakat-kesehatan-pengetahuan-pendid-thumb-41926.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/pengabdian-masyarakat-kesehatan-pengetahuan-pendid-thumb-41926.webp 1x" title="JURIS - Intervensi Edukasi Kesehatan Terkait Penyakit Diare Bagi Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Berbasis Lingkungan" alt="JURIS - Intervensi Edukasi Kesehatan Terkait Penyakit Diare Bagi Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Berbasis Lingkungan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/6/pengabdian-masyarakat-kesehatan-pengetahuan-pendid-thumb-52ec1.webp" title="JURIS - Intervensi Edukasi Kesehatan Terkait Penyakit Diare Bagi Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Berbasis Lingkungan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/pengabdian-masyarakat-kesehatan-pengetahuan-pendid-thumb-52ec1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/pengabdian-masyarakat-kesehatan-pengetahuan-pendid-thumb-52ec1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/pengabdian-masyarakat-kesehatan-pengetahuan-pendid-thumb-52ec1.webp 1x" title="JURIS - Intervensi Edukasi Kesehatan Terkait Penyakit Diare Bagi Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Berbasis Lingkungan" alt="JURIS - Intervensi Edukasi Kesehatan Terkait Penyakit Diare Bagi Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Berbasis Lingkungan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/6/pengabdian-masyarakat-kesehatan-pengetahuan-pendid-thumb-68d95.webp" title="JURIS - Intervensi Edukasi Kesehatan Terkait Penyakit Diare Bagi Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Berbasis Lingkungan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/pengabdian-masyarakat-kesehatan-pengetahuan-pendid-thumb-68d95.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/pengabdian-masyarakat-kesehatan-pengetahuan-pendid-thumb-68d95.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/pengabdian-masyarakat-kesehatan-pengetahuan-pendid-thumb-68d95.webp 1x" title="JURIS - Intervensi Edukasi Kesehatan Terkait Penyakit Diare Bagi Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Berbasis Lingkungan" alt="JURIS - Intervensi Edukasi Kesehatan Terkait Penyakit Diare Bagi Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Berbasis Lingkungan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55780-pengabdian-masyarakat-kesehatan-pengeta" title="JURIS - Intervensi Edukasi Kesehatan Terkait Penyakit Diare Bagi Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Berbasis Lingkungan" target="_blank">Intervensi Edukasi Kesehatan Terkait Penyakit Diare Bagi Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Berbasis Lingkungan</a>: Saran penelitian lanjutan meliputi: pertama, melakukan studi longitudinal dengan sampel yang lebih besar dan melibatkan beberapa RT serta kelurahan di wilayah Makassar untuk mengevaluasi dampak jangka panjang intervensi edukasi kesehatan terhadap perilaku hidup bersih, pengetahuan tentang diare, dan insiden penyakit diare selama setidaknya satu tahun, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memoderasi perubahan tersebut; kedua, membandingkan efektivitas media penyuluhan berbeda, seperti video edukasi interaktif, modul cetak, dan lokakarya berbasis permainan, dalam meningkatkan retensi pengetahuan, perubahan sikap, serta praktik nyata masyarakat, dengan menggunakan desain eksperimental terkontrol dan pengukuran berulang pada interval tiga, enam, dan dua belas bulan; ketiga, meneliti peran dan keberlanjutan kader kesehatan lingkungan yang dilatih secara berkelanjutan dalam memperkuat perilaku hidup bersih, penyuluhan berkelanjutan, dan penurunan angka kejadian diare, termasuk analisis faktor motivasi, dukungan sosial, serta hambatan operasional yang dihadapi kader. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang lebih komprehensif untuk mengoptimalkan program edukasi dan intervensi kesehatan masyarakat dalam pencegahan penyakit diare berbasis lingkungan..
<br>Kegiatan pengabdian masyarakat di RT 07 RW 04 Kelurahan Tamangapa Antang, Kota Makassar berhasil meningkatkan pengetahuan warga tentang diare dan cara pencegahannya sebesar 15 persen.Peningkatan pengetahuan tersebut memberikan dampak positif berupa kesadaran mandiri dalam menjaga higienitas lingkungan dan kemampuan memberikan pertolongan pertama diare, yang berkontribusi menurunkan morbiditas di wilayah Puskesmas Tamangapa.Untuk mempertahankan dan memperluas manfaat ini, disarankan pelaksanaan program berkelanjutan melalui pelatihan praktik langsung, seperti demonstrasi pembuatan sarana air bersih dan pembentukan kader kesehatan lingkungan di tingkat RT
<br>Penyakit diare merupakan masalah kesehatan berbasis lingkungan yang masih menjadi penyebab tingginya angka morbiditas dan mortalitas, terutama di negara berkembang termasuk Indonesia yang mencatat lebih dari 3,1 juta kasus pada tahun 2024. Di tingkat lokal, urgensi ini terlihat di Kota Makassar dengan fluktuasi kasus yang masih tinggi, di mana Puskesmas Tamangapa menjadi salah satu wilayah dengan angka kejadian tertinggi hingga menembus sepuluh besar penyakit utama. Faktor utama penyebab tingginya kejadian diare adalah rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan dan pengelolaan diare. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan warga RT 07 RW 04 Kelurahan Tamangapa, Kota Makassar tentang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/6/pengabdian-masyarakat-kesehatan-pengetahuan-pendid-thumb-41926.webp" type="image/webp" length="270588" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/pengabdian-masyarakat-kesehatan-pengetahuan-pendid-thumb-41926.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/pengabdian-masyarakat-kesehatan-pengetahuan-pendid-thumb-52ec1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/pengabdian-masyarakat-kesehatan-pengetahuan-pendid-thumb-68d95.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1390-intelekmadani.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7015-global-abdimas-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Stimulasi Kecerdasan Musikal Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Bernyanyi TerencanaPada Kelompok B RA Al Amin 3 Cemani ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Stimulasi Kecerdasan Musikal Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Bernyanyi TerencanaPada Kelompok B RA Al Amin 3 Cemani ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Stimulasi Kecerdasan Musikal Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Bernyanyi TerencanaPada Kelompok B RA Al Amin 3 Cemani ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55779-karakteristik-anak-psikologis-sosial-kinestet</link>
	<guid isPermaLink="false">45eb8ce609cf22050c5d5f650553650d</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 10:15:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dikembangkan model pembelajaran yang lebih terstruktur, memanfaatkan alat musik perkusi sederhana, melaksanakan penelitian tindakan kelas, memperluas subjek penelitian pada berbagai lembaga PAUD, serta mengembangkan instrumen ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Stimulasi Kecerdasan Musikal Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Bernyanyi TerencanaPada Kelompok B RA Al-Amin 3 Cemani: Untuk penelitian lanjutan, dapat dikembangkan model pembelajaran yang lebih terstruktur, memanfaatkan alat musik perkusi sederhana, melaksanakan penelitian tindakan kelas, memperluas subjek penelitian pada berbagai lembaga PAUD, serta mengembangkan instrumen penilaian kecerdasan musikal yang lebih komprehensif dan terstandar. Dengan demikian, upaya pengembangan kecerdasan musikal anak dapat terus ditingkatkan secara inovatif dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak usia dini.. Penerapan kegiatan bernyanyi yang dirancang secara terencana dan dilaksanakan secara konsisten efektif dalam mengembangkan kecerdasan musikal anak Kelompok B di RA Al Amin 3 Cemani.Keberhasilan tersebut terlihat dari peningkatan kemampuan musikal anak dari rata-rata 47,5% pada kategori Mulai Berkembang menjadi 85,9% pada kategori Berkembang Sangat Baik, dengan 85% anak mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB).Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan bernyanyi tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai strategi pembelajaran yang bermakna bagi perkembangan anak usia dini.Pelaksanaannya dilakukan melalui tahap pemanasan, inti, dan pengayaan yang dilaksanakan secara rutin selama 15Ae20 menit setiap hari serta dipadukan dengan tema pembelajaran yang relevan, didukung oleh penggunaan alat musik sederhana, gambar, dan gerakan tubuh sehingga anak lebih aktif dan antusias.Selain meningkatkan kecerdasan musikal, kegiatan bernyanyi juga memberikan dampak positif terhadap perkembangan bahasa, kognitif, sosial-emosional, dan rasa percaya diri anak.Kegiatan ini memiliki kelebihan karena mudah diterapkan, menyenangkan, dan tidak memerlukan biaya besar, meskipun masih terdapat tantangan berupa kebutuhan kompetensi guru dalam memfasilitasi kegiatan musikal serta perlunya variasi lagu dan materi agar minat anak tetap terjaga Kecerdasan musikal merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini, karena musik berperan dalam mendukung perkembangan kognitif, emosional, dan sosial anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan kegiatan bernyanyi sebagai upaya mengembangkan kecerdasan musikal pada anak Kelompok B di RA/TK Al Amin 3 Cemani. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian yang terdiri atas 20 anak usia 5-6 tahun, 2 guru, dan 1 kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan bernyanyi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/4/karakteristik-anak-psikologis-sosial-kinestetik-ke-thumb-381ac.webp" title="JURIS - Stimulasi Kecerdasan Musikal Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Bernyanyi TerencanaPada Kelompok B RA Al-Amin 3 Cemani" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/karakteristik-anak-psikologis-sosial-kinestetik-ke-thumb-381ac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/karakteristik-anak-psikologis-sosial-kinestetik-ke-thumb-381ac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/karakteristik-anak-psikologis-sosial-kinestetik-ke-thumb-381ac.webp 1x" title="JURIS - Stimulasi Kecerdasan Musikal Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Bernyanyi TerencanaPada Kelompok B RA Al-Amin 3 Cemani" alt="JURIS - Stimulasi Kecerdasan Musikal Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Bernyanyi TerencanaPada Kelompok B RA Al-Amin 3 Cemani" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/karakteristik-anak-psikologis-sosial-kinestetik-ke-thumb-6d1ba.webp" title="JURIS - Stimulasi Kecerdasan Musikal Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Bernyanyi TerencanaPada Kelompok B RA Al-Amin 3 Cemani" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/karakteristik-anak-psikologis-sosial-kinestetik-ke-thumb-6d1ba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/karakteristik-anak-psikologis-sosial-kinestetik-ke-thumb-6d1ba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/karakteristik-anak-psikologis-sosial-kinestetik-ke-thumb-6d1ba.webp 1x" title="JURIS - Stimulasi Kecerdasan Musikal Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Bernyanyi TerencanaPada Kelompok B RA Al-Amin 3 Cemani" alt="JURIS - Stimulasi Kecerdasan Musikal Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Bernyanyi TerencanaPada Kelompok B RA Al-Amin 3 Cemani" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/karakteristik-anak-psikologis-sosial-kinestetik-ke-thumb-6ea7a.webp" title="JURIS - Stimulasi Kecerdasan Musikal Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Bernyanyi TerencanaPada Kelompok B RA Al-Amin 3 Cemani" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/karakteristik-anak-psikologis-sosial-kinestetik-ke-thumb-6ea7a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/karakteristik-anak-psikologis-sosial-kinestetik-ke-thumb-6ea7a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/karakteristik-anak-psikologis-sosial-kinestetik-ke-thumb-6ea7a.webp 1x" title="JURIS - Stimulasi Kecerdasan Musikal Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Bernyanyi TerencanaPada Kelompok B RA Al-Amin 3 Cemani" alt="JURIS - Stimulasi Kecerdasan Musikal Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Bernyanyi TerencanaPada Kelompok B RA Al-Amin 3 Cemani" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55779-karakteristik-anak-psikologis-sosial-kinestet" title="JURIS - Stimulasi Kecerdasan Musikal Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Bernyanyi TerencanaPada Kelompok B RA Al-Amin 3 Cemani" target="_blank">Stimulasi Kecerdasan Musikal Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Bernyanyi TerencanaPada Kelompok B RA Al-Amin 3 Cemani</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dikembangkan model pembelajaran yang lebih terstruktur, memanfaatkan alat musik perkusi sederhana, melaksanakan penelitian tindakan kelas, memperluas subjek penelitian pada berbagai lembaga PAUD, serta mengembangkan instrumen penilaian kecerdasan musikal yang lebih komprehensif dan terstandar. Dengan demikian, upaya pengembangan kecerdasan musikal anak dapat terus ditingkatkan secara inovatif dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak usia dini..
<br>Penerapan kegiatan bernyanyi yang dirancang secara terencana dan dilaksanakan secara konsisten efektif dalam mengembangkan kecerdasan musikal anak Kelompok B di RA Al Amin 3 Cemani.Keberhasilan tersebut terlihat dari peningkatan kemampuan musikal anak dari rata-rata 47,5% pada kategori Mulai Berkembang menjadi 85,9% pada kategori Berkembang Sangat Baik, dengan 85% anak mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB).Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan bernyanyi tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai strategi pembelajaran yang bermakna bagi perkembangan anak usia dini.Pelaksanaannya dilakukan melalui tahap pemanasan, inti, dan pengayaan yang dilaksanakan secara rutin selama 15Ae20 menit setiap hari serta dipadukan dengan tema pembelajaran yang relevan, didukung oleh penggunaan alat musik sederhana, gambar, dan gerakan tubuh sehingga anak lebih aktif dan antusias.Selain meningkatkan kecerdasan musikal, kegiatan bernyanyi juga memberikan dampak positif terhadap perkembangan bahasa, kognitif, sosial-emosional, dan rasa percaya diri anak.Kegiatan ini memiliki kelebihan karena mudah diterapkan, menyenangkan, dan tidak memerlukan biaya besar, meskipun masih terdapat tantangan berupa kebutuhan kompetensi guru dalam memfasilitasi kegiatan musikal serta perlunya variasi lagu dan materi agar minat anak tetap terjaga
<br>Kecerdasan musikal merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini, karena musik berperan dalam mendukung perkembangan kognitif, emosional, dan sosial anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan kegiatan bernyanyi sebagai upaya mengembangkan kecerdasan musikal pada anak Kelompok B di RA/TK Al Amin 3 Cemani. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian yang terdiri atas 20 anak usia 5-6 tahun, 2 guru, dan 1 kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan bernyanyi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/4/karakteristik-anak-psikologis-sosial-kinestetik-ke-thumb-6ea7a.webp" type="image/webp" length="63876" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/karakteristik-anak-psikologis-sosial-kinestetik-ke-thumb-381ac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/karakteristik-anak-psikologis-sosial-kinestetik-ke-thumb-6d1ba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/karakteristik-anak-psikologis-sosial-kinestetik-ke-thumb-6ea7a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2610-mulyaliterasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11113-diksi-jurnal-pendidikan-literasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Integrating Anti Corruption Values into English for Law A Case Study of Constitutional Law Students at UIN Jurai Siwo Lampung ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Integrating Anti Corruption Values into English for Law A Case Study of Constitutional Law Students at UIN Jurai Siwo Lampung ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Integrating Anti Corruption Values into English for Law A Case Study of Constitutional Law Students at UIN Jurai Siwo Lampung ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55778-tata-negara-mahasiswa-program-guru-analisis-persep</link>
	<guid isPermaLink="false">fc9bc505c0c5b9e2e136e5628ea01abe</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 10:15:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan bahan ajar berbasis kasus korupsi yang relevan dengan studi hukum tata negara untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa. Selain itu, perlu dilakukan eksplorasi metode pembelajaran interaktif seperti simulasi persidangan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Integrating Anti-Corruption Values into English for Law: A Case Study of Constitutional Law Students at UIN Jurai Siwo Lampung: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan bahan ajar berbasis kasus korupsi yang relevan dengan studi hukum tata negara untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa. Selain itu, perlu dilakukan eksplorasi metode pembelajaran interaktif seperti simulasi persidangan konstitusi untuk memperkuat keterampilan komunikasi dalam bahasa Inggris. Riset juga dapat fokus pada analisis perbandingan antara norma antikorupsi dalam konstitusi Indonesia dengan negara lain untuk memperluas wawasan mahasiswa tentang standar global.. Mahasiswa Hukum Tata Negara di UIN Jurai Siwo Lampung menunjukkan antusiasme tinggi terhadap integrasi tema antikorupsi ke dalam mata kuliah Bahasa Inggris untuk Hukum karena relevansi langsung dengan studi administrasi negara dan mekanisme pengawasan.Namun, mereka menghadapi tantangan seperti keterbatasan kosakata hukum konstitusional dalam bahasa Inggris dan kurangnya pemahaman terhadap instrumen internasional.Penelitian ini menyarankan pengembangan bahan ajar kontekstual dan metode pembelajaran interaktif untuk meningkatkan kompetensi bahasa dan nilai integritas Pendidikan antikorupsi merupakan strategi pencegahan yang sangat penting di tengah maraknya kasus korupsi di Indonesia. Institusi pendidikan tinggi memainkan peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai integritas kepada mahasiswa, termasuk melalui mata kuliah Bahasa Inggris untuk Hukum. Penelitian ini berfokus pada mahasiswa program Hukum Tata Negara (HTN) di UIN Jurai Siwo Lampung, dengan tujuan menganalisis persepsi dan kebutuhan mereka terkait pengintegrasian tema antikorupsi ke dalam pengajaran Bahasa Inggris untuk... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/a/tata-negara-mahasiswa-program-guru-analisis-persep-thumb-5455b.webp" title="JURIS - Integrating Anti-Corruption Values into English for Law: A Case Study of Constitutional Law Students at UIN Jurai Siwo Lampung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/tata-negara-mahasiswa-program-guru-analisis-persep-thumb-5455b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/tata-negara-mahasiswa-program-guru-analisis-persep-thumb-5455b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/tata-negara-mahasiswa-program-guru-analisis-persep-thumb-5455b.webp 1x" title="JURIS - Integrating Anti-Corruption Values into English for Law: A Case Study of Constitutional Law Students at UIN Jurai Siwo Lampung" alt="JURIS - Integrating Anti-Corruption Values into English for Law: A Case Study of Constitutional Law Students at UIN Jurai Siwo Lampung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/tata-negara-mahasiswa-program-guru-analisis-persep-thumb-d4a81.webp" title="JURIS - Integrating Anti-Corruption Values into English for Law: A Case Study of Constitutional Law Students at UIN Jurai Siwo Lampung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/tata-negara-mahasiswa-program-guru-analisis-persep-thumb-d4a81.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/tata-negara-mahasiswa-program-guru-analisis-persep-thumb-d4a81.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/tata-negara-mahasiswa-program-guru-analisis-persep-thumb-d4a81.webp 1x" title="JURIS - Integrating Anti-Corruption Values into English for Law: A Case Study of Constitutional Law Students at UIN Jurai Siwo Lampung" alt="JURIS - Integrating Anti-Corruption Values into English for Law: A Case Study of Constitutional Law Students at UIN Jurai Siwo Lampung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/tata-negara-mahasiswa-program-guru-analisis-persep-thumb-923a1.webp" title="JURIS - Integrating Anti-Corruption Values into English for Law: A Case Study of Constitutional Law Students at UIN Jurai Siwo Lampung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/tata-negara-mahasiswa-program-guru-analisis-persep-thumb-923a1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/tata-negara-mahasiswa-program-guru-analisis-persep-thumb-923a1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/tata-negara-mahasiswa-program-guru-analisis-persep-thumb-923a1.webp 1x" title="JURIS - Integrating Anti-Corruption Values into English for Law: A Case Study of Constitutional Law Students at UIN Jurai Siwo Lampung" alt="JURIS - Integrating Anti-Corruption Values into English for Law: A Case Study of Constitutional Law Students at UIN Jurai Siwo Lampung" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55778-tata-negara-mahasiswa-program-guru-analisis-persep" title="JURIS - Integrating Anti-Corruption Values into English for Law: A Case Study of Constitutional Law Students at UIN Jurai Siwo Lampung" target="_blank">Integrating Anti-Corruption Values into English for Law: A Case Study of Constitutional Law Students at UIN Jurai Siwo Lampung</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan bahan ajar berbasis kasus korupsi yang relevan dengan studi hukum tata negara untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa. Selain itu, perlu dilakukan eksplorasi metode pembelajaran interaktif seperti simulasi persidangan konstitusi untuk memperkuat keterampilan komunikasi dalam bahasa Inggris. Riset juga dapat fokus pada analisis perbandingan antara norma antikorupsi dalam konstitusi Indonesia dengan negara lain untuk memperluas wawasan mahasiswa tentang standar global..
<br>Mahasiswa Hukum Tata Negara di UIN Jurai Siwo Lampung menunjukkan antusiasme tinggi terhadap integrasi tema antikorupsi ke dalam mata kuliah Bahasa Inggris untuk Hukum karena relevansi langsung dengan studi administrasi negara dan mekanisme pengawasan.Namun, mereka menghadapi tantangan seperti keterbatasan kosakata hukum konstitusional dalam bahasa Inggris dan kurangnya pemahaman terhadap instrumen internasional.Penelitian ini menyarankan pengembangan bahan ajar kontekstual dan metode pembelajaran interaktif untuk meningkatkan kompetensi bahasa dan nilai integritas
<br>Pendidikan antikorupsi merupakan strategi pencegahan yang sangat penting di tengah maraknya kasus korupsi di Indonesia. Institusi pendidikan tinggi memainkan peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai integritas kepada mahasiswa, termasuk melalui mata kuliah Bahasa Inggris untuk Hukum. Penelitian ini berfokus pada mahasiswa program Hukum Tata Negara (HTN) di UIN Jurai Siwo Lampung, dengan tujuan menganalisis persepsi dan kebutuhan mereka terkait pengintegrasian tema antikorupsi ke dalam pengajaran Bahasa Inggris untuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/a/tata-negara-mahasiswa-program-guru-analisis-persep-thumb-5455b.webp" type="image/webp" length="63640" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/tata-negara-mahasiswa-program-guru-analisis-persep-thumb-5455b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/tata-negara-mahasiswa-program-guru-analisis-persep-thumb-d4a81.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/tata-negara-mahasiswa-program-guru-analisis-persep-thumb-923a1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2610-mulyaliterasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11113-diksi-jurnal-pendidikan-literasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Stimulasi Kecerdasan Majemuk Anak Usia Dini melalui Bermain Naturalistik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Stimulasi Kecerdasan Majemuk Anak Usia Dini melalui Bermain Naturalistik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Stimulasi Kecerdasan Majemuk Anak Usia Dini melalui Bermain Naturalistik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55777-pengumpulan-data-teknik-kinesteti</link>
	<guid isPermaLink="false">5d04692a78fe5b3336050a1301804d3f</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 10:15:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan berdasarkan hasil penelitian ini adalah: 1. Mengkaji lebih dalam tentang peran guru dalam mengembangkan kecerdasan majemuk anak usia dini melalui ruang bermain naturalistik. Penelitian ini dapat fokus ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Stimulasi Kecerdasan Majemuk Anak Usia Dini melalui Bermain Naturalistik: Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan berdasarkan hasil penelitian ini adalah: 1. Mengkaji lebih dalam tentang peran guru dalam mengembangkan kecerdasan majemuk anak usia dini melalui ruang bermain naturalistik. Penelitian ini dapat fokus pada strategi dan pendekatan yang digunakan guru untuk menciptakan suasana belajar yang aktif, menyenangkan, dan mendukung perkembangan anak secara optimal. 2. Melakukan penelitian komparatif antara ruang bermain naturalistik dengan ruang bermain konvensional untuk melihat perbedaan dampak terhadap perkembangan kecerdasan majemuk anak. Penelitian ini dapat mengukur dan membandingkan berbagai aspek, seperti kreativitas, kemampuan sosial, dan pemecahan masalah anak dalam kedua lingkungan bermain. 3. Menganalisis dampak jangka panjang dari pengalaman bermain naturalistik terhadap perkembangan anak usia dini. Penelitian ini dapat mengikuti perkembangan anak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan bermain naturalistik dalam jangka waktu yang lebih lama, untuk melihat apakah ada perbedaan signifikan dalam berbagai aspek perkembangan, seperti kognitif, sosial, emosional, dan fisik.. Berdasarkan hasil kajian, ruang bermain naturalistik di RA Chairunnissa terbukti menjadi lingkungan belajar yang bermakna untuk mengembangkan kecerdasan majemuk anak usia dini sekaligus mengungkap potensi tersembunyi yang tidak selalu tampak dalam pembelajaran formal di kelas.Melalui aktivitas bermain berbasis alam, anak memperoleh pengalaman langsung untuk mengeksplorasi lingkungan, bergerak aktif, berinteraksi dengan teman, berkomunikasi, berkreasi, serta memecahkan masalah sederhana.Temuan menunjukkan bahwa kecerdasan naturalistik, kinestetik, interpersonal, linguistik, dan visual spasial muncul secara lebih nyata dalam suasana bermain yang alami, fleksibel, dan menyenangkan.Ruang bermain naturalistik juga membantu guru mengenali kemampuan anak dalam kepemimpinan, kerja sama, kreativitas, rasa ingin tahu, dan kepercayaan diri.Dengan demikian, ruang bermain naturalistik dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk mendukung perkembangan anak secara holistik.Sebagai saran, guru dan lembaga PAUD/RA perlu mengoptimalkan pemanfaatan lingkungan alam sebagai media bermain dan belajar, serta penelitian selanjutnya dapat memperluas subjek, lokasi, dan fokus kajian agar pengembangan keilmuan tentang kecerdasan majemuk anak usia dini semakin mendalam Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kecerdasan majemuk anak usia dini dalam ruang bermain naturalistik serta mengidentifikasi potensi tersembunyi yang muncul selama kegiatan bermain di RA Chairunnissa Tahun Ajaran 2025/2026. Metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi digunakan dalam kajian ini. Subjek penelitian terdiri atas anak kelompok B dan guru kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara semi terstruktur, dokumentasi berupa hasil karya anak dan foto kegiatan.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/b/pengumpulan-data-teknik-kinestetik-anak-kelompok-a-thumb-5f7a1.webp" title="JURIS - Stimulasi Kecerdasan Majemuk Anak Usia Dini melalui Bermain Naturalistik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/b/pengumpulan-data-teknik-kinestetik-anak-kelompok-a-thumb-5f7a1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/b/pengumpulan-data-teknik-kinestetik-anak-kelompok-a-thumb-5f7a1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/b/pengumpulan-data-teknik-kinestetik-anak-kelompok-a-thumb-5f7a1.webp 1x" title="JURIS - Stimulasi Kecerdasan Majemuk Anak Usia Dini melalui Bermain Naturalistik" alt="JURIS - Stimulasi Kecerdasan Majemuk Anak Usia Dini melalui Bermain Naturalistik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/b/pengumpulan-data-teknik-kinestetik-anak-kelompok-a-thumb-fa0d4.webp" title="JURIS - Stimulasi Kecerdasan Majemuk Anak Usia Dini melalui Bermain Naturalistik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/b/pengumpulan-data-teknik-kinestetik-anak-kelompok-a-thumb-fa0d4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/b/pengumpulan-data-teknik-kinestetik-anak-kelompok-a-thumb-fa0d4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/b/pengumpulan-data-teknik-kinestetik-anak-kelompok-a-thumb-fa0d4.webp 1x" title="JURIS - Stimulasi Kecerdasan Majemuk Anak Usia Dini melalui Bermain Naturalistik" alt="JURIS - Stimulasi Kecerdasan Majemuk Anak Usia Dini melalui Bermain Naturalistik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/b/pengumpulan-data-teknik-kinestetik-anak-kelompok-a-thumb-b1a45.webp" title="JURIS - Stimulasi Kecerdasan Majemuk Anak Usia Dini melalui Bermain Naturalistik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/b/pengumpulan-data-teknik-kinestetik-anak-kelompok-a-thumb-b1a45.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/b/pengumpulan-data-teknik-kinestetik-anak-kelompok-a-thumb-b1a45.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/b/pengumpulan-data-teknik-kinestetik-anak-kelompok-a-thumb-b1a45.webp 1x" title="JURIS - Stimulasi Kecerdasan Majemuk Anak Usia Dini melalui Bermain Naturalistik" alt="JURIS - Stimulasi Kecerdasan Majemuk Anak Usia Dini melalui Bermain Naturalistik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55777-pengumpulan-data-teknik-kinesteti" title="JURIS - Stimulasi Kecerdasan Majemuk Anak Usia Dini melalui Bermain Naturalistik" target="_blank">Stimulasi Kecerdasan Majemuk Anak Usia Dini melalui Bermain Naturalistik</a>: Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan berdasarkan hasil penelitian ini adalah: 1. Mengkaji lebih dalam tentang peran guru dalam mengembangkan kecerdasan majemuk anak usia dini melalui ruang bermain naturalistik. Penelitian ini dapat fokus pada strategi dan pendekatan yang digunakan guru untuk menciptakan suasana belajar yang aktif, menyenangkan, dan mendukung perkembangan anak secara optimal. 2. Melakukan penelitian komparatif antara ruang bermain naturalistik dengan ruang bermain konvensional untuk melihat perbedaan dampak terhadap perkembangan kecerdasan majemuk anak. Penelitian ini dapat mengukur dan membandingkan berbagai aspek, seperti kreativitas, kemampuan sosial, dan pemecahan masalah anak dalam kedua lingkungan bermain. 3. Menganalisis dampak jangka panjang dari pengalaman bermain naturalistik terhadap perkembangan anak usia dini. Penelitian ini dapat mengikuti perkembangan anak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan bermain naturalistik dalam jangka waktu yang lebih lama, untuk melihat apakah ada perbedaan signifikan dalam berbagai aspek perkembangan, seperti kognitif, sosial, emosional, dan fisik..
<br>Berdasarkan hasil kajian, ruang bermain naturalistik di RA Chairunnissa terbukti menjadi lingkungan belajar yang bermakna untuk mengembangkan kecerdasan majemuk anak usia dini sekaligus mengungkap potensi tersembunyi yang tidak selalu tampak dalam pembelajaran formal di kelas.Melalui aktivitas bermain berbasis alam, anak memperoleh pengalaman langsung untuk mengeksplorasi lingkungan, bergerak aktif, berinteraksi dengan teman, berkomunikasi, berkreasi, serta memecahkan masalah sederhana.Temuan menunjukkan bahwa kecerdasan naturalistik, kinestetik, interpersonal, linguistik, dan visual spasial muncul secara lebih nyata dalam suasana bermain yang alami, fleksibel, dan menyenangkan.Ruang bermain naturalistik juga membantu guru mengenali kemampuan anak dalam kepemimpinan, kerja sama, kreativitas, rasa ingin tahu, dan kepercayaan diri.Dengan demikian, ruang bermain naturalistik dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk mendukung perkembangan anak secara holistik.Sebagai saran, guru dan lembaga PAUD/RA perlu mengoptimalkan pemanfaatan lingkungan alam sebagai media bermain dan belajar, serta penelitian selanjutnya dapat memperluas subjek, lokasi, dan fokus kajian agar pengembangan keilmuan tentang kecerdasan majemuk anak usia dini semakin mendalam
<br>Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kecerdasan majemuk anak usia dini dalam ruang bermain naturalistik serta mengidentifikasi potensi tersembunyi yang muncul selama kegiatan bermain di RA Chairunnissa Tahun Ajaran 2025/2026. Metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi digunakan dalam kajian ini. Subjek penelitian terdiri atas anak kelompok B dan guru kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara semi terstruktur, dokumentasi berupa hasil karya anak dan foto kegiatan....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/b/pengumpulan-data-teknik-kinestetik-anak-kelompok-a-thumb-fa0d4.webp" type="image/webp" length="93508" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/b/pengumpulan-data-teknik-kinestetik-anak-kelompok-a-thumb-5f7a1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/b/pengumpulan-data-teknik-kinestetik-anak-kelompok-a-thumb-fa0d4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/b/pengumpulan-data-teknik-kinestetik-anak-kelompok-a-thumb-b1a45.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2610-mulyaliterasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11113-diksi-jurnal-pendidikan-literasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Prototipe Smart Helmet dengan Notifikasi Navigasi Real Time melalui Koneksi WiFi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Prototipe Smart Helmet dengan Notifikasi Navigasi Real Time melalui Koneksi WiFi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Prototipe Smart Helmet dengan Notifikasi Navigasi Real Time melalui Koneksi WiFi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55783-navigasi-real-time-prototipe-smart-helmet-prototip</link>
	<guid isPermaLink="false">cc7717ca0be7e99d4d124f6acdea710f</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 10:05:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji penggunaan sensor jarak atau GPS alternatif untuk memperbaiki keterbatasan penyajian informasi jarak pada helm pintar. Selain itu, pengembangan sistem integrasi perangkat lunak berbasis API resmi Google Maps bisa menjadi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Prototipe Smart Helmet dengan Notifikasi Navigasi Real-Time melalui Koneksi WiFi: Penelitian lanjutan dapat mengkaji penggunaan sensor jarak atau GPS alternatif untuk memperbaiki keterbatasan penyajian informasi jarak pada helm pintar. Selain itu, pengembangan sistem integrasi perangkat lunak berbasis API resmi Google Maps bisa menjadi arah studi untuk meningkatkan akurasi navigasi. Terakhir, penelitian tentang desain antarmuka layar OLED yang lebih ergonomis dan tahan sinar matahari dapat dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan pengguna dan efektivitas tampilan navigasi.. Prototipe ini terbukti dapat menampilkan informasi navigasi dasar berupa arah belokan secara langsung melalui layar OLED yang terhubung dengan smartphone pengguna.Integrasi dengan modul ESP32 dan konektivitas Wifi menunjukkan kinerja yang relatif stabil dalam mengirim dan menerima data, sehingga memungkinkan pengendara untuk tetap memperoleh informasi tanpa harus melihat layar smartphone.Meskipun demikian, sistem yang dibangun masih memiliki keterbatasan, khususnya dalam penyajian informasi jarak dan detail rute yang belum sepenuhnya optimal akibat keterbatasan perangkat keras serta penggunaan metode integrasi non-API resmi.Walaupun demikian, penelitian ini telah membuktikan bahwa konsep smart helmet berpotensi besar untuk diterapkan secara lebih luas, terutama bagi pengendara dengan mobilitas tinggi seperti pengemudi ojek online, karena mampu membantu menjaga fokus di jalan sekaligus mengurangi risiko kecelakaan akibat penggunaan ponsel saat berkendara Perkembangan teknologi wearable menghadirkan berbagai inovasi untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengendara. Salah satu inovasi tersebut adalah helm pintar yang mampu menampilkan notifikasi navigasi secara real-time. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan prototipe helm pintar dengan integrasi mikrokontroler ESP32 dan layar OLED, serta memanfaatkan koneksi Wifi untuk menerima data navigasi dari smartphone Android. Metode yang digunakan adalah prototyping yang meliputi studi literatur, perancangan sistem, pengembangan perangkat keras dan perangkat lunak, serta pengujian melalui kuesioner. Hasil implementasi menunjukkan bahwa helm pintar berhasil... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/0/navigasi-real-time-prototipe-smart-helmet-helm-pin-thumb-ff70c.webp" title="JURIS - Prototipe Smart Helmet dengan Notifikasi Navigasi Real-Time melalui Koneksi WiFi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/navigasi-real-time-prototipe-smart-helmet-helm-pin-thumb-ff70c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/navigasi-real-time-prototipe-smart-helmet-helm-pin-thumb-ff70c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/navigasi-real-time-prototipe-smart-helmet-helm-pin-thumb-ff70c.webp 1x" title="JURIS - Prototipe Smart Helmet dengan Notifikasi Navigasi Real-Time melalui Koneksi WiFi" alt="JURIS - Prototipe Smart Helmet dengan Notifikasi Navigasi Real-Time melalui Koneksi WiFi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/navigasi-real-time-prototipe-smart-helmet-helm-pin-thumb-bdfc7.webp" title="JURIS - Prototipe Smart Helmet dengan Notifikasi Navigasi Real-Time melalui Koneksi WiFi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/navigasi-real-time-prototipe-smart-helmet-helm-pin-thumb-bdfc7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/navigasi-real-time-prototipe-smart-helmet-helm-pin-thumb-bdfc7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/navigasi-real-time-prototipe-smart-helmet-helm-pin-thumb-bdfc7.webp 1x" title="JURIS - Prototipe Smart Helmet dengan Notifikasi Navigasi Real-Time melalui Koneksi WiFi" alt="JURIS - Prototipe Smart Helmet dengan Notifikasi Navigasi Real-Time melalui Koneksi WiFi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/navigasi-real-time-prototipe-smart-helmet-helm-pin-thumb-76544.webp" title="JURIS - Prototipe Smart Helmet dengan Notifikasi Navigasi Real-Time melalui Koneksi WiFi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/navigasi-real-time-prototipe-smart-helmet-helm-pin-thumb-76544.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/navigasi-real-time-prototipe-smart-helmet-helm-pin-thumb-76544.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/navigasi-real-time-prototipe-smart-helmet-helm-pin-thumb-76544.webp 1x" title="JURIS - Prototipe Smart Helmet dengan Notifikasi Navigasi Real-Time melalui Koneksi WiFi" alt="JURIS - Prototipe Smart Helmet dengan Notifikasi Navigasi Real-Time melalui Koneksi WiFi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55783-navigasi-real-time-prototipe-smart-helmet-prototip" title="JURIS - Prototipe Smart Helmet dengan Notifikasi Navigasi Real-Time melalui Koneksi WiFi" target="_blank">Prototipe Smart Helmet dengan Notifikasi Navigasi Real-Time melalui Koneksi WiFi</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji penggunaan sensor jarak atau GPS alternatif untuk memperbaiki keterbatasan penyajian informasi jarak pada helm pintar. Selain itu, pengembangan sistem integrasi perangkat lunak berbasis API resmi Google Maps bisa menjadi arah studi untuk meningkatkan akurasi navigasi. Terakhir, penelitian tentang desain antarmuka layar OLED yang lebih ergonomis dan tahan sinar matahari dapat dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan pengguna dan efektivitas tampilan navigasi..
<br>Prototipe ini terbukti dapat menampilkan informasi navigasi dasar berupa arah belokan secara langsung melalui layar OLED yang terhubung dengan smartphone pengguna.Integrasi dengan modul ESP32 dan konektivitas Wifi menunjukkan kinerja yang relatif stabil dalam mengirim dan menerima data, sehingga memungkinkan pengendara untuk tetap memperoleh informasi tanpa harus melihat layar smartphone.Meskipun demikian, sistem yang dibangun masih memiliki keterbatasan, khususnya dalam penyajian informasi jarak dan detail rute yang belum sepenuhnya optimal akibat keterbatasan perangkat keras serta penggunaan metode integrasi non-API resmi.Walaupun demikian, penelitian ini telah membuktikan bahwa konsep smart helmet berpotensi besar untuk diterapkan secara lebih luas, terutama bagi pengendara dengan mobilitas tinggi seperti pengemudi ojek online, karena mampu membantu menjaga fokus di jalan sekaligus mengurangi risiko kecelakaan akibat penggunaan ponsel saat berkendara
<br>Perkembangan teknologi wearable menghadirkan berbagai inovasi untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengendara. Salah satu inovasi tersebut adalah helm pintar yang mampu menampilkan notifikasi navigasi secara real-time. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan prototipe helm pintar dengan integrasi mikrokontroler ESP32 dan layar OLED, serta memanfaatkan koneksi Wifi untuk menerima data navigasi dari smartphone Android. Metode yang digunakan adalah prototyping yang meliputi studi literatur, perancangan sistem, pengembangan perangkat keras dan perangkat lunak, serta pengujian melalui kuesioner. Hasil implementasi menunjukkan bahwa helm pintar berhasil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/0/navigasi-real-time-prototipe-smart-helmet-helm-pin-thumb-bdfc7.webp" type="image/webp" length="50440" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/navigasi-real-time-prototipe-smart-helmet-helm-pin-thumb-ff70c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/navigasi-real-time-prototipe-smart-helmet-helm-pin-thumb-bdfc7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/navigasi-real-time-prototipe-smart-helmet-helm-pin-thumb-76544.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1751-ukri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18537-journal-data-science-technology-informatics-security.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengetahuan Remaja Dan Perilaku Pencegahan Dispepsia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengetahuan Remaja Dan Perilaku Pencegahan Dispepsia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengetahuan Remaja Dan Perilaku Pencegahan Dispepsia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55796-mayoritas-remaja-responden-pengetahuan-peng</link>
	<guid isPermaLink="false">e8b775101a92d14b15426e224ce76e24</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 09:39:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi apakah pengetahuan kesehatan tentang dispepsia berpengaruh secara kausal terhadap perilaku pencegahan melalui desain kohort prospektif pada remaja di berbagai provinsi, sehingga dapat mengatasi keterbatasan crossAcsectional ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengetahuan Remaja Dan Perilaku Pencegahan Dispepsia: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi apakah pengetahuan kesehatan tentang dispepsia berpengaruh secara kausal terhadap perilaku pencegahan melalui desain kohort prospektif pada remaja di berbagai provinsi, sehingga dapat mengatasi keterbatasan crossAcsectional pada studi ini. Selanjutnya, studi multikenter dengan sampel yang lebih luas, termasuk siswa dari sekolah menengah pertama, menengah atas, dan wilayah perkotaan maupun pedesaan, dapat menilai perbedaan perilaku pencegahan berdasarkan tingkat pendidikan orang tua serta variabel sosioAcekonomi lainnya, menggunakan analisis multivariat untuk mengendalikan faktor perancu dan mengidentifikasi interaksi antar variabel. Penelitian juga dapat menambahkan variabel psikologis seperti tingkat stres dan kualitas tidur untuk menguji pengaruhnya terhadap kejadian dispepsia fungsional pada remaja. Terakhir, intervensi berbasis sekolah yang mengintegrasikan program edukasi, modul kebiasaan hidup sehat, serta pelibatan keluarga dapat diuji dengan percobaan terkontrol acak (RCT) yang mengukur perubahan perilaku melalui observasi langsung, sensor makanan, atau aplikasi mobile, guna meminimalkan bias selfAcreport dan menilai keberlanjutan efek jangka panjang. Dengan pendekatan longitudinal, hasil dapat memberikan gambaran dinamika perubahan perilaku selama beberapa tahun dan membantu merumuskan kebijakan kesehatan sekolah yang lebih efektif.. Mayoritas remaja memiliki pengetahuan baik tentang dispepsia, namun perilaku pencegahan sebagian besar berada pada kategori cukup.Analisis menunjukkan tidak ada korelasi signifikan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan, dan temuan ini terbatas pada siswa SMP Negeri 8 Surakarta sehingga tidak dapat digeneralisasikan.Oleh karena itu, intervensi harus melibatkan faktor lingkungan dan keluarga, bukan hanya peningkatan pengetahuan, untuk mencapai perubahan perilaku yang berkelanjutan Dispepsia merupakan kondisi gangguan pencernaan yang umum terjadi pada remaja dan berkaitan dengan pola hidup tidak sehat. Pengetahuan tentang kesehatan menjadi fokus pemerintah dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Remaja sebagai kelompok transisi rentan mengabaikan termasuk pencegahan dispepsia. Penelitian ini bertujuan menganalisis korelasi pengetahuan dengan perilaku pencegahan dispepsia. Penelitian kuantitatif dengan desain analitik observasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Surakarta (n = 238) dengan total population sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/b/mayoritas-remaja-responden-pengetahuan-putri-dispe-thumb-89aa2.webp" title="JURIS - Pengetahuan Remaja Dan Perilaku Pencegahan Dispepsia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/mayoritas-remaja-responden-pengetahuan-putri-dispe-thumb-89aa2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/mayoritas-remaja-responden-pengetahuan-putri-dispe-thumb-89aa2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/mayoritas-remaja-responden-pengetahuan-putri-dispe-thumb-89aa2.webp 1x" title="JURIS - Pengetahuan Remaja Dan Perilaku Pencegahan Dispepsia" alt="JURIS - Pengetahuan Remaja Dan Perilaku Pencegahan Dispepsia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/mayoritas-remaja-responden-pengetahuan-putri-dispe-thumb-17a12.webp" title="JURIS - Pengetahuan Remaja Dan Perilaku Pencegahan Dispepsia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/mayoritas-remaja-responden-pengetahuan-putri-dispe-thumb-17a12.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/mayoritas-remaja-responden-pengetahuan-putri-dispe-thumb-17a12.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/mayoritas-remaja-responden-pengetahuan-putri-dispe-thumb-17a12.webp 1x" title="JURIS - Pengetahuan Remaja Dan Perilaku Pencegahan Dispepsia" alt="JURIS - Pengetahuan Remaja Dan Perilaku Pencegahan Dispepsia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/mayoritas-remaja-responden-pengetahuan-putri-dispe-thumb-3ca6c.webp" title="JURIS - Pengetahuan Remaja Dan Perilaku Pencegahan Dispepsia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/mayoritas-remaja-responden-pengetahuan-putri-dispe-thumb-3ca6c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/mayoritas-remaja-responden-pengetahuan-putri-dispe-thumb-3ca6c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/mayoritas-remaja-responden-pengetahuan-putri-dispe-thumb-3ca6c.webp 1x" title="JURIS - Pengetahuan Remaja Dan Perilaku Pencegahan Dispepsia" alt="JURIS - Pengetahuan Remaja Dan Perilaku Pencegahan Dispepsia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55796-mayoritas-remaja-responden-pengetahuan-peng" title="JURIS - Pengetahuan Remaja Dan Perilaku Pencegahan Dispepsia" target="_blank">Pengetahuan Remaja Dan Perilaku Pencegahan Dispepsia</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi apakah pengetahuan kesehatan tentang dispepsia berpengaruh secara kausal terhadap perilaku pencegahan melalui desain kohort prospektif pada remaja di berbagai provinsi, sehingga dapat mengatasi keterbatasan crossAcsectional pada studi ini. Selanjutnya, studi multikenter dengan sampel yang lebih luas, termasuk siswa dari sekolah menengah pertama, menengah atas, dan wilayah perkotaan maupun pedesaan, dapat menilai perbedaan perilaku pencegahan berdasarkan tingkat pendidikan orang tua serta variabel sosioAcekonomi lainnya, menggunakan analisis multivariat untuk mengendalikan faktor perancu dan mengidentifikasi interaksi antar variabel. Penelitian juga dapat menambahkan variabel psikologis seperti tingkat stres dan kualitas tidur untuk menguji pengaruhnya terhadap kejadian dispepsia fungsional pada remaja. Terakhir, intervensi berbasis sekolah yang mengintegrasikan program edukasi, modul kebiasaan hidup sehat, serta pelibatan keluarga dapat diuji dengan percobaan terkontrol acak (RCT) yang mengukur perubahan perilaku melalui observasi langsung, sensor makanan, atau aplikasi mobile, guna meminimalkan bias selfAcreport dan menilai keberlanjutan efek jangka panjang. Dengan pendekatan longitudinal, hasil dapat memberikan gambaran dinamika perubahan perilaku selama beberapa tahun dan membantu merumuskan kebijakan kesehatan sekolah yang lebih efektif..
<br>Mayoritas remaja memiliki pengetahuan baik tentang dispepsia, namun perilaku pencegahan sebagian besar berada pada kategori cukup.Analisis menunjukkan tidak ada korelasi signifikan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan, dan temuan ini terbatas pada siswa SMP Negeri 8 Surakarta sehingga tidak dapat digeneralisasikan.Oleh karena itu, intervensi harus melibatkan faktor lingkungan dan keluarga, bukan hanya peningkatan pengetahuan, untuk mencapai perubahan perilaku yang berkelanjutan
<br>Dispepsia merupakan kondisi gangguan pencernaan yang umum terjadi pada remaja dan berkaitan dengan pola hidup tidak sehat. Pengetahuan tentang kesehatan menjadi fokus pemerintah dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Remaja sebagai kelompok transisi rentan mengabaikan termasuk pencegahan dispepsia. Penelitian ini bertujuan menganalisis korelasi pengetahuan dengan perilaku pencegahan dispepsia. Penelitian kuantitatif dengan desain analitik observasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Surakarta (n = 238) dengan total population sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/b/mayoritas-remaja-responden-pengetahuan-putri-dispe-thumb-89aa2.webp" type="image/webp" length="92902" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/mayoritas-remaja-responden-pengetahuan-putri-dispe-thumb-89aa2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/mayoritas-remaja-responden-pengetahuan-putri-dispe-thumb-17a12.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/mayoritas-remaja-responden-pengetahuan-putri-dispe-thumb-3ca6c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2019-poltekkes-jayapura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9778-gema-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Edukasi Perawatan Payudara Wanita Usia Subur Untuk Mencegah Kanker Payudara Di Desa Tenda Ondo Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Edukasi Perawatan Payudara Wanita Usia Subur Untuk Mencegah Kanker Payudara Di Desa Tenda Ondo Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Edukasi Perawatan Payudara Wanita Usia Subur Untuk Mencegah Kanker Payudara Di Desa Tenda Ondo Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55781-komunikasi-persuasif-buiramira-kualitas-hidup-wani</link>
	<guid isPermaLink="false">b540a9389470d98bc6824aaba6e1db07</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 09:17:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki dampak jangka panjang kombinasi edukasi ASI dan pelatihan SADARI terhadap tingkat menyusui eksklusif serta deteksi dini kanker payudara pada wanita usia subur di daerah pedesaan, dengan mengikuti kohort selama ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Edukasi Perawatan Payudara Wanita Usia Subur Untuk Mencegah Kanker Payudara Di Desa Tenda Ondo Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki dampak jangka panjang kombinasi edukasi ASI dan pelatihan SADARI terhadap tingkat menyusui eksklusif serta deteksi dini kanker payudara pada wanita usia subur di daerah pedesaan, dengan mengikuti kohort selama dua hingga tiga tahun. Penelitian juga dapat mengevaluasi efektivitas platform pembelajaran digital (aplikasi seluler) dalam menyampaikan materi edukasi ASI dan pemeriksaan payudara mandiri dibandingkan dengan pendekatan tatap muka tradisional, mengukur perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku peserta. Selanjutnya, studi dapat mengeksplorasi peran keterlibatan anggota keluarga pria dalam mendukung praktik ASI dan SADARI, serta menilai bagaimana dukungan tersebut memengaruhi kepatuhan wanita terhadap rekomendasi kesehatan, dengan menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif yang terintegrasi.. Program edukasi ASI dan perawatan payudara di Desa Tenda Ondo berhasil mencapai target dengan partisipasi 35 peserta, melampaui sasaran awal, serta menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kemampuan praktik SADARI secara mandiri.Aktivitas ini mengurangi miskonsepsi lokal mengenai kanker payudara dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini serta kaitannya dengan menyusui, yang berdampak pada peningkatan kepercayaan diri ibu dalam merawat payudara.Selain itu, kader kesehatan dan kader KB siap menjadi agen penggerak untuk melanjutkan pendampingan dan mempromosikan hak ASI eksklusif secara berkelanjutan Kesehatan wanita, khususnya dalam hal perawatan payudara dan pemberian Air Susu Ibu (ASI), merupakan isu yang sangat penting namun seringkali belum mendapatkan perhatian yang memadai, terutama di wilayah pedesaan. Pemberian ASI (Air Susu Ibu) dan perawatan payudara merupakan aspek penting dalam kesehatan ibu dan anak. ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi memberikan nutrisi optimal dan perlindungan dari berbagai penyakit. Perawatan payudara dengan metode pemeriksaan sendiri (SADARI) untuk mencegah kanker payudara pada wanita usia subur. Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat Desa Tenda Ondo, terutama bagi wanita usia subur (WUS), dalam meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup mereka. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi, dan pendampingan berbasis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/5/komunikasi-persuasif-buiramira-kualitas-hidup-wani-thumb-31a28.webp" title="JURIS - Edukasi Perawatan Payudara Wanita Usia Subur Untuk Mencegah Kanker Payudara Di Desa Tenda Ondo Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/komunikasi-persuasif-buiramira-kualitas-hidup-wani-thumb-31a28.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/komunikasi-persuasif-buiramira-kualitas-hidup-wani-thumb-31a28.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/komunikasi-persuasif-buiramira-kualitas-hidup-wani-thumb-31a28.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Perawatan Payudara Wanita Usia Subur Untuk Mencegah Kanker Payudara Di Desa Tenda Ondo Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende" alt="JURIS - Edukasi Perawatan Payudara Wanita Usia Subur Untuk Mencegah Kanker Payudara Di Desa Tenda Ondo Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/komunikasi-persuasif-buiramira-kualitas-hidup-wani-thumb-259ca.webp" title="JURIS - Edukasi Perawatan Payudara Wanita Usia Subur Untuk Mencegah Kanker Payudara Di Desa Tenda Ondo Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/komunikasi-persuasif-buiramira-kualitas-hidup-wani-thumb-259ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/komunikasi-persuasif-buiramira-kualitas-hidup-wani-thumb-259ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/komunikasi-persuasif-buiramira-kualitas-hidup-wani-thumb-259ca.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Perawatan Payudara Wanita Usia Subur Untuk Mencegah Kanker Payudara Di Desa Tenda Ondo Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende" alt="JURIS - Edukasi Perawatan Payudara Wanita Usia Subur Untuk Mencegah Kanker Payudara Di Desa Tenda Ondo Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/komunikasi-persuasif-buiramira-kualitas-hidup-wani-thumb-7b20f.webp" title="JURIS - Edukasi Perawatan Payudara Wanita Usia Subur Untuk Mencegah Kanker Payudara Di Desa Tenda Ondo Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/komunikasi-persuasif-buiramira-kualitas-hidup-wani-thumb-7b20f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/komunikasi-persuasif-buiramira-kualitas-hidup-wani-thumb-7b20f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/komunikasi-persuasif-buiramira-kualitas-hidup-wani-thumb-7b20f.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Perawatan Payudara Wanita Usia Subur Untuk Mencegah Kanker Payudara Di Desa Tenda Ondo Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende" alt="JURIS - Edukasi Perawatan Payudara Wanita Usia Subur Untuk Mencegah Kanker Payudara Di Desa Tenda Ondo Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55781-komunikasi-persuasif-buiramira-kualitas-hidup-wani" title="JURIS - Edukasi Perawatan Payudara Wanita Usia Subur Untuk Mencegah Kanker Payudara Di Desa Tenda Ondo Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende" target="_blank">Edukasi Perawatan Payudara Wanita Usia Subur Untuk Mencegah Kanker Payudara Di Desa Tenda Ondo Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki dampak jangka panjang kombinasi edukasi ASI dan pelatihan SADARI terhadap tingkat menyusui eksklusif serta deteksi dini kanker payudara pada wanita usia subur di daerah pedesaan, dengan mengikuti kohort selama dua hingga tiga tahun. Penelitian juga dapat mengevaluasi efektivitas platform pembelajaran digital (aplikasi seluler) dalam menyampaikan materi edukasi ASI dan pemeriksaan payudara mandiri dibandingkan dengan pendekatan tatap muka tradisional, mengukur perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku peserta. Selanjutnya, studi dapat mengeksplorasi peran keterlibatan anggota keluarga pria dalam mendukung praktik ASI dan SADARI, serta menilai bagaimana dukungan tersebut memengaruhi kepatuhan wanita terhadap rekomendasi kesehatan, dengan menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif yang terintegrasi..
<br>Program edukasi ASI dan perawatan payudara di Desa Tenda Ondo berhasil mencapai target dengan partisipasi 35 peserta, melampaui sasaran awal, serta menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kemampuan praktik SADARI secara mandiri.Aktivitas ini mengurangi miskonsepsi lokal mengenai kanker payudara dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini serta kaitannya dengan menyusui, yang berdampak pada peningkatan kepercayaan diri ibu dalam merawat payudara.Selain itu, kader kesehatan dan kader KB siap menjadi agen penggerak untuk melanjutkan pendampingan dan mempromosikan hak ASI eksklusif secara berkelanjutan
<br>Kesehatan wanita, khususnya dalam hal perawatan payudara dan pemberian Air Susu Ibu (ASI), merupakan isu yang sangat penting namun seringkali belum mendapatkan perhatian yang memadai, terutama di wilayah pedesaan. Pemberian ASI (Air Susu Ibu) dan perawatan payudara merupakan aspek penting dalam kesehatan ibu dan anak. ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi memberikan nutrisi optimal dan perlindungan dari berbagai penyakit. Perawatan payudara dengan metode pemeriksaan sendiri (SADARI) untuk mencegah kanker payudara pada wanita usia subur. Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat Desa Tenda Ondo, terutama bagi wanita usia subur (WUS), dalam meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup mereka. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi, dan pendampingan berbasis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/5/komunikasi-persuasif-buiramira-kualitas-hidup-wani-thumb-259ca.webp" type="image/webp" length="169224" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/komunikasi-persuasif-buiramira-kualitas-hidup-wani-thumb-31a28.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/komunikasi-persuasif-buiramira-kualitas-hidup-wani-thumb-259ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/komunikasi-persuasif-buiramira-kualitas-hidup-wani-thumb-7b20f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1390-intelekmadani.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7015-global-abdimas-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Classification of Toddler Nutritional Status Using Nayve Bayes Classification in Padasuka Village Ciomas Bogor ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Classification of Toddler Nutritional Status Using Nayve Bayes Classification in Padasuka Village Ciomas Bogor ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Classification of Toddler Nutritional Status Using Nayve Bayes Classification in Padasuka Village Ciomas Bogor ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55782-helminth-status-gizi-nutritional-balit</link>
	<guid isPermaLink="false">2616e55b1150deffcd9e3d9041e60c1c</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 09:06:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model prediksi dengan dataset yang lebih besar dan beragam untuk meningkatkan generalisasi hasil. Selain itu, faktor-faktor eksternal seperti pola konsumsi nutrisi, kondisi lingkungan, dan riwayat kesehatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Classification of Toddler Nutritional Status Using Nayve Bayes Classification in Padasuka Village Ciomas Bogor: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model prediksi dengan dataset yang lebih besar dan beragam untuk meningkatkan generalisasi hasil. Selain itu, faktor-faktor eksternal seperti pola konsumsi nutrisi, kondisi lingkungan, dan riwayat kesehatan sebelumnya perlu dimasukkan sebagai variabel tambahan untuk memperkaya analisis. Pengujian algoritma klasifikasi alternatif seperti Decision Tree atau Random Forest juga dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas metode berbeda dalam konteks klasifikasi status gizi balita.. Penelitian ini berhasil membuktikan bahwa algoritma Nayve Bayes dapat digunakan secara efektif untuk mengklasifikasikan status gizi balita berdasarkan atribut jenis kelamin, usia, berat badan, dan tinggi badan.Dengan melakukan tahapan mulai dari pengumpulan, pembersihan, hingga transformasi data dan pelatihan model menggunakan RapidMiner, diperoleh akurasi klasifikasi sebesar 95,77%.Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan data mining sederhana seperti Nayve Bayes mampu memberikan hasil yang akurat dan dapat membantu dalam pengambilan keputusan awal dalam pemantauan gizi balita di posyandu.Meskipun demikian, penelitian ini memiliki keterbatasan pada jumlah data yang relatif sedikit dan variabel yang masih terbatas pada antropometri dasar.Oleh karena itu, disarankan agar penelitian selanjutnya menggunakan dataset yang lebih besar dan beragam, serta mempertimbangkan faktor tambahan seperti pola konsumsi, kondisi lingkungan, atau riwayat kesehatan Pertumbuhan dan perkembangan merupakan indikator penting dalam kehidupan manusia, yang menunjukkan tingkat kesehatan seseorang dan bervariasi antar individu. Salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan, khususnya pada anak usia dini, adalah melalui pengelolaan status gizi. Status gizi mencerminkan keseimbangan antara asupan nutrisi dan kebutuhan tubuh, yang berperan dalam menjaga imunitas dan menunjang pertumbuhan optimal. Di tingkat layanan kesehatan masyarakat seperti Posyandu, status gizi balita biasanya ditentukan melalui metode antropometri dengan pendekatan berat badan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/3/helminth-status-gizi-nutritional-balita-classifica-thumb-19789.webp" title="JURIS - Classification of Toddler Nutritional Status Using Nayve Bayes Classification in Padasuka Village Ciomas Bogor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/helminth-status-gizi-nutritional-balita-classifica-thumb-19789.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/helminth-status-gizi-nutritional-balita-classifica-thumb-19789.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/helminth-status-gizi-nutritional-balita-classifica-thumb-19789.webp 1x" title="JURIS - Classification of Toddler Nutritional Status Using Nayve Bayes Classification in Padasuka Village Ciomas Bogor" alt="JURIS - Classification of Toddler Nutritional Status Using Nayve Bayes Classification in Padasuka Village Ciomas Bogor" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/helminth-status-gizi-nutritional-balita-classifica-thumb-af732.webp" title="JURIS - Classification of Toddler Nutritional Status Using Nayve Bayes Classification in Padasuka Village Ciomas Bogor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/helminth-status-gizi-nutritional-balita-classifica-thumb-af732.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/helminth-status-gizi-nutritional-balita-classifica-thumb-af732.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/helminth-status-gizi-nutritional-balita-classifica-thumb-af732.webp 1x" title="JURIS - Classification of Toddler Nutritional Status Using Nayve Bayes Classification in Padasuka Village Ciomas Bogor" alt="JURIS - Classification of Toddler Nutritional Status Using Nayve Bayes Classification in Padasuka Village Ciomas Bogor" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/helminth-status-gizi-nutritional-balita-classifica-thumb-3d679.webp" title="JURIS - Classification of Toddler Nutritional Status Using Nayve Bayes Classification in Padasuka Village Ciomas Bogor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/helminth-status-gizi-nutritional-balita-classifica-thumb-3d679.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/helminth-status-gizi-nutritional-balita-classifica-thumb-3d679.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/helminth-status-gizi-nutritional-balita-classifica-thumb-3d679.webp 1x" title="JURIS - Classification of Toddler Nutritional Status Using Nayve Bayes Classification in Padasuka Village Ciomas Bogor" alt="JURIS - Classification of Toddler Nutritional Status Using Nayve Bayes Classification in Padasuka Village Ciomas Bogor" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55782-helminth-status-gizi-nutritional-balit" title="JURIS - Classification of Toddler Nutritional Status Using Nayve Bayes Classification in Padasuka Village Ciomas Bogor" target="_blank">Classification of Toddler Nutritional Status Using Nayve Bayes Classification in Padasuka Village Ciomas Bogor</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model prediksi dengan dataset yang lebih besar dan beragam untuk meningkatkan generalisasi hasil. Selain itu, faktor-faktor eksternal seperti pola konsumsi nutrisi, kondisi lingkungan, dan riwayat kesehatan sebelumnya perlu dimasukkan sebagai variabel tambahan untuk memperkaya analisis. Pengujian algoritma klasifikasi alternatif seperti Decision Tree atau Random Forest juga dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas metode berbeda dalam konteks klasifikasi status gizi balita..
<br>Penelitian ini berhasil membuktikan bahwa algoritma Nayve Bayes dapat digunakan secara efektif untuk mengklasifikasikan status gizi balita berdasarkan atribut jenis kelamin, usia, berat badan, dan tinggi badan.Dengan melakukan tahapan mulai dari pengumpulan, pembersihan, hingga transformasi data dan pelatihan model menggunakan RapidMiner, diperoleh akurasi klasifikasi sebesar 95,77%.Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan data mining sederhana seperti Nayve Bayes mampu memberikan hasil yang akurat dan dapat membantu dalam pengambilan keputusan awal dalam pemantauan gizi balita di posyandu.Meskipun demikian, penelitian ini memiliki keterbatasan pada jumlah data yang relatif sedikit dan variabel yang masih terbatas pada antropometri dasar.Oleh karena itu, disarankan agar penelitian selanjutnya menggunakan dataset yang lebih besar dan beragam, serta mempertimbangkan faktor tambahan seperti pola konsumsi, kondisi lingkungan, atau riwayat kesehatan
<br>Pertumbuhan dan perkembangan merupakan indikator penting dalam kehidupan manusia, yang menunjukkan tingkat kesehatan seseorang dan bervariasi antar individu. Salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan, khususnya pada anak usia dini, adalah melalui pengelolaan status gizi. Status gizi mencerminkan keseimbangan antara asupan nutrisi dan kebutuhan tubuh, yang berperan dalam menjaga imunitas dan menunjang pertumbuhan optimal. Di tingkat layanan kesehatan masyarakat seperti Posyandu, status gizi balita biasanya ditentukan melalui metode antropometri dengan pendekatan berat badan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/3/helminth-status-gizi-nutritional-balita-classifica-thumb-af732.webp" type="image/webp" length="102472" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/helminth-status-gizi-nutritional-balita-classifica-thumb-19789.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/helminth-status-gizi-nutritional-balita-classifica-thumb-af732.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/helminth-status-gizi-nutritional-balita-classifica-thumb-3d679.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1751-ukri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18537-journal-data-science-technology-informatics-security.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ IoT Based Greenhouse Monitoring and Smart Spraying for Potato Cultivation ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ IoT Based Greenhouse Monitoring and Smart Spraying for Potato Cultivation ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ IoT Based Greenhouse Monitoring and Smart Spraying for Potato Cultivation ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55784-hama-ulat-grayak-sistem-m-paspor-pengendalian</link>
	<guid isPermaLink="false">ea9f110e6da8c9b42ecce2a16b880f4f</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 08:41:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan algoritma deteksi hama dengan akurasi lebih tinggi, misalnya dengan menggabungkan data citra dan sensor lingkungan secara real-time. Selain itu, sistem bisa diperluas untuk mengintegrasikan sensor lain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - IoT-Based Greenhouse Monitoring and Smart Spraying for Potato Cultivation: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan algoritma deteksi hama dengan akurasi lebih tinggi, misalnya dengan menggabungkan data citra dan sensor lingkungan secara real-time. Selain itu, sistem bisa diperluas untuk mengintegrasikan sensor lain seperti detektor gas atau suhu tanah yang lebih presisi, sehingga mampu mengidentifikasi berbagai jenis hama dan penyakit secara simultan. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi penerapan sistem ini pada tanaman lain, seperti sayuran atau buah-buahan, untuk memvalidasi skalabilitas dan adaptabilitas teknologi IoT dalam berbagai jenis pertanian.. Penelitian ini berhasil mengimplementasikan sistem monitoring greenhouse dan pengendalian penyemprotan pestisida cerdas berbasis IoT pada budidaya kentang.Sistem mampu membaca parameter lingkungan dengan akurasi tinggi, memberikan notifikasi dini berdasarkan kondisi aktual, dan mengoptimalkan penggunaan pestisida melalui logika decision tree.Algoritma YOLOv8 juga mendeteksi aktivitas manusia di sekitar greenhouse, memperluas cakupan pengendalian hama.Sistem ini mengurangi penggunaan pestisida berlebih hingga 20Ae25% dan meningkatkan efisiensi budidaya kentang secara signifikan Produktivitas kentang kerap terganggu oleh serangan hama yang menyebabkan penurunan hasil panen. Penelitian ini mengimplementasikan sistem peringatan dini berbasis IoT untuk deteksi hama dan penyemprotan pestisida otomatis pada tanaman kentang di rumah kaca. Sistem memanfaatkan algoritma YOLOv5 untuk mendeteksi ulat grayak dan kutu daun menggunakan kamera ponsel, dengan dukungan mikrokontroler NodeMCU, sensor kelembapan tanah, serta platform Blynk untuk pemantauan waktu nyata. Pendekatan pohon keputusan berbasis aturan digunakan untuk mengatur aksi penyemprotan otomatis ketika tingkat keyakinan deteksi hama melebihi 70%. Uji lapangan di Desa Cibeureum, Jawa Barat, menunjukkan akurasi deteksi mencapai 85% dengan waktu respons 3Ae5 detik. Hasil ini terbukti mampu mengurangi penggunaan pestisida yang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/3/hama-ulat-grayak-sistem-m-paspor-pengendalian-terp-thumb-88394.webp" title="JURIS - IoT-Based Greenhouse Monitoring and Smart Spraying for Potato Cultivation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/3/hama-ulat-grayak-sistem-m-paspor-pengendalian-terp-thumb-88394.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/3/hama-ulat-grayak-sistem-m-paspor-pengendalian-terp-thumb-88394.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/3/hama-ulat-grayak-sistem-m-paspor-pengendalian-terp-thumb-88394.webp 1x" title="JURIS - IoT-Based Greenhouse Monitoring and Smart Spraying for Potato Cultivation" alt="JURIS - IoT-Based Greenhouse Monitoring and Smart Spraying for Potato Cultivation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/3/hama-ulat-grayak-sistem-m-paspor-pengendalian-terp-thumb-24fdd.webp" title="JURIS - IoT-Based Greenhouse Monitoring and Smart Spraying for Potato Cultivation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/3/hama-ulat-grayak-sistem-m-paspor-pengendalian-terp-thumb-24fdd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/3/hama-ulat-grayak-sistem-m-paspor-pengendalian-terp-thumb-24fdd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/3/hama-ulat-grayak-sistem-m-paspor-pengendalian-terp-thumb-24fdd.webp 1x" title="JURIS - IoT-Based Greenhouse Monitoring and Smart Spraying for Potato Cultivation" alt="JURIS - IoT-Based Greenhouse Monitoring and Smart Spraying for Potato Cultivation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/3/hama-ulat-grayak-sistem-m-paspor-pengendalian-terp-thumb-9a9b8.webp" title="JURIS - IoT-Based Greenhouse Monitoring and Smart Spraying for Potato Cultivation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/3/hama-ulat-grayak-sistem-m-paspor-pengendalian-terp-thumb-9a9b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/3/hama-ulat-grayak-sistem-m-paspor-pengendalian-terp-thumb-9a9b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/3/hama-ulat-grayak-sistem-m-paspor-pengendalian-terp-thumb-9a9b8.webp 1x" title="JURIS - IoT-Based Greenhouse Monitoring and Smart Spraying for Potato Cultivation" alt="JURIS - IoT-Based Greenhouse Monitoring and Smart Spraying for Potato Cultivation" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55784-hama-ulat-grayak-sistem-m-paspor-pengendalian" title="JURIS - IoT-Based Greenhouse Monitoring and Smart Spraying for Potato Cultivation" target="_blank">IoT-Based Greenhouse Monitoring and Smart Spraying for Potato Cultivation</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan algoritma deteksi hama dengan akurasi lebih tinggi, misalnya dengan menggabungkan data citra dan sensor lingkungan secara real-time. Selain itu, sistem bisa diperluas untuk mengintegrasikan sensor lain seperti detektor gas atau suhu tanah yang lebih presisi, sehingga mampu mengidentifikasi berbagai jenis hama dan penyakit secara simultan. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi penerapan sistem ini pada tanaman lain, seperti sayuran atau buah-buahan, untuk memvalidasi skalabilitas dan adaptabilitas teknologi IoT dalam berbagai jenis pertanian..
<br>Penelitian ini berhasil mengimplementasikan sistem monitoring greenhouse dan pengendalian penyemprotan pestisida cerdas berbasis IoT pada budidaya kentang.Sistem mampu membaca parameter lingkungan dengan akurasi tinggi, memberikan notifikasi dini berdasarkan kondisi aktual, dan mengoptimalkan penggunaan pestisida melalui logika decision tree.Algoritma YOLOv8 juga mendeteksi aktivitas manusia di sekitar greenhouse, memperluas cakupan pengendalian hama.Sistem ini mengurangi penggunaan pestisida berlebih hingga 20Ae25% dan meningkatkan efisiensi budidaya kentang secara signifikan
<br>Produktivitas kentang kerap terganggu oleh serangan hama yang menyebabkan penurunan hasil panen. Penelitian ini mengimplementasikan sistem peringatan dini berbasis IoT untuk deteksi hama dan penyemprotan pestisida otomatis pada tanaman kentang di rumah kaca. Sistem memanfaatkan algoritma YOLOv5 untuk mendeteksi ulat grayak dan kutu daun menggunakan kamera ponsel, dengan dukungan mikrokontroler NodeMCU, sensor kelembapan tanah, serta platform Blynk untuk pemantauan waktu nyata. Pendekatan pohon keputusan berbasis aturan digunakan untuk mengatur aksi penyemprotan otomatis ketika tingkat keyakinan deteksi hama melebihi 70%. Uji lapangan di Desa Cibeureum, Jawa Barat, menunjukkan akurasi deteksi mencapai 85% dengan waktu respons 3Ae5 detik. Hasil ini terbukti mampu mengurangi penggunaan pestisida yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/3/hama-ulat-grayak-sistem-m-paspor-pengendalian-terp-thumb-88394.webp" type="image/webp" length="58306" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/3/hama-ulat-grayak-sistem-m-paspor-pengendalian-terp-thumb-88394.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/3/hama-ulat-grayak-sistem-m-paspor-pengendalian-terp-thumb-24fdd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/3/hama-ulat-grayak-sistem-m-paspor-pengendalian-terp-thumb-9a9b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1751-ukri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18537-journal-data-science-technology-informatics-security.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Pelaksanaan Program Keterampilan Multimedia Menggunakan Model CIPP di MAN 2 Bantul ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Pelaksanaan Program Keterampilan Multimedia Menggunakan Model CIPP di MAN 2 Bantul ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Pelaksanaan Program Keterampilan Multimedia Menggunakan Model CIPP di MAN 2 Bantul ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55786-keberhasilan-program-kepala-madrasah-hasil</link>
	<guid isPermaLink="false">37eeaa8c44749dde673b0ce03a078d03</guid>
	<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 08:16:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengkaji dampak jangka panjang program keterampilan multimedia terhadap keberhasilan lulusan dalam pendidikan lanjutan maupun dunia kerja. Selain itu, perlu dilakukan pengembangan sistem evaluasi dan tracer ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluasi Pelaksanaan Program Keterampilan Multimedia Menggunakan Model CIPP di MAN 2 Bantul: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengkaji dampak jangka panjang program keterampilan multimedia terhadap keberhasilan lulusan dalam pendidikan lanjutan maupun dunia kerja. Selain itu, perlu dilakukan pengembangan sistem evaluasi dan tracer study untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas program. Penelitian juga dapat mengeksplorasi strategi-strategi baru dalam mengintegrasikan pendidikan keterampilan digital dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja, serta mengukur dampak program terhadap kesiapan kerja dan adaptasi peserta didik dalam menghadapi tantangan masa depan.. Berdasarkan hasil evaluasi menggunakan model CIPP, Program Keterampilan Multimedia di MAN 2 Bantul menunjukkan tingkat relevansi, kesiapan sumber daya, kualitas pelaksanaan, dan capaian hasil yang mendukung penguatan kompetensi digital peserta didik.Temuan ini menegaskan bahwa program keterampilan berbasis multimedia dapat menjadi strategi pengembangan pendidikan madrasah yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat digital dan dunia kerja.Keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh kualitas pembelajaran, tetapi juga oleh keterpaduan antara perencanaan program, dukungan sumber daya, kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri, serta pengalaman belajar berbasis praktik yang berkelanjutan Perkembangan teknologi digital pada abad ke-21 menuntut lembaga pendidikan untuk tidak hanya mengembangkan kompetensi akademik, tetapi juga membekali peserta didik dengan keterampilan digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui penyelenggaraan Program Keterampilan Multimedia di MAN 2 Bantul. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Keterampilan Multimedia menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus dengan metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap kepala madrasah, wakil kepala madrasah bidang kurikulum, guru keterampilan multimedia, dan peserta... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/a/keberhasilan-program-kepala-madrasah-hasil-evaluas-thumb-82024.webp" title="JURIS - Evaluasi Pelaksanaan Program Keterampilan Multimedia Menggunakan Model CIPP di MAN 2 Bantul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/keberhasilan-program-kepala-madrasah-hasil-evaluas-thumb-82024.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/keberhasilan-program-kepala-madrasah-hasil-evaluas-thumb-82024.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/keberhasilan-program-kepala-madrasah-hasil-evaluas-thumb-82024.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Pelaksanaan Program Keterampilan Multimedia Menggunakan Model CIPP di MAN 2 Bantul" alt="JURIS - Evaluasi Pelaksanaan Program Keterampilan Multimedia Menggunakan Model CIPP di MAN 2 Bantul" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/a/keberhasilan-program-kepala-madrasah-hasil-evaluas-thumb-6125c.webp" title="JURIS - Evaluasi Pelaksanaan Program Keterampilan Multimedia Menggunakan Model CIPP di MAN 2 Bantul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/keberhasilan-program-kepala-madrasah-hasil-evaluas-thumb-6125c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/keberhasilan-program-kepala-madrasah-hasil-evaluas-thumb-6125c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/keberhasilan-program-kepala-madrasah-hasil-evaluas-thumb-6125c.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Pelaksanaan Program Keterampilan Multimedia Menggunakan Model CIPP di MAN 2 Bantul" alt="JURIS - Evaluasi Pelaksanaan Program Keterampilan Multimedia Menggunakan Model CIPP di MAN 2 Bantul" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/a/keberhasilan-program-kepala-madrasah-hasil-evaluas-thumb-7829e.webp" title="JURIS - Evaluasi Pelaksanaan Program Keterampilan Multimedia Menggunakan Model CIPP di MAN 2 Bantul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/keberhasilan-program-kepala-madrasah-hasil-evaluas-thumb-7829e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/keberhasilan-program-kepala-madrasah-hasil-evaluas-thumb-7829e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/keberhasilan-program-kepala-madrasah-hasil-evaluas-thumb-7829e.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Pelaksanaan Program Keterampilan Multimedia Menggunakan Model CIPP di MAN 2 Bantul" alt="JURIS - Evaluasi Pelaksanaan Program Keterampilan Multimedia Menggunakan Model CIPP di MAN 2 Bantul" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55786-keberhasilan-program-kepala-madrasah-hasil" title="JURIS - Evaluasi Pelaksanaan Program Keterampilan Multimedia Menggunakan Model CIPP di MAN 2 Bantul" target="_blank">Evaluasi Pelaksanaan Program Keterampilan Multimedia Menggunakan Model CIPP di MAN 2 Bantul</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengkaji dampak jangka panjang program keterampilan multimedia terhadap keberhasilan lulusan dalam pendidikan lanjutan maupun dunia kerja. Selain itu, perlu dilakukan pengembangan sistem evaluasi dan tracer study untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas program. Penelitian juga dapat mengeksplorasi strategi-strategi baru dalam mengintegrasikan pendidikan keterampilan digital dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja, serta mengukur dampak program terhadap kesiapan kerja dan adaptasi peserta didik dalam menghadapi tantangan masa depan..
<br>Berdasarkan hasil evaluasi menggunakan model CIPP, Program Keterampilan Multimedia di MAN 2 Bantul menunjukkan tingkat relevansi, kesiapan sumber daya, kualitas pelaksanaan, dan capaian hasil yang mendukung penguatan kompetensi digital peserta didik.Temuan ini menegaskan bahwa program keterampilan berbasis multimedia dapat menjadi strategi pengembangan pendidikan madrasah yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat digital dan dunia kerja.Keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh kualitas pembelajaran, tetapi juga oleh keterpaduan antara perencanaan program, dukungan sumber daya, kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri, serta pengalaman belajar berbasis praktik yang berkelanjutan
<br>Perkembangan teknologi digital pada abad ke-21 menuntut lembaga pendidikan untuk tidak hanya mengembangkan kompetensi akademik, tetapi juga membekali peserta didik dengan keterampilan digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui penyelenggaraan Program Keterampilan Multimedia di MAN 2 Bantul. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Keterampilan Multimedia menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus dengan metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap kepala madrasah, wakil kepala madrasah bidang kurikulum, guru keterampilan multimedia, dan peserta...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/a/keberhasilan-program-kepala-madrasah-hasil-evaluas-thumb-82024.webp" type="image/webp" length="94248" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/keberhasilan-program-kepala-madrasah-hasil-evaluas-thumb-82024.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/keberhasilan-program-kepala-madrasah-hasil-evaluas-thumb-6125c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/keberhasilan-program-kepala-madrasah-hasil-evaluas-thumb-7829e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1167-afeksi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9777-afeksi-jurnal-penelitian-evaluasi-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Thu, 23 Jul 2026 12:49:24 +0700. 24 items. Served in: 3.748 seconds [rss] -->
