<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.2-27apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.2-27apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Mon, 27 Apr 2026 11:04:55 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 11:04:55 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-27T11:04:55+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Arabisasi Bahasa Indonesia Di Ranah Dakwah Digital Studi Linguistik Pragmatik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Arabisasi Bahasa Indonesia Di Ranah Dakwah Digital Studi Linguistik Pragmatik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Arabisasi Bahasa Indonesia Di Ranah Dakwah Digital Studi Linguistik Pragmatik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42034-konten-dakwah-buya-isi-pesan-model-k</link>
	<guid isPermaLink="false">22b5cb056527bf813504418581d90f25</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 10:47:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ 25 jurnal al ]]></category>
	<category><![CDATA[ eka saryanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ ijiss garuda ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[25,al,eka,garuda,ijiss,jurnal,saryanti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji bagaimana pendekatan bilingual atau subtitel interaktif dalam konten dakwah digital dapat meningkatkan pemahaman audiens awam terhadap istilah-istilah Arab tanpa mengurangi kesan keaslian dan otoritas keagamaan. Kedua, penting untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Arabisasi Bahasa Indonesia Di Ranah Dakwah Digital: Studi Linguistik Pragmatik: Pertama, perlu dikaji bagaimana pendekatan bilingual atau subtitel interaktif dalam konten dakwah digital dapat meningkatkan pemahaman audiens awam terhadap istilah-istilah Arab tanpa mengurangi kesan keaslian dan otoritas keagamaan. Kedua, penting untuk meneliti pengaruh durasi dan platform media sosial terhadap intensitas Arabisasi, misalnya membandingkan penggunaan bahasa Arab di TikTok yang cenderung singkat dengan YouTube yang lebih mendalam, untuk memahami strategi adaptasi bahasa berdasarkan karakteristik platform. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang persepsi audiens dari latar belakang berbeda terhadap tingkat Arabisasi dalam dakwah, termasuk dari kalangan muda urban, masyarakat pedesaan, dan pemeluk agama lain, guna merancang komunikasi dakwah yang lebih inklusif dan sensitif secara sosiolinguistik. Penelitian-penelitian ini dapat membantu merancang model dakwah digital yang tetap autentik secara religius namun mudah diakses oleh beragam kelompok masyarakat. Studi lebih lanjut juga bisa menguji efektivitas penggunaan penjelasan singkat (gloss) secara real-time dalam video, atau eksperimen dengan variasi kadar Arabisasi dalam satu tema ceramah untuk melihat dampaknya terhadap engagement dan pemahaman. Dengan demikian, dakwah digital dapat menjadi sarana yang lebih inklusif tanpa kehilangan kedalaman makna keagamaan.. Penelitian ini menemukan bahwa bahasa Arab digunakan secara luas dalam ceramah digital sebagai bentuk Arabisasi yang menciptakan kesan otoritas dan keaslian keagamaan, namun juga menimbulkan hambatan pemahaman bagi audiens awam.Analisis pragmatik mengungkapkan pelanggaran terhadap maksim kuantitas dan relevansi karena kurangnya penjelasan atau terjemahan terhadap istilah Arab, yang menyebabkan kesenjangan komunikasi.Respons audiens bervariasi, tergantung pada latar belakang pendidikan agama dan penguasaan bahasa Arab, sehingga diperlukan penyesuaian strategi agar dakwah digital lebih inklusif dan efektif Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses Arabisasi dalam bahasa Indonesia yang digunakan oleh para pendakwah di ranah digital, khususnya dalam media sosial dan platform streaming keagamaan. Arabisasi dalam konteks ini dipahami sebagai fenomena peminjaman dan integrasi kata-kata atau struktur bahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia, baik dalam bentuk kosakata, ungkapan religius, maupun gaya komunikasi dakwah. Dengan menggunakan pendekatan linguistik pragmatik, penelitian ini menganalisis bagaimana unsur-unsur kebahasaan Arab tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian pesan, tetapi juga sebagai penanda identitas, otoritas keagamaan, dan strategi retoris untuk membangun kredibilitas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/c/konten-dakwah-buya-isi-pesan-model-moderat-struktu-thumb-16ccf.webp" title="JURIS - Arabisasi Bahasa Indonesia Di Ranah Dakwah Digital: Studi Linguistik Pragmatik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/konten-dakwah-buya-isi-pesan-model-moderat-struktu-thumb-16ccf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/konten-dakwah-buya-isi-pesan-model-moderat-struktu-thumb-16ccf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/konten-dakwah-buya-isi-pesan-model-moderat-struktu-thumb-16ccf.webp 1x" title="JURIS - Arabisasi Bahasa Indonesia Di Ranah Dakwah Digital: Studi Linguistik Pragmatik" alt="JURIS - Arabisasi Bahasa Indonesia Di Ranah Dakwah Digital: Studi Linguistik Pragmatik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/konten-dakwah-buya-isi-pesan-model-moderat-struktu-thumb-b6f57.webp" title="JURIS - Arabisasi Bahasa Indonesia Di Ranah Dakwah Digital: Studi Linguistik Pragmatik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/konten-dakwah-buya-isi-pesan-model-moderat-struktu-thumb-b6f57.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/konten-dakwah-buya-isi-pesan-model-moderat-struktu-thumb-b6f57.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/konten-dakwah-buya-isi-pesan-model-moderat-struktu-thumb-b6f57.webp 1x" title="JURIS - Arabisasi Bahasa Indonesia Di Ranah Dakwah Digital: Studi Linguistik Pragmatik" alt="JURIS - Arabisasi Bahasa Indonesia Di Ranah Dakwah Digital: Studi Linguistik Pragmatik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/konten-dakwah-buya-isi-pesan-model-moderat-struktu-thumb-b0eb5.webp" title="JURIS - Arabisasi Bahasa Indonesia Di Ranah Dakwah Digital: Studi Linguistik Pragmatik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/konten-dakwah-buya-isi-pesan-model-moderat-struktu-thumb-b0eb5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/konten-dakwah-buya-isi-pesan-model-moderat-struktu-thumb-b0eb5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/konten-dakwah-buya-isi-pesan-model-moderat-struktu-thumb-b0eb5.webp 1x" title="JURIS - Arabisasi Bahasa Indonesia Di Ranah Dakwah Digital: Studi Linguistik Pragmatik" alt="JURIS - Arabisasi Bahasa Indonesia Di Ranah Dakwah Digital: Studi Linguistik Pragmatik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42034-konten-dakwah-buya-isi-pesan-model-k" title="JURIS - Arabisasi Bahasa Indonesia Di Ranah Dakwah Digital: Studi Linguistik Pragmatik" target="_blank">Arabisasi Bahasa Indonesia Di Ranah Dakwah Digital: Studi Linguistik Pragmatik</a>: Pertama, perlu dikaji bagaimana pendekatan bilingual atau subtitel interaktif dalam konten dakwah digital dapat meningkatkan pemahaman audiens awam terhadap istilah-istilah Arab tanpa mengurangi kesan keaslian dan otoritas keagamaan. Kedua, penting untuk meneliti pengaruh durasi dan platform media sosial terhadap intensitas Arabisasi, misalnya membandingkan penggunaan bahasa Arab di TikTok yang cenderung singkat dengan YouTube yang lebih mendalam, untuk memahami strategi adaptasi bahasa berdasarkan karakteristik platform. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang persepsi audiens dari latar belakang berbeda terhadap tingkat Arabisasi dalam dakwah, termasuk dari kalangan muda urban, masyarakat pedesaan, dan pemeluk agama lain, guna merancang komunikasi dakwah yang lebih inklusif dan sensitif secara sosiolinguistik. Penelitian-penelitian ini dapat membantu merancang model dakwah digital yang tetap autentik secara religius namun mudah diakses oleh beragam kelompok masyarakat. Studi lebih lanjut juga bisa menguji efektivitas penggunaan penjelasan singkat (gloss) secara real-time dalam video, atau eksperimen dengan variasi kadar Arabisasi dalam satu tema ceramah untuk melihat dampaknya terhadap engagement dan pemahaman. Dengan demikian, dakwah digital dapat menjadi sarana yang lebih inklusif tanpa kehilangan kedalaman makna keagamaan..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa bahasa Arab digunakan secara luas dalam ceramah digital sebagai bentuk Arabisasi yang menciptakan kesan otoritas dan keaslian keagamaan, namun juga menimbulkan hambatan pemahaman bagi audiens awam.Analisis pragmatik mengungkapkan pelanggaran terhadap maksim kuantitas dan relevansi karena kurangnya penjelasan atau terjemahan terhadap istilah Arab, yang menyebabkan kesenjangan komunikasi.Respons audiens bervariasi, tergantung pada latar belakang pendidikan agama dan penguasaan bahasa Arab, sehingga diperlukan penyesuaian strategi agar dakwah digital lebih inklusif dan efektif
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses Arabisasi dalam bahasa Indonesia yang digunakan oleh para pendakwah di ranah digital, khususnya dalam media sosial dan platform streaming keagamaan. Arabisasi dalam konteks ini dipahami sebagai fenomena peminjaman dan integrasi kata-kata atau struktur bahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia, baik dalam bentuk kosakata, ungkapan religius, maupun gaya komunikasi dakwah. Dengan menggunakan pendekatan linguistik pragmatik, penelitian ini menganalisis bagaimana unsur-unsur kebahasaan Arab tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian pesan, tetapi juga sebagai penanda identitas, otoritas keagamaan, dan strategi retoris untuk membangun kredibilitas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/c/konten-dakwah-buya-isi-pesan-model-moderat-struktu-thumb-16ccf.webp" type="image/webp" length="85746" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/konten-dakwah-buya-isi-pesan-model-moderat-struktu-thumb-16ccf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/konten-dakwah-buya-isi-pesan-model-moderat-struktu-thumb-b6f57.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/konten-dakwah-buya-isi-pesan-model-moderat-struktu-thumb-b0eb5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-964-iai-almuslimaceh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4845-al-imtiyaz-arabic-linguistics-international-methodology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sastra Dalam Ritual Sebuah Kajian Antropologis Terhadap Naskah Dan Pertunjukan Dalam Wayang Kulit ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sastra Dalam Ritual Sebuah Kajian Antropologis Terhadap Naskah Dan Pertunjukan Dalam Wayang Kulit ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sastra Dalam Ritual Sebuah Kajian Antropologis Terhadap Naskah Dan Pertunjukan Dalam Wayang Kulit ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42036-seni-wayang-kulit-sastra-budaya-antro</link>
	<guid isPermaLink="false">d448ec8f892579b43d09428de394da4e</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 10:46:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ 25 jurnal al ]]></category>
	<category><![CDATA[ eka saryanti ]]></category>
	<category><![CDATA[ ijiss garuda ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[25,al,eka,garuda,ijiss,jurnal,saryanti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana generasi muda di perkotaan memaknai dan terlibat dalam pertunjukan wayang kulit dalam konteks ritual, mengingat pergeseran nilai dan gaya hidup modern yang mungkin memengaruhi persepsi terhadap tradisi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sastra Dalam Ritual: Sebuah Kajian Antropologis Terhadap Naskah Dan Pertunjukan Dalam Wayang Kulit: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana generasi muda di perkotaan memaknai dan terlibat dalam pertunjukan wayang kulit dalam konteks ritual, mengingat pergeseran nilai dan gaya hidup modern yang mungkin memengaruhi persepsi terhadap tradisi ini. Ide penelitian lainnya adalah menyelidiki potensi wayang kulit sebagai media edukasi non-formal dalam isu-isu kontemporer seperti kelestarian lingkungan atau kesehatan mental, dengan mengamati bagaimana dalang memasukkan pesan-pesan tersebut ke dalam narasi ritual secara efektif. Selain itu, perlu diteliti pula transformasi naskah wayang dalam platform digital, seperti pertunjukan daring atau animasi berbasis lakon ritual, untuk memahami bagaimana dimensi sakral dan interaksi komunal dipertahankan atau diubah dalam ruang virtual. Ketiga arah penelitian ini dapat memperdalam pemahaman tentang adaptasi budaya tradisional dalam masyarakat yang terus berkembang, tanpa mengurangi esensi ritual yang menjadi inti dari pertunjukan wayang kulit.. Penelitian ini menunjukkan bahwa wayang kulit merupakan bentuk sastra yang hidup, performatif, dan adaptif, yang tidak hanya menghibur tetapi juga berfungsi secara ritual dalam masyarakat Jawa.Dalang berperan sentral dalam menafsirkan dan menghidupkan naskah sesuai konteks sosial dan spiritual, sehingga sastra wayang terbentuk dalam pertunjukan secara dinamis.Wayang kulit menjadi media penting dalam transmisi nilai moral, memori kolektif, dan identitas komunal, sekaligus memperkaya pemahaman tentang literatur sebagai proses yang dirasakan, dijalani, dan dibagikan secara bersama dalam waktu ritual Penelitian ini mengeksplorasi interseksi antara sastra dan ritual melalui pendekatan antropologis, dengan fokus pada teater wayang kulit Jawa yang tradisional. Studi ini mengkaji bagaimana elemen sastraAiseperti struktur naratif, dialog, dan bahasa puitisAitertanam dalam pertunjukan ritual dan berfungsi menyampaikan nilai budaya, kepercayaan spiritual, serta memori kolektif. Dengan menggunakan metode etnografi termasuk observasi partisipatif, wawancara dengan dalang, dan analisis tekstual lakon, penelitian ini menyoroti peran dinamis wayang kulit sebagai bentuk sastra sekaligus ritual. Temuan menunjukkan bahwa wayang kulit tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, melainkan sebagai media budaya yang menghubungkan ranah sakral dan profan, memperkuat norma sosial, menyalurkan kearifan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/8/seni-wayang-kulit-sastra-budaya-antropologi-teater-thumb-fdd94.webp" title="JURIS - Sastra Dalam Ritual: Sebuah Kajian Antropologis Terhadap Naskah Dan Pertunjukan Dalam Wayang Kulit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/seni-wayang-kulit-sastra-budaya-antropologi-teater-thumb-fdd94.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/seni-wayang-kulit-sastra-budaya-antropologi-teater-thumb-fdd94.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/seni-wayang-kulit-sastra-budaya-antropologi-teater-thumb-fdd94.webp 1x" title="JURIS - Sastra Dalam Ritual: Sebuah Kajian Antropologis Terhadap Naskah Dan Pertunjukan Dalam Wayang Kulit" alt="JURIS - Sastra Dalam Ritual: Sebuah Kajian Antropologis Terhadap Naskah Dan Pertunjukan Dalam Wayang Kulit" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/8/seni-wayang-kulit-sastra-budaya-antropologi-teater-thumb-70a87.webp" title="JURIS - Sastra Dalam Ritual: Sebuah Kajian Antropologis Terhadap Naskah Dan Pertunjukan Dalam Wayang Kulit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/seni-wayang-kulit-sastra-budaya-antropologi-teater-thumb-70a87.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/seni-wayang-kulit-sastra-budaya-antropologi-teater-thumb-70a87.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/seni-wayang-kulit-sastra-budaya-antropologi-teater-thumb-70a87.webp 1x" title="JURIS - Sastra Dalam Ritual: Sebuah Kajian Antropologis Terhadap Naskah Dan Pertunjukan Dalam Wayang Kulit" alt="JURIS - Sastra Dalam Ritual: Sebuah Kajian Antropologis Terhadap Naskah Dan Pertunjukan Dalam Wayang Kulit" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/8/seni-wayang-kulit-sastra-budaya-antropologi-teater-thumb-470a9.webp" title="JURIS - Sastra Dalam Ritual: Sebuah Kajian Antropologis Terhadap Naskah Dan Pertunjukan Dalam Wayang Kulit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/seni-wayang-kulit-sastra-budaya-antropologi-teater-thumb-470a9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/seni-wayang-kulit-sastra-budaya-antropologi-teater-thumb-470a9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/seni-wayang-kulit-sastra-budaya-antropologi-teater-thumb-470a9.webp 1x" title="JURIS - Sastra Dalam Ritual: Sebuah Kajian Antropologis Terhadap Naskah Dan Pertunjukan Dalam Wayang Kulit" alt="JURIS - Sastra Dalam Ritual: Sebuah Kajian Antropologis Terhadap Naskah Dan Pertunjukan Dalam Wayang Kulit" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42036-seni-wayang-kulit-sastra-budaya-antro" title="JURIS - Sastra Dalam Ritual: Sebuah Kajian Antropologis Terhadap Naskah Dan Pertunjukan Dalam Wayang Kulit" target="_blank">Sastra Dalam Ritual: Sebuah Kajian Antropologis Terhadap Naskah Dan Pertunjukan Dalam Wayang Kulit</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana generasi muda di perkotaan memaknai dan terlibat dalam pertunjukan wayang kulit dalam konteks ritual, mengingat pergeseran nilai dan gaya hidup modern yang mungkin memengaruhi persepsi terhadap tradisi ini. Ide penelitian lainnya adalah menyelidiki potensi wayang kulit sebagai media edukasi non-formal dalam isu-isu kontemporer seperti kelestarian lingkungan atau kesehatan mental, dengan mengamati bagaimana dalang memasukkan pesan-pesan tersebut ke dalam narasi ritual secara efektif. Selain itu, perlu diteliti pula transformasi naskah wayang dalam platform digital, seperti pertunjukan daring atau animasi berbasis lakon ritual, untuk memahami bagaimana dimensi sakral dan interaksi komunal dipertahankan atau diubah dalam ruang virtual. Ketiga arah penelitian ini dapat memperdalam pemahaman tentang adaptasi budaya tradisional dalam masyarakat yang terus berkembang, tanpa mengurangi esensi ritual yang menjadi inti dari pertunjukan wayang kulit..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa wayang kulit merupakan bentuk sastra yang hidup, performatif, dan adaptif, yang tidak hanya menghibur tetapi juga berfungsi secara ritual dalam masyarakat Jawa.Dalang berperan sentral dalam menafsirkan dan menghidupkan naskah sesuai konteks sosial dan spiritual, sehingga sastra wayang terbentuk dalam pertunjukan secara dinamis.Wayang kulit menjadi media penting dalam transmisi nilai moral, memori kolektif, dan identitas komunal, sekaligus memperkaya pemahaman tentang literatur sebagai proses yang dirasakan, dijalani, dan dibagikan secara bersama dalam waktu ritual
<br>Penelitian ini mengeksplorasi interseksi antara sastra dan ritual melalui pendekatan antropologis, dengan fokus pada teater wayang kulit Jawa yang tradisional. Studi ini mengkaji bagaimana elemen sastraAiseperti struktur naratif, dialog, dan bahasa puitisAitertanam dalam pertunjukan ritual dan berfungsi menyampaikan nilai budaya, kepercayaan spiritual, serta memori kolektif. Dengan menggunakan metode etnografi termasuk observasi partisipatif, wawancara dengan dalang, dan analisis tekstual lakon, penelitian ini menyoroti peran dinamis wayang kulit sebagai bentuk sastra sekaligus ritual. Temuan menunjukkan bahwa wayang kulit tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, melainkan sebagai media budaya yang menghubungkan ranah sakral dan profan, memperkuat norma sosial, menyalurkan kearifan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/8/seni-wayang-kulit-sastra-budaya-antropologi-teater-thumb-fdd94.webp" type="image/webp" length="96592" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/seni-wayang-kulit-sastra-budaya-antropologi-teater-thumb-fdd94.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/seni-wayang-kulit-sastra-budaya-antropologi-teater-thumb-70a87.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/seni-wayang-kulit-sastra-budaya-antropologi-teater-thumb-470a9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-964-iai-almuslimaceh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4845-al-imtiyaz-arabic-linguistics-international-methodology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Edukasi Digital Marketing dalam Konsep Kewirausahaan pada Generasi Millenial ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Edukasi Digital Marketing dalam Konsep Kewirausahaan pada Generasi Millenial ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Edukasi Digital Marketing dalam Konsep Kewirausahaan pada Generasi Millenial ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42030-generasi-millenial-kewirausahaan-digital-marketing</link>
	<guid isPermaLink="false">98c3504c51c1353a54240397d5ec74fe</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 10:22:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ june edition ]]></category>
	<category><![CDATA[ nisa apriani ]]></category>
	<category><![CDATA[ kiki rozalia ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[apriani,edition,june,kiki,nisa,rozalia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana faktor kepribadian dan latar belakang sosial ekonomi memengaruhi minat serta keberhasilan generasi muda dalam mengadopsi digital marketing untuk berwirausaha, agar program edukasi dapat dirancang lebih personal ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Edukasi Digital Marketing dalam Konsep Kewirausahaan pada Generasi Millenial: Pertama, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana faktor kepribadian dan latar belakang sosial ekonomi memengaruhi minat serta keberhasilan generasi muda dalam mengadopsi digital marketing untuk berwirausaha, agar program edukasi dapat dirancang lebih personal dan tepat sasaran. Kedua, penting untuk mengevaluasi efektivitas berbagai platform media sosial seperti TikTok, Instagram, dan Facebook sebagai alat pemasaran bagi usaha kecil yang dikelola oleh generasi muda, sehingga diketahui platform mana yang paling efisien dalam meningkatkan penjualan dan branding. Ketiga, perlu dilakukan penelitian jangka panjang yang mengamati perkembangan peserta pelatihan setelah enam bulan atau satu tahun, untuk melihat sejauh mana konsep 'mulai dari hal kecil' berdampak pada keberlanjutan usaha dan perubahan kondisi ekonomi pribadi mereka, serta faktor pendukung atau penghambat yang muncul selama perjalanan kewirausahaan mereka.. Kegiatan pengabdian ini berhasil menjembatani kesenjangan pemahaman dan praktik digital marketing di kalangan generasi muda.Melalui edukasi yang terarah dan aplikatif, peserta didorong untuk mengadopsi digital marketing sebagai alat penting dalam berwirausaha.Ide kreatif peserta mampu diwujudkan menjadi nilai ekonomi nyata yang dapat dikembangkan secara mandiri, dimulai dari hal kecil dan segera diimplementasikan di lingkungan mereka Memahami karakteristik dan siklus pemasaran digital sangat krusial untuk menggunakan media pemasaran digital secara efektif, baik dari segi taktik maupun strategi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mendalam tentang konsep kewirausahaan yang terintegrasi dengan digital marketing, serta berbagi pengalaman nyata mengenai penerapan digital marketing dalam konteks kewirausahaan. Melalui serangkaian sesi interaktif dan studi kasus praktis, hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keberanian peserta untuk memulai langkah wirausaha memanfaatkan digital marketing. Peserta didorong untuk mentransformasi ide menjadi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/d/generasi-millenial-kewirausahaan-digital-marketing-thumb-77ddb.webp" title="JURIS - Edukasi Digital Marketing dalam Konsep Kewirausahaan pada Generasi Millenial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/d/generasi-millenial-kewirausahaan-digital-marketing-thumb-77ddb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/d/generasi-millenial-kewirausahaan-digital-marketing-thumb-77ddb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/d/generasi-millenial-kewirausahaan-digital-marketing-thumb-77ddb.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Digital Marketing dalam Konsep Kewirausahaan pada Generasi Millenial" alt="JURIS - Edukasi Digital Marketing dalam Konsep Kewirausahaan pada Generasi Millenial" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/d/generasi-millenial-kewirausahaan-digital-marketing-thumb-4df26.webp" title="JURIS - Edukasi Digital Marketing dalam Konsep Kewirausahaan pada Generasi Millenial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/d/generasi-millenial-kewirausahaan-digital-marketing-thumb-4df26.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/d/generasi-millenial-kewirausahaan-digital-marketing-thumb-4df26.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/d/generasi-millenial-kewirausahaan-digital-marketing-thumb-4df26.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Digital Marketing dalam Konsep Kewirausahaan pada Generasi Millenial" alt="JURIS - Edukasi Digital Marketing dalam Konsep Kewirausahaan pada Generasi Millenial" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/d/generasi-millenial-kewirausahaan-digital-marketing-thumb-c0791.webp" title="JURIS - Edukasi Digital Marketing dalam Konsep Kewirausahaan pada Generasi Millenial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/d/generasi-millenial-kewirausahaan-digital-marketing-thumb-c0791.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/d/generasi-millenial-kewirausahaan-digital-marketing-thumb-c0791.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/d/generasi-millenial-kewirausahaan-digital-marketing-thumb-c0791.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Digital Marketing dalam Konsep Kewirausahaan pada Generasi Millenial" alt="JURIS - Edukasi Digital Marketing dalam Konsep Kewirausahaan pada Generasi Millenial" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42030-generasi-millenial-kewirausahaan-digital-marketing" title="JURIS - Edukasi Digital Marketing dalam Konsep Kewirausahaan pada Generasi Millenial" target="_blank">Edukasi Digital Marketing dalam Konsep Kewirausahaan pada Generasi Millenial</a>: Pertama, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana faktor kepribadian dan latar belakang sosial ekonomi memengaruhi minat serta keberhasilan generasi muda dalam mengadopsi digital marketing untuk berwirausaha, agar program edukasi dapat dirancang lebih personal dan tepat sasaran. Kedua, penting untuk mengevaluasi efektivitas berbagai platform media sosial seperti TikTok, Instagram, dan Facebook sebagai alat pemasaran bagi usaha kecil yang dikelola oleh generasi muda, sehingga diketahui platform mana yang paling efisien dalam meningkatkan penjualan dan branding. Ketiga, perlu dilakukan penelitian jangka panjang yang mengamati perkembangan peserta pelatihan setelah enam bulan atau satu tahun, untuk melihat sejauh mana konsep 'mulai dari hal kecil' berdampak pada keberlanjutan usaha dan perubahan kondisi ekonomi pribadi mereka, serta faktor pendukung atau penghambat yang muncul selama perjalanan kewirausahaan mereka..
<br>Kegiatan pengabdian ini berhasil menjembatani kesenjangan pemahaman dan praktik digital marketing di kalangan generasi muda.Melalui edukasi yang terarah dan aplikatif, peserta didorong untuk mengadopsi digital marketing sebagai alat penting dalam berwirausaha.Ide kreatif peserta mampu diwujudkan menjadi nilai ekonomi nyata yang dapat dikembangkan secara mandiri, dimulai dari hal kecil dan segera diimplementasikan di lingkungan mereka
<br>Memahami karakteristik dan siklus pemasaran digital sangat krusial untuk menggunakan media pemasaran digital secara efektif, baik dari segi taktik maupun strategi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mendalam tentang konsep kewirausahaan yang terintegrasi dengan digital marketing, serta berbagi pengalaman nyata mengenai penerapan digital marketing dalam konteks kewirausahaan. Melalui serangkaian sesi interaktif dan studi kasus praktis, hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keberanian peserta untuk memulai langkah wirausaha memanfaatkan digital marketing. Peserta didorong untuk mentransformasi ide menjadi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/d/generasi-millenial-kewirausahaan-digital-marketing-thumb-c0791.webp" type="image/webp" length="87386" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/d/generasi-millenial-kewirausahaan-digital-marketing-thumb-77ddb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/d/generasi-millenial-kewirausahaan-digital-marketing-thumb-4df26.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/d/generasi-millenial-kewirausahaan-digital-marketing-thumb-c0791.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1489-unuha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7554-jurnal-indonesia-mengabdi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pelatihan Pembukuan Sederhana bagi UMKM untuk Meningkatkan Pemahaman Pencatatan Keuangan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pelatihan Pembukuan Sederhana bagi UMKM untuk Meningkatkan Pemahaman Pencatatan Keuangan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pelatihan Pembukuan Sederhana bagi UMKM untuk Meningkatkan Pemahaman Pencatatan Keuangan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42035-relevan-kondisi-umkm-pemberdayaan-mahasiswa-p</link>
	<guid isPermaLink="false">b45cdbc468a4274f14c90c66cb2456b6</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 10:16:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ june edition ]]></category>
	<category><![CDATA[ nisa apriani ]]></category>
	<category><![CDATA[ kiki rozalia ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[apriani,edition,june,kiki,nisa,rozalia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk memperluas pemahaman dan meningkatkan efektivitas program pemberdayaan UMKM. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pelatihan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pelatihan Pembukuan Sederhana bagi UMKM untuk Meningkatkan Pemahaman Pencatatan Keuangan: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk memperluas pemahaman dan meningkatkan efektivitas program pemberdayaan UMKM. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pelatihan pembukuan keuangan yang disesuaikan dengan karakteristik usaha mikro dan kecil, dengan mempertimbangkan tingkat pendidikan dan pengalaman pelaku usaha. Modul ini sebaiknya dirancang secara interaktif dan mudah dipahami, serta dilengkapi dengan contoh kasus nyata yang relevan dengan kondisi UMKM di lapangan. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi informasi dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi pencatatan keuangan UMKM, misalnya melalui pengembangan aplikasi mobile atau platform online yang sederhana dan mudah digunakan. Aplikasi ini dapat membantu pelaku usaha dalam mencatat transaksi keuangan secara real-time, menghasilkan laporan keuangan secara otomatis, dan mengakses informasi keuangan secara kapanpun dan dimanapun. Ketiga, penelitian dapat mengkaji dampak penerapan akuntansi syariah terhadap kinerja keuangan dan keberlanjutan usaha UMKM, dengan fokus pada aspek-aspek seperti peningkatan kepercayaan investor, akses terhadap pembiayaan syariah, dan tanggung jawab sosial perusahaan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi pengembangan kebijakan dan program pemberdayaan UMKM yang lebih inklusif dan berkelanjutan.. Kegiatan PKM ini menunjukkan bahwa pembinaan dan pelatihan tentang pencatatan keuangan yang terstruktur sesuai dengan standar PSAK dapat memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kemampuan pengelolaan keuangan UMKM di Desa Plosokandang.Melalui pendampingan yang dilakukan, pelaku UMKM yang awalnya kesulitan dalam memisahkan keuangan pribadi dan usaha, kini mampu memahami dan mengimplementasikan pembukuan yang lebih sistematis, serta menghasilkan laporan keuangan yang lebih akurat dan transparan.Dengan penerapan pencatatan yang sesuai dengan prinsip akuntansi syariah, UMKM dapat memantau keuangan mereka dengan lebih baik, mengoptimalkan pengelolaan arus kas, dan meminimalkan kesalahan pengelolaan Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan pelaku UMKM dalam pengelolaan keuangan melalui pembukuan akuntansi syariah sederhana. Temuan awal menunjukkan bahwa banyak pelaku UMKM yang kesulitan dalam memisahkan keuangan pribadi dan usaha, serta kurang memiliki pemahaman yang memadai terkait pencatatan laporan keuangan yang baik. Metode yang digunakan adalah pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang mencakup observasi lapangan, wawancara langsung, serta pelatihan dan pendampingan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/5/relevan-kondisi-umkm-pemberdayaan-mahasiswa-pelaku-thumb-3a989.webp" title="JURIS - Pelatihan Pembukuan Sederhana bagi UMKM untuk Meningkatkan Pemahaman Pencatatan Keuangan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/relevan-kondisi-umkm-pemberdayaan-mahasiswa-pelaku-thumb-3a989.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/relevan-kondisi-umkm-pemberdayaan-mahasiswa-pelaku-thumb-3a989.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/relevan-kondisi-umkm-pemberdayaan-mahasiswa-pelaku-thumb-3a989.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Pembukuan Sederhana bagi UMKM untuk Meningkatkan Pemahaman Pencatatan Keuangan" alt="JURIS - Pelatihan Pembukuan Sederhana bagi UMKM untuk Meningkatkan Pemahaman Pencatatan Keuangan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/relevan-kondisi-umkm-pemberdayaan-mahasiswa-pelaku-thumb-96980.webp" title="JURIS - Pelatihan Pembukuan Sederhana bagi UMKM untuk Meningkatkan Pemahaman Pencatatan Keuangan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/relevan-kondisi-umkm-pemberdayaan-mahasiswa-pelaku-thumb-96980.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/relevan-kondisi-umkm-pemberdayaan-mahasiswa-pelaku-thumb-96980.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/relevan-kondisi-umkm-pemberdayaan-mahasiswa-pelaku-thumb-96980.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Pembukuan Sederhana bagi UMKM untuk Meningkatkan Pemahaman Pencatatan Keuangan" alt="JURIS - Pelatihan Pembukuan Sederhana bagi UMKM untuk Meningkatkan Pemahaman Pencatatan Keuangan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/relevan-kondisi-umkm-pemberdayaan-mahasiswa-pelaku-thumb-70081.webp" title="JURIS - Pelatihan Pembukuan Sederhana bagi UMKM untuk Meningkatkan Pemahaman Pencatatan Keuangan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/relevan-kondisi-umkm-pemberdayaan-mahasiswa-pelaku-thumb-70081.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/relevan-kondisi-umkm-pemberdayaan-mahasiswa-pelaku-thumb-70081.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/relevan-kondisi-umkm-pemberdayaan-mahasiswa-pelaku-thumb-70081.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Pembukuan Sederhana bagi UMKM untuk Meningkatkan Pemahaman Pencatatan Keuangan" alt="JURIS - Pelatihan Pembukuan Sederhana bagi UMKM untuk Meningkatkan Pemahaman Pencatatan Keuangan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42035-relevan-kondisi-umkm-pemberdayaan-mahasiswa-p" title="JURIS - Pelatihan Pembukuan Sederhana bagi UMKM untuk Meningkatkan Pemahaman Pencatatan Keuangan" target="_blank">Pelatihan Pembukuan Sederhana bagi UMKM untuk Meningkatkan Pemahaman Pencatatan Keuangan</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk memperluas pemahaman dan meningkatkan efektivitas program pemberdayaan UMKM. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pelatihan pembukuan keuangan yang disesuaikan dengan karakteristik usaha mikro dan kecil, dengan mempertimbangkan tingkat pendidikan dan pengalaman pelaku usaha. Modul ini sebaiknya dirancang secara interaktif dan mudah dipahami, serta dilengkapi dengan contoh kasus nyata yang relevan dengan kondisi UMKM di lapangan. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi informasi dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi pencatatan keuangan UMKM, misalnya melalui pengembangan aplikasi mobile atau platform online yang sederhana dan mudah digunakan. Aplikasi ini dapat membantu pelaku usaha dalam mencatat transaksi keuangan secara real-time, menghasilkan laporan keuangan secara otomatis, dan mengakses informasi keuangan secara kapanpun dan dimanapun. Ketiga, penelitian dapat mengkaji dampak penerapan akuntansi syariah terhadap kinerja keuangan dan keberlanjutan usaha UMKM, dengan fokus pada aspek-aspek seperti peningkatan kepercayaan investor, akses terhadap pembiayaan syariah, dan tanggung jawab sosial perusahaan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi pengembangan kebijakan dan program pemberdayaan UMKM yang lebih inklusif dan berkelanjutan..
<br>Kegiatan PKM ini menunjukkan bahwa pembinaan dan pelatihan tentang pencatatan keuangan yang terstruktur sesuai dengan standar PSAK dapat memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kemampuan pengelolaan keuangan UMKM di Desa Plosokandang.Melalui pendampingan yang dilakukan, pelaku UMKM yang awalnya kesulitan dalam memisahkan keuangan pribadi dan usaha, kini mampu memahami dan mengimplementasikan pembukuan yang lebih sistematis, serta menghasilkan laporan keuangan yang lebih akurat dan transparan.Dengan penerapan pencatatan yang sesuai dengan prinsip akuntansi syariah, UMKM dapat memantau keuangan mereka dengan lebih baik, mengoptimalkan pengelolaan arus kas, dan meminimalkan kesalahan pengelolaan
<br>Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan pelaku UMKM dalam pengelolaan keuangan melalui pembukuan akuntansi syariah sederhana. Temuan awal menunjukkan bahwa banyak pelaku UMKM yang kesulitan dalam memisahkan keuangan pribadi dan usaha, serta kurang memiliki pemahaman yang memadai terkait pencatatan laporan keuangan yang baik. Metode yang digunakan adalah pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang mencakup observasi lapangan, wawancara langsung, serta pelatihan dan pendampingan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/5/relevan-kondisi-umkm-pemberdayaan-mahasiswa-pelaku-thumb-70081.webp" type="image/webp" length="94578" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/relevan-kondisi-umkm-pemberdayaan-mahasiswa-pelaku-thumb-3a989.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/relevan-kondisi-umkm-pemberdayaan-mahasiswa-pelaku-thumb-96980.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/relevan-kondisi-umkm-pemberdayaan-mahasiswa-pelaku-thumb-70081.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1489-unuha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7554-jurnal-indonesia-mengabdi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pekerja Asia Di Timur Tengah Representasi Dalam Karya Sastra Arab Modern ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pekerja Asia Di Timur Tengah Representasi Dalam Karya Sastra Arab Modern ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pekerja Asia Di Timur Tengah Representasi Dalam Karya Sastra Arab Modern ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42029-refleksi-sosial-edukasi-interaksi-arab-melayu-subs</link>
	<guid isPermaLink="false">b149b3a715c748ceb097781d20393429</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 10:14:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ pekerja asia ]]></category>
	<category><![CDATA[ 27 jurnal al ]]></category>
	<category><![CDATA[ leni erliana ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[27,al,asia,erliana,jurnal,leni,pekerja]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang bagaimana representasi pekerja Asia perempuan dalam sastra Arab modern membentuk persepsi gender dan kelas sosial di masyarakat penerima, mengingat karya-karya yang diteliti menunjukkan nuansa marginalisasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pekerja Asia Di Timur Tengah: Representasi Dalam Karya Sastra Arab Modern: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang bagaimana representasi pekerja Asia perempuan dalam sastra Arab modern membentuk persepsi gender dan kelas sosial di masyarakat penerima, mengingat karya-karya yang diteliti menunjukkan nuansa marginalisasi yang lebih kuat terhadap perempuan. Kedua, penting untuk mengkaji evolusi representasi pekerja migran Asia dalam sastra Arab dari masa ke masa, untuk melihat apakah ada pergeseran makna atau stereotip seiring perubahan sosial, ekonomi, dan politik di kawasan Teluk. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian komparatif antara representasi pekerja Asia dalam sastra Arab dengan karya sastra dari negara penjamu lainnya, seperti sastra Arab Melayu di Malaysia atau sastra lokal di Singapura, untuk memahami perbedaan dan persamaan dalam konstruksi identitas migran secara global. Penelitian-penelitian ini dapat membuka wawasan baru tentang bagaimana sastra berperan dalam membangun atau mengubah stigma terhadap pekerja migran. Dengan memahami dinamika representasi dalam karya sastra, masyarakat dapat lebih kritis terhadap narasi yang berkembang. Penelitian juga dapat membantu pembuat kebijakan untuk memahami dampak budaya terhadap integrasi sosial pekerja migran. Selain itu, pendekatan komparatif dapat mengungkapkan pengaruh budaya lokal terhadap narasi kemanusiaan pekerja migran. Dengan demikian, sastra tidak hanya dipahami sebagai karya seni, tetapi juga sebagai alat refleksi sosial yang kuat. Temuan dari penelitian lanjutan ini dapat digunakan untuk pengembangan kurikulum sastra yang lebih inklusif. Masyarakat pembaca juga dapat dibekali perspektif yang lebih empatik terhadap realitas pekerja migran.. Karya sastra Arab modern merepresentasikan pekerja Asia di Timur Tengah sebagai individu yang merindukan tanah air, bekerja keras, serta mengalami ketidaksetaraan sosial.Representasi ini memengaruhi cara pembaca memahami pengalaman dan perasaan pekerja migran Asia dalam konteks sosial dan budaya Timur Tengah.Analisis berdasarkan teori representasi Stuart Hall menunjukkan bahwa media dan sastra turut membentuk narasi identitas yang dipengaruhi oleh kepentingan dan kekuasaan dalam masyarakat Berdasarkan data, setiap tahun puluhan ribu imigran Asia datang ke negara-negara Timur Tengah, terutama kawasan Teluk, untuk bekerja sebagai buruh maupun karyawan. Hal ini menimbulkan stigma terhadap pekerja Asia yang memiliki sisi positif dan negatif. Representasi tersebut dapat ditemukan dalam berbagai karya sastra Arab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi pekerja Asia di Timur Tengah dalam karya sastra Arab modern. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh dari tiga karya sastra Arab modern yang dipilih berdasarkan kelayakan dan relevansi terhadap topik penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/c/refleksi-sosial-edukasi-interaksi-arab-melayu-subs-thumb-92569.webp" title="JURIS - Pekerja Asia Di Timur Tengah: Representasi Dalam Karya Sastra Arab Modern" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/refleksi-sosial-edukasi-interaksi-arab-melayu-subs-thumb-92569.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/refleksi-sosial-edukasi-interaksi-arab-melayu-subs-thumb-92569.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/refleksi-sosial-edukasi-interaksi-arab-melayu-subs-thumb-92569.webp 1x" title="JURIS - Pekerja Asia Di Timur Tengah: Representasi Dalam Karya Sastra Arab Modern" alt="JURIS - Pekerja Asia Di Timur Tengah: Representasi Dalam Karya Sastra Arab Modern" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/c/refleksi-sosial-edukasi-interaksi-arab-melayu-subs-thumb-9b43a.webp" title="JURIS - Pekerja Asia Di Timur Tengah: Representasi Dalam Karya Sastra Arab Modern" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/refleksi-sosial-edukasi-interaksi-arab-melayu-subs-thumb-9b43a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/refleksi-sosial-edukasi-interaksi-arab-melayu-subs-thumb-9b43a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/refleksi-sosial-edukasi-interaksi-arab-melayu-subs-thumb-9b43a.webp 1x" title="JURIS - Pekerja Asia Di Timur Tengah: Representasi Dalam Karya Sastra Arab Modern" alt="JURIS - Pekerja Asia Di Timur Tengah: Representasi Dalam Karya Sastra Arab Modern" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/c/refleksi-sosial-edukasi-interaksi-arab-melayu-subs-thumb-579f1.webp" title="JURIS - Pekerja Asia Di Timur Tengah: Representasi Dalam Karya Sastra Arab Modern" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/refleksi-sosial-edukasi-interaksi-arab-melayu-subs-thumb-579f1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/refleksi-sosial-edukasi-interaksi-arab-melayu-subs-thumb-579f1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/refleksi-sosial-edukasi-interaksi-arab-melayu-subs-thumb-579f1.webp 1x" title="JURIS - Pekerja Asia Di Timur Tengah: Representasi Dalam Karya Sastra Arab Modern" alt="JURIS - Pekerja Asia Di Timur Tengah: Representasi Dalam Karya Sastra Arab Modern" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42029-refleksi-sosial-edukasi-interaksi-arab-melayu-subs" title="JURIS - Pekerja Asia Di Timur Tengah: Representasi Dalam Karya Sastra Arab Modern" target="_blank">Pekerja Asia Di Timur Tengah: Representasi Dalam Karya Sastra Arab Modern</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang bagaimana representasi pekerja Asia perempuan dalam sastra Arab modern membentuk persepsi gender dan kelas sosial di masyarakat penerima, mengingat karya-karya yang diteliti menunjukkan nuansa marginalisasi yang lebih kuat terhadap perempuan. Kedua, penting untuk mengkaji evolusi representasi pekerja migran Asia dalam sastra Arab dari masa ke masa, untuk melihat apakah ada pergeseran makna atau stereotip seiring perubahan sosial, ekonomi, dan politik di kawasan Teluk. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian komparatif antara representasi pekerja Asia dalam sastra Arab dengan karya sastra dari negara penjamu lainnya, seperti sastra Arab Melayu di Malaysia atau sastra lokal di Singapura, untuk memahami perbedaan dan persamaan dalam konstruksi identitas migran secara global. Penelitian-penelitian ini dapat membuka wawasan baru tentang bagaimana sastra berperan dalam membangun atau mengubah stigma terhadap pekerja migran. Dengan memahami dinamika representasi dalam karya sastra, masyarakat dapat lebih kritis terhadap narasi yang berkembang. Penelitian juga dapat membantu pembuat kebijakan untuk memahami dampak budaya terhadap integrasi sosial pekerja migran. Selain itu, pendekatan komparatif dapat mengungkapkan pengaruh budaya lokal terhadap narasi kemanusiaan pekerja migran. Dengan demikian, sastra tidak hanya dipahami sebagai karya seni, tetapi juga sebagai alat refleksi sosial yang kuat. Temuan dari penelitian lanjutan ini dapat digunakan untuk pengembangan kurikulum sastra yang lebih inklusif. Masyarakat pembaca juga dapat dibekali perspektif yang lebih empatik terhadap realitas pekerja migran..
<br>Karya sastra Arab modern merepresentasikan pekerja Asia di Timur Tengah sebagai individu yang merindukan tanah air, bekerja keras, serta mengalami ketidaksetaraan sosial.Representasi ini memengaruhi cara pembaca memahami pengalaman dan perasaan pekerja migran Asia dalam konteks sosial dan budaya Timur Tengah.Analisis berdasarkan teori representasi Stuart Hall menunjukkan bahwa media dan sastra turut membentuk narasi identitas yang dipengaruhi oleh kepentingan dan kekuasaan dalam masyarakat
<br>Berdasarkan data, setiap tahun puluhan ribu imigran Asia datang ke negara-negara Timur Tengah, terutama kawasan Teluk, untuk bekerja sebagai buruh maupun karyawan. Hal ini menimbulkan stigma terhadap pekerja Asia yang memiliki sisi positif dan negatif. Representasi tersebut dapat ditemukan dalam berbagai karya sastra Arab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi pekerja Asia di Timur Tengah dalam karya sastra Arab modern. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh dari tiga karya sastra Arab modern yang dipilih berdasarkan kelayakan dan relevansi terhadap topik penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/c/refleksi-sosial-edukasi-interaksi-arab-melayu-subs-thumb-92569.webp" type="image/webp" length="56262" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/refleksi-sosial-edukasi-interaksi-arab-melayu-subs-thumb-92569.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/refleksi-sosial-edukasi-interaksi-arab-melayu-subs-thumb-9b43a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/refleksi-sosial-edukasi-interaksi-arab-melayu-subs-thumb-579f1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-964-iai-almuslimaceh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4845-al-imtiyaz-arabic-linguistics-international-methodology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pola Konsumsi dan Tingkat Kerawanan Pangan Petani Lahan Kering di Kabupaten Gunungkidul Studi Kasus di Desa Giritirto Kecamatan Purwosari Gunungkidul ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pola Konsumsi dan Tingkat Kerawanan Pangan Petani Lahan Kering di Kabupaten Gunungkidul Studi Kasus di Desa Giritirto Kecamatan Purwosari Gunungkidul ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pola Konsumsi dan Tingkat Kerawanan Pangan Petani Lahan Kering di Kabupaten Gunungkidul Studi Kasus di Desa Giritirto Kecamatan Purwosari Gunungkidul ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42026-tangga-rawan-pangan-usaha-tani-lahan-produk</link>
	<guid isPermaLink="false">ca8adae8e54a3da1f9eded2ee846d727</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 10:09:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ teh gaharu ]]></category>
	<category><![CDATA[ lukman m ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gaharu,lukman,m,teh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam mengenai pengaruh intervensi program bantuan pangan terhadap perubahan pola konsumsi dan tingkat kerawanan pangan pada petani lahan kering. Selain itu, perlu dilakukan penelitian komparatif antara petani ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pola Konsumsi dan Tingkat Kerawanan Pangan Petani Lahan Kering di Kabupaten Gunungkidul (Studi Kasus di Desa Giritirto, Kecamatan Purwosari, Gunungkidul): Penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam mengenai pengaruh intervensi program bantuan pangan terhadap perubahan pola konsumsi dan tingkat kerawanan pangan pada petani lahan kering. Selain itu, perlu dilakukan penelitian komparatif antara petani dengan tingkat pendidikan yang berbeda untuk memahami bagaimana pengetahuan gizi memengaruhi pilihan makanan dan asupan kalori. Pengembangan sistem informasi pertanian yang terintegrasi, termasuk data ketersediaan pangan lokal dan harga, dapat membantu petani dalam membuat keputusan yang lebih tepat terkait pengelolaan lahan dan diversifikasi tanaman untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga.. Berdasarkan penelitian, penduduk Desa Giritirto dikategorikan sangat rawan pangan.Tingkat pendapatan dan luas lahan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan pemenuhan gizi keluarga.Hal ini mengindikasikan bahwa faktor-faktor lain, seperti pola konsumsi berdasarkan kebiasaan dan tingkat pendidikan yang kurang, turut berkontribusi terhadap kerawanan pangan Kabupaten Gunungkidul, dengan kondisi alam yang ekstrim dan dikategorikan sebagai lahan marjinal, menyebabkan beberapa wilayah masuk dalam kategori rawan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerawanan pangan serta hubungan antara luas lahan, pendapatan, dan tingkat pendidikan terhadap tingkat kerawanan pangan. Metode penelitian menggunakan teknik deskriptif dengan analisis statistik data (persentase, mean, rentang data, distribusi frekuensi, tabulasi silang) dan pengukuran tingkat kerawanan pangan menggunakan perbandingan antara jumlah penduduk miskin yang mengonsumsi pangan dengan angka kecukupan gizi sebesar 2.100... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/d/tangga-rawan-pangan-usaha-tani-lahan-produk-lokal-thumb-e66fd.webp" title="JURIS - Analisis Pola Konsumsi dan Tingkat Kerawanan Pangan Petani Lahan Kering di Kabupaten Gunungkidul (Studi Kasus di Desa Giritirto, Kecamatan Purwosari, Gunungkidul)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/tangga-rawan-pangan-usaha-tani-lahan-produk-lokal-thumb-e66fd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/tangga-rawan-pangan-usaha-tani-lahan-produk-lokal-thumb-e66fd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/tangga-rawan-pangan-usaha-tani-lahan-produk-lokal-thumb-e66fd.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pola Konsumsi dan Tingkat Kerawanan Pangan Petani Lahan Kering di Kabupaten Gunungkidul (Studi Kasus di Desa Giritirto, Kecamatan Purwosari, Gunungkidul)" alt="JURIS - Analisis Pola Konsumsi dan Tingkat Kerawanan Pangan Petani Lahan Kering di Kabupaten Gunungkidul (Studi Kasus di Desa Giritirto, Kecamatan Purwosari, Gunungkidul)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/d/tangga-rawan-pangan-usaha-tani-lahan-produk-lokal-thumb-fb2d8.webp" title="JURIS - Analisis Pola Konsumsi dan Tingkat Kerawanan Pangan Petani Lahan Kering di Kabupaten Gunungkidul (Studi Kasus di Desa Giritirto, Kecamatan Purwosari, Gunungkidul)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/tangga-rawan-pangan-usaha-tani-lahan-produk-lokal-thumb-fb2d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/tangga-rawan-pangan-usaha-tani-lahan-produk-lokal-thumb-fb2d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/tangga-rawan-pangan-usaha-tani-lahan-produk-lokal-thumb-fb2d8.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pola Konsumsi dan Tingkat Kerawanan Pangan Petani Lahan Kering di Kabupaten Gunungkidul (Studi Kasus di Desa Giritirto, Kecamatan Purwosari, Gunungkidul)" alt="JURIS - Analisis Pola Konsumsi dan Tingkat Kerawanan Pangan Petani Lahan Kering di Kabupaten Gunungkidul (Studi Kasus di Desa Giritirto, Kecamatan Purwosari, Gunungkidul)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/d/tangga-rawan-pangan-usaha-tani-lahan-produk-lokal-thumb-f97d5.webp" title="JURIS - Analisis Pola Konsumsi dan Tingkat Kerawanan Pangan Petani Lahan Kering di Kabupaten Gunungkidul (Studi Kasus di Desa Giritirto, Kecamatan Purwosari, Gunungkidul)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/tangga-rawan-pangan-usaha-tani-lahan-produk-lokal-thumb-f97d5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/tangga-rawan-pangan-usaha-tani-lahan-produk-lokal-thumb-f97d5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/tangga-rawan-pangan-usaha-tani-lahan-produk-lokal-thumb-f97d5.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pola Konsumsi dan Tingkat Kerawanan Pangan Petani Lahan Kering di Kabupaten Gunungkidul (Studi Kasus di Desa Giritirto, Kecamatan Purwosari, Gunungkidul)" alt="JURIS - Analisis Pola Konsumsi dan Tingkat Kerawanan Pangan Petani Lahan Kering di Kabupaten Gunungkidul (Studi Kasus di Desa Giritirto, Kecamatan Purwosari, Gunungkidul)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42026-tangga-rawan-pangan-usaha-tani-lahan-produk" title="JURIS - Analisis Pola Konsumsi dan Tingkat Kerawanan Pangan Petani Lahan Kering di Kabupaten Gunungkidul (Studi Kasus di Desa Giritirto, Kecamatan Purwosari, Gunungkidul)" target="_blank">Analisis Pola Konsumsi dan Tingkat Kerawanan Pangan Petani Lahan Kering di Kabupaten Gunungkidul (Studi Kasus di Desa Giritirto, Kecamatan Purwosari, Gunungkidul)</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam mengenai pengaruh intervensi program bantuan pangan terhadap perubahan pola konsumsi dan tingkat kerawanan pangan pada petani lahan kering. Selain itu, perlu dilakukan penelitian komparatif antara petani dengan tingkat pendidikan yang berbeda untuk memahami bagaimana pengetahuan gizi memengaruhi pilihan makanan dan asupan kalori. Pengembangan sistem informasi pertanian yang terintegrasi, termasuk data ketersediaan pangan lokal dan harga, dapat membantu petani dalam membuat keputusan yang lebih tepat terkait pengelolaan lahan dan diversifikasi tanaman untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga..
<br>Berdasarkan penelitian, penduduk Desa Giritirto dikategorikan sangat rawan pangan.Tingkat pendapatan dan luas lahan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan pemenuhan gizi keluarga.Hal ini mengindikasikan bahwa faktor-faktor lain, seperti pola konsumsi berdasarkan kebiasaan dan tingkat pendidikan yang kurang, turut berkontribusi terhadap kerawanan pangan
<br>Kabupaten Gunungkidul, dengan kondisi alam yang ekstrim dan dikategorikan sebagai lahan marjinal, menyebabkan beberapa wilayah masuk dalam kategori rawan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerawanan pangan serta hubungan antara luas lahan, pendapatan, dan tingkat pendidikan terhadap tingkat kerawanan pangan. Metode penelitian menggunakan teknik deskriptif dengan analisis statistik data (persentase, mean, rentang data, distribusi frekuensi, tabulasi silang) dan pengukuran tingkat kerawanan pangan menggunakan perbandingan antara jumlah penduduk miskin yang mengonsumsi pangan dengan angka kecukupan gizi sebesar 2.100...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/d/tangga-rawan-pangan-usaha-tani-lahan-produk-lokal-thumb-f97d5.webp" type="image/webp" length="71486" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/tangga-rawan-pangan-usaha-tani-lahan-produk-lokal-thumb-e66fd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/tangga-rawan-pangan-usaha-tani-lahan-produk-lokal-thumb-fb2d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/tangga-rawan-pangan-usaha-tani-lahan-produk-lokal-thumb-f97d5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-594-umy.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3297-agraris-journal-agribusiness-rural-development-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penyuluhan Kesehatan sebagai upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue DBD di Kota Palembang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penyuluhan Kesehatan sebagai upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue DBD di Kota Palembang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penyuluhan Kesehatan sebagai upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue DBD di Kota Palembang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42031-rumah-masyarakat-demam-berdarah-tingkah-laku-masya</link>
	<guid isPermaLink="false">71f6a62fb37195ee9d6da24055dcc092</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 10:05:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ june edition ]]></category>
	<category><![CDATA[ nisa apriani ]]></category>
	<category><![CDATA[ kiki rozalia ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[apriani,edition,june,kiki,nisa,rozalia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penyuluhan Kesehatan sebagai upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Palembang: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, seperti tingkat pendidikan, pendapatan, dan akses terhadap informasi kesehatan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan media penyuluhan yang lebih inovatif dan menarik, seperti penggunaan teknologi digital atau pendekatan interaktif, untuk meningkatkan efektivitas penyuluhan. Ketiga, penting untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari penyuluhan kesehatan terhadap penurunan angka kejadian DBD di wilayah penelitian, serta mengidentifikasi strategi yang paling efektif untuk mempertahankan perilaku positif masyarakat dalam jangka waktu yang lebih lama.. Pencegahan penyakit demam berdarah dengue penting untuk diketahui oleh masyarakat.Penyuluhan kesehatan merupakan salah satu alternatif untuk mencapai tujuan tersebut sehingga dapat mencegah terjadinya penyakit demam berdarah dengue dan juga membantu program pemerintah dalam hal pemberantasan demam berdarah dengue atau memutus mata rantai penyakit demam berdarah dengue yang dimulai dari lingkungan rumah masyarakat.Penyuluhan kesehatan yang telah dilakukan terlaksana dengan baik dan sesuai dengan rencana dan didapatkan hasil terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan demam berdarah dengue sebelum dan sesudah penyuluhan kesehatan.Diharapkan kepada masyarakat agar tetap menjaga lingkungan rumah agar tidak menyebabkan terjadinya penyakit demam berdarah dengue Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan global dan ditularkan melalui nyamuk, Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Pada 2023, Sumatera Selatan mencatat 2.462 kasus, dengan Kota Palembang sebagai wilayah tertinggi (677 kasus). Di Kecamatan Seberang Ulu II, Kelurahan 16 Ulu, RW 16, RT 72, ditemukan faktor risiko seperti 20% warga membuang sampah sembarangan, 7% membakar sampah, dan lingkungan dekat rawa-rawa. Penulis melakukan penyuluhan pencegahan DBD menggunakan media leaflet. Sebelum penyuluhan, tingkat pengetahuan masyarakat tergolong rendah (64%), cukup (24%), dan tinggi (11%). Setelah penyuluhan, terjadi peningkatan signifikan: rendah (18%), cukup (27%), dan tinggi (56%). Penyuluhan terbukti efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat. Disarankan agar masyarakat menjaga kebersihan lingkungan rumah untuk mencegah penyebaran... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/e/rumah-masyarakat-demam-berdarah-tingkah-laku-dengu-thumb-7a71c.webp" title="JURIS - Penyuluhan Kesehatan sebagai upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Palembang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/rumah-masyarakat-demam-berdarah-tingkah-laku-dengu-thumb-7a71c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/rumah-masyarakat-demam-berdarah-tingkah-laku-dengu-thumb-7a71c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/rumah-masyarakat-demam-berdarah-tingkah-laku-dengu-thumb-7a71c.webp 1x" title="JURIS - Penyuluhan Kesehatan sebagai upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Palembang" alt="JURIS - Penyuluhan Kesehatan sebagai upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Palembang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/e/rumah-masyarakat-demam-berdarah-tingkah-laku-dengu-thumb-6b30e.webp" title="JURIS - Penyuluhan Kesehatan sebagai upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Palembang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/rumah-masyarakat-demam-berdarah-tingkah-laku-dengu-thumb-6b30e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/rumah-masyarakat-demam-berdarah-tingkah-laku-dengu-thumb-6b30e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/rumah-masyarakat-demam-berdarah-tingkah-laku-dengu-thumb-6b30e.webp 1x" title="JURIS - Penyuluhan Kesehatan sebagai upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Palembang" alt="JURIS - Penyuluhan Kesehatan sebagai upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Palembang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/e/rumah-masyarakat-demam-berdarah-tingkah-laku-dengu-thumb-1e7e4.webp" title="JURIS - Penyuluhan Kesehatan sebagai upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Palembang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/rumah-masyarakat-demam-berdarah-tingkah-laku-dengu-thumb-1e7e4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/rumah-masyarakat-demam-berdarah-tingkah-laku-dengu-thumb-1e7e4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/rumah-masyarakat-demam-berdarah-tingkah-laku-dengu-thumb-1e7e4.webp 1x" title="JURIS - Penyuluhan Kesehatan sebagai upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Palembang" alt="JURIS - Penyuluhan Kesehatan sebagai upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Palembang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42031-rumah-masyarakat-demam-berdarah-tingkah-laku-masya" title="JURIS - Penyuluhan Kesehatan sebagai upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Palembang" target="_blank">Penyuluhan Kesehatan sebagai upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Palembang</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, seperti tingkat pendidikan, pendapatan, dan akses terhadap informasi kesehatan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan media penyuluhan yang lebih inovatif dan menarik, seperti penggunaan teknologi digital atau pendekatan interaktif, untuk meningkatkan efektivitas penyuluhan. Ketiga, penting untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari penyuluhan kesehatan terhadap penurunan angka kejadian DBD di wilayah penelitian, serta mengidentifikasi strategi yang paling efektif untuk mempertahankan perilaku positif masyarakat dalam jangka waktu yang lebih lama..
<br>Pencegahan penyakit demam berdarah dengue penting untuk diketahui oleh masyarakat.Penyuluhan kesehatan merupakan salah satu alternatif untuk mencapai tujuan tersebut sehingga dapat mencegah terjadinya penyakit demam berdarah dengue dan juga membantu program pemerintah dalam hal pemberantasan demam berdarah dengue atau memutus mata rantai penyakit demam berdarah dengue yang dimulai dari lingkungan rumah masyarakat.Penyuluhan kesehatan yang telah dilakukan terlaksana dengan baik dan sesuai dengan rencana dan didapatkan hasil terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan demam berdarah dengue sebelum dan sesudah penyuluhan kesehatan.Diharapkan kepada masyarakat agar tetap menjaga lingkungan rumah agar tidak menyebabkan terjadinya penyakit demam berdarah dengue
<br>Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan global dan ditularkan melalui nyamuk, Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Pada 2023, Sumatera Selatan mencatat 2.462 kasus, dengan Kota Palembang sebagai wilayah tertinggi (677 kasus). Di Kecamatan Seberang Ulu II, Kelurahan 16 Ulu, RW 16, RT 72, ditemukan faktor risiko seperti 20% warga membuang sampah sembarangan, 7% membakar sampah, dan lingkungan dekat rawa-rawa. Penulis melakukan penyuluhan pencegahan DBD menggunakan media leaflet. Sebelum penyuluhan, tingkat pengetahuan masyarakat tergolong rendah (64%), cukup (24%), dan tinggi (11%). Setelah penyuluhan, terjadi peningkatan signifikan: rendah (18%), cukup (27%), dan tinggi (56%). Penyuluhan terbukti efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat. Disarankan agar masyarakat menjaga kebersihan lingkungan rumah untuk mencegah penyebaran...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/e/rumah-masyarakat-demam-berdarah-tingkah-laku-dengu-thumb-6b30e.webp" type="image/webp" length="80882" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/rumah-masyarakat-demam-berdarah-tingkah-laku-dengu-thumb-7a71c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/rumah-masyarakat-demam-berdarah-tingkah-laku-dengu-thumb-6b30e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/rumah-masyarakat-demam-berdarah-tingkah-laku-dengu-thumb-1e7e4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1489-unuha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7554-jurnal-indonesia-mengabdi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Proses Pengambilan Keputusan Adopsi Inovasi Teknologi Budidaya Kedelai Jenuh Air Kasus Labuhan Ratu Enam Lampung Timur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Proses Pengambilan Keputusan Adopsi Inovasi Teknologi Budidaya Kedelai Jenuh Air Kasus Labuhan Ratu Enam Lampung Timur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Proses Pengambilan Keputusan Adopsi Inovasi Teknologi Budidaya Kedelai Jenuh Air Kasus Labuhan Ratu Enam Lampung Timur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42019-inovasi-kedelai-bja-adopsi-lahan-suboptimal-inovas</link>
	<guid isPermaLink="false">83b72f9a756c60b0b3b902ae684d8d71</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 10:05:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ teh gaharu ]]></category>
	<category><![CDATA[ lukman m ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gaharu,lukman,m,teh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas saluran komunikasi dalam proses difusi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Proses Pengambilan Keputusan Adopsi Inovasi Teknologi Budidaya Kedelai Jenuh Air (Kasus: Labuhan Ratu Enam, Lampung Timur): Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas saluran komunikasi dalam proses difusi inovasi, khususnya pada konteks teknologi pertanian di wilayah rawa pasang surut. Hal ini penting untuk merancang strategi penyuluhan yang lebih tepat sasaran dan mampu meningkatkan tingkat adopsi petani. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model adopsi inovasi yang mempertimbangkan karakteristik spesifik lahan suboptimal, seperti tingkat kesuburan tanah dan ketersediaan air. Model ini dapat menjadi panduan bagi petani dalam memilih teknologi yang sesuai dengan kondisi lahan mereka. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk menguji efektivitas berbagai pendekatan pelatihan dan pendampingan dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani terkait teknologi BJA, serta dampaknya terhadap produktivitas dan pendapatan petani.. Berdasarkan pendekatan komunikasi yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa saluran komunikasi yang digunakan dalam proses difusi berjalan tidak cukup efektif, yang dibuktikan dari rendahnya tingkat adopsi, hanya 40% petani yang akhirnya mengadopsi teknologi BJA.Tingkat pengenalan petani terhadap BJA dipengaruhi tingkat pendidikan non formal dan motivasi, sedangkan tingkat pendidikan formal dan pengalaman berusaha tani tidak berpengaruh nyata.Terdapat hubungan positif yang signifikan antara tahap pengenalan dengan tahap persuasi, tahap persuasi dengan tahap pengambilan keputusan, dan tahap implementasi dengan tahap konfirmasi.Sebagian besar petani adopter merasakan impresi yang baik dari usahatani baru mereka ini (budidaya kedelai dengan teknologi BJA) Perluasan areal panen ke lahan suboptimal (terutama di luar Pulau Jawa) dapat dijadikan sumber pertumbuhan pertanian yang produktif. Teknologi Budidaya Jenuh Air (BJA) mampu meningkatkan produktivitas tanaman kedelai hingga 4,0 ton/ha pada lahan suboptimal. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana proses pengambilan keputusan adopsi inovasi budidaya kedelai jenuh air berlangsung di Desa Labuhan Ratu Enam, Lampung Timur. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori proses pengambilan keputusan inovasi (Rogers). Hasil penelitian menunjukkan: i) saluran interpersonal adalah pendekatan yang dipilih untuk mengenalkan teknologi BJA kepada 25 petani adopter potensial... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/0/inovasi-kedelai-bja-adopsi-lahan-suboptimal-teknol-thumb-a23c9.webp" title="JURIS - Proses Pengambilan Keputusan Adopsi Inovasi Teknologi Budidaya Kedelai Jenuh Air (Kasus: Labuhan Ratu Enam, Lampung Timur)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/inovasi-kedelai-bja-adopsi-lahan-suboptimal-teknol-thumb-a23c9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/inovasi-kedelai-bja-adopsi-lahan-suboptimal-teknol-thumb-a23c9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/inovasi-kedelai-bja-adopsi-lahan-suboptimal-teknol-thumb-a23c9.webp 1x" title="JURIS - Proses Pengambilan Keputusan Adopsi Inovasi Teknologi Budidaya Kedelai Jenuh Air (Kasus: Labuhan Ratu Enam, Lampung Timur)" alt="JURIS - Proses Pengambilan Keputusan Adopsi Inovasi Teknologi Budidaya Kedelai Jenuh Air (Kasus: Labuhan Ratu Enam, Lampung Timur)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/inovasi-kedelai-bja-adopsi-lahan-suboptimal-teknol-thumb-fd592.webp" title="JURIS - Proses Pengambilan Keputusan Adopsi Inovasi Teknologi Budidaya Kedelai Jenuh Air (Kasus: Labuhan Ratu Enam, Lampung Timur)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/inovasi-kedelai-bja-adopsi-lahan-suboptimal-teknol-thumb-fd592.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/inovasi-kedelai-bja-adopsi-lahan-suboptimal-teknol-thumb-fd592.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/inovasi-kedelai-bja-adopsi-lahan-suboptimal-teknol-thumb-fd592.webp 1x" title="JURIS - Proses Pengambilan Keputusan Adopsi Inovasi Teknologi Budidaya Kedelai Jenuh Air (Kasus: Labuhan Ratu Enam, Lampung Timur)" alt="JURIS - Proses Pengambilan Keputusan Adopsi Inovasi Teknologi Budidaya Kedelai Jenuh Air (Kasus: Labuhan Ratu Enam, Lampung Timur)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/inovasi-kedelai-bja-adopsi-lahan-suboptimal-teknol-thumb-76dcf.webp" title="JURIS - Proses Pengambilan Keputusan Adopsi Inovasi Teknologi Budidaya Kedelai Jenuh Air (Kasus: Labuhan Ratu Enam, Lampung Timur)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/inovasi-kedelai-bja-adopsi-lahan-suboptimal-teknol-thumb-76dcf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/inovasi-kedelai-bja-adopsi-lahan-suboptimal-teknol-thumb-76dcf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/inovasi-kedelai-bja-adopsi-lahan-suboptimal-teknol-thumb-76dcf.webp 1x" title="JURIS - Proses Pengambilan Keputusan Adopsi Inovasi Teknologi Budidaya Kedelai Jenuh Air (Kasus: Labuhan Ratu Enam, Lampung Timur)" alt="JURIS - Proses Pengambilan Keputusan Adopsi Inovasi Teknologi Budidaya Kedelai Jenuh Air (Kasus: Labuhan Ratu Enam, Lampung Timur)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42019-inovasi-kedelai-bja-adopsi-lahan-suboptimal-inovas" title="JURIS - Proses Pengambilan Keputusan Adopsi Inovasi Teknologi Budidaya Kedelai Jenuh Air (Kasus: Labuhan Ratu Enam, Lampung Timur)" target="_blank">Proses Pengambilan Keputusan Adopsi Inovasi Teknologi Budidaya Kedelai Jenuh Air (Kasus: Labuhan Ratu Enam, Lampung Timur)</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas saluran komunikasi dalam proses difusi inovasi, khususnya pada konteks teknologi pertanian di wilayah rawa pasang surut. Hal ini penting untuk merancang strategi penyuluhan yang lebih tepat sasaran dan mampu meningkatkan tingkat adopsi petani. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model adopsi inovasi yang mempertimbangkan karakteristik spesifik lahan suboptimal, seperti tingkat kesuburan tanah dan ketersediaan air. Model ini dapat menjadi panduan bagi petani dalam memilih teknologi yang sesuai dengan kondisi lahan mereka. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk menguji efektivitas berbagai pendekatan pelatihan dan pendampingan dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani terkait teknologi BJA, serta dampaknya terhadap produktivitas dan pendapatan petani..
<br>Berdasarkan pendekatan komunikasi yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa saluran komunikasi yang digunakan dalam proses difusi berjalan tidak cukup efektif, yang dibuktikan dari rendahnya tingkat adopsi, hanya 40% petani yang akhirnya mengadopsi teknologi BJA.Tingkat pengenalan petani terhadap BJA dipengaruhi tingkat pendidikan non formal dan motivasi, sedangkan tingkat pendidikan formal dan pengalaman berusaha tani tidak berpengaruh nyata.Terdapat hubungan positif yang signifikan antara tahap pengenalan dengan tahap persuasi, tahap persuasi dengan tahap pengambilan keputusan, dan tahap implementasi dengan tahap konfirmasi.Sebagian besar petani adopter merasakan impresi yang baik dari usahatani baru mereka ini (budidaya kedelai dengan teknologi BJA)
<br>Perluasan areal panen ke lahan suboptimal (terutama di luar Pulau Jawa) dapat dijadikan sumber pertumbuhan pertanian yang produktif. Teknologi Budidaya Jenuh Air (BJA) mampu meningkatkan produktivitas tanaman kedelai hingga 4,0 ton/ha pada lahan suboptimal. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana proses pengambilan keputusan adopsi inovasi budidaya kedelai jenuh air berlangsung di Desa Labuhan Ratu Enam, Lampung Timur. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori proses pengambilan keputusan inovasi (Rogers). Hasil penelitian menunjukkan: i) saluran interpersonal adalah pendekatan yang dipilih untuk mengenalkan teknologi BJA kepada 25 petani adopter potensial...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/0/inovasi-kedelai-bja-adopsi-lahan-suboptimal-teknol-thumb-76dcf.webp" type="image/webp" length="73912" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/inovasi-kedelai-bja-adopsi-lahan-suboptimal-teknol-thumb-a23c9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/inovasi-kedelai-bja-adopsi-lahan-suboptimal-teknol-thumb-fd592.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/inovasi-kedelai-bja-adopsi-lahan-suboptimal-teknol-thumb-76dcf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-594-umy.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3297-agraris-journal-agribusiness-rural-development-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Faktor Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kinerja Usaha Wanita Wirausaha Kerupuk Udang di Provinsi Jambi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Faktor Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kinerja Usaha Wanita Wirausaha Kerupuk Udang di Provinsi Jambi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Faktor Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kinerja Usaha Wanita Wirausaha Kerupuk Udang di Provinsi Jambi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42021-kinerja-usaha-pelaku-produk-legalitas</link>
	<guid isPermaLink="false">8e0d1a5efa2088ed3f7319ea89d0e9da</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 10:04:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ teh gaharu ]]></category>
	<category><![CDATA[ lukman m ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gaharu,lukman,m,teh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana penerapan teknologi produksi modern berdampak terhadap efisiensi dan kapasitas produksi kerupuk udang oleh wanita wirausaha, mengingat mayoritas masih menggunakan teknologi sederhana dan enggan memanfaatkan mesin bantuan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kinerja Usaha Wanita Wirausaha Kerupuk Udang di Provinsi Jambi: Pertama, perlu diteliti bagaimana penerapan teknologi produksi modern berdampak terhadap efisiensi dan kapasitas produksi kerupuk udang oleh wanita wirausaha, mengingat mayoritas masih menggunakan teknologi sederhana dan enggan memanfaatkan mesin bantuan karena beban biaya operasional. Kedua, perlu dikaji efektivitas program pembinaan yang dilakukan SKPD terhadap peningkatan keterampilan pemasaran digital, karena saat ini promosi masih bergantung pada mulut ke mulut dan akses pasar terbatas meskipun permintaan tinggi. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi pengaruh kepemilikan legalitas usaha seperti label IRT terhadap daya saing dan akses permodalan, sebab meskipun penting, jumlah pelaku yang mengantongi label tersebut masih sangat sedikit. Penelitian lanjutan dapat menggali strategi apa yang paling efektif dalam memfasilitasi wanita wirausaha untuk mendapatkan sertifikasi dan memanfaatkannya secara optimal. Selain itu, perlu dikaji bagaimana pembentukan wadah kolektif atau koperasi usaha dapat memperluas jangkauan pemasaran dan daya tawar dalam rantai distribusi. Studi juga perlu mengevaluasi ketersediaan dan efektivitas akses keuangan mikro yang tidak terlalu bergantung pada formalitas usaha. Riset baru dapat mengamati peran jaringan sosial dan dukungan komunitas lokal terhadap ketahanan usaha perempuan di tengah keterbatasan sumberdaya. Pengembangan sistem mentoring antar pelaku usaha juga patut dievaluasi sebagai alternatif pelatihan berkelanjutan. Terakhir, penting meneliti bagaimana integrasi antara program pemerintah dengan kebutuhan riil pelaku usaha dapat dirancang secara partisipatif agar bantuan lebih tepat sasaran dan relevan.. Karakteristik personal seperti pendidikan, latar belakang keluarga, pengalaman bisnis, dan pelatihan berpengaruh positif terhadap perilaku kewirausahaan yang meliputi motivasi, inovasi, dan kesiapan mengambil risiko.Perilaku kewirausahaan dan karakteristik personal turut memengaruhi kinerja usaha, dengan motivasi sebagai indikator paling kuat dari perilaku kewirausahaan dan pelatihan sebagai indikator terkuat dari karakteristik personal.Lingkungan internal dan eksternal juga berpengaruh positif terhadap kinerja usaha, di mana ketersediaan bahan baku menjadi faktor internal dominan, sementara kegiatan pembinaan melalui SKPD menjadi faktor eksternal dominan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan karakteristik personal dengan perilaku kewirausahaan dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja usaha wanita wirausaha kerupuk udang di Provinsi Jambi. Penelitian ini dilakukan dengan metode survey di dua kabupaten di Provinsi Jambi. Metode analisis yang digunakan yaitu Structural Equation Modelling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa i) pelatihan, pengalaman bisnis, pendidikan, dan latar belakang keluarga berpengaruh positif terhadap perilaku kewirausahaan (motivasi, inovasi dan berani mengambil risiko); ii) kinerja usaha dipengaruhi oleh karakteristik personal, kewirausahaan, lingkungan internal, dan lingkungan eksternal. Karakteristik personal wanita wirausaha pada usaha kerupuk... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/d/kinerja-usaha-pelaku-produk-legalitas-kepercayaan-thumb-089e5.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kinerja Usaha Wanita Wirausaha Kerupuk Udang di Provinsi Jambi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/kinerja-usaha-pelaku-produk-legalitas-kepercayaan-thumb-089e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/kinerja-usaha-pelaku-produk-legalitas-kepercayaan-thumb-089e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/kinerja-usaha-pelaku-produk-legalitas-kepercayaan-thumb-089e5.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kinerja Usaha Wanita Wirausaha Kerupuk Udang di Provinsi Jambi" alt="JURIS - Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kinerja Usaha Wanita Wirausaha Kerupuk Udang di Provinsi Jambi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/kinerja-usaha-pelaku-produk-legalitas-kepercayaan-thumb-1a47d.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kinerja Usaha Wanita Wirausaha Kerupuk Udang di Provinsi Jambi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/kinerja-usaha-pelaku-produk-legalitas-kepercayaan-thumb-1a47d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/kinerja-usaha-pelaku-produk-legalitas-kepercayaan-thumb-1a47d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/kinerja-usaha-pelaku-produk-legalitas-kepercayaan-thumb-1a47d.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kinerja Usaha Wanita Wirausaha Kerupuk Udang di Provinsi Jambi" alt="JURIS - Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kinerja Usaha Wanita Wirausaha Kerupuk Udang di Provinsi Jambi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/kinerja-usaha-pelaku-produk-legalitas-kepercayaan-thumb-817a1.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kinerja Usaha Wanita Wirausaha Kerupuk Udang di Provinsi Jambi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/kinerja-usaha-pelaku-produk-legalitas-kepercayaan-thumb-817a1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/kinerja-usaha-pelaku-produk-legalitas-kepercayaan-thumb-817a1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/kinerja-usaha-pelaku-produk-legalitas-kepercayaan-thumb-817a1.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kinerja Usaha Wanita Wirausaha Kerupuk Udang di Provinsi Jambi" alt="JURIS - Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kinerja Usaha Wanita Wirausaha Kerupuk Udang di Provinsi Jambi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42021-kinerja-usaha-pelaku-produk-legalitas" title="JURIS - Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kinerja Usaha Wanita Wirausaha Kerupuk Udang di Provinsi Jambi" target="_blank">Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kinerja Usaha Wanita Wirausaha Kerupuk Udang di Provinsi Jambi</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana penerapan teknologi produksi modern berdampak terhadap efisiensi dan kapasitas produksi kerupuk udang oleh wanita wirausaha, mengingat mayoritas masih menggunakan teknologi sederhana dan enggan memanfaatkan mesin bantuan karena beban biaya operasional. Kedua, perlu dikaji efektivitas program pembinaan yang dilakukan SKPD terhadap peningkatan keterampilan pemasaran digital, karena saat ini promosi masih bergantung pada mulut ke mulut dan akses pasar terbatas meskipun permintaan tinggi. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi pengaruh kepemilikan legalitas usaha seperti label IRT terhadap daya saing dan akses permodalan, sebab meskipun penting, jumlah pelaku yang mengantongi label tersebut masih sangat sedikit. Penelitian lanjutan dapat menggali strategi apa yang paling efektif dalam memfasilitasi wanita wirausaha untuk mendapatkan sertifikasi dan memanfaatkannya secara optimal. Selain itu, perlu dikaji bagaimana pembentukan wadah kolektif atau koperasi usaha dapat memperluas jangkauan pemasaran dan daya tawar dalam rantai distribusi. Studi juga perlu mengevaluasi ketersediaan dan efektivitas akses keuangan mikro yang tidak terlalu bergantung pada formalitas usaha. Riset baru dapat mengamati peran jaringan sosial dan dukungan komunitas lokal terhadap ketahanan usaha perempuan di tengah keterbatasan sumberdaya. Pengembangan sistem mentoring antar pelaku usaha juga patut dievaluasi sebagai alternatif pelatihan berkelanjutan. Terakhir, penting meneliti bagaimana integrasi antara program pemerintah dengan kebutuhan riil pelaku usaha dapat dirancang secara partisipatif agar bantuan lebih tepat sasaran dan relevan..
<br>Karakteristik personal seperti pendidikan, latar belakang keluarga, pengalaman bisnis, dan pelatihan berpengaruh positif terhadap perilaku kewirausahaan yang meliputi motivasi, inovasi, dan kesiapan mengambil risiko.Perilaku kewirausahaan dan karakteristik personal turut memengaruhi kinerja usaha, dengan motivasi sebagai indikator paling kuat dari perilaku kewirausahaan dan pelatihan sebagai indikator terkuat dari karakteristik personal.Lingkungan internal dan eksternal juga berpengaruh positif terhadap kinerja usaha, di mana ketersediaan bahan baku menjadi faktor internal dominan, sementara kegiatan pembinaan melalui SKPD menjadi faktor eksternal dominan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan karakteristik personal dengan perilaku kewirausahaan dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja usaha wanita wirausaha kerupuk udang di Provinsi Jambi. Penelitian ini dilakukan dengan metode survey di dua kabupaten di Provinsi Jambi. Metode analisis yang digunakan yaitu Structural Equation Modelling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa i) pelatihan, pengalaman bisnis, pendidikan, dan latar belakang keluarga berpengaruh positif terhadap perilaku kewirausahaan (motivasi, inovasi dan berani mengambil risiko); ii) kinerja usaha dipengaruhi oleh karakteristik personal, kewirausahaan, lingkungan internal, dan lingkungan eksternal. Karakteristik personal wanita wirausaha pada usaha kerupuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/d/kinerja-usaha-pelaku-produk-legalitas-kepercayaan-thumb-089e5.webp" type="image/webp" length="76978" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/kinerja-usaha-pelaku-produk-legalitas-kepercayaan-thumb-089e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/kinerja-usaha-pelaku-produk-legalitas-kepercayaan-thumb-1a47d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/kinerja-usaha-pelaku-produk-legalitas-kepercayaan-thumb-817a1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-594-umy.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3297-agraris-journal-agribusiness-rural-development-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Nilai Tambah dan Usaha Pengolahan Tepung Sukun Sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Petani ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Nilai Tambah dan Usaha Pengolahan Tepung Sukun Sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Petani ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Nilai Tambah dan Usaha Pengolahan Tepung Sukun Sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Petani ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42022-produksi-tepung-porang-pengolahan</link>
	<guid isPermaLink="false">eb0dd11471007048fa96b3334c1608c6</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 09:48:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ teh gaharu ]]></category>
	<category><![CDATA[ lukman m ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gaharu,lukman,m,teh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh variasi metode pengeringan terhadap kualitas fisik dan kimia tepung sukun, karena metode pengeringan saat ini masih sederhana dan bisa memengaruhi daya simpan serta nilai gizi akhir produk. Kedua, perlu dikaji ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Nilai Tambah dan Usaha Pengolahan Tepung Sukun Sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Petani: Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh variasi metode pengeringan terhadap kualitas fisik dan kimia tepung sukun, karena metode pengeringan saat ini masih sederhana dan bisa memengaruhi daya simpan serta nilai gizi akhir produk. Kedua, perlu dikaji penerapan skala produksi lebih besar dengan mesin penepung otomatis, untuk melihat efisiensi tenaga kerja, waktu produksi, serta dampaknya terhadap keuntungan dan nilai tambah secara menyeluruh. Ketiga, perlu dilakukan studi tentang penerimaan konsumen terhadap produk pangan berbasis tepung sukun di pasar perkotaan, termasuk preferensi rasa, kemasan, dan harga, guna mengevaluasi potensi ekspansi pasar dan diversifikasi produk seperti mi, roti, atau makanan instan. Penelitian-penelitian ini dapat saling melengkapi untuk memperkuat rantai nilai tepung sukun dan mendukung pengembangan agroindustri berbasis lokal secara berkelanjutan.. Usaha pengolahan sukun menjadi tepung sukun menghasilkan nilai tambah sebesar Rp5.500 per kilogram atau 45,83% dari nilai produksi.Keuntungan yang diperoleh dalam satu kali proses produksi mencapai Rp218.Hal ini menunjukkan bahwa usaha pengolahan tepung sukun layak secara ekonomi dan berpotensi meningkatkan pendapatan petani Pengolahan sukun menjadi tepung merupakan alternatif cara pengolahan yang memiliki beberapa keunggulan, yaitu meningkatkan daya simpan, memudahkan pengolahan bahan baku, dan meningkatkan harga jual; dengan kandungan gizi relatif tak berubah. Kajian ini bertujuan: i) mengetahui besarnya nilai tambah produksi tepung sukun, dan ii) menganalisis kelayakan usaha tepung sukun di Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan pencacatan. Nilai tambah dihitung dari pertambahan nilai produk yang diakibatkan proses pengolahan buah sukun menjadi tepung sukun; sedangkan kelayakan usaha dianalisis dari keuntungan dan R/C ratio. Usaha pengolahan tepung sukun memberikan nilai tambah, keuntungan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/a/produksi-tepung-porang-pengolahan-sukun-fisiko-kim-thumb-e37ee.webp" title="JURIS - Analisis Nilai Tambah dan Usaha Pengolahan Tepung Sukun Sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Petani" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/produksi-tepung-porang-pengolahan-sukun-fisiko-kim-thumb-e37ee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/produksi-tepung-porang-pengolahan-sukun-fisiko-kim-thumb-e37ee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/produksi-tepung-porang-pengolahan-sukun-fisiko-kim-thumb-e37ee.webp 1x" title="JURIS - Analisis Nilai Tambah dan Usaha Pengolahan Tepung Sukun Sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Petani" alt="JURIS - Analisis Nilai Tambah dan Usaha Pengolahan Tepung Sukun Sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Petani" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/a/produksi-tepung-porang-pengolahan-sukun-fisiko-kim-thumb-21a25.webp" title="JURIS - Analisis Nilai Tambah dan Usaha Pengolahan Tepung Sukun Sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Petani" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/produksi-tepung-porang-pengolahan-sukun-fisiko-kim-thumb-21a25.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/produksi-tepung-porang-pengolahan-sukun-fisiko-kim-thumb-21a25.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/produksi-tepung-porang-pengolahan-sukun-fisiko-kim-thumb-21a25.webp 1x" title="JURIS - Analisis Nilai Tambah dan Usaha Pengolahan Tepung Sukun Sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Petani" alt="JURIS - Analisis Nilai Tambah dan Usaha Pengolahan Tepung Sukun Sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Petani" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42022-produksi-tepung-porang-pengolahan" title="JURIS - Analisis Nilai Tambah dan Usaha Pengolahan Tepung Sukun Sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Petani" target="_blank">Analisis Nilai Tambah dan Usaha Pengolahan Tepung Sukun Sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Petani</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh variasi metode pengeringan terhadap kualitas fisik dan kimia tepung sukun, karena metode pengeringan saat ini masih sederhana dan bisa memengaruhi daya simpan serta nilai gizi akhir produk. Kedua, perlu dikaji penerapan skala produksi lebih besar dengan mesin penepung otomatis, untuk melihat efisiensi tenaga kerja, waktu produksi, serta dampaknya terhadap keuntungan dan nilai tambah secara menyeluruh. Ketiga, perlu dilakukan studi tentang penerimaan konsumen terhadap produk pangan berbasis tepung sukun di pasar perkotaan, termasuk preferensi rasa, kemasan, dan harga, guna mengevaluasi potensi ekspansi pasar dan diversifikasi produk seperti mi, roti, atau makanan instan. Penelitian-penelitian ini dapat saling melengkapi untuk memperkuat rantai nilai tepung sukun dan mendukung pengembangan agroindustri berbasis lokal secara berkelanjutan..
<br>Usaha pengolahan sukun menjadi tepung sukun menghasilkan nilai tambah sebesar Rp5.500 per kilogram atau 45,83% dari nilai produksi.Keuntungan yang diperoleh dalam satu kali proses produksi mencapai Rp218.Hal ini menunjukkan bahwa usaha pengolahan tepung sukun layak secara ekonomi dan berpotensi meningkatkan pendapatan petani
<br>Pengolahan sukun menjadi tepung merupakan alternatif cara pengolahan yang memiliki beberapa keunggulan, yaitu meningkatkan daya simpan, memudahkan pengolahan bahan baku, dan meningkatkan harga jual; dengan kandungan gizi relatif tak berubah. Kajian ini bertujuan: i) mengetahui besarnya nilai tambah produksi tepung sukun, dan ii) menganalisis kelayakan usaha tepung sukun di Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan pencacatan. Nilai tambah dihitung dari pertambahan nilai produk yang diakibatkan proses pengolahan buah sukun menjadi tepung sukun; sedangkan kelayakan usaha dianalisis dari keuntungan dan R/C ratio. Usaha pengolahan tepung sukun memberikan nilai tambah, keuntungan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/a/produksi-tepung-porang-pengolahan-sukun-fisiko-kim-thumb-21a25.webp" type="image/webp" length="68238" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/produksi-tepung-porang-pengolahan-sukun-fisiko-kim-thumb-e37ee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/produksi-tepung-porang-pengolahan-sukun-fisiko-kim-thumb-21a25.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-594-umy.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3297-agraris-journal-agribusiness-rural-development-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Model Pengembangan Agrowisata Berbasis Kearifan Lokal Studi Kasus di Desa Kebon Agung Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul DIY ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Model Pengembangan Agrowisata Berbasis Kearifan Lokal Studi Kasus di Desa Kebon Agung Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul DIY ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Model Pengembangan Agrowisata Berbasis Kearifan Lokal Studi Kasus di Desa Kebon Agung Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul DIY ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42025-agrowisata-pengolahan-hasil-usahatani-m</link>
	<guid isPermaLink="false">59129cdecb99ebcd34683187713880d8</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 09:21:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ teh gaharu ]]></category>
	<category><![CDATA[ lukman m ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gaharu,lukman,m,teh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana desain model pendampingan terpadu antara Dinas Pariwisata, Pertanian, dan Perindustrian yang paling efektif dalam meningkatkan partisipasi petani di berbagai jenis usaha agrowisata, agar distribusi manfaat lebih merata. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Model Pengembangan Agrowisata Berbasis Kearifan Lokal (Studi Kasus di Desa Kebon Agung Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul DIY): Pertama, perlu diteliti bagaimana desain model pendampingan terpadu antara Dinas Pariwisata, Pertanian, dan Perindustrian yang paling efektif dalam meningkatkan partisipasi petani di berbagai jenis usaha agrowisata, agar distribusi manfaat lebih merata. Kedua, perlu dikaji faktor-faktor yang menghambat petani untuk memulai usaha pengolahan hasil pertanian, khususnya yang berkaitan dengan akses modal, teknologi sederhana, dan pelatihan kewirausahaan, sebagai dasar pengembangan program inklusif. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang potensi pengembangan produk unggulan lokal selain tempe, emping, dan apem, yang memanfaatkan kearifan lokal dan daya tarik budaya desa, untuk meningkatkan daya saing dan diferensiasi agrowisata di Desa Kebon Agung.. Pengembangan agrowisata di Desa Kebon Agung mendorong tumbuhnya industri rumah tangga pengolahan hasil pertanian, pengelolaan usahatani padi, dan pemanfaatan lahan pekarangan yang lebih intensif, sehingga meningkatkan pendapatan rumah tangga petani.Industri tempe memberikan pendapatan bulanan tertinggi, meskipun industri emping melinjo memiliki rasio nilai tambah paling tinggi.Namun, distribusi pendapatan masih tidak merata karena akses petani terhadap peluang usaha yang dihasilkan agrowisata belum merata, dengan indeks Gini sebesar 0,739 Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penjelasan tentang model pengembangan agrowisata berbasis kearifan lokal. Pada tahun pertama, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pengembangan agrowisata terhadap peningkatan nilai tambah produk pertanian, mengetahui dampak pengembangan agrowisata terhadap tingkat pendapatan petani dan mengetahui dampak pengembangan agrowisata terhadap distribusi pendapatan petani. Penelitian dilakukan dengan survei wawancara dengan petani dan pihak terkait serta observasi lapangan. Pengembangan agrowisata mendorong masyarakat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/d/agrowisata-pengolahan-hasil-usahatani-masyarakat-m-thumb-870d8.webp" title="JURIS - Model Pengembangan Agrowisata Berbasis Kearifan Lokal (Studi Kasus di Desa Kebon Agung Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul DIY)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/agrowisata-pengolahan-hasil-usahatani-masyarakat-m-thumb-870d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/agrowisata-pengolahan-hasil-usahatani-masyarakat-m-thumb-870d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/agrowisata-pengolahan-hasil-usahatani-masyarakat-m-thumb-870d8.webp 1x" title="JURIS - Model Pengembangan Agrowisata Berbasis Kearifan Lokal (Studi Kasus di Desa Kebon Agung Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul DIY)" alt="JURIS - Model Pengembangan Agrowisata Berbasis Kearifan Lokal (Studi Kasus di Desa Kebon Agung Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul DIY)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/d/agrowisata-pengolahan-hasil-usahatani-masyarakat-m-thumb-41171.webp" title="JURIS - Model Pengembangan Agrowisata Berbasis Kearifan Lokal (Studi Kasus di Desa Kebon Agung Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul DIY)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/agrowisata-pengolahan-hasil-usahatani-masyarakat-m-thumb-41171.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/agrowisata-pengolahan-hasil-usahatani-masyarakat-m-thumb-41171.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/agrowisata-pengolahan-hasil-usahatani-masyarakat-m-thumb-41171.webp 1x" title="JURIS - Model Pengembangan Agrowisata Berbasis Kearifan Lokal (Studi Kasus di Desa Kebon Agung Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul DIY)" alt="JURIS - Model Pengembangan Agrowisata Berbasis Kearifan Lokal (Studi Kasus di Desa Kebon Agung Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul DIY)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/d/agrowisata-pengolahan-hasil-usahatani-masyarakat-m-thumb-69372.webp" title="JURIS - Model Pengembangan Agrowisata Berbasis Kearifan Lokal (Studi Kasus di Desa Kebon Agung Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul DIY)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/d/agrowisata-pengolahan-hasil-usahatani-masyarakat-m-thumb-69372.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/d/agrowisata-pengolahan-hasil-usahatani-masyarakat-m-thumb-69372.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/d/agrowisata-pengolahan-hasil-usahatani-masyarakat-m-thumb-69372.webp 1x" title="JURIS - Model Pengembangan Agrowisata Berbasis Kearifan Lokal (Studi Kasus di Desa Kebon Agung Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul DIY)" alt="JURIS - Model Pengembangan Agrowisata Berbasis Kearifan Lokal (Studi Kasus di Desa Kebon Agung Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul DIY)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42025-agrowisata-pengolahan-hasil-usahatani-m" title="JURIS - Model Pengembangan Agrowisata Berbasis Kearifan Lokal (Studi Kasus di Desa Kebon Agung Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul DIY)" target="_blank">Model Pengembangan Agrowisata Berbasis Kearifan Lokal (Studi Kasus di Desa Kebon Agung Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul DIY)</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana desain model pendampingan terpadu antara Dinas Pariwisata, Pertanian, dan Perindustrian yang paling efektif dalam meningkatkan partisipasi petani di berbagai jenis usaha agrowisata, agar distribusi manfaat lebih merata. Kedua, perlu dikaji faktor-faktor yang menghambat petani untuk memulai usaha pengolahan hasil pertanian, khususnya yang berkaitan dengan akses modal, teknologi sederhana, dan pelatihan kewirausahaan, sebagai dasar pengembangan program inklusif. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang potensi pengembangan produk unggulan lokal selain tempe, emping, dan apem, yang memanfaatkan kearifan lokal dan daya tarik budaya desa, untuk meningkatkan daya saing dan diferensiasi agrowisata di Desa Kebon Agung..
<br>Pengembangan agrowisata di Desa Kebon Agung mendorong tumbuhnya industri rumah tangga pengolahan hasil pertanian, pengelolaan usahatani padi, dan pemanfaatan lahan pekarangan yang lebih intensif, sehingga meningkatkan pendapatan rumah tangga petani.Industri tempe memberikan pendapatan bulanan tertinggi, meskipun industri emping melinjo memiliki rasio nilai tambah paling tinggi.Namun, distribusi pendapatan masih tidak merata karena akses petani terhadap peluang usaha yang dihasilkan agrowisata belum merata, dengan indeks Gini sebesar 0,739
<br>Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penjelasan tentang model pengembangan agrowisata berbasis kearifan lokal. Pada tahun pertama, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pengembangan agrowisata terhadap peningkatan nilai tambah produk pertanian, mengetahui dampak pengembangan agrowisata terhadap tingkat pendapatan petani dan mengetahui dampak pengembangan agrowisata terhadap distribusi pendapatan petani. Penelitian dilakukan dengan survei wawancara dengan petani dan pihak terkait serta observasi lapangan. Pengembangan agrowisata mendorong masyarakat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/d/agrowisata-pengolahan-hasil-usahatani-masyarakat-m-thumb-870d8.webp" type="image/webp" length="100796" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/agrowisata-pengolahan-hasil-usahatani-masyarakat-m-thumb-870d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/agrowisata-pengolahan-hasil-usahatani-masyarakat-m-thumb-41171.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/d/agrowisata-pengolahan-hasil-usahatani-masyarakat-m-thumb-69372.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-594-umy.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3297-agraris-journal-agribusiness-rural-development-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementation of social emotional learning skills ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementation of social emotional learning skills ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementation of social emotional learning skills ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42015-subjektif-siswa-kognitif-sosial</link>
	<guid isPermaLink="false">a0ed7f0d0f926f1af7d0574780eb3c8f</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 09:00:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rudi hartono ]]></category>
	<category><![CDATA[ idris sadri ]]></category>
	<category><![CDATA[ robi hendra ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[hartono,hendra,idris,robi,rudi,sadri]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh program keagamaan harian seperti salat Dhuha dan membaca Yasin terhadap perkembangan komponen kesadaran diri dan pengaturan emosi pada siswa remaja secara longitudinal, mengingat dalam penelitian ini aktivitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementation of social emotional learning skills: Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh program keagamaan harian seperti salat Dhuha dan membaca Yasin terhadap perkembangan komponen kesadaran diri dan pengaturan emosi pada siswa remaja secara longitudinal, mengingat dalam penelitian ini aktivitas tersebut dikaitkan dengan pembentukan nilai SEL namun belum dieksplorasi secara mendalam. Kedua, penting untuk mengkaji efektivitas pendekatan Student Learning Center (SLC) dalam meningkatkan keterampilan komunikasi dan keterampilan sosial siswa yang awalnya mengalami kesulitan berbicara di depan umum, agar dapat diketahui model intervensi yang paling optimal dalam konteks madrasah. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang integrasi pendidikan keluarga dan sekolah dalam membangun kompetensi pengambilan keputusan yang bertanggung jawab, terutama untuk siswa yang memiliki keterbatasan dalam kontrol impuls dan manajemen stres, guna merancang program kolaboratif yang sistematis antara guru dan orang tua. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan keluarga sangat berpengaruh, namun mekanisme kerja sama antara sekolah dan rumah belum dieksplorasi. Oleh karena itu, penelitian lanjutan sebaiknya fokus pada model kemitraan yang dapat diterapkan secara praktis untuk memperkuat seluruh komponen SEL secara holistik. Studi semacam ini akan melengkapi temuan saat ini dengan menyediakan kerangka intervensi berbasis komunitas yang relevan dengan konteks pendidikan Indonesia, khususnya pada lembaga keagamaan. Selain itu, pendekatan kualitatif mendalam dapat digunakan untuk mengungkap pengalaman subjektif siswa dalam menjalani program-program tersebut. Hal ini penting agar tidak hanya melihat efektivitas dari sisi perilaku eksternal, tetapi juga dari sisi perkembangan internal seperti identitas dan harga diri. Penelitian lanjutan juga bisa mengevaluasi perbedaan implementasi SEL antar jurusan, mengingat partisipan berasal dari latar belakang akademik yang beragam. Dengan demikian, hasilnya dapat memberikan rekomendasi yang lebih spesifik dan terarah sesuai kebutuhan masing-masing kelompok siswa.. Siswa di Madrasah Aliyah X Kota Medan telah menerapkan beberapa komponen Pembelajaran Sosial dan Emosional (SEL) secara parsial.Penerapan tersebut didukung oleh peran pendidik dan berbagai program sekolah yang menumbuhkan nilai-nilai sosial-emosional, seperti program 'Jumat Bersih', salat Dhuha, dan membaca Yasin.Selain itu, bimbingan keluarga, aturan, serta dukungan orang tua turut membentuk kompetensi SEL siswa, sementara pendekatan pembelajaran berbasis siswa memperkuat potensi pengembangan kesadaran diri dan kemampuan pemecahan masalah Fakta bahwa era yang kita alami saat ini merupakan era global dengan segala perubahannya membuat dunia pendidikan tidak bisa terlepas dari dinamika tersebut. Dengan perubahan zaman, siswa tidak hanya difokuskan pada penguasaan kompetensi utama dalam mata pelajaran, tetapi juga pada penguasaan berbagai keterampilan yang dibutuhkan di abad 21. Pendidik harus mampu menyesuaikan diri dengan perubahan yang beragam dan meningkatkan pengetahuan mereka mengenai berbagai isu global. Konsep pembelajaran sosial-emosional merupakan salah satu isu pendidikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/4/subjektif-siswa-kognitif-sosial-remaja-social-emot-thumb-c5935.webp" title="JURIS - Implementation of social emotional learning skills" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/subjektif-siswa-kognitif-sosial-remaja-social-emot-thumb-c5935.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/subjektif-siswa-kognitif-sosial-remaja-social-emot-thumb-c5935.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/subjektif-siswa-kognitif-sosial-remaja-social-emot-thumb-c5935.webp 1x" title="JURIS - Implementation of social emotional learning skills" alt="JURIS - Implementation of social emotional learning skills" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/4/subjektif-siswa-kognitif-sosial-remaja-social-emot-thumb-907bb.webp" title="JURIS - Implementation of social emotional learning skills" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/subjektif-siswa-kognitif-sosial-remaja-social-emot-thumb-907bb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/subjektif-siswa-kognitif-sosial-remaja-social-emot-thumb-907bb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/subjektif-siswa-kognitif-sosial-remaja-social-emot-thumb-907bb.webp 1x" title="JURIS - Implementation of social emotional learning skills" alt="JURIS - Implementation of social emotional learning skills" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/4/subjektif-siswa-kognitif-sosial-remaja-social-emot-thumb-c90cf.webp" title="JURIS - Implementation of social emotional learning skills" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/subjektif-siswa-kognitif-sosial-remaja-social-emot-thumb-c90cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/subjektif-siswa-kognitif-sosial-remaja-social-emot-thumb-c90cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/subjektif-siswa-kognitif-sosial-remaja-social-emot-thumb-c90cf.webp 1x" title="JURIS - Implementation of social emotional learning skills" alt="JURIS - Implementation of social emotional learning skills" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42015-subjektif-siswa-kognitif-sosial" title="JURIS - Implementation of social emotional learning skills" target="_blank">Implementation of social emotional learning skills</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh program keagamaan harian seperti salat Dhuha dan membaca Yasin terhadap perkembangan komponen kesadaran diri dan pengaturan emosi pada siswa remaja secara longitudinal, mengingat dalam penelitian ini aktivitas tersebut dikaitkan dengan pembentukan nilai SEL namun belum dieksplorasi secara mendalam. Kedua, penting untuk mengkaji efektivitas pendekatan Student Learning Center (SLC) dalam meningkatkan keterampilan komunikasi dan keterampilan sosial siswa yang awalnya mengalami kesulitan berbicara di depan umum, agar dapat diketahui model intervensi yang paling optimal dalam konteks madrasah. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang integrasi pendidikan keluarga dan sekolah dalam membangun kompetensi pengambilan keputusan yang bertanggung jawab, terutama untuk siswa yang memiliki keterbatasan dalam kontrol impuls dan manajemen stres, guna merancang program kolaboratif yang sistematis antara guru dan orang tua. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan keluarga sangat berpengaruh, namun mekanisme kerja sama antara sekolah dan rumah belum dieksplorasi. Oleh karena itu, penelitian lanjutan sebaiknya fokus pada model kemitraan yang dapat diterapkan secara praktis untuk memperkuat seluruh komponen SEL secara holistik. Studi semacam ini akan melengkapi temuan saat ini dengan menyediakan kerangka intervensi berbasis komunitas yang relevan dengan konteks pendidikan Indonesia, khususnya pada lembaga keagamaan. Selain itu, pendekatan kualitatif mendalam dapat digunakan untuk mengungkap pengalaman subjektif siswa dalam menjalani program-program tersebut. Hal ini penting agar tidak hanya melihat efektivitas dari sisi perilaku eksternal, tetapi juga dari sisi perkembangan internal seperti identitas dan harga diri. Penelitian lanjutan juga bisa mengevaluasi perbedaan implementasi SEL antar jurusan, mengingat partisipan berasal dari latar belakang akademik yang beragam. Dengan demikian, hasilnya dapat memberikan rekomendasi yang lebih spesifik dan terarah sesuai kebutuhan masing-masing kelompok siswa..
<br>Siswa di Madrasah Aliyah X Kota Medan telah menerapkan beberapa komponen Pembelajaran Sosial dan Emosional (SEL) secara parsial.Penerapan tersebut didukung oleh peran pendidik dan berbagai program sekolah yang menumbuhkan nilai-nilai sosial-emosional, seperti program 'Jumat Bersih', salat Dhuha, dan membaca Yasin.Selain itu, bimbingan keluarga, aturan, serta dukungan orang tua turut membentuk kompetensi SEL siswa, sementara pendekatan pembelajaran berbasis siswa memperkuat potensi pengembangan kesadaran diri dan kemampuan pemecahan masalah
<br>Fakta bahwa era yang kita alami saat ini merupakan era global dengan segala perubahannya membuat dunia pendidikan tidak bisa terlepas dari dinamika tersebut. Dengan perubahan zaman, siswa tidak hanya difokuskan pada penguasaan kompetensi utama dalam mata pelajaran, tetapi juga pada penguasaan berbagai keterampilan yang dibutuhkan di abad 21. Pendidik harus mampu menyesuaikan diri dengan perubahan yang beragam dan meningkatkan pengetahuan mereka mengenai berbagai isu global. Konsep pembelajaran sosial-emosional merupakan salah satu isu pendidikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/4/subjektif-siswa-kognitif-sosial-remaja-social-emot-thumb-c90cf.webp" type="image/webp" length="143410" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/subjektif-siswa-kognitif-sosial-remaja-social-emot-thumb-c5935.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/subjektif-siswa-kognitif-sosial-remaja-social-emot-thumb-907bb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/subjektif-siswa-kognitif-sosial-remaja-social-emot-thumb-c90cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3788-iitss.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15941-jurnal-sinar-edukasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penyuluhan Bahaya Hiperurisemia dan Pemanfaatan Jamu Herbal Songgak bagi Penderita Hypeurisemia di Tanjung Karang Mataram Nusa Tenggara Barat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penyuluhan Bahaya Hiperurisemia dan Pemanfaatan Jamu Herbal Songgak bagi Penderita Hypeurisemia di Tanjung Karang Mataram Nusa Tenggara Barat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penyuluhan Bahaya Hiperurisemia dan Pemanfaatan Jamu Herbal Songgak bagi Penderita Hypeurisemia di Tanjung Karang Mataram Nusa Tenggara Barat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42027-klinis-asam-urat-hiperurisemia-songgak-p</link>
	<guid isPermaLink="false">9402c52fca8539f2c1bd2e6d501e6f25</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 08:48:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ june edition ]]></category>
	<category><![CDATA[ nisa apriani ]]></category>
	<category><![CDATA[ kiki rozalia ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[apriani,edition,june,kiki,nisa,rozalia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai kandungan aktif dalam songgak yang berperan dalam menurunkan kadar asam urat, termasuk identifikasi senyawa ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penyuluhan Bahaya Hiperurisemia dan Pemanfaatan Jamu Herbal Songgak bagi Penderita Hypeurisemia di Tanjung Karang Mataram Nusa Tenggara Barat: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai kandungan aktif dalam songgak yang berperan dalam menurunkan kadar asam urat, termasuk identifikasi senyawa kimia spesifik dan mekanisme kerjanya pada tingkat molekuler. Kedua, studi klinis terkontrol dengan kelompok kontrol dan ukuran sampel yang lebih besar perlu dilakukan untuk menguji efektivitas songgak secara lebih komprehensif dan memastikan keamanannya bagi berbagai kelompok usia dan kondisi kesehatan. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi songgak dalam kombinasi dengan terapi non-farmakologi lain, seperti modifikasi pola makan dan olahraga, untuk mencapai hasil yang lebih optimal dalam pengelolaan hiperurisemia. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti ilmiah yang kuat untuk mendukung penggunaan songgak sebagai alternatif terapi alami yang aman dan efektif bagi penderita hiperurisemia, serta berkontribusi pada upaya pengendalian penyakit tidak menular di Indonesia.. Penyuluhan dan sosialisasi ini memberikan dampak positif terhadap penurunan kadar asam urat, dimana dari 30 sasaran penderita hiperurisemia, sebanyak 25 sasaran mengalami penurunan kadar asam urat dari rata-rata 8,98 mg/dL menjadi 6,52 mg/dL.Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan hilirisasi produk sekaligus bentuk promosi penggunaan jamu herbal asli Lombok, Songgak yang tidak hanya bermanfaat namun juga dapat mengatasi masalah kesehatan, khususnya pada penyakit tidak menular sebagai prioritas penanganan Kementerian Kesehatan.Penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan jamu herbal tradisional seperti songgak dapat menjadi alternatif terapi non-farmakologi yang efektif dalam mengendalikan kadar asam urat pada penderita hiperurisemia Skrining penyakit tidak menular (PTM) seperti hiperurisemia memerlukan partisipasi berbagai pihak. Namun, masyarakat sering enggan melakukan skrining, meski data Puskesmas Tanjung Karang tahun 2021 menunjukkan hiperurisemia sebagai salah satu dari tiga penyakit terbanyak. Masyarakat cenderung mengandalkan obat-obatan untuk terapi gout, meskipun terapi non-farmakologi juga efektif. Penelitian tahun 2021 menunjukkan herbal tradisional Sasak, songgak, dapat menurunkan kadar gula darah pada tikus, dan penelitian 2022 membuktikan efektivitasnya dalam menurunkan kadar asam urat darah tikus. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengendalikan kadar asam urat penderita hiperurisemia dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/0/klinis-asam-urat-hiperurisemia-songgak-penyakit-me-thumb-f1085.webp" title="JURIS - Penyuluhan Bahaya Hiperurisemia dan Pemanfaatan Jamu Herbal Songgak bagi Penderita Hypeurisemia di Tanjung Karang Mataram Nusa Tenggara Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/klinis-asam-urat-hiperurisemia-songgak-penyakit-me-thumb-f1085.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/klinis-asam-urat-hiperurisemia-songgak-penyakit-me-thumb-f1085.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/klinis-asam-urat-hiperurisemia-songgak-penyakit-me-thumb-f1085.webp 1x" title="JURIS - Penyuluhan Bahaya Hiperurisemia dan Pemanfaatan Jamu Herbal Songgak bagi Penderita Hypeurisemia di Tanjung Karang Mataram Nusa Tenggara Barat" alt="JURIS - Penyuluhan Bahaya Hiperurisemia dan Pemanfaatan Jamu Herbal Songgak bagi Penderita Hypeurisemia di Tanjung Karang Mataram Nusa Tenggara Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/0/klinis-asam-urat-hiperurisemia-songgak-penyakit-me-thumb-43775.webp" title="JURIS - Penyuluhan Bahaya Hiperurisemia dan Pemanfaatan Jamu Herbal Songgak bagi Penderita Hypeurisemia di Tanjung Karang Mataram Nusa Tenggara Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/klinis-asam-urat-hiperurisemia-songgak-penyakit-me-thumb-43775.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/klinis-asam-urat-hiperurisemia-songgak-penyakit-me-thumb-43775.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/klinis-asam-urat-hiperurisemia-songgak-penyakit-me-thumb-43775.webp 1x" title="JURIS - Penyuluhan Bahaya Hiperurisemia dan Pemanfaatan Jamu Herbal Songgak bagi Penderita Hypeurisemia di Tanjung Karang Mataram Nusa Tenggara Barat" alt="JURIS - Penyuluhan Bahaya Hiperurisemia dan Pemanfaatan Jamu Herbal Songgak bagi Penderita Hypeurisemia di Tanjung Karang Mataram Nusa Tenggara Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/0/klinis-asam-urat-hiperurisemia-songgak-penyakit-me-thumb-8d5e1.webp" title="JURIS - Penyuluhan Bahaya Hiperurisemia dan Pemanfaatan Jamu Herbal Songgak bagi Penderita Hypeurisemia di Tanjung Karang Mataram Nusa Tenggara Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/klinis-asam-urat-hiperurisemia-songgak-penyakit-me-thumb-8d5e1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/klinis-asam-urat-hiperurisemia-songgak-penyakit-me-thumb-8d5e1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/klinis-asam-urat-hiperurisemia-songgak-penyakit-me-thumb-8d5e1.webp 1x" title="JURIS - Penyuluhan Bahaya Hiperurisemia dan Pemanfaatan Jamu Herbal Songgak bagi Penderita Hypeurisemia di Tanjung Karang Mataram Nusa Tenggara Barat" alt="JURIS - Penyuluhan Bahaya Hiperurisemia dan Pemanfaatan Jamu Herbal Songgak bagi Penderita Hypeurisemia di Tanjung Karang Mataram Nusa Tenggara Barat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42027-klinis-asam-urat-hiperurisemia-songgak-p" title="JURIS - Penyuluhan Bahaya Hiperurisemia dan Pemanfaatan Jamu Herbal Songgak bagi Penderita Hypeurisemia di Tanjung Karang Mataram Nusa Tenggara Barat" target="_blank">Penyuluhan Bahaya Hiperurisemia dan Pemanfaatan Jamu Herbal Songgak bagi Penderita Hypeurisemia di Tanjung Karang Mataram Nusa Tenggara Barat</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai kandungan aktif dalam songgak yang berperan dalam menurunkan kadar asam urat, termasuk identifikasi senyawa kimia spesifik dan mekanisme kerjanya pada tingkat molekuler. Kedua, studi klinis terkontrol dengan kelompok kontrol dan ukuran sampel yang lebih besar perlu dilakukan untuk menguji efektivitas songgak secara lebih komprehensif dan memastikan keamanannya bagi berbagai kelompok usia dan kondisi kesehatan. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi songgak dalam kombinasi dengan terapi non-farmakologi lain, seperti modifikasi pola makan dan olahraga, untuk mencapai hasil yang lebih optimal dalam pengelolaan hiperurisemia. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti ilmiah yang kuat untuk mendukung penggunaan songgak sebagai alternatif terapi alami yang aman dan efektif bagi penderita hiperurisemia, serta berkontribusi pada upaya pengendalian penyakit tidak menular di Indonesia..
<br>Penyuluhan dan sosialisasi ini memberikan dampak positif terhadap penurunan kadar asam urat, dimana dari 30 sasaran penderita hiperurisemia, sebanyak 25 sasaran mengalami penurunan kadar asam urat dari rata-rata 8,98 mg/dL menjadi 6,52 mg/dL.Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan hilirisasi produk sekaligus bentuk promosi penggunaan jamu herbal asli Lombok, Songgak yang tidak hanya bermanfaat namun juga dapat mengatasi masalah kesehatan, khususnya pada penyakit tidak menular sebagai prioritas penanganan Kementerian Kesehatan.Penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan jamu herbal tradisional seperti songgak dapat menjadi alternatif terapi non-farmakologi yang efektif dalam mengendalikan kadar asam urat pada penderita hiperurisemia
<br>Skrining penyakit tidak menular (PTM) seperti hiperurisemia memerlukan partisipasi berbagai pihak. Namun, masyarakat sering enggan melakukan skrining, meski data Puskesmas Tanjung Karang tahun 2021 menunjukkan hiperurisemia sebagai salah satu dari tiga penyakit terbanyak. Masyarakat cenderung mengandalkan obat-obatan untuk terapi gout, meskipun terapi non-farmakologi juga efektif. Penelitian tahun 2021 menunjukkan herbal tradisional Sasak, songgak, dapat menurunkan kadar gula darah pada tikus, dan penelitian 2022 membuktikan efektivitasnya dalam menurunkan kadar asam urat darah tikus. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengendalikan kadar asam urat penderita hiperurisemia dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/0/klinis-asam-urat-hiperurisemia-songgak-penyakit-me-thumb-8d5e1.webp" type="image/webp" length="83884" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/klinis-asam-urat-hiperurisemia-songgak-penyakit-me-thumb-f1085.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/klinis-asam-urat-hiperurisemia-songgak-penyakit-me-thumb-43775.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/klinis-asam-urat-hiperurisemia-songgak-penyakit-me-thumb-8d5e1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1489-unuha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7554-jurnal-indonesia-mengabdi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Diskusi Menggunakan Model Kooperatif Learning Tipe Debat Pada Siswa Kelas VIII H SMP Negeri 1 Rejang Lebong ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Diskusi Menggunakan Model Kooperatif Learning Tipe Debat Pada Siswa Kelas VIII H SMP Negeri 1 Rejang Lebong ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Diskusi Menggunakan Model Kooperatif Learning Tipe Debat Pada Siswa Kelas VIII H SMP Negeri 1 Rejang Lebong ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42028-model-pembelajaran-abad-21-buku-teks-siswa-chikmaw</link>
	<guid isPermaLink="false">231f5f6b3436b1d3b3bc191cc41388e9</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 08:45:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ buay madang ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[author,buay,counter,fees,flag,madang]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi pengaruh model kooperatif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Diskusi Menggunakan Model Kooperatif Learning Tipe Debat Pada Siswa Kelas VIII H SMP Negeri 1 Rejang Lebong: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi pengaruh model kooperatif learning tipe debat terhadap kemampuan menulis teks diskusi pada siswa dengan tingkat kesulitan belajar yang berbeda. Hal ini penting untuk memahami apakah model ini efektif untuk semua siswa atau hanya untuk kelompok tertentu. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan materi debat yang lebih relevan dengan isu-isu terkini yang dihadapi siswa, sehingga dapat meningkatkan minat dan motivasi mereka dalam berpartisipasi. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi kombinasi model kooperatif learning tipe debat dengan strategi pembelajaran lain, seperti penggunaan teknologi atau pendekatan berbasis proyek, untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan bermakna. Dengan menggabungkan berbagai pendekatan, diharapkan dapat memaksimalkan potensi siswa dalam mengembangkan kemampuan menulis teks diskusi secara komprehensif.. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa kemampuan siswa dalam menulis teks diskusi dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif learning tipe debat pada siswa kelas VIII H SMP Negeri 1 Rejang Lebong, sudah terjadi peningkatan.Hal ini dapat dilihat dari hasil pembelajaran siklus I dengan nilai rata-rata 68,59 dengan kategori cukup, dan ketuntasan klasikal 47,51.Kemudian meningkat pada siklus II dengan rata-rata 77,74 dengan kategori baik dan keuntasan klasikal 82,35.Melalui model pembelajaran kooperatif learning tipe debat memudahkan siswa menyampaikan argumen yang didukung oleh bukti/data, fakta akurat, pengalaman penulis serta referensi yang berhubungan dengan isu yang dibahas Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan siswa dalam menulis teks diskusi pada siswa kelas VIII H SMP Negeri 1 Rejang Lebong dengan menggunakan model kooperatif learning tipe debat. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik tes yaitu menulis teks diskusi, dan observasi kegiatan guru dan siswa ketika debat berlangsung dalam... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/7/model-pembelajaran-abad-21-buku-teks-siswa-chikmaw-thumb-98b3f.webp" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Diskusi Menggunakan Model Kooperatif Learning Tipe Debat  Pada Siswa Kelas VIII H SMP Negeri 1 Rejang Lebong" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/model-pembelajaran-abad-21-buku-teks-siswa-chikmaw-thumb-98b3f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/model-pembelajaran-abad-21-buku-teks-siswa-chikmaw-thumb-98b3f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/model-pembelajaran-abad-21-buku-teks-siswa-chikmaw-thumb-98b3f.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Diskusi Menggunakan Model Kooperatif Learning Tipe Debat  Pada Siswa Kelas VIII H SMP Negeri 1 Rejang Lebong" alt="JURIS - Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Diskusi Menggunakan Model Kooperatif Learning Tipe Debat  Pada Siswa Kelas VIII H SMP Negeri 1 Rejang Lebong" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/model-pembelajaran-abad-21-buku-teks-siswa-chikmaw-thumb-32541.webp" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Diskusi Menggunakan Model Kooperatif Learning Tipe Debat  Pada Siswa Kelas VIII H SMP Negeri 1 Rejang Lebong" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/model-pembelajaran-abad-21-buku-teks-siswa-chikmaw-thumb-32541.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/model-pembelajaran-abad-21-buku-teks-siswa-chikmaw-thumb-32541.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/model-pembelajaran-abad-21-buku-teks-siswa-chikmaw-thumb-32541.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Diskusi Menggunakan Model Kooperatif Learning Tipe Debat  Pada Siswa Kelas VIII H SMP Negeri 1 Rejang Lebong" alt="JURIS - Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Diskusi Menggunakan Model Kooperatif Learning Tipe Debat  Pada Siswa Kelas VIII H SMP Negeri 1 Rejang Lebong" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/model-pembelajaran-abad-21-buku-teks-siswa-chikmaw-thumb-4db14.webp" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Diskusi Menggunakan Model Kooperatif Learning Tipe Debat  Pada Siswa Kelas VIII H SMP Negeri 1 Rejang Lebong" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/model-pembelajaran-abad-21-buku-teks-siswa-chikmaw-thumb-4db14.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/model-pembelajaran-abad-21-buku-teks-siswa-chikmaw-thumb-4db14.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/model-pembelajaran-abad-21-buku-teks-siswa-chikmaw-thumb-4db14.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Diskusi Menggunakan Model Kooperatif Learning Tipe Debat  Pada Siswa Kelas VIII H SMP Negeri 1 Rejang Lebong" alt="JURIS - Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Diskusi Menggunakan Model Kooperatif Learning Tipe Debat  Pada Siswa Kelas VIII H SMP Negeri 1 Rejang Lebong" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42028-model-pembelajaran-abad-21-buku-teks-siswa-chikmaw" title="JURIS - Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Diskusi Menggunakan Model Kooperatif Learning Tipe Debat  Pada Siswa Kelas VIII H SMP Negeri 1 Rejang Lebong" target="_blank">Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Diskusi Menggunakan Model Kooperatif Learning Tipe Debat  Pada Siswa Kelas VIII H SMP Negeri 1 Rejang Lebong</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi pengaruh model kooperatif learning tipe debat terhadap kemampuan menulis teks diskusi pada siswa dengan tingkat kesulitan belajar yang berbeda. Hal ini penting untuk memahami apakah model ini efektif untuk semua siswa atau hanya untuk kelompok tertentu. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan materi debat yang lebih relevan dengan isu-isu terkini yang dihadapi siswa, sehingga dapat meningkatkan minat dan motivasi mereka dalam berpartisipasi. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi kombinasi model kooperatif learning tipe debat dengan strategi pembelajaran lain, seperti penggunaan teknologi atau pendekatan berbasis proyek, untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan bermakna. Dengan menggabungkan berbagai pendekatan, diharapkan dapat memaksimalkan potensi siswa dalam mengembangkan kemampuan menulis teks diskusi secara komprehensif..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa kemampuan siswa dalam menulis teks diskusi dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif learning tipe debat pada siswa kelas VIII H SMP Negeri 1 Rejang Lebong, sudah terjadi peningkatan.Hal ini dapat dilihat dari hasil pembelajaran siklus I dengan nilai rata-rata 68,59 dengan kategori cukup, dan ketuntasan klasikal 47,51.Kemudian meningkat pada siklus II dengan rata-rata 77,74 dengan kategori baik dan keuntasan klasikal 82,35.Melalui model pembelajaran kooperatif learning tipe debat memudahkan siswa menyampaikan argumen yang didukung oleh bukti/data, fakta akurat, pengalaman penulis serta referensi yang berhubungan dengan isu yang dibahas
<br>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan siswa dalam menulis teks diskusi pada siswa kelas VIII H SMP Negeri 1 Rejang Lebong dengan menggunakan model kooperatif learning tipe debat. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik tes yaitu menulis teks diskusi, dan observasi kegiatan guru dan siswa ketika debat berlangsung dalam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/7/model-pembelajaran-abad-21-buku-teks-siswa-chikmaw-thumb-32541.webp" type="image/webp" length="122572" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/model-pembelajaran-abad-21-buku-teks-siswa-chikmaw-thumb-98b3f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/model-pembelajaran-abad-21-buku-teks-siswa-chikmaw-thumb-32541.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/model-pembelajaran-abad-21-buku-teks-siswa-chikmaw-thumb-4db14.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1489-unuha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7556-seulas-pinang-jurnal-pendidikan-bahasa-sastra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ English Speaking Achievement and Environmental Conscientization by Using Think Pair Share Strategy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ English Speaking Achievement and Environmental Conscientization by Using Think Pair Share Strategy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ English Speaking Achievement and Environmental Conscientization by Using Think Pair Share Strategy ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42017-bahasa-inggris-siswa-moral-sekolah-partisipa</link>
	<guid isPermaLink="false">7c7401ba91069bde30663dd946efd623</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 08:33:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ dwi andriani ]]></category>
	<category><![CDATA[ nita ria 88 ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[88,andriani,author,dwi,fees,nita,ria]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas strategi Think-Pair-Share dalam meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - English Speaking Achievement and Environmental Conscientization by Using Think-Pair- Share Strategy: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas strategi Think-Pair-Share dalam meningkatkan kemampuan menulis siswa, dengan fokus pada pengembangan keterampilan menulis esai argumentatif. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menginvestigasi bagaimana strategi ini dapat dimodifikasi dan diadaptasi untuk berbagai konteks pembelajaran, seperti kelas dengan siswa dengan tingkat kemampuan bahasa yang berbeda-beda. Ketiga, penelitian dapat meneliti dampak jangka panjang dari penggunaan strategi Think-Pair-Share terhadap motivasi belajar siswa dan sikap mereka terhadap pembelajaran bahasa Inggris. Ketiga saran ini saling melengkapi, karena peningkatan kemampuan menulis akan mendukung kemampuan berbicara, adaptasi strategi memungkinkan penerapan yang lebih luas, dan motivasi yang tinggi akan memastikan keberlanjutan pembelajaran. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan metode pembelajaran bahasa Inggris yang lebih efektif dan relevan.. Penggunaan strategi Think-Pair-Share dalam kelas bahasa Inggris telah membantu dosen dan mahasiswa dalam berbagai cara.Faktanya, hal ini memiliki dampak positif bagi keduanya.Penerapan TPS telah membawa peningkatan signifikan pada pencapaian kemampuan berbicara siswa.Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi Think-Pair-Share dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa dan partisipasi aktif siswa di SMA Methodist 2 Palembang.Berdasarkan hasil penelitian, penulis mengusulkan beberapa saran Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implikasi pencapaian kemampuan berbicara dan kesadaran lingkungan melalui penggunaan strategi Think-Pair-Share pada siswa Sekolah Menengah Atas kelas atas di Methodist 2 Palembang. Tiga puluh dua siswa Sekolah Menengah Atas Methodist 2 Palembang menjadi sampel penelitian ini. Penulis menggunakan penelitian tindakan kelas sebagai metode penelitian. Penelitian ini terdiri dari dua siklus; siklus I dan siklus II. Tes dan observasi digunakan untuk mengumpulkan data. Perhitungan data menunjukkan bahwa ada peningkatan signifikan pada pencapaian kemampuan berbicara siswa dan kesadaran lingkungan, skor rata-rata pencapaian kemampuan berbicara pada siklus I adalah 57,63 dengan kelengkapan belajar 15,63% dan kesadaran lingkungannya adalah 56. Kemudian, skor rata-rata pencapaian kemampuan berbicara pada siklus II adalah 77 dengan kelengkapan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/a/bahasa-inggris-siswa-moral-sekolah-partisipasi-akt-thumb-76e65.webp" title="JURIS - English Speaking Achievement and Environmental Conscientization by Using Think-Pair- Share Strategy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/bahasa-inggris-siswa-moral-sekolah-partisipasi-akt-thumb-76e65.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/bahasa-inggris-siswa-moral-sekolah-partisipasi-akt-thumb-76e65.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/bahasa-inggris-siswa-moral-sekolah-partisipasi-akt-thumb-76e65.webp 1x" title="JURIS - English Speaking Achievement and Environmental Conscientization by Using Think-Pair- Share Strategy" alt="JURIS - English Speaking Achievement and Environmental Conscientization by Using Think-Pair- Share Strategy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/bahasa-inggris-siswa-moral-sekolah-partisipasi-akt-thumb-72e59.webp" title="JURIS - English Speaking Achievement and Environmental Conscientization by Using Think-Pair- Share Strategy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/bahasa-inggris-siswa-moral-sekolah-partisipasi-akt-thumb-72e59.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/bahasa-inggris-siswa-moral-sekolah-partisipasi-akt-thumb-72e59.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/bahasa-inggris-siswa-moral-sekolah-partisipasi-akt-thumb-72e59.webp 1x" title="JURIS - English Speaking Achievement and Environmental Conscientization by Using Think-Pair- Share Strategy" alt="JURIS - English Speaking Achievement and Environmental Conscientization by Using Think-Pair- Share Strategy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/bahasa-inggris-siswa-moral-sekolah-partisipasi-akt-thumb-e5c6a.webp" title="JURIS - English Speaking Achievement and Environmental Conscientization by Using Think-Pair- Share Strategy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/bahasa-inggris-siswa-moral-sekolah-partisipasi-akt-thumb-e5c6a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/bahasa-inggris-siswa-moral-sekolah-partisipasi-akt-thumb-e5c6a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/bahasa-inggris-siswa-moral-sekolah-partisipasi-akt-thumb-e5c6a.webp 1x" title="JURIS - English Speaking Achievement and Environmental Conscientization by Using Think-Pair- Share Strategy" alt="JURIS - English Speaking Achievement and Environmental Conscientization by Using Think-Pair- Share Strategy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42017-bahasa-inggris-siswa-moral-sekolah-partisipa" title="JURIS - English Speaking Achievement and Environmental Conscientization by Using Think-Pair- Share Strategy" target="_blank">English Speaking Achievement and Environmental Conscientization by Using Think-Pair- Share Strategy</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas strategi Think-Pair-Share dalam meningkatkan kemampuan menulis siswa, dengan fokus pada pengembangan keterampilan menulis esai argumentatif. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menginvestigasi bagaimana strategi ini dapat dimodifikasi dan diadaptasi untuk berbagai konteks pembelajaran, seperti kelas dengan siswa dengan tingkat kemampuan bahasa yang berbeda-beda. Ketiga, penelitian dapat meneliti dampak jangka panjang dari penggunaan strategi Think-Pair-Share terhadap motivasi belajar siswa dan sikap mereka terhadap pembelajaran bahasa Inggris. Ketiga saran ini saling melengkapi, karena peningkatan kemampuan menulis akan mendukung kemampuan berbicara, adaptasi strategi memungkinkan penerapan yang lebih luas, dan motivasi yang tinggi akan memastikan keberlanjutan pembelajaran. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan metode pembelajaran bahasa Inggris yang lebih efektif dan relevan..
<br>Penggunaan strategi Think-Pair-Share dalam kelas bahasa Inggris telah membantu dosen dan mahasiswa dalam berbagai cara.Faktanya, hal ini memiliki dampak positif bagi keduanya.Penerapan TPS telah membawa peningkatan signifikan pada pencapaian kemampuan berbicara siswa.Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi Think-Pair-Share dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa dan partisipasi aktif siswa di SMA Methodist 2 Palembang.Berdasarkan hasil penelitian, penulis mengusulkan beberapa saran
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implikasi pencapaian kemampuan berbicara dan kesadaran lingkungan melalui penggunaan strategi Think-Pair-Share pada siswa Sekolah Menengah Atas kelas atas di Methodist 2 Palembang. Tiga puluh dua siswa Sekolah Menengah Atas Methodist 2 Palembang menjadi sampel penelitian ini. Penulis menggunakan penelitian tindakan kelas sebagai metode penelitian. Penelitian ini terdiri dari dua siklus; siklus I dan siklus II. Tes dan observasi digunakan untuk mengumpulkan data. Perhitungan data menunjukkan bahwa ada peningkatan signifikan pada pencapaian kemampuan berbicara siswa dan kesadaran lingkungan, skor rata-rata pencapaian kemampuan berbicara pada siklus I adalah 57,63 dengan kelengkapan belajar 15,63% dan kesadaran lingkungannya adalah 56. Kemudian, skor rata-rata pencapaian kemampuan berbicara pada siklus II adalah 77 dengan kelengkapan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/a/bahasa-inggris-siswa-moral-sekolah-partisipasi-akt-thumb-76e65.webp" type="image/webp" length="93686" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/bahasa-inggris-siswa-moral-sekolah-partisipasi-akt-thumb-76e65.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/bahasa-inggris-siswa-moral-sekolah-partisipasi-akt-thumb-72e59.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/bahasa-inggris-siswa-moral-sekolah-partisipasi-akt-thumb-e5c6a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1489-unuha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7552-channing-journal-english-language-education-literature.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Improvement of graduate competencies in line with job market demands of the English language education program ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Improvement of graduate competencies in line with job market demands of the English language education program ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Improvement of graduate competencies in line with job market demands of the English language education program ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42014-studi-kualitatif-fenomenologis-bahasa-inggris-maha</link>
	<guid isPermaLink="false">09c93926176cd354fa6f02cd96451788</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 08:18:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rudi hartono ]]></category>
	<category><![CDATA[ idris sadri ]]></category>
	<category><![CDATA[ robi hendra ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[hartono,hendra,idris,robi,rudi,sadri]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan kajian literatur, berikut ini adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengembangkan kurikulum yang berbasis industri, dengan menyesuaikan konten dan struktur kurikulum sesuai dengan kebutuhan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Improvement of graduate competencies in line with job market demands of the English language education program: Berdasarkan hasil penelitian dan kajian literatur, berikut ini adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengembangkan kurikulum yang berbasis industri, dengan menyesuaikan konten dan struktur kurikulum sesuai dengan kebutuhan tenaga kerja yang terus berkembang. Pembaruan materi ajar secara berkala diperlukan untuk selaras dengan perkembangan teknologi, inovasi, dan tren industri, sehingga mahasiswa memperoleh pengetahuan yang relevan dan sesuai dengan tuntutan zaman.2. Membangun soft skills menjadi aspek yang sama pentingnya dengan hard skills. Studi program dapat mengintegrasikan pengembangan soft skills seperti komunikasi, kepemimpinan, pemecahan masalah, dan kerja sama tim melalui kegiatan akademik, proyek kelompok, dan aktivitas ekstrakurikuler, sehingga mahasiswa memiliki keseimbangan antara keterampilan teknis dan interpersonal.3. Melaksanakan program magang dan pengalaman kerja yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung di lingkungan profesional. Kolaborasi dengan perusahaan atau institusi terkait dapat memberikan mahasiswa wawasan tentang dunia kerja dan membantu mereka membangun jaringan profesional yang berharga untuk masa depan.4. Memperkuat kolaborasi dengan industri dan alumni melalui kegiatan seperti kuliah tamu, workshop, dan seminar yang melibatkan praktisi atau alumni sukses di bidangnya. Kegiatan ini memperluas cakrawala mahasiswa tentang penerapan pengetahuan dalam konteks nyata dan memotivasi mereka untuk berprestasi di bidang masing-masing.5. Menerapkan sistem pembelajaran berbasis proyek yang efektif dalam melatih mahasiswa menerapkan teori ke praktik. Melalui proyek nyata, baik individu maupun kelompok, mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kolaboratif, dan kreatif yang sangat dibutuhkan di tempat kerja modern.6. Memperkuat kompetensi mahasiswa melalui sertifikasi profesional, yang memberikan kesempatan kepada mereka untuk memperoleh sertifikasi industri yang diakui sebelum lulus. Sertifikasi ini meningkatkan nilai tambah lulusan dan membantu mereka bersaing secara efektif di pasar kerja.7. Memperbaiki fasilitas pendukung seperti laboratorium dan perpustakaan, serta akses terhadap perangkat lunak dan teknologi terbaru. Fasilitas modern dan memadai akan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung pembelajaran yang optimal.8. Memfokuskan pada pengembangan karier mahasiswa melalui layanan bimbingan karier dan mentoring. Kegiatan seperti pelatihan CV, simulasi wawancara, dan konseling karier dapat membantu mahasiswa mempersiapkan diri dengan matang untuk memasuki dunia kerja.9. Mendorong kegiatan penelitian dan publikasi ilmiah. Mahasiswa harus diberikan kesempatan untuk terlibat dalam penelitian dan mempublikasikan temuan mereka. Hal ini dapat meningkatkan kemampuan akademik, memperluas cakrawala ilmiah, dan membangun kepercayaan diri mereka di dunia profesional.10. Mengembangkan jiwa kewirausahaan menjadi aspek penting dalam pendidikan tinggi. Penawaran kursus atau program kewirausahaan dapat membantu mahasiswa belajar menciptakan peluang kerja sendiri dan berinovasi di bidangnya. Pendekatan ini tidak hanya menghasilkan lulusan yang siap kerja, tetapi juga generasi yang kreatif, mandiri, dan berjiwa wirausaha.. Berdasarkan data yang disajikan pada bab sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa upaya yang dilakukan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (TBI) FITK UIN Sumatera Utara Medan sangat beragam dan mencakup berbagai aspek penting dalam pengembangan kualitas pendidikan.Pertama, upaya akademik dilakukan melalui pengembangan visi, misi, dan tujuan yang jelas untuk program studi yang relevan dengan kebutuhan pendidikan tinggi dan dunia kerja yang berkembang.Selain itu, program studi berusaha memenuhi karakteristik pembelajaran yang selaras dengan standar kualitas yang ditetapkan, menerapkan standar kualitas pembelajaran, dan mengembangkan peta jalan penelitian dan pengabdian masyarakat sebagai panduan strategis untuk mengembangkan aktivitas akademik.Kedua, program studi TBI di Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FITK) UIN Sumatera Utara Medan juga aktif berkolaborasi dengan berbagai institusi, baik nasional maupun internasional.Kolaborasi ini bertujuan untuk memperluas jaringan akademik, meningkatkan peluang kolaborasi penelitian, dan memberikan pengalaman serta wawasan yang lebih luas bagi dosen dan mahasiswa.Ketiga, program studi berkomitmen untuk meningkatkan fasilitas dan infrastruktur pendidikan guna mendukung pembelajaran yang efektif dan berkualitas.Fasilitas yang memadai merupakan faktor krusial dalam menciptakan lingkungan akademik yang kondusif dan inovatif.Keempat, program studi juga terus berupaya meningkatkan kualitas dosen, baik dari segi tingkat pendidikan, posisi fungsional, maupun sertifikasi mengajar.Upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa staf pengajar memiliki kompetensi akademik dan profesional yang sesuai, sehingga dapat berkontribusi secara optimal dalam meningkatkan kualitas lulusan program studi Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya peningkatan kompetensi lulusan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (Prodi PBI) FITK UIN Sumatera Utara. Pendekatan kualitatif fenomenologis digunakan untuk memperoleh perspektif para administrator program terkait upaya ini. Temuan penelitian menunjukkan bahwa program telah melakukan berbagai inisiatif, seperti merumuskan visi, misi, dan tujuan yang selaras dengan kebutuhan pasar kerja, menerapkan pembelajaran berpusat siswa, dan mengembangkan kurikulum yang memenuhi standar kompetensi.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/4/studi-kualitatif-fenomenologis-bahasa-inggris-maha-thumb-ab3a9.webp" title="JURIS - Improvement of graduate competencies in line with job market demands of the English language education program" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/studi-kualitatif-fenomenologis-bahasa-inggris-maha-thumb-ab3a9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/studi-kualitatif-fenomenologis-bahasa-inggris-maha-thumb-ab3a9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/studi-kualitatif-fenomenologis-bahasa-inggris-maha-thumb-ab3a9.webp 1x" title="JURIS - Improvement of graduate competencies in line with job market demands of the English language education program" alt="JURIS - Improvement of graduate competencies in line with job market demands of the English language education program" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/4/studi-kualitatif-fenomenologis-bahasa-inggris-maha-thumb-37e29.webp" title="JURIS - Improvement of graduate competencies in line with job market demands of the English language education program" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/studi-kualitatif-fenomenologis-bahasa-inggris-maha-thumb-37e29.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/studi-kualitatif-fenomenologis-bahasa-inggris-maha-thumb-37e29.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/studi-kualitatif-fenomenologis-bahasa-inggris-maha-thumb-37e29.webp 1x" title="JURIS - Improvement of graduate competencies in line with job market demands of the English language education program" alt="JURIS - Improvement of graduate competencies in line with job market demands of the English language education program" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/4/studi-kualitatif-fenomenologis-bahasa-inggris-maha-thumb-51bd5.webp" title="JURIS - Improvement of graduate competencies in line with job market demands of the English language education program" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/studi-kualitatif-fenomenologis-bahasa-inggris-maha-thumb-51bd5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/studi-kualitatif-fenomenologis-bahasa-inggris-maha-thumb-51bd5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/studi-kualitatif-fenomenologis-bahasa-inggris-maha-thumb-51bd5.webp 1x" title="JURIS - Improvement of graduate competencies in line with job market demands of the English language education program" alt="JURIS - Improvement of graduate competencies in line with job market demands of the English language education program" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42014-studi-kualitatif-fenomenologis-bahasa-inggris-maha" title="JURIS - Improvement of graduate competencies in line with job market demands of the English language education program" target="_blank">Improvement of graduate competencies in line with job market demands of the English language education program</a>: Berdasarkan hasil penelitian dan kajian literatur, berikut ini adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengembangkan kurikulum yang berbasis industri, dengan menyesuaikan konten dan struktur kurikulum sesuai dengan kebutuhan tenaga kerja yang terus berkembang. Pembaruan materi ajar secara berkala diperlukan untuk selaras dengan perkembangan teknologi, inovasi, dan tren industri, sehingga mahasiswa memperoleh pengetahuan yang relevan dan sesuai dengan tuntutan zaman.2. Membangun soft skills menjadi aspek yang sama pentingnya dengan hard skills. Studi program dapat mengintegrasikan pengembangan soft skills seperti komunikasi, kepemimpinan, pemecahan masalah, dan kerja sama tim melalui kegiatan akademik, proyek kelompok, dan aktivitas ekstrakurikuler, sehingga mahasiswa memiliki keseimbangan antara keterampilan teknis dan interpersonal.3. Melaksanakan program magang dan pengalaman kerja yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung di lingkungan profesional. Kolaborasi dengan perusahaan atau institusi terkait dapat memberikan mahasiswa wawasan tentang dunia kerja dan membantu mereka membangun jaringan profesional yang berharga untuk masa depan.4. Memperkuat kolaborasi dengan industri dan alumni melalui kegiatan seperti kuliah tamu, workshop, dan seminar yang melibatkan praktisi atau alumni sukses di bidangnya. Kegiatan ini memperluas cakrawala mahasiswa tentang penerapan pengetahuan dalam konteks nyata dan memotivasi mereka untuk berprestasi di bidang masing-masing.5. Menerapkan sistem pembelajaran berbasis proyek yang efektif dalam melatih mahasiswa menerapkan teori ke praktik. Melalui proyek nyata, baik individu maupun kelompok, mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kolaboratif, dan kreatif yang sangat dibutuhkan di tempat kerja modern.6. Memperkuat kompetensi mahasiswa melalui sertifikasi profesional, yang memberikan kesempatan kepada mereka untuk memperoleh sertifikasi industri yang diakui sebelum lulus. Sertifikasi ini meningkatkan nilai tambah lulusan dan membantu mereka bersaing secara efektif di pasar kerja.7. Memperbaiki fasilitas pendukung seperti laboratorium dan perpustakaan, serta akses terhadap perangkat lunak dan teknologi terbaru. Fasilitas modern dan memadai akan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung pembelajaran yang optimal.8. Memfokuskan pada pengembangan karier mahasiswa melalui layanan bimbingan karier dan mentoring. Kegiatan seperti pelatihan CV, simulasi wawancara, dan konseling karier dapat membantu mahasiswa mempersiapkan diri dengan matang untuk memasuki dunia kerja.9. Mendorong kegiatan penelitian dan publikasi ilmiah. Mahasiswa harus diberikan kesempatan untuk terlibat dalam penelitian dan mempublikasikan temuan mereka. Hal ini dapat meningkatkan kemampuan akademik, memperluas cakrawala ilmiah, dan membangun kepercayaan diri mereka di dunia profesional.10. Mengembangkan jiwa kewirausahaan menjadi aspek penting dalam pendidikan tinggi. Penawaran kursus atau program kewirausahaan dapat membantu mahasiswa belajar menciptakan peluang kerja sendiri dan berinovasi di bidangnya. Pendekatan ini tidak hanya menghasilkan lulusan yang siap kerja, tetapi juga generasi yang kreatif, mandiri, dan berjiwa wirausaha..
<br>Berdasarkan data yang disajikan pada bab sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa upaya yang dilakukan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (TBI) FITK UIN Sumatera Utara Medan sangat beragam dan mencakup berbagai aspek penting dalam pengembangan kualitas pendidikan.Pertama, upaya akademik dilakukan melalui pengembangan visi, misi, dan tujuan yang jelas untuk program studi yang relevan dengan kebutuhan pendidikan tinggi dan dunia kerja yang berkembang.Selain itu, program studi berusaha memenuhi karakteristik pembelajaran yang selaras dengan standar kualitas yang ditetapkan, menerapkan standar kualitas pembelajaran, dan mengembangkan peta jalan penelitian dan pengabdian masyarakat sebagai panduan strategis untuk mengembangkan aktivitas akademik.Kedua, program studi TBI di Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FITK) UIN Sumatera Utara Medan juga aktif berkolaborasi dengan berbagai institusi, baik nasional maupun internasional.Kolaborasi ini bertujuan untuk memperluas jaringan akademik, meningkatkan peluang kolaborasi penelitian, dan memberikan pengalaman serta wawasan yang lebih luas bagi dosen dan mahasiswa.Ketiga, program studi berkomitmen untuk meningkatkan fasilitas dan infrastruktur pendidikan guna mendukung pembelajaran yang efektif dan berkualitas.Fasilitas yang memadai merupakan faktor krusial dalam menciptakan lingkungan akademik yang kondusif dan inovatif.Keempat, program studi juga terus berupaya meningkatkan kualitas dosen, baik dari segi tingkat pendidikan, posisi fungsional, maupun sertifikasi mengajar.Upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa staf pengajar memiliki kompetensi akademik dan profesional yang sesuai, sehingga dapat berkontribusi secara optimal dalam meningkatkan kualitas lulusan program studi
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya peningkatan kompetensi lulusan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (Prodi PBI) FITK UIN Sumatera Utara. Pendekatan kualitatif fenomenologis digunakan untuk memperoleh perspektif para administrator program terkait upaya ini. Temuan penelitian menunjukkan bahwa program telah melakukan berbagai inisiatif, seperti merumuskan visi, misi, dan tujuan yang selaras dengan kebutuhan pasar kerja, menerapkan pembelajaran berpusat siswa, dan mengembangkan kurikulum yang memenuhi standar kompetensi....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/4/studi-kualitatif-fenomenologis-bahasa-inggris-maha-thumb-ab3a9.webp" type="image/webp" length="247140" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/studi-kualitatif-fenomenologis-bahasa-inggris-maha-thumb-ab3a9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/studi-kualitatif-fenomenologis-bahasa-inggris-maha-thumb-37e29.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/studi-kualitatif-fenomenologis-bahasa-inggris-maha-thumb-51bd5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3788-iitss.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15941-jurnal-sinar-edukasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Edukasi Manajemen Keuangan Keluarga untuk Menghindari Stunting di Desa Maubokul ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Edukasi Manajemen Keuangan Keluarga untuk Menghindari Stunting di Desa Maubokul ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Edukasi Manajemen Keuangan Keluarga untuk Menghindari Stunting di Desa Maubokul ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42033-pola-perilaku-masyarakat</link>
	<guid isPermaLink="false">f420c8c614cbab0a7f807be2c8d8f65e</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 08:10:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ june edition ]]></category>
	<category><![CDATA[ nisa apriani ]]></category>
	<category><![CDATA[ kiki rozalia ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[apriani,edition,june,kiki,nisa,rozalia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas program edukasi manajemen keuangan keluarga terhadap penurunan angka stunting secara ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Edukasi Manajemen Keuangan Keluarga untuk Menghindari Stunting di Desa Maubokul: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas program edukasi manajemen keuangan keluarga terhadap penurunan angka stunting secara berkelanjutan, dengan melibatkan indikator-indikator gizi dan pola konsumsi keluarga secara lebih rinci. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul edukasi yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan masyarakat setempat, termasuk mempertimbangkan faktor budaya dan ekonomi yang mempengaruhi perilaku keuangan keluarga. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi peran serta sektor swasta dan lembaga keuangan dalam mendukung program edukasi keuangan keluarga, misalnya melalui penyediaan layanan keuangan inklusif dan produk keuangan yang ramah keluarga.. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat, yaitu.sosialisasi memberikan dampak dan perubahan perilaku keuangan dari masyarakat, yang awalnya tidak mencatat pemasukan dan pengeluaran keuangan, menjadi mulai untuk mencatatnya, yang awalnya tidak memisahkan keuangan usahanya dengan keuangan keluarga, menjadi memisahkan keuangan usaha dan keuangan keluarganya, serta ibu rumah tangga telah membuat pos keuangan, sehingga dapat dengan mudah mengatur keuangan keluarganya.Saran yang dapat diberikan yaitu, sosialisasi sebaiknya tidak hanya berfokus pada kelompok ibu rumah tangga.Namun juga dapat dilakukan kepada kelompok masyarakat lainnya, seperti kelompok anak usia sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas.Serta dapat juga dilakukan pada kelompok remaja dan pemuda di desa Edukasi manajemen keuangan keluarga dilakukan di Desa Maubokul sebagai salah satu upaya untuk mengurangi tingginya stunting di desa tersebut. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yaitu memberikan edukasi terkait manajemen keuangan keluarga kepada ibu rumah tangga untuk dapat mencegah terjadi stunting. Desa Maubokul dipilih sebagai lokasi pengabdian disebabkan desa tersebut merupakan desa dengan tingkat stunting yang tinggi. Metode pengabdian yang digunakan yaitu sosialisasi dan pendampingan kepada ibu rumah tangga. Kegiatan pengabdian ini juga merupakan program yang didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/8/pola-perilaku-masyarakat-kelompok-program-kemitraa-thumb-410b2.webp" title="JURIS - Edukasi Manajemen Keuangan Keluarga untuk Menghindari Stunting di Desa Maubokul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/pola-perilaku-masyarakat-kelompok-program-kemitraa-thumb-410b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/pola-perilaku-masyarakat-kelompok-program-kemitraa-thumb-410b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/pola-perilaku-masyarakat-kelompok-program-kemitraa-thumb-410b2.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Manajemen Keuangan Keluarga untuk Menghindari Stunting di Desa Maubokul" alt="JURIS - Edukasi Manajemen Keuangan Keluarga untuk Menghindari Stunting di Desa Maubokul" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/pola-perilaku-masyarakat-kelompok-program-kemitraa-thumb-93ee6.webp" title="JURIS - Edukasi Manajemen Keuangan Keluarga untuk Menghindari Stunting di Desa Maubokul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/pola-perilaku-masyarakat-kelompok-program-kemitraa-thumb-93ee6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/pola-perilaku-masyarakat-kelompok-program-kemitraa-thumb-93ee6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/pola-perilaku-masyarakat-kelompok-program-kemitraa-thumb-93ee6.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Manajemen Keuangan Keluarga untuk Menghindari Stunting di Desa Maubokul" alt="JURIS - Edukasi Manajemen Keuangan Keluarga untuk Menghindari Stunting di Desa Maubokul" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42033-pola-perilaku-masyarakat" title="JURIS - Edukasi Manajemen Keuangan Keluarga untuk Menghindari Stunting di Desa Maubokul" target="_blank">Edukasi Manajemen Keuangan Keluarga untuk Menghindari Stunting di Desa Maubokul</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas program edukasi manajemen keuangan keluarga terhadap penurunan angka stunting secara berkelanjutan, dengan melibatkan indikator-indikator gizi dan pola konsumsi keluarga secara lebih rinci. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul edukasi yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan masyarakat setempat, termasuk mempertimbangkan faktor budaya dan ekonomi yang mempengaruhi perilaku keuangan keluarga. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi peran serta sektor swasta dan lembaga keuangan dalam mendukung program edukasi keuangan keluarga, misalnya melalui penyediaan layanan keuangan inklusif dan produk keuangan yang ramah keluarga..
<br>Kesimpulan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat, yaitu.sosialisasi memberikan dampak dan perubahan perilaku keuangan dari masyarakat, yang awalnya tidak mencatat pemasukan dan pengeluaran keuangan, menjadi mulai untuk mencatatnya, yang awalnya tidak memisahkan keuangan usahanya dengan keuangan keluarga, menjadi memisahkan keuangan usaha dan keuangan keluarganya, serta ibu rumah tangga telah membuat pos keuangan, sehingga dapat dengan mudah mengatur keuangan keluarganya.Saran yang dapat diberikan yaitu, sosialisasi sebaiknya tidak hanya berfokus pada kelompok ibu rumah tangga.Namun juga dapat dilakukan kepada kelompok masyarakat lainnya, seperti kelompok anak usia sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas.Serta dapat juga dilakukan pada kelompok remaja dan pemuda di desa
<br>Edukasi manajemen keuangan keluarga dilakukan di Desa Maubokul sebagai salah satu upaya untuk mengurangi tingginya stunting di desa tersebut. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yaitu memberikan edukasi terkait manajemen keuangan keluarga kepada ibu rumah tangga untuk dapat mencegah terjadi stunting. Desa Maubokul dipilih sebagai lokasi pengabdian disebabkan desa tersebut merupakan desa dengan tingkat stunting yang tinggi. Metode pengabdian yang digunakan yaitu sosialisasi dan pendampingan kepada ibu rumah tangga. Kegiatan pengabdian ini juga merupakan program yang didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/8/pola-perilaku-masyarakat-kelompok-program-kemitraa-thumb-410b2.webp" type="image/webp" length="80860" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/pola-perilaku-masyarakat-kelompok-program-kemitraa-thumb-410b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/pola-perilaku-masyarakat-kelompok-program-kemitraa-thumb-93ee6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1489-unuha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7554-jurnal-indonesia-mengabdi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pelatihan Pengendalian Hama Tikus di Desa Lubuk Harjo Kecamatan Belitang Madang Raya Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pelatihan Pengendalian Hama Tikus di Desa Lubuk Harjo Kecamatan Belitang Madang Raya Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pelatihan Pengendalian Hama Tikus di Desa Lubuk Harjo Kecamatan Belitang Madang Raya Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42032-populasi-hama-tikus-pengendalian</link>
	<guid isPermaLink="false">337a3002a860a4538992938b729a0d8c</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 08:09:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ june edition ]]></category>
	<category><![CDATA[ nisa apriani ]]></category>
	<category><![CDATA[ kiki rozalia ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[apriani,edition,june,kiki,nisa,rozalia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti efektivitas jangka panjang pemasangan rumah burung hantu (Rubuha) terhadap kestabilan populasi tikus dan dampaknya terhadap hasil panen padi selama beberapa musim tanam, guna mengetahui apakah pendekatan hayati ini dapat berkelanjutan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pelatihan Pengendalian Hama Tikus di Desa Lubuk Harjo, Kecamatan Belitang Madang Raya, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur: Pertama, perlu diteliti efektivitas jangka panjang pemasangan rumah burung hantu (Rubuha) terhadap kestabilan populasi tikus dan dampaknya terhadap hasil panen padi selama beberapa musim tanam, guna mengetahui apakah pendekatan hayati ini dapat berkelanjutan tanpa intervensi terus-menerus. Kedua, perlu dikaji bagaimana model gropyokan dapat dikembangkan menjadi sistem pengendalian hama berbasis komunitas yang lebih terstruktur, termasuk penentuan jadwal kolektif, pembagian peran, dan mekanisme koordinasi antar kelompok tani untuk memaksimalkan efektivitas dan pencegahan serangan dini. Ketiga, penting untuk mengevaluasi dampak lingkungan dan risiko kesehatan dari penggunaan bom tikus secara berkala, serta mencari alternatif bahan yang lebih aman namun tetap efektif, sehingga metode ini dapat digunakan sebagai bagian dari strategi pengendalian terpadu tanpa merusak ekosistem setempat.. Kegiatan pengabdian di Desa Lubuk Harjo berhasil memberikan edukasi kepada petani mengenai pengendalian hama tikus yang ramah lingkungan serta meluruskan pemahaman keliru terkait metode pengendalian.Penerapan metode Rubuha, gropyokan, dan penggunaan bom tikus secara terkontrol terbukti menurunkan populasi hama tikus dan meningkatkan partisipasi petani.Kegiatan ini tidak hanya memberikan solusi teknis, tetapi juga memperkuat kapasitas lokal dalam menjaga ketahanan produksi pertanian secara berkelanjutan Pengendalian hama tikus pada tanaman pangan merupakan tantangan besar bagi petani. Pengabdian masyarakat dilakukan di Desa Lubuk Harjo, Kecamatan Belitang Madang Raya, OKU Timur. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah melakukan penyuluhan, meluruskan pemahaman petani, serta melakukan pengendalian hama tikus dengan memanfaatkan kearifan lokal. Metode yang digunakan meliputi survei, konsolidasi, penyuluhan, dan praktik lapangan. Kegiatan penyuluhan menjelaskan bioekologi tikus dan pengendalian yang tepat untuk mengatasi permasalahan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/2/populasi-hama-tikus-pengendalian-terpadu-bom-gropy-thumb-cfbbd.webp" title="JURIS - Pelatihan Pengendalian Hama Tikus di Desa Lubuk Harjo, Kecamatan Belitang Madang Raya, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/populasi-hama-tikus-pengendalian-terpadu-bom-gropy-thumb-cfbbd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/populasi-hama-tikus-pengendalian-terpadu-bom-gropy-thumb-cfbbd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/populasi-hama-tikus-pengendalian-terpadu-bom-gropy-thumb-cfbbd.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Pengendalian Hama Tikus di Desa Lubuk Harjo, Kecamatan Belitang Madang Raya, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur" alt="JURIS - Pelatihan Pengendalian Hama Tikus di Desa Lubuk Harjo, Kecamatan Belitang Madang Raya, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/populasi-hama-tikus-pengendalian-terpadu-bom-gropy-thumb-31b2d.webp" title="JURIS - Pelatihan Pengendalian Hama Tikus di Desa Lubuk Harjo, Kecamatan Belitang Madang Raya, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/populasi-hama-tikus-pengendalian-terpadu-bom-gropy-thumb-31b2d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/populasi-hama-tikus-pengendalian-terpadu-bom-gropy-thumb-31b2d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/populasi-hama-tikus-pengendalian-terpadu-bom-gropy-thumb-31b2d.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Pengendalian Hama Tikus di Desa Lubuk Harjo, Kecamatan Belitang Madang Raya, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur" alt="JURIS - Pelatihan Pengendalian Hama Tikus di Desa Lubuk Harjo, Kecamatan Belitang Madang Raya, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/populasi-hama-tikus-pengendalian-terpadu-bom-gropy-thumb-fac3a.webp" title="JURIS - Pelatihan Pengendalian Hama Tikus di Desa Lubuk Harjo, Kecamatan Belitang Madang Raya, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/populasi-hama-tikus-pengendalian-terpadu-bom-gropy-thumb-fac3a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/populasi-hama-tikus-pengendalian-terpadu-bom-gropy-thumb-fac3a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/populasi-hama-tikus-pengendalian-terpadu-bom-gropy-thumb-fac3a.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Pengendalian Hama Tikus di Desa Lubuk Harjo, Kecamatan Belitang Madang Raya, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur" alt="JURIS - Pelatihan Pengendalian Hama Tikus di Desa Lubuk Harjo, Kecamatan Belitang Madang Raya, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42032-populasi-hama-tikus-pengendalian" title="JURIS - Pelatihan Pengendalian Hama Tikus di Desa Lubuk Harjo, Kecamatan Belitang Madang Raya, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur" target="_blank">Pelatihan Pengendalian Hama Tikus di Desa Lubuk Harjo, Kecamatan Belitang Madang Raya, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur</a>: Pertama, perlu diteliti efektivitas jangka panjang pemasangan rumah burung hantu (Rubuha) terhadap kestabilan populasi tikus dan dampaknya terhadap hasil panen padi selama beberapa musim tanam, guna mengetahui apakah pendekatan hayati ini dapat berkelanjutan tanpa intervensi terus-menerus. Kedua, perlu dikaji bagaimana model gropyokan dapat dikembangkan menjadi sistem pengendalian hama berbasis komunitas yang lebih terstruktur, termasuk penentuan jadwal kolektif, pembagian peran, dan mekanisme koordinasi antar kelompok tani untuk memaksimalkan efektivitas dan pencegahan serangan dini. Ketiga, penting untuk mengevaluasi dampak lingkungan dan risiko kesehatan dari penggunaan bom tikus secara berkala, serta mencari alternatif bahan yang lebih aman namun tetap efektif, sehingga metode ini dapat digunakan sebagai bagian dari strategi pengendalian terpadu tanpa merusak ekosistem setempat..
<br>Kegiatan pengabdian di Desa Lubuk Harjo berhasil memberikan edukasi kepada petani mengenai pengendalian hama tikus yang ramah lingkungan serta meluruskan pemahaman keliru terkait metode pengendalian.Penerapan metode Rubuha, gropyokan, dan penggunaan bom tikus secara terkontrol terbukti menurunkan populasi hama tikus dan meningkatkan partisipasi petani.Kegiatan ini tidak hanya memberikan solusi teknis, tetapi juga memperkuat kapasitas lokal dalam menjaga ketahanan produksi pertanian secara berkelanjutan
<br>Pengendalian hama tikus pada tanaman pangan merupakan tantangan besar bagi petani. Pengabdian masyarakat dilakukan di Desa Lubuk Harjo, Kecamatan Belitang Madang Raya, OKU Timur. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah melakukan penyuluhan, meluruskan pemahaman petani, serta melakukan pengendalian hama tikus dengan memanfaatkan kearifan lokal. Metode yang digunakan meliputi survei, konsolidasi, penyuluhan, dan praktik lapangan. Kegiatan penyuluhan menjelaskan bioekologi tikus dan pengendalian yang tepat untuk mengatasi permasalahan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/2/populasi-hama-tikus-pengendalian-terpadu-bom-gropy-thumb-fac3a.webp" type="image/webp" length="97704" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/populasi-hama-tikus-pengendalian-terpadu-bom-gropy-thumb-cfbbd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/populasi-hama-tikus-pengendalian-terpadu-bom-gropy-thumb-31b2d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/populasi-hama-tikus-pengendalian-terpadu-bom-gropy-thumb-fac3a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1489-unuha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7554-jurnal-indonesia-mengabdi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kelayakan Finansial dan Strategi Pengembangan Teh Gaharu di Kabupaten Bangka Tengah Studi Kasus Teh Gaharu AuAqillaAy Gapoktan Alam Jaya Lestari ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kelayakan Finansial dan Strategi Pengembangan Teh Gaharu di Kabupaten Bangka Tengah Studi Kasus Teh Gaharu AuAqillaAy Gapoktan Alam Jaya Lestari ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kelayakan Finansial dan Strategi Pengembangan Teh Gaharu di Kabupaten Bangka Tengah Studi Kasus Teh Gaharu AuAqillaAy Gapoktan Alam Jaya Lestari ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42024-daun-gaharu-aquilaria-kelayakan-usaha-strategi-pen</link>
	<guid isPermaLink="false">09a89c1656b2387b662d54042cbf45db</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 08:03:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ teh gaharu ]]></category>
	<category><![CDATA[ lukman m ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gaharu,lukman,m,teh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada analisis dampak sosial-ekonomi dari pengembangan usaha teh gaharu terhadap masyarakat lokal, khususnya dalam hal peningkatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kelayakan Finansial dan Strategi Pengembangan Teh Gaharu di Kabupaten Bangka Tengah (Studi Kasus: Teh Gaharu AuAqillaAy Gapoktan Alam Jaya Lestari): Berdasarkan analisis, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada analisis dampak sosial-ekonomi dari pengembangan usaha teh gaharu terhadap masyarakat lokal, khususnya dalam hal peningkatan pendapatan dan kesejahteraan. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi potensi diversifikasi produk olahan dari daun gaharu, seperti pengembangan produk kosmetik atau farmasi berbasis ekstrak daun gaharu, untuk meningkatkan nilai tambah dan memperluas pasar. Ketiga, penelitian dapat mengkaji efektivitas berbagai model kemitraan antara petani gaharu, Gapoktan, dan pihak swasta dalam meningkatkan akses terhadap modal, teknologi, dan pasar, sehingga dapat menciptakan rantai nilai yang lebih kuat dan berkelanjutan bagi usaha teh gaharu.. Usaha teh gaharu yang dikembangkan Gapoktan Alam Jaya Lestari layak untuk dilanjutkan, mengingat usaha tersebut mempunyai nilai NPV Rp585.dan Payback Period selama 4 tahun 11 bulan 8 hari.Strategi penetrasi pasar yang digunakan Gapoktan Alam Jaya Lestari menggunakan strategi pasar slow penetration agar teh gaharu mudah masuk pasar.Strategi pengembangan usaha yang harus dilakukan adalah strategi agresif (growth oriented strategy) dengan cara meningkatkan pelayanan, memperluas jaringan pemasaran, meningkatkan kualiatas dan kuantitas teh gaharu, menambah variasi rasa, mendapat tambahan modal, dan mendapat pembinaan dan pendampingan dari pemerintah daerah Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha teh gaharu, mengetahui strategi pemasaran teh gaharu, dan menganalisis strategi pengembangan usaha teh gaharu AuAqillaAy Gapoktan Alam Jaya Lestari di Desa Lubuk Pabrik Kabupaten Bangka Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha teh gaharu yang dilakukan oleh Gapoktan Alam Jaya Lestari layak dilakukan dengan nilai NPV Rp585.122.261; Net B/C sebesar 3,6; IRR sebesar 40,73%, dan paybackperiod selama 4 tahun 11 bulan 8 hari. Strategi penetrasi pasar yang digunakan Gapoktan Alam Jaya Lestari agar teh gaharu mudah masuk pasar adalah strategi slow penetration. Strategi pengembangan usaha teh gaharu yang harus dilakukan adalah strategi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/0/daun-gaharu-aquilaria-kelayakan-usaha-strategi-pen-thumb-972ef.webp" title="JURIS - Analisis Kelayakan Finansial dan Strategi Pengembangan Teh Gaharu di Kabupaten Bangka Tengah (Studi Kasus: Teh Gaharu AuAqillaAy Gapoktan Alam Jaya Lestari)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/daun-gaharu-aquilaria-kelayakan-usaha-strategi-pen-thumb-972ef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/daun-gaharu-aquilaria-kelayakan-usaha-strategi-pen-thumb-972ef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/daun-gaharu-aquilaria-kelayakan-usaha-strategi-pen-thumb-972ef.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kelayakan Finansial dan Strategi Pengembangan Teh Gaharu di Kabupaten Bangka Tengah (Studi Kasus: Teh Gaharu AuAqillaAy Gapoktan Alam Jaya Lestari)" alt="JURIS - Analisis Kelayakan Finansial dan Strategi Pengembangan Teh Gaharu di Kabupaten Bangka Tengah (Studi Kasus: Teh Gaharu AuAqillaAy Gapoktan Alam Jaya Lestari)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/daun-gaharu-aquilaria-kelayakan-usaha-strategi-pen-thumb-12db5.webp" title="JURIS - Analisis Kelayakan Finansial dan Strategi Pengembangan Teh Gaharu di Kabupaten Bangka Tengah (Studi Kasus: Teh Gaharu AuAqillaAy Gapoktan Alam Jaya Lestari)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/daun-gaharu-aquilaria-kelayakan-usaha-strategi-pen-thumb-12db5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/daun-gaharu-aquilaria-kelayakan-usaha-strategi-pen-thumb-12db5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/daun-gaharu-aquilaria-kelayakan-usaha-strategi-pen-thumb-12db5.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kelayakan Finansial dan Strategi Pengembangan Teh Gaharu di Kabupaten Bangka Tengah (Studi Kasus: Teh Gaharu AuAqillaAy Gapoktan Alam Jaya Lestari)" alt="JURIS - Analisis Kelayakan Finansial dan Strategi Pengembangan Teh Gaharu di Kabupaten Bangka Tengah (Studi Kasus: Teh Gaharu AuAqillaAy Gapoktan Alam Jaya Lestari)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/daun-gaharu-aquilaria-kelayakan-usaha-strategi-pen-thumb-647f7.webp" title="JURIS - Analisis Kelayakan Finansial dan Strategi Pengembangan Teh Gaharu di Kabupaten Bangka Tengah (Studi Kasus: Teh Gaharu AuAqillaAy Gapoktan Alam Jaya Lestari)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/daun-gaharu-aquilaria-kelayakan-usaha-strategi-pen-thumb-647f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/daun-gaharu-aquilaria-kelayakan-usaha-strategi-pen-thumb-647f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/daun-gaharu-aquilaria-kelayakan-usaha-strategi-pen-thumb-647f7.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kelayakan Finansial dan Strategi Pengembangan Teh Gaharu di Kabupaten Bangka Tengah (Studi Kasus: Teh Gaharu AuAqillaAy Gapoktan Alam Jaya Lestari)" alt="JURIS - Analisis Kelayakan Finansial dan Strategi Pengembangan Teh Gaharu di Kabupaten Bangka Tengah (Studi Kasus: Teh Gaharu AuAqillaAy Gapoktan Alam Jaya Lestari)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42024-daun-gaharu-aquilaria-kelayakan-usaha-strategi-pen" title="JURIS - Analisis Kelayakan Finansial dan Strategi Pengembangan Teh Gaharu di Kabupaten Bangka Tengah (Studi Kasus: Teh Gaharu AuAqillaAy Gapoktan Alam Jaya Lestari)" target="_blank">Analisis Kelayakan Finansial dan Strategi Pengembangan Teh Gaharu di Kabupaten Bangka Tengah (Studi Kasus: Teh Gaharu AuAqillaAy Gapoktan Alam Jaya Lestari)</a>: Berdasarkan analisis, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada analisis dampak sosial-ekonomi dari pengembangan usaha teh gaharu terhadap masyarakat lokal, khususnya dalam hal peningkatan pendapatan dan kesejahteraan. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi potensi diversifikasi produk olahan dari daun gaharu, seperti pengembangan produk kosmetik atau farmasi berbasis ekstrak daun gaharu, untuk meningkatkan nilai tambah dan memperluas pasar. Ketiga, penelitian dapat mengkaji efektivitas berbagai model kemitraan antara petani gaharu, Gapoktan, dan pihak swasta dalam meningkatkan akses terhadap modal, teknologi, dan pasar, sehingga dapat menciptakan rantai nilai yang lebih kuat dan berkelanjutan bagi usaha teh gaharu..
<br>Usaha teh gaharu yang dikembangkan Gapoktan Alam Jaya Lestari layak untuk dilanjutkan, mengingat usaha tersebut mempunyai nilai NPV Rp585.dan Payback Period selama 4 tahun 11 bulan 8 hari.Strategi penetrasi pasar yang digunakan Gapoktan Alam Jaya Lestari menggunakan strategi pasar slow penetration agar teh gaharu mudah masuk pasar.Strategi pengembangan usaha yang harus dilakukan adalah strategi agresif (growth oriented strategy) dengan cara meningkatkan pelayanan, memperluas jaringan pemasaran, meningkatkan kualiatas dan kuantitas teh gaharu, menambah variasi rasa, mendapat tambahan modal, dan mendapat pembinaan dan pendampingan dari pemerintah daerah
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha teh gaharu, mengetahui strategi pemasaran teh gaharu, dan menganalisis strategi pengembangan usaha teh gaharu AuAqillaAy Gapoktan Alam Jaya Lestari di Desa Lubuk Pabrik Kabupaten Bangka Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha teh gaharu yang dilakukan oleh Gapoktan Alam Jaya Lestari layak dilakukan dengan nilai NPV Rp585.122.261; Net B/C sebesar 3,6; IRR sebesar 40,73%, dan paybackperiod selama 4 tahun 11 bulan 8 hari. Strategi penetrasi pasar yang digunakan Gapoktan Alam Jaya Lestari agar teh gaharu mudah masuk pasar adalah strategi slow penetration. Strategi pengembangan usaha teh gaharu yang harus dilakukan adalah strategi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/0/daun-gaharu-aquilaria-kelayakan-usaha-strategi-pen-thumb-12db5.webp" type="image/webp" length="73012" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/daun-gaharu-aquilaria-kelayakan-usaha-strategi-pen-thumb-972ef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/daun-gaharu-aquilaria-kelayakan-usaha-strategi-pen-thumb-12db5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/daun-gaharu-aquilaria-kelayakan-usaha-strategi-pen-thumb-647f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-594-umy.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3297-agraris-journal-agribusiness-rural-development-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pendapatan Risiko dan Efisiensi Ekonomi Usahatani Bawang Merah di Kabupaten Bantul ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pendapatan Risiko dan Efisiensi Ekonomi Usahatani Bawang Merah di Kabupaten Bantul ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pendapatan Risiko dan Efisiensi Ekonomi Usahatani Bawang Merah di Kabupaten Bantul ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42020-efisiensi-alokatif-ekonomi-daya-inefisie</link>
	<guid isPermaLink="false">e7101c79b6f3b6778b4643664b549b2c</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 07:59:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ teh gaharu ]]></category>
	<category><![CDATA[ lukman m ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gaharu,lukman,m,teh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi inefisiensi teknis pada usahatani bawang merah, seperti adopsi teknologi baru ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pendapatan, Risiko, dan Efisiensi Ekonomi Usahatani Bawang Merah di Kabupaten Bantul: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi inefisiensi teknis pada usahatani bawang merah, seperti adopsi teknologi baru atau praktik manajemen yang lebih baik. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis dampak perubahan iklim terhadap risiko usahatani bawang merah, termasuk strategi adaptasi yang efektif bagi petani. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efisiensi usahatani bawang merah di Kabupaten Bantul dengan daerah lain yang memiliki karakteristik serupa, untuk mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diterapkan secara luas. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif dan relevan bagi pengembangan usahatani bawang merah yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan petani, dengan mempertimbangkan kompleksitas tantangan yang dihadapi dalam sektor pertanian.. Usahatani bawang merah di Kabupaten Bantul menguntungkan dengan pendapatan sebesar Rp20.Tingkat risiko yang dihadapi petani cukup tinggi, yaitu sebesar 0,727 atau 72,7%.Rata-rata tingkat efisiensi teknis, alokatif, dan ekonomi usahatani bawang merah di Kabupaten Bantul masing-masing adalah 0,802 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan usahatani bawang merah, tingkat risiko usahatani bawang merah, dan tingkat efisiensi usahatani bawang merah di Bantul. Penelitian menggunakan data primer hasil survei pada 30 petani responden dengan menggunakan kuesioner yang telah dirancang sesuai dengan tujuan penelitian. Data dianalisis menggunakan rasio R/C, koefisien variasi, dan fungsi produksi frontier stokastik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani bawang merah di Kabupaten Bantul menguntungkan dengan pendapatan mencapai Rp20.9 juta per hektar. Tingkat risiko usaha yang dihadapi petani cukup tinggi, mencapai 7,27%. Rata-rata tingkat efisiensi teknis, alokatif, dan ekonomi usahatani bawang merah di Kabupaten Bantul masing-masing 0,802; 0,889;... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/f/efisiensi-alokatif-ekonomi-daya-inefisiensi-teknis-thumb-2a118.webp" title="JURIS - Pendapatan, Risiko, dan Efisiensi Ekonomi Usahatani Bawang Merah di Kabupaten Bantul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/efisiensi-alokatif-ekonomi-daya-inefisiensi-teknis-thumb-2a118.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/efisiensi-alokatif-ekonomi-daya-inefisiensi-teknis-thumb-2a118.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/efisiensi-alokatif-ekonomi-daya-inefisiensi-teknis-thumb-2a118.webp 1x" title="JURIS - Pendapatan, Risiko, dan Efisiensi Ekonomi Usahatani Bawang Merah di Kabupaten Bantul" alt="JURIS - Pendapatan, Risiko, dan Efisiensi Ekonomi Usahatani Bawang Merah di Kabupaten Bantul" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/efisiensi-alokatif-ekonomi-daya-inefisiensi-teknis-thumb-cfcac.webp" title="JURIS - Pendapatan, Risiko, dan Efisiensi Ekonomi Usahatani Bawang Merah di Kabupaten Bantul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/efisiensi-alokatif-ekonomi-daya-inefisiensi-teknis-thumb-cfcac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/efisiensi-alokatif-ekonomi-daya-inefisiensi-teknis-thumb-cfcac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/efisiensi-alokatif-ekonomi-daya-inefisiensi-teknis-thumb-cfcac.webp 1x" title="JURIS - Pendapatan, Risiko, dan Efisiensi Ekonomi Usahatani Bawang Merah di Kabupaten Bantul" alt="JURIS - Pendapatan, Risiko, dan Efisiensi Ekonomi Usahatani Bawang Merah di Kabupaten Bantul" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/efisiensi-alokatif-ekonomi-daya-inefisiensi-teknis-thumb-da5f5.webp" title="JURIS - Pendapatan, Risiko, dan Efisiensi Ekonomi Usahatani Bawang Merah di Kabupaten Bantul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/efisiensi-alokatif-ekonomi-daya-inefisiensi-teknis-thumb-da5f5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/efisiensi-alokatif-ekonomi-daya-inefisiensi-teknis-thumb-da5f5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/efisiensi-alokatif-ekonomi-daya-inefisiensi-teknis-thumb-da5f5.webp 1x" title="JURIS - Pendapatan, Risiko, dan Efisiensi Ekonomi Usahatani Bawang Merah di Kabupaten Bantul" alt="JURIS - Pendapatan, Risiko, dan Efisiensi Ekonomi Usahatani Bawang Merah di Kabupaten Bantul" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42020-efisiensi-alokatif-ekonomi-daya-inefisie" title="JURIS - Pendapatan, Risiko, dan Efisiensi Ekonomi Usahatani Bawang Merah di Kabupaten Bantul" target="_blank">Pendapatan, Risiko, dan Efisiensi Ekonomi Usahatani Bawang Merah di Kabupaten Bantul</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi inefisiensi teknis pada usahatani bawang merah, seperti adopsi teknologi baru atau praktik manajemen yang lebih baik. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis dampak perubahan iklim terhadap risiko usahatani bawang merah, termasuk strategi adaptasi yang efektif bagi petani. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efisiensi usahatani bawang merah di Kabupaten Bantul dengan daerah lain yang memiliki karakteristik serupa, untuk mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diterapkan secara luas. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif dan relevan bagi pengembangan usahatani bawang merah yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan petani, dengan mempertimbangkan kompleksitas tantangan yang dihadapi dalam sektor pertanian..
<br>Usahatani bawang merah di Kabupaten Bantul menguntungkan dengan pendapatan sebesar Rp20.Tingkat risiko yang dihadapi petani cukup tinggi, yaitu sebesar 0,727 atau 72,7%.Rata-rata tingkat efisiensi teknis, alokatif, dan ekonomi usahatani bawang merah di Kabupaten Bantul masing-masing adalah 0,802
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan usahatani bawang merah, tingkat risiko usahatani bawang merah, dan tingkat efisiensi usahatani bawang merah di Bantul. Penelitian menggunakan data primer hasil survei pada 30 petani responden dengan menggunakan kuesioner yang telah dirancang sesuai dengan tujuan penelitian. Data dianalisis menggunakan rasio R/C, koefisien variasi, dan fungsi produksi frontier stokastik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani bawang merah di Kabupaten Bantul menguntungkan dengan pendapatan mencapai Rp20.9 juta per hektar. Tingkat risiko usaha yang dihadapi petani cukup tinggi, mencapai 7,27%. Rata-rata tingkat efisiensi teknis, alokatif, dan ekonomi usahatani bawang merah di Kabupaten Bantul masing-masing 0,802; 0,889;...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/f/efisiensi-alokatif-ekonomi-daya-inefisiensi-teknis-thumb-cfcac.webp" type="image/webp" length="73590" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/efisiensi-alokatif-ekonomi-daya-inefisiensi-teknis-thumb-2a118.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/efisiensi-alokatif-ekonomi-daya-inefisiensi-teknis-thumb-cfcac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/efisiensi-alokatif-ekonomi-daya-inefisiensi-teknis-thumb-da5f5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-594-umy.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3297-agraris-journal-agribusiness-rural-development-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Predict Organize Rehearse Practice and Evaluate PORPE Method to Teach StudentsAo Reading Comprehension ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Predict Organize Rehearse Practice and Evaluate PORPE Method to Teach StudentsAo Reading Comprehension ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Predict Organize Rehearse Practice and Evaluate PORPE Method to Teach StudentsAo Reading Comprehension ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42018-siswa-sekolah-menengah-teks-deskriptif</link>
	<guid isPermaLink="false">2a833e54426993c379c94681078e9794</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 07:41:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ dwi andriani ]]></category>
	<category><![CDATA[ nita ria 88 ]]></category>
	<category><![CDATA[ author fees ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[88,andriani,author,dwi,fees,nita,ria]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji lebih lanjut apakah metode PORPE juga efektif jika diterapkan pada jenis teks lain selain teks deskriptif, seperti teks naratif atau eksposisi, agar dapat diketahui cakupan keberhasilan metode ini dalam konteks materi bacaan yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Predict, Organize, Rehearse, Practice and Evaluate(PORPE) Method to Teach StudentsAo Reading Comprehension: Pertama, perlu dikaji lebih lanjut apakah metode PORPE juga efektif jika diterapkan pada jenis teks lain selain teks deskriptif, seperti teks naratif atau eksposisi, agar dapat diketahui cakupan keberhasilan metode ini dalam konteks materi bacaan yang lebih luas. Kedua, penting untuk meneliti bagaimana metode PORPE memengaruhi keterlibatan dan motivasi belajar siswa dalam jangka panjang, bukan hanya dari segi hasil tes, tetapi juga dari aspek afektif seperti minat, partisipasi, dan kebiasaan membaca mandiri. Ketiga, perlu dilakukan penelitian komparatif untuk membandingkan efektivitas metode PORPE dengan metode pembelajaran lain seperti reciprocal teaching atau group investigation, sehingga dapat diketahui keunggulan dan kelemahan relatif dari masing-masing pendekatan dalam meningkatkan pemahaman membaca siswa di tingkat sekolah menengah pertama.. Berdasarkan hasil penelitian, skor post-test siswa lebih tinggi daripada skor pre-test, menunjukkan adanya peningkatan setelah perlakuan.Nilai t-hitung sebesar 5,45 melebihi nilai t-tabel sebesar 1,699, sehingga hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima.Dengan demikian, penggunaan metode PORPE dalam mengajar pemahaman membaca di kelas tujuh SMP Pangudi Luhur Santo Aloysius Sukaraja OKU Timur terbukti efektif Permasalahan dalam penelitian ini adalah seberapa efektif penggunaan metode PORPE dalam mengajar pemahaman membaca pada siswa kelas tujuh di SMP Pangudi Luhur Santo Aloysius Sukaraja OKU Timur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas metode PORPE dalam mengajar pemahaman membaca pada siswa kelas tujuh di sekolah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode pra-eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas tujuh yang berjumlah 30 siswa, dan seluruhnya dijadikan sampel dengan teknik sampling jenuh. Hasil tes menunjukkan skor rata-rata pre-test sebesar 5,01 dan skor rata-rata post-test sebesar 8,01. Hasil perhitungan uji t-berpasangan menunjukkan nilai t-hitung sebesar 5,45, yang lebih besar dari t-tabel... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/3/siswa-sekolah-menengah-teks-deskriptif-kelas-busan-thumb-c6a7f.webp" title="JURIS - Predict, Organize, Rehearse, Practice and Evaluate(PORPE) Method to Teach StudentsAo Reading Comprehension" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/siswa-sekolah-menengah-teks-deskriptif-kelas-busan-thumb-c6a7f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/siswa-sekolah-menengah-teks-deskriptif-kelas-busan-thumb-c6a7f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/siswa-sekolah-menengah-teks-deskriptif-kelas-busan-thumb-c6a7f.webp 1x" title="JURIS - Predict, Organize, Rehearse, Practice and Evaluate(PORPE) Method to Teach StudentsAo Reading Comprehension" alt="JURIS - Predict, Organize, Rehearse, Practice and Evaluate(PORPE) Method to Teach StudentsAo Reading Comprehension" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/siswa-sekolah-menengah-teks-deskriptif-kelas-busan-thumb-66d84.webp" title="JURIS - Predict, Organize, Rehearse, Practice and Evaluate(PORPE) Method to Teach StudentsAo Reading Comprehension" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/siswa-sekolah-menengah-teks-deskriptif-kelas-busan-thumb-66d84.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/siswa-sekolah-menengah-teks-deskriptif-kelas-busan-thumb-66d84.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/siswa-sekolah-menengah-teks-deskriptif-kelas-busan-thumb-66d84.webp 1x" title="JURIS - Predict, Organize, Rehearse, Practice and Evaluate(PORPE) Method to Teach StudentsAo Reading Comprehension" alt="JURIS - Predict, Organize, Rehearse, Practice and Evaluate(PORPE) Method to Teach StudentsAo Reading Comprehension" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/siswa-sekolah-menengah-teks-deskriptif-kelas-busan-thumb-a9702.webp" title="JURIS - Predict, Organize, Rehearse, Practice and Evaluate(PORPE) Method to Teach StudentsAo Reading Comprehension" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/siswa-sekolah-menengah-teks-deskriptif-kelas-busan-thumb-a9702.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/siswa-sekolah-menengah-teks-deskriptif-kelas-busan-thumb-a9702.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/siswa-sekolah-menengah-teks-deskriptif-kelas-busan-thumb-a9702.webp 1x" title="JURIS - Predict, Organize, Rehearse, Practice and Evaluate(PORPE) Method to Teach StudentsAo Reading Comprehension" alt="JURIS - Predict, Organize, Rehearse, Practice and Evaluate(PORPE) Method to Teach StudentsAo Reading Comprehension" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42018-siswa-sekolah-menengah-teks-deskriptif" title="JURIS - Predict, Organize, Rehearse, Practice and Evaluate(PORPE) Method to Teach StudentsAo Reading Comprehension" target="_blank">Predict, Organize, Rehearse, Practice and Evaluate(PORPE) Method to Teach StudentsAo Reading Comprehension</a>: Pertama, perlu dikaji lebih lanjut apakah metode PORPE juga efektif jika diterapkan pada jenis teks lain selain teks deskriptif, seperti teks naratif atau eksposisi, agar dapat diketahui cakupan keberhasilan metode ini dalam konteks materi bacaan yang lebih luas. Kedua, penting untuk meneliti bagaimana metode PORPE memengaruhi keterlibatan dan motivasi belajar siswa dalam jangka panjang, bukan hanya dari segi hasil tes, tetapi juga dari aspek afektif seperti minat, partisipasi, dan kebiasaan membaca mandiri. Ketiga, perlu dilakukan penelitian komparatif untuk membandingkan efektivitas metode PORPE dengan metode pembelajaran lain seperti reciprocal teaching atau group investigation, sehingga dapat diketahui keunggulan dan kelemahan relatif dari masing-masing pendekatan dalam meningkatkan pemahaman membaca siswa di tingkat sekolah menengah pertama..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, skor post-test siswa lebih tinggi daripada skor pre-test, menunjukkan adanya peningkatan setelah perlakuan.Nilai t-hitung sebesar 5,45 melebihi nilai t-tabel sebesar 1,699, sehingga hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima.Dengan demikian, penggunaan metode PORPE dalam mengajar pemahaman membaca di kelas tujuh SMP Pangudi Luhur Santo Aloysius Sukaraja OKU Timur terbukti efektif
<br>Permasalahan dalam penelitian ini adalah seberapa efektif penggunaan metode PORPE dalam mengajar pemahaman membaca pada siswa kelas tujuh di SMP Pangudi Luhur Santo Aloysius Sukaraja OKU Timur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas metode PORPE dalam mengajar pemahaman membaca pada siswa kelas tujuh di sekolah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode pra-eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas tujuh yang berjumlah 30 siswa, dan seluruhnya dijadikan sampel dengan teknik sampling jenuh. Hasil tes menunjukkan skor rata-rata pre-test sebesar 5,01 dan skor rata-rata post-test sebesar 8,01. Hasil perhitungan uji t-berpasangan menunjukkan nilai t-hitung sebesar 5,45, yang lebih besar dari t-tabel...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/3/siswa-sekolah-menengah-teks-deskriptif-kelas-busan-thumb-66d84.webp" type="image/webp" length="72174" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/siswa-sekolah-menengah-teks-deskriptif-kelas-busan-thumb-c6a7f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/siswa-sekolah-menengah-teks-deskriptif-kelas-busan-thumb-66d84.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/siswa-sekolah-menengah-teks-deskriptif-kelas-busan-thumb-a9702.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1489-unuha.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7552-channing-journal-english-language-education-literature.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Minat Konsumen Terhadap Beras Organik di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Minat Konsumen Terhadap Beras Organik di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Minat Konsumen Terhadap Beras Organik di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42023-smp-mayoritas-konsumen-beras-organik-konsumsi-bera</link>
	<guid isPermaLink="false">d03b9a99d1934b7b83bb8c47cb2f7884</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 07:37:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ teh gaharu ]]></category>
	<category><![CDATA[ lukman m ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gaharu,lukman,m,teh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi konsumen terhadap harga beras organik, dengan tujuan untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Minat Konsumen Terhadap Beras Organik di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi konsumen terhadap harga beras organik, dengan tujuan untuk merumuskan strategi pemasaran yang efektif dalam meningkatkan daya saing produk. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan indikator-indikator kualitas beras organik yang lebih komprehensif, tidak hanya berfokus pada tampilan fisik, tetapi juga mencakup aspek kandungan gizi dan keamanan pangan. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi pemanfaatan teknologi digital, seperti aplikasi mobile atau platform e-commerce, untuk meningkatkan aksesibilitas dan informasi terkait beras organik bagi konsumen, sehingga dapat mendorong peningkatan minat beli dan konsumsi.. Mayoritas konsumen beras organik berasal dari keluarga berpendapatan tetap, berpendidikan cukup tinggi, dengan ukuran keluarga yang kecil.Konsumen memberikan penilaian terhadap kualitas tampilan dan kualitas hasil tanakan beras organik dalam katagori sedang.Konsumen beras organik mempunyai kepedulian yang tinggi terhadap keluarga, persepsi terhadap tingkat kemurnian yang tinggi, dan kepedulian terhadap kesehatan lingkungan pertanian yang tinggi.Namun, konsumen masih mempunyai persepsi terhadap praktek pertanian organik yang dalam katagori sedang.Hasil pertanian organik masih dipersepsikan sebagai produk yang mempunyai harga yang mahal.Namun, mayoritas konsumen lebih suka beras organik dari pada beras anorganik Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap persepsi konsumen terhadap produk pertanian organik dan menjelaskan pengaruhnya terhadap minat beli konsumen. Data primer dikumpulkan dari 120 responden, selanjutnya dianalisis menggunakan regresi logit binomial. Hasil penelitian mengungkapkan konsumen beras organik berasal dari berbagai kelompok masyarakat, namun mayoritas berasal dari konsumen berpendapatan tetap, berpendidikan cukup tinggi, dengan ukuran keluarga yang kecil. Konsumen beras organik dicirikan dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/8/smp-mayoritas-konsumen-beras-organik-konsumsi-indi-thumb-6a6e4.webp" title="JURIS - Minat Konsumen Terhadap Beras Organik di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/smp-mayoritas-konsumen-beras-organik-konsumsi-indi-thumb-6a6e4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/smp-mayoritas-konsumen-beras-organik-konsumsi-indi-thumb-6a6e4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/smp-mayoritas-konsumen-beras-organik-konsumsi-indi-thumb-6a6e4.webp 1x" title="JURIS - Minat Konsumen Terhadap Beras Organik di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah" alt="JURIS - Minat Konsumen Terhadap Beras Organik di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/8/smp-mayoritas-konsumen-beras-organik-konsumsi-indi-thumb-f17a8.webp" title="JURIS - Minat Konsumen Terhadap Beras Organik di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/smp-mayoritas-konsumen-beras-organik-konsumsi-indi-thumb-f17a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/smp-mayoritas-konsumen-beras-organik-konsumsi-indi-thumb-f17a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/smp-mayoritas-konsumen-beras-organik-konsumsi-indi-thumb-f17a8.webp 1x" title="JURIS - Minat Konsumen Terhadap Beras Organik di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah" alt="JURIS - Minat Konsumen Terhadap Beras Organik di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/8/smp-mayoritas-konsumen-beras-organik-konsumsi-indi-thumb-f42b0.webp" title="JURIS - Minat Konsumen Terhadap Beras Organik di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/8/smp-mayoritas-konsumen-beras-organik-konsumsi-indi-thumb-f42b0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/8/smp-mayoritas-konsumen-beras-organik-konsumsi-indi-thumb-f42b0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/8/smp-mayoritas-konsumen-beras-organik-konsumsi-indi-thumb-f42b0.webp 1x" title="JURIS - Minat Konsumen Terhadap Beras Organik di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah" alt="JURIS - Minat Konsumen Terhadap Beras Organik di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42023-smp-mayoritas-konsumen-beras-organik-konsumsi-bera" title="JURIS - Minat Konsumen Terhadap Beras Organik di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah" target="_blank">Minat Konsumen Terhadap Beras Organik di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi konsumen terhadap harga beras organik, dengan tujuan untuk merumuskan strategi pemasaran yang efektif dalam meningkatkan daya saing produk. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan indikator-indikator kualitas beras organik yang lebih komprehensif, tidak hanya berfokus pada tampilan fisik, tetapi juga mencakup aspek kandungan gizi dan keamanan pangan. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi pemanfaatan teknologi digital, seperti aplikasi mobile atau platform e-commerce, untuk meningkatkan aksesibilitas dan informasi terkait beras organik bagi konsumen, sehingga dapat mendorong peningkatan minat beli dan konsumsi..
<br>Mayoritas konsumen beras organik berasal dari keluarga berpendapatan tetap, berpendidikan cukup tinggi, dengan ukuran keluarga yang kecil.Konsumen memberikan penilaian terhadap kualitas tampilan dan kualitas hasil tanakan beras organik dalam katagori sedang.Konsumen beras organik mempunyai kepedulian yang tinggi terhadap keluarga, persepsi terhadap tingkat kemurnian yang tinggi, dan kepedulian terhadap kesehatan lingkungan pertanian yang tinggi.Namun, konsumen masih mempunyai persepsi terhadap praktek pertanian organik yang dalam katagori sedang.Hasil pertanian organik masih dipersepsikan sebagai produk yang mempunyai harga yang mahal.Namun, mayoritas konsumen lebih suka beras organik dari pada beras anorganik
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap persepsi konsumen terhadap produk pertanian organik dan menjelaskan pengaruhnya terhadap minat beli konsumen. Data primer dikumpulkan dari 120 responden, selanjutnya dianalisis menggunakan regresi logit binomial. Hasil penelitian mengungkapkan konsumen beras organik berasal dari berbagai kelompok masyarakat, namun mayoritas berasal dari konsumen berpendapatan tetap, berpendidikan cukup tinggi, dengan ukuran keluarga yang kecil. Konsumen beras organik dicirikan dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/8/smp-mayoritas-konsumen-beras-organik-konsumsi-indi-thumb-6a6e4.webp" type="image/webp" length="89008" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/smp-mayoritas-konsumen-beras-organik-konsumsi-indi-thumb-6a6e4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/smp-mayoritas-konsumen-beras-organik-konsumsi-indi-thumb-f17a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/8/smp-mayoritas-konsumen-beras-organik-konsumsi-indi-thumb-f42b0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-594-umy.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3297-agraris-journal-agribusiness-rural-development-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Cooperative learning and studentsyCE interest in learning biology ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Cooperative learning and studentsyCE interest in learning biology ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Cooperative learning and studentsyCE interest in learning biology ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42016-siswa-kelas-busana-sosial-ekonomi-perilaku-b</link>
	<guid isPermaLink="false">ff4d746483a6b8cc24dd7bcadae4c450</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 07:29:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ rudi hartono ]]></category>
	<category><![CDATA[ idris sadri ]]></category>
	<category><![CDATA[ robi hendra ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[hartono,hendra,idris,robi,rudi,sadri]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh faktor-faktor sosial ekonomi keluarga terhadap minat belajar siswa dalam mata pelajaran biologi, dengan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Cooperative learning and studentsyCE interest in learning biology: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh faktor-faktor sosial ekonomi keluarga terhadap minat belajar siswa dalam mata pelajaran biologi, dengan tujuan untuk memahami apakah terdapat korelasi antara dukungan keluarga dan tingkat ketertarikan siswa terhadap sains. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran inovatif yang menggabungkan elemen gamifikasi dan personalisasi, dengan harapan dapat meningkatkan motivasi intrinsik siswa dan membuat pembelajaran biologi lebih menarik. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mendalami pengalaman siswa dalam mengikuti pembelajaran kooperatif, termasuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambat partisipasi aktif dan kolaborasi yang efektif, sehingga dapat memberikan wawasan berharga bagi perbaikan praktik pembelajaran di masa depan.. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dan analisis selanjutnya, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara penerapan model pembelajaran kooperatif dalam pembelajaran biologi dengan peningkatan minat belajar biologi siswa kelas X-A MA Aisyiyah Binjai City.Penerapan model pembelajaran kooperatif oleh guru biologi telah berjalan dengan baik, sebagaimana tercermin dari tingkat minat belajar siswa yang memadai.Kendati demikian, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi guru, yang mungkin disebabkan oleh tahap perkembangan siswa kelas X yang sedang memasuki masa transisi dari remaja awal menuju dewasa muda, di mana perhatian orang tua yang memadai menjadi krusial Penelitian ini bertujuan untuk mengamati pembelajaran kooperatif dan minat belajar biologi siswa MA Aisyiyah Binjai City. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah 26 siswa kelas X-A MA Aisyiyah Binjai City dan 1 guru biologi. Instrumen penelitian adalah kuesioner tentang minat belajar pada mata pelajaran biologi dan dengan guru biologi. Berdasarkan penelitian dan analisis data, persentase skor tertinggi untuk indikator dalam pernyataan kuesioner adalah 30,1% untuk perhatian terhadap mata pelajaran biologi, yang menunjukkan kategori tinggi. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/f/siswa-kelas-busana-sosial-ekonomi-perilaku-belajar-thumb-122cc.webp" title="JURIS - Cooperative learning and studentsyCE interest in learning biology" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/siswa-kelas-busana-sosial-ekonomi-perilaku-belajar-thumb-122cc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/siswa-kelas-busana-sosial-ekonomi-perilaku-belajar-thumb-122cc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/siswa-kelas-busana-sosial-ekonomi-perilaku-belajar-thumb-122cc.webp 1x" title="JURIS - Cooperative learning and studentsyCE interest in learning biology" alt="JURIS - Cooperative learning and studentsyCE interest in learning biology" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/siswa-kelas-busana-sosial-ekonomi-perilaku-belajar-thumb-51c4c.webp" title="JURIS - Cooperative learning and studentsyCE interest in learning biology" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/siswa-kelas-busana-sosial-ekonomi-perilaku-belajar-thumb-51c4c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/siswa-kelas-busana-sosial-ekonomi-perilaku-belajar-thumb-51c4c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/siswa-kelas-busana-sosial-ekonomi-perilaku-belajar-thumb-51c4c.webp 1x" title="JURIS - Cooperative learning and studentsyCE interest in learning biology" alt="JURIS - Cooperative learning and studentsyCE interest in learning biology" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/siswa-kelas-busana-sosial-ekonomi-perilaku-belajar-thumb-bc8fc.webp" title="JURIS - Cooperative learning and studentsyCE interest in learning biology" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/siswa-kelas-busana-sosial-ekonomi-perilaku-belajar-thumb-bc8fc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/siswa-kelas-busana-sosial-ekonomi-perilaku-belajar-thumb-bc8fc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/siswa-kelas-busana-sosial-ekonomi-perilaku-belajar-thumb-bc8fc.webp 1x" title="JURIS - Cooperative learning and studentsyCE interest in learning biology" alt="JURIS - Cooperative learning and studentsyCE interest in learning biology" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42016-siswa-kelas-busana-sosial-ekonomi-perilaku-b" title="JURIS - Cooperative learning and studentsyCE interest in learning biology" target="_blank">Cooperative learning and studentsyCE interest in learning biology</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh faktor-faktor sosial ekonomi keluarga terhadap minat belajar siswa dalam mata pelajaran biologi, dengan tujuan untuk memahami apakah terdapat korelasi antara dukungan keluarga dan tingkat ketertarikan siswa terhadap sains. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran inovatif yang menggabungkan elemen gamifikasi dan personalisasi, dengan harapan dapat meningkatkan motivasi intrinsik siswa dan membuat pembelajaran biologi lebih menarik. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mendalami pengalaman siswa dalam mengikuti pembelajaran kooperatif, termasuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambat partisipasi aktif dan kolaborasi yang efektif, sehingga dapat memberikan wawasan berharga bagi perbaikan praktik pembelajaran di masa depan..
<br>Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dan analisis selanjutnya, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara penerapan model pembelajaran kooperatif dalam pembelajaran biologi dengan peningkatan minat belajar biologi siswa kelas X-A MA Aisyiyah Binjai City.Penerapan model pembelajaran kooperatif oleh guru biologi telah berjalan dengan baik, sebagaimana tercermin dari tingkat minat belajar siswa yang memadai.Kendati demikian, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi guru, yang mungkin disebabkan oleh tahap perkembangan siswa kelas X yang sedang memasuki masa transisi dari remaja awal menuju dewasa muda, di mana perhatian orang tua yang memadai menjadi krusial
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengamati pembelajaran kooperatif dan minat belajar biologi siswa MA Aisyiyah Binjai City. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah 26 siswa kelas X-A MA Aisyiyah Binjai City dan 1 guru biologi. Instrumen penelitian adalah kuesioner tentang minat belajar pada mata pelajaran biologi dan dengan guru biologi. Berdasarkan penelitian dan analisis data, persentase skor tertinggi untuk indikator dalam pernyataan kuesioner adalah 30,1% untuk perhatian terhadap mata pelajaran biologi, yang menunjukkan kategori tinggi. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/f/siswa-kelas-busana-sosial-ekonomi-perilaku-belajar-thumb-122cc.webp" type="image/webp" length="162956" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/siswa-kelas-busana-sosial-ekonomi-perilaku-belajar-thumb-122cc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/siswa-kelas-busana-sosial-ekonomi-perilaku-belajar-thumb-51c4c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/siswa-kelas-busana-sosial-ekonomi-perilaku-belajar-thumb-bc8fc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3788-iitss.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15941-jurnal-sinar-edukasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Healthy Food Literacy How Does Kalibening Agro edu tourism Serve as a Sustainable Learning Resource ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Healthy Food Literacy How Does Kalibening Agro edu tourism Serve as a Sustainable Learning Resource ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Healthy Food Literacy How Does Kalibening Agro edu tourism Serve as a Sustainable Learning Resource ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-42013-literasi-pangan-model-integrasi-kurikulum-transfor</link>
	<guid isPermaLink="false">be02c5fd1e89b5512a9e662e37d96647</guid>
	<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 07:10:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ agus sutanto ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agus,sutanto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti dampak jangka panjang agrowisata Kalibening terhadap peningkatan pendapatan masyarakat serta perubahan perilaku konsumsi pangan sehat di kalangan pengunjung, terutama anak-anak dan pelajar, untuk mengevaluasi efektivitasnya sebagai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Healthy Food Literacy: How Does Kalibening Agro-edu-tourism Serve as a Sustainable Learning Resource?: Pertama, perlu diteliti dampak jangka panjang agrowisata Kalibening terhadap peningkatan pendapatan masyarakat serta perubahan perilaku konsumsi pangan sehat di kalangan pengunjung, terutama anak-anak dan pelajar, untuk mengevaluasi efektivitasnya sebagai media edukasi. Kedua, perlu dikaji penerapan model serupa di desa-desa lain dengan karakteristik pertanian berbeda, seperti daerah perkebunan atau peternakan, untuk mengetahui adaptabilitas dan modifikasi yang diperlukan dalam konteks lokal yang beragam. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi integrasi kurikulum sekolah dan perguruan tinggi dengan kegiatan di Agromelka, melalui pembelajaran berbasis proyek atau magang, guna mengukur peningkatan kompetensi mahasiswa dalam kewirausahaan, literasi pangan, dan keberlanjutan lingkungan secara sistematis.. Agrowisata Kalibening memiliki potensi besar sebagai sumber belajar kontekstual untuk literasi pangan sehat.Keberhasilan model ini didukung oleh pemberdayaan masyarakat, integrasi teknologi, dan pendekatan edukasi partisipatif, sehingga dapat direplikasi di wilayah lain.Model ini efektif dalam mengintegrasikan aspek ekologis, ekonomi, dan sosial untuk membangun sistem pangan berkelanjutan Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT) Mitra Berkah Anjani Sejahtera di Kalibening, Lampung Timur, dengan mengembangkan model agrowisata edukasi berbasis melon organik sebagai sumber belajar literasi pangan sehat. Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang terdiri atas lima tahap: sosialisasi, pelatihan dan pendampingan budidaya organik serta teknologi, diversifikasi produk, pemasaran digital, dan evaluasi. Metode pengumpulan data meliputi observasi, wawancara,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/9/literasi-pangan-model-integrasi-kurikulum-transfor-thumb-39194.webp" title="JURIS - Healthy Food Literacy: How Does Kalibening Agro-edu-tourism Serve as a Sustainable Learning Resource?" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/literasi-pangan-model-integrasi-kurikulum-transfor-thumb-39194.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/literasi-pangan-model-integrasi-kurikulum-transfor-thumb-39194.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/literasi-pangan-model-integrasi-kurikulum-transfor-thumb-39194.webp 1x" title="JURIS - Healthy Food Literacy: How Does Kalibening Agro-edu-tourism Serve as a Sustainable Learning Resource?" alt="JURIS - Healthy Food Literacy: How Does Kalibening Agro-edu-tourism Serve as a Sustainable Learning Resource?" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/literasi-pangan-model-integrasi-kurikulum-transfor-thumb-551fb.webp" title="JURIS - Healthy Food Literacy: How Does Kalibening Agro-edu-tourism Serve as a Sustainable Learning Resource?" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/literasi-pangan-model-integrasi-kurikulum-transfor-thumb-551fb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/literasi-pangan-model-integrasi-kurikulum-transfor-thumb-551fb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/literasi-pangan-model-integrasi-kurikulum-transfor-thumb-551fb.webp 1x" title="JURIS - Healthy Food Literacy: How Does Kalibening Agro-edu-tourism Serve as a Sustainable Learning Resource?" alt="JURIS - Healthy Food Literacy: How Does Kalibening Agro-edu-tourism Serve as a Sustainable Learning Resource?" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/literasi-pangan-model-integrasi-kurikulum-transfor-thumb-7706f.webp" title="JURIS - Healthy Food Literacy: How Does Kalibening Agro-edu-tourism Serve as a Sustainable Learning Resource?" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/literasi-pangan-model-integrasi-kurikulum-transfor-thumb-7706f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/literasi-pangan-model-integrasi-kurikulum-transfor-thumb-7706f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/literasi-pangan-model-integrasi-kurikulum-transfor-thumb-7706f.webp 1x" title="JURIS - Healthy Food Literacy: How Does Kalibening Agro-edu-tourism Serve as a Sustainable Learning Resource?" alt="JURIS - Healthy Food Literacy: How Does Kalibening Agro-edu-tourism Serve as a Sustainable Learning Resource?" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-42013-literasi-pangan-model-integrasi-kurikulum-transfor" title="JURIS - Healthy Food Literacy: How Does Kalibening Agro-edu-tourism Serve as a Sustainable Learning Resource?" target="_blank">Healthy Food Literacy: How Does Kalibening Agro-edu-tourism Serve as a Sustainable Learning Resource?</a>: Pertama, perlu diteliti dampak jangka panjang agrowisata Kalibening terhadap peningkatan pendapatan masyarakat serta perubahan perilaku konsumsi pangan sehat di kalangan pengunjung, terutama anak-anak dan pelajar, untuk mengevaluasi efektivitasnya sebagai media edukasi. Kedua, perlu dikaji penerapan model serupa di desa-desa lain dengan karakteristik pertanian berbeda, seperti daerah perkebunan atau peternakan, untuk mengetahui adaptabilitas dan modifikasi yang diperlukan dalam konteks lokal yang beragam. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi integrasi kurikulum sekolah dan perguruan tinggi dengan kegiatan di Agromelka, melalui pembelajaran berbasis proyek atau magang, guna mengukur peningkatan kompetensi mahasiswa dalam kewirausahaan, literasi pangan, dan keberlanjutan lingkungan secara sistematis..
<br>Agrowisata Kalibening memiliki potensi besar sebagai sumber belajar kontekstual untuk literasi pangan sehat.Keberhasilan model ini didukung oleh pemberdayaan masyarakat, integrasi teknologi, dan pendekatan edukasi partisipatif, sehingga dapat direplikasi di wilayah lain.Model ini efektif dalam mengintegrasikan aspek ekologis, ekonomi, dan sosial untuk membangun sistem pangan berkelanjutan
<br>Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT) Mitra Berkah Anjani Sejahtera di Kalibening, Lampung Timur, dengan mengembangkan model agrowisata edukasi berbasis melon organik sebagai sumber belajar literasi pangan sehat. Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang terdiri atas lima tahap: sosialisasi, pelatihan dan pendampingan budidaya organik serta teknologi, diversifikasi produk, pemasaran digital, dan evaluasi. Metode pengumpulan data meliputi observasi, wawancara,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/9/literasi-pangan-model-integrasi-kurikulum-transfor-thumb-39194.webp" type="image/webp" length="186482" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/literasi-pangan-model-integrasi-kurikulum-transfor-thumb-39194.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/literasi-pangan-model-integrasi-kurikulum-transfor-thumb-551fb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/literasi-pangan-model-integrasi-kurikulum-transfor-thumb-7706f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3788-iitss.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15941-jurnal-sinar-edukasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Mon, 27 Apr 2026 11:04:55 +0700. 24 items. Served in: 5.177 seconds [rss] -->
