<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.254-28jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.254-28jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Wed, 29 Jul 2026 14:42:16 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 14:42:16 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-29T14:42:16+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Safe Space for Women Survivors Activities of the Kawan Puan Banyuwangi Community in Building Mental Health ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Safe Space for Women Survivors Activities of the Kawan Puan Banyuwangi Community in Building Mental Health ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Safe Space for Women Survivors Activities of the Kawan Puan Banyuwangi Community in Building Mental Health ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57184-mental-health-budaya-patriarki-kesehatan</link>
	<guid isPermaLink="false">c219da1a0aec7ce876653e245be49aed</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 14:33:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, terutama mengenai pentingnya ruang aman dan pengembangan kesehatan mental bagi perempuan penyintas di tengah budaya patriarki, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi untuk memperkuat upaya perlindungan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Safe Space for Women Survivors: Activities of the Kawan Puan Banyuwangi Community in Building Mental Health: Berdasarkan temuan penelitian ini, terutama mengenai pentingnya ruang aman dan pengembangan kesehatan mental bagi perempuan penyintas di tengah budaya patriarki, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi untuk memperkuat upaya perlindungan perempuan. Pertama, akan sangat berharga untuk melakukan studi longitudinal yang lebih mendalam guna mengukur dampak jangka panjang dari kegiatan komunitas seperti Kawan Puan Banyuwangi terhadap kesehatan mental, kemandirian, dan pemberdayaan perempuan penyintas. Pertanyaan penelitian dapat berfokus pada: sejauh mana intervensi berbasis komunitas ini secara berkelanjutan meningkatkan kualitas hidup penyintas dan mencegah kekambuhan trauma, serta bagaimana keberlanjutan model dukungan ini dalam kurun waktu lima hingga sepuluh tahun? Kedua, mempertimbangkan bahwa ruang aman perlu dibangun secara kolektif oleh berbagai pihak, penelitian selanjutnya bisa menyelidiki model kolaborasi efektif antara komunitas perempuan, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan tokoh agama di Kabupaten Banyuwangi. Studi ini dapat mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam mengintegrasikan layanan pendampingan dan dukungan mental, memastikan bahwa ruang aman tidak hanya tersedia tetapi juga mudah diakses dan inklusif bagi semua perempuan yang membutuhkan, termasuk mereka yang berada di daerah terpencil. Ketiga, mengingat akar masalahnya adalah budaya patriarki yang masih kuat, penelitian mendatang dapat mengkaji efektivitas program-program pendidikan dan kesadaran publik yang menargetkan perubahan norma gender di masyarakat umum, tidak hanya di kalangan penyintas. Bagaimana intervensi semacam ini dapat secara signifikan mengurangi insiden kekerasan terhadap perempuan dan menciptakan lingkungan sosial yang secara inheren lebih aman bagi semua, sehingga kebutuhan akan 'ruang aman' sebagai respons terhadap kekerasan dapat berkurang seiring waktu karena pencegahan yang lebih kuat?. Budaya patriarki di Kabupaten Banyuwangi telah terbukti menyebabkan perempuan kekurangan ruang aman, ditandai dengan tingginya kasus kekerasan seksual, psikologis, dan fisik pada tahun 2021.Komunitas Kawan Puan Banyuwangi berperan penting dalam menyediakan ruang aman bagi perempuan penyintas melalui pengembangan kesehatan mental, yang diwujudkan melalui pemberian rasa percaya diri, kebebasan berekspresi, bantuan psikologis, dan sistem dukungan tanpa penghakiman.Upaya komunitas ini mendorong perubahan perilaku positif dan menjadi kunci bagi perempuan untuk bangkit dari trauma, sekaligus menyarankan penelitian lanjutan tentang bentuk-bentuk ruang aman lainnya Budaya patriarki yang masih bertahan dalam masyarakat Indonesia tidak memungkinkan semua perempuan mendapatkan ruang aman, terutama perempuan penyintas. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan budaya patriarki di Kabupaten Banyuwangi dan sejarah Komunitas Kawan Puan Banyuwangi, serta menganalisis aktivitas mereka dalam membangun kesehatan mental, sehingga perempuan penyintas dapat memiliki ruang aman. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemeriksaan kegiatan Komunitas Kawan Puan Banyuwangi dalam menciptakan ruang aman melalui pengembangan mental perempuan penyintas. Pertanyaan penelitian ini meliputi apa itu budaya patriarki di Kabupaten Banyuwangi, bagaimana sejarah lahirnya Komunitas Kawan Puan Banyuwangi, dan bagaimana kegiatan Komunitas Kawan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/f/mental-health-budaya-patriarki-kesehatan-sekolah-s-thumb-d32e0.webp" title="JURIS - Safe Space for Women Survivors: Activities of the Kawan Puan Banyuwangi Community in Building Mental Health" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/mental-health-budaya-patriarki-kesehatan-sekolah-s-thumb-d32e0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/mental-health-budaya-patriarki-kesehatan-sekolah-s-thumb-d32e0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/mental-health-budaya-patriarki-kesehatan-sekolah-s-thumb-d32e0.webp 1x" title="JURIS - Safe Space for Women Survivors: Activities of the Kawan Puan Banyuwangi Community in Building Mental Health" alt="JURIS - Safe Space for Women Survivors: Activities of the Kawan Puan Banyuwangi Community in Building Mental Health" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/f/mental-health-budaya-patriarki-kesehatan-sekolah-s-thumb-c0453.webp" title="JURIS - Safe Space for Women Survivors: Activities of the Kawan Puan Banyuwangi Community in Building Mental Health" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/mental-health-budaya-patriarki-kesehatan-sekolah-s-thumb-c0453.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/mental-health-budaya-patriarki-kesehatan-sekolah-s-thumb-c0453.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/mental-health-budaya-patriarki-kesehatan-sekolah-s-thumb-c0453.webp 1x" title="JURIS - Safe Space for Women Survivors: Activities of the Kawan Puan Banyuwangi Community in Building Mental Health" alt="JURIS - Safe Space for Women Survivors: Activities of the Kawan Puan Banyuwangi Community in Building Mental Health" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/f/mental-health-budaya-patriarki-kesehatan-sekolah-s-thumb-54937.webp" title="JURIS - Safe Space for Women Survivors: Activities of the Kawan Puan Banyuwangi Community in Building Mental Health" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/mental-health-budaya-patriarki-kesehatan-sekolah-s-thumb-54937.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/mental-health-budaya-patriarki-kesehatan-sekolah-s-thumb-54937.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/mental-health-budaya-patriarki-kesehatan-sekolah-s-thumb-54937.webp 1x" title="JURIS - Safe Space for Women Survivors: Activities of the Kawan Puan Banyuwangi Community in Building Mental Health" alt="JURIS - Safe Space for Women Survivors: Activities of the Kawan Puan Banyuwangi Community in Building Mental Health" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57184-mental-health-budaya-patriarki-kesehatan" title="JURIS - Safe Space for Women Survivors: Activities of the Kawan Puan Banyuwangi Community in Building Mental Health" target="_blank">Safe Space for Women Survivors: Activities of the Kawan Puan Banyuwangi Community in Building Mental Health</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, terutama mengenai pentingnya ruang aman dan pengembangan kesehatan mental bagi perempuan penyintas di tengah budaya patriarki, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi untuk memperkuat upaya perlindungan perempuan. Pertama, akan sangat berharga untuk melakukan studi longitudinal yang lebih mendalam guna mengukur dampak jangka panjang dari kegiatan komunitas seperti Kawan Puan Banyuwangi terhadap kesehatan mental, kemandirian, dan pemberdayaan perempuan penyintas. Pertanyaan penelitian dapat berfokus pada: sejauh mana intervensi berbasis komunitas ini secara berkelanjutan meningkatkan kualitas hidup penyintas dan mencegah kekambuhan trauma, serta bagaimana keberlanjutan model dukungan ini dalam kurun waktu lima hingga sepuluh tahun? Kedua, mempertimbangkan bahwa ruang aman perlu dibangun secara kolektif oleh berbagai pihak, penelitian selanjutnya bisa menyelidiki model kolaborasi efektif antara komunitas perempuan, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan tokoh agama di Kabupaten Banyuwangi. Studi ini dapat mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam mengintegrasikan layanan pendampingan dan dukungan mental, memastikan bahwa ruang aman tidak hanya tersedia tetapi juga mudah diakses dan inklusif bagi semua perempuan yang membutuhkan, termasuk mereka yang berada di daerah terpencil. Ketiga, mengingat akar masalahnya adalah budaya patriarki yang masih kuat, penelitian mendatang dapat mengkaji efektivitas program-program pendidikan dan kesadaran publik yang menargetkan perubahan norma gender di masyarakat umum, tidak hanya di kalangan penyintas. Bagaimana intervensi semacam ini dapat secara signifikan mengurangi insiden kekerasan terhadap perempuan dan menciptakan lingkungan sosial yang secara inheren lebih aman bagi semua, sehingga kebutuhan akan 'ruang aman' sebagai respons terhadap kekerasan dapat berkurang seiring waktu karena pencegahan yang lebih kuat?.
<br>Budaya patriarki di Kabupaten Banyuwangi telah terbukti menyebabkan perempuan kekurangan ruang aman, ditandai dengan tingginya kasus kekerasan seksual, psikologis, dan fisik pada tahun 2021.Komunitas Kawan Puan Banyuwangi berperan penting dalam menyediakan ruang aman bagi perempuan penyintas melalui pengembangan kesehatan mental, yang diwujudkan melalui pemberian rasa percaya diri, kebebasan berekspresi, bantuan psikologis, dan sistem dukungan tanpa penghakiman.Upaya komunitas ini mendorong perubahan perilaku positif dan menjadi kunci bagi perempuan untuk bangkit dari trauma, sekaligus menyarankan penelitian lanjutan tentang bentuk-bentuk ruang aman lainnya
<br>Budaya patriarki yang masih bertahan dalam masyarakat Indonesia tidak memungkinkan semua perempuan mendapatkan ruang aman, terutama perempuan penyintas. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan budaya patriarki di Kabupaten Banyuwangi dan sejarah Komunitas Kawan Puan Banyuwangi, serta menganalisis aktivitas mereka dalam membangun kesehatan mental, sehingga perempuan penyintas dapat memiliki ruang aman. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemeriksaan kegiatan Komunitas Kawan Puan Banyuwangi dalam menciptakan ruang aman melalui pengembangan mental perempuan penyintas. Pertanyaan penelitian ini meliputi apa itu budaya patriarki di Kabupaten Banyuwangi, bagaimana sejarah lahirnya Komunitas Kawan Puan Banyuwangi, dan bagaimana kegiatan Komunitas Kawan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/f/mental-health-budaya-patriarki-kesehatan-sekolah-s-thumb-d32e0.webp" type="image/webp" length="102840" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/mental-health-budaya-patriarki-kesehatan-sekolah-s-thumb-d32e0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/mental-health-budaya-patriarki-kesehatan-sekolah-s-thumb-c0453.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/mental-health-budaya-patriarki-kesehatan-sekolah-s-thumb-54937.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1188-uin-bukittinggi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17375-humanisma-journal-gender-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Implementation of The Values of Religious Moderation in the Local Content of Minangkabau Culture A Gender Perspective at Bukittinggi Elementary School ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Implementation of The Values of Religious Moderation in the Local Content of Minangkabau Culture A Gender Perspective at Bukittinggi Elementary School ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Implementation of The Values of Religious Moderation in the Local Content of Minangkabau Culture A Gender Perspective at Bukittinggi Elementary School ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57185-tatap-muka-guru-kompetensi-profesional-implem</link>
	<guid isPermaLink="false">0bb14d598e4e996ae920af3b46922117</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 13:53:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah menunjukkan keberhasilan awal implementasi kurikulum PK-BAM dalam menanamkan nilai moderasi beragama dan budaya Minangkabau di sekolah dasar, namun untuk melengkapi temuan ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat berharga. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Implementation of The Values of Religious Moderation in the Local Content of Minangkabau Culture: A Gender Perspective at Bukittinggi Elementary School: Penelitian ini telah menunjukkan keberhasilan awal implementasi kurikulum PK-BAM dalam menanamkan nilai moderasi beragama dan budaya Minangkabau di sekolah dasar, namun untuk melengkapi temuan ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat berharga. Pertama, akan sangat bermanfaat jika ada penelitian yang berfokus pada pengembangan modul atau materi ajar PK-BAM yang secara eksplisit mengintegrasikan nilai-nilai moderasi beragama dan kesetaraan gender, mengingat saat ini guru masih harus berkreasi dan berimprovisasi karena nilai-nilai tersebut tidak tercantum jelas dalam buku ajar. Penelitian ini bisa berbentuk riset aksi yang melibatkan guru, ahli kurikulum, dan tokoh adat untuk bersama-sama merancang dan menguji efektivitas materi baru tersebut, sehingga integrasi nilai-nilai ini bisa lebih terstruktur dan merata di semua sekolah. Kedua, meskipun penelitian ini telah mengidentifikasi peningkatan pemahaman siswa, studi lanjutan dapat menelusuri dampak jangka panjang kurikulum PK-BAM terhadap perilaku nyata siswa di luar lingkungan sekolah, misalnya bagaimana kurikulum ini membentuk sikap toleransi mereka dalam interaksi sosial sehari-hari atau bagaimana kesadaran gender mereka berkembang seiring waktu, khususnya saat memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Penelitian longitudinal semacam ini akan memberikan gambaran yang lebih mendalam tentang keberlanjutan dan relevansi nilai-nilai yang ditanamkan dalam PK-BAM terhadap pembentukan karakter siswa secara holistik. Ketiga, melihat peran krusial guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai moderasi secara kreatif, penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas program pelatihan guru yang dirancang khusus untuk memperkuat kapasitas mereka dalam mengajarkan moderasi beragama dan nilai-nilai budaya Minangkabau, termasuk mengukur peningkatan kepercayaan diri guru, diversifikasi metode pengajaran, serta dampaknya terhadap keterlibatan siswa di kelas. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar untuk menyusun program pengembangan profesional guru yang lebih efektif dan berkelanjutan, memastikan bahwa guru memiliki dukungan penuh untuk menjalankan misi penting ini.. Implementasi nilai-nilai moderasi beragama melalui kurikulum Pendidikan Karakter Berbasis Budaya Alam Minangkabau (PK-BAM) di sekolah dasar Bukittinggi sejak tahun 2022 menunjukkan hasil positif, didukung oleh materi khusus dan keterlibatan tokoh adat serta agama.Meskipun nilai-nilai moderasi beragama tidak tercantum eksplisit dalam buku ajar, guru berhasil mengintegrasikannya secara kreatif dalam pembelajaran tatap muka dan praktik langsung, menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan harmonis, bahkan di sekolah dengan keberagaman agama.Keberhasilan ini meningkatkan pemahaman siswa terhadap budaya lokal dan moderasi beragama, serta keberlanjutan program dijamin oleh dukungan kebijakan daerah, partisipasi masyarakat, dan keselarasan dengan visi 'Bukittinggi Hebat' Penelitian ini mengkaji penerapan nilai moderasi beragama dalam muatan lokal budaya Minangkabau di SD Kota Bukittinggi. Mutan lokal yang berfokus pada penanaman karakter berbasis nilai-nilai luhur budaya alam Minangkabau yaitu PK-BAM. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru dan kepala sekolah, observasi langsung kegiatan pembelajaran, serta studi dokumentasi kurikulum. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan model interaktif Miles Huberman meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menjamin keabsahan data, penelitian ini menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum PK-BAM telah berjalan sejak tahun 2022 di sekolah dasar se Kota Bukittinggi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/2/tatap-muka-guru-kompetensi-profesional-implementas-thumb-0139c.webp" title="JURIS - The Implementation of The Values of Religious Moderation in the Local Content of Minangkabau Culture: A Gender Perspective at Bukittinggi Elementary School" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/tatap-muka-guru-kompetensi-profesional-implementas-thumb-0139c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/tatap-muka-guru-kompetensi-profesional-implementas-thumb-0139c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/tatap-muka-guru-kompetensi-profesional-implementas-thumb-0139c.webp 1x" title="JURIS - The Implementation of The Values of Religious Moderation in the Local Content of Minangkabau Culture: A Gender Perspective at Bukittinggi Elementary School" alt="JURIS - The Implementation of The Values of Religious Moderation in the Local Content of Minangkabau Culture: A Gender Perspective at Bukittinggi Elementary School" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/2/tatap-muka-guru-kompetensi-profesional-implementas-thumb-929b1.webp" title="JURIS - The Implementation of The Values of Religious Moderation in the Local Content of Minangkabau Culture: A Gender Perspective at Bukittinggi Elementary School" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/tatap-muka-guru-kompetensi-profesional-implementas-thumb-929b1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/tatap-muka-guru-kompetensi-profesional-implementas-thumb-929b1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/tatap-muka-guru-kompetensi-profesional-implementas-thumb-929b1.webp 1x" title="JURIS - The Implementation of The Values of Religious Moderation in the Local Content of Minangkabau Culture: A Gender Perspective at Bukittinggi Elementary School" alt="JURIS - The Implementation of The Values of Religious Moderation in the Local Content of Minangkabau Culture: A Gender Perspective at Bukittinggi Elementary School" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/2/tatap-muka-guru-kompetensi-profesional-implementas-thumb-5a607.webp" title="JURIS - The Implementation of The Values of Religious Moderation in the Local Content of Minangkabau Culture: A Gender Perspective at Bukittinggi Elementary School" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/tatap-muka-guru-kompetensi-profesional-implementas-thumb-5a607.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/tatap-muka-guru-kompetensi-profesional-implementas-thumb-5a607.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/tatap-muka-guru-kompetensi-profesional-implementas-thumb-5a607.webp 1x" title="JURIS - The Implementation of The Values of Religious Moderation in the Local Content of Minangkabau Culture: A Gender Perspective at Bukittinggi Elementary School" alt="JURIS - The Implementation of The Values of Religious Moderation in the Local Content of Minangkabau Culture: A Gender Perspective at Bukittinggi Elementary School" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57185-tatap-muka-guru-kompetensi-profesional-implem" title="JURIS - The Implementation of The Values of Religious Moderation in the Local Content of Minangkabau Culture: A Gender Perspective at Bukittinggi Elementary School" target="_blank">The Implementation of The Values of Religious Moderation in the Local Content of Minangkabau Culture: A Gender Perspective at Bukittinggi Elementary School</a>: Penelitian ini telah menunjukkan keberhasilan awal implementasi kurikulum PK-BAM dalam menanamkan nilai moderasi beragama dan budaya Minangkabau di sekolah dasar, namun untuk melengkapi temuan ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat berharga. Pertama, akan sangat bermanfaat jika ada penelitian yang berfokus pada pengembangan modul atau materi ajar PK-BAM yang secara eksplisit mengintegrasikan nilai-nilai moderasi beragama dan kesetaraan gender, mengingat saat ini guru masih harus berkreasi dan berimprovisasi karena nilai-nilai tersebut tidak tercantum jelas dalam buku ajar. Penelitian ini bisa berbentuk riset aksi yang melibatkan guru, ahli kurikulum, dan tokoh adat untuk bersama-sama merancang dan menguji efektivitas materi baru tersebut, sehingga integrasi nilai-nilai ini bisa lebih terstruktur dan merata di semua sekolah. Kedua, meskipun penelitian ini telah mengidentifikasi peningkatan pemahaman siswa, studi lanjutan dapat menelusuri dampak jangka panjang kurikulum PK-BAM terhadap perilaku nyata siswa di luar lingkungan sekolah, misalnya bagaimana kurikulum ini membentuk sikap toleransi mereka dalam interaksi sosial sehari-hari atau bagaimana kesadaran gender mereka berkembang seiring waktu, khususnya saat memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Penelitian longitudinal semacam ini akan memberikan gambaran yang lebih mendalam tentang keberlanjutan dan relevansi nilai-nilai yang ditanamkan dalam PK-BAM terhadap pembentukan karakter siswa secara holistik. Ketiga, melihat peran krusial guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai moderasi secara kreatif, penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas program pelatihan guru yang dirancang khusus untuk memperkuat kapasitas mereka dalam mengajarkan moderasi beragama dan nilai-nilai budaya Minangkabau, termasuk mengukur peningkatan kepercayaan diri guru, diversifikasi metode pengajaran, serta dampaknya terhadap keterlibatan siswa di kelas. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar untuk menyusun program pengembangan profesional guru yang lebih efektif dan berkelanjutan, memastikan bahwa guru memiliki dukungan penuh untuk menjalankan misi penting ini..
<br>Implementasi nilai-nilai moderasi beragama melalui kurikulum Pendidikan Karakter Berbasis Budaya Alam Minangkabau (PK-BAM) di sekolah dasar Bukittinggi sejak tahun 2022 menunjukkan hasil positif, didukung oleh materi khusus dan keterlibatan tokoh adat serta agama.Meskipun nilai-nilai moderasi beragama tidak tercantum eksplisit dalam buku ajar, guru berhasil mengintegrasikannya secara kreatif dalam pembelajaran tatap muka dan praktik langsung, menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan harmonis, bahkan di sekolah dengan keberagaman agama.Keberhasilan ini meningkatkan pemahaman siswa terhadap budaya lokal dan moderasi beragama, serta keberlanjutan program dijamin oleh dukungan kebijakan daerah, partisipasi masyarakat, dan keselarasan dengan visi 'Bukittinggi Hebat'
<br>Penelitian ini mengkaji penerapan nilai moderasi beragama dalam muatan lokal budaya Minangkabau di SD Kota Bukittinggi. Mutan lokal yang berfokus pada penanaman karakter berbasis nilai-nilai luhur budaya alam Minangkabau yaitu PK-BAM. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru dan kepala sekolah, observasi langsung kegiatan pembelajaran, serta studi dokumentasi kurikulum. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan model interaktif Miles Huberman meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menjamin keabsahan data, penelitian ini menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum PK-BAM telah berjalan sejak tahun 2022 di sekolah dasar se Kota Bukittinggi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/2/tatap-muka-guru-kompetensi-profesional-implementas-thumb-0139c.webp" type="image/webp" length="95194" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/tatap-muka-guru-kompetensi-profesional-implementas-thumb-0139c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/tatap-muka-guru-kompetensi-profesional-implementas-thumb-929b1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/tatap-muka-guru-kompetensi-profesional-implementas-thumb-5a607.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1188-uin-bukittinggi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17375-humanisma-journal-gender-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Women Behind Rubber Sap Gender Struggle in Plantations East Sumatra during the Colonial Period ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Women Behind Rubber Sap Gender Struggle in Plantations East Sumatra during the Colonial Period ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Women Behind Rubber Sap Gender Struggle in Plantations East Sumatra during the Colonial Period ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57181-korban-konstruksi-gender-peran-sosial</link>
	<guid isPermaLink="false">97857c653e7daea836fb8ccf86cfa455</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 13:36:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat memperdalam pemahaman kita tentang pengalaman pekerja perempuan di perkebunan karet kolonial. Pertama, sebuah studi dapat mengeksplorasi secara lebih rinci bagaimana pekerja perempuan secara aktif menampilkan atau menentang konstruksi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Women Behind Rubber Sap : Gender Struggle in Plantations East Sumatra during the Colonial Period: Penelitian lanjutan dapat memperdalam pemahaman kita tentang pengalaman pekerja perempuan di perkebunan karet kolonial. Pertama, sebuah studi dapat mengeksplorasi secara lebih rinci bagaimana pekerja perempuan secara aktif menampilkan atau menentang konstruksi gender yang diberlakukan oleh sistem kolonial dan patriarkal. Ini bisa dilakukan dengan menganalisis praktik budaya sehari-hari, ekspresi identitas melalui pakaian atau seni, serta dinamika interaksi sosial di dalam barak, untuk mengungkap bentuk agensi yang lebih halus di luar perlawanan terbuka. Pertanyaan penelitian dapat mencakup: "Bagaimana pekerja perempuan di perkebunan karet Sumatra Timur menggunakan praktik budaya dan interaksi sosial untuk menegosiasikan atau menantang peran gender yang ditetapkan selama periode kolonial?" Kedua, perlu diteliti lebih lanjut bagaimana strategi bertahan hidup yang dikembangkan oleh perempuan, seperti pengelolaan keuangan mikro atau jaringan dukungan sesama pekerja, berkontribusi terhadap pengembangan kepemimpinan perempuan dan perubahan peran gender dalam komunitas pasca-kolonial. Hal ini akan memperkaya narasi tentang dampak jangka panjang dari perjuangan mereka. Pertimbangan bisa diberikan pada: "Bagaimana strategi ekonomi dan sosial pekerja perempuan kolonial membentuk fondasi bagi agensi dan perubahan peran gender dalam komunitas perkebunan di era selanjutnya?" Ketiga, sangat menarik untuk menyelidiki potensi pembentukan solidaritas antar-etnis di kalangan pekerja perempuan dari latar belakang Jawa, Tionghoa, atau lainnya, terutama dalam menghadapi eksploitasi seksual dan kondisi kerja yang menindas. Fokus dapat ditempatkan pada bagaimana pengalaman gender yang serupa mungkin telah menciptakan ikatan unik yang melampaui pembagian etnis yang dipelihara oleh administrasi kolonial. Pertanyaan yang relevan adalah: "Apakah pengalaman bersama ketidakadilan gender memupuk solidaritas trans-etnis di antara pekerja perempuan di perkebunan karet kolonial Sumatra Timur, dan bagaimana hal itu bermanifestasi?" Melalui pendekatan ini, kita dapat menggali lapisan kompleksitas yang belum terungkap dari sejarah perempuan di perkebunan.. Perjuangan pekerja perempuan di perkebunan karet kolonial menunjukkan ketidaksetaraan ganda yang mereka hadapi sebagai kelas pekerja yang tertindas oleh sistem kolonial dan sebagai perempuan yang dibatasi oleh konstruksi sosial patriarki, yang memaksa mereka melakukan tugas produksi dalam kondisi sulit sambil juga mengelola beban rumah tangga.Mereka menghadapi berbagai bentuk ketidakadilan sistemik, mulai dari diskriminasi upah, beban kerja yang tidak proporsional, pelecehan di tempat kerja, hingga pengabaian hak-hak reproduksi dan perlindungan sosial, memposisikan mereka sebagai tenaga kerja murah yang mudah dieksploitasi.Meskipun demikian, strategi bertahan hidup mereka meliputi pembentukan jaringan dukungan sesama pekerja, pengelolaan keuangan yang ketat, pemenuhan peran ganda, dan tindakan kolektif, merepresentasikan narasi ketahanan yang patut dihargai dan digunakan sebagai landasan perjuangan menuju keadilan gender dan lingkungan kerja yang lebih manusiawi Pengembangan perkebunan karet di Sumatra Timur selama periode kolonial menyerap banyak pekerja, termasuk perempuan. Dalam struktur kerja yang tidak setara, perempuan menduduki posisi yang paling rentan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman, ketidaksetaraan gender, dan strategi bertahan hidup pekerja perempuan di perkebunan karet selama periode kolonial. Metode yang digunakan adalah metode sejarah, meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Sumber data berasal dari arsip kolonial seperti Memorie van Overgave, Staatsblad van... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/2/korban-konstruksi-gender-peran-sosial-perkebunan-k-thumb-0fb65.webp" title="JURIS - Women Behind Rubber Sap : Gender Struggle in Plantations East Sumatra during the Colonial Period" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/korban-konstruksi-gender-peran-sosial-perkebunan-k-thumb-0fb65.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/korban-konstruksi-gender-peran-sosial-perkebunan-k-thumb-0fb65.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/korban-konstruksi-gender-peran-sosial-perkebunan-k-thumb-0fb65.webp 1x" title="JURIS - Women Behind Rubber Sap : Gender Struggle in Plantations East Sumatra during the Colonial Period" alt="JURIS - Women Behind Rubber Sap : Gender Struggle in Plantations East Sumatra during the Colonial Period" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/korban-konstruksi-gender-peran-sosial-perkebunan-k-thumb-1c935.webp" title="JURIS - Women Behind Rubber Sap : Gender Struggle in Plantations East Sumatra during the Colonial Period" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/korban-konstruksi-gender-peran-sosial-perkebunan-k-thumb-1c935.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/korban-konstruksi-gender-peran-sosial-perkebunan-k-thumb-1c935.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/korban-konstruksi-gender-peran-sosial-perkebunan-k-thumb-1c935.webp 1x" title="JURIS - Women Behind Rubber Sap : Gender Struggle in Plantations East Sumatra during the Colonial Period" alt="JURIS - Women Behind Rubber Sap : Gender Struggle in Plantations East Sumatra during the Colonial Period" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/korban-konstruksi-gender-peran-sosial-perkebunan-k-thumb-931dc.webp" title="JURIS - Women Behind Rubber Sap : Gender Struggle in Plantations East Sumatra during the Colonial Period" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/korban-konstruksi-gender-peran-sosial-perkebunan-k-thumb-931dc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/korban-konstruksi-gender-peran-sosial-perkebunan-k-thumb-931dc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/korban-konstruksi-gender-peran-sosial-perkebunan-k-thumb-931dc.webp 1x" title="JURIS - Women Behind Rubber Sap : Gender Struggle in Plantations East Sumatra during the Colonial Period" alt="JURIS - Women Behind Rubber Sap : Gender Struggle in Plantations East Sumatra during the Colonial Period" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57181-korban-konstruksi-gender-peran-sosial" title="JURIS - Women Behind Rubber Sap : Gender Struggle in Plantations East Sumatra during the Colonial Period" target="_blank">Women Behind Rubber Sap : Gender Struggle in Plantations East Sumatra during the Colonial Period</a>: Penelitian lanjutan dapat memperdalam pemahaman kita tentang pengalaman pekerja perempuan di perkebunan karet kolonial. Pertama, sebuah studi dapat mengeksplorasi secara lebih rinci bagaimana pekerja perempuan secara aktif menampilkan atau menentang konstruksi gender yang diberlakukan oleh sistem kolonial dan patriarkal. Ini bisa dilakukan dengan menganalisis praktik budaya sehari-hari, ekspresi identitas melalui pakaian atau seni, serta dinamika interaksi sosial di dalam barak, untuk mengungkap bentuk agensi yang lebih halus di luar perlawanan terbuka. Pertanyaan penelitian dapat mencakup: "Bagaimana pekerja perempuan di perkebunan karet Sumatra Timur menggunakan praktik budaya dan interaksi sosial untuk menegosiasikan atau menantang peran gender yang ditetapkan selama periode kolonial?" Kedua, perlu diteliti lebih lanjut bagaimana strategi bertahan hidup yang dikembangkan oleh perempuan, seperti pengelolaan keuangan mikro atau jaringan dukungan sesama pekerja, berkontribusi terhadap pengembangan kepemimpinan perempuan dan perubahan peran gender dalam komunitas pasca-kolonial. Hal ini akan memperkaya narasi tentang dampak jangka panjang dari perjuangan mereka. Pertimbangan bisa diberikan pada: "Bagaimana strategi ekonomi dan sosial pekerja perempuan kolonial membentuk fondasi bagi agensi dan perubahan peran gender dalam komunitas perkebunan di era selanjutnya?" Ketiga, sangat menarik untuk menyelidiki potensi pembentukan solidaritas antar-etnis di kalangan pekerja perempuan dari latar belakang Jawa, Tionghoa, atau lainnya, terutama dalam menghadapi eksploitasi seksual dan kondisi kerja yang menindas. Fokus dapat ditempatkan pada bagaimana pengalaman gender yang serupa mungkin telah menciptakan ikatan unik yang melampaui pembagian etnis yang dipelihara oleh administrasi kolonial. Pertanyaan yang relevan adalah: "Apakah pengalaman bersama ketidakadilan gender memupuk solidaritas trans-etnis di antara pekerja perempuan di perkebunan karet kolonial Sumatra Timur, dan bagaimana hal itu bermanifestasi?" Melalui pendekatan ini, kita dapat menggali lapisan kompleksitas yang belum terungkap dari sejarah perempuan di perkebunan..
<br>Perjuangan pekerja perempuan di perkebunan karet kolonial menunjukkan ketidaksetaraan ganda yang mereka hadapi sebagai kelas pekerja yang tertindas oleh sistem kolonial dan sebagai perempuan yang dibatasi oleh konstruksi sosial patriarki, yang memaksa mereka melakukan tugas produksi dalam kondisi sulit sambil juga mengelola beban rumah tangga.Mereka menghadapi berbagai bentuk ketidakadilan sistemik, mulai dari diskriminasi upah, beban kerja yang tidak proporsional, pelecehan di tempat kerja, hingga pengabaian hak-hak reproduksi dan perlindungan sosial, memposisikan mereka sebagai tenaga kerja murah yang mudah dieksploitasi.Meskipun demikian, strategi bertahan hidup mereka meliputi pembentukan jaringan dukungan sesama pekerja, pengelolaan keuangan yang ketat, pemenuhan peran ganda, dan tindakan kolektif, merepresentasikan narasi ketahanan yang patut dihargai dan digunakan sebagai landasan perjuangan menuju keadilan gender dan lingkungan kerja yang lebih manusiawi
<br>Pengembangan perkebunan karet di Sumatra Timur selama periode kolonial menyerap banyak pekerja, termasuk perempuan. Dalam struktur kerja yang tidak setara, perempuan menduduki posisi yang paling rentan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman, ketidaksetaraan gender, dan strategi bertahan hidup pekerja perempuan di perkebunan karet selama periode kolonial. Metode yang digunakan adalah metode sejarah, meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Sumber data berasal dari arsip kolonial seperti Memorie van Overgave, Staatsblad van...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/2/korban-konstruksi-gender-peran-sosial-perkebunan-k-thumb-931dc.webp" type="image/webp" length="85330" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/korban-konstruksi-gender-peran-sosial-perkebunan-k-thumb-0fb65.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/korban-konstruksi-gender-peran-sosial-perkebunan-k-thumb-1c935.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/korban-konstruksi-gender-peran-sosial-perkebunan-k-thumb-931dc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1188-uin-bukittinggi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17375-humanisma-journal-gender-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dibidang Kesehatan Lingkungan dalam Upaya Mencapai Tujuan Pembangunan yang Berkelanjutan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dibidang Kesehatan Lingkungan dalam Upaya Mencapai Tujuan Pembangunan yang Berkelanjutan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dibidang Kesehatan Lingkungan dalam Upaya Mencapai Tujuan Pembangunan yang Berkelanjutan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57180-pengadopsian-teknologi-ai-sumber-daya-air-model</link>
	<guid isPermaLink="false">e949809bba56d909d911e9a4452d4099</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 13:35:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi desain optimal infrastruktur digital yang dapat mendukung pemantauan lingkungan berbasis AI di daerah terpencil Indonesia, dengan menguji kehandalan jaringan sensor, kecepatan transmisi data, dan biaya pemeliharaan; ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dibidang Kesehatan Lingkungan dalam Upaya Mencapai Tujuan Pembangunan yang Berkelanjutan: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi desain optimal infrastruktur digital yang dapat mendukung pemantauan lingkungan berbasis AI di daerah terpencil Indonesia, dengan menguji kehandalan jaringan sensor, kecepatan transmisi data, dan biaya pemeliharaan; selanjutnya, diperlukan pengembangan kerangka data lingkungan terstandardisasi yang dapat meningkatkan akurasi model AI dalam memprediksi kualitas udara dan manajemen limbah, sehingga studi komparatif antara dataset terstandar dan tidak terstandar dapat diadakan; terakhir, penting untuk menilai efektivitas program peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta kampanye kesadaran publik dalam mempercepat adopsi teknologi AI untuk kesehatan lingkungan, dengan merancang survei longitudinal yang mengukur perubahan pengetahuan, sikap, dan praktik stakeholder terkait AI di sektor pemerintah, akademisi, dan masyarakat umum. Semua penelitian ini diharapkan menghasilkan rekomendasi kebijakan yang praktis, memperkuat kolaborasi lintas sektor, dan mempercepat implementasi AI yang berkelanjutan dalam konteks kesehatan lingkungan Indonesia.. Di Indonesia, penerapan kecerdasan buatan dalam kesehatan lingkungan masih terhalang oleh infrastruktur digital yang terbatas, data yang tidak terstandar, serta kurangnya tenaga ahli, regulasi yang belum matang, dan rendahnya kesadaran masyarakat.Meskipun demikian, AI memiliki kemampuan signifikan dalam mengelola limbah, mitigasi kebakaran hutan, dan meningkatkan kualitas udara, yang dapat berkontribusi pada peningkatan kesehatan lingkungan dan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang mendukung teknologi, investasi pada infrastruktur digital, dan program pelatihan serta kolaborasi antar sektor untuk memaksimalkan pemanfaatan AI secara efektif Pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di bidang kesehatan lingkungan merupakan salah satu inovasi penting untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (sustainable development goals/SDGs). AI memiliki potensi yang sangat besar dalam memantau kualitas udara, mengelola limbah, dan memitigasi bencana lingkungan seperti kebakaran hutan dan pencemaran air. Namun, penerapan teknologi ini di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk infrastruktur digital yang terbatas, kurangnya data lingkungan yang terstandardisasi, kurangnya tenaga ahli, dan kerangka kerja regulasi yang tidak memadai. Hambatan-hambatan ini menghalangi potensi penuh AI dalam mendukung pengelolaan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/2/pengadopsian-teknologi-ai-sumber-daya-air-model-ek-thumb-40071.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dibidang Kesehatan Lingkungan dalam Upaya Mencapai Tujuan Pembangunan yang Berkelanjutan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/2/pengadopsian-teknologi-ai-sumber-daya-air-model-ek-thumb-40071.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/2/pengadopsian-teknologi-ai-sumber-daya-air-model-ek-thumb-40071.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/2/pengadopsian-teknologi-ai-sumber-daya-air-model-ek-thumb-40071.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dibidang Kesehatan Lingkungan dalam Upaya Mencapai Tujuan Pembangunan yang Berkelanjutan" alt="JURIS - Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dibidang Kesehatan Lingkungan dalam Upaya Mencapai Tujuan Pembangunan yang Berkelanjutan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/2/pengadopsian-teknologi-ai-sumber-daya-air-model-ek-thumb-e5461.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dibidang Kesehatan Lingkungan dalam Upaya Mencapai Tujuan Pembangunan yang Berkelanjutan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/2/pengadopsian-teknologi-ai-sumber-daya-air-model-ek-thumb-e5461.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/2/pengadopsian-teknologi-ai-sumber-daya-air-model-ek-thumb-e5461.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/2/pengadopsian-teknologi-ai-sumber-daya-air-model-ek-thumb-e5461.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dibidang Kesehatan Lingkungan dalam Upaya Mencapai Tujuan Pembangunan yang Berkelanjutan" alt="JURIS - Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dibidang Kesehatan Lingkungan dalam Upaya Mencapai Tujuan Pembangunan yang Berkelanjutan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/2/pengadopsian-teknologi-ai-sumber-daya-air-model-ek-thumb-f8ce0.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dibidang Kesehatan Lingkungan dalam Upaya Mencapai Tujuan Pembangunan yang Berkelanjutan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/2/pengadopsian-teknologi-ai-sumber-daya-air-model-ek-thumb-f8ce0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/2/pengadopsian-teknologi-ai-sumber-daya-air-model-ek-thumb-f8ce0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/2/pengadopsian-teknologi-ai-sumber-daya-air-model-ek-thumb-f8ce0.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dibidang Kesehatan Lingkungan dalam Upaya Mencapai Tujuan Pembangunan yang Berkelanjutan" alt="JURIS - Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dibidang Kesehatan Lingkungan dalam Upaya Mencapai Tujuan Pembangunan yang Berkelanjutan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57180-pengadopsian-teknologi-ai-sumber-daya-air-model" title="JURIS - Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dibidang Kesehatan Lingkungan dalam Upaya Mencapai Tujuan Pembangunan yang Berkelanjutan" target="_blank">Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dibidang Kesehatan Lingkungan dalam Upaya Mencapai Tujuan Pembangunan yang Berkelanjutan</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi desain optimal infrastruktur digital yang dapat mendukung pemantauan lingkungan berbasis AI di daerah terpencil Indonesia, dengan menguji kehandalan jaringan sensor, kecepatan transmisi data, dan biaya pemeliharaan; selanjutnya, diperlukan pengembangan kerangka data lingkungan terstandardisasi yang dapat meningkatkan akurasi model AI dalam memprediksi kualitas udara dan manajemen limbah, sehingga studi komparatif antara dataset terstandar dan tidak terstandar dapat diadakan; terakhir, penting untuk menilai efektivitas program peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta kampanye kesadaran publik dalam mempercepat adopsi teknologi AI untuk kesehatan lingkungan, dengan merancang survei longitudinal yang mengukur perubahan pengetahuan, sikap, dan praktik stakeholder terkait AI di sektor pemerintah, akademisi, dan masyarakat umum. Semua penelitian ini diharapkan menghasilkan rekomendasi kebijakan yang praktis, memperkuat kolaborasi lintas sektor, dan mempercepat implementasi AI yang berkelanjutan dalam konteks kesehatan lingkungan Indonesia..
<br>Di Indonesia, penerapan kecerdasan buatan dalam kesehatan lingkungan masih terhalang oleh infrastruktur digital yang terbatas, data yang tidak terstandar, serta kurangnya tenaga ahli, regulasi yang belum matang, dan rendahnya kesadaran masyarakat.Meskipun demikian, AI memiliki kemampuan signifikan dalam mengelola limbah, mitigasi kebakaran hutan, dan meningkatkan kualitas udara, yang dapat berkontribusi pada peningkatan kesehatan lingkungan dan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang mendukung teknologi, investasi pada infrastruktur digital, dan program pelatihan serta kolaborasi antar sektor untuk memaksimalkan pemanfaatan AI secara efektif
<br>Pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di bidang kesehatan lingkungan merupakan salah satu inovasi penting untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (sustainable development goals/SDGs). AI memiliki potensi yang sangat besar dalam memantau kualitas udara, mengelola limbah, dan memitigasi bencana lingkungan seperti kebakaran hutan dan pencemaran air. Namun, penerapan teknologi ini di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk infrastruktur digital yang terbatas, kurangnya data lingkungan yang terstandardisasi, kurangnya tenaga ahli, dan kerangka kerja regulasi yang tidak memadai. Hambatan-hambatan ini menghalangi potensi penuh AI dalam mendukung pengelolaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/2/pengadopsian-teknologi-ai-sumber-daya-air-model-ek-thumb-e5461.webp" type="image/webp" length="88514" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/2/pengadopsian-teknologi-ai-sumber-daya-air-model-ek-thumb-40071.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/2/pengadopsian-teknologi-ai-sumber-daya-air-model-ek-thumb-e5461.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/2/pengadopsian-teknologi-ai-sumber-daya-air-model-ek-thumb-f8ce0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1755-poltekkes-tanjungpinang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14009-jurnal-ilmu-teknologi-kesehatan-terpadu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Influence of Marketing Mix on Purchase Intention at Argomulyo Culinary Center ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Influence of Marketing Mix on Purchase Intention at Argomulyo Culinary Center ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Influence of Marketing Mix on Purchase Intention at Argomulyo Culinary Center ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57186-perangkat-lunak-accurate-pengembangan-produk-produ</link>
	<guid isPermaLink="false">4beaffbd6cddc677e25fd9d6673ba28c</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 13:34:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ papar kediri ]]></category>
	<category><![CDATA[ nusaibah mar ]]></category>
	<category><![CDATA[ saravuth tum ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[kediri,mar,nusaibah,papar,saravuth,tum]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini serta keterbatasan yang ada, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat menjanjikan untuk Pusat Kuliner Argomulyo (ACC) dan industri pariwisata kuliner secara lebih luas. Pertama, penting untuk menyelidiki ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Influence of Marketing Mix on Purchase Intention at Argomulyo Culinary Center: Berdasarkan temuan penelitian ini serta keterbatasan yang ada, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat menjanjikan untuk Pusat Kuliner Argomulyo (ACC) dan industri pariwisata kuliner secara lebih luas. Pertama, penting untuk menyelidiki lebih dalam mengapa variabel harga, tempat, dan promosi, meskipun berkontribusi secara simultan, tidak menunjukkan pengaruh parsial yang signifikan terhadap minat beli. Studi kualitatif melalui wawancara mendalam atau focus group dengan pengunjung dan pelaku usaha dapat mengungkap persepsi, preferensi budaya, atau faktor lain yang membuat pengunjung Yogyakarta kurang sensitif terhadap aspek-aspek tersebut secara individual, sehingga memberikan pemahaman yang lebih kaya di luar korelasi statistik. Kedua, setelah ACC menerapkan rekomendasi pengembangan produk seperti peningkatan variasi menu, kualitas bahan, dan presentasi makanan, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada evaluasi efektivitas program-program tersebut secara konkret. Studi longitudinal atau quasi-eksperimental yang mengukur dampak langsung peningkatan produk dan pelatihan inovasi kuliner bagi tenant terhadap minat beli serta penjualan aktual dapat memberikan bukti empiris yang kuat mengenai ROI (Return on Investment) dari upaya pengembangan tersebut. Ketiga, mengingat potensi besar pemasaran digital yang belum dimanfaatkan optimal oleh ACC, studi dapat merancang dan menguji model strategi pemasaran digital terpadu yang disesuaikan. Penelitian ini bisa mengeksplorasi platform digital paling efektif, jenis konten yang menarik, dan dampak implementasi strategi pemasaran digital yang holistikAimeliputi media sosial, SEO, dan kolaborasi dengan pihak ketigaAiterhadap kesadaran merek, keterlibatan konsumen, dan konversi minat beli menjadi kunjungan nyata.. Penelitian ini menemukan bahwa variabel Produk memiliki pengaruh positif signifikan secara parsial terhadap minat beli di Pusat Kuliner Argomulyo (ACC), sementara Harga, Tempat, dan Promosi tidak memiliki efek parsial signifikan.Namun, keempat elemen bauran pemasaran (Produk, Harga, Tempat, Promosi) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap minat beli.Oleh karena itu, ACC disarankan untuk memprioritaskan pengembangan produk, khususnya peningkatan variasi menu dan kualitas, sambil tetap mempertimbangkan kontribusi sinergis dari promosi, lokasi, dan harga dalam strategi pemasaran keseluruhan.Untuk keberlanjutan jangka panjang, ACC juga perlu mempersiapkan dan membangun fondasi pemasaran digital yang kuat guna memperkuat posisinya di pasar dan menarik lebih banyak pengunjung Pusat Kuliner Argomulyo (ACC), sebuah pusat kuliner yang berkembang di Yogyakarta, bertujuan menarik wisatawan lokal namun belum memiliki pendekatan pemasaran terstruktur untuk meningkatkan minat beli pengunjung. Untuk meletakkan dasar perancangan pendekatan pemasaran, penelitian ini menguji pengaruh Bauran Pemasaran 4P (Produk, Harga, Tempat, dan Promosi) terhadap Minat Beli di ACC. Pendekatan kuantitatif digunakan, dengan regresi linear berganda dan pengambilan sampel purposive terhadap 160 pengunjung berbasis Yogyakarta. Data dikumpulkan melalui survei terstruktur dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasilnya menunjukkan bahwa Produk memiliki pengaruh... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/2/perangkat-lunak-accurate-pengembangan-produk-indus-thumb-85fb3.webp" title="JURIS - The Influence of Marketing Mix on Purchase Intention at Argomulyo Culinary Center" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/perangkat-lunak-accurate-pengembangan-produk-indus-thumb-85fb3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/perangkat-lunak-accurate-pengembangan-produk-indus-thumb-85fb3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/perangkat-lunak-accurate-pengembangan-produk-indus-thumb-85fb3.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Marketing Mix on Purchase Intention at Argomulyo Culinary Center" alt="JURIS - The Influence of Marketing Mix on Purchase Intention at Argomulyo Culinary Center" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/2/perangkat-lunak-accurate-pengembangan-produk-indus-thumb-d4935.webp" title="JURIS - The Influence of Marketing Mix on Purchase Intention at Argomulyo Culinary Center" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/perangkat-lunak-accurate-pengembangan-produk-indus-thumb-d4935.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/perangkat-lunak-accurate-pengembangan-produk-indus-thumb-d4935.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/perangkat-lunak-accurate-pengembangan-produk-indus-thumb-d4935.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Marketing Mix on Purchase Intention at Argomulyo Culinary Center" alt="JURIS - The Influence of Marketing Mix on Purchase Intention at Argomulyo Culinary Center" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/2/perangkat-lunak-accurate-pengembangan-produk-indus-thumb-436fc.webp" title="JURIS - The Influence of Marketing Mix on Purchase Intention at Argomulyo Culinary Center" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/perangkat-lunak-accurate-pengembangan-produk-indus-thumb-436fc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/perangkat-lunak-accurate-pengembangan-produk-indus-thumb-436fc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/perangkat-lunak-accurate-pengembangan-produk-indus-thumb-436fc.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Marketing Mix on Purchase Intention at Argomulyo Culinary Center" alt="JURIS - The Influence of Marketing Mix on Purchase Intention at Argomulyo Culinary Center" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57186-perangkat-lunak-accurate-pengembangan-produk-produ" title="JURIS - The Influence of Marketing Mix on Purchase Intention at Argomulyo Culinary Center" target="_blank">The Influence of Marketing Mix on Purchase Intention at Argomulyo Culinary Center</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini serta keterbatasan yang ada, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat menjanjikan untuk Pusat Kuliner Argomulyo (ACC) dan industri pariwisata kuliner secara lebih luas. Pertama, penting untuk menyelidiki lebih dalam mengapa variabel harga, tempat, dan promosi, meskipun berkontribusi secara simultan, tidak menunjukkan pengaruh parsial yang signifikan terhadap minat beli. Studi kualitatif melalui wawancara mendalam atau focus group dengan pengunjung dan pelaku usaha dapat mengungkap persepsi, preferensi budaya, atau faktor lain yang membuat pengunjung Yogyakarta kurang sensitif terhadap aspek-aspek tersebut secara individual, sehingga memberikan pemahaman yang lebih kaya di luar korelasi statistik. Kedua, setelah ACC menerapkan rekomendasi pengembangan produk seperti peningkatan variasi menu, kualitas bahan, dan presentasi makanan, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada evaluasi efektivitas program-program tersebut secara konkret. Studi longitudinal atau quasi-eksperimental yang mengukur dampak langsung peningkatan produk dan pelatihan inovasi kuliner bagi tenant terhadap minat beli serta penjualan aktual dapat memberikan bukti empiris yang kuat mengenai ROI (Return on Investment) dari upaya pengembangan tersebut. Ketiga, mengingat potensi besar pemasaran digital yang belum dimanfaatkan optimal oleh ACC, studi dapat merancang dan menguji model strategi pemasaran digital terpadu yang disesuaikan. Penelitian ini bisa mengeksplorasi platform digital paling efektif, jenis konten yang menarik, dan dampak implementasi strategi pemasaran digital yang holistikAimeliputi media sosial, SEO, dan kolaborasi dengan pihak ketigaAiterhadap kesadaran merek, keterlibatan konsumen, dan konversi minat beli menjadi kunjungan nyata..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa variabel Produk memiliki pengaruh positif signifikan secara parsial terhadap minat beli di Pusat Kuliner Argomulyo (ACC), sementara Harga, Tempat, dan Promosi tidak memiliki efek parsial signifikan.Namun, keempat elemen bauran pemasaran (Produk, Harga, Tempat, Promosi) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap minat beli.Oleh karena itu, ACC disarankan untuk memprioritaskan pengembangan produk, khususnya peningkatan variasi menu dan kualitas, sambil tetap mempertimbangkan kontribusi sinergis dari promosi, lokasi, dan harga dalam strategi pemasaran keseluruhan.Untuk keberlanjutan jangka panjang, ACC juga perlu mempersiapkan dan membangun fondasi pemasaran digital yang kuat guna memperkuat posisinya di pasar dan menarik lebih banyak pengunjung
<br>Pusat Kuliner Argomulyo (ACC), sebuah pusat kuliner yang berkembang di Yogyakarta, bertujuan menarik wisatawan lokal namun belum memiliki pendekatan pemasaran terstruktur untuk meningkatkan minat beli pengunjung. Untuk meletakkan dasar perancangan pendekatan pemasaran, penelitian ini menguji pengaruh Bauran Pemasaran 4P (Produk, Harga, Tempat, dan Promosi) terhadap Minat Beli di ACC. Pendekatan kuantitatif digunakan, dengan regresi linear berganda dan pengambilan sampel purposive terhadap 160 pengunjung berbasis Yogyakarta. Data dikumpulkan melalui survei terstruktur dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasilnya menunjukkan bahwa Produk memiliki pengaruh...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/2/perangkat-lunak-accurate-pengembangan-produk-indus-thumb-85fb3.webp" type="image/webp" length="233060" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/perangkat-lunak-accurate-pengembangan-produk-indus-thumb-85fb3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/perangkat-lunak-accurate-pengembangan-produk-indus-thumb-d4935.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/perangkat-lunak-accurate-pengembangan-produk-indus-thumb-436fc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-765-rcsdevelopment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2723-room-civil-society-development.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemetaan Karakteristik Kemiskinan dengan Multidimensional Scaling Provinsi Kalimantan Utara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemetaan Karakteristik Kemiskinan dengan Multidimensional Scaling Provinsi Kalimantan Utara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemetaan Karakteristik Kemiskinan dengan Multidimensional Scaling Provinsi Kalimantan Utara ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57179-wilayah-provinsi-nusa-malinau-kalimantan</link>
	<guid isPermaLink="false">0d01182bd7e84ab07724d60b2f3dee80</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 13:12:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot jackpot ]]></category>
	<category><![CDATA[ literasi ai ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ai,jackpot,literasi,mahjong,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam mengenai faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi karakteristik kemiskinan di setiap kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara. Selain itu, studi komparatif antara provinsi-provinsi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemetaan Karakteristik Kemiskinan dengan Multidimensional Scaling Provinsi Kalimantan Utara: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam mengenai faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi karakteristik kemiskinan di setiap kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara. Selain itu, studi komparatif antara provinsi-provinsi lain di Indonesia dapat dilakukan untuk memahami pola-pola kemiskinan yang berbeda dan mengembangkan strategi penanggulangan yang lebih efektif. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak kebijakan penanggulangan kemiskinan yang telah diterapkan di Provinsi Kalimantan Utara dan mengevaluasi efektivitasnya dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.. Metode multidimensional scaling pada pemetaan karakteristik di wilayah Provinsi Kalimantan Utara berada dalam kriteria baik, berdasarkan nilai STREES yaitu 5,264% dan nilai.> 0,6 yaitu 0,99134 yang berarti model penskalaan layak untuk mewakili data input.Pemetaan karakteristik indikator-indikator yang mempengaruhi kemiskinan di Provinsi Kalimantan Utara berdasarkan kedekatan posisi antara beberapa wilayah dengan indikator menunjukan bahwa Kabupaten Bulungan memiliki karakteristik kemiskinan yang lebih berkaitan dengan persalinan oleh tenaga kesehatan (.Kota Tarakan memiliki karakteristik kemiskinan dengan pekerja sektor formal (.Kabupaten Malinau dan Kabupaten Tanah Tidung memiliki kemiripan karakteristik kemiskinan yakni cenderung berkaitan dengan penggunaan alat KB (.Sedangkan Kabupaten Nunukan meskipun berada relatif dekat dengan Kabupaten Malinau dan Tanah Tidung, tetapi posisinya lebih rendah pada dimensi dua yang mengindikasikan bahwa karakteristik kemiskinan di Kabupaten Nunukan masih memiliki kemiripan dengan kedua wilayah tersebut, namun terdapat perbedaan pada beberapa indikator yang menyebabkan posisinya terpisah pada dimensi kedua.Karakteristik kemiskinan yang lebih berkaitan dengan Kabupaten Nunukan adalah rendahnya pendidikan (.1) dan tingginya pekerja sektor informal (.Hasil ini menunjukkan bahwa kemiskinan di Provinsi Kalimantan Utara memiliki pola yang beragam antarwilayah sehingga kebijakan penanggulangan kemiskinan perlu dirancang berdasarkan karakteristik daerah dengan mempertimbangkan faktor dominan yang mempengaruhi kemiskinan di masing-masing kabupaten/kota.Hasil pemetaan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menentukan prioritas program dan mengarahkan alokasi sumber daya agar kebijakan dapat lebih terarah sesuai kondisi lokal Upaya penanggulangan kemiskinan tidak cukup hanya berorientasi pada penurunan jumlah penduduk miskin tetapi juga harus mempertimbangkan karakteristik kemiskinan yang berbeda pada setiap wilayah. Di Provinsi Kalimantan Utara, karakteristik kemiskinan pada masing-masing kabupaten/kota menunjukkan variasi yang cukup signifikan. Hal ini dikarenakan, Kalimantan Utara merupakan provinsi yang terdiri atas kawasan perkotaan, pedesaan, pesisir serta daerah perbatasan dan pedalaman yang memiliki tingkat aksebilitas dan pembangunan yang berbeda. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/9/wilayah-provinsi-nusa-malinau-kalimantan-karakteri-thumb-924f7.webp" title="JURIS - Pemetaan Karakteristik Kemiskinan dengan Multidimensional Scaling Provinsi Kalimantan Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/wilayah-provinsi-nusa-malinau-kalimantan-karakteri-thumb-924f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/wilayah-provinsi-nusa-malinau-kalimantan-karakteri-thumb-924f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/wilayah-provinsi-nusa-malinau-kalimantan-karakteri-thumb-924f7.webp 1x" title="JURIS - Pemetaan Karakteristik Kemiskinan dengan Multidimensional Scaling Provinsi Kalimantan Utara" alt="JURIS - Pemetaan Karakteristik Kemiskinan dengan Multidimensional Scaling Provinsi Kalimantan Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/wilayah-provinsi-nusa-malinau-kalimantan-karakteri-thumb-37682.webp" title="JURIS - Pemetaan Karakteristik Kemiskinan dengan Multidimensional Scaling Provinsi Kalimantan Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/wilayah-provinsi-nusa-malinau-kalimantan-karakteri-thumb-37682.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/wilayah-provinsi-nusa-malinau-kalimantan-karakteri-thumb-37682.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/wilayah-provinsi-nusa-malinau-kalimantan-karakteri-thumb-37682.webp 1x" title="JURIS - Pemetaan Karakteristik Kemiskinan dengan Multidimensional Scaling Provinsi Kalimantan Utara" alt="JURIS - Pemetaan Karakteristik Kemiskinan dengan Multidimensional Scaling Provinsi Kalimantan Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/wilayah-provinsi-nusa-malinau-kalimantan-karakteri-thumb-1a001.webp" title="JURIS - Pemetaan Karakteristik Kemiskinan dengan Multidimensional Scaling Provinsi Kalimantan Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/wilayah-provinsi-nusa-malinau-kalimantan-karakteri-thumb-1a001.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/wilayah-provinsi-nusa-malinau-kalimantan-karakteri-thumb-1a001.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/wilayah-provinsi-nusa-malinau-kalimantan-karakteri-thumb-1a001.webp 1x" title="JURIS - Pemetaan Karakteristik Kemiskinan dengan Multidimensional Scaling Provinsi Kalimantan Utara" alt="JURIS - Pemetaan Karakteristik Kemiskinan dengan Multidimensional Scaling Provinsi Kalimantan Utara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57179-wilayah-provinsi-nusa-malinau-kalimantan" title="JURIS - Pemetaan Karakteristik Kemiskinan dengan Multidimensional Scaling Provinsi Kalimantan Utara" target="_blank">Pemetaan Karakteristik Kemiskinan dengan Multidimensional Scaling Provinsi Kalimantan Utara</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam mengenai faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi karakteristik kemiskinan di setiap kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara. Selain itu, studi komparatif antara provinsi-provinsi lain di Indonesia dapat dilakukan untuk memahami pola-pola kemiskinan yang berbeda dan mengembangkan strategi penanggulangan yang lebih efektif. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak kebijakan penanggulangan kemiskinan yang telah diterapkan di Provinsi Kalimantan Utara dan mengevaluasi efektivitasnya dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat..
<br>Metode multidimensional scaling pada pemetaan karakteristik di wilayah Provinsi Kalimantan Utara berada dalam kriteria baik, berdasarkan nilai STREES yaitu 5,264% dan nilai.> 0,6 yaitu 0,99134 yang berarti model penskalaan layak untuk mewakili data input.Pemetaan karakteristik indikator-indikator yang mempengaruhi kemiskinan di Provinsi Kalimantan Utara berdasarkan kedekatan posisi antara beberapa wilayah dengan indikator menunjukan bahwa Kabupaten Bulungan memiliki karakteristik kemiskinan yang lebih berkaitan dengan persalinan oleh tenaga kesehatan (.Kota Tarakan memiliki karakteristik kemiskinan dengan pekerja sektor formal (.Kabupaten Malinau dan Kabupaten Tanah Tidung memiliki kemiripan karakteristik kemiskinan yakni cenderung berkaitan dengan penggunaan alat KB (.Sedangkan Kabupaten Nunukan meskipun berada relatif dekat dengan Kabupaten Malinau dan Tanah Tidung, tetapi posisinya lebih rendah pada dimensi dua yang mengindikasikan bahwa karakteristik kemiskinan di Kabupaten Nunukan masih memiliki kemiripan dengan kedua wilayah tersebut, namun terdapat perbedaan pada beberapa indikator yang menyebabkan posisinya terpisah pada dimensi kedua.Karakteristik kemiskinan yang lebih berkaitan dengan Kabupaten Nunukan adalah rendahnya pendidikan (.1) dan tingginya pekerja sektor informal (.Hasil ini menunjukkan bahwa kemiskinan di Provinsi Kalimantan Utara memiliki pola yang beragam antarwilayah sehingga kebijakan penanggulangan kemiskinan perlu dirancang berdasarkan karakteristik daerah dengan mempertimbangkan faktor dominan yang mempengaruhi kemiskinan di masing-masing kabupaten/kota.Hasil pemetaan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menentukan prioritas program dan mengarahkan alokasi sumber daya agar kebijakan dapat lebih terarah sesuai kondisi lokal
<br>Upaya penanggulangan kemiskinan tidak cukup hanya berorientasi pada penurunan jumlah penduduk miskin tetapi juga harus mempertimbangkan karakteristik kemiskinan yang berbeda pada setiap wilayah. Di Provinsi Kalimantan Utara, karakteristik kemiskinan pada masing-masing kabupaten/kota menunjukkan variasi yang cukup signifikan. Hal ini dikarenakan, Kalimantan Utara merupakan provinsi yang terdiri atas kawasan perkotaan, pedesaan, pesisir serta daerah perbatasan dan pedalaman yang memiliki tingkat aksebilitas dan pembangunan yang berbeda. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/9/wilayah-provinsi-nusa-malinau-kalimantan-karakteri-thumb-37682.webp" type="image/webp" length="109902" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/wilayah-provinsi-nusa-malinau-kalimantan-karakteri-thumb-924f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/wilayah-provinsi-nusa-malinau-kalimantan-karakteri-thumb-37682.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/wilayah-provinsi-nusa-malinau-kalimantan-karakteri-thumb-1a001.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-524-unsulbar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15595-saintifik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Pada Materi SPLDV ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Pada Materi SPLDV ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Pada Materi SPLDV ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57178-siswa-smp-ber-motivasi-ma-sw</link>
	<guid isPermaLink="false">3af54fac634cbd617cc05d1b3c9893c9</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 13:12:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot jackpot ]]></category>
	<category><![CDATA[ literasi ai ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ai,jackpot,literasi,mahjong,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menyelidiki kemampuan pemecahan masalah matematis pada topik matematika lain, seperti geometri atau statistik, dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif serupa untuk mengetahui apakah pola kesulitan yang sama muncul ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Pada Materi SPLDV: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki kemampuan pemecahan masalah matematis pada topik matematika lain, seperti geometri atau statistik, dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif serupa untuk mengetahui apakah pola kesulitan yang sama muncul pada siswa SMP. Selanjutnya, dapat dirancang penelitian eksperimen yang menguji penerapan model pembelajaran berbasis ProblemAcBased Learning yang terintegrasi prinsip Universal Design for Learning pada materi SPLDV, untuk melihat dampaknya terhadap peningkatan kemampuan merencanakan, melaksanakan, dan memeriksa kembali solusi masalah. Penelitian ketiga dapat fokus pada intervensi khusus yang menargetkan dua tahapan kritis yang paling lemah, yaitu pemahaman masalah dan pemeriksaan hasil, misalnya dengan memberikan latihan berbasis video atau scaffolding digital, dan mengukur perubahan prestasi melalui preActest dan postActest terstruktur.. Secara keseluruhan, penelitian ini memperlihatkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas IX SMP Negeri 1 Limboto Barat pada materi SPLDV masih tergolong rendah, tercermin dari dominannya siswa pada kategori sangat kurang (51,61%).Siswa berkategori sangat baik terbukti mampu memenuhi seluruh indikator pemecahan masalah, sementara siswa berkategori kurang dan sangat kurang masih menghadapi hambatan pada hampir seluruh indikator tersebut dengan kesulitan paling menonjol terletak pada tahap memahami masalah, menyusun model matematika, dan memeriksa kembali hasil penyelesaian.Bertolak dari temuan ini, penelitian selanjutnya dapat diarahkan pada materi matematika lain atau diperkaya dengan penerapan model pembelajaran tertentu yang berfokus pada penguatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, sehingga kemampuan tersebut dapat berkembang secara lebih optimal Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas IX pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan siswa dalam memahami masalah, menyusun model matematika, menentukan strategi penyelesaian, dan memeriksa kembali hasil penyelesaian. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 31 siswa kelas IX SMP Negeri 1 Limboto Barat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes uraian kemampuan pemecahan masalah matematis dan wawancara. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa masih tergolong rendah. Sebanyak 51,61% siswa berada pada kategori sangat kurang, 22,58% kategori kurang, 9,68% kategori cukup,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/8/siswa-smp-ber-motivasi-ma-swasta-literasi-matemati-thumb-0807f.webp" title="JURIS - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Pada Materi SPLDV" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/siswa-smp-ber-motivasi-ma-swasta-literasi-matemati-thumb-0807f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/siswa-smp-ber-motivasi-ma-swasta-literasi-matemati-thumb-0807f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/siswa-smp-ber-motivasi-ma-swasta-literasi-matemati-thumb-0807f.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Pada Materi SPLDV" alt="JURIS - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Pada Materi SPLDV" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/8/siswa-smp-ber-motivasi-ma-swasta-literasi-matemati-thumb-5fabb.webp" title="JURIS - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Pada Materi SPLDV" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/siswa-smp-ber-motivasi-ma-swasta-literasi-matemati-thumb-5fabb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/siswa-smp-ber-motivasi-ma-swasta-literasi-matemati-thumb-5fabb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/siswa-smp-ber-motivasi-ma-swasta-literasi-matemati-thumb-5fabb.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Pada Materi SPLDV" alt="JURIS - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Pada Materi SPLDV" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/8/siswa-smp-ber-motivasi-ma-swasta-literasi-matemati-thumb-689ed.webp" title="JURIS - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Pada Materi SPLDV" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/siswa-smp-ber-motivasi-ma-swasta-literasi-matemati-thumb-689ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/siswa-smp-ber-motivasi-ma-swasta-literasi-matemati-thumb-689ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/siswa-smp-ber-motivasi-ma-swasta-literasi-matemati-thumb-689ed.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Pada Materi SPLDV" alt="JURIS - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Pada Materi SPLDV" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57178-siswa-smp-ber-motivasi-ma-sw" title="JURIS - Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Pada Materi SPLDV" target="_blank">Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Pada Materi SPLDV</a>: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki kemampuan pemecahan masalah matematis pada topik matematika lain, seperti geometri atau statistik, dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif serupa untuk mengetahui apakah pola kesulitan yang sama muncul pada siswa SMP. Selanjutnya, dapat dirancang penelitian eksperimen yang menguji penerapan model pembelajaran berbasis ProblemAcBased Learning yang terintegrasi prinsip Universal Design for Learning pada materi SPLDV, untuk melihat dampaknya terhadap peningkatan kemampuan merencanakan, melaksanakan, dan memeriksa kembali solusi masalah. Penelitian ketiga dapat fokus pada intervensi khusus yang menargetkan dua tahapan kritis yang paling lemah, yaitu pemahaman masalah dan pemeriksaan hasil, misalnya dengan memberikan latihan berbasis video atau scaffolding digital, dan mengukur perubahan prestasi melalui preActest dan postActest terstruktur..
<br>Secara keseluruhan, penelitian ini memperlihatkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas IX SMP Negeri 1 Limboto Barat pada materi SPLDV masih tergolong rendah, tercermin dari dominannya siswa pada kategori sangat kurang (51,61%).Siswa berkategori sangat baik terbukti mampu memenuhi seluruh indikator pemecahan masalah, sementara siswa berkategori kurang dan sangat kurang masih menghadapi hambatan pada hampir seluruh indikator tersebut dengan kesulitan paling menonjol terletak pada tahap memahami masalah, menyusun model matematika, dan memeriksa kembali hasil penyelesaian.Bertolak dari temuan ini, penelitian selanjutnya dapat diarahkan pada materi matematika lain atau diperkaya dengan penerapan model pembelajaran tertentu yang berfokus pada penguatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, sehingga kemampuan tersebut dapat berkembang secara lebih optimal
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas IX pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan siswa dalam memahami masalah, menyusun model matematika, menentukan strategi penyelesaian, dan memeriksa kembali hasil penyelesaian. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 31 siswa kelas IX SMP Negeri 1 Limboto Barat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes uraian kemampuan pemecahan masalah matematis dan wawancara. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa masih tergolong rendah. Sebanyak 51,61% siswa berada pada kategori sangat kurang, 22,58% kategori kurang, 9,68% kategori cukup,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/8/siswa-smp-ber-motivasi-ma-swasta-literasi-matemati-thumb-0807f.webp" type="image/webp" length="107536" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/siswa-smp-ber-motivasi-ma-swasta-literasi-matemati-thumb-0807f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/siswa-smp-ber-motivasi-ma-swasta-literasi-matemati-thumb-5fabb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/siswa-smp-ber-motivasi-ma-swasta-literasi-matemati-thumb-689ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-524-unsulbar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15595-saintifik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Moda Transportasi Angkutan Barang Di Kabupaten Enrekang Berdasarkan Hasil Komoditi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Moda Transportasi Angkutan Barang Di Kabupaten Enrekang Berdasarkan Hasil Komoditi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Moda Transportasi Angkutan Barang Di Kabupaten Enrekang Berdasarkan Hasil Komoditi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57176-hasil-analisis-data-moda-transportasi-transpo</link>
	<guid isPermaLink="false">f2b3f9c905f8557f480677e6ef5a8a5e</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 13:12:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ effect multi ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur okviyani ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[effect,mahjong,multi,nur,okviyani,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan agar dilakukan studi lebih lanjut untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan moda angkutan barang di Kabupaten Enrekang. Studi ini dapat berfokus pada aspek-aspek seperti karakteristik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Moda Transportasi Angkutan Barang Di Kabupaten Enrekang Berdasarkan Hasil Komoditi: Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan agar dilakukan studi lebih lanjut untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan moda angkutan barang di Kabupaten Enrekang. Studi ini dapat berfokus pada aspek-aspek seperti karakteristik komoditi, preferensi konsumen, dan ketersediaan moda angkutan. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi strategi-strategi untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas distribusi komoditi pertanian di wilayah tersebut. Studi ini dapat mencakup analisis rantai pasok, logistik, dan strategi pemasaran yang dapat meningkatkan aksesibilitas dan ketersediaan komoditi bagi konsumen. Terakhir, penelitian ini juga dapat mengusulkan strategi-strategi untuk meningkatkan kolaborasi antara petani, pengangkut, dan pihak-pihak terkait dalam rantai pasok komoditi pertanian di Kabupaten Enrekang.. Berdasarkan hasil penelitian pendistribusian angkutan hasil komoditi pertanian meperlihatkan bahwa karakteristik komoditi yang beragam dan melimpah berasal dari setiap wilayah di Kabupaten Enrekang, memperlihatkan moda angkutan yang beroprasi adalah pick up sebanyak 29,20%, Truk engkel sebanyak 26,80%, dan Truk 2 as sebanyak 44,00%.Karakteristik volume muatan dan harga angkutan berdasarkan moda yang digunakan yaitu Truk 2 as, dan untuk waktu tempuh perjalanan adalah moda pick up.Hasil olah data dengan menggunakan metode Analytical Hieararchy Process (AHP) maka moda yang efisien digunakan dalam proses pendistribusian komoditi hasil pertanian yaitu moda Truk 2 as dengan bobot prioritas 0,40%, Pick up dengan bobot 0.26%, kemudian truk engkel dengan bobot 0 Setiap wilayah di kabupaten Enrekang memiliki potensi hasil komoditi pertanian yang beragam dan berlimpah yang distribusikan keberbagai wilayah dengan menggunakan berbagai jenis angkutan barang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik komoditi dan pemilihan moda angkutan. Metode penelitian kuantitatif deskriktif berdasarkan survey dan wawancara sebanyak 250 responden supir moda angkutan, analisis data menggunakan Analitycal Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian memperlihatkan komoditas bawang merah dominan dari Kecamatan Anggeraja sebesar 861 ton, kemudian hasil komoditas jagung terbesar berasal dari Kecamatan Masalle sebesar 748 ton, dan hasil komoditas kopi terbesar berasal dari Kecamatan Enrekang sebesar 690 ton. Pemilihan moda angkutan yang efisien digunakan dalam proses mendistribusikan berbagai hasil komoditas pertanian antara wilayah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/0/hasil-analisis-data-moda-transportasi-udara-pemili-thumb-7b516.webp" title="JURIS - Analisis Moda Transportasi Angkutan Barang Di Kabupaten Enrekang Berdasarkan Hasil Komoditi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/hasil-analisis-data-moda-transportasi-udara-pemili-thumb-7b516.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/hasil-analisis-data-moda-transportasi-udara-pemili-thumb-7b516.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/hasil-analisis-data-moda-transportasi-udara-pemili-thumb-7b516.webp 1x" title="JURIS - Analisis Moda Transportasi Angkutan Barang Di Kabupaten Enrekang Berdasarkan Hasil Komoditi" alt="JURIS - Analisis Moda Transportasi Angkutan Barang Di Kabupaten Enrekang Berdasarkan Hasil Komoditi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/hasil-analisis-data-moda-transportasi-udara-pemili-thumb-fa313.webp" title="JURIS - Analisis Moda Transportasi Angkutan Barang Di Kabupaten Enrekang Berdasarkan Hasil Komoditi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/hasil-analisis-data-moda-transportasi-udara-pemili-thumb-fa313.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/hasil-analisis-data-moda-transportasi-udara-pemili-thumb-fa313.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/hasil-analisis-data-moda-transportasi-udara-pemili-thumb-fa313.webp 1x" title="JURIS - Analisis Moda Transportasi Angkutan Barang Di Kabupaten Enrekang Berdasarkan Hasil Komoditi" alt="JURIS - Analisis Moda Transportasi Angkutan Barang Di Kabupaten Enrekang Berdasarkan Hasil Komoditi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/hasil-analisis-data-moda-transportasi-udara-pemili-thumb-77882.webp" title="JURIS - Analisis Moda Transportasi Angkutan Barang Di Kabupaten Enrekang Berdasarkan Hasil Komoditi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/hasil-analisis-data-moda-transportasi-udara-pemili-thumb-77882.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/hasil-analisis-data-moda-transportasi-udara-pemili-thumb-77882.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/hasil-analisis-data-moda-transportasi-udara-pemili-thumb-77882.webp 1x" title="JURIS - Analisis Moda Transportasi Angkutan Barang Di Kabupaten Enrekang Berdasarkan Hasil Komoditi" alt="JURIS - Analisis Moda Transportasi Angkutan Barang Di Kabupaten Enrekang Berdasarkan Hasil Komoditi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57176-hasil-analisis-data-moda-transportasi-transpo" title="JURIS - Analisis Moda Transportasi Angkutan Barang Di Kabupaten Enrekang Berdasarkan Hasil Komoditi" target="_blank">Analisis Moda Transportasi Angkutan Barang Di Kabupaten Enrekang Berdasarkan Hasil Komoditi</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan agar dilakukan studi lebih lanjut untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan moda angkutan barang di Kabupaten Enrekang. Studi ini dapat berfokus pada aspek-aspek seperti karakteristik komoditi, preferensi konsumen, dan ketersediaan moda angkutan. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi strategi-strategi untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas distribusi komoditi pertanian di wilayah tersebut. Studi ini dapat mencakup analisis rantai pasok, logistik, dan strategi pemasaran yang dapat meningkatkan aksesibilitas dan ketersediaan komoditi bagi konsumen. Terakhir, penelitian ini juga dapat mengusulkan strategi-strategi untuk meningkatkan kolaborasi antara petani, pengangkut, dan pihak-pihak terkait dalam rantai pasok komoditi pertanian di Kabupaten Enrekang..
<br>Berdasarkan hasil penelitian pendistribusian angkutan hasil komoditi pertanian meperlihatkan bahwa karakteristik komoditi yang beragam dan melimpah berasal dari setiap wilayah di Kabupaten Enrekang, memperlihatkan moda angkutan yang beroprasi adalah pick up sebanyak 29,20%, Truk engkel sebanyak 26,80%, dan Truk 2 as sebanyak 44,00%.Karakteristik volume muatan dan harga angkutan berdasarkan moda yang digunakan yaitu Truk 2 as, dan untuk waktu tempuh perjalanan adalah moda pick up.Hasil olah data dengan menggunakan metode Analytical Hieararchy Process (AHP) maka moda yang efisien digunakan dalam proses pendistribusian komoditi hasil pertanian yaitu moda Truk 2 as dengan bobot prioritas 0,40%, Pick up dengan bobot 0.26%, kemudian truk engkel dengan bobot 0
<br>Setiap wilayah di kabupaten Enrekang memiliki potensi hasil komoditi pertanian yang beragam dan berlimpah yang distribusikan keberbagai wilayah dengan menggunakan berbagai jenis angkutan barang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik komoditi dan pemilihan moda angkutan. Metode penelitian kuantitatif deskriktif berdasarkan survey dan wawancara sebanyak 250 responden supir moda angkutan, analisis data menggunakan Analitycal Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian memperlihatkan komoditas bawang merah dominan dari Kecamatan Anggeraja sebesar 861 ton, kemudian hasil komoditas jagung terbesar berasal dari Kecamatan Masalle sebesar 748 ton, dan hasil komoditas kopi terbesar berasal dari Kecamatan Enrekang sebesar 690 ton. Pemilihan moda angkutan yang efisien digunakan dalam proses mendistribusikan berbagai hasil komoditas pertanian antara wilayah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/0/hasil-analisis-data-moda-transportasi-udara-pemili-thumb-77882.webp" type="image/webp" length="91870" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/hasil-analisis-data-moda-transportasi-udara-pemili-thumb-7b516.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/hasil-analisis-data-moda-transportasi-udara-pemili-thumb-fa313.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/hasil-analisis-data-moda-transportasi-udara-pemili-thumb-77882.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1240-ubt.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17672-borneo-engineering-jurnal-teknik-sipil.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Integrasi Strategi Bisnis dan Sumber Daya Manusia Implikasi terhadap Knowledge Capability dan Kinerja Organisasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Integrasi Strategi Bisnis dan Sumber Daya Manusia Implikasi terhadap Knowledge Capability dan Kinerja Organisasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Integrasi Strategi Bisnis dan Sumber Daya Manusia Implikasi terhadap Knowledge Capability dan Kinerja Organisasi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57174-inovasi-kapabilitas-pengetahuan-manajemen-pengetah</link>
	<guid isPermaLink="false">c2136fde918868841e3dc60284c7a5e5</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 13:12:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sdn 1 gerung ]]></category>
	<category><![CDATA[ spring boot ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[1,boot,gerung,sdn,spring]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menguji model konseptual yang terintegrasi ini secara empiris dengan desain longitudinal dan multi-industri. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk menyelidiki lebih lanjut peran moderasi faktor lingkungan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Integrasi Strategi Bisnis dan Sumber Daya Manusia: Implikasi terhadap Knowledge Capability dan Kinerja Organisasi: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menguji model konseptual yang terintegrasi ini secara empiris dengan desain longitudinal dan multi-industri. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk menyelidiki lebih lanjut peran moderasi faktor lingkungan eksternal, seperti dinamisme lingkungan dan orientasi pembelajaran organisasi, dalam konteks yang lebih luas. Terakhir, penelitian dapat fokus pada pengembangan ekosistem organisasi berbasis pengetahuan dengan mempertimbangkan kontribusi kapabilitas pengetahuan dan strategi sumber daya manusia yang terintegrasi.. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi strategi bisnis dan SHRM merupakan prasyarat fundamental bagi penguatan kapabilitas pengetahuan dan kinerja organisasi.Kapabilitas pengetahuan terbukti sebagai mediator sentral yang mengonversi investasi strategis SDM menjadi outcome organisasional yang terukur, dengan dinamisme lingkungan dan budaya pembelajaran sebagai faktor kontekstual yang menentukan kekuatan hubungan tersebut.Secara teoretis, kajian ini memperjelas mekanisme yang selama ini menjadi black box dalam literatur manajemen strategis melalui integrasi perspektif RBV, KBV, dan Dynamic Capabilities.Penelitian mendatang disarankan menguji model konseptual ini secara empiris melalui desain longitudinal dan konteks multi-industri Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana integrasi strategi bisnis dan manajemen sumber daya manusia strategis (SHRM) membentuk kapabilitas pengetahuan dan kinerja organisasi dalam lingkungan yang volatil, tidak pasti, kompleks, dan ambigu (VUCA). Menggunakan metode tinjauan literatur sistematis, dua puluh artikel empiris yang diterbitkan antara tahun 2009-2024 diseleksi dari basis data Scopus, Web of Science, dan ScienceDirect. Hasil analisis menunjukkan bahwa keselarasan vertikal antara strategi bisnis dan arsitektur SDM merupakan fondasi utama penguatan kapabilitas pengetahuan. Praktik SHRM meliputi rekrutmen berbasis nilai, pelatihan berorientasi masa depan, dan kompensasi berbasis inovasi terbukti memfasilitasi akuisisi, berbagi, dan aplikasi pengetahuan secara organisasional. Kapabilitas pengetahuan berperan sebagai mediator sentral yang menghubungkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/2/inovasi-kapabilitas-pengetahuan-manajemen-strategi-thumb-33571.webp" title="JURIS - Integrasi Strategi Bisnis dan Sumber Daya Manusia: Implikasi terhadap Knowledge Capability dan Kinerja Organisasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/inovasi-kapabilitas-pengetahuan-manajemen-strategi-thumb-33571.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/inovasi-kapabilitas-pengetahuan-manajemen-strategi-thumb-33571.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/inovasi-kapabilitas-pengetahuan-manajemen-strategi-thumb-33571.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Strategi Bisnis dan Sumber Daya Manusia: Implikasi terhadap Knowledge Capability dan Kinerja Organisasi" alt="JURIS - Integrasi Strategi Bisnis dan Sumber Daya Manusia: Implikasi terhadap Knowledge Capability dan Kinerja Organisasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/2/inovasi-kapabilitas-pengetahuan-manajemen-strategi-thumb-69a8b.webp" title="JURIS - Integrasi Strategi Bisnis dan Sumber Daya Manusia: Implikasi terhadap Knowledge Capability dan Kinerja Organisasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/inovasi-kapabilitas-pengetahuan-manajemen-strategi-thumb-69a8b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/inovasi-kapabilitas-pengetahuan-manajemen-strategi-thumb-69a8b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/inovasi-kapabilitas-pengetahuan-manajemen-strategi-thumb-69a8b.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Strategi Bisnis dan Sumber Daya Manusia: Implikasi terhadap Knowledge Capability dan Kinerja Organisasi" alt="JURIS - Integrasi Strategi Bisnis dan Sumber Daya Manusia: Implikasi terhadap Knowledge Capability dan Kinerja Organisasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/2/inovasi-kapabilitas-pengetahuan-manajemen-strategi-thumb-88135.webp" title="JURIS - Integrasi Strategi Bisnis dan Sumber Daya Manusia: Implikasi terhadap Knowledge Capability dan Kinerja Organisasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/2/inovasi-kapabilitas-pengetahuan-manajemen-strategi-thumb-88135.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/2/inovasi-kapabilitas-pengetahuan-manajemen-strategi-thumb-88135.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/2/inovasi-kapabilitas-pengetahuan-manajemen-strategi-thumb-88135.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Strategi Bisnis dan Sumber Daya Manusia: Implikasi terhadap Knowledge Capability dan Kinerja Organisasi" alt="JURIS - Integrasi Strategi Bisnis dan Sumber Daya Manusia: Implikasi terhadap Knowledge Capability dan Kinerja Organisasi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57174-inovasi-kapabilitas-pengetahuan-manajemen-pengetah" title="JURIS - Integrasi Strategi Bisnis dan Sumber Daya Manusia: Implikasi terhadap Knowledge Capability dan Kinerja Organisasi" target="_blank">Integrasi Strategi Bisnis dan Sumber Daya Manusia: Implikasi terhadap Knowledge Capability dan Kinerja Organisasi</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menguji model konseptual yang terintegrasi ini secara empiris dengan desain longitudinal dan multi-industri. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk menyelidiki lebih lanjut peran moderasi faktor lingkungan eksternal, seperti dinamisme lingkungan dan orientasi pembelajaran organisasi, dalam konteks yang lebih luas. Terakhir, penelitian dapat fokus pada pengembangan ekosistem organisasi berbasis pengetahuan dengan mempertimbangkan kontribusi kapabilitas pengetahuan dan strategi sumber daya manusia yang terintegrasi..
<br>Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi strategi bisnis dan SHRM merupakan prasyarat fundamental bagi penguatan kapabilitas pengetahuan dan kinerja organisasi.Kapabilitas pengetahuan terbukti sebagai mediator sentral yang mengonversi investasi strategis SDM menjadi outcome organisasional yang terukur, dengan dinamisme lingkungan dan budaya pembelajaran sebagai faktor kontekstual yang menentukan kekuatan hubungan tersebut.Secara teoretis, kajian ini memperjelas mekanisme yang selama ini menjadi black box dalam literatur manajemen strategis melalui integrasi perspektif RBV, KBV, dan Dynamic Capabilities.Penelitian mendatang disarankan menguji model konseptual ini secara empiris melalui desain longitudinal dan konteks multi-industri
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana integrasi strategi bisnis dan manajemen sumber daya manusia strategis (SHRM) membentuk kapabilitas pengetahuan dan kinerja organisasi dalam lingkungan yang volatil, tidak pasti, kompleks, dan ambigu (VUCA). Menggunakan metode tinjauan literatur sistematis, dua puluh artikel empiris yang diterbitkan antara tahun 2009-2024 diseleksi dari basis data Scopus, Web of Science, dan ScienceDirect. Hasil analisis menunjukkan bahwa keselarasan vertikal antara strategi bisnis dan arsitektur SDM merupakan fondasi utama penguatan kapabilitas pengetahuan. Praktik SHRM meliputi rekrutmen berbasis nilai, pelatihan berorientasi masa depan, dan kompensasi berbasis inovasi terbukti memfasilitasi akuisisi, berbagi, dan aplikasi pengetahuan secara organisasional. Kapabilitas pengetahuan berperan sebagai mediator sentral yang menghubungkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/2/inovasi-kapabilitas-pengetahuan-manajemen-strategi-thumb-33571.webp" type="image/webp" length="170002" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/inovasi-kapabilitas-pengetahuan-manajemen-strategi-thumb-33571.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/inovasi-kapabilitas-pengetahuan-manajemen-strategi-thumb-69a8b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/2/inovasi-kapabilitas-pengetahuan-manajemen-strategi-thumb-88135.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-491-unram.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13042-jpap-jurnal-praktisi-administrasi-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Tata Kelola Pembelajaran dengan Perkembangan Anak Usia Dini di TK Kecamatan Sekarbela ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Tata Kelola Pembelajaran dengan Perkembangan Anak Usia Dini di TK Kecamatan Sekarbela ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Tata Kelola Pembelajaran dengan Perkembangan Anak Usia Dini di TK Kecamatan Sekarbela ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57171-tata-kelola-olahraga-udara-kualitas-anak-usia</link>
	<guid isPermaLink="false">ad2563149991fb510c7efbb47422e947</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 13:12:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ provinsi ntb ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ntb,provinsi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara tata kelola pembelajaran di TK dengan perkembangan anak di berbagai wilayah, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kurikulum, metode pengajaran, dan dukungan sumber daya. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Tata Kelola Pembelajaran dengan Perkembangan Anak Usia Dini di TK Kecamatan Sekarbela: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara tata kelola pembelajaran di TK dengan perkembangan anak di berbagai wilayah, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kurikulum, metode pengajaran, dan dukungan sumber daya. Selain itu, penelitian dapat fokus pada dampak jangka panjang tata kelola pembelajaran terhadap perkembangan anak, dengan menganalisis data longitudinal. Terakhir, studi kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami perspektif guru dan anak tentang tata kelola pembelajaran yang efektif, serta strategi-strategi inovatif yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan perkembangan anak usia dini.. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai signifikansi antara tata kelola pembelajaran (X) dengan perkembangan anak (Y) yaitu sebesar 0,000 nilai tersebut < 0,05 yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara tata kelola pembelajaran dengan perkembangan anak.Selain itu, nilai koefisien korelasi product moment sebesar 0,659 yang menunjukkan bahwa angka tersebut bernilai positif maka korelasi product moment yang berarti hubungan tersebut berjalan searah, semakin tinggi tata kelola pembelajaran maka semakin tinggi pula perkembangan anak di TK begitupun sebaliknya.Diketahui nilai rhitung yang didapat yaitu 0.659 berada di antara koefisien dari 0,60 Ae 0,799, dengan demikian hubungan tata kelola pembelajaran dengan perkembangan anak berkategori kuat.Dengan demikian, hipotesis nol (Ho) yang menyatakan tidak terdapat hubungan tata kelola pembelajaran dengan perkembangan anak ditolak dan hipotesis alternative (Ha) diterima.Artinya terdapat hubungan antara tata kelola pembelajaran dengan perkembangan anak usia dini di TK Kecamatan Sekarbela.Hubungan ini menunjukkan bahwa semakin baik tata kelola pembelajaran yang dilakukan oleh guru, maka semakin positif perkembangan anak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tata kelola pembelajaran dengan perkembangan anak usia dini di TK Kecamatan Sekarbela. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional survei non-eksperimental. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 86 guru. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling yang berjumlah 57 (66,28%) guru. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data dilakukan melalui uji Prasyarat dan uji korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai signifikansi antara tata kelola pembelajaran (X) dengan perkembangan anak (Y) yaitu sebesar 0,000 nilai tersebut ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/7/tata-kelola-olahraga-udara-kualitas-anak-usia-alqu-thumb-c473f.webp" title="JURIS - Hubungan Tata Kelola Pembelajaran dengan Perkembangan Anak Usia Dini di TK Kecamatan Sekarbela" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/tata-kelola-olahraga-udara-kualitas-anak-usia-alqu-thumb-c473f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/tata-kelola-olahraga-udara-kualitas-anak-usia-alqu-thumb-c473f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/tata-kelola-olahraga-udara-kualitas-anak-usia-alqu-thumb-c473f.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Tata Kelola Pembelajaran dengan Perkembangan Anak Usia Dini di TK Kecamatan Sekarbela" alt="JURIS - Hubungan Tata Kelola Pembelajaran dengan Perkembangan Anak Usia Dini di TK Kecamatan Sekarbela" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/tata-kelola-olahraga-udara-kualitas-anak-usia-alqu-thumb-a971d.webp" title="JURIS - Hubungan Tata Kelola Pembelajaran dengan Perkembangan Anak Usia Dini di TK Kecamatan Sekarbela" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/tata-kelola-olahraga-udara-kualitas-anak-usia-alqu-thumb-a971d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/tata-kelola-olahraga-udara-kualitas-anak-usia-alqu-thumb-a971d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/tata-kelola-olahraga-udara-kualitas-anak-usia-alqu-thumb-a971d.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Tata Kelola Pembelajaran dengan Perkembangan Anak Usia Dini di TK Kecamatan Sekarbela" alt="JURIS - Hubungan Tata Kelola Pembelajaran dengan Perkembangan Anak Usia Dini di TK Kecamatan Sekarbela" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/tata-kelola-olahraga-udara-kualitas-anak-usia-alqu-thumb-8fb76.webp" title="JURIS - Hubungan Tata Kelola Pembelajaran dengan Perkembangan Anak Usia Dini di TK Kecamatan Sekarbela" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/tata-kelola-olahraga-udara-kualitas-anak-usia-alqu-thumb-8fb76.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/tata-kelola-olahraga-udara-kualitas-anak-usia-alqu-thumb-8fb76.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/tata-kelola-olahraga-udara-kualitas-anak-usia-alqu-thumb-8fb76.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Tata Kelola Pembelajaran dengan Perkembangan Anak Usia Dini di TK Kecamatan Sekarbela" alt="JURIS - Hubungan Tata Kelola Pembelajaran dengan Perkembangan Anak Usia Dini di TK Kecamatan Sekarbela" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57171-tata-kelola-olahraga-udara-kualitas-anak-usia" title="JURIS - Hubungan Tata Kelola Pembelajaran dengan Perkembangan Anak Usia Dini di TK Kecamatan Sekarbela" target="_blank">Hubungan Tata Kelola Pembelajaran dengan Perkembangan Anak Usia Dini di TK Kecamatan Sekarbela</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara tata kelola pembelajaran di TK dengan perkembangan anak di berbagai wilayah, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kurikulum, metode pengajaran, dan dukungan sumber daya. Selain itu, penelitian dapat fokus pada dampak jangka panjang tata kelola pembelajaran terhadap perkembangan anak, dengan menganalisis data longitudinal. Terakhir, studi kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami perspektif guru dan anak tentang tata kelola pembelajaran yang efektif, serta strategi-strategi inovatif yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan perkembangan anak usia dini..
<br>Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai signifikansi antara tata kelola pembelajaran (X) dengan perkembangan anak (Y) yaitu sebesar 0,000 nilai tersebut < 0,05 yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara tata kelola pembelajaran dengan perkembangan anak.Selain itu, nilai koefisien korelasi product moment sebesar 0,659 yang menunjukkan bahwa angka tersebut bernilai positif maka korelasi product moment yang berarti hubungan tersebut berjalan searah, semakin tinggi tata kelola pembelajaran maka semakin tinggi pula perkembangan anak di TK begitupun sebaliknya.Diketahui nilai rhitung yang didapat yaitu 0.659 berada di antara koefisien dari 0,60 Ae 0,799, dengan demikian hubungan tata kelola pembelajaran dengan perkembangan anak berkategori kuat.Dengan demikian, hipotesis nol (Ho) yang menyatakan tidak terdapat hubungan tata kelola pembelajaran dengan perkembangan anak ditolak dan hipotesis alternative (Ha) diterima.Artinya terdapat hubungan antara tata kelola pembelajaran dengan perkembangan anak usia dini di TK Kecamatan Sekarbela.Hubungan ini menunjukkan bahwa semakin baik tata kelola pembelajaran yang dilakukan oleh guru, maka semakin positif perkembangan anak
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tata kelola pembelajaran dengan perkembangan anak usia dini di TK Kecamatan Sekarbela. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional survei non-eksperimental. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 86 guru. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling yang berjumlah 57 (66,28%) guru. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data dilakukan melalui uji Prasyarat dan uji korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai signifikansi antara tata kelola pembelajaran (X) dengan perkembangan anak (Y) yaitu sebesar 0,000 nilai tersebut <0,05 yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara tata kelola pembelajaran dengan perkembangan anak. Selain itu, nilai koefisien korelasi product moment...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/7/tata-kelola-olahraga-udara-kualitas-anak-usia-alqu-thumb-8fb76.webp" type="image/webp" length="185900" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/tata-kelola-olahraga-udara-kualitas-anak-usia-alqu-thumb-c473f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/tata-kelola-olahraga-udara-kualitas-anak-usia-alqu-thumb-a971d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/tata-kelola-olahraga-udara-kualitas-anak-usia-alqu-thumb-8fb76.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-491-unram.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13042-jpap-jurnal-praktisi-administrasi-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Guru PAUD Kecamatan Ampenan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Guru PAUD Kecamatan Ampenan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Guru PAUD Kecamatan Ampenan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57168-guru-honorer-honor-sd-unik</link>
	<guid isPermaLink="false">5ccfcee4f6e5d944df0fba64432fb6ef</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 13:12:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ provinsi ntb ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ntb,provinsi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1) Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh tingkat upah guru PAUD secara longitudinal untuk menilai seberapa besar perubahan gaji mempengaruhi kepuasan kerja dan kinerja. 2) Penelitian selanjutnya sebaik IAA menyelidiki peran kepemimpinan kepala ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Guru PAUD Kecamatan Ampenan: 1) Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh tingkat upah guru PAUD secara longitudinal untuk menilai seberapa besar perubahan gaji mempengaruhi kepuasan kerja dan kinerja. 2) Penelitian selanjutnya sebaik IAA menyelidiki peran kepemimpinan kepala sekolah dan pelatihan profesional sebagai variabel mediasi antara kepuasan kerja dan kinerja guru PAUD. 3) Penelitian dapat memperluas studi ke daerah lain dengan karakteristik sumber daya yang berbeda guna membandingkan dampak variabel lingkungan kerja terhadap kepuasan dan kinerja guru.. Penelitian ini menemukan bahwa kepuasan kerja memiliki hubungan yang kuat, positif, dan signifikan dengan kinerja guru PAUD di Kecamatan Ampenan.Hubungan ini bersifat linear, sehingga peningkatan kepuasan kerjaargi pada kinerja guru.Oleh karena itu, upaya peningkatan mutu pembelajaran di PAUD harus dimulai dari strategi yang mampu meningkatkan kepuasan kerja guru Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja guru PAUD di Kecamatan Ampenan. Latar belakang studi ini didasari oleh belum optimalnya kesejahteraan guru, khususnya guru honorer, yang dihadapkan pada tantangan seperti rendahnya upah, terbatasnya sarana prasarana, serta kurangnya dukungan dari gaya kepemimpinan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif, serta metode survei melalui angket. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh guru PAUD di Kecamatan Ampenan, dan sebanyak 62 orang dijadikan sampel menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen angket telah melalui uji validitas dan reliabilitas, dengan hasil semua item dinyatakan valid dan nilai CronbachAos Alpha >0,7, menunjukkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/4/guru-honorer-honor-sd-unik-paud-pengaruh-kepuasan-thumb-c7afe.webp" title="JURIS - Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Guru PAUD Kecamatan Ampenan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/guru-honorer-honor-sd-unik-paud-pengaruh-kepuasan-thumb-c7afe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/guru-honorer-honor-sd-unik-paud-pengaruh-kepuasan-thumb-c7afe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/guru-honorer-honor-sd-unik-paud-pengaruh-kepuasan-thumb-c7afe.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Guru PAUD Kecamatan Ampenan" alt="JURIS - Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Guru PAUD Kecamatan Ampenan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/guru-honorer-honor-sd-unik-paud-pengaruh-kepuasan-thumb-3ab22.webp" title="JURIS - Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Guru PAUD Kecamatan Ampenan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/guru-honorer-honor-sd-unik-paud-pengaruh-kepuasan-thumb-3ab22.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/guru-honorer-honor-sd-unik-paud-pengaruh-kepuasan-thumb-3ab22.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/guru-honorer-honor-sd-unik-paud-pengaruh-kepuasan-thumb-3ab22.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Guru PAUD Kecamatan Ampenan" alt="JURIS - Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Guru PAUD Kecamatan Ampenan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57168-guru-honorer-honor-sd-unik" title="JURIS - Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Guru PAUD Kecamatan Ampenan" target="_blank">Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Guru PAUD Kecamatan Ampenan</a>: 1) Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh tingkat upah guru PAUD secara longitudinal untuk menilai seberapa besar perubahan gaji mempengaruhi kepuasan kerja dan kinerja. 2) Penelitian selanjutnya sebaik IAA menyelidiki peran kepemimpinan kepala sekolah dan pelatihan profesional sebagai variabel mediasi antara kepuasan kerja dan kinerja guru PAUD. 3) Penelitian dapat memperluas studi ke daerah lain dengan karakteristik sumber daya yang berbeda guna membandingkan dampak variabel lingkungan kerja terhadap kepuasan dan kinerja guru..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa kepuasan kerja memiliki hubungan yang kuat, positif, dan signifikan dengan kinerja guru PAUD di Kecamatan Ampenan.Hubungan ini bersifat linear, sehingga peningkatan kepuasan kerjaargi pada kinerja guru.Oleh karena itu, upaya peningkatan mutu pembelajaran di PAUD harus dimulai dari strategi yang mampu meningkatkan kepuasan kerja guru
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja guru PAUD di Kecamatan Ampenan. Latar belakang studi ini didasari oleh belum optimalnya kesejahteraan guru, khususnya guru honorer, yang dihadapkan pada tantangan seperti rendahnya upah, terbatasnya sarana prasarana, serta kurangnya dukungan dari gaya kepemimpinan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif, serta metode survei melalui angket. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh guru PAUD di Kecamatan Ampenan, dan sebanyak 62 orang dijadikan sampel menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen angket telah melalui uji validitas dan reliabilitas, dengan hasil semua item dinyatakan valid dan nilai CronbachAos Alpha >0,7, menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/4/guru-honorer-honor-sd-unik-paud-pengaruh-kepuasan-thumb-c7afe.webp" type="image/webp" length="242342" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/guru-honorer-honor-sd-unik-paud-pengaruh-kepuasan-thumb-c7afe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/guru-honorer-honor-sd-unik-paud-pengaruh-kepuasan-thumb-3ab22.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-491-unram.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13042-jpap-jurnal-praktisi-administrasi-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analsis Uji Sifat Fisis dan Mekanis Tanah Clay Shale Yang Distabilisasi Dengan Penambahan Kapur dan Fly Ash ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analsis Uji Sifat Fisis dan Mekanis Tanah Clay Shale Yang Distabilisasi Dengan Penambahan Kapur dan Fly Ash ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analsis Uji Sifat Fisis dan Mekanis Tanah Clay Shale Yang Distabilisasi Dengan Penambahan Kapur dan Fly Ash ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57177-sifat-mekanis-bioplastik-analisis</link>
	<guid isPermaLink="false">ec00e4f5954e36f2d8de0420a6933506</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 12:55:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ effect multi ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur okviyani ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot mahjong ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[effect,mahjong,multi,nur,okviyani,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan metode stabilisasi tanah clay shale dengan menggunakan kombinasi bahan stabilizer yang berbeda, seperti semen, fly ash, dan kapur, untuk meningkatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analsis Uji Sifat Fisis dan Mekanis Tanah Clay Shale Yang Distabilisasi Dengan Penambahan Kapur dan Fly Ash: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan metode stabilisasi tanah clay shale dengan menggunakan kombinasi bahan stabilizer yang berbeda, seperti semen, fly ash, dan kapur, untuk meningkatkan daya dukung tanah secara optimal. 2. Melakukan studi lebih mendalam tentang pengaruh proses pelapukan clay shale terhadap sifat-sifat geoteknik tanah, termasuk perubahan indeks disintegritas dan kekuatan tekan. 3. Meneliti efek jangka panjang dari stabilisasi tanah clay shale dengan kapur dan fly ash, terutama dalam hal perubahan sifat fisik dan mekanik tanah setelah beberapa tahun pemakaian. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini dapat memberikan wawasan lebih komprehensif tentang cara meningkatkan daya dukung tanah clay shale yang telah mengalami pelapukan dan menyediakan solusi yang lebih efektif untuk permasalahan konstruksi sipil di wilayah tersebut.. Dari hasil pengujian sifat fisis tanah clay shale yang di tambahkan kapur dan fly ash sebagai bahan stabilizer dengan memvariasikan persentase penambahan dan masa pemeraman menunjukkan terjadinya penurunan kadar air tanah clay shale.Penurunan tertinggi terjadi pada penambahan stabilizer 25% dan masa peram 28 hari, dimana kadar air tanah clay shale kondisi initial sebesar 22,7% menjadi 7,15%, sedangkan berat jenis tanah mengalami peningkatan dari 2,719 menjadi 3,183.Adapun batas cair dan batas plastis tanah mengalami peningkatan dan indeks plastisitas mengalami penurunan.Pada hasil uji saringan, kandungan lempung pada tanah clay shale yang pada kondisi awal mengandung 14,02% lempung, setelah di tambahkan stabilizer menjadi 6,12%.Penambahan kapur dan fly ash pada tanah clay shale memicu reaksi pozzolanic.Kapur menyediakan kalsium yang diperlukan untuk reaksi pozzolanic.Fly ash, sebagai bahan pozzolanic, mengandung silika dan alumina reaktif yang bereaksi dengan kapur.Sedangkan lempung mengandung silikat dan aluminat yang dapat bereaksi dengan kapur dan fly ash.Reaksi ini menghasilkan senyawa yang mengikat partikel tanah bersama-sama, meningkatkan kekuatan dan stabilitas tanah.Penguian sifat mekanis tanah clay shale berupa uji pemadatan dengan Proctor Standar, uji CBR dan uji UCT.Dari hasil uji pemadatan, pada awalnya setelah tanah clay shale di tambahkan bahan stabilizer lalu diperam, kondisi kadar air optimum dan kepadatannya meningkat dari kondisi inisial.Setelah diperam dan persentase bahan stabilizernya di tingkatkan, kondisi kadar air optimum dan kepadatannya justru menurun.Hal yang sama juga terjadi pada pengujian CBR dan UCT dimana hasil uji CBR dan UCT menunjukkan bahwa pemeraman (curing) pada tanah berpengaruh signifikan terhadap nilai CBR dan UCT.Pemeraman umumnya meningkatkan nilai CBR dan UCT karena proses ini membantu tanah menjadi lebih padat dan merata, sehingga meningkatkan kekuatan dan kekakuan.Pemeraman dapat mengurangi kadar air dan menurunkan batas cair tanah, yang berakibat pada penurunan indeks plastisitas sehingga nilai CBR dan UCT meningkat.Pada penambahan stabilizer, berdasarkan data yang diperoleh peningkatan paling maksimum terjadi pada penambahan jumlah stabilizer 15 % dan akan mengalami penurunan pada penambahan stabilizer lebih dari 15% Tanah Clay shale mempunyai sifat yang sangat mudah lapuk atau melemah dalam waktu yang relatif singkat apabila bereaksi dengan udara maupun air. Oleh karena itu, perlu di stabilisasi untuk meningkatkan sifat teknis dan daya dukungnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase penambahan fly ash dan kapur yang optimal sebagai bahan stabilizer. Penambahan stabilizer pada sampel tanah dilakukan dengan memvariasikan presentase penambahan sebesar 15%, 20% dan 25% dengan variasi lama waktu pemeraman selama 14, 21 dan 28 hari. Selanjutnya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/9/sifat-mekanis-bioplastik-analisis-nilai-cbr-fisik-thumb-aa298.webp" title="JURIS - Analsis Uji Sifat Fisis dan Mekanis Tanah Clay Shale Yang Distabilisasi Dengan Penambahan Kapur dan Fly Ash" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/sifat-mekanis-bioplastik-analisis-nilai-cbr-fisik-thumb-aa298.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/sifat-mekanis-bioplastik-analisis-nilai-cbr-fisik-thumb-aa298.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/sifat-mekanis-bioplastik-analisis-nilai-cbr-fisik-thumb-aa298.webp 1x" title="JURIS - Analsis Uji Sifat Fisis dan Mekanis Tanah Clay Shale Yang Distabilisasi Dengan Penambahan Kapur dan Fly Ash" alt="JURIS - Analsis Uji Sifat Fisis dan Mekanis Tanah Clay Shale Yang Distabilisasi Dengan Penambahan Kapur dan Fly Ash" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/9/sifat-mekanis-bioplastik-analisis-nilai-cbr-fisik-thumb-5d7fa.webp" title="JURIS - Analsis Uji Sifat Fisis dan Mekanis Tanah Clay Shale Yang Distabilisasi Dengan Penambahan Kapur dan Fly Ash" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/sifat-mekanis-bioplastik-analisis-nilai-cbr-fisik-thumb-5d7fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/sifat-mekanis-bioplastik-analisis-nilai-cbr-fisik-thumb-5d7fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/sifat-mekanis-bioplastik-analisis-nilai-cbr-fisik-thumb-5d7fa.webp 1x" title="JURIS - Analsis Uji Sifat Fisis dan Mekanis Tanah Clay Shale Yang Distabilisasi Dengan Penambahan Kapur dan Fly Ash" alt="JURIS - Analsis Uji Sifat Fisis dan Mekanis Tanah Clay Shale Yang Distabilisasi Dengan Penambahan Kapur dan Fly Ash" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/9/sifat-mekanis-bioplastik-analisis-nilai-cbr-fisik-thumb-13c6a.webp" title="JURIS - Analsis Uji Sifat Fisis dan Mekanis Tanah Clay Shale Yang Distabilisasi Dengan Penambahan Kapur dan Fly Ash" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/sifat-mekanis-bioplastik-analisis-nilai-cbr-fisik-thumb-13c6a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/sifat-mekanis-bioplastik-analisis-nilai-cbr-fisik-thumb-13c6a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/sifat-mekanis-bioplastik-analisis-nilai-cbr-fisik-thumb-13c6a.webp 1x" title="JURIS - Analsis Uji Sifat Fisis dan Mekanis Tanah Clay Shale Yang Distabilisasi Dengan Penambahan Kapur dan Fly Ash" alt="JURIS - Analsis Uji Sifat Fisis dan Mekanis Tanah Clay Shale Yang Distabilisasi Dengan Penambahan Kapur dan Fly Ash" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57177-sifat-mekanis-bioplastik-analisis" title="JURIS - Analsis Uji Sifat Fisis dan Mekanis Tanah Clay Shale Yang Distabilisasi Dengan Penambahan Kapur dan Fly Ash" target="_blank">Analsis Uji Sifat Fisis dan Mekanis Tanah Clay Shale Yang Distabilisasi Dengan Penambahan Kapur dan Fly Ash</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan metode stabilisasi tanah clay shale dengan menggunakan kombinasi bahan stabilizer yang berbeda, seperti semen, fly ash, dan kapur, untuk meningkatkan daya dukung tanah secara optimal. 2. Melakukan studi lebih mendalam tentang pengaruh proses pelapukan clay shale terhadap sifat-sifat geoteknik tanah, termasuk perubahan indeks disintegritas dan kekuatan tekan. 3. Meneliti efek jangka panjang dari stabilisasi tanah clay shale dengan kapur dan fly ash, terutama dalam hal perubahan sifat fisik dan mekanik tanah setelah beberapa tahun pemakaian. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini dapat memberikan wawasan lebih komprehensif tentang cara meningkatkan daya dukung tanah clay shale yang telah mengalami pelapukan dan menyediakan solusi yang lebih efektif untuk permasalahan konstruksi sipil di wilayah tersebut..
<br>Dari hasil pengujian sifat fisis tanah clay shale yang di tambahkan kapur dan fly ash sebagai bahan stabilizer dengan memvariasikan persentase penambahan dan masa pemeraman menunjukkan terjadinya penurunan kadar air tanah clay shale.Penurunan tertinggi terjadi pada penambahan stabilizer 25% dan masa peram 28 hari, dimana kadar air tanah clay shale kondisi initial sebesar 22,7% menjadi 7,15%, sedangkan berat jenis tanah mengalami peningkatan dari 2,719 menjadi 3,183.Adapun batas cair dan batas plastis tanah mengalami peningkatan dan indeks plastisitas mengalami penurunan.Pada hasil uji saringan, kandungan lempung pada tanah clay shale yang pada kondisi awal mengandung 14,02% lempung, setelah di tambahkan stabilizer menjadi 6,12%.Penambahan kapur dan fly ash pada tanah clay shale memicu reaksi pozzolanic.Kapur menyediakan kalsium yang diperlukan untuk reaksi pozzolanic.Fly ash, sebagai bahan pozzolanic, mengandung silika dan alumina reaktif yang bereaksi dengan kapur.Sedangkan lempung mengandung silikat dan aluminat yang dapat bereaksi dengan kapur dan fly ash.Reaksi ini menghasilkan senyawa yang mengikat partikel tanah bersama-sama, meningkatkan kekuatan dan stabilitas tanah.Penguian sifat mekanis tanah clay shale berupa uji pemadatan dengan Proctor Standar, uji CBR dan uji UCT.Dari hasil uji pemadatan, pada awalnya setelah tanah clay shale di tambahkan bahan stabilizer lalu diperam, kondisi kadar air optimum dan kepadatannya meningkat dari kondisi inisial.Setelah diperam dan persentase bahan stabilizernya di tingkatkan, kondisi kadar air optimum dan kepadatannya justru menurun.Hal yang sama juga terjadi pada pengujian CBR dan UCT dimana hasil uji CBR dan UCT menunjukkan bahwa pemeraman (curing) pada tanah berpengaruh signifikan terhadap nilai CBR dan UCT.Pemeraman umumnya meningkatkan nilai CBR dan UCT karena proses ini membantu tanah menjadi lebih padat dan merata, sehingga meningkatkan kekuatan dan kekakuan.Pemeraman dapat mengurangi kadar air dan menurunkan batas cair tanah, yang berakibat pada penurunan indeks plastisitas sehingga nilai CBR dan UCT meningkat.Pada penambahan stabilizer, berdasarkan data yang diperoleh peningkatan paling maksimum terjadi pada penambahan jumlah stabilizer 15 % dan akan mengalami penurunan pada penambahan stabilizer lebih dari 15%
<br>Tanah Clay shale mempunyai sifat yang sangat mudah lapuk atau melemah dalam waktu yang relatif singkat apabila bereaksi dengan udara maupun air. Oleh karena itu, perlu di stabilisasi untuk meningkatkan sifat teknis dan daya dukungnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase penambahan fly ash dan kapur yang optimal sebagai bahan stabilizer. Penambahan stabilizer pada sampel tanah dilakukan dengan memvariasikan presentase penambahan sebesar 15%, 20% dan 25% dengan variasi lama waktu pemeraman selama 14, 21 dan 28 hari. Selanjutnya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/9/sifat-mekanis-bioplastik-analisis-nilai-cbr-fisik-thumb-13c6a.webp" type="image/webp" length="179440" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/sifat-mekanis-bioplastik-analisis-nilai-cbr-fisik-thumb-aa298.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/sifat-mekanis-bioplastik-analisis-nilai-cbr-fisik-thumb-5d7fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/sifat-mekanis-bioplastik-analisis-nilai-cbr-fisik-thumb-13c6a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1240-ubt.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17672-borneo-engineering-jurnal-teknik-sipil.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Gender Disparities in Technological Proficiency Among Women Online Workers in the Digital Economy Era ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gender Disparities in Technological Proficiency Among Women Online Workers in the Digital Economy Era ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gender Disparities in Technological Proficiency Among Women Online Workers in the Digital Economy Era ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57182-literasi-digital-konselor-ekonomi</link>
	<guid isPermaLink="false">4b60bee4b9236e11d0bed652b56f74b0</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 12:54:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan:1. Meneliti dampak dari pelatihan teknologi yang ramah perempuan dan bagaimana pelatihan tersebut dapat meningkatkan keterampilan digital perempuan, terutama di ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Gender Disparities in Technological Proficiency Among Women Online Workers in the Digital Economy Era: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan:1. Meneliti dampak dari pelatihan teknologi yang ramah perempuan dan bagaimana pelatihan tersebut dapat meningkatkan keterampilan digital perempuan, terutama di daerah pedesaan atau kelompok masyarakat dengan akses teknologi terbatas.2. Menganalisis efektivitas kebijakan teknologi yang ramah perempuan, seperti beasiswa dan dukungan untuk perempuan yang mengejar karier di bidang teknologi, dalam memperluas akses dan mengurangi kesenjangan digital.3. Mengkaji peran perusahaan dalam menciptakan lingkungan inklusif yang membantu perempuan merasa nyaman menggunakan teknologi, serta bagaimana perusahaan dapat memberikan pelatihan teknologi secara luas, baik untuk calon karyawan perempuan maupun masyarakat umum, untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam menghadapi dunia kerja digital.. Dalam era digital, penguasaan teknologi menjadi komponen penting yang mempengaruhi kelangsungan hidup manusia, termasuk bagi perempuan.Dengan perkembangan teknologi internet, muncul peluang pekerjaan baru di berbagai bidang, yang memberikan kesempatan bagi perempuan untuk berpartisipasi aktif dalam ekonomi.Pekerja lepas, baik full-time maupun part-time, sangat diuntungkan oleh teknologi karena memungkinkan mereka bekerja secara fleksibel dari mana saja.Teknologi ini memungkinkan perempuan melakukan pekerjaan tanpa terikat pada lokasi atau jam kerja tertentu, sehingga mereka dapat menyeimbangkan antara pekerjaan dan tanggung jawab keluarga.Ada pekerjaan baru yang muncul seiring dengan perkembangan ekonomi digital, seperti pencipta konten, penjual afiliasi, dan profesi lainnya yang menggunakan platform digital dalam proses transaksi dan pekerjaan, seperti terapis pijat, asisten virtual, dan sebagainya.Meskipun pekerjaan-pekerjaan ini terlihat sederhana, sebenarnya mereka membutuhkan keterampilan komunikasi dan penguasaan teknologi, seperti pemahaman teknik pemasaran digital, strategi konten, dan kemampuan menggunakan aplikasi media sosial dan platform live streaming.Pekerjaan-pekerjaan ini terbuka bagi pria dan wanita.Namun, kenyataannya, banyak perusahaan yang menargetkan wanita, terutama ibu rumah tangga, yang memiliki waktu luang lebih fleksibel dan lebih aktif di media sosial.Selain itu, banyak produk yang dipasarkan melalui live shopping atau program afiliasi ditujukan untuk konsumen wanita.Hal ini menunjukkan bahwa penguasaan teknologi bukan hanya kebutuhan, tetapi juga membuka peluang pekerjaan bagi wanita di dunia digital.Hasil tinjauan literatur dalam penelitian ini menunjukkan bahwa hambatan utama yang menyebabkan rendahnya literasi digital perempuan adalah faktor-faktor sosial budaya, terbatasnya akses terhadap teknologi, dan rendahnya tingkat pendidikan dan ekonomi.Budaya patriarki yang kuat, terutama di daerah pedesaan, membatasi akses perempuan terhadap teknologi dan pengembangan keterampilan digital mereka.Selain itu, terbatasnya akses terhadap peralatan teknologi, baik infrastruktur maupun kepemilikan, juga memiliki dampak signifikan.Hal ini, dikombinasikan dengan rendahnya tingkat pendidikan formal di banyak wilayah, semakin memperlebar kesenjangan digital bagi perempuan.Akibatnya, perempuan kehilangan peluang besar untuk meningkatkan kualitas hidup mereka di ekonomi digital, di mana penguasaan teknologi adalah kunci untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dan mencapai kemerdekaan finansial.Kesenjangan literasi digital ini dapat diatasi melalui tindakan afirmatif yang mencakup penyediaan perangkat teknologi terjangkau dan pelatihan literasi digital yang memenuhi kebutuhan perempuan.Selain itu, kebijakan teknologi yang ramah perempuan, seperti beasiswa dan dukungan bagi perempuan yang mengejar karier di bidang teknologi, sangat penting untuk memperluas akses.Pemerintah, bisnis, dan masyarakat harus bekerja sama untuk menciptakan ekosistem inklusif di mana perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dan berinovasi di dunia digital.Dengan langkah-langkah ini, kesenjangan literasi digital dapat dikurangi dan perempuan dapat menjadi lebih kompetitif dan berkontribusi dalam ekonomi digital Penelitian ini mengeksplorasi tema-tema literasi digital perempuan dalam konteks ekonomi digital yang terus berkembang. Literasi digital mencakup kemampuan mengoperasikan perangkat teknologi, pemahaman kritis terhadap informasi dan penggunaan media digital secara aman dan efektif. Literasi ini menjadi salah satu kunci penting untuk memenangkan persaingan di pasar bagi para pelaku ekonomi, termasuk bagi perempuan pekerja daring. Studi literatur ini menggunakan analisis deskriptif dengan perspektif politik ekonomi feminis yang menganalisis bagaimana hubungan kekuasaan, struktur sosial, dan ekonomi membentuk ketidaksetaraan gender dalam konteks pekerjaan dan teknologi. Analisis ini mengeksplorasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/4/literasi-digital-konselor-ekonomi-kesenjangan-tema-thumb-c9ae5.webp" title="JURIS - Gender Disparities in Technological Proficiency Among Women Online Workers in the Digital Economy Era" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/literasi-digital-konselor-ekonomi-kesenjangan-tema-thumb-c9ae5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/literasi-digital-konselor-ekonomi-kesenjangan-tema-thumb-c9ae5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/literasi-digital-konselor-ekonomi-kesenjangan-tema-thumb-c9ae5.webp 1x" title="JURIS - Gender Disparities in Technological Proficiency Among Women Online Workers in the Digital Economy Era" alt="JURIS - Gender Disparities in Technological Proficiency Among Women Online Workers in the Digital Economy Era" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/literasi-digital-konselor-ekonomi-kesenjangan-tema-thumb-ec33e.webp" title="JURIS - Gender Disparities in Technological Proficiency Among Women Online Workers in the Digital Economy Era" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/literasi-digital-konselor-ekonomi-kesenjangan-tema-thumb-ec33e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/literasi-digital-konselor-ekonomi-kesenjangan-tema-thumb-ec33e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/literasi-digital-konselor-ekonomi-kesenjangan-tema-thumb-ec33e.webp 1x" title="JURIS - Gender Disparities in Technological Proficiency Among Women Online Workers in the Digital Economy Era" alt="JURIS - Gender Disparities in Technological Proficiency Among Women Online Workers in the Digital Economy Era" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/literasi-digital-konselor-ekonomi-kesenjangan-tema-thumb-64a58.webp" title="JURIS - Gender Disparities in Technological Proficiency Among Women Online Workers in the Digital Economy Era" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/literasi-digital-konselor-ekonomi-kesenjangan-tema-thumb-64a58.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/literasi-digital-konselor-ekonomi-kesenjangan-tema-thumb-64a58.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/literasi-digital-konselor-ekonomi-kesenjangan-tema-thumb-64a58.webp 1x" title="JURIS - Gender Disparities in Technological Proficiency Among Women Online Workers in the Digital Economy Era" alt="JURIS - Gender Disparities in Technological Proficiency Among Women Online Workers in the Digital Economy Era" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57182-literasi-digital-konselor-ekonomi" title="JURIS - Gender Disparities in Technological Proficiency Among Women Online Workers in the Digital Economy Era" target="_blank">Gender Disparities in Technological Proficiency Among Women Online Workers in the Digital Economy Era</a>: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan:1. Meneliti dampak dari pelatihan teknologi yang ramah perempuan dan bagaimana pelatihan tersebut dapat meningkatkan keterampilan digital perempuan, terutama di daerah pedesaan atau kelompok masyarakat dengan akses teknologi terbatas.2. Menganalisis efektivitas kebijakan teknologi yang ramah perempuan, seperti beasiswa dan dukungan untuk perempuan yang mengejar karier di bidang teknologi, dalam memperluas akses dan mengurangi kesenjangan digital.3. Mengkaji peran perusahaan dalam menciptakan lingkungan inklusif yang membantu perempuan merasa nyaman menggunakan teknologi, serta bagaimana perusahaan dapat memberikan pelatihan teknologi secara luas, baik untuk calon karyawan perempuan maupun masyarakat umum, untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam menghadapi dunia kerja digital..
<br>Dalam era digital, penguasaan teknologi menjadi komponen penting yang mempengaruhi kelangsungan hidup manusia, termasuk bagi perempuan.Dengan perkembangan teknologi internet, muncul peluang pekerjaan baru di berbagai bidang, yang memberikan kesempatan bagi perempuan untuk berpartisipasi aktif dalam ekonomi.Pekerja lepas, baik full-time maupun part-time, sangat diuntungkan oleh teknologi karena memungkinkan mereka bekerja secara fleksibel dari mana saja.Teknologi ini memungkinkan perempuan melakukan pekerjaan tanpa terikat pada lokasi atau jam kerja tertentu, sehingga mereka dapat menyeimbangkan antara pekerjaan dan tanggung jawab keluarga.Ada pekerjaan baru yang muncul seiring dengan perkembangan ekonomi digital, seperti pencipta konten, penjual afiliasi, dan profesi lainnya yang menggunakan platform digital dalam proses transaksi dan pekerjaan, seperti terapis pijat, asisten virtual, dan sebagainya.Meskipun pekerjaan-pekerjaan ini terlihat sederhana, sebenarnya mereka membutuhkan keterampilan komunikasi dan penguasaan teknologi, seperti pemahaman teknik pemasaran digital, strategi konten, dan kemampuan menggunakan aplikasi media sosial dan platform live streaming.Pekerjaan-pekerjaan ini terbuka bagi pria dan wanita.Namun, kenyataannya, banyak perusahaan yang menargetkan wanita, terutama ibu rumah tangga, yang memiliki waktu luang lebih fleksibel dan lebih aktif di media sosial.Selain itu, banyak produk yang dipasarkan melalui live shopping atau program afiliasi ditujukan untuk konsumen wanita.Hal ini menunjukkan bahwa penguasaan teknologi bukan hanya kebutuhan, tetapi juga membuka peluang pekerjaan bagi wanita di dunia digital.Hasil tinjauan literatur dalam penelitian ini menunjukkan bahwa hambatan utama yang menyebabkan rendahnya literasi digital perempuan adalah faktor-faktor sosial budaya, terbatasnya akses terhadap teknologi, dan rendahnya tingkat pendidikan dan ekonomi.Budaya patriarki yang kuat, terutama di daerah pedesaan, membatasi akses perempuan terhadap teknologi dan pengembangan keterampilan digital mereka.Selain itu, terbatasnya akses terhadap peralatan teknologi, baik infrastruktur maupun kepemilikan, juga memiliki dampak signifikan.Hal ini, dikombinasikan dengan rendahnya tingkat pendidikan formal di banyak wilayah, semakin memperlebar kesenjangan digital bagi perempuan.Akibatnya, perempuan kehilangan peluang besar untuk meningkatkan kualitas hidup mereka di ekonomi digital, di mana penguasaan teknologi adalah kunci untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dan mencapai kemerdekaan finansial.Kesenjangan literasi digital ini dapat diatasi melalui tindakan afirmatif yang mencakup penyediaan perangkat teknologi terjangkau dan pelatihan literasi digital yang memenuhi kebutuhan perempuan.Selain itu, kebijakan teknologi yang ramah perempuan, seperti beasiswa dan dukungan bagi perempuan yang mengejar karier di bidang teknologi, sangat penting untuk memperluas akses.Pemerintah, bisnis, dan masyarakat harus bekerja sama untuk menciptakan ekosistem inklusif di mana perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dan berinovasi di dunia digital.Dengan langkah-langkah ini, kesenjangan literasi digital dapat dikurangi dan perempuan dapat menjadi lebih kompetitif dan berkontribusi dalam ekonomi digital
<br>Penelitian ini mengeksplorasi tema-tema literasi digital perempuan dalam konteks ekonomi digital yang terus berkembang. Literasi digital mencakup kemampuan mengoperasikan perangkat teknologi, pemahaman kritis terhadap informasi dan penggunaan media digital secara aman dan efektif. Literasi ini menjadi salah satu kunci penting untuk memenangkan persaingan di pasar bagi para pelaku ekonomi, termasuk bagi perempuan pekerja daring. Studi literatur ini menggunakan analisis deskriptif dengan perspektif politik ekonomi feminis yang menganalisis bagaimana hubungan kekuasaan, struktur sosial, dan ekonomi membentuk ketidaksetaraan gender dalam konteks pekerjaan dan teknologi. Analisis ini mengeksplorasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/4/literasi-digital-konselor-ekonomi-kesenjangan-tema-thumb-c9ae5.webp" type="image/webp" length="103534" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/literasi-digital-konselor-ekonomi-kesenjangan-tema-thumb-c9ae5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/literasi-digital-konselor-ekonomi-kesenjangan-tema-thumb-ec33e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/literasi-digital-konselor-ekonomi-kesenjangan-tema-thumb-64a58.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1188-uin-bukittinggi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17375-humanisma-journal-gender-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila P5 di SMA Negeri Kecamatan Wera Kabupaten Bima ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila P5 di SMA Negeri Kecamatan Wera Kabupaten Bima ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila P5 di SMA Negeri Kecamatan Wera Kabupaten Bima ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57172-kepemimpinan-kepala-sekolah-implementasi-proyek-pe</link>
	<guid isPermaLink="false">ebc61845eb85bcf61b3424f85ca3249f</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 12:02:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ smp nw jerua ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur diya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[diya,jerua,nur,nw,smp]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengkaji lebih lanjut peran kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran (instructional leader) dalam mengimplementasikan Proyek Penguatan Profil Pelajar ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMA Negeri Kecamatan Wera Kabupaten Bima: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengkaji lebih lanjut peran kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran (instructional leader) dalam mengimplementasikan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), khususnya dalam hal memfasilitasi pembelajaran lintas disiplin dan mengintegrasikan tema-tema aktual dalam pembelajaran berbasis proyek.2. Meneliti strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam membangun kolaborasi antara guru, peserta didik, dan pemangku kepentingan lainnya, serta bagaimana strategi tersebut dapat menciptakan sistem evaluasi yang berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.3. Melakukan studi komparatif antara sekolah-sekolah di daerah 3T dengan sekolah-sekolah di daerah lain untuk menganalisis strategi kepemimpinan kepala sekolah yang adaptif terhadap konteks lokal dan bagaimana strategi tersebut dapat memperkuat relevansi lokal pembelajaran dalam implementasi P5.. Penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMA Negeri Kecamatan Wera Kabupaten Bima sangat dipengaruhi oleh strategi kepemimpinan kepala sekolah yang bersifat transformasional, partisipatif, dan adaptif terhadap konteks lokal.Strategi kepemimpinan tersebut mencakup empat aspek utama, yakni perencanaan yang kolaboratif dan kontekstual, pengorganisasian berbasis kompetensi dan peran, pelaksanaan dan pendampingan, serta pengawasan dan evaluasi yang menekankan proses pembelajaran dan nilai karakter.Kepala sekolah tidak hanya berperan sebagai manajer administratif, tetapi juga sebagai pemimpin pembelajaran dan agen perubahan yang mampu memberdayakan guru, melibatkan orang tua dan masyarakat.Meskipun menghadapi berbagai kendala seperti terbatasnya sumber daya, waktu, dan literasi proyek, kepala sekolah mampu merespons secara inovatif melalui penguatan komunitas belajar, penggunaan teknologi, serta pendekatan yang berakar pada kearifan lokal.Studi ini menegaskan pentingnya kapasitas kepemimpinan yang reflektif, kolaboratif, dan kontekstual dalam mendukung suksesnya implementasi Kurikulum Merdeka dan penguatan karakter peserta didik melalui P5 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam mengimplementasikan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) pada jenjang SMA di Kecamatan Wera, Kabupaten Bima. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap tiga kepala sekolah SMA Negeri di wilayah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan strategi kepemimpinan transformasional dan adaptif yang terbagi ke dalam empat aspek... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/f/kepemimpinan-kepala-sekolah-implementasi-proyek-pe-thumb-76331.webp" title="JURIS - Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMA Negeri Kecamatan Wera Kabupaten Bima" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/kepemimpinan-kepala-sekolah-implementasi-proyek-pe-thumb-76331.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/kepemimpinan-kepala-sekolah-implementasi-proyek-pe-thumb-76331.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/kepemimpinan-kepala-sekolah-implementasi-proyek-pe-thumb-76331.webp 1x" title="JURIS - Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMA Negeri Kecamatan Wera Kabupaten Bima" alt="JURIS - Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMA Negeri Kecamatan Wera Kabupaten Bima" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/f/kepemimpinan-kepala-sekolah-implementasi-proyek-pe-thumb-6367a.webp" title="JURIS - Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMA Negeri Kecamatan Wera Kabupaten Bima" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/kepemimpinan-kepala-sekolah-implementasi-proyek-pe-thumb-6367a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/kepemimpinan-kepala-sekolah-implementasi-proyek-pe-thumb-6367a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/kepemimpinan-kepala-sekolah-implementasi-proyek-pe-thumb-6367a.webp 1x" title="JURIS - Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMA Negeri Kecamatan Wera Kabupaten Bima" alt="JURIS - Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMA Negeri Kecamatan Wera Kabupaten Bima" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/f/kepemimpinan-kepala-sekolah-implementasi-proyek-pe-thumb-b471f.webp" title="JURIS - Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMA Negeri Kecamatan Wera Kabupaten Bima" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/kepemimpinan-kepala-sekolah-implementasi-proyek-pe-thumb-b471f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/kepemimpinan-kepala-sekolah-implementasi-proyek-pe-thumb-b471f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/kepemimpinan-kepala-sekolah-implementasi-proyek-pe-thumb-b471f.webp 1x" title="JURIS - Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMA Negeri Kecamatan Wera Kabupaten Bima" alt="JURIS - Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMA Negeri Kecamatan Wera Kabupaten Bima" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57172-kepemimpinan-kepala-sekolah-implementasi-proyek-pe" title="JURIS - Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMA Negeri Kecamatan Wera Kabupaten Bima" target="_blank">Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMA Negeri Kecamatan Wera Kabupaten Bima</a>: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengkaji lebih lanjut peran kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran (instructional leader) dalam mengimplementasikan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), khususnya dalam hal memfasilitasi pembelajaran lintas disiplin dan mengintegrasikan tema-tema aktual dalam pembelajaran berbasis proyek.2. Meneliti strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam membangun kolaborasi antara guru, peserta didik, dan pemangku kepentingan lainnya, serta bagaimana strategi tersebut dapat menciptakan sistem evaluasi yang berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.3. Melakukan studi komparatif antara sekolah-sekolah di daerah 3T dengan sekolah-sekolah di daerah lain untuk menganalisis strategi kepemimpinan kepala sekolah yang adaptif terhadap konteks lokal dan bagaimana strategi tersebut dapat memperkuat relevansi lokal pembelajaran dalam implementasi P5..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMA Negeri Kecamatan Wera Kabupaten Bima sangat dipengaruhi oleh strategi kepemimpinan kepala sekolah yang bersifat transformasional, partisipatif, dan adaptif terhadap konteks lokal.Strategi kepemimpinan tersebut mencakup empat aspek utama, yakni perencanaan yang kolaboratif dan kontekstual, pengorganisasian berbasis kompetensi dan peran, pelaksanaan dan pendampingan, serta pengawasan dan evaluasi yang menekankan proses pembelajaran dan nilai karakter.Kepala sekolah tidak hanya berperan sebagai manajer administratif, tetapi juga sebagai pemimpin pembelajaran dan agen perubahan yang mampu memberdayakan guru, melibatkan orang tua dan masyarakat.Meskipun menghadapi berbagai kendala seperti terbatasnya sumber daya, waktu, dan literasi proyek, kepala sekolah mampu merespons secara inovatif melalui penguatan komunitas belajar, penggunaan teknologi, serta pendekatan yang berakar pada kearifan lokal.Studi ini menegaskan pentingnya kapasitas kepemimpinan yang reflektif, kolaboratif, dan kontekstual dalam mendukung suksesnya implementasi Kurikulum Merdeka dan penguatan karakter peserta didik melalui P5
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam mengimplementasikan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) pada jenjang SMA di Kecamatan Wera, Kabupaten Bima. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap tiga kepala sekolah SMA Negeri di wilayah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan strategi kepemimpinan transformasional dan adaptif yang terbagi ke dalam empat aspek...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/f/kepemimpinan-kepala-sekolah-implementasi-proyek-pe-thumb-b471f.webp" type="image/webp" length="242880" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/kepemimpinan-kepala-sekolah-implementasi-proyek-pe-thumb-76331.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/kepemimpinan-kepala-sekolah-implementasi-proyek-pe-thumb-6367a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/kepemimpinan-kepala-sekolah-implementasi-proyek-pe-thumb-b471f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-491-unram.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13042-jpap-jurnal-praktisi-administrasi-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Minat Siswa Melalui Metode Storytelling Terhadap Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Minat Siswa Melalui Metode Storytelling Terhadap Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Minat Siswa Melalui Metode Storytelling Terhadap Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57165-pra-siklus-siswa-kelas-iii-sejarah-kebudayaan-isla</link>
	<guid isPermaLink="false">12e7f3e76faa225f28c71e8acbf14b38</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 12:01:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sdn 1 gerung ]]></category>
	<category><![CDATA[ spring boot ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[1,boot,gerung,sdn,spring]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat diarahkan untuk menguji dampak jangka panjang penggunaan metode storytelling terhadap retensi pengetahuan sejarah kebudayaan Islam pada siswa, misalnya dengan mengukur pemahaman siswa setelah beberapa bulan pasca intervensi; ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Minat Siswa Melalui Metode Storytelling Terhadap Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam: Penelitian selanjutnya dapat diarahkan untuk menguji dampak jangka panjang penggunaan metode storytelling terhadap retensi pengetahuan sejarah kebudayaan Islam pada siswa, misalnya dengan mengukur pemahaman siswa setelah beberapa bulan pasca intervensi; selanjutnya, perlu dibandingkan efektivitas storytelling digital dengan storytelling tradisional dalam konteks pembelajaran sejarah, sehingga dapat diketahui apakah media digital memberikan peningkatan motivasi atau hasil belajar yang lebih signifikan; terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi integrasi storytelling dengan mata pelajaran lain seperti bahasa Indonesia atau ilmu pengetahuan alam untuk menilai apakah pendekatan interdisipliner dapat memperluas manfaat storytelling dalam meningkatkan minat dan pemahaman siswa secara menyeluruh.. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas, metode storytelling terbukti dapat meningkatkan minat siswa pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam.Persentase minat siswa meningkat dari 49,04% pada praAcsiklus menjadi 77,97% pada siklus I dan mencapai 93,46% pada siklus II, dengan kategori minat beralih dari AuRendahAy menjadi AuTinggiAy hingga AuSangat TinggiAy.Hasil ini menunjukkan bahwa storytelling dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa Penelitian ini bertujuan untuk peningkatan minat siswa pada mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam melalui metode storytteling Islami pada kelas III Madrasah Ibtidaiyah No.04/E.72 Koto Baru minat siswa masih tergolong rendah pada mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari 2 siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan minat siswa dengan metode storytelling Islami dengan persentase nilai rata-rata minat minat siswa pada pra siklus 49,04%, siklus I 77,97% dan siklus II 93,46% dengan kategori minat siswa sangat tinggi, dan persentase kerberhasilan siswa pada pada pra siklus 10%, siklus II 70% dan siklus II... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/d/pra-siklus-siswa-kelas-iii-sejarah-kebudayaan-isla-thumb-42a65.webp" title="JURIS - Peningkatan Minat Siswa Melalui Metode Storytelling Terhadap Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/pra-siklus-siswa-kelas-iii-sejarah-kebudayaan-isla-thumb-42a65.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/pra-siklus-siswa-kelas-iii-sejarah-kebudayaan-isla-thumb-42a65.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/pra-siklus-siswa-kelas-iii-sejarah-kebudayaan-isla-thumb-42a65.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Minat Siswa Melalui Metode Storytelling Terhadap Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam" alt="JURIS - Peningkatan Minat Siswa Melalui Metode Storytelling Terhadap Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/d/pra-siklus-siswa-kelas-iii-sejarah-kebudayaan-isla-thumb-48db6.webp" title="JURIS - Peningkatan Minat Siswa Melalui Metode Storytelling Terhadap Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/pra-siklus-siswa-kelas-iii-sejarah-kebudayaan-isla-thumb-48db6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/pra-siklus-siswa-kelas-iii-sejarah-kebudayaan-isla-thumb-48db6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/pra-siklus-siswa-kelas-iii-sejarah-kebudayaan-isla-thumb-48db6.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Minat Siswa Melalui Metode Storytelling Terhadap Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam" alt="JURIS - Peningkatan Minat Siswa Melalui Metode Storytelling Terhadap Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57165-pra-siklus-siswa-kelas-iii-sejarah-kebudayaan-isla" title="JURIS - Peningkatan Minat Siswa Melalui Metode Storytelling Terhadap Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam" target="_blank">Peningkatan Minat Siswa Melalui Metode Storytelling Terhadap Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam</a>: Penelitian selanjutnya dapat diarahkan untuk menguji dampak jangka panjang penggunaan metode storytelling terhadap retensi pengetahuan sejarah kebudayaan Islam pada siswa, misalnya dengan mengukur pemahaman siswa setelah beberapa bulan pasca intervensi; selanjutnya, perlu dibandingkan efektivitas storytelling digital dengan storytelling tradisional dalam konteks pembelajaran sejarah, sehingga dapat diketahui apakah media digital memberikan peningkatan motivasi atau hasil belajar yang lebih signifikan; terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi integrasi storytelling dengan mata pelajaran lain seperti bahasa Indonesia atau ilmu pengetahuan alam untuk menilai apakah pendekatan interdisipliner dapat memperluas manfaat storytelling dalam meningkatkan minat dan pemahaman siswa secara menyeluruh..
<br>Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas, metode storytelling terbukti dapat meningkatkan minat siswa pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam.Persentase minat siswa meningkat dari 49,04% pada praAcsiklus menjadi 77,97% pada siklus I dan mencapai 93,46% pada siklus II, dengan kategori minat beralih dari AuRendahAy menjadi AuTinggiAy hingga AuSangat TinggiAy.Hasil ini menunjukkan bahwa storytelling dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa
<br>Penelitian ini bertujuan untuk peningkatan minat siswa pada mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam melalui metode storytteling Islami pada kelas III Madrasah Ibtidaiyah No.04/E.72 Koto Baru minat siswa masih tergolong rendah pada mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari 2 siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan minat siswa dengan metode storytelling Islami dengan persentase nilai rata-rata minat minat siswa pada pra siklus 49,04%, siklus I 77,97% dan siklus II 93,46% dengan kategori minat siswa sangat tinggi, dan persentase kerberhasilan siswa pada pada pra siklus 10%, siklus II 70% dan siklus II...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/d/pra-siklus-siswa-kelas-iii-sejarah-kebudayaan-isla-thumb-48db6.webp" type="image/webp" length="154878" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/pra-siklus-siswa-kelas-iii-sejarah-kebudayaan-isla-thumb-42a65.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/pra-siklus-siswa-kelas-iii-sejarah-kebudayaan-isla-thumb-48db6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-491-unram.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13042-jpap-jurnal-praktisi-administrasi-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kepemimpinan Kepala Dinas dalam Pembinaan Karir Pegawai Berbasis Aplikasi SIMPEG di Dinas Pendidikan Kota Mataram ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kepemimpinan Kepala Dinas dalam Pembinaan Karir Pegawai Berbasis Aplikasi SIMPEG di Dinas Pendidikan Kota Mataram ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kepemimpinan Kepala Dinas dalam Pembinaan Karir Pegawai Berbasis Aplikasi SIMPEG di Dinas Pendidikan Kota Mataram ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57166-kepemimpinan-karir-pegawai-simpeg-adopsi-aplikasi</link>
	<guid isPermaLink="false">03be08e3be659cf56305b855db8bb512</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 11:38:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ smp nw jerua ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur diya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[diya,jerua,nur,nw,smp]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi sejauh mana pelatihan digital dapat meningkatkan adopsi aplikasi SIMPEG di kalangan guru dan tenaga kependidikan, misalnya dengan menguji efektivitas modul pelatihan berbasis daring. Selain itu, diperlukan pengembangan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kepemimpinan Kepala Dinas dalam Pembinaan Karir Pegawai Berbasis Aplikasi SIMPEG di Dinas Pendidikan Kota Mataram: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi sejauh mana pelatihan digital dapat meningkatkan adopsi aplikasi SIMPEG di kalangan guru dan tenaga kependidikan, misalnya dengan menguji efektivitas modul pelatihan berbasis daring. Selain itu, diperlukan pengembangan dan uji coba fitur tambahan pada SIMPEG yang dapat mencatat dan memantau secara komprehensif program pengembangan karir, sehingga dapat menilai dampaknya terhadap kepuasan dan kinerja pegawai. Penelitian komparatif antar daerah yang mengimplementasikan SIMPEG juga dapat mengidentifikasi praktik terbaik dan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan sistem, sehingga memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih terarah bagi peningkatan manajemen sumber daya manusia di sektor pendidikan.. Penelitian menunjukkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram memotivasi dan memperhatikan pegawai dalam pembinaan karir melalui pengembangan kompetensi intelektual, kesehatan fisik, kompetensi sosial, spiritual, dan teknologi digital.Kegiatan peningkatan kompetensi memberikan kesempatan bagi pegawai menambah pengetahuan, meningkatkan keterampilan, sehingga menjadi lebih produktif dan efisien.Implementasi SIMPEG sudah tepat namun perlu tindak lanjut untuk memperluas fungsinya dalam pembinaan karir pegawai Berkembangnya teknologi dan diperbaharuinya kurikulum pendidikan mengharuskan banyak dilaksanakannya pelatihan, workshop, maupun seminar untuk menunjang kemampuan pendidik maupun tenaga pendidikan untuk menyesuaikan diri sehingga mutu pendidikan bisa terus meningkat. Human capital investement yang merupakan istilah dari pemberian pelatihan, workshop ataupun pendidikan untuk meningkatkan kapasitas pekerja adalah perlu diberikan kepada para pendidik dan tenaga kependidikan. Untuk mengetahui seperti apa proses human capital Investment itu, maka dilakukanlah penelitian ini. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian emperis, yaitu penelitian dengan adanya data-data... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/5/kepemimpinan-karir-pegawai-simpeg-adopsi-aplikasi-thumb-5f17d.webp" title="JURIS - Kepemimpinan Kepala Dinas dalam Pembinaan Karir Pegawai Berbasis Aplikasi SIMPEG di Dinas Pendidikan Kota Mataram" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/kepemimpinan-karir-pegawai-simpeg-adopsi-aplikasi-thumb-5f17d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/kepemimpinan-karir-pegawai-simpeg-adopsi-aplikasi-thumb-5f17d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/kepemimpinan-karir-pegawai-simpeg-adopsi-aplikasi-thumb-5f17d.webp 1x" title="JURIS - Kepemimpinan Kepala Dinas dalam Pembinaan Karir Pegawai Berbasis Aplikasi SIMPEG di Dinas Pendidikan Kota Mataram" alt="JURIS - Kepemimpinan Kepala Dinas dalam Pembinaan Karir Pegawai Berbasis Aplikasi SIMPEG di Dinas Pendidikan Kota Mataram" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/kepemimpinan-karir-pegawai-simpeg-adopsi-aplikasi-thumb-a1dad.webp" title="JURIS - Kepemimpinan Kepala Dinas dalam Pembinaan Karir Pegawai Berbasis Aplikasi SIMPEG di Dinas Pendidikan Kota Mataram" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/kepemimpinan-karir-pegawai-simpeg-adopsi-aplikasi-thumb-a1dad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/kepemimpinan-karir-pegawai-simpeg-adopsi-aplikasi-thumb-a1dad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/kepemimpinan-karir-pegawai-simpeg-adopsi-aplikasi-thumb-a1dad.webp 1x" title="JURIS - Kepemimpinan Kepala Dinas dalam Pembinaan Karir Pegawai Berbasis Aplikasi SIMPEG di Dinas Pendidikan Kota Mataram" alt="JURIS - Kepemimpinan Kepala Dinas dalam Pembinaan Karir Pegawai Berbasis Aplikasi SIMPEG di Dinas Pendidikan Kota Mataram" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/kepemimpinan-karir-pegawai-simpeg-adopsi-aplikasi-thumb-2fd6c.webp" title="JURIS - Kepemimpinan Kepala Dinas dalam Pembinaan Karir Pegawai Berbasis Aplikasi SIMPEG di Dinas Pendidikan Kota Mataram" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/kepemimpinan-karir-pegawai-simpeg-adopsi-aplikasi-thumb-2fd6c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/kepemimpinan-karir-pegawai-simpeg-adopsi-aplikasi-thumb-2fd6c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/kepemimpinan-karir-pegawai-simpeg-adopsi-aplikasi-thumb-2fd6c.webp 1x" title="JURIS - Kepemimpinan Kepala Dinas dalam Pembinaan Karir Pegawai Berbasis Aplikasi SIMPEG di Dinas Pendidikan Kota Mataram" alt="JURIS - Kepemimpinan Kepala Dinas dalam Pembinaan Karir Pegawai Berbasis Aplikasi SIMPEG di Dinas Pendidikan Kota Mataram" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57166-kepemimpinan-karir-pegawai-simpeg-adopsi-aplikasi" title="JURIS - Kepemimpinan Kepala Dinas dalam Pembinaan Karir Pegawai Berbasis Aplikasi SIMPEG di Dinas Pendidikan Kota Mataram" target="_blank">Kepemimpinan Kepala Dinas dalam Pembinaan Karir Pegawai Berbasis Aplikasi SIMPEG di Dinas Pendidikan Kota Mataram</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi sejauh mana pelatihan digital dapat meningkatkan adopsi aplikasi SIMPEG di kalangan guru dan tenaga kependidikan, misalnya dengan menguji efektivitas modul pelatihan berbasis daring. Selain itu, diperlukan pengembangan dan uji coba fitur tambahan pada SIMPEG yang dapat mencatat dan memantau secara komprehensif program pengembangan karir, sehingga dapat menilai dampaknya terhadap kepuasan dan kinerja pegawai. Penelitian komparatif antar daerah yang mengimplementasikan SIMPEG juga dapat mengidentifikasi praktik terbaik dan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan sistem, sehingga memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih terarah bagi peningkatan manajemen sumber daya manusia di sektor pendidikan..
<br>Penelitian menunjukkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram memotivasi dan memperhatikan pegawai dalam pembinaan karir melalui pengembangan kompetensi intelektual, kesehatan fisik, kompetensi sosial, spiritual, dan teknologi digital.Kegiatan peningkatan kompetensi memberikan kesempatan bagi pegawai menambah pengetahuan, meningkatkan keterampilan, sehingga menjadi lebih produktif dan efisien.Implementasi SIMPEG sudah tepat namun perlu tindak lanjut untuk memperluas fungsinya dalam pembinaan karir pegawai
<br>Berkembangnya teknologi dan diperbaharuinya kurikulum pendidikan mengharuskan banyak dilaksanakannya pelatihan, workshop, maupun seminar untuk menunjang kemampuan pendidik maupun tenaga pendidikan untuk menyesuaikan diri sehingga mutu pendidikan bisa terus meningkat. Human capital investement yang merupakan istilah dari pemberian pelatihan, workshop ataupun pendidikan untuk meningkatkan kapasitas pekerja adalah perlu diberikan kepada para pendidik dan tenaga kependidikan. Untuk mengetahui seperti apa proses human capital Investment itu, maka dilakukanlah penelitian ini. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian emperis, yaitu penelitian dengan adanya data-data...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/5/kepemimpinan-karir-pegawai-simpeg-adopsi-aplikasi-thumb-a1dad.webp" type="image/webp" length="213866" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/kepemimpinan-karir-pegawai-simpeg-adopsi-aplikasi-thumb-5f17d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/kepemimpinan-karir-pegawai-simpeg-adopsi-aplikasi-thumb-a1dad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/kepemimpinan-karir-pegawai-simpeg-adopsi-aplikasi-thumb-2fd6c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-491-unram.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13042-jpap-jurnal-praktisi-administrasi-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Micropolitics di Sekolah Sebuah Kajian Literatur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Micropolitics di Sekolah Sebuah Kajian Literatur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Micropolitics di Sekolah Sebuah Kajian Literatur ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57169-micropolitics-kepemimpinan-sekolah-kekuasaan-iklim</link>
	<guid isPermaLink="false">6404aa3402b80a5e4c27ffc079c0ba1f</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 11:31:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sdn 1 gerung ]]></category>
	<category><![CDATA[ spring boot ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[1,boot,gerung,sdn,spring]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi praktik micropolitics di sekolah dasar Indonesia melalui pendekatan campuran kuantitatifAckualitatif untuk mengidentifikasi pola kekuasaan yang muncul dalam konteks lokal. Selanjutnya, sebuah studi longitudinal ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Micropolitics di Sekolah: Sebuah Kajian Literatur: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi praktik micropolitics di sekolah dasar Indonesia melalui pendekatan campuran kuantitatifAckualitatif untuk mengidentifikasi pola kekuasaan yang muncul dalam konteks lokal. Selanjutnya, sebuah studi longitudinal dapat menilai dampak program pelatihan kepemimpinan berbasis micropolitics terhadap iklim sekolah, motivasi guru, dan peningkatan kualitas pembelajaran selama beberapa tahun. Selain itu, penelitian komparatif antara sekolah di daerah perkotaan dan pedesaan dapat mengungkap faktorAcfaktor kontekstual yang memoderasi efektivitas strategi micropolitics, sehingga memberikan pedoman adaptif bagi kepala sekolah. Penelitian-penelitian tersebut akan memperkaya pemahaman empiris tentang bagaimana micropolitics dapat diintegrasikan secara strategis dalam kebijakan dan praktik kepemimpinan sekolah di Indonesia. Akhirnya, analisis perbandingan antar kebijakan nasional dan praktik micropolitics di tingkat sekolah dapat membantu merumuskan kerangka kerja kebijakan yang menyeimbangkan otoritas formal dengan partisipasi kolaboratif.. Micropolitics merupakan realitas yang tidak terpisahkan dari kehidupan organisasi sekolah dan memengaruhi dinamika kekuasaan, negosiasi, kolaborasi, serta pembentukan konsensus, sehingga menjadi prasyarat penting bagi kepala sekolah dalam menjalankan peran kepemimpinannya secara efektif.Kepala sekolah memegang posisi strategis dan harus mampu membaca relasi kekuasaan, memahami semua pemangku kepentingan, serta mengelola konflik secara konstruktif sebagai bagian integral kompetensi kepemimpinannya.Kepemimpinan micropolitics yang efektif harus mengintegrasikan pengaruh kebijakan makro dan menerapkan tiga bentuk kekuasaan (over, with, through) secara situasional untuk mendorong budaya sekolah yang kolaboratif dan adaptif Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis konsep micropolitics dalam organisasi sekolah serta mengelaborasi strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam mengelola dinamika kekuasaan pada tingkat mikro. Penelitian menggunakan pendekatan kajian literatur kualitatif dengan analisis tematik terhadap berbagai sumber yang relevan. Hasil sintesis menunjukkan bahwa micropolitics merupakan realitas inheren dalam kehidupan sekolah yang tercermin melalui relasi kekuasaan, negosiasi kepentingan, konflik dan kolaborasi antar aktor. Micropolitics tidak selalu bersifat destruktif tetapi juga dapat menjadi mekanisme strategis untuk membangun konsensus dan mendorong perubahan apabila dikelola secara reflektif dan etis. Dalam konteks... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/7/micropolitics-kepemimpinan-sekolah-kekuasaan-iklim-thumb-3af76.webp" title="JURIS - Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Micropolitics di Sekolah: Sebuah Kajian Literatur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/micropolitics-kepemimpinan-sekolah-kekuasaan-iklim-thumb-3af76.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/micropolitics-kepemimpinan-sekolah-kekuasaan-iklim-thumb-3af76.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/micropolitics-kepemimpinan-sekolah-kekuasaan-iklim-thumb-3af76.webp 1x" title="JURIS - Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Micropolitics di Sekolah: Sebuah Kajian Literatur" alt="JURIS - Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Micropolitics di Sekolah: Sebuah Kajian Literatur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/7/micropolitics-kepemimpinan-sekolah-kekuasaan-iklim-thumb-eb63a.webp" title="JURIS - Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Micropolitics di Sekolah: Sebuah Kajian Literatur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/micropolitics-kepemimpinan-sekolah-kekuasaan-iklim-thumb-eb63a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/micropolitics-kepemimpinan-sekolah-kekuasaan-iklim-thumb-eb63a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/micropolitics-kepemimpinan-sekolah-kekuasaan-iklim-thumb-eb63a.webp 1x" title="JURIS - Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Micropolitics di Sekolah: Sebuah Kajian Literatur" alt="JURIS - Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Micropolitics di Sekolah: Sebuah Kajian Literatur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/7/micropolitics-kepemimpinan-sekolah-kekuasaan-iklim-thumb-32b1a.webp" title="JURIS - Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Micropolitics di Sekolah: Sebuah Kajian Literatur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/micropolitics-kepemimpinan-sekolah-kekuasaan-iklim-thumb-32b1a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/micropolitics-kepemimpinan-sekolah-kekuasaan-iklim-thumb-32b1a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/micropolitics-kepemimpinan-sekolah-kekuasaan-iklim-thumb-32b1a.webp 1x" title="JURIS - Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Micropolitics di Sekolah: Sebuah Kajian Literatur" alt="JURIS - Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Micropolitics di Sekolah: Sebuah Kajian Literatur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57169-micropolitics-kepemimpinan-sekolah-kekuasaan-iklim" title="JURIS - Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Micropolitics di Sekolah: Sebuah Kajian Literatur" target="_blank">Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Micropolitics di Sekolah: Sebuah Kajian Literatur</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi praktik micropolitics di sekolah dasar Indonesia melalui pendekatan campuran kuantitatifAckualitatif untuk mengidentifikasi pola kekuasaan yang muncul dalam konteks lokal. Selanjutnya, sebuah studi longitudinal dapat menilai dampak program pelatihan kepemimpinan berbasis micropolitics terhadap iklim sekolah, motivasi guru, dan peningkatan kualitas pembelajaran selama beberapa tahun. Selain itu, penelitian komparatif antara sekolah di daerah perkotaan dan pedesaan dapat mengungkap faktorAcfaktor kontekstual yang memoderasi efektivitas strategi micropolitics, sehingga memberikan pedoman adaptif bagi kepala sekolah. Penelitian-penelitian tersebut akan memperkaya pemahaman empiris tentang bagaimana micropolitics dapat diintegrasikan secara strategis dalam kebijakan dan praktik kepemimpinan sekolah di Indonesia. Akhirnya, analisis perbandingan antar kebijakan nasional dan praktik micropolitics di tingkat sekolah dapat membantu merumuskan kerangka kerja kebijakan yang menyeimbangkan otoritas formal dengan partisipasi kolaboratif..
<br>Micropolitics merupakan realitas yang tidak terpisahkan dari kehidupan organisasi sekolah dan memengaruhi dinamika kekuasaan, negosiasi, kolaborasi, serta pembentukan konsensus, sehingga menjadi prasyarat penting bagi kepala sekolah dalam menjalankan peran kepemimpinannya secara efektif.Kepala sekolah memegang posisi strategis dan harus mampu membaca relasi kekuasaan, memahami semua pemangku kepentingan, serta mengelola konflik secara konstruktif sebagai bagian integral kompetensi kepemimpinannya.Kepemimpinan micropolitics yang efektif harus mengintegrasikan pengaruh kebijakan makro dan menerapkan tiga bentuk kekuasaan (over, with, through) secara situasional untuk mendorong budaya sekolah yang kolaboratif dan adaptif
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis konsep micropolitics dalam organisasi sekolah serta mengelaborasi strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam mengelola dinamika kekuasaan pada tingkat mikro. Penelitian menggunakan pendekatan kajian literatur kualitatif dengan analisis tematik terhadap berbagai sumber yang relevan. Hasil sintesis menunjukkan bahwa micropolitics merupakan realitas inheren dalam kehidupan sekolah yang tercermin melalui relasi kekuasaan, negosiasi kepentingan, konflik dan kolaborasi antar aktor. Micropolitics tidak selalu bersifat destruktif tetapi juga dapat menjadi mekanisme strategis untuk membangun konsensus dan mendorong perubahan apabila dikelola secara reflektif dan etis. Dalam konteks...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/7/micropolitics-kepemimpinan-sekolah-kekuasaan-iklim-thumb-eb63a.webp" type="image/webp" length="126106" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/micropolitics-kepemimpinan-sekolah-kekuasaan-iklim-thumb-3af76.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/micropolitics-kepemimpinan-sekolah-kekuasaan-iklim-thumb-eb63a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/micropolitics-kepemimpinan-sekolah-kekuasaan-iklim-thumb-32b1a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-491-unram.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13042-jpap-jurnal-praktisi-administrasi-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Pengawas Sekolah Sebagai Pendamping dalam Peningkatan Kinerja Sekolah di UPT SPF SD Negeri Panaikang 2 Kota Makassar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Pengawas Sekolah Sebagai Pendamping dalam Peningkatan Kinerja Sekolah di UPT SPF SD Negeri Panaikang 2 Kota Makassar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Pengawas Sekolah Sebagai Pendamping dalam Peningkatan Kinerja Sekolah di UPT SPF SD Negeri Panaikang 2 Kota Makassar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57164-pengawas-sekolah-pendampingan-kinerja-komi</link>
	<guid isPermaLink="false">28b1e98e85ce698c460b814521fe6d45</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 10:32:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ sdn 1 gerung ]]></category>
	<category><![CDATA[ spring boot ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[1,boot,gerung,sdn,spring]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas pendampingan pengawas dengan pendekatan kuantitatif untuk memvalidasi hasil penelitian ini. 2. Studi tentang pemanfaatan teknologi digital dalam pendampingan pengawas dapat dikembangkan untuk mengatasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Pengawas Sekolah Sebagai Pendamping dalam Peningkatan Kinerja Sekolah di UPT SPF SD Negeri Panaikang 2 Kota Makassar: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas pendampingan pengawas dengan pendekatan kuantitatif untuk memvalidasi hasil penelitian ini. 2. Studi tentang pemanfaatan teknologi digital dalam pendampingan pengawas dapat dikembangkan untuk mengatasi hambatan infrastruktur. 3. Penelitian perlu mengeksplorasi peran pengawas dalam membangun budaya refleksi berkelanjutan di sekolah, dengan fokus pada pengembangan kompetensi guru melalui model pendampingan berbasis kolaborasi.. Pengawas sekolah berperan penting dalam meningkatkan kinerja sekolah melalui perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan pendampingan yang terstruktur.Pendampingan berbasis data dan kolaboratif mendorong peningkatan mutu pendidikan.Faktor pendukung seperti komitmen sekolah dan kebijakan mendukung proses pendampingan, sementara hambatan seperti keterbatasan waktu dan digital memerlukan strategi penyelesaian Penelitian ini bertujuan menjelaskan secara komprehensif peran pengawas sekolah sebagai pendamping dalam meningkatkan kinerja sekolah, khususnya dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan pendampingan di UPT SPF SD Negeri Panaikang 2 Kota Makassar. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawas menjalankan peran strategis sebagai fasilitator, pembimbing, konsultan, dan evaluator melalui siklus pendampingan yang terstruktur. Perencanaan pendampingan dilakukan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/a/pengawas-sekolah-pendampingan-kinerja-komitmen-war-thumb-5aa1c.webp" title="JURIS - Peran Pengawas Sekolah Sebagai Pendamping dalam Peningkatan Kinerja Sekolah di UPT SPF SD Negeri Panaikang 2 Kota Makassar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/a/pengawas-sekolah-pendampingan-kinerja-komitmen-war-thumb-5aa1c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/a/pengawas-sekolah-pendampingan-kinerja-komitmen-war-thumb-5aa1c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/a/pengawas-sekolah-pendampingan-kinerja-komitmen-war-thumb-5aa1c.webp 1x" title="JURIS - Peran Pengawas Sekolah Sebagai Pendamping dalam Peningkatan Kinerja Sekolah di UPT SPF SD Negeri Panaikang 2 Kota Makassar" alt="JURIS - Peran Pengawas Sekolah Sebagai Pendamping dalam Peningkatan Kinerja Sekolah di UPT SPF SD Negeri Panaikang 2 Kota Makassar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/a/pengawas-sekolah-pendampingan-kinerja-komitmen-war-thumb-78895.webp" title="JURIS - Peran Pengawas Sekolah Sebagai Pendamping dalam Peningkatan Kinerja Sekolah di UPT SPF SD Negeri Panaikang 2 Kota Makassar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/a/pengawas-sekolah-pendampingan-kinerja-komitmen-war-thumb-78895.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/a/pengawas-sekolah-pendampingan-kinerja-komitmen-war-thumb-78895.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/a/pengawas-sekolah-pendampingan-kinerja-komitmen-war-thumb-78895.webp 1x" title="JURIS - Peran Pengawas Sekolah Sebagai Pendamping dalam Peningkatan Kinerja Sekolah di UPT SPF SD Negeri Panaikang 2 Kota Makassar" alt="JURIS - Peran Pengawas Sekolah Sebagai Pendamping dalam Peningkatan Kinerja Sekolah di UPT SPF SD Negeri Panaikang 2 Kota Makassar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/a/pengawas-sekolah-pendampingan-kinerja-komitmen-war-thumb-0744b.webp" title="JURIS - Peran Pengawas Sekolah Sebagai Pendamping dalam Peningkatan Kinerja Sekolah di UPT SPF SD Negeri Panaikang 2 Kota Makassar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/a/pengawas-sekolah-pendampingan-kinerja-komitmen-war-thumb-0744b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/a/pengawas-sekolah-pendampingan-kinerja-komitmen-war-thumb-0744b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/a/pengawas-sekolah-pendampingan-kinerja-komitmen-war-thumb-0744b.webp 1x" title="JURIS - Peran Pengawas Sekolah Sebagai Pendamping dalam Peningkatan Kinerja Sekolah di UPT SPF SD Negeri Panaikang 2 Kota Makassar" alt="JURIS - Peran Pengawas Sekolah Sebagai Pendamping dalam Peningkatan Kinerja Sekolah di UPT SPF SD Negeri Panaikang 2 Kota Makassar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57164-pengawas-sekolah-pendampingan-kinerja-komi" title="JURIS - Peran Pengawas Sekolah Sebagai Pendamping dalam Peningkatan Kinerja Sekolah di UPT SPF SD Negeri Panaikang 2 Kota Makassar" target="_blank">Peran Pengawas Sekolah Sebagai Pendamping dalam Peningkatan Kinerja Sekolah di UPT SPF SD Negeri Panaikang 2 Kota Makassar</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas pendampingan pengawas dengan pendekatan kuantitatif untuk memvalidasi hasil penelitian ini. 2. Studi tentang pemanfaatan teknologi digital dalam pendampingan pengawas dapat dikembangkan untuk mengatasi hambatan infrastruktur. 3. Penelitian perlu mengeksplorasi peran pengawas dalam membangun budaya refleksi berkelanjutan di sekolah, dengan fokus pada pengembangan kompetensi guru melalui model pendampingan berbasis kolaborasi..
<br>Pengawas sekolah berperan penting dalam meningkatkan kinerja sekolah melalui perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan pendampingan yang terstruktur.Pendampingan berbasis data dan kolaboratif mendorong peningkatan mutu pendidikan.Faktor pendukung seperti komitmen sekolah dan kebijakan mendukung proses pendampingan, sementara hambatan seperti keterbatasan waktu dan digital memerlukan strategi penyelesaian
<br>Penelitian ini bertujuan menjelaskan secara komprehensif peran pengawas sekolah sebagai pendamping dalam meningkatkan kinerja sekolah, khususnya dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan pendampingan di UPT SPF SD Negeri Panaikang 2 Kota Makassar. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawas menjalankan peran strategis sebagai fasilitator, pembimbing, konsultan, dan evaluator melalui siklus pendampingan yang terstruktur. Perencanaan pendampingan dilakukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/a/pengawas-sekolah-pendampingan-kinerja-komitmen-war-thumb-0744b.webp" type="image/webp" length="279510" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/a/pengawas-sekolah-pendampingan-kinerja-komitmen-war-thumb-5aa1c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/a/pengawas-sekolah-pendampingan-kinerja-komitmen-war-thumb-78895.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/a/pengawas-sekolah-pendampingan-kinerja-komitmen-war-thumb-0744b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-491-unram.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13042-jpap-jurnal-praktisi-administrasi-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Customer Relationship Management Menggunakan Odoo Pada Startup Marketing Communication Agency ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Customer Relationship Management Menggunakan Odoo Pada Startup Marketing Communication Agency ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Customer Relationship Management Menggunakan Odoo Pada Startup Marketing Communication Agency ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57163-sistem-crm-dealer-fitur-integras</link>
	<guid isPermaLink="false">3daea07f1a7f79923970f9786bee4c60</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 10:10:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, peneliti dapat meneliti pengaruh penambahan modul analitik prediktif berbasis AI pada Odoo CRM terhadap pengurangan churn pelanggan di agensi marketing startup. Analisis ini dapat dilakukan dengan membandingkan rasio retensi pelanggan sebelum ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Customer Relationship Management Menggunakan Odoo Pada Startup Marketing Communication Agency: Pertama, peneliti dapat meneliti pengaruh penambahan modul analitik prediktif berbasis AI pada Odoo CRM terhadap pengurangan churn pelanggan di agensi marketing startup. Analisis ini dapat dilakukan dengan membandingkan rasio retensi pelanggan sebelum dan sesudah implementasi, serta memeriksa variabel-variabel kontributor seperti frekuensi interaksi dan nilai transaksi. Kedua, penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas mekanisme gamifikasi dalam modul pelatihan CRM untuk meningkatkan partisipasi dan retensi pengetahuan staf, yang diukur melalui tingkat penyelesaian modul, skor penilaian, dan perubahan perilaku penggunaan sistem. Ketiga, studi longitudinal dapat menilai hubungan antara peningkatan kompleksitas fitur Odoo dan biaya operasional serta keamanan data ketika sistem diimplementasikan pada organisasi startup dengan cabang tersebar. Penelitian ini akan memeriksa aspek skalabilitas, efisiensi sumber daya, serta kepatuhan terhadap regulasi perlindungan data. Dengan menggabungkan ketiga pendekatan tersebut, peneliti dapat memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai nilai tambah, efisiensi, dan keberlanjutan penggunaan Odoo CRM dalam konteks startup marketing communication agency.. Implementasi CRM berbasis Odoo pada startup marketing communication agency terbukti meningkatkan efisiensi operasional dan pengelolaan hubungan pelanggan, mempermudah pengelolaan database klien, otomatisasi pemasaran, dan analisis interaksi pelanggan.Hasil pengujian menunjukkan peningkatan rataAcrata skor kuisioner dari 2,71 menjadi 4,73, mencerminkan peningkatan produktivitas sebesar 74,23A%.Namun, masih terdapat keterbatasan karena pemanfaatan fitur belum optimal karena kurangnya pelatihan mendalam bagi pengguna, sehingga rencana pengembangan lanjutan mencakup peningkatan pelatihan internal dan penyesuaian fitur sistem secara bertahap Perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara perusahaan dalam mengelola hubungan dengan pelanggan. Customer Relationship Management (CRM) menjadi solusi strategis bagi perusahaan, termasuk Startup Marketing Communication Agency, untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat interaksi dengan klien. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem CRM berbasis Odoo guna mengoptimalkan pengelolaan database klien, otomatisasi pemasaran, dan analisis interaksi pelanggan. Metode yang digunakan adalah Rapid Application Development (RAD), yang memungkinkan pengembangan sistem secara cepat dan fleksibel berdasarkan umpan balik pengguna. Pengujian dilakukan dengan meminta pengguna mencoba modul yang telah dikembangkan, diikuti dengan pengisian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/d/sistem-crm-dealer-fitur-integrasi-ai-efektivitas-m-thumb-8e91d.webp" title="JURIS - Implementasi Customer Relationship Management Menggunakan Odoo Pada Startup Marketing Communication Agency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/sistem-crm-dealer-fitur-integrasi-ai-efektivitas-m-thumb-8e91d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/sistem-crm-dealer-fitur-integrasi-ai-efektivitas-m-thumb-8e91d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/sistem-crm-dealer-fitur-integrasi-ai-efektivitas-m-thumb-8e91d.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Customer Relationship Management Menggunakan Odoo Pada Startup Marketing Communication Agency" alt="JURIS - Implementasi Customer Relationship Management Menggunakan Odoo Pada Startup Marketing Communication Agency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/sistem-crm-dealer-fitur-integrasi-ai-efektivitas-m-thumb-dbb73.webp" title="JURIS - Implementasi Customer Relationship Management Menggunakan Odoo Pada Startup Marketing Communication Agency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/sistem-crm-dealer-fitur-integrasi-ai-efektivitas-m-thumb-dbb73.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/sistem-crm-dealer-fitur-integrasi-ai-efektivitas-m-thumb-dbb73.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/sistem-crm-dealer-fitur-integrasi-ai-efektivitas-m-thumb-dbb73.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Customer Relationship Management Menggunakan Odoo Pada Startup Marketing Communication Agency" alt="JURIS - Implementasi Customer Relationship Management Menggunakan Odoo Pada Startup Marketing Communication Agency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/sistem-crm-dealer-fitur-integrasi-ai-efektivitas-m-thumb-71ac9.webp" title="JURIS - Implementasi Customer Relationship Management Menggunakan Odoo Pada Startup Marketing Communication Agency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/sistem-crm-dealer-fitur-integrasi-ai-efektivitas-m-thumb-71ac9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/sistem-crm-dealer-fitur-integrasi-ai-efektivitas-m-thumb-71ac9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/sistem-crm-dealer-fitur-integrasi-ai-efektivitas-m-thumb-71ac9.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Customer Relationship Management Menggunakan Odoo Pada Startup Marketing Communication Agency" alt="JURIS - Implementasi Customer Relationship Management Menggunakan Odoo Pada Startup Marketing Communication Agency" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57163-sistem-crm-dealer-fitur-integras" title="JURIS - Implementasi Customer Relationship Management Menggunakan Odoo Pada Startup Marketing Communication Agency" target="_blank">Implementasi Customer Relationship Management Menggunakan Odoo Pada Startup Marketing Communication Agency</a>: Pertama, peneliti dapat meneliti pengaruh penambahan modul analitik prediktif berbasis AI pada Odoo CRM terhadap pengurangan churn pelanggan di agensi marketing startup. Analisis ini dapat dilakukan dengan membandingkan rasio retensi pelanggan sebelum dan sesudah implementasi, serta memeriksa variabel-variabel kontributor seperti frekuensi interaksi dan nilai transaksi. Kedua, penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas mekanisme gamifikasi dalam modul pelatihan CRM untuk meningkatkan partisipasi dan retensi pengetahuan staf, yang diukur melalui tingkat penyelesaian modul, skor penilaian, dan perubahan perilaku penggunaan sistem. Ketiga, studi longitudinal dapat menilai hubungan antara peningkatan kompleksitas fitur Odoo dan biaya operasional serta keamanan data ketika sistem diimplementasikan pada organisasi startup dengan cabang tersebar. Penelitian ini akan memeriksa aspek skalabilitas, efisiensi sumber daya, serta kepatuhan terhadap regulasi perlindungan data. Dengan menggabungkan ketiga pendekatan tersebut, peneliti dapat memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai nilai tambah, efisiensi, dan keberlanjutan penggunaan Odoo CRM dalam konteks startup marketing communication agency..
<br>Implementasi CRM berbasis Odoo pada startup marketing communication agency terbukti meningkatkan efisiensi operasional dan pengelolaan hubungan pelanggan, mempermudah pengelolaan database klien, otomatisasi pemasaran, dan analisis interaksi pelanggan.Hasil pengujian menunjukkan peningkatan rataAcrata skor kuisioner dari 2,71 menjadi 4,73, mencerminkan peningkatan produktivitas sebesar 74,23A%.Namun, masih terdapat keterbatasan karena pemanfaatan fitur belum optimal karena kurangnya pelatihan mendalam bagi pengguna, sehingga rencana pengembangan lanjutan mencakup peningkatan pelatihan internal dan penyesuaian fitur sistem secara bertahap
<br>Perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara perusahaan dalam mengelola hubungan dengan pelanggan. Customer Relationship Management (CRM) menjadi solusi strategis bagi perusahaan, termasuk Startup Marketing Communication Agency, untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat interaksi dengan klien. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem CRM berbasis Odoo guna mengoptimalkan pengelolaan database klien, otomatisasi pemasaran, dan analisis interaksi pelanggan. Metode yang digunakan adalah Rapid Application Development (RAD), yang memungkinkan pengembangan sistem secara cepat dan fleksibel berdasarkan umpan balik pengguna. Pengujian dilakukan dengan meminta pengguna mencoba modul yang telah dikembangkan, diikuti dengan pengisian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/d/sistem-crm-dealer-fitur-integrasi-ai-efektivitas-m-thumb-8e91d.webp" type="image/webp" length="115840" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/sistem-crm-dealer-fitur-integrasi-ai-efektivitas-m-thumb-8e91d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/sistem-crm-dealer-fitur-integrasi-ai-efektivitas-m-thumb-dbb73.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/sistem-crm-dealer-fitur-integrasi-ai-efektivitas-m-thumb-71ac9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-49-pi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-508-joisie-journal-information-systems-informatics-engineering.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Manajemen Pengembangan Kompetensi Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Pada Kelompok Kerja Guru Olahraga di Kecamatan Praya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Manajemen Pengembangan Kompetensi Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Pada Kelompok Kerja Guru Olahraga di Kecamatan Praya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Manajemen Pengembangan Kompetensi Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Pada Kelompok Kerja Guru Olahraga di Kecamatan Praya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57173-pengembangan-profesional-guru-pendidikan-agam</link>
	<guid isPermaLink="false">7b80d167c6823d974a052089092ffca3</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 10:06:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ smp nw jerua ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur diya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[diya,jerua,nur,nw,smp]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak jangka panjang program KKGO terhadap pencapaian belajar siswa di tingkat sekolah dasar, dengan menggunakan desain longitudinal dan instrumen evaluasi yang terstandarisasi; selanjutnya, studi komparatif dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Manajemen Pengembangan Kompetensi Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Pada Kelompok Kerja Guru Olahraga di Kecamatan Praya: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak jangka panjang program KKGO terhadap pencapaian belajar siswa di tingkat sekolah dasar, dengan menggunakan desain longitudinal dan instrumen evaluasi yang terstandarisasi; selanjutnya, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan implementasi KKGO di berbagai kecamatan atau provinsi guna mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang mempengaruhi efektivitas program, sehingga dapat disusun pedoman skala nasional yang adaptif; terakhir, diperlukan penelitian yang mengevaluasi pemanfaatan teknologi digital dalam proses evaluasi dan refleksi KKGO, misalnya melalui platform online yang terintegrasi, untuk menilai sejauh mana peningkatan efisiensi, partisipasi, dan kualitas umpan balik dapat memperkuat keberlanjutan program. Semua penelitian tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang mekanisme keberhasilan KKGO dan memberikan dasar empiris bagi kebijakan pendidikan jasmani yang lebih responsif.. Program pengembangan kompetensi guru PJOK melalui KKGO di Kecamatan Praya telah dilaksanakan secara sistematis, partisipatif, dan berkelanjutan, dengan fungsi manajemen yang mencakup perencanaan berbasis kebutuhan nyata, pengorganisasian terstruktur, pelaksanaan kolaboratif, serta evaluasi transparan.KKGO berhasil menjadi wadah profesional yang meningkatkan kapasitas pedagogik dan profesional guru serta membangun jejaring kolaboratif antar sekolah dan pemangku kepentingan, sehingga dapat direkomendasikan sebagai model praktik baik dalam pengembangan komunitas belajar guru berbasis manajemen pendidikan yang efektif dan kontekstual Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program pengembangan kompetensi guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) melalui Kelompok Kerja Guru Olahraga (KKGO) di Kecamatan Praya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program pengembangan kompetensi guru PJOK dilakukan secara sistematis dan fungsi manajemen: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta evaluasi dan pengendalian. Perencanaan dilakukan berdasarkan identifikasi kebutuhan guru secara partisipatif dan dituangkan dalam program kerja tahunan. Pengorganisasian mencakup struktur... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/0/pengembangan-profesional-guru-pendidikan-agama-isl-thumb-5007c.webp" title="JURIS - Manajemen Pengembangan Kompetensi Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Pada Kelompok Kerja Guru Olahraga di Kecamatan Praya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/pengembangan-profesional-guru-pendidikan-agama-isl-thumb-5007c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/pengembangan-profesional-guru-pendidikan-agama-isl-thumb-5007c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/pengembangan-profesional-guru-pendidikan-agama-isl-thumb-5007c.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Pengembangan Kompetensi Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Pada Kelompok Kerja Guru Olahraga di Kecamatan Praya" alt="JURIS - Manajemen Pengembangan Kompetensi Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Pada Kelompok Kerja Guru Olahraga di Kecamatan Praya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/pengembangan-profesional-guru-pendidikan-agama-isl-thumb-4e247.webp" title="JURIS - Manajemen Pengembangan Kompetensi Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Pada Kelompok Kerja Guru Olahraga di Kecamatan Praya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/pengembangan-profesional-guru-pendidikan-agama-isl-thumb-4e247.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/pengembangan-profesional-guru-pendidikan-agama-isl-thumb-4e247.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/pengembangan-profesional-guru-pendidikan-agama-isl-thumb-4e247.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Pengembangan Kompetensi Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Pada Kelompok Kerja Guru Olahraga di Kecamatan Praya" alt="JURIS - Manajemen Pengembangan Kompetensi Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Pada Kelompok Kerja Guru Olahraga di Kecamatan Praya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57173-pengembangan-profesional-guru-pendidikan-agam" title="JURIS - Manajemen Pengembangan Kompetensi Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Pada Kelompok Kerja Guru Olahraga di Kecamatan Praya" target="_blank">Manajemen Pengembangan Kompetensi Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Pada Kelompok Kerja Guru Olahraga di Kecamatan Praya</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak jangka panjang program KKGO terhadap pencapaian belajar siswa di tingkat sekolah dasar, dengan menggunakan desain longitudinal dan instrumen evaluasi yang terstandarisasi; selanjutnya, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan implementasi KKGO di berbagai kecamatan atau provinsi guna mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang mempengaruhi efektivitas program, sehingga dapat disusun pedoman skala nasional yang adaptif; terakhir, diperlukan penelitian yang mengevaluasi pemanfaatan teknologi digital dalam proses evaluasi dan refleksi KKGO, misalnya melalui platform online yang terintegrasi, untuk menilai sejauh mana peningkatan efisiensi, partisipasi, dan kualitas umpan balik dapat memperkuat keberlanjutan program. Semua penelitian tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang mekanisme keberhasilan KKGO dan memberikan dasar empiris bagi kebijakan pendidikan jasmani yang lebih responsif..
<br>Program pengembangan kompetensi guru PJOK melalui KKGO di Kecamatan Praya telah dilaksanakan secara sistematis, partisipatif, dan berkelanjutan, dengan fungsi manajemen yang mencakup perencanaan berbasis kebutuhan nyata, pengorganisasian terstruktur, pelaksanaan kolaboratif, serta evaluasi transparan.KKGO berhasil menjadi wadah profesional yang meningkatkan kapasitas pedagogik dan profesional guru serta membangun jejaring kolaboratif antar sekolah dan pemangku kepentingan, sehingga dapat direkomendasikan sebagai model praktik baik dalam pengembangan komunitas belajar guru berbasis manajemen pendidikan yang efektif dan kontekstual
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program pengembangan kompetensi guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) melalui Kelompok Kerja Guru Olahraga (KKGO) di Kecamatan Praya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program pengembangan kompetensi guru PJOK dilakukan secara sistematis dan fungsi manajemen: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta evaluasi dan pengendalian. Perencanaan dilakukan berdasarkan identifikasi kebutuhan guru secara partisipatif dan dituangkan dalam program kerja tahunan. Pengorganisasian mencakup struktur...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/0/pengembangan-profesional-guru-pendidikan-agama-isl-thumb-5007c.webp" type="image/webp" length="163834" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/pengembangan-profesional-guru-pendidikan-agama-isl-thumb-5007c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/pengembangan-profesional-guru-pendidikan-agama-isl-thumb-4e247.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-491-unram.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13042-jpap-jurnal-praktisi-administrasi-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition CIRC Terhadap Kompetensi 6C Siswa Kelas 4 SD Negeri Gugus IV Kecamatan Selaparang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition CIRC Terhadap Kompetensi 6C Siswa Kelas 4 SD Negeri Gugus IV Kecamatan Selaparang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition CIRC Terhadap Kompetensi 6C Siswa Kelas 4 SD Negeri Gugus IV Kecamatan Selaparang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57170-model-problem-solving-pengaruh-mahasiswa-lem</link>
	<guid isPermaLink="false">c5344a0b78b356731033734771a0047e</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 09:53:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ smp nw jerua ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur diya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[diya,jerua,nur,nw,smp]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi dampak model CIRC terhadap masingAcmasing komponen kompetensi 6C (critical thinking, creativity, collaboration, communication, character, citizenship) selama periode yang lebih panjang untuk melihat keberlanjutan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Terhadap Kompetensi 6C Siswa Kelas 4 SD Negeri Gugus IV Kecamatan Selaparang: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi dampak model CIRC terhadap masingAcmasing komponen kompetensi 6C (critical thinking, creativity, collaboration, communication, character, citizenship) selama periode yang lebih panjang untuk melihat keberlanjutan peningkatan kemampuan siswa; selain itu, perlu dilakukan perbandingan antara model CIRC dengan model pembelajaran kooperatif lain seperti PjBL (ProjectAcBased Learning) atau model pembelajaran berbasis problem solving untuk menentukan model mana yang paling efektif dalam konteks pendidikan dasar; terakhir, penelitian dapat memperluas penerapan model CIRC ke jenjang kelas lainnya (misalnya kelas 2 dan 5) serta ke mata pelajaran berbeda seperti matematika atau ilmu pengetahuan alam, guna menilai sejauh mana fleksibilitas dan generalisasi model dalam meningkatkan kompetensi 6C pada berbagai konteks belajar.. Model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) terbukti memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kompetensi 6C siswa kelas 4, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai t hitung yang lebih kecil dari t tabel dan nilai signifikansi sebesar 0,002, yang menyebabkan hipotesis alternatif diterima dan hipotesis nol ditolak.Siswa kelas eksperimen yang menggunakan model CIRC memperoleh skor tertinggi 80 dan skor terendah 60, lebih baik dibandingkan kelas kontrol yang memperoleh skor tertinggi 78 dan terendah 57, menunjukkan keunggulan model tersebut dalam meningkatkan kompetensi 6C.Dengan demikian, model CIRC dapat dianggap efektif untuk meningkatkan kompetensi 6C pada siswa kelas 4 SD Negeri Gugus IV Kecamatan Selaparang Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) terhadap kompetensi 6C siswa kelas 4 SD gugus IV Kecamatan Selaparang. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan bentuk desain yaitu Quasi Experimental Design tipe pretest posttest control group design. Sampel penelitian ini adalah kelas IV SDN 34 Mataram sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 14 siswa dan kelas IV SDN 24 Mataram sebagai kelas kontrol yang berjumlah 13 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah pretest posttest dan observasi. Data kompetensi 6C dinilai menggunakan lembar observasi. Hasil pengujian sebagai prasyarat analisis berupa uji normalitas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/9/model-problem-solving-pengaruh-mahasiswa-lembar-ob-thumb-c5bd6.webp" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Terhadap Kompetensi 6C Siswa Kelas 4 SD Negeri Gugus IV Kecamatan Selaparang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/model-problem-solving-pengaruh-mahasiswa-lembar-ob-thumb-c5bd6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/model-problem-solving-pengaruh-mahasiswa-lembar-ob-thumb-c5bd6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/model-problem-solving-pengaruh-mahasiswa-lembar-ob-thumb-c5bd6.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Terhadap Kompetensi 6C Siswa Kelas 4 SD Negeri Gugus IV Kecamatan Selaparang" alt="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Terhadap Kompetensi 6C Siswa Kelas 4 SD Negeri Gugus IV Kecamatan Selaparang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/model-problem-solving-pengaruh-mahasiswa-lembar-ob-thumb-e6adf.webp" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Terhadap Kompetensi 6C Siswa Kelas 4 SD Negeri Gugus IV Kecamatan Selaparang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/model-problem-solving-pengaruh-mahasiswa-lembar-ob-thumb-e6adf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/model-problem-solving-pengaruh-mahasiswa-lembar-ob-thumb-e6adf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/model-problem-solving-pengaruh-mahasiswa-lembar-ob-thumb-e6adf.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Terhadap Kompetensi 6C Siswa Kelas 4 SD Negeri Gugus IV Kecamatan Selaparang" alt="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Terhadap Kompetensi 6C Siswa Kelas 4 SD Negeri Gugus IV Kecamatan Selaparang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/model-problem-solving-pengaruh-mahasiswa-lembar-ob-thumb-5936e.webp" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Terhadap Kompetensi 6C Siswa Kelas 4 SD Negeri Gugus IV Kecamatan Selaparang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/model-problem-solving-pengaruh-mahasiswa-lembar-ob-thumb-5936e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/model-problem-solving-pengaruh-mahasiswa-lembar-ob-thumb-5936e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/model-problem-solving-pengaruh-mahasiswa-lembar-ob-thumb-5936e.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Terhadap Kompetensi 6C Siswa Kelas 4 SD Negeri Gugus IV Kecamatan Selaparang" alt="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Terhadap Kompetensi 6C Siswa Kelas 4 SD Negeri Gugus IV Kecamatan Selaparang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57170-model-problem-solving-pengaruh-mahasiswa-lem" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Terhadap Kompetensi 6C Siswa Kelas 4 SD Negeri Gugus IV Kecamatan Selaparang" target="_blank">Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Terhadap Kompetensi 6C Siswa Kelas 4 SD Negeri Gugus IV Kecamatan Selaparang</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi dampak model CIRC terhadap masingAcmasing komponen kompetensi 6C (critical thinking, creativity, collaboration, communication, character, citizenship) selama periode yang lebih panjang untuk melihat keberlanjutan peningkatan kemampuan siswa; selain itu, perlu dilakukan perbandingan antara model CIRC dengan model pembelajaran kooperatif lain seperti PjBL (ProjectAcBased Learning) atau model pembelajaran berbasis problem solving untuk menentukan model mana yang paling efektif dalam konteks pendidikan dasar; terakhir, penelitian dapat memperluas penerapan model CIRC ke jenjang kelas lainnya (misalnya kelas 2 dan 5) serta ke mata pelajaran berbeda seperti matematika atau ilmu pengetahuan alam, guna menilai sejauh mana fleksibilitas dan generalisasi model dalam meningkatkan kompetensi 6C pada berbagai konteks belajar..
<br>Model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) terbukti memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kompetensi 6C siswa kelas 4, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai t hitung yang lebih kecil dari t tabel dan nilai signifikansi sebesar 0,002, yang menyebabkan hipotesis alternatif diterima dan hipotesis nol ditolak.Siswa kelas eksperimen yang menggunakan model CIRC memperoleh skor tertinggi 80 dan skor terendah 60, lebih baik dibandingkan kelas kontrol yang memperoleh skor tertinggi 78 dan terendah 57, menunjukkan keunggulan model tersebut dalam meningkatkan kompetensi 6C.Dengan demikian, model CIRC dapat dianggap efektif untuk meningkatkan kompetensi 6C pada siswa kelas 4 SD Negeri Gugus IV Kecamatan Selaparang
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) terhadap kompetensi 6C siswa kelas 4 SD gugus IV Kecamatan Selaparang. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan bentuk desain yaitu Quasi Experimental Design tipe pretest posttest control group design. Sampel penelitian ini adalah kelas IV SDN 34 Mataram sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 14 siswa dan kelas IV SDN 24 Mataram sebagai kelas kontrol yang berjumlah 13 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah pretest posttest dan observasi. Data kompetensi 6C dinilai menggunakan lembar observasi. Hasil pengujian sebagai prasyarat analisis berupa uji normalitas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/9/model-problem-solving-pengaruh-mahasiswa-lembar-ob-thumb-5936e.webp" type="image/webp" length="122586" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/model-problem-solving-pengaruh-mahasiswa-lembar-ob-thumb-c5bd6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/model-problem-solving-pengaruh-mahasiswa-lembar-ob-thumb-e6adf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/model-problem-solving-pengaruh-mahasiswa-lembar-ob-thumb-5936e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-491-unram.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13042-jpap-jurnal-praktisi-administrasi-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Service Operation Sistem Tugas Akhir FTI UKSW Menggunakan ITIL V3 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Service Operation Sistem Tugas Akhir FTI UKSW Menggunakan ITIL V3 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Service Operation Sistem Tugas Akhir FTI UKSW Menggunakan ITIL V3 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57162-era-digital-sistem-modul-analisis-da</link>
	<guid isPermaLink="false">82f3ae0cc75e7145e5b5daae20fb90cf</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 09:19:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, dilakukan analisis mendalam mengenai dampak perubahan kurikulum terhadap fleksibilitas sistem SITA untuk memastikan kesesuaian dengan kebijakan akademik terbaru. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Service Operation Sistem Tugas Akhir FTI UKSW Menggunakan ITIL V3: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, dilakukan analisis mendalam mengenai dampak perubahan kurikulum terhadap fleksibilitas sistem SITA untuk memastikan kesesuaian dengan kebijakan akademik terbaru. Kedua, penelitian tentang optimasi proses incident management dan problem management untuk mengurangi gangguan teknis yang sering dialami pengguna. Ketiga, eksplorasi penggunaan teknologi keamanan terkini seperti enkripsi dan autentikasi multi-faktor untuk meningkatkan kepercayaan pengguna terhadap sistem. Ketiga saran ini dapat menjadi arah studi baru yang berfokus pada perbaikan berkelanjutan sistem informasi akademik di lingkungan pendidikan tinggi.. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan ITIL dalam fase Service Operation pada SITA berhasil meningkatkan efisiensi layanan dan kepuasan pengguna.Namun, sistem masih menghadapi tantangan seperti ketidakflexibilitasan terhadap perubahan kurikulum dan kendala teknis.Rekomendasi utama meliputi pembaruan modul sistem, peningkatan keamanan, dan penyesuaian proses operasional untuk memastikan relevansi terhadap kebijakan akademik terbaru Peran Di era digitalisasi yang berkembang dengan pesat, peran teknologi informasi menjadi salah satu cara dalam mendukung efisiensi dan efektivitas proses bisnis di berbagai instansi, organisasi, maupun perguruan tinggi. Salah satu teknologi yang digunakan di lingkungan pendidikan adalah Sistem Informasi Tugas Akhir (SITA), yang dirancang untuk membantu proses administrasi, pengajuan, hingga persetujuan tugas akhir mahasiswa di Fakultas Teknologi Informasi Universitas Kristen Satya Wacana (FTI UKSW). Sistem ini berperan penting dalam mengelola data dan mendukung kelancaran aktivitas akademik tugas akhir. Tetapi, berbagai kendala yang terjadi dalam operasional sistem SITA, seperti ketidakmampuan sistem untuk mengikuti perubahan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/e/era-digital-sistem-modul-analisis-data-service-ope-thumb-a68a1.webp" title="JURIS - Analisis Service Operation Sistem Tugas Akhir FTI UKSW Menggunakan ITIL V3" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/era-digital-sistem-modul-analisis-data-service-ope-thumb-a68a1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/era-digital-sistem-modul-analisis-data-service-ope-thumb-a68a1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/era-digital-sistem-modul-analisis-data-service-ope-thumb-a68a1.webp 1x" title="JURIS - Analisis Service Operation Sistem Tugas Akhir FTI UKSW Menggunakan ITIL V3" alt="JURIS - Analisis Service Operation Sistem Tugas Akhir FTI UKSW Menggunakan ITIL V3" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/e/era-digital-sistem-modul-analisis-data-service-ope-thumb-4cb3a.webp" title="JURIS - Analisis Service Operation Sistem Tugas Akhir FTI UKSW Menggunakan ITIL V3" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/era-digital-sistem-modul-analisis-data-service-ope-thumb-4cb3a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/era-digital-sistem-modul-analisis-data-service-ope-thumb-4cb3a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/era-digital-sistem-modul-analisis-data-service-ope-thumb-4cb3a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Service Operation Sistem Tugas Akhir FTI UKSW Menggunakan ITIL V3" alt="JURIS - Analisis Service Operation Sistem Tugas Akhir FTI UKSW Menggunakan ITIL V3" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/e/era-digital-sistem-modul-analisis-data-service-ope-thumb-ea979.webp" title="JURIS - Analisis Service Operation Sistem Tugas Akhir FTI UKSW Menggunakan ITIL V3" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/era-digital-sistem-modul-analisis-data-service-ope-thumb-ea979.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/era-digital-sistem-modul-analisis-data-service-ope-thumb-ea979.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/era-digital-sistem-modul-analisis-data-service-ope-thumb-ea979.webp 1x" title="JURIS - Analisis Service Operation Sistem Tugas Akhir FTI UKSW Menggunakan ITIL V3" alt="JURIS - Analisis Service Operation Sistem Tugas Akhir FTI UKSW Menggunakan ITIL V3" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57162-era-digital-sistem-modul-analisis-da" title="JURIS - Analisis Service Operation Sistem Tugas Akhir FTI UKSW Menggunakan ITIL V3" target="_blank">Analisis Service Operation Sistem Tugas Akhir FTI UKSW Menggunakan ITIL V3</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, dilakukan analisis mendalam mengenai dampak perubahan kurikulum terhadap fleksibilitas sistem SITA untuk memastikan kesesuaian dengan kebijakan akademik terbaru. Kedua, penelitian tentang optimasi proses incident management dan problem management untuk mengurangi gangguan teknis yang sering dialami pengguna. Ketiga, eksplorasi penggunaan teknologi keamanan terkini seperti enkripsi dan autentikasi multi-faktor untuk meningkatkan kepercayaan pengguna terhadap sistem. Ketiga saran ini dapat menjadi arah studi baru yang berfokus pada perbaikan berkelanjutan sistem informasi akademik di lingkungan pendidikan tinggi..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan ITIL dalam fase Service Operation pada SITA berhasil meningkatkan efisiensi layanan dan kepuasan pengguna.Namun, sistem masih menghadapi tantangan seperti ketidakflexibilitasan terhadap perubahan kurikulum dan kendala teknis.Rekomendasi utama meliputi pembaruan modul sistem, peningkatan keamanan, dan penyesuaian proses operasional untuk memastikan relevansi terhadap kebijakan akademik terbaru
<br>Peran Di era digitalisasi yang berkembang dengan pesat, peran teknologi informasi menjadi salah satu cara dalam mendukung efisiensi dan efektivitas proses bisnis di berbagai instansi, organisasi, maupun perguruan tinggi. Salah satu teknologi yang digunakan di lingkungan pendidikan adalah Sistem Informasi Tugas Akhir (SITA), yang dirancang untuk membantu proses administrasi, pengajuan, hingga persetujuan tugas akhir mahasiswa di Fakultas Teknologi Informasi Universitas Kristen Satya Wacana (FTI UKSW). Sistem ini berperan penting dalam mengelola data dan mendukung kelancaran aktivitas akademik tugas akhir. Tetapi, berbagai kendala yang terjadi dalam operasional sistem SITA, seperti ketidakmampuan sistem untuk mengikuti perubahan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/e/era-digital-sistem-modul-analisis-data-service-ope-thumb-4cb3a.webp" type="image/webp" length="85662" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/era-digital-sistem-modul-analisis-data-service-ope-thumb-a68a1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/era-digital-sistem-modul-analisis-data-service-ope-thumb-4cb3a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/era-digital-sistem-modul-analisis-data-service-ope-thumb-ea979.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-49-pi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-508-joisie-journal-information-systems-informatics-engineering.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Klasterisasi Jumlah Penderita Penyakit Menggunakan K Means Sebagai Dasar Distribusi Layanan Rumah Sakit Umum di Sumatera Selatan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Klasterisasi Jumlah Penderita Penyakit Menggunakan K Means Sebagai Dasar Distribusi Layanan Rumah Sakit Umum di Sumatera Selatan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Klasterisasi Jumlah Penderita Penyakit Menggunakan K Means Sebagai Dasar Distribusi Layanan Rumah Sakit Umum di Sumatera Selatan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57160-provinsi-sumatera-regional-knowl</link>
	<guid isPermaLink="false">dc98e589c884e513fabc27205ffb676e</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 09:16:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi distribusi layanan kesehatan di Sumatera Selatan, seperti ketersediaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Klasterisasi Jumlah Penderita Penyakit Menggunakan K-Means Sebagai Dasar Distribusi Layanan Rumah Sakit Umum di Sumatera Selatan: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi distribusi layanan kesehatan di Sumatera Selatan, seperti ketersediaan sumber daya manusia, infrastruktur, dan kebijakan pemerintah. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan ketimpangan distribusi layanan kesehatan, seperti perbedaan tingkat ekonomi, aksesibilitas, dan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan model prediksi yang dapat memprediksi kebutuhan layanan kesehatan di setiap wilayah, sehingga dapat membantu pemerintah dalam merencanakan distribusi layanan kesehatan yang lebih merata dan efektif.. Hasil clustering menunjukkan ketimpangan distribusi fasilitas kesehatan di Sumatera selatan.Kota Palembang (Cluster 1) memiliki jumlah rumah sakit dan tenaga medis jauh lebih tinggi dibanding daerah lain, dengan tenaga kesehatan 6,7 kali lebih banyak dibandingkan rata rata wilayah lain.Sebaliknya, wilayah dalam cluster 0 (rendah) hanya memiliki rata rata dua rumah sakit dan tenaga medis terbatas.Cluster (sedang) mengalami keterbatasan layanan seperti antrian panjang dan kurangnya fasilitas penunjang, yang masih menyebabkan ketergantungan pada Palembang.Ketimpangan ini berpotensi memperbesar ketidakadilan akses layanan kesehatan.Oleh karena itu, dibutuhkan pembangunan rumah sakit tipe C dan D di wilayah Cluster 0, peningkatan kapasistas rumah sakit di Cluster 2, serta pemertaan tenaga medis melalui rotasi dokter spesialis.Inovasi seperti Mobile Health Clinic dan telemedicine juga penting untuk menjangkau daerah terpencil.Temuan ini dapat menjadi dasar bagi pengambil kebijakan dalam merumuskan intervensi yang lebih merata dan berbasis data Peningkatan jumlah penderita penyakit dalam beberapa tahun terakhir pada Provinsi Sumatera Selatan berimbas kepada evaluasi pendistribusian layanan kesehatan yang merata di setiap daerah. Penelitian ini menyoroti ketidakmerataan fasilitas kesehatan berupa layanan rumah sakit umum yang tersebar di masing-masing wilayah yang ada di Provinsi Sumatera Selatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan wawasan berbasis data sebagai acuan bagi pemerintah dalam pengambilkan kebijakan pendistribusian layanan kesehatan agar dapat lebih merata. Penelitian ini menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/2/provinsi-sumatera-regional-knowledge-discovery-k-m-thumb-54639.webp" title="JURIS - Analisis Klasterisasi Jumlah Penderita Penyakit Menggunakan K-Means Sebagai Dasar Distribusi Layanan Rumah Sakit Umum di Sumatera Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/2/provinsi-sumatera-regional-knowledge-discovery-k-m-thumb-54639.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/2/provinsi-sumatera-regional-knowledge-discovery-k-m-thumb-54639.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/2/provinsi-sumatera-regional-knowledge-discovery-k-m-thumb-54639.webp 1x" title="JURIS - Analisis Klasterisasi Jumlah Penderita Penyakit Menggunakan K-Means Sebagai Dasar Distribusi Layanan Rumah Sakit Umum di Sumatera Selatan" alt="JURIS - Analisis Klasterisasi Jumlah Penderita Penyakit Menggunakan K-Means Sebagai Dasar Distribusi Layanan Rumah Sakit Umum di Sumatera Selatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/2/provinsi-sumatera-regional-knowledge-discovery-k-m-thumb-fe14b.webp" title="JURIS - Analisis Klasterisasi Jumlah Penderita Penyakit Menggunakan K-Means Sebagai Dasar Distribusi Layanan Rumah Sakit Umum di Sumatera Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/2/provinsi-sumatera-regional-knowledge-discovery-k-m-thumb-fe14b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/2/provinsi-sumatera-regional-knowledge-discovery-k-m-thumb-fe14b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/2/provinsi-sumatera-regional-knowledge-discovery-k-m-thumb-fe14b.webp 1x" title="JURIS - Analisis Klasterisasi Jumlah Penderita Penyakit Menggunakan K-Means Sebagai Dasar Distribusi Layanan Rumah Sakit Umum di Sumatera Selatan" alt="JURIS - Analisis Klasterisasi Jumlah Penderita Penyakit Menggunakan K-Means Sebagai Dasar Distribusi Layanan Rumah Sakit Umum di Sumatera Selatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/2/provinsi-sumatera-regional-knowledge-discovery-k-m-thumb-494cc.webp" title="JURIS - Analisis Klasterisasi Jumlah Penderita Penyakit Menggunakan K-Means Sebagai Dasar Distribusi Layanan Rumah Sakit Umum di Sumatera Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/2/provinsi-sumatera-regional-knowledge-discovery-k-m-thumb-494cc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/2/provinsi-sumatera-regional-knowledge-discovery-k-m-thumb-494cc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/2/provinsi-sumatera-regional-knowledge-discovery-k-m-thumb-494cc.webp 1x" title="JURIS - Analisis Klasterisasi Jumlah Penderita Penyakit Menggunakan K-Means Sebagai Dasar Distribusi Layanan Rumah Sakit Umum di Sumatera Selatan" alt="JURIS - Analisis Klasterisasi Jumlah Penderita Penyakit Menggunakan K-Means Sebagai Dasar Distribusi Layanan Rumah Sakit Umum di Sumatera Selatan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57160-provinsi-sumatera-regional-knowl" title="JURIS - Analisis Klasterisasi Jumlah Penderita Penyakit Menggunakan K-Means Sebagai Dasar Distribusi Layanan Rumah Sakit Umum di Sumatera Selatan" target="_blank">Analisis Klasterisasi Jumlah Penderita Penyakit Menggunakan K-Means Sebagai Dasar Distribusi Layanan Rumah Sakit Umum di Sumatera Selatan</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi distribusi layanan kesehatan di Sumatera Selatan, seperti ketersediaan sumber daya manusia, infrastruktur, dan kebijakan pemerintah. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan ketimpangan distribusi layanan kesehatan, seperti perbedaan tingkat ekonomi, aksesibilitas, dan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan model prediksi yang dapat memprediksi kebutuhan layanan kesehatan di setiap wilayah, sehingga dapat membantu pemerintah dalam merencanakan distribusi layanan kesehatan yang lebih merata dan efektif..
<br>Hasil clustering menunjukkan ketimpangan distribusi fasilitas kesehatan di Sumatera selatan.Kota Palembang (Cluster 1) memiliki jumlah rumah sakit dan tenaga medis jauh lebih tinggi dibanding daerah lain, dengan tenaga kesehatan 6,7 kali lebih banyak dibandingkan rata rata wilayah lain.Sebaliknya, wilayah dalam cluster 0 (rendah) hanya memiliki rata rata dua rumah sakit dan tenaga medis terbatas.Cluster (sedang) mengalami keterbatasan layanan seperti antrian panjang dan kurangnya fasilitas penunjang, yang masih menyebabkan ketergantungan pada Palembang.Ketimpangan ini berpotensi memperbesar ketidakadilan akses layanan kesehatan.Oleh karena itu, dibutuhkan pembangunan rumah sakit tipe C dan D di wilayah Cluster 0, peningkatan kapasistas rumah sakit di Cluster 2, serta pemertaan tenaga medis melalui rotasi dokter spesialis.Inovasi seperti Mobile Health Clinic dan telemedicine juga penting untuk menjangkau daerah terpencil.Temuan ini dapat menjadi dasar bagi pengambil kebijakan dalam merumuskan intervensi yang lebih merata dan berbasis data
<br>Peningkatan jumlah penderita penyakit dalam beberapa tahun terakhir pada Provinsi Sumatera Selatan berimbas kepada evaluasi pendistribusian layanan kesehatan yang merata di setiap daerah. Penelitian ini menyoroti ketidakmerataan fasilitas kesehatan berupa layanan rumah sakit umum yang tersebar di masing-masing wilayah yang ada di Provinsi Sumatera Selatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan wawasan berbasis data sebagai acuan bagi pemerintah dalam pengambilkan kebijakan pendistribusian layanan kesehatan agar dapat lebih merata. Penelitian ini menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/2/provinsi-sumatera-regional-knowledge-discovery-k-m-thumb-fe14b.webp" type="image/webp" length="100982" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/2/provinsi-sumatera-regional-knowledge-discovery-k-m-thumb-54639.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/2/provinsi-sumatera-regional-knowledge-discovery-k-m-thumb-fe14b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/2/provinsi-sumatera-regional-knowledge-discovery-k-m-thumb-494cc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-49-pi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-508-joisie-journal-information-systems-informatics-engineering.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Keberhasilan Scrum Dalam Pengembangan Aplikasi Diabeats Sebagai E Commerce Pemesanan Makanan Sehat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Keberhasilan Scrum Dalam Pengembangan Aplikasi Diabeats Sebagai E Commerce Pemesanan Makanan Sehat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Keberhasilan Scrum Dalam Pengembangan Aplikasi Diabeats Sebagai E Commerce Pemesanan Makanan Sehat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-57161-kolaborasi-tim-product-backlog-sprint-variabel-kol</link>
	<guid isPermaLink="false">ccbaeec231cf87ccac16355af51c2519</guid>
	<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 07:42:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan komparasi antara metode Scrum dengan metodologi Agile lainnya, seperti Kanban atau XP, dalam konteks pengembangan e-commerce. Hal ini dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai efektivitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Evaluasi Keberhasilan Scrum Dalam Pengembangan Aplikasi Diabeats Sebagai E-Commerce Pemesanan Makanan Sehat: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan komparasi antara metode Scrum dengan metodologi Agile lainnya, seperti Kanban atau XP, dalam konteks pengembangan e-commerce. Hal ini dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai efektivitas dan kelebihan masing-masing pendekatan dalam mengelola proyek e-commerce. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada dinamika peran dalam tim, khususnya kolaborasi antara Product Owner dan desainer, untuk memahami bagaimana interaksi dan komunikasi antar peran mempengaruhi keberhasilan sprint. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan rekomendasi praktis bagi tim pengembang dalam mengatur dinamika peran dan komunikasi untuk mencapai hasil yang optimal. Terakhir, penelitian dapat menambahkan metrik tambahan seperti velocity rata-rata, jumlah revisi backlog per sprint, atau indeks kepuasan tim (Team Morale Index) untuk mendapatkan gambaran yang lebih menyeluruh mengenai efektivitas Scrum dalam pengembangan aplikasi Diabeats.. Studi ini mengevaluasi implementasi metode Scrum dalam pengembangan aplikasi Diabeats, sebuah platform e-commerce pemesanan makanan sehat.Hasil menunjukkan bahwa penerapan Scrum secara umum berhasil meningkatkan efisiensi kerja tim dan mendukung pengembangan fitur secara iteratif.Hal ini tercermin dari capaian penyelesaian 100% backlog pada Sprint 1 (104 story points), serta penyelesaian backlog Sprint 2 dan Sprint 3 masing-masing sebesar 69 dan 70 story points, yang seluruhnya selesai tepat waktu sesuai rencana.Efektivitas Scrum juga tampak melalui peningkatan kolaborasi tim dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan backlog.Namun, tantangan tetap muncul, terutama dalam hal hambatan komunikasi, seperti keterlambatan penyampaian progres tugas harian dan kurang aktifnya beberapa anggota dalam menyampaikan kendala teknis selama Daily Scrum.Berdasarkan temuan ini, beberapa rekomendasi untuk pengembangan proyek serupa antara lain.meningkatkan komunikasi dua arah selama proses sprint, menambahkan buffer time dan task contingency dalam perencanaan sprint, serta mengintegrasikan sesi evaluasi lintas-tim untuk menyelaraskan interpretasi backlog.Penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan komparasi efektivitas Scrum dengan metodologi Agile lainnya, meneliti lebih lanjut pengaruh dinamika peran, dan menambahkan metrik tambahan seperti velocity rata-rata atau indeks kepuasan tim Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keberhasilan penerapan metode Scrum dalam pengembangan aplikasi Diabeats, sebuah platform e-commerce pemesanan makanan sehat. Keberhasilan dievaluasi berdasarkan indikator efisiensi tim, penyelesaian backlog, kemampuan adaptasi terhadap perubahan, serta efektivitas siklus pengembangan. Studi ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan menganalisis tiga sprint pengembangan yang dilakukan selama periode proyek. Data dikumpulkan dari dokumentasi proyek, termasuk laporan sprint, grafik burndown chart, serta hasil retrospektif tim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 100% backlog berhasil diselesaikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/3/kolaborasi-tim-product-backlog-sprint-variabel-scr-thumb-2cc13.webp" title="JURIS - Evaluasi Keberhasilan Scrum Dalam Pengembangan Aplikasi Diabeats Sebagai E-Commerce Pemesanan Makanan Sehat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/3/kolaborasi-tim-product-backlog-sprint-variabel-scr-thumb-2cc13.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/3/kolaborasi-tim-product-backlog-sprint-variabel-scr-thumb-2cc13.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/3/kolaborasi-tim-product-backlog-sprint-variabel-scr-thumb-2cc13.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Keberhasilan Scrum Dalam Pengembangan Aplikasi Diabeats Sebagai E-Commerce Pemesanan Makanan Sehat" alt="JURIS - Evaluasi Keberhasilan Scrum Dalam Pengembangan Aplikasi Diabeats Sebagai E-Commerce Pemesanan Makanan Sehat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/3/kolaborasi-tim-product-backlog-sprint-variabel-scr-thumb-26647.webp" title="JURIS - Evaluasi Keberhasilan Scrum Dalam Pengembangan Aplikasi Diabeats Sebagai E-Commerce Pemesanan Makanan Sehat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/3/kolaborasi-tim-product-backlog-sprint-variabel-scr-thumb-26647.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/3/kolaborasi-tim-product-backlog-sprint-variabel-scr-thumb-26647.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/3/kolaborasi-tim-product-backlog-sprint-variabel-scr-thumb-26647.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Keberhasilan Scrum Dalam Pengembangan Aplikasi Diabeats Sebagai E-Commerce Pemesanan Makanan Sehat" alt="JURIS - Evaluasi Keberhasilan Scrum Dalam Pengembangan Aplikasi Diabeats Sebagai E-Commerce Pemesanan Makanan Sehat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/3/kolaborasi-tim-product-backlog-sprint-variabel-scr-thumb-a9ffa.webp" title="JURIS - Evaluasi Keberhasilan Scrum Dalam Pengembangan Aplikasi Diabeats Sebagai E-Commerce Pemesanan Makanan Sehat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/3/kolaborasi-tim-product-backlog-sprint-variabel-scr-thumb-a9ffa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/3/kolaborasi-tim-product-backlog-sprint-variabel-scr-thumb-a9ffa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/3/kolaborasi-tim-product-backlog-sprint-variabel-scr-thumb-a9ffa.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Keberhasilan Scrum Dalam Pengembangan Aplikasi Diabeats Sebagai E-Commerce Pemesanan Makanan Sehat" alt="JURIS - Evaluasi Keberhasilan Scrum Dalam Pengembangan Aplikasi Diabeats Sebagai E-Commerce Pemesanan Makanan Sehat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57161-kolaborasi-tim-product-backlog-sprint-variabel-kol" title="JURIS - Evaluasi Keberhasilan Scrum Dalam Pengembangan Aplikasi Diabeats Sebagai E-Commerce Pemesanan Makanan Sehat" target="_blank">Evaluasi Keberhasilan Scrum Dalam Pengembangan Aplikasi Diabeats Sebagai E-Commerce Pemesanan Makanan Sehat</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan komparasi antara metode Scrum dengan metodologi Agile lainnya, seperti Kanban atau XP, dalam konteks pengembangan e-commerce. Hal ini dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai efektivitas dan kelebihan masing-masing pendekatan dalam mengelola proyek e-commerce. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada dinamika peran dalam tim, khususnya kolaborasi antara Product Owner dan desainer, untuk memahami bagaimana interaksi dan komunikasi antar peran mempengaruhi keberhasilan sprint. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan rekomendasi praktis bagi tim pengembang dalam mengatur dinamika peran dan komunikasi untuk mencapai hasil yang optimal. Terakhir, penelitian dapat menambahkan metrik tambahan seperti velocity rata-rata, jumlah revisi backlog per sprint, atau indeks kepuasan tim (Team Morale Index) untuk mendapatkan gambaran yang lebih menyeluruh mengenai efektivitas Scrum dalam pengembangan aplikasi Diabeats..
<br>Studi ini mengevaluasi implementasi metode Scrum dalam pengembangan aplikasi Diabeats, sebuah platform e-commerce pemesanan makanan sehat.Hasil menunjukkan bahwa penerapan Scrum secara umum berhasil meningkatkan efisiensi kerja tim dan mendukung pengembangan fitur secara iteratif.Hal ini tercermin dari capaian penyelesaian 100% backlog pada Sprint 1 (104 story points), serta penyelesaian backlog Sprint 2 dan Sprint 3 masing-masing sebesar 69 dan 70 story points, yang seluruhnya selesai tepat waktu sesuai rencana.Efektivitas Scrum juga tampak melalui peningkatan kolaborasi tim dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan backlog.Namun, tantangan tetap muncul, terutama dalam hal hambatan komunikasi, seperti keterlambatan penyampaian progres tugas harian dan kurang aktifnya beberapa anggota dalam menyampaikan kendala teknis selama Daily Scrum.Berdasarkan temuan ini, beberapa rekomendasi untuk pengembangan proyek serupa antara lain.meningkatkan komunikasi dua arah selama proses sprint, menambahkan buffer time dan task contingency dalam perencanaan sprint, serta mengintegrasikan sesi evaluasi lintas-tim untuk menyelaraskan interpretasi backlog.Penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan komparasi efektivitas Scrum dengan metodologi Agile lainnya, meneliti lebih lanjut pengaruh dinamika peran, dan menambahkan metrik tambahan seperti velocity rata-rata atau indeks kepuasan tim
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keberhasilan penerapan metode Scrum dalam pengembangan aplikasi Diabeats, sebuah platform e-commerce pemesanan makanan sehat. Keberhasilan dievaluasi berdasarkan indikator efisiensi tim, penyelesaian backlog, kemampuan adaptasi terhadap perubahan, serta efektivitas siklus pengembangan. Studi ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan menganalisis tiga sprint pengembangan yang dilakukan selama periode proyek. Data dikumpulkan dari dokumentasi proyek, termasuk laporan sprint, grafik burndown chart, serta hasil retrospektif tim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 100% backlog berhasil diselesaikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/3/kolaborasi-tim-product-backlog-sprint-variabel-scr-thumb-a9ffa.webp" type="image/webp" length="83946" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/3/kolaborasi-tim-product-backlog-sprint-variabel-scr-thumb-2cc13.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/3/kolaborasi-tim-product-backlog-sprint-variabel-scr-thumb-26647.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/3/kolaborasi-tim-product-backlog-sprint-variabel-scr-thumb-a9ffa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-49-pi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-508-joisie-journal-information-systems-informatics-engineering.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Wed, 29 Jul 2026 14:42:16 +0700. 24 items. Served in: 5.921 seconds [rss] -->
