<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.63-25jun2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.63-25jun2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Fri, 26 Jun 2026 10:41:16 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 10:41:16 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-06-26T10:41:16+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Indonesias Geopolitical Calculation as a Middle Power in the Board of Peace Membership ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Indonesias Geopolitical Calculation as a Middle Power in the Board of Peace Membership ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Indonesias Geopolitical Calculation as a Middle Power in the Board of Peace Membership ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51642-perhitungan-geopolitik-kekuatan-menengah-board</link>
	<guid isPermaLink="false">54f8a5ff95db0f483962bb613d0a926c</guid>
	<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 10:06:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ gijlss index ]]></category>
	<category><![CDATA[ tony tan 342 ]]></category>
	<category><![CDATA[ hadi shubhan ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[342,gijlss,hadi,index,shubhan,tan,tony]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan:1. Mengkaji lebih lanjut peran Indonesia sebagai kekuatan menengah dalam konteks inisiatif yang dipimpin oleh kekuatan besar, seperti Board of Peace (BoP). ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Indonesia's Geopolitical Calculation as a Middle Power in the Board of Peace Membership: Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan:1. Mengkaji lebih lanjut peran Indonesia sebagai kekuatan menengah dalam konteks inisiatif yang dipimpin oleh kekuatan besar, seperti Board of Peace (BoP). Penelitian ini dapat berfokus pada bagaimana Indonesia menavigasi tekanan domestik dan internasional dalam mengambil keputusan kebijakan luar negerinya, serta bagaimana BoP mempengaruhi posisi Indonesia dalam sistem internasional.2. Melakukan studi komparatif antara Indonesia dan negara-negara mayoritas Muslim lainnya yang menjadi anggota BoP. Penelitian ini dapat mengeksplorasi apakah pola multi-alignmen pragmatis Indonesia adalah unik atau mencerminkan tren yang lebih luas di antara kekuatan menengah yang muncul dalam merespons inisiatif geopolitik kekuatan besar.3. Melakukan wawancara mendalam dengan para pembuat kebijakan elit yang terlibat langsung dalam negosiasi BoP dan finalisasi perjanjian perdagangan. Wawancara ini dapat memberikan akses ke proses pembuatan keputusan internal yang tidak dapat ditangkap oleh data sekunder. Para informan kunci dapat mencakup pejabat dari Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perdagangan, dan Kantor Kepresidenan, baik mantan maupun saat ini.4. Melakukan analisis lintas negara yang membandingkan keputusan Indonesia untuk bergabung dengan BoP dengan partisipasinya dalam inisiatif yang dipimpin kekuatan besar lainnya. Penelitian ini dapat mengungkapkan apakah pola pemeliharaan retorika prinsip independen dan aktif bersamaan dengan pergeseran substansial ke arah pragmatisme adalah konsisten di seluruh domain kebijakan atau spesifik untuk forum keamanan yang dipimpin oleh kekuatan besar tertentu.. Penelitian ini menunjukkan bahwa perhitungan geopolitik Indonesia dalam bergabung dengan Board of Peace (BoP) adalah multidimensional dan tidak dapat dikurangi menjadi satu motif tunggal.Perhitungan ini mencakup nexus diplomatik-ekonomi antara keanggotaan BoP dan Perjanjian Perdagangan Resiprokal Indonesia-AS (ART), yang menawarkan 1.819 barang ekspor utama Indonesia tarif nol dan menurunkan tarif keseluruhan dari 32% menjadi 19%.Nexus ini menunjukkan bahwa keanggotaan BoP berfungsi sebagai fasilitator diplomatik untuk kepentingan ekonomi yang nyata.Namun, perjanjian juga memberlakukan komitmen pembelian yang signifikan dan keselarasan keamanan ekonomi pada Indonesia, yang tidak diakui dalam versi resmi pemerintah.Nexus BoP-ART ini merupakan kontribusi empiris asli dari penelitian ini.Status Indonesia sebagai negara menengah membentuk sifat unik keterlibatan Indonesia melalui logika diplomasi niche, yaitu berkontribusi dalam bidang keunggulan komparatifnya, yaitu kapasitas perdamaian operasional.Namun, keputusan "on hold" pada Maret 2026 mengonfirmasi bahwa keterlibatan ini lebih reaktif daripada agenda-setting, yang merupakan ciri khas kekuatan menengah yang sejati.Dari sembilan indikator yang dianalisis, hanya dua yang sepenuhnya kompatibel dengan prinsip bebas dan aktif.Temuan ini mendukung kesimpulan bahwa kekuatan menengah yang muncul menunjukkan pola keterlibatan yang didorong oleh alasan strategis pragmatis daripada komitmen normatif saja.Prinsip independen dan aktif tidak dibuang secara regresif, tetapi diredefinisi sebagai kerangka retorika dalam transisi menuju multi-alignmen pragmatis Keputusan Indonesia untuk bergabung dengan Board of Peace (BoP) yang dipimpin AS pada 22 Januari 2026 menimbulkan perdebatan signifikan mengenai konsistensinya dengan prinsip kebijakan luar negeri bebas aktif (independen dan aktif) negara. Namun, literatur yang ada belum menganalisis secara sistematis perhitungan geopolitik Indonesia sebagai negara menengah dalam kasus ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap logika strategis di balik keanggotaan Indonesia dalam BoP. Menggunakan desain studi kasus kualitatif tunggal, penelitian ini mengintegrasikan Teori Kekuatan Menengah dan Analisis Kebijakan Luar Negeri melalui analisis konten deduktif dari dokumen resmi, perjanjian bilateral, dan laporan think tank. Tiga temuan utama muncul.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/3/perhitungan-geopolitik-kekuatan-menengah-board-pea-thumb-6672f.webp" title="JURIS - Indonesia&#039;s Geopolitical Calculation as a Middle Power in the Board of Peace Membership" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/perhitungan-geopolitik-kekuatan-menengah-board-pea-thumb-6672f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/perhitungan-geopolitik-kekuatan-menengah-board-pea-thumb-6672f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/perhitungan-geopolitik-kekuatan-menengah-board-pea-thumb-6672f.webp 1x" title="JURIS - Indonesia&#039;s Geopolitical Calculation as a Middle Power in the Board of Peace Membership" alt="JURIS - Indonesia&#039;s Geopolitical Calculation as a Middle Power in the Board of Peace Membership" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/perhitungan-geopolitik-kekuatan-menengah-board-pea-thumb-6fca7.webp" title="JURIS - Indonesia&#039;s Geopolitical Calculation as a Middle Power in the Board of Peace Membership" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/perhitungan-geopolitik-kekuatan-menengah-board-pea-thumb-6fca7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/perhitungan-geopolitik-kekuatan-menengah-board-pea-thumb-6fca7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/perhitungan-geopolitik-kekuatan-menengah-board-pea-thumb-6fca7.webp 1x" title="JURIS - Indonesia&#039;s Geopolitical Calculation as a Middle Power in the Board of Peace Membership" alt="JURIS - Indonesia&#039;s Geopolitical Calculation as a Middle Power in the Board of Peace Membership" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/perhitungan-geopolitik-kekuatan-menengah-board-pea-thumb-aab11.webp" title="JURIS - Indonesia&#039;s Geopolitical Calculation as a Middle Power in the Board of Peace Membership" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/perhitungan-geopolitik-kekuatan-menengah-board-pea-thumb-aab11.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/perhitungan-geopolitik-kekuatan-menengah-board-pea-thumb-aab11.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/perhitungan-geopolitik-kekuatan-menengah-board-pea-thumb-aab11.webp 1x" title="JURIS - Indonesia&#039;s Geopolitical Calculation as a Middle Power in the Board of Peace Membership" alt="JURIS - Indonesia&#039;s Geopolitical Calculation as a Middle Power in the Board of Peace Membership" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51642-perhitungan-geopolitik-kekuatan-menengah-board" title="JURIS - Indonesia&#039;s Geopolitical Calculation as a Middle Power in the Board of Peace Membership" target="_blank">Indonesia's Geopolitical Calculation as a Middle Power in the Board of Peace Membership</a>: Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan:1. Mengkaji lebih lanjut peran Indonesia sebagai kekuatan menengah dalam konteks inisiatif yang dipimpin oleh kekuatan besar, seperti Board of Peace (BoP). Penelitian ini dapat berfokus pada bagaimana Indonesia menavigasi tekanan domestik dan internasional dalam mengambil keputusan kebijakan luar negerinya, serta bagaimana BoP mempengaruhi posisi Indonesia dalam sistem internasional.2. Melakukan studi komparatif antara Indonesia dan negara-negara mayoritas Muslim lainnya yang menjadi anggota BoP. Penelitian ini dapat mengeksplorasi apakah pola multi-alignmen pragmatis Indonesia adalah unik atau mencerminkan tren yang lebih luas di antara kekuatan menengah yang muncul dalam merespons inisiatif geopolitik kekuatan besar.3. Melakukan wawancara mendalam dengan para pembuat kebijakan elit yang terlibat langsung dalam negosiasi BoP dan finalisasi perjanjian perdagangan. Wawancara ini dapat memberikan akses ke proses pembuatan keputusan internal yang tidak dapat ditangkap oleh data sekunder. Para informan kunci dapat mencakup pejabat dari Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perdagangan, dan Kantor Kepresidenan, baik mantan maupun saat ini.4. Melakukan analisis lintas negara yang membandingkan keputusan Indonesia untuk bergabung dengan BoP dengan partisipasinya dalam inisiatif yang dipimpin kekuatan besar lainnya. Penelitian ini dapat mengungkapkan apakah pola pemeliharaan retorika prinsip independen dan aktif bersamaan dengan pergeseran substansial ke arah pragmatisme adalah konsisten di seluruh domain kebijakan atau spesifik untuk forum keamanan yang dipimpin oleh kekuatan besar tertentu..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa perhitungan geopolitik Indonesia dalam bergabung dengan Board of Peace (BoP) adalah multidimensional dan tidak dapat dikurangi menjadi satu motif tunggal.Perhitungan ini mencakup nexus diplomatik-ekonomi antara keanggotaan BoP dan Perjanjian Perdagangan Resiprokal Indonesia-AS (ART), yang menawarkan 1.819 barang ekspor utama Indonesia tarif nol dan menurunkan tarif keseluruhan dari 32% menjadi 19%.Nexus ini menunjukkan bahwa keanggotaan BoP berfungsi sebagai fasilitator diplomatik untuk kepentingan ekonomi yang nyata.Namun, perjanjian juga memberlakukan komitmen pembelian yang signifikan dan keselarasan keamanan ekonomi pada Indonesia, yang tidak diakui dalam versi resmi pemerintah.Nexus BoP-ART ini merupakan kontribusi empiris asli dari penelitian ini.Status Indonesia sebagai negara menengah membentuk sifat unik keterlibatan Indonesia melalui logika diplomasi niche, yaitu berkontribusi dalam bidang keunggulan komparatifnya, yaitu kapasitas perdamaian operasional.Namun, keputusan "on hold" pada Maret 2026 mengonfirmasi bahwa keterlibatan ini lebih reaktif daripada agenda-setting, yang merupakan ciri khas kekuatan menengah yang sejati.Dari sembilan indikator yang dianalisis, hanya dua yang sepenuhnya kompatibel dengan prinsip bebas dan aktif.Temuan ini mendukung kesimpulan bahwa kekuatan menengah yang muncul menunjukkan pola keterlibatan yang didorong oleh alasan strategis pragmatis daripada komitmen normatif saja.Prinsip independen dan aktif tidak dibuang secara regresif, tetapi diredefinisi sebagai kerangka retorika dalam transisi menuju multi-alignmen pragmatis
<br>Keputusan Indonesia untuk bergabung dengan Board of Peace (BoP) yang dipimpin AS pada 22 Januari 2026 menimbulkan perdebatan signifikan mengenai konsistensinya dengan prinsip kebijakan luar negeri bebas aktif (independen dan aktif) negara. Namun, literatur yang ada belum menganalisis secara sistematis perhitungan geopolitik Indonesia sebagai negara menengah dalam kasus ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap logika strategis di balik keanggotaan Indonesia dalam BoP. Menggunakan desain studi kasus kualitatif tunggal, penelitian ini mengintegrasikan Teori Kekuatan Menengah dan Analisis Kebijakan Luar Negeri melalui analisis konten deduktif dari dokumen resmi, perjanjian bilateral, dan laporan think tank. Tiga temuan utama muncul....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/3/perhitungan-geopolitik-kekuatan-menengah-board-pea-thumb-aab11.webp" type="image/webp" length="118884" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/perhitungan-geopolitik-kekuatan-menengah-board-pea-thumb-6672f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/perhitungan-geopolitik-kekuatan-menengah-board-pea-thumb-6fca7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/perhitungan-geopolitik-kekuatan-menengah-board-pea-thumb-aab11.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-689-e-greenation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1422-greenation-international-journal-law-social-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Techno Oligarchic Communication Paradox Corporate Media Effects and Democratic Deficit in Indonesian Political Parties ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Techno Oligarchic Communication Paradox Corporate Media Effects and Democratic Deficit in Indonesian Political Parties ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Techno Oligarchic Communication Paradox Corporate Media Effects and Democratic Deficit in Indonesian Political Parties ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51634-paradox-komunikasi-techno-oligarchic-efek-de</link>
	<guid isPermaLink="false">50a541ec7ac35d55d2bf341d0ec90c32</guid>
	<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 09:50:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ gijlss index ]]></category>
	<category><![CDATA[ tony tan 342 ]]></category>
	<category><![CDATA[ hadi shubhan ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[342,gijlss,hadi,index,shubhan,tan,tony]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengatasi kontradiksi partisipasi-kepercayaan dan efek media Fase 4 yang paradoks, reformasi struktural diperlukan di tiga tingkat. Pertama, pada tingkat regulasi, ketentuan konflik kepentingan harus mencegah individu yang memegang posisi dewan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Techno-Oligarchic Communication Paradox: Corporate Media Effects and Democratic Deficit in Indonesian Political Parties: Untuk mengatasi kontradiksi partisipasi-kepercayaan dan efek media Fase 4 yang paradoks, reformasi struktural diperlukan di tiga tingkat. Pertama, pada tingkat regulasi, ketentuan konflik kepentingan harus mencegah individu yang memegang posisi dewan di konglomerat media penyiaran dari memimpin partai-partai dan mengendalikan infrastruktur penyiaran. Ini dapat didasarkan pada reformasi hukum media Italia pasca-Berlusconi, dengan penegakan melalui KPI dan KPU yang didukung oleh pemantauan masyarakat sipil. Kedua, pada tingkat institusional, partai-partai yang mengembangkan mekanisme ko-kreasi kebijakan yang sejati - loop umpan balik transparan, masukan warga negara yang didokumentasikan dalam pengembangan platform, akuntabilitas yang dapat diukur - harus menerima akses preferensial ke dana partai publik dan waktu udara siaran. Akhirnya, pada tingkat komunikasi, inisiatif literasi media harus melampaui deteksi disinformasi untuk literasi struktural: mempersenjatai warga negara untuk mengidentifikasi kepemilikan media dan afiliasi partai, dengan menarik pada kurikulum literasi media Finlandia yang dievaluasi secara luas. Pentingnya TOCP diperkuat oleh penggunaan AI dalam pemilihan 2024, yang memperburuk semua tiga mekanisme secara bersamaan, terutama ketika digunakan dalam infrastruktur oligarki yang ada, karena aset data dan jaringan distribusi yang memaksimalkan dampak komunikasi AI adalah struktur konglomerat media yang sama.. Studi ini mendokumentasikan bifurkasi struktural partisipasi politik Indonesia (79% partisipasi pemilih di samping 35% kepercayaan partai), mengembangkan kerangka kerja TOCP sebagai ekstensi teoritis dari model Davis, dan mendasarkan keduanya pada analisis empiris multi-metode.Pada tingkat empiris, studi ini mengkonfirmasi politik uang, pola perekrutan elit, dan organisasi partai kosong sebagai pengemudi struktural penurunan partisipasi kualitatif, sementara saluran alternatif digital menunjukkan vitalitas mobilisasi untuk institusi formal yang direformasi.Efek media Fase 4 mencapai ekspresi matang dalam pemilihan 2024.507 kasus hoax politik ( 277% dari 2014) dan dokumentasi media sintetis yang dihasilkan AI.Pada tingkat teoritis, TOCP maju Davis's kerangka kerja secara struktural - mengidentifikasi kepemilikan media korporat sebagai variabel pengorganisasian yang memodulasi efek Fase 4 - dan secara kontekstual - menunjukkan bagaimana dinamika Fase 4 beroperasi secara berbeda dalam konteks yang lemah institusional, kepercayaan rendah.Tiga mekanisme bersama menjelaskan bagaimana IDR 1,2 triliun dalam sumber daya kampanye, 89% ketergantungan platform digital, dan 34% jangkauan pemuda menghasilkan elektabilitas 4,1% dan penurunan kepercayaan 21 poin.Pada tingkat praktis, agenda reformasi tiga tingkat diperlukan.ketentuan konflik kepentingan regulasi untuk mencegah individu yang memegang posisi dewan di konglomerat media penyiaran dari memimpin partai-partai dan mengendalikan infrastruktur penyiaran), pengembangan institusional struktur partai deliberatif yang sejati, dan literasi media struktural yang melampaui deteksi disinformasi Partai-partai politik Indonesia menunjukkan kontradiksi demokratis yang konsisten: tingkat partisipasi pemilih di atas 79% coexist dengan kepercayaan partai hanya 35%, sementara ekologi media algoritmik telah secara bersamaan memungkinkan mobilisasi sipil dan memperkuat penanaman oligarki. Mengambil dari desain kualitatif konstruktivis yang mengintegrasikan PRISMA-guided sistematis tinjauan pustaka (N = 44 studi, 2019-2025), studi kasus tunggal dari Partai Perindo, dan sistematis analisis konten media sosial (N = 400 pos, = 0,81), studi ini memperluas Aeron Davis's (2019) empat-fase model efek media melalui kerangka kerja yang diusulkan Techno-Oligarchic Komunikasi Paradox (TOCP). TOCP formalizes tiga mekanisme struktural - Funding Corporatocracy, Digital Personalization Tanpa... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/5/paradox-komunikasi-techno-oligarchic-efek-demokras-thumb-56f36.webp" title="JURIS - The Techno-Oligarchic Communication Paradox: Corporate Media Effects and Democratic Deficit in Indonesian Political Parties" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/paradox-komunikasi-techno-oligarchic-efek-demokras-thumb-56f36.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/paradox-komunikasi-techno-oligarchic-efek-demokras-thumb-56f36.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/paradox-komunikasi-techno-oligarchic-efek-demokras-thumb-56f36.webp 1x" title="JURIS - The Techno-Oligarchic Communication Paradox: Corporate Media Effects and Democratic Deficit in Indonesian Political Parties" alt="JURIS - The Techno-Oligarchic Communication Paradox: Corporate Media Effects and Democratic Deficit in Indonesian Political Parties" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/5/paradox-komunikasi-techno-oligarchic-efek-demokras-thumb-aa322.webp" title="JURIS - The Techno-Oligarchic Communication Paradox: Corporate Media Effects and Democratic Deficit in Indonesian Political Parties" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/paradox-komunikasi-techno-oligarchic-efek-demokras-thumb-aa322.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/paradox-komunikasi-techno-oligarchic-efek-demokras-thumb-aa322.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/paradox-komunikasi-techno-oligarchic-efek-demokras-thumb-aa322.webp 1x" title="JURIS - The Techno-Oligarchic Communication Paradox: Corporate Media Effects and Democratic Deficit in Indonesian Political Parties" alt="JURIS - The Techno-Oligarchic Communication Paradox: Corporate Media Effects and Democratic Deficit in Indonesian Political Parties" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/5/paradox-komunikasi-techno-oligarchic-efek-demokras-thumb-b42e1.webp" title="JURIS - The Techno-Oligarchic Communication Paradox: Corporate Media Effects and Democratic Deficit in Indonesian Political Parties" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/5/paradox-komunikasi-techno-oligarchic-efek-demokras-thumb-b42e1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/5/paradox-komunikasi-techno-oligarchic-efek-demokras-thumb-b42e1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/5/paradox-komunikasi-techno-oligarchic-efek-demokras-thumb-b42e1.webp 1x" title="JURIS - The Techno-Oligarchic Communication Paradox: Corporate Media Effects and Democratic Deficit in Indonesian Political Parties" alt="JURIS - The Techno-Oligarchic Communication Paradox: Corporate Media Effects and Democratic Deficit in Indonesian Political Parties" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51634-paradox-komunikasi-techno-oligarchic-efek-de" title="JURIS - The Techno-Oligarchic Communication Paradox: Corporate Media Effects and Democratic Deficit in Indonesian Political Parties" target="_blank">The Techno-Oligarchic Communication Paradox: Corporate Media Effects and Democratic Deficit in Indonesian Political Parties</a>: Untuk mengatasi kontradiksi partisipasi-kepercayaan dan efek media Fase 4 yang paradoks, reformasi struktural diperlukan di tiga tingkat. Pertama, pada tingkat regulasi, ketentuan konflik kepentingan harus mencegah individu yang memegang posisi dewan di konglomerat media penyiaran dari memimpin partai-partai dan mengendalikan infrastruktur penyiaran. Ini dapat didasarkan pada reformasi hukum media Italia pasca-Berlusconi, dengan penegakan melalui KPI dan KPU yang didukung oleh pemantauan masyarakat sipil. Kedua, pada tingkat institusional, partai-partai yang mengembangkan mekanisme ko-kreasi kebijakan yang sejati - loop umpan balik transparan, masukan warga negara yang didokumentasikan dalam pengembangan platform, akuntabilitas yang dapat diukur - harus menerima akses preferensial ke dana partai publik dan waktu udara siaran. Akhirnya, pada tingkat komunikasi, inisiatif literasi media harus melampaui deteksi disinformasi untuk literasi struktural: mempersenjatai warga negara untuk mengidentifikasi kepemilikan media dan afiliasi partai, dengan menarik pada kurikulum literasi media Finlandia yang dievaluasi secara luas. Pentingnya TOCP diperkuat oleh penggunaan AI dalam pemilihan 2024, yang memperburuk semua tiga mekanisme secara bersamaan, terutama ketika digunakan dalam infrastruktur oligarki yang ada, karena aset data dan jaringan distribusi yang memaksimalkan dampak komunikasi AI adalah struktur konglomerat media yang sama..
<br>Studi ini mendokumentasikan bifurkasi struktural partisipasi politik Indonesia (79% partisipasi pemilih di samping 35% kepercayaan partai), mengembangkan kerangka kerja TOCP sebagai ekstensi teoritis dari model Davis, dan mendasarkan keduanya pada analisis empiris multi-metode.Pada tingkat empiris, studi ini mengkonfirmasi politik uang, pola perekrutan elit, dan organisasi partai kosong sebagai pengemudi struktural penurunan partisipasi kualitatif, sementara saluran alternatif digital menunjukkan vitalitas mobilisasi untuk institusi formal yang direformasi.Efek media Fase 4 mencapai ekspresi matang dalam pemilihan 2024.507 kasus hoax politik ( 277% dari 2014) dan dokumentasi media sintetis yang dihasilkan AI.Pada tingkat teoritis, TOCP maju Davis's kerangka kerja secara struktural - mengidentifikasi kepemilikan media korporat sebagai variabel pengorganisasian yang memodulasi efek Fase 4 - dan secara kontekstual - menunjukkan bagaimana dinamika Fase 4 beroperasi secara berbeda dalam konteks yang lemah institusional, kepercayaan rendah.Tiga mekanisme bersama menjelaskan bagaimana IDR 1,2 triliun dalam sumber daya kampanye, 89% ketergantungan platform digital, dan 34% jangkauan pemuda menghasilkan elektabilitas 4,1% dan penurunan kepercayaan 21 poin.Pada tingkat praktis, agenda reformasi tiga tingkat diperlukan.ketentuan konflik kepentingan regulasi untuk mencegah individu yang memegang posisi dewan di konglomerat media penyiaran dari memimpin partai-partai dan mengendalikan infrastruktur penyiaran), pengembangan institusional struktur partai deliberatif yang sejati, dan literasi media struktural yang melampaui deteksi disinformasi
<br>Partai-partai politik Indonesia menunjukkan kontradiksi demokratis yang konsisten: tingkat partisipasi pemilih di atas 79% coexist dengan kepercayaan partai hanya 35%, sementara ekologi media algoritmik telah secara bersamaan memungkinkan mobilisasi sipil dan memperkuat penanaman oligarki. Mengambil dari desain kualitatif konstruktivis yang mengintegrasikan PRISMA-guided sistematis tinjauan pustaka (N = 44 studi, 2019-2025), studi kasus tunggal dari Partai Perindo, dan sistematis analisis konten media sosial (N = 400 pos,  = 0,81), studi ini memperluas Aeron Davis's (2019) empat-fase model efek media melalui kerangka kerja yang diusulkan Techno-Oligarchic Komunikasi Paradox (TOCP). TOCP formalizes tiga mekanisme struktural - Funding Corporatocracy, Digital Personalization Tanpa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/5/paradox-komunikasi-techno-oligarchic-efek-demokras-thumb-56f36.webp" type="image/webp" length="97064" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/paradox-komunikasi-techno-oligarchic-efek-demokras-thumb-56f36.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/paradox-komunikasi-techno-oligarchic-efek-demokras-thumb-aa322.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/5/paradox-komunikasi-techno-oligarchic-efek-demokras-thumb-b42e1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-689-e-greenation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1422-greenation-international-journal-law-social-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Normative Analysis of Prevention of Re Traumatization of Child Victims in Criminal Justice Proceedings on Standards of Examination and Protection of Childrens Rights ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Normative Analysis of Prevention of Re Traumatization of Child Victims in Criminal Justice Proceedings on Standards of Examination and Protection of Childrens Rights ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Normative Analysis of Prevention of Re Traumatization of Child Victims in Criminal Justice Proceedings on Standards of Examination and Protection of Childrens Rights ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51643-uu-sppa-sanksi-tpks-perlindungan-anak-kekerasan</link>
	<guid isPermaLink="false">e9830287d1ed5e10bfd6f9629f8ca7e7</guid>
	<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 09:45:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ gijlss index ]]></category>
	<category><![CDATA[ tony tan 342 ]]></category>
	<category><![CDATA[ hadi shubhan ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[342,gijlss,hadi,index,shubhan,tan,tony]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan studi tentang bagaimana menerapkan standar pemeriksaan yang ramah anak secara praktis dan efektif. Bagaimana melatih aparat agar memahami psikologi anak dan menerapkan standar pemeriksaan yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Normative Analysis of Prevention of Re-Traumatization of Child Victims in Criminal Justice Proceedings on Standards of Examination and Protection of Children's Rights: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan studi tentang bagaimana menerapkan standar pemeriksaan yang ramah anak secara praktis dan efektif. Bagaimana melatih aparat agar memahami psikologi anak dan menerapkan standar pemeriksaan yang tidak menimbulkan trauma. Bagaimana memastikan koordinasi yang baik antara penyelidik, jaksa, hakim, dan pendamping/LPSK agar perlindungan anak diterapkan secara konsisten. Bagaimana mendesain proses pemeriksaan yang tidak hanya adil bagi pelaku, tetapi juga melindungi anak korban dari trauma lebih lanjut. Bagaimana menerapkan standar pemeriksaan yang ramah anak dalam kasus-kasus spesifik, seperti kekerasan seksual terhadap anak, agar bukti tetap berkualitas dan anak terlindungi secara psikologis.. Penelitian menyimpulkan bahwa re-traumatisasi anak korban terutama dipicu oleh proses peradilan yang tidak ramah.pemeriksaan berulang, pertanyaan mendesak atau menjerat, suasana yang menakutkan, dan kebocoran identitas.Oleh karena itu, Pencegahan re-trauma harus dipahami sebagai masalah prosedur pemeriksaan standar, bukan hanya masalah psikologi.Secara normatif, Indonesia sudah memiliki tanda-tanda dalam UU SPPA, KUHAP, dan UU Perlindungan Anak.kerahasiaan identitas, bantuan wajib, Pelarangan pertanyaan menjerat, dukungan psikososial, dan opsi rekaman elektronik atau pemeriksaan jarak jauh sehingga anak tidak dipaksa hadir berulang kali.Namun, norma harus diterapkan konsisten dari penyelidikan hingga persidangan dengan prinsip kepentingan terbaik anak.Kuncinya adalah panduan seragam, pelatihan aparat, dan koordinasi antara penyidik, jaksa, hakim, pendamping/LPSK agar pemeriksaan aman diterapkan lintas tahap.Sehingga anak tidak menjadi korban lagi, haknya terlindungi, dan bukti tetap adil dan dapat dipertanggungjawabkan Penelitian ini mengkaji tentang Pencegahan re-trauma (re-trauma) pada anak korban dalam proses peradilan pidana. Re-Trauma timbul ketika anak dipaksa mengulang peristiwa, menghadapi pertanyaan yang mendesak atau menjerat, bertemu pelaku, atau identitasnya terungkap. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan legislasi, konsep, dan kasus. Materi hukum primer meliputi UU SPPA, UU Perlindungan Anak, KUHAP, UU Perlindungan Saksi dan Korban, dan UU TPKS, dengan ilustrasi putusan hukum yang sudah memuat standar minimum: hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia memiliki kerahasiaan identitas, bantuan, Pelarangan pertanyaan menjerat, serta opsi rekaman elektronik dan pemeriksaan audiovisual untuk mengurangi pemeriksaan berulang. Hambatan utama adalah kurangnya panduan teknis seragam dan koordinasi antara... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/6/uu-sppa-sanksi-tpks-perlindungan-anak-kekerasan-se-thumb-ca8a6.webp" title="JURIS - Normative Analysis of Prevention of Re-Traumatization of Child Victims in Criminal Justice Proceedings on Standards of Examination and Protection of Children&#039;s Rights" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/uu-sppa-sanksi-tpks-perlindungan-anak-kekerasan-se-thumb-ca8a6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/uu-sppa-sanksi-tpks-perlindungan-anak-kekerasan-se-thumb-ca8a6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/uu-sppa-sanksi-tpks-perlindungan-anak-kekerasan-se-thumb-ca8a6.webp 1x" title="JURIS - Normative Analysis of Prevention of Re-Traumatization of Child Victims in Criminal Justice Proceedings on Standards of Examination and Protection of Children&#039;s Rights" alt="JURIS - Normative Analysis of Prevention of Re-Traumatization of Child Victims in Criminal Justice Proceedings on Standards of Examination and Protection of Children&#039;s Rights" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/uu-sppa-sanksi-tpks-perlindungan-anak-kekerasan-se-thumb-b3c95.webp" title="JURIS - Normative Analysis of Prevention of Re-Traumatization of Child Victims in Criminal Justice Proceedings on Standards of Examination and Protection of Children&#039;s Rights" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/uu-sppa-sanksi-tpks-perlindungan-anak-kekerasan-se-thumb-b3c95.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/uu-sppa-sanksi-tpks-perlindungan-anak-kekerasan-se-thumb-b3c95.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/uu-sppa-sanksi-tpks-perlindungan-anak-kekerasan-se-thumb-b3c95.webp 1x" title="JURIS - Normative Analysis of Prevention of Re-Traumatization of Child Victims in Criminal Justice Proceedings on Standards of Examination and Protection of Children&#039;s Rights" alt="JURIS - Normative Analysis of Prevention of Re-Traumatization of Child Victims in Criminal Justice Proceedings on Standards of Examination and Protection of Children&#039;s Rights" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/uu-sppa-sanksi-tpks-perlindungan-anak-kekerasan-se-thumb-38654.webp" title="JURIS - Normative Analysis of Prevention of Re-Traumatization of Child Victims in Criminal Justice Proceedings on Standards of Examination and Protection of Children&#039;s Rights" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/uu-sppa-sanksi-tpks-perlindungan-anak-kekerasan-se-thumb-38654.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/uu-sppa-sanksi-tpks-perlindungan-anak-kekerasan-se-thumb-38654.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/uu-sppa-sanksi-tpks-perlindungan-anak-kekerasan-se-thumb-38654.webp 1x" title="JURIS - Normative Analysis of Prevention of Re-Traumatization of Child Victims in Criminal Justice Proceedings on Standards of Examination and Protection of Children&#039;s Rights" alt="JURIS - Normative Analysis of Prevention of Re-Traumatization of Child Victims in Criminal Justice Proceedings on Standards of Examination and Protection of Children&#039;s Rights" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51643-uu-sppa-sanksi-tpks-perlindungan-anak-kekerasan" title="JURIS - Normative Analysis of Prevention of Re-Traumatization of Child Victims in Criminal Justice Proceedings on Standards of Examination and Protection of Children&#039;s Rights" target="_blank">Normative Analysis of Prevention of Re-Traumatization of Child Victims in Criminal Justice Proceedings on Standards of Examination and Protection of Children's Rights</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan studi tentang bagaimana menerapkan standar pemeriksaan yang ramah anak secara praktis dan efektif. Bagaimana melatih aparat agar memahami psikologi anak dan menerapkan standar pemeriksaan yang tidak menimbulkan trauma. Bagaimana memastikan koordinasi yang baik antara penyelidik, jaksa, hakim, dan pendamping/LPSK agar perlindungan anak diterapkan secara konsisten. Bagaimana mendesain proses pemeriksaan yang tidak hanya adil bagi pelaku, tetapi juga melindungi anak korban dari trauma lebih lanjut. Bagaimana menerapkan standar pemeriksaan yang ramah anak dalam kasus-kasus spesifik, seperti kekerasan seksual terhadap anak, agar bukti tetap berkualitas dan anak terlindungi secara psikologis..
<br>Penelitian menyimpulkan bahwa re-traumatisasi anak korban terutama dipicu oleh proses peradilan yang tidak ramah.pemeriksaan berulang, pertanyaan mendesak atau menjerat, suasana yang menakutkan, dan kebocoran identitas.Oleh karena itu, Pencegahan re-trauma harus dipahami sebagai masalah prosedur pemeriksaan standar, bukan hanya masalah psikologi.Secara normatif, Indonesia sudah memiliki tanda-tanda dalam UU SPPA, KUHAP, dan UU Perlindungan Anak.kerahasiaan identitas, bantuan wajib, Pelarangan pertanyaan menjerat, dukungan psikososial, dan opsi rekaman elektronik atau pemeriksaan jarak jauh sehingga anak tidak dipaksa hadir berulang kali.Namun, norma harus diterapkan konsisten dari penyelidikan hingga persidangan dengan prinsip kepentingan terbaik anak.Kuncinya adalah panduan seragam, pelatihan aparat, dan koordinasi antara penyidik, jaksa, hakim, pendamping/LPSK agar pemeriksaan aman diterapkan lintas tahap.Sehingga anak tidak menjadi korban lagi, haknya terlindungi, dan bukti tetap adil dan dapat dipertanggungjawabkan
<br>Penelitian ini mengkaji tentang Pencegahan re-trauma (re-trauma) pada anak korban dalam proses peradilan pidana. Re-Trauma timbul ketika anak dipaksa mengulang peristiwa, menghadapi pertanyaan yang mendesak atau menjerat, bertemu pelaku, atau identitasnya terungkap. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan legislasi, konsep, dan kasus. Materi hukum primer meliputi UU SPPA, UU Perlindungan Anak, KUHAP, UU Perlindungan Saksi dan Korban, dan UU TPKS, dengan ilustrasi putusan hukum yang sudah memuat standar minimum: hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia memiliki kerahasiaan identitas, bantuan, Pelarangan pertanyaan menjerat, serta opsi rekaman elektronik dan pemeriksaan audiovisual untuk mengurangi pemeriksaan berulang. Hambatan utama adalah kurangnya panduan teknis seragam dan koordinasi antara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/6/uu-sppa-sanksi-tpks-perlindungan-anak-kekerasan-se-thumb-ca8a6.webp" type="image/webp" length="105942" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/uu-sppa-sanksi-tpks-perlindungan-anak-kekerasan-se-thumb-ca8a6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/uu-sppa-sanksi-tpks-perlindungan-anak-kekerasan-se-thumb-b3c95.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/uu-sppa-sanksi-tpks-perlindungan-anak-kekerasan-se-thumb-38654.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-689-e-greenation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1422-greenation-international-journal-law-social-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Effect of Knowledge Sharing and Self Efficacy on the Performance of KPPBC TMP B Yogyakarta Employees with Organizational Commitment as a Mediation Variable ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effect of Knowledge Sharing and Self Efficacy on the Performance of KPPBC TMP B Yogyakarta Employees with Organizational Commitment as a Mediation Variable ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effect of Knowledge Sharing and Self Efficacy on the Performance of KPPBC TMP B Yogyakarta Employees with Organizational Commitment as a Mediation Variable ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51622-komitmen-organisasi-sumber-daya-budaya</link>
	<guid isPermaLink="false">870091edece877209de87e156e8b1bf3</guid>
	<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 09:16:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ gijtm index ]]></category>
	<category><![CDATA[ gijtm email ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[email,gijtm,index]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak penggunaan platform digital untuk berbagi pengetahuan terhadap kinerja pegawai KPPBC dengan pendekatan campuran kuantitatifAckualitatif, sehingga dapat menilai efektivitas teknologi serta persepsi pengguna ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effect of Knowledge Sharing and Self Efficacy on the Performance of KPPBC TMP B Yogyakarta Employees with Organizational Commitment as a Mediation Variable: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak penggunaan platform digital untuk berbagi pengetahuan terhadap kinerja pegawai KPPBC dengan pendekatan campuran kuantitatifAckualitatif, sehingga dapat menilai efektivitas teknologi serta persepsi pengguna secara mendalam. Selanjutnya, perlu diteliti bagaimana budaya organisasi memoderasi hubungan antara berbagi pengetahuan, komitmen organisasi, dan kinerja, untuk memahami peran nilai-nilai bersama dalam memperkuat efek positif variabel-variabel tersebut. Akhirnya, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh gaya kepemimpinan transformasional terhadap efikasi diri dan kinerja pegawai, guna mengidentifikasi strategi kepemimpinan yang paling efektif dalam meningkatkan motivasi dan produktivitas di lingkungan bea cukai.. Berbagi pengetahuan dan efikasi diri secara signifikan meningkatkan komitmen organisasi dan kinerja pegawai di KPPBC TMP B Yogyakarta.peningkatan budaya berbagi pengetahuan serta kepercayaan diri pekerja memperkuat komitmen organisasi yang pada gilirannya meningkatkan kinerja.Komitmen organisasi juga terbukti memediasi pengaruh berbagi pengetahuan dan efikasi diri terhadap kinerja, menunjukkan bahwa sinergi ketiga variabel tersebut merupakan faktor kunci dalam meningkatkan performa optimal pegawai Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh berbagi pengetahuan dan efikasi diri terhadap kinerja pegawai melalui komitmen organisasi di KPPBC TMP B Yogyakarta. Penurunan kualitas layanan yang tercermin dalam Survey Kepuasan Pengguna (SKPJ), khususnya pada kecepatan layanan dan penguasaan materi layanan oleh petugas, menjadi motivasi penelitian. Metode kuantitatif dengan desain penelitian eksplanatori digunakan, melibatkan seluruh 135 pegawai KPPBC TMP B Yogyakarta sebagai populasi. Pengumpulan data dilakukan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/3/komitmen-organisasi-sumber-daya-budaya-evolusi-per-thumb-2e98a.webp" title="JURIS - The Effect of Knowledge Sharing and Self Efficacy on the Performance of KPPBC TMP B Yogyakarta Employees with Organizational Commitment as a Mediation Variable" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/komitmen-organisasi-sumber-daya-budaya-evolusi-per-thumb-2e98a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/komitmen-organisasi-sumber-daya-budaya-evolusi-per-thumb-2e98a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/komitmen-organisasi-sumber-daya-budaya-evolusi-per-thumb-2e98a.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Knowledge Sharing and Self Efficacy on the Performance of KPPBC TMP B Yogyakarta Employees with Organizational Commitment as a Mediation Variable" alt="JURIS - The Effect of Knowledge Sharing and Self Efficacy on the Performance of KPPBC TMP B Yogyakarta Employees with Organizational Commitment as a Mediation Variable" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/3/komitmen-organisasi-sumber-daya-budaya-evolusi-per-thumb-8d161.webp" title="JURIS - The Effect of Knowledge Sharing and Self Efficacy on the Performance of KPPBC TMP B Yogyakarta Employees with Organizational Commitment as a Mediation Variable" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/komitmen-organisasi-sumber-daya-budaya-evolusi-per-thumb-8d161.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/komitmen-organisasi-sumber-daya-budaya-evolusi-per-thumb-8d161.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/komitmen-organisasi-sumber-daya-budaya-evolusi-per-thumb-8d161.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Knowledge Sharing and Self Efficacy on the Performance of KPPBC TMP B Yogyakarta Employees with Organizational Commitment as a Mediation Variable" alt="JURIS - The Effect of Knowledge Sharing and Self Efficacy on the Performance of KPPBC TMP B Yogyakarta Employees with Organizational Commitment as a Mediation Variable" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/3/komitmen-organisasi-sumber-daya-budaya-evolusi-per-thumb-a9a08.webp" title="JURIS - The Effect of Knowledge Sharing and Self Efficacy on the Performance of KPPBC TMP B Yogyakarta Employees with Organizational Commitment as a Mediation Variable" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/komitmen-organisasi-sumber-daya-budaya-evolusi-per-thumb-a9a08.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/komitmen-organisasi-sumber-daya-budaya-evolusi-per-thumb-a9a08.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/komitmen-organisasi-sumber-daya-budaya-evolusi-per-thumb-a9a08.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Knowledge Sharing and Self Efficacy on the Performance of KPPBC TMP B Yogyakarta Employees with Organizational Commitment as a Mediation Variable" alt="JURIS - The Effect of Knowledge Sharing and Self Efficacy on the Performance of KPPBC TMP B Yogyakarta Employees with Organizational Commitment as a Mediation Variable" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51622-komitmen-organisasi-sumber-daya-budaya" title="JURIS - The Effect of Knowledge Sharing and Self Efficacy on the Performance of KPPBC TMP B Yogyakarta Employees with Organizational Commitment as a Mediation Variable" target="_blank">The Effect of Knowledge Sharing and Self Efficacy on the Performance of KPPBC TMP B Yogyakarta Employees with Organizational Commitment as a Mediation Variable</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak penggunaan platform digital untuk berbagi pengetahuan terhadap kinerja pegawai KPPBC dengan pendekatan campuran kuantitatifAckualitatif, sehingga dapat menilai efektivitas teknologi serta persepsi pengguna secara mendalam. Selanjutnya, perlu diteliti bagaimana budaya organisasi memoderasi hubungan antara berbagi pengetahuan, komitmen organisasi, dan kinerja, untuk memahami peran nilai-nilai bersama dalam memperkuat efek positif variabel-variabel tersebut. Akhirnya, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh gaya kepemimpinan transformasional terhadap efikasi diri dan kinerja pegawai, guna mengidentifikasi strategi kepemimpinan yang paling efektif dalam meningkatkan motivasi dan produktivitas di lingkungan bea cukai..
<br>Berbagi pengetahuan dan efikasi diri secara signifikan meningkatkan komitmen organisasi dan kinerja pegawai di KPPBC TMP B Yogyakarta.peningkatan budaya berbagi pengetahuan serta kepercayaan diri pekerja memperkuat komitmen organisasi yang pada gilirannya meningkatkan kinerja.Komitmen organisasi juga terbukti memediasi pengaruh berbagi pengetahuan dan efikasi diri terhadap kinerja, menunjukkan bahwa sinergi ketiga variabel tersebut merupakan faktor kunci dalam meningkatkan performa optimal pegawai
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh berbagi pengetahuan dan efikasi diri terhadap kinerja pegawai melalui komitmen organisasi di KPPBC TMP B Yogyakarta. Penurunan kualitas layanan yang tercermin dalam Survey Kepuasan Pengguna (SKPJ), khususnya pada kecepatan layanan dan penguasaan materi layanan oleh petugas, menjadi motivasi penelitian. Metode kuantitatif dengan desain penelitian eksplanatori digunakan, melibatkan seluruh 135 pegawai KPPBC TMP B Yogyakarta sebagai populasi. Pengumpulan data dilakukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/3/komitmen-organisasi-sumber-daya-budaya-evolusi-per-thumb-a9a08.webp" type="image/webp" length="101026" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/komitmen-organisasi-sumber-daya-budaya-evolusi-per-thumb-2e98a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/komitmen-organisasi-sumber-daya-budaya-evolusi-per-thumb-8d161.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/komitmen-organisasi-sumber-daya-budaya-evolusi-per-thumb-a9a08.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-689-e-greenation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1424-greenation-international-journal-tourism-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Earnings Informativeness in Emerging Markets The Role of Income Smoothing Foreign Ownership and Information Asymmetry ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Earnings Informativeness in Emerging Markets The Role of Income Smoothing Foreign Ownership and Information Asymmetry ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Earnings Informativeness in Emerging Markets The Role of Income Smoothing Foreign Ownership and Information Asymmetry ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51632-kualitas-laba-earnings-informativeness-foreign-own</link>
	<guid isPermaLink="false">0855615af014c2d9405a235f97009bc0</guid>
	<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 09:07:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ evidence non ]]></category>
	<category><![CDATA[ credit risk ]]></category>
	<category><![CDATA[ gijea index ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[credit,evidence,gijea,index,non,risk]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mempelajari dampak interaksi antara kepemilikan asing dan kualitas regulasi pasar modal terhadap informativeness laba, menanyakan apakah penguatan regulasi dapat mengubah pengaruh negatif kepemilikan asing; penelitian lain dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Earnings Informativeness in Emerging Markets: The Role of Income Smoothing, Foreign Ownership, and Information Asymmetry: Penelitian lanjutan dapat mempelajari dampak interaksi antara kepemilikan asing dan kualitas regulasi pasar modal terhadap informativeness laba, menanyakan apakah penguatan regulasi dapat mengubah pengaruh negatif kepemilikan asing; penelitian lain dapat menguji peran independen institusi pengawas, seperti OJK, dalam memitigasi efek asimetri informasi guna meningkatkan kepercayaan investor; sekaligus, studi longitudinal dapat menilai apakah pola kepemilikan asing berubah seiring waktu memengaruhi perilaku smoothing pendapatan dan memperkuat atau melemahkan efeknya terhadap informativeness laba.. Smoothing pendapatan tidak secara signifikan mempengaruhi informativeness laba, sehingga investor tidak menilai praktik smoothing sebagai indikator kualitas laba.Kepemilikan asing memiliki efek negatif signifikan terhadap informativeness laba, kemungkinan karena investor asing sudah mengantisipasi informasi sebelum pengumuman.Asimetri informasi mempengaruhi langsung informativeness laba, menyoroti pentingnya kualitas lingkungan informasi bagi pasar berkembang Penelitian ini meneliti pengaruh smoothing pendapatan dan kepemilikan asing terhadap informativeness laba dengan asimetri informasi sebagai variabel moderasi di pasar berkembang. Metode kuantitatif menggunakan data panel 165 observasi tahun perusahaaan 55 perusahaan terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020Ac2022. Hasil regresi panel dengan Random Effect Model menunjukkan kepemilikan asing berpengaruh negatif signifikan terhadap informativeness laba, sementara smoothing pendapatan tidak berpengaruh signifikan. Asimetri informasi secara langsung berpengaruh positif signifikan, menegaskan pentingnya kualitas lingkungan informasi dalam memfasilitasi interpretasi investor terhadap data keuangan di... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/6/kualitas-laba-earnings-informativeness-foreign-own-thumb-6c7a7.webp" title="JURIS - Earnings Informativeness in Emerging Markets: The Role of Income Smoothing, Foreign Ownership, and Information Asymmetry" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/kualitas-laba-earnings-informativeness-foreign-own-thumb-6c7a7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/kualitas-laba-earnings-informativeness-foreign-own-thumb-6c7a7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/kualitas-laba-earnings-informativeness-foreign-own-thumb-6c7a7.webp 1x" title="JURIS - Earnings Informativeness in Emerging Markets: The Role of Income Smoothing, Foreign Ownership, and Information Asymmetry" alt="JURIS - Earnings Informativeness in Emerging Markets: The Role of Income Smoothing, Foreign Ownership, and Information Asymmetry" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/kualitas-laba-earnings-informativeness-foreign-own-thumb-b14d6.webp" title="JURIS - Earnings Informativeness in Emerging Markets: The Role of Income Smoothing, Foreign Ownership, and Information Asymmetry" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/kualitas-laba-earnings-informativeness-foreign-own-thumb-b14d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/kualitas-laba-earnings-informativeness-foreign-own-thumb-b14d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/kualitas-laba-earnings-informativeness-foreign-own-thumb-b14d6.webp 1x" title="JURIS - Earnings Informativeness in Emerging Markets: The Role of Income Smoothing, Foreign Ownership, and Information Asymmetry" alt="JURIS - Earnings Informativeness in Emerging Markets: The Role of Income Smoothing, Foreign Ownership, and Information Asymmetry" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/kualitas-laba-earnings-informativeness-foreign-own-thumb-94557.webp" title="JURIS - Earnings Informativeness in Emerging Markets: The Role of Income Smoothing, Foreign Ownership, and Information Asymmetry" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/kualitas-laba-earnings-informativeness-foreign-own-thumb-94557.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/kualitas-laba-earnings-informativeness-foreign-own-thumb-94557.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/kualitas-laba-earnings-informativeness-foreign-own-thumb-94557.webp 1x" title="JURIS - Earnings Informativeness in Emerging Markets: The Role of Income Smoothing, Foreign Ownership, and Information Asymmetry" alt="JURIS - Earnings Informativeness in Emerging Markets: The Role of Income Smoothing, Foreign Ownership, and Information Asymmetry" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51632-kualitas-laba-earnings-informativeness-foreign-own" title="JURIS - Earnings Informativeness in Emerging Markets: The Role of Income Smoothing, Foreign Ownership, and Information Asymmetry" target="_blank">Earnings Informativeness in Emerging Markets: The Role of Income Smoothing, Foreign Ownership, and Information Asymmetry</a>: Penelitian lanjutan dapat mempelajari dampak interaksi antara kepemilikan asing dan kualitas regulasi pasar modal terhadap informativeness laba, menanyakan apakah penguatan regulasi dapat mengubah pengaruh negatif kepemilikan asing; penelitian lain dapat menguji peran independen institusi pengawas, seperti OJK, dalam memitigasi efek asimetri informasi guna meningkatkan kepercayaan investor; sekaligus, studi longitudinal dapat menilai apakah pola kepemilikan asing berubah seiring waktu memengaruhi perilaku smoothing pendapatan dan memperkuat atau melemahkan efeknya terhadap informativeness laba..
<br>Smoothing pendapatan tidak secara signifikan mempengaruhi informativeness laba, sehingga investor tidak menilai praktik smoothing sebagai indikator kualitas laba.Kepemilikan asing memiliki efek negatif signifikan terhadap informativeness laba, kemungkinan karena investor asing sudah mengantisipasi informasi sebelum pengumuman.Asimetri informasi mempengaruhi langsung informativeness laba, menyoroti pentingnya kualitas lingkungan informasi bagi pasar berkembang
<br>Penelitian ini meneliti pengaruh smoothing pendapatan dan kepemilikan asing terhadap informativeness laba dengan asimetri informasi sebagai variabel moderasi di pasar berkembang. Metode kuantitatif menggunakan data panel 165 observasi tahun perusahaaan 55 perusahaan terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020Ac2022. Hasil regresi panel dengan Random Effect Model menunjukkan kepemilikan asing berpengaruh negatif signifikan terhadap informativeness laba, sementara smoothing pendapatan tidak berpengaruh signifikan. Asimetri informasi secara langsung berpengaruh positif signifikan, menegaskan pentingnya kualitas lingkungan informasi dalam memfasilitasi interpretasi investor terhadap data keuangan di...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/6/kualitas-laba-earnings-informativeness-foreign-own-thumb-b14d6.webp" type="image/webp" length="98938" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/kualitas-laba-earnings-informativeness-foreign-own-thumb-6c7a7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/kualitas-laba-earnings-informativeness-foreign-own-thumb-b14d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/kualitas-laba-earnings-informativeness-foreign-own-thumb-94557.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-689-e-greenation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1423-greenation-international-journal-economics-accounting.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Improving Local Financial Performance for Sustainable Regional Economic Development in the Regencies and Municipalities of Jambi Province ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Improving Local Financial Performance for Sustainable Regional Economic Development in the Regencies and Municipalities of Jambi Province ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Improving Local Financial Performance for Sustainable Regional Economic Development in the Regencies and Municipalities of Jambi Province ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51628-model-efek-acak-daerah-dana-alokasi-kualitas-lapor</link>
	<guid isPermaLink="false">3e34c0c5b75eb1c3a8a3d12cebf77e12</guid>
	<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 08:58:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ evidence non ]]></category>
	<category><![CDATA[ credit risk ]]></category>
	<category><![CDATA[ gijea index ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[credit,evidence,gijea,index,non,risk]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan analisis perbandingan lintas provinsi untuk memperluas pemahaman tentang dinamika desentralisasi fiskal di Indonesia. Kedua, penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Improving Local Financial Performance for Sustainable Regional Economic Development in the Regencies and Municipalities of Jambi Province: Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan analisis perbandingan lintas provinsi untuk memperluas pemahaman tentang dinamika desentralisasi fiskal di Indonesia. Kedua, penelitian selanjutnya dapat memasukkan variabel institusional dan tata kelola untuk memahami lebih dalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja keuangan daerah. Ketiga, pengembangan lebih lanjut dari model Dapel Indept dapat dilakukan dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dalam analisis tata kelola fiskal regional di Indonesia.. Penelitian ini mengonfirmasi bahwa Model Efek Tetap (Fixed Effects Model) adalah pendekatan yang paling tepat untuk menganalisis kinerja keuangan regional di kabupaten dan kota di Provinsi Jambi selama periode 2017-2022.Dari tujuh variabel yang diteliti, pertumbuhan ekonomi regional, kinerja perusahaan daerah (BUMD), dan Dana Alokasi Khusus (DAK) memiliki efek negatif signifikan terhadap kinerja keuangan regional.Temuan ini menunjukkan bahwa perlu dilakukan transformasi optimal dari perluasan ekonomi, alokasi dana transfer, dan operasi BUMD menjadi otonomi fiskal yang lebih kuat karena masih adanya masalah struktural, termasuk mobilisasi pendapatan lokal yang lemah, tata kelola yang tidak efisien, dan ketergantungan tinggi pada transfer pemerintah pusat.Selain itu, penelitian ini mengungkapkan disparitas yang signifikan dalam kapasitas fiskal di antara daerah, yang mencerminkan hasil desentralisasi fiskal yang tidak merata di antara kabupaten dan kota di Provinsi Jambi Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor dominan yang mempengaruhi kinerja keuangan pemerintah daerah dan merumuskan strategi perbaikan. Sembilan kabupaten dan kota di Provinsi Jambi dipilih sebagai sampel menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatif melalui regresi data panel dan analisis Dapel Indept. Dengan implementasi otonomi daerah, kabupaten dan kota diharuskan membiayai pembangunan secara mandiri dengan target minimal 30% dari Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, selama periode 2017-2022, rata-rata Derajat Desentralisasi Fiskal (DDF) di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi hanya 9,46% (diklasifikasikan sebagai sangat rendah). Model Efek Tetap (Fixed Effects Model) diidentifikasi sebagai model yang paling tepat. Hasil penelitian menunjukkan tiga variabel signifikan: Dana Alokasi Khusus (prob. 0,0496), pertumbuhan ekonomi regional... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/5/model-efek-acak-daerah-dana-alokasi-kualitas-lapor-thumb-db103.webp" title="JURIS - Improving Local Financial Performance for Sustainable Regional Economic Development in the Regencies and Municipalities of Jambi Province" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/model-efek-acak-daerah-dana-alokasi-kualitas-lapor-thumb-db103.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/model-efek-acak-daerah-dana-alokasi-kualitas-lapor-thumb-db103.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/model-efek-acak-daerah-dana-alokasi-kualitas-lapor-thumb-db103.webp 1x" title="JURIS - Improving Local Financial Performance for Sustainable Regional Economic Development in the Regencies and Municipalities of Jambi Province" alt="JURIS - Improving Local Financial Performance for Sustainable Regional Economic Development in the Regencies and Municipalities of Jambi Province" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/model-efek-acak-daerah-dana-alokasi-kualitas-lapor-thumb-06535.webp" title="JURIS - Improving Local Financial Performance for Sustainable Regional Economic Development in the Regencies and Municipalities of Jambi Province" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/model-efek-acak-daerah-dana-alokasi-kualitas-lapor-thumb-06535.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/model-efek-acak-daerah-dana-alokasi-kualitas-lapor-thumb-06535.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/model-efek-acak-daerah-dana-alokasi-kualitas-lapor-thumb-06535.webp 1x" title="JURIS - Improving Local Financial Performance for Sustainable Regional Economic Development in the Regencies and Municipalities of Jambi Province" alt="JURIS - Improving Local Financial Performance for Sustainable Regional Economic Development in the Regencies and Municipalities of Jambi Province" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/model-efek-acak-daerah-dana-alokasi-kualitas-lapor-thumb-15f31.webp" title="JURIS - Improving Local Financial Performance for Sustainable Regional Economic Development in the Regencies and Municipalities of Jambi Province" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/model-efek-acak-daerah-dana-alokasi-kualitas-lapor-thumb-15f31.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/model-efek-acak-daerah-dana-alokasi-kualitas-lapor-thumb-15f31.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/model-efek-acak-daerah-dana-alokasi-kualitas-lapor-thumb-15f31.webp 1x" title="JURIS - Improving Local Financial Performance for Sustainable Regional Economic Development in the Regencies and Municipalities of Jambi Province" alt="JURIS - Improving Local Financial Performance for Sustainable Regional Economic Development in the Regencies and Municipalities of Jambi Province" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51628-model-efek-acak-daerah-dana-alokasi-kualitas-lapor" title="JURIS - Improving Local Financial Performance for Sustainable Regional Economic Development in the Regencies and Municipalities of Jambi Province" target="_blank">Improving Local Financial Performance for Sustainable Regional Economic Development in the Regencies and Municipalities of Jambi Province</a>: Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan analisis perbandingan lintas provinsi untuk memperluas pemahaman tentang dinamika desentralisasi fiskal di Indonesia. Kedua, penelitian selanjutnya dapat memasukkan variabel institusional dan tata kelola untuk memahami lebih dalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja keuangan daerah. Ketiga, pengembangan lebih lanjut dari model Dapel Indept dapat dilakukan dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dalam analisis tata kelola fiskal regional di Indonesia..
<br>Penelitian ini mengonfirmasi bahwa Model Efek Tetap (Fixed Effects Model) adalah pendekatan yang paling tepat untuk menganalisis kinerja keuangan regional di kabupaten dan kota di Provinsi Jambi selama periode 2017-2022.Dari tujuh variabel yang diteliti, pertumbuhan ekonomi regional, kinerja perusahaan daerah (BUMD), dan Dana Alokasi Khusus (DAK) memiliki efek negatif signifikan terhadap kinerja keuangan regional.Temuan ini menunjukkan bahwa perlu dilakukan transformasi optimal dari perluasan ekonomi, alokasi dana transfer, dan operasi BUMD menjadi otonomi fiskal yang lebih kuat karena masih adanya masalah struktural, termasuk mobilisasi pendapatan lokal yang lemah, tata kelola yang tidak efisien, dan ketergantungan tinggi pada transfer pemerintah pusat.Selain itu, penelitian ini mengungkapkan disparitas yang signifikan dalam kapasitas fiskal di antara daerah, yang mencerminkan hasil desentralisasi fiskal yang tidak merata di antara kabupaten dan kota di Provinsi Jambi
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor dominan yang mempengaruhi kinerja keuangan pemerintah daerah dan merumuskan strategi perbaikan. Sembilan kabupaten dan kota di Provinsi Jambi dipilih sebagai sampel menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatif melalui regresi data panel dan analisis Dapel Indept. Dengan implementasi otonomi daerah, kabupaten dan kota diharuskan membiayai pembangunan secara mandiri dengan target minimal 30% dari Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, selama periode 2017-2022, rata-rata Derajat Desentralisasi Fiskal (DDF) di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi hanya 9,46% (diklasifikasikan sebagai sangat rendah). Model Efek Tetap (Fixed Effects Model) diidentifikasi sebagai model yang paling tepat. Hasil penelitian menunjukkan tiga variabel signifikan: Dana Alokasi Khusus (prob. 0,0496), pertumbuhan ekonomi regional...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/5/model-efek-acak-daerah-dana-alokasi-kualitas-lapor-thumb-06535.webp" type="image/webp" length="110168" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/model-efek-acak-daerah-dana-alokasi-kualitas-lapor-thumb-db103.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/model-efek-acak-daerah-dana-alokasi-kualitas-lapor-thumb-06535.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/model-efek-acak-daerah-dana-alokasi-kualitas-lapor-thumb-15f31.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-689-e-greenation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1423-greenation-international-journal-economics-accounting.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ A Reconstruction of Justice in Natural Resource Governance Based on the Rights of Nature The Restitution of the UNESA Reservoir in Surabaya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A Reconstruction of Justice in Natural Resource Governance Based on the Rights of Nature The Restitution of the UNESA Reservoir in Surabaya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A Reconstruction of Justice in Natural Resource Governance Based on the Rights of Nature The Restitution of the UNESA Reservoir in Surabaya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51638-justice-natural-resources-rights-nature</link>
	<guid isPermaLink="false">9b52cd66feda51c4f7b60e17ec4eab74</guid>
	<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 08:52:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ gijlss index ]]></category>
	<category><![CDATA[ tony tan 342 ]]></category>
	<category><![CDATA[ hadi shubhan ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[342,gijlss,hadi,index,shubhan,tan,tony]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ To address the limitations of the anthropocentric paradigm and achieve a more just and sustainable management of natural resources, a comprehensive approach is necessary. This approach should involve integrating ecological values into legal systems, recognizing ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - A Reconstruction of Justice in Natural Resource Governance Based on the Rights of Nature: The Restitution of the UNESA Reservoir in Surabaya: To address the limitations of the anthropocentric paradigm and achieve a more just and sustainable management of natural resources, a comprehensive approach is necessary. This approach should involve integrating ecological values into legal systems, recognizing the intrinsic value of nature, and promoting the Rights of Nature concept. Additionally, there is a need to strengthen institutional mechanisms and law enforcement to ensure the effective protection and restoration of ecological functions. By adopting a holistic and inclusive perspective, the legal system can better address the complex challenges of natural resource governance and contribute to the overall sustainability of ecosystems.. The findings indicate that justice in natural resource control has not fully integrated the ecological dimension, while the Rights of Nature concept provides a foundational basis for expanding the meaning of justice through the recognition of the intrinsic value of nature.The reconstruction of justice is carried out through the strengthening of normative, institutional, and governance aspects, positioning ecosystem sustainability as an integral component of justice itself.The reconstruction of justice in natural resource governance based on the Rights of Nature in the case of the UNESA Reservoir restitution demonstrates that resolving natural resource issues requires a paradigmatic transformation that places ecological functions as a primary consideration.The proposed reconstruction model provides a direction for legal reform that is more just and sustainable, ensuring a balance between human interests and ecosystem sustainability The control of natural resources within the Indonesian legal system continues to be dominated by an anthropocentric paradigm, positioning nature primarily as an object of exploitation. This has resulted in inadequate protection of ecological functions and a failure to realize substantive justice. The study aims to analyze the construction of justice in natural resource control, examine the concept of the Rights of Nature from a natural philosophy perspective, and formulate a model for reconstructing justice based on the Rights of Nature in the case of the UNESA Reservoir restitution in Surabaya. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/a/justice-natural-resources-rights-nature-resource-c-thumb-58ad1.webp" title="JURIS - A Reconstruction of Justice in Natural Resource Governance Based on the Rights of Nature: The Restitution of the UNESA Reservoir in Surabaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/justice-natural-resources-rights-nature-resource-c-thumb-58ad1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/justice-natural-resources-rights-nature-resource-c-thumb-58ad1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/justice-natural-resources-rights-nature-resource-c-thumb-58ad1.webp 1x" title="JURIS - A Reconstruction of Justice in Natural Resource Governance Based on the Rights of Nature: The Restitution of the UNESA Reservoir in Surabaya" alt="JURIS - A Reconstruction of Justice in Natural Resource Governance Based on the Rights of Nature: The Restitution of the UNESA Reservoir in Surabaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/a/justice-natural-resources-rights-nature-resource-c-thumb-5465e.webp" title="JURIS - A Reconstruction of Justice in Natural Resource Governance Based on the Rights of Nature: The Restitution of the UNESA Reservoir in Surabaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/justice-natural-resources-rights-nature-resource-c-thumb-5465e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/justice-natural-resources-rights-nature-resource-c-thumb-5465e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/justice-natural-resources-rights-nature-resource-c-thumb-5465e.webp 1x" title="JURIS - A Reconstruction of Justice in Natural Resource Governance Based on the Rights of Nature: The Restitution of the UNESA Reservoir in Surabaya" alt="JURIS - A Reconstruction of Justice in Natural Resource Governance Based on the Rights of Nature: The Restitution of the UNESA Reservoir in Surabaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/a/justice-natural-resources-rights-nature-resource-c-thumb-b51c6.webp" title="JURIS - A Reconstruction of Justice in Natural Resource Governance Based on the Rights of Nature: The Restitution of the UNESA Reservoir in Surabaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/justice-natural-resources-rights-nature-resource-c-thumb-b51c6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/justice-natural-resources-rights-nature-resource-c-thumb-b51c6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/justice-natural-resources-rights-nature-resource-c-thumb-b51c6.webp 1x" title="JURIS - A Reconstruction of Justice in Natural Resource Governance Based on the Rights of Nature: The Restitution of the UNESA Reservoir in Surabaya" alt="JURIS - A Reconstruction of Justice in Natural Resource Governance Based on the Rights of Nature: The Restitution of the UNESA Reservoir in Surabaya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51638-justice-natural-resources-rights-nature" title="JURIS - A Reconstruction of Justice in Natural Resource Governance Based on the Rights of Nature: The Restitution of the UNESA Reservoir in Surabaya" target="_blank">A Reconstruction of Justice in Natural Resource Governance Based on the Rights of Nature: The Restitution of the UNESA Reservoir in Surabaya</a>: To address the limitations of the anthropocentric paradigm and achieve a more just and sustainable management of natural resources, a comprehensive approach is necessary. This approach should involve integrating ecological values into legal systems, recognizing the intrinsic value of nature, and promoting the Rights of Nature concept. Additionally, there is a need to strengthen institutional mechanisms and law enforcement to ensure the effective protection and restoration of ecological functions. By adopting a holistic and inclusive perspective, the legal system can better address the complex challenges of natural resource governance and contribute to the overall sustainability of ecosystems..
<br>The findings indicate that justice in natural resource control has not fully integrated the ecological dimension, while the Rights of Nature concept provides a foundational basis for expanding the meaning of justice through the recognition of the intrinsic value of nature.The reconstruction of justice is carried out through the strengthening of normative, institutional, and governance aspects, positioning ecosystem sustainability as an integral component of justice itself.The reconstruction of justice in natural resource governance based on the Rights of Nature in the case of the UNESA Reservoir restitution demonstrates that resolving natural resource issues requires a paradigmatic transformation that places ecological functions as a primary consideration.The proposed reconstruction model provides a direction for legal reform that is more just and sustainable, ensuring a balance between human interests and ecosystem sustainability
<br>The control of natural resources within the Indonesian legal system continues to be dominated by an anthropocentric paradigm, positioning nature primarily as an object of exploitation. This has resulted in inadequate protection of ecological functions and a failure to realize substantive justice. The study aims to analyze the construction of justice in natural resource control, examine the concept of the Rights of Nature from a natural philosophy perspective, and formulate a model for reconstructing justice based on the Rights of Nature in the case of the UNESA Reservoir restitution in Surabaya.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/a/justice-natural-resources-rights-nature-resource-c-thumb-b51c6.webp" type="image/webp" length="109410" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/justice-natural-resources-rights-nature-resource-c-thumb-58ad1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/justice-natural-resources-rights-nature-resource-c-thumb-5465e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/justice-natural-resources-rights-nature-resource-c-thumb-b51c6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-689-e-greenation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1422-greenation-international-journal-law-social-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Metode ARAS Dalam Pemilihan Objek Wisata yang Terbaik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Metode ARAS Dalam Pemilihan Objek Wisata yang Terbaik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Metode ARAS Dalam Pemilihan Objek Wisata yang Terbaik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51644-pariwisata-berkelanjutan-wisata-air-terjun-objek-w</link>
	<guid isPermaLink="false">fc924afbab4d1ecea76244fd02653e69</guid>
	<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 08:52:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ andi taufik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andi,taufik]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi integrasi kriteria tambahan seperti warisan budaya dan tingkat kepuasan pengunjung untuk memperkaya model evaluasi ARAS, sehingga hasilnya lebih komprehensif dalam menilai nilai intrinsik dan eksternal objek ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Metode ARAS Dalam Pemilihan Objek Wisata yang Terbaik: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi integrasi kriteria tambahan seperti warisan budaya dan tingkat kepuasan pengunjung untuk memperkaya model evaluasi ARAS, sehingga hasilnya lebih komprehensif dalam menilai nilai intrinsik dan eksternal objek wisata. Selain itu, studi lintas wilayah yang menggabungkan Analisis Rasio Tambahan (ARAS) dengan pemetaan berbasis GIS dapat membantu mengidentifikasi lokasi strategis bagi pengembangan pariwisata berkelanjutan pada skala provinsi atau nasional. Selanjutnya, perbandingan metodologi ARAS dengan teknik pengambilan keputusan multi-kriteria lainnya, seperti TOPSIS atau VIKOR, dapat dilakukan untuk menilai konsistensi dan keandalan hasil, serta memberikan rekomendasi metodologis yang optimal bagi perencana kebijakan pariwisata.. Berdasarkan perhitungan Metode ARAS, lima objek wisata di Kabupaten Tapanuli Tengah berhasil diurutkan berdasarkan nilai optimal relatif, di mana Pantai Pandan memperoleh nilai tertinggi 1 dan dinyatakan sebagai objek wisata terbaik dengan potensi pengembangan paling tinggi.Hutan Tropis Sibolga berada pada peringkat kedua dengan nilai 0,9659, menunjukkan daya tarik yang signifikan, sementara Air Terjun Sibolangit, Danau Linting, dan Pulau Samosir menempati peringkat ketiga, keempat, dan kelima secara berurutan.Nilai-nilai tersebut mencerminkan kombinasi keunggulan dalam aspek keindahan alam, aksesibilitas, fasilitas, keberlanjutan lingkungan, dan dampak ekonomi, dan dapat dijadikan acuan strategis bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dalam perencanaan pariwisata berkelanjutan Pariwisata merupakan sektor penting dalam perekonomian Kabupaten Tapanuli Tengah, dengan berbagai objek wisata yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi unggulan. Keberadaan objek wisata yang beragam, mulai dari pantai, hutan tropis, air terjun, hingga danau, menjadikan wilayah ini kaya akan potensi alam yang dapat menarik wisatawan lokal maupun mancanegara. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan objek wisata terbaik di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah dengan menggunakan metode ARAS (Additive Ratio Assessment). Metode ini digunakan karena mampu menilai berbagai alternatif secara objektif berdasarkan kriteria tertentu,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/d/pariwisata-berkelanjutan-wisata-air-terjun-objek-r-thumb-4a673.webp" title="JURIS - Penerapan Metode ARAS Dalam Pemilihan Objek Wisata yang Terbaik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/pariwisata-berkelanjutan-wisata-air-terjun-objek-r-thumb-4a673.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/pariwisata-berkelanjutan-wisata-air-terjun-objek-r-thumb-4a673.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/pariwisata-berkelanjutan-wisata-air-terjun-objek-r-thumb-4a673.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Metode ARAS Dalam Pemilihan Objek Wisata yang Terbaik" alt="JURIS - Penerapan Metode ARAS Dalam Pemilihan Objek Wisata yang Terbaik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/pariwisata-berkelanjutan-wisata-air-terjun-objek-r-thumb-63fc7.webp" title="JURIS - Penerapan Metode ARAS Dalam Pemilihan Objek Wisata yang Terbaik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/pariwisata-berkelanjutan-wisata-air-terjun-objek-r-thumb-63fc7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/pariwisata-berkelanjutan-wisata-air-terjun-objek-r-thumb-63fc7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/pariwisata-berkelanjutan-wisata-air-terjun-objek-r-thumb-63fc7.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Metode ARAS Dalam Pemilihan Objek Wisata yang Terbaik" alt="JURIS - Penerapan Metode ARAS Dalam Pemilihan Objek Wisata yang Terbaik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/pariwisata-berkelanjutan-wisata-air-terjun-objek-r-thumb-cd588.webp" title="JURIS - Penerapan Metode ARAS Dalam Pemilihan Objek Wisata yang Terbaik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/pariwisata-berkelanjutan-wisata-air-terjun-objek-r-thumb-cd588.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/pariwisata-berkelanjutan-wisata-air-terjun-objek-r-thumb-cd588.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/pariwisata-berkelanjutan-wisata-air-terjun-objek-r-thumb-cd588.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Metode ARAS Dalam Pemilihan Objek Wisata yang Terbaik" alt="JURIS - Penerapan Metode ARAS Dalam Pemilihan Objek Wisata yang Terbaik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51644-pariwisata-berkelanjutan-wisata-air-terjun-objek-w" title="JURIS - Penerapan Metode ARAS Dalam Pemilihan Objek Wisata yang Terbaik" target="_blank">Penerapan Metode ARAS Dalam Pemilihan Objek Wisata yang Terbaik</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi integrasi kriteria tambahan seperti warisan budaya dan tingkat kepuasan pengunjung untuk memperkaya model evaluasi ARAS, sehingga hasilnya lebih komprehensif dalam menilai nilai intrinsik dan eksternal objek wisata. Selain itu, studi lintas wilayah yang menggabungkan Analisis Rasio Tambahan (ARAS) dengan pemetaan berbasis GIS dapat membantu mengidentifikasi lokasi strategis bagi pengembangan pariwisata berkelanjutan pada skala provinsi atau nasional. Selanjutnya, perbandingan metodologi ARAS dengan teknik pengambilan keputusan multi-kriteria lainnya, seperti TOPSIS atau VIKOR, dapat dilakukan untuk menilai konsistensi dan keandalan hasil, serta memberikan rekomendasi metodologis yang optimal bagi perencana kebijakan pariwisata..
<br>Berdasarkan perhitungan Metode ARAS, lima objek wisata di Kabupaten Tapanuli Tengah berhasil diurutkan berdasarkan nilai optimal relatif, di mana Pantai Pandan memperoleh nilai tertinggi 1 dan dinyatakan sebagai objek wisata terbaik dengan potensi pengembangan paling tinggi.Hutan Tropis Sibolga berada pada peringkat kedua dengan nilai 0,9659, menunjukkan daya tarik yang signifikan, sementara Air Terjun Sibolangit, Danau Linting, dan Pulau Samosir menempati peringkat ketiga, keempat, dan kelima secara berurutan.Nilai-nilai tersebut mencerminkan kombinasi keunggulan dalam aspek keindahan alam, aksesibilitas, fasilitas, keberlanjutan lingkungan, dan dampak ekonomi, dan dapat dijadikan acuan strategis bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dalam perencanaan pariwisata berkelanjutan
<br>Pariwisata merupakan sektor penting dalam perekonomian Kabupaten Tapanuli Tengah, dengan berbagai objek wisata yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi unggulan. Keberadaan objek wisata yang beragam, mulai dari pantai, hutan tropis, air terjun, hingga danau, menjadikan wilayah ini kaya akan potensi alam yang dapat menarik wisatawan lokal maupun mancanegara. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan objek wisata terbaik di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah dengan menggunakan metode ARAS (Additive Ratio Assessment). Metode ini digunakan karena mampu menilai berbagai alternatif secara objektif berdasarkan kriteria tertentu,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/d/pariwisata-berkelanjutan-wisata-air-terjun-objek-r-thumb-63fc7.webp" type="image/webp" length="107778" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/pariwisata-berkelanjutan-wisata-air-terjun-objek-r-thumb-4a673.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/pariwisata-berkelanjutan-wisata-air-terjun-objek-r-thumb-63fc7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/pariwisata-berkelanjutan-wisata-air-terjun-objek-r-thumb-cd588.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1103-djournals.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14349-journal-informatics-electrical-electronics-engineering.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Kesehatan Cerdik dalam Upaya Pengendalian Hipertensi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Kesehatan Cerdik dalam Upaya Pengendalian Hipertensi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Kesehatan Cerdik dalam Upaya Pengendalian Hipertensi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51620-hipertensi-usia-produktif-risiko-komplikasi-hipert</link>
	<guid isPermaLink="false">3349102335d5a69aaf4925c28d717839</guid>
	<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 08:45:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view journal ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,journal,page,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan jangka panjang masyarakat lansia terhadap gaya hidup CERDIK dalam konteks wilayah pedesaan, misalnya dengan merumuskan pertanyaan penelitian "Apa saja faktor pribadi, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Kesehatan Cerdik dalam Upaya Pengendalian Hipertensi: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan jangka panjang masyarakat lansia terhadap gaya hidup CERDIK dalam konteks wilayah pedesaan, misalnya dengan merumuskan pertanyaan penelitian "Apa saja faktor pribadi, sosial, dan lingkungan yang mempengaruhi penerapan berkelanjutan prinsip CERDIK pada penderita hipertensi usia lanjut?" Selain itu, penting untuk membandingkan efektivitas media digital, seperti aplikasi seluler, dengan media cetak (leaflet) dalam menyampaikan edukasi CERDIK, sehingga dapat dijawab pertanyaan "Apakah penggunaan aplikasi mobile meningkatkan pengetahuan dan perubahan perilaku lebih signifikan dibandingkan leaflet pada populasi target?" Selanjutnya, studi kualitatif dapat menggali persepsi komunitas serta hambatan dalam skrining dan pengendalian hipertensi, dengan fokus pada pertanyaan "Bagaimana pandangan dan pengalaman masyarakat lokal mengenai deteksi dini hipertensi dan apa saja kendala yang mereka hadapi dalam mengakses layanan kesehatan?" Jawaban atas ketiga pertanyaan tersebut diharapkan dapat memberikan dasar ilmiah untuk mengoptimalkan program edukasi CERDIK, memperluas jangkauan intervensi, dan menyesuaikan strategi dengan kebutuhan serta kondisi nyata masyarakat.. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui edukasi kesehatan CERDIK menunjukkan hasil yang positif dalam meningkatkan pengetahuan lansia dalam pengendalian hipertensi.Kegiatan ini juga berpotensi memberikan dampak jangka panjang dalam menurunkan risiko komplikasi serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya pada kelompok lansia.Oleh karena itu, program edukasi kesehatan berbasis CERDIK perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui kerja sama antara tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat agar upaya pencegahan serta pengendalian hipertensi dapat berjalan optimal dan memberikan dampak jangka panjang terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang prevalensinya terus meningkat dan sering tidak disadari karena bersifat tanpa gejala, sehingga berisiko menimbulkan komplikasi serius apabila tidak dikendalikan secara optimal. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko dan upaya pengendalian hipertensi akan berkontribusi terhadap tingginya angka kejadian penyakit tersebut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku masyarakat dalam pengendalian hipertensi melalui edukasi berbasis CERDIK. Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan dengan pendekatan ceramah, diskusi, dan media leaflet. Kegiatan ini diawali dengan pre-test untuk mengukur pengetahuan awal, dilanjutkan dengan penyuluhan mengenai konsep CERDIK serta diakhiri dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/1/hipertensi-usia-produktif-risiko-komplikasi-hidup-thumb-7a81d.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Kesehatan Cerdik dalam Upaya Pengendalian Hipertensi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/hipertensi-usia-produktif-risiko-komplikasi-hidup-thumb-7a81d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/hipertensi-usia-produktif-risiko-komplikasi-hidup-thumb-7a81d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/hipertensi-usia-produktif-risiko-komplikasi-hidup-thumb-7a81d.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Kesehatan Cerdik dalam Upaya Pengendalian Hipertensi" alt="JURIS - Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Kesehatan Cerdik dalam Upaya Pengendalian Hipertensi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/hipertensi-usia-produktif-risiko-komplikasi-hidup-thumb-75293.webp" title="JURIS - Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Kesehatan Cerdik dalam Upaya Pengendalian Hipertensi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/hipertensi-usia-produktif-risiko-komplikasi-hidup-thumb-75293.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/hipertensi-usia-produktif-risiko-komplikasi-hidup-thumb-75293.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/hipertensi-usia-produktif-risiko-komplikasi-hidup-thumb-75293.webp 1x" title="JURIS - Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Kesehatan Cerdik dalam Upaya Pengendalian Hipertensi" alt="JURIS - Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Kesehatan Cerdik dalam Upaya Pengendalian Hipertensi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51620-hipertensi-usia-produktif-risiko-komplikasi-hipert" title="JURIS - Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Kesehatan Cerdik dalam Upaya Pengendalian Hipertensi" target="_blank">Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Kesehatan Cerdik dalam Upaya Pengendalian Hipertensi</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan jangka panjang masyarakat lansia terhadap gaya hidup CERDIK dalam konteks wilayah pedesaan, misalnya dengan merumuskan pertanyaan penelitian "Apa saja faktor pribadi, sosial, dan lingkungan yang mempengaruhi penerapan berkelanjutan prinsip CERDIK pada penderita hipertensi usia lanjut?" Selain itu, penting untuk membandingkan efektivitas media digital, seperti aplikasi seluler, dengan media cetak (leaflet) dalam menyampaikan edukasi CERDIK, sehingga dapat dijawab pertanyaan "Apakah penggunaan aplikasi mobile meningkatkan pengetahuan dan perubahan perilaku lebih signifikan dibandingkan leaflet pada populasi target?" Selanjutnya, studi kualitatif dapat menggali persepsi komunitas serta hambatan dalam skrining dan pengendalian hipertensi, dengan fokus pada pertanyaan "Bagaimana pandangan dan pengalaman masyarakat lokal mengenai deteksi dini hipertensi dan apa saja kendala yang mereka hadapi dalam mengakses layanan kesehatan?" Jawaban atas ketiga pertanyaan tersebut diharapkan dapat memberikan dasar ilmiah untuk mengoptimalkan program edukasi CERDIK, memperluas jangkauan intervensi, dan menyesuaikan strategi dengan kebutuhan serta kondisi nyata masyarakat..
<br>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui edukasi kesehatan CERDIK menunjukkan hasil yang positif dalam meningkatkan pengetahuan lansia dalam pengendalian hipertensi.Kegiatan ini juga berpotensi memberikan dampak jangka panjang dalam menurunkan risiko komplikasi serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya pada kelompok lansia.Oleh karena itu, program edukasi kesehatan berbasis CERDIK perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui kerja sama antara tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat agar upaya pencegahan serta pengendalian hipertensi dapat berjalan optimal dan memberikan dampak jangka panjang terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat
<br>Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang prevalensinya terus meningkat dan sering tidak disadari karena bersifat tanpa gejala, sehingga berisiko menimbulkan komplikasi serius apabila tidak dikendalikan secara optimal. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko dan upaya pengendalian hipertensi akan berkontribusi terhadap tingginya angka kejadian penyakit tersebut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku masyarakat dalam pengendalian hipertensi melalui edukasi berbasis CERDIK. Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan dengan pendekatan ceramah, diskusi, dan media leaflet. Kegiatan ini diawali dengan pre-test untuk mengukur pengetahuan awal, dilanjutkan dengan penyuluhan mengenai konsep CERDIK serta diakhiri dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/1/hipertensi-usia-produktif-risiko-komplikasi-hidup-thumb-75293.webp" type="image/webp" length="157510" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/hipertensi-usia-produktif-risiko-komplikasi-hidup-thumb-7a81d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/hipertensi-usia-produktif-risiko-komplikasi-hidup-thumb-75293.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1685-lppm-unasman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13735-jurnal-sipissangngi-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Human Resource Capacity of The Indonesian National Police in Law Enforcement A Case Study at The Criminal Investigation Unit of Polrestabes Semarang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Human Resource Capacity of The Indonesian National Police in Law Enforcement A Case Study at The Criminal Investigation Unit of Polrestabes Semarang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Human Resource Capacity of The Indonesian National Police in Law Enforcement A Case Study at The Criminal Investigation Unit of Polrestabes Semarang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51629-kapasitas-sdm-daerah-daya-manusia-sd</link>
	<guid isPermaLink="false">b04e2101251bca2b6a1a5803b23c8862</guid>
	<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 08:43:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ evidence non ]]></category>
	<category><![CDATA[ credit risk ]]></category>
	<category><![CDATA[ gijea index ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[credit,evidence,gijea,index,non,risk]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas penegakan hukum, penelitian lanjutan dapat mengusulkan strategi peningkatan kapasitas SDM yang terintegrasi, mencakup rekrutmen berbasis kompetensi, pelatihan terstruktur, dan penguatan sistem integritas. Strategi ini dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Human Resource Capacity of The Indonesian National Police in Law Enforcement: A Case Study at The Criminal Investigation Unit of Polrestabes Semarang: Untuk meningkatkan efektivitas penegakan hukum, penelitian lanjutan dapat mengusulkan strategi peningkatan kapasitas SDM yang terintegrasi, mencakup rekrutmen berbasis kompetensi, pelatihan terstruktur, dan penguatan sistem integritas. Strategi ini dapat mencakup pengembangan mekanisme pelaporan pelanggaran yang terstruktur, pengawasan proaktif, dan peningkatan kesejahteraan penyidik. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi dalam meningkatkan kapasitas SDM, khususnya dalam menangani kejahatan berbasis digital. Penelitian juga dapat menganalisis dampak koordinasi lintas institusi terhadap efektivitas penegakan hukum dan mengidentifikasi strategi untuk meningkatkan kerjasama antar lembaga. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi studi kepolisian dan kebijakan Polrestabes Semarang.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kapasitas SDM penyidik di Satreskrim Polrestabes Semarang ditandai dengan tiga temuan utama.unit ini relatif memadai untuk menangani kejahatan konvensional tetapi menghadapi kesenjangan serius dalam menghadapi tantangan kriminal kontemporer, terutama kejahatan berbasis digital.Ketidakseimbangan beban kerja, distribusi kompetensi yang tidak merata, dan keterbatasan infrastruktur teknologi memperburuk kesenjangan secara struktural.Kedua, pelanggaran etika tidak dapat dikurangi menjadi kegagalan moral individu saja.mereka mencerminkan kondisi sistemik termasuk kekurangan anggaran, pengawasan yang tidak memadai, dan tekanan pekerjaan.Ketidakhadiran mekanisme pelaporan pelanggaran yang terstruktur mewakili kerentanan institusional yang paling kritis.Keempat dimensi kapasitas SDM, yaitu kompetensi teknis, integritas, profesionalisme, dan adaptabilitas, saling bergantung, sehingga optimasi membutuhkan perhatian simultan terhadap keempatnya daripada intervensi berurutan atau terisolasi.Ketiga, diusulkan strategi peningkatan kapasitas SDM tiga lapis.reformasi rekrutmen berbasis kompetensi, pengembangan kompetensi terstruktur dan disesuaikan dengan forensik digital sebagai prioritas segera, serta penguatan sistem integritas dan akuntabilitas yang mencakup mekanisme pelaporan pelanggaran, pengawasan proaktif, dan peningkatan kesejahteraan penyidik Studi ini memeriksa kapasitas sumber daya manusia (SDM) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Semarang dalam penegakan hukum, mencakup empat dimensi analisis: integritas, profesionalisme, dan adaptabilitas. Menggunakan pendekatan kualitatif yuridis empiris dengan wawancara semi terstruktur terhadap empat personel Satreskrim aktif, temuan mengungkapkan kondisi kapasitas yang asimetris. Kapasitas SDM relatif memadai untuk menangani kejahatan konvensional tetapi menghadapi kesenjangan serius dalam menghadapi tantangan kriminal kontemporer, khususnya kejahatan berbasis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/3/kapasitas-sdm-daerah-daya-manusia-penegakan-invest-thumb-539d9.webp" title="JURIS - Human Resource Capacity of The Indonesian National Police in Law Enforcement: A Case Study at The Criminal Investigation Unit of Polrestabes Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/kapasitas-sdm-daerah-daya-manusia-penegakan-invest-thumb-539d9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/kapasitas-sdm-daerah-daya-manusia-penegakan-invest-thumb-539d9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/kapasitas-sdm-daerah-daya-manusia-penegakan-invest-thumb-539d9.webp 1x" title="JURIS - Human Resource Capacity of The Indonesian National Police in Law Enforcement: A Case Study at The Criminal Investigation Unit of Polrestabes Semarang" alt="JURIS - Human Resource Capacity of The Indonesian National Police in Law Enforcement: A Case Study at The Criminal Investigation Unit of Polrestabes Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/kapasitas-sdm-daerah-daya-manusia-penegakan-invest-thumb-55063.webp" title="JURIS - Human Resource Capacity of The Indonesian National Police in Law Enforcement: A Case Study at The Criminal Investigation Unit of Polrestabes Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/kapasitas-sdm-daerah-daya-manusia-penegakan-invest-thumb-55063.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/kapasitas-sdm-daerah-daya-manusia-penegakan-invest-thumb-55063.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/kapasitas-sdm-daerah-daya-manusia-penegakan-invest-thumb-55063.webp 1x" title="JURIS - Human Resource Capacity of The Indonesian National Police in Law Enforcement: A Case Study at The Criminal Investigation Unit of Polrestabes Semarang" alt="JURIS - Human Resource Capacity of The Indonesian National Police in Law Enforcement: A Case Study at The Criminal Investigation Unit of Polrestabes Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/kapasitas-sdm-daerah-daya-manusia-penegakan-invest-thumb-2e965.webp" title="JURIS - Human Resource Capacity of The Indonesian National Police in Law Enforcement: A Case Study at The Criminal Investigation Unit of Polrestabes Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/kapasitas-sdm-daerah-daya-manusia-penegakan-invest-thumb-2e965.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/kapasitas-sdm-daerah-daya-manusia-penegakan-invest-thumb-2e965.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/kapasitas-sdm-daerah-daya-manusia-penegakan-invest-thumb-2e965.webp 1x" title="JURIS - Human Resource Capacity of The Indonesian National Police in Law Enforcement: A Case Study at The Criminal Investigation Unit of Polrestabes Semarang" alt="JURIS - Human Resource Capacity of The Indonesian National Police in Law Enforcement: A Case Study at The Criminal Investigation Unit of Polrestabes Semarang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51629-kapasitas-sdm-daerah-daya-manusia-sd" title="JURIS - Human Resource Capacity of The Indonesian National Police in Law Enforcement: A Case Study at The Criminal Investigation Unit of Polrestabes Semarang" target="_blank">Human Resource Capacity of The Indonesian National Police in Law Enforcement: A Case Study at The Criminal Investigation Unit of Polrestabes Semarang</a>: Untuk meningkatkan efektivitas penegakan hukum, penelitian lanjutan dapat mengusulkan strategi peningkatan kapasitas SDM yang terintegrasi, mencakup rekrutmen berbasis kompetensi, pelatihan terstruktur, dan penguatan sistem integritas. Strategi ini dapat mencakup pengembangan mekanisme pelaporan pelanggaran yang terstruktur, pengawasan proaktif, dan peningkatan kesejahteraan penyidik. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi dalam meningkatkan kapasitas SDM, khususnya dalam menangani kejahatan berbasis digital. Penelitian juga dapat menganalisis dampak koordinasi lintas institusi terhadap efektivitas penegakan hukum dan mengidentifikasi strategi untuk meningkatkan kerjasama antar lembaga. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi studi kepolisian dan kebijakan Polrestabes Semarang..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa kapasitas SDM penyidik di Satreskrim Polrestabes Semarang ditandai dengan tiga temuan utama.unit ini relatif memadai untuk menangani kejahatan konvensional tetapi menghadapi kesenjangan serius dalam menghadapi tantangan kriminal kontemporer, terutama kejahatan berbasis digital.Ketidakseimbangan beban kerja, distribusi kompetensi yang tidak merata, dan keterbatasan infrastruktur teknologi memperburuk kesenjangan secara struktural.Kedua, pelanggaran etika tidak dapat dikurangi menjadi kegagalan moral individu saja.mereka mencerminkan kondisi sistemik termasuk kekurangan anggaran, pengawasan yang tidak memadai, dan tekanan pekerjaan.Ketidakhadiran mekanisme pelaporan pelanggaran yang terstruktur mewakili kerentanan institusional yang paling kritis.Keempat dimensi kapasitas SDM, yaitu kompetensi teknis, integritas, profesionalisme, dan adaptabilitas, saling bergantung, sehingga optimasi membutuhkan perhatian simultan terhadap keempatnya daripada intervensi berurutan atau terisolasi.Ketiga, diusulkan strategi peningkatan kapasitas SDM tiga lapis.reformasi rekrutmen berbasis kompetensi, pengembangan kompetensi terstruktur dan disesuaikan dengan forensik digital sebagai prioritas segera, serta penguatan sistem integritas dan akuntabilitas yang mencakup mekanisme pelaporan pelanggaran, pengawasan proaktif, dan peningkatan kesejahteraan penyidik
<br>Studi ini memeriksa kapasitas sumber daya manusia (SDM) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Semarang dalam penegakan hukum, mencakup empat dimensi analisis: integritas, profesionalisme, dan adaptabilitas. Menggunakan pendekatan kualitatif yuridis empiris dengan wawancara semi terstruktur terhadap empat personel Satreskrim aktif, temuan mengungkapkan kondisi kapasitas yang asimetris. Kapasitas SDM relatif memadai untuk menangani kejahatan konvensional tetapi menghadapi kesenjangan serius dalam menghadapi tantangan kriminal kontemporer, khususnya kejahatan berbasis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/3/kapasitas-sdm-daerah-daya-manusia-penegakan-invest-thumb-2e965.webp" type="image/webp" length="105986" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/kapasitas-sdm-daerah-daya-manusia-penegakan-invest-thumb-539d9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/kapasitas-sdm-daerah-daya-manusia-penegakan-invest-thumb-55063.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/kapasitas-sdm-daerah-daya-manusia-penegakan-invest-thumb-2e965.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-689-e-greenation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1423-greenation-international-journal-economics-accounting.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Effect of Work Motivation and Work Discipline on Employee Performance ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effect of Work Motivation and Work Discipline on Employee Performance ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effect of Work Motivation and Work Discipline on Employee Performance ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51626-karyawan-strategi-motivasi-pengaruh-penga</link>
	<guid isPermaLink="false">451984aa8a988a12fa1e022ceab1f3d1</guid>
	<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 08:42:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ gijtm index ]]></category>
	<category><![CDATA[ gijtm email ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[email,gijtm,index]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan dengan membandingkan pengaruh motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada berbagai jenis usaha kuliner di wilayah geografis yang berbeda, sehingga dapat menguji generalisasi temuan. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effect of Work Motivation and Work Discipline on Employee Performance: Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan dengan membandingkan pengaruh motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada berbagai jenis usaha kuliner di wilayah geografis yang berbeda, sehingga dapat menguji generalisasi temuan. Selanjutnya, studi longitudinal yang melacak perubahan motivasi, disiplin, dan kinerja karyawan selama periode waktu yang lebih panjang dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang dinamika kausalitas antar variabel. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran faktor mediasi atau moderasi seperti kepemimpinan, budaya organisasi, atau kesejahteraan karyawan dalam hubungan antara motivasi, disiplin, dan kinerja, guna menghasilkan model yang lebih komprehensif untuk strategi manajemen sumber daya manusia di sektor kuliner.. Penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja karyawan pada usaha kuliner skala kecil dan menengah dipengaruhi secara signifikan oleh motivasi kerja dan disiplin kerja, yang masingAcmasing maupun secara bersamaan meningkatkan kinerja.Motivasi kerja meningkatkan keinginan, semangat, dan tanggung jawab karyawan, sedangkan disiplin kerja memastikan kepatuhan terhadap prosedur, konsistensi, dan standar kebersihan, sehingga keduanya berperan sebagai faktor psikologis dan perilaku yang saling melengkapi.Oleh karena itu, peningkatan kinerja memerlukan pendekatan terintegrasi yang menggabungkan strategi motivasi dan disiplin, sesuai dengan kerangka AMO, bukan sekadar insentif atau penegakan aturan saja Penelitian ini dilakukan dengan latar belakang fluktuasi kinerja karyawan dan tantangan kualitas layanan di industri kuliner yang kompetitif, khususnya pada Sate Taichan Kopi Nama Cirebon. Tujuan penelitian adalah untuk mengkaji dan menganalisis pengaruh motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan, baik secara parsial maupun simultan. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei, melibatkan 80 karyawan yang dipilih secara purposif menggunakan rumus Slovin, serta analisis regresi linier berganda. Hasil menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, serta disiplin kerja juga berpengaruh positif dan signifikan,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/e/karyawan-strategi-motivasi-pengaruh-budaya-organis-thumb-a1ba3.webp" title="JURIS - The Effect of Work Motivation and Work Discipline on Employee Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/karyawan-strategi-motivasi-pengaruh-budaya-organis-thumb-a1ba3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/karyawan-strategi-motivasi-pengaruh-budaya-organis-thumb-a1ba3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/karyawan-strategi-motivasi-pengaruh-budaya-organis-thumb-a1ba3.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Work Motivation and Work Discipline on Employee Performance" alt="JURIS - The Effect of Work Motivation and Work Discipline on Employee Performance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/e/karyawan-strategi-motivasi-pengaruh-budaya-organis-thumb-b3ff8.webp" title="JURIS - The Effect of Work Motivation and Work Discipline on Employee Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/karyawan-strategi-motivasi-pengaruh-budaya-organis-thumb-b3ff8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/karyawan-strategi-motivasi-pengaruh-budaya-organis-thumb-b3ff8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/karyawan-strategi-motivasi-pengaruh-budaya-organis-thumb-b3ff8.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Work Motivation and Work Discipline on Employee Performance" alt="JURIS - The Effect of Work Motivation and Work Discipline on Employee Performance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/e/karyawan-strategi-motivasi-pengaruh-budaya-organis-thumb-44ffe.webp" title="JURIS - The Effect of Work Motivation and Work Discipline on Employee Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/e/karyawan-strategi-motivasi-pengaruh-budaya-organis-thumb-44ffe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/e/karyawan-strategi-motivasi-pengaruh-budaya-organis-thumb-44ffe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/e/karyawan-strategi-motivasi-pengaruh-budaya-organis-thumb-44ffe.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Work Motivation and Work Discipline on Employee Performance" alt="JURIS - The Effect of Work Motivation and Work Discipline on Employee Performance" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51626-karyawan-strategi-motivasi-pengaruh-penga" title="JURIS - The Effect of Work Motivation and Work Discipline on Employee Performance" target="_blank">The Effect of Work Motivation and Work Discipline on Employee Performance</a>: Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan dengan membandingkan pengaruh motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada berbagai jenis usaha kuliner di wilayah geografis yang berbeda, sehingga dapat menguji generalisasi temuan. Selanjutnya, studi longitudinal yang melacak perubahan motivasi, disiplin, dan kinerja karyawan selama periode waktu yang lebih panjang dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang dinamika kausalitas antar variabel. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran faktor mediasi atau moderasi seperti kepemimpinan, budaya organisasi, atau kesejahteraan karyawan dalam hubungan antara motivasi, disiplin, dan kinerja, guna menghasilkan model yang lebih komprehensif untuk strategi manajemen sumber daya manusia di sektor kuliner..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja karyawan pada usaha kuliner skala kecil dan menengah dipengaruhi secara signifikan oleh motivasi kerja dan disiplin kerja, yang masingAcmasing maupun secara bersamaan meningkatkan kinerja.Motivasi kerja meningkatkan keinginan, semangat, dan tanggung jawab karyawan, sedangkan disiplin kerja memastikan kepatuhan terhadap prosedur, konsistensi, dan standar kebersihan, sehingga keduanya berperan sebagai faktor psikologis dan perilaku yang saling melengkapi.Oleh karena itu, peningkatan kinerja memerlukan pendekatan terintegrasi yang menggabungkan strategi motivasi dan disiplin, sesuai dengan kerangka AMO, bukan sekadar insentif atau penegakan aturan saja
<br>Penelitian ini dilakukan dengan latar belakang fluktuasi kinerja karyawan dan tantangan kualitas layanan di industri kuliner yang kompetitif, khususnya pada Sate Taichan Kopi Nama Cirebon. Tujuan penelitian adalah untuk mengkaji dan menganalisis pengaruh motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan, baik secara parsial maupun simultan. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei, melibatkan 80 karyawan yang dipilih secara purposif menggunakan rumus Slovin, serta analisis regresi linier berganda. Hasil menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, serta disiplin kerja juga berpengaruh positif dan signifikan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/e/karyawan-strategi-motivasi-pengaruh-budaya-organis-thumb-44ffe.webp" type="image/webp" length="95634" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/karyawan-strategi-motivasi-pengaruh-budaya-organis-thumb-a1ba3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/karyawan-strategi-motivasi-pengaruh-budaya-organis-thumb-b3ff8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/e/karyawan-strategi-motivasi-pengaruh-budaya-organis-thumb-44ffe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-689-e-greenation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1424-greenation-international-journal-tourism-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Is Profitability the Missing Link Green Financing Capital Adequacy Credit Risk and Efficiency in Driving Firm Value ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Is Profitability the Missing Link Green Financing Capital Adequacy Credit Risk and Efficiency in Driving Firm Value ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Is Profitability the Missing Link Green Financing Capital Adequacy Credit Risk and Efficiency in Driving Firm Value ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51635-pembiayaan-hijau-risiko-kredit-efisiensi-operasion</link>
	<guid isPermaLink="false">c2743a6607bc0a5e61d18966a5540026</guid>
	<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 08:36:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ evidence non ]]></category>
	<category><![CDATA[ credit risk ]]></category>
	<category><![CDATA[ gijea index ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[credit,evidence,gijea,index,non,risk]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, sebaiknya dilakukan studi lanjutan yang menilai dampak jangka panjang pembiayaan hijau terhadap kinerja keuangan bank ketika portofolio hijau telah mencapai skala yang memadai; penelitian ini dapat memanfaatkan data panel ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Is Profitability the Missing Link? Green Financing, Capital Adequacy, Credit Risk, and Efficiency in Driving Firm Value: Berdasarkan hasil penelitian ini, sebaiknya dilakukan studi lanjutan yang menilai dampak jangka panjang pembiayaan hijau terhadap kinerja keuangan bank ketika portofolio hijau telah mencapai skala yang memadai; penelitian ini dapat memanfaatkan data panel jangka lebih panjang dan model penurunan biaya masih berhubungan dengan pengembalian investasi hijau. Selanjutnya, perlu dijelajahi mekanisme internal manajemen risiko kredit melalui alur investasi hijau, dengan meneliti apakah diversifikasi portofolio hijau berkontribusi pada penurunan rasio NPL melalui peningkatan risiko underwriting; pendekatan kuantitatif laboratorium dapat digunakan untuk mengidentifikasi variabel moderasi. Terakhir, disarankan melakukan analisis crossAcindustri antara bank komersial dan bank pembangunan untuk memahami apakah struktur modal dan regulasi yang berbeda memengaruhi hubungan antara efisiensi operasional, ROA, dan nilai perusahaan, sehingga kebijakan regulasi dapat disesuaikan mencerminkan karakteristik industri yang berbeda.. Nilai perusahaan dan profitabilitas bank konvensional dalam indeks LQ45 lebih dipengaruhi oleh risiko kredit dan efisiensi operasional.Rasio NPL dan BOPO memiliki efek negatif signifikan pada Return on Assets dan Price-to-Book Value, sedangkan ROA memiliki efek positif pada nilai perusahaan.Efisiensi operasional adalah satu-satunya variabel yang memiliki pengaruh tidak langsung melalui profitabilitas yang terkonfirmasi secara statistik Penelitian ini memberikan bukti empiris tentang apakah profitabilitas tetap menjadi link utama dalam pengaruh faktor faktor baru, seperti pembiayaan hijau, dan faktor tradisional terhadap nilai perusahaan. Penggunaan data panel dari enam bank komersial konvensional yang termasuk dalam indeks LQ45 selama periode observasi 2019Ae2023 menunjukkan bahwa pembiayaan hijau maupun kecukupan modal tidak secara langsung mempengaruhi profitabilitas maupun nilai perusahaan. Namun, risiko kredit dan efisiensi menunjukkan efek negatif yang signifikan pada kedua variabel hasil tersebut, sementara profitabilitas sendiri secara signifikan berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Temuan lain menunjukkan bahwa profitabilitas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/b/pembiayaan-hijau-risiko-kredit-efisiensi-operasion-thumb-ddfbc.webp" title="JURIS - Is Profitability the Missing Link? Green Financing, Capital Adequacy, Credit Risk, and Efficiency in Driving Firm Value" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/pembiayaan-hijau-risiko-kredit-efisiensi-operasion-thumb-ddfbc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/pembiayaan-hijau-risiko-kredit-efisiensi-operasion-thumb-ddfbc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/pembiayaan-hijau-risiko-kredit-efisiensi-operasion-thumb-ddfbc.webp 1x" title="JURIS - Is Profitability the Missing Link? Green Financing, Capital Adequacy, Credit Risk, and Efficiency in Driving Firm Value" alt="JURIS - Is Profitability the Missing Link? Green Financing, Capital Adequacy, Credit Risk, and Efficiency in Driving Firm Value" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/pembiayaan-hijau-risiko-kredit-efisiensi-operasion-thumb-e4f6d.webp" title="JURIS - Is Profitability the Missing Link? Green Financing, Capital Adequacy, Credit Risk, and Efficiency in Driving Firm Value" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/pembiayaan-hijau-risiko-kredit-efisiensi-operasion-thumb-e4f6d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/pembiayaan-hijau-risiko-kredit-efisiensi-operasion-thumb-e4f6d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/pembiayaan-hijau-risiko-kredit-efisiensi-operasion-thumb-e4f6d.webp 1x" title="JURIS - Is Profitability the Missing Link? Green Financing, Capital Adequacy, Credit Risk, and Efficiency in Driving Firm Value" alt="JURIS - Is Profitability the Missing Link? Green Financing, Capital Adequacy, Credit Risk, and Efficiency in Driving Firm Value" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/pembiayaan-hijau-risiko-kredit-efisiensi-operasion-thumb-52c3f.webp" title="JURIS - Is Profitability the Missing Link? Green Financing, Capital Adequacy, Credit Risk, and Efficiency in Driving Firm Value" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/pembiayaan-hijau-risiko-kredit-efisiensi-operasion-thumb-52c3f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/pembiayaan-hijau-risiko-kredit-efisiensi-operasion-thumb-52c3f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/pembiayaan-hijau-risiko-kredit-efisiensi-operasion-thumb-52c3f.webp 1x" title="JURIS - Is Profitability the Missing Link? Green Financing, Capital Adequacy, Credit Risk, and Efficiency in Driving Firm Value" alt="JURIS - Is Profitability the Missing Link? Green Financing, Capital Adequacy, Credit Risk, and Efficiency in Driving Firm Value" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51635-pembiayaan-hijau-risiko-kredit-efisiensi-operasion" title="JURIS - Is Profitability the Missing Link? Green Financing, Capital Adequacy, Credit Risk, and Efficiency in Driving Firm Value" target="_blank">Is Profitability the Missing Link? Green Financing, Capital Adequacy, Credit Risk, and Efficiency in Driving Firm Value</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, sebaiknya dilakukan studi lanjutan yang menilai dampak jangka panjang pembiayaan hijau terhadap kinerja keuangan bank ketika portofolio hijau telah mencapai skala yang memadai; penelitian ini dapat memanfaatkan data panel jangka lebih panjang dan model penurunan biaya masih berhubungan dengan pengembalian investasi hijau. Selanjutnya, perlu dijelajahi mekanisme internal manajemen risiko kredit melalui alur investasi hijau, dengan meneliti apakah diversifikasi portofolio hijau berkontribusi pada penurunan rasio NPL melalui peningkatan risiko underwriting; pendekatan kuantitatif laboratorium dapat digunakan untuk mengidentifikasi variabel moderasi. Terakhir, disarankan melakukan analisis crossAcindustri antara bank komersial dan bank pembangunan untuk memahami apakah struktur modal dan regulasi yang berbeda memengaruhi hubungan antara efisiensi operasional, ROA, dan nilai perusahaan, sehingga kebijakan regulasi dapat disesuaikan mencerminkan karakteristik industri yang berbeda..
<br>Nilai perusahaan dan profitabilitas bank konvensional dalam indeks LQ45 lebih dipengaruhi oleh risiko kredit dan efisiensi operasional.Rasio NPL dan BOPO memiliki efek negatif signifikan pada Return on Assets dan Price-to-Book Value, sedangkan ROA memiliki efek positif pada nilai perusahaan.Efisiensi operasional adalah satu-satunya variabel yang memiliki pengaruh tidak langsung melalui profitabilitas yang terkonfirmasi secara statistik
<br>Penelitian ini memberikan bukti empiris tentang apakah profitabilitas tetap menjadi link utama dalam pengaruh faktor faktor baru, seperti pembiayaan hijau, dan faktor tradisional terhadap nilai perusahaan. Penggunaan data panel dari enam bank komersial konvensional yang termasuk dalam indeks LQ45 selama periode observasi 2019Ae2023 menunjukkan bahwa pembiayaan hijau maupun kecukupan modal tidak secara langsung mempengaruhi profitabilitas maupun nilai perusahaan. Namun, risiko kredit dan efisiensi menunjukkan efek negatif yang signifikan pada kedua variabel hasil tersebut, sementara profitabilitas sendiri secara signifikan berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Temuan lain menunjukkan bahwa profitabilitas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/b/pembiayaan-hijau-risiko-kredit-efisiensi-operasion-thumb-52c3f.webp" type="image/webp" length="121404" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/pembiayaan-hijau-risiko-kredit-efisiensi-operasion-thumb-ddfbc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/pembiayaan-hijau-risiko-kredit-efisiensi-operasion-thumb-e4f6d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/pembiayaan-hijau-risiko-kredit-efisiensi-operasion-thumb-52c3f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-689-e-greenation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1423-greenation-international-journal-economics-accounting.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ AoA Prophetic Approach to Bullying Prevention The Role of AoAisyiyah in Central Java ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ AoA Prophetic Approach to Bullying Prevention The Role of AoAisyiyah in Central Java ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ AoA Prophetic Approach to Bullying Prevention The Role of AoAisyiyah in Central Java ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51636-organisasi-perempuan-aisyiyah-nilai-profetik-pende</link>
	<guid isPermaLink="false">bf39a695de7c8f697c51dd236b7db54c</guid>
	<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 08:34:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ gijlss index ]]></category>
	<category><![CDATA[ tony tan 342 ]]></category>
	<category><![CDATA[ hadi shubhan ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[342,gijlss,hadi,index,shubhan,tan,tony]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas pendekatan profetik Aisyiyah dalam mengurangi prevalensi cyberbullying di kalangan siswa SMP di Jawa Tengah dengan desain penelitian campuran longitudinal yang melibatkan survei, observasi kelas, dan analisis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - AoA Prophetic Approach to Bullying Prevention: The Role of AoAisyiyah in Central Java: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas pendekatan profetik Aisyiyah dalam mengurangi prevalensi cyberbullying di kalangan siswa SMP di Jawa Tengah dengan desain penelitian campuran longitudinal yang melibatkan survei, observasi kelas, dan analisis data sekunder selama dua tahun. Selain itu, penting untuk menyelidiki kontribusi program literasi digital bagi orang tua yang difasilitasi oleh Aisyiyah, dengan menilai perubahan sikap dan praktik pengawasan gadget serta hubungannya dengan frekuensi insiden bullying melalui pendekatan eksperimental terkontrol. Penelitian ketiga dapat membandingkan model keadilan restoratif yang diterapkan Aisyiyah dengan pendekatan hukuman tradisional di provinsi lain, guna mengevaluasi perbedaan hasil rehabilitasi korban, kepuasan pihak terkait, dan dampak jangka panjang pada iklim sekolah. Selanjutnya, studi komparatif mengenai integrasi nilai profetik dalam kurikulum pendidikan karakter dapat memberikan wawasan tentang cara optimal menanamkan nilai kemanusiaan dan spiritualitas dalam pembelajaran formal di seluruh Indonesia.. Aisyiyah Jawa Tengah memainkan peran strategis dalam pencegahan dan penanggulangan bullying dengan menginternalisasi nilai-nilai profetik (shiddiq, amanah, tabligh, fathanah) dalam program perlindungan anak dan perempuan.Melalui konsistensi, tanggung jawab, dakwah, dan strategi intelijen, Aisyiyah telah melaksanakan pencegahan, intervensi, dan rehabilitasi, termasuk bantuan hukum, psikologis, ekonomi, dan spiritual, serta melatih paralegal dan mengkoordinasi dengan pemerintah.Upaya tersebut terbukti efektif, terlihat dari penanganan ribuan kasus nonAclitigasi dan litigasi, serta kolaborasi lintas sektor dengan pemerintah provinsi, UNICEF, BKKBN, dan universitas Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Aisyiyah Jawa Tengah dalam pencegahan dan penanggulangan bullying serta cyberbullying melalui pendekatan profetik. Aisyiyah sebagai organisasi perempuan Muhammadiyah di Jawa Tengah menerapkan nilaiAcnilai profetik dalam kebijakan antiAcbullying. Metode yang digunakan adalah pendekatan sosiologis dengan metode nonAcdoktrinal; data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan narasumber terpercaya dan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan Aisyiyah di sekolah dasar dan menengah berupa penerapan nilaiAcnilai Islam untuk melindungi hak perempuan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/f/organisasi-perempuan-aisyiyah-nilai-profetik-pende-thumb-cdc54.webp" title="JURIS - AoA Prophetic Approach to Bullying Prevention: The Role of AoAisyiyah in Central Java" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/organisasi-perempuan-aisyiyah-nilai-profetik-pende-thumb-cdc54.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/organisasi-perempuan-aisyiyah-nilai-profetik-pende-thumb-cdc54.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/organisasi-perempuan-aisyiyah-nilai-profetik-pende-thumb-cdc54.webp 1x" title="JURIS - AoA Prophetic Approach to Bullying Prevention: The Role of AoAisyiyah in Central Java" alt="JURIS - AoA Prophetic Approach to Bullying Prevention: The Role of AoAisyiyah in Central Java" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/organisasi-perempuan-aisyiyah-nilai-profetik-pende-thumb-3775a.webp" title="JURIS - AoA Prophetic Approach to Bullying Prevention: The Role of AoAisyiyah in Central Java" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/organisasi-perempuan-aisyiyah-nilai-profetik-pende-thumb-3775a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/organisasi-perempuan-aisyiyah-nilai-profetik-pende-thumb-3775a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/organisasi-perempuan-aisyiyah-nilai-profetik-pende-thumb-3775a.webp 1x" title="JURIS - AoA Prophetic Approach to Bullying Prevention: The Role of AoAisyiyah in Central Java" alt="JURIS - AoA Prophetic Approach to Bullying Prevention: The Role of AoAisyiyah in Central Java" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/organisasi-perempuan-aisyiyah-nilai-profetik-pende-thumb-633c7.webp" title="JURIS - AoA Prophetic Approach to Bullying Prevention: The Role of AoAisyiyah in Central Java" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/organisasi-perempuan-aisyiyah-nilai-profetik-pende-thumb-633c7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/organisasi-perempuan-aisyiyah-nilai-profetik-pende-thumb-633c7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/organisasi-perempuan-aisyiyah-nilai-profetik-pende-thumb-633c7.webp 1x" title="JURIS - AoA Prophetic Approach to Bullying Prevention: The Role of AoAisyiyah in Central Java" alt="JURIS - AoA Prophetic Approach to Bullying Prevention: The Role of AoAisyiyah in Central Java" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51636-organisasi-perempuan-aisyiyah-nilai-profetik-pende" title="JURIS - AoA Prophetic Approach to Bullying Prevention: The Role of AoAisyiyah in Central Java" target="_blank">AoA Prophetic Approach to Bullying Prevention: The Role of AoAisyiyah in Central Java</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas pendekatan profetik Aisyiyah dalam mengurangi prevalensi cyberbullying di kalangan siswa SMP di Jawa Tengah dengan desain penelitian campuran longitudinal yang melibatkan survei, observasi kelas, dan analisis data sekunder selama dua tahun. Selain itu, penting untuk menyelidiki kontribusi program literasi digital bagi orang tua yang difasilitasi oleh Aisyiyah, dengan menilai perubahan sikap dan praktik pengawasan gadget serta hubungannya dengan frekuensi insiden bullying melalui pendekatan eksperimental terkontrol. Penelitian ketiga dapat membandingkan model keadilan restoratif yang diterapkan Aisyiyah dengan pendekatan hukuman tradisional di provinsi lain, guna mengevaluasi perbedaan hasil rehabilitasi korban, kepuasan pihak terkait, dan dampak jangka panjang pada iklim sekolah. Selanjutnya, studi komparatif mengenai integrasi nilai profetik dalam kurikulum pendidikan karakter dapat memberikan wawasan tentang cara optimal menanamkan nilai kemanusiaan dan spiritualitas dalam pembelajaran formal di seluruh Indonesia..
<br>Aisyiyah Jawa Tengah memainkan peran strategis dalam pencegahan dan penanggulangan bullying dengan menginternalisasi nilai-nilai profetik (shiddiq, amanah, tabligh, fathanah) dalam program perlindungan anak dan perempuan.Melalui konsistensi, tanggung jawab, dakwah, dan strategi intelijen, Aisyiyah telah melaksanakan pencegahan, intervensi, dan rehabilitasi, termasuk bantuan hukum, psikologis, ekonomi, dan spiritual, serta melatih paralegal dan mengkoordinasi dengan pemerintah.Upaya tersebut terbukti efektif, terlihat dari penanganan ribuan kasus nonAclitigasi dan litigasi, serta kolaborasi lintas sektor dengan pemerintah provinsi, UNICEF, BKKBN, dan universitas
<br>Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Aisyiyah Jawa Tengah dalam pencegahan dan penanggulangan bullying serta cyberbullying melalui pendekatan profetik. Aisyiyah sebagai organisasi perempuan Muhammadiyah di Jawa Tengah menerapkan nilaiAcnilai profetik dalam kebijakan antiAcbullying. Metode yang digunakan adalah pendekatan sosiologis dengan metode nonAcdoktrinal; data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan narasumber terpercaya dan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan Aisyiyah di sekolah dasar dan menengah berupa penerapan nilaiAcnilai Islam untuk melindungi hak perempuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/f/organisasi-perempuan-aisyiyah-nilai-profetik-pende-thumb-cdc54.webp" type="image/webp" length="181178" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/organisasi-perempuan-aisyiyah-nilai-profetik-pende-thumb-cdc54.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/organisasi-perempuan-aisyiyah-nilai-profetik-pende-thumb-3775a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/organisasi-perempuan-aisyiyah-nilai-profetik-pende-thumb-633c7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-689-e-greenation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1422-greenation-international-journal-law-social-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Effect of ESG Practices on Corporate Tax Avoidance Evidence from Non Financial Firms in Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effect of ESG Practices on Corporate Tax Avoidance Evidence from Non Financial Firms in Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effect of ESG Practices on Corporate Tax Avoidance Evidence from Non Financial Firms in Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51640-praktik-esg-tata-kelola-pajak-korporasi-adopsi</link>
	<guid isPermaLink="false">ae0a8052774b7ef6d3cf7f851b3da14c</guid>
	<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 08:14:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ evidence non ]]></category>
	<category><![CDATA[ credit risk ]]></category>
	<category><![CDATA[ gijea index ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[credit,evidence,gijea,index,non,risk]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menyelidiki secara terpisah dampak masingAcmasing dimensi ESG (lingkungan, sosial, dan tata kelola) terhadap perilaku penghindaran pajak pada perusahaan Indonesia dengan menggunakan data panel yang lebih panjang serta metode ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effect of ESG Practices on Corporate Tax Avoidance: Evidence from Non-Financial Firms in Indonesia: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki secara terpisah dampak masingAcmasing dimensi ESG (lingkungan, sosial, dan tata kelola) terhadap perilaku penghindaran pajak pada perusahaan Indonesia dengan menggunakan data panel yang lebih panjang serta metode variabel instrumental untuk mengatasi endogenitas, sehingga dapat mengidentifikasi kontribusi relatif tiap dimensi. Selanjutnya, analisis peran kepemilikan institusional dan jaringan politik dalam memoderasi hubungan antara ESG dan penghindaran pajak dapat dilakukan dengan membandingkan perusahaan keluarga versus nonAckeluarga serta menguji interaksi dengan tingkat penegakan pajak regional, guna memahami bagaimana struktur kepemilikan dan pengaruh politik memengaruhi efektivitas ESG dalam meningkatkan kepatuhan pajak. Akhirnya, studi komparatif multinasional yang menggabungkan pendekatan campuran (kuantitatif dan kualitatif) dapat diterapkan untuk memahami mekanisme motivasi manajerial di negara berkembang versus negara maju, serta mengevaluasi efek kebijakan ESG disclosure terhadap kepatuhan pajak di berbagai institusi, yang akan memperkaya literatur tentang peran ESG dalam tata kelola pajak secara global.. Penelitian ini mengkaji pengaruh kinerja ESG terhadap penghindaran pajak korporasi dengan menggunakan Cash Effective Tax Rate (CASH_ETR) sebagai satu-satunya proksi.Hasil empiris menunjukkan bahwa ESG tidak secara konsisten memengaruhi penghindaran pajak.model Fixed Effects tidak menemukan hubungan signifikan, sedangkan estimasi FDAcGMM menunjukkan efek positif yang signifikan, menandakan bahwa ESG dapat meningkatkan pembayaran pajak tunai.Keterbatasan penelitian meliputi sampel terbatas pada perusahaan nonAckeuangan yang terdaftar di IDX, pengukuran ESG yang agregat, serta tidaknya variabel seperti kepemilikan, koneksi politik, dan karakteristik dewan, sehingga disarankan penelitian lanjutan memperluas variabel tata kelola, mendisaggregasi dimensi ESG, dan melakukan studi lintas negara atau metodologi kualitatif Penelitian ini menganalisis pengaruh kinerja Environmental, Social, and Governance (ESG) terhadap penghindaran pajak korporasi pada perusahaan nonAckeuangan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia selama periode 2015Ae2024. Berdasarkan teori pemangku kepentingan, perusahaan dengan praktik ESG yang lebih kuat diperkirakan melakukan penghindaran pajak yang lebih rendah karena komitmen yang lebih tinggi terhadap transparansi, akuntabilitas, dan kepentingan pemangku kepentingan. Menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini menerapkan regresi data panel pada 463 observasi perusahaanActahun, dengan pengukuran penghindaran pajak menggunakan Cash Effective Tax Rate (CETR) dan data ESG bersumber dari basis data Refinitiv LSEG; hasil FEM tidak menunjukkan hubungan signifikan, sedangkan temuan FDAcGMM... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/0/praktik-esg-tata-kelola-pajak-korporasi-adopsi-pas-thumb-0f685.webp" title="JURIS - The Effect of ESG Practices on Corporate Tax Avoidance: Evidence from Non-Financial Firms in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/praktik-esg-tata-kelola-pajak-korporasi-adopsi-pas-thumb-0f685.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/praktik-esg-tata-kelola-pajak-korporasi-adopsi-pas-thumb-0f685.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/praktik-esg-tata-kelola-pajak-korporasi-adopsi-pas-thumb-0f685.webp 1x" title="JURIS - The Effect of ESG Practices on Corporate Tax Avoidance: Evidence from Non-Financial Firms in Indonesia" alt="JURIS - The Effect of ESG Practices on Corporate Tax Avoidance: Evidence from Non-Financial Firms in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/praktik-esg-tata-kelola-pajak-korporasi-adopsi-pas-thumb-736dd.webp" title="JURIS - The Effect of ESG Practices on Corporate Tax Avoidance: Evidence from Non-Financial Firms in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/praktik-esg-tata-kelola-pajak-korporasi-adopsi-pas-thumb-736dd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/praktik-esg-tata-kelola-pajak-korporasi-adopsi-pas-thumb-736dd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/praktik-esg-tata-kelola-pajak-korporasi-adopsi-pas-thumb-736dd.webp 1x" title="JURIS - The Effect of ESG Practices on Corporate Tax Avoidance: Evidence from Non-Financial Firms in Indonesia" alt="JURIS - The Effect of ESG Practices on Corporate Tax Avoidance: Evidence from Non-Financial Firms in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/praktik-esg-tata-kelola-pajak-korporasi-adopsi-pas-thumb-fec3a.webp" title="JURIS - The Effect of ESG Practices on Corporate Tax Avoidance: Evidence from Non-Financial Firms in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/praktik-esg-tata-kelola-pajak-korporasi-adopsi-pas-thumb-fec3a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/praktik-esg-tata-kelola-pajak-korporasi-adopsi-pas-thumb-fec3a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/praktik-esg-tata-kelola-pajak-korporasi-adopsi-pas-thumb-fec3a.webp 1x" title="JURIS - The Effect of ESG Practices on Corporate Tax Avoidance: Evidence from Non-Financial Firms in Indonesia" alt="JURIS - The Effect of ESG Practices on Corporate Tax Avoidance: Evidence from Non-Financial Firms in Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51640-praktik-esg-tata-kelola-pajak-korporasi-adopsi" title="JURIS - The Effect of ESG Practices on Corporate Tax Avoidance: Evidence from Non-Financial Firms in Indonesia" target="_blank">The Effect of ESG Practices on Corporate Tax Avoidance: Evidence from Non-Financial Firms in Indonesia</a>: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki secara terpisah dampak masingAcmasing dimensi ESG (lingkungan, sosial, dan tata kelola) terhadap perilaku penghindaran pajak pada perusahaan Indonesia dengan menggunakan data panel yang lebih panjang serta metode variabel instrumental untuk mengatasi endogenitas, sehingga dapat mengidentifikasi kontribusi relatif tiap dimensi. Selanjutnya, analisis peran kepemilikan institusional dan jaringan politik dalam memoderasi hubungan antara ESG dan penghindaran pajak dapat dilakukan dengan membandingkan perusahaan keluarga versus nonAckeluarga serta menguji interaksi dengan tingkat penegakan pajak regional, guna memahami bagaimana struktur kepemilikan dan pengaruh politik memengaruhi efektivitas ESG dalam meningkatkan kepatuhan pajak. Akhirnya, studi komparatif multinasional yang menggabungkan pendekatan campuran (kuantitatif dan kualitatif) dapat diterapkan untuk memahami mekanisme motivasi manajerial di negara berkembang versus negara maju, serta mengevaluasi efek kebijakan ESG disclosure terhadap kepatuhan pajak di berbagai institusi, yang akan memperkaya literatur tentang peran ESG dalam tata kelola pajak secara global..
<br>Penelitian ini mengkaji pengaruh kinerja ESG terhadap penghindaran pajak korporasi dengan menggunakan Cash Effective Tax Rate (CASH_ETR) sebagai satu-satunya proksi.Hasil empiris menunjukkan bahwa ESG tidak secara konsisten memengaruhi penghindaran pajak.model Fixed Effects tidak menemukan hubungan signifikan, sedangkan estimasi FDAcGMM menunjukkan efek positif yang signifikan, menandakan bahwa ESG dapat meningkatkan pembayaran pajak tunai.Keterbatasan penelitian meliputi sampel terbatas pada perusahaan nonAckeuangan yang terdaftar di IDX, pengukuran ESG yang agregat, serta tidaknya variabel seperti kepemilikan, koneksi politik, dan karakteristik dewan, sehingga disarankan penelitian lanjutan memperluas variabel tata kelola, mendisaggregasi dimensi ESG, dan melakukan studi lintas negara atau metodologi kualitatif
<br>Penelitian ini menganalisis pengaruh kinerja Environmental, Social, and Governance (ESG) terhadap penghindaran pajak korporasi pada perusahaan nonAckeuangan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia selama periode 2015Ae2024. Berdasarkan teori pemangku kepentingan, perusahaan dengan praktik ESG yang lebih kuat diperkirakan melakukan penghindaran pajak yang lebih rendah karena komitmen yang lebih tinggi terhadap transparansi, akuntabilitas, dan kepentingan pemangku kepentingan. Menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini menerapkan regresi data panel pada 463 observasi perusahaanActahun, dengan pengukuran penghindaran pajak menggunakan Cash Effective Tax Rate (CETR) dan data ESG bersumber dari basis data Refinitiv LSEG; hasil FEM tidak menunjukkan hubungan signifikan, sedangkan temuan FDAcGMM...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/0/praktik-esg-tata-kelola-pajak-korporasi-adopsi-pas-thumb-fec3a.webp" type="image/webp" length="113228" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/praktik-esg-tata-kelola-pajak-korporasi-adopsi-pas-thumb-0f685.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/praktik-esg-tata-kelola-pajak-korporasi-adopsi-pas-thumb-736dd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/praktik-esg-tata-kelola-pajak-korporasi-adopsi-pas-thumb-fec3a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-689-e-greenation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1423-greenation-international-journal-economics-accounting.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analysis of the Influence of Financial Literacy and Management Accounting on Financial Performance through Digital Marketing in MSMEs ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analysis of the Influence of Financial Literacy and Management Accounting on Financial Performance through Digital Marketing in MSMEs ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analysis of the Influence of Financial Literacy and Management Accounting on Financial Performance through Digital Marketing in MSMEs ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51639-akuntansi-manajemen-lingkungan-administrasi-bisnis</link>
	<guid isPermaLink="false">eaaa937d3c3694e4571a187d4db9e16c</guid>
	<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 08:13:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ evidence non ]]></category>
	<category><![CDATA[ credit risk ]]></category>
	<category><![CDATA[ gijea index ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[credit,evidence,gijea,index,non,risk]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan model integratif yang lebih komprehensif yang menggabungkan perspektif Resource-Based View dan Dynamic Capabilities. Model ini dapat dieksplorasi lebih lanjut dengan mempertimbangkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analysis of the Influence of Financial Literacy and Management Accounting on Financial Performance through Digital Marketing in MSMEs: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan model integratif yang lebih komprehensif yang menggabungkan perspektif Resource-Based View dan Dynamic Capabilities. Model ini dapat dieksplorasi lebih lanjut dengan mempertimbangkan faktor-faktor kontingensi dan lingkungan yang unik dari UMKM di NTB. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak pemasaran digital pada kinerja keuangan UMKM di berbagai sektor industri dan wilayah, serta mengidentifikasi strategi spesifik yang dapat meningkatkan adopsi dan efektivitas pemasaran digital. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran kepemimpinan dan budaya organisasi dalam mendukung adopsi dan implementasi akuntansi manajemen yang efektif di UMKM. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis yang lebih dalam untuk meningkatkan kinerja dan daya saing UMKM di era digital, khususnya di daerah-daerah berkembang seperti Nusa Tenggara Barat.. Penelitian ini mengonfirmasi bahwa literasi keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM, menunjukkan bahwa kemampuan pelaku bisnis untuk memahami konsep keuangan, mengelola arus kas, dan membuat keputusan yang terinformasi adalah fundamental dalam meningkatkan hasil bisnis.Penelitian ini juga menunjukkan bahwa akuntansi manajemen memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, memperkuat perannya sebagai kemampuan informasional yang mendukung perencanaan, pengendalian, dan pengambilan keputusan strategis.Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pemasaran digital muncul sebagai faktor dominan yang mempengaruhi kinerja keuangan, menyoroti peran penting kemampuan digital dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM.Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa literasi keuangan dan akuntansi manajemen memiliki pengaruh signifikan terhadap pemasaran digital, menunjukkan bahwa kemampuan internal adalah penggerak penting dalam adopsi digital.Temuan ini mengonfirmasi bahwa pemasaran digital berfungsi sebagai mekanisme kunci dalam mengubah sumber daya internal menjadi kinerja keuangan yang lebih baik Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan akuntansi manajemen terhadap kinerja keuangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan pemasaran digital sebagai variabel intermediasi dalam konteks UMKM di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dan eksplanatif, dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modelling berdasarkan Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan SmartPLS. Data dikumpulkan melalui survei terhadap 280 pelaku UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan dan akuntansi manajemen memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM. Pemasaran digital terbukti memiliki pengaruh terbesar terhadap kinerja keuangan. Hal ini memainkan peran yang signifikan dalam hubungan antara literasi keuangan dan akuntansi manajemen. Selain itu, literasi keuangan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/1/akuntansi-manajemen-lingkungan-administrasi-bisnis-thumb-cd7d5.webp" title="JURIS - Analysis of the Influence of Financial Literacy and Management Accounting on Financial Performance through Digital Marketing in MSMEs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/akuntansi-manajemen-lingkungan-administrasi-bisnis-thumb-cd7d5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/akuntansi-manajemen-lingkungan-administrasi-bisnis-thumb-cd7d5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/akuntansi-manajemen-lingkungan-administrasi-bisnis-thumb-cd7d5.webp 1x" title="JURIS - Analysis of the Influence of Financial Literacy and Management Accounting on Financial Performance through Digital Marketing in MSMEs" alt="JURIS - Analysis of the Influence of Financial Literacy and Management Accounting on Financial Performance through Digital Marketing in MSMEs" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/akuntansi-manajemen-lingkungan-administrasi-bisnis-thumb-ad9f6.webp" title="JURIS - Analysis of the Influence of Financial Literacy and Management Accounting on Financial Performance through Digital Marketing in MSMEs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/akuntansi-manajemen-lingkungan-administrasi-bisnis-thumb-ad9f6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/akuntansi-manajemen-lingkungan-administrasi-bisnis-thumb-ad9f6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/akuntansi-manajemen-lingkungan-administrasi-bisnis-thumb-ad9f6.webp 1x" title="JURIS - Analysis of the Influence of Financial Literacy and Management Accounting on Financial Performance through Digital Marketing in MSMEs" alt="JURIS - Analysis of the Influence of Financial Literacy and Management Accounting on Financial Performance through Digital Marketing in MSMEs" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/akuntansi-manajemen-lingkungan-administrasi-bisnis-thumb-a3152.webp" title="JURIS - Analysis of the Influence of Financial Literacy and Management Accounting on Financial Performance through Digital Marketing in MSMEs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/akuntansi-manajemen-lingkungan-administrasi-bisnis-thumb-a3152.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/akuntansi-manajemen-lingkungan-administrasi-bisnis-thumb-a3152.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/akuntansi-manajemen-lingkungan-administrasi-bisnis-thumb-a3152.webp 1x" title="JURIS - Analysis of the Influence of Financial Literacy and Management Accounting on Financial Performance through Digital Marketing in MSMEs" alt="JURIS - Analysis of the Influence of Financial Literacy and Management Accounting on Financial Performance through Digital Marketing in MSMEs" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51639-akuntansi-manajemen-lingkungan-administrasi-bisnis" title="JURIS - Analysis of the Influence of Financial Literacy and Management Accounting on Financial Performance through Digital Marketing in MSMEs" target="_blank">Analysis of the Influence of Financial Literacy and Management Accounting on Financial Performance through Digital Marketing in MSMEs</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan model integratif yang lebih komprehensif yang menggabungkan perspektif Resource-Based View dan Dynamic Capabilities. Model ini dapat dieksplorasi lebih lanjut dengan mempertimbangkan faktor-faktor kontingensi dan lingkungan yang unik dari UMKM di NTB. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak pemasaran digital pada kinerja keuangan UMKM di berbagai sektor industri dan wilayah, serta mengidentifikasi strategi spesifik yang dapat meningkatkan adopsi dan efektivitas pemasaran digital. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran kepemimpinan dan budaya organisasi dalam mendukung adopsi dan implementasi akuntansi manajemen yang efektif di UMKM. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis yang lebih dalam untuk meningkatkan kinerja dan daya saing UMKM di era digital, khususnya di daerah-daerah berkembang seperti Nusa Tenggara Barat..
<br>Penelitian ini mengonfirmasi bahwa literasi keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM, menunjukkan bahwa kemampuan pelaku bisnis untuk memahami konsep keuangan, mengelola arus kas, dan membuat keputusan yang terinformasi adalah fundamental dalam meningkatkan hasil bisnis.Penelitian ini juga menunjukkan bahwa akuntansi manajemen memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, memperkuat perannya sebagai kemampuan informasional yang mendukung perencanaan, pengendalian, dan pengambilan keputusan strategis.Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pemasaran digital muncul sebagai faktor dominan yang mempengaruhi kinerja keuangan, menyoroti peran penting kemampuan digital dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM.Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa literasi keuangan dan akuntansi manajemen memiliki pengaruh signifikan terhadap pemasaran digital, menunjukkan bahwa kemampuan internal adalah penggerak penting dalam adopsi digital.Temuan ini mengonfirmasi bahwa pemasaran digital berfungsi sebagai mekanisme kunci dalam mengubah sumber daya internal menjadi kinerja keuangan yang lebih baik
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan akuntansi manajemen terhadap kinerja keuangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan pemasaran digital sebagai variabel intermediasi dalam konteks UMKM di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dan eksplanatif, dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modelling berdasarkan Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan SmartPLS. Data dikumpulkan melalui survei terhadap 280 pelaku UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan dan akuntansi manajemen memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM. Pemasaran digital terbukti memiliki pengaruh terbesar terhadap kinerja keuangan. Hal ini memainkan peran yang signifikan dalam hubungan antara literasi keuangan dan akuntansi manajemen. Selain itu, literasi keuangan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/1/akuntansi-manajemen-lingkungan-administrasi-bisnis-thumb-cd7d5.webp" type="image/webp" length="95556" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/akuntansi-manajemen-lingkungan-administrasi-bisnis-thumb-cd7d5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/akuntansi-manajemen-lingkungan-administrasi-bisnis-thumb-ad9f6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/akuntansi-manajemen-lingkungan-administrasi-bisnis-thumb-a3152.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-689-e-greenation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1423-greenation-international-journal-economics-accounting.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimalisasi Peran Keluarga Dalam Pengelolaan Diabetes Melitus Melalui Pendampingan Health Coaching Lima Pilar Berbasis Budaya Mandar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimalisasi Peran Keluarga Dalam Pengelolaan Diabetes Melitus Melalui Pendampingan Health Coaching Lima Pilar Berbasis Budaya Mandar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimalisasi Peran Keluarga Dalam Pengelolaan Diabetes Melitus Melalui Pendampingan Health Coaching Lima Pilar Berbasis Budaya Mandar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51621-dm-tipe-pilar-diabetes-melitus-klien-progr</link>
	<guid isPermaLink="false">21d0074aea67cff7168842b4260071f9</guid>
	<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 08:12:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view journal ]]></category>
	<category><![CDATA[ page header ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[header,journal,page,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Meskipun studi ini telah menunjukkan efektivitas signifikan dalam jangka pendek, penelitian lanjutan dapat fokus pada keberlanjutan dampak dari model health coaching lima pilar berbasis budaya Mandar ini. Penting untuk melakukan studi longitudinal yang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimalisasi Peran Keluarga Dalam Pengelolaan Diabetes Melitus Melalui Pendampingan Health Coaching Lima Pilar Berbasis Budaya Mandar: Meskipun studi ini telah menunjukkan efektivitas signifikan dalam jangka pendek, penelitian lanjutan dapat fokus pada keberlanjutan dampak dari model health coaching lima pilar berbasis budaya Mandar ini. Penting untuk melakukan studi longitudinal yang memantau perubahan pengetahuan, sikap, keterampilan, dan kepatuhan keluarga dalam mengelola Diabetes Melitus selama periode yang lebih panjang, misalnya 6 hingga 12 bulan setelah intervensi awal. Hal ini akan memberikan wawasan mendalam mengenai faktor-faktor yang mendukung atau menghambat adopsi perilaku sehat secara permanen dan memastikan manfaat program tidak hanya bersifat sementara. Selain itu, mengingat model ini mengintegrasikan nilai budaya lokal, akan sangat berharga untuk melakukan studi komparatif yang meneliti efektivitas adaptasi model serupa di komunitas dengan latar belakang budaya yang berbeda. Bagaimana nilai-nilai budaya lain dapat diintegrasikan secara efektif ke dalam kerangka health coaching untuk meningkatkan partisipasi dan motivasi keluarga dalam pengelolaan DM? Penelitian ini bisa menggali lebih dalam mekanisme spesifik di mana faktor budaya memengaruhi penerimaan dan implementasi rekomendasi kesehatan. Terakhir, untuk meningkatkan skala dan jangkauan program, studi masa depan perlu mengevaluasi efisiensi biaya dan model penyampaian yang lebih luas. Misalnya, membandingkan efektivitas biaya antara kunjungan rumah individual, sesi kelompok, atau penggunaan teknologi digital (tele-health coaching) sebagai pelengkap. Ini akan membantu dalam merancang strategi implementasi yang optimal agar model pendampingan ini dapat diterapkan secara lebih luas oleh fasilitas kesehatan primer seperti Puskesmas, dengan melibatkan kader kesehatan yang terlatih, demi mendukung manajemen DM yang lebih baik di tingkat komunitas.. Pendampingan keluarga DM berbasis health coaching lima pilar yang terintegrasi budaya Mandar berhasil dilaksanakan di Puskesmas Anreapi dan terbukti efektif.Program ini secara signifikan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan pendampingan keluarga, dengan capaian positif pada kepatuhan diet, aktivitas fisik, farmakologi, serta monitoring gula darah mandiri.Integrasi nilai budaya Mandar "sibaliparriq" turut memperkuat motivasi intrinsik keluarga dalam setiap pilar pengelolaan DM Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menerapkan model health coaching berbasis lima pilar manajemen diabetes melitus (DM) edukasi DM, monitoring gizi, monitoring aktivitas fisik, monitoring terapi farmakologi, dan monitoring gula darah yang diintegrasikan dengan nilai budaya Mandar melalui kunjungan rumah individual. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan keluarga dalam mendampingi penderita DM tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Andreapi, Kabupaten Polewali Mandar. Kegiatan dilaksanakan selama dua minggu (29 AprilAe12 Mei 2026) melibatkan 20 keluarga dengan lima sesi kunjungan rumah, masing-masing berfokus pada satu pilar. Hasil menunjukkan peningkatan bermakna pada pengetahuan (68,6%), sikap positif (72,9%), dan keterampilan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/0/dm-tipe-pilar-diabetes-melitus-klien-program-manaj-thumb-0ece9.webp" title="JURIS - Optimalisasi Peran Keluarga Dalam Pengelolaan Diabetes Melitus Melalui Pendampingan Health Coaching Lima Pilar Berbasis Budaya Mandar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/dm-tipe-pilar-diabetes-melitus-klien-program-manaj-thumb-0ece9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/dm-tipe-pilar-diabetes-melitus-klien-program-manaj-thumb-0ece9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/dm-tipe-pilar-diabetes-melitus-klien-program-manaj-thumb-0ece9.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Peran Keluarga Dalam Pengelolaan Diabetes Melitus Melalui Pendampingan Health Coaching Lima Pilar Berbasis Budaya Mandar" alt="JURIS - Optimalisasi Peran Keluarga Dalam Pengelolaan Diabetes Melitus Melalui Pendampingan Health Coaching Lima Pilar Berbasis Budaya Mandar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/0/dm-tipe-pilar-diabetes-melitus-klien-program-manaj-thumb-d2a5b.webp" title="JURIS - Optimalisasi Peran Keluarga Dalam Pengelolaan Diabetes Melitus Melalui Pendampingan Health Coaching Lima Pilar Berbasis Budaya Mandar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/0/dm-tipe-pilar-diabetes-melitus-klien-program-manaj-thumb-d2a5b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/0/dm-tipe-pilar-diabetes-melitus-klien-program-manaj-thumb-d2a5b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/0/dm-tipe-pilar-diabetes-melitus-klien-program-manaj-thumb-d2a5b.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Peran Keluarga Dalam Pengelolaan Diabetes Melitus Melalui Pendampingan Health Coaching Lima Pilar Berbasis Budaya Mandar" alt="JURIS - Optimalisasi Peran Keluarga Dalam Pengelolaan Diabetes Melitus Melalui Pendampingan Health Coaching Lima Pilar Berbasis Budaya Mandar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51621-dm-tipe-pilar-diabetes-melitus-klien-progr" title="JURIS - Optimalisasi Peran Keluarga Dalam Pengelolaan Diabetes Melitus Melalui Pendampingan Health Coaching Lima Pilar Berbasis Budaya Mandar" target="_blank">Optimalisasi Peran Keluarga Dalam Pengelolaan Diabetes Melitus Melalui Pendampingan Health Coaching Lima Pilar Berbasis Budaya Mandar</a>: Meskipun studi ini telah menunjukkan efektivitas signifikan dalam jangka pendek, penelitian lanjutan dapat fokus pada keberlanjutan dampak dari model health coaching lima pilar berbasis budaya Mandar ini. Penting untuk melakukan studi longitudinal yang memantau perubahan pengetahuan, sikap, keterampilan, dan kepatuhan keluarga dalam mengelola Diabetes Melitus selama periode yang lebih panjang, misalnya 6 hingga 12 bulan setelah intervensi awal. Hal ini akan memberikan wawasan mendalam mengenai faktor-faktor yang mendukung atau menghambat adopsi perilaku sehat secara permanen dan memastikan manfaat program tidak hanya bersifat sementara. Selain itu, mengingat model ini mengintegrasikan nilai budaya lokal, akan sangat berharga untuk melakukan studi komparatif yang meneliti efektivitas adaptasi model serupa di komunitas dengan latar belakang budaya yang berbeda. Bagaimana nilai-nilai budaya lain dapat diintegrasikan secara efektif ke dalam kerangka health coaching untuk meningkatkan partisipasi dan motivasi keluarga dalam pengelolaan DM? Penelitian ini bisa menggali lebih dalam mekanisme spesifik di mana faktor budaya memengaruhi penerimaan dan implementasi rekomendasi kesehatan. Terakhir, untuk meningkatkan skala dan jangkauan program, studi masa depan perlu mengevaluasi efisiensi biaya dan model penyampaian yang lebih luas. Misalnya, membandingkan efektivitas biaya antara kunjungan rumah individual, sesi kelompok, atau penggunaan teknologi digital (tele-health coaching) sebagai pelengkap. Ini akan membantu dalam merancang strategi implementasi yang optimal agar model pendampingan ini dapat diterapkan secara lebih luas oleh fasilitas kesehatan primer seperti Puskesmas, dengan melibatkan kader kesehatan yang terlatih, demi mendukung manajemen DM yang lebih baik di tingkat komunitas..
<br>Pendampingan keluarga DM berbasis health coaching lima pilar yang terintegrasi budaya Mandar berhasil dilaksanakan di Puskesmas Anreapi dan terbukti efektif.Program ini secara signifikan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan pendampingan keluarga, dengan capaian positif pada kepatuhan diet, aktivitas fisik, farmakologi, serta monitoring gula darah mandiri.Integrasi nilai budaya Mandar "sibaliparriq" turut memperkuat motivasi intrinsik keluarga dalam setiap pilar pengelolaan DM
<br>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menerapkan model health coaching berbasis lima pilar manajemen diabetes melitus (DM) edukasi DM, monitoring gizi, monitoring aktivitas fisik, monitoring terapi farmakologi, dan monitoring gula darah yang diintegrasikan dengan nilai budaya Mandar melalui kunjungan rumah individual. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan keluarga dalam mendampingi penderita DM tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Andreapi, Kabupaten Polewali Mandar. Kegiatan dilaksanakan selama dua minggu (29 AprilAe12 Mei 2026) melibatkan 20 keluarga dengan lima sesi kunjungan rumah, masing-masing berfokus pada satu pilar. Hasil menunjukkan peningkatan bermakna pada pengetahuan (68,6%), sikap positif (72,9%), dan keterampilan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/0/dm-tipe-pilar-diabetes-melitus-klien-program-manaj-thumb-d2a5b.webp" type="image/webp" length="151270" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/dm-tipe-pilar-diabetes-melitus-klien-program-manaj-thumb-0ece9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/0/dm-tipe-pilar-diabetes-melitus-klien-program-manaj-thumb-d2a5b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1685-lppm-unasman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13735-jurnal-sipissangngi-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Influence of Fintech Payment and Financial Attitude on Financial Management Behavior The Mediating Role of Self Control Among University Students FEB of Universitas Swadaya Gunung Jati ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Influence of Fintech Payment and Financial Attitude on Financial Management Behavior The Mediating Role of Self Control Among University Students FEB of Universitas Swadaya Gunung Jati ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Influence of Fintech Payment and Financial Attitude on Financial Management Behavior The Mediating Role of Self Control Among University Students FEB of Universitas Swadaya Gunung Jati ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51623-sikap-keuangan-pribadi-management-behavior-mahasis</link>
	<guid isPermaLink="false">9ae0d74d37a149a79da83604496639c6</guid>
	<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 08:03:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ gijtm index ]]></category>
	<category><![CDATA[ gijtm email ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[email,gijtm,index]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki bagaimana pembayaran fintech dapat diintegrasikan dengan platform pengelolaan keuangan untuk meningkatkan perilaku ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Influence of Fintech Payment and Financial Attitude on Financial Management Behavior: The Mediating Role of Self Control Among University Students FEB of Universitas Swadaya Gunung Jati: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki bagaimana pembayaran fintech dapat diintegrasikan dengan platform pengelolaan keuangan untuk meningkatkan perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa. Penelitian ini dapat mengeksplorasi fitur-fitur seperti dashboard pengeluaran, notifikasi anggaran, dan fitur penyimpanan otomatis yang terintegrasi langsung dalam platform pembayaran untuk mendukung perilaku pengelolaan keuangan yang bertanggung jawab. Kedua, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan program pendidikan keuangan di universitas yang mencakup pembentukan sikap keuangan yang positif dan transfer pengetahuan praktis. Program ini dapat mengajarkan mahasiswa untuk menafsirkan data transaksi dompet elektronik mereka sebagai alat pembuatan anggaran. Ketiga, regulator, khususnya OJK, dapat mempertimbangkan untuk mewajibkan standar transparansi keuangan yang terstandarisasi untuk mendukung pemantauan keuangan diri pengguna secara besar-besaran. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana standar ini dapat diterapkan dan dampaknya terhadap perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa.. Penelitian ini berfokus pada bagaimana pembayaran fintech dan mindset keuangan mempengaruhi praktik pengelolaan keuangan, dengan kontrol diri sebagai mediator di antara mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Swadaya Gunung Jati.Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pembayaran fintech dan mindset keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap praktik pengelolaan keuangan.Temuan ini menunjukkan bahwa memanfaatkan metode pembayaran digital, bersama dengan mindset keuangan yang konstruktif, dapat mendorong mahasiswa untuk mengelola keuangan mereka dengan lebih efisien.Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrol diri memainkan peran perantara yang penting dalam hubungan antara pembayaran fintech dan sikap keuangan terhadap perilaku pengelolaan keuangan.Mahasiswa dengan kontrol diri yang lebih kuat cenderung menggunakan layanan pembayaran fintech secara bertanggung jawab dan lebih mampu menerjemahkan sikap keuangan yang positif menjadi praktik keuangan yang sehat seperti pembuatan anggaran, menabung, dan mengendalikan pengeluaran.Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa teknologi keuangan tidak selalu mengarah pada perilaku konsumtif ketika didukung oleh sikap keuangan yang positif dan kontrol diri yang memadai.Sebaliknya, pembayaran fintech dapat berfungsi sebagai alat pengelolaan keuangan yang mendukung pengambilan keputusan keuangan yang bertanggung jawab di antara mahasiswa Penelitian ini menyelidiki pengaruh pembayaran fintech dan sikap keuangan terhadap perilaku pengelolaan keuangan dengan kontrol diri sebagai variabel perantara di antara mahasiswa. Perkembangan teknologi keuangan yang cepat telah mengubah sistem transaksi keuangan, terutama melalui sistem pembayaran digital seperti dompet elektronik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan dari 387 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Swadaya Gunung Jati. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembayaran fintech dan sikap keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan. Selain itu, kontrol diri memainkan peran perantara... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/8/sikap-keuangan-pribadi-management-behavior-mahasis-thumb-21ea8.webp" title="JURIS - The Influence of Fintech Payment and Financial Attitude on Financial Management Behavior: The Mediating Role of Self Control Among University Students FEB of Universitas Swadaya Gunung Jati" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/sikap-keuangan-pribadi-management-behavior-mahasis-thumb-21ea8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/sikap-keuangan-pribadi-management-behavior-mahasis-thumb-21ea8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/sikap-keuangan-pribadi-management-behavior-mahasis-thumb-21ea8.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Fintech Payment and Financial Attitude on Financial Management Behavior: The Mediating Role of Self Control Among University Students FEB of Universitas Swadaya Gunung Jati" alt="JURIS - The Influence of Fintech Payment and Financial Attitude on Financial Management Behavior: The Mediating Role of Self Control Among University Students FEB of Universitas Swadaya Gunung Jati" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/sikap-keuangan-pribadi-management-behavior-mahasis-thumb-3d04f.webp" title="JURIS - The Influence of Fintech Payment and Financial Attitude on Financial Management Behavior: The Mediating Role of Self Control Among University Students FEB of Universitas Swadaya Gunung Jati" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/sikap-keuangan-pribadi-management-behavior-mahasis-thumb-3d04f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/sikap-keuangan-pribadi-management-behavior-mahasis-thumb-3d04f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/sikap-keuangan-pribadi-management-behavior-mahasis-thumb-3d04f.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Fintech Payment and Financial Attitude on Financial Management Behavior: The Mediating Role of Self Control Among University Students FEB of Universitas Swadaya Gunung Jati" alt="JURIS - The Influence of Fintech Payment and Financial Attitude on Financial Management Behavior: The Mediating Role of Self Control Among University Students FEB of Universitas Swadaya Gunung Jati" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/sikap-keuangan-pribadi-management-behavior-mahasis-thumb-e83e1.webp" title="JURIS - The Influence of Fintech Payment and Financial Attitude on Financial Management Behavior: The Mediating Role of Self Control Among University Students FEB of Universitas Swadaya Gunung Jati" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/sikap-keuangan-pribadi-management-behavior-mahasis-thumb-e83e1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/sikap-keuangan-pribadi-management-behavior-mahasis-thumb-e83e1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/sikap-keuangan-pribadi-management-behavior-mahasis-thumb-e83e1.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Fintech Payment and Financial Attitude on Financial Management Behavior: The Mediating Role of Self Control Among University Students FEB of Universitas Swadaya Gunung Jati" alt="JURIS - The Influence of Fintech Payment and Financial Attitude on Financial Management Behavior: The Mediating Role of Self Control Among University Students FEB of Universitas Swadaya Gunung Jati" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51623-sikap-keuangan-pribadi-management-behavior-mahasis" title="JURIS - The Influence of Fintech Payment and Financial Attitude on Financial Management Behavior: The Mediating Role of Self Control Among University Students FEB of Universitas Swadaya Gunung Jati" target="_blank">The Influence of Fintech Payment and Financial Attitude on Financial Management Behavior: The Mediating Role of Self Control Among University Students FEB of Universitas Swadaya Gunung Jati</a>: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki bagaimana pembayaran fintech dapat diintegrasikan dengan platform pengelolaan keuangan untuk meningkatkan perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa. Penelitian ini dapat mengeksplorasi fitur-fitur seperti dashboard pengeluaran, notifikasi anggaran, dan fitur penyimpanan otomatis yang terintegrasi langsung dalam platform pembayaran untuk mendukung perilaku pengelolaan keuangan yang bertanggung jawab. Kedua, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan program pendidikan keuangan di universitas yang mencakup pembentukan sikap keuangan yang positif dan transfer pengetahuan praktis. Program ini dapat mengajarkan mahasiswa untuk menafsirkan data transaksi dompet elektronik mereka sebagai alat pembuatan anggaran. Ketiga, regulator, khususnya OJK, dapat mempertimbangkan untuk mewajibkan standar transparansi keuangan yang terstandarisasi untuk mendukung pemantauan keuangan diri pengguna secara besar-besaran. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana standar ini dapat diterapkan dan dampaknya terhadap perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa..
<br>Penelitian ini berfokus pada bagaimana pembayaran fintech dan mindset keuangan mempengaruhi praktik pengelolaan keuangan, dengan kontrol diri sebagai mediator di antara mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Swadaya Gunung Jati.Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pembayaran fintech dan mindset keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap praktik pengelolaan keuangan.Temuan ini menunjukkan bahwa memanfaatkan metode pembayaran digital, bersama dengan mindset keuangan yang konstruktif, dapat mendorong mahasiswa untuk mengelola keuangan mereka dengan lebih efisien.Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrol diri memainkan peran perantara yang penting dalam hubungan antara pembayaran fintech dan sikap keuangan terhadap perilaku pengelolaan keuangan.Mahasiswa dengan kontrol diri yang lebih kuat cenderung menggunakan layanan pembayaran fintech secara bertanggung jawab dan lebih mampu menerjemahkan sikap keuangan yang positif menjadi praktik keuangan yang sehat seperti pembuatan anggaran, menabung, dan mengendalikan pengeluaran.Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa teknologi keuangan tidak selalu mengarah pada perilaku konsumtif ketika didukung oleh sikap keuangan yang positif dan kontrol diri yang memadai.Sebaliknya, pembayaran fintech dapat berfungsi sebagai alat pengelolaan keuangan yang mendukung pengambilan keputusan keuangan yang bertanggung jawab di antara mahasiswa
<br>Penelitian ini menyelidiki pengaruh pembayaran fintech dan sikap keuangan terhadap perilaku pengelolaan keuangan dengan kontrol diri sebagai variabel perantara di antara mahasiswa. Perkembangan teknologi keuangan yang cepat telah mengubah sistem transaksi keuangan, terutama melalui sistem pembayaran digital seperti dompet elektronik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan dari 387 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Swadaya Gunung Jati. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembayaran fintech dan sikap keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan. Selain itu, kontrol diri memainkan peran perantara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/8/sikap-keuangan-pribadi-management-behavior-mahasis-thumb-3d04f.webp" type="image/webp" length="101192" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/sikap-keuangan-pribadi-management-behavior-mahasis-thumb-21ea8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/sikap-keuangan-pribadi-management-behavior-mahasis-thumb-3d04f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/sikap-keuangan-pribadi-management-behavior-mahasis-thumb-e83e1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-689-e-greenation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1424-greenation-international-journal-tourism-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Use of Artificial Intelligence by Judges in Adjudicating Cases ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Use of Artificial Intelligence by Judges in Adjudicating Cases ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Use of Artificial Intelligence by Judges in Adjudicating Cases ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51637-konstruksi-sosial-australia-huku</link>
	<guid isPermaLink="false">946e2b297070db665099a75bd8495f8e</guid>
	<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 07:50:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ gijlss index ]]></category>
	<category><![CDATA[ tony tan 342 ]]></category>
	<category><![CDATA[ hadi shubhan ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[342,gijlss,hadi,index,shubhan,tan,tony]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan kerangka regulasi yang ideal untuk mengatur kecerdasan buatan dalam sistem keadilan Indonesia. Kerangka ini harus dibangun berdasarkan prinsip-prinsip supremasi hukum, transparansi algoritma, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Use of Artificial Intelligence by Judges in Adjudicating Cases: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan kerangka regulasi yang ideal untuk mengatur kecerdasan buatan dalam sistem keadilan Indonesia. Kerangka ini harus dibangun berdasarkan prinsip-prinsip supremasi hukum, transparansi algoritma, akuntabilitas, dan non-diskriminasi, serta menjamin mekanisme korektif jika sistem kecerdasan buatan menghasilkan output yang salah atau merugikan. Selain itu, penting untuk mempertimbangkan kesiapan sumber daya manusia dalam sistem keadilan, yaitu hakim, panitera, dan seluruh pejabat yudisial, agar memiliki literasi teknologi yang memadai, memahami cara kerja sistem kecerdasan buatan, dan memiliki kesadaran kritis terhadap batasan dan potensi bias yang melekat pada sistem tersebut. Akhirnya, penelitian juga harus menyelidiki implikasi etika dan filosofis dari penggunaan kecerdasan buatan untuk tujuan yudisial, termasuk tantangan akuntabilitas dan hak asasi manusia.. Integrasi kecerdasan buatan ke dalam sistem keadilan Indonesia adalah keniscayaan sejarah.Namun, bagaimana hal itu terjadi, siapa yang menentukan nilai-nilai yang diembannya, dan apa mekanisme yang memastikan akuntabilitasnya sepenuhnya merupakan pilihan sosial dan hukum yang berada di tangan manusia.Teori Konstruksi Sosial dan SCOT mengajarkan bahwa tidak ada jalan tunggal untuk adopsi teknologi.melainkan ada berbagai kemungkinan yang dibuka atau ditutup melalui proses negosiasi sosial, regulasi hukum, dan pilihan etika kolektif.Kecerdasan buatan seharusnya menjadi instrumen yang meningkatkan, bukan menggantikan, kapasitas manusia hakim dalam menegakkan keadilan Perkembangan kecerdasan buatan yang semakin masif telah menyentuh ranah yudisial dan menimbulkan pertanyaan mendasar tentang bagaimana hukum harus meresponsnya. Artikel ini menyelidiki hubungan antara hakim, hukum, dan kecerdasan buatan melalui studi normatif, menggunakan pendekatan statuta dan konsep, serta pendekatan socio-legal yang berlandaskan pada Teori Konstruksi Sosial, terutama Konstruksi Sosial Teknologi (SCOT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi kecerdasan buatan bukanlah entitas netral yang berdiri sendiri, melainkan dibentuk oleh nilai-nilai, norma, dan kepentingan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/c/konstruksi-sosial-australia-adaptif-kemerdekaan-ha-thumb-e1d08.webp" title="JURIS - The Use of Artificial Intelligence by Judges in Adjudicating Cases" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/konstruksi-sosial-australia-adaptif-kemerdekaan-ha-thumb-e1d08.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/konstruksi-sosial-australia-adaptif-kemerdekaan-ha-thumb-e1d08.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/konstruksi-sosial-australia-adaptif-kemerdekaan-ha-thumb-e1d08.webp 1x" title="JURIS - The Use of Artificial Intelligence by Judges in Adjudicating Cases" alt="JURIS - The Use of Artificial Intelligence by Judges in Adjudicating Cases" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/c/konstruksi-sosial-australia-adaptif-kemerdekaan-ha-thumb-4ad88.webp" title="JURIS - The Use of Artificial Intelligence by Judges in Adjudicating Cases" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/konstruksi-sosial-australia-adaptif-kemerdekaan-ha-thumb-4ad88.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/konstruksi-sosial-australia-adaptif-kemerdekaan-ha-thumb-4ad88.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/konstruksi-sosial-australia-adaptif-kemerdekaan-ha-thumb-4ad88.webp 1x" title="JURIS - The Use of Artificial Intelligence by Judges in Adjudicating Cases" alt="JURIS - The Use of Artificial Intelligence by Judges in Adjudicating Cases" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/c/konstruksi-sosial-australia-adaptif-kemerdekaan-ha-thumb-e62e4.webp" title="JURIS - The Use of Artificial Intelligence by Judges in Adjudicating Cases" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/konstruksi-sosial-australia-adaptif-kemerdekaan-ha-thumb-e62e4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/konstruksi-sosial-australia-adaptif-kemerdekaan-ha-thumb-e62e4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/konstruksi-sosial-australia-adaptif-kemerdekaan-ha-thumb-e62e4.webp 1x" title="JURIS - The Use of Artificial Intelligence by Judges in Adjudicating Cases" alt="JURIS - The Use of Artificial Intelligence by Judges in Adjudicating Cases" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51637-konstruksi-sosial-australia-huku" title="JURIS - The Use of Artificial Intelligence by Judges in Adjudicating Cases" target="_blank">The Use of Artificial Intelligence by Judges in Adjudicating Cases</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan kerangka regulasi yang ideal untuk mengatur kecerdasan buatan dalam sistem keadilan Indonesia. Kerangka ini harus dibangun berdasarkan prinsip-prinsip supremasi hukum, transparansi algoritma, akuntabilitas, dan non-diskriminasi, serta menjamin mekanisme korektif jika sistem kecerdasan buatan menghasilkan output yang salah atau merugikan. Selain itu, penting untuk mempertimbangkan kesiapan sumber daya manusia dalam sistem keadilan, yaitu hakim, panitera, dan seluruh pejabat yudisial, agar memiliki literasi teknologi yang memadai, memahami cara kerja sistem kecerdasan buatan, dan memiliki kesadaran kritis terhadap batasan dan potensi bias yang melekat pada sistem tersebut. Akhirnya, penelitian juga harus menyelidiki implikasi etika dan filosofis dari penggunaan kecerdasan buatan untuk tujuan yudisial, termasuk tantangan akuntabilitas dan hak asasi manusia..
<br>Integrasi kecerdasan buatan ke dalam sistem keadilan Indonesia adalah keniscayaan sejarah.Namun, bagaimana hal itu terjadi, siapa yang menentukan nilai-nilai yang diembannya, dan apa mekanisme yang memastikan akuntabilitasnya sepenuhnya merupakan pilihan sosial dan hukum yang berada di tangan manusia.Teori Konstruksi Sosial dan SCOT mengajarkan bahwa tidak ada jalan tunggal untuk adopsi teknologi.melainkan ada berbagai kemungkinan yang dibuka atau ditutup melalui proses negosiasi sosial, regulasi hukum, dan pilihan etika kolektif.Kecerdasan buatan seharusnya menjadi instrumen yang meningkatkan, bukan menggantikan, kapasitas manusia hakim dalam menegakkan keadilan
<br>Perkembangan kecerdasan buatan yang semakin masif telah menyentuh ranah yudisial dan menimbulkan pertanyaan mendasar tentang bagaimana hukum harus meresponsnya. Artikel ini menyelidiki hubungan antara hakim, hukum, dan kecerdasan buatan melalui studi normatif, menggunakan pendekatan statuta dan konsep, serta pendekatan socio-legal yang berlandaskan pada Teori Konstruksi Sosial, terutama Konstruksi Sosial Teknologi (SCOT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi kecerdasan buatan bukanlah entitas netral yang berdiri sendiri, melainkan dibentuk oleh nilai-nilai, norma, dan kepentingan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/c/konstruksi-sosial-australia-adaptif-kemerdekaan-ha-thumb-e62e4.webp" type="image/webp" length="113760" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/konstruksi-sosial-australia-adaptif-kemerdekaan-ha-thumb-e1d08.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/konstruksi-sosial-australia-adaptif-kemerdekaan-ha-thumb-4ad88.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/konstruksi-sosial-australia-adaptif-kemerdekaan-ha-thumb-e62e4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-689-e-greenation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1422-greenation-international-journal-law-social-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Effect of Employee Empowerment Intellectual Intelligence and Interpersonal Communication on the Performance of Civil Servants ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effect of Employee Empowerment Intellectual Intelligence and Interpersonal Communication on the Performance of Civil Servants ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effect of Employee Empowerment Intellectual Intelligence and Interpersonal Communication on the Performance of Civil Servants ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51625-sipil-negara-apip-aparatur-kinerja</link>
	<guid isPermaLink="false">9d3468bed91235ed5d29e5b94c688754</guid>
	<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 07:49:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ gijtm index ]]></category>
	<category><![CDATA[ gijtm email ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[email,gijtm,index]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat fokus pada pengaruh pemberdayaan pegawai terhadap inovasi dan kreativitas dalam organisasi publik. Bagaimana pemberdayaan pegawai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effect of Employee Empowerment, Intellectual Intelligence, and Interpersonal Communication on the Performance of Civil Servants: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat fokus pada pengaruh pemberdayaan pegawai terhadap inovasi dan kreativitas dalam organisasi publik. Bagaimana pemberdayaan pegawai dapat mendorong munculnya ide-ide baru dan solusi kreatif dalam menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi organisasi? Kedua, penelitian dapat menyelidiki peran kepemimpinan dalam pemberdayaan pegawai. Bagaimana gaya kepemimpinan yang efektif dapat menciptakan lingkungan kerja yang mendukung dan memberdayakan pegawai? Apakah ada perbedaan pengaruh antara gaya kepemimpinan transformasional dan transaksional terhadap pemberdayaan pegawai? Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi hubungan antara pemberdayaan pegawai dan kepuasan kerja. Apakah pegawai yang merasa diberdayakan memiliki tingkat kepuasan kerja yang lebih tinggi? Bagaimana pemberdayaan pegawai dapat meningkatkan motivasi dan komitmen pegawai dalam organisasi publik?. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberdayaan pegawai adalah faktor yang paling berpengaruh dalam meningkatkan kinerja aparatur sipil negara, meskipun variabel lainnya juga berkontribusi secara kolektif.Temuan ini menegaskan argumen utama penelitian bahwa pemberian otonomi, kepercayaan, dan kesempatan berpartisipasi memungkinkan aparatur sipil negara untuk melaksanakan tugasnya dengan lebih efektif dan bertanggung jawab.Pemberdayaan menciptakan rasa kepemilikan dan akuntabilitas yang diterjemahkan menjadi hasil kerja yang lebih baik.Sebaliknya, kecerdasan intelektual dan komunikasi antar pribadi, meskipun relevan dalam mendukung proses kerja, tidak muncul sebagai prediktor independen dominan kinerja dalam konteks birokrasi terstruktur organisasi publik yang diteliti dalam penelitian ini.Hasil ini menekankan bahwa peningkatan kinerja di institusi publik bergantung lebih pada pendekatan manajerial sistemik daripada atribut individu saja.Penting untuk dicatat bahwa kecerdasan intelektual dan komunikasi antar pribadi secara kolektif berkontribusi terhadap kinerja aparatur sipil negara ketika dipertimbangkan secara simultan.Hal ini menunjukkan bahwa kinerja adalah konstruksi multidimensional yang dibentuk oleh interaksi antara struktur organisasi, kapasitas kognitif, dan proses sosial.Meskipun pemberdayaan menjadi penggerak utama, kecerdasan intelektual dan komunikasi antar pribadi melengkapi pemberdayaan dengan mendukung pelaksanaan tugas, koordinasi, dan adaptabilitas.Perspektif terintegrasi ini selaras dengan pandangan kontemporer dalam ilmu organisasi yang menekankan ketergantungan timbal balik antara dimensi manusia, struktural, dan perilaku Penelitian ini didorong oleh kinerja suboptimal aparatur sipil negara dalam memberikan pelayanan publik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pemberdayaan pegawai, kecerdasan intelektual, dan komunikasi antar pribadi terhadap kinerja aparatur sipil negara. Objek penelitian terdiri dari aparatur sipil negara yang bekerja di beberapa instansi pemerintah di Kabupaten Majalengka. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data dikumpulkan melalui kuesioner yang didistribusikan kepada seluruh 60 responden. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan pegawai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/3/sipil-negara-apip-aparatur-kinerja-pemberdayaan-pe-thumb-ee294.webp" title="JURIS - The Effect of Employee Empowerment, Intellectual Intelligence, and Interpersonal Communication on the Performance of Civil Servants" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/sipil-negara-apip-aparatur-kinerja-pemberdayaan-pe-thumb-ee294.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/sipil-negara-apip-aparatur-kinerja-pemberdayaan-pe-thumb-ee294.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/sipil-negara-apip-aparatur-kinerja-pemberdayaan-pe-thumb-ee294.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Employee Empowerment, Intellectual Intelligence, and Interpersonal Communication on the Performance of Civil Servants" alt="JURIS - The Effect of Employee Empowerment, Intellectual Intelligence, and Interpersonal Communication on the Performance of Civil Servants" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/sipil-negara-apip-aparatur-kinerja-pemberdayaan-pe-thumb-c0951.webp" title="JURIS - The Effect of Employee Empowerment, Intellectual Intelligence, and Interpersonal Communication on the Performance of Civil Servants" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/sipil-negara-apip-aparatur-kinerja-pemberdayaan-pe-thumb-c0951.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/sipil-negara-apip-aparatur-kinerja-pemberdayaan-pe-thumb-c0951.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/sipil-negara-apip-aparatur-kinerja-pemberdayaan-pe-thumb-c0951.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Employee Empowerment, Intellectual Intelligence, and Interpersonal Communication on the Performance of Civil Servants" alt="JURIS - The Effect of Employee Empowerment, Intellectual Intelligence, and Interpersonal Communication on the Performance of Civil Servants" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/sipil-negara-apip-aparatur-kinerja-pemberdayaan-pe-thumb-fff45.webp" title="JURIS - The Effect of Employee Empowerment, Intellectual Intelligence, and Interpersonal Communication on the Performance of Civil Servants" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/sipil-negara-apip-aparatur-kinerja-pemberdayaan-pe-thumb-fff45.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/sipil-negara-apip-aparatur-kinerja-pemberdayaan-pe-thumb-fff45.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/sipil-negara-apip-aparatur-kinerja-pemberdayaan-pe-thumb-fff45.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Employee Empowerment, Intellectual Intelligence, and Interpersonal Communication on the Performance of Civil Servants" alt="JURIS - The Effect of Employee Empowerment, Intellectual Intelligence, and Interpersonal Communication on the Performance of Civil Servants" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51625-sipil-negara-apip-aparatur-kinerja" title="JURIS - The Effect of Employee Empowerment, Intellectual Intelligence, and Interpersonal Communication on the Performance of Civil Servants" target="_blank">The Effect of Employee Empowerment, Intellectual Intelligence, and Interpersonal Communication on the Performance of Civil Servants</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat fokus pada pengaruh pemberdayaan pegawai terhadap inovasi dan kreativitas dalam organisasi publik. Bagaimana pemberdayaan pegawai dapat mendorong munculnya ide-ide baru dan solusi kreatif dalam menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi organisasi? Kedua, penelitian dapat menyelidiki peran kepemimpinan dalam pemberdayaan pegawai. Bagaimana gaya kepemimpinan yang efektif dapat menciptakan lingkungan kerja yang mendukung dan memberdayakan pegawai? Apakah ada perbedaan pengaruh antara gaya kepemimpinan transformasional dan transaksional terhadap pemberdayaan pegawai? Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi hubungan antara pemberdayaan pegawai dan kepuasan kerja. Apakah pegawai yang merasa diberdayakan memiliki tingkat kepuasan kerja yang lebih tinggi? Bagaimana pemberdayaan pegawai dapat meningkatkan motivasi dan komitmen pegawai dalam organisasi publik?.
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberdayaan pegawai adalah faktor yang paling berpengaruh dalam meningkatkan kinerja aparatur sipil negara, meskipun variabel lainnya juga berkontribusi secara kolektif.Temuan ini menegaskan argumen utama penelitian bahwa pemberian otonomi, kepercayaan, dan kesempatan berpartisipasi memungkinkan aparatur sipil negara untuk melaksanakan tugasnya dengan lebih efektif dan bertanggung jawab.Pemberdayaan menciptakan rasa kepemilikan dan akuntabilitas yang diterjemahkan menjadi hasil kerja yang lebih baik.Sebaliknya, kecerdasan intelektual dan komunikasi antar pribadi, meskipun relevan dalam mendukung proses kerja, tidak muncul sebagai prediktor independen dominan kinerja dalam konteks birokrasi terstruktur organisasi publik yang diteliti dalam penelitian ini.Hasil ini menekankan bahwa peningkatan kinerja di institusi publik bergantung lebih pada pendekatan manajerial sistemik daripada atribut individu saja.Penting untuk dicatat bahwa kecerdasan intelektual dan komunikasi antar pribadi secara kolektif berkontribusi terhadap kinerja aparatur sipil negara ketika dipertimbangkan secara simultan.Hal ini menunjukkan bahwa kinerja adalah konstruksi multidimensional yang dibentuk oleh interaksi antara struktur organisasi, kapasitas kognitif, dan proses sosial.Meskipun pemberdayaan menjadi penggerak utama, kecerdasan intelektual dan komunikasi antar pribadi melengkapi pemberdayaan dengan mendukung pelaksanaan tugas, koordinasi, dan adaptabilitas.Perspektif terintegrasi ini selaras dengan pandangan kontemporer dalam ilmu organisasi yang menekankan ketergantungan timbal balik antara dimensi manusia, struktural, dan perilaku
<br>Penelitian ini didorong oleh kinerja suboptimal aparatur sipil negara dalam memberikan pelayanan publik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pemberdayaan pegawai, kecerdasan intelektual, dan komunikasi antar pribadi terhadap kinerja aparatur sipil negara. Objek penelitian terdiri dari aparatur sipil negara yang bekerja di beberapa instansi pemerintah di Kabupaten Majalengka. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data dikumpulkan melalui kuesioner yang didistribusikan kepada seluruh 60 responden. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan pegawai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/3/sipil-negara-apip-aparatur-kinerja-pemberdayaan-pe-thumb-ee294.webp" type="image/webp" length="105434" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/sipil-negara-apip-aparatur-kinerja-pemberdayaan-pe-thumb-ee294.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/sipil-negara-apip-aparatur-kinerja-pemberdayaan-pe-thumb-c0951.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/sipil-negara-apip-aparatur-kinerja-pemberdayaan-pe-thumb-fff45.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-689-e-greenation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1424-greenation-international-journal-tourism-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Power Dependence Relations for Policy Formulation Gender Responsive Budgeting Case in West Sumatera Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Power Dependence Relations for Policy Formulation Gender Responsive Budgeting Case in West Sumatera Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Power Dependence Relations for Policy Formulation Gender Responsive Budgeting Case in West Sumatera Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51641-responsive-budgeting-grb-akses-sumber-daya-gen</link>
	<guid isPermaLink="false">ab1b897fb0a1083d2b65e8bdc748d393</guid>
	<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 07:46:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ gijlss index ]]></category>
	<category><![CDATA[ tony tan 342 ]]></category>
	<category><![CDATA[ hadi shubhan ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[342,gijlss,hadi,index,shubhan,tan,tony]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mendorong GRB yang transformatif, penting untuk memperluas jaringan aktor, terutama dengan melibatkan organisasi wanita, komunitas masyarakat sipil, dan pemimpin adat secara lebih substansial, bukan hanya partisipasi simbolis. Selain itu, penting ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Power-Dependence Relations for Policy Formulation Gender Responsive Budgeting Case in West Sumatera Indonesia: Untuk mendorong GRB yang transformatif, penting untuk memperluas jaringan aktor, terutama dengan melibatkan organisasi wanita, komunitas masyarakat sipil, dan pemimpin adat secara lebih substansial, bukan hanya partisipasi simbolis. Selain itu, penting untuk mendorong implementasi anggaran gender agar tidak berhenti pada aspek administratif semata, tetapi diarahkan untuk perubahan struktural transformasional dalam persiapan dan pelaksanaan anggaran. Reformasi regulasi dan penguatan kapasitas teknokratik di tingkat regional juga diperlukan agar GRB berfungsi sebagai instrumen pemberdayaan wanita, sekaligus sebagai jembatan untuk mengatasi paradoks antara legitimasi adat dan dominasi politik laki-laki di Sumatera Barat. Studi ini menantang asumsi bahwa struktur budaya matrilineal secara alami mengarah pada hasil kebijakan yang setara gender. Penelitian ini berkontribusi pada studi gender dengan menggambarkan bagaimana politik "formal" patriarki dapat mengabaikan otoritas perempuan "informal". Dalam konteks jaringan kebijakan, temuan penelitian ini menyarankan bahwa kualitas jaringan (partisipasi substansial versus simbolis) lebih kritis untuk transformasi sosial daripada kehadiran jaringan semata.. Implementasi GRB di Sumatera Barat saat ini dibatasi oleh jaringan aktor yang sempit dan lingkungan politik/birokrasi yang didominasi laki-laki.Meskipun budaya matrilineal wilayah tersebut memberikan wanita legitimasi tradisional, status ini tetap sebagian besar simbolis dan gagal diterjemahkan menjadi kekuasaan politik substansial.Karena institusi yang didominasi laki-laki mengendalikan pengambilan keputusan, GRB berfungsi terutama sebagai latihan "centang kotak" administratif daripada mekanisme untuk mengubah hubungan kekuasaan atau memberdayakan wanita Meskipun gender-responsive budgeting (GRB) bertujuan untuk memberdayakan wanita, pelaksanaannya sering mengabaikan lanskap budaya yang kompleks. Mengatasi kesenjangan penelitian yang kritis, penelitian ini melangkah lebih jauh dari penilaian struktural GRB standar dengan memeriksa implementasinya di masyarakat matrilineal Sumatera Barat, yaitu konteks unik di mana wanita memiliki legitimasi adat tetapi kurang pengaruh politik formal. Keunikan penelitian ini terletak pada integrasi analisis jaringan kebijakan dengan paradigma budaya asli untuk mengungkapkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/c/responsive-budgeting-grb-akses-sumber-daya-gender-thumb-eb1fd.webp" title="JURIS - Power-Dependence Relations for Policy Formulation Gender Responsive Budgeting Case in West Sumatera Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/responsive-budgeting-grb-akses-sumber-daya-gender-thumb-eb1fd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/responsive-budgeting-grb-akses-sumber-daya-gender-thumb-eb1fd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/responsive-budgeting-grb-akses-sumber-daya-gender-thumb-eb1fd.webp 1x" title="JURIS - Power-Dependence Relations for Policy Formulation Gender Responsive Budgeting Case in West Sumatera Indonesia" alt="JURIS - Power-Dependence Relations for Policy Formulation Gender Responsive Budgeting Case in West Sumatera Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/responsive-budgeting-grb-akses-sumber-daya-gender-thumb-4f883.webp" title="JURIS - Power-Dependence Relations for Policy Formulation Gender Responsive Budgeting Case in West Sumatera Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/responsive-budgeting-grb-akses-sumber-daya-gender-thumb-4f883.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/responsive-budgeting-grb-akses-sumber-daya-gender-thumb-4f883.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/responsive-budgeting-grb-akses-sumber-daya-gender-thumb-4f883.webp 1x" title="JURIS - Power-Dependence Relations for Policy Formulation Gender Responsive Budgeting Case in West Sumatera Indonesia" alt="JURIS - Power-Dependence Relations for Policy Formulation Gender Responsive Budgeting Case in West Sumatera Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/responsive-budgeting-grb-akses-sumber-daya-gender-thumb-affd1.webp" title="JURIS - Power-Dependence Relations for Policy Formulation Gender Responsive Budgeting Case in West Sumatera Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/responsive-budgeting-grb-akses-sumber-daya-gender-thumb-affd1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/responsive-budgeting-grb-akses-sumber-daya-gender-thumb-affd1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/responsive-budgeting-grb-akses-sumber-daya-gender-thumb-affd1.webp 1x" title="JURIS - Power-Dependence Relations for Policy Formulation Gender Responsive Budgeting Case in West Sumatera Indonesia" alt="JURIS - Power-Dependence Relations for Policy Formulation Gender Responsive Budgeting Case in West Sumatera Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51641-responsive-budgeting-grb-akses-sumber-daya-gen" title="JURIS - Power-Dependence Relations for Policy Formulation Gender Responsive Budgeting Case in West Sumatera Indonesia" target="_blank">Power-Dependence Relations for Policy Formulation Gender Responsive Budgeting Case in West Sumatera Indonesia</a>: Untuk mendorong GRB yang transformatif, penting untuk memperluas jaringan aktor, terutama dengan melibatkan organisasi wanita, komunitas masyarakat sipil, dan pemimpin adat secara lebih substansial, bukan hanya partisipasi simbolis. Selain itu, penting untuk mendorong implementasi anggaran gender agar tidak berhenti pada aspek administratif semata, tetapi diarahkan untuk perubahan struktural transformasional dalam persiapan dan pelaksanaan anggaran. Reformasi regulasi dan penguatan kapasitas teknokratik di tingkat regional juga diperlukan agar GRB berfungsi sebagai instrumen pemberdayaan wanita, sekaligus sebagai jembatan untuk mengatasi paradoks antara legitimasi adat dan dominasi politik laki-laki di Sumatera Barat. Studi ini menantang asumsi bahwa struktur budaya matrilineal secara alami mengarah pada hasil kebijakan yang setara gender. Penelitian ini berkontribusi pada studi gender dengan menggambarkan bagaimana politik "formal" patriarki dapat mengabaikan otoritas perempuan "informal". Dalam konteks jaringan kebijakan, temuan penelitian ini menyarankan bahwa kualitas jaringan (partisipasi substansial versus simbolis) lebih kritis untuk transformasi sosial daripada kehadiran jaringan semata..
<br>Implementasi GRB di Sumatera Barat saat ini dibatasi oleh jaringan aktor yang sempit dan lingkungan politik/birokrasi yang didominasi laki-laki.Meskipun budaya matrilineal wilayah tersebut memberikan wanita legitimasi tradisional, status ini tetap sebagian besar simbolis dan gagal diterjemahkan menjadi kekuasaan politik substansial.Karena institusi yang didominasi laki-laki mengendalikan pengambilan keputusan, GRB berfungsi terutama sebagai latihan "centang kotak" administratif daripada mekanisme untuk mengubah hubungan kekuasaan atau memberdayakan wanita
<br>Meskipun gender-responsive budgeting (GRB) bertujuan untuk memberdayakan wanita, pelaksanaannya sering mengabaikan lanskap budaya yang kompleks. Mengatasi kesenjangan penelitian yang kritis, penelitian ini melangkah lebih jauh dari penilaian struktural GRB standar dengan memeriksa implementasinya di masyarakat matrilineal Sumatera Barat, yaitu konteks unik di mana wanita memiliki legitimasi adat tetapi kurang pengaruh politik formal. Keunikan penelitian ini terletak pada integrasi analisis jaringan kebijakan dengan paradigma budaya asli untuk mengungkapkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/c/responsive-budgeting-grb-akses-sumber-daya-gender-thumb-affd1.webp" type="image/webp" length="84754" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/responsive-budgeting-grb-akses-sumber-daya-gender-thumb-eb1fd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/responsive-budgeting-grb-akses-sumber-daya-gender-thumb-4f883.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/responsive-budgeting-grb-akses-sumber-daya-gender-thumb-affd1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-689-e-greenation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1422-greenation-international-journal-law-social-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Influence of Perceived Value on Repurchase Intention with the Mediation of Trust and Brand Image in the Whoosh Transportation Mode ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Influence of Perceived Value on Repurchase Intention with the Mediation of Trust and Brand Image in the Whoosh Transportation Mode ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Influence of Perceived Value on Repurchase Intention with the Mediation of Trust and Brand Image in the Whoosh Transportation Mode ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51630-loyalitas-konsumen-merek-nilai-dipersepsikan</link>
	<guid isPermaLink="false">b4ad197aa67fafd2720fbf3436678185</guid>
	<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 07:33:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ evidence non ]]></category>
	<category><![CDATA[ credit risk ]]></category>
	<category><![CDATA[ gijea index ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[credit,evidence,gijea,index,non,risk]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana nilai yang dipersepsikan memengaruhi niat pembelian ulang pada moda transportasi lain seperti bus, maskapai penerbangan, atau layanan rideAchailing di Indonesia, sehingga dapat menguji generalisasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Influence of Perceived Value on Repurchase Intention with the Mediation of Trust and Brand Image in the Whoosh Transportation Mode: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana nilai yang dipersepsikan memengaruhi niat pembelian ulang pada moda transportasi lain seperti bus, maskapai penerbangan, atau layanan rideAchailing di Indonesia, sehingga dapat menguji generalisasi temuan pada konteks yang lebih luas. Selain itu, sebuah studi longitudinal yang mengikuti perubahan persepsi nilai, kepercayaan, citra merek, dan niat pembelian ulang konsumen Whoosh selama beberapa tahun dapat memberikan wawasan tentang dinamika perilaku konsumen seiring perkembangan layanan. Akhirnya, menambahkan variabel kualitas layanan dan kepuasan pelanggan sebagai mediasi tambahan antara nilai yang dipersepsikan dan niat pembelian ulang dapat memperkaya pemahaman tentang mekanisme psikologis yang mendasari loyalitas konsumen dalam industri transportasi.. Penelitian ini menunjukkan bahwa nilai yang dipersepsikan secara signifikan memengaruhi niat pembelian ulang konsumen terhadap layanan kereta cepat Whoosh, terutama melalui manfaat efisiensi perjalanan, kenyamanan, kemudahan operasional, dan kualitas layanan.Kepercayaan dan citra merek berperan sebagai mekanisme psikologis penting yang memperkuat pengaruh nilai yang dipersepsikan, dengan keduanya secara signifikan memediasi hubungan tersebut.Oleh karena itu, peningkatan keandalan operasional, penguatan kepercayaan publik, dan pengembangan citra modern Whoosh merupakan strategi esensial untuk meningkatkan loyalitas konsumen yang berkelanjutan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai yang dipersepsikan terhadap niat pembelian ulang pada layanan transportasi Whoosh, dengan kepercayaan dan citra merek sebagai variabel mediasi. Pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian eksplanatori digunakan. Data dikumpulkan dari 261 responden yang terdiri dari pengguna aktif, mantan pengguna, dan potensial layanan Whoosh di wilayah JakartaAcBandung. Teknik pengambilan sampel purposif diterapkan, dan analisis data dilakukan dengan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLSAcSEM). Hasil menunjukkan bahwa nilai yang dipersepsikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat pembelian ulang, kepercayaan, serta citra merek. Kepercayaan dan citra merek juga berpengaruh positif terhadap niat pembelian ulang. Selanjutnya, kepercayaan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/0/loyalitas-konsumen-merek-nilai-dipersepsikan-niat-thumb-070c1.webp" title="JURIS - The Influence of Perceived Value on Repurchase Intention with the Mediation of Trust and Brand Image in the Whoosh Transportation Mode" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/loyalitas-konsumen-merek-nilai-dipersepsikan-niat-thumb-070c1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/loyalitas-konsumen-merek-nilai-dipersepsikan-niat-thumb-070c1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/loyalitas-konsumen-merek-nilai-dipersepsikan-niat-thumb-070c1.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Perceived Value on Repurchase Intention with the Mediation of Trust and Brand Image in the Whoosh Transportation Mode" alt="JURIS - The Influence of Perceived Value on Repurchase Intention with the Mediation of Trust and Brand Image in the Whoosh Transportation Mode" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/loyalitas-konsumen-merek-nilai-dipersepsikan-niat-thumb-33cde.webp" title="JURIS - The Influence of Perceived Value on Repurchase Intention with the Mediation of Trust and Brand Image in the Whoosh Transportation Mode" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/loyalitas-konsumen-merek-nilai-dipersepsikan-niat-thumb-33cde.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/loyalitas-konsumen-merek-nilai-dipersepsikan-niat-thumb-33cde.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/loyalitas-konsumen-merek-nilai-dipersepsikan-niat-thumb-33cde.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Perceived Value on Repurchase Intention with the Mediation of Trust and Brand Image in the Whoosh Transportation Mode" alt="JURIS - The Influence of Perceived Value on Repurchase Intention with the Mediation of Trust and Brand Image in the Whoosh Transportation Mode" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/loyalitas-konsumen-merek-nilai-dipersepsikan-niat-thumb-fe607.webp" title="JURIS - The Influence of Perceived Value on Repurchase Intention with the Mediation of Trust and Brand Image in the Whoosh Transportation Mode" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/loyalitas-konsumen-merek-nilai-dipersepsikan-niat-thumb-fe607.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/loyalitas-konsumen-merek-nilai-dipersepsikan-niat-thumb-fe607.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/loyalitas-konsumen-merek-nilai-dipersepsikan-niat-thumb-fe607.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Perceived Value on Repurchase Intention with the Mediation of Trust and Brand Image in the Whoosh Transportation Mode" alt="JURIS - The Influence of Perceived Value on Repurchase Intention with the Mediation of Trust and Brand Image in the Whoosh Transportation Mode" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51630-loyalitas-konsumen-merek-nilai-dipersepsikan" title="JURIS - The Influence of Perceived Value on Repurchase Intention with the Mediation of Trust and Brand Image in the Whoosh Transportation Mode" target="_blank">The Influence of Perceived Value on Repurchase Intention with the Mediation of Trust and Brand Image in the Whoosh Transportation Mode</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana nilai yang dipersepsikan memengaruhi niat pembelian ulang pada moda transportasi lain seperti bus, maskapai penerbangan, atau layanan rideAchailing di Indonesia, sehingga dapat menguji generalisasi temuan pada konteks yang lebih luas. Selain itu, sebuah studi longitudinal yang mengikuti perubahan persepsi nilai, kepercayaan, citra merek, dan niat pembelian ulang konsumen Whoosh selama beberapa tahun dapat memberikan wawasan tentang dinamika perilaku konsumen seiring perkembangan layanan. Akhirnya, menambahkan variabel kualitas layanan dan kepuasan pelanggan sebagai mediasi tambahan antara nilai yang dipersepsikan dan niat pembelian ulang dapat memperkaya pemahaman tentang mekanisme psikologis yang mendasari loyalitas konsumen dalam industri transportasi..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa nilai yang dipersepsikan secara signifikan memengaruhi niat pembelian ulang konsumen terhadap layanan kereta cepat Whoosh, terutama melalui manfaat efisiensi perjalanan, kenyamanan, kemudahan operasional, dan kualitas layanan.Kepercayaan dan citra merek berperan sebagai mekanisme psikologis penting yang memperkuat pengaruh nilai yang dipersepsikan, dengan keduanya secara signifikan memediasi hubungan tersebut.Oleh karena itu, peningkatan keandalan operasional, penguatan kepercayaan publik, dan pengembangan citra modern Whoosh merupakan strategi esensial untuk meningkatkan loyalitas konsumen yang berkelanjutan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai yang dipersepsikan terhadap niat pembelian ulang pada layanan transportasi Whoosh, dengan kepercayaan dan citra merek sebagai variabel mediasi. Pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian eksplanatori digunakan. Data dikumpulkan dari 261 responden yang terdiri dari pengguna aktif, mantan pengguna, dan potensial layanan Whoosh di wilayah JakartaAcBandung. Teknik pengambilan sampel purposif diterapkan, dan analisis data dilakukan dengan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLSAcSEM). Hasil menunjukkan bahwa nilai yang dipersepsikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat pembelian ulang, kepercayaan, serta citra merek. Kepercayaan dan citra merek juga berpengaruh positif terhadap niat pembelian ulang. Selanjutnya, kepercayaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/0/loyalitas-konsumen-merek-nilai-dipersepsikan-niat-thumb-33cde.webp" type="image/webp" length="99266" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/loyalitas-konsumen-merek-nilai-dipersepsikan-niat-thumb-070c1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/loyalitas-konsumen-merek-nilai-dipersepsikan-niat-thumb-33cde.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/loyalitas-konsumen-merek-nilai-dipersepsikan-niat-thumb-fe607.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-689-e-greenation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1423-greenation-international-journal-economics-accounting.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Determinants of Banking Stock Returns The Moderating Role of Corporate Social Responsibility and Fraud Risk in Indonesian Banking ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Determinants of Banking Stock Returns The Moderating Role of Corporate Social Responsibility and Fraud Risk in Indonesian Banking ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Determinants of Banking Stock Returns The Moderating Role of Corporate Social Responsibility and Fraud Risk in Indonesian Banking ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51633-risiko-reputasi-parsial-persepsi-r</link>
	<guid isPermaLink="false">e2ba626245ee43cc31e0b8683766e1ad</guid>
	<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 07:00:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ evidence non ]]></category>
	<category><![CDATA[ credit risk ]]></category>
	<category><![CDATA[ gijea index ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[credit,evidence,gijea,index,non,risk]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi ESG (Environmental, Social, Governance) memodifikasi hubungan antara ERM dan pengembalian saham serta dampaknya terhadap persepsi risiko investor di pasar modal Indonesia. Selanjutnya, studi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Determinants of Banking Stock Returns: The Moderating Role of Corporate Social Responsibility and Fraud Risk in Indonesian Banking: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi ESG (Environmental, Social, Governance) memodifikasi hubungan antara ERM dan pengembalian saham serta dampaknya terhadap persepsi risiko investor di pasar modal Indonesia. Selanjutnya, studi kuantitatif dapat membandingkan efek struktur kepemilikan, baik pemerintah maupun swasta, terhadap sensitivitas pengembalian saham terhadap volatilitas ekonomi makro, sehingga memetakan peran institusi dalam mendorong stabilitas sistem keuangan. Akhirnya, penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dapat menginvestigasi strategi pencegahan penipuan dan prosedur audit internal di bank-bank besar, untuk menilai efektivitas regulasi RBBR dalam mengurangi risiko reputasi dan dampaknya terhadap nilai pasar.. Penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan dan penerapan Enterprise Risk Management mencerminkan sinyal risiko tinggi bagi investor, sehingga menurunkan pengembalian saham.Sebaliknya, kepemilikan pemerintah dan Rating Bank Berbasis Risiko secara positif meningkatkan kepercayaan investor, khususnya dalam kondisi ketidakpastian.CSR dan risiko penipuan berfungsi sebagai mekanisme moderasi, menyamaratakan dampak ERM dan memperkuat signal kepemilikan pemerintah serta RBBR Penelitian ini meneliti pengaruh kinerja keuangan, Enterprise Risk Management (ERM), struktur kepemilikan pemerintah, dan Risk-Based Bank Rating (RBBR) terhadap pengembalian saham bank, dengan Corporate Social Responsibility (CSR) dan risiko penipuan berperan sebagai variabel moderasi. Data panel 27 bank terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015Ac2021 dianalisis menggunakan regresi panel dan Analisis Regresi Moderasi (MRA) melalui pendekatan Panel EGLS. Hasilnya menunjukkan bahwa kinerja keuangan dan ERM memiliki dampak negatif pada pengembalian saham, sedangkan kepemilikan pemerintah dan RBBR berpengaruh positif. CSR secara signifikan memoderasi hubungan antara ERM dan pengembalian saham serta memperkuat pengaruh kepemilikan pemerintah. Risiko penipuan mempengaruhi hubungan ERM, tetapi tidak secara langsung mempengaruhi pengembalian saham. Penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/f/risiko-reputasi-parsial-persepsi-nilai-pasar-saham-thumb-451e2.webp" title="JURIS - Determinants of Banking Stock Returns: The Moderating Role of Corporate Social Responsibility and Fraud Risk in Indonesian Banking" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/risiko-reputasi-parsial-persepsi-nilai-pasar-saham-thumb-451e2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/risiko-reputasi-parsial-persepsi-nilai-pasar-saham-thumb-451e2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/risiko-reputasi-parsial-persepsi-nilai-pasar-saham-thumb-451e2.webp 1x" title="JURIS - Determinants of Banking Stock Returns: The Moderating Role of Corporate Social Responsibility and Fraud Risk in Indonesian Banking" alt="JURIS - Determinants of Banking Stock Returns: The Moderating Role of Corporate Social Responsibility and Fraud Risk in Indonesian Banking" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/f/risiko-reputasi-parsial-persepsi-nilai-pasar-saham-thumb-0c8b6.webp" title="JURIS - Determinants of Banking Stock Returns: The Moderating Role of Corporate Social Responsibility and Fraud Risk in Indonesian Banking" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/risiko-reputasi-parsial-persepsi-nilai-pasar-saham-thumb-0c8b6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/risiko-reputasi-parsial-persepsi-nilai-pasar-saham-thumb-0c8b6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/risiko-reputasi-parsial-persepsi-nilai-pasar-saham-thumb-0c8b6.webp 1x" title="JURIS - Determinants of Banking Stock Returns: The Moderating Role of Corporate Social Responsibility and Fraud Risk in Indonesian Banking" alt="JURIS - Determinants of Banking Stock Returns: The Moderating Role of Corporate Social Responsibility and Fraud Risk in Indonesian Banking" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/f/risiko-reputasi-parsial-persepsi-nilai-pasar-saham-thumb-22e10.webp" title="JURIS - Determinants of Banking Stock Returns: The Moderating Role of Corporate Social Responsibility and Fraud Risk in Indonesian Banking" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/risiko-reputasi-parsial-persepsi-nilai-pasar-saham-thumb-22e10.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/risiko-reputasi-parsial-persepsi-nilai-pasar-saham-thumb-22e10.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/risiko-reputasi-parsial-persepsi-nilai-pasar-saham-thumb-22e10.webp 1x" title="JURIS - Determinants of Banking Stock Returns: The Moderating Role of Corporate Social Responsibility and Fraud Risk in Indonesian Banking" alt="JURIS - Determinants of Banking Stock Returns: The Moderating Role of Corporate Social Responsibility and Fraud Risk in Indonesian Banking" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51633-risiko-reputasi-parsial-persepsi-r" title="JURIS - Determinants of Banking Stock Returns: The Moderating Role of Corporate Social Responsibility and Fraud Risk in Indonesian Banking" target="_blank">Determinants of Banking Stock Returns: The Moderating Role of Corporate Social Responsibility and Fraud Risk in Indonesian Banking</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi ESG (Environmental, Social, Governance) memodifikasi hubungan antara ERM dan pengembalian saham serta dampaknya terhadap persepsi risiko investor di pasar modal Indonesia. Selanjutnya, studi kuantitatif dapat membandingkan efek struktur kepemilikan, baik pemerintah maupun swasta, terhadap sensitivitas pengembalian saham terhadap volatilitas ekonomi makro, sehingga memetakan peran institusi dalam mendorong stabilitas sistem keuangan. Akhirnya, penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dapat menginvestigasi strategi pencegahan penipuan dan prosedur audit internal di bank-bank besar, untuk menilai efektivitas regulasi RBBR dalam mengurangi risiko reputasi dan dampaknya terhadap nilai pasar..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan dan penerapan Enterprise Risk Management mencerminkan sinyal risiko tinggi bagi investor, sehingga menurunkan pengembalian saham.Sebaliknya, kepemilikan pemerintah dan Rating Bank Berbasis Risiko secara positif meningkatkan kepercayaan investor, khususnya dalam kondisi ketidakpastian.CSR dan risiko penipuan berfungsi sebagai mekanisme moderasi, menyamaratakan dampak ERM dan memperkuat signal kepemilikan pemerintah serta RBBR
<br>Penelitian ini meneliti pengaruh kinerja keuangan, Enterprise Risk Management (ERM), struktur kepemilikan pemerintah, dan Risk-Based Bank Rating (RBBR) terhadap pengembalian saham bank, dengan Corporate Social Responsibility (CSR) dan risiko penipuan berperan sebagai variabel moderasi. Data panel 27 bank terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015Ac2021 dianalisis menggunakan regresi panel dan Analisis Regresi Moderasi (MRA) melalui pendekatan Panel EGLS. Hasilnya menunjukkan bahwa kinerja keuangan dan ERM memiliki dampak negatif pada pengembalian saham, sedangkan kepemilikan pemerintah dan RBBR berpengaruh positif. CSR secara signifikan memoderasi hubungan antara ERM dan pengembalian saham serta memperkuat pengaruh kepemilikan pemerintah. Risiko penipuan mempengaruhi hubungan ERM, tetapi tidak secara langsung mempengaruhi pengembalian saham. Penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/f/risiko-reputasi-parsial-persepsi-nilai-pasar-saham-thumb-451e2.webp" type="image/webp" length="95210" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/risiko-reputasi-parsial-persepsi-nilai-pasar-saham-thumb-451e2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/risiko-reputasi-parsial-persepsi-nilai-pasar-saham-thumb-0c8b6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/risiko-reputasi-parsial-persepsi-nilai-pasar-saham-thumb-22e10.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-689-e-greenation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1423-greenation-international-journal-economics-accounting.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Role of Brand Image in Mediating the Effects of Price and Product Quality on Purchase Decisions ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Role of Brand Image in Mediating the Effects of Price and Product Quality on Purchase Decisions ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Role of Brand Image in Mediating the Effects of Price and Product Quality on Purchase Decisions ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51627-sosial-konsumen-analisis-persepsi-perseps</link>
	<guid isPermaLink="false">4b6885b1efce1568390ee4ecf0c6297e</guid>
	<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 06:45:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ gijtm index ]]></category>
	<category><![CDATA[ gijtm email ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[email,gijtm,index]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana persepsi konsumen terhadap layanan purna jual memoderasi pengaruh citra merek terhadap keputusan pembelian pada segmen sepeda motor kelas menengah, dengan menggunakan desain survei longitudinal untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Role of Brand Image in Mediating the Effects of Price and Product Quality on Purchase Decisions: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana persepsi konsumen terhadap layanan purna jual memoderasi pengaruh citra merek terhadap keputusan pembelian pada segmen sepeda motor kelas menengah, dengan menggunakan desain survei longitudinal untuk mengidentifikasi perubahan persepsi seiring waktu. Selanjutnya, studi komparatif antara merek domestik dan internasional dapat menilai apakah mekanisme mediasi citra merek antara harga, kualitas produk, dan keputusan pembelian bersifat universal atau dipengaruhi oleh faktor budaya, sehingga memperluas generalisasi temuan. Penelitian eksperimental yang menguji efek kombinasi strategi harga dinamis dan kampanye pemasaran digital terhadap pembentukan citra merek dapat memberikan wawasan praktis tentang cara optimalisasi interaksi antara faktor rasional dan emosional dalam mempengaruhi perilaku konsumen. Selain itu, analisis jaringan sosial konsumen dapat mengungkap peran rekomendasi teman dan influencer dalam memperkuat citra merek serta memediasi hubungan antara variabel harga dan kualitas dengan keputusan pembelian. Akhirnya, pendekatan mixedAcmethods yang menggabungkan data kuantitatif dan wawancara mendalam dapat membantu mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang mempengaruhi efektivitas strategi branding di pasar motor Indonesia.. Penelitian menunjukkan bahwa harga dan kualitas produk merupakan determinan utama keputusan pembelian, namun pengaruhnya diperkuat secara signifikan oleh citra merek yang berperan sebagai mediator strategis.Citra merek yang kuat memungkinkan konsumen menilai harga sebagai adil dan kualitas produk sebagai kredibel, sehingga mengurangi ketidakpastian dan risiko dalam proses keputusan.Oleh karena itu, perusahaan harus mengintegrasikan strategi harga kompetitif, peningkatan kualitas, dan pembangunan citra merek yang konsisten untuk mencapai keunggulan kompetitif berkelanjutan Penelitian ini dilakukan mengingat peningkatan persaingan dalam industri sepeda motor, dimana perusahaan harus memahami faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Subjek penelitian adalah konsumen sepeda motor Honda di Alseda Motor Dealer, Indramayu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian, dengan citra merek sebagai variabel mediasi. Metode kuantitatif dengan pendekatan survei diterapkan; data dikumpulkan dari 100 responden melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling dengan Partial Least Squares. Hasil menunjukkan bahwa harga, kualitas produk, dan citra merek memiliki pengaruh... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/4/sosial-konsumen-analisis-persepsi-sepeda-motor-mer-thumb-0fb87.webp" title="JURIS - The Role of Brand Image in Mediating the Effects of Price and Product Quality on Purchase Decisions" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/sosial-konsumen-analisis-persepsi-sepeda-motor-mer-thumb-0fb87.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/sosial-konsumen-analisis-persepsi-sepeda-motor-mer-thumb-0fb87.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/sosial-konsumen-analisis-persepsi-sepeda-motor-mer-thumb-0fb87.webp 1x" title="JURIS - The Role of Brand Image in Mediating the Effects of Price and Product Quality on Purchase Decisions" alt="JURIS - The Role of Brand Image in Mediating the Effects of Price and Product Quality on Purchase Decisions" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/sosial-konsumen-analisis-persepsi-sepeda-motor-mer-thumb-a1069.webp" title="JURIS - The Role of Brand Image in Mediating the Effects of Price and Product Quality on Purchase Decisions" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/sosial-konsumen-analisis-persepsi-sepeda-motor-mer-thumb-a1069.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/sosial-konsumen-analisis-persepsi-sepeda-motor-mer-thumb-a1069.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/sosial-konsumen-analisis-persepsi-sepeda-motor-mer-thumb-a1069.webp 1x" title="JURIS - The Role of Brand Image in Mediating the Effects of Price and Product Quality on Purchase Decisions" alt="JURIS - The Role of Brand Image in Mediating the Effects of Price and Product Quality on Purchase Decisions" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/sosial-konsumen-analisis-persepsi-sepeda-motor-mer-thumb-51598.webp" title="JURIS - The Role of Brand Image in Mediating the Effects of Price and Product Quality on Purchase Decisions" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/sosial-konsumen-analisis-persepsi-sepeda-motor-mer-thumb-51598.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/sosial-konsumen-analisis-persepsi-sepeda-motor-mer-thumb-51598.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/sosial-konsumen-analisis-persepsi-sepeda-motor-mer-thumb-51598.webp 1x" title="JURIS - The Role of Brand Image in Mediating the Effects of Price and Product Quality on Purchase Decisions" alt="JURIS - The Role of Brand Image in Mediating the Effects of Price and Product Quality on Purchase Decisions" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51627-sosial-konsumen-analisis-persepsi-perseps" title="JURIS - The Role of Brand Image in Mediating the Effects of Price and Product Quality on Purchase Decisions" target="_blank">The Role of Brand Image in Mediating the Effects of Price and Product Quality on Purchase Decisions</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana persepsi konsumen terhadap layanan purna jual memoderasi pengaruh citra merek terhadap keputusan pembelian pada segmen sepeda motor kelas menengah, dengan menggunakan desain survei longitudinal untuk mengidentifikasi perubahan persepsi seiring waktu. Selanjutnya, studi komparatif antara merek domestik dan internasional dapat menilai apakah mekanisme mediasi citra merek antara harga, kualitas produk, dan keputusan pembelian bersifat universal atau dipengaruhi oleh faktor budaya, sehingga memperluas generalisasi temuan. Penelitian eksperimental yang menguji efek kombinasi strategi harga dinamis dan kampanye pemasaran digital terhadap pembentukan citra merek dapat memberikan wawasan praktis tentang cara optimalisasi interaksi antara faktor rasional dan emosional dalam mempengaruhi perilaku konsumen. Selain itu, analisis jaringan sosial konsumen dapat mengungkap peran rekomendasi teman dan influencer dalam memperkuat citra merek serta memediasi hubungan antara variabel harga dan kualitas dengan keputusan pembelian. Akhirnya, pendekatan mixedAcmethods yang menggabungkan data kuantitatif dan wawancara mendalam dapat membantu mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang mempengaruhi efektivitas strategi branding di pasar motor Indonesia..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa harga dan kualitas produk merupakan determinan utama keputusan pembelian, namun pengaruhnya diperkuat secara signifikan oleh citra merek yang berperan sebagai mediator strategis.Citra merek yang kuat memungkinkan konsumen menilai harga sebagai adil dan kualitas produk sebagai kredibel, sehingga mengurangi ketidakpastian dan risiko dalam proses keputusan.Oleh karena itu, perusahaan harus mengintegrasikan strategi harga kompetitif, peningkatan kualitas, dan pembangunan citra merek yang konsisten untuk mencapai keunggulan kompetitif berkelanjutan
<br>Penelitian ini dilakukan mengingat peningkatan persaingan dalam industri sepeda motor, dimana perusahaan harus memahami faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Subjek penelitian adalah konsumen sepeda motor Honda di Alseda Motor Dealer, Indramayu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian, dengan citra merek sebagai variabel mediasi. Metode kuantitatif dengan pendekatan survei diterapkan; data dikumpulkan dari 100 responden melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling dengan Partial Least Squares. Hasil menunjukkan bahwa harga, kualitas produk, dan citra merek memiliki pengaruh...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/4/sosial-konsumen-analisis-persepsi-sepeda-motor-mer-thumb-a1069.webp" type="image/webp" length="108512" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/sosial-konsumen-analisis-persepsi-sepeda-motor-mer-thumb-0fb87.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/sosial-konsumen-analisis-persepsi-sepeda-motor-mer-thumb-a1069.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/sosial-konsumen-analisis-persepsi-sepeda-motor-mer-thumb-51598.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-689-e-greenation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1424-greenation-international-journal-tourism-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Influence of Digital Financial Literacy and E Payment Adoption on Financial Inclusion with Financial Behavior as a Mediating Variable in Generation Z ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Influence of Digital Financial Literacy and E Payment Adoption on Financial Inclusion with Financial Behavior as a Mediating Variable in Generation Z ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Influence of Digital Financial Literacy and E Payment Adoption on Financial Inclusion with Financial Behavior as a Mediating Variable in Generation Z ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-51624-inklusi-keuangan-sosial-digital-p</link>
	<guid isPermaLink="false">33241fce37fd3f952ca390b556e76544</guid>
	<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 06:35:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ gijtm index ]]></category>
	<category><![CDATA[ gijtm email ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[email,gijtm,index]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat meneliti perbedaan pengaruh literasi keuangan digital dan adopsi eAcpayment terhadap inklusi keuangan di berbagai provinsi Indonesia, sehingga dapat mengidentifikasi faktor regional yang memoderasi hubungan tersebut. Selanjutnya, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Influence of Digital Financial Literacy and E-Payment Adoption on Financial Inclusion with Financial Behavior as a Mediating Variable in Generation Z: Penelitian lanjutan dapat meneliti perbedaan pengaruh literasi keuangan digital dan adopsi eAcpayment terhadap inklusi keuangan di berbagai provinsi Indonesia, sehingga dapat mengidentifikasi faktor regional yang memoderasi hubungan tersebut. Selanjutnya, studi dapat menambahkan variabel kepercayaan terhadap layanan keuangan digital, persepsi risiko, dan pengaruh sosial sebagai mediar atau moderator, untuk memahami mekanisme yang lebih kompleks dalam meningkatkan inklusi keuangan generasi Z. Selain itu, dilakukan penelitian longitudinal dengan mengikuti perubahan literasi keuangan digital dan perilaku keuangan individu selama beberapa tahun, guna mengevaluasi dampak jangka panjang terhadap partisipasi dalam layanan keuangan formal. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang dinamika inklusi keuangan digital dan membantu pembuat kebijakan merumuskan strategi yang lebih efektif.. Penelitian ini menunjukkan bahwa literasi keuangan digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan serta inklusi keuangan generasi Z, sedangkan adopsi eAcpayment berpengaruh positif terhadap inklusi keuangan namun tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku keuangan.Perilaku keuangan tidak berfungsi sebagai mediator antara literasi keuangan digital atau adopsi eAcpayment dengan inklusi keuangan, sehingga peningkatan literasi digital dan penggunaan eAcpayment secara langsung meningkatkan inklusi keuangan tanpa melalui perubahan perilaku keuangan.Temuan ini menegaskan pentingnya fokus pada peningkatan literasi keuangan digital dan penyebaran eAcpayment untuk memperluas inklusi keuangan generasi Z di Indonesia Perkembangan teknologi keuangan digital yang terus meningkat telah mengubah akses dan perilaku keuangan, khususnya di kalangan generasi muda yang aktif menggunakan layanan keuangan digital. Di Indonesia, transformasi ini disertai upaya memperluas inklusi keuangan, namun tantangan tetap ada karena tingkat literasi keuangan yang tidak merata di masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengaruh Literasi Keuangan Digital dan penggunaan sistem EAcPayment terhadap Inklusi Keuangan, dengan Perilaku... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/8/inklusi-keuangan-sosial-digital-pengaruh-literasi-thumb-535eb.webp" title="JURIS - The Influence of Digital Financial Literacy and E-Payment Adoption on Financial Inclusion with Financial Behavior as a Mediating Variable in Generation Z" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/8/inklusi-keuangan-sosial-digital-pengaruh-literasi-thumb-535eb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/8/inklusi-keuangan-sosial-digital-pengaruh-literasi-thumb-535eb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/8/inklusi-keuangan-sosial-digital-pengaruh-literasi-thumb-535eb.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Digital Financial Literacy and E-Payment Adoption on Financial Inclusion with Financial Behavior as a Mediating Variable in Generation Z" alt="JURIS - The Influence of Digital Financial Literacy and E-Payment Adoption on Financial Inclusion with Financial Behavior as a Mediating Variable in Generation Z" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/8/inklusi-keuangan-sosial-digital-pengaruh-literasi-thumb-103f3.webp" title="JURIS - The Influence of Digital Financial Literacy and E-Payment Adoption on Financial Inclusion with Financial Behavior as a Mediating Variable in Generation Z" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/8/inklusi-keuangan-sosial-digital-pengaruh-literasi-thumb-103f3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/8/inklusi-keuangan-sosial-digital-pengaruh-literasi-thumb-103f3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/8/inklusi-keuangan-sosial-digital-pengaruh-literasi-thumb-103f3.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Digital Financial Literacy and E-Payment Adoption on Financial Inclusion with Financial Behavior as a Mediating Variable in Generation Z" alt="JURIS - The Influence of Digital Financial Literacy and E-Payment Adoption on Financial Inclusion with Financial Behavior as a Mediating Variable in Generation Z" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/8/inklusi-keuangan-sosial-digital-pengaruh-literasi-thumb-a82b9.webp" title="JURIS - The Influence of Digital Financial Literacy and E-Payment Adoption on Financial Inclusion with Financial Behavior as a Mediating Variable in Generation Z" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/8/inklusi-keuangan-sosial-digital-pengaruh-literasi-thumb-a82b9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/8/inklusi-keuangan-sosial-digital-pengaruh-literasi-thumb-a82b9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/8/inklusi-keuangan-sosial-digital-pengaruh-literasi-thumb-a82b9.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Digital Financial Literacy and E-Payment Adoption on Financial Inclusion with Financial Behavior as a Mediating Variable in Generation Z" alt="JURIS - The Influence of Digital Financial Literacy and E-Payment Adoption on Financial Inclusion with Financial Behavior as a Mediating Variable in Generation Z" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51624-inklusi-keuangan-sosial-digital-p" title="JURIS - The Influence of Digital Financial Literacy and E-Payment Adoption on Financial Inclusion with Financial Behavior as a Mediating Variable in Generation Z" target="_blank">The Influence of Digital Financial Literacy and E-Payment Adoption on Financial Inclusion with Financial Behavior as a Mediating Variable in Generation Z</a>: Penelitian lanjutan dapat meneliti perbedaan pengaruh literasi keuangan digital dan adopsi eAcpayment terhadap inklusi keuangan di berbagai provinsi Indonesia, sehingga dapat mengidentifikasi faktor regional yang memoderasi hubungan tersebut. Selanjutnya, studi dapat menambahkan variabel kepercayaan terhadap layanan keuangan digital, persepsi risiko, dan pengaruh sosial sebagai mediar atau moderator, untuk memahami mekanisme yang lebih kompleks dalam meningkatkan inklusi keuangan generasi Z. Selain itu, dilakukan penelitian longitudinal dengan mengikuti perubahan literasi keuangan digital dan perilaku keuangan individu selama beberapa tahun, guna mengevaluasi dampak jangka panjang terhadap partisipasi dalam layanan keuangan formal. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang dinamika inklusi keuangan digital dan membantu pembuat kebijakan merumuskan strategi yang lebih efektif..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa literasi keuangan digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan serta inklusi keuangan generasi Z, sedangkan adopsi eAcpayment berpengaruh positif terhadap inklusi keuangan namun tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku keuangan.Perilaku keuangan tidak berfungsi sebagai mediator antara literasi keuangan digital atau adopsi eAcpayment dengan inklusi keuangan, sehingga peningkatan literasi digital dan penggunaan eAcpayment secara langsung meningkatkan inklusi keuangan tanpa melalui perubahan perilaku keuangan.Temuan ini menegaskan pentingnya fokus pada peningkatan literasi keuangan digital dan penyebaran eAcpayment untuk memperluas inklusi keuangan generasi Z di Indonesia
<br>Perkembangan teknologi keuangan digital yang terus meningkat telah mengubah akses dan perilaku keuangan, khususnya di kalangan generasi muda yang aktif menggunakan layanan keuangan digital. Di Indonesia, transformasi ini disertai upaya memperluas inklusi keuangan, namun tantangan tetap ada karena tingkat literasi keuangan yang tidak merata di masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengaruh Literasi Keuangan Digital dan penggunaan sistem EAcPayment terhadap Inklusi Keuangan, dengan Perilaku...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/8/inklusi-keuangan-sosial-digital-pengaruh-literasi-thumb-a82b9.webp" type="image/webp" length="102708" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/8/inklusi-keuangan-sosial-digital-pengaruh-literasi-thumb-535eb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/8/inklusi-keuangan-sosial-digital-pengaruh-literasi-thumb-103f3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/8/inklusi-keuangan-sosial-digital-pengaruh-literasi-thumb-a82b9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-689-e-greenation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1424-greenation-international-journal-tourism-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Fri, 26 Jun 2026 10:41:16 +0700. 24 items. Served in: 8.447 seconds [rss] -->
