<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.120-9jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.120-9jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Thu, 09 Jul 2026 19:24:26 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 19:24:26 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-09T19:24:26+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Menakar Kesuksesan Penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dalam Melahirkan Generasi Berkarakter Toleran dan Inklusif ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Menakar Kesuksesan Penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dalam Melahirkan Generasi Berkarakter Toleran dan Inklusif ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Menakar Kesuksesan Penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dalam Melahirkan Generasi Berkarakter Toleran dan Inklusif ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53832-inklusif-siswa-budaya-sekolah-kurikulum-pendidikan</link>
	<guid isPermaLink="false">aabbbe2bc5258f30248d886e1a38b0ae</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 18:37:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ 2 kubu raya ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[2,counter,flag,focus,kubu,raya,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperdalam pemahaman tentang efektivitas Kurikulum Berbasis Cinta, penelitian kuantitatif dapat dilakukan pada berbagai jenjang pendidikan dan wilayah geografis di Indonesia guna mengukur dampak terhadap sikap toleransi dan inklusif siswa secara ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Menakar Kesuksesan Penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dalam Melahirkan Generasi Berkarakter Toleran dan Inklusif: Untuk memperdalam pemahaman tentang efektivitas Kurikulum Berbasis Cinta, penelitian kuantitatif dapat dilakukan pada berbagai jenjang pendidikan dan wilayah geografis di Indonesia guna mengukur dampak terhadap sikap toleransi dan inklusif siswa secara empiris. Selanjutnya, penelitian tindakan di sekolah-sekolah dapat mengeksplorasi proses internalisasi nilai cinta, toleransi, dan inklusivitas oleh peserta didik serta perubahan budaya sekolah yang terjadi, sehingga dapat menghasilkan model praktik yang dapat direplikasi. Selain itu, studi komparatif lintas budaya dan lintas agama dapat mengidentifikasi adaptasi kurikulum yang diperlukan untuk konteks multikultural, guna mengembangkan kerangka kerja pendidikan yang fleksibel namun tetap berlandaskan nilai cinta. Penelitian-penelitian ini akan memberikan bukti empiris yang kuat, membantu pembuat kebijakan merumuskan pedoman implementasi yang lebih terarah, dan memberikan panduan praktis bagi guru dalam menerapkan pendekatan pedagogik yang humanistik. Dengan melibatkan stakeholder seperti orang tua, lembaga keagamaan, dan komunitas lokal, studi lanjutan dapat menilai kontribusi masing-masing pihak dalam memperkuat nilai-nilai cinta dan inklusivitas dalam lingkungan pendidikan.. Penelitian menunjukkan bahwa cinta dapat bertransformasi menjadi fondasi pedagogis dalam pendidikan agama untuk membangun karakter toleran dan inklusif, serta berfungsi sebagai mekanisme pedagogis yang menembus sekat keagamaan dan ideologis.Temuan tersebut membuka ruang bagi penguatan kompetensi guru dalam mengimplementasikan nilai kasih, dialog, dan empati, sekaligus memperluas horizon teoritis tentang pendidikan inklusif dan toleran.Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta memerlukan kesiapan guru, lingkungan, dan kebijakan yang mendukung nilai kemanusiaan lintas iman Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kecenderungan eksklusivisme dalam pendidikan agama yang berdampak pada menurunnya sikap toleran dan inklusif peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah mengukur potensi keberhasilan penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dalam membentuk karakter generasi yang toleran dan inklusif. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dengan menelaah buku, jurnal, dan laporan ilmiah relevan yang membahas hubungan antara cinta, pendidikan, dan pembentukan karakter. Data dianalisis menggunakan teknik analisis konten untuk menemukan pola makna dan relevansi nilai cinta... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/b/inklusif-siswa-budaya-sekolah-kurikulum-pendidikan-thumb-f0b85.webp" title="JURIS - Menakar Kesuksesan Penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dalam Melahirkan Generasi Berkarakter Toleran dan Inklusif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/inklusif-siswa-budaya-sekolah-kurikulum-pendidikan-thumb-f0b85.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/inklusif-siswa-budaya-sekolah-kurikulum-pendidikan-thumb-f0b85.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/inklusif-siswa-budaya-sekolah-kurikulum-pendidikan-thumb-f0b85.webp 1x" title="JURIS - Menakar Kesuksesan Penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dalam Melahirkan Generasi Berkarakter Toleran dan Inklusif" alt="JURIS - Menakar Kesuksesan Penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dalam Melahirkan Generasi Berkarakter Toleran dan Inklusif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/inklusif-siswa-budaya-sekolah-kurikulum-pendidikan-thumb-bc603.webp" title="JURIS - Menakar Kesuksesan Penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dalam Melahirkan Generasi Berkarakter Toleran dan Inklusif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/inklusif-siswa-budaya-sekolah-kurikulum-pendidikan-thumb-bc603.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/inklusif-siswa-budaya-sekolah-kurikulum-pendidikan-thumb-bc603.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/inklusif-siswa-budaya-sekolah-kurikulum-pendidikan-thumb-bc603.webp 1x" title="JURIS - Menakar Kesuksesan Penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dalam Melahirkan Generasi Berkarakter Toleran dan Inklusif" alt="JURIS - Menakar Kesuksesan Penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dalam Melahirkan Generasi Berkarakter Toleran dan Inklusif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/inklusif-siswa-budaya-sekolah-kurikulum-pendidikan-thumb-d3c47.webp" title="JURIS - Menakar Kesuksesan Penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dalam Melahirkan Generasi Berkarakter Toleran dan Inklusif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/inklusif-siswa-budaya-sekolah-kurikulum-pendidikan-thumb-d3c47.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/inklusif-siswa-budaya-sekolah-kurikulum-pendidikan-thumb-d3c47.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/inklusif-siswa-budaya-sekolah-kurikulum-pendidikan-thumb-d3c47.webp 1x" title="JURIS - Menakar Kesuksesan Penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dalam Melahirkan Generasi Berkarakter Toleran dan Inklusif" alt="JURIS - Menakar Kesuksesan Penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dalam Melahirkan Generasi Berkarakter Toleran dan Inklusif" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53832-inklusif-siswa-budaya-sekolah-kurikulum-pendidikan" title="JURIS - Menakar Kesuksesan Penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dalam Melahirkan Generasi Berkarakter Toleran dan Inklusif" target="_blank">Menakar Kesuksesan Penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dalam Melahirkan Generasi Berkarakter Toleran dan Inklusif</a>: Untuk memperdalam pemahaman tentang efektivitas Kurikulum Berbasis Cinta, penelitian kuantitatif dapat dilakukan pada berbagai jenjang pendidikan dan wilayah geografis di Indonesia guna mengukur dampak terhadap sikap toleransi dan inklusif siswa secara empiris. Selanjutnya, penelitian tindakan di sekolah-sekolah dapat mengeksplorasi proses internalisasi nilai cinta, toleransi, dan inklusivitas oleh peserta didik serta perubahan budaya sekolah yang terjadi, sehingga dapat menghasilkan model praktik yang dapat direplikasi. Selain itu, studi komparatif lintas budaya dan lintas agama dapat mengidentifikasi adaptasi kurikulum yang diperlukan untuk konteks multikultural, guna mengembangkan kerangka kerja pendidikan yang fleksibel namun tetap berlandaskan nilai cinta. Penelitian-penelitian ini akan memberikan bukti empiris yang kuat, membantu pembuat kebijakan merumuskan pedoman implementasi yang lebih terarah, dan memberikan panduan praktis bagi guru dalam menerapkan pendekatan pedagogik yang humanistik. Dengan melibatkan stakeholder seperti orang tua, lembaga keagamaan, dan komunitas lokal, studi lanjutan dapat menilai kontribusi masing-masing pihak dalam memperkuat nilai-nilai cinta dan inklusivitas dalam lingkungan pendidikan..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa cinta dapat bertransformasi menjadi fondasi pedagogis dalam pendidikan agama untuk membangun karakter toleran dan inklusif, serta berfungsi sebagai mekanisme pedagogis yang menembus sekat keagamaan dan ideologis.Temuan tersebut membuka ruang bagi penguatan kompetensi guru dalam mengimplementasikan nilai kasih, dialog, dan empati, sekaligus memperluas horizon teoritis tentang pendidikan inklusif dan toleran.Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta memerlukan kesiapan guru, lingkungan, dan kebijakan yang mendukung nilai kemanusiaan lintas iman
<br>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kecenderungan eksklusivisme dalam pendidikan agama yang berdampak pada menurunnya sikap toleran dan inklusif peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah mengukur potensi keberhasilan penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dalam membentuk karakter generasi yang toleran dan inklusif. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dengan menelaah buku, jurnal, dan laporan ilmiah relevan yang membahas hubungan antara cinta, pendidikan, dan pembentukan karakter. Data dianalisis menggunakan teknik analisis konten untuk menemukan pola makna dan relevansi nilai cinta...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/b/inklusif-siswa-budaya-sekolah-kurikulum-pendidikan-thumb-d3c47.webp" type="image/webp" length="89640" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/inklusif-siswa-budaya-sekolah-kurikulum-pendidikan-thumb-f0b85.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/inklusif-siswa-budaya-sekolah-kurikulum-pendidikan-thumb-bc603.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/inklusif-siswa-budaya-sekolah-kurikulum-pendidikan-thumb-d3c47.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3092-stakatnpontianak.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12629-vocat-jurnal-pendidikan-katolik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Studi Desktiptif Tentang Motivasi Orang Tua Memilih Sekolah Katolik untuk Membentuk Sikap Pluralisme Siswa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Studi Desktiptif Tentang Motivasi Orang Tua Memilih Sekolah Katolik untuk Membentuk Sikap Pluralisme Siswa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Studi Desktiptif Tentang Motivasi Orang Tua Memilih Sekolah Katolik untuk Membentuk Sikap Pluralisme Siswa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53831-area-sekolah-katolik-keadilan-sosial-tua-siswa</link>
	<guid isPermaLink="false">7bed8a28a282a1ae5f60493edb816b2b</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 18:37:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ 2 kubu raya ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[2,counter,flag,focus,kubu,raya,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar sekolah katolik memperkuat program pembinaan iman yang terintegrasi dengan nilai kemanusiaan universal melalui kegiatan lintas iman, pengabdian sosial, dan pendidikan karakter berbasis kasih. Upaya ini tidak ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Studi Desktiptif Tentang Motivasi Orang Tua Memilih Sekolah Katolik untuk Membentuk Sikap Pluralisme Siswa: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar sekolah katolik memperkuat program pembinaan iman yang terintegrasi dengan nilai kemanusiaan universal melalui kegiatan lintas iman, pengabdian sosial, dan pendidikan karakter berbasis kasih. Upaya ini tidak hanya mempertegas identitas katolik yang berpihak pada kemanusiaan dan keadilan sosial, tetapi juga meningkatkan daya tawar sekolah katolik sebagai lembaga pendidikan yang relevan, terbuka, dan transformatif. Selain itu, sekolah katolik perlu terus memperkuat strategi pedagogis yang menekankan dialog lintas iman, kolaborasi dengan keluarga, serta keterlibatan aktif dalam isu-isu sosial di lingkungan lokal. Pendidikan katolik diharapkan tidak berhenti pada ranah kognitif dan religius, tetapi juga mampu membangun kesadaran sosial dan tanggung jawab ekologis peserta didik sebagai wujud nyata iman yang bekerja dalam kasih. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip dalam dokumen Gereja diimplementasikan secara konkret dalam praktik pendidikan di konteks Indonesia yang majemuk, serta bagaimana sekolah katolik dapat menjadi model pendidikan yang humanis, transformatif, dan relevan dengan tantangan zaman.. Penelitian ini menegaskan bahwa motivasi orang tua dalam memilih sekolah katolik berakar pada harapan akan terbentuknya anak yang berkarakter kuat, disiplin, dan terbuka terhadap pluralisme.Sekolah katolik dipandang tidak hanya sebagai lembaga akademik, tetapi juga sebagai mitra pendidikan keluarga dalam menanamkan nilai-nilai moral, spiritual, dan sosial.Walaupun terdapat tantangan seperti biaya, isu inklusivitas, dan kekhawatiran ideologis, sekolah katolik tetap memiliki daya tarik karena konsistensinya dalam menanamkan nilai cinta kasih, keterbukaan, dan penghargaan terhadap keberagaman.Hal ini sejalan dengan semangat Gravissimum Educationis, yang menyebut bahwa pendidikan harus menuntun manusia menuju perkembangan yang utuh dan partisipatif dalam masyarakat.Dalam perspektif teori, temuan ini mendukung gagasan Durkheim mengenai pendidikan sebagai mekanisme sosial untuk menjaga solidaritas dan keteraturan dalam masyarakat yang plural.Sementara itu, dari perspektif Freire, peran sekolah Katolik mencerminkan praktik pendidikan yang dialogis, membebaskan, serta mendorong kesadaran kritis anak terhadap realitas sosial dan keberagaman Penelitian ini bertujuan untuk memahami motivasi orang tua dalam memilih sekolah Katolik sebagai sarana pembentukan sikap inklusif terhadap perbedaan sosial pada anak, khususnya dalam konteks masyarakat Indonesia yang multikultural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain naratif. Sementara itu, teknik purposive sampling digunakan untuk memilih lima orang tua siswa yang terlibat dalam penelitian. Wawancara mendalam dilakukan kepada orang tua siswa di SMK Pius X Magelang, Jawa Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi orang tua memilih sekolah Katolik tidak hanya karena reputasi akademik, tetapi juga karena nilai-nilai disiplin, moralitas, keterbukaan, dan cinta kasih yang ditanamkan. Meskipun demikian, terdapat tantangan yang dihadapi, seperti biaya pendidikan yang relatif tinggi, isu eksklusivitas, hingga kekhawatiran akan kristenisasi.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/7/area-sekolah-katolik-keadilan-sosial-tua-siswa-mas-thumb-4c6da.webp" title="JURIS - Studi Desktiptif Tentang Motivasi Orang Tua Memilih Sekolah Katolik untuk Membentuk Sikap Pluralisme Siswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/area-sekolah-katolik-keadilan-sosial-tua-siswa-mas-thumb-4c6da.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/area-sekolah-katolik-keadilan-sosial-tua-siswa-mas-thumb-4c6da.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/area-sekolah-katolik-keadilan-sosial-tua-siswa-mas-thumb-4c6da.webp 1x" title="JURIS - Studi Desktiptif Tentang Motivasi Orang Tua Memilih Sekolah Katolik untuk Membentuk Sikap Pluralisme Siswa" alt="JURIS - Studi Desktiptif Tentang Motivasi Orang Tua Memilih Sekolah Katolik untuk Membentuk Sikap Pluralisme Siswa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/7/area-sekolah-katolik-keadilan-sosial-tua-siswa-mas-thumb-1832e.webp" title="JURIS - Studi Desktiptif Tentang Motivasi Orang Tua Memilih Sekolah Katolik untuk Membentuk Sikap Pluralisme Siswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/area-sekolah-katolik-keadilan-sosial-tua-siswa-mas-thumb-1832e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/area-sekolah-katolik-keadilan-sosial-tua-siswa-mas-thumb-1832e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/area-sekolah-katolik-keadilan-sosial-tua-siswa-mas-thumb-1832e.webp 1x" title="JURIS - Studi Desktiptif Tentang Motivasi Orang Tua Memilih Sekolah Katolik untuk Membentuk Sikap Pluralisme Siswa" alt="JURIS - Studi Desktiptif Tentang Motivasi Orang Tua Memilih Sekolah Katolik untuk Membentuk Sikap Pluralisme Siswa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/7/area-sekolah-katolik-keadilan-sosial-tua-siswa-mas-thumb-95f13.webp" title="JURIS - Studi Desktiptif Tentang Motivasi Orang Tua Memilih Sekolah Katolik untuk Membentuk Sikap Pluralisme Siswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/area-sekolah-katolik-keadilan-sosial-tua-siswa-mas-thumb-95f13.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/area-sekolah-katolik-keadilan-sosial-tua-siswa-mas-thumb-95f13.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/area-sekolah-katolik-keadilan-sosial-tua-siswa-mas-thumb-95f13.webp 1x" title="JURIS - Studi Desktiptif Tentang Motivasi Orang Tua Memilih Sekolah Katolik untuk Membentuk Sikap Pluralisme Siswa" alt="JURIS - Studi Desktiptif Tentang Motivasi Orang Tua Memilih Sekolah Katolik untuk Membentuk Sikap Pluralisme Siswa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53831-area-sekolah-katolik-keadilan-sosial-tua-siswa" title="JURIS - Studi Desktiptif Tentang Motivasi Orang Tua Memilih Sekolah Katolik untuk Membentuk Sikap Pluralisme Siswa" target="_blank">Studi Desktiptif Tentang Motivasi Orang Tua Memilih Sekolah Katolik untuk Membentuk Sikap Pluralisme Siswa</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar sekolah katolik memperkuat program pembinaan iman yang terintegrasi dengan nilai kemanusiaan universal melalui kegiatan lintas iman, pengabdian sosial, dan pendidikan karakter berbasis kasih. Upaya ini tidak hanya mempertegas identitas katolik yang berpihak pada kemanusiaan dan keadilan sosial, tetapi juga meningkatkan daya tawar sekolah katolik sebagai lembaga pendidikan yang relevan, terbuka, dan transformatif. Selain itu, sekolah katolik perlu terus memperkuat strategi pedagogis yang menekankan dialog lintas iman, kolaborasi dengan keluarga, serta keterlibatan aktif dalam isu-isu sosial di lingkungan lokal. Pendidikan katolik diharapkan tidak berhenti pada ranah kognitif dan religius, tetapi juga mampu membangun kesadaran sosial dan tanggung jawab ekologis peserta didik sebagai wujud nyata iman yang bekerja dalam kasih. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip dalam dokumen Gereja diimplementasikan secara konkret dalam praktik pendidikan di konteks Indonesia yang majemuk, serta bagaimana sekolah katolik dapat menjadi model pendidikan yang humanis, transformatif, dan relevan dengan tantangan zaman..
<br>Penelitian ini menegaskan bahwa motivasi orang tua dalam memilih sekolah katolik berakar pada harapan akan terbentuknya anak yang berkarakter kuat, disiplin, dan terbuka terhadap pluralisme.Sekolah katolik dipandang tidak hanya sebagai lembaga akademik, tetapi juga sebagai mitra pendidikan keluarga dalam menanamkan nilai-nilai moral, spiritual, dan sosial.Walaupun terdapat tantangan seperti biaya, isu inklusivitas, dan kekhawatiran ideologis, sekolah katolik tetap memiliki daya tarik karena konsistensinya dalam menanamkan nilai cinta kasih, keterbukaan, dan penghargaan terhadap keberagaman.Hal ini sejalan dengan semangat Gravissimum Educationis, yang menyebut bahwa pendidikan harus menuntun manusia menuju perkembangan yang utuh dan partisipatif dalam masyarakat.Dalam perspektif teori, temuan ini mendukung gagasan Durkheim mengenai pendidikan sebagai mekanisme sosial untuk menjaga solidaritas dan keteraturan dalam masyarakat yang plural.Sementara itu, dari perspektif Freire, peran sekolah Katolik mencerminkan praktik pendidikan yang dialogis, membebaskan, serta mendorong kesadaran kritis anak terhadap realitas sosial dan keberagaman
<br>Penelitian ini bertujuan untuk memahami motivasi orang tua dalam memilih sekolah Katolik sebagai sarana pembentukan sikap inklusif terhadap perbedaan sosial pada anak, khususnya dalam konteks masyarakat Indonesia yang multikultural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain naratif. Sementara itu, teknik purposive sampling digunakan untuk memilih lima orang tua siswa yang terlibat dalam penelitian. Wawancara mendalam dilakukan kepada orang tua siswa di SMK Pius X Magelang, Jawa Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi orang tua memilih sekolah Katolik tidak hanya karena reputasi akademik, tetapi juga karena nilai-nilai disiplin, moralitas, keterbukaan, dan cinta kasih yang ditanamkan. Meskipun demikian, terdapat tantangan yang dihadapi, seperti biaya pendidikan yang relatif tinggi, isu eksklusivitas, hingga kekhawatiran akan kristenisasi....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/7/area-sekolah-katolik-keadilan-sosial-tua-siswa-mas-thumb-4c6da.webp" type="image/webp" length="85750" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/area-sekolah-katolik-keadilan-sosial-tua-siswa-mas-thumb-4c6da.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/area-sekolah-katolik-keadilan-sosial-tua-siswa-mas-thumb-1832e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/area-sekolah-katolik-keadilan-sosial-tua-siswa-mas-thumb-95f13.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3092-stakatnpontianak.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12629-vocat-jurnal-pendidikan-katolik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ A Co opetition Based Collaborative Governance Model for Enhancing the Regional Competitiveness of Private Universities Through Hybrid Governance Mechanisms ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A Co opetition Based Collaborative Governance Model for Enhancing the Regional Competitiveness of Private Universities Through Hybrid Governance Mechanisms ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A Co opetition Based Collaborative Governance Model for Enhancing the Regional Competitiveness of Private Universities Through Hybrid Governance Mechanisms ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53830-model-hybrid-budaya-lokal-faktor-buda</link>
	<guid isPermaLink="false">af50c56a787f28862c6768f87113a65b</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 18:37:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ work culture ]]></category>
	<category><![CDATA[ mulyono hadi ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti marfuah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[culture,hadi,marfuah,mulyono,siti,work]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Menganalisis dampak co-opetition pada inovasi dan kreativitas di lingkungan pendidikan tinggi. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - A Co-opetition-Based Collaborative Governance Model for Enhancing the Regional Competitiveness of Private Universities Through Hybrid Governance Mechanisms: Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Menganalisis dampak co-opetition pada inovasi dan kreativitas di lingkungan pendidikan tinggi. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana praktik co-opetition mendorong inovasi kurikulum, pengembangan program studi baru, dan kolaborasi penelitian yang menghasilkan karya kreatif dan inovatif. Studi ini dapat memberikan wawasan tentang bagaimana co-opetition dapat meningkatkan daya saing regional melalui peningkatan kualitas pendidikan dan relevansi dengan kebutuhan industri.2. Meneliti peran teknologi digital dalam memperkuat ekosistem co-opetition. Dengan semakin berkembangnya teknologi, penelitian dapat menyelidiki bagaimana platform digital dan teknologi informasi dapat memfasilitasi kolaborasi antar institusi, meningkatkan efisiensi, dan memperluas jangkauan kolaborasi. Studi ini dapat mengidentifikasi strategi dan praktik terbaik dalam memanfaatkan teknologi untuk memperkuat co-opetition dan meningkatkan daya saing regional.3. Menganalisis dampak co-opetition pada keberlanjutan dan ketahanan institusi pendidikan tinggi. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana praktik co-opetition mempengaruhi stabilitas keuangan institusi, kemampuan mereka untuk beradaptasi dengan perubahan kebijakan, dan kontribusi mereka terhadap pembangunan regional yang berkelanjutan. Studi ini dapat memberikan rekomendasi tentang bagaimana institusi pendidikan tinggi dapat memanfaatkan co-opetition untuk meningkatkan ketahanan dan keberlanjutan mereka dalam menghadapi tantangan global.. Studi ini menyimpulkan bahwa implementasi model tata kelola kolaboratif berbasis co-opetition melalui mekanisme hybrid governance merupakan respons strategis terhadap tekanan ganda dari persaingan dan keterbatasan sumber daya di antara institusi pendidikan tinggi swasta (PHEIs) di Region III Cirebon.Temuan penelitian menunjukkan bahwa kesiapan institusional untuk co-opetition tidak hanya didorong oleh rasionalitas ekonomi, tetapi juga diperkuat oleh tanggung jawab moral kolektif dan komitmen regional bersama.Penelitian mengidentifikasi hybrid governance sebagai mekanisme kunci yang memungkinkan integrasi antara pengaturan institusional formal dan dinamika relasional informal.Struktur dual ini memungkinkan institusi mempertahankan akuntabilitas sambil memupuk fleksibilitas dan kepercayaan dalam praktik kolaboratif.Keunikan model ini terletak pada integrasi nilai-nilai Islam dan budaya lokal, seperti Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh, dan Ingsun Titip Tajug, yang berfungsi sebagai modal etis untuk mengurangi konflik antar institusi dan memperkuat komitmen kolaboratif.Secara teoritis, penelitian ini berkontribusi pada kemajuan co-opetition dan kerangka tata kelola kolaboratif dengan menunjukkan bahwa efektivitas tata kelola pendidikan tinggi dipengaruhi oleh interaksi antara dimensi strategis, relasional, dan etis.Studi ini memperluas pandangan berbasis sumber daya dengan menekankan bahwa keunggulan kompetitif dapat dibangun melalui sumber daya bersama dan kemampuan kolektif yang tertanam dalam sistem tata kelola yang berakar pada budaya.Secara praktis, model tata kelola hybrid co-opetition yang diusulkan menyediakan kerangka strategis bagi universitas swasta untuk meningkatkan efisiensi, memperkuat kualitas akademik, dan membangun daya saing regional.Model ini menawarkan jalur tindakan yang dapat diterapkan, termasuk berbagi sumber daya, sinkronisasi kurikulum, inisiatif penelitian bersama, dan mekanisme kolaborasi yang diformalkan, yang secara kolektif dapat mengubah praktik institusional yang terfragmentasi menjadi ekosistem pendidikan tinggi yang terintegrasi.Implementasi konsisten model ini dapat memposisikan Region III Cirebon sebagai hub pendidikan yang terintegrasi, di mana kolaborasi bukan hanya insiden, tetapi terintegrasi secara sistematis dalam praktik tata kelola Persaingan yang semakin intensif antar Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di tingkat regional seringkali mendorong terjadinya isolasi manajerial yang membatasi kapasitas kolektif dalam meningkatkan mutu dan daya saing. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model collaborative governance berbasis co-opetition melalui mekanisme hybrid governance untuk meningkatkan daya saing regional perguruan tinggi swasta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus jamak. Data dikumpulkan dari 28 pimpinan perguruan tinggi di wilayah Cirebon melalui wawancara mendalam, analisis dokumen institusi, dan observasi lapangan reflektif. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui proses kondensasi data, penyajian data, dan penarikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/a/model-hybrid-budaya-lokal-faktor-angkola-institusi-thumb-1bde2.webp" title="JURIS - A Co-opetition-Based Collaborative Governance Model for Enhancing the Regional Competitiveness of Private Universities Through Hybrid Governance Mechanisms" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/model-hybrid-budaya-lokal-faktor-angkola-institusi-thumb-1bde2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/model-hybrid-budaya-lokal-faktor-angkola-institusi-thumb-1bde2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/model-hybrid-budaya-lokal-faktor-angkola-institusi-thumb-1bde2.webp 1x" title="JURIS - A Co-opetition-Based Collaborative Governance Model for Enhancing the Regional Competitiveness of Private Universities Through Hybrid Governance Mechanisms" alt="JURIS - A Co-opetition-Based Collaborative Governance Model for Enhancing the Regional Competitiveness of Private Universities Through Hybrid Governance Mechanisms" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/a/model-hybrid-budaya-lokal-faktor-angkola-institusi-thumb-201a2.webp" title="JURIS - A Co-opetition-Based Collaborative Governance Model for Enhancing the Regional Competitiveness of Private Universities Through Hybrid Governance Mechanisms" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/model-hybrid-budaya-lokal-faktor-angkola-institusi-thumb-201a2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/model-hybrid-budaya-lokal-faktor-angkola-institusi-thumb-201a2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/model-hybrid-budaya-lokal-faktor-angkola-institusi-thumb-201a2.webp 1x" title="JURIS - A Co-opetition-Based Collaborative Governance Model for Enhancing the Regional Competitiveness of Private Universities Through Hybrid Governance Mechanisms" alt="JURIS - A Co-opetition-Based Collaborative Governance Model for Enhancing the Regional Competitiveness of Private Universities Through Hybrid Governance Mechanisms" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/a/model-hybrid-budaya-lokal-faktor-angkola-institusi-thumb-90847.webp" title="JURIS - A Co-opetition-Based Collaborative Governance Model for Enhancing the Regional Competitiveness of Private Universities Through Hybrid Governance Mechanisms" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/model-hybrid-budaya-lokal-faktor-angkola-institusi-thumb-90847.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/model-hybrid-budaya-lokal-faktor-angkola-institusi-thumb-90847.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/model-hybrid-budaya-lokal-faktor-angkola-institusi-thumb-90847.webp 1x" title="JURIS - A Co-opetition-Based Collaborative Governance Model for Enhancing the Regional Competitiveness of Private Universities Through Hybrid Governance Mechanisms" alt="JURIS - A Co-opetition-Based Collaborative Governance Model for Enhancing the Regional Competitiveness of Private Universities Through Hybrid Governance Mechanisms" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53830-model-hybrid-budaya-lokal-faktor-buda" title="JURIS - A Co-opetition-Based Collaborative Governance Model for Enhancing the Regional Competitiveness of Private Universities Through Hybrid Governance Mechanisms" target="_blank">A Co-opetition-Based Collaborative Governance Model for Enhancing the Regional Competitiveness of Private Universities Through Hybrid Governance Mechanisms</a>: Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Menganalisis dampak co-opetition pada inovasi dan kreativitas di lingkungan pendidikan tinggi. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana praktik co-opetition mendorong inovasi kurikulum, pengembangan program studi baru, dan kolaborasi penelitian yang menghasilkan karya kreatif dan inovatif. Studi ini dapat memberikan wawasan tentang bagaimana co-opetition dapat meningkatkan daya saing regional melalui peningkatan kualitas pendidikan dan relevansi dengan kebutuhan industri.2. Meneliti peran teknologi digital dalam memperkuat ekosistem co-opetition. Dengan semakin berkembangnya teknologi, penelitian dapat menyelidiki bagaimana platform digital dan teknologi informasi dapat memfasilitasi kolaborasi antar institusi, meningkatkan efisiensi, dan memperluas jangkauan kolaborasi. Studi ini dapat mengidentifikasi strategi dan praktik terbaik dalam memanfaatkan teknologi untuk memperkuat co-opetition dan meningkatkan daya saing regional.3. Menganalisis dampak co-opetition pada keberlanjutan dan ketahanan institusi pendidikan tinggi. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana praktik co-opetition mempengaruhi stabilitas keuangan institusi, kemampuan mereka untuk beradaptasi dengan perubahan kebijakan, dan kontribusi mereka terhadap pembangunan regional yang berkelanjutan. Studi ini dapat memberikan rekomendasi tentang bagaimana institusi pendidikan tinggi dapat memanfaatkan co-opetition untuk meningkatkan ketahanan dan keberlanjutan mereka dalam menghadapi tantangan global..
<br>Studi ini menyimpulkan bahwa implementasi model tata kelola kolaboratif berbasis co-opetition melalui mekanisme hybrid governance merupakan respons strategis terhadap tekanan ganda dari persaingan dan keterbatasan sumber daya di antara institusi pendidikan tinggi swasta (PHEIs) di Region III Cirebon.Temuan penelitian menunjukkan bahwa kesiapan institusional untuk co-opetition tidak hanya didorong oleh rasionalitas ekonomi, tetapi juga diperkuat oleh tanggung jawab moral kolektif dan komitmen regional bersama.Penelitian mengidentifikasi hybrid governance sebagai mekanisme kunci yang memungkinkan integrasi antara pengaturan institusional formal dan dinamika relasional informal.Struktur dual ini memungkinkan institusi mempertahankan akuntabilitas sambil memupuk fleksibilitas dan kepercayaan dalam praktik kolaboratif.Keunikan model ini terletak pada integrasi nilai-nilai Islam dan budaya lokal, seperti Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh, dan Ingsun Titip Tajug, yang berfungsi sebagai modal etis untuk mengurangi konflik antar institusi dan memperkuat komitmen kolaboratif.Secara teoritis, penelitian ini berkontribusi pada kemajuan co-opetition dan kerangka tata kelola kolaboratif dengan menunjukkan bahwa efektivitas tata kelola pendidikan tinggi dipengaruhi oleh interaksi antara dimensi strategis, relasional, dan etis.Studi ini memperluas pandangan berbasis sumber daya dengan menekankan bahwa keunggulan kompetitif dapat dibangun melalui sumber daya bersama dan kemampuan kolektif yang tertanam dalam sistem tata kelola yang berakar pada budaya.Secara praktis, model tata kelola hybrid co-opetition yang diusulkan menyediakan kerangka strategis bagi universitas swasta untuk meningkatkan efisiensi, memperkuat kualitas akademik, dan membangun daya saing regional.Model ini menawarkan jalur tindakan yang dapat diterapkan, termasuk berbagi sumber daya, sinkronisasi kurikulum, inisiatif penelitian bersama, dan mekanisme kolaborasi yang diformalkan, yang secara kolektif dapat mengubah praktik institusional yang terfragmentasi menjadi ekosistem pendidikan tinggi yang terintegrasi.Implementasi konsisten model ini dapat memposisikan Region III Cirebon sebagai hub pendidikan yang terintegrasi, di mana kolaborasi bukan hanya insiden, tetapi terintegrasi secara sistematis dalam praktik tata kelola
<br>Persaingan yang semakin intensif antar Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di tingkat regional seringkali mendorong terjadinya isolasi manajerial yang membatasi kapasitas kolektif dalam meningkatkan mutu dan daya saing. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model collaborative governance berbasis co-opetition melalui mekanisme hybrid governance untuk meningkatkan daya saing regional perguruan tinggi swasta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus jamak. Data dikumpulkan dari 28 pimpinan perguruan tinggi di wilayah Cirebon melalui wawancara mendalam, analisis dokumen institusi, dan observasi lapangan reflektif. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui proses kondensasi data, penyajian data, dan penarikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/a/model-hybrid-budaya-lokal-faktor-angkola-institusi-thumb-1bde2.webp" type="image/webp" length="84112" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/model-hybrid-budaya-lokal-faktor-angkola-institusi-thumb-1bde2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/model-hybrid-budaya-lokal-faktor-angkola-institusi-thumb-201a2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/model-hybrid-budaya-lokal-faktor-angkola-institusi-thumb-90847.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1773-staima-alhikam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12941-leadership-jurnal-mahasiswa-manajemen-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Integration of Customary Law and Islamic Law in Makassaarsche Chrestomathie Manuscript ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Integration of Customary Law and Islamic Law in Makassaarsche Chrestomathie Manuscript ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Integration of Customary Law and Islamic Law in Makassaarsche Chrestomathie Manuscript ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53829-prinsip-islam-ajaran-evolution-islamic-law</link>
	<guid isPermaLink="false">a2a81840aa91bfb96f768129be64164f</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 18:37:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ diah nuraini ]]></category>
	<category><![CDATA[ sitti arafah ]]></category>
	<category><![CDATA[ andi ridwan ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andi,arafah,diah,nuraini,ridwan,sitti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang diusulkan adalah: (1) Mempelajari peran dan wewenang Pabbicara (otoritas hukum adat) dalam penegakan hukum, dengan melihat sumber-sumber manuskrip. Penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi bagaimana figur hukum ini berfungsi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Integration of Customary Law and Islamic Law in Makassaarsche Chrestomathie Manuscript: Saran penelitian lanjutan yang diusulkan adalah: (1) Mempelajari peran dan wewenang Pabbicara (otoritas hukum adat) dalam penegakan hukum, dengan melihat sumber-sumber manuskrip. Penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi bagaimana figur hukum ini berfungsi dalam kerangka kerja terintegrasi antara adat dan hukum Islam. (2) Meneliti bagaimana integrasi antara hukum adat dan hukum Islam di masyarakat Makassar telah berevolusi sejak awal abad ke-17, dan bagaimana perubahan sosial dan budaya telah mempengaruhi interpretasi dan penerapan hukum tersebut. (3) Menganalisis bagaimana konsep-konsep hukum adat seperti puli dan sapu telah berinteraksi dengan prinsip-prinsip hukum Islam seperti qiA dan diyah, dan bagaimana interpretasi dan penerapan hukum tersebut telah berubah seiring waktu.. Studi ini berkontribusi pada revitalisasi warisan manuskrip sebagai warisan budaya dan intelektual yang berharga dari masa lalu.Formulasi dan konten normatif yang terkandung dalam Naskah Makassaarsche Chrestomathie tidak hanya mencerminkan kerangka kerja ideal untuk ketertiban sosial di masyarakat Makassar bersejarah, tetapi juga dapat menjadi sumber pengayaan untuk sistem hukum di masa depan.Masyarakat Makassar, yang telah memeluk ajaran Islam sejak awal abad ke-17, mengembangkan budaya hukum yang tidak membedakan antara hukum adat ('Adah) dan hukum Islam (asy-syar'ah).Kedua sistem ini terintegrasi, diselaraskan, dan disinkronisasikan, baik secara normatif maupun substantif."Syariah menghormati adat, dan adat menghormati Syariah.bersama-sama, mereka tidak akan menyesatkan umat manusia".Sinergi ini tercermin dalam respons hukum terhadap pembunuhan, perselingkuhan, dan warisan.Konsep-konsep adat seperti puli (balas dendam) dan sapu (kompensasi) sejajar dengan prinsip-prinsip Islam seperti qiA dan diyah, menunjukkan kerangka kerja bersama dalam keadilan restitutif dan retributif.Kedua sistem juga menerapkan standar bukti yang ketat dalam kasus perselingkuhan yang melibatkan pasangan yang sudah menikah.Dalam hal warisan, masyarakat Makassar menekankan kesetaraan gender dengan memberikan bagian yang sama kepada pria dan wanita.Hal ini bersinggungan dengan prinsip keadilan proporsional dalam Islam yang didasarkan pada tanggung jawab keluarga Dalam masyarakat Makassar, beberapa norma hukum adat terpelihara dalam Naskah Makassaarsche Chrestomathie, sebuah manuskrip yang dikompilasi oleh B.F. Matthes pada tahun 1860. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana Naskah Makassaarsche Chrestomathie menangani kasus pembunuhan, perselingkuhan, dan warisan, serta bagaimana formulasi dan substansi norma-norma hukum adat tersebut terintegrasi dengan hukum Islam. Studi ini mengadopsi pendekatan filologis, menggunakan wawancara dan analisis dokumen sebagai metode pengumpulan data. Analisis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/e/prinsip-islam-ajaran-evolution-islamic-law-syariah-thumb-bbde2.webp" title="JURIS - Integration of Customary Law and Islamic Law in Makassaarsche Chrestomathie Manuscript" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/prinsip-islam-ajaran-evolution-islamic-law-syariah-thumb-bbde2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/prinsip-islam-ajaran-evolution-islamic-law-syariah-thumb-bbde2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/prinsip-islam-ajaran-evolution-islamic-law-syariah-thumb-bbde2.webp 1x" title="JURIS - Integration of Customary Law and Islamic Law in Makassaarsche Chrestomathie Manuscript" alt="JURIS - Integration of Customary Law and Islamic Law in Makassaarsche Chrestomathie Manuscript" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/e/prinsip-islam-ajaran-evolution-islamic-law-syariah-thumb-3209a.webp" title="JURIS - Integration of Customary Law and Islamic Law in Makassaarsche Chrestomathie Manuscript" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/prinsip-islam-ajaran-evolution-islamic-law-syariah-thumb-3209a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/prinsip-islam-ajaran-evolution-islamic-law-syariah-thumb-3209a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/prinsip-islam-ajaran-evolution-islamic-law-syariah-thumb-3209a.webp 1x" title="JURIS - Integration of Customary Law and Islamic Law in Makassaarsche Chrestomathie Manuscript" alt="JURIS - Integration of Customary Law and Islamic Law in Makassaarsche Chrestomathie Manuscript" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/e/prinsip-islam-ajaran-evolution-islamic-law-syariah-thumb-fd324.webp" title="JURIS - Integration of Customary Law and Islamic Law in Makassaarsche Chrestomathie Manuscript" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/prinsip-islam-ajaran-evolution-islamic-law-syariah-thumb-fd324.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/prinsip-islam-ajaran-evolution-islamic-law-syariah-thumb-fd324.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/prinsip-islam-ajaran-evolution-islamic-law-syariah-thumb-fd324.webp 1x" title="JURIS - Integration of Customary Law and Islamic Law in Makassaarsche Chrestomathie Manuscript" alt="JURIS - Integration of Customary Law and Islamic Law in Makassaarsche Chrestomathie Manuscript" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53829-prinsip-islam-ajaran-evolution-islamic-law" title="JURIS - Integration of Customary Law and Islamic Law in Makassaarsche Chrestomathie Manuscript" target="_blank">Integration of Customary Law and Islamic Law in Makassaarsche Chrestomathie Manuscript</a>: Saran penelitian lanjutan yang diusulkan adalah: (1) Mempelajari peran dan wewenang Pabbicara (otoritas hukum adat) dalam penegakan hukum, dengan melihat sumber-sumber manuskrip. Penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi bagaimana figur hukum ini berfungsi dalam kerangka kerja terintegrasi antara adat dan hukum Islam. (2) Meneliti bagaimana integrasi antara hukum adat dan hukum Islam di masyarakat Makassar telah berevolusi sejak awal abad ke-17, dan bagaimana perubahan sosial dan budaya telah mempengaruhi interpretasi dan penerapan hukum tersebut. (3) Menganalisis bagaimana konsep-konsep hukum adat seperti puli dan sapu telah berinteraksi dengan prinsip-prinsip hukum Islam seperti qiA dan diyah, dan bagaimana interpretasi dan penerapan hukum tersebut telah berubah seiring waktu..
<br>Studi ini berkontribusi pada revitalisasi warisan manuskrip sebagai warisan budaya dan intelektual yang berharga dari masa lalu.Formulasi dan konten normatif yang terkandung dalam Naskah Makassaarsche Chrestomathie tidak hanya mencerminkan kerangka kerja ideal untuk ketertiban sosial di masyarakat Makassar bersejarah, tetapi juga dapat menjadi sumber pengayaan untuk sistem hukum di masa depan.Masyarakat Makassar, yang telah memeluk ajaran Islam sejak awal abad ke-17, mengembangkan budaya hukum yang tidak membedakan antara hukum adat ('Adah) dan hukum Islam (asy-syar'ah).Kedua sistem ini terintegrasi, diselaraskan, dan disinkronisasikan, baik secara normatif maupun substantif."Syariah menghormati adat, dan adat menghormati Syariah.bersama-sama, mereka tidak akan menyesatkan umat manusia".Sinergi ini tercermin dalam respons hukum terhadap pembunuhan, perselingkuhan, dan warisan.Konsep-konsep adat seperti puli (balas dendam) dan sapu (kompensasi) sejajar dengan prinsip-prinsip Islam seperti qiA dan diyah, menunjukkan kerangka kerja bersama dalam keadilan restitutif dan retributif.Kedua sistem juga menerapkan standar bukti yang ketat dalam kasus perselingkuhan yang melibatkan pasangan yang sudah menikah.Dalam hal warisan, masyarakat Makassar menekankan kesetaraan gender dengan memberikan bagian yang sama kepada pria dan wanita.Hal ini bersinggungan dengan prinsip keadilan proporsional dalam Islam yang didasarkan pada tanggung jawab keluarga
<br>Dalam masyarakat Makassar, beberapa norma hukum adat terpelihara dalam Naskah Makassaarsche Chrestomathie, sebuah manuskrip yang dikompilasi oleh B.F. Matthes pada tahun 1860. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana Naskah Makassaarsche Chrestomathie menangani kasus pembunuhan, perselingkuhan, dan warisan, serta bagaimana formulasi dan substansi norma-norma hukum adat tersebut terintegrasi dengan hukum Islam. Studi ini mengadopsi pendekatan filologis, menggunakan wawancara dan analisis dokumen sebagai metode pengumpulan data. Analisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/e/prinsip-islam-ajaran-evolution-islamic-law-syariah-thumb-3209a.webp" type="image/webp" length="76300" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/prinsip-islam-ajaran-evolution-islamic-law-syariah-thumb-bbde2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/prinsip-islam-ajaran-evolution-islamic-law-syariah-thumb-3209a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/prinsip-islam-ajaran-evolution-islamic-law-syariah-thumb-fd324.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-632-iain-madura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3072-al-ihkam-jurnal-hukum-pranata-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dynamics of Post Divorce Family Resilience A Phenomenological Study of Ex Wives within abAAoibAos Community ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dynamics of Post Divorce Family Resilience A Phenomenological Study of Ex Wives within abAAoibAos Community ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dynamics of Post Divorce Family Resilience A Phenomenological Study of Ex Wives within abAAoibAos Community ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53827-struktur-sosial-modern-dukungan-kont</link>
	<guid isPermaLink="false">8a047ed2c7d14d9193655d15e3e3a117</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 18:37:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ diah nuraini ]]></category>
	<category><![CDATA[ sitti arafah ]]></category>
	<category><![CDATA[ andi ridwan ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andi,arafah,diah,nuraini,ridwan,sitti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, perlu dilakukan analisis komparatif lintas komunitas untuk mengevaluasi efektivitas pendekatan spiritual, ekonomi, dan sosial dalam memperkuat ketahanan keluarga setelah perceraian. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dynamics of Post-Divorce Family Resilience: A Phenomenological Study of Ex-Wives within abAAoibAos Community: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, perlu dilakukan analisis komparatif lintas komunitas untuk mengevaluasi efektivitas pendekatan spiritual, ekonomi, dan sosial dalam memperkuat ketahanan keluarga setelah perceraian. Kedua, penelitian dapat fokus pada pengembangan model perlindungan sosial yang berbasis nilai-nilai Islam dan relevan dengan konteks masyarakat modern, dengan mempertimbangkan tantangan dan kebutuhan spesifik komunitas abAAoib. Ketiga, studi dapat mengeksplorasi peran dan kontribusi organisasi-organisasi seperti RAbiah al-AoAlawiyyah dalam memperkuat ketahanan keluarga pasca-perceraian, serta strategi-strategi yang mereka terapkan untuk menjembatani kesenjangan antara teori fiqh dan praktik di komunitas abAAoib.. Penelitian ini mengonfirmasi bahwa perceraian dalam komunitas abAAoib menimbulkan tantangan sosial, ekonomi, dan psikologis yang kompleks bagi wanita.Fasilitas rumah janda yang disediakan oleh RAbiah al-AoAlawiyyah terbukti penting dalam menjaga ketahanan keluarga setelah perceraian melalui penyediaan perumahan, dukungan sosial, dan bimbingan spiritual serta ekonomi.Namun, efektivitas program ini masih terbatas oleh seleksi berdasarkan nasab dan sumber daya terbatas, sehingga belum sepenuhnya menjangkau kelompok wanita rentan lainnya.Temuan ini menyarankan bahwa perlindungan pasca-perceraian perlu diarahkan menuju pendekatan yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berbasis maqAid asy-syarAoah untuk memperkuat keadilan sosial dan kemandirian ekonomi wanita.Integrasi nilai-nilai fiqh, tradisi sosial abAAoib, dan kebijakan publik yang lebih adaptif adalah kunci untuk membangun sistem perlindungan yang adil dan berkelanjutan.Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model perlindungan sosial yang berbasis nilai-nilai Islam yang relevan dengan konteks masyarakat modern, sekaligus membuka ruang untuk studi perbandingan lintas komunitas untuk mengevaluasi efektivitas pendekatan spiritual, ekonomi, dan sosial dalam memperkuat ketahanan keluarga setelah perceraian Perceraian dalam struktur sosial-agama yang kuat, seperti komunitas abAAoib, sering menempatkan wanita dalam posisi rentan namun unik. Kerentanan ini tercermin melalui tantangan ekonomi dan sosial yang didorong oleh stigma budaya yang berlaku dan akses terbatas terhadap sumber daya penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak perceraian terhadap ketahanan ekonomi-sosial wanita dan mengevaluasi efektivitas fasilitas rumah janda abAAoib dalam mendukung mereka setelah perceraian. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/8/struktur-sosial-modern-dukungan-konteks-masyarakat-thumb-4daf0.webp" title="JURIS - Dynamics of Post-Divorce Family Resilience:  A Phenomenological Study of Ex-Wives within  abAAoibAos Community" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/struktur-sosial-modern-dukungan-konteks-masyarakat-thumb-4daf0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/struktur-sosial-modern-dukungan-konteks-masyarakat-thumb-4daf0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/struktur-sosial-modern-dukungan-konteks-masyarakat-thumb-4daf0.webp 1x" title="JURIS - Dynamics of Post-Divorce Family Resilience:  A Phenomenological Study of Ex-Wives within  abAAoibAos Community" alt="JURIS - Dynamics of Post-Divorce Family Resilience:  A Phenomenological Study of Ex-Wives within  abAAoibAos Community" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/struktur-sosial-modern-dukungan-konteks-masyarakat-thumb-f3bf1.webp" title="JURIS - Dynamics of Post-Divorce Family Resilience:  A Phenomenological Study of Ex-Wives within  abAAoibAos Community" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/struktur-sosial-modern-dukungan-konteks-masyarakat-thumb-f3bf1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/struktur-sosial-modern-dukungan-konteks-masyarakat-thumb-f3bf1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/struktur-sosial-modern-dukungan-konteks-masyarakat-thumb-f3bf1.webp 1x" title="JURIS - Dynamics of Post-Divorce Family Resilience:  A Phenomenological Study of Ex-Wives within  abAAoibAos Community" alt="JURIS - Dynamics of Post-Divorce Family Resilience:  A Phenomenological Study of Ex-Wives within  abAAoibAos Community" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/struktur-sosial-modern-dukungan-konteks-masyarakat-thumb-c27c7.webp" title="JURIS - Dynamics of Post-Divorce Family Resilience:  A Phenomenological Study of Ex-Wives within  abAAoibAos Community" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/struktur-sosial-modern-dukungan-konteks-masyarakat-thumb-c27c7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/struktur-sosial-modern-dukungan-konteks-masyarakat-thumb-c27c7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/struktur-sosial-modern-dukungan-konteks-masyarakat-thumb-c27c7.webp 1x" title="JURIS - Dynamics of Post-Divorce Family Resilience:  A Phenomenological Study of Ex-Wives within  abAAoibAos Community" alt="JURIS - Dynamics of Post-Divorce Family Resilience:  A Phenomenological Study of Ex-Wives within  abAAoibAos Community" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53827-struktur-sosial-modern-dukungan-kont" title="JURIS - Dynamics of Post-Divorce Family Resilience:  A Phenomenological Study of Ex-Wives within  abAAoibAos Community" target="_blank">Dynamics of Post-Divorce Family Resilience:  A Phenomenological Study of Ex-Wives within  abAAoibAos Community</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, perlu dilakukan analisis komparatif lintas komunitas untuk mengevaluasi efektivitas pendekatan spiritual, ekonomi, dan sosial dalam memperkuat ketahanan keluarga setelah perceraian. Kedua, penelitian dapat fokus pada pengembangan model perlindungan sosial yang berbasis nilai-nilai Islam dan relevan dengan konteks masyarakat modern, dengan mempertimbangkan tantangan dan kebutuhan spesifik komunitas abAAoib. Ketiga, studi dapat mengeksplorasi peran dan kontribusi organisasi-organisasi seperti RAbiah al-AoAlawiyyah dalam memperkuat ketahanan keluarga pasca-perceraian, serta strategi-strategi yang mereka terapkan untuk menjembatani kesenjangan antara teori fiqh dan praktik di komunitas abAAoib..
<br>Penelitian ini mengonfirmasi bahwa perceraian dalam komunitas abAAoib menimbulkan tantangan sosial, ekonomi, dan psikologis yang kompleks bagi wanita.Fasilitas rumah janda yang disediakan oleh RAbiah al-AoAlawiyyah terbukti penting dalam menjaga ketahanan keluarga setelah perceraian melalui penyediaan perumahan, dukungan sosial, dan bimbingan spiritual serta ekonomi.Namun, efektivitas program ini masih terbatas oleh seleksi berdasarkan nasab dan sumber daya terbatas, sehingga belum sepenuhnya menjangkau kelompok wanita rentan lainnya.Temuan ini menyarankan bahwa perlindungan pasca-perceraian perlu diarahkan menuju pendekatan yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berbasis maqAid asy-syarAoah untuk memperkuat keadilan sosial dan kemandirian ekonomi wanita.Integrasi nilai-nilai fiqh, tradisi sosial abAAoib, dan kebijakan publik yang lebih adaptif adalah kunci untuk membangun sistem perlindungan yang adil dan berkelanjutan.Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model perlindungan sosial yang berbasis nilai-nilai Islam yang relevan dengan konteks masyarakat modern, sekaligus membuka ruang untuk studi perbandingan lintas komunitas untuk mengevaluasi efektivitas pendekatan spiritual, ekonomi, dan sosial dalam memperkuat ketahanan keluarga setelah perceraian
<br>Perceraian dalam struktur sosial-agama yang kuat, seperti komunitas abAAoib, sering menempatkan wanita dalam posisi rentan namun unik. Kerentanan ini tercermin melalui tantangan ekonomi dan sosial yang didorong oleh stigma budaya yang berlaku dan akses terbatas terhadap sumber daya penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak perceraian terhadap ketahanan ekonomi-sosial wanita dan mengevaluasi efektivitas fasilitas rumah janda abAAoib dalam mendukung mereka setelah perceraian.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/8/struktur-sosial-modern-dukungan-konteks-masyarakat-thumb-f3bf1.webp" type="image/webp" length="79694" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/struktur-sosial-modern-dukungan-konteks-masyarakat-thumb-4daf0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/struktur-sosial-modern-dukungan-konteks-masyarakat-thumb-f3bf1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/struktur-sosial-modern-dukungan-konteks-masyarakat-thumb-c27c7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-632-iain-madura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3072-al-ihkam-jurnal-hukum-pranata-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Boplang as AoUrf in Islamic Law Exploring the Transformation of Ritual Practices into Building Regulations ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Boplang as AoUrf in Islamic Law Exploring the Transformation of Ritual Practices into Building Regulations ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Boplang as AoUrf in Islamic Law Exploring the Transformation of Ritual Practices into Building Regulations ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53826-tht-studi-komparatif-evolution</link>
	<guid isPermaLink="false">6b19f46a2028a42bee802aa9bd8723e5</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 18:37:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ diah nuraini ]]></category>
	<category><![CDATA[ sitti arafah ]]></category>
	<category><![CDATA[ andi ridwan ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andi,arafah,diah,nuraini,ridwan,sitti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif yang menyeluruh tentang praktik-praktik ritual serupa di berbagai daerah di Indonesia, dengan fokus pada bagaimana tradisi ini berinteraksi dengan hukum positif dan bagaimana mereka ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Boplang as AoUrf in Islamic Law: Exploring the Transformation of Ritual Practices into Building Regulations: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif yang menyeluruh tentang praktik-praktik ritual serupa di berbagai daerah di Indonesia, dengan fokus pada bagaimana tradisi ini berinteraksi dengan hukum positif dan bagaimana mereka dapat diintegrasikan ke dalam kerangka hukum nasional. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai normatif yang terkandung dalam tradisi boplang dapat diterjemahkan ke dalam bahasa hukum modern, sehingga dapat diakui dan dilindungi oleh sistem hukum formal. Terakhir, studi ini juga menyarankan untuk mengeksplorasi bagaimana praktik-praktik ritual seperti boplang dapat menjadi sumber inspirasi untuk pengembangan hukum yang lebih inklusif dan sensitif terhadap konteks lokal.. Studi ini menemukan bahwa sistem IMB berbasis boplang, yang berakar pada 'urf, mencerminkan tradisi hukum hidup yang berakar pada kebijaksanaan lokal dan konsensus sosial.Meskipun demikian, studi ini juga menunjukkan bahwa boplang kurang mendapat pengakuan dan dokumentasi resmi, yang melemahkan penerapan hukum positif dari yurisdiksi tetangga yang dianggap lebih otoritatif.Studi ini menyimpulkan bahwa rasionalisasi boplang melalui dokumentasi sistematis dan interpretasi yang berakar pada norma-norma hukum Islam dapat memperkuat legitimasi dan relevansinya.Hukum Islam sering dianggap lebih fleksibel, adaptif, dan sensitif terhadap konteks dibandingkan dengan sifat kaku hukum positif formal Keberadaan hukum adat dalam proses pembangunan pondasi rumah, khususnya tradisi boplang di Cirebon, masih sangat kuat. Namun, masyarakat modern sangat menginginkan kesederhanaan dan kepraktisan, hanya mengandalkan hukum positif. Oleh karena itu, artikel ini mengeksplorasi bagaimana hukum Islam mendukung dan menantang boplang sebagai bentuk 'urf di Cirebon, menilai status sosial dan hukumnya dalam komunitas lokal dan hukum nasional. Menggunakan pendekatan antropologis terhadap hukum dan kerangka dalam teori hukum Islam, terutama konsep 'urf (adat), studi ini menerapkan metode kualitatif yang didasarkan pada wawancara mendalam dengan pemimpin komunitas, praktisi budaya, dan pejabat desa. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengartikulasikan nilai-nilai normatif Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/9/tht-studi-komparatif-evolution-islamic-law-boplang-thumb-17d46.webp" title="JURIS - Boplang as AoUrf in Islamic Law: Exploring the Transformation of Ritual Practices into  Building Regulations" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/tht-studi-komparatif-evolution-islamic-law-boplang-thumb-17d46.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/tht-studi-komparatif-evolution-islamic-law-boplang-thumb-17d46.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/tht-studi-komparatif-evolution-islamic-law-boplang-thumb-17d46.webp 1x" title="JURIS - Boplang as AoUrf in Islamic Law: Exploring the Transformation of Ritual Practices into  Building Regulations" alt="JURIS - Boplang as AoUrf in Islamic Law: Exploring the Transformation of Ritual Practices into  Building Regulations" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/tht-studi-komparatif-evolution-islamic-law-boplang-thumb-3ac5d.webp" title="JURIS - Boplang as AoUrf in Islamic Law: Exploring the Transformation of Ritual Practices into  Building Regulations" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/tht-studi-komparatif-evolution-islamic-law-boplang-thumb-3ac5d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/tht-studi-komparatif-evolution-islamic-law-boplang-thumb-3ac5d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/tht-studi-komparatif-evolution-islamic-law-boplang-thumb-3ac5d.webp 1x" title="JURIS - Boplang as AoUrf in Islamic Law: Exploring the Transformation of Ritual Practices into  Building Regulations" alt="JURIS - Boplang as AoUrf in Islamic Law: Exploring the Transformation of Ritual Practices into  Building Regulations" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/tht-studi-komparatif-evolution-islamic-law-boplang-thumb-dccd1.webp" title="JURIS - Boplang as AoUrf in Islamic Law: Exploring the Transformation of Ritual Practices into  Building Regulations" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/tht-studi-komparatif-evolution-islamic-law-boplang-thumb-dccd1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/tht-studi-komparatif-evolution-islamic-law-boplang-thumb-dccd1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/tht-studi-komparatif-evolution-islamic-law-boplang-thumb-dccd1.webp 1x" title="JURIS - Boplang as AoUrf in Islamic Law: Exploring the Transformation of Ritual Practices into  Building Regulations" alt="JURIS - Boplang as AoUrf in Islamic Law: Exploring the Transformation of Ritual Practices into  Building Regulations" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53826-tht-studi-komparatif-evolution" title="JURIS - Boplang as AoUrf in Islamic Law: Exploring the Transformation of Ritual Practices into  Building Regulations" target="_blank">Boplang as AoUrf in Islamic Law: Exploring the Transformation of Ritual Practices into  Building Regulations</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif yang menyeluruh tentang praktik-praktik ritual serupa di berbagai daerah di Indonesia, dengan fokus pada bagaimana tradisi ini berinteraksi dengan hukum positif dan bagaimana mereka dapat diintegrasikan ke dalam kerangka hukum nasional. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai normatif yang terkandung dalam tradisi boplang dapat diterjemahkan ke dalam bahasa hukum modern, sehingga dapat diakui dan dilindungi oleh sistem hukum formal. Terakhir, studi ini juga menyarankan untuk mengeksplorasi bagaimana praktik-praktik ritual seperti boplang dapat menjadi sumber inspirasi untuk pengembangan hukum yang lebih inklusif dan sensitif terhadap konteks lokal..
<br>Studi ini menemukan bahwa sistem IMB berbasis boplang, yang berakar pada 'urf, mencerminkan tradisi hukum hidup yang berakar pada kebijaksanaan lokal dan konsensus sosial.Meskipun demikian, studi ini juga menunjukkan bahwa boplang kurang mendapat pengakuan dan dokumentasi resmi, yang melemahkan penerapan hukum positif dari yurisdiksi tetangga yang dianggap lebih otoritatif.Studi ini menyimpulkan bahwa rasionalisasi boplang melalui dokumentasi sistematis dan interpretasi yang berakar pada norma-norma hukum Islam dapat memperkuat legitimasi dan relevansinya.Hukum Islam sering dianggap lebih fleksibel, adaptif, dan sensitif terhadap konteks dibandingkan dengan sifat kaku hukum positif formal
<br>Keberadaan hukum adat dalam proses pembangunan pondasi rumah, khususnya tradisi boplang di Cirebon, masih sangat kuat. Namun, masyarakat modern sangat menginginkan kesederhanaan dan kepraktisan, hanya mengandalkan hukum positif. Oleh karena itu, artikel ini mengeksplorasi bagaimana hukum Islam mendukung dan menantang boplang sebagai bentuk 'urf di Cirebon, menilai status sosial dan hukumnya dalam komunitas lokal dan hukum nasional. Menggunakan pendekatan antropologis terhadap hukum dan kerangka dalam teori hukum Islam, terutama konsep 'urf (adat), studi ini menerapkan metode kualitatif yang didasarkan pada wawancara mendalam dengan pemimpin komunitas, praktisi budaya, dan pejabat desa. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengartikulasikan nilai-nilai normatif
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/9/tht-studi-komparatif-evolution-islamic-law-boplang-thumb-17d46.webp" type="image/webp" length="80606" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/tht-studi-komparatif-evolution-islamic-law-boplang-thumb-17d46.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/tht-studi-komparatif-evolution-islamic-law-boplang-thumb-3ac5d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/tht-studi-komparatif-evolution-islamic-law-boplang-thumb-dccd1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-632-iain-madura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3072-al-ihkam-jurnal-hukum-pranata-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dog Components in Vaccines Jurisprudential Verses Ad and AoUlamAAo Distinctive Perspective ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dog Components in Vaccines Jurisprudential Verses Ad and AoUlamAAo Distinctive Perspective ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dog Components in Vaccines Jurisprudential Verses Ad and AoUlamAAo Distinctive Perspective ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53825-vaksin-sel-mdck-najis-anjing-ualalness-konteks-pro</link>
	<guid isPermaLink="false">73e4730097580d544221bddfda6e827f</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 18:37:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ diah nuraini ]]></category>
	<category><![CDATA[ sitti arafah ]]></category>
	<category><![CDATA[ andi ridwan ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andi,arafah,diah,nuraini,ridwan,sitti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki perspektif ulama dari wilayah lain di Indonesia dan juga dari negara-negara Muslim ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dog Components in Vaccines; Jurisprudential Verses, Ad and AoUlamAAo Distinctive Perspective: Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki perspektif ulama dari wilayah lain di Indonesia dan juga dari negara-negara Muslim lainnya, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang pandangan Islam terhadap penggunaan sel-sel MDCK dalam vaksin. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut konsep istiuAlah (perubahan sempurna) dalam konteks produksi vaksin, dan bagaimana konsep ini dapat diterapkan dalam praktik untuk memastikan vaksin yang diproduksi dengan sel-sel MDCK memenuhi kriteria ualAl. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut konsep mujAwir (proses pendampingan) dan bagaimana konsep ini dapat diterapkan dalam produksi vaksin, serta implikasinya terhadap status ualAl vaksin tersebut. Dengan melakukan penelitian lanjutan ini, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang pandangan Islam terhadap penggunaan sel-sel MDCK dalam vaksin, dan bagaimana konsep-konsep dalam hukum Islam dapat diterapkan dalam praktik untuk memastikan vaksin yang diproduksi memenuhi kriteria ualAl.. Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan sel-sel MDCK dalam produksi vaksin, meskipun berasal dari ginjal anjing yang dianggap najis oleh beberapa ulama, diperbolehkan secara bersyarat ketika.(1) tidak ada alternatif ualAl yang tersedia, (2) proses pemurnian memastikan tidak ada jejak sel yang tersisa dalam vaksin akhir, dan (3) kebutuhan kesehatan masyarakat (sarrah) membenarkan penggunaan mereka di bawah uife an-nafs (pelestarian kehidupan).Narasumber 1 menekankan hambatan regulasi dalam sistem Syafi'i, sedangkan Narasumber 2, 4, dan 5 mengutip talfq (pergeseran ke mazhab Maliki atau Hanafi), konsep mujAwir (proses pendampingan), dan impuritas yang dapat dimaafkan (maAofuwwun Aoanhu), serta analog klinis seperti Enoxaparin untuk membenarkan izin.Keseimbangan pragmatis ini memprioritaskan manfaat komunitas daripada kekhawatiran teoretis tentang najis.Namun, temuan ini terbatas oleh lingkup geografisnya yang sempit (hanya Yogyakarta) dan pengecualian sel-sel kontroversial lainnya (misalnya, bahan yang berasal dari babi), sehingga diperlukan penelitian interdisipliner yang lebih luas untuk mengstandarkan etika vaksin Islam Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perspektif para ulama Yogyakarta mengenai vaksin yang diproduksi menggunakan sel-sel MDCK (Madin-Darby Canine Kidney) yang berasal dari ginjal anjing. Sel MDCK menimbulkan kekhawatiran di kalangan umat Islam terkait status ualAlnya, karena anjing dianggap najis dalam hukum Islam. Melalui wawancara mendalam dengan lima narasumber kunci dari MUI, LPH, LBM PWNU, dan UIN Sunan Kalijaga, penelitian ini memeriksa pandangan mereka berdasarkan al-Qur'an, Ad, dan pendapat para ahli hukum. Temuan menunjukkan berbagai posisi. Satu narasumber menekankan hambatan regulasi yang berakar pada mazhab Syafi'i, yang mensyaratkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/7/vaksin-sel-mdck-najis-anjing-ualalness-konteks-pro-thumb-44703.webp" title="JURIS - Dog Components in Vaccines; Jurisprudential Verses, Ad and AoUlamAAo Distinctive Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/vaksin-sel-mdck-najis-anjing-ualalness-konteks-pro-thumb-44703.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/vaksin-sel-mdck-najis-anjing-ualalness-konteks-pro-thumb-44703.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/vaksin-sel-mdck-najis-anjing-ualalness-konteks-pro-thumb-44703.webp 1x" title="JURIS - Dog Components in Vaccines; Jurisprudential Verses, Ad and AoUlamAAo Distinctive Perspective" alt="JURIS - Dog Components in Vaccines; Jurisprudential Verses, Ad and AoUlamAAo Distinctive Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/7/vaksin-sel-mdck-najis-anjing-ualalness-konteks-pro-thumb-38868.webp" title="JURIS - Dog Components in Vaccines; Jurisprudential Verses, Ad and AoUlamAAo Distinctive Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/vaksin-sel-mdck-najis-anjing-ualalness-konteks-pro-thumb-38868.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/vaksin-sel-mdck-najis-anjing-ualalness-konteks-pro-thumb-38868.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/vaksin-sel-mdck-najis-anjing-ualalness-konteks-pro-thumb-38868.webp 1x" title="JURIS - Dog Components in Vaccines; Jurisprudential Verses, Ad and AoUlamAAo Distinctive Perspective" alt="JURIS - Dog Components in Vaccines; Jurisprudential Verses, Ad and AoUlamAAo Distinctive Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/7/vaksin-sel-mdck-najis-anjing-ualalness-konteks-pro-thumb-8a3d8.webp" title="JURIS - Dog Components in Vaccines; Jurisprudential Verses, Ad and AoUlamAAo Distinctive Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/vaksin-sel-mdck-najis-anjing-ualalness-konteks-pro-thumb-8a3d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/vaksin-sel-mdck-najis-anjing-ualalness-konteks-pro-thumb-8a3d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/vaksin-sel-mdck-najis-anjing-ualalness-konteks-pro-thumb-8a3d8.webp 1x" title="JURIS - Dog Components in Vaccines; Jurisprudential Verses, Ad and AoUlamAAo Distinctive Perspective" alt="JURIS - Dog Components in Vaccines; Jurisprudential Verses, Ad and AoUlamAAo Distinctive Perspective" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53825-vaksin-sel-mdck-najis-anjing-ualalness-konteks-pro" title="JURIS - Dog Components in Vaccines; Jurisprudential Verses, Ad and AoUlamAAo Distinctive Perspective" target="_blank">Dog Components in Vaccines; Jurisprudential Verses, Ad and AoUlamAAo Distinctive Perspective</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki perspektif ulama dari wilayah lain di Indonesia dan juga dari negara-negara Muslim lainnya, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang pandangan Islam terhadap penggunaan sel-sel MDCK dalam vaksin. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut konsep istiuAlah (perubahan sempurna) dalam konteks produksi vaksin, dan bagaimana konsep ini dapat diterapkan dalam praktik untuk memastikan vaksin yang diproduksi dengan sel-sel MDCK memenuhi kriteria ualAl. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut konsep mujAwir (proses pendampingan) dan bagaimana konsep ini dapat diterapkan dalam produksi vaksin, serta implikasinya terhadap status ualAl vaksin tersebut. Dengan melakukan penelitian lanjutan ini, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang pandangan Islam terhadap penggunaan sel-sel MDCK dalam vaksin, dan bagaimana konsep-konsep dalam hukum Islam dapat diterapkan dalam praktik untuk memastikan vaksin yang diproduksi memenuhi kriteria ualAl..
<br>Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan sel-sel MDCK dalam produksi vaksin, meskipun berasal dari ginjal anjing yang dianggap najis oleh beberapa ulama, diperbolehkan secara bersyarat ketika.(1) tidak ada alternatif ualAl yang tersedia, (2) proses pemurnian memastikan tidak ada jejak sel yang tersisa dalam vaksin akhir, dan (3) kebutuhan kesehatan masyarakat (sarrah) membenarkan penggunaan mereka di bawah uife an-nafs (pelestarian kehidupan).Narasumber 1 menekankan hambatan regulasi dalam sistem Syafi'i, sedangkan Narasumber 2, 4, dan 5 mengutip talfq (pergeseran ke mazhab Maliki atau Hanafi), konsep mujAwir (proses pendampingan), dan impuritas yang dapat dimaafkan (maAofuwwun Aoanhu), serta analog klinis seperti Enoxaparin untuk membenarkan izin.Keseimbangan pragmatis ini memprioritaskan manfaat komunitas daripada kekhawatiran teoretis tentang najis.Namun, temuan ini terbatas oleh lingkup geografisnya yang sempit (hanya Yogyakarta) dan pengecualian sel-sel kontroversial lainnya (misalnya, bahan yang berasal dari babi), sehingga diperlukan penelitian interdisipliner yang lebih luas untuk mengstandarkan etika vaksin Islam
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perspektif para ulama Yogyakarta mengenai vaksin yang diproduksi menggunakan sel-sel MDCK (Madin-Darby Canine Kidney) yang berasal dari ginjal anjing. Sel MDCK menimbulkan kekhawatiran di kalangan umat Islam terkait status ualAlnya, karena anjing dianggap najis dalam hukum Islam. Melalui wawancara mendalam dengan lima narasumber kunci dari MUI, LPH, LBM PWNU, dan UIN Sunan Kalijaga, penelitian ini memeriksa pandangan mereka berdasarkan al-Qur'an, Ad, dan pendapat para ahli hukum. Temuan menunjukkan berbagai posisi. Satu narasumber menekankan hambatan regulasi yang berakar pada mazhab Syafi'i, yang mensyaratkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/7/vaksin-sel-mdck-najis-anjing-ualalness-konteks-pro-thumb-44703.webp" type="image/webp" length="78124" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/vaksin-sel-mdck-najis-anjing-ualalness-konteks-pro-thumb-44703.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/vaksin-sel-mdck-najis-anjing-ualalness-konteks-pro-thumb-38868.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/vaksin-sel-mdck-najis-anjing-ualalness-konteks-pro-thumb-8a3d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-632-iain-madura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3072-al-ihkam-jurnal-hukum-pranata-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Chitasil Edible Coating and Price Stability of Agricultural Commodities An Islamic Economic Law Perspective ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Chitasil Edible Coating and Price Stability of Agricultural Commodities An Islamic Economic Law Perspective ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Chitasil Edible Coating and Price Stability of Agricultural Commodities An Islamic Economic Law Perspective ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53824-harga-komoditas-dunia-investor-stabilitas</link>
	<guid isPermaLink="false">d65c534a12203445c12fb440b49d0ce1</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 18:37:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ diah nuraini ]]></category>
	<category><![CDATA[ sitti arafah ]]></category>
	<category><![CDATA[ andi ridwan ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andi,arafah,diah,nuraini,ridwan,sitti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengembangkan model ekonomi yang lebih komprehensif untuk menganalisis dampak teknologi pasca panen pada stabilitas harga ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Chitasil Edible Coating and Price Stability of Agricultural Commodities: An Islamic Economic Law Perspective: Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengembangkan model ekonomi yang lebih komprehensif untuk menganalisis dampak teknologi pasca panen pada stabilitas harga dan distribusi nilai dalam rantai pasokan pertanian. Model ini dapat mempertimbangkan berbagai faktor seperti perilaku pedagang, integrasi dengan kebijakan distribusi nasional, dan dampak jangka panjang teknologi pada volatilitas harga dan kesejahteraan aktor dalam rantai pasokan.2. Melakukan studi komparatif yang menyeluruh tentang teknologi pasca panen yang berbeda dan komoditas pertanian yang beragam. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana teknologi-teknologi tersebut mempengaruhi stabilitas harga, distribusi risiko, dan keadilan distributif dalam berbagai konteks pertanian.3. Menganalisis bagaimana inovasi teknologi dapat diintegrasikan dengan instrumen regulasi pasar dalam kerangka hukum ekonomi Islam. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan model pemerintahan ekonomi yang berbasis maqAid yang menggabungkan teknologi, desain institusional, dan norma-norma syariah untuk mencapai keadilan distributif dan stabilitas ekonomi.. Studi ini menyimpulkan bahwa ketidakstabilan harga komoditas pertanian berasal bukan hanya dari ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan tetapi dari struktur temporal pertukaran yang memaksa petani menjual komoditas hasil panen di bawah tekanan waktu biologis.Penerapan teknologi Chitasil memperpanjang umur simpan dan merestrukturisasi waktu transaksi, sehingga pembentukan harga bergeser dari keseimbangan penjualan paksa ke mekanisme penyesuaian antarwaktu.Akibatnya, stabilitas harga muncul melalui redistribusi risiko temporal daripada intervensi harga regulasi.Dari perspektif hukum ekonomi Islam, transformasi ini menunjukkan bahwa ketidakadilan dapat timbul dari struktur pasar daripada cacat kontrak.Dengan menghilangkan penyebab kerugian ('illah iqtiAdiyyah) yang berakar pada tekanan waktu, teknologi memenuhi prinsip-prinsip uife al-mAl, rafAo as-sararu, dan al-gunmu bi al-gurmi.Oleh karena itu, teknologi pasca panen berfungsi bukan hanya sebagai alat produksi tetapi sebagai mekanisme pemerintahan ekonomi yang berbasis maqAid yang mencapai keadilan distributif melalui desain institusional Ketidakstabilan harga komoditas pertanian di pasar yang mudah rusak umumnya dijelaskan sebagai ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan, tetapi interpretasi seperti itu mengabaikan peran struktural batasan waktu dalam pertukaran pasar. Studi ini memeriksa bagaimana teknologi pasca panen berfungsi tidak hanya sebagai alat produktivitas tetapi juga sebagai mekanisme pemerintahan ekonomi dalam kerangka hukum ekonomi Islam. Menggunakan metode hukum empiris yang digabungkan dengan analisis yuridis-sosiologis, wawancara lapangan dilakukan dengan petani hortikultura di Ngablak, Magelang, dan ditafsirkan melalui... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/3/harga-komoditas-dunia-investor-stabilitas-beras-pr-thumb-822c7.webp" title="JURIS - Chitasil Edible Coating and Price Stability of Agricultural Commodities: An Islamic  Economic Law Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/harga-komoditas-dunia-investor-stabilitas-beras-pr-thumb-822c7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/harga-komoditas-dunia-investor-stabilitas-beras-pr-thumb-822c7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/harga-komoditas-dunia-investor-stabilitas-beras-pr-thumb-822c7.webp 1x" title="JURIS - Chitasil Edible Coating and Price Stability of Agricultural Commodities: An Islamic  Economic Law Perspective" alt="JURIS - Chitasil Edible Coating and Price Stability of Agricultural Commodities: An Islamic  Economic Law Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/harga-komoditas-dunia-investor-stabilitas-beras-pr-thumb-90da5.webp" title="JURIS - Chitasil Edible Coating and Price Stability of Agricultural Commodities: An Islamic  Economic Law Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/harga-komoditas-dunia-investor-stabilitas-beras-pr-thumb-90da5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/harga-komoditas-dunia-investor-stabilitas-beras-pr-thumb-90da5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/harga-komoditas-dunia-investor-stabilitas-beras-pr-thumb-90da5.webp 1x" title="JURIS - Chitasil Edible Coating and Price Stability of Agricultural Commodities: An Islamic  Economic Law Perspective" alt="JURIS - Chitasil Edible Coating and Price Stability of Agricultural Commodities: An Islamic  Economic Law Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/harga-komoditas-dunia-investor-stabilitas-beras-pr-thumb-0ff1f.webp" title="JURIS - Chitasil Edible Coating and Price Stability of Agricultural Commodities: An Islamic  Economic Law Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/harga-komoditas-dunia-investor-stabilitas-beras-pr-thumb-0ff1f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/harga-komoditas-dunia-investor-stabilitas-beras-pr-thumb-0ff1f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/harga-komoditas-dunia-investor-stabilitas-beras-pr-thumb-0ff1f.webp 1x" title="JURIS - Chitasil Edible Coating and Price Stability of Agricultural Commodities: An Islamic  Economic Law Perspective" alt="JURIS - Chitasil Edible Coating and Price Stability of Agricultural Commodities: An Islamic  Economic Law Perspective" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53824-harga-komoditas-dunia-investor-stabilitas" title="JURIS - Chitasil Edible Coating and Price Stability of Agricultural Commodities: An Islamic  Economic Law Perspective" target="_blank">Chitasil Edible Coating and Price Stability of Agricultural Commodities: An Islamic  Economic Law Perspective</a>: Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengembangkan model ekonomi yang lebih komprehensif untuk menganalisis dampak teknologi pasca panen pada stabilitas harga dan distribusi nilai dalam rantai pasokan pertanian. Model ini dapat mempertimbangkan berbagai faktor seperti perilaku pedagang, integrasi dengan kebijakan distribusi nasional, dan dampak jangka panjang teknologi pada volatilitas harga dan kesejahteraan aktor dalam rantai pasokan.2. Melakukan studi komparatif yang menyeluruh tentang teknologi pasca panen yang berbeda dan komoditas pertanian yang beragam. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana teknologi-teknologi tersebut mempengaruhi stabilitas harga, distribusi risiko, dan keadilan distributif dalam berbagai konteks pertanian.3. Menganalisis bagaimana inovasi teknologi dapat diintegrasikan dengan instrumen regulasi pasar dalam kerangka hukum ekonomi Islam. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan model pemerintahan ekonomi yang berbasis maqAid yang menggabungkan teknologi, desain institusional, dan norma-norma syariah untuk mencapai keadilan distributif dan stabilitas ekonomi..
<br>Studi ini menyimpulkan bahwa ketidakstabilan harga komoditas pertanian berasal bukan hanya dari ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan tetapi dari struktur temporal pertukaran yang memaksa petani menjual komoditas hasil panen di bawah tekanan waktu biologis.Penerapan teknologi Chitasil memperpanjang umur simpan dan merestrukturisasi waktu transaksi, sehingga pembentukan harga bergeser dari keseimbangan penjualan paksa ke mekanisme penyesuaian antarwaktu.Akibatnya, stabilitas harga muncul melalui redistribusi risiko temporal daripada intervensi harga regulasi.Dari perspektif hukum ekonomi Islam, transformasi ini menunjukkan bahwa ketidakadilan dapat timbul dari struktur pasar daripada cacat kontrak.Dengan menghilangkan penyebab kerugian ('illah iqtiAdiyyah) yang berakar pada tekanan waktu, teknologi memenuhi prinsip-prinsip uife al-mAl, rafAo as-sararu, dan al-gunmu bi al-gurmi.Oleh karena itu, teknologi pasca panen berfungsi bukan hanya sebagai alat produksi tetapi sebagai mekanisme pemerintahan ekonomi yang berbasis maqAid yang mencapai keadilan distributif melalui desain institusional
<br>Ketidakstabilan harga komoditas pertanian di pasar yang mudah rusak umumnya dijelaskan sebagai ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan, tetapi interpretasi seperti itu mengabaikan peran struktural batasan waktu dalam pertukaran pasar. Studi ini memeriksa bagaimana teknologi pasca panen berfungsi tidak hanya sebagai alat produktivitas tetapi juga sebagai mekanisme pemerintahan ekonomi dalam kerangka hukum ekonomi Islam. Menggunakan metode hukum empiris yang digabungkan dengan analisis yuridis-sosiologis, wawancara lapangan dilakukan dengan petani hortikultura di Ngablak, Magelang, dan ditafsirkan melalui...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/3/harga-komoditas-dunia-investor-stabilitas-beras-pr-thumb-90da5.webp" type="image/webp" length="73296" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/harga-komoditas-dunia-investor-stabilitas-beras-pr-thumb-822c7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/harga-komoditas-dunia-investor-stabilitas-beras-pr-thumb-90da5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/harga-komoditas-dunia-investor-stabilitas-beras-pr-thumb-0ff1f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-632-iain-madura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3072-al-ihkam-jurnal-hukum-pranata-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kontribusi Prodi Pendidikan dan Pengajaran Agama Katolik STAKat Negeri Pontianak dengan Dunia Kerja ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kontribusi Prodi Pendidikan dan Pengajaran Agama Katolik STAKat Negeri Pontianak dengan Dunia Kerja ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kontribusi Prodi Pendidikan dan Pengajaran Agama Katolik STAKat Negeri Pontianak dengan Dunia Kerja ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53821-tracer-study-alumni-stakat-negeri-pontianak-kontri</link>
	<guid isPermaLink="false">bc0cd3790e83c59bc06130158f9d955b</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 18:37:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ 0 suko suko ]]></category>
	<category><![CDATA[ 2 kubu raya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[2,counter,flag,kubu,raya,suko]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kesenjangan kompetensi Bahasa Inggris, kemampuan bekerja di bawah tekanan, dan kemampuan menulis laporan. Selain itu, penelitian dapat fokus pada ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kontribusi Prodi Pendidikan dan Pengajaran Agama Katolik STAKat Negeri Pontianak dengan Dunia Kerja: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kesenjangan kompetensi Bahasa Inggris, kemampuan bekerja di bawah tekanan, dan kemampuan menulis laporan. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan kurikulum yang lebih kontekstual dan dinamis untuk meningkatkan kompetensi alumni dalam menghadapi tantangan dunia kerja. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi strategi-strategi pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif alumni, serta kemampuan mereka dalam bekerja sama dan berkomunikasi secara efektif.. Pertama, alumni Program Studi Pengajaran dan Pendidikan Agama Katolik STAKat Negeri Pontianak yang tersebar di seluruh wilayah Kalimantan Barat memiliki pekerjaan yang layak dan sebagian besar berprofesi sebagai Pendidik Agama Katolik di berbagai jenjang Pendidikan dasar hingga menengah.Kedua, kompetensi yang alumni dapatkan selama menempuh Pendidikan di Program Studi Pendidikan dan Pengajaran Agama Katolik STAKat Negeri Pontianak sangat relevan dengan dunia kerja mereka saat ini.Ketiga, adapun beberapa kesenjangan yang terjadi, yaitu kurangnya kompetensi Bahasa Inggris, kurangnya kemampuan alumni untuk bekerja di bawah tekanan, dan kemampuan alumni dalam menulis laporan, memo, dan dokumen yang tidak terlalu baik.Solusi dari kesenjangan ini adalah dengan pembaharuan kurikulum yang mendukung kemampuan alumni saat terjun di dunia kerja, terutama di dunia Pendidikan Tracer Study merupakan penelitian mengenai situasi alumni, terutama dalam hal pencarian kerja, situasi kerja, dan pemanfaatan kompetensi yang diperoleh selama kuliah. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengumpulkan informasi dan masukan yang relevan dari lulusan terkait dengan "learning dan working experience" yang dialami oleh lulusan untuk pengembangan Perguruan Tinggi. Tracer Study yang dilaksanakan menggunakan metode survey berupa kuesioner, dengan tujuan memperoleh informasi dari alumni STAKat Negeri Pontianak di seluruh daerah yang tersebar di Kalimantan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/b/tracer-study-alumni-stakat-negeri-pontianak-kontri-thumb-07e8c.webp" title="JURIS - Kontribusi Prodi Pendidikan dan Pengajaran Agama Katolik STAKat Negeri Pontianak dengan Dunia Kerja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/tracer-study-alumni-stakat-negeri-pontianak-kontri-thumb-07e8c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/tracer-study-alumni-stakat-negeri-pontianak-kontri-thumb-07e8c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/tracer-study-alumni-stakat-negeri-pontianak-kontri-thumb-07e8c.webp 1x" title="JURIS - Kontribusi Prodi Pendidikan dan Pengajaran Agama Katolik STAKat Negeri Pontianak dengan Dunia Kerja" alt="JURIS - Kontribusi Prodi Pendidikan dan Pengajaran Agama Katolik STAKat Negeri Pontianak dengan Dunia Kerja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/b/tracer-study-alumni-stakat-negeri-pontianak-kontri-thumb-50dec.webp" title="JURIS - Kontribusi Prodi Pendidikan dan Pengajaran Agama Katolik STAKat Negeri Pontianak dengan Dunia Kerja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/tracer-study-alumni-stakat-negeri-pontianak-kontri-thumb-50dec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/tracer-study-alumni-stakat-negeri-pontianak-kontri-thumb-50dec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/tracer-study-alumni-stakat-negeri-pontianak-kontri-thumb-50dec.webp 1x" title="JURIS - Kontribusi Prodi Pendidikan dan Pengajaran Agama Katolik STAKat Negeri Pontianak dengan Dunia Kerja" alt="JURIS - Kontribusi Prodi Pendidikan dan Pengajaran Agama Katolik STAKat Negeri Pontianak dengan Dunia Kerja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/b/tracer-study-alumni-stakat-negeri-pontianak-kontri-thumb-e580c.webp" title="JURIS - Kontribusi Prodi Pendidikan dan Pengajaran Agama Katolik STAKat Negeri Pontianak dengan Dunia Kerja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/tracer-study-alumni-stakat-negeri-pontianak-kontri-thumb-e580c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/tracer-study-alumni-stakat-negeri-pontianak-kontri-thumb-e580c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/tracer-study-alumni-stakat-negeri-pontianak-kontri-thumb-e580c.webp 1x" title="JURIS - Kontribusi Prodi Pendidikan dan Pengajaran Agama Katolik STAKat Negeri Pontianak dengan Dunia Kerja" alt="JURIS - Kontribusi Prodi Pendidikan dan Pengajaran Agama Katolik STAKat Negeri Pontianak dengan Dunia Kerja" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53821-tracer-study-alumni-stakat-negeri-pontianak-kontri" title="JURIS - Kontribusi Prodi Pendidikan dan Pengajaran Agama Katolik STAKat Negeri Pontianak dengan Dunia Kerja" target="_blank">Kontribusi Prodi Pendidikan dan Pengajaran Agama Katolik STAKat Negeri Pontianak dengan Dunia Kerja</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kesenjangan kompetensi Bahasa Inggris, kemampuan bekerja di bawah tekanan, dan kemampuan menulis laporan. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan kurikulum yang lebih kontekstual dan dinamis untuk meningkatkan kompetensi alumni dalam menghadapi tantangan dunia kerja. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi strategi-strategi pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif alumni, serta kemampuan mereka dalam bekerja sama dan berkomunikasi secara efektif..
<br>Pertama, alumni Program Studi Pengajaran dan Pendidikan Agama Katolik STAKat Negeri Pontianak yang tersebar di seluruh wilayah Kalimantan Barat memiliki pekerjaan yang layak dan sebagian besar berprofesi sebagai Pendidik Agama Katolik di berbagai jenjang Pendidikan dasar hingga menengah.Kedua, kompetensi yang alumni dapatkan selama menempuh Pendidikan di Program Studi Pendidikan dan Pengajaran Agama Katolik STAKat Negeri Pontianak sangat relevan dengan dunia kerja mereka saat ini.Ketiga, adapun beberapa kesenjangan yang terjadi, yaitu kurangnya kompetensi Bahasa Inggris, kurangnya kemampuan alumni untuk bekerja di bawah tekanan, dan kemampuan alumni dalam menulis laporan, memo, dan dokumen yang tidak terlalu baik.Solusi dari kesenjangan ini adalah dengan pembaharuan kurikulum yang mendukung kemampuan alumni saat terjun di dunia kerja, terutama di dunia Pendidikan
<br>Tracer Study merupakan penelitian mengenai situasi alumni, terutama dalam hal pencarian kerja, situasi kerja, dan pemanfaatan kompetensi yang diperoleh selama kuliah. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengumpulkan informasi dan masukan yang relevan dari lulusan terkait dengan "learning dan working experience" yang dialami oleh lulusan untuk pengembangan Perguruan Tinggi. Tracer Study yang dilaksanakan menggunakan metode survey berupa kuesioner, dengan tujuan memperoleh informasi dari alumni STAKat Negeri Pontianak di seluruh daerah yang tersebar di Kalimantan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/b/tracer-study-alumni-stakat-negeri-pontianak-kontri-thumb-e580c.webp" type="image/webp" length="90028" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/tracer-study-alumni-stakat-negeri-pontianak-kontri-thumb-07e8c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/tracer-study-alumni-stakat-negeri-pontianak-kontri-thumb-50dec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/tracer-study-alumni-stakat-negeri-pontianak-kontri-thumb-e580c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3092-stakatnpontianak.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12629-vocat-jurnal-pendidikan-katolik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Nexus of Religion Ethnicity and Money Understanding Political Violence Against Women in Eastern Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Nexus of Religion Ethnicity and Money Understanding Political Violence Against Women in Eastern Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Nexus of Religion Ethnicity and Money Understanding Political Violence Against Women in Eastern Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53820-polarisasi-identitas-agama-hak-politik-perempuan</link>
	<guid isPermaLink="false">c06266ce76dd5fbc46fdbcda8bebecd6</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 18:37:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ diah nuraini ]]></category>
	<category><![CDATA[ sitti arafah ]]></category>
	<category><![CDATA[ andi ridwan ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andi,arafah,diah,nuraini,ridwan,sitti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki lebih lanjut dinamika kekerasan terhadap perempuan dalam politik di daerah lain di Indonesia Timur, seperti Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Barat, yang memiliki karakteristik sosiologis yang berbeda. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Nexus of Religion, Ethnicity, and Money: Understanding Political Violence Against Women in Eastern Indonesia: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki lebih lanjut dinamika kekerasan terhadap perempuan dalam politik di daerah lain di Indonesia Timur, seperti Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Barat, yang memiliki karakteristik sosiologis yang berbeda. Penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana faktor-faktor seperti agama, etnis, dan uang membentuk pengalaman politik perempuan di seluruh wilayah tersebut. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak dan efektivitas legislasi komprehensif yang diusulkan untuk mengatasi VAWP di tingkat nasional dan lokal. Penelitian ini dapat mencakup analisis perbandingan antara berbagai wilayah di Indonesia Timur untuk memahami perbedaan dan kesamaan dalam implementasi dan dampak legislasi tersebut. Akhirnya, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi inisiatif pendidikan publik yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan tindakan pencegahan terhadap VAWP. Penelitian ini dapat menilai efektivitas berbagai pendekatan pendidikan, termasuk materi kurikulum, kampanye kesadaran, dan pelatihan bagi politikus dan pemilih, untuk mengurangi kekerasan terhadap perempuan dalam politik.. Penelitian ini menemukan bahwa Hukum Islam dan Perspektif Kristen - khususnya Katolik, yang merupakan agama dominan di Nusa Tenggara Timur dan Papua Barat - tidak menentang keterlibatan perempuan dalam politik, tetapi justru secara aktif mendukung dan mendorong partisipasi perempuan dalam politik, sehingga memberikan fondasi institusional yang penting bagi politikus perempuan di wilayah tersebut.Namun, penelitian ini juga mengungkapkan bahwa calon perempuan legislatif di Indonesia Timur, khususnya di Nusa Tenggara Timur dan Papua Barat, mengalami kekerasan psikologis, di mana afiliasi agama dan identitas etnis mereka sering dimanfaatkan sebagai alat serangan, serta kekerasan ekonomi, yang terwujud melalui tuntutan berat pemilih untuk insentif materi sebagai imbalan atas dukungan politik.Terutama, calon perempuan Muslim di Papua Barat yang mayoritas Kristen rentan terhadap kekerasan psikologis yang berasal dari persepsi sebagai perempuan non-pribumi.Penelitian ini menyimpulkan bahwa VAWP di Indonesia Timur sangat kompleks, karena pergesekan keragaman agama, identitas etnis, uang, dan masalah terkait sentimen non-pribumi memperburuk manifestasinya.Penelitian ini berkontribusi pada analisis interseksional yang nuansanya halus terhadap VAWP di Indonesia Timur, yang menunjukkan bagaimana agama, etnis, dan faktor ekonomi membentuk pengalaman politik perempuan.Namun, lingkupnya terbatas karena tidak mencakup daerah lain dengan karakteristik sosiologis yang berbeda, seperti Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Barat.Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut direkomendasikan di daerah-daerah ini untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang VAWP di seluruh Indonesia Timur.Penelitian ini juga menyarankan adopsi legislasi komprehensif di tingkat nasional dan lokal untuk mengatasi VAWP, reformasi terhadap undang-undang pemilihan dan partai politik, pendirian peraturan kampanye dan pendanaan yang ramah perempuan, serta implementasi inisiatif pendidikan publik untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong tindakan pencegahan terhadap VAWP Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Indonesia ditandai dengan kasus signifikan Kekerasan terhadap Perempuan dalam Politik (VAWP), termasuk di Indonesia Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan Hukum Islam dan Perspektif Kristen sebagai agama dominan di Indonesia Timur, mengenai keterlibatan perempuan dalam politik. Selain itu, penelitian ini juga mengeksplorasi bagaimana, dalam konteks Pemilu 2024, identitas agama, etnis, uang, dan sentimen non-pribumi telah dimanfaatkan untuk mempertahankan VAWP di Indonesia Timur. Ini adalah penelitian kualitatif, berdasarkan wawancara mendalam dengan politikus perempuan di Indonesia Timur,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/c/polarisasi-identitas-agama-hak-politik-perempuan-k-thumb-29992.webp" title="JURIS - The Nexus of Religion, Ethnicity, and Money: Understanding Political Violence Against Women in Eastern Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/polarisasi-identitas-agama-hak-politik-perempuan-k-thumb-29992.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/polarisasi-identitas-agama-hak-politik-perempuan-k-thumb-29992.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/polarisasi-identitas-agama-hak-politik-perempuan-k-thumb-29992.webp 1x" title="JURIS - The Nexus of Religion, Ethnicity, and Money: Understanding Political Violence Against Women in Eastern Indonesia" alt="JURIS - The Nexus of Religion, Ethnicity, and Money: Understanding Political Violence Against Women in Eastern Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/polarisasi-identitas-agama-hak-politik-perempuan-k-thumb-633ab.webp" title="JURIS - The Nexus of Religion, Ethnicity, and Money: Understanding Political Violence Against Women in Eastern Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/polarisasi-identitas-agama-hak-politik-perempuan-k-thumb-633ab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/polarisasi-identitas-agama-hak-politik-perempuan-k-thumb-633ab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/polarisasi-identitas-agama-hak-politik-perempuan-k-thumb-633ab.webp 1x" title="JURIS - The Nexus of Religion, Ethnicity, and Money: Understanding Political Violence Against Women in Eastern Indonesia" alt="JURIS - The Nexus of Religion, Ethnicity, and Money: Understanding Political Violence Against Women in Eastern Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/polarisasi-identitas-agama-hak-politik-perempuan-k-thumb-eabb8.webp" title="JURIS - The Nexus of Religion, Ethnicity, and Money: Understanding Political Violence Against Women in Eastern Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/polarisasi-identitas-agama-hak-politik-perempuan-k-thumb-eabb8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/polarisasi-identitas-agama-hak-politik-perempuan-k-thumb-eabb8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/polarisasi-identitas-agama-hak-politik-perempuan-k-thumb-eabb8.webp 1x" title="JURIS - The Nexus of Religion, Ethnicity, and Money: Understanding Political Violence Against Women in Eastern Indonesia" alt="JURIS - The Nexus of Religion, Ethnicity, and Money: Understanding Political Violence Against Women in Eastern Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53820-polarisasi-identitas-agama-hak-politik-perempuan" title="JURIS - The Nexus of Religion, Ethnicity, and Money: Understanding Political Violence Against Women in Eastern Indonesia" target="_blank">The Nexus of Religion, Ethnicity, and Money: Understanding Political Violence Against Women in Eastern Indonesia</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki lebih lanjut dinamika kekerasan terhadap perempuan dalam politik di daerah lain di Indonesia Timur, seperti Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Barat, yang memiliki karakteristik sosiologis yang berbeda. Penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana faktor-faktor seperti agama, etnis, dan uang membentuk pengalaman politik perempuan di seluruh wilayah tersebut. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak dan efektivitas legislasi komprehensif yang diusulkan untuk mengatasi VAWP di tingkat nasional dan lokal. Penelitian ini dapat mencakup analisis perbandingan antara berbagai wilayah di Indonesia Timur untuk memahami perbedaan dan kesamaan dalam implementasi dan dampak legislasi tersebut. Akhirnya, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi inisiatif pendidikan publik yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan tindakan pencegahan terhadap VAWP. Penelitian ini dapat menilai efektivitas berbagai pendekatan pendidikan, termasuk materi kurikulum, kampanye kesadaran, dan pelatihan bagi politikus dan pemilih, untuk mengurangi kekerasan terhadap perempuan dalam politik..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa Hukum Islam dan Perspektif Kristen - khususnya Katolik, yang merupakan agama dominan di Nusa Tenggara Timur dan Papua Barat - tidak menentang keterlibatan perempuan dalam politik, tetapi justru secara aktif mendukung dan mendorong partisipasi perempuan dalam politik, sehingga memberikan fondasi institusional yang penting bagi politikus perempuan di wilayah tersebut.Namun, penelitian ini juga mengungkapkan bahwa calon perempuan legislatif di Indonesia Timur, khususnya di Nusa Tenggara Timur dan Papua Barat, mengalami kekerasan psikologis, di mana afiliasi agama dan identitas etnis mereka sering dimanfaatkan sebagai alat serangan, serta kekerasan ekonomi, yang terwujud melalui tuntutan berat pemilih untuk insentif materi sebagai imbalan atas dukungan politik.Terutama, calon perempuan Muslim di Papua Barat yang mayoritas Kristen rentan terhadap kekerasan psikologis yang berasal dari persepsi sebagai perempuan non-pribumi.Penelitian ini menyimpulkan bahwa VAWP di Indonesia Timur sangat kompleks, karena pergesekan keragaman agama, identitas etnis, uang, dan masalah terkait sentimen non-pribumi memperburuk manifestasinya.Penelitian ini berkontribusi pada analisis interseksional yang nuansanya halus terhadap VAWP di Indonesia Timur, yang menunjukkan bagaimana agama, etnis, dan faktor ekonomi membentuk pengalaman politik perempuan.Namun, lingkupnya terbatas karena tidak mencakup daerah lain dengan karakteristik sosiologis yang berbeda, seperti Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Barat.Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut direkomendasikan di daerah-daerah ini untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang VAWP di seluruh Indonesia Timur.Penelitian ini juga menyarankan adopsi legislasi komprehensif di tingkat nasional dan lokal untuk mengatasi VAWP, reformasi terhadap undang-undang pemilihan dan partai politik, pendirian peraturan kampanye dan pendanaan yang ramah perempuan, serta implementasi inisiatif pendidikan publik untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong tindakan pencegahan terhadap VAWP
<br>Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Indonesia ditandai dengan kasus signifikan Kekerasan terhadap Perempuan dalam Politik (VAWP), termasuk di Indonesia Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan Hukum Islam dan Perspektif Kristen sebagai agama dominan di Indonesia Timur, mengenai keterlibatan perempuan dalam politik. Selain itu, penelitian ini juga mengeksplorasi bagaimana, dalam konteks Pemilu 2024, identitas agama, etnis, uang, dan sentimen non-pribumi telah dimanfaatkan untuk mempertahankan VAWP di Indonesia Timur. Ini adalah penelitian kualitatif, berdasarkan wawancara mendalam dengan politikus perempuan di Indonesia Timur,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/c/polarisasi-identitas-agama-hak-politik-perempuan-k-thumb-29992.webp" type="image/webp" length="62928" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/polarisasi-identitas-agama-hak-politik-perempuan-k-thumb-29992.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/polarisasi-identitas-agama-hak-politik-perempuan-k-thumb-633ab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/polarisasi-identitas-agama-hak-politik-perempuan-k-thumb-eabb8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-632-iain-madura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3072-al-ihkam-jurnal-hukum-pranata-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Child Marriage in Indonesia How Communities Navigate Marriage Practices within Islamic Adat and State Norms ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Child Marriage in Indonesia How Communities Navigate Marriage Practices within Islamic Adat and State Norms ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Child Marriage in Indonesia How Communities Navigate Marriage Practices within Islamic Adat and State Norms ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53819-child-marriage-consciousness-pluralism</link>
	<guid isPermaLink="false">a2c075c25faea0431f25ee156cf2521a</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 18:37:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ diah nuraini ]]></category>
	<category><![CDATA[ sitti arafah ]]></category>
	<category><![CDATA[ andi ridwan ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andi,arafah,diah,nuraini,ridwan,sitti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ To address child marriage effectively, it is crucial to engage with the social realities of communities and involve religious leaders, adat authorities, and trusted community figures who can translate legal norms into culturally meaningful messages. Expanding ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Child Marriage in Indonesia: How Communities Navigate Marriage Practices within Islamic, Adat, and State Norms: To address child marriage effectively, it is crucial to engage with the social realities of communities and involve religious leaders, adat authorities, and trusted community figures who can translate legal norms into culturally meaningful messages. Expanding educational and economic opportunities for girls is essential, as it provides families with realistic alternatives to early marriage. Strengthening village governance and cross-sector coordination can further support long-term change. Additionally, exploring how adolescents themselves perceive marital readiness and legal norms, particularly in contexts where family control and moral expectations strongly influence their choices, can provide valuable insights for developing targeted interventions.. The study shows that communities in Cukan Lipai and Berangas Timur define readiness for marriage through religious, adat, and familial perspectives rather than through the state's legal age requirements.People's understandings of law are shaped by overlapping legal systems.state law, religion, and adat, which often point in different directions.Child marriage is commonly justified through interpretations of Islamic teachings, adat values, and concerns about zina, while formal law is often experienced as distant from everyday decision-making around marriage within families and communities.The findings reveal spaces of negotiation, particularly where religious leaders advance interpretations consistent with maqAid asy-syarAoah.These dynamics suggest that legal reform alone is unlikely to be effective unless it engages with the moral and social frameworks that guide family decision-making.Instead, efforts must work with the real lives communities live, involving religious leaders, teachers, and local officials who already have people's trust.If religious leaders were to explain that delaying marriage helps girls learn and grow stronger, or when families see real educational opportunities for their daughters, they are more likely to support later marriage.Approaches that rely primarily on top-down legal enforcement, without attention to why families turn to kawin siri and early marriage, risk overlooking the social and moral dynamics that shape these decisions This qualitative study examines how communities in South Kalimantan address child marriage within a plural legal framework. It investigates how communities negotiate child marriage within legal pluralism and how marital readiness is constructed and understood within the legal consciousness of families, religious leaders, and community members. The study reveals that communities prioritize customary norms and religious teachings, particularly Islamic law, over state law when determining the appropriate age and readiness for marriage. Religious reasoning and biological signs of maturity are often used to justify child marriage, aligning with some classical fiqh interpretations linking puberty to marital eligibility. Meanwhile, formal legal provisions are often... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/5/child-marriage-consciousness-pluralism-south-kalim-thumb-d3d56.webp" title="JURIS - Child Marriage in Indonesia: How Communities Navigate Marriage Practices within Islamic, Adat, and State Norms" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/child-marriage-consciousness-pluralism-south-kalim-thumb-d3d56.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/child-marriage-consciousness-pluralism-south-kalim-thumb-d3d56.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/child-marriage-consciousness-pluralism-south-kalim-thumb-d3d56.webp 1x" title="JURIS - Child Marriage in Indonesia: How Communities Navigate Marriage Practices within Islamic, Adat, and State Norms" alt="JURIS - Child Marriage in Indonesia: How Communities Navigate Marriage Practices within Islamic, Adat, and State Norms" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/child-marriage-consciousness-pluralism-south-kalim-thumb-2c284.webp" title="JURIS - Child Marriage in Indonesia: How Communities Navigate Marriage Practices within Islamic, Adat, and State Norms" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/child-marriage-consciousness-pluralism-south-kalim-thumb-2c284.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/child-marriage-consciousness-pluralism-south-kalim-thumb-2c284.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/child-marriage-consciousness-pluralism-south-kalim-thumb-2c284.webp 1x" title="JURIS - Child Marriage in Indonesia: How Communities Navigate Marriage Practices within Islamic, Adat, and State Norms" alt="JURIS - Child Marriage in Indonesia: How Communities Navigate Marriage Practices within Islamic, Adat, and State Norms" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/child-marriage-consciousness-pluralism-south-kalim-thumb-5be9f.webp" title="JURIS - Child Marriage in Indonesia: How Communities Navigate Marriage Practices within Islamic, Adat, and State Norms" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/child-marriage-consciousness-pluralism-south-kalim-thumb-5be9f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/child-marriage-consciousness-pluralism-south-kalim-thumb-5be9f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/child-marriage-consciousness-pluralism-south-kalim-thumb-5be9f.webp 1x" title="JURIS - Child Marriage in Indonesia: How Communities Navigate Marriage Practices within Islamic, Adat, and State Norms" alt="JURIS - Child Marriage in Indonesia: How Communities Navigate Marriage Practices within Islamic, Adat, and State Norms" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53819-child-marriage-consciousness-pluralism" title="JURIS - Child Marriage in Indonesia: How Communities Navigate Marriage Practices within Islamic, Adat, and State Norms" target="_blank">Child Marriage in Indonesia: How Communities Navigate Marriage Practices within Islamic, Adat, and State Norms</a>: To address child marriage effectively, it is crucial to engage with the social realities of communities and involve religious leaders, adat authorities, and trusted community figures who can translate legal norms into culturally meaningful messages. Expanding educational and economic opportunities for girls is essential, as it provides families with realistic alternatives to early marriage. Strengthening village governance and cross-sector coordination can further support long-term change. Additionally, exploring how adolescents themselves perceive marital readiness and legal norms, particularly in contexts where family control and moral expectations strongly influence their choices, can provide valuable insights for developing targeted interventions..
<br>The study shows that communities in Cukan Lipai and Berangas Timur define readiness for marriage through religious, adat, and familial perspectives rather than through the state's legal age requirements.People's understandings of law are shaped by overlapping legal systems.state law, religion, and adat, which often point in different directions.Child marriage is commonly justified through interpretations of Islamic teachings, adat values, and concerns about zina, while formal law is often experienced as distant from everyday decision-making around marriage within families and communities.The findings reveal spaces of negotiation, particularly where religious leaders advance interpretations consistent with maqAid asy-syarAoah.These dynamics suggest that legal reform alone is unlikely to be effective unless it engages with the moral and social frameworks that guide family decision-making.Instead, efforts must work with the real lives communities live, involving religious leaders, teachers, and local officials who already have people's trust.If religious leaders were to explain that delaying marriage helps girls learn and grow stronger, or when families see real educational opportunities for their daughters, they are more likely to support later marriage.Approaches that rely primarily on top-down legal enforcement, without attention to why families turn to kawin siri and early marriage, risk overlooking the social and moral dynamics that shape these decisions
<br>This qualitative study examines how communities in South Kalimantan address child marriage within a plural legal framework. It investigates how communities negotiate child marriage within legal pluralism and how marital readiness is constructed and understood within the legal consciousness of families, religious leaders, and community members. The study reveals that communities prioritize customary norms and religious teachings, particularly Islamic law, over state law when determining the appropriate age and readiness for marriage. Religious reasoning and biological signs of maturity are often used to justify child marriage, aligning with some classical fiqh interpretations linking puberty to marital eligibility. Meanwhile, formal legal provisions are often...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/5/child-marriage-consciousness-pluralism-south-kalim-thumb-d3d56.webp" type="image/webp" length="58552" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/child-marriage-consciousness-pluralism-south-kalim-thumb-d3d56.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/child-marriage-consciousness-pluralism-south-kalim-thumb-2c284.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/child-marriage-consciousness-pluralism-south-kalim-thumb-5be9f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-632-iain-madura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3072-al-ihkam-jurnal-hukum-pranata-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pengaruh Work Life Balance Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Di Pt Bank Syariah Indonesia Kantor Area Saharjo Ae Jakarta Selatan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pengaruh Work Life Balance Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Di Pt Bank Syariah Indonesia Kantor Area Saharjo Ae Jakarta Selatan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pengaruh Work Life Balance Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Di Pt Bank Syariah Indonesia Kantor Area Saharjo Ae Jakarta Selatan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53817-bank-syariah-penuh-work-life-balance</link>
	<guid isPermaLink="false">720993e87390c41e04842b54fde4a1c2</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 18:37:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ tia ichwani ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,ichwani,scope,tia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas karyawan dan kinerja karyawan, PT Bank Syariah Indonesia Kantor Area Saharjo dapat mempertimbangkan beberapa saran penelitian lanjutan. Pertama, perusahaan dapat meningkatkan kebijakan yang lebih mendukung Work-Life Balance, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pengaruh Work-Life Balance Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Di Pt Bank Syariah Indonesia Kantor Area Saharjo Ae Jakarta Selatan: Untuk meningkatkan kualitas karyawan dan kinerja karyawan, PT Bank Syariah Indonesia Kantor Area Saharjo dapat mempertimbangkan beberapa saran penelitian lanjutan. Pertama, perusahaan dapat meningkatkan kebijakan yang lebih mendukung Work-Life Balance, seperti menerapkan fleksibilitas kerja, menyediakan layanan konsultasi karyawan, dan fasilitas penitipan anak. Selain itu, perusahaan dapat menyediakan program pelatihan karyawan dalam pengembangan problem solving. Kedua, PT Bank Syariah Indonesia Kantor Area Saharjo dapat meningkatkan perhatian dan apresiasi terhadap kinerja karyawan dengan program pemberian reward "Employee of the Month" dan menciptakan budaya kerja yang apresiatif. Ketiga, karyawan juga perlu membangun komunikasi yang baik dengan atasan dan rekan kerja serta meningkatkan keahlian dan inisiatif dalam bekerja. Dengan menerapkan saran-saran ini, diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih kondusif dan meningkatkan kinerja karyawan secara berkelanjutan.. Berdasarkan hasil analisis data dan pengujian data penelitian yang telah dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.Work-Life Balance yang diterapkan pada PT Bank Syariah Indonesia Kantor Area Saharjo berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan.Penelitian ini membuktikan bahwa Work-Life Balance memiliki pengaruh positif pada kinerja karyawan.Motivasi kerja yang diterapkan pada PT Bank Syariah Indonesia Kantor Area Saharjo berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan.Penelitian ini membuktikan bahwa motivasi kerja memiliki pengaruh positif pada kinerja karyawan.Work-Life Balance dan motivasi kerja berpengaruh secara simultan terhadap kinerja karyawan.Secara keseluruhan, Work-Life Balance dapat memainkan peran kunci dalam membentuk dan memperkuat kinerja karyawan yang positif.Sebaliknya, motivasi kerja yang mendukung faktor-faktor seperti pengakuan, penghargaan, dan peluang pengembangan karier juga dapat meningkatkan kinerja karyawan.Keduanya saling berkaitan dalam menciptakan kinerja karyawan yang baik dan berkualitas Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Work-Life Balance dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan di PT Bank Syariah Indonesia Kantor Area Saharjo. Responden dalam penelitian ini menggunakan karyawan PT Bank Syariah Indonesia Kantor Area Saharjo. Metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu dihitung dengan rumus Slovin dengan jumlah sampel yang diuji sebanyak 80 responden. Metode analisis menggunakan analisis regresi linear berganda, uji asumsi klasik, uji hipotesis, dan pengolahan data menggunakan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Work-Life Balance berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan, Motivasi Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa Work-Life Balance dan Motivasi Kerja berpengaruh secara simultan terhadap Kinerja Karyawan di... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/a/bank-syariah-penuh-work-life-balance-motivasi-kine-thumb-1ae77.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Work-Life Balance Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Di Pt Bank Syariah Indonesia Kantor Area Saharjo Ae Jakarta Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/bank-syariah-penuh-work-life-balance-motivasi-kine-thumb-1ae77.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/bank-syariah-penuh-work-life-balance-motivasi-kine-thumb-1ae77.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/bank-syariah-penuh-work-life-balance-motivasi-kine-thumb-1ae77.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Work-Life Balance Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Di Pt Bank Syariah Indonesia Kantor Area Saharjo Ae Jakarta Selatan" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Work-Life Balance Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Di Pt Bank Syariah Indonesia Kantor Area Saharjo Ae Jakarta Selatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/a/bank-syariah-penuh-work-life-balance-motivasi-kine-thumb-20343.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Work-Life Balance Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Di Pt Bank Syariah Indonesia Kantor Area Saharjo Ae Jakarta Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/bank-syariah-penuh-work-life-balance-motivasi-kine-thumb-20343.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/bank-syariah-penuh-work-life-balance-motivasi-kine-thumb-20343.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/bank-syariah-penuh-work-life-balance-motivasi-kine-thumb-20343.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Work-Life Balance Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Di Pt Bank Syariah Indonesia Kantor Area Saharjo Ae Jakarta Selatan" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Work-Life Balance Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Di Pt Bank Syariah Indonesia Kantor Area Saharjo Ae Jakarta Selatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/a/bank-syariah-penuh-work-life-balance-motivasi-kine-thumb-50812.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Work-Life Balance Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Di Pt Bank Syariah Indonesia Kantor Area Saharjo Ae Jakarta Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/bank-syariah-penuh-work-life-balance-motivasi-kine-thumb-50812.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/bank-syariah-penuh-work-life-balance-motivasi-kine-thumb-50812.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/bank-syariah-penuh-work-life-balance-motivasi-kine-thumb-50812.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Work-Life Balance Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Di Pt Bank Syariah Indonesia Kantor Area Saharjo Ae Jakarta Selatan" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Work-Life Balance Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Di Pt Bank Syariah Indonesia Kantor Area Saharjo Ae Jakarta Selatan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53817-bank-syariah-penuh-work-life-balance" title="JURIS - Analisis Pengaruh Work-Life Balance Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Di Pt Bank Syariah Indonesia Kantor Area Saharjo Ae Jakarta Selatan" target="_blank">Analisis Pengaruh Work-Life Balance Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Di Pt Bank Syariah Indonesia Kantor Area Saharjo Ae Jakarta Selatan</a>: Untuk meningkatkan kualitas karyawan dan kinerja karyawan, PT Bank Syariah Indonesia Kantor Area Saharjo dapat mempertimbangkan beberapa saran penelitian lanjutan. Pertama, perusahaan dapat meningkatkan kebijakan yang lebih mendukung Work-Life Balance, seperti menerapkan fleksibilitas kerja, menyediakan layanan konsultasi karyawan, dan fasilitas penitipan anak. Selain itu, perusahaan dapat menyediakan program pelatihan karyawan dalam pengembangan problem solving. Kedua, PT Bank Syariah Indonesia Kantor Area Saharjo dapat meningkatkan perhatian dan apresiasi terhadap kinerja karyawan dengan program pemberian reward "Employee of the Month" dan menciptakan budaya kerja yang apresiatif. Ketiga, karyawan juga perlu membangun komunikasi yang baik dengan atasan dan rekan kerja serta meningkatkan keahlian dan inisiatif dalam bekerja. Dengan menerapkan saran-saran ini, diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih kondusif dan meningkatkan kinerja karyawan secara berkelanjutan..
<br>Berdasarkan hasil analisis data dan pengujian data penelitian yang telah dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.Work-Life Balance yang diterapkan pada PT Bank Syariah Indonesia Kantor Area Saharjo berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan.Penelitian ini membuktikan bahwa Work-Life Balance memiliki pengaruh positif pada kinerja karyawan.Motivasi kerja yang diterapkan pada PT Bank Syariah Indonesia Kantor Area Saharjo berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan.Penelitian ini membuktikan bahwa motivasi kerja memiliki pengaruh positif pada kinerja karyawan.Work-Life Balance dan motivasi kerja berpengaruh secara simultan terhadap kinerja karyawan.Secara keseluruhan, Work-Life Balance dapat memainkan peran kunci dalam membentuk dan memperkuat kinerja karyawan yang positif.Sebaliknya, motivasi kerja yang mendukung faktor-faktor seperti pengakuan, penghargaan, dan peluang pengembangan karier juga dapat meningkatkan kinerja karyawan.Keduanya saling berkaitan dalam menciptakan kinerja karyawan yang baik dan berkualitas
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Work-Life Balance dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan di PT Bank Syariah Indonesia Kantor Area Saharjo. Responden dalam penelitian ini menggunakan karyawan PT Bank Syariah Indonesia Kantor Area Saharjo. Metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu dihitung dengan rumus Slovin dengan jumlah sampel yang diuji sebanyak 80 responden. Metode analisis menggunakan analisis regresi linear berganda, uji asumsi klasik, uji hipotesis, dan pengolahan data menggunakan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Work-Life Balance berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan, Motivasi Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa Work-Life Balance dan Motivasi Kerja berpengaruh secara simultan terhadap Kinerja Karyawan di...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/a/bank-syariah-penuh-work-life-balance-motivasi-kine-thumb-1ae77.webp" type="image/webp" length="76722" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/bank-syariah-penuh-work-life-balance-motivasi-kine-thumb-1ae77.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/bank-syariah-penuh-work-life-balance-motivasi-kine-thumb-20343.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/bank-syariah-penuh-work-life-balance-motivasi-kine-thumb-50812.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-461-pancasila.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14010-jimp-jurnal-ilmiah-manajemen-pancasila.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Kesadaran Beragama Terhadap Tata Krama Mahasiswa dengan Perilaku Keagamaan Dosen sebagai Variabel Intervening ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Kesadaran Beragama Terhadap Tata Krama Mahasiswa dengan Perilaku Keagamaan Dosen sebagai Variabel Intervening ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Kesadaran Beragama Terhadap Tata Krama Mahasiswa dengan Perilaku Keagamaan Dosen sebagai Variabel Intervening ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53816-mahasiswa-fakultas-psikologi-pengalaman</link>
	<guid isPermaLink="false">8a61dae526c0a62cfed5760c2f165f4c</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 18:37:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ work culture ]]></category>
	<category><![CDATA[ mulyono hadi ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti marfuah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[culture,hadi,marfuah,mulyono,siti,work]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk memperluas populasi penelitian agar tidak hanya mencakup universitas Islam, tetapi juga universitas negeri di Indonesia. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut pengaruh ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Kesadaran Beragama Terhadap Tata Krama Mahasiswa dengan Perilaku Keagamaan Dosen sebagai Variabel Intervening: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk memperluas populasi penelitian agar tidak hanya mencakup universitas Islam, tetapi juga universitas negeri di Indonesia. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut pengaruh perilaku keagamaan dosen terhadap tata krama mahasiswa, serta pengaruh kesadaran beragama terhadap perilaku keagamaan dosen. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif untuk mendalami perspektif dan pengalaman mahasiswa dan dosen terkait dengan topik ini.. Berdasarkan penelitian, dapat disimpulkan bahwa perilaku keagamaan dosen berpengaruh terhadap tata krama mahasiswa sebesar 43,7%.Hal ini berarti semakin baik perilaku keagamaan dosen dalam mendorong mahasiswa untuk mengatasi berbagai hambatan dalam belajar dan menyelesaikan tugas-tugas sehari-hari, semakin besar pengaruh dosen terhadap kesadaran mahasiswa dalam melaksanakan tugas sebagai guru dengan penuh kesungguhan dan tanggung jawab.Kesadaran beragama juga berpengaruh terhadap tata krama mahasiswa sebesar 46,8%.Artinya, semakin baik kesadaran beragama mahasiswa, semakin sadar mereka bahwa semua tindakan di dunia ini akan dipertanggungjawabkan di akhirat, semakin termotivasi mereka untuk melaksanakan tugas sebagai guru dengan penuh kesungguhan dan tanggung jawab.Kesadaran beragama juga berpengaruh terhadap perilaku keagamaan dosen sebesar 56,4%.Artinya, semakin baik kesadaran beragama mahasiswa dengan menyadari bahwa semua tindakan di dunia ini akan dipertanggungjawabkan di akhirat, semakin meningkatkan perilaku keagamaan dosen dalam mendorong mahasiswa untuk serius mengatasi berbagai hambatan dalam belajar dan menyelesaikan tugas-tugas sehari-hari, yang berdampak pada kesadaran mahasiswa dalam melaksanakan tugas sebagai guru dengan penuh kesungguhan dan tanggung jawab Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kesadaran beragama terhadap adab tata krama dengan variabel perilaku keagamaan dosen sebagai variabel intervening pada mahasiswa fakultas tarbiyah di Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Dengan pendekatan causal eksplanatori. Sampel dihitung dengan mengalikan 11 indikator dengan interval 7 yang diperoleh jumlah responden sebanyak 77 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik kuota samping. Analisis deskriptif menggunakan aplikasi SPSS versi 27.1 untuk menghitung persentase kecenduran. Sedangkan pengujian hipotesis menggunakan aplikasi smart-pls... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/c/mahasiswa-fakultas-psikologi-pengalaman-kesadaran-thumb-3fbf2.webp" title="JURIS - Pengaruh Kesadaran Beragama Terhadap Tata Krama Mahasiswa dengan Perilaku Keagamaan Dosen sebagai Variabel Intervening" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/c/mahasiswa-fakultas-psikologi-pengalaman-kesadaran-thumb-3fbf2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/c/mahasiswa-fakultas-psikologi-pengalaman-kesadaran-thumb-3fbf2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/c/mahasiswa-fakultas-psikologi-pengalaman-kesadaran-thumb-3fbf2.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kesadaran Beragama Terhadap Tata Krama Mahasiswa dengan Perilaku Keagamaan Dosen sebagai Variabel Intervening" alt="JURIS - Pengaruh Kesadaran Beragama Terhadap Tata Krama Mahasiswa dengan Perilaku Keagamaan Dosen sebagai Variabel Intervening" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/c/mahasiswa-fakultas-psikologi-pengalaman-kesadaran-thumb-45663.webp" title="JURIS - Pengaruh Kesadaran Beragama Terhadap Tata Krama Mahasiswa dengan Perilaku Keagamaan Dosen sebagai Variabel Intervening" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/c/mahasiswa-fakultas-psikologi-pengalaman-kesadaran-thumb-45663.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/c/mahasiswa-fakultas-psikologi-pengalaman-kesadaran-thumb-45663.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/c/mahasiswa-fakultas-psikologi-pengalaman-kesadaran-thumb-45663.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kesadaran Beragama Terhadap Tata Krama Mahasiswa dengan Perilaku Keagamaan Dosen sebagai Variabel Intervening" alt="JURIS - Pengaruh Kesadaran Beragama Terhadap Tata Krama Mahasiswa dengan Perilaku Keagamaan Dosen sebagai Variabel Intervening" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/c/mahasiswa-fakultas-psikologi-pengalaman-kesadaran-thumb-f7ff9.webp" title="JURIS - Pengaruh Kesadaran Beragama Terhadap Tata Krama Mahasiswa dengan Perilaku Keagamaan Dosen sebagai Variabel Intervening" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/c/mahasiswa-fakultas-psikologi-pengalaman-kesadaran-thumb-f7ff9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/c/mahasiswa-fakultas-psikologi-pengalaman-kesadaran-thumb-f7ff9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/c/mahasiswa-fakultas-psikologi-pengalaman-kesadaran-thumb-f7ff9.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kesadaran Beragama Terhadap Tata Krama Mahasiswa dengan Perilaku Keagamaan Dosen sebagai Variabel Intervening" alt="JURIS - Pengaruh Kesadaran Beragama Terhadap Tata Krama Mahasiswa dengan Perilaku Keagamaan Dosen sebagai Variabel Intervening" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53816-mahasiswa-fakultas-psikologi-pengalaman" title="JURIS - Pengaruh Kesadaran Beragama Terhadap Tata Krama Mahasiswa dengan Perilaku Keagamaan Dosen sebagai Variabel Intervening" target="_blank">Pengaruh Kesadaran Beragama Terhadap Tata Krama Mahasiswa dengan Perilaku Keagamaan Dosen sebagai Variabel Intervening</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk memperluas populasi penelitian agar tidak hanya mencakup universitas Islam, tetapi juga universitas negeri di Indonesia. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut pengaruh perilaku keagamaan dosen terhadap tata krama mahasiswa, serta pengaruh kesadaran beragama terhadap perilaku keagamaan dosen. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif untuk mendalami perspektif dan pengalaman mahasiswa dan dosen terkait dengan topik ini..
<br>Berdasarkan penelitian, dapat disimpulkan bahwa perilaku keagamaan dosen berpengaruh terhadap tata krama mahasiswa sebesar 43,7%.Hal ini berarti semakin baik perilaku keagamaan dosen dalam mendorong mahasiswa untuk mengatasi berbagai hambatan dalam belajar dan menyelesaikan tugas-tugas sehari-hari, semakin besar pengaruh dosen terhadap kesadaran mahasiswa dalam melaksanakan tugas sebagai guru dengan penuh kesungguhan dan tanggung jawab.Kesadaran beragama juga berpengaruh terhadap tata krama mahasiswa sebesar 46,8%.Artinya, semakin baik kesadaran beragama mahasiswa, semakin sadar mereka bahwa semua tindakan di dunia ini akan dipertanggungjawabkan di akhirat, semakin termotivasi mereka untuk melaksanakan tugas sebagai guru dengan penuh kesungguhan dan tanggung jawab.Kesadaran beragama juga berpengaruh terhadap perilaku keagamaan dosen sebesar 56,4%.Artinya, semakin baik kesadaran beragama mahasiswa dengan menyadari bahwa semua tindakan di dunia ini akan dipertanggungjawabkan di akhirat, semakin meningkatkan perilaku keagamaan dosen dalam mendorong mahasiswa untuk serius mengatasi berbagai hambatan dalam belajar dan menyelesaikan tugas-tugas sehari-hari, yang berdampak pada kesadaran mahasiswa dalam melaksanakan tugas sebagai guru dengan penuh kesungguhan dan tanggung jawab
<br>Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kesadaran beragama terhadap adab tata krama dengan variabel perilaku keagamaan dosen sebagai variabel intervening pada mahasiswa fakultas tarbiyah di Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Dengan pendekatan causal eksplanatori. Sampel dihitung dengan mengalikan 11 indikator dengan interval 7 yang diperoleh jumlah responden sebanyak 77 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik kuota samping. Analisis deskriptif menggunakan aplikasi SPSS versi 27.1 untuk menghitung persentase kecenduran. Sedangkan pengujian hipotesis menggunakan aplikasi smart-pls...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/c/mahasiswa-fakultas-psikologi-pengalaman-kesadaran-thumb-f7ff9.webp" type="image/webp" length="84382" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/c/mahasiswa-fakultas-psikologi-pengalaman-kesadaran-thumb-3fbf2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/c/mahasiswa-fakultas-psikologi-pengalaman-kesadaran-thumb-45663.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/c/mahasiswa-fakultas-psikologi-pengalaman-kesadaran-thumb-f7ff9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1773-staima-alhikam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12941-leadership-jurnal-mahasiswa-manajemen-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Role of the Principals Digital Leadership in Decision Making ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Role of the Principals Digital Leadership in Decision Making ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Role of the Principals Digital Leadership in Decision Making ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53811-sumber-daya-madrasah-tsanawiyah-negeri-ma</link>
	<guid isPermaLink="false">6927196ce25d008a06981e7f02f0fff4</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 18:37:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ work culture ]]></category>
	<category><![CDATA[ mulyono hadi ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti marfuah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[culture,hadi,marfuah,mulyono,siti,work]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana tingkat kompetensi digital guru mempengaruhi efektivitas kebijakan kepemimpinan digital kepala madrasah, dengan menguji hubungan antara kemampuan teknologi guru dan peningkatan kualitas pembelajaran melalui ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Role of the Principal's Digital Leadership in Decision Making: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana tingkat kompetensi digital guru mempengaruhi efektivitas kebijakan kepemimpinan digital kepala madrasah, dengan menguji hubungan antara kemampuan teknologi guru dan peningkatan kualitas pembelajaran melalui survei kuantitatif di beberapa madrasah. Selanjutnya, studi komparatif antara madrasah yang memiliki infrastruktur teknologi lengkap dan yang masih terbatas dapat mengidentifikasi faktor-faktor penyesuaian strategi digital leadership yang paling berhasil dalam konteks sumber daya yang berbeda. Terakhir, penelitian aksi dapat dirancang untuk menguji model program capacityAcbuilding berbasis kolaborasi daring yang melibatkan kepala madrasah, guru, dan pemangku kepentingan eksternal, guna mengevaluasi dampaknya terhadap perubahan budaya organisasi menuju literasi digital yang berkelanjutan. Selain itu, analisis longitudinal dapat dilakukan untuk memantau dampak jangka panjang implementasi kepemimpinan digital terhadap akuntabilitas kebijakan dan transparansi administrasi madrasah. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran kepemimpinan digital dalam meningkatkan partisipasi orang tua melalui platform komunikasi multiAcplatform, sehingga menambah perspektif sosial dalam transformasi digital pendidikan Islam.. Penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan digital kepala madrasah merupakan kapasitas strategis yang melampaui sekadar keterampilan teknis, yaitu kemampuan mengarahkan transformasi digital yang sistematis dan berkelanjutan dalam organisasi pendidikan.Kepala madrasah berperan sebagai inovator, teladan, dan fasilitator kolaborasi digital, sehingga meningkatkan proses manajerial, pembelajaran, dan komunikasi institusional.Temuan ini menekankan perlunya memperluas kerangka teoritis kepemimpinan pendidikan dengan memasukkan dimensi transformasi digital sebagai unsur integral praktik kepemimpinan modern Penelitian ini bertujuan mengkaji praktik kepemimpinan digital kepala madrasah dalam pengambilan keputusan berbasis digital serta implikasinya terhadap efektivitas pengelolaan dan mutu pembelajaran di Madrasah Tsanawiyah Sains Salahuddin Wahid Jombang. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif dan berkesinambungan melalui tahap kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah menjalankan kepemimpinan digital melalui empat peran utama: inovator dan agen perubahan digital, teladan bagi pendidik dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/8/sumber-daya-madrasah-tsanawiyah-negeri-kompetensi-thumb-059a4.webp" title="JURIS - The Role of the Principal&#039;s Digital Leadership in Decision Making" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/sumber-daya-madrasah-tsanawiyah-negeri-kompetensi-thumb-059a4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/sumber-daya-madrasah-tsanawiyah-negeri-kompetensi-thumb-059a4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/sumber-daya-madrasah-tsanawiyah-negeri-kompetensi-thumb-059a4.webp 1x" title="JURIS - The Role of the Principal&#039;s Digital Leadership in Decision Making" alt="JURIS - The Role of the Principal&#039;s Digital Leadership in Decision Making" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/sumber-daya-madrasah-tsanawiyah-negeri-kompetensi-thumb-a425a.webp" title="JURIS - The Role of the Principal&#039;s Digital Leadership in Decision Making" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/sumber-daya-madrasah-tsanawiyah-negeri-kompetensi-thumb-a425a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/sumber-daya-madrasah-tsanawiyah-negeri-kompetensi-thumb-a425a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/sumber-daya-madrasah-tsanawiyah-negeri-kompetensi-thumb-a425a.webp 1x" title="JURIS - The Role of the Principal&#039;s Digital Leadership in Decision Making" alt="JURIS - The Role of the Principal&#039;s Digital Leadership in Decision Making" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/sumber-daya-madrasah-tsanawiyah-negeri-kompetensi-thumb-5e435.webp" title="JURIS - The Role of the Principal&#039;s Digital Leadership in Decision Making" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/sumber-daya-madrasah-tsanawiyah-negeri-kompetensi-thumb-5e435.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/sumber-daya-madrasah-tsanawiyah-negeri-kompetensi-thumb-5e435.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/sumber-daya-madrasah-tsanawiyah-negeri-kompetensi-thumb-5e435.webp 1x" title="JURIS - The Role of the Principal&#039;s Digital Leadership in Decision Making" alt="JURIS - The Role of the Principal&#039;s Digital Leadership in Decision Making" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53811-sumber-daya-madrasah-tsanawiyah-negeri-ma" title="JURIS - The Role of the Principal&#039;s Digital Leadership in Decision Making" target="_blank">The Role of the Principal's Digital Leadership in Decision Making</a>: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana tingkat kompetensi digital guru mempengaruhi efektivitas kebijakan kepemimpinan digital kepala madrasah, dengan menguji hubungan antara kemampuan teknologi guru dan peningkatan kualitas pembelajaran melalui survei kuantitatif di beberapa madrasah. Selanjutnya, studi komparatif antara madrasah yang memiliki infrastruktur teknologi lengkap dan yang masih terbatas dapat mengidentifikasi faktor-faktor penyesuaian strategi digital leadership yang paling berhasil dalam konteks sumber daya yang berbeda. Terakhir, penelitian aksi dapat dirancang untuk menguji model program capacityAcbuilding berbasis kolaborasi daring yang melibatkan kepala madrasah, guru, dan pemangku kepentingan eksternal, guna mengevaluasi dampaknya terhadap perubahan budaya organisasi menuju literasi digital yang berkelanjutan. Selain itu, analisis longitudinal dapat dilakukan untuk memantau dampak jangka panjang implementasi kepemimpinan digital terhadap akuntabilitas kebijakan dan transparansi administrasi madrasah. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran kepemimpinan digital dalam meningkatkan partisipasi orang tua melalui platform komunikasi multiAcplatform, sehingga menambah perspektif sosial dalam transformasi digital pendidikan Islam..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan digital kepala madrasah merupakan kapasitas strategis yang melampaui sekadar keterampilan teknis, yaitu kemampuan mengarahkan transformasi digital yang sistematis dan berkelanjutan dalam organisasi pendidikan.Kepala madrasah berperan sebagai inovator, teladan, dan fasilitator kolaborasi digital, sehingga meningkatkan proses manajerial, pembelajaran, dan komunikasi institusional.Temuan ini menekankan perlunya memperluas kerangka teoritis kepemimpinan pendidikan dengan memasukkan dimensi transformasi digital sebagai unsur integral praktik kepemimpinan modern
<br>Penelitian ini bertujuan mengkaji praktik kepemimpinan digital kepala madrasah dalam pengambilan keputusan berbasis digital serta implikasinya terhadap efektivitas pengelolaan dan mutu pembelajaran di Madrasah Tsanawiyah Sains Salahuddin Wahid Jombang. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif dan berkesinambungan melalui tahap kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah menjalankan kepemimpinan digital melalui empat peran utama: inovator dan agen perubahan digital, teladan bagi pendidik dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/8/sumber-daya-madrasah-tsanawiyah-negeri-kompetensi-thumb-5e435.webp" type="image/webp" length="83944" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/sumber-daya-madrasah-tsanawiyah-negeri-kompetensi-thumb-059a4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/sumber-daya-madrasah-tsanawiyah-negeri-kompetensi-thumb-a425a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/sumber-daya-madrasah-tsanawiyah-negeri-kompetensi-thumb-5e435.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1773-staima-alhikam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12941-leadership-jurnal-mahasiswa-manajemen-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Digital Ethics in the Perspective of Islamic Religious Education Constructing Religious Awareness in Cyberspace ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Digital Ethics in the Perspective of Islamic Religious Education Constructing Religious Awareness in Cyberspace ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Digital Ethics in the Perspective of Islamic Religious Education Constructing Religious Awareness in Cyberspace ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53809-kurikulum-etika-ti-analisis-isi-islam-digita</link>
	<guid isPermaLink="false">b9591f8fdaac2f0214ed8a7ca418b271</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 18:37:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ hariq azhar ]]></category>
	<category><![CDATA[ join editor ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[azhar,counter,editor,flag,hariq,join]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas kurikulum etika digital berbasis Pendidikan Agama Islam melalui studi eksperimental yang membandingkan perilaku online siswa sebelum dan sesudah intervensi pembelajaran, sehingga dapat mengukur perubahan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Digital Ethics in the Perspective of Islamic Religious Education: Constructing Religious Awareness in Cyberspace: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas kurikulum etika digital berbasis Pendidikan Agama Islam melalui studi eksperimental yang membandingkan perilaku online siswa sebelum dan sesudah intervensi pembelajaran, sehingga dapat mengukur perubahan sikap dan tindakan etis secara kuantitatif. Selain itu, dilakukan penelitian komparatif lintas budaya untuk mengeksplorasi perbedaan persepsi dan penerapan etika digital antara mahasiswa Muslim dan nonAcMuslim, guna menilai sejauh mana nilaiAcnilai religius dapat bersinergi dengan norma universal dalam konteks dunia maya. Selanjutnya, studi longitudinal selama beberapa tahun dapat melacak perkembangan moral digital siswa setelah mengikuti program Pendidikan Agama Islam yang menekankan nilaiAcnilai seperti amanah, kejujuran, dan adab, sehingga dapat mengidentifikasi faktorAcfaktor pendukung dan hambatan dalam pembentukan kesadaran religius berkelanjutan di ruang digital.. Penelitian ini memformulasikan etika digital dari perspektif Pendidikan Agama Islam sebagai kerangka nilaiAcberbasis yang berakar pada prinsipAcprinsip Islam inti, yaitu kejujuran, amanah, adab, keadilan, dan kesadaran akan pengawasan Ilahi, serta menegaskan bahwa etika digital tidak dapat dibatasi pada literasi teknis atau kepatuhan regulasi melainkan harus menjadi manifestasi kesadaran religius yang mengarahkan regulasi diri moral di dunia maya.Dengan mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, dan spiritual, IRE menyediakan landasan etis holistik yang mampu menangani tantangan kontemporer seperti misinformasi, permusuhan daring, dan keterputusan moral.Hasil penelitian menekankan pentingnya memasukkan etika digital secara eksplisit ke dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam serta mengusulkan penelitian empiris lanjutan untuk menguji kerangka konseptual ini dalam konteks pendidikan yang beragam Perkembangan teknologi digital telah menghadirkan ruang baru bagi interaksi sosial yang tidak terlepas dari persoalan etika dan moral. Berbagai fenomena seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan perilaku tidak bertanggung jawab di dunia maya menunjukkan rendahnya kesadaran etis dalam penggunaan media digital. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji etika digital dalam perspektif Pendidikan Agama Islam sebagai upaya membangun kesadaran religius di dunia maya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), dengan menganalisis sumber-sumber primer dan sekunder yang relevan, seperti Al-QurAoan, hadis, literatur Pendidikan Agama Islam, etika Islam, serta kajian kontemporer mengenai etika digital. Data dianalisis menggunakan teknik... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/8/kurikulum-etika-ti-analisis-isi-islam-digital-syar-thumb-4815b.webp" title="JURIS - Digital Ethics in the Perspective of Islamic Religious Education: Constructing Religious Awareness in Cyberspace" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/kurikulum-etika-ti-analisis-isi-islam-digital-syar-thumb-4815b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/kurikulum-etika-ti-analisis-isi-islam-digital-syar-thumb-4815b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/kurikulum-etika-ti-analisis-isi-islam-digital-syar-thumb-4815b.webp 1x" title="JURIS - Digital Ethics in the Perspective of Islamic Religious Education: Constructing Religious Awareness in Cyberspace" alt="JURIS - Digital Ethics in the Perspective of Islamic Religious Education: Constructing Religious Awareness in Cyberspace" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/kurikulum-etika-ti-analisis-isi-islam-digital-syar-thumb-79c19.webp" title="JURIS - Digital Ethics in the Perspective of Islamic Religious Education: Constructing Religious Awareness in Cyberspace" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/kurikulum-etika-ti-analisis-isi-islam-digital-syar-thumb-79c19.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/kurikulum-etika-ti-analisis-isi-islam-digital-syar-thumb-79c19.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/kurikulum-etika-ti-analisis-isi-islam-digital-syar-thumb-79c19.webp 1x" title="JURIS - Digital Ethics in the Perspective of Islamic Religious Education: Constructing Religious Awareness in Cyberspace" alt="JURIS - Digital Ethics in the Perspective of Islamic Religious Education: Constructing Religious Awareness in Cyberspace" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/kurikulum-etika-ti-analisis-isi-islam-digital-syar-thumb-df4ac.webp" title="JURIS - Digital Ethics in the Perspective of Islamic Religious Education: Constructing Religious Awareness in Cyberspace" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/kurikulum-etika-ti-analisis-isi-islam-digital-syar-thumb-df4ac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/kurikulum-etika-ti-analisis-isi-islam-digital-syar-thumb-df4ac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/kurikulum-etika-ti-analisis-isi-islam-digital-syar-thumb-df4ac.webp 1x" title="JURIS - Digital Ethics in the Perspective of Islamic Religious Education: Constructing Religious Awareness in Cyberspace" alt="JURIS - Digital Ethics in the Perspective of Islamic Religious Education: Constructing Religious Awareness in Cyberspace" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53809-kurikulum-etika-ti-analisis-isi-islam-digita" title="JURIS - Digital Ethics in the Perspective of Islamic Religious Education: Constructing Religious Awareness in Cyberspace" target="_blank">Digital Ethics in the Perspective of Islamic Religious Education: Constructing Religious Awareness in Cyberspace</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas kurikulum etika digital berbasis Pendidikan Agama Islam melalui studi eksperimental yang membandingkan perilaku online siswa sebelum dan sesudah intervensi pembelajaran, sehingga dapat mengukur perubahan sikap dan tindakan etis secara kuantitatif. Selain itu, dilakukan penelitian komparatif lintas budaya untuk mengeksplorasi perbedaan persepsi dan penerapan etika digital antara mahasiswa Muslim dan nonAcMuslim, guna menilai sejauh mana nilaiAcnilai religius dapat bersinergi dengan norma universal dalam konteks dunia maya. Selanjutnya, studi longitudinal selama beberapa tahun dapat melacak perkembangan moral digital siswa setelah mengikuti program Pendidikan Agama Islam yang menekankan nilaiAcnilai seperti amanah, kejujuran, dan adab, sehingga dapat mengidentifikasi faktorAcfaktor pendukung dan hambatan dalam pembentukan kesadaran religius berkelanjutan di ruang digital..
<br>Penelitian ini memformulasikan etika digital dari perspektif Pendidikan Agama Islam sebagai kerangka nilaiAcberbasis yang berakar pada prinsipAcprinsip Islam inti, yaitu kejujuran, amanah, adab, keadilan, dan kesadaran akan pengawasan Ilahi, serta menegaskan bahwa etika digital tidak dapat dibatasi pada literasi teknis atau kepatuhan regulasi melainkan harus menjadi manifestasi kesadaran religius yang mengarahkan regulasi diri moral di dunia maya.Dengan mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, dan spiritual, IRE menyediakan landasan etis holistik yang mampu menangani tantangan kontemporer seperti misinformasi, permusuhan daring, dan keterputusan moral.Hasil penelitian menekankan pentingnya memasukkan etika digital secara eksplisit ke dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam serta mengusulkan penelitian empiris lanjutan untuk menguji kerangka konseptual ini dalam konteks pendidikan yang beragam
<br>Perkembangan teknologi digital telah menghadirkan ruang baru bagi interaksi sosial yang tidak terlepas dari persoalan etika dan moral. Berbagai fenomena seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan perilaku tidak bertanggung jawab di dunia maya menunjukkan rendahnya kesadaran etis dalam penggunaan media digital. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji etika digital dalam perspektif Pendidikan Agama Islam sebagai upaya membangun kesadaran religius di dunia maya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), dengan menganalisis sumber-sumber primer dan sekunder yang relevan, seperti Al-QurAoan, hadis, literatur Pendidikan Agama Islam, etika Islam, serta kajian kontemporer mengenai etika digital. Data dianalisis menggunakan teknik...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/8/kurikulum-etika-ti-analisis-isi-islam-digital-syar-thumb-79c19.webp" type="image/webp" length="91720" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/kurikulum-etika-ti-analisis-isi-islam-digital-syar-thumb-4815b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/kurikulum-etika-ti-analisis-isi-islam-digital-syar-thumb-79c19.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/kurikulum-etika-ti-analisis-isi-islam-digital-syar-thumb-df4ac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5485-ijshs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12943-incare-international-journal-educational-resources.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Arabic Morphology Derivational Patterns and Their Application in Arabic Language Teaching ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Arabic Morphology Derivational Patterns and Their Application in Arabic Language Teaching ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Arabic Morphology Derivational Patterns and Their Application in Arabic Language Teaching ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53823-konteks-morfologi-bahasa-kalimat-arab-struktur-mor</link>
	<guid isPermaLink="false">153511d5bc1656228d4b8cb8a1f85417</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 17:38:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ hariq azhar ]]></category>
	<category><![CDATA[ join editor ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[azhar,counter,editor,flag,hariq,join]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan eksperimen kelas empiris dan meta-analisis kuantitatif untuk mengukur efek instruksi berbasis morfologi secara lebih objektif. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk mengembangkan modul instruksional ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Arabic Morphology: Derivational Patterns and Their Application in Arabic Language Teaching: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan eksperimen kelas empiris dan meta-analisis kuantitatif untuk mengukur efek instruksi berbasis morfologi secara lebih objektif. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk mengembangkan modul instruksional dan sistem evaluasi kelas yang terintegrasi dengan strategi berbasis morfologi, serta merancang kurikulum bahasa Arab yang komunikatif, analitis, dan kontekstual, yang sesuai dengan kebutuhan pembelajar non-pribumi di era digital. Penelitian lebih lanjut juga dapat fokus pada pengembangan metode pengajaran yang inovatif dan interaktif, seperti penggunaan media visual dan digital, untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam belajar bahasa Arab.. Penelitian ini menegaskan bahwa analisis morfologi bahasa Arab, khususnya pola derivasi kata, secara signifikan meningkatkan kompetensi kosa kata dan pemahaman sintaksis secara sistematis.Integrasi strategi instruksional berbasis struktur, seperti latihan derivasi, analisis teks otentik, dan penggunaan media visual, secara efektif mendukung pembelajaran komunikatif dan reflektif.Secara teoritis, penelitian ini memperluas pemahaman tentang arf dengan menempatkan hubungan akar-pola dalam kerangka morfologi generatif dan terdistribusi.Secara praktis, penelitian ini menyediakan fondasi yang dapat diterapkan untuk mengembangkan modul instruksional, sistem evaluasi kelas, dan kurikulum bahasa Arab yang disesuaikan dengan kebutuhan pembelajar non-pribumi di era digital.Namun, penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, termasuk lingkup literatur yang terbatas dan sifatnya sebagai studi pustaka konseptual, yang mungkin tidak sepenuhnya dapat digeneralisasi di semua konteks instruksional.Penelitian lebih lanjut disarankan untuk memasukkan eksperimen kelas empiris dan meta-analisis kuantitatif untuk mengukur ukuran efek instruksi berbasis morfologi secara lebih objektif Sistem morfologi dalam bahasa Arab, dengan fokus pada pola derivasi kata dan penerapannya dalam pembelajaran bahasa Arab bagi penutur non-Arab. Bahasa Arab memiliki sistem pembentukan kata yang khas, berbasis pada akar kata dan pola fonologis, yang memungkinkan terbentuknya berbagai kata dengan makna dan fungsi sintaksis yang berbeda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif melalui pendekatan studi pustaka terhadap sumber linguistik dan pedagogis yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemahaman terhadap pola kata seperti isim pelaku, isim objek, kata kerja, dan kata benda abstrak dapat memperkuat kompetensi kosakata dan tata bahasa siswa secara sistematis. Dalam praktik pembelajaran, strategi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/2/konteks-morfologi-bahasa-kalimat-arab-struktur-kes-thumb-2dde8.webp" title="JURIS - Arabic Morphology: Derivational Patterns and Their Application in Arabic Language Teaching" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/konteks-morfologi-bahasa-kalimat-arab-struktur-kes-thumb-2dde8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/konteks-morfologi-bahasa-kalimat-arab-struktur-kes-thumb-2dde8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/konteks-morfologi-bahasa-kalimat-arab-struktur-kes-thumb-2dde8.webp 1x" title="JURIS - Arabic Morphology: Derivational Patterns and Their Application in Arabic Language Teaching" alt="JURIS - Arabic Morphology: Derivational Patterns and Their Application in Arabic Language Teaching" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/konteks-morfologi-bahasa-kalimat-arab-struktur-kes-thumb-fdcd7.webp" title="JURIS - Arabic Morphology: Derivational Patterns and Their Application in Arabic Language Teaching" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/konteks-morfologi-bahasa-kalimat-arab-struktur-kes-thumb-fdcd7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/konteks-morfologi-bahasa-kalimat-arab-struktur-kes-thumb-fdcd7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/konteks-morfologi-bahasa-kalimat-arab-struktur-kes-thumb-fdcd7.webp 1x" title="JURIS - Arabic Morphology: Derivational Patterns and Their Application in Arabic Language Teaching" alt="JURIS - Arabic Morphology: Derivational Patterns and Their Application in Arabic Language Teaching" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/konteks-morfologi-bahasa-kalimat-arab-struktur-kes-thumb-563ab.webp" title="JURIS - Arabic Morphology: Derivational Patterns and Their Application in Arabic Language Teaching" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/konteks-morfologi-bahasa-kalimat-arab-struktur-kes-thumb-563ab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/konteks-morfologi-bahasa-kalimat-arab-struktur-kes-thumb-563ab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/konteks-morfologi-bahasa-kalimat-arab-struktur-kes-thumb-563ab.webp 1x" title="JURIS - Arabic Morphology: Derivational Patterns and Their Application in Arabic Language Teaching" alt="JURIS - Arabic Morphology: Derivational Patterns and Their Application in Arabic Language Teaching" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53823-konteks-morfologi-bahasa-kalimat-arab-struktur-mor" title="JURIS - Arabic Morphology: Derivational Patterns and Their Application in Arabic Language Teaching" target="_blank">Arabic Morphology: Derivational Patterns and Their Application in Arabic Language Teaching</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan eksperimen kelas empiris dan meta-analisis kuantitatif untuk mengukur efek instruksi berbasis morfologi secara lebih objektif. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk mengembangkan modul instruksional dan sistem evaluasi kelas yang terintegrasi dengan strategi berbasis morfologi, serta merancang kurikulum bahasa Arab yang komunikatif, analitis, dan kontekstual, yang sesuai dengan kebutuhan pembelajar non-pribumi di era digital. Penelitian lebih lanjut juga dapat fokus pada pengembangan metode pengajaran yang inovatif dan interaktif, seperti penggunaan media visual dan digital, untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam belajar bahasa Arab..
<br>Penelitian ini menegaskan bahwa analisis morfologi bahasa Arab, khususnya pola derivasi kata, secara signifikan meningkatkan kompetensi kosa kata dan pemahaman sintaksis secara sistematis.Integrasi strategi instruksional berbasis struktur, seperti latihan derivasi, analisis teks otentik, dan penggunaan media visual, secara efektif mendukung pembelajaran komunikatif dan reflektif.Secara teoritis, penelitian ini memperluas pemahaman tentang arf dengan menempatkan hubungan akar-pola dalam kerangka morfologi generatif dan terdistribusi.Secara praktis, penelitian ini menyediakan fondasi yang dapat diterapkan untuk mengembangkan modul instruksional, sistem evaluasi kelas, dan kurikulum bahasa Arab yang disesuaikan dengan kebutuhan pembelajar non-pribumi di era digital.Namun, penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, termasuk lingkup literatur yang terbatas dan sifatnya sebagai studi pustaka konseptual, yang mungkin tidak sepenuhnya dapat digeneralisasi di semua konteks instruksional.Penelitian lebih lanjut disarankan untuk memasukkan eksperimen kelas empiris dan meta-analisis kuantitatif untuk mengukur ukuran efek instruksi berbasis morfologi secara lebih objektif
<br>Sistem morfologi dalam bahasa Arab, dengan fokus pada pola derivasi kata dan penerapannya dalam pembelajaran bahasa Arab bagi penutur non-Arab. Bahasa Arab memiliki sistem pembentukan kata yang khas, berbasis pada akar kata dan pola fonologis, yang memungkinkan terbentuknya berbagai kata dengan makna dan fungsi sintaksis yang berbeda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif melalui pendekatan studi pustaka terhadap sumber linguistik dan pedagogis yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemahaman terhadap pola kata seperti isim pelaku, isim objek, kata kerja, dan kata benda abstrak dapat memperkuat kompetensi kosakata dan tata bahasa siswa secara sistematis. Dalam praktik pembelajaran, strategi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/2/konteks-morfologi-bahasa-kalimat-arab-struktur-kes-thumb-fdcd7.webp" type="image/webp" length="91632" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/konteks-morfologi-bahasa-kalimat-arab-struktur-kes-thumb-2dde8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/konteks-morfologi-bahasa-kalimat-arab-struktur-kes-thumb-fdcd7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/konteks-morfologi-bahasa-kalimat-arab-struktur-kes-thumb-563ab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5485-ijshs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12943-incare-international-journal-educational-resources.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Denotative and Connotative Meaning in Arabic Texts Implications for Enhancing Semantic Competence in Arabic Language Education ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Denotative and Connotative Meaning in Arabic Texts Implications for Enhancing Semantic Competence in Arabic Language Education ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Denotative and Connotative Meaning in Arabic Texts Implications for Enhancing Semantic Competence in Arabic Language Education ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53818-makna-konotatif-idiom-konstruksi-rajah</link>
	<guid isPermaLink="false">0373e3db5bd951422da1f6df90da1a99</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 16:54:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ hariq azhar ]]></category>
	<category><![CDATA[ join editor ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[azhar,counter,editor,flag,hariq,join]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris model integratif analisis denotatifAckonotatif dengan melakukan studi eksperimental di kelas, membandingkan kelompok yang menerima instruksi semantik terintegrasi dengan kelompok kontrol yang menggunakan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Denotative and Connotative Meaning in Arabic Texts: Implications for Enhancing Semantic Competence in Arabic Language Education: Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris model integratif analisis denotatifAckonotatif dengan melakukan studi eksperimental di kelas, membandingkan kelompok yang menerima instruksi semantik terintegrasi dengan kelompok kontrol yang menggunakan pendekatan tradisional, serta mengukur perubahan kompetensi semantik melalui preActest dan postActest. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi digital, seperti aplikasi seluler dan platform eAclearning interaktif, dalam mendukung pembelajaran makna konotatif, dengan fokus pada efektivitas fitur visualisasi kontekstual terhadap pemahaman siswa. Terakhir, studi komparatif antara pembelajar bahasa Arab nonAcnative dan native dapat meneliti perbedaan strategi belajar dan tingkat pencapaian kompetensi semantik ketika diberikan pelatihan denotatifAckonotatif, sehingga memberikan wawasan tentang adaptasi pedagogi yang sesuai untuk berbagai latar belakang siswa.. Makna denotatif dan konotatif merupakan dua dimensi yang tidak dapat dipisahkan dan saling melengkapi dalam struktur semantik bahasa Arab, dimana makna denotatif memberikan kepastian leksikal sementara makna konotatif menambahkan dimensi emosional, budaya, sosial, dan ideologis.Integrasi sistematis analisis kedua makna tersebut secara signifikan memperkuat kompetensi semantik mahasiswa dengan meningkatkan sensitivitas semantik, kesadaran kontekstual, dan kemampuan interpretatif yang kritis.Penelitian selanjutnya diperlukan untuk menguji efektivitas model integratif ini dalam konteks kelas nyata dan mengukur dampaknya terhadap kinerja semantik siswa di berbagai lingkungan pendidikan Penelitian ini mengkaji makna denotatif dan konotatif dalam teks Arab serta mengeksplorasi kontribusinya terhadap penguatan kompetensi semantik mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab. Dengan menggunakan pendekatan studi pustaka kualitatif dan desain deskriptifAcanalitis, penulis menganalisis literatur terkini tentang semantik Arab, konstruksi makna kontekstual, dan strategi pedagogis dalam pengajaran bahasa. Hasilnya menunjukkan bahwa makna denotatif memberikan kejelasan leksikal dan akurasi struktural, sedangkan makna konotatif memperkaya interpretasi melalui dimensi kultural, kontekstual, dan pragmatik, sehingga keduanya secara sinergis meningkatkan sensitivitas semantik, kemampuan interpretatif, dan kesadaran linguistik kritis mahasiswa. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/1/makna-konotatif-idiom-konstruksi-rajah-struktur-se-thumb-3eb82.webp" title="JURIS - Denotative and Connotative Meaning in Arabic Texts: Implications for Enhancing Semantic Competence in Arabic Language Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/makna-konotatif-idiom-konstruksi-rajah-struktur-se-thumb-3eb82.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/makna-konotatif-idiom-konstruksi-rajah-struktur-se-thumb-3eb82.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/makna-konotatif-idiom-konstruksi-rajah-struktur-se-thumb-3eb82.webp 1x" title="JURIS - Denotative and Connotative Meaning in Arabic Texts: Implications for Enhancing Semantic Competence in Arabic Language Education" alt="JURIS - Denotative and Connotative Meaning in Arabic Texts: Implications for Enhancing Semantic Competence in Arabic Language Education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/makna-konotatif-idiom-konstruksi-rajah-struktur-se-thumb-6bf7d.webp" title="JURIS - Denotative and Connotative Meaning in Arabic Texts: Implications for Enhancing Semantic Competence in Arabic Language Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/makna-konotatif-idiom-konstruksi-rajah-struktur-se-thumb-6bf7d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/makna-konotatif-idiom-konstruksi-rajah-struktur-se-thumb-6bf7d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/makna-konotatif-idiom-konstruksi-rajah-struktur-se-thumb-6bf7d.webp 1x" title="JURIS - Denotative and Connotative Meaning in Arabic Texts: Implications for Enhancing Semantic Competence in Arabic Language Education" alt="JURIS - Denotative and Connotative Meaning in Arabic Texts: Implications for Enhancing Semantic Competence in Arabic Language Education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/makna-konotatif-idiom-konstruksi-rajah-struktur-se-thumb-07f68.webp" title="JURIS - Denotative and Connotative Meaning in Arabic Texts: Implications for Enhancing Semantic Competence in Arabic Language Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/makna-konotatif-idiom-konstruksi-rajah-struktur-se-thumb-07f68.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/makna-konotatif-idiom-konstruksi-rajah-struktur-se-thumb-07f68.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/makna-konotatif-idiom-konstruksi-rajah-struktur-se-thumb-07f68.webp 1x" title="JURIS - Denotative and Connotative Meaning in Arabic Texts: Implications for Enhancing Semantic Competence in Arabic Language Education" alt="JURIS - Denotative and Connotative Meaning in Arabic Texts: Implications for Enhancing Semantic Competence in Arabic Language Education" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53818-makna-konotatif-idiom-konstruksi-rajah" title="JURIS - Denotative and Connotative Meaning in Arabic Texts: Implications for Enhancing Semantic Competence in Arabic Language Education" target="_blank">Denotative and Connotative Meaning in Arabic Texts: Implications for Enhancing Semantic Competence in Arabic Language Education</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris model integratif analisis denotatifAckonotatif dengan melakukan studi eksperimental di kelas, membandingkan kelompok yang menerima instruksi semantik terintegrasi dengan kelompok kontrol yang menggunakan pendekatan tradisional, serta mengukur perubahan kompetensi semantik melalui preActest dan postActest. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi digital, seperti aplikasi seluler dan platform eAclearning interaktif, dalam mendukung pembelajaran makna konotatif, dengan fokus pada efektivitas fitur visualisasi kontekstual terhadap pemahaman siswa. Terakhir, studi komparatif antara pembelajar bahasa Arab nonAcnative dan native dapat meneliti perbedaan strategi belajar dan tingkat pencapaian kompetensi semantik ketika diberikan pelatihan denotatifAckonotatif, sehingga memberikan wawasan tentang adaptasi pedagogi yang sesuai untuk berbagai latar belakang siswa..
<br>Makna denotatif dan konotatif merupakan dua dimensi yang tidak dapat dipisahkan dan saling melengkapi dalam struktur semantik bahasa Arab, dimana makna denotatif memberikan kepastian leksikal sementara makna konotatif menambahkan dimensi emosional, budaya, sosial, dan ideologis.Integrasi sistematis analisis kedua makna tersebut secara signifikan memperkuat kompetensi semantik mahasiswa dengan meningkatkan sensitivitas semantik, kesadaran kontekstual, dan kemampuan interpretatif yang kritis.Penelitian selanjutnya diperlukan untuk menguji efektivitas model integratif ini dalam konteks kelas nyata dan mengukur dampaknya terhadap kinerja semantik siswa di berbagai lingkungan pendidikan
<br>Penelitian ini mengkaji makna denotatif dan konotatif dalam teks Arab serta mengeksplorasi kontribusinya terhadap penguatan kompetensi semantik mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab. Dengan menggunakan pendekatan studi pustaka kualitatif dan desain deskriptifAcanalitis, penulis menganalisis literatur terkini tentang semantik Arab, konstruksi makna kontekstual, dan strategi pedagogis dalam pengajaran bahasa. Hasilnya menunjukkan bahwa makna denotatif memberikan kejelasan leksikal dan akurasi struktural, sedangkan makna konotatif memperkaya interpretasi melalui dimensi kultural, kontekstual, dan pragmatik, sehingga keduanya secara sinergis meningkatkan sensitivitas semantik, kemampuan interpretatif, dan kesadaran linguistik kritis mahasiswa.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/1/makna-konotatif-idiom-konstruksi-rajah-struktur-se-thumb-3eb82.webp" type="image/webp" length="85692" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/makna-konotatif-idiom-konstruksi-rajah-struktur-se-thumb-3eb82.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/makna-konotatif-idiom-konstruksi-rajah-struktur-se-thumb-6bf7d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/makna-konotatif-idiom-konstruksi-rajah-struktur-se-thumb-07f68.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5485-ijshs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12943-incare-international-journal-educational-resources.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan dan Pelatihan Sistem Informasi Peminjaman Dana Berbasis Web untuk Meningkatkan Layanan KUD Tenera Mukti Mandiri di Desa Indrapuri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan dan Pelatihan Sistem Informasi Peminjaman Dana Berbasis Web untuk Meningkatkan Layanan KUD Tenera Mukti Mandiri di Desa Indrapuri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan dan Pelatihan Sistem Informasi Peminjaman Dana Berbasis Web untuk Meningkatkan Layanan KUD Tenera Mukti Mandiri di Desa Indrapuri ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53812-platform-digital-koperasi-sistem-notifikasi-unit-u</link>
	<guid isPermaLink="false">52476ce25687e4cd8db95f6a19261920</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 16:47:21 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ salmah harun ]]></category>
	<category><![CDATA[ andri nofiar ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andri,common,crawl,harun,nofiar,salmah]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk melanjutkan penelitian ini, dapat dilakukan dengan fokus pada pengembangan sistem informasi yang lebih komprehensif, yang tidak hanya mencakup peminjaman dana, tetapi juga aspek-aspek lain dalam operasional koperasi. Misalnya, sistem dapat diintegrasikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan dan Pelatihan Sistem Informasi Peminjaman Dana Berbasis Web untuk Meningkatkan Layanan KUD Tenera Mukti Mandiri di Desa Indrapuri: Untuk melanjutkan penelitian ini, dapat dilakukan dengan fokus pada pengembangan sistem informasi yang lebih komprehensif, yang tidak hanya mencakup peminjaman dana, tetapi juga aspek-aspek lain dalam operasional koperasi. Misalnya, sistem dapat diintegrasikan dengan layanan perbankan, sistem notifikasi, dan dashboard untuk analisis keuangan dan kinerja usaha koperasi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi sistem berbasis digital dalam meningkatkan partisipasi anggota muda dan memperluas jangkauan layanan koperasi. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat berfokus pada strategi-strategi konkret untuk memperkuat koperasi sebagai lembaga ekonomi rakyat yang tangguh dan adaptif terhadap perkembangan zaman.. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat oleh Tim Politeknik Kampar di KUD Tenera Mukti Mandiri pada 16 April 2025 berhasil menerapkan sistem informasi berbasis web untuk pengelolaan peminjaman dana.Penerapan sistem ini meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan transparansi dalam operasional koperasi.Antusiasme petugas koperasi selama pelatihan menunjukkan kesiapan mereka untuk mengoperasikan sistem ini secara mandiri.Dengan adanya sistem ini, proses peminjaman dana menjadi lebih terkontrol dan transparan, serta memudahkan anggota dalam memantau status pinjaman mereka.Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil memberikan solusi digital yang bermanfaat untuk peningkatan layanan koperasi dan mendukung keberlanjutan serta perkembangan KUD Tenera Mukti Mandiri ke depan.Sebagai tindak lanjut, tim pengabdian merencanakan pendampingan teknis berkala serta pengembangan fitur sistem sesuai kebutuhan koperasi.Keberhasilan jangka panjang diharapkan dapat dilihat dari peningkatan jumlah transaksi digital, kepuasan anggota koperasi, serta tercapainya pengelolaan administrasi keuangan yang akuntabel dan terstandar Koperasi Unit Desa (KUD) Tenera Mukti Mandiri merupakan salah satu koperasi aktif di Kecamatan Tapung yang berperan penting dalam mendukung perekonomian pedesaan melalui berbagai layanan usaha seperti simpan pinjam, penjualan TBS, dan penyediaan sarana produksi pertanian. Namun, proses administrasi peminjaman dana yang masih dilakukan secara manual menimbulkan berbagai permasalahan seperti potensi kesalahan pencatatan, kehilangan data, serta rendahnya efisiensi dan transparansi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Tim Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Kampar... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/a/platform-digital-koperasi-sistem-notifikasi-unit-u-thumb-d8cdf.webp" title="JURIS - Penerapan dan Pelatihan Sistem Informasi Peminjaman Dana Berbasis Web untuk Meningkatkan Layanan KUD Tenera Mukti Mandiri di Desa Indrapuri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/platform-digital-koperasi-sistem-notifikasi-unit-u-thumb-d8cdf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/platform-digital-koperasi-sistem-notifikasi-unit-u-thumb-d8cdf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/platform-digital-koperasi-sistem-notifikasi-unit-u-thumb-d8cdf.webp 1x" title="JURIS - Penerapan dan Pelatihan Sistem Informasi Peminjaman Dana Berbasis Web untuk Meningkatkan Layanan KUD Tenera Mukti Mandiri di Desa Indrapuri" alt="JURIS - Penerapan dan Pelatihan Sistem Informasi Peminjaman Dana Berbasis Web untuk Meningkatkan Layanan KUD Tenera Mukti Mandiri di Desa Indrapuri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/platform-digital-koperasi-sistem-notifikasi-unit-u-thumb-02635.webp" title="JURIS - Penerapan dan Pelatihan Sistem Informasi Peminjaman Dana Berbasis Web untuk Meningkatkan Layanan KUD Tenera Mukti Mandiri di Desa Indrapuri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/platform-digital-koperasi-sistem-notifikasi-unit-u-thumb-02635.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/platform-digital-koperasi-sistem-notifikasi-unit-u-thumb-02635.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/platform-digital-koperasi-sistem-notifikasi-unit-u-thumb-02635.webp 1x" title="JURIS - Penerapan dan Pelatihan Sistem Informasi Peminjaman Dana Berbasis Web untuk Meningkatkan Layanan KUD Tenera Mukti Mandiri di Desa Indrapuri" alt="JURIS - Penerapan dan Pelatihan Sistem Informasi Peminjaman Dana Berbasis Web untuk Meningkatkan Layanan KUD Tenera Mukti Mandiri di Desa Indrapuri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/platform-digital-koperasi-sistem-notifikasi-unit-u-thumb-e28f9.webp" title="JURIS - Penerapan dan Pelatihan Sistem Informasi Peminjaman Dana Berbasis Web untuk Meningkatkan Layanan KUD Tenera Mukti Mandiri di Desa Indrapuri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/platform-digital-koperasi-sistem-notifikasi-unit-u-thumb-e28f9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/platform-digital-koperasi-sistem-notifikasi-unit-u-thumb-e28f9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/platform-digital-koperasi-sistem-notifikasi-unit-u-thumb-e28f9.webp 1x" title="JURIS - Penerapan dan Pelatihan Sistem Informasi Peminjaman Dana Berbasis Web untuk Meningkatkan Layanan KUD Tenera Mukti Mandiri di Desa Indrapuri" alt="JURIS - Penerapan dan Pelatihan Sistem Informasi Peminjaman Dana Berbasis Web untuk Meningkatkan Layanan KUD Tenera Mukti Mandiri di Desa Indrapuri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53812-platform-digital-koperasi-sistem-notifikasi-unit-u" title="JURIS - Penerapan dan Pelatihan Sistem Informasi Peminjaman Dana Berbasis Web untuk Meningkatkan Layanan KUD Tenera Mukti Mandiri di Desa Indrapuri" target="_blank">Penerapan dan Pelatihan Sistem Informasi Peminjaman Dana Berbasis Web untuk Meningkatkan Layanan KUD Tenera Mukti Mandiri di Desa Indrapuri</a>: Untuk melanjutkan penelitian ini, dapat dilakukan dengan fokus pada pengembangan sistem informasi yang lebih komprehensif, yang tidak hanya mencakup peminjaman dana, tetapi juga aspek-aspek lain dalam operasional koperasi. Misalnya, sistem dapat diintegrasikan dengan layanan perbankan, sistem notifikasi, dan dashboard untuk analisis keuangan dan kinerja usaha koperasi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi sistem berbasis digital dalam meningkatkan partisipasi anggota muda dan memperluas jangkauan layanan koperasi. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat berfokus pada strategi-strategi konkret untuk memperkuat koperasi sebagai lembaga ekonomi rakyat yang tangguh dan adaptif terhadap perkembangan zaman..
<br>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat oleh Tim Politeknik Kampar di KUD Tenera Mukti Mandiri pada 16 April 2025 berhasil menerapkan sistem informasi berbasis web untuk pengelolaan peminjaman dana.Penerapan sistem ini meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan transparansi dalam operasional koperasi.Antusiasme petugas koperasi selama pelatihan menunjukkan kesiapan mereka untuk mengoperasikan sistem ini secara mandiri.Dengan adanya sistem ini, proses peminjaman dana menjadi lebih terkontrol dan transparan, serta memudahkan anggota dalam memantau status pinjaman mereka.Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil memberikan solusi digital yang bermanfaat untuk peningkatan layanan koperasi dan mendukung keberlanjutan serta perkembangan KUD Tenera Mukti Mandiri ke depan.Sebagai tindak lanjut, tim pengabdian merencanakan pendampingan teknis berkala serta pengembangan fitur sistem sesuai kebutuhan koperasi.Keberhasilan jangka panjang diharapkan dapat dilihat dari peningkatan jumlah transaksi digital, kepuasan anggota koperasi, serta tercapainya pengelolaan administrasi keuangan yang akuntabel dan terstandar
<br>Koperasi Unit Desa (KUD) Tenera Mukti Mandiri merupakan salah satu koperasi aktif di Kecamatan Tapung yang berperan penting dalam mendukung perekonomian pedesaan melalui berbagai layanan usaha seperti simpan pinjam, penjualan TBS, dan penyediaan sarana produksi pertanian. Namun, proses administrasi peminjaman dana yang masih dilakukan secara manual menimbulkan berbagai permasalahan seperti potensi kesalahan pencatatan, kehilangan data, serta rendahnya efisiensi dan transparansi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Tim Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Kampar...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/a/platform-digital-koperasi-sistem-notifikasi-unit-u-thumb-e28f9.webp" type="image/webp" length="298462" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/platform-digital-koperasi-sistem-notifikasi-unit-u-thumb-d8cdf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/platform-digital-koperasi-sistem-notifikasi-unit-u-thumb-02635.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/platform-digital-koperasi-sistem-notifikasi-unit-u-thumb-e28f9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3092-stakatnpontianak.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12627-amare.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Mental Health from a QurAoanic Perspective Conceptual Foundations and Implications for Islamic Religious Education ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mental Health from a QurAoanic Perspective Conceptual Foundations and Implications for Islamic Religious Education ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mental Health from a QurAoanic Perspective Conceptual Foundations and Implications for Islamic Religious Education ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53813-model-bimbingan-konseling-islam-kesehatan-mental</link>
	<guid isPermaLink="false">9ff311e62d7731d815123446c00b8ab9</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 15:47:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ hariq azhar ]]></category>
	<category><![CDATA[ join editor ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[azhar,counter,editor,flag,hariq,join]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan investigasi empiris di lingkungan pendidikan untuk menilai efektivitas praktis integrasi nilai-nilai spiritual Qur'ani ke dalam program pengembangan kesehatan mental. Meluasnya analisis tematik ke ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Mental Health from a QurAoanic Perspective: Conceptual Foundations and Implications for Islamic Religious Education: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan investigasi empiris di lingkungan pendidikan untuk menilai efektivitas praktis integrasi nilai-nilai spiritual Qur'ani ke dalam program pengembangan kesehatan mental. Meluasnya analisis tematik ke konsep Qur'ani tambahan juga dapat berkontribusi pada model kesehatan mental Islam yang lebih komprehensif dan terapan. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip Qur'ani dapat diterapkan dalam praktik konseling Islam untuk meningkatkan kesejahteraan mental siswa. Studi ini juga dapat menyelidiki peran pendidikan agama Islam dalam membentuk karakter dan ketahanan emosional siswa, serta bagaimana pendidikan ini dapat menjadi platform transformasional untuk pengembangan mental dan spiritual yang holistik.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesehatan mental dalam perspektif Qur'anic adalah konsep yang holistik, yang mengintegrasikan dimensi spiritual, emosional, dan psikologis yang berakar pada iman dan kesadaran akan Tuhan.62) menunjukkan bahwa praktik Qur'ani seperti recitation, remembrance of God (dhikr), dan piety (taqwa) berfungsi sebagai mekanisme untuk menumbuhkan ketenangan batin, mengurangi kecemasan, dan memperkuat ketahanan.Temuan ini memperkuat diskusi kontemporer yang mengakui spiritualitas sebagai komponen penting dari kesejahteraan mental.Dalam konteks Pendidikan Agama Islam, mengintegrasikan prinsip-prinsip spiritual Qur'ani ke dalam proses pedagogis menawarkan kerangka kerja holistik untuk membina siswa yang seimbang secara emosional dan berakar secara spiritual.Pendidikan Islam, karenanya, harus melangkah lebih jauh dari transmisi doktrinal menuju pengembangan karakter dan mental yang transformatif Kesehatan mental merupakan isu krusial dalam kehidupan kontemporer yang ditandai oleh tekanan sosial, ekonomi, dan perkembangan teknologi yang pesat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep kesehatan mental dalam perspektif nilai-nilai Al-Qur'an serta mengkaji kontribusinya terhadap Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan kualitatif melalui analisis tematik terhadap ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan ketenangan jiwa, yang diperkaya dengan telaah tafsir klasik dan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip Qur'ani, seperti membaca Al-Qur'an, berdzikir, dan ketakwaan, berperan signifikan dalam menumbuhkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/9/model-bimbingan-konseling-islam-kesehatan-mental-s-thumb-93876.webp" title="JURIS - Mental Health from a QurAoanic Perspective: Conceptual Foundations and Implications for Islamic Religious Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/model-bimbingan-konseling-islam-kesehatan-mental-s-thumb-93876.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/model-bimbingan-konseling-islam-kesehatan-mental-s-thumb-93876.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/model-bimbingan-konseling-islam-kesehatan-mental-s-thumb-93876.webp 1x" title="JURIS - Mental Health from a QurAoanic Perspective: Conceptual Foundations and Implications for Islamic Religious Education" alt="JURIS - Mental Health from a QurAoanic Perspective: Conceptual Foundations and Implications for Islamic Religious Education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/9/model-bimbingan-konseling-islam-kesehatan-mental-s-thumb-ab31f.webp" title="JURIS - Mental Health from a QurAoanic Perspective: Conceptual Foundations and Implications for Islamic Religious Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/model-bimbingan-konseling-islam-kesehatan-mental-s-thumb-ab31f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/model-bimbingan-konseling-islam-kesehatan-mental-s-thumb-ab31f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/model-bimbingan-konseling-islam-kesehatan-mental-s-thumb-ab31f.webp 1x" title="JURIS - Mental Health from a QurAoanic Perspective: Conceptual Foundations and Implications for Islamic Religious Education" alt="JURIS - Mental Health from a QurAoanic Perspective: Conceptual Foundations and Implications for Islamic Religious Education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/9/model-bimbingan-konseling-islam-kesehatan-mental-s-thumb-e7270.webp" title="JURIS - Mental Health from a QurAoanic Perspective: Conceptual Foundations and Implications for Islamic Religious Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/model-bimbingan-konseling-islam-kesehatan-mental-s-thumb-e7270.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/model-bimbingan-konseling-islam-kesehatan-mental-s-thumb-e7270.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/model-bimbingan-konseling-islam-kesehatan-mental-s-thumb-e7270.webp 1x" title="JURIS - Mental Health from a QurAoanic Perspective: Conceptual Foundations and Implications for Islamic Religious Education" alt="JURIS - Mental Health from a QurAoanic Perspective: Conceptual Foundations and Implications for Islamic Religious Education" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53813-model-bimbingan-konseling-islam-kesehatan-mental" title="JURIS - Mental Health from a QurAoanic Perspective: Conceptual Foundations and Implications for Islamic Religious Education" target="_blank">Mental Health from a QurAoanic Perspective: Conceptual Foundations and Implications for Islamic Religious Education</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan investigasi empiris di lingkungan pendidikan untuk menilai efektivitas praktis integrasi nilai-nilai spiritual Qur'ani ke dalam program pengembangan kesehatan mental. Meluasnya analisis tematik ke konsep Qur'ani tambahan juga dapat berkontribusi pada model kesehatan mental Islam yang lebih komprehensif dan terapan. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip Qur'ani dapat diterapkan dalam praktik konseling Islam untuk meningkatkan kesejahteraan mental siswa. Studi ini juga dapat menyelidiki peran pendidikan agama Islam dalam membentuk karakter dan ketahanan emosional siswa, serta bagaimana pendidikan ini dapat menjadi platform transformasional untuk pengembangan mental dan spiritual yang holistik..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesehatan mental dalam perspektif Qur'anic adalah konsep yang holistik, yang mengintegrasikan dimensi spiritual, emosional, dan psikologis yang berakar pada iman dan kesadaran akan Tuhan.62) menunjukkan bahwa praktik Qur'ani seperti recitation, remembrance of God (dhikr), dan piety (taqwa) berfungsi sebagai mekanisme untuk menumbuhkan ketenangan batin, mengurangi kecemasan, dan memperkuat ketahanan.Temuan ini memperkuat diskusi kontemporer yang mengakui spiritualitas sebagai komponen penting dari kesejahteraan mental.Dalam konteks Pendidikan Agama Islam, mengintegrasikan prinsip-prinsip spiritual Qur'ani ke dalam proses pedagogis menawarkan kerangka kerja holistik untuk membina siswa yang seimbang secara emosional dan berakar secara spiritual.Pendidikan Islam, karenanya, harus melangkah lebih jauh dari transmisi doktrinal menuju pengembangan karakter dan mental yang transformatif
<br>Kesehatan mental merupakan isu krusial dalam kehidupan kontemporer yang ditandai oleh tekanan sosial, ekonomi, dan perkembangan teknologi yang pesat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep kesehatan mental dalam perspektif nilai-nilai Al-Qur'an serta mengkaji kontribusinya terhadap Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan kualitatif melalui analisis tematik terhadap ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan ketenangan jiwa, yang diperkaya dengan telaah tafsir klasik dan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip Qur'ani, seperti membaca Al-Qur'an, berdzikir, dan ketakwaan, berperan signifikan dalam menumbuhkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/9/model-bimbingan-konseling-islam-kesehatan-mental-s-thumb-ab31f.webp" type="image/webp" length="89486" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/model-bimbingan-konseling-islam-kesehatan-mental-s-thumb-93876.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/model-bimbingan-konseling-islam-kesehatan-mental-s-thumb-ab31f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/model-bimbingan-konseling-islam-kesehatan-mental-s-thumb-e7270.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5485-ijshs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12943-incare-international-journal-educational-resources.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Current Ratio Debt To Asset Ratio Dan Return On Asset Terhadap Nilai Perusahaan Sub Sektor Makanan Minuman Periode 2020 2023 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Current Ratio Debt To Asset Ratio Dan Return On Asset Terhadap Nilai Perusahaan Sub Sektor Makanan Minuman Periode 2020 2023 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Current Ratio Debt To Asset Ratio Dan Return On Asset Terhadap Nilai Perusahaan Sub Sektor Makanan Minuman Periode 2020 2023 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53810-current-ratio-asset-dar-simultan-rat</link>
	<guid isPermaLink="false">044b6cbaabbb7d72df779e518837485e</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 15:36:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ tia ichwani ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,ichwani,scope,tia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, peneliti dapat mempertimbangkan untuk memperluas periode pengamatan dan menambah kategori perusahaan yang dijadikan sampel penelitian. Kedua, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Current Ratio, Debt To Asset Ratio, Dan Return On Asset Terhadap Nilai Perusahaan Sub Sektor Makanan Minuman Periode 2020-2023: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, peneliti dapat mempertimbangkan untuk memperluas periode pengamatan dan menambah kategori perusahaan yang dijadikan sampel penelitian. Kedua, peneliti juga dapat menambahkan variabel baru yang diduga dapat mempengaruhi nilai perusahaan, seperti ukuran perusahaan atau kebijakan dividen. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat fokus pada analisis rasio keuangan yang lebih mendalam, dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi nilai perusahaan, seperti kinerja keuangan atau keputusan investasi. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam memahami faktor-faktor yang mempengaruhi nilai perusahaan di sektor makanan dan minuman.. Berdasarkan temuan-temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini, maka dapat menarik kesimpulan sebagai berikut.Current Ratio tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan.Artinya perusahaan makanan dan minuman tidak efisien dalan mengelola utang jangka pendek terhadap aset lancar yang menyebabkan ada dana aset yang tidak terpakai dengan maksimal mengakibatkan ketidakmampuan dalam meningkatkan nilai perusahaan.Artinya modal ada indikasi tingkat ketergantungan perusahaan terhadap utang tinggi dalam pengelolaan aset secara keseluruhan 3.Artinya perusahaan lebih banyak menghasilkan laba bersih dengan aset yang dimilikinya.Jadi oerusahaan banyak menggunakan asetnya untuk dapat menghasilkan laba bersih yang optimal Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh current ratio, Debt to Asset Ratio (DAR), dan Return On Asset (ROA) terhadap nilai perusahaan pada sub sektor perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Populasi penelitian ini berjumlah 25 perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di BEI periode 2020-2023. Pengambilan sampel dengan Teknik purposive sampling menghasilkan jumlah sampel 8 perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/1/current-ratio-asset-dar-simultan-debt-return-nilai-thumb-a00c4.webp" title="JURIS - Pengaruh Current Ratio, Debt To Asset Ratio, Dan Return On Asset Terhadap Nilai Perusahaan Sub Sektor Makanan Minuman Periode 2020-2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/current-ratio-asset-dar-simultan-debt-return-nilai-thumb-a00c4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/current-ratio-asset-dar-simultan-debt-return-nilai-thumb-a00c4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/current-ratio-asset-dar-simultan-debt-return-nilai-thumb-a00c4.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Current Ratio, Debt To Asset Ratio, Dan Return On Asset Terhadap Nilai Perusahaan Sub Sektor Makanan Minuman Periode 2020-2023" alt="JURIS - Pengaruh Current Ratio, Debt To Asset Ratio, Dan Return On Asset Terhadap Nilai Perusahaan Sub Sektor Makanan Minuman Periode 2020-2023" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/current-ratio-asset-dar-simultan-debt-return-nilai-thumb-6ea72.webp" title="JURIS - Pengaruh Current Ratio, Debt To Asset Ratio, Dan Return On Asset Terhadap Nilai Perusahaan Sub Sektor Makanan Minuman Periode 2020-2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/current-ratio-asset-dar-simultan-debt-return-nilai-thumb-6ea72.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/current-ratio-asset-dar-simultan-debt-return-nilai-thumb-6ea72.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/current-ratio-asset-dar-simultan-debt-return-nilai-thumb-6ea72.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Current Ratio, Debt To Asset Ratio, Dan Return On Asset Terhadap Nilai Perusahaan Sub Sektor Makanan Minuman Periode 2020-2023" alt="JURIS - Pengaruh Current Ratio, Debt To Asset Ratio, Dan Return On Asset Terhadap Nilai Perusahaan Sub Sektor Makanan Minuman Periode 2020-2023" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/current-ratio-asset-dar-simultan-debt-return-nilai-thumb-5ca90.webp" title="JURIS - Pengaruh Current Ratio, Debt To Asset Ratio, Dan Return On Asset Terhadap Nilai Perusahaan Sub Sektor Makanan Minuman Periode 2020-2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/current-ratio-asset-dar-simultan-debt-return-nilai-thumb-5ca90.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/current-ratio-asset-dar-simultan-debt-return-nilai-thumb-5ca90.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/current-ratio-asset-dar-simultan-debt-return-nilai-thumb-5ca90.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Current Ratio, Debt To Asset Ratio, Dan Return On Asset Terhadap Nilai Perusahaan Sub Sektor Makanan Minuman Periode 2020-2023" alt="JURIS - Pengaruh Current Ratio, Debt To Asset Ratio, Dan Return On Asset Terhadap Nilai Perusahaan Sub Sektor Makanan Minuman Periode 2020-2023" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53810-current-ratio-asset-dar-simultan-rat" title="JURIS - Pengaruh Current Ratio, Debt To Asset Ratio, Dan Return On Asset Terhadap Nilai Perusahaan Sub Sektor Makanan Minuman Periode 2020-2023" target="_blank">Pengaruh Current Ratio, Debt To Asset Ratio, Dan Return On Asset Terhadap Nilai Perusahaan Sub Sektor Makanan Minuman Periode 2020-2023</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, peneliti dapat mempertimbangkan untuk memperluas periode pengamatan dan menambah kategori perusahaan yang dijadikan sampel penelitian. Kedua, peneliti juga dapat menambahkan variabel baru yang diduga dapat mempengaruhi nilai perusahaan, seperti ukuran perusahaan atau kebijakan dividen. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat fokus pada analisis rasio keuangan yang lebih mendalam, dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi nilai perusahaan, seperti kinerja keuangan atau keputusan investasi. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam memahami faktor-faktor yang mempengaruhi nilai perusahaan di sektor makanan dan minuman..
<br>Berdasarkan temuan-temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini, maka dapat menarik kesimpulan sebagai berikut.Current Ratio tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan.Artinya perusahaan makanan dan minuman tidak efisien dalan mengelola utang jangka pendek terhadap aset lancar yang menyebabkan ada dana aset yang tidak terpakai dengan maksimal mengakibatkan ketidakmampuan dalam meningkatkan nilai perusahaan.Artinya modal ada indikasi tingkat ketergantungan perusahaan terhadap utang tinggi dalam pengelolaan aset secara keseluruhan 3.Artinya perusahaan lebih banyak menghasilkan laba bersih dengan aset yang dimilikinya.Jadi oerusahaan banyak menggunakan asetnya untuk dapat menghasilkan laba bersih yang optimal
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh current ratio, Debt to Asset Ratio (DAR), dan Return On Asset (ROA) terhadap nilai perusahaan pada sub sektor perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Populasi penelitian ini berjumlah 25 perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di BEI periode 2020-2023. Pengambilan sampel dengan Teknik purposive sampling menghasilkan jumlah sampel 8 perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/1/current-ratio-asset-dar-simultan-debt-return-nilai-thumb-6ea72.webp" type="image/webp" length="62276" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/current-ratio-asset-dar-simultan-debt-return-nilai-thumb-a00c4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/current-ratio-asset-dar-simultan-debt-return-nilai-thumb-6ea72.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/current-ratio-asset-dar-simultan-debt-return-nilai-thumb-5ca90.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-461-pancasila.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14010-jimp-jurnal-ilmiah-manajemen-pancasila.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Integration of Fiqh al Lughah and Arabic Semantics in Three Dimensions of Meaning ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Integration of Fiqh al Lughah and Arabic Semantics in Three Dimensions of Meaning ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Integration of Fiqh al Lughah and Arabic Semantics in Three Dimensions of Meaning ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53828-makna-leksikal-denotatif-semantik-k</link>
	<guid isPermaLink="false">040a916352256b17d5cbb2eae2a39beb</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 15:24:13 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ hariq azhar ]]></category>
	<category><![CDATA[ join editor ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[azhar,counter,editor,flag,hariq,join]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji model integratif tiga dimensi melalui analisis korpus teks Qur'an dan karya klasik Arab untuk mengevaluasi efektivitasnya dalam konteks yang beragam; selanjutnya, studi eksperimental dapat meneliti bagaimana penutur ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Integration of Fiqh al-Lughah and Arabic Semantics in Three Dimensions of Meaning: Penelitian selanjutnya dapat menguji model integratif tiga dimensi melalui analisis korpus teks Qur'an dan karya klasik Arab untuk mengevaluasi efektivitasnya dalam konteks yang beragam; selanjutnya, studi eksperimental dapat meneliti bagaimana penutur asli atau pelajar tingkat lanjut memproses makna leksikal, gramatikal, dan kontekstual secara simultan, sehingga memberikan validasi kognitif terhadap kerangka yang diusulkan; terakhir, penelitian lintas disiplin dapat menggabungkan linguistik Arab dengan analisis wacana, semantik kognitif, dan alat digital humanities untuk mengembangkan aplikasi pemrosesan bahasa alami yang mengimplementasikan model ini dalam sistem terjemahan dan pembelajaran bahasa, sehingga memperluas dampak praktis dan teoritisnya.. Penelitian ini menunjukkan bahwa fiqh alAclughah dan semantik Arab modern merupakan pendekatan yang secara epistemologis berkesinambungan dalam memahami makna, bukan dua tradisi intelektual terpisah.Makna bahasa Arab beroperasi melalui tiga dimensi yang saling bergantungAimakna leksikal yang menentukan rentang semantik awal melalui sistem akarAcpola, makna gramatikal yang membatasi kemungkinan interpretasi melalui hubungan sintaksis dan penanda infleksi, serta makna kontekstual yang menentukan pilihan akhir interpretasi berdasarkan faktor linguistik, situasional, budaya, dan historis.Model integratif tiga dimensi yang diusulkan memperlihatkan proses interpretasi yang bersifat bertahap dan sirkular, serta menyediakan prosedur analitis terstruktur yang menyatukan wawasan semantik klasik dengan teori linguistik kontemporer Kajian makna dalam bahasa Arab berkembang dalam dua tradisi besar, yaitu fiqh lughah sebagai warisan keilmuan klasik dan semantik Arab sebagai pendekatan linguistik modern. Namun, integrasi keduanya dalam satu kerangka analisis yang sistematis terhadap makna leksikal, gramatikal, dan kontekstual masih belum dirumuskan secara komprehensif. Artikel ini bertujuan untuk: (1) menjelaskan relasi epistemologis antara fiqh lughah dan semantik Arab; (2) menganalisis tiga dimensi makna dalam bahasa Arab; dan (3) merumuskan kerangka integratif yang dapat diaplikasikan dalam interpretasi teks Arab, khususnya teks keagamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/b/makna-leksikal-denotatif-semantik-kognitif-keteram-thumb-b65b6.webp" title="JURIS - Integration of Fiqh al-Lughah and Arabic Semantics in Three Dimensions of Meaning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/b/makna-leksikal-denotatif-semantik-kognitif-keteram-thumb-b65b6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/b/makna-leksikal-denotatif-semantik-kognitif-keteram-thumb-b65b6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/b/makna-leksikal-denotatif-semantik-kognitif-keteram-thumb-b65b6.webp 1x" title="JURIS - Integration of Fiqh al-Lughah and Arabic Semantics in Three Dimensions of Meaning" alt="JURIS - Integration of Fiqh al-Lughah and Arabic Semantics in Three Dimensions of Meaning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/b/makna-leksikal-denotatif-semantik-kognitif-keteram-thumb-88889.webp" title="JURIS - Integration of Fiqh al-Lughah and Arabic Semantics in Three Dimensions of Meaning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/b/makna-leksikal-denotatif-semantik-kognitif-keteram-thumb-88889.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/b/makna-leksikal-denotatif-semantik-kognitif-keteram-thumb-88889.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/b/makna-leksikal-denotatif-semantik-kognitif-keteram-thumb-88889.webp 1x" title="JURIS - Integration of Fiqh al-Lughah and Arabic Semantics in Three Dimensions of Meaning" alt="JURIS - Integration of Fiqh al-Lughah and Arabic Semantics in Three Dimensions of Meaning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/b/makna-leksikal-denotatif-semantik-kognitif-keteram-thumb-b05cc.webp" title="JURIS - Integration of Fiqh al-Lughah and Arabic Semantics in Three Dimensions of Meaning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/b/makna-leksikal-denotatif-semantik-kognitif-keteram-thumb-b05cc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/b/makna-leksikal-denotatif-semantik-kognitif-keteram-thumb-b05cc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/b/makna-leksikal-denotatif-semantik-kognitif-keteram-thumb-b05cc.webp 1x" title="JURIS - Integration of Fiqh al-Lughah and Arabic Semantics in Three Dimensions of Meaning" alt="JURIS - Integration of Fiqh al-Lughah and Arabic Semantics in Three Dimensions of Meaning" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53828-makna-leksikal-denotatif-semantik-k" title="JURIS - Integration of Fiqh al-Lughah and Arabic Semantics in Three Dimensions of Meaning" target="_blank">Integration of Fiqh al-Lughah and Arabic Semantics in Three Dimensions of Meaning</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji model integratif tiga dimensi melalui analisis korpus teks Qur'an dan karya klasik Arab untuk mengevaluasi efektivitasnya dalam konteks yang beragam; selanjutnya, studi eksperimental dapat meneliti bagaimana penutur asli atau pelajar tingkat lanjut memproses makna leksikal, gramatikal, dan kontekstual secara simultan, sehingga memberikan validasi kognitif terhadap kerangka yang diusulkan; terakhir, penelitian lintas disiplin dapat menggabungkan linguistik Arab dengan analisis wacana, semantik kognitif, dan alat digital humanities untuk mengembangkan aplikasi pemrosesan bahasa alami yang mengimplementasikan model ini dalam sistem terjemahan dan pembelajaran bahasa, sehingga memperluas dampak praktis dan teoritisnya..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa fiqh alAclughah dan semantik Arab modern merupakan pendekatan yang secara epistemologis berkesinambungan dalam memahami makna, bukan dua tradisi intelektual terpisah.Makna bahasa Arab beroperasi melalui tiga dimensi yang saling bergantungAimakna leksikal yang menentukan rentang semantik awal melalui sistem akarAcpola, makna gramatikal yang membatasi kemungkinan interpretasi melalui hubungan sintaksis dan penanda infleksi, serta makna kontekstual yang menentukan pilihan akhir interpretasi berdasarkan faktor linguistik, situasional, budaya, dan historis.Model integratif tiga dimensi yang diusulkan memperlihatkan proses interpretasi yang bersifat bertahap dan sirkular, serta menyediakan prosedur analitis terstruktur yang menyatukan wawasan semantik klasik dengan teori linguistik kontemporer
<br>Kajian makna dalam bahasa Arab berkembang dalam dua tradisi besar, yaitu fiqh lughah sebagai warisan keilmuan klasik dan semantik Arab sebagai pendekatan linguistik modern. Namun, integrasi keduanya dalam satu kerangka analisis yang sistematis terhadap makna leksikal, gramatikal, dan kontekstual masih belum dirumuskan secara komprehensif. Artikel ini bertujuan untuk: (1) menjelaskan relasi epistemologis antara fiqh lughah dan semantik Arab; (2) menganalisis tiga dimensi makna dalam bahasa Arab; dan (3) merumuskan kerangka integratif yang dapat diaplikasikan dalam interpretasi teks Arab, khususnya teks keagamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/b/makna-leksikal-denotatif-semantik-kognitif-keteram-thumb-b65b6.webp" type="image/webp" length="79582" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/b/makna-leksikal-denotatif-semantik-kognitif-keteram-thumb-b65b6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/b/makna-leksikal-denotatif-semantik-kognitif-keteram-thumb-88889.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/b/makna-leksikal-denotatif-semantik-kognitif-keteram-thumb-b05cc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5485-ijshs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12943-incare-international-journal-educational-resources.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pelatihan Pembuatan Poster dengan Canva di SMK Penerus Bangsa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pelatihan Pembuatan Poster dengan Canva di SMK Penerus Bangsa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pelatihan Pembuatan Poster dengan Canva di SMK Penerus Bangsa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53815-digital-aplikasi-canva-karakter-siswa-desa</link>
	<guid isPermaLink="false">a5d16e0481ad4506e3f758f74c1f89e3</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 15:07:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ salmah harun ]]></category>
	<category><![CDATA[ andri nofiar ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[andri,common,crawl,harun,nofiar,salmah]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa saran berikut: Pertama, mengeksplorasi lebih lanjut dampak pelatihan Canva terhadap peningkatan kreativitas dan kemampuan komunikasi visual siswa. Penelitian ini dapat dilakukan dengan mengukur ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pelatihan Pembuatan Poster dengan Canva di SMK Penerus Bangsa: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa saran berikut: Pertama, mengeksplorasi lebih lanjut dampak pelatihan Canva terhadap peningkatan kreativitas dan kemampuan komunikasi visual siswa. Penelitian ini dapat dilakukan dengan mengukur perubahan kemampuan siswa dalam menyusun elemen visual dan memahami strategi komunikasi visual sebelum dan setelah pelatihan. Kedua, meneliti efektivitas penggunaan Canva dalam pembelajaran berbasis proyek di sekolah. Penelitian ini dapat berfokus pada bagaimana Canva dapat membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan desain grafis yang relevan dengan kebutuhan akademis dan profesional mereka. Ketiga, mengkaji potensi Canva sebagai alat bantu dalam pengembangan literasi digital siswa. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana Canva dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan digital siswa, khususnya dalam hal aksesibilitas dan kemudahan penggunaan.. Kegiatan pelatihan desain grafis menggunakan aplikasi Canva ini dilaksanakan dalam waktu satu hari dan terbagi menjadi dua sesi utama.Sesi pertama yaitu sesi pemaparan materi dan sesi berikutnya adalah sesi praktikum.Meskipun durasi pelatihan yang diadakan singkat, tetapi antusiasme para peserta, khususnya siswa-siswi SMK Penerus Bangsa, terlihat sangat tinggi.Mereka mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan semangat, baik saat mendengarkan penjelasan materi dasar tentang desain maupun saat praktik langsung membuat poster digital menggunakan Canva.Tujuan utama dari pelatihan yang diselenggarakan di SMK Penerus Bangsa ini adalah untuk membekali siswa dengan keterampilan dasar dalam bidang desain grafis yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah maupun nantinya di dunia kerja.Penggunaan Canva sebagai alat bantu dalam pelatihan dipilih karena kemudahan akses dan fitur-fiturnya yang sangat mendukung bagi pemula, khususnya pelajar.Dengan pelatihan ini, diharapkan siswa dapat menyampaikan pesan visual dengan cara yang lebih menarik dan efektif, baik untuk kepentingan akademis seperti pembuatan media promosi sekolah, maupun sebagai bekal menghadapi tuntutan industri kreatif yang terus berkembang di masa depan.Berdasarkan hasil kuesioner yang telah dibagikan kepada peserta pelatihan, diperoleh tanggapan yang sangat positif.Seluruh responden (100% dari 14 peserta) menyatakan bahwa materi pelatihan yang disampaikan menarik dan sesuai dengan kebutuhan mereka.Sebanyak 78,5% peserta menyatakan bahwa penyampaian materi mudah dipahami, dan 92,9% responden mengaku termotivasi untuk mempelajari Canva lebih lanjut secara mandiri.Selain itu, 100% peserta juga sepakat bahwa pelatihan ini bermanfaat bagi siswa-siswi SMK Penerus Bangsa, baik dari sisi pengetahuan maupun keterampilan yang diperoleh.Kegiatan ini menunjukkan bahwa Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Buddhi Dharma dapat memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan keterampilan digital di sekolah-sekolah Di era digital, desain grafis menjadi keterampilan penting, terutama di dunia pendidikan yang menuntut kreativitas dan kemampuan komunikasi visual. Canva sebagai platform desain grafis berbasis web dan mobile, menjadi solusi ideal bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan desain tanpa perlu keahlian teknis mendalam. SMK Penerus Bangsa mengidentifikasi rendahnya keterampilan siswa dalam membuat poster digital sebagai tantangan utama, yang berdampak pada kurangnya kemampuan mereka dalam menyusun elemen visual dan memahami strategi komunikasi visual yang efektif. Untuk... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/9/digital-aplikasi-canva-karakter-siswa-desain-alat-thumb-a6e35.webp" title="JURIS - Pelatihan Pembuatan Poster dengan Canva di SMK Penerus Bangsa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/digital-aplikasi-canva-karakter-siswa-desain-alat-thumb-a6e35.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/digital-aplikasi-canva-karakter-siswa-desain-alat-thumb-a6e35.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/digital-aplikasi-canva-karakter-siswa-desain-alat-thumb-a6e35.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Pembuatan Poster dengan Canva di SMK Penerus Bangsa" alt="JURIS - Pelatihan Pembuatan Poster dengan Canva di SMK Penerus Bangsa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/digital-aplikasi-canva-karakter-siswa-desain-alat-thumb-9018c.webp" title="JURIS - Pelatihan Pembuatan Poster dengan Canva di SMK Penerus Bangsa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/digital-aplikasi-canva-karakter-siswa-desain-alat-thumb-9018c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/digital-aplikasi-canva-karakter-siswa-desain-alat-thumb-9018c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/digital-aplikasi-canva-karakter-siswa-desain-alat-thumb-9018c.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Pembuatan Poster dengan Canva di SMK Penerus Bangsa" alt="JURIS - Pelatihan Pembuatan Poster dengan Canva di SMK Penerus Bangsa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/digital-aplikasi-canva-karakter-siswa-desain-alat-thumb-fdbc4.webp" title="JURIS - Pelatihan Pembuatan Poster dengan Canva di SMK Penerus Bangsa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/digital-aplikasi-canva-karakter-siswa-desain-alat-thumb-fdbc4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/digital-aplikasi-canva-karakter-siswa-desain-alat-thumb-fdbc4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/digital-aplikasi-canva-karakter-siswa-desain-alat-thumb-fdbc4.webp 1x" title="JURIS - Pelatihan Pembuatan Poster dengan Canva di SMK Penerus Bangsa" alt="JURIS - Pelatihan Pembuatan Poster dengan Canva di SMK Penerus Bangsa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53815-digital-aplikasi-canva-karakter-siswa-desa" title="JURIS - Pelatihan Pembuatan Poster dengan Canva di SMK Penerus Bangsa" target="_blank">Pelatihan Pembuatan Poster dengan Canva di SMK Penerus Bangsa</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa saran berikut: Pertama, mengeksplorasi lebih lanjut dampak pelatihan Canva terhadap peningkatan kreativitas dan kemampuan komunikasi visual siswa. Penelitian ini dapat dilakukan dengan mengukur perubahan kemampuan siswa dalam menyusun elemen visual dan memahami strategi komunikasi visual sebelum dan setelah pelatihan. Kedua, meneliti efektivitas penggunaan Canva dalam pembelajaran berbasis proyek di sekolah. Penelitian ini dapat berfokus pada bagaimana Canva dapat membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan desain grafis yang relevan dengan kebutuhan akademis dan profesional mereka. Ketiga, mengkaji potensi Canva sebagai alat bantu dalam pengembangan literasi digital siswa. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana Canva dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan digital siswa, khususnya dalam hal aksesibilitas dan kemudahan penggunaan..
<br>Kegiatan pelatihan desain grafis menggunakan aplikasi Canva ini dilaksanakan dalam waktu satu hari dan terbagi menjadi dua sesi utama.Sesi pertama yaitu sesi pemaparan materi dan sesi berikutnya adalah sesi praktikum.Meskipun durasi pelatihan yang diadakan singkat, tetapi antusiasme para peserta, khususnya siswa-siswi SMK Penerus Bangsa, terlihat sangat tinggi.Mereka mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan semangat, baik saat mendengarkan penjelasan materi dasar tentang desain maupun saat praktik langsung membuat poster digital menggunakan Canva.Tujuan utama dari pelatihan yang diselenggarakan di SMK Penerus Bangsa ini adalah untuk membekali siswa dengan keterampilan dasar dalam bidang desain grafis yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah maupun nantinya di dunia kerja.Penggunaan Canva sebagai alat bantu dalam pelatihan dipilih karena kemudahan akses dan fitur-fiturnya yang sangat mendukung bagi pemula, khususnya pelajar.Dengan pelatihan ini, diharapkan siswa dapat menyampaikan pesan visual dengan cara yang lebih menarik dan efektif, baik untuk kepentingan akademis seperti pembuatan media promosi sekolah, maupun sebagai bekal menghadapi tuntutan industri kreatif yang terus berkembang di masa depan.Berdasarkan hasil kuesioner yang telah dibagikan kepada peserta pelatihan, diperoleh tanggapan yang sangat positif.Seluruh responden (100% dari 14 peserta) menyatakan bahwa materi pelatihan yang disampaikan menarik dan sesuai dengan kebutuhan mereka.Sebanyak 78,5% peserta menyatakan bahwa penyampaian materi mudah dipahami, dan 92,9% responden mengaku termotivasi untuk mempelajari Canva lebih lanjut secara mandiri.Selain itu, 100% peserta juga sepakat bahwa pelatihan ini bermanfaat bagi siswa-siswi SMK Penerus Bangsa, baik dari sisi pengetahuan maupun keterampilan yang diperoleh.Kegiatan ini menunjukkan bahwa Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Buddhi Dharma dapat memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan keterampilan digital di sekolah-sekolah
<br>Di era digital, desain grafis menjadi keterampilan penting, terutama di dunia pendidikan yang menuntut kreativitas dan kemampuan komunikasi visual. Canva sebagai platform desain grafis berbasis web dan mobile, menjadi solusi ideal bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan desain tanpa perlu keahlian teknis mendalam. SMK Penerus Bangsa mengidentifikasi rendahnya keterampilan siswa dalam membuat poster digital sebagai tantangan utama, yang berdampak pada kurangnya kemampuan mereka dalam menyusun elemen visual dan memahami strategi komunikasi visual yang efektif. Untuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/9/digital-aplikasi-canva-karakter-siswa-desain-alat-thumb-a6e35.webp" type="image/webp" length="91234" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/digital-aplikasi-canva-karakter-siswa-desain-alat-thumb-a6e35.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/digital-aplikasi-canva-karakter-siswa-desain-alat-thumb-9018c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/digital-aplikasi-canva-karakter-siswa-desain-alat-thumb-fdbc4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3092-stakatnpontianak.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12627-amare.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Reconstruction of Pesantren Management Model Integrating Charismatic Authority and Organizational Professionalism ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Reconstruction of Pesantren Management Model Integrating Charismatic Authority and Organizational Professionalism ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Reconstruction of Pesantren Management Model Integrating Charismatic Authority and Organizational Professionalism ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53822-economic-management-model-vendor</link>
	<guid isPermaLink="false">f0277c5be57f59908fda861a0793f9e0</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 15:05:36 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ work culture ]]></category>
	<category><![CDATA[ mulyono hadi ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti marfuah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[culture,hadi,marfuah,mulyono,siti,work]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian empiris lebih lanjut untuk menguji efektivitas Model Manajemen Hibrida yang diusulkan menggunakan pendekatan kuantitatif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Reconstruction of Pesantren Management Model: Integrating Charismatic Authority and Organizational Professionalism: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian empiris lebih lanjut untuk menguji efektivitas Model Manajemen Hibrida yang diusulkan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel pesantren yang lebih besar dan beragam. Kedua, penelitian prospektif dapat diarahkan pada studi perbandingan institusi lintas budaya atau lintas agama. Hal ini akan memungkinkan pengembangan blueprint tata kelola untuk institusi pendidikan tradisional yang lebih komprehensif, inklusif, dan adaptif terhadap tantangan era disrupsi. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi implikasi implementasi model ini dalam konteks pesantren dengan karakteristik demografis, latar belakang budaya, atau akar tradisional yang berbeda, seperti institusi salaf murni. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam merancang strategi manajemen yang efektif dan berkelanjutan untuk pesantren di era modernisasi.. Penelitian ini berhasil mensintesiskan bahwa modernisasi pesantren tidak menuntut penghapusan otoritas tradisional, melainkan transformasi dalam cara otoritas tersebut diartikulasikan dalam struktur modern.Hal utama yang menjadi fokus adalah bagaimana paradigma pergeseran dari manajemen berbasis intuisi pribadi menuju tata kelola sistemik yang berbasis nilai.Secara reflektif, kesuksesan pesantren di masa depan bergantung pada kemampuan mereka untuk melestarikan "jiwa" karismatik (ruh) sebagai modal sosial, sambil mengadopsi rasionalitas manajerial untuk menjamin bahwa profesionalisme bukan ancaman bagi kehormatan Kiai (marwah), melainkan alat perlindungan untuk menjaga visi pendidikan Islam di tengah kompleksitas global.Integrasi ini menghasilkan hubungan simbiosis di mana karisma Kiai menjadi penggerak budaya organisasi dan sumber motivasi transendental, sedangkan profesionalisme menyediakan kerangka kerja untuk cek dan keseimbangan.Sinergi ini secara efektif memitigasi risiko perilaku pro-organisasi yang tidak etis yang sering muncul dalam kepemimpinan absolut.Dengan menyatukan otoritas spiritual dan standar formal, institusi memperoleh kepercayaan institusional yang lebih kuat, memastikan bahwa nilai-nilai kepatuhan siswa berubah menjadi integritas profesional yang dapat diukur Saat ini, pesantren tengah berada di persimpangan kritis antara upaya melestarikan warisan tradisional yang berakar kuat pada otoritas karismatik Kiai, dengan tuntutan pendidikan modern akan tata kelola profesional dan akuntabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi secara konseptual model manajemen yang mensinergikan kepemimpinan personalistik tersebut dengan profesionalisme organisasi tanpa mengikis identitas spiritual institusi yang khas. Dengan menggunakan metode penelitian pustaka kualitatif, studi ini menganalisis literatur akademik yang diterbitkan antara tahun 2016 dan 2026 secara sistematis menggunakan analisis isi dan tematik untuk membangun landasan teoretis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/c/economic-management-model-vendor-analisis-isi-tim-thumb-0f408.webp" title="JURIS - Reconstruction of Pesantren Management Model: Integrating Charismatic Authority and Organizational Professionalism" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/economic-management-model-vendor-analisis-isi-tim-thumb-0f408.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/economic-management-model-vendor-analisis-isi-tim-thumb-0f408.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/economic-management-model-vendor-analisis-isi-tim-thumb-0f408.webp 1x" title="JURIS - Reconstruction of Pesantren Management Model: Integrating Charismatic Authority and Organizational Professionalism" alt="JURIS - Reconstruction of Pesantren Management Model: Integrating Charismatic Authority and Organizational Professionalism" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/c/economic-management-model-vendor-analisis-isi-tim-thumb-e8872.webp" title="JURIS - Reconstruction of Pesantren Management Model: Integrating Charismatic Authority and Organizational Professionalism" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/economic-management-model-vendor-analisis-isi-tim-thumb-e8872.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/economic-management-model-vendor-analisis-isi-tim-thumb-e8872.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/economic-management-model-vendor-analisis-isi-tim-thumb-e8872.webp 1x" title="JURIS - Reconstruction of Pesantren Management Model: Integrating Charismatic Authority and Organizational Professionalism" alt="JURIS - Reconstruction of Pesantren Management Model: Integrating Charismatic Authority and Organizational Professionalism" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/c/economic-management-model-vendor-analisis-isi-tim-thumb-57d41.webp" title="JURIS - Reconstruction of Pesantren Management Model: Integrating Charismatic Authority and Organizational Professionalism" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/economic-management-model-vendor-analisis-isi-tim-thumb-57d41.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/economic-management-model-vendor-analisis-isi-tim-thumb-57d41.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/economic-management-model-vendor-analisis-isi-tim-thumb-57d41.webp 1x" title="JURIS - Reconstruction of Pesantren Management Model: Integrating Charismatic Authority and Organizational Professionalism" alt="JURIS - Reconstruction of Pesantren Management Model: Integrating Charismatic Authority and Organizational Professionalism" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53822-economic-management-model-vendor" title="JURIS - Reconstruction of Pesantren Management Model: Integrating Charismatic Authority and Organizational Professionalism" target="_blank">Reconstruction of Pesantren Management Model: Integrating Charismatic Authority and Organizational Professionalism</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian empiris lebih lanjut untuk menguji efektivitas Model Manajemen Hibrida yang diusulkan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel pesantren yang lebih besar dan beragam. Kedua, penelitian prospektif dapat diarahkan pada studi perbandingan institusi lintas budaya atau lintas agama. Hal ini akan memungkinkan pengembangan blueprint tata kelola untuk institusi pendidikan tradisional yang lebih komprehensif, inklusif, dan adaptif terhadap tantangan era disrupsi. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi implikasi implementasi model ini dalam konteks pesantren dengan karakteristik demografis, latar belakang budaya, atau akar tradisional yang berbeda, seperti institusi salaf murni. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam merancang strategi manajemen yang efektif dan berkelanjutan untuk pesantren di era modernisasi..
<br>Penelitian ini berhasil mensintesiskan bahwa modernisasi pesantren tidak menuntut penghapusan otoritas tradisional, melainkan transformasi dalam cara otoritas tersebut diartikulasikan dalam struktur modern.Hal utama yang menjadi fokus adalah bagaimana paradigma pergeseran dari manajemen berbasis intuisi pribadi menuju tata kelola sistemik yang berbasis nilai.Secara reflektif, kesuksesan pesantren di masa depan bergantung pada kemampuan mereka untuk melestarikan "jiwa" karismatik (ruh) sebagai modal sosial, sambil mengadopsi rasionalitas manajerial untuk menjamin bahwa profesionalisme bukan ancaman bagi kehormatan Kiai (marwah), melainkan alat perlindungan untuk menjaga visi pendidikan Islam di tengah kompleksitas global.Integrasi ini menghasilkan hubungan simbiosis di mana karisma Kiai menjadi penggerak budaya organisasi dan sumber motivasi transendental, sedangkan profesionalisme menyediakan kerangka kerja untuk cek dan keseimbangan.Sinergi ini secara efektif memitigasi risiko perilaku pro-organisasi yang tidak etis yang sering muncul dalam kepemimpinan absolut.Dengan menyatukan otoritas spiritual dan standar formal, institusi memperoleh kepercayaan institusional yang lebih kuat, memastikan bahwa nilai-nilai kepatuhan siswa berubah menjadi integritas profesional yang dapat diukur
<br>Saat ini, pesantren tengah berada di persimpangan kritis antara upaya melestarikan warisan tradisional yang berakar kuat pada otoritas karismatik Kiai, dengan tuntutan pendidikan modern akan tata kelola profesional dan akuntabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi secara konseptual model manajemen yang mensinergikan kepemimpinan personalistik tersebut dengan profesionalisme organisasi tanpa mengikis identitas spiritual institusi yang khas. Dengan menggunakan metode penelitian pustaka kualitatif, studi ini menganalisis literatur akademik yang diterbitkan antara tahun 2016 dan 2026 secara sistematis menggunakan analisis isi dan tematik untuk membangun landasan teoretis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/c/economic-management-model-vendor-analisis-isi-tim-thumb-0f408.webp" type="image/webp" length="108234" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/economic-management-model-vendor-analisis-isi-tim-thumb-0f408.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/economic-management-model-vendor-analisis-isi-tim-thumb-e8872.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/economic-management-model-vendor-analisis-isi-tim-thumb-57d41.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1773-staima-alhikam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12941-leadership-jurnal-mahasiswa-manajemen-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Motivasi Kerja Disiplin Kerja dan Stres Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT ZAF International ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Motivasi Kerja Disiplin Kerja dan Stres Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT ZAF International ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Motivasi Kerja Disiplin Kerja dan Stres Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT ZAF International ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53814-pengaruh-motivasi-manajemen-stres-holistik-variabe</link>
	<guid isPermaLink="false">2481ba4dd23234d002107125392b74ff</guid>
	<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 14:58:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ tia ichwani ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,ichwani,scope,tia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana gaya kepemimpinan memoderasi hubungan antara motivasi kerja dan kinerja karyawan, misalnya dengan membandingkan pengaruh kepemimpinan transformasional versus transaksional pada PT. ZAF International; ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Motivasi Kerja, Disiplin Kerja dan Stres Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. ZAF International: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana gaya kepemimpinan memoderasi hubungan antara motivasi kerja dan kinerja karyawan, misalnya dengan membandingkan pengaruh kepemimpinan transformasional versus transaksional pada PT. ZAF International; selanjutnya, sebuah studi longitudinal dapat diterapkan untuk menilai efektivitas program manajemen stres, seperti pelatihan mindfulness atau penyesuaian beban kerja, dalam mengurangi tingkat stres kerja dan dampaknya pada produktivitas selama periode enam bulan; terakhir, penelitian komparatif antara pekerja yang melaksanakan tugas secara remote dan yang bekerja di kantor dapat mengidentifikasi perbedaan disiplin kerja serta pengaruhnya terhadap kinerja, sehingga memberikan wawasan bagi perusahaan dalam merancang kebijakan kerja fleksibel yang optimal.. Motivasi kerja dan disiplin kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan di PT.ZAF International, sementara stres kerja tidak berpengaruh signifikan.Penerapan motivasi dan disiplin kerja di perusahaan telah berjalan baik, namun penanganan stres kerja masih perlu diperhatikan.Secara simultan, ketiga variabel tersebut memberikan dampak positif keseluruhan terhadap kinerja karyawan Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Motivasi Kerja, Disiplin Kerja, dan Stres Kerja terhadap Kinerja Karyawan. Responden dalam penelitian ini menggunakan karyawan PT. ZAF International. Metoda pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh dengan jumlah sampel yang diuji sebanyak 45 responden. Instrumen pengambilan data menggunakan kuesioner yang disebarkan melalui Google Form pada karyawan PT. ZAF International. Analisis dilakukan dengan menggunakan regresi linear berganda, uji asumsi klasik, uji hipotesis, dan pengolahan data dengan SPSS 25. Berdasarkan hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan, disiplin kerja... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/5/pengaruh-motivasi-manajemen-stres-holistik-variabe-thumb-00a5e.webp" title="JURIS - Pengaruh Motivasi Kerja, Disiplin Kerja dan Stres Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. ZAF International" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/pengaruh-motivasi-manajemen-stres-holistik-variabe-thumb-00a5e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/pengaruh-motivasi-manajemen-stres-holistik-variabe-thumb-00a5e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/pengaruh-motivasi-manajemen-stres-holistik-variabe-thumb-00a5e.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Motivasi Kerja, Disiplin Kerja dan Stres Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. ZAF International" alt="JURIS - Pengaruh Motivasi Kerja, Disiplin Kerja dan Stres Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. ZAF International" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/5/pengaruh-motivasi-manajemen-stres-holistik-variabe-thumb-1cea9.webp" title="JURIS - Pengaruh Motivasi Kerja, Disiplin Kerja dan Stres Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. ZAF International" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/pengaruh-motivasi-manajemen-stres-holistik-variabe-thumb-1cea9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/pengaruh-motivasi-manajemen-stres-holistik-variabe-thumb-1cea9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/pengaruh-motivasi-manajemen-stres-holistik-variabe-thumb-1cea9.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Motivasi Kerja, Disiplin Kerja dan Stres Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. ZAF International" alt="JURIS - Pengaruh Motivasi Kerja, Disiplin Kerja dan Stres Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. ZAF International" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/5/pengaruh-motivasi-manajemen-stres-holistik-variabe-thumb-b968b.webp" title="JURIS - Pengaruh Motivasi Kerja, Disiplin Kerja dan Stres Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. ZAF International" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/pengaruh-motivasi-manajemen-stres-holistik-variabe-thumb-b968b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/pengaruh-motivasi-manajemen-stres-holistik-variabe-thumb-b968b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/pengaruh-motivasi-manajemen-stres-holistik-variabe-thumb-b968b.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Motivasi Kerja, Disiplin Kerja dan Stres Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. ZAF International" alt="JURIS - Pengaruh Motivasi Kerja, Disiplin Kerja dan Stres Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. ZAF International" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53814-pengaruh-motivasi-manajemen-stres-holistik-variabe" title="JURIS - Pengaruh Motivasi Kerja, Disiplin Kerja dan Stres Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. ZAF International" target="_blank">Pengaruh Motivasi Kerja, Disiplin Kerja dan Stres Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. ZAF International</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana gaya kepemimpinan memoderasi hubungan antara motivasi kerja dan kinerja karyawan, misalnya dengan membandingkan pengaruh kepemimpinan transformasional versus transaksional pada PT. ZAF International; selanjutnya, sebuah studi longitudinal dapat diterapkan untuk menilai efektivitas program manajemen stres, seperti pelatihan mindfulness atau penyesuaian beban kerja, dalam mengurangi tingkat stres kerja dan dampaknya pada produktivitas selama periode enam bulan; terakhir, penelitian komparatif antara pekerja yang melaksanakan tugas secara remote dan yang bekerja di kantor dapat mengidentifikasi perbedaan disiplin kerja serta pengaruhnya terhadap kinerja, sehingga memberikan wawasan bagi perusahaan dalam merancang kebijakan kerja fleksibel yang optimal..
<br>Motivasi kerja dan disiplin kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan di PT.ZAF International, sementara stres kerja tidak berpengaruh signifikan.Penerapan motivasi dan disiplin kerja di perusahaan telah berjalan baik, namun penanganan stres kerja masih perlu diperhatikan.Secara simultan, ketiga variabel tersebut memberikan dampak positif keseluruhan terhadap kinerja karyawan
<br>Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Motivasi Kerja, Disiplin Kerja, dan Stres Kerja terhadap Kinerja Karyawan. Responden dalam penelitian ini menggunakan karyawan PT. ZAF International. Metoda pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh dengan jumlah sampel yang diuji sebanyak 45 responden. Instrumen pengambilan data menggunakan kuesioner yang disebarkan melalui Google Form pada karyawan PT. ZAF International. Analisis dilakukan dengan menggunakan regresi linear berganda, uji asumsi klasik, uji hipotesis, dan pengolahan data dengan SPSS 25. Berdasarkan hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan, disiplin kerja...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/5/pengaruh-motivasi-manajemen-stres-holistik-variabe-thumb-1cea9.webp" type="image/webp" length="77672" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/pengaruh-motivasi-manajemen-stres-holistik-variabe-thumb-00a5e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/pengaruh-motivasi-manajemen-stres-holistik-variabe-thumb-1cea9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/pengaruh-motivasi-manajemen-stres-holistik-variabe-thumb-b968b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-461-pancasila.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14010-jimp-jurnal-ilmiah-manajemen-pancasila.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Thu, 09 Jul 2026 19:24:26 +0700. 24 items. Served in: 8.037 seconds [rss] -->
