<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.84-28jun2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.84-28jun2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Mon, 29 Jun 2026 21:01:55 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 21:01:55 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-06-29T21:01:55+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Kesehatan Mental Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI MA Darul Mustafa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Kesehatan Mental Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI MA Darul Mustafa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Kesehatan Mental Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI MA Darul Mustafa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52236-kondisi-mental-mantan-prestasi-optimal-atlet-karak</link>
	<guid isPermaLink="false">b5412b8dc591b5ae7ebcb53657f994c8</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 20:57:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ permana sari ]]></category>
	<category><![CDATA[ musthofa asy ]]></category>
	<category><![CDATA[ ari musthofa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ari,asy,musthofa,permana,sari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas cakupan sampel ke berbagai jenjang pendidikan dan institusi, serta meneliti dampak jangka panjang dari intervensi kesehatan mental terhadap prestasi akademik. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Kesehatan Mental Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI MA Darul Mustafa: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas cakupan sampel ke berbagai jenjang pendidikan dan institusi, serta meneliti dampak jangka panjang dari intervensi kesehatan mental terhadap prestasi akademik. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk menganalisis faktor-faktor lokal yang khas dalam pendidikan Islam, seperti pengaruh nilai spiritual, dukungan religius, dan kebiasaan belajar berbasis nilai keagamaan, yang dapat memberikan kontribusi unik terhadap kesehatan mental dan prestasi belajar siswa. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara kesehatan mental dan prestasi belajar pada kelompok siswa yang rentan, seperti remaja stunting atau siswa yatim piatu, untuk memahami kebutuhan khusus mereka dan mengembangkan intervensi yang lebih efektif.. Penelitian ini menegaskan bahwa kesehatan mental memiliki peran penting dalam menunjang prestasi belajar siswa kelas XI MA Darul Mustafa.Hasil analisis menunjukkan bahwa semakin baik kondisi kesehatan mental seorang siswa, semakin tinggi pula pencapaian akademiknya.Temuan ini selaras dengan studi-studi terdahulu yang menekankan peran kesehatan mental dalam meningkatkan fokus, mengelola tekanan, serta memotivasi individu untuk mencapai prestasi optimal.Kesehatan mental yang stabil memberikan siswa kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan akademik dan sosial, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan efektif.Sebaliknya, stres, kecemasan, dan gangguan psikologis lainnya dapat menghambat kemampuan belajar dan menurunkan hasil akademik.Oleh karena itu, upaya meningkatkan prestasi belajar tidak dapat dilepaskan dari perhatian serius terhadap kesejahteraan psikologis siswa.Implementasi program konseling, workshop manajemen stres, serta integrasi pendidikan karakter dan spiritual menjadi langkah strategis untuk mendukung kondisi mental yang sehat sekaligus memperkuat motivasi belajar Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesehatan mental terhadap prestasi belajar siswa kelas XI Madrasah Aliyah Darul Mustafa. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan regresi linear sederhana pada 44 responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa skor kesehatan mental berkisar antara 64,00 hingga 95,00 dengan rata-rata 82,59, sementara skor prestasi belajar berada pada rentang 53,00 hingga 77,00 dengan rata-rata 63,41. Uji normalitas data residual menggunakan Kolmogorov-Smirnov menunjukkan distribusi normal (Asymp. Sig. = 0,200). Analisis regresi mengungkapkan pengaruh signifikan kesehatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/4/kondisi-mental-mantan-prestasi-optimal-atlet-karak-thumb-46141.webp" title="JURIS - Pengaruh Kesehatan Mental Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI MA Darul Mustafa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/kondisi-mental-mantan-prestasi-optimal-atlet-karak-thumb-46141.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/kondisi-mental-mantan-prestasi-optimal-atlet-karak-thumb-46141.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/kondisi-mental-mantan-prestasi-optimal-atlet-karak-thumb-46141.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kesehatan Mental Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI MA Darul Mustafa" alt="JURIS - Pengaruh Kesehatan Mental Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI MA Darul Mustafa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/kondisi-mental-mantan-prestasi-optimal-atlet-karak-thumb-ae022.webp" title="JURIS - Pengaruh Kesehatan Mental Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI MA Darul Mustafa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/kondisi-mental-mantan-prestasi-optimal-atlet-karak-thumb-ae022.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/kondisi-mental-mantan-prestasi-optimal-atlet-karak-thumb-ae022.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/kondisi-mental-mantan-prestasi-optimal-atlet-karak-thumb-ae022.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kesehatan Mental Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI MA Darul Mustafa" alt="JURIS - Pengaruh Kesehatan Mental Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI MA Darul Mustafa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/kondisi-mental-mantan-prestasi-optimal-atlet-karak-thumb-57e0c.webp" title="JURIS - Pengaruh Kesehatan Mental Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI MA Darul Mustafa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/kondisi-mental-mantan-prestasi-optimal-atlet-karak-thumb-57e0c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/kondisi-mental-mantan-prestasi-optimal-atlet-karak-thumb-57e0c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/kondisi-mental-mantan-prestasi-optimal-atlet-karak-thumb-57e0c.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kesehatan Mental Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI MA Darul Mustafa" alt="JURIS - Pengaruh Kesehatan Mental Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI MA Darul Mustafa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52236-kondisi-mental-mantan-prestasi-optimal-atlet-karak" title="JURIS - Pengaruh Kesehatan Mental Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI MA Darul Mustafa" target="_blank">Pengaruh Kesehatan Mental Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI MA Darul Mustafa</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas cakupan sampel ke berbagai jenjang pendidikan dan institusi, serta meneliti dampak jangka panjang dari intervensi kesehatan mental terhadap prestasi akademik. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk menganalisis faktor-faktor lokal yang khas dalam pendidikan Islam, seperti pengaruh nilai spiritual, dukungan religius, dan kebiasaan belajar berbasis nilai keagamaan, yang dapat memberikan kontribusi unik terhadap kesehatan mental dan prestasi belajar siswa. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara kesehatan mental dan prestasi belajar pada kelompok siswa yang rentan, seperti remaja stunting atau siswa yatim piatu, untuk memahami kebutuhan khusus mereka dan mengembangkan intervensi yang lebih efektif..
<br>Penelitian ini menegaskan bahwa kesehatan mental memiliki peran penting dalam menunjang prestasi belajar siswa kelas XI MA Darul Mustafa.Hasil analisis menunjukkan bahwa semakin baik kondisi kesehatan mental seorang siswa, semakin tinggi pula pencapaian akademiknya.Temuan ini selaras dengan studi-studi terdahulu yang menekankan peran kesehatan mental dalam meningkatkan fokus, mengelola tekanan, serta memotivasi individu untuk mencapai prestasi optimal.Kesehatan mental yang stabil memberikan siswa kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan akademik dan sosial, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan efektif.Sebaliknya, stres, kecemasan, dan gangguan psikologis lainnya dapat menghambat kemampuan belajar dan menurunkan hasil akademik.Oleh karena itu, upaya meningkatkan prestasi belajar tidak dapat dilepaskan dari perhatian serius terhadap kesejahteraan psikologis siswa.Implementasi program konseling, workshop manajemen stres, serta integrasi pendidikan karakter dan spiritual menjadi langkah strategis untuk mendukung kondisi mental yang sehat sekaligus memperkuat motivasi belajar
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesehatan mental terhadap prestasi belajar siswa kelas XI Madrasah Aliyah Darul Mustafa. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan regresi linear sederhana pada 44 responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa skor kesehatan mental berkisar antara 64,00 hingga 95,00 dengan rata-rata 82,59, sementara skor prestasi belajar berada pada rentang 53,00 hingga 77,00 dengan rata-rata 63,41. Uji normalitas data residual menggunakan Kolmogorov-Smirnov menunjukkan distribusi normal (Asymp. Sig. = 0,200). Analisis regresi mengungkapkan pengaruh signifikan kesehatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/4/kondisi-mental-mantan-prestasi-optimal-atlet-karak-thumb-57e0c.webp" type="image/webp" length="107920" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/kondisi-mental-mantan-prestasi-optimal-atlet-karak-thumb-46141.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/kondisi-mental-mantan-prestasi-optimal-atlet-karak-thumb-ae022.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/kondisi-mental-mantan-prestasi-optimal-atlet-karak-thumb-57e0c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5204-darajat-jurnal-pendidikan-agama-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Problematika Global Pendidik Pendidikan Agama Islam di Era Digital dan Abad 21 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Problematika Global Pendidik Pendidikan Agama Islam di Era Digital dan Abad 21 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Problematika Global Pendidik Pendidikan Agama Islam di Era Digital dan Abad 21 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52233-pendidikan-agama-islam-literasi-digital-pembelajar</link>
	<guid isPermaLink="false">224b57963cce0b240a50126c1da865a6</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 20:57:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ permana sari ]]></category>
	<category><![CDATA[ musthofa asy ]]></category>
	<category><![CDATA[ ari musthofa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ari,asy,musthofa,permana,sari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengatasi tantangan yang dihadapi pendidik PAI, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan strategi pembelajaran yang inovatif dan adaptif, dengan mengintegrasikan teknologi digital secara kreatif dan kontekstual. Selain itu, penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Problematika Global Pendidik Pendidikan Agama Islam di Era Digital dan Abad 21: Untuk mengatasi tantangan yang dihadapi pendidik PAI, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan strategi pembelajaran yang inovatif dan adaptif, dengan mengintegrasikan teknologi digital secara kreatif dan kontekstual. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran pendidik PAI sebagai fasilitator dalam meningkatkan literasi digital siswa, serta strategi kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam membentuk ekosistem pendidikan Islam yang kondusif di era digital.. Perkembangan teknologi digital dan pendidikan abad ke-21 telah menghadirkan berbagai tantangan bagi pendidik PAI.Tantangan utama yang dihadapi pendidik PAI meliputi krisis nilai dan moral peserta didik, keterbatasan kompetensi literasi digital guru, perubahan karakteristik peserta didik, serta tuntutan transformasi pembelajaran yang lebih inovatif dan adaptif.Merespon tantangan tersebut, transformasi peran pendidik PAI menjadi sangat krusial dalam menghadapi era digital abad-21.Upaya yang dapat dilakukan untuk mengahadapi tantangan tersebut antara lain melalui peningkatan kompetensi digital pendidik, pengembangan pembelajaran berbasis teknologi kreatif dan inovatif, serta penguatan kolaborasi antara sekolah, keluarga dan masyarakat Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan yang dihadapi guru pendidikan agama Islam dalam menghadapi tuntutan pembelajaran abad 21. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru pendidikan agama Islam menghadapi tantangan literasi digital, kurangnya penguasaan metode pembelajaran inovatif, dan kendala dalam pemanfaatan teknologi. Perbedaan kemampuan adaptasi terhadap teknologi dan terbatasnya dukungan institusi juga menjadi faktor yang memperkuat tantangan tersebut. Kondisi ini berdampak pada kurang optimalnya proses pembelajaran yang cenderung kurang interaktif dan belum mampu mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa. Oleh karena itu, diperlukan upaya strategis seperti peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan, pelatihan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/8/pendidikan-agama-islam-literasi-digital-pembelajar-thumb-98576.webp" title="JURIS - Problematika Global Pendidik Pendidikan Agama Islam di Era Digital dan Abad 21" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/pendidikan-agama-islam-literasi-digital-pembelajar-thumb-98576.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/pendidikan-agama-islam-literasi-digital-pembelajar-thumb-98576.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/pendidikan-agama-islam-literasi-digital-pembelajar-thumb-98576.webp 1x" title="JURIS - Problematika Global Pendidik Pendidikan Agama Islam di Era Digital dan Abad 21" alt="JURIS - Problematika Global Pendidik Pendidikan Agama Islam di Era Digital dan Abad 21" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/pendidikan-agama-islam-literasi-digital-pembelajar-thumb-22fa5.webp" title="JURIS - Problematika Global Pendidik Pendidikan Agama Islam di Era Digital dan Abad 21" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/pendidikan-agama-islam-literasi-digital-pembelajar-thumb-22fa5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/pendidikan-agama-islam-literasi-digital-pembelajar-thumb-22fa5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/pendidikan-agama-islam-literasi-digital-pembelajar-thumb-22fa5.webp 1x" title="JURIS - Problematika Global Pendidik Pendidikan Agama Islam di Era Digital dan Abad 21" alt="JURIS - Problematika Global Pendidik Pendidikan Agama Islam di Era Digital dan Abad 21" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/pendidikan-agama-islam-literasi-digital-pembelajar-thumb-76504.webp" title="JURIS - Problematika Global Pendidik Pendidikan Agama Islam di Era Digital dan Abad 21" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/pendidikan-agama-islam-literasi-digital-pembelajar-thumb-76504.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/pendidikan-agama-islam-literasi-digital-pembelajar-thumb-76504.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/pendidikan-agama-islam-literasi-digital-pembelajar-thumb-76504.webp 1x" title="JURIS - Problematika Global Pendidik Pendidikan Agama Islam di Era Digital dan Abad 21" alt="JURIS - Problematika Global Pendidik Pendidikan Agama Islam di Era Digital dan Abad 21" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52233-pendidikan-agama-islam-literasi-digital-pembelajar" title="JURIS - Problematika Global Pendidik Pendidikan Agama Islam di Era Digital dan Abad 21" target="_blank">Problematika Global Pendidik Pendidikan Agama Islam di Era Digital dan Abad 21</a>: Untuk mengatasi tantangan yang dihadapi pendidik PAI, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan strategi pembelajaran yang inovatif dan adaptif, dengan mengintegrasikan teknologi digital secara kreatif dan kontekstual. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran pendidik PAI sebagai fasilitator dalam meningkatkan literasi digital siswa, serta strategi kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam membentuk ekosistem pendidikan Islam yang kondusif di era digital..
<br>Perkembangan teknologi digital dan pendidikan abad ke-21 telah menghadirkan berbagai tantangan bagi pendidik PAI.Tantangan utama yang dihadapi pendidik PAI meliputi krisis nilai dan moral peserta didik, keterbatasan kompetensi literasi digital guru, perubahan karakteristik peserta didik, serta tuntutan transformasi pembelajaran yang lebih inovatif dan adaptif.Merespon tantangan tersebut, transformasi peran pendidik PAI menjadi sangat krusial dalam menghadapi era digital abad-21.Upaya yang dapat dilakukan untuk mengahadapi tantangan tersebut antara lain melalui peningkatan kompetensi digital pendidik, pengembangan pembelajaran berbasis teknologi kreatif dan inovatif, serta penguatan kolaborasi antara sekolah, keluarga dan masyarakat
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan yang dihadapi guru pendidikan agama Islam dalam menghadapi tuntutan pembelajaran abad 21. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru pendidikan agama Islam menghadapi tantangan literasi digital, kurangnya penguasaan metode pembelajaran inovatif, dan kendala dalam pemanfaatan teknologi. Perbedaan kemampuan adaptasi terhadap teknologi dan terbatasnya dukungan institusi juga menjadi faktor yang memperkuat tantangan tersebut. Kondisi ini berdampak pada kurang optimalnya proses pembelajaran yang cenderung kurang interaktif dan belum mampu mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa. Oleh karena itu, diperlukan upaya strategis seperti peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan, pelatihan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/8/pendidikan-agama-islam-literasi-digital-pembelajar-thumb-76504.webp" type="image/webp" length="112446" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/pendidikan-agama-islam-literasi-digital-pembelajar-thumb-98576.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/pendidikan-agama-islam-literasi-digital-pembelajar-thumb-22fa5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/pendidikan-agama-islam-literasi-digital-pembelajar-thumb-76504.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5204-darajat-jurnal-pendidikan-agama-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimalisasi Kecerdasan Artifisial Dalam Pembelajaran Dalam Mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimalisasi Kecerdasan Artifisial Dalam Pembelajaran Dalam Mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimalisasi Kecerdasan Artifisial Dalam Pembelajaran Dalam Mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52230-sungai-kolaborasi-multipihak-literasi-digital-ai-l</link>
	<guid isPermaLink="false">1fc320d73e335a8f89e3f161f1106eda</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 20:57:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ permana sari ]]></category>
	<category><![CDATA[ musthofa asy ]]></category>
	<category><![CDATA[ ari musthofa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ari,asy,musthofa,permana,sari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menguji model optimalisasi AI ini melalui studi lapangan pada berbagai kompetensi keahlian SMK agar diperoleh bukti empiris mengenai efektivitas, tantangan implementasi, dan dampaknya terhadap kesiapan kerja ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimalisasi Kecerdasan Artifisial Dalam Pembelajaran Dalam Mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menguji model optimalisasi AI ini melalui studi lapangan pada berbagai kompetensi keahlian SMK agar diperoleh bukti empiris mengenai efektivitas, tantangan implementasi, dan dampaknya terhadap kesiapan kerja lulusan. Selain itu, perlu dipertimbangkan aspek pemerataan akses dan dukungan infrastruktur dasar dalam kebijakan AI di SMK, serta pelatihan guru yang diarahkan pada literasi AI yang kritis, bukan sekadar pelatihan penggunaan aplikasi. Terakhir, penting untuk mengembangkan kasus pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan memastikan bahwa penggunaan AI tidak menambah beban guru, tetapi justru mengurangi pekerjaan rutin dan memperkuat pendampingan siswa.. Optimalisasi kecerdasan artifisial dalam pembelajaran SMK merupakan kebutuhan strategis untuk menyiapkan Generasi Emas Indonesia 2045.AI memiliki potensi memperkuat personalisasi pembelajaran, asesmen adaptif, efisiensi administrasi guru, simulasi praktik industri, literasi digital, soft skills, dan kesiapan kerja peserta didik.Dalam konteks pendidikan vokasi, AI dapat menjembatani kebutuhan individual siswa dengan standar kompetensi dunia kerja sehingga pembelajaran menjadi lebih relevan, fleksibel, dan berbasis data.Namun, potensi tersebut tidak otomatis menghasilkan peningkatan mutu.AI hanya akan berdampak positif apabila diterapkan melalui desain pedagogis, tata kelola etis, kesiapan guru, dukungan infrastruktur, dan kolaborasi multipihak.Guru tetap menjadi aktor utama yang merancang, mengarahkan, memverifikasi, dan mengevaluasi penggunaan AI.Sekolah perlu menyusun peta jalan implementasi yang bertahap, mulai dari literasi, uji coba, integrasi kurikuler, kolaborasi industri, hingga evaluasi dampak.Pemerintah, perguruan tinggi, dan industri perlu menyediakan ekosistem pendukung agar transformasi AI di SMK berlangsung inklusif dan berkelanjutan Penelitian ini bertujuan menganalisis optimalisasi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dalam proses pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai strategi penguatan kompetensi peserta didik menuju Generasi Emas Indonesia 2045. Kajian ini penting karena SMK menghadapi tuntutan ganda, yaitu menyiapkan lulusan yang adaptif terhadap transformasi industri digital sekaligus memastikan pemanfaatan AI berlangsung etis, inklusif, dan pedagogis. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan analisis isi terhadap artikel jurnal, buku akademik, laporan kebijakan, dan dokumen relevan tentang AI, pendidikan vokasi, pembelajaran adaptif, dan kesiapan kerja lulusan. Data dianalisis melalui reduksi, kategorisasi tema, sintesis kritis, dan konstruksi model konseptual.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/b/sungai-kolaborasi-multipihak-literasi-digital-ai-g-thumb-02380.webp" title="JURIS - Optimalisasi Kecerdasan Artifisial Dalam Pembelajaran Dalam Mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/sungai-kolaborasi-multipihak-literasi-digital-ai-g-thumb-02380.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/sungai-kolaborasi-multipihak-literasi-digital-ai-g-thumb-02380.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/sungai-kolaborasi-multipihak-literasi-digital-ai-g-thumb-02380.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Kecerdasan Artifisial Dalam Pembelajaran Dalam Mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045" alt="JURIS - Optimalisasi Kecerdasan Artifisial Dalam Pembelajaran Dalam Mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/b/sungai-kolaborasi-multipihak-literasi-digital-ai-g-thumb-c52b8.webp" title="JURIS - Optimalisasi Kecerdasan Artifisial Dalam Pembelajaran Dalam Mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/sungai-kolaborasi-multipihak-literasi-digital-ai-g-thumb-c52b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/sungai-kolaborasi-multipihak-literasi-digital-ai-g-thumb-c52b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/sungai-kolaborasi-multipihak-literasi-digital-ai-g-thumb-c52b8.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Kecerdasan Artifisial Dalam Pembelajaran Dalam Mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045" alt="JURIS - Optimalisasi Kecerdasan Artifisial Dalam Pembelajaran Dalam Mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/b/sungai-kolaborasi-multipihak-literasi-digital-ai-g-thumb-a65ab.webp" title="JURIS - Optimalisasi Kecerdasan Artifisial Dalam Pembelajaran Dalam Mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/sungai-kolaborasi-multipihak-literasi-digital-ai-g-thumb-a65ab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/sungai-kolaborasi-multipihak-literasi-digital-ai-g-thumb-a65ab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/sungai-kolaborasi-multipihak-literasi-digital-ai-g-thumb-a65ab.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Kecerdasan Artifisial Dalam Pembelajaran Dalam Mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045" alt="JURIS - Optimalisasi Kecerdasan Artifisial Dalam Pembelajaran Dalam Mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52230-sungai-kolaborasi-multipihak-literasi-digital-ai-l" title="JURIS - Optimalisasi Kecerdasan Artifisial Dalam Pembelajaran Dalam Mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045" target="_blank">Optimalisasi Kecerdasan Artifisial Dalam Pembelajaran Dalam Mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menguji model optimalisasi AI ini melalui studi lapangan pada berbagai kompetensi keahlian SMK agar diperoleh bukti empiris mengenai efektivitas, tantangan implementasi, dan dampaknya terhadap kesiapan kerja lulusan. Selain itu, perlu dipertimbangkan aspek pemerataan akses dan dukungan infrastruktur dasar dalam kebijakan AI di SMK, serta pelatihan guru yang diarahkan pada literasi AI yang kritis, bukan sekadar pelatihan penggunaan aplikasi. Terakhir, penting untuk mengembangkan kasus pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan memastikan bahwa penggunaan AI tidak menambah beban guru, tetapi justru mengurangi pekerjaan rutin dan memperkuat pendampingan siswa..
<br>Optimalisasi kecerdasan artifisial dalam pembelajaran SMK merupakan kebutuhan strategis untuk menyiapkan Generasi Emas Indonesia 2045.AI memiliki potensi memperkuat personalisasi pembelajaran, asesmen adaptif, efisiensi administrasi guru, simulasi praktik industri, literasi digital, soft skills, dan kesiapan kerja peserta didik.Dalam konteks pendidikan vokasi, AI dapat menjembatani kebutuhan individual siswa dengan standar kompetensi dunia kerja sehingga pembelajaran menjadi lebih relevan, fleksibel, dan berbasis data.Namun, potensi tersebut tidak otomatis menghasilkan peningkatan mutu.AI hanya akan berdampak positif apabila diterapkan melalui desain pedagogis, tata kelola etis, kesiapan guru, dukungan infrastruktur, dan kolaborasi multipihak.Guru tetap menjadi aktor utama yang merancang, mengarahkan, memverifikasi, dan mengevaluasi penggunaan AI.Sekolah perlu menyusun peta jalan implementasi yang bertahap, mulai dari literasi, uji coba, integrasi kurikuler, kolaborasi industri, hingga evaluasi dampak.Pemerintah, perguruan tinggi, dan industri perlu menyediakan ekosistem pendukung agar transformasi AI di SMK berlangsung inklusif dan berkelanjutan
<br>Penelitian ini bertujuan menganalisis optimalisasi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dalam proses pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai strategi penguatan kompetensi peserta didik menuju Generasi Emas Indonesia 2045. Kajian ini penting karena SMK menghadapi tuntutan ganda, yaitu menyiapkan lulusan yang adaptif terhadap transformasi industri digital sekaligus memastikan pemanfaatan AI berlangsung etis, inklusif, dan pedagogis. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan analisis isi terhadap artikel jurnal, buku akademik, laporan kebijakan, dan dokumen relevan tentang AI, pendidikan vokasi, pembelajaran adaptif, dan kesiapan kerja lulusan. Data dianalisis melalui reduksi, kategorisasi tema, sintesis kritis, dan konstruksi model konseptual....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/b/sungai-kolaborasi-multipihak-literasi-digital-ai-g-thumb-a65ab.webp" type="image/webp" length="125902" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/sungai-kolaborasi-multipihak-literasi-digital-ai-g-thumb-02380.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/sungai-kolaborasi-multipihak-literasi-digital-ai-g-thumb-c52b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/sungai-kolaborasi-multipihak-literasi-digital-ai-g-thumb-a65ab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5204-darajat-jurnal-pendidikan-agama-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52229-semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesa</link>
	<guid isPermaLink="false">f574d9405745dc8a73e767c04b471725</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 20:57:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nashrul amin ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amin,counter,flag,focus,nashrul,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengatasi tantangan dalam menjaga minat belajar dan akhlak santri, diperlukan strategi yang komprehensif. Pertama, perlu ada upaya untuk menyeimbangkan pendidikan formal dan diniyah, dengan memastikan bahwa santri tidak hanya fokus pada satu aspek ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi: Untuk mengatasi tantangan dalam menjaga minat belajar dan akhlak santri, diperlukan strategi yang komprehensif. Pertama, perlu ada upaya untuk menyeimbangkan pendidikan formal dan diniyah, dengan memastikan bahwa santri tidak hanya fokus pada satu aspek pendidikan saja. Kedua, penting untuk memperkuat karakter santri melalui pendidikan moral dan sosial yang kuat, serta memberikan keteladanan dari pengurus dan senior. Ketiga, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode pembelajaran yang inovatif dan menarik, agar santri tetap termotivasi dalam belajar agama. Dengan demikian, pesantren dapat terus menjadi pusat pendidikan Islam yang unggul dalam membentuk santri berkarakter dan berakhlak mulia.. Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri tetap menjadi lembaga pendidikan Islam yang dipercaya masyarakat, namun menghadapi tantangan dalam menjaga minat belajar dan akhlak santri.Faktor-faktor yang memengaruhi kondisi ini meliputi penurunan minat belajar pendidikan agama, kemerosotan akhlak santri, serta dampak modernisasi dalam pesantren.Oleh karena itu, diperlukan strategi untuk menyeimbangkan pendidikan formal dan diniyah, memperkuat karakter santri, serta meningkatkan peran tenaga pengajar dan pengurus dalam memberikan keteladanan Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Ganjaran Gondanglegi Malang mengalami perkembangan signifikan dalam aspek pendidikan dan sarana prasarana seiring dengan kemajuan zaman. Namun, perubahan ini juga menimbulkan tantangan baru dalam minat belajar santri, terutama dalam bidang pendidikan agama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat, khususnya tenaga pengajar, terhadap minat belajar santri di pesantren ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modernisasi pesantren membawa dampak positif dalam... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-85471.webp" title="JURIS - Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-85471.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-85471.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-85471.webp 1x" title="JURIS - Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi" alt="JURIS - Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-7e42a.webp" title="JURIS - Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-7e42a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-7e42a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-7e42a.webp 1x" title="JURIS - Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi" alt="JURIS - Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-2c421.webp" title="JURIS - Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-2c421.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-2c421.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-2c421.webp 1x" title="JURIS - Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi" alt="JURIS - Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52229-semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesa" title="JURIS - Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi" target="_blank">Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi</a>: Untuk mengatasi tantangan dalam menjaga minat belajar dan akhlak santri, diperlukan strategi yang komprehensif. Pertama, perlu ada upaya untuk menyeimbangkan pendidikan formal dan diniyah, dengan memastikan bahwa santri tidak hanya fokus pada satu aspek pendidikan saja. Kedua, penting untuk memperkuat karakter santri melalui pendidikan moral dan sosial yang kuat, serta memberikan keteladanan dari pengurus dan senior. Ketiga, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode pembelajaran yang inovatif dan menarik, agar santri tetap termotivasi dalam belajar agama. Dengan demikian, pesantren dapat terus menjadi pusat pendidikan Islam yang unggul dalam membentuk santri berkarakter dan berakhlak mulia..
<br>Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri tetap menjadi lembaga pendidikan Islam yang dipercaya masyarakat, namun menghadapi tantangan dalam menjaga minat belajar dan akhlak santri.Faktor-faktor yang memengaruhi kondisi ini meliputi penurunan minat belajar pendidikan agama, kemerosotan akhlak santri, serta dampak modernisasi dalam pesantren.Oleh karena itu, diperlukan strategi untuk menyeimbangkan pendidikan formal dan diniyah, memperkuat karakter santri, serta meningkatkan peran tenaga pengajar dan pengurus dalam memberikan keteladanan
<br>Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Ganjaran Gondanglegi Malang mengalami perkembangan signifikan dalam aspek pendidikan dan sarana prasarana seiring dengan kemajuan zaman. Namun, perubahan ini juga menimbulkan tantangan baru dalam minat belajar santri, terutama dalam bidang pendidikan agama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat, khususnya tenaga pengajar, terhadap minat belajar santri di pesantren ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modernisasi pesantren membawa dampak positif dalam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-2c421.webp" type="image/webp" length="107064" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-85471.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-7e42a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-2c421.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5204-darajat-jurnal-pendidikan-agama-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52227-perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gi</link>
	<guid isPermaLink="false">9be27602e3e510441561a2c6a72df379</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 20:57:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ budaya mutu ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[budaya,counter,flag,focus,mutu,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memastikan keberlanjutan program edukasi gizi, diperlukan strategi tindak lanjut (follow-up) yang melibatkan guru sebagai agen perubahan. Guru dapat mengintegrasikan edukasi gizi dalam berbagai mata pelajaran dan kegiatan sekolah, serta memperkuat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah: Untuk memastikan keberlanjutan program edukasi gizi, diperlukan strategi tindak lanjut (follow-up) yang melibatkan guru sebagai agen perubahan. Guru dapat mengintegrasikan edukasi gizi dalam berbagai mata pelajaran dan kegiatan sekolah, serta memperkuat perilaku makan sehat di lingkungan sekolah. Selain itu, sekolah dapat mengembangkan program pendukung seperti kantin sehat dan hari makan buah untuk menguatkan perilaku. Pendekatan whole-school yang melibatkan siswa dan guru secara aktif merupakan strategi efektif dalam menciptakan perubahan perilaku yang lebih komprehensif dan berkelanjutan dalam konsumsi sayur dan buah pada anak usia sekolah.. Konsumsi sayur dan buah yang cukup sangat penting bagi anak usia sekolah dasar untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal.Namun, data menunjukkan bahwa konsumsi sayur dan buah pada anak-anak Indonesia masih rendah.Kegiatan pengabdian masyarakat "Edukasi Gizi Untuk Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah Pada Siswa di SMP Muhammadiyah Makassar" bertujuan untuk memberikan edukasi gizi kepada siswa SMP Muhammadiyah Makassar guna meningkatkan pemahaman mereka tentang pentingnya konsumsi sayur dan buah.Permasalahan utama di SMP Muhammadiyah Makassar terkait konsumsi sayur dan buah meliputi rendahnya kesadaran dan pengetahuan siswa tentang gizi seimbang, di mana mereka lebih memilih makanan cepat saji dibandingkan makanan sehat.Untuk mencapai tujuan program, kegiatan ini akan dilakukan melalui beberapa tahapan strategis, yaitu identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi Konsumsi sayur dan buah pada anak usia sekolah di Indonesia masih tergolong rendah, padahal keduanya merupakan komponen penting dalam pemenuhan gizi seimbang yang berperan dalam mendukung pertumbuhan, meningkatkan daya tahan tubuh, serta mencegah berbagai penyakit. Rendahnya konsumsi tersebut disebabkan oleh kurangnya pengetahuan, kebiasaan makan yang tidak sehat, serta pengaruh lingkungan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran konsumsi sayur dan buah melalui edukasi gizi seimbang pada anak usia sekolah. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan identifikasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-717d9.webp" title="JURIS - Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-717d9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-717d9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-717d9.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah" alt="JURIS - Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-086f4.webp" title="JURIS - Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-086f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-086f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-086f4.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah" alt="JURIS - Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-e30c2.webp" title="JURIS - Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-e30c2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-e30c2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-e30c2.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah" alt="JURIS - Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52227-perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gi" title="JURIS - Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah" target="_blank">Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah</a>: Untuk memastikan keberlanjutan program edukasi gizi, diperlukan strategi tindak lanjut (follow-up) yang melibatkan guru sebagai agen perubahan. Guru dapat mengintegrasikan edukasi gizi dalam berbagai mata pelajaran dan kegiatan sekolah, serta memperkuat perilaku makan sehat di lingkungan sekolah. Selain itu, sekolah dapat mengembangkan program pendukung seperti kantin sehat dan hari makan buah untuk menguatkan perilaku. Pendekatan whole-school yang melibatkan siswa dan guru secara aktif merupakan strategi efektif dalam menciptakan perubahan perilaku yang lebih komprehensif dan berkelanjutan dalam konsumsi sayur dan buah pada anak usia sekolah..
<br>Konsumsi sayur dan buah yang cukup sangat penting bagi anak usia sekolah dasar untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal.Namun, data menunjukkan bahwa konsumsi sayur dan buah pada anak-anak Indonesia masih rendah.Kegiatan pengabdian masyarakat "Edukasi Gizi Untuk Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah Pada Siswa di SMP Muhammadiyah Makassar" bertujuan untuk memberikan edukasi gizi kepada siswa SMP Muhammadiyah Makassar guna meningkatkan pemahaman mereka tentang pentingnya konsumsi sayur dan buah.Permasalahan utama di SMP Muhammadiyah Makassar terkait konsumsi sayur dan buah meliputi rendahnya kesadaran dan pengetahuan siswa tentang gizi seimbang, di mana mereka lebih memilih makanan cepat saji dibandingkan makanan sehat.Untuk mencapai tujuan program, kegiatan ini akan dilakukan melalui beberapa tahapan strategis, yaitu identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi
<br>Konsumsi sayur dan buah pada anak usia sekolah di Indonesia masih tergolong rendah, padahal keduanya merupakan komponen penting dalam pemenuhan gizi seimbang yang berperan dalam mendukung pertumbuhan, meningkatkan daya tahan tubuh, serta mencegah berbagai penyakit. Rendahnya konsumsi tersebut disebabkan oleh kurangnya pengetahuan, kebiasaan makan yang tidak sehat, serta pengaruh lingkungan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran konsumsi sayur dan buah melalui edukasi gizi seimbang pada anak usia sekolah. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan identifikasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-086f4.webp" type="image/webp" length="89874" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-717d9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-086f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-e30c2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5206-participatory-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Mutu Layanan Lembaga Pendidikan Melalui Pendampingan Berbasis Analisis Swot danA Budaya Mutu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Mutu Layanan Lembaga Pendidikan Melalui Pendampingan Berbasis Analisis Swot danA Budaya Mutu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Mutu Layanan Lembaga Pendidikan Melalui Pendampingan Berbasis Analisis Swot danA Budaya Mutu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52226-lembaga-pendidikan-nonformal-implementasi-program</link>
	<guid isPermaLink="false">b446b81a50ff53c7f27ba7423939ce5c</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 20:57:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ budaya mutu ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[budaya,counter,flag,focus,mutu,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, saran penelitian lanjutan yang baru adalah: 1. Mengembangkan penelitian tentang perbaikan kurikulum dan program kesiswaan sebagai fokus utama pada tahun kedua ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Mutu Layanan Lembaga Pendidikan Melalui Pendampingan Berbasis Analisis Swot danA Budaya Mutu: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, saran penelitian lanjutan yang baru adalah: 1. Mengembangkan penelitian tentang perbaikan kurikulum dan program kesiswaan sebagai fokus utama pada tahun kedua pendampingan, dengan mempertimbangkan rekomendasi yang telah diberikan dalam paper ini. 2. Melakukan studi komparatif antara lembaga pendidikan yang telah menerapkan manajemen kualitas dengan lembaga yang belum, untuk mengukur dampak dan keberhasilan penerapan manajemen kualitas dalam meningkatkan performa lembaga. 3. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi program pendampingan, seperti kepemimpinan kepala sekolah, partisipasi aktif dari semua pihak, dan dukungan dari yayasan dan komite sekolah. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam upaya peningkatan mutu layanan lembaga pendidikan.. Berdasarkan pemaparan hasil pendampingan dan merujuk kepada fokus program dampingan yaitu perbaikan manajemen kelembagaan menuju sekolah unggulan atau excellent school, ditemukan peningkatan performa lembaga yang diindikasikan dengan meningkatkan semangat dan gairah para pejabat struktural dan para dewan guru dalam menjalan peran, fungsi, dan tugasnya.Ini membuktikan bahwa kesiapan dan kesediaan yang dinyatakan pada saat mengerjakan angket dan menjawab interview dipegangi dan dilaksanakan dengan baik.Di samping itu, budaya mutu di lembaga SMK sudah menunjukkan tanda yang baik pula, hal ini bisa dapat dilihat dari tingkat kehadiran guru dan siswa yang menunjukkan kenaikan, kegiatan tartil guru dan siswa yang berjalan efektif, kegiatan sholat dhuha dan jamaah dhuhur, dan kegiatan apel pagi yang tertib dan teratur.Walaupun demikian, beberapa permasalahan masih ditemui, untuk itu pendampingan ini tidak hanya berhenti pada tahun ini, namun akan berlanjut pada periode selanjutnya Implementasi manajemen yang dapat memperbaiki kondisi dan performa lembaga dalam rangka menjadi lembaga yang berkualitas dan mempunyai daya tarik merupakan sebuah keharusan. Namun demikian, ini berbeda dengan kondisi lokasi dampingan yang ada, dimana fungsi-fungsi manajemen tidak berjalan dengan baik yang pada gilirannya mengancam keberadaan lembaga itu sendiri. Untuk perbaikan dan peningkatan performa lembaga yang berkualitas inilah maksud dan tujuan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan. Kegiatan dampingan ini dilaksanakan mengikuti periodisasi Kepemimpinan kepala sekolah. Bentuk kegiatan dampingan yang dilaksanakan terdiri dari 3 fase. Fase pertama adalah Perencanaan dengan bentuk kegiatan melakukan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-pendidikan-nonformal-implementasi-program-thumb-13b80.webp" title="JURIS - Peningkatan Mutu Layanan Lembaga Pendidikan Melalui Pendampingan Berbasis Analisis Swot danA Budaya Mutu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-pendidikan-nonformal-implementasi-program-thumb-13b80.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-pendidikan-nonformal-implementasi-program-thumb-13b80.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-pendidikan-nonformal-implementasi-program-thumb-13b80.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Mutu Layanan Lembaga Pendidikan Melalui Pendampingan Berbasis Analisis Swot danA Budaya Mutu" alt="JURIS - Peningkatan Mutu Layanan Lembaga Pendidikan Melalui Pendampingan Berbasis Analisis Swot danA Budaya Mutu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-pendidikan-nonformal-implementasi-program-thumb-e9485.webp" title="JURIS - Peningkatan Mutu Layanan Lembaga Pendidikan Melalui Pendampingan Berbasis Analisis Swot danA Budaya Mutu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-pendidikan-nonformal-implementasi-program-thumb-e9485.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-pendidikan-nonformal-implementasi-program-thumb-e9485.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-pendidikan-nonformal-implementasi-program-thumb-e9485.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Mutu Layanan Lembaga Pendidikan Melalui Pendampingan Berbasis Analisis Swot danA Budaya Mutu" alt="JURIS - Peningkatan Mutu Layanan Lembaga Pendidikan Melalui Pendampingan Berbasis Analisis Swot danA Budaya Mutu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-pendidikan-nonformal-implementasi-program-thumb-a523a.webp" title="JURIS - Peningkatan Mutu Layanan Lembaga Pendidikan Melalui Pendampingan Berbasis Analisis Swot danA Budaya Mutu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-pendidikan-nonformal-implementasi-program-thumb-a523a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-pendidikan-nonformal-implementasi-program-thumb-a523a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-pendidikan-nonformal-implementasi-program-thumb-a523a.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Mutu Layanan Lembaga Pendidikan Melalui Pendampingan Berbasis Analisis Swot danA Budaya Mutu" alt="JURIS - Peningkatan Mutu Layanan Lembaga Pendidikan Melalui Pendampingan Berbasis Analisis Swot danA Budaya Mutu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52226-lembaga-pendidikan-nonformal-implementasi-program" title="JURIS - Peningkatan Mutu Layanan Lembaga Pendidikan Melalui Pendampingan Berbasis Analisis Swot danA Budaya Mutu" target="_blank">Peningkatan Mutu Layanan Lembaga Pendidikan Melalui Pendampingan Berbasis Analisis Swot danA Budaya Mutu</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, saran penelitian lanjutan yang baru adalah: 1. Mengembangkan penelitian tentang perbaikan kurikulum dan program kesiswaan sebagai fokus utama pada tahun kedua pendampingan, dengan mempertimbangkan rekomendasi yang telah diberikan dalam paper ini. 2. Melakukan studi komparatif antara lembaga pendidikan yang telah menerapkan manajemen kualitas dengan lembaga yang belum, untuk mengukur dampak dan keberhasilan penerapan manajemen kualitas dalam meningkatkan performa lembaga. 3. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi program pendampingan, seperti kepemimpinan kepala sekolah, partisipasi aktif dari semua pihak, dan dukungan dari yayasan dan komite sekolah. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam upaya peningkatan mutu layanan lembaga pendidikan..
<br>Berdasarkan pemaparan hasil pendampingan dan merujuk kepada fokus program dampingan yaitu perbaikan manajemen kelembagaan menuju sekolah unggulan atau excellent school, ditemukan peningkatan performa lembaga yang diindikasikan dengan meningkatkan semangat dan gairah para pejabat struktural dan para dewan guru dalam menjalan peran, fungsi, dan tugasnya.Ini membuktikan bahwa kesiapan dan kesediaan yang dinyatakan pada saat mengerjakan angket dan menjawab interview dipegangi dan dilaksanakan dengan baik.Di samping itu, budaya mutu di lembaga SMK sudah menunjukkan tanda yang baik pula, hal ini bisa dapat dilihat dari tingkat kehadiran guru dan siswa yang menunjukkan kenaikan, kegiatan tartil guru dan siswa yang berjalan efektif, kegiatan sholat dhuha dan jamaah dhuhur, dan kegiatan apel pagi yang tertib dan teratur.Walaupun demikian, beberapa permasalahan masih ditemui, untuk itu pendampingan ini tidak hanya berhenti pada tahun ini, namun akan berlanjut pada periode selanjutnya
<br>Implementasi manajemen yang dapat memperbaiki kondisi dan performa lembaga dalam rangka menjadi lembaga yang berkualitas dan mempunyai daya tarik merupakan sebuah keharusan. Namun demikian, ini berbeda dengan kondisi lokasi dampingan yang ada, dimana fungsi-fungsi manajemen tidak berjalan dengan baik yang pada gilirannya mengancam keberadaan lembaga itu sendiri. Untuk perbaikan dan peningkatan performa lembaga yang berkualitas inilah maksud dan tujuan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan. Kegiatan dampingan ini dilaksanakan mengikuti periodisasi Kepemimpinan kepala sekolah. Bentuk kegiatan dampingan yang dilaksanakan terdiri dari 3 fase. Fase pertama adalah Perencanaan dengan bentuk kegiatan melakukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-pendidikan-nonformal-implementasi-program-thumb-13b80.webp" type="image/webp" length="104166" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-pendidikan-nonformal-implementasi-program-thumb-13b80.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-pendidikan-nonformal-implementasi-program-thumb-e9485.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/c/lembaga-pendidikan-nonformal-implementasi-program-thumb-a523a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5206-participatory-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pendampingan Psikososial Anak Korban Kekerasan di Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga LK3 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pendampingan Psikososial Anak Korban Kekerasan di Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga LK3 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pendampingan Psikososial Anak Korban Kekerasan di Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga LK3 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52225-bahaya-trauma-anak-korban-ko</link>
	<guid isPermaLink="false">1d5eb326992e0440aa69a9c2161580aa</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 20:57:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ budaya mutu ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[budaya,counter,flag,focus,mutu,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pendekatan psikososial di LK3 dengan pendekatan lainnya dalam penanganan kasus kekerasan terhadap anak. Selain itu, penelitian dapat fokus pada dampak jangka panjang pendampingan psikososial ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pendampingan Psikososial Anak Korban Kekerasan di Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3): Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pendekatan psikososial di LK3 dengan pendekatan lainnya dalam penanganan kasus kekerasan terhadap anak. Selain itu, penelitian dapat fokus pada dampak jangka panjang pendampingan psikososial terhadap anak korban kekerasan, termasuk perkembangan mental, emosional, dan sosial mereka. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran dan kontribusi LK3 dalam memperkuat ketahanan keluarga dan membangun kesejahteraan psikososial masyarakat secara lebih luas.. Pendampingan psikososial di LK3 efektif dalam membantu anak pulih dari trauma, meningkatkan kepercayaan diri, memperbaiki hubungan keluarga, dan memperkuat dukungan sosial di lingkungan sekitar.LK3 berperan penting sebagai lembaga rujukan dalam penanganan kasus kekerasan terhadap anak, baik dalam aspek pemulihan psikologis maupun perbaikan sosial keluarga.LK3 juga berfungsi sebagai pusat penguatan ketahanan keluarga dan pembangunan kesejahteraan psikososial masyarakat, memastikan setiap anak tumbuh dan berkembang tanpa kekerasan Keluarga adalah sumber utama kekerasan terhadap anak, baik fisik maupun psikis. Kondisi ini dapat berdampak serius pada perkembangan mental, emosional, dan sosial anak. Penelitian dan pendampingan ini dilakukan di Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) Kabupaten Gresik, yang bertujuan membantu pemulihan trauma anak korban kekerasan dan mengembalikan fungsi sosial anak dan keluarganya. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/a/bahaya-trauma-anak-korban-komunikasi-pendampingan-thumb-15ec7.webp" title="JURIS - Pendampingan Psikososial Anak Korban Kekerasan di Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/bahaya-trauma-anak-korban-komunikasi-pendampingan-thumb-15ec7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/bahaya-trauma-anak-korban-komunikasi-pendampingan-thumb-15ec7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/bahaya-trauma-anak-korban-komunikasi-pendampingan-thumb-15ec7.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan Psikososial Anak Korban Kekerasan di Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3)" alt="JURIS - Pendampingan Psikososial Anak Korban Kekerasan di Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/a/bahaya-trauma-anak-korban-komunikasi-pendampingan-thumb-c7755.webp" title="JURIS - Pendampingan Psikososial Anak Korban Kekerasan di Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/bahaya-trauma-anak-korban-komunikasi-pendampingan-thumb-c7755.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/bahaya-trauma-anak-korban-komunikasi-pendampingan-thumb-c7755.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/bahaya-trauma-anak-korban-komunikasi-pendampingan-thumb-c7755.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan Psikososial Anak Korban Kekerasan di Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3)" alt="JURIS - Pendampingan Psikososial Anak Korban Kekerasan di Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/a/bahaya-trauma-anak-korban-komunikasi-pendampingan-thumb-50239.webp" title="JURIS - Pendampingan Psikososial Anak Korban Kekerasan di Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/bahaya-trauma-anak-korban-komunikasi-pendampingan-thumb-50239.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/bahaya-trauma-anak-korban-komunikasi-pendampingan-thumb-50239.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/bahaya-trauma-anak-korban-komunikasi-pendampingan-thumb-50239.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan Psikososial Anak Korban Kekerasan di Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3)" alt="JURIS - Pendampingan Psikososial Anak Korban Kekerasan di Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52225-bahaya-trauma-anak-korban-ko" title="JURIS - Pendampingan Psikososial Anak Korban Kekerasan di Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3)" target="_blank">Pendampingan Psikososial Anak Korban Kekerasan di Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3)</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pendekatan psikososial di LK3 dengan pendekatan lainnya dalam penanganan kasus kekerasan terhadap anak. Selain itu, penelitian dapat fokus pada dampak jangka panjang pendampingan psikososial terhadap anak korban kekerasan, termasuk perkembangan mental, emosional, dan sosial mereka. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran dan kontribusi LK3 dalam memperkuat ketahanan keluarga dan membangun kesejahteraan psikososial masyarakat secara lebih luas..
<br>Pendampingan psikososial di LK3 efektif dalam membantu anak pulih dari trauma, meningkatkan kepercayaan diri, memperbaiki hubungan keluarga, dan memperkuat dukungan sosial di lingkungan sekitar.LK3 berperan penting sebagai lembaga rujukan dalam penanganan kasus kekerasan terhadap anak, baik dalam aspek pemulihan psikologis maupun perbaikan sosial keluarga.LK3 juga berfungsi sebagai pusat penguatan ketahanan keluarga dan pembangunan kesejahteraan psikososial masyarakat, memastikan setiap anak tumbuh dan berkembang tanpa kekerasan
<br>Keluarga adalah sumber utama kekerasan terhadap anak, baik fisik maupun psikis. Kondisi ini dapat berdampak serius pada perkembangan mental, emosional, dan sosial anak. Penelitian dan pendampingan ini dilakukan di Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) Kabupaten Gresik, yang bertujuan membantu pemulihan trauma anak korban kekerasan dan mengembalikan fungsi sosial anak dan keluarganya.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/a/bahaya-trauma-anak-korban-komunikasi-pendampingan-thumb-50239.webp" type="image/webp" length="75984" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/bahaya-trauma-anak-korban-komunikasi-pendampingan-thumb-15ec7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/bahaya-trauma-anak-korban-komunikasi-pendampingan-thumb-c7755.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/bahaya-trauma-anak-korban-komunikasi-pendampingan-thumb-50239.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5206-participatory-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pendampingan dan Peningkatan Kapasitas Tutor PKBM Bina Bahari dalam Optimalisasi Pembelajaran Nonformal di Era Digital ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pendampingan dan Peningkatan Kapasitas Tutor PKBM Bina Bahari dalam Optimalisasi Pembelajaran Nonformal di Era Digital ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pendampingan dan Peningkatan Kapasitas Tutor PKBM Bina Bahari dalam Optimalisasi Pembelajaran Nonformal di Era Digital ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52224-peran-tutor-pendampingan-pendidikan-nonforma</link>
	<guid isPermaLink="false">16330c02910125f2c0e5e5b144b75991</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 20:57:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ budaya mutu ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[budaya,counter,flag,focus,mutu,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengembangkan model pendampingan tutor yang lebih komprehensif, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti kepemimpinan transformasional, literasi digital fungsional, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pendampingan dan Peningkatan Kapasitas Tutor PKBM Bina Bahari dalam Optimalisasi Pembelajaran Nonformal di Era Digital: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengembangkan model pendampingan tutor yang lebih komprehensif, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti kepemimpinan transformasional, literasi digital fungsional, dan kearifan lokal. Model ini dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas tutor secara holistik.2. Meneliti dampak jangka panjang dari pendekatan partisipatif dalam peningkatan kapasitas tutor. Apakah perubahan sikap dan kompetensi tutor dapat bertahan dan berkembang dalam waktu yang lebih lama? Bagaimana model pendampingan ini dapat diadaptasi untuk menjaga keberlanjutan inovasi pembelajaran di era digital?3. Melakukan studi komparatif antara PKBM Bina Bahari dengan PKBM lain yang memiliki karakteristik serupa, untuk mengeksplorasi perbedaan dan kesamaan dalam penerapan pendekatan partisipatif dan integrasi andragogi. Studi ini dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang efektivitas model pendampingan yang telah dikembangkan.. Kegiatan pendampingan di PKBM Bina Bahari menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas tutor tidak cukup dicapai melalui pelatihan teknis semata, tetapi memerlukan pendekatan partisipatif yang mengintegrasikan pengalaman, refleksi, dan praktik nyata.Pendekatan Andragogi terbukti efektif dalam mendorong perubahan peran tutor dari penyampai materi menjadi fasilitator pembelajaran yang adaptif.Di sisi lain, penguatan Kepemimpinan Transformasional mendorong munculnya inisiatif, kepercayaan diri, dan komitmen tutor sebagai agen perubahan di komunitasnya.Integrasi keduanya melahirkan praktik pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan kondisi wilayah pesisir, termasuk dalam keterbatasan infrastruktur digital.Secara reflektif, kegiatan ini menegaskan bahwa transformasi pendidikan nonformal tidak harus bergantung pada teknologi tinggi, tetapi pada kemampuan adaptasi dan pemanfaatan sumber daya lokal secara kreatif.Model pendampingan berbasis komunitas yang diterapkan mampu menghasilkan perubahan pada aspek sikap, kompetensi, dan interaksi sosial tutor secara simultan, sehingga memperkuat fondasi pembelajaran yang berkelanjutan Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tutor dalam mengoptimalkan pembelajaran pada satuan pendidikan nonformal di PKBM Bina Bahari di era digital. Tutor memiliki peran strategis sebagai agen perubahan, namun masih menghadapi keterbatasan dalam penerapan pembelajaran berbasis andragogi dan pemanfaatan teknologi digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis Community Based Research (CBR), yang melibatkan tutor dalam seluruh tahapan kegiatan, meliputi identifikasi kebutuhan melalui FGD dan wawancara, perencanaan bersama, pelaksanaan workshop, serta monitoring dan evaluasi menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/f/peran-tutor-pendampingan-pendidikan-nonformal-andr-thumb-68e64.webp" title="JURIS - Pendampingan dan Peningkatan Kapasitas Tutor PKBM Bina Bahari dalam Optimalisasi Pembelajaran Nonformal di Era Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/peran-tutor-pendampingan-pendidikan-nonformal-andr-thumb-68e64.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/peran-tutor-pendampingan-pendidikan-nonformal-andr-thumb-68e64.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/peran-tutor-pendampingan-pendidikan-nonformal-andr-thumb-68e64.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan dan Peningkatan Kapasitas Tutor PKBM Bina Bahari dalam Optimalisasi Pembelajaran Nonformal di Era Digital" alt="JURIS - Pendampingan dan Peningkatan Kapasitas Tutor PKBM Bina Bahari dalam Optimalisasi Pembelajaran Nonformal di Era Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/f/peran-tutor-pendampingan-pendidikan-nonformal-andr-thumb-6090b.webp" title="JURIS - Pendampingan dan Peningkatan Kapasitas Tutor PKBM Bina Bahari dalam Optimalisasi Pembelajaran Nonformal di Era Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/peran-tutor-pendampingan-pendidikan-nonformal-andr-thumb-6090b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/peran-tutor-pendampingan-pendidikan-nonformal-andr-thumb-6090b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/peran-tutor-pendampingan-pendidikan-nonformal-andr-thumb-6090b.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan dan Peningkatan Kapasitas Tutor PKBM Bina Bahari dalam Optimalisasi Pembelajaran Nonformal di Era Digital" alt="JURIS - Pendampingan dan Peningkatan Kapasitas Tutor PKBM Bina Bahari dalam Optimalisasi Pembelajaran Nonformal di Era Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/f/peran-tutor-pendampingan-pendidikan-nonformal-andr-thumb-873ad.webp" title="JURIS - Pendampingan dan Peningkatan Kapasitas Tutor PKBM Bina Bahari dalam Optimalisasi Pembelajaran Nonformal di Era Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/peran-tutor-pendampingan-pendidikan-nonformal-andr-thumb-873ad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/peran-tutor-pendampingan-pendidikan-nonformal-andr-thumb-873ad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/peran-tutor-pendampingan-pendidikan-nonformal-andr-thumb-873ad.webp 1x" title="JURIS - Pendampingan dan Peningkatan Kapasitas Tutor PKBM Bina Bahari dalam Optimalisasi Pembelajaran Nonformal di Era Digital" alt="JURIS - Pendampingan dan Peningkatan Kapasitas Tutor PKBM Bina Bahari dalam Optimalisasi Pembelajaran Nonformal di Era Digital" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52224-peran-tutor-pendampingan-pendidikan-nonforma" title="JURIS - Pendampingan dan Peningkatan Kapasitas Tutor PKBM Bina Bahari dalam Optimalisasi Pembelajaran Nonformal di Era Digital" target="_blank">Pendampingan dan Peningkatan Kapasitas Tutor PKBM Bina Bahari dalam Optimalisasi Pembelajaran Nonformal di Era Digital</a>: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengembangkan model pendampingan tutor yang lebih komprehensif, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti kepemimpinan transformasional, literasi digital fungsional, dan kearifan lokal. Model ini dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas tutor secara holistik.2. Meneliti dampak jangka panjang dari pendekatan partisipatif dalam peningkatan kapasitas tutor. Apakah perubahan sikap dan kompetensi tutor dapat bertahan dan berkembang dalam waktu yang lebih lama? Bagaimana model pendampingan ini dapat diadaptasi untuk menjaga keberlanjutan inovasi pembelajaran di era digital?3. Melakukan studi komparatif antara PKBM Bina Bahari dengan PKBM lain yang memiliki karakteristik serupa, untuk mengeksplorasi perbedaan dan kesamaan dalam penerapan pendekatan partisipatif dan integrasi andragogi. Studi ini dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang efektivitas model pendampingan yang telah dikembangkan..
<br>Kegiatan pendampingan di PKBM Bina Bahari menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas tutor tidak cukup dicapai melalui pelatihan teknis semata, tetapi memerlukan pendekatan partisipatif yang mengintegrasikan pengalaman, refleksi, dan praktik nyata.Pendekatan Andragogi terbukti efektif dalam mendorong perubahan peran tutor dari penyampai materi menjadi fasilitator pembelajaran yang adaptif.Di sisi lain, penguatan Kepemimpinan Transformasional mendorong munculnya inisiatif, kepercayaan diri, dan komitmen tutor sebagai agen perubahan di komunitasnya.Integrasi keduanya melahirkan praktik pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan kondisi wilayah pesisir, termasuk dalam keterbatasan infrastruktur digital.Secara reflektif, kegiatan ini menegaskan bahwa transformasi pendidikan nonformal tidak harus bergantung pada teknologi tinggi, tetapi pada kemampuan adaptasi dan pemanfaatan sumber daya lokal secara kreatif.Model pendampingan berbasis komunitas yang diterapkan mampu menghasilkan perubahan pada aspek sikap, kompetensi, dan interaksi sosial tutor secara simultan, sehingga memperkuat fondasi pembelajaran yang berkelanjutan
<br>Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tutor dalam mengoptimalkan pembelajaran pada satuan pendidikan nonformal di PKBM Bina Bahari di era digital. Tutor memiliki peran strategis sebagai agen perubahan, namun masih menghadapi keterbatasan dalam penerapan pembelajaran berbasis andragogi dan pemanfaatan teknologi digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis Community Based Research (CBR), yang melibatkan tutor dalam seluruh tahapan kegiatan, meliputi identifikasi kebutuhan melalui FGD dan wawancara, perencanaan bersama, pelaksanaan workshop, serta monitoring dan evaluasi menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/f/peran-tutor-pendampingan-pendidikan-nonformal-andr-thumb-68e64.webp" type="image/webp" length="80726" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/peran-tutor-pendampingan-pendidikan-nonformal-andr-thumb-68e64.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/peran-tutor-pendampingan-pendidikan-nonformal-andr-thumb-6090b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/peran-tutor-pendampingan-pendidikan-nonformal-andr-thumb-873ad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5206-participatory-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa Studi Pemberdayaan pada PKK ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa Studi Pemberdayaan pada PKK ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa Studi Pemberdayaan pada PKK ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52223-pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk</link>
	<guid isPermaLink="false">bdb0b86a99c8f4c17f788535b3f3d3be</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 20:57:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ budaya mutu ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[budaya,counter,flag,focus,mutu,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada dampak jangka panjang dari program pemberdayaan perempuan ini. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana perubahan sosial-budaya yang terjadi di Desa Drajat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa (Studi Pemberdayaan pada PKK: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada dampak jangka panjang dari program pemberdayaan perempuan ini. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana perubahan sosial-budaya yang terjadi di Desa Drajat mempengaruhi partisipasi perempuan dalam pembangunan desa secara berkelanjutan. Selain itu, studi ini juga dapat menganalisis bagaimana kolaborasi kelembagaan antara kelompok perempuan dan pemerintah desa dapat diperkuat dan ditingkatkan, sehingga partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan pembangunan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Terakhir, penelitian ini dapat mengusulkan strategi-strategi konkret untuk mempertahankan dan memperluas ruang partisipatif bagi perempuan di tingkat desa, sehingga tata kelola pembangunan desa menjadi lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.. Pelaksanaan program pendampingan peningkatan partisipasi perempuan dalam pembangunan desa di Desa Drajat, Kecamatan Paciran, Lamongan, telah menghasilkan perubahan yang signifikan pada berbagai tingkatan.Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR), proses pemberdayaan perempuan berlangsung secara partisipatif dan berkelanjutan.Terdapat lima dampak utama yang saling terkait, yaitu.peningkatan kapasitas individu perempuan PKK, penguatan kelembagaan PKK sebagai organisasi perempuan, pembentukan Kelompok Kerja Perempuan sebagai wadah partisipasi baru, perubahan norma sosial dan budaya mengenai peran perempuan dalam pembangunan desa, serta terbangunnya kolaborasi kelembagaan antara masyarakat dan pemerintah desa.Kelima perubahan tersebut menunjukkan bahwa pemberdayaan tidak hanya menyentuh level individu, tetapi juga melembaga dan mengakar dalam struktur sosial desa.Program pendampingan ini memperlihatkan bahwa pemberdayaan perempuan melalui PAR mampu mendorong terjadinya proses transformasi sosial secara bertahap.Peningkatan kesadaran kritis perempuan memicu penguatan organisasi, yang kemudian menghasilkan pelembagaan partisipasi dan perubahan sosial-budaya.Kolaborasi yang tercipta antara kelompok perempuan dan pemerintah desa memperlihatkan adanya ruang baru bagi perempuan dalam pengambilan keputusan pembangunan.Dengan demikian, program ini telah berkontribusi pada terciptanya tata kelola pembangunan desa yang lebih inklusif dan partisipatif Partisipasi perempuan dalam pembangunan desa masih menghadapi berbagai tantangan struktural dan kultural, khususnya dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan. Artikel pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan dampak pendampingan pemberdayaan perempuan PKK dalam meningkatkan partisipasi mereka pada pembangunan desa di Desa Drajat, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang menempatkan perempuan sebagai subjek aktif melalui tahapan identifikasi masalah, perencanaan aksi, pelaksanaan, serta refleksi dan evaluasi partisipatif.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-aa494.webp" title="JURIS - Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa (Studi Pemberdayaan pada PKK" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-aa494.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-aa494.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-aa494.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa (Studi Pemberdayaan pada PKK" alt="JURIS - Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa (Studi Pemberdayaan pada PKK" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-524d5.webp" title="JURIS - Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa (Studi Pemberdayaan pada PKK" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-524d5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-524d5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-524d5.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa (Studi Pemberdayaan pada PKK" alt="JURIS - Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa (Studi Pemberdayaan pada PKK" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-f1e0f.webp" title="JURIS - Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa (Studi Pemberdayaan pada PKK" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-f1e0f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-f1e0f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-f1e0f.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa (Studi Pemberdayaan pada PKK" alt="JURIS - Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa (Studi Pemberdayaan pada PKK" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52223-pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk" title="JURIS - Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa (Studi Pemberdayaan pada PKK" target="_blank">Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa (Studi Pemberdayaan pada PKK</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada dampak jangka panjang dari program pemberdayaan perempuan ini. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana perubahan sosial-budaya yang terjadi di Desa Drajat mempengaruhi partisipasi perempuan dalam pembangunan desa secara berkelanjutan. Selain itu, studi ini juga dapat menganalisis bagaimana kolaborasi kelembagaan antara kelompok perempuan dan pemerintah desa dapat diperkuat dan ditingkatkan, sehingga partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan pembangunan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Terakhir, penelitian ini dapat mengusulkan strategi-strategi konkret untuk mempertahankan dan memperluas ruang partisipatif bagi perempuan di tingkat desa, sehingga tata kelola pembangunan desa menjadi lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat..
<br>Pelaksanaan program pendampingan peningkatan partisipasi perempuan dalam pembangunan desa di Desa Drajat, Kecamatan Paciran, Lamongan, telah menghasilkan perubahan yang signifikan pada berbagai tingkatan.Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR), proses pemberdayaan perempuan berlangsung secara partisipatif dan berkelanjutan.Terdapat lima dampak utama yang saling terkait, yaitu.peningkatan kapasitas individu perempuan PKK, penguatan kelembagaan PKK sebagai organisasi perempuan, pembentukan Kelompok Kerja Perempuan sebagai wadah partisipasi baru, perubahan norma sosial dan budaya mengenai peran perempuan dalam pembangunan desa, serta terbangunnya kolaborasi kelembagaan antara masyarakat dan pemerintah desa.Kelima perubahan tersebut menunjukkan bahwa pemberdayaan tidak hanya menyentuh level individu, tetapi juga melembaga dan mengakar dalam struktur sosial desa.Program pendampingan ini memperlihatkan bahwa pemberdayaan perempuan melalui PAR mampu mendorong terjadinya proses transformasi sosial secara bertahap.Peningkatan kesadaran kritis perempuan memicu penguatan organisasi, yang kemudian menghasilkan pelembagaan partisipasi dan perubahan sosial-budaya.Kolaborasi yang tercipta antara kelompok perempuan dan pemerintah desa memperlihatkan adanya ruang baru bagi perempuan dalam pengambilan keputusan pembangunan.Dengan demikian, program ini telah berkontribusi pada terciptanya tata kelola pembangunan desa yang lebih inklusif dan partisipatif
<br>Partisipasi perempuan dalam pembangunan desa masih menghadapi berbagai tantangan struktural dan kultural, khususnya dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan. Artikel pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan dampak pendampingan pemberdayaan perempuan PKK dalam meningkatkan partisipasi mereka pada pembangunan desa di Desa Drajat, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang menempatkan perempuan sebagai subjek aktif melalui tahapan identifikasi masalah, perencanaan aksi, pelaksanaan, serta refleksi dan evaluasi partisipatif....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-aa494.webp" type="image/webp" length="115514" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-aa494.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-524d5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-f1e0f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5206-participatory-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Tembang Sunan Bonang Sebagai Media Pembelajaran Dalam Pendidikan Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tembang Sunan Bonang Sebagai Media Pembelajaran Dalam Pendidikan Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tembang Sunan Bonang Sebagai Media Pembelajaran Dalam Pendidikan Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52222-konteks-dakwah-islam-pembelajaran-ekonomi</link>
	<guid isPermaLink="false">0a4e8552b4a8255f28bc967b56219c64</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 18:51:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nashrul amin ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amin,counter,flag,focus,nashrul,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan kajian lebih mendalam tentang pengaruh tembang Sunan Bonang dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda Muslim. Selain itu, studi komparatif antara tembang Sunan Bonang dengan media pembelajaran lainnya ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Tembang Sunan Bonang Sebagai Media Pembelajaran Dalam Pendidikan Islam: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan kajian lebih mendalam tentang pengaruh tembang Sunan Bonang dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda Muslim. Selain itu, studi komparatif antara tembang Sunan Bonang dengan media pembelajaran lainnya dalam pendidikan Islam modern juga dapat menjadi fokus penelitian. Terakhir, penelitian tentang strategi pelestarian dan pengembangan tembang Sunan Bonang dalam kurikulum pendidikan Islam modern dapat memberikan sumbangsih yang signifikan bagi pengembangan metode pembelajaran yang inovatif dan efektif.. Tembang Sunan Bonang memiliki nilai edukatif, dakwah, dan spiritual yang sangat tinggi.Sebagai media pembelajaran Islam, tembang ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menyampaikan ajaran tauhid, akhlak, tasawuf, serta pesan moral yang tetap relevan hingga saat ini.Integrasi nilai seni dan budaya dalam metode dakwah Islam terbukti efektif dalam menarik perhatian masyarakat dan mempermudah pemahaman ajaran Islam.Oleh karena itu, upaya pelestarian dan pengembangan tembang Sunan Bonang dalam pendidikan Islam modern perlu terus dilakukan agar generasi mendatang tetap dapat mengambil manfaat dari ajaran-ajaran yang terkandung di dalamnya Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis tembang yang dikaitkan dengan Sunan Bonang, menganalisis makna serta nilai-nilai Islam yang terkandung di dalamnya, mengeksplorasi pesan moral dan spiritual yang disampaikan, serta mengkaji metode penyampaian ajaran Islam melalui tembang tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan analisis teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tembang Sunan Bonang mengandung ajaran tauhid, akhlak mulia, serta nilai-nilai spiritual yang mendalam. Pesan moral dalam tembang ini mencakup ajakan untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah, hidup dengan kesederhanaan,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/a/konteks-dakwah-islam-pembelajaran-ekonomi-modern-k-thumb-faf71.webp" title="JURIS - Tembang Sunan Bonang Sebagai Media Pembelajaran Dalam Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/konteks-dakwah-islam-pembelajaran-ekonomi-modern-k-thumb-faf71.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/konteks-dakwah-islam-pembelajaran-ekonomi-modern-k-thumb-faf71.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/konteks-dakwah-islam-pembelajaran-ekonomi-modern-k-thumb-faf71.webp 1x" title="JURIS - Tembang Sunan Bonang Sebagai Media Pembelajaran Dalam Pendidikan Islam" alt="JURIS - Tembang Sunan Bonang Sebagai Media Pembelajaran Dalam Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/a/konteks-dakwah-islam-pembelajaran-ekonomi-modern-k-thumb-cb578.webp" title="JURIS - Tembang Sunan Bonang Sebagai Media Pembelajaran Dalam Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/konteks-dakwah-islam-pembelajaran-ekonomi-modern-k-thumb-cb578.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/konteks-dakwah-islam-pembelajaran-ekonomi-modern-k-thumb-cb578.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/konteks-dakwah-islam-pembelajaran-ekonomi-modern-k-thumb-cb578.webp 1x" title="JURIS - Tembang Sunan Bonang Sebagai Media Pembelajaran Dalam Pendidikan Islam" alt="JURIS - Tembang Sunan Bonang Sebagai Media Pembelajaran Dalam Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/a/konteks-dakwah-islam-pembelajaran-ekonomi-modern-k-thumb-f1e52.webp" title="JURIS - Tembang Sunan Bonang Sebagai Media Pembelajaran Dalam Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/konteks-dakwah-islam-pembelajaran-ekonomi-modern-k-thumb-f1e52.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/konteks-dakwah-islam-pembelajaran-ekonomi-modern-k-thumb-f1e52.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/konteks-dakwah-islam-pembelajaran-ekonomi-modern-k-thumb-f1e52.webp 1x" title="JURIS - Tembang Sunan Bonang Sebagai Media Pembelajaran Dalam Pendidikan Islam" alt="JURIS - Tembang Sunan Bonang Sebagai Media Pembelajaran Dalam Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52222-konteks-dakwah-islam-pembelajaran-ekonomi" title="JURIS - Tembang Sunan Bonang Sebagai Media Pembelajaran Dalam Pendidikan Islam" target="_blank">Tembang Sunan Bonang Sebagai Media Pembelajaran Dalam Pendidikan Islam</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan kajian lebih mendalam tentang pengaruh tembang Sunan Bonang dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda Muslim. Selain itu, studi komparatif antara tembang Sunan Bonang dengan media pembelajaran lainnya dalam pendidikan Islam modern juga dapat menjadi fokus penelitian. Terakhir, penelitian tentang strategi pelestarian dan pengembangan tembang Sunan Bonang dalam kurikulum pendidikan Islam modern dapat memberikan sumbangsih yang signifikan bagi pengembangan metode pembelajaran yang inovatif dan efektif..
<br>Tembang Sunan Bonang memiliki nilai edukatif, dakwah, dan spiritual yang sangat tinggi.Sebagai media pembelajaran Islam, tembang ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menyampaikan ajaran tauhid, akhlak, tasawuf, serta pesan moral yang tetap relevan hingga saat ini.Integrasi nilai seni dan budaya dalam metode dakwah Islam terbukti efektif dalam menarik perhatian masyarakat dan mempermudah pemahaman ajaran Islam.Oleh karena itu, upaya pelestarian dan pengembangan tembang Sunan Bonang dalam pendidikan Islam modern perlu terus dilakukan agar generasi mendatang tetap dapat mengambil manfaat dari ajaran-ajaran yang terkandung di dalamnya
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis tembang yang dikaitkan dengan Sunan Bonang, menganalisis makna serta nilai-nilai Islam yang terkandung di dalamnya, mengeksplorasi pesan moral dan spiritual yang disampaikan, serta mengkaji metode penyampaian ajaran Islam melalui tembang tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan analisis teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tembang Sunan Bonang mengandung ajaran tauhid, akhlak mulia, serta nilai-nilai spiritual yang mendalam. Pesan moral dalam tembang ini mencakup ajakan untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah, hidup dengan kesederhanaan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/a/konteks-dakwah-islam-pembelajaran-ekonomi-modern-k-thumb-cb578.webp" type="image/webp" length="93934" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/konteks-dakwah-islam-pembelajaran-ekonomi-modern-k-thumb-faf71.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/konteks-dakwah-islam-pembelajaran-ekonomi-modern-k-thumb-cb578.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/konteks-dakwah-islam-pembelajaran-ekonomi-modern-k-thumb-f1e52.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5204-darajat-jurnal-pendidikan-agama-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dawah Messages in the Book Sorry God I Almost Gave Up by Alfi Alghazi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dawah Messages in the Book Sorry God I Almost Gave Up by Alfi Alghazi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dawah Messages in the Book Sorry God I Almost Gave Up by Alfi Alghazi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52220-makalah-ulasan-buku-analisis-makna-pesan-esensi-pe</link>
	<guid isPermaLink="false">51d06d3efd7b4381568eb9822278d456</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 18:22:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ arief subhan ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[arief,counter,flag,focus,scope,subhan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengidentifikasi dampak konkret yang mungkin ditimbulkan oleh buku Maaf Tuhan, Aku Hampir Menyerah karya Alfi Alghazi terhadap pembaca, khususnya dalam hal pemahaman agama dan perubahan sikap atau perilaku. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Da'wah Messages in the Book Sorry God, I Almost Gave Up by Alfi Alghazi: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengidentifikasi dampak konkret yang mungkin ditimbulkan oleh buku Maaf Tuhan, Aku Hampir Menyerah karya Alfi Alghazi terhadap pembaca, khususnya dalam hal pemahaman agama dan perubahan sikap atau perilaku. Untuk mencapai tujuan ini, disarankan menerapkan metode penelitian yang melibatkan analisis langsung dengan pembaca, atau mendokumentasikan respons pembaca melalui ulasan buku, platform media sosial, atau forum diskusi. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam tentang pengaruh buku dalam konteks pembentukan pemahaman agama dan perubahan sikap atau perilaku pembaca.. Kategori ajaran aqidah, unsur yang paling dominan adalah iman kepada Allah.Iman ini mencakup keyakinan akan keberadaan Allah dan sifat-sifat-Nya.Dalam konteks Islam, umat beragama wajib meyakini dan mempercayai keberadaan Allah sebagai kewajiban.Aspek ini merupakan fondasi utama sistem keyakinan Islam.Sementara itu, dalam kategori pesan syariah, fokus utama terletak pada konsep ibadah.Ibadah dianggap sebagai inti tujuan penciptaan makhluk di bumi, baik jin maupun manusia.Dengan kata lain, manusia diciptakan untuk beribadah, dan ini menjadi tugas utamanya.Penekanan pada aspek ibadah ini mencerminkan esensi pesan syariah dalam Islam.Secara umum, pesan yang disampaikan oleh penulis adalah eksplisit dan bukan implisit.Dengan menggabungkan aspek aqidah dan syariah, dapat disimpulkan bahwa iman kepada Allah adalah kewajiban utama, sedangkan ibadah adalah tujuan inti penciptaan manusia dan jin.Hal ini mencerminkan konsistensi ajaran Islam dalam mengarahkan pengikutnya untuk mengakui keberadaan Allah dan memprioritaskan ibadah sebagai tindakan utama dalam memenuhi tujuan penciptaannya Buku merupakan media dakwah yang relevan sepanjang masa. Praktisi dakwah tidak hanya mengandalkan media digital untuk menyebarkan nilai-nilai ajaran Islam, tetapi juga menggunakan buku bacaan untuk memberikan kenyamanan dan kebebasan berekspresi. Artikel ini bertujuan menjelaskan pesan dakwah dengan dua poin utama yang terkandung dalam buku bacaan, yaitu pesan aqidah yang mencakup segala hal terkait iman, dan pesan syariah yang mencakup ibadah dalam buku Sorry God, I Almost Gave Up karya Alfi Alghazi. Data yang digunakan meliputi materi yang terkandung dalam buku, serta data tambahan dari berbagai sumber, seperti arsip, artikel, dan situs web. Analisis data dilakukan dalam tiga tahap: induktif, deduktif, dan kombinasi keduanya, dengan menggunakan metode analisis konten yang umum digunakan untuk mengidentifikasi pesan dakwah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/5/makalah-ulasan-buku-analisis-makna-pesan-esensi-is-thumb-93952.webp" title="JURIS - Da&#039;wah Messages in the Book Sorry God, I Almost Gave Up by Alfi Alghazi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/makalah-ulasan-buku-analisis-makna-pesan-esensi-is-thumb-93952.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/makalah-ulasan-buku-analisis-makna-pesan-esensi-is-thumb-93952.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/makalah-ulasan-buku-analisis-makna-pesan-esensi-is-thumb-93952.webp 1x" title="JURIS - Da&#039;wah Messages in the Book Sorry God, I Almost Gave Up by Alfi Alghazi" alt="JURIS - Da&#039;wah Messages in the Book Sorry God, I Almost Gave Up by Alfi Alghazi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/5/makalah-ulasan-buku-analisis-makna-pesan-esensi-is-thumb-670c3.webp" title="JURIS - Da&#039;wah Messages in the Book Sorry God, I Almost Gave Up by Alfi Alghazi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/makalah-ulasan-buku-analisis-makna-pesan-esensi-is-thumb-670c3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/makalah-ulasan-buku-analisis-makna-pesan-esensi-is-thumb-670c3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/makalah-ulasan-buku-analisis-makna-pesan-esensi-is-thumb-670c3.webp 1x" title="JURIS - Da&#039;wah Messages in the Book Sorry God, I Almost Gave Up by Alfi Alghazi" alt="JURIS - Da&#039;wah Messages in the Book Sorry God, I Almost Gave Up by Alfi Alghazi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/5/makalah-ulasan-buku-analisis-makna-pesan-esensi-is-thumb-88c1f.webp" title="JURIS - Da&#039;wah Messages in the Book Sorry God, I Almost Gave Up by Alfi Alghazi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/makalah-ulasan-buku-analisis-makna-pesan-esensi-is-thumb-88c1f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/makalah-ulasan-buku-analisis-makna-pesan-esensi-is-thumb-88c1f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/makalah-ulasan-buku-analisis-makna-pesan-esensi-is-thumb-88c1f.webp 1x" title="JURIS - Da&#039;wah Messages in the Book Sorry God, I Almost Gave Up by Alfi Alghazi" alt="JURIS - Da&#039;wah Messages in the Book Sorry God, I Almost Gave Up by Alfi Alghazi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52220-makalah-ulasan-buku-analisis-makna-pesan-esensi-pe" title="JURIS - Da&#039;wah Messages in the Book Sorry God, I Almost Gave Up by Alfi Alghazi" target="_blank">Da'wah Messages in the Book Sorry God, I Almost Gave Up by Alfi Alghazi</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengidentifikasi dampak konkret yang mungkin ditimbulkan oleh buku Maaf Tuhan, Aku Hampir Menyerah karya Alfi Alghazi terhadap pembaca, khususnya dalam hal pemahaman agama dan perubahan sikap atau perilaku. Untuk mencapai tujuan ini, disarankan menerapkan metode penelitian yang melibatkan analisis langsung dengan pembaca, atau mendokumentasikan respons pembaca melalui ulasan buku, platform media sosial, atau forum diskusi. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam tentang pengaruh buku dalam konteks pembentukan pemahaman agama dan perubahan sikap atau perilaku pembaca..
<br>Kategori ajaran aqidah, unsur yang paling dominan adalah iman kepada Allah.Iman ini mencakup keyakinan akan keberadaan Allah dan sifat-sifat-Nya.Dalam konteks Islam, umat beragama wajib meyakini dan mempercayai keberadaan Allah sebagai kewajiban.Aspek ini merupakan fondasi utama sistem keyakinan Islam.Sementara itu, dalam kategori pesan syariah, fokus utama terletak pada konsep ibadah.Ibadah dianggap sebagai inti tujuan penciptaan makhluk di bumi, baik jin maupun manusia.Dengan kata lain, manusia diciptakan untuk beribadah, dan ini menjadi tugas utamanya.Penekanan pada aspek ibadah ini mencerminkan esensi pesan syariah dalam Islam.Secara umum, pesan yang disampaikan oleh penulis adalah eksplisit dan bukan implisit.Dengan menggabungkan aspek aqidah dan syariah, dapat disimpulkan bahwa iman kepada Allah adalah kewajiban utama, sedangkan ibadah adalah tujuan inti penciptaan manusia dan jin.Hal ini mencerminkan konsistensi ajaran Islam dalam mengarahkan pengikutnya untuk mengakui keberadaan Allah dan memprioritaskan ibadah sebagai tindakan utama dalam memenuhi tujuan penciptaannya
<br>Buku merupakan media dakwah yang relevan sepanjang masa. Praktisi dakwah tidak hanya mengandalkan media digital untuk menyebarkan nilai-nilai ajaran Islam, tetapi juga menggunakan buku bacaan untuk memberikan kenyamanan dan kebebasan berekspresi. Artikel ini bertujuan menjelaskan pesan dakwah dengan dua poin utama yang terkandung dalam buku bacaan, yaitu pesan aqidah yang mencakup segala hal terkait iman, dan pesan syariah yang mencakup ibadah dalam buku Sorry God, I Almost Gave Up karya Alfi Alghazi. Data yang digunakan meliputi materi yang terkandung dalam buku, serta data tambahan dari berbagai sumber, seperti arsip, artikel, dan situs web. Analisis data dilakukan dalam tiga tahap: induktif, deduktif, dan kombinasi keduanya, dengan menggunakan metode analisis konten yang umum digunakan untuk mengidentifikasi pesan dakwah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/5/makalah-ulasan-buku-analisis-makna-pesan-esensi-is-thumb-670c3.webp" type="image/webp" length="86926" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/makalah-ulasan-buku-analisis-makna-pesan-esensi-is-thumb-93952.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/makalah-ulasan-buku-analisis-makna-pesan-esensi-is-thumb-670c3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/makalah-ulasan-buku-analisis-makna-pesan-esensi-is-thumb-88c1f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5202-alamtara-jurnal-komunikasi-penyiaran-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Ibn Taymiyyahs Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Ibn Taymiyyahs Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Ibn Taymiyyahs Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52231-genetika-etika-islam-nilai-agama-sumber-ilmu</link>
	<guid isPermaLink="false">bd191ce7dcd8279764e74b553d133f0c</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 17:43:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ permana sari ]]></category>
	<category><![CDATA[ musthofa asy ]]></category>
	<category><![CDATA[ ari musthofa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ari,asy,musthofa,permana,sari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang bagaimana pemikiran Ibnu Taimiyyah tentang integrasi nilai agama dan intelektual dapat diterapkan dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Ibn Taymiyyah's Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia: Berdasarkan temuan penelitian, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang bagaimana pemikiran Ibnu Taimiyyah tentang integrasi nilai agama dan intelektual dapat diterapkan dalam kurikulum pendidikan Islam di Indonesia secara praktis. Studi ini dapat mengeksplorasi strategi dan metode pengajaran yang dapat digunakan untuk mengintegrasikan nilai-nilai agama dan intelektual dalam berbagai mata pelajaran. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas implementasi pemikiran Ibnu Taimiyyah dalam pendidikan Islam di Indonesia. Studi ini dapat menganalisis dampak integrasi nilai agama dan intelektual terhadap perkembangan intelektual dan spiritual siswa, serta bagaimana hal ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan. Ketiga, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengidentifikasi tantangan dan hambatan dalam menerapkan pemikiran Ibnu Taimiyyah dalam pendidikan Islam di Indonesia. Studi ini dapat mengusulkan strategi dan solusi untuk mengatasi tantangan tersebut, sehingga integrasi nilai agama dan intelektual dapat terwujud secara efektif dan berkelanjutan dalam sistem pendidikan Islam di Indonesia.. Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa pemikiran ibnu Taimiyyah tentang integrasi nilai agama dan intelektual sangat relevan dengan pendidikan Islm di Indonesia saat ini.Pemikiran Ibnu Taimiyyah yang menekankan pentingnya integrasi antara wahyu (nilai agama) dan akal (intelektual) memiliki relevansi yang sangat signifikan dalam menghadapi tantangan pendidikan Islam modern di Indonesia.Dalam perkembangan ilmu pengetahuan yang pesat secara global, pendekatan yang memisahkan aspek spiritual dan rasional dapat menciptakan kesenjangan dalam pembentukan karakter peserta didik.Ibnu Taimiyyah memandang bahwa akal yang sehat dan wahyu yang sahih harus bersinergi, di mana pendidikan tidak hanya bertujuan mencetak manusia berpengetahuan luas tetapi juga berakhlak mulia.Implikasinya bagi pendidikan Islam di Indonesia adalah kebutuhan untuk merancang kurikulum yang mengintegrasikan nilai-nilai tauhid, etika Islam, dan keterampilan berpikir kritis.Sistem pendidikan harus membangun keseimbangan antara penguasaan ilmu-ilmu agama dan sains modern dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai moral.Ini relevan dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki komitmen moral dan tanggung jawab sosial yang tinggi.Pemikiran Ibnu Taimiyyah juga menekankan bahwa proses pendidikan harus membentuk manusia yang beramal berdasarkan ilmu, menjembatani teori dengan praktik, dan menumbuhkan kesadaran bahwa semua aspek kehidupan harus dipandu oleh prinsip-prinsip tauhid.Oleh karena itu, paradigma pendidikan berbasis integrasi nilai agama dan intelektual ini dapat menjadi solusi dalam menciptakan sistem pendidikan yang holistik dan relevan dengan kebutuhan masyarakat kontemporer di Indonesia Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Pemikiran Ibnu Taimiyyah tentang Integrasi Nilai Agama dan Intelektual dalam Pendidikan Agama Islam di Indonesia. Temuan penelitian menunjukkan bahwa, Pemikiran Ibnu Taimiyyah tentang integrasi nilai agama dan intelektual sangat relevan bagi pendidikan Islam di Indonesia masa kini. Beliau menekankan pentingnya sinergi antara wahyu dan akal untuk membentuk manusia yang berilmu dan berakhlak mulia. Relevansinya terletak pada kebutuhan kurikulum yang menggabungkan tauhid, etika Islam, dan keterampilan berpikir kritis, guna menciptakan generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus memiliki komitmen moral. Paradigma pendidikan holistik berbasis integrasi ini menjadi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-00b28.webp" title="JURIS - Ibn Taymiyyah&#039;s Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-00b28.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-00b28.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-00b28.webp 1x" title="JURIS - Ibn Taymiyyah&#039;s Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia" alt="JURIS - Ibn Taymiyyah&#039;s Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-0390f.webp" title="JURIS - Ibn Taymiyyah&#039;s Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-0390f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-0390f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-0390f.webp 1x" title="JURIS - Ibn Taymiyyah&#039;s Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia" alt="JURIS - Ibn Taymiyyah&#039;s Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-4bd84.webp" title="JURIS - Ibn Taymiyyah&#039;s Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-4bd84.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-4bd84.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-4bd84.webp 1x" title="JURIS - Ibn Taymiyyah&#039;s Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia" alt="JURIS - Ibn Taymiyyah&#039;s Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52231-genetika-etika-islam-nilai-agama-sumber-ilmu" title="JURIS - Ibn Taymiyyah&#039;s Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia" target="_blank">Ibn Taymiyyah's Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia</a>: Berdasarkan temuan penelitian, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang bagaimana pemikiran Ibnu Taimiyyah tentang integrasi nilai agama dan intelektual dapat diterapkan dalam kurikulum pendidikan Islam di Indonesia secara praktis. Studi ini dapat mengeksplorasi strategi dan metode pengajaran yang dapat digunakan untuk mengintegrasikan nilai-nilai agama dan intelektual dalam berbagai mata pelajaran. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas implementasi pemikiran Ibnu Taimiyyah dalam pendidikan Islam di Indonesia. Studi ini dapat menganalisis dampak integrasi nilai agama dan intelektual terhadap perkembangan intelektual dan spiritual siswa, serta bagaimana hal ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan. Ketiga, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengidentifikasi tantangan dan hambatan dalam menerapkan pemikiran Ibnu Taimiyyah dalam pendidikan Islam di Indonesia. Studi ini dapat mengusulkan strategi dan solusi untuk mengatasi tantangan tersebut, sehingga integrasi nilai agama dan intelektual dapat terwujud secara efektif dan berkelanjutan dalam sistem pendidikan Islam di Indonesia..
<br>Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa pemikiran ibnu Taimiyyah tentang integrasi nilai agama dan intelektual sangat relevan dengan pendidikan Islm di Indonesia saat ini.Pemikiran Ibnu Taimiyyah yang menekankan pentingnya integrasi antara wahyu (nilai agama) dan akal (intelektual) memiliki relevansi yang sangat signifikan dalam menghadapi tantangan pendidikan Islam modern di Indonesia.Dalam perkembangan ilmu pengetahuan yang pesat secara global, pendekatan yang memisahkan aspek spiritual dan rasional dapat menciptakan kesenjangan dalam pembentukan karakter peserta didik.Ibnu Taimiyyah memandang bahwa akal yang sehat dan wahyu yang sahih harus bersinergi, di mana pendidikan tidak hanya bertujuan mencetak manusia berpengetahuan luas tetapi juga berakhlak mulia.Implikasinya bagi pendidikan Islam di Indonesia adalah kebutuhan untuk merancang kurikulum yang mengintegrasikan nilai-nilai tauhid, etika Islam, dan keterampilan berpikir kritis.Sistem pendidikan harus membangun keseimbangan antara penguasaan ilmu-ilmu agama dan sains modern dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai moral.Ini relevan dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki komitmen moral dan tanggung jawab sosial yang tinggi.Pemikiran Ibnu Taimiyyah juga menekankan bahwa proses pendidikan harus membentuk manusia yang beramal berdasarkan ilmu, menjembatani teori dengan praktik, dan menumbuhkan kesadaran bahwa semua aspek kehidupan harus dipandu oleh prinsip-prinsip tauhid.Oleh karena itu, paradigma pendidikan berbasis integrasi nilai agama dan intelektual ini dapat menjadi solusi dalam menciptakan sistem pendidikan yang holistik dan relevan dengan kebutuhan masyarakat kontemporer di Indonesia
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Pemikiran Ibnu Taimiyyah tentang Integrasi Nilai Agama dan Intelektual dalam Pendidikan Agama Islam di Indonesia. Temuan penelitian menunjukkan bahwa, Pemikiran Ibnu Taimiyyah tentang integrasi nilai agama dan intelektual sangat relevan bagi pendidikan Islam di Indonesia masa kini. Beliau menekankan pentingnya sinergi antara wahyu dan akal untuk membentuk manusia yang berilmu dan berakhlak mulia. Relevansinya terletak pada kebutuhan kurikulum yang menggabungkan tauhid, etika Islam, dan keterampilan berpikir kritis, guna menciptakan generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus memiliki komitmen moral. Paradigma pendidikan holistik berbasis integrasi ini menjadi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-4bd84.webp" type="image/webp" length="107500" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-00b28.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-0390f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-4bd84.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5204-darajat-jurnal-pendidikan-agama-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Metode Audiolingual Dalam Meningkatkan Mufrodat Pada Mata Pelajaran Bahasa Arab Kelas X Di Mi Miftahhul Huda Depok ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Metode Audiolingual Dalam Meningkatkan Mufrodat Pada Mata Pelajaran Bahasa Arab Kelas X Di Mi Miftahhul Huda Depok ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Metode Audiolingual Dalam Meningkatkan Mufrodat Pada Mata Pelajaran Bahasa Arab Kelas X Di Mi Miftahhul Huda Depok ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52219-kesiapan-belajar-bahasa-inggris-hasil-sisw</link>
	<guid isPermaLink="false">c8739279ddf3ba901f6a7ebb78650cfe</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 17:28:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,scope,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, metode audiolingual terbukti efektif dalam meningkatkan mufrodat siswa. Namun, penelitian ini hanya dilakukan pada satu kelas di MI Miftahul Huda Depok. Untuk menguji efektivitas metode ini secara lebih luas, penelitian lanjutan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Metode Audiolingual Dalam Meningkatkan Mufrodat Pada Mata Pelajaran Bahasa Arab Kelas X Di Mi.Miftahhul Huda Depok: Berdasarkan hasil penelitian, metode audiolingual terbukti efektif dalam meningkatkan mufrodat siswa. Namun, penelitian ini hanya dilakukan pada satu kelas di MI Miftahul Huda Depok. Untuk menguji efektivitas metode ini secara lebih luas, penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak kelas dan sekolah. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan metode audiolingual yang lebih interaktif dan menarik, misalnya dengan menggabungkan elemen-elemen visual dan audio yang lebih beragam. Penelitian juga dapat mengeksplorasi dampak metode audiolingual terhadap keterampilan bahasa Arab lainnya, seperti kemampuan menulis dan membaca. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam meningkatkan pembelajaran bahasa Arab di sekolah-sekolah Islam di Indonesia.. Hafalan mufrodat menjadi faktor utama yang membantu siswa untuk memahami materi-materi yang dipelajari.Semakin banyak mufrodat yang dihafal dan diketahui oleh siswa, maka akan semakin mudah pula siswa untuk memahami materi yang diajarkan, begitupun sebaliknya.Apabila hafalan mufrodat siswa cenderung sedikit, maka siswa akan mengalami kesulitan dalam memahami materi yang diajarkan.Melihat dari KI KD bahasa Arab siswa MI yang telah disusun oleh KEMENAG, dapat kita simpulkan bahwa siswa dituntut untuk memiliki kemampuan dasar dalam pembelajaran bahasa arab.Terdapat empat keterampilan yang perlu dikuasai dalam belajar bahasa Arab, yaitu kemampuan berbicara (kalam), kemampuan menulis (kitabah), kemampuan membaca (qiroAoah), dan kemampuan mendengarkan (istimaAo).Namun pada kenyataannya, hafalan mufrodat serta kemampuan bahasa Arab siswa MI Miftahul Huda Depok tergolong sangat rendah.Siswa MI Miftahul Huda Depok tidak hanya memiliki hafalan mufrodat yang minim, akan tetapi minat dalam menghafal mufrodat dan belajar bahasa arab juga sangat rendah.Jumlah siswa yang mampu mencapai KKM bahkan tidak mencapai angka 50%.Dalam penelitian pembelajaran bahasa Arab menggunakan metode audio lingual untuk meningkatkan mufrodat anak MI kelas 5 dikarenakan dalam pembelajaran bahasa Arab anak-anak memiliki kesulitan dalam menghafal kosakata dalam pembelajaran bahasa Arab pengumpulan data menggunakan langkah-langkah kegiatan pembelajaran siswa.Penelitian ini menggunakan penelitian tindak kelas PTK karena menggunakan PTK memiliki beberapa tindakan dari awal sampai tindakan akhir.Sasaran dalam penelitian PTK yaitu siswa atau siswi kelas 5 di MI Miftahul Huda Depok.Dalam kelas 5 terdiri dari 24 siswa/i jumlah siswa kelas 5 terdiri dari 12 Putri dan 12 putra yang berjumlah 24 murid yang menjadi sasaran penelitian PTK seluruh siswa atau siswi kelas 5 MI Miftaahul Hudaa Depok Hasil observasi dan wawancara yang dilakukan peneliti di MI. Miftahul Huda Depok menunjukkan bahwa minimnya penyelesaian mata pelajaran bahasa Arab KKM 60 di kalangan siswa menyebabkan rendahnya hasil belajar bahasa Arab siswa karena siswa kesulitan memahami pembelajaran bahasa Arab. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan bahasa Arab, yang tidak mengerti pentingnya belajar bahasa Arab. Metode yang digunakan dapat meningkatkan kemauan anak untuk mendengarkan atau memahami saat belajar bahasa Arab, karena melalui visual observasi tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aplikasi metode bunyi dalam pembelajaran bahasa Arab. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas PTK. Penelitian ini dilakukan terhadap siswa kelas 5 yang berjumlah 24 siswa. Survey ini dilakukan dengan cara menghafalkan hasil belajar,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/9/kesiapan-belajar-bahasa-inggris-hasil-siswa-mahasi-thumb-87ab6.webp" title="JURIS - Implementasi Metode Audiolingual Dalam Meningkatkan Mufrodat Pada Mata Pelajaran Bahasa Arab Kelas X Di Mi.Miftahhul Huda Depok" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/kesiapan-belajar-bahasa-inggris-hasil-siswa-mahasi-thumb-87ab6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/kesiapan-belajar-bahasa-inggris-hasil-siswa-mahasi-thumb-87ab6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/kesiapan-belajar-bahasa-inggris-hasil-siswa-mahasi-thumb-87ab6.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Metode Audiolingual Dalam Meningkatkan Mufrodat Pada Mata Pelajaran Bahasa Arab Kelas X Di Mi.Miftahhul Huda Depok" alt="JURIS - Implementasi Metode Audiolingual Dalam Meningkatkan Mufrodat Pada Mata Pelajaran Bahasa Arab Kelas X Di Mi.Miftahhul Huda Depok" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/kesiapan-belajar-bahasa-inggris-hasil-siswa-mahasi-thumb-52bec.webp" title="JURIS - Implementasi Metode Audiolingual Dalam Meningkatkan Mufrodat Pada Mata Pelajaran Bahasa Arab Kelas X Di Mi.Miftahhul Huda Depok" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/kesiapan-belajar-bahasa-inggris-hasil-siswa-mahasi-thumb-52bec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/kesiapan-belajar-bahasa-inggris-hasil-siswa-mahasi-thumb-52bec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/kesiapan-belajar-bahasa-inggris-hasil-siswa-mahasi-thumb-52bec.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Metode Audiolingual Dalam Meningkatkan Mufrodat Pada Mata Pelajaran Bahasa Arab Kelas X Di Mi.Miftahhul Huda Depok" alt="JURIS - Implementasi Metode Audiolingual Dalam Meningkatkan Mufrodat Pada Mata Pelajaran Bahasa Arab Kelas X Di Mi.Miftahhul Huda Depok" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/kesiapan-belajar-bahasa-inggris-hasil-siswa-mahasi-thumb-6ee74.webp" title="JURIS - Implementasi Metode Audiolingual Dalam Meningkatkan Mufrodat Pada Mata Pelajaran Bahasa Arab Kelas X Di Mi.Miftahhul Huda Depok" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/kesiapan-belajar-bahasa-inggris-hasil-siswa-mahasi-thumb-6ee74.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/kesiapan-belajar-bahasa-inggris-hasil-siswa-mahasi-thumb-6ee74.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/kesiapan-belajar-bahasa-inggris-hasil-siswa-mahasi-thumb-6ee74.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Metode Audiolingual Dalam Meningkatkan Mufrodat Pada Mata Pelajaran Bahasa Arab Kelas X Di Mi.Miftahhul Huda Depok" alt="JURIS - Implementasi Metode Audiolingual Dalam Meningkatkan Mufrodat Pada Mata Pelajaran Bahasa Arab Kelas X Di Mi.Miftahhul Huda Depok" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52219-kesiapan-belajar-bahasa-inggris-hasil-sisw" title="JURIS - Implementasi Metode Audiolingual Dalam Meningkatkan Mufrodat Pada Mata Pelajaran Bahasa Arab Kelas X Di Mi.Miftahhul Huda Depok" target="_blank">Implementasi Metode Audiolingual Dalam Meningkatkan Mufrodat Pada Mata Pelajaran Bahasa Arab Kelas X Di Mi.Miftahhul Huda Depok</a>: Berdasarkan hasil penelitian, metode audiolingual terbukti efektif dalam meningkatkan mufrodat siswa. Namun, penelitian ini hanya dilakukan pada satu kelas di MI Miftahul Huda Depok. Untuk menguji efektivitas metode ini secara lebih luas, penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak kelas dan sekolah. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan metode audiolingual yang lebih interaktif dan menarik, misalnya dengan menggabungkan elemen-elemen visual dan audio yang lebih beragam. Penelitian juga dapat mengeksplorasi dampak metode audiolingual terhadap keterampilan bahasa Arab lainnya, seperti kemampuan menulis dan membaca. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam meningkatkan pembelajaran bahasa Arab di sekolah-sekolah Islam di Indonesia..
<br>Hafalan mufrodat menjadi faktor utama yang membantu siswa untuk memahami materi-materi yang dipelajari.Semakin banyak mufrodat yang dihafal dan diketahui oleh siswa, maka akan semakin mudah pula siswa untuk memahami materi yang diajarkan, begitupun sebaliknya.Apabila hafalan mufrodat siswa cenderung sedikit, maka siswa akan mengalami kesulitan dalam memahami materi yang diajarkan.Melihat dari KI KD bahasa Arab siswa MI yang telah disusun oleh KEMENAG, dapat kita simpulkan bahwa siswa dituntut untuk memiliki kemampuan dasar dalam pembelajaran bahasa arab.Terdapat empat keterampilan yang perlu dikuasai dalam belajar bahasa Arab, yaitu kemampuan berbicara (kalam), kemampuan menulis (kitabah), kemampuan membaca (qiroAoah), dan kemampuan mendengarkan (istimaAo).Namun pada kenyataannya, hafalan mufrodat serta kemampuan bahasa Arab siswa MI Miftahul Huda Depok tergolong sangat rendah.Siswa MI Miftahul Huda Depok tidak hanya memiliki hafalan mufrodat yang minim, akan tetapi minat dalam menghafal mufrodat dan belajar bahasa arab juga sangat rendah.Jumlah siswa yang mampu mencapai KKM bahkan tidak mencapai angka 50%.Dalam penelitian pembelajaran bahasa Arab menggunakan metode audio lingual untuk meningkatkan mufrodat anak MI kelas 5 dikarenakan dalam pembelajaran bahasa Arab anak-anak memiliki kesulitan dalam menghafal kosakata dalam pembelajaran bahasa Arab pengumpulan data menggunakan langkah-langkah kegiatan pembelajaran siswa.Penelitian ini menggunakan penelitian tindak kelas PTK karena menggunakan PTK memiliki beberapa tindakan dari awal sampai tindakan akhir.Sasaran dalam penelitian PTK yaitu siswa atau siswi kelas 5 di MI Miftahul Huda Depok.Dalam kelas 5 terdiri dari 24 siswa/i jumlah siswa kelas 5 terdiri dari 12 Putri dan 12 putra yang berjumlah 24 murid yang menjadi sasaran penelitian PTK seluruh siswa atau siswi kelas 5 MI Miftaahul Hudaa Depok
<br>Hasil observasi dan wawancara yang dilakukan peneliti di MI. Miftahul Huda Depok menunjukkan bahwa minimnya penyelesaian mata pelajaran bahasa Arab KKM 60 di kalangan siswa menyebabkan rendahnya hasil belajar bahasa Arab siswa karena siswa kesulitan memahami pembelajaran bahasa Arab. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan bahasa Arab, yang tidak mengerti pentingnya belajar bahasa Arab. Metode yang digunakan dapat meningkatkan kemauan anak untuk mendengarkan atau memahami saat belajar bahasa Arab, karena melalui visual observasi tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aplikasi metode bunyi dalam pembelajaran bahasa Arab. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas PTK. Penelitian ini dilakukan terhadap siswa kelas 5 yang berjumlah 24 siswa. Survey ini dilakukan dengan cara menghafalkan hasil belajar,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/9/kesiapan-belajar-bahasa-inggris-hasil-siswa-mahasi-thumb-52bec.webp" type="image/webp" length="93560" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/kesiapan-belajar-bahasa-inggris-hasil-siswa-mahasi-thumb-87ab6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/kesiapan-belajar-bahasa-inggris-hasil-siswa-mahasi-thumb-52bec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/kesiapan-belajar-bahasa-inggris-hasil-siswa-mahasi-thumb-6ee74.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5202-alamtara-jurnal-komunikasi-penyiaran-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Pembelajaran Tahsinul QiraAoah QurAoan di Ma MazraAoatul Ulum Lamongan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Pembelajaran Tahsinul QiraAoah QurAoan di Ma MazraAoatul Ulum Lamongan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Pembelajaran Tahsinul QiraAoah QurAoan di Ma MazraAoatul Ulum Lamongan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52232-penyampaian-materi-implementasi-pembelajaran-kitab</link>
	<guid isPermaLink="false">e899cfb70d69db0778d10c3713614ace</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 17:27:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ permana sari ]]></category>
	<category><![CDATA[ musthofa asy ]]></category>
	<category><![CDATA[ ari musthofa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ari,asy,musthofa,permana,sari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang dilakukan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan: 1. Pengembangan media pembelajaran yang lebih modern dan interaktif untuk mendukung efektivitas pembelajaran Tahsinul ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Pembelajaran Tahsinul QiraAoah QurAoan di Ma MazraAoatul Ulum Lamongan: Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang dilakukan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan: 1. Pengembangan media pembelajaran yang lebih modern dan interaktif untuk mendukung efektivitas pembelajaran Tahsinul Qira'ah Al-Qur'an. Media pembelajaran yang inovatif dapat membantu siswa dalam memahami dan menerapkan kaidah tajwid dengan lebih baik. 2. Peningkatan kompetensi guru melalui program pelatihan berkelanjutan. Pelatihan ini dapat mencakup berbagai metode pembelajaran, teknik evaluasi, dan strategi motivasi peserta didik. Dengan kompetensi yang lebih baik, guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan memotivasi siswa secara efektif. 3. Penelitian lebih lanjut tentang pengaruh lingkungan sekolah dan dukungan orang tua terhadap motivasi peserta didik dalam pembelajaran Tahsinul Qira'ah. Pemahaman tentang faktor-faktor ini dapat membantu dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih komprehensif dan menyesuaikan pendekatan pembelajaran dengan kebutuhan siswa.. Berdasarkan hasil penelitian di lapangan dan pembahasan yang dilakukan peneliti tentang implementasi pembelajaran Tahsinul Qira'ah Qur'an di MA Mazra'atul Ulum Paciran Lamongan, diperoleh kesimpulan sebagai berikut.Implementasi pembelajaran Tahsinul Qira'ah Qur'an di MA Mazra'atul Ulum diawali dengan sebuah perencanaan yaitu diadakannya sebuah rapat antara guru pengajar Tahsin, kepala sekolah, waka kurikulum, yang membahas tentang mencantumkan pembelajaran Tahsinul Qira'ah Qur'an ke dalam kurikulum muatan lokal.Setelah itu, menetapkan tujuan pembelajaran, menyusun jadwal pembelajaran, menyiapkan fasilitas pembelajaran yang diperlukan seperti buku pedoman Tahsinul Qira'ah, papan tulis, ruang kelas dan lain-lain.Adapun pelaksanaan pembelajaran Tahsinul Qira'ah Qur'an yaitu diawali dengan membuka salam terlebih dahulu, setelah itu apersepsi yang dilakukan dengan menyannyikan lagu-lagu yang ada di buku secara bersama-sama, di lanjut dengan penyampaian materi, dalam menyampaikan materi metode yang digunakan adalah metode talaqqi yang biasanya digunakan dalam pembelajaran Al-Qur'an.Untuk yang ketiga diadakan evaluasi/penilaian, penilaian pada pembelajaran Tahsinul Qira'ah Qur'an ini yang bisa dilakukan dengan dua jenis tes yaitu tes tertulis dan tes lisan.Faktor hambatan dalam implementasi pembelajaran Tahsinul Qira'ah Qur'an di MA Mazra'atul Ulum adalah.untuk dari segi perencanaan adalah keterbatasan waktu karena waktu yang diberikan hanyalah satu jam pelajaran sehingga kurang maksimal dalam pelaksanaan pembelajaran.Dari segi pelaksanaan adalah mengantuknya siswa yang disebabkan pergantian jam sebelum pelajaran Tahsinul Qira'ah Qur'an, dan dari segi evaluasi adalah tingkat pemahaman siswa yang berbeda-beda.Untuk faktor pendukungnya yaitu dukungan dari pimpinan sekolah dan antusias dari peserta didik, serta adanya ekstrakurikuler Al-Qur'an di luar jam sekolah Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran Tahsinul Qira'ah Al-Qur'an di MA Mazra'atul Ulum Paciran Lamongan serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Tahsinul Qira'ah Al-Qur'an merupakan upaya untuk memperbaiki dan memperindah bacaan Al-Qur'an sesuai dengan kaidah tajwid yang benar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran Tahsinul Qira'ah Al-Qur'an di MA Mazra'atul Ulum telah terlaksana dengan baik melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pembelajaran diselenggarakan secara sistematis dan terstruktur, dimulai dari kelas dasar hingga kelas lanjutan. Guru memiliki kompetensi yang memadai serta menerapkan berbagai metode pembelajaran, seperti talaqqi,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/a/penyampaian-materi-implementasi-pembelajaran-kitab-thumb-6387c.webp" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Tahsinul QiraAoah QurAoan di Ma MazraAoatul Ulum Lamongan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/penyampaian-materi-implementasi-pembelajaran-kitab-thumb-6387c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/penyampaian-materi-implementasi-pembelajaran-kitab-thumb-6387c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/penyampaian-materi-implementasi-pembelajaran-kitab-thumb-6387c.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Tahsinul QiraAoah QurAoan di Ma MazraAoatul Ulum Lamongan" alt="JURIS - Implementasi Pembelajaran Tahsinul QiraAoah QurAoan di Ma MazraAoatul Ulum Lamongan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/a/penyampaian-materi-implementasi-pembelajaran-kitab-thumb-40865.webp" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Tahsinul QiraAoah QurAoan di Ma MazraAoatul Ulum Lamongan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/penyampaian-materi-implementasi-pembelajaran-kitab-thumb-40865.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/penyampaian-materi-implementasi-pembelajaran-kitab-thumb-40865.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/penyampaian-materi-implementasi-pembelajaran-kitab-thumb-40865.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Tahsinul QiraAoah QurAoan di Ma MazraAoatul Ulum Lamongan" alt="JURIS - Implementasi Pembelajaran Tahsinul QiraAoah QurAoan di Ma MazraAoatul Ulum Lamongan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/a/penyampaian-materi-implementasi-pembelajaran-kitab-thumb-b3889.webp" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Tahsinul QiraAoah QurAoan di Ma MazraAoatul Ulum Lamongan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/penyampaian-materi-implementasi-pembelajaran-kitab-thumb-b3889.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/penyampaian-materi-implementasi-pembelajaran-kitab-thumb-b3889.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/penyampaian-materi-implementasi-pembelajaran-kitab-thumb-b3889.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Tahsinul QiraAoah QurAoan di Ma MazraAoatul Ulum Lamongan" alt="JURIS - Implementasi Pembelajaran Tahsinul QiraAoah QurAoan di Ma MazraAoatul Ulum Lamongan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52232-penyampaian-materi-implementasi-pembelajaran-kitab" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Tahsinul QiraAoah QurAoan di Ma MazraAoatul Ulum Lamongan" target="_blank">Implementasi Pembelajaran Tahsinul QiraAoah QurAoan di Ma MazraAoatul Ulum Lamongan</a>: Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang dilakukan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan: 1. Pengembangan media pembelajaran yang lebih modern dan interaktif untuk mendukung efektivitas pembelajaran Tahsinul Qira'ah Al-Qur'an. Media pembelajaran yang inovatif dapat membantu siswa dalam memahami dan menerapkan kaidah tajwid dengan lebih baik. 2. Peningkatan kompetensi guru melalui program pelatihan berkelanjutan. Pelatihan ini dapat mencakup berbagai metode pembelajaran, teknik evaluasi, dan strategi motivasi peserta didik. Dengan kompetensi yang lebih baik, guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan memotivasi siswa secara efektif. 3. Penelitian lebih lanjut tentang pengaruh lingkungan sekolah dan dukungan orang tua terhadap motivasi peserta didik dalam pembelajaran Tahsinul Qira'ah. Pemahaman tentang faktor-faktor ini dapat membantu dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih komprehensif dan menyesuaikan pendekatan pembelajaran dengan kebutuhan siswa..
<br>Berdasarkan hasil penelitian di lapangan dan pembahasan yang dilakukan peneliti tentang implementasi pembelajaran Tahsinul Qira'ah Qur'an di MA Mazra'atul Ulum Paciran Lamongan, diperoleh kesimpulan sebagai berikut.Implementasi pembelajaran Tahsinul Qira'ah Qur'an di MA Mazra'atul Ulum diawali dengan sebuah perencanaan yaitu diadakannya sebuah rapat antara guru pengajar Tahsin, kepala sekolah, waka kurikulum, yang membahas tentang mencantumkan pembelajaran Tahsinul Qira'ah Qur'an ke dalam kurikulum muatan lokal.Setelah itu, menetapkan tujuan pembelajaran, menyusun jadwal pembelajaran, menyiapkan fasilitas pembelajaran yang diperlukan seperti buku pedoman Tahsinul Qira'ah, papan tulis, ruang kelas dan lain-lain.Adapun pelaksanaan pembelajaran Tahsinul Qira'ah Qur'an yaitu diawali dengan membuka salam terlebih dahulu, setelah itu apersepsi yang dilakukan dengan menyannyikan lagu-lagu yang ada di buku secara bersama-sama, di lanjut dengan penyampaian materi, dalam menyampaikan materi metode yang digunakan adalah metode talaqqi yang biasanya digunakan dalam pembelajaran Al-Qur'an.Untuk yang ketiga diadakan evaluasi/penilaian, penilaian pada pembelajaran Tahsinul Qira'ah Qur'an ini yang bisa dilakukan dengan dua jenis tes yaitu tes tertulis dan tes lisan.Faktor hambatan dalam implementasi pembelajaran Tahsinul Qira'ah Qur'an di MA Mazra'atul Ulum adalah.untuk dari segi perencanaan adalah keterbatasan waktu karena waktu yang diberikan hanyalah satu jam pelajaran sehingga kurang maksimal dalam pelaksanaan pembelajaran.Dari segi pelaksanaan adalah mengantuknya siswa yang disebabkan pergantian jam sebelum pelajaran Tahsinul Qira'ah Qur'an, dan dari segi evaluasi adalah tingkat pemahaman siswa yang berbeda-beda.Untuk faktor pendukungnya yaitu dukungan dari pimpinan sekolah dan antusias dari peserta didik, serta adanya ekstrakurikuler Al-Qur'an di luar jam sekolah
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran Tahsinul Qira'ah Al-Qur'an di MA Mazra'atul Ulum Paciran Lamongan serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Tahsinul Qira'ah Al-Qur'an merupakan upaya untuk memperbaiki dan memperindah bacaan Al-Qur'an sesuai dengan kaidah tajwid yang benar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran Tahsinul Qira'ah Al-Qur'an di MA Mazra'atul Ulum telah terlaksana dengan baik melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pembelajaran diselenggarakan secara sistematis dan terstruktur, dimulai dari kelas dasar hingga kelas lanjutan. Guru memiliki kompetensi yang memadai serta menerapkan berbagai metode pembelajaran, seperti talaqqi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/a/penyampaian-materi-implementasi-pembelajaran-kitab-thumb-b3889.webp" type="image/webp" length="116556" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/penyampaian-materi-implementasi-pembelajaran-kitab-thumb-6387c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/penyampaian-materi-implementasi-pembelajaran-kitab-thumb-40865.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/penyampaian-materi-implementasi-pembelajaran-kitab-thumb-b3889.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5204-darajat-jurnal-pendidikan-agama-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dakwah Islam Pesisir ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dakwah Islam Pesisir ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dakwah Islam Pesisir ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52215-sejarah-islam-konteks-dakwah</link>
	<guid isPermaLink="false">3d858ed94a3d7e7f179aaee313e08093</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 17:27:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,scope,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif tentang metode dakwah Islam di pesisir dengan wilayah lain di Indonesia, seperti di pedalaman atau perkotaan. Selain itu, penelitian dapat fokus pada peran dan pengaruh pondok pesantren dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dakwah Islam Pesisir: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif tentang metode dakwah Islam di pesisir dengan wilayah lain di Indonesia, seperti di pedalaman atau perkotaan. Selain itu, penelitian dapat fokus pada peran dan pengaruh pondok pesantren dalam menyebarkan Islam di pesisir, serta bagaimana pondok pesantren dapat menjadi lembaga pendidikan yang efektif dalam mewujudkan keberhasilan dakwah Islamiyah. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana dakwah Islam di pesisir dapat menjadi model atau inspirasi bagi penyebaran Islam di wilayah lain, dengan mempertimbangkan konteks sosial, budaya, dan sejarah yang unik di setiap wilayah.. Dengan mengingat bahwa pelaksanaan dakwah Islamiyah tidak boleh berhenti dalam sistim pelaksanaan dakwah.Maka yang perlu disiapkan dalam estafet pelaksanaan dakwah adalah di dirikannya lembaga pendidikan Islam yang berupa pondok pesantren sebagi cikal bakal lembaga pendidikan Islam.Di pondok pesantren akan di didik para santrinya dari pelbagai daerah yang nantinya diharapkan sebagai kader dalam pelaksanaan dakwah di daerahnya Islam yang ada di Nusantara telah memiliki sejarah panjang di pesisir, kawasan yang terletak di pesisir dan merupakan pusat perdagangan atau pelabuhan utama pada masa lalu. Pesisir seringkali menjadi titik pertemuan antara berbagai budaya, agama, dan peradaban, sehingga memainkan peran penting dalam penyebaran dan perkembangan Islam wilayah tersebut. Islam telah tersebar luas di daerah pesisir melalui berbagai jalur yang berbeda. Penyebaran dan perkembangan Islam di pesisir dipengaruhi beberapa faktor. Sebagaimana diterangkan dalam berbagai literature sejarah Islam, ada beberapa jalur yang digunakan oleh para pembawa Islam untuk menyebarkan agama Islam di Nusantara. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/9/sejarah-islam-konteks-dakwah-nusantara-penyebaran-thumb-1db5b.webp" title="JURIS - Dakwah Islam Pesisir" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/sejarah-islam-konteks-dakwah-nusantara-penyebaran-thumb-1db5b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/sejarah-islam-konteks-dakwah-nusantara-penyebaran-thumb-1db5b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/sejarah-islam-konteks-dakwah-nusantara-penyebaran-thumb-1db5b.webp 1x" title="JURIS - Dakwah Islam Pesisir" alt="JURIS - Dakwah Islam Pesisir" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/sejarah-islam-konteks-dakwah-nusantara-penyebaran-thumb-5e79f.webp" title="JURIS - Dakwah Islam Pesisir" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/sejarah-islam-konteks-dakwah-nusantara-penyebaran-thumb-5e79f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/sejarah-islam-konteks-dakwah-nusantara-penyebaran-thumb-5e79f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/sejarah-islam-konteks-dakwah-nusantara-penyebaran-thumb-5e79f.webp 1x" title="JURIS - Dakwah Islam Pesisir" alt="JURIS - Dakwah Islam Pesisir" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/sejarah-islam-konteks-dakwah-nusantara-penyebaran-thumb-6254f.webp" title="JURIS - Dakwah Islam Pesisir" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/sejarah-islam-konteks-dakwah-nusantara-penyebaran-thumb-6254f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/sejarah-islam-konteks-dakwah-nusantara-penyebaran-thumb-6254f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/sejarah-islam-konteks-dakwah-nusantara-penyebaran-thumb-6254f.webp 1x" title="JURIS - Dakwah Islam Pesisir" alt="JURIS - Dakwah Islam Pesisir" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52215-sejarah-islam-konteks-dakwah" title="JURIS - Dakwah Islam Pesisir" target="_blank">Dakwah Islam Pesisir</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif tentang metode dakwah Islam di pesisir dengan wilayah lain di Indonesia, seperti di pedalaman atau perkotaan. Selain itu, penelitian dapat fokus pada peran dan pengaruh pondok pesantren dalam menyebarkan Islam di pesisir, serta bagaimana pondok pesantren dapat menjadi lembaga pendidikan yang efektif dalam mewujudkan keberhasilan dakwah Islamiyah. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana dakwah Islam di pesisir dapat menjadi model atau inspirasi bagi penyebaran Islam di wilayah lain, dengan mempertimbangkan konteks sosial, budaya, dan sejarah yang unik di setiap wilayah..
<br>Dengan mengingat bahwa pelaksanaan dakwah Islamiyah tidak boleh berhenti dalam sistim pelaksanaan dakwah.Maka yang perlu disiapkan dalam estafet pelaksanaan dakwah adalah di dirikannya lembaga pendidikan Islam yang berupa pondok pesantren sebagi cikal bakal lembaga pendidikan Islam.Di pondok pesantren akan di didik para santrinya dari pelbagai daerah yang nantinya diharapkan sebagai kader dalam pelaksanaan dakwah di daerahnya
<br>Islam yang ada di Nusantara telah memiliki sejarah panjang di pesisir, kawasan yang terletak di pesisir dan merupakan pusat perdagangan atau pelabuhan utama pada masa lalu. Pesisir seringkali menjadi titik pertemuan antara berbagai budaya, agama, dan peradaban, sehingga memainkan peran penting dalam penyebaran dan perkembangan Islam wilayah tersebut. Islam telah tersebar luas di daerah pesisir melalui berbagai jalur yang berbeda. Penyebaran dan perkembangan Islam di pesisir dipengaruhi beberapa faktor. Sebagaimana diterangkan dalam berbagai literature sejarah Islam, ada beberapa jalur yang digunakan oleh para pembawa Islam untuk menyebarkan agama Islam di Nusantara.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/9/sejarah-islam-konteks-dakwah-nusantara-penyebaran-thumb-5e79f.webp" type="image/webp" length="89330" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/sejarah-islam-konteks-dakwah-nusantara-penyebaran-thumb-1db5b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/sejarah-islam-konteks-dakwah-nusantara-penyebaran-thumb-5e79f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/sejarah-islam-konteks-dakwah-nusantara-penyebaran-thumb-6254f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5202-alamtara-jurnal-komunikasi-penyiaran-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penyusunan Modul Pembelajaran Mata Kuliah Microteaching di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penyusunan Modul Pembelajaran Mata Kuliah Microteaching di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penyusunan Modul Pembelajaran Mata Kuliah Microteaching di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52221-desain-modul-esp-pembelajaran-pembelaj</link>
	<guid isPermaLink="false">cb6ab0232c0de9d51d97695cda8a33f8</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 17:14:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ arief subhan ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[arief,counter,flag,focus,scope,subhan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas modul pembelajaran microteaching, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan materi modul yang lebih komprehensif dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi strategi-strategi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penyusunan Modul Pembelajaran Mata Kuliah Microteaching di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya: Untuk meningkatkan kualitas modul pembelajaran microteaching, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan materi modul yang lebih komprehensif dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi strategi-strategi pembelajaran inovatif yang dapat diterapkan dalam modul, seperti penggunaan teknologi atau pendekatan kolaboratif. Dengan demikian, modul dapat menjadi alat pembelajaran yang lebih efektif dan menarik bagi mahasiswa.. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran mata kuliah microteaching di STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya telah dibuat dengan menggunakan model Research and Development (R&D) menurut Borg and Gall yang disederhanakan menjadi lima langkah.analisis kebutuhan modul, desain modul, pengembangan desain modul, validasi ahli, dan revisi.Hasil penilaian ahli terhadap modul menunjukkan bahwa modul telah valid pada beberapa aspek, tetapi membutuhkan revisi pada isi modul, yaitu beberapa aspek seperti kesesuaian antara konsep-konsep kunci dan isi materi mata kuliah, kejelasan kerangka isi, kesesuaian antara standar kompetensi dan tujuan pembelajaran, dan sebagainya.Saran-saran yang dapat disampaikan berkaitan dengan pembuatan modul pembelajaran mata kuliah microteaching di STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya, antara lain.materi microteaching dalam modul dapat direvisi, baik ditambah maupun disesuaikan dan dilengkapi sesuai kebutuhan, dan penelitian lanjutan terhadap modul setelah dilakukan revisi adalah uji coba kelompok kecil sehingga modul siap untuk digunakan dalam proses pembelajaran Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) berdasarkan Borg dan Gall, yang telah disederhanakan menjadi lima tahap: analisis kebutuhan modul, desain modul, pengembangan desain modul, validasi ahli, dan revisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dihasilkan memperoleh skor validasi akhir sebesar 71,56%, yang dikategorikan sebagai valid dengan revisi parsial. Oleh karena itu, hasil akhir penelitian ini adalah modul dengan validasi yang memadai, yang memerlukan beberapa revisi sebelum melanjutkan ke tahap penelitian selanjutnya, yaitu pengujian kelompok, untuk menghasilkan modul yang siap digunakan. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/0/desain-modul-esp-pembelajaran-microteaching-revisi-thumb-5ac34.webp" title="JURIS - Penyusunan Modul Pembelajaran Mata Kuliah Microteaching di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/desain-modul-esp-pembelajaran-microteaching-revisi-thumb-5ac34.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/desain-modul-esp-pembelajaran-microteaching-revisi-thumb-5ac34.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/desain-modul-esp-pembelajaran-microteaching-revisi-thumb-5ac34.webp 1x" title="JURIS - Penyusunan Modul Pembelajaran Mata Kuliah Microteaching di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya" alt="JURIS - Penyusunan Modul Pembelajaran Mata Kuliah Microteaching di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/desain-modul-esp-pembelajaran-microteaching-revisi-thumb-d696d.webp" title="JURIS - Penyusunan Modul Pembelajaran Mata Kuliah Microteaching di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/desain-modul-esp-pembelajaran-microteaching-revisi-thumb-d696d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/desain-modul-esp-pembelajaran-microteaching-revisi-thumb-d696d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/desain-modul-esp-pembelajaran-microteaching-revisi-thumb-d696d.webp 1x" title="JURIS - Penyusunan Modul Pembelajaran Mata Kuliah Microteaching di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya" alt="JURIS - Penyusunan Modul Pembelajaran Mata Kuliah Microteaching di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/desain-modul-esp-pembelajaran-microteaching-revisi-thumb-16b4a.webp" title="JURIS - Penyusunan Modul Pembelajaran Mata Kuliah Microteaching di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/desain-modul-esp-pembelajaran-microteaching-revisi-thumb-16b4a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/desain-modul-esp-pembelajaran-microteaching-revisi-thumb-16b4a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/desain-modul-esp-pembelajaran-microteaching-revisi-thumb-16b4a.webp 1x" title="JURIS - Penyusunan Modul Pembelajaran Mata Kuliah Microteaching di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya" alt="JURIS - Penyusunan Modul Pembelajaran Mata Kuliah Microteaching di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52221-desain-modul-esp-pembelajaran-pembelaj" title="JURIS - Penyusunan Modul Pembelajaran Mata Kuliah Microteaching di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya" target="_blank">Penyusunan Modul Pembelajaran Mata Kuliah Microteaching di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya</a>: Untuk meningkatkan kualitas modul pembelajaran microteaching, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan materi modul yang lebih komprehensif dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi strategi-strategi pembelajaran inovatif yang dapat diterapkan dalam modul, seperti penggunaan teknologi atau pendekatan kolaboratif. Dengan demikian, modul dapat menjadi alat pembelajaran yang lebih efektif dan menarik bagi mahasiswa..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran mata kuliah microteaching di STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya telah dibuat dengan menggunakan model Research and Development (R&D) menurut Borg and Gall yang disederhanakan menjadi lima langkah.analisis kebutuhan modul, desain modul, pengembangan desain modul, validasi ahli, dan revisi.Hasil penilaian ahli terhadap modul menunjukkan bahwa modul telah valid pada beberapa aspek, tetapi membutuhkan revisi pada isi modul, yaitu beberapa aspek seperti kesesuaian antara konsep-konsep kunci dan isi materi mata kuliah, kejelasan kerangka isi, kesesuaian antara standar kompetensi dan tujuan pembelajaran, dan sebagainya.Saran-saran yang dapat disampaikan berkaitan dengan pembuatan modul pembelajaran mata kuliah microteaching di STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya, antara lain.materi microteaching dalam modul dapat direvisi, baik ditambah maupun disesuaikan dan dilengkapi sesuai kebutuhan, dan penelitian lanjutan terhadap modul setelah dilakukan revisi adalah uji coba kelompok kecil sehingga modul siap untuk digunakan dalam proses pembelajaran
<br>Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) berdasarkan Borg dan Gall, yang telah disederhanakan menjadi lima tahap: analisis kebutuhan modul, desain modul, pengembangan desain modul, validasi ahli, dan revisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dihasilkan memperoleh skor validasi akhir sebesar 71,56%, yang dikategorikan sebagai valid dengan revisi parsial. Oleh karena itu, hasil akhir penelitian ini adalah modul dengan validasi yang memadai, yang memerlukan beberapa revisi sebelum melanjutkan ke tahap penelitian selanjutnya, yaitu pengujian kelompok, untuk menghasilkan modul yang siap digunakan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/0/desain-modul-esp-pembelajaran-microteaching-revisi-thumb-d696d.webp" type="image/webp" length="86894" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/desain-modul-esp-pembelajaran-microteaching-revisi-thumb-5ac34.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/desain-modul-esp-pembelajaran-microteaching-revisi-thumb-d696d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/desain-modul-esp-pembelajaran-microteaching-revisi-thumb-16b4a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5202-alamtara-jurnal-komunikasi-penyiaran-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Strategi Komunikasi Interpersonal Pengurus dalam Membentuk Karakter Disiplin Santri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Strategi Komunikasi Interpersonal Pengurus dalam Membentuk Karakter Disiplin Santri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Strategi Komunikasi Interpersonal Pengurus dalam Membentuk Karakter Disiplin Santri ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52218-budaya-disiplin-santri-faktor-penghambat-minat-san</link>
	<guid isPermaLink="false">a1bcc26c4f7a7e7fb328c3aed66ad464</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 17:10:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,scope,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi strategi komunikasi interpersonal yang efektif dalam membentuk karakter disiplin santri di ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Strategi Komunikasi Interpersonal Pengurus dalam Membentuk Karakter Disiplin Santri: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi strategi komunikasi interpersonal yang efektif dalam membentuk karakter disiplin santri di lingkungan pondok pesantren yang berbeda. Penelitian ini dapat dilakukan dengan membandingkan strategi komunikasi yang digunakan oleh pengurus di berbagai pondok pesantren, dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas strategi tersebut. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada peran dan pengaruh lingkungan pondok pesantren dalam membentuk karakter disiplin santri. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana lingkungan pondok pesantren, termasuk aturan, tradisi, dan interaksi sosial, mempengaruhi perilaku dan karakter disiplin santri. Ketiga, penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi strategi komunikasi interpersonal yang digunakan oleh pengurus untuk mengatasi tantangan dan hambatan dalam membentuk karakter disiplin santri. Penelitian ini dapat menganalisis bagaimana pengurus beradaptasi dan menyesuaikan strategi komunikasi mereka dalam menghadapi berbagai situasi dan perilaku santri yang berbeda.. Berdasarkan penjelasan yang diberikan peneliti pada bab-bab sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa, teori Miller dan Stainberg merupakan teori strategi komunikasi interpersonal yang digunakan pengurus dalam membentuk karakter disiplin santri di pondok pesantren Tarbiyatut Tholabah, antara lain.Pertama, Strategi Wortel Teruntai adalah penerapan strategi kendali komunikasi interpersonal yang dilakukan komunikator untuk meningkatkan probabilitas komunikan, apabila komunikator memberikan imbalan (reward) kepada komunikan, baik itu berupa barang ataupun pujian.Biasanya pengurus akan memberikan imbalan kepada santri yang memiliki rajin dan disiplin.Kedua, Strategi Pedang Tergantung adalah penerapan strategi kendali komunikasi interpersonal yang lakukan untuk mengurangi probabilitas komunikan, strategi ini berupa sebuah hukuman (punisment) yang komunikator berikan kepada komunikan.Biasanya pengurus memberikan hukuman kepada para santri yang melanggar peraturan di pondok pesantren, seperti merokok, keluar pondok tanpa izin, dan tidak mengikuti kegiatan.Ketiga, Strategi Katalisator adalah penerapan strategi komunikasi interpersonal yang digunakan komunikator untuk sekedar mengingatkan komunikan agar melakukan suatu tindakan yang diinginkan oleh komunikator, strategi ini berbeda dengan kedua strategi sebelumnya, strategi katalisator lebih menekankan sikap kesadaran kepada diri sendiri komunikan untuk melakukan tindakan yang diinginkan oleh komunikator.Biasanya pengurus memberikan teguran halus dan nasihat kepada santri yang melakukan pelanggaran ringan, seperti membuang sampah sembarangan, ghosob, dll.Dalam proses pengurus untuk membentuk karakter disiplin santri, terdapat faktor pendukung dan faktor penghambat, antara lain.Faktor pendukung, pertama yaitu dalam proses membentuk karakter disiplin santri, para pengurus berusaha membangun komunikasi yang baik dengan pihak-pihak terkait.Kerja sama antar civitas yang baik juga akan berdampak positif, seperti komunikasi antara pengasuh kepada pengurus kemudian berlanjut ke santri, sehingga kerja sama tersebut saling mendukung dan memberikan dampak yang positif terhadap kedisiplinan santri.Kedua yaitu lingkungan yang mendukung, pada dasarnya lingkungan seseorang mempunyai pengaruh yang besar terhadap sikap, watak, dan akhlaknya.Jika seseorang hidup dalam lingkungan yang baik, maka lingkungan tersebut akan memberikan pengaruh yang baik terhadap pertumbuhan dan pembentukan karakternya.Salah satu lingkungan yang baik adalah lingkungan pondok pesantren, cukup kita ketahui bahwasannya lingkungan pondok merupakan lingkungan pendidikan yang sangat memperhatikan sifat akhlaqul karimah, salah satunya mempunyai karakter yang disiplin ketika berada di lingkungan pondok pesantren, yaitu dengan mematuhi segala peraturan pondok pesantren yang sudah disepakati bersama-sama.Faktor penghambat, pertama yaitu pengurus yang terkadang lalai, Salah satu faktor yang menjadi kendala dalam proses pembentukan karakter disiplin santri adalah dari pribadi pengurus sendiri yang terkadang lalai dalam menjalankan tugas-tugas sebagai komunikatornya, karena peran seorang pengurus sebagai komunikator merupakan bagian penting dari proses pembentukan karakter disiplin santri.Dengan pengurus yang mempunyai pengetahuan yang luas, pengalaman yang cukup tinggi, dan memiliki sikap tanggung jawab yang baik, pengurus dirasa akan lebih mampu dalam membimbing dan memberikan pengajaran kepada santri terkait kedisiplinan.Kedua yaitu kurangnya kesadaran individu santri, Kurangnya minat santri untuk berubah menjadi lebih baik menjadi faktor utama yang menghambat proses pengurus dalam membentuk karakter disiplin santri.Sejumlah santri mungkin merasa sulit beradaptasi dengan situasi, kondisi, dan aturan yang berlaku di pondok pesantren, sehingga mereka cenderung menunjukkan ketidaksetujuan terhadap tata tertib dan aturan yang sudah ditetapkan, bahkan ada yang cenderung melanggar aturan, meskipun tidak semua santri memiliki perilaku yang melanggar, tidak dapat dipungkiri juga bahwa perilaku santri yang kurang responsif terhadap intruksi pengurus dapat menghambat proses jalannya komunikasi antara pengurus dengan santri yang lain.Hal ini menunjukkan bahwa bagaimanapun cara pengurus dalam mendidik santri untuk menjadi lebih baik, jika dari hati nurani santri sendiri tidak ada keinginan untuk berubah menjadi lebih baik, maka pengurus juga akan semakin kesulitan sendiri dalam memberikan pengajaran kepada santri terkait kedisiplinan Komunikasi interpersonal adalah komunikasi yang terjadi antara dua orang atau lebih, baik dalam diri sendiri maupun melalui interaksi langsung atau tatap muka sehingga pesan dapat disampaikan dan keputusan dapat dicapai. Dalam penelitian ini, komunikasi interpersonal yang dimaksud adalah komunikasi antara pengelola dalam membentuk karakter disiplin para santri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komunikasi interpersonal pengelola dalam membentuk karakter disiplin santri di Pondok Pesantren Tarbiyatut Tholabah Kranji Paciran Lamongan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana strategi komunikasi interpersonal manajemen dalam... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/0/budaya-disiplin-santri-faktor-penghambat-minat-pen-thumb-1b072.webp" title="JURIS - Strategi  Strategi Komunikasi Interpersonal Pengurus dalam Membentuk Karakter Disiplin Santri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/budaya-disiplin-santri-faktor-penghambat-minat-pen-thumb-1b072.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/budaya-disiplin-santri-faktor-penghambat-minat-pen-thumb-1b072.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/budaya-disiplin-santri-faktor-penghambat-minat-pen-thumb-1b072.webp 1x" title="JURIS - Strategi  Strategi Komunikasi Interpersonal Pengurus dalam Membentuk Karakter Disiplin Santri" alt="JURIS - Strategi  Strategi Komunikasi Interpersonal Pengurus dalam Membentuk Karakter Disiplin Santri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/budaya-disiplin-santri-faktor-penghambat-minat-pen-thumb-ab5c5.webp" title="JURIS - Strategi  Strategi Komunikasi Interpersonal Pengurus dalam Membentuk Karakter Disiplin Santri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/budaya-disiplin-santri-faktor-penghambat-minat-pen-thumb-ab5c5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/budaya-disiplin-santri-faktor-penghambat-minat-pen-thumb-ab5c5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/budaya-disiplin-santri-faktor-penghambat-minat-pen-thumb-ab5c5.webp 1x" title="JURIS - Strategi  Strategi Komunikasi Interpersonal Pengurus dalam Membentuk Karakter Disiplin Santri" alt="JURIS - Strategi  Strategi Komunikasi Interpersonal Pengurus dalam Membentuk Karakter Disiplin Santri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/budaya-disiplin-santri-faktor-penghambat-minat-pen-thumb-06ccd.webp" title="JURIS - Strategi  Strategi Komunikasi Interpersonal Pengurus dalam Membentuk Karakter Disiplin Santri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/budaya-disiplin-santri-faktor-penghambat-minat-pen-thumb-06ccd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/budaya-disiplin-santri-faktor-penghambat-minat-pen-thumb-06ccd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/budaya-disiplin-santri-faktor-penghambat-minat-pen-thumb-06ccd.webp 1x" title="JURIS - Strategi  Strategi Komunikasi Interpersonal Pengurus dalam Membentuk Karakter Disiplin Santri" alt="JURIS - Strategi  Strategi Komunikasi Interpersonal Pengurus dalam Membentuk Karakter Disiplin Santri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52218-budaya-disiplin-santri-faktor-penghambat-minat-san" title="JURIS - Strategi  Strategi Komunikasi Interpersonal Pengurus dalam Membentuk Karakter Disiplin Santri" target="_blank">Strategi  Strategi Komunikasi Interpersonal Pengurus dalam Membentuk Karakter Disiplin Santri</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi strategi komunikasi interpersonal yang efektif dalam membentuk karakter disiplin santri di lingkungan pondok pesantren yang berbeda. Penelitian ini dapat dilakukan dengan membandingkan strategi komunikasi yang digunakan oleh pengurus di berbagai pondok pesantren, dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas strategi tersebut. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada peran dan pengaruh lingkungan pondok pesantren dalam membentuk karakter disiplin santri. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana lingkungan pondok pesantren, termasuk aturan, tradisi, dan interaksi sosial, mempengaruhi perilaku dan karakter disiplin santri. Ketiga, penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi strategi komunikasi interpersonal yang digunakan oleh pengurus untuk mengatasi tantangan dan hambatan dalam membentuk karakter disiplin santri. Penelitian ini dapat menganalisis bagaimana pengurus beradaptasi dan menyesuaikan strategi komunikasi mereka dalam menghadapi berbagai situasi dan perilaku santri yang berbeda..
<br>Berdasarkan penjelasan yang diberikan peneliti pada bab-bab sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa, teori Miller dan Stainberg merupakan teori strategi komunikasi interpersonal yang digunakan pengurus dalam membentuk karakter disiplin santri di pondok pesantren Tarbiyatut Tholabah, antara lain.Pertama, Strategi Wortel Teruntai adalah penerapan strategi kendali komunikasi interpersonal yang dilakukan komunikator untuk meningkatkan probabilitas komunikan, apabila komunikator memberikan imbalan (reward) kepada komunikan, baik itu berupa barang ataupun pujian.Biasanya pengurus akan memberikan imbalan kepada santri yang memiliki rajin dan disiplin.Kedua, Strategi Pedang Tergantung adalah penerapan strategi kendali komunikasi interpersonal yang lakukan untuk mengurangi probabilitas komunikan, strategi ini berupa sebuah hukuman (punisment) yang komunikator berikan kepada komunikan.Biasanya pengurus memberikan hukuman kepada para santri yang melanggar peraturan di pondok pesantren, seperti merokok, keluar pondok tanpa izin, dan tidak mengikuti kegiatan.Ketiga, Strategi Katalisator adalah penerapan strategi komunikasi interpersonal yang digunakan komunikator untuk sekedar mengingatkan komunikan agar melakukan suatu tindakan yang diinginkan oleh komunikator, strategi ini berbeda dengan kedua strategi sebelumnya, strategi katalisator lebih menekankan sikap kesadaran kepada diri sendiri komunikan untuk melakukan tindakan yang diinginkan oleh komunikator.Biasanya pengurus memberikan teguran halus dan nasihat kepada santri yang melakukan pelanggaran ringan, seperti membuang sampah sembarangan, ghosob, dll.Dalam proses pengurus untuk membentuk karakter disiplin santri, terdapat faktor pendukung dan faktor penghambat, antara lain.Faktor pendukung, pertama yaitu dalam proses membentuk karakter disiplin santri, para pengurus berusaha membangun komunikasi yang baik dengan pihak-pihak terkait.Kerja sama antar civitas yang baik juga akan berdampak positif, seperti komunikasi antara pengasuh kepada pengurus kemudian berlanjut ke santri, sehingga kerja sama tersebut saling mendukung dan memberikan dampak yang positif terhadap kedisiplinan santri.Kedua yaitu lingkungan yang mendukung, pada dasarnya lingkungan seseorang mempunyai pengaruh yang besar terhadap sikap, watak, dan akhlaknya.Jika seseorang hidup dalam lingkungan yang baik, maka lingkungan tersebut akan memberikan pengaruh yang baik terhadap pertumbuhan dan pembentukan karakternya.Salah satu lingkungan yang baik adalah lingkungan pondok pesantren, cukup kita ketahui bahwasannya lingkungan pondok merupakan lingkungan pendidikan yang sangat memperhatikan sifat akhlaqul karimah, salah satunya mempunyai karakter yang disiplin ketika berada di lingkungan pondok pesantren, yaitu dengan mematuhi segala peraturan pondok pesantren yang sudah disepakati bersama-sama.Faktor penghambat, pertama yaitu pengurus yang terkadang lalai, Salah satu faktor yang menjadi kendala dalam proses pembentukan karakter disiplin santri adalah dari pribadi pengurus sendiri yang terkadang lalai dalam menjalankan tugas-tugas sebagai komunikatornya, karena peran seorang pengurus sebagai komunikator merupakan bagian penting dari proses pembentukan karakter disiplin santri.Dengan pengurus yang mempunyai pengetahuan yang luas, pengalaman yang cukup tinggi, dan memiliki sikap tanggung jawab yang baik, pengurus dirasa akan lebih mampu dalam membimbing dan memberikan pengajaran kepada santri terkait kedisiplinan.Kedua yaitu kurangnya kesadaran individu santri, Kurangnya minat santri untuk berubah menjadi lebih baik menjadi faktor utama yang menghambat proses pengurus dalam membentuk karakter disiplin santri.Sejumlah santri mungkin merasa sulit beradaptasi dengan situasi, kondisi, dan aturan yang berlaku di pondok pesantren, sehingga mereka cenderung menunjukkan ketidaksetujuan terhadap tata tertib dan aturan yang sudah ditetapkan, bahkan ada yang cenderung melanggar aturan, meskipun tidak semua santri memiliki perilaku yang melanggar, tidak dapat dipungkiri juga bahwa perilaku santri yang kurang responsif terhadap intruksi pengurus dapat menghambat proses jalannya komunikasi antara pengurus dengan santri yang lain.Hal ini menunjukkan bahwa bagaimanapun cara pengurus dalam mendidik santri untuk menjadi lebih baik, jika dari hati nurani santri sendiri tidak ada keinginan untuk berubah menjadi lebih baik, maka pengurus juga akan semakin kesulitan sendiri dalam memberikan pengajaran kepada santri terkait kedisiplinan
<br>Komunikasi interpersonal adalah komunikasi yang terjadi antara dua orang atau lebih, baik dalam diri sendiri maupun melalui interaksi langsung atau tatap muka sehingga pesan dapat disampaikan dan keputusan dapat dicapai. Dalam penelitian ini, komunikasi interpersonal yang dimaksud adalah komunikasi antara pengelola dalam membentuk karakter disiplin para santri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komunikasi interpersonal pengelola dalam membentuk karakter disiplin santri di Pondok Pesantren Tarbiyatut Tholabah Kranji Paciran Lamongan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana strategi komunikasi interpersonal manajemen dalam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/0/budaya-disiplin-santri-faktor-penghambat-minat-pen-thumb-ab5c5.webp" type="image/webp" length="101886" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/budaya-disiplin-santri-faktor-penghambat-minat-pen-thumb-1b072.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/budaya-disiplin-santri-faktor-penghambat-minat-pen-thumb-ab5c5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/budaya-disiplin-santri-faktor-penghambat-minat-pen-thumb-06ccd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5202-alamtara-jurnal-komunikasi-penyiaran-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Paradigma QurAoani dalam Pendidikan Inklusif Transformasi Sikap Pendidik terhadap Difabel dalam Perspektif Surat Abasa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Paradigma QurAoani dalam Pendidikan Inklusif Transformasi Sikap Pendidik terhadap Difabel dalam Perspektif Surat Abasa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Paradigma QurAoani dalam Pendidikan Inklusif Transformasi Sikap Pendidik terhadap Difabel dalam Perspektif Surat Abasa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52234-perubahan-sikap-pendidikan-inklusif-paradigma-qura</link>
	<guid isPermaLink="false">14af86e698ddc8c24a04769f8ab646e4</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 17:01:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ permana sari ]]></category>
	<category><![CDATA[ musthofa asy ]]></category>
	<category><![CDATA[ ari musthofa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ari,asy,musthofa,permana,sari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris efektivitas paradigma Qurani dalam mengubah sikap pendidik melalui studi eksperimental yang melibatkan pelatihan murabbi di sekolah inklusif, sehingga dapat diukur perubahan persepsi dan praktik guru. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Paradigma QurAoani dalam Pendidikan Inklusif: Transformasi Sikap Pendidik terhadap Difabel dalam Perspektif Surat Abasa: Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris efektivitas paradigma Qurani dalam mengubah sikap pendidik melalui studi eksperimental yang melibatkan pelatihan murabbi di sekolah inklusif, sehingga dapat diukur perubahan persepsi dan praktik guru. Selanjutnya, sebuah studi longitudinal dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penerapan nilai al-rahmah dan al-Aoadl pada prestasi akademik serta kesejahteraan sosial siswa difabel, dengan membandingkan kelompok yang mendapatkan intervensi nilai Qurani versus kelompok kontrol. Terakhir, penelitian komparatif antar daerah dapat menyelidiki bagaimana konteks kultural dan kebijakan lokal mempengaruhi implementasi paradigma Qurani, sehingga dapat diidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghalang yang spesifik untuk memperluas penerapan model inklusif yang berkeadilan.. Pendidikan inklusif masih menghadapi hambatan antara regulasi dan bias pendidik, sehingga perubahan sikap tidak dapat dicapai hanya lewat instruksi administratif tetapi memerlukan transformasi paradigma berakar pada nilai transendental.Kajian Surah AoAbasa memberikan fondasi etis untuk mendekonstruksi stigma dan bias kognitif, menegaskan bahwa kemuliaan tidak ditentukan oleh kondisi fisik melainkan oleh kesungguhan hati dalam mengejar ilmu.Dengan demikian, nilai Qurani tersebut mendorong terciptanya sistem pendidikan yang memberi akses setara bagi setiap individu tanpa diskriminasi Pendidikan inklusif tidak hanya ditentukan oleh regulasi dan infrastruktur, tetapi sangat bergantung pada disposisi mental pendidik dalam memandang keberagaman peserta didik. Meskipun kerangka hukum telah menjamin kesetaraan akses bagi siswa difabel, praktik di lapangan masih menunjukkan dominasi medical model dan charity model yang berdampak pada marginalisasi terselubung melalui rendahnya ekspektasi akademik. Penelitian ini bertujuan mengkaji transformasi sikap pendidik melalui AuParadigma QuraniAy berbasis Surah AoAbasa. Metode yang digunakan adalah library research dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis, menggunakan sumber primer Surah AoAbasa ayat 1Ae16 serta tafsir otoritatif Tafsir Al-Misbah dan Tafsir Al-Azhar. Analisis data dilakukan melalui content analysis dan triangulasi sumber untuk memperoleh... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/8/perubahan-sikap-pendidikan-inklusif-paradigma-qura-thumb-97df2.webp" title="JURIS - Paradigma QurAoani dalam Pendidikan Inklusif: Transformasi Sikap Pendidik terhadap Difabel dalam Perspektif Surat Abasa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/perubahan-sikap-pendidikan-inklusif-paradigma-qura-thumb-97df2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/perubahan-sikap-pendidikan-inklusif-paradigma-qura-thumb-97df2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/perubahan-sikap-pendidikan-inklusif-paradigma-qura-thumb-97df2.webp 1x" title="JURIS - Paradigma QurAoani dalam Pendidikan Inklusif: Transformasi Sikap Pendidik terhadap Difabel dalam Perspektif Surat Abasa" alt="JURIS - Paradigma QurAoani dalam Pendidikan Inklusif: Transformasi Sikap Pendidik terhadap Difabel dalam Perspektif Surat Abasa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/perubahan-sikap-pendidikan-inklusif-paradigma-qura-thumb-7d0d2.webp" title="JURIS - Paradigma QurAoani dalam Pendidikan Inklusif: Transformasi Sikap Pendidik terhadap Difabel dalam Perspektif Surat Abasa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/perubahan-sikap-pendidikan-inklusif-paradigma-qura-thumb-7d0d2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/perubahan-sikap-pendidikan-inklusif-paradigma-qura-thumb-7d0d2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/perubahan-sikap-pendidikan-inklusif-paradigma-qura-thumb-7d0d2.webp 1x" title="JURIS - Paradigma QurAoani dalam Pendidikan Inklusif: Transformasi Sikap Pendidik terhadap Difabel dalam Perspektif Surat Abasa" alt="JURIS - Paradigma QurAoani dalam Pendidikan Inklusif: Transformasi Sikap Pendidik terhadap Difabel dalam Perspektif Surat Abasa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/perubahan-sikap-pendidikan-inklusif-paradigma-qura-thumb-20e6f.webp" title="JURIS - Paradigma QurAoani dalam Pendidikan Inklusif: Transformasi Sikap Pendidik terhadap Difabel dalam Perspektif Surat Abasa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/perubahan-sikap-pendidikan-inklusif-paradigma-qura-thumb-20e6f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/perubahan-sikap-pendidikan-inklusif-paradigma-qura-thumb-20e6f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/perubahan-sikap-pendidikan-inklusif-paradigma-qura-thumb-20e6f.webp 1x" title="JURIS - Paradigma QurAoani dalam Pendidikan Inklusif: Transformasi Sikap Pendidik terhadap Difabel dalam Perspektif Surat Abasa" alt="JURIS - Paradigma QurAoani dalam Pendidikan Inklusif: Transformasi Sikap Pendidik terhadap Difabel dalam Perspektif Surat Abasa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52234-perubahan-sikap-pendidikan-inklusif-paradigma-qura" title="JURIS - Paradigma QurAoani dalam Pendidikan Inklusif: Transformasi Sikap Pendidik terhadap Difabel dalam Perspektif Surat Abasa" target="_blank">Paradigma QurAoani dalam Pendidikan Inklusif: Transformasi Sikap Pendidik terhadap Difabel dalam Perspektif Surat Abasa</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris efektivitas paradigma Qurani dalam mengubah sikap pendidik melalui studi eksperimental yang melibatkan pelatihan murabbi di sekolah inklusif, sehingga dapat diukur perubahan persepsi dan praktik guru. Selanjutnya, sebuah studi longitudinal dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penerapan nilai al-rahmah dan al-Aoadl pada prestasi akademik serta kesejahteraan sosial siswa difabel, dengan membandingkan kelompok yang mendapatkan intervensi nilai Qurani versus kelompok kontrol. Terakhir, penelitian komparatif antar daerah dapat menyelidiki bagaimana konteks kultural dan kebijakan lokal mempengaruhi implementasi paradigma Qurani, sehingga dapat diidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghalang yang spesifik untuk memperluas penerapan model inklusif yang berkeadilan..
<br>Pendidikan inklusif masih menghadapi hambatan antara regulasi dan bias pendidik, sehingga perubahan sikap tidak dapat dicapai hanya lewat instruksi administratif tetapi memerlukan transformasi paradigma berakar pada nilai transendental.Kajian Surah AoAbasa memberikan fondasi etis untuk mendekonstruksi stigma dan bias kognitif, menegaskan bahwa kemuliaan tidak ditentukan oleh kondisi fisik melainkan oleh kesungguhan hati dalam mengejar ilmu.Dengan demikian, nilai Qurani tersebut mendorong terciptanya sistem pendidikan yang memberi akses setara bagi setiap individu tanpa diskriminasi
<br>Pendidikan inklusif tidak hanya ditentukan oleh regulasi dan infrastruktur, tetapi sangat bergantung pada disposisi mental pendidik dalam memandang keberagaman peserta didik. Meskipun kerangka hukum telah menjamin kesetaraan akses bagi siswa difabel, praktik di lapangan masih menunjukkan dominasi medical model dan charity model yang berdampak pada marginalisasi terselubung melalui rendahnya ekspektasi akademik. Penelitian ini bertujuan mengkaji transformasi sikap pendidik melalui AuParadigma QuraniAy berbasis Surah AoAbasa. Metode yang digunakan adalah library research dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis, menggunakan sumber primer Surah AoAbasa ayat 1Ae16 serta tafsir otoritatif Tafsir Al-Misbah dan Tafsir Al-Azhar. Analisis data dilakukan melalui content analysis dan triangulasi sumber untuk memperoleh...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/8/perubahan-sikap-pendidikan-inklusif-paradigma-qura-thumb-7d0d2.webp" type="image/webp" length="105040" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/perubahan-sikap-pendidikan-inklusif-paradigma-qura-thumb-97df2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/perubahan-sikap-pendidikan-inklusif-paradigma-qura-thumb-7d0d2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/perubahan-sikap-pendidikan-inklusif-paradigma-qura-thumb-20e6f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5204-darajat-jurnal-pendidikan-agama-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Penerapan Penilaian Berbasis Kompetensi pada Pembelajaran PAI di MtsN 1 Kota Bima ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Penerapan Penilaian Berbasis Kompetensi pada Pembelajaran PAI di MtsN 1 Kota Bima ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Penerapan Penilaian Berbasis Kompetensi pada Pembelajaran PAI di MtsN 1 Kota Bima ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52235-kompetensi-siswa-peserta-didik-standar</link>
	<guid isPermaLink="false">58e3ef43b8b92f507c06934383e12b7f</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 16:39:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nashrul amin ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amin,counter,flag,focus,nashrul,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari penerapan penilaian berbasis kompetensi pada pembelajaran PAI, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Penerapan Penilaian Berbasis Kompetensi pada Pembelajaran PAI di MtsN 1 Kota Bima: Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari penerapan penilaian berbasis kompetensi pada pembelajaran PAI, khususnya dalam hal pembentukan karakter dan keterampilan siswa dalam mengamalkan ajaran Islam. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi-strategi spesifik yang dapat digunakan guru dalam menerapkan penilaian berbasis kompetensi secara efektif, termasuk pengembangan modul pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum mandiri. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada analisis lebih mendalam tentang bagaimana penilaian berbasis kompetensi dapat meningkatkan relevansi pendidikan agama dalam konteks modern, khususnya dalam hal penerapan prinsip-prinsip Islam dalam kehidupan sehari-hari.. Tujuan penilaian berbasis kompetensi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di MTsN 1 Kota Bima adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui penilaian kinerja kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa menggunakan asesmen ini tidak hanya membantu siswa memahami materi pelajaran, tetapi juga membantu mereka tumbuh menjadi karakter dan keterampilan yang sesuai dengan ajaran Islam.Bagi akademisi, keuntungan yang jelas dari aplikasi ini adalah sebagai alat evaluasi yang membantu guru dan siswa meningkatkan proses pembelajaran.Bagi masyarakat luas, dengan menghasilkan individu yang lebih kompeten dan berkontribusi positif bagi kehidupan bermasyarakat.Oleh karena itu, evaluasi berbasis kompetensi sangat penting untuk menghasilkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga memiliki moral dan integritas yang kuat Pelaksanaan evaluasi berorientasi kompetensi dalam konteks pengajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di MTsN 1 Kota Bima dirancang untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan berfokus pada penilaian komprehensif kompetensi siswa, yang mencakup dimensi moral dan etika. Analisis deskriptif merupakan jenis penelitian yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses ini digambarkan menjadi tiga fase yang berbeda, yakni perencanaan strategis, pelaksanaan, dan penilaian, di mana guru menyusun modul pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum mandiri. Terlepas dari hambatan yang dihadapi selama pelaksanaannya, termasuk keterbatasan temporal dan terbatasnya pemilihan kegiatan, asesmen ini memberikan manfaat yang signifikan baik bagi akademisi dengan memberikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/b/kompetensi-siswa-peserta-didik-standar-penilaian-p-thumb-704af.webp" title="JURIS - Analisis Penerapan Penilaian Berbasis Kompetensi pada Pembelajaran PAI di MtsN 1 Kota Bima" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/kompetensi-siswa-peserta-didik-standar-penilaian-p-thumb-704af.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/kompetensi-siswa-peserta-didik-standar-penilaian-p-thumb-704af.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/kompetensi-siswa-peserta-didik-standar-penilaian-p-thumb-704af.webp 1x" title="JURIS - Analisis Penerapan Penilaian Berbasis Kompetensi pada Pembelajaran PAI di MtsN 1 Kota Bima" alt="JURIS - Analisis Penerapan Penilaian Berbasis Kompetensi pada Pembelajaran PAI di MtsN 1 Kota Bima" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/kompetensi-siswa-peserta-didik-standar-penilaian-p-thumb-49b6e.webp" title="JURIS - Analisis Penerapan Penilaian Berbasis Kompetensi pada Pembelajaran PAI di MtsN 1 Kota Bima" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/kompetensi-siswa-peserta-didik-standar-penilaian-p-thumb-49b6e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/kompetensi-siswa-peserta-didik-standar-penilaian-p-thumb-49b6e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/kompetensi-siswa-peserta-didik-standar-penilaian-p-thumb-49b6e.webp 1x" title="JURIS - Analisis Penerapan Penilaian Berbasis Kompetensi pada Pembelajaran PAI di MtsN 1 Kota Bima" alt="JURIS - Analisis Penerapan Penilaian Berbasis Kompetensi pada Pembelajaran PAI di MtsN 1 Kota Bima" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/kompetensi-siswa-peserta-didik-standar-penilaian-p-thumb-b247e.webp" title="JURIS - Analisis Penerapan Penilaian Berbasis Kompetensi pada Pembelajaran PAI di MtsN 1 Kota Bima" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/kompetensi-siswa-peserta-didik-standar-penilaian-p-thumb-b247e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/kompetensi-siswa-peserta-didik-standar-penilaian-p-thumb-b247e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/kompetensi-siswa-peserta-didik-standar-penilaian-p-thumb-b247e.webp 1x" title="JURIS - Analisis Penerapan Penilaian Berbasis Kompetensi pada Pembelajaran PAI di MtsN 1 Kota Bima" alt="JURIS - Analisis Penerapan Penilaian Berbasis Kompetensi pada Pembelajaran PAI di MtsN 1 Kota Bima" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52235-kompetensi-siswa-peserta-didik-standar" title="JURIS - Analisis Penerapan Penilaian Berbasis Kompetensi pada Pembelajaran PAI di MtsN 1 Kota Bima" target="_blank">Analisis Penerapan Penilaian Berbasis Kompetensi pada Pembelajaran PAI di MtsN 1 Kota Bima</a>: Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari penerapan penilaian berbasis kompetensi pada pembelajaran PAI, khususnya dalam hal pembentukan karakter dan keterampilan siswa dalam mengamalkan ajaran Islam. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi-strategi spesifik yang dapat digunakan guru dalam menerapkan penilaian berbasis kompetensi secara efektif, termasuk pengembangan modul pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum mandiri. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada analisis lebih mendalam tentang bagaimana penilaian berbasis kompetensi dapat meningkatkan relevansi pendidikan agama dalam konteks modern, khususnya dalam hal penerapan prinsip-prinsip Islam dalam kehidupan sehari-hari..
<br>Tujuan penilaian berbasis kompetensi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di MTsN 1 Kota Bima adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui penilaian kinerja kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa menggunakan asesmen ini tidak hanya membantu siswa memahami materi pelajaran, tetapi juga membantu mereka tumbuh menjadi karakter dan keterampilan yang sesuai dengan ajaran Islam.Bagi akademisi, keuntungan yang jelas dari aplikasi ini adalah sebagai alat evaluasi yang membantu guru dan siswa meningkatkan proses pembelajaran.Bagi masyarakat luas, dengan menghasilkan individu yang lebih kompeten dan berkontribusi positif bagi kehidupan bermasyarakat.Oleh karena itu, evaluasi berbasis kompetensi sangat penting untuk menghasilkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga memiliki moral dan integritas yang kuat
<br>Pelaksanaan evaluasi berorientasi kompetensi dalam konteks pengajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di MTsN 1 Kota Bima dirancang untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan berfokus pada penilaian komprehensif kompetensi siswa, yang mencakup dimensi moral dan etika. Analisis deskriptif merupakan jenis penelitian yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses ini digambarkan menjadi tiga fase yang berbeda, yakni perencanaan strategis, pelaksanaan, dan penilaian, di mana guru menyusun modul pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum mandiri. Terlepas dari hambatan yang dihadapi selama pelaksanaannya, termasuk keterbatasan temporal dan terbatasnya pemilihan kegiatan, asesmen ini memberikan manfaat yang signifikan baik bagi akademisi dengan memberikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/b/kompetensi-siswa-peserta-didik-standar-penilaian-p-thumb-49b6e.webp" type="image/webp" length="102262" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/kompetensi-siswa-peserta-didik-standar-penilaian-p-thumb-704af.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/kompetensi-siswa-peserta-didik-standar-penilaian-p-thumb-49b6e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/kompetensi-siswa-peserta-didik-standar-penilaian-p-thumb-b247e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5204-darajat-jurnal-pendidikan-agama-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Pembelajaran Berbasis Praktik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Pembelajaran Berbasis Praktik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Pembelajaran Berbasis Praktik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52237-prestasi-akademik-santri-sistem-pembelajaran-kuali</link>
	<guid isPermaLink="false">0ca856118f337cbd14ea877cfc538a1d</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 16:27:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ permana sari ]]></category>
	<category><![CDATA[ musthofa asy ]]></category>
	<category><![CDATA[ ari musthofa ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ari,asy,musthofa,permana,sari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, berikut adalah saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengkaji lebih lanjut dampak jangka panjang dari sistem pembelajaran berbasis praktik tanpa PR terhadap perkembangan akademik ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Pembelajaran Berbasis Praktik: Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, berikut adalah saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengkaji lebih lanjut dampak jangka panjang dari sistem pembelajaran berbasis praktik tanpa PR terhadap perkembangan akademik dan karakter santri. Penelitian ini dapat dilakukan dengan melakukan studi longitudinal untuk mengamati perkembangan santri dalam jangka waktu yang lebih lama, serta menganalisis hubungan antara sistem pembelajaran dengan prestasi akademik dan perilaku santri.2. Meneliti efektivitas metode pembelajaran berbasis praktik dalam meningkatkan pemahaman materi dan keterampilan praktis santri. Penelitian ini dapat fokus pada aspek-aspek seperti kemampuan santri dalam menerapkan pengetahuan yang diperoleh, kemampuan pemecahan masalah, dan pengembangan keterampilan hidup. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan metode pembelajaran yang lebih efektif.3. Menganalisis peran dan kontribusi ustaz dan ustazah dalam proses pembelajaran berbasis praktik. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana peran mereka sebagai fasilitator, pembimbing, dan pengawas dalam proses belajar menghafal dan memahami kitab. Selain itu, penelitian ini juga dapat mengeksplorasi bagaimana mereka membantu membentuk karakter dan disiplin santri melalui pendekatan musyawarah dan evaluasi edukatif. Dengan memahami peran mereka secara lebih mendalam, penelitian ini dapat memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengembangan karakter santri.. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa sistem implementasi pembelajaran berbasisi praktik tanpa pemberian tugas rumah di lingkungan Pondok Pesantren Salafiyah Hidayatul Qomariyah di Kota Bengkulu memiliki keunikan yang berbeda dari sekolah formal pada umumnya.Pembelajaran lebih fokus pada praktik langsung, diskusi, kebiasaan, dan menghafal tanpa memberikan pekerjaan rumah yang menjadi kebaharuan dari penelitian ini.Sistem ini dapat menciptakan suasana belajar yang aktif karena santri tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga terlibat langsung dalam memahami, mempraktikkan, dan menjelaskan kembali apa yang telah dipelajari.Dengan pembelajaran yang berfokus pada praktik, para santri dibentuk menjadi orang yang lebih disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki pengetahuan agama yang baik.Kegiatan rutin seperti salat bersama, menghafal kitab, diskusi kelompok, dan praktik ibadah sangat penting dalam membentuk karakter santri sehari-hari.Selain itu, adanya sistem penilaian yang teratur dan pengawasan dari ustaz dan ustazah juga membantu meningkatkan kualitas pembelajaran dan disiplin santri di pesantren.Pesantren tidak hanya mengutamakan pendidikan agama dan akademik, tetapi juga mengajarkan keterampilan hidup melalui kegiatan kewirausahaan, seperti menjual minuman kalamansi kepada masyarakat.Hal ini menunjukkan bahwa pesantren berusaha untuk menciptakan santri yang tidak hanya mengerti agama, tetapi juga memiliki keterampilan, semangat sosial, dan kemampuan untuk hidup dalam masyarakat.Dengan begitu, sistem pembelajaran yang fokus pada praktik tanpa pekerjaan rumah di Pondok Pesantren Salafiyah Hidayatul Qomariyah bisa menjadi salah satu cara pendidikan yang membantu memperkuat karakter, memberikan pengalaman belajar langsung, serta mengembangkan keterampilan hidup santri secara keseluruhan Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji seberapa penting pelaksanaan pembelajaran berbasis praktik tanpa pemberian tugas rumah di lingkungan pondok pesantren salafiah hidayatul qomariah. Selain itu, penelitian ini juga dilakukan karena adanya perbedaan antara sistem sekolah formal dengan pesantren salafiah, yang mana Pondok Pesantren Salafiah Qomariah ini lebih menekankan pada pembelajaran praktik langsung, musyawarah, dan hapalan dibandingkan memberikan tugas rumah (PR) sebagai penguat materi di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif deskriptif, dengan Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi langsung, wawancara, serta metode dokumentasi. Data yang diperoleh akan dianalisis secara deskriptif dengan cara mengelompokkan, menginterpretasikan, dan menarik kesimpulan lapangan. Dari hasil penelitian mengungkapkan bahwa, berdasarkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/1/prestasi-akademik-santri-sistem-pembelajaran-kuali-thumb-ab125.webp" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Berbasis Praktik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/prestasi-akademik-santri-sistem-pembelajaran-kuali-thumb-ab125.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/prestasi-akademik-santri-sistem-pembelajaran-kuali-thumb-ab125.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/prestasi-akademik-santri-sistem-pembelajaran-kuali-thumb-ab125.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Berbasis Praktik" alt="JURIS - Implementasi Pembelajaran Berbasis Praktik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/prestasi-akademik-santri-sistem-pembelajaran-kuali-thumb-696bf.webp" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Berbasis Praktik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/prestasi-akademik-santri-sistem-pembelajaran-kuali-thumb-696bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/prestasi-akademik-santri-sistem-pembelajaran-kuali-thumb-696bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/prestasi-akademik-santri-sistem-pembelajaran-kuali-thumb-696bf.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Berbasis Praktik" alt="JURIS - Implementasi Pembelajaran Berbasis Praktik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/prestasi-akademik-santri-sistem-pembelajaran-kuali-thumb-0bdcb.webp" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Berbasis Praktik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/prestasi-akademik-santri-sistem-pembelajaran-kuali-thumb-0bdcb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/prestasi-akademik-santri-sistem-pembelajaran-kuali-thumb-0bdcb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/prestasi-akademik-santri-sistem-pembelajaran-kuali-thumb-0bdcb.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Berbasis Praktik" alt="JURIS - Implementasi Pembelajaran Berbasis Praktik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52237-prestasi-akademik-santri-sistem-pembelajaran-kuali" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Berbasis Praktik" target="_blank">Implementasi Pembelajaran Berbasis Praktik</a>: Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, berikut adalah saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengkaji lebih lanjut dampak jangka panjang dari sistem pembelajaran berbasis praktik tanpa PR terhadap perkembangan akademik dan karakter santri. Penelitian ini dapat dilakukan dengan melakukan studi longitudinal untuk mengamati perkembangan santri dalam jangka waktu yang lebih lama, serta menganalisis hubungan antara sistem pembelajaran dengan prestasi akademik dan perilaku santri.2. Meneliti efektivitas metode pembelajaran berbasis praktik dalam meningkatkan pemahaman materi dan keterampilan praktis santri. Penelitian ini dapat fokus pada aspek-aspek seperti kemampuan santri dalam menerapkan pengetahuan yang diperoleh, kemampuan pemecahan masalah, dan pengembangan keterampilan hidup. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan metode pembelajaran yang lebih efektif.3. Menganalisis peran dan kontribusi ustaz dan ustazah dalam proses pembelajaran berbasis praktik. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana peran mereka sebagai fasilitator, pembimbing, dan pengawas dalam proses belajar menghafal dan memahami kitab. Selain itu, penelitian ini juga dapat mengeksplorasi bagaimana mereka membantu membentuk karakter dan disiplin santri melalui pendekatan musyawarah dan evaluasi edukatif. Dengan memahami peran mereka secara lebih mendalam, penelitian ini dapat memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengembangan karakter santri..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa sistem implementasi pembelajaran berbasisi praktik tanpa pemberian tugas rumah di lingkungan Pondok Pesantren Salafiyah Hidayatul Qomariyah di Kota Bengkulu memiliki keunikan yang berbeda dari sekolah formal pada umumnya.Pembelajaran lebih fokus pada praktik langsung, diskusi, kebiasaan, dan menghafal tanpa memberikan pekerjaan rumah yang menjadi kebaharuan dari penelitian ini.Sistem ini dapat menciptakan suasana belajar yang aktif karena santri tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga terlibat langsung dalam memahami, mempraktikkan, dan menjelaskan kembali apa yang telah dipelajari.Dengan pembelajaran yang berfokus pada praktik, para santri dibentuk menjadi orang yang lebih disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki pengetahuan agama yang baik.Kegiatan rutin seperti salat bersama, menghafal kitab, diskusi kelompok, dan praktik ibadah sangat penting dalam membentuk karakter santri sehari-hari.Selain itu, adanya sistem penilaian yang teratur dan pengawasan dari ustaz dan ustazah juga membantu meningkatkan kualitas pembelajaran dan disiplin santri di pesantren.Pesantren tidak hanya mengutamakan pendidikan agama dan akademik, tetapi juga mengajarkan keterampilan hidup melalui kegiatan kewirausahaan, seperti menjual minuman kalamansi kepada masyarakat.Hal ini menunjukkan bahwa pesantren berusaha untuk menciptakan santri yang tidak hanya mengerti agama, tetapi juga memiliki keterampilan, semangat sosial, dan kemampuan untuk hidup dalam masyarakat.Dengan begitu, sistem pembelajaran yang fokus pada praktik tanpa pekerjaan rumah di Pondok Pesantren Salafiyah Hidayatul Qomariyah bisa menjadi salah satu cara pendidikan yang membantu memperkuat karakter, memberikan pengalaman belajar langsung, serta mengembangkan keterampilan hidup santri secara keseluruhan
<br>Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji seberapa penting pelaksanaan pembelajaran berbasis praktik tanpa pemberian tugas rumah di lingkungan pondok pesantren salafiah hidayatul qomariah. Selain itu, penelitian ini juga dilakukan karena adanya perbedaan antara sistem sekolah formal dengan pesantren salafiah, yang mana Pondok Pesantren Salafiah Qomariah ini lebih menekankan pada pembelajaran praktik langsung, musyawarah, dan hapalan dibandingkan memberikan tugas rumah (PR) sebagai penguat materi di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif deskriptif, dengan Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi langsung, wawancara, serta metode dokumentasi. Data yang diperoleh akan dianalisis secara deskriptif dengan cara mengelompokkan, menginterpretasikan, dan menarik kesimpulan lapangan. Dari hasil penelitian mengungkapkan bahwa, berdasarkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/1/prestasi-akademik-santri-sistem-pembelajaran-kuali-thumb-696bf.webp" type="image/webp" length="96544" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/prestasi-akademik-santri-sistem-pembelajaran-kuali-thumb-ab125.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/prestasi-akademik-santri-sistem-pembelajaran-kuali-thumb-696bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/prestasi-akademik-santri-sistem-pembelajaran-kuali-thumb-0bdcb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5204-darajat-jurnal-pendidikan-agama-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pesan Mistik Pada Konten Berburu Penampakan Hantu Di Channel YouTube Sableng Tv Dan Bintang Indigo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pesan Mistik Pada Konten Berburu Penampakan Hantu Di Channel YouTube Sableng Tv Dan Bintang Indigo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pesan Mistik Pada Konten Berburu Penampakan Hantu Di Channel YouTube Sableng Tv Dan Bintang Indigo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52214-minat-masyarakat-thailand-produksi-konten-m</link>
	<guid isPermaLink="false">2d1b8caddc334377f426ee3559ff4980</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 16:13:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,scope,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi sejauh mana konten mistik di YouTube memengaruhi kepercayaan penonton terhadap fenomena supranatural, misalnya dengan mengukur perubahan sikap sebelum dan sesudah menonton. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pesan Mistik Pada Konten Berburu Penampakan Hantu Di Channel YouTube Sableng Tv Dan Bintang Indigo: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi sejauh mana konten mistik di YouTube memengaruhi kepercayaan penonton terhadap fenomena supranatural, misalnya dengan mengukur perubahan sikap sebelum dan sesudah menonton. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan respons audiens terhadap konten mistik dengan genre populer lain seperti vlog atau edukasi, guna memahami faktor-faktor yang membuat konten hantu lebih menarik. Terakhir, pengembangan intervensi literasi media yang khusus menargetkan pemirsa konten mistik dapat diuji efektivitasnya dalam meningkatkan kemampuan kritis penonton dalam menilai kebenaran informasi, sehingga mengurangi potensi penyebaran mitos atau hoaks terkait hal-hal ghaib.. Konten mistik di YouTube berperan sebagai hiburan yang menarik minat masyarakat dan mengubah persepsi horror terhadap penampakan hantu.Peralihan media dari film dan buku ke platform digital seperti YouTube memungkinkan produksi konten secara independen, meningkatkan interaksi cepat dan keuntungan bagi kanal seperti Sableng TV dan Bintang Indigo.Konten tersebut juga dapat menumbuhkan sikap sopan santun, toleransi, serta pemahaman bahwa makhluk ghaib tidak selalu memiliki efek negatif Perkembangan teknologi membuat pola kehidupan manusia berubah, salah satunya dampak media massa. Berawal dengan media YouTube yang menjadi tontonan masyarakat baik dari kalangan dewasa bahkan anak-anak sering menonton YouTube daripada televisi. Beralihnya tontonan masyarakat yang awalnya media televisi menjadi tontonan keluarga dan masyarakat pada umumnya, kini beralih pada penggunaan aplikasi YouTube sebagai media massa utama yang digemari masyarakat. Hal ini membuat konten creator semakin gencar membuat inovasi dan kreasi yang membuat channel YouTube mendapat subscriber, viewer, like dan dishare ke media sosial lainnya. Tulisan ini menganalisis dua channel YouTube yang memiliki konten berburu penampakan hantu. Memiliki karakter yang berbeda membuat dua channel YouTube ini memiliki ciri khas konten berburu hantu. Dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/0/minat-masyarakat-thailand-produksi-konten-mistik-p-thumb-630b6.webp" title="JURIS - Analisis Pesan Mistik Pada Konten Berburu Penampakan Hantu Di Channel YouTube Sableng Tv Dan Bintang Indigo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/minat-masyarakat-thailand-produksi-konten-mistik-p-thumb-630b6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/minat-masyarakat-thailand-produksi-konten-mistik-p-thumb-630b6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/minat-masyarakat-thailand-produksi-konten-mistik-p-thumb-630b6.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pesan Mistik Pada Konten Berburu Penampakan Hantu Di Channel YouTube Sableng Tv Dan Bintang Indigo" alt="JURIS - Analisis Pesan Mistik Pada Konten Berburu Penampakan Hantu Di Channel YouTube Sableng Tv Dan Bintang Indigo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/minat-masyarakat-thailand-produksi-konten-mistik-p-thumb-62dd7.webp" title="JURIS - Analisis Pesan Mistik Pada Konten Berburu Penampakan Hantu Di Channel YouTube Sableng Tv Dan Bintang Indigo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/minat-masyarakat-thailand-produksi-konten-mistik-p-thumb-62dd7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/minat-masyarakat-thailand-produksi-konten-mistik-p-thumb-62dd7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/minat-masyarakat-thailand-produksi-konten-mistik-p-thumb-62dd7.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pesan Mistik Pada Konten Berburu Penampakan Hantu Di Channel YouTube Sableng Tv Dan Bintang Indigo" alt="JURIS - Analisis Pesan Mistik Pada Konten Berburu Penampakan Hantu Di Channel YouTube Sableng Tv Dan Bintang Indigo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/minat-masyarakat-thailand-produksi-konten-mistik-p-thumb-e0ff8.webp" title="JURIS - Analisis Pesan Mistik Pada Konten Berburu Penampakan Hantu Di Channel YouTube Sableng Tv Dan Bintang Indigo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/minat-masyarakat-thailand-produksi-konten-mistik-p-thumb-e0ff8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/minat-masyarakat-thailand-produksi-konten-mistik-p-thumb-e0ff8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/minat-masyarakat-thailand-produksi-konten-mistik-p-thumb-e0ff8.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pesan Mistik Pada Konten Berburu Penampakan Hantu Di Channel YouTube Sableng Tv Dan Bintang Indigo" alt="JURIS - Analisis Pesan Mistik Pada Konten Berburu Penampakan Hantu Di Channel YouTube Sableng Tv Dan Bintang Indigo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52214-minat-masyarakat-thailand-produksi-konten-m" title="JURIS - Analisis Pesan Mistik Pada Konten Berburu Penampakan Hantu Di Channel YouTube Sableng Tv Dan Bintang Indigo" target="_blank">Analisis Pesan Mistik Pada Konten Berburu Penampakan Hantu Di Channel YouTube Sableng Tv Dan Bintang Indigo</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi sejauh mana konten mistik di YouTube memengaruhi kepercayaan penonton terhadap fenomena supranatural, misalnya dengan mengukur perubahan sikap sebelum dan sesudah menonton. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan respons audiens terhadap konten mistik dengan genre populer lain seperti vlog atau edukasi, guna memahami faktor-faktor yang membuat konten hantu lebih menarik. Terakhir, pengembangan intervensi literasi media yang khusus menargetkan pemirsa konten mistik dapat diuji efektivitasnya dalam meningkatkan kemampuan kritis penonton dalam menilai kebenaran informasi, sehingga mengurangi potensi penyebaran mitos atau hoaks terkait hal-hal ghaib..
<br>Konten mistik di YouTube berperan sebagai hiburan yang menarik minat masyarakat dan mengubah persepsi horror terhadap penampakan hantu.Peralihan media dari film dan buku ke platform digital seperti YouTube memungkinkan produksi konten secara independen, meningkatkan interaksi cepat dan keuntungan bagi kanal seperti Sableng TV dan Bintang Indigo.Konten tersebut juga dapat menumbuhkan sikap sopan santun, toleransi, serta pemahaman bahwa makhluk ghaib tidak selalu memiliki efek negatif
<br>Perkembangan teknologi membuat pola kehidupan manusia berubah, salah satunya dampak media massa. Berawal dengan media YouTube yang menjadi tontonan masyarakat baik dari kalangan dewasa bahkan anak-anak sering menonton YouTube daripada televisi. Beralihnya tontonan masyarakat yang awalnya media televisi menjadi tontonan keluarga dan masyarakat pada umumnya, kini beralih pada penggunaan aplikasi YouTube sebagai media massa utama yang digemari masyarakat. Hal ini membuat konten creator semakin gencar membuat inovasi dan kreasi yang membuat channel YouTube mendapat subscriber, viewer, like dan dishare ke media sosial lainnya. Tulisan ini menganalisis dua channel YouTube yang memiliki konten berburu penampakan hantu. Memiliki karakter yang berbeda membuat dua channel YouTube ini memiliki ciri khas konten berburu hantu. Dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/0/minat-masyarakat-thailand-produksi-konten-mistik-p-thumb-e0ff8.webp" type="image/webp" length="92994" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/minat-masyarakat-thailand-produksi-konten-mistik-p-thumb-630b6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/minat-masyarakat-thailand-produksi-konten-mistik-p-thumb-62dd7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/minat-masyarakat-thailand-produksi-konten-mistik-p-thumb-e0ff8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5202-alamtara-jurnal-komunikasi-penyiaran-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penyiaran dan Ketahanan Nasional Studi Analisis Wacana Pemilu 2024 dalam Menjaga Integrasi Bangsa pada Talkshow Rosi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penyiaran dan Ketahanan Nasional Studi Analisis Wacana Pemilu 2024 dalam Menjaga Integrasi Bangsa pada Talkshow Rosi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penyiaran dan Ketahanan Nasional Studi Analisis Wacana Pemilu 2024 dalam Menjaga Integrasi Bangsa pada Talkshow Rosi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52216-penyiaran-ketahanan-nasional-rosi-ach-ilham-zubair</link>
	<guid isPermaLink="false">9c39d54baabf89f96bd2a5afa53689bd</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 15:56:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,scope,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi perbandingan antara talk show Rosi dengan program talk show politik lainnya di Indonesia untuk mengidentifikasi perbedaan strategi wacana dan dampaknya terhadap persepsi publik; selanjutnya, sebuah studi kuantitatif ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penyiaran dan Ketahanan Nasional: Studi Analisis Wacana Pemilu 2024 dalam Menjaga Integrasi Bangsa pada Talkshow Rosi: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi perbandingan antara talk show Rosi dengan program talk show politik lainnya di Indonesia untuk mengidentifikasi perbedaan strategi wacana dan dampaknya terhadap persepsi publik; selanjutnya, sebuah studi kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur sejauh mana penonton talk show Rosi terpengaruh dalam tingkat partisipasi politik dan pemahaman tentang pemilu, dengan menggunakan survei praAcdan pasca menonton; terakhir, penelitian longitudinal yang melacak evolusi konten dan gaya penyajian talk show selama beberapa siklus pemilihan umum dapat memberikan wawasan tentang perubahan dinamika media massa dalam membentuk narasi integrasi bangsa dan ketahanan nasional.. Program talk show Rosi di Kompas TV menyajikan informasi dan perspektif mengenai pemilu dalam konteks integrasi bangsa, serta berperan sebagai referensi penting bagi publik dalam memahami situasi wacana terkini.Analisis struktur makro, superstruktur, dan mikro menunjukkan bahwa penyajian konten dilakukan secara teratur, menghormati budaya santun, dan mengedepankan kontrol informasi oleh presenter.Namun, terdapat potensi pelanggaran prinsip kerja sama ketika narasumber menyampaikan maksud secara halus, yang dapat menyebabkan penyampaian informasi tidak relevan atau berteleActele Lanskap pertelevisian Indonesia telah mengalami transformasi yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, berkembang dari hanya satu saluran milik negara, Televisi Republik Indonesia (TVRI), menjadi sebelas stasiun. Perkembangan ini menyebabkan lonjakan keragaman program, dengan talkshow sebagai genre yang populer. Di antara talkshow tersebut, Rosi, yang ditayangkan di Kompas TV, saluran berita nasional terkemuka, telah menarik perhatian publik yang besar. Kompas TV berperan sebagai platform untuk berita dan urusan terkini, yang mencerminkan perspektif media tentang pemilihan umum dan ketahanan nasional. Rosi, sebuah produksi Kompas TV, menawarkan wawasan dan perspektif tentang pemilu dalam konteks integrasi nasional. Talkshow ini menggarisbawahi peran pemilu sebagai alat untuk mendorong kolaborasi antara berbagai elemen masyarakat untuk... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/f/penyiaran-ketahanan-nasional-rosi-nasional-studi-a-thumb-c70e4.webp" title="JURIS - Penyiaran dan Ketahanan Nasional: Studi Analisis Wacana Pemilu 2024 dalam Menjaga Integrasi Bangsa pada Talkshow Rosi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/penyiaran-ketahanan-nasional-rosi-nasional-studi-a-thumb-c70e4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/penyiaran-ketahanan-nasional-rosi-nasional-studi-a-thumb-c70e4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/penyiaran-ketahanan-nasional-rosi-nasional-studi-a-thumb-c70e4.webp 1x" title="JURIS - Penyiaran dan Ketahanan Nasional: Studi Analisis Wacana Pemilu 2024 dalam Menjaga Integrasi Bangsa pada Talkshow Rosi" alt="JURIS - Penyiaran dan Ketahanan Nasional: Studi Analisis Wacana Pemilu 2024 dalam Menjaga Integrasi Bangsa pada Talkshow Rosi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/penyiaran-ketahanan-nasional-rosi-nasional-studi-a-thumb-5b176.webp" title="JURIS - Penyiaran dan Ketahanan Nasional: Studi Analisis Wacana Pemilu 2024 dalam Menjaga Integrasi Bangsa pada Talkshow Rosi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/penyiaran-ketahanan-nasional-rosi-nasional-studi-a-thumb-5b176.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/penyiaran-ketahanan-nasional-rosi-nasional-studi-a-thumb-5b176.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/penyiaran-ketahanan-nasional-rosi-nasional-studi-a-thumb-5b176.webp 1x" title="JURIS - Penyiaran dan Ketahanan Nasional: Studi Analisis Wacana Pemilu 2024 dalam Menjaga Integrasi Bangsa pada Talkshow Rosi" alt="JURIS - Penyiaran dan Ketahanan Nasional: Studi Analisis Wacana Pemilu 2024 dalam Menjaga Integrasi Bangsa pada Talkshow Rosi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/penyiaran-ketahanan-nasional-rosi-nasional-studi-a-thumb-19f1b.webp" title="JURIS - Penyiaran dan Ketahanan Nasional: Studi Analisis Wacana Pemilu 2024 dalam Menjaga Integrasi Bangsa pada Talkshow Rosi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/penyiaran-ketahanan-nasional-rosi-nasional-studi-a-thumb-19f1b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/penyiaran-ketahanan-nasional-rosi-nasional-studi-a-thumb-19f1b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/penyiaran-ketahanan-nasional-rosi-nasional-studi-a-thumb-19f1b.webp 1x" title="JURIS - Penyiaran dan Ketahanan Nasional: Studi Analisis Wacana Pemilu 2024 dalam Menjaga Integrasi Bangsa pada Talkshow Rosi" alt="JURIS - Penyiaran dan Ketahanan Nasional: Studi Analisis Wacana Pemilu 2024 dalam Menjaga Integrasi Bangsa pada Talkshow Rosi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52216-penyiaran-ketahanan-nasional-rosi-ach-ilham-zubair" title="JURIS - Penyiaran dan Ketahanan Nasional: Studi Analisis Wacana Pemilu 2024 dalam Menjaga Integrasi Bangsa pada Talkshow Rosi" target="_blank">Penyiaran dan Ketahanan Nasional: Studi Analisis Wacana Pemilu 2024 dalam Menjaga Integrasi Bangsa pada Talkshow Rosi</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi perbandingan antara talk show Rosi dengan program talk show politik lainnya di Indonesia untuk mengidentifikasi perbedaan strategi wacana dan dampaknya terhadap persepsi publik; selanjutnya, sebuah studi kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur sejauh mana penonton talk show Rosi terpengaruh dalam tingkat partisipasi politik dan pemahaman tentang pemilu, dengan menggunakan survei praAcdan pasca menonton; terakhir, penelitian longitudinal yang melacak evolusi konten dan gaya penyajian talk show selama beberapa siklus pemilihan umum dapat memberikan wawasan tentang perubahan dinamika media massa dalam membentuk narasi integrasi bangsa dan ketahanan nasional..
<br>Program talk show Rosi di Kompas TV menyajikan informasi dan perspektif mengenai pemilu dalam konteks integrasi bangsa, serta berperan sebagai referensi penting bagi publik dalam memahami situasi wacana terkini.Analisis struktur makro, superstruktur, dan mikro menunjukkan bahwa penyajian konten dilakukan secara teratur, menghormati budaya santun, dan mengedepankan kontrol informasi oleh presenter.Namun, terdapat potensi pelanggaran prinsip kerja sama ketika narasumber menyampaikan maksud secara halus, yang dapat menyebabkan penyampaian informasi tidak relevan atau berteleActele
<br>Lanskap pertelevisian Indonesia telah mengalami transformasi yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, berkembang dari hanya satu saluran milik negara, Televisi Republik Indonesia (TVRI), menjadi sebelas stasiun. Perkembangan ini menyebabkan lonjakan keragaman program, dengan talkshow sebagai genre yang populer. Di antara talkshow tersebut, Rosi, yang ditayangkan di Kompas TV, saluran berita nasional terkemuka, telah menarik perhatian publik yang besar. Kompas TV berperan sebagai platform untuk berita dan urusan terkini, yang mencerminkan perspektif media tentang pemilihan umum dan ketahanan nasional. Rosi, sebuah produksi Kompas TV, menawarkan wawasan dan perspektif tentang pemilu dalam konteks integrasi nasional. Talkshow ini menggarisbawahi peran pemilu sebagai alat untuk mendorong kolaborasi antara berbagai elemen masyarakat untuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/f/penyiaran-ketahanan-nasional-rosi-nasional-studi-a-thumb-19f1b.webp" type="image/webp" length="92768" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/penyiaran-ketahanan-nasional-rosi-nasional-studi-a-thumb-c70e4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/penyiaran-ketahanan-nasional-rosi-nasional-studi-a-thumb-5b176.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/penyiaran-ketahanan-nasional-rosi-nasional-studi-a-thumb-19f1b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5202-alamtara-jurnal-komunikasi-penyiaran-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Whatsapp Sebagai Media Komunikasi Interpersonal Kepada Pasangan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Whatsapp Sebagai Media Komunikasi Interpersonal Kepada Pasangan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Whatsapp Sebagai Media Komunikasi Interpersonal Kepada Pasangan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52217-karyawan-platform-komunikasi-kompetensi-digital-ko</link>
	<guid isPermaLink="false">72704e2674e630b15e90bc2efbec6051</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 15:32:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,scope,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan yang ada, penelitian lanjutan dapat memperdalam pemahaman kita tentang bagaimana pasangan dapat memaksimalkan manfaat WhatsApp sambil mengatasi tantangannya. Pertama, penting untuk menginvestigasi secara empiris strategi komunikasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Whatsapp Sebagai Media Komunikasi Interpersonal Kepada Pasangan: Berdasarkan temuan yang ada, penelitian lanjutan dapat memperdalam pemahaman kita tentang bagaimana pasangan dapat memaksimalkan manfaat WhatsApp sambil mengatasi tantangannya. Pertama, penting untuk menginvestigasi secara empiris strategi komunikasi spesifik yang digunakan pasangan untuk mengurangi kesalahpahaman yang timbul dari kurangnya isyarat nonverbal di WhatsApp. Kita bisa meneliti, misalnya, apakah penggunaan emoji, pesan suara, atau panggilan video secara aktif benar-benar efektif, dan adakah pola tertentu dalam penulisan pesan teks yang terbukti mengurangi salah tafsir antar pasangan. Selain itu, mengingat adanya indikasi ketergantungan pada WhatsApp, studi mendatang dapat menganalisis dampak jangka panjang dari penggunaan aplikasi yang berlebihan ini terhadap kualitas hubungan interpersonal secara keseluruhan, termasuk frekuensi interaksi tatap muka dan kegiatan bersama tanpa gawai. Apakah ada batas tertentu di mana pemanfaatan WhatsApp justru dapat merenggangkan ikatan emosional daripada memperkuatnya? Terakhir, akan sangat berharga untuk melakukan studi komparatif. Misalnya, membandingkan efektivitas WhatsApp dengan aplikasi pesan instan lain yang populer di kalangan pasangan, atau mengeksplorasi bagaimana faktor demografi dan budaya, seperti usia, latar belakang pekerjaan, atau lokasi geografis, memengaruhi pola komunikasi melalui WhatsApp dan persepsi mereka terhadap efektivitasnya. Pendekatan ini akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang peran WhatsApp dalam dinamika hubungan modern.. WhatsApp terbukti menjadi alat komunikasi yang efektif bagi pasangan, menawarkan kenyamanan dan aksesibilitas, meskipun tantangan seperti kesalahpahaman dan ketergantungan perlu diatasi.Efektivitas komunikasi ini sangat dipengaruhi oleh tingkat kepercayaan antar pasangan dan kompetensi digital mereka.Oleh karena itu, penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pasangan dan dasar untuk studi lebih lanjut mengenai penggunaan WhatsApp dalam komunikasi interpersonal Di era digital ini, WhatsApp telah menjadi platform komunikasi interpersonal yang populer, termasuk bagi para pasangan. WhatsApp, sebagai salah satu aplikasi pesan instan yang paling populer di dunia termasuk Indonesia, telah memberikan perubahan signifikan dalam dinamika ilmu komunikasi. WhatsApp menyediakan berbagai fitur seperti pesan teks, panggilan suara, dan panggilan video, yang memungkinkan pasangan untuk tetap terhubung secara real-time meskipun berada di tempat yang berjauhan. Komunikasi interpersonal melalui WhatsApp memungkinkan adanya kemudahan dalam berinteraksi, yang pada awalnya dilakukan dengan tatap muka, kini dapat dilakukan secara virtual dengan teknologi komunikasi yang terus berkembang. Penelitian ini... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/7/karyawan-platform-komunikasi-kompetensi-digital-in-thumb-9ed1c.webp" title="JURIS - Efektivitas Whatsapp Sebagai Media Komunikasi Interpersonal Kepada Pasangan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/karyawan-platform-komunikasi-kompetensi-digital-in-thumb-9ed1c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/karyawan-platform-komunikasi-kompetensi-digital-in-thumb-9ed1c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/karyawan-platform-komunikasi-kompetensi-digital-in-thumb-9ed1c.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Whatsapp Sebagai Media Komunikasi Interpersonal Kepada Pasangan" alt="JURIS - Efektivitas Whatsapp Sebagai Media Komunikasi Interpersonal Kepada Pasangan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/7/karyawan-platform-komunikasi-kompetensi-digital-in-thumb-3411e.webp" title="JURIS - Efektivitas Whatsapp Sebagai Media Komunikasi Interpersonal Kepada Pasangan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/karyawan-platform-komunikasi-kompetensi-digital-in-thumb-3411e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/karyawan-platform-komunikasi-kompetensi-digital-in-thumb-3411e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/karyawan-platform-komunikasi-kompetensi-digital-in-thumb-3411e.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Whatsapp Sebagai Media Komunikasi Interpersonal Kepada Pasangan" alt="JURIS - Efektivitas Whatsapp Sebagai Media Komunikasi Interpersonal Kepada Pasangan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/7/karyawan-platform-komunikasi-kompetensi-digital-in-thumb-91dd4.webp" title="JURIS - Efektivitas Whatsapp Sebagai Media Komunikasi Interpersonal Kepada Pasangan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/karyawan-platform-komunikasi-kompetensi-digital-in-thumb-91dd4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/karyawan-platform-komunikasi-kompetensi-digital-in-thumb-91dd4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/karyawan-platform-komunikasi-kompetensi-digital-in-thumb-91dd4.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Whatsapp Sebagai Media Komunikasi Interpersonal Kepada Pasangan" alt="JURIS - Efektivitas Whatsapp Sebagai Media Komunikasi Interpersonal Kepada Pasangan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52217-karyawan-platform-komunikasi-kompetensi-digital-ko" title="JURIS - Efektivitas Whatsapp Sebagai Media Komunikasi Interpersonal Kepada Pasangan" target="_blank">Efektivitas Whatsapp Sebagai Media Komunikasi Interpersonal Kepada Pasangan</a>: Berdasarkan temuan yang ada, penelitian lanjutan dapat memperdalam pemahaman kita tentang bagaimana pasangan dapat memaksimalkan manfaat WhatsApp sambil mengatasi tantangannya. Pertama, penting untuk menginvestigasi secara empiris strategi komunikasi spesifik yang digunakan pasangan untuk mengurangi kesalahpahaman yang timbul dari kurangnya isyarat nonverbal di WhatsApp. Kita bisa meneliti, misalnya, apakah penggunaan emoji, pesan suara, atau panggilan video secara aktif benar-benar efektif, dan adakah pola tertentu dalam penulisan pesan teks yang terbukti mengurangi salah tafsir antar pasangan. Selain itu, mengingat adanya indikasi ketergantungan pada WhatsApp, studi mendatang dapat menganalisis dampak jangka panjang dari penggunaan aplikasi yang berlebihan ini terhadap kualitas hubungan interpersonal secara keseluruhan, termasuk frekuensi interaksi tatap muka dan kegiatan bersama tanpa gawai. Apakah ada batas tertentu di mana pemanfaatan WhatsApp justru dapat merenggangkan ikatan emosional daripada memperkuatnya? Terakhir, akan sangat berharga untuk melakukan studi komparatif. Misalnya, membandingkan efektivitas WhatsApp dengan aplikasi pesan instan lain yang populer di kalangan pasangan, atau mengeksplorasi bagaimana faktor demografi dan budaya, seperti usia, latar belakang pekerjaan, atau lokasi geografis, memengaruhi pola komunikasi melalui WhatsApp dan persepsi mereka terhadap efektivitasnya. Pendekatan ini akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang peran WhatsApp dalam dinamika hubungan modern..
<br>WhatsApp terbukti menjadi alat komunikasi yang efektif bagi pasangan, menawarkan kenyamanan dan aksesibilitas, meskipun tantangan seperti kesalahpahaman dan ketergantungan perlu diatasi.Efektivitas komunikasi ini sangat dipengaruhi oleh tingkat kepercayaan antar pasangan dan kompetensi digital mereka.Oleh karena itu, penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pasangan dan dasar untuk studi lebih lanjut mengenai penggunaan WhatsApp dalam komunikasi interpersonal
<br>Di era digital ini, WhatsApp telah menjadi platform komunikasi interpersonal yang populer, termasuk bagi para pasangan. WhatsApp, sebagai salah satu aplikasi pesan instan yang paling populer di dunia termasuk Indonesia, telah memberikan perubahan signifikan dalam dinamika ilmu komunikasi. WhatsApp menyediakan berbagai fitur seperti pesan teks, panggilan suara, dan panggilan video, yang memungkinkan pasangan untuk tetap terhubung secara real-time meskipun berada di tempat yang berjauhan. Komunikasi interpersonal melalui WhatsApp memungkinkan adanya kemudahan dalam berinteraksi, yang pada awalnya dilakukan dengan tatap muka, kini dapat dilakukan secara virtual dengan teknologi komunikasi yang terus berkembang. Penelitian ini...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/7/karyawan-platform-komunikasi-kompetensi-digital-in-thumb-3411e.webp" type="image/webp" length="94066" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/karyawan-platform-komunikasi-kompetensi-digital-in-thumb-9ed1c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/karyawan-platform-komunikasi-kompetensi-digital-in-thumb-3411e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/karyawan-platform-komunikasi-kompetensi-digital-in-thumb-91dd4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5202-alamtara-jurnal-komunikasi-penyiaran-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Sosial Perguruan Tinggi Islam dalam Program Campus Social Responsibility ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Sosial Perguruan Tinggi Islam dalam Program Campus Social Responsibility ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Sosial Perguruan Tinggi Islam dalam Program Campus Social Responsibility ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-52213-social-responsibility-strategis-kampus-islam-peran</link>
	<guid isPermaLink="false">120272d11d2e120f48e3c2aae37e5699</guid>
	<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 15:19:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,scope,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Gagasan Campus Social Responsibility (CSR) bagi Perguruan Tinggi Islam yang diuraikan dalam artikel ini membuka banyak peluang penelitian lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman dan praktik di lapangan. Salah satu arah studi yang menarik adalah melakukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Sosial Perguruan Tinggi Islam dalam Program Campus Social Responsibility: Gagasan Campus Social Responsibility (CSR) bagi Perguruan Tinggi Islam yang diuraikan dalam artikel ini membuka banyak peluang penelitian lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman dan praktik di lapangan. Salah satu arah studi yang menarik adalah melakukan evaluasi mendalam terhadap efektivitas berbagai bentuk program CSR yang telah diterapkan. Penting untuk mengukur bagaimana inisiatif seperti Cause Promotions atau Community Volunteering benar-benar berhasil membangun citra positif institusi, memperkuat ikatan dengan masyarakat, dan memberikan dampak sosial yang nyata, tidak hanya berdasarkan asumsi tetapi melalui data empiris dari perspektif para pemangku kepentingan. Selain itu, mengingat Perguruan Tinggi Islam memiliki nilai dan kekhasan tersendiri, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip atau etika keislaman secara spesifik dapat diintegrasikan lebih jauh ke dalam strategi dan implementasi CSR. Hal ini dapat mencakup pengembangan model-model CSR yang unik dan relevan dengan ajaran Islam, serta meneliti respons masyarakat terhadap pendekatan tersebut. Terakhir, untuk memastikan keberlanjutan dan keberhasilan implementasi CSR di masa depan, perlu diidentifikasi secara komprehensif faktor-faktor pendukung dan penghambat utama. Penelitian ini dapat menyelidiki tantangan terkait alokasi sumber daya, dukungan dari civitas akademika, serta dinamika dan kebutuhan spesifik masyarakat lokal, sehingga perguruan tinggi Islam dapat merancang program CSR yang lebih adaptif, efisien, dan memberikan manfaat maksimal sesuai dengan kapasitas dan lingkungannya.. Campus Social Responsibility (CSR) pada perguruan tinggi Islam merupakan program kehumasan yang strategis, bukan semata-mata penjualan, yang bertujuan membangun citra positif dan meningkatkan kesadaran publik yang lebih luas.Melalui CSR, tercipta jembatan komunikasi harmonis dan rasa saling memiliki antara institusi dengan para pemangku kepentingan.Esensinya adalah pemberdayaan masyarakat berkelanjutan yang mendorong kemandirian dan kemampuan mereka dalam mengatasi problematika sosial CSR (Corporate Social Responsibility) telah lama dikenal di dunia industri dalam bentuk aktivitas sosial sebagai bentuk pertanggunggjawaban atas pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya alam oleh badan usaha milik negara. Dalam perkembangannya, CSR juga menjadi salah satu strategi komunikasi pemasaran oleh berbagai industri dan lembaga non pemerintah. Disamping memberikan kemanfaatan dalam kontribusi sosial, CSR juga memiliki dampak besar dalam meluaskan sekaligus menguatkan branding korporat. Dengan branding yang kuat dan luas, persepsi positif publik terhadap korporat dapat meningkat. Dengan semangat ini pula, kampus perguruan tinggi keagamaan Islam sebagai sebuah lembaga pendidikan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/d/social-responsibility-strategis-kampus-islam-peran-thumb-0f416.webp" title="JURIS - Peran Sosial Perguruan Tinggi Islam dalam Program Campus Social Responsibility" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/social-responsibility-strategis-kampus-islam-peran-thumb-0f416.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/social-responsibility-strategis-kampus-islam-peran-thumb-0f416.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/social-responsibility-strategis-kampus-islam-peran-thumb-0f416.webp 1x" title="JURIS - Peran Sosial Perguruan Tinggi Islam dalam Program Campus Social Responsibility" alt="JURIS - Peran Sosial Perguruan Tinggi Islam dalam Program Campus Social Responsibility" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/d/social-responsibility-strategis-kampus-islam-peran-thumb-2f392.webp" title="JURIS - Peran Sosial Perguruan Tinggi Islam dalam Program Campus Social Responsibility" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/social-responsibility-strategis-kampus-islam-peran-thumb-2f392.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/social-responsibility-strategis-kampus-islam-peran-thumb-2f392.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/social-responsibility-strategis-kampus-islam-peran-thumb-2f392.webp 1x" title="JURIS - Peran Sosial Perguruan Tinggi Islam dalam Program Campus Social Responsibility" alt="JURIS - Peran Sosial Perguruan Tinggi Islam dalam Program Campus Social Responsibility" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/d/social-responsibility-strategis-kampus-islam-peran-thumb-14185.webp" title="JURIS - Peran Sosial Perguruan Tinggi Islam dalam Program Campus Social Responsibility" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/social-responsibility-strategis-kampus-islam-peran-thumb-14185.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/social-responsibility-strategis-kampus-islam-peran-thumb-14185.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/social-responsibility-strategis-kampus-islam-peran-thumb-14185.webp 1x" title="JURIS - Peran Sosial Perguruan Tinggi Islam dalam Program Campus Social Responsibility" alt="JURIS - Peran Sosial Perguruan Tinggi Islam dalam Program Campus Social Responsibility" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52213-social-responsibility-strategis-kampus-islam-peran" title="JURIS - Peran Sosial Perguruan Tinggi Islam dalam Program Campus Social Responsibility" target="_blank">Peran Sosial Perguruan Tinggi Islam dalam Program Campus Social Responsibility</a>: Gagasan Campus Social Responsibility (CSR) bagi Perguruan Tinggi Islam yang diuraikan dalam artikel ini membuka banyak peluang penelitian lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman dan praktik di lapangan. Salah satu arah studi yang menarik adalah melakukan evaluasi mendalam terhadap efektivitas berbagai bentuk program CSR yang telah diterapkan. Penting untuk mengukur bagaimana inisiatif seperti Cause Promotions atau Community Volunteering benar-benar berhasil membangun citra positif institusi, memperkuat ikatan dengan masyarakat, dan memberikan dampak sosial yang nyata, tidak hanya berdasarkan asumsi tetapi melalui data empiris dari perspektif para pemangku kepentingan. Selain itu, mengingat Perguruan Tinggi Islam memiliki nilai dan kekhasan tersendiri, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip atau etika keislaman secara spesifik dapat diintegrasikan lebih jauh ke dalam strategi dan implementasi CSR. Hal ini dapat mencakup pengembangan model-model CSR yang unik dan relevan dengan ajaran Islam, serta meneliti respons masyarakat terhadap pendekatan tersebut. Terakhir, untuk memastikan keberlanjutan dan keberhasilan implementasi CSR di masa depan, perlu diidentifikasi secara komprehensif faktor-faktor pendukung dan penghambat utama. Penelitian ini dapat menyelidiki tantangan terkait alokasi sumber daya, dukungan dari civitas akademika, serta dinamika dan kebutuhan spesifik masyarakat lokal, sehingga perguruan tinggi Islam dapat merancang program CSR yang lebih adaptif, efisien, dan memberikan manfaat maksimal sesuai dengan kapasitas dan lingkungannya..
<br>Campus Social Responsibility (CSR) pada perguruan tinggi Islam merupakan program kehumasan yang strategis, bukan semata-mata penjualan, yang bertujuan membangun citra positif dan meningkatkan kesadaran publik yang lebih luas.Melalui CSR, tercipta jembatan komunikasi harmonis dan rasa saling memiliki antara institusi dengan para pemangku kepentingan.Esensinya adalah pemberdayaan masyarakat berkelanjutan yang mendorong kemandirian dan kemampuan mereka dalam mengatasi problematika sosial
<br>CSR (Corporate Social Responsibility) telah lama dikenal di dunia industri dalam bentuk aktivitas sosial sebagai bentuk pertanggunggjawaban atas pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya alam oleh badan usaha milik negara. Dalam perkembangannya, CSR juga menjadi salah satu strategi komunikasi pemasaran oleh berbagai industri dan lembaga non pemerintah. Disamping memberikan kemanfaatan dalam kontribusi sosial, CSR juga memiliki dampak besar dalam meluaskan sekaligus menguatkan branding korporat. Dengan branding yang kuat dan luas, persepsi positif publik terhadap korporat dapat meningkat. Dengan semangat ini pula, kampus perguruan tinggi keagamaan Islam sebagai sebuah lembaga pendidikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/d/social-responsibility-strategis-kampus-islam-peran-thumb-0f416.webp" type="image/webp" length="147890" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/social-responsibility-strategis-kampus-islam-peran-thumb-0f416.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/social-responsibility-strategis-kampus-islam-peran-thumb-2f392.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/social-responsibility-strategis-kampus-islam-peran-thumb-14185.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5202-alamtara-jurnal-komunikasi-penyiaran-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Mon, 29 Jun 2026 21:01:55 +0700. 24 items. Served in: 11.186 seconds [rss] -->
