<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.238-19jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.238-19jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 21 Jul 2026 00:34:12 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 00:34:12 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-21T00:34:12+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Profesionalitas Guru di SDN Blitar Kecamatan Sukorejo Kota Blitar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Profesionalitas Guru di SDN Blitar Kecamatan Sukorejo Kota Blitar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Profesionalitas Guru di SDN Blitar Kecamatan Sukorejo Kota Blitar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55342-profesionalitas-guru-kompetensi-manajerial-kepala</link>
	<guid isPermaLink="false">ea5c4a99701c848cd046e4e3a42e5d9f</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 22:39:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ latiful umam ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,latiful,scope,umam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan profesionalitas guru, kepala sekolah dapat mempertimbangkan pendekatan yang lebih komprehensif. Selain fokus pada peningkatan kemampuan dasar guru, kepala sekolah juga dapat mengimplementasikan sistem evaluasi yang melibatkan berbagai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Profesionalitas Guru di SDN Blitar Kecamatan Sukorejo Kota Blitar: Untuk meningkatkan profesionalitas guru, kepala sekolah dapat mempertimbangkan pendekatan yang lebih komprehensif. Selain fokus pada peningkatan kemampuan dasar guru, kepala sekolah juga dapat mengimplementasikan sistem evaluasi yang melibatkan berbagai pihak, seperti siswa, rekan sejawat, dan tenaga administrasi. Sistem evaluasi ini dapat memberikan umpan balik yang berharga bagi guru dan membantu mereka mengembangkan teknik-teknik baru dalam pengajaran. Selain itu, kepala sekolah dapat terus mengembangkan sisi kemajuan dalam menjalankan fungsinya sebagai educator, administrator, dan manager, serta mendorong guru untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan akademiknya.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) Perencanaan kepala sekolah, meliputi.perencanaan melakukan supervisi, pelatihan, workshop, perencanaan pada teknik peningkatan yang efektif dilakukan dengan penekanan pada kualitas pembelajaran dan prestasi belajar siswa.2) Pelaksanaan yaitu menciptakan iklim sekolah yang kondusif dengan memberikan nasehat dan tauladan.mengobservasi kegiatan kelas (observe classroom activities), meninjau kembali rencana pengajaran dan catatan-catatan dalam kelas.Memperluas jumlah orang-orang yang terlibat dalam evaluasi Kepala sekolah dalam melakukan berbagai upaya dalam peningkatan mutu pendidikan harus terus dikembangkan. Salah satunya adalah meningkatkan profesionalitas guru sebagai personal yang secara langsung berhadapan dengan siswa. Tujuan penelitian ini adalah menggabarkan upaya kepada sekolah yang memiliki kopetensi untuk meningkatkan profesionalisme guru. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/b/profesionalitas-guru-kompetensi-manajerial-kepala-thumb-18ab4.webp" title="JURIS - Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Profesionalitas Guru di SDN Blitar Kecamatan Sukorejo Kota Blitar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/profesionalitas-guru-kompetensi-manajerial-kepala-thumb-18ab4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/profesionalitas-guru-kompetensi-manajerial-kepala-thumb-18ab4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/profesionalitas-guru-kompetensi-manajerial-kepala-thumb-18ab4.webp 1x" title="JURIS - Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Profesionalitas Guru di SDN Blitar Kecamatan Sukorejo Kota Blitar" alt="JURIS - Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Profesionalitas Guru di SDN Blitar Kecamatan Sukorejo Kota Blitar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/profesionalitas-guru-kompetensi-manajerial-kepala-thumb-7b622.webp" title="JURIS - Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Profesionalitas Guru di SDN Blitar Kecamatan Sukorejo Kota Blitar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/profesionalitas-guru-kompetensi-manajerial-kepala-thumb-7b622.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/profesionalitas-guru-kompetensi-manajerial-kepala-thumb-7b622.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/profesionalitas-guru-kompetensi-manajerial-kepala-thumb-7b622.webp 1x" title="JURIS - Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Profesionalitas Guru di SDN Blitar Kecamatan Sukorejo Kota Blitar" alt="JURIS - Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Profesionalitas Guru di SDN Blitar Kecamatan Sukorejo Kota Blitar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/profesionalitas-guru-kompetensi-manajerial-kepala-thumb-1fd12.webp" title="JURIS - Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Profesionalitas Guru di SDN Blitar Kecamatan Sukorejo Kota Blitar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/profesionalitas-guru-kompetensi-manajerial-kepala-thumb-1fd12.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/profesionalitas-guru-kompetensi-manajerial-kepala-thumb-1fd12.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/profesionalitas-guru-kompetensi-manajerial-kepala-thumb-1fd12.webp 1x" title="JURIS - Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Profesionalitas Guru di SDN Blitar Kecamatan Sukorejo Kota Blitar" alt="JURIS - Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Profesionalitas Guru di SDN Blitar Kecamatan Sukorejo Kota Blitar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55342-profesionalitas-guru-kompetensi-manajerial-kepala" title="JURIS - Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Profesionalitas Guru di SDN Blitar Kecamatan Sukorejo Kota Blitar" target="_blank">Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Profesionalitas Guru di SDN Blitar Kecamatan Sukorejo Kota Blitar</a>: Untuk meningkatkan profesionalitas guru, kepala sekolah dapat mempertimbangkan pendekatan yang lebih komprehensif. Selain fokus pada peningkatan kemampuan dasar guru, kepala sekolah juga dapat mengimplementasikan sistem evaluasi yang melibatkan berbagai pihak, seperti siswa, rekan sejawat, dan tenaga administrasi. Sistem evaluasi ini dapat memberikan umpan balik yang berharga bagi guru dan membantu mereka mengembangkan teknik-teknik baru dalam pengajaran. Selain itu, kepala sekolah dapat terus mengembangkan sisi kemajuan dalam menjalankan fungsinya sebagai educator, administrator, dan manager, serta mendorong guru untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan akademiknya..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) Perencanaan kepala sekolah, meliputi.perencanaan melakukan supervisi, pelatihan, workshop, perencanaan pada teknik peningkatan yang efektif dilakukan dengan penekanan pada kualitas pembelajaran dan prestasi belajar siswa.2) Pelaksanaan yaitu menciptakan iklim sekolah yang kondusif dengan memberikan nasehat dan tauladan.mengobservasi kegiatan kelas (observe classroom activities), meninjau kembali rencana pengajaran dan catatan-catatan dalam kelas.Memperluas jumlah orang-orang yang terlibat dalam evaluasi
<br>Kepala sekolah dalam melakukan berbagai upaya dalam peningkatan mutu pendidikan harus terus dikembangkan. Salah satunya adalah meningkatkan profesionalitas guru sebagai personal yang secara langsung berhadapan dengan siswa. Tujuan penelitian ini adalah menggabarkan upaya kepada sekolah yang memiliki kopetensi untuk meningkatkan profesionalisme guru.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/b/profesionalitas-guru-kompetensi-manajerial-kepala-thumb-1fd12.webp" type="image/webp" length="84858" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/profesionalitas-guru-kompetensi-manajerial-kepala-thumb-18ab4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/profesionalitas-guru-kompetensi-manajerial-kepala-thumb-7b622.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/profesionalitas-guru-kompetensi-manajerial-kepala-thumb-1fd12.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5874-intelektual-jurnal-pendidikan-studi-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Nr eulmah Framework in Islamic Psychology A Conceptual Reconstruction of Ibn AAillAh as Sakandars Thought ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Nr eulmah Framework in Islamic Psychology A Conceptual Reconstruction of Ibn AAillAh as Sakandars Thought ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Nr eulmah Framework in Islamic Psychology A Conceptual Reconstruction of Ibn AAillAh as Sakandars Thought ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55331-moral-islam-ruang-mahasiswa-psikologi-kuriku</link>
	<guid isPermaLink="false">7321f1fa2784302d7584821db15bc2f3</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 22:35:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ qolam malang ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ pola akurat ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akurat,counter,flag,malang,pola,qolam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan:1. Mengembangkan dan menguji model empiris yang mengukur pengaruh nr dan eulmah pada perilaku kognitif dan moral. Penelitian ini dapat memanfaatkan metode ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Nr-eulmah Framework in Islamic Psychology: A Conceptual Reconstruction of Ibn 'AA'illAh as-Sakandar's Thought: Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan:1. Mengembangkan dan menguji model empiris yang mengukur pengaruh nr dan eulmah pada perilaku kognitif dan moral. Penelitian ini dapat memanfaatkan metode psikometri kontemporer untuk mengukur perubahan perilaku yang dihasilkan oleh praktik tazkiyah (pembersihan jiwa).2. Menganalisis dan membandingkan kerangka kerja psikologi Sufi yang berbeda, seperti pemikiran Rumi atau Ibn Arabi, untuk memahami variasi dan kesamaan dalam pendekatan psikologi spiritual. Ini akan memberikan wawasan tentang bagaimana tradisi Sufi yang berbeda memandang dan menangani dinamika psikis manusia.3. Menerapkan kerangka kerja Nr-eulmah dalam konteks pendidikan dan terapi Islam secara praktis. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana kerangka kerja ini dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan Islam dan praktik terapi, serta mengukur dampak intervensi berbasis Nr-eulmah pada kesejahteraan psikologis dan perkembangan moral individu.. Studi ini menyimpulkan bahwa konsep nr dan eulmah as-Sakandar menyediakan kerangka kerja canggih untuk memahami dinamika operasional jiwa manusia.Temuan utama menunjukkan bahwa interaksi antara fakultas internal ('aql, barah, qalb) dan pengaruh transendental (nr, eulmah) membentuk inti psikologi moral Islam.Nr berfungsi sebagai katalis eksternal kognitif dan spiritual yang menerangi barah, memungkinkan individu untuk melampaui batasan sensorik dan memilih jalur yang selaras dengan kebenaran ilahi.Sebaliknya, eulmah mewakili hambatan internal dan eksternal - keinginan dasar dan kegelapan egoistik - yang mengaburkan visi spiritual dan mendorong perilaku tidak bermoral.Kontribusi utama penelitian ini terletak pada pergeseran diskursus psikologi Islam dari deskripsi ontologis statis ke model fungsional-dinamis.Dengan memetakan mekanika penerangan spiritual, studi ini menjembatani kebijaksanaan Sufi klasik dengan kebutuhan psikologis kontemporer, menawarkan model top-down pengembangan karakter yang memprioritaskan penerimaan spiritual (iftiqAr) daripada kekuatan kognitif semata.Secara praktis, ini berkontribusi pada fondasi teoritis yang kuat untuk Pedagogi Cahaya dalam pendidikan dan pendekatan terintegrasi secara spiritual dalam psikoterapi (TIIP), di mana intervensi klinis berfokus pada pembersihan hati untuk menerima bimbingan Artikel ini menyelidiki konsep nr (cahaya) dan eulmah (kegelapan) dalam pemikiran Ibn 'AA'illAh as-Sakandar dan implikasinya bagi psikologi Islam. Sementara studi sejarah tentang jiwa Islam (nafs) seringkali menekankan deskripsi ontologis dan etika normatif, mereka jarang mengartikulasikan dinamika fungsional melalui mana komponen spiritual menghasilkan perilaku moral. Mengatasi kesenjangan ini, studi ini merekonstruksi secara konseptual peran operasional nr dan eulmah dalam hubungannya dengan 'aql (akal), barah (wawasan spiritual), dan qalb (hati). Dengan menggunakan analisis konten kualitatif, studi ini secara sistematis mengunitisasi, mengkategorikan, dan mensintesis data teks primer dari al-ikam dan komentar klasik otoritatifnya. Temuan menunjukkan bahwa psikhe manusia... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/d/moral-islam-ruang-mahasiswa-psikologi-kurikulum-al-thumb-eb64d.webp" title="JURIS - The Nr-eulmah Framework in Islamic Psychology: A Conceptual Reconstruction of Ibn &#039;AA&#039;illAh as-Sakandar&#039;s Thought" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/moral-islam-ruang-mahasiswa-psikologi-kurikulum-al-thumb-eb64d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/moral-islam-ruang-mahasiswa-psikologi-kurikulum-al-thumb-eb64d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/moral-islam-ruang-mahasiswa-psikologi-kurikulum-al-thumb-eb64d.webp 1x" title="JURIS - The Nr-eulmah Framework in Islamic Psychology: A Conceptual Reconstruction of Ibn &#039;AA&#039;illAh as-Sakandar&#039;s Thought" alt="JURIS - The Nr-eulmah Framework in Islamic Psychology: A Conceptual Reconstruction of Ibn &#039;AA&#039;illAh as-Sakandar&#039;s Thought" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/moral-islam-ruang-mahasiswa-psikologi-kurikulum-al-thumb-7e1c4.webp" title="JURIS - The Nr-eulmah Framework in Islamic Psychology: A Conceptual Reconstruction of Ibn &#039;AA&#039;illAh as-Sakandar&#039;s Thought" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/moral-islam-ruang-mahasiswa-psikologi-kurikulum-al-thumb-7e1c4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/moral-islam-ruang-mahasiswa-psikologi-kurikulum-al-thumb-7e1c4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/moral-islam-ruang-mahasiswa-psikologi-kurikulum-al-thumb-7e1c4.webp 1x" title="JURIS - The Nr-eulmah Framework in Islamic Psychology: A Conceptual Reconstruction of Ibn &#039;AA&#039;illAh as-Sakandar&#039;s Thought" alt="JURIS - The Nr-eulmah Framework in Islamic Psychology: A Conceptual Reconstruction of Ibn &#039;AA&#039;illAh as-Sakandar&#039;s Thought" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/moral-islam-ruang-mahasiswa-psikologi-kurikulum-al-thumb-d24b4.webp" title="JURIS - The Nr-eulmah Framework in Islamic Psychology: A Conceptual Reconstruction of Ibn &#039;AA&#039;illAh as-Sakandar&#039;s Thought" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/moral-islam-ruang-mahasiswa-psikologi-kurikulum-al-thumb-d24b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/moral-islam-ruang-mahasiswa-psikologi-kurikulum-al-thumb-d24b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/moral-islam-ruang-mahasiswa-psikologi-kurikulum-al-thumb-d24b4.webp 1x" title="JURIS - The Nr-eulmah Framework in Islamic Psychology: A Conceptual Reconstruction of Ibn &#039;AA&#039;illAh as-Sakandar&#039;s Thought" alt="JURIS - The Nr-eulmah Framework in Islamic Psychology: A Conceptual Reconstruction of Ibn &#039;AA&#039;illAh as-Sakandar&#039;s Thought" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55331-moral-islam-ruang-mahasiswa-psikologi-kuriku" title="JURIS - The Nr-eulmah Framework in Islamic Psychology: A Conceptual Reconstruction of Ibn &#039;AA&#039;illAh as-Sakandar&#039;s Thought" target="_blank">The Nr-eulmah Framework in Islamic Psychology: A Conceptual Reconstruction of Ibn 'AA'illAh as-Sakandar's Thought</a>: Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan:1. Mengembangkan dan menguji model empiris yang mengukur pengaruh nr dan eulmah pada perilaku kognitif dan moral. Penelitian ini dapat memanfaatkan metode psikometri kontemporer untuk mengukur perubahan perilaku yang dihasilkan oleh praktik tazkiyah (pembersihan jiwa).2. Menganalisis dan membandingkan kerangka kerja psikologi Sufi yang berbeda, seperti pemikiran Rumi atau Ibn Arabi, untuk memahami variasi dan kesamaan dalam pendekatan psikologi spiritual. Ini akan memberikan wawasan tentang bagaimana tradisi Sufi yang berbeda memandang dan menangani dinamika psikis manusia.3. Menerapkan kerangka kerja Nr-eulmah dalam konteks pendidikan dan terapi Islam secara praktis. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana kerangka kerja ini dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan Islam dan praktik terapi, serta mengukur dampak intervensi berbasis Nr-eulmah pada kesejahteraan psikologis dan perkembangan moral individu..
<br>Studi ini menyimpulkan bahwa konsep nr dan eulmah as-Sakandar menyediakan kerangka kerja canggih untuk memahami dinamika operasional jiwa manusia.Temuan utama menunjukkan bahwa interaksi antara fakultas internal ('aql, barah, qalb) dan pengaruh transendental (nr, eulmah) membentuk inti psikologi moral Islam.Nr berfungsi sebagai katalis eksternal kognitif dan spiritual yang menerangi barah, memungkinkan individu untuk melampaui batasan sensorik dan memilih jalur yang selaras dengan kebenaran ilahi.Sebaliknya, eulmah mewakili hambatan internal dan eksternal - keinginan dasar dan kegelapan egoistik - yang mengaburkan visi spiritual dan mendorong perilaku tidak bermoral.Kontribusi utama penelitian ini terletak pada pergeseran diskursus psikologi Islam dari deskripsi ontologis statis ke model fungsional-dinamis.Dengan memetakan mekanika penerangan spiritual, studi ini menjembatani kebijaksanaan Sufi klasik dengan kebutuhan psikologis kontemporer, menawarkan model top-down pengembangan karakter yang memprioritaskan penerimaan spiritual (iftiqAr) daripada kekuatan kognitif semata.Secara praktis, ini berkontribusi pada fondasi teoritis yang kuat untuk Pedagogi Cahaya dalam pendidikan dan pendekatan terintegrasi secara spiritual dalam psikoterapi (TIIP), di mana intervensi klinis berfokus pada pembersihan hati untuk menerima bimbingan
<br>Artikel ini menyelidiki konsep nr (cahaya) dan eulmah (kegelapan) dalam pemikiran Ibn 'AA'illAh as-Sakandar dan implikasinya bagi psikologi Islam. Sementara studi sejarah tentang jiwa Islam (nafs) seringkali menekankan deskripsi ontologis dan etika normatif, mereka jarang mengartikulasikan dinamika fungsional melalui mana komponen spiritual menghasilkan perilaku moral. Mengatasi kesenjangan ini, studi ini merekonstruksi secara konseptual peran operasional nr dan eulmah dalam hubungannya dengan 'aql (akal), barah (wawasan spiritual), dan qalb (hati). Dengan menggunakan analisis konten kualitatif, studi ini secara sistematis mengunitisasi, mengkategorikan, dan mensintesis data teks primer dari al-ikam dan komentar klasik otoritatifnya. Temuan menunjukkan bahwa psikhe manusia...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/d/moral-islam-ruang-mahasiswa-psikologi-kurikulum-al-thumb-d24b4.webp" type="image/webp" length="117062" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/moral-islam-ruang-mahasiswa-psikologi-kurikulum-al-thumb-eb64d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/moral-islam-ruang-mahasiswa-psikologi-kurikulum-al-thumb-7e1c4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/moral-islam-ruang-mahasiswa-psikologi-kurikulum-al-thumb-d24b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5871-tribakti-jurnal-pemikiran-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Kurikulum Berbasis Tauhid di SD Integral Yaa Bunayya Plosoarang Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Kurikulum Berbasis Tauhid di SD Integral Yaa Bunayya Plosoarang Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Kurikulum Berbasis Tauhid di SD Integral Yaa Bunayya Plosoarang Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55338-menuntut-ilmu-nilai-tauhid-praktik-sumber-aga</link>
	<guid isPermaLink="false">bb2a5ee8736c5b17927fcf631f8535dd</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 22:11:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ latiful umam ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,latiful,scope,umam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa saran yang dapat diberikan untuk penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang bagaimana penerapan kurikulum berbasis tauhid di sekolah-sekolah lain yang memiliki visi dan misi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Kurikulum Berbasis Tauhid di SD Integral Yaa Bunayya Plosoarang Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar: Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa saran yang dapat diberikan untuk penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang bagaimana penerapan kurikulum berbasis tauhid di sekolah-sekolah lain yang memiliki visi dan misi serupa. Kedua, penelitian tentang bagaimana pengaruh kurikulum berbasis tauhid terhadap prestasi akademik siswa dan bagaimana pengaruhnya terhadap karakter siswa. Ketiga, penelitian tentang bagaimana peran orang tua dalam mendukung penerapan kurikulum berbasis tauhid di rumah.. Setelah dilakukan pembahasan yang mendalam berdasarkan rumusan masalah, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.1) Kurikulum Berbasis Tauhid adalah kurikulum yang berlandaskan pada al-Qur'an dalam mengambil sikap dan mengkonsep segala bentuk prangkat pembelajaran.Sedangkan Konsep dari Kurikulum Berbasis Tauhid ini berdasarkan atas Sistematika Nuzulnya Wahyu yang mana pradigma dari sistematika nuzulnya wahyu ini pendidikan harus ditata berasaskan Tauhid.Yakni suatu asas yang menjadikan Allah sebagai Sumber satu-satunya Ilmu.Allah SWT adalah sumber dari segala sumber.Dialah yang memberi ilmu, menetapkan metode berilmu serta menetapkan arah dan tujuan pemanfaatan ilmu terhadap kehidupan dunia (World View), Pemahaman, Penghayatan, serta Implementasi Ilmu dalam pola sikap, ucap dan tindakan, harus selalu mentauhidkan dan mengagungkan Allah SWT.2) Dalam implementasi sehari-harinya, kurikulum berbasis tauhid ini menerapkan nilai-nilai tauhid, baik di saat pembukaan, isi dan penutup pembelajaran.Sebagai pembuka, maka Al-Quran selalu dibaca dan dibahas di awal ketika memulai pembelajaran setiap hari.Untuk pembentukan sikap bertauhid, maka setiap pembelajaran diawali dengan adab-adab yang baik, sesuai sunnah Nabi.Dan sebagai penutup, maka siswa harus diantarkan untuk bermuhasabah dan bersyukur pada Allah SWT.Ada tiga Metode yang diterapkan dalam kurikulum berbasis tauhid yang Pertama Tilawah yaitu seluruh aktivitas pendidikan yang seluruh kegaiatan santrinya merupakan proses pencarian dan pengenalan TUHAN.Dengan kerja keras mereka diantarkan untuk merasakan kelemahan dirinya dan mengakui kekuasaan Allah SWT.Dua Metode Tazkiyah yaitu aktivitas pengecekan atau evaluasi yang sebenarnya.Dan berperannya syahadat itu dapat ditandai dengan lahirnya penyesalan atas seluruh kesalahan yang pernah dilakukan.Tiga Metode Taklimahyaitu metode transformasi ilmu baik itu ilmu agama maupun ilmu umum, serta ilmu-ilmu terapan (Teknologi dan Keterampilan).3) Hasil dari implementasi kurikulum berbasis tauhid ini yaitu melahirkan generasi yang Beradab dan Berprestasi sehingga menjadi generasi yang cerdas, terampil dan mandiri, serta rabbani yang cinta dan gemar menuntut ilmu.Pertama memiliki Karakter Ruhiyah matang dalam hal keagamaan kedua memiliki karakter Keilmuan memadai dan yang ketiga memeliki karakter Jismiyah menjadi pribadi yang mandiri Penelitian ini di bingkai dalam topik besar Kurikulum Pendidikan yang secara khusus melihat bagaimana Implementasi Kurikulum Berbasis Tauhid di SD Integral Yaa Bunayya Plosoarang Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar, dengan meneliti langsung praktek Implementasi Kurikulum Berbasis Tauhid di sekolah yang bersangkutan. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/d/menuntut-ilmu-nilai-tauhid-praktik-sumber-agama-pe-thumb-811b0.webp" title="JURIS - Implementasi Kurikulum Berbasis Tauhid di SD Integral Yaa Bunayya Plosoarang Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/menuntut-ilmu-nilai-tauhid-praktik-sumber-agama-pe-thumb-811b0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/menuntut-ilmu-nilai-tauhid-praktik-sumber-agama-pe-thumb-811b0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/menuntut-ilmu-nilai-tauhid-praktik-sumber-agama-pe-thumb-811b0.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Kurikulum Berbasis Tauhid di SD Integral Yaa Bunayya Plosoarang Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar" alt="JURIS - Implementasi Kurikulum Berbasis Tauhid di SD Integral Yaa Bunayya Plosoarang Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/menuntut-ilmu-nilai-tauhid-praktik-sumber-agama-pe-thumb-9fb23.webp" title="JURIS - Implementasi Kurikulum Berbasis Tauhid di SD Integral Yaa Bunayya Plosoarang Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/menuntut-ilmu-nilai-tauhid-praktik-sumber-agama-pe-thumb-9fb23.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/menuntut-ilmu-nilai-tauhid-praktik-sumber-agama-pe-thumb-9fb23.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/menuntut-ilmu-nilai-tauhid-praktik-sumber-agama-pe-thumb-9fb23.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Kurikulum Berbasis Tauhid di SD Integral Yaa Bunayya Plosoarang Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar" alt="JURIS - Implementasi Kurikulum Berbasis Tauhid di SD Integral Yaa Bunayya Plosoarang Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/menuntut-ilmu-nilai-tauhid-praktik-sumber-agama-pe-thumb-83939.webp" title="JURIS - Implementasi Kurikulum Berbasis Tauhid di SD Integral Yaa Bunayya Plosoarang Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/menuntut-ilmu-nilai-tauhid-praktik-sumber-agama-pe-thumb-83939.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/menuntut-ilmu-nilai-tauhid-praktik-sumber-agama-pe-thumb-83939.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/menuntut-ilmu-nilai-tauhid-praktik-sumber-agama-pe-thumb-83939.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Kurikulum Berbasis Tauhid di SD Integral Yaa Bunayya Plosoarang Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar" alt="JURIS - Implementasi Kurikulum Berbasis Tauhid di SD Integral Yaa Bunayya Plosoarang Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55338-menuntut-ilmu-nilai-tauhid-praktik-sumber-aga" title="JURIS - Implementasi Kurikulum Berbasis Tauhid di SD Integral Yaa Bunayya Plosoarang Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar" target="_blank">Implementasi Kurikulum Berbasis Tauhid di SD Integral Yaa Bunayya Plosoarang Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar</a>: Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa saran yang dapat diberikan untuk penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang bagaimana penerapan kurikulum berbasis tauhid di sekolah-sekolah lain yang memiliki visi dan misi serupa. Kedua, penelitian tentang bagaimana pengaruh kurikulum berbasis tauhid terhadap prestasi akademik siswa dan bagaimana pengaruhnya terhadap karakter siswa. Ketiga, penelitian tentang bagaimana peran orang tua dalam mendukung penerapan kurikulum berbasis tauhid di rumah..
<br>Setelah dilakukan pembahasan yang mendalam berdasarkan rumusan masalah, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.1) Kurikulum Berbasis Tauhid adalah kurikulum yang berlandaskan pada al-Qur'an dalam mengambil sikap dan mengkonsep segala bentuk prangkat pembelajaran.Sedangkan Konsep dari Kurikulum Berbasis Tauhid ini berdasarkan atas Sistematika Nuzulnya Wahyu yang mana pradigma dari sistematika nuzulnya wahyu ini pendidikan harus ditata berasaskan Tauhid.Yakni suatu asas yang menjadikan Allah sebagai Sumber satu-satunya Ilmu.Allah SWT adalah sumber dari segala sumber.Dialah yang memberi ilmu, menetapkan metode berilmu serta menetapkan arah dan tujuan pemanfaatan ilmu terhadap kehidupan dunia (World View), Pemahaman, Penghayatan, serta Implementasi Ilmu dalam pola sikap, ucap dan tindakan, harus selalu mentauhidkan dan mengagungkan Allah SWT.2) Dalam implementasi sehari-harinya, kurikulum berbasis tauhid ini menerapkan nilai-nilai tauhid, baik di saat pembukaan, isi dan penutup pembelajaran.Sebagai pembuka, maka Al-Quran selalu dibaca dan dibahas di awal ketika memulai pembelajaran setiap hari.Untuk pembentukan sikap bertauhid, maka setiap pembelajaran diawali dengan adab-adab yang baik, sesuai sunnah Nabi.Dan sebagai penutup, maka siswa harus diantarkan untuk bermuhasabah dan bersyukur pada Allah SWT.Ada tiga Metode yang diterapkan dalam kurikulum berbasis tauhid yang Pertama Tilawah yaitu seluruh aktivitas pendidikan yang seluruh kegaiatan santrinya merupakan proses pencarian dan pengenalan TUHAN.Dengan kerja keras mereka diantarkan untuk merasakan kelemahan dirinya dan mengakui kekuasaan Allah SWT.Dua Metode Tazkiyah yaitu aktivitas pengecekan atau evaluasi yang sebenarnya.Dan berperannya syahadat itu dapat ditandai dengan lahirnya penyesalan atas seluruh kesalahan yang pernah dilakukan.Tiga Metode Taklimahyaitu metode transformasi ilmu baik itu ilmu agama maupun ilmu umum, serta ilmu-ilmu terapan (Teknologi dan Keterampilan).3) Hasil dari implementasi kurikulum berbasis tauhid ini yaitu melahirkan generasi yang Beradab dan Berprestasi sehingga menjadi generasi yang cerdas, terampil dan mandiri, serta rabbani yang cinta dan gemar menuntut ilmu.Pertama memiliki Karakter Ruhiyah matang dalam hal keagamaan kedua memiliki karakter Keilmuan memadai dan yang ketiga memeliki karakter Jismiyah menjadi pribadi yang mandiri
<br>Penelitian ini di bingkai dalam topik besar Kurikulum Pendidikan yang secara khusus melihat bagaimana Implementasi Kurikulum Berbasis Tauhid di SD Integral Yaa Bunayya Plosoarang Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar, dengan meneliti langsung praktek Implementasi Kurikulum Berbasis Tauhid di sekolah yang bersangkutan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/d/menuntut-ilmu-nilai-tauhid-praktik-sumber-agama-pe-thumb-83939.webp" type="image/webp" length="96078" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/menuntut-ilmu-nilai-tauhid-praktik-sumber-agama-pe-thumb-811b0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/menuntut-ilmu-nilai-tauhid-praktik-sumber-agama-pe-thumb-9fb23.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/menuntut-ilmu-nilai-tauhid-praktik-sumber-agama-pe-thumb-83939.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5874-intelektual-jurnal-pendidikan-studi-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Text Authority and Authoritarianism Decolonizing Ul al Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Text Authority and Authoritarianism Decolonizing Ul al Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Text Authority and Authoritarianism Decolonizing Ul al Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55322-islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa</link>
	<guid isPermaLink="false">6b6e98c2a4f3516ab4e8cca36a029542</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 22:02:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ qolam malang ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ pola akurat ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akurat,counter,flag,malang,pola,qolam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada dalam paper, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengembangkan model interpretasi yang lebih inklusif dan responsif dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Text, Authority, and Authoritarianism: Decolonizing Ul al-Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology: Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada dalam paper, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengembangkan model interpretasi yang lebih inklusif dan responsif dalam ul al-fiqh, yang mempertimbangkan konteks sosial, budaya, dan historis dalam penafsiran teks-teks agama. Model ini dapat menggabungkan pendekatan hermeneutika otoriter Khaled Abou El Fadl dengan teori-teori kritis kontemporer, seperti teori maqAid al-shar'ah, untuk menciptakan kerangka interpretatif yang lebih dinamis dan responsif terhadap perubahan sosial.2. Melakukan penelitian komparatif antara hermeneutika otoriter Khaled Abou El Fadl dengan pendekatan-pendekatan interpretasi lain dalam ul al-fiqh, seperti hermeneutika klasik dan modern. Penelitian ini dapat mengeksplorasi kekuatan dan kelemahan masing-masing pendekatan, serta potensi integrasi antara hermeneutika otoriter dengan tradisi-tradisi interpretasi lainnya dalam ul al-fiqh.3. Menganalisis dampak penerapan hermeneutika otoriter Khaled Abou El Fadl dalam praktik hukum Islam kontemporer. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana hermeneutika otoriter dapat diterapkan dalam berbagai konteks sosial dan budaya, serta bagaimana penerapannya dapat mempengaruhi interpretasi hukum Islam dan praktik-praktik hukum di masyarakat. Penelitian ini juga dapat mengeksplorasi tantangan-tantangan praktis dalam penerapan hermeneutika otoriter, serta strategi-strategi untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut.. Artikel ini menunjukkan bahwa hermeneutika otoriter Khaled Abou El Fadl menawarkan kontribusi epistemologis signifikan dalam merekonstruksi ul al-fiqh dengan meredefinisi hubungan antara teks, penafsir, dan otoritas agama melalui kerangka interpretatif yang dialogis, etis, dan bertanggung jawab.Daripada menggantikan tradisi klasik ul al-fiqh, pendekatan Khaled merekonstruksi fondasi metodologisnya dengan mengintegrasikan penulis, teks, dan pembaca ke dalam proses negosiasi berkelanjutan.Rekonstruksi ini berkontribusi pada empat domain utama ul al-fiqh.mereformulasi istinbA al-aukAm melalui interaksi maqAid al-shAri', maqAid al-na, dan maqAid al-mujtahid.meredefinisikan bukti hukum sebagai hasil proses interpretatif yang bertanggung jawab.memperluas kualifikasi mujtahid dengan memasukkan lima prinsip etis.dan memperkuat peran komunitas interpretatif sebagai mekanisme akuntabilitas, rasionalitas, dan pelestarian tradisi hukum Islam yang dinamis.Pada saat yang sama, penelitian ini mengidentifikasi keterbatasan penting dalam proyek hermeneutika Khaled.Meskipun ia menerapkan kritik sejarah yang ketat terhadap tradisi hadis, ia sebagian besar mengecualikan Al-Qur'an dari pemeriksaan epistemologis yang serupa, menghasilkan perlakuan asimetris terhadap dua sumber hukum utama Islam.Namun, keterbatasan ini tidak mengurangi signifikansi kontribusi intelektualnya yang lebih luas.Integrasi hermeneutika otoriter ke dalam ul al-fiqh mewakili dekolonisasi epistemologis yang menantang pola interpretasi otoriter sambil mempertahankan otoritas normatif hukum Islam.Akibatnya, ia menyediakan kerangka metodologis yang lebih dialogis, berlandaskan etika, dan sensitif konteks yang mampu mengatasi tantangan intelektual dan sosial pemikiran hukum Islam kontemporer Penelitian kontemporer tentang ul al-fiqh terus menghadapi tantangan epistemologis akibat model interpretasi yang menempatkan hubungan antara teks, penafsir, dan otoritas agama secara hierarkis, yang berpotensi mengarah pada kecenderungan otoriter dalam penalaran hukum Islam. Hermeneutika otoriter Khaled Abou El-Fadl muncul sebagai kritik terhadap monopoli otoritas agama dengan mengusulkan kerangka interpretasi yang dialogis, etis, dan bertanggung jawab. Namun, kontribusi pemikiran Abou El-Fadl dalam merekonstruksi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-5ada2.webp" title="JURIS - Text, Authority, and Authoritarianism: Decolonizing Ul al-Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-5ada2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-5ada2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-5ada2.webp 1x" title="JURIS - Text, Authority, and Authoritarianism: Decolonizing Ul al-Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology" alt="JURIS - Text, Authority, and Authoritarianism: Decolonizing Ul al-Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-71407.webp" title="JURIS - Text, Authority, and Authoritarianism: Decolonizing Ul al-Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-71407.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-71407.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-71407.webp 1x" title="JURIS - Text, Authority, and Authoritarianism: Decolonizing Ul al-Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology" alt="JURIS - Text, Authority, and Authoritarianism: Decolonizing Ul al-Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-b93a2.webp" title="JURIS - Text, Authority, and Authoritarianism: Decolonizing Ul al-Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-b93a2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-b93a2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-b93a2.webp 1x" title="JURIS - Text, Authority, and Authoritarianism: Decolonizing Ul al-Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology" alt="JURIS - Text, Authority, and Authoritarianism: Decolonizing Ul al-Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55322-islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa" title="JURIS - Text, Authority, and Authoritarianism: Decolonizing Ul al-Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology" target="_blank">Text, Authority, and Authoritarianism: Decolonizing Ul al-Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology</a>: Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada dalam paper, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengembangkan model interpretasi yang lebih inklusif dan responsif dalam ul al-fiqh, yang mempertimbangkan konteks sosial, budaya, dan historis dalam penafsiran teks-teks agama. Model ini dapat menggabungkan pendekatan hermeneutika otoriter Khaled Abou El Fadl dengan teori-teori kritis kontemporer, seperti teori maqAid al-shar'ah, untuk menciptakan kerangka interpretatif yang lebih dinamis dan responsif terhadap perubahan sosial.2. Melakukan penelitian komparatif antara hermeneutika otoriter Khaled Abou El Fadl dengan pendekatan-pendekatan interpretasi lain dalam ul al-fiqh, seperti hermeneutika klasik dan modern. Penelitian ini dapat mengeksplorasi kekuatan dan kelemahan masing-masing pendekatan, serta potensi integrasi antara hermeneutika otoriter dengan tradisi-tradisi interpretasi lainnya dalam ul al-fiqh.3. Menganalisis dampak penerapan hermeneutika otoriter Khaled Abou El Fadl dalam praktik hukum Islam kontemporer. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana hermeneutika otoriter dapat diterapkan dalam berbagai konteks sosial dan budaya, serta bagaimana penerapannya dapat mempengaruhi interpretasi hukum Islam dan praktik-praktik hukum di masyarakat. Penelitian ini juga dapat mengeksplorasi tantangan-tantangan praktis dalam penerapan hermeneutika otoriter, serta strategi-strategi untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut..
<br>Artikel ini menunjukkan bahwa hermeneutika otoriter Khaled Abou El Fadl menawarkan kontribusi epistemologis signifikan dalam merekonstruksi ul al-fiqh dengan meredefinisi hubungan antara teks, penafsir, dan otoritas agama melalui kerangka interpretatif yang dialogis, etis, dan bertanggung jawab.Daripada menggantikan tradisi klasik ul al-fiqh, pendekatan Khaled merekonstruksi fondasi metodologisnya dengan mengintegrasikan penulis, teks, dan pembaca ke dalam proses negosiasi berkelanjutan.Rekonstruksi ini berkontribusi pada empat domain utama ul al-fiqh.mereformulasi istinbA al-aukAm melalui interaksi maqAid al-shAri', maqAid al-na, dan maqAid al-mujtahid.meredefinisikan bukti hukum sebagai hasil proses interpretatif yang bertanggung jawab.memperluas kualifikasi mujtahid dengan memasukkan lima prinsip etis.dan memperkuat peran komunitas interpretatif sebagai mekanisme akuntabilitas, rasionalitas, dan pelestarian tradisi hukum Islam yang dinamis.Pada saat yang sama, penelitian ini mengidentifikasi keterbatasan penting dalam proyek hermeneutika Khaled.Meskipun ia menerapkan kritik sejarah yang ketat terhadap tradisi hadis, ia sebagian besar mengecualikan Al-Qur'an dari pemeriksaan epistemologis yang serupa, menghasilkan perlakuan asimetris terhadap dua sumber hukum utama Islam.Namun, keterbatasan ini tidak mengurangi signifikansi kontribusi intelektualnya yang lebih luas.Integrasi hermeneutika otoriter ke dalam ul al-fiqh mewakili dekolonisasi epistemologis yang menantang pola interpretasi otoriter sambil mempertahankan otoritas normatif hukum Islam.Akibatnya, ia menyediakan kerangka metodologis yang lebih dialogis, berlandaskan etika, dan sensitif konteks yang mampu mengatasi tantangan intelektual dan sosial pemikiran hukum Islam kontemporer
<br>Penelitian kontemporer tentang ul al-fiqh terus menghadapi tantangan epistemologis akibat model interpretasi yang menempatkan hubungan antara teks, penafsir, dan otoritas agama secara hierarkis, yang berpotensi mengarah pada kecenderungan otoriter dalam penalaran hukum Islam. Hermeneutika otoriter Khaled Abou El-Fadl muncul sebagai kritik terhadap monopoli otoritas agama dengan mengusulkan kerangka interpretasi yang dialogis, etis, dan bertanggung jawab. Namun, kontribusi pemikiran Abou El-Fadl dalam merekonstruksi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-71407.webp" type="image/webp" length="120368" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-5ada2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-71407.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-b93a2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5871-tribakti-jurnal-pemikiran-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Manajemen Pembelajaran Fiqih dengan Menggunakan Metode Audio Visual di MA Al Muwazanah Gondang Plosoklaten Kediri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Manajemen Pembelajaran Fiqih dengan Menggunakan Metode Audio Visual di MA Al Muwazanah Gondang Plosoklaten Kediri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Manajemen Pembelajaran Fiqih dengan Menggunakan Metode Audio Visual di MA Al Muwazanah Gondang Plosoklaten Kediri ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55341-audio-visual-gigi-daya-manusia-sdm-ma</link>
	<guid isPermaLink="false">c9156b44d8cc1465bf178970465bf2dc</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 21:55:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ latiful umam ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,latiful,scope,umam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran fiqih, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan metode audio visual yang lebih interaktif dan menarik, misalnya dengan menggunakan teknologi virtual reality atau augmented reality. Selain itu, penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Manajemen Pembelajaran Fiqih dengan Menggunakan Metode Audio Visual di MA Al Muwazanah Gondang Plosoklaten Kediri: Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran fiqih, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan metode audio visual yang lebih interaktif dan menarik, misalnya dengan menggunakan teknologi virtual reality atau augmented reality. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efek jangka panjang penggunaan metode audio visual terhadap pemahaman dan keterampilan siswa dalam fiqih. Terakhir, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengukur dampak penggunaan metode audio visual terhadap motivasi belajar siswa dan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran.. Berdasarkan pembahasan di atas, terkait dengan pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan metode audio visual, dapat disimpulkan 1) Perencanaan.yaitu proses penetapan dan pemanfaatan sumber daya secara terpadu yang diharapkan dapat menunjang kegiataan dan upaya-upaya yang dilakukan dalam mencapai tujuan.Yaitu Merupakan upaya untuk menghimpun semua sumber daya yang dimiliki daerah (cid.3) mencapai tujuan (goals) yang telah ditetapkan.Dalam pengorganisasian (organizing) harus pula diperhatikan adalah menentukan siapa (cid.3) Yaitu suatu proses yang direncanakan untuk memporoleh data atau informasi yang di gunakan merumuskan tujuan pembelajaran, memperbaiki belajar siswa dan sejauh mana proses pencapaian pembelajaran siswa agar siswa menapai tujuan yang di harapkan oleh pendidik Tersedianya sumber daya manusia (SDM) yang andal antara lain ditandai oleh penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. SDM ini penting untuk dikembangkan di suatu Negara berkembang termasuk di Indonesia, khususnya di institusi pendidikan. Karena embrio kemajuan suatu bangsa dimulai dari sektor pendidikan. Penguasaan ilmu pengetahuan yang menandai SDM di sekolah adalah guru yang menguasai metode pembelajaran yang andal. Di antaranya metode pembelajaran yang mutakhir adalah metode dengan menggunakan audio visual. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/b/audio-visual-gigi-daya-manusia-sdm-manajemen-pembe-thumb-df676.webp" title="JURIS - Manajemen Pembelajaran Fiqih dengan Menggunakan Metode Audio Visual di MA Al Muwazanah Gondang Plosoklaten Kediri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/audio-visual-gigi-daya-manusia-sdm-manajemen-pembe-thumb-df676.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/audio-visual-gigi-daya-manusia-sdm-manajemen-pembe-thumb-df676.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/audio-visual-gigi-daya-manusia-sdm-manajemen-pembe-thumb-df676.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Pembelajaran Fiqih dengan Menggunakan Metode Audio Visual di MA Al Muwazanah Gondang Plosoklaten Kediri" alt="JURIS - Manajemen Pembelajaran Fiqih dengan Menggunakan Metode Audio Visual di MA Al Muwazanah Gondang Plosoklaten Kediri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/audio-visual-gigi-daya-manusia-sdm-manajemen-pembe-thumb-9747e.webp" title="JURIS - Manajemen Pembelajaran Fiqih dengan Menggunakan Metode Audio Visual di MA Al Muwazanah Gondang Plosoklaten Kediri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/audio-visual-gigi-daya-manusia-sdm-manajemen-pembe-thumb-9747e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/audio-visual-gigi-daya-manusia-sdm-manajemen-pembe-thumb-9747e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/audio-visual-gigi-daya-manusia-sdm-manajemen-pembe-thumb-9747e.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Pembelajaran Fiqih dengan Menggunakan Metode Audio Visual di MA Al Muwazanah Gondang Plosoklaten Kediri" alt="JURIS - Manajemen Pembelajaran Fiqih dengan Menggunakan Metode Audio Visual di MA Al Muwazanah Gondang Plosoklaten Kediri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/audio-visual-gigi-daya-manusia-sdm-manajemen-pembe-thumb-fec7c.webp" title="JURIS - Manajemen Pembelajaran Fiqih dengan Menggunakan Metode Audio Visual di MA Al Muwazanah Gondang Plosoklaten Kediri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/audio-visual-gigi-daya-manusia-sdm-manajemen-pembe-thumb-fec7c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/audio-visual-gigi-daya-manusia-sdm-manajemen-pembe-thumb-fec7c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/audio-visual-gigi-daya-manusia-sdm-manajemen-pembe-thumb-fec7c.webp 1x" title="JURIS - Manajemen Pembelajaran Fiqih dengan Menggunakan Metode Audio Visual di MA Al Muwazanah Gondang Plosoklaten Kediri" alt="JURIS - Manajemen Pembelajaran Fiqih dengan Menggunakan Metode Audio Visual di MA Al Muwazanah Gondang Plosoklaten Kediri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55341-audio-visual-gigi-daya-manusia-sdm-ma" title="JURIS - Manajemen Pembelajaran Fiqih dengan Menggunakan Metode Audio Visual di MA Al Muwazanah Gondang Plosoklaten Kediri" target="_blank">Manajemen Pembelajaran Fiqih dengan Menggunakan Metode Audio Visual di MA Al Muwazanah Gondang Plosoklaten Kediri</a>: Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran fiqih, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan metode audio visual yang lebih interaktif dan menarik, misalnya dengan menggunakan teknologi virtual reality atau augmented reality. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efek jangka panjang penggunaan metode audio visual terhadap pemahaman dan keterampilan siswa dalam fiqih. Terakhir, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengukur dampak penggunaan metode audio visual terhadap motivasi belajar siswa dan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran..
<br>Berdasarkan pembahasan di atas, terkait dengan pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan metode audio visual, dapat disimpulkan 1) Perencanaan.yaitu proses penetapan dan pemanfaatan sumber daya secara terpadu yang diharapkan dapat menunjang kegiataan dan upaya-upaya yang dilakukan dalam mencapai tujuan.Yaitu Merupakan upaya untuk menghimpun semua sumber daya yang dimiliki daerah (cid.3) mencapai tujuan (goals) yang telah ditetapkan.Dalam pengorganisasian (organizing) harus pula diperhatikan adalah menentukan siapa (cid.3) Yaitu suatu proses yang direncanakan untuk memporoleh data atau informasi yang di gunakan merumuskan tujuan pembelajaran, memperbaiki belajar siswa dan sejauh mana proses pencapaian pembelajaran siswa agar siswa menapai tujuan yang di harapkan oleh pendidik
<br>Tersedianya sumber daya manusia (SDM) yang andal antara lain ditandai oleh penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. SDM ini penting untuk dikembangkan di suatu Negara berkembang termasuk di Indonesia, khususnya di institusi pendidikan. Karena embrio kemajuan suatu bangsa dimulai dari sektor pendidikan. Penguasaan ilmu pengetahuan yang menandai SDM di sekolah adalah guru yang menguasai metode pembelajaran yang andal. Di antaranya metode pembelajaran yang mutakhir adalah metode dengan menggunakan audio visual.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/b/audio-visual-gigi-daya-manusia-sdm-manajemen-pembe-thumb-9747e.webp" type="image/webp" length="98796" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/audio-visual-gigi-daya-manusia-sdm-manajemen-pembe-thumb-df676.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/audio-visual-gigi-daya-manusia-sdm-manajemen-pembe-thumb-9747e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/audio-visual-gigi-daya-manusia-sdm-manajemen-pembe-thumb-fec7c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5874-intelektual-jurnal-pendidikan-studi-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Transformasi Nilai Nilai Religius Dalam Pembentukan Karakter ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Transformasi Nilai Nilai Religius Dalam Pembentukan Karakter ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Transformasi Nilai Nilai Religius Dalam Pembentukan Karakter ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55330-niali-nilai-religius-pendidikan-kar</link>
	<guid isPermaLink="false">057ee32f888dbc25ddbfb6c907b56e70</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 21:47:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ latiful umam ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,latiful,scope,umam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi nilaiAcnilai religius ke dalam kurikulum formal memengaruhi perkembangan karakter siswa dibandingkan dengan kegiatan ekstrakurikuler yang bersifat religius. Selanjutnya, penting untuk meneliti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Transformasi Nilai-Nilai Religius Dalam Pembentukan Karakter: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi nilaiAcnilai religius ke dalam kurikulum formal memengaruhi perkembangan karakter siswa dibandingkan dengan kegiatan ekstrakurikuler yang bersifat religius. Selanjutnya, penting untuk meneliti persepsi siswa dan orang tua terhadap efektivitas pendidikan karakter berbasis religius di SMK Arrahmah, guna memahami faktor penerimaan dan dukungan sosial. Selain itu, kajian mengenai desain program pelatihan guru yang meningkatkan kompetensi dalam mengimplementasikan pedagogi nilaiAcnilai religius dapat memberikan wawasan tentang strategi peningkatan kualitas pengajaran. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang lebih kuat untuk kebijakan pendidikan karakter berbasis religius, sekaligus mengidentifikasi tantangan praktis dalam penerapannya. Dengan demikian, hasilnya dapat membantu sekolah mengembangkan program yang lebih terstruktur, berkelanjutan, dan terintegrasi dalam sistem pembelajaran.. Penelitian ini menemukan bahwa transformasi nilaiAcnilai religius di SMK Arrahmah Purwotengah Papar Kediri meliputi praktik pembiasaan sholat dhuha, shalat dhuhur berjamaah, istighosah, dan halal bi bawal.Sebanyak 90A% guru mendukung pelaksanaan transformasi nilaiAcnilai religius dalam pembentukan karakter peserta didik, sementara 10A% bersikap netral.Meskipun nilaiAcnilai religius telah diterapkan dalam pembelajaran, penerapannya belum secara eksplisit tertuang dalam silabus dan RPP Pembentukan karakter masyarakat khususnya anak usia sekolah harus terus diupayakan. Lebih utama lagi pembentukan karakter religious, karena dengan karakter yang baik dapat memberikan kekuatan pada mereka untuk menghadapi berbagai persaingan dalam hidupnya. Penelitian ini bertumpu pada Transformasi Nilai-Nilai religius dalam pembentukan karakter pada siswa SMK Arrahmah Purwotengah Papar Kediri. Fokus penelitian adalah: (1) bagaimana bentuk transformasi nilaiAcnilai religius yang diterapkan SMK Arrahmah dalam membentuk karakter peserta didik; dan (2) bagaimana tanggapan guru... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/7/niali-nilai-religius-pendidikan-karakter-transform-thumb-c3309.webp" title="JURIS - Transformasi Nilai-Nilai Religius Dalam Pembentukan Karakter" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/niali-nilai-religius-pendidikan-karakter-transform-thumb-c3309.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/niali-nilai-religius-pendidikan-karakter-transform-thumb-c3309.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/niali-nilai-religius-pendidikan-karakter-transform-thumb-c3309.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Nilai-Nilai Religius Dalam Pembentukan Karakter" alt="JURIS - Transformasi Nilai-Nilai Religius Dalam Pembentukan Karakter" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/niali-nilai-religius-pendidikan-karakter-transform-thumb-3945f.webp" title="JURIS - Transformasi Nilai-Nilai Religius Dalam Pembentukan Karakter" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/niali-nilai-religius-pendidikan-karakter-transform-thumb-3945f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/niali-nilai-religius-pendidikan-karakter-transform-thumb-3945f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/niali-nilai-religius-pendidikan-karakter-transform-thumb-3945f.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Nilai-Nilai Religius Dalam Pembentukan Karakter" alt="JURIS - Transformasi Nilai-Nilai Religius Dalam Pembentukan Karakter" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/niali-nilai-religius-pendidikan-karakter-transform-thumb-ef81c.webp" title="JURIS - Transformasi Nilai-Nilai Religius Dalam Pembentukan Karakter" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/niali-nilai-religius-pendidikan-karakter-transform-thumb-ef81c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/niali-nilai-religius-pendidikan-karakter-transform-thumb-ef81c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/niali-nilai-religius-pendidikan-karakter-transform-thumb-ef81c.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Nilai-Nilai Religius Dalam Pembentukan Karakter" alt="JURIS - Transformasi Nilai-Nilai Religius Dalam Pembentukan Karakter" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55330-niali-nilai-religius-pendidikan-kar" title="JURIS - Transformasi Nilai-Nilai Religius Dalam Pembentukan Karakter" target="_blank">Transformasi Nilai-Nilai Religius Dalam Pembentukan Karakter</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi nilaiAcnilai religius ke dalam kurikulum formal memengaruhi perkembangan karakter siswa dibandingkan dengan kegiatan ekstrakurikuler yang bersifat religius. Selanjutnya, penting untuk meneliti persepsi siswa dan orang tua terhadap efektivitas pendidikan karakter berbasis religius di SMK Arrahmah, guna memahami faktor penerimaan dan dukungan sosial. Selain itu, kajian mengenai desain program pelatihan guru yang meningkatkan kompetensi dalam mengimplementasikan pedagogi nilaiAcnilai religius dapat memberikan wawasan tentang strategi peningkatan kualitas pengajaran. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang lebih kuat untuk kebijakan pendidikan karakter berbasis religius, sekaligus mengidentifikasi tantangan praktis dalam penerapannya. Dengan demikian, hasilnya dapat membantu sekolah mengembangkan program yang lebih terstruktur, berkelanjutan, dan terintegrasi dalam sistem pembelajaran..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa transformasi nilaiAcnilai religius di SMK Arrahmah Purwotengah Papar Kediri meliputi praktik pembiasaan sholat dhuha, shalat dhuhur berjamaah, istighosah, dan halal bi bawal.Sebanyak 90A% guru mendukung pelaksanaan transformasi nilaiAcnilai religius dalam pembentukan karakter peserta didik, sementara 10A% bersikap netral.Meskipun nilaiAcnilai religius telah diterapkan dalam pembelajaran, penerapannya belum secara eksplisit tertuang dalam silabus dan RPP
<br>Pembentukan karakter masyarakat khususnya anak usia sekolah harus terus diupayakan. Lebih utama lagi pembentukan karakter religious, karena dengan karakter yang baik dapat memberikan kekuatan pada mereka untuk menghadapi berbagai persaingan dalam hidupnya. Penelitian ini bertumpu pada Transformasi Nilai-Nilai religius dalam pembentukan karakter pada siswa SMK Arrahmah Purwotengah Papar Kediri. Fokus penelitian adalah: (1) bagaimana bentuk transformasi nilaiAcnilai religius yang diterapkan SMK Arrahmah dalam membentuk karakter peserta didik; dan (2) bagaimana tanggapan guru...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/7/niali-nilai-religius-pendidikan-karakter-transform-thumb-c3309.webp" type="image/webp" length="79032" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/niali-nilai-religius-pendidikan-karakter-transform-thumb-c3309.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/niali-nilai-religius-pendidikan-karakter-transform-thumb-3945f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/niali-nilai-religius-pendidikan-karakter-transform-thumb-ef81c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5874-intelektual-jurnal-pendidikan-studi-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pendidikan Humanistik Ki Hajar Dewantara Dalam Perspektif Pendidikan Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pendidikan Humanistik Ki Hajar Dewantara Dalam Perspektif Pendidikan Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pendidikan Humanistik Ki Hajar Dewantara Dalam Perspektif Pendidikan Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55332-nilai-akhlak-anak</link>
	<guid isPermaLink="false">7352aeeba5340602e1ebee8e56626452</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 21:40:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ latiful umam ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,latiful,scope,umam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris sejauh mana penerapan Sistem Among dalam lingkungan kelas modern dapat meningkatkan pembentukan karakter siswa, misalnya dengan mengukur perubahan perilaku moral setelah diterapkan prinsip Ing Ngarsa ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pendidikan Humanistik Ki Hajar Dewantara Dalam Perspektif Pendidikan Islam: Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris sejauh mana penerapan Sistem Among dalam lingkungan kelas modern dapat meningkatkan pembentukan karakter siswa, misalnya dengan mengukur perubahan perilaku moral setelah diterapkan prinsip Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, dan Tutwuri Handayani. Selanjutnya, studi komparatif antara sekolah berbasis Islam dan sekolah sekuler dapat meneliti perbedaan dampak pendidikan humanistik Ki Hajar Dewantara terhadap nilai akhlak dan karakter peserta didik, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan. Selain itu, pengembangan kurikulum terintegrasi yang menggabungkan nilai-nilai akhlak Islam dengan konsep pendidikan karakter Ki Hajar Dewantara dapat dievaluasi melalui percobaan lapangan untuk menilai efektivitasnya dalam membentuk pribadi yang beriman, beretika, dan berdaya saing. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan bukti konkret bagi kebijakan pendidikan nasional dalam upaya memperbaiki moralitas bangsa serta meningkatkan kualitas pembelajaran di semua tingkatan. Dengan demikian, kontribusi akademik dan praktis terhadap pendidikan karakter akan semakin kuat, sekaligus membuka peluang inovasi pedagogik yang relevan dengan konteks sosial budaya Indonesia.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelaksanaan konsep pendidikan karakter Ki Hajar Dewantara menggunakan Sistem Among, di mana guru (pamong) harus mengamalkan prinsip Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, dan Tutwuri Handayani.Selain itu, nilai-nilai pendidikan akhlak dalam perspektif Islam selaras dengan pendidikan karakter, mencakup nilai kepada Allah, diri sendiri, dan sesama.Kedua konsep tersebut saling melengkapi dalam membentuk karakter moral siswa Upaya untuk memperbaiki moralitas bangsa yang kian merosot terus dilakukan salah satunya dengan mengimplementasikan pendidikan karakter dalam tiap jenjang pendidikan. Namun tentu bukan hal yang mudah untuk melakukannya apalagi menikmati hasilnya dalam waktu yang singkat. Berbagai permasalahan yang bersangkutan dengan akhlak mulai mencuat hingga menyebabkan degradasi moral. Diperlukan alternatif untuk mendukung upaya perbaikan moralitas bangsa Karenanya, perlu kajian mengenai pendidikan karakter yang diharapkan mampu memberikan pencerahan. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/e/nilai-akhlak-anak-nilai-nilai-pendidikan-humanisti-thumb-b4d75.webp" title="JURIS - Pendidikan Humanistik Ki Hajar Dewantara Dalam Perspektif Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/nilai-akhlak-anak-nilai-nilai-pendidikan-humanisti-thumb-b4d75.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/nilai-akhlak-anak-nilai-nilai-pendidikan-humanisti-thumb-b4d75.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/nilai-akhlak-anak-nilai-nilai-pendidikan-humanisti-thumb-b4d75.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan Humanistik Ki Hajar Dewantara Dalam Perspektif Pendidikan Islam" alt="JURIS - Pendidikan Humanistik Ki Hajar Dewantara Dalam Perspektif Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/e/nilai-akhlak-anak-nilai-nilai-pendidikan-humanisti-thumb-0a113.webp" title="JURIS - Pendidikan Humanistik Ki Hajar Dewantara Dalam Perspektif Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/nilai-akhlak-anak-nilai-nilai-pendidikan-humanisti-thumb-0a113.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/nilai-akhlak-anak-nilai-nilai-pendidikan-humanisti-thumb-0a113.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/nilai-akhlak-anak-nilai-nilai-pendidikan-humanisti-thumb-0a113.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan Humanistik Ki Hajar Dewantara Dalam Perspektif Pendidikan Islam" alt="JURIS - Pendidikan Humanistik Ki Hajar Dewantara Dalam Perspektif Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/e/nilai-akhlak-anak-nilai-nilai-pendidikan-humanisti-thumb-1c765.webp" title="JURIS - Pendidikan Humanistik Ki Hajar Dewantara Dalam Perspektif Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/e/nilai-akhlak-anak-nilai-nilai-pendidikan-humanisti-thumb-1c765.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/e/nilai-akhlak-anak-nilai-nilai-pendidikan-humanisti-thumb-1c765.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/e/nilai-akhlak-anak-nilai-nilai-pendidikan-humanisti-thumb-1c765.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan Humanistik Ki Hajar Dewantara Dalam Perspektif Pendidikan Islam" alt="JURIS - Pendidikan Humanistik Ki Hajar Dewantara Dalam Perspektif Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55332-nilai-akhlak-anak" title="JURIS - Pendidikan Humanistik Ki Hajar Dewantara Dalam Perspektif Pendidikan Islam" target="_blank">Pendidikan Humanistik Ki Hajar Dewantara Dalam Perspektif Pendidikan Islam</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris sejauh mana penerapan Sistem Among dalam lingkungan kelas modern dapat meningkatkan pembentukan karakter siswa, misalnya dengan mengukur perubahan perilaku moral setelah diterapkan prinsip Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, dan Tutwuri Handayani. Selanjutnya, studi komparatif antara sekolah berbasis Islam dan sekolah sekuler dapat meneliti perbedaan dampak pendidikan humanistik Ki Hajar Dewantara terhadap nilai akhlak dan karakter peserta didik, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan. Selain itu, pengembangan kurikulum terintegrasi yang menggabungkan nilai-nilai akhlak Islam dengan konsep pendidikan karakter Ki Hajar Dewantara dapat dievaluasi melalui percobaan lapangan untuk menilai efektivitasnya dalam membentuk pribadi yang beriman, beretika, dan berdaya saing. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan bukti konkret bagi kebijakan pendidikan nasional dalam upaya memperbaiki moralitas bangsa serta meningkatkan kualitas pembelajaran di semua tingkatan. Dengan demikian, kontribusi akademik dan praktis terhadap pendidikan karakter akan semakin kuat, sekaligus membuka peluang inovasi pedagogik yang relevan dengan konteks sosial budaya Indonesia..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelaksanaan konsep pendidikan karakter Ki Hajar Dewantara menggunakan Sistem Among, di mana guru (pamong) harus mengamalkan prinsip Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, dan Tutwuri Handayani.Selain itu, nilai-nilai pendidikan akhlak dalam perspektif Islam selaras dengan pendidikan karakter, mencakup nilai kepada Allah, diri sendiri, dan sesama.Kedua konsep tersebut saling melengkapi dalam membentuk karakter moral siswa
<br>Upaya untuk memperbaiki moralitas bangsa yang kian merosot terus dilakukan salah satunya dengan mengimplementasikan pendidikan karakter dalam tiap jenjang pendidikan. Namun tentu bukan hal yang mudah untuk melakukannya apalagi menikmati hasilnya dalam waktu yang singkat. Berbagai permasalahan yang bersangkutan dengan akhlak mulai mencuat hingga menyebabkan degradasi moral. Diperlukan alternatif untuk mendukung upaya perbaikan moralitas bangsa Karenanya, perlu kajian mengenai pendidikan karakter yang diharapkan mampu memberikan pencerahan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/e/nilai-akhlak-anak-nilai-nilai-pendidikan-humanisti-thumb-0a113.webp" type="image/webp" length="102086" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/nilai-akhlak-anak-nilai-nilai-pendidikan-humanisti-thumb-b4d75.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/nilai-akhlak-anak-nilai-nilai-pendidikan-humanisti-thumb-0a113.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/e/nilai-akhlak-anak-nilai-nilai-pendidikan-humanisti-thumb-1c765.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5874-intelektual-jurnal-pendidikan-studi-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penguatan Moderasi Agama untuk Menangkal Penyebaran Ideologi Transnasional Studi Kasus Kegiatan Agama di Universitas Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penguatan Moderasi Agama untuk Menangkal Penyebaran Ideologi Transnasional Studi Kasus Kegiatan Agama di Universitas Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penguatan Moderasi Agama untuk Menangkal Penyebaran Ideologi Transnasional Studi Kasus Kegiatan Agama di Universitas Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55325-peran-institusi-kampus-p</link>
	<guid isPermaLink="false">749a712353df162b92df9eebba947089</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 21:38:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ qolam malang ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ pola akurat ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akurat,counter,flag,malang,pola,qolam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengembangkan model pendidikan inklusif yang lebih komprehensif: Penelitian ini menunjukkan bahwa institusi agama di universitas memiliki peran penting ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penguatan Moderasi Agama untuk Menangkal Penyebaran Ideologi Transnasional: Studi Kasus Kegiatan Agama di Universitas Indonesia: Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengembangkan model pendidikan inklusif yang lebih komprehensif: Penelitian ini menunjukkan bahwa institusi agama di universitas memiliki peran penting dalam mempromosikan moderasi agama dan toleransi. Namun, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengembangkan model pendidikan inklusif yang lebih komprehensif, yang tidak hanya berfokus pada kegiatan agama, tetapi juga mencakup aspek-aspek lain seperti dialog antar iman, pendidikan karakter, dan pendidikan kewarganegaraan. Model ini dapat membantu mahasiswa memahami dan menghargai keragaman agama dan budaya, serta mengembangkan sikap toleran dan inklusif.2. Menganalisis pengaruh teknologi digital pada kegiatan agama: Penelitian ini menyoroti peran teknologi digital dalam penyebaran ideologi transnasional. Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh teknologi digital pada kegiatan agama di universitas, termasuk penggunaan media sosial, platform daring, dan aplikasi seluler. Penelitian ini dapat membantu memahami bagaimana teknologi digital dapat digunakan untuk mempromosikan moderasi agama dan toleransi, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang yang terkait dengan penggunaan teknologi dalam konteks keagamaan.3. Mempelajari peran institusi agama dalam membangun ketahanan nasional: Penelitian ini menekankan pentingnya institusi agama dalam menangkal pengaruh ideologi transnasional dan memperkuat ketahanan nasional. Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mempelajari peran institusi agama dalam membangun ketahanan nasional, termasuk bagaimana mereka dapat bekerja sama dengan pemerintah, organisasi masyarakat, dan institusi pendidikan lainnya untuk mempromosikan nilai-nilai moderasi dan toleransi. Penelitian ini dapat membantu mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk memperkuat ketahanan nasional dan mencegah penyebaran ideologi ekstrem.. Penelitian ini telah menyoroti peran strategis institusi agama dalam pendidikan tinggi sebagai aktor garis depan dalam menumbuhkan religiositas inklusif dan ketahanan nasional.Penelitian ini menemukan bahwa institusi agama di universitas negeri seperti UPI, UNJ, dan UM tidak hanya menjadi fasilitator ibadah atau spiritualitas, tetapi berfungsi sebagai agen aktif dalam mempromosikan moderasi agama, toleransi, dan kewaspadaan ideologis.Melalui program integratif, bimbingan agama yang terstruktur, pengembangan kurikulum kontekstual, dan keterlibatan antar iman, institusi ini memberikan respons yang dinamis dan terlokalisasi terhadap tantangan yang diajukan oleh ideologi agama transnasional, yang sering kali mengeksploitasi kerentanan kampus.Kontribusi utama penelitian ini terletak pada demonstrasi bahwa moderasi agama di konteks universitas tidak dapat dicapai hanya melalui retorika pasif atau kebijakan saja.Sebaliknya, hal itu memerlukan komitmen institusional, kohesi program, dan inovasi pedagogis yang mensinkronkan domain akademik, spiritual, dan sipil.Temuan penelitian ini menekankan bahwa universitas tidak hanya harus "mengajar" moderasi agama, tetapi harus "mempraktikkannya" dalam budaya institusional mereka - melalui diskursus inklusif, ruang ibadah plural, dan acara dialogis yang mendorong pemikiran kritis dan pemahaman empati di antara siswa dengan latar belakang yang beragam.Penelitian ini menawarkan dasar konseptual dan empiris untuk memikirkan kembali peran institusi agama di universitas.Penelitian ini menantang narasi sederhana tentang agama sebagai dogma atau pengalaman pribadi, dan justru memosisikannya sebagai pedagogi publik untuk koeksistensi dan pembangunan perdamaian.Ke depan, pendekatan interdisipliner dan partisipatif akan menjadi kunci untuk mengembangkan model yang lebih nuans dan sensitif konteks untuk mencegah ekstremisme ideologis melalui moderasi agama dalam pendidikan tinggi Platform moderasi agama terus digunakan secara luas dalam konteks universitas sebagai sarana untuk menyebarkan ide-ide agama wasathiyah. Penelitian ini menjelajahi peran kegiatan institusi agama dalam mendorong moderasi agama sebagai respons strategis terhadap pengaruh ideologi Islam transnasional yang semakin meningkat dalam pendidikan tinggi Indonesia. Dengan fokus pada tiga universitas negeri terkemuka, yaitu Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), dan Universitas Negeri Malang (UM). Penelitian kualitatif ini menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/4/peran-institusi-kampus-pendidikan-kurikulum-modera-thumb-ecca8.webp" title="JURIS - Penguatan Moderasi Agama untuk Menangkal Penyebaran Ideologi Transnasional: Studi Kasus Kegiatan Agama di Universitas Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/peran-institusi-kampus-pendidikan-kurikulum-modera-thumb-ecca8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/peran-institusi-kampus-pendidikan-kurikulum-modera-thumb-ecca8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/peran-institusi-kampus-pendidikan-kurikulum-modera-thumb-ecca8.webp 1x" title="JURIS - Penguatan Moderasi Agama untuk Menangkal Penyebaran Ideologi Transnasional: Studi Kasus Kegiatan Agama di Universitas Indonesia" alt="JURIS - Penguatan Moderasi Agama untuk Menangkal Penyebaran Ideologi Transnasional: Studi Kasus Kegiatan Agama di Universitas Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/peran-institusi-kampus-pendidikan-kurikulum-modera-thumb-dd351.webp" title="JURIS - Penguatan Moderasi Agama untuk Menangkal Penyebaran Ideologi Transnasional: Studi Kasus Kegiatan Agama di Universitas Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/peran-institusi-kampus-pendidikan-kurikulum-modera-thumb-dd351.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/peran-institusi-kampus-pendidikan-kurikulum-modera-thumb-dd351.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/peran-institusi-kampus-pendidikan-kurikulum-modera-thumb-dd351.webp 1x" title="JURIS - Penguatan Moderasi Agama untuk Menangkal Penyebaran Ideologi Transnasional: Studi Kasus Kegiatan Agama di Universitas Indonesia" alt="JURIS - Penguatan Moderasi Agama untuk Menangkal Penyebaran Ideologi Transnasional: Studi Kasus Kegiatan Agama di Universitas Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/peran-institusi-kampus-pendidikan-kurikulum-modera-thumb-4a049.webp" title="JURIS - Penguatan Moderasi Agama untuk Menangkal Penyebaran Ideologi Transnasional: Studi Kasus Kegiatan Agama di Universitas Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/peran-institusi-kampus-pendidikan-kurikulum-modera-thumb-4a049.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/peran-institusi-kampus-pendidikan-kurikulum-modera-thumb-4a049.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/peran-institusi-kampus-pendidikan-kurikulum-modera-thumb-4a049.webp 1x" title="JURIS - Penguatan Moderasi Agama untuk Menangkal Penyebaran Ideologi Transnasional: Studi Kasus Kegiatan Agama di Universitas Indonesia" alt="JURIS - Penguatan Moderasi Agama untuk Menangkal Penyebaran Ideologi Transnasional: Studi Kasus Kegiatan Agama di Universitas Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55325-peran-institusi-kampus-p" title="JURIS - Penguatan Moderasi Agama untuk Menangkal Penyebaran Ideologi Transnasional: Studi Kasus Kegiatan Agama di Universitas Indonesia" target="_blank">Penguatan Moderasi Agama untuk Menangkal Penyebaran Ideologi Transnasional: Studi Kasus Kegiatan Agama di Universitas Indonesia</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengembangkan model pendidikan inklusif yang lebih komprehensif: Penelitian ini menunjukkan bahwa institusi agama di universitas memiliki peran penting dalam mempromosikan moderasi agama dan toleransi. Namun, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengembangkan model pendidikan inklusif yang lebih komprehensif, yang tidak hanya berfokus pada kegiatan agama, tetapi juga mencakup aspek-aspek lain seperti dialog antar iman, pendidikan karakter, dan pendidikan kewarganegaraan. Model ini dapat membantu mahasiswa memahami dan menghargai keragaman agama dan budaya, serta mengembangkan sikap toleran dan inklusif.2. Menganalisis pengaruh teknologi digital pada kegiatan agama: Penelitian ini menyoroti peran teknologi digital dalam penyebaran ideologi transnasional. Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh teknologi digital pada kegiatan agama di universitas, termasuk penggunaan media sosial, platform daring, dan aplikasi seluler. Penelitian ini dapat membantu memahami bagaimana teknologi digital dapat digunakan untuk mempromosikan moderasi agama dan toleransi, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang yang terkait dengan penggunaan teknologi dalam konteks keagamaan.3. Mempelajari peran institusi agama dalam membangun ketahanan nasional: Penelitian ini menekankan pentingnya institusi agama dalam menangkal pengaruh ideologi transnasional dan memperkuat ketahanan nasional. Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mempelajari peran institusi agama dalam membangun ketahanan nasional, termasuk bagaimana mereka dapat bekerja sama dengan pemerintah, organisasi masyarakat, dan institusi pendidikan lainnya untuk mempromosikan nilai-nilai moderasi dan toleransi. Penelitian ini dapat membantu mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk memperkuat ketahanan nasional dan mencegah penyebaran ideologi ekstrem..
<br>Penelitian ini telah menyoroti peran strategis institusi agama dalam pendidikan tinggi sebagai aktor garis depan dalam menumbuhkan religiositas inklusif dan ketahanan nasional.Penelitian ini menemukan bahwa institusi agama di universitas negeri seperti UPI, UNJ, dan UM tidak hanya menjadi fasilitator ibadah atau spiritualitas, tetapi berfungsi sebagai agen aktif dalam mempromosikan moderasi agama, toleransi, dan kewaspadaan ideologis.Melalui program integratif, bimbingan agama yang terstruktur, pengembangan kurikulum kontekstual, dan keterlibatan antar iman, institusi ini memberikan respons yang dinamis dan terlokalisasi terhadap tantangan yang diajukan oleh ideologi agama transnasional, yang sering kali mengeksploitasi kerentanan kampus.Kontribusi utama penelitian ini terletak pada demonstrasi bahwa moderasi agama di konteks universitas tidak dapat dicapai hanya melalui retorika pasif atau kebijakan saja.Sebaliknya, hal itu memerlukan komitmen institusional, kohesi program, dan inovasi pedagogis yang mensinkronkan domain akademik, spiritual, dan sipil.Temuan penelitian ini menekankan bahwa universitas tidak hanya harus "mengajar" moderasi agama, tetapi harus "mempraktikkannya" dalam budaya institusional mereka - melalui diskursus inklusif, ruang ibadah plural, dan acara dialogis yang mendorong pemikiran kritis dan pemahaman empati di antara siswa dengan latar belakang yang beragam.Penelitian ini menawarkan dasar konseptual dan empiris untuk memikirkan kembali peran institusi agama di universitas.Penelitian ini menantang narasi sederhana tentang agama sebagai dogma atau pengalaman pribadi, dan justru memosisikannya sebagai pedagogi publik untuk koeksistensi dan pembangunan perdamaian.Ke depan, pendekatan interdisipliner dan partisipatif akan menjadi kunci untuk mengembangkan model yang lebih nuans dan sensitif konteks untuk mencegah ekstremisme ideologis melalui moderasi agama dalam pendidikan tinggi
<br>Platform moderasi agama terus digunakan secara luas dalam konteks universitas sebagai sarana untuk menyebarkan ide-ide agama wasathiyah. Penelitian ini menjelajahi peran kegiatan institusi agama dalam mendorong moderasi agama sebagai respons strategis terhadap pengaruh ideologi Islam transnasional yang semakin meningkat dalam pendidikan tinggi Indonesia. Dengan fokus pada tiga universitas negeri terkemuka, yaitu Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), dan Universitas Negeri Malang (UM). Penelitian kualitatif ini menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/4/peran-institusi-kampus-pendidikan-kurikulum-modera-thumb-ecca8.webp" type="image/webp" length="115212" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/peran-institusi-kampus-pendidikan-kurikulum-modera-thumb-ecca8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/peran-institusi-kampus-pendidikan-kurikulum-modera-thumb-dd351.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/peran-institusi-kampus-pendidikan-kurikulum-modera-thumb-4a049.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5871-tribakti-jurnal-pemikiran-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Mediamorphosis of Aula Magazine Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Mediamorphosis of Aula Magazine Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Mediamorphosis of Aula Magazine Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55324-ruang-publik-islam-organisasi-moderat</link>
	<guid isPermaLink="false">407a0f9aacebc3baf30977ca2a0a1705</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 21:18:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ qolam malang ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ pola akurat ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akurat,counter,flag,malang,pola,qolam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif yang menyelidiki strategi adaptasi digital dan penempatan ideologis yang beragam di antara media Islam di Indonesia dan di berbagai konteks pasca-kolonial. Selain itu, perlu dilakukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Mediamorphosis of Aula Magazine: Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif yang menyelidiki strategi adaptasi digital dan penempatan ideologis yang beragam di antara media Islam di Indonesia dan di berbagai konteks pasca-kolonial. Selain itu, perlu dilakukan penyelidikan lebih lanjut tentang keterlibatan audiens, mediasi algoritma, dan tata kelola platform untuk memahami secara komprehensif transformasi media Islam kontemporer. Penelitian ini dapat membantu memahami bagaimana media Islam lokal dapat mempertahankan identitas dan pengetahuan agama mereka dalam lanskap media digital yang didominasi oleh kekuatan global.. Mediamorfosis Majalah Aula melampaui proses adaptasi teknologi linier dan lebih baik dipahami sebagai praktik media pasca-kolonial yang terbenam dalam struktur representasi dan kekuasaan simbolis yang tidak seimbang.Transformasi digital Aula mencerminkan negosiasi aktif visibilitas dalam medan yang tidak merata dari arus media global, sambil mempertahankan dan memperluas produksi epistemis Islam Nusantara yang berakar pada tradisi Nahdlatul Ulama.Proses ini menggambarkan hibriditas pasca-kolonial, di mana logika media digital global direkapitulasi untuk mengartikulasikan pengetahuan agama lokal dan mode dakwah yang terbenam secara budaya.Alih-alih menempati posisi pasif, Majalah Aula menunjukkan agen dalam membentuk ruang publik agama dengan menyebarluaskan narasi Islam moderat dan memperkuat hubungan antara platform digital dan praktik keagamaan berbasis komunitas.Mediamorfosisnya merupakan bentuk intervensi simbolis, memungkinkan media Islam lokal untuk merestrukturisasi representasi dominan Islam dalam ekosistem media global yang terstruktur oleh hubungan kekuasaan yang tidak setara.Meskipun memberikan kontribusi, penelitian ini terbatas oleh desain kasus tunggal dan ketergantungan pada analisis konten selektif dan data wawancara, yang mungkin tidak sepenuhnya menangkap penerimaan audiens atau dinamika platform spesifik.Penelitian masa depan harus mengadopsi pendekatan komparatif dengan mengkaji Aula bersama media Islam lainnya di dalam Indonesia dan lintas konteks pasca-kolonial untuk mengidentifikasi strategi adaptasi digital dan penempatan ideologis yang beragam.Penyelidikan lebih lanjut tentang keterlibatan audiens, mediasi algoritma, dan tata kelola platform juga akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang transformasi media Islam kontemporer Penelitian ini menganalisis mediamorfosis Majalah Aula dari perspektif pasca-kolonial untuk menyelidiki bagaimana media Islam Nusantara mempertahankan eksistensinya, identitas budaya, dan otonomi epistemis di tengah hegemoni media digital global. Mediamorfosis dipahami sebagai proses negosiasi posisi epistemis media Islam lokal dalam lanskap digital yang didominasi oleh nilai-nilai dan struktur pengetahuan media Barat. Pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivis digunakan. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan peserta kunci dan dokumentasi transformasi Majalah Aula, kemudian dianalisis secara induktif untuk mengidentifikasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-8afb1.webp" title="JURIS - The Mediamorphosis of Aula Magazine: Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-8afb1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-8afb1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-8afb1.webp 1x" title="JURIS - The Mediamorphosis of Aula Magazine: Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era" alt="JURIS - The Mediamorphosis of Aula Magazine: Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-51bea.webp" title="JURIS - The Mediamorphosis of Aula Magazine: Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-51bea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-51bea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-51bea.webp 1x" title="JURIS - The Mediamorphosis of Aula Magazine: Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era" alt="JURIS - The Mediamorphosis of Aula Magazine: Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-b6740.webp" title="JURIS - The Mediamorphosis of Aula Magazine: Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-b6740.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-b6740.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-b6740.webp 1x" title="JURIS - The Mediamorphosis of Aula Magazine: Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era" alt="JURIS - The Mediamorphosis of Aula Magazine: Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55324-ruang-publik-islam-organisasi-moderat" title="JURIS - The Mediamorphosis of Aula Magazine: Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era" target="_blank">The Mediamorphosis of Aula Magazine: Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif yang menyelidiki strategi adaptasi digital dan penempatan ideologis yang beragam di antara media Islam di Indonesia dan di berbagai konteks pasca-kolonial. Selain itu, perlu dilakukan penyelidikan lebih lanjut tentang keterlibatan audiens, mediasi algoritma, dan tata kelola platform untuk memahami secara komprehensif transformasi media Islam kontemporer. Penelitian ini dapat membantu memahami bagaimana media Islam lokal dapat mempertahankan identitas dan pengetahuan agama mereka dalam lanskap media digital yang didominasi oleh kekuatan global..
<br>Mediamorfosis Majalah Aula melampaui proses adaptasi teknologi linier dan lebih baik dipahami sebagai praktik media pasca-kolonial yang terbenam dalam struktur representasi dan kekuasaan simbolis yang tidak seimbang.Transformasi digital Aula mencerminkan negosiasi aktif visibilitas dalam medan yang tidak merata dari arus media global, sambil mempertahankan dan memperluas produksi epistemis Islam Nusantara yang berakar pada tradisi Nahdlatul Ulama.Proses ini menggambarkan hibriditas pasca-kolonial, di mana logika media digital global direkapitulasi untuk mengartikulasikan pengetahuan agama lokal dan mode dakwah yang terbenam secara budaya.Alih-alih menempati posisi pasif, Majalah Aula menunjukkan agen dalam membentuk ruang publik agama dengan menyebarluaskan narasi Islam moderat dan memperkuat hubungan antara platform digital dan praktik keagamaan berbasis komunitas.Mediamorfosisnya merupakan bentuk intervensi simbolis, memungkinkan media Islam lokal untuk merestrukturisasi representasi dominan Islam dalam ekosistem media global yang terstruktur oleh hubungan kekuasaan yang tidak setara.Meskipun memberikan kontribusi, penelitian ini terbatas oleh desain kasus tunggal dan ketergantungan pada analisis konten selektif dan data wawancara, yang mungkin tidak sepenuhnya menangkap penerimaan audiens atau dinamika platform spesifik.Penelitian masa depan harus mengadopsi pendekatan komparatif dengan mengkaji Aula bersama media Islam lainnya di dalam Indonesia dan lintas konteks pasca-kolonial untuk mengidentifikasi strategi adaptasi digital dan penempatan ideologis yang beragam.Penyelidikan lebih lanjut tentang keterlibatan audiens, mediasi algoritma, dan tata kelola platform juga akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang transformasi media Islam kontemporer
<br>Penelitian ini menganalisis mediamorfosis Majalah Aula dari perspektif pasca-kolonial untuk menyelidiki bagaimana media Islam Nusantara mempertahankan eksistensinya, identitas budaya, dan otonomi epistemis di tengah hegemoni media digital global. Mediamorfosis dipahami sebagai proses negosiasi posisi epistemis media Islam lokal dalam lanskap digital yang didominasi oleh nilai-nilai dan struktur pengetahuan media Barat. Pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivis digunakan. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan peserta kunci dan dokumentasi transformasi Majalah Aula, kemudian dianalisis secara induktif untuk mengidentifikasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-b6740.webp" type="image/webp" length="101586" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-8afb1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-51bea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-b6740.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5871-tribakti-jurnal-pemikiran-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Komunikasi Interpersonal Siswa Melalui Metode Diskusi Buzz Group Dalam Pembelajaran PAI Kelas VI SDN Bandar Kidul 1 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Komunikasi Interpersonal Siswa Melalui Metode Diskusi Buzz Group Dalam Pembelajaran PAI Kelas VI SDN Bandar Kidul 1 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Komunikasi Interpersonal Siswa Melalui Metode Diskusi Buzz Group Dalam Pembelajaran PAI Kelas VI SDN Bandar Kidul 1 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55339-kombinasi-metode-buzz-group</link>
	<guid isPermaLink="false">beffa371e9c40d846f05101dd3a97537</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 21:11:03 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ latiful umam ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,latiful,scope,umam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat meneliti apakah efektivitas metode Diskusi Buzz Group tetap terjaga ketika diterapkan pada tingkat kelas yang lebih rendah maupun lebih tinggi, seperti kelas IV dan VIII, untuk mengetahui variasi dampaknya pada kemampuan komunikasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Komunikasi Interpersonal Siswa Melalui Metode Diskusi Buzz Group Dalam Pembelajaran PAI Kelas VI SDN Bandar Kidul 1: Penelitian lanjutan dapat meneliti apakah efektivitas metode Diskusi Buzz Group tetap terjaga ketika diterapkan pada tingkat kelas yang lebih rendah maupun lebih tinggi, seperti kelas IV dan VIII, untuk mengetahui variasi dampaknya pada kemampuan komunikasi antar siswa. Selanjutnya, penting untuk mengevaluasi pengaruh pelatihan psikologi belajar bagi guru dalam memfasilitasi buzz group, sehingga dapat mengidentifikasi sejauh mana kompetensi guru meningkatkan partisipasi dan motivasi siswa selama diskusi. Terakhir, sebuah studi komparatif antara metode Diskusi Buzz Group dan pendekatan pembelajaran aktif lainnya, seperti pembelajaran berbasis proyek atau cooperative learning, dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang keunggulan relatif masingAcmasing metode dalam mengembangkan keterampilan komunikasi interpersonal siswa.. Pelaksanaan metode Diskusi Buzz Group pada mata pelajaran PAI di kelas VI SDN Bandar Kidul 1 Kediri berhasil meningkatkan komunikasi interpersonal siswa, sehingga mereka lebih berani mengungkapkan ide dalam diskusi.Latihan komunikasi melalui buzz group membantu siswa mengembangkan keterampilan berkomunikasi secara efektif dengan guru dan teman sekelas.Interaksi yang terbentuk selama proses pembelajaran memberikan hasil yang memuaskan dan dapat dijadikan model metode pembelajaran yang efektif Penelitian ini dibingkai dalam topik besar Metode Pembelajaran yang secara khusus melihat praktek pembelajaran di SDN Bandar Kidul 1 Kediri dari komunikasi interpersonal siswa dalam kelas dengan menggunakan metode buzz group. Penelitian ini diharapkan memiliki nilai praktis terhadap pembelajaran PAI. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/b/kombinasi-metode-buzz-group-siswa-kelas-v-motivasi-thumb-c5191.webp" title="JURIS - Efektivitas Komunikasi Interpersonal Siswa Melalui Metode Diskusi Buzz Group Dalam Pembelajaran PAI Kelas VI SDN Bandar Kidul 1" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/kombinasi-metode-buzz-group-siswa-kelas-v-motivasi-thumb-c5191.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/kombinasi-metode-buzz-group-siswa-kelas-v-motivasi-thumb-c5191.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/kombinasi-metode-buzz-group-siswa-kelas-v-motivasi-thumb-c5191.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Komunikasi Interpersonal Siswa Melalui Metode Diskusi Buzz Group Dalam Pembelajaran PAI Kelas VI SDN Bandar Kidul 1" alt="JURIS - Efektivitas Komunikasi Interpersonal Siswa Melalui Metode Diskusi Buzz Group Dalam Pembelajaran PAI Kelas VI SDN Bandar Kidul 1" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/kombinasi-metode-buzz-group-siswa-kelas-v-motivasi-thumb-2f695.webp" title="JURIS - Efektivitas Komunikasi Interpersonal Siswa Melalui Metode Diskusi Buzz Group Dalam Pembelajaran PAI Kelas VI SDN Bandar Kidul 1" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/kombinasi-metode-buzz-group-siswa-kelas-v-motivasi-thumb-2f695.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/kombinasi-metode-buzz-group-siswa-kelas-v-motivasi-thumb-2f695.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/kombinasi-metode-buzz-group-siswa-kelas-v-motivasi-thumb-2f695.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Komunikasi Interpersonal Siswa Melalui Metode Diskusi Buzz Group Dalam Pembelajaran PAI Kelas VI SDN Bandar Kidul 1" alt="JURIS - Efektivitas Komunikasi Interpersonal Siswa Melalui Metode Diskusi Buzz Group Dalam Pembelajaran PAI Kelas VI SDN Bandar Kidul 1" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/kombinasi-metode-buzz-group-siswa-kelas-v-motivasi-thumb-54880.webp" title="JURIS - Efektivitas Komunikasi Interpersonal Siswa Melalui Metode Diskusi Buzz Group Dalam Pembelajaran PAI Kelas VI SDN Bandar Kidul 1" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/kombinasi-metode-buzz-group-siswa-kelas-v-motivasi-thumb-54880.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/kombinasi-metode-buzz-group-siswa-kelas-v-motivasi-thumb-54880.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/kombinasi-metode-buzz-group-siswa-kelas-v-motivasi-thumb-54880.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Komunikasi Interpersonal Siswa Melalui Metode Diskusi Buzz Group Dalam Pembelajaran PAI Kelas VI SDN Bandar Kidul 1" alt="JURIS - Efektivitas Komunikasi Interpersonal Siswa Melalui Metode Diskusi Buzz Group Dalam Pembelajaran PAI Kelas VI SDN Bandar Kidul 1" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55339-kombinasi-metode-buzz-group" title="JURIS - Efektivitas Komunikasi Interpersonal Siswa Melalui Metode Diskusi Buzz Group Dalam Pembelajaran PAI Kelas VI SDN Bandar Kidul 1" target="_blank">Efektivitas Komunikasi Interpersonal Siswa Melalui Metode Diskusi Buzz Group Dalam Pembelajaran PAI Kelas VI SDN Bandar Kidul 1</a>: Penelitian lanjutan dapat meneliti apakah efektivitas metode Diskusi Buzz Group tetap terjaga ketika diterapkan pada tingkat kelas yang lebih rendah maupun lebih tinggi, seperti kelas IV dan VIII, untuk mengetahui variasi dampaknya pada kemampuan komunikasi antar siswa. Selanjutnya, penting untuk mengevaluasi pengaruh pelatihan psikologi belajar bagi guru dalam memfasilitasi buzz group, sehingga dapat mengidentifikasi sejauh mana kompetensi guru meningkatkan partisipasi dan motivasi siswa selama diskusi. Terakhir, sebuah studi komparatif antara metode Diskusi Buzz Group dan pendekatan pembelajaran aktif lainnya, seperti pembelajaran berbasis proyek atau cooperative learning, dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang keunggulan relatif masingAcmasing metode dalam mengembangkan keterampilan komunikasi interpersonal siswa..
<br>Pelaksanaan metode Diskusi Buzz Group pada mata pelajaran PAI di kelas VI SDN Bandar Kidul 1 Kediri berhasil meningkatkan komunikasi interpersonal siswa, sehingga mereka lebih berani mengungkapkan ide dalam diskusi.Latihan komunikasi melalui buzz group membantu siswa mengembangkan keterampilan berkomunikasi secara efektif dengan guru dan teman sekelas.Interaksi yang terbentuk selama proses pembelajaran memberikan hasil yang memuaskan dan dapat dijadikan model metode pembelajaran yang efektif
<br>Penelitian ini dibingkai dalam topik besar Metode Pembelajaran yang secara khusus melihat praktek pembelajaran di SDN Bandar Kidul 1 Kediri dari komunikasi interpersonal siswa dalam kelas dengan menggunakan metode buzz group. Penelitian ini diharapkan memiliki nilai praktis terhadap pembelajaran PAI.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/b/kombinasi-metode-buzz-group-siswa-kelas-v-motivasi-thumb-54880.webp" type="image/webp" length="103394" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/kombinasi-metode-buzz-group-siswa-kelas-v-motivasi-thumb-c5191.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/kombinasi-metode-buzz-group-siswa-kelas-v-motivasi-thumb-2f695.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/kombinasi-metode-buzz-group-siswa-kelas-v-motivasi-thumb-54880.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5874-intelektual-jurnal-pendidikan-studi-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sufism Based Entrepreneurship as a Model for Strengthening the Economic Independence of Pesantren Students ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sufism Based Entrepreneurship as a Model for Strengthening the Economic Independence of Pesantren Students ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sufism Based Entrepreneurship as a Model for Strengthening the Economic Independence of Pesantren Students ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55326-nilai-islam-wasathiyah-isl</link>
	<guid isPermaLink="false">9543e4c0f8289253c148eed593301081</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 21:07:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ qolam malang ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ pola akurat ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akurat,counter,flag,malang,pola,qolam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan dan analisis, penelitian selanjutnya dapat mengusulkan model kewirausahaan berbasis Sufisme yang lebih komprehensif, yang tidak hanya berfokus pada aspek spiritual dan ekonomi, tetapi juga mempertimbangkan aspek sosial dan budaya. Model ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sufism-Based Entrepreneurship as a Model for Strengthening the Economic Independence of Pesantren Students: Berdasarkan temuan dan analisis, penelitian selanjutnya dapat mengusulkan model kewirausahaan berbasis Sufisme yang lebih komprehensif, yang tidak hanya berfokus pada aspek spiritual dan ekonomi, tetapi juga mempertimbangkan aspek sosial dan budaya. Model ini dapat dikembangkan dengan mengintegrasikan praktik-praktik Sufisme dalam berbagai sektor ekonomi pesantren, seperti pertanian, perdagangan, peternakan, dan budidaya air. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran kyai dan ustaz dalam mentransformasi nilai-nilai spiritual menjadi perilaku kewirausahaan yang produktif. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam mengembangkan model pemberdayaan ekonomi pesantren yang berlandaskan spiritualitas dan nilai-nilai Islam.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kewirausahaan di Pondok Pesantren Roudhotul Muttaqin, Mojokerto, merupakan integrasi antara nilai-nilai Sufisme dan aktivitas ekonomi, membentuk kewirausahaan berbasis spiritual yang berlandaskan pada modal spiritual.Nilai-nilai seperti ikhlas, sabr, tawakkul, istiqamah, zuhud, dan shukr diinternalisasi melalui praktik asketisme Islam dan diterapkan dalam budidaya air, sehingga membentuk etos kerja, ketahanan, dan tanggung jawab sosial siswa.Secara teoritis, penelitian ini mengembangkan model kewirausahaan berbasis Sufisme yang menggabungkan Sufisme, psikologi da'wah, dan teori kewirausahaan.Secara empiris, temuan menunjukkan bahwa asketisme Islam berkontribusi signifikan terhadap pembentukan perilaku kewirausahaan siswa.Batasan penelitian ini terletak pada desain studi kasus tunggal, yang membatasi generalisasi luasnya.Oleh karena itu, studi perbandingan diperlukan untuk menguatkan temuan dan mengembangkan model lebih lanjut Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan antara asketisme Islam, internalisasi nilai-nilai spiritual, motivasi psikologis, dan perilaku kewirausahaan siswa di Pondok Pesantren Roudhotul Muttaqin, Mojokerto. Pendekatan studi kasus kualitatif digunakan, dengan memanfaatkan wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan diskusi kelompok terfokus (FGD) yang melibatkan delapan informan. Temuan mengungkapkan bahwa praktik asketisme Islam melalui dhikr, wirid, sholat sunnah, dan internalisasi nilai-nilai seperti ikhlas, sabr, tawakkul, istiqamah, zuhud, dan shukr menciptakan etos kerja yang berlandaskan spiritual di antara siswa yang terlibat dalam kegiatan budidaya air. Kegiatan kewirausahaan dipahami tidak hanya sebagai upaya ekonomi, tetapi juga sebagai bentuk da'wah bil hal (berdakwah melalui tindakan) dan tazkiyat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-kewirausahaan-s-thumb-301d2.webp" title="JURIS - Sufism-Based Entrepreneurship as a Model for Strengthening the Economic Independence of Pesantren Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-kewirausahaan-s-thumb-301d2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-kewirausahaan-s-thumb-301d2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-kewirausahaan-s-thumb-301d2.webp 1x" title="JURIS - Sufism-Based Entrepreneurship as a Model for Strengthening the Economic Independence of Pesantren Students" alt="JURIS - Sufism-Based Entrepreneurship as a Model for Strengthening the Economic Independence of Pesantren Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-kewirausahaan-s-thumb-66bec.webp" title="JURIS - Sufism-Based Entrepreneurship as a Model for Strengthening the Economic Independence of Pesantren Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-kewirausahaan-s-thumb-66bec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-kewirausahaan-s-thumb-66bec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-kewirausahaan-s-thumb-66bec.webp 1x" title="JURIS - Sufism-Based Entrepreneurship as a Model for Strengthening the Economic Independence of Pesantren Students" alt="JURIS - Sufism-Based Entrepreneurship as a Model for Strengthening the Economic Independence of Pesantren Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-kewirausahaan-s-thumb-5da0b.webp" title="JURIS - Sufism-Based Entrepreneurship as a Model for Strengthening the Economic Independence of Pesantren Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-kewirausahaan-s-thumb-5da0b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-kewirausahaan-s-thumb-5da0b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-kewirausahaan-s-thumb-5da0b.webp 1x" title="JURIS - Sufism-Based Entrepreneurship as a Model for Strengthening the Economic Independence of Pesantren Students" alt="JURIS - Sufism-Based Entrepreneurship as a Model for Strengthening the Economic Independence of Pesantren Students" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55326-nilai-islam-wasathiyah-isl" title="JURIS - Sufism-Based Entrepreneurship as a Model for Strengthening the Economic Independence of Pesantren Students" target="_blank">Sufism-Based Entrepreneurship as a Model for Strengthening the Economic Independence of Pesantren Students</a>: Berdasarkan temuan dan analisis, penelitian selanjutnya dapat mengusulkan model kewirausahaan berbasis Sufisme yang lebih komprehensif, yang tidak hanya berfokus pada aspek spiritual dan ekonomi, tetapi juga mempertimbangkan aspek sosial dan budaya. Model ini dapat dikembangkan dengan mengintegrasikan praktik-praktik Sufisme dalam berbagai sektor ekonomi pesantren, seperti pertanian, perdagangan, peternakan, dan budidaya air. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran kyai dan ustaz dalam mentransformasi nilai-nilai spiritual menjadi perilaku kewirausahaan yang produktif. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam mengembangkan model pemberdayaan ekonomi pesantren yang berlandaskan spiritualitas dan nilai-nilai Islam..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa kewirausahaan di Pondok Pesantren Roudhotul Muttaqin, Mojokerto, merupakan integrasi antara nilai-nilai Sufisme dan aktivitas ekonomi, membentuk kewirausahaan berbasis spiritual yang berlandaskan pada modal spiritual.Nilai-nilai seperti ikhlas, sabr, tawakkul, istiqamah, zuhud, dan shukr diinternalisasi melalui praktik asketisme Islam dan diterapkan dalam budidaya air, sehingga membentuk etos kerja, ketahanan, dan tanggung jawab sosial siswa.Secara teoritis, penelitian ini mengembangkan model kewirausahaan berbasis Sufisme yang menggabungkan Sufisme, psikologi da'wah, dan teori kewirausahaan.Secara empiris, temuan menunjukkan bahwa asketisme Islam berkontribusi signifikan terhadap pembentukan perilaku kewirausahaan siswa.Batasan penelitian ini terletak pada desain studi kasus tunggal, yang membatasi generalisasi luasnya.Oleh karena itu, studi perbandingan diperlukan untuk menguatkan temuan dan mengembangkan model lebih lanjut
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan antara asketisme Islam, internalisasi nilai-nilai spiritual, motivasi psikologis, dan perilaku kewirausahaan siswa di Pondok Pesantren Roudhotul Muttaqin, Mojokerto. Pendekatan studi kasus kualitatif digunakan, dengan memanfaatkan wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan diskusi kelompok terfokus (FGD) yang melibatkan delapan informan. Temuan mengungkapkan bahwa praktik asketisme Islam melalui dhikr, wirid, sholat sunnah, dan internalisasi nilai-nilai seperti ikhlas, sabr, tawakkul, istiqamah, zuhud, dan shukr menciptakan etos kerja yang berlandaskan spiritual di antara siswa yang terlibat dalam kegiatan budidaya air. Kegiatan kewirausahaan dipahami tidak hanya sebagai upaya ekonomi, tetapi juga sebagai bentuk da'wah bil hal (berdakwah melalui tindakan) dan tazkiyat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-kewirausahaan-s-thumb-66bec.webp" type="image/webp" length="110106" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-kewirausahaan-s-thumb-301d2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-kewirausahaan-s-thumb-66bec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/nilai-nilai-islam-nilai-wasathiyah-kewirausahaan-s-thumb-5da0b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5871-tribakti-jurnal-pemikiran-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Metode Penelitian Kualitatif dalam Bidang Bimbingan dan Konseling ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Metode Penelitian Kualitatif dalam Bidang Bimbingan dan Konseling ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Metode Penelitian Kualitatif dalam Bidang Bimbingan dan Konseling ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55343-penelitian-kualitatif-metode</link>
	<guid isPermaLink="false">66ad3b8c79cbc07923eae07ca277d222</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 21:07:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ mahjong ways ]]></category>
	<category><![CDATA[ full issue ]]></category>
	<category><![CDATA[ mega sicbo ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[full,issue,mahjong,mega,sicbo,ways]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas pendekatan hermeneutika dalam intervensi konseling bagi korban bullying di sekolah Indonesia, dengan mengidentifikasi perubahan psikologis siswa pascaAcintervensi. Selanjutnya, diperlukan perbandingan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Metode Penelitian Kualitatif dalam Bidang Bimbingan dan Konseling: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas pendekatan hermeneutika dalam intervensi konseling bagi korban bullying di sekolah Indonesia, dengan mengidentifikasi perubahan psikologis siswa pascaAcintervensi. Selanjutnya, diperlukan perbandingan sistematis antara desain penelitian kualitatif dan kuantitatif dalam bidang bimbingan dan konseling untuk menentukan kontribusi masingAcmasing dalam menghasilkan temuan yang komprehensif. Selain itu, dikembangkan kerangka kerja mixedAcmethod yang mengintegrasikan etnografi dan fenomenologi untuk mempelajari interaksi konselorAcklien dalam konteks multikultural, sehingga dapat menghasilkan pemahaman mendalam tentang dinamika budaya dan persepsi subjektif dalam proses konseling.. Penelitian kualitatif memungkinkan penyajian data yang terstruktur sehingga memudahkan pengkodean, analisis, dan penarikan kesimpulan.Metode ini cocok untuk bimbingan dan konseling karena dapat mengeksplorasi, mendeskripsikan, dan menjelaskan fenomena riil seperti bullying.Mengingat keunikan dan keunggulan metodologi kualitatif, sebaiknya dijadikan pendekatan utama, bukan sekadar penyeimbang terhadap penelitian kuantitatif Artikel ini menjelaskan dan membahas hakikat metode penelitian kualitatif, karakteristik metode penelitian kualitatif, posisi metode penelitian kualitatif dalam bimbingan dan konseling, serta refleksi mengenai penerapan di Indonesia. Penulis juga menguraikan tipe alternatif metode penelitian kualitatif dalam bimbingan dan konseling, metode pengumpulan data, dan tahapan penelitian kualitatif. Metode penelitian kualitatif dapat diterapkan dalam bimbingan dan konseling karena bersifat objektifistik dengan data nyata di lapangan.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/c/penelitian-kualitatif-metode-bimbingan-konseling-h-thumb-666cf.webp" title="JURIS - Metode Penelitian Kualitatif dalam Bidang Bimbingan dan Konseling" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/penelitian-kualitatif-metode-bimbingan-konseling-h-thumb-666cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/penelitian-kualitatif-metode-bimbingan-konseling-h-thumb-666cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/penelitian-kualitatif-metode-bimbingan-konseling-h-thumb-666cf.webp 1x" title="JURIS - Metode Penelitian Kualitatif dalam Bidang Bimbingan dan Konseling" alt="JURIS - Metode Penelitian Kualitatif dalam Bidang Bimbingan dan Konseling" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/penelitian-kualitatif-metode-bimbingan-konseling-h-thumb-90561.webp" title="JURIS - Metode Penelitian Kualitatif dalam Bidang Bimbingan dan Konseling" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/penelitian-kualitatif-metode-bimbingan-konseling-h-thumb-90561.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/penelitian-kualitatif-metode-bimbingan-konseling-h-thumb-90561.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/penelitian-kualitatif-metode-bimbingan-konseling-h-thumb-90561.webp 1x" title="JURIS - Metode Penelitian Kualitatif dalam Bidang Bimbingan dan Konseling" alt="JURIS - Metode Penelitian Kualitatif dalam Bidang Bimbingan dan Konseling" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/penelitian-kualitatif-metode-bimbingan-konseling-h-thumb-5c3a7.webp" title="JURIS - Metode Penelitian Kualitatif dalam Bidang Bimbingan dan Konseling" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/penelitian-kualitatif-metode-bimbingan-konseling-h-thumb-5c3a7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/penelitian-kualitatif-metode-bimbingan-konseling-h-thumb-5c3a7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/penelitian-kualitatif-metode-bimbingan-konseling-h-thumb-5c3a7.webp 1x" title="JURIS - Metode Penelitian Kualitatif dalam Bidang Bimbingan dan Konseling" alt="JURIS - Metode Penelitian Kualitatif dalam Bidang Bimbingan dan Konseling" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55343-penelitian-kualitatif-metode" title="JURIS - Metode Penelitian Kualitatif dalam Bidang Bimbingan dan Konseling" target="_blank">Metode Penelitian Kualitatif dalam Bidang Bimbingan dan Konseling</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas pendekatan hermeneutika dalam intervensi konseling bagi korban bullying di sekolah Indonesia, dengan mengidentifikasi perubahan psikologis siswa pascaAcintervensi. Selanjutnya, diperlukan perbandingan sistematis antara desain penelitian kualitatif dan kuantitatif dalam bidang bimbingan dan konseling untuk menentukan kontribusi masingAcmasing dalam menghasilkan temuan yang komprehensif. Selain itu, dikembangkan kerangka kerja mixedAcmethod yang mengintegrasikan etnografi dan fenomenologi untuk mempelajari interaksi konselorAcklien dalam konteks multikultural, sehingga dapat menghasilkan pemahaman mendalam tentang dinamika budaya dan persepsi subjektif dalam proses konseling..
<br>Penelitian kualitatif memungkinkan penyajian data yang terstruktur sehingga memudahkan pengkodean, analisis, dan penarikan kesimpulan.Metode ini cocok untuk bimbingan dan konseling karena dapat mengeksplorasi, mendeskripsikan, dan menjelaskan fenomena riil seperti bullying.Mengingat keunikan dan keunggulan metodologi kualitatif, sebaiknya dijadikan pendekatan utama, bukan sekadar penyeimbang terhadap penelitian kuantitatif
<br>Artikel ini menjelaskan dan membahas hakikat metode penelitian kualitatif, karakteristik metode penelitian kualitatif, posisi metode penelitian kualitatif dalam bimbingan dan konseling, serta refleksi mengenai penerapan di Indonesia. Penulis juga menguraikan tipe alternatif metode penelitian kualitatif dalam bimbingan dan konseling, metode pengumpulan data, dan tahapan penelitian kualitatif. Metode penelitian kualitatif dapat diterapkan dalam bimbingan dan konseling karena bersifat objektifistik dengan data nyata di lapangan....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/c/penelitian-kualitatif-metode-bimbingan-konseling-h-thumb-666cf.webp" type="image/webp" length="80420" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/penelitian-kualitatif-metode-bimbingan-konseling-h-thumb-666cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/penelitian-kualitatif-metode-bimbingan-konseling-h-thumb-90561.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/penelitian-kualitatif-metode-bimbingan-konseling-h-thumb-5c3a7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1690-stialanmakassar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14785-jurnal-administrasi-negara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Making Space in Reflective Practices as an Emotional Pedagogy in a Childrens Islamic Boarding School ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Making Space in Reflective Practices as an Emotional Pedagogy in a Childrens Islamic Boarding School ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Making Space in Reflective Practices as an Emotional Pedagogy in a Childrens Islamic Boarding School ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55327-respons-emosional-kolektif-reformasi-proses-regula</link>
	<guid isPermaLink="false">8e689112c169e6c57808cecd592af267</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 21:00:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot jepang ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,jepang,scope,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif dan longitudinal untuk memperluas cakupan penelitian. Selain itu, perlu dikembangkan model pedagogis dan instrumen terstruktur untuk menguji dan mengintegrasikan praktik pemberian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Making Space in Reflective Practices as an Emotional Pedagogy in a Children's Islamic Boarding School: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif dan longitudinal untuk memperluas cakupan penelitian. Selain itu, perlu dikembangkan model pedagogis dan instrumen terstruktur untuk menguji dan mengintegrasikan praktik pemberian jeda dalam pendidikan pesantren secara sistematis. Penelitian lebih lanjut juga dapat fokus pada pengembangan kompetensi regulasi emosi melalui mekanisme refleksi kolektif yang terinstitusionalisasi.. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa praktik pemberian jeda dalam aktivitas reflektif merupakan bagian dari pedagogi emosi yang terkonseptualisasi sebagai ruang produksi respons emosional yang reflektif-deliberatif.Temuan ini menggarisbawahi bahwa pesantren dapat mempertimbangkan pengintegrasian regulasi emosi secara eksplisit dalam desain pedagogis melalui praktik yang terstruktur, terprogram, dan terlegitimasi dalam kehidupan berasrama Penguatan regulasi emosi menjadi prioritas mendesak dalam penelitian dan praktik pendidikan, khususnya pada lingkungan belajar yang menuntut tingkat disiplin diri, pengendalian emosi, dan adaptasi sosial yang tinggi di kehidupan komunal. Studi ini bertujuan mengeksplorasi praktik pemberian jeda sebagai mekanisme pedagogis yang memediasi proses regulasi emosi anak di pesantren. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/8/respons-emosional-kolektif-reformasi-proses-regula-thumb-973a8.webp" title="JURIS - Making Space in Reflective Practices as an Emotional Pedagogy in a Children&#039;s Islamic Boarding School" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/respons-emosional-kolektif-reformasi-proses-regula-thumb-973a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/respons-emosional-kolektif-reformasi-proses-regula-thumb-973a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/respons-emosional-kolektif-reformasi-proses-regula-thumb-973a8.webp 1x" title="JURIS - Making Space in Reflective Practices as an Emotional Pedagogy in a Children&#039;s Islamic Boarding School" alt="JURIS - Making Space in Reflective Practices as an Emotional Pedagogy in a Children&#039;s Islamic Boarding School" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/respons-emosional-kolektif-reformasi-proses-regula-thumb-4c74a.webp" title="JURIS - Making Space in Reflective Practices as an Emotional Pedagogy in a Children&#039;s Islamic Boarding School" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/respons-emosional-kolektif-reformasi-proses-regula-thumb-4c74a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/respons-emosional-kolektif-reformasi-proses-regula-thumb-4c74a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/respons-emosional-kolektif-reformasi-proses-regula-thumb-4c74a.webp 1x" title="JURIS - Making Space in Reflective Practices as an Emotional Pedagogy in a Children&#039;s Islamic Boarding School" alt="JURIS - Making Space in Reflective Practices as an Emotional Pedagogy in a Children&#039;s Islamic Boarding School" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/respons-emosional-kolektif-reformasi-proses-regula-thumb-876f0.webp" title="JURIS - Making Space in Reflective Practices as an Emotional Pedagogy in a Children&#039;s Islamic Boarding School" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/respons-emosional-kolektif-reformasi-proses-regula-thumb-876f0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/respons-emosional-kolektif-reformasi-proses-regula-thumb-876f0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/respons-emosional-kolektif-reformasi-proses-regula-thumb-876f0.webp 1x" title="JURIS - Making Space in Reflective Practices as an Emotional Pedagogy in a Children&#039;s Islamic Boarding School" alt="JURIS - Making Space in Reflective Practices as an Emotional Pedagogy in a Children&#039;s Islamic Boarding School" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55327-respons-emosional-kolektif-reformasi-proses-regula" title="JURIS - Making Space in Reflective Practices as an Emotional Pedagogy in a Children&#039;s Islamic Boarding School" target="_blank">Making Space in Reflective Practices as an Emotional Pedagogy in a Children's Islamic Boarding School</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif dan longitudinal untuk memperluas cakupan penelitian. Selain itu, perlu dikembangkan model pedagogis dan instrumen terstruktur untuk menguji dan mengintegrasikan praktik pemberian jeda dalam pendidikan pesantren secara sistematis. Penelitian lebih lanjut juga dapat fokus pada pengembangan kompetensi regulasi emosi melalui mekanisme refleksi kolektif yang terinstitusionalisasi..
<br>Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa praktik pemberian jeda dalam aktivitas reflektif merupakan bagian dari pedagogi emosi yang terkonseptualisasi sebagai ruang produksi respons emosional yang reflektif-deliberatif.Temuan ini menggarisbawahi bahwa pesantren dapat mempertimbangkan pengintegrasian regulasi emosi secara eksplisit dalam desain pedagogis melalui praktik yang terstruktur, terprogram, dan terlegitimasi dalam kehidupan berasrama
<br>Penguatan regulasi emosi menjadi prioritas mendesak dalam penelitian dan praktik pendidikan, khususnya pada lingkungan belajar yang menuntut tingkat disiplin diri, pengendalian emosi, dan adaptasi sosial yang tinggi di kehidupan komunal. Studi ini bertujuan mengeksplorasi praktik pemberian jeda sebagai mekanisme pedagogis yang memediasi proses regulasi emosi anak di pesantren.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/8/respons-emosional-kolektif-reformasi-proses-regula-thumb-876f0.webp" type="image/webp" length="92634" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/respons-emosional-kolektif-reformasi-proses-regula-thumb-973a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/respons-emosional-kolektif-reformasi-proses-regula-thumb-4c74a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/respons-emosional-kolektif-reformasi-proses-regula-thumb-876f0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5874-intelektual-jurnal-pendidikan-studi-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55320-profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-sisw</link>
	<guid isPermaLink="false">ea68e032a5212ccf195405dae9367649</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 20:59:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot jepang ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,jepang,scope,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian komparatif mengenai efektivitas program pembiasaan tilawah harian di berbagai tipe madrasah (Tsanawiyah, Aliyah, dan Salafiyah) dengan memperhatikan perbedaan kurikulum dan profil siswa dapat memberikan gambaran yang lebih luas tentang faktor-faktor ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al-QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah: Penelitian komparatif mengenai efektivitas program pembiasaan tilawah harian di berbagai tipe madrasah (Tsanawiyah, Aliyah, dan Salafiyah) dengan memperhatikan perbedaan kurikulum dan profil siswa dapat memberikan gambaran yang lebih luas tentang faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan program. Selain itu, eksperimen intervensi yang mengintegrasikan teknologi digital, seperti aplikasi mobile dengan fitur pelacakan tajwid, dapat dievaluasi untuk menilai peningkatan kelancaran membaca serta motivasi siswa dalam konteks pembiasaan tilawah. Selanjutnya, studi longitudinal yang mengkaji dampak jangka panjang pembiasaan tilawah terhadap perkembangan karakter religius dan literasi QurAoani siswa hingga masuk ke jenjang pendidikan menengah akan memberikan insight tentang keberlanjutan manfaat program dan implikasi kebijakan pendidikan Islam.. Program pembiasaan tilawah harian yang dilaksanakan secara terstruktur di MTs Darul Ulum terbukti meningkatkan kelancaran membaca AlAcQurAoan siswa, terutama pada ketepatan tajwid dan makhraj, dengan peran aktif guru dalam membimbing bacaan.Lingkungan madrasah yang religius dan komitmen guru menjadi faktor pendukung utama, meskipun variasi kemampuan membaca siswa menjadi tantangan.Penelitian selanjutnya disarankan memperluas studi ke beberapa madrasah dengan pendekatan komparatif dan memperkuat triangulasi data untuk mengembangkan model pembiasaan tilawah yang lebih efektif Pengembangan karakter religius pada siswa madrasah masih menghadapi tantangan, khususnya dalam menumbuhkan kebiasaan membaca dan berinteraksi dengan Al-Qur'an secara konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penerapan program kebiasaan membaca Al-Qur'an berkontribusi pada pengembangan karakter religius siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melibatkan wawancara dan observasi, sedangkan analisis data mengikuti tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan membaca Al-Qur'an dilakukan secara terstruktur setiap pagi sebelum kelas: membaca Al-Qur'an bersama-sama, dibimbing oleh guru, disertai dengan bimbingan tajwid, dan dengan pemantauan bacaan siswa. Penerapan program... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-69974.webp" title="JURIS - Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al-QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-69974.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-69974.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-69974.webp 1x" title="JURIS - Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al-QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah" alt="JURIS - Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al-QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-32ab8.webp" title="JURIS - Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al-QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-32ab8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-32ab8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-32ab8.webp 1x" title="JURIS - Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al-QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah" alt="JURIS - Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al-QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-a4f76.webp" title="JURIS - Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al-QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-a4f76.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-a4f76.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-a4f76.webp 1x" title="JURIS - Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al-QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah" alt="JURIS - Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al-QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55320-profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-sisw" title="JURIS - Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al-QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah" target="_blank">Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al-QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah</a>: Penelitian komparatif mengenai efektivitas program pembiasaan tilawah harian di berbagai tipe madrasah (Tsanawiyah, Aliyah, dan Salafiyah) dengan memperhatikan perbedaan kurikulum dan profil siswa dapat memberikan gambaran yang lebih luas tentang faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan program. Selain itu, eksperimen intervensi yang mengintegrasikan teknologi digital, seperti aplikasi mobile dengan fitur pelacakan tajwid, dapat dievaluasi untuk menilai peningkatan kelancaran membaca serta motivasi siswa dalam konteks pembiasaan tilawah. Selanjutnya, studi longitudinal yang mengkaji dampak jangka panjang pembiasaan tilawah terhadap perkembangan karakter religius dan literasi QurAoani siswa hingga masuk ke jenjang pendidikan menengah akan memberikan insight tentang keberlanjutan manfaat program dan implikasi kebijakan pendidikan Islam..
<br>Program pembiasaan tilawah harian yang dilaksanakan secara terstruktur di MTs Darul Ulum terbukti meningkatkan kelancaran membaca AlAcQurAoan siswa, terutama pada ketepatan tajwid dan makhraj, dengan peran aktif guru dalam membimbing bacaan.Lingkungan madrasah yang religius dan komitmen guru menjadi faktor pendukung utama, meskipun variasi kemampuan membaca siswa menjadi tantangan.Penelitian selanjutnya disarankan memperluas studi ke beberapa madrasah dengan pendekatan komparatif dan memperkuat triangulasi data untuk mengembangkan model pembiasaan tilawah yang lebih efektif
<br>Pengembangan karakter religius pada siswa madrasah masih menghadapi tantangan, khususnya dalam menumbuhkan kebiasaan membaca dan berinteraksi dengan Al-Qur'an secara konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penerapan program kebiasaan membaca Al-Qur'an berkontribusi pada pengembangan karakter religius siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melibatkan wawancara dan observasi, sedangkan analisis data mengikuti tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan membaca Al-Qur'an dilakukan secara terstruktur setiap pagi sebelum kelas: membaca Al-Qur'an bersama-sama, dibimbing oleh guru, disertai dengan bimbingan tajwid, dan dengan pemantauan bacaan siswa. Penerapan program...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-69974.webp" type="image/webp" length="105196" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-69974.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-32ab8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-a4f76.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5874-intelektual-jurnal-pendidikan-studi-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Paradigma Teori Dramaturgi Terhadap Kehidupan Sosial ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Paradigma Teori Dramaturgi Terhadap Kehidupan Sosial ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Paradigma Teori Dramaturgi Terhadap Kehidupan Sosial ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55328-dramaturgi-interaksi-sosial-peran-goffm</link>
	<guid isPermaLink="false">e9ddcaacc1e42f2bdd3b0dd881c2d907</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 20:54:40 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot jepang ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,jepang,scope,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi tentang bagaimana teori Dramaturgi dapat diterapkan dalam berbagai konteks sosial, seperti dalam interaksi antar individu, kelompok, atau bahkan dalam organisasi. Selain itu, dapat juga diteliti bagaimana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Paradigma Teori Dramaturgi Terhadap Kehidupan Sosial: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi tentang bagaimana teori Dramaturgi dapat diterapkan dalam berbagai konteks sosial, seperti dalam interaksi antar individu, kelompok, atau bahkan dalam organisasi. Selain itu, dapat juga diteliti bagaimana teori ini dapat digunakan untuk memahami dan menganalisis konflik sosial, rasial, dan dampak represif birokrasi serta industrialisasi. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut tentang bagaimana teori Dramaturgi dapat membantu dalam pengembangan kebijakan hukum yang lebih adil dan progresif.. Teori Dramaturgi dapat diterapkan dalam hukum dan memiliki dampak terhadap perkembangan teori dan kebijakan hukum.Teori ini menginspirasi teori hermeneutic hukum, di mana realitas dalam masyarakat perlu ditafsirkan secara pasti.Dalam kehidupan nyata, teori ini memiliki kontradiksi dengan kenyataan bahwa orang tidak mempersiapkan peran mereka secara sengaja.Namun, teori ini juga memiliki kecocokan dengan dunia nyata dalam hal nilai-nilai yang disampaikan.Teori ini juga menyebabkan munculnya positivisme dan normative, di mana individu harus taat pada norma-norma yang bersifat generalis.Kebijakan hukum yang ideal adalah Ius Constituendum, yang menggambarkan keinginan masyarakat secara objektif dan dapat mengantisipasi masa depan Dalam teori Dramaturgi (Goffman), manusia adalah aktor yang berusaha menggabungkan karakteristik personal dan tujuan kepada orang lain. Teori ini melihat manusia sebagai individu dan masyarakat, dengan kemampuan berpikir yang membedakannya dari binatang. Manusia dapat mempelajari dan mengubah makna serta symbol, melakukan tindakan dan berinteraksi. Teori ini muncul dari ketegangan antara "I dan Me" (gagasan Mead), di mana ada kesenjangan antara diri kita dan diri kita yang tersosialisasi. Pendekatan Dramaturgi berfokus pada bagaimana orang melakukan sesuatu, bukan apa yang mereka lakukan. Kehidupan sosial menurut teori ini mirip dengan pertunjukan drama, di mana individu memainkan peran dengan menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/9/dramaturgi-interaksi-sosial-peran-goffman-manusia-thumb-9efc2.webp" title="JURIS - Paradigma Teori Dramaturgi Terhadap Kehidupan Sosial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/dramaturgi-interaksi-sosial-peran-goffman-manusia-thumb-9efc2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/dramaturgi-interaksi-sosial-peran-goffman-manusia-thumb-9efc2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/dramaturgi-interaksi-sosial-peran-goffman-manusia-thumb-9efc2.webp 1x" title="JURIS - Paradigma Teori Dramaturgi Terhadap Kehidupan Sosial" alt="JURIS - Paradigma Teori Dramaturgi Terhadap Kehidupan Sosial" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/dramaturgi-interaksi-sosial-peran-goffman-manusia-thumb-40a3b.webp" title="JURIS - Paradigma Teori Dramaturgi Terhadap Kehidupan Sosial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/dramaturgi-interaksi-sosial-peran-goffman-manusia-thumb-40a3b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/dramaturgi-interaksi-sosial-peran-goffman-manusia-thumb-40a3b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/dramaturgi-interaksi-sosial-peran-goffman-manusia-thumb-40a3b.webp 1x" title="JURIS - Paradigma Teori Dramaturgi Terhadap Kehidupan Sosial" alt="JURIS - Paradigma Teori Dramaturgi Terhadap Kehidupan Sosial" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/dramaturgi-interaksi-sosial-peran-goffman-manusia-thumb-4c835.webp" title="JURIS - Paradigma Teori Dramaturgi Terhadap Kehidupan Sosial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/dramaturgi-interaksi-sosial-peran-goffman-manusia-thumb-4c835.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/dramaturgi-interaksi-sosial-peran-goffman-manusia-thumb-4c835.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/dramaturgi-interaksi-sosial-peran-goffman-manusia-thumb-4c835.webp 1x" title="JURIS - Paradigma Teori Dramaturgi Terhadap Kehidupan Sosial" alt="JURIS - Paradigma Teori Dramaturgi Terhadap Kehidupan Sosial" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55328-dramaturgi-interaksi-sosial-peran-goffm" title="JURIS - Paradigma Teori Dramaturgi Terhadap Kehidupan Sosial" target="_blank">Paradigma Teori Dramaturgi Terhadap Kehidupan Sosial</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi tentang bagaimana teori Dramaturgi dapat diterapkan dalam berbagai konteks sosial, seperti dalam interaksi antar individu, kelompok, atau bahkan dalam organisasi. Selain itu, dapat juga diteliti bagaimana teori ini dapat digunakan untuk memahami dan menganalisis konflik sosial, rasial, dan dampak represif birokrasi serta industrialisasi. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut tentang bagaimana teori Dramaturgi dapat membantu dalam pengembangan kebijakan hukum yang lebih adil dan progresif..
<br>Teori Dramaturgi dapat diterapkan dalam hukum dan memiliki dampak terhadap perkembangan teori dan kebijakan hukum.Teori ini menginspirasi teori hermeneutic hukum, di mana realitas dalam masyarakat perlu ditafsirkan secara pasti.Dalam kehidupan nyata, teori ini memiliki kontradiksi dengan kenyataan bahwa orang tidak mempersiapkan peran mereka secara sengaja.Namun, teori ini juga memiliki kecocokan dengan dunia nyata dalam hal nilai-nilai yang disampaikan.Teori ini juga menyebabkan munculnya positivisme dan normative, di mana individu harus taat pada norma-norma yang bersifat generalis.Kebijakan hukum yang ideal adalah Ius Constituendum, yang menggambarkan keinginan masyarakat secara objektif dan dapat mengantisipasi masa depan
<br>Dalam teori Dramaturgi (Goffman), manusia adalah aktor yang berusaha menggabungkan karakteristik personal dan tujuan kepada orang lain. Teori ini melihat manusia sebagai individu dan masyarakat, dengan kemampuan berpikir yang membedakannya dari binatang. Manusia dapat mempelajari dan mengubah makna serta symbol, melakukan tindakan dan berinteraksi. Teori ini muncul dari ketegangan antara "I dan Me" (gagasan Mead), di mana ada kesenjangan antara diri kita dan diri kita yang tersosialisasi. Pendekatan Dramaturgi berfokus pada bagaimana orang melakukan sesuatu, bukan apa yang mereka lakukan. Kehidupan sosial menurut teori ini mirip dengan pertunjukan drama, di mana individu memainkan peran dengan menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/9/dramaturgi-interaksi-sosial-peran-goffman-manusia-thumb-40a3b.webp" type="image/webp" length="91262" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/dramaturgi-interaksi-sosial-peran-goffman-manusia-thumb-9efc2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/dramaturgi-interaksi-sosial-peran-goffman-manusia-thumb-40a3b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/dramaturgi-interaksi-sosial-peran-goffman-manusia-thumb-4c835.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5874-intelektual-jurnal-pendidikan-studi-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Mediatizing Islam for the Deaf Challenging Barriers and Reconfiguring Religious Access in East Java ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mediatizing Islam for the Deaf Challenging Barriers and Reconfiguring Religious Access in East Java ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mediatizing Islam for the Deaf Challenging Barriers and Reconfiguring Religious Access in East Java ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55329-adaptasi-pesan-agama-lembaga-pendidikan-islam-agam</link>
	<guid isPermaLink="false">2522566253419f028289d75d5a28ce9f</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 20:44:36 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ qolam malang ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ pola akurat ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akurat,counter,flag,malang,pola,qolam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang bagaimana budaya dan stigma negatif mempengaruhi kehidupan orang tuli, khususnya dalam konteks akses ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Mediatizing Islam for the Deaf: Challenging Barriers and Reconfiguring Religious Access in East Java: Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang bagaimana budaya dan stigma negatif mempengaruhi kehidupan orang tuli, khususnya dalam konteks akses agama. Penelitian ini dapat mengeksplorasi cara-cara untuk mengatasi stigma dan mempromosikan inklusi dalam masyarakat. Kedua, penelitian tentang strategi memediatisasi yang efektif untuk menyampaikan ajaran agama Islam kepada orang tuli dapat dilakukan. Ini dapat mencakup pengembangan metode dan materi yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan orang tuli. Ketiga, penting untuk menyelidiki peran organisasi berbasis komunitas Islam dalam memediatisasi ajaran agama Islam untuk orang tuli. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana organisasi-organisasi ini dapat bekerja sama dengan pihak-pihak lain, seperti pemerintah dan lembaga pendidikan, untuk meningkatkan akses dan pemahaman agama bagi orang tuli. Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat berkontribusi pada upaya untuk mengatasi hambatan dan meningkatkan akses agama bagi orang tuli di Jawa Timur.. Kondisi fisik orang tuli yang tampaknya jinak sebenarnya mengandung masalah yang signifikan.akses yang terganggu dalam menyampaikan dan menerima ajaran agama.Inilah tempat memediatisasi ajaran agama Islam menjadi sangat penting sehingga orang tuli dapat belajar, memahami, dan menerapkan ajaran agama Islam dalam kehidupan sehari-hari.Menerapkan memediatisasi ajaran agama Islam memerlukan kesiapan semua pihak yang terlibat.Secara praktis, implementasi tergantung pada kesiapan guru, dukungan kebijakan, dan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan.Penelitian ini terbatas pada memediatisasi ajaran agama Islam untuk orang tuli dan tidak secara khusus membahas praktiknya belajar agama Islam, implementasinya di berbagai institusi pendidikan, dan dinamika sosiologis kehidupan sehari-hari.Dimensi-dimensi ini saling terhubung dan mempengaruhi satu sama lain.Namun, temuan penelitian ini memberikan informasi penting tentang realitas orang tuli dan hubungannya dengan pemahaman dan implementasi ajaran agama Islam dalam kehidupan sehari-hari Orang tuli menghadapi tantangan serius dalam konteks belajar agama Islam. Pengajaran agama Islam yang tidak tepat menyebabkan pemahaman yang tidak lengkap tentang ajaran yang harus dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam beberapa kasus, pemahaman yang tidak lengkap ini menyebabkan perilaku yang tidak tepat atau bahkan bertentangan dengan ajaran agama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai masalah yang dihadapi oleh orang tuli dan strategi untuk memediatisasi ajaran agama Islam agar dapat diterima secara optimal. Penelitian ini dilakukan di Jawa Timur.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/3/adaptasi-pesan-agama-lembaga-pendidikan-islam-abu-thumb-26d0e.webp" title="JURIS - Mediatizing Islam for the Deaf: Challenging Barriers and Reconfiguring Religious Access in East Java" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/adaptasi-pesan-agama-lembaga-pendidikan-islam-abu-thumb-26d0e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/adaptasi-pesan-agama-lembaga-pendidikan-islam-abu-thumb-26d0e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/adaptasi-pesan-agama-lembaga-pendidikan-islam-abu-thumb-26d0e.webp 1x" title="JURIS - Mediatizing Islam for the Deaf: Challenging Barriers and Reconfiguring Religious Access in East Java" alt="JURIS - Mediatizing Islam for the Deaf: Challenging Barriers and Reconfiguring Religious Access in East Java" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/adaptasi-pesan-agama-lembaga-pendidikan-islam-abu-thumb-0926d.webp" title="JURIS - Mediatizing Islam for the Deaf: Challenging Barriers and Reconfiguring Religious Access in East Java" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/adaptasi-pesan-agama-lembaga-pendidikan-islam-abu-thumb-0926d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/adaptasi-pesan-agama-lembaga-pendidikan-islam-abu-thumb-0926d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/adaptasi-pesan-agama-lembaga-pendidikan-islam-abu-thumb-0926d.webp 1x" title="JURIS - Mediatizing Islam for the Deaf: Challenging Barriers and Reconfiguring Religious Access in East Java" alt="JURIS - Mediatizing Islam for the Deaf: Challenging Barriers and Reconfiguring Religious Access in East Java" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/adaptasi-pesan-agama-lembaga-pendidikan-islam-abu-thumb-e7d7d.webp" title="JURIS - Mediatizing Islam for the Deaf: Challenging Barriers and Reconfiguring Religious Access in East Java" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/adaptasi-pesan-agama-lembaga-pendidikan-islam-abu-thumb-e7d7d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/adaptasi-pesan-agama-lembaga-pendidikan-islam-abu-thumb-e7d7d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/adaptasi-pesan-agama-lembaga-pendidikan-islam-abu-thumb-e7d7d.webp 1x" title="JURIS - Mediatizing Islam for the Deaf: Challenging Barriers and Reconfiguring Religious Access in East Java" alt="JURIS - Mediatizing Islam for the Deaf: Challenging Barriers and Reconfiguring Religious Access in East Java" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55329-adaptasi-pesan-agama-lembaga-pendidikan-islam-agam" title="JURIS - Mediatizing Islam for the Deaf: Challenging Barriers and Reconfiguring Religious Access in East Java" target="_blank">Mediatizing Islam for the Deaf: Challenging Barriers and Reconfiguring Religious Access in East Java</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang bagaimana budaya dan stigma negatif mempengaruhi kehidupan orang tuli, khususnya dalam konteks akses agama. Penelitian ini dapat mengeksplorasi cara-cara untuk mengatasi stigma dan mempromosikan inklusi dalam masyarakat. Kedua, penelitian tentang strategi memediatisasi yang efektif untuk menyampaikan ajaran agama Islam kepada orang tuli dapat dilakukan. Ini dapat mencakup pengembangan metode dan materi yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan orang tuli. Ketiga, penting untuk menyelidiki peran organisasi berbasis komunitas Islam dalam memediatisasi ajaran agama Islam untuk orang tuli. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana organisasi-organisasi ini dapat bekerja sama dengan pihak-pihak lain, seperti pemerintah dan lembaga pendidikan, untuk meningkatkan akses dan pemahaman agama bagi orang tuli. Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat berkontribusi pada upaya untuk mengatasi hambatan dan meningkatkan akses agama bagi orang tuli di Jawa Timur..
<br>Kondisi fisik orang tuli yang tampaknya jinak sebenarnya mengandung masalah yang signifikan.akses yang terganggu dalam menyampaikan dan menerima ajaran agama.Inilah tempat memediatisasi ajaran agama Islam menjadi sangat penting sehingga orang tuli dapat belajar, memahami, dan menerapkan ajaran agama Islam dalam kehidupan sehari-hari.Menerapkan memediatisasi ajaran agama Islam memerlukan kesiapan semua pihak yang terlibat.Secara praktis, implementasi tergantung pada kesiapan guru, dukungan kebijakan, dan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan.Penelitian ini terbatas pada memediatisasi ajaran agama Islam untuk orang tuli dan tidak secara khusus membahas praktiknya belajar agama Islam, implementasinya di berbagai institusi pendidikan, dan dinamika sosiologis kehidupan sehari-hari.Dimensi-dimensi ini saling terhubung dan mempengaruhi satu sama lain.Namun, temuan penelitian ini memberikan informasi penting tentang realitas orang tuli dan hubungannya dengan pemahaman dan implementasi ajaran agama Islam dalam kehidupan sehari-hari
<br>Orang tuli menghadapi tantangan serius dalam konteks belajar agama Islam. Pengajaran agama Islam yang tidak tepat menyebabkan pemahaman yang tidak lengkap tentang ajaran yang harus dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam beberapa kasus, pemahaman yang tidak lengkap ini menyebabkan perilaku yang tidak tepat atau bahkan bertentangan dengan ajaran agama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai masalah yang dihadapi oleh orang tuli dan strategi untuk memediatisasi ajaran agama Islam agar dapat diterima secara optimal. Penelitian ini dilakukan di Jawa Timur....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/3/adaptasi-pesan-agama-lembaga-pendidikan-islam-abu-thumb-0926d.webp" type="image/webp" length="128178" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/adaptasi-pesan-agama-lembaga-pendidikan-islam-abu-thumb-26d0e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/adaptasi-pesan-agama-lembaga-pendidikan-islam-abu-thumb-0926d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/adaptasi-pesan-agama-lembaga-pendidikan-islam-abu-thumb-e7d7d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5871-tribakti-jurnal-pemikiran-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Sentralisasi Manajemen Keuangan Sebagai Upaya Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Yayasan Al Mahrusiyah Lirboyo Kediri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sentralisasi Manajemen Keuangan Sebagai Upaya Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Yayasan Al Mahrusiyah Lirboyo Kediri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sentralisasi Manajemen Keuangan Sebagai Upaya Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Yayasan Al Mahrusiyah Lirboyo Kediri ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55340-platform-manajemen-keuangan-keluarga-adm</link>
	<guid isPermaLink="false">00eff6584f1a9bb15a2e4b5d775d2133</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 20:42:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ latiful umam ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,latiful,scope,umam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak sentralisasi manajemen keuangan terhadap efisiensi biaya dan alokasi sumber daya pada yayasan pendidikan lain di Indonesia dengan pendekatan metode campuran (mixedAcmethod), sehingga dapat dibandingkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Sentralisasi Manajemen Keuangan Sebagai Upaya Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Yayasan Al Mahrusiyah Lirboyo Kediri: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak sentralisasi manajemen keuangan terhadap efisiensi biaya dan alokasi sumber daya pada yayasan pendidikan lain di Indonesia dengan pendekatan metode campuran (mixedAcmethod), sehingga dapat dibandingkan efektivitas lintas institusi. Selain itu, diperlukan analisis longitudinal yang menelusuri hubungan antara sentralisasi manajemen keuangan dan peningkatan mutu pendidikanAiseperti indikator akademik, kepuasan siswa, dan tingkat kelulusanAiselama periode minimal lima tahun untuk mengidentifikasi tren jangka panjang. Selanjutnya, eksplorasi peran teknologi informasi, khususnya sistem ERP atau platform manajemen keuangan terintegrasi, dapat memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan kemudahan operasional dalam proses sentralisasi administrasi keuangan dan pendidikan di yayasan.. Sentralisasi manajemen keuangan di Yayasan Al Mahrusiyah Lirboyo Kediri telah berhasil diterapkan, terutama dalam aspek keuangan, meskipun beberapa masalah nonAckeuangan belum sepenuhnya terpusat.Administrasi keuangan yang terpusat melalui Kantor Pusat Administrasi memastikan pemasukan, pengeluaran, serta pengelolaan sarana dan prasarana berjalan efektif.Penerapan sentralisasi tersebut terbukti meningkatkan mutu pendidikan pada semua lembaga di bawah naungan yayasan Penggunaan metode pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan mutu pembelajaran harus terus ditingkatkan. Penelitian ini dibingkai dalam topik besar manajemen keuangan yang secara khusus melihat praktik keuangan di Yayasan Al Mahrusiyah Lirboyo Kediri, mulai dari kantor pusat administrasi hingga lembagaAclembaga pendidikan di bawah naungannya. Permasalahan yang diajukan meliputi (1) bagaimana manajemen keuangan yang ada di Yayasan Al Mahrusiyah dan lembaga pendidikannya, serta (2) bagaimana mutu pendidikan di lembagaAclembaga tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis data deskriptif berbasis teori, menekankan observasi dan suasana alamiah. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/b/platform-manajemen-keuangan-keluarga-administrasi-thumb-394ab.webp" title="JURIS - Sentralisasi Manajemen Keuangan Sebagai Upaya Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Yayasan Al Mahrusiyah Lirboyo Kediri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/platform-manajemen-keuangan-keluarga-administrasi-thumb-394ab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/platform-manajemen-keuangan-keluarga-administrasi-thumb-394ab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/platform-manajemen-keuangan-keluarga-administrasi-thumb-394ab.webp 1x" title="JURIS - Sentralisasi Manajemen Keuangan Sebagai Upaya Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Yayasan Al Mahrusiyah Lirboyo Kediri" alt="JURIS - Sentralisasi Manajemen Keuangan Sebagai Upaya Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Yayasan Al Mahrusiyah Lirboyo Kediri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/platform-manajemen-keuangan-keluarga-administrasi-thumb-45fe0.webp" title="JURIS - Sentralisasi Manajemen Keuangan Sebagai Upaya Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Yayasan Al Mahrusiyah Lirboyo Kediri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/platform-manajemen-keuangan-keluarga-administrasi-thumb-45fe0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/platform-manajemen-keuangan-keluarga-administrasi-thumb-45fe0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/platform-manajemen-keuangan-keluarga-administrasi-thumb-45fe0.webp 1x" title="JURIS - Sentralisasi Manajemen Keuangan Sebagai Upaya Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Yayasan Al Mahrusiyah Lirboyo Kediri" alt="JURIS - Sentralisasi Manajemen Keuangan Sebagai Upaya Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Yayasan Al Mahrusiyah Lirboyo Kediri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/platform-manajemen-keuangan-keluarga-administrasi-thumb-d93e3.webp" title="JURIS - Sentralisasi Manajemen Keuangan Sebagai Upaya Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Yayasan Al Mahrusiyah Lirboyo Kediri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/platform-manajemen-keuangan-keluarga-administrasi-thumb-d93e3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/platform-manajemen-keuangan-keluarga-administrasi-thumb-d93e3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/platform-manajemen-keuangan-keluarga-administrasi-thumb-d93e3.webp 1x" title="JURIS - Sentralisasi Manajemen Keuangan Sebagai Upaya Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Yayasan Al Mahrusiyah Lirboyo Kediri" alt="JURIS - Sentralisasi Manajemen Keuangan Sebagai Upaya Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Yayasan Al Mahrusiyah Lirboyo Kediri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55340-platform-manajemen-keuangan-keluarga-adm" title="JURIS - Sentralisasi Manajemen Keuangan Sebagai Upaya Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Yayasan Al Mahrusiyah Lirboyo Kediri" target="_blank">Sentralisasi Manajemen Keuangan Sebagai Upaya Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Yayasan Al Mahrusiyah Lirboyo Kediri</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak sentralisasi manajemen keuangan terhadap efisiensi biaya dan alokasi sumber daya pada yayasan pendidikan lain di Indonesia dengan pendekatan metode campuran (mixedAcmethod), sehingga dapat dibandingkan efektivitas lintas institusi. Selain itu, diperlukan analisis longitudinal yang menelusuri hubungan antara sentralisasi manajemen keuangan dan peningkatan mutu pendidikanAiseperti indikator akademik, kepuasan siswa, dan tingkat kelulusanAiselama periode minimal lima tahun untuk mengidentifikasi tren jangka panjang. Selanjutnya, eksplorasi peran teknologi informasi, khususnya sistem ERP atau platform manajemen keuangan terintegrasi, dapat memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan kemudahan operasional dalam proses sentralisasi administrasi keuangan dan pendidikan di yayasan..
<br>Sentralisasi manajemen keuangan di Yayasan Al Mahrusiyah Lirboyo Kediri telah berhasil diterapkan, terutama dalam aspek keuangan, meskipun beberapa masalah nonAckeuangan belum sepenuhnya terpusat.Administrasi keuangan yang terpusat melalui Kantor Pusat Administrasi memastikan pemasukan, pengeluaran, serta pengelolaan sarana dan prasarana berjalan efektif.Penerapan sentralisasi tersebut terbukti meningkatkan mutu pendidikan pada semua lembaga di bawah naungan yayasan
<br>Penggunaan metode pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan mutu pembelajaran harus terus ditingkatkan. Penelitian ini dibingkai dalam topik besar manajemen keuangan yang secara khusus melihat praktik keuangan di Yayasan Al Mahrusiyah Lirboyo Kediri, mulai dari kantor pusat administrasi hingga lembagaAclembaga pendidikan di bawah naungannya. Permasalahan yang diajukan meliputi (1) bagaimana manajemen keuangan yang ada di Yayasan Al Mahrusiyah dan lembaga pendidikannya, serta (2) bagaimana mutu pendidikan di lembagaAclembaga tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis data deskriptif berbasis teori, menekankan observasi dan suasana alamiah.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/b/platform-manajemen-keuangan-keluarga-administrasi-thumb-394ab.webp" type="image/webp" length="80204" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/platform-manajemen-keuangan-keluarga-administrasi-thumb-394ab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/platform-manajemen-keuangan-keluarga-administrasi-thumb-45fe0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/platform-manajemen-keuangan-keluarga-administrasi-thumb-d93e3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5874-intelektual-jurnal-pendidikan-studi-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Supervisi Kelembagaan di MI Najatus Salikin Kedungsari Tarokan Kabupaten Kediri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Supervisi Kelembagaan di MI Najatus Salikin Kedungsari Tarokan Kabupaten Kediri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Supervisi Kelembagaan di MI Najatus Salikin Kedungsari Tarokan Kabupaten Kediri ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55333-model-supervisi-kelembagaan-madrasah-kom</link>
	<guid isPermaLink="false">ed8b016048373f13ef507bec41170faa</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 20:20:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ latiful umam ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,latiful,scope,umam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan teknologi digital dapat meningkatkan efektivitas supervisi kelembagaan di madrasah, misalnya dengan merancang model supervisi berbasis aplikasi seluler dan menguji dampaknya terhadap kualitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Supervisi Kelembagaan di MI Najatus Salikin Kedungsari Tarokan Kabupaten Kediri: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan teknologi digital dapat meningkatkan efektivitas supervisi kelembagaan di madrasah, misalnya dengan merancang model supervisi berbasis aplikasi seluler dan menguji dampaknya terhadap kualitas pengawasan. Selain itu, diperlukan studi komparatif yang melibatkan beberapa madrasah untuk menilai variasi faktor pendukung dan penghambat supervisi, sehingga dapat diidentifikasi pola umum dan kontekstual yang memengaruhi implementasinya. Selanjutnya, penelitian dapat mengkaji hubungan antara peningkatan komunikasi melalui supervisi dan hasil belajar siswa, dengan mengukur perubahan kinerja guru dan prestasi akademik setelah intervensi supervisi, guna memberikan bukti empiris tentang kontribusi supervisi terhadap peningkatan mutu pendidikan.. Penelitian menunjukkan bahwa supervisi kelembagaan di MI Najatus Salikin dilaksanakan secara berkala, termasuk kunjungan kelas dan rekomendasi pelatihan bagi guru, terutama yang baru.Peningkatan komunikasi antara kepala madrasah, guru, dan komite mengarah pada perbaikan hubungan kerja dan peningkatan kinerja.Faktor pendukung meliputi kemampuan sumber daya manusia, komunikasi yang baik, dan kebijakan kepala madrasah, sedangkan hambatan utama adalah kurangnya komunikasi lintas lini dan keterbatasan kemampuan manajerial Pengawasan mutu pendidikan yang diemban oleh pengawas satuan pendidikan harus terus digalakkan seiring dengan perkembangan teknologi dan mutu pendidikan yang kompetitif. Pengawasan bisa dilakukan dengan pengamatan secara intensif terhadap kegiatan utama dalam lembaga pendidikan yang kemudian ditindak lanjuti dengan pemberian feed back. Permasalahan yang peneliti ajukan antara lain: 1. Bagaimanakah pelaksanaan supervisi kelembagaan di MI Najatus Salikin Kedungsari Tarokan Kediri, 2. Bagaimana hasil dari pelaksanaan supervisi kelembagaan di MI Najatus Salikin Kedungsari Tarokan Kediri, 3. Apa saja yang menjadi faktor pendukung dan penghambat dalam melaksanakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/9/model-supervisi-kelembagaan-madrasah-komunikasi-pe-thumb-83803.webp" title="JURIS - Implementasi Supervisi Kelembagaan di MI Najatus Salikin Kedungsari Tarokan Kabupaten Kediri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/model-supervisi-kelembagaan-madrasah-komunikasi-pe-thumb-83803.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/model-supervisi-kelembagaan-madrasah-komunikasi-pe-thumb-83803.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/model-supervisi-kelembagaan-madrasah-komunikasi-pe-thumb-83803.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Supervisi Kelembagaan di MI Najatus Salikin Kedungsari Tarokan Kabupaten Kediri" alt="JURIS - Implementasi Supervisi Kelembagaan di MI Najatus Salikin Kedungsari Tarokan Kabupaten Kediri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/model-supervisi-kelembagaan-madrasah-komunikasi-pe-thumb-19ea2.webp" title="JURIS - Implementasi Supervisi Kelembagaan di MI Najatus Salikin Kedungsari Tarokan Kabupaten Kediri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/model-supervisi-kelembagaan-madrasah-komunikasi-pe-thumb-19ea2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/model-supervisi-kelembagaan-madrasah-komunikasi-pe-thumb-19ea2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/model-supervisi-kelembagaan-madrasah-komunikasi-pe-thumb-19ea2.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Supervisi Kelembagaan di MI Najatus Salikin Kedungsari Tarokan Kabupaten Kediri" alt="JURIS - Implementasi Supervisi Kelembagaan di MI Najatus Salikin Kedungsari Tarokan Kabupaten Kediri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/model-supervisi-kelembagaan-madrasah-komunikasi-pe-thumb-371d2.webp" title="JURIS - Implementasi Supervisi Kelembagaan di MI Najatus Salikin Kedungsari Tarokan Kabupaten Kediri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/model-supervisi-kelembagaan-madrasah-komunikasi-pe-thumb-371d2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/model-supervisi-kelembagaan-madrasah-komunikasi-pe-thumb-371d2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/model-supervisi-kelembagaan-madrasah-komunikasi-pe-thumb-371d2.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Supervisi Kelembagaan di MI Najatus Salikin Kedungsari Tarokan Kabupaten Kediri" alt="JURIS - Implementasi Supervisi Kelembagaan di MI Najatus Salikin Kedungsari Tarokan Kabupaten Kediri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55333-model-supervisi-kelembagaan-madrasah-kom" title="JURIS - Implementasi Supervisi Kelembagaan di MI Najatus Salikin Kedungsari Tarokan Kabupaten Kediri" target="_blank">Implementasi Supervisi Kelembagaan di MI Najatus Salikin Kedungsari Tarokan Kabupaten Kediri</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan teknologi digital dapat meningkatkan efektivitas supervisi kelembagaan di madrasah, misalnya dengan merancang model supervisi berbasis aplikasi seluler dan menguji dampaknya terhadap kualitas pengawasan. Selain itu, diperlukan studi komparatif yang melibatkan beberapa madrasah untuk menilai variasi faktor pendukung dan penghambat supervisi, sehingga dapat diidentifikasi pola umum dan kontekstual yang memengaruhi implementasinya. Selanjutnya, penelitian dapat mengkaji hubungan antara peningkatan komunikasi melalui supervisi dan hasil belajar siswa, dengan mengukur perubahan kinerja guru dan prestasi akademik setelah intervensi supervisi, guna memberikan bukti empiris tentang kontribusi supervisi terhadap peningkatan mutu pendidikan..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa supervisi kelembagaan di MI Najatus Salikin dilaksanakan secara berkala, termasuk kunjungan kelas dan rekomendasi pelatihan bagi guru, terutama yang baru.Peningkatan komunikasi antara kepala madrasah, guru, dan komite mengarah pada perbaikan hubungan kerja dan peningkatan kinerja.Faktor pendukung meliputi kemampuan sumber daya manusia, komunikasi yang baik, dan kebijakan kepala madrasah, sedangkan hambatan utama adalah kurangnya komunikasi lintas lini dan keterbatasan kemampuan manajerial
<br>Pengawasan mutu pendidikan yang diemban oleh pengawas satuan pendidikan harus terus digalakkan seiring dengan perkembangan teknologi dan mutu pendidikan yang kompetitif. Pengawasan bisa dilakukan dengan pengamatan secara intensif terhadap kegiatan utama dalam lembaga pendidikan yang kemudian ditindak lanjuti dengan pemberian feed back. Permasalahan yang peneliti ajukan antara lain: 1. Bagaimanakah pelaksanaan supervisi kelembagaan di MI Najatus Salikin Kedungsari Tarokan Kediri, 2. Bagaimana hasil dari pelaksanaan supervisi kelembagaan di MI Najatus Salikin Kedungsari Tarokan Kediri, 3. Apa saja yang menjadi faktor pendukung dan penghambat dalam melaksanakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/9/model-supervisi-kelembagaan-madrasah-komunikasi-pe-thumb-19ea2.webp" type="image/webp" length="75526" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/model-supervisi-kelembagaan-madrasah-komunikasi-pe-thumb-83803.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/model-supervisi-kelembagaan-madrasah-komunikasi-pe-thumb-19ea2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/model-supervisi-kelembagaan-madrasah-komunikasi-pe-thumb-371d2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5874-intelektual-jurnal-pendidikan-studi-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Al GhazAl on Reason Legal and Sufism Toward an Integrative Epistemology of Islamic Law in Modernity ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Al GhazAl on Reason Legal and Sufism Toward an Integrative Epistemology of Islamic Law in Modernity ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Al GhazAl on Reason Legal and Sufism Toward an Integrative Epistemology of Islamic Law in Modernity ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55323-ekonomi-islam-modern-etika-sosial-mode</link>
	<guid isPermaLink="false">064ea2734b5c9f1927011041eebab7a9</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 20:15:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ qolam malang ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ pola akurat ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akurat,counter,flag,malang,pola,qolam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis yang mendalam terhadap pemikiran Al-GhazAl, penelitian ini mengusulkan tiga arah penelitian lanjutan yang dapat membuka jalan bagi rekonstruksi epistemologi hukum Islam yang lebih progresif dan humanistik. Pertama, penelitian dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Al-GhazAl on Reason, Legal, and Sufism: Toward an Integrative Epistemology of Islamic Law in Modernity: Berdasarkan analisis yang mendalam terhadap pemikiran Al-GhazAl, penelitian ini mengusulkan tiga arah penelitian lanjutan yang dapat membuka jalan bagi rekonstruksi epistemologi hukum Islam yang lebih progresif dan humanistik. Pertama, penelitian dapat berfokus pada transformasi paradigma bayAn, yang saat ini cenderung terperangkap dalam formalisme tekstual, menjadi pendekatan yang lebih berorientasi pada maqAid. Ini akan memungkinkan interpretasi teks yang lebih fleksibel dan adaptif, yang sesuai dengan perubahan sosial. Kedua, emansipasi penalaran burhAn harus menjadi prioritas. Penalaran rasional-ilmiah harus menjadi instrumen utama dalam menghadapi tantangan kontemporer seperti bioetika, ekonomi digital, krisis ekologi, dan kecerdasan buatan (AI). Epistemologi hukum Islam harus terlibat dalam dialog serius dengan sains modern, filsafat kritis, dan teori sosial kontemporer. Ketiga, humanisasi dimensi AoirfAn harus memposisikan tradisi ini sebagai dasar etika sosial transformasional. Kesadaran dalam tidak lagi dipahami sebagai pengalaman mistis elit, tetapi sebagai kekuatan moral untuk keadilan sosial, keberlanjutan ekologis, dan pembebasan manusia dari struktur penindasan. Melalui kerangka kerja ini, hukum Islam dapat berkontribusi pada tatanan normatif global yang menjamin keadilan, keamanan, dan pemberdayaan pekerja wanita.. Melalui sintesis bayAn, burhAn, dan AoirfAn, Al-Ghazali maju dengan epistemologi integratif yang menolak fragmentasi penalaran.Dia menggunakan mode bayAn saat membahas masalah yang erat kaitannya dengan hukum Islam (fiqh) dan ul al-fiqh, terutama dalam menafsirkan teks skriptural.Mode burhAn berfungsi untuk memperkuat argumen logis dan filosofis, sedangkan mode AoirfAn mengungkapkan dimensi dalam, spiritual dari yurisprudensi dan Sufisme.Ketiga mode ini tidak membentuk hierarki kaku.sebaliknya, mereka membentuk jaringan epistemis yang saling terhubung yang saling mendukung satu sama lain.Warisan intelektual Al-GhazAl, bagaimanapun, tidak terbatas pada periode abad pertengahan.Sebaliknya, ia menantang dunia modern - ditandai oleh rasionalitas kritis, sains empiris, dan kompleksitas sosial - untuk melakukan artikulasi yang diperbarui.Dengan demikian, rekonstruksi epistemologi hukumnya dapat dibaca sebagai agenda metodologis yang membuka dialog dengan realitas global.Emansipasi penalaran burhAn menempatkan rasionalitas kritis dan sains empiris sebagai mitra dalam ijtihAd.humanisasi dimensi AoirfAn mengubah spiritualitas menjadi kekuatan etis untuk keadilan sosial dan keberlanjutan.dan transformasi paradigma bayAn menafsirkan teks melalui pendekatan maqAid-oriented dan kontekstual.Melalui sintesis ini, hukum Islam melampaui formalisme hukum menuju etika hukum humanistik dan transformasional.Ia berfungsi tidak hanya sebagai sistem normatif yang mengikat secara internal, tetapi juga sebagai epistemologi hukum alternatif yang mengintegrasikan teks, penalaran, dan spiritualitas dalam merespons kompleksitas modernitas global Artikel ini memeriksa rekonstruksi epistemologi integratif al-GhazAl tentang hukum Islam melalui penelitian pustaka kualitatif, menggunakan IuyAAo AoUlm al-Dn sebagai teks utama dan menerapkan kerangka kerja epistemologis bayAn, burhAn, dan AoirfAn. Studi ini mengungkapkan bahwa al-GhazAl secara konsisten mengintegrasikan etika Sufi dan logika burhAn ke dalam diskursus fiqh, mengungkap makna dalam di balik struktur formal hukum. Sinergi antara penalaran bayAn (skriptural-normatif), penalaran burhAn (rasional-filsafat), dan penalaran AoirfAn (mistis-intuisi) menghasilkan konstruksi epistemologis integral fiqh di mana hukum tidak dapat dipisahkan dari dimensi moral dan spiritual, membentuk sistem epistemis yang terintegrasi dan terpadu. Artikel ini lebih lanjut mengusulkan rekonstruksi epistemologi hukum... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-islam-modern-etika-sosial-al-ghazal-episte-thumb-a06e8.webp" title="JURIS - Al-GhazAl on Reason, Legal, and Sufism: Toward an Integrative Epistemology of Islamic Law in Modernity" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-islam-modern-etika-sosial-al-ghazal-episte-thumb-a06e8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-islam-modern-etika-sosial-al-ghazal-episte-thumb-a06e8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-islam-modern-etika-sosial-al-ghazal-episte-thumb-a06e8.webp 1x" title="JURIS - Al-GhazAl on Reason, Legal, and Sufism: Toward an Integrative Epistemology of Islamic Law in Modernity" alt="JURIS - Al-GhazAl on Reason, Legal, and Sufism: Toward an Integrative Epistemology of Islamic Law in Modernity" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-islam-modern-etika-sosial-al-ghazal-episte-thumb-cbe9b.webp" title="JURIS - Al-GhazAl on Reason, Legal, and Sufism: Toward an Integrative Epistemology of Islamic Law in Modernity" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-islam-modern-etika-sosial-al-ghazal-episte-thumb-cbe9b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-islam-modern-etika-sosial-al-ghazal-episte-thumb-cbe9b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-islam-modern-etika-sosial-al-ghazal-episte-thumb-cbe9b.webp 1x" title="JURIS - Al-GhazAl on Reason, Legal, and Sufism: Toward an Integrative Epistemology of Islamic Law in Modernity" alt="JURIS - Al-GhazAl on Reason, Legal, and Sufism: Toward an Integrative Epistemology of Islamic Law in Modernity" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-islam-modern-etika-sosial-al-ghazal-episte-thumb-9adbc.webp" title="JURIS - Al-GhazAl on Reason, Legal, and Sufism: Toward an Integrative Epistemology of Islamic Law in Modernity" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-islam-modern-etika-sosial-al-ghazal-episte-thumb-9adbc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-islam-modern-etika-sosial-al-ghazal-episte-thumb-9adbc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-islam-modern-etika-sosial-al-ghazal-episte-thumb-9adbc.webp 1x" title="JURIS - Al-GhazAl on Reason, Legal, and Sufism: Toward an Integrative Epistemology of Islamic Law in Modernity" alt="JURIS - Al-GhazAl on Reason, Legal, and Sufism: Toward an Integrative Epistemology of Islamic Law in Modernity" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55323-ekonomi-islam-modern-etika-sosial-mode" title="JURIS - Al-GhazAl on Reason, Legal, and Sufism: Toward an Integrative Epistemology of Islamic Law in Modernity" target="_blank">Al-GhazAl on Reason, Legal, and Sufism: Toward an Integrative Epistemology of Islamic Law in Modernity</a>: Berdasarkan analisis yang mendalam terhadap pemikiran Al-GhazAl, penelitian ini mengusulkan tiga arah penelitian lanjutan yang dapat membuka jalan bagi rekonstruksi epistemologi hukum Islam yang lebih progresif dan humanistik. Pertama, penelitian dapat berfokus pada transformasi paradigma bayAn, yang saat ini cenderung terperangkap dalam formalisme tekstual, menjadi pendekatan yang lebih berorientasi pada maqAid. Ini akan memungkinkan interpretasi teks yang lebih fleksibel dan adaptif, yang sesuai dengan perubahan sosial. Kedua, emansipasi penalaran burhAn harus menjadi prioritas. Penalaran rasional-ilmiah harus menjadi instrumen utama dalam menghadapi tantangan kontemporer seperti bioetika, ekonomi digital, krisis ekologi, dan kecerdasan buatan (AI). Epistemologi hukum Islam harus terlibat dalam dialog serius dengan sains modern, filsafat kritis, dan teori sosial kontemporer. Ketiga, humanisasi dimensi AoirfAn harus memposisikan tradisi ini sebagai dasar etika sosial transformasional. Kesadaran dalam tidak lagi dipahami sebagai pengalaman mistis elit, tetapi sebagai kekuatan moral untuk keadilan sosial, keberlanjutan ekologis, dan pembebasan manusia dari struktur penindasan. Melalui kerangka kerja ini, hukum Islam dapat berkontribusi pada tatanan normatif global yang menjamin keadilan, keamanan, dan pemberdayaan pekerja wanita..
<br>Melalui sintesis bayAn, burhAn, dan AoirfAn, Al-Ghazali maju dengan epistemologi integratif yang menolak fragmentasi penalaran.Dia menggunakan mode bayAn saat membahas masalah yang erat kaitannya dengan hukum Islam (fiqh) dan ul al-fiqh, terutama dalam menafsirkan teks skriptural.Mode burhAn berfungsi untuk memperkuat argumen logis dan filosofis, sedangkan mode AoirfAn mengungkapkan dimensi dalam, spiritual dari yurisprudensi dan Sufisme.Ketiga mode ini tidak membentuk hierarki kaku.sebaliknya, mereka membentuk jaringan epistemis yang saling terhubung yang saling mendukung satu sama lain.Warisan intelektual Al-GhazAl, bagaimanapun, tidak terbatas pada periode abad pertengahan.Sebaliknya, ia menantang dunia modern - ditandai oleh rasionalitas kritis, sains empiris, dan kompleksitas sosial - untuk melakukan artikulasi yang diperbarui.Dengan demikian, rekonstruksi epistemologi hukumnya dapat dibaca sebagai agenda metodologis yang membuka dialog dengan realitas global.Emansipasi penalaran burhAn menempatkan rasionalitas kritis dan sains empiris sebagai mitra dalam ijtihAd.humanisasi dimensi AoirfAn mengubah spiritualitas menjadi kekuatan etis untuk keadilan sosial dan keberlanjutan.dan transformasi paradigma bayAn menafsirkan teks melalui pendekatan maqAid-oriented dan kontekstual.Melalui sintesis ini, hukum Islam melampaui formalisme hukum menuju etika hukum humanistik dan transformasional.Ia berfungsi tidak hanya sebagai sistem normatif yang mengikat secara internal, tetapi juga sebagai epistemologi hukum alternatif yang mengintegrasikan teks, penalaran, dan spiritualitas dalam merespons kompleksitas modernitas global
<br>Artikel ini memeriksa rekonstruksi epistemologi integratif al-GhazAl tentang hukum Islam melalui penelitian pustaka kualitatif, menggunakan IuyAAo AoUlm al-Dn sebagai teks utama dan menerapkan kerangka kerja epistemologis bayAn, burhAn, dan AoirfAn. Studi ini mengungkapkan bahwa al-GhazAl secara konsisten mengintegrasikan etika Sufi dan logika burhAn ke dalam diskursus fiqh, mengungkap makna dalam di balik struktur formal hukum. Sinergi antara penalaran bayAn (skriptural-normatif), penalaran burhAn (rasional-filsafat), dan penalaran AoirfAn (mistis-intuisi) menghasilkan konstruksi epistemologis integral fiqh di mana hukum tidak dapat dipisahkan dari dimensi moral dan spiritual, membentuk sistem epistemis yang terintegrasi dan terpadu. Artikel ini lebih lanjut mengusulkan rekonstruksi epistemologi hukum...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-islam-modern-etika-sosial-al-ghazal-episte-thumb-cbe9b.webp" type="image/webp" length="106778" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-islam-modern-etika-sosial-al-ghazal-episte-thumb-a06e8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-islam-modern-etika-sosial-al-ghazal-episte-thumb-cbe9b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/ekonomi-islam-modern-etika-sosial-al-ghazal-episte-thumb-9adbc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5871-tribakti-jurnal-pemikiran-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hadith Based Islamic Education and Strengthening Ecological Awareness among Santri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hadith Based Islamic Education and Strengthening Ecological Awareness among Santri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hadith Based Islamic Education and Strengthening Ecological Awareness among Santri ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55321-kesadaran-ekologis-konservasi-alam-pesantren-kurik</link>
	<guid isPermaLink="false">84ecf14167bb8c0e3b17b4f89429564d</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 20:11:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot jepang ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,jepang,scope,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang strategi integrasi pembelajaran hadis secara sistematis ke dalam kurikulum pendidikan Islam dengan pendidikan lingkungan. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hadith-Based Islamic Education and Strengthening Ecological Awareness among Santri: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang strategi integrasi pembelajaran hadis secara sistematis ke dalam kurikulum pendidikan Islam dengan pendidikan lingkungan. Kedua, penelitian komparatif di berbagai pesantren atau institusi pendidikan dapat dilakukan untuk menentukan efektivitas pendekatan pendidikan berbasis hadis dalam membangun kesadaran ekologis yang lebih luas dan berkelanjutan di antara santri. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan model pendidikan ekologis yang holistik dan integratif di pesantren, yang menggabungkan nilai-nilai Islam, praktik ramah lingkungan, dan pendekatan ecoliterasi dalam sistem pendidikan dan kehidupan sehari-hari santri. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya memperkuat kesadaran ekologis di kalangan santri dan masyarakat luas.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman santri tentang hadis penanaman pohon di Pesantren Ibnu Jauzy masih terbatas.Namun, nilai-nilai ekologis yang terkandung dalam hadis telah terealisasi dalam kehidupan sehari-hari santri melalui berbagai aktivitas, seperti gerakan penghijauan di sekitar pesantren, pembuatan lubang biopori yang menghasilkan pupuk organik, dan penggunaan sisa makanan sebagai pakan ikan.Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun pemahaman konsepual santri masih perlu diperkuat, kesadaran ekologis mereka telah tercermin dalam tindakan konkret yang mendukung pelestarian lingkungan sebagai bagian dari implementasi ajaran Islam.Untuk itu, penelitian lebih lanjut disarankan untuk memeriksa strategi integrasi pembelajaran hadis secara sistematis ke dalam kurikulum pendidikan Islam dengan pendidikan lingkungan.Selain itu, penelitian komparatif di berbagai pesantren atau institusi pendidikan penting untuk menentukan efektivitas pendekatan pendidikan berbasis hadis dalam membangun kesadaran ekologis yang lebih luas dan berkelanjutan di antara santri Degradasi lingkungan telah menjadi masalah global yang mendesak, sehingga lembaga pendidikan agama perlu berperan lebih aktif dalam menumbuhkan tanggung jawab ekologis. Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna istilah santri dalam hadis tentang penanaman pohon dan implikasinya terhadap kesadaran ekologis di Pesantren Ibnu Jauzy di Bogor. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan fenomenologis, penelitian ini mengeksplorasi pengalaman subjektif santri dalam memahami nilai-nilai ekologis yang terkandung dalam hadis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi kegiatan pesantren yang berkaitan dengan lingkungan. Data dianalisis menggunakan analisis tematik, yang melibatkan reduksi data, pengkodean, kategorisasi,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/c/kesadaran-ekologis-konservasi-alam-pesantren-kurik-thumb-6b866.webp" title="JURIS - Hadith-Based Islamic Education and Strengthening Ecological Awareness among Santri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/c/kesadaran-ekologis-konservasi-alam-pesantren-kurik-thumb-6b866.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/c/kesadaran-ekologis-konservasi-alam-pesantren-kurik-thumb-6b866.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/c/kesadaran-ekologis-konservasi-alam-pesantren-kurik-thumb-6b866.webp 1x" title="JURIS - Hadith-Based Islamic Education and Strengthening Ecological Awareness among Santri" alt="JURIS - Hadith-Based Islamic Education and Strengthening Ecological Awareness among Santri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/c/kesadaran-ekologis-konservasi-alam-pesantren-kurik-thumb-2e18e.webp" title="JURIS - Hadith-Based Islamic Education and Strengthening Ecological Awareness among Santri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/c/kesadaran-ekologis-konservasi-alam-pesantren-kurik-thumb-2e18e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/c/kesadaran-ekologis-konservasi-alam-pesantren-kurik-thumb-2e18e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/c/kesadaran-ekologis-konservasi-alam-pesantren-kurik-thumb-2e18e.webp 1x" title="JURIS - Hadith-Based Islamic Education and Strengthening Ecological Awareness among Santri" alt="JURIS - Hadith-Based Islamic Education and Strengthening Ecological Awareness among Santri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/c/kesadaran-ekologis-konservasi-alam-pesantren-kurik-thumb-88b31.webp" title="JURIS - Hadith-Based Islamic Education and Strengthening Ecological Awareness among Santri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/c/kesadaran-ekologis-konservasi-alam-pesantren-kurik-thumb-88b31.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/c/kesadaran-ekologis-konservasi-alam-pesantren-kurik-thumb-88b31.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/c/kesadaran-ekologis-konservasi-alam-pesantren-kurik-thumb-88b31.webp 1x" title="JURIS - Hadith-Based Islamic Education and Strengthening Ecological Awareness among Santri" alt="JURIS - Hadith-Based Islamic Education and Strengthening Ecological Awareness among Santri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55321-kesadaran-ekologis-konservasi-alam-pesantren-kurik" title="JURIS - Hadith-Based Islamic Education and Strengthening Ecological Awareness among Santri" target="_blank">Hadith-Based Islamic Education and Strengthening Ecological Awareness among Santri</a>: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang strategi integrasi pembelajaran hadis secara sistematis ke dalam kurikulum pendidikan Islam dengan pendidikan lingkungan. Kedua, penelitian komparatif di berbagai pesantren atau institusi pendidikan dapat dilakukan untuk menentukan efektivitas pendekatan pendidikan berbasis hadis dalam membangun kesadaran ekologis yang lebih luas dan berkelanjutan di antara santri. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan model pendidikan ekologis yang holistik dan integratif di pesantren, yang menggabungkan nilai-nilai Islam, praktik ramah lingkungan, dan pendekatan ecoliterasi dalam sistem pendidikan dan kehidupan sehari-hari santri. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya memperkuat kesadaran ekologis di kalangan santri dan masyarakat luas..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman santri tentang hadis penanaman pohon di Pesantren Ibnu Jauzy masih terbatas.Namun, nilai-nilai ekologis yang terkandung dalam hadis telah terealisasi dalam kehidupan sehari-hari santri melalui berbagai aktivitas, seperti gerakan penghijauan di sekitar pesantren, pembuatan lubang biopori yang menghasilkan pupuk organik, dan penggunaan sisa makanan sebagai pakan ikan.Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun pemahaman konsepual santri masih perlu diperkuat, kesadaran ekologis mereka telah tercermin dalam tindakan konkret yang mendukung pelestarian lingkungan sebagai bagian dari implementasi ajaran Islam.Untuk itu, penelitian lebih lanjut disarankan untuk memeriksa strategi integrasi pembelajaran hadis secara sistematis ke dalam kurikulum pendidikan Islam dengan pendidikan lingkungan.Selain itu, penelitian komparatif di berbagai pesantren atau institusi pendidikan penting untuk menentukan efektivitas pendekatan pendidikan berbasis hadis dalam membangun kesadaran ekologis yang lebih luas dan berkelanjutan di antara santri
<br>Degradasi lingkungan telah menjadi masalah global yang mendesak, sehingga lembaga pendidikan agama perlu berperan lebih aktif dalam menumbuhkan tanggung jawab ekologis. Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna istilah santri dalam hadis tentang penanaman pohon dan implikasinya terhadap kesadaran ekologis di Pesantren Ibnu Jauzy di Bogor. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan fenomenologis, penelitian ini mengeksplorasi pengalaman subjektif santri dalam memahami nilai-nilai ekologis yang terkandung dalam hadis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi kegiatan pesantren yang berkaitan dengan lingkungan. Data dianalisis menggunakan analisis tematik, yang melibatkan reduksi data, pengkodean, kategorisasi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/c/kesadaran-ekologis-konservasi-alam-pesantren-kurik-thumb-6b866.webp" type="image/webp" length="106912" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/c/kesadaran-ekologis-konservasi-alam-pesantren-kurik-thumb-6b866.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/c/kesadaran-ekologis-konservasi-alam-pesantren-kurik-thumb-2e18e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/c/kesadaran-ekologis-konservasi-alam-pesantren-kurik-thumb-88b31.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5874-intelektual-jurnal-pendidikan-studi-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Konseling Integratif dalam Menangani Gangguan Konsentrasi Belajar pada Anak ADHD ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Konseling Integratif dalam Menangani Gangguan Konsentrasi Belajar pada Anak ADHD ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Konseling Integratif dalam Menangani Gangguan Konsentrasi Belajar pada Anak ADHD ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55335-peran-dokter-anak-adhd-eksistensi-bimbingan-k</link>
	<guid isPermaLink="false">0849dec62ed9edeabc8f72e77d257ccd</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 20:07:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ latiful umam ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,latiful,scope,umam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengembangkan program konseling di sekolah-sekolah untuk meningkatkan perkembangan anak berkebutuhan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Konseling Integratif dalam Menangani Gangguan Konsentrasi Belajar pada Anak ADHD: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengembangkan program konseling di sekolah-sekolah untuk meningkatkan perkembangan anak berkebutuhan khusus, dengan mempertimbangkan pendekatan konseling integratif yang telah terbukti efektif dalam menangani gangguan konsentrasi belajar pada anak ADHD.2. Melakukan penelitian lebih lanjut tentang implementasi program pendidikan inklusi di sekolah-sekolah, terutama dalam konteks anak berkebutuhan khusus seperti ADHD. Penelitian ini dapat berfokus pada tantangan dan strategi yang dapat diterapkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung.3. Menganalisis peran dokter spesialis (cid:68)(cid:81)(cid:68)(cid:78)(cid:15)(cid:3)(cid:71)(cid:82)(cid:78)(cid:87)(cid:72)(cid:85)(cid:3)(cid:86)(cid:83)(cid:72)(cid:86)(cid:76)(cid:68)(cid:79)(cid:76)(cid:86)(cid:3)(cid:86)(cid:68)(cid:85)(cid:68)(cid:73)(cid:15)(cid:3)(cid:83)(cid:68)(cid:85)(cid:68)(cid:3)(cid:83)(cid:72)(cid:81)(cid:72)(cid:85)(cid:68)(cid:83)(cid:76)(cid:3)(cid:191)(cid:86)(cid:76)(cid:78)(cid:15)(cid:3) dan penerapi okupasi (motorik halus) dalam mendukung pendampingan keluarga yang memiliki anak ADHD. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi dan intervensi yang dapat diterapkan oleh profesional kesehatan dalam membantu keluarga menciptakan pola asuh yang tepat.. Pelajaran disampaikan dengan cara dipecah kecil-kecil menjadi bagian yang lebih mudah dipahami.Pelajaran disampaikan menggunakan peraga visual dan mengajak anak bergerak sesuai modalitas belajarnya yang kinestetik.Media yang digunakan dalam pembelajaran adalah berbagai kartu bergambar, berbagai peraga (cid.Bahwa konseling integratif sangat efektif dan efesien diterapkan dalam menangani gangguan konsentrasi belajar pada anak ADHD.3) anak dengan ADHD yang mengikuti terapi dan mematuhi diet makanan jika memang kondisi anak mengharuskan diet.Dan juga bagi kondisi anak ADHD yang mengharuskan si anak mengkonsumsi obat-obatan, maka harus menkonsumsi obat yang telah direkomendasikan dokternya.Mengapa anak ADHD harus diikutkan pada sesi konseling yang melibatkan berbagai macam terapi.Karena anak ADHD yang berperilaku sangat membingungkan dalam keadaan dan waktu tertentu anak ADHD seperti juga kebanyakan anak lainnya, terlihat baik-baik saja.Jadi inkonsistensi ini dapat dilawan dengan anak ADHD dapat melakukan sesuatu jika mereka melakukannya dengan lebih giat, dan atau jika orang tua, guru dan lingkungannya menerapkan aturan-aturan yang lebih ketat.Mengingat kesibukan direktur lembaga yang bertindak langsung sebagai terapis, dosen, psikolog dan mengisi seminar-seminar serta pelatihan di bidangnya, hendaknya seoptimal mungkin mengatur prioritas waktu buat program-program lembaga sehingga peserta yang mengikuti segera mendapatkan ilmu untuk dipraktekkan Bimbingan dan konseling merupakan proses pemberian bantuan yang terarah kepada seseorang atau sekelompok orang secara terus menerus dan sistematis oleh guru pembimbing agar individu menjadi pribadi yang mandiri dan mengenal lingkungannya. Realita yang terjadi pada bimbingan konseling adalah masih banyaknya persepsi bimbingan konseling yang tidak lebih dari seorang "Polisi Sekolah", adanya ketimpangan jumlah rasio antara guru pembimbing dan siswa yang dibimbing serta masih banyaknya guru bimbingan konseling yang tidak memenuhi Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/a/peran-dokter-anak-adhd-eksistensi-bimbingan-konsel-thumb-74bdc.webp" title="JURIS - Konseling Integratif dalam Menangani Gangguan Konsentrasi Belajar pada Anak ADHD" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/peran-dokter-anak-adhd-eksistensi-bimbingan-konsel-thumb-74bdc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/peran-dokter-anak-adhd-eksistensi-bimbingan-konsel-thumb-74bdc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/peran-dokter-anak-adhd-eksistensi-bimbingan-konsel-thumb-74bdc.webp 1x" title="JURIS - Konseling Integratif dalam Menangani Gangguan Konsentrasi Belajar pada Anak ADHD" alt="JURIS - Konseling Integratif dalam Menangani Gangguan Konsentrasi Belajar pada Anak ADHD" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/a/peran-dokter-anak-adhd-eksistensi-bimbingan-konsel-thumb-5a185.webp" title="JURIS - Konseling Integratif dalam Menangani Gangguan Konsentrasi Belajar pada Anak ADHD" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/peran-dokter-anak-adhd-eksistensi-bimbingan-konsel-thumb-5a185.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/peran-dokter-anak-adhd-eksistensi-bimbingan-konsel-thumb-5a185.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/peran-dokter-anak-adhd-eksistensi-bimbingan-konsel-thumb-5a185.webp 1x" title="JURIS - Konseling Integratif dalam Menangani Gangguan Konsentrasi Belajar pada Anak ADHD" alt="JURIS - Konseling Integratif dalam Menangani Gangguan Konsentrasi Belajar pada Anak ADHD" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/a/peran-dokter-anak-adhd-eksistensi-bimbingan-konsel-thumb-1c0c3.webp" title="JURIS - Konseling Integratif dalam Menangani Gangguan Konsentrasi Belajar pada Anak ADHD" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/peran-dokter-anak-adhd-eksistensi-bimbingan-konsel-thumb-1c0c3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/peran-dokter-anak-adhd-eksistensi-bimbingan-konsel-thumb-1c0c3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/peran-dokter-anak-adhd-eksistensi-bimbingan-konsel-thumb-1c0c3.webp 1x" title="JURIS - Konseling Integratif dalam Menangani Gangguan Konsentrasi Belajar pada Anak ADHD" alt="JURIS - Konseling Integratif dalam Menangani Gangguan Konsentrasi Belajar pada Anak ADHD" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55335-peran-dokter-anak-adhd-eksistensi-bimbingan-k" title="JURIS - Konseling Integratif dalam Menangani Gangguan Konsentrasi Belajar pada Anak ADHD" target="_blank">Konseling Integratif dalam Menangani Gangguan Konsentrasi Belajar pada Anak ADHD</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengembangkan program konseling di sekolah-sekolah untuk meningkatkan perkembangan anak berkebutuhan khusus, dengan mempertimbangkan pendekatan konseling integratif yang telah terbukti efektif dalam menangani gangguan konsentrasi belajar pada anak ADHD.2. Melakukan penelitian lebih lanjut tentang implementasi program pendidikan inklusi di sekolah-sekolah, terutama dalam konteks anak berkebutuhan khusus seperti ADHD. Penelitian ini dapat berfokus pada tantangan dan strategi yang dapat diterapkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung.3. Menganalisis peran dokter spesialis (cid:68)(cid:81)(cid:68)(cid:78)(cid:15)(cid:3)(cid:71)(cid:82)(cid:78)(cid:87)(cid:72)(cid:85)(cid:3)(cid:86)(cid:83)(cid:72)(cid:86)(cid:76)(cid:68)(cid:79)(cid:76)(cid:86)(cid:3)(cid:86)(cid:68)(cid:85)(cid:68)(cid:73)(cid:15)(cid:3)(cid:83)(cid:68)(cid:85)(cid:68)(cid:3)(cid:83)(cid:72)(cid:81)(cid:72)(cid:85)(cid:68)(cid:83)(cid:76)(cid:3)(cid:191)(cid:86)(cid:76)(cid:78)(cid:15)(cid:3) dan penerapi okupasi (motorik halus) dalam mendukung pendampingan keluarga yang memiliki anak ADHD. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi dan intervensi yang dapat diterapkan oleh profesional kesehatan dalam membantu keluarga menciptakan pola asuh yang tepat..
<br>Pelajaran disampaikan dengan cara dipecah kecil-kecil menjadi bagian yang lebih mudah dipahami.Pelajaran disampaikan menggunakan peraga visual dan mengajak anak bergerak sesuai modalitas belajarnya yang kinestetik.Media yang digunakan dalam pembelajaran adalah berbagai kartu bergambar, berbagai peraga (cid.Bahwa konseling integratif sangat efektif dan efesien diterapkan dalam menangani gangguan konsentrasi belajar pada anak ADHD.3) anak dengan ADHD yang mengikuti terapi dan mematuhi diet makanan jika memang kondisi anak mengharuskan diet.Dan juga bagi kondisi anak ADHD yang mengharuskan si anak mengkonsumsi obat-obatan, maka harus menkonsumsi obat yang telah direkomendasikan dokternya.Mengapa anak ADHD harus diikutkan pada sesi konseling yang melibatkan berbagai macam terapi.Karena anak ADHD yang berperilaku sangat membingungkan dalam keadaan dan waktu tertentu anak ADHD seperti juga kebanyakan anak lainnya, terlihat baik-baik saja.Jadi inkonsistensi ini dapat dilawan dengan anak ADHD  dapat melakukan sesuatu jika mereka melakukannya dengan lebih giat, dan atau jika orang tua, guru dan lingkungannya menerapkan aturan-aturan yang lebih ketat.Mengingat kesibukan direktur lembaga yang bertindak langsung sebagai terapis, dosen, psikolog dan mengisi seminar-seminar serta pelatihan di bidangnya, hendaknya seoptimal mungkin mengatur prioritas waktu buat program-program lembaga sehingga peserta yang mengikuti segera mendapatkan ilmu untuk dipraktekkan
<br>Bimbingan dan konseling merupakan proses pemberian bantuan yang terarah kepada seseorang atau sekelompok orang secara terus menerus dan sistematis oleh guru pembimbing agar individu menjadi pribadi yang mandiri dan mengenal lingkungannya. Realita yang terjadi pada bimbingan konseling adalah masih banyaknya persepsi bimbingan konseling yang tidak lebih dari seorang "Polisi Sekolah", adanya ketimpangan jumlah rasio antara guru pembimbing dan siswa yang dibimbing serta masih banyaknya guru bimbingan konseling yang tidak memenuhi
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/a/peran-dokter-anak-adhd-eksistensi-bimbingan-konsel-thumb-5a185.webp" type="image/webp" length="107184" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/peran-dokter-anak-adhd-eksistensi-bimbingan-konsel-thumb-74bdc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/peran-dokter-anak-adhd-eksistensi-bimbingan-konsel-thumb-5a185.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/peran-dokter-anak-adhd-eksistensi-bimbingan-konsel-thumb-1c0c3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5874-intelektual-jurnal-pendidikan-studi-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Teknik Behavior Contract untuk Memotivasi Siswa dalam Penyelesaian Pekerjaan Rumah PR di Madrasah Tsanawiyah Negeri MTSN Pilangkenceng Madiun ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Teknik Behavior Contract untuk Memotivasi Siswa dalam Penyelesaian Pekerjaan Rumah PR di Madrasah Tsanawiyah Negeri MTSN Pilangkenceng Madiun ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Teknik Behavior Contract untuk Memotivasi Siswa dalam Penyelesaian Pekerjaan Rumah PR di Madrasah Tsanawiyah Negeri MTSN Pilangkenceng Madiun ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55334-proses-konseling-siswa-mts-mujahidin-teknik</link>
	<guid isPermaLink="false">fff972d8892c5d1e5865b4156752ce42</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 19:52:38 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ latiful umam ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,latiful,scope,umam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, apakah teknik behavior contract dapat diterapkan secara efektif dalam lingkungan pendidikan yang berbeda, seperti sekolah umum atau perguruan tinggi? ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Teknik Behavior Contract untuk Memotivasi Siswa dalam Penyelesaian Pekerjaan Rumah (PR) di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) Pilangkenceng Madiun: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, apakah teknik behavior contract dapat diterapkan secara efektif dalam lingkungan pendidikan yang berbeda, seperti sekolah umum atau perguruan tinggi? Kedua, bagaimana teknik ini dapat diadaptasi untuk siswa dengan kebutuhan khusus atau dengan tingkat motivasi yang berbeda? Ketiga, apakah ada faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi keberhasilan teknik behavior contract dalam memotivasi siswa, seperti dukungan orang tua atau lingkungan belajar yang kondusif?. Hasil penelitian menjelaskan bahwa implementasi teknik behavior contract ini ada beberapa tahap pelaksanaannya.Pertama, konselor mengawali pertemuan dengan konseli untuk membentuk keakraban agar tidak terjadi ketakutan atau kekakuan oleh konseli karena paradigma konseli setiap yang berhubungan dengan BK adalah menyeramkan.Kedua, menentukan data awal yakni tingkah laku dari konseli yang mana yang akan dirubah, dan dilanjut proses pembuatan kontrak antara konselor dengan konseli.Ketiga, konselor menetapkan jenis penguatan serta yang akan diterapkan setiap kali tingkah laku yang diinginkan ditampilkan oleh konseli, pemberian penguatan maupun reward kepada konseli diberikan sesering mungkin agar konseli semakin termotivasi.Sementara hasil dari teknik behavior contract untuk memotivasi siswa dalam menyelesaikan PR siswa MTsN Pilangkenceng Madiun sudah cukup baik.Hasil dari proses konseling tersebut menyatakan bahwa kedua konseli itu menghasilkan perubahan perilaku yang cukup baik Penggunaan metode pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan mutu pembelajaran harus terus ditingkatkan. Di samping itu, pendampingan kepada siswa juga perlu dilakukan untuk mengarahkan siswa agar tercapai tujuan belajarnya. Behavioral Contract (Kontrak Perilaku) adalah salah satu teknik pembelajaran pendekatan konseling terapi behavioral yang dapat digunakan untuk membantu menyelesaikan permasalahan perilaku maladaptif pada diri klien/konseli yang berkeinginan merubah perilaku tersebut menjadi lebih baik. Untuk mendalami teknik ini perlu diadakan penelitian. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/e/proses-konseling-siswa-mts-mujahidin-teknik-behavi-thumb-b542d.webp" title="JURIS - Implementasi Teknik Behavior Contract untuk Memotivasi Siswa dalam Penyelesaian Pekerjaan Rumah (PR) di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) Pilangkenceng Madiun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/proses-konseling-siswa-mts-mujahidin-teknik-behavi-thumb-b542d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/proses-konseling-siswa-mts-mujahidin-teknik-behavi-thumb-b542d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/proses-konseling-siswa-mts-mujahidin-teknik-behavi-thumb-b542d.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Teknik Behavior Contract untuk Memotivasi Siswa dalam Penyelesaian Pekerjaan Rumah (PR) di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) Pilangkenceng Madiun" alt="JURIS - Implementasi Teknik Behavior Contract untuk Memotivasi Siswa dalam Penyelesaian Pekerjaan Rumah (PR) di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) Pilangkenceng Madiun" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/proses-konseling-siswa-mts-mujahidin-teknik-behavi-thumb-d753f.webp" title="JURIS - Implementasi Teknik Behavior Contract untuk Memotivasi Siswa dalam Penyelesaian Pekerjaan Rumah (PR) di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) Pilangkenceng Madiun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/proses-konseling-siswa-mts-mujahidin-teknik-behavi-thumb-d753f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/proses-konseling-siswa-mts-mujahidin-teknik-behavi-thumb-d753f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/proses-konseling-siswa-mts-mujahidin-teknik-behavi-thumb-d753f.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Teknik Behavior Contract untuk Memotivasi Siswa dalam Penyelesaian Pekerjaan Rumah (PR) di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) Pilangkenceng Madiun" alt="JURIS - Implementasi Teknik Behavior Contract untuk Memotivasi Siswa dalam Penyelesaian Pekerjaan Rumah (PR) di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) Pilangkenceng Madiun" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/proses-konseling-siswa-mts-mujahidin-teknik-behavi-thumb-a0ee9.webp" title="JURIS - Implementasi Teknik Behavior Contract untuk Memotivasi Siswa dalam Penyelesaian Pekerjaan Rumah (PR) di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) Pilangkenceng Madiun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/proses-konseling-siswa-mts-mujahidin-teknik-behavi-thumb-a0ee9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/proses-konseling-siswa-mts-mujahidin-teknik-behavi-thumb-a0ee9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/proses-konseling-siswa-mts-mujahidin-teknik-behavi-thumb-a0ee9.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Teknik Behavior Contract untuk Memotivasi Siswa dalam Penyelesaian Pekerjaan Rumah (PR) di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) Pilangkenceng Madiun" alt="JURIS - Implementasi Teknik Behavior Contract untuk Memotivasi Siswa dalam Penyelesaian Pekerjaan Rumah (PR) di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) Pilangkenceng Madiun" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55334-proses-konseling-siswa-mts-mujahidin-teknik" title="JURIS - Implementasi Teknik Behavior Contract untuk Memotivasi Siswa dalam Penyelesaian Pekerjaan Rumah (PR) di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) Pilangkenceng Madiun" target="_blank">Implementasi Teknik Behavior Contract untuk Memotivasi Siswa dalam Penyelesaian Pekerjaan Rumah (PR) di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) Pilangkenceng Madiun</a>: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, apakah teknik behavior contract dapat diterapkan secara efektif dalam lingkungan pendidikan yang berbeda, seperti sekolah umum atau perguruan tinggi? Kedua, bagaimana teknik ini dapat diadaptasi untuk siswa dengan kebutuhan khusus atau dengan tingkat motivasi yang berbeda? Ketiga, apakah ada faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi keberhasilan teknik behavior contract dalam memotivasi siswa, seperti dukungan orang tua atau lingkungan belajar yang kondusif?.
<br>Hasil penelitian menjelaskan bahwa implementasi teknik behavior contract ini ada beberapa tahap pelaksanaannya.Pertama, konselor mengawali pertemuan dengan konseli untuk membentuk keakraban agar tidak terjadi ketakutan atau kekakuan oleh konseli karena paradigma konseli setiap yang berhubungan dengan BK adalah menyeramkan.Kedua, menentukan data awal yakni tingkah laku dari konseli yang mana yang akan dirubah, dan dilanjut proses pembuatan kontrak antara konselor dengan konseli.Ketiga, konselor menetapkan jenis penguatan serta yang akan diterapkan setiap kali tingkah laku yang diinginkan ditampilkan oleh konseli, pemberian penguatan maupun reward kepada konseli diberikan sesering mungkin agar konseli semakin termotivasi.Sementara hasil dari teknik behavior contract untuk memotivasi siswa dalam menyelesaikan PR siswa MTsN Pilangkenceng Madiun sudah cukup baik.Hasil dari proses konseling tersebut menyatakan bahwa kedua konseli itu menghasilkan perubahan perilaku yang cukup baik
<br>Penggunaan metode pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan mutu pembelajaran harus terus ditingkatkan. Di samping itu, pendampingan kepada siswa juga perlu dilakukan untuk mengarahkan siswa agar tercapai tujuan belajarnya. Behavioral Contract (Kontrak Perilaku) adalah salah satu teknik pembelajaran pendekatan konseling terapi behavioral yang dapat digunakan untuk membantu menyelesaikan permasalahan perilaku maladaptif pada diri klien/konseli yang berkeinginan merubah perilaku tersebut menjadi lebih baik. Untuk mendalami teknik ini perlu diadakan penelitian.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/e/proses-konseling-siswa-mts-mujahidin-teknik-behavi-thumb-d753f.webp" type="image/webp" length="104298" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/proses-konseling-siswa-mts-mujahidin-teknik-behavi-thumb-b542d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/proses-konseling-siswa-mts-mujahidin-teknik-behavi-thumb-d753f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/proses-konseling-siswa-mts-mujahidin-teknik-behavi-thumb-a0ee9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5874-intelektual-jurnal-pendidikan-studi-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Korelasi Antara Kompetensi Pedagogik Guru dan Prestasi Belajar Siswa di MTS Arrahmah Kecamatan Papar Kabupaten Kediri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Korelasi Antara Kompetensi Pedagogik Guru dan Prestasi Belajar Siswa di MTS Arrahmah Kecamatan Papar Kabupaten Kediri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Korelasi Antara Kompetensi Pedagogik Guru dan Prestasi Belajar Siswa di MTS Arrahmah Kecamatan Papar Kabupaten Kediri ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55337-fungsi-kreativitas-guru-pai-kompetensi-gu</link>
	<guid isPermaLink="false">023295f3ec185cf478ccd9ba547e4db4</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 19:50:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ latiful umam ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,latiful,scope,umam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan prestasi belajar siswa, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor lain yang mempengaruhi hasil belajar siswa selain kompetensi pedagogik guru. Penelitian ini dapat fokus pada aspek-aspek seperti motivasi belajar ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Korelasi Antara Kompetensi Pedagogik Guru dan Prestasi Belajar Siswa di MTS Arrahmah Kecamatan Papar Kabupaten Kediri: Untuk meningkatkan prestasi belajar siswa, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor lain yang mempengaruhi hasil belajar siswa selain kompetensi pedagogik guru. Penelitian ini dapat fokus pada aspek-aspek seperti motivasi belajar siswa, lingkungan belajar, dan strategi pembelajaran yang digunakan. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi hubungan antara kompetensi pedagogik guru dengan aspek-aspek lainnya dalam proses belajar mengajar, seperti penggunaan teknologi pembelajaran dan pengembangan kompetensi peserta didik. Dengan memahami faktor-faktor ini secara komprehensif, dapat dikembangkan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan prestasi belajar siswa.. Berdasarkan hasil analisis data, dapat diketahui bahwa korelasi antara Variabel X (kompetensi pedagogik guru) dan Variabel Y (hasil belajar PAI siswa) sebesar 0,818 itu berarti korelasi tersebut sangat tinggi.Dan variabel kompetensi pedagogik guru memberikan kontribusi terhadap hasil belajar PAI siswa sebesar 66,9%.Adapun sisanya sebesar 33,1% ditentukan oleh faktor yang lain seperti kemampuan awal peserta didik, motivasi belajar peserta didik, daya serap peserta didik, dan lain sebagainya, serta thitung lebih besar dari ttabel atau 15,478 > 2.Ada korelasi positif antara pedagogik guru dan hasil belajar siswa, artinya semakin tinggi pedagogik guru semakin baik pula hasil prestasi siswa.Begitu pula sebaliknya semakin rendah pedagogik guru maka semakin buruk pula hasil prestasi siswa Kompetensi pedagogik guru harus terus dipacu untuk meningkatkan kemampuan mengajar siswa, karena dengan kemampuan pedagogik guru hasil belajar siswa dapat meningkat. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis korelasi antara kompetensi pedagogik guru PAI dengan prestasi belajar siswa kelas VIII MTs Arrahmah tahun 20015/2016. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/0/fungsi-kreativitas-guru-pai-kompetensi-ma-metodik-thumb-9ba33.webp" title="JURIS - Korelasi Antara Kompetensi Pedagogik Guru dan Prestasi Belajar Siswa di MTS Arrahmah Kecamatan Papar Kabupaten Kediri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/fungsi-kreativitas-guru-pai-kompetensi-ma-metodik-thumb-9ba33.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/fungsi-kreativitas-guru-pai-kompetensi-ma-metodik-thumb-9ba33.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/fungsi-kreativitas-guru-pai-kompetensi-ma-metodik-thumb-9ba33.webp 1x" title="JURIS - Korelasi Antara Kompetensi Pedagogik Guru dan Prestasi Belajar Siswa di MTS Arrahmah Kecamatan Papar Kabupaten Kediri" alt="JURIS - Korelasi Antara Kompetensi Pedagogik Guru dan Prestasi Belajar Siswa di MTS Arrahmah Kecamatan Papar Kabupaten Kediri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/fungsi-kreativitas-guru-pai-kompetensi-ma-metodik-thumb-ae888.webp" title="JURIS - Korelasi Antara Kompetensi Pedagogik Guru dan Prestasi Belajar Siswa di MTS Arrahmah Kecamatan Papar Kabupaten Kediri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/fungsi-kreativitas-guru-pai-kompetensi-ma-metodik-thumb-ae888.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/fungsi-kreativitas-guru-pai-kompetensi-ma-metodik-thumb-ae888.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/fungsi-kreativitas-guru-pai-kompetensi-ma-metodik-thumb-ae888.webp 1x" title="JURIS - Korelasi Antara Kompetensi Pedagogik Guru dan Prestasi Belajar Siswa di MTS Arrahmah Kecamatan Papar Kabupaten Kediri" alt="JURIS - Korelasi Antara Kompetensi Pedagogik Guru dan Prestasi Belajar Siswa di MTS Arrahmah Kecamatan Papar Kabupaten Kediri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/fungsi-kreativitas-guru-pai-kompetensi-ma-metodik-thumb-bfd85.webp" title="JURIS - Korelasi Antara Kompetensi Pedagogik Guru dan Prestasi Belajar Siswa di MTS Arrahmah Kecamatan Papar Kabupaten Kediri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/fungsi-kreativitas-guru-pai-kompetensi-ma-metodik-thumb-bfd85.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/fungsi-kreativitas-guru-pai-kompetensi-ma-metodik-thumb-bfd85.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/fungsi-kreativitas-guru-pai-kompetensi-ma-metodik-thumb-bfd85.webp 1x" title="JURIS - Korelasi Antara Kompetensi Pedagogik Guru dan Prestasi Belajar Siswa di MTS Arrahmah Kecamatan Papar Kabupaten Kediri" alt="JURIS - Korelasi Antara Kompetensi Pedagogik Guru dan Prestasi Belajar Siswa di MTS Arrahmah Kecamatan Papar Kabupaten Kediri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55337-fungsi-kreativitas-guru-pai-kompetensi-gu" title="JURIS - Korelasi Antara Kompetensi Pedagogik Guru dan Prestasi Belajar Siswa di MTS Arrahmah Kecamatan Papar Kabupaten Kediri" target="_blank">Korelasi Antara Kompetensi Pedagogik Guru dan Prestasi Belajar Siswa di MTS Arrahmah Kecamatan Papar Kabupaten Kediri</a>: Untuk meningkatkan prestasi belajar siswa, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor lain yang mempengaruhi hasil belajar siswa selain kompetensi pedagogik guru. Penelitian ini dapat fokus pada aspek-aspek seperti motivasi belajar siswa, lingkungan belajar, dan strategi pembelajaran yang digunakan. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi hubungan antara kompetensi pedagogik guru dengan aspek-aspek lainnya dalam proses belajar mengajar, seperti penggunaan teknologi pembelajaran dan pengembangan kompetensi peserta didik. Dengan memahami faktor-faktor ini secara komprehensif, dapat dikembangkan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan prestasi belajar siswa..
<br>Berdasarkan hasil analisis data, dapat diketahui bahwa korelasi antara Variabel X (kompetensi pedagogik guru) dan Variabel Y (hasil belajar PAI siswa) sebesar 0,818 itu berarti korelasi tersebut sangat tinggi.Dan variabel kompetensi pedagogik guru memberikan kontribusi terhadap hasil belajar PAI siswa sebesar 66,9%.Adapun sisanya sebesar 33,1% ditentukan oleh faktor yang lain seperti kemampuan awal peserta didik, motivasi belajar peserta didik, daya serap peserta didik, dan lain sebagainya, serta thitung lebih besar dari ttabel atau 15,478 > 2.Ada korelasi positif antara pedagogik guru dan hasil belajar siswa, artinya semakin tinggi pedagogik guru semakin baik pula hasil prestasi siswa.Begitu pula sebaliknya semakin rendah pedagogik guru maka semakin buruk pula hasil prestasi siswa
<br>Kompetensi pedagogik guru harus terus dipacu untuk meningkatkan kemampuan mengajar siswa, karena dengan kemampuan pedagogik guru hasil belajar siswa dapat meningkat. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis korelasi antara kompetensi pedagogik guru PAI dengan prestasi belajar siswa kelas VIII MTs Arrahmah tahun 20015/2016.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/0/fungsi-kreativitas-guru-pai-kompetensi-ma-metodik-thumb-9ba33.webp" type="image/webp" length="81020" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/fungsi-kreativitas-guru-pai-kompetensi-ma-metodik-thumb-9ba33.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/fungsi-kreativitas-guru-pai-kompetensi-ma-metodik-thumb-ae888.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/fungsi-kreativitas-guru-pai-kompetensi-ma-metodik-thumb-bfd85.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5874-intelektual-jurnal-pendidikan-studi-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dampak Faham Keagamaan JamaAoah Tabligh Terhadap Perubahan Sistem Pendidikan Di Pondok Pesantren Al Fatah Desa Temboro Kecamatan Karas Lirboyo Kediri Kabupaten Magetan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dampak Faham Keagamaan JamaAoah Tabligh Terhadap Perubahan Sistem Pendidikan Di Pondok Pesantren Al Fatah Desa Temboro Kecamatan Karas Lirboyo Kediri Kabupaten Magetan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dampak Faham Keagamaan JamaAoah Tabligh Terhadap Perubahan Sistem Pendidikan Di Pondok Pesantren Al Fatah Desa Temboro Kecamatan Karas Lirboyo Kediri Kabupaten Magetan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-55336-tabligh-pondok-pesantren-jamaaoah-sistem-p</link>
	<guid isPermaLink="false">ebb39b715150160b8dfc1a0b7d94330d</guid>
	<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 19:49:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ latiful umam ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,latiful,scope,umam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, bagaimana pengaruh metode muhasabah yang diperkenalkan oleh JamaAoah Tabligh terhadap peningkatan kualitas amal dan keterlibatan religius santri di Pondok Pesantren Al Fatah? Kedua, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dampak Faham Keagamaan JamaAoah Tabligh Terhadap Perubahan Sistem Pendidikan Di Pondok Pesantren Al Fatah Desa Temboro Kecamatan Karas Lirboyo Kediri Kabupaten Magetan: Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, bagaimana pengaruh metode muhasabah yang diperkenalkan oleh JamaAoah Tabligh terhadap peningkatan kualitas amal dan keterlibatan religius santri di Pondok Pesantren Al Fatah? Kedua, bagaimana perbandingan perubahan kurikulum antara pesantren yang berafiliasi dengan JamaAoah Tabligh dan pesantren tradisional NU dalam hal pencapaian kompetensi akademik dan karakter keagamaan? Ketiga, bagaimana dinamika sosial dan integrasi komunitas santri setelah pelaksanaan kegiatan khuruj bulanan, serta dampaknya terhadap hubungan antara pesantren dan masyarakat sekitar? Penelitian-penelitian tersebut sebaiknya menggunakan pendekatan campuran antara studi kasus kualitatif dan survei kuantitatif untuk mendapatkan gambaran menyeluruh. Selanjutnya, analisis longitudinal selama lima hingga sepuluh tahun dapat mengungkap tren jangka panjang perubahan sistem pendidikan. Hasilnya diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih adaptif bagi pengelola pesantren. Dengan demikian, kontribusi ilmiah terhadap pemahaman transformasi pendidikan agama di Indonesia dapat semakin memperkaya literatur sosiologi pendidikan.. JamaAoah Tabligh yang berhasil mengubah Pondok Pesantren Al Fatah Temboro memiliki dasar ajaran yang sejalan dengan Ahlus Sunnah wal JamaAoah, perbedaannya terletak pada metode dakwah.Sistem pendidikan sebelum masuknya paham JamaAoah Tabligh mirip dengan pesantren salaf, dengan kurikulum ibtidaiyah, tsanawiyah, dan diniyah serta metode sorogan dan wethonan yang dievaluasi hanya oleh kyai.Perubahan yang terjadi meliputi ideologi, kurikulum, metode pembelajaran, serta evaluasi, termasuk penambahan materi referensi JamaAoah Tabligh, metode muhasabah, dan musyawarah pendidikan yang dipimpin oleh kyai JamaAoah Tabligh menjadi wacana tersendiri dalam khazanah dunia Islam Indonesia. Perkembangannya yang terhitung pesat di negeri ini, ditambah dengan minimnya informasi tentang faham keagamaan ini menjadi menarik untuk diteliti. Pondok Pesantren Al Fatah adalah salah satu basis utama pendukung tersebarnya jamaAoah Tabligh. Pondok pesantren yang dulu berfaham Nahdiyyin ini saat ini berkembang begitu pesat dengan santri-santrinya mencapai lebih dari 10.000 dalam kurun waktu 15 tahun terakhir. Dengan berubahnya Al Fatah dari NU menjadi JamaAoah Tabligh, tentu ada perubahan sistem pendidikannya. Penelitian ini menggunakan paradigma kontruktivis, pendekatan kualitatif, sifat penelitian deskriptif, teknik pengumpulan data dengan wawancara... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/c/tabligh-pondok-pesantren-jamaaoah-sistem-pendidika-thumb-68559.webp" title="JURIS - Dampak Faham Keagamaan JamaAoah Tabligh Terhadap Perubahan Sistem Pendidikan Di Pondok Pesantren Al Fatah Desa Temboro Kecamatan Karas Lirboyo Kediri Kabupaten Magetan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/tabligh-pondok-pesantren-jamaaoah-sistem-pendidika-thumb-68559.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/tabligh-pondok-pesantren-jamaaoah-sistem-pendidika-thumb-68559.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/tabligh-pondok-pesantren-jamaaoah-sistem-pendidika-thumb-68559.webp 1x" title="JURIS - Dampak Faham Keagamaan JamaAoah Tabligh Terhadap Perubahan Sistem Pendidikan Di Pondok Pesantren Al Fatah Desa Temboro Kecamatan Karas Lirboyo Kediri Kabupaten Magetan" alt="JURIS - Dampak Faham Keagamaan JamaAoah Tabligh Terhadap Perubahan Sistem Pendidikan Di Pondok Pesantren Al Fatah Desa Temboro Kecamatan Karas Lirboyo Kediri Kabupaten Magetan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/c/tabligh-pondok-pesantren-jamaaoah-sistem-pendidika-thumb-bdd51.webp" title="JURIS - Dampak Faham Keagamaan JamaAoah Tabligh Terhadap Perubahan Sistem Pendidikan Di Pondok Pesantren Al Fatah Desa Temboro Kecamatan Karas Lirboyo Kediri Kabupaten Magetan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/tabligh-pondok-pesantren-jamaaoah-sistem-pendidika-thumb-bdd51.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/tabligh-pondok-pesantren-jamaaoah-sistem-pendidika-thumb-bdd51.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/tabligh-pondok-pesantren-jamaaoah-sistem-pendidika-thumb-bdd51.webp 1x" title="JURIS - Dampak Faham Keagamaan JamaAoah Tabligh Terhadap Perubahan Sistem Pendidikan Di Pondok Pesantren Al Fatah Desa Temboro Kecamatan Karas Lirboyo Kediri Kabupaten Magetan" alt="JURIS - Dampak Faham Keagamaan JamaAoah Tabligh Terhadap Perubahan Sistem Pendidikan Di Pondok Pesantren Al Fatah Desa Temboro Kecamatan Karas Lirboyo Kediri Kabupaten Magetan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/c/tabligh-pondok-pesantren-jamaaoah-sistem-pendidika-thumb-396aa.webp" title="JURIS - Dampak Faham Keagamaan JamaAoah Tabligh Terhadap Perubahan Sistem Pendidikan Di Pondok Pesantren Al Fatah Desa Temboro Kecamatan Karas Lirboyo Kediri Kabupaten Magetan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/c/tabligh-pondok-pesantren-jamaaoah-sistem-pendidika-thumb-396aa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/c/tabligh-pondok-pesantren-jamaaoah-sistem-pendidika-thumb-396aa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/c/tabligh-pondok-pesantren-jamaaoah-sistem-pendidika-thumb-396aa.webp 1x" title="JURIS - Dampak Faham Keagamaan JamaAoah Tabligh Terhadap Perubahan Sistem Pendidikan Di Pondok Pesantren Al Fatah Desa Temboro Kecamatan Karas Lirboyo Kediri Kabupaten Magetan" alt="JURIS - Dampak Faham Keagamaan JamaAoah Tabligh Terhadap Perubahan Sistem Pendidikan Di Pondok Pesantren Al Fatah Desa Temboro Kecamatan Karas Lirboyo Kediri Kabupaten Magetan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55336-tabligh-pondok-pesantren-jamaaoah-sistem-p" title="JURIS - Dampak Faham Keagamaan JamaAoah Tabligh Terhadap Perubahan Sistem Pendidikan Di Pondok Pesantren Al Fatah Desa Temboro Kecamatan Karas Lirboyo Kediri Kabupaten Magetan" target="_blank">Dampak Faham Keagamaan JamaAoah Tabligh Terhadap Perubahan Sistem Pendidikan Di Pondok Pesantren Al Fatah Desa Temboro Kecamatan Karas Lirboyo Kediri Kabupaten Magetan</a>: Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, bagaimana pengaruh metode muhasabah yang diperkenalkan oleh JamaAoah Tabligh terhadap peningkatan kualitas amal dan keterlibatan religius santri di Pondok Pesantren Al Fatah? Kedua, bagaimana perbandingan perubahan kurikulum antara pesantren yang berafiliasi dengan JamaAoah Tabligh dan pesantren tradisional NU dalam hal pencapaian kompetensi akademik dan karakter keagamaan? Ketiga, bagaimana dinamika sosial dan integrasi komunitas santri setelah pelaksanaan kegiatan khuruj bulanan, serta dampaknya terhadap hubungan antara pesantren dan masyarakat sekitar? Penelitian-penelitian tersebut sebaiknya menggunakan pendekatan campuran antara studi kasus kualitatif dan survei kuantitatif untuk mendapatkan gambaran menyeluruh. Selanjutnya, analisis longitudinal selama lima hingga sepuluh tahun dapat mengungkap tren jangka panjang perubahan sistem pendidikan. Hasilnya diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih adaptif bagi pengelola pesantren. Dengan demikian, kontribusi ilmiah terhadap pemahaman transformasi pendidikan agama di Indonesia dapat semakin memperkaya literatur sosiologi pendidikan..
<br>JamaAoah Tabligh yang berhasil mengubah Pondok Pesantren Al Fatah Temboro memiliki dasar ajaran yang sejalan dengan Ahlus Sunnah wal JamaAoah, perbedaannya terletak pada metode dakwah.Sistem pendidikan sebelum masuknya paham JamaAoah Tabligh mirip dengan pesantren salaf, dengan kurikulum ibtidaiyah, tsanawiyah, dan diniyah serta metode sorogan dan wethonan yang dievaluasi hanya oleh kyai.Perubahan yang terjadi meliputi ideologi, kurikulum, metode pembelajaran, serta evaluasi, termasuk penambahan materi referensi JamaAoah Tabligh, metode muhasabah, dan musyawarah pendidikan yang dipimpin oleh kyai
<br>JamaAoah Tabligh menjadi wacana tersendiri dalam khazanah dunia Islam Indonesia. Perkembangannya yang terhitung pesat di negeri ini, ditambah dengan minimnya informasi tentang faham keagamaan ini menjadi menarik untuk diteliti. Pondok Pesantren Al Fatah adalah salah satu basis utama pendukung tersebarnya jamaAoah Tabligh. Pondok pesantren yang dulu berfaham Nahdiyyin ini saat ini berkembang begitu pesat dengan santri-santrinya mencapai lebih dari 10.000 dalam kurun waktu 15 tahun terakhir. Dengan berubahnya Al Fatah dari NU menjadi JamaAoah Tabligh, tentu ada perubahan sistem pendidikannya. Penelitian ini menggunakan paradigma kontruktivis, pendekatan kualitatif, sifat penelitian deskriptif, teknik pengumpulan data dengan wawancara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/c/tabligh-pondok-pesantren-jamaaoah-sistem-pendidika-thumb-bdd51.webp" type="image/webp" length="94760" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/tabligh-pondok-pesantren-jamaaoah-sistem-pendidika-thumb-68559.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/tabligh-pondok-pesantren-jamaaoah-sistem-pendidika-thumb-bdd51.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/c/tabligh-pondok-pesantren-jamaaoah-sistem-pendidika-thumb-396aa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5874-intelektual-jurnal-pendidikan-studi-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 21 Jul 2026 00:34:12 +0700. 24 items. Served in: 9.949 seconds [rss] -->
