<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.105-5jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.105-5jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Mon, 06 Jul 2026 05:44:15 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 05:44:15 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-06T05:44:15+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Macroeconomic Determinants of Housing Finance in Pakistan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Macroeconomic Determinants of Housing Finance in Pakistan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Macroeconomic Determinants of Housing Finance in Pakistan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53343-pembiayaan-perumahan-determinan-makroekonomi-pakis</link>
	<guid isPermaLink="false">ac086da22cff4a097866ffe59fc007f3</guid>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 03:01:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ siti asiyah ]]></category>
	<category><![CDATA[ rintik sedu ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asiyah,rintik,sedu,siti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh kanal pembiayaan informal terhadap akses pembiayaan perumahan bagi rumah tangga berpendapatan rendah di Pakistan, sehingga dapat mengidentifikasi hambatan dan peluang peningkatan inklusi keuangan. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Macroeconomic Determinants of Housing Finance in Pakistan: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh kanal pembiayaan informal terhadap akses pembiayaan perumahan bagi rumah tangga berpendapatan rendah di Pakistan, sehingga dapat mengidentifikasi hambatan dan peluang peningkatan inklusi keuangan. Selain itu, studi yang membandingkan perbedaan regional dalam determinan makroekonomi pembiayaan perumahan setelah tahun 2018, termasuk dampak kebijakan moneter terbaru, dapat memberikan wawasan tentang dinamika pasar yang lebih terkini. Selanjutnya, evaluasi efektivitas platform digital dalam proses permohonan kredit perumahan, khususnya dalam mengurangi waktu pemrosesan dan meningkatkan kepuasan peminjam di berbagai kelompok pendapatan, akan membantu merumuskan rekomendasi praktis untuk penyederhanaan prosedur dan peningkatan layanan.. Penelitian menunjukkan suku bunga dan indeks harga grosir berpengaruh negatif, sedangkan pendapatan per kapita dan urbanisasi berpengaruh positif terhadap permintaan pembiayaan perumahan di Pakistan periode 2005Ac2018.Direkomendasikan kebijakan liberalisasi suku bunga serta penguatan infrastruktur pasar hipotek untuk meningkatkan akses pembiayaan.Diperlukan skema terorganisir yang memfasilitasi pembangunan perumahan bagi semua kelas pendapatan serta penyederhanaan prosedur permohonan kredit Konsep kesejahteraan manusia tidak dapat dibayangkan tanpa perumahan karena merupakan salah satu kebutuhan dasar kehidupan manusia. Perumahan merupakan faktor utama untuk inklusi sosial dan standar hidup. Manusia membutuhkan rumah untuk berbagai alasan termasuk perlindungan, keamanan, ruang, serta layanan dan utilitas yang terkait. Orang yang tidak memiliki fasilitas perumahan yang memadai dapat menghadapi banyak kesulitan. Penelitian ini menjelaskan determinan makroekonomi dari pembiayaan perumahan di Pakistan berdasarkan data kuartalan dari 2005Q1 hingga 2018Q4. FaktorAcfaktor penting yang memengaruhi pembiayaan perumahan di Pakistan adalah suku bunga, pendapatan per kapita, urbanisasi, dan indeks harga grosir. Temuan menunjukkan bahwa suku bunga dan indeks harga grosir berhubungan negatif, sedangkan pendapatan per kapita dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/4/pembiayaan-perumahan-determinan-makroekonomi-pakis-thumb-c99f0.webp" title="JURIS - Macroeconomic Determinants of Housing Finance in Pakistan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/pembiayaan-perumahan-determinan-makroekonomi-pakis-thumb-c99f0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/pembiayaan-perumahan-determinan-makroekonomi-pakis-thumb-c99f0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/pembiayaan-perumahan-determinan-makroekonomi-pakis-thumb-c99f0.webp 1x" title="JURIS - Macroeconomic Determinants of Housing Finance in Pakistan" alt="JURIS - Macroeconomic Determinants of Housing Finance in Pakistan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/pembiayaan-perumahan-determinan-makroekonomi-pakis-thumb-15b46.webp" title="JURIS - Macroeconomic Determinants of Housing Finance in Pakistan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/pembiayaan-perumahan-determinan-makroekonomi-pakis-thumb-15b46.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/pembiayaan-perumahan-determinan-makroekonomi-pakis-thumb-15b46.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/pembiayaan-perumahan-determinan-makroekonomi-pakis-thumb-15b46.webp 1x" title="JURIS - Macroeconomic Determinants of Housing Finance in Pakistan" alt="JURIS - Macroeconomic Determinants of Housing Finance in Pakistan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/pembiayaan-perumahan-determinan-makroekonomi-pakis-thumb-bdb1a.webp" title="JURIS - Macroeconomic Determinants of Housing Finance in Pakistan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/pembiayaan-perumahan-determinan-makroekonomi-pakis-thumb-bdb1a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/pembiayaan-perumahan-determinan-makroekonomi-pakis-thumb-bdb1a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/pembiayaan-perumahan-determinan-makroekonomi-pakis-thumb-bdb1a.webp 1x" title="JURIS - Macroeconomic Determinants of Housing Finance in Pakistan" alt="JURIS - Macroeconomic Determinants of Housing Finance in Pakistan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53343-pembiayaan-perumahan-determinan-makroekonomi-pakis" title="JURIS - Macroeconomic Determinants of Housing Finance in Pakistan" target="_blank">Macroeconomic Determinants of Housing Finance in Pakistan</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh kanal pembiayaan informal terhadap akses pembiayaan perumahan bagi rumah tangga berpendapatan rendah di Pakistan, sehingga dapat mengidentifikasi hambatan dan peluang peningkatan inklusi keuangan. Selain itu, studi yang membandingkan perbedaan regional dalam determinan makroekonomi pembiayaan perumahan setelah tahun 2018, termasuk dampak kebijakan moneter terbaru, dapat memberikan wawasan tentang dinamika pasar yang lebih terkini. Selanjutnya, evaluasi efektivitas platform digital dalam proses permohonan kredit perumahan, khususnya dalam mengurangi waktu pemrosesan dan meningkatkan kepuasan peminjam di berbagai kelompok pendapatan, akan membantu merumuskan rekomendasi praktis untuk penyederhanaan prosedur dan peningkatan layanan..
<br>Penelitian menunjukkan suku bunga dan indeks harga grosir berpengaruh negatif, sedangkan pendapatan per kapita dan urbanisasi berpengaruh positif terhadap permintaan pembiayaan perumahan di Pakistan periode 2005Ac2018.Direkomendasikan kebijakan liberalisasi suku bunga serta penguatan infrastruktur pasar hipotek untuk meningkatkan akses pembiayaan.Diperlukan skema terorganisir yang memfasilitasi pembangunan perumahan bagi semua kelas pendapatan serta penyederhanaan prosedur permohonan kredit
<br>Konsep kesejahteraan manusia tidak dapat dibayangkan tanpa perumahan karena merupakan salah satu kebutuhan dasar kehidupan manusia. Perumahan merupakan faktor utama untuk inklusi sosial dan standar hidup. Manusia membutuhkan rumah untuk berbagai alasan termasuk perlindungan, keamanan, ruang, serta layanan dan utilitas yang terkait. Orang yang tidak memiliki fasilitas perumahan yang memadai dapat menghadapi banyak kesulitan. Penelitian ini menjelaskan determinan makroekonomi dari pembiayaan perumahan di Pakistan berdasarkan data kuartalan dari 2005Q1 hingga 2018Q4. FaktorAcfaktor penting yang memengaruhi pembiayaan perumahan di Pakistan adalah suku bunga, pendapatan per kapita, urbanisasi, dan indeks harga grosir. Temuan menunjukkan bahwa suku bunga dan indeks harga grosir berhubungan negatif, sedangkan pendapatan per kapita dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/4/pembiayaan-perumahan-determinan-makroekonomi-pakis-thumb-c99f0.webp" type="image/webp" length="116796" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/pembiayaan-perumahan-determinan-makroekonomi-pakis-thumb-c99f0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/pembiayaan-perumahan-determinan-makroekonomi-pakis-thumb-15b46.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/pembiayaan-perumahan-determinan-makroekonomi-pakis-thumb-bdb1a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2686-ipmafa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11322-mu-ashir-jurnal-dakwah-komunikasi-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Post Awareness Marketing Rethinking Brand Communication in a Fragmented Market ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Post Awareness Marketing Rethinking Brand Communication in a Fragmented Market ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Post Awareness Marketing Rethinking Brand Communication in a Fragmented Market ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53339-elektronik-konsumen-makna-merek-pengenceran</link>
	<guid isPermaLink="false">6a1abf72c085f2f6d8a5c40bb0c63618</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 23:32:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ impact short ]]></category>
	<category><![CDATA[ digital flow ]]></category>
	<category><![CDATA[ dedi purwana ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dedi,digital,flow,impact,purwana,short]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji bagaimana loyalitas berbasis makna merek bertahan selama krisis ekonomi, dengan membandingkan sektor-sektor yang berbeda seperti barang konsumen, layanan digital, dan industri B2B; selanjutnya, studi dapat menyelidiki ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Post-Awareness Marketing: Rethinking Brand Communication in a Fragmented Market: Penelitian selanjutnya dapat menguji bagaimana loyalitas berbasis makna merek bertahan selama krisis ekonomi, dengan membandingkan sektor-sektor yang berbeda seperti barang konsumen, layanan digital, dan industri B2B; selanjutnya, studi dapat menyelidiki mekanisme kolaborasi antara merek dan konsumen dalam menciptakan narasi autentik yang relevan di lingkungan digital yang terfragmentasi, misalnya melalui platform media sosial dan coAccreation; terakhir, diperlukan pengembangan metode pengukuran yang mengintegrasikan net sentiment dan cultural salience sebagai indikator prediktif ketahanan merek, dibandingkan dengan metrik tradisional seperti reach dan impression, sehingga praktisi dapat menilai efektivitas strategi branding yang berfokus pada nilai dan identitas.. Penelitian ini menunjukkan bahwa kesadaran merek saja tidak cukup untuk memprediksi loyalitas jangka panjang dalam ekosistem digital yang jenuh.kedalaman makna merek dan persepsi keaslian menjadi faktor kunci dalam membangun hubungan konsumen yang tahan lama.Studi ini juga mengidentifikasi keterbatasan berupa fokus pada sektor elektronik konsumen dan minuman global, sehingga generalisasi ke pasar niche atau B2B masih belum teruji.Oleh karena itu, disarankan untuk meneliti ketahanan loyalitas berbasis makna selama periode ketidakstabilan ekonomi yang berkepanjangan Penelitian ini meneliti peralihan dari kesadaran merek menuju makna merek dalam ekosistem digital yang jenuh, dengan fokus pada cara merek global seperti Pepsi dan Apple menghadapi "paradoks ubiquitas". Tujuannya adalah mengidentifikasi mekanisme di mana keaslian merek dan resonansi budaya menumbuhkan loyalitas jangka panjang serta mencegah substitusi produk. Dengan menggunakan analisis kualitatif kerangka branding kontemporer dan studi kasus, studi ini menunjukkan bahwa sekadar visibilitas tidak cukup; konsumen menuntut keselarasan antara budaya internal perusahaan dan nilai eksternal, yang diwujudkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/6/elektronik-konsumen-makna-merek-pengenceran-global-thumb-07be8.webp" title="JURIS - Post-Awareness Marketing: Rethinking Brand Communication in a Fragmented Market" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/elektronik-konsumen-makna-merek-pengenceran-global-thumb-07be8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/elektronik-konsumen-makna-merek-pengenceran-global-thumb-07be8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/elektronik-konsumen-makna-merek-pengenceran-global-thumb-07be8.webp 1x" title="JURIS - Post-Awareness Marketing: Rethinking Brand Communication in a Fragmented Market" alt="JURIS - Post-Awareness Marketing: Rethinking Brand Communication in a Fragmented Market" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/elektronik-konsumen-makna-merek-pengenceran-global-thumb-cd443.webp" title="JURIS - Post-Awareness Marketing: Rethinking Brand Communication in a Fragmented Market" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/elektronik-konsumen-makna-merek-pengenceran-global-thumb-cd443.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/elektronik-konsumen-makna-merek-pengenceran-global-thumb-cd443.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/elektronik-konsumen-makna-merek-pengenceran-global-thumb-cd443.webp 1x" title="JURIS - Post-Awareness Marketing: Rethinking Brand Communication in a Fragmented Market" alt="JURIS - Post-Awareness Marketing: Rethinking Brand Communication in a Fragmented Market" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/6/elektronik-konsumen-makna-merek-pengenceran-global-thumb-49449.webp" title="JURIS - Post-Awareness Marketing: Rethinking Brand Communication in a Fragmented Market" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/6/elektronik-konsumen-makna-merek-pengenceran-global-thumb-49449.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/6/elektronik-konsumen-makna-merek-pengenceran-global-thumb-49449.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/6/elektronik-konsumen-makna-merek-pengenceran-global-thumb-49449.webp 1x" title="JURIS - Post-Awareness Marketing: Rethinking Brand Communication in a Fragmented Market" alt="JURIS - Post-Awareness Marketing: Rethinking Brand Communication in a Fragmented Market" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53339-elektronik-konsumen-makna-merek-pengenceran" title="JURIS - Post-Awareness Marketing: Rethinking Brand Communication in a Fragmented Market" target="_blank">Post-Awareness Marketing: Rethinking Brand Communication in a Fragmented Market</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji bagaimana loyalitas berbasis makna merek bertahan selama krisis ekonomi, dengan membandingkan sektor-sektor yang berbeda seperti barang konsumen, layanan digital, dan industri B2B; selanjutnya, studi dapat menyelidiki mekanisme kolaborasi antara merek dan konsumen dalam menciptakan narasi autentik yang relevan di lingkungan digital yang terfragmentasi, misalnya melalui platform media sosial dan coAccreation; terakhir, diperlukan pengembangan metode pengukuran yang mengintegrasikan net sentiment dan cultural salience sebagai indikator prediktif ketahanan merek, dibandingkan dengan metrik tradisional seperti reach dan impression, sehingga praktisi dapat menilai efektivitas strategi branding yang berfokus pada nilai dan identitas..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa kesadaran merek saja tidak cukup untuk memprediksi loyalitas jangka panjang dalam ekosistem digital yang jenuh.kedalaman makna merek dan persepsi keaslian menjadi faktor kunci dalam membangun hubungan konsumen yang tahan lama.Studi ini juga mengidentifikasi keterbatasan berupa fokus pada sektor elektronik konsumen dan minuman global, sehingga generalisasi ke pasar niche atau B2B masih belum teruji.Oleh karena itu, disarankan untuk meneliti ketahanan loyalitas berbasis makna selama periode ketidakstabilan ekonomi yang berkepanjangan
<br>Penelitian ini meneliti peralihan dari kesadaran merek menuju makna merek dalam ekosistem digital yang jenuh, dengan fokus pada cara merek global seperti Pepsi dan Apple menghadapi "paradoks ubiquitas". Tujuannya adalah mengidentifikasi mekanisme di mana keaslian merek dan resonansi budaya menumbuhkan loyalitas jangka panjang serta mencegah substitusi produk. Dengan menggunakan analisis kualitatif kerangka branding kontemporer dan studi kasus, studi ini menunjukkan bahwa sekadar visibilitas tidak cukup; konsumen menuntut keselarasan antara budaya internal perusahaan dan nilai eksternal, yang diwujudkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/6/elektronik-konsumen-makna-merek-pengenceran-global-thumb-49449.webp" type="image/webp" length="101280" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/elektronik-konsumen-makna-merek-pengenceran-global-thumb-07be8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/elektronik-konsumen-makna-merek-pengenceran-global-thumb-cd443.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/6/elektronik-konsumen-makna-merek-pengenceran-global-thumb-49449.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1237-journal-stiayappimakassar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6101-journal-management-social-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Blended Learning in Islamic Religious Education in Indonesia A Thematic Literature Review on Implementation Challenges and Optimization Strategies ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Blended Learning in Islamic Religious Education in Indonesia A Thematic Literature Review on Implementation Challenges and Optimization Strategies ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Blended Learning in Islamic Religious Education in Indonesia A Thematic Literature Review on Implementation Challenges and Optimization Strategies ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53342-alat-evaluasi-formatif-model-diskusi-interaktif-st</link>
	<guid isPermaLink="false">af43fa90e49bd629fbf391c5215b2310</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 22:44:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ emi lilawati ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,emi,flag,lilawati]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Pengembangan Model Blended Learning yang Adaptif: Penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan model blended learning ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Blended Learning in Islamic Religious Education in Indonesia: A Thematic Literature Review on Implementation, Challenges, and Optimization Strategies: Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Pengembangan Model Blended Learning yang Adaptif: Penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan model blended learning yang lebih adaptif dan kontekstual untuk Pendidikan Agama Islam (PAI) di Indonesia. Model ini harus mempertimbangkan karakteristik siswa, tujuan pembelajaran, infrastruktur yang tersedia, dan konteks budaya lembaga pendidikan. Dengan demikian, model blended learning dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik dan tantangan yang dihadapi dalam pembelajaran PAI.2. Integrasi Nilai-Nilai Spiritual dalam Blended Learning: Penelitian perlu mengeksplorasi strategi yang efektif untuk mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dalam lingkungan belajar digital. Ini termasuk pengembangan konten dan aktivitas belajar yang memperkuat dimensi spiritual siswa, seperti refleksi online, diskusi interaktif tentang nilai-nilai Islam, dan penggunaan multimedia yang memperkuat dimensi afektif dan keagamaan. Penelitian ini dapat mengusulkan model dan praktik terbaik untuk menjaga dan meningkatkan pembentukan karakter dan internalisasi nilai-nilai agama dalam pembelajaran PAI berbasis teknologi.3. Evaluasi dan Jaminan Kualitas: Penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan model evaluasi yang lebih komprehensif untuk menilai keberhasilan blended learning dalam PAI. Model evaluasi ini harus mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, serta memantau pembentukan karakter dan spiritualitas siswa. Penelitian ini dapat mengusulkan strategi dan alat evaluasi yang inovatif, seperti penelitian tindakan kelas, untuk mengidentifikasi hambatan nyata di lapangan dan mengevaluasi efektivitas metode yang digunakan secara partisipatif. Data yang diperoleh dari evaluasi dapat digunakan untuk mengembangkan kebijakan dan kurikulum yang lebih terarah, serta membantu pengambil keputusan dalam menyesuaikan model pembelajaran, meningkatkan platform, dan menyesuaikan program pelatihan untuk memenuhi kebutuhan spesifik.. Penelitian ini mengungkapkan bahwa implementasi blended learning dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) di Indonesia tidak hanya sebagai adaptasi teknologi, tetapi juga pendekatan transformatif yang mengintegrasikan dimensi pedagogis, teknologi, dan spiritual.Berdasarkan analisis tematik dari 35 studi terpilih, temuan menunjukkan bahwa blended learning memiliki potensi signifikan untuk meningkatkan motivasi siswa, kemandirian belajar, dan akses terhadap sumber belajar yang beragam.Gabungan pembelajaran tatap muka dan daring menciptakan lingkungan belajar yang lebih fleksibel, interaktif, dan berpusat pada siswa, yang relevan dengan tuntutan era digital.Namun, penelitian juga menyoroti bahwa beberapa tantangan yang saling terkait mempengaruhi efektivitas blended learning.Tantangan tersebut meliputi infrastruktur terbatas, disparitas akses terhadap perangkat digital, dan tingkat kompetensi digital yang tidak merata di antara guru dan siswa.Selain masalah teknis, resistensi budaya dan kekhawatiran tentang melemahnya nilai-nilai spiritual tetap menjadi hambatan kritis.Dalam konteks PAI, di mana pembentukan karakter dan internalisasi nilai-nilai agama menjadi fokus utama, pergeseran ke lingkungan belajar digital memerlukan desain pedagogis yang hati-hati untuk memastikan dimensi spiritual tidak berkurang.Penelitian ini berkontribusi dengan menawarkan klasifikasi tematik masalah kunci dan mengusulkan kerangka konseptual yang menekankan integrasi pembelajaran yang kontekstual, kolaboratif, personal, dan berbasis nilai.Strategi optimasi yang diidentifikasi, seperti peningkatan kompetensi guru, pengembangan kurikulum adaptif, peningkatan kolaborasi stakeholder, dan implementasi evaluasi berkelanjutan, menekankan pentingnya upaya sistemik dan terkoordinasi.Secara kesimpulan, blended learning dalam PAI harus dipandang sebagai model strategis dan berkelanjutan untuk masa depan pendidikan Islam.Suksesnya bergantung pada kemampuan pendidik dan institusi untuk menyeimbangkan inovasi teknologi dengan pelestarian nilai-nilai Islam Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki secara komprehensif implementasi blended learning dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) di Indonesia melalui tinjauan literatur sistematis. Sebanyak 35 artikel terpilih yang diterbitkan antara tahun 2019 dan 2024 dianalisis. Temuan menunjukkan bahwa blended learning memiliki dampak positif dalam meningkatkan motivasi siswa, pemahaman materi, dan kemandirian belajar. Model ini menggabungkan pembelajaran tatap muka dan daring, memungkinkan belajar yang lebih fleksibel, interaktif, dan adaptif. Namun, implementasinya menghadapi tantangan, termasuk infrastruktur terbatas, kompetensi digital yang tidak merata, dan resistensi budaya terhadap teknologi. Selain itu, masalah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/0/alat-evaluasi-formatif-model-diskusi-interaktif-st-thumb-44d37.webp" title="JURIS - Blended Learning in Islamic Religious Education in Indonesia: A Thematic Literature Review on Implementation, Challenges, and Optimization Strategies" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/alat-evaluasi-formatif-model-diskusi-interaktif-st-thumb-44d37.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/alat-evaluasi-formatif-model-diskusi-interaktif-st-thumb-44d37.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/alat-evaluasi-formatif-model-diskusi-interaktif-st-thumb-44d37.webp 1x" title="JURIS - Blended Learning in Islamic Religious Education in Indonesia: A Thematic Literature Review on Implementation, Challenges, and Optimization Strategies" alt="JURIS - Blended Learning in Islamic Religious Education in Indonesia: A Thematic Literature Review on Implementation, Challenges, and Optimization Strategies" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/0/alat-evaluasi-formatif-model-diskusi-interaktif-st-thumb-43fbc.webp" title="JURIS - Blended Learning in Islamic Religious Education in Indonesia: A Thematic Literature Review on Implementation, Challenges, and Optimization Strategies" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/alat-evaluasi-formatif-model-diskusi-interaktif-st-thumb-43fbc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/alat-evaluasi-formatif-model-diskusi-interaktif-st-thumb-43fbc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/alat-evaluasi-formatif-model-diskusi-interaktif-st-thumb-43fbc.webp 1x" title="JURIS - Blended Learning in Islamic Religious Education in Indonesia: A Thematic Literature Review on Implementation, Challenges, and Optimization Strategies" alt="JURIS - Blended Learning in Islamic Religious Education in Indonesia: A Thematic Literature Review on Implementation, Challenges, and Optimization Strategies" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/0/alat-evaluasi-formatif-model-diskusi-interaktif-st-thumb-e7c61.webp" title="JURIS - Blended Learning in Islamic Religious Education in Indonesia: A Thematic Literature Review on Implementation, Challenges, and Optimization Strategies" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/alat-evaluasi-formatif-model-diskusi-interaktif-st-thumb-e7c61.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/alat-evaluasi-formatif-model-diskusi-interaktif-st-thumb-e7c61.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/alat-evaluasi-formatif-model-diskusi-interaktif-st-thumb-e7c61.webp 1x" title="JURIS - Blended Learning in Islamic Religious Education in Indonesia: A Thematic Literature Review on Implementation, Challenges, and Optimization Strategies" alt="JURIS - Blended Learning in Islamic Religious Education in Indonesia: A Thematic Literature Review on Implementation, Challenges, and Optimization Strategies" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53342-alat-evaluasi-formatif-model-diskusi-interaktif-st" title="JURIS - Blended Learning in Islamic Religious Education in Indonesia: A Thematic Literature Review on Implementation, Challenges, and Optimization Strategies" target="_blank">Blended Learning in Islamic Religious Education in Indonesia: A Thematic Literature Review on Implementation, Challenges, and Optimization Strategies</a>: Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Pengembangan Model Blended Learning yang Adaptif: Penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan model blended learning yang lebih adaptif dan kontekstual untuk Pendidikan Agama Islam (PAI) di Indonesia. Model ini harus mempertimbangkan karakteristik siswa, tujuan pembelajaran, infrastruktur yang tersedia, dan konteks budaya lembaga pendidikan. Dengan demikian, model blended learning dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik dan tantangan yang dihadapi dalam pembelajaran PAI.2. Integrasi Nilai-Nilai Spiritual dalam Blended Learning: Penelitian perlu mengeksplorasi strategi yang efektif untuk mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dalam lingkungan belajar digital. Ini termasuk pengembangan konten dan aktivitas belajar yang memperkuat dimensi spiritual siswa, seperti refleksi online, diskusi interaktif tentang nilai-nilai Islam, dan penggunaan multimedia yang memperkuat dimensi afektif dan keagamaan. Penelitian ini dapat mengusulkan model dan praktik terbaik untuk menjaga dan meningkatkan pembentukan karakter dan internalisasi nilai-nilai agama dalam pembelajaran PAI berbasis teknologi.3. Evaluasi dan Jaminan Kualitas: Penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan model evaluasi yang lebih komprehensif untuk menilai keberhasilan blended learning dalam PAI. Model evaluasi ini harus mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, serta memantau pembentukan karakter dan spiritualitas siswa. Penelitian ini dapat mengusulkan strategi dan alat evaluasi yang inovatif, seperti penelitian tindakan kelas, untuk mengidentifikasi hambatan nyata di lapangan dan mengevaluasi efektivitas metode yang digunakan secara partisipatif. Data yang diperoleh dari evaluasi dapat digunakan untuk mengembangkan kebijakan dan kurikulum yang lebih terarah, serta membantu pengambil keputusan dalam menyesuaikan model pembelajaran, meningkatkan platform, dan menyesuaikan program pelatihan untuk memenuhi kebutuhan spesifik..
<br>Penelitian ini mengungkapkan bahwa implementasi blended learning dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) di Indonesia tidak hanya sebagai adaptasi teknologi, tetapi juga pendekatan transformatif yang mengintegrasikan dimensi pedagogis, teknologi, dan spiritual.Berdasarkan analisis tematik dari 35 studi terpilih, temuan menunjukkan bahwa blended learning memiliki potensi signifikan untuk meningkatkan motivasi siswa, kemandirian belajar, dan akses terhadap sumber belajar yang beragam.Gabungan pembelajaran tatap muka dan daring menciptakan lingkungan belajar yang lebih fleksibel, interaktif, dan berpusat pada siswa, yang relevan dengan tuntutan era digital.Namun, penelitian juga menyoroti bahwa beberapa tantangan yang saling terkait mempengaruhi efektivitas blended learning.Tantangan tersebut meliputi infrastruktur terbatas, disparitas akses terhadap perangkat digital, dan tingkat kompetensi digital yang tidak merata di antara guru dan siswa.Selain masalah teknis, resistensi budaya dan kekhawatiran tentang melemahnya nilai-nilai spiritual tetap menjadi hambatan kritis.Dalam konteks PAI, di mana pembentukan karakter dan internalisasi nilai-nilai agama menjadi fokus utama, pergeseran ke lingkungan belajar digital memerlukan desain pedagogis yang hati-hati untuk memastikan dimensi spiritual tidak berkurang.Penelitian ini berkontribusi dengan menawarkan klasifikasi tematik masalah kunci dan mengusulkan kerangka konseptual yang menekankan integrasi pembelajaran yang kontekstual, kolaboratif, personal, dan berbasis nilai.Strategi optimasi yang diidentifikasi, seperti peningkatan kompetensi guru, pengembangan kurikulum adaptif, peningkatan kolaborasi stakeholder, dan implementasi evaluasi berkelanjutan, menekankan pentingnya upaya sistemik dan terkoordinasi.Secara kesimpulan, blended learning dalam PAI harus dipandang sebagai model strategis dan berkelanjutan untuk masa depan pendidikan Islam.Suksesnya bergantung pada kemampuan pendidik dan institusi untuk menyeimbangkan inovasi teknologi dengan pelestarian nilai-nilai Islam
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki secara komprehensif implementasi blended learning dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) di Indonesia melalui tinjauan literatur sistematis. Sebanyak 35 artikel terpilih yang diterbitkan antara tahun 2019 dan 2024 dianalisis. Temuan menunjukkan bahwa blended learning memiliki dampak positif dalam meningkatkan motivasi siswa, pemahaman materi, dan kemandirian belajar. Model ini menggabungkan pembelajaran tatap muka dan daring, memungkinkan belajar yang lebih fleksibel, interaktif, dan adaptif. Namun, implementasinya menghadapi tantangan, termasuk infrastruktur terbatas, kompetensi digital yang tidak merata, dan resistensi budaya terhadap teknologi. Selain itu, masalah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/0/alat-evaluasi-formatif-model-diskusi-interaktif-st-thumb-43fbc.webp" type="image/webp" length="83102" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/alat-evaluasi-formatif-model-diskusi-interaktif-st-thumb-44d37.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/alat-evaluasi-formatif-model-diskusi-interaktif-st-thumb-43fbc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/alat-evaluasi-formatif-model-diskusi-interaktif-st-thumb-e7c61.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-270-unisma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10208-andragogi-jurnal-ilmiah-pendidikan-agama-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Health Education about Reproductive Health and Personal Hygiene during the Menstrual Period and BMI Checks for Adolescents at SMPN 14 Banjarmasin ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Health Education about Reproductive Health and Personal Hygiene during the Menstrual Period and BMI Checks for Adolescents at SMPN 14 Banjarmasin ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Health Education about Reproductive Health and Personal Hygiene during the Menstrual Period and BMI Checks for Adolescents at SMPN 14 Banjarmasin ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53341-pengetahuan-remaja-putri-responden-laki-res</link>
	<guid isPermaLink="false">fb93f7c2bf49a1d93fb48b14d94a0b12</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 22:28:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jihan fahira ]]></category>
	<category><![CDATA[ slot88aslijp ]]></category>
	<category><![CDATA[ quick menus ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fahira,jihan,menus,quick,slot88aslijp]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada dampak edukasi kesehatan reproduksi dan personal hygiene terhadap perilaku remaja putri dalam menjaga kesehatan organ reproduksi dan kebersihan diri selama ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Health Education about Reproductive Health and Personal Hygiene during the Menstrual Period and BMI Checks for Adolescents at SMPN 14 Banjarmasin: Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada dampak edukasi kesehatan reproduksi dan personal hygiene terhadap perilaku remaja putri dalam menjaga kesehatan organ reproduksi dan kebersihan diri selama menstruasi. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara status gizi (IMT) dengan siklus menstruasi pada remaja putri, serta bagaimana edukasi kesehatan dapat membantu remaja dalam mengelola siklus menstruasi secara lebih baik. Terakhir, penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas metode ceramah dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang kesehatan reproduksi dan personal hygiene, serta mengidentifikasi metode alternatif yang dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman dan praktik kesehatan reproduksi pada remaja.. Simpulan dari kegiatan Pendidikan Kesehatan yang dilakukan di SMPN 14 Banjarmasin, dengan responden Remaja Putri kelas 8 B, D, dan G yang berjumlah 30 orang mengalami peningkatan pengetahuan setelah diberikan edukasi kesehatan mengenai cara melakukan tindakan personal hygiene dengan benar, dan perawatan diri yang baik pada saat menstruasi Pada tahun 2019, World Health Organization (WHO) melakukan penelitian di beberapa negara dan mendapatkan data bahwa remaja dengan rentang usia 10-14 tahun paling banyak mengalami infeksi pada organ reproduksi dan pada usia dewasa mudah sebanyak (27-33%). Berdasarkan permasalahan di atas, maka diperlukan edukasi seksual seputar menstruasi, personal hygiene, dan pengukuran IMT pada remaja sebagai salah satu cara pencegahan timbulnya masalah akibat kurangnya pengetahuan remaja. Tujuan dan manfaat dari pengabdian ini ialah tumbuhnya pemahaman remaja... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/1/pengetahuan-remaja-putri-responden-laki-tingkah-la-thumb-53efb.webp" title="JURIS - Health Education about Reproductive Health and Personal Hygiene during the Menstrual Period and BMI Checks for Adolescents at SMPN 14 Banjarmasin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/pengetahuan-remaja-putri-responden-laki-tingkah-la-thumb-53efb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/pengetahuan-remaja-putri-responden-laki-tingkah-la-thumb-53efb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/pengetahuan-remaja-putri-responden-laki-tingkah-la-thumb-53efb.webp 1x" title="JURIS - Health Education about Reproductive Health and Personal Hygiene during the Menstrual Period and BMI Checks for Adolescents at SMPN 14 Banjarmasin" alt="JURIS - Health Education about Reproductive Health and Personal Hygiene during the Menstrual Period and BMI Checks for Adolescents at SMPN 14 Banjarmasin" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/pengetahuan-remaja-putri-responden-laki-tingkah-la-thumb-74396.webp" title="JURIS - Health Education about Reproductive Health and Personal Hygiene during the Menstrual Period and BMI Checks for Adolescents at SMPN 14 Banjarmasin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/pengetahuan-remaja-putri-responden-laki-tingkah-la-thumb-74396.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/pengetahuan-remaja-putri-responden-laki-tingkah-la-thumb-74396.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/pengetahuan-remaja-putri-responden-laki-tingkah-la-thumb-74396.webp 1x" title="JURIS - Health Education about Reproductive Health and Personal Hygiene during the Menstrual Period and BMI Checks for Adolescents at SMPN 14 Banjarmasin" alt="JURIS - Health Education about Reproductive Health and Personal Hygiene during the Menstrual Period and BMI Checks for Adolescents at SMPN 14 Banjarmasin" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/pengetahuan-remaja-putri-responden-laki-tingkah-la-thumb-a4fc0.webp" title="JURIS - Health Education about Reproductive Health and Personal Hygiene during the Menstrual Period and BMI Checks for Adolescents at SMPN 14 Banjarmasin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/pengetahuan-remaja-putri-responden-laki-tingkah-la-thumb-a4fc0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/pengetahuan-remaja-putri-responden-laki-tingkah-la-thumb-a4fc0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/pengetahuan-remaja-putri-responden-laki-tingkah-la-thumb-a4fc0.webp 1x" title="JURIS - Health Education about Reproductive Health and Personal Hygiene during the Menstrual Period and BMI Checks for Adolescents at SMPN 14 Banjarmasin" alt="JURIS - Health Education about Reproductive Health and Personal Hygiene during the Menstrual Period and BMI Checks for Adolescents at SMPN 14 Banjarmasin" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53341-pengetahuan-remaja-putri-responden-laki-res" title="JURIS - Health Education about Reproductive Health and Personal Hygiene during the Menstrual Period and BMI Checks for Adolescents at SMPN 14 Banjarmasin" target="_blank">Health Education about Reproductive Health and Personal Hygiene during the Menstrual Period and BMI Checks for Adolescents at SMPN 14 Banjarmasin</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada dampak edukasi kesehatan reproduksi dan personal hygiene terhadap perilaku remaja putri dalam menjaga kesehatan organ reproduksi dan kebersihan diri selama menstruasi. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara status gizi (IMT) dengan siklus menstruasi pada remaja putri, serta bagaimana edukasi kesehatan dapat membantu remaja dalam mengelola siklus menstruasi secara lebih baik. Terakhir, penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas metode ceramah dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang kesehatan reproduksi dan personal hygiene, serta mengidentifikasi metode alternatif yang dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman dan praktik kesehatan reproduksi pada remaja..
<br>Simpulan dari kegiatan Pendidikan Kesehatan yang dilakukan di SMPN 14 Banjarmasin, dengan responden Remaja Putri kelas 8 B, D, dan G yang berjumlah 30 orang mengalami peningkatan pengetahuan setelah diberikan edukasi kesehatan mengenai cara melakukan tindakan personal hygiene dengan benar, dan perawatan diri yang baik pada saat menstruasi
<br>Pada tahun 2019, World Health Organization (WHO) melakukan penelitian di beberapa negara dan mendapatkan data bahwa remaja dengan rentang usia 10-14 tahun paling banyak mengalami infeksi pada organ reproduksi dan pada usia dewasa mudah sebanyak (27-33%). Berdasarkan permasalahan di atas, maka diperlukan edukasi seksual seputar menstruasi, personal hygiene, dan pengukuran IMT pada remaja sebagai salah satu cara pencegahan timbulnya masalah akibat kurangnya pengetahuan remaja. Tujuan dan manfaat dari pengabdian ini ialah tumbuhnya pemahaman remaja...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/1/pengetahuan-remaja-putri-responden-laki-tingkah-la-thumb-53efb.webp" type="image/webp" length="102682" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/pengetahuan-remaja-putri-responden-laki-tingkah-la-thumb-53efb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/pengetahuan-remaja-putri-responden-laki-tingkah-la-thumb-74396.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/pengetahuan-remaja-putri-responden-laki-tingkah-la-thumb-a4fc0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3578-stikessuakainsan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14728-jurnal-suaka-insan-mengabdi-jsim.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Remote Work Has to Be Engaging Why Compensation and Career Development Alone Are Not Enough to Drive Performance ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Remote Work Has to Be Engaging Why Compensation and Career Development Alone Are Not Enough to Drive Performance ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Remote Work Has to Be Engaging Why Compensation and Career Development Alone Are Not Enough to Drive Performance ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53337-kinerja-organisasi-pengembangan-karier-dukungan</link>
	<guid isPermaLink="false">d9a3a633a3d68c46fd6f8de715b2ed0d</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 22:18:17 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ smart city ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[city,smart,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki strategi spesifik yang dapat digunakan organisasi untuk meningkatkan keterlibatan karyawan dalam pengaturan kerja jarak jauh. Penelitian ini dapat berfokus pada bagaimana organisasi dapat menciptakan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Remote Work Has to Be Engaging: Why Compensation and Career Development Alone Are Not Enough to Drive Performance: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki strategi spesifik yang dapat digunakan organisasi untuk meningkatkan keterlibatan karyawan dalam pengaturan kerja jarak jauh. Penelitian ini dapat berfokus pada bagaimana organisasi dapat menciptakan budaya kerja yang mendukung keterlibatan karyawan, termasuk praktik-praktik manajemen sumber daya manusia yang efektif. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi dalam memfasilitasi keterlibatan karyawan jarak jauh, seperti penggunaan platform komunikasi dan kolaborasi yang efektif. Akhirnya, penelitian dapat menyelidiki dampak jangka panjang dari keterlibatan karyawan pada kinerja organisasi dan bagaimana organisasi dapat mempertahankan tingkat keterlibatan yang tinggi di antara karyawan jarak jauh mereka.. Penelitian ini menekankan peran penting keterlibatan karyawan dalam memediasi efek kompensasi dan pengembangan karier terhadap kinerja karyawan jarak jauh di Indonesia.Untuk meningkatkan keterlibatan, organisasi dapat mengambil tindakan spesifik seperti menawarkan bonus berdasarkan kinerja, insentif berbasis saham, dan memastikan struktur gaji yang transparan untuk meningkatkan kepuasan kompensasi.Untuk pengembangan karier, organisasi dapat menerapkan rencana pengembangan pribadi, menawarkan program bimbingan, dan memberikan akses ke platform pembelajaran daring (misalnya LinkedIn Learning, Coursera) untuk mendukung peluang pertumbuhan.Selain itu, organisasi harus mendorong pertemuan satu-satu teratur antara karyawan dan manajer, menciptakan program pengakuan virtual, dan mendirikan inisiatif kesejahteraan karyawan untuk mempromosikan keseimbangan kerja-hidup dan kesejahteraan mental.Tindakan-tindakan ini dapat meningkatkan keterlibatan dan kinerja secara signifikan dalam pengaturan kerja jarak jauh Pekerjaan jarak jauh telah berkembang dengan cepat di Indonesia dan menciptakan tantangan baru dalam mempertahankan kinerja karyawan di lingkungan kerja yang dimediasi secara digital. Penelitian ini menyelidiki peran keterlibatan karyawan dalam memediasi efek kompensasi dan pengembangan karier terhadap kinerja pekerja jarak jauh. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan data survei dari 200 pekerja jarak jauh Indonesia, dan hubungan di antara variabel dianalisis melalui Partial Least Squares Structural Equation Modeling. Hasil menunjukkan bahwa kompensasi dan pengembangan karier memiliki efek positif yang signifikan terhadap keterlibatan karyawan, sedangkan keterlibatan karyawan memiliki efek positif yang kuat terhadap kinerja karyawan.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/f/kinerja-organisasi-pengembangan-karier-dukungan-pe-thumb-3b024.webp" title="JURIS - Remote Work Has to Be Engaging: Why Compensation and Career Development Alone Are Not Enough to Drive Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/kinerja-organisasi-pengembangan-karier-dukungan-pe-thumb-3b024.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/kinerja-organisasi-pengembangan-karier-dukungan-pe-thumb-3b024.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/kinerja-organisasi-pengembangan-karier-dukungan-pe-thumb-3b024.webp 1x" title="JURIS - Remote Work Has to Be Engaging: Why Compensation and Career Development Alone Are Not Enough to Drive Performance" alt="JURIS - Remote Work Has to Be Engaging: Why Compensation and Career Development Alone Are Not Enough to Drive Performance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/f/kinerja-organisasi-pengembangan-karier-dukungan-pe-thumb-a1936.webp" title="JURIS - Remote Work Has to Be Engaging: Why Compensation and Career Development Alone Are Not Enough to Drive Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/kinerja-organisasi-pengembangan-karier-dukungan-pe-thumb-a1936.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/kinerja-organisasi-pengembangan-karier-dukungan-pe-thumb-a1936.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/kinerja-organisasi-pengembangan-karier-dukungan-pe-thumb-a1936.webp 1x" title="JURIS - Remote Work Has to Be Engaging: Why Compensation and Career Development Alone Are Not Enough to Drive Performance" alt="JURIS - Remote Work Has to Be Engaging: Why Compensation and Career Development Alone Are Not Enough to Drive Performance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/f/kinerja-organisasi-pengembangan-karier-dukungan-pe-thumb-1c358.webp" title="JURIS - Remote Work Has to Be Engaging: Why Compensation and Career Development Alone Are Not Enough to Drive Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/f/kinerja-organisasi-pengembangan-karier-dukungan-pe-thumb-1c358.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/f/kinerja-organisasi-pengembangan-karier-dukungan-pe-thumb-1c358.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/f/kinerja-organisasi-pengembangan-karier-dukungan-pe-thumb-1c358.webp 1x" title="JURIS - Remote Work Has to Be Engaging: Why Compensation and Career Development Alone Are Not Enough to Drive Performance" alt="JURIS - Remote Work Has to Be Engaging: Why Compensation and Career Development Alone Are Not Enough to Drive Performance" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53337-kinerja-organisasi-pengembangan-karier-dukungan" title="JURIS - Remote Work Has to Be Engaging: Why Compensation and Career Development Alone Are Not Enough to Drive Performance" target="_blank">Remote Work Has to Be Engaging: Why Compensation and Career Development Alone Are Not Enough to Drive Performance</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki strategi spesifik yang dapat digunakan organisasi untuk meningkatkan keterlibatan karyawan dalam pengaturan kerja jarak jauh. Penelitian ini dapat berfokus pada bagaimana organisasi dapat menciptakan budaya kerja yang mendukung keterlibatan karyawan, termasuk praktik-praktik manajemen sumber daya manusia yang efektif. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi dalam memfasilitasi keterlibatan karyawan jarak jauh, seperti penggunaan platform komunikasi dan kolaborasi yang efektif. Akhirnya, penelitian dapat menyelidiki dampak jangka panjang dari keterlibatan karyawan pada kinerja organisasi dan bagaimana organisasi dapat mempertahankan tingkat keterlibatan yang tinggi di antara karyawan jarak jauh mereka..
<br>Penelitian ini menekankan peran penting keterlibatan karyawan dalam memediasi efek kompensasi dan pengembangan karier terhadap kinerja karyawan jarak jauh di Indonesia.Untuk meningkatkan keterlibatan, organisasi dapat mengambil tindakan spesifik seperti menawarkan bonus berdasarkan kinerja, insentif berbasis saham, dan memastikan struktur gaji yang transparan untuk meningkatkan kepuasan kompensasi.Untuk pengembangan karier, organisasi dapat menerapkan rencana pengembangan pribadi, menawarkan program bimbingan, dan memberikan akses ke platform pembelajaran daring (misalnya LinkedIn Learning, Coursera) untuk mendukung peluang pertumbuhan.Selain itu, organisasi harus mendorong pertemuan satu-satu teratur antara karyawan dan manajer, menciptakan program pengakuan virtual, dan mendirikan inisiatif kesejahteraan karyawan untuk mempromosikan keseimbangan kerja-hidup dan kesejahteraan mental.Tindakan-tindakan ini dapat meningkatkan keterlibatan dan kinerja secara signifikan dalam pengaturan kerja jarak jauh
<br>Pekerjaan jarak jauh telah berkembang dengan cepat di Indonesia dan menciptakan tantangan baru dalam mempertahankan kinerja karyawan di lingkungan kerja yang dimediasi secara digital. Penelitian ini menyelidiki peran keterlibatan karyawan dalam memediasi efek kompensasi dan pengembangan karier terhadap kinerja pekerja jarak jauh. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan data survei dari 200 pekerja jarak jauh Indonesia, dan hubungan di antara variabel dianalisis melalui Partial Least Squares Structural Equation Modeling. Hasil menunjukkan bahwa kompensasi dan pengembangan karier memiliki efek positif yang signifikan terhadap keterlibatan karyawan, sedangkan keterlibatan karyawan memiliki efek positif yang kuat terhadap kinerja karyawan....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/f/kinerja-organisasi-pengembangan-karier-dukungan-pe-thumb-1c358.webp" type="image/webp" length="81184" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/kinerja-organisasi-pengembangan-karier-dukungan-pe-thumb-3b024.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/kinerja-organisasi-pengembangan-karier-dukungan-pe-thumb-a1936.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/f/kinerja-organisasi-pengembangan-karier-dukungan-pe-thumb-1c358.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1237-journal-stiayappimakassar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6101-journal-management-social-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pentingnya Peran Pembina Dalam Kedisiplinan Anak Panti Asuhan Muhammadiyah Cabang Guguk II ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pentingnya Peran Pembina Dalam Kedisiplinan Anak Panti Asuhan Muhammadiyah Cabang Guguk II ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pentingnya Peran Pembina Dalam Kedisiplinan Anak Panti Asuhan Muhammadiyah Cabang Guguk II ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53334-panti-asuhan-al-mubarokah-anak</link>
	<guid isPermaLink="false">11333ce162f2380beda35a17079b2ecb</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 21:47:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ahmad guspul ]]></category>
	<category><![CDATA[ adi suwondo ]]></category>
	<category><![CDATA[ uin sjech m ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adi,ahmad,guspul,m,sjech,suwondo,uin]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk meningkatkan perhatian dan peran pembina panti asuhan dalam mendidik dan membimbing anak-anak panti. Pembina perlu lebih dekat dan peka terhadap kebutuhan anak-anak, terutama dalam hal kedisiplinan dan manajemen ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pentingnya Peran Pembina Dalam Kedisiplinan Anak Panti Asuhan Muhammadiyah Cabang Guguk II: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk meningkatkan perhatian dan peran pembina panti asuhan dalam mendidik dan membimbing anak-anak panti. Pembina perlu lebih dekat dan peka terhadap kebutuhan anak-anak, terutama dalam hal kedisiplinan dan manajemen waktu. Selain itu, penting untuk mengembangkan strategi bimbingan dan konseling yang efektif, seperti bimbingan klasikal, kelompok, dan individual, untuk membantu anak-anak panti asuhan memahami pentingnya kedisiplinan dan mengelola waktu dengan baik. Dengan demikian, diharapkan anak-anak panti asuhan dapat tumbuh menjadi individu yang mandiri, berprestasi, dan memiliki kemampuan khusus untuk kelangsungan hidup mereka di masa depan.. Kedisiplinan sangatlah penting dilihat dari begitu banyaknya kegiatan yang harus dikerjakan oleh anak panti asuhan.Untuk menumbuhkan kedisiplinan tersebut tidaklah datang begitu saja, perlunya peranan dari pembina panti asuhan untuk membantu anak-anak menjadi anak yang disiplin, mengerti akan pentingnya waktu.Hal tersebut tentunya bermula dari pembina panti yang mengayomi anak-anak panti untuk bergerak.Perhatian sangatlah penting anak panti asuhan dapatkan, karena panti asuhan adalah rumah bagi mereka, dan pembina adalah orang tua yang akan membimbing dan mengarahkan mereka Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa pentingnya perhatian dari seorang pembina kepada anak yang di asuh, terkhusus di Panti Asuhan Muhammadiyah Cabang Guguk II. Sebagaimana kita ketahui panti asuhan adalah tempat bagi anak-anak yang kurang mendapatkan kebahagiaan, perhatian dalam keluarga. Di panti asuhan inilah semua harapan mereka gantungkan untuk mewujudkan cita-cita yang di dalam rumah tidak mereka dapatkan. Tentunya di panti asuhan anak-anak ini diatur oleh seorang pimpinan yang mana biasa dikenal dengan sebutan pembina panti asuhan, yang akan mengatur, memberi perhatian, menyemangati anak-anak supaya menjadi anak-anak yang mandiri, berbakat, berprestasi dan memiliki kemampuan di bidang khusus untuk kelangsungan hidup mereka di masa yang akan datang. Pembina panti adalah ibu bagi mereka yang membutuhkan limpahan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/4/panti-asuhan-al-mubarokah-anak-yatim-asuh-welas-as-thumb-8bec8.webp" title="JURIS - Pentingnya Peran Pembina Dalam Kedisiplinan Anak Panti Asuhan Muhammadiyah Cabang Guguk II" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/panti-asuhan-al-mubarokah-anak-yatim-asuh-welas-as-thumb-8bec8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/panti-asuhan-al-mubarokah-anak-yatim-asuh-welas-as-thumb-8bec8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/panti-asuhan-al-mubarokah-anak-yatim-asuh-welas-as-thumb-8bec8.webp 1x" title="JURIS - Pentingnya Peran Pembina Dalam Kedisiplinan Anak Panti Asuhan Muhammadiyah Cabang Guguk II" alt="JURIS - Pentingnya Peran Pembina Dalam Kedisiplinan Anak Panti Asuhan Muhammadiyah Cabang Guguk II" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/panti-asuhan-al-mubarokah-anak-yatim-asuh-welas-as-thumb-06de5.webp" title="JURIS - Pentingnya Peran Pembina Dalam Kedisiplinan Anak Panti Asuhan Muhammadiyah Cabang Guguk II" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/panti-asuhan-al-mubarokah-anak-yatim-asuh-welas-as-thumb-06de5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/panti-asuhan-al-mubarokah-anak-yatim-asuh-welas-as-thumb-06de5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/panti-asuhan-al-mubarokah-anak-yatim-asuh-welas-as-thumb-06de5.webp 1x" title="JURIS - Pentingnya Peran Pembina Dalam Kedisiplinan Anak Panti Asuhan Muhammadiyah Cabang Guguk II" alt="JURIS - Pentingnya Peran Pembina Dalam Kedisiplinan Anak Panti Asuhan Muhammadiyah Cabang Guguk II" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53334-panti-asuhan-al-mubarokah-anak" title="JURIS - Pentingnya Peran Pembina Dalam Kedisiplinan Anak Panti Asuhan Muhammadiyah Cabang Guguk II" target="_blank">Pentingnya Peran Pembina Dalam Kedisiplinan Anak Panti Asuhan Muhammadiyah Cabang Guguk II</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk meningkatkan perhatian dan peran pembina panti asuhan dalam mendidik dan membimbing anak-anak panti. Pembina perlu lebih dekat dan peka terhadap kebutuhan anak-anak, terutama dalam hal kedisiplinan dan manajemen waktu. Selain itu, penting untuk mengembangkan strategi bimbingan dan konseling yang efektif, seperti bimbingan klasikal, kelompok, dan individual, untuk membantu anak-anak panti asuhan memahami pentingnya kedisiplinan dan mengelola waktu dengan baik. Dengan demikian, diharapkan anak-anak panti asuhan dapat tumbuh menjadi individu yang mandiri, berprestasi, dan memiliki kemampuan khusus untuk kelangsungan hidup mereka di masa depan..
<br>Kedisiplinan sangatlah penting dilihat dari begitu banyaknya kegiatan yang harus dikerjakan oleh anak panti asuhan.Untuk menumbuhkan kedisiplinan tersebut tidaklah datang begitu saja, perlunya peranan dari pembina panti asuhan untuk membantu anak-anak menjadi anak yang disiplin, mengerti akan pentingnya waktu.Hal tersebut tentunya bermula dari pembina panti yang mengayomi anak-anak panti untuk bergerak.Perhatian sangatlah penting anak panti asuhan dapatkan, karena panti asuhan adalah rumah bagi mereka, dan pembina adalah orang tua yang akan membimbing dan mengarahkan mereka
<br>Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa pentingnya perhatian dari seorang pembina kepada anak yang di asuh, terkhusus di Panti Asuhan Muhammadiyah Cabang Guguk II. Sebagaimana kita ketahui panti asuhan adalah tempat bagi anak-anak yang kurang mendapatkan kebahagiaan, perhatian dalam keluarga. Di panti asuhan inilah semua harapan mereka gantungkan untuk mewujudkan cita-cita yang di dalam rumah tidak mereka dapatkan. Tentunya di panti asuhan anak-anak ini diatur oleh seorang pimpinan yang mana biasa dikenal dengan sebutan pembina panti asuhan, yang akan mengatur, memberi perhatian, menyemangati anak-anak supaya menjadi anak-anak yang mandiri, berbakat, berprestasi dan memiliki kemampuan di bidang khusus untuk kelangsungan hidup mereka di masa yang akan datang. Pembina panti adalah ibu bagi mereka yang membutuhkan limpahan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/4/panti-asuhan-al-mubarokah-anak-yatim-asuh-welas-as-thumb-06de5.webp" type="image/webp" length="59094" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/panti-asuhan-al-mubarokah-anak-yatim-asuh-welas-as-thumb-8bec8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/panti-asuhan-al-mubarokah-anak-yatim-asuh-welas-as-thumb-06de5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1237-journal-stiayappimakassar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6099-concept-journal-social-humanities-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Balai Latihan Kerja Dalam Meningkatkan Keterampilan Masyarakat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Balai Latihan Kerja Dalam Meningkatkan Keterampilan Masyarakat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Balai Latihan Kerja Dalam Meningkatkan Keterampilan Masyarakat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53333-balai-latihan-ketrampilan-masyarakat-pelatih</link>
	<guid isPermaLink="false">6ebc52a76e92695499c88000c1a1a8d1</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 21:47:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ahmad guspul ]]></category>
	<category><![CDATA[ adi suwondo ]]></category>
	<category><![CDATA[ uin sjech m ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adi,ahmad,guspul,m,sjech,suwondo,uin]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas BLK dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja, perlu dilakukan penambahan jumlah instruktur agar proses pelatihan dapat berjalan lancar. Selain itu, pemerintah juga diharapkan untuk menambah anggaran pelatihan di BLK agar ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Balai Latihan Kerja Dalam Meningkatkan Keterampilan Masyarakat: Untuk meningkatkan efektivitas BLK dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja, perlu dilakukan penambahan jumlah instruktur agar proses pelatihan dapat berjalan lancar. Selain itu, pemerintah juga diharapkan untuk menambah anggaran pelatihan di BLK agar dapat mencakup seluruh angkatan kerja yang putus sekolah di Kabupaten Purwakarta. Kesadaran masyarakat akan pentingnya pelatihan kerja juga perlu ditingkatkan agar kejuruan yang ada di BLK dapat terisi dengan baik. Dengan demikian, BLK dapat berperan secara optimal dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja dan mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Purwakarta.. Peran BLK Kabupaten Purwakarta dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja sudah cukup efektif, hal ini dibuktikan dengan banyaknya jumlah alumni BLK Kabupaten Purwakarta yang telah diterima bekerja di perusahaan karena kondisi Purwakarta dengan banyaknya indutri maupun berwirausaha sendiri sesuai bidangnya masing-masing, bahwa dari empat peran BLK Kabupaten Purwakarta semuanya sudah mencapi target walaupun ada beberapa kekurangan dalam hal pengadaan instruktur.Kurangnya instruktur di BLK Kabupaten Purwakarta menjadi kendala dalam melaksanakan pelatihan sehingga menghambat proses pelatihan di BLK, untuk itu kedepannya diharapkan BLK Kabupaten Purwakarta menambahan jumlah instruktur agar dapat memperlancar proses pelatihan.BLK Kabupaten Purwakarta dalam upaya meningkatkan kualitas tenaga kerja terhambat oleh dana yang terbatas, sehingga pelatihan tidak dapat mencakup seluruh angkatan kerja yang putus sekolah di Kabupaten Purwakarta, untuk itu diharapkan pemerintah agar menambah anggaran untuk pelatihan di BLK Kabupaten Purwakarta, sehingga mampu mencakup angkatan kerja yang putus sekolah di Kabupaten Purwakarta untuk memberikan pelatihan dan keterampilan, agar angkatan kerja yang putus sekolah di Kabupaten Purwakarta menjadi tenaga kerja yang berkualitas dan mampu bersaing dalam dunia kerja.Kurangnya minat masyarakat dalam mengikuti pelatihan kerja sehingga menjadi kendala dalam mengisi kejuruan yang ada di BLK Kabupaten Purwakarta, ada beberapa kejuruan yang kurang terisi untuk itu harus adanya kesadaran masyarakat bahwa pelatihan kerja itu penting sehingga masyarakat khususnya angkatan kerja yang putus sekolah atau yang belum mempunyai keterampilan mau mengikuti pelatihan kerja di BLK Balai Latihan Kerja (BLK) merupakan gedung yang digunakan sebagai tempat berlatih dan menambah ketrampilan untuk mempersiapkan diri dalam memasuki dunia kerja. Pelatihan yang diadakan oleh BLK berguna untuk membekali keterampilan kepada peserta dalam berbagai bidang kejuruan dan memberikan motivasi untuk berusaha mandiri. BLK dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan lembaga pelatihan kerja yang berdedikasi mencetak tenaga kerja yang siap terjun ke dalam dunia kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, teknik pengambilan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BLK Kabupaten Purwakarta dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja sudah cukup efektif, dibuktikan dengan banyaknya alumni BLK yang diterima bekerja di perusahaan karena kondisi Purwakarta dengan banyaknya industri... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/6/balai-latihan-ketrampilan-masyarakat-pelatihan-per-thumb-3d6dc.webp" title="JURIS - Peran Balai Latihan Kerja Dalam Meningkatkan Keterampilan Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/balai-latihan-ketrampilan-masyarakat-pelatihan-per-thumb-3d6dc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/balai-latihan-ketrampilan-masyarakat-pelatihan-per-thumb-3d6dc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/balai-latihan-ketrampilan-masyarakat-pelatihan-per-thumb-3d6dc.webp 1x" title="JURIS - Peran Balai Latihan Kerja Dalam Meningkatkan Keterampilan Masyarakat" alt="JURIS - Peran Balai Latihan Kerja Dalam Meningkatkan Keterampilan Masyarakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/6/balai-latihan-ketrampilan-masyarakat-pelatihan-per-thumb-a5969.webp" title="JURIS - Peran Balai Latihan Kerja Dalam Meningkatkan Keterampilan Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/balai-latihan-ketrampilan-masyarakat-pelatihan-per-thumb-a5969.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/balai-latihan-ketrampilan-masyarakat-pelatihan-per-thumb-a5969.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/balai-latihan-ketrampilan-masyarakat-pelatihan-per-thumb-a5969.webp 1x" title="JURIS - Peran Balai Latihan Kerja Dalam Meningkatkan Keterampilan Masyarakat" alt="JURIS - Peran Balai Latihan Kerja Dalam Meningkatkan Keterampilan Masyarakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/6/balai-latihan-ketrampilan-masyarakat-pelatihan-per-thumb-89733.webp" title="JURIS - Peran Balai Latihan Kerja Dalam Meningkatkan Keterampilan Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/balai-latihan-ketrampilan-masyarakat-pelatihan-per-thumb-89733.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/balai-latihan-ketrampilan-masyarakat-pelatihan-per-thumb-89733.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/balai-latihan-ketrampilan-masyarakat-pelatihan-per-thumb-89733.webp 1x" title="JURIS - Peran Balai Latihan Kerja Dalam Meningkatkan Keterampilan Masyarakat" alt="JURIS - Peran Balai Latihan Kerja Dalam Meningkatkan Keterampilan Masyarakat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53333-balai-latihan-ketrampilan-masyarakat-pelatih" title="JURIS - Peran Balai Latihan Kerja Dalam Meningkatkan Keterampilan Masyarakat" target="_blank">Peran Balai Latihan Kerja Dalam Meningkatkan Keterampilan Masyarakat</a>: Untuk meningkatkan efektivitas BLK dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja, perlu dilakukan penambahan jumlah instruktur agar proses pelatihan dapat berjalan lancar. Selain itu, pemerintah juga diharapkan untuk menambah anggaran pelatihan di BLK agar dapat mencakup seluruh angkatan kerja yang putus sekolah di Kabupaten Purwakarta. Kesadaran masyarakat akan pentingnya pelatihan kerja juga perlu ditingkatkan agar kejuruan yang ada di BLK dapat terisi dengan baik. Dengan demikian, BLK dapat berperan secara optimal dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja dan mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Purwakarta..
<br>Peran BLK Kabupaten Purwakarta dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja sudah cukup efektif, hal ini dibuktikan dengan banyaknya jumlah alumni BLK Kabupaten Purwakarta yang telah diterima bekerja di perusahaan karena kondisi Purwakarta dengan banyaknya indutri maupun berwirausaha sendiri sesuai bidangnya masing-masing, bahwa dari empat peran BLK Kabupaten Purwakarta semuanya sudah mencapi target walaupun ada beberapa kekurangan dalam hal pengadaan instruktur.Kurangnya instruktur di BLK Kabupaten Purwakarta menjadi kendala dalam melaksanakan pelatihan sehingga menghambat proses pelatihan di BLK, untuk itu kedepannya diharapkan BLK Kabupaten Purwakarta menambahan jumlah instruktur agar dapat memperlancar proses pelatihan.BLK Kabupaten Purwakarta dalam upaya meningkatkan kualitas tenaga kerja terhambat oleh dana yang terbatas, sehingga pelatihan tidak dapat mencakup seluruh angkatan kerja yang putus sekolah di Kabupaten Purwakarta, untuk itu diharapkan pemerintah agar menambah anggaran untuk pelatihan di BLK Kabupaten Purwakarta, sehingga mampu mencakup angkatan kerja yang putus sekolah di Kabupaten Purwakarta untuk memberikan pelatihan dan keterampilan, agar angkatan kerja yang putus sekolah di Kabupaten Purwakarta menjadi tenaga kerja yang berkualitas dan mampu bersaing dalam dunia kerja.Kurangnya minat masyarakat dalam mengikuti pelatihan kerja sehingga menjadi kendala dalam mengisi kejuruan yang ada di BLK Kabupaten Purwakarta, ada beberapa kejuruan yang kurang terisi untuk itu harus adanya kesadaran masyarakat bahwa pelatihan kerja itu penting sehingga masyarakat khususnya angkatan kerja yang putus sekolah atau yang belum mempunyai keterampilan mau mengikuti pelatihan kerja di BLK
<br>Balai Latihan Kerja (BLK) merupakan gedung yang digunakan sebagai tempat berlatih dan menambah ketrampilan untuk mempersiapkan diri dalam memasuki dunia kerja. Pelatihan yang diadakan oleh BLK berguna untuk membekali keterampilan kepada peserta dalam berbagai bidang kejuruan dan memberikan motivasi untuk berusaha mandiri. BLK dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan lembaga pelatihan kerja yang berdedikasi mencetak tenaga kerja yang siap terjun ke dalam dunia kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, teknik pengambilan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BLK Kabupaten Purwakarta dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja sudah cukup efektif, dibuktikan dengan banyaknya alumni BLK yang diterima bekerja di perusahaan karena kondisi Purwakarta dengan banyaknya industri...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/6/balai-latihan-ketrampilan-masyarakat-pelatihan-per-thumb-89733.webp" type="image/webp" length="66274" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/balai-latihan-ketrampilan-masyarakat-pelatihan-per-thumb-3d6dc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/balai-latihan-ketrampilan-masyarakat-pelatihan-per-thumb-a5969.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/balai-latihan-ketrampilan-masyarakat-pelatihan-per-thumb-89733.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1237-journal-stiayappimakassar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6099-concept-journal-social-humanities-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kalindaqdaq Sebagai Karya Sastra Warisan Suku Mandar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kalindaqdaq Sebagai Karya Sastra Warisan Suku Mandar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kalindaqdaq Sebagai Karya Sastra Warisan Suku Mandar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53332-sosial-masyarakat-mandar-kalindaqdaq-karya-sastra</link>
	<guid isPermaLink="false">91a1dcff6c695f3a8641df0cd321c09f</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 21:47:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ahmad guspul ]]></category>
	<category><![CDATA[ adi suwondo ]]></category>
	<category><![CDATA[ uin sjech m ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adi,ahmad,guspul,m,sjech,suwondo,uin]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara kalindaqdaq dengan bentuk-bentuk sastra tradisional lainnya di Indonesia, seperti tembang Jawa, kelong Makassar, elong Bugis, dan londe Toraja. Studi ini dapat mengeksplorasi persamaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kalindaqdaq Sebagai Karya Sastra Warisan Suku Mandar: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara kalindaqdaq dengan bentuk-bentuk sastra tradisional lainnya di Indonesia, seperti tembang Jawa, kelong Makassar, elong Bugis, dan londe Toraja. Studi ini dapat mengeksplorasi persamaan dan perbedaan dalam struktur, tema, dan fungsi sosial dari berbagai bentuk sastra tradisional tersebut. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis lebih dalam tentang peran kalindaqdaq dalam pendidikan moral dan agama di masyarakat Mandar. Bagaimana kalindaqdaq digunakan sebagai media untuk menanamkan nilai-nilai Islam dan bagaimana pengaruhnya terhadap perilaku dan sikap masyarakat setempat. Terakhir, penelitian juga dapat dilakukan untuk menyelidiki lebih lanjut tentang pengaruh budaya Arab dalam perkembangan kalindaqdaq. Apakah ada unsur-unsur budaya Arab yang terintegrasi dalam kalindaqdaq dan bagaimana hal tersebut terjadi.. Kalindaqdaq telah mewarnai kehidupan sastra daerah, khususnya suku etnis mandar.Melesetarikan, memperkenalkan, serta menerapkan suatu kebudayaan sebagai sumber acuan pola hidup merupakan hal yang penting dalam lingkungan bermasyarakat.Dalam hal moralitas, kalindaqdaq mengandung sebuah arahan-arahan atau pesan-pesan keagamaan.Dengan wujud nilai-nilai Islam dalam tradisi kalindaqdaq dapat membangkitkan rasa kesucian bagi masyarakat setempat serta menjadi pedoman hidup dalam menentukan sikap dan tingkah laku sehari-hari dalam bersosial Kalindaqdaq merupakan salah satu tradisi adat yang berasal dari etnis suku Mandar, Sulawesi Barat. Tradisi ini berupa penyampaian perumpamaan saat hendak menyampaikan keinginannya kepada seseorang, berkarakteristik layaknya sebuah pantun juga puisi. Kalindaqdaq adalah sebuah ungkapan perasaan dari seseorang, sehingga juga disebut sebagai puisi mandar. Puisi Mandar ini biasanya bertujuan untuk merayu wanita, perjuangan, sindiran, ataupun motivasi. Asal kata dari kalindaqdaq berasal dari suku kata Kali (Gali) dan daqdaq (dada), jadi secara bahasa, Kalindaqdaq dapat diartikan Aoisi dadaAo atau cetusan perasaan dan pikiran yang dinyatakan dalam kalimat-kalimat yang indah. Kalindaqdaq yang merupakan ekspresi kreativitas masyarakat Mandar,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/0/sosial-masyarakat-mandar-kalindaqdaq-karya-sastra-thumb-eb396.webp" title="JURIS - Kalindaqdaq Sebagai Karya Sastra Warisan Suku Mandar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/0/sosial-masyarakat-mandar-kalindaqdaq-karya-sastra-thumb-eb396.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/0/sosial-masyarakat-mandar-kalindaqdaq-karya-sastra-thumb-eb396.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/0/sosial-masyarakat-mandar-kalindaqdaq-karya-sastra-thumb-eb396.webp 1x" title="JURIS - Kalindaqdaq Sebagai Karya Sastra Warisan Suku Mandar" alt="JURIS - Kalindaqdaq Sebagai Karya Sastra Warisan Suku Mandar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/0/sosial-masyarakat-mandar-kalindaqdaq-karya-sastra-thumb-ae876.webp" title="JURIS - Kalindaqdaq Sebagai Karya Sastra Warisan Suku Mandar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/0/sosial-masyarakat-mandar-kalindaqdaq-karya-sastra-thumb-ae876.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/0/sosial-masyarakat-mandar-kalindaqdaq-karya-sastra-thumb-ae876.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/0/sosial-masyarakat-mandar-kalindaqdaq-karya-sastra-thumb-ae876.webp 1x" title="JURIS - Kalindaqdaq Sebagai Karya Sastra Warisan Suku Mandar" alt="JURIS - Kalindaqdaq Sebagai Karya Sastra Warisan Suku Mandar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/0/sosial-masyarakat-mandar-kalindaqdaq-karya-sastra-thumb-868db.webp" title="JURIS - Kalindaqdaq Sebagai Karya Sastra Warisan Suku Mandar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/0/sosial-masyarakat-mandar-kalindaqdaq-karya-sastra-thumb-868db.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/0/sosial-masyarakat-mandar-kalindaqdaq-karya-sastra-thumb-868db.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/0/sosial-masyarakat-mandar-kalindaqdaq-karya-sastra-thumb-868db.webp 1x" title="JURIS - Kalindaqdaq Sebagai Karya Sastra Warisan Suku Mandar" alt="JURIS - Kalindaqdaq Sebagai Karya Sastra Warisan Suku Mandar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53332-sosial-masyarakat-mandar-kalindaqdaq-karya-sastra" title="JURIS - Kalindaqdaq Sebagai Karya Sastra Warisan Suku Mandar" target="_blank">Kalindaqdaq Sebagai Karya Sastra Warisan Suku Mandar</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara kalindaqdaq dengan bentuk-bentuk sastra tradisional lainnya di Indonesia, seperti tembang Jawa, kelong Makassar, elong Bugis, dan londe Toraja. Studi ini dapat mengeksplorasi persamaan dan perbedaan dalam struktur, tema, dan fungsi sosial dari berbagai bentuk sastra tradisional tersebut. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis lebih dalam tentang peran kalindaqdaq dalam pendidikan moral dan agama di masyarakat Mandar. Bagaimana kalindaqdaq digunakan sebagai media untuk menanamkan nilai-nilai Islam dan bagaimana pengaruhnya terhadap perilaku dan sikap masyarakat setempat. Terakhir, penelitian juga dapat dilakukan untuk menyelidiki lebih lanjut tentang pengaruh budaya Arab dalam perkembangan kalindaqdaq. Apakah ada unsur-unsur budaya Arab yang terintegrasi dalam kalindaqdaq dan bagaimana hal tersebut terjadi..
<br>Kalindaqdaq telah mewarnai kehidupan sastra daerah, khususnya suku etnis mandar.Melesetarikan, memperkenalkan, serta menerapkan suatu kebudayaan sebagai sumber acuan pola hidup merupakan hal yang penting dalam lingkungan bermasyarakat.Dalam hal moralitas, kalindaqdaq mengandung sebuah arahan-arahan atau pesan-pesan keagamaan.Dengan wujud nilai-nilai Islam dalam tradisi kalindaqdaq dapat membangkitkan rasa kesucian bagi masyarakat setempat serta menjadi pedoman hidup dalam menentukan sikap dan tingkah laku sehari-hari dalam bersosial
<br>Kalindaqdaq merupakan salah satu tradisi adat yang berasal dari etnis suku Mandar, Sulawesi Barat. Tradisi ini berupa penyampaian perumpamaan saat hendak menyampaikan keinginannya kepada seseorang, berkarakteristik layaknya sebuah pantun juga puisi. Kalindaqdaq adalah sebuah ungkapan perasaan dari seseorang, sehingga juga disebut sebagai puisi mandar. Puisi Mandar ini biasanya bertujuan untuk merayu wanita, perjuangan, sindiran, ataupun motivasi. Asal kata dari kalindaqdaq berasal dari suku kata Kali (Gali) dan daqdaq (dada), jadi secara bahasa, Kalindaqdaq dapat diartikan Aoisi dadaAo atau cetusan perasaan dan pikiran yang dinyatakan dalam kalimat-kalimat yang indah. Kalindaqdaq yang merupakan ekspresi kreativitas masyarakat Mandar,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/0/sosial-masyarakat-mandar-kalindaqdaq-karya-sastra-thumb-eb396.webp" type="image/webp" length="89614" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/0/sosial-masyarakat-mandar-kalindaqdaq-karya-sastra-thumb-eb396.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/0/sosial-masyarakat-mandar-kalindaqdaq-karya-sastra-thumb-ae876.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/0/sosial-masyarakat-mandar-kalindaqdaq-karya-sastra-thumb-868db.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1237-journal-stiayappimakassar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6099-concept-journal-social-humanities-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Spiritual Paradigm Dalam Menguatkan Budaya Sekolah Pada Kelas VII SMP Raudlatul Jannah Sidoarjo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Spiritual Paradigm Dalam Menguatkan Budaya Sekolah Pada Kelas VII SMP Raudlatul Jannah Sidoarjo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Spiritual Paradigm Dalam Menguatkan Budaya Sekolah Pada Kelas VII SMP Raudlatul Jannah Sidoarjo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53331-nilai-spiritual-siswa-budaya-sekolah-kurikulum-bud</link>
	<guid isPermaLink="false">a2cc05cf80356b1a601c14104cdef05b</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 21:47:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ulum terpadu ]]></category>
	<category><![CDATA[ tajuddin nur ]]></category>
	<category><![CDATA[ fatma mutia ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fatma,mutia,nur,tajuddin,terpadu,ulum]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperkuat implementasi spiritual paradigm dalam menguatkan budaya sekolah. Pertama, perlu dilakukan evaluasi dan penguatan terhadap motivasi guru dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Spiritual Paradigm Dalam Menguatkan Budaya Sekolah Pada Kelas VII SMP Raudlatul Jannah Sidoarjo: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperkuat implementasi spiritual paradigm dalam menguatkan budaya sekolah. Pertama, perlu dilakukan evaluasi dan penguatan terhadap motivasi guru dalam menerapkan spiritual paradigm. Guru dengan motivasi yang tinggi akan lebih berkomitmen dan konsisten dalam mengintegrasikan dimensi spiritual dalam proses pembelajaran. Kedua, penting untuk mengembangkan metode pembelajaran yang inovatif dan interaktif. Metode pembelajaran yang menarik dan interaktif dapat meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap spiritual paradigm. Ketiga, perlu ada upaya untuk meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya spiritual paradigm dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dapat dilakukan melalui kegiatan pembiasaan, pengawasan, dan suri tauladan yang lebih intensif. Dengan demikian, siswa akan lebih memahami dan menginternalisasi nilai-nilai spiritual dalam budaya sekolah. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat fokus pada dampak penerapan spiritual paradigm terhadap prestasi akademik dan non-akademik siswa. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana spiritual paradigm mempengaruhi perkembangan karakter, perilaku, dan prestasi siswa secara keseluruhan.. Penerapan spiritual paradigm di SMP Raudlatul Jannah bertujuan mengintegrasikan pendidikan dengan dimensi spiritual Islam.Yayasan Pendidikan Islam Raudlatul Jannah merancang proses pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademis, tetapi juga memperkuat aqidah, keyakinan, dan keimanan siswa.Melalui pemahaman dan pengamalan Al-Qur'an dan Hadis, siswa diajak untuk menginternalisasi nilai-nilai spiritual yang terbagi menjadi spiritual knowing, spiritual feeling, dan spiritual doing/acting.Implementasi nilai-nilai tersebut dituangkan dalam konsep 4B, yakni beriman, beradab, berilmu, dan beramal, yang menjadi pedoman bagi siswa untuk menjalani kehidupan sehari-hari.Penerapan spiritual paradigm ini berperan besar dalam memperkuat budaya sekolah.Semua aspek budaya di SMP Raudlatul JannahAibaik dari segi norma, aturan, maupun kebijakanAididasarkan pada nilai-nilai spiritual.Penerapan ini dilaksanakan melalui berbagai kegiatan seperti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), pembiasaan harian, pengawasan, serta keteladanan dari guru.Budaya sekolah yang terbentuk dari integrasi spiritual ini membantu menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan karakter siswa yang berakhlak mulia.Namun, terdapat beberapa faktor penghambat dalam pelaksanaan spiritual paradigm, terutama pada siswa kelas VII.Beberapa kendala yang dihadapi meliputi rendahnya motivasi guru, terbatasnya waktu pembelajaran, kurangnya kesadaran siswa, serta perkembangan teknologi yang mempengaruhi metode pengajaran.Solusi yang diterapkan untuk mengatasi tantangan ini meliputi sinergi antara guru, konsistensi dalam penerapan nilai-nilai spiritual, penyediaan sarana prasarana yang mendukung, serta dukungan yang kuat dari orang tua Dalam penerapannya, suatu visi tidak hanya diterapkan pada kurikulum yang berjalan namun juga pada keseharian di sekolah atau disebut budaya sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi konsep spiritual paradigm dalam menguatkan budaya sekolah pada Kelas VII SMP Raudlatul Jannah Sidoarjo serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun informan dalam penelitian ini meliputi Kepala Departemen Pendidikan dan Pengembangan Yayasan, Kepala Sekolah, Waka Kesiswaan/Humas, Koordinator Jenjang Kelas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/f/nilai-spiritual-siswa-budaya-sekolah-kurikulum-ana-thumb-3febe.webp" title="JURIS - Implementasi Spiritual Paradigm Dalam Menguatkan Budaya Sekolah Pada Kelas VII SMP Raudlatul Jannah Sidoarjo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/f/nilai-spiritual-siswa-budaya-sekolah-kurikulum-ana-thumb-3febe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/f/nilai-spiritual-siswa-budaya-sekolah-kurikulum-ana-thumb-3febe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/f/nilai-spiritual-siswa-budaya-sekolah-kurikulum-ana-thumb-3febe.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Spiritual Paradigm Dalam Menguatkan Budaya Sekolah Pada Kelas VII SMP Raudlatul Jannah Sidoarjo" alt="JURIS - Implementasi Spiritual Paradigm Dalam Menguatkan Budaya Sekolah Pada Kelas VII SMP Raudlatul Jannah Sidoarjo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/f/nilai-spiritual-siswa-budaya-sekolah-kurikulum-ana-thumb-c835f.webp" title="JURIS - Implementasi Spiritual Paradigm Dalam Menguatkan Budaya Sekolah Pada Kelas VII SMP Raudlatul Jannah Sidoarjo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/f/nilai-spiritual-siswa-budaya-sekolah-kurikulum-ana-thumb-c835f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/f/nilai-spiritual-siswa-budaya-sekolah-kurikulum-ana-thumb-c835f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/f/nilai-spiritual-siswa-budaya-sekolah-kurikulum-ana-thumb-c835f.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Spiritual Paradigm Dalam Menguatkan Budaya Sekolah Pada Kelas VII SMP Raudlatul Jannah Sidoarjo" alt="JURIS - Implementasi Spiritual Paradigm Dalam Menguatkan Budaya Sekolah Pada Kelas VII SMP Raudlatul Jannah Sidoarjo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/f/nilai-spiritual-siswa-budaya-sekolah-kurikulum-ana-thumb-8d6e2.webp" title="JURIS - Implementasi Spiritual Paradigm Dalam Menguatkan Budaya Sekolah Pada Kelas VII SMP Raudlatul Jannah Sidoarjo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/f/nilai-spiritual-siswa-budaya-sekolah-kurikulum-ana-thumb-8d6e2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/f/nilai-spiritual-siswa-budaya-sekolah-kurikulum-ana-thumb-8d6e2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/f/nilai-spiritual-siswa-budaya-sekolah-kurikulum-ana-thumb-8d6e2.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Spiritual Paradigm Dalam Menguatkan Budaya Sekolah Pada Kelas VII SMP Raudlatul Jannah Sidoarjo" alt="JURIS - Implementasi Spiritual Paradigm Dalam Menguatkan Budaya Sekolah Pada Kelas VII SMP Raudlatul Jannah Sidoarjo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53331-nilai-spiritual-siswa-budaya-sekolah-kurikulum-bud" title="JURIS - Implementasi Spiritual Paradigm Dalam Menguatkan Budaya Sekolah Pada Kelas VII SMP Raudlatul Jannah Sidoarjo" target="_blank">Implementasi Spiritual Paradigm Dalam Menguatkan Budaya Sekolah Pada Kelas VII SMP Raudlatul Jannah Sidoarjo</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperkuat implementasi spiritual paradigm dalam menguatkan budaya sekolah. Pertama, perlu dilakukan evaluasi dan penguatan terhadap motivasi guru dalam menerapkan spiritual paradigm. Guru dengan motivasi yang tinggi akan lebih berkomitmen dan konsisten dalam mengintegrasikan dimensi spiritual dalam proses pembelajaran. Kedua, penting untuk mengembangkan metode pembelajaran yang inovatif dan interaktif. Metode pembelajaran yang menarik dan interaktif dapat meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap spiritual paradigm. Ketiga, perlu ada upaya untuk meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya spiritual paradigm dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dapat dilakukan melalui kegiatan pembiasaan, pengawasan, dan suri tauladan yang lebih intensif. Dengan demikian, siswa akan lebih memahami dan menginternalisasi nilai-nilai spiritual dalam budaya sekolah. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat fokus pada dampak penerapan spiritual paradigm terhadap prestasi akademik dan non-akademik siswa. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana spiritual paradigm mempengaruhi perkembangan karakter, perilaku, dan prestasi siswa secara keseluruhan..
<br>Penerapan spiritual paradigm di SMP Raudlatul Jannah bertujuan mengintegrasikan pendidikan dengan dimensi spiritual Islam.Yayasan Pendidikan Islam Raudlatul Jannah merancang proses pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademis, tetapi juga memperkuat aqidah, keyakinan, dan keimanan siswa.Melalui pemahaman dan pengamalan Al-Qur'an dan Hadis, siswa diajak untuk menginternalisasi nilai-nilai spiritual yang terbagi menjadi spiritual knowing, spiritual feeling, dan spiritual doing/acting.Implementasi nilai-nilai tersebut dituangkan dalam konsep 4B, yakni beriman, beradab, berilmu, dan beramal, yang menjadi pedoman bagi siswa untuk menjalani kehidupan sehari-hari.Penerapan spiritual paradigm ini berperan besar dalam memperkuat budaya sekolah.Semua aspek budaya di SMP Raudlatul JannahAibaik dari segi norma, aturan, maupun kebijakanAididasarkan pada nilai-nilai spiritual.Penerapan ini dilaksanakan melalui berbagai kegiatan seperti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), pembiasaan harian, pengawasan, serta keteladanan dari guru.Budaya sekolah yang terbentuk dari integrasi spiritual ini membantu menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan karakter siswa yang berakhlak mulia.Namun, terdapat beberapa faktor penghambat dalam pelaksanaan spiritual paradigm, terutama pada siswa kelas VII.Beberapa kendala yang dihadapi meliputi rendahnya motivasi guru, terbatasnya waktu pembelajaran, kurangnya kesadaran siswa, serta perkembangan teknologi yang mempengaruhi metode pengajaran.Solusi yang diterapkan untuk mengatasi tantangan ini meliputi sinergi antara guru, konsistensi dalam penerapan nilai-nilai spiritual, penyediaan sarana prasarana yang mendukung, serta dukungan yang kuat dari orang tua
<br>Dalam penerapannya, suatu visi tidak hanya diterapkan pada kurikulum yang berjalan namun juga pada keseharian di sekolah atau disebut budaya sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi konsep spiritual paradigm dalam menguatkan budaya sekolah pada Kelas VII SMP Raudlatul Jannah Sidoarjo serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun informan dalam penelitian ini meliputi Kepala Departemen Pendidikan dan Pengembangan Yayasan, Kepala Sekolah, Waka Kesiswaan/Humas, Koordinator Jenjang Kelas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/f/nilai-spiritual-siswa-budaya-sekolah-kurikulum-ana-thumb-8d6e2.webp" type="image/webp" length="93888" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/f/nilai-spiritual-siswa-budaya-sekolah-kurikulum-ana-thumb-3febe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/f/nilai-spiritual-siswa-budaya-sekolah-kurikulum-ana-thumb-c835f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/f/nilai-spiritual-siswa-budaya-sekolah-kurikulum-ana-thumb-8d6e2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3025-stai-iu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17896-tabyin-jurnal-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PENGARUH RASIO GINI DAN PDRB PER KAPITA TERHADAP KETIMPANGAN PENDIDIKAN DI PROVINSI JAWA BARAT ANALISIS DATA PANEL ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PENGARUH RASIO GINI DAN PDRB PER KAPITA TERHADAP KETIMPANGAN PENDIDIKAN DI PROVINSI JAWA BARAT ANALISIS DATA PANEL ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PENGARUH RASIO GINI DAN PDRB PER KAPITA TERHADAP KETIMPANGAN PENDIDIKAN DI PROVINSI JAWA BARAT ANALISIS DATA PANEL ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53330-hasil-analisis-rasio-ketimpangan-pendidikan-pdrb-p</link>
	<guid isPermaLink="false">7eea813c8ce50c5cf0063cade381ef38</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 21:47:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ahmad guspul ]]></category>
	<category><![CDATA[ adi suwondo ]]></category>
	<category><![CDATA[ uin sjech m ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adi,ahmad,guspul,m,sjech,suwondo,uin]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengatasi ketimpangan pendidikan, pemerintah dapat mengambil peran aktif dengan membuat kebijakan sistem penerimaan siswa yang adil dan merata. Selain itu, penting untuk melanjutkan upaya penanganan ketimpangan pendapatan, karena hal ini berpengaruh ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PENGARUH RASIO GINI DAN PDRB PER KAPITA TERHADAP KETIMPANGAN PENDIDIKAN DI PROVINSI JAWA BARAT: ANALISIS DATA PANEL: Untuk mengatasi ketimpangan pendidikan, pemerintah dapat mengambil peran aktif dengan membuat kebijakan sistem penerimaan siswa yang adil dan merata. Selain itu, penting untuk melanjutkan upaya penanganan ketimpangan pendapatan, karena hal ini berpengaruh secara simultan terhadap ketimpangan pendidikan. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model-model intervensi yang efektif untuk mengurangi ketimpangan pendidikan dan pendapatan, serta mengeksplorasi strategi-strategi kebijakan yang dapat diterapkan untuk mencapai tujuan tersebut.. Pendidikan merupakan suatu aspek penting dalam menentukan kualitas sumber daya manusia.Namun pendidikan masih mengalami masalah seperti ketimpangan dalam pelaksanaannya.Salah satu masalah ketimpangan disebabkan oleh kurang meratanya akses pendidikan yang bisa diperoleh masyarakat.Selain itu, telah dilakukan analisis pada faktor-faktor yang mungkin berpengaruh terhadap ketimpangan pendidikan seperti Rasio Gini dan PDRB per kapita.Hasil analisis data panel menjelaskan bahwa baik variabel Rasio Gini maupun PDRB per kapita tidak berpengaruh secara parsial terhadap Ketimpangan Pendidikan.Namun, variabel Rasio Gini dan PDRB per kapita berpengaruh secara simultan terhadap Ketimpangan Pendidikan Pendidikan merupakan salah satu aspek penting untuk menentukan kualitas sumber daya manusia. Tetapi pada pelaksanaannya, pendidikan mengalami masalah ketimpangan. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi ketimpangan pendidikan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh Rasio Gini dan PDRB per kapita terhadap ketimpangan pendidikan di Provinsi Jawa Barat periode 2017-2020. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa Rasio Gini dan PDRB per kapita berpengaruh secara simultan terhadap ketimpangan pendidikan di Provinsi Jawa Barat periode tahun 2017-2020. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/a/hasil-analisis-rasio-ketimpangan-pendidikan-pdrb-k-thumb-67a8c.webp" title="JURIS - PENGARUH RASIO GINI DAN PDRB PER KAPITA TERHADAP KETIMPANGAN PENDIDIKAN DI PROVINSI JAWA BARAT: ANALISIS DATA PANEL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/hasil-analisis-rasio-ketimpangan-pendidikan-pdrb-k-thumb-67a8c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/hasil-analisis-rasio-ketimpangan-pendidikan-pdrb-k-thumb-67a8c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/hasil-analisis-rasio-ketimpangan-pendidikan-pdrb-k-thumb-67a8c.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH RASIO GINI DAN PDRB PER KAPITA TERHADAP KETIMPANGAN PENDIDIKAN DI PROVINSI JAWA BARAT: ANALISIS DATA PANEL" alt="JURIS - PENGARUH RASIO GINI DAN PDRB PER KAPITA TERHADAP KETIMPANGAN PENDIDIKAN DI PROVINSI JAWA BARAT: ANALISIS DATA PANEL" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/hasil-analisis-rasio-ketimpangan-pendidikan-pdrb-k-thumb-1d829.webp" title="JURIS - PENGARUH RASIO GINI DAN PDRB PER KAPITA TERHADAP KETIMPANGAN PENDIDIKAN DI PROVINSI JAWA BARAT: ANALISIS DATA PANEL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/hasil-analisis-rasio-ketimpangan-pendidikan-pdrb-k-thumb-1d829.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/hasil-analisis-rasio-ketimpangan-pendidikan-pdrb-k-thumb-1d829.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/hasil-analisis-rasio-ketimpangan-pendidikan-pdrb-k-thumb-1d829.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH RASIO GINI DAN PDRB PER KAPITA TERHADAP KETIMPANGAN PENDIDIKAN DI PROVINSI JAWA BARAT: ANALISIS DATA PANEL" alt="JURIS - PENGARUH RASIO GINI DAN PDRB PER KAPITA TERHADAP KETIMPANGAN PENDIDIKAN DI PROVINSI JAWA BARAT: ANALISIS DATA PANEL" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/hasil-analisis-rasio-ketimpangan-pendidikan-pdrb-k-thumb-4dd91.webp" title="JURIS - PENGARUH RASIO GINI DAN PDRB PER KAPITA TERHADAP KETIMPANGAN PENDIDIKAN DI PROVINSI JAWA BARAT: ANALISIS DATA PANEL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/hasil-analisis-rasio-ketimpangan-pendidikan-pdrb-k-thumb-4dd91.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/hasil-analisis-rasio-ketimpangan-pendidikan-pdrb-k-thumb-4dd91.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/hasil-analisis-rasio-ketimpangan-pendidikan-pdrb-k-thumb-4dd91.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH RASIO GINI DAN PDRB PER KAPITA TERHADAP KETIMPANGAN PENDIDIKAN DI PROVINSI JAWA BARAT: ANALISIS DATA PANEL" alt="JURIS - PENGARUH RASIO GINI DAN PDRB PER KAPITA TERHADAP KETIMPANGAN PENDIDIKAN DI PROVINSI JAWA BARAT: ANALISIS DATA PANEL" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53330-hasil-analisis-rasio-ketimpangan-pendidikan-pdrb-p" title="JURIS - PENGARUH RASIO GINI DAN PDRB PER KAPITA TERHADAP KETIMPANGAN PENDIDIKAN DI PROVINSI JAWA BARAT: ANALISIS DATA PANEL" target="_blank">PENGARUH RASIO GINI DAN PDRB PER KAPITA TERHADAP KETIMPANGAN PENDIDIKAN DI PROVINSI JAWA BARAT: ANALISIS DATA PANEL</a>: Untuk mengatasi ketimpangan pendidikan, pemerintah dapat mengambil peran aktif dengan membuat kebijakan sistem penerimaan siswa yang adil dan merata. Selain itu, penting untuk melanjutkan upaya penanganan ketimpangan pendapatan, karena hal ini berpengaruh secara simultan terhadap ketimpangan pendidikan. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model-model intervensi yang efektif untuk mengurangi ketimpangan pendidikan dan pendapatan, serta mengeksplorasi strategi-strategi kebijakan yang dapat diterapkan untuk mencapai tujuan tersebut..
<br>Pendidikan merupakan suatu aspek penting dalam menentukan kualitas sumber daya manusia.Namun pendidikan masih mengalami masalah seperti ketimpangan dalam pelaksanaannya.Salah satu masalah ketimpangan disebabkan oleh kurang meratanya akses pendidikan yang bisa diperoleh masyarakat.Selain itu, telah dilakukan analisis pada faktor-faktor yang mungkin berpengaruh terhadap ketimpangan pendidikan seperti Rasio Gini dan PDRB per kapita.Hasil analisis data panel menjelaskan bahwa baik variabel Rasio Gini maupun PDRB per kapita tidak berpengaruh secara parsial terhadap Ketimpangan Pendidikan.Namun, variabel Rasio Gini dan PDRB per kapita berpengaruh secara simultan terhadap Ketimpangan Pendidikan
<br>Pendidikan merupakan salah satu aspek penting untuk menentukan kualitas sumber daya manusia. Tetapi pada pelaksanaannya, pendidikan mengalami masalah ketimpangan. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi ketimpangan pendidikan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh Rasio Gini dan PDRB per kapita terhadap ketimpangan pendidikan di Provinsi Jawa Barat periode 2017-2020. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa Rasio Gini dan PDRB per kapita berpengaruh secara simultan terhadap ketimpangan pendidikan di Provinsi Jawa Barat periode tahun 2017-2020.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/a/hasil-analisis-rasio-ketimpangan-pendidikan-pdrb-k-thumb-67a8c.webp" type="image/webp" length="64156" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/hasil-analisis-rasio-ketimpangan-pendidikan-pdrb-k-thumb-67a8c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/hasil-analisis-rasio-ketimpangan-pendidikan-pdrb-k-thumb-1d829.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/hasil-analisis-rasio-ketimpangan-pendidikan-pdrb-k-thumb-4dd91.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1237-journal-stiayappimakassar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6099-concept-journal-social-humanities-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Praktik Hybrid Waris Dalam Pembagian Warisan Keluarga di Desa Kelutan Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Praktik Hybrid Waris Dalam Pembagian Warisan Keluarga di Desa Kelutan Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Praktik Hybrid Waris Dalam Pembagian Warisan Keluarga di Desa Kelutan Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53328-warishukum-waris-adat-model-hybrid-nilai-syariat</link>
	<guid isPermaLink="false">ac4898299f23b0f375aebc32d359b97a</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 21:47:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ halimatus sa ]]></category>
	<category><![CDATA[ wahid hasyim ]]></category>
	<category><![CDATA[ jas merah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[halimatus,hasyim,jas,merah,sa,wahid]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara praktik hybrid waris di Desa Kelutan dengan praktik serupa di daerah lain di Indonesia. Penelitian ini dapat mengeksplorasi faktor-faktor sosial, ekonomi, dan budaya yang mempengaruhi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Praktik Hybrid Waris Dalam Pembagian Warisan Keluarga di Desa Kelutan Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara praktik hybrid waris di Desa Kelutan dengan praktik serupa di daerah lain di Indonesia. Penelitian ini dapat mengeksplorasi faktor-faktor sosial, ekonomi, dan budaya yang mempengaruhi praktik hybrid waris di setiap daerah, serta menganalisis bagaimana praktik tersebut berinteraksi dengan sistem hukum yang berlaku. Selain itu, penelitian dapat juga menyelidiki peran kyai dan tokoh agama lainnya dalam proses pembagian warisan, termasuk bagaimana mereka memadukan pengetahuan agama dengan nilai-nilai adat dalam praktik hybrid waris. Terakhir, penelitian dapat menganalisis dampak praktik hybrid waris terhadap hubungan kekeluargaan dan keharmonisan sosial di masyarakat, serta bagaimana praktik tersebut berkontribusi terhadap pemenuhan tujuan syariat Islam dalam menjaga keadilan dan kemaslahatan keluarga.. Hukum waris Islam merupakan bagian penting dalam kajian fiqih yang bertujuan mengatur pembagian harta peninggalan secara adil berdasarkan ketentuan syariat.Pengaturan tersebut telah dijelaskan secara rinci dalam Al-Qur'an, khususnya dalam Q.An-Nisa ayat 11, 12, dan 176, yang menunjukkan bahwa persoalan waris memiliki kedudukan yang sangat penting dalam Islam.Selain berfungsi menentukan hak setiap ahli waris, hukum waris Islam juga bertujuan menjaga keadilan, keharmonisan keluarga, serta mencegah terjadinya perselisihan antar anggota keluarga.Dalam pelaksanaannya, hukum waris Islam dibangun di atas asas-asas tertentu, seperti asas keadilan, asas ijbari, asas bilateral, dan asas personalitas keislaman, yang seluruhnya menjadi pedoman dalam pembagian warisan agar sesuai dengan tujuan syariat.Di sisi lain, hukum waris adat di Indonesia berkembang sesuai dengan karakteristik masyarakat yang pluralistik dan dipengaruhi oleh sistem kekerabatan masing-masing daerah.Hukum waris adat lebih menekankan nilai musyawarah, kerukunan, dan kekeluargaan dalam proses pembagian warisan.Karena itu, pembagian warisan dalam hukum adat tidak selalu dilakukan berdasarkan pembagian matematis yang pasti, tetapi sering kali mempertimbangkan kondisi sosial, kontribusi anggota keluarga, serta kesepakatan bersama demi menjaga keharmonisan hubungan kekeluargaan.Berdasarkan hasil penelitian di Desa Kelutan Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk, ditemukan adanya tiga bentuk praktik pembagian warisan dalam masyarakat, yaitu pembagian warisan berdasarkan hukum Islam secara penuh, pembagian warisan berdasarkan hukum adat melalui akad rukun, serta praktik hybrid yang memadukan keduanya.Praktik hybrid menjadi bentuk yang paling dominan digunakan masyarakat.Dalam praktik tersebut, pembagian warisan terlebih dahulu dilakukan sesuai ketentuan faraidh, kemudian dilanjutkan dengan akad rukun berupa pemberian sebagian bagian anak laki-laki kepada anak perempuan secara sukarela demi menjaga rasa keadilan dan kerukunan keluarga.Praktik hybrid kewarisan tersebut menunjukkan adanya proses adaptasi hukum dalam masyarakat antara norma syariat Islam dengan nilai-nilai sosial yang hidup dalam hukum adat.Masyarakat tetap berupaya menjalankan ketentuan faraidh sebagai bentuk kepatuhan terhadap syariat Islam, namun pada saat yang sama juga mempertimbangkan aspek kontribusi, peran sosial, dan hubungan kekeluargaan dalam pembagian warisan.Keterlibatan kyai dalam proses pembagian warisan juga menunjukkan bahwa legitimasi agama tetap menjadi unsur penting dalam praktik hybrid tersebut.Dengan demikian, praktik hybrid kewarisan yang berkembang di Desa Kelutan dapat dipahami sebagai bentuk kompromi sosial antara hukum waris Islam dan hukum adat yang bertujuan menjaga kemaslahatan, keadilan, serta keharmonisan keluarga.Praktik ini menunjukkan bahwa pluralisme hukum di Indonesia melahirkan bentuk-bentuk penyesuaian hukum yang tidak selalu bersifat konfrontatif, melainkan adaptif terhadap realitas sosial masyarakat.Namun demikian, praktik hybrid tersebut tetap harus dilaksanakan secara sukarela dan tidak menghilangkan hak-hak ahli waris yang telah ditetapkan dalam syariat Islam agar tujuan keadilan dan kemaslahatan dapat benar-benar terwujud Sistem hukum Indonesia yang pluralistik telah melahirkan berbagai praktik pembagian warisan yang menggabungkan hukum waris Islam dan hukum adat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk praktik hybrid waris di Desa Kelutan, Ngronggot, Nganjuk, serta faktor-faktor yang mendorong integrasi antara prinsip-prinsip hukum waris Islam dan adat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode empiris. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan perspektif hukum waris Islam, hukum adat, dan maqAid al-sharah. Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga model pembagian warisan yang dipraktikkan masyarakat: distribusi berdasarkan hukum waris Islam (farA'is), distribusi berdasarkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/a/warishukum-waris-adat-model-hybrid-nilai-syariat-i-thumb-be91c.webp" title="JURIS - Praktik Hybrid Waris Dalam Pembagian Warisan Keluarga di Desa Kelutan Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/a/warishukum-waris-adat-model-hybrid-nilai-syariat-i-thumb-be91c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/a/warishukum-waris-adat-model-hybrid-nilai-syariat-i-thumb-be91c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/a/warishukum-waris-adat-model-hybrid-nilai-syariat-i-thumb-be91c.webp 1x" title="JURIS - Praktik Hybrid Waris Dalam Pembagian Warisan Keluarga di Desa Kelutan Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk" alt="JURIS - Praktik Hybrid Waris Dalam Pembagian Warisan Keluarga di Desa Kelutan Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/a/warishukum-waris-adat-model-hybrid-nilai-syariat-i-thumb-55db5.webp" title="JURIS - Praktik Hybrid Waris Dalam Pembagian Warisan Keluarga di Desa Kelutan Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/a/warishukum-waris-adat-model-hybrid-nilai-syariat-i-thumb-55db5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/a/warishukum-waris-adat-model-hybrid-nilai-syariat-i-thumb-55db5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/a/warishukum-waris-adat-model-hybrid-nilai-syariat-i-thumb-55db5.webp 1x" title="JURIS - Praktik Hybrid Waris Dalam Pembagian Warisan Keluarga di Desa Kelutan Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk" alt="JURIS - Praktik Hybrid Waris Dalam Pembagian Warisan Keluarga di Desa Kelutan Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/a/warishukum-waris-adat-model-hybrid-nilai-syariat-i-thumb-bd748.webp" title="JURIS - Praktik Hybrid Waris Dalam Pembagian Warisan Keluarga di Desa Kelutan Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/a/warishukum-waris-adat-model-hybrid-nilai-syariat-i-thumb-bd748.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/a/warishukum-waris-adat-model-hybrid-nilai-syariat-i-thumb-bd748.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/a/warishukum-waris-adat-model-hybrid-nilai-syariat-i-thumb-bd748.webp 1x" title="JURIS - Praktik Hybrid Waris Dalam Pembagian Warisan Keluarga di Desa Kelutan Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk" alt="JURIS - Praktik Hybrid Waris Dalam Pembagian Warisan Keluarga di Desa Kelutan Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53328-warishukum-waris-adat-model-hybrid-nilai-syariat" title="JURIS - Praktik Hybrid Waris Dalam Pembagian Warisan Keluarga di Desa Kelutan Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk" target="_blank">Praktik Hybrid Waris Dalam Pembagian Warisan Keluarga di Desa Kelutan Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara praktik hybrid waris di Desa Kelutan dengan praktik serupa di daerah lain di Indonesia. Penelitian ini dapat mengeksplorasi faktor-faktor sosial, ekonomi, dan budaya yang mempengaruhi praktik hybrid waris di setiap daerah, serta menganalisis bagaimana praktik tersebut berinteraksi dengan sistem hukum yang berlaku. Selain itu, penelitian dapat juga menyelidiki peran kyai dan tokoh agama lainnya dalam proses pembagian warisan, termasuk bagaimana mereka memadukan pengetahuan agama dengan nilai-nilai adat dalam praktik hybrid waris. Terakhir, penelitian dapat menganalisis dampak praktik hybrid waris terhadap hubungan kekeluargaan dan keharmonisan sosial di masyarakat, serta bagaimana praktik tersebut berkontribusi terhadap pemenuhan tujuan syariat Islam dalam menjaga keadilan dan kemaslahatan keluarga..
<br>Hukum waris Islam merupakan bagian penting dalam kajian fiqih yang bertujuan mengatur pembagian harta peninggalan secara adil berdasarkan ketentuan syariat.Pengaturan tersebut telah dijelaskan secara rinci dalam Al-Qur'an, khususnya dalam Q.An-Nisa ayat 11, 12, dan 176, yang menunjukkan bahwa persoalan waris memiliki kedudukan yang sangat penting dalam Islam.Selain berfungsi menentukan hak setiap ahli waris, hukum waris Islam juga bertujuan menjaga keadilan, keharmonisan keluarga, serta mencegah terjadinya perselisihan antar anggota keluarga.Dalam pelaksanaannya, hukum waris Islam dibangun di atas asas-asas tertentu, seperti asas keadilan, asas ijbari, asas bilateral, dan asas personalitas keislaman, yang seluruhnya menjadi pedoman dalam pembagian warisan agar sesuai dengan tujuan syariat.Di sisi lain, hukum waris adat di Indonesia berkembang sesuai dengan karakteristik masyarakat yang pluralistik dan dipengaruhi oleh sistem kekerabatan masing-masing daerah.Hukum waris adat lebih menekankan nilai musyawarah, kerukunan, dan kekeluargaan dalam proses pembagian warisan.Karena itu, pembagian warisan dalam hukum adat tidak selalu dilakukan berdasarkan pembagian matematis yang pasti, tetapi sering kali mempertimbangkan kondisi sosial, kontribusi anggota keluarga, serta kesepakatan bersama demi menjaga keharmonisan hubungan kekeluargaan.Berdasarkan hasil penelitian di Desa Kelutan Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk, ditemukan adanya tiga bentuk praktik pembagian warisan dalam masyarakat, yaitu pembagian warisan berdasarkan hukum Islam secara penuh, pembagian warisan berdasarkan hukum adat melalui akad rukun, serta praktik hybrid yang memadukan keduanya.Praktik hybrid menjadi bentuk yang paling dominan digunakan masyarakat.Dalam praktik tersebut, pembagian warisan terlebih dahulu dilakukan sesuai ketentuan faraidh, kemudian dilanjutkan dengan akad rukun berupa pemberian sebagian bagian anak laki-laki kepada anak perempuan secara sukarela demi menjaga rasa keadilan dan kerukunan keluarga.Praktik hybrid kewarisan tersebut menunjukkan adanya proses adaptasi hukum dalam masyarakat antara norma syariat Islam dengan nilai-nilai sosial yang hidup dalam hukum adat.Masyarakat tetap berupaya menjalankan ketentuan faraidh sebagai bentuk kepatuhan terhadap syariat Islam, namun pada saat yang sama juga mempertimbangkan aspek kontribusi, peran sosial, dan hubungan kekeluargaan dalam pembagian warisan.Keterlibatan kyai dalam proses pembagian warisan juga menunjukkan bahwa legitimasi agama tetap menjadi unsur penting dalam praktik hybrid tersebut.Dengan demikian, praktik hybrid kewarisan yang berkembang di Desa Kelutan dapat dipahami sebagai bentuk kompromi sosial antara hukum waris Islam dan hukum adat yang bertujuan menjaga kemaslahatan, keadilan, serta keharmonisan keluarga.Praktik ini menunjukkan bahwa pluralisme hukum di Indonesia melahirkan bentuk-bentuk penyesuaian hukum yang tidak selalu bersifat konfrontatif, melainkan adaptif terhadap realitas sosial masyarakat.Namun demikian, praktik hybrid tersebut tetap harus dilaksanakan secara sukarela dan tidak menghilangkan hak-hak ahli waris yang telah ditetapkan dalam syariat Islam agar tujuan keadilan dan kemaslahatan dapat benar-benar terwujud
<br>Sistem hukum Indonesia yang pluralistik telah melahirkan berbagai praktik pembagian warisan yang menggabungkan hukum waris Islam dan hukum adat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk praktik hybrid waris di Desa Kelutan, Ngronggot, Nganjuk, serta faktor-faktor yang mendorong integrasi antara prinsip-prinsip hukum waris Islam dan adat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode empiris. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan perspektif hukum waris Islam, hukum adat, dan maqAid al-sharah. Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga model pembagian warisan yang dipraktikkan masyarakat: distribusi berdasarkan hukum waris Islam (farA'is), distribusi berdasarkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/a/warishukum-waris-adat-model-hybrid-nilai-syariat-i-thumb-bd748.webp" type="image/webp" length="57576" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/a/warishukum-waris-adat-model-hybrid-nilai-syariat-i-thumb-be91c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/a/warishukum-waris-adat-model-hybrid-nilai-syariat-i-thumb-55db5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/a/warishukum-waris-adat-model-hybrid-nilai-syariat-i-thumb-bd748.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2770-staidapondokkrempyang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11506-jas-merah-jurnal-hukum-ahwal-al-syakhsiyyah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Faktor Penyebab Perceraian di Pengadilan Agama Nganjuk Tahun 2017Ae2019 Perspektif Kompilasi Hukum Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Faktor Penyebab Perceraian di Pengadilan Agama Nganjuk Tahun 2017Ae2019 Perspektif Kompilasi Hukum Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Faktor Penyebab Perceraian di Pengadilan Agama Nganjuk Tahun 2017Ae2019 Perspektif Kompilasi Hukum Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53327-data-sekunder-agregat-kualitatif-analisis-sum</link>
	<guid isPermaLink="false">6bfb68a07d5192fe37adf689f20ba184</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 21:47:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ halimatus sa ]]></category>
	<category><![CDATA[ wahid hasyim ]]></category>
	<category><![CDATA[ jas merah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[halimatus,hasyim,jas,merah,sa,wahid]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti efektivitas program mediasi yang diterapkan oleh Pengadilan Agama Nganjuk dalam mengurangi perceraian yang dipicu oleh faktor ekonomi, dengan mengukur tingkat keberhasilan rekonsiliasi dan dampaknya terhadap kepuasan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Faktor Penyebab Perceraian di Pengadilan Agama Nganjuk Tahun 2017Ae2019 Perspektif Kompilasi Hukum Islam: Penelitian selanjutnya dapat meneliti efektivitas program mediasi yang diterapkan oleh Pengadilan Agama Nganjuk dalam mengurangi perceraian yang dipicu oleh faktor ekonomi, dengan mengukur tingkat keberhasilan rekonsiliasi dan dampaknya terhadap kepuasan pasangan. Kajian komparatif antara putusan hakim yang didasarkan pada Kompilasi Hukum Islam dan yang mengacu pada Pasal 19 huruf f PP No. 9/1975 dapat memperjelas peran masingAcmasing norma hukum dalam penetapan perceraian. Analisis longitudinal terhadap kondisi sosialAcekonomi keluarga setelah perceraian dapat mengidentifikasi konsekuensi jangka panjang bagi anak-anak dan anggota keluarga lainnya. Penelitian kualitatif mendalam terhadap persepsi suami dan istri mengenai beban ekonomi dalam rumah tangga dapat menggali faktorAcfaktor penyebab ketidakseimbangan nafkah yang memicu perceraian. Studi perbandingan antara wilayah Nganjuk dengan daerah lain yang memiliki tingkat perceraian serupa dapat menilai apakah faktor ekonomi merupakan penyebab universal atau dipengaruhi konteks lokal. Evaluasi kebijakan bantuan sosial atau program pelatihan kerja bagi pasangan yang mengalami kesulitan ekonomi dapat menilai potensi pencegahan perceraian. Penelitian tentang pengaruh tingkat pendidikan dan akses informasi hukum terhadap keputusan perceraian dapat memberikan insight tentang peran empowerment hukum. Analisis data triangulasi yang melibatkan hakim, mediator, dan pihak ketiga dapat meningkatkan validitas temuan tentang faktorAcfaktor perceraian. Dengan mengintegrasikan pendekatan interdisipliner antara ilmu hukum, sosiologi, dan ekonomi, penelitian masa depan dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih komprehensif untuk mengurangi angka perceraian di Nganjuk.. Penelitian menunjukkan bahwa jumlah perkara perceraian di Pengadilan Agama Nganjuk tahun 2017Ae2019 tergolong tinggi dengan pola fluktuatif dan dominasi cerai gugat dibandingkan cerai talak.Faktor penyebab perceraian yang paling dominan adalah masalah ekonomi, terutama ketidakmampuan suami memenuhi kewajiban nafkah, yang memicu perselisihan berkelanjutan dalam rumah tangga.Temuan ini selaras dengan ketentuan Pasal 116 Kompilasi Hukum Islam, sementara hakim lebih banyak mengacu pada Pasal 19 huruf f PP No Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kasus perceraian di Pengadilan Agama Nganjuk tahun 2017Ae2019 dari perspektif Kompilasi Hukum Islam (KHI). Secara khusus, penelitian mengkaji jumlah kasus perceraian, mengidentifikasi faktor dominan yang menyebabkan perceraian, dan menganalisis kesesuaiannya dengan ketentuan hukum perceraian dalam KHI. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum empiris kualitatif dengan pendekatan lapangan. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan hakim dan petugas Pengadilan Agama Nganjuk, sedangkan data sekunder dikumpulkan dari dokumen persidangan, peraturan perundangAcundangan, dan literatur terkait. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/9/data-sekunder-agregat-kualitatif-analisis-sumber-p-thumb-c0fb5.webp" title="JURIS - Analisis Faktor Penyebab Perceraian  di Pengadilan Agama Nganjuk Tahun 2017Ae2019  Perspektif Kompilasi Hukum Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/data-sekunder-agregat-kualitatif-analisis-sumber-p-thumb-c0fb5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/data-sekunder-agregat-kualitatif-analisis-sumber-p-thumb-c0fb5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/data-sekunder-agregat-kualitatif-analisis-sumber-p-thumb-c0fb5.webp 1x" title="JURIS - Analisis Faktor Penyebab Perceraian  di Pengadilan Agama Nganjuk Tahun 2017Ae2019  Perspektif Kompilasi Hukum Islam" alt="JURIS - Analisis Faktor Penyebab Perceraian  di Pengadilan Agama Nganjuk Tahun 2017Ae2019  Perspektif Kompilasi Hukum Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/data-sekunder-agregat-kualitatif-analisis-sumber-p-thumb-d3e0c.webp" title="JURIS - Analisis Faktor Penyebab Perceraian  di Pengadilan Agama Nganjuk Tahun 2017Ae2019  Perspektif Kompilasi Hukum Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/data-sekunder-agregat-kualitatif-analisis-sumber-p-thumb-d3e0c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/data-sekunder-agregat-kualitatif-analisis-sumber-p-thumb-d3e0c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/data-sekunder-agregat-kualitatif-analisis-sumber-p-thumb-d3e0c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Faktor Penyebab Perceraian  di Pengadilan Agama Nganjuk Tahun 2017Ae2019  Perspektif Kompilasi Hukum Islam" alt="JURIS - Analisis Faktor Penyebab Perceraian  di Pengadilan Agama Nganjuk Tahun 2017Ae2019  Perspektif Kompilasi Hukum Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/data-sekunder-agregat-kualitatif-analisis-sumber-p-thumb-33464.webp" title="JURIS - Analisis Faktor Penyebab Perceraian  di Pengadilan Agama Nganjuk Tahun 2017Ae2019  Perspektif Kompilasi Hukum Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/data-sekunder-agregat-kualitatif-analisis-sumber-p-thumb-33464.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/data-sekunder-agregat-kualitatif-analisis-sumber-p-thumb-33464.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/data-sekunder-agregat-kualitatif-analisis-sumber-p-thumb-33464.webp 1x" title="JURIS - Analisis Faktor Penyebab Perceraian  di Pengadilan Agama Nganjuk Tahun 2017Ae2019  Perspektif Kompilasi Hukum Islam" alt="JURIS - Analisis Faktor Penyebab Perceraian  di Pengadilan Agama Nganjuk Tahun 2017Ae2019  Perspektif Kompilasi Hukum Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53327-data-sekunder-agregat-kualitatif-analisis-sum" title="JURIS - Analisis Faktor Penyebab Perceraian  di Pengadilan Agama Nganjuk Tahun 2017Ae2019  Perspektif Kompilasi Hukum Islam" target="_blank">Analisis Faktor Penyebab Perceraian  di Pengadilan Agama Nganjuk Tahun 2017Ae2019  Perspektif Kompilasi Hukum Islam</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti efektivitas program mediasi yang diterapkan oleh Pengadilan Agama Nganjuk dalam mengurangi perceraian yang dipicu oleh faktor ekonomi, dengan mengukur tingkat keberhasilan rekonsiliasi dan dampaknya terhadap kepuasan pasangan. Kajian komparatif antara putusan hakim yang didasarkan pada Kompilasi Hukum Islam dan yang mengacu pada Pasal 19 huruf f PP No. 9/1975 dapat memperjelas peran masingAcmasing norma hukum dalam penetapan perceraian. Analisis longitudinal terhadap kondisi sosialAcekonomi keluarga setelah perceraian dapat mengidentifikasi konsekuensi jangka panjang bagi anak-anak dan anggota keluarga lainnya. Penelitian kualitatif mendalam terhadap persepsi suami dan istri mengenai beban ekonomi dalam rumah tangga dapat menggali faktorAcfaktor penyebab ketidakseimbangan nafkah yang memicu perceraian. Studi perbandingan antara wilayah Nganjuk dengan daerah lain yang memiliki tingkat perceraian serupa dapat menilai apakah faktor ekonomi merupakan penyebab universal atau dipengaruhi konteks lokal. Evaluasi kebijakan bantuan sosial atau program pelatihan kerja bagi pasangan yang mengalami kesulitan ekonomi dapat menilai potensi pencegahan perceraian. Penelitian tentang pengaruh tingkat pendidikan dan akses informasi hukum terhadap keputusan perceraian dapat memberikan insight tentang peran empowerment hukum. Analisis data triangulasi yang melibatkan hakim, mediator, dan pihak ketiga dapat meningkatkan validitas temuan tentang faktorAcfaktor perceraian. Dengan mengintegrasikan pendekatan interdisipliner antara ilmu hukum, sosiologi, dan ekonomi, penelitian masa depan dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih komprehensif untuk mengurangi angka perceraian di Nganjuk..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa jumlah perkara perceraian di Pengadilan Agama Nganjuk tahun 2017Ae2019 tergolong tinggi dengan pola fluktuatif dan dominasi cerai gugat dibandingkan cerai talak.Faktor penyebab perceraian yang paling dominan adalah masalah ekonomi, terutama ketidakmampuan suami memenuhi kewajiban nafkah, yang memicu perselisihan berkelanjutan dalam rumah tangga.Temuan ini selaras dengan ketentuan Pasal 116 Kompilasi Hukum Islam, sementara hakim lebih banyak mengacu pada Pasal 19 huruf f PP No
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kasus perceraian di Pengadilan Agama Nganjuk tahun 2017Ae2019 dari perspektif Kompilasi Hukum Islam (KHI). Secara khusus, penelitian mengkaji jumlah kasus perceraian, mengidentifikasi faktor dominan yang menyebabkan perceraian, dan menganalisis kesesuaiannya dengan ketentuan hukum perceraian dalam KHI. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum empiris kualitatif dengan pendekatan lapangan. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan hakim dan petugas Pengadilan Agama Nganjuk, sedangkan data sekunder dikumpulkan dari dokumen persidangan, peraturan perundangAcundangan, dan literatur terkait. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/9/data-sekunder-agregat-kualitatif-analisis-sumber-p-thumb-d3e0c.webp" type="image/webp" length="64944" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/data-sekunder-agregat-kualitatif-analisis-sumber-p-thumb-c0fb5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/data-sekunder-agregat-kualitatif-analisis-sumber-p-thumb-d3e0c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/data-sekunder-agregat-kualitatif-analisis-sumber-p-thumb-33464.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2770-staidapondokkrempyang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11506-jas-merah-jurnal-hukum-ahwal-al-syakhsiyyah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Strategi Pembelajaran Metode E Learning dalam Meningkatkan Aktivitas Siswa pada Mata Pelajaran PAI Kelas VII B di SMPN 3 Purwoharjo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Pembelajaran Metode E Learning dalam Meningkatkan Aktivitas Siswa pada Mata Pelajaran PAI Kelas VII B di SMPN 3 Purwoharjo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Pembelajaran Metode E Learning dalam Meningkatkan Aktivitas Siswa pada Mata Pelajaran PAI Kelas VII B di SMPN 3 Purwoharjo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53320-google-classroom-form-holland-akt</link>
	<guid isPermaLink="false">02bc21ec8bc15e17e01976dd956b2b69</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 21:47:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hadist ma al ]]></category>
	<category><![CDATA[ neng ulya 19 ]]></category>
	<category><![CDATA[ rizki nazlia ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[19,al,hadist,ma,nazlia,neng,rizki,ulya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas penggunaan platform eAclearning selain Google Classroom, seperti Moodle atau Edmodo, dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran PAI, dengan membandingkan hasil belajar, tingkat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Strategi Pembelajaran Metode E-Learning dalam Meningkatkan Aktivitas Siswa pada Mata Pelajaran PAI Kelas VII B di SMPN 3 Purwoharjo: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas penggunaan platform eAclearning selain Google Classroom, seperti Moodle atau Edmodo, dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran PAI, dengan membandingkan hasil belajar, tingkat partisipasi, dan kepuasan guru serta siswa. Selain itu, perlu dilakukan studi longitudinal untuk mengetahui dampak jangka panjang penerapan eAclearning berbasis Google Classroom terhadap motivasi belajar, keterampilan digital, dan pencapaian akademik siswa kelas VII B, terutama ketika frekuensi penggunaan dibatasi oleh keterbatasan sarana dan koneksi internet. Selanjutnya, penelitian dapat menyelidiki strategi pelatihan guru yang optimal untuk memaksimalkan integrasi media interaktif seperti Quizizz dalam pembelajaran eAclearning, sehingga dapat meningkatkan interaksi siswa, kualitas umpan balik, dan efektivitas evaluasi pembelajaran. Terakhir, sebuah studi eksperimental dapat dirancang untuk menguji kombinasi pendekatan blended learning, menggabungkan sesi tatap muka tradisional dengan modul eAclearning, guna menentukan model pembelajaran yang paling kondusif bagi peningkatan aktivitas belajar di lingkungan sekolah dengan sumber daya terbatas.. Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Google Classroom dalam pembelajaran eAclearning di SMPN 3 Purwoharjo dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa secara signifikan dan menghasilkan pembelajaran yang lebih kondusif.Selain meningkatkan efektivitas belajar, Google Classroom mempermudah proses pengerjaan dan pengumpulan tugas, serta meningkatkan partisipasi siswa melalui media seperti Quizizz.Namun, penerapan eAclearning tidak dapat dilakukan setiap hari karena keterbatasan fasilitas seperti perangkat dan koneksi internet, sehingga guru harus selektif dalam memilih materi yang cocok Meningkatkan aktivitas belajar siswa perlu adanya pembelajaran yang efektif. Salah satu strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan aktivitas siswa yaitu pembelajaran dengan metode e-learning. Strategi pembelajaran PAI di SMPN 03 Purwoharjo telah menerapkan pembelajaran metode e-learning berbasis google classroom. Rumusan masalah pada penelitian ini yakni bagaimana strategi pembelajaran metode e-learning dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa pada bidang studi pendidikan agama islam kelas VII B di SMPN 3 Purwoharjo. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui strategi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/9/google-classroom-form-holland-aktivitas-siswa-anal-thumb-68f0c.webp" title="JURIS - Strategi Pembelajaran Metode E-Learning dalam Meningkatkan Aktivitas Siswa pada Mata Pelajaran PAI Kelas VII B di SMPN 3 Purwoharjo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/google-classroom-form-holland-aktivitas-siswa-anal-thumb-68f0c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/google-classroom-form-holland-aktivitas-siswa-anal-thumb-68f0c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/google-classroom-form-holland-aktivitas-siswa-anal-thumb-68f0c.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pembelajaran Metode E-Learning dalam Meningkatkan Aktivitas Siswa pada Mata Pelajaran PAI Kelas VII B di SMPN 3 Purwoharjo" alt="JURIS - Strategi Pembelajaran Metode E-Learning dalam Meningkatkan Aktivitas Siswa pada Mata Pelajaran PAI Kelas VII B di SMPN 3 Purwoharjo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/google-classroom-form-holland-aktivitas-siswa-anal-thumb-7435a.webp" title="JURIS - Strategi Pembelajaran Metode E-Learning dalam Meningkatkan Aktivitas Siswa pada Mata Pelajaran PAI Kelas VII B di SMPN 3 Purwoharjo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/google-classroom-form-holland-aktivitas-siswa-anal-thumb-7435a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/google-classroom-form-holland-aktivitas-siswa-anal-thumb-7435a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/google-classroom-form-holland-aktivitas-siswa-anal-thumb-7435a.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pembelajaran Metode E-Learning dalam Meningkatkan Aktivitas Siswa pada Mata Pelajaran PAI Kelas VII B di SMPN 3 Purwoharjo" alt="JURIS - Strategi Pembelajaran Metode E-Learning dalam Meningkatkan Aktivitas Siswa pada Mata Pelajaran PAI Kelas VII B di SMPN 3 Purwoharjo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/google-classroom-form-holland-aktivitas-siswa-anal-thumb-fcee5.webp" title="JURIS - Strategi Pembelajaran Metode E-Learning dalam Meningkatkan Aktivitas Siswa pada Mata Pelajaran PAI Kelas VII B di SMPN 3 Purwoharjo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/google-classroom-form-holland-aktivitas-siswa-anal-thumb-fcee5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/google-classroom-form-holland-aktivitas-siswa-anal-thumb-fcee5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/google-classroom-form-holland-aktivitas-siswa-anal-thumb-fcee5.webp 1x" title="JURIS - Strategi Pembelajaran Metode E-Learning dalam Meningkatkan Aktivitas Siswa pada Mata Pelajaran PAI Kelas VII B di SMPN 3 Purwoharjo" alt="JURIS - Strategi Pembelajaran Metode E-Learning dalam Meningkatkan Aktivitas Siswa pada Mata Pelajaran PAI Kelas VII B di SMPN 3 Purwoharjo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53320-google-classroom-form-holland-akt" title="JURIS - Strategi Pembelajaran Metode E-Learning dalam Meningkatkan Aktivitas Siswa pada Mata Pelajaran PAI Kelas VII B di SMPN 3 Purwoharjo" target="_blank">Strategi Pembelajaran Metode E-Learning dalam Meningkatkan Aktivitas Siswa pada Mata Pelajaran PAI Kelas VII B di SMPN 3 Purwoharjo</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas penggunaan platform eAclearning selain Google Classroom, seperti Moodle atau Edmodo, dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran PAI, dengan membandingkan hasil belajar, tingkat partisipasi, dan kepuasan guru serta siswa. Selain itu, perlu dilakukan studi longitudinal untuk mengetahui dampak jangka panjang penerapan eAclearning berbasis Google Classroom terhadap motivasi belajar, keterampilan digital, dan pencapaian akademik siswa kelas VII B, terutama ketika frekuensi penggunaan dibatasi oleh keterbatasan sarana dan koneksi internet. Selanjutnya, penelitian dapat menyelidiki strategi pelatihan guru yang optimal untuk memaksimalkan integrasi media interaktif seperti Quizizz dalam pembelajaran eAclearning, sehingga dapat meningkatkan interaksi siswa, kualitas umpan balik, dan efektivitas evaluasi pembelajaran. Terakhir, sebuah studi eksperimental dapat dirancang untuk menguji kombinasi pendekatan blended learning, menggabungkan sesi tatap muka tradisional dengan modul eAclearning, guna menentukan model pembelajaran yang paling kondusif bagi peningkatan aktivitas belajar di lingkungan sekolah dengan sumber daya terbatas..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Google Classroom dalam pembelajaran eAclearning di SMPN 3 Purwoharjo dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa secara signifikan dan menghasilkan pembelajaran yang lebih kondusif.Selain meningkatkan efektivitas belajar, Google Classroom mempermudah proses pengerjaan dan pengumpulan tugas, serta meningkatkan partisipasi siswa melalui media seperti Quizizz.Namun, penerapan eAclearning tidak dapat dilakukan setiap hari karena keterbatasan fasilitas seperti perangkat dan koneksi internet, sehingga guru harus selektif dalam memilih materi yang cocok
<br>Meningkatkan aktivitas belajar siswa perlu adanya pembelajaran yang efektif. Salah satu strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan aktivitas siswa yaitu pembelajaran dengan metode e-learning. Strategi pembelajaran PAI di SMPN 03 Purwoharjo telah menerapkan pembelajaran metode e-learning berbasis google classroom. Rumusan masalah pada penelitian ini yakni bagaimana strategi pembelajaran metode e-learning dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa pada bidang studi pendidikan agama islam kelas VII B di SMPN 3 Purwoharjo. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui strategi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/9/google-classroom-form-holland-aktivitas-siswa-anal-thumb-fcee5.webp" type="image/webp" length="157506" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/google-classroom-form-holland-aktivitas-siswa-anal-thumb-68f0c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/google-classroom-form-holland-aktivitas-siswa-anal-thumb-7435a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/google-classroom-form-holland-aktivitas-siswa-anal-thumb-fcee5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3025-stai-iu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17896-tabyin-jurnal-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Persepsi Mahasiswa Terhadap Konflik Dalam Pembelajaran Mata Kuliah Manajemen Konflik Di Prodi Manajemen Pendidikan Islam di Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Shiddiq Jember ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Persepsi Mahasiswa Terhadap Konflik Dalam Pembelajaran Mata Kuliah Manajemen Konflik Di Prodi Manajemen Pendidikan Islam di Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Shiddiq Jember ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Persepsi Mahasiswa Terhadap Konflik Dalam Pembelajaran Mata Kuliah Manajemen Konflik Di Prodi Manajemen Pendidikan Islam di Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Shiddiq Jember ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53319-prodi-manajemen-zakat-situasi-konflik-prinsip-reso</link>
	<guid isPermaLink="false">a2313dd857720a11113b3e017224f893</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 21:47:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ahmad guspul ]]></category>
	<category><![CDATA[ adi suwondo ]]></category>
	<category><![CDATA[ uin sjech m ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adi,ahmad,guspul,m,sjech,suwondo,uin]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana integrasi modul pelatihan kecerdasan emosional dalam kurikulum Manajemen Konflik mempengaruhi kemampuan mahasiswa dalam mengendalikan emosi selama situasi konflik (pertanyaan penelitian: "Apakah modul kecerdasan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Persepsi Mahasiswa Terhadap Konflik Dalam Pembelajaran Mata Kuliah Manajemen Konflik Di Prodi Manajemen Pendidikan Islam di Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Shiddiq Jember: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana integrasi modul pelatihan kecerdasan emosional dalam kurikulum Manajemen Konflik mempengaruhi kemampuan mahasiswa dalam mengendalikan emosi selama situasi konflik (pertanyaan penelitian: "Apakah modul kecerdasan emosional meningkatkan kontrol emosional mahasiswa pada proses penyelesaian konflik?"). Selain itu, studi komparatif antara pendekatan pembelajaran tradisional dan pendekatan berbasis masalah (problemAcbased learning) dapat mengukur dampaknya terhadap peningkatan keterampilan problem solving mahasiswa (pertanyaan penelitian: "Bagaimana efektivitas pembelajaran berbasis masalah dibandingkan metode konvensional dalam meningkatkan kemampuan problem solving pada konflik?"). Selanjutnya, penelitian longitudinal dapat mengevaluasi dampak jangka panjang dari intervensi manajemen konflik terhadap prestasi akademik dan kesejahteraan psikologis mahasiswa (pertanyaan penelitian: "Apakah intervensi manajemen konflik berkontribusi pada peningkatan prestasi akademik dan kesejahteraan psikologis mahasiswa selama satu tahun setelah penyelesaian mata kuliah?").. Sebagian besar mahasiswa memiliki persepsi negatif terhadap konflik sebelum mengikuti mata kuliah Manajemen Konflik, yang berdampak pada kesulitan dan perasaan tertekan dalam menghadapi konflik.Pembelajaran manajemen konflik berhasil mengubah persepsi menjadi lebih positif, meningkatkan kemampuan penyelesaian konflik, serta menumbuhkan kedewasaan psikologis dan sosial mahasiswa.Konflik, bila dikelola dengan baik, dapat memberikan nilai positif bagi perkembangan kognitif, sosial, dan psikologis mahasiswa Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi mahasiswa terhadap konflik dalam mata kuliah Manajemen Konflik pada Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Shiddiq Jember. Persepsi dievaluasi pada tiga dimensiAikognitif, afektif, dan psikomotorAisebelum dan sesudah proses pembelajaran, menggunakan observasi serta angket yang diisi oleh 26 mahasiswa. Hasil sebelum pembelajaran menunjukkan 73,1A% responden memiliki persepsi negatif terhadap konflik, 88,5A% mengandalkan pihak lain untuk menyelesaikan konflik, 61,5A% mengalami kesulitan, dan 65,4A% cenderung mengalah. Setelah pembelajaran, persepsi berubah menjadi lebih positif: 63A% memiliki persepsi positif, 77,8A% masih memerlukan bantuan orang lain, 48,1A% melaporkan kesulitan yang berkurang, dan 77,8A% tetap mengalah namun dengan sikap lebih konstruktif. Temuan ini menegaskan pentingnya metode... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/4/prodi-manajemen-zakat-situasi-konflik-prinsip-reso-thumb-3dc43.webp" title="JURIS - Persepsi Mahasiswa Terhadap Konflik Dalam Pembelajaran Mata Kuliah Manajemen Konflik Di Prodi Manajemen Pendidikan Islam di Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Shiddiq Jember" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/prodi-manajemen-zakat-situasi-konflik-prinsip-reso-thumb-3dc43.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/prodi-manajemen-zakat-situasi-konflik-prinsip-reso-thumb-3dc43.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/prodi-manajemen-zakat-situasi-konflik-prinsip-reso-thumb-3dc43.webp 1x" title="JURIS - Persepsi Mahasiswa Terhadap Konflik Dalam Pembelajaran Mata Kuliah Manajemen Konflik Di Prodi Manajemen Pendidikan Islam di Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Shiddiq Jember" alt="JURIS - Persepsi Mahasiswa Terhadap Konflik Dalam Pembelajaran Mata Kuliah Manajemen Konflik Di Prodi Manajemen Pendidikan Islam di Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Shiddiq Jember" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/prodi-manajemen-zakat-situasi-konflik-prinsip-reso-thumb-acef8.webp" title="JURIS - Persepsi Mahasiswa Terhadap Konflik Dalam Pembelajaran Mata Kuliah Manajemen Konflik Di Prodi Manajemen Pendidikan Islam di Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Shiddiq Jember" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/prodi-manajemen-zakat-situasi-konflik-prinsip-reso-thumb-acef8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/prodi-manajemen-zakat-situasi-konflik-prinsip-reso-thumb-acef8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/prodi-manajemen-zakat-situasi-konflik-prinsip-reso-thumb-acef8.webp 1x" title="JURIS - Persepsi Mahasiswa Terhadap Konflik Dalam Pembelajaran Mata Kuliah Manajemen Konflik Di Prodi Manajemen Pendidikan Islam di Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Shiddiq Jember" alt="JURIS - Persepsi Mahasiswa Terhadap Konflik Dalam Pembelajaran Mata Kuliah Manajemen Konflik Di Prodi Manajemen Pendidikan Islam di Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Shiddiq Jember" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/prodi-manajemen-zakat-situasi-konflik-prinsip-reso-thumb-3a7b8.webp" title="JURIS - Persepsi Mahasiswa Terhadap Konflik Dalam Pembelajaran Mata Kuliah Manajemen Konflik Di Prodi Manajemen Pendidikan Islam di Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Shiddiq Jember" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/prodi-manajemen-zakat-situasi-konflik-prinsip-reso-thumb-3a7b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/prodi-manajemen-zakat-situasi-konflik-prinsip-reso-thumb-3a7b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/prodi-manajemen-zakat-situasi-konflik-prinsip-reso-thumb-3a7b8.webp 1x" title="JURIS - Persepsi Mahasiswa Terhadap Konflik Dalam Pembelajaran Mata Kuliah Manajemen Konflik Di Prodi Manajemen Pendidikan Islam di Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Shiddiq Jember" alt="JURIS - Persepsi Mahasiswa Terhadap Konflik Dalam Pembelajaran Mata Kuliah Manajemen Konflik Di Prodi Manajemen Pendidikan Islam di Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Shiddiq Jember" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53319-prodi-manajemen-zakat-situasi-konflik-prinsip-reso" title="JURIS - Persepsi Mahasiswa Terhadap Konflik Dalam Pembelajaran Mata Kuliah Manajemen Konflik Di Prodi Manajemen Pendidikan Islam di Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Shiddiq Jember" target="_blank">Persepsi Mahasiswa Terhadap Konflik Dalam Pembelajaran Mata Kuliah Manajemen Konflik Di Prodi Manajemen Pendidikan Islam di Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Shiddiq Jember</a>: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana integrasi modul pelatihan kecerdasan emosional dalam kurikulum Manajemen Konflik mempengaruhi kemampuan mahasiswa dalam mengendalikan emosi selama situasi konflik (pertanyaan penelitian: "Apakah modul kecerdasan emosional meningkatkan kontrol emosional mahasiswa pada proses penyelesaian konflik?"). Selain itu, studi komparatif antara pendekatan pembelajaran tradisional dan pendekatan berbasis masalah (problemAcbased learning) dapat mengukur dampaknya terhadap peningkatan keterampilan problem solving mahasiswa (pertanyaan penelitian: "Bagaimana efektivitas pembelajaran berbasis masalah dibandingkan metode konvensional dalam meningkatkan kemampuan problem solving pada konflik?"). Selanjutnya, penelitian longitudinal dapat mengevaluasi dampak jangka panjang dari intervensi manajemen konflik terhadap prestasi akademik dan kesejahteraan psikologis mahasiswa (pertanyaan penelitian: "Apakah intervensi manajemen konflik berkontribusi pada peningkatan prestasi akademik dan kesejahteraan psikologis mahasiswa selama satu tahun setelah penyelesaian mata kuliah?")..
<br>Sebagian besar mahasiswa memiliki persepsi negatif terhadap konflik sebelum mengikuti mata kuliah Manajemen Konflik, yang berdampak pada kesulitan dan perasaan tertekan dalam menghadapi konflik.Pembelajaran manajemen konflik berhasil mengubah persepsi menjadi lebih positif, meningkatkan kemampuan penyelesaian konflik, serta menumbuhkan kedewasaan psikologis dan sosial mahasiswa.Konflik, bila dikelola dengan baik, dapat memberikan nilai positif bagi perkembangan kognitif, sosial, dan psikologis mahasiswa
<br>Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi mahasiswa terhadap konflik dalam mata kuliah Manajemen Konflik pada Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Shiddiq Jember. Persepsi dievaluasi pada tiga dimensiAikognitif, afektif, dan psikomotorAisebelum dan sesudah proses pembelajaran, menggunakan observasi serta angket yang diisi oleh 26 mahasiswa. Hasil sebelum pembelajaran menunjukkan 73,1A% responden memiliki persepsi negatif terhadap konflik, 88,5A% mengandalkan pihak lain untuk menyelesaikan konflik, 61,5A% mengalami kesulitan, dan 65,4A% cenderung mengalah. Setelah pembelajaran, persepsi berubah menjadi lebih positif: 63A% memiliki persepsi positif, 77,8A% masih memerlukan bantuan orang lain, 48,1A% melaporkan kesulitan yang berkurang, dan 77,8A% tetap mengalah namun dengan sikap lebih konstruktif. Temuan ini menegaskan pentingnya metode...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/4/prodi-manajemen-zakat-situasi-konflik-prinsip-reso-thumb-acef8.webp" type="image/webp" length="54230" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/prodi-manajemen-zakat-situasi-konflik-prinsip-reso-thumb-3dc43.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/prodi-manajemen-zakat-situasi-konflik-prinsip-reso-thumb-acef8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/prodi-manajemen-zakat-situasi-konflik-prinsip-reso-thumb-3a7b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1237-journal-stiayappimakassar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6099-concept-journal-social-humanities-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Are Financial Ratios Universal A Cross Country Perspective ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Are Financial Ratios Universal A Cross Country Perspective ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Are Financial Ratios Universal A Cross Country Perspective ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53340-efisiensi-rasio-profitabilitas-hasil-analisi</link>
	<guid isPermaLink="false">a048fc1b505c81888d14e30a487edc7d</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 21:24:55 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ impact short ]]></category>
	<category><![CDATA[ digital flow ]]></category>
	<category><![CDATA[ dedi purwana ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[dedi,digital,flow,impact,purwana,short]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menguji kerangka kontekstual yang diusulkan dengan data empiris kuantitatif, misalnya dengan membandingkan kemampuan prediksi rasio keuangan terhadap kinerja perusahaan di berbagai negara dan mengukur pengaruh faktor institusional ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Are Financial Ratios Universal? A Cross-Country Perspective: Penelitian lanjutan dapat menguji kerangka kontekstual yang diusulkan dengan data empiris kuantitatif, misalnya dengan membandingkan kemampuan prediksi rasio keuangan terhadap kinerja perusahaan di berbagai negara dan mengukur pengaruh faktor institusional serta makroekonomi secara statistik. Selain itu, studi dapat memperluas analisis ke sektor industri spesifik untuk mengevaluasi apakah sensitivitas rasio berbeda antar sektor, sehingga memberikan panduan yang lebih terperinci bagi investor dan regulator. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi dinamika temporal dengan melakukan analisis panel panjang periode, menilai bagaimana perubahan kebijakan regulasi, standar akuntansi, atau kondisi ekonomi mempengaruhi efisiensi rasio keuangan dari waktu ke waktu, serta mengidentifikasi pola adaptasi yang dapat meningkatkan keandalan interpretasi lintas negara.. Penelitian ini menunjukkan bahwa efisiensi rasio keuangan dalam penilaian kinerja perusahaan lintas negara bersifat kontekstual, dipengaruhi oleh perbedaan kerangka institusional, struktur pasar, dan kondisi makroekonomi.Temuan mengonfirmasi bahwa rasio profitabilitas, likuiditas, solvabilitas, dan berbasis pasar tidak dapat mewakili realitas ekonomi secara seragam di semua negara, sehingga interpretasinya harus disesuaikan dengan konteks nasional.Kerangka kontekstual yang diusulkan memberikan dasar analisis yang lebih hati-hati, namun generalisasinya terbatas.penelitian selanjutnya dapat memperluas pendekatan ini melalui validasi empiris, sementara praktisi disarankan mengintegrasikan diagnostik institusional dengan analisis rasio untuk mengurangi kesalahan interpretasi dalam pengambilan keputusan global Penelitian ini mengevaluasi efisiensi rasio keuangan dalam menilai kinerja perusahaan lintas negara. Meskipun rasio keuangan umum dipakai sebagai indikator ringkas profitabilitas, likuiditas, solvabilitas, dan nilai pasar, akurasi interpretasinya dapat bervariasi tergantung pada lingkungan institusional, regulasi, keuangan, dan makroekonomi. Dengan metode kualitatif berbasis tinjauan literatur, studi ini menyintesis temuan sebelumnya mengenai analisis rasio keuangan, keterbandingan laporan keuangan, efisiensi pasar, penegakan regulasi, dan stabilitas makroekonomi. Hasilnya menunjukkan bahwa rasio profitabilitas,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/e/efisiensi-rasio-profitabilitas-hasil-analisis-keua-thumb-e29e2.webp" title="JURIS - Are Financial Ratios Universal? A Cross-Country Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/efisiensi-rasio-profitabilitas-hasil-analisis-keua-thumb-e29e2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/efisiensi-rasio-profitabilitas-hasil-analisis-keua-thumb-e29e2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/efisiensi-rasio-profitabilitas-hasil-analisis-keua-thumb-e29e2.webp 1x" title="JURIS - Are Financial Ratios Universal? A Cross-Country Perspective" alt="JURIS - Are Financial Ratios Universal? A Cross-Country Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/e/efisiensi-rasio-profitabilitas-hasil-analisis-keua-thumb-58be1.webp" title="JURIS - Are Financial Ratios Universal? A Cross-Country Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/efisiensi-rasio-profitabilitas-hasil-analisis-keua-thumb-58be1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/efisiensi-rasio-profitabilitas-hasil-analisis-keua-thumb-58be1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/efisiensi-rasio-profitabilitas-hasil-analisis-keua-thumb-58be1.webp 1x" title="JURIS - Are Financial Ratios Universal? A Cross-Country Perspective" alt="JURIS - Are Financial Ratios Universal? A Cross-Country Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/e/efisiensi-rasio-profitabilitas-hasil-analisis-keua-thumb-bd88f.webp" title="JURIS - Are Financial Ratios Universal? A Cross-Country Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/e/efisiensi-rasio-profitabilitas-hasil-analisis-keua-thumb-bd88f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/e/efisiensi-rasio-profitabilitas-hasil-analisis-keua-thumb-bd88f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/e/efisiensi-rasio-profitabilitas-hasil-analisis-keua-thumb-bd88f.webp 1x" title="JURIS - Are Financial Ratios Universal? A Cross-Country Perspective" alt="JURIS - Are Financial Ratios Universal? A Cross-Country Perspective" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53340-efisiensi-rasio-profitabilitas-hasil-analisi" title="JURIS - Are Financial Ratios Universal? A Cross-Country Perspective" target="_blank">Are Financial Ratios Universal? A Cross-Country Perspective</a>: Penelitian lanjutan dapat menguji kerangka kontekstual yang diusulkan dengan data empiris kuantitatif, misalnya dengan membandingkan kemampuan prediksi rasio keuangan terhadap kinerja perusahaan di berbagai negara dan mengukur pengaruh faktor institusional serta makroekonomi secara statistik. Selain itu, studi dapat memperluas analisis ke sektor industri spesifik untuk mengevaluasi apakah sensitivitas rasio berbeda antar sektor, sehingga memberikan panduan yang lebih terperinci bagi investor dan regulator. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi dinamika temporal dengan melakukan analisis panel panjang periode, menilai bagaimana perubahan kebijakan regulasi, standar akuntansi, atau kondisi ekonomi mempengaruhi efisiensi rasio keuangan dari waktu ke waktu, serta mengidentifikasi pola adaptasi yang dapat meningkatkan keandalan interpretasi lintas negara..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa efisiensi rasio keuangan dalam penilaian kinerja perusahaan lintas negara bersifat kontekstual, dipengaruhi oleh perbedaan kerangka institusional, struktur pasar, dan kondisi makroekonomi.Temuan mengonfirmasi bahwa rasio profitabilitas, likuiditas, solvabilitas, dan berbasis pasar tidak dapat mewakili realitas ekonomi secara seragam di semua negara, sehingga interpretasinya harus disesuaikan dengan konteks nasional.Kerangka kontekstual yang diusulkan memberikan dasar analisis yang lebih hati-hati, namun generalisasinya terbatas.penelitian selanjutnya dapat memperluas pendekatan ini melalui validasi empiris, sementara praktisi disarankan mengintegrasikan diagnostik institusional dengan analisis rasio untuk mengurangi kesalahan interpretasi dalam pengambilan keputusan global
<br>Penelitian ini mengevaluasi efisiensi rasio keuangan dalam menilai kinerja perusahaan lintas negara. Meskipun rasio keuangan umum dipakai sebagai indikator ringkas profitabilitas, likuiditas, solvabilitas, dan nilai pasar, akurasi interpretasinya dapat bervariasi tergantung pada lingkungan institusional, regulasi, keuangan, dan makroekonomi. Dengan metode kualitatif berbasis tinjauan literatur, studi ini menyintesis temuan sebelumnya mengenai analisis rasio keuangan, keterbandingan laporan keuangan, efisiensi pasar, penegakan regulasi, dan stabilitas makroekonomi. Hasilnya menunjukkan bahwa rasio profitabilitas,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/e/efisiensi-rasio-profitabilitas-hasil-analisis-keua-thumb-e29e2.webp" type="image/webp" length="99712" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/efisiensi-rasio-profitabilitas-hasil-analisis-keua-thumb-e29e2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/efisiensi-rasio-profitabilitas-hasil-analisis-keua-thumb-58be1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/e/efisiensi-rasio-profitabilitas-hasil-analisis-keua-thumb-bd88f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1237-journal-stiayappimakassar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6101-journal-management-social-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hukum MutAoah Akibat Perceraian Studi Perbandingan Pemikiran ImAm an Nawaw dan Ibn azm ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hukum MutAoah Akibat Perceraian Studi Perbandingan Pemikiran ImAm an Nawaw dan Ibn azm ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hukum MutAoah Akibat Perceraian Studi Perbandingan Pemikiran ImAm an Nawaw dan Ibn azm ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53326-kontribusi-ibn-hazm-mutaoah-perceraian-imam-nawawi</link>
	<guid isPermaLink="false">f596d3d0196cb8e19ddcf04890d273d6</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 21:21:04 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ halimatus sa ]]></category>
	<category><![CDATA[ wahid hasyim ]]></category>
	<category><![CDATA[ jas merah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[halimatus,hasyim,jas,merah,sa,wahid]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat meneliti penerapan hukum MutAoah dalam putusan pengadilan perceraian di Indonesia untuk mengetahui sejauh mana pendapat Imam Nawawi dan Ibn Hazm memengaruhi praktik hukum kontemporer; penelitian ini dapat berupa analisis dokumen ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hukum MutAoah Akibat Perceraian Studi Perbandingan Pemikiran ImAm an-Nawaw dan Ibn azm: Penelitian lanjutan dapat meneliti penerapan hukum MutAoah dalam putusan pengadilan perceraian di Indonesia untuk mengetahui sejauh mana pendapat Imam Nawawi dan Ibn Hazm memengaruhi praktik hukum kontemporer; penelitian ini dapat berupa analisis dokumen putusan serta wawancara dengan hakim dan praktisi hukum. Selain itu, diperlukan kajian komparatif yang melibatkan mazhab lain seperti Hanafi, Maliki, dan Hanbali guna mengevaluasi apakah temuan tentang perbedaan metodologi istinbat tetap relevan ketika memperluas cakupan ulama, sehingga dapat menghasilkan kerangka konseptual yang lebih komprehensif. Selanjutnya, penting untuk melakukan studi empiris tentang dampak sosialAcpsikologis MutAoah terhadap perempuan yang mengalami perceraian, misalnya dengan survei kualitas hidup dan persepsi keadilan, guna menilai apakah kebijakan MutAoah memberikan manfaat yang diharapkan atau menimbulkan konsekuensi yang belum teridentifikasi. Penelitian tersebut dapat memberikan dasar bagi pembuat kebijakan dalam merumuskan peraturan yang lebih adil dan sensitif terhadap kebutuhan emosional serta materiil perempuan yang bercerai.. Imam Nawawi berpendapat bahwa hukum MutAoah bersifat kondisional, yaitu wajib bila talak terjadi sebelum dukhul dan mahar belum ditentukan, tidak wajib bila mahar sudah ditetapkan, serta pada talak setelah dukhul mengacu pada dua pandangan SyafiAoi (qaul qadm yang tidak wajib dan qaul jadd yang wajib).Sebaliknya, Imam Ibn Hazm menyatakan bahwa MutAoah wajib secara mutlak bagi setiap talak, tanpa memandang apakah terjadi sebelum atau sesudah dukhul serta tanpa memperhatikan penetapan mahar.Perbandingan ini menunjukkan perbedaan metodologis antara pendekatan tekstualAcliteral Zahiri dan pendekatan kontekstualAcgradual SyafiAoi Perdebatan mengenai kewajiban MutAoah (pemberian penghibur hati) bagi istri yang dicerai masih menyisakan disparitas pemahaman di kalangan ulama madzhab, khususnya antara pendekatan kondisional Imam Nawawi dan pendekatan universal Imam Ibn Hazm. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif metodologi istinbath kedua imam tersebut dalam menetapkan hukum mutAoah serta menemukan titik temu dan fundamental di antara keduanya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi normatifAckualitatif dengan pendekatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/0/kontribusi-ibn-hazm-mutaoah-perceraian-imam-nawawi-thumb-aa786.webp" title="JURIS - Hukum MutAoah Akibat Perceraian Studi Perbandingan Pemikiran ImAm an-Nawaw dan Ibn azm" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/kontribusi-ibn-hazm-mutaoah-perceraian-imam-nawawi-thumb-aa786.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/kontribusi-ibn-hazm-mutaoah-perceraian-imam-nawawi-thumb-aa786.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/kontribusi-ibn-hazm-mutaoah-perceraian-imam-nawawi-thumb-aa786.webp 1x" title="JURIS - Hukum MutAoah Akibat Perceraian Studi Perbandingan Pemikiran ImAm an-Nawaw dan Ibn azm" alt="JURIS - Hukum MutAoah Akibat Perceraian Studi Perbandingan Pemikiran ImAm an-Nawaw dan Ibn azm" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/kontribusi-ibn-hazm-mutaoah-perceraian-imam-nawawi-thumb-ef907.webp" title="JURIS - Hukum MutAoah Akibat Perceraian Studi Perbandingan Pemikiran ImAm an-Nawaw dan Ibn azm" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/kontribusi-ibn-hazm-mutaoah-perceraian-imam-nawawi-thumb-ef907.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/kontribusi-ibn-hazm-mutaoah-perceraian-imam-nawawi-thumb-ef907.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/kontribusi-ibn-hazm-mutaoah-perceraian-imam-nawawi-thumb-ef907.webp 1x" title="JURIS - Hukum MutAoah Akibat Perceraian Studi Perbandingan Pemikiran ImAm an-Nawaw dan Ibn azm" alt="JURIS - Hukum MutAoah Akibat Perceraian Studi Perbandingan Pemikiran ImAm an-Nawaw dan Ibn azm" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/kontribusi-ibn-hazm-mutaoah-perceraian-imam-nawawi-thumb-4fc8d.webp" title="JURIS - Hukum MutAoah Akibat Perceraian Studi Perbandingan Pemikiran ImAm an-Nawaw dan Ibn azm" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/kontribusi-ibn-hazm-mutaoah-perceraian-imam-nawawi-thumb-4fc8d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/kontribusi-ibn-hazm-mutaoah-perceraian-imam-nawawi-thumb-4fc8d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/kontribusi-ibn-hazm-mutaoah-perceraian-imam-nawawi-thumb-4fc8d.webp 1x" title="JURIS - Hukum MutAoah Akibat Perceraian Studi Perbandingan Pemikiran ImAm an-Nawaw dan Ibn azm" alt="JURIS - Hukum MutAoah Akibat Perceraian Studi Perbandingan Pemikiran ImAm an-Nawaw dan Ibn azm" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53326-kontribusi-ibn-hazm-mutaoah-perceraian-imam-nawawi" title="JURIS - Hukum MutAoah Akibat Perceraian Studi Perbandingan Pemikiran ImAm an-Nawaw dan Ibn azm" target="_blank">Hukum MutAoah Akibat Perceraian Studi Perbandingan Pemikiran ImAm an-Nawaw dan Ibn azm</a>: Penelitian lanjutan dapat meneliti penerapan hukum MutAoah dalam putusan pengadilan perceraian di Indonesia untuk mengetahui sejauh mana pendapat Imam Nawawi dan Ibn Hazm memengaruhi praktik hukum kontemporer; penelitian ini dapat berupa analisis dokumen putusan serta wawancara dengan hakim dan praktisi hukum. Selain itu, diperlukan kajian komparatif yang melibatkan mazhab lain seperti Hanafi, Maliki, dan Hanbali guna mengevaluasi apakah temuan tentang perbedaan metodologi istinbat tetap relevan ketika memperluas cakupan ulama, sehingga dapat menghasilkan kerangka konseptual yang lebih komprehensif. Selanjutnya, penting untuk melakukan studi empiris tentang dampak sosialAcpsikologis MutAoah terhadap perempuan yang mengalami perceraian, misalnya dengan survei kualitas hidup dan persepsi keadilan, guna menilai apakah kebijakan MutAoah memberikan manfaat yang diharapkan atau menimbulkan konsekuensi yang belum teridentifikasi. Penelitian tersebut dapat memberikan dasar bagi pembuat kebijakan dalam merumuskan peraturan yang lebih adil dan sensitif terhadap kebutuhan emosional serta materiil perempuan yang bercerai..
<br>Imam Nawawi berpendapat bahwa hukum MutAoah bersifat kondisional, yaitu wajib bila talak terjadi sebelum dukhul dan mahar belum ditentukan, tidak wajib bila mahar sudah ditetapkan, serta pada talak setelah dukhul mengacu pada dua pandangan SyafiAoi (qaul qadm yang tidak wajib dan qaul jadd yang wajib).Sebaliknya, Imam Ibn Hazm menyatakan bahwa MutAoah wajib secara mutlak bagi setiap talak, tanpa memandang apakah terjadi sebelum atau sesudah dukhul serta tanpa memperhatikan penetapan mahar.Perbandingan ini menunjukkan perbedaan metodologis antara pendekatan tekstualAcliteral Zahiri dan pendekatan kontekstualAcgradual SyafiAoi
<br>Perdebatan mengenai kewajiban MutAoah (pemberian penghibur hati) bagi istri yang dicerai masih menyisakan disparitas pemahaman di kalangan ulama madzhab, khususnya antara pendekatan kondisional Imam Nawawi dan pendekatan universal Imam Ibn Hazm. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif metodologi istinbath kedua imam tersebut dalam menetapkan hukum mutAoah serta menemukan titik temu dan fundamental di antara keduanya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi normatifAckualitatif dengan pendekatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/0/kontribusi-ibn-hazm-mutaoah-perceraian-imam-nawawi-thumb-4fc8d.webp" type="image/webp" length="57782" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/kontribusi-ibn-hazm-mutaoah-perceraian-imam-nawawi-thumb-aa786.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/kontribusi-ibn-hazm-mutaoah-perceraian-imam-nawawi-thumb-ef907.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/kontribusi-ibn-hazm-mutaoah-perceraian-imam-nawawi-thumb-4fc8d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2770-staidapondokkrempyang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11506-jas-merah-jurnal-hukum-ahwal-al-syakhsiyyah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perlindungan Anak Nakal Yang Dikenai Penahanan Dalam Proses Peradilan Pidana ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perlindungan Anak Nakal Yang Dikenai Penahanan Dalam Proses Peradilan Pidana ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perlindungan Anak Nakal Yang Dikenai Penahanan Dalam Proses Peradilan Pidana ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53335-penangguhan-penahanan-anak-perkara-perlindung</link>
	<guid isPermaLink="false">5ba4458fee8a4b69b98da757cc1fcb1e</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 21:20:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ahmad guspul ]]></category>
	<category><![CDATA[ adi suwondo ]]></category>
	<category><![CDATA[ uin sjech m ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adi,ahmad,guspul,m,sjech,suwondo,uin]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas program diversifikasi dibandingkan penahanan tradisional dalam mengurangi tingkat residivisme anak nakal, dengan menggunakan desain longitudinal dan sampel multiregional untuk menilai faktor-faktor ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perlindungan Anak Nakal Yang Dikenai Penahanan Dalam Proses Peradilan Pidana: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas program diversifikasi dibandingkan penahanan tradisional dalam mengurangi tingkat residivisme anak nakal, dengan menggunakan desain longitudinal dan sampel multiregional untuk menilai faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan reintegrasi. Selain itu, studi komparatif mengenai implementasi prinsip Hak Asasi Manusia dalam proses penahanan anak di berbagai provinsi Indonesia dapat mengidentifikasi variasi praktik, hambatan struktural, dan kebutuhan reformasi kebijakan yang spesifik. Terakhir, pengembangan model intervensi sosialAcpsikologis yang melibatkan keluarga, sekolah, dan komunitas dapat diuji melalui percobaan terkontrol untuk menilai dampaknya terhadap pengurangan stigma, peningkatan kesejahteraan mental, dan keberhasilan reintegrasi anak setelah masa penahanan.. UU SPPA sebagai penyempurnaan UU Peradilan Anak menjadi landasan keseluruhan pelaksanaan proses penyelesaian perkara anak yang berhadapan dengan hukum.sehingga penanganan perkara anak harus dilakukan secara profesional dengan kesiapan aparat penegak hukum, mengedepankan hakAchak anak, serta memperhatikan kebutuhan jasmani, rohani, dan keamanan anak guna menghindari stigmatisasi dan memungkinkan anak kembali ke lingkungan sosialnya secara wajar.Masalah anak merupakan masalah serius yang mempengaruhi tumbuh kembang, sehingga perlindungan hukum terhadap anak yang berkonflik dengan hukum merupakan perwujudan hak asasi yang memungkinkan anak melaksanakan hak dan kewajiban secara wajar untuk meraih masa depannya.Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan profesionalitas aparat penegak hukum serta penguatan mekanisme diversifikasi dan rehabilitasi bagi anak Indonesia sebagai negara yang meratifikasi konvensi HakAcHak Anak (Convention of the Rights of the Child), mengatur prinsip perlindungan hukum terhadap anak dan berkewajiban memberikan perlindungan khusus terhadap anak yang berkonflik dengan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis masalah penahanan terhadap anak nakal serta menganalisis prinsip perlindungan Hak Asasi Manusia dalam pelaksanaan penahanan anak agar tidak terjadi penyalahgunaan wewenang. Type penelitiannya termasuk penelitian hukum empiris karena penekanannya menelaah pada fenomena perlindungan hukum yang berkaitann dengan masalah penahanan anak, dengan menggunakan data primer dan data sekumder. Bahwa anak adalah... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/2/penangguhan-penahanan-anak-perkara-perlindungan-ke-thumb-b29ba.webp" title="JURIS - Perlindungan Anak Nakal Yang Dikenai Penahanan Dalam  Proses Peradilan Pidana" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/penangguhan-penahanan-anak-perkara-perlindungan-ke-thumb-b29ba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/penangguhan-penahanan-anak-perkara-perlindungan-ke-thumb-b29ba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/penangguhan-penahanan-anak-perkara-perlindungan-ke-thumb-b29ba.webp 1x" title="JURIS - Perlindungan Anak Nakal Yang Dikenai Penahanan Dalam  Proses Peradilan Pidana" alt="JURIS - Perlindungan Anak Nakal Yang Dikenai Penahanan Dalam  Proses Peradilan Pidana" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/2/penangguhan-penahanan-anak-perkara-perlindungan-ke-thumb-b0f37.webp" title="JURIS - Perlindungan Anak Nakal Yang Dikenai Penahanan Dalam  Proses Peradilan Pidana" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/penangguhan-penahanan-anak-perkara-perlindungan-ke-thumb-b0f37.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/penangguhan-penahanan-anak-perkara-perlindungan-ke-thumb-b0f37.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/penangguhan-penahanan-anak-perkara-perlindungan-ke-thumb-b0f37.webp 1x" title="JURIS - Perlindungan Anak Nakal Yang Dikenai Penahanan Dalam  Proses Peradilan Pidana" alt="JURIS - Perlindungan Anak Nakal Yang Dikenai Penahanan Dalam  Proses Peradilan Pidana" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/2/penangguhan-penahanan-anak-perkara-perlindungan-ke-thumb-c293b.webp" title="JURIS - Perlindungan Anak Nakal Yang Dikenai Penahanan Dalam  Proses Peradilan Pidana" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/penangguhan-penahanan-anak-perkara-perlindungan-ke-thumb-c293b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/penangguhan-penahanan-anak-perkara-perlindungan-ke-thumb-c293b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/penangguhan-penahanan-anak-perkara-perlindungan-ke-thumb-c293b.webp 1x" title="JURIS - Perlindungan Anak Nakal Yang Dikenai Penahanan Dalam  Proses Peradilan Pidana" alt="JURIS - Perlindungan Anak Nakal Yang Dikenai Penahanan Dalam  Proses Peradilan Pidana" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53335-penangguhan-penahanan-anak-perkara-perlindung" title="JURIS - Perlindungan Anak Nakal Yang Dikenai Penahanan Dalam  Proses Peradilan Pidana" target="_blank">Perlindungan Anak Nakal Yang Dikenai Penahanan Dalam  Proses Peradilan Pidana</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas program diversifikasi dibandingkan penahanan tradisional dalam mengurangi tingkat residivisme anak nakal, dengan menggunakan desain longitudinal dan sampel multiregional untuk menilai faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan reintegrasi. Selain itu, studi komparatif mengenai implementasi prinsip Hak Asasi Manusia dalam proses penahanan anak di berbagai provinsi Indonesia dapat mengidentifikasi variasi praktik, hambatan struktural, dan kebutuhan reformasi kebijakan yang spesifik. Terakhir, pengembangan model intervensi sosialAcpsikologis yang melibatkan keluarga, sekolah, dan komunitas dapat diuji melalui percobaan terkontrol untuk menilai dampaknya terhadap pengurangan stigma, peningkatan kesejahteraan mental, dan keberhasilan reintegrasi anak setelah masa penahanan..
<br>UU SPPA sebagai penyempurnaan UU Peradilan Anak menjadi landasan keseluruhan pelaksanaan proses penyelesaian perkara anak yang berhadapan dengan hukum.sehingga penanganan perkara anak harus dilakukan secara profesional dengan kesiapan aparat penegak hukum, mengedepankan hakAchak anak, serta memperhatikan kebutuhan jasmani, rohani, dan keamanan anak guna menghindari stigmatisasi dan memungkinkan anak kembali ke lingkungan sosialnya secara wajar.Masalah anak merupakan masalah serius yang mempengaruhi tumbuh kembang, sehingga perlindungan hukum terhadap anak yang berkonflik dengan hukum merupakan perwujudan hak asasi yang memungkinkan anak melaksanakan hak dan kewajiban secara wajar untuk meraih masa depannya.Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan profesionalitas aparat penegak hukum serta penguatan mekanisme diversifikasi dan rehabilitasi bagi anak
<br>Indonesia sebagai negara yang meratifikasi konvensi HakAcHak Anak (Convention of the Rights of the Child), mengatur prinsip perlindungan hukum terhadap anak dan berkewajiban memberikan perlindungan khusus terhadap anak yang berkonflik dengan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis masalah penahanan terhadap anak nakal serta menganalisis prinsip perlindungan Hak Asasi Manusia dalam pelaksanaan penahanan anak agar tidak terjadi penyalahgunaan wewenang. Type penelitiannya termasuk penelitian hukum empiris karena penekanannya menelaah pada fenomena perlindungan hukum yang berkaitann dengan masalah penahanan anak, dengan menggunakan data primer dan data sekumder. Bahwa anak adalah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/2/penangguhan-penahanan-anak-perkara-perlindungan-ke-thumb-c293b.webp" type="image/webp" length="97664" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/penangguhan-penahanan-anak-perkara-perlindungan-ke-thumb-b29ba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/penangguhan-penahanan-anak-perkara-perlindungan-ke-thumb-b0f37.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/penangguhan-penahanan-anak-perkara-perlindungan-ke-thumb-c293b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1237-journal-stiayappimakassar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6099-concept-journal-social-humanities-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Desakralisasi Mitos dan Rekayasa Spiritual Pernikahan Jilu dan Lusan Besan Dalam Adat Jawa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Desakralisasi Mitos dan Rekayasa Spiritual Pernikahan Jilu dan Lusan Besan Dalam Adat Jawa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Desakralisasi Mitos dan Rekayasa Spiritual Pernikahan Jilu dan Lusan Besan Dalam Adat Jawa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53329-mitos-jawa-pernikahan-jilu-rekayasa-spiritual-m-bu</link>
	<guid isPermaLink="false">15cc8b4014b2af5b99b130b32c8a6018</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 21:12:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ halimatus sa ]]></category>
	<category><![CDATA[ wahid hasyim ]]></category>
	<category><![CDATA[ jas merah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[halimatus,hasyim,jas,merah,sa,wahid]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat melakukan studi etnografi mendalam untuk mendokumentasikan sikap generasi muda Jawa terhadap pernikahan Jilu dan Lusan Besan, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan atau penolakan terhadap mitos tersebut; ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Desakralisasi Mitos dan Rekayasa Spiritual Pernikahan Jilu dan Lusan Besan Dalam Adat Jawa: Penelitian selanjutnya dapat melakukan studi etnografi mendalam untuk mendokumentasikan sikap generasi muda Jawa terhadap pernikahan Jilu dan Lusan Besan, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan atau penolakan terhadap mitos tersebut; selanjutnya, diperlukan penyelidikan empiris mengenai efektivitas praktik rekayasa spiritualAiseperti adopsi calon menantuAisebagai strategi untuk mengatasi larangan adat, dengan menilai dampak sosial, psikologis, dan hukum yang timbul; terakhir, dapat dirancang dan diuji program intervensi berbasis komunitas yang bertujuan melestarikan nilai positif tradisi mitos sekaligus mengurangi kepercayaan yang berpotensi merugikan, misalnya melalui pendidikan budaya interaktif, untuk menyeimbangkan pelestarian warisan budaya dengan kebutuhan modern masyarakat.. Jilu dan Lusan Besan dianggap mitos yang harus dihindari karena diyakini dapat menimbulkan bencana keluarga, seperti kesulitan ekonomi, kematian, dan konflik berkelanjutan.Meskipun sebagian masyarakat Jawa tidak mempercayai mitos tersebut, mereka tetap menjauhi pernikahan Jilu dan Lusan Besan demi menghormati perintah orang tua dan menjaga harmoni sosial.Sebagai upaya mengatasi larangan tersebut, terdapat praktik rekayasa spiritual, seperti adopsi calon menantu (mupu anak), untuk mengubah urutan hubungan keluarga Perkembangan pesat teknologi digital telah mengubah pola interaksi sosial dalam keluarga, termasuk meningkatnya prevalensi permainan daring di kalangan orang dewasa yang sudah menikah. Kecanduan permainan daring yang berlebihan oleh suami muncul sebagai tantangan signifikan bagi ketahanan keluarga, berpotensi mengganggu komunikasi pernikahan, keintiman emosional, dan tanggung jawab rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dinamika ketahanan keluarga pada rumah tangga di mana suami mengalami kecanduan permainan daring dengan menganalisis pola adaptasi keluarga dan risiko disintegrasi keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/7/mitos-jawa-pernikahan-jilu-rekayasa-spiritual-desa-thumb-01f00.webp" title="JURIS - Desakralisasi Mitos dan Rekayasa Spiritual Pernikahan Jilu dan Lusan Besan Dalam Adat Jawa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/mitos-jawa-pernikahan-jilu-rekayasa-spiritual-desa-thumb-01f00.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/mitos-jawa-pernikahan-jilu-rekayasa-spiritual-desa-thumb-01f00.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/mitos-jawa-pernikahan-jilu-rekayasa-spiritual-desa-thumb-01f00.webp 1x" title="JURIS - Desakralisasi Mitos dan Rekayasa Spiritual Pernikahan Jilu dan Lusan Besan Dalam Adat Jawa" alt="JURIS - Desakralisasi Mitos dan Rekayasa Spiritual Pernikahan Jilu dan Lusan Besan Dalam Adat Jawa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/7/mitos-jawa-pernikahan-jilu-rekayasa-spiritual-desa-thumb-c2c1f.webp" title="JURIS - Desakralisasi Mitos dan Rekayasa Spiritual Pernikahan Jilu dan Lusan Besan Dalam Adat Jawa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/mitos-jawa-pernikahan-jilu-rekayasa-spiritual-desa-thumb-c2c1f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/mitos-jawa-pernikahan-jilu-rekayasa-spiritual-desa-thumb-c2c1f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/mitos-jawa-pernikahan-jilu-rekayasa-spiritual-desa-thumb-c2c1f.webp 1x" title="JURIS - Desakralisasi Mitos dan Rekayasa Spiritual Pernikahan Jilu dan Lusan Besan Dalam Adat Jawa" alt="JURIS - Desakralisasi Mitos dan Rekayasa Spiritual Pernikahan Jilu dan Lusan Besan Dalam Adat Jawa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/7/mitos-jawa-pernikahan-jilu-rekayasa-spiritual-desa-thumb-acf3c.webp" title="JURIS - Desakralisasi Mitos dan Rekayasa Spiritual Pernikahan Jilu dan Lusan Besan Dalam Adat Jawa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/mitos-jawa-pernikahan-jilu-rekayasa-spiritual-desa-thumb-acf3c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/mitos-jawa-pernikahan-jilu-rekayasa-spiritual-desa-thumb-acf3c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/mitos-jawa-pernikahan-jilu-rekayasa-spiritual-desa-thumb-acf3c.webp 1x" title="JURIS - Desakralisasi Mitos dan Rekayasa Spiritual Pernikahan Jilu dan Lusan Besan Dalam Adat Jawa" alt="JURIS - Desakralisasi Mitos dan Rekayasa Spiritual Pernikahan Jilu dan Lusan Besan Dalam Adat Jawa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53329-mitos-jawa-pernikahan-jilu-rekayasa-spiritual-m-bu" title="JURIS - Desakralisasi Mitos dan Rekayasa Spiritual Pernikahan Jilu dan Lusan Besan Dalam Adat Jawa" target="_blank">Desakralisasi Mitos dan Rekayasa Spiritual Pernikahan Jilu dan Lusan Besan Dalam Adat Jawa</a>: Penelitian selanjutnya dapat melakukan studi etnografi mendalam untuk mendokumentasikan sikap generasi muda Jawa terhadap pernikahan Jilu dan Lusan Besan, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan atau penolakan terhadap mitos tersebut; selanjutnya, diperlukan penyelidikan empiris mengenai efektivitas praktik rekayasa spiritualAiseperti adopsi calon menantuAisebagai strategi untuk mengatasi larangan adat, dengan menilai dampak sosial, psikologis, dan hukum yang timbul; terakhir, dapat dirancang dan diuji program intervensi berbasis komunitas yang bertujuan melestarikan nilai positif tradisi mitos sekaligus mengurangi kepercayaan yang berpotensi merugikan, misalnya melalui pendidikan budaya interaktif, untuk menyeimbangkan pelestarian warisan budaya dengan kebutuhan modern masyarakat..
<br>Jilu dan Lusan Besan dianggap mitos yang harus dihindari karena diyakini dapat menimbulkan bencana keluarga, seperti kesulitan ekonomi, kematian, dan konflik berkelanjutan.Meskipun sebagian masyarakat Jawa tidak mempercayai mitos tersebut, mereka tetap menjauhi pernikahan Jilu dan Lusan Besan demi menghormati perintah orang tua dan menjaga harmoni sosial.Sebagai upaya mengatasi larangan tersebut, terdapat praktik rekayasa spiritual, seperti adopsi calon menantu (mupu anak), untuk mengubah urutan hubungan keluarga
<br>Perkembangan pesat teknologi digital telah mengubah pola interaksi sosial dalam keluarga, termasuk meningkatnya prevalensi permainan daring di kalangan orang dewasa yang sudah menikah. Kecanduan permainan daring yang berlebihan oleh suami muncul sebagai tantangan signifikan bagi ketahanan keluarga, berpotensi mengganggu komunikasi pernikahan, keintiman emosional, dan tanggung jawab rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dinamika ketahanan keluarga pada rumah tangga di mana suami mengalami kecanduan permainan daring dengan menganalisis pola adaptasi keluarga dan risiko disintegrasi keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/7/mitos-jawa-pernikahan-jilu-rekayasa-spiritual-desa-thumb-01f00.webp" type="image/webp" length="59342" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/mitos-jawa-pernikahan-jilu-rekayasa-spiritual-desa-thumb-01f00.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/mitos-jawa-pernikahan-jilu-rekayasa-spiritual-desa-thumb-c2c1f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/mitos-jawa-pernikahan-jilu-rekayasa-spiritual-desa-thumb-acf3c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2770-staidapondokkrempyang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11506-jas-merah-jurnal-hukum-ahwal-al-syakhsiyyah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Edukasi Keluarga Maslahah Bagi Masyarakat Nahdliyin ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Edukasi Keluarga Maslahah Bagi Masyarakat Nahdliyin ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Edukasi Keluarga Maslahah Bagi Masyarakat Nahdliyin ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53324-masyarakat-muslim-bajo-mobile-edukasi-keluarga-edu</link>
	<guid isPermaLink="false">1c5761f1a3faef13530acbe5b1c73613</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 21:06:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hadist ma al ]]></category>
	<category><![CDATA[ neng ulya 19 ]]></category>
	<category><![CDATA[ rizki nazlia ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[19,al,hadist,ma,nazlia,neng,rizki,ulya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari program edukasi keluarga maslahah ini terhadap perubahan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Edukasi Keluarga Maslahah Bagi Masyarakat Nahdliyin: Berdasarkan hasil penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari program edukasi keluarga maslahah ini terhadap perubahan perilaku dan praktik keluarga Nahdliyin. Penelitian ini dapat menggunakan metode kualitatif untuk mendalami pengalaman dan perspektif peserta, serta menganalisis perubahan sosial yang terjadi dalam keluarga mereka. Kedua, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan strategi komunikasi yang lebih adaptif terhadap budaya lokal dalam konteks edukasi keluarga. Hal ini penting untuk menjembatani kesenjangan antara nilai-nilai syariah dan norma tradisional, serta meningkatkan efektivitas edukasi dalam menciptakan perubahan sosial yang berkelanjutan. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran dan kontribusi perempuan dalam penguatan keluarga Nahdliyin. Dengan mempertimbangkan studi sebelumnya tentang gender equality dalam pendidikan keluarga, penelitian ini dapat menganalisis bagaimana partisipasi perempuan dalam program edukasi keluarga dapat meningkatkan ketahanan dan kesejahteraan keluarga secara keseluruhan.. Program edukasi keluarga maslahah yang dilaksanakan oleh Lembaga Kemaslahatan Keluarga PWNU Jawa Timur menunjukkan pentingnya pendekatan berbasis nilai dan kontekstual dalam upaya penguatan ketahanan keluarga masyarakat Nahdliyin.Melalui empat siklus materi yang disampaikan Aimulai dari kritik terhadap praktik sunat perempuan, penguatan spiritualitas keluarga di bulan Ramadan, urgensi kesehatan mental, hingga ketahanan ekonomi keluargaAi kegiatan ini berusaha menjawab tantangan konkret yang dihadapi oleh keluarga Muslim di Jawa Timur.Dari sisi teoretis, program ini menegaskan bahwa konsep keluarga maslahah tidak hanya dapat dipahami secara normatif-teologis, tetapi juga harus dioperasionalisasi dalam strategi edukatif dan advokatif yang relevan dengan konteks sosial masyarakat.Misalnya, pendekatan maqAid al-syarAoah dalam membahas praktik sunat perempuan memberikan legitimasi keagamaan untuk menghentikan praktik yang membahayakan perempuan.Sementara itu, integrasi antara pendekatan kesehatan mental dan nilai-nilai keagamaan menunjukkan bahwa kemaslahatan keluarga mencakup dimensi psikologis yang selama ini kurang mendapat perhatian dalam dakwah tradisional.Hasil pengabdian ini juga menegaskan bahwa untuk membangun keluarga yang tangguh, dibutuhkan kerja sama antarsektor Aibaik agama, kesehatan, maupun ekonomi.Edukasi saja tidak cukup tanpa adanya pendampingan, fasilitasi, dan kebijakan yang mendukung lingkungan sosial yang adil gender, sehat mental, dan mandiri secara ekonomi.Oleh karena itu, program ini memberikan contoh awal tentang bagaimana pendekatan partisipatif dan transformatif dalam penguatan keluarga berbasis nilai-nilai Islam dapat menjadi model strategis yang dapat direplikasi dalam konteks komunitas pesantren dan masyarakat Muslim lainnya.Dengan demikian, artikel ini menyimpulkan bahwa edukasi keluarga maslahah bukan semata-mata penguatan nilai-nilai Islam dalam keluarga, melainkan juga bentuk rekonstruksi sosial atas peran keluarga sebagai pilar perubahan masyarakat.Melalui pendekatan partisipatif, program ini mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjadi objek pembinaan, tetapi juga subjek aktif dalam membangun keluarga yang sejahtera dan maslahat secara berkelanjutan Artikel ini membahas model edukasi keluarga maslahah yang dikembangkan oleh Lembaga Kemaslahatan Keluarga Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur sebagai respons terhadap tantangan sosial yang dihadapi keluarga Nahdliyin, seperti tingginya angka perceraian, krisis kesehatan mental, dan ketahanan ekonomi yang lemah. Menggunakan pendekatan Partisipatory Action Research (PAR), artikel ini menelaah proses pelaksanaan edukasi yang terbagi dalam empat siklus tematik: sunat perempuan dalam perspektif Islam dan antropologi hukum, keluarga mindful di bulan Ramadan, kesehatan mental sebagai fondasi kemaslahatan keluarga,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/1/masyarakat-muslim-bajo-mobile-edukasi-keluarga-kes-thumb-b9c6d.webp" title="JURIS - Edukasi Keluarga Maslahah Bagi Masyarakat Nahdliyin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/masyarakat-muslim-bajo-mobile-edukasi-keluarga-kes-thumb-b9c6d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/masyarakat-muslim-bajo-mobile-edukasi-keluarga-kes-thumb-b9c6d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/masyarakat-muslim-bajo-mobile-edukasi-keluarga-kes-thumb-b9c6d.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Keluarga Maslahah Bagi Masyarakat Nahdliyin" alt="JURIS - Edukasi Keluarga Maslahah Bagi Masyarakat Nahdliyin" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/masyarakat-muslim-bajo-mobile-edukasi-keluarga-kes-thumb-fac87.webp" title="JURIS - Edukasi Keluarga Maslahah Bagi Masyarakat Nahdliyin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/masyarakat-muslim-bajo-mobile-edukasi-keluarga-kes-thumb-fac87.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/masyarakat-muslim-bajo-mobile-edukasi-keluarga-kes-thumb-fac87.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/masyarakat-muslim-bajo-mobile-edukasi-keluarga-kes-thumb-fac87.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Keluarga Maslahah Bagi Masyarakat Nahdliyin" alt="JURIS - Edukasi Keluarga Maslahah Bagi Masyarakat Nahdliyin" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/masyarakat-muslim-bajo-mobile-edukasi-keluarga-kes-thumb-3afbf.webp" title="JURIS - Edukasi Keluarga Maslahah Bagi Masyarakat Nahdliyin" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/masyarakat-muslim-bajo-mobile-edukasi-keluarga-kes-thumb-3afbf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/masyarakat-muslim-bajo-mobile-edukasi-keluarga-kes-thumb-3afbf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/masyarakat-muslim-bajo-mobile-edukasi-keluarga-kes-thumb-3afbf.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Keluarga Maslahah Bagi Masyarakat Nahdliyin" alt="JURIS - Edukasi Keluarga Maslahah Bagi Masyarakat Nahdliyin" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53324-masyarakat-muslim-bajo-mobile-edukasi-keluarga-edu" title="JURIS - Edukasi Keluarga Maslahah Bagi Masyarakat Nahdliyin" target="_blank">Edukasi Keluarga Maslahah Bagi Masyarakat Nahdliyin</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari program edukasi keluarga maslahah ini terhadap perubahan perilaku dan praktik keluarga Nahdliyin. Penelitian ini dapat menggunakan metode kualitatif untuk mendalami pengalaman dan perspektif peserta, serta menganalisis perubahan sosial yang terjadi dalam keluarga mereka. Kedua, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan strategi komunikasi yang lebih adaptif terhadap budaya lokal dalam konteks edukasi keluarga. Hal ini penting untuk menjembatani kesenjangan antara nilai-nilai syariah dan norma tradisional, serta meningkatkan efektivitas edukasi dalam menciptakan perubahan sosial yang berkelanjutan. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran dan kontribusi perempuan dalam penguatan keluarga Nahdliyin. Dengan mempertimbangkan studi sebelumnya tentang gender equality dalam pendidikan keluarga, penelitian ini dapat menganalisis bagaimana partisipasi perempuan dalam program edukasi keluarga dapat meningkatkan ketahanan dan kesejahteraan keluarga secara keseluruhan..
<br>Program edukasi keluarga maslahah yang dilaksanakan oleh Lembaga Kemaslahatan Keluarga PWNU Jawa Timur menunjukkan pentingnya pendekatan berbasis nilai dan kontekstual dalam upaya penguatan ketahanan keluarga masyarakat Nahdliyin.Melalui empat siklus materi yang disampaikan Aimulai dari kritik terhadap praktik sunat perempuan, penguatan spiritualitas keluarga di bulan Ramadan, urgensi kesehatan mental, hingga ketahanan ekonomi keluargaAi kegiatan ini berusaha menjawab tantangan konkret yang dihadapi oleh keluarga Muslim di Jawa Timur.Dari sisi teoretis, program ini menegaskan bahwa konsep keluarga maslahah tidak hanya dapat dipahami secara normatif-teologis, tetapi juga harus dioperasionalisasi dalam strategi edukatif dan advokatif yang relevan dengan konteks sosial masyarakat.Misalnya, pendekatan maqAid al-syarAoah dalam membahas praktik sunat perempuan memberikan legitimasi keagamaan untuk menghentikan praktik yang membahayakan perempuan.Sementara itu, integrasi antara pendekatan kesehatan mental dan nilai-nilai keagamaan menunjukkan bahwa kemaslahatan keluarga mencakup dimensi psikologis yang selama ini kurang mendapat perhatian dalam dakwah tradisional.Hasil pengabdian ini juga menegaskan bahwa untuk membangun keluarga yang tangguh, dibutuhkan kerja sama antarsektor Aibaik agama, kesehatan, maupun ekonomi.Edukasi saja tidak cukup tanpa adanya pendampingan, fasilitasi, dan kebijakan yang mendukung lingkungan sosial yang adil gender, sehat mental, dan mandiri secara ekonomi.Oleh karena itu, program ini memberikan contoh awal tentang bagaimana pendekatan partisipatif dan transformatif dalam penguatan keluarga berbasis nilai-nilai Islam dapat menjadi model strategis yang dapat direplikasi dalam konteks komunitas pesantren dan masyarakat Muslim lainnya.Dengan demikian, artikel ini menyimpulkan bahwa edukasi keluarga maslahah bukan semata-mata penguatan nilai-nilai Islam dalam keluarga, melainkan juga bentuk rekonstruksi sosial atas peran keluarga sebagai pilar perubahan masyarakat.Melalui pendekatan partisipatif, program ini mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjadi objek pembinaan, tetapi juga subjek aktif dalam membangun keluarga yang sejahtera dan maslahat secara berkelanjutan
<br>Artikel ini membahas model edukasi keluarga maslahah yang dikembangkan oleh Lembaga Kemaslahatan Keluarga Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur sebagai respons terhadap tantangan sosial yang dihadapi keluarga Nahdliyin, seperti tingginya angka perceraian, krisis kesehatan mental, dan ketahanan ekonomi yang lemah. Menggunakan pendekatan Partisipatory Action Research (PAR), artikel ini menelaah proses pelaksanaan edukasi yang terbagi dalam empat siklus tematik: sunat perempuan dalam perspektif Islam dan antropologi hukum, keluarga mindful di bulan Ramadan, kesehatan mental sebagai fondasi kemaslahatan keluarga,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/1/masyarakat-muslim-bajo-mobile-edukasi-keluarga-kes-thumb-3afbf.webp" type="image/webp" length="84968" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/masyarakat-muslim-bajo-mobile-edukasi-keluarga-kes-thumb-b9c6d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/masyarakat-muslim-bajo-mobile-edukasi-keluarga-kes-thumb-fac87.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/masyarakat-muslim-bajo-mobile-edukasi-keluarga-kes-thumb-3afbf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3025-stai-iu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17896-tabyin-jurnal-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Dinamika Ketahanan Rumah Tangga pada Keluarga dengan Suami Pecandu Game Online dalam Menghadapi Risiko Disintegrasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dinamika Ketahanan Rumah Tangga pada Keluarga dengan Suami Pecandu Game Online dalam Menghadapi Risiko Disintegrasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dinamika Ketahanan Rumah Tangga pada Keluarga dengan Suami Pecandu Game Online dalam Menghadapi Risiko Disintegrasi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53325-adiksi-game-intensi-era-digital-rumah</link>
	<guid isPermaLink="false">d8a1a2146722dc00195e8bf0f3dc9c08</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 20:43:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ halimatus sa ]]></category>
	<category><![CDATA[ wahid hasyim ]]></category>
	<category><![CDATA[ jas merah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[halimatus,hasyim,jas,merah,sa,wahid]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris bagaimana strategi adaptasi yang diidentifikasi, seperti komunikasi terbuka, negosiasi batasan penggunaan game, dan penguatan nilai religius, memengaruhi tingkat ketahanan rumah tangga pada keluarga ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Dinamika Ketahanan Rumah Tangga pada Keluarga dengan Suami Pecandu Game Online dalam Menghadapi Risiko Disintegrasi: Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris bagaimana strategi adaptasi yang diidentifikasi, seperti komunikasi terbuka, negosiasi batasan penggunaan game, dan penguatan nilai religius, memengaruhi tingkat ketahanan rumah tangga pada keluarga dengan suami pecandu game online, misalnya dengan melakukan survei longitudinal pada pasangan yang mengalami fenomena serupa. Selanjutnya, studi kualitatif dapat menyelidiki peran literasi digital keluarga dalam mencegah atau mengurangi dampak adiksi game, dengan mengevaluasi program pelatihan literasi digital yang dirancang khusus bagi keluarga dan mengukur perubahan perilaku serta persepsi anggota keluarga setelah intervensi. Selain itu, penelitian intervensi dapat mengeksplorasi efektivitas konseling pernikahan berbasis pendekatan psikologis dan keagamaan dalam menurunkan tingkat kecanduan game suami serta meningkatkan kesejahteraan emosional pasangan, dengan membandingkan kelompok yang menerima konseling dengan kelompok kontrol yang tidak menerima intervensi. Hasil dari tiga arah studi ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang lebih kuat untuk kebijakan dan praktik pendampingan keluarga di era digital.. Kecanduan game online pada suami mengancam ketahanan rumah tangga melalui degradasi komunikasi, pengabaian tanggung jawab ekonomi dan pengasuhan, serta eskalasi konflik emosional yang dapat berujung pada disintegrasi keluarga.Namun, beberapa keluarga berhasil mengatasi dampak tersebut dengan strategi adaptasi seperti komunikasi terbuka, negosiasi batasan penggunaan game, penguatan nilai religius, peningkatan aktivitas bersama, dan pengembangan literasi digital.Oleh karena itu, ketahanan rumah tangga di era digital memerlukan kapasitas baru untuk mengelola risiko adiksi digital secara proaktif, kolektif, dan berkelanjutan Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola interaksi sosial masyarakat secara fundamental, termasuk dalam kehidupan rumah tangga. Salah satu fenomena yang semakin sering ditemukan adalah kecanduan game online pada suami yang berdampak signifikan terhadap ketahanan keluarga. Artikel ini bertujuan menganalisis bagaimana perilaku adiktif game online memengaruhi relasi suami-istri, komunikasi keluarga, stabilitas ekonomi, serta dinamika adaptasi dan disintegrasi rumah tangga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) terhadap berbagai literatur... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/a/adiksi-game-intensi-era-digital-rumah-nilai-tukar-thumb-731ab.webp" title="JURIS - Dinamika Ketahanan Rumah Tangga pada Keluarga dengan Suami Pecandu Game Online dalam Menghadapi Risiko Disintegrasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/adiksi-game-intensi-era-digital-rumah-nilai-tukar-thumb-731ab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/adiksi-game-intensi-era-digital-rumah-nilai-tukar-thumb-731ab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/adiksi-game-intensi-era-digital-rumah-nilai-tukar-thumb-731ab.webp 1x" title="JURIS - Dinamika Ketahanan Rumah Tangga pada Keluarga dengan Suami Pecandu Game Online dalam Menghadapi Risiko Disintegrasi" alt="JURIS - Dinamika Ketahanan Rumah Tangga pada Keluarga dengan Suami Pecandu Game Online dalam Menghadapi Risiko Disintegrasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/a/adiksi-game-intensi-era-digital-rumah-nilai-tukar-thumb-ef215.webp" title="JURIS - Dinamika Ketahanan Rumah Tangga pada Keluarga dengan Suami Pecandu Game Online dalam Menghadapi Risiko Disintegrasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/adiksi-game-intensi-era-digital-rumah-nilai-tukar-thumb-ef215.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/adiksi-game-intensi-era-digital-rumah-nilai-tukar-thumb-ef215.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/adiksi-game-intensi-era-digital-rumah-nilai-tukar-thumb-ef215.webp 1x" title="JURIS - Dinamika Ketahanan Rumah Tangga pada Keluarga dengan Suami Pecandu Game Online dalam Menghadapi Risiko Disintegrasi" alt="JURIS - Dinamika Ketahanan Rumah Tangga pada Keluarga dengan Suami Pecandu Game Online dalam Menghadapi Risiko Disintegrasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/a/adiksi-game-intensi-era-digital-rumah-nilai-tukar-thumb-44e33.webp" title="JURIS - Dinamika Ketahanan Rumah Tangga pada Keluarga dengan Suami Pecandu Game Online dalam Menghadapi Risiko Disintegrasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/adiksi-game-intensi-era-digital-rumah-nilai-tukar-thumb-44e33.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/adiksi-game-intensi-era-digital-rumah-nilai-tukar-thumb-44e33.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/adiksi-game-intensi-era-digital-rumah-nilai-tukar-thumb-44e33.webp 1x" title="JURIS - Dinamika Ketahanan Rumah Tangga pada Keluarga dengan Suami Pecandu Game Online dalam Menghadapi Risiko Disintegrasi" alt="JURIS - Dinamika Ketahanan Rumah Tangga pada Keluarga dengan Suami Pecandu Game Online dalam Menghadapi Risiko Disintegrasi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53325-adiksi-game-intensi-era-digital-rumah" title="JURIS - Dinamika Ketahanan Rumah Tangga pada Keluarga dengan Suami Pecandu Game Online dalam Menghadapi Risiko Disintegrasi" target="_blank">Dinamika Ketahanan Rumah Tangga pada Keluarga dengan Suami Pecandu Game Online dalam Menghadapi Risiko Disintegrasi</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris bagaimana strategi adaptasi yang diidentifikasi, seperti komunikasi terbuka, negosiasi batasan penggunaan game, dan penguatan nilai religius, memengaruhi tingkat ketahanan rumah tangga pada keluarga dengan suami pecandu game online, misalnya dengan melakukan survei longitudinal pada pasangan yang mengalami fenomena serupa. Selanjutnya, studi kualitatif dapat menyelidiki peran literasi digital keluarga dalam mencegah atau mengurangi dampak adiksi game, dengan mengevaluasi program pelatihan literasi digital yang dirancang khusus bagi keluarga dan mengukur perubahan perilaku serta persepsi anggota keluarga setelah intervensi. Selain itu, penelitian intervensi dapat mengeksplorasi efektivitas konseling pernikahan berbasis pendekatan psikologis dan keagamaan dalam menurunkan tingkat kecanduan game suami serta meningkatkan kesejahteraan emosional pasangan, dengan membandingkan kelompok yang menerima konseling dengan kelompok kontrol yang tidak menerima intervensi. Hasil dari tiga arah studi ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang lebih kuat untuk kebijakan dan praktik pendampingan keluarga di era digital..
<br>Kecanduan game online pada suami mengancam ketahanan rumah tangga melalui degradasi komunikasi, pengabaian tanggung jawab ekonomi dan pengasuhan, serta eskalasi konflik emosional yang dapat berujung pada disintegrasi keluarga.Namun, beberapa keluarga berhasil mengatasi dampak tersebut dengan strategi adaptasi seperti komunikasi terbuka, negosiasi batasan penggunaan game, penguatan nilai religius, peningkatan aktivitas bersama, dan pengembangan literasi digital.Oleh karena itu, ketahanan rumah tangga di era digital memerlukan kapasitas baru untuk mengelola risiko adiksi digital secara proaktif, kolektif, dan berkelanjutan
<br>Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola interaksi sosial masyarakat secara fundamental, termasuk dalam kehidupan rumah tangga. Salah satu fenomena yang semakin sering ditemukan adalah kecanduan game online pada suami yang berdampak signifikan terhadap ketahanan keluarga. Artikel ini bertujuan menganalisis bagaimana perilaku adiktif game online memengaruhi relasi suami-istri, komunikasi keluarga, stabilitas ekonomi, serta dinamika adaptasi dan disintegrasi rumah tangga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) terhadap berbagai literatur...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/a/adiksi-game-intensi-era-digital-rumah-nilai-tukar-thumb-731ab.webp" type="image/webp" length="73810" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/adiksi-game-intensi-era-digital-rumah-nilai-tukar-thumb-731ab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/adiksi-game-intensi-era-digital-rumah-nilai-tukar-thumb-ef215.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/adiksi-game-intensi-era-digital-rumah-nilai-tukar-thumb-44e33.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2770-staidapondokkrempyang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11506-jas-merah-jurnal-hukum-ahwal-al-syakhsiyyah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Nilai Niai Spiritua Program Pesantren Kilat Pondok Pesantren Siroju Haromain Pongangan Indah Manyar Gresik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Nilai Niai Spiritua Program Pesantren Kilat Pondok Pesantren Siroju Haromain Pongangan Indah Manyar Gresik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Nilai Niai Spiritua Program Pesantren Kilat Pondok Pesantren Siroju Haromain Pongangan Indah Manyar Gresik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53321-program-pesantren-endowment-tua-wisata-ala</link>
	<guid isPermaLink="false">09111ad8a61aacb837319f2d3baec1a8</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 20:18:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hadist ma al ]]></category>
	<category><![CDATA[ neng ulya 19 ]]></category>
	<category><![CDATA[ rizki nazlia ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[19,al,hadist,ma,nazlia,neng,rizki,ulya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas program pesantren kilat dalam meningkatkan nilai-nilai spiritual santri, terutama dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan Nilai-Niai Spiritua Program Pesantren Kilat Pondok Pesantren Siroju Haromain Pongangan Indah Manyar Gresik: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas program pesantren kilat dalam meningkatkan nilai-nilai spiritual santri, terutama dalam hal pemahaman dan pengamalan ajaran agama Islam. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi lain yang dapat diterapkan dalam program pesantren kilat untuk menanamkan nilai-nilai spiritual, seperti penggunaan media pembelajaran yang inovatif dan menarik. Ketiga, penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis dampak jangka panjang program pesantren kilat terhadap perkembangan spiritual santri, baik dalam hal perilaku, sikap, maupun nilai-nilai yang mereka anut.. Pondok Pesantren Sirojul Haromain menyelenggarakan program pesantren kilat dengan fokus utama menanamkan nilai-nilai spiritual kepada para santrinya.Program ini menekankan pada tiga aspek utama yakni.dengan menanamkan tauhid sebagai pondasi keimanan, membiasakan ibadah wajib dan sunnah, serta menumbuhkan sifat ikhlas dalam menerima ketentuan Allah SWT dan memberikan ketenangan bagi diri sendiri dan orang lain.Dengan Menjadikan syariat sebagai pedoman fundamental dalam beribadah dan menentukan sah atau tidaknya sebuah ibadah, memberikan materi Fiqih ibadah seperti tata cara berwudhu dan sholat yang benar sesuai syariat Islam, serta membantu santri memahami makna dan tujuan di balik setiap ibadah, sehingga mereka dapat menjalankannya dengan khusyu' dan keikhlasan.Ketiga, nilai-nilai Karakter dengan menanamkan akhlak mulia sebagai pelengkap penguasaan ilmu agama, dan memperkuat citra santri sebagai individu yang berakhak mulia di mata masyarakat.Pondok Pesantren Sirojul Haromain memiliki strategi yang matang untuk menanamkan nilai-nilai spiritual kepada para santrinya dalam program pesantren kilat.Strategi ini difokuskan pada tiga aspek utama.Pertama, Kegiatan keagamaan yang terstruktur dan terjadwal, kedua, Pembelajaran keagamaan yang sistematis, Ketiga, Pengajar dan pembimbing yang sabar dan telaten Dalam Islam, ilmu pengetahuan dan pendidikan memiliki kedudukan yang tinggi. Islam tidak menganggap belajar hanya sebagai hak, tetapi lebih dari itu, yaitu sebagai sebuah kewajiban. Tujuan dari penyelenggaraan pesantren Kilat adalah untuk mendalami, memantapkan dan meningkatkan penghayatan dan pengamalan ajaran agama Islam, terutama dalam hal mu fiqih, Ketauhidan, Sejarah Islam, Akhaqu Karimah dan juga Ahussunnah wa Jama'ah. Dan juga menerapkan ubudiyah pengamalan ajaran agama Islam dalam kehidupan sehari-hari dalam rangka membentuk mental spiritual yang tangguh, memiliki kepribadian yang kokoh dan mampu menghadapi berbagai tantangan.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/7/program-pesantren-endowment-tua-wisata-alam-santri-thumb-626fb.webp" title="JURIS - Pengembangan Nilai-Niai Spiritua Program Pesantren Kilat Pondok Pesantren Siroju Haromain Pongangan Indah Manyar Gresik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/program-pesantren-endowment-tua-wisata-alam-santri-thumb-626fb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/program-pesantren-endowment-tua-wisata-alam-santri-thumb-626fb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/program-pesantren-endowment-tua-wisata-alam-santri-thumb-626fb.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Nilai-Niai Spiritua Program Pesantren Kilat Pondok Pesantren Siroju Haromain Pongangan Indah Manyar Gresik" alt="JURIS - Pengembangan Nilai-Niai Spiritua Program Pesantren Kilat Pondok Pesantren Siroju Haromain Pongangan Indah Manyar Gresik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/7/program-pesantren-endowment-tua-wisata-alam-santri-thumb-d1198.webp" title="JURIS - Pengembangan Nilai-Niai Spiritua Program Pesantren Kilat Pondok Pesantren Siroju Haromain Pongangan Indah Manyar Gresik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/program-pesantren-endowment-tua-wisata-alam-santri-thumb-d1198.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/program-pesantren-endowment-tua-wisata-alam-santri-thumb-d1198.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/program-pesantren-endowment-tua-wisata-alam-santri-thumb-d1198.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Nilai-Niai Spiritua Program Pesantren Kilat Pondok Pesantren Siroju Haromain Pongangan Indah Manyar Gresik" alt="JURIS - Pengembangan Nilai-Niai Spiritua Program Pesantren Kilat Pondok Pesantren Siroju Haromain Pongangan Indah Manyar Gresik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/7/program-pesantren-endowment-tua-wisata-alam-santri-thumb-248b8.webp" title="JURIS - Pengembangan Nilai-Niai Spiritua Program Pesantren Kilat Pondok Pesantren Siroju Haromain Pongangan Indah Manyar Gresik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/program-pesantren-endowment-tua-wisata-alam-santri-thumb-248b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/program-pesantren-endowment-tua-wisata-alam-santri-thumb-248b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/program-pesantren-endowment-tua-wisata-alam-santri-thumb-248b8.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Nilai-Niai Spiritua Program Pesantren Kilat Pondok Pesantren Siroju Haromain Pongangan Indah Manyar Gresik" alt="JURIS - Pengembangan Nilai-Niai Spiritua Program Pesantren Kilat Pondok Pesantren Siroju Haromain Pongangan Indah Manyar Gresik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53321-program-pesantren-endowment-tua-wisata-ala" title="JURIS - Pengembangan Nilai-Niai Spiritua Program Pesantren Kilat Pondok Pesantren Siroju Haromain Pongangan Indah Manyar Gresik" target="_blank">Pengembangan Nilai-Niai Spiritua Program Pesantren Kilat Pondok Pesantren Siroju Haromain Pongangan Indah Manyar Gresik</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas program pesantren kilat dalam meningkatkan nilai-nilai spiritual santri, terutama dalam hal pemahaman dan pengamalan ajaran agama Islam. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi lain yang dapat diterapkan dalam program pesantren kilat untuk menanamkan nilai-nilai spiritual, seperti penggunaan media pembelajaran yang inovatif dan menarik. Ketiga, penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis dampak jangka panjang program pesantren kilat terhadap perkembangan spiritual santri, baik dalam hal perilaku, sikap, maupun nilai-nilai yang mereka anut..
<br>Pondok Pesantren Sirojul Haromain menyelenggarakan program pesantren kilat dengan fokus utama menanamkan nilai-nilai spiritual kepada para santrinya.Program ini menekankan pada tiga aspek utama yakni.dengan menanamkan tauhid sebagai pondasi keimanan, membiasakan ibadah wajib dan sunnah, serta menumbuhkan sifat ikhlas dalam menerima ketentuan Allah SWT dan memberikan ketenangan bagi diri sendiri dan orang lain.Dengan Menjadikan syariat sebagai pedoman fundamental dalam beribadah dan menentukan sah atau tidaknya sebuah ibadah, memberikan materi Fiqih ibadah seperti tata cara berwudhu dan sholat yang benar sesuai syariat Islam, serta membantu santri memahami makna dan tujuan di balik setiap ibadah, sehingga mereka dapat menjalankannya dengan khusyu' dan keikhlasan.Ketiga, nilai-nilai Karakter dengan menanamkan akhlak mulia sebagai pelengkap penguasaan ilmu agama, dan memperkuat citra santri sebagai individu yang berakhak mulia di mata masyarakat.Pondok Pesantren Sirojul Haromain memiliki strategi yang matang untuk menanamkan nilai-nilai spiritual kepada para santrinya dalam program pesantren kilat.Strategi ini difokuskan pada tiga aspek utama.Pertama, Kegiatan keagamaan yang terstruktur dan terjadwal, kedua, Pembelajaran keagamaan yang sistematis, Ketiga, Pengajar dan pembimbing yang sabar dan telaten
<br>Dalam Islam, ilmu pengetahuan dan pendidikan memiliki kedudukan yang tinggi. Islam tidak menganggap belajar hanya sebagai hak, tetapi lebih dari itu, yaitu sebagai sebuah kewajiban. Tujuan dari penyelenggaraan pesantren Kilat adalah untuk mendalami, memantapkan dan meningkatkan penghayatan dan pengamalan ajaran agama Islam, terutama dalam hal mu fiqih, Ketauhidan, Sejarah Islam, Akhaqu Karimah dan juga Ahussunnah wa Jama'ah. Dan juga menerapkan ubudiyah pengamalan ajaran agama Islam dalam kehidupan sehari-hari dalam rangka membentuk mental spiritual yang tangguh, memiliki kepribadian yang kokoh dan mampu menghadapi berbagai tantangan....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/7/program-pesantren-endowment-tua-wisata-alam-santri-thumb-626fb.webp" type="image/webp" length="73492" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/program-pesantren-endowment-tua-wisata-alam-santri-thumb-626fb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/program-pesantren-endowment-tua-wisata-alam-santri-thumb-d1198.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/program-pesantren-endowment-tua-wisata-alam-santri-thumb-248b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3025-stai-iu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17896-tabyin-jurnal-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Smart City di Indonesia Analisis Bibliometrik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Smart City di Indonesia Analisis Bibliometrik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Smart City di Indonesia Analisis Bibliometrik ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53338-smart-city-bandung-analisis-bibliometri</link>
	<guid isPermaLink="false">8c23841af7d694eb1249ea7710eed9cc</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 20:11:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ smart city ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[city,smart,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memperluas basis data dengan menggabungkan hasil dari Google Scholar, ResearchGate, dan basis data regional untuk mengevaluasi apakah pola fluktuasi publikasi tetap konsisten di luar Scopus. Selanjutnya, studi dapat melakukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Smart City di Indonesia : Analisis Bibliometrik: Penelitian selanjutnya dapat memperluas basis data dengan menggabungkan hasil dari Google Scholar, ResearchGate, dan basis data regional untuk mengevaluasi apakah pola fluktuasi publikasi tetap konsisten di luar Scopus. Selanjutnya, studi dapat melakukan analisis tematik mendalam pada masingAcmasing 12 klaster yang teridentifikasi, guna mengungkap faktor pendorong dan hambatan implementasi smart city di konteks sosial, ekonomi, dan teknologi masingAcmasing wilayah Indonesia. Akhirnya, penelitian dapat merancang model evaluasi longitudinal yang mengaitkan hasil bibliometrik dengan indikator kebijakan dan infrastruktur smart city aktual, sehingga memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih terarah bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan.. Analisis menunjukkan fluktuasi signifikan dalam tren publikasi smart city di Indonesia selama periode 2013Ac2024, dengan puncak tertinggi pada tahun 2019.Artikel dengan sitasi terbanyak adalah AuStrengthening waste recycling industry in Malang (Indonesia).Lessons from waste management in the era of Industry 4.0Ay, dan Universitas Gadjah Mada muncul sebagai institusi paling produktif dengan 70 publikasi.Penelitian ini terbatas pada data Scopus, sehingga integrasi sumber data lain seperti Google Scholar dan ResearchGate diperlukan untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif Smart city atau kota cerdas menjadi tren sebagai pendekatan inovatif untuk mengatasi masalah perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren publikasi penelitian mengenai smart city di Indonesia dengan pendekatan analisis bibliometrik. Artikel-artikel yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh data scopus. Dari 131 artikel yang ditemukan dalam database scopus antara tahun 2013 hingga 2024. Artikel yang terpilih kemudian dikelola menggunakan software biblioshiny dan Vosviewer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa publikasi terkait smart city mengalami fluktuasi dari 10 tahun... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/7/smart-city-bandung-analisis-bibliometrik-tren-publ-thumb-25156.webp" title="JURIS - Smart City di Indonesia : Analisis Bibliometrik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/smart-city-bandung-analisis-bibliometrik-tren-publ-thumb-25156.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/smart-city-bandung-analisis-bibliometrik-tren-publ-thumb-25156.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/smart-city-bandung-analisis-bibliometrik-tren-publ-thumb-25156.webp 1x" title="JURIS - Smart City di Indonesia : Analisis Bibliometrik" alt="JURIS - Smart City di Indonesia : Analisis Bibliometrik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/smart-city-bandung-analisis-bibliometrik-tren-publ-thumb-99139.webp" title="JURIS - Smart City di Indonesia : Analisis Bibliometrik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/smart-city-bandung-analisis-bibliometrik-tren-publ-thumb-99139.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/smart-city-bandung-analisis-bibliometrik-tren-publ-thumb-99139.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/smart-city-bandung-analisis-bibliometrik-tren-publ-thumb-99139.webp 1x" title="JURIS - Smart City di Indonesia : Analisis Bibliometrik" alt="JURIS - Smart City di Indonesia : Analisis Bibliometrik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/smart-city-bandung-analisis-bibliometrik-tren-publ-thumb-a4c6b.webp" title="JURIS - Smart City di Indonesia : Analisis Bibliometrik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/smart-city-bandung-analisis-bibliometrik-tren-publ-thumb-a4c6b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/smart-city-bandung-analisis-bibliometrik-tren-publ-thumb-a4c6b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/smart-city-bandung-analisis-bibliometrik-tren-publ-thumb-a4c6b.webp 1x" title="JURIS - Smart City di Indonesia : Analisis Bibliometrik" alt="JURIS - Smart City di Indonesia : Analisis Bibliometrik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53338-smart-city-bandung-analisis-bibliometri" title="JURIS - Smart City di Indonesia : Analisis Bibliometrik" target="_blank">Smart City di Indonesia : Analisis Bibliometrik</a>: Penelitian selanjutnya dapat memperluas basis data dengan menggabungkan hasil dari Google Scholar, ResearchGate, dan basis data regional untuk mengevaluasi apakah pola fluktuasi publikasi tetap konsisten di luar Scopus. Selanjutnya, studi dapat melakukan analisis tematik mendalam pada masingAcmasing 12 klaster yang teridentifikasi, guna mengungkap faktor pendorong dan hambatan implementasi smart city di konteks sosial, ekonomi, dan teknologi masingAcmasing wilayah Indonesia. Akhirnya, penelitian dapat merancang model evaluasi longitudinal yang mengaitkan hasil bibliometrik dengan indikator kebijakan dan infrastruktur smart city aktual, sehingga memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih terarah bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan..
<br>Analisis menunjukkan fluktuasi signifikan dalam tren publikasi smart city di Indonesia selama periode 2013Ac2024, dengan puncak tertinggi pada tahun 2019.Artikel dengan sitasi terbanyak adalah AuStrengthening waste recycling industry in Malang (Indonesia).Lessons from waste management in the era of Industry 4.0Ay, dan Universitas Gadjah Mada muncul sebagai institusi paling produktif dengan 70 publikasi.Penelitian ini terbatas pada data Scopus, sehingga integrasi sumber data lain seperti Google Scholar dan ResearchGate diperlukan untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif
<br>Smart city atau kota cerdas menjadi tren sebagai pendekatan inovatif untuk mengatasi masalah perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren publikasi penelitian mengenai smart city di Indonesia dengan pendekatan analisis bibliometrik. Artikel-artikel yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh data scopus. Dari 131 artikel yang ditemukan dalam database scopus antara tahun 2013 hingga 2024. Artikel yang terpilih kemudian dikelola menggunakan software biblioshiny dan Vosviewer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa publikasi terkait smart city mengalami fluktuasi dari 10 tahun...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/7/smart-city-bandung-analisis-bibliometrik-tren-publ-thumb-99139.webp" type="image/webp" length="82820" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/smart-city-bandung-analisis-bibliometrik-tren-publ-thumb-25156.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/smart-city-bandung-analisis-bibliometrik-tren-publ-thumb-99139.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/smart-city-bandung-analisis-bibliometrik-tren-publ-thumb-a4c6b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1237-journal-stiayappimakassar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6101-journal-management-social-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ STRATEGI IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Studi Kasus di SMPN 1 Purwosari ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ STRATEGI IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Studi Kasus di SMPN 1 Purwosari ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ STRATEGI IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Studi Kasus di SMPN 1 Purwosari ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53322-kreatif-siswa-pai-analisis-strategi-guru-kompetens</link>
	<guid isPermaLink="false">f6892bbb209f30d908c84eff5e01f970</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 19:34:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hadist ma al ]]></category>
	<category><![CDATA[ neng ulya 19 ]]></category>
	<category><![CDATA[ rizki nazlia ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[19,al,hadist,ma,nazlia,neng,rizki,ulya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas implementasi kurikulum merdeka belajar dalam pembelajaran PAI, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai strategi-strategi pembelajaran yang efektif. Penelitian ini dapat fokus pada pengembangan metode-metode pembelajaran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - STRATEGI IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (Studi Kasus di SMPN 1 Purwosari): Untuk meningkatkan kualitas implementasi kurikulum merdeka belajar dalam pembelajaran PAI, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai strategi-strategi pembelajaran yang efektif. Penelitian ini dapat fokus pada pengembangan metode-metode pembelajaran yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan siswa, serta bagaimana metode-metode tersebut dapat diterapkan dalam kurikulum merdeka. Selain itu, penting juga untuk mengeksplorasi peran teknologi dalam mendukung implementasi kurikulum merdeka, terutama dalam hal akses terhadap sumber belajar dan interaksi antara guru, siswa, dan komunitas belajar. Penelitian lanjutan juga dapat menyelidiki dampak implementasi kurikulum merdeka terhadap profil siswa Pancasila dan bagaimana kurikulum ini dapat membantu dalam pembentukan karakter dan kompetensi global siswa.. Guru juga perlu harus memahami kurikulum merdeka ini yaitu dengan cara mengadakan workshop dengan tujuan agar guru di SMPN 1 Purwosari dapat memahami kurikulum terhadap suatu pembelajaran.Selain itu Platform Mengajar Merdeka mendukung kurikulum mandiri, terutama dalam pembelajaran PAI, dengan mendukung jaminan dan tunjangan jam kerja guru.Melalui Platform Mengajar Merdeka, Guru PAI mendapatkan inspirasi, referensi, literasi, dan pemahaman tentang penerapan Kurikulum Mandiri.Metode pembelajaran yang dibutuhkan oleh guru PAI di SMPN 1 Purwosari yang menggunakan metode proyek Siswa di SMPN 1 Purwosari memiliki kesempatan untuk melihat, mengembangkan pemikiran, dan bekerja sama sesuai dengan ketertarikan dan kemampuan mereka.Siswa PAI harus memahami materi pembelajaran bukan hanya dengan mendengarkan guru, tetapi juga aktif berpartisipasi dalam proses pembelajaran.Karena materi ini membutuhkan praktik langsung untuk memudahkan siswa memahaminya, model pembelajaran ini umumnya digunakan dalam pembelajaran PAI di sekolah SMPN 1 Purwosari adalah sekolah yang sudah menerapkan kurikulum merdeka belajar. Implementasi kurikulum berarti penerapan kurikulum dalam proses pembelajaran yang dapat memberi pengaruh terhadap perubahan perilaku peserta didik. Mengimplementasikan kurikulum secara efektif, diperlukan kesiapan guru, baik kesiapan administrasi pembelajaran, maupun kesiapan mental. Khusunya di SMPN 1 Purwosari ini menggunakan kurikulum merdeka, namun para murid dan guru masih belum menguasai kurikulum merdeka tersebut. Maka diperlukan dengan adanya strategi guru dalam pengimplementasian kurikulum merdeka belajar. Tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan (1) Iimplementasi kurikulum merdeka belajar dalam pembelajaran PAI (2) Strategi pembelajaran Guru PAI dalam implementasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/c/kreatif-siswa-pai-analisis-strategi-guru-kompetens-thumb-714fe.webp" title="JURIS - STRATEGI IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (Studi Kasus di SMPN 1 Purwosari)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/kreatif-siswa-pai-analisis-strategi-guru-kompetens-thumb-714fe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/kreatif-siswa-pai-analisis-strategi-guru-kompetens-thumb-714fe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/kreatif-siswa-pai-analisis-strategi-guru-kompetens-thumb-714fe.webp 1x" title="JURIS - STRATEGI IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (Studi Kasus di SMPN 1 Purwosari)" alt="JURIS - STRATEGI IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (Studi Kasus di SMPN 1 Purwosari)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/kreatif-siswa-pai-analisis-strategi-guru-kompetens-thumb-a48e8.webp" title="JURIS - STRATEGI IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (Studi Kasus di SMPN 1 Purwosari)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/kreatif-siswa-pai-analisis-strategi-guru-kompetens-thumb-a48e8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/kreatif-siswa-pai-analisis-strategi-guru-kompetens-thumb-a48e8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/kreatif-siswa-pai-analisis-strategi-guru-kompetens-thumb-a48e8.webp 1x" title="JURIS - STRATEGI IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (Studi Kasus di SMPN 1 Purwosari)" alt="JURIS - STRATEGI IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (Studi Kasus di SMPN 1 Purwosari)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/kreatif-siswa-pai-analisis-strategi-guru-kompetens-thumb-1b251.webp" title="JURIS - STRATEGI IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (Studi Kasus di SMPN 1 Purwosari)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/kreatif-siswa-pai-analisis-strategi-guru-kompetens-thumb-1b251.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/kreatif-siswa-pai-analisis-strategi-guru-kompetens-thumb-1b251.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/kreatif-siswa-pai-analisis-strategi-guru-kompetens-thumb-1b251.webp 1x" title="JURIS - STRATEGI IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (Studi Kasus di SMPN 1 Purwosari)" alt="JURIS - STRATEGI IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (Studi Kasus di SMPN 1 Purwosari)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53322-kreatif-siswa-pai-analisis-strategi-guru-kompetens" title="JURIS - STRATEGI IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (Studi Kasus di SMPN 1 Purwosari)" target="_blank">STRATEGI IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (Studi Kasus di SMPN 1 Purwosari)</a>: Untuk meningkatkan kualitas implementasi kurikulum merdeka belajar dalam pembelajaran PAI, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai strategi-strategi pembelajaran yang efektif. Penelitian ini dapat fokus pada pengembangan metode-metode pembelajaran yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan siswa, serta bagaimana metode-metode tersebut dapat diterapkan dalam kurikulum merdeka. Selain itu, penting juga untuk mengeksplorasi peran teknologi dalam mendukung implementasi kurikulum merdeka, terutama dalam hal akses terhadap sumber belajar dan interaksi antara guru, siswa, dan komunitas belajar. Penelitian lanjutan juga dapat menyelidiki dampak implementasi kurikulum merdeka terhadap profil siswa Pancasila dan bagaimana kurikulum ini dapat membantu dalam pembentukan karakter dan kompetensi global siswa..
<br>Guru juga perlu harus memahami kurikulum merdeka ini yaitu dengan cara mengadakan workshop dengan tujuan agar guru di SMPN 1 Purwosari dapat memahami kurikulum terhadap suatu pembelajaran.Selain itu Platform Mengajar Merdeka mendukung kurikulum mandiri, terutama dalam pembelajaran PAI, dengan mendukung jaminan dan tunjangan jam kerja guru.Melalui Platform Mengajar Merdeka, Guru PAI mendapatkan inspirasi, referensi, literasi, dan pemahaman tentang penerapan Kurikulum Mandiri.Metode pembelajaran yang dibutuhkan oleh guru PAI di SMPN 1 Purwosari yang menggunakan metode proyek Siswa di SMPN 1 Purwosari memiliki kesempatan untuk melihat, mengembangkan pemikiran, dan bekerja sama sesuai dengan ketertarikan dan kemampuan mereka.Siswa PAI harus memahami materi pembelajaran bukan hanya dengan mendengarkan guru, tetapi juga aktif berpartisipasi dalam proses pembelajaran.Karena materi ini membutuhkan praktik langsung untuk memudahkan siswa memahaminya, model pembelajaran ini umumnya digunakan dalam pembelajaran PAI di sekolah
<br>SMPN 1 Purwosari adalah sekolah yang sudah menerapkan kurikulum merdeka belajar. Implementasi kurikulum berarti penerapan kurikulum dalam proses pembelajaran yang dapat memberi pengaruh terhadap perubahan perilaku peserta didik. Mengimplementasikan kurikulum secara efektif, diperlukan kesiapan guru, baik kesiapan administrasi pembelajaran, maupun kesiapan mental. Khusunya di SMPN 1 Purwosari ini menggunakan kurikulum merdeka, namun para murid dan guru masih belum menguasai kurikulum merdeka tersebut. Maka diperlukan dengan adanya strategi guru dalam pengimplementasian kurikulum merdeka belajar. Tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan (1) Iimplementasi kurikulum merdeka belajar dalam pembelajaran PAI (2) Strategi pembelajaran Guru PAI dalam implementasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/c/kreatif-siswa-pai-analisis-strategi-guru-kompetens-thumb-a48e8.webp" type="image/webp" length="80272" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/kreatif-siswa-pai-analisis-strategi-guru-kompetens-thumb-714fe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/kreatif-siswa-pai-analisis-strategi-guru-kompetens-thumb-a48e8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/kreatif-siswa-pai-analisis-strategi-guru-kompetens-thumb-1b251.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3025-stai-iu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17896-tabyin-jurnal-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Revitalization of Islamic Education Adaptive Strategies in Facing the Currents of Global Modernization ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Revitalization of Islamic Education Adaptive Strategies in Facing the Currents of Global Modernization ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Revitalization of Islamic Education Adaptive Strategies in Facing the Currents of Global Modernization ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53323-nilai-spiritual-islam-lembaga-pendidikan-kolaboras</link>
	<guid isPermaLink="false">246f4a4e7d443fed3fa07a4b91fc9d29</guid>
	<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 18:30:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ hadist ma al ]]></category>
	<category><![CDATA[ neng ulya 19 ]]></category>
	<category><![CDATA[ rizki nazlia ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[19,al,hadist,ma,nazlia,neng,rizki,ulya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat meneliti secara empiris bagaimana penerapan kurikulum integratif antara ilmu agama dan sains memengaruhi prestasi akademik dan perkembangan karakter siswa di sekolah-sekolah Islam, dengan menggunakan desain kuasiAceksperimental ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Revitalization of Islamic Education: Adaptive Strategies in Facing the Currents of Global Modernization: Penelitian lanjutan dapat meneliti secara empiris bagaimana penerapan kurikulum integratif antara ilmu agama dan sains memengaruhi prestasi akademik dan perkembangan karakter siswa di sekolah-sekolah Islam, dengan menggunakan desain kuasiAceksperimental dan pengukuran longitudinal. Selain itu, penting untuk menyelidiki faktor-faktor penghambat dan pendukung literasi digital guru dalam konteks pendidikan Islam, termasuk tingkat kompetensi teknologi, motivasi, serta dukungan institusional, sehingga dapat dirumuskan program pelatihan yang efektif. Selanjutnya, studi komparatif mengenai model kepemimpinan institusional yang transformatif dapat mengevaluasi dampaknya terhadap kemampuan lembaga pendidikan Islam dalam mengimplementasikan perubahan struktural, inovasi pedagogi, dan kolaborasi lintas sektor, guna menilai strategi terbaik untuk meningkatkan adaptabilitas dan keberlanjutan sistem pendidikan.. Revitalisasi pendidikan Islam dalam menghadapi arus modernisasi global merupakan keniscayaan yang tidak dapat ditunda.Pendidikan Islam memiliki potensi besar untuk menjawab tantangan zaman melalui pembaruan kurikulum integratif, transformasi pedagogi berbasis teknologi, penguatan peran guru dan kepemimpinan lembaga, serta reorientasi nilai dan visi pendidikan.Adaptasi teknologi, penguatan nilai spiritual, dan kepemimpinan transformatif menjadi kunci keberlanjutan fungsi pendidikan Islam sebagai pembentuk insan kamil di era globalisasi Penelitian ini membahas upaya revitalisasi pendidikan Islam dalam menghadapi tantangan modernisasi global yang semakin kompleks. Modernisasi yang ditandai oleh kemajuan teknologi, globalisasi budaya, dan pergeseran nilai sosial, menuntut sistem pendidikan Islam untuk bersikap adaptif tanpa kehilangan karakter nilai-nilai keislaman. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan, artikel ini menguraikan strategi-strategi adaptif yang dapat diterapkan oleh lembaga pendidikan Islam, termasuk rekonstruksi kurikulum yang integratif, transformasi pedagogi berbasis teknologi, penguatan peran guru dan kepemimpinan lembaga, serta reorientasi nilai dan visi pendidikan Islam. Temuan menunjukkan bahwa pendidikan Islam memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan transformatif dalam membentuk generasi muslim yang unggul, moderat, dan berdaya saing... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/a/nilai-spiritual-islam-lembaga-pendidikan-kolaboras-thumb-906e1.webp" title="JURIS - Revitalization of Islamic Education: Adaptive Strategies in Facing the Currents of Global Modernization" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/nilai-spiritual-islam-lembaga-pendidikan-kolaboras-thumb-906e1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/nilai-spiritual-islam-lembaga-pendidikan-kolaboras-thumb-906e1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/nilai-spiritual-islam-lembaga-pendidikan-kolaboras-thumb-906e1.webp 1x" title="JURIS - Revitalization of Islamic Education: Adaptive Strategies in Facing the Currents of Global Modernization" alt="JURIS - Revitalization of Islamic Education: Adaptive Strategies in Facing the Currents of Global Modernization" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/nilai-spiritual-islam-lembaga-pendidikan-kolaboras-thumb-bc647.webp" title="JURIS - Revitalization of Islamic Education: Adaptive Strategies in Facing the Currents of Global Modernization" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/nilai-spiritual-islam-lembaga-pendidikan-kolaboras-thumb-bc647.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/nilai-spiritual-islam-lembaga-pendidikan-kolaboras-thumb-bc647.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/nilai-spiritual-islam-lembaga-pendidikan-kolaboras-thumb-bc647.webp 1x" title="JURIS - Revitalization of Islamic Education: Adaptive Strategies in Facing the Currents of Global Modernization" alt="JURIS - Revitalization of Islamic Education: Adaptive Strategies in Facing the Currents of Global Modernization" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/nilai-spiritual-islam-lembaga-pendidikan-kolaboras-thumb-e9394.webp" title="JURIS - Revitalization of Islamic Education: Adaptive Strategies in Facing the Currents of Global Modernization" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/nilai-spiritual-islam-lembaga-pendidikan-kolaboras-thumb-e9394.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/nilai-spiritual-islam-lembaga-pendidikan-kolaboras-thumb-e9394.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/nilai-spiritual-islam-lembaga-pendidikan-kolaboras-thumb-e9394.webp 1x" title="JURIS - Revitalization of Islamic Education: Adaptive Strategies in Facing the Currents of Global Modernization" alt="JURIS - Revitalization of Islamic Education: Adaptive Strategies in Facing the Currents of Global Modernization" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53323-nilai-spiritual-islam-lembaga-pendidikan-kolaboras" title="JURIS - Revitalization of Islamic Education: Adaptive Strategies in Facing the Currents of Global Modernization" target="_blank">Revitalization of Islamic Education: Adaptive Strategies in Facing the Currents of Global Modernization</a>: Penelitian lanjutan dapat meneliti secara empiris bagaimana penerapan kurikulum integratif antara ilmu agama dan sains memengaruhi prestasi akademik dan perkembangan karakter siswa di sekolah-sekolah Islam, dengan menggunakan desain kuasiAceksperimental dan pengukuran longitudinal. Selain itu, penting untuk menyelidiki faktor-faktor penghambat dan pendukung literasi digital guru dalam konteks pendidikan Islam, termasuk tingkat kompetensi teknologi, motivasi, serta dukungan institusional, sehingga dapat dirumuskan program pelatihan yang efektif. Selanjutnya, studi komparatif mengenai model kepemimpinan institusional yang transformatif dapat mengevaluasi dampaknya terhadap kemampuan lembaga pendidikan Islam dalam mengimplementasikan perubahan struktural, inovasi pedagogi, dan kolaborasi lintas sektor, guna menilai strategi terbaik untuk meningkatkan adaptabilitas dan keberlanjutan sistem pendidikan..
<br>Revitalisasi pendidikan Islam dalam menghadapi arus modernisasi global merupakan keniscayaan yang tidak dapat ditunda.Pendidikan Islam memiliki potensi besar untuk menjawab tantangan zaman melalui pembaruan kurikulum integratif, transformasi pedagogi berbasis teknologi, penguatan peran guru dan kepemimpinan lembaga, serta reorientasi nilai dan visi pendidikan.Adaptasi teknologi, penguatan nilai spiritual, dan kepemimpinan transformatif menjadi kunci keberlanjutan fungsi pendidikan Islam sebagai pembentuk insan kamil di era globalisasi
<br>Penelitian ini membahas upaya revitalisasi pendidikan Islam dalam menghadapi tantangan modernisasi global yang semakin kompleks. Modernisasi yang ditandai oleh kemajuan teknologi, globalisasi budaya, dan pergeseran nilai sosial, menuntut sistem pendidikan Islam untuk bersikap adaptif tanpa kehilangan karakter nilai-nilai keislaman. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan, artikel ini menguraikan strategi-strategi adaptif yang dapat diterapkan oleh lembaga pendidikan Islam, termasuk rekonstruksi kurikulum yang integratif, transformasi pedagogi berbasis teknologi, penguatan peran guru dan kepemimpinan lembaga, serta reorientasi nilai dan visi pendidikan Islam. Temuan menunjukkan bahwa pendidikan Islam memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan transformatif dalam membentuk generasi muslim yang unggul, moderat, dan berdaya saing...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/a/nilai-spiritual-islam-lembaga-pendidikan-kolaboras-thumb-e9394.webp" type="image/webp" length="94368" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/nilai-spiritual-islam-lembaga-pendidikan-kolaboras-thumb-906e1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/nilai-spiritual-islam-lembaga-pendidikan-kolaboras-thumb-bc647.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/nilai-spiritual-islam-lembaga-pendidikan-kolaboras-thumb-e9394.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3025-stai-iu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17896-tabyin-jurnal-pendidikan-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Mon, 06 Jul 2026 05:44:15 +0700. 24 items. Served in: 5.979 seconds [rss] -->
