<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.143-10jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.143-10jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Fri, 10 Jul 2026 21:29:30 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 21:29:30 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-10T21:29:30+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>JURIS.id juris</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>JURIS.id juris</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Kajian Pelaksanaan Campuran Beton K300 dengan Variasi Waktu menggunakan Molen ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kajian Pelaksanaan Campuran Beton K300 dengan Variasi Waktu menggunakan Molen ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kajian Pelaksanaan Campuran Beton K300 dengan Variasi Waktu menggunakan Molen ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54007-analisis-mutu-beton-rendah-kuat-tekan-kapasitas</link>
	<guid isPermaLink="false">58e72994aaefbd6410e1bd098f4ec20c</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 19:35:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ marwan lubis ]]></category>
	<category><![CDATA[ sicincin sta ]]></category>
	<category><![CDATA[ save page ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[lubis,marwan,page,save,sicincin,sta]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh jenis admixture lain, seperti superplasticizer atau retarder, terhadap sifat tahan lama beton termasuk ketahanan terhadap sulfat dan infiltrasi air, sehingga dapat memberikan gambaran komprehensif tentang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kajian Pelaksanaan Campuran Beton K300 dengan Variasi Waktu menggunakan Molen: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh jenis admixture lain, seperti superplasticizer atau retarder, terhadap sifat tahan lama beton termasuk ketahanan terhadap sulfat dan infiltrasi air, sehingga dapat memberikan gambaran komprehensif tentang performa jangka panjang (1). Selain itu, penting untuk meneliti pengaruh kondisi penyembuhan yang beragam, seperti variasi suhu dan kelembaban, pada beton yang mengandung admixture ADDITONAH.E untuk menentukan strategi curing optimal yang dapat meningkatkan kekuatan dan ketahanan (2). Selanjutnya, analisis mikroskopik menggunakan teknik seperti scanning electron microscopy (SEM) dan XAcray diffraction (XRD) dapat dilakukan untuk mengungkap mekanisme perubahan struktur pori dan fase hidrasi pada beton dengan admixture, sehingga memberikan dasar ilmiah bagi optimasi formulasi campuran (3). PenelitianAcpenelitian ini diharapkan dapat memperluas pemahaman praktisi dan akademisi mengenai cara terbaik memanfaatkan admixture dalam meningkatkan kualitas beton secara berkelanjutan.. Komposisi campuran beton silinder 15AcmAyA30Acm dengan variasi pengurangan fas 0A%, 2A%, 5A%, 10A% masingAcmasing tiga sampel ditentukan sebagai berikut.semen 325Akg/mA, air 210Aliter, agregat halus 670Akg/mA, agregat kasar 1005Akg/mA, serta penambahan bahan tambahan ADDITONAH.E sebanyak 15Aml untuk 2A%, 17Aml untuk 5A%, dan 19Aml untuk 10A%.Pada umur 7 dan 28 hari, kuat tekan beton yang menggunakan admixture ADDITONAH.E dengan pengurangan fas menghasilkan nilai kuat tekan yang lebih tinggi dibandingkan beton normal Pembangunan di bidang konstruksi mengharuskan perencanaan yang kuat dan ekonomis. Beton merupakan campuran antara semen Portland dengan agregat kasar, agregat halus, air, dan menggunakan bahan tambahan ADDITON H.E yang akan membentuk massa padat. Hal ini terjadi karena reaksi kimia antara semen, air, dan bahan tambahan. Dalam pembuatan benda uji, metode yang digunakan adalah metode SNI dengan kuat tekan rencana 24,4 MPa. Semen yang digunakan adalah semen Tonasa. Benda uji berbentuk silinder dengan I 15Acm dan tinggi 30Acm. Pengambilan sampel material agregat halus dilakukan di Passo (air besar), sedangkan agregat kasar diambil dari Quarry Laha. Beton mutu KAc300 yang dipakai merupakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/1/analisis-mutu-beton-rendah-kuat-tekan-kapasitas-in-thumb-7e035.webp" title="JURIS - Kajian Pelaksanaan Campuran Beton K300 dengan Variasi Waktu menggunakan Molen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/analisis-mutu-beton-rendah-kuat-tekan-kapasitas-in-thumb-7e035.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/analisis-mutu-beton-rendah-kuat-tekan-kapasitas-in-thumb-7e035.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/analisis-mutu-beton-rendah-kuat-tekan-kapasitas-in-thumb-7e035.webp 1x" title="JURIS - Kajian Pelaksanaan Campuran Beton K300 dengan Variasi Waktu menggunakan Molen" alt="JURIS - Kajian Pelaksanaan Campuran Beton K300 dengan Variasi Waktu menggunakan Molen" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/analisis-mutu-beton-rendah-kuat-tekan-kapasitas-in-thumb-738b8.webp" title="JURIS - Kajian Pelaksanaan Campuran Beton K300 dengan Variasi Waktu menggunakan Molen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/analisis-mutu-beton-rendah-kuat-tekan-kapasitas-in-thumb-738b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/analisis-mutu-beton-rendah-kuat-tekan-kapasitas-in-thumb-738b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/analisis-mutu-beton-rendah-kuat-tekan-kapasitas-in-thumb-738b8.webp 1x" title="JURIS - Kajian Pelaksanaan Campuran Beton K300 dengan Variasi Waktu menggunakan Molen" alt="JURIS - Kajian Pelaksanaan Campuran Beton K300 dengan Variasi Waktu menggunakan Molen" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/analisis-mutu-beton-rendah-kuat-tekan-kapasitas-in-thumb-b22bd.webp" title="JURIS - Kajian Pelaksanaan Campuran Beton K300 dengan Variasi Waktu menggunakan Molen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/analisis-mutu-beton-rendah-kuat-tekan-kapasitas-in-thumb-b22bd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/analisis-mutu-beton-rendah-kuat-tekan-kapasitas-in-thumb-b22bd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/analisis-mutu-beton-rendah-kuat-tekan-kapasitas-in-thumb-b22bd.webp 1x" title="JURIS - Kajian Pelaksanaan Campuran Beton K300 dengan Variasi Waktu menggunakan Molen" alt="JURIS - Kajian Pelaksanaan Campuran Beton K300 dengan Variasi Waktu menggunakan Molen" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54007-analisis-mutu-beton-rendah-kuat-tekan-kapasitas" title="JURIS - Kajian Pelaksanaan Campuran Beton K300 dengan Variasi Waktu menggunakan Molen" target="_blank">Kajian Pelaksanaan Campuran Beton K300 dengan Variasi Waktu menggunakan Molen</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh jenis admixture lain, seperti superplasticizer atau retarder, terhadap sifat tahan lama beton termasuk ketahanan terhadap sulfat dan infiltrasi air, sehingga dapat memberikan gambaran komprehensif tentang performa jangka panjang (1). Selain itu, penting untuk meneliti pengaruh kondisi penyembuhan yang beragam, seperti variasi suhu dan kelembaban, pada beton yang mengandung admixture ADDITONAH.E untuk menentukan strategi curing optimal yang dapat meningkatkan kekuatan dan ketahanan (2). Selanjutnya, analisis mikroskopik menggunakan teknik seperti scanning electron microscopy (SEM) dan XAcray diffraction (XRD) dapat dilakukan untuk mengungkap mekanisme perubahan struktur pori dan fase hidrasi pada beton dengan admixture, sehingga memberikan dasar ilmiah bagi optimasi formulasi campuran (3). PenelitianAcpenelitian ini diharapkan dapat memperluas pemahaman praktisi dan akademisi mengenai cara terbaik memanfaatkan admixture dalam meningkatkan kualitas beton secara berkelanjutan..
<br>Komposisi campuran beton silinder 15AcmAyA30Acm dengan variasi pengurangan fas 0A%, 2A%, 5A%, 10A% masingAcmasing tiga sampel ditentukan sebagai berikut.semen 325Akg/mA, air 210Aliter, agregat halus 670Akg/mA, agregat kasar 1005Akg/mA, serta penambahan bahan tambahan ADDITONAH.E sebanyak 15Aml untuk 2A%, 17Aml untuk 5A%, dan 19Aml untuk 10A%.Pada umur 7 dan 28 hari, kuat tekan beton yang menggunakan admixture ADDITONAH.E dengan pengurangan fas menghasilkan nilai kuat tekan yang lebih tinggi dibandingkan beton normal
<br>Pembangunan di bidang konstruksi mengharuskan perencanaan yang kuat dan ekonomis. Beton merupakan campuran antara semen Portland dengan agregat kasar, agregat halus, air, dan menggunakan bahan tambahan ADDITON H.E yang akan membentuk massa padat. Hal ini terjadi karena reaksi kimia antara semen, air, dan bahan tambahan. Dalam pembuatan benda uji, metode yang digunakan adalah metode SNI dengan kuat tekan rencana 24,4 MPa. Semen yang digunakan adalah semen Tonasa. Benda uji berbentuk silinder dengan I 15Acm dan tinggi 30Acm. Pengambilan sampel material agregat halus dilakukan di Passo (air besar), sedangkan agregat kasar diambil dari Quarry Laha. Beton mutu KAc300 yang dipakai merupakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/1/analisis-mutu-beton-rendah-kuat-tekan-kapasitas-in-thumb-7e035.webp" type="image/webp" length="57520" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/analisis-mutu-beton-rendah-kuat-tekan-kapasitas-in-thumb-7e035.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/analisis-mutu-beton-rendah-kuat-tekan-kapasitas-in-thumb-738b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/analisis-mutu-beton-rendah-kuat-tekan-kapasitas-in-thumb-b22bd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1668-unmuh-babel.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8608-jurnal-aspirasi-teknik-sipil.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Effect Of Implementation Of The Triple Elimination Program On Antenatal Care ANC In Pregnant Woman At Health Center In 2025 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effect Of Implementation Of The Triple Elimination Program On Antenatal Care ANC In Pregnant Woman At Health Center In 2025 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effect Of Implementation Of The Triple Elimination Program On Antenatal Care ANC In Pregnant Woman At Health Center In 2025 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54006-program-edukasi-ecobrick-efektivitas-anten</link>
	<guid isPermaLink="false">e51b0d36de4be196788ab3d818b5de1f</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 19:35:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ one search ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[one,search,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi hambatan implementasi penuh Program Triple Elimination di pusat kesehatan terpencil dengan pendekatan metode campuran untuk memahami faktor struktural dan perilaku yang mempengaruhi keberhasilan skrining; selanjutnya, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effect Of Implementation Of The Triple Elimination Program On Antenatal Care (ANC) In Pregnant Woman At Health Center In 2025: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi hambatan implementasi penuh Program Triple Elimination di pusat kesehatan terpencil dengan pendekatan metode campuran untuk memahami faktor struktural dan perilaku yang mempengaruhi keberhasilan skrining; selanjutnya, studi intervensi berbasis komunitas dapat menilai efektivitas program edukasi yang melibatkan tokoh lokal dan media sosial dalam meningkatkan pengetahuan serta penerimaan wanita hamil terhadap skrining HIV, sifilis, dan hepatitis B; terakhir, penelitian eksperimental dapat menguji dampak penggunaan alat digital untuk pemantauan inventaris kit skrining dan pelaporan hasil secara realActime terhadap keberlanjutan program dan kepuasan pengguna layanan kesehatan, sehingga memberikan bukti empiris bagi kebijakan kesehatan yang lebih responsif dan berkelanjutan.. Penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pelaksanaan Program Triple Elimination dan kualitas layanan antenatal care (ANC) di puskesmas.Wanita hamil yang menerima skrining lengkap cenderung menilai layanan ANC sebagai baik, menandakan dampak positif pada deteksi dini infeksi serta kepuasan dan persepsi layanan.Diperlukan upaya memperkuat pelaksanaan program melalui peningkatan fasilitas, pelatihan tenaga kesehatan, dan edukasi efektif bagi wanita hamil Program Triple Elimination bertujuan mencegah penularan vertikal HIV, sifilis, dan hepatitis B dari ibu kepada anak melalui integrasi skrining rutin dalam layanan antenatal care (ANC). Program ini sejalan dengan komitmen global WHO untuk mengeliminasi penularan penyakit menular dari ibu ke anak yang berpotensi memberikan dampak jangka panjang pada kesehatan bayi. Pelaksanaan program ini di fasilitas layanan primer seperti puskesmas memiliki peran strategis dalam meningkatkan deteksi dini dan penanganan yang tepat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pelaksanaan program terhadap kualitas layanan ANC di puskesmas. Dengan pendekatan kuantitatif desain crossAcsectional, penelitian melibatkan 88 wanita hamil sebagai responden. Data diperoleh melalui kuesioner terstruktur yang mengukur kepuasan ibu terhadap aspek layanan seperti aksesibilitas, komunikasi, pemeriksaan fisik, dan informasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/d/program-edukasi-ecobrick-efektivitas-antenatal-car-thumb-dbc20.webp" title="JURIS - The Effect Of Implementation Of The Triple Elimination Program On Antenatal Care (ANC) In Pregnant Woman At Health  Center In 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/program-edukasi-ecobrick-efektivitas-antenatal-car-thumb-dbc20.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/program-edukasi-ecobrick-efektivitas-antenatal-car-thumb-dbc20.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/program-edukasi-ecobrick-efektivitas-antenatal-car-thumb-dbc20.webp 1x" title="JURIS - The Effect Of Implementation Of The Triple Elimination Program On Antenatal Care (ANC) In Pregnant Woman At Health  Center In 2025" alt="JURIS - The Effect Of Implementation Of The Triple Elimination Program On Antenatal Care (ANC) In Pregnant Woman At Health  Center In 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/d/program-edukasi-ecobrick-efektivitas-antenatal-car-thumb-1fd57.webp" title="JURIS - The Effect Of Implementation Of The Triple Elimination Program On Antenatal Care (ANC) In Pregnant Woman At Health  Center In 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/program-edukasi-ecobrick-efektivitas-antenatal-car-thumb-1fd57.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/program-edukasi-ecobrick-efektivitas-antenatal-car-thumb-1fd57.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/program-edukasi-ecobrick-efektivitas-antenatal-car-thumb-1fd57.webp 1x" title="JURIS - The Effect Of Implementation Of The Triple Elimination Program On Antenatal Care (ANC) In Pregnant Woman At Health  Center In 2025" alt="JURIS - The Effect Of Implementation Of The Triple Elimination Program On Antenatal Care (ANC) In Pregnant Woman At Health  Center In 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/d/program-edukasi-ecobrick-efektivitas-antenatal-car-thumb-43275.webp" title="JURIS - The Effect Of Implementation Of The Triple Elimination Program On Antenatal Care (ANC) In Pregnant Woman At Health  Center In 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/program-edukasi-ecobrick-efektivitas-antenatal-car-thumb-43275.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/program-edukasi-ecobrick-efektivitas-antenatal-car-thumb-43275.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/program-edukasi-ecobrick-efektivitas-antenatal-car-thumb-43275.webp 1x" title="JURIS - The Effect Of Implementation Of The Triple Elimination Program On Antenatal Care (ANC) In Pregnant Woman At Health  Center In 2025" alt="JURIS - The Effect Of Implementation Of The Triple Elimination Program On Antenatal Care (ANC) In Pregnant Woman At Health  Center In 2025" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54006-program-edukasi-ecobrick-efektivitas-anten" title="JURIS - The Effect Of Implementation Of The Triple Elimination Program On Antenatal Care (ANC) In Pregnant Woman At Health  Center In 2025" target="_blank">The Effect Of Implementation Of The Triple Elimination Program On Antenatal Care (ANC) In Pregnant Woman At Health  Center In 2025</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi hambatan implementasi penuh Program Triple Elimination di pusat kesehatan terpencil dengan pendekatan metode campuran untuk memahami faktor struktural dan perilaku yang mempengaruhi keberhasilan skrining; selanjutnya, studi intervensi berbasis komunitas dapat menilai efektivitas program edukasi yang melibatkan tokoh lokal dan media sosial dalam meningkatkan pengetahuan serta penerimaan wanita hamil terhadap skrining HIV, sifilis, dan hepatitis B; terakhir, penelitian eksperimental dapat menguji dampak penggunaan alat digital untuk pemantauan inventaris kit skrining dan pelaporan hasil secara realActime terhadap keberlanjutan program dan kepuasan pengguna layanan kesehatan, sehingga memberikan bukti empiris bagi kebijakan kesehatan yang lebih responsif dan berkelanjutan..
<br>Penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pelaksanaan Program Triple Elimination dan kualitas layanan antenatal care (ANC) di puskesmas.Wanita hamil yang menerima skrining lengkap cenderung menilai layanan ANC sebagai baik, menandakan dampak positif pada deteksi dini infeksi serta kepuasan dan persepsi layanan.Diperlukan upaya memperkuat pelaksanaan program melalui peningkatan fasilitas, pelatihan tenaga kesehatan, dan edukasi efektif bagi wanita hamil
<br>Program Triple Elimination bertujuan mencegah penularan vertikal HIV, sifilis, dan hepatitis B dari ibu kepada anak melalui integrasi skrining rutin dalam layanan antenatal care (ANC). Program ini sejalan dengan komitmen global WHO untuk mengeliminasi penularan penyakit menular dari ibu ke anak yang berpotensi memberikan dampak jangka panjang pada kesehatan bayi. Pelaksanaan program ini di fasilitas layanan primer seperti puskesmas memiliki peran strategis dalam meningkatkan deteksi dini dan penanganan yang tepat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pelaksanaan program terhadap kualitas layanan ANC di puskesmas. Dengan pendekatan kuantitatif desain crossAcsectional, penelitian melibatkan 88 wanita hamil sebagai responden. Data diperoleh melalui kuesioner terstruktur yang mengukur kepuasan ibu terhadap aspek layanan seperti aksesibilitas, komunikasi, pemeriksaan fisik, dan informasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/d/program-edukasi-ecobrick-efektivitas-antenatal-car-thumb-1fd57.webp" type="image/webp" length="95224" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/program-edukasi-ecobrick-efektivitas-antenatal-car-thumb-dbc20.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/program-edukasi-ecobrick-efektivitas-antenatal-car-thumb-1fd57.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/program-edukasi-ecobrick-efektivitas-antenatal-car-thumb-43275.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6669-akperrspadjakarta.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16216-journal-educational-nursing-jen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Relationship Between Postpartum Mothers Knowledge of Woolwich Massage and the Increase in Breast Milk Production ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Relationship Between Postpartum Mothers Knowledge of Woolwich Massage and the Increase in Breast Milk Production ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Relationship Between Postpartum Mothers Knowledge of Woolwich Massage and the Increase in Breast Milk Production ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54005-kecukupan-produksi-asi-breast-milk-teknik-pija</link>
	<guid isPermaLink="false">e1e0c986a1168643133bee738858f012</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 19:35:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ one search ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[one,search,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki apakah program edukasi terstruktur tentang pijat Woolwich yang diberikan secara berkelompok kepada ibu nifas dapat meningkatkan pengetahuan mereka serta produksi ASI secara signifikan dibandingkan dengan pemberian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Relationship Between Postpartum Mothers' Knowledge of Woolwich Massage and the Increase in Breast Milk Production: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki apakah program edukasi terstruktur tentang pijat Woolwich yang diberikan secara berkelompok kepada ibu nifas dapat meningkatkan pengetahuan mereka serta produksi ASI secara signifikan dibandingkan dengan pemberian informasi secara individual, dengan mengukur perubahan skor pengetahuan dan volume ASI sebelum dan sesudah intervensi. Selanjutnya, perlu dipelajari bagaimana faktor dukungan sosial, seperti peran suami atau anggota keluarga, serta kondisi psikologis ibu, berinteraksi sebagai mediator atau moderator antara pengetahuan pijat Woolwich dan peningkatan produksi ASI, menggunakan analisis jalur struktural. Selain itu, penelitian longitudinal dengan desain kohort selama enam bulan pasca melahirkan dapat mengamati dampak jangka panjang penerapan pijat Woolwich terhadap kepatuhan menyusui eksklusif serta pertumbuhan bayi, sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor risiko kegagalan laktasi melalui survei bulanan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti yang lebih komprehensif untuk mengoptimalkan strategi intervensi kebidanan dalam meningkatkan keberhasilan menyusui eksklusif, dan memungkinkan pengembangan pedoman klinis yang berbasis bukti. Akhirnya, evaluasi biayaAcefektivitas dari program edukasi dan praktik pijat ini dapat membantu kebijakan kesehatan dalam alokasi sumber daya.. Sebagian besar ibu yang memiliki pengetahuan baik tentang pijat Woolwich lebih mungkin mengalami peningkatan produksi ASI dibandingkan ibu dengan pengetahuan rendah.Pengetahuan yang memadai penting untuk meningkatkan pemahaman ibu tentang perawatan pasca melahirkan serta mendukung aliran laktasi yang lancar.Oleh karena itu, program edukasi tentang pijat Woolwich perlu diperluas di klinik dan fasilitas kesehatan guna meningkatkan keberhasilan menyusui eksklusif Pengetahuan ibu nifas tentang pijat Woolwich berperan penting dalam meningkatkan produksi ASI. Pijat Woolwich diyakini dapat merangsang hormon prolaktin yang mendukung aliran laktasi yang lancar. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara pengetahuan ibu nifas tentang pijat Woolwich dengan peningkatan produksi ASI di Klinik Milenium pada tahun 2025. Metode yang digunakan adalah survei analitis dengan desain potong lintang, melibatkan seluruh 30 ibu nifas yang berkunjung ke klinik tersebut sebagai sampel total. Hasil analisis menunjukkan mayoritas ibu nifas memiliki pengetahuan terbatas tentang pijat Woolwich (46,7%) dan sebagian besar tidak mengalami peningkatan produksi ASI (63,3%). Namun, terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan ibu tentang pijat Woolwich dengan peningkatan produksi ASI (pAcvalueA=A0,000A ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/4/kecukupan-produksi-asi-breast-milk-teknik-pijat-en-thumb-fb58a.webp" title="JURIS - The Relationship Between Postpartum Mothers&#039; Knowledge of Woolwich Massage and the Increase in Breast Milk Production" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/4/kecukupan-produksi-asi-breast-milk-teknik-pijat-en-thumb-fb58a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/4/kecukupan-produksi-asi-breast-milk-teknik-pijat-en-thumb-fb58a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/4/kecukupan-produksi-asi-breast-milk-teknik-pijat-en-thumb-fb58a.webp 1x" title="JURIS - The Relationship Between Postpartum Mothers&#039; Knowledge of Woolwich Massage and the Increase in Breast Milk Production" alt="JURIS - The Relationship Between Postpartum Mothers&#039; Knowledge of Woolwich Massage and the Increase in Breast Milk Production" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/4/kecukupan-produksi-asi-breast-milk-teknik-pijat-en-thumb-e5f66.webp" title="JURIS - The Relationship Between Postpartum Mothers&#039; Knowledge of Woolwich Massage and the Increase in Breast Milk Production" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/4/kecukupan-produksi-asi-breast-milk-teknik-pijat-en-thumb-e5f66.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/4/kecukupan-produksi-asi-breast-milk-teknik-pijat-en-thumb-e5f66.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/4/kecukupan-produksi-asi-breast-milk-teknik-pijat-en-thumb-e5f66.webp 1x" title="JURIS - The Relationship Between Postpartum Mothers&#039; Knowledge of Woolwich Massage and the Increase in Breast Milk Production" alt="JURIS - The Relationship Between Postpartum Mothers&#039; Knowledge of Woolwich Massage and the Increase in Breast Milk Production" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54005-kecukupan-produksi-asi-breast-milk-teknik-pija" title="JURIS - The Relationship Between Postpartum Mothers&#039; Knowledge of Woolwich Massage and the Increase in Breast Milk Production" target="_blank">The Relationship Between Postpartum Mothers' Knowledge of Woolwich Massage and the Increase in Breast Milk Production</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki apakah program edukasi terstruktur tentang pijat Woolwich yang diberikan secara berkelompok kepada ibu nifas dapat meningkatkan pengetahuan mereka serta produksi ASI secara signifikan dibandingkan dengan pemberian informasi secara individual, dengan mengukur perubahan skor pengetahuan dan volume ASI sebelum dan sesudah intervensi. Selanjutnya, perlu dipelajari bagaimana faktor dukungan sosial, seperti peran suami atau anggota keluarga, serta kondisi psikologis ibu, berinteraksi sebagai mediator atau moderator antara pengetahuan pijat Woolwich dan peningkatan produksi ASI, menggunakan analisis jalur struktural. Selain itu, penelitian longitudinal dengan desain kohort selama enam bulan pasca melahirkan dapat mengamati dampak jangka panjang penerapan pijat Woolwich terhadap kepatuhan menyusui eksklusif serta pertumbuhan bayi, sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor risiko kegagalan laktasi melalui survei bulanan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti yang lebih komprehensif untuk mengoptimalkan strategi intervensi kebidanan dalam meningkatkan keberhasilan menyusui eksklusif, dan memungkinkan pengembangan pedoman klinis yang berbasis bukti. Akhirnya, evaluasi biayaAcefektivitas dari program edukasi dan praktik pijat ini dapat membantu kebijakan kesehatan dalam alokasi sumber daya..
<br>Sebagian besar ibu yang memiliki pengetahuan baik tentang pijat Woolwich lebih mungkin mengalami peningkatan produksi ASI dibandingkan ibu dengan pengetahuan rendah.Pengetahuan yang memadai penting untuk meningkatkan pemahaman ibu tentang perawatan pasca melahirkan serta mendukung aliran laktasi yang lancar.Oleh karena itu, program edukasi tentang pijat Woolwich perlu diperluas di klinik dan fasilitas kesehatan guna meningkatkan keberhasilan menyusui eksklusif
<br>Pengetahuan ibu nifas tentang pijat Woolwich berperan penting dalam meningkatkan produksi ASI. Pijat Woolwich diyakini dapat merangsang hormon prolaktin yang mendukung aliran laktasi yang lancar. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara pengetahuan ibu nifas tentang pijat Woolwich dengan peningkatan produksi ASI di Klinik Milenium pada tahun 2025. Metode yang digunakan adalah survei analitis dengan desain potong lintang, melibatkan seluruh 30 ibu nifas yang berkunjung ke klinik tersebut sebagai sampel total. Hasil analisis menunjukkan mayoritas ibu nifas memiliki pengetahuan terbatas tentang pijat Woolwich (46,7%) dan sebagian besar tidak mengalami peningkatan produksi ASI (63,3%). Namun, terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan ibu tentang pijat Woolwich dengan peningkatan produksi ASI (pAcvalueA=A0,000A<A0,05)....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/4/kecukupan-produksi-asi-breast-milk-teknik-pijat-en-thumb-e5f66.webp" type="image/webp" length="94856" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/4/kecukupan-produksi-asi-breast-milk-teknik-pijat-en-thumb-fb58a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/4/kecukupan-produksi-asi-breast-milk-teknik-pijat-en-thumb-e5f66.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6669-akperrspadjakarta.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16216-journal-educational-nursing-jen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Bibliometrik Metode Promethee Untuk Pemilihan Smartphone ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Bibliometrik Metode Promethee Untuk Pemilihan Smartphone ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Bibliometrik Metode Promethee Untuk Pemilihan Smartphone ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54003-smartphone-promethee-sistem-pendukung-keputusan</link>
	<guid isPermaLink="false">c923f2050ffa052144cd127c8ce9e015</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 19:35:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menguji keefektifan metode PROMETHEE dalam konteks pemilihan smartphone secara empiris dengan melibatkan pengguna nyata untuk mengevaluasi kepuasan dan akurasi keputusan (misalnya, apakah PROMETHEE dapat meningkatkan keputusan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Bibliometrik Metode Promethee Untuk Pemilihan Smartphone: Penelitian lanjutan dapat menguji keefektifan metode PROMETHEE dalam konteks pemilihan smartphone secara empiris dengan melibatkan pengguna nyata untuk mengevaluasi kepuasan dan akurasi keputusan (misalnya, apakah PROMETHEE dapat meningkatkan keputusan pembelian dibandingkan metode konvensional?). Selanjutnya, perlu dikaji integrasi logika fuzzy dengan PROMETHEE guna menangani kriteria kualitatif yang bersifat subjektif, sehingga memberikan fleksibilitas lebih dalam menilai preferensi pengguna yang tidak dapat diukur secara kuantitatif. Akhirnya, dikembangkan sebuah sistem pendukung keputusan multikriteria yang tidak hanya menampilkan satu smartphone teratas, melainkan menyediakan daftar peringkat lengkap beserta visualisasi grafis tiap kriteria, sehingga pengguna dapat membandingkan alternatif secara lebih transparan dan mengambil keputusan yang lebih informasional.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode PROMETHEE efektif dalam mengatasi kompleksitas pemilihan smartphone yang melibatkan berbagai merek, model, dan fitur yang tersedia di pasaran.Melalui penerapan pendekatan outranking, PROMETHEE memungkinkan penilaian yang lebih komprehensif dan objektif terhadap berbagai alternatif berdasarkan kriteria kuantitatif dan kualitatif.Pendekatan ini tidak hanya membantu menyederhanakan proses analisis multikriteria, tetapi juga memudahkan konsumen dalam menentukan urutan prioritas alternatif secara lebih efisien Penelitian ini membahas penggunaan metode PROMETHEE (Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluation) untuk membantu memilih smartphone. Metode ini digunakan karena mampu menangani berbagai kriteria seperti harga, fitur, yang sering membingungkan konsumen. Data penelitian spesifikasi, dan dikumpulkan dari Google Scholar menggunakan aplikasi Publish or Perish untuk periode 2019Ae2024. Kemudian, data dianalisis menggunakan VOSviewer untuk menampilkan hubungan antara istilah-istilah yang sering muncul dalam penelitian terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode PROMETHEE banyak digunakan dalam sistem pendukung keputusan dan terbukti membantu pengguna memilih smartphone dengan lebih mudah.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/d/smartphone-promethee-sistem-pendukung-keputusan-pe-thumb-e6800.webp" title="JURIS - Analisis Bibliometrik Metode Promethee Untuk Pemilihan Smartphone" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/smartphone-promethee-sistem-pendukung-keputusan-pe-thumb-e6800.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/smartphone-promethee-sistem-pendukung-keputusan-pe-thumb-e6800.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/smartphone-promethee-sistem-pendukung-keputusan-pe-thumb-e6800.webp 1x" title="JURIS - Analisis Bibliometrik Metode Promethee Untuk Pemilihan Smartphone" alt="JURIS - Analisis Bibliometrik Metode Promethee Untuk Pemilihan Smartphone" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/smartphone-promethee-sistem-pendukung-keputusan-pe-thumb-89717.webp" title="JURIS - Analisis Bibliometrik Metode Promethee Untuk Pemilihan Smartphone" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/smartphone-promethee-sistem-pendukung-keputusan-pe-thumb-89717.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/smartphone-promethee-sistem-pendukung-keputusan-pe-thumb-89717.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/smartphone-promethee-sistem-pendukung-keputusan-pe-thumb-89717.webp 1x" title="JURIS - Analisis Bibliometrik Metode Promethee Untuk Pemilihan Smartphone" alt="JURIS - Analisis Bibliometrik Metode Promethee Untuk Pemilihan Smartphone" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/smartphone-promethee-sistem-pendukung-keputusan-pe-thumb-8858d.webp" title="JURIS - Analisis Bibliometrik Metode Promethee Untuk Pemilihan Smartphone" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/smartphone-promethee-sistem-pendukung-keputusan-pe-thumb-8858d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/smartphone-promethee-sistem-pendukung-keputusan-pe-thumb-8858d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/smartphone-promethee-sistem-pendukung-keputusan-pe-thumb-8858d.webp 1x" title="JURIS - Analisis Bibliometrik Metode Promethee Untuk Pemilihan Smartphone" alt="JURIS - Analisis Bibliometrik Metode Promethee Untuk Pemilihan Smartphone" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54003-smartphone-promethee-sistem-pendukung-keputusan" title="JURIS - Analisis Bibliometrik Metode Promethee Untuk Pemilihan Smartphone" target="_blank">Analisis Bibliometrik Metode Promethee Untuk Pemilihan Smartphone</a>: Penelitian lanjutan dapat menguji keefektifan metode PROMETHEE dalam konteks pemilihan smartphone secara empiris dengan melibatkan pengguna nyata untuk mengevaluasi kepuasan dan akurasi keputusan (misalnya, apakah PROMETHEE dapat meningkatkan keputusan pembelian dibandingkan metode konvensional?). Selanjutnya, perlu dikaji integrasi logika fuzzy dengan PROMETHEE guna menangani kriteria kualitatif yang bersifat subjektif, sehingga memberikan fleksibilitas lebih dalam menilai preferensi pengguna yang tidak dapat diukur secara kuantitatif. Akhirnya, dikembangkan sebuah sistem pendukung keputusan multikriteria yang tidak hanya menampilkan satu smartphone teratas, melainkan menyediakan daftar peringkat lengkap beserta visualisasi grafis tiap kriteria, sehingga pengguna dapat membandingkan alternatif secara lebih transparan dan mengambil keputusan yang lebih informasional..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode PROMETHEE efektif dalam mengatasi kompleksitas pemilihan smartphone yang melibatkan berbagai merek, model, dan fitur yang tersedia di pasaran.Melalui penerapan pendekatan outranking, PROMETHEE memungkinkan penilaian yang lebih komprehensif dan objektif terhadap berbagai alternatif berdasarkan kriteria kuantitatif dan kualitatif.Pendekatan ini tidak hanya membantu menyederhanakan proses analisis multikriteria, tetapi juga memudahkan konsumen dalam menentukan urutan prioritas alternatif secara lebih efisien
<br>Penelitian ini membahas penggunaan metode PROMETHEE (Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluation) untuk membantu memilih smartphone. Metode ini digunakan karena mampu menangani berbagai kriteria seperti harga, fitur, yang sering membingungkan konsumen. Data penelitian spesifikasi, dan dikumpulkan dari Google Scholar menggunakan aplikasi Publish or Perish untuk periode 2019Ae2024. Kemudian, data dianalisis menggunakan VOSviewer untuk menampilkan hubungan antara istilah-istilah yang sering muncul dalam penelitian terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode PROMETHEE banyak digunakan dalam sistem pendukung keputusan dan terbukti membantu pengguna memilih smartphone dengan lebih mudah....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/d/smartphone-promethee-sistem-pendukung-keputusan-pe-thumb-8858d.webp" type="image/webp" length="162800" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/smartphone-promethee-sistem-pendukung-keputusan-pe-thumb-e6800.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/smartphone-promethee-sistem-pendukung-keputusan-pe-thumb-89717.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/smartphone-promethee-sistem-pendukung-keputusan-pe-thumb-8858d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5874-likmi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19090-informatika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Meningkatkan Kepatuhan Lansia dalam Penggunaan Obat Melalui Dagusibu di Puskesmas Loa Bakung Kota Samarinda Enhancing Medication Adherence Among the Elderly Through the Implementation of the DAGUSIBU ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Meningkatkan Kepatuhan Lansia dalam Penggunaan Obat Melalui Dagusibu di Puskesmas Loa Bakung Kota Samarinda Enhancing Medication Adherence Among the Elderly Through the Implementation of the DAGUSIBU ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Meningkatkan Kepatuhan Lansia dalam Penggunaan Obat Melalui Dagusibu di Puskesmas Loa Bakung Kota Samarinda Enhancing Medication Adherence Among the Elderly Through the Implementation of the DAGUSIBU ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54001-pengetahuan-lansia-kualitas-hidup-lan</link>
	<guid isPermaLink="false">de6d5e08574d16504122911930253cac</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 19:35:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ahmad syarif ]]></category>
	<category><![CDATA[ putri adin k ]]></category>
	<category><![CDATA[ dewi retno ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adin,ahmad,dewi,k,putri,retno,syarif]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kepatuhan lansia dalam penggunaan obat, perlu dilakukan intervensi edukatif yang sistematis, sederhana, dan mudah dipahami. Program DAGUSIBU dapat menjadi pendekatan yang tepat karena mencakup seluruh siklus pengelolaan obat. Selain ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Meningkatkan Kepatuhan Lansia dalam Penggunaan Obat Melalui Dagusibu di Puskesmas Loa Bakung Kota Samarinda: Enhancing Medication Adherence Among the Elderly Through the Implementation of the DAGUSIBU: Untuk meningkatkan kepatuhan lansia dalam penggunaan obat, perlu dilakukan intervensi edukatif yang sistematis, sederhana, dan mudah dipahami. Program DAGUSIBU dapat menjadi pendekatan yang tepat karena mencakup seluruh siklus pengelolaan obat. Selain itu, edukasi berkelanjutan dan berbasis bukti ilmiah diharapkan mampu meningkatkan pemahaman pasien dan membangun perilaku rasional dalam penggunaan obat. Saran penelitian lanjutan adalah mengukur dampak jangka panjang dari intervensi edukatif ini terhadap kepatuhan penggunaan obat pada lansia, serta mengeksplorasi strategi-strategi lain untuk meningkatkan kepatuhan, seperti penggunaan teknologi atau pendekatan komunitas.. Penyuluhan kesehatan tentang DAGUSIBU berhasil meningkatkan pengetahuan lansia secara signifikan, terbukti dari hasil uji statistik (p ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/e/pengetahuan-lansia-kualitas-hidup-dagusibu-kepatuh-thumb-67524.webp" title="JURIS - Meningkatkan Kepatuhan Lansia dalam Penggunaan Obat Melalui Dagusibu di Puskesmas Loa Bakung Kota Samarinda: Enhancing Medication Adherence Among the Elderly Through the Implementation of the DAGUSIBU" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/pengetahuan-lansia-kualitas-hidup-dagusibu-kepatuh-thumb-67524.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/pengetahuan-lansia-kualitas-hidup-dagusibu-kepatuh-thumb-67524.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/pengetahuan-lansia-kualitas-hidup-dagusibu-kepatuh-thumb-67524.webp 1x" title="JURIS - Meningkatkan Kepatuhan Lansia dalam Penggunaan Obat Melalui Dagusibu di Puskesmas Loa Bakung Kota Samarinda: Enhancing Medication Adherence Among the Elderly Through the Implementation of the DAGUSIBU" alt="JURIS - Meningkatkan Kepatuhan Lansia dalam Penggunaan Obat Melalui Dagusibu di Puskesmas Loa Bakung Kota Samarinda: Enhancing Medication Adherence Among the Elderly Through the Implementation of the DAGUSIBU" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/pengetahuan-lansia-kualitas-hidup-dagusibu-kepatuh-thumb-8a3c1.webp" title="JURIS - Meningkatkan Kepatuhan Lansia dalam Penggunaan Obat Melalui Dagusibu di Puskesmas Loa Bakung Kota Samarinda: Enhancing Medication Adherence Among the Elderly Through the Implementation of the DAGUSIBU" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/pengetahuan-lansia-kualitas-hidup-dagusibu-kepatuh-thumb-8a3c1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/pengetahuan-lansia-kualitas-hidup-dagusibu-kepatuh-thumb-8a3c1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/pengetahuan-lansia-kualitas-hidup-dagusibu-kepatuh-thumb-8a3c1.webp 1x" title="JURIS - Meningkatkan Kepatuhan Lansia dalam Penggunaan Obat Melalui Dagusibu di Puskesmas Loa Bakung Kota Samarinda: Enhancing Medication Adherence Among the Elderly Through the Implementation of the DAGUSIBU" alt="JURIS - Meningkatkan Kepatuhan Lansia dalam Penggunaan Obat Melalui Dagusibu di Puskesmas Loa Bakung Kota Samarinda: Enhancing Medication Adherence Among the Elderly Through the Implementation of the DAGUSIBU" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/pengetahuan-lansia-kualitas-hidup-dagusibu-kepatuh-thumb-c7244.webp" title="JURIS - Meningkatkan Kepatuhan Lansia dalam Penggunaan Obat Melalui Dagusibu di Puskesmas Loa Bakung Kota Samarinda: Enhancing Medication Adherence Among the Elderly Through the Implementation of the DAGUSIBU" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/pengetahuan-lansia-kualitas-hidup-dagusibu-kepatuh-thumb-c7244.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/pengetahuan-lansia-kualitas-hidup-dagusibu-kepatuh-thumb-c7244.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/pengetahuan-lansia-kualitas-hidup-dagusibu-kepatuh-thumb-c7244.webp 1x" title="JURIS - Meningkatkan Kepatuhan Lansia dalam Penggunaan Obat Melalui Dagusibu di Puskesmas Loa Bakung Kota Samarinda: Enhancing Medication Adherence Among the Elderly Through the Implementation of the DAGUSIBU" alt="JURIS - Meningkatkan Kepatuhan Lansia dalam Penggunaan Obat Melalui Dagusibu di Puskesmas Loa Bakung Kota Samarinda: Enhancing Medication Adherence Among the Elderly Through the Implementation of the DAGUSIBU" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54001-pengetahuan-lansia-kualitas-hidup-lan" title="JURIS - Meningkatkan Kepatuhan Lansia dalam Penggunaan Obat Melalui Dagusibu di Puskesmas Loa Bakung Kota Samarinda: Enhancing Medication Adherence Among the Elderly Through the Implementation of the DAGUSIBU" target="_blank">Meningkatkan Kepatuhan Lansia dalam Penggunaan Obat Melalui Dagusibu di Puskesmas Loa Bakung Kota Samarinda: Enhancing Medication Adherence Among the Elderly Through the Implementation of the DAGUSIBU</a>: Untuk meningkatkan kepatuhan lansia dalam penggunaan obat, perlu dilakukan intervensi edukatif yang sistematis, sederhana, dan mudah dipahami. Program DAGUSIBU dapat menjadi pendekatan yang tepat karena mencakup seluruh siklus pengelolaan obat. Selain itu, edukasi berkelanjutan dan berbasis bukti ilmiah diharapkan mampu meningkatkan pemahaman pasien dan membangun perilaku rasional dalam penggunaan obat. Saran penelitian lanjutan adalah mengukur dampak jangka panjang dari intervensi edukatif ini terhadap kepatuhan penggunaan obat pada lansia, serta mengeksplorasi strategi-strategi lain untuk meningkatkan kepatuhan, seperti penggunaan teknologi atau pendekatan komunitas..
<br>Penyuluhan kesehatan tentang DAGUSIBU berhasil meningkatkan pengetahuan lansia secara signifikan, terbukti dari hasil uji statistik (p<0,05).Peningkatan pengetahuan ini diharapkan dapat mendorong kepatuhan lansia dalam penggunaan obat yang berdampak positif pada keberhasilan terapi, pencegahan komplikasi, dan peningkatan kualitas hidup penderita penyakit kronis.Hasil dari kegiatan penyuluhan DAGUSIBU ini diharapkan adanya Promosi Kesehatan mengenai DAGUSIBU secara rutin dan berkelanjutan, terutama pada aspek yang belum optimal seperti pembuangan obat yang dapat ditingkatkan melalui demonstrasi dan fasilitas khusus, sehingga para peserta diharapkan dapat menerapkan pengetahuan tersebut dalam lingkungan keluarga dan masyarakat.Peran apoteker dan tenaga kesehatan juga perlu diperkuat lewat konseling, monitoring, dan edukasi berkelanjutan untuk mendukung kepatuhan lansia
<br>Hipertensi dan diabetes banyak diderita oleh lansia. Namun, kepatuhan lansia dalam minum obat masih rendah karena berbagai faktor, sehingga program DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) menjadi solusi edukatif untuk meningkatkan kepatuhan. Kegiatan ini dilakukan di Puskesmas Loa Bakung Samarinda yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku lansia dalam penggunaan obat melalui penerapan prinsip DAGUSIBU dan kepatuhan dalam meminum obat. Kegiatan ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan desain one group pre-test and post-test design terhadap 20 orang peserta lansia. Hasil yang didapatkan yaitu pada Uji paired t-test menunjukkan nilai p < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan bermakna...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/e/pengetahuan-lansia-kualitas-hidup-dagusibu-kepatuh-thumb-8a3c1.webp" type="image/webp" length="110556" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/pengetahuan-lansia-kualitas-hidup-dagusibu-kepatuh-thumb-67524.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/pengetahuan-lansia-kualitas-hidup-dagusibu-kepatuh-thumb-8a3c1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/pengetahuan-lansia-kualitas-hidup-dagusibu-kepatuh-thumb-c7244.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1899-uima.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19093-jurnal-pengabdian-masyarakat-indonesia-maju.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Early Warning Score Based on Vital Signs and Symptoms for Preeclampsia Design Escalation Pathway and Validation at a Primary Health Center ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Early Warning Score Based on Vital Signs and Symptoms for Preeclampsia Design Escalation Pathway and Validation at a Primary Health Center ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Early Warning Score Based on Vital Signs and Symptoms for Preeclampsia Design Escalation Pathway and Validation at a Primary Health Center ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54000-model-regresi-logistik-uji-validitas-preekla</link>
	<guid isPermaLink="false">47a873b66773fc6657e4239419ad1a54</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 19:35:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi keakuratan dan kegunaan Early Warning Score (EWS) untuk preeklamsia pada sampel yang lebih besar dan beragam secara geografis, termasuk wilayah rural dan perkotaan, guna memastikan generalisasi model terhadap ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Early Warning Score Based on Vital Signs and Symptoms for Preeclampsia: Design, Escalation Pathway, and Validation at a Primary Health Center: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi keakuratan dan kegunaan Early Warning Score (EWS) untuk preeklamsia pada sampel yang lebih besar dan beragam secara geografis, termasuk wilayah rural dan perkotaan, guna memastikan generalisasi model terhadap populasi ibu hamil Indonesia. Selanjutnya, studi dapat mengembangkan dan menguji integrasi EWS ke dalam platform aplikasi mobile yang terhubung dengan sistem rekam medis elektronik, dengan menilai sejauh mana penggunaan teknologi digital meningkatkan kepatuhan tenaga kesehatan dan mempercepat rujukan pada kasus berisiko tinggi. Penelitian lain dapat membandingkan efektivitas model EWS berbasis tanda vital dan gejala klinis dengan model yang menambahkan biomarker laboratorium sederhana, seperti protein urine atau rasio sFltAc1/PlGF, untuk menentukan apakah kombinasi tersebut memberikan prediksi yang lebih sensitif tanpa menambah beban biaya. Selain itu, analisis biayaAcmanfaat dapat dilakukan untuk menilai implikasi ekonomi penerapan EWS secara luas di puskesmas, termasuk estimasi penghematan akibat penurunan komplikasi maternal dan neonatal serta potensi pengaruhnya terhadap target penurunan angka kematian ibu. Akhirnya, penelitian kualitatif dapat meneliti persepsi dan pengalaman tenaga kesehatan serta ibu hamil terhadap penggunaan EWS, guna mengidentifikasi hambatan implementasi dan mengembangkan strategi pelatihan yang lebih efektif dan mudah dipahami.. Berdasarkan temuan penelitian ini, Early Warning Score (EWS) yang dikembangkan untuk skrining preeklamsia disarankan untuk diadopsi dalam layanan Antenatal Care (ANC) rutin di fasilitas kesehatan primer, khususnya Puskesmas.Tenaga kesehatan perlu memperoleh pelatihan yang tepat agar dapat melakukan penilaian dan pemberian skor yang akurat terhadap tanda vital serta gejala klinis, serta EWS harus diintegrasikan secara standar dalam proses identifikasi dini, manajemen, dan rujukan.Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk memvalidasi model ini pada populasi yang lebih luas dan beragam serta mengeksplorasi integrasinya ke dalam sistem kesehatan digital guna mendukung pengambilan keputusan dan meningkatkan hasil kesehatan maternal Preeklamsia merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas maternal di Indonesia dan seringkali tidak terdiagnosis, terutama di fasilitas kesehatan primer seperti puskesmas. Keterlambatan identifikasi dini meningkatkan risiko komplikasi berat bagi ibu dan bayi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan memvalidasi model Early Warning Score (EWS) berbasis tanda vital dan gejala klinis melalui desain kohort prospektif pada 65 wanita hamil trimester tiga yang dipantau hingga persalinan. Data yang dikumpulkan meliputi tekanan darah, denyut jantung, laju pernapasan, serta gejala seperti sakit kepala, penglihatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/7/model-regresi-logistik-uji-validitas-preeklamsia-e-thumb-a5023.webp" title="JURIS - Early Warning Score Based on Vital Signs and Symptoms for Preeclampsia: Design, Escalation Pathway, and Validation at a Primary Health Center" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/model-regresi-logistik-uji-validitas-preeklamsia-e-thumb-a5023.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/model-regresi-logistik-uji-validitas-preeklamsia-e-thumb-a5023.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/model-regresi-logistik-uji-validitas-preeklamsia-e-thumb-a5023.webp 1x" title="JURIS - Early Warning Score Based on Vital Signs and Symptoms for Preeclampsia: Design, Escalation Pathway, and Validation at a Primary Health Center" alt="JURIS - Early Warning Score Based on Vital Signs and Symptoms for Preeclampsia: Design, Escalation Pathway, and Validation at a Primary Health Center" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/7/model-regresi-logistik-uji-validitas-preeklamsia-e-thumb-7c2ca.webp" title="JURIS - Early Warning Score Based on Vital Signs and Symptoms for Preeclampsia: Design, Escalation Pathway, and Validation at a Primary Health Center" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/model-regresi-logistik-uji-validitas-preeklamsia-e-thumb-7c2ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/model-regresi-logistik-uji-validitas-preeklamsia-e-thumb-7c2ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/model-regresi-logistik-uji-validitas-preeklamsia-e-thumb-7c2ca.webp 1x" title="JURIS - Early Warning Score Based on Vital Signs and Symptoms for Preeclampsia: Design, Escalation Pathway, and Validation at a Primary Health Center" alt="JURIS - Early Warning Score Based on Vital Signs and Symptoms for Preeclampsia: Design, Escalation Pathway, and Validation at a Primary Health Center" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/7/model-regresi-logistik-uji-validitas-preeklamsia-e-thumb-39ae5.webp" title="JURIS - Early Warning Score Based on Vital Signs and Symptoms for Preeclampsia: Design, Escalation Pathway, and Validation at a Primary Health Center" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/model-regresi-logistik-uji-validitas-preeklamsia-e-thumb-39ae5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/model-regresi-logistik-uji-validitas-preeklamsia-e-thumb-39ae5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/model-regresi-logistik-uji-validitas-preeklamsia-e-thumb-39ae5.webp 1x" title="JURIS - Early Warning Score Based on Vital Signs and Symptoms for Preeclampsia: Design, Escalation Pathway, and Validation at a Primary Health Center" alt="JURIS - Early Warning Score Based on Vital Signs and Symptoms for Preeclampsia: Design, Escalation Pathway, and Validation at a Primary Health Center" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54000-model-regresi-logistik-uji-validitas-preekla" title="JURIS - Early Warning Score Based on Vital Signs and Symptoms for Preeclampsia: Design, Escalation Pathway, and Validation at a Primary Health Center" target="_blank">Early Warning Score Based on Vital Signs and Symptoms for Preeclampsia: Design, Escalation Pathway, and Validation at a Primary Health Center</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi keakuratan dan kegunaan Early Warning Score (EWS) untuk preeklamsia pada sampel yang lebih besar dan beragam secara geografis, termasuk wilayah rural dan perkotaan, guna memastikan generalisasi model terhadap populasi ibu hamil Indonesia. Selanjutnya, studi dapat mengembangkan dan menguji integrasi EWS ke dalam platform aplikasi mobile yang terhubung dengan sistem rekam medis elektronik, dengan menilai sejauh mana penggunaan teknologi digital meningkatkan kepatuhan tenaga kesehatan dan mempercepat rujukan pada kasus berisiko tinggi. Penelitian lain dapat membandingkan efektivitas model EWS berbasis tanda vital dan gejala klinis dengan model yang menambahkan biomarker laboratorium sederhana, seperti protein urine atau rasio sFltAc1/PlGF, untuk menentukan apakah kombinasi tersebut memberikan prediksi yang lebih sensitif tanpa menambah beban biaya. Selain itu, analisis biayaAcmanfaat dapat dilakukan untuk menilai implikasi ekonomi penerapan EWS secara luas di puskesmas, termasuk estimasi penghematan akibat penurunan komplikasi maternal dan neonatal serta potensi pengaruhnya terhadap target penurunan angka kematian ibu. Akhirnya, penelitian kualitatif dapat meneliti persepsi dan pengalaman tenaga kesehatan serta ibu hamil terhadap penggunaan EWS, guna mengidentifikasi hambatan implementasi dan mengembangkan strategi pelatihan yang lebih efektif dan mudah dipahami..
<br>Berdasarkan temuan penelitian ini, Early Warning Score (EWS) yang dikembangkan untuk skrining preeklamsia disarankan untuk diadopsi dalam layanan Antenatal Care (ANC) rutin di fasilitas kesehatan primer, khususnya Puskesmas.Tenaga kesehatan perlu memperoleh pelatihan yang tepat agar dapat melakukan penilaian dan pemberian skor yang akurat terhadap tanda vital serta gejala klinis, serta EWS harus diintegrasikan secara standar dalam proses identifikasi dini, manajemen, dan rujukan.Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk memvalidasi model ini pada populasi yang lebih luas dan beragam serta mengeksplorasi integrasinya ke dalam sistem kesehatan digital guna mendukung pengambilan keputusan dan meningkatkan hasil kesehatan maternal
<br>Preeklamsia merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas maternal di Indonesia dan seringkali tidak terdiagnosis, terutama di fasilitas kesehatan primer seperti puskesmas. Keterlambatan identifikasi dini meningkatkan risiko komplikasi berat bagi ibu dan bayi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan memvalidasi model Early Warning Score (EWS) berbasis tanda vital dan gejala klinis melalui desain kohort prospektif pada 65 wanita hamil trimester tiga yang dipantau hingga persalinan. Data yang dikumpulkan meliputi tekanan darah, denyut jantung, laju pernapasan, serta gejala seperti sakit kepala, penglihatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/7/model-regresi-logistik-uji-validitas-preeklamsia-e-thumb-39ae5.webp" type="image/webp" length="66710" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/model-regresi-logistik-uji-validitas-preeklamsia-e-thumb-a5023.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/model-regresi-logistik-uji-validitas-preeklamsia-e-thumb-7c2ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/model-regresi-logistik-uji-validitas-preeklamsia-e-thumb-39ae5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6669-akperrspadjakarta.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16216-journal-educational-nursing-jen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Influence of Ultra Processed Food on Childhood Obesity A Systematic Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Influence of Ultra Processed Food on Childhood Obesity A Systematic Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Influence of Ultra Processed Food on Childhood Obesity A Systematic Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53999-obesitas-anak-pola-konsumsi-masyarak</link>
	<guid isPermaLink="false">299ed58d18955db01581bf4326e528a1</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 19:35:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ one search ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[one,search,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas intervensi berbasis komunitas yang mengintegrasikan kerangka Au3PAy (Produk, Tempat, Promosi) dalam menurunkan konsumsi makanan ultraAcproses dan prevalensi obesitas pada anak-anak dari keluarga berpendapatan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Influence of Ultra-Processed Food on Childhood Obesity: A Systematic Review: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas intervensi berbasis komunitas yang mengintegrasikan kerangka Au3PAy (Produk, Tempat, Promosi) dalam menurunkan konsumsi makanan ultraAcproses dan prevalensi obesitas pada anak-anak dari keluarga berpendapatan rendah melalui studi longitudinal selama dua tahun. Selanjutnya, diperlukan penyelidikan mengenai peran kecanduan makanan pada orang tua serta mekanisme penularannya kepada anak, dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk memahami bagaimana pola konsumsi orang tua memengaruhi risiko obesitas pada generasi berikutnya. Terakhir, penting untuk menilai dampak pembatasan iklan digital makanan ultraAcproses terhadap eksposur anak dan perubahan pola makan mereka, menggunakan percobaan terkontrol yang membandingkan wilayah dengan regulasi iklan ketat versus wilayah tanpa regulasi, serta mengukur efeknya pada asupan kalori dan indeks massa tubuh. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang kuat untuk merumuskan kebijakan publik yang lebih efektif dalam mengatasi obesitas anak.. Temuan tinjauan sistematis ini menunjukkan adanya korelasi signifikan antara konsumsi makanan ultraAcproses dan peningkatan risiko obesitas pada anak, yang dipicu oleh kandungan gula, lemak jenuh, natrium tinggi serta rendahnya serat dan nutrisi.Faktor-faktor seperti kecanduan makanan, status sosialAcekonomi rendah, dan paparan iklan makanan tidak sehat memperkuat konsumsi UPF dan meningkatkan kerentanan anak terhadap obesitas.Pembatasan pemasaran UPF, edukasi gizi di sekolah dan keluarga, serta intervensi kebijakan dan psikologis yang menargetkan kecanduan makanan diperkirakan dapat mengurangi dampak negatif UPF terhadap obesitas anak Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak konsumsi makanan ultraAcproses (UPF) terhadap risiko obesitas pada anak melalui tinjauan sistematis terhadap studi yang dipublikasikan antara tahun 2019 hingga 2024. Artikel ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA, menyaring 319 artikel dari basis data Scopus, dan akhirnya memilih 13 artikel relevan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi menggunakan kerangka PICOC. Terdapat korelasi signifikan antara konsumsi UPF dan risiko obesitas pada anak. UPF dikaitkan dengan peningkatan BMI, peningkatan lingkar pinggang,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/4/obesitas-anak-pola-konsumsi-masyarakat-perilaku-ma-thumb-c9df4.webp" title="JURIS - The Influence of Ultra-Processed Food on Childhood Obesity: A Systematic Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/obesitas-anak-pola-konsumsi-masyarakat-perilaku-ma-thumb-c9df4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/obesitas-anak-pola-konsumsi-masyarakat-perilaku-ma-thumb-c9df4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/obesitas-anak-pola-konsumsi-masyarakat-perilaku-ma-thumb-c9df4.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Ultra-Processed Food on Childhood Obesity: A Systematic Review" alt="JURIS - The Influence of Ultra-Processed Food on Childhood Obesity: A Systematic Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/obesitas-anak-pola-konsumsi-masyarakat-perilaku-ma-thumb-37b30.webp" title="JURIS - The Influence of Ultra-Processed Food on Childhood Obesity: A Systematic Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/obesitas-anak-pola-konsumsi-masyarakat-perilaku-ma-thumb-37b30.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/obesitas-anak-pola-konsumsi-masyarakat-perilaku-ma-thumb-37b30.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/obesitas-anak-pola-konsumsi-masyarakat-perilaku-ma-thumb-37b30.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Ultra-Processed Food on Childhood Obesity: A Systematic Review" alt="JURIS - The Influence of Ultra-Processed Food on Childhood Obesity: A Systematic Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/obesitas-anak-pola-konsumsi-masyarakat-perilaku-ma-thumb-ccaa9.webp" title="JURIS - The Influence of Ultra-Processed Food on Childhood Obesity: A Systematic Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/obesitas-anak-pola-konsumsi-masyarakat-perilaku-ma-thumb-ccaa9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/obesitas-anak-pola-konsumsi-masyarakat-perilaku-ma-thumb-ccaa9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/obesitas-anak-pola-konsumsi-masyarakat-perilaku-ma-thumb-ccaa9.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Ultra-Processed Food on Childhood Obesity: A Systematic Review" alt="JURIS - The Influence of Ultra-Processed Food on Childhood Obesity: A Systematic Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53999-obesitas-anak-pola-konsumsi-masyarak" title="JURIS - The Influence of Ultra-Processed Food on Childhood Obesity: A Systematic Review" target="_blank">The Influence of Ultra-Processed Food on Childhood Obesity: A Systematic Review</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas intervensi berbasis komunitas yang mengintegrasikan kerangka Au3PAy (Produk, Tempat, Promosi) dalam menurunkan konsumsi makanan ultraAcproses dan prevalensi obesitas pada anak-anak dari keluarga berpendapatan rendah melalui studi longitudinal selama dua tahun. Selanjutnya, diperlukan penyelidikan mengenai peran kecanduan makanan pada orang tua serta mekanisme penularannya kepada anak, dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk memahami bagaimana pola konsumsi orang tua memengaruhi risiko obesitas pada generasi berikutnya. Terakhir, penting untuk menilai dampak pembatasan iklan digital makanan ultraAcproses terhadap eksposur anak dan perubahan pola makan mereka, menggunakan percobaan terkontrol yang membandingkan wilayah dengan regulasi iklan ketat versus wilayah tanpa regulasi, serta mengukur efeknya pada asupan kalori dan indeks massa tubuh. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang kuat untuk merumuskan kebijakan publik yang lebih efektif dalam mengatasi obesitas anak..
<br>Temuan tinjauan sistematis ini menunjukkan adanya korelasi signifikan antara konsumsi makanan ultraAcproses dan peningkatan risiko obesitas pada anak, yang dipicu oleh kandungan gula, lemak jenuh, natrium tinggi serta rendahnya serat dan nutrisi.Faktor-faktor seperti kecanduan makanan, status sosialAcekonomi rendah, dan paparan iklan makanan tidak sehat memperkuat konsumsi UPF dan meningkatkan kerentanan anak terhadap obesitas.Pembatasan pemasaran UPF, edukasi gizi di sekolah dan keluarga, serta intervensi kebijakan dan psikologis yang menargetkan kecanduan makanan diperkirakan dapat mengurangi dampak negatif UPF terhadap obesitas anak
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak konsumsi makanan ultraAcproses (UPF) terhadap risiko obesitas pada anak melalui tinjauan sistematis terhadap studi yang dipublikasikan antara tahun 2019 hingga 2024. Artikel ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA, menyaring 319 artikel dari basis data Scopus, dan akhirnya memilih 13 artikel relevan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi menggunakan kerangka PICOC. Terdapat korelasi signifikan antara konsumsi UPF dan risiko obesitas pada anak. UPF dikaitkan dengan peningkatan BMI, peningkatan lingkar pinggang,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/4/obesitas-anak-pola-konsumsi-masyarakat-perilaku-ma-thumb-37b30.webp" type="image/webp" length="96590" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/obesitas-anak-pola-konsumsi-masyarakat-perilaku-ma-thumb-c9df4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/obesitas-anak-pola-konsumsi-masyarakat-perilaku-ma-thumb-37b30.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/obesitas-anak-pola-konsumsi-masyarakat-perilaku-ma-thumb-ccaa9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6669-akperrspadjakarta.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16216-journal-educational-nursing-jen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Application of Artificial Intelligence in MRI Image Analysis for Radiological Diagnosis A Systematic Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Application of Artificial Intelligence in MRI Image Analysis for Radiological Diagnosis A Systematic Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Application of Artificial Intelligence in MRI Image Analysis for Radiological Diagnosis A Systematic Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53998-kecukupan-produksi-asi-kombinasi-intervensi-kelanc</link>
	<guid isPermaLink="false">6148e6b1131ca0c400eb3cef51116213</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 19:35:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ one search ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[one,search,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efektivitas relatif pepaya dibandingkan dengan makanan lain yang diketahui memiliki sifat laktagogik, seperti katuk dan daun kelor, terhadap peningkatan kelancaran ASI pada ibu menyusui dengan menggunakan sampel ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Application of Artificial Intelligence in MRI Image Analysis for Radiological Diagnosis: A Systematic Review: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efektivitas relatif pepaya dibandingkan dengan makanan lain yang diketahui memiliki sifat laktagogik, seperti katuk dan daun kelor, terhadap peningkatan kelancaran ASI pada ibu menyusui dengan menggunakan sampel yang lebih besar dan desain multiAcpusat, sehingga dapat menghasilkan generalisasi yang lebih kuat. Selain itu, diperlukan studi untuk menentukan hubungan dosisAcrespons konsumsi pepaya, misalnya dengan membandingkan dosis 150Ag, 250Ag, dan 350Ag per hari selama 7 hingga 14 hari, serta mengukur perubahan kadar hormon oksitosin dan prolaktin untuk memahami mekanisme biologis yang mendasari peningkatan produksi ASI. Selanjutnya, kombinasi intervensi gizi berupa konsumsi pepaya dengan program edukasi menyusui yang terstruktur dapat dievaluasi untuk melihat apakah sinergi antara peningkatan nutrisi dan peningkatan pengetahuan dapat memperbaiki keberhasilan menyusui pada ibu primipara di daerah pedesaan, khususnya di wilayah kerja Puskesmas Songgon. PenelitianAcpenelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti ilmiah yang lebih komprehensif untuk mendukung kebijakan kesehatan publik dalam mempromosikan praktik menyusui eksklusif.. Berdasarkan temuan, konsumsi pepaya secara signifikan meningkatkan kelancaran ASI pada ibu menyusui, dengan nilai rataAcrata skor kelancaran pada kelompok intervensi naik dari 1,87 (pratesti) menjadi 7,40 (posttest), sedangkan pada kelompok kontrol hanya naik menjadi 4,00 (p=0,000).Perbedaan peningkatan antara kelompok intervensi (5,53) dan kontrol (1,8) menunjukkan efek pepaya yang lebih besar.Oleh karena itu, pepaya dapat direkomendasikan sebagai alternatif alami untuk meningkatkan kelancaran produksi ASI ASI merupakan sumber nutrisi utama bagi bayi baru lahir dan berperan penting dalam pertumbuhan serta sistem kekebalan tubuh. Namun, produksi ASI yang lancar sering menjadi tantangan bagi sebagian ibu menyusui. Salah satu upaya nonAcfarmakologis yang dapat mendukung produksi ASI yang lancar adalah konsumsi pepaya. Pepaya mengandung lactogagum yang dapat menstimulasi sekresi oksitosin dan prolaktin, hormon yang merangsang produksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efek konsumsi pepaya terhadap kelancaran aliran ASI pada ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas Songgon pada tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain kuasiAceksperimental dengan pendekatan preActest dan postActest.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/b/kecukupan-produksi-asi-kombinasi-intervensi-kelanc-thumb-fbf41.webp" title="JURIS - Application of Artificial Intelligence in MRI Image Analysis for Radiological Diagnosis: A Systematic Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/kecukupan-produksi-asi-kombinasi-intervensi-kelanc-thumb-fbf41.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/kecukupan-produksi-asi-kombinasi-intervensi-kelanc-thumb-fbf41.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/kecukupan-produksi-asi-kombinasi-intervensi-kelanc-thumb-fbf41.webp 1x" title="JURIS - Application of Artificial Intelligence in MRI Image Analysis for Radiological Diagnosis: A Systematic Review" alt="JURIS - Application of Artificial Intelligence in MRI Image Analysis for Radiological Diagnosis: A Systematic Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/kecukupan-produksi-asi-kombinasi-intervensi-kelanc-thumb-472f3.webp" title="JURIS - Application of Artificial Intelligence in MRI Image Analysis for Radiological Diagnosis: A Systematic Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/kecukupan-produksi-asi-kombinasi-intervensi-kelanc-thumb-472f3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/kecukupan-produksi-asi-kombinasi-intervensi-kelanc-thumb-472f3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/kecukupan-produksi-asi-kombinasi-intervensi-kelanc-thumb-472f3.webp 1x" title="JURIS - Application of Artificial Intelligence in MRI Image Analysis for Radiological Diagnosis: A Systematic Review" alt="JURIS - Application of Artificial Intelligence in MRI Image Analysis for Radiological Diagnosis: A Systematic Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/kecukupan-produksi-asi-kombinasi-intervensi-kelanc-thumb-df5d1.webp" title="JURIS - Application of Artificial Intelligence in MRI Image Analysis for Radiological Diagnosis: A Systematic Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/kecukupan-produksi-asi-kombinasi-intervensi-kelanc-thumb-df5d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/kecukupan-produksi-asi-kombinasi-intervensi-kelanc-thumb-df5d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/kecukupan-produksi-asi-kombinasi-intervensi-kelanc-thumb-df5d1.webp 1x" title="JURIS - Application of Artificial Intelligence in MRI Image Analysis for Radiological Diagnosis: A Systematic Review" alt="JURIS - Application of Artificial Intelligence in MRI Image Analysis for Radiological Diagnosis: A Systematic Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53998-kecukupan-produksi-asi-kombinasi-intervensi-kelanc" title="JURIS - Application of Artificial Intelligence in MRI Image Analysis for Radiological Diagnosis: A Systematic Review" target="_blank">Application of Artificial Intelligence in MRI Image Analysis for Radiological Diagnosis: A Systematic Review</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efektivitas relatif pepaya dibandingkan dengan makanan lain yang diketahui memiliki sifat laktagogik, seperti katuk dan daun kelor, terhadap peningkatan kelancaran ASI pada ibu menyusui dengan menggunakan sampel yang lebih besar dan desain multiAcpusat, sehingga dapat menghasilkan generalisasi yang lebih kuat. Selain itu, diperlukan studi untuk menentukan hubungan dosisAcrespons konsumsi pepaya, misalnya dengan membandingkan dosis 150Ag, 250Ag, dan 350Ag per hari selama 7 hingga 14 hari, serta mengukur perubahan kadar hormon oksitosin dan prolaktin untuk memahami mekanisme biologis yang mendasari peningkatan produksi ASI. Selanjutnya, kombinasi intervensi gizi berupa konsumsi pepaya dengan program edukasi menyusui yang terstruktur dapat dievaluasi untuk melihat apakah sinergi antara peningkatan nutrisi dan peningkatan pengetahuan dapat memperbaiki keberhasilan menyusui pada ibu primipara di daerah pedesaan, khususnya di wilayah kerja Puskesmas Songgon. PenelitianAcpenelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti ilmiah yang lebih komprehensif untuk mendukung kebijakan kesehatan publik dalam mempromosikan praktik menyusui eksklusif..
<br>Berdasarkan temuan, konsumsi pepaya secara signifikan meningkatkan kelancaran ASI pada ibu menyusui, dengan nilai rataAcrata skor kelancaran pada kelompok intervensi naik dari 1,87 (pratesti) menjadi 7,40 (posttest), sedangkan pada kelompok kontrol hanya naik menjadi 4,00 (p=0,000).Perbedaan peningkatan antara kelompok intervensi (5,53) dan kontrol (1,8) menunjukkan efek pepaya yang lebih besar.Oleh karena itu, pepaya dapat direkomendasikan sebagai alternatif alami untuk meningkatkan kelancaran produksi ASI
<br>ASI merupakan sumber nutrisi utama bagi bayi baru lahir dan berperan penting dalam pertumbuhan serta sistem kekebalan tubuh. Namun, produksi ASI yang lancar sering menjadi tantangan bagi sebagian ibu menyusui. Salah satu upaya nonAcfarmakologis yang dapat mendukung produksi ASI yang lancar adalah konsumsi pepaya. Pepaya mengandung lactogagum yang dapat menstimulasi sekresi oksitosin dan prolaktin, hormon yang merangsang produksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efek konsumsi pepaya terhadap kelancaran aliran ASI pada ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas Songgon pada tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain kuasiAceksperimental dengan pendekatan preActest dan postActest....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/b/kecukupan-produksi-asi-kombinasi-intervensi-kelanc-thumb-472f3.webp" type="image/webp" length="102102" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/kecukupan-produksi-asi-kombinasi-intervensi-kelanc-thumb-fbf41.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/kecukupan-produksi-asi-kombinasi-intervensi-kelanc-thumb-472f3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/kecukupan-produksi-asi-kombinasi-intervensi-kelanc-thumb-df5d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6669-akperrspadjakarta.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16216-journal-educational-nursing-jen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Konsep Pemberian Makan Bayi dan Anak untuk Pencegahan Stunting Infant and Young Child Feeding Concepts for Stunting Prevention ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Konsep Pemberian Makan Bayi dan Anak untuk Pencegahan Stunting Infant and Young Child Feeding Concepts for Stunting Prevention ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Konsep Pemberian Makan Bayi dan Anak untuk Pencegahan Stunting Infant and Young Child Feeding Concepts for Stunting Prevention ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53997-balita-stunting-gizi-status-det</link>
	<guid isPermaLink="false">1feb941404b7e64b44c1839234931d17</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 19:35:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ terapi hijau ]]></category>
	<category><![CDATA[ intan yusita ]]></category>
	<category><![CDATA[ py https ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[hijau,https,intan,py,terapi,yusita]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, bagaimana pengaruh pelatihan PMBA yang diberikan kepada kader terhadap penurunan prevalensi stunting di wilayah Kepulauan Seribu dalam jangka panjang, misalnya melalui studi kohort selama ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Konsep Pemberian Makan Bayi dan Anak untuk Pencegahan Stunting: Infant and Young Child Feeding Concepts for Stunting Prevention: Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, bagaimana pengaruh pelatihan PMBA yang diberikan kepada kader terhadap penurunan prevalensi stunting di wilayah Kepulauan Seribu dalam jangka panjang, misalnya melalui studi kohort selama dua sampai tiga tahun? Kedua, apakah penggunaan bahan pangan lokal seperti sukun sebagai bahan utama dalam MPAcASI menghasilkan perbaikan status gizi balita yang lebih signifikan dibandingkan MPAcASI komersial, sehingga perlu dilakukan uji coba terkontrol dengan kelompok pembanding? Ketiga, faktor apa saja yang menjadi hambatan bagi kader dalam menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, dan bagaimana desain modul pelatihan berkelanjutan yang melibatkan pendekatan digital dapat meningkatkan kepercayaan diri serta retensi pengetahuan mereka? Dengan menjawab ketiga pertanyaan tersebut, hasil penelitian dapat menyediakan bukti empiris untuk memperkuat kebijakan kesehatan masyarakat, memperluas penggunaan pangan lokal, dan mengoptimalkan strategi pemberdayaan kader guna mengatasi stunting secara lebih efektif. Selain itu, evaluasi biayaAemanfaat dari masingAcmasing intervensi akan membantu menentukan strategi paling efisien bagi program pemerintah.. Kegiatan pengabdian masyarakat tentang konsep Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) untuk pencegahan stunting berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader melalui serangkaian aktivitas seperti pre-test, FGD, ceramah audiovisual, dan demonstrasi makanan berbahan lokal.Partisipasi aktif kader menunjukkan antusiasme tinggi dan kesadaran yang meningkat, sehingga mereka siap menjadi agen perubahan dalam edukasi PMBA di masyarakat.Diharapkan puskesmas setempat melaksanakan pelatihan rutin dan konsisten untuk memperkuat kemampuan kader dalam pencegahan stunting Pertumbuhan yang terhambat atau stunting merupakan salah satu masalah gizi yang dihadapi bayi di seluruh dunia saat ini. Dari 154 Balita Stunting di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu didapatkan 1 balita dengan TB (0,65 %), 56 balita dengan anemia (36,36 %), 10 balita dengan kecacingan (6,49 %), 1 balita dengan hasil SDIDTK tidak sesuai (0,64 %), 4 balita dengan jamban tidak sehat (2,59 %), dan 7 balita dengan diare berulang (4,54 %). Kemudian dari 154 Balita Stunting tersebut dilakukan Food Recall 24 Jam terhadap 53 balita stunting (sampling). Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/9/balita-stunting-gizi-status-determinan-anak-bayi-k-thumb-4ffa5.webp" title="JURIS - Konsep Pemberian Makan Bayi dan Anak untuk Pencegahan Stunting: Infant and Young Child Feeding Concepts for Stunting Prevention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/balita-stunting-gizi-status-determinan-anak-bayi-k-thumb-4ffa5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/balita-stunting-gizi-status-determinan-anak-bayi-k-thumb-4ffa5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/balita-stunting-gizi-status-determinan-anak-bayi-k-thumb-4ffa5.webp 1x" title="JURIS - Konsep Pemberian Makan Bayi dan Anak untuk Pencegahan Stunting: Infant and Young Child Feeding Concepts for Stunting Prevention" alt="JURIS - Konsep Pemberian Makan Bayi dan Anak untuk Pencegahan Stunting: Infant and Young Child Feeding Concepts for Stunting Prevention" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/9/balita-stunting-gizi-status-determinan-anak-bayi-k-thumb-4d631.webp" title="JURIS - Konsep Pemberian Makan Bayi dan Anak untuk Pencegahan Stunting: Infant and Young Child Feeding Concepts for Stunting Prevention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/balita-stunting-gizi-status-determinan-anak-bayi-k-thumb-4d631.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/balita-stunting-gizi-status-determinan-anak-bayi-k-thumb-4d631.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/balita-stunting-gizi-status-determinan-anak-bayi-k-thumb-4d631.webp 1x" title="JURIS - Konsep Pemberian Makan Bayi dan Anak untuk Pencegahan Stunting: Infant and Young Child Feeding Concepts for Stunting Prevention" alt="JURIS - Konsep Pemberian Makan Bayi dan Anak untuk Pencegahan Stunting: Infant and Young Child Feeding Concepts for Stunting Prevention" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/9/balita-stunting-gizi-status-determinan-anak-bayi-k-thumb-0ae93.webp" title="JURIS - Konsep Pemberian Makan Bayi dan Anak untuk Pencegahan Stunting: Infant and Young Child Feeding Concepts for Stunting Prevention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/balita-stunting-gizi-status-determinan-anak-bayi-k-thumb-0ae93.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/balita-stunting-gizi-status-determinan-anak-bayi-k-thumb-0ae93.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/balita-stunting-gizi-status-determinan-anak-bayi-k-thumb-0ae93.webp 1x" title="JURIS - Konsep Pemberian Makan Bayi dan Anak untuk Pencegahan Stunting: Infant and Young Child Feeding Concepts for Stunting Prevention" alt="JURIS - Konsep Pemberian Makan Bayi dan Anak untuk Pencegahan Stunting: Infant and Young Child Feeding Concepts for Stunting Prevention" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53997-balita-stunting-gizi-status-det" title="JURIS - Konsep Pemberian Makan Bayi dan Anak untuk Pencegahan Stunting: Infant and Young Child Feeding Concepts for Stunting Prevention" target="_blank">Konsep Pemberian Makan Bayi dan Anak untuk Pencegahan Stunting: Infant and Young Child Feeding Concepts for Stunting Prevention</a>: Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, bagaimana pengaruh pelatihan PMBA yang diberikan kepada kader terhadap penurunan prevalensi stunting di wilayah Kepulauan Seribu dalam jangka panjang, misalnya melalui studi kohort selama dua sampai tiga tahun? Kedua, apakah penggunaan bahan pangan lokal seperti sukun sebagai bahan utama dalam MPAcASI menghasilkan perbaikan status gizi balita yang lebih signifikan dibandingkan MPAcASI komersial, sehingga perlu dilakukan uji coba terkontrol dengan kelompok pembanding? Ketiga, faktor apa saja yang menjadi hambatan bagi kader dalam menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, dan bagaimana desain modul pelatihan berkelanjutan yang melibatkan pendekatan digital dapat meningkatkan kepercayaan diri serta retensi pengetahuan mereka? Dengan menjawab ketiga pertanyaan tersebut, hasil penelitian dapat menyediakan bukti empiris untuk memperkuat kebijakan kesehatan masyarakat, memperluas penggunaan pangan lokal, dan mengoptimalkan strategi pemberdayaan kader guna mengatasi stunting secara lebih efektif. Selain itu, evaluasi biayaAemanfaat dari masingAcmasing intervensi akan membantu menentukan strategi paling efisien bagi program pemerintah..
<br>Kegiatan pengabdian masyarakat tentang konsep Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) untuk pencegahan stunting berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader melalui serangkaian aktivitas seperti pre-test, FGD, ceramah audiovisual, dan demonstrasi makanan berbahan lokal.Partisipasi aktif kader menunjukkan antusiasme tinggi dan kesadaran yang meningkat, sehingga mereka siap menjadi agen perubahan dalam edukasi PMBA di masyarakat.Diharapkan puskesmas setempat melaksanakan pelatihan rutin dan konsisten untuk memperkuat kemampuan kader dalam pencegahan stunting
<br>Pertumbuhan yang terhambat atau stunting merupakan salah satu masalah gizi yang dihadapi bayi di seluruh dunia saat ini. Dari 154 Balita Stunting di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu didapatkan 1 balita dengan TB (0,65 %), 56 balita dengan anemia (36,36 %), 10 balita dengan kecacingan (6,49 %), 1 balita dengan hasil SDIDTK tidak sesuai (0,64 %), 4 balita dengan jamban tidak sehat (2,59 %), dan 7 balita dengan diare berulang (4,54 %). Kemudian dari 154 Balita Stunting tersebut dilakukan Food Recall 24 Jam terhadap 53 balita stunting (sampling). Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/9/balita-stunting-gizi-status-determinan-anak-bayi-k-thumb-4ffa5.webp" type="image/webp" length="106042" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/balita-stunting-gizi-status-determinan-anak-bayi-k-thumb-4ffa5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/balita-stunting-gizi-status-determinan-anak-bayi-k-thumb-4d631.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/balita-stunting-gizi-status-determinan-anak-bayi-k-thumb-0ae93.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1899-uima.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19093-jurnal-pengabdian-masyarakat-indonesia-maju.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimalisasi Pengetahuan Ibu Melalui Pelatihan Pijat Tuina Dalam Peningkatan Nafsu Makan Balita Optimization Of Mothers Knowledge Through Tuina Massage Training In Increasing Appetite For Toddlers ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimalisasi Pengetahuan Ibu Melalui Pelatihan Pijat Tuina Dalam Peningkatan Nafsu Makan Balita Optimization Of Mothers Knowledge Through Tuina Massage Training In Increasing Appetite For Toddlers ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimalisasi Pengetahuan Ibu Melalui Pelatihan Pijat Tuina Dalam Peningkatan Nafsu Makan Balita Optimization Of Mothers Knowledge Through Tuina Massage Training In Increasing Appetite For Toddlers ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53996-gizi-balita-teknik-pijat-endorpin-pemberian-makan</link>
	<guid isPermaLink="false">39422bc7a3b1321413302ae7e191d34a</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 19:35:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ terapi hijau ]]></category>
	<category><![CDATA[ intan yusita ]]></category>
	<category><![CDATA[ py https ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[hijau,https,intan,py,terapi,yusita]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak jangka panjang pelatihan pijat TuiANa terhadap pertumbuhan fisik, status gizi, dan frekuensi makan balita selama periode minimal satu tahun, dengan menggunakan desain eksperimen terkontrol yang membandingkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimalisasi Pengetahuan Ibu Melalui Pelatihan Pijat Tuina Dalam Peningkatan Nafsu Makan Balita: Optimization Of Mother's Knowledge Through Tuina Massage Training In Increasing Appetite For Toddlers: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak jangka panjang pelatihan pijat TuiANa terhadap pertumbuhan fisik, status gizi, dan frekuensi makan balita selama periode minimal satu tahun, dengan menggunakan desain eksperimen terkontrol yang membandingkan kelompok intervensi yang menerima pelatihan dan kelompok kontrol yang tidak menerima intervensi apa pun, sehingga dapat diketahui apakah peningkatan pengetahuan ibu berkelanjutan menghasilkan perubahan positif pada anaknya. Selanjutnya, diperlukan studi yang menelaah efektivitas kombinasi antara pelatihan pijat TuiANa dan edukasi gizi yang disampaikan melalui platform digital seperti aplikasi mobile atau video daring, guna memperluas jangkauan kepada ibuAcibu di daerah terpencil serta mempermudah akses materi edukatif, dan mengukur apakah pendekatan hibrida ini meningkatkan kepatuhan ibu dalam menerapkan teknik pijat serta memperbaiki asupan makanan balita. Selain itu, penelitian kualitatif dapat menggali persepsi, nilai budaya, dan hambatan yang dihadapi masyarakat beragam dalam mengadopsi teknik pijat TuiANa, sehingga dapat dikembangkan modul pelatihan yang lebih sensitif terhadap konteks lokal, melibatkan tokoh masyarakat, dan menyesuaikan bahasa serta contoh praktis. Ketiga arah penelitian tersebut diharapkan dapat memperkuat bukti ilmiah, memperluas jangkauan intervensi, dan meningkatkan keberlanjutan program sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh anakAcanak balita di seluruh Indonesia.. Kegiatan pelatihan pijat Tui Na bagi ibu balita di Desa Sagaracipta telah dilaksanakan secara sistematis dan menghasilkan peningkatan signifikan pada pengetahuan serta keterampilan ibu dalam menerapkan teknik pijat tradisional untuk meningkatkan nafsu makan dan kesehatan balita.Peningkatan tersebut berkontribusi pada perbaikan status gizi balita dan dapat dijadikan contoh model upaya peningkatan kesehatan anak berbasis kearifan lokal.Sebagai tindak lanjut, disarankan dilakukan pendampingan berkelanjutan serta replikasi program ke wilayah lain untuk memperluas manfaat pelatihan Balita merupakan kelompok usia yang sangat rentan terhadap masalah kesehatan, terutama yang berkaitan dengan nutrisi dan pertumbuhan. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya pengetahuan orangtua tentang pola pemberian makan pada balita yang tepat sehingga mengakibatkan penurunan berat badan dan status gizi yang tidak optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang pentingnya menjaga pola makan sehat pada balita dan bagaimana cara efektif untuk meningkatkan nafsu makan melalui pelatihan pijat Tui Na yang dapat membantu melancarkan sirkulasi darah,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/3/gizi-balita-teknik-pijat-endorpin-pemberian-makan-thumb-0ae32.webp" title="JURIS - Optimalisasi Pengetahuan Ibu Melalui Pelatihan Pijat Tuina Dalam Peningkatan Nafsu Makan Balita: Optimization Of Mother&#039;s Knowledge Through Tuina Massage Training In Increasing Appetite For Toddlers" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/gizi-balita-teknik-pijat-endorpin-pemberian-makan-thumb-0ae32.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/gizi-balita-teknik-pijat-endorpin-pemberian-makan-thumb-0ae32.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/gizi-balita-teknik-pijat-endorpin-pemberian-makan-thumb-0ae32.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Pengetahuan Ibu Melalui Pelatihan Pijat Tuina Dalam Peningkatan Nafsu Makan Balita: Optimization Of Mother&#039;s Knowledge Through Tuina Massage Training In Increasing Appetite For Toddlers" alt="JURIS - Optimalisasi Pengetahuan Ibu Melalui Pelatihan Pijat Tuina Dalam Peningkatan Nafsu Makan Balita: Optimization Of Mother&#039;s Knowledge Through Tuina Massage Training In Increasing Appetite For Toddlers" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/3/gizi-balita-teknik-pijat-endorpin-pemberian-makan-thumb-bb4e1.webp" title="JURIS - Optimalisasi Pengetahuan Ibu Melalui Pelatihan Pijat Tuina Dalam Peningkatan Nafsu Makan Balita: Optimization Of Mother&#039;s Knowledge Through Tuina Massage Training In Increasing Appetite For Toddlers" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/gizi-balita-teknik-pijat-endorpin-pemberian-makan-thumb-bb4e1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/gizi-balita-teknik-pijat-endorpin-pemberian-makan-thumb-bb4e1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/gizi-balita-teknik-pijat-endorpin-pemberian-makan-thumb-bb4e1.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Pengetahuan Ibu Melalui Pelatihan Pijat Tuina Dalam Peningkatan Nafsu Makan Balita: Optimization Of Mother&#039;s Knowledge Through Tuina Massage Training In Increasing Appetite For Toddlers" alt="JURIS - Optimalisasi Pengetahuan Ibu Melalui Pelatihan Pijat Tuina Dalam Peningkatan Nafsu Makan Balita: Optimization Of Mother&#039;s Knowledge Through Tuina Massage Training In Increasing Appetite For Toddlers" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/3/gizi-balita-teknik-pijat-endorpin-pemberian-makan-thumb-7c3c0.webp" title="JURIS - Optimalisasi Pengetahuan Ibu Melalui Pelatihan Pijat Tuina Dalam Peningkatan Nafsu Makan Balita: Optimization Of Mother&#039;s Knowledge Through Tuina Massage Training In Increasing Appetite For Toddlers" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/gizi-balita-teknik-pijat-endorpin-pemberian-makan-thumb-7c3c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/gizi-balita-teknik-pijat-endorpin-pemberian-makan-thumb-7c3c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/gizi-balita-teknik-pijat-endorpin-pemberian-makan-thumb-7c3c0.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Pengetahuan Ibu Melalui Pelatihan Pijat Tuina Dalam Peningkatan Nafsu Makan Balita: Optimization Of Mother&#039;s Knowledge Through Tuina Massage Training In Increasing Appetite For Toddlers" alt="JURIS - Optimalisasi Pengetahuan Ibu Melalui Pelatihan Pijat Tuina Dalam Peningkatan Nafsu Makan Balita: Optimization Of Mother&#039;s Knowledge Through Tuina Massage Training In Increasing Appetite For Toddlers" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53996-gizi-balita-teknik-pijat-endorpin-pemberian-makan" title="JURIS - Optimalisasi Pengetahuan Ibu Melalui Pelatihan Pijat Tuina Dalam Peningkatan Nafsu Makan Balita: Optimization Of Mother&#039;s Knowledge Through Tuina Massage Training In Increasing Appetite For Toddlers" target="_blank">Optimalisasi Pengetahuan Ibu Melalui Pelatihan Pijat Tuina Dalam Peningkatan Nafsu Makan Balita: Optimization Of Mother's Knowledge Through Tuina Massage Training In Increasing Appetite For Toddlers</a>: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak jangka panjang pelatihan pijat TuiANa terhadap pertumbuhan fisik, status gizi, dan frekuensi makan balita selama periode minimal satu tahun, dengan menggunakan desain eksperimen terkontrol yang membandingkan kelompok intervensi yang menerima pelatihan dan kelompok kontrol yang tidak menerima intervensi apa pun, sehingga dapat diketahui apakah peningkatan pengetahuan ibu berkelanjutan menghasilkan perubahan positif pada anaknya. Selanjutnya, diperlukan studi yang menelaah efektivitas kombinasi antara pelatihan pijat TuiANa dan edukasi gizi yang disampaikan melalui platform digital seperti aplikasi mobile atau video daring, guna memperluas jangkauan kepada ibuAcibu di daerah terpencil serta mempermudah akses materi edukatif, dan mengukur apakah pendekatan hibrida ini meningkatkan kepatuhan ibu dalam menerapkan teknik pijat serta memperbaiki asupan makanan balita. Selain itu, penelitian kualitatif dapat menggali persepsi, nilai budaya, dan hambatan yang dihadapi masyarakat beragam dalam mengadopsi teknik pijat TuiANa, sehingga dapat dikembangkan modul pelatihan yang lebih sensitif terhadap konteks lokal, melibatkan tokoh masyarakat, dan menyesuaikan bahasa serta contoh praktis. Ketiga arah penelitian tersebut diharapkan dapat memperkuat bukti ilmiah, memperluas jangkauan intervensi, dan meningkatkan keberlanjutan program sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh anakAcanak balita di seluruh Indonesia..
<br>Kegiatan pelatihan pijat Tui Na bagi ibu balita di Desa Sagaracipta telah dilaksanakan secara sistematis dan menghasilkan peningkatan signifikan pada pengetahuan serta keterampilan ibu dalam menerapkan teknik pijat tradisional untuk meningkatkan nafsu makan dan kesehatan balita.Peningkatan tersebut berkontribusi pada perbaikan status gizi balita dan dapat dijadikan contoh model upaya peningkatan kesehatan anak berbasis kearifan lokal.Sebagai tindak lanjut, disarankan dilakukan pendampingan berkelanjutan serta replikasi program ke wilayah lain untuk memperluas manfaat pelatihan
<br>Balita merupakan kelompok usia yang sangat rentan terhadap masalah kesehatan, terutama yang berkaitan dengan nutrisi dan pertumbuhan. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya pengetahuan orangtua tentang pola pemberian makan pada balita yang tepat sehingga mengakibatkan penurunan berat badan dan status gizi yang tidak optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang pentingnya menjaga pola makan sehat pada balita dan bagaimana cara efektif untuk meningkatkan nafsu makan melalui pelatihan pijat Tui Na yang dapat membantu melancarkan sirkulasi darah,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/3/gizi-balita-teknik-pijat-endorpin-pemberian-makan-thumb-7c3c0.webp" type="image/webp" length="111468" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/gizi-balita-teknik-pijat-endorpin-pemberian-makan-thumb-0ae32.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/gizi-balita-teknik-pijat-endorpin-pemberian-makan-thumb-bb4e1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/gizi-balita-teknik-pijat-endorpin-pemberian-makan-thumb-7c3c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1899-uima.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19093-jurnal-pengabdian-masyarakat-indonesia-maju.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Terapi Hijau Optimalisasi Kesehatan Otak dan Interaksi Sosial Lansia Melalui Kegiatan Berkebun Green Therapy Optimizing Brain Health and Social Interaction Of The Elderly Through Gardening Activiti ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Terapi Hijau Optimalisasi Kesehatan Otak dan Interaksi Sosial Lansia Melalui Kegiatan Berkebun Green Therapy Optimizing Brain Health and Social Interaction Of The Elderly Through Gardening Activiti ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Terapi Hijau Optimalisasi Kesehatan Otak dan Interaksi Sosial Lansia Melalui Kegiatan Berkebun Green Therapy Optimizing Brain Health and Social Interaction Of The Elderly Through Gardening Activiti ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53995-sosial-lansia-kondisi-psikologis-panti-sosi</link>
	<guid isPermaLink="false">6204dd2b9cf18b3afcae08f157cc5924</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 19:35:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ terapi hijau ]]></category>
	<category><![CDATA[ intan yusita ]]></category>
	<category><![CDATA[ py https ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[hijau,https,intan,py,terapi,yusita]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memperluas sampel dengan melibatkan lebih banyak lansia dari berbagai wilayah dan latar belakang gender untuk menilai apakah manfaat terapi berkebun tetap konsisten pada populasi yang lebih heterogen serta menguji keberlanjutan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Terapi Hijau: Optimalisasi Kesehatan Otak dan Interaksi Sosial Lansia Melalui Kegiatan Berkebun: Green Therapy: Optimizing Brain Health and Social Interaction Of The Elderly Through Gardening Activiti: Penelitian selanjutnya dapat memperluas sampel dengan melibatkan lebih banyak lansia dari berbagai wilayah dan latar belakang gender untuk menilai apakah manfaat terapi berkebun tetap konsisten pada populasi yang lebih heterogen serta menguji keberlanjutan efek kognitif selama periode yang lebih panjang. Selain itu, studi komparatif dapat membandingkan dampak terapi berkebun menggunakan berbagai jenis tanaman, seperti sayuran, buah-buahan, atau tanaman hias, untuk menentukan apakah media tanam tertentu memberikan peningkatan fungsi kognitif atau kesejahteraan psikologis yang lebih signifikan. Penelitian juga dapat menyelidiki mekanisme psikofisiologis di balik peningkatan fungsi kognitif dan pengurangan rasa kesepian, misalnya dengan mengukur perubahan aktivitas otak melalui EEG atau level hormon stres, sehingga memberikan dasar ilmiah yang lebih kuat bagi implementasi terapi berkebun sebagai intervensi nonfarmakologis pada lansia.. Terapi berkebun dengan tanaman cabai terbukti efektif meningkatkan fungsi kognitif dan mengurangi kesepian pada lansia, terbukti dari peningkatan skor SPMSQ setelah intervensi.Selain memperbaiki fungsi intelektual, terapi ini memberikan dampak positif pada kondisi psikologis, meningkatkan interaksi sosial.Karena sifatnya yang mudah dilakukan, menyenangkan, dan memberikan manfaat fisik, mental, serta emosional, terapi ini layak dijadikan bagian program peningkatan kualitas hidup lansia Gangguan kognitif dan memori pada lansia dapat mempengaruhi aktivitas sehari-hari. Lansia yang memiliki gejala kepikunan (demensia alzheimer) dapat mengalami halusinasi, depresi, cemas, mudah marah, suka memberontak, dan kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Kondisi tersebut dialami para lansia di Masyarakat RW 13 Pegangsaan Dua, Jakarta Utara. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melaksanakan terapi berkebun dengan menggunakan pohon cabai sebagai bentuk terapi kognitif pada lansia, bekerjasama dengan Yayasan Rangkul Peduli Sesama. Metode yang digunakan yaitu pendidikan masyarakat tentang cara berkebun menggunakan metode ceramah dan pre-test menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/d/sosial-lansia-kondisi-psikologis-panti-kualitas-hi-thumb-26cd1.webp" title="JURIS - Terapi Hijau: Optimalisasi Kesehatan Otak dan Interaksi Sosial Lansia Melalui Kegiatan Berkebun: Green Therapy: Optimizing Brain Health and Social Interaction Of The Elderly Through Gardening Activiti" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/sosial-lansia-kondisi-psikologis-panti-kualitas-hi-thumb-26cd1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/sosial-lansia-kondisi-psikologis-panti-kualitas-hi-thumb-26cd1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/sosial-lansia-kondisi-psikologis-panti-kualitas-hi-thumb-26cd1.webp 1x" title="JURIS - Terapi Hijau: Optimalisasi Kesehatan Otak dan Interaksi Sosial Lansia Melalui Kegiatan Berkebun: Green Therapy: Optimizing Brain Health and Social Interaction Of The Elderly Through Gardening Activiti" alt="JURIS - Terapi Hijau: Optimalisasi Kesehatan Otak dan Interaksi Sosial Lansia Melalui Kegiatan Berkebun: Green Therapy: Optimizing Brain Health and Social Interaction Of The Elderly Through Gardening Activiti" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/d/sosial-lansia-kondisi-psikologis-panti-kualitas-hi-thumb-de39a.webp" title="JURIS - Terapi Hijau: Optimalisasi Kesehatan Otak dan Interaksi Sosial Lansia Melalui Kegiatan Berkebun: Green Therapy: Optimizing Brain Health and Social Interaction Of The Elderly Through Gardening Activiti" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/sosial-lansia-kondisi-psikologis-panti-kualitas-hi-thumb-de39a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/sosial-lansia-kondisi-psikologis-panti-kualitas-hi-thumb-de39a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/sosial-lansia-kondisi-psikologis-panti-kualitas-hi-thumb-de39a.webp 1x" title="JURIS - Terapi Hijau: Optimalisasi Kesehatan Otak dan Interaksi Sosial Lansia Melalui Kegiatan Berkebun: Green Therapy: Optimizing Brain Health and Social Interaction Of The Elderly Through Gardening Activiti" alt="JURIS - Terapi Hijau: Optimalisasi Kesehatan Otak dan Interaksi Sosial Lansia Melalui Kegiatan Berkebun: Green Therapy: Optimizing Brain Health and Social Interaction Of The Elderly Through Gardening Activiti" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/d/sosial-lansia-kondisi-psikologis-panti-kualitas-hi-thumb-c1324.webp" title="JURIS - Terapi Hijau: Optimalisasi Kesehatan Otak dan Interaksi Sosial Lansia Melalui Kegiatan Berkebun: Green Therapy: Optimizing Brain Health and Social Interaction Of The Elderly Through Gardening Activiti" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/sosial-lansia-kondisi-psikologis-panti-kualitas-hi-thumb-c1324.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/sosial-lansia-kondisi-psikologis-panti-kualitas-hi-thumb-c1324.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/sosial-lansia-kondisi-psikologis-panti-kualitas-hi-thumb-c1324.webp 1x" title="JURIS - Terapi Hijau: Optimalisasi Kesehatan Otak dan Interaksi Sosial Lansia Melalui Kegiatan Berkebun: Green Therapy: Optimizing Brain Health and Social Interaction Of The Elderly Through Gardening Activiti" alt="JURIS - Terapi Hijau: Optimalisasi Kesehatan Otak dan Interaksi Sosial Lansia Melalui Kegiatan Berkebun: Green Therapy: Optimizing Brain Health and Social Interaction Of The Elderly Through Gardening Activiti" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53995-sosial-lansia-kondisi-psikologis-panti-sosi" title="JURIS - Terapi Hijau: Optimalisasi Kesehatan Otak dan Interaksi Sosial Lansia Melalui Kegiatan Berkebun: Green Therapy: Optimizing Brain Health and Social Interaction Of The Elderly Through Gardening Activiti" target="_blank">Terapi Hijau: Optimalisasi Kesehatan Otak dan Interaksi Sosial Lansia Melalui Kegiatan Berkebun: Green Therapy: Optimizing Brain Health and Social Interaction Of The Elderly Through Gardening Activiti</a>: Penelitian selanjutnya dapat memperluas sampel dengan melibatkan lebih banyak lansia dari berbagai wilayah dan latar belakang gender untuk menilai apakah manfaat terapi berkebun tetap konsisten pada populasi yang lebih heterogen serta menguji keberlanjutan efek kognitif selama periode yang lebih panjang. Selain itu, studi komparatif dapat membandingkan dampak terapi berkebun menggunakan berbagai jenis tanaman, seperti sayuran, buah-buahan, atau tanaman hias, untuk menentukan apakah media tanam tertentu memberikan peningkatan fungsi kognitif atau kesejahteraan psikologis yang lebih signifikan. Penelitian juga dapat menyelidiki mekanisme psikofisiologis di balik peningkatan fungsi kognitif dan pengurangan rasa kesepian, misalnya dengan mengukur perubahan aktivitas otak melalui EEG atau level hormon stres, sehingga memberikan dasar ilmiah yang lebih kuat bagi implementasi terapi berkebun sebagai intervensi nonfarmakologis pada lansia..
<br>Terapi berkebun dengan tanaman cabai terbukti efektif meningkatkan fungsi kognitif dan mengurangi kesepian pada lansia, terbukti dari peningkatan skor SPMSQ setelah intervensi.Selain memperbaiki fungsi intelektual, terapi ini memberikan dampak positif pada kondisi psikologis, meningkatkan interaksi sosial.Karena sifatnya yang mudah dilakukan, menyenangkan, dan memberikan manfaat fisik, mental, serta emosional, terapi ini layak dijadikan bagian program peningkatan kualitas hidup lansia
<br>Gangguan kognitif dan memori pada lansia dapat mempengaruhi aktivitas sehari-hari. Lansia yang memiliki gejala kepikunan (demensia alzheimer) dapat mengalami halusinasi, depresi, cemas, mudah marah, suka memberontak, dan kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Kondisi tersebut dialami para lansia di Masyarakat RW 13 Pegangsaan Dua, Jakarta Utara. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melaksanakan terapi berkebun dengan menggunakan pohon cabai sebagai bentuk terapi kognitif pada lansia, bekerjasama dengan Yayasan Rangkul Peduli Sesama. Metode yang digunakan yaitu pendidikan masyarakat tentang cara berkebun menggunakan metode ceramah dan pre-test menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/d/sosial-lansia-kondisi-psikologis-panti-kualitas-hi-thumb-26cd1.webp" type="image/webp" length="107094" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/sosial-lansia-kondisi-psikologis-panti-kualitas-hi-thumb-26cd1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/sosial-lansia-kondisi-psikologis-panti-kualitas-hi-thumb-de39a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/sosial-lansia-kondisi-psikologis-panti-kualitas-hi-thumb-c1324.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1899-uima.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19093-jurnal-pengabdian-masyarakat-indonesia-maju.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Pengetahuan Tentang Bantuan Hidup Dasar BHD Melalui Promosi Kesehatan Penanganan Kegawatdaruratan Kesehatan Improving Knowledge of Basic Life Support BLS Through Health Promotion on E ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Pengetahuan Tentang Bantuan Hidup Dasar BHD Melalui Promosi Kesehatan Penanganan Kegawatdaruratan Kesehatan Improving Knowledge of Basic Life Support BLS Through Health Promotion on E ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Pengetahuan Tentang Bantuan Hidup Dasar BHD Melalui Promosi Kesehatan Penanganan Kegawatdaruratan Kesehatan Improving Knowledge of Basic Life Support BLS Through Health Promotion on E ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53994-pengetahuan-masyarakat-kesehatan-sosial</link>
	<guid isPermaLink="false">5d9242b06723257c5ccdade06b5990e5</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 19:35:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ terapi hijau ]]></category>
	<category><![CDATA[ intan yusita ]]></category>
	<category><![CDATA[ py https ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[hijau,https,intan,py,terapi,yusita]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi sejauh mana pengetahuan Bantuan Hidup Dasar yang diperoleh melalui penyuluhan tetap terjaga dalam jangka panjang, misalnya dengan melakukan survei kembali setelah enam atau dua belas bulan untuk menilai retensi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Pengetahuan Tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) Melalui Promosi Kesehatan Penanganan Kegawatdaruratan Kesehatan: Improving Knowledge of Basic Life Support (BLS) Through Health Promotion on E: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi sejauh mana pengetahuan Bantuan Hidup Dasar yang diperoleh melalui penyuluhan tetap terjaga dalam jangka panjang, misalnya dengan melakukan survei kembali setelah enam atau dua belas bulan untuk menilai retensi informasi dan keterampilan. Selain itu, diperlukan studi komparatif yang membandingkan efektivitas metode promosi kesehatan tradisional berupa penyuluhan tatap muka dengan pendekatan digital seperti video edukasi atau aplikasi mobile, guna menentukan strategi paling efisien dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat pada skala yang lebih luas. Selanjutnya, penelitian dapat menilai dampak pembentukan Tim CODE BLUE berbasis komunitas terhadap respons darurat sebenarnya, misalnya dengan mengukur waktu respons, tingkat keberhasilan penanganan kasus gawat darurat, dan persepsi warga terhadap kesiapsiagaan, sehingga dapat memberikan bukti empiris bagi kebijakan kesehatan masyarakat yang berkelanjutan. Penelitian juga dapat meneliti perbedaan efektivitas penyuluhan berdasarkan karakteristik demografis peserta, seperti usia, tingkat pendidikan, atau status sosial ekonomi, untuk menyesuaikan materi agar lebih relevan. Selain itu, evaluasi terhadap biaya dan sumber daya yang dibutuhkan untuk setiap metode promosi dapat memberikan gambaran tentang keberlanjutan program pada tingkat daerah.. Pengabdian ini menunjukkan peningkatan signifikan tingkat pengetahuan masyarakat dari kategori Cukup menjadi Baik serta kenaikan nilai rataAcrata pengetahuan.Keberhasilan tersebut didukung oleh metode penyuluhan interaktif berupa ceramah, tanyaAcjawab, dan pendekatan yang menyenangkan, serta dipengaruhi oleh faktor internal seperti pendidikan dan motivasi serta faktor eksternal seperti kualitas penyampaian materi dan intensitas interaksi.Hasil ini menegaskan bahwa penyuluhan kesehatan merupakan strategi edukatif yang efektif dan dapat menjadi dasar pembentukan Tim CODE BLUE di masyarakat Cinere, Depok Kegawatdaruratan di masyarakat seperti tersedak, luka bakar, henti jantung, kejang yang mengancam jiwa memerlukan Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk mempertahankan penderita tetap hidup, serta mempercepat kesembuhan penderita. Di Cinere Depok masih terhadap penanganan Gawat Darurat sedikit pengetahuan Khususnya, Serangan Jantung, Kejang Deman, Luka Bakar dan Tersedak pada anak kecil, untuk itu diperlukan pengetahuan cukup tentang BHD dan sudah terlatih. Sehingga diperlukan promosi kesehatan penanganan kegawatdaruratan tentang BHD. Metode yang dilakukan dengan melakukan promosi kesehatan dengan cara penyuluhan langsung ke masyarakat Cinere Depok. Untuk mengetahui keefektifan promosi kesehatan dilakukan analisis tingkat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/d/pengetahuan-masyarakat-kesehatan-sosial-ekonomi-su-thumb-66345.webp" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) Melalui Promosi Kesehatan Penanganan Kegawatdaruratan Kesehatan: Improving Knowledge of Basic Life Support (BLS) Through Health Promotion on E" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/pengetahuan-masyarakat-kesehatan-sosial-ekonomi-su-thumb-66345.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/pengetahuan-masyarakat-kesehatan-sosial-ekonomi-su-thumb-66345.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/pengetahuan-masyarakat-kesehatan-sosial-ekonomi-su-thumb-66345.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) Melalui Promosi Kesehatan Penanganan Kegawatdaruratan Kesehatan: Improving Knowledge of Basic Life Support (BLS) Through Health Promotion on E" alt="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) Melalui Promosi Kesehatan Penanganan Kegawatdaruratan Kesehatan: Improving Knowledge of Basic Life Support (BLS) Through Health Promotion on E" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/pengetahuan-masyarakat-kesehatan-sosial-ekonomi-su-thumb-a9284.webp" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) Melalui Promosi Kesehatan Penanganan Kegawatdaruratan Kesehatan: Improving Knowledge of Basic Life Support (BLS) Through Health Promotion on E" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/pengetahuan-masyarakat-kesehatan-sosial-ekonomi-su-thumb-a9284.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/pengetahuan-masyarakat-kesehatan-sosial-ekonomi-su-thumb-a9284.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/pengetahuan-masyarakat-kesehatan-sosial-ekonomi-su-thumb-a9284.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) Melalui Promosi Kesehatan Penanganan Kegawatdaruratan Kesehatan: Improving Knowledge of Basic Life Support (BLS) Through Health Promotion on E" alt="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) Melalui Promosi Kesehatan Penanganan Kegawatdaruratan Kesehatan: Improving Knowledge of Basic Life Support (BLS) Through Health Promotion on E" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53994-pengetahuan-masyarakat-kesehatan-sosial" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) Melalui Promosi Kesehatan Penanganan Kegawatdaruratan Kesehatan: Improving Knowledge of Basic Life Support (BLS) Through Health Promotion on E" target="_blank">Peningkatan Pengetahuan Tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) Melalui Promosi Kesehatan Penanganan Kegawatdaruratan Kesehatan: Improving Knowledge of Basic Life Support (BLS) Through Health Promotion on E</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi sejauh mana pengetahuan Bantuan Hidup Dasar yang diperoleh melalui penyuluhan tetap terjaga dalam jangka panjang, misalnya dengan melakukan survei kembali setelah enam atau dua belas bulan untuk menilai retensi informasi dan keterampilan. Selain itu, diperlukan studi komparatif yang membandingkan efektivitas metode promosi kesehatan tradisional berupa penyuluhan tatap muka dengan pendekatan digital seperti video edukasi atau aplikasi mobile, guna menentukan strategi paling efisien dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat pada skala yang lebih luas. Selanjutnya, penelitian dapat menilai dampak pembentukan Tim CODE BLUE berbasis komunitas terhadap respons darurat sebenarnya, misalnya dengan mengukur waktu respons, tingkat keberhasilan penanganan kasus gawat darurat, dan persepsi warga terhadap kesiapsiagaan, sehingga dapat memberikan bukti empiris bagi kebijakan kesehatan masyarakat yang berkelanjutan. Penelitian juga dapat meneliti perbedaan efektivitas penyuluhan berdasarkan karakteristik demografis peserta, seperti usia, tingkat pendidikan, atau status sosial ekonomi, untuk menyesuaikan materi agar lebih relevan. Selain itu, evaluasi terhadap biaya dan sumber daya yang dibutuhkan untuk setiap metode promosi dapat memberikan gambaran tentang keberlanjutan program pada tingkat daerah..
<br>Pengabdian ini menunjukkan peningkatan signifikan tingkat pengetahuan masyarakat dari kategori Cukup menjadi Baik serta kenaikan nilai rataAcrata pengetahuan.Keberhasilan tersebut didukung oleh metode penyuluhan interaktif berupa ceramah, tanyaAcjawab, dan pendekatan yang menyenangkan, serta dipengaruhi oleh faktor internal seperti pendidikan dan motivasi serta faktor eksternal seperti kualitas penyampaian materi dan intensitas interaksi.Hasil ini menegaskan bahwa penyuluhan kesehatan merupakan strategi edukatif yang efektif dan dapat menjadi dasar pembentukan Tim CODE BLUE di masyarakat Cinere, Depok
<br>Kegawatdaruratan di masyarakat seperti tersedak, luka bakar, henti jantung, kejang yang mengancam jiwa memerlukan Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk mempertahankan penderita tetap hidup, serta mempercepat kesembuhan penderita. Di Cinere Depok masih terhadap penanganan Gawat Darurat sedikit pengetahuan Khususnya, Serangan Jantung, Kejang Deman, Luka Bakar dan Tersedak pada anak kecil, untuk itu diperlukan pengetahuan cukup tentang BHD dan sudah terlatih. Sehingga diperlukan promosi kesehatan penanganan kegawatdaruratan tentang BHD. Metode yang dilakukan dengan melakukan promosi kesehatan dengan cara penyuluhan langsung ke masyarakat Cinere Depok. Untuk mengetahui keefektifan promosi kesehatan dilakukan analisis tingkat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/d/pengetahuan-masyarakat-kesehatan-sosial-ekonomi-su-thumb-66345.webp" type="image/webp" length="107334" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/pengetahuan-masyarakat-kesehatan-sosial-ekonomi-su-thumb-66345.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/pengetahuan-masyarakat-kesehatan-sosial-ekonomi-su-thumb-a9284.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1899-uima.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19093-jurnal-pengabdian-masyarakat-indonesia-maju.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perubahan Sikap Remaja Putri Setelah Diberikan Edukasi Tentang Personal Hygiene Saat Menstruasi di SMK Pasundan Jatinangor Changes in Attitudes of Adolescent Girls After Education on Personal Hygien ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perubahan Sikap Remaja Putri Setelah Diberikan Edukasi Tentang Personal Hygiene Saat Menstruasi di SMK Pasundan Jatinangor Changes in Attitudes of Adolescent Girls After Education on Personal Hygien ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perubahan Sikap Remaja Putri Setelah Diberikan Edukasi Tentang Personal Hygiene Saat Menstruasi di SMK Pasundan Jatinangor Changes in Attitudes of Adolescent Girls After Education on Personal Hygien ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-53993-personal-hygiene-menstruasi-remaja-putri-aud</link>
	<guid isPermaLink="false">438a3c05827882354712da1a4c15cdd3</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 19:35:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ahmad syarif ]]></category>
	<category><![CDATA[ putri adin k ]]></category>
	<category><![CDATA[ dewi retno ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adin,ahmad,dewi,k,putri,retno,syarif]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas perbandingan antara media audiovisual dengan media cetak (poster, leaflet) dalam meningkatkan sikap dan pengetahuan personal hygiene menstruasi pada remaja putri di lingkungan sekolah menengah kejuruan, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perubahan Sikap Remaja Putri Setelah Diberikan Edukasi Tentang Personal Hygiene Saat Menstruasi di SMK Pasundan Jatinangor: Changes in Attitudes of Adolescent Girls After Education on Personal Hygien: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas perbandingan antara media audiovisual dengan media cetak (poster, leaflet) dalam meningkatkan sikap dan pengetahuan personal hygiene menstruasi pada remaja putri di lingkungan sekolah menengah kejuruan, sehingga dapat diketahui media mana yang paling berdampak. Penelitian longitudinal dengan followAcup selama enam hingga dua belas bulan dapat menilai keberlanjutan perubahan sikap setelah intervensi edukasi, sekaligus mengidentifikasi faktorAcfaktor yang mempengaruhi retensi pengetahuan dan perilaku kebersihan. Selain itu, studi multisentra yang melibatkan beberapa SMK dengan desain kontrol teracak dapat memperluas generalisasi temuan, menilai variasi hasil antar sekolah, dan mengevaluasi kebutuhan integrasi kurikulum kesehatan serta fasilitas UKS secara sistematis.. Kegiatan edukasi kesehatan di SMK Pasundan menunjukkan peningkatan sikap remaja putri terhadap personal hygiene menstruasi, dengan kategori AucukupAy naik dari 66,7% menjadi 80% dan kategori AukurangAy turun menjadi 20%.Penggunaan media PowerPoint interaktif dan video terbukti efektif dalam mengubah sikap, yang diharapkan dapat mencegah masalah reproduksi seperti keputihan abnormal.Oleh karena itu, diperlukan program edukasi yang lebih rutin serta penyisipan kurikulum kesehatan pada mata pelajaran khusus dan fasilitas UKS Sikap remaja yang kurang dalam tatalaksana personal hygiene saat menstruasi dapat menimbulkan berbagai masalah pada organ reproduksi salah satunya keputihan. Berdasarkan observasi awal dan wawancara informal dengan guru Bimbingan Konseling di SMK tersebut pada tanggal 24 Agustus 202 diketahui bahwa belum ada mata pelajaran kesehatan dan UKS sehingga layanan kesehatan beserta materi edukasi personal hygiene saat menstruasi belum diberikan secara komprehensif dan terstruktur kepada mereka. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan edukasi tentang personal hygiene saat menstruasi untuk meningkatkan perubahan sikap remaja dalam menjaga kebersihan organ genitalia saat menstruasi. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/e/personal-hygiene-menstruasi-remaja-putri-audiovisu-thumb-b542f.webp" title="JURIS - Perubahan Sikap Remaja Putri Setelah Diberikan Edukasi Tentang Personal Hygiene Saat Menstruasi di SMK Pasundan Jatinangor: Changes in Attitudes of  Adolescent Girls After Education on Personal Hygien" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/personal-hygiene-menstruasi-remaja-putri-audiovisu-thumb-b542f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/personal-hygiene-menstruasi-remaja-putri-audiovisu-thumb-b542f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/personal-hygiene-menstruasi-remaja-putri-audiovisu-thumb-b542f.webp 1x" title="JURIS - Perubahan Sikap Remaja Putri Setelah Diberikan Edukasi Tentang Personal Hygiene Saat Menstruasi di SMK Pasundan Jatinangor: Changes in Attitudes of  Adolescent Girls After Education on Personal Hygien" alt="JURIS - Perubahan Sikap Remaja Putri Setelah Diberikan Edukasi Tentang Personal Hygiene Saat Menstruasi di SMK Pasundan Jatinangor: Changes in Attitudes of  Adolescent Girls After Education on Personal Hygien" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/personal-hygiene-menstruasi-remaja-putri-audiovisu-thumb-956ce.webp" title="JURIS - Perubahan Sikap Remaja Putri Setelah Diberikan Edukasi Tentang Personal Hygiene Saat Menstruasi di SMK Pasundan Jatinangor: Changes in Attitudes of  Adolescent Girls After Education on Personal Hygien" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/personal-hygiene-menstruasi-remaja-putri-audiovisu-thumb-956ce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/personal-hygiene-menstruasi-remaja-putri-audiovisu-thumb-956ce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/personal-hygiene-menstruasi-remaja-putri-audiovisu-thumb-956ce.webp 1x" title="JURIS - Perubahan Sikap Remaja Putri Setelah Diberikan Edukasi Tentang Personal Hygiene Saat Menstruasi di SMK Pasundan Jatinangor: Changes in Attitudes of  Adolescent Girls After Education on Personal Hygien" alt="JURIS - Perubahan Sikap Remaja Putri Setelah Diberikan Edukasi Tentang Personal Hygiene Saat Menstruasi di SMK Pasundan Jatinangor: Changes in Attitudes of  Adolescent Girls After Education on Personal Hygien" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/personal-hygiene-menstruasi-remaja-putri-audiovisu-thumb-257ef.webp" title="JURIS - Perubahan Sikap Remaja Putri Setelah Diberikan Edukasi Tentang Personal Hygiene Saat Menstruasi di SMK Pasundan Jatinangor: Changes in Attitudes of  Adolescent Girls After Education on Personal Hygien" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/personal-hygiene-menstruasi-remaja-putri-audiovisu-thumb-257ef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/personal-hygiene-menstruasi-remaja-putri-audiovisu-thumb-257ef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/personal-hygiene-menstruasi-remaja-putri-audiovisu-thumb-257ef.webp 1x" title="JURIS - Perubahan Sikap Remaja Putri Setelah Diberikan Edukasi Tentang Personal Hygiene Saat Menstruasi di SMK Pasundan Jatinangor: Changes in Attitudes of  Adolescent Girls After Education on Personal Hygien" alt="JURIS - Perubahan Sikap Remaja Putri Setelah Diberikan Edukasi Tentang Personal Hygiene Saat Menstruasi di SMK Pasundan Jatinangor: Changes in Attitudes of  Adolescent Girls After Education on Personal Hygien" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53993-personal-hygiene-menstruasi-remaja-putri-aud" title="JURIS - Perubahan Sikap Remaja Putri Setelah Diberikan Edukasi Tentang Personal Hygiene Saat Menstruasi di SMK Pasundan Jatinangor: Changes in Attitudes of  Adolescent Girls After Education on Personal Hygien" target="_blank">Perubahan Sikap Remaja Putri Setelah Diberikan Edukasi Tentang Personal Hygiene Saat Menstruasi di SMK Pasundan Jatinangor: Changes in Attitudes of  Adolescent Girls After Education on Personal Hygien</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas perbandingan antara media audiovisual dengan media cetak (poster, leaflet) dalam meningkatkan sikap dan pengetahuan personal hygiene menstruasi pada remaja putri di lingkungan sekolah menengah kejuruan, sehingga dapat diketahui media mana yang paling berdampak. Penelitian longitudinal dengan followAcup selama enam hingga dua belas bulan dapat menilai keberlanjutan perubahan sikap setelah intervensi edukasi, sekaligus mengidentifikasi faktorAcfaktor yang mempengaruhi retensi pengetahuan dan perilaku kebersihan. Selain itu, studi multisentra yang melibatkan beberapa SMK dengan desain kontrol teracak dapat memperluas generalisasi temuan, menilai variasi hasil antar sekolah, dan mengevaluasi kebutuhan integrasi kurikulum kesehatan serta fasilitas UKS secara sistematis..
<br>Kegiatan edukasi kesehatan di SMK Pasundan menunjukkan peningkatan sikap remaja putri terhadap personal hygiene menstruasi, dengan kategori AucukupAy naik dari 66,7% menjadi 80% dan kategori AukurangAy turun menjadi 20%.Penggunaan media PowerPoint interaktif dan video terbukti efektif dalam mengubah sikap, yang diharapkan dapat mencegah masalah reproduksi seperti keputihan abnormal.Oleh karena itu, diperlukan program edukasi yang lebih rutin serta penyisipan kurikulum kesehatan pada mata pelajaran khusus dan fasilitas UKS
<br>Sikap remaja yang kurang dalam tatalaksana personal hygiene saat menstruasi dapat menimbulkan berbagai masalah pada organ reproduksi salah satunya keputihan. Berdasarkan observasi awal dan wawancara informal dengan guru Bimbingan Konseling di SMK tersebut pada tanggal 24 Agustus 202 diketahui bahwa belum ada mata pelajaran kesehatan dan UKS sehingga layanan kesehatan beserta materi edukasi personal hygiene saat menstruasi belum diberikan secara komprehensif dan terstruktur kepada mereka. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan edukasi tentang personal hygiene saat menstruasi untuk meningkatkan perubahan sikap remaja dalam menjaga kebersihan organ genitalia saat menstruasi.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/e/personal-hygiene-menstruasi-remaja-putri-audiovisu-thumb-257ef.webp" type="image/webp" length="109038" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/personal-hygiene-menstruasi-remaja-putri-audiovisu-thumb-b542f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/personal-hygiene-menstruasi-remaja-putri-audiovisu-thumb-956ce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/personal-hygiene-menstruasi-remaja-putri-audiovisu-thumb-257ef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1899-uima.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19093-jurnal-pengabdian-masyarakat-indonesia-maju.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efforts To Prepare A Disaster Ready Campus By Improving Nursing Students Readiness By Implementing The Tabletop Disaster Exercise Method ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efforts To Prepare A Disaster Ready Campus By Improving Nursing Students Readiness By Implementing The Tabletop Disaster Exercise Method ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efforts To Prepare A Disaster Ready Campus By Improving Nursing Students Readiness By Implementing The Tabletop Disaster Exercise Method ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54014-tahan-bencana-komunikasi-risiko-pembelajar</link>
	<guid isPermaLink="false">432be5743458df4505b526d61b11293f</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 19:22:08 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ one search ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[one,search,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas Tabletop Disaster Exercise dibandingkan dengan metode simulasi lain seperti simulasi berbasis laboratorium atau virtual reality untuk menentukan pendekatan paling efisien dalam meningkatkan kesiapsiagaan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efforts To Prepare A Disaster-Ready Campus By Improving Nursing Students' Readiness By Implementing The Tabletop Disaster Exercise Method: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas Tabletop Disaster Exercise dibandingkan dengan metode simulasi lain seperti simulasi berbasis laboratorium atau virtual reality untuk menentukan pendekatan paling efisien dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana mahasiswa. Selanjutnya, diperlukan studi longitudinal yang melacak retensi pengetahuan dan keterampilan kesiapsiagaan bencana pada mahasiswa keperawatan selama beberapa semester atau tahun setelah intervensi, guna menilai keberlanjutan dampak TDE. Akhirnya, penelitian multiAcinstitusi dengan melibatkan berbagai perguruan tinggi di wilayah dengan tingkat risiko bencana yang berbeda dapat memperluas generalisasi temuan serta mengidentifikasi faktor kontekstual yang mempengaruhi keberhasilan implementasi TDE pada skala yang lebih luas.. Berdasarkan hasil penelitian, skor kesiapsiagaan sebelum intervensi TDE berada pada rentang minimum 58 dan maksimum 75, sedangkan setelah intervensi TDE meningkat menjadi rentang minimum 68 dan maksimum 89.Analisis statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan pada skor kesiapsiagaan (p = 0.Oleh karena itu, metode Tabletop Disaster Exercise terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana mahasiswa keperawatan Indonesia merupakan negara dengan risiko bencana yang tinggi; oleh karena itu upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat sejak dini sangat penting, termasuk di institusi pendidikan tinggi. Mahasiswa keperawatan, sebagai calon tenaga kesehatan, membutuhkan pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk merespons situasi bencana secara efektif. Metode pendidikan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kesiapsiagaan adalah Tabletop Disaster Exercise (TDE). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan metode TDE terhadap kesiapsiagaan bencana mahasiswa keperawatan. Penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/3/tahan-bencana-komunikasi-risiko-pembelajaran-mahas-thumb-d4b06.webp" title="JURIS - Efforts To Prepare A Disaster-Ready Campus By Improving Nursing Students&#039; Readiness By Implementing The Tabletop Disaster Exercise Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/tahan-bencana-komunikasi-risiko-pembelajaran-mahas-thumb-d4b06.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/tahan-bencana-komunikasi-risiko-pembelajaran-mahas-thumb-d4b06.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/tahan-bencana-komunikasi-risiko-pembelajaran-mahas-thumb-d4b06.webp 1x" title="JURIS - Efforts To Prepare A Disaster-Ready Campus By Improving Nursing Students&#039; Readiness By Implementing The Tabletop Disaster Exercise Method" alt="JURIS - Efforts To Prepare A Disaster-Ready Campus By Improving Nursing Students&#039; Readiness By Implementing The Tabletop Disaster Exercise Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/tahan-bencana-komunikasi-risiko-pembelajaran-mahas-thumb-61b36.webp" title="JURIS - Efforts To Prepare A Disaster-Ready Campus By Improving Nursing Students&#039; Readiness By Implementing The Tabletop Disaster Exercise Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/tahan-bencana-komunikasi-risiko-pembelajaran-mahas-thumb-61b36.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/tahan-bencana-komunikasi-risiko-pembelajaran-mahas-thumb-61b36.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/tahan-bencana-komunikasi-risiko-pembelajaran-mahas-thumb-61b36.webp 1x" title="JURIS - Efforts To Prepare A Disaster-Ready Campus By Improving Nursing Students&#039; Readiness By Implementing The Tabletop Disaster Exercise Method" alt="JURIS - Efforts To Prepare A Disaster-Ready Campus By Improving Nursing Students&#039; Readiness By Implementing The Tabletop Disaster Exercise Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/tahan-bencana-komunikasi-risiko-pembelajaran-mahas-thumb-800bc.webp" title="JURIS - Efforts To Prepare A Disaster-Ready Campus By Improving Nursing Students&#039; Readiness By Implementing The Tabletop Disaster Exercise Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/tahan-bencana-komunikasi-risiko-pembelajaran-mahas-thumb-800bc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/tahan-bencana-komunikasi-risiko-pembelajaran-mahas-thumb-800bc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/tahan-bencana-komunikasi-risiko-pembelajaran-mahas-thumb-800bc.webp 1x" title="JURIS - Efforts To Prepare A Disaster-Ready Campus By Improving Nursing Students&#039; Readiness By Implementing The Tabletop Disaster Exercise Method" alt="JURIS - Efforts To Prepare A Disaster-Ready Campus By Improving Nursing Students&#039; Readiness By Implementing The Tabletop Disaster Exercise Method" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54014-tahan-bencana-komunikasi-risiko-pembelajar" title="JURIS - Efforts To Prepare A Disaster-Ready Campus By Improving Nursing Students&#039; Readiness By Implementing The Tabletop Disaster Exercise Method" target="_blank">Efforts To Prepare A Disaster-Ready Campus By Improving Nursing Students' Readiness By Implementing The Tabletop Disaster Exercise Method</a>: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas Tabletop Disaster Exercise dibandingkan dengan metode simulasi lain seperti simulasi berbasis laboratorium atau virtual reality untuk menentukan pendekatan paling efisien dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana mahasiswa. Selanjutnya, diperlukan studi longitudinal yang melacak retensi pengetahuan dan keterampilan kesiapsiagaan bencana pada mahasiswa keperawatan selama beberapa semester atau tahun setelah intervensi, guna menilai keberlanjutan dampak TDE. Akhirnya, penelitian multiAcinstitusi dengan melibatkan berbagai perguruan tinggi di wilayah dengan tingkat risiko bencana yang berbeda dapat memperluas generalisasi temuan serta mengidentifikasi faktor kontekstual yang mempengaruhi keberhasilan implementasi TDE pada skala yang lebih luas..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, skor kesiapsiagaan sebelum intervensi TDE berada pada rentang minimum 58 dan maksimum 75, sedangkan setelah intervensi TDE meningkat menjadi rentang minimum 68 dan maksimum 89.Analisis statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan pada skor kesiapsiagaan (p = 0.Oleh karena itu, metode Tabletop Disaster Exercise terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana mahasiswa keperawatan
<br>Indonesia merupakan negara dengan risiko bencana yang tinggi; oleh karena itu upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat sejak dini sangat penting, termasuk di institusi pendidikan tinggi. Mahasiswa keperawatan, sebagai calon tenaga kesehatan, membutuhkan pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk merespons situasi bencana secara efektif. Metode pendidikan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kesiapsiagaan adalah Tabletop Disaster Exercise (TDE). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan metode TDE terhadap kesiapsiagaan bencana mahasiswa keperawatan. Penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/3/tahan-bencana-komunikasi-risiko-pembelajaran-mahas-thumb-61b36.webp" type="image/webp" length="97896" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/tahan-bencana-komunikasi-risiko-pembelajaran-mahas-thumb-d4b06.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/tahan-bencana-komunikasi-risiko-pembelajaran-mahas-thumb-61b36.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/tahan-bencana-komunikasi-risiko-pembelajaran-mahas-thumb-800bc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6669-akperrspadjakarta.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16216-journal-educational-nursing-jen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Relationship Between Husbands Support and the Intensity of First Stage Labor Pain at the Midwife Umi TPMB Bekasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Relationship Between Husbands Support and the Intensity of First Stage Labor Pain at the Midwife Umi TPMB Bekasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Relationship Between Husbands Support and the Intensity of First Stage Labor Pain at the Midwife Umi TPMB Bekasi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54011-nyeri-persalinan-intensitas-dismenorea-inten</link>
	<guid isPermaLink="false">cfb8dc9206a6e46c5675492d5724be54</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 19:05:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ one search ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[one,search,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang lebih luas dengan melibatkan lebih banyak sampel dan lokasi penelitian yang berbeda. Selain itu, dapat dilakukan penelitian kualitatif untuk memahami perspektif ibu dan suami secara mendalam mengenai ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Relationship Between Husband's Support and the Intensity of First Stage Labor Pain at the Midwife Umi TPMB, Bekasi: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang lebih luas dengan melibatkan lebih banyak sampel dan lokasi penelitian yang berbeda. Selain itu, dapat dilakukan penelitian kualitatif untuk memahami perspektif ibu dan suami secara mendalam mengenai pengalaman mereka selama persalinan dan peran dukungan suami. Penelitian ini juga dapat dikembangkan dengan mengukur dampak dukungan suami pada hasil persalinan, seperti durasi persalinan, kebutuhan akan analgesik, dan kepuasan ibu terhadap pengalaman persalinannya. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif terhadap pemahaman kita tentang peran dukungan suami dalam mengurangi nyeri persalinan dan meningkatkan pengalaman persalinan yang positif bagi ibu.. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa dukungan suami yang baik berkontribusi pada penurunan intensitas nyeri persalinan pada tahap pertama.Penelitian ini merekomendasikan agar tenaga kesehatan meningkatkan pendidikan dan konseling untuk suami agar dapat mendukung istri mereka selama proses persalinan.Meningkatkan pendidikan bagi pasangan suami-istri tentang pentingnya dukungan suami selama persalinan.Dan menyediakan program konseling prenatal yang melibatkan suami, sehingga mereka lebih siap secara emosional dan fisik untuk mendampingi ibu selama persalinan Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara dukungan suami dan intensitas nyeri persalinan pada tahap pertama di Bidan Umi TPMB, Kabupaten Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel yang diambil adalah 30 ibu yang melahirkan secara normal dan didampingi oleh suami mereka pada tahap pertama di Bidan Umi TPMB. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terkait dukungan suami dan skala intensitas nyeri persalinan, yang dianalisis menggunakan uji statistik Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan suami dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/7/nyeri-persalinan-intensitas-dismenorea-dukungan-su-thumb-bfd1b.webp" title="JURIS - The Relationship Between Husband&#039;s Support and the Intensity of First Stage Labor Pain at the Midwife Umi TPMB, Bekasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/nyeri-persalinan-intensitas-dismenorea-dukungan-su-thumb-bfd1b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/nyeri-persalinan-intensitas-dismenorea-dukungan-su-thumb-bfd1b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/nyeri-persalinan-intensitas-dismenorea-dukungan-su-thumb-bfd1b.webp 1x" title="JURIS - The Relationship Between Husband&#039;s Support and the Intensity of First Stage Labor Pain at the Midwife Umi TPMB, Bekasi" alt="JURIS - The Relationship Between Husband&#039;s Support and the Intensity of First Stage Labor Pain at the Midwife Umi TPMB, Bekasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/7/nyeri-persalinan-intensitas-dismenorea-dukungan-su-thumb-9a926.webp" title="JURIS - The Relationship Between Husband&#039;s Support and the Intensity of First Stage Labor Pain at the Midwife Umi TPMB, Bekasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/nyeri-persalinan-intensitas-dismenorea-dukungan-su-thumb-9a926.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/nyeri-persalinan-intensitas-dismenorea-dukungan-su-thumb-9a926.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/nyeri-persalinan-intensitas-dismenorea-dukungan-su-thumb-9a926.webp 1x" title="JURIS - The Relationship Between Husband&#039;s Support and the Intensity of First Stage Labor Pain at the Midwife Umi TPMB, Bekasi" alt="JURIS - The Relationship Between Husband&#039;s Support and the Intensity of First Stage Labor Pain at the Midwife Umi TPMB, Bekasi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54011-nyeri-persalinan-intensitas-dismenorea-inten" title="JURIS - The Relationship Between Husband&#039;s Support and the Intensity of First Stage Labor Pain at the Midwife Umi TPMB, Bekasi" target="_blank">The Relationship Between Husband's Support and the Intensity of First Stage Labor Pain at the Midwife Umi TPMB, Bekasi</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang lebih luas dengan melibatkan lebih banyak sampel dan lokasi penelitian yang berbeda. Selain itu, dapat dilakukan penelitian kualitatif untuk memahami perspektif ibu dan suami secara mendalam mengenai pengalaman mereka selama persalinan dan peran dukungan suami. Penelitian ini juga dapat dikembangkan dengan mengukur dampak dukungan suami pada hasil persalinan, seperti durasi persalinan, kebutuhan akan analgesik, dan kepuasan ibu terhadap pengalaman persalinannya. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif terhadap pemahaman kita tentang peran dukungan suami dalam mengurangi nyeri persalinan dan meningkatkan pengalaman persalinan yang positif bagi ibu..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa dukungan suami yang baik berkontribusi pada penurunan intensitas nyeri persalinan pada tahap pertama.Penelitian ini merekomendasikan agar tenaga kesehatan meningkatkan pendidikan dan konseling untuk suami agar dapat mendukung istri mereka selama proses persalinan.Meningkatkan pendidikan bagi pasangan suami-istri tentang pentingnya dukungan suami selama persalinan.Dan menyediakan program konseling prenatal yang melibatkan suami, sehingga mereka lebih siap secara emosional dan fisik untuk mendampingi ibu selama persalinan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara dukungan suami dan intensitas nyeri persalinan pada tahap pertama di Bidan Umi TPMB, Kabupaten Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel yang diambil adalah 30 ibu yang melahirkan secara normal dan didampingi oleh suami mereka pada tahap pertama di Bidan Umi TPMB. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terkait dukungan suami dan skala intensitas nyeri persalinan, yang dianalisis menggunakan uji statistik Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan suami dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/7/nyeri-persalinan-intensitas-dismenorea-dukungan-su-thumb-bfd1b.webp" type="image/webp" length="87722" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/nyeri-persalinan-intensitas-dismenorea-dukungan-su-thumb-bfd1b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/nyeri-persalinan-intensitas-dismenorea-dukungan-su-thumb-9a926.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6669-akperrspadjakarta.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16216-journal-educational-nursing-jen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Effectiveness of the Service Learning Method on Pre Disaster Preparedness in Undergraduate Midwifery Students at STIKES RSPAD Gatot Soebroto ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effectiveness of the Service Learning Method on Pre Disaster Preparedness in Undergraduate Midwifery Students at STIKES RSPAD Gatot Soebroto ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effectiveness of the Service Learning Method on Pre Disaster Preparedness in Undergraduate Midwifery Students at STIKES RSPAD Gatot Soebroto ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54015-mahasiswa-program-kebidanan-loyalitas-ma</link>
	<guid isPermaLink="false">4c2412422bd63362ef9cea921203f501</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 18:55:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ one search ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[one,search,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi keberlanjutan efek Service Learning terhadap pengetahuan dan sikap kesiapsiagaan praAcbencana dengan melakukan penilaian longitudinal selama satu hingga dua tahun setelah intervensi, sehingga dapat mengidentifikasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effectiveness of the Service Learning Method on Pre-Disaster Preparedness in Undergraduate Midwifery Students at STIKES RSPAD Gatot Soebroto: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi keberlanjutan efek Service Learning terhadap pengetahuan dan sikap kesiapsiagaan praAcbencana dengan melakukan penilaian longitudinal selama satu hingga dua tahun setelah intervensi, sehingga dapat mengidentifikasi apakah peningkatan yang tercapai bersifat tahan lama dan bagaimana faktorAcfaktor lingkungan memengaruhi retensi pengetahuan. Selain itu, studi komparatif antara mahasiswa kebidanan dengan mahasiswa bidang kesehatan lain, seperti keperawatan atau kesehatan masyarakat, dapat menguji apakah metode Service Learning menghasilkan peningkatan pengetahuan dan sikap yang serupa atau berbeda antar disiplin, serta menilai peran kolaborasi interprofesional dalam memperkuat kompetensi kesiapsiagaan bencana. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan dan menguji varian Service Learning berbasis teknologi digital, misalnya melalui simulasi daring, aplikasi mobile, atau platform virtual reality, untuk menilai efektivitasnya dalam kondisi terbatas akses lapangan, serta mempelajari pengaruhnya terhadap kemampuan praktis, perilaku respons bencana, dan motivasi belajar mahasiswa dalam konteks pendidikan kebidanan modern. Ketiga arah penelitian tersebut diharapkan dapat memperluas bukti empiris mengenai efektivitas Service Learning dan memberikan dasar bagi pengembangan kurikulum kebidanan yang adaptif terhadap tantangan bencana di masa depan.. Service learning dapat digunakan sebagai strategi pembelajaran yang efektif dan inovatif untuk meningkatkan kesiapsiagaan praAcbencana pada mahasiswa kebidanan melalui integrasi pengalaman akademik di lapangan, pembelajaran kritis, dan refleksi.Penerapan metode ini diharapkan mendukung pengembangan mahasiswa tenaga kesehatan prospektif yang siap berperan dalam upaya mitigasi dan respons bencana di komunitas Latar Belakang: Indonesia merupakan negara dengan tingkat risiko bencana yang tinggi sehingga kesiapsiagaan bencana menjadi kompetensi penting bagi tenaga kesehatan, termasuk mahasiswa kebidanan sebagai calon bidan. Salah satu metode pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan kesiapsiagaan praAcbencana adalah Service Learning. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode Service Learning terhadap pengetahuan dan sikap kesiapsiagaan praAcbencana pada mahasiswa Program Studi Kebidanan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/9/mahasiswa-program-kebidanan-loyalitas-service-lear-thumb-33a5e.webp" title="JURIS - The Effectiveness of the Service Learning Method on Pre-Disaster Preparedness in Undergraduate Midwifery Students at STIKES RSPAD Gatot Soebroto" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/mahasiswa-program-kebidanan-loyalitas-service-lear-thumb-33a5e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/mahasiswa-program-kebidanan-loyalitas-service-lear-thumb-33a5e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/mahasiswa-program-kebidanan-loyalitas-service-lear-thumb-33a5e.webp 1x" title="JURIS - The Effectiveness of the Service Learning Method on Pre-Disaster Preparedness in Undergraduate Midwifery Students at STIKES RSPAD Gatot Soebroto" alt="JURIS - The Effectiveness of the Service Learning Method on Pre-Disaster Preparedness in Undergraduate Midwifery Students at STIKES RSPAD Gatot Soebroto" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/mahasiswa-program-kebidanan-loyalitas-service-lear-thumb-31ede.webp" title="JURIS - The Effectiveness of the Service Learning Method on Pre-Disaster Preparedness in Undergraduate Midwifery Students at STIKES RSPAD Gatot Soebroto" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/mahasiswa-program-kebidanan-loyalitas-service-lear-thumb-31ede.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/mahasiswa-program-kebidanan-loyalitas-service-lear-thumb-31ede.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/mahasiswa-program-kebidanan-loyalitas-service-lear-thumb-31ede.webp 1x" title="JURIS - The Effectiveness of the Service Learning Method on Pre-Disaster Preparedness in Undergraduate Midwifery Students at STIKES RSPAD Gatot Soebroto" alt="JURIS - The Effectiveness of the Service Learning Method on Pre-Disaster Preparedness in Undergraduate Midwifery Students at STIKES RSPAD Gatot Soebroto" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54015-mahasiswa-program-kebidanan-loyalitas-ma" title="JURIS - The Effectiveness of the Service Learning Method on Pre-Disaster Preparedness in Undergraduate Midwifery Students at STIKES RSPAD Gatot Soebroto" target="_blank">The Effectiveness of the Service Learning Method on Pre-Disaster Preparedness in Undergraduate Midwifery Students at STIKES RSPAD Gatot Soebroto</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi keberlanjutan efek Service Learning terhadap pengetahuan dan sikap kesiapsiagaan praAcbencana dengan melakukan penilaian longitudinal selama satu hingga dua tahun setelah intervensi, sehingga dapat mengidentifikasi apakah peningkatan yang tercapai bersifat tahan lama dan bagaimana faktorAcfaktor lingkungan memengaruhi retensi pengetahuan. Selain itu, studi komparatif antara mahasiswa kebidanan dengan mahasiswa bidang kesehatan lain, seperti keperawatan atau kesehatan masyarakat, dapat menguji apakah metode Service Learning menghasilkan peningkatan pengetahuan dan sikap yang serupa atau berbeda antar disiplin, serta menilai peran kolaborasi interprofesional dalam memperkuat kompetensi kesiapsiagaan bencana. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan dan menguji varian Service Learning berbasis teknologi digital, misalnya melalui simulasi daring, aplikasi mobile, atau platform virtual reality, untuk menilai efektivitasnya dalam kondisi terbatas akses lapangan, serta mempelajari pengaruhnya terhadap kemampuan praktis, perilaku respons bencana, dan motivasi belajar mahasiswa dalam konteks pendidikan kebidanan modern. Ketiga arah penelitian tersebut diharapkan dapat memperluas bukti empiris mengenai efektivitas Service Learning dan memberikan dasar bagi pengembangan kurikulum kebidanan yang adaptif terhadap tantangan bencana di masa depan..
<br>Service learning dapat digunakan sebagai strategi pembelajaran yang efektif dan inovatif untuk meningkatkan kesiapsiagaan praAcbencana pada mahasiswa kebidanan melalui integrasi pengalaman akademik di lapangan, pembelajaran kritis, dan refleksi.Penerapan metode ini diharapkan mendukung pengembangan mahasiswa tenaga kesehatan prospektif yang siap berperan dalam upaya mitigasi dan respons bencana di komunitas
<br>Latar Belakang: Indonesia merupakan negara dengan tingkat risiko bencana yang tinggi sehingga kesiapsiagaan bencana menjadi kompetensi penting bagi tenaga kesehatan, termasuk mahasiswa kebidanan sebagai calon bidan. Salah satu metode pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan kesiapsiagaan praAcbencana adalah Service Learning. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode Service Learning terhadap pengetahuan dan sikap kesiapsiagaan praAcbencana pada mahasiswa Program Studi Kebidanan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/9/mahasiswa-program-kebidanan-loyalitas-service-lear-thumb-31ede.webp" type="image/webp" length="100278" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/mahasiswa-program-kebidanan-loyalitas-service-lear-thumb-33a5e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/mahasiswa-program-kebidanan-loyalitas-service-lear-thumb-31ede.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6669-akperrspadjakarta.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16216-journal-educational-nursing-jen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Effectiveness Of Supplementation With Fe And Vitamin C Tablets On Hemoglobin Values In Female Students With Anemia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Effectiveness Of Supplementation With Fe And Vitamin C Tablets On Hemoglobin Values In Female Students With Anemia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Effectiveness Of Supplementation With Fe And Vitamin C Tablets On Hemoglobin Values In Female Students With Anemia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54012-kepatuhan-tablet-besi-efek-kombinasi-vitami</link>
	<guid isPermaLink="false">788120826c429233611b291286189c7d</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 18:36:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ one search ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[one,search,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan: 1. Mengkaji lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pemberian tablet besi dan vitamin C, seperti pengetahuan, sikap, dan perilaku responden terhadap pencegahan anemia. 2. Meneliti pengaruh jangka panjang dari ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Effectiveness Of Supplementation With Fe And Vitamin C Tablets On Hemoglobin Values In Female Students With Anemia: Saran penelitian lanjutan: 1. Mengkaji lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pemberian tablet besi dan vitamin C, seperti pengetahuan, sikap, dan perilaku responden terhadap pencegahan anemia. 2. Meneliti pengaruh jangka panjang dari intervensi ini terhadap status kesehatan dan produktivitas remaja putri. 3. Menganalisis efektivitas intervensi ini pada kelompok usia dan jenis kelamin yang berbeda, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat meningkatkan keberhasilan intervensi.. Pemberian tablet besi dan vitamin C selama dua minggu terbukti efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada mahasiswa perempuan dengan anemia.Rata-rata kadar hemoglobin meningkat dari 10,8 g/dL sebelum intervensi menjadi 11,8 g/dL setelah intervensi.Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi tablet besi dan vitamin C dapat menjadi strategi efektif dalam pencegahan dan pengelolaan anemia pada remaja putri, terutama di lingkungan pendidikan tinggi Latar belakang: Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan yang berdampak pada menurunnya imunitas, konsentrasi dalam belajar, produktivitas, dan risiko berlanjut ke masa kehamilan. Tablet besi dan vitamin C diketahui dapat meningkatkan pembentukan hemoglobin dengan meningkatkan penyerapan besi. Tujuan: Menentukan efektivitas pemberian tablet besi dan vitamin C terhadap kadar hemoglobin pada mahasiswa perempuan dengan anemia di STIKes RSPAD Gatot Soebroto. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 34 mahasiswa perempuan dengan anemia (Hb ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/8/kepatuhan-tablet-besi-efek-kombinasi-vitamin-c-pen-thumb-70a72.webp" title="JURIS - Effectiveness Of Supplementation With Fe And Vitamin C Tablets On Hemoglobin Values In Female Students With Anemia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/kepatuhan-tablet-besi-efek-kombinasi-vitamin-c-pen-thumb-70a72.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/kepatuhan-tablet-besi-efek-kombinasi-vitamin-c-pen-thumb-70a72.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/kepatuhan-tablet-besi-efek-kombinasi-vitamin-c-pen-thumb-70a72.webp 1x" title="JURIS - Effectiveness Of Supplementation With Fe And Vitamin C Tablets On Hemoglobin Values In Female Students With Anemia" alt="JURIS - Effectiveness Of Supplementation With Fe And Vitamin C Tablets On Hemoglobin Values In Female Students With Anemia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/8/kepatuhan-tablet-besi-efek-kombinasi-vitamin-c-pen-thumb-b790d.webp" title="JURIS - Effectiveness Of Supplementation With Fe And Vitamin C Tablets On Hemoglobin Values In Female Students With Anemia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/kepatuhan-tablet-besi-efek-kombinasi-vitamin-c-pen-thumb-b790d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/kepatuhan-tablet-besi-efek-kombinasi-vitamin-c-pen-thumb-b790d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/kepatuhan-tablet-besi-efek-kombinasi-vitamin-c-pen-thumb-b790d.webp 1x" title="JURIS - Effectiveness Of Supplementation With Fe And Vitamin C Tablets On Hemoglobin Values In Female Students With Anemia" alt="JURIS - Effectiveness Of Supplementation With Fe And Vitamin C Tablets On Hemoglobin Values In Female Students With Anemia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/8/kepatuhan-tablet-besi-efek-kombinasi-vitamin-c-pen-thumb-65da9.webp" title="JURIS - Effectiveness Of Supplementation With Fe And Vitamin C Tablets On Hemoglobin Values In Female Students With Anemia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/8/kepatuhan-tablet-besi-efek-kombinasi-vitamin-c-pen-thumb-65da9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/8/kepatuhan-tablet-besi-efek-kombinasi-vitamin-c-pen-thumb-65da9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/8/kepatuhan-tablet-besi-efek-kombinasi-vitamin-c-pen-thumb-65da9.webp 1x" title="JURIS - Effectiveness Of Supplementation With Fe And Vitamin C Tablets On Hemoglobin Values In Female Students With Anemia" alt="JURIS - Effectiveness Of Supplementation With Fe And Vitamin C Tablets On Hemoglobin Values In Female Students With Anemia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54012-kepatuhan-tablet-besi-efek-kombinasi-vitami" title="JURIS - Effectiveness Of Supplementation With Fe And Vitamin C Tablets On Hemoglobin Values In Female Students With Anemia" target="_blank">Effectiveness Of Supplementation With Fe And Vitamin C Tablets On Hemoglobin Values In Female Students With Anemia</a>: Saran penelitian lanjutan: 1. Mengkaji lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pemberian tablet besi dan vitamin C, seperti pengetahuan, sikap, dan perilaku responden terhadap pencegahan anemia. 2. Meneliti pengaruh jangka panjang dari intervensi ini terhadap status kesehatan dan produktivitas remaja putri. 3. Menganalisis efektivitas intervensi ini pada kelompok usia dan jenis kelamin yang berbeda, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat meningkatkan keberhasilan intervensi..
<br>Pemberian tablet besi dan vitamin C selama dua minggu terbukti efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada mahasiswa perempuan dengan anemia.Rata-rata kadar hemoglobin meningkat dari 10,8 g/dL sebelum intervensi menjadi 11,8 g/dL setelah intervensi.Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi tablet besi dan vitamin C dapat menjadi strategi efektif dalam pencegahan dan pengelolaan anemia pada remaja putri, terutama di lingkungan pendidikan tinggi
<br>Latar belakang: Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan yang berdampak pada menurunnya imunitas, konsentrasi dalam belajar, produktivitas, dan risiko berlanjut ke masa kehamilan. Tablet besi dan vitamin C diketahui dapat meningkatkan pembentukan hemoglobin dengan meningkatkan penyerapan besi. Tujuan: Menentukan efektivitas pemberian tablet besi dan vitamin C terhadap kadar hemoglobin pada mahasiswa perempuan dengan anemia di STIKes RSPAD Gatot Soebroto. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 34 mahasiswa perempuan dengan anemia (Hb <12 g/dL) dan dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Intervensi berupa pemberian tablet besi dan vitamin...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/8/kepatuhan-tablet-besi-efek-kombinasi-vitamin-c-pen-thumb-65da9.webp" type="image/webp" length="104114" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/kepatuhan-tablet-besi-efek-kombinasi-vitamin-c-pen-thumb-70a72.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/kepatuhan-tablet-besi-efek-kombinasi-vitamin-c-pen-thumb-b790d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/8/kepatuhan-tablet-besi-efek-kombinasi-vitamin-c-pen-thumb-65da9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6669-akperrspadjakarta.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16216-journal-educational-nursing-jen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Does Renewable Energy Reduce ESG Risk Evidence From Energy Intensive Indonesian Firms ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Does Renewable Energy Reduce ESG Risk Evidence From Energy Intensive Indonesian Firms ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Does Renewable Energy Reduce ESG Risk Evidence From Energy Intensive Indonesian Firms ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54017-tata-kelola-esg-mitigasi-risiko-pengurangan</link>
	<guid isPermaLink="false">f3c1cc1406ff37bd1f592f2ba48f71a3</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 18:21:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ etalase file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan dapat memperkaya pemahaman kita mengenai peran energi terbarukan dalam mitigasi risiko ESG, khususnya di pasar negara berkembang seperti Indonesia. Pertama, mengingat penelitian ini menggunakan variabel dummy untuk energi terbarukan, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Does Renewable Energy Reduce ESG Risk? Evidence From Energy-Intensive Indonesian Firms: Saran penelitian lanjutan dapat memperkaya pemahaman kita mengenai peran energi terbarukan dalam mitigasi risiko ESG, khususnya di pasar negara berkembang seperti Indonesia. Pertama, mengingat penelitian ini menggunakan variabel dummy untuk energi terbarukan, studi di masa depan sebaiknya mengadopsi ukuran yang lebih rinci, misalnya persentase penggunaan energi terbarukan dari total konsumsi energi perusahaan. Hal ini akan memungkinkan analisis yang lebih nuansa tentang bagaimana berbagai tingkat komitmen terhadap energi bersih memengaruhi berbagai dimensi risiko ESG (lingkungan, sosial, dan tata kelola) secara terpisah. Selain itu, penting juga untuk memperpanjang periode observasi data. Dengan cakupan waktu yang lebih panjang, peneliti dapat menangkap dampak jangka panjang transisi energi dan mengidentifikasi pola adaptasi serta tantangan berkelanjutan yang dihadapi perusahaan dalam menghadapi perubahan regulasi dan ekspektasi pasar terkait keberlanjutan. Lebih lanjut, karena penelitian ini menunjukkan bahwa dampak energi terbarukan lebih signifikan pada perusahaan berintensitas energi tinggi, studi ke depan dapat menggali lebih dalam strategi adopsi energi terbarukan yang paling efektif untuk sub-sektor industri yang berbeda dalam kelompok ini. Misalnya, bagaimana inovasi teknologi spesifik atau kebijakan internal perusahaan memediasi hubungan ini? Menyelidiki peran faktor tata kelola perusahaan lain di luar komisaris independen, seperti diversitas dewan direksi atau kehadiran komite keberlanjutan yang kuat, juga bisa menjelaskan bagaimana mekanisme internal mendukung atau menghambat keberhasilan inisiatif energi terbarukan. Penelitian ini akan memberikan wawasan praktis yang lebih spesifik bagi manajer dalam merancang strategi transisi energi yang optimal.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi energi terbarukan secara signifikan mengurangi risiko ESG pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, khususnya bagi perusahaan dengan intensitas energi tinggi.Hasil analisis menunjukkan bahwa perusahaan yang menggunakan energi terbarukan memiliki tingkat risiko ESG yang lebih rendah dibandingkan yang tidak, dan hipotesis penelitian diterima.Temuan ini mengkonfirmasi teori legitimasi, teori pemangku kepentingan, dan teori manajemen risiko, menyoroti peran energi bersih sebagai instrumen legitimasi sosial, pemenuhan harapan pemangku kepentingan, dan mekanisme mitigasi risiko keberlanjutan Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menentukan apakah adopsi energi terbarukan secara efektif mengurangi risiko ESG dan apakah efek ini bervariasi tergantung pada tingkat intensitas energi. Menggunakan sampel bertujuan dari 180 observasi perusahaan-tahun dari perusahaan yang termasuk dalam Indeks ESG Leader selama 2021Ae2023, penelitian ini menerapkan analisis regresi efek tetap, dilengkapi dengan uji robustnes yang mengklasifikasikan perusahaan ke dalam kelompok intensitas energi rendah dan tinggi. Temuan menunjukkan bahwa perusahaan yang mengadopsi energi terbarukan mengalami risiko ESG yang secara signifikan lebih rendah dibandingkan dengan yang tidak, dengan efek yang lebih jelas pada industri yang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/b/tata-kelola-esg-mitigasi-risiko-pengurangan-nilai-thumb-2f375.webp" title="JURIS - Does Renewable Energy Reduce ESG Risk? Evidence From Energy-Intensive Indonesian Firms" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/tata-kelola-esg-mitigasi-risiko-pengurangan-nilai-thumb-2f375.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/tata-kelola-esg-mitigasi-risiko-pengurangan-nilai-thumb-2f375.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/tata-kelola-esg-mitigasi-risiko-pengurangan-nilai-thumb-2f375.webp 1x" title="JURIS - Does Renewable Energy Reduce ESG Risk? Evidence From Energy-Intensive Indonesian Firms" alt="JURIS - Does Renewable Energy Reduce ESG Risk? Evidence From Energy-Intensive Indonesian Firms" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/b/tata-kelola-esg-mitigasi-risiko-pengurangan-nilai-thumb-5d8c0.webp" title="JURIS - Does Renewable Energy Reduce ESG Risk? Evidence From Energy-Intensive Indonesian Firms" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/tata-kelola-esg-mitigasi-risiko-pengurangan-nilai-thumb-5d8c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/tata-kelola-esg-mitigasi-risiko-pengurangan-nilai-thumb-5d8c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/tata-kelola-esg-mitigasi-risiko-pengurangan-nilai-thumb-5d8c0.webp 1x" title="JURIS - Does Renewable Energy Reduce ESG Risk? Evidence From Energy-Intensive Indonesian Firms" alt="JURIS - Does Renewable Energy Reduce ESG Risk? Evidence From Energy-Intensive Indonesian Firms" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/b/tata-kelola-esg-mitigasi-risiko-pengurangan-nilai-thumb-20f59.webp" title="JURIS - Does Renewable Energy Reduce ESG Risk? Evidence From Energy-Intensive Indonesian Firms" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/tata-kelola-esg-mitigasi-risiko-pengurangan-nilai-thumb-20f59.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/tata-kelola-esg-mitigasi-risiko-pengurangan-nilai-thumb-20f59.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/tata-kelola-esg-mitigasi-risiko-pengurangan-nilai-thumb-20f59.webp 1x" title="JURIS - Does Renewable Energy Reduce ESG Risk? Evidence From Energy-Intensive Indonesian Firms" alt="JURIS - Does Renewable Energy Reduce ESG Risk? Evidence From Energy-Intensive Indonesian Firms" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54017-tata-kelola-esg-mitigasi-risiko-pengurangan" title="JURIS - Does Renewable Energy Reduce ESG Risk? Evidence From Energy-Intensive Indonesian Firms" target="_blank">Does Renewable Energy Reduce ESG Risk? Evidence From Energy-Intensive Indonesian Firms</a>: Saran penelitian lanjutan dapat memperkaya pemahaman kita mengenai peran energi terbarukan dalam mitigasi risiko ESG, khususnya di pasar negara berkembang seperti Indonesia. Pertama, mengingat penelitian ini menggunakan variabel dummy untuk energi terbarukan, studi di masa depan sebaiknya mengadopsi ukuran yang lebih rinci, misalnya persentase penggunaan energi terbarukan dari total konsumsi energi perusahaan. Hal ini akan memungkinkan analisis yang lebih nuansa tentang bagaimana berbagai tingkat komitmen terhadap energi bersih memengaruhi berbagai dimensi risiko ESG (lingkungan, sosial, dan tata kelola) secara terpisah. Selain itu, penting juga untuk memperpanjang periode observasi data. Dengan cakupan waktu yang lebih panjang, peneliti dapat menangkap dampak jangka panjang transisi energi dan mengidentifikasi pola adaptasi serta tantangan berkelanjutan yang dihadapi perusahaan dalam menghadapi perubahan regulasi dan ekspektasi pasar terkait keberlanjutan. Lebih lanjut, karena penelitian ini menunjukkan bahwa dampak energi terbarukan lebih signifikan pada perusahaan berintensitas energi tinggi, studi ke depan dapat menggali lebih dalam strategi adopsi energi terbarukan yang paling efektif untuk sub-sektor industri yang berbeda dalam kelompok ini. Misalnya, bagaimana inovasi teknologi spesifik atau kebijakan internal perusahaan memediasi hubungan ini? Menyelidiki peran faktor tata kelola perusahaan lain di luar komisaris independen, seperti diversitas dewan direksi atau kehadiran komite keberlanjutan yang kuat, juga bisa menjelaskan bagaimana mekanisme internal mendukung atau menghambat keberhasilan inisiatif energi terbarukan. Penelitian ini akan memberikan wawasan praktis yang lebih spesifik bagi manajer dalam merancang strategi transisi energi yang optimal..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi energi terbarukan secara signifikan mengurangi risiko ESG pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, khususnya bagi perusahaan dengan intensitas energi tinggi.Hasil analisis menunjukkan bahwa perusahaan yang menggunakan energi terbarukan memiliki tingkat risiko ESG yang lebih rendah dibandingkan yang tidak, dan hipotesis penelitian diterima.Temuan ini mengkonfirmasi teori legitimasi, teori pemangku kepentingan, dan teori manajemen risiko, menyoroti peran energi bersih sebagai instrumen legitimasi sosial, pemenuhan harapan pemangku kepentingan, dan mekanisme mitigasi risiko keberlanjutan
<br>Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menentukan apakah adopsi energi terbarukan secara efektif mengurangi risiko ESG dan apakah efek ini bervariasi tergantung pada tingkat intensitas energi. Menggunakan sampel bertujuan dari 180 observasi perusahaan-tahun dari perusahaan yang termasuk dalam Indeks ESG Leader selama 2021Ae2023, penelitian ini menerapkan analisis regresi efek tetap, dilengkapi dengan uji robustnes yang mengklasifikasikan perusahaan ke dalam kelompok intensitas energi rendah dan tinggi. Temuan menunjukkan bahwa perusahaan yang mengadopsi energi terbarukan mengalami risiko ESG yang secara signifikan lebih rendah dibandingkan dengan yang tidak, dengan efek yang lebih jelas pada industri yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/b/tata-kelola-esg-mitigasi-risiko-pengurangan-nilai-thumb-5d8c0.webp" type="image/webp" length="129580" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/tata-kelola-esg-mitigasi-risiko-pengurangan-nilai-thumb-2f375.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/tata-kelola-esg-mitigasi-risiko-pengurangan-nilai-thumb-5d8c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/tata-kelola-esg-mitigasi-risiko-pengurangan-nilai-thumb-20f59.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-509-untan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19104-jurnal-ekonomi-bisnis-kewirausahaan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Sentimen Terhadap Pengguna Aplikasi Jamsostek Mobile Pada Google Play Store Menggunakan Metode Nayve Bayes ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Sentimen Terhadap Pengguna Aplikasi Jamsostek Mobile Pada Google Play Store Menggunakan Metode Nayve Bayes ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Sentimen Terhadap Pengguna Aplikasi Jamsostek Mobile Pada Google Play Store Menggunakan Metode Nayve Bayes ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54008-kualitas-data-efisiensi-teknik-augme</link>
	<guid isPermaLink="false">a7ce55ca13256ea145ff57dfd249d919</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 18:05:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ direktori pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ etalase jurnal akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan model deep learning seperti LSTM atau BERT untuk meningkatkan kemampuan identifikasi sentimen netral pada ulasan aplikasi JMO, mengingat keterbatasan data netral yang memengaruhi performa model Nayve ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Sentimen Terhadap Pengguna Aplikasi Jamsostek Mobile Pada Google Play Store Menggunakan Metode Nayve Bayes: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan model deep learning seperti LSTM atau BERT untuk meningkatkan kemampuan identifikasi sentimen netral pada ulasan aplikasi JMO, mengingat keterbatasan data netral yang memengaruhi performa model Nayve Bayes. Selanjutnya, peneliti dapat mengembangkan teknik augmentasi data atau mengumpulkan lebih banyak ulasan netral melalui periode waktu yang lebih panjang guna menyeimbangkan distribusi kelas dan memperbaiki akurasi keseluruhan. Terakhir, studi komparatif antara model monolingual dan multilinguial yang mengintegrasikan ulasan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dapat memberikan wawasan tentang pengaruh bahasa terhadap akurasi analisis sentimen, sehingga dapat menghasilkan sistem yang lebih robust untuk aplikasi JMO.. Penelitian ini berhasil menganalisis sentimen ulasan pengguna aplikasi JMO di Google Play Store dengan Nayve Bayes, menemukan bahwa 74,1% ulasan positif, 25,9% negatif, dan sedikit ulasan netral.Preprocessing seperti text cleaning, penghapusan stopwords, dan stemming meningkatkan kualitas data secara signifikan.Model Nayve Bayes mencapai akurasi 86,06% untuk kelas positif dan negatif namun kurang efektif pada kelas netral, menekankan pentingnya keseimbangan data antar kategori Dalam perkembangan teknologi informasi saat ini, aplikasi mobile telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, termasuk aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) yang menyediakan layanan bagi pengguna Jamsostek. Ulasan pengguna di platform seperti Google Play Store sering kali menjadi sumber informasi penting yang mencerminkan kualitas dan kepuasan pengguna terhadap aplikasi. Namun, untuk dapat memahami sentimen yang terkandung dalam ulasan tersebut secara otomatis, diperlukan metode analisis sentimen yang efektif. Salah satu algoritma yang sering digunakan dalam analisis sentimen adalah Naive Bayes. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen ulasan pengguna aplikasi JMO di Google Play Store menggunakan algoritma Naive Bayes,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/d/kualitas-data-efisiensi-teknik-augmentasi-deep-lea-thumb-6b0a8.webp" title="JURIS - Analisis Sentimen Terhadap Pengguna Aplikasi Jamsostek Mobile Pada Google Play Store Menggunakan Metode Nayve Bayes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/kualitas-data-efisiensi-teknik-augmentasi-deep-lea-thumb-6b0a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/kualitas-data-efisiensi-teknik-augmentasi-deep-lea-thumb-6b0a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/kualitas-data-efisiensi-teknik-augmentasi-deep-lea-thumb-6b0a8.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sentimen Terhadap Pengguna Aplikasi Jamsostek Mobile Pada Google Play Store Menggunakan Metode Nayve Bayes" alt="JURIS - Analisis Sentimen Terhadap Pengguna Aplikasi Jamsostek Mobile Pada Google Play Store Menggunakan Metode Nayve Bayes" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/kualitas-data-efisiensi-teknik-augmentasi-deep-lea-thumb-ffbd5.webp" title="JURIS - Analisis Sentimen Terhadap Pengguna Aplikasi Jamsostek Mobile Pada Google Play Store Menggunakan Metode Nayve Bayes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/kualitas-data-efisiensi-teknik-augmentasi-deep-lea-thumb-ffbd5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/kualitas-data-efisiensi-teknik-augmentasi-deep-lea-thumb-ffbd5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/kualitas-data-efisiensi-teknik-augmentasi-deep-lea-thumb-ffbd5.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sentimen Terhadap Pengguna Aplikasi Jamsostek Mobile Pada Google Play Store Menggunakan Metode Nayve Bayes" alt="JURIS - Analisis Sentimen Terhadap Pengguna Aplikasi Jamsostek Mobile Pada Google Play Store Menggunakan Metode Nayve Bayes" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/kualitas-data-efisiensi-teknik-augmentasi-deep-lea-thumb-87abe.webp" title="JURIS - Analisis Sentimen Terhadap Pengguna Aplikasi Jamsostek Mobile Pada Google Play Store Menggunakan Metode Nayve Bayes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/kualitas-data-efisiensi-teknik-augmentasi-deep-lea-thumb-87abe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/kualitas-data-efisiensi-teknik-augmentasi-deep-lea-thumb-87abe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/kualitas-data-efisiensi-teknik-augmentasi-deep-lea-thumb-87abe.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sentimen Terhadap Pengguna Aplikasi Jamsostek Mobile Pada Google Play Store Menggunakan Metode Nayve Bayes" alt="JURIS - Analisis Sentimen Terhadap Pengguna Aplikasi Jamsostek Mobile Pada Google Play Store Menggunakan Metode Nayve Bayes" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54008-kualitas-data-efisiensi-teknik-augme" title="JURIS - Analisis Sentimen Terhadap Pengguna Aplikasi Jamsostek Mobile Pada Google Play Store Menggunakan Metode Nayve Bayes" target="_blank">Analisis Sentimen Terhadap Pengguna Aplikasi Jamsostek Mobile Pada Google Play Store Menggunakan Metode Nayve Bayes</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan model deep learning seperti LSTM atau BERT untuk meningkatkan kemampuan identifikasi sentimen netral pada ulasan aplikasi JMO, mengingat keterbatasan data netral yang memengaruhi performa model Nayve Bayes. Selanjutnya, peneliti dapat mengembangkan teknik augmentasi data atau mengumpulkan lebih banyak ulasan netral melalui periode waktu yang lebih panjang guna menyeimbangkan distribusi kelas dan memperbaiki akurasi keseluruhan. Terakhir, studi komparatif antara model monolingual dan multilinguial yang mengintegrasikan ulasan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dapat memberikan wawasan tentang pengaruh bahasa terhadap akurasi analisis sentimen, sehingga dapat menghasilkan sistem yang lebih robust untuk aplikasi JMO..
<br>Penelitian ini berhasil menganalisis sentimen ulasan pengguna aplikasi JMO di Google Play Store dengan Nayve Bayes, menemukan bahwa 74,1% ulasan positif, 25,9% negatif, dan sedikit ulasan netral.Preprocessing seperti text cleaning, penghapusan stopwords, dan stemming meningkatkan kualitas data secara signifikan.Model Nayve Bayes mencapai akurasi 86,06% untuk kelas positif dan negatif namun kurang efektif pada kelas netral, menekankan pentingnya keseimbangan data antar kategori
<br>Dalam perkembangan teknologi informasi saat ini, aplikasi mobile telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, termasuk aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) yang menyediakan layanan bagi pengguna Jamsostek. Ulasan pengguna di platform seperti Google Play Store sering kali menjadi sumber informasi penting yang mencerminkan kualitas dan kepuasan pengguna terhadap aplikasi. Namun, untuk dapat memahami sentimen yang terkandung dalam ulasan tersebut secara otomatis, diperlukan metode analisis sentimen yang efektif. Salah satu algoritma yang sering digunakan dalam analisis sentimen adalah Naive Bayes. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen ulasan pengguna aplikasi JMO di Google Play Store menggunakan algoritma Naive Bayes,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/d/kualitas-data-efisiensi-teknik-augmentasi-deep-lea-thumb-87abe.webp" type="image/webp" length="98894" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/kualitas-data-efisiensi-teknik-augmentasi-deep-lea-thumb-6b0a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/kualitas-data-efisiensi-teknik-augmentasi-deep-lea-thumb-ffbd5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/kualitas-data-efisiensi-teknik-augmentasi-deep-lea-thumb-87abe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5874-likmi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19090-informatika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Model Sentimen Analisis Berdasarkan Ulasan Aplikasi Webtoon pada Google Play Store Ditingkatkan dengan Algoritma Random Forest ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Model Sentimen Analisis Berdasarkan Ulasan Aplikasi Webtoon pada Google Play Store Ditingkatkan dengan Algoritma Random Forest ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Model Sentimen Analisis Berdasarkan Ulasan Aplikasi Webtoon pada Google Play Store Ditingkatkan dengan Algoritma Random Forest ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54016-random-forest-smote-integrasi-algoritma-eks</link>
	<guid isPermaLink="false">654f7954104aa28e528bd06c340ee46b</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 17:52:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ kompilasi pdf jurnal ]]></category>
	<category><![CDATA[ direktori file akademik ]]></category>
	<category><![CDATA[ kompilasi jurnal akademik ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki apakah teknik augmentasi data seperti SMOTE atau model generatif dapat menyeimbangkan distribusi kelas sentimen pada dataset ulasan Webtoon, sehingga meningkatkan kemampuan klasifikasi model dalam menghadapi data ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Model Sentimen Analisis Berdasarkan Ulasan Aplikasi Webtoon pada Google Play Store Ditingkatkan dengan Algoritma Random Forest: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki apakah teknik augmentasi data seperti SMOTE atau model generatif dapat menyeimbangkan distribusi kelas sentimen pada dataset ulasan Webtoon, sehingga meningkatkan kemampuan klasifikasi model dalam menghadapi data tidak seimbang. Selain itu, perlu dieksplorasi penerapan model deep learning berbasis transformer, misalnya BERT atau varian Bahasa Indonesia, untuk membandingkan performa dengan Random Forest dalam mengolah bahasa informal dan emotikon yang sering muncul pada ulasan pengguna. Selanjutnya, penelitian dapat memperluas cakupan analisis sentimen dengan mengintegrasikan metode translasi otomatis dan model multilingual guna menangani ulasan multibahasa pada platform global, sehingga memberikan wawasan lebih komprehensif tentang persepsi pengguna lintas bahasa.. Random Forest meningkatkan akurasi model analisis sentimen ulasan Webtoon di Google Play Store dengan mengurangi overfitting dan meningkatkan generalisasi dibandingkan model baseline seperti Nayve Bayes dan SVM.Algoritma ini efektif menangani keragaman bahasa dan struktur kalimat tidak formal dalam ulasan pengguna, berkat penggunaan banyak pohon keputusan serta teknik prapemrosesan seperti tokenisasi, stopword removal, stemming, dan normalisasi.Selain itu, model berbasis Random Forest memberikan hasil yang konsisten pada metrik precision, recall, dan F1-score untuk berbagai jenis sentimen, menunjukkan stabilitas dan keseimbangan performa Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan model analisis sentimen berdasarkan ulasan aplikasi Webtoon di Google Play Store dengan algoritma Random Forest. Data ulasan dikumpulkan melalui metode web scraping, mencakup teks ulasan, skor, dan tanggal. Proses praproses teks dilakukan, termasuk penghapusan stopwords, tokenisasi, stemming, dan normalisasi untuk menghasilkan data bersih dan terstruktur. Teknik TF-IDF digunakan untuk ekstraksi fitur, mengubah teks menjadi representasi numerik yang relevan bagi algoritma pembelajaran mesin. Random Forest dipilih karena kemampuannya menangani data kompleks dan mengurangi overfitting melalui pendekatan ensemble. Algoritma ini membangun... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/1/random-forest-smote-integrasi-algoritma-ekstraksi-thumb-c1114.webp" title="JURIS - Model Sentimen Analisis Berdasarkan Ulasan Aplikasi Webtoon pada Google Play Store Ditingkatkan dengan Algoritma Random Forest" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/random-forest-smote-integrasi-algoritma-ekstraksi-thumb-c1114.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/random-forest-smote-integrasi-algoritma-ekstraksi-thumb-c1114.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/random-forest-smote-integrasi-algoritma-ekstraksi-thumb-c1114.webp 1x" title="JURIS - Model Sentimen Analisis Berdasarkan Ulasan Aplikasi Webtoon pada Google Play Store Ditingkatkan dengan Algoritma Random Forest" alt="JURIS - Model Sentimen Analisis Berdasarkan Ulasan Aplikasi Webtoon pada Google Play Store Ditingkatkan dengan Algoritma Random Forest" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/random-forest-smote-integrasi-algoritma-ekstraksi-thumb-68207.webp" title="JURIS - Model Sentimen Analisis Berdasarkan Ulasan Aplikasi Webtoon pada Google Play Store Ditingkatkan dengan Algoritma Random Forest" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/random-forest-smote-integrasi-algoritma-ekstraksi-thumb-68207.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/random-forest-smote-integrasi-algoritma-ekstraksi-thumb-68207.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/random-forest-smote-integrasi-algoritma-ekstraksi-thumb-68207.webp 1x" title="JURIS - Model Sentimen Analisis Berdasarkan Ulasan Aplikasi Webtoon pada Google Play Store Ditingkatkan dengan Algoritma Random Forest" alt="JURIS - Model Sentimen Analisis Berdasarkan Ulasan Aplikasi Webtoon pada Google Play Store Ditingkatkan dengan Algoritma Random Forest" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/random-forest-smote-integrasi-algoritma-ekstraksi-thumb-6a08a.webp" title="JURIS - Model Sentimen Analisis Berdasarkan Ulasan Aplikasi Webtoon pada Google Play Store Ditingkatkan dengan Algoritma Random Forest" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/random-forest-smote-integrasi-algoritma-ekstraksi-thumb-6a08a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/random-forest-smote-integrasi-algoritma-ekstraksi-thumb-6a08a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/random-forest-smote-integrasi-algoritma-ekstraksi-thumb-6a08a.webp 1x" title="JURIS - Model Sentimen Analisis Berdasarkan Ulasan Aplikasi Webtoon pada Google Play Store Ditingkatkan dengan Algoritma Random Forest" alt="JURIS - Model Sentimen Analisis Berdasarkan Ulasan Aplikasi Webtoon pada Google Play Store Ditingkatkan dengan Algoritma Random Forest" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54016-random-forest-smote-integrasi-algoritma-eks" title="JURIS - Model Sentimen Analisis Berdasarkan Ulasan Aplikasi Webtoon pada Google Play Store Ditingkatkan dengan Algoritma Random Forest" target="_blank">Model Sentimen Analisis Berdasarkan Ulasan Aplikasi Webtoon pada Google Play Store Ditingkatkan dengan Algoritma Random Forest</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki apakah teknik augmentasi data seperti SMOTE atau model generatif dapat menyeimbangkan distribusi kelas sentimen pada dataset ulasan Webtoon, sehingga meningkatkan kemampuan klasifikasi model dalam menghadapi data tidak seimbang. Selain itu, perlu dieksplorasi penerapan model deep learning berbasis transformer, misalnya BERT atau varian Bahasa Indonesia, untuk membandingkan performa dengan Random Forest dalam mengolah bahasa informal dan emotikon yang sering muncul pada ulasan pengguna. Selanjutnya, penelitian dapat memperluas cakupan analisis sentimen dengan mengintegrasikan metode translasi otomatis dan model multilingual guna menangani ulasan multibahasa pada platform global, sehingga memberikan wawasan lebih komprehensif tentang persepsi pengguna lintas bahasa..
<br>Random Forest meningkatkan akurasi model analisis sentimen ulasan Webtoon di Google Play Store dengan mengurangi overfitting dan meningkatkan generalisasi dibandingkan model baseline seperti Nayve Bayes dan SVM.Algoritma ini efektif menangani keragaman bahasa dan struktur kalimat tidak formal dalam ulasan pengguna, berkat penggunaan banyak pohon keputusan serta teknik prapemrosesan seperti tokenisasi, stopword removal, stemming, dan normalisasi.Selain itu, model berbasis Random Forest memberikan hasil yang konsisten pada metrik precision, recall, dan F1-score untuk berbagai jenis sentimen, menunjukkan stabilitas dan keseimbangan performa
<br>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan model analisis sentimen berdasarkan ulasan aplikasi Webtoon di Google Play Store dengan algoritma Random Forest. Data ulasan dikumpulkan melalui metode web scraping, mencakup teks ulasan, skor, dan tanggal. Proses praproses teks dilakukan, termasuk penghapusan stopwords, tokenisasi, stemming, dan normalisasi untuk menghasilkan data bersih dan terstruktur. Teknik TF-IDF digunakan untuk ekstraksi fitur, mengubah teks menjadi representasi numerik yang relevan bagi algoritma pembelajaran mesin. Random Forest dipilih karena kemampuannya menangani data kompleks dan mengurangi overfitting melalui pendekatan ensemble. Algoritma ini membangun...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/1/random-forest-smote-integrasi-algoritma-ekstraksi-thumb-68207.webp" type="image/webp" length="111656" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/random-forest-smote-integrasi-algoritma-ekstraksi-thumb-c1114.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/random-forest-smote-integrasi-algoritma-ekstraksi-thumb-68207.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/random-forest-smote-integrasi-algoritma-ekstraksi-thumb-6a08a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5874-likmi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19090-informatika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Development of a Field Simulation Based MISP for Reproductive Health Module for Undergraduate Midwifery Students at STIKES RSPAD Gatot Soebroto ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Development of a Field Simulation Based MISP for Reproductive Health Module for Undergraduate Midwifery Students at STIKES RSPAD Gatot Soebroto ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Development of a Field Simulation Based MISP for Reproductive Health Module for Undergraduate Midwifery Students at STIKES RSPAD Gatot Soebroto ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54013-integrasi-modul-stem-gudang-respons-bencana-kesiap</link>
	<guid isPermaLink="false">cf2703b7afa0891d831d5b537734d5a6</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 17:50:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ one search ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[one,search,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi multi-pusat yang dikendalikan secara acak di berbagai wilayah geografis untuk mengonfirmasi validitas eksternal modul. Pelacakan longitudinal terhadap penurunan tingkat kompetensi respons bencana ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Development of a Field Simulation-Based MISP for Reproductive Health Module for Undergraduate Midwifery Students at STIKES RSPAD Gatot Soebroto: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi multi-pusat yang dikendalikan secara acak di berbagai wilayah geografis untuk mengonfirmasi validitas eksternal modul. Pelacakan longitudinal terhadap penurunan tingkat kompetensi respons bencana selama interval enam bulan atau lebih akan membantu menetapkan jadwal optimal untuk pelatihan penyegaran. Selain itu, iterasi modul yang akan datang harus mengintegrasikan teknologi imersif biaya rendah yang muncul, seperti realitas virtual hibrida atau lapisan realitas augmented field, untuk meningkatkan realisme skenario triase darurat tanpa biaya logistik yang prohibitif.. Penelitian ini berhasil memvalidasi hipotesis bahwa kerangka belajar berbasis pengalaman secara signifikan mempercepat pemahaman teoritis dan kesiapan psikomotorik mengenai Paket Pelayanan Awal (PPAM) Kesehatan Reproduksi bagi mahasiswa kebidanan tingkat akhir.Melalui penerapan struktural kerangka ADDIE, penelitian ini mengembangkan modul instruksional berbasis simulasi lapangan yang diverifikasi oleh panel ahli independen sebagai sangat valid dan layak secara instruksional.Pengujian lapangan empiris secara meyakinkan menunjukkan bahwa integrasi modul ini dengan simulasi taktis outdoor menghasilkan hasil pedagogis yang jauh lebih unggul dibandingkan dengan model kelas konvensional yang berbasis konsep.Data kuantitatif mengonfirmasi peningkatan yang signifikan, secara statistik, dalam retensi pengetahuan kognitif (89,4 A 4,8.p < 0,001) dan keterampilan eksekusi psikomotorik (91,2 A 3,9.Pendekatan simulasi lapangan ini menjembatani kesenjangan yang lama antara instruksi dan dinamika bencana dunia nyata, memungkinkan mahasiswa untuk mengelola triase maternal yang cepat, menjaga privasi klinis dalam tempat penampungan darurat, dan mengkoordinasikan logistik yang kompleks di bawah tekanan.Modul yang baru dirancang ini terbukti sebagai media pendidikan yang efektif, dapat diperluas, dan sangat layak.Pengadopsian kurikulum berbasis simulasi ini dalam pendidikan kebidanan sangat penting untuk mengembangkan tenaga kesehatan yang tangguh dan siap lapangan, mampu secara aktif mengurangi mortalitas maternal dan neonatal yang dapat dicegah selama fase akut kritis krisis kemanusiaan Paket Pelayanan Awal (PPAM) Kesehatan Reproduksi pada Situasi Darurat Bencana adalah intervensi bencana kritis yang membutuhkan kesiapan kognitif dan psikomotorik yang kuat dari mahasiswa kebidanan. Namun, pendidikan tradisional seringkali gagal mereplikasi dinamika bencana dunia nyata yang kacau. Untuk mengatasi kesenjangan ini, penelitian ini mengembangkan dan mengevaluasi modul MISP Kesehatan Reproduksi berbasis simulasi lapangan yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa kebidanan tingkat akhir. Pendekatan Penelitian dan Pengembangan (R&D) yang dipandu oleh kerangka ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/d/integrasi-modul-stem-gudang-respons-bencana-kesiap-thumb-c55a8.webp" title="JURIS - Development of a Field Simulation-Based MISP for Reproductive Health Module for Undergraduate Midwifery Students at STIKES RSPAD Gatot Soebroto" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/integrasi-modul-stem-gudang-respons-bencana-kesiap-thumb-c55a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/integrasi-modul-stem-gudang-respons-bencana-kesiap-thumb-c55a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/integrasi-modul-stem-gudang-respons-bencana-kesiap-thumb-c55a8.webp 1x" title="JURIS - Development of a Field Simulation-Based MISP for Reproductive Health Module for Undergraduate Midwifery Students at STIKES RSPAD Gatot Soebroto" alt="JURIS - Development of a Field Simulation-Based MISP for Reproductive Health Module for Undergraduate Midwifery Students at STIKES RSPAD Gatot Soebroto" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/d/integrasi-modul-stem-gudang-respons-bencana-kesiap-thumb-a19f0.webp" title="JURIS - Development of a Field Simulation-Based MISP for Reproductive Health Module for Undergraduate Midwifery Students at STIKES RSPAD Gatot Soebroto" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/integrasi-modul-stem-gudang-respons-bencana-kesiap-thumb-a19f0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/integrasi-modul-stem-gudang-respons-bencana-kesiap-thumb-a19f0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/integrasi-modul-stem-gudang-respons-bencana-kesiap-thumb-a19f0.webp 1x" title="JURIS - Development of a Field Simulation-Based MISP for Reproductive Health Module for Undergraduate Midwifery Students at STIKES RSPAD Gatot Soebroto" alt="JURIS - Development of a Field Simulation-Based MISP for Reproductive Health Module for Undergraduate Midwifery Students at STIKES RSPAD Gatot Soebroto" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/d/integrasi-modul-stem-gudang-respons-bencana-kesiap-thumb-4ebc8.webp" title="JURIS - Development of a Field Simulation-Based MISP for Reproductive Health Module for Undergraduate Midwifery Students at STIKES RSPAD Gatot Soebroto" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/integrasi-modul-stem-gudang-respons-bencana-kesiap-thumb-4ebc8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/integrasi-modul-stem-gudang-respons-bencana-kesiap-thumb-4ebc8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/integrasi-modul-stem-gudang-respons-bencana-kesiap-thumb-4ebc8.webp 1x" title="JURIS - Development of a Field Simulation-Based MISP for Reproductive Health Module for Undergraduate Midwifery Students at STIKES RSPAD Gatot Soebroto" alt="JURIS - Development of a Field Simulation-Based MISP for Reproductive Health Module for Undergraduate Midwifery Students at STIKES RSPAD Gatot Soebroto" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54013-integrasi-modul-stem-gudang-respons-bencana-kesiap" title="JURIS - Development of a Field Simulation-Based MISP for Reproductive Health Module for Undergraduate Midwifery Students at STIKES RSPAD Gatot Soebroto" target="_blank">Development of a Field Simulation-Based MISP for Reproductive Health Module for Undergraduate Midwifery Students at STIKES RSPAD Gatot Soebroto</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi multi-pusat yang dikendalikan secara acak di berbagai wilayah geografis untuk mengonfirmasi validitas eksternal modul. Pelacakan longitudinal terhadap penurunan tingkat kompetensi respons bencana selama interval enam bulan atau lebih akan membantu menetapkan jadwal optimal untuk pelatihan penyegaran. Selain itu, iterasi modul yang akan datang harus mengintegrasikan teknologi imersif biaya rendah yang muncul, seperti realitas virtual hibrida atau lapisan realitas augmented field, untuk meningkatkan realisme skenario triase darurat tanpa biaya logistik yang prohibitif..
<br>Penelitian ini berhasil memvalidasi hipotesis bahwa kerangka belajar berbasis pengalaman secara signifikan mempercepat pemahaman teoritis dan kesiapan psikomotorik mengenai Paket Pelayanan Awal (PPAM) Kesehatan Reproduksi bagi mahasiswa kebidanan tingkat akhir.Melalui penerapan struktural kerangka ADDIE, penelitian ini mengembangkan modul instruksional berbasis simulasi lapangan yang diverifikasi oleh panel ahli independen sebagai sangat valid dan layak secara instruksional.Pengujian lapangan empiris secara meyakinkan menunjukkan bahwa integrasi modul ini dengan simulasi taktis outdoor menghasilkan hasil pedagogis yang jauh lebih unggul dibandingkan dengan model kelas konvensional yang berbasis konsep.Data kuantitatif mengonfirmasi peningkatan yang signifikan, secara statistik, dalam retensi pengetahuan kognitif (89,4 A 4,8.p < 0,001) dan keterampilan eksekusi psikomotorik (91,2 A 3,9.Pendekatan simulasi lapangan ini menjembatani kesenjangan yang lama antara instruksi dan dinamika bencana dunia nyata, memungkinkan mahasiswa untuk mengelola triase maternal yang cepat, menjaga privasi klinis dalam tempat penampungan darurat, dan mengkoordinasikan logistik yang kompleks di bawah tekanan.Modul yang baru dirancang ini terbukti sebagai media pendidikan yang efektif, dapat diperluas, dan sangat layak.Pengadopsian kurikulum berbasis simulasi ini dalam pendidikan kebidanan sangat penting untuk mengembangkan tenaga kesehatan yang tangguh dan siap lapangan, mampu secara aktif mengurangi mortalitas maternal dan neonatal yang dapat dicegah selama fase akut kritis krisis kemanusiaan
<br>Paket Pelayanan Awal (PPAM) Kesehatan Reproduksi pada Situasi Darurat Bencana adalah intervensi bencana kritis yang membutuhkan kesiapan kognitif dan psikomotorik yang kuat dari mahasiswa kebidanan. Namun, pendidikan tradisional seringkali gagal mereplikasi dinamika bencana dunia nyata yang kacau. Untuk mengatasi kesenjangan ini, penelitian ini mengembangkan dan mengevaluasi modul MISP Kesehatan Reproduksi berbasis simulasi lapangan yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa kebidanan tingkat akhir. Pendekatan Penelitian dan Pengembangan (R&D) yang dipandu oleh kerangka ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/d/integrasi-modul-stem-gudang-respons-bencana-kesiap-thumb-c55a8.webp" type="image/webp" length="103972" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/integrasi-modul-stem-gudang-respons-bencana-kesiap-thumb-c55a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/integrasi-modul-stem-gudang-respons-bencana-kesiap-thumb-a19f0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/integrasi-modul-stem-gudang-respons-bencana-kesiap-thumb-4ebc8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6669-akperrspadjakarta.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16216-journal-educational-nursing-jen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Effectiveness of Range of Motion on Reducing Pain Levels in Elderly Osteoarthritis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Effectiveness of Range of Motion on Reducing Pain Levels in Elderly Osteoarthritis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Effectiveness of Range of Motion on Reducing Pain Levels in Elderly Osteoarthritis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54010-populasi-lansia-rumah-kombinasi-intervensi-skala</link>
	<guid isPermaLink="false">1babe84b7f25b3e66437e5b6764750d9</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 17:29:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ one search ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[one,search,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menyelidiki apakah kombinasi intervensi Range of Motion (ROM) dengan terapi farmakologis memberikan efek sinergis yang lebih signifikan dalam mengurangi nyeri osteoartritis pada lansia, dibandingkan penggunaan ROM saja. Selanjutnya, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Effectiveness of Range of Motion on Reducing Pain Levels in Elderly Osteoarthritis: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki apakah kombinasi intervensi Range of Motion (ROM) dengan terapi farmakologis memberikan efek sinergis yang lebih signifikan dalam mengurangi nyeri osteoartritis pada lansia, dibandingkan penggunaan ROM saja. Selanjutnya, diperlukan studi kohort jangka panjang untuk mengevaluasi keberlanjutan manfaat ROM terhadap fungsi fisik dan kualitas hidup serta kemungkinan penurunan kejadian jatuh pada populasi lansia selama setidaknya satu tahun. Terakhir, penelitian eksperimental dengan sampel yang lebih besar dan beragam, termasuk kelompok usia lebih tua (OuA75Atahun) dan kondisi komorbiditas, dapat memperluas generalisasi temuan serta mengidentifikasi faktorAcfaktor prediktif respons terhadap latihan ROM, seperti tingkat aktivitas sebelumnya atau status nutrisi. Selain itu, eksplorasi penggunaan teknologi pendukung seperti aplikasi mobile atau perangkat sensor untuk memantau intensitas dan kepatuhan latihan ROM dapat memberikan data objektif yang meningkatkan efektivitas program rehabilitasi.. Sebagian besar peserta lansia dengan osteoartritis dalam penelitian ini adalah perempuan berusia 60Ac75 tahun, dengan tingkat pendidikan menengah atas (SMA) dan sarjana.Sebelum intervensi ROM, 10A% responden mengalami nyeri sedang dan 90A% nyeri berat, sedangkan setelah intervensi, 30A% tidak merasakan nyeri, 60A% nyeri ringan, dan 10A% nyeri sedang.Uji t berpasangan menunjukkan nilai rataAcrata 3,60000, standar deviasi 0,96609, dan nilai PA=A0,000 ( ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/b/populasi-lansia-rumah-kombinasi-intervensi-skala-n-thumb-d84ba.webp" title="JURIS - Effectiveness of Range of Motion on Reducing Pain Levels in Elderly Osteoarthritis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/populasi-lansia-rumah-kombinasi-intervensi-skala-n-thumb-d84ba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/populasi-lansia-rumah-kombinasi-intervensi-skala-n-thumb-d84ba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/populasi-lansia-rumah-kombinasi-intervensi-skala-n-thumb-d84ba.webp 1x" title="JURIS - Effectiveness of Range of Motion on Reducing Pain Levels in Elderly Osteoarthritis" alt="JURIS - Effectiveness of Range of Motion on Reducing Pain Levels in Elderly Osteoarthritis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/b/populasi-lansia-rumah-kombinasi-intervensi-skala-n-thumb-1e9fd.webp" title="JURIS - Effectiveness of Range of Motion on Reducing Pain Levels in Elderly Osteoarthritis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/populasi-lansia-rumah-kombinasi-intervensi-skala-n-thumb-1e9fd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/populasi-lansia-rumah-kombinasi-intervensi-skala-n-thumb-1e9fd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/populasi-lansia-rumah-kombinasi-intervensi-skala-n-thumb-1e9fd.webp 1x" title="JURIS - Effectiveness of Range of Motion on Reducing Pain Levels in Elderly Osteoarthritis" alt="JURIS - Effectiveness of Range of Motion on Reducing Pain Levels in Elderly Osteoarthritis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54010-populasi-lansia-rumah-kombinasi-intervensi-skala" title="JURIS - Effectiveness of Range of Motion on Reducing Pain Levels in Elderly Osteoarthritis" target="_blank">Effectiveness of Range of Motion on Reducing Pain Levels in Elderly Osteoarthritis</a>: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki apakah kombinasi intervensi Range of Motion (ROM) dengan terapi farmakologis memberikan efek sinergis yang lebih signifikan dalam mengurangi nyeri osteoartritis pada lansia, dibandingkan penggunaan ROM saja. Selanjutnya, diperlukan studi kohort jangka panjang untuk mengevaluasi keberlanjutan manfaat ROM terhadap fungsi fisik dan kualitas hidup serta kemungkinan penurunan kejadian jatuh pada populasi lansia selama setidaknya satu tahun. Terakhir, penelitian eksperimental dengan sampel yang lebih besar dan beragam, termasuk kelompok usia lebih tua (OuA75Atahun) dan kondisi komorbiditas, dapat memperluas generalisasi temuan serta mengidentifikasi faktorAcfaktor prediktif respons terhadap latihan ROM, seperti tingkat aktivitas sebelumnya atau status nutrisi. Selain itu, eksplorasi penggunaan teknologi pendukung seperti aplikasi mobile atau perangkat sensor untuk memantau intensitas dan kepatuhan latihan ROM dapat memberikan data objektif yang meningkatkan efektivitas program rehabilitasi..
<br>Sebagian besar peserta lansia dengan osteoartritis dalam penelitian ini adalah perempuan berusia 60Ac75 tahun, dengan tingkat pendidikan menengah atas (SMA) dan sarjana.Sebelum intervensi ROM, 10A% responden mengalami nyeri sedang dan 90A% nyeri berat, sedangkan setelah intervensi, 30A% tidak merasakan nyeri, 60A% nyeri ringan, dan 10A% nyeri sedang.Uji t berpasangan menunjukkan nilai rataAcrata 3,60000, standar deviasi 0,96609, dan nilai PA=A0,000 (<0,05), yang mengindikasikan bahwa intervensi ROM secara signifikan mengurangi tingkat nyeri pada lansia dengan osteoartritis
<br>Masalah yang sering dihadapi oleh lansia dalam kondisi fisik yang melemah, menghasilkan penyakit degeneratif seperti artritis atau osteoartritis. Osteoartritis memerlukan penanganan yang tepat untuk meredakan nyeri pada sendi. Pada osteoartritis ini, teknik yang tepat akan diterapkan, yaitu nonAcfarmakologis dengan gerakan Range of Motion (ROM). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh intervensi ROM terhadap penurunan tingkat nyeri pada lansia dengan osteoartritis di wilayah Pusat Kesehatan Masyarakat Jatirahayu, Bekasi. Metode: Populasi studi ini terdiri dari 37 lansia, dengan sampel sebanyak 10 responden. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Kuasi Eksperimental dengan pendekatan satu grup preActest postActest. Hasil: Analisis menggunakan Paired Sample TAcTest menunjukkan rataAcrata 3,60000, standar deviasi 0,96609,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/b/populasi-lansia-rumah-kombinasi-intervensi-skala-n-thumb-1e9fd.webp" type="image/webp" length="96774" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/populasi-lansia-rumah-kombinasi-intervensi-skala-n-thumb-d84ba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/populasi-lansia-rumah-kombinasi-intervensi-skala-n-thumb-1e9fd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6669-akperrspadjakarta.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16216-journal-educational-nursing-jen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Systematic Review The Effectiveness of Counseling Strategies on Contraceptive Use in Women of Childbearing Age ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Systematic Review The Effectiveness of Counseling Strategies on Contraceptive Use in Women of Childbearing Age ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Systematic Review The Effectiveness of Counseling Strategies on Contraceptive Use in Women of Childbearing Age ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54009-usia-subur-metode-kontrasepsi-wus-wanit</link>
	<guid isPermaLink="false">f4633a92724311fecc79848a8cb702af</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 16:57:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ one search ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[one,search,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi perbandingan efektivitas antara konseling digital dan tatap muka pada wanita usia subur yang tinggal di daerah pedesaan, dengan mengukur perubahan pengetahuan dan kepatuhan penggunaan kontrasepsi selama enam bulan; ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Systematic Review: "The Effectiveness of Counseling Strategies on Contraceptive Use in Women of Childbearing Age": Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi perbandingan efektivitas antara konseling digital dan tatap muka pada wanita usia subur yang tinggal di daerah pedesaan, dengan mengukur perubahan pengetahuan dan kepatuhan penggunaan kontrasepsi selama enam bulan; selanjutnya, penting untuk menyelidiki peran keterlibatan pasangan laki-laki dalam proses konseling, misalnya dengan merancang intervensi konseling pasangan dan menilai dampaknya terhadap keputusan pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang serta tingkat kepuasan pasangan; terakhir, diperlukan studi longitudinal yang memantau dampak konseling berulang berbasis kebutuhan selama dua tahun penuh, memperhitungkan variabel sosialAcekonomi, tingkat literasi kesehatan, dan dukungan komunitas, guna menentukan keberlanjutan penggunaan kontrasepsi modern serta faktor-faktor yang memprediksi keberhasilan jangka panjang.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling kontrasepsi yang efektif, berupa penyampaian informasi lengkap, penggunaan media pendukung, serta fokus pada keterlibatan pasangan, dapat meningkatkan pengetahuan, sikap positif, minat, dan penggunaan kontrasepsi modern, terutama metode jangka panjang, pada wanita usia subur.Strategi konseling perlu dioptimalkan secara berkelanjutan untuk meningkatkan cakupan dan kualitas penggunaan kontrasepsi di masyarakat.Karena variasi faktor individu, sosial, budaya, dan sistem kesehatan memengaruhi keberhasilan konseling, penelitian lanjutan diperlukan untuk menyesuaikan pendekatan konseling dengan konteks spesifik Family Planning (KB) counseling adalah intervensi utama untuk meningkatkan penggunaan kontrasepsi pada wanita usia subur (WUS, usia 15-49 tahun), guna mengurangi kehamilan tidak direncanakan dan meningkatkan kesehatan reproduksi. Berbagai strategi konseling telah diterapkan, namun efektivitasnya bervariasi tergantung pada konteks individu, sosial, dan sistem layanan kesehatan. Kajian sistematis ini bertujuan mengidentifikasi efektivitas strategi konseling keluarga berencana terhadap penggunaan kontrasepsi pada wanita usia subur. Penilaian dilakukan dengan daftar periksa PRISMA menggunakan kerangka (Women of reproductive age) AND (Contraceptive counseling) AND (contraceptive use) untuk menentukan seleksi studi yang ditemukan. Protokol yang dipakai adalah JBI (Joanna Briggs Institute). Pencarian artikel dilakukan pada lima basis data: PubMed,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/b/usia-subur-metode-kontrasepsi-wus-wanita-reproduks-thumb-5be84.webp" title="JURIS - Systematic Review: &quot;The Effectiveness of Counseling Strategies on Contraceptive Use in Women of Childbearing Age&quot;" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/usia-subur-metode-kontrasepsi-wus-wanita-reproduks-thumb-5be84.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/usia-subur-metode-kontrasepsi-wus-wanita-reproduks-thumb-5be84.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/usia-subur-metode-kontrasepsi-wus-wanita-reproduks-thumb-5be84.webp 1x" title="JURIS - Systematic Review: &quot;The Effectiveness of Counseling Strategies on Contraceptive Use in Women of Childbearing Age&quot;" alt="JURIS - Systematic Review: &quot;The Effectiveness of Counseling Strategies on Contraceptive Use in Women of Childbearing Age&quot;" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/b/usia-subur-metode-kontrasepsi-wus-wanita-reproduks-thumb-715d4.webp" title="JURIS - Systematic Review: &quot;The Effectiveness of Counseling Strategies on Contraceptive Use in Women of Childbearing Age&quot;" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/usia-subur-metode-kontrasepsi-wus-wanita-reproduks-thumb-715d4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/usia-subur-metode-kontrasepsi-wus-wanita-reproduks-thumb-715d4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/usia-subur-metode-kontrasepsi-wus-wanita-reproduks-thumb-715d4.webp 1x" title="JURIS - Systematic Review: &quot;The Effectiveness of Counseling Strategies on Contraceptive Use in Women of Childbearing Age&quot;" alt="JURIS - Systematic Review: &quot;The Effectiveness of Counseling Strategies on Contraceptive Use in Women of Childbearing Age&quot;" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/b/usia-subur-metode-kontrasepsi-wus-wanita-reproduks-thumb-190ee.webp" title="JURIS - Systematic Review: &quot;The Effectiveness of Counseling Strategies on Contraceptive Use in Women of Childbearing Age&quot;" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/usia-subur-metode-kontrasepsi-wus-wanita-reproduks-thumb-190ee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/usia-subur-metode-kontrasepsi-wus-wanita-reproduks-thumb-190ee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/usia-subur-metode-kontrasepsi-wus-wanita-reproduks-thumb-190ee.webp 1x" title="JURIS - Systematic Review: &quot;The Effectiveness of Counseling Strategies on Contraceptive Use in Women of Childbearing Age&quot;" alt="JURIS - Systematic Review: &quot;The Effectiveness of Counseling Strategies on Contraceptive Use in Women of Childbearing Age&quot;" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54009-usia-subur-metode-kontrasepsi-wus-wanit" title="JURIS - Systematic Review: &quot;The Effectiveness of Counseling Strategies on Contraceptive Use in Women of Childbearing Age&quot;" target="_blank">Systematic Review: "The Effectiveness of Counseling Strategies on Contraceptive Use in Women of Childbearing Age"</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi perbandingan efektivitas antara konseling digital dan tatap muka pada wanita usia subur yang tinggal di daerah pedesaan, dengan mengukur perubahan pengetahuan dan kepatuhan penggunaan kontrasepsi selama enam bulan; selanjutnya, penting untuk menyelidiki peran keterlibatan pasangan laki-laki dalam proses konseling, misalnya dengan merancang intervensi konseling pasangan dan menilai dampaknya terhadap keputusan pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang serta tingkat kepuasan pasangan; terakhir, diperlukan studi longitudinal yang memantau dampak konseling berulang berbasis kebutuhan selama dua tahun penuh, memperhitungkan variabel sosialAcekonomi, tingkat literasi kesehatan, dan dukungan komunitas, guna menentukan keberlanjutan penggunaan kontrasepsi modern serta faktor-faktor yang memprediksi keberhasilan jangka panjang..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling kontrasepsi yang efektif, berupa penyampaian informasi lengkap, penggunaan media pendukung, serta fokus pada keterlibatan pasangan, dapat meningkatkan pengetahuan, sikap positif, minat, dan penggunaan kontrasepsi modern, terutama metode jangka panjang, pada wanita usia subur.Strategi konseling perlu dioptimalkan secara berkelanjutan untuk meningkatkan cakupan dan kualitas penggunaan kontrasepsi di masyarakat.Karena variasi faktor individu, sosial, budaya, dan sistem kesehatan memengaruhi keberhasilan konseling, penelitian lanjutan diperlukan untuk menyesuaikan pendekatan konseling dengan konteks spesifik
<br>Family Planning (KB) counseling adalah intervensi utama untuk meningkatkan penggunaan kontrasepsi pada wanita usia subur (WUS, usia 15-49 tahun), guna mengurangi kehamilan tidak direncanakan dan meningkatkan kesehatan reproduksi. Berbagai strategi konseling telah diterapkan, namun efektivitasnya bervariasi tergantung pada konteks individu, sosial, dan sistem layanan kesehatan. Kajian sistematis ini bertujuan mengidentifikasi efektivitas strategi konseling keluarga berencana terhadap penggunaan kontrasepsi pada wanita usia subur. Penilaian dilakukan dengan daftar periksa PRISMA menggunakan kerangka (Women of reproductive age) AND (Contraceptive counseling) AND (contraceptive use) untuk menentukan seleksi studi yang ditemukan. Protokol yang dipakai adalah JBI (Joanna Briggs Institute). Pencarian artikel dilakukan pada lima basis data: PubMed,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/b/usia-subur-metode-kontrasepsi-wus-wanita-reproduks-thumb-190ee.webp" type="image/webp" length="97484" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/usia-subur-metode-kontrasepsi-wus-wanita-reproduks-thumb-5be84.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/usia-subur-metode-kontrasepsi-wus-wanita-reproduks-thumb-715d4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/usia-subur-metode-kontrasepsi-wus-wanita-reproduks-thumb-190ee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6669-akperrspadjakarta.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16216-journal-educational-nursing-jen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Effect of Moringa Oleifera Leaves on Increasing Breast Milk Production in Postpartum Mothers A Scoping Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effect of Moringa Oleifera Leaves on Increasing Breast Milk Production in Postpartum Mothers A Scoping Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effect of Moringa Oleifera Leaves on Increasing Breast Milk Production in Postpartum Mothers A Scoping Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-54004-variasi-frekuensi-konsumsi-kecukupan-produksi-asi</link>
	<guid isPermaLink="false">6206e3a33d33e88b11cfd10aa2ae3eb4</guid>
	<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 16:55:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ one search ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[one,search,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji hubungan dosis dan frekuensi konsumsi daun kelor terhadap volume ASI secara kuantitatif untuk menentukan dosis optimal yang aman dan efektif. Selain itu, percobaan terkontrol teracak yang membandingkan efektivitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effect of Moringa Oleifera Leaves on Increasing Breast Milk Production in Postpartum Mothers: A Scoping Review: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji hubungan dosis dan frekuensi konsumsi daun kelor terhadap volume ASI secara kuantitatif untuk menentukan dosis optimal yang aman dan efektif. Selain itu, percobaan terkontrol teracak yang membandingkan efektivitas berbagai bentuk sediaan kelorAiekstrak, teh, dan kapsulAidapat mengidentifikasi bentuk yang paling responsif dalam meningkatkan produksi ASI pada populasi ibu nifas. Selanjutnya, studi intervensi yang menggabungkan suplementasi kelor dengan program edukasi menyusui serta dukungan psikologis dapat menilai pengaruh sinergis terhadap teknik menyusui, kesejahteraan mental ibu, dan hasil produksi ASI, sehingga memberikan gambaran komprehensif mengenai faktor-faktor yang memperkuat manfaat galaktagog alami.. Konsumsi daun kelor dalam berbagai bentuk seperti ekstrak, teh, dekok, minuman, atau kapsul dapat secara signifikan meningkatkan produksi ASI pada ibu nifas.Senyawa aktif seperti fitosterol, flavonoid, polifenol, besi, sitosterol, dan stigmasterol merangsang hormon prolaktin dan oksitosin, serta indikator tidak langsung seperti peningkatan berat bayi dan frekuensi menyusui.Meskipun daun kelor memiliki potensi besar sebagai galaktagog alami, keberhasilannya juga dipengaruhi oleh faktor pendukung lain seperti teknik menyusui yang tepat dan kondisi psikologis ibu Daun kelor merupakan bahan makanan lokal yang sangat berpotensi untuk diproses menjadi hidangan bagi ibu nifas. Hal ini disebabkan oleh adanya senyawa fitosterol dalam kelor yang diketahui dapat meningkatkan dan memfasilitasi produksi ASI. Sebuah tinjauan scoping dilakukan dengan tujuan utama menyelidiki sejauh mana daun kelor mempengaruhi peningkatan produksi ASI pada ibu setelah melahirkan. Studi ini hanya memasukkan artikel yang menyajikan bukti kuantitatif mengenai efek daun kelor terhadap peningkatan ASI. Dalam pelaksanaannya, tinjauan ini menggunakan metode scoping review, sebuah teknik yang berfungsi memetakan seluruh literatur relevan dalam bidang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/2/variasi-frekuensi-konsumsi-kecukupan-produksi-asi-thumb-c6bd4.webp" title="JURIS - The Effect of Moringa Oleifera Leaves on Increasing Breast Milk Production in Postpartum Mothers: A Scoping Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/variasi-frekuensi-konsumsi-kecukupan-produksi-asi-thumb-c6bd4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/variasi-frekuensi-konsumsi-kecukupan-produksi-asi-thumb-c6bd4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/variasi-frekuensi-konsumsi-kecukupan-produksi-asi-thumb-c6bd4.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Moringa Oleifera Leaves on Increasing Breast Milk Production in Postpartum Mothers: A Scoping Review" alt="JURIS - The Effect of Moringa Oleifera Leaves on Increasing Breast Milk Production in Postpartum Mothers: A Scoping Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/2/variasi-frekuensi-konsumsi-kecukupan-produksi-asi-thumb-5ee07.webp" title="JURIS - The Effect of Moringa Oleifera Leaves on Increasing Breast Milk Production in Postpartum Mothers: A Scoping Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/variasi-frekuensi-konsumsi-kecukupan-produksi-asi-thumb-5ee07.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/variasi-frekuensi-konsumsi-kecukupan-produksi-asi-thumb-5ee07.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/variasi-frekuensi-konsumsi-kecukupan-produksi-asi-thumb-5ee07.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Moringa Oleifera Leaves on Increasing Breast Milk Production in Postpartum Mothers: A Scoping Review" alt="JURIS - The Effect of Moringa Oleifera Leaves on Increasing Breast Milk Production in Postpartum Mothers: A Scoping Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/2/variasi-frekuensi-konsumsi-kecukupan-produksi-asi-thumb-eeaa1.webp" title="JURIS - The Effect of Moringa Oleifera Leaves on Increasing Breast Milk Production in Postpartum Mothers: A Scoping Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/variasi-frekuensi-konsumsi-kecukupan-produksi-asi-thumb-eeaa1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/variasi-frekuensi-konsumsi-kecukupan-produksi-asi-thumb-eeaa1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/variasi-frekuensi-konsumsi-kecukupan-produksi-asi-thumb-eeaa1.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Moringa Oleifera Leaves on Increasing Breast Milk Production in Postpartum Mothers: A Scoping Review" alt="JURIS - The Effect of Moringa Oleifera Leaves on Increasing Breast Milk Production in Postpartum Mothers: A Scoping Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54004-variasi-frekuensi-konsumsi-kecukupan-produksi-asi" title="JURIS - The Effect of Moringa Oleifera Leaves on Increasing Breast Milk Production in Postpartum Mothers: A Scoping Review" target="_blank">The Effect of Moringa Oleifera Leaves on Increasing Breast Milk Production in Postpartum Mothers: A Scoping Review</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji hubungan dosis dan frekuensi konsumsi daun kelor terhadap volume ASI secara kuantitatif untuk menentukan dosis optimal yang aman dan efektif. Selain itu, percobaan terkontrol teracak yang membandingkan efektivitas berbagai bentuk sediaan kelorAiekstrak, teh, dan kapsulAidapat mengidentifikasi bentuk yang paling responsif dalam meningkatkan produksi ASI pada populasi ibu nifas. Selanjutnya, studi intervensi yang menggabungkan suplementasi kelor dengan program edukasi menyusui serta dukungan psikologis dapat menilai pengaruh sinergis terhadap teknik menyusui, kesejahteraan mental ibu, dan hasil produksi ASI, sehingga memberikan gambaran komprehensif mengenai faktor-faktor yang memperkuat manfaat galaktagog alami..
<br>Konsumsi daun kelor dalam berbagai bentuk seperti ekstrak, teh, dekok, minuman, atau kapsul dapat secara signifikan meningkatkan produksi ASI pada ibu nifas.Senyawa aktif seperti fitosterol, flavonoid, polifenol, besi, sitosterol, dan stigmasterol merangsang hormon prolaktin dan oksitosin, serta indikator tidak langsung seperti peningkatan berat bayi dan frekuensi menyusui.Meskipun daun kelor memiliki potensi besar sebagai galaktagog alami, keberhasilannya juga dipengaruhi oleh faktor pendukung lain seperti teknik menyusui yang tepat dan kondisi psikologis ibu
<br>Daun kelor merupakan bahan makanan lokal yang sangat berpotensi untuk diproses menjadi hidangan bagi ibu nifas. Hal ini disebabkan oleh adanya senyawa fitosterol dalam kelor yang diketahui dapat meningkatkan dan memfasilitasi produksi ASI. Sebuah tinjauan scoping dilakukan dengan tujuan utama menyelidiki sejauh mana daun kelor mempengaruhi peningkatan produksi ASI pada ibu setelah melahirkan. Studi ini hanya memasukkan artikel yang menyajikan bukti kuantitatif mengenai efek daun kelor terhadap peningkatan ASI. Dalam pelaksanaannya, tinjauan ini menggunakan metode scoping review, sebuah teknik yang berfungsi memetakan seluruh literatur relevan dalam bidang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/2/variasi-frekuensi-konsumsi-kecukupan-produksi-asi-thumb-c6bd4.webp" type="image/webp" length="90122" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/variasi-frekuensi-konsumsi-kecukupan-produksi-asi-thumb-c6bd4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/variasi-frekuensi-konsumsi-kecukupan-produksi-asi-thumb-5ee07.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/variasi-frekuensi-konsumsi-kecukupan-produksi-asi-thumb-eeaa1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6669-akperrspadjakarta.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16216-journal-educational-nursing-jen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Fri, 10 Jul 2026 21:29:30 +0700. 24 items. Served in: 7.7 seconds [rss] -->
