<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sat, 04 Apr 2026 18:08:58 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 18:08:58 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-04T18:08:58+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Acquiring Knowledge from Big Data in the Digital Age A Systematic Literature Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Acquiring Knowledge from Big Data in the Digital Age A Systematic Literature Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Acquiring Knowledge from Big Data in the Digital Age A Systematic Literature Review ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33615-struktur-organisasi-utuh-kecakapan-pembelajaran</link>
	<guid isPermaLink="false">9a6939b402ecfff271da847a0feb203b</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 17:29:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ardi wijaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ v20i1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ardi,v20i1,view,vol,wijaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperoleh pengetahuan dari Big Data secara efektif, perusahaan harus mengadopsi strategi pengembangan sumber daya yang selaras dengan dimensi teknologi, manusia, data, organisasi, pengetahuan, dan lingkungan. Secara teknologi, perusahaan harus ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Acquiring Knowledge from Big Data in the Digital Age: A Systematic Literature Review: Untuk memperoleh pengetahuan dari Big Data secara efektif, perusahaan harus mengadopsi strategi pengembangan sumber daya yang selaras dengan dimensi teknologi, manusia, data, organisasi, pengetahuan, dan lingkungan. Secara teknologi, perusahaan harus berinvestasi tidak hanya pada infrastruktur analitik yang dapat skalabel, tetapi juga pada arsitektur integrasi dan alat yang diaktifkan kecerdasan buatan yang mendukung pemrosesan waktu nyata. Sumber daya manusia harus diperkuat melalui inisiatif literasi data yang ditargetkan dan praktik kolaborasi lintas fungsi yang memungkinkan karyawan untuk menafsirkan output analitis dengan efektif. Kualitas data, aksesibilitas, dan tata kelola sama pentingnya untuk memastikan bahwa output analitis dapat diandalkan dan diproduksi secara etis. Secara organisasional, kepemimpinan harus menginstitusionalisasikan rutinitas pengambilan keputusan yang didorong analitik dan menciptakan struktur yang fleksibel untuk eksperimentasi dan adaptasi cepat. Sumber daya pengetahuan harus diperkuat melalui pembelajaran yang terstruktur, berbagi pengetahuan, dan integrasi wawasan ke dalam alur kerja pengambilan keputusan berulang. Akhirnya, berinteraksi dengan sumber daya lingkungan, seperti memantau regulasi, berpartisipasi dalam ekosistem digital, dan memanfaatkan kemitraan data eksternal, memperluas peluang analitik. Bersama-sama, tindakan ini membentuk seperangkat pedoman praktis yang memungkinkan perusahaan untuk mengubah data mentah menjadi pengetahuan yang dapat diterapkan, mempertahankan pembelajaran organisasi, dan terus menyempurnakan kemampuan mereka di lingkungan dinamis.. Peninjauan literatur sistematis ini menyimpulkan bahwa akuisisi pengetahuan Big Data beroperasi sebagai proses tiga tahap yang bergantung pada sumber daya yang melibatkan integrasi data, generasi pengetahuan analitis, dan penyerapan dan penerapan organisasi.Di seluruh studi, enam sumber daya kritis.teknologi, manusia, organisasi, data, pengetahuan, dan lingkungan, secara konsisten membentuk bagaimana perusahaan menangkap, memproses, dan menerapkan wawasan yang didorong data.Teknologi dan alat sendiri tidak cukup, pengetahuan bermakna muncul ketika data berkualitas tinggi, karyawan terampil, struktur organisasi yang mendukung, basis pengetahuan yang ada, dan kondisi lingkungan bekerja bersama.Temuan ini mengklarifikasi bagaimana perusahaan dapat mengkoordinasikan sumber daya dan proses untuk memperkuat kemampuan yang didorong data mereka, meningkatkan pengambilan keputusan, dan mencapai keuntungan strategis Big Data telah menjadi penggerak penting inovasi dan daya saing, tetapi banyak organisasi masih berjuang untuk mengubah data menjadi pengetahuan yang dapat diterapkan. Tantangan ini tetap ada karena perusahaan kekurangan kejelasan tentang sumber daya kritis dan proses terintegrasi yang diperlukan untuk secara efektif memperoleh dan menerapkan pengetahuan dari Big Data. Studi ini melakukan tinjauan sistematis literatur yang dipandu oleh PRISMA untuk mensintesiskan bagaimana perusahaan memperoleh pengetahuan dari Big Data, sumber daya yang memungkinkan kemampuan ini, dan bagaimana pengetahuan yang dihasilkan meningkatkan kualitas keputusan. Temuan mengungkapkan bahwa akuisisi pengetahuan Big Data beroperasi melalui siklus tiga tahap, integrasi data, generasi pengetahuan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/4/struktur-organisasi-utuh-kecakapan-pembelajaran-ko-thumb-9c3ea.webp" title="JURIS - Acquiring Knowledge from Big Data in the Digital Age: A Systematic Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/struktur-organisasi-utuh-kecakapan-pembelajaran-ko-thumb-9c3ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/struktur-organisasi-utuh-kecakapan-pembelajaran-ko-thumb-9c3ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/struktur-organisasi-utuh-kecakapan-pembelajaran-ko-thumb-9c3ea.webp 1x" title="JURIS - Acquiring Knowledge from Big Data in the Digital Age: A Systematic Literature Review" alt="JURIS - Acquiring Knowledge from Big Data in the Digital Age: A Systematic Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/struktur-organisasi-utuh-kecakapan-pembelajaran-ko-thumb-b988f.webp" title="JURIS - Acquiring Knowledge from Big Data in the Digital Age: A Systematic Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/struktur-organisasi-utuh-kecakapan-pembelajaran-ko-thumb-b988f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/struktur-organisasi-utuh-kecakapan-pembelajaran-ko-thumb-b988f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/struktur-organisasi-utuh-kecakapan-pembelajaran-ko-thumb-b988f.webp 1x" title="JURIS - Acquiring Knowledge from Big Data in the Digital Age: A Systematic Literature Review" alt="JURIS - Acquiring Knowledge from Big Data in the Digital Age: A Systematic Literature Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/struktur-organisasi-utuh-kecakapan-pembelajaran-ko-thumb-b46dc.webp" title="JURIS - Acquiring Knowledge from Big Data in the Digital Age: A Systematic Literature Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/struktur-organisasi-utuh-kecakapan-pembelajaran-ko-thumb-b46dc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/struktur-organisasi-utuh-kecakapan-pembelajaran-ko-thumb-b46dc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/struktur-organisasi-utuh-kecakapan-pembelajaran-ko-thumb-b46dc.webp 1x" title="JURIS - Acquiring Knowledge from Big Data in the Digital Age: A Systematic Literature Review" alt="JURIS - Acquiring Knowledge from Big Data in the Digital Age: A Systematic Literature Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33615-struktur-organisasi-utuh-kecakapan-pembelajaran" title="JURIS - Acquiring Knowledge from Big Data in the Digital Age: A Systematic Literature Review" target="_blank">Acquiring Knowledge from Big Data in the Digital Age: A Systematic Literature Review</a>: Untuk memperoleh pengetahuan dari Big Data secara efektif, perusahaan harus mengadopsi strategi pengembangan sumber daya yang selaras dengan dimensi teknologi, manusia, data, organisasi, pengetahuan, dan lingkungan. Secara teknologi, perusahaan harus berinvestasi tidak hanya pada infrastruktur analitik yang dapat skalabel, tetapi juga pada arsitektur integrasi dan alat yang diaktifkan kecerdasan buatan yang mendukung pemrosesan waktu nyata. Sumber daya manusia harus diperkuat melalui inisiatif literasi data yang ditargetkan dan praktik kolaborasi lintas fungsi yang memungkinkan karyawan untuk menafsirkan output analitis dengan efektif. Kualitas data, aksesibilitas, dan tata kelola sama pentingnya untuk memastikan bahwa output analitis dapat diandalkan dan diproduksi secara etis. Secara organisasional, kepemimpinan harus menginstitusionalisasikan rutinitas pengambilan keputusan yang didorong analitik dan menciptakan struktur yang fleksibel untuk eksperimentasi dan adaptasi cepat. Sumber daya pengetahuan harus diperkuat melalui pembelajaran yang terstruktur, berbagi pengetahuan, dan integrasi wawasan ke dalam alur kerja pengambilan keputusan berulang. Akhirnya, berinteraksi dengan sumber daya lingkungan, seperti memantau regulasi, berpartisipasi dalam ekosistem digital, dan memanfaatkan kemitraan data eksternal, memperluas peluang analitik. Bersama-sama, tindakan ini membentuk seperangkat pedoman praktis yang memungkinkan perusahaan untuk mengubah data mentah menjadi pengetahuan yang dapat diterapkan, mempertahankan pembelajaran organisasi, dan terus menyempurnakan kemampuan mereka di lingkungan dinamis..
<br>Peninjauan literatur sistematis ini menyimpulkan bahwa akuisisi pengetahuan Big Data beroperasi sebagai proses tiga tahap yang bergantung pada sumber daya yang melibatkan integrasi data, generasi pengetahuan analitis, dan penyerapan dan penerapan organisasi.Di seluruh studi, enam sumber daya kritis.teknologi, manusia, organisasi, data, pengetahuan, dan lingkungan, secara konsisten membentuk bagaimana perusahaan menangkap, memproses, dan menerapkan wawasan yang didorong data.Teknologi dan alat sendiri tidak cukup, pengetahuan bermakna muncul ketika data berkualitas tinggi, karyawan terampil, struktur organisasi yang mendukung, basis pengetahuan yang ada, dan kondisi lingkungan bekerja bersama.Temuan ini mengklarifikasi bagaimana perusahaan dapat mengkoordinasikan sumber daya dan proses untuk memperkuat kemampuan yang didorong data mereka, meningkatkan pengambilan keputusan, dan mencapai keuntungan strategis
<br>Big Data telah menjadi penggerak penting inovasi dan daya saing, tetapi banyak organisasi masih berjuang untuk mengubah data menjadi pengetahuan yang dapat diterapkan. Tantangan ini tetap ada karena perusahaan kekurangan kejelasan tentang sumber daya kritis dan proses terintegrasi yang diperlukan untuk secara efektif memperoleh dan menerapkan pengetahuan dari Big Data. Studi ini melakukan tinjauan sistematis literatur yang dipandu oleh PRISMA untuk mensintesiskan bagaimana perusahaan memperoleh pengetahuan dari Big Data, sumber daya yang memungkinkan kemampuan ini, dan bagaimana pengetahuan yang dihasilkan meningkatkan kualitas keputusan. Temuan mengungkapkan bahwa akuisisi pengetahuan Big Data beroperasi melalui siklus tiga tahap, integrasi data, generasi pengetahuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/4/struktur-organisasi-utuh-kecakapan-pembelajaran-ko-thumb-b988f.webp" type="image/webp" length="113580" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/struktur-organisasi-utuh-kecakapan-pembelajaran-ko-thumb-9c3ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/struktur-organisasi-utuh-kecakapan-pembelajaran-ko-thumb-b988f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/struktur-organisasi-utuh-kecakapan-pembelajaran-ko-thumb-b46dc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-540-unpar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5543-jurnal-teknologi-informasi-jurnal-keilmuan-aplikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Model Multi Kriteria Pemilihan Pupuk Padi Berbasis BWM dan COPRAS di Desa Bumiharjo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Model Multi Kriteria Pemilihan Pupuk Padi Berbasis BWM dan COPRAS di Desa Bumiharjo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Model Multi Kriteria Pemilihan Pupuk Padi Berbasis BWM dan COPRAS di Desa Bumiharjo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33619-produksi-pupuk-organik-hasil-panen-tanah-harga-pup</link>
	<guid isPermaLink="false">41bb9c80f3446582e51912141dcc4d25</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 17:17:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ardi wijaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ v20i1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ardi,v20i1,view,vol,wijaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan analisis dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang memengaruhi pemilihan pupuk, seperti kondisi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Model Multi Kriteria Pemilihan Pupuk Padi Berbasis BWM dan COPRAS di Desa Bumiharjo: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan analisis dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang memengaruhi pemilihan pupuk, seperti kondisi iklim mikro dan jenis tanah yang lebih spesifik. Hal ini akan memberikan rekomendasi yang lebih akurat dan sesuai dengan kondisi lahan yang beragam. Kedua, pengembangan model dapat diperluas dengan memasukkan data historis hasil panen dan biaya produksi untuk mengevaluasi dampak ekonomi dari penggunaan pupuk yang direkomendasikan. Dengan demikian, petani dapat membuat keputusan yang lebih rasional berdasarkan pertimbangan ekonomi dan produktivitas. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menguji efektivitas sistem pendukung keputusan ini dalam skala yang lebih luas, melibatkan lebih banyak petani dan wilayah pertanian yang berbeda. Hal ini akan memberikan bukti empiris yang lebih kuat tentang manfaat dan keandalan sistem ini dalam meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan pertanian.. Penelitian ini menggunakan dua metode pengambilan keputusan multikriteria, yaitu BWM dan COPRAS, untuk menentukan pupuk terbaik dalam budidaya tanaman padi.Metode BWM digunakan untuk menentukan bobot kepentingan setiap kriteria, sedangkan metode COPRAS digunakan untuk melakukan perangkingan alternatif pupuk berdasarkan bobot kriteria tersebut.Berdasarkan hasil perhitungan COPRAS, pupuk ZA direkomendasikan sebagai alternatif terbaik, diikuti oleh pupuk KCL dan pupuk Petroganik.Validasi hasil perangkingan menunjukkan bahwa metode COPRAS efektif dan layak digunakan sebagai sistem pendukung keputusan dalam pemilihan pupuk padi Pemilihan pupuk yang tidak sesuai dengan kondisi lahan dan kebutuhan tanaman padi dapat menurunkan produktivitas tanaman. Hal ini dialami oleh petani di Desa Bumiharjo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, yang umumnya menentukan penggunaan pupuk berdasarkan kebiasaan dan pengalaman. Penelitian ini bertujuan untuk membantu petani dalam memilih pupuk padi yang paling tepat melalui implementasi sistem pendukung keputusan berbasis BestAeWorst Method (BWM) dan Complex Proportional Assessment (COPRAS). Metode BWM digunakan untuk menentukan bobot setiap kriteria, sementara metode COPRAS diterapkan untuk merangking alternatif pupuk. Kriteria yang digunakan meliputi harga pupuk,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/8/produksi-pupuk-organik-hasil-panen-tanah-harga-pen-thumb-d43f1.webp" title="JURIS - Model Multi Kriteria Pemilihan Pupuk Padi Berbasis BWM dan COPRAS di Desa Bumiharjo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/produksi-pupuk-organik-hasil-panen-tanah-harga-pen-thumb-d43f1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/produksi-pupuk-organik-hasil-panen-tanah-harga-pen-thumb-d43f1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/produksi-pupuk-organik-hasil-panen-tanah-harga-pen-thumb-d43f1.webp 1x" title="JURIS - Model Multi Kriteria Pemilihan Pupuk Padi Berbasis BWM dan COPRAS di Desa Bumiharjo" alt="JURIS - Model Multi Kriteria Pemilihan Pupuk Padi Berbasis BWM dan COPRAS di Desa Bumiharjo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/produksi-pupuk-organik-hasil-panen-tanah-harga-pen-thumb-84e62.webp" title="JURIS - Model Multi Kriteria Pemilihan Pupuk Padi Berbasis BWM dan COPRAS di Desa Bumiharjo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/produksi-pupuk-organik-hasil-panen-tanah-harga-pen-thumb-84e62.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/produksi-pupuk-organik-hasil-panen-tanah-harga-pen-thumb-84e62.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/produksi-pupuk-organik-hasil-panen-tanah-harga-pen-thumb-84e62.webp 1x" title="JURIS - Model Multi Kriteria Pemilihan Pupuk Padi Berbasis BWM dan COPRAS di Desa Bumiharjo" alt="JURIS - Model Multi Kriteria Pemilihan Pupuk Padi Berbasis BWM dan COPRAS di Desa Bumiharjo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/produksi-pupuk-organik-hasil-panen-tanah-harga-pen-thumb-f8fa5.webp" title="JURIS - Model Multi Kriteria Pemilihan Pupuk Padi Berbasis BWM dan COPRAS di Desa Bumiharjo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/produksi-pupuk-organik-hasil-panen-tanah-harga-pen-thumb-f8fa5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/produksi-pupuk-organik-hasil-panen-tanah-harga-pen-thumb-f8fa5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/produksi-pupuk-organik-hasil-panen-tanah-harga-pen-thumb-f8fa5.webp 1x" title="JURIS - Model Multi Kriteria Pemilihan Pupuk Padi Berbasis BWM dan COPRAS di Desa Bumiharjo" alt="JURIS - Model Multi Kriteria Pemilihan Pupuk Padi Berbasis BWM dan COPRAS di Desa Bumiharjo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33619-produksi-pupuk-organik-hasil-panen-tanah-harga-pup" title="JURIS - Model Multi Kriteria Pemilihan Pupuk Padi Berbasis BWM dan COPRAS di Desa Bumiharjo" target="_blank">Model Multi Kriteria Pemilihan Pupuk Padi Berbasis BWM dan COPRAS di Desa Bumiharjo</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan analisis dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang memengaruhi pemilihan pupuk, seperti kondisi iklim mikro dan jenis tanah yang lebih spesifik. Hal ini akan memberikan rekomendasi yang lebih akurat dan sesuai dengan kondisi lahan yang beragam. Kedua, pengembangan model dapat diperluas dengan memasukkan data historis hasil panen dan biaya produksi untuk mengevaluasi dampak ekonomi dari penggunaan pupuk yang direkomendasikan. Dengan demikian, petani dapat membuat keputusan yang lebih rasional berdasarkan pertimbangan ekonomi dan produktivitas. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menguji efektivitas sistem pendukung keputusan ini dalam skala yang lebih luas, melibatkan lebih banyak petani dan wilayah pertanian yang berbeda. Hal ini akan memberikan bukti empiris yang lebih kuat tentang manfaat dan keandalan sistem ini dalam meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan pertanian..
<br>Penelitian ini menggunakan dua metode pengambilan keputusan multikriteria, yaitu BWM dan COPRAS, untuk menentukan pupuk terbaik dalam budidaya tanaman padi.Metode BWM digunakan untuk menentukan bobot kepentingan setiap kriteria, sedangkan metode COPRAS digunakan untuk melakukan perangkingan alternatif pupuk berdasarkan bobot kriteria tersebut.Berdasarkan hasil perhitungan COPRAS, pupuk ZA direkomendasikan sebagai alternatif terbaik, diikuti oleh pupuk KCL dan pupuk Petroganik.Validasi hasil perangkingan menunjukkan bahwa metode COPRAS efektif dan layak digunakan sebagai sistem pendukung keputusan dalam pemilihan pupuk padi
<br>Pemilihan pupuk yang tidak sesuai dengan kondisi lahan dan kebutuhan tanaman padi dapat menurunkan produktivitas tanaman. Hal ini dialami oleh petani di Desa Bumiharjo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, yang umumnya menentukan penggunaan pupuk berdasarkan kebiasaan dan pengalaman. Penelitian ini bertujuan untuk membantu petani dalam memilih pupuk padi yang paling tepat melalui implementasi sistem pendukung keputusan berbasis BestAeWorst Method (BWM) dan Complex Proportional Assessment (COPRAS). Metode BWM digunakan untuk menentukan bobot setiap kriteria, sementara metode COPRAS diterapkan untuk merangking alternatif pupuk. Kriteria yang digunakan meliputi harga pupuk,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/8/produksi-pupuk-organik-hasil-panen-tanah-harga-pen-thumb-f8fa5.webp" type="image/webp" length="112738" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/produksi-pupuk-organik-hasil-panen-tanah-harga-pen-thumb-d43f1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/produksi-pupuk-organik-hasil-panen-tanah-harga-pen-thumb-84e62.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/produksi-pupuk-organik-hasil-panen-tanah-harga-pen-thumb-f8fa5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-540-unpar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5543-jurnal-teknologi-informasi-jurnal-keilmuan-aplikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Interpretation of Quranic Verses Life in the World Perspective of Tafsir Ruh Al Maani Al Alusi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Interpretation of Quranic Verses Life in the World Perspective of Tafsir Ruh Al Maani Al Alusi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Interpretation of Quranic Verses Life in the World Perspective of Tafsir Ruh Al Maani Al Alusi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33613-tradisi-tafsir-klasik-kehidupan-duni</link>
	<guid isPermaLink="false">d9670a433aad531da6200c66aa957945</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 17:16:23 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ fandi husain ]]></category>
	<category><![CDATA[ pdf inggris ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,fandi,husain,inggris,main,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana konsep keseimbangan (tawazun) antara dunia dan akhirat dalam tafsir Al-Alusi diterapkan oleh masyarakat urban kontemporer yang menghadapi tekanan materialisme dan hedonisme. Kedua, perlu dikaji ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Interpretation of Quranic Verses: Life in the World Perspective of Tafsir Ruh Al-Ma'ani Al-Alusi: Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana konsep keseimbangan (tawazun) antara dunia dan akhirat dalam tafsir Al-Alusi diterapkan oleh masyarakat urban kontemporer yang menghadapi tekanan materialisme dan hedonisme. Kedua, perlu dikaji komparasi antara konsep zuhud menurut Al-Alusi dengan pemikiran sufi tokoh lain seperti Al-Ghazali atau Ibn Arabi untuk melihat evolusi pemahaman zuhud dalam tafsir tasawuf. Ketiga, dapat dilakukan studi lapangan terhadap komunitas Muslim yang mengamalkan prinsip 'dunia sebagai ladang akhirat' untuk mengidentifikasi praktik konkret, motivasi, dan tantangan dalam menerapkan nilai-nilai tersebut di tengah tuntutan kehidupan modern. Penelitian-penelitian ini akan memperkaya pemahaman tentang relevansi tafsir klasik dalam konteks kehidupan masa kini sekaligus memberikan dasar untuk pengembangan pendidikan spiritual yang lebih kontekstual. Melalui pendekatan komparatif dan empiris, hasil penelitian dapat mengungkap dinamika antara keyakinan spiritual dan realitas sosial-ekonomi yang kompleks. Dengan demikian, tidak hanya nilai teologis yang dipahami, tetapi juga transformasinya dalam kehidupan nyata. Studi semacam ini penting untuk menghubungkan warisan intelektual Islam dengan tantangan kontemporer umat. Penelitian lanjutan sebaiknya melibatkan metode kualitatif mendalam agar mampu menangkap nuansa pengalaman spiritual individu. Fokus pada aplikasi konsep sufi klasik dalam dunia modern dapat membuka wawasan baru dalam studi tasawuf kontemporer. Harapannya, penelitian ini mampu memberikan kontribusi bagi pembentukan karakter spiritual yang seimbang di tengah peradaban modern.. Pandangan Al-Alusi tentang kehidupan di dunia harus tawazun (seimbang) antara dunia dan akhirat, karena kehidupan di dunia merupakan bekal bagi kehidupan di akhirat.jika digunakan untuk memuaskan hawa nafsu, maka dunia akan menipu manusia dan mendatangkan siksa.namun jika dimanfaatkan untuk kehidupan akhirat tanpa tergoda kenikmatannya, maka kehidupan dunia menjadi amal terbaik dan nikmat teragung.Kehidupan zuhud menurut sufi bukanlah meninggalkan dunia, tetapi memanfaatkannya untuk akhirat sambil menjaga hati tetap di jalan Allah Kehidupan dunia merujuk pada kegiatan manusia yang melibatkan semua aspek material, sosial, emosional, dan spiritual. Kehidupan dunia seringkali dipahami sebagai perjalanan waktu yang penuh dengan berbagai tantangan, kesempatan, hubungan antar manusia, pencapaian, dan juga penderitaan. Oleh karena itu, tulisan ini berupaya untuk memahami bagaimana kehidupan dunia perspektif agama Islam melalui pendekatan tafsir. Hal ini bertujuan untuk mengkaji kehidupan dunia dari sudut pandang agama Islam dengan memanfaatkan pendekatan tafsir. Dalam hal ini, tafsir berfungsi sebagai alat untuk menggali makna-makna dalam Al-Qur'an yang dapat memberikan pemahaman lebih mendalam tentang bagaimana seharusnya umat Islam menjalani... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/e/tradisi-tafsir-klasik-kehidupan-dunia-al-sumber-in-thumb-4544e.webp" title="JURIS - Interpretation of Quranic Verses: Life in the World Perspective of Tafsir Ruh Al-Ma&#039;ani Al-Alusi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/tradisi-tafsir-klasik-kehidupan-dunia-al-sumber-in-thumb-4544e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/tradisi-tafsir-klasik-kehidupan-dunia-al-sumber-in-thumb-4544e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/tradisi-tafsir-klasik-kehidupan-dunia-al-sumber-in-thumb-4544e.webp 1x" title="JURIS - Interpretation of Quranic Verses: Life in the World Perspective of Tafsir Ruh Al-Ma&#039;ani Al-Alusi" alt="JURIS - Interpretation of Quranic Verses: Life in the World Perspective of Tafsir Ruh Al-Ma&#039;ani Al-Alusi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/e/tradisi-tafsir-klasik-kehidupan-dunia-al-sumber-in-thumb-cf1a9.webp" title="JURIS - Interpretation of Quranic Verses: Life in the World Perspective of Tafsir Ruh Al-Ma&#039;ani Al-Alusi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/tradisi-tafsir-klasik-kehidupan-dunia-al-sumber-in-thumb-cf1a9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/tradisi-tafsir-klasik-kehidupan-dunia-al-sumber-in-thumb-cf1a9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/tradisi-tafsir-klasik-kehidupan-dunia-al-sumber-in-thumb-cf1a9.webp 1x" title="JURIS - Interpretation of Quranic Verses: Life in the World Perspective of Tafsir Ruh Al-Ma&#039;ani Al-Alusi" alt="JURIS - Interpretation of Quranic Verses: Life in the World Perspective of Tafsir Ruh Al-Ma&#039;ani Al-Alusi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/e/tradisi-tafsir-klasik-kehidupan-dunia-al-sumber-in-thumb-6e6ce.webp" title="JURIS - Interpretation of Quranic Verses: Life in the World Perspective of Tafsir Ruh Al-Ma&#039;ani Al-Alusi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/tradisi-tafsir-klasik-kehidupan-dunia-al-sumber-in-thumb-6e6ce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/tradisi-tafsir-klasik-kehidupan-dunia-al-sumber-in-thumb-6e6ce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/tradisi-tafsir-klasik-kehidupan-dunia-al-sumber-in-thumb-6e6ce.webp 1x" title="JURIS - Interpretation of Quranic Verses: Life in the World Perspective of Tafsir Ruh Al-Ma&#039;ani Al-Alusi" alt="JURIS - Interpretation of Quranic Verses: Life in the World Perspective of Tafsir Ruh Al-Ma&#039;ani Al-Alusi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33613-tradisi-tafsir-klasik-kehidupan-duni" title="JURIS - Interpretation of Quranic Verses: Life in the World Perspective of Tafsir Ruh Al-Ma&#039;ani Al-Alusi" target="_blank">Interpretation of Quranic Verses: Life in the World Perspective of Tafsir Ruh Al-Ma'ani Al-Alusi</a>: Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana konsep keseimbangan (tawazun) antara dunia dan akhirat dalam tafsir Al-Alusi diterapkan oleh masyarakat urban kontemporer yang menghadapi tekanan materialisme dan hedonisme. Kedua, perlu dikaji komparasi antara konsep zuhud menurut Al-Alusi dengan pemikiran sufi tokoh lain seperti Al-Ghazali atau Ibn Arabi untuk melihat evolusi pemahaman zuhud dalam tafsir tasawuf. Ketiga, dapat dilakukan studi lapangan terhadap komunitas Muslim yang mengamalkan prinsip 'dunia sebagai ladang akhirat' untuk mengidentifikasi praktik konkret, motivasi, dan tantangan dalam menerapkan nilai-nilai tersebut di tengah tuntutan kehidupan modern. Penelitian-penelitian ini akan memperkaya pemahaman tentang relevansi tafsir klasik dalam konteks kehidupan masa kini sekaligus memberikan dasar untuk pengembangan pendidikan spiritual yang lebih kontekstual. Melalui pendekatan komparatif dan empiris, hasil penelitian dapat mengungkap dinamika antara keyakinan spiritual dan realitas sosial-ekonomi yang kompleks. Dengan demikian, tidak hanya nilai teologis yang dipahami, tetapi juga transformasinya dalam kehidupan nyata. Studi semacam ini penting untuk menghubungkan warisan intelektual Islam dengan tantangan kontemporer umat. Penelitian lanjutan sebaiknya melibatkan metode kualitatif mendalam agar mampu menangkap nuansa pengalaman spiritual individu. Fokus pada aplikasi konsep sufi klasik dalam dunia modern dapat membuka wawasan baru dalam studi tasawuf kontemporer. Harapannya, penelitian ini mampu memberikan kontribusi bagi pembentukan karakter spiritual yang seimbang di tengah peradaban modern..
<br>Pandangan Al-Alusi tentang kehidupan di dunia harus tawazun (seimbang) antara dunia dan akhirat, karena kehidupan di dunia merupakan bekal bagi kehidupan di akhirat.jika digunakan untuk memuaskan hawa nafsu, maka dunia akan menipu manusia dan mendatangkan siksa.namun jika dimanfaatkan untuk kehidupan akhirat tanpa tergoda kenikmatannya, maka kehidupan dunia menjadi amal terbaik dan nikmat teragung.Kehidupan zuhud menurut sufi bukanlah meninggalkan dunia, tetapi memanfaatkannya untuk akhirat sambil menjaga hati tetap di jalan Allah
<br>Kehidupan dunia merujuk pada kegiatan manusia yang melibatkan semua aspek material, sosial, emosional, dan spiritual. Kehidupan dunia seringkali dipahami sebagai perjalanan waktu yang penuh dengan berbagai tantangan, kesempatan, hubungan antar manusia, pencapaian, dan juga penderitaan. Oleh karena itu, tulisan ini berupaya untuk memahami bagaimana kehidupan dunia perspektif agama Islam melalui pendekatan tafsir. Hal ini bertujuan untuk mengkaji kehidupan dunia dari sudut pandang agama Islam dengan memanfaatkan pendekatan tafsir. Dalam hal ini, tafsir berfungsi sebagai alat untuk menggali makna-makna dalam Al-Qur'an yang dapat memberikan pemahaman lebih mendalam tentang bagaimana seharusnya umat Islam menjalani...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/e/tradisi-tafsir-klasik-kehidupan-dunia-al-sumber-in-thumb-cf1a9.webp" type="image/webp" length="44032" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/tradisi-tafsir-klasik-kehidupan-dunia-al-sumber-in-thumb-4544e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/tradisi-tafsir-klasik-kehidupan-dunia-al-sumber-in-thumb-cf1a9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/tradisi-tafsir-klasik-kehidupan-dunia-al-sumber-in-thumb-6e6ce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4363-mahadalyalfithrah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15269-putih-jurnal-pengetahuan-ilmu-hikmah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Mser Dan Optical Character Recognition Ocr Untuk Deteksi Teks Pada Gambar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Mser Dan Optical Character Recognition Ocr Untuk Deteksi Teks Pada Gambar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Mser Dan Optical Character Recognition Ocr Untuk Deteksi Teks Pada Gambar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33618-aplikasi-deteksi-tepi-akurasi-aplikas</link>
	<guid isPermaLink="false">8eba174b30d677c38716ff370ebca32c</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 17:14:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ardi wijaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ v20i1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ardi,v20i1,view,vol,wijaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, eksplorasi penggunaan metode deep learning, seperti Convolutional Neural Networks (CNN) atau Recurrent Neural Networks (RNN), untuk meningkatkan akurasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Mser Dan Optical Character Recognition (Ocr) Untuk Deteksi Teks Pada Gambar: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, eksplorasi penggunaan metode deep learning, seperti Convolutional Neural Networks (CNN) atau Recurrent Neural Networks (RNN), untuk meningkatkan akurasi deteksi teks, terutama pada gambar dengan kondisi pencahayaan yang buruk atau distorsi geometris yang signifikan. Kedua, pengembangan algoritma adaptif untuk optimasi parameter MSER secara otomatis berdasarkan karakteristik gambar input, sehingga sistem dapat menyesuaikan diri dengan berbagai jenis gambar dan lingkungan. Ketiga, penelitian lebih lanjut mengenai integrasi sistem deteksi teks dengan teknologi augmented reality (AR) untuk aplikasi real-time, seperti penerjemahan teks langsung pada objek di sekitar pengguna atau penyediaan informasi tambahan tentang teks yang terdeteksi. Pengembangan ini akan membuka peluang baru untuk aplikasi praktis yang inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat luas.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem deteksi teks yang dikembangkan dengan integrasi MSER dan OCR berhasil mencapai kinerja yang sangat baik dengan akurasi keseluruhan sebesar 94%.Integrasi kedua metode ini efektif mengatasi tantangan deteksi teks pada gambar dengan kondisi kompleks.Sistem menunjukkan presisi tinggi sebesar 98% dan recall sebesar 94%, menandakan kemampuan yang baik dalam meminimalkan kesalahan deteksi dan mengenali sebagian besar teks yang ada.Penelitian ini memberikan kontribusi berupa framework yang dapat diadaptasi untuk berbagai aplikasi deteksi teks Penelitian ini mengembangkan sistem deteksi teks pada gambar dengan mengintegrasikan metode Maximally Stable Extremal Regions (MSER) dan Optical Character Recognition (OCR). Permasalahan utama yang ditangani adalah keterbatasan akurasi deteksi teks pada gambar dengan variasi latar belakang yang kompleks, resolusi yang berbeda, dan kondisi pencahayaan yang tidak merata. Metodologi penelitian melibatkan pengumpulan 100 sampel gambar dari papan merek di lingkungan sekitar, diikuti dengan tahap pra-pemrosesan termasuk implementasi MSER untuk mengidentifikasi wilayah stabil dengan intensitas piksel yang serupa yang berpotensi mengandung teks, dan aplikasi OCR untuk mengenali teks dari wilayah yang diekstrak. Pengujian sistem dilakukan menggunakan matriks kebingungan dengan parameter presisi, recall, dan akurasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/a/aplikasi-deteksi-tepi-akurasi-sudut-sistem-m-paspo-thumb-3534f.webp" title="JURIS - Implementasi Mser Dan Optical Character Recognition (Ocr) Untuk Deteksi Teks Pada Gambar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/aplikasi-deteksi-tepi-akurasi-sudut-sistem-m-paspo-thumb-3534f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/aplikasi-deteksi-tepi-akurasi-sudut-sistem-m-paspo-thumb-3534f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/aplikasi-deteksi-tepi-akurasi-sudut-sistem-m-paspo-thumb-3534f.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Mser Dan Optical Character Recognition (Ocr) Untuk Deteksi Teks Pada Gambar" alt="JURIS - Implementasi Mser Dan Optical Character Recognition (Ocr) Untuk Deteksi Teks Pada Gambar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/aplikasi-deteksi-tepi-akurasi-sudut-sistem-m-paspo-thumb-64115.webp" title="JURIS - Implementasi Mser Dan Optical Character Recognition (Ocr) Untuk Deteksi Teks Pada Gambar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/aplikasi-deteksi-tepi-akurasi-sudut-sistem-m-paspo-thumb-64115.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/aplikasi-deteksi-tepi-akurasi-sudut-sistem-m-paspo-thumb-64115.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/aplikasi-deteksi-tepi-akurasi-sudut-sistem-m-paspo-thumb-64115.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Mser Dan Optical Character Recognition (Ocr) Untuk Deteksi Teks Pada Gambar" alt="JURIS - Implementasi Mser Dan Optical Character Recognition (Ocr) Untuk Deteksi Teks Pada Gambar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/aplikasi-deteksi-tepi-akurasi-sudut-sistem-m-paspo-thumb-36dac.webp" title="JURIS - Implementasi Mser Dan Optical Character Recognition (Ocr) Untuk Deteksi Teks Pada Gambar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/aplikasi-deteksi-tepi-akurasi-sudut-sistem-m-paspo-thumb-36dac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/aplikasi-deteksi-tepi-akurasi-sudut-sistem-m-paspo-thumb-36dac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/aplikasi-deteksi-tepi-akurasi-sudut-sistem-m-paspo-thumb-36dac.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Mser Dan Optical Character Recognition (Ocr) Untuk Deteksi Teks Pada Gambar" alt="JURIS - Implementasi Mser Dan Optical Character Recognition (Ocr) Untuk Deteksi Teks Pada Gambar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33618-aplikasi-deteksi-tepi-akurasi-aplikas" title="JURIS - Implementasi Mser Dan Optical Character Recognition (Ocr) Untuk Deteksi Teks Pada Gambar" target="_blank">Implementasi Mser Dan Optical Character Recognition (Ocr) Untuk Deteksi Teks Pada Gambar</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, eksplorasi penggunaan metode deep learning, seperti Convolutional Neural Networks (CNN) atau Recurrent Neural Networks (RNN), untuk meningkatkan akurasi deteksi teks, terutama pada gambar dengan kondisi pencahayaan yang buruk atau distorsi geometris yang signifikan. Kedua, pengembangan algoritma adaptif untuk optimasi parameter MSER secara otomatis berdasarkan karakteristik gambar input, sehingga sistem dapat menyesuaikan diri dengan berbagai jenis gambar dan lingkungan. Ketiga, penelitian lebih lanjut mengenai integrasi sistem deteksi teks dengan teknologi augmented reality (AR) untuk aplikasi real-time, seperti penerjemahan teks langsung pada objek di sekitar pengguna atau penyediaan informasi tambahan tentang teks yang terdeteksi. Pengembangan ini akan membuka peluang baru untuk aplikasi praktis yang inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat luas..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem deteksi teks yang dikembangkan dengan integrasi MSER dan OCR berhasil mencapai kinerja yang sangat baik dengan akurasi keseluruhan sebesar 94%.Integrasi kedua metode ini efektif mengatasi tantangan deteksi teks pada gambar dengan kondisi kompleks.Sistem menunjukkan presisi tinggi sebesar 98% dan recall sebesar 94%, menandakan kemampuan yang baik dalam meminimalkan kesalahan deteksi dan mengenali sebagian besar teks yang ada.Penelitian ini memberikan kontribusi berupa framework yang dapat diadaptasi untuk berbagai aplikasi deteksi teks
<br>Penelitian ini mengembangkan sistem deteksi teks pada gambar dengan mengintegrasikan metode Maximally Stable Extremal Regions (MSER) dan Optical Character Recognition (OCR). Permasalahan utama yang ditangani adalah keterbatasan akurasi deteksi teks pada gambar dengan variasi latar belakang yang kompleks, resolusi yang berbeda, dan kondisi pencahayaan yang tidak merata. Metodologi penelitian melibatkan pengumpulan 100 sampel gambar dari papan merek di lingkungan sekitar, diikuti dengan tahap pra-pemrosesan termasuk implementasi MSER untuk mengidentifikasi wilayah stabil dengan intensitas piksel yang serupa yang berpotensi mengandung teks, dan aplikasi OCR untuk mengenali teks dari wilayah yang diekstrak. Pengujian sistem dilakukan menggunakan matriks kebingungan dengan parameter presisi, recall, dan akurasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/a/aplikasi-deteksi-tepi-akurasi-sudut-sistem-m-paspo-thumb-36dac.webp" type="image/webp" length="145470" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/aplikasi-deteksi-tepi-akurasi-sudut-sistem-m-paspo-thumb-3534f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/aplikasi-deteksi-tepi-akurasi-sudut-sistem-m-paspo-thumb-64115.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/aplikasi-deteksi-tepi-akurasi-sudut-sistem-m-paspo-thumb-36dac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-540-unpar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5543-jurnal-teknologi-informasi-jurnal-keilmuan-aplikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Patterns Perceptions and Academic Implications of Social Media Use among Tertiary Institution Students in Yobe State Nigeria ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Patterns Perceptions and Academic Implications of Social Media Use among Tertiary Institution Students in Yobe State Nigeria ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Patterns Perceptions and Academic Implications of Social Media Use among Tertiary Institution Students in Yobe State Nigeria ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33612-social-academic-performance-digital-literacy</link>
	<guid isPermaLink="false">1a09a11f16620e79b144128a84e89f0c</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 17:05:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ free counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,counter,free,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Further research should investigate the effectiveness of different digital literacy programs in promoting responsible social media use among students, specifically tailoring interventions to address the unique challenges faced by students in Yobe State. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Patterns, Perceptions, and Academic Implications of Social Media Use among Tertiary Institution Students in Yobe State, Nigeria: Further research should investigate the effectiveness of different digital literacy programs in promoting responsible social media use among students, specifically tailoring interventions to address the unique challenges faced by students in Yobe State. Additionally, a longitudinal study could track the long-term impact of social media usage patterns on studentsAo academic trajectories and career outcomes, providing a more comprehensive understanding of its effects beyond immediate academic performance. Finally, exploring the role of institutional policies and support systems in fostering a healthy digital learning environment is crucial; research could assess how universities and polytechnics can best integrate social media into their curricula and provide resources to help students navigate the complexities of online engagement, ultimately aiming to create a more balanced and productive learning experience for all students. These investigations should consider the socio-cultural context of Yobe State and the specific needs of its student population, contributing to evidence-based strategies for optimizing the use of social media in higher education.. The study concludes that social media exerts both beneficial and detrimental effects on students, depending on how it is managed.While it offers opportunities for learning, collaboration, and access to information, its overuse can lead to distraction, procrastination, and reduced academic performance.A significant proportion of students recognize both the advantages and disadvantages of social media, highlighting the need for a balanced approach.Therefore, strategic guidance and interventions are crucial to maximize the academic benefits of social media while minimizing its negative consequences The increasing use of social media among Nigerian undergraduates presents a paradox in academic performance. While platforms such as WhatsApp, Facebook, and YouTube offer opportunities for academic collaboration, access to educational materials, and professional networking, their unregulated use often results in poor time management, reduced concentration, and decreased study commitment. This issue is particularly relevant in Yobe State, where access to higher education is expanding rapidly, underscoring the need to balance digital engagement with academic responsibilities. This study employed a comparative... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/1/social-academic-performance-digital-literacy-best-thumb-1ed00.webp" title="JURIS - Patterns, Perceptions, and Academic Implications of Social Media Use among Tertiary Institution Students in Yobe State, Nigeria" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/social-academic-performance-digital-literacy-best-thumb-1ed00.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/social-academic-performance-digital-literacy-best-thumb-1ed00.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/social-academic-performance-digital-literacy-best-thumb-1ed00.webp 1x" title="JURIS - Patterns, Perceptions, and Academic Implications of Social Media Use among Tertiary Institution Students in Yobe State, Nigeria" alt="JURIS - Patterns, Perceptions, and Academic Implications of Social Media Use among Tertiary Institution Students in Yobe State, Nigeria" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/social-academic-performance-digital-literacy-best-thumb-4c557.webp" title="JURIS - Patterns, Perceptions, and Academic Implications of Social Media Use among Tertiary Institution Students in Yobe State, Nigeria" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/social-academic-performance-digital-literacy-best-thumb-4c557.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/social-academic-performance-digital-literacy-best-thumb-4c557.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/social-academic-performance-digital-literacy-best-thumb-4c557.webp 1x" title="JURIS - Patterns, Perceptions, and Academic Implications of Social Media Use among Tertiary Institution Students in Yobe State, Nigeria" alt="JURIS - Patterns, Perceptions, and Academic Implications of Social Media Use among Tertiary Institution Students in Yobe State, Nigeria" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/social-academic-performance-digital-literacy-best-thumb-7a1d7.webp" title="JURIS - Patterns, Perceptions, and Academic Implications of Social Media Use among Tertiary Institution Students in Yobe State, Nigeria" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/social-academic-performance-digital-literacy-best-thumb-7a1d7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/social-academic-performance-digital-literacy-best-thumb-7a1d7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/social-academic-performance-digital-literacy-best-thumb-7a1d7.webp 1x" title="JURIS - Patterns, Perceptions, and Academic Implications of Social Media Use among Tertiary Institution Students in Yobe State, Nigeria" alt="JURIS - Patterns, Perceptions, and Academic Implications of Social Media Use among Tertiary Institution Students in Yobe State, Nigeria" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33612-social-academic-performance-digital-literacy" title="JURIS - Patterns, Perceptions, and Academic Implications of Social Media Use among Tertiary Institution Students in Yobe State, Nigeria" target="_blank">Patterns, Perceptions, and Academic Implications of Social Media Use among Tertiary Institution Students in Yobe State, Nigeria</a>: Further research should investigate the effectiveness of different digital literacy programs in promoting responsible social media use among students, specifically tailoring interventions to address the unique challenges faced by students in Yobe State.  Additionally, a longitudinal study could track the long-term impact of social media usage patterns on studentsAo academic trajectories and career outcomes, providing a more comprehensive understanding of its effects beyond immediate academic performance. Finally, exploring the role of institutional policies and support systems in fostering a healthy digital learning environment is crucial; research could assess how universities and polytechnics can best integrate social media into their curricula and provide resources to help students navigate the complexities of online engagement, ultimately aiming to create a more balanced and productive learning experience for all students. These investigations should consider the socio-cultural context of Yobe State and the specific needs of its student population, contributing to evidence-based strategies for optimizing the use of social media in higher education..
<br>The study concludes that social media exerts both beneficial and detrimental effects on students, depending on how it is managed.While it offers opportunities for learning, collaboration, and access to information, its overuse can lead to distraction, procrastination, and reduced academic performance.A significant proportion of students recognize both the advantages and disadvantages of social media, highlighting the need for a balanced approach.Therefore, strategic guidance and interventions are crucial to maximize the academic benefits of social media while minimizing its negative consequences
<br>The increasing use of social media among Nigerian undergraduates presents a paradox in academic performance. While platforms such as WhatsApp, Facebook, and YouTube offer opportunities for academic collaboration, access to educational materials, and professional networking, their unregulated use often results in poor time management, reduced concentration, and decreased study commitment. This issue is particularly relevant in Yobe State, where access to higher education is expanding rapidly, underscoring the need to balance digital engagement with academic responsibilities. This study employed a comparative...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/1/social-academic-performance-digital-literacy-best-thumb-7a1d7.webp" type="image/webp" length="74158" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/social-academic-performance-digital-literacy-best-thumb-1ed00.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/social-academic-performance-digital-literacy-best-thumb-4c557.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/social-academic-performance-digital-literacy-best-thumb-7a1d7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-700-yasin-alsys.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1635-african-multidisciplinary-journal-sciences-artificial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Algoritma Tf Idf Dan Cosine Similarity Untuk Query Pencarian Soal Mata Pelajaran Sosiologi Sma ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Algoritma Tf Idf Dan Cosine Similarity Untuk Query Pencarian Soal Mata Pelajaran Sosiologi Sma ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Algoritma Tf Idf Dan Cosine Similarity Untuk Query Pencarian Soal Mata Pelajaran Sosiologi Sma ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33616-uji-sistem-information-retrieval-tf-idf-cosine-sim</link>
	<guid isPermaLink="false">29db093dfe3a1f3eaf37953918a06828</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 16:56:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ardi wijaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ v20i1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ardi,v20i1,view,vol,wijaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikembangkan penelitian untuk menguji sistem pencarian ini dengan metode pembobotan kata lain seperti BM25 atau word embeddings (misalnya Word2Vec atau BERT) agar dapat dibandingkan efektivitasnya terhadap TF-IDF dalam konteks pencarian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Algoritma Tf-Idf Dan Cosine Similarity Untuk Query Pencarian Soal Mata Pelajaran Sosiologi Sma: Pertama, perlu dikembangkan penelitian untuk menguji sistem pencarian ini dengan metode pembobotan kata lain seperti BM25 atau word embeddings (misalnya Word2Vec atau BERT) agar dapat dibandingkan efektivitasnya terhadap TF-IDF dalam konteks pencarian soal sosiologi. Kedua, disarankan penelitian lanjutan yang mengevaluasi pengaruh variasi jumlah dokumen dan kompleksitas query terhadap kinerja sistem, termasuk bagaimana sistem beradaptasi saat jumlah soal bertambah signifikan atau saat query menggunakan sinonim dan frasa yang lebih luas. Ketiga, perlu dilakukan kajian untuk mengintegrasikan mekanisme pemahaman bahasa alami sederhana agar sistem dapat memahami maksud query secara semantik, bukan hanya berdasarkan kemiripan kata, sehingga dapat meningkatkan recall tanpa mengorbankan presisi, terutama untuk query yang menggunakan istilah berbeda namun bermakna sama. Penelitian-penelitian tersebut akan membantu meningkatkan keakuratan dan fleksibilitas sistem dalam konteks pendidikan, serta memberikan dasar untuk pengembangan sistem pencarian cerdas yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pengguna. Selain itu, eksplorasi terhadap personalisasi hasil pencarian berdasarkan tingkat kelas atau topik yang dipelajari dapat menjadi arah menarik untuk penelitian selanjutnya. Dengan menggabungkan pendekatan semantik dan personalisasi, sistem dapat tidak hanya menemukan soal yang relevan secara teks, tetapi juga yang paling sesuai dengan konteks pembelajaran pengguna. Hasilnya akan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan efisiensi evaluasi dan latihan belajar di lingkungan pendidikan menengah. Semua ide ini merupakan kelanjutan alami dari temuan penelitian ini dan berpotensi memperluas aplikabilitas sistem ke mata pelajaran lain. Dengan pendekatan yang lebih canggih, sistem dapat menjadi alat bantu belajar yang lebih cerdas dan responsif terhadap kebutuhan siswa dan guru. Oleh karena itu, langkah selanjutnya sebaiknya difokuskan pada peningkatan pemahaman konteks dan variasi bahasa dalam query pencarian.. Sistem Information Retrieval berbasis TF-IDF dan Cosine Similarity mampu menjalankan proses pencarian dokumen sesuai query setelah melalui tahapan preprocessing, pembobotan TF-IDF, dan perhitungan cosine similarity.Evaluasi kinerja menunjukkan bahwa threshold 10 menghasilkan presisi tinggi namun recall sangat rendah, sehingga kurang efektif dalam menemukan semua dokumen relevan.Sebaliknya, threshold 15 memberikan recall lebih tinggi dan F1-measure tertinggi, sehingga menjadi konfigurasi paling optimal dan direkomendasikan untuk sistem pencarian soal sosiologi pada penelitian ini Pencarian soal dalam bank soal sosiologi SMA sering kali tidak efisien karena jumlah dokumen yang besar, menyebabkan kesulitan bagi siswa dan guru dalam menemukan soal yang relevan secara cepat. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini mengembangkan sistem pencarian soal berbasis Information Retrieval menggunakan metode TF-IDF dan Cosine Similarity guna meningkatkan akurasi hasil temu kembali. Dataset terdiri dari 350 soal sosiologi yang diproses melalui tahapan pra-pemrosesan teks, termasuk case folding, tokenisasi, penghapusan stopword, dan stemming. Dokumen yang telah dinormalisasi kemudian diberi bobot menggunakan TF-IDF dan dicocokkan dengan query pengguna menggunakan Cosine Similarity untuk menghasilkan peringkat hasil. Kinerja sistem dievaluasi menggunakan dua pengaturan threshold, yaitu threshold 10 dan threshold 15, dengan mengukur presisi,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/4/uji-sistem-information-retrieval-tf-idf-cosine-sim-thumb-c5124.webp" title="JURIS - Penerapan Algoritma Tf-Idf Dan Cosine Similarity Untuk Query Pencarian Soal Mata Pelajaran Sosiologi Sma" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/uji-sistem-information-retrieval-tf-idf-cosine-sim-thumb-c5124.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/uji-sistem-information-retrieval-tf-idf-cosine-sim-thumb-c5124.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/uji-sistem-information-retrieval-tf-idf-cosine-sim-thumb-c5124.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Algoritma Tf-Idf Dan Cosine Similarity Untuk Query Pencarian Soal Mata Pelajaran Sosiologi Sma" alt="JURIS - Penerapan Algoritma Tf-Idf Dan Cosine Similarity Untuk Query Pencarian Soal Mata Pelajaran Sosiologi Sma" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/uji-sistem-information-retrieval-tf-idf-cosine-sim-thumb-40ce7.webp" title="JURIS - Penerapan Algoritma Tf-Idf Dan Cosine Similarity Untuk Query Pencarian Soal Mata Pelajaran Sosiologi Sma" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/uji-sistem-information-retrieval-tf-idf-cosine-sim-thumb-40ce7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/uji-sistem-information-retrieval-tf-idf-cosine-sim-thumb-40ce7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/uji-sistem-information-retrieval-tf-idf-cosine-sim-thumb-40ce7.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Algoritma Tf-Idf Dan Cosine Similarity Untuk Query Pencarian Soal Mata Pelajaran Sosiologi Sma" alt="JURIS - Penerapan Algoritma Tf-Idf Dan Cosine Similarity Untuk Query Pencarian Soal Mata Pelajaran Sosiologi Sma" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/uji-sistem-information-retrieval-tf-idf-cosine-sim-thumb-5feee.webp" title="JURIS - Penerapan Algoritma Tf-Idf Dan Cosine Similarity Untuk Query Pencarian Soal Mata Pelajaran Sosiologi Sma" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/uji-sistem-information-retrieval-tf-idf-cosine-sim-thumb-5feee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/uji-sistem-information-retrieval-tf-idf-cosine-sim-thumb-5feee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/uji-sistem-information-retrieval-tf-idf-cosine-sim-thumb-5feee.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Algoritma Tf-Idf Dan Cosine Similarity Untuk Query Pencarian Soal Mata Pelajaran Sosiologi Sma" alt="JURIS - Penerapan Algoritma Tf-Idf Dan Cosine Similarity Untuk Query Pencarian Soal Mata Pelajaran Sosiologi Sma" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33616-uji-sistem-information-retrieval-tf-idf-cosine-sim" title="JURIS - Penerapan Algoritma Tf-Idf Dan Cosine Similarity Untuk Query Pencarian Soal Mata Pelajaran Sosiologi Sma" target="_blank">Penerapan Algoritma Tf-Idf Dan Cosine Similarity Untuk Query Pencarian Soal Mata Pelajaran Sosiologi Sma</a>: Pertama, perlu dikembangkan penelitian untuk menguji sistem pencarian ini dengan metode pembobotan kata lain seperti BM25 atau word embeddings (misalnya Word2Vec atau BERT) agar dapat dibandingkan efektivitasnya terhadap TF-IDF dalam konteks pencarian soal sosiologi. Kedua, disarankan penelitian lanjutan yang mengevaluasi pengaruh variasi jumlah dokumen dan kompleksitas query terhadap kinerja sistem, termasuk bagaimana sistem beradaptasi saat jumlah soal bertambah signifikan atau saat query menggunakan sinonim dan frasa yang lebih luas. Ketiga, perlu dilakukan kajian untuk mengintegrasikan mekanisme pemahaman bahasa alami sederhana agar sistem dapat memahami maksud query secara semantik, bukan hanya berdasarkan kemiripan kata, sehingga dapat meningkatkan recall tanpa mengorbankan presisi, terutama untuk query yang menggunakan istilah berbeda namun bermakna sama. Penelitian-penelitian tersebut akan membantu meningkatkan keakuratan dan fleksibilitas sistem dalam konteks pendidikan, serta memberikan dasar untuk pengembangan sistem pencarian cerdas yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pengguna. Selain itu, eksplorasi terhadap personalisasi hasil pencarian berdasarkan tingkat kelas atau topik yang dipelajari dapat menjadi arah menarik untuk penelitian selanjutnya. Dengan menggabungkan pendekatan semantik dan personalisasi, sistem dapat tidak hanya menemukan soal yang relevan secara teks, tetapi juga yang paling sesuai dengan konteks pembelajaran pengguna. Hasilnya akan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan efisiensi evaluasi dan latihan belajar di lingkungan pendidikan menengah. Semua ide ini merupakan kelanjutan alami dari temuan penelitian ini dan berpotensi memperluas aplikabilitas sistem ke mata pelajaran lain. Dengan pendekatan yang lebih canggih, sistem dapat menjadi alat bantu belajar yang lebih cerdas dan responsif terhadap kebutuhan siswa dan guru. Oleh karena itu, langkah selanjutnya sebaiknya difokuskan pada peningkatan pemahaman konteks dan variasi bahasa dalam query pencarian..
<br>Sistem Information Retrieval berbasis TF-IDF dan Cosine Similarity mampu menjalankan proses pencarian dokumen sesuai query setelah melalui tahapan preprocessing, pembobotan TF-IDF, dan perhitungan cosine similarity.Evaluasi kinerja menunjukkan bahwa threshold 10 menghasilkan presisi tinggi namun recall sangat rendah, sehingga kurang efektif dalam menemukan semua dokumen relevan.Sebaliknya, threshold 15 memberikan recall lebih tinggi dan F1-measure tertinggi, sehingga menjadi konfigurasi paling optimal dan direkomendasikan untuk sistem pencarian soal sosiologi pada penelitian ini
<br>Pencarian soal dalam bank soal sosiologi SMA sering kali tidak efisien karena jumlah dokumen yang besar, menyebabkan kesulitan bagi siswa dan guru dalam menemukan soal yang relevan secara cepat. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini mengembangkan sistem pencarian soal berbasis Information Retrieval menggunakan metode TF-IDF dan Cosine Similarity guna meningkatkan akurasi hasil temu kembali. Dataset terdiri dari 350 soal sosiologi yang diproses melalui tahapan pra-pemrosesan teks, termasuk case folding, tokenisasi, penghapusan stopword, dan stemming. Dokumen yang telah dinormalisasi kemudian diberi bobot menggunakan TF-IDF dan dicocokkan dengan query pengguna menggunakan Cosine Similarity untuk menghasilkan peringkat hasil. Kinerja sistem dievaluasi menggunakan dua pengaturan threshold, yaitu threshold 10 dan threshold 15, dengan mengukur presisi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/4/uji-sistem-information-retrieval-tf-idf-cosine-sim-thumb-c5124.webp" type="image/webp" length="72066" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/uji-sistem-information-retrieval-tf-idf-cosine-sim-thumb-c5124.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/uji-sistem-information-retrieval-tf-idf-cosine-sim-thumb-40ce7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/uji-sistem-information-retrieval-tf-idf-cosine-sim-thumb-5feee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-540-unpar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5543-jurnal-teknologi-informasi-jurnal-keilmuan-aplikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Participatory Ecological Theology The Ecological Theological Perspective of John B Cobb Jr ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Participatory Ecological Theology The Ecological Theological Perspective of John B Cobb Jr ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Participatory Ecological Theology The Ecological Theological Perspective of John B Cobb Jr ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33603-pendekatan-partisipatif-teologi-ekologis-filsafat</link>
	<guid isPermaLink="false">b1e1e1c64a7e22df0ce2ef8222c847dd</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 16:47:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ cobb jr ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cobb,jr]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana konsep teosentrisme partisipatif Cobb dapat diterapkan dalam konteks agama-agama lokal di Asia yang memiliki pandangan kosmologis berbeda, untuk melihat apakah pendekatan ini dapat menjadi jembatan antara spiritualitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Participatory Ecological Theology: The Ecological Theological Perspective of John B. Cobb Jr.: Pertama, perlu diteliti bagaimana konsep teosentrisme partisipatif Cobb dapat diterapkan dalam konteks agama-agama lokal di Asia yang memiliki pandangan kosmologis berbeda, untuk melihat apakah pendekatan ini dapat menjadi jembatan antara spiritualitas lokal dan isu ekologi global. Kedua, penting untuk mengkaji efektivitas model dialog antaragama tentang ekologi yang diusulkan Cobb dalam jemaat Kristen di tingkat akar rumput, termasuk hambatan dan potensi transformasinya terhadap perilaku lingkungan. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang integrasi hierarki nilai ekologis Cobb dengan ilmu ekologi praktis, seperti pertanian berkelanjutan, untuk menguji apakah prinsip teologisnya dapat membentuk kebijakan lingkungan yang konkret dan dapat diukur di komunitas agama.. Yang dibangun dari filsafat proses bukanlah bentuk antroposentrisme, melainkan teosentrisme yang mengakui nilai intrinsik semua makhluk berdasarkan hierarki nilai.Meskipun memiliki kesamaan dengan biocentrisme, pendekatan Cobb bersifat unik karena mengintegrasikan tradisi iman, filsafat, dan ilmu pengetahuan modern untuk menawarkan solusi holistik terhadap krisis lingkungan.Ia menekankan perlunya transformasi kreatif tradisi keagamaan dan dialog antaragama dalam menjawab tantangan ekologis secara global John B. Cobb Jr., seorang teolog, filsuf, dan aktivis lingkungan terkemuka di Amerika Serikat, telah mengembangkan teologi ekologis partisipatif berdasarkan filsafat proses menuju teologi proses. Sebagian sarjana berpendapat teologi ini merupakan bentuk antroposentrisme yang salah kaprah, sementara yang lain menyatakan termasuk dalam biocentrisme. Penelitian ini bertujuan mengkaji teologi ekologis partisipatif dari perspektif John B. Cobb Jr. berdasarkan pendekatan partisipatif terhadap wacana metode etika lingkungan, khususnya dari sudut pandang teologis. Melalui perhatian dan eksplorasi Cobb terhadap krisis lingkungan serta interaksinya dengan para aktivis lingkungan lain, terlihat bahwa teologi ekologisnya merupakan bentuk baru teologi ekologis partisipatif yang mengakui nilai intrinsik seluruh eksistensi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/0/pendekatan-partisipatif-teologi-ekologis-filsafat-thumb-f1578.webp" title="JURIS - Participatory Ecological Theology: The Ecological Theological Perspective of John B. Cobb Jr." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/pendekatan-partisipatif-teologi-ekologis-filsafat-thumb-f1578.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/pendekatan-partisipatif-teologi-ekologis-filsafat-thumb-f1578.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/pendekatan-partisipatif-teologi-ekologis-filsafat-thumb-f1578.webp 1x" title="JURIS - Participatory Ecological Theology: The Ecological Theological Perspective of John B. Cobb Jr." alt="JURIS - Participatory Ecological Theology: The Ecological Theological Perspective of John B. Cobb Jr." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/pendekatan-partisipatif-teologi-ekologis-filsafat-thumb-48189.webp" title="JURIS - Participatory Ecological Theology: The Ecological Theological Perspective of John B. Cobb Jr." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/pendekatan-partisipatif-teologi-ekologis-filsafat-thumb-48189.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/pendekatan-partisipatif-teologi-ekologis-filsafat-thumb-48189.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/pendekatan-partisipatif-teologi-ekologis-filsafat-thumb-48189.webp 1x" title="JURIS - Participatory Ecological Theology: The Ecological Theological Perspective of John B. Cobb Jr." alt="JURIS - Participatory Ecological Theology: The Ecological Theological Perspective of John B. Cobb Jr." >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/pendekatan-partisipatif-teologi-ekologis-filsafat-thumb-edb0f.webp" title="JURIS - Participatory Ecological Theology: The Ecological Theological Perspective of John B. Cobb Jr." class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/pendekatan-partisipatif-teologi-ekologis-filsafat-thumb-edb0f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/pendekatan-partisipatif-teologi-ekologis-filsafat-thumb-edb0f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/pendekatan-partisipatif-teologi-ekologis-filsafat-thumb-edb0f.webp 1x" title="JURIS - Participatory Ecological Theology: The Ecological Theological Perspective of John B. Cobb Jr." alt="JURIS - Participatory Ecological Theology: The Ecological Theological Perspective of John B. Cobb Jr." >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33603-pendekatan-partisipatif-teologi-ekologis-filsafat" title="JURIS - Participatory Ecological Theology: The Ecological Theological Perspective of John B. Cobb Jr." target="_blank">Participatory Ecological Theology: The Ecological Theological Perspective of John B. Cobb Jr.</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana konsep teosentrisme partisipatif Cobb dapat diterapkan dalam konteks agama-agama lokal di Asia yang memiliki pandangan kosmologis berbeda, untuk melihat apakah pendekatan ini dapat menjadi jembatan antara spiritualitas lokal dan isu ekologi global. Kedua, penting untuk mengkaji efektivitas model dialog antaragama tentang ekologi yang diusulkan Cobb dalam jemaat Kristen di tingkat akar rumput, termasuk hambatan dan potensi transformasinya terhadap perilaku lingkungan. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang integrasi hierarki nilai ekologis Cobb dengan ilmu ekologi praktis, seperti pertanian berkelanjutan, untuk menguji apakah prinsip teologisnya dapat membentuk kebijakan lingkungan yang konkret dan dapat diukur di komunitas agama..
<br>Yang dibangun dari filsafat proses bukanlah bentuk antroposentrisme, melainkan teosentrisme yang mengakui nilai intrinsik semua makhluk berdasarkan hierarki nilai.Meskipun memiliki kesamaan dengan biocentrisme, pendekatan Cobb bersifat unik karena mengintegrasikan tradisi iman, filsafat, dan ilmu pengetahuan modern untuk menawarkan solusi holistik terhadap krisis lingkungan.Ia menekankan perlunya transformasi kreatif tradisi keagamaan dan dialog antaragama dalam menjawab tantangan ekologis secara global
<br>John B. Cobb Jr., seorang teolog, filsuf, dan aktivis lingkungan terkemuka di Amerika Serikat, telah mengembangkan teologi ekologis partisipatif berdasarkan filsafat proses menuju teologi proses. Sebagian sarjana berpendapat teologi ini merupakan bentuk antroposentrisme yang salah kaprah, sementara yang lain menyatakan termasuk dalam biocentrisme. Penelitian ini bertujuan mengkaji teologi ekologis partisipatif dari perspektif John B. Cobb Jr. berdasarkan pendekatan partisipatif terhadap wacana metode etika lingkungan, khususnya dari sudut pandang teologis. Melalui perhatian dan eksplorasi Cobb terhadap krisis lingkungan serta interaksinya dengan para aktivis lingkungan lain, terlihat bahwa teologi ekologisnya merupakan bentuk baru teologi ekologis partisipatif yang mengakui nilai intrinsik seluruh eksistensi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/0/pendekatan-partisipatif-teologi-ekologis-filsafat-thumb-48189.webp" type="image/webp" length="83486" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/pendekatan-partisipatif-teologi-ekologis-filsafat-thumb-f1578.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/pendekatan-partisipatif-teologi-ekologis-filsafat-thumb-48189.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/pendekatan-partisipatif-teologi-ekologis-filsafat-thumb-edb0f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4830-widyaagape.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14789-quaerens-journal-theology-christianity-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Eleven Years of Green Accounting Research in Indonesia Description of Methods Theories and Research Objects ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Eleven Years of Green Accounting Research in Indonesia Description of Methods Theories and Research Objects ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Eleven Years of Green Accounting Research in Indonesia Description of Methods Theories and Research Objects ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33600-aplikasi-akuntansi-hijau</link>
	<guid isPermaLink="false">f49c5159e1b334f173e425b4e1f60f83</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 16:37:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ real estate ]]></category>
	<category><![CDATA[ imanuel lyo ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur aisah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aisah,estate,imanuel,lyo,nur,real]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang implementasi akuntansi hijau di berbagai sektor industri, termasuk sektor manufaktur, perdagangan, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Eleven Years of Green Accounting Research in Indonesia: Description of Methods, Theories, and Research Objects: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang implementasi akuntansi hijau di berbagai sektor industri, termasuk sektor manufaktur, perdagangan, dan jasa, serta sektor nirlaba seperti universitas. Kedua, penelitian tentang dampak akuntansi hijau terhadap kinerja perusahaan dan nilai perusahaan dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Ketiga, penelitian tentang peran akuntansi hijau dalam meningkatkan kepercayaan publik dan menarik investor juga dapat menjadi topik menarik untuk dieksplorasi.. Penelitian akuntansi hijau adalah salah satu hal yang saat ini semakin meningkat.Hal ini dapat disebabkan oleh perhatian global yang semakin meningkat terhadap konsep keberlanjutan.Tanggung jawab perusahaan saat ini tidak hanya untuk memberikan manfaat kepada pemegang saham, tetapi juga untuk memberikan tanggung jawab lingkungan kepada masyarakat luas.Perkembangan penelitian akuntansi hijau selama 11 tahun telah meningkat.Pemetaan penelitian akuntansi hijau yang dilakukan dari tahun 2012 hingga 2022 dengan tinjauan sistematis di jurnal Sinta 2 dan Sinta 3 Kemendikbud dengan kategori akuntansi, menunjukkan bahwa jumlah studi tertinggi adalah pada tahun 2022.Pertumbuhan yang tidak terlalu signifikan terjadi dari tahun 2012 hingga 2019, tetapi pada tahun 2020 penelitian meningkat tajam.Pada tahun 2021, penelitian akuntansi hijau menurun sedikit, tetapi pada tahun 2022 meningkat tajam kembali.Hal ini membuktikan bahwa akuntansi hijau, yang merupakan bentuk hubungan antara bisnis dan lingkungan, penting untuk dipelajari secara berkelanjutan Kerusakan ekonomi dan lingkungan adalah hasil dari tata kelola industri yang tidak berkelanjutan. Konsep keberlanjutan perusahaan, terutama dalam hal lingkungan, membuat setiap aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan perlu dipertimbangkan. Konsep akuntansi hijau adalah konsep tanggung jawab lingkungan di mana perusahaan memasukkan biaya lingkungan dalam aktivitasnya. Seiring dengan perkembangan konsep akuntansi hijau dalam praktik, penelitian untuk konsep ini juga berkembang secara global dan nasional. Studi ini memberikan pengetahuan kepada peneliti yang tertarik di bidang akuntansi hijau tentang objek dan variabel yang telah dan belum digunakan, metode yang dapat digunakan, teori terkait, dan objek atau sampel penelitian yang telah dilakukan untuk penelitian lebih lanjut. Metode yang digunakan adalah Charting the Field, di mana penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/4/aplikasi-akuntansi-hijau-biaya-lingkungan-keberlan-thumb-588d2.webp" title="JURIS - Eleven Years of Green Accounting Research in Indonesia: Description of Methods, Theories, and Research Objects" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/aplikasi-akuntansi-hijau-biaya-lingkungan-keberlan-thumb-588d2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/aplikasi-akuntansi-hijau-biaya-lingkungan-keberlan-thumb-588d2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/aplikasi-akuntansi-hijau-biaya-lingkungan-keberlan-thumb-588d2.webp 1x" title="JURIS - Eleven Years of Green Accounting Research in Indonesia: Description of Methods, Theories, and Research Objects" alt="JURIS - Eleven Years of Green Accounting Research in Indonesia: Description of Methods, Theories, and Research Objects" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/4/aplikasi-akuntansi-hijau-biaya-lingkungan-keberlan-thumb-af412.webp" title="JURIS - Eleven Years of Green Accounting Research in Indonesia: Description of Methods, Theories, and Research Objects" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/aplikasi-akuntansi-hijau-biaya-lingkungan-keberlan-thumb-af412.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/aplikasi-akuntansi-hijau-biaya-lingkungan-keberlan-thumb-af412.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/aplikasi-akuntansi-hijau-biaya-lingkungan-keberlan-thumb-af412.webp 1x" title="JURIS - Eleven Years of Green Accounting Research in Indonesia: Description of Methods, Theories, and Research Objects" alt="JURIS - Eleven Years of Green Accounting Research in Indonesia: Description of Methods, Theories, and Research Objects" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/4/aplikasi-akuntansi-hijau-biaya-lingkungan-keberlan-thumb-2ff90.webp" title="JURIS - Eleven Years of Green Accounting Research in Indonesia: Description of Methods, Theories, and Research Objects" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/aplikasi-akuntansi-hijau-biaya-lingkungan-keberlan-thumb-2ff90.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/aplikasi-akuntansi-hijau-biaya-lingkungan-keberlan-thumb-2ff90.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/aplikasi-akuntansi-hijau-biaya-lingkungan-keberlan-thumb-2ff90.webp 1x" title="JURIS - Eleven Years of Green Accounting Research in Indonesia: Description of Methods, Theories, and Research Objects" alt="JURIS - Eleven Years of Green Accounting Research in Indonesia: Description of Methods, Theories, and Research Objects" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33600-aplikasi-akuntansi-hijau" title="JURIS - Eleven Years of Green Accounting Research in Indonesia: Description of Methods, Theories, and Research Objects" target="_blank">Eleven Years of Green Accounting Research in Indonesia: Description of Methods, Theories, and Research Objects</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang implementasi akuntansi hijau di berbagai sektor industri, termasuk sektor manufaktur, perdagangan, dan jasa, serta sektor nirlaba seperti universitas. Kedua, penelitian tentang dampak akuntansi hijau terhadap kinerja perusahaan dan nilai perusahaan dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Ketiga, penelitian tentang peran akuntansi hijau dalam meningkatkan kepercayaan publik dan menarik investor juga dapat menjadi topik menarik untuk dieksplorasi..
<br>Penelitian akuntansi hijau adalah salah satu hal yang saat ini semakin meningkat.Hal ini dapat disebabkan oleh perhatian global yang semakin meningkat terhadap konsep keberlanjutan.Tanggung jawab perusahaan saat ini tidak hanya untuk memberikan manfaat kepada pemegang saham, tetapi juga untuk memberikan tanggung jawab lingkungan kepada masyarakat luas.Perkembangan penelitian akuntansi hijau selama 11 tahun telah meningkat.Pemetaan penelitian akuntansi hijau yang dilakukan dari tahun 2012 hingga 2022 dengan tinjauan sistematis di jurnal Sinta 2 dan Sinta 3 Kemendikbud dengan kategori akuntansi, menunjukkan bahwa jumlah studi tertinggi adalah pada tahun 2022.Pertumbuhan yang tidak terlalu signifikan terjadi dari tahun 2012 hingga 2019, tetapi pada tahun 2020 penelitian meningkat tajam.Pada tahun 2021, penelitian akuntansi hijau menurun sedikit, tetapi pada tahun 2022 meningkat tajam kembali.Hal ini membuktikan bahwa akuntansi hijau, yang merupakan bentuk hubungan antara bisnis dan lingkungan, penting untuk dipelajari secara berkelanjutan
<br>Kerusakan ekonomi dan lingkungan adalah hasil dari tata kelola industri yang tidak berkelanjutan. Konsep keberlanjutan perusahaan, terutama dalam hal lingkungan, membuat setiap aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan perlu dipertimbangkan. Konsep akuntansi hijau adalah konsep tanggung jawab lingkungan di mana perusahaan memasukkan biaya lingkungan dalam aktivitasnya. Seiring dengan perkembangan konsep akuntansi hijau dalam praktik, penelitian untuk konsep ini juga berkembang secara global dan nasional. Studi ini memberikan pengetahuan kepada peneliti yang tertarik di bidang akuntansi hijau tentang objek dan variabel yang telah dan belum digunakan, metode yang dapat digunakan, teori terkait, dan objek atau sampel penelitian yang telah dilakukan untuk penelitian lebih lanjut. Metode yang digunakan adalah Charting the Field, di mana penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/4/aplikasi-akuntansi-hijau-biaya-lingkungan-keberlan-thumb-af412.webp" type="image/webp" length="91240" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/aplikasi-akuntansi-hijau-biaya-lingkungan-keberlan-thumb-588d2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/aplikasi-akuntansi-hijau-biaya-lingkungan-keberlan-thumb-af412.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/aplikasi-akuntansi-hijau-biaya-lingkungan-keberlan-thumb-2ff90.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-540-unpar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5538-sustainability-accounting-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Impact of Implementing Green Accounting on Corporate Value A Case Study on Manufacturing Companies Listed on the IDX ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Impact of Implementing Green Accounting on Corporate Value A Case Study on Manufacturing Companies Listed on the IDX ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Impact of Implementing Green Accounting on Corporate Value A Case Study on Manufacturing Companies Listed on the IDX ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33605-praktik-akuntansi-zakat-biaya-lingkungan</link>
	<guid isPermaLink="false">2dd8baee81d5c507aeccae7bab3817cb</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 16:30:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ real estate ]]></category>
	<category><![CDATA[ imanuel lyo ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur aisah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aisah,estate,imanuel,lyo,nur,real]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif lintas industri dan lintas negara untuk memahami penerapan akuntansi hijau secara lebih luas. Selain itu, pendekatan kualitatif seperti wawancara dengan manajer perusahaan dapat memberikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Impact of Implementing Green Accounting on Corporate Value (A Case Study on Manufacturing Companies Listed on the IDX): Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif lintas industri dan lintas negara untuk memahami penerapan akuntansi hijau secara lebih luas. Selain itu, pendekatan kualitatif seperti wawancara dengan manajer perusahaan dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang proses pengambilan keputusan strategis dalam mengadopsi akuntansi hijau. Penelitian ini juga dapat diperluas dengan menganalisis dampak akuntansi hijau pada perusahaan di berbagai sektor, terutama di negara-negara dengan kerangka regulasi yang berbeda. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut terhadap pemahaman tentang peran akuntansi hijau dalam mendorong keberlanjutan dan nilai perusahaan.. Temuan penelitian ini mengungkapkan hubungan positif yang signifikan antara praktik akuntansi hijau dan nilai perusahaan, yang menunjukkan manfaat keuangan dari adopsi akuntansi yang berfokus pada keberlanjutan.Hasil ini mendukung teori legitimasi dan teori pemangku kepentingan, menunjukkan bahwa pengungkapan lingkungan yang transparan meningkatkan legitimasi masyarakat dan memperkuat kepercayaan pemangku kepentingan, yang pada gilirannya meningkatkan penilaian pasar.Perusahaan yang lebih besar dan lebih menguntungkan lebih baik posisinya untuk menerapkan akuntansi hijau, yang memperoleh manfaat dari kepercayaan pasar yang meningkat dan efisiensi operasional.Penelitian ini memperluas penelitian sebelumnya dengan fokus pada konteks pasar berkembang, menekankan pentingnya akuntansi hijau yang semakin meningkat di sektor manufaktur Indonesia.Hasilnya menunjukkan bahwa kekuatan pasar dan tekanan pemangku kepentingan mendorong adopsi praktik akuntansi hijau, bahkan di lingkungan dengan kerangka regulasi yang kurang ketat.Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pembuat kebijakan untuk mempromosikan standar pelaporan lingkungan yang lebih ketat dan bagi manajer perusahaan untuk memanfaatkan akuntansi hijau sebagai alat strategis untuk meningkatkan nilai perusahaan dan keberlanjutan jangka panjang Penelitian ini menyelidiki dampak praktik akuntansi hijau terhadap nilai perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2020 hingga 2023. Menggunakan metode sampling purposive, 50 perusahaan dipilih berdasarkan kriteria tertentu, termasuk ketersediaan laporan keuangan yang diaudit dan pengungkapan keberlanjutan. Nilai perusahaan diukur menggunakan rasio Price to Book Value (PBV), sedangkan praktik akuntansi hijau dinilai melalui pengungkapan biaya lingkungan. Ukuran perusahaan dan profitabilitas termasuk sebagai variabel kontrol untuk mempertimbangkan pengaruh mereka terhadap nilai perusahaan. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/7/praktik-akuntansi-zakat-biaya-lingkungan-hijau-nil-thumb-1ca0d.webp" title="JURIS - The Impact of Implementing Green Accounting on Corporate Value (A Case Study on Manufacturing Companies Listed on the IDX)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/praktik-akuntansi-zakat-biaya-lingkungan-hijau-nil-thumb-1ca0d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/praktik-akuntansi-zakat-biaya-lingkungan-hijau-nil-thumb-1ca0d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/praktik-akuntansi-zakat-biaya-lingkungan-hijau-nil-thumb-1ca0d.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Implementing Green Accounting on Corporate Value (A Case Study on Manufacturing Companies Listed on the IDX)" alt="JURIS - The Impact of Implementing Green Accounting on Corporate Value (A Case Study on Manufacturing Companies Listed on the IDX)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/praktik-akuntansi-zakat-biaya-lingkungan-hijau-nil-thumb-867a9.webp" title="JURIS - The Impact of Implementing Green Accounting on Corporate Value (A Case Study on Manufacturing Companies Listed on the IDX)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/praktik-akuntansi-zakat-biaya-lingkungan-hijau-nil-thumb-867a9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/praktik-akuntansi-zakat-biaya-lingkungan-hijau-nil-thumb-867a9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/praktik-akuntansi-zakat-biaya-lingkungan-hijau-nil-thumb-867a9.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Implementing Green Accounting on Corporate Value (A Case Study on Manufacturing Companies Listed on the IDX)" alt="JURIS - The Impact of Implementing Green Accounting on Corporate Value (A Case Study on Manufacturing Companies Listed on the IDX)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/praktik-akuntansi-zakat-biaya-lingkungan-hijau-nil-thumb-b5a3c.webp" title="JURIS - The Impact of Implementing Green Accounting on Corporate Value (A Case Study on Manufacturing Companies Listed on the IDX)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/praktik-akuntansi-zakat-biaya-lingkungan-hijau-nil-thumb-b5a3c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/praktik-akuntansi-zakat-biaya-lingkungan-hijau-nil-thumb-b5a3c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/praktik-akuntansi-zakat-biaya-lingkungan-hijau-nil-thumb-b5a3c.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Implementing Green Accounting on Corporate Value (A Case Study on Manufacturing Companies Listed on the IDX)" alt="JURIS - The Impact of Implementing Green Accounting on Corporate Value (A Case Study on Manufacturing Companies Listed on the IDX)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33605-praktik-akuntansi-zakat-biaya-lingkungan" title="JURIS - The Impact of Implementing Green Accounting on Corporate Value (A Case Study on Manufacturing Companies Listed on the IDX)" target="_blank">The Impact of Implementing Green Accounting on Corporate Value (A Case Study on Manufacturing Companies Listed on the IDX)</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif lintas industri dan lintas negara untuk memahami penerapan akuntansi hijau secara lebih luas. Selain itu, pendekatan kualitatif seperti wawancara dengan manajer perusahaan dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang proses pengambilan keputusan strategis dalam mengadopsi akuntansi hijau. Penelitian ini juga dapat diperluas dengan menganalisis dampak akuntansi hijau pada perusahaan di berbagai sektor, terutama di negara-negara dengan kerangka regulasi yang berbeda. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut terhadap pemahaman tentang peran akuntansi hijau dalam mendorong keberlanjutan dan nilai perusahaan..
<br>Temuan penelitian ini mengungkapkan hubungan positif yang signifikan antara praktik akuntansi hijau dan nilai perusahaan, yang menunjukkan manfaat keuangan dari adopsi akuntansi yang berfokus pada keberlanjutan.Hasil ini mendukung teori legitimasi dan teori pemangku kepentingan, menunjukkan bahwa pengungkapan lingkungan yang transparan meningkatkan legitimasi masyarakat dan memperkuat kepercayaan pemangku kepentingan, yang pada gilirannya meningkatkan penilaian pasar.Perusahaan yang lebih besar dan lebih menguntungkan lebih baik posisinya untuk menerapkan akuntansi hijau, yang memperoleh manfaat dari kepercayaan pasar yang meningkat dan efisiensi operasional.Penelitian ini memperluas penelitian sebelumnya dengan fokus pada konteks pasar berkembang, menekankan pentingnya akuntansi hijau yang semakin meningkat di sektor manufaktur Indonesia.Hasilnya menunjukkan bahwa kekuatan pasar dan tekanan pemangku kepentingan mendorong adopsi praktik akuntansi hijau, bahkan di lingkungan dengan kerangka regulasi yang kurang ketat.Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pembuat kebijakan untuk mempromosikan standar pelaporan lingkungan yang lebih ketat dan bagi manajer perusahaan untuk memanfaatkan akuntansi hijau sebagai alat strategis untuk meningkatkan nilai perusahaan dan keberlanjutan jangka panjang
<br>Penelitian ini menyelidiki dampak praktik akuntansi hijau terhadap nilai perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2020 hingga 2023. Menggunakan metode sampling purposive, 50 perusahaan dipilih berdasarkan kriteria tertentu, termasuk ketersediaan laporan keuangan yang diaudit dan pengungkapan keberlanjutan. Nilai perusahaan diukur menggunakan rasio Price to Book Value (PBV), sedangkan praktik akuntansi hijau dinilai melalui pengungkapan biaya lingkungan. Ukuran perusahaan dan profitabilitas termasuk sebagai variabel kontrol untuk mempertimbangkan pengaruh mereka terhadap nilai perusahaan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/7/praktik-akuntansi-zakat-biaya-lingkungan-hijau-nil-thumb-1ca0d.webp" type="image/webp" length="118654" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/praktik-akuntansi-zakat-biaya-lingkungan-hijau-nil-thumb-1ca0d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/praktik-akuntansi-zakat-biaya-lingkungan-hijau-nil-thumb-867a9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/praktik-akuntansi-zakat-biaya-lingkungan-hijau-nil-thumb-b5a3c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-540-unpar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5538-sustainability-accounting-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Metode Vector Space Model VSM dengan TF IDF dan Cosine Similarity pada Sistem Temu Kembali Informasi Lowongan Pekerjaan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Metode Vector Space Model VSM dengan TF IDF dan Cosine Similarity pada Sistem Temu Kembali Informasi Lowongan Pekerjaan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Metode Vector Space Model VSM dengan TF IDF dan Cosine Similarity pada Sistem Temu Kembali Informasi Lowongan Pekerjaan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33617-rancang-bangun-sistem-m-paspo</link>
	<guid isPermaLink="false">b33c647e2e72e55261e4bfc5d48bb928</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 16:04:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ardi wijaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ v20i1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ardi,v20i1,view,vol,wijaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan sistem dengan menambahkan fitur personalisasi. Sistem dapat belajar dari preferensi pengguna dan sejarah pencarian mereka untuk memberikan hasil yang lebih disesuaikan. Selain itu, dapat dipertimbangkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Metode Vector Space Model (VSM) dengan TF-IDF dan Cosine Similarity pada Sistem Temu Kembali Informasi Lowongan Pekerjaan: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan sistem dengan menambahkan fitur personalisasi. Sistem dapat belajar dari preferensi pengguna dan sejarah pencarian mereka untuk memberikan hasil yang lebih disesuaikan. Selain itu, dapat dipertimbangkan untuk mengintegrasikan sistem dengan platform media sosial atau aplikasi pencari kerja populer, sehingga pengguna dapat dengan mudah mengakses sistem dan mendapatkan informasi lowongan pekerjaan yang relevan. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknik pembelajaran mesin untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi sistem, seperti menggunakan model deep learning untuk pembobotan kata dan pengukuran kemiripan.. Implementasi dan pengujian sistem temu kembali informasi lowongan pekerjaan menggunakan metode Vector Space Model (VSM) dengan pembobotan TF-IDF dan Cosine Similarity menunjukkan beberapa kesimpulan.Pertama, kombinasi metode pembobotan TF-IDF dan pengukuran kemiripan Cosine Similarity terbukti efektif dalam menyaring dan memeringkat dokumen lowongan pekerjaan.Sistem mampu membedakan dokumen lowongan kerja yang relevan dan dokumen noise dengan baik.Kedua, tingkat akurasi pencarian (Precision) tinggi, dengan rata-rata 0,840 (84%) pada threshold 10 dokumen teratas dan meningkat menjadi 0,880 (88%) pada threshold 15 dokumen teratas.Ketiga, kinerja sistem pada top-N menunjukkan bahwa semakin banyak dokumen yang ditampilkan, nilai presisi cenderung stabil bahkan meningkat, yang menunjukkan distribusi dokumen relevan yang baik pada peringkat atas hasil pencarian.Hal ini membuktikan sistem dapat memenuhi kebutuhan pengguna dalam mendapatkan informasi yang paling relevan secara cepat Mencari informasi lowongan pekerjaan yang relevan sering menjadi tantangan bagi pencari kerja karena banyaknya data di internet dan keterbatasan pencocokan kata kunci persis, yang sering menghasilkan hasil yang tidak akurat. Penelitian ini bertujuan membangun sistem temu kembali informasi (Information Retrieval) lowongan pekerjaan menggunakan pendekatan Vector Space Model (VSM). Sistem menerapkan Term Frequency-Inverse Document Frequency (TF-IDF) untuk pembobotan kata dan Cosine Similarity untuk mengukur relevansi antara kueri pengguna dan dokumen pekerjaan. Studi ini menggunakan dataset 350 dokumen, terdiri dari 300 lowongan pekerjaan valid dan 50 dokumen noise. Tahapan preprocessing... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/e/rancang-bangun-sistem-m-paspor-efisiensi-plts-pene-thumb-2c7a9.webp" title="JURIS - Penerapan Metode Vector Space Model (VSM) dengan TF-IDF dan Cosine Similarity pada Sistem Temu Kembali Informasi Lowongan Pekerjaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/rancang-bangun-sistem-m-paspor-efisiensi-plts-pene-thumb-2c7a9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/rancang-bangun-sistem-m-paspor-efisiensi-plts-pene-thumb-2c7a9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/rancang-bangun-sistem-m-paspor-efisiensi-plts-pene-thumb-2c7a9.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Metode Vector Space Model (VSM) dengan TF-IDF dan Cosine Similarity pada Sistem Temu Kembali Informasi Lowongan Pekerjaan" alt="JURIS - Penerapan Metode Vector Space Model (VSM) dengan TF-IDF dan Cosine Similarity pada Sistem Temu Kembali Informasi Lowongan Pekerjaan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/rancang-bangun-sistem-m-paspor-efisiensi-plts-pene-thumb-f8016.webp" title="JURIS - Penerapan Metode Vector Space Model (VSM) dengan TF-IDF dan Cosine Similarity pada Sistem Temu Kembali Informasi Lowongan Pekerjaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/rancang-bangun-sistem-m-paspor-efisiensi-plts-pene-thumb-f8016.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/rancang-bangun-sistem-m-paspor-efisiensi-plts-pene-thumb-f8016.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/rancang-bangun-sistem-m-paspor-efisiensi-plts-pene-thumb-f8016.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Metode Vector Space Model (VSM) dengan TF-IDF dan Cosine Similarity pada Sistem Temu Kembali Informasi Lowongan Pekerjaan" alt="JURIS - Penerapan Metode Vector Space Model (VSM) dengan TF-IDF dan Cosine Similarity pada Sistem Temu Kembali Informasi Lowongan Pekerjaan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/rancang-bangun-sistem-m-paspor-efisiensi-plts-pene-thumb-79f78.webp" title="JURIS - Penerapan Metode Vector Space Model (VSM) dengan TF-IDF dan Cosine Similarity pada Sistem Temu Kembali Informasi Lowongan Pekerjaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/rancang-bangun-sistem-m-paspor-efisiensi-plts-pene-thumb-79f78.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/rancang-bangun-sistem-m-paspor-efisiensi-plts-pene-thumb-79f78.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/rancang-bangun-sistem-m-paspor-efisiensi-plts-pene-thumb-79f78.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Metode Vector Space Model (VSM) dengan TF-IDF dan Cosine Similarity pada Sistem Temu Kembali Informasi Lowongan Pekerjaan" alt="JURIS - Penerapan Metode Vector Space Model (VSM) dengan TF-IDF dan Cosine Similarity pada Sistem Temu Kembali Informasi Lowongan Pekerjaan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33617-rancang-bangun-sistem-m-paspo" title="JURIS - Penerapan Metode Vector Space Model (VSM) dengan TF-IDF dan Cosine Similarity pada Sistem Temu Kembali Informasi Lowongan Pekerjaan" target="_blank">Penerapan Metode Vector Space Model (VSM) dengan TF-IDF dan Cosine Similarity pada Sistem Temu Kembali Informasi Lowongan Pekerjaan</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan sistem dengan menambahkan fitur personalisasi. Sistem dapat belajar dari preferensi pengguna dan sejarah pencarian mereka untuk memberikan hasil yang lebih disesuaikan. Selain itu, dapat dipertimbangkan untuk mengintegrasikan sistem dengan platform media sosial atau aplikasi pencari kerja populer, sehingga pengguna dapat dengan mudah mengakses sistem dan mendapatkan informasi lowongan pekerjaan yang relevan. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknik pembelajaran mesin untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi sistem, seperti menggunakan model deep learning untuk pembobotan kata dan pengukuran kemiripan..
<br>Implementasi dan pengujian sistem temu kembali informasi lowongan pekerjaan menggunakan metode Vector Space Model (VSM) dengan pembobotan TF-IDF dan Cosine Similarity menunjukkan beberapa kesimpulan.Pertama, kombinasi metode pembobotan TF-IDF dan pengukuran kemiripan Cosine Similarity terbukti efektif dalam menyaring dan memeringkat dokumen lowongan pekerjaan.Sistem mampu membedakan dokumen lowongan kerja yang relevan dan dokumen noise dengan baik.Kedua, tingkat akurasi pencarian (Precision) tinggi, dengan rata-rata 0,840 (84%) pada threshold 10 dokumen teratas dan meningkat menjadi 0,880 (88%) pada threshold 15 dokumen teratas.Ketiga, kinerja sistem pada top-N menunjukkan bahwa semakin banyak dokumen yang ditampilkan, nilai presisi cenderung stabil bahkan meningkat, yang menunjukkan distribusi dokumen relevan yang baik pada peringkat atas hasil pencarian.Hal ini membuktikan sistem dapat memenuhi kebutuhan pengguna dalam mendapatkan informasi yang paling relevan secara cepat
<br>Mencari informasi lowongan pekerjaan yang relevan sering menjadi tantangan bagi pencari kerja karena banyaknya data di internet dan keterbatasan pencocokan kata kunci persis, yang sering menghasilkan hasil yang tidak akurat. Penelitian ini bertujuan membangun sistem temu kembali informasi (Information Retrieval) lowongan pekerjaan menggunakan pendekatan Vector Space Model (VSM). Sistem menerapkan Term Frequency-Inverse Document Frequency (TF-IDF) untuk pembobotan kata dan Cosine Similarity untuk mengukur relevansi antara kueri pengguna dan dokumen pekerjaan. Studi ini menggunakan dataset 350 dokumen, terdiri dari 300 lowongan pekerjaan valid dan 50 dokumen noise. Tahapan preprocessing...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/e/rancang-bangun-sistem-m-paspor-efisiensi-plts-pene-thumb-2c7a9.webp" type="image/webp" length="148044" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/rancang-bangun-sistem-m-paspor-efisiensi-plts-pene-thumb-2c7a9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/rancang-bangun-sistem-m-paspor-efisiensi-plts-pene-thumb-f8016.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/rancang-bangun-sistem-m-paspor-efisiensi-plts-pene-thumb-79f78.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-540-unpar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5543-jurnal-teknologi-informasi-jurnal-keilmuan-aplikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Effect of Company Growth and Free Cash Flow on Debt Policy with Profitability as a Moderating Variable ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effect of Company Growth and Free Cash Flow on Debt Policy with Profitability as a Moderating Variable ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effect of Company Growth and Free Cash Flow on Debt Policy with Profitability as a Moderating Variable ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33602-kebijakan-utang-arus-kas-kontraktor-opera</link>
	<guid isPermaLink="false">808e7e99459d421ec720ed2fa07a770a</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 15:42:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ real estate ]]></category>
	<category><![CDATA[ imanuel lyo ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur aisah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aisah,estate,imanuel,lyo,nur,real]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut faktor-faktor lain yang mempengaruhi kebijakan utang perusahaan, seperti preferensi manajemen, karakteristik industri, dan kondisi makroekonomi. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Effect of Company Growth and Free Cash Flow on Debt Policy with Profitability as a Moderating Variable: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut faktor-faktor lain yang mempengaruhi kebijakan utang perusahaan, seperti preferensi manajemen, karakteristik industri, dan kondisi makroekonomi. 2. Meneliti pengaruh kebijakan utang pada kinerja keuangan perusahaan, seperti rasio solvabilitas, likuiditas, dan profitabilitas. 3. Menganalisis dampak kebijakan utang pada nilai perusahaan dan bagaimana perusahaan dapat memanfaatkan utang untuk meningkatkan nilai perusahaan secara optimal. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika kebijakan utang perusahaan dan implikasinya terhadap kinerja keuangan dan nilai perusahaan.. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pertumbuhan perusahaan dan arus kas bebas terhadap kebijakan utang, dengan mengendalikan variabel moderasi yaitu profitabilitas.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan perusahaan tidak berpengaruh terhadap kebijakan utang.Arus kas bebas juga tidak berpengaruh terhadap kebijakan utang.Profitabilitas tidak mampu memoderasi hubungan antara pertumbuhan perusahaan dan kebijakan utang.Profitabilitas juga tidak mampu memoderasi hubungan antara arus kas bebas dan kebijakan utang.Penelitian ini menemukan bahwa perusahaan cenderung mengandalkan sumber pendanaan internal, seperti laba ditahan, sehingga mengurangi ketergantungan pada utang eksternal.Perusahaan dengan arus kas bebas yang tinggi biasanya memiliki fleksibilitas keuangan yang lebih besar dan dapat membiayai operasinya tanpa bergantung pada utang.Manajemen lebih memilih untuk mengelola sumber dana internal untuk mendukung pertumbuhan perusahaan.Perusahaan dapat fokus pada strategi yang memanfaatkan laba ditahan dan arus kas bebas secara optimal.Pendekatan ini tidak hanya membantu menjaga stabilitas keuangan, tetapi juga dapat mengurangi risiko yang akan timbul dari ketergantungan pada utang.Dengan mengoptimalkan sumber daya internal, perusahaan dapat mencapai pertumbuhan yang lebih berkelanjutan dan mandiri dalam jangka panjang Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pertumbuhan perusahaan dan arus kas bebas terhadap kebijakan utang, dengan mengendalikan variabel moderasi yaitu profitabilitas. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur di subsektor tekstil dan garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2020 hingga 2023. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria perusahaan yang menerbitkan laporan keuangan berturut-turut dari tahun 2020 hingga 2023. Berdasarkan kriteria tersebut, terpilih 18 perusahaan manufaktur di subsektor tekstil dan garmen, sehingga diperoleh 72 observasi dalam penelitian ini. Teknik analisis yang digunakan adalah metode data panel dengan data diproses menggunakan perangkat lunak... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/d/kebijakan-utang-arus-kas-kontraktor-operasi-aliran-thumb-78458.webp" title="JURIS - The Effect of Company Growth and Free Cash Flow on Debt Policy with Profitability as a Moderating Variable" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/kebijakan-utang-arus-kas-kontraktor-operasi-aliran-thumb-78458.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/kebijakan-utang-arus-kas-kontraktor-operasi-aliran-thumb-78458.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/kebijakan-utang-arus-kas-kontraktor-operasi-aliran-thumb-78458.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Company Growth and Free Cash Flow on Debt Policy with Profitability as a Moderating Variable" alt="JURIS - The Effect of Company Growth and Free Cash Flow on Debt Policy with Profitability as a Moderating Variable" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/kebijakan-utang-arus-kas-kontraktor-operasi-aliran-thumb-67573.webp" title="JURIS - The Effect of Company Growth and Free Cash Flow on Debt Policy with Profitability as a Moderating Variable" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/kebijakan-utang-arus-kas-kontraktor-operasi-aliran-thumb-67573.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/kebijakan-utang-arus-kas-kontraktor-operasi-aliran-thumb-67573.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/kebijakan-utang-arus-kas-kontraktor-operasi-aliran-thumb-67573.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Company Growth and Free Cash Flow on Debt Policy with Profitability as a Moderating Variable" alt="JURIS - The Effect of Company Growth and Free Cash Flow on Debt Policy with Profitability as a Moderating Variable" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/kebijakan-utang-arus-kas-kontraktor-operasi-aliran-thumb-61854.webp" title="JURIS - The Effect of Company Growth and Free Cash Flow on Debt Policy with Profitability as a Moderating Variable" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/kebijakan-utang-arus-kas-kontraktor-operasi-aliran-thumb-61854.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/kebijakan-utang-arus-kas-kontraktor-operasi-aliran-thumb-61854.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/kebijakan-utang-arus-kas-kontraktor-operasi-aliran-thumb-61854.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Company Growth and Free Cash Flow on Debt Policy with Profitability as a Moderating Variable" alt="JURIS - The Effect of Company Growth and Free Cash Flow on Debt Policy with Profitability as a Moderating Variable" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33602-kebijakan-utang-arus-kas-kontraktor-opera" title="JURIS - The Effect of Company Growth and Free Cash Flow on Debt Policy with Profitability as a Moderating Variable" target="_blank">The Effect of Company Growth and Free Cash Flow on Debt Policy with Profitability as a Moderating Variable</a>: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut faktor-faktor lain yang mempengaruhi kebijakan utang perusahaan, seperti preferensi manajemen, karakteristik industri, dan kondisi makroekonomi. 2. Meneliti pengaruh kebijakan utang pada kinerja keuangan perusahaan, seperti rasio solvabilitas, likuiditas, dan profitabilitas. 3. Menganalisis dampak kebijakan utang pada nilai perusahaan dan bagaimana perusahaan dapat memanfaatkan utang untuk meningkatkan nilai perusahaan secara optimal. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika kebijakan utang perusahaan dan implikasinya terhadap kinerja keuangan dan nilai perusahaan..
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pertumbuhan perusahaan dan arus kas bebas terhadap kebijakan utang, dengan mengendalikan variabel moderasi yaitu profitabilitas.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan perusahaan tidak berpengaruh terhadap kebijakan utang.Arus kas bebas juga tidak berpengaruh terhadap kebijakan utang.Profitabilitas tidak mampu memoderasi hubungan antara pertumbuhan perusahaan dan kebijakan utang.Profitabilitas juga tidak mampu memoderasi hubungan antara arus kas bebas dan kebijakan utang.Penelitian ini menemukan bahwa perusahaan cenderung mengandalkan sumber pendanaan internal, seperti laba ditahan, sehingga mengurangi ketergantungan pada utang eksternal.Perusahaan dengan arus kas bebas yang tinggi biasanya memiliki fleksibilitas keuangan yang lebih besar dan dapat membiayai operasinya tanpa bergantung pada utang.Manajemen lebih memilih untuk mengelola sumber dana internal untuk mendukung pertumbuhan perusahaan.Perusahaan dapat fokus pada strategi yang memanfaatkan laba ditahan dan arus kas bebas secara optimal.Pendekatan ini tidak hanya membantu menjaga stabilitas keuangan, tetapi juga dapat mengurangi risiko yang akan timbul dari ketergantungan pada utang.Dengan mengoptimalkan sumber daya internal, perusahaan dapat mencapai pertumbuhan yang lebih berkelanjutan dan mandiri dalam jangka panjang
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pertumbuhan perusahaan dan arus kas bebas terhadap kebijakan utang, dengan mengendalikan variabel moderasi yaitu profitabilitas. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur di subsektor tekstil dan garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2020 hingga 2023. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria perusahaan yang menerbitkan laporan keuangan berturut-turut dari tahun 2020 hingga 2023. Berdasarkan kriteria tersebut, terpilih 18 perusahaan manufaktur di subsektor tekstil dan garmen, sehingga diperoleh 72 observasi dalam penelitian ini. Teknik analisis yang digunakan adalah metode data panel dengan data diproses menggunakan perangkat lunak...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/d/kebijakan-utang-arus-kas-kontraktor-operasi-aliran-thumb-67573.webp" type="image/webp" length="70110" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/kebijakan-utang-arus-kas-kontraktor-operasi-aliran-thumb-78458.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/kebijakan-utang-arus-kas-kontraktor-operasi-aliran-thumb-67573.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/kebijakan-utang-arus-kas-kontraktor-operasi-aliran-thumb-61854.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-540-unpar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5538-sustainability-accounting-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ An Assessment of the Views of Karl Barth and Emil Brunner on Natural Theology and Its Relevance Today ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ An Assessment of the Views of Karl Barth and Emil Brunner on Natural Theology and Its Relevance Today ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ An Assessment of the Views of Karl Barth and Emil Brunner on Natural Theology and Its Relevance Today ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33607-teologi-alam-wahyu-pengetahuan-tuhan-anugerah</link>
	<guid isPermaLink="false">eba330cbc6f8ad9e9101726622d31b2e</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 15:33:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ cobb jr ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cobb,jr]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, serta saran untuk penelitian lanjutan, saya mengusulkan tiga arah penelitian baru. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menyelidiki peran teologi alam dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - An Assessment of the Views of Karl Barth and Emil Brunner on Natural Theology and Its Relevance Today: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, serta saran untuk penelitian lanjutan, saya mengusulkan tiga arah penelitian baru. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menyelidiki peran teologi alam dalam konteks pluralisme agama radikal yang kita alami saat ini. Bagaimana teologi alam dapat digunakan untuk menjembatani perbedaan dan mempromosikan dialog antaragama? Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana teologi alam dapat digunakan dalam evangelisme dan menyaksikan Kristus, terutama dalam konteks postmodern. Bagaimana kita dapat menggunakan teologi alam untuk mencapai mereka yang tidak percaya dan membawa mereka kepada iman? Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki hubungan antara teologi alam dan wahyu khusus, dan bagaimana keduanya dapat saling melengkapi dalam memahami Tuhan. Bagaimana kita dapat menggabungkan wawasan dari teologi alam dengan wahyu khusus untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang Tuhan?. Saya menyimpulkan bahwa kita dapat memulai dengan apa yang diketahui oleh para pencari kita (dalam kategori ini).Paulus di Athena (Kisah Para Rasul 17.) menggunakan apa yang diberikan orang dan melanjutkan untuk berbicara kepada mereka tentang Tuhan terlebih dahulu, kemudian tentang Kristus.pertama, tetapkan fakta tentang keberadaan Tuhan, dan kemudian perkenalkan Kristus.Alam memberikan bukti tentang keberadaan Tuhan, sehingga dari sana kita dapat memulai pengetahuan kita tentang Dia.Itulah mengapa bagi mereka yang tidak ditemukan oleh anugerah, bahwa mereka juga akan percaya kepada Tuhan, bagi mereka yang Tuhan belum menganugerahkan karunia iman, Paulus bersikeras bahwa, bahkan tanpa anugerah menemukannya, tanpa karunia iman, mereka bertanggung jawab atas dosa mereka (dosa tidak percaya), karena, mereka harus tahu melalui apa yang terdiri dari dunia ini, bahwa Tuhan ada (Rom.Jadi, teologi alam penting bagi kita saat ini Tujuan penelitian ini adalah, dengan menyelidiki pandangan Barth dan Brunner tentang teologi alam, untuk menyatakan kembali dan menekankan relevansinya bagi kita saat ini - di seperempat pertama abad ke-21. Hal ini dicapai melalui analisis komparatif - dengan cara ini, penelitian ini mengadopsi metode yang murni objektif serta analisis teologis kritis dan penilaian Alkitab. Secara desain, penelitian ini bersifat naturalistik, yang berarti non-manipulatif. Penelitian ini mempertahankan netralitas dan perhatian terhadap dinamika. Analisisnya bersifat induktif; diberikan setiap kasus orientasi unik, perspektif holistik, dan sensitivitas konteks. Barth menolak bahwa Tuhan dapat diketahui di luar Kristus. Ini berarti dia menentang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/1/teologi-alam-wahyu-pengetahuan-tuhan-anugerah-pera-thumb-a48ea.webp" title="JURIS - An Assessment of the Views of Karl Barth and Emil Brunner on Natural Theology and Its Relevance Today" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/teologi-alam-wahyu-pengetahuan-tuhan-anugerah-pera-thumb-a48ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/teologi-alam-wahyu-pengetahuan-tuhan-anugerah-pera-thumb-a48ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/teologi-alam-wahyu-pengetahuan-tuhan-anugerah-pera-thumb-a48ea.webp 1x" title="JURIS - An Assessment of the Views of Karl Barth and Emil Brunner on Natural Theology and Its Relevance Today" alt="JURIS - An Assessment of the Views of Karl Barth and Emil Brunner on Natural Theology and Its Relevance Today" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/teologi-alam-wahyu-pengetahuan-tuhan-anugerah-pera-thumb-c0d8e.webp" title="JURIS - An Assessment of the Views of Karl Barth and Emil Brunner on Natural Theology and Its Relevance Today" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/teologi-alam-wahyu-pengetahuan-tuhan-anugerah-pera-thumb-c0d8e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/teologi-alam-wahyu-pengetahuan-tuhan-anugerah-pera-thumb-c0d8e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/teologi-alam-wahyu-pengetahuan-tuhan-anugerah-pera-thumb-c0d8e.webp 1x" title="JURIS - An Assessment of the Views of Karl Barth and Emil Brunner on Natural Theology and Its Relevance Today" alt="JURIS - An Assessment of the Views of Karl Barth and Emil Brunner on Natural Theology and Its Relevance Today" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/teologi-alam-wahyu-pengetahuan-tuhan-anugerah-pera-thumb-99126.webp" title="JURIS - An Assessment of the Views of Karl Barth and Emil Brunner on Natural Theology and Its Relevance Today" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/teologi-alam-wahyu-pengetahuan-tuhan-anugerah-pera-thumb-99126.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/teologi-alam-wahyu-pengetahuan-tuhan-anugerah-pera-thumb-99126.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/teologi-alam-wahyu-pengetahuan-tuhan-anugerah-pera-thumb-99126.webp 1x" title="JURIS - An Assessment of the Views of Karl Barth and Emil Brunner on Natural Theology and Its Relevance Today" alt="JURIS - An Assessment of the Views of Karl Barth and Emil Brunner on Natural Theology and Its Relevance Today" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33607-teologi-alam-wahyu-pengetahuan-tuhan-anugerah" title="JURIS - An Assessment of the Views of Karl Barth and Emil Brunner on Natural Theology and Its Relevance Today" target="_blank">An Assessment of the Views of Karl Barth and Emil Brunner on Natural Theology and Its Relevance Today</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, serta saran untuk penelitian lanjutan, saya mengusulkan tiga arah penelitian baru. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menyelidiki peran teologi alam dalam konteks pluralisme agama radikal yang kita alami saat ini. Bagaimana teologi alam dapat digunakan untuk menjembatani perbedaan dan mempromosikan dialog antaragama? Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana teologi alam dapat digunakan dalam evangelisme dan menyaksikan Kristus, terutama dalam konteks postmodern. Bagaimana kita dapat menggunakan teologi alam untuk mencapai mereka yang tidak percaya dan membawa mereka kepada iman? Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki hubungan antara teologi alam dan wahyu khusus, dan bagaimana keduanya dapat saling melengkapi dalam memahami Tuhan. Bagaimana kita dapat menggabungkan wawasan dari teologi alam dengan wahyu khusus untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang Tuhan?.
<br>Saya menyimpulkan bahwa kita dapat memulai dengan apa yang diketahui oleh para pencari kita (dalam kategori ini).Paulus di Athena (Kisah Para Rasul 17.) menggunakan apa yang diberikan orang dan melanjutkan untuk berbicara kepada mereka tentang Tuhan terlebih dahulu, kemudian tentang Kristus.pertama, tetapkan fakta tentang keberadaan Tuhan, dan kemudian perkenalkan Kristus.Alam memberikan bukti tentang keberadaan Tuhan, sehingga dari sana kita dapat memulai pengetahuan kita tentang Dia.Itulah mengapa bagi mereka yang tidak ditemukan oleh anugerah, bahwa mereka juga akan percaya kepada Tuhan, bagi mereka yang Tuhan belum menganugerahkan karunia iman, Paulus bersikeras bahwa, bahkan tanpa anugerah menemukannya, tanpa karunia iman, mereka bertanggung jawab atas dosa mereka (dosa tidak percaya), karena, mereka harus tahu melalui apa yang terdiri dari dunia ini, bahwa Tuhan ada (Rom.Jadi, teologi alam penting bagi kita saat ini
<br>Tujuan penelitian ini adalah, dengan menyelidiki pandangan Barth dan Brunner tentang teologi alam, untuk menyatakan kembali dan menekankan relevansinya bagi kita saat ini - di seperempat pertama abad ke-21. Hal ini dicapai melalui analisis komparatif - dengan cara ini, penelitian ini mengadopsi metode yang murni objektif serta analisis teologis kritis dan penilaian Alkitab. Secara desain, penelitian ini bersifat naturalistik, yang berarti non-manipulatif. Penelitian ini mempertahankan netralitas dan perhatian terhadap dinamika. Analisisnya bersifat induktif; diberikan setiap kasus orientasi unik, perspektif holistik, dan sensitivitas konteks. Barth menolak bahwa Tuhan dapat diketahui di luar Kristus. Ini berarti dia menentang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/1/teologi-alam-wahyu-pengetahuan-tuhan-anugerah-pera-thumb-99126.webp" type="image/webp" length="71050" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/teologi-alam-wahyu-pengetahuan-tuhan-anugerah-pera-thumb-a48ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/teologi-alam-wahyu-pengetahuan-tuhan-anugerah-pera-thumb-c0d8e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/teologi-alam-wahyu-pengetahuan-tuhan-anugerah-pera-thumb-99126.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4830-widyaagape.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14789-quaerens-journal-theology-christianity-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Comparative Analysis of Theoretical Models for Digital Forensic Readiness DFR in Nigerian Banking ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Comparative Analysis of Theoretical Models for Digital Forensic Readiness DFR in Nigerian Banking ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Comparative Analysis of Theoretical Models for Digital Forensic Readiness DFR in Nigerian Banking ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33610-digital-forensic-readiness-evidence-preser</link>
	<guid isPermaLink="false">0111d63ed2af7130ee11451465b83af5</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 15:28:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ free counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,counter,free,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Further research should focus on empirically testing the proposed DFR frameworkAos effectiveness across Nigerian banks to determine its real-world impact and identify areas for improvement. Additionally, studies could investigate the specific training ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Comparative Analysis of Theoretical Models for Digital Forensic Readiness (DFR) in Nigerian Banking: Further research should focus on empirically testing the proposed DFR frameworkAos effectiveness across Nigerian banks to determine its real-world impact and identify areas for improvement. Additionally, studies could investigate the specific training needs of Nigerian banking personnel regarding digital forensics and evidence handling, leading to the development of targeted training programs. Finally, exploring the integration of artificial intelligence and machine learning techniques into the DFR framework could enhance fraud detection capabilities and automate evidence analysis, ultimately strengthening the resilience of the Nigerian banking sector against evolving cyber threats. These investigations will require collaboration between academic institutions, regulatory bodies, and banking professionals to ensure relevance and practical applicability, contributing to a more secure and trustworthy financial ecosystem for Nigeria.. Cyber fraud poses a severe threat to Nigerian banksAo profitability and reputation.This paper surveyed major forensic readiness models Ae LocardAos Exchange Principle, the Diamond Intrusion Model, and the Risk Management Framework Ae and analyzed their applicability to the banking sector.The proposed DFR framework is designed to leverage existing strengths while filling gaps in policy and compliance.Overall, a robust DFR posture will help Nigerian banks detect fraud earlier, conduct swifter investigations, and support legal action when needed, thereby strengthening trust in the financial system The increasing shift to digital banking in Nigeria has accelerated cyber fraud losses, prompting banks to adopt proactive forensic readiness measures. Recent industry reports show that Nigerian banks lost more than N300 billion ($833 million) in a single quarter of 2023, a 534% increase year-on-year. Digital Forensic Readiness (DFR) is a proactive cybersecurity strategy that ensures digital evidence is preserved and ready for analysis before a breach occurs. This paper reviews leading forensic readiness models, including LocardAos Exchange Principle, the Diamond... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/e/digital-forensic-readiness-evidence-preservation-c-thumb-9e2fe.webp" title="JURIS - Comparative Analysis of Theoretical Models for Digital Forensic Readiness (DFR) in Nigerian Banking" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/digital-forensic-readiness-evidence-preservation-c-thumb-9e2fe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/digital-forensic-readiness-evidence-preservation-c-thumb-9e2fe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/digital-forensic-readiness-evidence-preservation-c-thumb-9e2fe.webp 1x" title="JURIS - Comparative Analysis of Theoretical Models for Digital Forensic Readiness (DFR) in Nigerian Banking" alt="JURIS - Comparative Analysis of Theoretical Models for Digital Forensic Readiness (DFR) in Nigerian Banking" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/e/digital-forensic-readiness-evidence-preservation-c-thumb-ebd4e.webp" title="JURIS - Comparative Analysis of Theoretical Models for Digital Forensic Readiness (DFR) in Nigerian Banking" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/digital-forensic-readiness-evidence-preservation-c-thumb-ebd4e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/digital-forensic-readiness-evidence-preservation-c-thumb-ebd4e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/digital-forensic-readiness-evidence-preservation-c-thumb-ebd4e.webp 1x" title="JURIS - Comparative Analysis of Theoretical Models for Digital Forensic Readiness (DFR) in Nigerian Banking" alt="JURIS - Comparative Analysis of Theoretical Models for Digital Forensic Readiness (DFR) in Nigerian Banking" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/e/digital-forensic-readiness-evidence-preservation-c-thumb-f00a0.webp" title="JURIS - Comparative Analysis of Theoretical Models for Digital Forensic Readiness (DFR) in Nigerian Banking" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/digital-forensic-readiness-evidence-preservation-c-thumb-f00a0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/digital-forensic-readiness-evidence-preservation-c-thumb-f00a0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/digital-forensic-readiness-evidence-preservation-c-thumb-f00a0.webp 1x" title="JURIS - Comparative Analysis of Theoretical Models for Digital Forensic Readiness (DFR) in Nigerian Banking" alt="JURIS - Comparative Analysis of Theoretical Models for Digital Forensic Readiness (DFR) in Nigerian Banking" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33610-digital-forensic-readiness-evidence-preser" title="JURIS - Comparative Analysis of Theoretical Models for Digital Forensic Readiness (DFR) in Nigerian Banking" target="_blank">Comparative Analysis of Theoretical Models for Digital Forensic Readiness (DFR) in Nigerian Banking</a>: Further research should focus on empirically testing the proposed DFR frameworkAos effectiveness across Nigerian banks to determine its real-world impact and identify areas for improvement. Additionally, studies could investigate the specific training needs of Nigerian banking personnel regarding digital forensics and evidence handling, leading to the development of targeted training programs. Finally, exploring the integration of artificial intelligence and machine learning techniques into the DFR framework could enhance fraud detection capabilities and automate evidence analysis, ultimately strengthening the resilience of the Nigerian banking sector against evolving cyber threats. These investigations will require collaboration between academic institutions, regulatory bodies, and banking professionals to ensure relevance and practical applicability, contributing to a more secure and trustworthy financial ecosystem for Nigeria..
<br>Cyber fraud poses a severe threat to Nigerian banksAo profitability and reputation.This paper surveyed major forensic readiness models Ae LocardAos Exchange Principle, the Diamond Intrusion Model, and the Risk Management Framework Ae and analyzed their applicability to the banking sector.The proposed DFR framework is designed to leverage existing strengths while filling gaps in policy and compliance.Overall, a robust DFR posture will help Nigerian banks detect fraud earlier, conduct swifter investigations, and support legal action when needed, thereby strengthening trust in the financial system
<br>The increasing shift to digital banking in Nigeria has accelerated cyber fraud losses, prompting banks to adopt proactive forensic readiness measures. Recent industry reports show that Nigerian banks lost more than N300 billion ($833 million) in a single quarter of 2023, a 534% increase year-on-year. Digital Forensic Readiness (DFR) is a proactive cybersecurity strategy that ensures digital evidence is preserved and ready for analysis before a breach occurs. This paper reviews leading forensic readiness models, including LocardAos Exchange Principle, the Diamond...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/e/digital-forensic-readiness-evidence-preservation-c-thumb-ebd4e.webp" type="image/webp" length="79534" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/digital-forensic-readiness-evidence-preservation-c-thumb-9e2fe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/digital-forensic-readiness-evidence-preservation-c-thumb-ebd4e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/digital-forensic-readiness-evidence-preservation-c-thumb-f00a0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-700-yasin-alsys.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1635-african-multidisciplinary-journal-sciences-artificial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Optimization of MSMEs Revenue The Key Role of Internal Control Accounting Records and Sustainability Performance in the Digital Era ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimization of MSMEs Revenue The Key Role of Internal Control Accounting Records and Sustainability Performance in the Digital Era ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimization of MSMEs Revenue The Key Role of Internal Control Accounting Records and Sustainability Performance in the Digital Era ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33606-store-bisnis-umkm-pendampingan-laporan-keuang</link>
	<guid isPermaLink="false">19a6e9e4c521140b7f0792351b95a611</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 15:28:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ real estate ]]></category>
	<category><![CDATA[ imanuel lyo ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur aisah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aisah,estate,imanuel,lyo,nur,real]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas penerapan pengendalian internal di berbagai jenis UMKM di daerah pedesaan dibandingkan dengan perkotaan, untuk melihat bagaimana konteks geografis dan akses terhadap edukasi keuangan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Optimization of MSMEs Revenue: The Key Role of Internal Control, Accounting Records, and Sustainability Performance in the Digital Era: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas penerapan pengendalian internal di berbagai jenis UMKM di daerah pedesaan dibandingkan dengan perkotaan, untuk melihat bagaimana konteks geografis dan akses terhadap edukasi keuangan memengaruhi penerapannya. Kedua, penelitian bisa dikembangkan untuk menguji dampak integrasi sistem pencatatan akuntansi berbasis digital sederhana terhadap akurasi pelaporan keuangan dan kemampuan akses pendanaan di UMKM yang belum memiliki pembukuan terstruktur. Ketiga, perlu ada kajian mendalam tentang strategi segmentasi media sosial berdasarkan usia dan preferensi platform digital masyarakat, untuk mengevaluasi efisiensi promosi produk yang berbeda dalam satu usaha, terutama pada UMKM yang menjual beragam jenis barang. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan gambaran lebih komprehensif tentang transformasi digital dan manajemen bisnis UMKM di era modern. Dengan memahami faktor-faktor lokal dan perilaku konsumen, intervensi kebijakan dan pelatihan usaha dapat dirancang lebih tepat sasaran. Pendekatan ini juga bisa mengungkap hambatan non-teknis seperti literasi digital dan keterbatasan sumber daya manusia. Hasilnya akan membantu pengembangan model pendampingan UMKM yang adaptif dan berkelanjutan. Studi semacam ini penting untuk memastikan bahwa kemajuan teknologi benar-benar dimanfaatkan secara merata. Temuan dari penelitian lanjutan dapat menjadi dasar perumusan program pelatihan berbasis komunitas. Dengan begitu, UMKM tidak hanya survive, tetapi juga mampu berkembang dan berdaya saing di pasar digital.. JB Photocopy belum menerapkan pengendalian internal, pencatatan akuntansi, dan pemanfaatan media sosial secara optimal, yang dapat mengganggu siklus pendapatan usaha.Penerapan pengendalian internal yang baik, pencatatan akuntansi yang memadai, serta promosi melalui media sosial secara merata dapat meningkatkan kinerja dan pendapatan UMKM.Selain itu, penerapan penuh prinsip 5S dalam kinerja keberlanjutan diperlukan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan reputasi bisnis yang ramah lingkungan Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, terdapat sekitar 65 juta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia. Kota Palangka Raya merupakan salah satu kota di Kalimantan Tengah yang masyarakatnya sebagian besar menggantungkan pendapatan dari UMKM. Salah satunya adalah JB Photocopy yang menjual bunga hias, mainan anak, dan perlengkapan fashion wanita. Dalam menjalankan usahanya, JB Photocopy mengalami beberapa hambatan, yaitu persaingan pasar, penerapan pengendalian internal, belum menerapkan sistem pencatatan akuntansi, serta kinerja keberlanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/2/store-bisnis-umkm-pendampingan-laporan-keuangan-in-thumb-6a0a4.webp" title="JURIS - Optimization of MSMEs Revenue: The Key Role of Internal Control, Accounting Records, and Sustainability Performance in the Digital Era" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/store-bisnis-umkm-pendampingan-laporan-keuangan-in-thumb-6a0a4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/store-bisnis-umkm-pendampingan-laporan-keuangan-in-thumb-6a0a4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/store-bisnis-umkm-pendampingan-laporan-keuangan-in-thumb-6a0a4.webp 1x" title="JURIS - Optimization of MSMEs Revenue: The Key Role of Internal Control, Accounting Records, and Sustainability Performance in the Digital Era" alt="JURIS - Optimization of MSMEs Revenue: The Key Role of Internal Control, Accounting Records, and Sustainability Performance in the Digital Era" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/store-bisnis-umkm-pendampingan-laporan-keuangan-in-thumb-46d92.webp" title="JURIS - Optimization of MSMEs Revenue: The Key Role of Internal Control, Accounting Records, and Sustainability Performance in the Digital Era" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/store-bisnis-umkm-pendampingan-laporan-keuangan-in-thumb-46d92.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/store-bisnis-umkm-pendampingan-laporan-keuangan-in-thumb-46d92.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/store-bisnis-umkm-pendampingan-laporan-keuangan-in-thumb-46d92.webp 1x" title="JURIS - Optimization of MSMEs Revenue: The Key Role of Internal Control, Accounting Records, and Sustainability Performance in the Digital Era" alt="JURIS - Optimization of MSMEs Revenue: The Key Role of Internal Control, Accounting Records, and Sustainability Performance in the Digital Era" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/store-bisnis-umkm-pendampingan-laporan-keuangan-in-thumb-e40a2.webp" title="JURIS - Optimization of MSMEs Revenue: The Key Role of Internal Control, Accounting Records, and Sustainability Performance in the Digital Era" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/store-bisnis-umkm-pendampingan-laporan-keuangan-in-thumb-e40a2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/store-bisnis-umkm-pendampingan-laporan-keuangan-in-thumb-e40a2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/store-bisnis-umkm-pendampingan-laporan-keuangan-in-thumb-e40a2.webp 1x" title="JURIS - Optimization of MSMEs Revenue: The Key Role of Internal Control, Accounting Records, and Sustainability Performance in the Digital Era" alt="JURIS - Optimization of MSMEs Revenue: The Key Role of Internal Control, Accounting Records, and Sustainability Performance in the Digital Era" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33606-store-bisnis-umkm-pendampingan-laporan-keuang" title="JURIS - Optimization of MSMEs Revenue: The Key Role of Internal Control, Accounting Records, and Sustainability Performance in the Digital Era" target="_blank">Optimization of MSMEs Revenue: The Key Role of Internal Control, Accounting Records, and Sustainability Performance in the Digital Era</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas penerapan pengendalian internal di berbagai jenis UMKM di daerah pedesaan dibandingkan dengan perkotaan, untuk melihat bagaimana konteks geografis dan akses terhadap edukasi keuangan memengaruhi penerapannya. Kedua, penelitian bisa dikembangkan untuk menguji dampak integrasi sistem pencatatan akuntansi berbasis digital sederhana terhadap akurasi pelaporan keuangan dan kemampuan akses pendanaan di UMKM yang belum memiliki pembukuan terstruktur. Ketiga, perlu ada kajian mendalam tentang strategi segmentasi media sosial berdasarkan usia dan preferensi platform digital masyarakat, untuk mengevaluasi efisiensi promosi produk yang berbeda dalam satu usaha, terutama pada UMKM yang menjual beragam jenis barang. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan gambaran lebih komprehensif tentang transformasi digital dan manajemen bisnis UMKM di era modern. Dengan memahami faktor-faktor lokal dan perilaku konsumen, intervensi kebijakan dan pelatihan usaha dapat dirancang lebih tepat sasaran. Pendekatan ini juga bisa mengungkap hambatan non-teknis seperti literasi digital dan keterbatasan sumber daya manusia. Hasilnya akan membantu pengembangan model pendampingan UMKM yang adaptif dan berkelanjutan. Studi semacam ini penting untuk memastikan bahwa kemajuan teknologi benar-benar dimanfaatkan secara merata. Temuan dari penelitian lanjutan dapat menjadi dasar perumusan program pelatihan berbasis komunitas. Dengan begitu, UMKM tidak hanya survive, tetapi juga mampu berkembang dan berdaya saing di pasar digital..
<br>JB Photocopy belum menerapkan pengendalian internal, pencatatan akuntansi, dan pemanfaatan media sosial secara optimal, yang dapat mengganggu siklus pendapatan usaha.Penerapan pengendalian internal yang baik, pencatatan akuntansi yang memadai, serta promosi melalui media sosial secara merata dapat meningkatkan kinerja dan pendapatan UMKM.Selain itu, penerapan penuh prinsip 5S dalam kinerja keberlanjutan diperlukan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan reputasi bisnis yang ramah lingkungan
<br>Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, terdapat sekitar 65 juta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia. Kota Palangka Raya merupakan salah satu kota di Kalimantan Tengah yang masyarakatnya sebagian besar menggantungkan pendapatan dari UMKM. Salah satunya adalah JB Photocopy yang menjual bunga hias, mainan anak, dan perlengkapan fashion wanita. Dalam menjalankan usahanya, JB Photocopy mengalami beberapa hambatan, yaitu persaingan pasar, penerapan pengendalian internal, belum menerapkan sistem pencatatan akuntansi, serta kinerja keberlanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/2/store-bisnis-umkm-pendampingan-laporan-keuangan-in-thumb-e40a2.webp" type="image/webp" length="106272" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/store-bisnis-umkm-pendampingan-laporan-keuangan-in-thumb-6a0a4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/store-bisnis-umkm-pendampingan-laporan-keuangan-in-thumb-46d92.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/store-bisnis-umkm-pendampingan-laporan-keuangan-in-thumb-e40a2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-540-unpar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5538-sustainability-accounting-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Spreading the Understanding of Womens Identity Within the Meto Culture Through the Christian Education Space Using the Contextual Teaching and Learning Model ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Spreading the Understanding of Womens Identity Within the Meto Culture Through the Christian Education Space Using the Contextual Teaching and Learning Model ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Spreading the Understanding of Womens Identity Within the Meto Culture Through the Christian Education Space Using the Contextual Teaching and Learning Model ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33604-meto-culture-women-identity-christian-education</link>
	<guid isPermaLink="false">65dedc7b367b0491e8fa65fd468c9967</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 15:17:20 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ cobb jr ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[cobb,jr]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Further research should explore the practical implementation of the Contextual Teaching and Learning model in Meto communities, specifically examining its effectiveness in challenging patriarchal norms and empowering women. Additionally, a comparative ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Spreading the Understanding of Women's Identity Within the Meto Culture Through the Christian Education Space Using the Contextual Teaching and Learning Model: Further research should explore the practical implementation of the Contextual Teaching and Learning model in Meto communities, specifically examining its effectiveness in challenging patriarchal norms and empowering women. Additionally, a comparative study could investigate how similar cultural contexts in other regions address gender inequality through indigenous knowledge and Christian education. Finally, research is needed to understand the long-term impact of this educational approach on women's leadership roles and participation in decision-making processes within both the church and broader society. These studies should involve direct engagement with Meto women to ensure their voices and experiences are central to the research process, fostering a collaborative approach to addressing the complex challenges they face. The goal is to develop culturally relevant and sustainable strategies for promoting gender equality and empowering women to fully realize their potential within their communities and beyond, building upon the foundation laid by this research and contributing to a more just and equitable future for all.. The paper concludes that Christian education is a crucial space for fostering a new understanding of women's identity within the Meto culture.This understanding, rooted in local wisdom and informed by biblical principles, can empower women to navigate patriarchal structures and global capitalism.Utilizing the Contextual Teaching and Learning model, educators can effectively instill values of uniqueness, relationality, collectivity, and cosmic connection, ultimately strengthening women's capacity and promoting positive change within the community Women in Meto culture have a uniqueness that can only be understood if they understand the construction of Meto culture. In general, many people always associate women's issues with patriarchal culture whose assumptions are oppressive and unfair to women. Women are often seen as marginalized. This paper aims to build a new understanding of women's identity in Meto culture that is more positive in patriarchal culture. There are discussions of women's identity in the Meto culture and its approach through Christian education. This positive... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/4/meto-culture-womens-identity-christian-education-c-thumb-c68eb.webp" title="JURIS - Spreading the Understanding of Women&#039;s Identity Within the Meto Culture Through the Christian Education Space Using the Contextual Teaching and Learning Model" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/meto-culture-womens-identity-christian-education-c-thumb-c68eb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/meto-culture-womens-identity-christian-education-c-thumb-c68eb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/meto-culture-womens-identity-christian-education-c-thumb-c68eb.webp 1x" title="JURIS - Spreading the Understanding of Women&#039;s Identity Within the Meto Culture Through the Christian Education Space Using the Contextual Teaching and Learning Model" alt="JURIS - Spreading the Understanding of Women&#039;s Identity Within the Meto Culture Through the Christian Education Space Using the Contextual Teaching and Learning Model" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/4/meto-culture-womens-identity-christian-education-c-thumb-ad536.webp" title="JURIS - Spreading the Understanding of Women&#039;s Identity Within the Meto Culture Through the Christian Education Space Using the Contextual Teaching and Learning Model" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/meto-culture-womens-identity-christian-education-c-thumb-ad536.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/meto-culture-womens-identity-christian-education-c-thumb-ad536.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/meto-culture-womens-identity-christian-education-c-thumb-ad536.webp 1x" title="JURIS - Spreading the Understanding of Women&#039;s Identity Within the Meto Culture Through the Christian Education Space Using the Contextual Teaching and Learning Model" alt="JURIS - Spreading the Understanding of Women&#039;s Identity Within the Meto Culture Through the Christian Education Space Using the Contextual Teaching and Learning Model" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/4/meto-culture-womens-identity-christian-education-c-thumb-e512c.webp" title="JURIS - Spreading the Understanding of Women&#039;s Identity Within the Meto Culture Through the Christian Education Space Using the Contextual Teaching and Learning Model" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/meto-culture-womens-identity-christian-education-c-thumb-e512c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/meto-culture-womens-identity-christian-education-c-thumb-e512c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/meto-culture-womens-identity-christian-education-c-thumb-e512c.webp 1x" title="JURIS - Spreading the Understanding of Women&#039;s Identity Within the Meto Culture Through the Christian Education Space Using the Contextual Teaching and Learning Model" alt="JURIS - Spreading the Understanding of Women&#039;s Identity Within the Meto Culture Through the Christian Education Space Using the Contextual Teaching and Learning Model" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33604-meto-culture-women-identity-christian-education" title="JURIS - Spreading the Understanding of Women&#039;s Identity Within the Meto Culture Through the Christian Education Space Using the Contextual Teaching and Learning Model" target="_blank">Spreading the Understanding of Women's Identity Within the Meto Culture Through the Christian Education Space Using the Contextual Teaching and Learning Model</a>: Further research should explore the practical implementation of the Contextual Teaching and Learning model in Meto communities, specifically examining its effectiveness in challenging patriarchal norms and empowering women. Additionally, a comparative study could investigate how similar cultural contexts in other regions address gender inequality through indigenous knowledge and Christian education. Finally, research is needed to understand the long-term impact of this educational approach on women's leadership roles and participation in decision-making processes within both the church and broader society. These studies should involve direct engagement with Meto women to ensure their voices and experiences are central to the research process, fostering a collaborative approach to addressing the complex challenges they face. The goal is to develop culturally relevant and sustainable strategies for promoting gender equality and empowering women to fully realize their potential within their communities and beyond, building upon the foundation laid by this research and contributing to a more just and equitable future for all..
<br>The paper concludes that Christian education is a crucial space for fostering a new understanding of women's identity within the Meto culture.This understanding, rooted in local wisdom and informed by biblical principles, can empower women to navigate patriarchal structures and global capitalism.Utilizing the Contextual Teaching and Learning model, educators can effectively instill values of uniqueness, relationality, collectivity, and cosmic connection, ultimately strengthening women's capacity and promoting positive change within the community
<br>Women in Meto culture have a uniqueness that can only be understood if they understand the construction of Meto culture. In general, many people always associate women's issues with patriarchal culture whose assumptions are oppressive and unfair to women. Women are often seen as marginalized. This paper aims to build a new understanding of women's identity in Meto culture that is more positive in patriarchal culture. There are discussions of women's identity in the Meto culture and its approach through Christian education. This positive...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/4/meto-culture-womens-identity-christian-education-c-thumb-c68eb.webp" type="image/webp" length="61794" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/meto-culture-womens-identity-christian-education-c-thumb-c68eb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/meto-culture-womens-identity-christian-education-c-thumb-ad536.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/meto-culture-womens-identity-christian-education-c-thumb-e512c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4830-widyaagape.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14789-quaerens-journal-theology-christianity-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Taarudh Mafsadatain dalam Tinjauan Tasawuf Pemikiran Abdul Wahab al Syarani Tentang Mujahadat al Nafs ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Taarudh Mafsadatain dalam Tinjauan Tasawuf Pemikiran Abdul Wahab al Syarani Tentang Mujahadat al Nafs ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Taarudh Mafsadatain dalam Tinjauan Tasawuf Pemikiran Abdul Wahab al Syarani Tentang Mujahadat al Nafs ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33623-al-shaaorani-tinjauan-tasawuf-haraj-mujahadat</link>
	<guid isPermaLink="false">712c429da32e1200fa20965613e2333a</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 15:12:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ ainul yaqin ]]></category>
	<category><![CDATA[ fathur rozi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ainul,content,fathur,main,rozi,yaqin]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang dilakukan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Melakukan studi komparatif antara praktik mujahadat al-nafs dalam tasawuf dengan praktik-praktik serupa dalam agama-agama ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Ta'arudh Mafsadatain dalam Tinjauan Tasawuf: Pemikiran Abdul Wahab al-Sya'rani Tentang Mujahadat al-Nafs: Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang dilakukan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Melakukan studi komparatif antara praktik mujahadat al-nafs dalam tasawuf dengan praktik-praktik serupa dalam agama-agama lain, seperti Hindu, untuk memahami perbedaan dan kesamaan pendekatan spiritual dalam mengendalikan nafsu.2. Menganalisis lebih mendalam tentang konsep taAoarudh al-mafsadatain dalam tasawuf dan bagaimana penerapannya dalam praktik mujahadat al-nafs, serta bagaimana hal ini dapat diterapkan dalam konteks modern untuk mencapai keseimbangan antara kebutuhan fisik dan spiritual.3. Menjelajahi lebih lanjut tentang peran dan pengaruh nafsu dalam perjalanan spiritual Sufi, dan bagaimana praktik mujahadat al-nafs dapat membantu dalam mengendalikan dan mengarahkan nafsu untuk mencapai tujuan spiritual yang lebih tinggi.Dengan melakukan penelitian lanjutan ini, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang praktik mujahadat al-nafs dalam tasawuf, serta kontribusinya dalam pengembangan spiritualitas dan keseimbangan antara kebutuhan fisik dan spiritual.. Di antara bentuk pengupayaan Sufi untuk meraih s}idq al-tawajjuh adalah dengan mengendalikan gerak bebas nafsu, atau melakukan praktik muja>hadat al-nafs.Metode pelaksanaannya sangat bervariasi menyesuaikan dengan orientasi nafsu.Artinya, segala sesuatu yang disenangi oleh ketertarikan nafsu, harus ditinggalkan bahkan hal-hal yang seharusnya dibutuhkan oleh tubuh-jasmani pada umumnya, seperti makan, tidur dan berbicara.Namun, ketika digiring menuju ranah tinjauan fikih, praktik ini dinilai problematis sebab mengandung h}araj (kesulitan atau bahaya).Dalam prinsip hukum Islam, h}araj merupakan satu hal pokok yang harus dihindari, atau bahkan dihilangkan jika memungkinkan.Karena itu, tidak berlebihan kiranya, penelitian-penelitian hingga saat ini menyebutkan bahwa apa yang dilakukan oleh Sufi berupa praktik muja>hadat al-nafs dianggap menabrak regulasi yang telah ditetapkan oleh syariat.Sebagai hasil dari penelitian, tulisan ini mengusung analisis Al-ShaAorani bahwa para Sufi, dalam pelaksanaan muja>hadat al-nafs tidak pernah benar-benar membahayakan tubuhnya sebab dalam keadaan id}t}ira>r atau mendesak, akan tetap berlaku sebagai batas berhentinya praktik mujahadah tersebut.Selain itu, bagi kalangan Sufi praktik mujahadah merupakan realisasi dari pertimbangan dengan memilih akhaff al-mafsadatain (mafsadah teringan), mengikuti kaedah taAoa>rud} al-mafsatadain (bertentangannya dua mafsadah).Dalam hal ini, konsekuensi menerima mafsadah/kerusakan berupa rasa sakit secara jasmani tidak sebanding dengan mafsadah ruhani yang berupa kelalaian dalam bermusyahadah kepada Tujuan Hakiki.Oleh karenanya, perspektif Al-ShaAorani menilai bahwa praktik mujahadah yang dilakukan oleh para salik dianggap sah-sah saja sebab mereka sekedar memilih mafsadah yang bersangkutan dengan badannya daripada mafsadah yang mengganggu perjalanan suluknya.Di samping itu, bagi kalangan para Sufi kesempurnaan dalam beribadah, yang termasuk konsistensi dalam bermusyahadah merupakan hal yang dianggap perkara wajib Artikel ini membahas perilaku Sufi dalam mujahadat al-nafs, yang merupakan salah satu mediator untuk mencapai shidq al-tawajjuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik mujahadah dalam tinjauan tasawuf dalam perspektif AoAbd Al-Wahha>b Al-ShaAora>ni>. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik mujahadah yang dilakukan seorang Sufi tidak bertentangan dengan garis-garis syariAoat. Alasannya, apabila sampai pada batas id}t}ira>r (keadaan mendesak), pelakunya akan menghentikan praktik mujahadat al-nafs dan tidak sampai menimbulkan sesuatu yang dapat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/b/al-shaaorani-tinjauan-tasawuf-haraj-mujahadat-al-n-thumb-64951.webp" title="JURIS - Ta&#039;arudh Mafsadatain dalam Tinjauan Tasawuf: Pemikiran Abdul Wahab al-Sya&#039;rani Tentang Mujahadat al-Nafs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/al-shaaorani-tinjauan-tasawuf-haraj-mujahadat-al-n-thumb-64951.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/al-shaaorani-tinjauan-tasawuf-haraj-mujahadat-al-n-thumb-64951.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/al-shaaorani-tinjauan-tasawuf-haraj-mujahadat-al-n-thumb-64951.webp 1x" title="JURIS - Ta&#039;arudh Mafsadatain dalam Tinjauan Tasawuf: Pemikiran Abdul Wahab al-Sya&#039;rani Tentang Mujahadat al-Nafs" alt="JURIS - Ta&#039;arudh Mafsadatain dalam Tinjauan Tasawuf: Pemikiran Abdul Wahab al-Sya&#039;rani Tentang Mujahadat al-Nafs" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/b/al-shaaorani-tinjauan-tasawuf-haraj-mujahadat-al-n-thumb-c4210.webp" title="JURIS - Ta&#039;arudh Mafsadatain dalam Tinjauan Tasawuf: Pemikiran Abdul Wahab al-Sya&#039;rani Tentang Mujahadat al-Nafs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/al-shaaorani-tinjauan-tasawuf-haraj-mujahadat-al-n-thumb-c4210.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/al-shaaorani-tinjauan-tasawuf-haraj-mujahadat-al-n-thumb-c4210.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/al-shaaorani-tinjauan-tasawuf-haraj-mujahadat-al-n-thumb-c4210.webp 1x" title="JURIS - Ta&#039;arudh Mafsadatain dalam Tinjauan Tasawuf: Pemikiran Abdul Wahab al-Sya&#039;rani Tentang Mujahadat al-Nafs" alt="JURIS - Ta&#039;arudh Mafsadatain dalam Tinjauan Tasawuf: Pemikiran Abdul Wahab al-Sya&#039;rani Tentang Mujahadat al-Nafs" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/b/al-shaaorani-tinjauan-tasawuf-haraj-mujahadat-al-n-thumb-4676c.webp" title="JURIS - Ta&#039;arudh Mafsadatain dalam Tinjauan Tasawuf: Pemikiran Abdul Wahab al-Sya&#039;rani Tentang Mujahadat al-Nafs" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/b/al-shaaorani-tinjauan-tasawuf-haraj-mujahadat-al-n-thumb-4676c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/b/al-shaaorani-tinjauan-tasawuf-haraj-mujahadat-al-n-thumb-4676c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/b/al-shaaorani-tinjauan-tasawuf-haraj-mujahadat-al-n-thumb-4676c.webp 1x" title="JURIS - Ta&#039;arudh Mafsadatain dalam Tinjauan Tasawuf: Pemikiran Abdul Wahab al-Sya&#039;rani Tentang Mujahadat al-Nafs" alt="JURIS - Ta&#039;arudh Mafsadatain dalam Tinjauan Tasawuf: Pemikiran Abdul Wahab al-Sya&#039;rani Tentang Mujahadat al-Nafs" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33623-al-shaaorani-tinjauan-tasawuf-haraj-mujahadat" title="JURIS - Ta&#039;arudh Mafsadatain dalam Tinjauan Tasawuf: Pemikiran Abdul Wahab al-Sya&#039;rani Tentang Mujahadat al-Nafs" target="_blank">Ta'arudh Mafsadatain dalam Tinjauan Tasawuf: Pemikiran Abdul Wahab al-Sya'rani Tentang Mujahadat al-Nafs</a>: Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang dilakukan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Melakukan studi komparatif antara praktik mujahadat al-nafs dalam tasawuf dengan praktik-praktik serupa dalam agama-agama lain, seperti Hindu, untuk memahami perbedaan dan kesamaan pendekatan spiritual dalam mengendalikan nafsu.2. Menganalisis lebih mendalam tentang konsep taAoarudh al-mafsadatain dalam tasawuf dan bagaimana penerapannya dalam praktik mujahadat al-nafs, serta bagaimana hal ini dapat diterapkan dalam konteks modern untuk mencapai keseimbangan antara kebutuhan fisik dan spiritual.3. Menjelajahi lebih lanjut tentang peran dan pengaruh nafsu dalam perjalanan spiritual Sufi, dan bagaimana praktik mujahadat al-nafs dapat membantu dalam mengendalikan dan mengarahkan nafsu untuk mencapai tujuan spiritual yang lebih tinggi.Dengan melakukan penelitian lanjutan ini, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang praktik mujahadat al-nafs dalam tasawuf, serta kontribusinya dalam pengembangan spiritualitas dan keseimbangan antara kebutuhan fisik dan spiritual..
<br>Di antara bentuk pengupayaan Sufi untuk meraih s}idq al-tawajjuh adalah dengan mengendalikan gerak bebas nafsu, atau melakukan praktik muja>hadat al-nafs.Metode pelaksanaannya sangat bervariasi menyesuaikan dengan orientasi nafsu.Artinya, segala sesuatu yang disenangi oleh ketertarikan nafsu, harus ditinggalkan bahkan hal-hal yang seharusnya dibutuhkan oleh tubuh-jasmani pada umumnya, seperti makan, tidur dan berbicara.Namun, ketika digiring menuju ranah tinjauan fikih, praktik ini dinilai problematis sebab mengandung h}araj (kesulitan atau bahaya).Dalam prinsip hukum Islam, h}araj merupakan satu hal pokok yang harus dihindari, atau bahkan dihilangkan jika memungkinkan.Karena itu, tidak berlebihan kiranya, penelitian-penelitian hingga saat ini menyebutkan bahwa apa yang dilakukan oleh Sufi berupa praktik muja>hadat al-nafs dianggap menabrak regulasi yang telah ditetapkan oleh syariat.Sebagai hasil dari penelitian, tulisan ini mengusung analisis Al-ShaAorani bahwa para Sufi, dalam pelaksanaan muja>hadat al-nafs tidak pernah benar-benar membahayakan tubuhnya sebab dalam keadaan id}t}ira>r atau mendesak, akan tetap berlaku sebagai batas berhentinya praktik mujahadah tersebut.Selain itu, bagi kalangan Sufi praktik mujahadah merupakan realisasi dari pertimbangan dengan memilih akhaff al-mafsadatain (mafsadah teringan), mengikuti kaedah taAoa>rud} al-mafsatadain (bertentangannya dua mafsadah).Dalam hal ini, konsekuensi menerima mafsadah/kerusakan berupa rasa sakit secara jasmani tidak sebanding dengan mafsadah ruhani yang berupa kelalaian dalam bermusyahadah kepada Tujuan Hakiki.Oleh karenanya, perspektif Al-ShaAorani menilai bahwa praktik mujahadah yang dilakukan oleh para salik dianggap sah-sah saja sebab mereka sekedar memilih mafsadah yang bersangkutan dengan badannya daripada mafsadah yang mengganggu perjalanan suluknya.Di samping itu, bagi kalangan para Sufi kesempurnaan dalam beribadah, yang termasuk konsistensi dalam bermusyahadah merupakan hal yang dianggap perkara wajib
<br>Artikel ini membahas perilaku Sufi dalam mujahadat al-nafs, yang merupakan salah satu mediator untuk mencapai shidq al-tawajjuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik mujahadah dalam tinjauan tasawuf dalam perspektif AoAbd Al-Wahha>b Al-ShaAora>ni>. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik mujahadah yang dilakukan seorang Sufi tidak bertentangan dengan garis-garis syariAoat. Alasannya, apabila sampai pada batas id}t}ira>r (keadaan mendesak), pelakunya akan menghentikan praktik mujahadat al-nafs dan tidak sampai menimbulkan sesuatu yang dapat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/b/al-shaaorani-tinjauan-tasawuf-haraj-mujahadat-al-n-thumb-c4210.webp" type="image/webp" length="41212" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/al-shaaorani-tinjauan-tasawuf-haraj-mujahadat-al-n-thumb-64951.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/al-shaaorani-tinjauan-tasawuf-haraj-mujahadat-al-n-thumb-c4210.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/b/al-shaaorani-tinjauan-tasawuf-haraj-mujahadat-al-n-thumb-4676c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4363-mahadalyalfithrah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15269-putih-jurnal-pengetahuan-ilmu-hikmah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Sentimen Publik Indonesia Terhadap Konflik Israel Iran Di Media Sosial Menggunakan Indobert Dan Explainable Ai Lime ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Sentimen Publik Indonesia Terhadap Konflik Israel Iran Di Media Sosial Menggunakan Indobert Dan Explainable Ai Lime ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Sentimen Publik Indonesia Terhadap Konflik Israel Iran Di Media Sosial Menggunakan Indobert Dan Explainable Ai Lime ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33621-algorithms-analisis-sentimen-opini-publik</link>
	<guid isPermaLink="false">1a344cdfab372acc856d07d607a2cb3b</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 15:08:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ardi wijaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ v20i1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ardi,v20i1,view,vol,wijaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh berbagai platform media sosial (misalnya, TikTok, Instagram) terhadap pembentukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Sentimen Publik Indonesia Terhadap Konflik Israel-Iran Di Media Sosial Menggunakan Indobert Dan Explainable Ai (Lime): Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh berbagai platform media sosial (misalnya, TikTok, Instagram) terhadap pembentukan sentimen publik terhadap konflik Israel-Iran, mengingat karakteristik unik masing-masing platform dalam hal format konten dan demografi pengguna. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan sentimen publik Indonesia dengan negara-negara lain di Asia Tenggara atau Timur Tengah untuk mengidentifikasi perbedaan dan persamaan dalam persepsi dan respons terhadap konflik tersebut. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model analisis sentimen yang lebih canggih yang mampu menangkap nuansa emosi yang lebih halus dan konteks budaya yang spesifik, misalnya dengan mengintegrasikan pengetahuan domain atau menggunakan teknik transfer learning dari dataset yang relevan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika opini publik dalam konteks geopolitik yang kompleks dan berkontribusi pada pengembangan strategi komunikasi yang lebih efektif.. Penelitian ini berhasil mengimplementasikan sistem analisis sentimen untuk memetakan opini publik Indonesia terhadap konflik IsraelAeIran dengan memanfaatkan model IndoBERT yang difinetune serta pendekatan Explainable AI menggunakan LIME.Temuan utama menunjukkan dominasi sentimen negatif terhadap Israel, dengan faktor religius berperan signifikan dalam membentuk polarisasi opini.Penerapan LIME berhasil meningkatkan transparansi dan akuntabilitas model, memungkinkan identifikasi kata pemicu yang relevan secara linguistik dan kontekstual.Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan metodologi NLP yang transparan untuk analisis opini geopolitik serta landasan empiris bagi pembuat kebijakan dalam merespons dinamika opini publik berbasis media sosial Penelitian ini menganalisis sentimen publik Indonesia terhadap konflik IsraelAeIran di media sosial menggunakan model IndoBERT yang telah disesuaikan dan teknik Explainable AI (XAI) berdasarkan LIME. Data dikumpulkan dari YouTube dan X (Twitter) antara April 2024 dan Juni 2025, menghasilkan 7.922 entri unik yang diproses awal dan dianotasi secara otomatis. Model IndoBERT mencapai akurasi 74,90% dan skor F1 sebesar 0,7521 pada set pengujian (n = 1.513). Interpretasi berbasis LIME mengungkapkan kata pemicu seperti AuzionisAy (negatif) dan Auallahu akbarAy (positif), yang mengindikasikan polarisasi opini yang didorong oleh narasi anti-Zionis dan solidaritas agama. Pendekatan ini meningkatkan transparansi model black-box dan memberikan wawasan untuk pemantauan opini publik. Temuan ini berkontribusi pada NLP Indonesia dan analisis... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/a/algorithms-analisis-sentimen-opini-publik-konflik-thumb-946ab.webp" title="JURIS - Analisis Sentimen Publik Indonesia Terhadap Konflik Israel-Iran Di Media Sosial Menggunakan Indobert Dan Explainable Ai (Lime)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/algorithms-analisis-sentimen-opini-publik-konflik-thumb-946ab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/algorithms-analisis-sentimen-opini-publik-konflik-thumb-946ab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/algorithms-analisis-sentimen-opini-publik-konflik-thumb-946ab.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sentimen Publik Indonesia Terhadap Konflik Israel-Iran Di Media Sosial Menggunakan Indobert Dan Explainable Ai (Lime)" alt="JURIS - Analisis Sentimen Publik Indonesia Terhadap Konflik Israel-Iran Di Media Sosial Menggunakan Indobert Dan Explainable Ai (Lime)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/a/algorithms-analisis-sentimen-opini-publik-konflik-thumb-9a4b2.webp" title="JURIS - Analisis Sentimen Publik Indonesia Terhadap Konflik Israel-Iran Di Media Sosial Menggunakan Indobert Dan Explainable Ai (Lime)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/algorithms-analisis-sentimen-opini-publik-konflik-thumb-9a4b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/algorithms-analisis-sentimen-opini-publik-konflik-thumb-9a4b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/algorithms-analisis-sentimen-opini-publik-konflik-thumb-9a4b2.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sentimen Publik Indonesia Terhadap Konflik Israel-Iran Di Media Sosial Menggunakan Indobert Dan Explainable Ai (Lime)" alt="JURIS - Analisis Sentimen Publik Indonesia Terhadap Konflik Israel-Iran Di Media Sosial Menggunakan Indobert Dan Explainable Ai (Lime)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/a/algorithms-analisis-sentimen-opini-publik-konflik-thumb-80deb.webp" title="JURIS - Analisis Sentimen Publik Indonesia Terhadap Konflik Israel-Iran Di Media Sosial Menggunakan Indobert Dan Explainable Ai (Lime)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/a/algorithms-analisis-sentimen-opini-publik-konflik-thumb-80deb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/a/algorithms-analisis-sentimen-opini-publik-konflik-thumb-80deb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/a/algorithms-analisis-sentimen-opini-publik-konflik-thumb-80deb.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sentimen Publik Indonesia Terhadap Konflik Israel-Iran Di Media Sosial Menggunakan Indobert Dan Explainable Ai (Lime)" alt="JURIS - Analisis Sentimen Publik Indonesia Terhadap Konflik Israel-Iran Di Media Sosial Menggunakan Indobert Dan Explainable Ai (Lime)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33621-algorithms-analisis-sentimen-opini-publik" title="JURIS - Analisis Sentimen Publik Indonesia Terhadap Konflik Israel-Iran Di Media Sosial Menggunakan Indobert Dan Explainable Ai (Lime)" target="_blank">Analisis Sentimen Publik Indonesia Terhadap Konflik Israel-Iran Di Media Sosial Menggunakan Indobert Dan Explainable Ai (Lime)</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh berbagai platform media sosial (misalnya, TikTok, Instagram) terhadap pembentukan sentimen publik terhadap konflik Israel-Iran, mengingat karakteristik unik masing-masing platform dalam hal format konten dan demografi pengguna. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan sentimen publik Indonesia dengan negara-negara lain di Asia Tenggara atau Timur Tengah untuk mengidentifikasi perbedaan dan persamaan dalam persepsi dan respons terhadap konflik tersebut. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model analisis sentimen yang lebih canggih yang mampu menangkap nuansa emosi yang lebih halus dan konteks budaya yang spesifik, misalnya dengan mengintegrasikan pengetahuan domain atau menggunakan teknik transfer learning dari dataset yang relevan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika opini publik dalam konteks geopolitik yang kompleks dan berkontribusi pada pengembangan strategi komunikasi yang lebih efektif..
<br>Penelitian ini berhasil mengimplementasikan sistem analisis sentimen untuk memetakan opini publik Indonesia terhadap konflik IsraelAeIran dengan memanfaatkan model IndoBERT yang difinetune serta pendekatan Explainable AI menggunakan LIME.Temuan utama menunjukkan dominasi sentimen negatif terhadap Israel, dengan faktor religius berperan signifikan dalam membentuk polarisasi opini.Penerapan LIME berhasil meningkatkan transparansi dan akuntabilitas model, memungkinkan identifikasi kata pemicu yang relevan secara linguistik dan kontekstual.Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan metodologi NLP yang transparan untuk analisis opini geopolitik serta landasan empiris bagi pembuat kebijakan dalam merespons dinamika opini publik berbasis media sosial
<br>Penelitian ini menganalisis sentimen publik Indonesia terhadap konflik IsraelAeIran di media sosial menggunakan model IndoBERT yang telah disesuaikan dan teknik Explainable AI (XAI) berdasarkan LIME. Data dikumpulkan dari YouTube dan X (Twitter) antara April 2024 dan Juni 2025, menghasilkan 7.922 entri unik yang diproses awal dan dianotasi secara otomatis. Model IndoBERT mencapai akurasi 74,90% dan skor F1 sebesar 0,7521 pada set pengujian (n = 1.513). Interpretasi berbasis LIME mengungkapkan kata pemicu seperti AuzionisAy (negatif) dan Auallahu akbarAy (positif), yang mengindikasikan polarisasi opini yang didorong oleh narasi anti-Zionis dan solidaritas agama. Pendekatan ini meningkatkan transparansi model black-box dan memberikan wawasan untuk pemantauan opini publik. Temuan ini berkontribusi pada NLP Indonesia dan analisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/a/algorithms-analisis-sentimen-opini-publik-konflik-thumb-946ab.webp" type="image/webp" length="81204" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/algorithms-analisis-sentimen-opini-publik-konflik-thumb-946ab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/algorithms-analisis-sentimen-opini-publik-konflik-thumb-9a4b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/a/algorithms-analisis-sentimen-opini-publik-konflik-thumb-80deb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-540-unpar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5543-jurnal-teknologi-informasi-jurnal-keilmuan-aplikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Model Free Reinforcement Learning for Parabolic Trajectory Optimization in Robotic Arms ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Model Free Reinforcement Learning for Parabolic Trajectory Optimization in Robotic Arms ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Model Free Reinforcement Learning for Parabolic Trajectory Optimization in Robotic Arms ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33611-sistem-robotik-parabolic-trajectory-robotic-arms-r</link>
	<guid isPermaLink="false">04b61eb716e9d5dcc9b899e329875231</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 15:08:22 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ free counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,counter,free,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, kami mengusulkan pengembangan aplikasi realitas terambah untuk smartphone yang memungkinkan pengguna melihat rute robotik terbaik dalam pengaturan nyata dengan hanya menunjuk kamera ke area kerja. Selain itu, perluasan kerangka ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Model-Free Reinforcement Learning for Parabolic Trajectory Optimization in Robotic Arms: Untuk penelitian lanjutan, kami mengusulkan pengembangan aplikasi realitas terambah untuk smartphone yang memungkinkan pengguna melihat rute robotik terbaik dalam pengaturan nyata dengan hanya menunjuk kamera ke area kerja. Selain itu, perluasan kerangka parabolik untuk mengelola beberapa lengan robot yang beroperasi secara bersamaan dapat meningkatkan kerja sama tim dan menghindari tabrakan robot. Penerapan optimasi trajektori pada jalur nozzle printer 3D juga dapat mengurangi waktu cetak hingga 30-40% sambil mempertahankan integritas struktural melalui deposisi lapisan yang secara matematis optimal. Adaptasi model untuk digunakan dengan drone otonom untuk pemantauan dan/atau panen di lanskap pertanian terasering khas Nepal dapat memaksimalkan jalur rute yang efektif energi sambil menghemat energi pada lahan pertanian yang tidak rata untuk petani skala kecil. Integrasi pembelajaran mesin, yang dilakukan secara online, dengan kinerja kuadrat akan memungkinkan parameter trajektori yang lebih baik untuk disempurnakan secara otomatis untuk lengan robot melalui umpan balik berkelanjutan dari sensor selama operasi fisik untuk meningkatkan akurasi. Akhirnya, pengembangan kit robot dan pelajaran yang cocok dalam bahasa Nepali untuk kelas sekolah menengah dapat mendorong siswa membangun mesin dari bagian yang ditemukan di kota dan desa mereka sendiri, dan melihat bagaimana rumus buku teks menggerakkan roda, mengangkat tuas, atau melacak garis.. Penelitian ini menunjukkan bahwa kemajuan masa depan dalam teknik optimisasi robotik telah dicapai dengan matematika kuadrat sederhana di tingkat sekolah menengah (Y = ax2 bx c).Keuntungan yang ditawarkan desain kami adalah pemotongan energi 65% dalam optimisasi, kecepatan komputasi di bawah satu detik dibandingkan dengan 45-60 menit sebelumnya, adaptasi hambatan dalam optimisasi secara langsung dalam 0,1 detik dibandingkan dengan 120 detik sebelumnya, dan tidak ada biaya perangkat lunak dibandingkan dengan biaya yang berlaku di pasar (Rs.Desain menggunakan sistem optimasi kuadrat sederhana dibandingkan dengan sistem kompleks dalam buku sains teknik, sambil memberikan solusi yang sangat canggih dalam teknik optimisasi robotik Lengan robot digunakan secara luas dalam aplikasi yang memerlukan gerakan halus dan operasi hemat energi, terutama dalam tugas seperti melempar objek dan pengisian cairan, di mana pergerakan sering mengikuti jalur melengkung menuju titik sasaran. Namun, metode perencanaan trajektori konvensional yang mengandalkan persamaan matematika yang telah ditentukan sebelumnya mungkin tidak dapat mewakili sistem robotik dunia nyata dengan akurat karena ketidakpastian dan variasi beban. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan trajektori lengan robot yang bergerak sepanjang jalur parabolik menggunakan pembelajaran penguatan dan mengevaluasi apakah pendekatan ini dapat dengan sukses mempelajari pola trajektori yang lebih baik selama pergerakan. Penelitian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/4/sistem-robotik-parabolic-trajectory-robotic-arms-r-thumb-9a2a3.webp" title="JURIS - Model-Free Reinforcement Learning for Parabolic Trajectory Optimization in Robotic Arms" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/sistem-robotik-parabolic-trajectory-robotic-arms-r-thumb-9a2a3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/sistem-robotik-parabolic-trajectory-robotic-arms-r-thumb-9a2a3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/sistem-robotik-parabolic-trajectory-robotic-arms-r-thumb-9a2a3.webp 1x" title="JURIS - Model-Free Reinforcement Learning for Parabolic Trajectory Optimization in Robotic Arms" alt="JURIS - Model-Free Reinforcement Learning for Parabolic Trajectory Optimization in Robotic Arms" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/sistem-robotik-parabolic-trajectory-robotic-arms-r-thumb-10c4f.webp" title="JURIS - Model-Free Reinforcement Learning for Parabolic Trajectory Optimization in Robotic Arms" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/sistem-robotik-parabolic-trajectory-robotic-arms-r-thumb-10c4f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/sistem-robotik-parabolic-trajectory-robotic-arms-r-thumb-10c4f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/sistem-robotik-parabolic-trajectory-robotic-arms-r-thumb-10c4f.webp 1x" title="JURIS - Model-Free Reinforcement Learning for Parabolic Trajectory Optimization in Robotic Arms" alt="JURIS - Model-Free Reinforcement Learning for Parabolic Trajectory Optimization in Robotic Arms" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/sistem-robotik-parabolic-trajectory-robotic-arms-r-thumb-2393f.webp" title="JURIS - Model-Free Reinforcement Learning for Parabolic Trajectory Optimization in Robotic Arms" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/sistem-robotik-parabolic-trajectory-robotic-arms-r-thumb-2393f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/sistem-robotik-parabolic-trajectory-robotic-arms-r-thumb-2393f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/sistem-robotik-parabolic-trajectory-robotic-arms-r-thumb-2393f.webp 1x" title="JURIS - Model-Free Reinforcement Learning for Parabolic Trajectory Optimization in Robotic Arms" alt="JURIS - Model-Free Reinforcement Learning for Parabolic Trajectory Optimization in Robotic Arms" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33611-sistem-robotik-parabolic-trajectory-robotic-arms-r" title="JURIS - Model-Free Reinforcement Learning for Parabolic Trajectory Optimization in Robotic Arms" target="_blank">Model-Free Reinforcement Learning for Parabolic Trajectory Optimization in Robotic Arms</a>: Untuk penelitian lanjutan, kami mengusulkan pengembangan aplikasi realitas terambah untuk smartphone yang memungkinkan pengguna melihat rute robotik terbaik dalam pengaturan nyata dengan hanya menunjuk kamera ke area kerja. Selain itu, perluasan kerangka parabolik untuk mengelola beberapa lengan robot yang beroperasi secara bersamaan dapat meningkatkan kerja sama tim dan menghindari tabrakan robot. Penerapan optimasi trajektori pada jalur nozzle printer 3D juga dapat mengurangi waktu cetak hingga 30-40% sambil mempertahankan integritas struktural melalui deposisi lapisan yang secara matematis optimal. Adaptasi model untuk digunakan dengan drone otonom untuk pemantauan dan/atau panen di lanskap pertanian terasering khas Nepal dapat memaksimalkan jalur rute yang efektif energi sambil menghemat energi pada lahan pertanian yang tidak rata untuk petani skala kecil. Integrasi pembelajaran mesin, yang dilakukan secara online, dengan kinerja kuadrat akan memungkinkan parameter trajektori yang lebih baik untuk disempurnakan secara otomatis untuk lengan robot melalui umpan balik berkelanjutan dari sensor selama operasi fisik untuk meningkatkan akurasi. Akhirnya, pengembangan kit robot dan pelajaran yang cocok dalam bahasa Nepali untuk kelas sekolah menengah dapat mendorong siswa membangun mesin dari bagian yang ditemukan di kota dan desa mereka sendiri, dan melihat bagaimana rumus buku teks menggerakkan roda, mengangkat tuas, atau melacak garis..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa kemajuan masa depan dalam teknik optimisasi robotik telah dicapai dengan matematika kuadrat sederhana di tingkat sekolah menengah (Y = ax2   bx   c).Keuntungan yang ditawarkan desain kami adalah pemotongan energi 65% dalam optimisasi, kecepatan komputasi di bawah satu detik dibandingkan dengan 45-60 menit sebelumnya, adaptasi hambatan dalam optimisasi secara langsung dalam 0,1 detik dibandingkan dengan 120 detik sebelumnya, dan tidak ada biaya perangkat lunak dibandingkan dengan biaya yang berlaku di pasar (Rs.Desain menggunakan sistem optimasi kuadrat sederhana dibandingkan dengan sistem kompleks dalam buku sains teknik, sambil memberikan solusi yang sangat canggih dalam teknik optimisasi robotik
<br>Lengan robot digunakan secara luas dalam aplikasi yang memerlukan gerakan halus dan operasi hemat energi, terutama dalam tugas seperti melempar objek dan pengisian cairan, di mana pergerakan sering mengikuti jalur melengkung menuju titik sasaran. Namun, metode perencanaan trajektori konvensional yang mengandalkan persamaan matematika yang telah ditentukan sebelumnya mungkin tidak dapat mewakili sistem robotik dunia nyata dengan akurat karena ketidakpastian dan variasi beban. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan trajektori lengan robot yang bergerak sepanjang jalur parabolik menggunakan pembelajaran penguatan dan mengevaluasi apakah pendekatan ini dapat dengan sukses mempelajari pola trajektori yang lebih baik selama pergerakan. Penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/4/sistem-robotik-parabolic-trajectory-robotic-arms-r-thumb-10c4f.webp" type="image/webp" length="77090" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/sistem-robotik-parabolic-trajectory-robotic-arms-r-thumb-9a2a3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/sistem-robotik-parabolic-trajectory-robotic-arms-r-thumb-10c4f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/sistem-robotik-parabolic-trajectory-robotic-arms-r-thumb-2393f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-700-yasin-alsys.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1635-african-multidisciplinary-journal-sciences-artificial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemanfaatan Machine Learning untuk Perencanaan Lokasi Optical Distribution Point dalam Mendukung Pemerataan Akses Internet ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemanfaatan Machine Learning untuk Perencanaan Lokasi Optical Distribution Point dalam Mendukung Pemerataan Akses Internet ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemanfaatan Machine Learning untuk Perencanaan Lokasi Optical Distribution Point dalam Mendukung Pemerataan Akses Internet ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33620-analisis-lokasi-embung-sistem-pendukung-pengambila</link>
	<guid isPermaLink="false">051f21c49cc8151c79c1505b3d193a86</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 15:06:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ardi wijaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ v20i1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ardi,v20i1,view,vol,wijaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan model dengan menambahkan parameter spasial dan teknis yang lebih kompleks, seperti topografi, kepadatan populasi, dan potensi pertumbuhan permintaan layanan internet di masa depan, untuk meningkatkan akurasi rekomendasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemanfaatan Machine Learning untuk Perencanaan Lokasi Optical Distribution Point dalam Mendukung Pemerataan Akses Internet: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan model dengan menambahkan parameter spasial dan teknis yang lebih kompleks, seperti topografi, kepadatan populasi, dan potensi pertumbuhan permintaan layanan internet di masa depan, untuk meningkatkan akurasi rekomendasi lokasi ODP. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi kinerja model machine learning secara kuantitatif dengan membandingkan hasil rekomendasi sistem terhadap keputusan teknisi berpengalaman, sehingga dapat diukur sejauh mana sistem ini mampu meningkatkan objektivitas dan efisiensi perencanaan. Penelitian juga dapat mengintegrasikan analisis biaya-manfaat secara rinci, termasuk estimasi investasi awal, biaya operasional, dan dampak ekonomi lokal dari penyebaran akses internet, untuk menghasilkan rekomendasi yang tidak hanya teknis namun juga ekonomis dan strategis bagi pemerintah daerah maupun penyedia layanan telekomunikasi.. Penelitian ini membahas pemanfaatan machine learning dalam perencanaan lokasi Optical Distribution Point (ODP) untuk mendukung pemerataan akses internet.Sistem yang dikembangkan menggunakan data ODP eksisting, data pelanggan, dan parameter perencanaan untuk menghasilkan rekomendasi lokasi berbasis pengolahan data.Implementasi sistem berbasis web memungkinkan proses perencanaan yang lebih terstruktur, dari pengolahan data hingga penyajian hasil rekomendasi.Hasil pengujian menunjukkan bahwa pendekatan berbasis machine learning efektif sebagai alat bantu pengambilan keputusan, sehingga dapat menjadi alternatif dalam perencanaan infrastruktur jaringan fiber optik dan mendukung pengembangan ekonomi digital melalui akses internet yang lebih merata Akses internet yang merata merupakan faktor penting dalam mendukung transformasi digital dan peningkatan kualitas layanan publik, pendidikan, serta kegiatan ekonomi berbasis teknologi dalam ekonomi digital. Salah satu komponen utama dalam jaringan fiber optik adalah Optical Distribution Point (ODP), yang berfungsi sebagai simpul distribusi yang menghubungkan jaringan ke pengguna akhir. Perencanaan lokasi ODP secara konvensional umumnya masih mengandalkan survei lapangan dan pertimbangan teknis subjektif, sehingga prosesnya memakan waktu dan berpotensi menghasilkan keputusan yang kurang... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/0/analisis-lokasi-embung-sistem-pendukung-pengambila-thumb-75927.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Machine Learning untuk Perencanaan Lokasi Optical Distribution Point dalam Mendukung Pemerataan Akses Internet" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/analisis-lokasi-embung-sistem-pendukung-pengambila-thumb-75927.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/analisis-lokasi-embung-sistem-pendukung-pengambila-thumb-75927.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/analisis-lokasi-embung-sistem-pendukung-pengambila-thumb-75927.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Machine Learning untuk Perencanaan Lokasi Optical Distribution Point dalam Mendukung Pemerataan Akses Internet" alt="JURIS - Pemanfaatan Machine Learning untuk Perencanaan Lokasi Optical Distribution Point dalam Mendukung Pemerataan Akses Internet" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/analisis-lokasi-embung-sistem-pendukung-pengambila-thumb-65afc.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Machine Learning untuk Perencanaan Lokasi Optical Distribution Point dalam Mendukung Pemerataan Akses Internet" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/analisis-lokasi-embung-sistem-pendukung-pengambila-thumb-65afc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/analisis-lokasi-embung-sistem-pendukung-pengambila-thumb-65afc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/analisis-lokasi-embung-sistem-pendukung-pengambila-thumb-65afc.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Machine Learning untuk Perencanaan Lokasi Optical Distribution Point dalam Mendukung Pemerataan Akses Internet" alt="JURIS - Pemanfaatan Machine Learning untuk Perencanaan Lokasi Optical Distribution Point dalam Mendukung Pemerataan Akses Internet" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/analisis-lokasi-embung-sistem-pendukung-pengambila-thumb-bb4b7.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Machine Learning untuk Perencanaan Lokasi Optical Distribution Point dalam Mendukung Pemerataan Akses Internet" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/analisis-lokasi-embung-sistem-pendukung-pengambila-thumb-bb4b7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/analisis-lokasi-embung-sistem-pendukung-pengambila-thumb-bb4b7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/analisis-lokasi-embung-sistem-pendukung-pengambila-thumb-bb4b7.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Machine Learning untuk Perencanaan Lokasi Optical Distribution Point dalam Mendukung Pemerataan Akses Internet" alt="JURIS - Pemanfaatan Machine Learning untuk Perencanaan Lokasi Optical Distribution Point dalam Mendukung Pemerataan Akses Internet" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33620-analisis-lokasi-embung-sistem-pendukung-pengambila" title="JURIS - Pemanfaatan Machine Learning untuk Perencanaan Lokasi Optical Distribution Point dalam Mendukung Pemerataan Akses Internet" target="_blank">Pemanfaatan Machine Learning untuk Perencanaan Lokasi Optical Distribution Point dalam Mendukung Pemerataan Akses Internet</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan model dengan menambahkan parameter spasial dan teknis yang lebih kompleks, seperti topografi, kepadatan populasi, dan potensi pertumbuhan permintaan layanan internet di masa depan, untuk meningkatkan akurasi rekomendasi lokasi ODP. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi kinerja model machine learning secara kuantitatif dengan membandingkan hasil rekomendasi sistem terhadap keputusan teknisi berpengalaman, sehingga dapat diukur sejauh mana sistem ini mampu meningkatkan objektivitas dan efisiensi perencanaan. Penelitian juga dapat mengintegrasikan analisis biaya-manfaat secara rinci, termasuk estimasi investasi awal, biaya operasional, dan dampak ekonomi lokal dari penyebaran akses internet, untuk menghasilkan rekomendasi yang tidak hanya teknis namun juga ekonomis dan strategis bagi pemerintah daerah maupun penyedia layanan telekomunikasi..
<br>Penelitian ini membahas pemanfaatan machine learning dalam perencanaan lokasi Optical Distribution Point (ODP) untuk mendukung pemerataan akses internet.Sistem yang dikembangkan menggunakan data ODP eksisting, data pelanggan, dan parameter perencanaan untuk menghasilkan rekomendasi lokasi berbasis pengolahan data.Implementasi sistem berbasis web memungkinkan proses perencanaan yang lebih terstruktur, dari pengolahan data hingga penyajian hasil rekomendasi.Hasil pengujian menunjukkan bahwa pendekatan berbasis machine learning efektif sebagai alat bantu pengambilan keputusan, sehingga dapat menjadi alternatif dalam perencanaan infrastruktur jaringan fiber optik dan mendukung pengembangan ekonomi digital melalui akses internet yang lebih merata
<br>Akses internet yang merata merupakan faktor penting dalam mendukung transformasi digital dan peningkatan kualitas layanan publik, pendidikan, serta kegiatan ekonomi berbasis teknologi dalam ekonomi digital. Salah satu komponen utama dalam jaringan fiber optik adalah Optical Distribution Point (ODP), yang berfungsi sebagai simpul distribusi yang menghubungkan jaringan ke pengguna akhir. Perencanaan lokasi ODP secara konvensional umumnya masih mengandalkan survei lapangan dan pertimbangan teknis subjektif, sehingga prosesnya memakan waktu dan berpotensi menghasilkan keputusan yang kurang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/0/analisis-lokasi-embung-sistem-pendukung-pengambila-thumb-75927.webp" type="image/webp" length="147574" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/analisis-lokasi-embung-sistem-pendukung-pengambila-thumb-75927.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/analisis-lokasi-embung-sistem-pendukung-pengambila-thumb-65afc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/analisis-lokasi-embung-sistem-pendukung-pengambila-thumb-bb4b7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-540-unpar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5543-jurnal-teknologi-informasi-jurnal-keilmuan-aplikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Assessment of Public Relations Strategies Adopted by the Nigeria Police in Its Image Management ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Assessment of Public Relations Strategies Adopted by the Nigeria Police in Its Image Management ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Assessment of Public Relations Strategies Adopted by the Nigeria Police in Its Image Management ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33609-public-perception-greater-trust-rela</link>
	<guid isPermaLink="false">d03e1c4aed942792aca6ab412ddc4ee3</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 14:51:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ free counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,counter,free,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ To further enhance the Nigeria Police ForceAos public image and effectiveness, future research should explore the implementation of community-based policing initiatives that actively involve citizens in problem-solving and crime prevention, moving beyond ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Assessment of Public Relations Strategies Adopted by the Nigeria Police in Its Image Management: To further enhance the Nigeria Police ForceAos public image and effectiveness, future research should explore the implementation of community-based policing initiatives that actively involve citizens in problem-solving and crime prevention, moving beyond traditional reactive approaches. Additionally, studies could investigate the impact of incorporating restorative justice principles into police training and practices, focusing on repairing harm and fostering reconciliation between law enforcement and the communities they serve. Finally, research is needed to assess the effectiveness of utilizing data analytics and predictive policing technologies while safeguarding against bias and ensuring transparency, ultimately aiming to build trust and improve the fairness of policing practices. These investigations should prioritize a holistic understanding of the complex interplay between police actions, public perceptions, and community needs, contributing to a more just and effective law enforcement system.. The research findings underscore the significance of public relations strategies in shaping and managing the image of the Nigeria Police Force.The majority of respondents affirm a significant relationship between public relations and image management, emphasizing the importance of a well-crafted public relations strategy.Moreover, there is a prevailing perception of the substantial impact of these strategies on improving the public image of the police force, highlighting the need for their effective implementation.The study also reveals a positive relationship between improved media relations practices and image management, indicating that fostering such practices can contribute to mitigating bad publicity This study examines public relations strategies adopted by the Nigeria Police Force (NPF) in managing its institutional image, with particular attention to how these strategies shape public perceptions and mitigate negative publicity. Using a descriptive survey design, questionnaires were distributed to a randomly selected sample of respondents through simple random sampling to assess the relationship between public relations practice and image management within the NPF. The findings indicate a significant positive impact of public relations strategies on improving the public image of the Nigeria Police Force, confirming that well-crafted and consistently implemented communication efforts contribute to enhanced public perception. At the same time, the study identifies persistent impediments that constrain the... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/0/public-perception-greater-trust-relations-pr-asses-thumb-6cb7c.webp" title="JURIS - Assessment of Public Relations Strategies Adopted by the Nigeria Police in Its Image Management" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/public-perception-greater-trust-relations-pr-asses-thumb-6cb7c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/public-perception-greater-trust-relations-pr-asses-thumb-6cb7c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/public-perception-greater-trust-relations-pr-asses-thumb-6cb7c.webp 1x" title="JURIS - Assessment of Public Relations Strategies Adopted by the Nigeria Police in Its Image Management" alt="JURIS - Assessment of Public Relations Strategies Adopted by the Nigeria Police in Its Image Management" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/0/public-perception-greater-trust-relations-pr-asses-thumb-35e93.webp" title="JURIS - Assessment of Public Relations Strategies Adopted by the Nigeria Police in Its Image Management" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/public-perception-greater-trust-relations-pr-asses-thumb-35e93.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/public-perception-greater-trust-relations-pr-asses-thumb-35e93.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/public-perception-greater-trust-relations-pr-asses-thumb-35e93.webp 1x" title="JURIS - Assessment of Public Relations Strategies Adopted by the Nigeria Police in Its Image Management" alt="JURIS - Assessment of Public Relations Strategies Adopted by the Nigeria Police in Its Image Management" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/0/public-perception-greater-trust-relations-pr-asses-thumb-32d11.webp" title="JURIS - Assessment of Public Relations Strategies Adopted by the Nigeria Police in Its Image Management" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/0/public-perception-greater-trust-relations-pr-asses-thumb-32d11.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/0/public-perception-greater-trust-relations-pr-asses-thumb-32d11.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/0/public-perception-greater-trust-relations-pr-asses-thumb-32d11.webp 1x" title="JURIS - Assessment of Public Relations Strategies Adopted by the Nigeria Police in Its Image Management" alt="JURIS - Assessment of Public Relations Strategies Adopted by the Nigeria Police in Its Image Management" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33609-public-perception-greater-trust-rela" title="JURIS - Assessment of Public Relations Strategies Adopted by the Nigeria Police in Its Image Management" target="_blank">Assessment of Public Relations Strategies Adopted by the Nigeria Police in Its Image Management</a>: To further enhance the Nigeria Police ForceAos public image and effectiveness, future research should explore the implementation of community-based policing initiatives that actively involve citizens in problem-solving and crime prevention, moving beyond traditional reactive approaches. Additionally, studies could investigate the impact of incorporating restorative justice principles into police training and practices, focusing on repairing harm and fostering reconciliation between law enforcement and the communities they serve. Finally, research is needed to assess the effectiveness of utilizing data analytics and predictive policing technologies while safeguarding against bias and ensuring transparency, ultimately aiming to build trust and improve the fairness of policing practices. These investigations should prioritize a holistic understanding of the complex interplay between police actions, public perceptions, and community needs, contributing to a more just and effective law enforcement system..
<br>The research findings underscore the significance of public relations strategies in shaping and managing the image of the Nigeria Police Force.The majority of respondents affirm a significant relationship between public relations and image management, emphasizing the importance of a well-crafted public relations strategy.Moreover, there is a prevailing perception of the substantial impact of these strategies on improving the public image of the police force, highlighting the need for their effective implementation.The study also reveals a positive relationship between improved media relations practices and image management, indicating that fostering such practices can contribute to mitigating bad publicity
<br>This study examines public relations strategies adopted by the Nigeria Police Force (NPF) in managing its institutional image, with particular attention to how these strategies shape public perceptions and mitigate negative publicity. Using a descriptive survey design, questionnaires were distributed to a randomly selected sample of respondents through simple random sampling to assess the relationship between public relations practice and image management within the NPF. The findings indicate a significant positive impact of public relations strategies on improving the public image of the Nigeria Police Force, confirming that well-crafted and consistently implemented communication efforts contribute to enhanced public perception. At the same time, the study identifies persistent impediments that constrain the...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/0/public-perception-greater-trust-relations-pr-asses-thumb-6cb7c.webp" type="image/webp" length="73598" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/public-perception-greater-trust-relations-pr-asses-thumb-6cb7c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/public-perception-greater-trust-relations-pr-asses-thumb-35e93.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/0/public-perception-greater-trust-relations-pr-asses-thumb-32d11.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-700-yasin-alsys.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1635-african-multidisciplinary-journal-sciences-artificial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ ANALISIS KEAMANAN SIBER PADA SISTEM ELEKTRONIK BERBASIS PERSPEKTIF JARINGAN KOMPUTER DAN KETENTUAN BSSN STUDI PADA IMBAUAN PHISHING DAN PENCURIAN KREDENSIAL Studi pada Imbauan Phishing dan Pencurian ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ ANALISIS KEAMANAN SIBER PADA SISTEM ELEKTRONIK BERBASIS PERSPEKTIF JARINGAN KOMPUTER DAN KETENTUAN BSSN STUDI PADA IMBAUAN PHISHING DAN PENCURIAN KREDENSIAL Studi pada Imbauan Phishing dan Pencurian ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ ANALISIS KEAMANAN SIBER PADA SISTEM ELEKTRONIK BERBASIS PERSPEKTIF JARINGAN KOMPUTER DAN KETENTUAN BSSN STUDI PADA IMBAUAN PHISHING DAN PENCURIAN KREDENSIAL Studi pada Imbauan Phishing dan Pencurian ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33622-phishing-pencurian-kredensial-keamanan-jaringan-ph</link>
	<guid isPermaLink="false">c2d54f5175cc3c1dc460e19da0dfb7b4</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 14:42:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ ardi wijaya ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<category><![CDATA[ v20i1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[ardi,v20i1,view,vol,wijaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif tentang pola serangan phishing di berbagai negara, dengan fokus pada perbedaan strategi mitigasi dan edukasi pengguna. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas implementasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - ANALISIS KEAMANAN SIBER PADA SISTEM ELEKTRONIK BERBASIS PERSPEKTIF JARINGAN KOMPUTER DAN KETENTUAN BSSN: STUDI PADA IMBAUAN PHISHING DAN PENCURIAN KREDENSIAL: Studi pada Imbauan Phishing dan Pencurian: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif tentang pola serangan phishing di berbagai negara, dengan fokus pada perbedaan strategi mitigasi dan edukasi pengguna. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas implementasi tata kelola keamanan informasi sesuai regulasi BSSN, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam penerapannya. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan sistem deteksi dan pencegahan phishing yang lebih canggih, dengan memanfaatkan teknik-teknik machine learning dan analisis perilaku pengguna.. Penelitian ini menunjukkan bahwa imbauan keamanan BSSN tentang phishing dan pencurian kredensial memuat pola ancaman yang berhubungan erat dengan kelemahan pada jaringan komputer, terutama pada lapisan komunikasi, DNS, dan autentikasi.Serangan phishing semakin canggih dan memanfaatkan kombinasi rekayasa sosial dengan teknik teknis seperti MITM, DNS spoofing, dan SSL stripping.Berdasarkan kerangka BSSN, ancaman ini dapat memengaruhi keamanan sistem elektronik, terutama yang mengelola data sensitif.Implementasi pengamanan berlapis, penguatan protokol jaringan, serta edukasi pengguna merupakan langkah mitigasi yang direkomendasikan Serangan phishing dan pencurian kredensial merupakan ancaman siber yang semakin marak di Indonesia, terutama dalam konteks penggunaan sistem elektronik untuk layanan publik. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) secara rutin menerbitkan imbauan keamanan untuk mengedukasi dan memperingatkan masyarakat tentang pola serangan, kerugian potensial, dan langkah-langkah mitigasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis imbauan keamanan BSSN terkait phishing dan pencurian kredensial dari sudut pandang keamanan jaringan komputer dan relevansinya dengan kerangka kebijakan keamanan informasi BSSN. Metode penelitian menggunakan analisis konten terhadap imbauan keamanan BSSN yang relevan, serta tinjauan pustaka tentang keamanan jaringan, rekayasa sosial, dan standar tata kelola keamanan informasi. Hasil penelitian menunjukkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/9/phishing-pencurian-kredensial-keamanan-jaringan-sa-thumb-68ed7.webp" title="JURIS - ANALISIS KEAMANAN SIBER PADA SISTEM ELEKTRONIK BERBASIS PERSPEKTIF JARINGAN KOMPUTER DAN KETENTUAN BSSN: STUDI PADA IMBAUAN PHISHING DAN PENCURIAN KREDENSIAL: Studi pada Imbauan Phishing dan Pencurian" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/phishing-pencurian-kredensial-keamanan-jaringan-sa-thumb-68ed7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/phishing-pencurian-kredensial-keamanan-jaringan-sa-thumb-68ed7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/phishing-pencurian-kredensial-keamanan-jaringan-sa-thumb-68ed7.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS KEAMANAN SIBER PADA SISTEM ELEKTRONIK BERBASIS PERSPEKTIF JARINGAN KOMPUTER DAN KETENTUAN BSSN: STUDI PADA IMBAUAN PHISHING DAN PENCURIAN KREDENSIAL: Studi pada Imbauan Phishing dan Pencurian" alt="JURIS - ANALISIS KEAMANAN SIBER PADA SISTEM ELEKTRONIK BERBASIS PERSPEKTIF JARINGAN KOMPUTER DAN KETENTUAN BSSN: STUDI PADA IMBAUAN PHISHING DAN PENCURIAN KREDENSIAL: Studi pada Imbauan Phishing dan Pencurian" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/phishing-pencurian-kredensial-keamanan-jaringan-sa-thumb-17e45.webp" title="JURIS - ANALISIS KEAMANAN SIBER PADA SISTEM ELEKTRONIK BERBASIS PERSPEKTIF JARINGAN KOMPUTER DAN KETENTUAN BSSN: STUDI PADA IMBAUAN PHISHING DAN PENCURIAN KREDENSIAL: Studi pada Imbauan Phishing dan Pencurian" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/phishing-pencurian-kredensial-keamanan-jaringan-sa-thumb-17e45.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/phishing-pencurian-kredensial-keamanan-jaringan-sa-thumb-17e45.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/phishing-pencurian-kredensial-keamanan-jaringan-sa-thumb-17e45.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS KEAMANAN SIBER PADA SISTEM ELEKTRONIK BERBASIS PERSPEKTIF JARINGAN KOMPUTER DAN KETENTUAN BSSN: STUDI PADA IMBAUAN PHISHING DAN PENCURIAN KREDENSIAL: Studi pada Imbauan Phishing dan Pencurian" alt="JURIS - ANALISIS KEAMANAN SIBER PADA SISTEM ELEKTRONIK BERBASIS PERSPEKTIF JARINGAN KOMPUTER DAN KETENTUAN BSSN: STUDI PADA IMBAUAN PHISHING DAN PENCURIAN KREDENSIAL: Studi pada Imbauan Phishing dan Pencurian" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/9/phishing-pencurian-kredensial-keamanan-jaringan-sa-thumb-05952.webp" title="JURIS - ANALISIS KEAMANAN SIBER PADA SISTEM ELEKTRONIK BERBASIS PERSPEKTIF JARINGAN KOMPUTER DAN KETENTUAN BSSN: STUDI PADA IMBAUAN PHISHING DAN PENCURIAN KREDENSIAL: Studi pada Imbauan Phishing dan Pencurian" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/9/phishing-pencurian-kredensial-keamanan-jaringan-sa-thumb-05952.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/9/phishing-pencurian-kredensial-keamanan-jaringan-sa-thumb-05952.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/9/phishing-pencurian-kredensial-keamanan-jaringan-sa-thumb-05952.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS KEAMANAN SIBER PADA SISTEM ELEKTRONIK BERBASIS PERSPEKTIF JARINGAN KOMPUTER DAN KETENTUAN BSSN: STUDI PADA IMBAUAN PHISHING DAN PENCURIAN KREDENSIAL: Studi pada Imbauan Phishing dan Pencurian" alt="JURIS - ANALISIS KEAMANAN SIBER PADA SISTEM ELEKTRONIK BERBASIS PERSPEKTIF JARINGAN KOMPUTER DAN KETENTUAN BSSN: STUDI PADA IMBAUAN PHISHING DAN PENCURIAN KREDENSIAL: Studi pada Imbauan Phishing dan Pencurian" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33622-phishing-pencurian-kredensial-keamanan-jaringan-ph" title="JURIS - ANALISIS KEAMANAN SIBER PADA SISTEM ELEKTRONIK BERBASIS PERSPEKTIF JARINGAN KOMPUTER DAN KETENTUAN BSSN: STUDI PADA IMBAUAN PHISHING DAN PENCURIAN KREDENSIAL: Studi pada Imbauan Phishing dan Pencurian" target="_blank">ANALISIS KEAMANAN SIBER PADA SISTEM ELEKTRONIK BERBASIS PERSPEKTIF JARINGAN KOMPUTER DAN KETENTUAN BSSN: STUDI PADA IMBAUAN PHISHING DAN PENCURIAN KREDENSIAL: Studi pada Imbauan Phishing dan Pencurian</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif tentang pola serangan phishing di berbagai negara, dengan fokus pada perbedaan strategi mitigasi dan edukasi pengguna. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas implementasi tata kelola keamanan informasi sesuai regulasi BSSN, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam penerapannya. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan sistem deteksi dan pencegahan phishing yang lebih canggih, dengan memanfaatkan teknik-teknik machine learning dan analisis perilaku pengguna..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa imbauan keamanan BSSN tentang phishing dan pencurian kredensial memuat pola ancaman yang berhubungan erat dengan kelemahan pada jaringan komputer, terutama pada lapisan komunikasi, DNS, dan autentikasi.Serangan phishing semakin canggih dan memanfaatkan kombinasi rekayasa sosial dengan teknik teknis seperti MITM, DNS spoofing, dan SSL stripping.Berdasarkan kerangka BSSN, ancaman ini dapat memengaruhi keamanan sistem elektronik, terutama yang mengelola data sensitif.Implementasi pengamanan berlapis, penguatan protokol jaringan, serta edukasi pengguna merupakan langkah mitigasi yang direkomendasikan
<br>Serangan phishing dan pencurian kredensial merupakan ancaman siber yang semakin marak di Indonesia, terutama dalam konteks penggunaan sistem elektronik untuk layanan publik. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) secara rutin menerbitkan imbauan keamanan untuk mengedukasi dan memperingatkan masyarakat tentang pola serangan, kerugian potensial, dan langkah-langkah mitigasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis imbauan keamanan BSSN terkait phishing dan pencurian kredensial dari sudut pandang keamanan jaringan komputer dan relevansinya dengan kerangka kebijakan keamanan informasi BSSN. Metode penelitian menggunakan analisis konten terhadap imbauan keamanan BSSN yang relevan, serta tinjauan pustaka tentang keamanan jaringan, rekayasa sosial, dan standar tata kelola keamanan informasi. Hasil penelitian menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/9/phishing-pencurian-kredensial-keamanan-jaringan-sa-thumb-68ed7.webp" type="image/webp" length="135212" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/phishing-pencurian-kredensial-keamanan-jaringan-sa-thumb-68ed7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/phishing-pencurian-kredensial-keamanan-jaringan-sa-thumb-17e45.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/9/phishing-pencurian-kredensial-keamanan-jaringan-sa-thumb-05952.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-540-unpar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5543-jurnal-teknologi-informasi-jurnal-keilmuan-aplikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Problematika Tafsir Sufi dalam Penafsiran Al QurAoan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Problematika Tafsir Sufi dalam Penafsiran Al QurAoan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Problematika Tafsir Sufi dalam Penafsiran Al QurAoan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33614-corak-tafsir-konstruksi-makna-rajah-komposisi-ayat</link>
	<guid isPermaLink="false">e7488af08d98482db9378ac0c830e56a</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 14:38:32 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ fandi husain ]]></category>
	<category><![CDATA[ pdf inggris ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,fandi,husain,inggris,main,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan:1. Mengkaji lebih lanjut tentang metode penafsiran sufistik dan kontribusinya dalam pengembangan ilmu-ilmu Alquran. Penelitian ini dapat fokus pada analisis mendalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Problematika Tafsir Sufi dalam Penafsiran Al QurAoan: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan:1. Mengkaji lebih lanjut tentang metode penafsiran sufistik dan kontribusinya dalam pengembangan ilmu-ilmu Alquran. Penelitian ini dapat fokus pada analisis mendalam tentang bagaimana metode penafsiran sufistik dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang makna Alquran, serta bagaimana metode ini dapat digunakan untuk mengembangkan ilmu-ilmu Alquran secara lebih komprehensif.2. Meneliti lebih lanjut tentang konsep kategorisasi makna ayat Alquran dalam tradisi tafsir sufistik. Penelitian ini dapat fokus pada analisis tentang bagaimana konsep-konsep seperti dualisme lapisan makna teks ayat, muhkam dan mutasyabihat, serta relasi antara pengetahuan dan praktik spiritual dalam menemukan makna Alquran, dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang Alquran.3. Melakukan penelitian tentang penerimaan dan apresiasi terhadap tafsir sufi dalam masyarakat umum dan akademisi. Penelitian ini dapat fokus pada analisis tentang bagaimana tafsir sufi diterima dan diapresiasi oleh masyarakat umum dan akademisi, serta bagaimana kontribusi tafsir sufi dalam penafsiran Alquran dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas.. Setidaknya terdapat beberapa problematika yang disematkan pada tafsir sufi di antaranya.pertama, tafsir sufi terkesan menafsirkan Alquran dengan mata batin (basrah) dan insting, berbeda dengan mufasir lain yang memahami Alquran melalui indera dan akal (literalis-tekstualis), tafsir sufi lebih disebut sebagai pentakwilan yang menyelisihi terhadap dzahir ayat, sebab penafsiran para sufi berdasarkan tuntunan isyarat yang diperoleh melalui proses suluk (spiritual), meskipun penafsirannya dapat dikompromikan dengan makna teks ayat.Kedua, tafsir sufi sebagai bentuk tafsir isyAri diasumsikan identik dengan corak tafsir batiniah, sehingga dinilai terjadi distorsi (tahrf), doktin keliru (heresi), lebih menyakini sisi batin (esoterik) ayat Alquran serta abai sisi eksoterisnya, bahkan dianggap identik dengan interpretasi Alquran yang mistis-dekonstruktif.Ketiga, Tafsir sufi sebagai representasi interprestasi (taAowl) makna batin ayat, dinilai bertentangan atau penghalang kemungkinan lahirnya (posibilitas) makna lain yang dikonstruksi dari pemahaman bahasa (linguistic) dan dinamika sejarah (transmisi historis).Keempat, tradisi tafsir Sufi dipandang tidak memiliki basis metodologi yang kuat, karena penafsiran kaum sufi didominasi oleh inspirasi spiritual berdasarkan kesatuan moral, literal, spiritual, dan simbol maknawi.Kelima, tafsir sufi tak lebih sebagai penafsiran yang hanya sebatas mencari basis dasar argumentasi Alquran untuk mendukung pemikirannya, sehingga terdapat ulama yang memandang tafsir sufi tidak layak disebut sebagai karya tafsir.Keenam, penolakan tafsir sufi lebih disebabkan adanya kecurigaan penyimpangan dalam melaksanakan praktik keagamaan yang menjadi ritualitas kalangan sufi (amaliah tasawuf), mereka terkesan dinilai sebagai kelompok yang mempelopori pemahaman tradisional dan menjauhi kehidupan dunia (asketisme).Sejarah dinamika perkembangan tafsir Alquran memperlihatkan bahwa tafsir sufi merupakan salah satu genre tafsir yang dinilai problematik dan kontroversial, hal yang demikian didasarkan adanya beragam apresiasi dan respon terhadapnya.mulai dari penerimaan, penerimaan dengan kualifikasi tertentu (syarat dan prinsip), hingga pada tahap penolakan sepenuhnya terhadap tafsi sufi.Meskipun demikian di sisi yang lain, kejelian dan ketajaman pemahaman atas tafsir sufi dengan mempertimbangkan kontribusinya dalam penafsiran Alquran tidak mungkin diabaikan, di antaranya.Pertama, penafsiran Alquran yang hanya bersandar pada analisis kebahasaan dinilai tidak memadai secara utuh, untuk itu diperlukan peran tafsir sufi sebagai penyempurna pemahaman ayat (takwil isyarat ayat Alquran), para sufi berdasarkan tuntunan isyarat melalui proses suluk (spiritual), menghasilkan penafsiran yang dapat dikompromikan dengan makna teks ayat, sebab tafsir sufi tidak menafikan dua unsur.pemahaman makna batin ayat dan peran teks ayat (crossing over, yakni melangkah dari yang satu makna kepada yang lain, dari makna lahir ke dalam makna rahasia teks).Kedua, penafsiran sufi sebagi ajaran atau tharqah, sebagai bentuk pengejahwantah makna tersembunyi teks ayat, juga menunjukkan signifikansi makna yang dimaksud oleh Allah swt., karena makna eksoterik Alquran merupakan dasar pijakan awal bagi kelangsungan konstruksi makna esoterik Alquran, keduanya saling melengkapi dan menyempurnakan (inner and outer meanings are complementary), sebagai makna yang melampaui level tektual-eksoterik ayat Alquran, menembus bagian terdalam ayat Alquran melalui ketersingkapan penglihatan mata batin atau intuisi ilahi yang diberikan oleh Tuhan secara langsung.Ketiga, interpretasi sufistik seharusnya dipahami sebagai proses evolusi penafsiran, dari level pemaknaan lahir eksoteris menuju level makna yang lebih mendalam (esoteris), yang berbeda dengan pola penafsiran mistis-gnostik (batniyah IsmAAoiliyyah), karena makna esoteris dalam tafsir sufistik merupakan pengetahuan yang bersifat perolehan (anugerah) secara langsung oleh Tuhan kepada para sufi, berfungsi sebagai petunjuk jalan spiritual melalui bahasa ekternal teks, sehingga menjadikan para sufi memiliki kemampuan dalam memahami rahasia iman dan takwa melalui pemahaman di balik teks Alquran.Keempat, metode penafsiran sufistik telah menunjukkan kontribusi yang sangat penting dalam upaya pengembangan ilmu-ilmu Alquran, sebab penafsiran sufistik meskipun memiliki pola yang beraneka ragam dalam menjelaskan ayat, bertolak dari interpretasi verbal hingga interpretasi simbolik dan alegoris, penafsiran sufistik tetap tidak menolak makna eksternal Alquran.Kelima, Tafsir sufi dalam konteks memahami makna batin Alquran memiliki dasar yang kuat dalam sejarah tafsir dan bukan merupakan hal yang baru dalam penafsiran Alquran, karena Alquran yang memberikan informasi bahwa Alquran memiliki dimensi dzahir dan dimensi batin.Keenam, Keberadaan tafsir sufi seiring dengan hadirnya ajaran tasawuf, lahir dari faham asketisme (zhud) yang merupakan esensi ajaran tasawuf di awal pertumbuhannya, hingga pada era berikutnya mulai mengkaji olah spritual (riyadhah), sebagai petunjuk yang mengarahkan manusia semakin dekat kepada penciptanya, juga befungsi mensucikan jiwa dan menghasilkan pengetahuan (maAorifah) melalui isyarat penafsiran ayat yang dijelaskannya.Ketujuh, hadirnya beberapa konsep kategorisasi makna ayat Alquran menjadi landasan tradisi tafsir sufistik dalam melakukan penafsirannya, di antara yaitu.Konsep muhkam dan MutasyAbih, yang menunjukkan bahwa dalam Alquran terdapat suatu makna tertentu yang hanya bisa pahami dan diketahui oleh orang-orang yang khusus sebagaimana tafsir sufistik yang hanya diketahui bagi kalangan tertentu.Terakhir, konsep baru berupa keterkaitan yang bersifat komplementer antara penggalian pengetahuan makna esoteris Alquran dengan praktik spiritual yang telah diamalkan para sufi Sebagian besar sarjana Alquran menganggap tafsir Alquran identik dengan tafsir eksoterik, penafsiran yang mengkaji aspek dzahir ayat Alquran, bahkan hal tersebut telah menjadi tradisi kuat penafsiran Alquran, meskipun terkadang hegemoni tafsir eksoterik kerap menjadi penghambat bagi kalangan atau pemikiran lain yang memiliki cara pandang berbeda, sebagaimana yang terjadi pada tafsir sufi yang secara khusus menelaah pesan-pesan Alquran melalui sisi esoterik makna batin Alquran. Penelitian ini bertujuan untuk memahami problematika tafsir sufi yang selama ini diperselisihkan, baik dari segi metodologi, konsep dasar dan prinsip penafsiran. Begitu juga dengan respon dan bentuk apresiasi terhadap corak tafsir sufi, serta kontribusinya secara akademik dan umum dalam menyikapi problematika tafsir sufi. Sesuai dengan tujuan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/f/corak-tafsir-konstruksi-makna-rajah-komposisi-ayat-thumb-93c91.webp" title="JURIS - Problematika Tafsir Sufi dalam Penafsiran Al QurAoan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/corak-tafsir-konstruksi-makna-rajah-komposisi-ayat-thumb-93c91.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/corak-tafsir-konstruksi-makna-rajah-komposisi-ayat-thumb-93c91.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/corak-tafsir-konstruksi-makna-rajah-komposisi-ayat-thumb-93c91.webp 1x" title="JURIS - Problematika Tafsir Sufi dalam Penafsiran Al QurAoan" alt="JURIS - Problematika Tafsir Sufi dalam Penafsiran Al QurAoan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/f/corak-tafsir-konstruksi-makna-rajah-komposisi-ayat-thumb-43860.webp" title="JURIS - Problematika Tafsir Sufi dalam Penafsiran Al QurAoan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/corak-tafsir-konstruksi-makna-rajah-komposisi-ayat-thumb-43860.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/corak-tafsir-konstruksi-makna-rajah-komposisi-ayat-thumb-43860.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/corak-tafsir-konstruksi-makna-rajah-komposisi-ayat-thumb-43860.webp 1x" title="JURIS - Problematika Tafsir Sufi dalam Penafsiran Al QurAoan" alt="JURIS - Problematika Tafsir Sufi dalam Penafsiran Al QurAoan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/f/corak-tafsir-konstruksi-makna-rajah-komposisi-ayat-thumb-9a459.webp" title="JURIS - Problematika Tafsir Sufi dalam Penafsiran Al QurAoan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/corak-tafsir-konstruksi-makna-rajah-komposisi-ayat-thumb-9a459.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/corak-tafsir-konstruksi-makna-rajah-komposisi-ayat-thumb-9a459.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/corak-tafsir-konstruksi-makna-rajah-komposisi-ayat-thumb-9a459.webp 1x" title="JURIS - Problematika Tafsir Sufi dalam Penafsiran Al QurAoan" alt="JURIS - Problematika Tafsir Sufi dalam Penafsiran Al QurAoan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33614-corak-tafsir-konstruksi-makna-rajah-komposisi-ayat" title="JURIS - Problematika Tafsir Sufi dalam Penafsiran Al QurAoan" target="_blank">Problematika Tafsir Sufi dalam Penafsiran Al QurAoan</a>: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan:1. Mengkaji lebih lanjut tentang metode penafsiran sufistik dan kontribusinya dalam pengembangan ilmu-ilmu Alquran. Penelitian ini dapat fokus pada analisis mendalam tentang bagaimana metode penafsiran sufistik dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang makna Alquran, serta bagaimana metode ini dapat digunakan untuk mengembangkan ilmu-ilmu Alquran secara lebih komprehensif.2. Meneliti lebih lanjut tentang konsep kategorisasi makna ayat Alquran dalam tradisi tafsir sufistik. Penelitian ini dapat fokus pada analisis tentang bagaimana konsep-konsep seperti dualisme lapisan makna teks ayat, muhkam dan mutasyabihat, serta relasi antara pengetahuan dan praktik spiritual dalam menemukan makna Alquran, dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang Alquran.3. Melakukan penelitian tentang penerimaan dan apresiasi terhadap tafsir sufi dalam masyarakat umum dan akademisi. Penelitian ini dapat fokus pada analisis tentang bagaimana tafsir sufi diterima dan diapresiasi oleh masyarakat umum dan akademisi, serta bagaimana kontribusi tafsir sufi dalam penafsiran Alquran dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas..
<br>Setidaknya terdapat beberapa problematika yang disematkan pada tafsir sufi di antaranya.pertama, tafsir sufi terkesan menafsirkan Alquran dengan mata batin (basrah) dan insting, berbeda dengan mufasir lain yang memahami Alquran melalui indera dan akal (literalis-tekstualis), tafsir sufi lebih disebut sebagai pentakwilan yang menyelisihi terhadap dzahir ayat, sebab penafsiran para sufi berdasarkan tuntunan isyarat yang diperoleh melalui proses suluk (spiritual), meskipun penafsirannya dapat dikompromikan dengan makna teks ayat.Kedua, tafsir sufi sebagai bentuk tafsir isyAri diasumsikan identik dengan corak tafsir batiniah, sehingga dinilai terjadi distorsi (tahrf), doktin keliru (heresi), lebih menyakini sisi batin (esoterik) ayat Alquran serta abai sisi eksoterisnya, bahkan dianggap identik dengan interpretasi Alquran yang mistis-dekonstruktif.Ketiga, Tafsir sufi sebagai representasi interprestasi (taAowl) makna batin ayat, dinilai bertentangan atau penghalang kemungkinan lahirnya (posibilitas) makna lain yang dikonstruksi dari pemahaman bahasa (linguistic) dan dinamika sejarah (transmisi historis).Keempat, tradisi tafsir Sufi dipandang tidak memiliki basis metodologi yang kuat, karena penafsiran kaum sufi didominasi oleh inspirasi spiritual berdasarkan kesatuan moral, literal, spiritual, dan simbol maknawi.Kelima, tafsir sufi tak lebih sebagai penafsiran yang hanya sebatas mencari basis dasar argumentasi Alquran untuk mendukung pemikirannya, sehingga terdapat ulama yang memandang tafsir sufi tidak layak disebut sebagai karya tafsir.Keenam, penolakan tafsir sufi lebih disebabkan adanya kecurigaan penyimpangan dalam melaksanakan praktik keagamaan yang menjadi ritualitas kalangan sufi (amaliah tasawuf), mereka terkesan dinilai sebagai kelompok yang mempelopori pemahaman tradisional dan menjauhi kehidupan dunia (asketisme).Sejarah dinamika perkembangan tafsir Alquran memperlihatkan bahwa tafsir sufi merupakan salah satu genre tafsir yang dinilai problematik dan kontroversial, hal yang demikian didasarkan adanya beragam apresiasi dan respon terhadapnya.mulai dari penerimaan, penerimaan dengan kualifikasi tertentu (syarat dan prinsip), hingga pada tahap penolakan sepenuhnya terhadap tafsi sufi.Meskipun demikian di sisi yang lain, kejelian dan ketajaman pemahaman atas tafsir sufi dengan mempertimbangkan kontribusinya dalam penafsiran Alquran tidak mungkin diabaikan, di antaranya.Pertama, penafsiran Alquran yang hanya bersandar pada analisis kebahasaan dinilai tidak memadai secara utuh, untuk itu diperlukan peran tafsir sufi sebagai penyempurna pemahaman ayat (takwil isyarat ayat Alquran), para sufi berdasarkan tuntunan isyarat melalui proses suluk (spiritual), menghasilkan penafsiran yang dapat dikompromikan dengan makna teks ayat, sebab tafsir sufi tidak menafikan dua unsur.pemahaman makna batin ayat dan peran teks ayat (crossing over, yakni melangkah dari yang satu makna kepada yang lain, dari makna lahir ke dalam makna rahasia teks).Kedua, penafsiran sufi sebagi ajaran atau tharqah, sebagai bentuk pengejahwantah makna tersembunyi teks ayat, juga menunjukkan signifikansi makna yang dimaksud oleh Allah swt., karena makna eksoterik Alquran merupakan dasar pijakan awal bagi kelangsungan konstruksi makna esoterik Alquran, keduanya saling melengkapi dan menyempurnakan (inner and outer meanings are complementary), sebagai makna yang melampaui level tektual-eksoterik ayat Alquran, menembus bagian terdalam ayat Alquran melalui ketersingkapan penglihatan mata batin atau intuisi ilahi yang diberikan oleh Tuhan secara langsung.Ketiga, interpretasi sufistik seharusnya dipahami sebagai proses evolusi penafsiran, dari level pemaknaan lahir eksoteris menuju level makna yang lebih mendalam (esoteris), yang berbeda dengan pola penafsiran mistis-gnostik (batniyah IsmAAoiliyyah), karena makna esoteris dalam tafsir sufistik merupakan pengetahuan yang bersifat perolehan (anugerah) secara langsung oleh Tuhan kepada para sufi, berfungsi sebagai petunjuk jalan spiritual melalui bahasa ekternal teks, sehingga menjadikan para sufi memiliki kemampuan dalam memahami rahasia iman dan takwa melalui pemahaman di balik teks Alquran.Keempat, metode penafsiran sufistik telah menunjukkan kontribusi yang sangat penting dalam upaya pengembangan ilmu-ilmu Alquran, sebab penafsiran sufistik meskipun memiliki pola yang beraneka ragam dalam menjelaskan ayat, bertolak dari interpretasi verbal hingga interpretasi simbolik dan alegoris, penafsiran sufistik tetap tidak menolak makna eksternal Alquran.Kelima, Tafsir sufi dalam konteks memahami makna batin Alquran memiliki dasar yang kuat dalam sejarah tafsir dan bukan merupakan hal yang baru dalam penafsiran Alquran, karena Alquran yang memberikan informasi bahwa Alquran memiliki dimensi dzahir dan dimensi batin.Keenam, Keberadaan tafsir sufi seiring dengan hadirnya ajaran tasawuf, lahir dari faham asketisme (zhud) yang merupakan esensi ajaran tasawuf di awal pertumbuhannya, hingga pada era berikutnya mulai mengkaji olah spritual (riyadhah), sebagai petunjuk yang mengarahkan manusia semakin dekat kepada penciptanya, juga befungsi mensucikan jiwa dan menghasilkan pengetahuan (maAorifah) melalui isyarat penafsiran ayat yang dijelaskannya.Ketujuh, hadirnya beberapa konsep kategorisasi makna ayat Alquran menjadi landasan tradisi tafsir sufistik dalam melakukan penafsirannya, di antara yaitu.Konsep muhkam dan MutasyAbih, yang menunjukkan bahwa dalam Alquran terdapat suatu makna tertentu yang hanya bisa pahami dan diketahui oleh orang-orang yang khusus sebagaimana tafsir sufistik yang hanya diketahui bagi kalangan tertentu.Terakhir, konsep baru berupa keterkaitan yang bersifat komplementer antara penggalian pengetahuan makna esoteris Alquran dengan praktik spiritual yang telah diamalkan para sufi
<br>Sebagian besar sarjana Alquran menganggap tafsir Alquran identik dengan tafsir eksoterik, penafsiran yang mengkaji aspek dzahir ayat Alquran, bahkan hal tersebut telah menjadi tradisi kuat penafsiran Alquran, meskipun terkadang hegemoni tafsir eksoterik kerap menjadi penghambat bagi kalangan atau pemikiran lain yang memiliki cara pandang berbeda, sebagaimana yang terjadi pada tafsir sufi yang secara khusus menelaah pesan-pesan Alquran melalui sisi esoterik makna batin Alquran. Penelitian ini bertujuan untuk memahami problematika tafsir sufi yang selama ini diperselisihkan, baik dari segi metodologi, konsep dasar dan prinsip penafsiran. Begitu juga dengan respon dan bentuk apresiasi terhadap corak tafsir sufi, serta kontribusinya secara akademik dan umum dalam menyikapi problematika tafsir sufi. Sesuai dengan tujuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/f/corak-tafsir-konstruksi-makna-rajah-komposisi-ayat-thumb-43860.webp" type="image/webp" length="76624" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/corak-tafsir-konstruksi-makna-rajah-komposisi-ayat-thumb-93c91.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/corak-tafsir-konstruksi-makna-rajah-komposisi-ayat-thumb-43860.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/corak-tafsir-konstruksi-makna-rajah-komposisi-ayat-thumb-9a459.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4363-mahadalyalfithrah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15269-putih-jurnal-pengetahuan-ilmu-hikmah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Cultural Erosion and Moral Crisis in Nigerian Tertiary Institutions A Religious and Cultural Appraisal of StudentsAo Week and Sign Out Practices ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Cultural Erosion and Moral Crisis in Nigerian Tertiary Institutions A Religious and Cultural Appraisal of StudentsAo Week and Sign Out Practices ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Cultural Erosion and Moral Crisis in Nigerian Tertiary Institutions A Religious and Cultural Appraisal of StudentsAo Week and Sign Out Practices ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33608-moral-integrity-cultural-erosion-decay-stude</link>
	<guid isPermaLink="false">eb322835926fce88aea0dd464f058547</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 14:34:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ free counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,counter,free,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ To address the identified moral and cultural challenges, future research should explore the effectiveness of integrating indigenous African moral philosophies into university curricula, fostering a sense of cultural pride and ethical responsibility among ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Cultural Erosion and Moral Crisis in Nigerian Tertiary Institutions: A Religious and Cultural Appraisal of StudentsAo Week and Sign-Out Practices: To address the identified moral and cultural challenges, future research should explore the effectiveness of integrating indigenous African moral philosophies into university curricula, fostering a sense of cultural pride and ethical responsibility among students. Furthermore, studies could investigate the role of social media in shaping student behavior and develop strategies to promote responsible online engagement. Finally, research is needed to assess the impact of parental involvement and community-based mentorship programs on studentsAo moral development, aiming to create a holistic support system that reinforces positive values and ethical conduct.. The study concludes that the moral and cultural decay observed during StudentsAo Week and Sign-Out Day celebrations in Nigerian tertiary institutions represents a significant departure from traditional values.This decline is linked to the influence of globalization, weakened institutional oversight, and a broader societal erosion of moral consciousness.Ultimately, restoring moral integrity requires a collaborative effort involving religious institutions, educational authorities, and community organizations to redefine campus celebrations as platforms for ethical education and cultural affirmation This paper critically examines the growing moral and cultural decline associated with StudentsAo Week and Sign-Out Day celebrations in Nigerian tertiary institutions. Originally designed as moments of academic reflection and thanksgiving, these events have increasingly become characterized by indecent dressing, public immorality, and disregard for both African and religious values. Drawing from Cultural Erosion Theory and Social Learning Theory, the study analyzes how globalization, social media, and peer influence have contributed... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/3/moral-integrity-cultural-erosion-decay-studentsao-thumb-fa95d.webp" title="JURIS - Cultural Erosion and Moral Crisis in Nigerian Tertiary Institutions: A Religious and Cultural Appraisal of StudentsAo Week and Sign-Out Practices" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/moral-integrity-cultural-erosion-decay-studentsao-thumb-fa95d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/moral-integrity-cultural-erosion-decay-studentsao-thumb-fa95d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/moral-integrity-cultural-erosion-decay-studentsao-thumb-fa95d.webp 1x" title="JURIS - Cultural Erosion and Moral Crisis in Nigerian Tertiary Institutions: A Religious and Cultural Appraisal of StudentsAo Week and Sign-Out Practices" alt="JURIS - Cultural Erosion and Moral Crisis in Nigerian Tertiary Institutions: A Religious and Cultural Appraisal of StudentsAo Week and Sign-Out Practices" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/moral-integrity-cultural-erosion-decay-studentsao-thumb-56770.webp" title="JURIS - Cultural Erosion and Moral Crisis in Nigerian Tertiary Institutions: A Religious and Cultural Appraisal of StudentsAo Week and Sign-Out Practices" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/moral-integrity-cultural-erosion-decay-studentsao-thumb-56770.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/moral-integrity-cultural-erosion-decay-studentsao-thumb-56770.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/moral-integrity-cultural-erosion-decay-studentsao-thumb-56770.webp 1x" title="JURIS - Cultural Erosion and Moral Crisis in Nigerian Tertiary Institutions: A Religious and Cultural Appraisal of StudentsAo Week and Sign-Out Practices" alt="JURIS - Cultural Erosion and Moral Crisis in Nigerian Tertiary Institutions: A Religious and Cultural Appraisal of StudentsAo Week and Sign-Out Practices" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/moral-integrity-cultural-erosion-decay-studentsao-thumb-5bd5b.webp" title="JURIS - Cultural Erosion and Moral Crisis in Nigerian Tertiary Institutions: A Religious and Cultural Appraisal of StudentsAo Week and Sign-Out Practices" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/moral-integrity-cultural-erosion-decay-studentsao-thumb-5bd5b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/moral-integrity-cultural-erosion-decay-studentsao-thumb-5bd5b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/moral-integrity-cultural-erosion-decay-studentsao-thumb-5bd5b.webp 1x" title="JURIS - Cultural Erosion and Moral Crisis in Nigerian Tertiary Institutions: A Religious and Cultural Appraisal of StudentsAo Week and Sign-Out Practices" alt="JURIS - Cultural Erosion and Moral Crisis in Nigerian Tertiary Institutions: A Religious and Cultural Appraisal of StudentsAo Week and Sign-Out Practices" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33608-moral-integrity-cultural-erosion-decay-stude" title="JURIS - Cultural Erosion and Moral Crisis in Nigerian Tertiary Institutions: A Religious and Cultural Appraisal of StudentsAo Week and Sign-Out Practices" target="_blank">Cultural Erosion and Moral Crisis in Nigerian Tertiary Institutions: A Religious and Cultural Appraisal of StudentsAo Week and Sign-Out Practices</a>: To address the identified moral and cultural challenges, future research should explore the effectiveness of integrating indigenous African moral philosophies into university curricula, fostering a sense of cultural pride and ethical responsibility among students. Furthermore, studies could investigate the role of social media in shaping student behavior and develop strategies to promote responsible online engagement. Finally, research is needed to assess the impact of parental involvement and community-based mentorship programs on studentsAo moral development, aiming to create a holistic support system that reinforces positive values and ethical conduct..
<br>The study concludes that the moral and cultural decay observed during StudentsAo Week and Sign-Out Day celebrations in Nigerian tertiary institutions represents a significant departure from traditional values.This decline is linked to the influence of globalization, weakened institutional oversight, and a broader societal erosion of moral consciousness.Ultimately, restoring moral integrity requires a collaborative effort involving religious institutions, educational authorities, and community organizations to redefine campus celebrations as platforms for ethical education and cultural affirmation
<br>This paper critically examines the growing moral and cultural decline associated with StudentsAo Week and Sign-Out Day celebrations in Nigerian tertiary institutions. Originally designed as moments of academic reflection and thanksgiving, these events have increasingly become characterized by indecent dressing, public immorality, and disregard for both African and religious values. Drawing from Cultural Erosion Theory and Social Learning Theory, the study analyzes how globalization, social media, and peer influence have contributed...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/3/moral-integrity-cultural-erosion-decay-studentsao-thumb-fa95d.webp" type="image/webp" length="64376" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/moral-integrity-cultural-erosion-decay-studentsao-thumb-fa95d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/moral-integrity-cultural-erosion-decay-studentsao-thumb-56770.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/moral-integrity-cultural-erosion-decay-studentsao-thumb-5bd5b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-700-yasin-alsys.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1635-african-multidisciplinary-journal-sciences-artificial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ THE EFFECT OF GREEN ACCOUNTING MEDIA EXPOSURE AND TAX AGGRESSIVENESS ON CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY Study on Property Real Estate and Building Construction Sector Companies Listed on the Indo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ THE EFFECT OF GREEN ACCOUNTING MEDIA EXPOSURE AND TAX AGGRESSIVENESS ON CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY Study on Property Real Estate and Building Construction Sector Companies Listed on the Indo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ THE EFFECT OF GREEN ACCOUNTING MEDIA EXPOSURE AND TAX AGGRESSIVENESS ON CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY Study on Property Real Estate and Building Construction Sector Companies Listed on the Indo ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-33601-kinerja-sosial-perusahaan-green-accounting-e</link>
	<guid isPermaLink="false">5a07ee07ba460d915beced9431543420</guid>
	<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 14:08:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ real estate ]]></category>
	<category><![CDATA[ imanuel lyo ]]></category>
	<category><![CDATA[ nur aisah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aisah,estate,imanuel,lyo,nur,real]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti lebih dalam mengapa akuntansi hijau belum diterapkan secara optimal di perusahaan properti dan konstruksi, dengan menggali hambatan internal seperti biaya implementasi, kurangnya tenaga ahli, atau rendahnya kesadaran manajemen ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - THE EFFECT OF GREEN ACCOUNTING, MEDIA EXPOSURE, AND TAX AGGRESSIVENESS ON CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (Study on Property, Real Estate, and Building Construction Sector Companies Listed on the Indo: Pertama, perlu diteliti lebih dalam mengapa akuntansi hijau belum diterapkan secara optimal di perusahaan properti dan konstruksi, dengan menggali hambatan internal seperti biaya implementasi, kurangnya tenaga ahli, atau rendahnya kesadaran manajemen terhadap manfaat jangka panjangnya. Kedua, perlu dikaji bagaimana peran platform media sosial dibandingkan media tradisional dalam memengaruhi pengungkapan CSR, mengingat pergeseran pola komunikasi perusahaan ke ranah digital yang lebih interaktif dan cepat. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian yang mengeksplorasi hubungan antara agresivitas pajak dengan persepsi publik dan tekanan sosial, terutama di sektor yang rentan kritik lingkungan, untuk melihat apakah ketidaktransparan perpajakan memengaruhi legitimasi sosial perusahaan meskipun tidak secara langsung berdampak pada pengungkapan CSR. Ketiga arah penelitian ini dapat memperdalam pemahaman tentang dinamika non-keuangan yang memengaruhi akuntabilitas perusahaan di sektor konstruksi dan properti, serta memberikan dasar bagi kebijakan pelaporan yang lebih efektif dan transparan.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntansi hijau tidak berpengaruh terhadap tanggung jawab sosial perusahaan karena penerapannya masih rendah di perusahaan.Eksposur media berpengaruh positif dan signifikan terhadap tanggung jawab sosial perusahaan, menunjukkan bahwa perusahaan yang aktif dalam media cenderung lebih transparan.Agresivitas pajak tidak berpengaruh terhadap tanggung jawab sosial perusahaan karena kurangnya transparansi pengungkapan praktik perpajakan dalam laporan tahunan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh akuntansi hijau, eksposur media, dan agresivitas pajak terhadap tanggung jawab sosial perusahaan. Penelitian dilakukan pada perusahaan sektor properti, real estat, dan konstruksi bangunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018Ae2021. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan teknik purposive sampling, menghasilkan 44 sampel dari 176 perusahaan. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntansi hijau, eksposur media, dan agresivitas pajak tidak berpengaruh terhadap tanggung jawab sosial perusahaan. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,610... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/a/kinerja-sosial-perusahaan-green-accounting-exposur-thumb-b090f.webp" title="JURIS - THE EFFECT OF GREEN ACCOUNTING, MEDIA EXPOSURE, AND TAX AGGRESSIVENESS ON CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (Study on Property, Real Estate, and Building Construction Sector Companies Listed on the Indo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/a/kinerja-sosial-perusahaan-green-accounting-exposur-thumb-b090f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/a/kinerja-sosial-perusahaan-green-accounting-exposur-thumb-b090f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/a/kinerja-sosial-perusahaan-green-accounting-exposur-thumb-b090f.webp 1x" title="JURIS - THE EFFECT OF GREEN ACCOUNTING, MEDIA EXPOSURE, AND TAX AGGRESSIVENESS ON CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (Study on Property, Real Estate, and Building Construction Sector Companies Listed on the Indo" alt="JURIS - THE EFFECT OF GREEN ACCOUNTING, MEDIA EXPOSURE, AND TAX AGGRESSIVENESS ON CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (Study on Property, Real Estate, and Building Construction Sector Companies Listed on the Indo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/a/kinerja-sosial-perusahaan-green-accounting-exposur-thumb-b06a0.webp" title="JURIS - THE EFFECT OF GREEN ACCOUNTING, MEDIA EXPOSURE, AND TAX AGGRESSIVENESS ON CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (Study on Property, Real Estate, and Building Construction Sector Companies Listed on the Indo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/a/kinerja-sosial-perusahaan-green-accounting-exposur-thumb-b06a0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/a/kinerja-sosial-perusahaan-green-accounting-exposur-thumb-b06a0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/a/kinerja-sosial-perusahaan-green-accounting-exposur-thumb-b06a0.webp 1x" title="JURIS - THE EFFECT OF GREEN ACCOUNTING, MEDIA EXPOSURE, AND TAX AGGRESSIVENESS ON CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (Study on Property, Real Estate, and Building Construction Sector Companies Listed on the Indo" alt="JURIS - THE EFFECT OF GREEN ACCOUNTING, MEDIA EXPOSURE, AND TAX AGGRESSIVENESS ON CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (Study on Property, Real Estate, and Building Construction Sector Companies Listed on the Indo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/a/kinerja-sosial-perusahaan-green-accounting-exposur-thumb-53602.webp" title="JURIS - THE EFFECT OF GREEN ACCOUNTING, MEDIA EXPOSURE, AND TAX AGGRESSIVENESS ON CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (Study on Property, Real Estate, and Building Construction Sector Companies Listed on the Indo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/a/kinerja-sosial-perusahaan-green-accounting-exposur-thumb-53602.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/a/kinerja-sosial-perusahaan-green-accounting-exposur-thumb-53602.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/a/kinerja-sosial-perusahaan-green-accounting-exposur-thumb-53602.webp 1x" title="JURIS - THE EFFECT OF GREEN ACCOUNTING, MEDIA EXPOSURE, AND TAX AGGRESSIVENESS ON CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (Study on Property, Real Estate, and Building Construction Sector Companies Listed on the Indo" alt="JURIS - THE EFFECT OF GREEN ACCOUNTING, MEDIA EXPOSURE, AND TAX AGGRESSIVENESS ON CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (Study on Property, Real Estate, and Building Construction Sector Companies Listed on the Indo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-33601-kinerja-sosial-perusahaan-green-accounting-e" title="JURIS - THE EFFECT OF GREEN ACCOUNTING, MEDIA EXPOSURE, AND TAX AGGRESSIVENESS ON CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (Study on Property, Real Estate, and Building Construction Sector Companies Listed on the Indo" target="_blank">THE EFFECT OF GREEN ACCOUNTING, MEDIA EXPOSURE, AND TAX AGGRESSIVENESS ON CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (Study on Property, Real Estate, and Building Construction Sector Companies Listed on the Indo</a>: Pertama, perlu diteliti lebih dalam mengapa akuntansi hijau belum diterapkan secara optimal di perusahaan properti dan konstruksi, dengan menggali hambatan internal seperti biaya implementasi, kurangnya tenaga ahli, atau rendahnya kesadaran manajemen terhadap manfaat jangka panjangnya. Kedua, perlu dikaji bagaimana peran platform media sosial dibandingkan media tradisional dalam memengaruhi pengungkapan CSR, mengingat pergeseran pola komunikasi perusahaan ke ranah digital yang lebih interaktif dan cepat. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian yang mengeksplorasi hubungan antara agresivitas pajak dengan persepsi publik dan tekanan sosial, terutama di sektor yang rentan kritik lingkungan, untuk melihat apakah ketidaktransparan perpajakan memengaruhi legitimasi sosial perusahaan meskipun tidak secara langsung berdampak pada pengungkapan CSR. Ketiga arah penelitian ini dapat memperdalam pemahaman tentang dinamika non-keuangan yang memengaruhi akuntabilitas perusahaan di sektor konstruksi dan properti, serta memberikan dasar bagi kebijakan pelaporan yang lebih efektif dan transparan..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntansi hijau tidak berpengaruh terhadap tanggung jawab sosial perusahaan karena penerapannya masih rendah di perusahaan.Eksposur media berpengaruh positif dan signifikan terhadap tanggung jawab sosial perusahaan, menunjukkan bahwa perusahaan yang aktif dalam media cenderung lebih transparan.Agresivitas pajak tidak berpengaruh terhadap tanggung jawab sosial perusahaan karena kurangnya transparansi pengungkapan praktik perpajakan dalam laporan tahunan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh akuntansi hijau, eksposur media, dan agresivitas pajak terhadap tanggung jawab sosial perusahaan. Penelitian dilakukan pada perusahaan sektor properti, real estat, dan konstruksi bangunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018Ae2021. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan teknik purposive sampling, menghasilkan 44 sampel dari 176 perusahaan. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntansi hijau, eksposur media, dan agresivitas pajak tidak berpengaruh terhadap tanggung jawab sosial perusahaan. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,610...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/a/kinerja-sosial-perusahaan-green-accounting-exposur-thumb-53602.webp" type="image/webp" length="77162" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/a/kinerja-sosial-perusahaan-green-accounting-exposur-thumb-b090f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/a/kinerja-sosial-perusahaan-green-accounting-exposur-thumb-b06a0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/a/kinerja-sosial-perusahaan-green-accounting-exposur-thumb-53602.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-540-unpar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5538-sustainability-accounting-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sat, 04 Apr 2026 18:08:58 +0700. 24 items. Served in: 3.764 seconds [rss] -->
