<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-4apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Tue, 07 Apr 2026 11:30:09 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 11:30:09 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-04-07T11:30:09+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kesulitan Siswa dalam Memecahkan Masalah Skala dan Perbandingan Serta Strategi Penanggulangannya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kesulitan Siswa dalam Memecahkan Masalah Skala dan Perbandingan Serta Strategi Penanggulangannya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kesulitan Siswa dalam Memecahkan Masalah Skala dan Perbandingan Serta Strategi Penanggulangannya ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35152-siswa-sekolah-menengah-ajar-literasi-numeras</link>
	<guid isPermaLink="false">0adda67e4463e352d7d94793d9dd7471</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 11:08:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ elvi mailani ]]></category>
	<category><![CDATA[ j lantang 95 ]]></category>
	<category><![CDATA[ denny haris ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[95,denny,elvi,haris,j,lantang,mailani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengevaluasi efektivitas strategi pembelajaran secara jangka panjang dan lintas konteks pendidikan. Selain itu, pengembangan instrumen asesmen berbasis literasi numerasi perlu terus dilakukan untuk memastikan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kesulitan Siswa dalam Memecahkan Masalah Skala dan Perbandingan Serta Strategi Penanggulangannya: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengevaluasi efektivitas strategi pembelajaran secara jangka panjang dan lintas konteks pendidikan. Selain itu, pengembangan instrumen asesmen berbasis literasi numerasi perlu terus dilakukan untuk memastikan ketercapaian kompetensi siswa secara akurat dan berkelanjutan. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengukur dampak penggunaan media pembelajaran yang relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa, seperti E-LKPD, modul digital, atau komik digital, dalam meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa pada materi skala dan perbandingan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut tentang bagaimana pendekatan etnomatematika dapat diterapkan dalam pembelajaran matematika secara efektif dan relevan dengan budaya lokal.. Berdasarkan hasil analisis dari berbagai penelitian, dapat disimpulkan bahwa kesulitan siswa dalam memecahkan masalah skala dan perbandingan meliputi keterbatasan pemahaman konsep dasar, kesulitan dalam menafsirkan soal cerita, dan lemahnya kemampuan dalam merancang serta mengevaluasi strategi pemecahan masalah.Faktor-faktor tersebut diperparah oleh rendahnya motivasi belajar, penggunaan model pembelajaran yang kurang variatif, serta minimnya media ajar yang mendukung kebutuhan siswa.Namun, kesulitan-kesulitan tersebut dapat ditanggulangi melalui penerapan strategi pembelajaran aktif dan kontekstual, seperti Problem Based Learning, metode penemuan terbimbing, dan pendekatan etnomatematika, yang mampu meningkatkan keterlibatan, pemahaman, dan hasil belajar siswa secara signifikan.Proses belajar seharusnya tidak hanya mengejar capaian angka, tetapi juga membangun pemahaman mendalam yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.Pengembangan instrumen asesmen berbasis literasi numerasi sangat penting untuk memastikan ketercapaian kompetensi siswa secara akurat dan berkelanjutan Kesulitan dalam belajar matematika masih menjadi tantangan besar bagi siswa sekolah dasar, khususnya pada materi skala dan perbandingan yang menuntut pemahaman konsep serta kemampuan berpikir logis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai hambatan yang dialami siswa dalam memahami dan menyelesaikan soal pada topik tersebut, sekaligus merangkum strategi pembelajaran yang efektif untuk mengatasinya. Kajian dilakukan melalui telaah pustaka terhadap artikel ilmiah terbitan tahun 2019 hingga 2024 yang relevan dengan konteks... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/1/siswa-sekolah-menengah-ajar-literasi-numerasi-pema-thumb-5f320.webp" title="JURIS - Analisis Kesulitan Siswa dalam Memecahkan Masalah Skala dan  Perbandingan Serta Strategi Penanggulangannya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/siswa-sekolah-menengah-ajar-literasi-numerasi-pema-thumb-5f320.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/siswa-sekolah-menengah-ajar-literasi-numerasi-pema-thumb-5f320.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/siswa-sekolah-menengah-ajar-literasi-numerasi-pema-thumb-5f320.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kesulitan Siswa dalam Memecahkan Masalah Skala dan  Perbandingan Serta Strategi Penanggulangannya" alt="JURIS - Analisis Kesulitan Siswa dalam Memecahkan Masalah Skala dan  Perbandingan Serta Strategi Penanggulangannya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/siswa-sekolah-menengah-ajar-literasi-numerasi-pema-thumb-839eb.webp" title="JURIS - Analisis Kesulitan Siswa dalam Memecahkan Masalah Skala dan  Perbandingan Serta Strategi Penanggulangannya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/siswa-sekolah-menengah-ajar-literasi-numerasi-pema-thumb-839eb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/siswa-sekolah-menengah-ajar-literasi-numerasi-pema-thumb-839eb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/siswa-sekolah-menengah-ajar-literasi-numerasi-pema-thumb-839eb.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kesulitan Siswa dalam Memecahkan Masalah Skala dan  Perbandingan Serta Strategi Penanggulangannya" alt="JURIS - Analisis Kesulitan Siswa dalam Memecahkan Masalah Skala dan  Perbandingan Serta Strategi Penanggulangannya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/siswa-sekolah-menengah-ajar-literasi-numerasi-pema-thumb-ce24c.webp" title="JURIS - Analisis Kesulitan Siswa dalam Memecahkan Masalah Skala dan  Perbandingan Serta Strategi Penanggulangannya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/siswa-sekolah-menengah-ajar-literasi-numerasi-pema-thumb-ce24c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/siswa-sekolah-menengah-ajar-literasi-numerasi-pema-thumb-ce24c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/siswa-sekolah-menengah-ajar-literasi-numerasi-pema-thumb-ce24c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kesulitan Siswa dalam Memecahkan Masalah Skala dan  Perbandingan Serta Strategi Penanggulangannya" alt="JURIS - Analisis Kesulitan Siswa dalam Memecahkan Masalah Skala dan  Perbandingan Serta Strategi Penanggulangannya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35152-siswa-sekolah-menengah-ajar-literasi-numeras" title="JURIS - Analisis Kesulitan Siswa dalam Memecahkan Masalah Skala dan  Perbandingan Serta Strategi Penanggulangannya" target="_blank">Analisis Kesulitan Siswa dalam Memecahkan Masalah Skala dan  Perbandingan Serta Strategi Penanggulangannya</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengevaluasi efektivitas strategi pembelajaran secara jangka panjang dan lintas konteks pendidikan. Selain itu, pengembangan instrumen asesmen berbasis literasi numerasi perlu terus dilakukan untuk memastikan ketercapaian kompetensi siswa secara akurat dan berkelanjutan. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengukur dampak penggunaan media pembelajaran yang relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa, seperti E-LKPD, modul digital, atau komik digital, dalam meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa pada materi skala dan perbandingan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut tentang bagaimana pendekatan etnomatematika dapat diterapkan dalam pembelajaran matematika secara efektif dan relevan dengan budaya lokal..
<br>Berdasarkan hasil analisis dari berbagai penelitian, dapat disimpulkan bahwa kesulitan siswa dalam memecahkan masalah skala dan perbandingan meliputi keterbatasan pemahaman konsep dasar, kesulitan dalam menafsirkan soal cerita, dan lemahnya kemampuan dalam merancang serta mengevaluasi strategi pemecahan masalah.Faktor-faktor tersebut diperparah oleh rendahnya motivasi belajar, penggunaan model pembelajaran yang kurang variatif, serta minimnya media ajar yang mendukung kebutuhan siswa.Namun, kesulitan-kesulitan tersebut dapat ditanggulangi melalui penerapan strategi pembelajaran aktif dan kontekstual, seperti Problem Based Learning, metode penemuan terbimbing, dan pendekatan etnomatematika, yang mampu meningkatkan keterlibatan, pemahaman, dan hasil belajar siswa secara signifikan.Proses belajar seharusnya tidak hanya mengejar capaian angka, tetapi juga membangun pemahaman mendalam yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.Pengembangan instrumen asesmen berbasis literasi numerasi sangat penting untuk memastikan ketercapaian kompetensi siswa secara akurat dan berkelanjutan
<br>Kesulitan dalam belajar matematika masih menjadi tantangan besar bagi siswa sekolah dasar, khususnya pada materi skala dan perbandingan yang menuntut pemahaman konsep serta kemampuan berpikir logis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai hambatan yang dialami siswa dalam memahami dan menyelesaikan soal pada topik tersebut, sekaligus merangkum strategi pembelajaran yang efektif untuk mengatasinya. Kajian dilakukan melalui telaah pustaka terhadap artikel ilmiah terbitan tahun 2019 hingga 2024 yang relevan dengan konteks...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/1/siswa-sekolah-menengah-ajar-literasi-numerasi-pema-thumb-5f320.webp" type="image/webp" length="102072" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/siswa-sekolah-menengah-ajar-literasi-numerasi-pema-thumb-5f320.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/siswa-sekolah-menengah-ajar-literasi-numerasi-pema-thumb-839eb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/siswa-sekolah-menengah-ajar-literasi-numerasi-pema-thumb-ce24c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-624-unimed.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13407-jurnal-fibonaci-jurnal-pendidikan-matematika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Studi Komparatif Hukum Kewarisan Islam dan Kewarisan Adat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Studi Komparatif Hukum Kewarisan Islam dan Kewarisan Adat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Studi Komparatif Hukum Kewarisan Islam dan Kewarisan Adat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35154-tokoh-adat-siulu-praktik-waris-warisan-islam</link>
	<guid isPermaLink="false">844a01fa3e1fd4af753c4d66a864edb9</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 11:01:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ issn barcode ]]></category>
	<category><![CDATA[ north bekasi ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[barcode,bekasi,counter,flag,issn,north]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai implementasi hukum waris Islam dan adat di berbagai daerah di Indonesia, dengan mempertimbangkan karakteristik sosial ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Studi Komparatif Hukum Kewarisan Islam dan Kewarisan Adat: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai implementasi hukum waris Islam dan adat di berbagai daerah di Indonesia, dengan mempertimbangkan karakteristik sosial budaya setempat. Hal ini penting untuk memahami bagaimana hukum waris diterapkan dalam praktik dan mengidentifikasi potensi konflik yang mungkin timbul. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji efektivitas mekanisme penyelesaian sengketa waris yang ada, baik melalui jalur formal (pengadilan) maupun informal (mediasi). Penelitian ini dapat memberikan rekomendasi untuk meningkatkan efisiensi dan keadilan dalam penyelesaian sengketa waris. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model hukum waris yang mengakomodasi nilai-nilai agama, adat, dan prinsip keadilan modern, sehingga dapat memberikan solusi yang komprehensif dan berkelanjutan bagi permasalahan waris di Indonesia. Penelitian ini harus melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk ahli hukum, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat umum, untuk memastikan bahwa model hukum waris yang dihasilkan benar-benar representatif dan dapat diterima oleh semua pihak. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta sistem hukum waris yang lebih harmonis dan adil bagi seluruh masyarakat Indonesia.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hukum kewarisan Islam dan adat memiliki persamaan dalam hal definisi, asas bilateral dan individual, sistem kewarisan, serta urutan ahli waris.Namun, terdapat perbedaan signifikan dalam asas, sistem, urutan ahli waris, dan harta warisan.Hukum Islam menekankan asas ijbari dan kematian, sementara hukum adat lebih fleksibel.Sistem kewarisan Islam bersifat individual bilateral, sedangkan hukum adat mengenal sistem kolektif dan mayorat.Perbedaan ini perlu dipahami untuk menghindari konflik dalam pembagian warisan Konflik terkait klaim warisan sering terjadi di masyarakat. Hal ini disebabkan oleh kurangnya kesadaran masyarakat tentang cara membagi warisan secara adil dan masalah yuridis terkait hukum waris yang berlaku di Indonesia. Hukum waris yang banyak diterapkan di Indonesia adalah hukum waris Islam dan hukum waris adat. Kedua konfigurasi hukum ini tentu akan menimbulkan konsekuensi problematis yang lebih lanjut. Ahli waris harus memilih dua opsi yuridis tersebut. Kedua opsi ini memiliki persamaan dan perbedaan mendasar mengenai definisi warisan, dasar warisan,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/0/tokoh-adat-siulu-praktik-waris-warisan-islam-siste-thumb-61e48.webp" title="JURIS - Studi Komparatif Hukum Kewarisan Islam dan Kewarisan Adat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/tokoh-adat-siulu-praktik-waris-warisan-islam-siste-thumb-61e48.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/tokoh-adat-siulu-praktik-waris-warisan-islam-siste-thumb-61e48.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/tokoh-adat-siulu-praktik-waris-warisan-islam-siste-thumb-61e48.webp 1x" title="JURIS - Studi Komparatif Hukum Kewarisan Islam dan Kewarisan Adat" alt="JURIS - Studi Komparatif Hukum Kewarisan Islam dan Kewarisan Adat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/tokoh-adat-siulu-praktik-waris-warisan-islam-siste-thumb-75b09.webp" title="JURIS - Studi Komparatif Hukum Kewarisan Islam dan Kewarisan Adat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/tokoh-adat-siulu-praktik-waris-warisan-islam-siste-thumb-75b09.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/tokoh-adat-siulu-praktik-waris-warisan-islam-siste-thumb-75b09.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/tokoh-adat-siulu-praktik-waris-warisan-islam-siste-thumb-75b09.webp 1x" title="JURIS - Studi Komparatif Hukum Kewarisan Islam dan Kewarisan Adat" alt="JURIS - Studi Komparatif Hukum Kewarisan Islam dan Kewarisan Adat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/tokoh-adat-siulu-praktik-waris-warisan-islam-siste-thumb-2a36a.webp" title="JURIS - Studi Komparatif Hukum Kewarisan Islam dan Kewarisan Adat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/tokoh-adat-siulu-praktik-waris-warisan-islam-siste-thumb-2a36a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/tokoh-adat-siulu-praktik-waris-warisan-islam-siste-thumb-2a36a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/tokoh-adat-siulu-praktik-waris-warisan-islam-siste-thumb-2a36a.webp 1x" title="JURIS - Studi Komparatif Hukum Kewarisan Islam dan Kewarisan Adat" alt="JURIS - Studi Komparatif Hukum Kewarisan Islam dan Kewarisan Adat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35154-tokoh-adat-siulu-praktik-waris-warisan-islam" title="JURIS - Studi Komparatif Hukum Kewarisan Islam dan Kewarisan Adat" target="_blank">Studi Komparatif Hukum Kewarisan Islam dan Kewarisan Adat</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai implementasi hukum waris Islam dan adat di berbagai daerah di Indonesia, dengan mempertimbangkan karakteristik sosial budaya setempat. Hal ini penting untuk memahami bagaimana hukum waris diterapkan dalam praktik dan mengidentifikasi potensi konflik yang mungkin timbul. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji efektivitas mekanisme penyelesaian sengketa waris yang ada, baik melalui jalur formal (pengadilan) maupun informal (mediasi). Penelitian ini dapat memberikan rekomendasi untuk meningkatkan efisiensi dan keadilan dalam penyelesaian sengketa waris. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model hukum waris yang mengakomodasi nilai-nilai agama, adat, dan prinsip keadilan modern, sehingga dapat memberikan solusi yang komprehensif dan berkelanjutan bagi permasalahan waris di Indonesia. Penelitian ini harus melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk ahli hukum, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat umum, untuk memastikan bahwa model hukum waris yang dihasilkan benar-benar representatif dan dapat diterima oleh semua pihak. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta sistem hukum waris yang lebih harmonis dan adil bagi seluruh masyarakat Indonesia..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa hukum kewarisan Islam dan adat memiliki persamaan dalam hal definisi, asas bilateral dan individual, sistem kewarisan, serta urutan ahli waris.Namun, terdapat perbedaan signifikan dalam asas, sistem, urutan ahli waris, dan harta warisan.Hukum Islam menekankan asas ijbari dan kematian, sementara hukum adat lebih fleksibel.Sistem kewarisan Islam bersifat individual bilateral, sedangkan hukum adat mengenal sistem kolektif dan mayorat.Perbedaan ini perlu dipahami untuk menghindari konflik dalam pembagian warisan
<br>Konflik terkait klaim warisan sering terjadi di masyarakat. Hal ini disebabkan oleh kurangnya kesadaran masyarakat tentang cara membagi warisan secara adil dan masalah yuridis terkait hukum waris yang berlaku di Indonesia. Hukum waris yang banyak diterapkan di Indonesia adalah hukum waris Islam dan hukum waris adat. Kedua konfigurasi hukum ini tentu akan menimbulkan konsekuensi problematis yang lebih lanjut. Ahli waris harus memilih dua opsi yuridis tersebut. Kedua opsi ini memiliki persamaan dan perbedaan mendasar mengenai definisi warisan, dasar warisan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/0/tokoh-adat-siulu-praktik-waris-warisan-islam-siste-thumb-75b09.webp" type="image/webp" length="83084" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/tokoh-adat-siulu-praktik-waris-warisan-islam-siste-thumb-61e48.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/tokoh-adat-siulu-praktik-waris-warisan-islam-siste-thumb-75b09.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/tokoh-adat-siulu-praktik-waris-warisan-islam-siste-thumb-2a36a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-269-ubharajaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6072-jurnal-hukum-sasana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas IV SD Wedarijaksa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas IV SD Wedarijaksa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas IV SD Wedarijaksa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35150-kritis-matematis-siswa-kelas-rendah</link>
	<guid isPermaLink="false">98ee5db6de9eb602ef3f07c74157f147</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 10:43:02 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ elvi mailani ]]></category>
	<category><![CDATA[ j lantang 95 ]]></category>
	<category><![CDATA[ denny haris ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[95,denny,elvi,haris,j,lantang,mailani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam untuk meningkatkan generalisasi hasil. Kedua, penelitian dapat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas IV SD Wedarijaksa: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam untuk meningkatkan generalisasi hasil. Kedua, penelitian dapat menggali lebih dalam peran variabel mediator seperti metakognisi dan kecemasan matematika dalam hubungan antara kecerdasan emosional dan kemampuan pemecahan masalah. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas intervensi pembelajaran yang mengintegrasikan pengembangan kecerdasan emosional dan strategi kognitif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan siswa dalam belajar matematika, serta memberikan dasar bagi pengembangan program pembelajaran yang lebih efektif dan relevan.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas IV SD Wedarijaksa.Temuan ini menunjukkan bahwa faktor kognitif lebih dominan dalam memengaruhi kemampuan pemecahan masalah siswa dibandingkan dengan kecerdasan emosional.Meskipun demikian, kecerdasan emosional tetap berperan penting dalam membantu siswa mengelola emosi dan motivasi belajar selama proses pemecahan masalah Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kecerdasan Emosional (KE) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis (KPMM) siswa kelas IV SD Wedarijaksa. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fakta bahwa banyak siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal matematika berjenis pemecahan masalah, terutama dalam memahami konteks soal dan menentukan strategi penyelesaian yang tepat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex-post facto bersifat korelasional. Instrumen yang digunakan terdiri atas angket KE dan tes KPMM. Angket KE disusun berdasarkan lima indikator Goleman, yakni kesadaran diri, pengendalian diri, motivasi, empati, dan keterampilan sosial, dengan total 25 butir pernyataan berskala Likert. Tes KPMM terdiri atas empat soal uraian berbasis langkah pemecahan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/b/kritis-matematis-siswa-kelas-rendah-kecerdasan-emo-thumb-f1030.webp" title="JURIS - Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Kemampuan Pemecahan  Masalah Matematis Siswa Kelas IV SD Wedarijaksa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/kritis-matematis-siswa-kelas-rendah-kecerdasan-emo-thumb-f1030.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/kritis-matematis-siswa-kelas-rendah-kecerdasan-emo-thumb-f1030.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/kritis-matematis-siswa-kelas-rendah-kecerdasan-emo-thumb-f1030.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Kemampuan Pemecahan  Masalah Matematis Siswa Kelas IV SD Wedarijaksa" alt="JURIS - Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Kemampuan Pemecahan  Masalah Matematis Siswa Kelas IV SD Wedarijaksa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/kritis-matematis-siswa-kelas-rendah-kecerdasan-emo-thumb-9e739.webp" title="JURIS - Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Kemampuan Pemecahan  Masalah Matematis Siswa Kelas IV SD Wedarijaksa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/kritis-matematis-siswa-kelas-rendah-kecerdasan-emo-thumb-9e739.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/kritis-matematis-siswa-kelas-rendah-kecerdasan-emo-thumb-9e739.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/kritis-matematis-siswa-kelas-rendah-kecerdasan-emo-thumb-9e739.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Kemampuan Pemecahan  Masalah Matematis Siswa Kelas IV SD Wedarijaksa" alt="JURIS - Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Kemampuan Pemecahan  Masalah Matematis Siswa Kelas IV SD Wedarijaksa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/kritis-matematis-siswa-kelas-rendah-kecerdasan-emo-thumb-d6bba.webp" title="JURIS - Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Kemampuan Pemecahan  Masalah Matematis Siswa Kelas IV SD Wedarijaksa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/kritis-matematis-siswa-kelas-rendah-kecerdasan-emo-thumb-d6bba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/kritis-matematis-siswa-kelas-rendah-kecerdasan-emo-thumb-d6bba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/kritis-matematis-siswa-kelas-rendah-kecerdasan-emo-thumb-d6bba.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Kemampuan Pemecahan  Masalah Matematis Siswa Kelas IV SD Wedarijaksa" alt="JURIS - Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Kemampuan Pemecahan  Masalah Matematis Siswa Kelas IV SD Wedarijaksa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35150-kritis-matematis-siswa-kelas-rendah" title="JURIS - Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Kemampuan Pemecahan  Masalah Matematis Siswa Kelas IV SD Wedarijaksa" target="_blank">Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Kemampuan Pemecahan  Masalah Matematis Siswa Kelas IV SD Wedarijaksa</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam untuk meningkatkan generalisasi hasil. Kedua, penelitian dapat menggali lebih dalam peran variabel mediator seperti metakognisi dan kecemasan matematika dalam hubungan antara kecerdasan emosional dan kemampuan pemecahan masalah. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas intervensi pembelajaran yang mengintegrasikan pengembangan kecerdasan emosional dan strategi kognitif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan siswa dalam belajar matematika, serta memberikan dasar bagi pengembangan program pembelajaran yang lebih efektif dan relevan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas IV SD Wedarijaksa.Temuan ini menunjukkan bahwa faktor kognitif lebih dominan dalam memengaruhi kemampuan pemecahan masalah siswa dibandingkan dengan kecerdasan emosional.Meskipun demikian, kecerdasan emosional tetap berperan penting dalam membantu siswa mengelola emosi dan motivasi belajar selama proses pemecahan masalah
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kecerdasan Emosional (KE) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis (KPMM) siswa kelas IV SD Wedarijaksa. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fakta bahwa banyak siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal matematika berjenis pemecahan masalah, terutama dalam memahami konteks soal dan menentukan strategi penyelesaian yang tepat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex-post facto bersifat korelasional. Instrumen yang digunakan terdiri atas angket KE dan tes KPMM. Angket KE disusun berdasarkan lima indikator Goleman, yakni kesadaran diri, pengendalian diri, motivasi, empati, dan keterampilan sosial, dengan total 25 butir pernyataan berskala Likert. Tes KPMM terdiri atas empat soal uraian berbasis langkah pemecahan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/b/kritis-matematis-siswa-kelas-rendah-kecerdasan-emo-thumb-f1030.webp" type="image/webp" length="104678" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/kritis-matematis-siswa-kelas-rendah-kecerdasan-emo-thumb-f1030.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/kritis-matematis-siswa-kelas-rendah-kecerdasan-emo-thumb-9e739.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/kritis-matematis-siswa-kelas-rendah-kecerdasan-emo-thumb-d6bba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-624-unimed.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13407-jurnal-fibonaci-jurnal-pendidikan-matematika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Hubungan Antara Problem Solving Matematis Dan Resiliensi Matematis Siswa Di SMP Negeri 11 Kota Pontianak ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Antara Problem Solving Matematis Dan Resiliensi Matematis Siswa Di SMP Negeri 11 Kota Pontianak ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Antara Problem Solving Matematis Dan Resiliensi Matematis Siswa Di SMP Negeri 11 Kota Pontianak ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35147-problem-solving-mathematical-probl</link>
	<guid isPermaLink="false">7d7e8ce87acb0bdac2ec34039e006cde</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 10:21:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ elvi mailani ]]></category>
	<category><![CDATA[ j lantang 95 ]]></category>
	<category><![CDATA[ denny haris ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[95,denny,elvi,haris,j,lantang,mailani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kemampuan problem solving matematis siswa, perlu dipertimbangkan strategi pembelajaran yang inovatif dan menarik, seperti pembelajaran berbasis masalah (PBL). PBL dapat mendorong kerja sama, refleksi, dan ketekunan belajar, serta membantu ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Hubungan Antara Problem Solving Matematis Dan Resiliensi Matematis Siswa Di SMP Negeri 11 Kota Pontianak: Untuk meningkatkan kemampuan problem solving matematis siswa, perlu dipertimbangkan strategi pembelajaran yang inovatif dan menarik, seperti pembelajaran berbasis masalah (PBL). PBL dapat mendorong kerja sama, refleksi, dan ketekunan belajar, serta membantu siswa mengembangkan resiliensi matematis. Selain itu, penting untuk menyediakan lingkungan belajar yang kondusif, dengan fasilitas seperti media pembelajaran menarik dan ruang diskusi yang memfasilitasi eksplorasi ide. Sekolah juga dapat mendukung pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) siswa dengan menyediakan sumber belajar yang beragam dan mendorong siswa untuk berpikir kritis dan kreatif. Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memperluas jumlah sampel dan variabel penelitian, serta mempertimbangkan faktor-faktor eksternal seperti dukungan keluarga dan gaya mengajar guru, yang dapat memengaruhi resiliensi dan kemampuan pemecahan masalah siswa.. Berdasarkan hasil penelitian, kemampuan pemecahan masalah matematis dan resiliensi matematis siswa kelas VIII C SMP Negeri 11 Kota Pontianak berada pada kategori sedang.Walaupun beberapa siswa sudah mampu memahami permasalahan dan meninjau kembali hasil penyelesaiannya, masih banyak yang mengalami hambatan dalam merancang serta menerapkan langkah penyelesaian secara sistematis.Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara resiliensi matematis dan kemampuan problem solving (sig.Hal ini mengindikasikan bahwa kemampuan berpikir matematis siswa tidak semata-mata dipengaruhi oleh tingkat resiliensi, melainkan juga oleh faktor lain seperti motivasi belajar, strategi pembelajaran yang digunakan, serta penguasaan konsep dasar matematika.Guru perlu memperhatikan pengembangan resiliensi matematis sebagai bagian dari kompetensi afektif siswa, karena resiliensi berperan dalam menumbuhkan sikap pantang menyerah dan motivasi belajar yang berkelanjutan.Penerapan model pembelajaran yang mendorong aktivitas reflektif, kolaboratif, dan kontekstual seperti Problem Based Learning (PBL) dapat menumbuhkan baik resiliensi maupun kemampuan problem solving secara simultan Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi Teorema Pythagoras sekaligus tingkat resiliensi matematis mereka, serta menganalisis hubungan antara kedua variabel tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Sampel berjumlah 29 siswa kelas VIII C SMP Negeri 11 Kota Pontianak. Data diperoleh melalui tes uraian problem solving berbasis empat langkah Polya (memahami masalah, menyusun rencana, melaksanakan rencana, meninjau kembali) dan angket resiliensi matematis 24 pernyataan skala Likert (1Ae5) yang memuat enam indikator (ketekunan/percaya diri, sosialisasi/kolaborasi, kreativitas solusi, pembelajaran dari kegagalan, rasa ingin tahu/refleksi,... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/c/problem-solving-mathematical-based-learning-model-thumb-2612f.webp" title="JURIS - Hubungan Antara Problem Solving Matematis Dan Resiliensi Matematis  Siswa Di SMP Negeri 11 Kota Pontianak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/problem-solving-mathematical-based-learning-model-thumb-2612f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/problem-solving-mathematical-based-learning-model-thumb-2612f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/problem-solving-mathematical-based-learning-model-thumb-2612f.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Antara Problem Solving Matematis Dan Resiliensi Matematis  Siswa Di SMP Negeri 11 Kota Pontianak" alt="JURIS - Hubungan Antara Problem Solving Matematis Dan Resiliensi Matematis  Siswa Di SMP Negeri 11 Kota Pontianak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/c/problem-solving-mathematical-based-learning-model-thumb-7d2c9.webp" title="JURIS - Hubungan Antara Problem Solving Matematis Dan Resiliensi Matematis  Siswa Di SMP Negeri 11 Kota Pontianak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/problem-solving-mathematical-based-learning-model-thumb-7d2c9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/problem-solving-mathematical-based-learning-model-thumb-7d2c9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/problem-solving-mathematical-based-learning-model-thumb-7d2c9.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Antara Problem Solving Matematis Dan Resiliensi Matematis  Siswa Di SMP Negeri 11 Kota Pontianak" alt="JURIS - Hubungan Antara Problem Solving Matematis Dan Resiliensi Matematis  Siswa Di SMP Negeri 11 Kota Pontianak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/c/problem-solving-mathematical-based-learning-model-thumb-1d392.webp" title="JURIS - Hubungan Antara Problem Solving Matematis Dan Resiliensi Matematis  Siswa Di SMP Negeri 11 Kota Pontianak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/problem-solving-mathematical-based-learning-model-thumb-1d392.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/problem-solving-mathematical-based-learning-model-thumb-1d392.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/problem-solving-mathematical-based-learning-model-thumb-1d392.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Antara Problem Solving Matematis Dan Resiliensi Matematis  Siswa Di SMP Negeri 11 Kota Pontianak" alt="JURIS - Hubungan Antara Problem Solving Matematis Dan Resiliensi Matematis  Siswa Di SMP Negeri 11 Kota Pontianak" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35147-problem-solving-mathematical-probl" title="JURIS - Hubungan Antara Problem Solving Matematis Dan Resiliensi Matematis  Siswa Di SMP Negeri 11 Kota Pontianak" target="_blank">Hubungan Antara Problem Solving Matematis Dan Resiliensi Matematis  Siswa Di SMP Negeri 11 Kota Pontianak</a>: Untuk meningkatkan kemampuan problem solving matematis siswa, perlu dipertimbangkan strategi pembelajaran yang inovatif dan menarik, seperti pembelajaran berbasis masalah (PBL). PBL dapat mendorong kerja sama, refleksi, dan ketekunan belajar, serta membantu siswa mengembangkan resiliensi matematis. Selain itu, penting untuk menyediakan lingkungan belajar yang kondusif, dengan fasilitas seperti media pembelajaran menarik dan ruang diskusi yang memfasilitasi eksplorasi ide. Sekolah juga dapat mendukung pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) siswa dengan menyediakan sumber belajar yang beragam dan mendorong siswa untuk berpikir kritis dan kreatif. Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memperluas jumlah sampel dan variabel penelitian, serta mempertimbangkan faktor-faktor eksternal seperti dukungan keluarga dan gaya mengajar guru, yang dapat memengaruhi resiliensi dan kemampuan pemecahan masalah siswa..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, kemampuan pemecahan masalah matematis dan resiliensi matematis siswa kelas VIII C SMP Negeri 11 Kota Pontianak berada pada kategori sedang.Walaupun beberapa siswa sudah mampu memahami permasalahan dan meninjau kembali hasil penyelesaiannya, masih banyak yang mengalami hambatan dalam merancang serta menerapkan langkah penyelesaian secara sistematis.Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara resiliensi matematis dan kemampuan problem solving (sig.Hal ini mengindikasikan bahwa kemampuan berpikir matematis siswa tidak semata-mata dipengaruhi oleh tingkat resiliensi, melainkan juga oleh faktor lain seperti motivasi belajar, strategi pembelajaran yang digunakan, serta penguasaan konsep dasar matematika.Guru perlu memperhatikan pengembangan resiliensi matematis sebagai bagian dari kompetensi afektif siswa, karena resiliensi berperan dalam menumbuhkan sikap pantang menyerah dan motivasi belajar yang berkelanjutan.Penerapan model pembelajaran yang mendorong aktivitas reflektif, kolaboratif, dan kontekstual seperti Problem Based Learning (PBL) dapat menumbuhkan baik resiliensi maupun kemampuan problem solving secara simultan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi Teorema Pythagoras sekaligus tingkat resiliensi matematis mereka, serta menganalisis hubungan antara kedua variabel tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Sampel berjumlah 29 siswa kelas VIII C SMP Negeri 11 Kota Pontianak. Data diperoleh melalui tes uraian problem solving berbasis empat langkah Polya (memahami masalah, menyusun rencana, melaksanakan rencana, meninjau kembali) dan angket resiliensi matematis 24 pernyataan skala Likert (1Ae5) yang memuat enam indikator (ketekunan/percaya diri, sosialisasi/kolaborasi, kreativitas solusi, pembelajaran dari kegagalan, rasa ingin tahu/refleksi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/c/problem-solving-mathematical-based-learning-model-thumb-2612f.webp" type="image/webp" length="104352" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/problem-solving-mathematical-based-learning-model-thumb-2612f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/problem-solving-mathematical-based-learning-model-thumb-7d2c9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/problem-solving-mathematical-based-learning-model-thumb-1d392.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-624-unimed.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13407-jurnal-fibonaci-jurnal-pendidikan-matematika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Meningkatkan Pemahaman Matematika dengan Pembelajaran Kontekstual Berbasis Digital dan Lokal ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Meningkatkan Pemahaman Matematika dengan Pembelajaran Kontekstual Berbasis Digital dan Lokal ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Meningkatkan Pemahaman Matematika dengan Pembelajaran Kontekstual Berbasis Digital dan Lokal ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35148-pemahaman-matematika-kearifan-lokal-pesantren-prin</link>
	<guid isPermaLink="false">d4a4ca2c07483573f93d67d8a9dd0961</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 09:53:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ elvi mailani ]]></category>
	<category><![CDATA[ j lantang 95 ]]></category>
	<category><![CDATA[ denny haris ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[95,denny,elvi,haris,j,lantang,mailani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menggunakan desain eksperimen sejati (true experimental design) dengan melibatkan kelompok kontrol untuk memperkuat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Meningkatkan Pemahaman Matematika dengan Pembelajaran Kontekstual Berbasis Digital dan Lokal: Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menggunakan desain eksperimen sejati (true experimental design) dengan melibatkan kelompok kontrol untuk memperkuat bukti kausalitas antara pembelajaran kontekstual berbasis digital dan pemahaman konsep matematika. Kedua, penelitian dapat memperluas cakupan materi matematika yang lebih kompleks, seperti luas bangun datar atau volume bangun ruang, untuk menguji efektivitas pendekatan yang sama pada materi yang lebih menantang. Ketiga, penelitian dapat mengembangkan modul pembelajaran kontekstual yang terintegrasi dengan fitur interaktif adaptif berbasis budaya lokal, sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan gaya belajar masing-masing siswa. Dengan demikian, penelitian lanjutan diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam pengembangan model pembelajaran matematika yang efektif dan relevan dengan konteks lokal.. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kontekstual berbasis media digital dan kearifan lokal berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pemahaman siswa kelas V SD pada materi keliling bangun datar.Peningkatan ini terbukti dari hasil uji paired sample t-test yang menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05).Pembelajaran kontekstual yang mengintegrasikan kearifan lokal dan media digital terbukti efektif membuat siswa memahami konsep matematika yang abstrak menjadi lebih nyata dan bermakna.Penelitian ini menyarankan agar guru sekolah dasar mengintegrasikan media digital dengan pembelajaran kontekstual yang berkearifan lokal dalam pembelajaran matematika Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dampak pembelajaran kontekstual berbasis media digital dan berkearifan lokal terhadap pemahaman matematika siswa kelas V SD pada materi keliling bangun datar. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental design) tipe one-group pretestAeposttest tanpa kelompok kontrol, di mana 20 siswa kelas V SDN 067098 Medan menjadi subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui tes tertulis sebelum dan sesudah perlakuan serta observasi selama proses pembelajaran. Hasil analisis menunjukkan bahwa skor rata-rata pretest sebesar 45,00 meningkat menjadi 77,00 pada posttest. Uji paired sample t-test menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa secara signifikan setelah mengikuti pembelajaran. Secara teoretis, hasil ini menegaskan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/6/pemahaman-matematika-kearifan-lokal-pesantren-prin-thumb-c0849.webp" title="JURIS - Meningkatkan Pemahaman Matematika dengan Pembelajaran Kontekstual  Berbasis Digital dan Lokal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/pemahaman-matematika-kearifan-lokal-pesantren-prin-thumb-c0849.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/pemahaman-matematika-kearifan-lokal-pesantren-prin-thumb-c0849.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/pemahaman-matematika-kearifan-lokal-pesantren-prin-thumb-c0849.webp 1x" title="JURIS - Meningkatkan Pemahaman Matematika dengan Pembelajaran Kontekstual  Berbasis Digital dan Lokal" alt="JURIS - Meningkatkan Pemahaman Matematika dengan Pembelajaran Kontekstual  Berbasis Digital dan Lokal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/6/pemahaman-matematika-kearifan-lokal-pesantren-prin-thumb-d39ff.webp" title="JURIS - Meningkatkan Pemahaman Matematika dengan Pembelajaran Kontekstual  Berbasis Digital dan Lokal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/pemahaman-matematika-kearifan-lokal-pesantren-prin-thumb-d39ff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/pemahaman-matematika-kearifan-lokal-pesantren-prin-thumb-d39ff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/pemahaman-matematika-kearifan-lokal-pesantren-prin-thumb-d39ff.webp 1x" title="JURIS - Meningkatkan Pemahaman Matematika dengan Pembelajaran Kontekstual  Berbasis Digital dan Lokal" alt="JURIS - Meningkatkan Pemahaman Matematika dengan Pembelajaran Kontekstual  Berbasis Digital dan Lokal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/6/pemahaman-matematika-kearifan-lokal-pesantren-prin-thumb-53d74.webp" title="JURIS - Meningkatkan Pemahaman Matematika dengan Pembelajaran Kontekstual  Berbasis Digital dan Lokal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/pemahaman-matematika-kearifan-lokal-pesantren-prin-thumb-53d74.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/pemahaman-matematika-kearifan-lokal-pesantren-prin-thumb-53d74.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/pemahaman-matematika-kearifan-lokal-pesantren-prin-thumb-53d74.webp 1x" title="JURIS - Meningkatkan Pemahaman Matematika dengan Pembelajaran Kontekstual  Berbasis Digital dan Lokal" alt="JURIS - Meningkatkan Pemahaman Matematika dengan Pembelajaran Kontekstual  Berbasis Digital dan Lokal" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35148-pemahaman-matematika-kearifan-lokal-pesantren-prin" title="JURIS - Meningkatkan Pemahaman Matematika dengan Pembelajaran Kontekstual  Berbasis Digital dan Lokal" target="_blank">Meningkatkan Pemahaman Matematika dengan Pembelajaran Kontekstual  Berbasis Digital dan Lokal</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menggunakan desain eksperimen sejati (true experimental design) dengan melibatkan kelompok kontrol untuk memperkuat bukti kausalitas antara pembelajaran kontekstual berbasis digital dan pemahaman konsep matematika. Kedua, penelitian dapat memperluas cakupan materi matematika yang lebih kompleks, seperti luas bangun datar atau volume bangun ruang, untuk menguji efektivitas pendekatan yang sama pada materi yang lebih menantang. Ketiga, penelitian dapat mengembangkan modul pembelajaran kontekstual yang terintegrasi dengan fitur interaktif adaptif berbasis budaya lokal, sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan gaya belajar masing-masing siswa. Dengan demikian, penelitian lanjutan diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam pengembangan model pembelajaran matematika yang efektif dan relevan dengan konteks lokal..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kontekstual berbasis media digital dan kearifan lokal berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pemahaman siswa kelas V SD pada materi keliling bangun datar.Peningkatan ini terbukti dari hasil uji paired sample t-test yang menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05).Pembelajaran kontekstual yang mengintegrasikan kearifan lokal dan media digital terbukti efektif membuat siswa memahami konsep matematika yang abstrak menjadi lebih nyata dan bermakna.Penelitian ini menyarankan agar guru sekolah dasar mengintegrasikan media digital dengan pembelajaran kontekstual yang berkearifan lokal dalam pembelajaran matematika
<br>Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dampak pembelajaran kontekstual berbasis media digital dan berkearifan lokal terhadap pemahaman matematika siswa kelas V SD pada materi keliling bangun datar. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental design) tipe one-group pretestAeposttest tanpa kelompok kontrol, di mana 20 siswa kelas V SDN 067098 Medan menjadi subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui tes tertulis sebelum dan sesudah perlakuan serta observasi selama proses pembelajaran. Hasil analisis menunjukkan bahwa skor rata-rata pretest sebesar 45,00 meningkat menjadi 77,00 pada posttest. Uji paired sample t-test menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa secara signifikan setelah mengikuti pembelajaran. Secara teoretis, hasil ini menegaskan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/6/pemahaman-matematika-kearifan-lokal-pesantren-prin-thumb-d39ff.webp" type="image/webp" length="110208" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/pemahaman-matematika-kearifan-lokal-pesantren-prin-thumb-c0849.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/pemahaman-matematika-kearifan-lokal-pesantren-prin-thumb-d39ff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/pemahaman-matematika-kearifan-lokal-pesantren-prin-thumb-53d74.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-624-unimed.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13407-jurnal-fibonaci-jurnal-pendidikan-matematika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Model Pembelajaran Team Games Tournament Berbantuan Educaplay Terhadap Hasil Belajar Matematika Materi Pengukuran Waktu Dan Durasi Kelas II SD ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Model Pembelajaran Team Games Tournament Berbantuan Educaplay Terhadap Hasil Belajar Matematika Materi Pengukuran Waktu Dan Durasi Kelas II SD ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Model Pembelajaran Team Games Tournament Berbantuan Educaplay Terhadap Hasil Belajar Matematika Materi Pengukuran Waktu Dan Durasi Kelas II SD ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35149-matematika-materi-segitiga-chikmawati-pengaruh-mod</link>
	<guid isPermaLink="false">34992e1f94b06e389a8adea80dc9bdd8</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 09:09:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ elvi mailani ]]></category>
	<category><![CDATA[ j lantang 95 ]]></category>
	<category><![CDATA[ denny haris ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[95,denny,elvi,haris,j,lantang,mailani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar guru mengoptimalkan pembelajaran berbasis teknologi, khususnya Educaplay, sebagai sarana menciptakan suasana belajar yang aktif, kontekstual, dan menyenangkan. Penerapan model ini juga dapat menjadi acuan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Model Pembelajaran Team Games Tournament Berbantuan Educaplay Terhadap Hasil Belajar Matematika Materi Pengukuran Waktu Dan Durasi Kelas II SD: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar guru mengoptimalkan pembelajaran berbasis teknologi, khususnya Educaplay, sebagai sarana menciptakan suasana belajar yang aktif, kontekstual, dan menyenangkan. Penerapan model ini juga dapat menjadi acuan bagi sekolah dalam mengembangkan inovasi pembelajaran berbasis digital yang mendorong siswa berpikir kritis, bekerja sama dalam kelompok, dan mengaitkan konsep matematika dengan pengalaman nyata sehari-hari. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan desain eksperimen yang melibatkan kelompok kontrol, jumlah sampel yang lebih besar, dan fokus tambahan pada aspek motivasi atau keterampilan kolaboratif siswa untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif.. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) berbantuan aplikasi Educaplay berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar Matematika siswa kelas II pada materi Pengukuran Waktu dan Durasi.Hal ini dibuktikan dari peningkatan nilai rata-rata (mean) saat sebelum ada perlakuan dan setelah ada perlakuan, yaitu nilai dari 42,32 menjadi 71,27.Nilai 71,27 sebagai hasil belajar siswa setelah adanya penerapan model pembelajaran TGT berbantuan aplikasi Educaplay juga memenuhi nilai 70 sebagai KKTP di sekolah tersebut.Kemudian, hasil uji paired sample t-test membuktikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada hasil belajar Matematika pada materi Pengukuran Waktu dan Durasi kelas II sebelum dan setelah diberikan perlakuan, hal ini dikarenakan hasil uji yang dilakukan menyatakan nilai signifikansi (2-tailed) < 0,05 yaitu sebesar 0,000.Dengan demikian, metode pembelajaran TGT dapat diterapkan di Sekolah Dasar sebagai metode yang juga mampu menarik minat dan fokus peserta didik, sehingga pembelajaran terasa lebih menyenangkan dan bermakna Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemahaman siswa yang terbatas pada mata pelajaran Matematika terutama materi Pengukuran Waktu dan Durasi. TGT dalam perannya sebagai model pembelajaran berpotensi untuk memperkuat dasar pemahaman dan memperbaiki hasil belajar siswa. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah ada pengaruh pada model TGT (Team Games Tournament) terhadap hasil belajar Matematika pada materi Pengukuran Waktu dan Durasi di kelas II SD. Metode pre-experimental digunakan sebagai metode penelitian berdasarkan desain one-group pretest-posttest dengan subjek penelitian yaitu 22 siswa kelas II SD Negeri 067098 Medan. Data dianalisis menggunakan uji normalitas sebagai prasyarat melakukan uji paired sample t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/f/matematika-materi-segitiga-chikmawati-pengaruh-mod-thumb-93cd5.webp" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Team Games Tournament Berbantuan  Educaplay Terhadap Hasil Belajar Matematika Materi Pengukuran Waktu  Dan Durasi Kelas II SD" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/matematika-materi-segitiga-chikmawati-pengaruh-mod-thumb-93cd5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/matematika-materi-segitiga-chikmawati-pengaruh-mod-thumb-93cd5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/matematika-materi-segitiga-chikmawati-pengaruh-mod-thumb-93cd5.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Team Games Tournament Berbantuan  Educaplay Terhadap Hasil Belajar Matematika Materi Pengukuran Waktu  Dan Durasi Kelas II SD" alt="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Team Games Tournament Berbantuan  Educaplay Terhadap Hasil Belajar Matematika Materi Pengukuran Waktu  Dan Durasi Kelas II SD" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/matematika-materi-segitiga-chikmawati-pengaruh-mod-thumb-a323e.webp" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Team Games Tournament Berbantuan  Educaplay Terhadap Hasil Belajar Matematika Materi Pengukuran Waktu  Dan Durasi Kelas II SD" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/matematika-materi-segitiga-chikmawati-pengaruh-mod-thumb-a323e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/matematika-materi-segitiga-chikmawati-pengaruh-mod-thumb-a323e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/matematika-materi-segitiga-chikmawati-pengaruh-mod-thumb-a323e.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Team Games Tournament Berbantuan  Educaplay Terhadap Hasil Belajar Matematika Materi Pengukuran Waktu  Dan Durasi Kelas II SD" alt="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Team Games Tournament Berbantuan  Educaplay Terhadap Hasil Belajar Matematika Materi Pengukuran Waktu  Dan Durasi Kelas II SD" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/f/matematika-materi-segitiga-chikmawati-pengaruh-mod-thumb-946fd.webp" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Team Games Tournament Berbantuan  Educaplay Terhadap Hasil Belajar Matematika Materi Pengukuran Waktu  Dan Durasi Kelas II SD" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/f/matematika-materi-segitiga-chikmawati-pengaruh-mod-thumb-946fd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/f/matematika-materi-segitiga-chikmawati-pengaruh-mod-thumb-946fd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/f/matematika-materi-segitiga-chikmawati-pengaruh-mod-thumb-946fd.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Team Games Tournament Berbantuan  Educaplay Terhadap Hasil Belajar Matematika Materi Pengukuran Waktu  Dan Durasi Kelas II SD" alt="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Team Games Tournament Berbantuan  Educaplay Terhadap Hasil Belajar Matematika Materi Pengukuran Waktu  Dan Durasi Kelas II SD" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35149-matematika-materi-segitiga-chikmawati-pengaruh-mod" title="JURIS - Pengaruh Model Pembelajaran Team Games Tournament Berbantuan  Educaplay Terhadap Hasil Belajar Matematika Materi Pengukuran Waktu  Dan Durasi Kelas II SD" target="_blank">Pengaruh Model Pembelajaran Team Games Tournament Berbantuan  Educaplay Terhadap Hasil Belajar Matematika Materi Pengukuran Waktu  Dan Durasi Kelas II SD</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar guru mengoptimalkan pembelajaran berbasis teknologi, khususnya Educaplay, sebagai sarana menciptakan suasana belajar yang aktif, kontekstual, dan menyenangkan. Penerapan model ini juga dapat menjadi acuan bagi sekolah dalam mengembangkan inovasi pembelajaran berbasis digital yang mendorong siswa berpikir kritis, bekerja sama dalam kelompok, dan mengaitkan konsep matematika dengan pengalaman nyata sehari-hari. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan desain eksperimen yang melibatkan kelompok kontrol, jumlah sampel yang lebih besar, dan fokus tambahan pada aspek motivasi atau keterampilan kolaboratif siswa untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif..
<br>Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) berbantuan aplikasi Educaplay berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar Matematika siswa kelas II pada materi Pengukuran Waktu dan Durasi.Hal ini dibuktikan dari peningkatan nilai rata-rata (mean) saat sebelum ada perlakuan dan setelah ada perlakuan, yaitu nilai dari 42,32 menjadi 71,27.Nilai 71,27 sebagai hasil belajar siswa setelah adanya penerapan model pembelajaran TGT berbantuan aplikasi Educaplay juga memenuhi nilai 70 sebagai KKTP di sekolah tersebut.Kemudian, hasil uji paired sample t-test membuktikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada hasil belajar Matematika pada materi Pengukuran Waktu dan Durasi kelas II sebelum dan setelah diberikan perlakuan, hal ini dikarenakan hasil uji yang dilakukan menyatakan nilai signifikansi (2-tailed) < 0,05 yaitu sebesar 0,000.Dengan demikian, metode pembelajaran TGT dapat diterapkan di Sekolah Dasar sebagai metode yang juga mampu menarik minat dan fokus peserta didik, sehingga pembelajaran terasa lebih menyenangkan dan bermakna
<br>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemahaman siswa yang terbatas pada mata pelajaran Matematika terutama materi Pengukuran Waktu dan Durasi. TGT dalam perannya sebagai model pembelajaran berpotensi untuk memperkuat dasar pemahaman dan memperbaiki hasil belajar siswa. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah ada pengaruh pada model TGT (Team Games Tournament) terhadap hasil belajar Matematika pada materi Pengukuran Waktu dan Durasi di kelas II SD. Metode pre-experimental digunakan sebagai metode penelitian berdasarkan desain one-group pretest-posttest dengan subjek penelitian yaitu 22 siswa kelas II SD Negeri 067098 Medan. Data dianalisis menggunakan uji normalitas sebagai prasyarat melakukan uji paired sample t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/f/matematika-materi-segitiga-chikmawati-pengaruh-mod-thumb-946fd.webp" type="image/webp" length="134928" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/matematika-materi-segitiga-chikmawati-pengaruh-mod-thumb-93cd5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/matematika-materi-segitiga-chikmawati-pengaruh-mod-thumb-a323e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/f/matematika-materi-segitiga-chikmawati-pengaruh-mod-thumb-946fd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-624-unimed.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13407-jurnal-fibonaci-jurnal-pendidikan-matematika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Durasi Penggunaan Gadget dan Ketajaman Mata pada Remaja Studi Korelasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Durasi Penggunaan Gadget dan Ketajaman Mata pada Remaja Studi Korelasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Durasi Penggunaan Gadget dan Ketajaman Mata pada Remaja Studi Korelasi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35140-klinik-mata-kmu-durasi-gadget-ketajaman-obser</link>
	<guid isPermaLink="false">cfb282a7ee4b24cff8a71df15ffbda66</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 08:59:25 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ lana sari ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,lana,sari,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, kami menyarankan agar remaja mengurangi durasi penggunaan gadget dan rutin memeriksakan mata di klinik mata untuk menekan risiko penurunan ketajaman mata dan gangguan fungsi mata. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Durasi Penggunaan Gadget dan Ketajaman Mata pada Remaja: Studi Korelasi: Berdasarkan hasil penelitian, kami menyarankan agar remaja mengurangi durasi penggunaan gadget dan rutin memeriksakan mata di klinik mata untuk menekan risiko penurunan ketajaman mata dan gangguan fungsi mata. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk menyelidiki lebih lanjut faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi ketajaman mata, seperti jarak pandang dan posisi tubuh saat menggunakan gadget. Studi ini juga dapat diperluas dengan melibatkan populasi yang lebih beragam, seperti siswa dari berbagai sekolah dan tingkat pendidikan, untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif tentang dampak penggunaan gadget terhadap ketajaman mata pada remaja.. Sebagian besar remaja di SMK Muhammadiyah Yogyakarta 3 Kelas X dan XI menggunakan gadget dengan durasi yang dalam kategori tinggi dan mayoritas remaja di SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta Kelas X dan XI mengalami ketajaman mata yang tidak normal.Secara statistik terdapat hubungan antara durasi penggunaan gadget dengan ketajaman mata pada remaja di SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta Masalah ketajaman penglihatan sering muncul pada remaja dan membutuhkan perhatian karena dampaknya yang signifikan pada beberapa aspek kehidupan, termasuk pembelajaran. Remaja dapat mengalami penurunan ketajaman penglihatan karena berbagai keadaan, termasuk paparan cahaya yang dipancarkan oleh gadget. Fenomena ini telah menarik minat peneliti untuk menyelidiki korelasi antara jumlah waktu yang dihabiskan remaja untuk menggunakan gadget dan ketajaman visual mereka. Penelitian ini bersifat observasional dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X dan XI yang mengambil jurusan Teknik Audio Video di SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Teknik total sampling digunakan untuk memilih 41 responden. Alat ukur yang digunakan terdiri dari lembar kuesioner untuk mencatat waktu penggunaan gadget dan lembar observasi ketajaman... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/e/klinik-mata-kmu-durasi-gadget-ketajaman-observasi-thumb-461c4.webp" title="JURIS - Durasi Penggunaan Gadget dan Ketajaman Mata pada Remaja: Studi Korelasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/klinik-mata-kmu-durasi-gadget-ketajaman-observasi-thumb-461c4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/klinik-mata-kmu-durasi-gadget-ketajaman-observasi-thumb-461c4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/klinik-mata-kmu-durasi-gadget-ketajaman-observasi-thumb-461c4.webp 1x" title="JURIS - Durasi Penggunaan Gadget dan Ketajaman Mata pada Remaja: Studi Korelasi" alt="JURIS - Durasi Penggunaan Gadget dan Ketajaman Mata pada Remaja: Studi Korelasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/klinik-mata-kmu-durasi-gadget-ketajaman-observasi-thumb-efd88.webp" title="JURIS - Durasi Penggunaan Gadget dan Ketajaman Mata pada Remaja: Studi Korelasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/klinik-mata-kmu-durasi-gadget-ketajaman-observasi-thumb-efd88.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/klinik-mata-kmu-durasi-gadget-ketajaman-observasi-thumb-efd88.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/klinik-mata-kmu-durasi-gadget-ketajaman-observasi-thumb-efd88.webp 1x" title="JURIS - Durasi Penggunaan Gadget dan Ketajaman Mata pada Remaja: Studi Korelasi" alt="JURIS - Durasi Penggunaan Gadget dan Ketajaman Mata pada Remaja: Studi Korelasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/klinik-mata-kmu-durasi-gadget-ketajaman-observasi-thumb-22ede.webp" title="JURIS - Durasi Penggunaan Gadget dan Ketajaman Mata pada Remaja: Studi Korelasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/klinik-mata-kmu-durasi-gadget-ketajaman-observasi-thumb-22ede.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/klinik-mata-kmu-durasi-gadget-ketajaman-observasi-thumb-22ede.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/klinik-mata-kmu-durasi-gadget-ketajaman-observasi-thumb-22ede.webp 1x" title="JURIS - Durasi Penggunaan Gadget dan Ketajaman Mata pada Remaja: Studi Korelasi" alt="JURIS - Durasi Penggunaan Gadget dan Ketajaman Mata pada Remaja: Studi Korelasi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35140-klinik-mata-kmu-durasi-gadget-ketajaman-obser" title="JURIS - Durasi Penggunaan Gadget dan Ketajaman Mata pada Remaja: Studi Korelasi" target="_blank">Durasi Penggunaan Gadget dan Ketajaman Mata pada Remaja: Studi Korelasi</a>: Berdasarkan hasil penelitian, kami menyarankan agar remaja mengurangi durasi penggunaan gadget dan rutin memeriksakan mata di klinik mata untuk menekan risiko penurunan ketajaman mata dan gangguan fungsi mata. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk menyelidiki lebih lanjut faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi ketajaman mata, seperti jarak pandang dan posisi tubuh saat menggunakan gadget. Studi ini juga dapat diperluas dengan melibatkan populasi yang lebih beragam, seperti siswa dari berbagai sekolah dan tingkat pendidikan, untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif tentang dampak penggunaan gadget terhadap ketajaman mata pada remaja..
<br>Sebagian besar remaja di SMK Muhammadiyah Yogyakarta 3 Kelas X dan XI menggunakan gadget dengan durasi yang dalam kategori tinggi dan mayoritas remaja di SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta Kelas X dan XI mengalami ketajaman mata yang tidak normal.Secara statistik terdapat hubungan antara durasi penggunaan gadget dengan ketajaman mata pada remaja di SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta
<br>Masalah ketajaman penglihatan sering muncul pada remaja dan membutuhkan perhatian karena dampaknya yang signifikan pada beberapa aspek kehidupan, termasuk pembelajaran. Remaja dapat mengalami penurunan ketajaman penglihatan karena berbagai keadaan, termasuk paparan cahaya yang dipancarkan oleh gadget. Fenomena ini telah menarik minat peneliti untuk menyelidiki korelasi antara jumlah waktu yang dihabiskan remaja untuk menggunakan gadget dan ketajaman visual mereka. Penelitian ini bersifat observasional dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X dan XI yang mengambil jurusan Teknik Audio Video di SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Teknik total sampling digunakan untuk memilih 41 responden. Alat ukur yang digunakan terdiri dari lembar kuesioner untuk mencatat waktu penggunaan gadget dan lembar observasi ketajaman...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/e/klinik-mata-kmu-durasi-gadget-ketajaman-observasi-thumb-efd88.webp" type="image/webp" length="83922" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/klinik-mata-kmu-durasi-gadget-ketajaman-observasi-thumb-461c4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/klinik-mata-kmu-durasi-gadget-ketajaman-observasi-thumb-efd88.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/klinik-mata-kmu-durasi-gadget-ketajaman-observasi-thumb-22ede.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1755-poltekkes-tanjungpinang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14009-jurnal-ilmu-teknologi-kesehatan-terpadu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Praktik Arisan Uang Menggunakan Sistem Bertingkat dalam Perspektif Hukum Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Praktik Arisan Uang Menggunakan Sistem Bertingkat dalam Perspektif Hukum Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Praktik Arisan Uang Menggunakan Sistem Bertingkat dalam Perspektif Hukum Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35134-praktik-arisan-uang-sistem-bertingkat-riba</link>
	<guid isPermaLink="false">d615998d4754b83b4f2e0ecb21b379fa</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 08:40:50 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ ulil amri ]]></category>
	<category><![CDATA[ v7i02 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amri,counter,flag,ulil,v7i02]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti secara empiris bagaimana perlakuan hukum Islam terhadap arisan bertingkat dalam konteks masyarakat modern yang menghadapi kemiskinan mikro, sehingga dapat dikembangkan model yang tetap menghormati prinsip keadilan tanpa tetap dilarang ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Praktik Arisan Uang Menggunakan Sistem Bertingkat dalam Perspektif Hukum Islam: Pertama, perlu diteliti secara empiris bagaimana perlakuan hukum Islam terhadap arisan bertingkat dalam konteks masyarakat modern yang menghadapi kemiskinan mikro, sehingga dapat dikembangkan model yang tetap menghormati prinsip keadilan tanpa tetap dilarang sebagai riba. Kedua, disarankan pengembangan alternatif mekanisme arisan berbasis qard dengan ketentuan jangka waktu dan pembayaran yang transparan, sehingga dapat menjadi solusi tabungan bagi peserta tanpa menimbulkan riba. Ketiga, evaluasi dampak sosial ekonomi arisan tradisional dan modern pada kesejahteraan komunitas harus dilakukan untuk menilai keberlanjutan praktik tersebut, serta menyusun pedoman kebijakan pemerintah lokal guna mengatur arisan secara sah dan adil.. Pertama, praktik arisan uang menggunakan sistem bertingkat di Desa Pragaan terdiri dari 78 anggota, dengan iuran pokok Rp.000 yang semakin menumpuk seiring berjalannya waktu, sehingga pemenang akhir memperoleh pendapatan lebih tinggi.Kedua, menurut hukum Islam, arisan uang dengan sistem bertingkat tidak diperbolehkan karena mengandung unsur riba.tambahan uang pada setiap undian bertindak sebagai bunga pada pinjaman, sehingga melanggar prinsip keadilan dan tolongAcmenolong dalam muamalah Konsep arisan uang menggunakan sistem bertingkat dimana pemenang undian pertama wajib mengembalikan uang tersebut dengan nilai pokok sekali, ditambah tambahan yang semakin besar dan berkelipatan. Praktik ini banyak mengandung pro dan kontra. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui praktik arisan uang menggunakan sistem bertingkat yang terjadi di Desa Pragaan serta untuk mengetahui pandangan hukum Islam terkait praktik arisan tersebut. Metode penelitian menggunakan penelitian lapangan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam arisan uang menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/1/praktik-arisan-uang-sistem-bertingkat-riba-konsep-thumb-51253.webp" title="JURIS - Praktik Arisan Uang Menggunakan Sistem Bertingkat dalam Perspektif Hukum Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/praktik-arisan-uang-sistem-bertingkat-riba-konsep-thumb-51253.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/praktik-arisan-uang-sistem-bertingkat-riba-konsep-thumb-51253.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/praktik-arisan-uang-sistem-bertingkat-riba-konsep-thumb-51253.webp 1x" title="JURIS - Praktik Arisan Uang Menggunakan Sistem Bertingkat dalam Perspektif Hukum Islam" alt="JURIS - Praktik Arisan Uang Menggunakan Sistem Bertingkat dalam Perspektif Hukum Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/1/praktik-arisan-uang-sistem-bertingkat-riba-konsep-thumb-bbe2e.webp" title="JURIS - Praktik Arisan Uang Menggunakan Sistem Bertingkat dalam Perspektif Hukum Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/praktik-arisan-uang-sistem-bertingkat-riba-konsep-thumb-bbe2e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/praktik-arisan-uang-sistem-bertingkat-riba-konsep-thumb-bbe2e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/praktik-arisan-uang-sistem-bertingkat-riba-konsep-thumb-bbe2e.webp 1x" title="JURIS - Praktik Arisan Uang Menggunakan Sistem Bertingkat dalam Perspektif Hukum Islam" alt="JURIS - Praktik Arisan Uang Menggunakan Sistem Bertingkat dalam Perspektif Hukum Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/1/praktik-arisan-uang-sistem-bertingkat-riba-konsep-thumb-092de.webp" title="JURIS - Praktik Arisan Uang Menggunakan Sistem Bertingkat dalam Perspektif Hukum Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/praktik-arisan-uang-sistem-bertingkat-riba-konsep-thumb-092de.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/praktik-arisan-uang-sistem-bertingkat-riba-konsep-thumb-092de.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/praktik-arisan-uang-sistem-bertingkat-riba-konsep-thumb-092de.webp 1x" title="JURIS - Praktik Arisan Uang Menggunakan Sistem Bertingkat dalam Perspektif Hukum Islam" alt="JURIS - Praktik Arisan Uang Menggunakan Sistem Bertingkat dalam Perspektif Hukum Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35134-praktik-arisan-uang-sistem-bertingkat-riba" title="JURIS - Praktik Arisan Uang Menggunakan Sistem Bertingkat dalam Perspektif Hukum Islam" target="_blank">Praktik Arisan Uang Menggunakan Sistem Bertingkat dalam Perspektif Hukum Islam</a>: Pertama, perlu diteliti secara empiris bagaimana perlakuan hukum Islam terhadap arisan bertingkat dalam konteks masyarakat modern yang menghadapi kemiskinan mikro, sehingga dapat dikembangkan model yang tetap menghormati prinsip keadilan tanpa tetap dilarang sebagai riba. Kedua, disarankan pengembangan alternatif mekanisme arisan berbasis qard dengan ketentuan jangka waktu dan pembayaran yang transparan, sehingga dapat menjadi solusi tabungan bagi peserta tanpa menimbulkan riba. Ketiga, evaluasi dampak sosial ekonomi arisan tradisional dan modern pada kesejahteraan komunitas harus dilakukan untuk menilai keberlanjutan praktik tersebut, serta menyusun pedoman kebijakan pemerintah lokal guna mengatur arisan secara sah dan adil..
<br>Pertama, praktik arisan uang menggunakan sistem bertingkat di Desa Pragaan terdiri dari 78 anggota, dengan iuran pokok Rp.000 yang semakin menumpuk seiring berjalannya waktu, sehingga pemenang akhir memperoleh pendapatan lebih tinggi.Kedua, menurut hukum Islam, arisan uang dengan sistem bertingkat tidak diperbolehkan karena mengandung unsur riba.tambahan uang pada setiap undian bertindak sebagai bunga pada pinjaman, sehingga melanggar prinsip keadilan dan tolongAcmenolong dalam muamalah
<br>Konsep arisan uang menggunakan sistem bertingkat dimana pemenang undian pertama wajib mengembalikan uang tersebut dengan nilai pokok sekali, ditambah tambahan yang semakin besar dan berkelipatan. Praktik ini banyak mengandung pro dan kontra. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui praktik arisan uang menggunakan sistem bertingkat yang terjadi di Desa Pragaan serta untuk mengetahui pandangan hukum Islam terkait praktik arisan tersebut. Metode penelitian menggunakan penelitian lapangan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam arisan uang menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/1/praktik-arisan-uang-sistem-bertingkat-riba-konsep-thumb-092de.webp" type="image/webp" length="78772" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/praktik-arisan-uang-sistem-bertingkat-riba-konsep-thumb-51253.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/praktik-arisan-uang-sistem-bertingkat-riba-konsep-thumb-bbe2e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/praktik-arisan-uang-sistem-bertingkat-riba-konsep-thumb-092de.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-597-unismuh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3636-jurnal-hukum-ekonomi-syariah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemidanaan Dengan Jenis Tindakan Kebiri Kimia Dalam Tindak Pidana Kekerasan Seksual Terhadap Anak ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemidanaan Dengan Jenis Tindakan Kebiri Kimia Dalam Tindak Pidana Kekerasan Seksual Terhadap Anak ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemidanaan Dengan Jenis Tindakan Kebiri Kimia Dalam Tindak Pidana Kekerasan Seksual Terhadap Anak ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35153-kebiri-kimia-eksekusi-perlindungan</link>
	<guid isPermaLink="false">a2fbfb10f91a45246420e3ecfd8c1f16</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 08:34:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ issn barcode ]]></category>
	<category><![CDATA[ north bekasi ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[barcode,bekasi,counter,flag,issn,north]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai efektivitas kebiri kimia sebagai bentuk pemidanaan dalam mengurangi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemidanaan Dengan Jenis Tindakan Kebiri Kimia Dalam Tindak Pidana Kekerasan Seksual Terhadap Anak: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai efektivitas kebiri kimia sebagai bentuk pemidanaan dalam mengurangi residivisme pelaku kekerasan seksual terhadap anak, dengan membandingkan tingkat residivisme sebelum dan sesudah penerapan kebiri kimia. Kedua, penelitian perlu dilakukan untuk mengeksplorasi dampak psikologis dan sosial dari kebiri kimia terhadap pelaku, serta bagaimana dampak tersebut dapat diminimalkan melalui program rehabilitasi yang komprehensif. Ketiga, penelitian lanjutan dapat berfokus pada perbandingan penerapan kebiri kimia di Indonesia dengan negara-negara lain yang telah menerapkan kebijakan serupa, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan potensi adaptasi dalam konteks hukum dan budaya Indonesia. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan kebijakan dan praktik hukum yang lebih efektif dan humanis dalam menangani kasus kekerasan seksual terhadap anak, serta memastikan perlindungan hak-hak korban dan pelaku secara seimbang. Dengan demikian, diharapkan dapat ditemukan solusi yang komprehensif dan berkelanjutan untuk mengatasi masalah kekerasan seksual terhadap anak di Indonesia.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa eksistensi tindakan kebiri kimia dalam UU.Perlindungan Anak telah diakui sebagai bagian dari pemidanaan dengan menggunakan konsep tindakan.Hal ini dibuktikan dengan diaturkannya tindakan kebiri kimia dalam Pasal 81 ayat (7) UU.Perlindungan Anak, yang merupakan pemidanaan jenis baru dalam hukum pidana modern dan berorientasi pada daaddaader strafrecht.Perlindungan Anak memodifikasi jenis pemidanaan yang sebelumnya diatur dalam Pasal 10 KUHP, dengan mengadopsi konsep double track system.Dengan demikian, kebiri kimia merupakan tindakan, bukan pidana tambahan Isu hukum dalam artikel ini berkaitan dengan disharmonisasi pengaturan pemidanaan yang diatur dalam ketentuan Pasal 81 ayat (7) Undang-Undang Nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dan ketentuan Pasal 10 Undang-Undang Nomor 1 tahun 1946 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Dalam ketentuan Pasal 81 ayat (7) UU Perlindungan Anak, secara eksplisit mengatur tentang tindakan kebiri kimia. Norma ini tidak dikenal dalam Pasal 10 KUHP. Pasal 10 KUHP hanya mengenal dua jenis Pemidanaan yakni, pidana pokok dan pidana tambahan. Sedangkan UU Perlindungan anak mengenal pidana dan tindakan. Hanya saja, UU Perlindungan Anak tidak merumuskan secara eksplisit... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/8/kebiri-kimia-eksekusi-perlindungan-anak-kekerasan-thumb-83502.webp" title="JURIS - Pemidanaan Dengan Jenis Tindakan Kebiri Kimia Dalam Tindak Pidana Kekerasan Seksual Terhadap Anak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/kebiri-kimia-eksekusi-perlindungan-anak-kekerasan-thumb-83502.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/kebiri-kimia-eksekusi-perlindungan-anak-kekerasan-thumb-83502.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/kebiri-kimia-eksekusi-perlindungan-anak-kekerasan-thumb-83502.webp 1x" title="JURIS - Pemidanaan Dengan Jenis Tindakan Kebiri Kimia Dalam Tindak Pidana Kekerasan Seksual Terhadap Anak" alt="JURIS - Pemidanaan Dengan Jenis Tindakan Kebiri Kimia Dalam Tindak Pidana Kekerasan Seksual Terhadap Anak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/kebiri-kimia-eksekusi-perlindungan-anak-kekerasan-thumb-d1506.webp" title="JURIS - Pemidanaan Dengan Jenis Tindakan Kebiri Kimia Dalam Tindak Pidana Kekerasan Seksual Terhadap Anak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/kebiri-kimia-eksekusi-perlindungan-anak-kekerasan-thumb-d1506.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/kebiri-kimia-eksekusi-perlindungan-anak-kekerasan-thumb-d1506.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/kebiri-kimia-eksekusi-perlindungan-anak-kekerasan-thumb-d1506.webp 1x" title="JURIS - Pemidanaan Dengan Jenis Tindakan Kebiri Kimia Dalam Tindak Pidana Kekerasan Seksual Terhadap Anak" alt="JURIS - Pemidanaan Dengan Jenis Tindakan Kebiri Kimia Dalam Tindak Pidana Kekerasan Seksual Terhadap Anak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/kebiri-kimia-eksekusi-perlindungan-anak-kekerasan-thumb-8f597.webp" title="JURIS - Pemidanaan Dengan Jenis Tindakan Kebiri Kimia Dalam Tindak Pidana Kekerasan Seksual Terhadap Anak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/kebiri-kimia-eksekusi-perlindungan-anak-kekerasan-thumb-8f597.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/kebiri-kimia-eksekusi-perlindungan-anak-kekerasan-thumb-8f597.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/kebiri-kimia-eksekusi-perlindungan-anak-kekerasan-thumb-8f597.webp 1x" title="JURIS - Pemidanaan Dengan Jenis Tindakan Kebiri Kimia Dalam Tindak Pidana Kekerasan Seksual Terhadap Anak" alt="JURIS - Pemidanaan Dengan Jenis Tindakan Kebiri Kimia Dalam Tindak Pidana Kekerasan Seksual Terhadap Anak" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35153-kebiri-kimia-eksekusi-perlindungan" title="JURIS - Pemidanaan Dengan Jenis Tindakan Kebiri Kimia Dalam Tindak Pidana Kekerasan Seksual Terhadap Anak" target="_blank">Pemidanaan Dengan Jenis Tindakan Kebiri Kimia Dalam Tindak Pidana Kekerasan Seksual Terhadap Anak</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai efektivitas kebiri kimia sebagai bentuk pemidanaan dalam mengurangi residivisme pelaku kekerasan seksual terhadap anak, dengan membandingkan tingkat residivisme sebelum dan sesudah penerapan kebiri kimia. Kedua, penelitian perlu dilakukan untuk mengeksplorasi dampak psikologis dan sosial dari kebiri kimia terhadap pelaku, serta bagaimana dampak tersebut dapat diminimalkan melalui program rehabilitasi yang komprehensif. Ketiga, penelitian lanjutan dapat berfokus pada perbandingan penerapan kebiri kimia di Indonesia dengan negara-negara lain yang telah menerapkan kebijakan serupa, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan potensi adaptasi dalam konteks hukum dan budaya Indonesia. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan kebijakan dan praktik hukum yang lebih efektif dan humanis dalam menangani kasus kekerasan seksual terhadap anak, serta memastikan perlindungan hak-hak korban dan pelaku secara seimbang. Dengan demikian, diharapkan dapat ditemukan solusi yang komprehensif dan berkelanjutan untuk mengatasi masalah kekerasan seksual terhadap anak di Indonesia..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa eksistensi tindakan kebiri kimia dalam UU.Perlindungan Anak telah diakui sebagai bagian dari pemidanaan dengan menggunakan konsep tindakan.Hal ini dibuktikan dengan diaturkannya tindakan kebiri kimia dalam Pasal 81 ayat (7) UU.Perlindungan Anak, yang merupakan pemidanaan jenis baru dalam hukum pidana modern dan berorientasi pada daaddaader strafrecht.Perlindungan Anak memodifikasi jenis pemidanaan yang sebelumnya diatur dalam Pasal 10 KUHP, dengan mengadopsi konsep double track system.Dengan demikian, kebiri kimia merupakan tindakan, bukan pidana tambahan
<br>Isu hukum dalam artikel ini berkaitan dengan disharmonisasi pengaturan pemidanaan yang diatur dalam ketentuan Pasal 81 ayat (7) Undang-Undang Nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dan ketentuan Pasal 10 Undang-Undang Nomor 1 tahun 1946 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Dalam ketentuan Pasal 81 ayat (7) UU Perlindungan Anak, secara eksplisit mengatur tentang tindakan kebiri kimia. Norma ini tidak dikenal dalam Pasal 10 KUHP. Pasal 10 KUHP hanya mengenal dua jenis Pemidanaan yakni, pidana pokok dan pidana tambahan. Sedangkan UU Perlindungan anak mengenal pidana dan tindakan. Hanya saja, UU Perlindungan Anak tidak merumuskan secara eksplisit...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/8/kebiri-kimia-eksekusi-perlindungan-anak-kekerasan-thumb-d1506.webp" type="image/webp" length="73316" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/kebiri-kimia-eksekusi-perlindungan-anak-kekerasan-thumb-83502.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/kebiri-kimia-eksekusi-perlindungan-anak-kekerasan-thumb-d1506.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/kebiri-kimia-eksekusi-perlindungan-anak-kekerasan-thumb-8f597.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-269-ubharajaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6072-jurnal-hukum-sasana.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Pasar Modal Syariah Berdasarkan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Nomor 40 DSN MUI X 2002 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pasar Modal Syariah Berdasarkan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Nomor 40 DSN MUI X 2002 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pasar Modal Syariah Berdasarkan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Nomor 40 DSN MUI X 2002 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35137-analisis-pasar-adaptasi-bisnis-isla</link>
	<guid isPermaLink="false">e641c11adca011c4fe1e6e35903e7db2</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 08:32:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ ulil amri ]]></category>
	<category><![CDATA[ v7i02 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amri,counter,flag,ulil,v7i02]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang implementasi fatwa DSN-MUI dalam pasar modal syariah, terutama dalam hal operasionalisasi dan pengawasan. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Pasar Modal Syariah Berdasarkan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Nomor 40/DSN-MUI/X/2002: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang implementasi fatwa DSN-MUI dalam pasar modal syariah, terutama dalam hal operasionalisasi dan pengawasan. Kedua, penelitian tentang dampak pasar modal syariah terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dapat menjadi fokus selanjutnya. Ketiga, studi komparatif antara pasar modal konvensional dan syariah dari segi operasional, produk, dan dampak sosialnya dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam.. Adapun yang dimaksud dengan priinsip-prinsip syariah adalah prinsip yang didasarkan oleh syarih ajaran Islam yang penetapanya dilakukan oleh DSN-MUI melalui fatwa.Muamalah adalah kemaslahatan umat yang juga tujuan dibentuknya pasar modal.Yang menjadi perbedaan yang fundamental antara pasar modal konvensional dan syariah terletak pada operasionalisasinya, dimana pada pasar modal konvensional masih banyak ditemui spekulasi dan praktek jual beli saham yang tidak sesuai dengan hukum Islam yang dapat merusak kemaslahatan itu sendiri Mempromosikan bisnis Islam di pasar ekonomi yang patuh syariah sangat menguntungkan. Kondisi ekonomi saat ini tidak seharusnya memengaruhi pasar saham. Pasar konvensional dan syariah dapat disesuaikan dengan hukum Islam dalam Muamalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi perbedaan mendasar harus dipertimbangkan dalam pengoperasiannya. Penelitian ini bertujuan untuk membantu umat Islam, terutama kaum millenial, agar memahami apakah Pasar Modal telah sesuai dengan syaria'h Islam sebagaimana Fatwa No. 40/DSN-MUI/X/2002. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian desk kualitatif dengan teknik... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/e/analisis-pasar-adaptasi-bisnis-islam-usaha-ajaran-thumb-147ca.webp" title="JURIS - Analisis Pasar Modal Syariah Berdasarkan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Nomor 40/DSN-MUI/X/2002" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/analisis-pasar-adaptasi-bisnis-islam-usaha-ajaran-thumb-147ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/analisis-pasar-adaptasi-bisnis-islam-usaha-ajaran-thumb-147ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/analisis-pasar-adaptasi-bisnis-islam-usaha-ajaran-thumb-147ca.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pasar Modal Syariah Berdasarkan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Nomor 40/DSN-MUI/X/2002" alt="JURIS - Analisis Pasar Modal Syariah Berdasarkan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Nomor 40/DSN-MUI/X/2002" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/analisis-pasar-adaptasi-bisnis-islam-usaha-ajaran-thumb-12af4.webp" title="JURIS - Analisis Pasar Modal Syariah Berdasarkan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Nomor 40/DSN-MUI/X/2002" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/analisis-pasar-adaptasi-bisnis-islam-usaha-ajaran-thumb-12af4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/analisis-pasar-adaptasi-bisnis-islam-usaha-ajaran-thumb-12af4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/analisis-pasar-adaptasi-bisnis-islam-usaha-ajaran-thumb-12af4.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pasar Modal Syariah Berdasarkan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Nomor 40/DSN-MUI/X/2002" alt="JURIS - Analisis Pasar Modal Syariah Berdasarkan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Nomor 40/DSN-MUI/X/2002" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/analisis-pasar-adaptasi-bisnis-islam-usaha-ajaran-thumb-1475f.webp" title="JURIS - Analisis Pasar Modal Syariah Berdasarkan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Nomor 40/DSN-MUI/X/2002" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/analisis-pasar-adaptasi-bisnis-islam-usaha-ajaran-thumb-1475f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/analisis-pasar-adaptasi-bisnis-islam-usaha-ajaran-thumb-1475f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/analisis-pasar-adaptasi-bisnis-islam-usaha-ajaran-thumb-1475f.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pasar Modal Syariah Berdasarkan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Nomor 40/DSN-MUI/X/2002" alt="JURIS - Analisis Pasar Modal Syariah Berdasarkan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Nomor 40/DSN-MUI/X/2002" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35137-analisis-pasar-adaptasi-bisnis-isla" title="JURIS - Analisis Pasar Modal Syariah Berdasarkan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Nomor 40/DSN-MUI/X/2002" target="_blank">Analisis Pasar Modal Syariah Berdasarkan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Nomor 40/DSN-MUI/X/2002</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang implementasi fatwa DSN-MUI dalam pasar modal syariah, terutama dalam hal operasionalisasi dan pengawasan. Kedua, penelitian tentang dampak pasar modal syariah terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dapat menjadi fokus selanjutnya. Ketiga, studi komparatif antara pasar modal konvensional dan syariah dari segi operasional, produk, dan dampak sosialnya dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam..
<br>Adapun yang dimaksud dengan priinsip-prinsip syariah adalah prinsip yang didasarkan oleh syarih ajaran Islam yang penetapanya dilakukan oleh DSN-MUI melalui fatwa.Muamalah adalah kemaslahatan umat yang juga tujuan dibentuknya pasar modal.Yang menjadi perbedaan yang fundamental antara pasar modal konvensional dan syariah terletak pada operasionalisasinya, dimana pada pasar modal konvensional masih banyak ditemui spekulasi dan praktek jual beli saham yang tidak sesuai dengan hukum Islam yang dapat merusak kemaslahatan itu sendiri
<br>Mempromosikan bisnis Islam di pasar ekonomi yang patuh syariah sangat menguntungkan. Kondisi ekonomi saat ini tidak seharusnya memengaruhi pasar saham. Pasar konvensional dan syariah dapat disesuaikan dengan hukum Islam dalam Muamalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi perbedaan mendasar harus dipertimbangkan dalam pengoperasiannya. Penelitian ini bertujuan untuk membantu umat Islam, terutama kaum millenial, agar memahami apakah Pasar Modal telah sesuai dengan syaria'h Islam sebagaimana Fatwa No. 40/DSN-MUI/X/2002. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian desk kualitatif dengan teknik...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/e/analisis-pasar-adaptasi-bisnis-islam-usaha-ajaran-thumb-12af4.webp" type="image/webp" length="61318" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/analisis-pasar-adaptasi-bisnis-islam-usaha-ajaran-thumb-147ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/analisis-pasar-adaptasi-bisnis-islam-usaha-ajaran-thumb-12af4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/analisis-pasar-adaptasi-bisnis-islam-usaha-ajaran-thumb-1475f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-597-unismuh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3636-jurnal-hukum-ekonomi-syariah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Factors Influencing Community Resource Mobilization to Support Households in Achieving Sustainable Poverty Alleviation The Case of Dao People in Thanh Hoa Province Vietnam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Factors Influencing Community Resource Mobilization to Support Households in Achieving Sustainable Poverty Alleviation The Case of Dao People in Thanh Hoa Province Vietnam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Factors Influencing Community Resource Mobilization to Support Households in Achieving Sustainable Poverty Alleviation The Case of Dao People in Thanh Hoa Province Vietnam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35145-community-resources-dao-household-sustainable-pove</link>
	<guid isPermaLink="false">133a18802c4aaf09c9bb191a67d1cc51</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 08:25:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ gedung fisip ]]></category>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[fisip,gedung,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk memahami secara mendalam bagaimana karakteristik unik budaya dan sosial masyarakat Dao memengaruhi efektivitas berbagai strategi mobilisasi sumber daya komunitas. Hal ini dapat dilakukan melalui studi etnografi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Factors Influencing Community Resource Mobilization to Support Households in Achieving Sustainable Poverty Alleviation: The Case of Dao People in Thanh Hoa Province, Vietnam: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk memahami secara mendalam bagaimana karakteristik unik budaya dan sosial masyarakat Dao memengaruhi efektivitas berbagai strategi mobilisasi sumber daya komunitas. Hal ini dapat dilakukan melalui studi etnografi yang mendalam, yang melibatkan partisipasi aktif dari anggota masyarakat Dao untuk mengidentifikasi praktik-praktik lokal yang berhasil dan tantangan yang dihadapi. Selain itu, penelitian perlu mengeksplorasi bagaimana teknologi digital dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan akses masyarakat Dao terhadap informasi, pasar, dan layanan keuangan, sehingga memperkuat kemampuan mereka untuk meningkatkan mata pencaharian dan keluar dari kemiskinan. Terakhir, penelitian lanjutan harus fokus pada pengembangan model intervensi yang lebih terintegrasi dan partisipatif, yang melibatkan kolaborasi erat antara pemerintah, organisasi non-pemerintah, dan masyarakat Dao itu sendiri, untuk memastikan bahwa program-program pemberdayaan ekonomi dan sosial benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi mereka, serta berkelanjutan dalam jangka panjang. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berharga bagi perumusan kebijakan dan program yang lebih efektif dalam mengatasi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Dao di Vietnam.. The study identified factors affecting the mobilization of community resources to support Dao households in sustainably escaping poverty, including internal factors like education level, occupation, skills, and the number of healthy workers, as well as external factors such as state policies and support from organizations.Close coordination between governments, organizations, and communities is crucial for improving the capacity of Dao households to access and utilize resources effectively.Improving policies and creating a favorable environment are essential to support Dao households in achieving sustainable poverty reduction This article explains the factors influencing community resource mobilization in achieving sustainable poverty alleviation focusing on Dao households in Vietnam. It found that two factors influenced community resource mobilization to help Dao households sustainably escape poverty focuses on two dimensions: internal and external factors. Internal factors include education level, occupation, skills, experience, the number of healthy workers in the household, and the household's physical capital resources. External factors encompass broader influences such as state policies and support from state organizations and non-governmental organizations. While internal factors are crucial in determining the ability to mobilize community resources, external factors, though not decisive, play a significant role in facilitating the mobilization of these resources... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/4/community-resources-dao-household-sustainable-pove-thumb-2c08e.webp" title="JURIS - Factors Influencing Community Resource Mobilization to Support Households in Achieving Sustainable Poverty Alleviation: The Case of Dao People in Thanh Hoa Province, Vietnam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/community-resources-dao-household-sustainable-pove-thumb-2c08e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/community-resources-dao-household-sustainable-pove-thumb-2c08e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/community-resources-dao-household-sustainable-pove-thumb-2c08e.webp 1x" title="JURIS - Factors Influencing Community Resource Mobilization to Support Households in Achieving Sustainable Poverty Alleviation: The Case of Dao People in Thanh Hoa Province, Vietnam" alt="JURIS - Factors Influencing Community Resource Mobilization to Support Households in Achieving Sustainable Poverty Alleviation: The Case of Dao People in Thanh Hoa Province, Vietnam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/community-resources-dao-household-sustainable-pove-thumb-2493e.webp" title="JURIS - Factors Influencing Community Resource Mobilization to Support Households in Achieving Sustainable Poverty Alleviation: The Case of Dao People in Thanh Hoa Province, Vietnam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/community-resources-dao-household-sustainable-pove-thumb-2493e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/community-resources-dao-household-sustainable-pove-thumb-2493e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/community-resources-dao-household-sustainable-pove-thumb-2493e.webp 1x" title="JURIS - Factors Influencing Community Resource Mobilization to Support Households in Achieving Sustainable Poverty Alleviation: The Case of Dao People in Thanh Hoa Province, Vietnam" alt="JURIS - Factors Influencing Community Resource Mobilization to Support Households in Achieving Sustainable Poverty Alleviation: The Case of Dao People in Thanh Hoa Province, Vietnam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/community-resources-dao-household-sustainable-pove-thumb-6cef8.webp" title="JURIS - Factors Influencing Community Resource Mobilization to Support Households in Achieving Sustainable Poverty Alleviation: The Case of Dao People in Thanh Hoa Province, Vietnam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/community-resources-dao-household-sustainable-pove-thumb-6cef8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/community-resources-dao-household-sustainable-pove-thumb-6cef8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/community-resources-dao-household-sustainable-pove-thumb-6cef8.webp 1x" title="JURIS - Factors Influencing Community Resource Mobilization to Support Households in Achieving Sustainable Poverty Alleviation: The Case of Dao People in Thanh Hoa Province, Vietnam" alt="JURIS - Factors Influencing Community Resource Mobilization to Support Households in Achieving Sustainable Poverty Alleviation: The Case of Dao People in Thanh Hoa Province, Vietnam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35145-community-resources-dao-household-sustainable-pove" title="JURIS - Factors Influencing Community Resource Mobilization to Support Households in Achieving Sustainable Poverty Alleviation: The Case of Dao People in Thanh Hoa Province, Vietnam" target="_blank">Factors Influencing Community Resource Mobilization to Support Households in Achieving Sustainable Poverty Alleviation: The Case of Dao People in Thanh Hoa Province, Vietnam</a>: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk memahami secara mendalam bagaimana karakteristik unik budaya dan sosial masyarakat Dao memengaruhi efektivitas berbagai strategi mobilisasi sumber daya komunitas. Hal ini dapat dilakukan melalui studi etnografi yang mendalam, yang melibatkan partisipasi aktif dari anggota masyarakat Dao untuk mengidentifikasi praktik-praktik lokal yang berhasil dan tantangan yang dihadapi. Selain itu, penelitian perlu mengeksplorasi bagaimana teknologi digital dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan akses masyarakat Dao terhadap informasi, pasar, dan layanan keuangan, sehingga memperkuat kemampuan mereka untuk meningkatkan mata pencaharian dan keluar dari kemiskinan. Terakhir, penelitian lanjutan harus fokus pada pengembangan model intervensi yang lebih terintegrasi dan partisipatif, yang melibatkan kolaborasi erat antara pemerintah, organisasi non-pemerintah, dan masyarakat Dao itu sendiri, untuk memastikan bahwa program-program pemberdayaan ekonomi dan sosial benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi mereka, serta berkelanjutan dalam jangka panjang. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berharga bagi perumusan kebijakan dan program yang lebih efektif dalam mengatasi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Dao di Vietnam..
<br>The study identified factors affecting the mobilization of community resources to support Dao households in sustainably escaping poverty, including internal factors like education level, occupation, skills, and the number of healthy workers, as well as external factors such as state policies and support from organizations.Close coordination between governments, organizations, and communities is crucial for improving the capacity of Dao households to access and utilize resources effectively.Improving policies and creating a favorable environment are essential to support Dao households in achieving sustainable poverty reduction
<br>This article explains the factors influencing community resource mobilization in achieving sustainable poverty alleviation focusing on Dao households in Vietnam. It found that two factors influenced community resource mobilization to help Dao households sustainably escape poverty focuses on two dimensions: internal and external factors. Internal factors include education level, occupation, skills, experience, the number of healthy workers in the household, and the household's physical capital resources. External factors encompass broader influences such as state policies and support from state organizations and non-governmental organizations. While internal factors are crucial in determining the ability to mobilize community resources, external factors, though not decisive, play a significant role in facilitating the mobilization of these resources...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/4/community-resources-dao-household-sustainable-pove-thumb-6cef8.webp" type="image/webp" length="62734" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/community-resources-dao-household-sustainable-pove-thumb-2c08e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/community-resources-dao-household-sustainable-pove-thumb-2493e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/community-resources-dao-household-sustainable-pove-thumb-6cef8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6116-cassr.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14007-journal-asian-social-science-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penerapan Model Think Talk Write dengan Mind mapping untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematis Siswa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Model Think Talk Write dengan Mind mapping untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematis Siswa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Model Think Talk Write dengan Mind mapping untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematis Siswa ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35151-pemahaman-konsep-matematika-produk-mind-map</link>
	<guid isPermaLink="false">871e7a80db7fba18821751ede24ee557</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 08:25:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ elvi mailani ]]></category>
	<category><![CDATA[ j lantang 95 ]]></category>
	<category><![CDATA[ denny haris ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[95,denny,elvi,haris,j,lantang,mailani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas model TTW berbantuan mind mapping dengan model pembelajaran lain yang berfokus pada ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penerapan Model Think Talk Write dengan Mind mapping untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematis Siswa: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas model TTW berbantuan mind mapping dengan model pembelajaran lain yang berfokus pada pemahaman konsep matematis. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan melibatkan siswa dari berbagai tingkat kelas dan latar belakang kemampuan matematis untuk menguji generalisasi temuan penelitian ini. Ketiga, penelitian dapat menggali lebih dalam mengenai bagaimana mind mapping dapat dimodifikasi atau disesuaikan untuk mengakomodasi gaya belajar siswa yang berbeda-beda, serta bagaimana penggunaan teknologi digital dapat diintegrasikan dalam proses pembuatan mind mapping untuk meningkatkan efektivitasnya. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam pengembangan strategi pembelajaran matematika yang inovatif dan efektif, serta meningkatkan kualitas pendidikan matematika secara keseluruhan. Dengan demikian, siswa dapat lebih mudah memahami konsep-konsep matematika yang kompleks dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model Think Talk Write (TTW) berbantuan mind mapping efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa kelas VII.Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dari setiap siklus, dengan peningkatan aktivitas guru dan siswa serta pemahaman konsep yang lebih baik.Penggunaan mind mapping membantu siswa mengorganisasi ide secara visual dan sistematis, sehingga memperkuat pemahaman konseptual mereka Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa melalui penerapan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan mind mapping pada materi kesebangunan di kelas VII SMP Negeri 1 Umbu Ratu Nggay Tengah tahun ajaran 2024/2025. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi, melibatkan 31 siswa sebagai subjek penelitian. Secara kualitatif, penerapan model TTW dengan mind mapping menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, kolaboratif, dan bermakna. Pada tahap think, siswa berlatih membaca dan memahami masalah secara mandiri; pada tahap talk, mereka berdiskusi dan bertukar gagasan dengan teman kelompok; sedangkan pada tahap write, siswa menuliskan hasil pemikiran dalam bentuk mind mapping sehingga lebih... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/4/pemahaman-konsep-matematika-produk-mind-mapping-pe-thumb-0b7a7.webp" title="JURIS - Penerapan Model Think Talk Write dengan Mind mapping untuk  Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematis Siswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/pemahaman-konsep-matematika-produk-mind-mapping-pe-thumb-0b7a7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/pemahaman-konsep-matematika-produk-mind-mapping-pe-thumb-0b7a7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/pemahaman-konsep-matematika-produk-mind-mapping-pe-thumb-0b7a7.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Think Talk Write dengan Mind mapping untuk  Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematis Siswa" alt="JURIS - Penerapan Model Think Talk Write dengan Mind mapping untuk  Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematis Siswa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/pemahaman-konsep-matematika-produk-mind-mapping-pe-thumb-5d868.webp" title="JURIS - Penerapan Model Think Talk Write dengan Mind mapping untuk  Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematis Siswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/pemahaman-konsep-matematika-produk-mind-mapping-pe-thumb-5d868.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/pemahaman-konsep-matematika-produk-mind-mapping-pe-thumb-5d868.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/pemahaman-konsep-matematika-produk-mind-mapping-pe-thumb-5d868.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Think Talk Write dengan Mind mapping untuk  Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematis Siswa" alt="JURIS - Penerapan Model Think Talk Write dengan Mind mapping untuk  Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematis Siswa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/pemahaman-konsep-matematika-produk-mind-mapping-pe-thumb-87ab8.webp" title="JURIS - Penerapan Model Think Talk Write dengan Mind mapping untuk  Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematis Siswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/pemahaman-konsep-matematika-produk-mind-mapping-pe-thumb-87ab8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/pemahaman-konsep-matematika-produk-mind-mapping-pe-thumb-87ab8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/pemahaman-konsep-matematika-produk-mind-mapping-pe-thumb-87ab8.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Think Talk Write dengan Mind mapping untuk  Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematis Siswa" alt="JURIS - Penerapan Model Think Talk Write dengan Mind mapping untuk  Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematis Siswa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35151-pemahaman-konsep-matematika-produk-mind-map" title="JURIS - Penerapan Model Think Talk Write dengan Mind mapping untuk  Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematis Siswa" target="_blank">Penerapan Model Think Talk Write dengan Mind mapping untuk  Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematis Siswa</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas model TTW berbantuan mind mapping dengan model pembelajaran lain yang berfokus pada pemahaman konsep matematis. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan melibatkan siswa dari berbagai tingkat kelas dan latar belakang kemampuan matematis untuk menguji generalisasi temuan penelitian ini. Ketiga, penelitian dapat menggali lebih dalam mengenai bagaimana mind mapping dapat dimodifikasi atau disesuaikan untuk mengakomodasi gaya belajar siswa yang berbeda-beda, serta bagaimana penggunaan teknologi digital dapat diintegrasikan dalam proses pembuatan mind mapping untuk meningkatkan efektivitasnya. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam pengembangan strategi pembelajaran matematika yang inovatif dan efektif, serta meningkatkan kualitas pendidikan matematika secara keseluruhan. Dengan demikian, siswa dapat lebih mudah memahami konsep-konsep matematika yang kompleks dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model Think Talk Write (TTW) berbantuan mind mapping efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa kelas VII.Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dari setiap siklus, dengan peningkatan aktivitas guru dan siswa serta pemahaman konsep yang lebih baik.Penggunaan mind mapping membantu siswa mengorganisasi ide secara visual dan sistematis, sehingga memperkuat pemahaman konseptual mereka
<br>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa melalui penerapan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan mind mapping pada materi kesebangunan di kelas VII SMP Negeri 1 Umbu Ratu Nggay Tengah tahun ajaran 2024/2025. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi, melibatkan 31 siswa sebagai subjek penelitian. Secara kualitatif, penerapan model TTW dengan mind mapping menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, kolaboratif, dan bermakna. Pada tahap think, siswa berlatih membaca dan memahami masalah secara mandiri; pada tahap talk, mereka berdiskusi dan bertukar gagasan dengan teman kelompok; sedangkan pada tahap write, siswa menuliskan hasil pemikiran dalam bentuk mind mapping sehingga lebih...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/4/pemahaman-konsep-matematika-produk-mind-mapping-pe-thumb-87ab8.webp" type="image/webp" length="100234" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/pemahaman-konsep-matematika-produk-mind-mapping-pe-thumb-0b7a7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/pemahaman-konsep-matematika-produk-mind-mapping-pe-thumb-5d868.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/pemahaman-konsep-matematika-produk-mind-mapping-pe-thumb-87ab8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-624-unimed.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13407-jurnal-fibonaci-jurnal-pendidikan-matematika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Budaya AoLongkoAo Dan Penggunaan Kontrasepsi Remaja Studi Fenomenologis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Budaya AoLongkoAo Dan Penggunaan Kontrasepsi Remaja Studi Fenomenologis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Budaya AoLongkoAo Dan Penggunaan Kontrasepsi Remaja Studi Fenomenologis ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35133-sikap-perilaku-remaja-peran-keluarga-penget</link>
	<guid isPermaLink="false">bb141e1b09deccde7eef204aaa803a0b</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 08:20:13 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ vivi adriana ]]></category>
	<category><![CDATA[ eka suprapti ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adriana,content,eka,main,suprapti,vivi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu penelitian etnografi mendalam untuk memahami bagaimana nilai longkoAo diajarkan dan direproduksi dalam praktik adat, ritual keluarga, dan sistem pendidikan lokal, sehingga dapat dikembangkan model intervensi yang menyeluruh dan berkelanjutan. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Budaya AoLongkoAo Dan Penggunaan Kontrasepsi Remaja: Studi Fenomenologis: Pertama, perlu penelitian etnografi mendalam untuk memahami bagaimana nilai longkoAo diajarkan dan direproduksi dalam praktik adat, ritual keluarga, dan sistem pendidikan lokal, sehingga dapat dikembangkan model intervensi yang menyeluruh dan berkelanjutan. Kedua, penelitian komparatif diperlukan untuk membandingkan dinamika budaya serupa seperti rasa malu atau harga diri dalam masyarakat adat lain di Indonesia, guna mengidentifikasi kesamaan struktur penghambat akses kesehatan reproduksi dan merancang strategi universal yang tetap menghormati konteks lokal. Ketiga, perlu dikembangkan dan diuji coba program edukasi reproduksi berbasis budaya yang kolaboratif, melibatkan tokoh adat dan tenaga kesehatan bersama-sama merancang modul pembelajaran yang menggunakan metafora lokal namun tetap menyampaikan informasi medis secara akurat, serta dievaluasi efektivitasnya dalam mengubah sikap dan perilaku remaja terkait kontrasepsi.. Budaya longkoAo dalam masyarakat Toraja bukan sekadar rasa malu, melainkan sistem nilai yang membentuk cara remaja memahami tubuh, seksualitas, dan kontrasepsi.Budaya ini menciptakan hambatan utama berupa konflik antara pemahaman medis dan makna budaya terhadap kontrasepsi, yang menyebabkan akses layanan kesehatan menjadi negosiasi sosial yang penuh risiko.Meskipun demikian, remaja menunjukkan agensi melalui strategi adaptif seperti mencari layanan di luar desa, memanfaatkan teman sebaya, dan menggunakan ruang digital untuk memenuhi kebutuhan informasi kesehatan reproduksi Budaya longkoAo atau rasa malu yang mengakar kuat dalam masyarakat Toraja berperan besar dalam membentuk persepsi dan perilaku remaja terkait kesehatan reproduksi, terutama dalam hal akses informasi dan penggunaan kontrasepsi. Nilai budaya ini tidak hanya mengatur batasan moral, tetapi juga menimbulkan hambatan komunikasi antara remaja, keluarga, dan tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman subjektif remaja Toraja dalam mengakses dan menggunakan kontrasepsi, serta menelaah bagaimana longkoAo mempengaruhi proses pengambilan keputusan tersebut. Desain penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi interpretatif, dilaksanakan pada AprilAeAgustus... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/a/sikap-perilaku-remaja-peran-keluarga-pengetahuan-k-thumb-4af57.webp" title="JURIS - Budaya AoLongkoAo Dan Penggunaan Kontrasepsi Remaja: Studi Fenomenologis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/sikap-perilaku-remaja-peran-keluarga-pengetahuan-k-thumb-4af57.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/sikap-perilaku-remaja-peran-keluarga-pengetahuan-k-thumb-4af57.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/sikap-perilaku-remaja-peran-keluarga-pengetahuan-k-thumb-4af57.webp 1x" title="JURIS - Budaya AoLongkoAo Dan Penggunaan Kontrasepsi Remaja: Studi Fenomenologis" alt="JURIS - Budaya AoLongkoAo Dan Penggunaan Kontrasepsi Remaja: Studi Fenomenologis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/a/sikap-perilaku-remaja-peran-keluarga-pengetahuan-k-thumb-cfafe.webp" title="JURIS - Budaya AoLongkoAo Dan Penggunaan Kontrasepsi Remaja: Studi Fenomenologis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/sikap-perilaku-remaja-peran-keluarga-pengetahuan-k-thumb-cfafe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/sikap-perilaku-remaja-peran-keluarga-pengetahuan-k-thumb-cfafe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/sikap-perilaku-remaja-peran-keluarga-pengetahuan-k-thumb-cfafe.webp 1x" title="JURIS - Budaya AoLongkoAo Dan Penggunaan Kontrasepsi Remaja: Studi Fenomenologis" alt="JURIS - Budaya AoLongkoAo Dan Penggunaan Kontrasepsi Remaja: Studi Fenomenologis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/a/sikap-perilaku-remaja-peran-keluarga-pengetahuan-k-thumb-04074.webp" title="JURIS - Budaya AoLongkoAo Dan Penggunaan Kontrasepsi Remaja: Studi Fenomenologis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/a/sikap-perilaku-remaja-peran-keluarga-pengetahuan-k-thumb-04074.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/a/sikap-perilaku-remaja-peran-keluarga-pengetahuan-k-thumb-04074.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/a/sikap-perilaku-remaja-peran-keluarga-pengetahuan-k-thumb-04074.webp 1x" title="JURIS - Budaya AoLongkoAo Dan Penggunaan Kontrasepsi Remaja: Studi Fenomenologis" alt="JURIS - Budaya AoLongkoAo Dan Penggunaan Kontrasepsi Remaja: Studi Fenomenologis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35133-sikap-perilaku-remaja-peran-keluarga-penget" title="JURIS - Budaya AoLongkoAo Dan Penggunaan Kontrasepsi Remaja: Studi Fenomenologis" target="_blank">Budaya AoLongkoAo Dan Penggunaan Kontrasepsi Remaja: Studi Fenomenologis</a>: Pertama, perlu penelitian etnografi mendalam untuk memahami bagaimana nilai longkoAo diajarkan dan direproduksi dalam praktik adat, ritual keluarga, dan sistem pendidikan lokal, sehingga dapat dikembangkan model intervensi yang menyeluruh dan berkelanjutan. Kedua, penelitian komparatif diperlukan untuk membandingkan dinamika budaya serupa seperti rasa malu atau harga diri dalam masyarakat adat lain di Indonesia, guna mengidentifikasi kesamaan struktur penghambat akses kesehatan reproduksi dan merancang strategi universal yang tetap menghormati konteks lokal. Ketiga, perlu dikembangkan dan diuji coba program edukasi reproduksi berbasis budaya yang kolaboratif, melibatkan tokoh adat dan tenaga kesehatan bersama-sama merancang modul pembelajaran yang menggunakan metafora lokal namun tetap menyampaikan informasi medis secara akurat, serta dievaluasi efektivitasnya dalam mengubah sikap dan perilaku remaja terkait kontrasepsi..
<br>Budaya longkoAo dalam masyarakat Toraja bukan sekadar rasa malu, melainkan sistem nilai yang membentuk cara remaja memahami tubuh, seksualitas, dan kontrasepsi.Budaya ini menciptakan hambatan utama berupa konflik antara pemahaman medis dan makna budaya terhadap kontrasepsi, yang menyebabkan akses layanan kesehatan menjadi negosiasi sosial yang penuh risiko.Meskipun demikian, remaja menunjukkan agensi melalui strategi adaptif seperti mencari layanan di luar desa, memanfaatkan teman sebaya, dan menggunakan ruang digital untuk memenuhi kebutuhan informasi kesehatan reproduksi
<br>Budaya longkoAo atau rasa malu yang mengakar kuat dalam masyarakat Toraja berperan besar dalam membentuk persepsi dan perilaku remaja terkait kesehatan reproduksi, terutama dalam hal akses informasi dan penggunaan kontrasepsi. Nilai budaya ini tidak hanya mengatur batasan moral, tetapi juga menimbulkan hambatan komunikasi antara remaja, keluarga, dan tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman subjektif remaja Toraja dalam mengakses dan menggunakan kontrasepsi, serta menelaah bagaimana longkoAo mempengaruhi proses pengambilan keputusan tersebut. Desain penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi interpretatif, dilaksanakan pada AprilAeAgustus...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/a/sikap-perilaku-remaja-peran-keluarga-pengetahuan-k-thumb-04074.webp" type="image/webp" length="69010" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/sikap-perilaku-remaja-peran-keluarga-pengetahuan-k-thumb-4af57.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/sikap-perilaku-remaja-peran-keluarga-pengetahuan-k-thumb-cfafe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/a/sikap-perilaku-remaja-peran-keluarga-pengetahuan-k-thumb-04074.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3636-stikmar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16854-jurnal-kesehatan-marendeng.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Perspective On Regulation Of Caning In The Preparation Of The Criminal Law Code KUHP In The Future ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perspective On Regulation Of Caning In The Preparation Of The Criminal Law Code KUHP In The Future ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perspective On Regulation Of Caning In The Preparation Of The Criminal Law Code KUHP In The Future ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35132-persepsi-masyarakat-bajo-aceh-criminal</link>
	<guid isPermaLink="false">87c274887062fb334a559afaef50cb87</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 08:11:33 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ slot88aslijp ]]></category>
	<category><![CDATA[ bandar togel ]]></category>
	<category><![CDATA[ law science ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[bandar,law,science,slot88aslijp,togel]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mendalam mengenai efektivitas hukuman cambuk di Aceh dibandingkan dengan jenis hukuman lain dalam menekan angka kejahatan, dengan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Perspective On Regulation Of Caning In The Preparation Of The Criminal Law Code (KUHP) In The Future: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mendalam mengenai efektivitas hukuman cambuk di Aceh dibandingkan dengan jenis hukuman lain dalam menekan angka kejahatan, dengan mempertimbangkan faktor-faktor sosial, ekonomi, dan budaya yang memengaruhi perilaku kriminal. Kedua, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi persepsi masyarakat Aceh terhadap hukuman cambuk, termasuk tingkat penerimaan, kekhawatiran, dan harapan mereka terkait dengan implementasi hukuman tersebut. Ketiga, studi tentang implikasi hukum hak asasi manusia dari hukuman cambuk perlu dilakukan secara komprehensif, dengan mempertimbangkan standar internasional mengenai perlindungan dari penyiksaan dan perlakuan yang tidak manusiawi atau merendahkan martabat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang kompleksitas hukuman cambuk dan berkontribusi pada pengembangan kebijakan hukum yang lebih adil dan efektif di Indonesia.. Hukuman cambuk merupakan sumber hukum materiil yang telah diatur dalam Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam melalui peraturan terkait pelaksanaan syariat Islam.Penerapan hukuman cambuk ini didasarkan pada hukum yang hidup dalam masyarakat dan bertujuan untuk menciptakan efek jera serta menjaga ketertiban sosial.Meskipun terdapat pro dan kontra terkait dengan hukuman cambuk, keberadaannya memberikan kontribusi dalam upaya mengurangi tingkat kejahatan di masyarakat.Dengan mempertimbangkan aspek hukum adat dan kebutuhan masyarakat, pengaturan hukuman cambuk dapat menjadi pertimbangan dalam penyusunan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) di masa depan Penelitian ini bertujuan untuk memahami realitas norma mengenai pengaturan hukuman cambuk dalam qanun atau peraturan daerah di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, kemudian menjelaskan bagaimana kelemahan dan keunggulan pengaturan hukuman cambuk sebagai hukum positif, serta menguji perspektif pengaturan hukuman cambuk dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) di masa depan sebagai salah satu jenis hukuman alternatif yang dapat dijatuhkan oleh hakim. Pengaturan hukuman cambuk secara formal diatur dalam Peraturan Gubernur Aceh Nomor 10 Tahun 2005 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Hukum Cambuk. Hukuman cambuk ini dianggap dapat memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan karena menciptakan efek memalukan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/a/persepsi-masyarakat-bajo-aceh-criminal-absolute-la-thumb-07f0a.webp" title="JURIS - Perspective On Regulation Of Caning In The Preparation Of The Criminal Law Code (KUHP) In The Future" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/persepsi-masyarakat-bajo-aceh-criminal-absolute-la-thumb-07f0a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/persepsi-masyarakat-bajo-aceh-criminal-absolute-la-thumb-07f0a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/persepsi-masyarakat-bajo-aceh-criminal-absolute-la-thumb-07f0a.webp 1x" title="JURIS - Perspective On Regulation Of Caning In The Preparation Of The Criminal Law Code (KUHP) In The Future" alt="JURIS - Perspective On Regulation Of Caning In The Preparation Of The Criminal Law Code (KUHP) In The Future" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/a/persepsi-masyarakat-bajo-aceh-criminal-absolute-la-thumb-9421a.webp" title="JURIS - Perspective On Regulation Of Caning In The Preparation Of The Criminal Law Code (KUHP) In The Future" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/persepsi-masyarakat-bajo-aceh-criminal-absolute-la-thumb-9421a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/persepsi-masyarakat-bajo-aceh-criminal-absolute-la-thumb-9421a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/persepsi-masyarakat-bajo-aceh-criminal-absolute-la-thumb-9421a.webp 1x" title="JURIS - Perspective On Regulation Of Caning In The Preparation Of The Criminal Law Code (KUHP) In The Future" alt="JURIS - Perspective On Regulation Of Caning In The Preparation Of The Criminal Law Code (KUHP) In The Future" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/a/persepsi-masyarakat-bajo-aceh-criminal-absolute-la-thumb-acc49.webp" title="JURIS - Perspective On Regulation Of Caning In The Preparation Of The Criminal Law Code (KUHP) In The Future" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/persepsi-masyarakat-bajo-aceh-criminal-absolute-la-thumb-acc49.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/persepsi-masyarakat-bajo-aceh-criminal-absolute-la-thumb-acc49.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/persepsi-masyarakat-bajo-aceh-criminal-absolute-la-thumb-acc49.webp 1x" title="JURIS - Perspective On Regulation Of Caning In The Preparation Of The Criminal Law Code (KUHP) In The Future" alt="JURIS - Perspective On Regulation Of Caning In The Preparation Of The Criminal Law Code (KUHP) In The Future" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35132-persepsi-masyarakat-bajo-aceh-criminal" title="JURIS - Perspective On Regulation Of Caning In The Preparation Of The Criminal Law Code (KUHP) In The Future" target="_blank">Perspective On Regulation Of Caning In The Preparation Of The Criminal Law Code (KUHP) In The Future</a>: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mendalam mengenai efektivitas hukuman cambuk di Aceh dibandingkan dengan jenis hukuman lain dalam menekan angka kejahatan, dengan mempertimbangkan faktor-faktor sosial, ekonomi, dan budaya yang memengaruhi perilaku kriminal. Kedua, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi persepsi masyarakat Aceh terhadap hukuman cambuk, termasuk tingkat penerimaan, kekhawatiran, dan harapan mereka terkait dengan implementasi hukuman tersebut. Ketiga, studi tentang implikasi hukum hak asasi manusia dari hukuman cambuk perlu dilakukan secara komprehensif, dengan mempertimbangkan standar internasional mengenai perlindungan dari penyiksaan dan perlakuan yang tidak manusiawi atau merendahkan martabat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang kompleksitas hukuman cambuk dan berkontribusi pada pengembangan kebijakan hukum yang lebih adil dan efektif di Indonesia..
<br>Hukuman cambuk merupakan sumber hukum materiil yang telah diatur dalam Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam melalui peraturan terkait pelaksanaan syariat Islam.Penerapan hukuman cambuk ini didasarkan pada hukum yang hidup dalam masyarakat dan bertujuan untuk menciptakan efek jera serta menjaga ketertiban sosial.Meskipun terdapat pro dan kontra terkait dengan hukuman cambuk, keberadaannya memberikan kontribusi dalam upaya mengurangi tingkat kejahatan di masyarakat.Dengan mempertimbangkan aspek hukum adat dan kebutuhan masyarakat, pengaturan hukuman cambuk dapat menjadi pertimbangan dalam penyusunan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) di masa depan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk memahami realitas norma mengenai pengaturan hukuman cambuk dalam qanun atau peraturan daerah di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, kemudian menjelaskan bagaimana kelemahan dan keunggulan pengaturan hukuman cambuk sebagai hukum positif, serta menguji perspektif pengaturan hukuman cambuk dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) di masa depan sebagai salah satu jenis hukuman alternatif yang dapat dijatuhkan oleh hakim. Pengaturan hukuman cambuk secara formal diatur dalam Peraturan Gubernur Aceh Nomor 10 Tahun 2005 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Hukum Cambuk. Hukuman cambuk ini dianggap dapat memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan karena menciptakan efek memalukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/a/persepsi-masyarakat-bajo-aceh-criminal-absolute-la-thumb-9421a.webp" type="image/webp" length="98896" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/persepsi-masyarakat-bajo-aceh-criminal-absolute-la-thumb-07f0a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/persepsi-masyarakat-bajo-aceh-criminal-absolute-la-thumb-9421a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/persepsi-masyarakat-bajo-aceh-criminal-absolute-la-thumb-acc49.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6629-cria.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15592-requisitoire-law-enforcement.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Hukum Perlindungan Konsumen Melalui Literasi Pemasaran Digital dan Legalitas Produk UMKM di Kabupaten Purbalingga ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Hukum Perlindungan Konsumen Melalui Literasi Pemasaran Digital dan Legalitas Produk UMKM di Kabupaten Purbalingga ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Hukum Perlindungan Konsumen Melalui Literasi Pemasaran Digital dan Legalitas Produk UMKM di Kabupaten Purbalingga ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35143-usaha-konsumen-perlindungan-produk-umk-ai</link>
	<guid isPermaLink="false">1daf99be890c01a6cd4d87a6998030b7</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 08:05:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ ulil amri ]]></category>
	<category><![CDATA[ v7i02 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amri,counter,flag,ulil,v7i02]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Bagaimana strategi pelatihan literasi pemasaran digital berkolaborasi dengan lembaga pemerintah dapat mempercepat peningkatan kepatuhan UMKM secara berkelanjutan? Bagaimana peran sertifikasi halal sebagai bagian dari legalitas produk dapat mempengaruhi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Hukum Perlindungan Konsumen Melalui Literasi Pemasaran Digital dan Legalitas Produk UMKM di Kabupaten Purbalingga: Bagaimana strategi pelatihan literasi pemasaran digital berkolaborasi dengan lembaga pemerintah dapat mempercepat peningkatan kepatuhan UMKM secara berkelanjutan? Bagaimana peran sertifikasi halal sebagai bagian dari legalitas produk dapat mempengaruhi persepsi konsumen terhadap kualitas dan keamanan produk UMKM di pasar digital? Bagaimana platform eAccommerce lokal dapat dimanfaatkan untuk menyediakan modul pelatihan dan verifikasi legalitas produk UMKM secara realActime, sehingga memperkuat perlindungan konsumen secara komprehensif?. Penelitian ini menunjukkan bahwa literasi pemasaran digital dan legalitas produk secara signifikan mempengaruhi kepatuhan pelaku UMKM terhadap peraturan, dan kepatuhan ini berkontribusi pada perlindungan konsumen.Kesimpulan menegaskan bahwa peningkatan literasi digital dan pemenuhan legalitas produk dapat meningkatkan kualitas perlindungan konsumen di sektor UMKM Industri Usaha Mikro Kecil Menengah sering berhadapan dengan masalah penerapan teknologi, pemasaran dan legalitas atau perizinan usaha. Di era teknologi saat ini, UMKM seharusnya mampu menerapkan pemasaran berbasis digital, dan memenuhi legalitas produknya dalam rangka melindungi hak dan kewajiban konsumen, sebagaimana diamanahkan dalam peraturan perundangAcundangan. Problematika tersebut melatarbelakangi perlunya dilaksanakan kajian yang mendalam, sehingga tujuan peneliti yaitu melakukan analisis terhadap pengaruh literasi pemasaran digital dan legalitas produk terhadap kepatuhan implementasi perlindungan berusaha serta kepatuhan berusaha konsumen. Metode Structural Equation Modeling (SEM) digunakan dalam penelitian explanatory research ini dan diperkuat dengan analisis kuantitatif dan teknik purposive... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/c/usaha-konsumen-perlindungan-produk-umk-aisyah-keam-thumb-b7b55.webp" title="JURIS - Implementasi Hukum Perlindungan Konsumen Melalui Literasi Pemasaran Digital dan Legalitas Produk UMKM di Kabupaten Purbalingga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/usaha-konsumen-perlindungan-produk-umk-aisyah-keam-thumb-b7b55.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/usaha-konsumen-perlindungan-produk-umk-aisyah-keam-thumb-b7b55.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/usaha-konsumen-perlindungan-produk-umk-aisyah-keam-thumb-b7b55.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Hukum Perlindungan Konsumen Melalui Literasi Pemasaran Digital dan Legalitas Produk UMKM di Kabupaten Purbalingga" alt="JURIS - Implementasi Hukum Perlindungan Konsumen Melalui Literasi Pemasaran Digital dan Legalitas Produk UMKM di Kabupaten Purbalingga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/c/usaha-konsumen-perlindungan-produk-umk-aisyah-keam-thumb-e693f.webp" title="JURIS - Implementasi Hukum Perlindungan Konsumen Melalui Literasi Pemasaran Digital dan Legalitas Produk UMKM di Kabupaten Purbalingga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/usaha-konsumen-perlindungan-produk-umk-aisyah-keam-thumb-e693f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/usaha-konsumen-perlindungan-produk-umk-aisyah-keam-thumb-e693f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/usaha-konsumen-perlindungan-produk-umk-aisyah-keam-thumb-e693f.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Hukum Perlindungan Konsumen Melalui Literasi Pemasaran Digital dan Legalitas Produk UMKM di Kabupaten Purbalingga" alt="JURIS - Implementasi Hukum Perlindungan Konsumen Melalui Literasi Pemasaran Digital dan Legalitas Produk UMKM di Kabupaten Purbalingga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/c/usaha-konsumen-perlindungan-produk-umk-aisyah-keam-thumb-b7833.webp" title="JURIS - Implementasi Hukum Perlindungan Konsumen Melalui Literasi Pemasaran Digital dan Legalitas Produk UMKM di Kabupaten Purbalingga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/usaha-konsumen-perlindungan-produk-umk-aisyah-keam-thumb-b7833.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/usaha-konsumen-perlindungan-produk-umk-aisyah-keam-thumb-b7833.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/usaha-konsumen-perlindungan-produk-umk-aisyah-keam-thumb-b7833.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Hukum Perlindungan Konsumen Melalui Literasi Pemasaran Digital dan Legalitas Produk UMKM di Kabupaten Purbalingga" alt="JURIS - Implementasi Hukum Perlindungan Konsumen Melalui Literasi Pemasaran Digital dan Legalitas Produk UMKM di Kabupaten Purbalingga" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35143-usaha-konsumen-perlindungan-produk-umk-ai" title="JURIS - Implementasi Hukum Perlindungan Konsumen Melalui Literasi Pemasaran Digital dan Legalitas Produk UMKM di Kabupaten Purbalingga" target="_blank">Implementasi Hukum Perlindungan Konsumen Melalui Literasi Pemasaran Digital dan Legalitas Produk UMKM di Kabupaten Purbalingga</a>: Bagaimana strategi pelatihan literasi pemasaran digital berkolaborasi dengan lembaga pemerintah dapat mempercepat peningkatan kepatuhan UMKM secara berkelanjutan? Bagaimana peran sertifikasi halal sebagai bagian dari legalitas produk dapat mempengaruhi persepsi konsumen terhadap kualitas dan keamanan produk UMKM di pasar digital? Bagaimana platform eAccommerce lokal dapat dimanfaatkan untuk menyediakan modul pelatihan dan verifikasi legalitas produk UMKM secara realActime, sehingga memperkuat perlindungan konsumen secara komprehensif?.
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa literasi pemasaran digital dan legalitas produk secara signifikan mempengaruhi kepatuhan pelaku UMKM terhadap peraturan, dan kepatuhan ini berkontribusi pada perlindungan konsumen.Kesimpulan menegaskan bahwa peningkatan literasi digital dan pemenuhan legalitas produk dapat meningkatkan kualitas perlindungan konsumen di sektor UMKM
<br>Industri Usaha Mikro Kecil Menengah sering berhadapan dengan masalah penerapan teknologi, pemasaran dan legalitas atau perizinan usaha. Di era teknologi saat ini, UMKM seharusnya mampu menerapkan pemasaran berbasis digital, dan memenuhi legalitas produknya dalam rangka melindungi hak dan kewajiban konsumen, sebagaimana diamanahkan dalam peraturan perundangAcundangan. Problematika tersebut melatarbelakangi perlunya dilaksanakan kajian yang mendalam, sehingga tujuan peneliti yaitu melakukan analisis terhadap pengaruh literasi pemasaran digital dan legalitas produk terhadap kepatuhan implementasi perlindungan berusaha serta kepatuhan berusaha konsumen. Metode Structural Equation Modeling (SEM) digunakan dalam penelitian explanatory research ini dan diperkuat dengan analisis kuantitatif dan teknik purposive...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/c/usaha-konsumen-perlindungan-produk-umk-aisyah-keam-thumb-b7833.webp" type="image/webp" length="73540" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/usaha-konsumen-perlindungan-produk-umk-aisyah-keam-thumb-b7b55.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/usaha-konsumen-perlindungan-produk-umk-aisyah-keam-thumb-e693f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/usaha-konsumen-perlindungan-produk-umk-aisyah-keam-thumb-b7833.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-597-unismuh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3636-jurnal-hukum-ekonomi-syariah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Perilaku Konsumen dalam Pembelian Produk Farmasi Halal di Kota Parepare ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Perilaku Konsumen dalam Pembelian Produk Farmasi Halal di Kota Parepare ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Perilaku Konsumen dalam Pembelian Produk Farmasi Halal di Kota Parepare ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35142-produk-farmasi-pasar-lilin-pemasaran</link>
	<guid isPermaLink="false">70d0c7904a30b201355126ec786ed53b</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 08:05:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ andi amri ]]></category>
	<category><![CDATA[ v8i1 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amri,andi,counter,flag,v8i1]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan memperluas cakupan wilayah penelitian untuk mendapatkan generalisasi yang lebih baik mengenai perilaku konsumen ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Perilaku Konsumen dalam Pembelian Produk Farmasi Halal di Kota Parepare: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan memperluas cakupan wilayah penelitian untuk mendapatkan generalisasi yang lebih baik mengenai perilaku konsumen terhadap produk farmasi halal di Indonesia. Kedua, penelitian dapat menggali lebih dalam mengenai peran variabel moderasi seperti tingkat pengetahuan konsumen tentang kehalalan produk farmasi atau pengaruh budaya terhadap keputusan pembelian. Ketiga, penelitian di masa depan dapat mengeksplorasi dampak dari strategi pemasaran berbasis nilai-nilai agama (Islamic marketing) terhadap peningkatan minat beli produk farmasi halal, termasuk penggunaan influencer agama atau kampanye edukasi tentang pentingnya kehalalan produk farmasi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif mengenai dinamika pasar produk farmasi halal dan membantu para pelaku industri dalam mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk menjangkau konsumen muslim.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor sosial, pribadi, dan psikologis memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk farmasi halal.Seluruh variabel eksogen yang diteliti telah memenuhi unsur-unsur maqashid syariAoah, menunjukkan bahwa perilaku pembelian konsumen telah mengimplementasikan prinsip-prinsip syariah dalam kegiatan konsumsinya.Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya mempertimbangkan faktor-faktor tersebut dalam strategi pemasaran produk farmasi halal Farmasi halal merupakan salah satu produk konsumsi dengan tingkat urgensi yang tinggi dalam kehidupan masyarakat muslim. Namun, masih sangat sedikit studi empiris yang menganalisis perilaku konsumen dalam pembelian produk farmasi halal di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen dalam membeli produk farmasi halal, menggunakan teori perilaku konsumen yang terdiri dari variabel sosial, pribadi, psikologis, dan keputusan pembelian, serta mengkaji relevansi antara perilaku implementasi maqashid syariAoah dalam pembelian konsumen dengan berkonsumsi. Dengan menggunakan metode kuantitatif, penelitian ini mengambil data... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/1/produk-farmasi-pasar-lilin-pemasaran-lokal-keputus-thumb-21aae.webp" title="JURIS - Analisis Perilaku Konsumen dalam Pembelian Produk Farmasi Halal di Kota Parepare" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/1/produk-farmasi-pasar-lilin-pemasaran-lokal-keputus-thumb-21aae.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/1/produk-farmasi-pasar-lilin-pemasaran-lokal-keputus-thumb-21aae.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/1/produk-farmasi-pasar-lilin-pemasaran-lokal-keputus-thumb-21aae.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perilaku Konsumen dalam Pembelian Produk Farmasi Halal di Kota Parepare" alt="JURIS - Analisis Perilaku Konsumen dalam Pembelian Produk Farmasi Halal di Kota Parepare" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/1/produk-farmasi-pasar-lilin-pemasaran-lokal-keputus-thumb-035ee.webp" title="JURIS - Analisis Perilaku Konsumen dalam Pembelian Produk Farmasi Halal di Kota Parepare" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/1/produk-farmasi-pasar-lilin-pemasaran-lokal-keputus-thumb-035ee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/1/produk-farmasi-pasar-lilin-pemasaran-lokal-keputus-thumb-035ee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/1/produk-farmasi-pasar-lilin-pemasaran-lokal-keputus-thumb-035ee.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perilaku Konsumen dalam Pembelian Produk Farmasi Halal di Kota Parepare" alt="JURIS - Analisis Perilaku Konsumen dalam Pembelian Produk Farmasi Halal di Kota Parepare" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/1/produk-farmasi-pasar-lilin-pemasaran-lokal-keputus-thumb-56bf7.webp" title="JURIS - Analisis Perilaku Konsumen dalam Pembelian Produk Farmasi Halal di Kota Parepare" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/1/produk-farmasi-pasar-lilin-pemasaran-lokal-keputus-thumb-56bf7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/1/produk-farmasi-pasar-lilin-pemasaran-lokal-keputus-thumb-56bf7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/1/produk-farmasi-pasar-lilin-pemasaran-lokal-keputus-thumb-56bf7.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perilaku Konsumen dalam Pembelian Produk Farmasi Halal di Kota Parepare" alt="JURIS - Analisis Perilaku Konsumen dalam Pembelian Produk Farmasi Halal di Kota Parepare" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35142-produk-farmasi-pasar-lilin-pemasaran" title="JURIS - Analisis Perilaku Konsumen dalam Pembelian Produk Farmasi Halal di Kota Parepare" target="_blank">Analisis Perilaku Konsumen dalam Pembelian Produk Farmasi Halal di Kota Parepare</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan memperluas cakupan wilayah penelitian untuk mendapatkan generalisasi yang lebih baik mengenai perilaku konsumen terhadap produk farmasi halal di Indonesia. Kedua, penelitian dapat menggali lebih dalam mengenai peran variabel moderasi seperti tingkat pengetahuan konsumen tentang kehalalan produk farmasi atau pengaruh budaya terhadap keputusan pembelian. Ketiga, penelitian di masa depan dapat mengeksplorasi dampak dari strategi pemasaran berbasis nilai-nilai agama (Islamic marketing) terhadap peningkatan minat beli produk farmasi halal, termasuk penggunaan influencer agama atau kampanye edukasi tentang pentingnya kehalalan produk farmasi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif mengenai dinamika pasar produk farmasi halal dan membantu para pelaku industri dalam mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk menjangkau konsumen muslim..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor sosial, pribadi, dan psikologis memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk farmasi halal.Seluruh variabel eksogen yang diteliti telah memenuhi unsur-unsur maqashid syariAoah, menunjukkan bahwa perilaku pembelian konsumen telah mengimplementasikan prinsip-prinsip syariah dalam kegiatan konsumsinya.Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya mempertimbangkan faktor-faktor tersebut dalam strategi pemasaran produk farmasi halal
<br>Farmasi halal merupakan salah satu produk konsumsi dengan tingkat urgensi yang tinggi dalam kehidupan masyarakat muslim. Namun, masih sangat sedikit studi empiris yang menganalisis perilaku konsumen dalam pembelian produk farmasi halal di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen dalam membeli produk farmasi halal, menggunakan teori perilaku konsumen yang terdiri dari variabel sosial, pribadi, psikologis, dan keputusan pembelian, serta mengkaji relevansi antara perilaku implementasi maqashid syariAoah dalam pembelian konsumen dengan berkonsumsi. Dengan menggunakan metode kuantitatif, penelitian ini mengambil data...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/1/produk-farmasi-pasar-lilin-pemasaran-lokal-keputus-thumb-56bf7.webp" type="image/webp" length="38328" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/1/produk-farmasi-pasar-lilin-pemasaran-lokal-keputus-thumb-21aae.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/1/produk-farmasi-pasar-lilin-pemasaran-lokal-keputus-thumb-035ee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/1/produk-farmasi-pasar-lilin-pemasaran-lokal-keputus-thumb-56bf7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-597-unismuh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3636-jurnal-hukum-ekonomi-syariah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Penguatan Infrastruktur Digital Desa Melalui Penerapan Jaringan RT RW Net Dan Pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Smart Village ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penguatan Infrastruktur Digital Desa Melalui Penerapan Jaringan RT RW Net Dan Pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Smart Village ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penguatan Infrastruktur Digital Desa Melalui Penerapan Jaringan RT RW Net Dan Pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Smart Village ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35146-aplikasi-smart-dbd-fitur-jkn-pengembangan</link>
	<guid isPermaLink="false">6e71ca8d1dbb530cf38133a885bacbd5</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 07:53:06 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ issn barcode ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ marga mulya ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[barcode,counter,flag,issn,marga,mulya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan:1) Meneliti dampak jangka panjang penerapan RT/RW-Net terhadap perbaikan kualitas pelayanan publik desa, dengan fokus pada indikator layanan e-government, partisipasi masyarakat, dan efektivitas alokasi anggaran.2) ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Penguatan Infrastruktur Digital Desa Melalui Penerapan Jaringan RT/RW-Net Dan Pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Smart Village: Berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan:1) Meneliti dampak jangka panjang penerapan RT/RW-Net terhadap perbaikan kualitas pelayanan publik desa, dengan fokus pada indikator layanan e-government, partisipasi masyarakat, dan efektivitas alokasi anggaran.2) Mengkaji efektivitas pendekatan pelatihan literasi digital berkelanjutan bagi pelaku UMKM dalam meningkatkan pendapatan dan daya saing produk, serta mengidentifikasi faktor pembatas dan kebijakan pendukung.3) Meneliti penerapan analitik data desa berbasis Smart Village untuk pengambilan keputusan berbasis data, termasuk model prediksi kebutuhan infrastruktur, analisis tren kependudukan, dan pembuatan kebijakan respons cepat terhadap permasalahan sosial.Saran-saran tersebut bertujuan memperluas pemahaman tentang bagaimana infrastruktur digital, pelatihan kapasitas, dan analitik data dapat saling melengkapi dalam memperkuat tata kelola dan pembangunan berkelanjutan desa.. Kegiatan pengabdian ini berhasil memperkuat infrastruktur digital Desa Neglasari melalui pemasangan jaringan RT/RW-Net dan pengembangan aplikasi Smart Village berbasis server lokal.Implementasi ini menjawab permasalahan awal berupa keterbatasan literasi digital, belum optimalnya pelayanan administrasi, serta ketiadaan infrastruktur jaringan yang terintegrasi.Jaringan yang dibangun berfungsi stabil dan mendukung operasional layanan administrasi digital, sementara pelatihan bertahap mampu meningkatkan kapasitas perangkat desa, operator, admin BUMDes, dan warga dalam mengelola serta memanfaatkan sistem secara mandiri.Warga mulai terbiasa menggunakan layanan digital, sehingga pelayanan publik menjadi lebih efektif, efisien, dan transparan, serta terbentuk fondasi awal penguatan ekosistem UMKM desa berbasis digital.Keberhasilan program ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara tim PKM, pemerintah desa, dan BUMDes dalam mendorong transformasi digital desa.Ke depan, program ini berpotensi dikembangkan melalui penambahan modul layanan, perluasan literasi digital bagi pelaku UMKM, serta penguatan sistem berbasis data, sehingga Desa Neglasari berpeluang menjadi model desa digital yang dapat direplikasi di tingkat regional maupun nasional Transformasi digital wilayah perdesaan telah menjadi prioritas nasional untuk meningkatkan efisiensi pelayanan publik dan memperkuat tata kelola desa berbasis teknologi. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat infrastruktur digital Desa Neglasari, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang, melalui implementasi jaringan RT/RW-Net dan pelatihan pemanfaatan aplikasi Smart Village. Kegiatan ini meliputi pembangunan jaringan RT/RW-Net sebagai tulang punggung digital desa, pengembangan aplikasi Smart Village berbasis web menggunakan framework PHP Laravel dan basis data MySQL, serta pelaksanaan pelatihan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/4/aplikasi-smart-dbd-fitur-jkn-pengembangan-integras-thumb-e1cbf.webp" title="JURIS - Penguatan Infrastruktur Digital Desa Melalui Penerapan Jaringan RT/RW-Net Dan Pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Smart Village" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/aplikasi-smart-dbd-fitur-jkn-pengembangan-integras-thumb-e1cbf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/aplikasi-smart-dbd-fitur-jkn-pengembangan-integras-thumb-e1cbf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/aplikasi-smart-dbd-fitur-jkn-pengembangan-integras-thumb-e1cbf.webp 1x" title="JURIS - Penguatan Infrastruktur Digital Desa Melalui Penerapan Jaringan RT/RW-Net Dan Pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Smart Village" alt="JURIS - Penguatan Infrastruktur Digital Desa Melalui Penerapan Jaringan RT/RW-Net Dan Pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Smart Village" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/aplikasi-smart-dbd-fitur-jkn-pengembangan-integras-thumb-766ff.webp" title="JURIS - Penguatan Infrastruktur Digital Desa Melalui Penerapan Jaringan RT/RW-Net Dan Pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Smart Village" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/aplikasi-smart-dbd-fitur-jkn-pengembangan-integras-thumb-766ff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/aplikasi-smart-dbd-fitur-jkn-pengembangan-integras-thumb-766ff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/aplikasi-smart-dbd-fitur-jkn-pengembangan-integras-thumb-766ff.webp 1x" title="JURIS - Penguatan Infrastruktur Digital Desa Melalui Penerapan Jaringan RT/RW-Net Dan Pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Smart Village" alt="JURIS - Penguatan Infrastruktur Digital Desa Melalui Penerapan Jaringan RT/RW-Net Dan Pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Smart Village" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/aplikasi-smart-dbd-fitur-jkn-pengembangan-integras-thumb-70c5e.webp" title="JURIS - Penguatan Infrastruktur Digital Desa Melalui Penerapan Jaringan RT/RW-Net Dan Pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Smart Village" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/aplikasi-smart-dbd-fitur-jkn-pengembangan-integras-thumb-70c5e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/aplikasi-smart-dbd-fitur-jkn-pengembangan-integras-thumb-70c5e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/aplikasi-smart-dbd-fitur-jkn-pengembangan-integras-thumb-70c5e.webp 1x" title="JURIS - Penguatan Infrastruktur Digital Desa Melalui Penerapan Jaringan RT/RW-Net Dan Pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Smart Village" alt="JURIS - Penguatan Infrastruktur Digital Desa Melalui Penerapan Jaringan RT/RW-Net Dan Pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Smart Village" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35146-aplikasi-smart-dbd-fitur-jkn-pengembangan" title="JURIS - Penguatan Infrastruktur Digital Desa Melalui Penerapan Jaringan RT/RW-Net Dan Pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Smart Village" target="_blank">Penguatan Infrastruktur Digital Desa Melalui Penerapan Jaringan RT/RW-Net Dan Pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Smart Village</a>: Berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan:1) Meneliti dampak jangka panjang penerapan RT/RW-Net terhadap perbaikan kualitas pelayanan publik desa, dengan fokus pada indikator layanan e-government, partisipasi masyarakat, dan efektivitas alokasi anggaran.2) Mengkaji efektivitas pendekatan pelatihan literasi digital berkelanjutan bagi pelaku UMKM dalam meningkatkan pendapatan dan daya saing produk, serta mengidentifikasi faktor pembatas dan kebijakan pendukung.3) Meneliti penerapan analitik data desa berbasis Smart Village untuk pengambilan keputusan berbasis data, termasuk model prediksi kebutuhan infrastruktur, analisis tren kependudukan, dan pembuatan kebijakan respons cepat terhadap permasalahan sosial.Saran-saran tersebut bertujuan memperluas pemahaman tentang bagaimana infrastruktur digital, pelatihan kapasitas, dan analitik data dapat saling melengkapi dalam memperkuat tata kelola dan pembangunan berkelanjutan desa..
<br>Kegiatan pengabdian ini berhasil memperkuat infrastruktur digital Desa Neglasari melalui pemasangan jaringan RT/RW-Net dan pengembangan aplikasi Smart Village berbasis server lokal.Implementasi ini menjawab permasalahan awal berupa keterbatasan literasi digital, belum optimalnya pelayanan administrasi, serta ketiadaan infrastruktur jaringan yang terintegrasi.Jaringan yang dibangun berfungsi stabil dan mendukung operasional layanan administrasi digital, sementara pelatihan bertahap mampu meningkatkan kapasitas perangkat desa, operator, admin BUMDes, dan warga dalam mengelola serta memanfaatkan sistem secara mandiri.Warga mulai terbiasa menggunakan layanan digital, sehingga pelayanan publik menjadi lebih efektif, efisien, dan transparan, serta terbentuk fondasi awal penguatan ekosistem UMKM desa berbasis digital.Keberhasilan program ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara tim PKM, pemerintah desa, dan BUMDes dalam mendorong transformasi digital desa.Ke depan, program ini berpotensi dikembangkan melalui penambahan modul layanan, perluasan literasi digital bagi pelaku UMKM, serta penguatan sistem berbasis data, sehingga Desa Neglasari berpeluang menjadi model desa digital yang dapat direplikasi di tingkat regional maupun nasional
<br>Transformasi digital wilayah perdesaan telah menjadi prioritas nasional untuk meningkatkan efisiensi pelayanan publik dan memperkuat tata kelola desa berbasis teknologi. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat infrastruktur digital Desa Neglasari, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang, melalui implementasi jaringan RT/RW-Net dan pelatihan pemanfaatan aplikasi Smart Village. Kegiatan ini meliputi pembangunan jaringan RT/RW-Net sebagai tulang punggung digital desa, pengembangan aplikasi Smart Village berbasis web menggunakan framework PHP Laravel dan basis data MySQL, serta pelaksanaan pelatihan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/4/aplikasi-smart-dbd-fitur-jkn-pengembangan-integras-thumb-766ff.webp" type="image/webp" length="207532" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/aplikasi-smart-dbd-fitur-jkn-pengembangan-integras-thumb-e1cbf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/aplikasi-smart-dbd-fitur-jkn-pengembangan-integras-thumb-766ff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/aplikasi-smart-dbd-fitur-jkn-pengembangan-integras-thumb-70c5e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-269-ubharajaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6070-jurnal-pengabdian-masyarakat-ubj.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Ibu Yang Memiliki Balita Dengan Gizi Kurang Di Wilayah Kerja Puskesmas Pekkabata ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Ibu Yang Memiliki Balita Dengan Gizi Kurang Di Wilayah Kerja Puskesmas Pekkabata ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Ibu Yang Memiliki Balita Dengan Gizi Kurang Di Wilayah Kerja Puskesmas Pekkabata ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35135-gizi-balita-seimbang-anak-status</link>
	<guid isPermaLink="false">2d55f0c2549558ee2f7a2e80450b45e1</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 07:48:44 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ imran yaman ]]></category>
	<category><![CDATA[ logo sinta ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,imran,logo,main,sinta,yaman]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti efektivitas pendidikan kesehatan berbasis digital dibandingkan media leaflet cetak dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang gizi balita, terutama di daerah dengan keterbatasan akses teknologi. Kedua, penting untuk menguji pengaruh ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Ibu Yang Memiliki Balita Dengan Gizi Kurang Di Wilayah Kerja Puskesmas Pekkabata: Pertama, perlu diteliti efektivitas pendidikan kesehatan berbasis digital dibandingkan media leaflet cetak dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang gizi balita, terutama di daerah dengan keterbatasan akses teknologi. Kedua, penting untuk menguji pengaruh pendidikan kesehatan yang melibatkan seluruh anggota keluarga terhadap perubahan perilaku pemberian makan dan status gizi balita, mengingat keputusan rumah tangga sering melibatkan lebih dari satu orang. Ketiga, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana frekuensi dan metode tindak lanjut setelah pendidikan kesehatan memengaruhi retensi pengetahuan dan penerapan praktik gizi seimbang dalam jangka panjang, termasuk pendekatan seperti kunjungan rumah berulang atau konseling berjenjang. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dengan memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang strategi pendidikan kesehatan yang berkelanjutan dan inklusif untuk memperbaiki status gizi balita di tingkat komunitas.. Sebelum mengikuti pendidikan kesehatan, pengetahuan ibu tentang gizi kurang pada balita menunjukkan persentase yang cukup.Setelah pendidikan kesehatan dilaksanakan, terjadi peningkatan pengetahuan ibu dengan persentase berada dalam kategori baik.Terdapat pengaruh signifikan terhadap pengetahuan ibu sebelum dan setelah diberikan pendidikan kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Pekkabata, khususnya di Kelurahan Takatidung Anak balita berisiko tinggi mengalami kekurangan gizi, yang dapat menyebabkan masalah pertumbuhan seperti wasting, stunting, dan gangguan perkembangan mental jika terjadi dalam jangka panjang. Berdasarkan pemantauan status gizi, di Kabupaten Polewali Mandar pada 2024, persentase balita gizi kurang sebesar 6,96%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan ibu yang memiliki balita dengan gizi kurang di Wilayah Kerja Puskesmas Pekkabata, Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Experimental... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/3/gizi-balita-seimbang-anak-status-bayianak-berisiko-thumb-2d545.webp" title="JURIS - Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Ibu Yang Memiliki Balita Dengan Gizi Kurang Di Wilayah Kerja Puskesmas Pekkabata" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/gizi-balita-seimbang-anak-status-bayianak-berisiko-thumb-2d545.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/gizi-balita-seimbang-anak-status-bayianak-berisiko-thumb-2d545.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/gizi-balita-seimbang-anak-status-bayianak-berisiko-thumb-2d545.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Ibu Yang Memiliki Balita Dengan Gizi Kurang Di Wilayah Kerja Puskesmas Pekkabata" alt="JURIS - Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Ibu Yang Memiliki Balita Dengan Gizi Kurang Di Wilayah Kerja Puskesmas Pekkabata" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/gizi-balita-seimbang-anak-status-bayianak-berisiko-thumb-16aa3.webp" title="JURIS - Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Ibu Yang Memiliki Balita Dengan Gizi Kurang Di Wilayah Kerja Puskesmas Pekkabata" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/gizi-balita-seimbang-anak-status-bayianak-berisiko-thumb-16aa3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/gizi-balita-seimbang-anak-status-bayianak-berisiko-thumb-16aa3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/gizi-balita-seimbang-anak-status-bayianak-berisiko-thumb-16aa3.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Ibu Yang Memiliki Balita Dengan Gizi Kurang Di Wilayah Kerja Puskesmas Pekkabata" alt="JURIS - Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Ibu Yang Memiliki Balita Dengan Gizi Kurang Di Wilayah Kerja Puskesmas Pekkabata" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/gizi-balita-seimbang-anak-status-bayianak-berisiko-thumb-25f9e.webp" title="JURIS - Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Ibu Yang Memiliki Balita Dengan Gizi Kurang Di Wilayah Kerja Puskesmas Pekkabata" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/gizi-balita-seimbang-anak-status-bayianak-berisiko-thumb-25f9e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/gizi-balita-seimbang-anak-status-bayianak-berisiko-thumb-25f9e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/gizi-balita-seimbang-anak-status-bayianak-berisiko-thumb-25f9e.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Ibu Yang Memiliki Balita Dengan Gizi Kurang Di Wilayah Kerja Puskesmas Pekkabata" alt="JURIS - Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Ibu Yang Memiliki Balita Dengan Gizi Kurang Di Wilayah Kerja Puskesmas Pekkabata" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35135-gizi-balita-seimbang-anak-status" title="JURIS - Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Ibu Yang Memiliki Balita Dengan Gizi Kurang Di Wilayah Kerja Puskesmas Pekkabata" target="_blank">Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Ibu Yang Memiliki Balita Dengan Gizi Kurang Di Wilayah Kerja Puskesmas Pekkabata</a>: Pertama, perlu diteliti efektivitas pendidikan kesehatan berbasis digital dibandingkan media leaflet cetak dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang gizi balita, terutama di daerah dengan keterbatasan akses teknologi. Kedua, penting untuk menguji pengaruh pendidikan kesehatan yang melibatkan seluruh anggota keluarga terhadap perubahan perilaku pemberian makan dan status gizi balita, mengingat keputusan rumah tangga sering melibatkan lebih dari satu orang. Ketiga, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana frekuensi dan metode tindak lanjut setelah pendidikan kesehatan memengaruhi retensi pengetahuan dan penerapan praktik gizi seimbang dalam jangka panjang, termasuk pendekatan seperti kunjungan rumah berulang atau konseling berjenjang. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dengan memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang strategi pendidikan kesehatan yang berkelanjutan dan inklusif untuk memperbaiki status gizi balita di tingkat komunitas..
<br>Sebelum mengikuti pendidikan kesehatan, pengetahuan ibu tentang gizi kurang pada balita menunjukkan persentase yang cukup.Setelah pendidikan kesehatan dilaksanakan, terjadi peningkatan pengetahuan ibu dengan persentase berada dalam kategori baik.Terdapat pengaruh signifikan terhadap pengetahuan ibu sebelum dan setelah diberikan pendidikan kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Pekkabata, khususnya di Kelurahan Takatidung
<br>Anak balita berisiko tinggi mengalami kekurangan gizi, yang dapat menyebabkan masalah pertumbuhan seperti wasting, stunting, dan gangguan perkembangan mental jika terjadi dalam jangka panjang. Berdasarkan pemantauan status gizi, di Kabupaten Polewali Mandar pada 2024, persentase balita gizi kurang sebesar 6,96%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan ibu yang memiliki balita dengan gizi kurang di Wilayah Kerja Puskesmas Pekkabata, Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Experimental...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/3/gizi-balita-seimbang-anak-status-bayianak-berisiko-thumb-2d545.webp" type="image/webp" length="105218" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/gizi-balita-seimbang-anak-status-bayianak-berisiko-thumb-2d545.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/gizi-balita-seimbang-anak-status-bayianak-berisiko-thumb-16aa3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/gizi-balita-seimbang-anak-status-bayianak-berisiko-thumb-25f9e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3636-stikmar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16854-jurnal-kesehatan-marendeng.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Beyond Entertainment A Systematic Review of TikTok as an Alternative Tool for Language Assessment for EFL Students ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Beyond Entertainment A Systematic Review of TikTok as an Alternative Tool for Language Assessment for EFL Students ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Beyond Entertainment A Systematic Review of TikTok as an Alternative Tool for Language Assessment for EFL Students ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35131-kecemasan-bahasa-asing-kompetensi-tata-kete</link>
	<guid isPermaLink="false">fabd2f89f3e99eea61116a8c49f67078</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 07:28:59 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ siti aisyah ]]></category>
	<category><![CDATA[ math hard ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[aisyah,hard,math,siti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengembangkan rubrik penilaian yang spesifik untuk tugas-tugas berbasis TikTok, dengan mempertimbangkan aspek-aspek ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Beyond Entertainment: A Systematic Review of TikTok as an Alternative Tool for Language Assessment for EFL Students: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengembangkan rubrik penilaian yang spesifik untuk tugas-tugas berbasis TikTok, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti kefasihan berbicara, akurasi kosakata, dan kreativitas dalam menyampaikan pesan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada eksplorasi potensi TikTok dalam menilai keterampilan bahasa yang lebih kompleks, seperti tata bahasa dan penulisan, dengan memanfaatkan fitur-fitur platform yang memungkinkan interaksi dan umpan balik yang lebih mendalam. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang penggunaan TikTok terhadap pengembangan keterampilan berbicara siswa, termasuk pengurangan kecemasan berbicara dan potensi penilaian sejawat melalui fitur komentar atau duet. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang bagaimana TikTok dapat dimanfaatkan secara efektif sebagai alat penilaian bahasa yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran siswa di era digital.. Berdasarkan tinjauan literatur dari tahun 2019-2025, TikTok menawarkan peluang transformatif untuk penilaian keterampilan berbicara yang otentik, pengukuran akuisisi kosakata kontekstual, dan peningkatan motivasi belajar.Namun, penggunaannya memerlukan rubrik penilaian yang jelas, pertimbangan keterbatasan teknis, dan integrasi dengan metode penilaian tradisional.Pendekatan penilaian hibrida yang menggabungkan tugas TikTok (misalnya, berbicara) dengan tes tradisional (misalnya, menulis) dapat memberikan evaluasi yang lebih seimbang.Menetapkan kriteria yang jelas penting untuk memastikan keadilan dan standardisasi Tinjauan sistematis ini mengevaluasi potensi penggunaan TikTok sebagai alat penilaian bahasa modern dalam konteks pendidikan Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL). Meskipun aplikasi ini tetap populer sebagai alat pembelajaran dan hiburan informal, penggunaannya sebagai instrumen evaluatif formal masih belum banyak dieksplorasi. Tinjauan ini menggunakan analisis konten kualitatif untuk memeriksa 19 artikel peer-reviewed yang diterbitkan antara tahun 2018 dan 2025, yang dipilih berdasarkan relevansi, ketepatan waktu, dan keselarasan tematik dengan penilaian bahasa dalam konteks EFL.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/6/kecemasan-bahasa-asing-kompetensi-tata-keterampila-thumb-74b33.webp" title="JURIS - Beyond Entertainment: A Systematic Review of TikTok as an Alternative Tool for Language Assessment for EFL Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/kecemasan-bahasa-asing-kompetensi-tata-keterampila-thumb-74b33.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/kecemasan-bahasa-asing-kompetensi-tata-keterampila-thumb-74b33.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/kecemasan-bahasa-asing-kompetensi-tata-keterampila-thumb-74b33.webp 1x" title="JURIS - Beyond Entertainment: A Systematic Review of TikTok as an Alternative Tool for Language Assessment for EFL Students" alt="JURIS - Beyond Entertainment: A Systematic Review of TikTok as an Alternative Tool for Language Assessment for EFL Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/6/kecemasan-bahasa-asing-kompetensi-tata-keterampila-thumb-748a2.webp" title="JURIS - Beyond Entertainment: A Systematic Review of TikTok as an Alternative Tool for Language Assessment for EFL Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/kecemasan-bahasa-asing-kompetensi-tata-keterampila-thumb-748a2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/kecemasan-bahasa-asing-kompetensi-tata-keterampila-thumb-748a2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/kecemasan-bahasa-asing-kompetensi-tata-keterampila-thumb-748a2.webp 1x" title="JURIS - Beyond Entertainment: A Systematic Review of TikTok as an Alternative Tool for Language Assessment for EFL Students" alt="JURIS - Beyond Entertainment: A Systematic Review of TikTok as an Alternative Tool for Language Assessment for EFL Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/6/kecemasan-bahasa-asing-kompetensi-tata-keterampila-thumb-9a868.webp" title="JURIS - Beyond Entertainment: A Systematic Review of TikTok as an Alternative Tool for Language Assessment for EFL Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/kecemasan-bahasa-asing-kompetensi-tata-keterampila-thumb-9a868.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/kecemasan-bahasa-asing-kompetensi-tata-keterampila-thumb-9a868.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/kecemasan-bahasa-asing-kompetensi-tata-keterampila-thumb-9a868.webp 1x" title="JURIS - Beyond Entertainment: A Systematic Review of TikTok as an Alternative Tool for Language Assessment for EFL Students" alt="JURIS - Beyond Entertainment: A Systematic Review of TikTok as an Alternative Tool for Language Assessment for EFL Students" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35131-kecemasan-bahasa-asing-kompetensi-tata-kete" title="JURIS - Beyond Entertainment: A Systematic Review of TikTok as an Alternative Tool for Language Assessment for EFL Students" target="_blank">Beyond Entertainment: A Systematic Review of TikTok as an Alternative Tool for Language Assessment for EFL Students</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengembangkan rubrik penilaian yang spesifik untuk tugas-tugas berbasis TikTok, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti kefasihan berbicara, akurasi kosakata, dan kreativitas dalam menyampaikan pesan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada eksplorasi potensi TikTok dalam menilai keterampilan bahasa yang lebih kompleks, seperti tata bahasa dan penulisan, dengan memanfaatkan fitur-fitur platform yang memungkinkan interaksi dan umpan balik yang lebih mendalam. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang penggunaan TikTok terhadap pengembangan keterampilan berbicara siswa, termasuk pengurangan kecemasan berbicara dan potensi penilaian sejawat melalui fitur komentar atau duet. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang bagaimana TikTok dapat dimanfaatkan secara efektif sebagai alat penilaian bahasa yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran siswa di era digital..
<br>Berdasarkan tinjauan literatur dari tahun 2019-2025, TikTok menawarkan peluang transformatif untuk penilaian keterampilan berbicara yang otentik, pengukuran akuisisi kosakata kontekstual, dan peningkatan motivasi belajar.Namun, penggunaannya memerlukan rubrik penilaian yang jelas, pertimbangan keterbatasan teknis, dan integrasi dengan metode penilaian tradisional.Pendekatan penilaian hibrida yang menggabungkan tugas TikTok (misalnya, berbicara) dengan tes tradisional (misalnya, menulis) dapat memberikan evaluasi yang lebih seimbang.Menetapkan kriteria yang jelas penting untuk memastikan keadilan dan standardisasi
<br>Tinjauan sistematis ini mengevaluasi potensi penggunaan TikTok sebagai alat penilaian bahasa modern dalam konteks pendidikan Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL). Meskipun aplikasi ini tetap populer sebagai alat pembelajaran dan hiburan informal, penggunaannya sebagai instrumen evaluatif formal masih belum banyak dieksplorasi. Tinjauan ini menggunakan analisis konten kualitatif untuk memeriksa 19 artikel peer-reviewed yang diterbitkan antara tahun 2018 dan 2025, yang dipilih berdasarkan relevansi, ketepatan waktu, dan keselarasan tematik dengan penilaian bahasa dalam konteks EFL....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/6/kecemasan-bahasa-asing-kompetensi-tata-keterampila-thumb-748a2.webp" type="image/webp" length="182016" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/kecemasan-bahasa-asing-kompetensi-tata-keterampila-thumb-74b33.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/kecemasan-bahasa-asing-kompetensi-tata-keterampila-thumb-748a2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/kecemasan-bahasa-asing-kompetensi-tata-keterampila-thumb-9a868.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2856-educasia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16452-educasia-jurnal-pendidikan-pengajaran-pembelajaran.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Etika Bisnis Islam Implementasi dalam Bisnis Perhotelan di Banten ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Etika Bisnis Islam Implementasi dalam Bisnis Perhotelan di Banten ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Etika Bisnis Islam Implementasi dalam Bisnis Perhotelan di Banten ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35144-tamu-hotel-bintang-bisnis-islami-syaria</link>
	<guid isPermaLink="false">d66739abff649328c7f270190df7635b</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 07:14:26 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ ulil amri ]]></category>
	<category><![CDATA[ v7i02 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amri,counter,flag,ulil,v7i02]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji dampak penerapan etika bisnis Islam terhadap kinerja keuangan dan kepuasan pelanggan hotel. Hal ini penting ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Etika Bisnis Islam: Implementasi dalam Bisnis Perhotelan di Banten: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji dampak penerapan etika bisnis Islam terhadap kinerja keuangan dan kepuasan pelanggan hotel. Hal ini penting untuk mengetahui apakah penerapan etika bisnis Islam memberikan nilai tambah yang signifikan bagi bisnis perhotelan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada studi komparatif antara hotel yang menerapkan etika bisnis Islam secara penuh dengan hotel konvensional, untuk mengidentifikasi perbedaan signifikan dalam praktik manajemen dan dampaknya terhadap reputasi dan citra merek. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi lebih dalam mengenai tantangan dan hambatan yang dihadapi hotel dalam menerapkan etika bisnis Islam, serta mencari solusi untuk mengatasi tantangan tersebut. Penelitian ini dapat melibatkan wawancara mendalam dengan pengelola hotel, karyawan, dan pelanggan untuk mendapatkan perspektif yang komprehensif. Dengan demikian, penelitian-penelitian lanjutan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik bisnis perhotelan yang beretika dan berkelanjutan.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa etika bisnis Islam telah diterapkan dalam perusahaan perhotelan di wilayah Banten.Penerapan ini terlihat dari berbagai aspek, seperti penyediaan fasilitas ibadah, sertifikasi halal pada produk makanan dan minuman, serta penerapan nilai-nilai keadilan dan tanggung jawab dalam operasional hotel.Dengan demikian, hotel-hotel di Banten berupaya untuk menjalankan bisnis yang tidak hanya menguntungkan secara materi, tetapi juga sesuai dengan prinsip-prinsip Islam Etika bisnis Islam merupakan penerapan prinsip-prinsip nilai Islam dari Al-Qur'an dan Hadits dalam kegiatan bisnis atau komersial. Etika bisnis Islam merupakan faktor yang sangat penting dalam menjalankan proses bisnis atau kegiatan komersial berdasarkan hukum Islam, agar bisnis atau kegiatan komersial tersebut dapat sukses di dunia dengan ridho Allah. Saat ini etika bisnis Islam banyak diterapkan diberbagai perusahaan dalam menjalankan operasionalnya, salah satunya adalah perusahaan perhotelan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis penerapan etika bisnis Islam pada sektor perhotelan Banten. Metode penelitian menggunakan kualitatif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/e/tamu-hotel-bintang-bisnis-islami-syariah-prinsip-i-thumb-4463b.webp" title="JURIS - Etika Bisnis Islam: Implementasi dalam Bisnis Perhotelan di Banten" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/tamu-hotel-bintang-bisnis-islami-syariah-prinsip-i-thumb-4463b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/tamu-hotel-bintang-bisnis-islami-syariah-prinsip-i-thumb-4463b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/tamu-hotel-bintang-bisnis-islami-syariah-prinsip-i-thumb-4463b.webp 1x" title="JURIS - Etika Bisnis Islam: Implementasi dalam Bisnis Perhotelan di Banten" alt="JURIS - Etika Bisnis Islam: Implementasi dalam Bisnis Perhotelan di Banten" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/tamu-hotel-bintang-bisnis-islami-syariah-prinsip-i-thumb-e10d3.webp" title="JURIS - Etika Bisnis Islam: Implementasi dalam Bisnis Perhotelan di Banten" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/tamu-hotel-bintang-bisnis-islami-syariah-prinsip-i-thumb-e10d3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/tamu-hotel-bintang-bisnis-islami-syariah-prinsip-i-thumb-e10d3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/tamu-hotel-bintang-bisnis-islami-syariah-prinsip-i-thumb-e10d3.webp 1x" title="JURIS - Etika Bisnis Islam: Implementasi dalam Bisnis Perhotelan di Banten" alt="JURIS - Etika Bisnis Islam: Implementasi dalam Bisnis Perhotelan di Banten" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/e/tamu-hotel-bintang-bisnis-islami-syariah-prinsip-i-thumb-2b1c4.webp" title="JURIS - Etika Bisnis Islam: Implementasi dalam Bisnis Perhotelan di Banten" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/e/tamu-hotel-bintang-bisnis-islami-syariah-prinsip-i-thumb-2b1c4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/e/tamu-hotel-bintang-bisnis-islami-syariah-prinsip-i-thumb-2b1c4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/e/tamu-hotel-bintang-bisnis-islami-syariah-prinsip-i-thumb-2b1c4.webp 1x" title="JURIS - Etika Bisnis Islam: Implementasi dalam Bisnis Perhotelan di Banten" alt="JURIS - Etika Bisnis Islam: Implementasi dalam Bisnis Perhotelan di Banten" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35144-tamu-hotel-bintang-bisnis-islami-syaria" title="JURIS - Etika Bisnis Islam: Implementasi dalam Bisnis Perhotelan di Banten" target="_blank">Etika Bisnis Islam: Implementasi dalam Bisnis Perhotelan di Banten</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji dampak penerapan etika bisnis Islam terhadap kinerja keuangan dan kepuasan pelanggan hotel. Hal ini penting untuk mengetahui apakah penerapan etika bisnis Islam memberikan nilai tambah yang signifikan bagi bisnis perhotelan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada studi komparatif antara hotel yang menerapkan etika bisnis Islam secara penuh dengan hotel konvensional, untuk mengidentifikasi perbedaan signifikan dalam praktik manajemen dan dampaknya terhadap reputasi dan citra merek. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi lebih dalam mengenai tantangan dan hambatan yang dihadapi hotel dalam menerapkan etika bisnis Islam, serta mencari solusi untuk mengatasi tantangan tersebut. Penelitian ini dapat melibatkan wawancara mendalam dengan pengelola hotel, karyawan, dan pelanggan untuk mendapatkan perspektif yang komprehensif. Dengan demikian, penelitian-penelitian lanjutan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik bisnis perhotelan yang beretika dan berkelanjutan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa etika bisnis Islam telah diterapkan dalam perusahaan perhotelan di wilayah Banten.Penerapan ini terlihat dari berbagai aspek, seperti penyediaan fasilitas ibadah, sertifikasi halal pada produk makanan dan minuman, serta penerapan nilai-nilai keadilan dan tanggung jawab dalam operasional hotel.Dengan demikian, hotel-hotel di Banten berupaya untuk menjalankan bisnis yang tidak hanya menguntungkan secara materi, tetapi juga sesuai dengan prinsip-prinsip Islam
<br>Etika bisnis Islam merupakan penerapan prinsip-prinsip nilai Islam dari Al-Qur'an dan Hadits dalam kegiatan bisnis atau komersial. Etika bisnis Islam merupakan faktor yang sangat penting dalam menjalankan proses bisnis atau kegiatan komersial berdasarkan hukum Islam, agar bisnis atau kegiatan komersial tersebut dapat sukses di dunia dengan ridho Allah. Saat ini etika bisnis Islam banyak diterapkan diberbagai perusahaan dalam menjalankan operasionalnya, salah satunya adalah perusahaan perhotelan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis penerapan etika bisnis Islam pada sektor perhotelan Banten. Metode penelitian menggunakan kualitatif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/e/tamu-hotel-bintang-bisnis-islami-syariah-prinsip-i-thumb-2b1c4.webp" type="image/webp" length="64554" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/tamu-hotel-bintang-bisnis-islami-syariah-prinsip-i-thumb-4463b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/tamu-hotel-bintang-bisnis-islami-syariah-prinsip-i-thumb-e10d3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/e/tamu-hotel-bintang-bisnis-islami-syariah-prinsip-i-thumb-2b1c4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-597-unismuh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3636-jurnal-hukum-ekonomi-syariah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Al AoUrf dan Al AoAdah Relevansi dan Tantangannya dalam Pembentukan Hukum Ekonomi Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Al AoUrf dan Al AoAdah Relevansi dan Tantangannya dalam Pembentukan Hukum Ekonomi Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Al AoUrf dan Al AoAdah Relevansi dan Tantangannya dalam Pembentukan Hukum Ekonomi Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35141-prinsip-syariah-studi-waris-islam-klasik-nilai-nil</link>
	<guid isPermaLink="false">7baeec4d3480b45107f82964ad324f92</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 07:11:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ muh ginanjar ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ event study ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,event,flag,ginanjar,muh,study]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mendalam mengenai penerapan al-AoUrf dan al-AoAdah dalam konteks fintech di berbagai negara dengan sistem hukum Islam yang berbeda ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Al-AoUrf dan Al-AoAdah: Relevansi dan Tantangannya dalam Pembentukan Hukum Ekonomi Islam: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mendalam mengenai penerapan al-AoUrf dan al-AoAdah dalam konteks fintech di berbagai negara dengan sistem hukum Islam yang berbeda untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan spesifik. Kedua, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengembangkan kerangka kerja yang komprehensif untuk mengevaluasi kesesuaian praktik fintech baru dengan prinsip-prinsip syariah, dengan mempertimbangkan peran al-AoUrf dan al-AoAdah sebagai sumber hukum sekunder. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada dampak penerapan al-AoUrf dan al-AoAdah terhadap inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya dalam konteks fintech, untuk memastikan bahwa inovasi teknologi memberikan manfaat yang adil dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan hukum ekonomi Islam yang responsif, adaptif, dan berkelanjutan di era digital.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa al-AoUrf dan al-AoAdah memiliki peran krusial dalam mengakomodasi perkembangan fintech dan globalisasi dalam hukum ekonomi Islam.Penerapan kedua konsep ini memungkinkan hukum Islam untuk tetap relevan dan adaptif terhadap perubahan zaman tanpa mengorbankan prinsip-prinsip syariah yang mendasar.Diperlukan kolaborasi antara ulama, akademisi, dan praktisi bisnis untuk merumuskan standar syariah yang adaptif dan memastikan praktik fintech sejalan dengan nilai-nilai Islam Penelitian ini membahas relevansi dan tantangan al-AoUrf dan al-AoAdah dalam konteks perkembangan fintech dan globalisasi yang pesat. Al-AoUrf, kebiasaan umum yang diterima dalam masyarakat, dan al-AoAdah, praktik tradisi lokal, berfungsi sebagai sumber hukum sekunder dalam Islam yang memberikan fleksibilitas dalam menyesuaikan hukum syariah dengan perubahan sosial dan ekonomi. Kemajuan teknologi dan globalisasi telah menciptakan dinamika baru dalam praktik ekonomi yang tidak selalu sesuai dengan hukum Islam klasik. Tantangan seperti transaksi non-tunai, pinjaman peer-to-peer, dan investasi digital sering kali memerlukan penilaian baru melalui prinsip-prinsip al-AoUrf dan al-AoAdah agar tetap sejalan dengan syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara dan studi pustaka untuk mengidentifikasi relevansi, tantangan, serta... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/f/prinsip-syariah-studi-waris-islam-klasik-nilai-nil-thumb-a86ba.webp" title="JURIS - Al-AoUrf dan Al-AoAdah: Relevansi dan Tantangannya dalam Pembentukan Hukum Ekonomi Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/f/prinsip-syariah-studi-waris-islam-klasik-nilai-nil-thumb-a86ba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/f/prinsip-syariah-studi-waris-islam-klasik-nilai-nil-thumb-a86ba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/f/prinsip-syariah-studi-waris-islam-klasik-nilai-nil-thumb-a86ba.webp 1x" title="JURIS - Al-AoUrf dan Al-AoAdah: Relevansi dan Tantangannya dalam Pembentukan Hukum Ekonomi Islam" alt="JURIS - Al-AoUrf dan Al-AoAdah: Relevansi dan Tantangannya dalam Pembentukan Hukum Ekonomi Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/f/prinsip-syariah-studi-waris-islam-klasik-nilai-nil-thumb-7fa69.webp" title="JURIS - Al-AoUrf dan Al-AoAdah: Relevansi dan Tantangannya dalam Pembentukan Hukum Ekonomi Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/f/prinsip-syariah-studi-waris-islam-klasik-nilai-nil-thumb-7fa69.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/f/prinsip-syariah-studi-waris-islam-klasik-nilai-nil-thumb-7fa69.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/f/prinsip-syariah-studi-waris-islam-klasik-nilai-nil-thumb-7fa69.webp 1x" title="JURIS - Al-AoUrf dan Al-AoAdah: Relevansi dan Tantangannya dalam Pembentukan Hukum Ekonomi Islam" alt="JURIS - Al-AoUrf dan Al-AoAdah: Relevansi dan Tantangannya dalam Pembentukan Hukum Ekonomi Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/f/prinsip-syariah-studi-waris-islam-klasik-nilai-nil-thumb-5ff12.webp" title="JURIS - Al-AoUrf dan Al-AoAdah: Relevansi dan Tantangannya dalam Pembentukan Hukum Ekonomi Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/f/prinsip-syariah-studi-waris-islam-klasik-nilai-nil-thumb-5ff12.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/f/prinsip-syariah-studi-waris-islam-klasik-nilai-nil-thumb-5ff12.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/f/prinsip-syariah-studi-waris-islam-klasik-nilai-nil-thumb-5ff12.webp 1x" title="JURIS - Al-AoUrf dan Al-AoAdah: Relevansi dan Tantangannya dalam Pembentukan Hukum Ekonomi Islam" alt="JURIS - Al-AoUrf dan Al-AoAdah: Relevansi dan Tantangannya dalam Pembentukan Hukum Ekonomi Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35141-prinsip-syariah-studi-waris-islam-klasik-nilai-nil" title="JURIS - Al-AoUrf dan Al-AoAdah: Relevansi dan Tantangannya dalam Pembentukan Hukum Ekonomi Islam" target="_blank">Al-AoUrf dan Al-AoAdah: Relevansi dan Tantangannya dalam Pembentukan Hukum Ekonomi Islam</a>: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mendalam mengenai penerapan al-AoUrf dan al-AoAdah dalam konteks fintech di berbagai negara dengan sistem hukum Islam yang berbeda untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan spesifik. Kedua, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengembangkan kerangka kerja yang komprehensif untuk mengevaluasi kesesuaian praktik fintech baru dengan prinsip-prinsip syariah, dengan mempertimbangkan peran al-AoUrf dan al-AoAdah sebagai sumber hukum sekunder. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada dampak penerapan al-AoUrf dan al-AoAdah terhadap inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya dalam konteks fintech, untuk memastikan bahwa inovasi teknologi memberikan manfaat yang adil dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan hukum ekonomi Islam yang responsif, adaptif, dan berkelanjutan di era digital..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa al-AoUrf dan al-AoAdah memiliki peran krusial dalam mengakomodasi perkembangan fintech dan globalisasi dalam hukum ekonomi Islam.Penerapan kedua konsep ini memungkinkan hukum Islam untuk tetap relevan dan adaptif terhadap perubahan zaman tanpa mengorbankan prinsip-prinsip syariah yang mendasar.Diperlukan kolaborasi antara ulama, akademisi, dan praktisi bisnis untuk merumuskan standar syariah yang adaptif dan memastikan praktik fintech sejalan dengan nilai-nilai Islam
<br>Penelitian ini membahas relevansi dan tantangan al-AoUrf dan al-AoAdah dalam konteks perkembangan fintech dan globalisasi yang pesat. Al-AoUrf, kebiasaan umum yang diterima dalam masyarakat, dan al-AoAdah, praktik tradisi lokal, berfungsi sebagai sumber hukum sekunder dalam Islam yang memberikan fleksibilitas dalam menyesuaikan hukum syariah dengan perubahan sosial dan ekonomi. Kemajuan teknologi dan globalisasi telah menciptakan dinamika baru dalam praktik ekonomi yang tidak selalu sesuai dengan hukum Islam klasik. Tantangan seperti transaksi non-tunai, pinjaman peer-to-peer, dan investasi digital sering kali memerlukan penilaian baru melalui prinsip-prinsip al-AoUrf dan al-AoAdah agar tetap sejalan dengan syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara dan studi pustaka untuk mengidentifikasi relevansi, tantangan, serta...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/f/prinsip-syariah-studi-waris-islam-klasik-nilai-nil-thumb-5ff12.webp" type="image/webp" length="85658" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/f/prinsip-syariah-studi-waris-islam-klasik-nilai-nil-thumb-a86ba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/f/prinsip-syariah-studi-waris-islam-klasik-nilai-nil-thumb-7fa69.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/f/prinsip-syariah-studi-waris-islam-klasik-nilai-nil-thumb-5ff12.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-597-unismuh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3636-jurnal-hukum-ekonomi-syariah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Implementasi Gugatan Sederhana Small Claim Court Dalam Penyelesaian Sengketa Ekonomi SyariAoah Di Pengadilan Agama Kota Makassar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Gugatan Sederhana Small Claim Court Dalam Penyelesaian Sengketa Ekonomi SyariAoah Di Pengadilan Agama Kota Makassar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Gugatan Sederhana Small Claim Court Dalam Penyelesaian Sengketa Ekonomi SyariAoah Di Pengadilan Agama Kota Makassar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35136-praktik-ekonomi-syariah-penyelesai</link>
	<guid isPermaLink="false">f6c24788826deaba80931bdf426145db</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 07:01:34 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ ulil amri ]]></category>
	<category><![CDATA[ v7i02 ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[amri,counter,flag,ulil,v7i02]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam mengenai efektivitas dan efisiensi Gugatan Sederhana dalam menangani sengketa ekonomi syariah, terutama dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Implementasi Gugatan Sederhana (Small Claim Court) Dalam Penyelesaian Sengketa Ekonomi SyariAoah Di Pengadilan Agama Kota Makassar: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam mengenai efektivitas dan efisiensi Gugatan Sederhana dalam menangani sengketa ekonomi syariah, terutama dalam hal waktu dan biaya yang diperlukan. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan Gugatan Sederhana, seperti kompetensi hakim, kualitas bukti, dan partisipasi masyarakat. Ketiga, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak Gugatan Sederhana terhadap akses keadilan dan perlindungan hak-hak pihak yang terlibat dalam sengketa ekonomi syariah.. Salah satu bentuk Implementasi dari Gugatan Sederhana yaitu Hakim yang menyelesaikan kasus ini adalah Hakim Tunggal yang telah mengikuti pelatihan Gugatan Sederhana dengan waktu penanganan kasus 25 hari di hitung dari hari persidangan pertama, dengan Efesisensi kasus pada penanganan kasus ekonomi Syariah di Pengadilan terlihat dari tabel data perkara, terlihat masa penanganan Gugatan Sederhana dengan nomor perkara 001/Pdt.Mks masa penanganan perkara hanya 25 hari dari hari sidang pertama di tentukan.Olehnya tidak memerlukan masa yang panjang dan tentunya mengurangi estimasi biaya perkara.G Mks membutuhkan masa penanganan hingga 128 hari yang membutuhkan masa yang lama dan tentunya memakan estiamsi biaya yang mahal Penelitian ini akan menguraikan bagaimana penerapan Gugatan Sederhana (Small Claim Court) dalam penanganan konflik ekonomi syariah di Pengadilan Agama di kota Makassar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami penerapan Gugatan Sederhana (Small Claim Court) dan efesiensi gugatan dibandingkan dengan gugatan biasa dalam penanganan konflik pada sengketa di Pengadilan Agama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui observasi dan wawancara yang mendalam di Pengadilan Agama Makassar. Hasil penelitian menunjukkan praktik Gugatan Sederhana di Pengadilan Agama Makassar pada tahun 2015-2021 terdapat 1 kasus ekonomi syari'ah yaitu perkara 001/Pdt.G.S/PA.Mks. Penerapan Gugatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/1/praktik-ekonomi-syariah-penyelesaian-sengketa-tana-thumb-eb39c.webp" title="JURIS - Implementasi  Gugatan  Sederhana  (Small  Claim Court) Dalam    Penyelesaian Sengketa Ekonomi SyariAoah Di Pengadilan Agama Kota Makassar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/praktik-ekonomi-syariah-penyelesaian-sengketa-tana-thumb-eb39c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/praktik-ekonomi-syariah-penyelesaian-sengketa-tana-thumb-eb39c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/praktik-ekonomi-syariah-penyelesaian-sengketa-tana-thumb-eb39c.webp 1x" title="JURIS - Implementasi  Gugatan  Sederhana  (Small  Claim Court) Dalam    Penyelesaian Sengketa Ekonomi SyariAoah Di Pengadilan Agama Kota Makassar" alt="JURIS - Implementasi  Gugatan  Sederhana  (Small  Claim Court) Dalam    Penyelesaian Sengketa Ekonomi SyariAoah Di Pengadilan Agama Kota Makassar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/praktik-ekonomi-syariah-penyelesaian-sengketa-tana-thumb-b9d50.webp" title="JURIS - Implementasi  Gugatan  Sederhana  (Small  Claim Court) Dalam    Penyelesaian Sengketa Ekonomi SyariAoah Di Pengadilan Agama Kota Makassar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/praktik-ekonomi-syariah-penyelesaian-sengketa-tana-thumb-b9d50.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/praktik-ekonomi-syariah-penyelesaian-sengketa-tana-thumb-b9d50.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/praktik-ekonomi-syariah-penyelesaian-sengketa-tana-thumb-b9d50.webp 1x" title="JURIS - Implementasi  Gugatan  Sederhana  (Small  Claim Court) Dalam    Penyelesaian Sengketa Ekonomi SyariAoah Di Pengadilan Agama Kota Makassar" alt="JURIS - Implementasi  Gugatan  Sederhana  (Small  Claim Court) Dalam    Penyelesaian Sengketa Ekonomi SyariAoah Di Pengadilan Agama Kota Makassar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/praktik-ekonomi-syariah-penyelesaian-sengketa-tana-thumb-9640f.webp" title="JURIS - Implementasi  Gugatan  Sederhana  (Small  Claim Court) Dalam    Penyelesaian Sengketa Ekonomi SyariAoah Di Pengadilan Agama Kota Makassar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/praktik-ekonomi-syariah-penyelesaian-sengketa-tana-thumb-9640f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/praktik-ekonomi-syariah-penyelesaian-sengketa-tana-thumb-9640f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/praktik-ekonomi-syariah-penyelesaian-sengketa-tana-thumb-9640f.webp 1x" title="JURIS - Implementasi  Gugatan  Sederhana  (Small  Claim Court) Dalam    Penyelesaian Sengketa Ekonomi SyariAoah Di Pengadilan Agama Kota Makassar" alt="JURIS - Implementasi  Gugatan  Sederhana  (Small  Claim Court) Dalam    Penyelesaian Sengketa Ekonomi SyariAoah Di Pengadilan Agama Kota Makassar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35136-praktik-ekonomi-syariah-penyelesai" title="JURIS - Implementasi  Gugatan  Sederhana  (Small  Claim Court) Dalam    Penyelesaian Sengketa Ekonomi SyariAoah Di Pengadilan Agama Kota Makassar" target="_blank">Implementasi  Gugatan  Sederhana  (Small  Claim Court) Dalam    Penyelesaian Sengketa Ekonomi SyariAoah Di Pengadilan Agama Kota Makassar</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam mengenai efektivitas dan efisiensi Gugatan Sederhana dalam menangani sengketa ekonomi syariah, terutama dalam hal waktu dan biaya yang diperlukan. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan Gugatan Sederhana, seperti kompetensi hakim, kualitas bukti, dan partisipasi masyarakat. Ketiga, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak Gugatan Sederhana terhadap akses keadilan dan perlindungan hak-hak pihak yang terlibat dalam sengketa ekonomi syariah..
<br>Salah satu bentuk Implementasi dari Gugatan Sederhana yaitu Hakim yang menyelesaikan kasus ini adalah Hakim Tunggal yang telah mengikuti pelatihan Gugatan Sederhana dengan waktu penanganan kasus 25 hari di hitung dari hari persidangan pertama, dengan Efesisensi kasus pada penanganan kasus ekonomi Syariah di Pengadilan terlihat dari tabel data perkara, terlihat masa penanganan Gugatan Sederhana dengan nomor perkara 001/Pdt.Mks masa penanganan perkara hanya 25 hari dari hari sidang pertama di tentukan.Olehnya tidak memerlukan masa yang panjang dan tentunya mengurangi estimasi biaya perkara.G Mks membutuhkan masa penanganan hingga 128 hari yang membutuhkan masa yang lama dan tentunya memakan estiamsi biaya yang mahal
<br>Penelitian ini akan menguraikan bagaimana penerapan Gugatan Sederhana (Small Claim Court) dalam penanganan konflik ekonomi syariah di Pengadilan Agama di kota Makassar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami penerapan Gugatan Sederhana (Small Claim Court) dan efesiensi gugatan dibandingkan dengan gugatan biasa dalam penanganan konflik pada sengketa di Pengadilan Agama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui observasi dan wawancara yang mendalam di Pengadilan Agama Makassar. Hasil penelitian menunjukkan praktik Gugatan Sederhana di Pengadilan Agama Makassar pada tahun 2015-2021 terdapat 1 kasus ekonomi syari'ah yaitu perkara 001/Pdt.G.S/PA.Mks. Penerapan Gugatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/1/praktik-ekonomi-syariah-penyelesaian-sengketa-tana-thumb-b9d50.webp" type="image/webp" length="85974" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/praktik-ekonomi-syariah-penyelesaian-sengketa-tana-thumb-eb39c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/praktik-ekonomi-syariah-penyelesaian-sengketa-tana-thumb-b9d50.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/praktik-ekonomi-syariah-penyelesaian-sengketa-tana-thumb-9640f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-597-unismuh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3636-jurnal-hukum-ekonomi-syariah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Intervensi Terapi Murotal Pasien Halusinasi Dengan Diagnosis Medis Skizofrenia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Intervensi Terapi Murotal Pasien Halusinasi Dengan Diagnosis Medis Skizofrenia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Intervensi Terapi Murotal Pasien Halusinasi Dengan Diagnosis Medis Skizofrenia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35138-halusinasi-pendengaran-terapi-murotal</link>
	<guid isPermaLink="false">d0f5e0d83d76ecd5c89e07cb80556b94</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 06:59:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ vivi adriana ]]></category>
	<category><![CDATA[ eka suprapti ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[adriana,content,eka,main,suprapti,vivi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Dalam penelitian selanjutnya, para peneliti dapat memfokuskan pada perbandingan durasi dan frekuensi sesi terapi murotal untuk menentukan interval optimal yang paling meningkatkan kontrol halusinasi. Selain itu, dapat dijajaki penyisipan modul terapi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Intervensi Terapi Murotal Pasien Halusinasi Dengan Diagnosis Medis Skizofrenia: Dalam penelitian selanjutnya, para peneliti dapat memfokuskan pada perbandingan durasi dan frekuensi sesi terapi murotal untuk menentukan interval optimal yang paling meningkatkan kontrol halusinasi. Selain itu, dapat dijajaki penyisipan modul terapi kognitif-perilaku secara bersamaan dengan murotal untuk menilai apakah sinergi kedua pendekatan tersebut memberikan efek yang lebih kuat dibandingkan satuan murotal saja. Penelitian tambahan juga dapat menyelidiki dampak jangka panjang terapi murotal terhadap kualitas hidup dan kinerja sosial pasien, termasuk tingkat keterlibatan keluarga serta penggunaan sumber daya kesehatan mental di komunitas.. Di RS Marzoeki Mahdi, terapi murotal Al-Quran digunakan untuk menangani dua pasien skizofrenia, Tn.Klien tersebut mengalami gangguan persepsi sensori dan halusinasi pendengaran akibat trauma mental masa kecil.Terapi murotal memberikan dampak yang lebih positif terhadap pengalihan halusinasi pendengaran, karena klien dapat secara mandiri mengalihkan halusinasinya dibandingkan mencari teman untuk diajak ngobrol Skizofrenia adalah gangguan mental kronis yang dialami 29 juta orang di seluruh dunia. Halusinasi merupakan salah satu gejala skizofrenia yang paling banyak ditemukan, dengan 6.586 (49,54%) pasien gangguan kejiwaan di RSKD SulSel mengalami gejala tersebut. Halusinasi apabila tidak ditangani dengan baik dapat beresiko memunculkan gejala atau tanda lain, misalnya perilaku kekerasan. Selama ini terapi utama yang diberikan pada klien skizofrenia adalah terapi antipsikotik, namun beberapa waktu belakangan telah banyak ditemukan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/a/halusinasi-pendengaran-terapi-murotal-skizofrenia-thumb-526c0.webp" title="JURIS - Intervensi Terapi Murotal Pasien Halusinasi Dengan Diagnosis Medis Skizofrenia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/halusinasi-pendengaran-terapi-murotal-skizofrenia-thumb-526c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/halusinasi-pendengaran-terapi-murotal-skizofrenia-thumb-526c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/halusinasi-pendengaran-terapi-murotal-skizofrenia-thumb-526c0.webp 1x" title="JURIS - Intervensi Terapi Murotal Pasien Halusinasi Dengan Diagnosis Medis Skizofrenia" alt="JURIS - Intervensi Terapi Murotal Pasien Halusinasi Dengan Diagnosis Medis Skizofrenia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/a/halusinasi-pendengaran-terapi-murotal-skizofrenia-thumb-f8f00.webp" title="JURIS - Intervensi Terapi Murotal Pasien Halusinasi Dengan Diagnosis Medis Skizofrenia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/halusinasi-pendengaran-terapi-murotal-skizofrenia-thumb-f8f00.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/halusinasi-pendengaran-terapi-murotal-skizofrenia-thumb-f8f00.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/halusinasi-pendengaran-terapi-murotal-skizofrenia-thumb-f8f00.webp 1x" title="JURIS - Intervensi Terapi Murotal Pasien Halusinasi Dengan Diagnosis Medis Skizofrenia" alt="JURIS - Intervensi Terapi Murotal Pasien Halusinasi Dengan Diagnosis Medis Skizofrenia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/a/halusinasi-pendengaran-terapi-murotal-skizofrenia-thumb-11149.webp" title="JURIS - Intervensi Terapi Murotal Pasien Halusinasi Dengan Diagnosis Medis Skizofrenia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/halusinasi-pendengaran-terapi-murotal-skizofrenia-thumb-11149.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/halusinasi-pendengaran-terapi-murotal-skizofrenia-thumb-11149.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/halusinasi-pendengaran-terapi-murotal-skizofrenia-thumb-11149.webp 1x" title="JURIS - Intervensi Terapi Murotal Pasien Halusinasi Dengan Diagnosis Medis Skizofrenia" alt="JURIS - Intervensi Terapi Murotal Pasien Halusinasi Dengan Diagnosis Medis Skizofrenia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35138-halusinasi-pendengaran-terapi-murotal" title="JURIS - Intervensi Terapi Murotal Pasien Halusinasi Dengan Diagnosis Medis Skizofrenia" target="_blank">Intervensi Terapi Murotal Pasien Halusinasi Dengan Diagnosis Medis Skizofrenia</a>: Dalam penelitian selanjutnya, para peneliti dapat memfokuskan pada perbandingan durasi dan frekuensi sesi terapi murotal untuk menentukan interval optimal yang paling meningkatkan kontrol halusinasi. Selain itu, dapat dijajaki penyisipan modul terapi kognitif-perilaku secara bersamaan dengan murotal untuk menilai apakah sinergi kedua pendekatan tersebut memberikan efek yang lebih kuat dibandingkan satuan murotal saja. Penelitian tambahan juga dapat menyelidiki dampak jangka panjang terapi murotal terhadap kualitas hidup dan kinerja sosial pasien, termasuk tingkat keterlibatan keluarga serta penggunaan sumber daya kesehatan mental di komunitas..
<br>Di RS Marzoeki Mahdi, terapi murotal Al-Quran digunakan untuk menangani dua pasien skizofrenia, Tn.Klien tersebut mengalami gangguan persepsi sensori dan halusinasi pendengaran akibat trauma mental masa kecil.Terapi murotal memberikan dampak yang lebih positif terhadap pengalihan halusinasi pendengaran, karena klien dapat secara mandiri mengalihkan halusinasinya dibandingkan mencari teman untuk diajak ngobrol
<br>Skizofrenia adalah gangguan mental kronis yang dialami 29 juta orang di seluruh dunia. Halusinasi merupakan salah satu gejala skizofrenia yang paling banyak ditemukan, dengan 6.586 (49,54%) pasien gangguan kejiwaan di RSKD SulSel mengalami gejala tersebut. Halusinasi apabila tidak ditangani dengan baik dapat beresiko memunculkan gejala atau tanda lain, misalnya perilaku kekerasan. Selama ini terapi utama yang diberikan pada klien skizofrenia adalah terapi antipsikotik, namun beberapa waktu belakangan telah banyak ditemukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/a/halusinasi-pendengaran-terapi-murotal-skizofrenia-thumb-526c0.webp" type="image/webp" length="97116" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/halusinasi-pendengaran-terapi-murotal-skizofrenia-thumb-526c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/halusinasi-pendengaran-terapi-murotal-skizofrenia-thumb-f8f00.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/halusinasi-pendengaran-terapi-murotal-skizofrenia-thumb-11149.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3636-stikmar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16854-jurnal-kesehatan-marendeng.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Faktor Faktor Terkait Kepatuhan dalam Menjalani Pengobatan pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Gerunggang Kota Pangkalpinang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Faktor Faktor Terkait Kepatuhan dalam Menjalani Pengobatan pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Gerunggang Kota Pangkalpinang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Faktor Faktor Terkait Kepatuhan dalam Menjalani Pengobatan pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Gerunggang Kota Pangkalpinang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-35139-dukungan-keluarga-hipertensi-ansietas-pasien-hiper</link>
	<guid isPermaLink="false">83e69c77df26659964e30eee7620f434</guid>
	<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 06:45:52 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ common crawl ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ lana sari ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,lana,sari,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi pasien hipertensi terkait faktor-faktor ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Faktor-Faktor Terkait Kepatuhan dalam Menjalani Pengobatan pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Gerunggang Kota Pangkalpinang: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi pasien hipertensi terkait faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan mereka dalam menjalani pengobatan. Hal ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang kompleksitas perilaku kepatuhan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan evaluasi intervensi berbasis komunitas yang bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan pada pasien hipertensi, dengan mempertimbangkan faktor-faktor kontekstual seperti budaya, sosial, dan ekonomi. Intervensi ini dapat melibatkan pemberdayaan pasien, peningkatan dukungan keluarga, dan peningkatan peran tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi dan pendampingan. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi peran teknologi, seperti aplikasi seluler atau platform telemedicine, dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan pada pasien hipertensi. Penelitian ini dapat mengeksplorasi efektivitas penggunaan teknologi dalam memberikan pengingat minum obat, memantau tekanan darah secara mandiri, dan memberikan dukungan jarak jauh dari tenaga kesehatan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pengendalian hipertensi dan peningkatan kualitas hidup pasien.. Ada hubungan lama menderita hipertensi, tingkat pengetahuan, keterjangkauan akses ke pelayanan kesehatan, dukungan keluarga, peran tenaga kesehatan, dan motivasi berobat dengan kepatuhan dalam menjalani pengobatan pada penderita hipertensi di Puskesmas Gerunggang Kota Pangkalpinang Hipertensi adalah suatu kondisi dimana tekanan darah sistolik Ou140 mmHg dan tekanan darah diastolik Ou90 mmHg. Hipertensi merupakan penyakit dengan kunjungan pasien tertinggi di Kota Pangkalpinang pada tahun 2021. Puskesmas di Kota Pangkalpinang yang memiliki jumlah kunjungan hipertensi tertinggi pada tahun 2021 yaitu Puskesmas Gerunggang dengan jumlah kunjungan sebanyak 7.746 kunjungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Gerunggang Kota Pangkalpinang. Metode yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Sampel penelitian terdiri dari 96 responden. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner yang dianalisis secara... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/3/dukungan-keluarga-hipertensi-ansietas-pasien-kunju-thumb-79235.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor Terkait Kepatuhan dalam Menjalani Pengobatan pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Gerunggang Kota Pangkalpinang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/dukungan-keluarga-hipertensi-ansietas-pasien-kunju-thumb-79235.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/dukungan-keluarga-hipertensi-ansietas-pasien-kunju-thumb-79235.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/dukungan-keluarga-hipertensi-ansietas-pasien-kunju-thumb-79235.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor Terkait Kepatuhan dalam Menjalani Pengobatan pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Gerunggang Kota Pangkalpinang" alt="JURIS - Faktor-Faktor Terkait Kepatuhan dalam Menjalani Pengobatan pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Gerunggang Kota Pangkalpinang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/dukungan-keluarga-hipertensi-ansietas-pasien-kunju-thumb-98e53.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor Terkait Kepatuhan dalam Menjalani Pengobatan pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Gerunggang Kota Pangkalpinang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/dukungan-keluarga-hipertensi-ansietas-pasien-kunju-thumb-98e53.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/dukungan-keluarga-hipertensi-ansietas-pasien-kunju-thumb-98e53.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/dukungan-keluarga-hipertensi-ansietas-pasien-kunju-thumb-98e53.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor Terkait Kepatuhan dalam Menjalani Pengobatan pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Gerunggang Kota Pangkalpinang" alt="JURIS - Faktor-Faktor Terkait Kepatuhan dalam Menjalani Pengobatan pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Gerunggang Kota Pangkalpinang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/dukungan-keluarga-hipertensi-ansietas-pasien-kunju-thumb-da206.webp" title="JURIS - Faktor-Faktor Terkait Kepatuhan dalam Menjalani Pengobatan pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Gerunggang Kota Pangkalpinang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/dukungan-keluarga-hipertensi-ansietas-pasien-kunju-thumb-da206.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/dukungan-keluarga-hipertensi-ansietas-pasien-kunju-thumb-da206.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/dukungan-keluarga-hipertensi-ansietas-pasien-kunju-thumb-da206.webp 1x" title="JURIS - Faktor-Faktor Terkait Kepatuhan dalam Menjalani Pengobatan pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Gerunggang Kota Pangkalpinang" alt="JURIS - Faktor-Faktor Terkait Kepatuhan dalam Menjalani Pengobatan pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Gerunggang Kota Pangkalpinang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-35139-dukungan-keluarga-hipertensi-ansietas-pasien-hiper" title="JURIS - Faktor-Faktor Terkait Kepatuhan dalam Menjalani Pengobatan pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Gerunggang Kota Pangkalpinang" target="_blank">Faktor-Faktor Terkait Kepatuhan dalam Menjalani Pengobatan pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Gerunggang Kota Pangkalpinang</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi pasien hipertensi terkait faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan mereka dalam menjalani pengobatan. Hal ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang kompleksitas perilaku kepatuhan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan evaluasi intervensi berbasis komunitas yang bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan pada pasien hipertensi, dengan mempertimbangkan faktor-faktor kontekstual seperti budaya, sosial, dan ekonomi. Intervensi ini dapat melibatkan pemberdayaan pasien, peningkatan dukungan keluarga, dan peningkatan peran tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi dan pendampingan. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi peran teknologi, seperti aplikasi seluler atau platform telemedicine, dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan pada pasien hipertensi. Penelitian ini dapat mengeksplorasi efektivitas penggunaan teknologi dalam memberikan pengingat minum obat, memantau tekanan darah secara mandiri, dan memberikan dukungan jarak jauh dari tenaga kesehatan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pengendalian hipertensi dan peningkatan kualitas hidup pasien..
<br>Ada hubungan lama menderita hipertensi, tingkat pengetahuan, keterjangkauan akses ke pelayanan kesehatan, dukungan keluarga, peran tenaga kesehatan, dan motivasi berobat dengan kepatuhan dalam menjalani pengobatan pada penderita hipertensi di Puskesmas Gerunggang Kota Pangkalpinang
<br>Hipertensi adalah suatu kondisi dimana tekanan darah sistolik Ou140 mmHg dan tekanan darah diastolik Ou90 mmHg. Hipertensi merupakan penyakit dengan kunjungan pasien tertinggi di Kota Pangkalpinang pada tahun 2021. Puskesmas di Kota Pangkalpinang yang memiliki jumlah kunjungan hipertensi tertinggi pada tahun 2021 yaitu Puskesmas Gerunggang dengan jumlah kunjungan sebanyak 7.746 kunjungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Gerunggang Kota Pangkalpinang. Metode yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Sampel penelitian terdiri dari 96 responden. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner yang dianalisis secara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/3/dukungan-keluarga-hipertensi-ansietas-pasien-kunju-thumb-79235.webp" type="image/webp" length="87560" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/dukungan-keluarga-hipertensi-ansietas-pasien-kunju-thumb-79235.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/dukungan-keluarga-hipertensi-ansietas-pasien-kunju-thumb-98e53.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/dukungan-keluarga-hipertensi-ansietas-pasien-kunju-thumb-da206.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1755-poltekkes-tanjungpinang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14009-jurnal-ilmu-teknologi-kesehatan-terpadu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Tue, 07 Apr 2026 11:30:09 +0700. 24 items. Served in: 5.402 seconds [rss] -->
