<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.246-23jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.246-23jul2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Sun, 26 Jul 2026 15:43:14 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 15:43:14 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-07-26T15:43:14+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Taboo in Balinese Language Spoken in Puri Tukadmungga ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Taboo in Balinese Language Spoken in Puri Tukadmungga ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Taboo in Balinese Language Spoken in Puri Tukadmungga ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56643-bahasa-tabu-model-analisis-taboo-language-b</link>
	<guid isPermaLink="false">91801463bc01ce66938fa79236db434c</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 13:23:46 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif tentang kata-kata tabu di berbagai domain dalam bahasa Bali, dengan fokus pada implikasi sosial dan budaya. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana kata-kata tabu berbeda di ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Taboo in Balinese Language Spoken in Puri Tukadmungga: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif tentang kata-kata tabu di berbagai domain dalam bahasa Bali, dengan fokus pada implikasi sosial dan budaya. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana kata-kata tabu berbeda di berbagai domain dan bagaimana mereka mempengaruhi interaksi sosial dan budaya di masyarakat Bali. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki bagaimana kata-kata tabu digunakan dalam konteks religius dan upacara, serta bagaimana mereka berkontribusi pada pemeliharaan tradisi dan identitas budaya. Dengan menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif, penelitian ini dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang peran kata-kata tabu dalam mempertahankan warisan budaya Bali. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis bagaimana kata-kata tabu digunakan dalam konteks lingkungan, terutama dalam hubungan manusia dengan alam. Studi ini dapat menyelidiki bagaimana kata-kata tabu mencerminkan hubungan antara manusia dan lingkungan, serta bagaimana mereka berkontribusi pada pemeliharaan keseimbangan ekologis dan kesadaran lingkungan di masyarakat Bali. Dengan menggabungkan perspektif ecolinguistik dan sociolinguistik, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pemahaman kita tentang hubungan antara bahasa, budaya, dan lingkungan.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat berbagai kata tabu dalam bahasa Bali yang digunakan di Puri Tukadmungga, dikategorikan ke dalam domain berbeda seperti pawongan (hubungan antar manusia) dan palemahan (hubungan manusia-lingkungan).Ditemukan 23 kata tabu di domain pawongan, termasuk 'cai', 'kuluk', 'ngamah', 'celengbangkung', 'medaar', 'bape', 'mesu', 'meju', 'melali', 'kayeh', 'pules', 'menyama', 'megae', 'mati', 'ngenceh', 'gelem', 'mate', 'mekurnan', 'jukut', 'paon', 'cang', 'jit', dan 'mue'.Di domain palemhan, ditemukan dua kata tabu.Penelitian juga membahas penggunaan teori triangulasi dan menekankan pentingnya mengadopsi berbagai perspektif teoritis untuk menafsirkan temuan penelitian.Model analisis yang digunakan dalam penelitian ini, yang disesuaikan dari pendekatan Miles Huberman, menekankan ketergantungan antar proses dalam membentuk analisis.Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan wawasan tentang kata-kata tabu dalam bahasa Bali di Puri Tukadmungga, mengkategorikannya berdasarkan domain yang berbeda, dan menekankan signifikansi teori triangulasi dan model analisis dalam proses penelitian.Secara keseluruhan, makalah ini menyarankan beberapa jalur penelitian masa depan, termasuk mengeksplorasi kata-kata tabu di domain yang berbeda, menyelidiki implikasi sosial dan budaya mereka, memperluas ukuran sampel dan kelompok informan, serta menggunakan model analisis dan perspektif teoritis yang beragam Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan bahasa tabu dalam bahasa Bali yang dituturkan di Puri Tukadmungga, dengan fokus pada identifikasi dan kategorisasi kata-kata tabu di berbagai domain. Penelitian berhasil mengidentifikasi 23 kata tabu dalam domain "pawongan", yang berkaitan dengan hubungan antar manusia, dan dua kata tabu dalam hubungan manusia-lingkungan. Pentingnya triangulasi teori dan model analitis, khususnya model interaktif yang disesuaikan dari Miles Huberman, ditekankan, memberikan pemahaman yang mendalam terhadap temuan-temuan tersebut. Penelitian mengusulkan arah penelitian masa depan, termasuk mengeksplorasi kata-kata tabu di domain lain, memeriksa implikasi sosial dan budaya, serta menggunakan ukuran sampel yang lebih besar dan perspektif teoritis yang beragam.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/e/bahasa-tabu-model-analisis-taboo-language-balinese-thumb-bb2fd.webp" title="JURIS - Taboo in Balinese Language Spoken in Puri Tukadmungga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/bahasa-tabu-model-analisis-taboo-language-balinese-thumb-bb2fd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/bahasa-tabu-model-analisis-taboo-language-balinese-thumb-bb2fd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/bahasa-tabu-model-analisis-taboo-language-balinese-thumb-bb2fd.webp 1x" title="JURIS - Taboo in Balinese Language Spoken in Puri Tukadmungga" alt="JURIS - Taboo in Balinese Language Spoken in Puri Tukadmungga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/bahasa-tabu-model-analisis-taboo-language-balinese-thumb-04253.webp" title="JURIS - Taboo in Balinese Language Spoken in Puri Tukadmungga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/bahasa-tabu-model-analisis-taboo-language-balinese-thumb-04253.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/bahasa-tabu-model-analisis-taboo-language-balinese-thumb-04253.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/bahasa-tabu-model-analisis-taboo-language-balinese-thumb-04253.webp 1x" title="JURIS - Taboo in Balinese Language Spoken in Puri Tukadmungga" alt="JURIS - Taboo in Balinese Language Spoken in Puri Tukadmungga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/bahasa-tabu-model-analisis-taboo-language-balinese-thumb-84364.webp" title="JURIS - Taboo in Balinese Language Spoken in Puri Tukadmungga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/bahasa-tabu-model-analisis-taboo-language-balinese-thumb-84364.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/bahasa-tabu-model-analisis-taboo-language-balinese-thumb-84364.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/bahasa-tabu-model-analisis-taboo-language-balinese-thumb-84364.webp 1x" title="JURIS - Taboo in Balinese Language Spoken in Puri Tukadmungga" alt="JURIS - Taboo in Balinese Language Spoken in Puri Tukadmungga" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56643-bahasa-tabu-model-analisis-taboo-language-b" title="JURIS - Taboo in Balinese Language Spoken in Puri Tukadmungga" target="_blank">Taboo in Balinese Language Spoken in Puri Tukadmungga</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif tentang kata-kata tabu di berbagai domain dalam bahasa Bali, dengan fokus pada implikasi sosial dan budaya. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana kata-kata tabu berbeda di berbagai domain dan bagaimana mereka mempengaruhi interaksi sosial dan budaya di masyarakat Bali. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki bagaimana kata-kata tabu digunakan dalam konteks religius dan upacara, serta bagaimana mereka berkontribusi pada pemeliharaan tradisi dan identitas budaya. Dengan menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif, penelitian ini dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang peran kata-kata tabu dalam mempertahankan warisan budaya Bali. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis bagaimana kata-kata tabu digunakan dalam konteks lingkungan, terutama dalam hubungan manusia dengan alam. Studi ini dapat menyelidiki bagaimana kata-kata tabu mencerminkan hubungan antara manusia dan lingkungan, serta bagaimana mereka berkontribusi pada pemeliharaan keseimbangan ekologis dan kesadaran lingkungan di masyarakat Bali. Dengan menggabungkan perspektif ecolinguistik dan sociolinguistik, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pemahaman kita tentang hubungan antara bahasa, budaya, dan lingkungan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat berbagai kata tabu dalam bahasa Bali yang digunakan di Puri Tukadmungga, dikategorikan ke dalam domain berbeda seperti pawongan (hubungan antar manusia) dan palemahan (hubungan manusia-lingkungan).Ditemukan 23 kata tabu di domain pawongan, termasuk 'cai', 'kuluk', 'ngamah', 'celengbangkung', 'medaar', 'bape', 'mesu', 'meju', 'melali', 'kayeh', 'pules', 'menyama', 'megae', 'mati', 'ngenceh', 'gelem', 'mate', 'mekurnan', 'jukut', 'paon', 'cang', 'jit', dan 'mue'.Di domain palemhan, ditemukan dua kata tabu.Penelitian juga membahas penggunaan teori triangulasi dan menekankan pentingnya mengadopsi berbagai perspektif teoritis untuk menafsirkan temuan penelitian.Model analisis yang digunakan dalam penelitian ini, yang disesuaikan dari pendekatan Miles Huberman, menekankan ketergantungan antar proses dalam membentuk analisis.Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan wawasan tentang kata-kata tabu dalam bahasa Bali di Puri Tukadmungga, mengkategorikannya berdasarkan domain yang berbeda, dan menekankan signifikansi teori triangulasi dan model analisis dalam proses penelitian.Secara keseluruhan, makalah ini menyarankan beberapa jalur penelitian masa depan, termasuk mengeksplorasi kata-kata tabu di domain yang berbeda, menyelidiki implikasi sosial dan budaya mereka, memperluas ukuran sampel dan kelompok informan, serta menggunakan model analisis dan perspektif teoritis yang beragam
<br>Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan bahasa tabu dalam bahasa Bali yang dituturkan di Puri Tukadmungga, dengan fokus pada identifikasi dan kategorisasi kata-kata tabu di berbagai domain. Penelitian berhasil mengidentifikasi 23 kata tabu dalam domain "pawongan", yang berkaitan dengan hubungan antar manusia, dan dua kata tabu dalam hubungan manusia-lingkungan. Pentingnya triangulasi teori dan model analitis, khususnya model interaktif yang disesuaikan dari Miles Huberman, ditekankan, memberikan pemahaman yang mendalam terhadap temuan-temuan tersebut. Penelitian mengusulkan arah penelitian masa depan, termasuk mengeksplorasi kata-kata tabu di domain lain, memeriksa implikasi sosial dan budaya, serta menggunakan ukuran sampel yang lebih besar dan perspektif teoritis yang beragam....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/e/bahasa-tabu-model-analisis-taboo-language-balinese-thumb-84364.webp" type="image/webp" length="43124" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/bahasa-tabu-model-analisis-taboo-language-balinese-thumb-bb2fd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/bahasa-tabu-model-analisis-taboo-language-balinese-thumb-04253.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/bahasa-tabu-model-analisis-taboo-language-balinese-thumb-84364.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2937-stkipahsingaraja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11833-journal-linguistic-literature-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Structural Analysis of The Main Character in CinderellaAos Short Story in Grimms Fairy Tales ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Structural Analysis of The Main Character in CinderellaAos Short Story in Grimms Fairy Tales ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Structural Analysis of The Main Character in CinderellaAos Short Story in Grimms Fairy Tales ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56638-cinderella-analisis-struktural-karakterisasi-versi</link>
	<guid isPermaLink="false">d3c98b6297fdb2a88c1e56844633f768</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 13:19:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana variasi versi teks Cinderella yang berasal dari budaya lain memengaruhi karakterisasi utama, dengan mengajukan pertanyaan: bagaimana perbedaan budaya memodifikasi sifatAcsifat protagonis Cinderella? ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Structural Analysis of The Main Character in CinderellaAos Short Story in Grimms Fairy Tales: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana variasi versi teks Cinderella yang berasal dari budaya lain memengaruhi karakterisasi utama, dengan mengajukan pertanyaan: bagaimana perbedaan budaya memodifikasi sifatAcsifat protagonis Cinderella? Selain itu, studi komparatif dapat diterapkan pada karakter sekunder dalam kedua versi, untuk menilai apakah peran karakter pendukung turut memengaruhi persepsi pembaca terhadap alur cerita, sehingga pertanyaan penelitian menjadi: apa kontribusi karakter pendukung terhadap perkembangan naratif dalam kedua teks? Selanjutnya, penelitian kuantitatif dapat mengukur dampak perubahan latar tempat pada pemahaman pembaca, misalnya dengan meneliti: bagaimana penambahan atau penghilangan setting dalam teks memengaruhi interpretasi karakterisasi Cinderella? Penelitian ini dapat menggunakan metode eksperimen membaca dengan sampel pembaca multikultural, memberikan data empiris yang melengkapi analisis struktural sebelumnya. Dengan memperluas fokus pada faktorAcfaktor tersebut, penelitian lanjutan akan memperdalam pemahaman tentang hubungan antara unsur karakter, karakterisasi, dan konteks naratif dalam cerita rakyat.. Berdasarkan analisis struktural, tidak terdapat perbedaan signifikan antara tokoh utama Cinderella dalam kedua teks, baik dari segi karakterisasi maupun tipe karakter, sehingga keduanya tetap berfungsi sebagai protagonis, karakter utama, karakter utama, dan karakter bulat dengan karakterisasi yang sama (filial, sabar, pekerja keras, dsb.Perbedaan peran Cinderella yang muncul, seperti penambahan peristiwa atau latar, tidak memengaruhi karakterisasi namun hanya memengaruhi alur cerita.Analisis ini juga menegaskan bahwa unsur karakter dan karakterisasi saling terkait erat, dimana unsur karakter memicu karakterisasi dan bersama-sama berperan penting dalam menyampaikan makna cerita kepada pembaca Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur dua cerita pendek Cinderella, yaitu Cinderella dalam Grimm's Fairy Tales yang ditulis oleh Jacob dan Wilhelm Grimm, serta versi yang diedit oleh Edna Henry Lee Turpin. Agar makna cerita dapat tersampaikan sepenuhnya kepada pembaca, diperlukan hubungan yang jelas antara plot dan elemen-elemen lain dalam cerita, di mana struktur memegang peran penting. Analisis ini mengungkapkan niat penulis untuk menyusun cerita melalui elemen intrinsik, terutama karakter utama, yang kemudian berkaitan dengan karakterisasi. Hasil analisis diharapkan dapat membantu pembaca memperluas pemahaman tentang kedua cerita Cinderella melalui elemen-elemen tersebut. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/a/cinderella-analisis-struktural-karakterisasi-versi-thumb-da6dc.webp" title="JURIS - The Structural Analysis of The Main Character in CinderellaAos Short Story in Grimms Fairy Tales" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/cinderella-analisis-struktural-karakterisasi-versi-thumb-da6dc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/cinderella-analisis-struktural-karakterisasi-versi-thumb-da6dc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/cinderella-analisis-struktural-karakterisasi-versi-thumb-da6dc.webp 1x" title="JURIS - The Structural Analysis of The Main Character in CinderellaAos Short Story in Grimms Fairy Tales" alt="JURIS - The Structural Analysis of The Main Character in CinderellaAos Short Story in Grimms Fairy Tales" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/cinderella-analisis-struktural-karakterisasi-versi-thumb-d4812.webp" title="JURIS - The Structural Analysis of The Main Character in CinderellaAos Short Story in Grimms Fairy Tales" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/cinderella-analisis-struktural-karakterisasi-versi-thumb-d4812.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/cinderella-analisis-struktural-karakterisasi-versi-thumb-d4812.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/cinderella-analisis-struktural-karakterisasi-versi-thumb-d4812.webp 1x" title="JURIS - The Structural Analysis of The Main Character in CinderellaAos Short Story in Grimms Fairy Tales" alt="JURIS - The Structural Analysis of The Main Character in CinderellaAos Short Story in Grimms Fairy Tales" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/cinderella-analisis-struktural-karakterisasi-versi-thumb-44536.webp" title="JURIS - The Structural Analysis of The Main Character in CinderellaAos Short Story in Grimms Fairy Tales" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/cinderella-analisis-struktural-karakterisasi-versi-thumb-44536.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/cinderella-analisis-struktural-karakterisasi-versi-thumb-44536.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/cinderella-analisis-struktural-karakterisasi-versi-thumb-44536.webp 1x" title="JURIS - The Structural Analysis of The Main Character in CinderellaAos Short Story in Grimms Fairy Tales" alt="JURIS - The Structural Analysis of The Main Character in CinderellaAos Short Story in Grimms Fairy Tales" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56638-cinderella-analisis-struktural-karakterisasi-versi" title="JURIS - The Structural Analysis of The Main Character in CinderellaAos Short Story in Grimms Fairy Tales" target="_blank">The Structural Analysis of The Main Character in CinderellaAos Short Story in Grimms Fairy Tales</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana variasi versi teks Cinderella yang berasal dari budaya lain memengaruhi karakterisasi utama, dengan mengajukan pertanyaan: bagaimana perbedaan budaya memodifikasi sifatAcsifat protagonis Cinderella? Selain itu, studi komparatif dapat diterapkan pada karakter sekunder dalam kedua versi, untuk menilai apakah peran karakter pendukung turut memengaruhi persepsi pembaca terhadap alur cerita, sehingga pertanyaan penelitian menjadi: apa kontribusi karakter pendukung terhadap perkembangan naratif dalam kedua teks? Selanjutnya, penelitian kuantitatif dapat mengukur dampak perubahan latar tempat pada pemahaman pembaca, misalnya dengan meneliti: bagaimana penambahan atau penghilangan setting dalam teks memengaruhi interpretasi karakterisasi Cinderella? Penelitian ini dapat menggunakan metode eksperimen membaca dengan sampel pembaca multikultural, memberikan data empiris yang melengkapi analisis struktural sebelumnya. Dengan memperluas fokus pada faktorAcfaktor tersebut, penelitian lanjutan akan memperdalam pemahaman tentang hubungan antara unsur karakter, karakterisasi, dan konteks naratif dalam cerita rakyat..
<br>Berdasarkan analisis struktural, tidak terdapat perbedaan signifikan antara tokoh utama Cinderella dalam kedua teks, baik dari segi karakterisasi maupun tipe karakter, sehingga keduanya tetap berfungsi sebagai protagonis, karakter utama, karakter utama, dan karakter bulat dengan karakterisasi yang sama (filial, sabar, pekerja keras, dsb.Perbedaan peran Cinderella yang muncul, seperti penambahan peristiwa atau latar, tidak memengaruhi karakterisasi namun hanya memengaruhi alur cerita.Analisis ini juga menegaskan bahwa unsur karakter dan karakterisasi saling terkait erat, dimana unsur karakter memicu karakterisasi dan bersama-sama berperan penting dalam menyampaikan makna cerita kepada pembaca
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur dua cerita pendek Cinderella, yaitu Cinderella dalam Grimm's Fairy Tales yang ditulis oleh Jacob dan Wilhelm Grimm, serta versi yang diedit oleh Edna Henry Lee Turpin. Agar makna cerita dapat tersampaikan sepenuhnya kepada pembaca, diperlukan hubungan yang jelas antara plot dan elemen-elemen lain dalam cerita, di mana struktur memegang peran penting. Analisis ini mengungkapkan niat penulis untuk menyusun cerita melalui elemen intrinsik, terutama karakter utama, yang kemudian berkaitan dengan karakterisasi. Hasil analisis diharapkan dapat membantu pembaca memperluas pemahaman tentang kedua cerita Cinderella melalui elemen-elemen tersebut.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/a/cinderella-analisis-struktural-karakterisasi-versi-thumb-da6dc.webp" type="image/webp" length="90904" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/cinderella-analisis-struktural-karakterisasi-versi-thumb-da6dc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/cinderella-analisis-struktural-karakterisasi-versi-thumb-d4812.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/cinderella-analisis-struktural-karakterisasi-versi-thumb-44536.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2937-stkipahsingaraja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11833-journal-linguistic-literature-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Social Media Influencers and Purchase Intention The Role of Parasocial Relationships on TikTok ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Social Media Influencers and Purchase Intention The Role of Parasocial Relationships on TikTok ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Social Media Influencers and Purchase Intention The Role of Parasocial Relationships on TikTok ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56642-niat-pembelian-produk-kecantikan-hubungan-parasosi</link>
	<guid isPermaLink="false">9fc0a6275d804ffd0e3e585779fea273</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 13:17:41 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,focus,scope,stats,us,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki peran pengetahuan persuasi dan kepercayaan merek sebagai mediator atau moderator dalam hubungan antara konten influencer dan niat pembelian pada platform TikTok, guna memperdalam pemahaman mengenai faktor psikologis ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Social Media Influencers and Purchase Intention: The Role of Parasocial Relationships on TikTok: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki peran pengetahuan persuasi dan kepercayaan merek sebagai mediator atau moderator dalam hubungan antara konten influencer dan niat pembelian pada platform TikTok, guna memperdalam pemahaman mengenai faktor psikologis yang mempengaruhi keputusan konsumen; selain itu, diperlukan studi komparatif lintasAcplatform video pendek seperti TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts untuk mengevaluasi perbedaan dalam pembentukan hubungan parasosial serta dampaknya terhadap niat pembelian, yang dapat memberikan pedoman strategis bagi merek dalam memilih kanal pemasaran yang paling efektif; selanjutnya, sebuah penelitian longitudinal yang melacak perubahan kekuatan ikatan parasosial selama periode waktu tertentu dapat mengungkap bagaimana hubungan tersebut memengaruhi perilaku pembelian berulang pada konsumen produk kecantikan, sehingga memperkuat dasar teoretis dan praktis dalam bidang pemasaran influencer.. Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran influencer di TikTok dapat meningkatkan niat pembelian produk kecantikan di antara pengikut akun @catlovers29 Surabaya, baik secara langsung maupun melalui mediasi parsial hubungan parasosial.Temuan utama mengindikasikan bahwa kekuatan ikatan emosional dalam hubungan parasosial berpengaruh lebih signifikan terhadap niat pembelian dibandingkan kualitas konten semata.Peneliti menyarankan agar merek kecantikan menilai influencer tidak hanya dari jangkauan atau kualitas konten, melainkan juga dari kedalaman hubungan parasosial, serta mengusulkan penelitian lanjutan dengan menambahkan variabel pengetahuan persuasi, kepercayaan merek, dan memperluas analisis ke platform lain seperti Instagram Reels atau YouTube Shorts Pertumbuhan pesat industri kecantikan Indonesia dan dominasi TikTok sebagai platform pemasaran digital menawarkan peluang serta tantangan bagi merek yang ingin memahami bagaimana perilaku konsumen dipengaruhi oleh influencer. Penelitian ini menganalisis pengaruh influencer media sosial terhadap niat pembelian produk kecantikan, dengan hubungan parasosial sebagai variabel mediasi di antara pengikut akun TikTok @catlovers29 di Surabaya. Metode survei kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel purposif menghasilkan 192 responden valid yang dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLSAcSEM). Hasil menunjukkan bahwa influencer media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat pembelian serta hubungan parasosial, dan hubungan parasosial secara signifikan memediasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-produk-kecantikan-hubungan-parasosi-thumb-c9265.webp" title="JURIS - Social Media Influencers and Purchase Intention: The Role of Parasocial Relationships on TikTok" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-produk-kecantikan-hubungan-parasosi-thumb-c9265.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-produk-kecantikan-hubungan-parasosi-thumb-c9265.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-produk-kecantikan-hubungan-parasosi-thumb-c9265.webp 1x" title="JURIS - Social Media Influencers and Purchase Intention: The Role of Parasocial Relationships on TikTok" alt="JURIS - Social Media Influencers and Purchase Intention: The Role of Parasocial Relationships on TikTok" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-produk-kecantikan-hubungan-parasosi-thumb-b71ac.webp" title="JURIS - Social Media Influencers and Purchase Intention: The Role of Parasocial Relationships on TikTok" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-produk-kecantikan-hubungan-parasosi-thumb-b71ac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-produk-kecantikan-hubungan-parasosi-thumb-b71ac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-produk-kecantikan-hubungan-parasosi-thumb-b71ac.webp 1x" title="JURIS - Social Media Influencers and Purchase Intention: The Role of Parasocial Relationships on TikTok" alt="JURIS - Social Media Influencers and Purchase Intention: The Role of Parasocial Relationships on TikTok" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-produk-kecantikan-hubungan-parasosi-thumb-7bdb9.webp" title="JURIS - Social Media Influencers and Purchase Intention: The Role of Parasocial Relationships on TikTok" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-produk-kecantikan-hubungan-parasosi-thumb-7bdb9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-produk-kecantikan-hubungan-parasosi-thumb-7bdb9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-produk-kecantikan-hubungan-parasosi-thumb-7bdb9.webp 1x" title="JURIS - Social Media Influencers and Purchase Intention: The Role of Parasocial Relationships on TikTok" alt="JURIS - Social Media Influencers and Purchase Intention: The Role of Parasocial Relationships on TikTok" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56642-niat-pembelian-produk-kecantikan-hubungan-parasosi" title="JURIS - Social Media Influencers and Purchase Intention: The Role of Parasocial Relationships on TikTok" target="_blank">Social Media Influencers and Purchase Intention: The Role of Parasocial Relationships on TikTok</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki peran pengetahuan persuasi dan kepercayaan merek sebagai mediator atau moderator dalam hubungan antara konten influencer dan niat pembelian pada platform TikTok, guna memperdalam pemahaman mengenai faktor psikologis yang mempengaruhi keputusan konsumen; selain itu, diperlukan studi komparatif lintasAcplatform video pendek seperti TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts untuk mengevaluasi perbedaan dalam pembentukan hubungan parasosial serta dampaknya terhadap niat pembelian, yang dapat memberikan pedoman strategis bagi merek dalam memilih kanal pemasaran yang paling efektif; selanjutnya, sebuah penelitian longitudinal yang melacak perubahan kekuatan ikatan parasosial selama periode waktu tertentu dapat mengungkap bagaimana hubungan tersebut memengaruhi perilaku pembelian berulang pada konsumen produk kecantikan, sehingga memperkuat dasar teoretis dan praktis dalam bidang pemasaran influencer..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran influencer di TikTok dapat meningkatkan niat pembelian produk kecantikan di antara pengikut akun @catlovers29 Surabaya, baik secara langsung maupun melalui mediasi parsial hubungan parasosial.Temuan utama mengindikasikan bahwa kekuatan ikatan emosional dalam hubungan parasosial berpengaruh lebih signifikan terhadap niat pembelian dibandingkan kualitas konten semata.Peneliti menyarankan agar merek kecantikan menilai influencer tidak hanya dari jangkauan atau kualitas konten, melainkan juga dari kedalaman hubungan parasosial, serta mengusulkan penelitian lanjutan dengan menambahkan variabel pengetahuan persuasi, kepercayaan merek, dan memperluas analisis ke platform lain seperti Instagram Reels atau YouTube Shorts
<br>Pertumbuhan pesat industri kecantikan Indonesia dan dominasi TikTok sebagai platform pemasaran digital menawarkan peluang serta tantangan bagi merek yang ingin memahami bagaimana perilaku konsumen dipengaruhi oleh influencer. Penelitian ini menganalisis pengaruh influencer media sosial terhadap niat pembelian produk kecantikan, dengan hubungan parasosial sebagai variabel mediasi di antara pengikut akun TikTok @catlovers29 di Surabaya. Metode survei kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel purposif menghasilkan 192 responden valid yang dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLSAcSEM). Hasil menunjukkan bahwa influencer media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat pembelian serta hubungan parasosial, dan hubungan parasosial secara signifikan memediasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-produk-kecantikan-hubungan-parasosi-thumb-c9265.webp" type="image/webp" length="95586" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-produk-kecantikan-hubungan-parasosi-thumb-c9265.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-produk-kecantikan-hubungan-parasosi-thumb-b71ac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-produk-kecantikan-hubungan-parasosi-thumb-7bdb9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1090-bumigora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11054-target-jurnal-manajemen-bisnis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ An Analysis of Lexicons in The Malik Sumpah Ceremony in Sembiran Village Buleleng Regency ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ An Analysis of Lexicons in The Malik Sumpah Ceremony in Sembiran Village Buleleng Regency ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ An Analysis of Lexicons in The Malik Sumpah Ceremony in Sembiran Village Buleleng Regency ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56637-leksikon-upacara-malik-sumpah-makna-budaya-leksiko</link>
	<guid isPermaLink="false">9269c4739e9c97ede9169ca37941bd9e</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 13:16:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang bagaimana leksikon dalam upacara Malik Sumpah merefleksikan nilai-nilai budaya dan kepercayaan masyarakat Bali. Selain itu, dapat dilakukan studi komparatif antara leksikon dalam ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - An Analysis of Lexicons in The Malik Sumpah Ceremony in Sembiran Village, Buleleng Regency: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang bagaimana leksikon dalam upacara Malik Sumpah merefleksikan nilai-nilai budaya dan kepercayaan masyarakat Bali. Selain itu, dapat dilakukan studi komparatif antara leksikon dalam upacara Malik Sumpah dengan leksikon dalam upacara-upacara lain di Bali untuk memahami perbedaan dan kesamaan di antara mereka. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi cara-cara inovatif dalam melestarikan leksikon-leksikon ini, seperti melalui pengembangan aplikasi atau platform digital yang dapat diakses oleh masyarakat luas.. Upacara Malik Sumpah adalah tradisi khusus di Bali.Upacara ini diadakan setiap sepuluh tahun dalam satu keluarga.Upacara Malik Sumpah adalah ritual pengorbanan suci yang dilakukan di halaman untuk membersihkan tempat, termasuk alam dan isinya, untuk menetralkan energi negatif dan membawa energi positif.Upacara ini lebih ditujukan untuk menetralkan berbagai kekuatan negatif yang dianggap mengganggu kehidupan manusia.Selain itu, upacara ini adalah ritual suci yang dirayakan untuk menyelaraskan hubungan antara manusia dan lingkungan sekitarnya.Upacara ini bertujuan untuk menjaga harmoni antara manusia sebagai "Buana Agung" dan alam sebagai "Buana Alit".Manusia dan alam harus memiliki hubungan yang kondusif untuk melanjutkan kehidupan.Penelitian ini berfokus pada leksikon yang ada dalam upacara Malik Sumpah dan juga makna budaya dari leksikon tersebut.Ada dua tujuan penelitian ini, yaitu untuk mengetahui leksikon yang digunakan oleh para pendeta dalam upacara Malik Sumpah di Desa Sembiran, dan untuk menggambarkan makna budaya dari leksikon yang digunakan oleh para pendeta dalam upacara Malik Sumpah.Penelitian ini dirancang sebagai studi kualitatif deskriptif yang menggambarkan hasil penelitian menggunakan kata-kata.Kemudian, pengaturan penelitian dilakukan di Desa Sembiran yang melibatkan tiga informan untuk memperoleh data tentang leksikon Malik Sumpah.Informan adalah para pendeta dari Desa Sembiran yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu.Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.Hasil menunjukkan bahwa ada empat puluh satu (41) leksikon yang ditemukan dalam upacara Malik Sumpah.Leksikon dibagi menjadi empat kategori, yaitu ada delapan (8) leksikon untuk rangkaian acara, sembilan belas (19) leksikon untuk fasilitas Malik Sumpah, enam (6) leksikon untuk jenis pengorbanan dalam upacara Malik Sumpah, dan delapan (8) leksikon untuk jenis persembahan dalam upacara Malik Sumpah.Selain itu, semua leksikon digunakan oleh para pendeta selama upacara itu sendiri Penelitian ini dirancang dalam bentuk studi kualitatif deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui leksikon yang digunakan oleh para pendeta dalam upacara Malik Sumpah di Desa Sembiran dan untuk menggambarkan makna budaya dari leksikon yang digunakan oleh para pendeta dalam upacara Malik Sumpah. Penelitian ini dilakukan di Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara dengan tiga informan, dan dokumentasi leksikon dalam upacara tersebut. Peneliti memilih informan berdasarkan kriteria tertentu. Empat instrumen... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/6/leksikon-upacara-malik-sumpah-makna-budaya-enam-an-thumb-c90d4.webp" title="JURIS - An Analysis of Lexicons in The Malik Sumpah Ceremony in Sembiran Village, Buleleng Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/leksikon-upacara-malik-sumpah-makna-budaya-enam-an-thumb-c90d4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/leksikon-upacara-malik-sumpah-makna-budaya-enam-an-thumb-c90d4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/leksikon-upacara-malik-sumpah-makna-budaya-enam-an-thumb-c90d4.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of Lexicons in The Malik Sumpah Ceremony in Sembiran Village, Buleleng Regency" alt="JURIS - An Analysis of Lexicons in The Malik Sumpah Ceremony in Sembiran Village, Buleleng Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/leksikon-upacara-malik-sumpah-makna-budaya-enam-an-thumb-2cd5b.webp" title="JURIS - An Analysis of Lexicons in The Malik Sumpah Ceremony in Sembiran Village, Buleleng Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/leksikon-upacara-malik-sumpah-makna-budaya-enam-an-thumb-2cd5b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/leksikon-upacara-malik-sumpah-makna-budaya-enam-an-thumb-2cd5b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/leksikon-upacara-malik-sumpah-makna-budaya-enam-an-thumb-2cd5b.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of Lexicons in The Malik Sumpah Ceremony in Sembiran Village, Buleleng Regency" alt="JURIS - An Analysis of Lexicons in The Malik Sumpah Ceremony in Sembiran Village, Buleleng Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/leksikon-upacara-malik-sumpah-makna-budaya-enam-an-thumb-bb120.webp" title="JURIS - An Analysis of Lexicons in The Malik Sumpah Ceremony in Sembiran Village, Buleleng Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/leksikon-upacara-malik-sumpah-makna-budaya-enam-an-thumb-bb120.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/leksikon-upacara-malik-sumpah-makna-budaya-enam-an-thumb-bb120.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/leksikon-upacara-malik-sumpah-makna-budaya-enam-an-thumb-bb120.webp 1x" title="JURIS - An Analysis of Lexicons in The Malik Sumpah Ceremony in Sembiran Village, Buleleng Regency" alt="JURIS - An Analysis of Lexicons in The Malik Sumpah Ceremony in Sembiran Village, Buleleng Regency" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56637-leksikon-upacara-malik-sumpah-makna-budaya-leksiko" title="JURIS - An Analysis of Lexicons in The Malik Sumpah Ceremony in Sembiran Village, Buleleng Regency" target="_blank">An Analysis of Lexicons in The Malik Sumpah Ceremony in Sembiran Village, Buleleng Regency</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang bagaimana leksikon dalam upacara Malik Sumpah merefleksikan nilai-nilai budaya dan kepercayaan masyarakat Bali. Selain itu, dapat dilakukan studi komparatif antara leksikon dalam upacara Malik Sumpah dengan leksikon dalam upacara-upacara lain di Bali untuk memahami perbedaan dan kesamaan di antara mereka. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi cara-cara inovatif dalam melestarikan leksikon-leksikon ini, seperti melalui pengembangan aplikasi atau platform digital yang dapat diakses oleh masyarakat luas..
<br>Upacara Malik Sumpah adalah tradisi khusus di Bali.Upacara ini diadakan setiap sepuluh tahun dalam satu keluarga.Upacara Malik Sumpah adalah ritual pengorbanan suci yang dilakukan di halaman untuk membersihkan tempat, termasuk alam dan isinya, untuk menetralkan energi negatif dan membawa energi positif.Upacara ini lebih ditujukan untuk menetralkan berbagai kekuatan negatif yang dianggap mengganggu kehidupan manusia.Selain itu, upacara ini adalah ritual suci yang dirayakan untuk menyelaraskan hubungan antara manusia dan lingkungan sekitarnya.Upacara ini bertujuan untuk menjaga harmoni antara manusia sebagai "Buana Agung" dan alam sebagai "Buana Alit".Manusia dan alam harus memiliki hubungan yang kondusif untuk melanjutkan kehidupan.Penelitian ini berfokus pada leksikon yang ada dalam upacara Malik Sumpah dan juga makna budaya dari leksikon tersebut.Ada dua tujuan penelitian ini, yaitu untuk mengetahui leksikon yang digunakan oleh para pendeta dalam upacara Malik Sumpah di Desa Sembiran, dan untuk menggambarkan makna budaya dari leksikon yang digunakan oleh para pendeta dalam upacara Malik Sumpah.Penelitian ini dirancang sebagai studi kualitatif deskriptif yang menggambarkan hasil penelitian menggunakan kata-kata.Kemudian, pengaturan penelitian dilakukan di Desa Sembiran yang melibatkan tiga informan untuk memperoleh data tentang leksikon Malik Sumpah.Informan adalah para pendeta dari Desa Sembiran yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu.Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.Hasil menunjukkan bahwa ada empat puluh satu (41) leksikon yang ditemukan dalam upacara Malik Sumpah.Leksikon dibagi menjadi empat kategori, yaitu ada delapan (8) leksikon untuk rangkaian acara, sembilan belas (19) leksikon untuk fasilitas Malik Sumpah, enam (6) leksikon untuk jenis pengorbanan dalam upacara Malik Sumpah, dan delapan (8) leksikon untuk jenis persembahan dalam upacara Malik Sumpah.Selain itu, semua leksikon digunakan oleh para pendeta selama upacara itu sendiri
<br>Penelitian ini dirancang dalam bentuk studi kualitatif deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui leksikon yang digunakan oleh para pendeta dalam upacara Malik Sumpah di Desa Sembiran dan untuk menggambarkan makna budaya dari leksikon yang digunakan oleh para pendeta dalam upacara Malik Sumpah. Penelitian ini dilakukan di Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara dengan tiga informan, dan dokumentasi leksikon dalam upacara tersebut. Peneliti memilih informan berdasarkan kriteria tertentu. Empat instrumen...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/6/leksikon-upacara-malik-sumpah-makna-budaya-enam-an-thumb-bb120.webp" type="image/webp" length="100770" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/leksikon-upacara-malik-sumpah-makna-budaya-enam-an-thumb-c90d4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/leksikon-upacara-malik-sumpah-makna-budaya-enam-an-thumb-2cd5b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/leksikon-upacara-malik-sumpah-makna-budaya-enam-an-thumb-bb120.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2937-stkipahsingaraja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11833-journal-linguistic-literature-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Exploring Tourist Revisit Intentions in Lombok An Inductive Qualitative Content Analysis of Motivations ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Exploring Tourist Revisit Intentions in Lombok An Inductive Qualitative Content Analysis of Motivations ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Exploring Tourist Revisit Intentions in Lombok An Inductive Qualitative Content Analysis of Motivations ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56640-faktor-pendorong-niat-berkunjung-pulau-lombok-kera</link>
	<guid isPermaLink="false">498c5e65d35d560b7e9362bc78e3a3fe</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 13:15:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,focus,scope,stats,us,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut peran daya tarik alam dalam membentuk niat berkunjung kembali wisatawan ke Lombok. Penelitian ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Exploring Tourist Revisit Intentions in Lombok: An Inductive Qualitative Content Analysis of Motivations: Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut peran daya tarik alam dalam membentuk niat berkunjung kembali wisatawan ke Lombok. Penelitian ini dapat berfokus pada bagaimana wisatawan merespons dan berinteraksi dengan lingkungan alam Lombok, dan bagaimana hal ini mempengaruhi pengalaman dan niat mereka untuk kembali. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak aktivitas pariwisata yang melibatkan tinggi, seperti trekking, snorkeling, dan berselancar, terhadap niat berkunjung kembali wisatawan. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana aktivitas-aktivitas ini menciptakan pengalaman yang bermakna dan memperkuat ikatan emosional wisatawan dengan destinasi. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki bagaimana faktor pendorong, seperti pencarian hal baru dan rasa ingin tahu, dapat dimanfaatkan oleh pengelola destinasi untuk meningkatkan niat berkunjung kembali wisatawan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi yang dapat digunakan untuk menciptakan pengalaman yang unik dan menarik bagi wisatawan, sehingga mendorong mereka untuk kembali ke Lombok.. Penelitian ini menggunakan Analisis Konten Kualitatif (QCA) secara induktif untuk menyelidiki faktor-faktor yang mempengaruhi niat wisatawan untuk kembali ke Pulau Lombok, Indonesia.Analisis transkrip wawancara mengidentifikasi berbagai kode yang dikelompokkan menjadi kategori di bawah dua tema utama.Temuan menunjukkan bahwa niat untuk berkunjung kembali dipengaruhi oleh kompleksitas motivasi psikologis internal dan atribut destinasi eksternal, dengan faktor penarik menunjukkan pengaruh yang lebih besar daripada faktor pendorong.Daya tarik alam muncul sebagai penggerak utama niat untuk berkunjung kembali, diikuti oleh aktivitas pariwisata yang melibatkan tinggi.Di antara faktor pendorong, pencarian hal baru dan rasa ingin tahu mendominasi, mencerminkan keinginan wisatawan untuk menjelajahi dan pengalaman baru.Pendekatan kualitatif ini memperluas kerangka push-pull tradisional menjadi model yang lebih dinamis dan holistik yang lebih baik menangkap kompleksitas perilaku wisatawan Memahami niat wisatawan untuk berkunjung kembali ke suatu destinasi sangatlah penting untuk meningkatkan daya saing destinasi tersebut. Namun, penelitian yang ada saat ini masih terfragmentasi karena terlalu mengandalkan pendekatan kuantitatif yang hanya memeriksa variabel-variabel terisolasi, bukan menangkap kompleksitas perilaku wisatawan. Penelitian ini menyelidiki faktor-faktor yang mempengaruhi niat wisatawan untuk kembali ke Pulau Lombok, Indonesia, yang merupakan destinasi prioritas super yang ditetapkan oleh pemerintah, di mana pemasaran... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/8/faktor-pendorong-niat-berkunjung-pulau-lombok-kera-thumb-eb922.webp" title="JURIS - Exploring Tourist Revisit Intentions in Lombok: An Inductive Qualitative Content Analysis of Motivations" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/faktor-pendorong-niat-berkunjung-pulau-lombok-kera-thumb-eb922.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/faktor-pendorong-niat-berkunjung-pulau-lombok-kera-thumb-eb922.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/faktor-pendorong-niat-berkunjung-pulau-lombok-kera-thumb-eb922.webp 1x" title="JURIS - Exploring Tourist Revisit Intentions in Lombok: An Inductive Qualitative Content Analysis of Motivations" alt="JURIS - Exploring Tourist Revisit Intentions in Lombok: An Inductive Qualitative Content Analysis of Motivations" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/faktor-pendorong-niat-berkunjung-pulau-lombok-kera-thumb-d05f4.webp" title="JURIS - Exploring Tourist Revisit Intentions in Lombok: An Inductive Qualitative Content Analysis of Motivations" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/faktor-pendorong-niat-berkunjung-pulau-lombok-kera-thumb-d05f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/faktor-pendorong-niat-berkunjung-pulau-lombok-kera-thumb-d05f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/faktor-pendorong-niat-berkunjung-pulau-lombok-kera-thumb-d05f4.webp 1x" title="JURIS - Exploring Tourist Revisit Intentions in Lombok: An Inductive Qualitative Content Analysis of Motivations" alt="JURIS - Exploring Tourist Revisit Intentions in Lombok: An Inductive Qualitative Content Analysis of Motivations" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/faktor-pendorong-niat-berkunjung-pulau-lombok-kera-thumb-36034.webp" title="JURIS - Exploring Tourist Revisit Intentions in Lombok: An Inductive Qualitative Content Analysis of Motivations" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/faktor-pendorong-niat-berkunjung-pulau-lombok-kera-thumb-36034.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/faktor-pendorong-niat-berkunjung-pulau-lombok-kera-thumb-36034.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/faktor-pendorong-niat-berkunjung-pulau-lombok-kera-thumb-36034.webp 1x" title="JURIS - Exploring Tourist Revisit Intentions in Lombok: An Inductive Qualitative Content Analysis of Motivations" alt="JURIS - Exploring Tourist Revisit Intentions in Lombok: An Inductive Qualitative Content Analysis of Motivations" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56640-faktor-pendorong-niat-berkunjung-pulau-lombok-kera" title="JURIS - Exploring Tourist Revisit Intentions in Lombok: An Inductive Qualitative Content Analysis of Motivations" target="_blank">Exploring Tourist Revisit Intentions in Lombok: An Inductive Qualitative Content Analysis of Motivations</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut peran daya tarik alam dalam membentuk niat berkunjung kembali wisatawan ke Lombok. Penelitian ini dapat berfokus pada bagaimana wisatawan merespons dan berinteraksi dengan lingkungan alam Lombok, dan bagaimana hal ini mempengaruhi pengalaman dan niat mereka untuk kembali. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak aktivitas pariwisata yang melibatkan tinggi, seperti trekking, snorkeling, dan berselancar, terhadap niat berkunjung kembali wisatawan. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana aktivitas-aktivitas ini menciptakan pengalaman yang bermakna dan memperkuat ikatan emosional wisatawan dengan destinasi. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki bagaimana faktor pendorong, seperti pencarian hal baru dan rasa ingin tahu, dapat dimanfaatkan oleh pengelola destinasi untuk meningkatkan niat berkunjung kembali wisatawan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi yang dapat digunakan untuk menciptakan pengalaman yang unik dan menarik bagi wisatawan, sehingga mendorong mereka untuk kembali ke Lombok..
<br>Penelitian ini menggunakan Analisis Konten Kualitatif (QCA) secara induktif untuk menyelidiki faktor-faktor yang mempengaruhi niat wisatawan untuk kembali ke Pulau Lombok, Indonesia.Analisis transkrip wawancara mengidentifikasi berbagai kode yang dikelompokkan menjadi kategori di bawah dua tema utama.Temuan menunjukkan bahwa niat untuk berkunjung kembali dipengaruhi oleh kompleksitas motivasi psikologis internal dan atribut destinasi eksternal, dengan faktor penarik menunjukkan pengaruh yang lebih besar daripada faktor pendorong.Daya tarik alam muncul sebagai penggerak utama niat untuk berkunjung kembali, diikuti oleh aktivitas pariwisata yang melibatkan tinggi.Di antara faktor pendorong, pencarian hal baru dan rasa ingin tahu mendominasi, mencerminkan keinginan wisatawan untuk menjelajahi dan pengalaman baru.Pendekatan kualitatif ini memperluas kerangka push-pull tradisional menjadi model yang lebih dinamis dan holistik yang lebih baik menangkap kompleksitas perilaku wisatawan
<br>Memahami niat wisatawan untuk berkunjung kembali ke suatu destinasi sangatlah penting untuk meningkatkan daya saing destinasi tersebut. Namun, penelitian yang ada saat ini masih terfragmentasi karena terlalu mengandalkan pendekatan kuantitatif yang hanya memeriksa variabel-variabel terisolasi, bukan menangkap kompleksitas perilaku wisatawan. Penelitian ini menyelidiki faktor-faktor yang mempengaruhi niat wisatawan untuk kembali ke Pulau Lombok, Indonesia, yang merupakan destinasi prioritas super yang ditetapkan oleh pemerintah, di mana pemasaran...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/8/faktor-pendorong-niat-berkunjung-pulau-lombok-kera-thumb-36034.webp" type="image/webp" length="94308" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/faktor-pendorong-niat-berkunjung-pulau-lombok-kera-thumb-eb922.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/faktor-pendorong-niat-berkunjung-pulau-lombok-kera-thumb-d05f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/faktor-pendorong-niat-berkunjung-pulau-lombok-kera-thumb-36034.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1090-bumigora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11054-target-jurnal-manajemen-bisnis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Diskursus Normalisasi Homoseksualitas di Era New Media dalam Film Pendek AuPRIAAy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Diskursus Normalisasi Homoseksualitas di Era New Media dalam Film Pendek AuPRIAAy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Diskursus Normalisasi Homoseksualitas di Era New Media dalam Film Pendek AuPRIAAy ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56633-kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-genre</link>
	<guid isPermaLink="false">682d247516fa5d2c174c2e3cc51aa61b</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 13:10:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jurnal sasak ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,jurnal,sasak,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak algoritma media sosial terhadap representasi identitas LGBTQIA  di platform internasional, seperti TikTok atau Instagram, dengan membandingkan dinamika normalisasi di berbagai budaya. Selanjutnya, studi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Diskursus Normalisasi Homoseksualitas di Era New Media dalam Film Pendek AuPRIAAy: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak algoritma media sosial terhadap representasi identitas LGBTQIA di platform internasional, seperti TikTok atau Instagram, dengan membandingkan dinamika normalisasi di berbagai budaya. Selanjutnya, studi tentang penggunaan semiotika dalam konteks kekerasan simbolik di media baru bisa diperluas ke genre film lain, seperti dokumenter atau serial TV, untuk melihat variasi strategi representasi. Terakhir, penelitian bisa mengkaji peran komunitas online dalam membangun 'safe space' bagi individu LGBTQIA melalui praktik kreatif, seperti seni digital atau musik, dan bagaimana hal ini memengaruhi persepsi masyarakat umum terhadap keberagaman seksual.. Film pendek AuPRIAAy menunjukkan bahwa tanda-tanda visual, narasi, dan strategi representasi yang digunakan tidak hanya membentuk makna tentang identitas homoseksual, tetapi juga secara aktif beroperasi sebagai mekanisme normalisasi terhadap identitas yang selama ini dianggap menyimpang.Normalisasi ini dilakukan melalui pendekatan yang halus, personal, dan emosional, sehingga representasi yang ditampilkan tidak terasa sebagai bentuk perlawanan terbuka, melainkan sebagai pengalaman manusiawi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.Dengan cara ini, film secara perlahan menggeser cara pandang audiens, dari yang semula melihat homoseksualitas sebagai AupenyimpanganAy menjadi sesuatu yang dapat dipahami, dimaklumi, dan pada akhirnya diterima atau dianggap normal Digitalisasi media memberi ruang pada konten-konten bermuatan Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender, Queer, Intersex, Aseksual, dan lainnya (LGBTQIA ) hadir secara terang-terangan di berbagai platform media baru. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses normalisasi homoseksualitas di media baru melalui film pendek AuPRIAAy yang ditayangkan di platform YouTube. Metode yang digunakan adalah kualitatif, yang dielaborasi dengan analisis semiotika Roland Barthes dan konsep kekerasan simbolik Pierre Bourdieu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa film pendek AuPRIAAy tidak menyajikan nilai homoseksualitas secara eksplisit... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/4/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-genre-film-fant-thumb-3279e.webp" title="JURIS - Diskursus Normalisasi Homoseksualitas di Era New Media dalam Film Pendek AuPRIAAy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-genre-film-fant-thumb-3279e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-genre-film-fant-thumb-3279e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-genre-film-fant-thumb-3279e.webp 1x" title="JURIS - Diskursus Normalisasi Homoseksualitas di Era New Media dalam Film Pendek AuPRIAAy" alt="JURIS - Diskursus Normalisasi Homoseksualitas di Era New Media dalam Film Pendek AuPRIAAy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-genre-film-fant-thumb-e6b54.webp" title="JURIS - Diskursus Normalisasi Homoseksualitas di Era New Media dalam Film Pendek AuPRIAAy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-genre-film-fant-thumb-e6b54.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-genre-film-fant-thumb-e6b54.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-genre-film-fant-thumb-e6b54.webp 1x" title="JURIS - Diskursus Normalisasi Homoseksualitas di Era New Media dalam Film Pendek AuPRIAAy" alt="JURIS - Diskursus Normalisasi Homoseksualitas di Era New Media dalam Film Pendek AuPRIAAy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-genre-film-fant-thumb-0c854.webp" title="JURIS - Diskursus Normalisasi Homoseksualitas di Era New Media dalam Film Pendek AuPRIAAy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-genre-film-fant-thumb-0c854.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-genre-film-fant-thumb-0c854.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-genre-film-fant-thumb-0c854.webp 1x" title="JURIS - Diskursus Normalisasi Homoseksualitas di Era New Media dalam Film Pendek AuPRIAAy" alt="JURIS - Diskursus Normalisasi Homoseksualitas di Era New Media dalam Film Pendek AuPRIAAy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56633-kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-genre" title="JURIS - Diskursus Normalisasi Homoseksualitas di Era New Media dalam Film Pendek AuPRIAAy" target="_blank">Diskursus Normalisasi Homoseksualitas di Era New Media dalam Film Pendek AuPRIAAy</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak algoritma media sosial terhadap representasi identitas LGBTQIA  di platform internasional, seperti TikTok atau Instagram, dengan membandingkan dinamika normalisasi di berbagai budaya. Selanjutnya, studi tentang penggunaan semiotika dalam konteks kekerasan simbolik di media baru bisa diperluas ke genre film lain, seperti dokumenter atau serial TV, untuk melihat variasi strategi representasi. Terakhir, penelitian bisa mengkaji peran komunitas online dalam membangun 'safe space' bagi individu LGBTQIA  melalui praktik kreatif, seperti seni digital atau musik, dan bagaimana hal ini memengaruhi persepsi masyarakat umum terhadap keberagaman seksual..
<br>Film pendek AuPRIAAy menunjukkan bahwa tanda-tanda visual, narasi, dan strategi representasi yang digunakan tidak hanya membentuk makna tentang identitas homoseksual, tetapi juga secara aktif beroperasi sebagai mekanisme normalisasi terhadap identitas yang selama ini dianggap menyimpang.Normalisasi ini dilakukan melalui pendekatan yang halus, personal, dan emosional, sehingga representasi yang ditampilkan tidak terasa sebagai bentuk perlawanan terbuka, melainkan sebagai pengalaman manusiawi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.Dengan cara ini, film secara perlahan menggeser cara pandang audiens, dari yang semula melihat homoseksualitas sebagai AupenyimpanganAy menjadi sesuatu yang dapat dipahami, dimaklumi, dan pada akhirnya diterima atau dianggap normal
<br>Digitalisasi media memberi ruang pada konten-konten bermuatan Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender, Queer, Intersex, Aseksual, dan lainnya (LGBTQIA ) hadir secara terang-terangan di berbagai platform media baru. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses normalisasi homoseksualitas di media baru melalui film pendek AuPRIAAy yang ditayangkan di platform YouTube. Metode yang digunakan adalah kualitatif, yang dielaborasi dengan analisis semiotika Roland Barthes dan konsep kekerasan simbolik Pierre Bourdieu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa film pendek AuPRIAAy tidak menyajikan nilai homoseksualitas secara eksplisit...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/4/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-genre-film-fant-thumb-e6b54.webp" type="image/webp" length="127176" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-genre-film-fant-thumb-3279e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-genre-film-fant-thumb-e6b54.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-genre-film-fant-thumb-0c854.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1090-bumigora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11053-jurnal-sasak-desain-visual-komunikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Edukasi Reproduksi Dalam Meningkatkan Pengetahuan Dampak Pernikahan Dini Di Kelas X AKL ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Edukasi Reproduksi Dalam Meningkatkan Pengetahuan Dampak Pernikahan Dini Di Kelas X AKL ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Edukasi Reproduksi Dalam Meningkatkan Pengetahuan Dampak Pernikahan Dini Di Kelas X AKL ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56623-edukasi-kesehatan-mental-hasil-analisis-responden</link>
	<guid isPermaLink="false">1ed0acc12c9faf337adbe0101a072336</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 13:01:24 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ juda julia k ]]></category>
	<category><![CDATA[ iin wiranti ]]></category>
	<category><![CDATA[ sahabat asi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asi,iin,juda,julia,k,sahabat,wiranti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menyelidiki sejauh mana pengetahuan yang diperoleh tetap terjaga dalam jangka panjang, misalnya dengan melakukan survei tindak lanjut tiga sampai enam bulan setelah intervensi edukasi serta membandingkan perubahan pengetahuan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Edukasi Reproduksi Dalam Meningkatkan Pengetahuan Dampak Pernikahan Dini Di Kelas X AKL: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki sejauh mana pengetahuan yang diperoleh tetap terjaga dalam jangka panjang, misalnya dengan melakukan survei tindak lanjut tiga sampai enam bulan setelah intervensi edukasi serta membandingkan perubahan pengetahuan pada periode tersebut dengan hasil preActest. Penelitian kedua dapat membandingkan efektivitas model edukasi yang melibatkan anggota PMR sebagai tutor sebaya dengan model yang dipimpin guru, dengan mengukur tingkat motivasi, kepuasan belajar, dan peningkatan skor pengetahuan secara simultan, sehingga dapat mengidentifikasi pendekatan yang paling optimal bagi remaja. Penelitian ketiga dapat memperluas fokus dari sekadar pengetahuan menjadi perubahan sikap dan perilaku terkait pernikahan dini, dengan menggunakan desain campuran kuantitatifAckualitatif yang mencakup observasi kelas, wawancara mendalam, serta analisis perilaku setelah program edukasi, sehingga memberikan gambaran komprehensif tentang dampak edukasi pada pencegahan pernikahan dini. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat memperluas sampel ke beberapa SMK di wilayah berbeda untuk menilai generalisasi temuan serta mengevaluasi pengaruh faktor sosioAcekonomi dan budaya terhadap efektivitas edukasi. Semua saran ini diharapkan dapat memperkuat bukti ilmiah dan memberikan panduan kebijakan yang lebih tepat dalam upaya menurunkan angka pernikahan dini.. Penelitian ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan reproduksi secara signifikan meningkatkan pengetahuan siswa SMK MaAoarif NU 1 Bener tentang dampak pernikahan dini.Hasil analisis statistik dengan uji Wilcoxon menghasilkan pAcvalue = 0,000, menegaskan adanya pengaruh positif dari intervensi edukasi.Oleh karena itu, disarankan agar program edukasi berkelanjutan dilaksanakan dengan melibatkan anggota PMR sebagai tutor sebaya Pasangan yang menikah di bawah umur disebut dengan pernikahan dini, umumnya terjadi ketika usia belum mencapai 17 tahun. Di Indonesia pernikahan dini sering terjadi, di desa dan kota. Penelitian bertujukan mengetahui pengaruh edukasi kesehatan reproduksi dalam meningkatkan pengetahuan dampak pernikahan dini di SMK MaAoarif NU 1 Bener. Penelitian kuantitatif pra eksperimental menggunakan desain one group pre test-post test. Jumlah Populasi 44 orang dan 30 responden sebagai sampel dengan teknik simple random sampling. Proses pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner. Data yang terkumpul dilakukan analisis secara univariat dan bivariat. Uji wilcoxon digunakan untuk analisis bivariat. Temuan penelitian menunjukkan sebelum edukasi dilakukan sebagian responden memiliki pengetahuan cukup 16 responden (53,3%) dan kurang 10 responden (33,3%). Setelah dilakukan edukasi terjadi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/f/edukasi-kesehatan-mental-hasil-analisis-responden-thumb-535db.webp" title="JURIS - Pengaruh Edukasi Reproduksi Dalam Meningkatkan Pengetahuan Dampak Pernikahan Dini Di Kelas X AKL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/edukasi-kesehatan-mental-hasil-analisis-responden-thumb-535db.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/edukasi-kesehatan-mental-hasil-analisis-responden-thumb-535db.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/edukasi-kesehatan-mental-hasil-analisis-responden-thumb-535db.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Edukasi Reproduksi Dalam Meningkatkan Pengetahuan Dampak Pernikahan Dini Di Kelas X AKL" alt="JURIS - Pengaruh Edukasi Reproduksi Dalam Meningkatkan Pengetahuan Dampak Pernikahan Dini Di Kelas X AKL" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/edukasi-kesehatan-mental-hasil-analisis-responden-thumb-ae252.webp" title="JURIS - Pengaruh Edukasi Reproduksi Dalam Meningkatkan Pengetahuan Dampak Pernikahan Dini Di Kelas X AKL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/edukasi-kesehatan-mental-hasil-analisis-responden-thumb-ae252.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/edukasi-kesehatan-mental-hasil-analisis-responden-thumb-ae252.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/edukasi-kesehatan-mental-hasil-analisis-responden-thumb-ae252.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Edukasi Reproduksi Dalam Meningkatkan Pengetahuan Dampak Pernikahan Dini Di Kelas X AKL" alt="JURIS - Pengaruh Edukasi Reproduksi Dalam Meningkatkan Pengetahuan Dampak Pernikahan Dini Di Kelas X AKL" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/edukasi-kesehatan-mental-hasil-analisis-responden-thumb-ef81e.webp" title="JURIS - Pengaruh Edukasi Reproduksi Dalam Meningkatkan Pengetahuan Dampak Pernikahan Dini Di Kelas X AKL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/edukasi-kesehatan-mental-hasil-analisis-responden-thumb-ef81e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/edukasi-kesehatan-mental-hasil-analisis-responden-thumb-ef81e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/edukasi-kesehatan-mental-hasil-analisis-responden-thumb-ef81e.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Edukasi Reproduksi Dalam Meningkatkan Pengetahuan Dampak Pernikahan Dini Di Kelas X AKL" alt="JURIS - Pengaruh Edukasi Reproduksi Dalam Meningkatkan Pengetahuan Dampak Pernikahan Dini Di Kelas X AKL" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56623-edukasi-kesehatan-mental-hasil-analisis-responden" title="JURIS - Pengaruh Edukasi Reproduksi Dalam Meningkatkan Pengetahuan Dampak Pernikahan Dini Di Kelas X AKL" target="_blank">Pengaruh Edukasi Reproduksi Dalam Meningkatkan Pengetahuan Dampak Pernikahan Dini Di Kelas X AKL</a>: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki sejauh mana pengetahuan yang diperoleh tetap terjaga dalam jangka panjang, misalnya dengan melakukan survei tindak lanjut tiga sampai enam bulan setelah intervensi edukasi serta membandingkan perubahan pengetahuan pada periode tersebut dengan hasil preActest. Penelitian kedua dapat membandingkan efektivitas model edukasi yang melibatkan anggota PMR sebagai tutor sebaya dengan model yang dipimpin guru, dengan mengukur tingkat motivasi, kepuasan belajar, dan peningkatan skor pengetahuan secara simultan, sehingga dapat mengidentifikasi pendekatan yang paling optimal bagi remaja. Penelitian ketiga dapat memperluas fokus dari sekadar pengetahuan menjadi perubahan sikap dan perilaku terkait pernikahan dini, dengan menggunakan desain campuran kuantitatifAckualitatif yang mencakup observasi kelas, wawancara mendalam, serta analisis perilaku setelah program edukasi, sehingga memberikan gambaran komprehensif tentang dampak edukasi pada pencegahan pernikahan dini. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat memperluas sampel ke beberapa SMK di wilayah berbeda untuk menilai generalisasi temuan serta mengevaluasi pengaruh faktor sosioAcekonomi dan budaya terhadap efektivitas edukasi. Semua saran ini diharapkan dapat memperkuat bukti ilmiah dan memberikan panduan kebijakan yang lebih tepat dalam upaya menurunkan angka pernikahan dini..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan reproduksi secara signifikan meningkatkan pengetahuan siswa SMK MaAoarif NU 1 Bener tentang dampak pernikahan dini.Hasil analisis statistik dengan uji Wilcoxon menghasilkan pAcvalue = 0,000, menegaskan adanya pengaruh positif dari intervensi edukasi.Oleh karena itu, disarankan agar program edukasi berkelanjutan dilaksanakan dengan melibatkan anggota PMR sebagai tutor sebaya
<br>Pasangan yang menikah di bawah umur disebut dengan pernikahan dini, umumnya terjadi ketika usia belum mencapai 17 tahun. Di Indonesia pernikahan dini sering terjadi, di desa dan kota. Penelitian bertujukan mengetahui pengaruh edukasi kesehatan reproduksi dalam meningkatkan pengetahuan dampak pernikahan dini di SMK MaAoarif NU 1 Bener. Penelitian kuantitatif pra eksperimental menggunakan desain one group pre test-post test. Jumlah Populasi 44 orang dan 30 responden sebagai sampel dengan teknik simple random sampling. Proses pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner. Data yang terkumpul dilakukan analisis secara univariat dan bivariat. Uji wilcoxon digunakan untuk analisis bivariat. Temuan penelitian menunjukkan sebelum edukasi dilakukan sebagian responden memiliki pengetahuan cukup 16 responden (53,3%) dan kurang 10 responden (33,3%). Setelah dilakukan edukasi terjadi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/f/edukasi-kesehatan-mental-hasil-analisis-responden-thumb-ef81e.webp" type="image/webp" length="68290" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/edukasi-kesehatan-mental-hasil-analisis-responden-thumb-535db.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/edukasi-kesehatan-mental-hasil-analisis-responden-thumb-ae252.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/edukasi-kesehatan-mental-hasil-analisis-responden-thumb-ef81e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2927-stikeseub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11811-jurnal-kebidanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Peningkatan Kadar Hb Pada Ibu Hamil Trimester 3 Terhadap Pemberian Jus Buah Nagas Merah Hylocereus Polyrhizus Dan Tablet Zat Besi Fe ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Peningkatan Kadar Hb Pada Ibu Hamil Trimester 3 Terhadap Pemberian Jus Buah Nagas Merah Hylocereus Polyrhizus Dan Tablet Zat Besi Fe ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Peningkatan Kadar Hb Pada Ibu Hamil Trimester 3 Terhadap Pemberian Jus Buah Nagas Merah Hylocereus Polyrhizus Dan Tablet Zat Besi Fe ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56620-kepatuhan-tablet-fe-konsumsi-kons</link>
	<guid isPermaLink="false">2088fe9db40a2ae0b11a96a58fcccfa9</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 12:59:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ juda julia k ]]></category>
	<category><![CDATA[ iin wiranti ]]></category>
	<category><![CDATA[ sahabat asi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asi,iin,juda,julia,k,sahabat,wiranti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efek jangka panjang konsumsi jus buah naga dan tablet Fe pada ibu hamil, serta membandingkan dosis optimal antara kedua intervensi tersebut. Selain itu, penelitian juga bisa mengkaji pengaruh kombinasi jus buah ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Peningkatan Kadar Hb Pada Ibu Hamil Trimester 3 Terhadap Pemberian Jus Buah Nagas Merah (Hylocereus Polyrhizus) Dan Tablet Zat Besi (Fe): Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efek jangka panjang konsumsi jus buah naga dan tablet Fe pada ibu hamil, serta membandingkan dosis optimal antara kedua intervensi tersebut. Selain itu, penelitian juga bisa mengkaji pengaruh kombinasi jus buah naga dengan sumber vitamin C lainnya untuk meningkatkan penyerapan zat besi. Terakhir, perlu dilakukan studi tentang kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi suplemen tersebut berdasarkan faktor sosial dan budaya daerah.. Terdapat pengaruh dalam kenaikan kadar Hb pada kelompok yang diberikan tablet Fe maupun Jus buah naga dengan peningkatan kadar Hb dengan p value ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/1/kepatuhan-tablet-fe-konsumsi-jus-wortel-efektivita-thumb-23358.webp" title="JURIS - Analisis Peningkatan Kadar Hb Pada Ibu Hamil Trimester 3 Terhadap Pemberian Jus Buah Nagas Merah (Hylocereus Polyrhizus) Dan Tablet Zat Besi (Fe)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/kepatuhan-tablet-fe-konsumsi-jus-wortel-efektivita-thumb-23358.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/kepatuhan-tablet-fe-konsumsi-jus-wortel-efektivita-thumb-23358.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/kepatuhan-tablet-fe-konsumsi-jus-wortel-efektivita-thumb-23358.webp 1x" title="JURIS - Analisis Peningkatan Kadar Hb Pada Ibu Hamil Trimester 3 Terhadap Pemberian Jus Buah Nagas Merah (Hylocereus Polyrhizus) Dan Tablet Zat Besi (Fe)" alt="JURIS - Analisis Peningkatan Kadar Hb Pada Ibu Hamil Trimester 3 Terhadap Pemberian Jus Buah Nagas Merah (Hylocereus Polyrhizus) Dan Tablet Zat Besi (Fe)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/kepatuhan-tablet-fe-konsumsi-jus-wortel-efektivita-thumb-c784a.webp" title="JURIS - Analisis Peningkatan Kadar Hb Pada Ibu Hamil Trimester 3 Terhadap Pemberian Jus Buah Nagas Merah (Hylocereus Polyrhizus) Dan Tablet Zat Besi (Fe)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/kepatuhan-tablet-fe-konsumsi-jus-wortel-efektivita-thumb-c784a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/kepatuhan-tablet-fe-konsumsi-jus-wortel-efektivita-thumb-c784a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/kepatuhan-tablet-fe-konsumsi-jus-wortel-efektivita-thumb-c784a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Peningkatan Kadar Hb Pada Ibu Hamil Trimester 3 Terhadap Pemberian Jus Buah Nagas Merah (Hylocereus Polyrhizus) Dan Tablet Zat Besi (Fe)" alt="JURIS - Analisis Peningkatan Kadar Hb Pada Ibu Hamil Trimester 3 Terhadap Pemberian Jus Buah Nagas Merah (Hylocereus Polyrhizus) Dan Tablet Zat Besi (Fe)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/kepatuhan-tablet-fe-konsumsi-jus-wortel-efektivita-thumb-adb9b.webp" title="JURIS - Analisis Peningkatan Kadar Hb Pada Ibu Hamil Trimester 3 Terhadap Pemberian Jus Buah Nagas Merah (Hylocereus Polyrhizus) Dan Tablet Zat Besi (Fe)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/kepatuhan-tablet-fe-konsumsi-jus-wortel-efektivita-thumb-adb9b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/kepatuhan-tablet-fe-konsumsi-jus-wortel-efektivita-thumb-adb9b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/kepatuhan-tablet-fe-konsumsi-jus-wortel-efektivita-thumb-adb9b.webp 1x" title="JURIS - Analisis Peningkatan Kadar Hb Pada Ibu Hamil Trimester 3 Terhadap Pemberian Jus Buah Nagas Merah (Hylocereus Polyrhizus) Dan Tablet Zat Besi (Fe)" alt="JURIS - Analisis Peningkatan Kadar Hb Pada Ibu Hamil Trimester 3 Terhadap Pemberian Jus Buah Nagas Merah (Hylocereus Polyrhizus) Dan Tablet Zat Besi (Fe)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56620-kepatuhan-tablet-fe-konsumsi-kons" title="JURIS - Analisis Peningkatan Kadar Hb Pada Ibu Hamil Trimester 3 Terhadap Pemberian Jus Buah Nagas Merah (Hylocereus Polyrhizus) Dan Tablet Zat Besi (Fe)" target="_blank">Analisis Peningkatan Kadar Hb Pada Ibu Hamil Trimester 3 Terhadap Pemberian Jus Buah Nagas Merah (Hylocereus Polyrhizus) Dan Tablet Zat Besi (Fe)</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efek jangka panjang konsumsi jus buah naga dan tablet Fe pada ibu hamil, serta membandingkan dosis optimal antara kedua intervensi tersebut. Selain itu, penelitian juga bisa mengkaji pengaruh kombinasi jus buah naga dengan sumber vitamin C lainnya untuk meningkatkan penyerapan zat besi. Terakhir, perlu dilakukan studi tentang kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi suplemen tersebut berdasarkan faktor sosial dan budaya daerah..
<br>Terdapat pengaruh dalam kenaikan kadar Hb pada kelompok yang diberikan tablet Fe maupun Jus buah naga dengan peningkatan kadar Hb dengan p value <0,05
<br>Latar belakang: Anemia pada Ibu hamil sangat terkait dengan mortalitas dan morbiditas pada ibu dan bayi. Data anemia berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 berjumlah 27,7%, Apabila konsentrasi hemoglobin (HB) dalam kehamilan trimester 3 <11 mg/dl maka ibu hamil dikatakan anemia. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis peningkatan kadar HB pada Ibu hamil Trimester 3 terhadap pemberian jus buah naga dan tablet Fe. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan Quasi Eksperimental Design dan pendekatan non-randomized pretest posttest control group design. Penelitian ini dibagi menjadi 2 kelompok dengan jumlah 15 orang per kelompok yaitu kelompok A diberikan jus buah naga dan kelompok B diberikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/1/kepatuhan-tablet-fe-konsumsi-jus-wortel-efektivita-thumb-23358.webp" type="image/webp" length="71166" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/kepatuhan-tablet-fe-konsumsi-jus-wortel-efektivita-thumb-23358.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/kepatuhan-tablet-fe-konsumsi-jus-wortel-efektivita-thumb-c784a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/kepatuhan-tablet-fe-konsumsi-jus-wortel-efektivita-thumb-adb9b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2927-stikeseub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11811-jurnal-kebidanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Inovasi Program Pemberdayaan Keluarga Melalui Pelatihan Keperawatan Mandiri Untuk Penanganan Luka Diaresis Di Rumah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Inovasi Program Pemberdayaan Keluarga Melalui Pelatihan Keperawatan Mandiri Untuk Penanganan Luka Diaresis Di Rumah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Inovasi Program Pemberdayaan Keluarga Melalui Pelatihan Keperawatan Mandiri Untuk Penanganan Luka Diaresis Di Rumah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56621-responden-sikap-negatif-perawatan-luka-modern-pera</link>
	<guid isPermaLink="false">5c6bb763b57089911f29906f79b82b94</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 12:55:12 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ juda julia k ]]></category>
	<category><![CDATA[ iin wiranti ]]></category>
	<category><![CDATA[ sahabat asi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asi,iin,juda,julia,k,sahabat,wiranti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi retensi pengetahuan, sikap, dan keterampilan keluarga setelah pelatihan keperawatan mandiri dengan melakukan survei longitudinal pada interval 6 dan 12 bulan untuk menilai keberlanjutan efek program; selain itu, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Inovasi Program Pemberdayaan Keluarga Melalui Pelatihan Keperawatan Mandiri Untuk Penanganan Luka Diaresis Di Rumah: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi retensi pengetahuan, sikap, dan keterampilan keluarga setelah pelatihan keperawatan mandiri dengan melakukan survei longitudinal pada interval 6 dan 12 bulan untuk menilai keberlanjutan efek program; selain itu, perlu dilakukan penelitian kuasi-eksperimental yang melibatkan kelompok kontrol yang menerima perawatan standar guna mengidentifikasi secara lebih tegas pengaruh intervensi terhadap peningkatan kompetensi keluarga; selanjutnya, adaptasi modul pelatihan ke dalam platform digital seperti aplikasi mobile atau eAclearning dapat diuji efektivitasnya dalam konteks daerah terpencil atau dengan sumber daya terbatas, sehingga memperluas jangkauan program pemberdayaan dan mengukur kepuasan serta kemudahan penggunaan teknologi oleh keluarga pasien.. Penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, mayoritas keluarga memiliki pengetahuan cukup, sikap negatif, dan keterampilan tidak terampil dalam penanganan luka diaresis.Setelah pelatihan keperawatan mandiri, terjadi peningkatan signifikan pada pengetahuan (68,9% baik), sikap (81,6% positif), dan keterampilan (75,7% terampil).Dengan demikian, program pemberdayaan keluarga melalui pelatihan keperawatan mandiri terbukti efektif meningkatkan kemampuan keluarga dalam perawatan luka diaresis di rumah Latar Belakang: Luka diaresis memerlukan penanganan tepat untuk mencegah komplikasi seperti infeksi. Keterbatasan waktu rawat inap menuntut kemandirian keluarga dalam perawatan luka diaresis di rumah. Di wilayah Puskesmas Gladagsari II Boyolali, studi pendahuluan menunjukkan 34,0% keluarga memiliki pengetahuan kurang dan 40,7% tidak terampil dalam perawatan luka secara aseptik. Tujuan: Mengetahui pengaruh inovasi program pemberdayaan keluarga melalui pelatihan keperawatan mandiri terhadap pengetahuan, sikap, dan keterampilan keluarga dalam penanganan luka diaresis di rumah. Metode penelitian: Penelitian kuantitatif dengan desain pra-eksperimental (one group pretest-posttest). Sampel berjumlah 103 responden keluarga pasien... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/e/responden-sikap-negatif-perawatan-luka-modern-kaki-thumb-ec982.webp" title="JURIS - Inovasi Program Pemberdayaan Keluarga Melalui Pelatihan Keperawatan Mandiri Untuk Penanganan Luka Diaresis Di Rumah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/responden-sikap-negatif-perawatan-luka-modern-kaki-thumb-ec982.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/responden-sikap-negatif-perawatan-luka-modern-kaki-thumb-ec982.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/responden-sikap-negatif-perawatan-luka-modern-kaki-thumb-ec982.webp 1x" title="JURIS - Inovasi Program Pemberdayaan Keluarga Melalui Pelatihan Keperawatan Mandiri Untuk Penanganan Luka Diaresis Di Rumah" alt="JURIS - Inovasi Program Pemberdayaan Keluarga Melalui Pelatihan Keperawatan Mandiri Untuk Penanganan Luka Diaresis Di Rumah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/responden-sikap-negatif-perawatan-luka-modern-kaki-thumb-bfa3a.webp" title="JURIS - Inovasi Program Pemberdayaan Keluarga Melalui Pelatihan Keperawatan Mandiri Untuk Penanganan Luka Diaresis Di Rumah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/responden-sikap-negatif-perawatan-luka-modern-kaki-thumb-bfa3a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/responden-sikap-negatif-perawatan-luka-modern-kaki-thumb-bfa3a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/responden-sikap-negatif-perawatan-luka-modern-kaki-thumb-bfa3a.webp 1x" title="JURIS - Inovasi Program Pemberdayaan Keluarga Melalui Pelatihan Keperawatan Mandiri Untuk Penanganan Luka Diaresis Di Rumah" alt="JURIS - Inovasi Program Pemberdayaan Keluarga Melalui Pelatihan Keperawatan Mandiri Untuk Penanganan Luka Diaresis Di Rumah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/responden-sikap-negatif-perawatan-luka-modern-kaki-thumb-1b9a4.webp" title="JURIS - Inovasi Program Pemberdayaan Keluarga Melalui Pelatihan Keperawatan Mandiri Untuk Penanganan Luka Diaresis Di Rumah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/responden-sikap-negatif-perawatan-luka-modern-kaki-thumb-1b9a4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/responden-sikap-negatif-perawatan-luka-modern-kaki-thumb-1b9a4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/responden-sikap-negatif-perawatan-luka-modern-kaki-thumb-1b9a4.webp 1x" title="JURIS - Inovasi Program Pemberdayaan Keluarga Melalui Pelatihan Keperawatan Mandiri Untuk Penanganan Luka Diaresis Di Rumah" alt="JURIS - Inovasi Program Pemberdayaan Keluarga Melalui Pelatihan Keperawatan Mandiri Untuk Penanganan Luka Diaresis Di Rumah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56621-responden-sikap-negatif-perawatan-luka-modern-pera" title="JURIS - Inovasi Program Pemberdayaan Keluarga Melalui Pelatihan Keperawatan Mandiri Untuk Penanganan Luka Diaresis Di Rumah" target="_blank">Inovasi Program Pemberdayaan Keluarga Melalui Pelatihan Keperawatan Mandiri Untuk Penanganan Luka Diaresis Di Rumah</a>: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi retensi pengetahuan, sikap, dan keterampilan keluarga setelah pelatihan keperawatan mandiri dengan melakukan survei longitudinal pada interval 6 dan 12 bulan untuk menilai keberlanjutan efek program; selain itu, perlu dilakukan penelitian kuasi-eksperimental yang melibatkan kelompok kontrol yang menerima perawatan standar guna mengidentifikasi secara lebih tegas pengaruh intervensi terhadap peningkatan kompetensi keluarga; selanjutnya, adaptasi modul pelatihan ke dalam platform digital seperti aplikasi mobile atau eAclearning dapat diuji efektivitasnya dalam konteks daerah terpencil atau dengan sumber daya terbatas, sehingga memperluas jangkauan program pemberdayaan dan mengukur kepuasan serta kemudahan penggunaan teknologi oleh keluarga pasien..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, mayoritas keluarga memiliki pengetahuan cukup, sikap negatif, dan keterampilan tidak terampil dalam penanganan luka diaresis.Setelah pelatihan keperawatan mandiri, terjadi peningkatan signifikan pada pengetahuan (68,9% baik), sikap (81,6% positif), dan keterampilan (75,7% terampil).Dengan demikian, program pemberdayaan keluarga melalui pelatihan keperawatan mandiri terbukti efektif meningkatkan kemampuan keluarga dalam perawatan luka diaresis di rumah
<br>Latar Belakang: Luka diaresis memerlukan penanganan tepat untuk mencegah komplikasi seperti infeksi. Keterbatasan waktu rawat inap menuntut kemandirian keluarga dalam perawatan luka diaresis di rumah. Di wilayah Puskesmas Gladagsari II Boyolali, studi pendahuluan menunjukkan 34,0% keluarga memiliki pengetahuan kurang dan 40,7% tidak terampil dalam perawatan luka secara aseptik. Tujuan: Mengetahui pengaruh inovasi program pemberdayaan keluarga melalui pelatihan keperawatan mandiri terhadap pengetahuan, sikap, dan keterampilan keluarga dalam penanganan luka diaresis di rumah. Metode penelitian: Penelitian kuantitatif dengan desain pra-eksperimental (one group pretest-posttest). Sampel berjumlah 103 responden keluarga pasien...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/e/responden-sikap-negatif-perawatan-luka-modern-kaki-thumb-bfa3a.webp" type="image/webp" length="70906" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/responden-sikap-negatif-perawatan-luka-modern-kaki-thumb-ec982.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/responden-sikap-negatif-perawatan-luka-modern-kaki-thumb-bfa3a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/responden-sikap-negatif-perawatan-luka-modern-kaki-thumb-1b9a4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2927-stikeseub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11811-jurnal-kebidanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ SUPLEMENTASI TABLET Fe DAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER II III ANALISIS KEPATUHAN DI PUSKESMAS JETIS KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2025 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ SUPLEMENTASI TABLET Fe DAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER II III ANALISIS KEPATUHAN DI PUSKESMAS JETIS KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2025 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ SUPLEMENTASI TABLET Fe DAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER II III ANALISIS KEPATUHAN DI PUSKESMAS JETIS KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2025 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56622-prevalensi-anemia-minum-tablet-fe-hasil</link>
	<guid isPermaLink="false">1b1c188a3aafd75a0d5de21fdc1523b8</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 12:50:00 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ juda julia k ]]></category>
	<category><![CDATA[ iin wiranti ]]></category>
	<category><![CDATA[ sahabat asi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asi,iin,juda,julia,k,sahabat,wiranti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas konseling gizi terintegrasi dengan suplementasi tablet Fe melalui uji coba terkontrol acak untuk menilai pengaruhnya terhadap prevalensi anemia pada ibu hamil trimester IIAcIII; selanjutnya, penting juga ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - SUPLEMENTASI TABLET Fe DAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER II-III: ANALISIS KEPATUHAN DI PUSKESMAS JETIS KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2025: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas konseling gizi terintegrasi dengan suplementasi tablet Fe melalui uji coba terkontrol acak untuk menilai pengaruhnya terhadap prevalensi anemia pada ibu hamil trimester IIAcIII; selanjutnya, penting juga untuk menyelidiki bagaimana tingkat pengetahuan dan literasi kesehatan ibu berhubungan dengan kepatuhan mengonsumsi tablet Fe menggunakan pendekatan metode campuran, sehingga dapat mengidentifikasi faktor edukatif yang mempengaruhi perilaku kepatuhan; terakhir, sebuah studi kohort prospektif dapat menilai dampak status sosialAcekonomi serta dukungan keluarga terhadap biomarker absorpsi besi dan kejadian anemia selama seluruh masa kehamilan, dengan tujuan memberikan gambaran komprehensif tentang determinan anemia yang melampaui faktor kepatuhan saja.. Analisis bivariat pada 47 ibu hamil trimester IIAcIII di Puskesmas Jetis menunjukkan tidak ada hubungan statistik signifikan antara kepatuhan mengonsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia (pA=A0,277), meskipun kepatuhan tinggi (97,9%).Temuan menegaskan bahwa anemia pada kehamilan dipengaruhi oleh faktor multifaktorial seperti kualitas diet, kondisi medis, dan kemampuan absorpsi besi, sehingga kepatuhan suplementasi saja tidak cukup.Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan desain longitudinal dengan variabel tambahan (asupan gizi, status sosialAcekonomi, dukungan keluarga, pengetahuan kesehatan) serta sampel yang lebih besar untuk memperkuat validitas eksternal Anemia selama kehamilan masih menjadi persoalan kesehatan masyarakat yang erat kaitannya dengan peningkatan risiko morbiditas pada ibu maupun bayi yang dikandungnya. Suplementasi zat besi dalam bentuk tablet Fe merupakan salah satu intervensi berbasis bukti ilmiah yang direkomendasikan sebagai strategi pencegahan anemia pada masa kehamilan. Namun, konsistensi kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsinya masih sangat bervariasi. Urgensi kepatuhan mengalami peningkatan signifikan pada trimester kedua dan ketiga seiring dengan meningkatnya kebutuhan zat besi untuk mendukung perkembangan janin secara optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis apakah terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat kepatuhan mengonsumsi tablet Fe dengan prevalensi anemia pada ibu hamil trimester II dan III yang memanfaatkan pendekatan analitik observasional dengan desain potong lintang (cross... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/1/prevalensi-anemia-minum-tablet-fe-hasil-pencegahan-thumb-76060.webp" title="JURIS - SUPLEMENTASI TABLET Fe DAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER II-III: ANALISIS KEPATUHAN DI PUSKESMAS JETIS KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/prevalensi-anemia-minum-tablet-fe-hasil-pencegahan-thumb-76060.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/prevalensi-anemia-minum-tablet-fe-hasil-pencegahan-thumb-76060.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/prevalensi-anemia-minum-tablet-fe-hasil-pencegahan-thumb-76060.webp 1x" title="JURIS - SUPLEMENTASI TABLET Fe DAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER II-III: ANALISIS KEPATUHAN DI PUSKESMAS JETIS KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2025" alt="JURIS - SUPLEMENTASI TABLET Fe DAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER II-III: ANALISIS KEPATUHAN DI PUSKESMAS JETIS KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/prevalensi-anemia-minum-tablet-fe-hasil-pencegahan-thumb-bfbd1.webp" title="JURIS - SUPLEMENTASI TABLET Fe DAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER II-III: ANALISIS KEPATUHAN DI PUSKESMAS JETIS KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/prevalensi-anemia-minum-tablet-fe-hasil-pencegahan-thumb-bfbd1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/prevalensi-anemia-minum-tablet-fe-hasil-pencegahan-thumb-bfbd1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/prevalensi-anemia-minum-tablet-fe-hasil-pencegahan-thumb-bfbd1.webp 1x" title="JURIS - SUPLEMENTASI TABLET Fe DAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER II-III: ANALISIS KEPATUHAN DI PUSKESMAS JETIS KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2025" alt="JURIS - SUPLEMENTASI TABLET Fe DAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER II-III: ANALISIS KEPATUHAN DI PUSKESMAS JETIS KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/1/prevalensi-anemia-minum-tablet-fe-hasil-pencegahan-thumb-bd16f.webp" title="JURIS - SUPLEMENTASI TABLET Fe DAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER II-III: ANALISIS KEPATUHAN DI PUSKESMAS JETIS KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/1/prevalensi-anemia-minum-tablet-fe-hasil-pencegahan-thumb-bd16f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/1/prevalensi-anemia-minum-tablet-fe-hasil-pencegahan-thumb-bd16f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/1/prevalensi-anemia-minum-tablet-fe-hasil-pencegahan-thumb-bd16f.webp 1x" title="JURIS - SUPLEMENTASI TABLET Fe DAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER II-III: ANALISIS KEPATUHAN DI PUSKESMAS JETIS KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2025" alt="JURIS - SUPLEMENTASI TABLET Fe DAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER II-III: ANALISIS KEPATUHAN DI PUSKESMAS JETIS KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2025" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56622-prevalensi-anemia-minum-tablet-fe-hasil" title="JURIS - SUPLEMENTASI TABLET Fe DAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER II-III: ANALISIS KEPATUHAN DI PUSKESMAS JETIS KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2025" target="_blank">SUPLEMENTASI TABLET Fe DAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER II-III: ANALISIS KEPATUHAN DI PUSKESMAS JETIS KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2025</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas konseling gizi terintegrasi dengan suplementasi tablet Fe melalui uji coba terkontrol acak untuk menilai pengaruhnya terhadap prevalensi anemia pada ibu hamil trimester IIAcIII; selanjutnya, penting juga untuk menyelidiki bagaimana tingkat pengetahuan dan literasi kesehatan ibu berhubungan dengan kepatuhan mengonsumsi tablet Fe menggunakan pendekatan metode campuran, sehingga dapat mengidentifikasi faktor edukatif yang mempengaruhi perilaku kepatuhan; terakhir, sebuah studi kohort prospektif dapat menilai dampak status sosialAcekonomi serta dukungan keluarga terhadap biomarker absorpsi besi dan kejadian anemia selama seluruh masa kehamilan, dengan tujuan memberikan gambaran komprehensif tentang determinan anemia yang melampaui faktor kepatuhan saja..
<br>Analisis bivariat pada 47 ibu hamil trimester IIAcIII di Puskesmas Jetis menunjukkan tidak ada hubungan statistik signifikan antara kepatuhan mengonsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia (pA=A0,277), meskipun kepatuhan tinggi (97,9%).Temuan menegaskan bahwa anemia pada kehamilan dipengaruhi oleh faktor multifaktorial seperti kualitas diet, kondisi medis, dan kemampuan absorpsi besi, sehingga kepatuhan suplementasi saja tidak cukup.Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan desain longitudinal dengan variabel tambahan (asupan gizi, status sosialAcekonomi, dukungan keluarga, pengetahuan kesehatan) serta sampel yang lebih besar untuk memperkuat validitas eksternal
<br>Anemia selama kehamilan masih menjadi persoalan kesehatan masyarakat yang erat kaitannya dengan peningkatan risiko morbiditas pada ibu maupun bayi yang dikandungnya. Suplementasi zat besi dalam bentuk tablet Fe merupakan salah satu intervensi berbasis bukti ilmiah yang direkomendasikan sebagai strategi pencegahan anemia pada masa kehamilan. Namun, konsistensi kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsinya masih sangat bervariasi. Urgensi kepatuhan mengalami peningkatan signifikan pada trimester kedua dan ketiga seiring dengan meningkatnya kebutuhan zat besi untuk mendukung perkembangan janin secara optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis apakah terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat kepatuhan mengonsumsi tablet Fe dengan prevalensi anemia pada ibu hamil trimester II dan III yang memanfaatkan pendekatan analitik observasional dengan desain potong lintang (cross...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/1/prevalensi-anemia-minum-tablet-fe-hasil-pencegahan-thumb-76060.webp" type="image/webp" length="72782" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/prevalensi-anemia-minum-tablet-fe-hasil-pencegahan-thumb-76060.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/prevalensi-anemia-minum-tablet-fe-hasil-pencegahan-thumb-bfbd1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/1/prevalensi-anemia-minum-tablet-fe-hasil-pencegahan-thumb-bd16f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2927-stikeseub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11811-jurnal-kebidanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Kombinasi Aromaterapi Lavender Dan Musik Klasik Terhadap Kecemasan Ibu Bersalin Di Puskesmas Gemuh I ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Kombinasi Aromaterapi Lavender Dan Musik Klasik Terhadap Kecemasan Ibu Bersalin Di Puskesmas Gemuh I ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Kombinasi Aromaterapi Lavender Dan Musik Klasik Terhadap Kecemasan Ibu Bersalin Di Puskesmas Gemuh I ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56627-intervensi-non-musik-tradisional-seni-tradis</link>
	<guid isPermaLink="false">9dcbef50c87dad0556cf34e10298749a</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 12:46:30 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ juda julia k ]]></category>
	<category><![CDATA[ iin wiranti ]]></category>
	<category><![CDATA[ sahabat asi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asi,iin,juda,julia,k,sahabat,wiranti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji perbandingan efektivitas antara berbagai jenis musik (misalnya musik tradisional vs. musik klasik) yang dipadukan dengan aromaterapi lavender untuk menentukan kombinasi yang paling optimal dalam mengurangi kecemasan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Kombinasi Aromaterapi Lavender Dan Musik Klasik Terhadap Kecemasan Ibu Bersalin Di Puskesmas Gemuh I: Penelitian selanjutnya dapat menguji perbandingan efektivitas antara berbagai jenis musik (misalnya musik tradisional vs. musik klasik) yang dipadukan dengan aromaterapi lavender untuk menentukan kombinasi yang paling optimal dalam mengurangi kecemasan ibu bersalin (pertanyaan penelitian: jenis musik manakah yang memberikan penurunan kecemasan paling signifikan bila dikombinasikan dengan aromaterapi lavender?). Selain itu, diperlukan uji klinis terkontrol secara acak multiAcpusat dengan kelompok kontrol placebo untuk memperkuat bukti kausalitas dan menilai generalisasi temuan pada populasi yang lebih luas (pertanyaan penelitian: apakah efek penurunan kecemasan tetap signifikan pada sampel yang lebih besar dan beragam secara geografis?). Selanjutnya, studi dapat menambahkan pengukuran fisiologis seperti variabilitas detak jantung atau kadar kortisol bersama skala HARS untuk mengevaluasi mekanisme biologis di balik efek relaksasi (pertanyaan penelitian: bagaimana perubahan parameter fisiologis berhubungan dengan penurunan kecemasan setelah intervensi aromaterapi dan musik?).. Penelitian menunjukkan bahwa kombinasi aromaterapi lavender dan musik klasik secara signifikan menurunkan tingkat kecemasan pada ibu bersalin kala I di Puskesmas Gemuh I.Mayoritas peserta berusia 30Ae34 tahun, berkehamilan pada fase aterm (37Ae42 minggu), dan sebagian besar merupakan primipara.Hasil ini mendukung penggunaan intervensi nonfarmakologis mudah diterapkan untuk meningkatkan kenyamanan psikologis selama persalinan Pendahuluan: Kecemasan pada ibu bersalin kala I dapat meningkatkan persepsi nyeri, ketegangan otot, dan berpotensi menghambat kemajuan persalinan. Intervensi nonfarmakologi yang mudah diterapkan diperlukan untuk membantu ibu lebih rileks, salah satunya kombinasi aromaterapi lavender dan musik klasik. Tujuan penelitian: Mengetahui efektivitas kombinasi aromaterapi lavender dan musik klasik terhadap tingkat kecemasan ibu bersalin di Puskesmas Gemuh. Metode: Penelitian kuantitatif preAceksperimental dengan desain satu grup preActestAepostActest, sampel 30 ibu bersalin kala I fase aktif (pembukaan 4Ae7Acm). Tingkat kecemasan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/7/intervensi-non-musik-tradisional-seni-tradisi-hug-thumb-68b9d.webp" title="JURIS - Efektivitas Kombinasi Aromaterapi Lavender Dan Musik Klasik Terhadap Kecemasan Ibu Bersalin Di Puskesmas Gemuh I" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/intervensi-non-musik-tradisional-seni-tradisi-hug-thumb-68b9d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/intervensi-non-musik-tradisional-seni-tradisi-hug-thumb-68b9d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/intervensi-non-musik-tradisional-seni-tradisi-hug-thumb-68b9d.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Kombinasi Aromaterapi Lavender Dan Musik Klasik Terhadap Kecemasan Ibu Bersalin Di Puskesmas Gemuh I" alt="JURIS - Efektivitas Kombinasi Aromaterapi Lavender Dan Musik Klasik Terhadap Kecemasan Ibu Bersalin Di Puskesmas Gemuh I" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/7/intervensi-non-musik-tradisional-seni-tradisi-hug-thumb-5d515.webp" title="JURIS - Efektivitas Kombinasi Aromaterapi Lavender Dan Musik Klasik Terhadap Kecemasan Ibu Bersalin Di Puskesmas Gemuh I" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/intervensi-non-musik-tradisional-seni-tradisi-hug-thumb-5d515.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/intervensi-non-musik-tradisional-seni-tradisi-hug-thumb-5d515.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/intervensi-non-musik-tradisional-seni-tradisi-hug-thumb-5d515.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Kombinasi Aromaterapi Lavender Dan Musik Klasik Terhadap Kecemasan Ibu Bersalin Di Puskesmas Gemuh I" alt="JURIS - Efektivitas Kombinasi Aromaterapi Lavender Dan Musik Klasik Terhadap Kecemasan Ibu Bersalin Di Puskesmas Gemuh I" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/7/intervensi-non-musik-tradisional-seni-tradisi-hug-thumb-f2fe3.webp" title="JURIS - Efektivitas Kombinasi Aromaterapi Lavender Dan Musik Klasik Terhadap Kecemasan Ibu Bersalin Di Puskesmas Gemuh I" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/intervensi-non-musik-tradisional-seni-tradisi-hug-thumb-f2fe3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/intervensi-non-musik-tradisional-seni-tradisi-hug-thumb-f2fe3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/intervensi-non-musik-tradisional-seni-tradisi-hug-thumb-f2fe3.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Kombinasi Aromaterapi Lavender Dan Musik Klasik Terhadap Kecemasan Ibu Bersalin Di Puskesmas Gemuh I" alt="JURIS - Efektivitas Kombinasi Aromaterapi Lavender Dan Musik Klasik Terhadap Kecemasan Ibu Bersalin Di Puskesmas Gemuh I" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56627-intervensi-non-musik-tradisional-seni-tradis" title="JURIS - Efektivitas Kombinasi Aromaterapi Lavender Dan Musik Klasik Terhadap Kecemasan Ibu Bersalin Di Puskesmas Gemuh I" target="_blank">Efektivitas Kombinasi Aromaterapi Lavender Dan Musik Klasik Terhadap Kecemasan Ibu Bersalin Di Puskesmas Gemuh I</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji perbandingan efektivitas antara berbagai jenis musik (misalnya musik tradisional vs. musik klasik) yang dipadukan dengan aromaterapi lavender untuk menentukan kombinasi yang paling optimal dalam mengurangi kecemasan ibu bersalin (pertanyaan penelitian: jenis musik manakah yang memberikan penurunan kecemasan paling signifikan bila dikombinasikan dengan aromaterapi lavender?). Selain itu, diperlukan uji klinis terkontrol secara acak multiAcpusat dengan kelompok kontrol placebo untuk memperkuat bukti kausalitas dan menilai generalisasi temuan pada populasi yang lebih luas (pertanyaan penelitian: apakah efek penurunan kecemasan tetap signifikan pada sampel yang lebih besar dan beragam secara geografis?). Selanjutnya, studi dapat menambahkan pengukuran fisiologis seperti variabilitas detak jantung atau kadar kortisol bersama skala HARS untuk mengevaluasi mekanisme biologis di balik efek relaksasi (pertanyaan penelitian: bagaimana perubahan parameter fisiologis berhubungan dengan penurunan kecemasan setelah intervensi aromaterapi dan musik?)..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa kombinasi aromaterapi lavender dan musik klasik secara signifikan menurunkan tingkat kecemasan pada ibu bersalin kala I di Puskesmas Gemuh I.Mayoritas peserta berusia 30Ae34 tahun, berkehamilan pada fase aterm (37Ae42 minggu), dan sebagian besar merupakan primipara.Hasil ini mendukung penggunaan intervensi nonfarmakologis mudah diterapkan untuk meningkatkan kenyamanan psikologis selama persalinan
<br>Pendahuluan: Kecemasan pada ibu bersalin kala I dapat meningkatkan persepsi nyeri, ketegangan otot, dan berpotensi menghambat kemajuan persalinan. Intervensi nonfarmakologi yang mudah diterapkan diperlukan untuk membantu ibu lebih rileks, salah satunya kombinasi aromaterapi lavender dan musik klasik. Tujuan penelitian: Mengetahui efektivitas kombinasi aromaterapi lavender dan musik klasik terhadap tingkat kecemasan ibu bersalin di Puskesmas Gemuh. Metode: Penelitian kuantitatif preAceksperimental dengan desain satu grup preActestAepostActest, sampel 30 ibu bersalin kala I fase aktif (pembukaan 4Ae7Acm). Tingkat kecemasan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/7/intervensi-non-musik-tradisional-seni-tradisi-hug-thumb-5d515.webp" type="image/webp" length="70572" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/intervensi-non-musik-tradisional-seni-tradisi-hug-thumb-68b9d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/intervensi-non-musik-tradisional-seni-tradisi-hug-thumb-5d515.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/intervensi-non-musik-tradisional-seni-tradisi-hug-thumb-f2fe3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2927-stikeseub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11811-jurnal-kebidanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Aroma Terapi Lavender Untuk Mengurangi Rasa Nyeri Saat Pemasangan AKDR di Desa Bangsri Karangpandan Karanganyar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Aroma Terapi Lavender Untuk Mengurangi Rasa Nyeri Saat Pemasangan AKDR di Desa Bangsri Karangpandan Karanganyar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Aroma Terapi Lavender Untuk Mengurangi Rasa Nyeri Saat Pemasangan AKDR di Desa Bangsri Karangpandan Karanganyar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56625-ratarata-skor-nyeri-manajemen-lilin-aroma-te</link>
	<guid isPermaLink="false">df65979503cbc25fb9fc02782637b4a9</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 12:34:49 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ juda julia k ]]></category>
	<category><![CDATA[ iin wiranti ]]></category>
	<category><![CDATA[ sahabat asi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asi,iin,juda,julia,k,sahabat,wiranti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efek variasi konsentrasi dan dosis minyak lavender terhadap penurunan nyeri pada pemasangan AKDR untuk menentukan dosis optimal yang paling efektif; selanjutnya, perbandingan langsung antara aroma terapi lavender dengan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Aroma Terapi Lavender Untuk Mengurangi Rasa Nyeri Saat Pemasangan AKDR di Desa Bangsri, Karangpandan, Karanganyar: Penelitian selanjutnya dapat menguji efek variasi konsentrasi dan dosis minyak lavender terhadap penurunan nyeri pada pemasangan AKDR untuk menentukan dosis optimal yang paling efektif; selanjutnya, perbandingan langsung antara aroma terapi lavender dengan intervensi nonAcfarmakologis lain seperti terapi musik atau visualisasi terpandu dapat memberikan wawasan tentang pendekatan paling efisien dalam mengelola nyeri selama prosedur KB; akhirnya, penelitian dengan desain acak terkontrol dan sampel yang lebih besar dapat mengevaluasi dampak jangka panjang aroma terapi lavender terhadap tingkat kecemasan, kepuasan pasien, dan potensi efek samping, sehingga memperkuat bukti penggunaan terapi ini dalam praktik klinis kebidanan.. Aroma terapi lavender secara signifikan mengurangi intensitas nyeri pada pemasangan AKDR.Pada kelompok intervensi rataAcrata skor nyeri menurun dari 7,10 menjadi 4,20 (p < 0,05).Hal ini menunjukkan bahwa terapi nonAcfarmakologis dapat menjadi alternatif aman untuk manajemen nyeri pada prosedur KB Program Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kesehatan reproduksi dan mengendalikan laju pertumbuhan penduduk. Salah satu metode kontrasepsi jangka panjang yang memiliki efektivitas tinggi adalah Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR). Pentingnya penggunaan metode nonfarmakologis dalam manajemen nyeri sebagai bagian dari pelayanan kesehatan yang holistik dan berpusat pada pasien. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektifitas aroma terapi lavender untuk mengurangi rasa nyeri saat pemasangan AKDR di Desa Bangsri, Karangpandan, Karanganyar. Desain penelitian ini quasi eksperimen dengan 2 kelompok yaitu kelompok kontrol (ibu dengan pemasangan AKDR tanpa diberikan aroma terapi lavender) dan kelompok perlakuan (ibu dengan pemasangan AKDR dengan diberikan aroma terapi lavender).... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/d/ratarata-skor-nyeri-manajemen-lilin-aroma-terapi-p-thumb-9b2d1.webp" title="JURIS - Efektivitas Aroma Terapi Lavender Untuk Mengurangi Rasa Nyeri Saat Pemasangan AKDR di Desa Bangsri, Karangpandan, Karanganyar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/ratarata-skor-nyeri-manajemen-lilin-aroma-terapi-p-thumb-9b2d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/ratarata-skor-nyeri-manajemen-lilin-aroma-terapi-p-thumb-9b2d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/ratarata-skor-nyeri-manajemen-lilin-aroma-terapi-p-thumb-9b2d1.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Aroma Terapi Lavender Untuk Mengurangi Rasa Nyeri Saat Pemasangan AKDR di Desa Bangsri, Karangpandan, Karanganyar" alt="JURIS - Efektivitas Aroma Terapi Lavender Untuk Mengurangi Rasa Nyeri Saat Pemasangan AKDR di Desa Bangsri, Karangpandan, Karanganyar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/d/ratarata-skor-nyeri-manajemen-lilin-aroma-terapi-p-thumb-6a7a6.webp" title="JURIS - Efektivitas Aroma Terapi Lavender Untuk Mengurangi Rasa Nyeri Saat Pemasangan AKDR di Desa Bangsri, Karangpandan, Karanganyar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/ratarata-skor-nyeri-manajemen-lilin-aroma-terapi-p-thumb-6a7a6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/ratarata-skor-nyeri-manajemen-lilin-aroma-terapi-p-thumb-6a7a6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/ratarata-skor-nyeri-manajemen-lilin-aroma-terapi-p-thumb-6a7a6.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Aroma Terapi Lavender Untuk Mengurangi Rasa Nyeri Saat Pemasangan AKDR di Desa Bangsri, Karangpandan, Karanganyar" alt="JURIS - Efektivitas Aroma Terapi Lavender Untuk Mengurangi Rasa Nyeri Saat Pemasangan AKDR di Desa Bangsri, Karangpandan, Karanganyar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/d/ratarata-skor-nyeri-manajemen-lilin-aroma-terapi-p-thumb-b71b0.webp" title="JURIS - Efektivitas Aroma Terapi Lavender Untuk Mengurangi Rasa Nyeri Saat Pemasangan AKDR di Desa Bangsri, Karangpandan, Karanganyar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/ratarata-skor-nyeri-manajemen-lilin-aroma-terapi-p-thumb-b71b0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/ratarata-skor-nyeri-manajemen-lilin-aroma-terapi-p-thumb-b71b0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/ratarata-skor-nyeri-manajemen-lilin-aroma-terapi-p-thumb-b71b0.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Aroma Terapi Lavender Untuk Mengurangi Rasa Nyeri Saat Pemasangan AKDR di Desa Bangsri, Karangpandan, Karanganyar" alt="JURIS - Efektivitas Aroma Terapi Lavender Untuk Mengurangi Rasa Nyeri Saat Pemasangan AKDR di Desa Bangsri, Karangpandan, Karanganyar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56625-ratarata-skor-nyeri-manajemen-lilin-aroma-te" title="JURIS - Efektivitas Aroma Terapi Lavender Untuk Mengurangi Rasa Nyeri Saat Pemasangan AKDR di Desa Bangsri, Karangpandan, Karanganyar" target="_blank">Efektivitas Aroma Terapi Lavender Untuk Mengurangi Rasa Nyeri Saat Pemasangan AKDR di Desa Bangsri, Karangpandan, Karanganyar</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efek variasi konsentrasi dan dosis minyak lavender terhadap penurunan nyeri pada pemasangan AKDR untuk menentukan dosis optimal yang paling efektif; selanjutnya, perbandingan langsung antara aroma terapi lavender dengan intervensi nonAcfarmakologis lain seperti terapi musik atau visualisasi terpandu dapat memberikan wawasan tentang pendekatan paling efisien dalam mengelola nyeri selama prosedur KB; akhirnya, penelitian dengan desain acak terkontrol dan sampel yang lebih besar dapat mengevaluasi dampak jangka panjang aroma terapi lavender terhadap tingkat kecemasan, kepuasan pasien, dan potensi efek samping, sehingga memperkuat bukti penggunaan terapi ini dalam praktik klinis kebidanan..
<br>Aroma terapi lavender secara signifikan mengurangi intensitas nyeri pada pemasangan AKDR.Pada kelompok intervensi rataAcrata skor nyeri menurun dari 7,10 menjadi 4,20 (p < 0,05).Hal ini menunjukkan bahwa terapi nonAcfarmakologis dapat menjadi alternatif aman untuk manajemen nyeri pada prosedur KB
<br>Program Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kesehatan reproduksi dan mengendalikan laju pertumbuhan penduduk. Salah satu metode kontrasepsi jangka panjang yang memiliki efektivitas tinggi adalah Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR). Pentingnya penggunaan metode nonfarmakologis dalam manajemen nyeri sebagai bagian dari pelayanan kesehatan yang holistik dan berpusat pada pasien. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektifitas aroma terapi lavender untuk mengurangi rasa nyeri saat pemasangan AKDR di Desa Bangsri, Karangpandan, Karanganyar. Desain penelitian ini quasi eksperimen dengan 2 kelompok yaitu kelompok kontrol (ibu dengan pemasangan AKDR tanpa diberikan aroma terapi lavender) dan kelompok perlakuan (ibu dengan pemasangan AKDR dengan diberikan aroma terapi lavender)....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/d/ratarata-skor-nyeri-manajemen-lilin-aroma-terapi-p-thumb-9b2d1.webp" type="image/webp" length="64920" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/ratarata-skor-nyeri-manajemen-lilin-aroma-terapi-p-thumb-9b2d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/ratarata-skor-nyeri-manajemen-lilin-aroma-terapi-p-thumb-6a7a6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/ratarata-skor-nyeri-manajemen-lilin-aroma-terapi-p-thumb-b71b0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2927-stikeseub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11811-jurnal-kebidanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Kombinasi Tablet Fe dengan Rebusan Kacang Hijau dan Telur Ayam Rebus Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Anemia di Kota Kotamobagu Tahun 2025 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Kombinasi Tablet Fe dengan Rebusan Kacang Hijau dan Telur Ayam Rebus Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Anemia di Kota Kotamobagu Tahun 2025 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Kombinasi Tablet Fe dengan Rebusan Kacang Hijau dan Telur Ayam Rebus Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Anemia di Kota Kotamobagu Tahun 2025 ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56632-kepatuhan-tablet-fe-putih-telur-rebus-za</link>
	<guid isPermaLink="false">30a330a92d2f3a090b412826e739646c</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 12:30:11 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ juda julia k ]]></category>
	<category><![CDATA[ iin wiranti ]]></category>
	<category><![CDATA[ sahabat asi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asi,iin,juda,julia,k,sahabat,wiranti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, pemberian tablet Fe dengan rebusan kacang hijau dan telur ayam rebus terbukti efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia. Namun, ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi efektivitas intervensi, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektivitas Kombinasi Tablet Fe dengan Rebusan Kacang Hijau dan Telur Ayam Rebus Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Anemia di Kota Kotamobagu Tahun 2025: Berdasarkan hasil penelitian, pemberian tablet Fe dengan rebusan kacang hijau dan telur ayam rebus terbukti efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia. Namun, ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi efektivitas intervensi, seperti tingkat kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi suplemen dan adanya penyakit penyerta. Untuk meningkatkan efektivitas, perlu dilakukan edukasi gizi praktis dan dukungan penyediaan pangan bergizi sebagai bagian dari intervensi rutin. Selain itu, pemerintah dan tenaga kesehatan dapat mendorong kebijakan integratif, seperti distribusi tablet Fe yang disertai edukasi konsumsi makanan kaya zat besi dan pemantauan kepatuhan konsumsi. Dengan demikian, penanganan anemia pada ibu hamil dapat menjadi lebih efektif dan berkelanjutan.. Terdapat Efektivitas Tabet Fe dengan Kacang Hijau dan Telur Ayam Rebus terhadap Kadar Hemoglobin Ibu Hamil dengan Anemia.Nilai mean lebih besar pada kelompok intervensi tablet Fe dan telur ayam rebus, sehingga tablet Fe dan telur ayam rebus lebih efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia Anemia defisiensi zat besi pada ibu dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin/bayi saat kehamilan maupun setelahnya. Upaya meningkatkan kadar hemoglobin (HB) dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan kaya zat besi, seperti daging merah, hati, dan sayuran berdaun hijau, serta menghindari faktor yang menghambat penyerapan zat besi seperti teh dan kopi setelah makan. Tujuan: Untuk mengetahui perbandingan efektivitas antara pemberian tablet Fe dengan rebusan kacang hijau dan pemberian telur ayam rebus terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia di Kota Kotamobagu Tahun 2025. Metode: Jenis penelitian quasy eksperiment dengan rancangan two group pre test post test. Sampel kelompok perlakuan selama 7 hari yang diberi rebusan kacang hijau sebanyak 22 Ibu Hamil dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/3/kepatuhan-tablet-fe-putih-telur-rebus-zat-besi-hem-thumb-c3ef5.webp" title="JURIS - Efektivitas Kombinasi Tablet Fe dengan Rebusan Kacang Hijau dan Telur Ayam Rebus Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Anemia di Kota Kotamobagu Tahun 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/kepatuhan-tablet-fe-putih-telur-rebus-zat-besi-hem-thumb-c3ef5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/kepatuhan-tablet-fe-putih-telur-rebus-zat-besi-hem-thumb-c3ef5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/kepatuhan-tablet-fe-putih-telur-rebus-zat-besi-hem-thumb-c3ef5.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Kombinasi Tablet Fe dengan Rebusan Kacang Hijau dan Telur Ayam Rebus Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Anemia di Kota Kotamobagu Tahun 2025" alt="JURIS - Efektivitas Kombinasi Tablet Fe dengan Rebusan Kacang Hijau dan Telur Ayam Rebus Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Anemia di Kota Kotamobagu Tahun 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/kepatuhan-tablet-fe-putih-telur-rebus-zat-besi-hem-thumb-317d5.webp" title="JURIS - Efektivitas Kombinasi Tablet Fe dengan Rebusan Kacang Hijau dan Telur Ayam Rebus Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Anemia di Kota Kotamobagu Tahun 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/kepatuhan-tablet-fe-putih-telur-rebus-zat-besi-hem-thumb-317d5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/kepatuhan-tablet-fe-putih-telur-rebus-zat-besi-hem-thumb-317d5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/kepatuhan-tablet-fe-putih-telur-rebus-zat-besi-hem-thumb-317d5.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Kombinasi Tablet Fe dengan Rebusan Kacang Hijau dan Telur Ayam Rebus Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Anemia di Kota Kotamobagu Tahun 2025" alt="JURIS - Efektivitas Kombinasi Tablet Fe dengan Rebusan Kacang Hijau dan Telur Ayam Rebus Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Anemia di Kota Kotamobagu Tahun 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/kepatuhan-tablet-fe-putih-telur-rebus-zat-besi-hem-thumb-79cef.webp" title="JURIS - Efektivitas Kombinasi Tablet Fe dengan Rebusan Kacang Hijau dan Telur Ayam Rebus Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Anemia di Kota Kotamobagu Tahun 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/kepatuhan-tablet-fe-putih-telur-rebus-zat-besi-hem-thumb-79cef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/kepatuhan-tablet-fe-putih-telur-rebus-zat-besi-hem-thumb-79cef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/kepatuhan-tablet-fe-putih-telur-rebus-zat-besi-hem-thumb-79cef.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Kombinasi Tablet Fe dengan Rebusan Kacang Hijau dan Telur Ayam Rebus Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Anemia di Kota Kotamobagu Tahun 2025" alt="JURIS - Efektivitas Kombinasi Tablet Fe dengan Rebusan Kacang Hijau dan Telur Ayam Rebus Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Anemia di Kota Kotamobagu Tahun 2025" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56632-kepatuhan-tablet-fe-putih-telur-rebus-za" title="JURIS - Efektivitas Kombinasi Tablet Fe dengan Rebusan Kacang Hijau dan Telur Ayam Rebus Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Anemia di Kota Kotamobagu Tahun 2025" target="_blank">Efektivitas Kombinasi Tablet Fe dengan Rebusan Kacang Hijau dan Telur Ayam Rebus Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Anemia di Kota Kotamobagu Tahun 2025</a>: Berdasarkan hasil penelitian, pemberian tablet Fe dengan rebusan kacang hijau dan telur ayam rebus terbukti efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia. Namun, ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi efektivitas intervensi, seperti tingkat kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi suplemen dan adanya penyakit penyerta. Untuk meningkatkan efektivitas, perlu dilakukan edukasi gizi praktis dan dukungan penyediaan pangan bergizi sebagai bagian dari intervensi rutin. Selain itu, pemerintah dan tenaga kesehatan dapat mendorong kebijakan integratif, seperti distribusi tablet Fe yang disertai edukasi konsumsi makanan kaya zat besi dan pemantauan kepatuhan konsumsi. Dengan demikian, penanganan anemia pada ibu hamil dapat menjadi lebih efektif dan berkelanjutan..
<br>Terdapat Efektivitas Tabet Fe dengan Kacang Hijau dan Telur Ayam Rebus terhadap Kadar Hemoglobin Ibu Hamil dengan Anemia.Nilai mean lebih besar pada kelompok intervensi tablet Fe dan telur ayam rebus, sehingga tablet Fe dan telur ayam rebus lebih efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia
<br>Anemia defisiensi zat besi pada ibu dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin/bayi saat kehamilan maupun setelahnya. Upaya meningkatkan kadar hemoglobin (HB) dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan kaya zat besi, seperti daging merah, hati, dan sayuran berdaun hijau, serta menghindari faktor yang menghambat penyerapan zat besi seperti teh dan kopi setelah makan. Tujuan: Untuk mengetahui perbandingan efektivitas antara pemberian tablet Fe dengan rebusan kacang hijau dan pemberian telur ayam rebus terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia di Kota Kotamobagu Tahun 2025. Metode: Jenis penelitian quasy eksperiment dengan rancangan two group pre test post test. Sampel kelompok perlakuan selama 7 hari yang diberi rebusan kacang hijau sebanyak 22 Ibu Hamil dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/3/kepatuhan-tablet-fe-putih-telur-rebus-zat-besi-hem-thumb-79cef.webp" type="image/webp" length="69902" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/kepatuhan-tablet-fe-putih-telur-rebus-zat-besi-hem-thumb-c3ef5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/kepatuhan-tablet-fe-putih-telur-rebus-zat-besi-hem-thumb-317d5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/kepatuhan-tablet-fe-putih-telur-rebus-zat-besi-hem-thumb-79cef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2927-stikeseub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11811-jurnal-kebidanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Model Pembelajaran Animasi Interaktif Kosakatabagi Anak Tunagrahita Berbasis Design Thinking ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Model Pembelajaran Animasi Interaktif Kosakatabagi Anak Tunagrahita Berbasis Design Thinking ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Model Pembelajaran Animasi Interaktif Kosakatabagi Anak Tunagrahita Berbasis Design Thinking ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56639-prinsip-animasi-interaktif-multimedia-kete</link>
	<guid isPermaLink="false">ae10f8da7a80af6b4c5dd8247433a43a</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 11:59:35 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jurnal sasak ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,jurnal,sasak,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efektivitas model animasi interaktif ini pada populasi anak berkebutuhan khusus yang lebih luas, termasuk variasi usia, tingkat keparahan gangguan, dan konteks sekolah lain, guna menguji generalisasi temuan dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Model Pembelajaran Animasi Interaktif Kosakatabagi Anak Tunagrahita Berbasis Design Thinking: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efektivitas model animasi interaktif ini pada populasi anak berkebutuhan khusus yang lebih luas, termasuk variasi usia, tingkat keparahan gangguan, dan konteks sekolah lain, guna menguji generalisasi temuan dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi. Selain itu, diperlukan studi longitudinal yang meneliti dampak jangka panjang penggunaan animasi interaktif terhadap retensi kosakata, kemampuan membaca, dan perkembangan bahasa anak tunagrahita, sehingga dapat menilai keberlanjutan manfaat pedagogis dari pendekatan multisensori. Selanjutnya, penelitian dapat mengembangkan sistem animasi yang adaptif dengan memanfaatkan teknologi pembelajaran berbasis kecerdasan buatan untuk menyesuaikan kecepatan, tingkat pengulangan, dan jenis stimulus visualAcaudio secara realActime sesuai dengan profil kognitif masingAcmasing siswa, dan mengevaluasi apakah personalisasi tersebut meningkatkan motivasi serta hasil belajar dibandingkan model standar. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang desain media pembelajaran inklusif dan memberikan dasar empiris bagi kebijakan pendidikan khusus.. Model pembelajaran kosakata berbasis animasi interaktif yang dikembangkan melalui tahapan Design Thinking berhasil menciptakan pengalaman belajar yang lebih adaptif, interaktif, dan inklusif bagi anak tunagrahita.Penerapan prinsip animasi seperti squash and stretch, timing and spacing, arrangement, attraction, serta slow in and slow out terbukti meningkatkan perhatian, pemahaman instruksi, dan kemampuan mengenali huruf serta warna secara bertahap.Evaluasi terhadap sembilan siswa di SLB Negeri 2 Indramayu menunjukkan perubahan perilaku belajar yang signifikan, dengan peningkatan fokus, partisipasi verbal, dan internalisasi materi secara spontan, menegaskan efektivitas animasi interaktif sebagai media pedagogis yang mendukung aspek kognitif, afektif, dan motorik anak tunagrahita Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pembelajaran kosakata berbasis animasi interaktif bagi anak tunagrahita menggunakan pendekatan Design Thinking. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi di SLB Negeri 2 Indramayu, wawancara dengan guru pendamping, serta pengujian prototipe animasi interaktif. Proses perancangan dilakukan melalui tahapan Design Thinking, yakni empati, definisi masalah, ideasi, prototipe, dan pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan animasi interaktif meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar. Sebelum pengujian, siswa cenderung pasif dan kurang tertarik pada materi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/4/prinsip-animasi-interaktif-multimedia-keterlibatan-thumb-bdbbd.webp" title="JURIS - Model Pembelajaran Animasi Interaktif Kosakatabagi Anak Tunagrahita Berbasis Design Thinking" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/prinsip-animasi-interaktif-multimedia-keterlibatan-thumb-bdbbd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/prinsip-animasi-interaktif-multimedia-keterlibatan-thumb-bdbbd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/prinsip-animasi-interaktif-multimedia-keterlibatan-thumb-bdbbd.webp 1x" title="JURIS - Model Pembelajaran Animasi Interaktif Kosakatabagi Anak Tunagrahita Berbasis Design Thinking" alt="JURIS - Model Pembelajaran Animasi Interaktif Kosakatabagi Anak Tunagrahita Berbasis Design Thinking" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/prinsip-animasi-interaktif-multimedia-keterlibatan-thumb-cd34c.webp" title="JURIS - Model Pembelajaran Animasi Interaktif Kosakatabagi Anak Tunagrahita Berbasis Design Thinking" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/prinsip-animasi-interaktif-multimedia-keterlibatan-thumb-cd34c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/prinsip-animasi-interaktif-multimedia-keterlibatan-thumb-cd34c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/prinsip-animasi-interaktif-multimedia-keterlibatan-thumb-cd34c.webp 1x" title="JURIS - Model Pembelajaran Animasi Interaktif Kosakatabagi Anak Tunagrahita Berbasis Design Thinking" alt="JURIS - Model Pembelajaran Animasi Interaktif Kosakatabagi Anak Tunagrahita Berbasis Design Thinking" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/prinsip-animasi-interaktif-multimedia-keterlibatan-thumb-0bfd8.webp" title="JURIS - Model Pembelajaran Animasi Interaktif Kosakatabagi Anak Tunagrahita Berbasis Design Thinking" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/prinsip-animasi-interaktif-multimedia-keterlibatan-thumb-0bfd8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/prinsip-animasi-interaktif-multimedia-keterlibatan-thumb-0bfd8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/prinsip-animasi-interaktif-multimedia-keterlibatan-thumb-0bfd8.webp 1x" title="JURIS - Model Pembelajaran Animasi Interaktif Kosakatabagi Anak Tunagrahita Berbasis Design Thinking" alt="JURIS - Model Pembelajaran Animasi Interaktif Kosakatabagi Anak Tunagrahita Berbasis Design Thinking" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56639-prinsip-animasi-interaktif-multimedia-kete" title="JURIS - Model Pembelajaran Animasi Interaktif Kosakatabagi Anak Tunagrahita Berbasis Design Thinking" target="_blank">Model Pembelajaran Animasi Interaktif Kosakatabagi Anak Tunagrahita Berbasis Design Thinking</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efektivitas model animasi interaktif ini pada populasi anak berkebutuhan khusus yang lebih luas, termasuk variasi usia, tingkat keparahan gangguan, dan konteks sekolah lain, guna menguji generalisasi temuan dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi. Selain itu, diperlukan studi longitudinal yang meneliti dampak jangka panjang penggunaan animasi interaktif terhadap retensi kosakata, kemampuan membaca, dan perkembangan bahasa anak tunagrahita, sehingga dapat menilai keberlanjutan manfaat pedagogis dari pendekatan multisensori. Selanjutnya, penelitian dapat mengembangkan sistem animasi yang adaptif dengan memanfaatkan teknologi pembelajaran berbasis kecerdasan buatan untuk menyesuaikan kecepatan, tingkat pengulangan, dan jenis stimulus visualAcaudio secara realActime sesuai dengan profil kognitif masingAcmasing siswa, dan mengevaluasi apakah personalisasi tersebut meningkatkan motivasi serta hasil belajar dibandingkan model standar. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang desain media pembelajaran inklusif dan memberikan dasar empiris bagi kebijakan pendidikan khusus..
<br>Model pembelajaran kosakata berbasis animasi interaktif yang dikembangkan melalui tahapan Design Thinking berhasil menciptakan pengalaman belajar yang lebih adaptif, interaktif, dan inklusif bagi anak tunagrahita.Penerapan prinsip animasi seperti squash and stretch, timing and spacing, arrangement, attraction, serta slow in and slow out terbukti meningkatkan perhatian, pemahaman instruksi, dan kemampuan mengenali huruf serta warna secara bertahap.Evaluasi terhadap sembilan siswa di SLB Negeri 2 Indramayu menunjukkan perubahan perilaku belajar yang signifikan, dengan peningkatan fokus, partisipasi verbal, dan internalisasi materi secara spontan, menegaskan efektivitas animasi interaktif sebagai media pedagogis yang mendukung aspek kognitif, afektif, dan motorik anak tunagrahita
<br>Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pembelajaran kosakata berbasis animasi interaktif bagi anak tunagrahita menggunakan pendekatan Design Thinking. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi di SLB Negeri 2 Indramayu, wawancara dengan guru pendamping, serta pengujian prototipe animasi interaktif. Proses perancangan dilakukan melalui tahapan Design Thinking, yakni empati, definisi masalah, ideasi, prototipe, dan pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan animasi interaktif meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar. Sebelum pengujian, siswa cenderung pasif dan kurang tertarik pada materi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/4/prinsip-animasi-interaktif-multimedia-keterlibatan-thumb-cd34c.webp" type="image/webp" length="80498" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/prinsip-animasi-interaktif-multimedia-keterlibatan-thumb-bdbbd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/prinsip-animasi-interaktif-multimedia-keterlibatan-thumb-cd34c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/prinsip-animasi-interaktif-multimedia-keterlibatan-thumb-0bfd8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1090-bumigora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11053-jurnal-sasak-desain-visual-komunikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Discourse Analysis in Sitcom Victorious Using Speech Act Theory ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Discourse Analysis in Sitcom Victorious Using Speech Act Theory ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Discourse Analysis in Sitcom Victorious Using Speech Act Theory ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56644-tindakan-sitkom-victorious-analisis-wacana</link>
	<guid isPermaLink="false">68a35633153fdf30f573946afcb81e5e</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 11:37:29 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat memperluas korpus dengan mengumpulkan percakapan dari sejumlah sitkom lain untuk membandingkan pola tindak ujar antar serial, sehingga dapat mengidentifikasi variasi genre dan budaya dalam penggunaan tindak ujar (Pertanyaan penelitian: ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Discourse Analysis in Sitcom Victorious Using Speech Act Theory: Penelitian lanjutan dapat memperluas korpus dengan mengumpulkan percakapan dari sejumlah sitkom lain untuk membandingkan pola tindak ujar antar serial, sehingga dapat mengidentifikasi variasi genre dan budaya dalam penggunaan tindak ujar (Pertanyaan penelitian: Bagaimana perbedaan pola tindak ujar antara berbagai sitkom?). Selanjutnya, penggunaan metode kuantitatif seperti analisis frekuensi dan statistik inferensial dapat memberikan gambaran yang lebih terukur mengenai prevalensi masing-masing tipe tindak ujar, sehingga mengatasi keterbatasan pendekatan kualitatif deskriptif yang bersifat subjektif (Pertanyaan penelitian: Seberapa signifikan perbedaan frekuensi tindak locutionary, illocutionary, dan perlocutionary dalam dialog sitkom?). Terakhir, mengkaji persepsi penonton terhadap tindak ujar yang dihasilkan oleh karakter dapat menambah dimensi sosiolinguistik, misalnya dengan menguji pemahaman dan interpretasi audiens lintas budaya terhadap tindak ujar yang sama (Pertanyaan penelitian: Bagaimana perbedaan interpretasi tindak ujar oleh penonton dari latar budaya yang berbeda?).. Analisis percakapan singkat dalam serial Sitkom Victorious mengungkap tiga jenis tindak ujar (locutionary, illocutionary, dan perlocutionary) yang dapat diidentifikasi secara menyeluruh.Penyampaian tindak ujar oleh karakter-karakter dalam konteks komedi menunjukkan keunikan yang dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan struktur tindak ujar kepada penonton serta sebagai sarana pembelajaran bahasa Inggris sehari-hari.Karena sifat bahasa yang ringan, serial ini juga dapat dijadikan objek studi lanjutan dalam analisis penggunaan bahasa dan percakapan Penelitian ini menganalisis percakapan singkat yang diambil dari serial sitkom Teens tahun 2010 yang berjudul Victorious dengan menggunakan teori tindak ujar sebagai kerangka utama untuk memahami salah satu adegan dalam serial tersebut. Penulis memfokuskan pada tiga klasifikasi tindak ujar yang dikemukakan oleh Austin (1962), yaitu tindak locutionary, illocutionary, dan perlocutionary. Sebanyak 19 ujaran yang diucapkan oleh tiga aktor dianalisis, dan hasil analisis menunjukkan secara keseluruhan tipe-tipe tindak illocutionary yang muncul dalam percakapan, yang dijelaskan secara rinci pada kolom Findings, serta mengidentifikasi lima tindak locutionary dan empat tindak illocutionary pada adegan pertama, sedangkan pada adegan berikutnya ditemukan sembilan locutionary, tiga illocutionary, dan enam perlocutionary. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/a/tindakan-sitkom-victorious-analisis-wacana-serial-thumb-7e2de.webp" title="JURIS - Discourse Analysis in Sitcom Victorious Using Speech Act Theory" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/tindakan-sitkom-victorious-analisis-wacana-serial-thumb-7e2de.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/tindakan-sitkom-victorious-analisis-wacana-serial-thumb-7e2de.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/tindakan-sitkom-victorious-analisis-wacana-serial-thumb-7e2de.webp 1x" title="JURIS - Discourse Analysis in Sitcom Victorious Using Speech Act Theory" alt="JURIS - Discourse Analysis in Sitcom Victorious Using Speech Act Theory" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/tindakan-sitkom-victorious-analisis-wacana-serial-thumb-fd3a0.webp" title="JURIS - Discourse Analysis in Sitcom Victorious Using Speech Act Theory" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/tindakan-sitkom-victorious-analisis-wacana-serial-thumb-fd3a0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/tindakan-sitkom-victorious-analisis-wacana-serial-thumb-fd3a0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/tindakan-sitkom-victorious-analisis-wacana-serial-thumb-fd3a0.webp 1x" title="JURIS - Discourse Analysis in Sitcom Victorious Using Speech Act Theory" alt="JURIS - Discourse Analysis in Sitcom Victorious Using Speech Act Theory" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56644-tindakan-sitkom-victorious-analisis-wacana" title="JURIS - Discourse Analysis in Sitcom Victorious Using Speech Act Theory" target="_blank">Discourse Analysis in Sitcom Victorious Using Speech Act Theory</a>: Penelitian lanjutan dapat memperluas korpus dengan mengumpulkan percakapan dari sejumlah sitkom lain untuk membandingkan pola tindak ujar antar serial, sehingga dapat mengidentifikasi variasi genre dan budaya dalam penggunaan tindak ujar (Pertanyaan penelitian: Bagaimana perbedaan pola tindak ujar antara berbagai sitkom?). Selanjutnya, penggunaan metode kuantitatif seperti analisis frekuensi dan statistik inferensial dapat memberikan gambaran yang lebih terukur mengenai prevalensi masing-masing tipe tindak ujar, sehingga mengatasi keterbatasan pendekatan kualitatif deskriptif yang bersifat subjektif (Pertanyaan penelitian: Seberapa signifikan perbedaan frekuensi tindak locutionary, illocutionary, dan perlocutionary dalam dialog sitkom?). Terakhir, mengkaji persepsi penonton terhadap tindak ujar yang dihasilkan oleh karakter dapat menambah dimensi sosiolinguistik, misalnya dengan menguji pemahaman dan interpretasi audiens lintas budaya terhadap tindak ujar yang sama (Pertanyaan penelitian: Bagaimana perbedaan interpretasi tindak ujar oleh penonton dari latar budaya yang berbeda?)..
<br>Analisis percakapan singkat dalam serial Sitkom Victorious mengungkap tiga jenis tindak ujar (locutionary, illocutionary, dan perlocutionary) yang dapat diidentifikasi secara menyeluruh.Penyampaian tindak ujar oleh karakter-karakter dalam konteks komedi menunjukkan keunikan yang dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan struktur tindak ujar kepada penonton serta sebagai sarana pembelajaran bahasa Inggris sehari-hari.Karena sifat bahasa yang ringan, serial ini juga dapat dijadikan objek studi lanjutan dalam analisis penggunaan bahasa dan percakapan
<br>Penelitian ini menganalisis percakapan singkat yang diambil dari serial sitkom Teens tahun 2010 yang berjudul Victorious dengan menggunakan teori tindak ujar sebagai kerangka utama untuk memahami salah satu adegan dalam serial tersebut. Penulis memfokuskan pada tiga klasifikasi tindak ujar yang dikemukakan oleh Austin (1962), yaitu tindak locutionary, illocutionary, dan perlocutionary. Sebanyak 19 ujaran yang diucapkan oleh tiga aktor dianalisis, dan hasil analisis menunjukkan secara keseluruhan tipe-tipe tindak illocutionary yang muncul dalam percakapan, yang dijelaskan secara rinci pada kolom Findings, serta mengidentifikasi lima tindak locutionary dan empat tindak illocutionary pada adegan pertama, sedangkan pada adegan berikutnya ditemukan sembilan locutionary, tiga illocutionary, dan enam perlocutionary.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/a/tindakan-sitkom-victorious-analisis-wacana-serial-thumb-fd3a0.webp" type="image/webp" length="84560" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/tindakan-sitkom-victorious-analisis-wacana-serial-thumb-7e2de.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/tindakan-sitkom-victorious-analisis-wacana-serial-thumb-fd3a0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2937-stkipahsingaraja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11833-journal-linguistic-literature-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Socio Onomastic Analysis of The Self Naming of Balinese University Students ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Socio Onomastic Analysis of The Self Naming of Balinese University Students ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Socio Onomastic Analysis of The Self Naming of Balinese University Students ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56624-mahasiswa-generasi-interaksi-sosial-bali</link>
	<guid isPermaLink="false">f6d6d2b7b9edef4f15bd178a73239a58</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 11:29:56 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan meliputi: (1) Mempelajari dampak media digital terhadap praktik penamaan diri generasi muda Bali, khususnya dalam konteks media sosial dan platform online yang memungkinkan pembentukan identitas ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Socio-Onomastic Analysis of The Self-Naming of Balinese University Students: Beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan meliputi: (1) Mempelajari dampak media digital terhadap praktik penamaan diri generasi muda Bali, khususnya dalam konteks media sosial dan platform online yang memungkinkan pembentukan identitas virtual. (2) Membandingkan pola penamaan diri di Bali dengan wilayah lain di Indonesia untuk memahami perbedaan dan kesamaan dalam pengaruh budaya, agama, dan bahasa. (3) Meneliti peran nama dalam membangun identitas kolektif di kalangan mahasiswa, termasuk bagaimana nama mencerminkan harapan keluarga, nilai budaya, dan aspirasi pribadi. Ketiga saran ini dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang dinamika identitas dalam konteks sosial dan budaya yang terus berkembang.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penamaan diri mahasiswa di Universitas Pendidikan Ganesha mencerminkan warisan budaya, praktik keluarga, dan preferensi pribadi.Mitologi Hindu, spiritualitas, dan warisan keluarga memengaruhi nama Bali.Dalam kerangka budaya ini, anak-anak juga harus menghadapi praktik penamaan yang dibentuk oleh etnis, regionalitas, dan keluarga.Karena mahasiswa memilih nama yang memengaruhi bahasa Bali, Indonesia, dan Inggris, faktor linguistik penting.Ideologi agama dan spiritual juga membentuk cara orang mengidentifikasi diri mereka sendiri, menyoroti perspektif agama yang beragam di universitas.Interaksi sosial dan pengaruh rekan sebaya memengaruhi cara orang memilih atau mengubah nama mereka untuk terhubung dengan kelompok sosial atau akademik tertentu.Secara keseluruhan, penamaan diri di Undiksha menunjukkan interaksi antara tradisi, modernitas, bahasa, dan identitas.Hal ini mengungkap proses kompleks negosiasi identitas budaya dalam komunitas kampus yang beragam Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola penamaan diri mahasiswa di Universitas Pendidikan Ganesha serta mengeksplorasi kategori penamaan diri mahasiswa Generasi Z di Fakultas Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Pendidikan Ganesha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode survei. Data penelitian berupa sejumlah nama mahasiswa Generasi Z di Universitas Pendidikan Ganesha. Dengan menggunakan metode analisis ekivalen konvensional, peneliti menemukan bahwa dalam praktik penamaan diri di kalangan mahasiswa Generasi Z terdapat interaksi kompleks antara tradisi, modernitas, bahasa, dan identitas dalam membentuk praktik penamaan diri, menyoroti dinamika identitas budaya Bali dalam dunia yang berkembang pesat. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/3/mahasiswa-generasi-interaksi-sosial-balinese-stude-thumb-c6a5d.webp" title="JURIS - Socio-Onomastic Analysis of The Self-Naming of Balinese University Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/mahasiswa-generasi-interaksi-sosial-balinese-stude-thumb-c6a5d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/mahasiswa-generasi-interaksi-sosial-balinese-stude-thumb-c6a5d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/mahasiswa-generasi-interaksi-sosial-balinese-stude-thumb-c6a5d.webp 1x" title="JURIS - Socio-Onomastic Analysis of The Self-Naming of Balinese University Students" alt="JURIS - Socio-Onomastic Analysis of The Self-Naming of Balinese University Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/mahasiswa-generasi-interaksi-sosial-balinese-stude-thumb-03a39.webp" title="JURIS - Socio-Onomastic Analysis of The Self-Naming of Balinese University Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/mahasiswa-generasi-interaksi-sosial-balinese-stude-thumb-03a39.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/mahasiswa-generasi-interaksi-sosial-balinese-stude-thumb-03a39.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/mahasiswa-generasi-interaksi-sosial-balinese-stude-thumb-03a39.webp 1x" title="JURIS - Socio-Onomastic Analysis of The Self-Naming of Balinese University Students" alt="JURIS - Socio-Onomastic Analysis of The Self-Naming of Balinese University Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/mahasiswa-generasi-interaksi-sosial-balinese-stude-thumb-195b3.webp" title="JURIS - Socio-Onomastic Analysis of The Self-Naming of Balinese University Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/mahasiswa-generasi-interaksi-sosial-balinese-stude-thumb-195b3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/mahasiswa-generasi-interaksi-sosial-balinese-stude-thumb-195b3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/mahasiswa-generasi-interaksi-sosial-balinese-stude-thumb-195b3.webp 1x" title="JURIS - Socio-Onomastic Analysis of The Self-Naming of Balinese University Students" alt="JURIS - Socio-Onomastic Analysis of The Self-Naming of Balinese University Students" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56624-mahasiswa-generasi-interaksi-sosial-bali" title="JURIS - Socio-Onomastic Analysis of The Self-Naming of Balinese University Students" target="_blank">Socio-Onomastic Analysis of The Self-Naming of Balinese University Students</a>: Beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan meliputi: (1) Mempelajari dampak media digital terhadap praktik penamaan diri generasi muda Bali, khususnya dalam konteks media sosial dan platform online yang memungkinkan pembentukan identitas virtual. (2) Membandingkan pola penamaan diri di Bali dengan wilayah lain di Indonesia untuk memahami perbedaan dan kesamaan dalam pengaruh budaya, agama, dan bahasa. (3) Meneliti peran nama dalam membangun identitas kolektif di kalangan mahasiswa, termasuk bagaimana nama mencerminkan harapan keluarga, nilai budaya, dan aspirasi pribadi. Ketiga saran ini dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang dinamika identitas dalam konteks sosial dan budaya yang terus berkembang..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penamaan diri mahasiswa di Universitas Pendidikan Ganesha mencerminkan warisan budaya, praktik keluarga, dan preferensi pribadi.Mitologi Hindu, spiritualitas, dan warisan keluarga memengaruhi nama Bali.Dalam kerangka budaya ini, anak-anak juga harus menghadapi praktik penamaan yang dibentuk oleh etnis, regionalitas, dan keluarga.Karena mahasiswa memilih nama yang memengaruhi bahasa Bali, Indonesia, dan Inggris, faktor linguistik penting.Ideologi agama dan spiritual juga membentuk cara orang mengidentifikasi diri mereka sendiri, menyoroti perspektif agama yang beragam di universitas.Interaksi sosial dan pengaruh rekan sebaya memengaruhi cara orang memilih atau mengubah nama mereka untuk terhubung dengan kelompok sosial atau akademik tertentu.Secara keseluruhan, penamaan diri di Undiksha menunjukkan interaksi antara tradisi, modernitas, bahasa, dan identitas.Hal ini mengungkap proses kompleks negosiasi identitas budaya dalam komunitas kampus yang beragam
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola penamaan diri mahasiswa di Universitas Pendidikan Ganesha serta mengeksplorasi kategori penamaan diri mahasiswa Generasi Z di Fakultas Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Pendidikan Ganesha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode survei. Data penelitian berupa sejumlah nama mahasiswa Generasi Z di Universitas Pendidikan Ganesha. Dengan menggunakan metode analisis ekivalen konvensional, peneliti menemukan bahwa dalam praktik penamaan diri di kalangan mahasiswa Generasi Z terdapat interaksi kompleks antara tradisi, modernitas, bahasa, dan identitas dalam membentuk praktik penamaan diri, menyoroti dinamika identitas budaya Bali dalam dunia yang berkembang pesat.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/3/mahasiswa-generasi-interaksi-sosial-balinese-stude-thumb-195b3.webp" type="image/webp" length="96714" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/mahasiswa-generasi-interaksi-sosial-balinese-stude-thumb-c6a5d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/mahasiswa-generasi-interaksi-sosial-balinese-stude-thumb-03a39.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/mahasiswa-generasi-interaksi-sosial-balinese-stude-thumb-195b3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2937-stkipahsingaraja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11833-journal-linguistic-literature-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ The Emergence of Sociopreneurship among Youth A Phenomenological Study ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Emergence of Sociopreneurship among Youth A Phenomenological Study ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Emergence of Sociopreneurship among Youth A Phenomenological Study ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56628-identitas-sosial-individu-praktik-fleksibil</link>
	<guid isPermaLink="false">4882b7b6c326bd6a08ead90893d5c99f</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 11:25:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<category><![CDATA[ view stats ]]></category>
	<category><![CDATA[ contact us ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,focus,scope,stats,us,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada peran teknologi digital dalam memfasilitasi kewirausahaan sosial, khususnya dalam meningkatkan akses dan partisipasi generasi muda melalui platform online. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi bagaimana kebijakan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - The Emergence of Sociopreneurship among Youth: A Phenomenological Study: Penelitian lanjutan dapat fokus pada peran teknologi digital dalam memfasilitasi kewirausahaan sosial, khususnya dalam meningkatkan akses dan partisipasi generasi muda melalui platform online. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi bagaimana kebijakan institusi pemerintah atau lembaga pendidikan dapat mendukung atau menghambat perkembangan kewirausahaan sosial di tingkat lokal. Terakhir, studi komparatif lintas budaya dapat dilakukan untuk memahami perbedaan dinamika sosial dan ekonomi dalam pembentukan kewirausahaan sosial di wilayah dengan konteks sosial dan ekonomi yang berbeda. Ketiga arah ini dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan dan skalabilitas kewirausahaan sosial, serta membuka peluang untuk mengembangkan strategi yang lebih inklusif dan kontekstual.. Kewirausahaan sosial di kalangan generasi muda tidak muncul melalui proses perencanaan kewirausahaan yang disengaja, tetapi berkembang dari praktik sosial yang berkelanjutan.Proses ini tercermin dalam tiga dinamika utama.inisiasi sosial, mobilisasi sumber daya, dan formalisasi praktik, yang saling terkait dalam membentuk aktivitas yang lebih terstruktur.Dinamika ini menunjukkan bahwa kewirausahaan sosial muncul melalui pengalaman, interaksi, dan refleksi dalam praktik sosial, bukan melalui niat bisnis atau perencanaan rasional dari awal.Integrasi dimensi ekonomi dalam kewirausahaan sosial dipengaruhi oleh kebutuhan untuk menjamin keberlanjutan aktivitas sosial, bukan sebagai tujuan utama.Ekonomi muncul sebagai mekanisme adaptif yang mendukung keberlanjutan operasional dan memperluas dampak sosial.Penelitian ini juga menunjukkan bahwa kewirausahaan sosial di kalangan generasi muda memiliki potensi untuk berkembang menjadi praktik yang berkelanjutan jika didukung oleh jaringan sosial dan kemampuan mobilisasi sumber daya.Oleh karena itu, diperlukan penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi konteks yang lebih luas dan meninjau peran faktor lingkungan, institusional, dan teknologi dalam pembentukan kewirausahaan sosial Pengembangan kewirausahaan sosial di kalangan generasi muda menunjukkan dinamika baru dalam mengintegrasikan aktivitas sosial dan ekonomi untuk menjamin keberlanjutan dampak sosial. Namun, sebagian besar studi masih fokus pada aspek struktural dan hasil, sehingga belum menjelaskan dengan cukup bagaimana kewirausahaan sosial muncul dari pengalaman sosial individu. Penelitian ini bertujuan menginvestigasi bagaimana kewirausahaan sosial muncul di kalangan generasi muda sebagai transformasi dari praktik sosial menuju integrasi ekonomi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/2/identitas-sosial-individu-praktik-fleksibilitas-su-thumb-0a26e.webp" title="JURIS - The Emergence of Sociopreneurship among Youth: A Phenomenological Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/2/identitas-sosial-individu-praktik-fleksibilitas-su-thumb-0a26e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/2/identitas-sosial-individu-praktik-fleksibilitas-su-thumb-0a26e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/2/identitas-sosial-individu-praktik-fleksibilitas-su-thumb-0a26e.webp 1x" title="JURIS - The Emergence of Sociopreneurship among Youth: A Phenomenological Study" alt="JURIS - The Emergence of Sociopreneurship among Youth: A Phenomenological Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/2/identitas-sosial-individu-praktik-fleksibilitas-su-thumb-2dc34.webp" title="JURIS - The Emergence of Sociopreneurship among Youth: A Phenomenological Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/2/identitas-sosial-individu-praktik-fleksibilitas-su-thumb-2dc34.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/2/identitas-sosial-individu-praktik-fleksibilitas-su-thumb-2dc34.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/2/identitas-sosial-individu-praktik-fleksibilitas-su-thumb-2dc34.webp 1x" title="JURIS - The Emergence of Sociopreneurship among Youth: A Phenomenological Study" alt="JURIS - The Emergence of Sociopreneurship among Youth: A Phenomenological Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/2/identitas-sosial-individu-praktik-fleksibilitas-su-thumb-f6697.webp" title="JURIS - The Emergence of Sociopreneurship among Youth: A Phenomenological Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/2/identitas-sosial-individu-praktik-fleksibilitas-su-thumb-f6697.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/2/identitas-sosial-individu-praktik-fleksibilitas-su-thumb-f6697.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/2/identitas-sosial-individu-praktik-fleksibilitas-su-thumb-f6697.webp 1x" title="JURIS - The Emergence of Sociopreneurship among Youth: A Phenomenological Study" alt="JURIS - The Emergence of Sociopreneurship among Youth: A Phenomenological Study" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56628-identitas-sosial-individu-praktik-fleksibil" title="JURIS - The Emergence of Sociopreneurship among Youth: A Phenomenological Study" target="_blank">The Emergence of Sociopreneurship among Youth: A Phenomenological Study</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada peran teknologi digital dalam memfasilitasi kewirausahaan sosial, khususnya dalam meningkatkan akses dan partisipasi generasi muda melalui platform online. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi bagaimana kebijakan institusi pemerintah atau lembaga pendidikan dapat mendukung atau menghambat perkembangan kewirausahaan sosial di tingkat lokal. Terakhir, studi komparatif lintas budaya dapat dilakukan untuk memahami perbedaan dinamika sosial dan ekonomi dalam pembentukan kewirausahaan sosial di wilayah dengan konteks sosial dan ekonomi yang berbeda. Ketiga arah ini dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan dan skalabilitas kewirausahaan sosial, serta membuka peluang untuk mengembangkan strategi yang lebih inklusif dan kontekstual..
<br>Kewirausahaan sosial di kalangan generasi muda tidak muncul melalui proses perencanaan kewirausahaan yang disengaja, tetapi berkembang dari praktik sosial yang berkelanjutan.Proses ini tercermin dalam tiga dinamika utama.inisiasi sosial, mobilisasi sumber daya, dan formalisasi praktik, yang saling terkait dalam membentuk aktivitas yang lebih terstruktur.Dinamika ini menunjukkan bahwa kewirausahaan sosial muncul melalui pengalaman, interaksi, dan refleksi dalam praktik sosial, bukan melalui niat bisnis atau perencanaan rasional dari awal.Integrasi dimensi ekonomi dalam kewirausahaan sosial dipengaruhi oleh kebutuhan untuk menjamin keberlanjutan aktivitas sosial, bukan sebagai tujuan utama.Ekonomi muncul sebagai mekanisme adaptif yang mendukung keberlanjutan operasional dan memperluas dampak sosial.Penelitian ini juga menunjukkan bahwa kewirausahaan sosial di kalangan generasi muda memiliki potensi untuk berkembang menjadi praktik yang berkelanjutan jika didukung oleh jaringan sosial dan kemampuan mobilisasi sumber daya.Oleh karena itu, diperlukan penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi konteks yang lebih luas dan meninjau peran faktor lingkungan, institusional, dan teknologi dalam pembentukan kewirausahaan sosial
<br>Pengembangan kewirausahaan sosial di kalangan generasi muda menunjukkan dinamika baru dalam mengintegrasikan aktivitas sosial dan ekonomi untuk menjamin keberlanjutan dampak sosial. Namun, sebagian besar studi masih fokus pada aspek struktural dan hasil, sehingga belum menjelaskan dengan cukup bagaimana kewirausahaan sosial muncul dari pengalaman sosial individu. Penelitian ini bertujuan menginvestigasi bagaimana kewirausahaan sosial muncul di kalangan generasi muda sebagai transformasi dari praktik sosial menuju integrasi ekonomi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/2/identitas-sosial-individu-praktik-fleksibilitas-su-thumb-2dc34.webp" type="image/webp" length="73038" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/2/identitas-sosial-individu-praktik-fleksibilitas-su-thumb-0a26e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/2/identitas-sosial-individu-praktik-fleksibilitas-su-thumb-2dc34.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/2/identitas-sosial-individu-praktik-fleksibilitas-su-thumb-f6697.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1090-bumigora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11054-target-jurnal-manajemen-bisnis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Narasi Visual Relief Cerita Ramayana di Candi Brahma Prambanan Kajian Cara Menggambar dan Bahasa Rupa Khas ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Narasi Visual Relief Cerita Ramayana di Candi Brahma Prambanan Kajian Cara Menggambar dan Bahasa Rupa Khas ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Narasi Visual Relief Cerita Ramayana di Candi Brahma Prambanan Kajian Cara Menggambar dan Bahasa Rupa Khas ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56634-observasi-visual-narasi-film</link>
	<guid isPermaLink="false">7b89be50ff827c5585c67d8467f9adf6</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 11:19:10 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ jurnal sasak ]]></category>
	<category><![CDATA[ flag counter ]]></category>
	<category><![CDATA[ focus scope ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,jurnal,sasak,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan studi tentang perbandingan sistem visual relief Ramayana di Candi Brahma dengan candi lain seperti Candi Panataran atau Angkor Wat untuk memahami variasi dan kesamaan dalam cara menggambar tradisional. Selain itu, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Narasi Visual Relief Cerita Ramayana di Candi Brahma Prambanan: Kajian Cara Menggambar dan Bahasa Rupa Khas: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan studi tentang perbandingan sistem visual relief Ramayana di Candi Brahma dengan candi lain seperti Candi Panataran atau Angkor Wat untuk memahami variasi dan kesamaan dalam cara menggambar tradisional. Selain itu, integrasi konsep Ruang-Waktu-Datar (RWD) ke dalam praktik desain grafis, animasi, atau iklan televisi modern dapat menjadi arah studi yang relevan untuk memperkaya karya seni kontemporer. Terakhir, analisis lebih mendalam mengenai konteks sosial-politik pembuatan relief dan hubungannya dengan nilai-nilai budaya Jawa Kuno dapat membuka wawasan baru tentang fungsi seni dalam masyarakat tradisional.. Relief cerita Ramayana Candi Brahma Prambanan merupakan sistem narasi visual yang dibangun melalui cara menggambar non-NaturalisAePerspektifAeMomenopname (non-NPM), yang memiliki logika internal, koheren, dan kontekstual dengan budaya visual Jawa Kuno.Cara menggambar yang digunakan pada relief tidak bertujuan merepresentasikan realitas optik sebagaimana dalam sistem NPM, melainkan menyampaikan alur cerita epik secara efektif melalui struktur visual yang menghadirkan dimensi ruang dan waktu secara simultan.Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pengulangan tokoh dalam satu panel, pergeseran posisi wimba, variasi skala, pengaturan sikap tubuh, serta pengabaian perspektif linier merupakan strategi visual yang disengaja untuk membangun narasi berurutan.Satu panel relief tidak selalu merepresentasikan satu peristiwa tunggal, tetapi sering kali memuat beberapa adegan yang saling berkaitan secara temporal dan naratif.Dengan demikian, relief Ramayana tidak dapat dipahami sebagai "gambar mati", melainkan sebagai media penceritaan visual yang dinamis.Melalui perspektif RuangAeWaktuAeDatar (RWD), penelitian ini menegaskan bahwa relief Ramayana Candi Brahma Prambanan bekerja sebagai bahasa rupa, di mana struktur visual cerita memiliki tata gramatika tersendiri.Bahasa rupa ini memungkinkan pemahat untuk menyampaikan informasi naratif, simbolik, dan emosional secara bersamaan dalam satu bidang datar Relief Ramayana pada Candi Brahma Prambanan merupakan karya visual monumental yang berfungsi sebagai media komunikasi budaya Hindu Jawa Kuno. Interpretasi terhadap relief ini selama ini cenderung didominasi paradigma Naturalis-Perspektif-Momenopname (NPM), yaitu sistem menggambar Barat yang terbatas dalam membaca narasi visual tradisional. Penelitian ini bertujuan mendekonstruksi cara menggambar relief melalui perspektif non-NPM menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan observasi visual sistematis serta triangulasi data melalui wawancara bersama kreator dan akademisi bidang arkeologi. Analisis dilakukan menggunakan teori Ruang-Waktu-Datar sebagai pendekatan alternatif. Hasil... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/5/observasi-visual-narasi-film-naturalis-perspektif-thumb-f6d4f.webp" title="JURIS - Narasi Visual Relief Cerita Ramayana di Candi Brahma Prambanan: Kajian Cara Menggambar dan Bahasa Rupa Khas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/observasi-visual-narasi-film-naturalis-perspektif-thumb-f6d4f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/observasi-visual-narasi-film-naturalis-perspektif-thumb-f6d4f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/observasi-visual-narasi-film-naturalis-perspektif-thumb-f6d4f.webp 1x" title="JURIS - Narasi Visual Relief Cerita Ramayana di Candi Brahma Prambanan: Kajian Cara Menggambar dan Bahasa Rupa Khas" alt="JURIS - Narasi Visual Relief Cerita Ramayana di Candi Brahma Prambanan: Kajian Cara Menggambar dan Bahasa Rupa Khas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/observasi-visual-narasi-film-naturalis-perspektif-thumb-bbed7.webp" title="JURIS - Narasi Visual Relief Cerita Ramayana di Candi Brahma Prambanan: Kajian Cara Menggambar dan Bahasa Rupa Khas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/observasi-visual-narasi-film-naturalis-perspektif-thumb-bbed7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/observasi-visual-narasi-film-naturalis-perspektif-thumb-bbed7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/observasi-visual-narasi-film-naturalis-perspektif-thumb-bbed7.webp 1x" title="JURIS - Narasi Visual Relief Cerita Ramayana di Candi Brahma Prambanan: Kajian Cara Menggambar dan Bahasa Rupa Khas" alt="JURIS - Narasi Visual Relief Cerita Ramayana di Candi Brahma Prambanan: Kajian Cara Menggambar dan Bahasa Rupa Khas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/observasi-visual-narasi-film-naturalis-perspektif-thumb-089a3.webp" title="JURIS - Narasi Visual Relief Cerita Ramayana di Candi Brahma Prambanan: Kajian Cara Menggambar dan Bahasa Rupa Khas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/observasi-visual-narasi-film-naturalis-perspektif-thumb-089a3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/observasi-visual-narasi-film-naturalis-perspektif-thumb-089a3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/observasi-visual-narasi-film-naturalis-perspektif-thumb-089a3.webp 1x" title="JURIS - Narasi Visual Relief Cerita Ramayana di Candi Brahma Prambanan: Kajian Cara Menggambar dan Bahasa Rupa Khas" alt="JURIS - Narasi Visual Relief Cerita Ramayana di Candi Brahma Prambanan: Kajian Cara Menggambar dan Bahasa Rupa Khas" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56634-observasi-visual-narasi-film" title="JURIS - Narasi Visual Relief Cerita Ramayana di Candi Brahma Prambanan: Kajian Cara Menggambar dan Bahasa Rupa Khas" target="_blank">Narasi Visual Relief Cerita Ramayana di Candi Brahma Prambanan: Kajian Cara Menggambar dan Bahasa Rupa Khas</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan studi tentang perbandingan sistem visual relief Ramayana di Candi Brahma dengan candi lain seperti Candi Panataran atau Angkor Wat untuk memahami variasi dan kesamaan dalam cara menggambar tradisional. Selain itu, integrasi konsep Ruang-Waktu-Datar (RWD) ke dalam praktik desain grafis, animasi, atau iklan televisi modern dapat menjadi arah studi yang relevan untuk memperkaya karya seni kontemporer. Terakhir, analisis lebih mendalam mengenai konteks sosial-politik pembuatan relief dan hubungannya dengan nilai-nilai budaya Jawa Kuno dapat membuka wawasan baru tentang fungsi seni dalam masyarakat tradisional..
<br>Relief cerita Ramayana Candi Brahma Prambanan merupakan sistem narasi visual yang dibangun melalui cara menggambar non-NaturalisAePerspektifAeMomenopname (non-NPM), yang memiliki logika internal, koheren, dan kontekstual dengan budaya visual Jawa Kuno.Cara menggambar yang digunakan pada relief tidak bertujuan merepresentasikan realitas optik sebagaimana dalam sistem NPM, melainkan menyampaikan alur cerita epik secara efektif melalui struktur visual yang menghadirkan dimensi ruang dan waktu secara simultan.Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pengulangan tokoh dalam satu panel, pergeseran posisi wimba, variasi skala, pengaturan sikap tubuh, serta pengabaian perspektif linier merupakan strategi visual yang disengaja untuk membangun narasi berurutan.Satu panel relief tidak selalu merepresentasikan satu peristiwa tunggal, tetapi sering kali memuat beberapa adegan yang saling berkaitan secara temporal dan naratif.Dengan demikian, relief Ramayana tidak dapat dipahami sebagai "gambar mati", melainkan sebagai media penceritaan visual yang dinamis.Melalui perspektif RuangAeWaktuAeDatar (RWD), penelitian ini menegaskan bahwa relief Ramayana Candi Brahma Prambanan bekerja sebagai bahasa rupa, di mana struktur visual cerita memiliki tata gramatika tersendiri.Bahasa rupa ini memungkinkan pemahat untuk menyampaikan informasi naratif, simbolik, dan emosional secara bersamaan dalam satu bidang datar
<br>Relief Ramayana pada Candi Brahma Prambanan merupakan karya visual monumental yang berfungsi sebagai media komunikasi budaya Hindu Jawa Kuno. Interpretasi terhadap relief ini selama ini cenderung didominasi paradigma Naturalis-Perspektif-Momenopname (NPM), yaitu sistem menggambar Barat yang terbatas dalam membaca narasi visual tradisional. Penelitian ini bertujuan mendekonstruksi cara menggambar relief melalui perspektif non-NPM menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan observasi visual sistematis serta triangulasi data melalui wawancara bersama kreator dan akademisi bidang arkeologi. Analisis dilakukan menggunakan teori Ruang-Waktu-Datar sebagai pendekatan alternatif. Hasil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/5/observasi-visual-narasi-film-naturalis-perspektif-thumb-089a3.webp" type="image/webp" length="134342" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/observasi-visual-narasi-film-naturalis-perspektif-thumb-f6d4f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/observasi-visual-narasi-film-naturalis-perspektif-thumb-bbed7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/observasi-visual-narasi-film-naturalis-perspektif-thumb-089a3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1090-bumigora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11053-jurnal-sasak-desain-visual-komunikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ A Descriptive Analysis of Swear Words Used in 30 minutes or less Movie ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A Descriptive Analysis of Swear Words Used in 30 minutes or less Movie ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A Descriptive Analysis of Swear Words Used in 30 minutes or less Movie ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56635-analisis-konten-film-swear-words-30-minutes-les</link>
	<guid isPermaLink="false">9fd05f9b05d72e1bf40ba959e036aef6</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 11:07:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ view vol ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan kata-kata kasar dalam genre film yang berbeda untuk memahami bagaimana konteks genrenya memengaruhi frekuensi dan jenis kata-kata kasar. Selain itu, studi tentang perbedaan penggunaan kata-kata kasar ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - A Descriptive Analysis of Swear Words Used in 30 minutes or less Movie: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan kata-kata kasar dalam genre film yang berbeda untuk memahami bagaimana konteks genrenya memengaruhi frekuensi dan jenis kata-kata kasar. Selain itu, studi tentang perbedaan penggunaan kata-kata kasar antara karakter laki-laki dan perempuan dalam film dapat memberikan wawasan baru tentang dinamika gender dalam bahasa. Terakhir, penelitian lebih lanjut tentang dampak psikologis penggunaan kata-kata kasar terhadap penonton, terutama anak-anak, dapat membantu memahami efek jangka panjang dari eksposur terhadap bahasa seperti ini dalam media. Ketiga saran ini dapat membuka arah studi yang lebih luas tentang peran bahasa dalam budaya dan komunikasi.. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan kata-kata kasar oleh Nick memainkan peran penting dalam pembentukan karakter dan memperkaya narasi dalam film 30 Minutes or Less.Implikasi penelitian ini adalah bahwa penggunaan bahasa seperti ini tidak hanya menambah kedalaman karakter Nick tetapi juga meningkatkan keaslian dan keterlibatan film dalam menggambarkan situasi stres.Penelitian ini menemukan bahwa kata-kata kasar yang digunakan oleh Nick berkontribusi signifikan dalam membangun karakter dan memperkaya narasi film Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan kata-kata kasar oleh Nick, tokoh utama dalam film 30 Minutes or Less. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif deskriptif untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang penggunaan kata-kata kasar dalam film tersebut. Metode analisis konten digunakan untuk mengidentifikasi dan mengategorikan jenis kata-kata kasar yang digunakan oleh Nick. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nick menggunakan total 64 kata-kata kasar dalam film tersebut. Jenis vulgaritas mendominasi dengan frekuensi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/e/e/analisis-konten-film-swear-words-30-minutes-movie-thumb-60e85.webp" title="JURIS - A Descriptive Analysis of Swear Words Used in 30 minutes or less Movie" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/analisis-konten-film-swear-words-30-minutes-movie-thumb-60e85.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/analisis-konten-film-swear-words-30-minutes-movie-thumb-60e85.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/analisis-konten-film-swear-words-30-minutes-movie-thumb-60e85.webp 1x" title="JURIS - A Descriptive Analysis of Swear Words Used in 30 minutes or less Movie" alt="JURIS - A Descriptive Analysis of Swear Words Used in 30 minutes or less Movie" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/analisis-konten-film-swear-words-30-minutes-movie-thumb-c2e77.webp" title="JURIS - A Descriptive Analysis of Swear Words Used in 30 minutes or less Movie" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/analisis-konten-film-swear-words-30-minutes-movie-thumb-c2e77.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/analisis-konten-film-swear-words-30-minutes-movie-thumb-c2e77.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/analisis-konten-film-swear-words-30-minutes-movie-thumb-c2e77.webp 1x" title="JURIS - A Descriptive Analysis of Swear Words Used in 30 minutes or less Movie" alt="JURIS - A Descriptive Analysis of Swear Words Used in 30 minutes or less Movie" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/analisis-konten-film-swear-words-30-minutes-movie-thumb-87e0e.webp" title="JURIS - A Descriptive Analysis of Swear Words Used in 30 minutes or less Movie" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/analisis-konten-film-swear-words-30-minutes-movie-thumb-87e0e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/analisis-konten-film-swear-words-30-minutes-movie-thumb-87e0e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/analisis-konten-film-swear-words-30-minutes-movie-thumb-87e0e.webp 1x" title="JURIS - A Descriptive Analysis of Swear Words Used in 30 minutes or less Movie" alt="JURIS - A Descriptive Analysis of Swear Words Used in 30 minutes or less Movie" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56635-analisis-konten-film-swear-words-30-minutes-les" title="JURIS - A Descriptive Analysis of Swear Words Used in 30 minutes or less Movie" target="_blank">A Descriptive Analysis of Swear Words Used in 30 minutes or less Movie</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan kata-kata kasar dalam genre film yang berbeda untuk memahami bagaimana konteks genrenya memengaruhi frekuensi dan jenis kata-kata kasar. Selain itu, studi tentang perbedaan penggunaan kata-kata kasar antara karakter laki-laki dan perempuan dalam film dapat memberikan wawasan baru tentang dinamika gender dalam bahasa. Terakhir, penelitian lebih lanjut tentang dampak psikologis penggunaan kata-kata kasar terhadap penonton, terutama anak-anak, dapat membantu memahami efek jangka panjang dari eksposur terhadap bahasa seperti ini dalam media. Ketiga saran ini dapat membuka arah studi yang lebih luas tentang peran bahasa dalam budaya dan komunikasi..
<br>Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan kata-kata kasar oleh Nick memainkan peran penting dalam pembentukan karakter dan memperkaya narasi dalam film 30 Minutes or Less.Implikasi penelitian ini adalah bahwa penggunaan bahasa seperti ini tidak hanya menambah kedalaman karakter Nick tetapi juga meningkatkan keaslian dan keterlibatan film dalam menggambarkan situasi stres.Penelitian ini menemukan bahwa kata-kata kasar yang digunakan oleh Nick berkontribusi signifikan dalam membangun karakter dan memperkaya narasi film
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan kata-kata kasar oleh Nick, tokoh utama dalam film 30 Minutes or Less. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif deskriptif untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang penggunaan kata-kata kasar dalam film tersebut. Metode analisis konten digunakan untuk mengidentifikasi dan mengategorikan jenis kata-kata kasar yang digunakan oleh Nick. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nick menggunakan total 64 kata-kata kasar dalam film tersebut. Jenis vulgaritas mendominasi dengan frekuensi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/e/analisis-konten-film-swear-words-30-minutes-movie-thumb-60e85.webp" type="image/webp" length="105030" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/analisis-konten-film-swear-words-30-minutes-movie-thumb-60e85.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/analisis-konten-film-swear-words-30-minutes-movie-thumb-c2e77.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/analisis-konten-film-swear-words-30-minutes-movie-thumb-87e0e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2937-stkipahsingaraja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11833-journal-linguistic-literature-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Financial Literacy and Hedonism on Financial Behavior The Mediating Role of Locus of Control ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Financial Literacy and Hedonism on Financial Behavior The Mediating Role of Locus of Control ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Financial Literacy and Hedonism on Financial Behavior The Mediating Role of Locus of Control ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56641-literasi-keuangan-hedonisme-locus-control-contr</link>
	<guid isPermaLink="false">352311cf14071bb6d92f8295d6eb1789</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 11:03:48 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ mataram city ]]></category>
	<category><![CDATA[ arif mustofa ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti fatimah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[arif,city,fatimah,mataram,mustofa,siti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas cakupan sampel dan wilayah penelitian agar hasilnya lebih representatif. Selain itu, dapat dilakukan studi komparatif antara wanita bekerja di sektor formal dan informal untuk memahami perbedaan perilaku ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Financial Literacy and Hedonism on Financial Behavior: The Mediating Role of Locus of Control: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas cakupan sampel dan wilayah penelitian agar hasilnya lebih representatif. Selain itu, dapat dilakukan studi komparatif antara wanita bekerja di sektor formal dan informal untuk memahami perbedaan perilaku keuangan mereka. Penelitian juga dapat mengintegrasikan aspek teknologi keuangan, pengaruh teman sebaya, atau latar belakang keluarga untuk memahami faktor-faktor tambahan yang memengaruhi perilaku keuangan. Dengan demikian, dapat diperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang cara membentuk individu yang tangguh dan mandiri secara finansial di tengah lingkungan ekonomi yang semakin kompleks.. Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara literasi keuangan, hedonisme, dan perilaku manajemen keuangan, dengan locus of control sebagai variabel mediasi pada wanita bekerja di Kabupaten Jember.Seperti yang telah diuraikan dalam pendahuluan, studi ini mengasumsikan bahwa perilaku keuangan tidak hanya dibentuk oleh pengetahuan individu, tetapi juga oleh orientasi psikologis dan kecenderungan gaya hidup mereka.Hasil penelitian ini berhasil mengonfirmasi asumsi tersebut.Literasi keuangan terbukti memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap locus of control maupun perilaku manajemen keuangan, sedangkan hedonisme menunjukkan pengaruh negatif yang signifikan.Locus of control juga berperan sebagai variabel mediasi, yang semakin menegaskan relevansinya dalam membentuk perilaku keuangan yang bertanggung jawab.Temuan ini menegaskan pentingnya pemberdayaan perempuanAiterutama mereka yang aktif secara ekonomiAimelalui peningkatan pengetahuan keuangan yang memadai sekaligus menumbuhkan locus of control internal yang kuat untuk mendukung pengambilan keputusan keuangan yang sehat.Korelasi positif antara locus of control internal dan perilaku keuangan yang baik menunjukkan bahwa program edukasi keuangan sebaiknya tidak hanya terbatas pada keterampilan dasar seperti menyusun anggaran atau menabung, tetapi juga perlu menanamkan sikap percaya diri, tanggung jawab, dan perencanaan jangka panjang guna mengurangi pola konsumtif yang bersifat hedonistik Globalisasi telah mendorong pertumbuhan ekonomi di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Namun, semakin banyak orang yang kesulitan membedakan antara keinginan dan kebutuhan yang sebenarnya. Seiring dengan meningkatnya kapasitas keuangan dan tingkat pendidikan setiap tahunnya di Indonesia, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana literasi keuangan dan hedonisme memengaruhi perilaku manajemen keuangan, dengan locus of control sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menargetkan wanita bekerja di Kabupaten Jember, dengan menggunakan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/2/literasi-keuangan-hedonisme-locus-control-internal-thumb-23570.webp" title="JURIS - Financial Literacy and Hedonism on Financial Behavior: The Mediating Role of Locus of Control" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/literasi-keuangan-hedonisme-locus-control-internal-thumb-23570.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/literasi-keuangan-hedonisme-locus-control-internal-thumb-23570.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/literasi-keuangan-hedonisme-locus-control-internal-thumb-23570.webp 1x" title="JURIS - Financial Literacy and Hedonism on Financial Behavior: The Mediating Role of Locus of Control" alt="JURIS - Financial Literacy and Hedonism on Financial Behavior: The Mediating Role of Locus of Control" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/literasi-keuangan-hedonisme-locus-control-internal-thumb-70d84.webp" title="JURIS - Financial Literacy and Hedonism on Financial Behavior: The Mediating Role of Locus of Control" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/literasi-keuangan-hedonisme-locus-control-internal-thumb-70d84.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/literasi-keuangan-hedonisme-locus-control-internal-thumb-70d84.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/literasi-keuangan-hedonisme-locus-control-internal-thumb-70d84.webp 1x" title="JURIS - Financial Literacy and Hedonism on Financial Behavior: The Mediating Role of Locus of Control" alt="JURIS - Financial Literacy and Hedonism on Financial Behavior: The Mediating Role of Locus of Control" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/literasi-keuangan-hedonisme-locus-control-internal-thumb-77d88.webp" title="JURIS - Financial Literacy and Hedonism on Financial Behavior: The Mediating Role of Locus of Control" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/literasi-keuangan-hedonisme-locus-control-internal-thumb-77d88.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/literasi-keuangan-hedonisme-locus-control-internal-thumb-77d88.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/literasi-keuangan-hedonisme-locus-control-internal-thumb-77d88.webp 1x" title="JURIS - Financial Literacy and Hedonism on Financial Behavior: The Mediating Role of Locus of Control" alt="JURIS - Financial Literacy and Hedonism on Financial Behavior: The Mediating Role of Locus of Control" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56641-literasi-keuangan-hedonisme-locus-control-contr" title="JURIS - Financial Literacy and Hedonism on Financial Behavior: The Mediating Role of Locus of Control" target="_blank">Financial Literacy and Hedonism on Financial Behavior: The Mediating Role of Locus of Control</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas cakupan sampel dan wilayah penelitian agar hasilnya lebih representatif. Selain itu, dapat dilakukan studi komparatif antara wanita bekerja di sektor formal dan informal untuk memahami perbedaan perilaku keuangan mereka. Penelitian juga dapat mengintegrasikan aspek teknologi keuangan, pengaruh teman sebaya, atau latar belakang keluarga untuk memahami faktor-faktor tambahan yang memengaruhi perilaku keuangan. Dengan demikian, dapat diperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang cara membentuk individu yang tangguh dan mandiri secara finansial di tengah lingkungan ekonomi yang semakin kompleks..
<br>Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara literasi keuangan, hedonisme, dan perilaku manajemen keuangan, dengan locus of control sebagai variabel mediasi pada wanita bekerja di Kabupaten Jember.Seperti yang telah diuraikan dalam pendahuluan, studi ini mengasumsikan bahwa perilaku keuangan tidak hanya dibentuk oleh pengetahuan individu, tetapi juga oleh orientasi psikologis dan kecenderungan gaya hidup mereka.Hasil penelitian ini berhasil mengonfirmasi asumsi tersebut.Literasi keuangan terbukti memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap locus of control maupun perilaku manajemen keuangan, sedangkan hedonisme menunjukkan pengaruh negatif yang signifikan.Locus of control juga berperan sebagai variabel mediasi, yang semakin menegaskan relevansinya dalam membentuk perilaku keuangan yang bertanggung jawab.Temuan ini menegaskan pentingnya pemberdayaan perempuanAiterutama mereka yang aktif secara ekonomiAimelalui peningkatan pengetahuan keuangan yang memadai sekaligus menumbuhkan locus of control internal yang kuat untuk mendukung pengambilan keputusan keuangan yang sehat.Korelasi positif antara locus of control internal dan perilaku keuangan yang baik menunjukkan bahwa program edukasi keuangan sebaiknya tidak hanya terbatas pada keterampilan dasar seperti menyusun anggaran atau menabung, tetapi juga perlu menanamkan sikap percaya diri, tanggung jawab, dan perencanaan jangka panjang guna mengurangi pola konsumtif yang bersifat hedonistik
<br>Globalisasi telah mendorong pertumbuhan ekonomi di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Namun, semakin banyak orang yang kesulitan membedakan antara keinginan dan kebutuhan yang sebenarnya. Seiring dengan meningkatnya kapasitas keuangan dan tingkat pendidikan setiap tahunnya di Indonesia, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana literasi keuangan dan hedonisme memengaruhi perilaku manajemen keuangan, dengan locus of control sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menargetkan wanita bekerja di Kabupaten Jember, dengan menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/2/literasi-keuangan-hedonisme-locus-control-internal-thumb-23570.webp" type="image/webp" length="112772" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/literasi-keuangan-hedonisme-locus-control-internal-thumb-23570.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/literasi-keuangan-hedonisme-locus-control-internal-thumb-70d84.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/literasi-keuangan-hedonisme-locus-control-internal-thumb-77d88.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1950-uts.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15590-jurnal-ekonomi-bisnis-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Aplikasi Extra Virgin Olive Oil EVOO Pada Perawatan Payudara Ibu Nifas Sebagai Upaya Preventif Trauma Puting Dan Peningkatan Produksi ASI Di Desa Purwokerto Wilayah Kerja Puskesmas Patebon ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Aplikasi Extra Virgin Olive Oil EVOO Pada Perawatan Payudara Ibu Nifas Sebagai Upaya Preventif Trauma Puting Dan Peningkatan Produksi ASI Di Desa Purwokerto Wilayah Kerja Puskesmas Patebon ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Aplikasi Extra Virgin Olive Oil EVOO Pada Perawatan Payudara Ibu Nifas Sebagai Upaya Preventif Trauma Puting Dan Peningkatan Produksi ASI Di Desa Purwokerto Wilayah Kerja Puskesmas Patebon ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56626-verifikasi-hasil-uji-kecukupan-produksi-asi-produk</link>
	<guid isPermaLink="false">d26374a13924e5e63ebb84f5c3bd237f</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 10:52:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ juda julia k ]]></category>
	<category><![CDATA[ iin wiranti ]]></category>
	<category><![CDATA[ sahabat asi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asi,iin,juda,julia,k,sahabat,wiranti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini menunjukkan potensi EVOO dalam mencegah trauma puting dan meningkatkan produksi ASI pada ibu nifas. Saran penelitian lanjutan adalah mengeksplorasi lebih lanjut efek EVOO pada berbagai aspek perawatan payudara, seperti pengaruhnya terhadap ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Aplikasi Extra Virgin Olive Oil (EVOO) Pada Perawatan Payudara Ibu Nifas Sebagai Upaya Preventif Trauma Puting Dan Peningkatan Produksi ASI Di Desa Purwokerto Wilayah Kerja Puskesmas Patebon: Penelitian ini menunjukkan potensi EVOO dalam mencegah trauma puting dan meningkatkan produksi ASI pada ibu nifas. Saran penelitian lanjutan adalah mengeksplorasi lebih lanjut efek EVOO pada berbagai aspek perawatan payudara, seperti pengaruhnya terhadap kesehatan kulit puting dan areola, serta potensi manfaatnya dalam mencegah infeksi payudara. Selain itu, studi komparatif antara EVOO dan perawatan konvensional dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas dan keamanan keduanya. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menentukan dosis optimal EVOO yang diperlukan untuk mencapai hasil yang maksimal dalam mencegah trauma puting dan meningkatkan produksi ASI.. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai P=0,000 (p ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/2/verifikasi-hasil-uji-kecukupan-produksi-asi-pola-p-thumb-09a4d.webp" title="JURIS - Aplikasi Extra Virgin Olive Oil (EVOO) Pada Perawatan Payudara Ibu Nifas Sebagai Upaya Preventif Trauma Puting Dan Peningkatan Produksi ASI Di Desa Purwokerto Wilayah Kerja Puskesmas Patebon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/verifikasi-hasil-uji-kecukupan-produksi-asi-pola-p-thumb-09a4d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/verifikasi-hasil-uji-kecukupan-produksi-asi-pola-p-thumb-09a4d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/verifikasi-hasil-uji-kecukupan-produksi-asi-pola-p-thumb-09a4d.webp 1x" title="JURIS - Aplikasi Extra Virgin Olive Oil (EVOO) Pada Perawatan Payudara Ibu Nifas Sebagai Upaya Preventif Trauma Puting Dan Peningkatan Produksi ASI Di Desa Purwokerto Wilayah Kerja Puskesmas Patebon" alt="JURIS - Aplikasi Extra Virgin Olive Oil (EVOO) Pada Perawatan Payudara Ibu Nifas Sebagai Upaya Preventif Trauma Puting Dan Peningkatan Produksi ASI Di Desa Purwokerto Wilayah Kerja Puskesmas Patebon" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/2/verifikasi-hasil-uji-kecukupan-produksi-asi-pola-p-thumb-d96ea.webp" title="JURIS - Aplikasi Extra Virgin Olive Oil (EVOO) Pada Perawatan Payudara Ibu Nifas Sebagai Upaya Preventif Trauma Puting Dan Peningkatan Produksi ASI Di Desa Purwokerto Wilayah Kerja Puskesmas Patebon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/verifikasi-hasil-uji-kecukupan-produksi-asi-pola-p-thumb-d96ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/verifikasi-hasil-uji-kecukupan-produksi-asi-pola-p-thumb-d96ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/verifikasi-hasil-uji-kecukupan-produksi-asi-pola-p-thumb-d96ea.webp 1x" title="JURIS - Aplikasi Extra Virgin Olive Oil (EVOO) Pada Perawatan Payudara Ibu Nifas Sebagai Upaya Preventif Trauma Puting Dan Peningkatan Produksi ASI Di Desa Purwokerto Wilayah Kerja Puskesmas Patebon" alt="JURIS - Aplikasi Extra Virgin Olive Oil (EVOO) Pada Perawatan Payudara Ibu Nifas Sebagai Upaya Preventif Trauma Puting Dan Peningkatan Produksi ASI Di Desa Purwokerto Wilayah Kerja Puskesmas Patebon" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/2/verifikasi-hasil-uji-kecukupan-produksi-asi-pola-p-thumb-29800.webp" title="JURIS - Aplikasi Extra Virgin Olive Oil (EVOO) Pada Perawatan Payudara Ibu Nifas Sebagai Upaya Preventif Trauma Puting Dan Peningkatan Produksi ASI Di Desa Purwokerto Wilayah Kerja Puskesmas Patebon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/verifikasi-hasil-uji-kecukupan-produksi-asi-pola-p-thumb-29800.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/verifikasi-hasil-uji-kecukupan-produksi-asi-pola-p-thumb-29800.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/verifikasi-hasil-uji-kecukupan-produksi-asi-pola-p-thumb-29800.webp 1x" title="JURIS - Aplikasi Extra Virgin Olive Oil (EVOO) Pada Perawatan Payudara Ibu Nifas Sebagai Upaya Preventif Trauma Puting Dan Peningkatan Produksi ASI Di Desa Purwokerto Wilayah Kerja Puskesmas Patebon" alt="JURIS - Aplikasi Extra Virgin Olive Oil (EVOO) Pada Perawatan Payudara Ibu Nifas Sebagai Upaya Preventif Trauma Puting Dan Peningkatan Produksi ASI Di Desa Purwokerto Wilayah Kerja Puskesmas Patebon" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56626-verifikasi-hasil-uji-kecukupan-produksi-asi-produk" title="JURIS - Aplikasi Extra Virgin Olive Oil (EVOO) Pada Perawatan Payudara Ibu Nifas Sebagai Upaya Preventif Trauma Puting Dan Peningkatan Produksi ASI Di Desa Purwokerto Wilayah Kerja Puskesmas Patebon" target="_blank">Aplikasi Extra Virgin Olive Oil (EVOO) Pada Perawatan Payudara Ibu Nifas Sebagai Upaya Preventif Trauma Puting Dan Peningkatan Produksi ASI Di Desa Purwokerto Wilayah Kerja Puskesmas Patebon</a>: Penelitian ini menunjukkan potensi EVOO dalam mencegah trauma puting dan meningkatkan produksi ASI pada ibu nifas. Saran penelitian lanjutan adalah mengeksplorasi lebih lanjut efek EVOO pada berbagai aspek perawatan payudara, seperti pengaruhnya terhadap kesehatan kulit puting dan areola, serta potensi manfaatnya dalam mencegah infeksi payudara. Selain itu, studi komparatif antara EVOO dan perawatan konvensional dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas dan keamanan keduanya. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menentukan dosis optimal EVOO yang diperlukan untuk mencapai hasil yang maksimal dalam mencegah trauma puting dan meningkatkan produksi ASI..
<br>Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai P=0,000 (p<0,05), yang berarti pemberian EVOO secara signifikan menurunkan trauma puting dan meningkatkan produksi ASI.EVOO dapat direkomendasikan sebagai alternatif perawatan payudara alami pada ibu nifas
<br>Masa nifas merupakan periode penting yang menentukan keberhasilan menyusui. Trauma puting susu dan rendahnya produksi ASI menjadi penyebab utama kegagalan pemberian ASI eksklusif. Extra Virgin Olive Oil (EVOO) mengandung asam oleat, polifenol, squalene, dan vitamin E yang memiliki sifat emolien, antiinflamasi, dan antioksidan sehingga berpotensi mencegah trauma puting serta meningkatkan produksi ASI. Data WHO tahun 2023 menunjukkan cakupan ASI eksklusif global masih di bawah target 50%, sedangkan Kementerian Kesehatan RI tahun 2025 melaporkan cakupan ASI eksklusif di Indonesia mencapai 72,3%, dengan trauma puting...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/2/verifikasi-hasil-uji-kecukupan-produksi-asi-pola-p-thumb-29800.webp" type="image/webp" length="70952" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/verifikasi-hasil-uji-kecukupan-produksi-asi-pola-p-thumb-09a4d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/verifikasi-hasil-uji-kecukupan-produksi-asi-pola-p-thumb-d96ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/verifikasi-hasil-uji-kecukupan-produksi-asi-pola-p-thumb-29800.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2927-stikeseub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11811-jurnal-kebidanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PENGARUH KOMPENSASI KUALITAS KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN KONTRAK PADA SEKTOR PERBANKAN DI DKI JAKARTA ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PENGARUH KOMPENSASI KUALITAS KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN KONTRAK PADA SEKTOR PERBANKAN DI DKI JAKARTA ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PENGARUH KOMPENSASI KUALITAS KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN KONTRAK PADA SEKTOR PERBANKAN DI DKI JAKARTA ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56636-sektor-perbankan-motivasi-karyawan-kontrak-dki-jak</link>
	<guid isPermaLink="false">8b7d4ddd52aebe0a8c6d7120445a6b34</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 10:45:39 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ mataram city ]]></category>
	<category><![CDATA[ arif mustofa ]]></category>
	<category><![CDATA[ siti fatimah ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[arif,city,fatimah,mataram,mustofa,siti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kinerja karyawan kontrak pada sektor perbankan di DKI Jakarta, disarankan agar perusahaan memberikan kompensasi yang sesuai dan mengapresiasi loyalitas karyawan. Selain itu, perusahaan juga perlu mempertimbangkan kebutuhan hidup karyawan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PENGARUH KOMPENSASI, KUALITAS KERJA, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN KONTRAK PADA SEKTOR PERBANKAN DI DKI JAKARTA: Untuk meningkatkan kinerja karyawan kontrak pada sektor perbankan di DKI Jakarta, disarankan agar perusahaan memberikan kompensasi yang sesuai dan mengapresiasi loyalitas karyawan. Selain itu, perusahaan juga perlu mempertimbangkan kebutuhan hidup karyawan dalam menentukan gaji dan tunjangan. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada objek yang berbeda, seperti perusahaan logistik atau industri, serta mempelajari dampak kompensasi finansial dan non-finansial terhadap kinerja karyawan.. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan bahwa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi tidak berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan kontrak pada sektor perbankan di DKI Jakarta.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan kontrak pada sektor perbankan di DKI Jakarta.Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan kontrak pada sektor perbankan di DKI Jakarta Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kompensasi, Kualitas Kerja, dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan Kontrak pada Sektor Perbankan di DKI Jakarta. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan kontrak pada sektor perbankan di DKI Jakarta. Dengan total sampel sebanyak 85 responden. Menggunakan Teknik random sampling melalui penyebaran questioner dengan pengolahan data menggunakan SPSS. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/f/c/sektor-perbankan-motivasi-karyawan-kontrak-dki-jak-thumb-28401.webp" title="JURIS - PENGARUH KOMPENSASI, KUALITAS KERJA, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN KONTRAK PADA SEKTOR PERBANKAN DI DKI JAKARTA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/sektor-perbankan-motivasi-karyawan-kontrak-dki-jak-thumb-28401.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/sektor-perbankan-motivasi-karyawan-kontrak-dki-jak-thumb-28401.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/sektor-perbankan-motivasi-karyawan-kontrak-dki-jak-thumb-28401.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH KOMPENSASI, KUALITAS KERJA, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN KONTRAK PADA SEKTOR PERBANKAN DI DKI JAKARTA" alt="JURIS - PENGARUH KOMPENSASI, KUALITAS KERJA, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN KONTRAK PADA SEKTOR PERBANKAN DI DKI JAKARTA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/sektor-perbankan-motivasi-karyawan-kontrak-dki-jak-thumb-1a069.webp" title="JURIS - PENGARUH KOMPENSASI, KUALITAS KERJA, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN KONTRAK PADA SEKTOR PERBANKAN DI DKI JAKARTA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/sektor-perbankan-motivasi-karyawan-kontrak-dki-jak-thumb-1a069.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/sektor-perbankan-motivasi-karyawan-kontrak-dki-jak-thumb-1a069.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/sektor-perbankan-motivasi-karyawan-kontrak-dki-jak-thumb-1a069.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH KOMPENSASI, KUALITAS KERJA, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN KONTRAK PADA SEKTOR PERBANKAN DI DKI JAKARTA" alt="JURIS - PENGARUH KOMPENSASI, KUALITAS KERJA, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN KONTRAK PADA SEKTOR PERBANKAN DI DKI JAKARTA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/sektor-perbankan-motivasi-karyawan-kontrak-dki-jak-thumb-7339f.webp" title="JURIS - PENGARUH KOMPENSASI, KUALITAS KERJA, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN KONTRAK PADA SEKTOR PERBANKAN DI DKI JAKARTA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/sektor-perbankan-motivasi-karyawan-kontrak-dki-jak-thumb-7339f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/sektor-perbankan-motivasi-karyawan-kontrak-dki-jak-thumb-7339f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/sektor-perbankan-motivasi-karyawan-kontrak-dki-jak-thumb-7339f.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH KOMPENSASI, KUALITAS KERJA, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN KONTRAK PADA SEKTOR PERBANKAN DI DKI JAKARTA" alt="JURIS - PENGARUH KOMPENSASI, KUALITAS KERJA, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN KONTRAK PADA SEKTOR PERBANKAN DI DKI JAKARTA" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56636-sektor-perbankan-motivasi-karyawan-kontrak-dki-jak" title="JURIS - PENGARUH KOMPENSASI, KUALITAS KERJA, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN KONTRAK PADA SEKTOR PERBANKAN DI DKI JAKARTA" target="_blank">PENGARUH KOMPENSASI, KUALITAS KERJA, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN KONTRAK PADA SEKTOR PERBANKAN DI DKI JAKARTA</a>: Untuk meningkatkan kinerja karyawan kontrak pada sektor perbankan di DKI Jakarta, disarankan agar perusahaan memberikan kompensasi yang sesuai dan mengapresiasi loyalitas karyawan. Selain itu, perusahaan juga perlu mempertimbangkan kebutuhan hidup karyawan dalam menentukan gaji dan tunjangan. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada objek yang berbeda, seperti perusahaan logistik atau industri, serta mempelajari dampak kompensasi finansial dan non-finansial terhadap kinerja karyawan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan bahwa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi tidak berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan kontrak pada sektor perbankan di DKI Jakarta.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan kontrak pada sektor perbankan di DKI Jakarta.Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan kontrak pada sektor perbankan di DKI Jakarta
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kompensasi, Kualitas Kerja, dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan Kontrak pada Sektor Perbankan di DKI Jakarta. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan kontrak pada sektor perbankan di DKI Jakarta. Dengan total sampel sebanyak 85 responden. Menggunakan Teknik random sampling melalui penyebaran questioner dengan pengolahan data menggunakan SPSS.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/c/sektor-perbankan-motivasi-karyawan-kontrak-dki-jak-thumb-28401.webp" type="image/webp" length="60866" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/sektor-perbankan-motivasi-karyawan-kontrak-dki-jak-thumb-28401.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/sektor-perbankan-motivasi-karyawan-kontrak-dki-jak-thumb-1a069.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/sektor-perbankan-motivasi-karyawan-kontrak-dki-jak-thumb-7339f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1950-uts.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15590-jurnal-ekonomi-bisnis-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengetahuan dan Sikap Tentang Infeksi Menular Seksual IMS Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Perempuan Yogyakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengetahuan dan Sikap Tentang Infeksi Menular Seksual IMS Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Perempuan Yogyakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengetahuan dan Sikap Tentang Infeksi Menular Seksual IMS Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Perempuan Yogyakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56630-intervensi-edukasi-keluarga-kesehatan-ment</link>
	<guid isPermaLink="false">8ce3436faabf1dd94f304f63de90738f</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 10:40:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ juda julia k ]]></category>
	<category><![CDATA[ iin wiranti ]]></category>
	<category><![CDATA[ sahabat asi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asi,iin,juda,julia,k,sahabat,wiranti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas program edukasi kesehatan di lapas, disarankan agar tenaga kesehatan, terutama bidan, menggunakan booklet sebagai alat edukasi. Selain itu, penelitian lanjutan dengan periode yang lebih panjang dan cakupan sampel yang lebih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengetahuan dan Sikap Tentang Infeksi Menular Seksual (IMS) Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Perempuan Yogyakarta: Untuk meningkatkan efektivitas program edukasi kesehatan di lapas, disarankan agar tenaga kesehatan, terutama bidan, menggunakan booklet sebagai alat edukasi. Selain itu, penelitian lanjutan dengan periode yang lebih panjang dan cakupan sampel yang lebih luas dapat dilakukan untuk menilai keberlanjutan dan dampak jangka panjang dari intervensi edukasi ini. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk mengembangkan booklet yang lebih interaktif dan menarik, serta menyesuaikan konten dengan kebutuhan dan karakteristik kelompok sasaran.. Edukasi menggunakan booklet terbukti lebih berhasil dibandingkan leaflet dalam membuat pengetahuan meningkat dan sikap warga binaan terkait infeksi menular seksual Infeksi menular seksual (IMS) tetap menjadi persoalan kesehatan global dengan lebih dari 500 juta kasus baru setiap tahunnya. Di Indonesia, prevalensi IMS seperti HIV, sifilis, dan gonore masih tinggi, termasuk di lembaga pemasyarakatan. Narapidana merupakan kelompok berisiko tinggi karena keterbatasan informasi, stigma, serta perilaku berisiko. Studi pendahuluan di Lapas Perempuan Yogyakarta menunjukkan rendahnya pengetahuan warga binaan mengenai IMS. Intervensi edukatif seperti penggunaan booklet terbukti berhasil meningkatkan pemahaman dan sadar terhadap pencegahan IMS. Peran bidan sangat penting dalam memberikan edukasi serta pemberdayaan kesehatan reproduksi, khususnya pada kelompok rentan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak pemberian edukasi kesehatan melalui booklet terhadap tingkat pengetahuan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/7/intervensi-edukasi-keluarga-kesehatan-mental-anemi-thumb-ba67b.webp" title="JURIS - Pengetahuan dan Sikap Tentang Infeksi Menular Seksual (IMS) Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Perempuan Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/intervensi-edukasi-keluarga-kesehatan-mental-anemi-thumb-ba67b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/intervensi-edukasi-keluarga-kesehatan-mental-anemi-thumb-ba67b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/intervensi-edukasi-keluarga-kesehatan-mental-anemi-thumb-ba67b.webp 1x" title="JURIS - Pengetahuan dan Sikap Tentang Infeksi Menular Seksual (IMS) Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Perempuan Yogyakarta" alt="JURIS - Pengetahuan dan Sikap Tentang Infeksi Menular Seksual (IMS) Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Perempuan Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/intervensi-edukasi-keluarga-kesehatan-mental-anemi-thumb-0641a.webp" title="JURIS - Pengetahuan dan Sikap Tentang Infeksi Menular Seksual (IMS) Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Perempuan Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/intervensi-edukasi-keluarga-kesehatan-mental-anemi-thumb-0641a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/intervensi-edukasi-keluarga-kesehatan-mental-anemi-thumb-0641a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/intervensi-edukasi-keluarga-kesehatan-mental-anemi-thumb-0641a.webp 1x" title="JURIS - Pengetahuan dan Sikap Tentang Infeksi Menular Seksual (IMS) Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Perempuan Yogyakarta" alt="JURIS - Pengetahuan dan Sikap Tentang Infeksi Menular Seksual (IMS) Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Perempuan Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/intervensi-edukasi-keluarga-kesehatan-mental-anemi-thumb-5d8fd.webp" title="JURIS - Pengetahuan dan Sikap Tentang Infeksi Menular Seksual (IMS) Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Perempuan Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/intervensi-edukasi-keluarga-kesehatan-mental-anemi-thumb-5d8fd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/intervensi-edukasi-keluarga-kesehatan-mental-anemi-thumb-5d8fd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/intervensi-edukasi-keluarga-kesehatan-mental-anemi-thumb-5d8fd.webp 1x" title="JURIS - Pengetahuan dan Sikap Tentang Infeksi Menular Seksual (IMS) Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Perempuan Yogyakarta" alt="JURIS - Pengetahuan dan Sikap Tentang Infeksi Menular Seksual (IMS) Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Perempuan Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56630-intervensi-edukasi-keluarga-kesehatan-ment" title="JURIS - Pengetahuan dan Sikap Tentang Infeksi Menular Seksual (IMS) Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Perempuan Yogyakarta" target="_blank">Pengetahuan dan Sikap Tentang Infeksi Menular Seksual (IMS) Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Perempuan Yogyakarta</a>: Untuk meningkatkan efektivitas program edukasi kesehatan di lapas, disarankan agar tenaga kesehatan, terutama bidan, menggunakan booklet sebagai alat edukasi. Selain itu, penelitian lanjutan dengan periode yang lebih panjang dan cakupan sampel yang lebih luas dapat dilakukan untuk menilai keberlanjutan dan dampak jangka panjang dari intervensi edukasi ini. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk mengembangkan booklet yang lebih interaktif dan menarik, serta menyesuaikan konten dengan kebutuhan dan karakteristik kelompok sasaran..
<br>Edukasi menggunakan booklet terbukti lebih berhasil dibandingkan leaflet dalam membuat pengetahuan meningkat dan sikap warga binaan terkait infeksi menular seksual
<br>Infeksi menular seksual (IMS) tetap menjadi persoalan kesehatan global dengan lebih dari 500 juta kasus baru setiap tahunnya. Di Indonesia, prevalensi IMS seperti HIV, sifilis, dan gonore masih tinggi, termasuk di lembaga pemasyarakatan. Narapidana merupakan kelompok berisiko tinggi karena keterbatasan informasi, stigma, serta perilaku berisiko. Studi pendahuluan di Lapas Perempuan Yogyakarta menunjukkan rendahnya pengetahuan warga binaan mengenai IMS. Intervensi edukatif seperti penggunaan booklet terbukti berhasil meningkatkan pemahaman dan sadar terhadap pencegahan IMS. Peran bidan sangat penting dalam memberikan edukasi serta pemberdayaan kesehatan reproduksi, khususnya pada kelompok rentan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak pemberian edukasi kesehatan melalui booklet terhadap tingkat pengetahuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/7/intervensi-edukasi-keluarga-kesehatan-mental-anemi-thumb-0641a.webp" type="image/webp" length="71564" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/intervensi-edukasi-keluarga-kesehatan-mental-anemi-thumb-ba67b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/intervensi-edukasi-keluarga-kesehatan-mental-anemi-thumb-0641a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/intervensi-edukasi-keluarga-kesehatan-mental-anemi-thumb-5d8fd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2927-stikeseub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11811-jurnal-kebidanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Efektifitas Effleurage Massage Terhadap Tingkat Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester III ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektifitas Effleurage Massage Terhadap Tingkat Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester III ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektifitas Effleurage Massage Terhadap Tingkat Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester III ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-56631-insiden-nyeri-punggung-hamil-trimes</link>
	<guid isPermaLink="false">3bb12f45d5f19771c966d5ff43fbb0c2</guid>
	<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 10:12:27 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ juda julia k ]]></category>
	<category><![CDATA[ iin wiranti ]]></category>
	<category><![CDATA[ sahabat asi ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[asi,iin,juda,julia,k,sahabat,wiranti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1) Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas effleurage massage pada ibu hamil dengan kondisi medis spesifik, seperti diabetes atau hipertensi, untuk memastikan keamanannya. 2) Perlu dikaji durasi optimal dan frekuensi pemijatan effleurage ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Efektifitas Effleurage Massage Terhadap Tingkat Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester III: 1) Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas effleurage massage pada ibu hamil dengan kondisi medis spesifik, seperti diabetes atau hipertensi, untuk memastikan keamanannya. 2) Perlu dikaji durasi optimal dan frekuensi pemijatan effleurage agar hasilnya lebih konsisten dan dapat diterapkan secara luas. 3) Studi banding antara effleurage massage dengan teknik lain, seperti akupresur atau yoga, dapat membantu memahami pendekatan terbaik dalam mengatasi nyeri punggung selama kehamilan.. Ada pengaruh pijat effleurage pada nyeri punggung ibu hamil trimester III.Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil mengalami penurunan tingkat nyeri setelah intervensi.Nilai p-value 0,000 ( ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/0/insiden-nyeri-punggung-hamil-trimester-iiidi-effle-thumb-664b0.webp" title="JURIS - Efektifitas Effleurage Massage Terhadap Tingkat Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester III" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/insiden-nyeri-punggung-hamil-trimester-iiidi-effle-thumb-664b0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/insiden-nyeri-punggung-hamil-trimester-iiidi-effle-thumb-664b0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/insiden-nyeri-punggung-hamil-trimester-iiidi-effle-thumb-664b0.webp 1x" title="JURIS - Efektifitas Effleurage Massage Terhadap Tingkat Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester III" alt="JURIS - Efektifitas Effleurage Massage Terhadap Tingkat Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester III" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/insiden-nyeri-punggung-hamil-trimester-iiidi-effle-thumb-ff59b.webp" title="JURIS - Efektifitas Effleurage Massage Terhadap Tingkat Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester III" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/insiden-nyeri-punggung-hamil-trimester-iiidi-effle-thumb-ff59b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/insiden-nyeri-punggung-hamil-trimester-iiidi-effle-thumb-ff59b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/insiden-nyeri-punggung-hamil-trimester-iiidi-effle-thumb-ff59b.webp 1x" title="JURIS - Efektifitas Effleurage Massage Terhadap Tingkat Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester III" alt="JURIS - Efektifitas Effleurage Massage Terhadap Tingkat Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester III" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/insiden-nyeri-punggung-hamil-trimester-iiidi-effle-thumb-411e4.webp" title="JURIS - Efektifitas Effleurage Massage Terhadap Tingkat Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester III" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/insiden-nyeri-punggung-hamil-trimester-iiidi-effle-thumb-411e4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/insiden-nyeri-punggung-hamil-trimester-iiidi-effle-thumb-411e4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/insiden-nyeri-punggung-hamil-trimester-iiidi-effle-thumb-411e4.webp 1x" title="JURIS - Efektifitas Effleurage Massage Terhadap Tingkat Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester III" alt="JURIS - Efektifitas Effleurage Massage Terhadap Tingkat Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester III" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56631-insiden-nyeri-punggung-hamil-trimes" title="JURIS - Efektifitas Effleurage Massage Terhadap Tingkat Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester III" target="_blank">Efektifitas Effleurage Massage Terhadap Tingkat Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester III</a>: 1) Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas effleurage massage pada ibu hamil dengan kondisi medis spesifik, seperti diabetes atau hipertensi, untuk memastikan keamanannya. 2) Perlu dikaji durasi optimal dan frekuensi pemijatan effleurage agar hasilnya lebih konsisten dan dapat diterapkan secara luas. 3) Studi banding antara effleurage massage dengan teknik lain, seperti akupresur atau yoga, dapat membantu memahami pendekatan terbaik dalam mengatasi nyeri punggung selama kehamilan..
<br>Ada pengaruh pijat effleurage pada nyeri punggung ibu hamil trimester III.Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil mengalami penurunan tingkat nyeri setelah intervensi.Nilai p-value 0,000 (<0,05) membuktikan efektivitas effleurage massage dalam mengurangi nyeri punggung secara signifikan
<br>Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Pati I pada AprilAeJuni 2025 untuk mengetahui efektivitas effleurage massage dalam mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental dan rancangan one group pretest-posttest. Sebanyak 24 ibu hamil trimester III dipilih sebagai sampel melalui teknik purposive sampling dari total populasi 30 orang. Tingkat nyeri diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner Numeric Rating Scale (NRS). Data...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/0/insiden-nyeri-punggung-hamil-trimester-iiidi-effle-thumb-664b0.webp" type="image/webp" length="70210" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/insiden-nyeri-punggung-hamil-trimester-iiidi-effle-thumb-664b0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/insiden-nyeri-punggung-hamil-trimester-iiidi-effle-thumb-ff59b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/insiden-nyeri-punggung-hamil-trimester-iiidi-effle-thumb-411e4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2927-stikeseub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11811-jurnal-kebidanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Sun, 26 Jul 2026 15:43:14 +0700. 24 items. Served in: 7.12 seconds [rss] -->
