<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/rss2full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
<channel>
		
	<title><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<description><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></description>

	<link>https://juris.id/</link>
	<atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss"  />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="alternate" type="application/rss+xml" href="https://juris.id/last-updates.atom" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<lastBuildDate>Thu, 07 May 2026 14:51:57 +0700</lastBuildDate>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 14:51:57 +0700</pubDate>
	<atom:updated>2026-05-07T14:51:57+07:00</atom:updated>

	<generator>juris.id</generator>

	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://pubsubhubbub.appspot.com/" />
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="https://superfeedr.com/hubbub" />

	<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>2</sy:updateFrequency>

	<opensearch:totalResults>24</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>24</opensearch:itemsPerPage>
		
	<language>en-US</language>
	<itunes:subtitle><![CDATA[Last Updates - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></itunes:subtitle>
	<itunes:summary><![CDATA[Last Updates - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></itunes:summary>
	<itunes:author>juris JURIS.id</itunes:author>
		
	<itunes:owner>
		<itunes:name>juris JURIS.id</itunes:name>
		<itunes:email>info@juris.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	
	<itunes:explicit>clean</itunes:explicit>
		

<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Pengetahuan Pasien Hipertensi Tentang Manajemen Hipertensi Secara Mandiri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Pengetahuan Pasien Hipertensi Tentang Manajemen Hipertensi Secara Mandiri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Pengetahuan Pasien Hipertensi Tentang Manajemen Hipertensi Secara Mandiri ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47390-ansietas-pasien-hipertensi-manajemen-la</link>
	<guid isPermaLink="false">34d840bd41b9406f85dfcfba3459dfa0</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 14:11:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ raya gemekan ]]></category>
	<category><![CDATA[ volume vii ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gemekan,raya,vii,volume]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan evaluasi jangka panjang untuk menilai apakah peningkatan pengetahuan berlanjut ke perubahan perilaku pengelolaan hipertensi, misalnya melalui monitoring gula darah dan tekanan darah secara berkelanjutan yang melibatkan aplikasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Pengetahuan Pasien Hipertensi Tentang Manajemen Hipertensi Secara Mandiri: Pertama, perlu dilakukan evaluasi jangka panjang untuk menilai apakah peningkatan pengetahuan berlanjut ke perubahan perilaku pengelolaan hipertensi, misalnya melalui monitoring gula darah dan tekanan darah secara berkelanjutan yang melibatkan aplikasi mobile. Kedua, meneliti efektivitas integrasi program edukasi ini dengan layanan kesehatan primer, seperti penjadwalan kunjungan rutin rumah sakit atau puskesmas, guna memastikan konsistensi dan keterlibatan pasien. Ketiga, mengeksplorasi penggunaan media interaktif (video, simulasi, atau game edukasi) sebagai alat pembelajaran bagi pasien hipertensi, dan membandingkan tingkat adopsi serta kepuasan antara metode konvensional dan digital untuk menyesuaikan strategi edukasi yang lebih inklusif.. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Puri Permata Indah berhasil meningkatkan pengetahuan peserta mengenai manajemen hipertensi secara mandiri.Pengetahuan baik peserta meningkat dari 9,1 % menjadi 22,7A%, sementara pengetahuan cukup meningkat dari 72,7A% menjadi 77,3A%.Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa edukasi kesehatan yang terstruktur dan terkelola dapat memperkuat pemahaman pasien tentang pengelolaan hipertensi secara mandiri Penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler) merupakan masalah kesehatan utama di negara maju maupun negara berkembang, di mana salah satunya adalah hipertensi. Hipertensi menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia setiap tahunnya. Penelitian ini melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat terstruktur di lingkungan perumahan Puri Permata Indah, Kabupaten Mojokerto, dengan melibatkan 22 peserta dan 4 mahasiswa. Melalui pretest dan posttest, ditemukan peningkatan pengetahuan peserta mengenai manajemen hipertensi secara mandiri, dimana persentase... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/b/2/ansietas-pasien-hipertensi-manajemen-lansia-darah-thumb-2bc49.webp" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Pasien Hipertensi Tentang Manajemen Hipertensi Secara Mandiri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/2/ansietas-pasien-hipertensi-manajemen-lansia-darah-thumb-2bc49.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/2/ansietas-pasien-hipertensi-manajemen-lansia-darah-thumb-2bc49.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/2/ansietas-pasien-hipertensi-manajemen-lansia-darah-thumb-2bc49.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Pasien Hipertensi Tentang Manajemen Hipertensi Secara Mandiri" alt="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Pasien Hipertensi Tentang Manajemen Hipertensi Secara Mandiri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/2/ansietas-pasien-hipertensi-manajemen-lansia-darah-thumb-4d343.webp" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Pasien Hipertensi Tentang Manajemen Hipertensi Secara Mandiri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/2/ansietas-pasien-hipertensi-manajemen-lansia-darah-thumb-4d343.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/2/ansietas-pasien-hipertensi-manajemen-lansia-darah-thumb-4d343.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/2/ansietas-pasien-hipertensi-manajemen-lansia-darah-thumb-4d343.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Pasien Hipertensi Tentang Manajemen Hipertensi Secara Mandiri" alt="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Pasien Hipertensi Tentang Manajemen Hipertensi Secara Mandiri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/2/ansietas-pasien-hipertensi-manajemen-lansia-darah-thumb-40a92.webp" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Pasien Hipertensi Tentang Manajemen Hipertensi Secara Mandiri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/2/ansietas-pasien-hipertensi-manajemen-lansia-darah-thumb-40a92.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/2/ansietas-pasien-hipertensi-manajemen-lansia-darah-thumb-40a92.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/2/ansietas-pasien-hipertensi-manajemen-lansia-darah-thumb-40a92.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Pasien Hipertensi Tentang Manajemen Hipertensi Secara Mandiri" alt="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Pasien Hipertensi Tentang Manajemen Hipertensi Secara Mandiri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47390-ansietas-pasien-hipertensi-manajemen-la" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Pasien Hipertensi Tentang Manajemen Hipertensi Secara Mandiri" target="_blank">Peningkatan Pengetahuan Pasien Hipertensi Tentang Manajemen Hipertensi Secara Mandiri</a>: Pertama, perlu dilakukan evaluasi jangka panjang untuk menilai apakah peningkatan pengetahuan berlanjut ke perubahan perilaku pengelolaan hipertensi, misalnya melalui monitoring gula darah dan tekanan darah secara berkelanjutan yang melibatkan aplikasi mobile. Kedua, meneliti efektivitas integrasi program edukasi ini dengan layanan kesehatan primer, seperti penjadwalan kunjungan rutin rumah sakit atau puskesmas, guna memastikan konsistensi dan keterlibatan pasien. Ketiga, mengeksplorasi penggunaan media interaktif (video, simulasi, atau game edukasi) sebagai alat pembelajaran bagi pasien hipertensi, dan membandingkan tingkat adopsi serta kepuasan antara metode konvensional dan digital untuk menyesuaikan strategi edukasi yang lebih inklusif..
<br>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Puri Permata Indah berhasil meningkatkan pengetahuan peserta mengenai manajemen hipertensi secara mandiri.Pengetahuan baik peserta meningkat dari 9,1 % menjadi 22,7A%, sementara pengetahuan cukup meningkat dari 72,7A% menjadi 77,3A%.Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa edukasi kesehatan yang terstruktur dan terkelola dapat memperkuat pemahaman pasien tentang pengelolaan hipertensi secara mandiri
<br>Penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler) merupakan masalah kesehatan utama di negara maju maupun negara berkembang, di mana salah satunya adalah hipertensi. Hipertensi menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia setiap tahunnya. Penelitian ini melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat terstruktur di lingkungan perumahan Puri Permata Indah, Kabupaten Mojokerto, dengan melibatkan 22 peserta dan 4 mahasiswa. Melalui pretest dan posttest, ditemukan peningkatan pengetahuan peserta mengenai manajemen hipertensi secara mandiri, dimana persentase...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/2/ansietas-pasien-hipertensi-manajemen-lansia-darah-thumb-40a92.webp" type="image/webp" length="82866" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/b/2/ansietas-pasien-hipertensi-manajemen-lansia-darah-thumb-2bc49.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/2/ansietas-pasien-hipertensi-manajemen-lansia-darah-thumb-4d343.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/2/ansietas-pasien-hipertensi-manajemen-lansia-darah-thumb-40a92.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3273-lppmdianhusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13089-jurnal-bhakti-civitas-akademika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ EDUKASI PIJAT PAYUDARA SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI PADA IBU MENYUSUI ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ EDUKASI PIJAT PAYUDARA SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI PADA IBU MENYUSUI ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ EDUKASI PIJAT PAYUDARA SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI PADA IBU MENYUSUI ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47395-teknik-pijat-endorpin-perawatan-payudara-edukasi-k</link>
	<guid isPermaLink="false">5bc2db86b227ecba6d06d460bf288544</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 14:09:05 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ umi khasanah ]]></category>
	<category><![CDATA[ raya gemekan ]]></category>
	<category><![CDATA[ volume ix ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gemekan,ix,khasanah,raya,umi,volume]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan: 1. Mengembangkan model intervensi yang family-centered, dengan mengikutsertakan suami atau anggota keluarga lain dalam sesi pelatihan pijat payudara, dilengkapi dengan media pendukung seperti video demonstrasi yang dapat diakses ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - EDUKASI PIJAT PAYUDARA SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI PADA IBU MENYUSUI: Saran penelitian lanjutan: 1. Mengembangkan model intervensi yang family-centered, dengan mengikutsertakan suami atau anggota keluarga lain dalam sesi pelatihan pijat payudara, dilengkapi dengan media pendukung seperti video demonstrasi yang dapat diakses ulang di rumah. 2. Membangun mekanisme pendampingan follow-up sederhana, seperti melalui grup aplikasi pesan, untuk menyediakan ruang konsultasi dan penguatan yang berkelanjutan, sehingga mengubah pengetahuan yang diperoleh menjadi praktik berkelanjutan yang tertanam dalam sistem dukungan keluarga. 3. Melakukan reorientasi dalam pendekatan edukasi kesehatan ibu dengan mengintegrasikan program edukasi perawatan payudara, termasuk pijat payudara, ke dalam setiap titik kontak pelayanan, mulai dari kelas antenatal, periode postnatal di rumah sakit, hingga kunjungan lanjutan di Puskesmas atau Posyandu. Peran perawat dan bidan sebagai edukator dan fasilitator menjadi sentral dalam menciptakan sesi praktik yang aman dan membuka ruang diskusi.. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui edukasi dan pelatihan pijat payudara memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu menyusui dalam melakukan perawatan payudara.Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan proporsi ibu dengan tingkat pengetahuan baik setelah diberikan edukasi, yang disertai dengan kemampuan peserta dalam mempraktikkan teknik pijat payudara secara mandiri dan benar sesuai dengan langkah-langkah yang telah diajarkan.Hal ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan yang dikombinasikan dengan demonstrasi dan pendampingan praktik merupakan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan ibu menyusui.Selain peningkatan aspek kognitif dan keterampilan, kegiatan ini juga memberikan manfaat pada aspek psikologis ibu menyusui.Ibu menyusui tampak lebih percaya diri, merasa lebih nyaman, dan memiliki keyakinan yang lebih baik dalam menjalani proses menyusui setelah mengikuti kegiatan edukasi pijat payudara.Efek relaksasi yang diperoleh melalui pijat payudara berperan dalam menciptakan kondisi emosional yang positif, yang selanjutnya mendukung refleks let-down dan kelancaran pengeluaran ASI Masa menyusui merupakan periode penting yang menentukan kesehatan ibu dan bayi, namun masih banyak ibu menyusui yang mengalami masalah pada payudara akibat kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam perawatan payudara, khususnya pijat payudara. Kondisi ini dapat berdampak pada nyeri payudara, bendungan ASI, serta ketidaklancaran proses menyusui yang berpotensi menurunkan keberhasilan pemberian ASI. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu menyusui mengenai pijat payudara sebagai salah satu upaya promotif dan preventif dalam mendukung kelancaran produksi dan pengeluaran ASI. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/2/d/teknik-pijat-endorpin-perawatan-payudara-edukasi-k-thumb-876c0.webp" title="JURIS - EDUKASI PIJAT PAYUDARA SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI PADA IBU MENYUSUI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/teknik-pijat-endorpin-perawatan-payudara-edukasi-k-thumb-876c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/teknik-pijat-endorpin-perawatan-payudara-edukasi-k-thumb-876c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/teknik-pijat-endorpin-perawatan-payudara-edukasi-k-thumb-876c0.webp 1x" title="JURIS - EDUKASI PIJAT PAYUDARA SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI PADA IBU MENYUSUI" alt="JURIS - EDUKASI PIJAT PAYUDARA SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI PADA IBU MENYUSUI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/d/teknik-pijat-endorpin-perawatan-payudara-edukasi-k-thumb-967dc.webp" title="JURIS - EDUKASI PIJAT PAYUDARA SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI PADA IBU MENYUSUI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/teknik-pijat-endorpin-perawatan-payudara-edukasi-k-thumb-967dc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/teknik-pijat-endorpin-perawatan-payudara-edukasi-k-thumb-967dc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/teknik-pijat-endorpin-perawatan-payudara-edukasi-k-thumb-967dc.webp 1x" title="JURIS - EDUKASI PIJAT PAYUDARA SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI PADA IBU MENYUSUI" alt="JURIS - EDUKASI PIJAT PAYUDARA SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI PADA IBU MENYUSUI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/d/teknik-pijat-endorpin-perawatan-payudara-edukasi-k-thumb-c154b.webp" title="JURIS - EDUKASI PIJAT PAYUDARA SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI PADA IBU MENYUSUI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/teknik-pijat-endorpin-perawatan-payudara-edukasi-k-thumb-c154b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/teknik-pijat-endorpin-perawatan-payudara-edukasi-k-thumb-c154b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/teknik-pijat-endorpin-perawatan-payudara-edukasi-k-thumb-c154b.webp 1x" title="JURIS - EDUKASI PIJAT PAYUDARA SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI PADA IBU MENYUSUI" alt="JURIS - EDUKASI PIJAT PAYUDARA SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI PADA IBU MENYUSUI" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47395-teknik-pijat-endorpin-perawatan-payudara-edukasi-k" title="JURIS - EDUKASI PIJAT PAYUDARA SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI PADA IBU MENYUSUI" target="_blank">EDUKASI PIJAT PAYUDARA SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI PADA IBU MENYUSUI</a>: Saran penelitian lanjutan: 1. Mengembangkan model intervensi yang family-centered, dengan mengikutsertakan suami atau anggota keluarga lain dalam sesi pelatihan pijat payudara, dilengkapi dengan media pendukung seperti video demonstrasi yang dapat diakses ulang di rumah. 2. Membangun mekanisme pendampingan follow-up sederhana, seperti melalui grup aplikasi pesan, untuk menyediakan ruang konsultasi dan penguatan yang berkelanjutan, sehingga mengubah pengetahuan yang diperoleh menjadi praktik berkelanjutan yang tertanam dalam sistem dukungan keluarga. 3. Melakukan reorientasi dalam pendekatan edukasi kesehatan ibu dengan mengintegrasikan program edukasi perawatan payudara, termasuk pijat payudara, ke dalam setiap titik kontak pelayanan, mulai dari kelas antenatal, periode postnatal di rumah sakit, hingga kunjungan lanjutan di Puskesmas atau Posyandu. Peran perawat dan bidan sebagai edukator dan fasilitator menjadi sentral dalam menciptakan sesi praktik yang aman dan membuka ruang diskusi..
<br>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui edukasi dan pelatihan pijat payudara memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu menyusui dalam melakukan perawatan payudara.Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan proporsi ibu dengan tingkat pengetahuan baik setelah diberikan edukasi, yang disertai dengan kemampuan peserta dalam mempraktikkan teknik pijat payudara secara mandiri dan benar sesuai dengan langkah-langkah yang telah diajarkan.Hal ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan yang dikombinasikan dengan demonstrasi dan pendampingan praktik merupakan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan ibu menyusui.Selain peningkatan aspek kognitif dan keterampilan, kegiatan ini juga memberikan manfaat pada aspek psikologis ibu menyusui.Ibu menyusui tampak lebih percaya diri, merasa lebih nyaman, dan memiliki keyakinan yang lebih baik dalam menjalani proses menyusui setelah mengikuti kegiatan edukasi pijat payudara.Efek relaksasi yang diperoleh melalui pijat payudara berperan dalam menciptakan kondisi emosional yang positif, yang selanjutnya mendukung refleks let-down dan kelancaran pengeluaran ASI
<br>Masa menyusui merupakan periode penting yang menentukan kesehatan ibu dan bayi, namun masih banyak ibu menyusui yang mengalami masalah pada payudara akibat kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam perawatan payudara, khususnya pijat payudara. Kondisi ini dapat berdampak pada nyeri payudara, bendungan ASI, serta ketidaklancaran proses menyusui yang berpotensi menurunkan keberhasilan pemberian ASI. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu menyusui mengenai pijat payudara sebagai salah satu upaya promotif dan preventif dalam mendukung kelancaran produksi dan pengeluaran ASI.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/d/teknik-pijat-endorpin-perawatan-payudara-edukasi-k-thumb-c154b.webp" type="image/webp" length="97590" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/teknik-pijat-endorpin-perawatan-payudara-edukasi-k-thumb-876c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/teknik-pijat-endorpin-perawatan-payudara-edukasi-k-thumb-967dc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/teknik-pijat-endorpin-perawatan-payudara-edukasi-k-thumb-c154b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3273-lppmdianhusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13089-jurnal-bhakti-civitas-akademika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Terapi Komplementer Untuk Mengendalikan Kadar Gula Darah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Terapi Komplementer Untuk Mengendalikan Kadar Gula Darah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Terapi Komplementer Untuk Mengendalikan Kadar Gula Darah ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47397-gula-darah-pengetahuan-masyarakat-konti</link>
	<guid isPermaLink="false">24230f9f8d0004c5d6a4fd6253215658</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 13:56:53 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ raya gemekan ]]></category>
	<category><![CDATA[ volume vii ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gemekan,raya,vii,volume]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang efektivitas terapi komplementer pare dalam mengendalikan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus tipe 2. Selain itu, perlu juga dilakukan penelitian tentang kesadaran masyarakat ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Terapi Komplementer Untuk Mengendalikan Kadar Gula Darah: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang efektivitas terapi komplementer pare dalam mengendalikan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus tipe 2. Selain itu, perlu juga dilakukan penelitian tentang kesadaran masyarakat dalam mengonsumsi terapi komplementer dan bagaimana cara meningkatkan akses mereka terhadap informasi kesehatan yang bermanfaat. Terakhir, penelitian tentang dampak jangka panjang penggunaan terapi komplementer pare pada kesehatan penderita diabetes mellitus tipe 2 juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya.. Transfer IPTEK melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan pare untuk mengendalikan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus tipe 2.Peningkatan pengetahuan ini penting untuk memastikan setiap penderita diabetes mellitus tipe 2 mengenal terapi komplementer yang dapat membantu mengendalikan kadar gula darah agar tetap dalam kondisi terkendali Diabetes mellitus saat ini menjadi permasalahan kesehatan global, termasuk di Indonesia, dengan peningkatan jumlah penderita setiap tahunnya. Diabetes mellitus adalah penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah akibat kerusakan produksi insulin dan kerja insulin yang tidak optimal. Kebiasaan masyarakat yang memilih makanan tidak sehat dan kurang aktivitas fisik, serta kurangnya kesadaran untuk memeriksakan kesehatan, menjadi faktor yang memperparah masalah ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/7/gula-darah-pengetahuan-masyarakat-kontinu-terapi-k-thumb-cdd53.webp" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Terapi Komplementer Untuk Mengendalikan Kadar Gula Darah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/gula-darah-pengetahuan-masyarakat-kontinu-terapi-k-thumb-cdd53.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/gula-darah-pengetahuan-masyarakat-kontinu-terapi-k-thumb-cdd53.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/gula-darah-pengetahuan-masyarakat-kontinu-terapi-k-thumb-cdd53.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Terapi Komplementer Untuk Mengendalikan Kadar Gula Darah" alt="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Terapi Komplementer Untuk Mengendalikan Kadar Gula Darah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/gula-darah-pengetahuan-masyarakat-kontinu-terapi-k-thumb-da988.webp" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Terapi Komplementer Untuk Mengendalikan Kadar Gula Darah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/gula-darah-pengetahuan-masyarakat-kontinu-terapi-k-thumb-da988.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/gula-darah-pengetahuan-masyarakat-kontinu-terapi-k-thumb-da988.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/gula-darah-pengetahuan-masyarakat-kontinu-terapi-k-thumb-da988.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Terapi Komplementer Untuk Mengendalikan Kadar Gula Darah" alt="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Terapi Komplementer Untuk Mengendalikan Kadar Gula Darah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/gula-darah-pengetahuan-masyarakat-kontinu-terapi-k-thumb-e471e.webp" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Terapi Komplementer Untuk Mengendalikan Kadar Gula Darah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/gula-darah-pengetahuan-masyarakat-kontinu-terapi-k-thumb-e471e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/gula-darah-pengetahuan-masyarakat-kontinu-terapi-k-thumb-e471e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/gula-darah-pengetahuan-masyarakat-kontinu-terapi-k-thumb-e471e.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Terapi Komplementer Untuk Mengendalikan Kadar Gula Darah" alt="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Terapi Komplementer Untuk Mengendalikan Kadar Gula Darah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47397-gula-darah-pengetahuan-masyarakat-konti" title="JURIS - Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Terapi Komplementer Untuk Mengendalikan Kadar Gula Darah" target="_blank">Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Terapi Komplementer Untuk Mengendalikan Kadar Gula Darah</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang efektivitas terapi komplementer pare dalam mengendalikan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus tipe 2. Selain itu, perlu juga dilakukan penelitian tentang kesadaran masyarakat dalam mengonsumsi terapi komplementer dan bagaimana cara meningkatkan akses mereka terhadap informasi kesehatan yang bermanfaat. Terakhir, penelitian tentang dampak jangka panjang penggunaan terapi komplementer pare pada kesehatan penderita diabetes mellitus tipe 2 juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya..
<br>Transfer IPTEK melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan pare untuk mengendalikan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus tipe 2.Peningkatan pengetahuan ini penting untuk memastikan setiap penderita diabetes mellitus tipe 2 mengenal terapi komplementer yang dapat membantu mengendalikan kadar gula darah agar tetap dalam kondisi terkendali
<br>Diabetes mellitus saat ini menjadi permasalahan kesehatan global, termasuk di Indonesia, dengan peningkatan jumlah penderita setiap tahunnya. Diabetes mellitus adalah penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah akibat kerusakan produksi insulin dan kerja insulin yang tidak optimal. Kebiasaan masyarakat yang memilih makanan tidak sehat dan kurang aktivitas fisik, serta kurangnya kesadaran untuk memeriksakan kesehatan, menjadi faktor yang memperparah masalah ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/7/gula-darah-pengetahuan-masyarakat-kontinu-terapi-k-thumb-e471e.webp" type="image/webp" length="89208" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/gula-darah-pengetahuan-masyarakat-kontinu-terapi-k-thumb-cdd53.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/gula-darah-pengetahuan-masyarakat-kontinu-terapi-k-thumb-da988.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/gula-darah-pengetahuan-masyarakat-kontinu-terapi-k-thumb-e471e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3273-lppmdianhusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13089-jurnal-bhakti-civitas-akademika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Kerja Organisasi Terhadap Retensi Karyawan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Kerja Organisasi Terhadap Retensi Karyawan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Kerja Organisasi Terhadap Retensi Karyawan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47382-milenial-sektor-ritel-retensi-karyawan-gen-strateg</link>
	<guid isPermaLink="false">7e6e2b6239a6ba98d373b446aa0d213c</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 13:44:16 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ eka sutisna ]]></category>
	<category><![CDATA[ nana darna ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,darna,eka,main,nana,sutisna]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Mengingat hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan dan motivasi kerja belum memiliki pengaruh signifikan terhadap retensi karyawan di sektor ritel, ada baiknya penelitian lanjutan fokus menggali lebih dalam faktor-faktor lain yang mungkin ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Kerja Organisasi Terhadap Retensi Karyawan: Mengingat hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan dan motivasi kerja belum memiliki pengaruh signifikan terhadap retensi karyawan di sektor ritel, ada baiknya penelitian lanjutan fokus menggali lebih dalam faktor-faktor lain yang mungkin lebih dominan dalam menjaga loyalitas karyawan. Sebuah studi dapat dilakukan untuk mengidentifikasi secara spesifik bagaimana elemen-elemen seperti sistem kompensasi, jalur jenjang karier yang jelas, kualitas lingkungan kerja, budaya organisasi, dan tingkat kepuasan kerja benar-benar memengaruhi keputusan karyawan untuk bertahan di perusahaan ritel. Ini bisa dilakukan dengan pendekatan campuran, yaitu menggabungkan survei kuantitatif untuk mengukur dampak faktor-faktor ini secara luas, dan wawancara mendalam kualitatif untuk memahami pengalaman serta pandangan pribadi karyawan. Dengan begitu, kita bisa mendapatkan gambaran yang lebih utuh tentang 'mengapa' karyawan memilih untuk tetap atau pergi. Selain itu, karena penelitian sebelumnya hanya melibatkan satu perusahaan, akan sangat bermanfaat jika studi selanjutnya memperluas cakupan dengan membandingkan beberapa perusahaan ritel di berbagai lokasi atau dengan karakteristik yang berbeda. Perbandingan ini akan membantu melihat apakah ada pola universal atau apakah strategi retensi sangat bergantung pada konteks spesifik perusahaan. Misalnya, apakah perusahaan ritel kecil memiliki dinamika retensi yang berbeda dengan ritel berskala besar? Dengan memahami variasi ini, manajer dapat merancang kebijakan yang lebih tepat sasaran. Terakhir, mengingat temuan bahwa pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi cenderung positif meskipun tidak signifikan, penelitian di masa depan bisa juga mencoba menguji peran mediator atau moderator dari variabel lain, seperti kepercayaan karyawan atau dukungan sosial. Pertanyaan penelitiannya bisa berupa: 'Apakah kepercayaan karyawan kepada pemimpin dapat memperkuat hubungan antara gaya kepemimpinan dan retensi?' atau 'Bagaimana dukungan sosial di tempat kerja memengaruhi efektivitas motivasi kerja terhadap retensi?' Pendekatan ini akan memberikan pemahaman yang lebih kaya tentang mekanisme kompleks di balik retensi karyawan.. Temuan ini memperkaya kajian manajemen sumber daya manusia di sektor ritel lokal dan secara praktis mengindikasikan bahwa organisasi perlu merancang strategi retensi yang lebih komprehensif, mengintegrasikan gaya kepemimpinan dan motivasi kerja dengan faktor lain seperti kompensasi dan jenjang karier.Keterbatasan penelitian pada satu perusahaan dan variabel tertentu menyarankan agenda studi mendatang untuk memperluas objek, menyertakan variabel tambahan, dan mengintegrasikan pendekatan kualitatif guna mencapai analisis yang lebih komprehensif tentang retensi karyawan Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi kerja organisasi terhadap retensi karyawan di Asia Plaza Kota Tasikmalaya, dengan latar belakang tingginya tingkat turnover yang mencerminkan adanya permasalahan dalam praktik kepemimpinan dan menurunnya motivasi kerja di sektor ritel.Metode Penelian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan dan motivasi kerja organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap retensi karyawan, baik secara parsial maupun simultan. Meskipun demikian, arah pengaruh yang positif menunjukkan bahwa peningkatan kualitas kepemimpinan dan motivasi tetap berpotensi memperkuat retensi. Gaya kepemimpinan lebih... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/2/milenial-sektor-ritel-retensi-karyawan-gen-strateg-thumb-84f3e.webp" title="JURIS - Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Kerja Organisasi Terhadap Retensi Karyawan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/milenial-sektor-ritel-retensi-karyawan-gen-strateg-thumb-84f3e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/milenial-sektor-ritel-retensi-karyawan-gen-strateg-thumb-84f3e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/milenial-sektor-ritel-retensi-karyawan-gen-strateg-thumb-84f3e.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Kerja Organisasi Terhadap Retensi Karyawan" alt="JURIS - Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Kerja Organisasi Terhadap Retensi Karyawan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/milenial-sektor-ritel-retensi-karyawan-gen-strateg-thumb-9358e.webp" title="JURIS - Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Kerja Organisasi Terhadap Retensi Karyawan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/milenial-sektor-ritel-retensi-karyawan-gen-strateg-thumb-9358e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/milenial-sektor-ritel-retensi-karyawan-gen-strateg-thumb-9358e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/milenial-sektor-ritel-retensi-karyawan-gen-strateg-thumb-9358e.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Kerja Organisasi Terhadap Retensi Karyawan" alt="JURIS - Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Kerja Organisasi Terhadap Retensi Karyawan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/milenial-sektor-ritel-retensi-karyawan-gen-strateg-thumb-f74bc.webp" title="JURIS - Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Kerja Organisasi Terhadap Retensi Karyawan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/milenial-sektor-ritel-retensi-karyawan-gen-strateg-thumb-f74bc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/milenial-sektor-ritel-retensi-karyawan-gen-strateg-thumb-f74bc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/milenial-sektor-ritel-retensi-karyawan-gen-strateg-thumb-f74bc.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Kerja Organisasi Terhadap Retensi Karyawan" alt="JURIS - Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Kerja Organisasi Terhadap Retensi Karyawan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47382-milenial-sektor-ritel-retensi-karyawan-gen-strateg" title="JURIS - Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Kerja Organisasi Terhadap Retensi Karyawan" target="_blank">Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Kerja Organisasi Terhadap Retensi Karyawan</a>: Mengingat hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan dan motivasi kerja belum memiliki pengaruh signifikan terhadap retensi karyawan di sektor ritel, ada baiknya penelitian lanjutan fokus menggali lebih dalam faktor-faktor lain yang mungkin lebih dominan dalam menjaga loyalitas karyawan. Sebuah studi dapat dilakukan untuk mengidentifikasi secara spesifik bagaimana elemen-elemen seperti sistem kompensasi, jalur jenjang karier yang jelas, kualitas lingkungan kerja, budaya organisasi, dan tingkat kepuasan kerja benar-benar memengaruhi keputusan karyawan untuk bertahan di perusahaan ritel. Ini bisa dilakukan dengan pendekatan campuran, yaitu menggabungkan survei kuantitatif untuk mengukur dampak faktor-faktor ini secara luas, dan wawancara mendalam kualitatif untuk memahami pengalaman serta pandangan pribadi karyawan. Dengan begitu, kita bisa mendapatkan gambaran yang lebih utuh tentang 'mengapa' karyawan memilih untuk tetap atau pergi. Selain itu, karena penelitian sebelumnya hanya melibatkan satu perusahaan, akan sangat bermanfaat jika studi selanjutnya memperluas cakupan dengan membandingkan beberapa perusahaan ritel di berbagai lokasi atau dengan karakteristik yang berbeda. Perbandingan ini akan membantu melihat apakah ada pola universal atau apakah strategi retensi sangat bergantung pada konteks spesifik perusahaan. Misalnya, apakah perusahaan ritel kecil memiliki dinamika retensi yang berbeda dengan ritel berskala besar? Dengan memahami variasi ini, manajer dapat merancang kebijakan yang lebih tepat sasaran. Terakhir, mengingat temuan bahwa pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi cenderung positif meskipun tidak signifikan, penelitian di masa depan bisa juga mencoba menguji peran mediator atau moderator dari variabel lain, seperti kepercayaan karyawan atau dukungan sosial. Pertanyaan penelitiannya bisa berupa: 'Apakah kepercayaan karyawan kepada pemimpin dapat memperkuat hubungan antara gaya kepemimpinan dan retensi?' atau 'Bagaimana dukungan sosial di tempat kerja memengaruhi efektivitas motivasi kerja terhadap retensi?' Pendekatan ini akan memberikan pemahaman yang lebih kaya tentang mekanisme kompleks di balik retensi karyawan..
<br>Temuan ini memperkaya kajian manajemen sumber daya manusia di sektor ritel lokal dan secara praktis mengindikasikan bahwa organisasi perlu merancang strategi retensi yang lebih komprehensif, mengintegrasikan gaya kepemimpinan dan motivasi kerja dengan faktor lain seperti kompensasi dan jenjang karier.Keterbatasan penelitian pada satu perusahaan dan variabel tertentu menyarankan agenda studi mendatang untuk memperluas objek, menyertakan variabel tambahan, dan mengintegrasikan pendekatan kualitatif guna mencapai analisis yang lebih komprehensif tentang retensi karyawan
<br>Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi kerja organisasi terhadap retensi karyawan di Asia Plaza Kota Tasikmalaya, dengan latar belakang tingginya tingkat turnover yang mencerminkan adanya permasalahan dalam praktik kepemimpinan dan menurunnya motivasi kerja di sektor ritel.Metode Penelian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan dan motivasi kerja organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap retensi karyawan, baik secara parsial maupun simultan. Meskipun demikian, arah pengaruh yang positif menunjukkan bahwa peningkatan kualitas kepemimpinan dan motivasi tetap berpotensi memperkuat retensi. Gaya kepemimpinan lebih...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/2/milenial-sektor-ritel-retensi-karyawan-gen-strateg-thumb-84f3e.webp" type="image/webp" length="91812" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/milenial-sektor-ritel-retensi-karyawan-gen-strateg-thumb-84f3e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/milenial-sektor-ritel-retensi-karyawan-gen-strateg-thumb-9358e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/milenial-sektor-ritel-retensi-karyawan-gen-strateg-thumb-f74bc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3443-ppsuniyap.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13753-journal-economics-review-joer.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Menurunkan Intensitas Nyeri Pada Penderita Low Back Pain Melalui Terapi William Flexion Exercise ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Menurunkan Intensitas Nyeri Pada Penderita Low Back Pain Melalui Terapi William Flexion Exercise ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Menurunkan Intensitas Nyeri Pada Penderita Low Back Pain Melalui Terapi William Flexion Exercise ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47396-metode-william-flexion-pasien-lbp</link>
	<guid isPermaLink="false">1096955437c81348f52d2a43aeec5328</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 13:33:18 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ raya gemekan ]]></category>
	<category><![CDATA[ volume vii ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gemekan,raya,vii,volume]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Sebuah studi longitudinal diperlukan untuk mengevaluasi efek jangka panjang penggunaan William Flexion Exercise pada pasien LBP, mencakup ukuran fungsi harian dan kualitas hidup. Penelitian komparatif antara William Flexion Exercise dan terapi fisik tradisional ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Menurunkan Intensitas Nyeri Pada Penderita Low Back Pain Melalui Terapi William Flexion Exercise: Sebuah studi longitudinal diperlukan untuk mengevaluasi efek jangka panjang penggunaan William Flexion Exercise pada pasien LBP, mencakup ukuran fungsi harian dan kualitas hidup. Penelitian komparatif antara William Flexion Exercise dan terapi fisik tradisional dapat menilai efisiensi dan biaya perawatan, sehingga membantu perencanaan layanan kesehatan publik. Selain itu, pengembangan modul pelatihan digital interaktif dapat meningkatkan aksesibilitas dan konsistensi latihan William Flexion Exercise bagi populasi berisiko tinggi LBP di wilayah terpencil.. William Flexion Exercise efektif menurunkan intensitas nyeri pada penderita LBP.Penggunaan latihan ini dapat meningkatkan fungsi tubuh dan mengurangi rasa sakit di area punggung bawah.Praktik rutin William Flexion Exercise dapat menjadi alternatif terapi non-farmakologi untuk pengelolaan LBP Salah satu permasalahan kesehatan yang banyak dialami masyarakat Indonesia adalah LBP (Low Back Pain). LBP merupakan gejala ketidaknyamanan yang ditandai dengan munculnya rasa nyeri pada bagian punggung bawah, diakibatkan gangguan muskuloskeletal dan neuromuskular. Faktor utama LBP meliputi postur tubuh yang salah dan aktivitas statis lama. Dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat, 17 peserta dilakukan pengukuran intensitas nyeri menggunakan Numerical Rating Scale sebelum dan sesudah diberikan William Flexion Exercise. Hasil pretestAeposttest menunjukkan perubahan intensitas nyeri, dengan peserta yang mengalami nyeri ringan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/6/metode-william-flexion-pasien-lbp-back-pain-intens-thumb-b5c91.webp" title="JURIS - Menurunkan Intensitas Nyeri Pada Penderita Low Back Pain Melalui Terapi William Flexion Exercise" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/metode-william-flexion-pasien-lbp-back-pain-intens-thumb-b5c91.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/metode-william-flexion-pasien-lbp-back-pain-intens-thumb-b5c91.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/metode-william-flexion-pasien-lbp-back-pain-intens-thumb-b5c91.webp 1x" title="JURIS - Menurunkan Intensitas Nyeri Pada Penderita Low Back Pain Melalui Terapi William Flexion Exercise" alt="JURIS - Menurunkan Intensitas Nyeri Pada Penderita Low Back Pain Melalui Terapi William Flexion Exercise" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/metode-william-flexion-pasien-lbp-back-pain-intens-thumb-c8a63.webp" title="JURIS - Menurunkan Intensitas Nyeri Pada Penderita Low Back Pain Melalui Terapi William Flexion Exercise" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/metode-william-flexion-pasien-lbp-back-pain-intens-thumb-c8a63.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/metode-william-flexion-pasien-lbp-back-pain-intens-thumb-c8a63.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/metode-william-flexion-pasien-lbp-back-pain-intens-thumb-c8a63.webp 1x" title="JURIS - Menurunkan Intensitas Nyeri Pada Penderita Low Back Pain Melalui Terapi William Flexion Exercise" alt="JURIS - Menurunkan Intensitas Nyeri Pada Penderita Low Back Pain Melalui Terapi William Flexion Exercise" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/metode-william-flexion-pasien-lbp-back-pain-intens-thumb-e63ae.webp" title="JURIS - Menurunkan Intensitas Nyeri Pada Penderita Low Back Pain Melalui Terapi William Flexion Exercise" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/metode-william-flexion-pasien-lbp-back-pain-intens-thumb-e63ae.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/metode-william-flexion-pasien-lbp-back-pain-intens-thumb-e63ae.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/metode-william-flexion-pasien-lbp-back-pain-intens-thumb-e63ae.webp 1x" title="JURIS - Menurunkan Intensitas Nyeri Pada Penderita Low Back Pain Melalui Terapi William Flexion Exercise" alt="JURIS - Menurunkan Intensitas Nyeri Pada Penderita Low Back Pain Melalui Terapi William Flexion Exercise" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47396-metode-william-flexion-pasien-lbp" title="JURIS - Menurunkan Intensitas Nyeri Pada Penderita Low Back Pain Melalui Terapi William Flexion Exercise" target="_blank">Menurunkan Intensitas Nyeri Pada Penderita Low Back Pain Melalui Terapi William Flexion Exercise</a>: Sebuah studi longitudinal diperlukan untuk mengevaluasi efek jangka panjang penggunaan William Flexion Exercise pada pasien LBP, mencakup ukuran fungsi harian dan kualitas hidup. Penelitian komparatif antara William Flexion Exercise dan terapi fisik tradisional dapat menilai efisiensi dan biaya perawatan, sehingga membantu perencanaan layanan kesehatan publik. Selain itu, pengembangan modul pelatihan digital interaktif dapat meningkatkan aksesibilitas dan konsistensi latihan William Flexion Exercise bagi populasi berisiko tinggi LBP di wilayah terpencil..
<br>William Flexion Exercise efektif menurunkan intensitas nyeri pada penderita LBP.Penggunaan latihan ini dapat meningkatkan fungsi tubuh dan mengurangi rasa sakit di area punggung bawah.Praktik rutin William Flexion Exercise dapat menjadi alternatif terapi non-farmakologi untuk pengelolaan LBP
<br>Salah satu permasalahan kesehatan yang banyak dialami masyarakat Indonesia adalah LBP (Low Back Pain). LBP merupakan gejala ketidaknyamanan yang ditandai dengan munculnya rasa nyeri pada bagian punggung bawah, diakibatkan gangguan muskuloskeletal dan neuromuskular. Faktor utama LBP meliputi postur tubuh yang salah dan aktivitas statis lama. Dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat, 17 peserta dilakukan pengukuran intensitas nyeri menggunakan Numerical Rating Scale sebelum dan sesudah diberikan William Flexion Exercise. Hasil pretestAeposttest menunjukkan perubahan intensitas nyeri, dengan peserta yang mengalami nyeri ringan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/6/metode-william-flexion-pasien-lbp-back-pain-intens-thumb-e63ae.webp" type="image/webp" length="80938" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/metode-william-flexion-pasien-lbp-back-pain-intens-thumb-b5c91.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/metode-william-flexion-pasien-lbp-back-pain-intens-thumb-c8a63.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/metode-william-flexion-pasien-lbp-back-pain-intens-thumb-e63ae.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3273-lppmdianhusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13089-jurnal-bhakti-civitas-akademika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Strategi Digital Marketing dan Penetapan Harga Berbasis Etika Bisnis Islam dalam Meningkatkan Minat Beli Konsumen pada E Commerce Shopee ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Strategi Digital Marketing dan Penetapan Harga Berbasis Etika Bisnis Islam dalam Meningkatkan Minat Beli Konsumen pada E Commerce Shopee ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Strategi Digital Marketing dan Penetapan Harga Berbasis Etika Bisnis Islam dalam Meningkatkan Minat Beli Konsumen pada E Commerce Shopee ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47380-strategi-penetapan-harga-daya-beli-konsumen-keperc</link>
	<guid isPermaLink="false">f91ff9f0cecdedeaafa2aeb169b4ce43</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 13:32:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ eka sutisna ]]></category>
	<category><![CDATA[ nana darna ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,darna,eka,main,nana,sutisna]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana strategi digital marketing yang etis dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dan mendorong keputusan pembelian dalam konteks e-commerce. Kedua, bagaimana penerapan etika ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Strategi Digital Marketing dan Penetapan Harga Berbasis Etika Bisnis Islam dalam Meningkatkan Minat Beli Konsumen pada E-Commerce Shopee: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana strategi digital marketing yang etis dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dan mendorong keputusan pembelian dalam konteks e-commerce. Kedua, bagaimana penerapan etika bisnis Islam dalam penetapan harga dapat menciptakan pasar yang sehat dan berkelanjutan, serta memperkuat hubungan antara pelaku usaha dan konsumen. Ketiga, bagaimana perilaku konsumen dalam e-commerce dipengaruhi oleh nilai-nilai etis dan moral dalam praktik bisnis digital, terutama dalam konteks ekonomi syariah.. Hasil pengolahan data dan pembahasan menunjukkan bahwa strategi digital marketing dan penetapan harga berbasis etika bisnis Islam secara bersamaan berdampak signifikan pada minat beli konsumen pada platform e-commerce Shopee.Strategi digital marketing dan penetapan harga berbasis etika bisnis Islam masing-masing memiliki pengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen.Temuan ini memperkuat pentingnya pengembangan strategi pemasaran syariah sebagai pendekatan yang relevan dan berdampak dalam konteks pasar mayoritas Muslim.Pelaku bisnis sebaiknya mempertimbangkan penerapan prinsip syariah dalam aktivitas digital marketing Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak strategi pemasaran digital dan penetapan harga yang mengacu pada etika bisnis Islam terhadap minat pembelian konsumen di platform e-commerce Shopee, baik secara simultan maupun parsial. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner online berbasis skala Likert untuk 40 responden pengguna aktif Shopee. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan, strategi pemasaran digital dan penetapan harga yang sesuai dengan etika Islam memiliki pengaruh signifikan terhadap minat pembelian konsumen. Secara parsial, strategi pemasaran digital dan penetapan harga sesuai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/d/strategi-penetapan-harga-daya-beli-konsumen-keperc-thumb-9ece9.webp" title="JURIS - Analisis Strategi Digital Marketing dan Penetapan Harga Berbasis Etika Bisnis Islam dalam Meningkatkan Minat Beli Konsumen pada E-Commerce Shopee" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/strategi-penetapan-harga-daya-beli-konsumen-keperc-thumb-9ece9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/strategi-penetapan-harga-daya-beli-konsumen-keperc-thumb-9ece9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/strategi-penetapan-harga-daya-beli-konsumen-keperc-thumb-9ece9.webp 1x" title="JURIS - Analisis Strategi Digital Marketing dan Penetapan Harga Berbasis Etika Bisnis Islam dalam Meningkatkan Minat Beli Konsumen pada E-Commerce Shopee" alt="JURIS - Analisis Strategi Digital Marketing dan Penetapan Harga Berbasis Etika Bisnis Islam dalam Meningkatkan Minat Beli Konsumen pada E-Commerce Shopee" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/d/strategi-penetapan-harga-daya-beli-konsumen-keperc-thumb-cc0a9.webp" title="JURIS - Analisis Strategi Digital Marketing dan Penetapan Harga Berbasis Etika Bisnis Islam dalam Meningkatkan Minat Beli Konsumen pada E-Commerce Shopee" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/strategi-penetapan-harga-daya-beli-konsumen-keperc-thumb-cc0a9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/strategi-penetapan-harga-daya-beli-konsumen-keperc-thumb-cc0a9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/strategi-penetapan-harga-daya-beli-konsumen-keperc-thumb-cc0a9.webp 1x" title="JURIS - Analisis Strategi Digital Marketing dan Penetapan Harga Berbasis Etika Bisnis Islam dalam Meningkatkan Minat Beli Konsumen pada E-Commerce Shopee" alt="JURIS - Analisis Strategi Digital Marketing dan Penetapan Harga Berbasis Etika Bisnis Islam dalam Meningkatkan Minat Beli Konsumen pada E-Commerce Shopee" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/d/strategi-penetapan-harga-daya-beli-konsumen-keperc-thumb-e8411.webp" title="JURIS - Analisis Strategi Digital Marketing dan Penetapan Harga Berbasis Etika Bisnis Islam dalam Meningkatkan Minat Beli Konsumen pada E-Commerce Shopee" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/strategi-penetapan-harga-daya-beli-konsumen-keperc-thumb-e8411.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/strategi-penetapan-harga-daya-beli-konsumen-keperc-thumb-e8411.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/strategi-penetapan-harga-daya-beli-konsumen-keperc-thumb-e8411.webp 1x" title="JURIS - Analisis Strategi Digital Marketing dan Penetapan Harga Berbasis Etika Bisnis Islam dalam Meningkatkan Minat Beli Konsumen pada E-Commerce Shopee" alt="JURIS - Analisis Strategi Digital Marketing dan Penetapan Harga Berbasis Etika Bisnis Islam dalam Meningkatkan Minat Beli Konsumen pada E-Commerce Shopee" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47380-strategi-penetapan-harga-daya-beli-konsumen-keperc" title="JURIS - Analisis Strategi Digital Marketing dan Penetapan Harga Berbasis Etika Bisnis Islam dalam Meningkatkan Minat Beli Konsumen pada E-Commerce Shopee" target="_blank">Analisis Strategi Digital Marketing dan Penetapan Harga Berbasis Etika Bisnis Islam dalam Meningkatkan Minat Beli Konsumen pada E-Commerce Shopee</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana strategi digital marketing yang etis dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dan mendorong keputusan pembelian dalam konteks e-commerce. Kedua, bagaimana penerapan etika bisnis Islam dalam penetapan harga dapat menciptakan pasar yang sehat dan berkelanjutan, serta memperkuat hubungan antara pelaku usaha dan konsumen. Ketiga, bagaimana perilaku konsumen dalam e-commerce dipengaruhi oleh nilai-nilai etis dan moral dalam praktik bisnis digital, terutama dalam konteks ekonomi syariah..
<br>Hasil pengolahan data dan pembahasan menunjukkan bahwa strategi digital marketing dan penetapan harga berbasis etika bisnis Islam secara bersamaan berdampak signifikan pada minat beli konsumen pada platform e-commerce Shopee.Strategi digital marketing dan penetapan harga berbasis etika bisnis Islam masing-masing memiliki pengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen.Temuan ini memperkuat pentingnya pengembangan strategi pemasaran syariah sebagai pendekatan yang relevan dan berdampak dalam konteks pasar mayoritas Muslim.Pelaku bisnis sebaiknya mempertimbangkan penerapan prinsip syariah dalam aktivitas digital marketing
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak strategi pemasaran digital dan penetapan harga yang mengacu pada etika bisnis Islam terhadap minat pembelian konsumen di platform e-commerce Shopee, baik secara simultan maupun parsial. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner online berbasis skala Likert untuk 40 responden pengguna aktif Shopee. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan, strategi pemasaran digital dan penetapan harga yang sesuai dengan etika Islam memiliki pengaruh signifikan terhadap minat pembelian konsumen. Secara parsial, strategi pemasaran digital dan penetapan harga sesuai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/d/strategi-penetapan-harga-daya-beli-konsumen-keperc-thumb-9ece9.webp" type="image/webp" length="106368" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/strategi-penetapan-harga-daya-beli-konsumen-keperc-thumb-9ece9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/strategi-penetapan-harga-daya-beli-konsumen-keperc-thumb-cc0a9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/strategi-penetapan-harga-daya-beli-konsumen-keperc-thumb-e8411.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3443-ppsuniyap.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13753-journal-economics-review-joer.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pelayanan Rehabilitasi Sosial Terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa Di Yayasan Pelita Jiwa Insani ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pelayanan Rehabilitasi Sosial Terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa Di Yayasan Pelita Jiwa Insani ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pelayanan Rehabilitasi Sosial Terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa Di Yayasan Pelita Jiwa Insani ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47386-kesehatan-jiwa-kualitas-hidup-odgj-gangguan</link>
	<guid isPermaLink="false">36b152a20d210ac51730cf5c1a2a590a</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 13:28:58 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mendalami bagaimana faktor sosio-kultural lokal, khususnya nilai-nilai kolektivitas dan sistem kekerabatan di masyarakat, memengaruhi kesediaan keluarga dalam mendukung proses rehabilitasi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Penting ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pelayanan Rehabilitasi Sosial Terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa Di Yayasan Pelita Jiwa Insani: Penelitian lanjutan dapat mendalami bagaimana faktor sosio-kultural lokal, khususnya nilai-nilai kolektivitas dan sistem kekerabatan di masyarakat, memengaruhi kesediaan keluarga dalam mendukung proses rehabilitasi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Penting juga untuk mengeksplorasi potensi integrasi kearifan lokal ke dalam program rehabilitasi untuk meningkatkan penerimaan sosial dan mengurangi stigma pasca-pemulihan. Selain itu, studi longitudinal diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas jangka panjang dari berbagai modul pelatihan keterampilan hidup dan dukungan psikososial yang diterapkan, dengan fokus pada transferabilitas keterampilan dari lingkungan rehabilitasi ke kehidupan nyata ODGJ. Penelitian ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi pada keberlanjutan fungsi sosial dan kualitas hidup mereka di masyarakat. Terakhir, disarankan untuk melakukan riset mendalam mengenai implikasi etis dan efektivitas praktis dari penerapan pendekatan koersif (dalam batas tertentu) dalam model rehabilitasi yang mengedepankan otonomi klien. Studi ini bisa membandingkan hasil rehabilitasi, tingkat kepuasan, dan persepsi martabat diri antara klien yang mengalami intervensi koersif dengan yang tidak, dengan tujuan mengembangkan panduan praktik terbaik yang menyeimbangkan antara perlindungan dan pemberdayaan, memastikan ODGJ tetap dianggap sebagai individu yang berdaya dalam perjalanan pemulihannya. Pendekatan-pendekatan ini akan memperkaya pemahaman tentang bagaimana intervensi dapat disesuaikan secara kultural, diterapkan secara etis, dan mendukung pemulihan yang holistik dan berkelanjutan.. Yayasan Pelita Jiwa Insani menerapkan tujuh tahapan pelayanan rehabilitasi sosial komprehensif untuk mengembalikan keberfungsian sosial Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).Proses ini mencakup identifikasi masalah, penyusunan rencana intervensi bersama keluarga, dan pelaksanaan kegiatan pelayanan yang berpusat pada pemecahan masalah klien.Akhirnya, tahapan resosialisasi, terminasi, serta penyaluran dan bimbingan lanjut dilakukan untuk memastikan kemandirian dan reintegrasi sosial ODGJ secara optimal Gangguan jiwa, sebagaimana didefinisikan sebagai disfungsi dalam domain pikiran, kemauan, emosi, dan perilaku, telah menjadi persoalan kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia. Etiologinya kompleks, sering kali berakar pada tekanan psikososial yang bersumber dari dinamika internal individu maupun tuntutan eksternal lingkungan. Kesehatan jiwa sendiri dipahami sebagai kondisi di mana individu mampu menikmati kehidupan, menjaga keseimbangan dalam berbagai aktivitas, mengatasi stres dengan mekanisme koping yang adaptif, serta berperilaku secara wajar sesuai norma sosial-budaya setempat. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa banyak Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) mengalami... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/9/f/kesehatan-jiwa-kualitas-hidup-odgj-gangguan-substa-thumb-70151.webp" title="JURIS - Pelayanan Rehabilitasi Sosial Terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa Di Yayasan Pelita Jiwa Insani" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/kesehatan-jiwa-kualitas-hidup-odgj-gangguan-substa-thumb-70151.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/kesehatan-jiwa-kualitas-hidup-odgj-gangguan-substa-thumb-70151.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/kesehatan-jiwa-kualitas-hidup-odgj-gangguan-substa-thumb-70151.webp 1x" title="JURIS - Pelayanan Rehabilitasi Sosial Terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa Di Yayasan Pelita Jiwa Insani" alt="JURIS - Pelayanan Rehabilitasi Sosial Terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa Di Yayasan Pelita Jiwa Insani" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/f/kesehatan-jiwa-kualitas-hidup-odgj-gangguan-substa-thumb-672ca.webp" title="JURIS - Pelayanan Rehabilitasi Sosial Terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa Di Yayasan Pelita Jiwa Insani" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/kesehatan-jiwa-kualitas-hidup-odgj-gangguan-substa-thumb-672ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/kesehatan-jiwa-kualitas-hidup-odgj-gangguan-substa-thumb-672ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/kesehatan-jiwa-kualitas-hidup-odgj-gangguan-substa-thumb-672ca.webp 1x" title="JURIS - Pelayanan Rehabilitasi Sosial Terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa Di Yayasan Pelita Jiwa Insani" alt="JURIS - Pelayanan Rehabilitasi Sosial Terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa Di Yayasan Pelita Jiwa Insani" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/f/kesehatan-jiwa-kualitas-hidup-odgj-gangguan-substa-thumb-a631f.webp" title="JURIS - Pelayanan Rehabilitasi Sosial Terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa Di Yayasan Pelita Jiwa Insani" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/kesehatan-jiwa-kualitas-hidup-odgj-gangguan-substa-thumb-a631f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/kesehatan-jiwa-kualitas-hidup-odgj-gangguan-substa-thumb-a631f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/kesehatan-jiwa-kualitas-hidup-odgj-gangguan-substa-thumb-a631f.webp 1x" title="JURIS - Pelayanan Rehabilitasi Sosial Terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa Di Yayasan Pelita Jiwa Insani" alt="JURIS - Pelayanan Rehabilitasi Sosial Terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa Di Yayasan Pelita Jiwa Insani" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47386-kesehatan-jiwa-kualitas-hidup-odgj-gangguan" title="JURIS - Pelayanan Rehabilitasi Sosial Terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa Di Yayasan Pelita Jiwa Insani" target="_blank">Pelayanan Rehabilitasi Sosial Terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa Di Yayasan Pelita Jiwa Insani</a>: Penelitian lanjutan dapat mendalami bagaimana faktor sosio-kultural lokal, khususnya nilai-nilai kolektivitas dan sistem kekerabatan di masyarakat, memengaruhi kesediaan keluarga dalam mendukung proses rehabilitasi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Penting juga untuk mengeksplorasi potensi integrasi kearifan lokal ke dalam program rehabilitasi untuk meningkatkan penerimaan sosial dan mengurangi stigma pasca-pemulihan. Selain itu, studi longitudinal diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas jangka panjang dari berbagai modul pelatihan keterampilan hidup dan dukungan psikososial yang diterapkan, dengan fokus pada transferabilitas keterampilan dari lingkungan rehabilitasi ke kehidupan nyata ODGJ. Penelitian ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi pada keberlanjutan fungsi sosial dan kualitas hidup mereka di masyarakat. Terakhir, disarankan untuk melakukan riset mendalam mengenai implikasi etis dan efektivitas praktis dari penerapan pendekatan koersif (dalam batas tertentu) dalam model rehabilitasi yang mengedepankan otonomi klien. Studi ini bisa membandingkan hasil rehabilitasi, tingkat kepuasan, dan persepsi martabat diri antara klien yang mengalami intervensi koersif dengan yang tidak, dengan tujuan mengembangkan panduan praktik terbaik yang menyeimbangkan antara perlindungan dan pemberdayaan, memastikan ODGJ tetap dianggap sebagai individu yang berdaya dalam perjalanan pemulihannya. Pendekatan-pendekatan ini akan memperkaya pemahaman tentang bagaimana intervensi dapat disesuaikan secara kultural, diterapkan secara etis, dan mendukung pemulihan yang holistik dan berkelanjutan..
<br>Yayasan Pelita Jiwa Insani menerapkan tujuh tahapan pelayanan rehabilitasi sosial komprehensif untuk mengembalikan keberfungsian sosial Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).Proses ini mencakup identifikasi masalah, penyusunan rencana intervensi bersama keluarga, dan pelaksanaan kegiatan pelayanan yang berpusat pada pemecahan masalah klien.Akhirnya, tahapan resosialisasi, terminasi, serta penyaluran dan bimbingan lanjut dilakukan untuk memastikan kemandirian dan reintegrasi sosial ODGJ secara optimal
<br>Gangguan jiwa, sebagaimana didefinisikan sebagai disfungsi dalam domain pikiran, kemauan, emosi, dan perilaku, telah menjadi persoalan kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia. Etiologinya kompleks, sering kali berakar pada tekanan psikososial yang bersumber dari dinamika internal individu maupun tuntutan eksternal lingkungan. Kesehatan jiwa sendiri dipahami sebagai kondisi di mana individu mampu menikmati kehidupan, menjaga keseimbangan dalam berbagai aktivitas, mengatasi stres dengan mekanisme koping yang adaptif, serta berperilaku secara wajar sesuai norma sosial-budaya setempat. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa banyak Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) mengalami...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/f/kesehatan-jiwa-kualitas-hidup-odgj-gangguan-substa-thumb-672ca.webp" type="image/webp" length="93914" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/kesehatan-jiwa-kualitas-hidup-odgj-gangguan-substa-thumb-70151.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/kesehatan-jiwa-kualitas-hidup-odgj-gangguan-substa-thumb-672ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/kesehatan-jiwa-kualitas-hidup-odgj-gangguan-substa-thumb-a631f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3273-lppmdianhusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13088-jurnal-keperawatan-kebidanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Anxiety Pada Mahasiswa Pengguna Tiktok Yang Melakukan Self Diagnose Di Stikes Dian Husada Mojokerto ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Anxiety Pada Mahasiswa Pengguna Tiktok Yang Melakukan Self Diagnose Di Stikes Dian Husada Mojokerto ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Anxiety Pada Mahasiswa Pengguna Tiktok Yang Melakukan Self Diagnose Di Stikes Dian Husada Mojokerto ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47383-mahasiswa-stikes-suaka-populasi-mental-m</link>
	<guid isPermaLink="false">a6d3b3be2eb531dbd624dd03ae78bb69</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 13:19:51 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Dosen dan tenaga kependidikan dapat secara proaktif mengintegrasikan pendidikan literasi kesehatan mental digital ke dalam kurikulum maupun aktivitas kemahasiswaan. Selain itu, penting untuk menciptakan mekanisme pelaporan dan rujukan yang mudah diakses ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Anxiety Pada Mahasiswa Pengguna Tiktok Yang Melakukan Self Diagnose Di Stikes Dian Husada Mojokerto: Dosen dan tenaga kependidikan dapat secara proaktif mengintegrasikan pendidikan literasi kesehatan mental digital ke dalam kurikulum maupun aktivitas kemahasiswaan. Selain itu, penting untuk menciptakan mekanisme pelaporan dan rujukan yang mudah diakses dan tidak terstigma, di mana dosen dan staf dapat mengenali tanda-tanda awal kecemasan pada mahasiswa dan menghubungkan mereka dengan Unit Konseling kampus secara responsif. Tenaga kependidikan juga dapat berperan dengan menyediakan dan mempromosikan ruang aman (safe space) serta informasi layanan dukungan psikologis di lingkungan kampus, sehingga mahasiswa merasa didukung secara holistik. Bagi mahasiswa, disarankan untuk meningkatkan kesadaran kritis (critical awareness) dalam mengonsumsi konten kesehatan mental di platform seperti TikTok, dengan selalu memverifikasi layanan konseling kampus secara proaktif sebagai langkah preventif, serta membangun kelompok dukungan sebaya untuk berbagi pengalaman dan strategi koping yang sehat. Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan populasi dan metode penelitian, misalnya dengan studi longitudinal untuk melihat dampak jangka panjang self-diagnosis, atau penelitian kualitatif mendalam untuk memahami motivasi dan pengalaman emosional di balik praktik tersebut. Selain itu, penelitian mendatang dapat menguji efektivitas intervensi berbasis literasi digital dalam menurunkan kecemasan, serta mengeksplorasi peran variabel mediator seperti dukungan sosial, kepribadian, atau jenis konten spesifik yang paling berpengaruh, guna menyusun strategi pencegahan yang lebih tepat sasaran dan berbasis bukti ilmiah.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara penggunaan TikTok untuk self-diagnose dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa STIKES Dian Husada Mojokerto.Secara umum, mayoritas responden (70,7%) berada dalam kategori normal, namun proporsi yang signifikan (28,0%) mengalami kecemasan ringan, dan satu individu (1,2%) mengalami kecemasan sedang.Temuan menunjukkan bahwa karakteristik seperti jenis kelamin perempuan, konsumsi konten spesifik kesehatan mental (bukan health care umum), serta berada di semester pertengahan (Semester 5) cenderung berkorelasi dengan skor kecemasan yang lebih tinggi.Hasil ini mengindikasikan bahwa meskipun self-diagnose melalui media sosial seperti TikTok belum secara masif mengakibatkan kecemasan klinis berat, praktik tersebut berpotensi menjadi faktor risiko yang memperkuat gejala kecemasan, terutama pada kelompok yang secara psikologis lebih rentan.Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan perlunya intervensi promotif-preventif berbasis kampus, seperti literasi kesehatan mental digital dan penguatan dukungan psikososial, untuk memitigasi dampak negatif self-diagnose dan membangun ketahanan mental mahasiswa di era digital Penelitian ini berfokus pada fenomena self-diagnosis, yaitu kecenderungan individu untuk mengidentifikasi dan menetapkan label gangguan kesehatan, khususnya kesehatan mental, berdasarkan pemahaman subjektif yang kerap diperoleh dari konten media sosial seperti TikTok. Di kalangan mahasiswa, paparan berlebihan terhadap informasi kesehatan yang belum terverifikasi melalui platform tersebut dapat memicu respons psikologis yang negatif, termasuk peningkatan kecemasan yang bersifat maladaptif dan sulit dikendalikan. Praktik self-diagnosis berpotensi menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan mental, seperti eskalasi kecemasan hingga mencapai tingkat klinis serta memunculkan gejala-gejala depresif. Oleh karena itu, tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat kecemasan pada populasi mahasiswa pengguna TikTok yang terlibat dalam aktivitas self-diagnosis. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/3/0/mahasiswa-stikes-suaka-populasi-mental-stmik-anxie-thumb-3563b.webp" title="JURIS - Anxiety Pada Mahasiswa Pengguna Tiktok Yang Melakukan Self Diagnose Di Stikes Dian Husada Mojokerto" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/0/mahasiswa-stikes-suaka-populasi-mental-stmik-anxie-thumb-3563b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/0/mahasiswa-stikes-suaka-populasi-mental-stmik-anxie-thumb-3563b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/0/mahasiswa-stikes-suaka-populasi-mental-stmik-anxie-thumb-3563b.webp 1x" title="JURIS - Anxiety Pada Mahasiswa Pengguna Tiktok Yang Melakukan Self Diagnose Di Stikes Dian Husada Mojokerto" alt="JURIS - Anxiety Pada Mahasiswa Pengguna Tiktok Yang Melakukan Self Diagnose Di Stikes Dian Husada Mojokerto" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/0/mahasiswa-stikes-suaka-populasi-mental-stmik-anxie-thumb-8d206.webp" title="JURIS - Anxiety Pada Mahasiswa Pengguna Tiktok Yang Melakukan Self Diagnose Di Stikes Dian Husada Mojokerto" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/0/mahasiswa-stikes-suaka-populasi-mental-stmik-anxie-thumb-8d206.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/0/mahasiswa-stikes-suaka-populasi-mental-stmik-anxie-thumb-8d206.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/0/mahasiswa-stikes-suaka-populasi-mental-stmik-anxie-thumb-8d206.webp 1x" title="JURIS - Anxiety Pada Mahasiswa Pengguna Tiktok Yang Melakukan Self Diagnose Di Stikes Dian Husada Mojokerto" alt="JURIS - Anxiety Pada Mahasiswa Pengguna Tiktok Yang Melakukan Self Diagnose Di Stikes Dian Husada Mojokerto" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/0/mahasiswa-stikes-suaka-populasi-mental-stmik-anxie-thumb-d19c4.webp" title="JURIS - Anxiety Pada Mahasiswa Pengguna Tiktok Yang Melakukan Self Diagnose Di Stikes Dian Husada Mojokerto" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/0/mahasiswa-stikes-suaka-populasi-mental-stmik-anxie-thumb-d19c4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/0/mahasiswa-stikes-suaka-populasi-mental-stmik-anxie-thumb-d19c4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/0/mahasiswa-stikes-suaka-populasi-mental-stmik-anxie-thumb-d19c4.webp 1x" title="JURIS - Anxiety Pada Mahasiswa Pengguna Tiktok Yang Melakukan Self Diagnose Di Stikes Dian Husada Mojokerto" alt="JURIS - Anxiety Pada Mahasiswa Pengguna Tiktok Yang Melakukan Self Diagnose Di Stikes Dian Husada Mojokerto" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47383-mahasiswa-stikes-suaka-populasi-mental-m" title="JURIS - Anxiety Pada Mahasiswa Pengguna Tiktok Yang Melakukan Self Diagnose Di Stikes Dian Husada Mojokerto" target="_blank">Anxiety Pada Mahasiswa Pengguna Tiktok Yang Melakukan Self Diagnose Di Stikes Dian Husada Mojokerto</a>: Dosen dan tenaga kependidikan dapat secara proaktif mengintegrasikan pendidikan literasi kesehatan mental digital ke dalam kurikulum maupun aktivitas kemahasiswaan. Selain itu, penting untuk menciptakan mekanisme pelaporan dan rujukan yang mudah diakses dan tidak terstigma, di mana dosen dan staf dapat mengenali tanda-tanda awal kecemasan pada mahasiswa dan menghubungkan mereka dengan Unit Konseling kampus secara responsif. Tenaga kependidikan juga dapat berperan dengan menyediakan dan mempromosikan ruang aman (safe space) serta informasi layanan dukungan psikologis di lingkungan kampus, sehingga mahasiswa merasa didukung secara holistik. Bagi mahasiswa, disarankan untuk meningkatkan kesadaran kritis (critical awareness) dalam mengonsumsi konten kesehatan mental di platform seperti TikTok, dengan selalu memverifikasi layanan konseling kampus secara proaktif sebagai langkah preventif, serta membangun kelompok dukungan sebaya untuk berbagi pengalaman dan strategi koping yang sehat. Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan populasi dan metode penelitian, misalnya dengan studi longitudinal untuk melihat dampak jangka panjang self-diagnosis, atau penelitian kualitatif mendalam untuk memahami motivasi dan pengalaman emosional di balik praktik tersebut. Selain itu, penelitian mendatang dapat menguji efektivitas intervensi berbasis literasi digital dalam menurunkan kecemasan, serta mengeksplorasi peran variabel mediator seperti dukungan sosial, kepribadian, atau jenis konten spesifik yang paling berpengaruh, guna menyusun strategi pencegahan yang lebih tepat sasaran dan berbasis bukti ilmiah..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara penggunaan TikTok untuk self-diagnose dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa STIKES Dian Husada Mojokerto.Secara umum, mayoritas responden (70,7%) berada dalam kategori normal, namun proporsi yang signifikan (28,0%) mengalami kecemasan ringan, dan satu individu (1,2%) mengalami kecemasan sedang.Temuan menunjukkan bahwa karakteristik seperti jenis kelamin perempuan, konsumsi konten spesifik kesehatan mental (bukan health care umum), serta berada di semester pertengahan (Semester 5) cenderung berkorelasi dengan skor kecemasan yang lebih tinggi.Hasil ini mengindikasikan bahwa meskipun self-diagnose melalui media sosial seperti TikTok belum secara masif mengakibatkan kecemasan klinis berat, praktik tersebut berpotensi menjadi faktor risiko yang memperkuat gejala kecemasan, terutama pada kelompok yang secara psikologis lebih rentan.Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan perlunya intervensi promotif-preventif berbasis kampus, seperti literasi kesehatan mental digital dan penguatan dukungan psikososial, untuk memitigasi dampak negatif self-diagnose dan membangun ketahanan mental mahasiswa di era digital
<br>Penelitian ini berfokus pada fenomena self-diagnosis, yaitu kecenderungan individu untuk mengidentifikasi dan menetapkan label gangguan kesehatan, khususnya kesehatan mental, berdasarkan pemahaman subjektif yang kerap diperoleh dari konten media sosial seperti TikTok. Di kalangan mahasiswa, paparan berlebihan terhadap informasi kesehatan yang belum terverifikasi melalui platform tersebut dapat memicu respons psikologis yang negatif, termasuk peningkatan kecemasan yang bersifat maladaptif dan sulit dikendalikan. Praktik self-diagnosis berpotensi menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan mental, seperti eskalasi kecemasan hingga mencapai tingkat klinis serta memunculkan gejala-gejala depresif. Oleh karena itu, tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat kecemasan pada populasi mahasiswa pengguna TikTok yang terlibat dalam aktivitas self-diagnosis.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/0/mahasiswa-stikes-suaka-populasi-mental-stmik-anxie-thumb-8d206.webp" type="image/webp" length="98788" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/3/0/mahasiswa-stikes-suaka-populasi-mental-stmik-anxie-thumb-3563b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/0/mahasiswa-stikes-suaka-populasi-mental-stmik-anxie-thumb-8d206.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/0/mahasiswa-stikes-suaka-populasi-mental-stmik-anxie-thumb-d19c4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3273-lppmdianhusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13088-jurnal-keperawatan-kebidanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Edukasi Kesehatan Dalam Upaya Peningkatan Cakupan Pemberian ASI Eksklusif Pada Masyarakat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Edukasi Kesehatan Dalam Upaya Peningkatan Cakupan Pemberian ASI Eksklusif Pada Masyarakat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Edukasi Kesehatan Dalam Upaya Peningkatan Cakupan Pemberian ASI Eksklusif Pada Masyarakat ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47398-kombinasi-metode-ceramah-hasil-evaluasi-instalasi</link>
	<guid isPermaLink="false">c0d8de27b4feb9cdb29542e41165d8a5</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 13:17:07 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ raya gemekan ]]></category>
	<category><![CDATA[ volume vii ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gemekan,raya,vii,volume]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, lakukan penelitian longitudinal yang memantau apakah peningkatan pengetahuan akan berlanjut menjadi peningkatan cakupan ASI eksklusif selama setahun berikutnya. Kedua, uji efektivitas kombinasi edukasi masyarakat dengan program dukungan keluarga, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Edukasi Kesehatan Dalam Upaya Peningkatan Cakupan Pemberian ASI Eksklusif Pada Masyarakat: Pertama, lakukan penelitian longitudinal yang memantau apakah peningkatan pengetahuan akan berlanjut menjadi peningkatan cakupan ASI eksklusif selama setahun berikutnya. Kedua, uji efektivitas kombinasi edukasi masyarakat dengan program dukungan keluarga, seperti pelatihan kemandirian ibu menyusui kepada suami dan kerabat, untuk memperkuat norma sosial terhadap ASI eksklusif. Ketiga, bandingkan hasil intervenis antara metode pengajaran tradisional (ceramah) dengan pendekatan interaktif digital (video, aplikasi mobile) dalam meningkatkan pemahaman dan praktik ASI eksklusif di desa-desa terpencil.. Hasil pelaksanaan program edukasi kesehatan di Desa Gelugur menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan sebagian besar peserta (80%) memiliki pengetahuan kurang tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif.Setelah penyuluhan, semua peserta (100%) menunjukkan pengetahuan baik.Peningkatan tersebut menandakan keberhasilan metode ceramah, praktik, dan tanya jawab dalam memperkuat pemahaman masyarakat tentang ASI eksklusif Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif sering dianggap remeh oleh masyarakat karena rendahnya kesadaran akan pentingnya ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan meningkatkan cakupan ASI eksklusif pada ibu hamil dan Pasangan Usia Subur (PUS) di Desa Gelugur melalui edukasi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Gelugur pada Juni 2024 menggunakan metode ceramah, praktik, dan tanya jawab. Hasil evaluasi preActest menunjukkan 80% peserta memiliki pengetahuan kurang tentang ASI eksklusif, sementara pascaActest menunjukkan 100% peserta memiliki pengetahuan baik. Peningkatan signifikan ini menunjukkan efektivitas pendekatan edukatif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan ASI eksklusif di kalangan komunitas... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/5/c/kombinasi-metode-ceramah-hasil-evaluasi-instalasi-thumb-b23d6.webp" title="JURIS - Edukasi Kesehatan Dalam Upaya Peningkatan Cakupan Pemberian ASI Eksklusif Pada Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/kombinasi-metode-ceramah-hasil-evaluasi-instalasi-thumb-b23d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/kombinasi-metode-ceramah-hasil-evaluasi-instalasi-thumb-b23d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/kombinasi-metode-ceramah-hasil-evaluasi-instalasi-thumb-b23d6.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Kesehatan Dalam Upaya Peningkatan Cakupan Pemberian ASI Eksklusif Pada Masyarakat" alt="JURIS - Edukasi Kesehatan Dalam Upaya Peningkatan Cakupan Pemberian ASI Eksklusif Pada Masyarakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/c/kombinasi-metode-ceramah-hasil-evaluasi-instalasi-thumb-7bc62.webp" title="JURIS - Edukasi Kesehatan Dalam Upaya Peningkatan Cakupan Pemberian ASI Eksklusif Pada Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/kombinasi-metode-ceramah-hasil-evaluasi-instalasi-thumb-7bc62.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/kombinasi-metode-ceramah-hasil-evaluasi-instalasi-thumb-7bc62.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/kombinasi-metode-ceramah-hasil-evaluasi-instalasi-thumb-7bc62.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Kesehatan Dalam Upaya Peningkatan Cakupan Pemberian ASI Eksklusif Pada Masyarakat" alt="JURIS - Edukasi Kesehatan Dalam Upaya Peningkatan Cakupan Pemberian ASI Eksklusif Pada Masyarakat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/c/kombinasi-metode-ceramah-hasil-evaluasi-instalasi-thumb-c5e10.webp" title="JURIS - Edukasi Kesehatan Dalam Upaya Peningkatan Cakupan Pemberian ASI Eksklusif Pada Masyarakat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/c/kombinasi-metode-ceramah-hasil-evaluasi-instalasi-thumb-c5e10.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/c/kombinasi-metode-ceramah-hasil-evaluasi-instalasi-thumb-c5e10.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/c/kombinasi-metode-ceramah-hasil-evaluasi-instalasi-thumb-c5e10.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Kesehatan Dalam Upaya Peningkatan Cakupan Pemberian ASI Eksklusif Pada Masyarakat" alt="JURIS - Edukasi Kesehatan Dalam Upaya Peningkatan Cakupan Pemberian ASI Eksklusif Pada Masyarakat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47398-kombinasi-metode-ceramah-hasil-evaluasi-instalasi" title="JURIS - Edukasi Kesehatan Dalam Upaya Peningkatan Cakupan Pemberian ASI Eksklusif Pada Masyarakat" target="_blank">Edukasi Kesehatan Dalam Upaya Peningkatan Cakupan Pemberian ASI Eksklusif Pada Masyarakat</a>: Pertama, lakukan penelitian longitudinal yang memantau apakah peningkatan pengetahuan akan berlanjut menjadi peningkatan cakupan ASI eksklusif selama setahun berikutnya. Kedua, uji efektivitas kombinasi edukasi masyarakat dengan program dukungan keluarga, seperti pelatihan kemandirian ibu menyusui kepada suami dan kerabat, untuk memperkuat norma sosial terhadap ASI eksklusif. Ketiga, bandingkan hasil intervenis antara metode pengajaran tradisional (ceramah) dengan pendekatan interaktif digital (video, aplikasi mobile) dalam meningkatkan pemahaman dan praktik ASI eksklusif di desa-desa terpencil..
<br>Hasil pelaksanaan program edukasi kesehatan di Desa Gelugur menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan sebagian besar peserta (80%) memiliki pengetahuan kurang tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif.Setelah penyuluhan, semua peserta (100%) menunjukkan pengetahuan baik.Peningkatan tersebut menandakan keberhasilan metode ceramah, praktik, dan tanya jawab dalam memperkuat pemahaman masyarakat tentang ASI eksklusif
<br>Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif sering dianggap remeh oleh masyarakat karena rendahnya kesadaran akan pentingnya ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan meningkatkan cakupan ASI eksklusif pada ibu hamil dan Pasangan Usia Subur (PUS) di Desa Gelugur melalui edukasi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Gelugur pada Juni 2024 menggunakan metode ceramah, praktik, dan tanya jawab. Hasil evaluasi preActest menunjukkan 80% peserta memiliki pengetahuan kurang tentang ASI eksklusif, sementara pascaActest menunjukkan 100% peserta memiliki pengetahuan baik. Peningkatan signifikan ini menunjukkan efektivitas pendekatan edukatif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan ASI eksklusif di kalangan komunitas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/c/kombinasi-metode-ceramah-hasil-evaluasi-instalasi-thumb-7bc62.webp" type="image/webp" length="68890" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/kombinasi-metode-ceramah-hasil-evaluasi-instalasi-thumb-b23d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/kombinasi-metode-ceramah-hasil-evaluasi-instalasi-thumb-7bc62.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/c/kombinasi-metode-ceramah-hasil-evaluasi-instalasi-thumb-c5e10.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3273-lppmdianhusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13089-jurnal-bhakti-civitas-akademika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Studi Korelasi Perilaku Cyberbullying dengan Terjadinya Kecemasan Sosial pada Remaja ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Studi Korelasi Perilaku Cyberbullying dengan Terjadinya Kecemasan Sosial pada Remaja ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Studi Korelasi Perilaku Cyberbullying dengan Terjadinya Kecemasan Sosial pada Remaja ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47385-populasi-mahasiswa-program-intervensi-sosial-popul</link>
	<guid isPermaLink="false">fc70b18baa8a8a9b7e9342bb2c9b71e7</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 13:14:15 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, disarankan untuk mengembangkan program intervensi yang bersifat proaktif dan terintegrasi dalam kurikulum serta budaya kampus. Program ini dapat mencakup modul psikoedukasi yang fokus pada pengembangan keterampilan mengelola ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Studi Korelasi Perilaku Cyberbullying dengan Terjadinya Kecemasan Sosial pada Remaja: Berdasarkan temuan penelitian ini, disarankan untuk mengembangkan program intervensi yang bersifat proaktif dan terintegrasi dalam kurikulum serta budaya kampus. Program ini dapat mencakup modul psikoedukasi yang fokus pada pengembangan keterampilan mengelola kecemasan sosial dan pendidikan digital etis. Selain itu, penting untuk memperkuat sistem dukungan psikososial yang mudah diakses dan tidak stigmatis, seperti peer counseling atau help desk kesehatan mental. Untuk mahasiswa dan peneliti selanjutnya, disarankan untuk melakukan studi replikasi dengan cakupan dan metodologi yang lebih luas, serta mempertimbangkan penelitian longitudinal, eksplanatori, dan tindakan untuk menguji generalisasi temuan dan efektivitas intervensi psikoedukasi berbasis kampus.. Perilaku cyberbullying berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden penelitian menunjukkan kecenderungan perilaku pada tingkat rendah hingga sedang.Sebanyak 17 responden (50,0%) berada dalam kategori rendah, diikuti oleh 15 responden (44,1%) pada kategori sedang.Sementara itu, hanya 2 responden (5,9%) yang dikategorikan memiliki perilaku cyberbullying tinggi.Kecemasan sosial berdasarkan hasil penelitian menunjukkan distribusi yang didominasi oleh kategori kecemasan sosial sedang.Dari total 34 responden, sebanyak 27 orang (79,4%) berada dalam kategori tersebut, sementara 7 orang (20,6%) mengalami kecemasan sosial rendah.Hubungan perilaku cyberbullying dengan kecemasan sosial berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara perilaku cyberbullying dengan kecemasan sosial pada responden dengan nilai signifikansi (Sig.2-tailed) sebesar 0,035 (p < 0,05), yang menolak hipotesis nol dan mengonfirmasi adanya korelasi antara kedua variabel tersebut Kecemasan sosial pada remaja akhir, sebagai salah satu gangguan kesehatan mental yang prevalen, diprediksi dipengaruhi secara signifikan oleh paparan terhadap perilaku agresif di ranah digital, khususnya cyberbullying. Penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kedua variabel tersebut pada populasi mahasiswa di STIKes Dian Husada Mojokerto. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dari populasi sebanyak 37 mahasiswa, menghasilkan 34 responden yang memenuhi kriteria. Pengumpulan data dilakukan dengan instrumen terstandar, yakni kuesioner Cyberbullying Victimization untuk mengukur tingkat korbanisasi siber dan Social Anxiety Scale for Adolescent (SAS-A) untuk mengidentifikasi... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/0/1/populasi-mahasiswa-program-intervensi-sosial-stmik-thumb-5ce8c.webp" title="JURIS - Studi Korelasi Perilaku Cyberbullying dengan Terjadinya Kecemasan Sosial pada Remaja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/populasi-mahasiswa-program-intervensi-sosial-stmik-thumb-5ce8c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/populasi-mahasiswa-program-intervensi-sosial-stmik-thumb-5ce8c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/populasi-mahasiswa-program-intervensi-sosial-stmik-thumb-5ce8c.webp 1x" title="JURIS - Studi Korelasi Perilaku Cyberbullying dengan Terjadinya Kecemasan Sosial pada Remaja" alt="JURIS - Studi Korelasi Perilaku Cyberbullying dengan Terjadinya Kecemasan Sosial pada Remaja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/populasi-mahasiswa-program-intervensi-sosial-stmik-thumb-f2ccc.webp" title="JURIS - Studi Korelasi Perilaku Cyberbullying dengan Terjadinya Kecemasan Sosial pada Remaja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/populasi-mahasiswa-program-intervensi-sosial-stmik-thumb-f2ccc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/populasi-mahasiswa-program-intervensi-sosial-stmik-thumb-f2ccc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/populasi-mahasiswa-program-intervensi-sosial-stmik-thumb-f2ccc.webp 1x" title="JURIS - Studi Korelasi Perilaku Cyberbullying dengan Terjadinya Kecemasan Sosial pada Remaja" alt="JURIS - Studi Korelasi Perilaku Cyberbullying dengan Terjadinya Kecemasan Sosial pada Remaja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/populasi-mahasiswa-program-intervensi-sosial-stmik-thumb-44a8f.webp" title="JURIS - Studi Korelasi Perilaku Cyberbullying dengan Terjadinya Kecemasan Sosial pada Remaja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/populasi-mahasiswa-program-intervensi-sosial-stmik-thumb-44a8f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/populasi-mahasiswa-program-intervensi-sosial-stmik-thumb-44a8f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/populasi-mahasiswa-program-intervensi-sosial-stmik-thumb-44a8f.webp 1x" title="JURIS - Studi Korelasi Perilaku Cyberbullying dengan Terjadinya Kecemasan Sosial pada Remaja" alt="JURIS - Studi Korelasi Perilaku Cyberbullying dengan Terjadinya Kecemasan Sosial pada Remaja" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47385-populasi-mahasiswa-program-intervensi-sosial-popul" title="JURIS - Studi Korelasi Perilaku Cyberbullying dengan Terjadinya Kecemasan Sosial pada Remaja" target="_blank">Studi Korelasi Perilaku Cyberbullying dengan Terjadinya Kecemasan Sosial pada Remaja</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, disarankan untuk mengembangkan program intervensi yang bersifat proaktif dan terintegrasi dalam kurikulum serta budaya kampus. Program ini dapat mencakup modul psikoedukasi yang fokus pada pengembangan keterampilan mengelola kecemasan sosial dan pendidikan digital etis. Selain itu, penting untuk memperkuat sistem dukungan psikososial yang mudah diakses dan tidak stigmatis, seperti peer counseling atau help desk kesehatan mental. Untuk mahasiswa dan peneliti selanjutnya, disarankan untuk melakukan studi replikasi dengan cakupan dan metodologi yang lebih luas, serta mempertimbangkan penelitian longitudinal, eksplanatori, dan tindakan untuk menguji generalisasi temuan dan efektivitas intervensi psikoedukasi berbasis kampus..
<br>Perilaku cyberbullying berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden penelitian menunjukkan kecenderungan perilaku pada tingkat rendah hingga sedang.Sebanyak 17 responden (50,0%) berada dalam kategori rendah, diikuti oleh 15 responden (44,1%) pada kategori sedang.Sementara itu, hanya 2 responden (5,9%) yang dikategorikan memiliki perilaku cyberbullying tinggi.Kecemasan sosial berdasarkan hasil penelitian menunjukkan distribusi yang didominasi oleh kategori kecemasan sosial sedang.Dari total 34 responden, sebanyak 27 orang (79,4%) berada dalam kategori tersebut, sementara 7 orang (20,6%) mengalami kecemasan sosial rendah.Hubungan perilaku cyberbullying dengan kecemasan sosial berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara perilaku cyberbullying dengan kecemasan sosial pada responden dengan nilai signifikansi (Sig.2-tailed) sebesar 0,035 (p < 0,05), yang menolak hipotesis nol dan mengonfirmasi adanya korelasi antara kedua variabel tersebut
<br>Kecemasan sosial pada remaja akhir, sebagai salah satu gangguan kesehatan mental yang prevalen, diprediksi dipengaruhi secara signifikan oleh paparan terhadap perilaku agresif di ranah digital, khususnya cyberbullying. Penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kedua variabel tersebut pada populasi mahasiswa di STIKes Dian Husada Mojokerto. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dari populasi sebanyak 37 mahasiswa, menghasilkan 34 responden yang memenuhi kriteria. Pengumpulan data dilakukan dengan instrumen terstandar, yakni kuesioner Cyberbullying Victimization untuk mengukur tingkat korbanisasi siber dan Social Anxiety Scale for Adolescent (SAS-A) untuk mengidentifikasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/1/populasi-mahasiswa-program-intervensi-sosial-stmik-thumb-f2ccc.webp" type="image/webp" length="98060" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/populasi-mahasiswa-program-intervensi-sosial-stmik-thumb-5ce8c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/populasi-mahasiswa-program-intervensi-sosial-stmik-thumb-f2ccc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/populasi-mahasiswa-program-intervensi-sosial-stmik-thumb-44a8f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3273-lppmdianhusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13088-jurnal-keperawatan-kebidanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Efektivitas Posyandu Program PTM Usia Produktif Melalui Screnning Kesehatan di Puskesmas Kawatuna Kota Palu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Efektivitas Posyandu Program PTM Usia Produktif Melalui Screnning Kesehatan di Puskesmas Kawatuna Kota Palu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Efektivitas Posyandu Program PTM Usia Produktif Melalui Screnning Kesehatan di Puskesmas Kawatuna Kota Palu ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47393-kondisi-kesehatan-lingkungan-deteksi-cuaca</link>
	<guid isPermaLink="false">750d9873f9a13237ea77da55a962deef</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 13:04:42 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ raya gemekan ]]></category>
	<category><![CDATA[ volume viii ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gemekan,raya,viii,volume]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas program PTM di Puskesmas Kawatuna, disarankan agar skrining kesehatan dilakukan secara berkala dan lebih menyeluruh, terutama bagi individu dengan risiko kesehatan. Selain itu, edukasi mengenai pola hidup sehat, seperti ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peningkatan Efektivitas Posyandu Program PTM Usia Produktif Melalui Screnning Kesehatan di Puskesmas Kawatuna Kota Palu: Untuk meningkatkan efektivitas program PTM di Puskesmas Kawatuna, disarankan agar skrining kesehatan dilakukan secara berkala dan lebih menyeluruh, terutama bagi individu dengan risiko kesehatan. Selain itu, edukasi mengenai pola hidup sehat, seperti menjaga pola makan, rutin berolahraga, dan mengelola stres, perlu terus ditingkatkan. Kolaborasi antara tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan masyarakat sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap pemeriksaan kesehatan serta penerapan gaya hidup sehat.. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki kondisi kesehatan yang baik, dengan tekanan darah, kadar gula darah, dan asam urat dalam batas normal.Namun, terdapat sebagian kecil yang mengalami hipertensi dan kadar kolesterol tinggi, yang memerlukan perhatian lebih untuk pencegahan dan pengelolaan lebih lanjut.Skrining kesehatan yang dilakukan di Posyandu terbukti efektif dalam mendeteksi kondisi kesehatan masyarakat usia produktif serta menjadi langkah awal dalam upaya pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) Program Posyandu PTM untuk usia produktif masih kurang efektif karena rendahnya partisipasi dan kesadaran akan skrining kesehatan. Hal ini menghambat deteksi dini penyakit tidak menular, meningkatkan risiko komplikasi dan beban kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat di Puskesmas Kawatuna Kota Palu, dilakukan studi observasional terhadap 150 orang untuk memahami kondisi kesehatan mereka. Metode observasional ini melibatkan pengamatan langsung terhadap parameter yaitu tekanan darah, kadar GDA, asam urat, dan kolesterol. Berdasarkan hasil screnning kesehatan pada usia produktif didapatkan hampir seluruhnya dengan kondisi tekanan darah normal sebanyak 145 orang (96,6%). Dan sebagian kecil dengan kondisi hipertensi sebanyak 5 orang (3,3%). Seluruhnya dengan kadar GDA normal sebanyak 150 orang (100%). Seluruhnya dengan kadar asam urat normal sebanyak 150 orang (100%). Dan hampir seluruhnya... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/c/kondisi-kesehatan-lingkungan-deteksi-cuaca-timbal-thumb-b9aa4.webp" title="JURIS - Peningkatan Efektivitas Posyandu Program PTM Usia Produktif Melalui Screnning Kesehatan di Puskesmas Kawatuna Kota Palu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/c/kondisi-kesehatan-lingkungan-deteksi-cuaca-timbal-thumb-b9aa4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/c/kondisi-kesehatan-lingkungan-deteksi-cuaca-timbal-thumb-b9aa4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/c/kondisi-kesehatan-lingkungan-deteksi-cuaca-timbal-thumb-b9aa4.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Efektivitas Posyandu Program PTM Usia Produktif Melalui Screnning Kesehatan di Puskesmas Kawatuna Kota Palu" alt="JURIS - Peningkatan Efektivitas Posyandu Program PTM Usia Produktif Melalui Screnning Kesehatan di Puskesmas Kawatuna Kota Palu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/c/kondisi-kesehatan-lingkungan-deteksi-cuaca-timbal-thumb-ecc60.webp" title="JURIS - Peningkatan Efektivitas Posyandu Program PTM Usia Produktif Melalui Screnning Kesehatan di Puskesmas Kawatuna Kota Palu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/c/kondisi-kesehatan-lingkungan-deteksi-cuaca-timbal-thumb-ecc60.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/c/kondisi-kesehatan-lingkungan-deteksi-cuaca-timbal-thumb-ecc60.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/c/kondisi-kesehatan-lingkungan-deteksi-cuaca-timbal-thumb-ecc60.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Efektivitas Posyandu Program PTM Usia Produktif Melalui Screnning Kesehatan di Puskesmas Kawatuna Kota Palu" alt="JURIS - Peningkatan Efektivitas Posyandu Program PTM Usia Produktif Melalui Screnning Kesehatan di Puskesmas Kawatuna Kota Palu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47393-kondisi-kesehatan-lingkungan-deteksi-cuaca" title="JURIS - Peningkatan Efektivitas Posyandu Program PTM Usia Produktif Melalui Screnning Kesehatan di Puskesmas Kawatuna Kota Palu" target="_blank">Peningkatan Efektivitas Posyandu Program PTM Usia Produktif Melalui Screnning Kesehatan di Puskesmas Kawatuna Kota Palu</a>: Untuk meningkatkan efektivitas program PTM di Puskesmas Kawatuna, disarankan agar skrining kesehatan dilakukan secara berkala dan lebih menyeluruh, terutama bagi individu dengan risiko kesehatan. Selain itu, edukasi mengenai pola hidup sehat, seperti menjaga pola makan, rutin berolahraga, dan mengelola stres, perlu terus ditingkatkan. Kolaborasi antara tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan masyarakat sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap pemeriksaan kesehatan serta penerapan gaya hidup sehat..
<br>Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki kondisi kesehatan yang baik, dengan tekanan darah, kadar gula darah, dan asam urat dalam batas normal.Namun, terdapat sebagian kecil yang mengalami hipertensi dan kadar kolesterol tinggi, yang memerlukan perhatian lebih untuk pencegahan dan pengelolaan lebih lanjut.Skrining kesehatan yang dilakukan di Posyandu terbukti efektif dalam mendeteksi kondisi kesehatan masyarakat usia produktif serta menjadi langkah awal dalam upaya pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM)
<br>Program Posyandu PTM untuk usia produktif masih kurang efektif karena rendahnya partisipasi dan kesadaran akan skrining kesehatan. Hal ini menghambat deteksi dini penyakit tidak menular, meningkatkan risiko komplikasi dan beban kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat di Puskesmas Kawatuna Kota Palu, dilakukan studi observasional terhadap 150 orang untuk memahami kondisi kesehatan mereka. Metode observasional ini melibatkan pengamatan langsung terhadap parameter yaitu tekanan darah, kadar GDA, asam urat, dan kolesterol. Berdasarkan hasil screnning kesehatan pada usia produktif didapatkan hampir seluruhnya dengan kondisi tekanan darah normal sebanyak 145 orang (96,6%). Dan sebagian kecil dengan kondisi hipertensi sebanyak 5 orang (3,3%). Seluruhnya dengan kadar GDA normal sebanyak 150 orang (100%). Seluruhnya dengan kadar asam urat normal sebanyak 150 orang (100%). Dan hampir seluruhnya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/c/kondisi-kesehatan-lingkungan-deteksi-cuaca-timbal-thumb-b9aa4.webp" type="image/webp" length="68210" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/c/kondisi-kesehatan-lingkungan-deteksi-cuaca-timbal-thumb-b9aa4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/c/kondisi-kesehatan-lingkungan-deteksi-cuaca-timbal-thumb-ecc60.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3273-lppmdianhusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13089-jurnal-bhakti-civitas-akademika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Edukasi Gizi Seimbang Pada Anak Pra Sekolah Di RA Syafaat Desa Pesantren Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Edukasi Gizi Seimbang Pada Anak Pra Sekolah Di RA Syafaat Desa Pesantren Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Edukasi Gizi Seimbang Pada Anak Pra Sekolah Di RA Syafaat Desa Pesantren Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47388-pertumbuhan-anak-tua-wali-murid-ketua-rum</link>
	<guid isPermaLink="false">2bad352914a021f1327bdafd238ce59d</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 12:43:54 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ raya gemekan ]]></category>
	<category><![CDATA[ volume vii ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gemekan,raya,vii,volume]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak jangka panjang pengabdian gizi terhadap pertumbuhan anak pra sekolah sehingga pengetahuan orang tua dapat diukur secara longitudinal. Studi perbandingan antara metode ceramah tradisional dan penggunaan media ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Edukasi Gizi Seimbang Pada Anak Pra Sekolah Di RA Syafaat Desa Pesantren Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak jangka panjang pengabdian gizi terhadap pertumbuhan anak pra sekolah sehingga pengetahuan orang tua dapat diukur secara longitudinal. Studi perbandingan antara metode ceramah tradisional dan penggunaan media interaktif dapat menentukan pendekatan paling efektif dalam menyampaikan materi gizi seimbang kepada orang tua dan anak. Penelitian berikutnya dapat meneliti peran guru dan staf sekolah dalam memperkuat penerimaan materi edukasi, serta bagaimana keterlibatan mereka meningkatkan praktik gizi di rumah tangga.. Edukasi gizi seimbang bagi orang tua anak pra sekolah sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.Pengetahuan dan kemampuan orang tua dalam menyediakan gizi seimbang perlu ditingkatkan.Hal ini penting agar generasi yang berkualitas bebas stunting Gizi seimbang merupakan salah satu yang berpengaruh paling penting pada pertumbuhan dan perkembangan pada anak pra sekolah. Gizi berperan untuk menghasilkan energi, membangun dan memelihara jaringan serta mengatur proses-proses kehidupan. Gizi seimbang berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan otak, dan kematangan perkembangan. Tujuan kegiatan ini adalah menambah pengetahuan orang tua tentang gizi seimbang pada anak pra sekolah dan mampu menyiapkan bekal gizi seimbang sebagai upaya pencegahan stunting. Metode dalam kegiatan ini terdiri dari tahap persiapan yaitu mengurus... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/7/6/pertumbuhan-anak-tua-wali-murid-ketua-rumah-tangga-thumb-505ef.webp" title="JURIS - Edukasi Gizi Seimbang Pada Anak Pra Sekolah Di RA Syafaat Desa Pesantren Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/pertumbuhan-anak-tua-wali-murid-ketua-rumah-tangga-thumb-505ef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/pertumbuhan-anak-tua-wali-murid-ketua-rumah-tangga-thumb-505ef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/pertumbuhan-anak-tua-wali-murid-ketua-rumah-tangga-thumb-505ef.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Gizi Seimbang Pada Anak Pra Sekolah Di RA Syafaat Desa Pesantren Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang" alt="JURIS - Edukasi Gizi Seimbang Pada Anak Pra Sekolah Di RA Syafaat Desa Pesantren Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/pertumbuhan-anak-tua-wali-murid-ketua-rumah-tangga-thumb-42188.webp" title="JURIS - Edukasi Gizi Seimbang Pada Anak Pra Sekolah Di RA Syafaat Desa Pesantren Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/pertumbuhan-anak-tua-wali-murid-ketua-rumah-tangga-thumb-42188.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/pertumbuhan-anak-tua-wali-murid-ketua-rumah-tangga-thumb-42188.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/pertumbuhan-anak-tua-wali-murid-ketua-rumah-tangga-thumb-42188.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Gizi Seimbang Pada Anak Pra Sekolah Di RA Syafaat Desa Pesantren Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang" alt="JURIS - Edukasi Gizi Seimbang Pada Anak Pra Sekolah Di RA Syafaat Desa Pesantren Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47388-pertumbuhan-anak-tua-wali-murid-ketua-rum" title="JURIS - Edukasi Gizi Seimbang Pada Anak Pra Sekolah Di RA Syafaat Desa Pesantren Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang" target="_blank">Edukasi Gizi Seimbang Pada Anak Pra Sekolah Di RA Syafaat Desa Pesantren Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang</a>: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak jangka panjang pengabdian gizi terhadap pertumbuhan anak pra sekolah sehingga pengetahuan orang tua dapat diukur secara longitudinal. Studi perbandingan antara metode ceramah tradisional dan penggunaan media interaktif dapat menentukan pendekatan paling efektif dalam menyampaikan materi gizi seimbang kepada orang tua dan anak. Penelitian berikutnya dapat meneliti peran guru dan staf sekolah dalam memperkuat penerimaan materi edukasi, serta bagaimana keterlibatan mereka meningkatkan praktik gizi di rumah tangga..
<br>Edukasi gizi seimbang bagi orang tua anak pra sekolah sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.Pengetahuan dan kemampuan orang tua dalam menyediakan gizi seimbang perlu ditingkatkan.Hal ini penting agar generasi yang berkualitas bebas stunting
<br>Gizi seimbang merupakan salah satu yang berpengaruh paling penting pada pertumbuhan dan perkembangan pada anak pra sekolah. Gizi berperan untuk menghasilkan energi, membangun dan memelihara jaringan serta mengatur proses-proses kehidupan. Gizi seimbang berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan otak, dan kematangan perkembangan. Tujuan kegiatan ini adalah menambah pengetahuan orang tua tentang gizi seimbang pada anak pra sekolah dan mampu menyiapkan bekal gizi seimbang sebagai upaya pencegahan stunting. Metode dalam kegiatan ini terdiri dari tahap persiapan yaitu mengurus...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/6/pertumbuhan-anak-tua-wali-murid-ketua-rumah-tangga-thumb-42188.webp" type="image/webp" length="77104" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/pertumbuhan-anak-tua-wali-murid-ketua-rumah-tangga-thumb-505ef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/pertumbuhan-anak-tua-wali-murid-ketua-rumah-tangga-thumb-42188.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3273-lppmdianhusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13089-jurnal-bhakti-civitas-akademika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Analisis Kebijakan Perpajakan Terhadap Perusahaan Rintisan Startups ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kebijakan Perpajakan Terhadap Perusahaan Rintisan Startups ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kebijakan Perpajakan Terhadap Perusahaan Rintisan Startups ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47378-ekosistem-startup-regulasi-pajak-studi-kom</link>
	<guid isPermaLink="false">e72d3048a71dec2b27bb47893756c8e4</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 12:43:47 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nilai sosial ]]></category>
	<category><![CDATA[ ardi kusmara ]]></category>
	<category><![CDATA[ dodi agusra ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agusra,ardi,dodi,kusmara,nilai,sosial]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada aspek-aspek berikut: Pertama, melakukan studi komparatif antara kebijakan perpajakan di Indonesia dengan negara-negara lain yang memiliki ekosistem startup yang kuat, seperti Singapura. Dengan demikian, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Analisis Kebijakan Perpajakan Terhadap Perusahaan Rintisan (Startups): Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada aspek-aspek berikut: Pertama, melakukan studi komparatif antara kebijakan perpajakan di Indonesia dengan negara-negara lain yang memiliki ekosistem startup yang kuat, seperti Singapura. Dengan demikian, dapat diidentifikasi kebijakan mana yang paling efektif dalam mendukung pertumbuhan startup dan menarik investasi asing. Kedua, mengeksplorasi strategi edukasi yang efektif untuk meningkatkan pemahaman startup tentang kewajiban perpajakan dan proses administrasi yang terkait. Penelitian ini dapat melibatkan startup dari berbagai sektor dan ukuran, serta menganalisis efektivitas berbagai metode edukasi yang telah diterapkan. Ketiga, menganalisis dampak kebijakan insentif pajak terhadap inovasi dan pengembangan produk startup. Penelitian ini dapat mengukur seberapa besar insentif pajak mendorong startup untuk berinvestasi dalam riset dan pengembangan, serta bagaimana hal itu mempengaruhi daya saing mereka di pasar global. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam mendukung ekosistem startup di Indonesia, baik dari segi kebijakan perpajakan, edukasi, maupun inovasi.. Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa kebijakan perpajakan di Indonesia memiliki pengaruh signifikan terhadap perkembangan startup, terutama dalam hal pengelolaan keuangan, likuiditas, dan potensi inovasi perusahaan rintisan.Insentif perpajakan yang diberikan pemerintah, seperti keringanan Pajak Penghasilan Badan (PPh Badan) dan pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada produk digital tertentu, terbukti membantu startup dalam mengurangi beban operasional pada tahap awal perkembangan mereka.Namun, meskipun kebijakan perpajakan memberikan manfaat, startup di Indonesia masih menghadapi tantangan dalam memahami dan mematuhi regulasi perpajakan yang relatif kompleks.Kurangnya pemahaman tentang pajak dan proses administrasi yang rumit sering kali menjadi hambatan bagi startup untuk sepenuhnya memanfaatkan insentif yang tersedia.Oleh karena itu, penyederhanaan proses perpajakan dan edukasi yang lebih intensif sangat diperlukan untuk meningkatkan kepatuhan pajak di kalangan startup.Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa sektor teknologi dan fintech di Indonesia menerima manfaat yang lebih besar dari kebijakan perpajakan dibandingkan dengan sektor-sektor lainnya.Pertumbuhan jumlah startup dan peningkatan investasi di sektor ini menjadi bukti nyata bahwa kebijakan perpajakan yang tepat dapat mendorong inovasi dan pertumbuhan ekonomi.Meski demikian, perbandingan kebijakan perpajakan Indonesia dengan negara-negara lain seperti Singapura menunjukkan bahwa Indonesia masih perlu meningkatkan daya saingnya, terutama dalam hal penyederhanaan regulasi dan pemberian insentif yang lebih kompetitif untuk menarik lebih banyak investasi asing.Secara keseluruhan, kebijakan perpajakan di Indonesia telah memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan startup, namun masih banyak ruang untuk perbaikan.Pemerintah perlu terus memperbarui kebijakan perpajakan dengan berfokus pada penyederhanaan regulasi dan memberikan dukungan lebih lanjut bagi perusahaan rintisan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kebijakan perpajakan terhadap perusahaan rintisan (startups) di Indonesia, terutama dalam hal pertumbuhan dan keberlangsungan usaha. Perusahaan rintisan seringkali menghadapi tantangan besar dalam memenuhi kewajiban perpajakan, yang dapat mempengaruhi performa keuangan dan daya saing mereka. Penelitian ini menggunakan metode campuran dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan insentif perpajakan, seperti keringanan pajak penghasilan bagi startup dengan pendapatan di bawah batas tertentu, telah membantu beberapa perusahaan rintisan untuk bertahan dan berkembang. Namun, hambatan administrasi perpajakan serta kurangnya pemahaman mengenai... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/0/ekosistem-startup-regulasi-pajak-studi-komparatif-thumb-075ed.webp" title="JURIS - Analisis Kebijakan Perpajakan Terhadap Perusahaan Rintisan (Startups)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/ekosistem-startup-regulasi-pajak-studi-komparatif-thumb-075ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/ekosistem-startup-regulasi-pajak-studi-komparatif-thumb-075ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/ekosistem-startup-regulasi-pajak-studi-komparatif-thumb-075ed.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kebijakan Perpajakan Terhadap Perusahaan Rintisan (Startups)" alt="JURIS - Analisis Kebijakan Perpajakan Terhadap Perusahaan Rintisan (Startups)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/ekosistem-startup-regulasi-pajak-studi-komparatif-thumb-0d377.webp" title="JURIS - Analisis Kebijakan Perpajakan Terhadap Perusahaan Rintisan (Startups)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/ekosistem-startup-regulasi-pajak-studi-komparatif-thumb-0d377.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/ekosistem-startup-regulasi-pajak-studi-komparatif-thumb-0d377.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/ekosistem-startup-regulasi-pajak-studi-komparatif-thumb-0d377.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kebijakan Perpajakan Terhadap Perusahaan Rintisan (Startups)" alt="JURIS - Analisis Kebijakan Perpajakan Terhadap Perusahaan Rintisan (Startups)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/ekosistem-startup-regulasi-pajak-studi-komparatif-thumb-bdfed.webp" title="JURIS - Analisis Kebijakan Perpajakan Terhadap Perusahaan Rintisan (Startups)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/ekosistem-startup-regulasi-pajak-studi-komparatif-thumb-bdfed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/ekosistem-startup-regulasi-pajak-studi-komparatif-thumb-bdfed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/ekosistem-startup-regulasi-pajak-studi-komparatif-thumb-bdfed.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kebijakan Perpajakan Terhadap Perusahaan Rintisan (Startups)" alt="JURIS - Analisis Kebijakan Perpajakan Terhadap Perusahaan Rintisan (Startups)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47378-ekosistem-startup-regulasi-pajak-studi-kom" title="JURIS - Analisis Kebijakan Perpajakan Terhadap Perusahaan Rintisan (Startups)" target="_blank">Analisis Kebijakan Perpajakan Terhadap Perusahaan Rintisan (Startups)</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada aspek-aspek berikut: Pertama, melakukan studi komparatif antara kebijakan perpajakan di Indonesia dengan negara-negara lain yang memiliki ekosistem startup yang kuat, seperti Singapura. Dengan demikian, dapat diidentifikasi kebijakan mana yang paling efektif dalam mendukung pertumbuhan startup dan menarik investasi asing. Kedua, mengeksplorasi strategi edukasi yang efektif untuk meningkatkan pemahaman startup tentang kewajiban perpajakan dan proses administrasi yang terkait. Penelitian ini dapat melibatkan startup dari berbagai sektor dan ukuran, serta menganalisis efektivitas berbagai metode edukasi yang telah diterapkan. Ketiga, menganalisis dampak kebijakan insentif pajak terhadap inovasi dan pengembangan produk startup. Penelitian ini dapat mengukur seberapa besar insentif pajak mendorong startup untuk berinvestasi dalam riset dan pengembangan, serta bagaimana hal itu mempengaruhi daya saing mereka di pasar global. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam mendukung ekosistem startup di Indonesia, baik dari segi kebijakan perpajakan, edukasi, maupun inovasi..
<br>Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa kebijakan perpajakan di Indonesia memiliki pengaruh signifikan terhadap perkembangan startup, terutama dalam hal pengelolaan keuangan, likuiditas, dan potensi inovasi perusahaan rintisan.Insentif perpajakan yang diberikan pemerintah, seperti keringanan Pajak Penghasilan Badan (PPh Badan) dan pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada produk digital tertentu, terbukti membantu startup dalam mengurangi beban operasional pada tahap awal perkembangan mereka.Namun, meskipun kebijakan perpajakan memberikan manfaat, startup di Indonesia masih menghadapi tantangan dalam memahami dan mematuhi regulasi perpajakan yang relatif kompleks.Kurangnya pemahaman tentang pajak dan proses administrasi yang rumit sering kali menjadi hambatan bagi startup untuk sepenuhnya memanfaatkan insentif yang tersedia.Oleh karena itu, penyederhanaan proses perpajakan dan edukasi yang lebih intensif sangat diperlukan untuk meningkatkan kepatuhan pajak di kalangan startup.Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa sektor teknologi dan fintech di Indonesia menerima manfaat yang lebih besar dari kebijakan perpajakan dibandingkan dengan sektor-sektor lainnya.Pertumbuhan jumlah startup dan peningkatan investasi di sektor ini menjadi bukti nyata bahwa kebijakan perpajakan yang tepat dapat mendorong inovasi dan pertumbuhan ekonomi.Meski demikian, perbandingan kebijakan perpajakan Indonesia dengan negara-negara lain seperti Singapura menunjukkan bahwa Indonesia masih perlu meningkatkan daya saingnya, terutama dalam hal penyederhanaan regulasi dan pemberian insentif yang lebih kompetitif untuk menarik lebih banyak investasi asing.Secara keseluruhan, kebijakan perpajakan di Indonesia telah memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan startup, namun masih banyak ruang untuk perbaikan.Pemerintah perlu terus memperbarui kebijakan perpajakan dengan berfokus pada penyederhanaan regulasi dan memberikan dukungan lebih lanjut bagi perusahaan rintisan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kebijakan perpajakan terhadap perusahaan rintisan (startups) di Indonesia, terutama dalam hal pertumbuhan dan keberlangsungan usaha. Perusahaan rintisan seringkali menghadapi tantangan besar dalam memenuhi kewajiban perpajakan, yang dapat mempengaruhi performa keuangan dan daya saing mereka. Penelitian ini menggunakan metode campuran dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan insentif perpajakan, seperti keringanan pajak penghasilan bagi startup dengan pendapatan di bawah batas tertentu, telah membantu beberapa perusahaan rintisan untuk bertahan dan berkembang. Namun, hambatan administrasi perpajakan serta kurangnya pemahaman mengenai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/0/ekosistem-startup-regulasi-pajak-studi-komparatif-thumb-0d377.webp" type="image/webp" length="82730" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/ekosistem-startup-regulasi-pajak-studi-komparatif-thumb-075ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/ekosistem-startup-regulasi-pajak-studi-komparatif-thumb-0d377.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/ekosistem-startup-regulasi-pajak-studi-komparatif-thumb-bdfed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2022-stpi-pajak.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16187-journal-tax-business.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pemeriksaan Golongan Darah Sistem ABO Pada Anak Pra Sekolah Di TK Bina Insani Candimulyo Jombang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemeriksaan Golongan Darah Sistem ABO Pada Anak Pra Sekolah Di TK Bina Insani Candimulyo Jombang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemeriksaan Golongan Darah Sistem ABO Pada Anak Pra Sekolah Di TK Bina Insani Candimulyo Jombang ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47392-jejaring-donor-darah-riwayat-transfusi-trans</link>
	<guid isPermaLink="false">9a5ec23d6323faa1240e41fc1d248727</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 12:16:57 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ raya gemekan ]]></category>
	<category><![CDATA[ volume viii ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gemekan,raya,viii,volume]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertanyaan penelitian baru dapat diarahkan ke (1) bagaimana perbedaan distribusi golongan darah sistem ABO di berbagai tingkat sekolah (pra sekolah, SD, SMP) di wilayah Kabupaten Jombang, (2) apakah variabel pendidikan orang tua mempengaruhi kesadaran ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pemeriksaan Golongan Darah Sistem ABO Pada Anak Pra Sekolah Di TK Bina Insani Candimulyo Jombang: Pertanyaan penelitian baru dapat diarahkan ke (1) bagaimana perbedaan distribusi golongan darah sistem ABO di berbagai tingkat sekolah (pra sekolah, SD, SMP) di wilayah Kabupaten Jombang, (2) apakah variabel pendidikan orang tua mempengaruhi kesadaran pengujian golongan darah pada anak-anak di lingkungan sekolah, dan (3) apa hubungan antara pengetahuan golongan darah dan kebiasaan donor darah di kalangan remaja di Jombang. Dengan melibatkan populasi yang lebih luas dan variabel sosialAcekonomi, penelitian lanjutan dapat menilai faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi pengujian golongan darah serta dampaknya pada kesiapsiagaan kesehatan masyarakat.. Pemeriksaan golongan darah sistem ABO di TK Bina Insani Candimulyo Jombong menunjukkan prevalensi golongan darah B (33%) sebagai jenis paling banyak diikuti oleh O (29%), AB (24%), dan A (14%).Data ini dapat digunakan untuk memantau kesehatan anak pra sekolah dan memperkuat kesiapan medis dalam situasi darurat Golongan darah penting dilakukan sebagai bentuk sikap waspada jika suatu saat membutuhkan transfusi darah dari orang lain. Dalam kasus yang serius seperti luka bakar, persalinan, dan kecelakaan, transfusi darah memiliki kemungkinan diperlukan karena kekurangan darah. Dalam penelitian ini, dilakukan pemeriksaan golongan darah sistem ABO di kalangan siswa siswi TK Bina Insani Candimulyo Jombang pada tanggal 14 Oktober 2024 menggunakan metode forward slide yang sederhana dan cepat. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa golongan darah B paling dominan (33%), kemudian... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/b/jejaring-donor-darah-riwayat-transfusi-golongan-si-thumb-eed92.webp" title="JURIS - Pemeriksaan Golongan Darah Sistem ABO Pada Anak Pra Sekolah Di TK Bina Insani Candimulyo Jombang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/jejaring-donor-darah-riwayat-transfusi-golongan-si-thumb-eed92.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/jejaring-donor-darah-riwayat-transfusi-golongan-si-thumb-eed92.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/jejaring-donor-darah-riwayat-transfusi-golongan-si-thumb-eed92.webp 1x" title="JURIS - Pemeriksaan Golongan Darah Sistem ABO Pada Anak Pra Sekolah Di TK Bina Insani Candimulyo Jombang" alt="JURIS - Pemeriksaan Golongan Darah Sistem ABO Pada Anak Pra Sekolah Di TK Bina Insani Candimulyo Jombang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/b/jejaring-donor-darah-riwayat-transfusi-golongan-si-thumb-da08e.webp" title="JURIS - Pemeriksaan Golongan Darah Sistem ABO Pada Anak Pra Sekolah Di TK Bina Insani Candimulyo Jombang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/jejaring-donor-darah-riwayat-transfusi-golongan-si-thumb-da08e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/jejaring-donor-darah-riwayat-transfusi-golongan-si-thumb-da08e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/jejaring-donor-darah-riwayat-transfusi-golongan-si-thumb-da08e.webp 1x" title="JURIS - Pemeriksaan Golongan Darah Sistem ABO Pada Anak Pra Sekolah Di TK Bina Insani Candimulyo Jombang" alt="JURIS - Pemeriksaan Golongan Darah Sistem ABO Pada Anak Pra Sekolah Di TK Bina Insani Candimulyo Jombang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/b/jejaring-donor-darah-riwayat-transfusi-golongan-si-thumb-1323f.webp" title="JURIS - Pemeriksaan Golongan Darah Sistem ABO Pada Anak Pra Sekolah Di TK Bina Insani Candimulyo Jombang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/jejaring-donor-darah-riwayat-transfusi-golongan-si-thumb-1323f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/jejaring-donor-darah-riwayat-transfusi-golongan-si-thumb-1323f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/jejaring-donor-darah-riwayat-transfusi-golongan-si-thumb-1323f.webp 1x" title="JURIS - Pemeriksaan Golongan Darah Sistem ABO Pada Anak Pra Sekolah Di TK Bina Insani Candimulyo Jombang" alt="JURIS - Pemeriksaan Golongan Darah Sistem ABO Pada Anak Pra Sekolah Di TK Bina Insani Candimulyo Jombang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47392-jejaring-donor-darah-riwayat-transfusi-trans" title="JURIS - Pemeriksaan Golongan Darah Sistem ABO Pada Anak Pra Sekolah Di TK Bina Insani Candimulyo Jombang" target="_blank">Pemeriksaan Golongan Darah Sistem ABO Pada Anak Pra Sekolah Di TK Bina Insani Candimulyo Jombang</a>: Pertanyaan penelitian baru dapat diarahkan ke (1) bagaimana perbedaan distribusi golongan darah sistem ABO di berbagai tingkat sekolah (pra sekolah, SD, SMP) di wilayah Kabupaten Jombang, (2) apakah variabel pendidikan orang tua mempengaruhi kesadaran pengujian golongan darah pada anak-anak di lingkungan sekolah, dan (3) apa hubungan antara pengetahuan golongan darah dan kebiasaan donor darah di kalangan remaja di Jombang. Dengan melibatkan populasi yang lebih luas dan variabel sosialAcekonomi, penelitian lanjutan dapat menilai faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi pengujian golongan darah serta dampaknya pada kesiapsiagaan kesehatan masyarakat..
<br>Pemeriksaan golongan darah sistem ABO di TK Bina Insani Candimulyo Jombong menunjukkan prevalensi golongan darah B (33%) sebagai jenis paling banyak diikuti oleh O (29%), AB (24%), dan A (14%).Data ini dapat digunakan untuk memantau kesehatan anak pra sekolah dan memperkuat kesiapan medis dalam situasi darurat
<br>Golongan darah penting dilakukan sebagai bentuk sikap waspada jika suatu saat membutuhkan transfusi darah dari orang lain. Dalam kasus yang serius seperti luka bakar, persalinan, dan kecelakaan, transfusi darah memiliki kemungkinan diperlukan karena kekurangan darah. Dalam penelitian ini, dilakukan pemeriksaan golongan darah sistem ABO di kalangan siswa siswi TK Bina Insani Candimulyo Jombang pada tanggal 14 Oktober 2024 menggunakan metode forward slide yang sederhana dan cepat. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa golongan darah B paling dominan (33%), kemudian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/b/jejaring-donor-darah-riwayat-transfusi-golongan-si-thumb-da08e.webp" type="image/webp" length="92654" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/jejaring-donor-darah-riwayat-transfusi-golongan-si-thumb-eed92.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/jejaring-donor-darah-riwayat-transfusi-golongan-si-thumb-da08e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/jejaring-donor-darah-riwayat-transfusi-golongan-si-thumb-1323f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3273-lppmdianhusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13089-jurnal-bhakti-civitas-akademika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS di TPMB WILDA SITINDAON ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS di TPMB WILDA SITINDAON ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS di TPMB WILDA SITINDAON ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47387-hormon-oksitosin-intervensi-non-pengaruh-pijat</link>
	<guid isPermaLink="false">6dfb3e96a4d081b0733702101835fb42</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 12:12:09 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkuat bukti ilmiah terkait pijat oksitosin, penelitian lanjutan perlu didesain dengan metodologi yang lebih kuat. Salah satu arah studi yang krusial adalah pelaksanaan uji klinis acak terkontrol (Randomized Controlled Trial/RCT) yang melibatkan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS di TPMB WILDA SITINDAON: Untuk memperkuat bukti ilmiah terkait pijat oksitosin, penelitian lanjutan perlu didesain dengan metodologi yang lebih kuat. Salah satu arah studi yang krusial adalah pelaksanaan uji klinis acak terkontrol (Randomized Controlled Trial/RCT) yang melibatkan kelompok pembanding yang memadai, misalnya kelompok yang menerima perawatan standar tanpa pijat oksitosin. Desain ini akan membantu memastikan bahwa peningkatan produksi ASI yang diamati benar-benar disebabkan oleh intervensi pijat oksitosin, bukan faktor lain yang tidak terkontrol. Selain itu, penting sekali untuk melampaui pengukuran subjektif melalui kuesioner dengan mengintegrasikan metode pengukuran yang lebih objektif. Studi mendatang dapat menyertakan pengukuran volume ASI yang dikeluarkan secara akurat, misalnya melalui penimbangan bayi sebelum dan sesudah menyusu (test weighing) atau pengukuran volume ASI perah. Lebih jauh lagi, penelitian dapat mengeksplorasi perubahan fisiologis pada ibu, seperti kadar hormon oksitosin dan prolaktin dalam serum, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang mekanisme kerja pijat oksitosin secara biokimiawi. Studi juga sebaiknya berfokus pada pengidentifikasian protokol pijat oksitosin yang paling optimal, termasuk durasi, frekuensi, dan lokasi pijatan yang paling efektif, serta menelaah dampaknya terhadap tingkat keberhasilan ASI eksklusif jangka panjang dan status gizi bayi. Dengan demikian, kita dapat membangun rekomendasi berbasis bukti yang lebih kokoh, memastikan intervensi ini dapat diimplementasikan secara maksimal untuk kesehatan ibu dan anak.. Berdasarkan analisis data, pijat oksitosin memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas di TPMB Wilda Sitindaon, Jambi, dibuktikan dengan peningkatan skor rata-rata dari 9,17 menjadi 13,37 dan nilai p=0,012.Efektivitas intervensi ini optimal saat dilakukan secara rutin minimal tiga kali sehari, menghasilkan perbaikan kuantitatif dan pergeseran skor ke kategori "baik".Oleh karena itu, pijat oksitosin terbukti sebagai intervensi non-farmakologis yang efektif, aman, dan mudah diaplikasikan, sangat direkomendasikan untuk diintegrasikan sebagai standar asuhan kebidanan postnatal guna mendukung keberhasilan program menyusui eksklusif Permasalahan hipolaktasi atau produksi ASI yang kurang merupakan tantangan klinis yang sering dihadapi ibu nifas dan berpotensi menjadi faktor risiko kegagalan pemberian ASI eksklusif. Sebagai respons terhadap hal ini, pijat oksitosin muncul sebagai intervensi non-farmakologis yang menjanjikan, dengan mekanisme kerja berdasarkan prinsip fisiologis untuk merangsang milk ejection reflex melalui stimulasi pelepasan hormon oksitosin endogen. Penelitian ini dirancang secara kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest untuk menguji pengaruh spesifik intervensi tersebut. Sebanyak 30 ibu nifas di TPMB Wilda Sitindaon dipilih sebagai sampel melalui purposive sampling dan menerima intervensi pijat oksitosin standar selama tiga hari berturut-turut. Pengukuran objektif... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/a/hormon-oksitosin-intervensi-non-pengaruh-pijat-per-thumb-9814e.webp" title="JURIS - PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS di TPMB WILDA SITINDAON" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/hormon-oksitosin-intervensi-non-pengaruh-pijat-per-thumb-9814e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/hormon-oksitosin-intervensi-non-pengaruh-pijat-per-thumb-9814e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/hormon-oksitosin-intervensi-non-pengaruh-pijat-per-thumb-9814e.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS di TPMB WILDA SITINDAON" alt="JURIS - PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS di TPMB WILDA SITINDAON" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/a/hormon-oksitosin-intervensi-non-pengaruh-pijat-per-thumb-dd892.webp" title="JURIS - PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS di TPMB WILDA SITINDAON" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/hormon-oksitosin-intervensi-non-pengaruh-pijat-per-thumb-dd892.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/hormon-oksitosin-intervensi-non-pengaruh-pijat-per-thumb-dd892.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/hormon-oksitosin-intervensi-non-pengaruh-pijat-per-thumb-dd892.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS di TPMB WILDA SITINDAON" alt="JURIS - PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS di TPMB WILDA SITINDAON" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/a/hormon-oksitosin-intervensi-non-pengaruh-pijat-per-thumb-73a62.webp" title="JURIS - PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS di TPMB WILDA SITINDAON" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/hormon-oksitosin-intervensi-non-pengaruh-pijat-per-thumb-73a62.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/hormon-oksitosin-intervensi-non-pengaruh-pijat-per-thumb-73a62.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/hormon-oksitosin-intervensi-non-pengaruh-pijat-per-thumb-73a62.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS di TPMB WILDA SITINDAON" alt="JURIS - PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS di TPMB WILDA SITINDAON" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47387-hormon-oksitosin-intervensi-non-pengaruh-pijat" title="JURIS - PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS di TPMB WILDA SITINDAON" target="_blank">PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS di TPMB WILDA SITINDAON</a>: Untuk memperkuat bukti ilmiah terkait pijat oksitosin, penelitian lanjutan perlu didesain dengan metodologi yang lebih kuat. Salah satu arah studi yang krusial adalah pelaksanaan uji klinis acak terkontrol (Randomized Controlled Trial/RCT) yang melibatkan kelompok pembanding yang memadai, misalnya kelompok yang menerima perawatan standar tanpa pijat oksitosin. Desain ini akan membantu memastikan bahwa peningkatan produksi ASI yang diamati benar-benar disebabkan oleh intervensi pijat oksitosin, bukan faktor lain yang tidak terkontrol. Selain itu, penting sekali untuk melampaui pengukuran subjektif melalui kuesioner dengan mengintegrasikan metode pengukuran yang lebih objektif. Studi mendatang dapat menyertakan pengukuran volume ASI yang dikeluarkan secara akurat, misalnya melalui penimbangan bayi sebelum dan sesudah menyusu (test weighing) atau pengukuran volume ASI perah. Lebih jauh lagi, penelitian dapat mengeksplorasi perubahan fisiologis pada ibu, seperti kadar hormon oksitosin dan prolaktin dalam serum, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang mekanisme kerja pijat oksitosin secara biokimiawi. Studi juga sebaiknya berfokus pada pengidentifikasian protokol pijat oksitosin yang paling optimal, termasuk durasi, frekuensi, dan lokasi pijatan yang paling efektif, serta menelaah dampaknya terhadap tingkat keberhasilan ASI eksklusif jangka panjang dan status gizi bayi. Dengan demikian, kita dapat membangun rekomendasi berbasis bukti yang lebih kokoh, memastikan intervensi ini dapat diimplementasikan secara maksimal untuk kesehatan ibu dan anak..
<br>Berdasarkan analisis data, pijat oksitosin memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas di TPMB Wilda Sitindaon, Jambi, dibuktikan dengan peningkatan skor rata-rata dari 9,17 menjadi 13,37 dan nilai p=0,012.Efektivitas intervensi ini optimal saat dilakukan secara rutin minimal tiga kali sehari, menghasilkan perbaikan kuantitatif dan pergeseran skor ke kategori "baik".Oleh karena itu, pijat oksitosin terbukti sebagai intervensi non-farmakologis yang efektif, aman, dan mudah diaplikasikan, sangat direkomendasikan untuk diintegrasikan sebagai standar asuhan kebidanan postnatal guna mendukung keberhasilan program menyusui eksklusif
<br>Permasalahan hipolaktasi atau produksi ASI yang kurang merupakan tantangan klinis yang sering dihadapi ibu nifas dan berpotensi menjadi faktor risiko kegagalan pemberian ASI eksklusif. Sebagai respons terhadap hal ini, pijat oksitosin muncul sebagai intervensi non-farmakologis yang menjanjikan, dengan mekanisme kerja berdasarkan prinsip fisiologis untuk merangsang milk ejection reflex melalui stimulasi pelepasan hormon oksitosin endogen. Penelitian ini dirancang secara kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest untuk menguji pengaruh spesifik intervensi tersebut. Sebanyak 30 ibu nifas di TPMB Wilda Sitindaon dipilih sebagai sampel melalui purposive sampling dan menerima intervensi pijat oksitosin standar selama tiga hari berturut-turut. Pengukuran objektif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/a/hormon-oksitosin-intervensi-non-pengaruh-pijat-per-thumb-9814e.webp" type="image/webp" length="110112" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/hormon-oksitosin-intervensi-non-pengaruh-pijat-per-thumb-9814e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/hormon-oksitosin-intervensi-non-pengaruh-pijat-per-thumb-dd892.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/hormon-oksitosin-intervensi-non-pengaruh-pijat-per-thumb-73a62.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3273-lppmdianhusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13088-jurnal-keperawatan-kebidanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pendidikan Kesehatan Tentang Pencegahan Stunting Pada Ibu Dan Remaja Di Desa Madigondo Kabupaten Magetan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pendidikan Kesehatan Tentang Pencegahan Stunting Pada Ibu Dan Remaja Di Desa Madigondo Kabupaten Magetan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pendidikan Kesehatan Tentang Pencegahan Stunting Pada Ibu Dan Remaja Di Desa Madigondo Kabupaten Magetan ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47389-pengetahuan-masyarakat-remaja-peran-keluarga-pendi</link>
	<guid isPermaLink="false">c3a39eb618565bbc96a117cfc79248fe</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 12:04:37 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ raya gemekan ]]></category>
	<category><![CDATA[ volume vii ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gemekan,raya,vii,volume]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengatasi masalah stunting, diperlukan gerakan bersama antara pemerintah, civitas akademika, dan masyarakat. Implementasi kebijakan yang tepat sasaran menjadi kunci utama dalam mengatasi permasalahan stunting. Selain itu, edukasi tentang stunting ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pendidikan Kesehatan Tentang Pencegahan Stunting Pada Ibu Dan Remaja Di Desa Madigondo Kabupaten Magetan: Untuk mengatasi masalah stunting, diperlukan gerakan bersama antara pemerintah, civitas akademika, dan masyarakat. Implementasi kebijakan yang tepat sasaran menjadi kunci utama dalam mengatasi permasalahan stunting. Selain itu, edukasi tentang stunting harus terus dilakukan kepada masyarakat, terutama kepada ibu dan remaja putri, agar mereka memiliki pengetahuan yang memadai tentang stunting dan cara pencegahannya. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan upaya pencegahan stunting sejak dini.. Edukasi terkait stunting merupakan hal penting yang saat ini harus dilakukan kepada masyarakat.Kondisi ini menjadi semakin penting karena tanpa adanya informasi dan pengetahuan yang memadai mengenai stunting akan menjadikan ibu balita cenderung mengabaikan kondisi balitanya.Semakin dini kondisi stunting terdeteksi, maka semakin besar pula kesempatan bagi balita stunting untuk bisa tumbuh dan berkembang secara optimal Pemahaman masyarakat terutama ibu dan remaja putri tentang stunting pada anak masih sangat minim, sehingga anak merupakan kelompok yang menjadi pusat perhatian pada pencegahan stunting. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat terutama ibu dan remaja putri dalam inovasi pencegahan stunting pada kelompok beresiko tinggi. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode promosi kesehatan yaitu meliputi pendekatan dan pemberian edukasi. Peserta yang terlibat dalam kegiatan ini berjumlah 20 individu yang terdiri dari ibu pkk dan remaja putri. Seluruh (100 %) peserta berpartisipasi aktif dalam kegiatan penyuluhan kesehatan, 80 % peserta mengungkapkan baru mengetahui stunting dan cara pencegahanya. Seluruh (100 %) peserta mampu mengetahui penyebab stunting dan cara pencegahannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/c/d/pengetahuan-masyarakat-remaja-peran-keluarga-pendi-thumb-9b7f5.webp" title="JURIS - Pendidikan Kesehatan Tentang Pencegahan Stunting Pada Ibu Dan Remaja Di Desa Madigondo Kabupaten Magetan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/pengetahuan-masyarakat-remaja-peran-keluarga-pendi-thumb-9b7f5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/pengetahuan-masyarakat-remaja-peran-keluarga-pendi-thumb-9b7f5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/pengetahuan-masyarakat-remaja-peran-keluarga-pendi-thumb-9b7f5.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan Kesehatan Tentang Pencegahan Stunting Pada Ibu Dan Remaja Di Desa Madigondo Kabupaten Magetan" alt="JURIS - Pendidikan Kesehatan Tentang Pencegahan Stunting Pada Ibu Dan Remaja Di Desa Madigondo Kabupaten Magetan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/d/pengetahuan-masyarakat-remaja-peran-keluarga-pendi-thumb-712f5.webp" title="JURIS - Pendidikan Kesehatan Tentang Pencegahan Stunting Pada Ibu Dan Remaja Di Desa Madigondo Kabupaten Magetan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/pengetahuan-masyarakat-remaja-peran-keluarga-pendi-thumb-712f5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/pengetahuan-masyarakat-remaja-peran-keluarga-pendi-thumb-712f5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/pengetahuan-masyarakat-remaja-peran-keluarga-pendi-thumb-712f5.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan Kesehatan Tentang Pencegahan Stunting Pada Ibu Dan Remaja Di Desa Madigondo Kabupaten Magetan" alt="JURIS - Pendidikan Kesehatan Tentang Pencegahan Stunting Pada Ibu Dan Remaja Di Desa Madigondo Kabupaten Magetan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47389-pengetahuan-masyarakat-remaja-peran-keluarga-pendi" title="JURIS - Pendidikan Kesehatan Tentang Pencegahan Stunting Pada Ibu Dan Remaja Di Desa Madigondo Kabupaten Magetan" target="_blank">Pendidikan Kesehatan Tentang Pencegahan Stunting Pada Ibu Dan Remaja Di Desa Madigondo Kabupaten Magetan</a>: Untuk mengatasi masalah stunting, diperlukan gerakan bersama antara pemerintah, civitas akademika, dan masyarakat. Implementasi kebijakan yang tepat sasaran menjadi kunci utama dalam mengatasi permasalahan stunting. Selain itu, edukasi tentang stunting harus terus dilakukan kepada masyarakat, terutama kepada ibu dan remaja putri, agar mereka memiliki pengetahuan yang memadai tentang stunting dan cara pencegahannya. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan upaya pencegahan stunting sejak dini..
<br>Edukasi terkait stunting merupakan hal penting yang saat ini harus dilakukan kepada masyarakat.Kondisi ini menjadi semakin penting karena tanpa adanya informasi dan pengetahuan yang memadai mengenai stunting akan menjadikan ibu balita cenderung mengabaikan kondisi balitanya.Semakin dini kondisi stunting terdeteksi, maka semakin besar pula kesempatan bagi balita stunting untuk bisa tumbuh dan berkembang secara optimal
<br>Pemahaman masyarakat terutama ibu dan remaja putri tentang stunting pada anak masih sangat minim, sehingga anak merupakan kelompok yang menjadi pusat perhatian pada pencegahan stunting. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat terutama ibu dan remaja putri dalam inovasi pencegahan stunting pada kelompok beresiko tinggi. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode promosi kesehatan yaitu meliputi pendekatan dan pemberian edukasi. Peserta yang terlibat dalam kegiatan ini berjumlah 20 individu yang terdiri dari ibu pkk dan remaja putri. Seluruh (100 %) peserta berpartisipasi aktif dalam kegiatan penyuluhan kesehatan, 80 % peserta mengungkapkan baru mengetahui stunting dan cara pencegahanya. Seluruh (100 %) peserta mampu mengetahui penyebab stunting dan cara pencegahannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/d/pengetahuan-masyarakat-remaja-peran-keluarga-pendi-thumb-9b7f5.webp" type="image/webp" length="64506" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/pengetahuan-masyarakat-remaja-peran-keluarga-pendi-thumb-9b7f5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/pengetahuan-masyarakat-remaja-peran-keluarga-pendi-thumb-712f5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3273-lppmdianhusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13089-jurnal-bhakti-civitas-akademika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Prototipe Anatomi Payudara Pintar Smart Breast Model Berbasis Tekanan untuk Simulasi Perawatan Payudara dan Laktasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Prototipe Anatomi Payudara Pintar Smart Breast Model Berbasis Tekanan untuk Simulasi Perawatan Payudara dan Laktasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Prototipe Anatomi Payudara Pintar Smart Breast Model Berbasis Tekanan untuk Simulasi Perawatan Payudara dan Laktasi ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47391-model-borg-hasil-validasi-perawatan-payudara</link>
	<guid isPermaLink="false">95a9185fd9e289ec2c242c6a123830f3</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 12:00:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan pengujian, prototipe Smart Breast Model telah terbukti sangat valid, praktis, dan efektif sebagai media pembelajaran simulasi untuk praktikum perawatan payudara dan laktasi. Namun, untuk mencapai kesempurnaan produk, masih ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengembangan Prototipe Anatomi Payudara Pintar (Smart Breast Model) Berbasis Tekanan untuk Simulasi Perawatan Payudara dan Laktasi: Berdasarkan hasil penelitian dan pengujian, prototipe Smart Breast Model telah terbukti sangat valid, praktis, dan efektif sebagai media pembelajaran simulasi untuk praktikum perawatan payudara dan laktasi. Namun, untuk mencapai kesempurnaan produk, masih diperlukan penyempurnaan teknis pada sistem pengisian reservoir dan optimalisasi realisme tekstur material. Selain itu, penelitian ini juga merekomendasikan agar institusi pendidikan menginstitusionalisasi inovasi ini sebagai bagian dari strategi penguatan laboratorium keterampilan klinis, dengan mengalokasikan anggaran khusus untuk replikasi terbatas, pemeliharaan rutin, dan pengembangan konten pembelajaran berbasis simulator. Dosen juga disarankan untuk mengintegrasikan prototipe secara kreatif dan kontekstual ke dalam desain pembelajaran, mengembangkan bank skenario kasus yang variatif, dan terlibat aktif dalam penelitian tindakan kelas untuk mengevaluasi dan mempublikasikan efektivitas metode pembelajaran berbasis simulator. Dengan demikian, prototipe ini dapat menjadi media simulasi yang potensial untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa kebidanan dan keperawatan sebelum melakukan praktik pada pasien sesungguhnya.. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa prototipe Smart Breast Model telah berhasil dikembangkan dan dinyatakan sangat valid sebagai media pembelajaran inovatif untuk praktikum perawatan payudara dan laktasi.Peningkatan signifikan dari tahap I ke tahap II, dengan rata-rata validitas mencapai 91,1%, serta capaian nilai sempurna pada aspek keselamatan dan rekomendasi penggunaan, membuktikan bahwa prototipe ini tidak hanya aman dan layak, tetapi juga lebih efektif dibandingkan model konvensional.Meskipun demikian, penelitian mengidentifikasi area perbaikan kritis, terutama pada sistem kemudahan perawatan dan peningkatan realisme tekstur, yang menjadi rekomendasi utama untuk pengembangan lanjut guna mencapai fidelity simulasi yang optimal dalam pelatihan keterampilan klinis mahasiswa kebidanan dan keperawatan Kesenjangan antara teori dan praktik klinis dalam pendidikan kebidanan dan keperawatan maternal, khususnya pada keterampilan kompleks seperti perawatan payudara dan pijat oksitosin, menjadi masalah mendasar yang memerlukan solusi inovatif. Media pembelajaran konvensional berupa model payudara statis dinilai tidak memadai karena tidak mampu memberikan umpan balik fisiologis yang realistis, sehingga mahasiswa kurang percaya diri dan kompeten saat menghadapi pasien nyata. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/4/8/model-borg-hasil-validasi-perawatan-payudara-proto-thumb-aa152.webp" title="JURIS - Pengembangan Prototipe Anatomi Payudara Pintar (Smart Breast Model) Berbasis Tekanan untuk Simulasi Perawatan Payudara dan Laktasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/8/model-borg-hasil-validasi-perawatan-payudara-proto-thumb-aa152.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/8/model-borg-hasil-validasi-perawatan-payudara-proto-thumb-aa152.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/8/model-borg-hasil-validasi-perawatan-payudara-proto-thumb-aa152.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Prototipe Anatomi Payudara Pintar (Smart Breast Model) Berbasis Tekanan untuk Simulasi Perawatan Payudara dan Laktasi" alt="JURIS - Pengembangan Prototipe Anatomi Payudara Pintar (Smart Breast Model) Berbasis Tekanan untuk Simulasi Perawatan Payudara dan Laktasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/8/model-borg-hasil-validasi-perawatan-payudara-proto-thumb-4e1af.webp" title="JURIS - Pengembangan Prototipe Anatomi Payudara Pintar (Smart Breast Model) Berbasis Tekanan untuk Simulasi Perawatan Payudara dan Laktasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/8/model-borg-hasil-validasi-perawatan-payudara-proto-thumb-4e1af.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/8/model-borg-hasil-validasi-perawatan-payudara-proto-thumb-4e1af.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/8/model-borg-hasil-validasi-perawatan-payudara-proto-thumb-4e1af.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Prototipe Anatomi Payudara Pintar (Smart Breast Model) Berbasis Tekanan untuk Simulasi Perawatan Payudara dan Laktasi" alt="JURIS - Pengembangan Prototipe Anatomi Payudara Pintar (Smart Breast Model) Berbasis Tekanan untuk Simulasi Perawatan Payudara dan Laktasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/8/model-borg-hasil-validasi-perawatan-payudara-proto-thumb-2d7fe.webp" title="JURIS - Pengembangan Prototipe Anatomi Payudara Pintar (Smart Breast Model) Berbasis Tekanan untuk Simulasi Perawatan Payudara dan Laktasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/8/model-borg-hasil-validasi-perawatan-payudara-proto-thumb-2d7fe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/8/model-borg-hasil-validasi-perawatan-payudara-proto-thumb-2d7fe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/8/model-borg-hasil-validasi-perawatan-payudara-proto-thumb-2d7fe.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Prototipe Anatomi Payudara Pintar (Smart Breast Model) Berbasis Tekanan untuk Simulasi Perawatan Payudara dan Laktasi" alt="JURIS - Pengembangan Prototipe Anatomi Payudara Pintar (Smart Breast Model) Berbasis Tekanan untuk Simulasi Perawatan Payudara dan Laktasi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47391-model-borg-hasil-validasi-perawatan-payudara" title="JURIS - Pengembangan Prototipe Anatomi Payudara Pintar (Smart Breast Model) Berbasis Tekanan untuk Simulasi Perawatan Payudara dan Laktasi" target="_blank">Pengembangan Prototipe Anatomi Payudara Pintar (Smart Breast Model) Berbasis Tekanan untuk Simulasi Perawatan Payudara dan Laktasi</a>: Berdasarkan hasil penelitian dan pengujian, prototipe Smart Breast Model telah terbukti sangat valid, praktis, dan efektif sebagai media pembelajaran simulasi untuk praktikum perawatan payudara dan laktasi. Namun, untuk mencapai kesempurnaan produk, masih diperlukan penyempurnaan teknis pada sistem pengisian reservoir dan optimalisasi realisme tekstur material. Selain itu, penelitian ini juga merekomendasikan agar institusi pendidikan menginstitusionalisasi inovasi ini sebagai bagian dari strategi penguatan laboratorium keterampilan klinis, dengan mengalokasikan anggaran khusus untuk replikasi terbatas, pemeliharaan rutin, dan pengembangan konten pembelajaran berbasis simulator. Dosen juga disarankan untuk mengintegrasikan prototipe secara kreatif dan kontekstual ke dalam desain pembelajaran, mengembangkan bank skenario kasus yang variatif, dan terlibat aktif dalam penelitian tindakan kelas untuk mengevaluasi dan mempublikasikan efektivitas metode pembelajaran berbasis simulator. Dengan demikian, prototipe ini dapat menjadi media simulasi yang potensial untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa kebidanan dan keperawatan sebelum melakukan praktik pada pasien sesungguhnya..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa prototipe Smart Breast Model telah berhasil dikembangkan dan dinyatakan sangat valid sebagai media pembelajaran inovatif untuk praktikum perawatan payudara dan laktasi.Peningkatan signifikan dari tahap I ke tahap II, dengan rata-rata validitas mencapai 91,1%, serta capaian nilai sempurna pada aspek keselamatan dan rekomendasi penggunaan, membuktikan bahwa prototipe ini tidak hanya aman dan layak, tetapi juga lebih efektif dibandingkan model konvensional.Meskipun demikian, penelitian mengidentifikasi area perbaikan kritis, terutama pada sistem kemudahan perawatan dan peningkatan realisme tekstur, yang menjadi rekomendasi utama untuk pengembangan lanjut guna mencapai fidelity simulasi yang optimal dalam pelatihan keterampilan klinis mahasiswa kebidanan dan keperawatan
<br>Kesenjangan antara teori dan praktik klinis dalam pendidikan kebidanan dan keperawatan maternal, khususnya pada keterampilan kompleks seperti perawatan payudara dan pijat oksitosin, menjadi masalah mendasar yang memerlukan solusi inovatif. Media pembelajaran konvensional berupa model payudara statis dinilai tidak memadai karena tidak mampu memberikan umpan balik fisiologis yang realistis, sehingga mahasiswa kurang percaya diri dan kompeten saat menghadapi pasien nyata. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/8/model-borg-hasil-validasi-perawatan-payudara-proto-thumb-aa152.webp" type="image/webp" length="97772" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/4/8/model-borg-hasil-validasi-perawatan-payudara-proto-thumb-aa152.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/8/model-borg-hasil-validasi-perawatan-payudara-proto-thumb-4e1af.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/8/model-borg-hasil-validasi-perawatan-payudara-proto-thumb-2d7fe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3273-lppmdianhusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13088-jurnal-keperawatan-kebidanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Transfer IPTEK Pentingnya Penerapan Hand Hygiene Saat Berada di Lingkungan Rumah Sakit ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Transfer IPTEK Pentingnya Penerapan Hand Hygiene Saat Berada di Lingkungan Rumah Sakit ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Transfer IPTEK Pentingnya Penerapan Hand Hygiene Saat Berada di Lingkungan Rumah Sakit ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47384-five-moment-hand-hygiene-pengabdian-masyarakat-han</link>
	<guid isPermaLink="false">fcb93f9b57c997946deff8a9ce533d97</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 11:58:31 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ raya gemekan ]]></category>
	<category><![CDATA[ volume viii ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gemekan,raya,viii,volume]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Bagaimana pengaruh penempatan otomatis dispenser hand sanitizer berbasis sensor untuk meningkatkan frekuensi penggunaan hand hygiene di antara pengunjung rumah sakit? Apa dampak penggunaan media edukasi digital, misalnya aplikasi mobile atau video interaktif, ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Transfer IPTEK Pentingnya Penerapan Hand Hygiene Saat Berada di Lingkungan Rumah Sakit: Bagaimana pengaruh penempatan otomatis dispenser hand sanitizer berbasis sensor untuk meningkatkan frekuensi penggunaan hand hygiene di antara pengunjung rumah sakit? Apa dampak penggunaan media edukasi digital, misalnya aplikasi mobile atau video interaktif, terhadap pengetahuan dan praktik hand hygiene pengunjung dan staf nonAckesehatan? Bagaimana efektivitas program pelatihan berkelanjutan bagi semua pengunjung rumah sakit, termasuk pengunjung reguler, dalam memelihara perilaku hand hygiene yang konsisten setelah program edukatif awal selesai?. Dari analisis pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Rumah Sakit Siti Khodijah Muhammadiyah Cabang Sepanjang Sidoarjo, terjadi peningkatan jumlah peserta kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang memiliki pengetahuan baik, cukup, dan kurang mengenai hand hygiene.Pengetahuan peserta meningkat dari 69,2% menjadi 76,0%, dan jumlah peserta dengan pengetahuan kurang berkurang drastis.Hasil ini menunjukkan bahwa transfer IPTEK melalui pendekatan edukatif secara efektif meningkatkan pemahaman dan kesadaran pengunjung rumah sakit tentang pentingnya hand hygiene Infeksi nosokomial merupakan infeksi yang kerap terjadi di rumah sakit yang diakibatkan oleh transmisi bakteri. Pengunjung rumah sakit yang tidak memperhatikan pentingnya penerapan hand hygiene baik menggunakan sabun dan air mengalir maupun hand sanitizer, memiliki potensi lebih tinggi untuk menjadi sarana transmisi beberapa bakteri penyebab infeksi nosokomial di rumah sakit. Salah satu upaya untuk mencegah terjadinya hal ini adalah dengan menganjurkan setiap pengunjung rumah sakit untuk melakukan hand hygiene sebelum memasuki ruang perawatan pasien. Tujuan kegiatan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/2/five-moment-hand-hygiene-pengabdian-masyarakat-san-thumb-8e711.webp" title="JURIS - Transfer IPTEK Pentingnya Penerapan Hand Hygiene Saat Berada di Lingkungan Rumah Sakit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/five-moment-hand-hygiene-pengabdian-masyarakat-san-thumb-8e711.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/five-moment-hand-hygiene-pengabdian-masyarakat-san-thumb-8e711.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/five-moment-hand-hygiene-pengabdian-masyarakat-san-thumb-8e711.webp 1x" title="JURIS - Transfer IPTEK Pentingnya Penerapan Hand Hygiene Saat Berada di Lingkungan Rumah Sakit" alt="JURIS - Transfer IPTEK Pentingnya Penerapan Hand Hygiene Saat Berada di Lingkungan Rumah Sakit" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/2/five-moment-hand-hygiene-pengabdian-masyarakat-san-thumb-58a5d.webp" title="JURIS - Transfer IPTEK Pentingnya Penerapan Hand Hygiene Saat Berada di Lingkungan Rumah Sakit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/five-moment-hand-hygiene-pengabdian-masyarakat-san-thumb-58a5d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/five-moment-hand-hygiene-pengabdian-masyarakat-san-thumb-58a5d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/five-moment-hand-hygiene-pengabdian-masyarakat-san-thumb-58a5d.webp 1x" title="JURIS - Transfer IPTEK Pentingnya Penerapan Hand Hygiene Saat Berada di Lingkungan Rumah Sakit" alt="JURIS - Transfer IPTEK Pentingnya Penerapan Hand Hygiene Saat Berada di Lingkungan Rumah Sakit" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/2/five-moment-hand-hygiene-pengabdian-masyarakat-san-thumb-d01a7.webp" title="JURIS - Transfer IPTEK Pentingnya Penerapan Hand Hygiene Saat Berada di Lingkungan Rumah Sakit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/five-moment-hand-hygiene-pengabdian-masyarakat-san-thumb-d01a7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/five-moment-hand-hygiene-pengabdian-masyarakat-san-thumb-d01a7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/five-moment-hand-hygiene-pengabdian-masyarakat-san-thumb-d01a7.webp 1x" title="JURIS - Transfer IPTEK Pentingnya Penerapan Hand Hygiene Saat Berada di Lingkungan Rumah Sakit" alt="JURIS - Transfer IPTEK Pentingnya Penerapan Hand Hygiene Saat Berada di Lingkungan Rumah Sakit" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47384-five-moment-hand-hygiene-pengabdian-masyarakat-han" title="JURIS - Transfer IPTEK Pentingnya Penerapan Hand Hygiene Saat Berada di Lingkungan Rumah Sakit" target="_blank">Transfer IPTEK Pentingnya Penerapan Hand Hygiene Saat Berada di Lingkungan Rumah Sakit</a>: Bagaimana pengaruh penempatan otomatis dispenser hand sanitizer berbasis sensor untuk meningkatkan frekuensi penggunaan hand hygiene di antara pengunjung rumah sakit? Apa dampak penggunaan media edukasi digital, misalnya aplikasi mobile atau video interaktif, terhadap pengetahuan dan praktik hand hygiene pengunjung dan staf nonAckesehatan? Bagaimana efektivitas program pelatihan berkelanjutan bagi semua pengunjung rumah sakit, termasuk pengunjung reguler, dalam memelihara perilaku hand hygiene yang konsisten setelah program edukatif awal selesai?.
<br>Dari analisis pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Rumah Sakit Siti Khodijah Muhammadiyah Cabang Sepanjang Sidoarjo, terjadi peningkatan jumlah peserta kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang memiliki pengetahuan baik, cukup, dan kurang mengenai hand hygiene.Pengetahuan peserta meningkat dari 69,2% menjadi 76,0%, dan jumlah peserta dengan pengetahuan kurang berkurang drastis.Hasil ini menunjukkan bahwa transfer IPTEK melalui pendekatan edukatif secara efektif meningkatkan pemahaman dan kesadaran pengunjung rumah sakit tentang pentingnya hand hygiene
<br>Infeksi nosokomial merupakan infeksi yang kerap terjadi di rumah sakit yang diakibatkan oleh transmisi bakteri. Pengunjung rumah sakit yang tidak memperhatikan pentingnya penerapan hand hygiene baik menggunakan sabun dan air mengalir maupun hand sanitizer, memiliki potensi lebih tinggi untuk menjadi sarana transmisi beberapa bakteri penyebab infeksi nosokomial di rumah sakit. Salah satu upaya untuk mencegah terjadinya hal ini adalah dengan menganjurkan setiap pengunjung rumah sakit untuk melakukan hand hygiene sebelum memasuki ruang perawatan pasien. Tujuan kegiatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/2/five-moment-hand-hygiene-pengabdian-masyarakat-san-thumb-d01a7.webp" type="image/webp" length="87608" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/five-moment-hand-hygiene-pengabdian-masyarakat-san-thumb-8e711.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/five-moment-hand-hygiene-pengabdian-masyarakat-san-thumb-58a5d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/five-moment-hand-hygiene-pengabdian-masyarakat-san-thumb-d01a7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3273-lppmdianhusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13089-jurnal-bhakti-civitas-akademika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Promosi Kesehatan Tentang Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri Dengan Media Website ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Promosi Kesehatan Tentang Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri Dengan Media Website ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Promosi Kesehatan Tentang Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri Dengan Media Website ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47394-pola-makan-remaja-anemia-defisiensi-besi-po</link>
	<guid isPermaLink="false">e15095fe4cd08359f3982ffae0f12218</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 11:51:28 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ raya gemekan ]]></category>
	<category><![CDATA[ volume viii ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[gemekan,raya,viii,volume]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Agar upaya pencegahan anemia pada remaja putri semakin optimal dan berkelanjutan, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, meskipun penelitian ini menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, penting untuk ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Promosi Kesehatan Tentang Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri Dengan Media Website: Agar upaya pencegahan anemia pada remaja putri semakin optimal dan berkelanjutan, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, meskipun penelitian ini menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, penting untuk meneliti apakah peningkatan pemahaman tersebut benar-benar berdampak pada perubahan perilaku jangka panjang. Sebagai contoh, sebuah studi bisa menyelidiki apakah remaja putri yang terpapar edukasi melalui website secara konsisten menerapkan pola makan sehat dan rutin mengonsumsi tablet tambah darah dalam periode enam bulan atau satu tahun setelah penyuluhan. Hal ini akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai efektivitas website tidak hanya dalam hal kognitif, tetapi juga tindakan nyata. Kedua, mengingat disebutkan bahwa fitur interaktif dapat meningkatkan efektivitas, akan sangat bermanfaat untuk mengidentifikasi elemen desain dan konten website yang paling berpengaruh. Penelitian dapat membandingkan website dengan berbagai tingkat interaktivitasAimisalnya, website dengan hanya teks dan gambar versus website yang dilengkapi kuis, video animasi, atau bahkan fitur konsultasi daringAiuntuk melihat fitur mana yang paling optimal dalam menarik perhatian dan meningkatkan retensi informasi pada remaja. Ini akan membantu pengembang menciptakan platform yang lebih efektif dan menarik. Terakhir, karena studi ini dilakukan di satu desa, penelitian di masa depan dapat memperluas jangkauan ke berbagai wilayah dengan karakteristik demografi yang berbeda, seperti perkotaan atau pedesaan yang lebih terpencil, serta membandingkan efektivitas website dengan platform digital lain seperti aplikasi mobile khusus pencegahan anemia. Studi perbandingan ini akan memberikan wawasan berharga tentang media digital mana yang paling cocok untuk kelompok sasaran dan lingkungan yang berbeda, sehingga edukasi kesehatan bisa merata dan lebih tepat sasaran di seluruh Indonesia.. Penyuluhan menunjukkan bahwa pemahaman remaja putri mengenai pencegahan anemia yang awalnya rendah meningkat signifikan setelah menggunakan media website.Website terbukti efektif sebagai sarana edukasi karena kemudahan akses, interaktivitas, dan daya tariknya.Oleh karena itu, pengembangan dan optimalisasi website sebagai media penyuluhan kesehatan sangat penting untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat secara menyeluruh Anemia defisiensi besi merupakan masalah kesehatan yang sering dialami oleh remaja putri akibat kurangnya asupan zat besi, pola makan yang tidak seimbang, serta rendahnya kesadaran akan pentingnya konsumsi tablet tambah darah. Penyuluhan kesehatan menjadi langkah preventif yang efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja putri terhadap pencegahan anemia. Adapun tujuan dari promosi kesehatan ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan media website dalam meningkatkan pemahaman remaja putri di Desa Tambar Jogoroto Jombang tentang pencegahan anemia. Metode yang digunakan adalah penyuluhan... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/6/2/pola-makan-remaja-anemia-defisiensi-besi-umur-putr-thumb-9e589.webp" title="JURIS - Promosi Kesehatan Tentang Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri Dengan Media Website" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/pola-makan-remaja-anemia-defisiensi-besi-umur-putr-thumb-9e589.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/pola-makan-remaja-anemia-defisiensi-besi-umur-putr-thumb-9e589.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/pola-makan-remaja-anemia-defisiensi-besi-umur-putr-thumb-9e589.webp 1x" title="JURIS - Promosi Kesehatan Tentang Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri Dengan Media Website" alt="JURIS - Promosi Kesehatan Tentang Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri Dengan Media Website" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/2/pola-makan-remaja-anemia-defisiensi-besi-umur-putr-thumb-1aceb.webp" title="JURIS - Promosi Kesehatan Tentang Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri Dengan Media Website" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/pola-makan-remaja-anemia-defisiensi-besi-umur-putr-thumb-1aceb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/pola-makan-remaja-anemia-defisiensi-besi-umur-putr-thumb-1aceb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/pola-makan-remaja-anemia-defisiensi-besi-umur-putr-thumb-1aceb.webp 1x" title="JURIS - Promosi Kesehatan Tentang Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri Dengan Media Website" alt="JURIS - Promosi Kesehatan Tentang Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri Dengan Media Website" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/2/pola-makan-remaja-anemia-defisiensi-besi-umur-putr-thumb-2b075.webp" title="JURIS - Promosi Kesehatan Tentang Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri Dengan Media Website" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/2/pola-makan-remaja-anemia-defisiensi-besi-umur-putr-thumb-2b075.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/2/pola-makan-remaja-anemia-defisiensi-besi-umur-putr-thumb-2b075.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/2/pola-makan-remaja-anemia-defisiensi-besi-umur-putr-thumb-2b075.webp 1x" title="JURIS - Promosi Kesehatan Tentang Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri Dengan Media Website" alt="JURIS - Promosi Kesehatan Tentang Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri Dengan Media Website" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47394-pola-makan-remaja-anemia-defisiensi-besi-po" title="JURIS - Promosi Kesehatan Tentang Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri Dengan Media Website" target="_blank">Promosi Kesehatan Tentang Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri Dengan Media Website</a>: Agar upaya pencegahan anemia pada remaja putri semakin optimal dan berkelanjutan, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, meskipun penelitian ini menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, penting untuk meneliti apakah peningkatan pemahaman tersebut benar-benar berdampak pada perubahan perilaku jangka panjang. Sebagai contoh, sebuah studi bisa menyelidiki apakah remaja putri yang terpapar edukasi melalui website secara konsisten menerapkan pola makan sehat dan rutin mengonsumsi tablet tambah darah dalam periode enam bulan atau satu tahun setelah penyuluhan. Hal ini akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai efektivitas website tidak hanya dalam hal kognitif, tetapi juga tindakan nyata. Kedua, mengingat disebutkan bahwa fitur interaktif dapat meningkatkan efektivitas, akan sangat bermanfaat untuk mengidentifikasi elemen desain dan konten website yang paling berpengaruh. Penelitian dapat membandingkan website dengan berbagai tingkat interaktivitasAimisalnya, website dengan hanya teks dan gambar versus website yang dilengkapi kuis, video animasi, atau bahkan fitur konsultasi daringAiuntuk melihat fitur mana yang paling optimal dalam menarik perhatian dan meningkatkan retensi informasi pada remaja. Ini akan membantu pengembang menciptakan platform yang lebih efektif dan menarik. Terakhir, karena studi ini dilakukan di satu desa, penelitian di masa depan dapat memperluas jangkauan ke berbagai wilayah dengan karakteristik demografi yang berbeda, seperti perkotaan atau pedesaan yang lebih terpencil, serta membandingkan efektivitas website dengan platform digital lain seperti aplikasi mobile khusus pencegahan anemia. Studi perbandingan ini akan memberikan wawasan berharga tentang media digital mana yang paling cocok untuk kelompok sasaran dan lingkungan yang berbeda, sehingga edukasi kesehatan bisa merata dan lebih tepat sasaran di seluruh Indonesia..
<br>Penyuluhan menunjukkan bahwa pemahaman remaja putri mengenai pencegahan anemia yang awalnya rendah meningkat signifikan setelah menggunakan media website.Website terbukti efektif sebagai sarana edukasi karena kemudahan akses, interaktivitas, dan daya tariknya.Oleh karena itu, pengembangan dan optimalisasi website sebagai media penyuluhan kesehatan sangat penting untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat secara menyeluruh
<br>Anemia defisiensi besi merupakan masalah kesehatan yang sering dialami oleh remaja putri akibat kurangnya asupan zat besi, pola makan yang tidak seimbang, serta rendahnya kesadaran akan pentingnya konsumsi tablet tambah darah. Penyuluhan kesehatan menjadi langkah preventif yang efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja putri terhadap pencegahan anemia. Adapun tujuan dari promosi kesehatan ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan media website dalam meningkatkan pemahaman remaja putri di Desa Tambar Jogoroto Jombang tentang pencegahan anemia. Metode yang digunakan adalah penyuluhan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/2/pola-makan-remaja-anemia-defisiensi-besi-umur-putr-thumb-9e589.webp" type="image/webp" length="65284" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/pola-makan-remaja-anemia-defisiensi-besi-umur-putr-thumb-9e589.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/pola-makan-remaja-anemia-defisiensi-besi-umur-putr-thumb-1aceb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/2/pola-makan-remaja-anemia-defisiensi-besi-umur-putr-thumb-2b075.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3273-lppmdianhusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13089-jurnal-bhakti-civitas-akademika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Partisipasi Anggaran Terhadap Kinerja Aparat Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan Pemoderasi Transparansi Anggaran ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Partisipasi Anggaran Terhadap Kinerja Aparat Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan Pemoderasi Transparansi Anggaran ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Partisipasi Anggaran Terhadap Kinerja Aparat Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan Pemoderasi Transparansi Anggaran ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47381-transparansi-anggaran-partisipasi-penyusunan-angga</link>
	<guid isPermaLink="false">f3c9a65c3e7e5698dbda90ee0a8b1f19</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 11:48:45 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ eka sutisna ]]></category>
	<category><![CDATA[ nana darna ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,darna,eka,main,nana,sutisna]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan ini mengusulkan tiga arah studi yang saling melengkapi: pertama, lakukan penelitian longitudinal dengan sampel yang lebih luas di berbagai provinsi untuk mengevaluasi dinamika hubungan partisipasi anggaran, transparansi, dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Partisipasi Anggaran Terhadap Kinerja Aparat Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan Pemoderasi Transparansi Anggaran: Saran penelitian lanjutan ini mengusulkan tiga arah studi yang saling melengkapi: pertama, lakukan penelitian longitudinal dengan sampel yang lebih luas di berbagai provinsi untuk mengevaluasi dinamika hubungan partisipasi anggaran, transparansi, dan kinerja APD seiring waktu; kedua, implementasikan pendekatan mixedAcmethods yang mencakup wawancara mendalam dengan aparatur dan analisis sistem informasi anggaran guna memetakan kualitas transparansi dan mekanisme partisipasi yang efektif; dan ketiga, teliti peran variabel moderasi tambahan seperti budaya organisasi, kepemimpinan, dan kepercayaan internal sebagai faktor penyederhanaan atau penguatan hubungan antara partisipasi anggaran dan kinerja, sehingga dapat memberikan panduan kebijakan yang lebih terfokus pada konteks birokrasi daerah.. Partisipasi anggaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja aparatur pemerintah daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur, meningkatkan motivasi dan akuntabilitas pegawai.Transparansi anggaran tidak secara signifikan memperkuat hubungan ini, sehingga ketersediaan informasi terbuka tidak menambah efektivitas partisipasi.Penelitian ini menekankan perlunya memperkuat mekanisme transparansi yang bermakna bersamaan dengan partisipasi untuk memperoleh peningkatan kinerja birokrasi Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh langsung partisipasi anggaran terhadap kinerja aparatur pemerintah daerah (APD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) serta memeriksa moderasi efek transparansi anggaran. Data dikumpulkan dari 138 responden yang merupakan pegawai OPD Provinsi NTT menggunakan teknik purposive sampling. Analisis regresi moderasi dengan SmartPLS 3.00 menunjukkan bahwa partisipasi anggaran memiliki efek positif dan signifikan terhadap kinerja APD ( = 0,957, p < 0,002), sedangkan transparansi anggaran tidak memoderasi hubungan tersebut secara signifikan ( = -0,199, p = 0,095). Temuan ini menunjukkan bahwa keterlibatan pegawai dalam penyusunan anggaran dapat meningkatkan kinerja, namun tingkat keterbukaan informasi tidak memperkuat efek... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/a/3/transparansi-anggaran-partisipasi-penyusunan-penga-thumb-173f2.webp" title="JURIS - Pengaruh Partisipasi Anggaran Terhadap Kinerja Aparat Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan Pemoderasi Transparansi Anggaran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/transparansi-anggaran-partisipasi-penyusunan-penga-thumb-173f2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/transparansi-anggaran-partisipasi-penyusunan-penga-thumb-173f2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/transparansi-anggaran-partisipasi-penyusunan-penga-thumb-173f2.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Partisipasi Anggaran Terhadap Kinerja Aparat Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan Pemoderasi Transparansi Anggaran" alt="JURIS - Pengaruh Partisipasi Anggaran Terhadap Kinerja Aparat Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan Pemoderasi Transparansi Anggaran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/transparansi-anggaran-partisipasi-penyusunan-penga-thumb-1f5e4.webp" title="JURIS - Pengaruh Partisipasi Anggaran Terhadap Kinerja Aparat Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan Pemoderasi Transparansi Anggaran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/transparansi-anggaran-partisipasi-penyusunan-penga-thumb-1f5e4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/transparansi-anggaran-partisipasi-penyusunan-penga-thumb-1f5e4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/transparansi-anggaran-partisipasi-penyusunan-penga-thumb-1f5e4.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Partisipasi Anggaran Terhadap Kinerja Aparat Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan Pemoderasi Transparansi Anggaran" alt="JURIS - Pengaruh Partisipasi Anggaran Terhadap Kinerja Aparat Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan Pemoderasi Transparansi Anggaran" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/transparansi-anggaran-partisipasi-penyusunan-penga-thumb-7d0f4.webp" title="JURIS - Pengaruh Partisipasi Anggaran Terhadap Kinerja Aparat Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan Pemoderasi Transparansi Anggaran" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/transparansi-anggaran-partisipasi-penyusunan-penga-thumb-7d0f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/transparansi-anggaran-partisipasi-penyusunan-penga-thumb-7d0f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/transparansi-anggaran-partisipasi-penyusunan-penga-thumb-7d0f4.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Partisipasi Anggaran Terhadap Kinerja Aparat Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan Pemoderasi Transparansi Anggaran" alt="JURIS - Pengaruh Partisipasi Anggaran Terhadap Kinerja Aparat Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan Pemoderasi Transparansi Anggaran" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47381-transparansi-anggaran-partisipasi-penyusunan-angga" title="JURIS - Pengaruh Partisipasi Anggaran Terhadap Kinerja Aparat Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan Pemoderasi Transparansi Anggaran" target="_blank">Pengaruh Partisipasi Anggaran Terhadap Kinerja Aparat Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan Pemoderasi Transparansi Anggaran</a>: Saran penelitian lanjutan ini mengusulkan tiga arah studi yang saling melengkapi: pertama, lakukan penelitian longitudinal dengan sampel yang lebih luas di berbagai provinsi untuk mengevaluasi dinamika hubungan partisipasi anggaran, transparansi, dan kinerja APD seiring waktu; kedua, implementasikan pendekatan mixedAcmethods yang mencakup wawancara mendalam dengan aparatur dan analisis sistem informasi anggaran guna memetakan kualitas transparansi dan mekanisme partisipasi yang efektif; dan ketiga, teliti peran variabel moderasi tambahan seperti budaya organisasi, kepemimpinan, dan kepercayaan internal sebagai faktor penyederhanaan atau penguatan hubungan antara partisipasi anggaran dan kinerja, sehingga dapat memberikan panduan kebijakan yang lebih terfokus pada konteks birokrasi daerah..
<br>Partisipasi anggaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja aparatur pemerintah daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur, meningkatkan motivasi dan akuntabilitas pegawai.Transparansi anggaran tidak secara signifikan memperkuat hubungan ini, sehingga ketersediaan informasi terbuka tidak menambah efektivitas partisipasi.Penelitian ini menekankan perlunya memperkuat mekanisme transparansi yang bermakna bersamaan dengan partisipasi untuk memperoleh peningkatan kinerja birokrasi
<br>Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh langsung partisipasi anggaran terhadap kinerja aparatur pemerintah daerah (APD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) serta memeriksa moderasi efek transparansi anggaran. Data dikumpulkan dari 138 responden yang merupakan pegawai OPD Provinsi NTT menggunakan teknik purposive sampling. Analisis regresi moderasi dengan SmartPLS 3.00 menunjukkan bahwa partisipasi anggaran memiliki efek positif dan signifikan terhadap kinerja APD ( = 0,957, p < 0,002), sedangkan transparansi anggaran tidak memoderasi hubungan tersebut secara signifikan ( = -0,199, p = 0,095). Temuan ini menunjukkan bahwa keterlibatan pegawai dalam penyusunan anggaran dapat meningkatkan kinerja, namun tingkat keterbukaan informasi tidak memperkuat efek...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/3/transparansi-anggaran-partisipasi-penyusunan-penga-thumb-7d0f4.webp" type="image/webp" length="73870" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/transparansi-anggaran-partisipasi-penyusunan-penga-thumb-173f2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/transparansi-anggaran-partisipasi-penyusunan-penga-thumb-1f5e4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/transparansi-anggaran-partisipasi-penyusunan-penga-thumb-7d0f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3443-ppsuniyap.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13753-journal-economics-review-joer.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Komunikasi Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Yayasan Wahana Muda Indonesia Di Bogor ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Komunikasi Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Yayasan Wahana Muda Indonesia Di Bogor ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Komunikasi Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Yayasan Wahana Muda Indonesia Di Bogor ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47377-komunikasi-sumber-daya-pelatihan-komuni</link>
	<guid isPermaLink="false">74021e0099605d884d521bb5bf33a8b9</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 11:47:14 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nilai sosial ]]></category>
	<category><![CDATA[ ardi kusmara ]]></category>
	<category><![CDATA[ dodi agusra ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agusra,ardi,dodi,kusmara,nilai,sosial]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Sebuah penelitian lanjutan disarankan untuk mengkaji bagaimana mekanisme komunikasi di tingkat digital memengaruhi kepuasan kerja dan kinerja karyawan di yayasan serupa, sehingga dapat mengidentifikasi atribut komunikasi elektronik yang paling efektif. ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Pengaruh Komunikasi Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Yayasan Wahana Muda Indonesia Di Bogor: Sebuah penelitian lanjutan disarankan untuk mengkaji bagaimana mekanisme komunikasi di tingkat digital memengaruhi kepuasan kerja dan kinerja karyawan di yayasan serupa, sehingga dapat mengidentifikasi atribut komunikasi elektronik yang paling efektif. Selanjutnya, studi longitudinal dapat dilakukan untuk memantau perubahan kepuasan kerja dan kinerja karyawan seiring waktu setelah implementasi program pelatihan komunikasi, sehingga dapat menilai dampak jangka panjang intervensi tersebut. Terakhir, penelitian kuantitatif dapat diperluas dengan memasukkan variabel moderasi seperti tingkat keterlibatan karyawan dan budaya organisasi untuk memahami batasan dan kondisi ketika budaya organisasi dapat memperkuat atau melemahkan hubungan antara komunikasi, kepuasan kerja, dan kinerja.. Pengaruh komunikasi dan kepuasan kerja memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.Secara parsial, komunikasi terbukti berkontribusi secara signifikan terhadap kinerja karyawan, sementara kepuasan kerja juga memberikan dampak signifikan.Secara simultan, komunikasi dan kepuasan kerja secara bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan Unsur sumber daya manusia (SDM) merupakan faktor penting yang berperan sebagai penggerak implementasi strategi suatu perusahaan karena kemampuan suatu perusahaan mencapai tujuan ditentukan oleh kinerja anggotanya. Berdasarkan riset, Yayasan Wahana Muda Indonesia mengalami penurunan hasil kinerja yang ditandai dengan adanya miss communication pada pekerjaan serta karyawan tidak menunjukkan kepuasan kerja terlihat dari banyak karyawan yang mengajukan resign setiap akhir tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi dan kepuasan kerja terhadap karyawan di Yayasan Wahana Muda Indonesia agar menjadi bahan evaluasi dalam membenahi kinerja perusahaan. Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/d/8/komunikasi-sumber-daya-pelatihan-kepuasan-kinerja-thumb-cd330.webp" title="JURIS - Pengaruh Komunikasi Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Yayasan Wahana Muda Indonesia Di Bogor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/8/komunikasi-sumber-daya-pelatihan-kepuasan-kinerja-thumb-cd330.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/8/komunikasi-sumber-daya-pelatihan-kepuasan-kinerja-thumb-cd330.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/8/komunikasi-sumber-daya-pelatihan-kepuasan-kinerja-thumb-cd330.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Komunikasi Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Yayasan Wahana Muda Indonesia Di Bogor" alt="JURIS - Pengaruh Komunikasi Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Yayasan Wahana Muda Indonesia Di Bogor" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/8/komunikasi-sumber-daya-pelatihan-kepuasan-kinerja-thumb-cb482.webp" title="JURIS - Pengaruh Komunikasi Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Yayasan Wahana Muda Indonesia Di Bogor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/8/komunikasi-sumber-daya-pelatihan-kepuasan-kinerja-thumb-cb482.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/8/komunikasi-sumber-daya-pelatihan-kepuasan-kinerja-thumb-cb482.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/8/komunikasi-sumber-daya-pelatihan-kepuasan-kinerja-thumb-cb482.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Komunikasi Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Yayasan Wahana Muda Indonesia Di Bogor" alt="JURIS - Pengaruh Komunikasi Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Yayasan Wahana Muda Indonesia Di Bogor" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/8/komunikasi-sumber-daya-pelatihan-kepuasan-kinerja-thumb-35d96.webp" title="JURIS - Pengaruh Komunikasi Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Yayasan Wahana Muda Indonesia Di Bogor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/8/komunikasi-sumber-daya-pelatihan-kepuasan-kinerja-thumb-35d96.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/8/komunikasi-sumber-daya-pelatihan-kepuasan-kinerja-thumb-35d96.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/8/komunikasi-sumber-daya-pelatihan-kepuasan-kinerja-thumb-35d96.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Komunikasi Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Yayasan Wahana Muda Indonesia Di Bogor" alt="JURIS - Pengaruh Komunikasi Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Yayasan Wahana Muda Indonesia Di Bogor" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47377-komunikasi-sumber-daya-pelatihan-komuni" title="JURIS - Pengaruh Komunikasi Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Yayasan Wahana Muda Indonesia Di Bogor" target="_blank">Pengaruh Komunikasi Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Yayasan Wahana Muda Indonesia Di Bogor</a>: Sebuah penelitian lanjutan disarankan untuk mengkaji bagaimana mekanisme komunikasi di tingkat digital memengaruhi kepuasan kerja dan kinerja karyawan di yayasan serupa, sehingga dapat mengidentifikasi atribut komunikasi elektronik yang paling efektif. Selanjutnya, studi longitudinal dapat dilakukan untuk memantau perubahan kepuasan kerja dan kinerja karyawan seiring waktu setelah implementasi program pelatihan komunikasi, sehingga dapat menilai dampak jangka panjang intervensi tersebut. Terakhir, penelitian kuantitatif dapat diperluas dengan memasukkan variabel moderasi seperti tingkat keterlibatan karyawan dan budaya organisasi untuk memahami batasan dan kondisi ketika budaya organisasi dapat memperkuat atau melemahkan hubungan antara komunikasi, kepuasan kerja, dan kinerja..
<br>Pengaruh komunikasi dan kepuasan kerja memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.Secara parsial, komunikasi terbukti berkontribusi secara signifikan terhadap kinerja karyawan, sementara kepuasan kerja juga memberikan dampak signifikan.Secara simultan, komunikasi dan kepuasan kerja secara bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan
<br>Unsur sumber daya manusia (SDM) merupakan faktor penting yang berperan sebagai penggerak implementasi strategi suatu perusahaan karena kemampuan suatu perusahaan mencapai tujuan ditentukan oleh kinerja anggotanya. Berdasarkan riset, Yayasan Wahana Muda Indonesia mengalami penurunan hasil kinerja yang ditandai dengan adanya miss communication pada pekerjaan serta karyawan tidak menunjukkan kepuasan kerja terlihat dari banyak karyawan yang mengajukan resign setiap akhir tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi dan kepuasan kerja terhadap karyawan di Yayasan Wahana Muda Indonesia agar menjadi bahan evaluasi dalam membenahi kinerja perusahaan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/8/komunikasi-sumber-daya-pelatihan-kepuasan-kinerja-thumb-cb482.webp" type="image/webp" length="110050" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/d/8/komunikasi-sumber-daya-pelatihan-kepuasan-kinerja-thumb-cd330.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/8/komunikasi-sumber-daya-pelatihan-kepuasan-kinerja-thumb-cb482.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/8/komunikasi-sumber-daya-pelatihan-kepuasan-kinerja-thumb-35d96.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2022-stpi-pajak.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16187-journal-tax-business.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Kepemimpinan Dalam Meningkatkan Kinerja Dan Produktifitas UMKM Di Kabupaten Banjar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Kepemimpinan Dalam Meningkatkan Kinerja Dan Produktifitas UMKM Di Kabupaten Banjar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Kepemimpinan Dalam Meningkatkan Kinerja Dan Produktifitas UMKM Di Kabupaten Banjar ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47375-ekonomi-sektor-umkm-pelaku-mahasiswa-u</link>
	<guid isPermaLink="false">ab5ad527e20091c940ecedccf7fbbf52</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 11:20:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ growth sales ]]></category>
	<category><![CDATA[ fathul jihad ]]></category>
	<category><![CDATA[ riny chandra ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[chandra,fathul,growth,jihad,riny,sales]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada efektivitas pelatihan kepemimpinan transformasional bagi pemilik UMKM di Kabupaten Banjar dengan menilai peningkatan kinerja jangka panjang secara kuantitatif. Penelitian berikutnya juga dapat mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Kepemimpinan Dalam Meningkatkan Kinerja Dan Produktifitas UMKM Di Kabupaten Banjar: Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada efektivitas pelatihan kepemimpinan transformasional bagi pemilik UMKM di Kabupaten Banjar dengan menilai peningkatan kinerja jangka panjang secara kuantitatif. Penelitian berikutnya juga dapat mengeksplorasi peran teknologi digital, khususnya aplikasi manajemen usaha berbasis cloud, sebagai alat pendukung pelaksanaan kepemimpinan yang inklusif dan inovatif, serta dampaknya pada produktivitas. Selain itu, studi komparatif antara UMKM dengan gaya kepemimpinan transformasional dan otoriter dalam konteks pasar global dapat memberikan wawasan strategis bagi pembuat kebijakan dalam merancang kebijakan inovasi dan pelatihan kepemimpinan yang contextAcspecific.. Penelitian ini menunjukkan bahwa peran kepemimpinan sangat penting dalam meningkatkan kinerja dan produktivitas UMKM di Kabupaten Banjar.Pemimpin yang menerapkan gaya kepemimpinan transformasional terbukti dapat memotivasi karyawan, meningkatkan kreativitas, serta memperbaiki pengambilan keputusan dalam operasional usaha.Dengan adanya komunikasi yang terbuka dan melibatkan karyawan dalam proses pengambilan keputusan, pemimpin UMKM dapat mendorong produktivitas yang lebih tinggi dan pencapaian kinerja yang lebih optimal.Kepemimpinan yang inklusif dan pendukung inovasi memberikan dampak signifikan, terbukti dengan peningkatan produktivitas sebesar 30% pada UMKM yang mengadopsi gaya kepemimpinan transformasional.Namun, tantangan seperti keterbatasan keterampilan manajerial dan teknologi masih menjadi hambatan besar yang mempengaruhi potensi UMKM untuk berkembang secara optimal Kepemimpinan memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kinerja dan produktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya di Kabupaten Banjar. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana peran kepemimpinan dapat mempengaruhi kinerja dan produktivitas UMKM di daerah tersebut. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan wawancara mendalam terhadap sejumlah pelaku UMKM, penelitian ini menemukan bahwa kepemimpinan yang baik dapat meningkatkan motivasi, pengambilan keputusan yang tepat, serta lebih efisien dalam operasional UMKM. Pengelolaan sumber daya yang baik, kepemimpinan yang visioner, komunikasi yang terbuka, dan dukungan terhadap inovasi menjadi faktor penting yang mendorong pencapaian kinerja optimal... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/8/8/ekonomi-sektor-umkm-pelaku-mahasiswa-usaha-mikro-p-thumb-1e0cb.webp" title="JURIS - Peran Kepemimpinan Dalam Meningkatkan Kinerja Dan Produktifitas UMKM Di Kabupaten Banjar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/ekonomi-sektor-umkm-pelaku-mahasiswa-usaha-mikro-p-thumb-1e0cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/ekonomi-sektor-umkm-pelaku-mahasiswa-usaha-mikro-p-thumb-1e0cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/ekonomi-sektor-umkm-pelaku-mahasiswa-usaha-mikro-p-thumb-1e0cb.webp 1x" title="JURIS - Peran Kepemimpinan Dalam Meningkatkan Kinerja Dan Produktifitas UMKM Di Kabupaten Banjar" alt="JURIS - Peran Kepemimpinan Dalam Meningkatkan Kinerja Dan Produktifitas UMKM Di Kabupaten Banjar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/8/ekonomi-sektor-umkm-pelaku-mahasiswa-usaha-mikro-p-thumb-ab0a5.webp" title="JURIS - Peran Kepemimpinan Dalam Meningkatkan Kinerja Dan Produktifitas UMKM Di Kabupaten Banjar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/ekonomi-sektor-umkm-pelaku-mahasiswa-usaha-mikro-p-thumb-ab0a5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/ekonomi-sektor-umkm-pelaku-mahasiswa-usaha-mikro-p-thumb-ab0a5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/ekonomi-sektor-umkm-pelaku-mahasiswa-usaha-mikro-p-thumb-ab0a5.webp 1x" title="JURIS - Peran Kepemimpinan Dalam Meningkatkan Kinerja Dan Produktifitas UMKM Di Kabupaten Banjar" alt="JURIS - Peran Kepemimpinan Dalam Meningkatkan Kinerja Dan Produktifitas UMKM Di Kabupaten Banjar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/8/ekonomi-sektor-umkm-pelaku-mahasiswa-usaha-mikro-p-thumb-3214e.webp" title="JURIS - Peran Kepemimpinan Dalam Meningkatkan Kinerja Dan Produktifitas UMKM Di Kabupaten Banjar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/8/ekonomi-sektor-umkm-pelaku-mahasiswa-usaha-mikro-p-thumb-3214e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/8/ekonomi-sektor-umkm-pelaku-mahasiswa-usaha-mikro-p-thumb-3214e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/8/ekonomi-sektor-umkm-pelaku-mahasiswa-usaha-mikro-p-thumb-3214e.webp 1x" title="JURIS - Peran Kepemimpinan Dalam Meningkatkan Kinerja Dan Produktifitas UMKM Di Kabupaten Banjar" alt="JURIS - Peran Kepemimpinan Dalam Meningkatkan Kinerja Dan Produktifitas UMKM Di Kabupaten Banjar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47375-ekonomi-sektor-umkm-pelaku-mahasiswa-u" title="JURIS - Peran Kepemimpinan Dalam Meningkatkan Kinerja Dan Produktifitas UMKM Di Kabupaten Banjar" target="_blank">Peran Kepemimpinan Dalam Meningkatkan Kinerja Dan Produktifitas UMKM Di Kabupaten Banjar</a>: Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada efektivitas pelatihan kepemimpinan transformasional bagi pemilik UMKM di Kabupaten Banjar dengan menilai peningkatan kinerja jangka panjang secara kuantitatif. Penelitian berikutnya juga dapat mengeksplorasi peran teknologi digital, khususnya aplikasi manajemen usaha berbasis cloud, sebagai alat pendukung pelaksanaan kepemimpinan yang inklusif dan inovatif, serta dampaknya pada produktivitas. Selain itu, studi komparatif antara UMKM dengan gaya kepemimpinan transformasional dan otoriter dalam konteks pasar global dapat memberikan wawasan strategis bagi pembuat kebijakan dalam merancang kebijakan inovasi dan pelatihan kepemimpinan yang contextAcspecific..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa peran kepemimpinan sangat penting dalam meningkatkan kinerja dan produktivitas UMKM di Kabupaten Banjar.Pemimpin yang menerapkan gaya kepemimpinan transformasional terbukti dapat memotivasi karyawan, meningkatkan kreativitas, serta memperbaiki pengambilan keputusan dalam operasional usaha.Dengan adanya komunikasi yang terbuka dan melibatkan karyawan dalam proses pengambilan keputusan, pemimpin UMKM dapat mendorong produktivitas yang lebih tinggi dan pencapaian kinerja yang lebih optimal.Kepemimpinan yang inklusif dan pendukung inovasi memberikan dampak signifikan, terbukti dengan peningkatan produktivitas sebesar 30% pada UMKM yang mengadopsi gaya kepemimpinan transformasional.Namun, tantangan seperti keterbatasan keterampilan manajerial dan teknologi masih menjadi hambatan besar yang mempengaruhi potensi UMKM untuk berkembang secara optimal
<br>Kepemimpinan memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kinerja dan produktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya di Kabupaten Banjar. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana peran kepemimpinan dapat mempengaruhi kinerja dan produktivitas UMKM di daerah tersebut. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan wawancara mendalam terhadap sejumlah pelaku UMKM, penelitian ini menemukan bahwa kepemimpinan yang baik dapat meningkatkan motivasi, pengambilan keputusan yang tepat, serta lebih efisien dalam operasional UMKM. Pengelolaan sumber daya yang baik, kepemimpinan yang visioner, komunikasi yang terbuka, dan dukungan terhadap inovasi menjadi faktor penting yang mendorong pencapaian kinerja optimal...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/8/ekonomi-sektor-umkm-pelaku-mahasiswa-usaha-mikro-p-thumb-ab0a5.webp" type="image/webp" length="112122" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/ekonomi-sektor-umkm-pelaku-mahasiswa-usaha-mikro-p-thumb-1e0cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/ekonomi-sektor-umkm-pelaku-mahasiswa-usaha-mikro-p-thumb-ab0a5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/8/ekonomi-sektor-umkm-pelaku-mahasiswa-usaha-mikro-p-thumb-3214e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2022-stpi-pajak.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16187-journal-tax-business.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Kolaborasi Artificial Intelligence AI Dan Tacit Knowledge Untuk Peningkatan Kompetensi Perpajakan Di Sekolah Tinggi Perpajakan Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kolaborasi Artificial Intelligence AI Dan Tacit Knowledge Untuk Peningkatan Kompetensi Perpajakan Di Sekolah Tinggi Perpajakan Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kolaborasi Artificial Intelligence AI Dan Tacit Knowledge Untuk Peningkatan Kompetensi Perpajakan Di Sekolah Tinggi Perpajakan Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47376-aset-tacit-knowledge-explicit-knowledg</link>
	<guid isPermaLink="false">ca28e02303133708ce49b798c4b5d494</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 11:16:19 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ nilai sosial ]]></category>
	<category><![CDATA[ ardi kusmara ]]></category>
	<category><![CDATA[ dodi agusra ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[agusra,ardi,dodi,kusmara,nilai,sosial]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertimbangkan untuk melakukan penelitian tentang bagaimana efektivitas Rumah Solusi dalam meningkatkan kompetensi praktisi perpajakan, dengan menganalisis tingkat adopsi dan dampak pada penyelesaian kasus nyata; selanjutnya, kembangkan model kolaborasi ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Kolaborasi Artificial Intelligence (AI) Dan Tacit Knowledge Untuk Peningkatan Kompetensi Perpajakan Di Sekolah Tinggi Perpajakan Indonesia: Pertimbangkan untuk melakukan penelitian tentang bagaimana efektivitas Rumah Solusi dalam meningkatkan kompetensi praktisi perpajakan, dengan menganalisis tingkat adopsi dan dampak pada penyelesaian kasus nyata; selanjutnya, kembangkan model kolaborasi antara dosen, alumni, dan lembaga konsultan berbasis platform digital untuk memfasilitasi berbagi Tacit Knowledge secara real-time; terakhir, susun studi longitudinal mengenai peningkatan kualitas hasil belajar mahasiswa setelah terlibat dalam proses dokumentasi dan penggunaan AI, guna menilai kontribusi jangka panjang terhadap kebijakan perpajakan.. Ilmu pengetahuan dan informasi personal harus diselamatkan dan terdokumentasi dengan baik.Para dosen dan alumni berperan penting sebagai jembatan pengumpulan dan dokumentasi Tacit Knowledge dalam bentuk digital.Teknologi AI memudahkan proses tersebut, sehingga aset intelektual dapat dipergunakan untuk memecahkan masalah di lapangan dan memperkaya materi pembelajaran Semenjak STPI didirikan tahun 1996, telah banyak meluluskan para mahasiswa yang sudah bekerja pada perusahaan-perusahaana dan kantor-kantor konsultan baik yang berskala lokal maupun nasional dan internsional. Para alumni tersebut memiliki segudang pengalaman yang dapat dijadikan aset berharga dalam proses pembelajaran dan pemecahan masalah. Tacit knowledge juga bisa didapat dari para dosen dan praktisi yang sering terlibat dalam seminar-seminar dan diskusi. Aset Tacit knowledge diolah dengan memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) yang mudah dan murah, lalu disimpan dalam sebuah Rumah Solusi yang dapat diakses oleh siapapun sebagai bahan pembelajaran di kelas, pemecahan masalah di lapangan, atau sebagai saran... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/e/aset-tacit-knowledge-explicit-ai-rumah-solusi-alum-thumb-aa956.webp" title="JURIS - Kolaborasi Artificial Intelligence (AI) Dan Tacit Knowledge Untuk Peningkatan Kompetensi Perpajakan Di Sekolah Tinggi Perpajakan Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/aset-tacit-knowledge-explicit-ai-rumah-solusi-alum-thumb-aa956.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/aset-tacit-knowledge-explicit-ai-rumah-solusi-alum-thumb-aa956.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/aset-tacit-knowledge-explicit-ai-rumah-solusi-alum-thumb-aa956.webp 1x" title="JURIS - Kolaborasi Artificial Intelligence (AI) Dan Tacit Knowledge Untuk Peningkatan Kompetensi Perpajakan Di Sekolah Tinggi Perpajakan Indonesia" alt="JURIS - Kolaborasi Artificial Intelligence (AI) Dan Tacit Knowledge Untuk Peningkatan Kompetensi Perpajakan Di Sekolah Tinggi Perpajakan Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/aset-tacit-knowledge-explicit-ai-rumah-solusi-alum-thumb-a1343.webp" title="JURIS - Kolaborasi Artificial Intelligence (AI) Dan Tacit Knowledge Untuk Peningkatan Kompetensi Perpajakan Di Sekolah Tinggi Perpajakan Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/aset-tacit-knowledge-explicit-ai-rumah-solusi-alum-thumb-a1343.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/aset-tacit-knowledge-explicit-ai-rumah-solusi-alum-thumb-a1343.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/aset-tacit-knowledge-explicit-ai-rumah-solusi-alum-thumb-a1343.webp 1x" title="JURIS - Kolaborasi Artificial Intelligence (AI) Dan Tacit Knowledge Untuk Peningkatan Kompetensi Perpajakan Di Sekolah Tinggi Perpajakan Indonesia" alt="JURIS - Kolaborasi Artificial Intelligence (AI) Dan Tacit Knowledge Untuk Peningkatan Kompetensi Perpajakan Di Sekolah Tinggi Perpajakan Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/aset-tacit-knowledge-explicit-ai-rumah-solusi-alum-thumb-556b1.webp" title="JURIS - Kolaborasi Artificial Intelligence (AI) Dan Tacit Knowledge Untuk Peningkatan Kompetensi Perpajakan Di Sekolah Tinggi Perpajakan Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/aset-tacit-knowledge-explicit-ai-rumah-solusi-alum-thumb-556b1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/aset-tacit-knowledge-explicit-ai-rumah-solusi-alum-thumb-556b1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/aset-tacit-knowledge-explicit-ai-rumah-solusi-alum-thumb-556b1.webp 1x" title="JURIS - Kolaborasi Artificial Intelligence (AI) Dan Tacit Knowledge Untuk Peningkatan Kompetensi Perpajakan Di Sekolah Tinggi Perpajakan Indonesia" alt="JURIS - Kolaborasi Artificial Intelligence (AI) Dan Tacit Knowledge Untuk Peningkatan Kompetensi Perpajakan Di Sekolah Tinggi Perpajakan Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47376-aset-tacit-knowledge-explicit-knowledg" title="JURIS - Kolaborasi Artificial Intelligence (AI) Dan Tacit Knowledge Untuk Peningkatan Kompetensi Perpajakan Di Sekolah Tinggi Perpajakan Indonesia" target="_blank">Kolaborasi Artificial Intelligence (AI) Dan Tacit Knowledge Untuk Peningkatan Kompetensi Perpajakan Di Sekolah Tinggi Perpajakan Indonesia</a>: Pertimbangkan untuk melakukan penelitian tentang bagaimana efektivitas Rumah Solusi dalam meningkatkan kompetensi praktisi perpajakan, dengan menganalisis tingkat adopsi dan dampak pada penyelesaian kasus nyata; selanjutnya, kembangkan model kolaborasi antara dosen, alumni, dan lembaga konsultan berbasis platform digital untuk memfasilitasi berbagi Tacit Knowledge secara real-time; terakhir, susun studi longitudinal mengenai peningkatan kualitas hasil belajar mahasiswa setelah terlibat dalam proses dokumentasi dan penggunaan AI, guna menilai kontribusi jangka panjang terhadap kebijakan perpajakan..
<br>Ilmu pengetahuan dan informasi personal harus diselamatkan dan terdokumentasi dengan baik.Para dosen dan alumni berperan penting sebagai jembatan pengumpulan dan dokumentasi Tacit Knowledge dalam bentuk digital.Teknologi AI memudahkan proses tersebut, sehingga aset intelektual dapat dipergunakan untuk memecahkan masalah di lapangan dan memperkaya materi pembelajaran
<br>Semenjak STPI didirikan tahun 1996, telah banyak meluluskan para mahasiswa yang sudah bekerja pada perusahaan-perusahaana dan kantor-kantor konsultan baik yang berskala lokal maupun nasional dan internsional. Para alumni tersebut memiliki segudang pengalaman yang dapat dijadikan aset berharga dalam proses pembelajaran dan pemecahan masalah. Tacit knowledge juga bisa didapat dari para dosen dan praktisi yang sering terlibat dalam seminar-seminar dan diskusi. Aset Tacit knowledge diolah dengan memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) yang mudah dan murah, lalu disimpan dalam sebuah Rumah Solusi yang dapat diakses oleh siapapun sebagai bahan pembelajaran di kelas, pemecahan masalah di lapangan, atau sebagai saran...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/e/aset-tacit-knowledge-explicit-ai-rumah-solusi-alum-thumb-556b1.webp" type="image/webp" length="116192" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/aset-tacit-knowledge-explicit-ai-rumah-solusi-alum-thumb-aa956.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/aset-tacit-knowledge-explicit-ai-rumah-solusi-alum-thumb-a1343.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/aset-tacit-knowledge-explicit-ai-rumah-solusi-alum-thumb-556b1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2022-stpi-pajak.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16187-journal-tax-business.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
<item>
	<title><![CDATA[ Peran Mediasi Komitmen dalam Hubungan Budaya Organisasi dan Kinerja Pegawai ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Mediasi Komitmen dalam Hubungan Budaya Organisasi dan Kinerja Pegawai ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Mediasi Komitmen dalam Hubungan Budaya Organisasi dan Kinerja Pegawai ]]></itunes:subtitle>
	<link>https://juris.id/pdf-47379-pengaruh-budaya-sumber-daya-organisasi-komitmen</link>
	<guid isPermaLink="false">05f698a25085f423977a55bf4d31c2cb</guid>
	<pubDate>Thu, 07 May 2026 11:13:43 +0700</pubDate>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category><![CDATA[ main content ]]></category>
	<category><![CDATA[ nana darna ]]></category>
	<category><![CDATA[ lia yulia ]]></category>
	<itunes:keywords><![CDATA[content,darna,lia,main,nana,yulia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengembangkan model penelitian yang lebih komprehensif dengan memasukkan variabel tambahan seperti kepuasan kerja, kepemimpinan, dan ]]></itunes:summary>
	<description><![CDATA[ #calendar - Peran Mediasi Komitmen dalam Hubungan Budaya Organisasi dan Kinerja Pegawai: Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengembangkan model penelitian yang lebih komprehensif dengan memasukkan variabel tambahan seperti kepuasan kerja, kepemimpinan, dan keterlibatan pegawai sebagai faktor pendukung. Hal ini dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang mekanisme yang menghubungkan budaya organisasi, komitmen, dan kinerja.2. Melakukan penelitian lanjutan menggunakan pendekatan campuran (mixed-method) untuk menangkap dinamika yang lebih kompleks antara budaya, komitmen, dan kinerja. Pendekatan ini dapat menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif untuk memperoleh perspektif yang lebih holistik.3. Menguji model serupa di sektor dan wilayah yang berbeda untuk menguji generalisasi hasil penelitian. Hal ini dapat membantu memahami apakah hubungan antara budaya organisasi, komitmen, dan kinerja berlaku secara universal atau dipengaruhi oleh konteks spesifik.. Penelitian ini telah memberikan pemahaman mendalam mengenai keterkaitan antara budaya organisasi, komitmen organisasi, dan kinerja pegawai.Secara umum, hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi berperan penting dalam membentuk komitmen pegawai, yang pada gilirannya berdampak pada peningkatan kinerja.Komitmen organisasi terbukti menjadi mekanisme mediasi yang memperkuat pengaruh budaya terhadap hasil kerja, sehingga hubungan ini tidak bersifat linier melainkan multidimensional.Dengan demikian, studi ini berhasil menjawab pertanyaan penelitian dengan menegaskan bahwa budaya organisasi yang kuat dan positif memiliki kontribusi signifikan dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif serta meningkatkan produktivitas pegawai Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengevaluasi pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja, baik secara langsung maupun melalui komitmen organisasi sebagai variabel mediasi. Fokus utama diarahkan pada sejauh mana budaya organisasi mampu memperkuat keterikatan karyawan dengan organisasi dan berimplikasi pada peningkatan kualitas kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan instrumen berupa kuesioner yang disebarkan kepada responden dan diukur menggunakan skala Likert. Analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Squares (PLS) menggunakan perangkat lunak SmartPLS versi 3 untuk menguji hubungan antarvariabel dalam model penelitian.... Kunjungi calendar untuk informasi lainnya. ]]></description>
	<content:encoded><![CDATA[ <p><a href="https://cdn.juris.id/1/0/pengaruh-budaya-sumber-daya-organisasi-komitmen-pe-thumb-6dea9.webp" title="JURIS - Peran Mediasi Komitmen dalam Hubungan Budaya Organisasi dan Kinerja Pegawai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/pengaruh-budaya-sumber-daya-organisasi-komitmen-pe-thumb-6dea9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/pengaruh-budaya-sumber-daya-organisasi-komitmen-pe-thumb-6dea9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/pengaruh-budaya-sumber-daya-organisasi-komitmen-pe-thumb-6dea9.webp 1x" title="JURIS - Peran Mediasi Komitmen dalam Hubungan Budaya Organisasi dan Kinerja Pegawai" alt="JURIS - Peran Mediasi Komitmen dalam Hubungan Budaya Organisasi dan Kinerja Pegawai" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/pengaruh-budaya-sumber-daya-organisasi-komitmen-pe-thumb-b5d2d.webp" title="JURIS - Peran Mediasi Komitmen dalam Hubungan Budaya Organisasi dan Kinerja Pegawai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/pengaruh-budaya-sumber-daya-organisasi-komitmen-pe-thumb-b5d2d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/pengaruh-budaya-sumber-daya-organisasi-komitmen-pe-thumb-b5d2d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/pengaruh-budaya-sumber-daya-organisasi-komitmen-pe-thumb-b5d2d.webp 1x" title="JURIS - Peran Mediasi Komitmen dalam Hubungan Budaya Organisasi dan Kinerja Pegawai" alt="JURIS - Peran Mediasi Komitmen dalam Hubungan Budaya Organisasi dan Kinerja Pegawai" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/pengaruh-budaya-sumber-daya-organisasi-komitmen-pe-thumb-0509c.webp" title="JURIS - Peran Mediasi Komitmen dalam Hubungan Budaya Organisasi dan Kinerja Pegawai" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/pengaruh-budaya-sumber-daya-organisasi-komitmen-pe-thumb-0509c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/pengaruh-budaya-sumber-daya-organisasi-komitmen-pe-thumb-0509c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/pengaruh-budaya-sumber-daya-organisasi-komitmen-pe-thumb-0509c.webp 1x" title="JURIS - Peran Mediasi Komitmen dalam Hubungan Budaya Organisasi dan Kinerja Pegawai" alt="JURIS - Peran Mediasi Komitmen dalam Hubungan Budaya Organisasi dan Kinerja Pegawai" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47379-pengaruh-budaya-sumber-daya-organisasi-komitmen" title="JURIS - Peran Mediasi Komitmen dalam Hubungan Budaya Organisasi dan Kinerja Pegawai" target="_blank">Peran Mediasi Komitmen dalam Hubungan Budaya Organisasi dan Kinerja Pegawai</a>: Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengembangkan model penelitian yang lebih komprehensif dengan memasukkan variabel tambahan seperti kepuasan kerja, kepemimpinan, dan keterlibatan pegawai sebagai faktor pendukung. Hal ini dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang mekanisme yang menghubungkan budaya organisasi, komitmen, dan kinerja.2. Melakukan penelitian lanjutan menggunakan pendekatan campuran (mixed-method) untuk menangkap dinamika yang lebih kompleks antara budaya, komitmen, dan kinerja. Pendekatan ini dapat menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif untuk memperoleh perspektif yang lebih holistik.3. Menguji model serupa di sektor dan wilayah yang berbeda untuk menguji generalisasi hasil penelitian. Hal ini dapat membantu memahami apakah hubungan antara budaya organisasi, komitmen, dan kinerja berlaku secara universal atau dipengaruhi oleh konteks spesifik..
<br>Penelitian ini telah memberikan pemahaman mendalam mengenai keterkaitan antara budaya organisasi, komitmen organisasi, dan kinerja pegawai.Secara umum, hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi berperan penting dalam membentuk komitmen pegawai, yang pada gilirannya berdampak pada peningkatan kinerja.Komitmen organisasi terbukti menjadi mekanisme mediasi yang memperkuat pengaruh budaya terhadap hasil kerja, sehingga hubungan ini tidak bersifat linier melainkan multidimensional.Dengan demikian, studi ini berhasil menjawab pertanyaan penelitian dengan menegaskan bahwa budaya organisasi yang kuat dan positif memiliki kontribusi signifikan dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif serta meningkatkan produktivitas pegawai
<br>Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengevaluasi pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja, baik secara langsung maupun melalui komitmen organisasi sebagai variabel mediasi. Fokus utama diarahkan pada sejauh mana budaya organisasi mampu memperkuat keterikatan karyawan dengan organisasi dan berimplikasi pada peningkatan kualitas kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan instrumen berupa kuesioner yang disebarkan kepada responden dan diukur menggunakan skala Likert. Analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Squares (PLS) menggunakan perangkat lunak SmartPLS versi 3 untuk menguji hubungan antarvariabel dalam model penelitian....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.<p>	]]></content:encoded>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/0/pengaruh-budaya-sumber-daya-organisasi-komitmen-pe-thumb-0509c.webp" type="image/webp" length="106678" />
		<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/pengaruh-budaya-sumber-daya-organisasi-komitmen-pe-thumb-6dea9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/pengaruh-budaya-sumber-daya-organisasi-komitmen-pe-thumb-b5d2d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/pengaruh-budaya-sumber-daya-organisasi-komitmen-pe-thumb-0509c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3443-ppsuniyap.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13753-journal-economics-review-joer.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
</item>
</channel>
</rss>

<!--Generated at Thu, 07 May 2026 14:51:57 +0700. 24 items. Served in: 5.519 seconds [rss] -->
